Skip to content
Back to announcement

LK Q1-2026.pdf

Financial statement Text extracted INTD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 43

Page 1
LAPORAN KEUANGAN INTERIM
   PT.INTER DELTA, TBK.
    PER 31 MARET 2026
       (BELUM DIAUDIT)
Page 2

          
Page 3
                                                                                KELOMPOK USAHA PT. INTER DELTA Tbk.
                                                                                       LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                                             PER 31 Maret 2026 (Belum diaudit) dan 31 Desember 2025

                          ASET                         Catatan                                                                 LIABILITAS                           Catatan
                                                                    31 Maret 2026       31 Desember 2025                                                                            31 Maret 2026       31 Desember 2025
                                                                                                           Liabilitas Jangka Pendek
Aset Lancar                                                                                                Utang Usaha :
Kas dan setara kas                                      2c, 2f, 4     2,643,401,705        5,552,676,459     Pihak Ketiga                                           2c, 2m, 10,21       352,124,567        1,750,928,793
Dana yang Dibatasi Penggunaannya                                                  -                    -     Pihak yang mempunyai hubungan istimewa                                             -                    -
Piutang Usaha - pihak ketiga                                                                               Utang Bank jangka pendek                                                             -                    -
(Setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu                                                            Utang Lain - Lain                                                            333,175,490          328,993,540
 sebesar Rp 302.100.472,- pada tanggal                                                                     Utang Pajak                                              20b                 123,372,225            9,892,854
 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 )                    2g, 5        3,521,646,585        3,104,270,168   Biaya yang masih harus dibayar                                                47,415,653           56,261,679
                                                                                                           Utang Jangka Panjang Bagian yang Jatuh Tempo
Piutang Lain-lain                                                    11,543,387,899       11,552,498,046     dalam Waktu Satu Tahun :
Persediaan - setelah dikurangi penyisihan persediaan                                                        - Utang pembiayaan konsumen                             12                          -                    -
usang sejumlah Rp 640.392.958,- pada 31 Maret 2026                                                          - Pendapatan sewa diterima dimuka                       11                          -                    -
dan Rp 640.392.958,- 31 Desember 2025                    2h, 6        9,761,978,157        9,504,534,598   Kewajiban Pajak Tangguhan                                                            -                    -
Pajak dibayar dimuka                                      19a         3,930,494,015        3,281,645,395   Kewajiban Lancar Lain-lain                                                           -                    -
Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka                       2i, 7       1,780,022,694        2,542,462,734         Total Liabilitas Jangka Pendek                                         856,087,935        2,146,076,866

     Jumlah Aset Lancar                                              33,180,931,055       35,538,087,400   Liabilitas Jangka Panjang
                                                                                                           Utang Jangka Panjang Setelah dikurangi Bagian
Aset Tidak Lancar                                                                                          yang jatuh tempo dalam Waktu Satu Tahun :
                                                                                                             - Pendapatan diterima di muka                          11                          -                    -
Piutang usaha - jangka pajang                           2g, 5                     -                    -     - Utang pembiayaan konsumen                            12                          -                    -
Aset Pajak Tangguhan                                     2q, 20       2,857,934,162        2,867,480,682   Estimasi Kewajiban Manfaat Karyawan                                        1,595,805,837        1,647,634,368
Pinjaman karyawan                                                               -                    -     Selisih Lebih Bagian Rugi (Laba) Bersih Entitas Anak
                                                                                                           di atas Nilai Investasi                                                                -                    -
Aset Hak Guna Pakai Setelah di kurangi Akumulasi                                                                 Total liabilitas Jangka Panjang                                      1,595,805,837        1,647,634,368
penyusutan Sebesar Rp 80.241.734,- tahun 2026                          115,313,821          141,851,851    Jumlah Liabilitas                                                          2,451,893,772        3,793,711,234
Sebesar Rp 53.703.704,- tahun 2025
Aset Tetap - Setelah dikurangi Akumulasi penyusutan                                                                              EKUITAS
 sebesar Rp 17.382.546.282,- pada tahun 2026                                                               Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
 dan Rp 17.447.708.520,- pada tahun 2025)                 2j, 8        382,827,564          404,065,326    Modal saham - nilai nominal Rp. 100 per saham
                                                                                                           Modal dasar 603.552.000 saham
Deposito berjangka yang dibatasi                                                                           Ditempatkan dan disetor penuh - 591.828.000 saham         13               59,182,800,000      59,182,800,000
pengenggunaannya                                                                    -                -     Saldo laba                                                                (33,309,423,895)    (32,193,079,402)
                                                                                                           Komponen ekuitas lainnya                                  14                1,959,656,476       1,959,656,476
Aset tidak lancar lainnya                                              365,874,674          369,131,717    Penghasilan komprehensif lain                                               6,621,440,635       6,581,014,380

                                                                                                           Ekuitas yang dapat diatribusikan ke pemilik                               34,454,473,216       35,530,391,454
Total Aset Tidak Lancar                                               3,721,950,221        3,782,529,576   Kepentingan nonpengendalian                              2b                   (3,485,712)          (3,485,712)
                                                                                                                Total Ekuitas                                                        34,450,987,504       35,526,905,742

Total Aset                                                           36,902,881,276       39,320,616,976   Total Liabilitas dan Ekuitas                                              36,902,881,276       39,320,616,976
                                                                                                                                                                                           Jakarta, 28 April 2026
                                                                                                                                                                                                  Direksi
                                                                                                           1                                                                                     S. E. & O.
Page 4
                          KELOMPOK USAHA PT. INTER DELTA Tbk.
                   LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF UNTUK TAHUN YANG
                      BERAKHIR PADA 31 Maret 2026 DAN 2025 ( Belum diaudit )

                                                           Catatan            2025                2024

PENJUALAN BERSIH                                             2p, 15        8,683,981,297       9,094,151,869

BEBAN POKOK PENJUALAN                                        2p, 16        7,378,140,705       7,203,085,854
LABA BRUTO                                                                 1,305,840,592       1,891,066,015

Pendapatan Lainnya                                         2,c,6,8,18          43,533,147          74,082,873
Biaya distribusi                                            2p,8,17        (1,538,032,418)     (1,466,894,448)
Biaya Administrasi                                          2p,8,17        (1,048,192,738)     (1,172,036,174)
Beban Operasi lainnya                                        2c,8,19         (217,067,169)       (491,927,386)
LABA USAHA                                                                 (1,453,918,586)     (1,165,709,120)

Pendapatan keuangan                                                           335,718,336        388,094,708
Biaya Keuangan                                                                          0                  0
Bagian laba entitas asosiasi                                                            0                  0
Laba sebelum pajak                                                         (1,118,200,250)      (777,614,412)
Kini                                                      2q,20                         -                  -
Tangguhan                                                 2q,20                 1,855,757          1,819,649
Laba tahun berjalan dari operasional yang dilanjutkan                      (1,116,344,493)      (775,794,763)
Kerugian tahun berjalan dari operasi yang dihentikan                                    0                  0
Laba Bersih                                                                (1,116,344,493)      (775,794,763)
  Pendapatan komprehensif lain :
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti                                    51,828,531        121,600,889
Pajak Penghasilan terkait                                    20               (11,402,276)       (26,752,195)
Laba komprehensif                                                          (1,075,918,238)      (680,946,069)
Jumlah laba rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada :
   Pemilik entitas induk                                                   (1,116,344,493)      (775,794,763)
   Kepentingan non pengendali                             2b                            0                  0
Jumlah                                                                     (1,116,344,493)      (775,794,763)
Jumlah laba rugi Komprehensif yang dapat diatribusikan kepada :
   Pemilik entitas induk                                                   (1,075,918,238)      (680,946,069)
   Kepentingan nonpengendali                             2b                              0                  0
Jumlah                                                                     (1,075,918,238)      (680,946,069)
LABA (RUGI) PER SAHAM                                    2s                           (1.9)              (1.3)


                                                                      Jakarta, 28 April 2026
                                                                               Direksi
                                                       2                     S. E. & O.
Page 5
                                                                        KELOMPOK USAHA PT. INTER DELTA Tbk.
                                                               LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR
                                                                     PADA TANGGAL 31 Maret 2026 DAN 31 Maret 2025

                                                           Modal saham          Tambahan Modal         Pendapatan                            Ekuitas yang dapat     Kepentingan
                                                          ditempatkan dan          Disetor           Komprehensif lain     Defisit          diatribusikan kepada   Non Pengendali       Jumlah Ekuitas
                                                           disetor penuh                                                                           pemilik

Saldo 31 Desember 2024/ 1 Januari 2025                     59,182,800,000          1,959,656,476         6,749,778,288   (29,750,398,486)        38,141,836,278         (3,485,712)      38,138,350,566

Laba bersih Januari - Maret 2025                                            -                    -                         (775,794,763)           (775,794,763)                    -      (775,794,763)

Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasti bersih                                                     94,848,694                               94,848,694                              94,848,694

Saldo Laba 31 Maret 2025                                   59,182,800,000          1,959,656,476         6,844,626,982   (30,526,193,249)        37,460,890,209         (3,485,712)      37,457,404,497


Saldo 31 Desember 2025                                     59,182,800,000          1,959,656,476         6,581,014,380   (32,193,079,402)        35,530,391,454         (3,485,712)      35,526,905,742

Laba bersih Januari - Maret 2026                                            -                    -                        (1,116,344,493)        (1,116,344,493)                    -    (1,116,344,493)

Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasti bersih                                                     40,426,255                               40,426,255                              40,426,255

Saldo per 31 Maret 2026                                    59,182,800,000          1,959,656,476         6,621,440,635   (33,309,423,895)        34,454,473,216         (3,485,712)      34,450,987,504


                                                                                              3
Page 6
                                     KELOMPOK USAHA PT INTER DELTA Tbk.
                                               LAPORAN ARUS KAS
                             UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  31 Maret 2026 dan 31 Maret 2025 ( Belum diaudit )

                                                                           2026              2025
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan Kas dari pelanggan                                               9,211,069,827     8,525,880,220
Pembayaran kas kepada pemasok dan pelanggan                                (8,407,411,446)   (5,976,039,703)
Pembayaran kas gaji dan tunjangan                                          (2,088,568,862)   (2,119,755,400)

Kas yang dihasilkan dari operasi                                           (1,284,910,481)      430,085,117
Penerimaan bunga                                                              335,718,336       388,094,707
Penerimaan sewa                                                                         -                 -
Pembayaran beban usaha dan lainnya                                           (820,972,000)      668,785,912
Pembayaran pajak penghasilan badan                                         (1,209,184,600)     (554,593,102)
Pembayaran bunga                                                                        -                 -
Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi                                (2,979,348,745)      932,372,634


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI :
Hasil penjualan aset tetap                                                    40,000,000                  -
Penambahan aset tetap                                                                  -                  -
Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi          40,000,000                  -

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran utang bank                                                                   -                 -
Pembayaran utang                                                                        -                 -
Pembayaran utang pembiayaan konsumen                                                    -                 -
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan                                     -                 -

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS                             (2,939,348,745)     932,372,634

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                              5,552,676,459     18,467,792,726

DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS
TERHADAP KAS DAN SETARA KAS                                                   30,073,991        31,443,571

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                           2,643,401,705     19,431,608,931
AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI ARUS KAS                                              -                 -
Kapitalisasi biaya pinjaman selama masa pembangunan:
  Rugi Kurs                                                                             -                 -
  Bunga                                                                                 -                 -
Tambahan modal disetor yang berasal dari :
  Perubahan ekuitas dalam aktiva bersih perusahaan                                      -                 -
  asosiasi-setelah dikurangi pajak.                                                     -                 -


                                                                       4
Page 7
PT.INTER DELTA Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

     Pendirian dan Kegiatan Usaha Perusahaan

     PT. Inter Delta Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta Notaris Kartini Muljadi, SH No. 119
     tanggal 15 Nopember 1976 dengan nama PT Inter Delta. Akta Pendirian perusahaan disahkan oleh
     Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/17/1 tanggal 10
     Januari 1977 serta diumumkan dalam Berita Negara No. 40 tanggal 20 Mei 1977. Pada tanggal 2
     Desember 1996, perusahaan melakukan perubahan nama menjadi PT Inter Delta Tbk. Perubahan
     nama perusahaan memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam
     Surat Keputusan No. C2-1213.HT.01.14.Th.97 tanggal 21 Februari 1997.

     Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan akta
     notaris Johny Dwikora Aron, SH No. 1244 tanggal 26 Agustus 2020 sehubungan dengan
     penyesuaian Anggaran Dasar Perusahaan.sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
     15/POJK.04/2020 tentang rencana dan penyelenggaraan rapat umum pemegang saham perusahaan
     terbuka. Perusahaan anggaran dasar tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
     Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0153414.AH.01.11. tanggal
     15September 2020.

     Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup Perusahaan terutama bergerak
     dalam bidang perdagangan besar alat fotografi dan barang optic, daging sapi dan daging sapi
     olahan, farmasi, kegiatan pergudangan dan penyimpanan serta aktivitas cold storage. Pada saat ini,
     Perusahaan menjalani perdagangan umum dalam bidang alat-alat perfilman, micro film, bahan-
     bahan kimia untuk foto dan film serta alat-alat elektronik. Perusahaan mulai beroperasi secara
     komersial pada tahun 1976.

     Perusahaan berdomisili di Jakarta dan berkantor di Jl. Gaya Motor Barat, Sunter II, Jakarta 14330
     dengan kantor - kantor perwakilan di Surabaya, Semarang, Medan, dan Denpasar.

     Penawaran Umum Efek Perusahaan.

     Pada tanggal 20 Oktober 1989 perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
     Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dalam suratnya No. SI-063/SHM/MK.10/1989 untuk
     melakukan penawaran saham perdana sebayak 1.250.000 saham dengan harga Rp 1.000 per saham
     dengan harga penawaran Rp 7.200 per saham. Saham-saham tersebut tercatat di Bursa Efek Jakarta
     (sekarang Bursa Efek Indonesia) sejak tanggal 18 Desember 1989.

Kronologis pencatatatan saham Perusahaan di Bursa Efek Indonesia adalah sebagai berikut:

      Tanggal                         Keterangan                             Saham
18 Desember 1989             Penawaran Umum                                   1.250.000
29 Nopember 1990             Partial Listing                                  1.250.000
10 Juni 1992                 Company Listing                                  3.787.000
15 Juli 1993                 Kapitalisasi Agio Saham                          6.287.000
14 Juli 1994                 Kapitalisasi Dividen Saham                       2.514.800
1 April 1997                 Pemecahan Nilai Nominal Saham                   15.088.800
28 Juni 2010                 Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek
                             Terlebih Dahulu                                 88.188.000
15 Mei 2017                  Pemecahan Nilai Nominal Saham                  473.463.000
                                      J u m l a h                           591.828.600

                                                    5
Page 8
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

    Informasi mengenai Entitas Anak

    Berdasarkan Akta Notaris Reza Maulana Setiadi, S.H,. M.Kn. nomor 07 tanggal 15 Januari 2024,
    Perusahaan memutuskan untuk membubarkan Perseroan terhitung mulai tanggal 15 januari 2024 (
    limabelas Januari duaribu duapulih empat ) dan selanjutnya menyatakan bahwa Perseroan berada
    dalam keadaan “ Likwidasi “ sesuai dengan ketentuan pasal 142 ayat 1 Undang – Undang nomor 40
    Tahun 2007 ( daribu tujuh ) tentang Perusahaan Terbatas

    Entitas Induk dan Entitas Induk Terakhir

    Peak Aim Development Ltd. dan Karna Brata Lesmana, pada tanggal 31 Maret 2026 adalah entitas
    Induk terakhir dari Perusahaan.

    Dewan Komisaris, Dewan Direksi dan Karyawan

    Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 adalah
    sebagai berikut :

    Dewan Komisaris
    Presiden Komisaris : Karna Brata Lesmana
    Komisaris Independen : Hasan Efendi Liem

    Dewan Direksi
    Presiden Direktur     : Joe Marco Lesmana
    Direktur              : Kevin Wong


    Sekretaris Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 2025 Wiwid Puji Hastuti

    Jumlah karyawan tetap perusahaan dan anak perusahaan per 31 Maret 2026 sebanyak 58 orang (tidak
    diaudit).

    Komite Audit

    Susunan komite audit pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebagai berikut :

    Ketua                    : Hasan Efendi Liem
    Anggota                  : Hendra Brata
    Anggota                  : Fachrul Abdul Rachman




                                                 6
Page 9
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

    Susunan Komite Audit pada tanggal 31 Maret 2026 adalah sebagai berikut :

    Ketua                     : Hasan Efendi Liem
    Anggota                   : Hendra Brata
    Anggota                   : Fachrul Abdul Rachman


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

   Iktisar kebijakan akuntansi penting yang diterapkan secara konsisten dalam penyusunan laporan
   keuangan perusahaan adalah sebagai berikut :

   a. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi

    Laporan Keuangan Konsolidasi telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
    indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
    Interpretasi Standar Akutansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
    Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan Badan Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga
    Keuangan (Bapepam-LK), kecuali dinyatakan lain.

    Laporan keuangan konsolidasian menyajikan informasi komparatif terkait dengan periode/tahun
    sebelumnya. Selanjutnya, Perusahaan dan Entitas Anak menyajikan laporan posisi keuangan
    konsolidasian pada awal periode sebelumnya ketika terdapat penerapan suatu kebijakan akuntasi
    secara retrospektif atau membuat penyajian kembali, atau ketika mereklasifikasi pos-pos laporan
    keuangan konsolidasian.

    Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dengan dasar biaya historis, kecuali dinyatakan lain,
    dan menggunakan dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian.

    Laporan arus kas konsolidasi disusun menggunakan metode langsung dengan mengklasifikasikan
    arus kas berdasarkan aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

    Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
    Rupiah yang merupakan mata uang Fungsional Perusahan.

   b. Prinsip – prinsip Konsolidasi

    Laporan Keuangan Konsolidasi terdiri dari Laporan Keuangan Perusahaan dan Entitas Anak yaitu PT
    Fotomatic Jaya Industries yang dimiliki sebesar 99,98 %.

    Pengendalian diperoleh ketika Perusahaan dan Entitas Anak terekspos, atau memiliki hak atas imbal
    hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi
    imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee jika, dan hanya jika, Perusahaan dan Entitas
    Anak memiliki hal berikut ini :
       a.Kekuasaan atas investee (misalnya adanya hak yang memberikan Perusahaan dan Entitas Anak
         kemampuan saat ini untuk mengarahkan aktivitas yang relevan)
       b.Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatan Perusahaan dan Entitas Anak
         dengan investee;dan



                                                  7
Page 10
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

       c.Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil
         Kelompok Usaha.

    Umumnya kepemilikan hak suara mayoritas (a majority of voting rights) menghasilkan pengendalian.
    Untuk mendukung hal ini. Dan jika Perusahaan dan Entitas Anak memiliki hak suara kurang dari hak
    suara mayoritas, atau hak sejenis atas suatu investee, Perusahaan dan Entitas Anak
    mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan ketika menilai apakah Perusahaan dan Entitas Anak
    memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:

          a. Pengaturan kontraktual dengan pemegang hak suara lainnya pada investee;
          b. Hak-hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain;dan
          c. Hak suara yang dimiliki Perusahaan dan Entitas Anak dan hak suara potensial.

    Perusahaan dan Entitas Anak menilai kembali apakah masih mengendalikan investee jika fakta dan
    keadaan mengindikasikan bahwa terdapat perubahan dalam satu atau lebih dari tiga elemen
    pengedalian. Konsolidasi atas entitas anak dimulai sejak tanggal Perusahaan dan Entitas Anak
    kehilangan pengendalian atas entitas anak.

    Laba dan rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain (“OCI”) diatribusikan kepada
    pemilik entitas Induk dari Perusahaan dan Entitas Anak dan Kepentingan Non Pengendali (“KNP”).
    Meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit.

    Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk
    transaksi dan peristiwa lain dalam kadaan yang serupa. Jika anggota Perusahaan dan Entitas Anak
    menggunakan kebijakan akuntansi yang berbeda untuk transaksi dan peristiwa dalam keadaan yang
    serupa. Maka penyesuaian dilakukan atas laporan keuangannya dalam penyusunan laporan keuangan
    konsolidasian.

    Seluruh saldo akun dan transaksi yang signifikan antar Perusahaan dengan Entitas Anak telah
    dieliminasi.

    Perubahan dalam bagian kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
    pengendalian Perusahaan pada entitas anak dicatat sebagai transaksi ekuitas.

    Ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak, maka Perusahaan menghentikan
    pengakuan aset (termasuk goodwill), liabilitas, KNP dan komponen ekuitas lainnya serta mengakui
    keuntungan atau kerugia terkait dengan kehilangan pengendalian. Saldo investasi yang masih dimiliki
    diakui pada nilai wajarnya.

    KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari Entitas Anak yang tidak dapat
    diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung kepada Perusahaan, yang masing-masing
    disajikan dalam laba atau rugi dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah
    dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk.

   c. Penjabaran Mata Uang Asing

    Transaksi dalam mata uang selain Rupiah dijabarkan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal
    transaksi.Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasi, aset dan liabilitas moneter dalam mata
    uang selain Rupiah dijabarkan dengan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut.


                                                 8
Page 11
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


    Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang selain Rupiah dan
    dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang selain Rupiah diakui dalam laporan laba
    rugi komprehensif konsolidasi.

    Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset dan liabilitas dalam mata uang asing adalah kurs tengah
    terakhir yang diumumkan oleh Bank Indonesia untuk tahun berjalan. Kurs pada tanggal posisi
    keuangan adalah sebagai berikut:
                                                             2026                     2025

      US$                                                   16.993                    16.782

      JPY 1                                                 106,35                     104,59

   d. Transaksi dengan pihak berelasi

    Perusahaan dan entitas anak memiliki transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Pihak-pihak berelasi
    merupakan individu atau entitas yang berelasi dengan Perusahaan.

    Individu atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Perusahaan jika mereka :
       1. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan;
       2. Memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau
       3. Merupakan personil manajemen kunci Perusahaan atau entitas induk dari Perusahaan
    Suatu pihak dianggap berelasi dengan Perusahaan jika:
      1. Langsung atau tidak langsung melalui satu atau lebih perantara, suatu pihak (i) mengandalikan,
         atau dikendalikan oleh, atau berada dibawah pengendalian bersama dengan perusahaan; (ii)
         memiliki kepentingan dalam Perusahaan yang memberikan pengaruh signifikan atas Perusahaan;
         atau (iii) memiliki pengendalian bersama atas perusahaan;
      2. Suatu pihak yang berelasi dengan Perusahaan;
      3. Suatu pihak adalah ventura bersama dimana Perusahaan sebagai venturer;
      4. Suatu pihak adalah anggota dari personil manajemen kunci Perusahaan atau induk;
      5. Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu yang diuraikan dalam butir (a);
      6. Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan
         oleh atau untuk dimana hak suara signifikan pada beberapa entitas, langsung maupun tidak
         langsung, individu seperti diuraikan dalam butir (d) atau (e); atau
      7. Suatu pihak adalah suatu program imbalan paska kerja untuk imbalan kerja dari perusahaan atau
         entitas yang terkait dengan Perusahaan.

      Semua transaksi penting dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
      konsolidasian.

   e. Instrumen Keuangan

      Perusahaan dan Entitas Anak merupakan Instrumen Keuangan: Penyajian, Pengakuan dan
      Pengukuran serta Pengungkapan adalah sebagai berikut:




                                                 9
Page 12
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISA KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

      i. Aset Keuangan

       Pengakuan awal

       Aset keuangan dalam ruang lingkup PSAK No. 55 diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
       dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang, investasi
       yang dimiliki hingga jatuh tempo, dan aset keuangan tersedia untuk dijual. Perusahaan
       menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat pengakuan awal dan, jika diperbolehkan dan
       sesuai, akan dievaluasi kembali setiap akhir tahun keuangan.

       Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajar. Dalam hal investasi tidak
       diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah dengan biaya
       transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

       Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu
       yang telah ditetapkan oleh peraturan dan kebiasan yang berlaku di pasar (pembelian secara
       reguler) diakui pada tanggal perdagangan, seperti tanggal perusahaan berkomitmen untuk
       membeli atau menjual aset.

       Pengukuran setelah pengakuan awal

       Pengukuran setelah pengakuan awal dari aset keuangan tergantung pada klasifikasi sebagai
       berikut:

       -Aset keuangan yang nilai wajarnya diakui melalui laporan laba rugi

       Aset keuangan yang dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi meliputi aset keuangan yang
       diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan dan aset keuangan yang pada saat pengakuan
       awalnya telah ditetapkan untuk dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi.

       Aset keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki
       untuk tujuan dijual dalam waktu dekat. Aset derivatif juga diklasifikasikan dalam kelompok
       diperdagangkan kecuali derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai. Aset keuangan
       yang dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi dicatat dalam laporan posisi keuangan pada
       nilai wajar dengan laba atau rugi diakui dalam laporan laba rugi komprehensif.

       Derivatif melekat dalam kontrak utama dihitung sebagai derivatif terpisah ketika risiko dan
       karakteristiknya tidak berkaitan dengan kontrak utama dan kontrak utama tidak dicatat pada nilai
       wajar. Derivatif melekat diukur berdasarkan nilai wajar dengan laba atau rugi yang timbul dari
       perubahan nilai wajar tersebut diakui dalam laporan laba rugi komprehensif. Penilaian kembali
       hanya timbul jika terdapat perubahan kontrak yang secara signifikan mengubah arus kas yang
       dipersyaratkan oleh kontrak.

       -Pinjaman yang diberikan dan piutang

       Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non derivatif dengan pembayaran
       tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Aset keuangan tersebut
       dicatat pada biaya perolehan yang diamortisasi menggunakan metode tingkat bunga efektif. Laba



                                                 10
Page 13
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISA KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

       atau rugi diakui dalam laporan laba rugi komprehensif pada saat pinjaman dan piutang dihentikan
       pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, serta melalui proses amortisasi.

         -Investasi dimiliki hingga jatuh tempo

         Aset keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan jatuh temponya
         telah ditetapkan diklasifikasi sebagai investasi dimiliki hingga jatuh tempo jika Perusahaan
         mempunyai maksud dan kemampuan untuk memiliki aset keuangan tersebut hingga jatuh tempo.
         Setelah pengukuran awal, investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo diukur pada
         biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

         Metode ini menggunakan suku bunga efektif untuk mendiskonto penerimaan kas di masa yang
         akan datang selama perkiraan umur aset keuangan menjadi nilai tercatat bersihnya. Laba atau
         rugi diakui pada laporan laba rugi komprehensive ketika investasi dihentikan pengakuannya atau
         mengalami penurunan nilai, serta melalui proses amortisasi.

         - Aset keuangan tersedia untuk dijual

         Aset keuangan tersedia untuk dijual adalah aset keuangan non derivatif yang ditetapkan sebagai
         tersedia untuk dijual atau yang tidak diklasifikasikan ke dalam tiga kategori sebelumnya. Setelah
         pengukuran awal, aset keuangan tersedia untuk dijual diukur pada nilai wajar dengan laba atau
         rugi yang belum direalisasi diakui dalam ekuitas sampai investasi tersebut dihentikan
         pengakuannya. Pada saat itu, laba atau rugi kumulatif yang sebelumnya diakui dalam ekuitas
         harus direklasifikasi ke dalam laba atau rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.

         Investasi yang diklasifikasi sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual adalah sebagai berikut:
         - Investasi pada saham yang tidak tersedia nilai wajarnya dengan kepemilikan kurang dari 20%
           dan investasi jangka panjang lainnya dicatat pada biaya perolehannya.
         - Investasi dalam modal saham yang tersedia nilai wajarnya dengan kepemilikan kurang dari
           20% dicatat pada nilai wajar.

      ii. Liabilitas Keuangan

         Pengakuan awal

         Liabilitas keuangan dalam ruang lingkup PSAK No. 55 diklasifikasikan sebagai liabilitas
         keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi, utang dan pinjaman atau derivatif
         yang telah ditetapkan untuk tujuan lindung nilai yang efektif, jika sesuai. Perusahaan
         menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

         Saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal utang dan
         pinjaman, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

         Pengukuran setelah pengakuan awal

         Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada klasifikasi sebagai berikut:

         - Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi


                                                   11
Page 14
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

         Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi mencakup liabilitas
         keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang
         pada saat pengakuan awalnya, telah ditetapkan, diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi.

         Liabilitas keuangan diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan jika diperoleh atau
         dimiliki untuk tujuan dijual dalam waktu dekat. Liabilitas derivatif juga diklasifikasikan dalam
         kelompok diperdagangkan kecuali derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai
         yang efektif.

         Laba atau rugi atas liabilitas dalam kelompok diperdagangkan harus diakui dalam laporan laba
         rugi komprehensif konsolidasian.

         -Utang dan pinjaman

         Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman yang dikenakan bunga diukur pada biaya
         perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

         Laba atau rugi harus diakui dalam laporan laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan
         pengakuannya serta melalui proses amortisasinya.

      iii. Saling hapus instrumen keuangan

         Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan
         posisi keuangan jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
         saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut
         dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk
         merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.

      iv. Nilai wajar instrumen keuangan

         Nilai wajar instrumen keuangan yang secara aktif diperdagangkan di pasar keuangan ditentukan
         dengan mengacu pada kuotasi harga pasar yang berlaku pada penutupan pasar pada akhir
         periode pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif, nilai
         wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian tersebut meliputi
         penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar (arm’s-length market
         transactions), referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substantial sama,
         analisis arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lainnya.

         Penyesuaian risiko kredit

         Perusahaan menyesuaikan harga di pasar yang lebih menguntungkan untuk mencerminkan
         adanya perbedaan risiko kredit pihak yang bertransaksi antara instrumen yang diperdagangkan di
         pasar tersebut dengan instrumen yang dinilai untuk posisi aset keuangan. Dalam penentuan nilai
         wajar posisi liabilitas keuangan, risiko kredit Perusahaan terkait dengan instrumen keuangan
         tersebut ikut diperhitungkan.

      v. Biaya perolehan yang diamortisasi dari instrumen keuangan




                                                   12
Page 15
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

            Biaya perolehan yang diamortisasi diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif
            dikurangi penyisihan penurunan nilai dan pembayaran atau pengurangan pokok. Perhitungan
            ini mencakup seluruh premi atau diskonto pada saat akuisisi dan mencakup biaya transaksi
            serta komisi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif.

      vi. Penurunan nilai aset keuangan

          Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Perusahaan mengevaluasi apakah terdapat bukti
          yang obyektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai.

          -Aset keuangan dicatat sebesar biaya perolehan yang diamortisasi

          Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi,
          Perusahaan terlebih dahulu menentukan bahwa terdapat bukti obyektif mengenai penurunan
          nilai secara individual atas aset keuangan yang signifikan secara individual, atau secara
          kolektif untuk aset keuangan yang tidak signifikan secara individual. Jika Perusahaan
          menentukan tidak terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang
          dinilai secara individual, terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka aset
          tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko
          kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif.

          Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual dan untuk itu kerugian penurunan nilai
          diakui atau tetap diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif.

          Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi, jumlah kerugian
          tersebut diukur sebagai selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa
          datang (tidak termasuk kerugian kredit di masa mendatang yang belum terjadi). Nilai kini
          estimasi arus kas masa datang didiskonto dengan menggunakan suku bunga efektif awal dari
          aset keuangan tersebut.

          Jika pinjaman yang diberikan memiliki suku bunga variabel, maka tingkat diskonto yang
          digunakan untuk mengukur setiap kerugian penurunan nilai adalah suku bunga efektif yang
          berlaku.

          Nilai tercatat atas aset keuangan dikurangi melalui penggunaan pos cadangan penurunan nilai
          dan jumlah kerugian yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi komprehensif. Pendapatan
          bunga selanjutnya diakui sebesar nilai tercatat yang diturunkan nilainya berdasarkan tingkat
          suku bunga efektif awal dari aset keuangan. Pinjaman yang diberikan dan piutang beserta
          dengan cadangan terkait dihapuskan jika tidak terdapat kemungkinan yang realistis atas
          pemulihan di masa mendatang dan seluruh agunan telah terealisasi atau dialihkan kepada
          Perusahaan. Jika, pada tahun berikutnya, nilai estimasi kerugian penurunan nilai aset keuangan
          bertambah atau berkurang karena peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui, maka
          kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya bertambah atau berkurang dengan
          menyesuaikan pos cadangan penurunan nilai.




                                                   13
Page 16
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


          Jika di masa mendatang penghapusan tersebut dapat dipulihkan, jumlah pemulihan tersebut
          diakui pada laba atau rugi.

          -Aset keuangan yang tersedia untuk dijual

          Dalam hal investasi ekuitas diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang tersedia untuk dijual,
          bukti obyektif akan termasuk penurunan nilai wajar yang signifikan dan berkepanjangan di
          bawah nilai perolehan investasi tersebut.

          Ketika terdapat bukti penurunan nilai, kerugian kumulatif - yang diukur sebagai selisih antara
          biaya perolehan dan nilai wajar kini, dikurangi kerugian penurunan nilai investasi yang
          sebelumnya diakui pada laba atau rugi direklasifikasikan dari ekuitas ke dalam laba atau rugi.
          Kerugian penurunan nilai atas investasi ekuitas tidak dihapuskan melalui laba atau rugi;
          sedangkan peningkatan nilai wajar setelah penurunan nilai diakui dalam ekuitas.

          Dalam hal instrumen utang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang tersedia untuk dijual,
          indikasi penurunan nilai dievaluasi berdasarkan kriteria yang sama dengan aset keuangan yang
          dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi. Penghasilan bunga di masa mendatang didasarkan
          pada nilai tercatat yang diturunkan nilainya dan diakui berdasarkan suku bunga yang
          digunakan untuk mendiskonto arus kas masa datang dalam pengukuran kerugian penurunan
          nilai. Penghasilan bunga yang masih harus dibayar tersebut dicatat sebagai bagian dari akun
          “Pendapatan Keuangan” dalam laporan laba rugi komprehensif. Jika pada tahun berikutnya,
          nilai wajar atas instrumen utang meningkat dan peningkatan tersebut secara obyektif dapat
          dikaitkan dengan peristiwa yang timbul setelah pengakuan kerugian penurunan nilai melalui
          laba atau rugi, kerugian penurunan nilai tersebut harus dipulihkan melalui laba atau rugi.

      vii. Penghentian pengakuan aset dan liabilitas keuangan

          Aset Keuangan

          Penghentian pengakuan atas suatu aset keuangan (atau, apabila dapat diterapkan untuk bagian
          dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis) terjadi bila: (1) hak
          kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau (2)
          Perusahaan memindahkan hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan
          tersebut atau menanggung liabilitas untuk membayar arus kas yang diterima tersebut tanpa
          penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan.

          Penyerahan dan salah satu diantara (a) Perusahaan secara substansial memindahkan seluruh
          risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau(b) Perusahaan secara
          substansial tidak memindahkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas
          kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah memindahkan pengendalian atas aset
          tersebut.

          Liabilitas keuangan

          Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
          dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.



                                                 14
Page 17
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


            Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi
            pinjaman yang sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
            substansial atas liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut
            dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru
            dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba atau rugi.

        viii. Akuntasi lindung nilai
              Pada saat dimulainya lindung nilai, Perusahaan dan Entitas Anak mendokumentasikan
              hubungan antara instrument lindung nilai dan tujuan manajemen risiko serta strategi
              pelaksanaan lindung nilai.

            Bagian dari keuntungan atau kerugian atas instrument lindung nilai yang ditetapkan sebagai
            lindung nilai yang efektif diakui dalam ekuitas, sementara itu bagian yang tidak efektif atas
            keuntungan atau kerugian dari instrument lindung nilai diakui dalam laba rugi. Jumlah yang
            sebelumnya telah diakui di ekuitas dipindahkan ke dalam laba rugi ketika transaksi lindung
            nilai tersebut mempengaruhi laba rugi. Jika suatu item lindung nilai menimbulkan pengakuan
            aset non-keuangan, maka jumlah yang sebelumnya telah diakui di ekuitas dipindahkan ke
            dalam biaya perolehan awal atas nilai tercatat aset non-keuangan tersebut. Jika prakiraan
            transaksi atau komitmen tidak lagi diharapkan akan terjadi maka jumlah yang sebelumnya
            diakui dalam ekuitas harus dipindahkan ke dalam laba rugi.

   f.   Kas dan Setara Kas

        Kas merupakan alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan
        umum perusahaan.

        Setara kas adalah investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek, dan dengan cepat dapat
        dijadikan kas dalam jumlah yang telah diketahui tanpa menghadapi risiko perubahan nilai yang
        signifikan. Intrumen yang dapat diklasifikasikan sebagai setara kas antara lain adalah:
           - Deposito berjangka yang akan jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang dari
                tanggal penempatannya serta tidak dijaminkan; dan
           - Intrumen pasar uang yang diperoleh dan dapat dicairkan dalam jangka waktu tidak lebih dari
                3 (tiga) bulan.

        Kas dan setara kas yang telah ditentukan penggunaannya atau yang tidak dapat digunakan secara
        bebas tidak tergolong dalam kas dan setara kas.

   g. Piutang Usaha

        Piutang usaha adalah jumlah piutang pelanggan sehubungan dengan kegiatan usaha. Bila
        pembayaran diharapkan akan diterima dalam jangka waktu satu tahun atau kurang, maka
        diklasifikasikan sebagai aset lancar. Bila tidak, disajikan sebagai aset tidak lancar.

        Piutang usaha pada awalnya diakui pada nilai wajar dan kemudian diukur dengan menggunakan
        biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi dengan
        penyisihan penurunan nilai. Penyisihan penurunan nilai piutang usaha dibentuk apabila ada bukti
        nyata bahwa Perusahaan tidak mampu menagih jumlah piutang sesuai dengan jangka waktu asal.
        Nilai tercatat dikurangi dengan satu akun penyisihan, berdasarkan telaah dari manajemen terhadap


                                                    15
Page 18
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


      status masing-masing saldo piutang pada akhir periode keuangan. Apabila suatu piutang usaha tidak
      dapat ditagih, piutang tersebut dihapusbukukan terhadap akun penyisihan tersebut. Pemulihan
      kemudian dari jumlah yang dihapusbukukan sebelumnya dikreditkan terhadap laporan laba rugi
      komprehensif konsolidasian.

   h. Persediaan

      Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara harga perolehan dan nilai realisasi
      bersih (the lower of cost or net realizable value). Harga perolehan ditentukan dengan metode masuk
      pertama keluar pertama di Perusahaan. Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual yang wajar
      setelah dikurangi dengan taksiran biaya untuk memperoleh atau menjual persediaan tersebut.

      Penyisihan untuk persediaan usang dan persediaan yang perputarannya lambat ditentukan
      berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir tahun.

   i. Biaya Dibayar di Muka

      Biaya dibayar di muka (disajikan sebagai bagian dari “Aset Lancar Lainnya” dan “Aset Tidak
      Lancar Lainnya”) yang masih mempunyai masa manfaat diamortisasi selama manfaat masing-
      masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus.

   j. Aset Tetap

     Pemilikan Langsung

      Perusahaan dan Entitas Anak memilih metode biaya untuk pengukuran aset tetapnya.

      Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan
      nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika
      memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya
      inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (carrying amount) aset tetap sebagai suatu penggantian
      jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi
      kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria
      pengakuan diakui dalam laporan laba rugi komprehensif pada saat terjadinya.

      Tanah tidak disusutkan. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan
      taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan sebagai berikut:


                                                                                             Tahun


      Bangunan dan prasarana                                                                 5 – 30
      Mesin dan peralatan                                                                     3–5
      Kendaraan                                                                               4–5
      Peralatan                                                                               3–5
      Perabotan                                                                                5



                                                  16
Page 19
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)


        Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada
        manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.

        Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara
        jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi pada
        tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

        Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan direview dan jika
        tidak sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.

   k. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

        Pada tanggal laporan posisi keuangan, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan telah untuk
        menentukan ada tidaknya indikasi penurunan nilai aset.

        Aset non keuangan ditelaah untuk mengetahui apakah telah terjadi kerugian akibat penurunan nilai
        apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak
        dapat diperoleh kembali. Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih antara nilai tercatat
        aset yang melebihi nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tersebut. Nilai yang dapat diperoleh
        kembali adalah nilai yang lebih tinggi antara harga jual neto atau nilai pakai aset. Dalam rangka
        menguji penurunan nilai, aset-aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas
        terpisah.

        Pemulihan penyisihan penurunan nilai diakui sebagai pendapatan dalam periode dimana pemulihan
        tersebut terjadi.

   l.   Beban Tangguhan

        Beban-beban yang memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun ditangguhkan. Beban tangguhan
        tersebut diamortisasi dengan mengunakan metode garis lurus (straight-line method)

   m. Pinjaman

        Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya
        transaksi yang terjadi. Pinjaman selanjutnya dicatat pada biaya perolehan diamortisasi. Selisih
        antara jumlah uang yang diterima (dikurangi biaya transaksi) dan nilai penyelesaian utang diakui di
        dalam laporan laba rugi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

        Biaya-biaya yang dibayarkan untuk mendapatkan fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi
        pinjaman sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan digunakan. Dalam hal
        ini, biaya tersebut ditangguhkan sampai penggunaan terjadi. Sepanjang tidak ada bukti bahwa
        besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan digunakan, biaya tersebut dikapitalisasi
        sebagai biaya jasa likuiditas dibayar di muka dan diamortisasi selama periode fasilitas.

   n. Utang Usaha

        Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian diukur pada biaya perolehan
        diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.


                                                    17
Page 20
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

   o. Liabilitas Imbalan Paska-Kerja

      Program pensiun imbalan pasti adalah program pensiun yang menentukan jumlah imbalan pensiun
      yang akan diberikan, biasanya berdasarkan pada satu faktor atau lebih seperti usia, masa kerja, atau
      kompensasi.

      Perusahaan harus menyediakan imbalan pensiun dengan jumlah minimal sesuai dengan UU
      Ketenagakerjaan No. 13/2003. Karena UU Ketenagakerjaan menentukan rumus tertentu untuk
      menghitung jumlah minimal imbalan pensiun, pada dasarnya program pensiun berdasarkan UU
      Ketenagakerjaan tersebut adalah program imbalan pasti.

      Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang diakui di laporan posisi keuangan adalah nilai kini
      kewajiban imbalan pasti pada tanggal laporan posisi keuangan, serta disesuaikan dengan
      keuntungan dan kerugian aktuarial dan biaya jasa lalu yang belum diakui. Tidak terdapat pendanaan
      yang disisihkan Perusahaan sehubungan dengan program imbalan pasti ini. Liabilitas imbalan pasti
      dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen menggunakan metode projected unit credit. Nilai
      kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskonto estimasi arus kas keluar masa depan
      menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah (dengan pertimbangan saat ini tidak ada pasar
      aktif untuk obligasi korporat berkualitas tinggi) dalam mata uang yang sama dengan mata uang
      imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh
      tempo imbalan yang bersangkutan.

      Beban yang diakui di laporan laba rugi komprehensif termasuk biaya jasa kini, biaya bunga,
      amortisasi biaya jasa lalu, dan keuntungan dan kerugian aktuaria. Liabilitas jasa lalu diamortisasi
      menggunakan metode garis lurus selama estimasi rata-rata periode servis sampai imbalan menjadi
      vested.

      Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian yang dibuat berdasarkan
      pengalaman, perubahan asumsi-asumsi aktuarial dan perubahan pada program pensiun, apabila
      melebihi 10% dari nilai kini imbalan pasti pada tanggal laporan posisi keuangan, maka
      kelebihannya dibebankan atau dikreditkan pada laporan laba rugi komprehensif selama sisa masa
      kerja rata-rata para karyawan yang bersangkutan.

   p. Pengakuan Pendapatan dan Beban

      Pendapatan terdiri dari nilai wajar imbalan yang diterima atau yang dapat diterima untuk penjualan
      barang sehubungan dengan kegiatan usaha Perusahaan. Pendapatan disajikan bersih dari pajak
      pertambahan nilai, retur, rabat dan diskon.

      Perusahaan mengakui pendapatan ketika jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal, besar
      kemungkinan manfaat ekonomis sehubungan dengan transaksi tersebut akan diperoleh, tingkat
      penyelesaian dari suatu transaksi pada tanggal posisi keuangan dapat diukur dengan andal, dan
      biaya yang terjadi untuk transaksi dan untuk menyelesaikan transaksi tersebut dapat diukur dengan
      andal. Beban diakui pada saat terjadinya dengan basis akrual.




                                                  18
Page 21
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

   q. Perpajakan

        Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan yang dihitung
        berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan
        waktu antara aset dan liabilitas untuk tujuan komersial dan untuk tujuan perpajakan setiap tanggal
        pelaporan. Manfaat pajak dimasa mendatang, seperti saldo rugi fiskal yang belum digunakan,
        diakui sejauh besar kemungkinan realisasi atas manfaat pajak tersebut.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif pajak yang diharapkan akan digunakan pada
        periode ketika aset direalisasi atau ketika liabilitas dilunasi berdasarkan tarif pajak (dan peraturan
        perpajakan) yang berlaku atau secara subtansial telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi
        keuangan. Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan oleh
        perbedaan tarif pajak dibukukan pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang
        sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.

        Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (SKP) diterima
        atau, jika Perusahaan mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah
        ditetapkan.

   r. Pelaporan segmen

        Perusahaan dan Entitas anak menerapkan PSAK No.5 (Revisi 2009) mengenai segmen Operasi.
        PSAK ini mengatur pengungkapan yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
        mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari aktivitas bisnis yang mana entitas terlibat dan
        lingkungan ekonomis dimana entitas beroperasi.

        Suatu segmen usaha adalah sekelompok aset dan operasi yang menyediakan barang atau jasa yang
        memiliki risiko serta tingkat imbalan yang berbeda dengan segmen usaha lainnya. Sebuah segmen
        geografis menyediakan barang maupun jasa dirisiko serta tingkat imbalan yang berbeda dengan
        lingkungan ekonomi lain.

   s. Laba Bersih Per Saham

        Laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata
        tertimbang saham yang beredar selama periode tersebut. Jumlah rata-rata tertimbang saham adalah
        sebayak 591.828.600 saham.

   t.   Sewa

        Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan PSAK 73 “Sewa”, yang mensyaratkan pengakuan
        liabilitas sewa sehubungan dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai “sewa operasi”,

        Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Perusahaan dan Entitas Anak menilai apakah suatu kontrak
        merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung, sewa jika
        kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan suatu aset identifikasian
        selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah suatu
        kontrak memberikan hak untuk mengendalikan suatu aset identifikasian, Perusahaan menilai
        apakah :



                                                     19
Page 22
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

      a. Kotrak melibatkan penggunaan suatu aset indentifikasian ini dapat ditentukan secara eksplisit
        atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasuk memiliki hak subtitusi
        substantive,maka aset tersebut tidak teridentifikasi ;
      b.Perusahaan dan Entitas Anak memiliki hak untuk memperoleh secara substansial seluruh manfaat
        ekonomik dari penggunaan aset selama periode penggunaan; dan
      c.Perusahaan dan Entitas Anak memiliki hak untuk mengerahkan penggunaan aset indentifikasian.
        Perusahaan dan Entitas Anak memiliki hak ini ketika hak pengambilan keputusan yang paling
        relevan untuk mengubah bagaimana dan untuk tujuan apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi
        tertentu di mana semua keputusan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah
        ditentukan sebelumnya. Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset tersebut
        jika :
             * Perusahaan dan Entitas Anak memiliki hak untuk mengoperasikan aset; atau
             * Perusahaan dan Entitas Anak mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya
                bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan.

      Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah komponen
      sewa. Perusahaan dan Entitas Anak mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing masing
      komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri
      agregat dari komponen nonsewa.

      Pada tanggal pemulaan sewa. Perusahaan dan Entitas Anak mengakui aset hak-guna dan liabilitas
      sewa. Aset hak guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal
      liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum
      tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya
      yang akan dikeluarkan untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi
      aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang
      diterima.

      Aset hak guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan
      hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

      Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
      permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku
      bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada
      umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga
      diskonto.

      Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran tetap,
      termasuk pembayaran tetap secara substasi dikurangi dengan piutang insentif sewa.

      Setiap pembayaran sewa dialokasikan sebagai beban keuangan dan pengurangan liabilitas sehingga
      menghasilkan tingkat suku bunga yang konstan atas saldo liabilitas yang tersisa.

      Sewa Jangka Pendek dan Sewa aset bernilai rendah

      Perusahaan dan Entitas Anak memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa
      untuk sewa jangka pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa atas aset
      bernilai rendah. Perusahaan dan Entitas Anak mengakui pembayaran sewa terkait dengan sewa ini
      sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.


                                                 20
Page 23
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (Lanjutan)

   u. Standar Akuntansi Baru

       Standar baru, amandemen dan interpretasi yang telah diterbitkan, namun berlaku efektif tahun buku
       yang dimulai pada 1 Januari 2025 adalah sebagai berikut:

          - Amandemen PSAK No.117, “Kontra asuransi”
          - Amandemen PSAK 117, “Kontrak asuransi” tentang penerapan awal PSAK 117 dan PSAK
             109, “Informasi komparatif”.

          - Amandemen PSAK 221, “Pengaruh perubahan kurs valuta asing” tentang kekurangan
            ketertukaran untuk menilai ketertukaran mata uang saat ekonomi memburuk akibat hiperinflasi
            dan kurs yang digunakan

       Perusahaan dan Entitas Anak sedang mengevaluasi dan belum menentukan dampak dari standar
       yang direvisi dan yang baru tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian.

3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN

   Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mewajibkan
   manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan
   dalam laporan keuangan. Sehubungan dengan adanya ketidakpastian yang melekat dalam membuat
    estimasi, hasil sebenarnya yang dilaporkan di masa mendatang berbeda dengan jumlah estimasi yang
    dibuat.

   Pertimbangan

   Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
   Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan.

   Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

   Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
   keuangan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan PSAK No. 55 (Revisi 2006) di
   penuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan
   akuntansi Perusahaan.

   Estimasi dan Asumsi

   Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
   memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas
   untuk tahun/periode berikutnya, diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan
   estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi
   mengenai perkembangan masa depan, mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi diluar
   kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.




                                                   21
Page 24
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (Lanjutan)

   Liabilitas imbalan paska – kerja

   Penentuan liabilitas imbalan paska kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan
   dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto,
   tingkat kenaikan gaji tahunan dan umur pensiun. Hasil actual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan
   Perusahaan yang memiliki pengaruh lebih dari 10% liabilitas imbalan pasti, ditangguhkan dan
   diamortisasi secara garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja karyawan. Sementara Perusahaan
   berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual
   atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara
   material liabilitas diestimasi imbalan kerja dan beban imbalan kerja bersih. Nilai tercatat atas estimasi
   liabilitas imbalan paska kerja Perusahaan 31 Desember 2024 adalah Rp 1.991.613.021.

  Intrumen Keuangan

  Perusahaan dan entitas Anak mencatat asset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang
  mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai
  wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar
  dapat berbeda bila Perusahaan menggunakan metodologi penilaian yang berbeda. Perubahan nilai
  Wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi
  Perusahaan dan entitas anak.

  Nilai tercatat dari asset keuangan pada nilai wajar dalam laporan perubahan posisi keuangan pada
  tanggal 31 Maret 2026 adalah sebesar Rp 17.708.436.189,- ( 31 Desember 2025 : Rp 20.209.444.673,- )
  sedangkan nilai tercatat liabilitas keuangan dalam laporan perubahan posisi keuangan konsolidasian
  pada tanggal 31 Maret 2026 adalah Rp 732.715.711,- ( 31 Desember 2025 : Rp 2.136.184.012,- )
  Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 23.


   Penyusutan Aset Tetap

   Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran
   masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 5
   sampai dengan 30 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana
   Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat
   mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan
   mungkin direvisi. Nilai tercatat bersih atas aset tetap Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31
   Desember 2025 masing-masing sebesar Rp 490.661.419,- dan Rp 522.497.548,- Penjelasan lebih rinci
   diungkapkan dalam Catatan 8.

   Pajak Penghasilan

   Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
   transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirny adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
   usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi
   apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.




                                                    22
Page 25
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4. KAS DAN SETARA KAS

   Akun ini terdiri dari :

                                                                 31 Maret 2026            31 Desember 2025

   Kas
          Rupiah                                            Rp          18.000.000       Rp     467.361.258
          Dolar Amerika Serikat                                                  -                        -

          Sub-jumlah                                        Rp          18.000.000       Rp     467.361.258

   Bank
          Rupiah
           PT. Bank Central Asia Tbk                        Rp       1.297.772.750       Rp    433.841.265
           PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                       3.154.388               5.896.593
           PT. Bank Pan Indonesia Tbk                                  996.594.293             451.769.281
           PT. Bank Victoria International Tbk                                   -               6.968.240

          Dolar Amerika Serikat
           PT. Bank Pan Indonesia Tbk                                 327.880.274             1.186.839.822
          Yen Jepang
           PT. Bank CIMB Niaga Tbk                                               -                           -

          Sub-jumlah                                        Rp       2.643.401.705       Rp   2.085.315.201




                                                                 31 Maret 2026            31 Desember 2025
   Deposito berjangka - Rupiah
          PT. Bank Nationalnobu Tbk                         Rp                       -   Rp   2.000.000.000
           PT. Bank Jtrust Indonesia Tbk                                             -        1.000.000.000
          Sub-jumlah                                        Rp                       -   Rp   3.000.000.000

          Jumlah kas dan setara kas                         Rp       2.643.401.705       Rp   5.552.676.459



   Tingkat suku bunga deposito berjangka per tahun antara 7,25 % sampai dengan 7,25%

   Tidak ada kas dan setara kas yang disimpan pada pihak berelasi.




                                                  23
Page 26
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. PIUTANG USAHA

    Akun ini merupakan piutang usaha dari penjualan barang dagangan, mesin minilab, jasa pemrosesan
    film dan jasa perbaikan mesin minilab dari pihak ketiga dengan rincian berdasarkan wilayah pemasaran
    sebagai berikut :

                                                       31 Maret 2026             31 Desember 2025
    PT. Prima Media Malang                          Rp     201.607.981         Rp        481.932.561
    Evan Susanto                                             33.133.651                  180.219.932
    Myra Galery Kex                                        129.683.988                   130.141.033
    Mitra Print                                            176.762.987                   120.989.953
    Kex Fotokina                                             85.459.993                  112.346.498
    Bing satria Tama                                         38.502.950                  109.912.972
    CV.Imago Raya                                            140.816.940                 109.327.997
    Kex Kopapra                                               64.949.958                 108.139.907
    Deni Hendi Putranto                                       89.620.918                   8.064.008
    Kex Sakura Photo                                          93.049.990                  57.465.024
    Yanto Budiman                                            272.471.142                           -
    Sampurna Photo                                           111.708.011                           -
    Kex Aneka Warna Foto                                     105.094.037                           -
    Kexolor Digital Foto & Lab                                90.512.414                           -
    PT. Dwi Aneka Jaya Kemasindo                              88.773.816                           -
    PT. Grade One                                             60.707.633                           -
    Lain Lain ( Saldo masing-masig di                                                              -
    bawah Rp 100.000.000)                                   2.040.890.648              1.987.830.755
    Jumlah                                          Rp      3.823.747.057       Rp     3.406.370.640
    Penyisihan penurunan nilai piutang                       (302.100.472)              (302.100.472)
    Piutang Usaha bersih                                    3.521.646.585      Rp      3.104.270.168
    Dikurangi bagian lancar                         Rp      3.521.646.585      Rp      3.104.270.168
    Bagian tidak lancar                             Rp                   -      Rp                   -




Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang yang dihitung sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut :


                                                        31 Maret 2026           31 Desember 2025
     Belum Jatuh Tempo                             Rp      1.872.409.968       Rp    1.695.032.582
     Jatuh Tempo
     1 s.d 60 hari                                         1.097.282.270               1.022.463.451
     61 s.d 120 hari                                         243.908.711                  47.733.149
      > 120 hari                                             610.146.108                 641.141.458
                                                           3.823.747.057               3.406.370.640
     Penyisihan piutang ragu-ragu                           (302.100.472)               (302.100.472)
     Piutang usaha bersih                          Rp      3.521.646.585       Rp      3.104.270.168




                                                   24
Page 27
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. PIUTANG USAHA (Lanjutan)

Mutasi penyisihan penurunan nilai piutang adalah sebagai berikut :


                                                        31 Maret 2026          31 Desember 2025
     Saldo Awal                                    Rp        302.100.472     Rp     287.439.782
     Penambahan selama tahun berjalan                                  -             14.660.690
     Saldo Akhir                                   Rp        302.100.472     Rp     302.100.472

   Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai adalah cukup untuk menutup kerugian yang
   mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang tersebut. Manajemen juga berpendapat bahwa tidak
   terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan atas piutang usaha.

6. PERSEDIAAN

   Rincian akun ini adalah sebagai berikut :


                                                         31 Maret 2026        31 Desember 2025

   Barang dagangan                                 Rp       7.742.746.913    Rp    7.483.371.785
   Suku cadang dan peralatan                                2.659.624.202          2.661.555.771
   Jumlah                                                  10.402.371.115         10.144.927.556
    Penyisihan persediaan usang                              (640.392.958)          (640.392.958)
   Persediaan , bersih                             Rp       9.761.978.157    Rp    9.504.534.598


   Mutasi penyisihan persediaan usang adalah sebagaiberikut :

                                                         31 Maret 2026        31 Desember 2025
   Saldo Awal                                       Rp        40.392.958     Rp    615.922.395
   Penambahan selama tahun berjalan                                    -            24.470.563
   Saldo Akhir                                      Rp        40.392.958     Rp    640.392.958

   Pemulihan persediaan dicatat sebagai bagian dari pendapatan operasi lainnya dalam laporan laba rugi
   dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian (lihat Catatan 17)

   Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko akibat kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai
   pertanggungan sebesar Rp 17.743.814.429,- dan Rp 15.806.520.000,- masing-masing pada tahun 2026
   dan 2025, yang menurut pendapatan manajemen jumlah pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
   kemungkinan kerugian yang timbul.

   Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan , menajemen Perusahaan berkeyakinan
   bahwa penyisihan persediaan usang adalah cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul
   dari penurunan nilai persediaan.




                                                   25
Page 28
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7. BIAYA DIBAYAR DI MUKA DAN UANG MUKA

  Rincian akun ini adalah sebagai berikut :

                                                             31 Maret 2026            31 Desember 2025

   Biaya dibayar di muka                                Rp           191.362.157      Rp      29.850.000
   Uang muka                                                       1.588.660.537           2.512.612.734

                                                        Rp         1.780.022.694      Rp 2.542.462.734




8. ASET TETAP
   Rincian aset tetap adalah sebagai berikut :
                                                          31 Maret 2026
                                  Saldo Awal      Penambahan      Pengurangan              Saldo Akhir
                                      Rp              Rp               Rp                      Rp
   Biaya Perolehan
    Tanah                           287.967.794                                               287.967.794
    Bangunan dan Prasarana        4.672.339.968                -                  -         4.672.339.968
    Mesin dan Peralatan           2.053.394.836                -                  -         2.053.394.836
    Kendaraan Bermotor            6.368.431.102                -         95.000.000         6.273.431.102
    Peralatan Kantor              3.942.005.340        8.600.000                  -         3.950.605.340
    Perabotan                       527.634.806                -                  -           527.634.806
           J u m l a h           17.851.773.846        8.600.000         95.000.000        17.765.373.846
   Akumulasi Penyusutan
    Bangunan dan Prasarana        4.619.140.971      4.329.361                    -         4.623.470.332
    Mesin dan Peralatan           2.053.394.836              -                    -         2.053.394.836
    Kendaraan Bermotor            6.310.699.205     24.742.242           95.000.000         6.240.441.447
    Peralatan Kantor              3.936.838.702        766.159                    -         3.937.604.861
    Perabotan                       527.634.806              -                    -           527.634.806
          J u m l a h            17.447.708.520     29.837.762           95.000.000        17.382.546.282
   Jumlah Tercatat                  404.065.326                                               382.827.564




                                                  26
Page 29
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8. ASET TETAP ( Lanjutan )


                                                             31 Desember 2025
                                      Saldo Awal        Penambahan      Pengurangan              Saldo Akhir

   Biaya Perolehan
    Tanah                        Rp      287.967.794                                        Rp      287.967.794
    Bangunan dan Prasarana             4.666.389.968         5.950.000                -           4.672.339.968
    Mesin dan Peralatan                2.053.394.836                 -                -           2.053.394.836
    Kendaraan Bermotor                 6.444.028.738                 -       75.597.636           6.368.431.102
    Peralatan Kantor                   3.942.005.340                 -                -           3.942.005.340
    Perabotan                            527.634.806                 -                -             527.634.806
          J u m l a h                 17.921.421.482         5.950.000       75.597.636          17.851.773.846
   Akumulasi Penyusutan
    Bangunan dan Prasarana       Rp 4.602.042.946      Rp 17.098.025                  -     Rp 4.619.140.971
    Mesin dan Peralatan             2.053.394.836                  -                  -        2.053.394.836
    Kendaraan Bermotor              6.287.322.244         98.974.597         75.597.636        6.310.699.205
    Peralatan Kantor                3.928.529.102          8.309.600                  -        3.936.838.702
    Perabotan                         527.634.806                  -                  -          527.634.806
          J u m l a h                 17.398.923.934      124.382.222        75.597.636          17.447.708.520
   Jumlah Tercatat                      522.497.548                                                404.065.326


   Rincian laba penjualan aset tetap adalahsebagai berikut :

                                                             31 Maret 2026                31 Desember 2025

   Harga Jual                                           Rp           40.000.000       Rp           46.000.000
   Nilai buku aset yang dijual                                                -                           -
   Laba Penjualan aset tetap                                         40.000.000                    46.000.000

  Laba penjualan aset tetap dicatat sebagai bagian dari pendapatan operasi lainnya dalam laporan laba rugi
  dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

  Beban penyusutan dibebankan pada beban penjualan, umum dan administrasi pada laporan laba rugi dan
  penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dan
  31 Desember 2025 masing – masing sebesar Rp 29.837.762,- dan Rp 124.382.222,-(lihat Catatan 17)


  Aset tetap telah diasuransikan terhadap kerugian akibat kebakaran dan resiko lainnya dengan nilai
  pertanggungan keseluruhan sebesar Rp 15.892.800.006,-dan Rp 15.806.520.000,- Masing-masing pada
  tahun 2026 dan 2025, yang menurut pendapat manajemen jumlah pertanggungan tersebut cukup untuk
  menutupi kemungkinan kerugian yang timbul.

  Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan
  keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31
  Desember 2025.



                                                       27
Page 30
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. ASAT HAK GUNA

  Rekonsiliasi aset hak guna adalah sebagai berikut:

                                                             31 Maret 2026            31 Desember 2025

  Saldo Awal                                            Rp          141.851.851      Rp       220.666.666
  Penambahan                                                                  -               195.555.555
  Pengurangan                                                                 -              (220.666.666)
  Beban Penyusutan                                                  (26.538.030)              (53.703.704)
  Saldo Akhir                                           Rp          115.313.821      Rp       141.851.851

  Beban penyusutan dibebankan pada beban penjualan umum dan administrasi pada laporan laba rugi dan
  penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31
  Desember 2025 sebesar Rp 26.538.030,- dan Rp 106.814.815,-

10. UTANG USAHA – PIHAK KETIGA

   Akun ini merupakan utang usaha kepada :
                                                             31 Maret 2026            31 Desember 2025

  Kodak Alaris                                                                -             1.688.067.816
  PT. Pasifik Internusa                                             116.029.955                62.860.977
  Noritsu                                                                     -                         -
  Lain-lain                                                         236.094.712                         -
                   J u m l a h                          Rp          352.124.667      Rp     1.750.928.793


  Kategori utang usaha berdasarkan umur utang sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut :


                                                             31 Maret 2026            31 Desember 2025

  1 s.d 90 hari                                         Rp         352.124.667       Rp      1.750.928.793
  > 180 hari                                                                 -                           -
                  J u m l a h                           Rp         352.124.667       Rp      1.750.928.793

  Kategori utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut :
                                                                  31 Maret 2026           31 Desember 2025

  Dolar Amerika Serikat                                      Rp                  -    Rp       1.688.067.816
  Yen Japan                                                                      -                         -
  Rupiah                                                               352.124.667                62.860.977
                  J u m l a h                                Rp        352.124.667    Rp       1.750.928.793



  Tidak ada jaminan yang diberikan Perusahaan atas utang usaha tersebut.


                                                   28
Page 31
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. MODAL SAHAM

   Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 berdasarkan catatan yang dibuat
   oleh PT. Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek , adalah sebagai berikut :

                                       Jumlah Saham             Persentasi
    Pemegang Saham                Ditempatkan dan Disetor       Pemilikan           Jumlah
    Peak Aim Development Ltd.     Rp         323.940.000           54,74%      Rp 32.394.000.000
    Karna Brata Lesmana                      134.754.220           22,77%         13.475.422.000
    Natasha Lesmana                            57.644.500           9,74%          5.764.450.000
    Masyarakat                                 75.489.280          12,75%          7.548.928.000
    Jumlah                        Rp         591.828.000          100,00%         59.182.800.000


   Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 berdasarkan catatan yang
   dibuat oleh PT. Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek , adalah sebagai berikut :

                                        Jumlah Saham           Persentasi
    Pemegang Saham                 Ditempatkan dan Disetor     Pemilikan          Jumlah

    Peak Aim Development Ltd.      Rp          323.940.000        54,74%     Rp 32.394.000.000
    Karna Brata Lesmana                        134.754.220        22,77%        13.475.422.000
    Natasha Lesmana                             57.644.500         9,74%         5.764.450.000
    Masyarakat                                  75.489.280        12,75%         7.548.928.000
    Jumlah                         Rp          591.828.000       100,00%        59.182.800.000


   Manajemen modal

   Tujuan utama pengelolaan modal adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat
   untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.

   Perusahaan dan Entitas anak mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan
   perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan
   dan Entitas anak dapat menyesuaikan pembayaran deviden kepada pemegang saham, imbalan modal
   kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru.
   Perusahaan dan Entitas Anak mengawasi modal dengan menggunakan rasio pengungkit (gearing ratio),
   dengan membagi utang bersih dengan jumlah modal. Kebijakan Perusahaan adalah menjaga rasio




                                               29
Page 32
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. MODAL SAHAM ( Lanjutan )


   pengungkit dalam kisaran dari perusahaan terkemuka dalam industri untuk mengamankan pendanaan
   terhadap biaya yang rasional.

   Utang bersih dihitung sebagai pinjaman (utang bank jangka pendek dan utang lembaga pembiayaan)
   ditambah utang usaha dan utang lain serta beban masih harus dibayar dikurangi kas dan setara kas.
   Jumlah modal dihitung sebagai ekuitas seperti yang disajikan dalam laporan posisi keuangan
   konsolidasi.

   Perhitungan rasio pengungkit adalah sebagai berikut :

                                                           31 Maret 2026       31 Desember 2025

    Utang usaha                                                 352.124.567        1.750.928.793
    Beban masih harus dibayar                                    47.415.654           56.261.679
    Utang lain-lain                                             333.175.490          328.993.540
    Utang pembiayaan konsumen                                             -                    -
    Jumlah                                                      732.715.711        2.136.184.012
    Dikurangi kas dan setara kas                              2.643.401.705        5.552.676.459
    Utang bersih                                             (1.910.685.994)      (3.416.492.447)

    Jumlah ekuitas                                          34.699.647.860       35.526.905.742

    Rasio pengungkit                                                   -0,06                -0,10

13. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Akun ini terdiri dari :
                                                           31 Maret 2026       31 Desember 2025

    Agio saham                                               1.769.666.000        1.769.666.000
    Pengampunan pajak-Perusahaan                               140.000.000          140.000.000
    Jumlah                                                   1.909.666.000        1.909.666.000

   Berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak No. KET-1715/PPWPJ.07/2016 tertanggal 30
   Desember 2016, Perusahaan telah menyampaikan Surat Peryataan Harta untuk Pengampunan Pajak
   sesuai dengan Undang-undang No.11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.

   Nilai harta bersih tambahan yang diungkapkan adalah sebesar Rp 140.000.000 dengan uang tebusan
   sebesar Rp 4.200.000,-




                                                  30
Page 33
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. PENJUALAN BERSIH
     Rincian penjualan bersih berdasarkan kelompok produk utama Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                          31 Maret 2026            31 Maret 2025
     Kertas cetak foto                                  Rp 4.073.793.297        Rp    2.558.772.951
     Bahan kimia pemrosesan foto dan kertas                    357.055.141              367.315.186
     Film dan Kamera                                         2.997.540.183            4.112.020.430
     Lain - lain                                             1.255.592.676            2.054.043.302
     Jumlah                                                  8.683.981.297            9.092.151.869

    Seluruh penjualan dilakukan kepada pihak ketiga dengan jumlah masing-masing dibawah 10% dari
    jumlah penjualan bersih.

16. BEBAN POKOK PENJUALAN

    Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:

                                                          31 Maret 2026           31 Maret 2025
     Persediaan awal barang dagangan                   Rp 10.144.927.556        Rp 12.863.242.283
     Pembelian bersih                                        7.635.584.264           5.958.662.295
     Barang dagangan tersedia untuk dijual                  17.780.511.820          18.821.904.578
     Persediaan akhir barang dagangan                      (10.402.371.115)        (11.618.818.724)
     Beban pokok dan pemakaian persediaan                    7.378.140.705           7.203.085.854
     Beban poko tidak langsung                                           -                       -
     Beban pokok penjualan                             Rp    7.378.140.705      Rp 7.203.085.854


17. BEBAN PENJUALAN , UMUM DAN ADMINISTRASI

    Akun ini terdiri dari :

                                                         31 Maret 2026           31 Maret 2025
     Gaji dan tunjangan                                Rp 2.088.568.862        Rp 2.057.962.708
     Iklan dan promosi                                                 -                       -
     Gudang dan distribusi                                    52.846.728              65.188.435
     Pos dan telekomunikasi                                   16.020.379              21.279.699
     Transportasi dan perjalanan dinas                         3.605.000              15.578.610
     Listrik dan air                                          51.864.142              55.085.311
     Pemeliharaan dan perbaikan                               47.217.808              46.741.413
     Asuransi dan pajak kendaraan                             46.255.693              53.215.458
     Perlengkapan kantor                                       5.499.230              14.432.256
     Penyusutan & Amortisasi                                  65.032.835              64.868.706
     Sewa                                                              -                       -
     Jasa profesional                                         32.068.400              37.628.800
     Lain - lain                                             177.246.079             206.949.226
     Jumlah                                            Rp 2.586.225.156        Rp 2.638.930.622


                                                  31
Page 34
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. PENDAPATAN OPERASI LAINNYA

   Rincian pendapatan operasi lainnya adalah sebagai berikut :

                                                                  31 Maret 2026       31 Desember 2025

    Rabat                                                        Rp               -   Rp              -
    Sewa                                                                          -         728.892.000
    Imbalan pasca-kerja                                                                               -
    Laba penjualan aset tetap (lihat Catatan 8)                        40.000.000            46.000.000
    Laba selisih kurs - bersih                                          2.368.722                     -
    Lain lain                                                           1.164.425            14.835.079
    J u m l a h                                                  Rp    43.533.147     Rp    789.727.079

19.BEBAN OPERASI LAINNYA

   Rincian beban operasi lainnya adalah sebagai berikut :

                                                                  31 Maret 2026       31 Desember 2025

    Rugi selisih kurs - bersih                                   Rp               -   Rp        435.351
    Penyisihan Persediaan Usang ( Lihat Catatan 6 )                               -          24.470.563
    Penyisihan Penurunan Nilai Piutang ( Lihat Catatan 5 )                                   14.660.690
    Lain lain                                                         217.067.168               126.161
    J u m l a h                                                  Rp   217.067.168     Rp     39.692.765

20. PERPAJAKAN

  a.Pajak dibayar di muka

                                                               31 Maret 2026          31 Desember 2025
  PPh 22 Impor                                                      548.534.948                       -
  Tagian Pajak Tahun 2025                                         1.706.341.672           1.466.343.740
  Tagian Pajak Tahun 2024                                           975.764.900             975.764.900
  PPN                                                               699.852.495             839.536.755
  Jumlah                                                     Rp 3.930.494.015         Rp 3.281.645.395
  b.Utang Pajak

                                                                  31 Maret 2026       31 Desember 2025

  Pasal 4 (2)                                                Rp                 -     Rp             -
  Pasal 21                                                            122.950.370            9.511.546
  Pasal 23                                                                421.855              381.308
  Pasal 29                                                                      -                    -
  Pajak Pertambahan Nilai                                                       -           48.965.656
  J u m l a h                                                Rp       123.372.225     Rp    58.858.510


                                                  32
Page 35
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



20. PERPAJAKAN ( Lanjutan )


  Taksiran beban ( manfaat ) pajak penghasilan terdiri dari :

                                                                31 Maret 2026        31 Maret 2025

  Kini                                                                         -                   -
  Tangguhan                                                            1.855.757           1.819.649

                                                                       1.855.757           1.819.649


  Kini

  Rekonsiliasi antara laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan, seperti yang disajikan dalam
  laporan laba rugi komprehensif dengan laba kena pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni
  2025 dan 2024 adalah sebagai berikut :

                                                                31 Maret 2026       31 Maret 2025
                                                                     Rp                  Rp
  Laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan
  menurut laporan laba rugi komprehensif konsolidasian          (1.118.200.250)        (775.794.763)
  Laba ( Rugi ) Entitas Anak sebelum Taksiran Pajak                          -                    -
  Laba Perusahaan sebelum taksiran Pajak Penghasilan            (1.118.200.250)        (775.794.763)
  Beda Waktu
   Imbalan paska - kerja                                                     -                    -
   Pemulihan penyisihan penurunan nilai piutang                              -                    -
   Penyusutan Aset Tetap                                             8.435.263            8.271.134
  Beda Tetap
   Representasi                                                      1.964.994            5.346.691
   Beban Pajak                                                               -                    -
   Penghasilan yang telah dikenakan pajak final                   (335.718.336)        (388.094.708)

   Laba fiskal                                                  (1.443.518.329)      (1.150.271.646)
  Akumulasi Kerugian Fiskal, Awal Tahun                                         -                    -
  Penyesuaian rugi fiskal yang tidak dapat digunakan                            -                    -
  Penghasilan kena pajak                                        (1.443.518.329)      (1.150.271.646)




                                                    33
Page 36
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. PERPAJAKAN ( Lanjutan )

  Penghitungan taksiran Pajak Penghasilan dan utang /tagihan Pajak Penghasilan adalah sebagai berikut:

                                                              31 Maret 2026          31 Maret 2025
    Penghasilan kena pajak ( dibulatkan )                    Rp             -       Rp             -
    Taksiran Pajak Penghasilan                                              -                      -
    Pajak Penghasilan dibayar di muka
     Pasal 22                                                       220.447.867           290.105.875
     Pasal 23                                                        45.661.765                     -
    Utang ( tagihan ) Pajak Penghasilan                            (266.109.632)         (290.105.875)


   Sampai dengan tangal laporan keuangan ini diterbitkan, Perusahaan belum menyampaikan Surat
   Pemberitahuan Pajak Tahunan untuk tahun pajak 2026. Namun demikian, taksiran laba kena pajak
   tersebut di atas akan dilaporkan dalam SPT tahun 2026.

   Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Perusahaan menghitung, menetapkan dan membayar
   sendiri jumlah pajak yang terutang.diretorat Jendral Pajak (DJP) dapat menetapkan atau mengubah
   kewajiban pajak dalam batas waktu maksimal 10 tahun sejak tanggal terhutangnya pajak (berdasarkan
   peraturan perpajakan yang berlaku sejak 2008, DJP dapat menetapkan atau mengubah kewajiban pajak
   dalam batas waktu 5 tahun sejak tanggal terhutangnya pajak ).

   Rekonsiliasi antara taksiran Pajak Penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang
   berlaku dari laba akuntansi sebelum taksiran penghasilan pajak dengan taksiran pajak penghasilan
   seperti yang tercantum dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian untuk tahun yang berakhir
   pada tanggal 30 Juni 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut :

                                                                31 Maret 2026        31 Maret 2025
                                                                     Rp                   Rp
    Laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan
    menurut laporan laba rugi komprehensif konsolidasian         (1.118.200.250)        (775.794.763)
    Laba ( Rugi ) Entitas Anak sebelum Taksiran Pajak                         -                    -

    Laba Perusahaan sebelum taksiran Pajak Penghasilan           (1.118.200.250)        (775.794.763)

    Taksiran pajak Penghasilan dihitung dengan tarif pajak
     yang berlaku                                                               -                    -

    Pengaruh pajak atas :
     Beda tetap                                                                 -                    -
     Penyesuaian tarif pajak dan lainnya                                        -                    -

    Beban Pajak - Perusahaan                                                    -                    -
    Manfaat pajak - Entitas Anak                                                -                    -
    Jumlah Beban Pajak                                                          -                    -



                                                  34
Page 37
 PT INTER DELTA Tbk
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
 Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

 20. PERPAJAKAN ( Lanjutan )


     Tangguhan

      Perhitungan pajak tangguhan pada tahun 2026 dan 2025 adalah sebagai berikut :

                                                              31 Maret 2026       31 Desember 2025
                                                                   Rp                    Rp
      Perusahaan
       Piutang Usaha                                               66.462.105                66.462.105
       Aset Tetap                                                (140.918.633)             (142.774.390)
       Penyisihan persediaan usang                                140.886.450               140.886.450
        Imbalan paska - kerja                                     351.077.282               362.479.559
        Rugi Fiska                                              2.440.426.958             2.440.426.958
                                                                2.857.934.162             2.867.480.682
      Entitas Anak                                                          -                         -
                  J u m l a h                                   2.857.934.162             2.867.480.682


      Jumlah beda waktu yang signifikan, untuk imbalan paska kerja atas mana aset pajak tanguhan
      dihitung, tidak dapat dikurangkan untuk tujuan pajak penghasilan sampai imbalan paska kerja
      tersebut dibayarkan kepada karyawan pada saat terjadi pemutusan hubungan kerja.

      Liabilitas pajak tangguhan atas penyusutan berasal dari perbedaan dasar pencatatan aset tetap
      menurut pembukuan dan pelaporan pajak karena perbedaan periode yang digunakan untuk tujuan
      pelaporan komersial dan pelaporan pajak.
      Manajemen berkeyakinan bahwa aset pajak tangguhan yang terjadi dapat terpulihkan seluruhnya.

 21. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING

      Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 Perusahaan mempunyai aset dan dalam mata
      uang asing beserta nilai ekuivalen Rupiah adalah sebagai berikut :

                                   31 Maret 2026                             31 Desember 2025
                        Mata Uang asing Ekuivalen Rupiah              Mata Uang asing Ekuivalen Rupiah
Dolar Amerika Serikat
Aset
Kas dan Kas       USD          19.295,02          327.880.274 USD                70.721         1.186.839.822
Liabilitas
Utang usaha       USD                -                      - USD             (100.588)        (1.688.067.816)
Liabilitas-Bersih USD          19.295,02          327.880.274                  (29.867)          (501.227.994)
Yen Jepang
Aset
Kas dan Kas       JPY                -                       - JPY                    -                     -
Liabilitas
Utang usaha                          -                       -                        -                     -
Aset - Bersih     JPY                    -                   - JPY                        -                 -


                                                  35
Page 38
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


22. INFORMASI SEGMEN USAHA
    Informasi mengenai segmen usaha Perusahaan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                                                       2026
                                 Kertas cetak        Film dan       Bahan Kimia       Lain -lain         Jumlah
                                     foto            Kamera        foto dan kertas
    Penjualan Bersih             4.073.793.297     2.997.540.183      357.055.141    1.255.592.676     8.683.981.297
    Beban Pokok penjualan        3.398.652.364     2.703.262.042      273.397.136    1.002.829.163     7.378.140.705

    Laba bruto                     675.140.933      294.278.141        83.658.005     252.763.513      1.305.840.592
    Beban penjualan, umum
    dan administrasi             (1.191.313.719)   (947.561.801)      (95.832.619)   (351.517.016)    (2.586.225.155)
    Pendapatan operasi lainnya       18.959.402      15.080.163         1.525.147       5.594.288         41.159.000
    Beban operasi lainnya           (98.895.775)    (78.660.942)       (7.955.545)    (29.180.851)      (214.693.113)

    Laba (rigi) Usaha              (596.109.159)   (716.864.439)      (18.605.012)   (122.340.066)    (1.453.918.676)

    Pendapatan keuangan            154.644.640      123.003.162        12.440.049       45.630.485      335.718.336
    Beban keuangan                         -                -                 -                -                -
    Laba sebelum beban
     pajak penghasilan             (441.464.519)   (593.861.277)       (6.164.963)     (76.709.581)   (1.118.200.340)
    Beban pajak penghasilan
    Kini                                                                                                          -
    Tangguhan                                                                                              1.855.757
    Laba bersih                                                                                       (1.116.344.583)

    Aset segmen                  20.864.889.074    3.660.765.823    5.897.080.428    6.480.145.952    36.902.881.277

    Liabilitas segmen             1.324.513.016     196.887.070      427.365.086      503.128.601      2.451.893.773




                                                      36
Page 39
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. INFORMASI SEGMEN USAHA ( Lanjutan )

                                                                      2025
                              Kertas cetak         Film dan        Bahan Kimia        Lain -lain         Jumlah
                                  foto             Kamera         foto dan kertas
    Penjualan Bersih          12.832.330.494    13.428.503.592     2.267.358.271    7.703.249.379     36.231.441.736
    Beban Pokok penjualan     10.677.688.511    12.274.408.525     1.665.302.182    5.964.721.529     30.582.120.747

    Laba bruto                 2.154.641.983     1.154.095.067      602.056.089     1.738.527.850      5.649.320.989

    Beban penjualan, umum
    dan administrasi          (3.984.571.992)   (4.580.416.855)     (621.437.536)   (2.225.843.386)   (11.412.269.769)
    Pendapatan operasi lain      275.731.687       316.964.048        43.003.369       154.027.975        789.727.079
    Beban operasi lain           (13.858.652)      (15.931.047)       (2.161.408)       (7.741.658)       (39.692.765)

    Laba Usaha                (1.568.056.974)   (3.125.288.787)       21.460.514     (341.029.219)     (5.012.914.466)

    Pendapatan keuangan         535.110.764       615.130.149         83.456.370      298.921.129      1.532.618.412
    Beban keuangan                      -                 -                  -                -                  -
    Laba sebelum beban
     pajak penghasilan        (1.032.946.210)   (2.510.158.638)     104.916.884       (42.108.090)     (3.480.296.054)

    Beban pajak penghasilan
    Kini                                                                                                          -
    Tangguhan                                                                                           1.037.615.138
    Laba bersih                                                                                        (2.442.680.916)

    Aset segmen               22.231.876.838     3.900.605.204     6.283.434.593    6.904.700.341     39.320.616.976

    Liabilitas segmen          2.049.362.809      304.635.012       661.243.868       778.469.545      3.793.711.234



23. PERJANJIAN - PERJANJIAN PENTING

   a. Perusahaan mengadakan perjanjian distribusi dengan Kodak Alaris Singapore Pte. Ltd, dahulu Opco
     (Singapore) Pte. Ltd, yang mewakili Eastman Kodak Company, New York, Amerika Serikat (Kodak)
     sejak tahun 1976, dimana Perusahaan sebagai distributor tunggal dan perwakilan resmi produk Kodak
     di Indonesia, memperoleh hak untuk menjual, memproses dan melakukan jasa perbaikan atas
     peralatan fotografi, film dan kamera yang diproduksi oleh Kodak. Perusahaan mendapat bantuan dari
     Kodak untuk program promosi dan pengembangan produk Kodak, meliputi juga jasa manajemen,
     program pendidikan dan latihan.

    Atas jasa yang diberikan tersebut, Perusahaan tidak dibebani tagihan apapun dari Kodak. Perjanjian
    distribusi ini diperpanjang setiap tahun secara otomatis sampai batas waktu yang tidak dapat
    ditentukan.

    Dalam perkembangannya, sejak pertengahan tahun 2005, prinsipal telah mengambil kebijakan multi
    distributor.

   b. Pada tanggal 10 Oktober 2008 Perusahaan mengadakan perjanjian distribusi dengan PT. Haidelberg
     Indonesia, dimana Perusahaan sebagai distributor untuk produk-produk cetak dan graphic art printing
     consumable untuk percetakan dan industri grafika di Indonesia untuk batas waktu yang tidak
     ditentukan.


                                                      37
Page 40
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. INTRUKSI KEUANGAN

   Tabel berikut menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen keuangan
   Perusahaan yang tercatat pada laporan keuangan:
                                                                  31 Maret 2026
                                                        Nilai tercatat          Nilai Wajar
   Aset Keuangan
   Pinjaman yang diberikan dan piutang
         Kas dan Bank                                     2.643.401.705          2.643.401.705
         Piutang usaha - bersih                           3.521.646.585          3.521.646.585
         Piutang lain-lain                               11.543.387.899        11.543.387.899
   Jumlah aset keuangan                                  17.708.436.189        17.708.436.189

    Liabilitas Keuangan
    Biaya perolehan diamortisasi
         Utang usaha                                       352.124.567         352.124.567
          Beban Yang Masih Harus Dibayar                    47.415.654           47.415.654
         Utang lain-lain                                   333.175.490         333.175.490
         Utang pembiayaan konsumen                                    -                   -
    Jumlah liabilitas keuangan                             732.715.711         732.715.711
                                                                31 Desember 2025
                                                       Nilai tercatat        Nilai Wajar
    Aset Keuangan
    Pinjaman yang diberikan dan piutang
         Kas dan Bank                                    5.552.676.459         5.552.676.459
         Piutang usaha - bersih                          3.104.270.168         3.104.270.168
         Piutang lain-lain                              11.552.498.046        11.552.498.046
    Jumlah aset keuangan                                20.209.444.673        20.209.444.673

    Liabilitas Keuangan
    Biaya perolehan diamortisasi
         Utang Usaha                                     1.750.928.793         1.750.928.793
         Beban masih harus dibayar                          56.261.679            56.261.679
         Utang Lain-lain                                   328.993.540           328.993.540
         Utang pembiayaan konsumen                                   -                     -
    Jumlah liabilitas keuangan                           2.136.184.012         2.136.184.012


   Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat kas dan setara kas, piutang usaha – bersih, piutang lain-
   lain, deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya, utang bank jangka pendek, utang usaha, beban
   masih harus dibayar, utang lain-lain,dan utang sewa pembiayaan kurang lebih sebesar nilai wajarnya
   kerena instrumen keuangan tersebut berjangka pendek.

   Nilai tercatat utang pembiayaan konsumen mendekati nilai wajarnya karena suku bunga efektifnya
   mendekati suku bunga pasar.



                                                 38
Page 41
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Perusahaan dihadapkan pada risiko tingkat bunga, risiko perubahan kurs mata uang asing, risiko kredit
   dan risiko likuiditas.

   Risiko tingkat bunga

   Risiko tingkat bunga adalah risiko bahwa nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen
   keuangan akan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar. Risiko ini terutama terkait dengan
   pinjaman jangka pendek. Kebijakan Perusahaan terkait dengan risiko tingkat bunga yang berasal dari
   pinjaman jangka pendek adalah membebankan perubahan tingkat bunga yang terjadi ke pelanggan
   melalui harga jual.

   Risiko mata uang asing

   Perusahaan dan Entitas Anak melakukan transaksi bisnis sebagaian dalam Dolar Amerika Serikat dan
   oleh karena itu terekspos risiko mata uang asing. Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki kebijakan
   khusus untuk lindung nilai mata uang asing. Namun manajemen senantiasa memantau eksposur valuta
   asing yang signifikan manakala kebutuhan tersebut timbul.

   Aset dan liabilitas moneter Perusahaan dan Entitas Anak dalam mata uang asing pada tanggal 31
   Maret 2026 dan 2025 disajikan pada Catatan 20 pada laporan keuangan konsolidasian.

   Risiko kredit

   Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal memenuhi
   kewajibannya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Risiko kredit yang dihadapi
   Perusahaan berasal dari piutang yang diberikan kepada pelanggan. Risiko kredit dikendalikan melalui
   pemeriksaan yang mencukupi terhadap pelanggan. Pelanggan hanya diberikan kredit setelah melalui
   pemeriksaan yang teliti atas rekam jejak mereka, potensi bisnis, kekuatan keuangan mereka, reputasidi
   bidang industri dan evaluasi atas manajemen.

   Batas kredit dimonitor berdasarkan parameter di atas. Meskipun demikian, tidak semua pelanggan
   diberikan kredit, dalam hal ini, penjualan dilakukan secara tunai. Pada penjualan tunai, pembayaran
   diterima didepan , misalnya: sebelum barang dikirim dan juga segera setelah barang dikirim seluruhnya.

   Risiko likuiditas

   Risiko likuiditas adalah risiko saat posisi arus kas Perusahaan menunjukkan bahwa pendapatan jangka
   pendek tidak cukup menutupi pengeluaran jangka pendek. Dalam mengelola risiko likuiditas,
   Perusahaan memantau dan menjaga tingkat kas dan bank yang dianggap memadai untuk membiayai
   operasional Perusahaan dan untuk mengatasi dampak dari fluktuasi arus kas. Perusahaan juga secara
   rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo kewajiban
   lancar, dan terus menelaah kondisi pasar keuangan untuk memelihara fleksibilitas pendanaan dengan
   cara menjaga ketersediaan fasilitas kredit.

   Tabel di bawah ini merupakan jadwal jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan
   pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan.




                                                  39
Page 42
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   26. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN ( Lanjutan )


   31 Maret 2026

                                                                       31 Maret 2026
                                                             1 tahun                   2 - 3 tahun
   Liabilitas Jangka Pendek
        Utang usaha                                           352.124.567                            -
        Beban masih harus dibayar                              47.415.654                            -
        Utang lain-lain                                       333.175.490
        Utang pembiayaan konsumen                                       -                            -
   Jumlah liabilitas keuangan                                 732.715.711                            -

   31 Desember 2021

                                                                   31 Desember 2025
                                                             1 tahun              2 - 3 tahun
    Liabilitas Jangka Pendek
         Utang usaha                                        1.750.928.793                            -
         Beban masih harus dibayar                             56.261.679                            -
         Utang lain-lain                                      328.993.540
         Utang pembiayaan konsumen                                      -
    Jumlah liabilitas keuangan                             2.136.184.012                             -

27. KELANGSUNGAN USAHA

   Saldo defisit Perusahaan sampai dengan 31 Maret 2026 sebesar Rp 33.309.423.895,- atau 56,28% dari
   modal disetor dan agio saham. Laporan Keuangan disusun berdasarkan asumsi bahwa Perusahaan
   akan melanjutkan usahanya secara berkelanjutan dan tidak mencakup penyesuaian yang berasal dari
   ketidakpastian tentang kelangsungan hidup Perusahaan dan Entitas Anak.

   Rencana dan strategi Perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya sebagai berikut :

   - Perusahaan akan terus melakukan evaluasi kinerja setiap bagian untuk tercapainya efektivitas dan
     efisiensi kerja yang paling tepat.
   - Perusahaan akan mengembangkan sistem pelaporan keuangan yang lebih mutakhir sehingga
     kebijakan akan dapat lebih cepat diambil.
   - Produk-produk baru akan terus diupayakan dalam rangka pengembangan usaha serta mengurangi
     ketergantungan terhadap industri tertentu.

28. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN

      Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasi yang
      telah diselesaikan pada tanggal 28 April 2026.




                                                40
Page 43
PT INTER DELTA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Maret 2026
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.17 MB
Published29 Apr 2026
Pages43
Characters130,357
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 35 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org INTER DELTA p.1 ×129
linked person Karna Brata Lesmana · Presiden Komisaris p.8 ×6
linked org Bank Central Asia Tbk p.25 ×2
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.25 ×4
linked org Bank Victoria International Tbk p.25 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.25 ×2
linked org Bank Nationalnobu Tbk p.25 ×2
linked org Bank Jtrust Indonesia Tbk p.25 ×2
linked — Natasha Lesmana p.31 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.7
possible org Bursa Efek Indonesia p.7 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.25 ×2
unresolved person Akta Notaris Kartini Muljadi p.7
unresolved org PT Inter Delta. Akta Pendirian p.7
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.7 ×2
unresolved person Johny Dwikora Aron p.7
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.7
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.7
unresolved org Bapepam p.7 ×2
unresolved person Anak Berdasarkan Akta Notaris Reza Maulana Setiadi p.8
unresolved org Entitas Induk Terakhir Peak Aim Development Ltd. p.8
unresolved person Hasan Efendi Liem · Komisaris Independen p.8
unresolved org Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.9
unresolved org Bapepam-LK p.9 ×2
unresolved org PT Fotomatic Jaya Industries p.9
unresolved org Bank Indonesia p.11
unresolved org PT. Prima Media Malang p.26
unresolved org PT. Dwi Aneka Jaya Kemasindo p.26
unresolved org PT. Grade One p.26
unresolved org PT. Pasifik Internusa p.30
unresolved org PT. Adimitra Jasa Korpora p.31 ×2
unresolved org Peak Aim Development Ltd. p.31 ×2
unresolved org Kodak Alaris Singapore Pte. Ltd p.39
unresolved org Pte. Ltd p.39
unresolved org PT. Haidelberg Indonesia p.39

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

FinancialStatement-2026-I-INTD.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result