Skip to content
Back to announcement

1. PT PUDP Tbk Konsol Maret 2026 final.pdf

Financial statement Text extracted PUDP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 45

Page 1
PT. PUDJIADI PRESTIGE "Tbk"
         DAN ENTITAS ANAK


Laporan Keuangan Konsolidasian

      31 Maret 2026 (Tidak diaudit) dan

           31 Desember 2025 (Diaudit)


dan yang berakhir pada tanggal-tanggal

31 Maret 2026 dan 2025 (Tidak Diaudit)
Page 2

          
Page 3
                                 DAFTAR ISI



                                                                                       Halaman


                   LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

                         PT PUDJIADI PRESTIGE, Tbk.

                              DAN ENTITAS ANAK



Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Tanggal 31 Maret 2026 ( Tidak Diaudit), 31
                                                                                         1-3
Desember 2025 ( diaudit)


Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain untuk Periode yang Berakhir Pada      4
Tanggal-Tanggal 31 Maret 2026 dan 2025 ( Tidak Diaudit )



Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian untuk Periode yang berakhir pada 31 Maret         5
2026 dan 2025 (Tidak Diaudit)



Laporan Arus Kas Konsolidasian untuk Periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 31
Maret 2026 dan 2025 (Tidak Diaudit)                                                       6




CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                             7 - 42
Page 4
                                   PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Per 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), dan 31 Desember 2025 (Diaudit)

                                                 (disajikan dalam Rupiah)

                                                                      Catatan      31 Maret 2026          31 Desember 2025
                                                                                   Tidak Diaudit               Diaudit
ASET

 ASET LANCAR
 Kas dan Setara Kas                                                    2i,4          6.665.404.739           6.881.195.989
 Surat Berharga                                                         5           57.949.486.707          59.580.282.820
 Piutang Usaha-pihak ketiga
    (Setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai pada
    tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 sebesar
    Rp 84.460.305)                                                      6              590.957.716            596.310.399
 Piutang Lain - lain                                                    7            9.857.747.784         11.501.697.442
 Persediaan                                                             8          192.997.979.866        191.863.368.438
 Uang Muka dan Biaya
    Dibayar Dimuka                                                      9            1.331.846.182           1.634.013.108

 Pajak Dibayar Dimuka                                                  16a             262.668.996            498.164.133

 Jumlah Aset Lancar                                                                269.656.091.990        272.555.032.329
              7 - 41
 ASET TIDAK LANCAR

 Tanah Yang Belum Dikembangkan                                          10          30.617.592.899          30.617.592.899
 Investasi pada entitas asosiasi                                        11          98.167.380.983          97.612.301.048
 Aset Tetap
   (Setelah dikurangi akumulasi penyusutan pada
   tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, masing-
   masing sebesar Rp 138.794.006.668 dan Rp 138.015.565.749)            12          89.751.938.656          90.237.856.333

 Properti Investasi                                                     13          15.905.481.224          15.901.245.224
 Piutang Pihak Berelasi                                                 14          27.882.837.598          29.037.526.198
 Aset Pajak Tangguhan                                                                6.797.726.145           6.797.726.145
 Aset Lain-lain                                                         15           3.413.669.022           3.423.209.294
 Jumlah Aset Tidak Lancar                                                          272.536.626.527        273.627.457.142
 JUMLAH ASET                                                                       542.192.718.517        546.182.489.471




Laporan keuangan PT. Pudjiadi Prestige Tbk dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
telah diaudit oleh kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan pendapat Wajar Dalam Semua
Hal Yang Material sesuai dengan laporan No. 00093/3.0266/AU.1/03/0945-3/1/III/2026 tanggal 30 Maret 2026. Sedangkan
Laporan Keuangan untuk yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 tidak diaudit.

                            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
                  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                                  1
Page 5
                                    PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Per 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), dan 31 Desember 2025 (Diaudit)

                                                 (disajikan dalam Rupiah)

                                                                      Catatan       31 Maret 2026          31 Desember 2025
                                                                                    Tidak Diaudit               Diaudit
LIABILITAS DAN EKUITAS

 LIABILITAS

 LIABILITAS JANGKA PENDEK

 Utang Pajak                                                            16b           1.627.394.738           1.439.860.832
 Utang Usaha-pihak ketiga                                               17            1.440.886.607           1.325.991.770
 Biaya Yang Masih Harus Dibayar                                         18            2.705.204.822           3.004.828.131
 Uang Muka Penjualan                                                    19              226.095.795           1.881.596.126
 Penyisihan Penggantian Perabotan -
    dan Peralatan Hotel                                                 20              167.087.806             147.448.900
 Pendapatan Diterima Dimuka                                             21            4.221.908.168           3.965.343.403
 Uang Jaminan                                                           22            1.280.283.758           1.054.387.262
 Pembiayaan non bank jangka pendek                                      23               73.728.225              98.304.300
 Utang Lain - lain                                                      24              884.886.948             742.268.998
 Utang Bank
   Bagian Jangka Pendek Atas Jangka Panjang                             25           19.909.102.616          17.340.998.414
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                     32.536.579.483          31.001.028.136


 LIABILITAS JANGKA PANJANG

 Utang Bank
   Setelah Dikurangi Bagian Liabilitas Jangka Pendek                    25              867.600.038             867.600.038
 Pembiayaan non bank jangka panjang                                     23              322.804.422             322.804.422
 Liabilitas Imbalan Pasca Kerja                                         26            2.726.535.458           2.726.535.458
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                     3.916.939.918           3.916.939.918
 JUMLAH LIABILITAS                                                                   36.453.519.401          34.917.968.054




Laporan keuangan PT. Pudjiadi Prestige Tbk dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
telah diaudit oleh kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan pendapat Wajar Dalam Semua
Hal Yang Material sesuai dengan laporan No. 00093/3.0266/AU.1/03/0945-3/1/III/2026 tanggal 30 Maret 2026. Sedangkan
Laporan Keuangan untuk yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 tidak diaudit.


                             Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
                   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                                  2
Page 6
                                    PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                    LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Per 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit), dan 31 Desember 2025 (Diaudit)

                                                (disajikan dalam Rupiah)

                                                                     Catatan       31 Maret 2026          31 Desember 2025
                                                                                   Tidak Diaudit               Diaudit
EKUITAS

 Modal Saham
   Modal dasar sebesar 1.120.000.000 saham dengan
   nilai nominal Rp 250 per saham; Modal ditempatkan dan
   Disetor penuh 659.120.000 saham
   pada 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025                             27          164.780.000.000         164.780.000.00
 Tambahan Modal Disetor                                                28          (37.593.011.275)        (37.593.011.275)
 Komponen Ekuitas Lain                                                                 442.119.949             442.119.949
 Saldo Laba :
   Telah Ditentukan Penggunaannya                                                   14.655.238.596          14.655.238.596
   Belum Ditentukan Penggunaannya                                                  363.344.529.822         368.869.852.123
 Jumlah yang dapat di atribusikan
   kepada pemilik entitas induk                                                    505.628.877.092         511.154.199.393
 Kepentingan non pengendali                                            37              110.322.024             110.322.024
JUMLAH EKUITAS                                                                     505.739.199.116         511.264.521.417
JUMLAH LIABILITAS DAN
 EKUITAS                                                                           542.192.718.517         546.182.489.471




Laporan keuangan PT. Pudjiadi Prestige Tbk dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
telah diaudit oleh kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali dengan pendapat Wajar Dalam Semua
Hal Yang Material sesuai dengan laporan No. 00093/3.0266/AU.1/03/0945-3/1/III/2026 tanggal 30 Maret 2026. Sedangkan
Laporan Keuangan untuk yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 tidak diaudit.


                            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
                  bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                                 3
Page 7
                             PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
              LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                  Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2026 dan 2025 (Tidak Diaudit)
                                             (disajikan dalam Rupiah)

                                                           Catatan       31 Maret 2026           31 Maret 2025
                                                                         Tidak Diaudit            Tidak Diaudit

Penjualan dan Pendapatan                                     29             9.549.184.117              7.726.213.408

Beban Pokok Penjualan dan Beban Langsung                     30            (3.889.863.308)         (3.412.985.824)
LABA KOTOR                                                                  5.659.320.809              4.313.227.584

Beban Usaha:
 Beban Penjualan                                             31              (468.372.968)              (447.485.946)
 Beban Umum dan Administrasi                                 32            (9.474.399.171)         (9.993.884.813)
 Beban Penyusutan                                            32              (778.440.919)           (829.594.429)
 Jumlah                                                                   (10.721.213.058)        (11.270.965.188)

LABA ( RUGI ) OPERASI                                                      (5.061.892.249)         (6.957.737.604)


Beban Keuangan                                               33               (98.541.389)              (113.253.661)
Bagian Laba ( Rugi ) Entitas Asosiasi *                      34               555.079.935               896.061.081
Pendapatan (Beban) Lain - bersih                             35              (575.421.240)             1.878.070.019
LABA ( RUGI ) BERSIH SEBELUM PAJAK                                         (5.180.774.943)         (4.296.860.165)
Pajak Penghasilan                                                            (344.547.358)              (212.931.813)

LABA ( RUGI ) BERSIH TAHUN BERJALAN                                        (5.525.322.301)                      -
                                                                                                   (4.509.791.978)

Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain                                                     -                         -
LABA ( RUGI ) KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                  (5.525.322.301)         (4.509.791.978)

Laba ( Rugi ) bersih tahun berjalan yang
 dapat diatribusikan kepada :
 Pemilik entitas induk                                                     (5.525.322.301)         (4.509.791.978)
 Kepentingan non pengendali                                                             -                       -
Jumlah                                                                     (5.525.322.301)         (4.509.791.978)

Laba ( Rugi ) komprehensif tahun berjalan yang
 dapat diatribusikan kepada :
 Pemilik entitas induk                                                     (5.525.322.301)         (4.509.791.978)
 Kepentingan non pengendali                                                             -                       -
Jumlah                                                                     (5.525.322.301)         (4.509.791.978)

Laba ( Rugi ) per saham dasar
 Jumlah lembar saham                                                          659.120.000               659.120.000
 Laba ( Rugi ) Bersih                                        36                   (8,3829)                  (6,8421)




                         Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
               bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                              4
Page 8
                                                           PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                          LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                 Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2026 dan 2025 (Tidak Diaudit)
                                                                             (disajikan dalam Rupiah)

                                                              Kepada pemilik entitas induk
                                                                       Keuntungan                     Saldo laba
                                                    Tambahan            (kerugian)       Telah ditentukan Belum ditentukan                             Kepentingan
                              Modal saham          modal disetor         aktuaria        penggunaannya       penggunaannya              Jumlah        non pengendali   Jumlah ekuitas

Saldo 1 Januari 2025         164.780.000.000      (37.593.011.275)       352.173.814      14.655.238.596      367.261.343.700     509.455.744.835       110.633.183    509.566.378.018


Laba bersih tahun berjalan                  -                      -                 -                  -      (4.509.791.978)      (4.509.791.978)                     (4.509.791.978)


Saldo 31 Maret 2025          164.780.000.000      (37.593.011.275)       352.173.814      14.655.238.596      362.751.551.722     504.945.952.857       110.633.183    505.056.586.040



Saldo 31 Desember 2025       164.780.000.000      (37.593.011.275)       442.119.949      14.655.238.596      368.869.852.123     511.154.199.393       110.322.024    511.264.521.417

Laba bersih tahun berjalan                  -                      -                 -                  -      (5.525.322.301)      (5.525.322.301)               -     (5.525.322.301)


Saldo 31 Maret 2026          164.780.000.000      (37.593.011.275)       442.119.949      14.655.238.596      363.344.529.822     505.628.877.092       110.322.024    505.739.199.116




                                                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
                                                bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                                                              5
Page 9
                             PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                   Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Maret 2026 dan 2025 (Tidak Diaudit)
                                          (disajikan dalam Rupiah)

                                                                  31 Maret 2026              31 Maret 2025
                                                                     Tidak Diaudit           Tidak Diaudit

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
 Penerimaan Kas dari Pelanggan                                         9.555.601.234           8.263.352.621
 Pembayaran Kepada Pemasok dan Pihak Ketiga                           (7.326.467.460)         (8.390.680.379)
 Pembayaran Kepada Karyawan                                           (6.409.866.839)         (6.753.795.164)
 Penerimaan Bunga                                                         13.025.868              13.500.659
 Pembayaran Beban Bunga                                                  (98.541.389)           (113.253.661)
 Pembayaran Pajak                                                     (1.290.591.548)         (1.702.599.876)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan
 untuk) Aktivitas Operasi                                             (5.556.840.134)         (8.683.475.800)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
 Perolehan Aset Tetap                                                   (292.523.242)           (622.890.595)
 Bunga Obiligasi                                                       1.814.379.313           2.055.951.532

Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan
 untuk) Aktivitas Investasi                                            1.521.856.071           1.433.060.937

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
 Penerimaan Pinjaman Bank                                              9.906.378.380           2.255.723.770
 Pembayaran Pinjaman Bank                                             (7.241.874.167)            (96.400.008)
 Penerimaan Dari Pihak Berelasi                                        1.154.688.600           4.264.847.296
 Pembayaran Ke Pihak Berelasi                                                        -          (145.452.020)

Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan
 untuk) Aktivitas Pendanaan                                            3.819.192.813           6.278.719.038

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
 KAS DAN SETARA KAS                                                     (215.791.250)           (971.695.825)
 Kas dan Setara Kas
         Awal Tahun                                                    6.881.195.989           5.657.035.899

 KAS DAN SETARA KAS PER31 MARET 2026 dan 2025                          6.665.404.739           4.685.340.074




                     Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan
           bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.




                                                     6
Page 10
                                     PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                          dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                                31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

  a.   Pendirian Perusahaan

       PT Pudjiadi Prestige Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta Notaris Miryam Magdalena Indriani Wiardi. SH.
       No. 21 tanggal 11 September 1980 dan disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat
       Keputusan No.Y.A.5/156/12 tanggal 26 Februari 1981. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami sebelas kali
       perubahan, dan telah diumumkan diantaranya : Berita Negara Republik Indonesia No. 18538 tanggal 23 September
       2008, Berita Negara Republik Indonesia No. 26, tambahan nomor 8145/L tanggal 01 April 2014. Akta berita acara
       rapat umum pemegang saham no. 40 tanggal 31 Mei 2023 oleh Notaris Christina Susanto, SH., M.Kn. Notaris di
       Jakarta dan telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
       dengan surat keputusan No.AHU 01.09-0129982 tanggal 21 Juni 2023. Perubahan terakhir dengan Akta salinan
       pernyataan keputusan rapat perubahan anggaran dasar No. 6 tanggal 13 Juni 2024 yang dibuat dihadapan Notaris
       Christina Susanto, SH., M.Kn. Notaris di Jakarta dan telah memperoleh persetujuan dari Kemeterian Hukum dan Hak
       Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No.AHU- AH.01.03-0145835 tanggal 14 Juni 2024.


       Sesuai dengan Pasal 2 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi bidang
       pembangunan perumahan, perkantoran dan apartemen. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun
       1981. Pada saat ini, Perusahaan bergerak dalam bidang real estate, jasa konstruksi dan penyewaan
       ruangan/apartemen.

       Perusahaan menyewakan Apartemen Jayakarta Plaza, Apartement Kemang, Apartement Prapanca di Jakarta dan
       Azalea Suites di Cikarang.
       Perusahaan melalui entitas anak, memiliki Hotel Marbella yang berlokasi di Anyer, Banten. Melalui entitas anak,
       Perusahaan juga memiliki proyek real estat di Highland Park di Serang, Banten.

       Perusahaan beralamat di Hotel Jayakarta Jakarta lantai 21, Jl. Hayam Wuruk No. 126, Jakarta. Website:
       pudjiadiprestige.co.id, dan alamat e-mail: info@pudjiadiprestige.co.id.

       PT Istana Kuta Ratu Prestige adalah entitas induk terakhir dari Perusahaan dan Entitas Anak.

  b.   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit
       Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 40 tanggal 31 Mei 2023
       yang dibuat dihadapan Christina Susanto, SH.,M.Kn, mengenai susunan Komisaris dan direksi pada tanggal 31 Maret
       2026 dan 31 Desember 2025 sebagai berikut:

                                                              31-Mar-26                                 31-Des-25

       Dewan Komisaris :
       Komisaris Utama                   :        Kosmian Pudjiadi, BSISE. MBA                Kosmian Pudjiadi, BSISE. MBA
       Komisaris                         :        Ariyo Tejo                                  Ariyo Tejo
       Komisaris Independen              :        Octavianus Halim, MBA                       Octavianus Halim, MBA


       Dewan Direksi :
       Direktur Utama                    :        Damian Pudjiadi, MBA                        Damian Pudjiadi, MBA
       Direktur Independen               :        Toto Sasetyo Dwi Budi Listyanto             Toto Sasetyo Dwi Budi Listyanto

       Komite Audit :
       Ketua                             :        Octavianus Halim, MBA                       Octavianus Halim, MBA
       Anggota                           :        Ardika May Fendra                           Ardika May Fendra
                                         :        Afika Nur Fadilah Fikri                     Afika Nur Fadilah Fikri

       Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 , Perusahaan dan entitas anak memiliki masing-masing
       sebanyak 168 karyawan (tidak diaudit).
  c.   Penawaran Umum Efek Perusahaan
       Perusahaan telah melakukan penawaran umum saham kepada masyarakat dan telah dinyatakan efektif melalui Surat
       Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) Nomor: S- 168/PM/1994 tanggal 28 September 1994. Saham
       yang ditawarkan sejumlah 26.000.000 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham. Penjatahan
       saham dilakukan tanggal 7 Nopember 1994. Sampai saat ini, saham- saham Perusahaan masih tercatat di Bursa
       Efek Indonesia (BEI).




                                                               7
Page 11
                                           PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                                dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                                      31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM - (lanjutan)

   d.   Struktur Grup

        Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, struktur Grup adalah sebagai berikut:
                                                             Persentase
                                                            kepemilikan
                                                           langsung dan                    Tahun
                                          Jenis usaha     tidak langsung       Tahun       operasi                     Jumlah aset

                 Entitas anak               /Domisili   31 Mart'26 31 Des'25 penyertaan   Komersial     31 Maret 2026         31 Desember 2025

        PT Hotel Marbella               Perhotelan /      99,14    99,14         1996       1997          75.226.169.644        77.367.386.482
             Pengembang                 Banten
             Internasional
        PT Graha Puji                   Real Estat /      99,99    99,99         1998       2013         166.728.735.024       167.149.432.340
             Propertindo                Jakarta
        PT Kotaserang                   Real Estat /      90,00    90,00         1995       1996              8.104.657.277      8.957.841.469
             Baru Permai                Jakarta
        PT Ubud Bali Asri               Real Estat /      99,99    99,99         2008         -           10.532.211.633        10.532.211.633
                                        Jakarta
        PT Graha Puji Bahana            Real Estat /      99,96    99,96         1994         -               6.407.663.390      6.407.663.390
                                        Jakarta
        PT Jakarta Internasional        Pengelolaan       99,90    99,90         2000       2001          47.444.793.042        46.515.563.438
             Property                   Gedung /
        PT Marbella Property1           Real Estat /      99,90    99,90         2004         -                243.884.400           243.884.400
                                        Jakarta
        PT Pudjiadi Gapura              Real Estat /      64,70    64,70         1997         -                401.572.315           401.572.315
             Vila Marbella2             Banten

        1.     PT Marbella Property dimiliki Perusahaan melalui PT Hotel Marbella Pengembang Internasional.
        2.     PT Pudjiadi Gapura Vila Marbella dimiliki Perusahaan melalui PT Graha Pudji Bahana.


   e.   Investasi pada Entitas Asosiasi
                                                                                                          Persentase Kepemilikan
                                                                                                       Langsung dan Tidak Langsung
                              Entitas Asosiasi                        Kegiatan Usaha Utama              31 Maret 2026            31 Des 2025

        PT Konrat Marbella                                    Pengembang                                       45,00                 45,00
        PT Pudjipapan Kreasindo                               Real Estat                                       37,89                 37,89
        PT Konrat Marbella Balikpapan                         Pengembang                                       30,00                 30,00
        PT Juwara Warga Hotel Corporation                     Perhotelan                                       27,50                 27,50
        Yayasan REI                                           Sosial                                            3,00                  3,00
        PT Spinindo Mitra Daya                                Pengembang Kawasan                                2,00                  2,00

        Pada tahun 2013, Perusahaan membeli 24.990 saham PT Graha Puji Propertindo dari PT Graha Pudji Bahana
        dengan harga beli sebesar Rp 12.490.000 atas mendapatkan kepemilikan langsung sebesar 99,99% di PT Graha Puji
        Propertindo.
        Berdasarkan Akta No. 20 tanggal 27 Mei 2013 Notaris Weliana Salim, SH modal saham Perusahaan mengalami
        perubahan menjadi 2.000 saham dengan nilai nominal Rp 5.000/saham sehingga kepemilikan PT Pudjiadi Prestige
        Tbk atas PT Graha Puji Propertindo menjadi 1.999.990 lembar saham atau sebesar 99,9995% dengan nilai nominal
        Rp.999.995.000.
        Berdasarkan akta No.5 yang dibuat dihadapan Notaris Santy Triana, SE, SH, Mkn pada tanggal 23 November 2022,
        modal saham perusahaan pada PT Jakarta Internasional Properti mengalami perubahan menjadi Rp 30.000.000.000
        atau 100% dengan kepemilikan langsung dan tidak langsung.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFKAN
   a.   Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian
        Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan di
        Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
        Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI, dan Peraturan OJK No. VIII.G.7 tentang
        “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.




                                                                       8
Page 12
                              PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                   dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                         31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

     Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun
     tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing
     akun tersebut. Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas
     konsolidasian.
     Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas
     dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
     Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir
     31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam
     penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025.

     Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang
     Rupiah (Rupiah) yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
b.   Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") dan Interpretasi Standar Akuntansi
     Keuangan
      Penerapan dari standar baru/revisi, yang relevan dengan operasi Perusahaan, yang telah diterbitkan dan efektif
      sejak tanggal 1 Januari 2025, Penerapan standar baru berikut ini tidak menghasilkan perubahan besar terhadap
      kebijakan akuntansi Grup untuk tahun keuangan saat ini atau sebelumnya, berikut ini perubahan yang tidak
      terdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berukut :
        - Amendemen PSAK 201 “Penyajian Laporan Keuangan”
        -   Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing"
        -   Amendemen PSAK 216 “Aset Tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan;
        -   Amendemen PSAK 208 “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan” tentang definisi
            estimasi akuntansi;
        -   Amendemen PSAK 116 “Sewa (Sale and Leaseback)"
        -   Amendemen PSAK 117 “Kontrak Asuransi"
      Efektif pada tanggal 1 Januari 2025 dan penerapan dini diperkenankan.
      Manajemen masih mengevaluasi penerapan dari standar, interpretasi, amandemen ataupun penyesuaian tersebut
      dan belum dapat menentukan dampak yang mungkin timbul terhadap pelaporan keuangan secara keseluruhan.

     Standar akuntansi yang telah diterbitkan berlaku efektif 1 Januari 2026:
      Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107
        Amendemen ini menjelaskan terkait penghentian pengakuan liabilitas keuangan dengan kas menggunakan sistem
        pembayaran elektronik, klasifikasi aset keuangan, pengungkapan terkait investasi pada instrumen ekuitas
        ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan pengungkapan terkait
        persyaratan kontraktual yang mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual. Amendemen ini diperkirakan
        tidak memberikan dampak material terhadap laporan keuangan konsolidasi.
      Amandemen 338 : Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali
        Amandemen ini menegaskan bahwa entitas perlu menilai substansi ekonomi transaksi dalam menentukan metode
        akuntansi yang digunakan. Apabila transaksi merupakan restrukturisasi internal tanpa perubahan pengendalian
        akhir, maka digunakan metode penyatuan kepemilikan, sedangkan apabila transaksi memiliki substansi ekonomi
        yang menyerupai akuisisi, maka dapat digunakan metode akuisisi. Selain itu, amandemen ini juga memperjelas
        persyaratan pengungkapan dalam laporan keuangan terkait transaksi tersebut.

c.   Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian
     Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, adalah dasar
     akrual. Mata uang pelaporan (penyajian) yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
     mata uang Rupiah (Rp) yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Laporan keuangan konsolidasian
     tersebut disusun berdasarkan nilai historis, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain
     sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.

     Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas
     dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
d.   Instrumen Keuangan
     Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 239, Instrumen Keuangan, sehingga setelah
     pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan
     komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar.




                                                        9
Page 13
                           PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                      31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


Grup menerapkan PSAK No. 239 (Amandemen 2020) “Instrumen Keuangan: Penyajian”, PSAK No. 239
(Amandemen 2024) “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran” dan PSAK no. 239 (Amandemen 2024)
“Instrumen Keuangan: Pengungkapan”.
PSAK 239 berisi persyaratan penyajian dari instrumen keuangan dan mengidentifikasikan informasi yang harus
diungkapkan. Persyaratan pengungkapan berlaku terhadap klasifikasi instrumen keuangan, dari perspektif penerbit,
dalam aset keuangan, liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas; pengklasifikasian yang terkait dengan suku bunga,
dividen, kerugian dan keuntungan; dan keadaan dimana aset keuangan dan liabilitas keuangan akan saling hapus.

PSAK 239 mensyaratkan pengungkapan, antara lain, informasi mengenai faktor yang mempengaruhi jumlah, waktu
dan tingkat kepastian arus kas masa datang suatu entitas yang terkait dengan instrumen keuangan dan kebijakan
akuntansi yang diterapkan untuk instrumen tersebut.
Aset Keuangan
PSAK 239 mengatur prinsip-prinsip pengakuan dan pengukuran aset keuangan, liabilitias keuangan dan beberapa
kontrak pembelian atau penjualan item nonkeuangan. PSAK ini, antara lain, menyediakan definisi dan karakteristik
derivatif, kategori instrumen keuangan, pengakuan dan pengukuran, akuntansi lindung nilai dan penetapan hubungan
lindung nilai.
PSAK 239 mensyaratkan pengungkapan signifikansi instrumen keuangan untuk posisi keuangan dan kinerja; beserta
sifat dan tingkat yang timbul dari resiko keuangan Perusahaan yang terekspos selama periode berjalan dan pada
akhir periode pelaporan, dan bagaimana entitas mengelola risiko mereka.
Pengakuan awal
Aset keuangan dalam ruang lingkup PSAK 239 diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang dinilai pada nilai wajar
melalui laba atau rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang, investasi yang dimiliki hingga jatuh tempo, dan aset
keuangan tersedia untuk dijual. Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat pengakuan awal dan,
jika diperbolehkan dan sesuai, akan dievaluasi kembali setiap akhir periode keuangan.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajar. Dalam hal investasi tidak diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
langsung.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah
ditetapkan oleh peraturan dan kebiasan yang berlaku di pasar (pembelian secara reguler) diakui pada tanggal
perdagangan, seperti tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset.
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, aset keuangan Perusahaan mencakup kas dan setara kas,
investasi jangka pendek, piutang usaha, piutang lain- lain, aset lancar lain-lain dan aset tidak lancar lain-lain - uang
jaminan.
Pengukuran Setelah Pengakuan awal
Perusahaan telah menetapkan bahwa seluruh aset keuangan dikategorikan sebagai pinjaman dan piutang. Pada
tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 , Perusahaan tidak mempunyai aset keuangan yang dinilai pada nilai
wajar melalui laba atau rugi, aset keuangan tersedia untuk dijual dan investasi yang dimiliki hingga jatuh tempo.

Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap atau telah
ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Aset keuangan tersebut dicatat pada biaya perolehan yang
diamortisasi menggunakan metode tingkat bunga efektif. Laba atau rugi diakui dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian pada saat pinjaman dan piutang dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, serta
melalui proses amortisasi.
Liabilitas Keuangan
Pengakuan awal
Liabilitas keuangan dalam ruang lingkup PSAK 239 diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba atau rugi, utang dan pinjaman atau derivatif yang telah ditetapkan untuk tujuan lindung nilai yang
efektif, jika sesuai. Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

Saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal utang dan pinjaman, termasuk biaya
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, liabilitas keuangan Perusahaan mencakup utang jangka
pendek, utang usaha kepada pihak ketiga, utang lain- lain, biaya masih harus dibayar dan utang jangka panjang.

Perusahaan telah menetapkan bahwa seluruh liabilitas keuangan dikategorikan sebagai utang dan pinjaman. Pada
tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 , Perusahaan tidak mempunyai liabilitas keuangan yang dinilai pada
nilai wajar melalui laba atau rugi, atau derivatif yang dibentuk sebagai instrumen lindung nilai yang efektif.


                                                      10
Page 14
                           PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                   Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                      31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan
metode suku bunga efektif.
Laba atau rugi harus diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian ketika liabilitas tersebut dihentikan
pengakuannya serta melalui proses amortisasinya.
Saling hapus instrumen keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah
yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan
dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara
bersamaan.
Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Nilai wajar instrumen keuangan yang secara aktif diperdagangkan di pasar keuangan ditentukan dengan mengacu
pada kuotasi harga pasar yang berlaku pada penutupan pasar pada akhir periode pelaporan. Untuk instrumen
keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian.
Teknik penilaian tersebut meliputi penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar, referensi atas nilai
wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, analisis arus kas yang didiskonto, atau model
penilaian lainnya.
Penyesuaian Risiko Kredit
Perusahaan menyesuaikan harga di pasar yang lebih menguntungkan untuk mencerminkan adanya perbedaan risiko
kredit pihak yang bertransaksi antara instrumen yang diperdagangkan di pasar tersebut dengan instrumen yang dinilai
untuk posisi aset keuangan. Dalam penentuan nilai wajar posisi liabilitas keuangan, risiko kredit Perusahaan terkait
dengan instrumen keuangan tersebut ikut diperhitungkan.
Biaya Perolehan yang Diamortisasi Dari Instrumen Keuangan
Biaya perolehan yang diamortisasi diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi penyisihan
penurunan nilai dan pembayaran atau pengurangan pokok. Perhitungan ini mencakup seluruh premi atau diskonto
pada saat akuisisi dan mencakup biaya transaksi serta komisi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku
bunga efektif.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, Perusahaan mengevaluasi apakah terdapat bukti yang
obyektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai.
Aset keuangan dicatat sebesar biaya perolehan yang diamortisasi.
Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi, Perusahaan terlebih
dahulu menentukan bahwa terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai secara individual atas aset keuangan
yang signifikan secara individual, atau secara kolektif untuk aset keuangan yang tidak signifikan secara individual.

Jika Perusahaan menentukan tidak terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai
secara individual, terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka aset tersebut dimasukkan ke dalam
kelompok aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok
tersebut secara kolektif. Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual dan untuk itu kerugian penurunan nilai
diakui atau tetap diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif.

Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi, total kerugian tersebut diukur sebagai selisih
antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa datang (tidak termasuk kerugian kredit di masa
mendatang yang belum terjadi). Nilai kini estimasi arus kas masa datang didiskonto dengan menggunakan suku
bunga efektif awal dari aset keuangan tersebut. Jika pinjaman atau piutang yang diberikan memiliki suku bunga
variabel, maka tingkat diskonto yang digunakan untuk mengukur setiap kerugian penurunan nilai adalah suku bunga
efektif yang berlaku.
Jika pinjaman atau piutang yang diberikan memiliki suku bunga variabel, maka tingkat diskonto yang digunakan untuk
mengukur setiap kerugian penurunan nilai adalah suku bunga efektif yang berlaku. Nilai tercatat atas aset keuangan
dikurangi melalui penggunaan pos cadangan penurunan nilai dan total kerugian yang terjadi diakui dalam laporan laba
rugi komprehensif konsolidasian. Pendapatan bunga selanjutnya diakui sebesar nilai tercatat yang diturunkan nilainya
berdasarkan tingkat suku bunga efektif awal dari aset keuangan.
Pinjaman yang diberikan dan piutang beserta dengan cadangan terkait dihapuskan jika tidak terdapat kemungkinan
yang realistis atas pemulihan di masa mendatang dan seluruh agunan telah terealisasi atau dialihkan kepada
Perusahaan. Jika, pada tahun berikutnya, nilai estimasi kerugian penurunan nilai aset keuangan bertambah atau
berkurang karena peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui, maka kerugian penurunan nilai yang diakui
sebelumnya bertambah atau berkurang dengan menyesuaikan pos cadangan penurunan nilai. Jika di masa
mendatang penghapusan tersebut dapat dipulihkan, jumlah pemulihan tersebut diakui pada laba atau rugi.



                                                       11
Page 15
     Pinjaman yang diberikan danPTpiutang
                                    PUDJIADI     PRESTIGE
                                            beserta   dengan Tbk   DAN ENTITAS
                                                              cadangan              ANAK
                                                                          terkait dihapuskan     jika tidak terdapat kemungkinan
                            CATATAN
     yang realistis atas pemulihan  di ATAS
                                        masa LAPORAN
                                                mendatang KEUANGAN
                                                             dan seluruhKONSOLIDASIAN
                                                                             agunan telah terealisasi atau dialihkan kepada
     Perusahaan. Jika, Tanggal
                        pada tahun  berikutnya,
                                31 Maret          nilai estimasi
                                          2026 (Tidak             kerugian
                                                        Diaudit) dan          penurunan
                                                                     31 Desember      2025 nilai aset keuangan bertambah atau
                                                                                             (Diaudit)
     berkurang karena peristiwa yangdanterjadi
                                           Yangsetelah  penurunan
                                                  Berakhir          nilai diakui,
                                                            Pada Tanggal           maka kerugian penurunan nilai yang diakui
                                                                            - tanggal
     sebelumnya bertambah  31 atau
                              Maretberkurang
                                     2026 (tidakdengan
                                                  diaudit) dan  31 Maret 2025
                                                           menyesuaikan       pos(Tidak Diaudit)
                                                                                   cadangan      penurunan nilai. Jika di masa
                                  (Disajikan
     mendatang penghapusan tersebut     dapat dalam   Rupiah,
                                               dipulihkan,     kecuali
                                                           jumlah      dinyatakan
                                                                   pemulihan        lain) diakui pada laba atau rugi.
                                                                                tersebut


     Penghentian pengakuan aset dan liabilitas keuangan
     Aset keuangan
     Penghentian pengakuan atas suatu aset keuangan (atau, apabila dapat diterapkan untuk bagian dari aset keuangan
     atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis) terjadi bila: (1) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari
     aset keuangan tersebut berakhir; atau (2) Perusahaan memindahkan hak untuk menerima arus kas yang berasal dari
     aset keuangan tersebut atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tersebut tanpa
     penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan salah satu diantara (a)
     Perusahaan secara substansial memindahkan seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut,
     atau (b) Perusahaan secara substansial tidak memindahkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas
     kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah memindahkan pengendalian atas aset tersebut.

     Liabilitas keuangan
     Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau
     dibatalkan atau kadaluarsa.
     Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan
     ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas liabilitas keuangan yang saat ini
     ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan
     liabilitas keuangan baru dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba atau rugi.


e.   Prinsip Konsolidasian
     Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas (termasuk entitas
     terstruktur) yang dikendalikan oleh Perusahaan dan entitas anak (Grup). Pengendalian diperoleh apabila Grup
     memiliki seluruh hal berikut ini:
      - kekuasaan atas investee;
      - eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
      - kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil Grup.

     Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang
     merupakan mata uang fungsional Grup.
     Pengkonsolidasian entitas anak dimulai pada saat Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir
     pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Secara khusus, penghasilan dan beban entitas anak
     yang diakuisisi atau dilepaskan selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan
     komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Grup
     kehilangan pengendalian atas entitas anak.
     Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan
     transaksi antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh dalam laporan keuangan konsolidasian.
     Suatu pengendalian atas entitas anak dianggap ada bilamana Perusahaan terekspos atau memiliki hak atas imbal
     hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas anak dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil
     tersebut melalui kekuasaannya atas entitas anak. Perusahaan akan menilai kembali apakah memiliki kendali jika ada
     perubahan atas satu atau lebih unsur pengendalian. Ini termasuk situasi dimana hak protektif yang dimiliki (seperti
     yang dihasilkan dari hubungan pinjaman) menjadi substantif dan mengakibatkan Perusahaan memiliki kekuasaan
     atas entitas anak.
     Laporan keuangan dari entitas anak dimasukkan ke dalam laporan keuangan konsolidasian sejak tanggal
     pengendalian dimulai sampai dengan tanggal pengendalian berakhir.
     Ketika Perusahaan kehilangan kendali atas entitas anak, Perusahaan menghentikan pengakuan aset dan liabilitas
     entitas anak, dan kepentingan nonpengendali terkait dan komponen ekuitas lainnya. Laba atau rugi yang timbul diakui
     dalam laba rugi. Kepentingan yang dipertahankan di entitas anak sebelumnya diukur sebesar nilai wajar ketika
     pengendalian hilang.
     Seluruh transaksi dan saldo antar Perusahaan dieliminasi dalam laporan keuangan konsolidasian, sehingga laporan
     keuangan konsolidasian hanya mencakup transaksi dan saldo dengan pihak lain.




                                                            12
Page 16
                                PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                     dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                           31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

     Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian
     dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan entitas induk dan kepentingan nonpengendali
     disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya atas entitas anak. Setiap perbedaan antara
     jumlah kepentingan nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara
     langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada entitas induk dalam kapasitasnya sebagai pemilik.

     Akuisisi entitas anak oleh Perusahaan dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan akuisisi diukur
     pada nilai wajar aset yang diberikan, instrumen ekuitas yang diterbitkan, liabilitas yang terjadi atau diambil dan
     penyesuaian harga beli kontinjensi, jika ada, pada tanggal transaksi. Goodwill yang timbul dari akuisisi entitas anak
     diuji penurunan nilainya minimal secara tahunan. Keuntungan yang dihasilkan atas pembelian dengan diskon diakui
     langsung pada laba rugi. Biaya-biaya transaksi yang timbul dari akuisisi entitas anak dibebankan langsung pada laba
     rugi tahun berjalan.

     Kepentingan nonpengendali diakui pada tanggal kombinasi bisnis dan selanjutnya disesuaikan dengan proporsi atas
     perubahan aset bersih teridentifikasi entitas anak.
     Perubahan dalam bagian kepemilikan Perusahaan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
     pengendalian diperlakukan sebagai transaksi antara pemegang ekuitas dan dicatat sebagai transaksi ekuitas.
     Kepentingan nonpengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan dinyatakan
     sebesar proporsi pemegang saham nonpengendali atas laba tahun berjalan dan ekuitas entitas anak tersebut
     berdasarkan persentase kepemilikan pemegang saham nonpengendali pada entitas anak tersebut.
     Imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil
     penjumlahan dari nilai wajar tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh
     Grup kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup
     dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi diakui di dalam laba rugi pada
     saat terjadinya.
f.   Kombinasi Bisnis
     Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai wajar kecuali
     untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang relevan.
     Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non-
     pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki
     oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan
     liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah neto dari aset teridentifikasi
     yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi melebihi jumlah imbalan yang dialihkan, jumlah
     dari setiap kepentingan non pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan
     ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih diakui segera
     dalam laba rugi sebagai pembelian dengan diskon.
     Kepentingan non-pengendali yang menyajikan bagian kepemilikan dan memberikan mereka hak atas bagian
     proposional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi pada awalnya diukur baik pada nilai wajar ataupun pada
     bagian proporsional kepemilikan kepentingan nonpengendali atas aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi.
     Pilihan dasar pengukuran dilakukan atas dasar transaksi. Kepentingan nonpengendali jenis lain diukur pada nilai
     wajar atau, jika berlaku, pada dasar pengukuran lain yang ditentukan oleh standar akuntansi lain.
     Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas yang berasal dari
     pengaturan imbalan kontinjen, imbalan kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk
     sebagai bagian dari imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan
     kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan
     penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang berasal dari
     informasi tambahan yang diperoleh selama periode pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal
     akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi yang ada pada tanggal akuisisi.




                                                            13
Page 17
                                PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                     dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                           31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


     Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat sebagai penyesuaian
     periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut diklasifikasikan. Imbalan kontinjen yang
     diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada tanggal sesudah tanggal pelaporan dan penyelesaian
     selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah
     tanggal pelaporan sesuai dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait
     dalam laba rugi atau dalam penghasilan komprehensif lain.

     Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak terakuisisi diukur
     kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugian nya, jika ada, diakui dalam laba rugi.
     Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisi yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan
     komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya
     dilepas/dijual.
     Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat kombinasi terjadi, Grup
     melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangannya.
     Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk
     mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika
     diketahui, akan berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.

g.   Saling Hapus antar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

     Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan dan entitas anak saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan
     posisi keuangan jika dan hanya jika:
     - saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui
       tersebut; dan
     - berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara
       simultan.
h.   Kas dan Setara Kas

     Kas dan setara kas terdiri dari saldo kas, bank (rekening giro), dan deposito berjangka di bank yang sewaktu-waktu
     bisa dicairkan, sifatnya sangat likuid dan dapat dengan cepat dijadikan kas dengan jangka waktu tidak lebih dari tiga
     bulan sejak tanggal penempatan, serta tidak dijaminkan dan tidak dibatasi penggunaannya.

     Deposito berjangka yang dijaminkan tidak lebih dari 12 (dua belas) bulan, disajikan sebagai bagian dari aset lancar.
     Namun, jika dibatasi lebih dari 12 (dua belas) bulan, maka disajikan sebagai bagian dari aset tidak lancar.


i.   Cadangan Penurunan Nilai Piutang

     Cadangan penurunan nilai ditentukan berdasarkan kebijakan yang disajikan pada catatan Piutang.

j.   Investasi Pada Entitas Asosiasi

     Entitas asosiasi adalah entitas di mana Grup mempunyai pengaruh signifikan. Pengaruh signfikan adalah kekuasaan
     untuk berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau
     mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut. Pertimbangan yang dibuat dalam menentukan pengaruh signifikan
     atas pengendalian bersama adalah serupa dengan yang diperlukan untuk menentukan pengendalian atas entitas
     anak.
     Investasi Grup pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. Sesuai dengan metode ekuitas,
     nilai perolehan investasi ditambah atau dikurang dengan bagian Grup atas laba rugi neto, dan penerimaan dividen
     dari investee sejak tanggal perolehan.
     Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain mencerminkan bagian Grup atas hasil operasi dari entitas
     asosiasi. Apabila terdapat perubahan yang diakui langsung pada ekuitas dari entitas asosiasi, Grup mengakui
     bagiannya atas perubahan tersebut dan mengungkapkan hal ini, jika ada, dalam laporan perubahan ekuitas.
     Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi sebagai hasil dari transaksi - transaksi antara Grup dengan entitas
     asosiasi dieliminasi sesuai dengan kepentingan Grup dalam entitas asosiasi.
     Grup menentukan apakah diperlukan untuk mengakui rugi penurunan nilai atas Investasi Grup dalam investasi pada
     entitas asosiasi. Grup menentukan apakah terdapat bukti yang objektif yang mengindikasikan pada investasi dalam
     entitas asosiasi mengalami penurunan nilai pada setiap tanggal pelaporan. Dalam hal ini, Grup menghitung jumlah
     penurunan nilai berdasarkan selisih antara nilai terpulihkan atas investasi pada entitas asosiasi dan nilai tercatatnya
     dan mengakuinya dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
     Laporan keuangan entitas asosiasi disusun atas periode pelaporan yang sama dengan Grup.



                                                           14
Page 18
                               PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                    dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                          31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

k.   Persediaan
     Perusahaan dan entitas anak yang bergerak dalam bidang real estate:
     Persediaan yang terdiri dari biaya yang berhubungan langsung dengan aktivitas pengembangan real estat dan biaya
     proyek tidak langsung yang berhubungan dengan beberapa proyek real estat dialokasi dan dikapitalisasi ke proyek
     pengembangan real estat dan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi
     bersih. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata - rata.
     Harga perolehan persediaan real estat meliputi biaya perizinan, pembebasan (ganti rugi) tanah, pengurusan surat-
     surat tanah, pematangan tanah, prasarana, pengembangan dan pembangunan proyek, termasuk kapitalisasi bunga
     selama masa pembangunan dan pengembangan.
     Entitas Anak yang bergerak dalam bidang perhotelan:
     Persediaan makanan, minuman, perlengkapan dan barang dagangan hotel dinyatakan sebesar nilai terendah antara
     biaya perolehan dan nilai realisasi bersih. Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata. Nilai
     realisasi bersih ditentukan berdasarkan taksiran harga jual yang wajar setelah dikurangi taksiran biaya yang
     diperlukan untuk menjual persediaan tersebut. Penyisihan penurunan nilai persediaan dilakukan untuk mengurangi
     nilai tercatat menjadi nilai realisasi bersih. Penyisihan persediaan usang atau persediaan yang perputarannya lambat
     ditentukan, jika ada, berdasarkan penelaahan atas kondisi masing-masing persediaan pada akhir tahun.


l.   Tanah Yang Belum Dikembangkan
     Tanah yang belum dikembangkan dinilai berdasarkan harga perolehan. yang meliputi antara lain biaya pembebasan
     (ganti rugi), pengurusan surat-surat tanah dan pematangan tanah. Pada saat dimulainya pengembangan prasarana,
     nilai tanah tersebut akan direklasifikasi ke akun persediaan sebagai persediaan dalam pembangunan atau aset tetap
     sebagai proyek dalam penyelesaian.
m. Aset Tetap

     Aset Tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Penyusutan dihitung dengan
     menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat keekonomian aset tetap sebagai berikut :


                           Jenis Aset                             Masa Manfaat Keekonomian
     Bangunan dan Prasarana                                                20 - 30 Tahun
     Mesin dan Peralatan Listrik                                            2-10 Tahun
     Kendaraan                                                               3-5 Tahun
     Perabot dan Peralatan Kantor                                            2-8 Tahun

     Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan.

     Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis
     masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
     pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset)
     dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

     Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi pada saat terjadinya, perbaikan atau renovasi
     yang menambah nilai guna aset dikapitalisasi. Bahan keramik, linen, sendok-garpu dan pecah belah yang diperoleh
     pada saat hotel mulai beroperasi dan pada saat hotel direnovasi dikapitalisasi sebagai bagian dari aset tetap dan
     setiap penggantian yang terjadi selama beroperasinya hotel, dibebankan pada "Penyisihan atas Penggantian
     Peralatan Hotel".

n.   Aset Dalam Penyelesaian
     Aset dalam penyelesaian disajikan sebagai bagian dalam aset tetap dan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Semua
     beban, termasuk biaya pinjaman dalam masa pembangunan, yang terjadi sehubungan dengan penyelesaian
     pembangunan tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset dalam penyelesaian. Aset dalam
     penyelesaian akan disusutkan pada saat manfaat atas aset tersebut telah digunakan oleh Perusahaan.


o.   Uang Muka Penjualan
     Angsuran penjualan yang diterima dari pembeli dicatat dengan 'deposit method'. Selisih lebih jumlah yang diterima
     atas jumlah yang diakui sebagai pendapatan disajikan dalam laporan posisi keuangan dalam kelompok liabilitas.
     Selisih lebih jumlah yang diakui sebagai pendapatan atas angsuran yang diterima disajikan dalam laporan posisi
     keuangan pada akun piutang usaha.



                                                         15
Page 19
                                PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                     dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                           31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

p    Penyisihan Penggantian Peralatan Hotel
     Penyisihan penggantian peralatan hotel ditetapkan berdasarkan persentase tertentu dari pendapatan dan jasa
     pelayanan yang belum didistribusikan. Biaya penggantian barang keramik, linen, sendok garpu dan pecah belah yang
     rusak atau hilang dibebankan pada penyisihan ini.
q.   Biaya Pinjaman
     Bunga dan beban keuangan lainnya atas pinjaman yang diperoleh untuk membiayai pembelian, pengembangan dan
     pembangunan tanah dan bangunan diklasifikasi sebagai bagian dan biaya perolehan persediaan atau aset dalam
     tahap pengembangan. Beban keuangan ini mencakup beban bunga, selisih kurs, amortisasi premi swap dan biaya
     pinjaman lainnya. Kapitalisasi biaya pinjaman ini dihentikan pada saat pembangunan persediaan dan aset tetap telah
     selesai dan siap digunakan.

r.   Pajak Penghasilan
     Pajak Penghasilan Final
     Penghasilan yang telah dikenakan pajak penghasilan final, beban pajaknya diakui proporsional dengan jumlah
     pendapatan menurut akuntansi yang diakui pada periode berjalan. Selisih antara jumlah pajak penghasilan final yang
     terutang dengan jumlah yang dibebankan sebagai pajak kini pada perhitungan laba rugi komprehensif konsolidasian,
     diakui sebagai pajak dibayar dimuka atau utang pajak. Perbedaan nilai tercatat aset dan liabilitas yang berhubungan
     dengan pajak penghasilan final dengan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak
     tangguhan.
     Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung
     berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
     Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan
     jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak aset dan
     liabilitas kecuali perbedaan yang berhubungan dengan pajak penghasilan final. Liabilitas pajak tangguhan diakui
     untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
     dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa
     datang.
     Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan berlaku dalam
     periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku
     atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan.

     Pajak Penghasilan Tidak Final
     Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara
     Perusahaan dan entitas anak ekspektasikan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan
     jumlah tercatat aset dan liabilitas.
     Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika
     kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan
     sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
     Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum
     untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan
     liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta
     Perusahaan dan entitas anak yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan
     dasar neto.

     Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi, kecuali sepanjang pajak
     penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar laba atau rugi (baik dalam pendapatan
     komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi.

s.   Selisih Nilai Transaksi Entitas Sepengendali (SNTRES)

     Selisih antara harga pengalihan yang timbul dari pengalihan aset, utang, saham atau bentuk instrumen kepemilikan
     lainnya dengan nilai buku transaksi dalam rangka restrukturisasi antara entitas sepengendali diakui sebagai “Selisih
     Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali” dan disajikan sebagai unsur ekuitas.


     Berlakunya PSAK 338, Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali efektif 1 Januari 2024, pengakuan SNTRES
     direklasifikasi sebagai bagian dari tambahan modal disetor.




                                                           16
Page 20
                                PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                     dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                           31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


t.   Pengakuan Pendapatan Beban
     Penjualan
        Efektif pada tanggal 1 Januari 2024, Kelompok Usaha mengakui pendapatan dari penjualan real estat sesuai
        dengan PSAK 115, “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”, yang adopsi dari IFRS 15.
        Berdasarkan standar baru ini, pengakuan pendapatan dapat dilakukan secara bertahap sepanjang umur kontrak
        (over the time) atau pada titik tertentu (at a point of time). Jika suatu kontrak tidak memenuhi syarat - syarat
        tersebut, pendapatan kontrak itu baru bisa diakui saat terjadi penyerahan aset (at a point of time).

      1.     Kriteria pendapatan diakui secara over the time adalah sebagai berikut:
             •   Pelanggan secara simultan menerima dan mengkonsumsi manfaat yang disediakan oleh kinerja Entitas
                 saat Entitas melaksanakan kewajiban pelaksanaan tersebut.
             •   Kinerja Entitas menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan sebagai aset yang
                 diciptakan atau ditingkatkan;
             •   Kinerja Entitas tidak menciptakan suatu aset dengan penggunaan alternatif terhadap Entitas dan Entitas
                 memiliki hak yang dapat dipaksakan untuk untuk pembayaran kinerja yang diselesaikan sampai suatu
                 tanggal tertentu.
      2.     Mengindentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak;
      3.     Menentukan harga transaksi;
      4.     Mengalokasikan harga transaksi pada setiap kewajiban pelaksanaan;
      5.     Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (pada suatu waktu tertentu atau
             sepanjang waktu).

     Pendapatan Sewa
     Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa. Biaya
     langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset
     sewaan dan diakui dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
     Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima dimuka dan akan
     diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang berlaku.
     Pendapatan hotel
     Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang diserahkan.
     Pendapatan bunga
     Pendapatan bunga diakru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok terhutang dan tingkat bunga
     yang berlaku.
     Beban
     Biaya yang berhubungan dengan pendapatan yang menggunakan metode persentase penyelesaian diakui sesuai
     dengan tingkat persentase penyelesaian dari unit bangunan pada setiap akhir periode.
     Beban, kecuali yang berhubungan dengan pendapatan yang menggunakan metode persentase penyelesaian, diakui
     sesuai dengan masa manfaatnya pada tahun yang bersangkutan (basis akrual).
u.   Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
     Perusahaan menerapkan PSAK 10 (Revisi 2010), “Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Mata Uang Asing”, yang
     menggambarkan bagaimana memasukkan transaksi mata uang asing dan kegiatan usaha luar negeri dalam laporan
     keuangan entitas dan menjabarkan laporan keuangan ke dalam mata uang penyajian. Perusahaan
     mempertimbangkan indikator utama dan indikator lainnya dalam menentukan mata uang fungsionalnya, jika ada
     indikator yang tercampur dan mata uang fungsional tidak jelas, manajemen menggunakan penilaian untuk
     menentukan mata uang fungsional yang paling tepat menggambarkan pengaruh ekonomi dari transaksi, kejadian dan
     kondisi yang mendasarinya. Penerapan PSAK revisi ini tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap laporan
     keuangan konsolidasian.
     Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal
     laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata
     uang rupiah menggunakan kurs terakhir yang berlaku pada tanggal tersebut dan laba atau rugi kurs yang terjadi
     dikredit atau dibebankan pada operasi tahun berjalan.




                                                           17
Page 21
                                PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                     dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                           31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

     Kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal laporan posisi keuangan sebagai berikut :
                                                                                  31 Maret 2026       31 Desember 2025

        1 Dolar Amerika serikat                                                       16.999                  16.782
     Laba atau rugi kurs dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasian tahun berjalan.
v.   Laba per saham
     Laba usaha dan laba bersih per saham masing-masing dihitung dengan membagi laba usaha dan laba bersih dengan
     jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
w.   Imbalan Kerja Karyawan
     Perusahaan dan entitas anak menghitung dan mencatat imbalan pasca kerja untuk karyawan sesuai dengan Undang-
     Undang No. 6/2023.
     Efektif tanggal 31 Desember 2023, Grup menerapkan Amandemen PSAK 219, "Imbalan Kerja tentang Amendemen,
     Kurtailmen, atau Penyelesaian Program".
     Amandemen ini mengklarifikasi bahwa biaya jasa lalu (keuntungan atau kerugian atas penyelesaian) dihitung dengan
     mengukur liabilitas (aset) imbalan pasti menggunakan asumsi aktuarial kini dan membandingkan imbalan yang
     ditawarkan dalam program dan aset program sebelum dan setelah amendemen, (atau kurtailmen atau penyelesaian
     program) tetapi tidak mempertimbangkan dampak batas atas aset (yang mungkin timbul ketika program imbalan pasti
     dalam keadaan surplus) PSAK 24 secara jelas mengatur bahwa dampak perubahan dari batas atas aset yang timbul
     dari perubahan program (atau kurtailmen atau penyelesaian) ditentukan dalam tahap kedua dan diakui secara normal
     di penghasilan komprehensif lain.
     Paragraf yang berkaitan dengan pengukuran biaya jasa kini dan bunga neto atas liabilitas (aset) manfaat pasti juga
     telah diamandemen.
     Grup sekarang disyaratkan untuk menggunakan asumsi yang diperbarui dari pengukuran kembali tersebut untuk
     menentukan biaya jasa kini dan bunga neto untuk sisa periode pelaporan setelah perubahan program.
     Dalam hal bunga neto, amandemen telah menjelaskan bahwa untuk periode setelah amandemen program, bunga
     neto dihitung dengan mengalikan liabilitas (aset) manfaat pasti neto sebagaimana telah diukur kembali berdasarkan
     PSAK 219 dengan tingkat diskonto yang digunakan dalam pengukuran kembali (juga memperhitungkan dampak
     kontribusi dan pembayaran manfaat terhadap liabilitas (aset) manfaat pasti).
     Penerapan dari amandemen PSAK 219 tidak memiliki dampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian.

     Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui perhitungan aktuaria
     secara periodik dengan menggunakan metode projected unit credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto
     dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.
     Seluruh pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas aset program (tidak
     termasuk bunga neto) diakui langsung melalui penghasilan komprehensif lainnya dengan tujuan agar aset atau
     kewajiban pensiun neto diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian untuk mencerminkan nilai penuh dari
     definisi dan surplus program.
     Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba atau rugi konsolidasi pada periode berikutnya. Seluruh biaya jasa lalu
     diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau
     pemutusan hubungan kerja diakui.
     Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya
     jasa terdiri dari biaya jasa kini dan biaya jasa lalu, keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian tidak rutin,
     jika ada.
     Beban atau pendapatan bunga neto, dan biaya jasa diakui dalam laba atau rugi.
x.   Informasi segmen
     Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan
     keuangan konsolidasi.
     PSAK 105 mengharuskan segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari
     Perusahaan dan entitas anak yang secara regular direview oleh “pengambil keputusan operasional ”dalam rangka
     mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi. Sedangkan standar sebelumnya mengharuskan
     Perusahaan dan entitas anak mengidentifikasi dua segmen (bisnis dan geografis) menggunakan pendekatan risiko
     dan pengembalian.




                                                           18
Page 22
                                PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                     dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                           31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

     Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
     a. Yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk
        pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);
     b. Hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan
        tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
     c. Tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
     Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka menghasilkan sumber daya dan
     menilai kinerja segmen operasi terfokus pada kategori dari setiap produk dimana hampir sama dengan informasi
     segmen bisnis yang dilaporkan di tahun sebelumnya.
y.   Transaksi dengan pihak berelasi
     Perusahaan menerapkan PSAK No. 7 (Revisi 2010). “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. PSAK revisi ini
     mensyaratkan pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen dalam laporan
     keuangan konsolidasian dan juga diterapkan terhadap laporan keuangan secara individual. Tidak terdapat dampak
     signifikan dari penerapan PSAK yang direvisi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian.

     1. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:
        a. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
        b. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
        c. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas.
     2. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
        a. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari Perusahaan yang sama (artinya entitas induk. entitas anak dan
           entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
        b. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura

           bersama yang merupakan anggota suatu Perusahaan. yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
        c. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
        d. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari
           entitas ketiga.
        e. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor
           atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas program tersebut, maka
           entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
        f.   Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifkasi dalam huruf (a).
        g. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen
           kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
     Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi baik yang dilakukan dengan syarat dan kondisi yang
     sama dengan pihak ketiga ataupun tidak diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian.

z.   Penurunan Nilai dan Tidak Tertagihnya Aset Keuangan
     Terkait dengan penerapan PSAK No. 71 (Amandemen 2020), pada setiap tanggal laporan posisi keuangan.
     Manajemen mengevaluasi apakah terdapat bukti yang objektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan
     mengalami penurunan nilai. Jika terdapat bukti tersebut, maka:
     Manajemen pertama kali akan menentukan bukti objektif penurunan nilai individual atas aset keuangan yang
     signifikan secara indivudual. Jika tidak terdapat bukti objektif mengenai penurunan nilai aset keuangan individual.
     maka aset tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset keuangan dengan risiko yang serupa dan menentukan
     penurunan nilai secara kolektif.
     1. Untuk aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan yang diamortisasi, kerugian diukur sebagai selisih antara
        nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa depan yang didiskonto menggunakan suku bunga
        efektif awal dari aset tersebut. Nilai tercatat aset keuangan tersebut disajikan setelah dikurangi baik secara
        langsung maupun menggunakan pos penyisihan. Kerugian yang terjadi diakui pada laporan laba rugi
        komprehensif.
     2. Untuk aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan. kerugian penurunan nilai diukur berdasarkan selisih
        antara nilai tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan
        dengan tingkat pengembalian yang berlaku di pasar untuk aset keuangan serupa. Kerugian penurunan tersebut
        tidak dapat dipulihkan.




                                                           19
Page 23
                             PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                  dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                        31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   3. Untuk aset keuangan yang tersedia untuk dijual. kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui secara langsung
      dalam ekuitas harus dikeluarkan dari ekuitas dan diakui pada laporan laba rugi komprehensif meskipun aset
      keuangan tersebut belum dihentikan pengakuannya. Jumlah kerugian kumulatif tersebut adalah selisih antara
      biaya perolehan (setelah dikurangi pelunasan pokok dan amortisasi) dengan nilai wajar kini. dikurangi kerugian
      penurunan nilai aset keuangan yang sebelumnya telah diakui pada laporan keuangan laba rugi konsolidasi.

aa. Sewa
    PSAK 116 menetapkan model komprehensif untuk mengidentifikasi perjanjian sewa dan perlakuannya dalam
    laporan keuangan Penyewa dan Pesewa. PSAK 73 memperkenalkan model pengendalian untuk identifikasi sewa,
    membedakan antara sewa dan kontrak layanan berdasarkan apakah ada aset identifikasi yang dikendalikan oleh
    pelanggan.
    Kelompok Usaha menerapkan PSAK 116 menggunakan pendekatan retrospektif modifikasi dengan mengakui
    dampak kumulatif penerapan awal PSAK 73 sebagai penyesuaian terhadap saldo awal ekuitas pada 1 Januari
    2020. Dengan demikian data komparasi tahun 2019 tidak disajikan kembali dan disajikan sesuai standar
    sebelumnya dan interprestasi terkait.
    Kelompok Usaha menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa, yaitu jika
    kontrak memiliki hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang diidentifikasi untuk jangka waktu tertentu dengan
    imbalan pertimbangan. Jangka waktu sewa tidak dapat dibatalkan untuk masing-masing kontrak, kecuali dalam
    kasus dimana Kelompok Usaha cukup yakin untuk melaksanakan opsi perpanjangan kontrak.

    Kelompok Usaha memilih tindakan praktis yang tersedia berdasarkan pedoman transisi dalam PSAK 224, yang
    antara lain:
     1. Penggunaan tingkat diskonto tunggal untuk portofolio sewa dengan karakteristik yang serupa;
      2. Akuntansi sewa operasi dengan sisa masa sewa kurang dari 12 bulan pada tanggal 1 Januari 2020 sebagai
         sewa jangka pendek.
      3. Pengecualian biaya langsung awal untuk pengukuran aset hak guna pada tanggal penerapan awal .
      4. Penggunaan tinjauan ke belakang dalam menentukan masa sewa dimana kontrak berisi opsi untuk
         perpanjangan atau pemutusan masa sewa.
      5. Menerapkan PSAK 73 untuk sewa yang sebelumnya diidentifikasi berdasarkan PSAK 30 dan ISAK 8, dan
         tidak menerapkan PSAK 73 untuk sewa yang sebelumnya tidak diidentifikasi berdasarkan standar ini;

      6. Tidak memisahkan komponen non-sewa dari komponen sewa, dan sebagai konsekuensinya Kelompok Usaha
         menganggap seluruh kontrak sebagai sewa; dan
      7. Untuk tidak mengakui liabilitas sewa dan aset hak guna untuk sewa dimana aset dasar adalah aset bernilai
         rendah (yaitu aset dasar dengan nilai maksimum USD 5.000 atau Rp 50 Juta dalam kondisi baru).

    Efektif 1 Januari 2025
    PSAK 224 juga mengizinkan Kelompok Usaha untuk melanjutkan penilaian sewa historis yang memungkinkan
    Kelompok Usaha untuk tidak menilai kembali hasil penilaian Kelompok Usaha sebelumnya tentang identifikasi
    sewa, klasifikasi sewa dan biaya langsung awal. Kelompok Usaha menerapkan definisi sewa dan panduan terkait
    yang ditetapkan dalam PSAK 224 untuk semua kontrak sewa kontrak sewa yang dibuat atau dimodifikasi pada atau
    setelah 1 Januari 2025.
   Kelompok Usaha sebagai lessee
    Kelompok Usaha menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali untuk
    sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Kelompok Usaha mengakui liabilitas sewa untuk melakukan
    pembayaran sewa dan aset hak guna yang mewakili hak untuk menggunakan aset yang mendasarinya.

    Kelompok Usaha mengakui aset hak guna pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak guna diukur pada biaya
    perolehan, dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran
    kembali liabilitas sewa. Biaya aset hak guna termasuk jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung awal yang
    dikeluarkan, biaya restorasi dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurangi
    insentif sewa yang diterima.
    Aset hak guna diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama masa sewa yang lebih pendek dan
    estimasi masa manfaat dari aset.
    Jika kepemilikan aset sewaan dialihkan ke Kelompok Usaha pada akhir masa sewa atau biaya mencerminkan
    pelaksanaan opsi pembelian, penyusutan dihitung menggunakan taksiran masa manfaat ekonomis aset. Aset hak
    guna mengalami penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48 Penurunan Nilai Aset.


                                                      20
Page 24
                              PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                   dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                         31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


      Pada tanggal dimulainya sewa, Kelompok Usaha mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari
      pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa termasuk pembayaran tetap
      (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang
      bergantung pada indeks atau kurs, dan jumlah yang diharapkan akan dibayarkan berdasarkan jaminan nilai residu.
      Pembayaran sewa juga termasuk harga pelaksanaan opsi pembelian yang wajar dipastikan akan dilakukan oleh
      Kelompok Usaha dan pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan
      Kelompok Usaha yang melaksanakan opsi untuk mengakhiri.
      Sebagaimana disyaratkan oleh PSAK 239, penyisihan kerugian kredit yang diharapkan telah diakui pada piutang
      sewa pembiayaan.
      Pendapatan sewa yang timbul dari sewa operasi dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan dimasukkan
      dalam pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya. Biaya langsung awal yang dikeluarkan untuk
      menegosiasikan dan mengatur sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui selama
      masa sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan sewa. Sewa kontinjensi diakui sebagai pendapatan pada
      periode terjadinya.
 Kelompok Usaha sebagai lessor
    Pada tanggal dimulainya sewa, Kelompok Usaha mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari
    pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa termasuk pembayaran tetap
    (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang
    bergantung pada indeks atau kurs, dan jumlah yang diharapkan akan dibayarkan berdasarkan jaminan nilai residu.
    Pembayaran sewa juga termasuk harga pelaksanaan opsi pembelian yang wajar dipastikan akan dilakukan oleh
    Kelompok Usaha dan pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan Kelompok
    Usaha yang melaksanakan opsi untuk mengakhiri.
    Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau kurs diakui sebagai beban pada periode di mana
    peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran terjadi. Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa,
    Kelompok Usaha menggunakan tingkat pinjaman tambahan pada tanggal dimulainya sewa karena tingkat suku bunga
    yang tersirat dalam sewa tidak dapat ditentukan dengan mudah. Setelah tanggal dimulainya, jumlah liabilitas sewa
    ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan bunga dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain
    itu, jumlah tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa, perubahan
    pembayaran sewa, atau perubahan dalam penilaian opsi untuk membeli aset yang mendasarinya.

   Sewa jangka pendek dengan jangka waktu kurang dari 12 bulan, berakhir dalam 12 bulan setelah 1 Januari 2024 dan
   sewa bernilai rendah, serta elemen-elemen sewa tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak sesuai dengan prinsip-
   prinsip pengakuan yang ditetapkan oleh PSAK 116 akan diperlakukan sama dengan sewa operasi. Kelompok Usaha
   akan mengakui pembayaran sewa tersebut dengan dasar garis lurus selama masa sewa dalam laporan laba rugi dan
   pendapatan komprehensif lain konsolidasian.
   Berdasarkan PSAK 116, lessor terus mengklasifikasikan sewa sebagai sewa pembiayaan atau sewa operasi dan
   memperhitungkan kedua jenis sewa tersebut secara berbeda. Sewa dimana Kelompok Usaha mentransfer secara
   substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa
   pembiayaan, jika tidak maka akan diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Klasifikasi sewa dibuat pada tanggal awal
   dan dinilai kembali hanya jika ada modifikasi sewa.
ab. Investasi Pada Entitas Asosiasi
    Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan PSAK No. 228 (Revisi 2024), “Investasi pada Entitas Asosiasi”, yang
    menggantikan PSAK No. 15 (Revisi 1994), "Akuntansi untuk Investasi dalam Perusahaan Asosiasi".
    PSAK revisi ini diterapkan secara retrospektif dan mengatur akuntansi investasi dalam entitas asosiasi dalam hal
    penentuan pengaruh signifikan, metode akuntansi yang harus diterapkan, penurunan nilai investasi dan laporan
    keuangan tersendiri. Penerapan PSAK yang direvisi tersebut tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap
    laporan keuangan konsolidasian. Investasi dimana Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kepemilikan paling sedikit
    20% tetapi tidak lebih dari 50% dicatat dengan metode ekuitas. Entitas asosiasi adalah suatu entitas di mana
    Perusahaan dan Entitas Anak mempunyai pengaruh signifikan. Sesuai dengan metode ekuitas, nilai perolehan
    investasi ditambah atau dikurang dengan bagian Perusahaan dan Entitas Anak atas laba atau rugi neto, dan
    penerimaan dividen dari investee sejak tanggal perolehan.
    Laporan laba rugi komprehensif konsolidasian mencerminkan bagian atas hasil operasi dari entitas asosiasi. Bila
    terdapat perubahan yang diakui langsung pada ekuitas dari entitas asosiasi, Perusahaan mengakui bagiannya atas
    perubahan tersebut dan mengungkapkan hal ini, jika ada, dalam laporan perubahan ekuitas konsolidasian. Laba atau
    rugi yang belum terealisasi sebagai hasil dari transaksi-transaksi antara Perusahaan dan Entitas Anak dengan entitas
    asosiasi dieliminasi sesuai dengan jumlah kepentingan Perusahaan dan Entitas Anak dalam entitas asosiasi.




                                                        21
Page 25
                                  PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                       dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                             31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

        Perusahaan dan Entitas Anak menentukan apakah diperlukan untuk mengakui tambahan rugi penurunan nilai atas
        investasi Perusahaan dan Entitas Anak dalam entitas asosiasi. Perusahaan dan Entitas Anak menentukan pada
        setiap akhir periode pelaporan apakah terdapat bukti yang objektif yang mengindikasikan bahwa investasi dalam
        entitas asosiasi mengalami penurunan nilai. Dalam hal ini, Perusahaan dan Entitas Anak menghitung total penurunan
        nilai berdasarkan selisih antara jumlah terpulihkan atas investasi dalam entitas asosiasi dan nilai tercatatnya dan
        mengakuinya sebagai laba rugi.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI SIGNIFIKAN
   Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang memiliki
   pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:
   Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
   Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan
   mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan PSAK No. 239 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan
   liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan.
   Perusahaan mengevaluasi akun tertentu yang diketahui bahwa pelanggan tertentu tidak dapat memenuhi liabilitas
   keuangannya. Dalam hal tersebut, Perusahaan menggunakan pertimbangan berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia
   termasuk namun tidak terbatas pada jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status piutang dari pelanggan
   berdasarkan catatan piutang dari pihak ketiga yang tersedia dan faktor pasar yang telah diketahui. Untuk mencatat
   penyisihan spesifik atas pelanggan terhadap jumlah terutang guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat
   diterima oleh Perusahaan. Penyisihan spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang
   diterima mempengaruhi jumlah penyisihan atas penurunan nilai piutang.
   Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko
   signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun/periode berikutnya
   diungkapkan di bawah ini.
   Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian
   disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan, mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi
   diluar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

   Estimasi dan Asumsi
   Jumlah pemulihan atas aset tetap dan aset tidak berwujud
   Jumlah pemulihan atas aset tidak berwujud dan aset tetap didasarkan pada estimasi dan asumsi khususnya mengenai
   prospek pasar dan arus kas terkait dengan aset. Estimasi arus kas masa depan mencakup perkiraan mengenai biaya
   masa depan untuk menghasilkan cadangan terbukti dan terestimasi harga komoditas masa depan dan tingkat diskonto.
   Setiap perubahan dalam asumsi asumsi ini mungkin memiliki dampak material terhadap pengukuran jumlah terpulihkan
   dan bisa mengakibatkan penyesuaian penyisihan penurunan nilai yang sudah dibukukan.

   Penyusutan aset tetap
   Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
   ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun. Ini adalah
   umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat
   pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset dan karenanya
   biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.
   Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan
   Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia
   termasuk namun tidak terbatas kepada kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian
   dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan
   informasi yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi.
   Pensiun dan imbalan kerja
   Penentuan liabilitas dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang
   digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain,
   tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur
   pensiun dan tingkat kematian.
   Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Perusahaan yang memiliki pengaruh lebih dari 10% liabilitas
   imbalan pasti ditangguhkan dan diamortisasi secara garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja karyawan. Sementara
   Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai perbedaan signifikan pada hasil aktual atau
   perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi
   atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja bersih.
   Instrumen Keuangan
   Perusahaan mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi
   akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif yang
   dapat diverifikasi jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Perusahaan menggunakan metodologi penilaian yang
   berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi
   Perusahaan.


                                                             22
Page 26
                                   PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                        dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                              31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   Pajak penghasilan
   Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan
   perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan
   mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak
   penghasilan badan.
4. KAS DAN SETARA KAS
   Saldo kas dan setara kas Perusahaan dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                        31 Maret 2026      31 Desember 2025
   Kas Rupiah                                                                             140.607.500           141.607.500
   Sub jumlah                                                                             140.607.500           141.607.500
   Bank
    Bank - Rupiah
    PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                                871.993.315            943.126.072
    PT Bank Negara Indonesia Tbk                                                          632.466.246          1.048.720.657
    PT Bank Mandiri Tbk                                                                 1.006.919.291            673.820.911
    PT Bank Central Asia Tbk                                                            1.458.287.331          2.212.389.187
    PT Bank Permata Tbk                                                                    40.024.162             40.024.162
    PT Bank Syariah Indonesia                                                                 730.000                805.000
    PT Bank UOB Indonesia                                                                  27.816.119             28.447.719
    PT Bank Tabungan Negara Tbk                                                            10.710.201             10.779.896
    PT Bank Jawa Barat                                                                     24.489.171              8.119.212
    PT Bank Banten                                                                          1.361.403             73.355.673
    Sub jumlah                                                                          4.074.797.239          5.039.588.489
   Deposito Berjangka
    PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                              2.450.000.000          1.700.000.000
     Sub jumlah                                                                         2.450.000.000          1.700.000.000
 Jumlah Kas dan Setara Kas                                                              6.665.404.739          6.881.195.989
   Persyaratan penting deposito:
   Deposito                                                                        2,5% - 3,5%                2,5% - 3,5%
   Obligasi                                                                          6,875 %                    6,875 %
5. SURAT - SURAT BERHARGA
   Berikut ini adalah daftar rincian portofolio saham yang diperdagangkan dan dimiliki oleh Perusahaan per 31 Maret 2026
   dan 31 Desember 2025.
                                                                       31 Maret 2026
                                                                                                        Keuntungan/kerugian
                                                   Harga            Harga              Nilai Pasar          yang belum
                                     Lembar      rata-rata        Perolehan                                Direalisasikan
     SAHAM
   PT Bakrieland Development Tbk      750.000       128              96.240.000          30.000.000         (66.240.000)
   PT Sierad Produce Tbk                   50       584                  29.190              53.750              24.560
   Obligasi
   Obligasi                                -         -            59.536.877.720       57.919.432.957      (1.617.444.763)

   Jumlah/Total                       750.050       712           59.633.146.910       57.949.486.707      (1.683.660.203)

                                                                     31 Desember 2025
                                                                                                        Keuntungan/kerugian
                                                   Harga            Harga              Nilai Pasar          yang belum
                                     Lembar      rata-rata        perolehan                                Direalisasikan

     SAHAM
   PT Bakrieland Development Tbk      750.000       128              96.240.000          33.750.000         (62.490.000)
   PT Sierad Produce Tbk                   50       584                  29.190              56.250              27.060
   Obligasi
   Obligasi                                -         -            59.536.877.720       59.546.476.570         9.598.850

   Jumlah/Total                       750.050            -        59.633.146.910       59.580.282.820       (52.864.090)



                                                             23
Page 27
                                 PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                      dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                            31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

  Obligasi milik pemerintah yang ditempatkan oleh PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA
  PIK) memiliki rate kupon 6,875% per tahun dan jatuh tempo 15 Agustus 2051.


  Berdasarkan         Akta       Perjanjian   Kredit  No. 04054/PG/SLK/2025     pada  bulan  September 2025,
  dan Akta Perjanjian Kredit No. 00025/PPK/PSB/2025 pada bulan April 2025 ORI FR0089 PT Bank Central Asia Tbk
  (BCA PIK) Perusahaan memperoleh Fasilitas Kredit Lokal (Rekening Koran) dengan nilai agunan sebesar
  Rp37.000.000.000,- (lihat Catatan 25).

6. PIUTANG USAHA
  Piutang usaha merupakan piutang atas penjualan, sewa kontrak dan pemeliharaan properti kepada pihak ketiga pada
  tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 sebagai berikut:
                                                                                  31 Maret 2026     31 Desember 2025
  Properti                                                                          561.313.848          396.484.834
  Perhotelan                                                                        114.104.173          284.285.870
  Sub jumlah                                                                        675.418.021          680.770.704
  Dikurangi:
  Cadangan kerugian penurunan nilai                                                  (84.460.305)        (84.460.305)
  Jumlah                                                                            590.957.716          596.310.399

  Berdasarkan penelaahan atas status akun piutang usaha pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025,
  manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang pada tahun-tahun tersebut cukup untuk menutup
  kemungkinan adanya kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.
  Mutasi penyisihan piutang tak tertagih selama tahun berjalan sebagai berikut:
                                                                                  31 Maret 2026     31 Desember 2025
  Saldo Awal                                                                         84.460.305          261.201.128
  Penambahan tahun berjalan                                                                 -              5.117.643
  Penghapusan tahun berjalan                                                                -                      -
  Pemulihan tahun berjalan                                                                  -           (181.858.466)

  Saldo akhir                                                                        84.460.305           84.460.305

  Rincian umur piutang dihitung sejak tanggal faktur sebagai berikut:
                                                                                  31 Maret 2026     31 Desember 2025
  Lancar                                                                            244.317.761          488.635.522
  1 bulan - 6 bulan                                                                 366.828.601           85.015.750
  6 bulan - 12 bulan                                                                 15.227.835           25.379.725
  Diatas 12 bulan                                                                    49.043.824           81.739.707
  Jumlah                                                                            675.418.021          680.770.704
7. PIUTANG LAIN-LAIN
  Akun ini merupakan piutang lain-lain kepada pihak ketiga sebagai berikut:
                                                                                  31 Maret 2026     31 Desember 2025
  Pemilik Kondominium                                                              7.806.884.643       7.957.861.677
  Iuran Pemeliharaan                                                                 530.594.828         926.984.640
  Operasional                                                                        110.300.339          92.440.339
  Uang Muka Properti                                                                                      74.052.694
  Bunga Obligasi                                                                     452.383.595       1.312.600.781
  Lain-lain                                                                        2.117.134.508       2.297.307.440

  Jumlah                                                                          11.017.297.913      12.661.247.571
  Dikurangi :
  Cadangan kerugian penurunan nilai                                               (1.159.550.129)     (1.159.550.129)
  Jumlah                                                                           9.857.747.784      11.501.697.442




                                                            24
Page 28
                                    PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                         dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                               31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

    Mutasi penyisihan piutang tak tertagih selama tahun berjalan sebagai berikut:
                                                                                    31 Maret 2026      31 Desember 2025
       Saldo Awal                                                                   1.159.550.129          1.367.044.163
       Penambahan tahun berjalan                                                              -              484.005.144
       Penghapusan tahun berjalan                                                             -             (681.246.860)
       Pemulihan tahun berjalan                                                               -              (10.252.318)

       Saldo akhir                                                                  1.159.550.129          1.159.550.129

  Rincian umur piutang dihitung sejak tanggal faktur sebagai berikut:
                                                                                      31 Maret 2026    31 Desember 2025

  Lancar                                                                               1.742.601.276       1.592.082.448
  1 bulan - 6 bulan                                                                    2.025.663.169       1.849.348.521
  6 bulan - 12 bulan                                                                   1.622.745.204       1.592.745.204
  Diatas 12 bulan                                                                      5.626.288.264       7.627.071.398
  Jumlah                                                                             11.017.297.913      12.661.247.571
  Piutang Pemilik kondominium merupakan piutang atas pemeliharaan dan jasa administrasi seperti listrik, asuransi, dan air
  bersih (PAM) kepada pemilik kondominium yang belum dibayarkan kepada pihak pengelola.
  Piutang lain-lain - lainnya merupakan piutang non operasinal . sehubungan dengan rencana pembayaran yang akan
  dilakukan berdasarkan penelaahan atas status akun piutang lain lain pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember
  2025, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang pada tahun-tahun tersebut cukup untuk
  menutup kemungkinan adanya kerugian atas tidak tertagihnya piutang lain lain.

8. PERSEDIAAN
  Akun ini terdiri dari :
                                                                                      31 Maret 2026    31 Desember 2025
  Properti                                                                          163.583.925.959     163.579.282.053
  Real Estat                                                                         29.139.066.087      28.004.568.051
  Perhotelan                                                                            274.987.820         279.518.334
  Jumlah                                                                            192.997.979.866     191.863.368.438
  Adapun rincian persediaan sebagai berikut :
                                                                                      31 Maret 2026    31 Desember 2025
  Properti :
  Bangunan selesai dan Tanah untuk Dijual :
   Jayakarta Plaza                                                                    1.000.534.424       1.000.534.424
   Sunter Pratama III                                                                   902.400.715         902.400.715
   Ubud Bali                                                                         10.531.211.633      10.531.211.633
   Prapanca                                                                           6.729.419.771       6.729.419.780
   Sudirman Mansion                                                                   7.535.911.671       7.535.911.671
   Green Palace Residence                                                           136.884.447.745     136.879.803.830
  Sub jumlah                                                                        163.583.925.959     163.579.282.053
  Real Estat :
   PT Jakarta Internasional Property                                                 25.943.865.774      24.251.620.467
   PT Kota Serang Baru Permai                                                         3.195.200.313       3.752.947.584
  Sub jumlah                                                                         29.139.066.087      28.004.568.051
  Perhotelan :
  Makanan dan Minuman                                                                    81.210.788         190.390.758
  Perlengkapan                                                                          193.777.032          89.127.576
  Sub jumlah                                                                            274.987.820         279.518.334
  Jumlah                                                                            192.997.979.866     191.863.368.438
  - Persediaan di Jayakarta Plaza berupa kios sejumlah 133 unit masing-masing untuk tahun 2026 dan 2025.
  - Persediaan di Sunter Pratama berupa tanah dengan luas 511m2, sesuai dengan SHGB No. 07683 untuk tahun 2026 dan
    2025.

                                                            25
Page 29
                                 PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                      dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                            31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   - Pada tanggal 16 Desember 2024, Perusahaan menyatakan bahwa Tanah Yang Belum Dikembangkan di Desa Buahan
     Kaja, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali menjadi Persediaan karena akan dijual (lihat Catatan 10).

   - Persediaan di Prapanca berupa 11 dan 11 unit apartement untuk tahun 2024 dan 2025.
   - Persediaan di Sudirman Mansion berupa 1 unit apartemen berdasarkan SHGB No. 504.XXVI.C Blok C dengan luas 149
     m2. Kenaikan persediaan di Sudirman Mansion karena adanya renovasi unit.
   - Persediaan di Green Palace Residence berupa 344 dan 344 unit apartemen pada tahun 2026 dan 2025.
   - Persediaan PT Jakarta Internasional Property tanah dengan nomor sertifikat hak milik NIB.09.02.000032762.0 yang
     terletak di kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Kota Administrasi Jakarta Selatan, seluas 2.529 m2. Dan
     persediaan Austin terletak pada Cluster Austin Residence Kawasan Highland Park pada tahun 2026 dan 2025.

   - Persediaan PT Kota Serang Baru Permai berupa 22 dan 26 unit ruko dan memiliki tanah seluas 6.029 m2 pada tahun
     2026 dan 2025.
    Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, persediaan Green Palace Residence telah diasuransikan dengan
    jumlah pertanggungan sebesar Rp 180.000.000.000 untuk periode 31 Mei 2025 - 31 Mei 2026. Dan Kota Serang Baru
    Permai Rp 2.706.000.000,- untuk periode 1 Juni 2025 - 1 Juni 2026. Manajemen berpendapat bahwa pertanggungan
    tersebut cukup untuk menutup kemungkinan risiko kerugian yang timbul.
9. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
   Rincian biaya dibayar dimuka pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 sebagai berikut :
                                                                                    31 Maret 2026     31 Desember 2025

   Asuransi                                                                           479.346.437           769.050.229
   Uang Muka                                                                           16.493.015                     -
   Perijinan                                                                          567.401.061           566.056.687
   Sewa                                                                               102.544.443           137.206.537
   Pemeliharaan                                                                        53.471.178            44.559.315
   Iklan dan Promosi                                                                  112.590.048           117.140.340
                                                                                                -
   Jumlah                                                                           1.331.846.182         1.634.013.108
10. TANAH YANG BELUM DIKEMBANGKAN
                                                                                    31 Maret 2026     31 Desember 2025
   Proyek Bandulu, Banten                                                           1.679.085.476         1.679.085.476
   Tanah di Cipocok, Banten                                                         2.866.000.000         2.866.000.000
   Tanah di Cikarang                                                               22.507.947.424        22.507.947.424
   Tanah di Serang                                                                  3.564.559.999         3.564.559.999
   Jumlah                                                                          30.617.592.899        30.617.592.899
   Pada tanggal 16 Desember 2024, Perusahaan menyatakan bahwa Tanah yang Belum Dikembangkan senilai
   Rp10.531.211.633 seluas ±50.000 m2 yang berlokasi di Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar,
   Provinsi Bali menjadi Persediaan karena akan dijual.
   Tanah di Cikarang merupakan tanah belum dikembangkan dengan luas 11.257 m² dan 377 m².
11. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI
                                                                31 Maret 2026       % Kepemilikan     31 Desember 2025
   Metode ekuitas:
   PT Pudjipapan Kreasindo                                      56.727.242.163          37,89            55.757.961.630
   PT Juwara Warga Hotel                                        39.614.934.312          27,50            40.029.134.910
   PT Boga Karya Lestari                                           125.000.000          27,50               125.000.000
   PT Konrat Marbella                                              910.204.508          45,00               910.204.508
   PT Konrat Marbella Balikpapan                                    75.000.000          30,00                75.000.000
   Sub jumlah                                                   97.452.380.983                           96.897.301.048
   Metode Nilai Wajar:
   PT Marbella Dago Pakar                                          500.000.000          10,00               500.000.000
   PT Spinindo Mitra Daya                                          160.000.000           2,00               160.000.000
   PT Unggul Graha Persada                                          30.000.000           4,20                30.000.000
   Yayasan REI                                                      25.000.000           3,00                25.000.000
   Sub jumlah                                                      715.000.000                              715.000.000
   Jumlah                                                       98.167.380.983                           97.612.301.048


                                                           26
Page 30
                                  PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                       dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                             31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. ASET TETAP
  Rincian aset tetap, akumulasi penyusutan, dan nilai buku sebagai berikut:
                                                                     31 Maret 2026
                             Saldo awal/           Penambahan/          Pengurangan/     Reklasifikasi/         Saldo akhir/

  Biaya perolehan:
  Hak atas tanah                  159.390.910                    -                   -                    -      159.390.910
  Tanah                        30.640.990.929                                        -                    -    30.640.990.929
  Bangunan dan
    Prasarana                 149.998.605.970         109.822.950                                             150.108.428.920


  Mesin dan Peralatan          19.081.829.059          65.242.210                                              19.147.071.269
  Kendaraan                     6.399.895.262                                                                   6.399.895.262
  Perabot dan
    Peralatan Kantor           21.972.709.952         117.458.082                                              22.090.168.034

  Sub jumlah                  228.253.422.082         292.523.242                    -                    -   228.545.945.324

  Akumulasi penyusutan:
  Bangunan dan
    Prasarana                  94.268.860.629         664.365.510                                              94.933.226.139


  Mesin dan Peralatan          15.122.071.991          18.273.536                                              15.140.345.527
  Kendaraan                     5.348.994.854          21.580.566                                               5.370.575.420
  Perabot dan
    Peralatan Kantor           23.275.638.275          74.221.307                                              23.349.859.582
   pengembangan
  Sub jumlah                  138.015.565.749         778.440.919                    -                    -   138.794.006.668

  Nilai buku                   90.237.856.333                                                                  89.751.938.656

                                                                 31 Desember 2025
                             Saldo awal/           Penambahan/          Pengurangan/     Reklasifikasi/         Saldo akhir/

  Biaya perolehan :
  Hak atas tanah                  159.390.910                    -                   -                    -       159.390.910
  Tanah                        30.640.990.929                    -                   -                    -    30.640.990.929
  Bangunan dan
    Prasarana                 146.900.736.543       3.097.869.427                    -                        149.998.605.970

  Mesin dan Peralatan          18.761.886.183         319.942.876                   -                          19.081.829.059
  Kendaraan                     6.078.171.619         896.725.761         575.002.118                     -     6.399.895.262
  Perabot dan
   Peralatan Kantor            21.900.839.139          71.870.813                    -                         21.972.709.952

                                                                -                                         -                 -
  Sub jumlah                  224.442.015.323       4.386.408.877         575.002.118                     -   228.253.422.082


                             Saldo awal/           Penambahan/          Pengurangan/     Reklasifikasi/         Saldo akhir/

  Akumulasi penyusutan:
  Bangunan dan
    Prasarana                  91.829.520.948       2.439.339.681                    -                         94.268.860.629


  Mesin dan Peralatan          15.057.633.173          64.438.818                    -                         15.122.071.991
  Kendaraan                     5.833.622.989          90.373.983         575.002.118                     -     5.348.994.854
  Perabot dan
    Peralatan Kantor           23.170.342.439         105.295.836                    -                         23.275.638.275

  Sub jumlah                  135.891.119.549       2.699.448.318         575.002.118                     -    138.015.565.749

  Nilai buku                   88.550.895.774                                                                  90.237.856.333


  Hak atas tanah tercatat atas nama Perusahaan.
  Beban penyusutan tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar Rp 778.440.919 dan Rp
  2.699.448.318.

                                                            27
Page 31
                                   PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                        dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                              31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


  Aset tetap perusahaan telah diasuransikan untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul dimasa yang akan datang.

  Pada tanggal 31 Maret 2026 , aset tetap kecuali tanah dan persediaan Perusahaan telah diasuransikan dengan Polis
  Standar Asuransi Indonesia dengan rincian sebagai berikut:
            Perusahaan Asuransi                     Nomor polis                Jangka Waktu          Mata uang    Pertanggungan

  PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk              20101192500004           30/04/2025 - 30/04/2026    USD               4.660.000
                                                  20101062500151           30/04/2025 - 30/04/2026
  PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk                                                                  USD               4.660.000
                                                  20101202500046           30/04/2025 - 30/04/2026
  PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk              20110082500005           30/04/2025 - 30/04/2026    USD                500.000
  PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk              20109032500065           30/04/2025 - 30/04/2026    USD               1.360.000
  PT Asuransi Wahana Tata Indonesa           015.4050.502.2025.000013.00   01/08/2025 - 01/08/2026    USD                500.000
  PT Asuransi Wahana Tata Indonesa           015.4050.201.2025.000859.00   01/08/2025 - 01/08/2026    IDR         100.000.000.000
  PT Asuransi Wahana Tata Indonesa           015.4050.202.2025.000197.00   01/08/2025 - 01/08/2026    IDR         100.000.000.000
  PT Asuransi Wahana Tata Indonesa           015.4050.703.2025.000045.00   01/08/2025 - 01/08/2026    IDR          26.000.000.000
  PT Asuransi Wahana Tata Indonesa           015.4050.203.2025.000032.00   01/08/2025 - 01/08/2026    IDR         101.000.000.000
  PT Asuransi Wahana Tata Indonesa           015.4050.703.2025.000046.00   01/08/2025 - 01/08/2026    IDR          26.000.000.000
  BCA Insurance                                   011401092500711          29/09/2025 - 20/09/2026    IDR         280.000.000.000
  BCA Insurance                                   01140222500258           29/09/2025 - 20/09/2026    IDR         280.000.000.000
  BCA Insurance                                   011408032500010          29/09/2025 - 20/09/2026    IDR          22.500.000.000
  BCA Insurance                                   011409012500019          29/09/2025 - 20/09/2026    IDR          10.000.000.000


  Pada tahun 31 Desember 2025, aset tetap kecuali tanah dan persediaan Perusahaan telah diasuransikan dengan Polis
  Standar Asuransi Indonesia dengan rincian sebagai berikut :

            Perusahaan Asuransi                     Nomor polis                Jangka Waktu          Mata uang    Pertanggungan
  PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk              20101192500004           30/04/2025 - 30/04/2026    USD               4.660.000
                                                  20101062500151           30/04/2025 - 30/04/2026
  PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk                                                                  USD               4.660.000
                                                  20101202500046           30/04/2025 - 30/04/2026
  PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk              20110082500005           30/04/2025 - 30/04/2026    USD                500.000
  PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk              20109032500065           30/04/2025 - 30/04/2026    USD               1.360.000
  PT Asuransi Wahana Tata Indonesa           015.4050.502.2025.000013.00   01/08/2025 - 01/08/2026    USD                500.000
  PT Asuransi Wahana Tata Indonesa           015.4050.201.2025.000859.00   01/08/2025 - 01/08/2026    IDR         100.000.000.000
  PT Asuransi Wahana Tata Indonesa           015.4050.202.2025.000197.00   01/08/2025 - 01/08/2026    IDR         100.000.000.000
  PT Asuransi Wahana Tata Indonesa           015.4050.703.2025.000045.00   01/08/2025 - 01/08/2026    IDR          26.000.000.000
  PT Asuransi Wahana Tata Indonesa           015.4050.203.2025.000032.00   01/08/2025 - 01/08/2026    IDR         101.000.000.000
  PT Asuransi Wahana Tata Indonesa           015.4050.703.2025.000046.00   01/08/2025 - 01/08/2026    IDR          26.000.000.000
  BCA Insurance                                   011401092500711          29/09/2025 - 20/09/2026    IDR         280.000.000.000
  BCA Insurance                                   01140222500258           29/09/2025 - 20/09/2026    IDR         280.000.000.000
  BCA Insurance                                   011408032500010          29/09/2025 - 20/09/2026    IDR          22.500.000.000
  BCA Insurance                                   011409012500019          29/09/2025 - 20/09/2026    IDR          10.000.000.000

  Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup memadai untuk menutup kemungkinan kerugian yang
  timbul atas risiko-risiko yang dipertanggungkan tersebut.
  Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan
  nilai aset tetap, sehingga manajemen tidak melakukan cadangan penurunan nilai aset tetap pada 31 Maret 2026 dan 31
  Desember 2025.
13. PROPERTI INVESTASI
                                                                                       31 Maret 2026        31 Desember 2025
  Sudirman Mension                                                                    13.198.742.900             13.198.742.900
  Unit Marbella                                                                        1.554.459.574              1.554.459.574
  Marbella Terra                                                                       1.152.278.750              1.148.042.750

  Jumlah                                                                              15.905.481.224             15.901.245.224




                                                             28
Page 32
                                PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                     dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                           31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

  Pada tahun 2024, Perusahaan melakukan reklasifikasi Aset Tetap Unit Marbella sebanyak 3 unit menjadi Properti
  Investasi (lihat Catatan 9 dan 32). Akta 3 Unit Marbella sebagai berikut: Akta SHGB No.00321/VII/AB Blok AB dengan luas
  170 m², Akta SHGB No.00363/VIII/AB Blok AB dengan luas 306 m², dan Akta SHGB No.00364/VIII/AB Blok AB dengan
  luas 306 m².
  Marbella Terra merupakan bangunan yang digunakan/disewakan untuk tempat Rekreasi Umum.
14. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK BERELASI

       Piutang dari Pihak-pihak yang Berelasi

       Piutang kepada Perusahaan yang memiliki relasi timbul karena pemberian pinjaman sementara tanpa bunga dan
       pengeluaran dana yang dilakukan untuk kepentingan Perusahaan yang berelasi. Tidak ada transaksi jual beli dengan
       pihak yang berelasi. Saldo piutang kepada Perusahaan yang berelasi terdiri dari :

                                                                      Jumlah
                                                      31 Maret 2026       31 Desember 2025

        PT Pudjipapan Kreasindo                       20.175.912.146           20.450.910.468
        PT Marbella Dago Pakar                         2.060.451.750            2.060.451.750
        Himpunan Penghuni Kondominium
         & Hotel - "Marbella Anyer"                    5.646.473.702            6.526.163.980

                                                      27.882.837.598           29.037.526.198


 15. ASET LAIN-LAIN                                                                 31 Maret 2026    31 Desember 2025
  Perlengkapan dan Peralatan Hotel                                                  2.770.847.195         2.770.847.194
  Escrow Account                                                                      249.533.627           259.073.900
  Keanggotaan Golf                                                                    135.000.000           135.000.000
  Kios                                                                                 88.288.200            88.288.200
  Hanamart                                                                            170.000.000           170.000.000

  Jumlah                                                                            3.413.669.022         3.423.209.294

  Keanggotaan golf merupakan uang jaminan atas membership golf Direksi Perusahaan.

  Keanggotaan golf merupakan uang jaminan atas membership golf Direksi Perusahaan. Escrow account merupakan
  deposito PT Pudjiadi Prestige Tbk dan Entitas Anak yang di tempatkan di Bank UOB, dan Bank BTN, yang di escrow per
  31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, deposito yang di escrow mempunyai batas jangka waktu, dengan persyaratan dan
  ketentuan yang telah ditetapkan.

16. PERPAJAKAN
  a.   Pajak Dibayar Dimuka
                                                                                    31 Maret 2026     31 Desember 2025
       Pajak Penghasilan Final                                                        262.668.996           498.164.133
       Jumlah                                                                         262.668.996           498.164.133

  b.   Utang Pajak
                                                                                    31 Maret 2026     31 Desember 2025
       Pajak Penghasilan Final                                                         79.420.360             8.855.808
       Pajak Hotel dan Restoran                                                       852.787.102           879.769.624
       Pajak Bumi dan Bangunan                                                        296.667.824           296.667.824
       Pajak Penghasilan Pasal 21                                                     394.423.367           243.973.592
       Pajak Penghasilan Pasal 23                                                       4.096.085             1.814.869
       Pajak Pertambahan Nilai                                                                  -             8.779.115
       Jumlah                                                                       1.627.394.738         1.439.860.832




                                                          29
Page 33
                                  PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                       dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                             31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17. UTANG USAHA
   Rincian utang usaha menurut bidang usaha pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2025 masing-masing
   sebagai berikut:
                                                                                   31 Maret 2026    31 Desember 2025
   Properti                                                                          436.047.439          275.758.725
   Perhotelan                                                                      1.004.839.168        1.050.233.045
   Jumlah                                                                          1.440.886.607        1.325.991.770

   Rincian umur hutang dihitung sejak tanggal faktur sebagai berikut:
                                                                                   31 Maret 2026    31 Desember 2025
   Lancar                                                                            827.722.423         700.582.542
   1 bulan - 6 bulan                                                                 142.178.061          36.676.575
   6 bulan - 12 bulan                                                                          -                   -
   Diatas 12 bulan                                                                   470.986.122         588.732.653
   Jumlah                                                                          1.440.886.607        1.325.991.770
   Perusahaan tidak memberikan jaminan terhadap masing - masing supplier atas transaksi hutang usaha.
18. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR
                                                                                   31 Maret 2026    31 Desember 2025
   Operasional Hotel                                                               1.169.051.996        1.180.910.055
   Beban Kepegawaian                                                                 314.699.120          501.005.071
   Beban Utiliti                                                                     568.028.563          795.150.251
   Jasa profesional                                                                  214.577.503          244.891.363
   Lainnya                                                                           438.847.640          282.871.391
   Jumlah                                                                          2.705.204.822        3.004.828.131
19. UANG MUKA PENJUALAN
                                                                                   31 Maret 2026    31 Desember 2025
   Uang muka penjualan                                                               226.095.795        1.881.596.126
   Jumlah                                                                            226.095.795        1.881.596.126

20. PENYISIHAN PENGGANTIAN PERABOTAN DAN PERALATAN HOTEL
                                                                                   31 Maret 2026    31 Desember 2025
   Penyisihan penggantian perabot
       dan peralatan hotel                                                           167.087.806         147.448.900
   Jumlah                                                                            167.087.806         147.448.900
   Penyisihan penggantian perabotan dan peralatan hotel berasal dari pendapatan dan jasa pelayanan yang belum
   didistribusikan. Bentuk penggantian berupa barang keramik, linen, sendok garpu dan pecah belah akibat rusak atau
   hilang.
21. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA
    Pendapatan diterima dimuka merupakan penerimaan sewa dimuka atas sewa properti/perhotelan yang disewakan. Saldo
    ini diakui sebagai pendapatan secara bulanan terdiri dari:
                                                                              31 Maret 2026      31 Desember 2025
   Sewa properti                                                                   3.473.762.940        3.250.746.970
   Perhotelan                                                                        748.145.228          714.596.433
   Jumlah                                                                          4.221.908.168        3.965.343.403
22. UANG JAMINAN
   Uang jaminan diterima merupakan uang jaminan sewa ruangan/apartemen, telepon, dan perabotan yang akan
   dikembalikan apabila hubungan sewa menyewa berakhir, jumlah nya sebagai berikut :
                                                                                   31 Maret 2026    31 Desember 2025

   Properti                                                                        1.280.283.758        1.054.387.262
   Perhotelan                                                                                  -                    -
   Jumlah                                                                          1.280.283.758        1.054.387.262


                                                             30
Page 34
                                    PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                         dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                               31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


23. PEMBIAYAAN NON BANK
  Rincian penambahan aset tetap melalui pembiayaan non bank sebagai berikut :
                                                                                       31 Maret 2026     31 Desember 2025
    Pembiayaan non bank jangka pendek                                                     73.728.225            98.304.300
    Pembiayaan non bank jangka panjang                                                   322.804.422           322.804.422

  Jumlah                                                                                 396.532.647           421.108.722

    Pada tahun 2025 Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit non bank dengan perjanjian nomor: 011/PAGPUDP/I/2025
    tanggal 13 bulan Januari tahun 2025 atas kendaraan Toyota Avanza dan perjanjian nomor: 020/PAGPUDP/X/2025
    tanggal 13 bulan Maret tahun 2025 atas kendaraan mobil Cherry atas pengadaan kendaraan . Jangka waktu
    pembiayaan non bank atas penambahan aset tetap 5 tahun dengan suku bunga 10%.


24. UTANG LAIN-LAIN
  Akun ini terdiri dari :
                                                                                       31 Maret 2026     31 Desember 2025
  Properti                                                                               884.886.948           742.268.998
  Jumlah                                                                                 884.886.948           742.268.998
  Adapun rincian hutang lain-lain sebagai berikut :
                                                                                       31 Maret 2026     31 Desember 2025
  Lainnya                                                                                884.886.948           742.268.998
  Jumlah                                                                                 884.886.948           742.268.998

25. UTANG BANK
                                                                                       31 Maret 2026     31 Desember 2025
  Pokok utang
    PT Bank Central Asia Tbk                                                          20.776.702.654        18.208.598.452
    Jumlah pokok utang                                                                20.776.702.654        18.208.598.452
  Biaya yang belum diamortisasi                                                                     -                         -

  Nilai wajar utang bank                                                              20.776.702.654        18.208.598.452

  Bagian Liabilitas Jangka Pendek
    PT Bank Central Asia Tbk                                                          19.909.102.616        17.340.998.414

    Sub Jumlah                                                                        19.909.102.616        17.340.998.414
  Bagian Liabilitas Jangka Panjang
    PT Bank Central Asia Tbk                                                             867.600.038           867.600.038

    Sub Jumlah                                                                           867.600.038           867.600.038
  PT Bank Central Asia Tbk - Fasilitas Kredit Lokal ( Rekening Koran )
  Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 04054/PG/SLK/2025 bulan September 2025 dihadapan selaku Kepala Urusan
  Solusi Kegalitas Kredit dan Kepada Bidang Solusi Legalitas Kredit PT Bank Central Asia Tbk., serta Direktur Utama
  dan Direktur Perseroan PT Pudjiadi Prestige Tbk.
  Plafond kredit      : Fasilitas Pinjaman Plafond sebesar Rp 13.500.000.000.
  Jenis kredit          : Fasilitas Kredit Lokal (Rekening Koran)
  Penggunaan            : Membiayai Persediaan Barang Debitor (Modal Kerja)
  Jangka waktu          : 27 Maret 2025 - 27 Maret 2026. Pada lampiran perubahan perjanjian Kredit Maret 2025 bahwa
                          perpanjangan batas waktu penarikan dan/atau penggunaan fasilitas kredit melalui "sarana digital".
  Tingkat bunga         : 6,58% per tahun




                                                             31
Page 35
                              PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                   dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                         31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Jaminan           : Obligasi No. 50-202402230010459223 milik/ atas nama PT Pudjiadi Prestige Tbk dengan
                    total nominal sebesar Rp 17.000.000.000,- (Tujuh Belas Milyar Rupiah). Apabila nilai pasar
                    Agunan berupa Surat Berharga Negara (SBN) dan/atau Obligasi Negara Ritel (ORI) atau Sukuk
                    Ritel (SR) atau Fixed rate (FR) (selanjutnya secara bersama atau sendiri-sendiri disebut juga
                    "Obligasi Negara") mengalami penurunan sehingga nilai pasar Agunan menjadi kurang dari atau
                    sama dengan 105% dari jumlah plafond Fasilitas Kredit, maka :Perusahaan wajib memberikan
                    tambahan Agunan berupa Obligasi Negara milik Perusahaan dan/atau produk dana BCA milik
                    Perusahaan dalam bentuk dan nilai tertentu yang dapat diterima oleh BCA. Untuk keperluan tersebut
                    Perusahaan wajib menandatangani Dokumen Agunan yang diperlukan.


Berdasarkan pada tanggal 14 April 2025 telah dibuat Akta Perjanjian Kredit No. 00025/PPK/PSB/2025 dihadapan Kepala
Urusan Solusi Kegalitas Kredit dan Kepada Bidang Solusi Legalitas Kredit PT Bank Central Asia Tbk., serta Direktur
Utama PT Jakarta Internasional Property.
Plafond kredit    : Fasilitas Pinjaman Plafond sebesar Rp 15.600.000.000,-.(lima belas miliar enam ratus juta rupiah)

Jenis kredit      : Fasilitas Kredit Lokal (Rekening Koran)
Penggunaan        : Membiayai Persediaan Barang Debitor (Modal Kerja)
Jangka waktu      : 27 Maret 2025 - 27 Maret 2026. Pada lampiran perubahan perjanjian Kredit Maret 2025 bahwa
                    perpanjangan batas waktu penarikan dan/atau penggunaan fasilitas kredit melalui "sarana digital".
Tingkat bunga     : 6,58% per tahun
Jaminan           : Obligasi No. 50-202402230010459221 milik/ atas nama PT Jakarta Internasional Property dengan
                    total nominal sebesar Rp20.000.000.000,- (Dua puluh Milyar Rupiah). Apabila nilai pasar Agunan
                    berupa Surat Berharga Negara (SBN) dan/atau Obligasi Negara Ritel (ORI) atau Sukuk Ritel (SR)
                    atau Fixed rate (FR) (selanjutnya secara bersama atau sendiri-sendiri disebut juga "Obligasi
                    Negara") mengalami penurunan sehingga nilai pasar Agunan menjadi kurang dari atau sama dengan
                    105% dari jumlah plafond Fasilitas Kredit, maka : Perusahaan wajib memberikan tambahan Agunan
                    berupa Obligasi Negara milik Perusahaan dan/atau produk dana BCA milik Perusahaan dalam
                    bentuk dan nilai tertentu yang dapat diterima oleh BCA. Untuk keperluan tersebut Perusahaan wajib
                    menandatangani Dokumen Agunan yang diperlukan.


PT Bank Central Asia Tbk - Fasilitas Kredit Investasi
Berdasarkan pada tanggal 30 April 2019 telah dibuat Akta Perjanjian Kredit No. 87 oleh dan dihadapan Suminto, Sarjana
Hukum, Spesialis Notariat, Notaris di Kabupaten Serang, yang telah diubah terakhir dengan Perubahan Perjanjian Kredit
tanggal 28 April 2020 Nomor 02170/PPK/SLK/2020.
Plafond kredit    : Fasilitas Pinjaman Plafond sebesar Rp 13.500.000.000.
Jenis kredit      : Fasilitas Kredit Investasi
Penggunaan        : Renovasi Marbella Anyer
Jangka waktu      : 84 bulan yang akan berakhir pada tahun 2026.
Tingkat bunga     : 10,25% per tahun
Jaminan           : Pinjaman tersebut diikat dengan hak tanggungan peringkat atas 50 unit rumah susun yang terletak
                    di Kondominium Hotel Marbella Pantai Indah Anyer, Jalan Karang Bolong Anyer Desa Bandulu,
                    Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten.
                    Sebuah Apartemen di Marbella Pantai Indah Anyer Tower Yudistira (Tower D) Jl. Raya Karang
                    Bolong Anyer, Kab. Serang sesuai sertifikat Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS 00394/SERANG,
                    Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS 00398,00399,00401/Serang, Hak Satuan Rumah Susun -
                    SHMRS      00402,00403,00404/Serang,        Hak    Satuan   Rumah     Susun   -   SHMRS
                    00408.00409.00425/Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS 00426.00429.00435/Serang, Hak
                    Satuan Rumah Susun - SHMRS 00436.00438.00439/Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS
                    00443.00444.00459/Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS 00465.00469.00470/Serang, Hak
                    Satuan Rumah Susun - SHMRS 00471.00472.00473/ Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS
                    00474.00475.00477/ Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS 00479.00480.495/ Serang, Hak
                    Satuan Rumah Susun - SHMRS 499.502.503.506/ Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS
                    509.541.547.559/ Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS 569.571.577.590/ Serang, Hak
                    Satuan Rumah Susun - SHMRS 592.603.622.623/ Serang, Hak Satuan Rumah Susun - SHMRS
                    628.632.633/ Serang atas nama HOTEL MARBELLA PT.




                                                        32
Page 36
                                   PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                        dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                              31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

  Pada tanggal 10 Februari 2022 Perusahaan mendapatkan persetujuan restrukturisasi ke- 3 Fasilitas Pinjaman Kredit
  Investasi sehingga ketentuan Fasilitas Pinjaman Transaksi Kredit Investasi menjadi berikut:
  Plafond kredit    : Fasilitas Pinjaman Plafond sebesar Rp 2.345.733.541.
  Jenis kredit      : Fasilitas Kredit Investasi
  Penggunaan        : Renovasi Marbella Anyer
  Tingkat bunga     : 8,50% per tahun
  Jangka waktu      : Jatuh tempo tahun 2029.
  Jaminan           : Jaminan nya sama dengan Perubahan Perjanjian Kredit tanggal 28 April 2020 Nomor
                         02170/PPK/SLK/2020.
  Persyaratan       :
                        1. Pra Realisasi
                         - Restrukturisasi dapat dilakukan setelah cabang memastikan seluruh fasilitas di BCA tidak ada
                           tunggakan.
                        2. Syarat Agunan:
                         - Admin memastikan bahwa seluruh agunan telah diasuransikan dengan banker's clause dan debitur
                           telah menyerahkan asli polis asuransi serta bukti bayar ke BCA.
                         - Penilaian ulang dan peninjauan fisik agunan agar dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku
                           di BCA.
                        3. Syarat Keuangan:
                         - Aktivitas keuangan tetap dipusatkan di BCA.
                         - Tidak diperkenankan untuk menambah fasilitas di bank/ lembaga lainnya selama fasilitas kredit di
                           BCA belum lunas.
                         - Tidak diperkenankan untuk pembagian deviden.
                         - Hutang pemegang saham yang ada dan yang akan di masa mendatang wajib disubordinasikan
                           terhadap pinjaman di BCA, namun diperkenankan menjadi tambahan modal disetor.

                         - BCA memiliki opsi untuk mempercepat pembayaran bunga serta mereview penurunan suku bunga
                           yang dikenakan ke debitur apabila cashflow debitur membaik.
                         - Kolektibilitas sesuai ketentuan yang berlaku di BCA.
                         - Lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BCA..
  Pada tanggal 14 September 2022 sesuai dengan Surat Permohonan nomor 035/HMPI-DIR/IX/2022, PT Hotel Marbella
  Pengembang International mengajukan permohonan untuk melunasi sebagian pokok Fasilitas Pinjaman Kredit Investasi
  kepada bank sebesar Rp 10.000.000.000. Fasilitas Pinjaman Kredit Investasi PT Hotel Marbella Pengembang
  International dibayarkan oleh PT Pudjiadi Prestige Tbk, lalu pembayaran ini menjadi Utang Pihak Berelasi kepada PT
  Pudjiadi Prestige Tbk.
26. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
  Biaya jasa kini diakui sebagai beban periode berjalan. Biaya jasa lalu, koreksi aktuarial dan dampak perubahan asumsi
  bagi peserta pensiun yang masih aktif diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama estimasi sisa masa
  kerja rata-rata karyawan sebagaimana ditentukan oleh aktuaris.




                                                             33
Page 37
                                  PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                       dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                             31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


  Metode penilaian aktuaria yang dipakai oleh aktuaris independen Agus Susanto adalah metode Projected Unit
  Credit dengan laporan dan pada tahun 2025 dengan No.074/PSAK/KKA-AS/I/2026 dan No 076 /PSAK/ KKA-
  AS/I/2026 tanggal 29 Januari 2026.



                                                                                   31 Maret 2026     31 Desember 2025

  Saldo awal Tahun                                                                 2.726.535.458        4.188.624.668
  Pembayaran ke Karyawan                                                                       -       (1.688.862.500)
  Penyesuaian beban manfaat karyawan                                                                      447.415.310
  Penghasilan komprehensif lain                                                                  -       (220.642.020)
  Saldo akhir tahun                                                                2.726.535.458        2.726.535.458

                                                                                   31 Maret 2026     31 Desember 2025
  Tingkat diskonto                                                                  0,00%                 5,90%
  Tingkat penarikan :
   Umur 18 - 30 tahun                                                               0,00%                  0,00%
   Umur 31 - 40 tahun                                                               0,00%                  3,00%
   Umur 41 - 44 tahun                                                               0,00%                  2,00%
   Umur 45 - 52 tahun                                                               0,00%                  1,00%
   Umur 53 - 54 tahun                                                               0,00%                  0,00%
  Tingkat kenaikan gaji                                                             0,00%                  5,50%
  Tingkat kematian                                                                      Indonesia IV ( 2029 )
  Tingkat cacat                                                                     0,00%                 0,02%
  Metode                                                                                Projected Unit Credit


27. MODAL SAHAM

  Modal saham dan susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 sebagai berikut:
                                                                                    Saham              Nominal (Rp)


  Modal Dasar                                                                      1.120.000.000      280.000.000.000
  Modal ditempatkan dan disetor penuh                                                659.120.000      164.780.000.000
  Modal saham dan susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 sebagai berikut:
                                                                                    Saham              Nominal (Rp)
  Modal Dasar                                                                      1.120.000.000      280.000.000.000
  Modal ditempatkan dan disetor penuh                                                659.120.000      164.780.000.000




                                                          34
Page 38
                              PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                   dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                         31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Adapun pemegang saham dan termasuk pendiri (founder) 31 Maret 2026 sebagai berikut :
                                                                                31 Maret 2026
                                                                Saham                  %         Nominal (Rp)
Pemegang saham
PT Istana Kuta Ratu Prestige                                    293.545.682            44,54      73.386.420.500
Lenawati Setiadi                                                150.093.228            22,77      37.523.307.000
Marianti Pudjiadi                                                27.076.454             4,11       6.769.113.500
Kosmian Pudjiadi                                                 27.076.454             4,11       6.769.113.500
Kristian Pudjiadi                                                27.025.256             4,10       6.756.314.000
Gabriel Lukman Pudjiadi                                          20.984.300             3,18       5.246.075.000
Damian Pudjiadi                                                  18.642.778             2,83       4.660.694.500
Ariyo Tejo                                                        8.800.806             1,34       2.200.201.500
Masyarakat Lainnya:
 Lainnya < 5%                                                    85.875.042            13,02      21.468.760.500
Jumlah                                                          659.120.000          100,00      164.780.000.000

Adapun pemegang saham dan termasuk pendiri (founder) per 31 Desember 2025 sebagai berikut :
                                                                              31 Desember 2025
                                                                Saham                  %         Nominal (Rp)
Pemegang saham
PT Istana Kuta Ratu Prestige                                    293.545.682            44,54      73.386.420.500
Lenawati Setiadi                                                150.093.228            22,77      37.523.307.000
Marianti Pudjiadi                                                27.076.454             4,11       6.769.113.500
Kosmian Pudjiadi                                                 27.076.454             4,11       6.769.113.500
Kristian Pudjiadi                                                27.025.256             4,10       6.756.314.000
Gabriel Lukman Pudjiadi                                          20.984.300             3,18       5.246.075.000
Damian Pudjiadi                                                  18.642.778             2,83       4.660.694.500
Ariyo Tejo                                                        8.800.806             1,34       2.200.201.500
Masyarakat Lainnya:                                                                                            -
 Lainnya < 5%                                                    85.875.042            13,02      21.468.760.500
Jumlah                                                          659.120.000          100,00      164.780.000.000
Sebagaimana dijelaskan pada catatan 1, Perusahaan telah mengajukan Surat Pernyataan Pendaftaran Emisi Saham
kepada Ketua Badan Pengawas Pasar Modal untuk melaksanakan emisi saham melalui Bursa Efek Jakarta dan telah
dinyatakan menjadi efektif tanggal 28 September 1994. Penawaran umum perdana saham-saham Perusahaan sejumlah
26.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham dilakukan dengan harga perdana Rp 2.500 per lembar atau
Rp 1.500 di atas nilai nominal atau dengan agio saham sebesar Rp 39.000.000.000.

Berdasarkan hasil RUPSLB dengan Akta No. 25 tanggal 23 Mei 2014, yang dibuat dihadapan Yatty Sriyati
Suhadiwiraatmaja, SH, MM, MHum Notaris di Jakarta, Perseroan mengadakan penghapusan Saham Seri B dari modal
Perusahaan sebanyak 412.500.000 saham dengan nilai nominal Rp 200 (dua ratus rupiah) per saham.
Pada tanggal 31 Mei 1996 Perusahaan mengadakan Rapat Umum Tahunan Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum
Luar Biasa Pemegang Saham (RULBPS) yang disahkan oleh Notaris Imas Fatimah, SH dengan Akta nomor 103 tanggal
yang sama. RULBPS antara lain memutuskan:




                                                      35
Page 39
                                  PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                       dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                             31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


      Pembagian Saham Bonus
      Rasio pembagian deviden saham adalah setiap pemegang 10 (sepuluh) saham seri A perseroan yang tercatat pada
      daftar pemegang saham, berhak atas 1 (satu) deviden saham yang merupakan saham baru yang dikeluarkan dari
      saham-saham yang masih dalam simpanan dengan nilai nominal Rp 500 (lima ratus rupiah) per saham.

      Saldo laba yang di kapitalisasi sebesar Rp 20.720.000.000 yang terbagi atas saham bonus sebesar Rp
      14.000.000.000 dan agio saham sebesar Rp 6.720.000.000.
      Ketentuannya adalah setiap pemilik 100 saham lama yang telah ditempatkan akan mendapat 40 Saham Bonus yang
      terdiri dari 39 Saham Bonus berasal dari Agio Saham dan satu Saham Bonus berasal dari laba ditahan.

  Berdasarkan keputusan RUPS luar biasa perseroaan pada tanggal 22 Mei 2012 perusahaan melakukan pembagian
  saham bonus yang merupakan dividen saham yang berasal dari kapitalisasi sebagian saldo laba. Saldo laba yang di
  kapitalisasi sebesar Rp 20,72 milyar yang tebagi atas saham bonus sebesar Rp 14 milyar dan agio saham sebesar Rp 6,7
  milyar, sehingga total saham di catatkan adalah 308.000.000 lembar saham.
  Berdasarkan keputusan RUPS luar biasa perseroaan pada tanggal 27 Mei 2013 perusahaan melakukan pembagian
  saham bonus yang merupakan dividen saham yang berasal dari kapitalisasi sebagian saldo laba. Dengan rasio pembagian
  dividen 1 : 20 . Perusahaan juga melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari agio saham. sehingga total saham
  di catatkan adalah 329.560.000 lembar saham.
  Berdasarkan keputusan RUPS luar biasa perseroaan pada tanggal 6 Juni 2024 perusahaan melakukan pemecahan nilai
  nominal saham (stock split) yang berasal dari kapitalisasi sebagian saldo laba. Dengan ratio 1 (satu) saham lama menjadi
  2 (dua) saham baru atau 1 : 2 Sehingga total saham di catatkan adalah 659.120.000 lembar saham. Nominal per Saham
  dari Rp 500 menjadi Rp 250.
28. TAMBAHAN MODAL DISETOR
                                                                                    31 Maret 2026     31 Desember 2025
  Biaya emisi efek ekuitas                                                         (4.316.562.730)        (4.316.562.730)
  Agio saham                                                                        5.776.000.000          5.776.000.000
  Selisih nilai transaksi entitas sepengendali                                    (41.388.644.545)       (41.388.644.545)
  Aset pengampunan pajak                                                            2.336.196.000          2.336.196.000
  Jumlah                                                                          (37.593.011.275)       (37.593.011.275)
  Akun selisih nilai transaksi entitas sepengendali atas penjualan saham dan persediaan PT Kota serang Baru Permai dan
  PT Hotel Marbella Pengembang Internasional yang secara langsung atau tidak langsung mengendalikan atau dikendalikan
  Perusahaan.
  Pada tahun 2016, Perusahaan dan entitas anak telah memanfaatkan Kebijakan Pengampunan Pajak sesuai dengan
  Undang-undang Nomor11 tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak. Berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak
  Nomor KET-219/PP/WPJ.07/2016 tanggal 23 September 2016, Jumlah aset tambahan yang dimasukkan dalam Program
  Pengampunan Pajak adalah sejumlah Rp 2.336.196.000.




                                                           36
Page 40
                                PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                     dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                           31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


29. PENJUALAN DAN PENDAPATAN

                                                                                 31 Maret 2026    31 Maret 2025
  Penjualan dan Sewa:
   Penjualan Properti                                                            1.386.554.623                    -
   Pendapatan sewa dan pemeliharaan apartemen                                    5.620.688.435      5.182.615.011
  Sub jumlah                                                                     7.007.243.058      5.182.615.011

  Pendapatan Hotel
   Kamar                                                                         1.598.824.203      1.278.929.738
   Makanan dan Minuman                                                             816.845.468      1.252.043.659
   Departemen Lainnya                                                              126.271.388         12.625.000
  Sub jumlah                                                                     2.541.941.059      2.543.598.397
  Jumlah                                                                         9.549.184.117      7.726.213.408

  Seluruh pendapatan Perusahaan dan Entitas Anak diperoleh dari pihak ketiga.
  Pada 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2025 tidak terdapat pembeli yang memiliki nilai penjualan yang melebihi 10%
  dari pendapatan usaha.

30. BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG
                                                                                 31 Maret 2026    31 Maret 2025

  Beban pokok penjualan properti                                                   559.563.252                    -
  Beban Pokok Sewa dan Pemeliharaan Apartemen                                    1.860.995.613      2.146.398.284

  Beban pokok hotel :
   Gaji, upah dan tunjangan lainnya                                                649.567.272        615.004.784
   Kamar, Makanan dan Minuman                                                      694.725.625        627.749.138
   Operasional dan pemeliharaan                                                    125.011.547         23.833.618
  Jumlah                                                                         3.889.863.308      3.412.985.824

31. BEBAN PENJUALAN
                                                                                 31 Maret 2026    31 Maret 2025
  Properti
      Iklan dan promosi                                                             15.110.000         12.934.431
      Beban Kepegawaian                                                            267.420.118        191.642.119
      Komisi                                                                        61.993.769        143.621.527
      Beban kantor                                                                   3.064.906          2.783.380
   Sub jumlah                                                                      347.588.793        350.981.457
  Hotel
   Pemasaran                                                                       120.784.175         96.504.489

   Sub jumlah                                                                      120.784.175         96.504.489
  Jumlah                                                                           468.372.968        447.485.946




                                                         37
Page 41
                                 PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                      dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                            31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

32.BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
                                                                                  31 Maret 2026       31 Maret 2025

  Properti, sewa dan pemeliharaan
   Beban kepegawaian                                                              4.180.257.500        4.303.563.890
   Pajak dan perijinan                                                              486.412.376          458.251.765
   Pemeliharaan dan Perbaikan                                                       360.080.762          380.964.685
   Kebersihan                                                                       429.053.097          436.490.010
   Beban kantor                                                                      40.881.627           49.171.415
   Jasa profesional dan Konsultan                                                    45.566.667          128.966.667
   Asuransi                                                                         622.841.606          641.204.190
   Administrasi saham                                                               236.875.000          142.800.000
   Sewa                                                                              79.002.919           75.240.333
   Listrik, air dan telepon                                                          24.706.129           29.796.079
   Bahan bakar dan pelumas                                                           14.226.540           29.610.689
   Lainnya                                                                          101.096.178           69.171.006
   Sub jumlah                                                                     6.621.000.401   s    6.745.230.729
   Beban Penyusutan dan Amortisasi                                                  374.296.394          288.090.694
   Sub jumlah                                                                     6.995.296.795        7.033.321.423

                                                                                  31 Maret 2026       31 Maret 2025

  Hotel
   Biaya Kepegawaian                                                              1.312.621.949        1.640.696.464
   Peralatan, Pemeliharaan dan Energi                                               673.194.637          685.789.591
   Asuransi                                                                         163.601.565          155.681.146
   Perlengkapan Kantor                                                              122.598.624          123.047.421
   Pajak dan Perizinan                                                              162.373.426          173.265.750
   Singking Fund                                                                    316.176.000          225.840.000
   Jasa profesional dan Konsultan                                                    56.044.106          116.276.872
   Transportasi                                                                      19.533.659           17.410.240
   Biaya Operasional Untuk Tamu Hotel                                                   378.000           58.434.987
   Penyisihan Penggantian Peralatan                                                           -           26.665.323
   Administrasi                                                                      24.737.465           18.519.900
   Telepon dan Fax                                                                    2.139.339            7.026.390

   Sub jumlah                                                                     2.853.398.770        3.248.654.084
   Beban Penyusutan dan Amortisasi                                                  404.144.525          541.503.735
   Sub jumlah                                                                     3.257.543.295        3.790.157.819
  Jumlah                                                                         10.252.840.090       10.823.479.242

33. BEBAN KEUANGAN
                                                                                  31 Maret 2026       31 Maret 2025
  Beban Bunga Pinjaman                                                               98.541.389          113.253.661
  Jumlah                                                                             98.541.389          113.253.661




                                                         38
Page 42
                                  PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                       dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                             31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


34. BAGIAN LABA (RUGI) ENTITAS ASOSIASI
                                                                                    31 Maret 2026       31 Maret 2025
   PT Juwara Warga Hotel                                                             (414.200.598)         181.158.083
   PT Pujipapan Kreasindo                                                             969.280.533          714.902.998

   Jumlah                                                                             555.079.935          896.061.081

35. PENDAPATAN (BEBAN) DILUAR USAHA
                                                                                    31 Maret 2026       31 Maret 2025
   Properti, sewa dan pemeliharaan
    Pendapatan Diluar Usaha
       Pendapatan bunga dan jasa giro                                               1.067.251.001        1.273.733.881
    Sub jumlah                                                                      1.067.251.001        1.273.733.881
    Beban Diluar Usaha
      Penurunan nilai surat berharga                                                1.679.907.703
      Administrasi bank                                                                26.749.057           15.410.571
    Sub jumlah                                                                      1.706.656.760           15.410.571
   Hotel
    Pendapatan Diluar Usaha
       Penggantian Biaya pemeliharaan kondominium                                               -          383.228.931
       Pendapatan bunga dan jasa giro                                                   1.354.908
       Lain - lain                                                                     62.629.611          236.517.778
    Sub jumlah                                                                         63.984.519          619.746.709

    Sub jumlah                                                                                   -                      -
   Jumlah                                                                            (575.421.240)       1.878.070.019

36. LABA PER SAHAM DASAR
   Laba ( Rugi ) per saham dasar dihitung berdasarkan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar.
   Laba ( Rugi ) bersih merupakan laba bersih yang di attribusikan ke induk.

                                                                                    31 Maret 2026       31 Maret 2025
   Laba ( Rugi ) bersih                                                            (5.525.322.301)       (4.509.791.978)
   Rata-rata saham beredar                                                            659.120.000           659.120.000
   Laba ( Rugi ) bersih per saham                                                         (8,3829)              (6,8421)
37. DIVIDEN
   Berdasarkan hasil RUPS tanggal 5 Juni 2025 perusahaan tidak membagikan dividen di tahun 2025.




                                                             39
Page 43
                                    PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                         dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                               31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

38. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI

  Rincian hak kepentingan nonpengendali aset bersih Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                                                                          31 Maret 2026    31 Desember 2025
  Damian Pudjiadi                                                                               500.000             500.000
  PT Abadimukti Guna Lestari                                                                109.283.621         109.283.621
  Jumlah                                                                                    109.783.621         109.783.621


39. INFORMASI SEGMEN

  Segmen Primer

  Segmen primer Perusahaan dan Entitas Anak dikelompokkan berdasarkan kegiatan usaha sebagai berikut :
  pengembangan real estat, hotel dan lainnya.

  Segmen usaha yang dilaporkan memenuhi tes baik tes 10% maupun tes 75% seperti yang dipersyaratkan oleh Standar
  Akuntansi Keuangan.
  Informasi bentuk segmen primer yang berupa segmen usaha Perusahaan dan Entitas Anak sebagai berikut :
                                                       31 Maret 2026

                            Sewa apartemen
                             dan real estate    Perhotelan         Eliminasi            Konsolidasi

  Penjualan dan Pendapatan 7.007.243.058         2.541.941.059                 -         9.549.184.117
  Beban pokok penjualan
   dan Beban langsung     2.420.558.865          1.469.304.443                 -         3.889.863.308

  Laba Kotor                 4.586.684.193       1.072.636.616                 -         5.659.320.809

  Beban usaha                (7.342.885.588)   (3.378.327.470)                 -       (10.721.213.058)
  Pendapatan (beban)
   Luar usaha           -      639.405.759         63.984.519                  -         (575.421.240)
  Bagian laba bersih
   Entitas asosiasi           969.280.533        (414.200.598)                 -          555.079.935
  Beban Keuangan              (61.487.413)        (37.053.976)                 -          (98.541.389)

  Laba sebelum pajak        (2.487.814.034)    (2.692.960.909)                     -    (5.180.774.943)


                                                       31 Maret 2025
                            Sewa apartemen
                             dan real estate    Perhotelan         Eliminasi            Konsolidasi

  Penjualan dan Pendapatan 5.182.615.011         2.543.598.397                 -         7.726.213.408
  Beban pokok penjualan
   dan Beban langsung      2.146.398.284         1.266.587.540                 -         3.412.985.824

  Laba Kotor                 3.036.216.727       1.277.010.857                 -         4.313.227.584


  Beban usaha                (7.384.302.880)   (3.886.662.308)                 -       (11.270.965.188)
  Pendapatan (beban)
   Luar usaha                1.258.323.310        619.746.709                  -         1.878.070.019
  Bagian laba bersih
   Entitas asosiasi            714.902.998        181.158.083                  -          896.061.081
  Beban Keuangan             (192.822.184)         79.568.523                  -         (113.253.661)

  Laba sebelum pajak        (2.567.682.029)    (1.729.178.136)                     -     (4.296.860.165)




                                                             40
Page 44
                                PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                     dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                           31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

40. MANAJEMEN RISIKO

  Risiko Tingkat Suku Bunga
  Risiko tingkat suku bunga Perusahaan terutama timbul dari pinjaman untuk tujuan modal kerja dan investasi. Pinjaman
  pada berbagai tingkat suku bunga variabel menunjukkan Perusahaan kepada nilai wajar risiko tingkat suku bunga.


  Untuk modal kerja dan pinjaman investasi, Perusahaan berusaha mengurangi risiko tingkat suku bunganya dengan cara
  selalu melakukan pengawasan terhadap tingkat suku bunga yang berlaku di pasar.
  Risiko Mata Uang Asing
  Mata uang pelaporan Perusahaan adalah rupiah. Perusahaan dapat menghadapi risiko mata uang asing karena biaya
  beberapa pembelian utamanya dalam mata uang asing, seperti dolar Amerika Serikat, euro Eropa, dolar Singapura dan
  yen Jepang. Apabila pembelian Perusahaan di dalam mata uang selain rupiah, dan tidak seimbang dalam hal
  kuantitas/jumlah dan/atau pemilihan waktu, Perusahaan harus menghadapi risiko mata uang asing.
  Perusahaan tidak mempunyai kebijakan lindung nilai yang formal untuk laju pertukaran mata uang asing.
  Risiko Kredit
  Risiko kredit yang dihadapi oleh Perusahaan berasal dari kredit yang diberikan kepada pelanggan dan penempatan
  deposito di bank. Untuk meringankan risiko ini, Perusahaan ada kebijakan untuk memastikan penjualan produk hanya
  dibuat kepada pelanggan yang dapat dipercaya dan terbukti mempunyai sejarah kredit yang baik. Ini merupakan kebijakan
  Perusahaan dimana semua pelanggan yang akan melakukan pembelian secara kredit harus melalui prosedur verifikasi
  kredit. Sebagai tambahan, saldo piutang dipantau secara terus menerus untuk mengurangi kemungkinan piutang yang
  tidak tertagih.
  Ketika pelanggan tidak mampu melakukan pembayaran dalam jangka waktu yang telah diberikan, Perusahaan akan
  menghubungi pelanggan untuk menindaklanjuti piutang yang telah lewat jatuh tempo. Jika pelanggan tidak melunasi
  piutang yang telah jatuh tempo dalam jangka waktu yang telah ditentukan, Perusahaan akan menindaklanjuti melalui jalur
  hukum. Tergantung pada penilaian Perusahaan, penyisihan khusus mungkin dibuat jika utang dianggap tidak tertagih.
  Untuk meringankan risiko kredit, Perusahaan akan menghentikan penyaluran semua produk kepada pelanggan jika terjadi
  keterlambatan dan/atau gagal bayar.
  Untuk mengurangi risiko gagal bayar bank atas penempatan deposito Perusahaan, Perusahaan memiliki kebijakan hanya
  akan menempatkan deposito pada bank-bank yang memiliki reputasi yang baik.
  Risiko Likuiditas
  Perusahaan mengelola profil likuiditasnya untuk dapat mendanai pengeluaran modalnya dan membayar utang yang jatuh
  tempo dengan menjaga kecukupan kas dan setara kas, dan ketersediaan pendanaan melalui total fasilitas kredit
  berkomitmen yang cukup.
  Perusahaan secara regular mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual dan terus menerus menjaga kestabilan
  hari utang dan hari piutangnya.
  Risiko Pasar
  Perusahaan dan Entitas Anak terekspos dengan risiko pasar sehubungan dengan usaha Perusahaan dalam bidang
  properti dimana pasar properti mengalami kelesuan, serta usaha Entitas Anak yang bergerak dalam bidang perhotelan
  resort yang berada di pinggir pantai sehubungan dengan banyaknya risiko bencana tsunami yang dapat mengakibatkan
  penurunan pendapatan.

41. MANAJEMEN MODAL

  Tujuan Perusahaan dalam mengelola permodalan adalah untuk menjaga kelangsungan usaha sehingga dapat
  memberikan hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemegang kepentingan lainnya, mempertahankan rasio
  modal yang sehat, dan memelihara struktur permodalan yang optimum.

  Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang
  dibayarkan kepada pemegang saham, imbal hasil modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru untuk
  mengurangi pinjaman.

  Perusahaan secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola permodalannya untuk memastikan struktur modal dan
  pengembalian yang optimal bagi pemegang saham, dengan mempertimbangkan efisiensi penggunaan modal berdasarkan
  arus kas operasi dan belanja modal, serta mempertimbangkan kebutuhan modal di masa yang akan datang.




                                                          41
Page 45
                                 PT PUDJIADI PRESTIGE Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2025 (Diaudit)
                                      dan Yang Berakhir Pada Tanggal - tanggal
                            31 Maret 2026 (tidak diaudit) dan 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


42. TRANSAKSI NON KAS
  Informasi pendukung laporan arus kas sehubungan dengan aktivitas arus kas adalah penambahan aset tetap melalui :

                                                                                     31 Maret 2026       31 Maret 2025

    Pembiayaan non kas                                                                             -         491.521.500

  Jumlah                                                                                           -         491.521.500

43. KETIDAKPASTIAN KONDISI EKONOMI

  Perlambatan perekonomian global dan dampak negatif yang terjadi pada pasar finansial utama di dunia yang diakibatkan
  oleh perang ukraina dan rusia serta kebangkrutan silicon valley bank telah menimbulkan volatilitas yang tinggi pada nilai
  wajar instrumen keuangan, terhentinya perdagangan, gangguan operasional perusahaan, pasar saham yang tidak stabil
  dan likuiditas yang ketat pada sektor-sektor ekomomi tertentu di Indonesia, termasuk industri properti, yang dapat
  berkelanjutan dan berdampak terhadap keuangan dan operasional. Kemampuan pemerintah Indonesia untuk
  meminimalkan dampak perlambatan ancaman perang ukraina dan rusia serta kebangkrutan silicon valley bank tersebut,
  selain kebijakan fiskal dan kebijakan lainya yang diterapkan pemerintah. Kebijakan tersebut, termasuk pelaksanaannya
  dan kebijakan yang timbul, berada di luar kontrol perusahaan.

44. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

  Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang telah diselesaikan dan diotorisasi
  untuk diterbitkan pada tanggal 30 April 2026.




                                                           42

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.24 MB
Published29 Apr 2026
Pages45
Characters200,521
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 70 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT. PUDJIADI PRESTIGE p.1 ×157
linked org PT Istana Kuta Ratu Prestige p.10 ×5
linked person Kosmian Pudjiadi p.10 ×4
linked person Ariyo Tejo p.10 ×4
linked person Octavianus Halim p.10 ×7
linked person Damian Pudjiadi p.10 ×6
linked person Ardika May Fendra p.10 ×2
linked person Afika Nur Fadilah Fikri p.10 ×2
linked org PT Graha Puji Bahana p.11 ×5
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.26 ×5
linked org Bank Mandiri Tbk p.26 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk p.26 ×29
linked org Bank Permata Tbk p.26 ×2
linked org PT Bank Syariah Indonesia p.26
linked org PT Bank UOB Indonesia p.26
linked org Bank Tabungan Negara Tbk p.26 ×2
linked org Bakrieland Development Tbk p.26 ×5
linked org Asuransi Harta Aman Pratama Tbk p.31 ×23
linked person Marianti Pudjiadi p.38 ×2
linked person Kristian Pudjiadi p.38 ×2
linked — Gabriel Lukman p.38 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.10 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.10
possible org Bank Negara Indonesia Tbk p.26 ×2
possible person Agus Susanto p.37
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.10
unresolved person Christina Susanto · Notaris p.10 ×4
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.10 ×2
unresolved org BAPEPAM p.10
unresolved org PT Hotel Marbella p.11
unresolved org PT Graha Puji p.11
unresolved org PT Kotaserang p.11
unresolved org PT Ubud Bali Asri p.11
unresolved org PT Jakarta Internasional p.11
unresolved org PT Marbella Property p.11 ×2
unresolved org PT Pudjiadi Gapura p.11
unresolved org PT Hotel Marbella Pengembang Internasional. p.11 ×2
unresolved org PT Pudjiadi Gapura Vila Marbella p.11
unresolved org PT Konrat Marbella p.11 ×2
unresolved org PT Pudjipapan Kreasindo p.11 ×4
unresolved org PT Konrat Marbella Balikpapan p.11 ×2
unresolved org PT Juwara Warga Hotel Corporation p.11
unresolved org Yayasan REI p.11 ×2
unresolved org PT Spinindo Mitra Daya p.11 ×2
unresolved org PT Graha Puji Propertindo p.11 ×2
unresolved org PT Graha Puji Propertindo. Berdasarkan Akta p.11
unresolved person Weliana Salim p.11
unresolved person Santy Triana p.11
unresolved org PT Jakarta Internasional Properti p.11
unresolved org Bank Indonesia p.21
unresolved org PT Bank Jawa Barat p.26
unresolved org PT Bank Banten p.26
unresolved org Sierad Produce Tbk p.26 ×4
unresolved org PT Jakarta Internasional Property p.28 ×3
unresolved org PT Kota Serang Baru Permai p.28 ×2
unresolved org PT Juwara Warga Hotel p.29 ×2
unresolved org PT Boga Karya Lestari p.29
unresolved org PT Marbella Dago Pakar p.29 ×2
unresolved org PT Unggul Graha Persada p.29
unresolved org PT Asuransi Wahana Tata Indonesa p.31 ×12
unresolved org Bank UOB p.32
unresolved org PT Jakarta Internasional Property. Plafond p.35
unresolved org PT Hotel Marbella Pengembang International p.36 ×2
unresolved person Yatty Sriyati Suhadiwiraatmaja · Notaris p.38
unresolved — RULBPS · Pemegang Saham p.38
unresolved person Imas Fatimah p.38
unresolved org Departemen p.40
unresolved org PT Abadimukti Guna Lestari p.43

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 8

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result