Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 22
Page 1
Go To English Page
Nomor Surat 008/JAW/CORSEC/IV/2026
Nama Perusahaan Jaya Agra Wattie Tbk
Kode Emiten JAWA
Lampiran 3
Perihal Penyampaian Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG
Perseroan Menyampaikan Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG tahun 2025 dengan periode tahun buku dari
01 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025 dalam bahasa Indonesia dan Inggris
Apakah Perseroan akan/telah melakukan panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan? (Ya)
Perseroan melakukan panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 09 Juni 2026
Informasi sebagaimana dimaksud di atas telah dimuat pada Situs Web Perseroan di alamat link https://jawattie.co.id/
pada tanggal 30 April 2026
Apakah Perseroan tercatat di Bursa lain? (Tidak)
A. Kinerja Lingkungan (Environmental Performance)
Perseroan menyampaikan Keberlanjutan dan ESG Tahunan :
E-01 Laporan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
Laporan Emisi GRK Konsolidasi? Ya
Batasan Organisasi Operasional/Finansial
Adakah anak perusahaan yang tidak diikutsertakan dalam
Ya
laporan ini?
Mohon Jelaskan:
PT Agri Bumi Sentosa (ABS)
PT Anugerah Wattindo (AW)
Name Total Emisi (tCO2e)
Kategori 1: Emisi GRK langsung dan pembuangan
Emisi langsung dari pembakaran stasioner 1.407
Emisi langsung dari pembakaran bergerak 0
Emisi langsung dari proses pengolahan 0
Emisi fugitive langsung 0
Emisi langsung dari Land Use, Land Use Change and
0
Forestry (LULUCF)
Total Emisi Langsung (Scope 1) 1.407
Page 2
Kategori 2: Emisi GRK tidak langsung dari energi yang diimpor/dibeli
Emisi tidak langsung dari konsumsi Listrik yang
4.481
diimpor/dibeli
Emisi tidak langsung dari konsumsi jaringan energi yang
0
diimpor/dibeli (diluar listrik)
Total Emisi Tidak Langsung (Scope 2) 4.481
Kategori 3: Emisi GRK tidak langsung dari transportasi
Transportasi dan distribusi hulu 0
Perjalanan dinas 110
Transportasi dari klien dan pengunjung 0
Transportasi dan distribusi hilir 0
Perjalanan Karyawan 0
Kategori 4: Emisi GRK tidak langsung dari produk yang digunakan oleh perusahaan
Kegiatan yang berhubungan dengan energi yang tidak
termasuk dalam emisi langsung dan emisi energi tidak 0
langsung
Pembelian Barang dan Jasa 8
Capital equipment/goods 0
Limbah yang dihasilkan dalam kegiatan operasional 0
Aset Sewaan hulu 0
Kategori 5: Emisi GRK tidak langsung yang terkait dengan penggunaan produk dari perusahaan
Investasi 0
Penggunaan produk yang dijual 0
Perawatan akhir masa pakai produk yang dijual 0
Waralaba hilir 0
Aset Sewaan Hilir 0
Pengolahan produk yang dijual 0
Page 3
Kategori 6: Emisi GRK tidak langsung dari sumber lainnya
Emisi atau pembuangan tidak langsung lainnya 0
Total Emisi Tidak Langsung (Scope 3) 0
Total Emisi GRK (Scope 1 and 2) 4.481
Total Emisi GRK (Scope 1, 2 and 3) 4.599
Offsets/Credits 0
Pembelian Renewable Energy Certificate (REC) (kWh) 0
Total emisi dari Scope 1 dan 2 per unit
E-02 Intensitas Emisi GRK 0,0026
pendapatan Perusahaan Tercatat
Jumlah total energi yang dikonsumsi secara
4.242.075
langsung (kWh or J)
Jumlah total energi yang dikonsumsi secara
E-03 Konsumsi Energi listrik 0
tidak langsung (kWh or J))
Total konsumsi energi (kWh or J) 4.242.075
E-04 Konsumsi Air Total konsumsi air (m3) 196.630,85
E-05 Limbah yang dihasilkan Total limbah yang dihasilkan (ton) 15.438,16
E-06 Komitmen Perusahaan untuk mencapai target Net Zero Emission
Apakah Perusahaan memiliki komitmen pencapaian target net zero? Ya
Tahun berapa Perusahaan menargetkan pencapaian Net Zero emission yang
2060
dipublikasi?
Mohon berikan deskripsi ringkas penjelasan dan tautan ke dokumentasi yang menjelaskan komitmen
pencapaian target Net zero emission Perusahaan.
Laporan Keberlanjutan hal 60
Sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen nasional Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission (NZE)
pada tahun 2060, Perseroan menerapkan berbagai inisiatif strategis, antara lain penghitungan emisi GRK
Cakupan 1, 2, dan 3, pemanfaatan limbah biomassa kelapa sawit dan wood pellet sebagai sumber energi
terbarukan, serta optimalisasi efisiensi operasional dan penggunaan sumber daya. Upaya tersebut
dijalankan secara konsisten melalui penerapan praktik pengelolaan lingkungan di seluruh kegiatan usaha
dengan mengacu pada standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) serta pedoman Intergovernmental
Panel on Climate Change (IPCC). Perseroan juga mempertahankan sertifikasi ISPO sebagai bagian dari
komitmen untuk memastikan keberlanjutan operasional tetap selaras dengan kebijakan dan target
penurunan emisi Pemerintah Indonesia.
E-07 Komitmen Perusahaan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca (Emission Reduction)
Apakah Perusahaan memiliki komitmen mengurangi emisi? Ya
5%
Target pengurangan emisi GRK
0 (tCO2e)
Tahun target untuk penurunan emisi GRK? 2060
Page 4
Apakah perusahaan memiliki manajemen yang mengawasi pengendalian iklim?
Tidak
Langkah-langkah yang sudah dilakukan dan penurunan emisi yang telah dicapai dibandingkan tahun
sebelumnya.
Penjelasan:
Laporan Keberlanjutan hal 60
Sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen nasional Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission (NZE)
pada tahun 2060, Perseroan menerapkan berbagai inisiatif strategis, antara lain penghitungan emisi GRK
Cakupan 1, 2, dan 3, pemanfaatan limbah biomassa kelapa sawit dan wood pellet sebagai sumber energi
terbarukan, serta optimalisasi efisiensi operasional dan penggunaan sumber daya. Upaya tersebut dijalankan
secara konsisten melalui penerapan praktik pengelolaan lingkungan di seluruh kegiatan usaha dengan mengacu
pada standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) serta pedoman Intergovernmental Panel on Climate
Change (IPCC). Perseroan juga mempertahankan sertifikasi ISPO sebagai bagian dari komitmen untuk
memastikan keberlanjutan operasional tetap selaras dengan kebijakan dan target penurunan emisi Pemerintah
Indonesia.
B. Kinerja Sosial (Social Performance)
S-01 Kesetaraan Gender
Laki-Laki Perempuan
Level Jabatan
Jumlah pegawai Persentasi pegawai Jumlah pegawai Persentasi pegawai
Entry-level 5.643 72,41 % 1.858 23,84 %
Mid-level 230 2,95 % 19 0,24 %
Senior-level 35 0,45 % 3 0,04 %
Executive-level 4 0,05 % 1 0,01 %
Total Pegawai 5.912 75,86 % 1.881 24,14 %
S-02 Jumlah level pegawai yang dimiliki oleh laki-laki dan perempuan berdasarkan kelompok umur
Level Jabatan
Rentang Usia Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level Jumlah
(tahun) Pegawai
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
18-25 543 131 24 1 0 0 0 0 699
25-35 2.247 713 97 9 0 0 0 0 3.066
35-45 1.809 412 64 6 12 0 0 0 2.303
45-55 996 321 33 2 11 1 1 0 1.365
>55 254 75 12 1 12 2 3 1 360
S-03 Tingkat Pergantian Pegawai
Jumlah Pegawai (dalam tahun Percentage Pegawai (dalam tahun
pelaporan) pelaporan)
Page 5
Jumlah Pegawai
resign/Pemutusan Hubungan 6.234 Pegawai 80 %
Kerja
Jumlah Pegawai Baru/pengganti 1.559 Pegawai 20 %
S-04 Jumlah Pegawai Sementara
Jumlah Pegawai (dalam tahun Percentage Pegawai (dalam tahun
pelaporan) pelaporan)
Jumlah Pegawai perusahaan
yang dipegang oleh kontraktor 5.361 Pegawai 68,79 %
dan/atau konsultan
S-05 Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
Rata-rata jam pelatihan per
Jumlah pegawai yang ikut serta Persentase jumlah pegawai yang
pegawai dalam tahun
dalam program pelatihan ikut serta dalam pelatihan (%)
Pelaporan
400 jam/pegawai 42 0,54 %
S-06 Jumlah Kecelakaan Kerja
Persentase kecelakaan kerja serius yang berakibat
Frekuensi kecelakaan kerja dari total pegawai
cedera serius dan fatal dari total pegawai (%)
0,36 0%
S-07 Jumlah Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Jumlah pelanggaran hak asasi manusia dalam tahun
0
Pelaporan
Kebijakan Perusahaan terkait Pekerja
S-08 Perusahaan memiliki kebijakan terkait pelecehan seksual dan/atau
Ya
non-diskriminasi?
Laporan Keberlanjutan hal 96
Perseroan menegaskan komitmennya dalam menjunjung tinggi hak asasi manusia melalui Kebijakan
Berkelanjutan yang ditandatangani Direktur Utama pada 9 Januari 2020. Kebijakan ini menjadi pedoman
utama dalam memastikan penghormatan terhadap hak karyawan maupun komunitas di sekitar wilayah
operasional. Di dalamnya tercantum prinsip nol toleransi terhadap pelecehan seksual, kekerasan, kerja
paksa, perdagangan manusia, serta penggunaan pekerja anak.
S-09 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai hak asasi manusia? Ya
Laporan Keberlanjutan hal 96
Perseroan menegaskan komitmennya dalam menjunjung tinggi hak asasi manusia melalui Kebijakan
Berkelanjutan yang ditandatangani Direktur Utama pada 9 Januari 2020. Kebijakan ini menjadi pedoman
utama dalam memastikan penghormatan terhadap hak karyawan maupun komunitas di sekitar wilayah
operasional. Di dalamnya tercantum prinsip nol toleransi terhadap pelecehan seksual, kekerasan, kerja
paksa, perdagangan manusia, serta penggunaan pekerja anak.
Page 6
S-10 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai pekerja anak dan/atau
Ya
pekerja paksa?
Laporan Keberlanjutan hal 96
Perseroan menegaskan komitmennya dalam menjunjung tinggi hak asasi manusia melalui Kebijakan
Berkelanjutan yang ditandatangani Direktur Utama pada 9 Januari 2020. Kebijakan ini menjadi pedoman
utama dalam memastikan penghormatan terhadap hak karyawan maupun komunitas di sekitar wilayah
operasional. Di dalamnya tercantum prinsip nol toleransi terhadap pelecehan seksual, kekerasan, kerja
paksa, perdagangan manusia, serta penggunaan pekerja anak.
S-11 Perusahaan memiliki kebijakan perusahaan mengenai kesehatan dan
keselamatan kerja serta lingkungan kerja yang aman dan layak diberikan Ya
kepada seluruh karyawan?
Laporan Keberlanjutan hal 91
Standar keselamatan dan kesehatan kerja di Perseroan ditetapkan melalui Kebijakan Berkelanjutan dan
Kebijakan K3 yang telah memperoleh pengesahan dari Direktur Utama pada 20 Mei 2019. Implementasi
Sistem Manajemen K3 (SMK3) dilakukan secara terkoordinasi oleh Tim Sustainability Kebun dan Pabrik
serta Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) guna memastikan efektivitas
penerapannya. Melalui sistem tersebut, Perseroan berkomitmen untuk mencegah kecelakaan kerja,
menurunkan angka fatalitas, dan meminimalkan kehilangan waktu kerja yang timbul akibat insiden.
Corporate Social Responsibility (CSR)
S-12 Perusahaan memiliki aktivitas CSR, investasi atau sumbangan
Ya
terhadap komunitas atau organisasi nirlaba terdaftar?
Laporan Keberlanjutan hal 101
Dalam pelaksanaan program CSR, Perseroan menetapkan lima fokus utama, yaitu pendidikan, kesehatan,
sosial, keagamaan, dan lingkungan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang dirancang
untuk memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Pada
tahun 2025, total realisasi anggaran CSR mencapai Rp457.538.566
C. Kinerja Tata Kelola (Governance Performance)
G-01 Keberagaman Manajemen dan Independensi (Board Diversity and Independence)
Tipe Manajemen
Jumlah Laki-laki Perempuan Pihak Independen
Perusahaan
Komisaris 0 2 1 1
Direksi 0 3 0 0
G-02 Total kehadiran direksi dan komisaris ke rapat dewan
Jumlah rapat dewan (di tahun Rata-rata persentase kehadiran
pelaporan) direksi/komisaris dalam rapat dewan
Jumlah kehadiran direksi ke rapat
8 100 %
dewan
Jumlah kehadiran komisaris ke
8 100 %
rapat dewan
Kebijakan mengenai manajemen lainnya
Page 7
G-03 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai pemisahan Chairman of
Tidak
The Board dan CEO?
Laporan Keberlanjutan hal 124
Sampai dengan saat ini, Perseroan belum memiliki kebijakan khusus yang mengatur pemisahan posisi
Chairman of the Board dan Chief Executive Officer (CEO). Meskipun demikian, Direktur Utama bersama
seluruh anggota Direksi menjalankan fungsi kepemimpinan dan pengelolaan Perseroan secara kolektif.
Sinergi dan koordinasi antar anggota Direksi terus dijaga dalam proses pengambilan keputusan strategis
maupun operasional, sehingga pelaksanaan tata kelola perusahaan tetap berjalan secara efektif, terarah,
dan sesuai dengan prinsip akuntabilitas.
G-04 Perusahaan memiliki kebijakan penilaian dewan direksi dan
Ya
komisaris
Laporan Keberlanjutan hal 123
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan satu kali dalam setahun oleh Pemegang Saham Pengendali
dengan mengacu pada indikator penilaian serta capaian kinerja Perseroan. Evaluasi tersebut juga
mencakup efektivitas Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi pengawasan dan memberikan nasihat
atas kebijakan maupun langkah strategis yang dijalankan Direksi. Hasil penilaian kemudian disampaikan
dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan sebagai bentuk akuntabilitas kepada pemegang
saham.
Laporan Keberlanjutan hal 125
Penilaian kinerja Direksi dilakukan satu kali dalam setahun oleh Dewan Komisaris dengan mengacu pada
indikator penilaian serta capaian kinerja Perseroan. Proses evaluasi ini bertujuan untuk menilai efektivitas
Direksi dalam menjalankan fungsi pengurusan dan pengelolaan Perseroan sesuai dengan target yang telah
ditetapkan. Hasil penilaian tersebut selanjutnya disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS) Tahunan sebagai bentuk akuntabilitas kepada pemegang saham.
G-05 Perusahaan memiliki kebijakan pelatihan dewan direksi dan
Ya
komisaris
Laporan Keberlanjutan hal 123
Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi dalam penerapan tata kelola
perusahaan yang baik, Perseroan secara aktif mendorong anggota Dewan Komisaris untuk mengikuti
berbagai program pelatihan dan pengembangan. Inisiatif ini bertujuan agar setiap anggota Dewan Komisaris
memiliki pemahaman yang memadai mengenai dinamika industri, perkembangan regulasi, serta praktik
terbaik dalam bidang tata kelola perusahaan. Sepanjang tahun pelaporan, beberapa anggota Dewan
Komisaris telah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh otoritas maupun lembaga terkait.
Laporan Keberlanjutan hal 126
Sebagai bagian dari upaya memperkuat kapabilitas kepemimpinan, Perseroan secara aktif mendorong
seluruh anggota Direksi untuk berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan dan pengembangan. Inisiatif
ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anggota Direksi memiliki pemahaman yang selaras dengan
perkembangan regulasi, dinamika industri, serta praktik terbaik dalam penerapan tata kelola perusahaan.
Kegiatan pelatihan tersebut juga mencerminkan komitmen Perseroan dalam meningkatkan kompetensi
manajemen guna mendukung keberlanjutan usaha dan pemenuhan kewajiban kepatuhan. Sepanjang tahun
pelaporan, anggota Direksi telah mengikuti sejumlah pelatihan yang diselenggarakan oleh otoritas pasar
modal maupun lembaga terkait.
G-06 Kriteria khusus yang digunakan untuk pemilihan dewan direksi dan
Ya
komisaris
Laporan Keberlanjutan hal 121
Kriteria Pengangkatan Dewan Komisaris
Kriteria pengangkatan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut: (1) Memiliki akhlak, moral, dan
integritas yang baik. (2) Cakap melakukan perbuatan hukum (3) Dalam 5 (lima) tahun sebelum
pengangkatan dan selama menjabat: a. Tidak pernah dinyatakan pailit. b. Tidak pernah menjadi anggota
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan
dinyatakan pailit.
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara dan/ atau yang
berkaitan dengan sektor keuangan. d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/ atau anggota Dewan
Page 8
Komisaris yang selama menjabat: i. Pernah tidak menyelenggarakan RUPS tahunan. ii.
Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak diterima
oleh RUPS atau pernah tidak memberikan pertanggungjawaban sebagai anggota Direksi dan/atau anggota
Dewan Komisaris kepada RUPS. iii. Pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh izin, persetujuan,
atau pendaftaran dari OJK tidak memenuhi kewajiban menyampaikan Laporan Tahunan dan/atau Laporan
Keuangan kepada OJK. (4) Memiliki komitmen untuk memenuhi peraturan perundang-undangan. (5)
Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang dibutuhkan Perseroan. (6) Mampu bertindak
dengan itikad baik, jujur dan profesional. (7) Mendahulukan kepentingan Perseroan daripada kepentingan
pribadi. (8) Mampu mengambil keputusan berdasarkan penilaian independen dan objektif untuk keperluan
Perseroan. (9) Mampu menghindarkan penyalahgunaan kewenangannya untuk mendapatkan keuntungan
pribadi yang tidak semestinya atau menyebabkan kerugian bagi Perseroan.
G-07 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai kode etik dan/atau anti-
Ya
korupsi?
Laporan Keberlanjutan hal 130
Kode Etik Perseroan merupakan pedoman internal yang mengikat seluruh unsur perusahaan, yang memuat
nilai-nilai, etika bisnis, etika kerja, serta ketentuan mengenai kepatuhan terhadap kebijakan internal dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Pedoman ini mencerminkan komitmen Dewan
Komisaris, Direksi, karyawan, serta entitas anak perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha secara
profesional dan berintegritas, sekaligus menjadi dasar dalam membangun hubungan yang baik dengan para
pemangku kepentingan. Sebagai bagian dari Peraturan Perusahaan, Kode Etik berfungsi sebagai standar
perilaku yang etis dan patut, serta berlaku bagi seluruh jenjang organisasi di PT Jaya Agra Wattie Tbk,
termasuk pihak yang bekerja sama atau mewakili Perseroan, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Laporan Keberlanjutan hal 133
PT Jaya Agra Wattie Tbk secara konsisten menegaskan komitmennya untuk menolak segala bentuk korupsi
dalam seluruh kegiatan operasional. Perseroan menjunjung prinsip tata kelola yang bebas dari Korupsi,
Kolusi, dan Nepotisme (KKN), serta mengedepankan mengedepankan transparansi dan integritas dalam
setiap aktivitas usaha. Melalui komitmen terhadap pencegahan korupsi, gratifikasi, dan pencucian uang,
Perseroan berupaya membangun praktik bisnis yang jujur, adil, dan dapat dipercaya.
G-08 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai perlakuan adil terhadap
Ya
Pemegang Saham?
Laporan Keberlanjutan hal 120
Selain melindungi hak-hak pemegang saham, Perseroan juga berkomitmen untuk memperlakukan seluruh
pemegang saham secara adil dan setara. Perseroan secara responsif menindaklanjuti pertanyaan, kritik,
dan saran yang disampaikan oleh pemegang saham sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi,
akuntabilitas, serta kepercayaan dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
G-09 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai kewajiban
Ya
direksi/komisaris untuk mencegah adanya konflik kepentingan?
Laporan Keberlanjutan hal 117
Untuk memastikan penerapan tata kelola perusahaan berjalan efektif, setiap organ dalam struktur GCG
didorong menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara profesional, independen, dan berintegritas.
Setiap keputusan yang diambil harus bebas dari benturan kepentingan serta mengacu pada prinsip etika
yang berlaku. Ketentuan ini selaras dengan pedoman perilaku Perseroan yang melarang anggota Dewan
Komisaris dan Direksi melakukan transaksi yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dengan
kegiatan Perseroan. Penerapan prinsip tersebut menjadi landasan penting dalam menjaga objektivitas
pengambilan keputusan agar senantiasa mengutamakan kepentingan terbaik bagi Perseroan dan seluruh
pemangku kepentingan.
Page 9
D. Lain-lain
Keselarasan Laporan Keberlanjutan/Tahunan dengan Metrik ESG
Halaman di Laporan
Kinerja Kode Nama Metrik
Keberlanjutan/Tahunan
E-01 Laporan Emisi Gas Rumah Kaca 62
E-02 Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca 62
E-03 Konsumsi Energi Listrik 66
E-04 Konsumsi Air 70
Lingkungan
E-05 Limbah yang Dihasilkan 67
Komitmen Perusahaan untuk Mencapai
E-06 60
Target Net Zero Emission
Komitmen Perusahaan untuk
E-07 60
mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
S-01 Kesetaraan Gender 82
Pegawai Berdasarkan Gender dan
S-02 82
Kelompok Umur
S-03 Tingkat Pergantian Pegawai 84
S-04 Jumlah Pegawai Sementara 82
S-05 Pelatihan dan Pengembangan Pegawai 88
S-06 Jumlah Kecelakaan Kerja 94
Kejadian Pelanggaran Hak Asasi
S-07 98
Manusia
Sosial Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau
S-08 96
Non-diskriminasi
S-09 Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia 96
Kebijakan Pekerja Anak dan/atau
S-10 96
Pekerja Paksa
Kebijakan Mengenai Kesehatan dan
Keselamatan Kerja serta Lingkungan
S-11 91
Kerja yang Aman dan Layak diberikan
Kepada Seluruh Karyawan
S-12 Pencegahan Konflik Kepentingan 101
Page 10
Keberagaman Manajemen dan
G-01 117
Independensi
Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke
G-02 127
Rapat Dewan
Kebijakan Pemisahan Chairman of the
G-03 124
Board dan CEO
Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan
G-04 123
Komisaris
Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan
Tata-kelola G-05 123
Komisaris
G-06 Kriteria Khusus Pemilihan Dewan 121
G-07 Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi 130
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap
G-08 120
Pemegang Saham
G-09 Pencegahan Konflik Kepentingan 117
Standar Internasional yang Diacu dan Verifikasi Pihak Ketiga
Keselarasan dengan kerangka pelaporan keberlanjutan
X Ya Tidak
X GRI
TCFD
CDP
IFRS S1
IFRS S2
SASB
Others, please specify
Assurance dan validasi pihak ketiga
X Tidak
Demikian untuk diketahui.
Hormat Kami,
Jaya Agra Wattie Tbk
Page 11
Harli Wijayadi
corporate secretary
Jaya Agra Wattie Tbk
Gedung Graha Dinamika Lantai 2 Jalan Tanah Abang II No 49-51 Jakarta 10160
Telepon : 021-3505906 , 021-65867525, Fax : -, www.jawattie.co.id
Nama Pengirim Harli Wijayadi
Jabatan corporate secretary
Tanggal dan Waktu 29-04-2026 08:21
Lampiran 1. 008-JAW-CORSEC-IV-2026.pdf
2. SR JAWA 2025.pdf
3. AR JAWA 2025.pdf
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Jaya Agra Wattie Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena
dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan elektronik. Jaya Agra Wattie Tbk bertanggung jawab penuh atas
informasi yang tertera didalam dokumen ini.
Page 12
Go To Indonesian Page
Letter / Announcement No. 008/JAW/CORSEC/IV/2026
Issuer Name Jaya Agra Wattie Tbk
Issuer Code JAWA
Attachment 3
Subject Submission of Annual And Sustainability Report
The Company hereby submit Annual And Sustainability Report Report 2025 for the period of 01 Januari 2025 to 31
Desember 2025 in Indonesia dan Inggris
Will the Company be/has summons for the Annual General Meeting of Shareholders? (Yes)
The Company made invitations to the Annual General Meeting of Shareholders on 09 Juni 2026
The information referred above has been published on the Company’s website https://jawattie.co.id/ at 30 April 2026
Is the Company listed on another Stock Exchange? (No)
A. Environmental Performance
The Company submits its Annual Sustainability and ESG Report:
E-01 Greenhouse Gas (GHG) Emission Report
Consolidated GHG Emission Report? Yes
Organizational Boundaries Operasional/Finansial
Any subsidiaries that are not included in the report? Yes
Please Explain:
PT Agri Bumi Sentosa (ABS)
PT Anugerah Wattindo (AW)
Name Total emission (tCO2e)
Category 1: Direct GHG emissions and removals
Direct emissions from stationary combustion 1.407
Direct emissions from mobile combustion 0
Direct emissions from processes 0
Direct fugitive emissions 0
Direct emissions from Land Use, Land Use Change and
0
Forestry (LULUCF)
Total Direct Emissions (Scope 1) 1.407
Category 2: Indirect GHG emissions from imported energy
Page 13
Indirect emissions from imported/purchased electricity
4.481
consumption
Indirect emissions from imported/purchased network energy
0
consumption (excluding electricity)
Total Indirect Emissions (Scope 2) 4.481
Category 3: Indirect GHG emissions from transportation
Upstream transport and distribution 0
Business travels 110
Transportation of clients and visitors 0
Downstream transportation and distribution 0
Employee commuting 0
Category 4: Indirect GHG emissions from products used by Organization
Energy related activities not included in direct emissions and
0
energy indirect emissions
Purchased goods and services 8
Capital equipment/goods 0
Waste generated in operations 0
Upstream leased assets 0
Category 5: Indirect GHG Emissions associated with the use of products from the Organization
Investments 0
Use of sold products 0
End of life treatment of sold products 0
Downstream franchises 0
Downstream leased assets 0
Processing of sold products 0
Category 6: Indirect GHG emissions from other sources
Page 14
Other indirect emissions or removals 0
Total GHG Emissions (Scope 1 and 2) 0
Total GHG Emissions (Scope 1 and 2) 4.481
Total GHG Emissions (Scope 1, 2 and 3) 4.599
Offsets/Credits 0
REC Purchases (kWh) 0
Total scope 1 and 2 emissions produced per
E-02 GHG Emissions Intensity 0,0026
revenue of listed compant (tCO2e/Rp)
Total amount of energy directly consumed
4.242.075
(kWh or J)
Total amount of energy indirectly consumed
E-03 Electricity Consumption 0
(kWh or J)
Total energy consumption (kWh or J) 4.242.075
E-04 Water Consumption Total water consumed (m3) 196.630,85
E-05 Waste Generation Total waste generated (ton) 15.438,16
E-06 Company commitment to Net Zero Emission Target
Does the Company have a net zero emission target commitment? Yes
What year is the Company’s net zero emission published target? 2060
Please provide a brief description and a link to documentation explaining the Company’s commitment in
achieving net zero emission target.
Sustainability Report, page 60
To support this national commitment, the Company implements various strategic initiatives, including the
calculation of Scope 1, 2, and 3 GHG emissions, the utilization of palm oil biomass waste and wood pellets
as renewable energy sources, and the optimization of operational efficiency and resource use. These efforts
are carried out consistently through the implementation of environmental management practices across all
business activities, in alignment with the standards of the Indonesian Sustainable Palm Oil and the
guidelines of the Intergovernmental Panel on Climate Change. The Company also maintains ISPO
certification as part of its commitment to ensuring that operational sustainability remains aligned with the
Government of Indonesia's policies and emissions redusction targets.
E-07 Company Commitment to GHG Emission Reduction Target
Does the Company commit to reducing GHG emission? Ya
5%
What is the Company’s GHG emission reduction target?
0 (tCO2e)
Targeted year in achieving GHG reduction target? 2060
Does the Listed Company has measures on monitoring in enacting climate policy?
Page 15
No
Steps that have been taken and emission reductions that have been achieved compared to the previous year
Sustainability Report, page 60
In line with national energy policies and the transition toward a low-carbon economy, the Company has
implemented various emission reduction initiatives through enhanced operational efficiency and more
sustainable energy management. One of these initiatives involves reducing reliance on fossil fuels by adopting a
waste-to-energy approach, including the use of palm kernel shells, palm fiber, and wood pellets as alternative
fuels in production processes. This initiative is intended to lower fossil fuel consumption while supporting the
reduction of greenhouse gas (GHG) emissions generated from operational activities.
B. Kinerja Sosial (Social Performance)
S-01 Gender Diversity
Men Women
Job positions Number of Percentage of Percentage of
Number of employees
employees employees employees
Entry-level 5.643 72,41 % 1.858 23,84 %
Mid-level 230 2,95 % 19 0,24 %
Senior-level 35 0,45 % 3 0,04 %
Executive-level 4 0,05 % 1 0,01 %
Total Pegawai 5.912 75,86 % 1.881 24,14 %
S-02 Employees Level by Gender and Age Group
Job levels
Age group Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level Number of
(years) employees
Men Women Men Women Men Women Men Women
18-25 543 131 24 1 0 0 0 0 699
25-35 2.247 713 97 9 0 0 0 0 3.066
35-45 1.809 412 64 2 12 0 0 0 2.303
45-55 996 321 33 2 11 1 1 0 1.365
>55 254 75 12 1 12 2 3 1 360
S-03 Employees Turnover
Number of employees Percentage
(in reporting year) (in reporting year)
Number of employees resigned 6.234 Employees 80 %
Number of newly appointed
1.559 Employees 20 %
Employees
Page 16
S-04 Temporary Worker
Number of employees Percentage
(in reporting year) (in reporting year)
Total company headcount held
by contractors and/or 5.361 Employees 68,79 %
consultants
S-05 Employee Training and Development
Average training hour per
Total employee attending company Percentage of employee attending
employee
training program company training program (%)
(in reporting year)
400 hours/employee 42 0,54 %
S-06 Injury Rate
Frequency of work-related accidents of total
Percentage of serious work-related accidents resulting in
Employees
serious and fatal injuries from total employees (%)
(in reporting year)
0,36 0%
S-07 Incidents Regarding Human Rights Abuse
Number of incidents regarding human rights
0
abuse (in reporting year)
Company Policy Regarding Employees
S-08 Does the company has a policy regarding sexual harassment and/or
Yes
non-discrimination?
Sustainability Report, page 96
The Company affirms its commitment to upholding human rights through the Sustainability Policy signed by
the President Director on January 9, 2020. This policy serves as the primary guideline in ensuring respect
for the rights of employees as well as communities surrounding the Company's operational areas. It includes
a zero-tolerance stance on sexual harassment, violence, forced labor, human trafficking, and the use of child
labor.
S-09 Does the company has a policy regarding human rights? Yes
Sustainability Report, page 96
The Company affirms its commitment to upholding human rights through the Sustainability Policy signed by
the President Director on January 9, 2020. This policy serves as the primary guideline in ensuring respect
for the rights of employees as well as communities surrounding the Company's operational areas. It includes
a zero-tolerance stance on sexual harassment, violence, forced labor, human trafficking, and the use of child
labor.
S-10 Does the company have a policy regarding child labor and/or forced
Yes
labor?
Sustainability Report, page 96
The Company affirms its commitment to upholding human rights through the Sustainability Policy signed by
the President Director on January 9, 2020. This policy serves as the primary guideline in ensuring respect
for the rights of employees as well as communities surrounding the Company's operational areas. It includes
Page 17
a zero-tolerance stance on sexual harassment, violence, forced labor, human trafficking, and the use of child
labor.
S-11 Does the company have a company policy regarding occupational
health and safety as well as a safe working environment for all Yes
employees?
Sustainability Report, page 91
OHS standards within the Company are established through the Sustainability Policy and OHS Policy, both
approved by the President Director on May 20, 2019. The implementation of the Occupational Health and
Safety Management System (OHSMS) is carried out in a coordinated manner by the Plantation and Factory
Sustainability Teams, as well as the Occupational Health and Safety Committee (P2K3), to ensure its
effectiveness. Through this system, the Company is committed to preventing workplace accidents, reducing
fatality rates, and minimizing lost work time resulting from incidents.
Corporate Social Responsibility (CSR)
S-12 Does the company have CSR activities, investments or donations to
Yes
the community or registered non-profit organizations?
Sustainability Report, page 101
In executing its CSR, Company has defined five main focus areas, namely education, health, social,
religious, and environmental. This commitment is realized through various initiatives designed to deliver
tangible and sustainable benefits to communities surrounding the Company's operational areas. In 2025, the
total CSR budget realization amounted to Rp457.538.566.
C. Governance Performance
G-01 Board Diversity and Independence
Type of Company Number of seats Seats Occupied by Seats Occupied by Seats Occupied by
Board on Company Men Women Independent Party
Commissioners 0 2 1 1
Directors 0 3 0 0
G-02 Board Meeting Attendance
Number of board meetings Percentage of board meeting
(in reporting year) attendances (in reporting year)
Director Attendance to
8 100 %
Board Meetings
Comissioner Attendance to
8 100 %
Board Meetings
Other governmental-related policy
G-03 Does the company has a policy regarding separation of the
No
Chairman of the Board and CEO?
Sustainability Report, page 124
To date, the Company does not have a specific policy governing the separation of the roles of Chairman of
the Board and Chief Executive Officer (CEO). Nevertheless, the President Director, together with all
members of the Board of Directors, collectively carries out leadership and management functions. Synergy
and coordination among Board members are consistently maintained in both strategic and operational
Page 18
decision-making processes to ensure that corporate governance is implemented effectively, in a structured
manner, and in accordance with accountability principles.
G-04 Does the company has a policy regarding board appraisal? Yes
Sustainability Report, page 123
The performance of the Board of Commissioners is evaluated once a year by the Controlling Shareholder,
based on defined assessment indicators and the Company's performance achievements. The evaluation
also covers the effectiveness of the Board of Commissioners in carrying out its supervisory function and
providing advice on the policies and strategic actions undertaken by the Board of Directors. The results of
the assessment are then presented at the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) as a form of
accountability to shareholders.
Sustainability Report, page 125
The performance of the Board of Directors is evaluated once a year by the Board of Commissioners, based
on established assessment indicators and the Company's performance achievements. This evaluation
process aims to assess the effectiveness of the Board of Directors in carrying out the management and
operational functions of the Company in line with the targets that have been set. The results of the
assessment are subsequently presented at the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) as a form
of accountability to shareholders.
G-05 Does the company has a policy regarding board training and
Yes
development?
Sustainability Report, page 123
As part of its commitment to strengthening capacity and competencies in the implementation of good
corporate governance, the Company actively encourages members of the Board of Commissioners to
participate in various training and development programs. This initiative aims to ensure that each member of
the Board of Commissioners has an adequate understanding of industry dynamics, regulatory
developments, and best practices in corporate governance. During the reporting year, several members of
the Board of Commissioners participated in training programs organized by relevant authorities and
institutions.
Sustainability Report, page 126
As part of its efforts to strengthen leadership capabilities, the Company actively encourages all members of
the Board of Directors to participate in various training and development programs. This initiative aims to
ensure that each member of the Board of Directors maintains an understanding aligned with regulatory
developments, industry dynamics, and best practices in corporate governance. These training activities also
reflect the Company's commitment to enhancing management competencies in support of business
sustainability and compliance obligations. During the reporting year, members of the Board of Directors
participated in a number of training programs organized by capital market authorities and relevant
institutions.
G-06 Does the company has a criteria regarding board appointment and
Yes
re-election?
Sustainability Report, page 121
The criteria for the appointment of members of the Company's Board of Commissioners are as follows: 1.
Possess good character, morals, and integrity. 2. Have the legal capacity to perform legal acts. 3. Within the
5 (five) years prior to appointment and during their tenure a. Have never been declared bankrupt. b. Have
never served as a member of the Board of Directors and/or the Board of Commissioners found responsible
for causing a company to be declared bankrupt. c. Have never been convicted of a criminal offense that
caused losses to state finances and/or is related to the financial sector. d. Have never served as a member
of the Board of Directors and / or the Board of Commissioners who, during their tenure: i. Has not held an
Annual GMS. ii Had their accountability as a member of the Board of Directors and / or the Board of
Commissioners not approved by the GMS or failed to submit accountability to the GMS. iii. Caused a
company that had obtained a license, approval, or registration from the OJK to fail in fulfilling its obligation to
submit an Annual Report and / or Financial Statements to the OJK.
G-07 Does the company has a policy regarding ethics and/or anti-
Yes
corruption?
Sustainability Report, page 130
Page 19
The Company's Code of Ethics serves as an internal guideline binding all elements of the organization,
encompassing values, business ethics, work ethics, and provisions on compliance with internal policies and
applicable laws and regulations in Indonesia. This guideline reflects the commitment of the Board of
Commissioners, the Board of Directors, employees, and subsidiaries to conduct business activities in a
professional and ethical manner, while also serving as a foundation for building strong relationships with
stakeholders. As part of the Company Regulation, the Code of Ethics functions as a standard of appropriate
and ethical conduct, applicable across all levels of the organization at PT Jaya Agra Wattie Tbk, including
parties who work with or represent the Company, whether directly or indirectly.
Sustainability Report, page 133
PT Jaya Agra Wattie Tbk consistently reaffirms its commitment to rejecting all forms of corruption across its
operations. The Company upholds governance principles that are free from Corruption, Collusion, and
Nepotism (KKN), as well as promoting transparency and integrity in all business activities. Through its
commitment to preventing corruption, gratification, and money laundering, the Company seeks to foster
honest, fair, and trustworthy business practices.
G-08 Does the company has a policy regarding equitable treatment of
Yes
shareholders?
Sustainability Report, page 120
In addition to safeguarding shareholders' rights, the Company is also committed to treating all shareholders
fairly and equally. The Company responds promptly to questions, feedback, and suggestions raised by
shareholders as part of its efforts to uphold transparency, accountability, and trust in the implementation of
good corporate governance.
G-09 Does the company have a policy regarding the obligations of
Yes
directors/commissioners to prevent conflicts of interest?
Sustainability Report, page 117
To ensure the effective implementation of corporate governance, each organ within the GCG structure is
encouraged to carry out its roles and responsibilities in a professional, independent, and ethical manner. All
decisions must be free from conflicts of interest and aligned with applicable ethical principles. This is in line
with the Company's code of conduct, which prohibits members of the Board of Commissioners and the
Board of Directors from engaging in transactions that may give rise to conflicts of interest with the
Company's activities. The application of these principles serves as an important foundation in maintaining
objectivity in decision-making, ensuring that decisions consistently reflect the best interests of the Company
and its stakeholders.
Page 20
D. Other
Alignment of Sustainability/Annual Reports with ESG Metrics
Pages in the Sustainability/Annual
Kinerja Kode Metric Name
Report
E-01 Greenhouse Gas Emission Report 62
E-02 Greenhouse Gas Emission Intensity 62
E-03 Electricity Consumption 66
E-04 Water Consumption 70
Environment
E-05 Waste Generated 67
Company Commitment to Achieving Net
E-06 60
Zero Emission Target
Company Commitment to Reduce
E-07 60
Emission
S-01 Gender Equality 82
S-02 Employees by Gender and Age Group 82
S-03 Employee Turnover Rate 84
S-04 Number of Temporary Officers 82
S-05 Employee Training and Development 88
S-06 Number of Work Accidents 94
S-07 Human Rights Violation Incidents 98
Social Sexual Harassment and/or Non-
S-08 96
Discrimination Policy
S-09 Policy on Human Rights 96
S-10 Child Labor and/or Forced Labor Policy 96
Occupational Health and Safety Policy
S-11 and Safe and Secure Work Environment 91
are provided to all employees.
S-12 Corporate Social Responsibility 101
Page 21
Management Diversity and
G-01 117
Independence
Total Attendance of Directors and
G-02 127
Commissioners to Board Meetings
Chairman of the Board and CEO
G-03 124
Separation Policy
Board of Directors and Commissioners
G-04 123
Assessment Policy
Board of Directors and Commissioners
Governance G-05 123
Training Policy
G-06 Special Criteria for Election of the Board 121
G-07 Code of Ethics and/or Anti-Corruption 130
G-08 Fair Treatment Policy for Shareholders 120
G-09 Conflict of Interest Prevention Policy 117
Referenced International Standards and Third Party Verification
Alignment with sustainability reporting framework
X Yes No
X GRI
TCFD
CDP
IFRS S1
IFRS S2
SASB
Others, please specify
null
Third-party assurance and/or validation
X No
Thus to be informed accordingly.
Respectfully,
Jaya Agra Wattie Tbk
Page 22
Harli Wijayadi
corporate secretary
Jaya Agra Wattie Tbk
Gedung Graha Dinamika Lantai 2 Jalan Tanah Abang II No 49-51 Jakarta 10160
Phone : 021-3505906 , 021-65867525, Fax : -, www.jawattie.co.id
Sender Name Harli Wijayadi
Function corporate secretary
Date and Time 29-04-2026 08:21
Attachment 1. 008-JAW-CORSEC-IV-2026.pdf
2. SR JAWA 2025.pdf
3. AR JAWA 2025.pdf
This is an official document of Jaya Agra Wattie Tbk that does not require a signature as it was generated
electronically by the electronic reporting system. Jaya Agra Wattie Tbk is fully responsible for the information
contained within this document.
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Agri Bumi Sentosa
p.1 ×2
unresolved
org
PT Anugerah Wattindo
p.1 ×2
unresolved
—
Emisi langsung dari pembakaran stasioner
p.1
unresolved
—
Emisi fugitive langsung
p.1
unresolved
—
Total Emisi Langsung (Scope 1)
p.1
unresolved
—
Direct emissions from stationary combustion
p.12
unresolved
—
Direct emissions from mobile combustion
p.12
unresolved
—
Direct emissions from processes
p.12
unresolved
—
Direct fugitive emissions
p.12
unresolved
—
Total Direct Emissions (Scope 1)
p.12
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.