Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 148
Page 1
Page 2
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Penjelasan Tema
Theme Explanation
2 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 3
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
FONDASI KUAT UNTUK
DAMPAK BERKELANJUTAN
A STRONG FOUNDATION FOR
SUSTAINABLE IMPACT
Tahun 2025 menjadi awal yang positif bagi JAWA 2025 marked a positive start for JAWA in strengthening
dalam memperkuat fondasi komitmen keberlanjutan the foundations of its sustainability commitment,
seiring dengan proses perkembangan dan kemajuan in line with the Company’s continued growth
perusahaan. Setelah melalui fase penguatan internal and advancement. Following a period of internal
pada periode sebelumnya, Perseroan memasuki strengthening in the previous phase, the Company
tahun ini dengan arah yang semakin jelas dalam entered the year with greater clarity in integrating
mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam sustainability principles into its operations and
kegiatan operasional dan tata kelola. Perbaikan pada governance. Improvements across various operational
berbagai aspek operasional, didukung oleh penguatan aspects, supported by a more structured and robust
tata kelola yang lebih tertata, menjadi landasan governance framework, served as a critical foundation
penting bagi penerapan praktik agribisnis yang tidak for implementing agribusiness practices that are not
hanya lebih efisien, tetapi juga lebih bertanggung only more efficient, but also more responsible and
jawab dan adaptif terhadap dinamika pasar yang terus adaptive to changing market dynamics.
berkembang.
Sejalan dengan hal tersebut, JAWA terus mendorong In line with it, JAWA continues to drive productivity
peningkatan produktivitas melalui pengelolaan sumber improvements through more prudent and measurable
daya yang lebih bijak dan terukur, serta membangun resource management, while fostering constructive
hubungan yang konstruktif dengan para pemangku engagement with stakeholders. This approach reflects
kepentingan. Pendekatan ini mencerminkan upaya the Company’s commitment to maintaining a balance
Perseroan untuk menjaga keseimbangan antara between business performance, environmental
pencapaian kinerja usaha, perhatian terhadap stewardship, and social contribution. With an
lingkungan, dan kontribusi sosial kepada masyarakat. increasingly solid foundation, JAWA believes that the
Dengan fondasi yang semakin kuat, JAWA meyakini improvements undertaken throughout 2025 will deliver
bahwa setiap langkah perbaikan yang dijalankan greater and more sustainable value for the business,
pada tahun 2025 akan memberikan nilai tambah the environment, and society over the long-term.
yang semakin nyata dan berkelanjutan bagi bisnis,
lingkungan, dan masyarakat dalam jangka panjang.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 3
Page 4
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Kesinambungan Tema
Theme Continuity
2024
Berpijak pada Keberlanjutan
Rooted in Sustainability
“Berpijak pada Keberlanjutan” mencerminkan komitmen PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)
untuk menjadikan prinsip keberlanjutan sebagai landasan utama dalam setiap aspek
operasional perusahaan. Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan dengan
komoditas utama kelapa sawit, karet, teh, dan kopi, JAWA memahami bahwa keberlanjutan
bukan hanya tentang memenuhi tanggung jawab lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai
tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Berpijak pada prinsip Lingkungan, Sosial,
dan Tata Kelola (LST), JAWA berkomitmen menerapkan praktik operasional yang ramah
lingkungan melalui efisiensi energi, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, serta
pelestarian keanekaragaman hayati di seluruh area operasionalnya. Dalam aspek sosial,
JAWA aktif berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program
pemberdayaan yang berkelanjutan, peningkatan kapasitas karyawan, serta penyediaan
lingkungan kerja yang aman dan inklusif. Sementara itu, di aspek tata kelola, JAWA
senantiasa menjunjung tinggi integritas dan transparansi melalui penerapan prinsip tata
kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) untuk memastikan praktik
bisnis yang etis dan berkelanjutan. Melalui langkah ini, JAWA tidak hanya berupaya menjaga
kelangsungan bisnis, tetapi juga bertekad menciptakan dampak positif yang signifikan bagi
lingkungan, masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.
“Rooted in Sustainability” reflects PT Jaya Agra Wattie Tbk’s (JAWA) commitment to
embedding sustainability principles at the core of its operations. As a plantation company
managing key commodities such as palm oil, rubber, tea, and coffee, JAWA recognizes that
sustainability extends beyond environmental responsibility to delivering long-term value
for stakeholders. Guided by Environmental, Social, and Governance (ESG) principles, the
Company implements environmentally responsible practices, including energy efficiency,
waste management, and biodiversity conservation across its operational areas. From a social
perspective, JAWA contributes to community welfare through sustainable empowerment
initiatives, employee development, and the creation of a safe and inclusive workplace. In
governance, JAWA consistently upholds integrity and transparency by applying Good
Corporate Governance (GCG) principles to ensure ethical and sustainable business conduct.
Through these efforts, JAWA aims to maintain business continuity while creating meaningful
and lasting positive impacts on the environment, society, and long-term economic growth.
4 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 5
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Bersinergi Mencapai
2023
Keberlanjutan
Synergizing to Foster Sustainability
Dalam dinamika dunia usaha yang terus berkembang, setiap perusahaan menghadapi
berbagai tantangan dalam menjaga keberlanjutan usahanya, mulai dari tekanan ekonomi,
perubahan industri, hingga ketidakpastian prospek bisnis. Bagi JAWA, keberlanjutan
bukan sekadar isu, melainkan prinsip yang menjadi bagian dari identitas Perseroan dalam
menjalankan tanggung jawab sosial, lingkungan, dan tata kelola secara seimbang. Tema
Bersinergi Mencapai Keberlanjutan mencerminkan tekad Perseroan untuk melangkah lebih
jauh, tidak hanya memenuhi standar keberlanjutan, tetapi juga menghadirkan dampak positif
yang lebih berarti. Dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST),
Perseroan berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang seimbang,
inklusif, dan bernilai jangka panjang. Komitmen ini diperkuat melalui sinergi bersama para
pemangku kepentingan yang memegang peranan penting dalam mendukung pencapaian
visi dan misi keberlanjutan Perseroan.
In the evolving business landscape, every company faces various challenges in maintaining
business continuity, ranging from economic pressure and industry shifts to uncertainty in
future business prospects. For JAWA, sustainability is not merely an issue, but a principle
embedded in the Company’s identity in carrying out its social, environmental, and governance
responsibilities in a balanced manner. The theme Synergizing to Foster Sustainability reflects
the Company’s determination to go further, not only by meeting sustainability standards but
also by creating more meaningful positive impacts. By taking into account environmental,
social, and governance (ESG) aspects, the Company is committed to pursuing sustainable
development that is balanced, inclusive, and capable of delivering long-term value. This
commitment is strengthened through close collaboration with stakeholders, who play an
important role in supporting the achievement of the Company’s sustainability vision and
mission.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 5
Page 6
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Daftar Isi
Table of Contents
03
2 Penjelasan Tema
Theme Explanation Kinerja Ekonomi
6 Daftar Isi Economic Performance
Table of Contents
8 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan 2025 54 Pencapaian Kinerja Ekonomi
2025 Sustainability Performance Overview Economic Performance Achievement
10 Sertifikasi 56 Manajemen Rantai Pasokan
Certification Supply Chain Management
11 Strategi Keberlanjutan
04
Sustainability Strategy
14 Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Kinerja Lingkungan
Berkelanjutan Environment Performance
Contribution to the Sustainable Development
Goals
60 Komitmen Menuju Net Zero Emission
18 Sambutan Direktur Utama
Commitment Towards Net Zero Emissions
President Director’s Message
61 Upaya Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca
Greenhouse Gas Emission Reduction Efforts
01 Tentang Laporan Ini
About This Report
63
66
Efisiensi dan Pengelolaan Energi
Energy Efficiency and Management
Pengelolaan Limbah Secara Berkelanjutan
Sustainable Waste Management
28 Proses Penetapan Konten Laporan
Report Content Determination Process 68 Pengelolaan Air dan Efluen untuk Keberlanjutan
Operasi
30 Daftar Topik Material dan Batasan Topik Water and Effluent Management for Sustainable
List of Material Topics and Topic Boundaries Operations
33 Pelibatan Pemangku Kepentingan 71 Perlindungan dan Pelestarian Keanekaragaman
Stakeholder Engagement Hayati
Biodiversity Protection and Preservation
35 Kontak Terkait Laporan
Report-Related Contacts 73 Pencegahan Deforestasi dan Kebakaran Lahan
Deforestation and Land Fire Prevention
75 Komitmen Pengelolaan Biaya Lingkungan
02
Environmental Cost Management Commitment
Profil Perusahaan
Company Profile
38 Sekilas Tentang JAWA
JAWA at a Glance
05 Kinerja Sosial
Social Performance
40 Tonggak Sejarah Perusahaan
Company Milestones 80 Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi
Diversity, Equity, and Inclusion
42 Skala Perusahaan
Company Scale 87 Pengembangan Kapasitas dan Kompetensi
Karyawan
43 Wilayah Operasional Employee Capacity and Competency
Operational Area Development
44 Produk Usaha 91 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Business Products Occupational Health and Safety
45 Daftar Entitas Anak 96 Hak Asasi Manusia
List of Subsidiaries Human Rights
46 Visi dan Misi 99 Pelibatan Masyarakat Lokal
Vision and Mission Local Community Engagement
48 Struktur Organisasi 108 Keamanan dan Kualitas Produk
Organizational Structure Product Safety and Quality
50 Keanggotaan Asosiasi
Association Membership
6 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 7
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
06 Kinerja Tata Kelola
Governance Performance 07 Informasi Pendukung
Supporting Information
114 Tata Kelola Keberlanjutan 135 Lembar Umpan Balik
Sustainability Governance Feedback Sheet
130 Kode Etik dan Etika Bisnis
137 Indeks Isi Standar GRI
Code of Ethics and Business Conduct
GRI Standards Content Index
132 Manajemen Risiko
143 Referensi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Risk Management
Financial Services Authority (OJK) References
133 Kebijakan Antikorupsi
Anti-Corruption Policy
PT Jaya Agra Wattie Tbk 7
Page 8
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan 2025
2025 Sustainability Performance Overview
Aspek Ekonomi [OJK B.1]
Economic Aspect
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan Total Volume Produksi Tandan Buah Segar (TBS)
Economic Value Generated Total Production Volume of Fresh Fruit Bunches
(dalam juta rupiah | in million rupiah) (FFB)
(ton | ton)
1.741.937
133.508
1.070.773
105.499
896.152
98.357
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Total Volume Produksi Karet - Inti Total Volume Produksi Minyak Kelapa Sawit (MKS)
Total Production Volume of Rubber - Nucleus Total Production Volume of Crude Palm Oil (CPO)
(ton | ton) (ton | ton)
69.348
5.931
53.447
5.623
44.955
5.259
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Aspek Lingkungan [OJK B.2]
Environment Aspect
Total Emisi Gas Rumah Kaca
Cakupan 1 dan 2
Total Scope 1 and Scope 2 Greenhouse
Gas Emissions
(ton CO2 eq)
5.783
1.123.573 62.878,95
4.481
4.403
Pohon Telah Ditanam (ton CO2 eq)
Sampai Dengan Tahun Penyerapan Emisi Dari
2025 Penanaman Pohon
Trees Have Been Planted Absorption of Emission
2023 2024 2025 Until 2025 Emission from Tree Planting
8 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 9
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Konsumsi Konsumsi Air Volume Limbah
Energi Listrik Water Waste Volume
Electricity Consumption (ton)
Consumption (m3)
(kWh)
4.242.075
55.083,20
1.005.610,87
4.161.208
15.438,16
196.630,85
132.453,23
42.515,83
2.976.927
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
Aspek Sosial [OJK B.3]
Social Aspect
0
Pelanggaran Hak Asasi Manusia Realisasi Anggaran CSR Tahun 2025
(HAM) pada Tahun 2025 CSR Budget Realization for 2025
Cases of Human Rights Violations (Rp | Rp)
in 2025
457.538.566
0
Pengaduan Masyarakat pada
Tahun 2025
373.808.947
Public Complaints in 2025
320.912.245
0
Pengaduan terhadap Keamanan
Produk pada Tahun 2025
Complaints on Product Safety in 2025 2023 2024 2025
Aspek Tata Kelola
Governance Aspect
0
Kasus Korupsi, Penyuapan, Gratifikasi di
Lingkungan Perseroan pada Tahun 2025
Cases of Corruption, Bribery, Gratification within the Company in 2025
PT Jaya Agra Wattie Tbk 9
Page 10
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Sertifikasi
Certification
SNI ISO 9001:2015
Tanggal | Date Masa Berlaku | Validity Period
3 Januari 2024 | January 3, 2024 2 Januari 2027 | January 2, 2027
Penerima | Recipient Pemberi Sertifikasi | Certifier
PT Indo Java Rubber Planting Co. Balai Besar Kulit, Karet, dan Plastik (BBKKP)
Center for Leather, Rubber, and Plastics
SNI ISO 9001:2015
Tanggal | Date Masa Berlaku | Validity Period
6 Desember 2023 21 Desember 2026 | December 21, 2026
December 6, 2023
Pemberi Sertifikasi | Certifier
Penerima | Recipient Balai Besar Kulit, Karet, dan Plastik (BBKKP)
PT Kaliduren Estates Center for Leather, Rubber, and Plastics
Badan Standardisasi Nasional
Persetujuan penggunaan tanda SNI
Approval to use of the SNI sign
SURAT PERSETUJUAN
PENGGUNAAN TANDA SNI
Nomor : 1 00186 1 062022
Kepala Badan Standardisasi Nasional memberikan persetujuan penggunaan tanda SNI, kepada :
Nama Perusahaan : PT. PERKEBUNAN KROEWOEK
Alamat Perusahaan : Dusun Gunung Madur RT 01 RW 06, Desa Darmasari, Kec.
Bayah Kab. Lebak Prov. Banten
Nama Pabrik : PT. PERKEBUNAN KROEWOEK
Alamat Pabrik : Dusun Gunung Madur RT 01 RW 06, Desa Darmasari, Kec.
Tanggal | Date Masa Berlaku | Validity Period
Bayah, Kab. Lebak, Prov. Banten - 42393, INDONESIA
Nama Produk : Karet konvensional
Jenis Produk : Produk berbahan dasar karet
Merk : -
Lembaga Sertifikasi : Balai Besar Kulit Karet dan Plastik (BBKKP) - JPA
Atas pemenuhannya terhadap persyaratan acuan : SNI 06-0001-1987
Masa berlaku sampai dengan 11 Mei 2026
Tidak tertera | Not Attached 11 Mei 2026 | May 11, 2026
Diterbitkan di : JAKARTA
Kepala BSN,
Penerima | Recipient Pemberi Sertifikasi | Certifier
PT Perkebunan Kroewoek Badan Standardisasi Nasional
( Drs. Kukuh S. Achmad, M.Sc. )
Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik
menggunakan Sertifikat Elektronik yang diterbitkan oleh BSrE
National Standardization Agency
SNI 1903:2017
Tanggal | Date Masa Berlaku | Validity Period
27 Januari 2022 26 Januari 2026 | January 26, 2026
January 27, 2022
Pemberi Sertifikasi | Certifier
Penerima | Recipient Balai Besar Kulit, Karet, dan Plastik (BBKKP)
PT Indo Java Rubber Planting Co. Center for Leather, Rubber, and Plastics
Persetujuan penggunaan tanda SNI
Approval to use of the SNI sign
Tanggal | Date Masa Berlaku | Validity Period
Tidak tertera | Not Attached 18 Juli 2026 | July 18, 2026
Penerima | Recipient Pemberi Sertifikasi | Certifier
PT Kaliduren Estates Badan Standardisasi Nasional
National Standardization Agency
10 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 11
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Strategi Keberlanjutan [OJK A.1, F.1]
Sustainability Strategy
Perseroan menegaskan komitmennya untuk The Company reaffirms its commitment to grow as a
berkembang sebagai perusahaan agribisnis unggulan leading agribusiness company that not only delivers
yang tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, high-quality products, but also embeds environmental,
tetapi juga menempatkan aspek lingkungan, sosial, dan social, and economic considerations as integral
ekonomi sebagai bagian penting dari seluruh kegiatan elements of all business activities. In pursuing this
usaha. Dalam mewujudkan visi tersebut, Perseroan vision, the Company is not solely focused on financial
tidak semata-mata berorientasi pada kinerja finansial, performance, but also strives to create tangible value
tetapi juga berupaya memberikan manfaat yang nyata for the nation, communities, and the surrounding
bagi negara, masyarakat, dan lingkungan sekitar. environment. To this end, sustainability-supporting
Untuk itu, kebijakan yang mendukung keberlanjutan policies are implemented consistently and integrated
diterapkan secara konsisten serta diintegrasikan ke into the corporate culture, enabling all employees to
dalam budaya perusahaan, sehingga seluruh karyawan actively contribute to their implementation.
turut berperan aktif dalam pelaksanaannya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen In support of this commitment, the Company
tersebut, Perseroan menjalankan berbagai kebijakan implements various policies aligned with its long-term
yang sejalan dengan tujuan jangka panjang untuk objective of creating sustainable positive value for the
menciptakan nilai positif yang berkelanjutan bagi environment and society. The Company also ensures
lingkungan dan masyarakat. Perseroan juga memastikan that these policies are communicated transparently to
bahwa kebijakan tersebut dikomunikasikan secara all employees and stakeholders, in order to promote
terbuka kepada seluruh karyawan dan pemangku continuous performance improvement. [GRI 2-16]
kepentingan, guna mendorong peningkatan kinerja
yang berkesinambungan. [GRI 2-16]
Kebijakan Keberlanjutan telah disahkan secara resmi The Sustainability Policy was formally established
pada tanggal 9 Januari 2020 di Jakarta. Pengesahan on January 9, 2020, in Jakarta. This was marked by
tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen the signing of the policy document by the President
kebijakan oleh Direktur Utama, sebagai bentuk Director, reflecting management’s commitment to
komitmen manajemen dalam memastikan bahwa ensuring that sustainability principles are binding
prinsip-prinsip keberlanjutan menjadi bagian yang and fully integrated into all operational activities and
mengikat dan terintegrasi dalam seluruh kegiatan decision-making processes. The policies implemented
operasional dan pengambilan keputusan perusahaan. by the Company include the following: [GRI 2-23, 2-24]
Adapun kebijakan yang diterapkan Perseroan meliputi
hal-hal sebagai berikut: [GRI 2-23, 2-24]
PT Jaya Agra Wattie Tbk 11
Page 12
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
1
Menjadikan perlindungan lingkungan Integrating environmental protection as
sebagai bagian yang tak terpisahkan dari an inseparable part of daily operational
kegiatan operasional dan bisnis sehari hari, and business activities, while consistently
dengan selalu mematuhi dan memenuhi complying with all applicable laws and
peraturan perundangan yang berlaku. regulations.
2
Mengelola lingkungan agar terjaga Managing the environment to ensure its
kelestariannya dengan memperhatikan: sustainability, with due consideration to:
1. Tidak melakukan pembukaan lahan 1. Prohibiting land clearing through burning
dengan cara dibakar (Zero Burning). (Zero Burning).
2. Tidak melakukan penanaman di area 2. Prohibiting cultivation in forest areas and
kawasan hutan dan area gambut. peatland.
3. Melindungi area Nilai konservasi Tinggi 3. Protecting High Conservation Value
(NKT) dan area Stok Karbon Tinggi (HCV) areas and High Carbon Stock
(SKT). (HCS) areas.
4. Melakukan perlindungan terhadap 4. Safeguarding endangered species and
spesies langka dan keanekaragaman biodiversity.
hayati.
5. Berupaya mengurangi efek Gas Rumah 5. Striving to reduce greenhouse gas (GHG)
Kaca (GRK). emissions.
6. Mengelola limbah cair dan limbah padat 6. Managing wastewater and solid waste in
dengan baik sesuai ketentuan yang accordance with applicable regulations.
berlaku.
3
Melindungi dan menghormati prinsip- Protecting and respecting human rights
prinsip Hak Asasi Manusia (HAM), principles in accordance with universal norms
sesuai norma- norma universal ataupun and applicable laws and regulations, thereby
peraturan perundang-undangan, sehingga fostering a safe and inclusive environment for
menciptakan kondisi yang nyaman bagi all employees and surrounding communities,
seluruh karyawan dan masyarakat sekitar, with due consideration to:
dengan memperhatikan:
1. Memberikan peluang kesempatan 1. Providing equal employment
kerja yang sama untuk mendapat opportunities and career advancement
pekerjaan dan hak berkarier yang sama rights within the Company, while
di perusahaan, dengan mendukung promoting diversity without
keberagaman tanpa diskriminasi gender, discrimination based on gender,
suku, ras, agama. ethnicity, race, or religion.
2. Tidak mempekerjakan anak dibawah 2. Prohibiting child labor, forced labor, and
umur, melarang tenaga kerja paksa dan human trafficking, while safeguarding
perdagangan manusia, serta melindungi reproductive rights.
hak reproduktif.
3. Tidak ada toleransi terhadap pelecehan 3. Maintaining zero tolerance for sexual
seksual dan kekerasan. harassment and violence.
4. Menghormati dan menghargai 4. Respecting and upholding employees’
setiap pekerja untuk berserikat dan rights to freedom of association and
berorganisasi. organization.
5. Menangani keluhan dan konflik secara 5. Addressing grievances and conflicts in
baik, transparan dan bertanggung jawab. a proper, transparent, and accountable
manner.
4
Menerapkan Sistem Manajemen Implementing an Occupational Health and
Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Safety Management System to ensure a
mencapai lingkungan yang sehat dan aman safe and healthy environment across all
di seluruh aspek operasionalnya bagi seluruh operational aspects for employees, clients,
pekerja, klien, pengunjung dan kontraktor. visitors, and contractors.
12 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 13
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Menerapkan praktik Best Management Applying Best Management Practices in
5
Practices dalam proses budidaya/ cultivation and production processes to
produksinya untuk memperoleh hasil yang achieve optimal results, high productivity,
optimal dengan produktivitas yang tinggi dan and consistent product quality.
kualitas yang baik secara berkesinambungan.
6
Mengimplementasikan Tanggung Jawab Implementing Social and Environmental
Sosial dan Lingkungan Kemasyarakatan Responsibility initiatives in accordance with
sesuai norma yang berlaku, dan applicable norms, including community
melaksanakan pemberdayaan kegiatan economic empowerment, education,
ekonomi, pendidikan, kesehatan masyarakat public health, and other programs aimed at
serta kegiatan lainnya dalam upaya improving the well-being of communities
meningkatkan kesejahteraan masyarakat and stakeholders.
dan pemangku kepentingan.
7
Memastikan bahan baku yang diolah dapat Ensuring that all processed raw materials are
ditelusuri dan bukan merupakan TBS hasil traceable and do not originate from illegally
penjarahan, pencurian atau TBS yang sourced FFB, including those resulting from
diproduksi dengan menjajah hutan negara encroachment, theft, or activities that violate
atau yang melanggar peraturan perundang laws and regulations.
undangan.
Lingkungan Sosial Tata Kelola
Environment Social Governance
Zero Burning Kesempatan kerja setara Mekanisme pengaduan
Equal employment opportunities (Whistleblowing System)
Larangan tanam di kawasan Complaint mechanism
Larangan pekerja anak &
hutan & gambut (Whistleblowing System)
kerja paksa
Planting prohibition in forest
Prohibition of child labor & forced Best Management Practices
and peat areas
labor
Perlindungan NKT & SKT Traceability TBS
Anti pelecehan & kekerasan
HCV & HCS Protection FFB Traceability
Anti-harassment & violence
Pengurangan GRK
Kebebasan berserikat
GHG Reduction
Freedom of association
Pengelolaan limbah
Sistem Manajemen Keselamatan
Waste Management
dan Kesehatan Kerja (SMK3)
Occupational Safety and Health
Management System (SMK3)
Tanggung jawab sosial dan
lingkungan kemasyarakatan
Social and environmental
responsibility
PT Jaya Agra Wattie Tbk 13
Page 14
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Kontribusi terhadap Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan
Contribution to the Sustainable Development Goals
Keberlanjutan menjadi prinsip dasar dalam pengelolaan Sustainability serves as a fundamental principle in the
kegiatan usaha Perseroan. Dalam setiap pengambilan management of the Company’s business activities. In
keputusan dan perumusan kebijakan, Perseroan every decision-making process and policy formulation,
mempertimbangkan secara menyeluruh dampak the Company comprehensively considers the social,
sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dapat timbul dari economic, and environmental impacts arising from
aktivitas operasionalnya. Dengan pendekatan tersebut, its operations. Through this approach, the Company
Perseroan tidak hanya mengejar kinerja finansial, not only pursues financial performance, but also
tetapi juga memastikan bahwa pertumbuhan usaha ensures that business growth remains aligned with its
sejalan dengan tanggung jawab terhadap masyarakat responsibilities to communities and the environment.
dan lingkungan.
Komitmen tersebut selaras dengan agenda This commitment is aligned with the global development
pembangunan global yang dirumuskan dalam Tujuan agenda outlined in the Sustainable Development
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Goals (SDGs). The SDGs comprise 17 goals designed
Development Goals (SDGs). TPB mencakup 17 tujuan to promote a balance between economic growth,
yang dirancang untuk mendorong keseimbangan antara social well-being, and environmental preservation.
pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan This agenda serves as a key reference for various
sosial, dan pelestarian lingkungan. Agenda ini menjadi stakeholders, including the business sector, in
referensi bagi berbagai pemangku kepentingan, advancing inclusive and sustainable development for
termasuk dunia usaha, dalam mewujudkan future generations.
pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi
generasi mendatang.
Perseroan mengintegrasikan prinsip-prinsip TPB ke The Company integrates SDG principles into its
dalam strategi, kebijakan, serta pelaksanaan program strategies, policies, and the implementation of its
dan inisiatif yang dijalankan. Implementasi komitmen programs and initiatives. The realization of this
ini dirangkum dalam uraian berikut. commitment is presented in the following section.
Uraian Kontribusi Perseroan Description of the Company’s Contribution
Perseroan melakukan perhitungan emisi gas rumah The Company calculates greenhouse gas (GHG)
kaca (GRK) Cakupan 1, 2, dan 3. emissions for Scope 1, 2, and 3.
14 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 15
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Uraian Kontribusi Perseroan Description of the Company’s Contribution
Perseroan menerapkan pendekatan waste to energy The Company implements a waste-to-energy
dengan memanfaatkan limbah serat kelapa sawit, approach by utilizing palm fiber waste, palm kernel
cangkang sawit, dan wood pellet sebagai bahan shells, and wood pellets as fuel.
bakar.
Perseroan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, The Company applies the 3R (Reduce, Reuse,
Recycle) dalam pengelolaan limbah. Recycle) principles in its waste management
practices.
Perseroan berkomitmen dalam melindungi area The Company is committed to protecting High
dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) dan Stok Karbon Conservation Value (HCV) and High Carbon Stock
Tinggi (SKT), serta tidak melakukan penanaman di (HCS) areas, and prohibits planting in forest areas
kawasan hutan dan area gambut. and peatland.
Perseroan memastikan telah memperoleh Analisis The Company ensures that Environmental Impact
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta Assessments (AMDAL) have been obtained as well as
menyusun Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Environmental Management Plans and Environmental
Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL/RPL). Monitoring Plans (RKL/RPL) are prepared.
Perseroan membangun daerah tangkapan air hujan The Company develops rainwater catchment areas
sebagai sumber mata air bersih dan melakukan as sources of clean water and conducts reforestation
penghijauan dengan menanam berbagai jenis pohon by planting various tree species, including teak,
seperti pohon jati, albisa, akasia, mahoni, dan lainnya. albizia, acacia, mahogany, and others.
Uraian Kontribusi Perseroan Description of the Company’s Contribution
Perseroan menyelenggarakan Corporate Social The Company implements Corporate Social
Responsibility (CSR) yang membawa dampak bagi Responsibility (CSR) initiatives that deliver tangible
masyarakat dan lingkungan, meliputi: benefits to communities and the environment, including:
• Donasi kegiatan sosial dan kemasyarakatan, • Donations for social and community activities,
termasuk acara keagamaan; including religious events;
• Dukungan akses air bersih dan air minum; • Support for access to clean water and safe
drinking water;
• Mengadakan kegiatan pengobatan gratis; dan • Provision of free medical services; and
• Pengadaan material untuk infrastruktur rumah • Supply of materials for the development of
keagamaan dan sekolah. religious facilities and schools.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 15
Page 16
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Uraian Kontribusi Perseroan Description of the Company’s Contribution
Perseroan memiliki komitmen tinggi dalam aspek The Company demonstrates a strong commitment to
kepegawaian, melalui pemenuhan hak mendasar its workforce by upholding the fundamental rights of
setiap karyawan, serta penerapan praktik all employees, while promoting diversity and equal
keanekaragaman dan kesetaraan dalam kesempatan opportunity in the workplace. Key initiatives include:
di tempat kerja. Inisiatif utama meliputi:
• Tempat kerja yang layak, aman, dan kondusif • A decent, safe, and conducive working
environment
• Sarana dan prasarana penunjang kesejahteraan • Availability of facilities and infrastructure that
dan kesehatan karyawan support employee welfare and health
• Pelatihan dan pendidikan karyawan • Employee training and development
• Fasilitas pengaduan pelanggaran HAM dan • Grievance mechanisms for human rights
insiden lainnya violations and other incidents
• Pengikutsertaan karyawan ke dalam program • Enrolling employees in the Financial Institution
Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Pension Fund (DPLK) program
• Pemberian reward dan promosi kepada karyawan • Providing rewards and promotions for high-
berprestasi performing employees
Perseroan berkomitmen dalam menerapkan GCG The Company is committed to implementing GCG
pada Tata Kelola Perusahaan. across its Corporate Governance.
Perseroan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia The Company upholds human rights principles and
(HAM) dan praktik antidiskriminasi. anti-discrimination practices.
Perseroan menyediakan program magang (On the The Company provides internship programs (On-
Job Training/OJT) dan praktik kerja lapangan (PKL) the-Job Training/OJT) and fieldwork programs (PKL)
bagi mahasiswa lembaga pendidikan perkebunan for students from plantation-focused educational
dan perguruan tinggi. institutions and universities.
Uraian Kontribusi Perseroan Description of the Company’s Contribution
Perseroan memastikan bahwa kegiatan produksi The Company ensures that its production and
dan distribusi telah sesuai dengan Kebijakan distribution activities are conducted in accordance
Keberlanjutan dan Standard Operating Procedure with its Sustainability Policy and Standard
(SOP) yang mengacu pada sistem manajemen Operating Procedures (SOPs), which refer to ISO
terakreditasi ISO 9001:2015 dan ISPO. 9001:2015-accredited management systems and
ISPO.
Perseroan telah memperoleh sertifikat ISPO untuk The Company has obtained ISPO certification for
produksi minyak sawit dan sertifikat SNI untuk palm oil production and SNI certification for rubber
produksi karet. production.
16 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 17
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
PT Jaya Agra Wattie Tbk 17
Page 18
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Sambutan Direktur Utama [GRI 2-22][OJK D.1, E.5]
President Director’s Message
Harijadi Soedarjo
Direktur Utama
President Director
18 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 19
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Para pemangku kepentingan yang terhormat, Dear Esteemed Stakeholders,
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha We extend our gratitude to Almighty God for His
Esa atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga blessings and grace, which have enabled PT Jaya
PT Jaya Agra Wattie, untuk selanjutnya disebut Agra Wattie, hereinafter referred to as the “Company”
“Perseroan” atau “JAWA”, dapat menerbitkan Laporan or “JAWA,” to publish its 2025 Sustainability Report.
Keberlanjutan Tahun 2025. Sebagai perusahaan As a company operating in the plantation sector, the
yang beroperasi di sektor perkebunan, Perseroan Company views sustainability not merely as a matter
memandang keberlanjutan tidak hanya sebagai of regulatory compliance, but as a strategic approach
pemenuhan kewajiban kepatuhan, tetapi sebagai to creating long-term value and maintaining business
pendekatan strategis untuk menciptakan nilai jangka continuity.
panjang dan menjaga kesinambungan usaha.
Komitmen tersebut telah dituangkan secara formal This commitment has been formally embodied
dalam Kebijakan Keberlanjutan yang disahkan sejak in the Sustainability Policy enacted on 9 January
9 Januari 2020. Kebijakan ini mencerminkan nilai 2020. The policy reflects the Company’s core
dasar Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara values in maintaining a balance between economic
kinerja ekonomi, pelestarian lingkungan, dan tanggung performance, environmental preservation, and social
jawab sosial. Implementasinya bertumpu pada tujuh responsibility. Its implementation is based on seven
pilar utama, meliputi perlindungan lingkungan dalam key pillars, including environmental protection in
operasional; pengelolaan ekosistem melalui praktik zero operations; ecosystem management through zero
burning, perlindungan hutan, gambut, Nilai Konservasi burning practices, protection of forests, peatlands,
Tinggi (NKT) dan Stok Karbon Tinggi (SKT), serta High Conservation Value (HCV) and High Carbon Stock
pelestarian keanekaragaman hayati; penghormatan (HCS) areas, as well as biodiversity conservation;
terhadap hak asasi manusia tanpa diskriminasi; respect for human rights without discrimination;
penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan implementation of the Occupational Health and Safety
Kesehatan Kerja (K3); pelaksanaan Best Management Management System (OHS); application of Best
Practices; tanggung jawab sosial kepada masyarakat; Management Practices; social responsibility toward
serta jaminan ketertelusuran bahan baku yang patuh communities; and assurance of legally compliant raw
terhadap ketentuan hukum. [OJK A.1] material traceability. [OJK A.1]
Nilai-nilai tersebut dikembangkan melalui partisipasi These values have been developed through cross-
lintas fungsi di dalam organisasi dan disahkan oleh functional participation within the organization
manajemen puncak, untuk kemudian diinternalisasi and endorsed by top management, before being
ke dalam budaya kerja perusahaan. Selanjutnya, internalized into the Company’s corporate culture.
Perseroan mengintegrasikan pengelolaan risiko Furthermore, the Company integrates sustainability
keberlanjutan ke dalam kerangka manajemen risiko risk management into its overall risk management
secara menyeluruh. Pendekatan ini memastikan bahwa framework. This approach ensures that every business
setiap keputusan bisnis mempertimbangkan aspek decision takes into account environmental, social, and
lingkungan, sosial, dan tata kelola secara seimbang. governance aspects in a balanced manner.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 19
Page 20
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Sejalan dengan penguatan kerangka tersebut, pada In line with strengthening this framework, in 2025
tahun 2025 Perseroan memperbarui peta isu material the Company updated its material issues mapping to
guna memastikan bahwa strategi keberlanjutan yang ensure that its sustainability strategy remains relevant
dijalankan tetap relevan dengan dinamika bisnis to business dynamics and stakeholder expectations.
dan ekspektasi pemangku kepentingan. Proses ini This process involved coordination across internal
melibatkan koordinasi lintas fungsi internal serta functions as well as input from external stakeholders,
masukan dari pemangku kepentingan eksternal, resulting in a more focused and responsive mapping
sehingga menghasilkan pemetaan isu yang lebih of issues to serve as the basis for determining future
terarah dan responsif sebagai dasar dalam menetapkan sustainability priorities.
prioritas keberlanjutan ke depan.
Perseroan menyadari bahwa tantangan keberlanjutan The Company recognizes that sustainability challenges
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari are an integral part of the business dynamics in the
dinamika usaha di sektor perkebunan. Perubahan iklim plantation sector. Intensifying climate change exerts
yang semakin intensif memberikan tekanan langsung direct pressure on productivity and the continuity of
terhadap produktivitas dan keberlangsungan produksi plantation operations. These pressures are further
kebun. Tekanan ini semakin diperumit oleh volatilitas compounded by geopolitical volatility and fluctuations
geopolitik dan fluktuasi harga pasar komoditas yang in global commodity prices, which affect revenue
berdampak pada stabilitas pendapatan dan strategi stability and the Company’s distribution strategy.
distribusi Perseroan. Di tengah kompleksitas tersebut, Amid this complexity, global market standards and
standar dan persyaratan pasar global juga terus requirements continue to rise, requiring plantation
meningkat, menuntut para pelaku usaha perkebunan companies to demonstrate that their practices meet
untuk membuktikan bahwa praktik yang mereka increasingly stringent sustainability criteria. One of the
jalankan memenuhi kriteria keberlanjutan yang semakin most significant developments is the implementation
ketat. Salah satu perkembangan paling signifikan of the European Union Deforestation Regulation
adalah pemberlakuan European Union Deforestation (EUDR), which requires producers to demonstrate that
Regulation (EUDR), yang mewajibkan produsen untuk their commodities are deforestation-free, produced
membuktikan bahwa komoditas mereka bebas dari in compliance with applicable regulations, and meet
deforestasi, diproduksi sesuai peraturan yang berlaku, strict requirements related to environmental protection,
serta memenuhi persyaratan ketat terkait perlindungan labor rights, and supply chain traceability down to the
lingkungan, hak tenaga kerja, dan ketertelusuran rantai plantation level. [OJK E.5]
pasok hingga tingkat kebun. [OJK E.5]
Bagi Perseroan, persyaratan-persyaratan tersebut For the Company, these requirements are not new.
bukan merupakan hal baru. Praktik zero burning, Practices such as zero burning, protection of HCV and
perlindungan kawasan NKT dan SKT, jaminan hak-hak HCS areas, assurance of labor rights, and raw material
tenaga kerja, serta sistem ketertelusuran bahan baku traceability systems have long been implemented as
yang telah lama kami jalankan merupakan fondasi part of the Company’s operational foundation. This is
yang selaras dengan tuntutan regulasi tersebut. evidenced by the achievement of EUDR certification at
Hal ini dibuktikan dengan diperolehnya sertifikasi one of the Company’s plantation units, reaffirming that
EUDR pada salah satu unit kebun Perseroan, yang JAWA’s sustainability commitment has positioned the
menegaskan bahwa komitmen keberlanjutan JAWA Company to meet global sustainability standards.
telah menempatkan Perseroan pada posisi yang
menegaskan kesiapan Perseroan dalam memenuhi
tuntutan standar keberlanjutan pasar global.
Pada aspek lingkungan, Perseroan menjalankan From an environmental perspective, throughout
berbagai upaya efisiensi sepanjang tahun 2025, 2025 the Company implemented various efficiency
mencakup optimalisasi penggunaan bahan bakar, initiatives, including optimization of fuel usage,
pengurangan konsumsi energi berbasis fosil, serta reduction of fossil-based energy consumption, and
pemanfaatan energi alternatif. Emisi GRK Perseroan the utilization of alternative energy sources. The
tercatat sebesar 4.599 ton CO₂eq, mencakup Cakupan Company’s GHG emissions were recorded at 4,599
1, 2, dan 3, menurun sekitar 20,8% dibandingkan 5.806 tons of CO₂eq, covering Scope 1, 2, and 3 emissions,
ton CO₂eq pada tahun sebelumnya. Sejalan dengan representing a decrease of approximately 20.8%
itu, total konsumsi energi tercatat sebesar 35.139 compared to 5,806 tons of CO₂eq in the previous year.
GJ, mengalami penurunan sekitar 16,1% dari 41.886 In line with this, total energy consumption amounted to
20 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 21
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
GJ pada tahun 2024. Penurunan ini mencerminkan 35,139 GJ, reflecting a decrease of approximately 16.1%
efektivitas implementasi strategi efisiensi yang from 41,886 GJ in 2024. This reduction demonstrates
dijalankan secara konsisten dan terstruktur dalam the effectiveness of consistently and systematically
mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih implemented efficiency strategies in supporting more
berkelanjutan. Pengukuran yang kini mencakup sustainable environmental management. The inclusion
Cakupan 3 memungkinkan Perseroan memperoleh of Scope 3 measurement enables the Company to
pemahaman yang lebih utuh terhadap sumber emisi di gain a more comprehensive understanding of emission
seluruh rantai nilai, sekaligus memperkuat efektivitas sources across the value chain, while strengthening the
strategi penurunan emisi secara bertahap. Upaya ini effectiveness of its gradual emission reduction strategy.
merupakan bagian dari komitmen Perseroan terhadap These efforts form part of the Company’s commitment
target dekarbonisasi nasional menuju net zero emission to national decarbonization targets toward net zero
pada tahun 2060. Sejalan dengan arah kebijakan emission by 2060. In alignment with the Indonesian
pemerintah Indonesia, Perseroan memandang transisi government’s policy direction, the Company views the
menuju operasional rendah karbon sebagai tanggung transition toward low-carbon operations as a long-
jawab jangka panjang yang perlu dijalankan secara term responsibility to be implemented progressively
bertahap dan terstruktur. and systematically.
Pada aspek sosial, Perseroan terus memperkuat From a social perspective, the Company continues to
pendekatan inklusif dan partisipatif, baik terhadap strengthen its inclusive and participatory approach
masyarakat maupun karyawan. Keterlibatan toward both communities and employees. The
masyarakat lokal dalam struktur tenaga kerja terus involvement of local communities in the workforce
dioptimalkan, seiring dengan peningkatan akses structure continues to be optimized, alongside
pelatihan dan pengembangan kompetensi karyawan. increased access to employee training and
Tidak terdapat pelanggaran HAM yang tercatat competency development. No human rights violations
sepanjang tahun pelaporan, dan Perseroan menjamin were recorded during the reporting year, and the
kebebasan berserikat melalui penerapan Perjanjian Company ensures freedom of association through the
Kerja Bersama (PKB). Program Corporate Social implementation of Collective Labor Agreements (CLA).
Responsibility (CSR) difokuskan pada pengembangan Corporate Social Responsibility (CSR) programs are
pendidikan, akses layanan kesehatan dasar, serta focused on educational development, access to basic
penguatan ekonomi masyarakat melalui kegiatan healthcare services, and strengthening community
kewirausahaan lokal, dengan total total realisasi economies through local entrepreneurship initiatives,
anggaran CSR mencapai Rp457.538.566. with total CSR realization reaching Rp457,538,566.
Pada aspek tata kelola, struktur pengawasan diperkuat From a governance perspective, the oversight
melalui pelaksanaan fungsi aktif oleh Rapat Umum structure is reinforced through the active roles of the
Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, Direksi, General Meeting of Shareholders (GMS), the Board of
serta Komite Audit. Perseroan terus meningkatkan Commissioners, the Board of Directors, and the Audit
kualitas pengambilan keputusan melalui integrasi Committee. The Company continues to enhance the
prinsip keuangan berkelanjutan ke dalam manajemen quality of decision-making through the integration
risiko strategis, termasuk pemetaan risiko iklim of sustainable finance principles into strategic risk
dan sosial, evaluasi rantai pasok, serta penguatan management, including climate and social risk mapping,
kebijakan pelaporan dan transparansi data. supply chain evaluation, and the strengthening of
reporting policies and data transparency.
Kami menyadari bahwa keberlanjutan tidak hanya We recognize that sustainability is not only
berkaitan dengan pengendalian risiko, tetapi juga about managing risks, but also about unlocking
membuka peluang untuk memperkuat posisi Perseroan opportunities to strengthen the Company’s position
dalam menghadapi dinamika global. Permintaan pasar in navigating global dynamics. Increasing market
yang semakin mengutamakan praktik usaha yang demand for responsible business practices provides
bertanggung jawab memberikan ruang bagi Perseroan opportunities for the Company to establish strategic
untuk menjalin kemitraan strategis dan memperluas partnerships and expand market access, particularly
akses pasar, terutama melalui komitmen kami terhadap through our commitment to environmentally and
praktik agribisnis yang ramah lingkungan dan sosial. socially responsible agribusiness practices. We view
Keberlanjutan kami pandang sebagai landasan dalam sustainability as a foundation for building business
membangun ketahanan usaha dan memastikan resilience and ensuring consistent long-term economic
kontribusi ekonomi yang konsisten dalam jangka contributions.
panjang.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 21
Page 22
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Seluruh upaya dan pencapaian ini tentu tidak akan All of these efforts and achievements would not
mungkin terwujud tanpa kolaborasi dan dukungan have been possible without the collaboration and
dari para pemangku kepentingan. Atas nama seluruh support of our stakeholders. On behalf of the Board
Direksi, kami menyampaikan apresiasi kepada of Directors, we extend our sincere appreciation
karyawan, pelanggan, mitra usaha, pemerintah, to our employees, customers, business partners,
masyarakat, dan seluruh pihak yang telah menjadi government authorities, communities, and all parties
bagian penting dalam perjalanan keberlanjutan who have played an integral role in the Company’s
Perseroan. Kami berkomitmen untuk terus menjaga sustainability journey. We remain committed to
integritas dalam menerapkan prinsip-prinsip upholding integrity in implementing sustainability
keberlanjutan, serta berupaya menciptakan nilai principles and to creating added value that delivers
tambah yang berdampak positif bagi lingkungan, positive impacts for the environment, society, and all
masyarakat, dan para pemangku kepentingan. stakeholders. We hope that this Sustainability Report
Semoga Laporan Keberlanjutan ini dapat memberikan provides a comprehensive and transparent overview
gambaran yang utuh dan transparan mengenai arah of the Company’s strategic direction, achievements,
strategis, pencapaian, serta kontribusi nyata Perseroan and tangible contributions in building a sustainable
dalam membangun bisnis yang berkelanjutan. business.
.
Jakarta, 27 April 2026 | April 27, 2026
Atas Nama Direksi
On Behalf of the Board of Directors
Harijadi Soedarjo
Direktur Utama
President Director
22 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 23
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
PT Jaya Agra Wattie Tbk 23
Page 24
01
Tentang
Laporan Ini
About This Report
24 Laporan Keberlanjutan | Sustainability Report 2025
Page 25
PT Jaya Agra Wattie Tbk 25
Page 26
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Tentang Laporan Ini
About This Report
PT Jaya Agra Wattie Tbk berkomitmen untuk PT Jaya Agra Wattie Tbk is committed to maintaining
menjaga transparansi dan akuntabilitas kepada para transparency and accountability to its stakeholders by
pemangku kepentingan dengan menerbitkan Laporan publishing a Sustainability Report annually. Through
Keberlanjutan setiap tahun. Melalui penerbitan laporan the issuance of this report, the Company fulfills
ini, Perseroan memenuhi kewajiban kepatuhan its regulatory compliance obligations, particularly
terhadap regulasi yang berlaku, khususnya Surat Circular Letter of the Financial Services Authority No.
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content
tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau of Annual Reports of Issuers or Public Companies, as
Perusahaan Publik serta Undang-Undang No. 40 well as Law No. 40 of 2007 Article 66C on Limited
Tahun 2007 Pasal 66C tentang Perseroan Terbatas Liability Companies, which stipulates the obligation
(PT) yang mengatur kewajiban pelaporan kegiatan to report Corporate Social and Responsibility (CSR)
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). [GRI activities. [GRI 2-3]
2-3]
Laporan Keberlanjutan Perseroan disusun berdasarkan The Company’s Sustainability Report is prepared
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. in accordance with Financial Services Authority
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Regulation (POJK) No. 51/POJK.03/2017 concerning
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, the Implementation of Sustainable Finance for
dan Perusahaan Publik serta Standar Global Reporting Financial Services Institutions, Issuers, and Public
Initiative (GRI) yang diakui secara internasional sebagai Companies, as well as the Global Reporting Initiative
acuan utama dalam pelaporan keberlanjutan. Sesuai (GRI) Standards, which are internationally recognized
dengan ketentuan dalam POJK, setiap perusahaan as the primary reference for sustainability reporting.
yang terdaftar diwajibkan untuk menyampaikan In line with POJK requirements, all listed companies
Laporan Keberlanjutan secara transparan kepada are required to disclose Sustainability Reports
para pemangku kepentingan, yang mencakup kinerja transparently to stakeholders, covering economic,
ekonomi, keuangan, sosial, dan lingkungan dalam financial, social, and environmental performance in
pelaksanaan kegiatan operasionalnya. their operational activities.
Sebagai bagian dari komitmen perseroan dalam As part of the Company’s commitment to supporting
mendukung pencapaian Sustainable Development the achievement of the Sustainable Development
Goals (SDGs), laporan ini memaparkan berbagai Goals (SDGs), this report outlines various programs
program yang telah diimplementasikan untuk implemented to strengthen mutual relationships and
memperkuat hubungan timbal balik serta memenuhi meet stakeholder expectations. It also provides an
ekspektasi para pemangku kepentingan. Laporan ini overview of the Company’s management approach and
juga memberikan gambaran mengenai pengelolaan practices in conducting its business in a sustainable
dan pendekatan Perseroan dalam menjalankan and responsible manner.
kegiatan usaha secara berkelanjutan dan bertanggung
jawab.
26 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 27
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Selain itu, laporan ini memuat data dan informasi kinerja In addition, this report includes economic performance
ekonomi yang bersumber dari Laporan Keuangan data and information derived from the Company’s
Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk Consolidated Financial Statements and its Subsidiaries
periode 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. for the period from January 1, 2025 to December 31,
Seluruh data keuangan dinyatakan dalam mata uang 2025. All financial data are presented in Rupiah, unless
Rupiah, kecuali dinyatakan lain, dan bersumber dari otherwise stated, and are based on the Consolidated
Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah diaudit Financial Statements audited by a Public Accounting
oleh Kantor Akuntan Publik. [GRI 2-2, 2-3] Firm. [GRI 2-2, 2-3]
Perseroan berkomitmen untuk menyusun laporan The Company is committed to preparing this report in
ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk accordance with applicable regulations. To facilitate
memudahkan pembaca dalam menelusuri informasi readers in navigating relevant information, this report
yang relevan, laporan ini dilengkapi dengan penanda is equipped with markers in the form of alphanumeric
berupa kode angka dan huruf yang merujuk pada codes that indicate the alignment between the report
kesesuaian antara konten laporan dan ketentuan content and applicable requirements. A summary of
yang berlaku. Ringkasan kesesuaian atas penyajian this alignment is presented at the end of the report, on
informasi tersebut disajikan pada bagian akhir laporan, page 137. This Sustainability Report is available in two
yaitu pada halaman 137. Laporan Keberlanjutan ini languages, namely Indonesian and English. [OJK G.4]
tersedia dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia
dan Bahasa Inggris. [OJK G.4]
Pada Laporan Keberlanjutan Tahun 2025, tidak terdapat In the 2025 Sustainability Report, there were no
penyajian kembali atas informasi tahun sebelumnya. restatements of information from the previous reporting
Perseroan juga tidak menerima tanggapan atau period. The Company also did not receive any material
umpan balik material dari pemangku kepentingan responses or feedback from stakeholders regarding the
atas penerbitan Laporan Keberlanjutan periode publication of the prior period’s Sustainability Report.
sebelumnya. Selain itu, penyusunan laporan ini tidak In addition, the preparation of this Report was not
dipengaruhi oleh perubahan signifikan dalam struktur affected by any significant changes in the Company’s
internal Perseroan maupun rantai pasoknya. Data internal structure or supply chain. The data used in
yang digunakan dalam laporan ini, khususnya terkait this Report, particularly relating to the implementation
pelaksanaan program keberlanjutan, bersumber dari of sustainability programs, were sourced from the
Perseroan dan Entitas Anak, yaitu: [GRI 2-2, 2-4] [OJK Company and its Subsidiaries, namely: [GRI 2-2, 2-4]
C.6, G.3] [OJK C.6, G.3]
• PT Kintap Jaya Wattindo (KJW); • PT Kintap Jaya Wattindo (KJW);
• PT Indo Java Rubber Planting Company (IJ); • PT Indo Java Rubber Planting Company (IJ);
• PT Perkebunan Kroewoek (PK); • PT Perkebunan Kroewoek (PK);
• PT Mulyaningsih (MUL); • PT Mulyaningsih (MUL);
• PT Kaliduren Estates (KE); • PT Kaliduren Estates (KE);
• PT Corah Mas Keputren Estates (CMK); • PT Corah Mas Keputren Estates (CMK);
• PT Perkebunan Biting (PB); • PT Perkebunan Biting (PB);
• PT Cipanyusuhan (CP); dan • PT Cipanyusuhan (CP); and
• PT Banjoemas Landen (BL). • PT Banjoemas Landen (BL).
Pemeriksaan atas isi dari laporan ini dilakukan oleh The contents of this report were reviewed by the
tim internal Perseroan melalui tahapan pengkajian Company’s internal team through an assessment and
dan persetujuan yang melibatkan Dewan Komisaris approval process involving the Board of Commissioners
dan Direksi. Hingga saat ini, Perseroan belum and the Board of Directors. To date, the Company has
menggunakan jasa penjaminan (assurance) dari pihak not engaged an independent third party to provide
ketiga independen untuk melakukan verifikasi eksternal external assurance for this report. Nevertheless,
atas laporan ini. Meskipun demikian, Perseroan the Company remains committed to maintaining the
tetap berkomitmen untuk menjaga keakuratan dan accuracy and credibility of all information presented in
kredibilitas seluruh informasi yang disajikan dalam this report. [GRI 2-5] [GRI 2-14] [OJK C.6, G.1]
laporan ini. [GRI 2-5] [GRI 2-14] [OJK C.6, G.1]
PT Jaya Agra Wattie Tbk 27
Page 28
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Proses Penetapan Konten Laporan [GRI 3-1] Report Content Determination Process
[GRI 3-1]
Untuk memastikan bahwa informasi yang disajikan To ensure that the information presented in this report
dalam laporan ini mencerminkan isu-isu yang paling reflects the issues most relevant to stakeholders,
relevan bagi pemangku kepentingan, Perseroan the Company determines its report content based
menentukan konten laporan berdasarkan topik on material topics identified through a materiality
material yang diidentifikasi melalui proses penilaian assessment process. The identification and evaluation
materialitas. Penetapan dan evaluasi topik material of these material topics refer to the Global Reporting
tersebut mengacu pada Standar Universal Global Initiative (GRI) Universal Standards 2021 and are
Reporting Initiative (GRI) Tahun 2021 dan dilakukan conducted using a double materiality approach,
dengan menerapkan pendekatan double materiality involving external consultants and stakeholders.
yang melibatkan konsultan eksternal serta pemangku
kepentingan.
Proses penilaian materialitas dilakukan melalui The materiality assessment process is carried out
pendekatan yang komprehensif dengan through a comprehensive approach, taking into
mempertimbangkan dampak kegiatan Perseroan account the Company’s impacts on economic, social,
terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, baik and environmental aspects, including both positive and
dampak positif maupun negatif. Pada tahun 2025, negative impacts. In 2025, the Company conducted
Perseroan telah melaksanakan penilaian materialitas a materiality assessment and remains committed
dan berkomitmen untuk melakukan evaluasi secara to performing periodic evaluations to ensure the
berkala guna memastikan relevansi dan keterkinian continued relevance and timeliness of its material
topik material. Adapun tahapan proses penilaian topics. The stages of the materiality assessment
materialitas adalah sebagai berikut: process are as follows:
1 2
Identifikasi Dampak Aktual dan Potensial Identifikasi Dampak Aktual dan Potensial
Identification of Actual and Potential Assessment of Impact Significance
Impacts
Evaluasi dampak Perseroan dilakukan secara Perseroan mengumpulkan berbagai
komprehensif dengan mempertimbangkan perspektif melalui diskusi kelompok terarah
dampak aktual dan potensial terhadap aspek (Focus Group Discussion/FGD) yang
masyarakat, lingkungan, ekonomi, dan hak melibatkan peserta dari berbagai divisi
asasi manusia, serta mencakup dampak serta melalui penyebaran kuesioner kepada
positif maupun negatif. pemangku kepentingan dari berbagai
The Company conducts a comprehensive pihak untuk menilai tingkat signifikansi dan
evaluation of its impacts by considering both potensi dampak lainnya.
actual and potential impacts on society, the The Company gathers diverse perspectives
environment, the economy, and human rights, through focus group discussions (FGDs)
including both positive and negative impacts. involving participants from various
divisions, as well as through questionnaires
distributed to stakeholders from different
groups, to assess the level of significance
and potential impacts.
28 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 29
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
3 4
Penetapan Dampak yang Paling Signifikan Validasi Topik-Topik Material
Determination of the Most Significant Validation of Material Topics
Impacts
Setelah melakukan evaluasi dampak, Proses ini diakhiri dengan persetujuan
Perseroan menetapkan ambang batas topik-topik material oleh Direksi, guna
untuk memprioritaskan dampak yang memastikan bahwa pelaporan keberlanjutan
paling signifikan. Dampak-dampak tersebut Perseroan sejalan dengan harapan dan
selanjutnya dikelompokkan ke dalam topik- kepentingan pemangku kepentingan serta
topik yang relevan dan ditetapkan sebagai tujuan strategis Perseroan. [GRI 2-14]
fokus utama dalam pengelolaan isu-isu This process concludes with the approval
material Perseroan. of material topics by the Board of Directors,
Following the impact evaluation, the Company ensuring that the Company’s sustainability
establishes thresholds to prioritize the most reporting aligns with stakeholder
significant impacts. These impacts are then expectations and the Company’s strategic
grouped into relevant topics and designated objectives. [GRI 2-14]
as key focus areas in managing the Company’s
material issues.
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Penyusunan Laporan Keberlanjutan mempertimbangkan masukan pemangku kepentingan
serta menguraikan perkembangan isu-isu keberlanjutan Perseroan guna membantu pemangku
kepentingan dalam memahami kondisi Perseroan secara jelas dan cepat.
Stakeholder Engagement
The preparation of the Sustainability Report takes into account stakeholder input and outlines
developments in the Company’s sustainability issues to enable stakeholders to understand the
Company’s condition clearly and efficiently.
Materialitas
Perseroan berupaya mengungkapkan isu-isu signifikan yang ditetapkan sebagai topik material
dan memiliki dampak substansial terhadap proses pengambilan keputusan para pemangku
kepentingan.
Materiality
The Company strives to disclose significant issues identified as material topics that have a
substantial impact on stakeholders’ decision-making processes.
Konteks Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan disusun untuk memaparkan kinerja Perseroan di bidang lingkungan, sosial,
dan ekonomi sebagai wujud penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan.
Sustainability Context
This Sustainability Report is prepared to present the Company’s performance in environmental,
social, and economic aspects as a reflection of its implementation of sustainability principles.
Kelengkapan
Perseroan memprioritaskan kelengkapan data dan informasi yang disajikan dalam laporan.
Laporan ini mencakup data dan informasi yang komprehensif, baik kualitatif maupun kuantitatif,
dari seluruh aktivitas Perseroan.
Completeness
The Company prioritizes the completeness of data and information presented in the report. This
report includes comprehensive qualitative and quantitative data and information covering all of the
Company’s activities.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 29
Page 30
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Kemudian, konten laporan dievaluasi untuk memastikan Subsequently, the report content is evaluated to ensure
pemenuhan prinsip kualitas Laporan Keberlanjutan compliance with the Sustainability Report quality
sesuai dengan rekomendasi GRI, yang mencakup: principles in accordance with GRI recommendations,
which include:
1. Akurasi 1. Accuracy
Informasi yang disajikan dalam laporan akurat The information presented in the report is accurate
sehingga dapat digunakan untuk menilai kinerja and can be used to assess the Company’s
Perseroan. performance.
2. Keseimbangan 2. Balance
Kinerja Perseroan yang disajikan harus memuat The Company’s performance is presented by
aspek positif maupun negatif sehingga dapat dinilai covering both positive and negative aspects,
secara rasional dan menyeluruh. allowing for a rational and comprehensive
evaluation.
3. Kejelasan 3. Clarity
Informasi yang disajikan dalam laporan harus The information presented in the report is clear,
mudah dipahami dan terbuka agar dapat diakses transparent, and easily understood by stakeholders.
oleh pemangku kepentingan.
4. Keterbandingan 4. Comparability
Informasi yang disajikan harus konsisten agar para The information presented is consistent, enabling
pemangku kepentingan dapat menilai perubahan stakeholders to assess changes in the Company’s
kinerja yang terjadi pada Perseroan dalam jangka performance over time.
waktu tertentu.
5. Kelengkapan 5. Completeness
Laporan harus menyediakan informasi yang The report provides sufficient information to assess
memadai agar dapat menilai dampak kinerja the impacts of the Company’s performance during
Perseroan selama periode pelaporan. the reporting period.
6. Konteks 6. Context
Keberlanjutan laporan harus berisi informasi The Sustainability Report includes information on
mengenai dampak Perseroan dalam konteks the Company’s impacts within the sustainability
keberlanjutan. context.
7. Keterverifikasian 7. Verifiability
Proses penyusunan laporan dipersiapkan dengan The report preparation process is conducted in
cara yang dapat diperiksa, serta mencerminkan a manner that can be examined and reflects the
kualitas dan materialitas dari informasi yang quality and materiality of the information presented.
disajikan.
8. Ketepatan 8. Timeliness
Waktu laporan harus dipublikasikan secara rutin The report is published on a regular basis, enabling
sehingga pemangku kepentingan dapat mengambil stakeholders to make timely decisions based on
keputusan secara tepat waktu berdasarkan the available information.
informasi yang tersedia.
Daftar Topik Material [GRI 3-2] List of Material Topics [GRI 3-2]
Penyusunan laporan ini dimulai dengan proses penilaian The preparation of this report began with a materiality
materialitas yang berfungsi untuk menentukan topik assessment process aimed at determining material
material beserta cakupannya. Metode ini diterapkan topics and their scope. This method was applied to
untuk mengidentifikasi topik-topik yang memiliki identify topics with high relevance to the Company’s
tingkat relevansi tinggi terhadap kegiatan bisnis business activities and significant impact on
Perseroan serta memberikan dampak yang signifikan stakeholders. As part of this process, the Company
bagi para pemangku kepentingan. Sebagai bagian dari mapped the material topics in the form of tables and
proses tersebut, Perseroan telah melakukan pemetaan graphs, as follows:
topik materialitas dalam bentuk tabel dan grafik,
sebagai berikut:
30 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 31
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Matriks Materialitas
Materiality Matrix
Higher
Hubungan dan Dampak Kualitas dan Tanggung
Kesehatan dan Keselamatan Kerja terhadap Masyarakat Jawab Produk
Occupational Health and Safety Relationship and Impact Quality and Product
on SocietyResponsibility Responsibility
Limbah dan Efluen
Waste and Effluen
Tata Kelola Perusahaan
Materialitas Dampak
Impact Materiality
Corporate Governance
Praktik Pengadaan
Keanekaragaman Hayati Procurement Practices
dan Dampak Ekologis
Biodiversity Conservation
and Ecology Impact Keanekaragaman dan Pengembangan
Sumber Daya Manusia
Diversity and Human Resource
Development
Air
Water
Hak Asasi Manusia
Energi
Human Rights
Energy
Emisi dan Kualitas udara
Emission and Air Quality
Etika Bisnis
Business Ethics
Materialitas Finansial Higher
Financial Materiality
Lingkungan | Environment Sosial | Social Tata Kelola | Governance
Nomor Pengungkapan
Topik Material Topik terkait GRI Standar GRI Batasan Topik
Material Topic GRI Topic GRI Standard Disclosure Topic Boundary
Number
Kinerja Ekonomi | Economic Performance
Kinerja Ekonomi
Kinerja Ekonomi Perseroan
Economic GRI 201-1, 204-1
Economic Performance Company
Performance
• Praktik Pengadaan
• Penilaian Lingkungan Pemasok
Praktik Pengadaan • Penilaian Sosial Pemasok
Perseroan
Procurement • Procurement Practices GRI 204-1, 308-1, 414-1
Company
Practices • Supplier Environmental
Assessment
• Supplier Social Assessment
Kinerja Lingkungan | Environmental Performance
• Limbah Segmen Karet, Kelapa Sawit,
Limbah dan Efluen • Air dan Efluen GRI 306-2. 306-3, 303-3, Kopi, dan Teh
Waste and Effluents • Waste 303-4, 304-5 Rubber, Palm Oil, Coffee, and
• Water and Effluents Tea Segments
Segmen Karet, Kelapa Sawit,
Energi Energi GRI 302-1, 302-2, 302-3, Kopi, dan Teh
Energy Energy 302-4, 302-5 Rubber, Palm Oil, Coffee, and
Tea Segments
PT Jaya Agra Wattie Tbk 31
Page 32
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Nomor Pengungkapan
Topik Material Topik terkait GRI Standar GRI Batasan Topik
Material Topic GRI Topic GRI Standard Disclosure Topic Boundary
Number
Segmen Karet, Kelapa Sawit,
Air Air dan Efluen Kopi, dan Teh
GRI 303-4, 303-5
Water Water and Effluents Rubber, Palm Oil, Coffee, and
Tea Segments
Keanekaragaman
Segmen Karet, Kelapa Sawit,
Hayati dan Dampak
Keanekaragaman Hayati Kopi, dan Teh
Ekologis GRI 304-1
Biodiversity Rubber, Palm Oil, Coffee, and
Biodiversity and
Tea Segments
Ecological Impact
Emisi dan Kualitas Segmen Karet, Kelapa Sawit,
Udara Emisi GRI 305-1, 305-2, 305-3, Kopi, dan Teh
Emissions and Air Emissions 305-4, 305-5, 305-6, 305-7 Rubber, Palm Oil, Coffee, and
Quality Tea Segments
Kinerja Sosial | Social Performance
Hubungan dan
Segmen Karet, Kelapa Sawit,
Dampak terhadap
Masyarakat Setempat Kopi, dan Teh
Masyarakat GRI 413-1, 413-2
Local Community Rubber, Palm Oil, Coffee, and
Community Relations
Tea Segments
and Impact
Kesehatan dan Segmen Karet, Kelapa Sawit,
Keselamatan Kerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja GRI 403-1, 403-2, 403-3, Kopi, dan Teh
Occupational Health Occupational Health and Safety 403-4, 403-5, 403-6, 403-9 Rubber, Palm Oil, Coffee, and
and Safety Tea Segments
Ketenagakerjaan
• Pelatihan dan Pendidikan
dan Pengembangan
• Keanekaragaman dan Peluang
Sumber Daya
Setara GRI 404-1, 404-2, 404-3, Perseroan
Manusia
• Training and Education 405-1, 405-2 Company
Employment and
• Diversity and Equal
Human Capital
Opportunity
Development
• Pekerja Anak
• Kerja Paksa dan Wajib Kerja
• Nondiskriminasi
• Kebebasan Berserikat dan
Hak Asasi Manusia Perundingan Kolektif GRI 406-1, 407-1, 408-1, Perseroan
Human Rights • Child Labor 409-1 Company
• Forced and Compulsory Labor
• Non-Discrimination
• Freedom of Association and
Collective Bargaining
Kualitas dan
Segmen Karet, Kelapa Sawit,
Tanggung Jawab Kesehatan dan Keselamatan
Kopi, dan Teh
Produk Pelanggan GRI 416-1, 416-2
Rubber, Palm Oil, Coffee, and
Product Quality and Customer Health and Safety
Tea Segments
Responsibility
Kinerja Tata Kelola | Governance Performance
Tata Kelola
Perusahaan Pengungkapan Umum Perseroan
GRI 2-1 sampai dengan 2-30
Corporate General Disclosures Company
Governance
Etika Bisnis Antikorupsi Perseroan
GRI 205-1, 205-2, 205-3
Business Ethics Anti-Corruption Company
32 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 33
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Pelibatan Pemangku Kepentingan Stakeholder Engagement [GRI 2-29] [OJK E.4]
[GRI 2-29] [OJK E.4]
Keberhasilan Perseroan dalam menjalankan praktik The Company’s success in implementing sustainability
keberlanjutan tidak terlepas dari peran aktif pemangku practices is closely linked to the active involvement of
kepentingan, baik internal maupun eksternal. Pihak- both internal and external stakeholders. Parties that
pihak yang memiliki keterkaitan atau memberikan are connected to or have a significant impact on the
dampak signifikan terhadap aktivitas perusahaan Company’s activities are categorized as stakeholders,
dikategorikan sebagai pemangku kepentingan, and the Company actively identifies and maps them
dan Perseroan secara aktif mengidentifikasi serta based on their level of influence on its operations and
memetakan mereka berdasarkan tingkat pengaruh decision-making.
masing-masing pihak terhadap aktivitas dan keputusan
perusahaan.
Keterlibatan pemangku kepentingan memungkinkan Stakeholder engagement enables the Company to gain
Perseroan untuk memahami secara lebih mendalam a deeper understanding of the issues and challenges
isu dan tantangan dalam praktik keberlanjutan associated with sustainability practices in its operations,
di kegiatan operasionalnya, khususnya terkait particularly in the management, development, and
pengelolaan, pengembangan, dan operasional plantation activities that affect communities and
perkebunan yang berdampak pada masyarakat dan the environment. Based on this understanding, the
lingkungan. Berdasarkan pemahaman tersebut, Company develops appropriate mitigation strategies
Perseroan merancang strategi mitigasi yang and fosters meaningful collaboration to reduce risks
tepat dan membangun kolaborasi yang bermakna and strengthen its sustainability efforts. In addition, the
untuk mengurangi risiko serta memperkuat upaya Company’s commitment to addressing sustainability-
keberlanjutan. Selain itu, komitmen untuk mengatasi related issues and challenges is also demonstrated
isu dan tantangan terkait keberlanjutan di Perseroan through active participation in various external
juga diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam initiatives, including social partnership programs and
berbagai inisiatif eksternal, seperti program kemitraan environmental policies.
sosial dan kebijakan lingkungan.
Tabel Pelibatan Pemangku Kepentingan [GRI 2-29] [OJK E.4]
Table of Stakeholder Engagement
Pemangku
Topik Metode Pelibatan Frekuensi
Kepentingan
Topic Engagement Method Frequency
Stakeholder
Direksi • Kinerja perusahaan; • Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS); Minimal satu kali
Board of • Tata kelola perusahaan. • Publikasi laporan tahunan; dalam setahun
Directors • Company performance; • Publikasi laporan keberlanjutan. At least once a year
• Corporate governance. • General Meeting of Shareholders (GMS);
• Annual report publication;
• Sustainability report publication.
Pemegang • Kinerja perusahaan; • Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS); Minimal satu kali
Saham dan • Tata kelola perusahaan. • Publikasi laporan tahunan; dalam setahun
Investor • Company performance; • Publikasi laporan keberlanjutan. At least once a year
Shareholders • Corporate governance. • General Meeting of Shareholders (GMS);
and Investors • Annual report publication;
• Sustainability report publication.
Karyawan • Karier; • Pertemuan dengan Serikat Pekerja; Minimal satu kali
Employees • Pengembangan SDM. • Pelatihan. dalam setahun
• Career; • Meetings with labor unions; At least once a year
• Human capital development. • Training.
Pelanggan • Kualitas produk; • Survei kepuasan pelanggan; Secara
Customers • Layanan pelanggan; • Survei topik LST. berkesinambungan
• Praktik LST. • Customer satisfaction surveys; On an ongoing basis
• Product quality; • ESG topic surveys.
• Customer service;
• ESG practices.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 33
Page 34
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Pemangku
Topik Metode Pelibatan Frekuensi
Kepentingan
Topic Engagement Method Frequency
Stakeholder
Pemasok/Mitra • Praktik LST; • Survei topik LST. Secara
Kerja • Pengadaan barang dan jasa. • ESG topic surveys. berkesinambungan
Suppliers/ • ESG practices; On an ongoing basis
Business • Procurement of goods and
Partners services.
Organisasi Pelibatan dan pengembangan Kegiatan CSR (Corporate Social Sesuai kebutuhan
Masyarakat/ masyarakat Responsibility) As needed
Lembaga Community engagement and CSR (Corporate Social Responsibility)
Swadaya development activities
Masyarakat
Community
Organizations/
Non-
Governmental
Organizations
(NGOs)
Media Massa • Kinerja perusahaan; • Siaran pers; Sesuai kebutuhan
Mass Media • Informasi korporasi dan aksi • Konferensi pers / media briefing; As needed
korporasi; • Publikasi melalui website dan media sosial
• Praktik LST. resmi.
• Company performance; • Press releases;
• Corporate information and • Press conferences / media briefings;
corporate actions; • Publications through the official website
• ESG practices. and social media.
34 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 35
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Kontak Terkait Laporan [GRI 2-3] [OJK G.2] Report-Related Contact [GRI 2-3] [OJK G.2]
Laporan keberlanjutan ini menyajikan informasi This Sustainability Report presents information on
mengenai kinerja Perseroan dan dapat diakses oleh the Company’s performance and is accessible to all
seluruh pemangku kepentingan. Melalui laporan ini, stakeholders. Through this report, stakeholders are
para pemangku kepentingan dapat mengevaluasi able to evaluate the Company’s contribution to the
kontribusi Perseroan dalam penerapan prinsip-prinsip implementation of sustainability principles across
keberlanjutan, baik di bidang lingkungan, ekonomi, environmental, economic, and social aspects through
maupun sosial, melalui praktik bisnis yang dijalankan. its business practices.
Untuk meningkatkan kualitas laporan di masa To enhance the quality of future reports, the Company
mendatang, Perseroan mengundang pembaca untuk welcomes feedback from readers. As a means of two-
memberikan umpan balik. Sebagai sarana komunikasi way communication, a Feedback Form is provided at
dua arah, Lembar Umpan Balik tersedia di bagian the end of this report. The Company remains committed
akhir laporan ini. Perseroan berkomitmen untuk terus to continuous improvement and to presenting accurate
menghadirkan perbaikan serta menyajikan data dan data and information in future reporting periods. [GRI
informasi yang akurat pada periode berikutnya. [GRI 2-3] [OJK G.2]
2-3] [OJK G.2]
Pendapat atau tanggapan dari para pembaca dapat Feedback or responses from readers may be submitted
dikirimkan melalui kontak berikut: through the following contact:
Kontak Laporan
Report Contact
Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary Harli Wijayadi
Gedung Graha Dinamika Lantai 2/2nd Floor
Alamat Kantor Pusat | Head Office Address
Jalan Tanah Abang II Nomor 49–51 Jakarta Pusat 10160
Telepon | Phone (021) 3505906, (021) 65867525
Surel | Email corsec@jawattie.com
Situs Web | Website www.jawattie.co.id
PT Jaya Agra Wattie Tbk 35
Page 36
02
Profil
Perusahaan
Company Profile
36 Laporan Keberlanjutan | Sustainability Report 2025
Page 37
PT Jaya Agra Wattie Tbk 37
Page 38
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Sekilas JAWA
JAWA at the Glance
PT Jaya Agra Wattie Tbk atau “Perseroan” berfokus PT Jaya Agra Wattie Tbk (the “Company”) focuses
pada sektor agribisnis, dengan berbagai kegiatan on the agribusiness sector, with a range of business
usaha yang mencakup penanaman, proses fabrikasi, activities covering cultivation, processing, distribution,
pengiriman, dan penjualan. Sejak didirikan tahun and sales. Since its establishment in 1921, the
1921, Perseroan terus berkembang dan memperkuat Company has continued to grow and strengthen its
eksistensi bisnisnya melalui diversifikasi tanaman business presence through the diversification of its
unggulan, seperti karet dan kelapa sawit. key commodities, including rubber and palm oil.
Nama Perusahaan
[GRI 2-1] PT Jaya Agra Wattie Tbk
Company Name
Tanggal Pendirian 20 Januari 1921
Date of Establishment January 20, 1921
Bidang Usaha Perusahaan induk yang mengelola kebun-kebun milik anak
[GRI 2-1] [OJK C.4] perusahaan di sektor kelapa sawit, karet, kopi, dan teh
Line of Business A holding company that manages the plantations of its subsidiaries
engaged in the palm oil, rubber, coffee, and tea sectors
Modal Dasar Rp6,4 triliun, terdiri dari 64 miliar lembar saham dengan nominal
Authorized Capital Rp100 per lembar saham
Rp6.4 trillion, consisting of 64 billion shares with a value of Rp 100
each share
Modal Disetorkan dan Rp1.623.295.184.200 terbagi atas 16.232.951.842 lembar saham
Ditempatkan Rp1,623,295,184,200 divided into 16,232,951,842 shares
Paid-up and Subscribed
Capital
38 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 39
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Alamat Kantor Pusat Gedung Graha Dinamika Lantai 2/2nd Floor
[GRI 2-1] [C.2] Jalan Tanah Abang II No. 49 – 51 Jakarta Pusat 10160
Head Office Address Telepon/Telephone : (021) 3505906, 65867525
Situs Web/Website : www.jawattie.co.id
Kepemilikan [GRI 2-1][OJK C.3]
Shareholding
7,50 %
Publik / Public
92,50 %
PT Sarana Agro Investama
Pasar yang Dilayani [GRI 2-6] [OJK C.3] Informasi Kontak
Markets Served Contact Information
Lokasi/Location : Indonesia Telepon/Phone : (021) 3505906,
Sektor/Sector : (021) 65867525
Perkebunan Karet, Kelapa Sawit, Teh, dan Kopi Surel/Email : info@jawattie.co.id
Rubber, Oil Palm, Tea, and Coffee Plantations Situs Web/Website : www.jawattie.co.id
Jumlah Karyawan [OJK C.3]
Total Employee 7.793 Karyawan/Employee
PT Jaya Agra Wattie Tbk 39
Page 40
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Tonggak Sejarah
Milestones
1997-
1921 1987 2008
Perseroan didirikan dengan nama Handel Perseroan melakukan Perseroan melakukan
Maatschappij Alexander Wattie and Company perubahan nama pengembangan
Limited, sebagai perusahaan dagang yang menjadi PT Jaya Agra perkebunan kelapa sawit di
mengelola perkebunan karet, kopi dan coklat Wattie. Kalimantan Selatan. Pada
di daerah Jawa. Sejak awal pendiriannya, 2008, Pabrik Kelapa Sawit
Perseroan telah memiliki pabrik pengolahan The Company (PKS) pertama di Kintap,
karet dan kopi. changed its name to Kalimantan Selatan mulai
PT Jaya Agra Wattie. beroperasi.
The Company was established as Handel
Maatschappij Alexander Wattie and Company The Company develops oil
Limited, a trading company that managed palm plantations in South
rubber, coffee, and cocoa plantations in Kalimantan. In 2008, the
Java, Indonesia. Since its establishment, the first Palm Oil Mill (POM) in
Company has managed rubber and coffee Kintap, South Kalimantan,
processing factories. started its operations.
2020 2019
Perseroan mendapat dana pinjaman sebesar Rp1 triliun, Perseroan melakukan refloat sahamnya pada
dengan tanpa bunga pinjaman dari PT Sarana Agro September 2019, sehingga kepemilikan PT Sarana
Investama. Pinjaman ini dilakukan agar Perseroan dapat Agro Investama menjadi 80% dan masyarakat
beroperasi secara optimal dan dapat mempertahankan 20%.
kelangsungan hidupnya.
The Company refloated its shares in September
The Company obtained loan funds amounting to Rp1 2019 so that PT Sarana Agro Investama owned
trillion with no interest from PT Sarana Agro Investama. 80% of the total shares and the public 20% of the
This loan was made to support the Company’s total shares.
operations and survival.
2021 2022
Pada 24 Desember 2021, salah satu entitas anak Perseroan, Perseroan kembali mendapatkan
yaitu PT Indo Java Rubber Planting Company yang bergerak dana pinjaman sebesar Rp1
di bidang karet, berlokasi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, triliun tanpa bunga pinjaman dari
mendapatkan peringkat biru atas Keputusan Menteri Lingkungan pemegang saham utama yaitu PT
Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor SK.1307/MENLHK/ Sarana Agro Investama. Tujuan
SETJEN/KUM.1/12/2021 tentang Hasil Penilaian Peringkat Kinerja pinjaman ini agar Perseroan dapat
Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup tahun 2020 – beroperasi secara optimal dan
2021. Perseroan menerbitkan Laporan Keberlanjutan perdananya. bertumbuh lebih pesat.
On December 24, 2021, the Company’s subsidiary, namely PT Indo The Company received loan funds
Java Rubber Planting Company based in Cilacap Regency, Central amounting to Rp1 trillion without
Java, which engaged in the rubber sector, received a blue rating interest from a major shareholder,
from the Ministry of Environment and Forestry based on the Decree PT Sarana Agro Investama.
of the Minister of Environment and Forestry Number SK.1307/ This loan aimed to support the
MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2021 concerning the Assessment Company’s operations and rapid
of 2020 – 2021 Company Performance Rating in Environmental development.
Management. The Company published its first Sustainability
Report.
40 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 41
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
2011 2013 2015
Perseroan mencatatkan PT Sinar Kasih Abadi (SKA) membeli Pabrik Minyak Kelapa
saham perdananya di 19% kepemilikan saham PT Aji Sawit (MKS) yang
Bursa Efek Indonesia Lebur Seketi (ALS) di Perseroan kedua di Marabahan,
(BEI) dengan kode sehingga kepemilikan saham SKA di Kalimantan Selatan
saham JAWA. Perseroan menjadi 70,5% dan ALS mulai beroperasi.
tidak lagi menjadi pemegang saham di
The Company Perseroan. The second Palm
registered its initial Oil Mill (POM) in
stocks on the IDX with PT Sinar Kasih Abadi (SKA) acquired Marabahan, South
the ticker code JAWA. 19% of PT Aji Lebur Seketi (ALS) Kalimantan, started its
share ownership in the Company. operations.
Therefore, SKA owns 70.5% of the
total shares, and ALS is no longer a
shareholder in the Company.
2018 2017
Perseroan melakukan penandatanganan Perseroan diakuisisi oleh PT Sarana Agro Investama
Perjanjian Fasilitas Pinjaman Sindikasi (SAI) pada 7 September 2017 dari PT Sinar Kasih
bersama entitas anak dengan sejumlah Abadi (SKA). Perseroan telah selesai melaksanakan
bank pada 2 Juli 2018. Pabrik sheet (karet kewajiban pembayaran atas tender wajib pada
lembaran) di Tebing Siring, Kalimantan November 2017, di mana prosesnya dimulai sejak
Selatan telah beroperasi. Oktober 2017.
The Company signed a Syndicated Loan The Company was acquired by PT Sarana Agro
Facility Agreement with its subsidiaries and Investama (SAI) on September 7, 2017, from PT
several banks on July 2, 2018. The sheet Sinar Kasih Abadi (SKA). The Company completed
factory in Tebing Siring, South Kalimantan, its mandatory obligations to pay for tenders in
started its operations. November 2017, in which the process started in
October 2017.
2023 2024
Perseroan Melakukan Penambahan Perseroan kembali mendapatkan dana pinjaman
Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih sebesar Rp1,25 triliun tanpa bunga pinjaman dari
Dahulu (PMTHMETD) dengan tujuan untuk pemegang saham utama yaitu PT Sarana Agro
memperkuat struktur permodalan Perseroan Investama. Tujuan pinjaman ini agar Perseroan
dalam rangka pengembangan usaha. dapat beroperasi secara optimal.
The Company carried out a Rights Issue The Company received a loan of Rp1.25 trillion
intending to strengthen the Company’s capital without interest from the main shareholder, PT
structure in terms of business development. Sarana Agro Investama. The purpose of this loan
is so that the Company can operate optimally.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 41
Page 42
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Skala Perusahaan [GRI 2-6] [OJK C.3]
Company Scale
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Units
Jumlah Karyawan Orang
7.793 7.421 7.148
Total Employee Person
Pendapatan Rupiah (Juta)
1.741.937 1.070.773 896.152
Revenue Rupiah (Million)
Jumlah Kapitalisasi | Capitalization Amount
Jumlah Liabilitas Rupiah (Juta)
2.608.695 2.501.594 2.674.645
Total Liabilities Rupiah (Million)
Jumlah Ekuitas Rupiah (Juta)
1.351.967 1.365.983 981.582
Total Equity Rupiah (Million)
Jumlah Aset Rupiah (Juta)
3.960.661 3.867.577 3.656.227
Total Assets Rupiah (Million)
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Produksi | Production
Tandan Buah Segar (TBS) - Inti Ton
133.508 105.499 98.357
Fresh Fruit Bunches (FFB) - Nucleus Tons
Minyak Kelapa Sawit (CPO) Ton
69.348 44.955 53.447
Crude Palm Oil (CPO) Tons
Inti Kelapa Sawit (Kernel) Ton
13.185 7.888 9.534
Kernel Tons
Karet – Inti Ton
5.259 5.931 5.623
Rubber – Nucleus Tons
Karet – SH Ton
10.962 10.071 3.920
Rubber – SH Tons
Kopi Ton
37 26 22
Coffee Tons
Teh – Pucuk Ton
3.158 2.412 998
Tea – Sprouts Tons
Volume Penjualan | Sales Volume
Ton
CPO 70.196 43.051 54.767
Tons
Ton
Kernel 13.536 7.710 11.000
Tons
Ton
SIR 14.823 11.614 8.426
Tons
Ton
RSS 2.028 1.958 2.129
Tons
Kopi Ton
3 21 22
Coffee Tons
Teh Ton
692 469 216
Tea Tons
Lain-lain Ton
- 742 -
Other Tons
42 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 43
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Wilayah Operasional[GRI 2-1] [OJK C.3]
Company Scale
Kelapa Sawit
Palm Oil
Karet
Rubber TEBING SIRING
GUNUNG INTAN
Kopi
Coffee
WANAJAYA 2
WANAJAYA 1
SEMISIR
MEKARJAYA 1
MEKARJAYA 2
PELAIHARI 1&2 KINTAP 1
KINTAP 2
KEPUTREN
BITING TUGUSARI
TUGU CIMENTENG
CILELES
BAYAH KALIMINGGIR
DURJO
CILAKI CISERU
CORAH MAS
PT Jaya Agra Wattie Tbk 43
Page 44
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Produk Usaha [OJK C.4]
Business Products
Karet | Rubber
Perseroan mengelola perkebunan karet yang The Company manages rubber plantations
berlokasi di Pulau Jawa dan Provinsi Kalimantan located on the island of Java and in South
Selatan berdasarkan izin dan Hak Guna Usaha Kalimantan Province under licensed concessions
(HGU) dengan total luas area mencapai 39.334 and Cultivation Rights (HGU), with a total land area
hektar. Per 31 Desember 2025, luas areal tanam of 39,334 hectares. As of December 31, 2025,
karet tercatat sebesar 15.074 hektar, terdiri dari the planted rubber area reached 15,074 hectares,
10.321 hektar tanaman menghasilkan dan 4.753 consisting of 10,321 hectares of mature plantations
hektar tanaman belum menghasilkan. and 4,753 hectares of immature plantations.
Rata-rata kepadatan tanaman karet di perkebunan The average planting density across the
Perseroan mencapai 476 pohon per hektar, Company’s rubber plantations is approximately
dengan tingkat peremajaan tanaman sekitar 1–2% 476 trees per hectare, with an annual replanting
setiap tahun. Untuk mendukung kegiatan produksi, rate of around 1–2%. To support production
Perseroan mengoperasikan 9 (sembilan) pabrik activities, the Company operates 9 (nine) sheet
karet lembaran berkapasitas total 21 ton per hari rubber processing plants with a total capacity of
serta 3 (tiga) pabrik karet remah dengan kapasitas 21 tons per day, as well as 3 (three) crumb rubber
gabungan 6 ton per jam. processing plants with a combined capacity of 6
tons per hour.
Kelapa Sawit | Palm Oil
Perseroan mengelola perkebunan kelapa sawit di The Company manages palm oil plantations in
Kalimantan Selatan berdasarkan izin dan Hak Guna South Kalimantan under licensed concessions and
Usaha (HGU) dengan total luas 29.723 hektar. Cultivation Rights (HGU), with a total land area of
Kepadatan tanaman rata-rata berada pada kisaran 29,723 hectares. The average planting density
126–136 pohon per hektar. Per 31 Desember 2025, ranges between 126–136 trees per hectare. As of
luas area yang telah ditanami kelapa sawit, termasuk December 31, 2025, the total planted area, including
kebun plasma, mencapai 27.918 hektar, yang terdiri plasma plantations, reached 27,918 hectares,
atas 21.407 hektar kebun inti dan 6.511 hektar kebun consisting of 21,407 hectares of nucleus estates
plasma. Untuk mendukung kegiatan operasional, and 6,511 hectares of plasma estates. To support its
Perseroan mengoperasikan 2 (dua) pabrik operations, the Company operates 2 (two) palm oil
pengolahan minyak sawit di Kalimantan Selatan mills in South Kalimantan with a combined processing
dengan kapasitas produksi gabungan sebesar 90 ton capacity of 90 tons per hour.
per jam.
44 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 45
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Komoditas Lainnya | Others Commodities
Perseroan mengelola perkebunan kopi di Jawa The Company manages coffee plantations in East
Timur dengan total luas 535 hektar, dengan Java with a total area of 535 hectares, with an average
kepadatan tanaman rata-rata 1.200–1.500 pohon planting density of 1,200–1,500 robusta coffee trees
kopi robusta atau sekitar 3.000 pohon kopi arabika or approximately 3,000 arabica coffee trees per
per hektar. Hingga 31 Desember 2025, Perseroan hectare. As of December 31, 2025, the Company
mengoperasikan 1 (satu) pabrik pengolahan kopi yang operates 1 (one) coffee processing plant located in
berlokasi di Durjo, Jawa Timur, dengan kapasitas Durjo, East Java, with a production capacity of 400
produksi sebesar 400 ton per tahun. Sementara itu, tons per year. Meanwhile, another processing facility
1 (satu) pabrik lainnya telah dialihfungsikan menjadi has been converted into a rubber plantation as part
perkebunan karet sebagai bagian dari strategi of the Company’s business diversification strategy,
diversifikasi usaha yang berlandaskan prinsip which is based on sustainability principles.
keberlanjutan.
Selain kopi, Perseroan juga memiliki perkebunan teh In addition to coffee, the Company also operates tea
di Jawa Barat seluas 504 hektar yang seluruhnya plantations in West Java covering 504 hectares, all
merupakan tanaman menghasilkan. Pengelolaan of which are mature plantations. This management
ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam approach reflects the Company’s commitment to
memanfaatkan sumber daya alam secara optimal optimizing natural resources to support long-term
untuk mendukung keberlanjutan jangka panjang sustainability.
Daftar Entitas Anak [GRI 2-2]
List of Subsidiary Entities
Kepemilikan Saham oleh
Nama Entitas Anak Domisili Kegiatan Usaha Lokasi Perkebunan
No. Perseroan
Name of Subsidiaries Domicile Business Activity Estate’s Location
Company’s Shareholding
Cileles, Lebak Barito Kuala,
1. PT Agri Bumi Sentosa (ABS) Jakarta Kelapa Sawit, Karet | Palm Oil, Rubber 99,00%
Banjarmasin
PT Kintap Jaya Wattindo
2. Jakarta Kelapa Sawit, Karet | Palm Oil, Rubber Tanah Laut, Banjarmasin 99,37%
(KJW)
Pengembangan Perkebunan Sawit Mekarsari, Anjir Pasar
3. PT Anugrah Wattiendo (AW) Jakarta 99,68%
Palm Oil Plantation Development Mandiangi
PT Indo Jaya Rubber Planting
4. Jakarta Karet | Rubber Cipari, Cilacap 99,90%
Company (IJR)
Teh, Karet | Tea, Rubber Bangsal Sari, Jember
5. PT Kaliduren Estate (KE) Jakarta 99,00%
Kopi, Karet | Coffee, Rubber Lengkong, Sukabumi
PT Perkebunan Kroewoek
6. Jakarta Karet | Rubber Bayah, Lebak Banjarmasin 99,00%
(PK)
Pengembangan Karet | Rubber Pulau Laut, Kalimantan
7. PT Bumi Prada (BP) Jakarta 99,98%
Development Selatan
8. PT Mulyaningsih (MN) Jakarta Kopi, Karet | Coffee, Rubber Sukorambi, Jember 99,01%
9. PT Banjoemas Landen (BL) Jakarta Karet | Rubber Jeruk Legi, Cilacap 99,00%
Teh, Karet | Tea, Rubber Silo, Jember
PT Corah Mas Keputren
10. Jakarta 99,01%
Estate (CMK)
Kopi, Karet | Coffee, Rubber Panti, Jember
11. PT Perkebunan Biting (PB) Jakarta Karet | Rubber Kendal, Semarang 99,00%
12. PT Cipanyusuhan (CP) Jakarta Karet | Rubber Cimarga, Lebak 99,00%
PT Jaya Agra Wattie Tbk 45
Page 46
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Visi dan Misi [OJK C.1]
Vision and Mission
Visi | Vision
Menjadi perusahaan agribisnis
terdepan yang menghasilkan produk
bermutu tinggi dan bertanggung jawab
secara lingkungan.
To become a leading agribusiness
company that produces high-quality and
environmentally responsible products.
Misi | Mission
1. Menjadi perusahaan yang dapat dipercaya
dengan komitmen yang kuat untuk memelihara
lingkungan.
2. Memiliki manajemen yang sangat peduli
terhadap kesejahteraan karyawan.
3. Meningkatkan nilai pemegang saham.
4. Berpartisipasi dalam pembangunan nasional
melalui produk bermutu tinggi untuk memenuhi
permintaan pasar lokal dan ekspor sesuai
komitmen Perseroan untuk meningkatkan
standar kehidupan masyarakat sekitar.
1. Become a trustworthy company with a solid
commitment to preserving the environment.
2. Have a management team that is concerned
with the employees’ welfare.
3. Increase values for shareholders.
4. Participate in national development through
high-quality products to fulfill local and export
market demand as part of the Company’s
commitment to improving the living standards of
the surrounding community.
46 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 47
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Nilai dan Budaya Perusahaan [OJK C.1]
Corporate Culture and Values
Budaya perusahaan di PT Jaya Agra Wattie Tbk The corporate culture at PT Jaya Agra Wattie Tbk is
dibangun atas nilai kekeluargaan, kebersamaan, built on the values of family, togetherness, humility,
kerendahan hati, serta kedekatan dengan masyarakat. and closeness to the community. These values are
Nilai-nilai tersebut tercermin dalam kebiasaan Dewan reflected in the habit of the Board of Commissioners,
Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan untuk Directors, and all employees to visit rubber, palm oil,
melakukan kunjungan ke perkebunan karet, sawit, coffee, and tea plantations, especially those located
kopi, dan teh, khususnya yang berlokasi di wilayah in Java and Kalimantan. These activities serve as a
Jawa dan Kalimantan. Kegiatan tersebut menjadi means to strengthen family ties and foster a spirit of
sarana untuk memperkuat ikatan kekeluargaan serta togetherness within the Company. In addition, these
menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan visits provide an opportunity for employees on the
Perseroan. Selain itu, kunjungan ini memberikan plantations to interact directly with the Directors and
kesempatan bagi karyawan di kebun untuk berinteraksi experience the humility that is always demonstrated.
langsung dengan Direksi dan merasakan sikap The Company views the values of family and closeness
rendah hati yang senantiasa ditunjukkan. Perseroan to the community as an important foundation in
memandang nilai kekeluargaan dan kedekatan dengan maintaining business continuity, especially in facing
masyarakat sebagai fondasi penting dalam menjaga various challenges and in maintaining the Company’s
keberlangsungan usaha, terutama dalam menghadapi existence to date.
berbagai tantangan dan dalam mempertahankan
eksistensi Perseroan hingga saat ini.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 47
Page 48
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Struktur Organisasi
Organization Structure
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
DEWAN KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS
KOMISARIS UTAMA
PRESIDENT COMMISSIONER
Rohadi
KOMISARIS
COMMISSIONER
Muhadi
Connie Teresianti H.
AUDIT INTERNAL
INTERNAL AUDIT
Sahat T. Simamora
DIREKTUR U TAMA
PRESIDENT DIRECTOR
Harijadi Soedarjo
DIREKTUR HRD DIREKTUR OPERASIONAL/L EGAL
DIRECTOR OF HRD DIRECTOR OF OPERATIONS/LEGA L
Harli Wijayadi Ryan Nurfitriandy
DIVISI DIVISI DIVISI DIVISI DIVISI DIVISI DIVISI DIVISI DIVISI
HRD UMUM HUKUM LINGKUNGAN TEKNIK SAWIT KARET PLASMA R&D
HRD GENERAL LEGAL ENVIRONMENT TECHNICAL PALM OIL RUBBER PLASMA R&D
Nuryanto Yatin Harfan Risma Eko Cahyo Adi Iguh Haris Toto
Supriati Nurlianto Rahmadiany Putranto Yunipriatmo Purboyo Prasetyo Sudiharto
Putra
48 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 49
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
KOMITE AUDIT
AUDIT COMMITTEE
Connie Teresianti H.
Hamdi Effendi
Jap Budi Yarfan S.
SEKRETARIS PERUSAHAAN
CORPORATE SECRETARY
Harli Wijayadi
HUBUNGAN INVESTOR
INVESTOR RELATION
Haryanto Sukini
DIREKTUR KEUANGAN
DIRECTOR OF FINANCE
Harli Wijayadi
DIVISI DIVISI DIVISI DIVISI DIVISI SISTEM & DIVISI
KEUANGAN AKUNTANSI PEMBELIAN PAJAK PROSEDUR PEMASARAN
FINANCE ACCOUNTING PURCHASING TAX SYSTEM & PROCEDURE MARKETING
Ratna Fahmi Maria Edi Dwi Hary Gunawan
Meirina Regina Suharnoto Hanendya M. Agiharta
PT Jaya Agra Wattie Tbk 49
Page 50
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Keanggotaan Asosiasi [GRI 2-28] [OJK C.5]
Membership in Associations
Dalam rangka mendukung agenda keberlanjutan, To support the sustainability agenda, JAWA is actively
JAWA secara aktif terlibat dalam sejumlah asosiasi involved in several leading industry associations as a
industri terkemuka sebagai wadah kolaborasi platform for strategic collaboration. This engagement
strategis. Keterlibatan ini memberikan kesempatan provides the Company with the opportunity to share
bagi Perseroan untuk berbagi praktik terbaik, best practices, align approaches, and work with industry
menyelaraskan pendekatan, serta bersama para players to address various environmental, social, and
pelaku industri merespons berbagai tantangan di governance challenges. Through these collaborations,
bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola. Melalui JAWA continues to strengthen sustainability practices
kolaborasi tersebut, JAWA terus memperkuat praktik and encourage broader positive impact.
keberlanjutan dan mendorong terciptanya dampak
positif yang lebih luas.
Anggota | Member Anggota | Member Anggota | Member
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Gabungan Perusahaan Karet Gabungan Perusahaan Kelapa
Indonesian Public Indonesia (GAPKINDO) Sawit Indonesia (GAPKI)
Listed Companies Association (AEI) Rubber Association of Indonesia Palm Oil Company
Indonesia (GAPKINDO) Association (IPOA)
50 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 51
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
PT Jaya Agra Wattie Tbk 51
Page 52
03 Kinerja
Ekonomi
Economic Performance
52 Laporan Keberlanjutan | Sustainability Report 2025
Page 53
PT Jaya Agra Wattie Tbk 53
Page 54
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Pencapaian Kinerja Ekonomi [GRI 201-1]
Economic Performance Achievement
Perseroan menjalankan kegiatan usaha di sektor The Company operates in the agribusiness sector,
agribisnis dengan fokus pada komoditas karet dan with a focus on rubber and palm oil commodities as its
kelapa sawit sebagai sumber utama pendapatan. primary sources of revenue. Economic performance
Kinerja ekonomi dipengaruhi oleh dinamika harga is influenced by fluctuations in commodity prices,
komoditas, produktivitas kebun, efisiensi operasional, plantation productivity, operational efficiency, and
serta stabilitas permintaan pasar. Pada tahun 2025, market demand stability. In 2025, the Company
Perseroan membukukan total pendapatan sebesar recorded total revenue of Rp1,7 billion. This
Rp1,7 miliar. Pencapaian ini mencerminkan nilai achievement reflects the direct economic value
ekonomi langsung yang dihasilkan dari aktivitas generated from the production and sale of its main
produksi dan penjualan komoditas utama. [GRI 3-3] commodities. [GRI 3-3]
Nilai ekonomi yang dihasilkan didistribusikan melalui The economic value generated was distributed
pembayaran gaji dan tunjangan karyawan, pajak through employee salaries and benefits, taxes paid
kepada negara, dividen kepada pemegang saham, to the government, dividends to shareholders, as well
serta pembayaran kepada pemasok dan mitra usaha. as payments to suppliers and business partners. The
Selisih antara nilai ekonomi yang dihasilkan dan difference between the economic value generated
didistribusikan dicatat sebagai nilai ekonomi yang and distributed was recorded as retained economic
ditahan dan digunakan untuk penguatan struktur value and used to strengthen the Company’s financial
keuangan serta pengembangan usaha. Struktur structure and support business development. This
distribusi ini menunjukkan kontribusi ekonomi distribution structure demonstrates the Company’s
Perseroan kepada pemangku kepentingan sekaligus economic contribution to stakeholders while
menjaga keberlanjutan usaha. maintaining business sustainability.
Nilai Ekonomi yang dihasilkan dan didistribusikan [GRI 201-1] [OJK F.2, F.3]
Table of Economic Value Generated and Distributed (Rp Juta | Rp Million)
Deskripsi
2025 2024 2023
Description
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
Economic Value Generated
Pendapatan
1.741.937 1.070.773 896.152
Revenue
Jumlah Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
1.741.937 1.070.773 896.152
Total Economic Value Generated
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
Economic Value Distributed
Beban Pokok Penjualan*
1.528.976 960.438 912.113
Cost of Goods Sold*
Beban Usaha*
69.933 59.391 57.298
Operating Expenses
Gaji dan Tunjangan Karyawan
24.617 24.355 22.476
Employee Salary and Benefits
Beban Lain-lain
152.410 250.541 227.897
Other Expenses
54 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 55
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Deskripsi
2025 2024 2023
Description
Manfaat Pajak dari Pemerintah
20.940 5.865 2.697
Tax Benefits from the Government
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
1.772.259 1.276.235 1.200.005
Total Economic Value Distributed
Nilai Ekonomi yang Disimpan
(30.322) (205.462) (303.853)
Economic Value Retained
*Gaji dan Tunjangan disajikan terpisah
*Salary and Benefit presented separately
Integrasi antara kinerja ekonomi dan tata kelola The integration of economic performance and
operasional tecermin melalui pemeliharaan sertifikasi operational governance is reflected in the maintenance
ISPO oleh PT Kintap Jaya Wattindo (KJW) serta of ISPO certification by PT Kintap Jaya Wattindo (KJW),
perolehan PROPER Biru oleh KJW dan PT Indo Java as well as the achievement of Blue PROPER ratings by
Rubber Planting Company (IJ). Kepatuhan terhadap KJW and PT Indo Java Rubber Planting Company (IJ).
standar tersebut mendukung stabilitas operasional Compliance with these standards supports operational
dan akses pasar yang berkelanjutan. stability and sustained market access.
Target dan Realisasi Tahun 2025, Proyeksi Tahun 2026 [OJK F.2, F.3]
Target and Realization in 2025, Projections in 2026 (Rp Juta | Rp Million)
Uraian Target 2025 Realisasi 2025 Proyeksi 2026
Description 2025 Target 2025 Realization 2026 Projection
Pendapatan (Rp juta)
1.253.662 1.741.937 2.418.642
Revenues (million Rp)
Laba (Rugi) Bersih (Rp juta)
139.648 (37.329) 402.852
Net (Loss) Profit (million Rp)
Produksi Kelapa Sawit (ton)
Oil Palm Production (tons)
• TBS | FFB 323.264 361.691 461.700
• CPO 70.369 69.348 99.236
• PK 13.848 13.185 18.891
Produksi Karet (ton)
18.585 16.221 24.277
Rubber Production (tons)
Produksi Teh (ton)
3.588 3.158 1.184
Tea Production (tons)
Anggaran Belanja Modal (Rp juta)
97.642 167.121 107.489
Capital Expenditure Budget (million Rp)
Selama tahun 2025, JAWA tidak menerima bantuan Throughout 2025, JAWA did not receive any financial
finansial dari pemerintah, baik dalam bentuk pajak assistance from the government, whether in the form
pengampunan, subsidi, keringanan royalti, ataupun of tax amnesty, subsidies, royalty relief, or other
insentif finansial lainnya. [GRI 201-4] financial incentives. [GRI 201-4]
PT Jaya Agra Wattie Tbk 55
Page 56
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Manajemen Rantai Pasokan [GRI 2-6, 204-1, Supply Chain Management [GRI 2-6, 204-1,
308-1, 414-2]
308-1, 414-2]
Keberlanjutan kinerja ekonomi Perseroan ditopang The sustainability of the Company’s economic
oleh rantai pasok yang stabil dan terkendali. Perseroan performance is supported by a stable and well-
bekerja sama dengan pemasok tandan buah segar managed supply chain. The Company collaborates
(TBS), pupuk, peralatan perkebunan, serta mitra with suppliers of fresh fruit bunches (FFB), fertilizers,
plasma pada segmen kelapa sawit. Selama tahun plantation equipment, as well as plasma partners in the
2025, 100% pemasok berasal dari dalam negeri. palm oil segment. Throughout 2025, 100% of suppliers
were domestic suppliers.
100 %
Pemasok Lokal
Local Supplier
Pengendalian risiko dalam rantai pasokan dilakukan Supply chain risk management is implemented through
melalui penerapan standard operating procedure the application of standard operating procedures
(SOP) pelacakan asal-usul TBS. Setiap bahan baku (SOP) for FFB traceability. Each raw material received
yang diterima dapat ditelusuri sumbernya guna can be traced to its origin to ensure compliance with
memastikan kepatuhan terhadap ketentuan hukum legal requirements and sustainability standards.
dan standar keberlanjutan.
Sepanjang tahun 2025, 100% pemasok telah dievaluasi Throughout 2025, 100% of suppliers were evaluated
menggunakan aspek lingkungan dan dampak sosial, based on environmental and social impact criteria,
termasuk kepatuhan terhadap hak asasi manusia, including compliance with human rights, prohibition
larangan pekerja anak dan pekerja paksa, penerapan of child and forced labor, implementation of OHS,
K3, kepemilikan dokumen AMDAL, pengelolaan possession of AMDAL documentation, biodiversity
keanekaragaman hayati, serta pengendalian emisi. management, and emissions control. This approach
Pendekatan ini mendukung mitigasi risiko operasional supports operational risk mitigation while ensuring the
sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan bahan baku. sustainability of raw material supply.
Pemasok telah dievaluasi aspek
100
lingkungan dan dampak sosial
% Suppliers have been evaluated for
environmental and social impact aspects
56 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 57
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
PT Jaya Agra Wattie Tbk 57
Page 58
04 Kinerja
Lingkungan
Environment Performance
58 Laporan Keberlanjutan | Sustainability Report 2025
Page 59
PT Jaya Agra Wattie Tbk 59
Page 60
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Komitmen Menuju Net Zero Emission [GRI 305-5] [OJK F.12]
[IDX E-06, E-07]
Commitment Towards Net Zero Emission
Perubahan iklim dan peningkatan emisi gas rumah kaca Climate change and the rise in greenhouse gas (GHG)
(GRK) merupakan isu global yang berdampak pada emissions are global issues that affect the sustainability
keberlanjutan sektor agrikultur, termasuk terhadap of the agricultural sector, including operational
efisiensi operasional dan pengelolaan sumber daya. efficiency and resource management. In response, the
Menyadari hal tersebut, Perseroan menetapkan Company has established GHG emissions management
pengelolaan dan pengurangan emisi GRK sebagai and reduction as part of its long-term sustainability
bagian dari agenda keberlanjutan jangka panjang, agenda, in line with Indonesia’s national commitment
sejalan dengan komitmen nasional Indonesia untuk to achieve Net Zero Emission (NZE) by 2060.
mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.
Sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen nasional To support this national commitment, the Company
Indonesia untuk mencapai NZE pada tahun 2060, implements various strategic initiatives, including
Perseroan menerapkan berbagai inisiatif strategis, the calculation of Scope 1, 2, and 3 GHG emissions,
antara lain penghitungan emisi GRK Cakupan 1, 2, dan the utilization of palm oil biomass waste and wood
3, pemanfaatan limbah biomassa kelapa sawit dan pellets as renewable energy sources, as well as the
wood pellet sebagai sumber energi terbarukan, serta optimization of operational efficiency and resource
optimalisasi efisiensi operasional dan penggunaan use. These efforts are consistently carried out through
sumber daya. Upaya tersebut dijalankan secara the implementation of environmental management
konsisten melalui penerapan praktik pengelolaan practices across all business activities, referring to
lingkungan di seluruh kegiatan usaha dengan mengacu the Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) standards
pada standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) and the Intergovernmental Panel on Climate Change
serta pedoman Intergovernmental Panel on Climate (IPCC) guidelines. The Company also maintains ISPO
Change (IPCC). Perseroan juga mempertahankan certification as part of its commitment to ensuring
sertifikasi ISPO sebagai bagian dari komitmen untuk that its operational sustainability remains aligned with
memastikan keberlanjutan operasional tetap selaras the Government of Indonesia’s policies and emission
dengan kebijakan dan target penurunan emisi reduction targets. [IDX E-06]
Pemerintah Indonesia. [IDX E-06]
Sejalan dengan kebijakan energi nasional dan arah In line with national energy policies and the transition
transisi menuju ekonomi rendah karbon, Perseroan toward a low-carbon economy, the Company has
juga menjalankan berbagai inisiatif pengurangan implemented various emission reduction initiatives
emisi melalui peningkatan efisiensi operasional through improved operational efficiency and more
dan pengelolaan energi yang lebih berkelanjutan. sustainable energy management. One of these
Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengurangi efforts includes reducing reliance on fossil fuels by
penggunaan bahan bakar fosil melalui pemanfaatan utilizing renewable energy through a waste-to-energy
energi terbarukan berbasis waste to energy, yaitu approach, namely the use of palm shells, palm fiber,
penggunaan cangkang, serat kelapa sawit, dan and wood pellets as alternative fuels in production
wood pellet sebagai bahan bakar alternatif dalam processes. This initiative aims to reduce fossil energy
proses produksi. Inisiatif ini dilakukan untuk menekan consumption while supporting the reduction of GHG
konsumsi energi fosil sekaligus mendukung penurunan emissions from operational activities. [IDX E-07]
emisi GRK dari kegiatan operasional. [IDX E-07]
Perseroan melaksanakan pengelolaan emisi GRK The Company carries out GHG emissions management
secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan di in a gradual, measurable, and continuous manner
seluruh lingkup operasional. Cakupan pengelolaan across its operational scope. Emissions management
emisi meliputi aktivitas utama anak perusahaan yang covers the main activities of subsidiaries operating in
bergerak di bidang kelapa sawit, karet, kopi, dan teh, the palm oil, rubber, coffee, and tea sectors, as well
serta operasional Kantor Pusat. Upaya ini menjadi as Head Office operations. These efforts form part
bagian dari agenda keberlanjutan Perseroan untuk of the Company’s sustainability agenda to manage
60 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 61
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
mengendalikan dampak lingkungan, meningkatkan environmental impacts, improve operational efficiency,
efisiensi operasional, dan memperkuat ketahanan and strengthen long-term business resilience. In
usaha dalam jangka panjang. Selain itu, sejak tahun addition, since 2024, the Company has begun
2024 Perseroan telah mulai melakukan penghitungan calculating Scope 3 GHG emissions as an initial step
emisi GRK Cakupan 3 sebagai langkah awal untuk to identify indirect emission sources across the value
mengidentifikasi sumber emisi tidak langsung chain. This expansion of the calculation scope reflects
di sepanjang rantai nilai. Perluasan cakupan the Company’s commitment to developing a more
penghitungan ini menunjukkan komitmen Perseroan comprehensive emissions inventory as a foundation
untuk membangun inventarisasi emisi yang semakin for future decarbonization strategies.
komprehensif sebagai dasar penyusunan strategi
dekarbonisasi ke depan.
Ke depan, pengelolaan emisi GRK akan terus diperkuat Going forward, GHG emissions management will be
melalui peningkatan kualitas dan konsistensi data emisi, further strengthened through improvements in the
perluasan cakupan inventarisasi, serta penguatan quality and consistency of emissions data, expansion
kapasitas internal dalam pengelolaan dan analisis of the inventory scope, and enhancement of internal
data. Perseroan juga akan melaporkan perkembangan, capacity in data management and analysis. The
capaian, dan tantangan dalam mendukung target NZE Company will also regularly report on progress,
2060 secara berkala sebagai bagian dari penerapan achievements, and challenges in supporting the NZE
prinsip transparansi dan akuntabilitas. 2060 target as part of its commitment to transparency
and accountability.
Upaya Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca
[GRI 305-5] [OJK F.12]
Greenhouse Gas Emissions Reduction Efforts
Perseroan menempatkan pengelolaan dan The Company places GHG emissions management
pengurangan emisi GRK sebagai salah satu fokus and reduction as one of the key priorities in its
utama pengelolaan lingkungan, mengingat implikasinya environmental management, given its implications
terhadap produktivitas usaha, keberlanjutan sumber for business productivity, resource sustainability, and
daya, serta kesinambungan operasional jangka long-term operational continuity. Changes in weather
panjang. Perubahan pola cuaca, peningkatan intensitas patterns, increasing intensity of extreme weather
kejadian cuaca ekstrem, serta risiko gangguan hama events, and risks of pest and plant disease outbreaks
dan penyakit tanaman merupakan beberapa dampak are among the climate change impacts relevant to the
perubahan iklim yang relevan terhadap kegiatan usaha Company’s operations. [GRI 3-3]
Perseroan. [GRI 3-3]
Pada tahun 2025, penghitungan emisi GRK Perseroan In 2025, the Company’s GHG emissions calculation
mencakup aktivitas operasional anak perusahaan covered the operational activities of its main
utama yang dikelompokkan berdasarkan sektor usaha subsidiaries, which are grouped based on the following
sebagai berikut: business sectors:
Jenis Komoditas/Kegiatan
Commodity Type/ Activity Kelapa sawit Karet Karet, kopi, Karet dan kopi Operasional
dan karet Rubber dan teh Rubber and Kantor Pusat
Palm Oil and Rubber, coffee Coffee Head Office
Rubber and tea Operational
Kantor Pusat
• IJ
Perseroan di
• PK
Nama Entitas • MUL Jakarta
KJW • BL KE
Entity Name • CMK Company
• PB
Head Office in
• CP
Jakarta
PT Jaya Agra Wattie Tbk 61
Page 62
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Penghitungan emisi GRK Perseroan mencakup emisi The Company’s GHG emissions calculation covers
Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan 3. Emisi Cakupan Scope 1, Scope 2, and Scope 3 emissions. Scope
1 bersumber dari penggunaan bahan bakar minyak 1 emissions originate from fuel consumption in
(BBM) dalam operasional, emisi Cakupan 2 berasal operations, Scope 2 emissions are derived from
dari konsumsi listrik, sedangkan emisi Cakupan 3 electricity consumption, while Scope 3 emissions
mencakup emisi tidak langsung dari perjalanan dinas include indirect emissions from business air travel
udara dan konsumsi kertas. Penghitungan emisi and paper usage. Emissions calculation for the palm
pada segmen kelapa sawit dilakukan menggunakan oil segment is conducted using the ISPO calculator
kalkulator ISPO versi 9.1, sementara pada segmen version 9.1, while the rubber segment refers to the
karet mengacu pada pedoman Intergovernmental 2006 Intergovernmental Panel on Climate Change
Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2006 beserta (IPCC) Guidelines, including the 2019 Refinement. Fuel
pembaruan tahun 2019. Faktor emisi bahan bakar emission factors are based on data from the Oil and
mengacu pada data Lembaga Minyak dan Gas Bumi Gas Institute (Lemigas) of the Ministry of Energy and
(Lemigas) Kementerian ESDM tahun 2021, sedangkan Mineral Resources (ESDM) in 2021, while electricity
faktor emisi listrik mengacu pada data Direktorat emission factors refer to data from the Directorate
Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM tahun General of Electricity of the Ministry of ESDM in 2020.
2020. [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4] [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4]
Tabel Emisi dan Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4] [OJK F.11] [IDX E-01, E-02]
Table of Greenhouse Gas Emissions and Emissions Intensity
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Cakupan 1 | Scope 1
Bahan Bakar Minyak (BBM)
Ton CO2eq 1.407 1.910 1.671
Fuel Oil (BBM)
Cakupan 2 | Scope 2
Listrik | Electricity Ton CO2eq 3.074 3.873 2.732
Cakupan 3 | Scope 3
Perjalanan Dinas | Business Travel Ton CO2eq 110 18 N/A
Pembelian Barang dan Jasa
Ton CO2eq 8 5 N/A
Purchased Goods and Services
Total Emisi Cakupan 1 dan 2
Ton CO2eq 4.481 5.783 4.403
Total Scope 1 and Scope 2 Emissions
Total Emisi Cakupan 1, 2, dan 3
Ton CO2eq 4.599 5.806 N/A
Total Scope 1, Scope 2, and Scope 3 Emission
Total Pendapatan | Total Revenue Rp Juta | Rp Million 1.741.937 1.070.773 896.152
Total Produksi | Total Production Ton 235.457 176.782 171.901
Ton CO2eq/Rp (juta)
0,0026 0,0054 0,0049
Intensitas Emisi Cakupan 1 dan 2 Ton CO2eq/Rp (million)
Scope 1 and Scope 2 Emissions Intensity Ton CO2eq/Produksi
0,019 0,033 0,026
Ton CO2eq/Production
Pada tahun 2025, emisi GRK yang berasal dari In 2025, GHG emissions from Scope 1 and Scope 2
Cakupan 1 dan Cakupan 2 tercatat menurun sebesar were recorded to have decreased by 22.51%, from
22,51%, dari 5.783 ton CO₂eq pada tahun 2024 5,783 tonnes CO₂eq in 2024 to 4,481 tonnes CO₂eq
menjadi 4.481 ton CO₂eq pada tahun 2025. Penurunan in 2025. This decrease was primarily influenced
ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan efisiensi by increased energy efficiency, optimization of
penggunaan energi, optimalisasi kegiatan operasional, operational activities, and reduced fuel and electricity
serta penurunan konsumsi bahan bakar dan listrik consumption in several work units. In the same period,
pada beberapa unit kerja. Pada periode yang sama, total GHG emissions from Scope 3 were recorded at
total emisi GRK Cakupan 3 tercatat sebesar 118 118 tonnes CO₂eq, originating from the categories of
ton CO₂eq, yang berasal dari kategori perjalanan business travel by aircraft and paper consumption.
62 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 63
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
dinas menggunakan pesawat udara dan konsumsi The increase in Scope 3 emissions in 2025 was
kertas. Peningkatan emisi Cakupan 3 pada tahun primarily due to the expansion of the calculation
2025 terutama disebabkan oleh perluasan cakupan scope and improvement in data quality, including
perhitungan dan peningkatan kualitas data, termasuk additional recognition of business travel activities and
pengakuan tambahan terhadap aktivitas perjalanan consumption of supporting materials, so it does not
dinas dan konsumsi material pendukung, sehingga fully reflect the increase in operational activities. [GRI
tidak sepenuhnya mencerminkan peningkatan aktivitas 305-1, 305-2, 305-3, 305-5]
operasional.[GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-5]
Untuk memantau kinerja pengelolaan emisi secara To monitor emissions management performance more
lebih komprehensif, Perseroan juga menghitung comprehensively, the Company also calculates GHG
intensitas emisi GRK terhadap pendapatan usaha dan emission intensity relative to operating revenue and
total produksi. Intensitas berbasis pendapatan dihitung total production. Revenue-based intensity is calculated
dari rasio total emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2 terhadap as the ratio of total Scope 1 and Scope 2 emissions
pendapatan Perseroan, sedangkan intensitas berbasis to the Company’s revenue, while production-based
produksi dihitung terhadap total produksi Perseroan. intensity is calculated as the ratio of the Company’s
total production.
Perseroan menyadari bahwa hingga saat ini pengukuran The Company recognizes that, to date, emissions
emisi masih difokuskan pada emisi GRK dan belum measurement has focused on GHG emissions and
mencakup jenis emisi lain seperti gas perusak ozon has not yet covered other types of emissions such as
(ozone depleting substance/ODS), polutan organik ozone-depleting substances (ODS), persistent organic
persisten (persistent organic pollutants/POP), senyawa pollutants (POP), volatile organic compounds (VOC),
organik volatil (volatile organic compounds/VOC), and particulate matter (PM). In line with its commitment
serta materi partikulat (particulate matter/PM). Sejalan to strengthening environmental management, the
dengan komitmen peningkatan kualitas pengelolaan Company will gradually evaluate the expansion of
lingkungan, Perseroan akan mengevaluasi perluasan its emissions measurement scope to provide a more
cakupan pengukuran emisi tersebut secara bertahap comprehensive view of the environmental impacts of
untuk menghadirkan gambaran yang lebih menyeluruh its operations. [GRI 305-6, 305-7]
mengenai dampak lingkungan dari kegiatan
operasional Perseroan. [GRI 305-6, 305-7]
Efisiensi dan Pengelolaan Energi
Energy Efficiency and Management
Kegiatan operasional Perseroan di sektor perkebunan The Company’s operations in plantation and
dan pengolahan komoditas agrikultur memerlukan agricultural commodity processing require significant
energi dalam jumlah signifikan, khususnya untuk energy, particularly to support production processes
mendukung proses produksi dan pemeliharaan and estate maintenance. Energy management is
kebun. Pengelolaan energi menjadi aspek penting therefore a key priority in maintaining operational
dalam menjaga efisiensi operasional sekaligus efficiency while managing the environmental impact of
mengendalikan dampak lingkungan dari penggunaan energy use, given its direct link to GHG emissions.
energi, mengingat keterkaitannya dengan emisi GRK.
Pengelolaan konsumsi energi Perseroan mengacu The Company manages its energy consumption in
pada Kebijakan Lingkungan yang berlaku sejak 20 Mei line with its Environmental Policy, which has been
2019 sebagai dasar pengaturan penggunaan energi in effect since May 20, 2019, as the foundation for
dalam kegiatan operasional. Dalam penerapannya, regulating energy use across operations. In practice,
Perseroan mengarahkan pengelolaan energi pada energy management is focused on controlling fossil
pengendalian konsumsi energi berbasis bahan bakar fuel consumption through efficiency measures that are
fosil melalui penerapan langkah-langkah efisiensi yang embedded in day-to-day operations. [GRI 3-3]
terintegrasi dalam kegiatan operasional sehari-hari.
[GRI 3-3]
PT Jaya Agra Wattie Tbk 63
Page 64
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Sebagian besar konsumsi energi Perseroan digunakan The majority of the Company’s energy consumption
untuk aktivitas produksi, termasuk pengolahan is used for production activities, including the
karet, kelapa sawit, teh, dan kopi, serta kegiatan processing of rubber, palm oil, tea, and coffee, as
pemeliharaan kebun. Penggunaan energi untuk well as plantation maintenance. Energy use for non-
kegiatan non-produksi, seperti fasilitas perumahan production activities, such as employee housing, office
karyawan, perkantoran, layanan kesehatan, sarana operations, healthcare services, places of worship,
ibadah, dan fasilitas olahraga, relatif lebih kecil and sports facilities, remains relatively lower compared
dibandingkan dengan kebutuhan energi operasional to core operational requirements. Across these
utama. Energi yang digunakan dalam seluruh aktivitas activities, energy is primarily sourced from electricity
operasional tersebut bersumber terutama dari listrik for machinery and utilities, as well as diesel fuel for
untuk pengoperasian mesin dan utilitas, serta bahan vehicles and operational equipment.
bakar solar untuk kendaraan dan peralatan operasional.
Sejalan dengan pengelolaan tersebut, Perseroan In line with its management, the Company also utilizes
memanfaatkan limbah kelapa sawit dan wood pellet palm oil waste and wood pellets as alternative energy
sebagai sumber energi alternatif melalui penerapan sources through a waste-to-energy concept. Palm
konsep waste to energy. Cangkang kelapa sawit dan shells and wood pellets are used as substitute fuel
wood pellet digunakan sebagai bahan bakar pengganti for diesel in operating heat exchangers in rubber
solar untuk pengoperasian heat exchanger pada processing, while palm fiber is utilized as biomass fuel
proses pengolahan karet, sementara serat kelapa in boilers. This use of alternative energy contributes
sawit dimanfaatkan sebagai bahan bakar biomassa to reducing reliance on fossil fuels while enhancing
pada ketel uap (boiler). Pemanfaatan energi alternatif resource efficiency in production processes. [OJK F.5,
ini berkontribusi pada pengurangan konsumsi F.7, F.14]
bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan efisiensi
pemanfaatan sumber daya dalam proses produksi.
[OJK F.5, F.7, F.14]
64 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 65
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Tabel Konsumsi dan Intensitas Energi [GRI 302-1, 302-3] [OJK F.6]
Table of Energy Consumption and Intensity
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Konsumsi Energi dari Sumber tidak Terbarukan
Energy Consumption from Non-Renewable Sources
Bahan Bakar Minyak
GJ 19.868 26.906 23.536
Fuel
Listrik
GJ 15.271 14.980 10.717
Electricity
Total Konsumsi Energi
GJ 35.139 41.886 34.253
Consumption
Total Produksi
Ton 235.457 176.782 171.901
Total Production
Intensitas Energi
GJ/Ton 0,15 0,24 0,20
Energy Intensity
Selama periode pelaporan, penghitungan konsumsi During the reporting period, the calculation of energy
energi mencakup unit usaha yang sama dengan consumption covered the same business units as
cakupan penghitungan emisi GRK, yaitu unit usaha those included in the GHG emissions scope, namely
utama yang merepresentasikan kegiatan operasional the main business units representing the Company’s
Perseroan, termasuk operasional Kantor Pusat. Total operational activities, including Head Office operations.
konsumsi energi pada tahun 2025 tercatat menurun Total energy consumption in 2025 decreased by 16.1%
sebesar 16,1% dibandingkan tahun sebelumnya, compared to the previous year, from 41,886 GJ in
dari 41.886 GJ pada tahun 2024 menjadi 35.139 GJ 2024 to 35,139 GJ in 2025. This reduction reflects
pada tahun 2025. Penurunan konsumsi energi ini the Company’s efforts to improve energy efficiency,
mencerminkan upaya Perseroan dalam meningkatkan optimize operational activities, and control energy
efisiensi penggunaan energi, mengoptimalkan consumption across various business units [GRI 302-1]
kegiatan operasional, serta mengendalikan konsumsi
energi di berbagai unit kerja. [GRI 302-1]
Perseroan mencatat peningkatan kinerja efisiensi The Company recorded a significant improvement in
energi yang signifikan pada tahun 2025, yang energy efficiency performance in 2025, as reflected
tercermin dari penurunan intensitas energi dari 0,24 in the decrease in energy intensity from 0.24 GJ/ton
GJ/ton pada tahun sebelumnya menjadi 0,15 GJ/ton. in the previous year to 0.15 GJ/ton. This improvement
Perbaikan ini menunjukkan keberhasilan Perseroan indicates the Company’s success in optimizing energy
dalam mengoptimalkan penggunaan energi dalam use in production processes, enabling more efficient
proses produksi, sehingga mampu menghasilkan output with lower energy consumption per unit. [GRI
output yang lebih efisien dengan konsumsi energi 302-4]
yang lebih rendah per unit. [GRI 302-4]
Hingga saat ini, Perseroan belum melakukan To date, the Company has not yet measured energy
pengukuran konsumsi energi yang berasal dari consumption arising from supply chain activities
aktivitas rantai pasokan maupun mitra vendor, serta or vendor partners, nor has it assessed energy
belum mengukur kebutuhan energi untuk produk requirements for its products and services. The
dan jasa. Evaluasi terhadap perluasan cakupan evaluation of expanding this measurement scope will
pengukuran tersebut akan dilakukan secara bertahap be conducted gradually in line with the development of
seiring dengan pengembangan sistem pengelolaan the Company’s energy management system. [GRI 302-
energi Perseroan. [GRI 302-2, 302-5] 2, 302-5]
PT Jaya Agra Wattie Tbk 65
Page 66
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Adapun konsumsi listrik pada tahun 2025, sebesar Electricity consumption in 2025 amounted to 4,242,075
4.242.075 kWh yang menunjukkan kenaikan sebesar kWh, representing an increase of 1.94% compared to
1,94% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai the previous year, which recorded 4,161,208 kWh.
4.161.208 kWh kWh.
Tabel Konsumsi Energi Listrik [IDX E-03]
Table of Electricity Consumption
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Listrik
kWh 4.242.075 4.161.208 2.976.927
Electricity
Pengelolaan Limbah Secara Berkelanjutan
Sustainable Waste Management
Perseroan memandang pengelolaan limbah sebagai The Company considers waste management as a
bagian penting dari keberlanjutan operasional, critical part of operational sustainability, as production
mengingat kegiatan produksi dan aktivitas pendukung activities and supporting operations generate various
menghasilkan berbagai jenis limbah, baik limbah types of waste, including non-hazardous and
non-B3 maupun limbah B3, dalam bentuk padat, cair, hazardous waste, in solid, liquid, and gaseous forms.
dan gas. Pengelolaan limbah yang tidak dilakukan Inadequate waste management may pose risks to the
secara memadai berpotensi menimbulkan dampak environment and public health, therefore, it is managed
terhadap lingkungan serta kesehatan masyarakat, systematically and on an ongoing basis.
sehingga perlu dikendalikan secara sistematis dan
berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, Perseroan menerapkan prinsip In its implementation, the Company applies the
reduce, reuse, dan recycle (3R) serta pendekatan principles of reduce, reuse, and recycle (3R), as well
waste to energy di seluruh area operasional sebagai as a waste-to-energy approach across all operational
bagian dari upaya pengurangan timbulan limbah dan areas, as part of efforts to minimize waste generation
optimalisasi pemanfaatan sumber daya. Pengelolaan and optimize resource utilization. Liquid waste is
limbah cair dilakukan melalui instalasi pengolahan managed through wastewater treatment plants (WWTP)
air limbah (IPAL) untuk memastikan air limbah yang to ensure that wastewater from production processes
berasal dari proses produksi maupun kegiatan and domestic activities meets environmental quality
domestik memenuhi baku mutu lingkungan sebelum standards before being discharged into receiving
dilepas ke badan air penerima. [GRI 3-3] water bodies. [GRI 3-3]
Pengelolaan limbah dilaksanakan berdasarkan Waste management is carried out based on waste
klasifikasi limbah dan mengacu pada ketentuan classification and in compliance with applicable
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Limbah regulations. Non-hazardous waste is managed
non-B3 dikelola melalui berbagai praktik pemanfaatan through various reuse practices, including the use of
ulang, antara lain penggunaan kembali cangkang, shells, palm fiber, and wood pellets as boiler fuel, the
serat kelapa sawit, dan wood pellet sebagai bahan utilization of empty fruit bunches (EFB) as compost,
bakar boiler, pemanfaatan tandan buah kosong (TBK) and the reuse of jerrycans for latex storage. Hazardous
sebagai kompos, serta penggunaan ulang jerigen waste is handled through specific procedures,
untuk penampungan lateks. Limbah B3 dikelola including identification, labeling, temporary storage in
secara khusus melalui proses identifikasi, pelabelan, licensed facilities, and handover to third parties holding
penyimpanan sementara di fasilitas berizin, serta official permits from the Ministry of Environment and
penyerahan kepada pihak ketiga yang telah memiliki Forestry (KLHK). [GRI 306-2] [OJK F.13, F.14]
izin resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan (KLHK). [GRI 306-2] [OJK F.13, F.14]
66 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 67
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Kepatuhan terhadap standar pengelolaan limbah Compliance with waste management standards
dipastikan melalui pengawasan dan audit eksternal is ensured through monitoring and independent
independen khususnya pada segmen kelapa sawit. external audits, particularly in the palm oil segment.
Kinerja pengelolaan limbah juga menjadi bagian dari Waste management performance is also part of the
proses penilaian dalam pemeliharaan sertifikasi ISPO assessment process for maintaining ISPO certification,
yang dilakukan secara berkala. Sepanjang tahun which is conducted periodically. Throughout the 2025
pelaporan 2025, Perseroan tidak menerima pengaduan reporting period, the Company did not receive any
masyarakat terkait pengelolaan limbah. [OJK F.16] public complaints related to waste management. [OJK
F.16]
Tabel Volume Limbah dan Pengelolaannya [GRI 306-3] [OJK F.13] [IDX E-05]
Table of Waste Volume and Management
Metode Satuan
2025 2024 2023
Method Unit
Limbah B3
Hazardous Waste
Diangkut pihak ketiga
Ton 0,91 1,67 1,71
Transported by third party
Disimpan di TPS LB3
Stored at hazardous waste Ton 0,37 1,27 1,67
temporary storage (TPS LB3)
Jumlah
Ton 1,28 2,94 3,38
Total
Limbah Non-B3
Non-Hazardous Waste
Pemanfaatan kembali
Ton 15.436,88 42.512,89 42.515,83
Reused
Disimpan di TPS
Ton - - 0,74
Stored at temporary storage
Jumlah
Ton 15.436,88 42.512,89 55.079,82
Total
Total Ton 15.438,16 42.515,83 55.083,20
PT Jaya Agra Wattie Tbk 67
Page 68
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Pengelolaan Air dan Efluen
untuk Keberlanjutan Operasi
Water and Effluent Management for Sustainable Operations
Air merupakan sumber daya penting yang mendukung Water is a critical resource that supports environmental
keberlanjutan lingkungan sekaligus kelangsungan sustainability as well as the continuity of the Company’s
operasional Perseroan. Dalam kegiatan usaha di sektor operations. In its agricultural activities, water is used
agrikultur, air digunakan tidak hanya untuk menunjang not only to support production processes but also
proses produksi, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan to meet domestic needs within operational areas,
domestik di lingkungan operasional, termasuk including employee housing, factory facilities, and
perumahan karyawan, fasilitas pabrik, serta kawasan plantation areas. Responsible water management is
perkebunan. Pengelolaan air yang bertanggung jawab therefore an integral part of the Company’s efforts to
menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam menjaga maintain a balance between operational needs and the
keseimbangan antara kebutuhan operasional dan preservation of water resources.
kelestarian sumber daya air.
Pengelolaan penggunaan air dilakukan dengan Water management practices are implemented by
mempertimbangkan karakteristik kegiatan operasional considering the characteristics of operations in each
di masing-masing unit usaha. Pemanfaatan air diarahkan business unit. Water utilization is directed toward
untuk mendukung efisiensi penggunaan sumber daya, improving resource efficiency, preventing wastage,
mencegah pemborosan, serta meminimalkan potensi and minimizing potential impacts on the surrounding
dampak terhadap lingkungan sekitar, sejalan dengan environment, in line with the Company’s commitment
prinsip keberlanjutan operasional yang diterapkan to sustainable operations.
Perseroan.
Pada tahun 2025, pencatatan penggunaan air In 2025, the Company’s water usage recording covered
Perseroan mencakup unit usaha yang sama dengan the same business units as those included in the energy
cakupan pengelolaan energi dan emisi gas rumah management and greenhouse gas emissions scope,
kaca, yaitu anak perusahaan yang mewakili segmen namely subsidiaries representing the Company’s main
usaha utama Perseroan. Unit usaha tersebut meliputi business segments. These units include KJW in the
KJW pada sektor kelapa sawit dan karet, IJ, PK, BL, palm oil and rubber sectors, namely IJ, PK, BL, PB, and
PB, dan CP pada sektor karet, KE pada sektor karet, CP in the rubber sector, KE in the rubber, coffee, and
68 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 69
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
kopi, dan teh, serta MUL dan CMK pada sektor karet tea sectors, as well as MUL and CMK in the rubber and
dan kopi. Pencatatan ini dilakukan sebagai bagian dari coffee sectors. This recording is carried out as part
upaya menjaga konsistensi dan transparansi pelaporan of the Company’s efforts to maintain consistency and
penggunaan sumber daya air. [GRI 3-3] transparency in water resource reporting. [GRI 3-3]
Pengendalian kualitas lingkungan dilakukan melalui Environmental quality control is conducted through
pengujian dan pemantauan secara berkala, termasuk regular testing and monitoring, including monthly
pengujian mutu air limbah setiap bulan serta wastewater quality testing and periodic air emission
pemantauan emisi udara secara periodik. Kegiatan monitoring. These monitoring activities are carried out
pemantauan ini dilaksanakan dengan mengacu pada in accordance with the Regulation of the Minister of
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Environment and Forestry No. P.68/Menlhk/Setjen/
No. P.68/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016 tentang Baku Kum.1/8/2016 on Domestic Wastewater Quality
Mutu Air Limbah Domestik. [GRI 3-3] Standards. [GRI 3-3]
Hasil pemantauan selama tahun 2025 menunjukkan Monitoring results throughout 2025 indicate that all
bahwa seluruh air limbah yang dihasilkan Perseroan wastewater generated by the Company complied with
telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan oleh the quality standards set by national regulations. The
peraturan nasional. Perseroan juga mencatat 11,45% Company also recorded that 11.45% of its wastewater
air limbah yang berhasil didaur ulang. Selain itu, was successfully recycled. In addition, there were no
tidak terdapat insiden tumpahan limbah cair yang incidents of liquid waste spills that could potentially
berpotensi mencemari lingkungan, termasuk badan air contaminate the environment, including surface water
permukaan, tanah, maupun air tanah. [OJK F.15] bodies, soil, or groundwater. [OJK F.15]
Data penggunaan dan pengelolaan air Perseroan Data on the Company’s water usage and management
selama tahun pelaporan disajikan dalam tabel during the reporting year is presented in the water
pemakaian air, tabel pengurangan air, serta tabel usage table, water reduction table, and net water
konsumsi air bersih. Informasi tersebut memberikan consumption table. This information provides an
gambaran mengenai volume air yang digunakan, overview of the volume of water used, the water
upaya pengurangan konsumsi air yang telah dilakukan, reduction efforts undertaken, and the level of net water
serta tingkat konsumsi bersih air di masing-masing consumption across each business unit.
unit usaha.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 69
Page 70
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Tabel Pemakaian Air [OJK F.8] [IDX E-04]
Table of Water Consumption
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Pengambilan Air [GRI 303-3]
Water Intake
Air Permukaan
m3 267.093,43 402.649,57 1.152.353,19
Surface Water
Air Tanah
m3 148.521,60 25.356,96 43.171,22
Groundwater
Volume Pengambilan Air
m3 415.615,03 428.006,53 1.195.524,40
Water Usage Volume
Pembuangan Air [GRI 303-4]
Water disposal
Volume Air yang Dibuang
m3 218.984,18 295.553,30 189.913,54
Discharged Water Volume
Konsumsi Air [GRI 303-5]
Water Consumption
Total Konsumsi
m3 196.630,85 132.453,23 1.005.610,87
Total Consumption
Kedepan, Perseroan akan terus memantau dan Going forward, the Company will continue to regularly
mengevaluasi penggunaan air secara berkala untuk monitor and evaluate water usage to support operational
mendukung efisiensi operasional serta menjaga efficiency while maintaining the sustainability of water
keberlanjutan sumber daya air di wilayah operasional. resources in its operational areas. This approach is
Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung expected to support the continuity of the Company’s
kelangsungan kegiatan usaha Perseroan sekaligus business activities while minimizing potential impacts
meminimalkan potensi dampak terhadap lingkungan on the environment and surrounding communities.
dan masyarakat sekitar.
70 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 71
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Perlindungan dan Pelestarian
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Protection and Conservation
Indonesia memiliki kekayaan keanekaragaman Indonesia is endowed with rich biodiversity, supported
hayati yang tinggi dengan ekosistem tropis yang by tropical ecosystems that sustain a wide variety of
mendukung berbagai jenis flora dan fauna. Dalam flora and fauna. In this context, the Company recognizes
konteks tersebut, Perseroan menyadari pentingnya the importance of ecosystem protection as part of its
perlindungan ekosistem sebagai bagian dari tanggung environmental responsibility in conducting operations
jawab lingkungan atas kegiatan operasional di sektor within the agricultural sector. The commitment to
agrikultur. Komitmen pelestarian keanekaragaman biodiversity conservation is consistently implemented
hayati dijalankan secara konsisten di wilayah across the Company’s operational areas as part of its
operasional Perseroan sebagai bagian dari penerapan sustainability practices.
prinsip keberlanjutan.
Seluruh inisiatif perlindungan dan pelestarian All biodiversity protection and conservation initiatives
keanekaragaman hayati dilaksanakan dengan are carried out in accordance with the Company’s
mengacu pada Kebijakan Berkelanjutan Perseroan. Sustainability Policy. The implementation of this policy
Penerapan kebijakan tersebut mencakup pengelolaan includes the management of High Conservation Value
area Nilai Konservasi Tinggi (NKT) dan Stok Karbon (HCV) and High Carbon Stock (HCS) areas, as well as
Tinggi (SKT), serta perlindungan terhadap spesies dan the protection of species and habitats with significant
habitat yang memiliki nilai ekologis penting di sekitar ecological value surrounding the operational areas.
wilayah operasional. [GRI 3-3] [GRI 3-3]
Kegiatan budidaya agrikultur memiliki potensi untuk Agricultural cultivation activities have the potential to
mempengaruhi kondisi lingkungan dan habitat affect environmental conditions and wildlife habitats.
satwa liar. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan In this regard, the Company ensures the presence
memastikan keberadaan area konservasi di setiap of conservation areas within each business unit as
unit usaha sebagai bagian dari pengelolaan lanskap part of responsible landscape management. These
yang bertanggung jawab. Area konservasi tersebut conservation areas serve to preserve local flora and
berfungsi untuk menjaga keberadaan flora dan fauna fauna while maintaining ecosystem balance within
lokal serta mempertahankan keseimbangan ekosistem concession areas affected by operational activities.
di dalam area konsesi yang terdampak aktivitas
operasional.
Sebagian lahan Perseroan dipertahankan sebagai A portion of the Company’s land is maintained as non-
kawasan non-produktif, termasuk zona tangkapan air productive areas, including rainwater catchment zones
hujan yang berperan dalam menjaga fungsi hidrologis that play a role in preserving hydrological functions
dan mendukung ketersediaan air bagi masyarakat and supporting water availability for surrounding
sekitar. Pendekatan ini turut memperkuat fungsi communities. This approach strengthens ecosystem
ekosistem sekaligus mendukung keberlanjutan sumber functions while supporting the sustainability of water
daya air di wilayah operasional. Kewajiban lingkungan resources within the operational areas. Environmental
juga dipenuhi melalui penyusunan dokumen Analisis obligations are also fulfilled through the preparation of
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta Environmental Impact Assessment (EIA) documents,
pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan dan as well as the implementation of Environmental
Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL). [GRI 3-3] Management Plans and Environmental Monitoring
[OJK F.9] Plans (RKL-RPL). [GRI 3-3] [OJK F.9]
Upaya perlindungan kawasan konservasi diperkuat Efforts to protect conservation areas are strengthened
melalui pelaksanaan kajian Nilai Konservasi Tinggi. through the implementation of High Conservation
Pada tahun 2019, studi NKT dilakukan di lahan konsesi Value (HCV) assessments. In 2019, an HCV study
anak perusahaan KJW dengan melibatkan penilai was conducted in the concession area of subsidiary
independen. Hasil kajian tersebut mengidentifikasi KJW, involving an independent assessor. The results
PT Jaya Agra Wattie Tbk 71
Page 72
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
sekitar 0,67% dari total luas area atau setara dengan identified approximately 0.67% of the total area, or
83,97 hektare sebagai kawasan NKT, disertai dengan equivalent to 83.97 hectares, as HCV areas, along
rekomendasi pengelolaan dan pemantauan untuk with management and monitoring recommendations
menjaga keberlanjutan fungsi konservasi. [GRI 304-1] to ensure the sustainability of conservation functions.
[OJK F.9] [GRI 304-1] [OJK F.9]
Tabel Jarak Lokasi Operasional ke Kawasan yang Dilindungi [GRI 304-1]
Distance of Operational Sites to Protected Areas Table
Kawasan yang dilindungi
Lokasi Kawasan
Anak Terdekat
Location HGU (ha) Keterangan
Perusahaan Nearest Protected Area
HGU Area Remarks
Subsidiary Provinsi Daerah Nama Jarak
(ha)
Province Area Name Distance
Di dalam area
Kalimantan Perkebunan Kelapa Hutan Lindung
PT KJW - Kadastral
Selatan Kintap 10,6 Sawit Protected
Kintap 1 Within
South Kalimantan Palm Oil Plantation Forest
Cadastral Area
Di dalam area
Kalimantan Perkebunan Kelapa Hutan Lindung
PT KJW - HGU
Selatan Kintap 27,33 Sawit Protected
Kintap 2 Within HGU
South Kalimantan Palm Oil Plantation Forest
Area
Kalimantan Perkebunan Kelapa Hutan Lindung
PT KJW - Berdekatan
Selatan Kintap 3,792 Sawit Protected
Tebing Siring Adjacent
South Kalimantan Palm Oil Plantation Forest
Perkebunan Karet, Perhutani
PT KE - Tugu Jawa Barat Tugu Kopi, dan Teh State-Owned Berdekatan
1,893
Cimenteng West Java Cimenteng Rubber, Coffee, and Forestry Area Adjacent
Tea Plantation (Perhutani)
72 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 73
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Pelestarian keanekaragaman hayati juga Biodiversity conservation is also carried out through
diwujudkan melalui kegiatan penghijauan di sekitar reforestation activities around conservation areas. As
area konservasi. Hingga tahun 2025, Perseroan of 2025, the Company has carried out the planting
melaksanakan penanaman pohon sebanyak 1.123.573 of 1,123,573 trees. Consisting of various species,
pohon yang terdiri dari berbagai jenis tanaman, antara including albasia, teak, mahogany, and acacia. This
lain albasia, jati, mahoni, dan akasia. Kegiatan ini initiative aims to support ecological balance while
bertujuan mendukung keseimbangan ekologi sekaligus enhancing carbon sequestration capacity. Based on
meningkatkan fungsi penyerapan karbon. Berdasarkan internal calculations referring to the carbon standard
hasil perhitungan internal yang mengacu pada approach of the Ministry of Environment and Forestry
pendekatan standar karbon Kementerian Lingkungan (KLHK), these reforestation activities contributed to
Hidup dan Kehutanan (KLHK), kegiatan penghijauan carbon absorption of approximately 62,878.95 tons of
tersebut memberikan kontribusi penyerapan karbon CO₂eq. Although this figure has not yet been certified, it
sebesar 62.878,95 ton CO₂eq. Meskipun belum reflects the Company’s contribution to climate change
melalui proses sertifikasi, informasi ini mencerminkan mitigation efforts through ecosystem preservation.
kontribusi Perseroan dalam mendukung upaya mitigasi [OJK F.10]
perubahan iklim melalui pelestarian ekosistem. [OJK
F.10]
Pencegahan Deforestasi dan Kebakaran Lahan
Deforestation and Land Fire Prevention
Risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) merupakan The risk of forest and land fires remains a potential
tantangan yang berpotensi terjadi di wilayah challenge in plantation operational areas and may have
operasional perkebunan dan dapat menimbulkan significant impacts on environmental sustainability. If
dampak signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan. not properly managed, such incidents can lead to crop
Apabila tidak dikelola secara memadai, kejadian damage, biodiversity degradation, air pollution, and
Karhutla dapat menyebabkan kerusakan tanaman, increased greenhouse gas emissions.
degradasi keanekaragaman hayati, pencemaran udara,
serta peningkatan emisi gas rumah kaca.
Sebagai respons terhadap risiko tersebut, Perseroan In response to these risks, the Company has reaffirmed
menegaskan komitmen untuk tidak menggunakan its commitment to not using burning methods in land
metode pembakaran dalam kegiatan pembukaan clearing activities through a zero-burning policy. This
lahan melalui kebijakan land clearing with zero commitment is outlined in the Sustainability Policy
burning. Komitmen ini dituangkan dalam Kebijakan approved by the President Director on January 9, 2020.
Berkelanjutan yang disahkan oleh Direktur Utama pada In addition to prohibiting land clearing by burning, the
9 Januari 2020. Selain melarang pembukaan lahan Company also does not conduct planting activities in
dengan cara dibakar, Perseroan juga tidak melakukan forest areas or peatlands as part of its efforts to protect
kegiatan penanaman di kawasan hutan maupun lahan sensitive ecosystems.
gambut sebagai bagian dari upaya perlindungan
ekosistem yang sensitif.
Upaya pencegahan kebakaran diperkuat melalui Fire prevention efforts are further strengthened through
Kebijakan Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran the Fire Prevention and Control Policy, which has been
yang berlaku sejak 20 Mei 2019. Kebijakan ini menjadi in effect since May 20, 2019. This policy serves as a
acuan dalam penerapan strategi pencegahan dan reference for implementing comprehensive strategies
penanggulangan Karhutla secara menyeluruh di to prevent and manage Karhutla across all operational
seluruh area operasional. Strategi tersebut mencakup areas. These strategies include the following measures:
berbagai ketentuan dan langkah berikut:
1. Pembukaan lahan (land clearing) harus selalu 1. Land clearing must always be carried out using
dilakukan dengan cara mekanis dan tanpa mechanical methods without burning;
membakar;
PT Jaya Agra Wattie Tbk 73
Page 74
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
2. Tim Tanggap Darurat mengidentifikasi lokasi rawan 2. The Emergency Response Team identifies fire-
kebakaran dan menyusun peta lahan dilengkapi prone areas and prepares land maps equipped with
koordinat lokasi yang berpotensi rawan kebakaran; coordinates of locations with potential fire risk;
3. Melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan 3. Implement fire prevention and control measures,
kebakaran, antara lain: including:
a. Pembentukan tim kebakaran lengkap dengan a. Establishing fire response teams equipped with
sarana dan prasarana, serta pelatihan/simulasi adequate facilities and infrastructure, along
kebakaran. with fire training and simulations;
b. Melakukan deteksi dini kebakaran, dengan b. Conducting early fire detection through
patroli kebakaran secara periodik, bila perlu 24 periodic fire patrols, and if necessary, 24-hour
jam periode rawan; monitoring during high-risk periods;
c. Melaksanakan penyuluhan dan sosialisasi c. Carrying out awareness programs and
bahaya kebakaran kepada masyarakat sekitar socialization on fire hazards for surrounding
dan petani plasma, serta memasang rambu- communities and plasma farmers, as well as
rambu peringatan bahaya kebakaran; installing fire warning signs;
d. Mengurangi sumber potensi kebakaran, d. Reducing potential fire sources, including the
termasuk dengan pembuatan sekat bakar dan construction of firebreaks and water reservoirs;
cembung air.
4. Jika terjadi kebakaran, melakukan pemadaman 4. In the event of a fire, conducting immediate
kebakaran secara langsung dan mencari sumber firefighting measures and identifying the root
penyebabnya untuk dievaluasi; dan cause for evaluation; and
5. Bila terjadi kebakaran harus memberikan laporan 5. Reporting any fire incidents to the head office and
kepada kantor pusat dan instansi terkait mengenai relevant authorities, including the details of the fire
kebakaran dan hasil kegiatan pengendalian and the control measures undertaken.
kebakaran yang telah dilakukan.
Kesiapsiagaan di lapangan diperkuat melalui Field preparedness is strengthened through the
pelaksanaan simulasi pemadaman kebakaran secara regular implementation of fire suppression simulations
rutin setiap enam bulan. Kegiatan ini bertujuan melatih conducted every six months. These activities aim to
respons cepat personel serta menguji efektivitas train rapid response capabilities of personnel and
sistem pengendalian kebakaran yang telah diterapkan. to test the effectiveness of the fire control systems
Evaluasi hasil simulasi, pemantauan lapangan, serta in place. The evaluation of simulation results, field
pelaporan RKL-RPL digunakan sebagai dasar penilaian monitoring, and RKL-RPL reporting serve as the basis
kinerja penerapan kebijakan dan prosedur pencegahan for assessing the performance of the Company’s forest
Karhutla. Selama periode pelaporan tahun 2025, and land fires prevention policies and procedures.
74 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 75
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
seluruh unit operasional Perseroan berada dalam During the 2025 reporting period, all of the Company’s
kondisi aman dan tidak mengalami kejadian kebakaran operational units remained in safe condition and
hutan dan lahan. Capaian ini mencerminkan konsistensi experienced no forest and land fire incidents. This
penerapan kebijakan, kesiapsiagaan operasional, achievement reflects the consistent implementation
serta efektivitas sistem pencegahan dan pengendalian of policies, strong operational preparedness, and the
kebakaran yang dijalankan oleh Perseroan. effectiveness of the Company’s fire prevention and
control systems.
Komitmen Pengelolaan Biaya Lingkungan
Environmental Cost Management Commitment
Pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab Responsible environmental management requires
memerlukan pengalokasian biaya lingkungan the allocation of environmental costs as part of
sebagai bagian dari operasional Perseroan. Biaya the Company’s operations. These costs reflect the
lingkungan mencerminkan komitmen Perseroan Company’s commitment to managing environmental
dalam mengendalikan dampak lingkungan, termasuk impacts, including pollution prevention, waste
pencegahan pencemaran, pengelolaan limbah, management, and the maintenance of environmental
serta pemeliharaan kualitas lingkungan di wilayah quality within its operational areas.
operasional.
Pada tahun 2025, Perseroan mengalokasikan biaya In 2025, the Company allocated environmental costs
lingkungan hidup sebesar Rp587.824.827 untuk amounting to Rp587,824,827 to support various
mendukung berbagai kegiatan pengelolaan lingkungan. environmental management activities. These costs
Penggunaan biaya tersebut mencakup pengoperasian covered the operation of wastewater treatment
instalasi pengolahan air limbah, pengelolaan limbah facilities, management of hazardous and non-
B3 dan non-B3, pemeliharaan kawasan konservasi, hazardous waste, maintenance of conservation areas,
penanaman pohon, edukasi lingkungan kepada tree planting initiatives, environmental education for
masyarakat sekitar, serta pemantauan kualitas surrounding communities, and periodic environmental
lingkungan secara berkala. Seluruh pengeluaran ini quality monitoring. Overall, these costs support
mendukung operasional yang bertanggung jawab environmentally responsible operations and align with
terhadap lingkungan dan sejalan dengan komitmen the Company’s sustainability commitment.
keberlanjutan Perseroan.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 75
Page 76
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Tabel Biaya Lingkungan Hidup (Rupiah) [OJK F.4]
Table of Environmental Cost (Rupiah)
Uraian
No 2025 2024 2023
Description
Pemantauan lingkungan (emisi, ambien udara,
kebisingan, kebauan, dan kualitas air sungai)
1 324.521.400 246.237.483 322.405.900
Environmental Monitoring (emissions, ambient air,
noise, odor, and river water quality)
Penanaman pohon
2 26.842.864 267.273.002 2.630.940
Tree planting
Pengelolaan sampah
3 110.159.834 108.288.251 119.530.301
Waste management
Pengangkutan limbah B3
4 14.167.034 3.926.886
Hazardous Waste Transport
Pemasangan solar cell
5 31.062.795 3.000.000 11.747.900
Solar cell installation
Pengisian ulang APAR
6 19.806.750 27.900.000 -
Fire Extinguisher Refill
Kalibrasi TUT
7 38.077.300 29.296.000 -
TUT Calibration
Tera Timbangan
8 23.186.850 25.537.500 -
Scale Verification
Jumlah
587.824.827 711.459.122 456.315.041
Total
76 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 77
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
PT Jaya Agra Wattie Tbk 77
Page 78
05 Kinerja Sosial
Social Performance
78 Laporan Keberlanjutan | Sustainability Report 2025
Page 79
PT Jaya Agra Wattie Tbk 79
Page 80
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi
Diversity, Equity, and Inclusion
Perseroan memandang karyawan sebagai aset The Company regards its employees as strategic
strategis yang berperan penting dalam mendukung assets that play a vital role in supporting business
keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan. Atas sustainability and growth. On this basis, the Company
dasar itu, Perseroan menerapkan prinsip kesetaraan, implements the principles of equity, diversity, and
keberagaman, dan inklusi dalam seluruh proses inclusion across all human capital management
pengelolaan sumber daya manusia (SDM), mulai processes, from recruitment and competency
dari rekrutmen, pengembangan kompetensi, hingga development to performance evaluation, without any
penilaian kinerja, tanpa diskriminasi dalam bentuk apa form of discrimination. This approach ensures that
pun. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan setiap every individual has equal opportunities to build their
individu memperoleh kesempatan yang setara dalam career and enhance their capabilities. [GRI 3-3]
membangun karier dan meningkatkan kapasitasnya.
[GRI 3-3]
Dalam menjalankan komitmen tersebut, Perseroan In carrying out this commitment, the Company
menempatkan pemenuhan hak dasar pekerja, places the fulfillment of fundamental labor rights,
kesetaraan peluang, dan penghormatan terhadap equal opportunity, and respect for diversity as
keberagaman sebagai landasan utama dalam key foundations in its human capital management.
pengelolaan SDM. Perseroan meyakini bahwa The Company believes that an inclusive, fair, and
lingkungan kerja yang inklusif, adil, dan bebas discrimination-free working environment fosters a
diskriminasi akan membentuk budaya kerja yang positive work culture, enhances employee motivation
positif, meningkatkan motivasi dan loyalitas karyawan, and loyalty, and strengthens sustainable business
serta memperkuat kinerja perusahaan secara performance.
berkelanjutan.
80 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 81
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Komitmen ini didukung melalui kepatuhan terhadap This commitment is supported through adherence to
International Bill of Human Rights, Deklarasi the International Bill of Human Rights, the International
International Labour Organization mengenai Prinsip Labour Organization’s Declaration on Fundamental
dan Hak Dasar di Tempat Kerja, serta peraturan Principles and Rights at Work, as well as applicable
ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. Perseroan labor regulations in Indonesia. The Company also
juga memastikan bahwa setiap warga negara Indonesia ensures that all Indonesian citizens are provided with
memperoleh kesempatan kerja yang setara, serta equal employment opportunities and fair chances for
peluang yang sama untuk berkembang berdasarkan development based on performance and potential,
kinerja dan potensi, sehingga tercipta lingkungan thereby creating a safe, equitable, and conducive
kerja yang aman, setara, dan kondusif bagi kemajuan working environment for both individual and
individu maupun organisasi. [OJK F.21] organizational advancement. [OJK F.21]
PT Jaya Agra Wattie Tbk telah menetapkan berbagai
kebijakan sebagai pedoman dalam pengelolaan
ketenagakerjaan, di antaranya Kebijakan Berkelanjutan yang
disahkan oleh Direktur Utama pada 9 Januari 2020 serta
Kebijakan Kesetaraan Kesempatan Kerja yang ditetapkan
pada 20 Mei 2019. Kedua kebijakan tersebut menegaskan
komitmen Perseroan dalam menjunjung hak asasi manusia
di lingkungan kerja serta mewujudkan tempat kerja yang
inklusif, adil, dan berlandaskan integritas. [OJK F.18]
PT Jaya Agra Wattie Tbk has established various policies
as guidelines for workforce management, including the
Sustainability Policy approved by the President Director on
January 9, 2020, and the Equal Employment Opportunity Policy
enacted on May 20, 2019. These policies affirm the Company’s
commitment to upholding human rights in the workplace
and fostering an inclusive, fair, and integrity-driven working
environment. [OJK F.18]
Demografi Karyawan Employee Demographics
Perseroan menegaskan komitmennya terhadap prinsip The Company affirms its commitment to the principles
keberagaman dan kesetaraan melalui pengelolaan of diversity and equality through fair human capital
SDM yang adil di seluruh jenjang organisasi dan management across all organizational levels and
wilayah operasional. Kebijakan ini mencakup proses operational areas. This policy covers recruitment,
rekrutmen, pengembangan karir, dan penempatan career development, and employee placement
karyawan berdasarkan kompetensi serta kualifikasi, based on competencies and qualifications, without
tanpa membedakan latar belakang pribadi seperti discrimination based on personal backgrounds such as
suku, agama, ras, maupun gender. Penerapan prinsip ethnicity, religion, race, or gender. The implementation
tersebut mendorong terciptanya lingkungan kerja of these principles supports the creation of an inclusive
yang inklusif dan representatif, selaras dengan praktik and representative working environment, aligned with
tata kelola perusahaan yang baik. Adapun informasi good corporate governance practices. Employee
demografi karyawan diungkapkan melalui data yang demographic information is disclosed through data
mencakup distribusi berdasarkan wilayah, status kerja, covering distribution by region, employment status,
kelompok usia, jenjang jabatan, dan jenis kelamin. age group, job level, and gender.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 81
Page 82
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Komposisi Karyawan Berdasarkan Wilayah dan Status Ketenagakerjaan [GRI 2-7, 2-8, 405-1] [IDX S-04]
Employee Composition by Region and Employment Status
2025 2024 2023
Wilayah
Region Tetap Tidak Tetap Tetap Tidak Tetap Tetap Tidak Tetap
Permanent Contract Permanent Contract Permanent Contract
Kantor Pusat
74 - 70 - 70 -
Head Office
Kantor wilayah 1
1.099 2.833 1.052 2.833 906 2.833
Regional Office 1
Kantor wilayah 2
1.259 2.528 938 2.528 811 2.528
Regional Office 2
Jumlah
2.432 5.361 2.06 5.361 1.787 5.361
Total
Persentase Karyawan Tidak Tetap
68,79%
Percentage of Non-Permanent Employees
Total Karyawan Periode 2025
7.793
Total Employees for the 2025 Period
Komposisi Karyawan Berdasarkan Level Jabatan [GRI 2-7, 2-8, 405-1][IDX S-01]
Employee Composition by Position Level
Persentase (%)
2025 2024 2023
Level Jabatan Percentage
Position Level Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female Male Female
Entry-level 75,23 24,77 5.643 1.858 5.423 1.730 5.684 1.197
Mid-level 92,37 7,63 230 19 211 14 210 12
Senior-level 92,11 7,89 35 3 35 3 37 3
Executive-level 80,00 20,00 4 1 4 1 4 1
75,86 24,14 5.912 1.881 5.673 1.748 5.935 1.213
Jumlah
Total
100 7.793 7.421 7.148
Komposisi Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia, Jabatan, dan Jenis Kelamin [GRI 2-7, 405-1] [IDX S-02]
Employee Composition by Age Group, Job Level, and Gender
Jabatan | Position
Kelompok Jumlah
Tahun Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level
Usia Karyawan
Year
Age Group Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Total Employee
Male Female Male Female Male Female Male Female
18-24 543 131 24 1 - - - - 699
25-34 2.247 713 97 9 - - - - 3.066
35-44 2025 1.809 412 64 6 12 - - - 2.303
45-54 996 321 33 2 11 1 1 - 1.365
>55 254 75 12 1 12 2 3 1 360
82 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 83
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Komposisi Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia, Jabatan, dan Jenis Kelamin [GRI 2-7, 405-1] [IDX S-02]
Employee Composition by Age Group, Job Level, and Gender
Jabatan | Position
Kelompok Jumlah
Tahun Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level
Usia Karyawan
Year
Age Group Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Total Employee
Male Female Male Female Male Female Male Female
18-24 542 173 21 1 - - - - 737
25-34 2.169 692 84 6 - - - - 2.951
35-44 2024 1.627 519 63 4 12 - - - 2.225
45-54 814 260 32 2 11 1 1 - 1.121
>55 271 86 11 1 12 2 3 1 387
18-24 568 120 21 1 - - - - 710
25-34 2.274 479 84 5 - - - - 2.842
35-44 2023 1.705 359 63 3 10 - - - 2.14
45-54 852 180 31 2 13 2 1 - 1.081
>55 284 60 11 1 14 1 3 1 375
Perseroan menerapkan prinsip good corporate The Company applies good corporate governance
governance (GCG) dalam pengelolaan sumber daya (GCG) principles in managing its human capital by
manusia dengan menjunjung tinggi keberagaman upholding diversity and equal opportunity for all
serta kesetaraan kesempatan bagi seluruh insan employees, without discrimination based on ethnicity,
perusahaan, tanpa membedakan suku, ras, maupun race, or religion. Through consistently implemented
agama. Melalui pedoman tata kelola yang diterapkan governance guidelines, the Company strives to
secara konsisten, Perseroan berupaya memperkuat strengthen and optimize corporate value, enhance
dan mengoptimalkan nilai perusahaan, meningkatkan performance, and sustain long-term business
kinerja, serta menjaga keberlanjutan usaha dalam continuity. This commitment is also reflected in the
jangka panjang. Komitmen tersebut juga tercermin composition of the Board of Commissioners, which
dalam penyusunan komposisi Dewan Komisaris yang takes into account diversity, competence, knowledge,
memperhatikan aspek keberagaman, kompetensi, and experience.
pengetahuan, dan pengalaman.
Dalam proses rekrutmen, Perseroan membuka In its recruitment process, the Company provides
peluang bagi kandidat melalui jalur internal maupun opportunities for candidates through both internal
eksternal dengan mempertimbangkan kualifikasi and external channels, with careful consideration
dan latar belakang secara profesional. Seluruh of qualifications and backgrounds on a professional
tahapan seleksi dilakukan secara objektif melalui tes basis. All selection stages are conducted objectively
kognitif, tes kepribadian, serta wawancara terhadap through cognitive tests, personality assessments,
kandidat terbaik. Perseroan menerapkan dua jalur and interviews with shortlisted candidates. The
rekrutmen, yaitu internal dan eksternal. Rekrutmen Company implements two recruitment pathways,
internal ditujukan untuk mendukung rotasi dan namely internal and external. Internal recruitment is
perpindahan fungsi karyawan, sedangkan rekrutmen intended to support employee rotation and functional
eksternal dilakukan untuk menjaring kandidat dari mobility, while external recruitment is conducted
luar perusahaan melalui jalur fresh graduate dan to attract candidates from outside the Company,
experienced hire sesuai kebutuhan pekerjaan including fresh graduates and experienced hires,
dan kompetensi yang dipersyaratkan. Perseroan in accordance with job requirements and required
menempatkan kesesuaian kompetensi dan keahlian competencies. The Company places strong emphasis
calon karyawan dengan kebutuhan organisasi sebagai on aligning candidates’ competencies and expertise
pertimbangan utama dalam proses rekrutmen. [OJK F.18] with organizational needs as the primary consideration
in the recruitment process. [OJK F.18]
PT Jaya Agra Wattie Tbk 83
Page 84
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Tabel berikut menyajikan komposisi karyawan baru The following table presents the composition of new
serta tingkat pergantian karyawan Perseroan dalam employees and the employee turnover rate of the
tiga tahun terakhir: Company over the past three years:
Komposisi Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 401-1] [IDX S-03]
New Employee Composition and Employee Turnover by Gender
2025 2024 2023
Jenis Kelamin Pergantian Pergantian Pergantian
Gender Karyawan Baru Karyawan Karyawan Baru Karyawan Karyawan Baru Karyawan
New Employee Employee New Employee Employee New Employee Employee
Turnover Turnover Turnover
Laki-laki
1.182 4.730 1.134 4.538 1.187 4.748
Male
Perempuan
376 1.505 350 1.399 243 970
Female
Jumlah
1.559 6.234 1.484 5.937 1.43 5.718
Total
Persentase Karyawan Baru
20%
Percentage of New Employees
Persentase Pergantian Karyawan
80%
Percentage of Employee Turnover
Total Karyawan Periode 2025
7.793
Total Employees by 2025
Persentase pergantian karyawan pada tahun 2025 The employee turnover rate in 2025 was recorded
tercatat sebesar 80%, yang sebagian besar berasal at 80%, largely driven by non-permanent workers,
dari tenaga kerja non-permanen berupa karyawan particularly daily casual workers (KHL) in the plantation
harian lepas (KHL) di sektor perkebunan. Tingginya sector. This high figure reflects the nature of short-
angka tersebut mencerminkan karakteristik hubungan term contractual employment and annual operational
kerja berbasis kontrak jangka pendek dan siklus cycles, where contract renewals or extensions are
operasional tahunan, di mana perpanjangan atau administratively recorded as turnover, and therefore do
pembaruan kontrak tercatat sebagai pergantian secara not fully represent permanent employee attrition.
administratif, dan bukan sepenuhnya menggambarkan
tingkat keluar karyawan secara permanen.
Komposisi Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan Berdasarkan Rentang Usia [GRI 401-1]
New Employee Composition and Employee Turnover by Age Group
2025 2024 2023
Rentang Usia Pergantian Pergantian Pergantian
Age Gap Karyawan Baru Karyawan Karyawan Baru Karyawan Karyawan Baru Karyawan
New Employee Employee New Employee Employee New Employee Employee
Turnover Turnover Turnover
> 50 333 1.332 273 1.09 97 388
41 – 50 481 1.924 527 2.11 447 1.789
31 – 40 430 1.718 432 1.73 596 2.385
21 - 30 315 1.26 252 1.007 289 1.157
Jumlah
1.559 6.234 1.484 5.937 1.43 5.718
Total
Data pergantian karyawan mencakup tenaga kerja non-permanen (KHL) dengan skema kontrak jangka pendek yang diperbarui secara periodik.
Employee turnover data includes non-permanent workers (KHL) engaged under short-term contractual arrangements that are renewed periodically.
84 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 85
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Komposisi Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan Berdasarkan Wilayah [GRI 401-1]
New Employee Composition and Employee Turnover by Region
2025 2024 2023
Wilayah Pergantian Pergantian Pergantian
Region Karyawan Baru Karyawan Karyawan Baru Karyawan Karyawan Baru Karyawan
New Employee Employee New Employee Employee New Employee Employee
Turnover Turnover Turnover
Kantor Pusat
72 2 70 - 70 -
Head Office
Jawa
786 3.146 777 3.108 748 2.991
Java
Kalimantan
757 3.030 693 2.773 668 2.671
Kalimantan
Jumlah
1.615 6.178 1.540 5.881 1.486 5.662
Total
Pergantian karyawan pada tahun 2025 terkonsentrasi Employee turnover in 2025 was concentrated in
di wilayah operasional, khususnya di Jawa dan operational areas, particularly in Java and Kalimantan,
Kalimantan, yang mencerminkan dominasi tenaga reflecting the predominance of non-permanent
kerja non-permanen berupa karyawan harian lepas workers, specifically daily casual laborers (KHL)
(KHL) di sektor perkebunan. Tingginya angka tersebut in the plantation sector. The high turnover rate is
berkaitan dengan pola kontrak jangka pendek yang associated with short-term contractual arrangements
diperbarui secara periodik, sehingga tercatat sebagai that are renewed periodically, and therefore recorded
pergantian secara administratif dan tidak sepenuhnya administratively as turnover, rather than fully
menggambarkan tingkat keluar karyawan tetap. representing permanent employee attrition.
Di samping pelaksanaan rekrutmen, Perseroan juga In addition to recruitment activities, the Company
secara berkala memantau tingkat turnover sebagai regularly monitors employee turnover as part of its
bagian dari strategi pengelolaan sumber daya human capital management strategy. Various measures
manusia. Berbagai langkah dilakukan untuk menjaga are implemented to maintain employee retention,
retensi karyawan, diantaranya melalui penyediaan including the provision of competitive remuneration, the
remunerasi yang kompetitif, penciptaan lingkungan creation of a safe and conducive working environment,
kerja yang aman dan nyaman, serta pengembangan and the development of career pathways that support
jenjang karir yang mendukung peningkatan motivasi improved motivation and performance. The Company
dan kinerja. Perseroan juga menempatkan pemenuhan also prioritizes the fulfillment of employee rights as a
hak-hak karyawan sebagai prioritas untuk mendukung key element in supporting business sustainability and
keberlanjutan perusahaan dan kesejahteraan tenaga workforce well-being. [GRI 401-1]
kerja. [GRI 401-1]
Remunerasi yang Adil dan Kompetitif Fair and Competitive Remuneration
Perseroan berkomitmen menjunjung prinsip kesetaraan The Company is committed to upholding the principle
dalam sistem remunerasi dengan memberikan of equity in its remuneration system by providing
kompensasi yang wajar dan kompetitif kepada seluruh fair and competitive compensation to all employees.
karyawan. Penetapan imbalan didasarkan pada Remuneration is determined based on job position
jabatan serta kinerja individu, tanpa membedakan and individual performance, without discrimination
suku, agama, ras, gender, maupun faktor diskriminatif based on ethnicity, religion, race, gender, or any other
lainnya. Kebijakan ini diterapkan secara konsisten di discriminatory factors. This policy is implemented
seluruh area operasional sebagai bentuk apresiasi consistently across all operational areas as a form of
atas kontribusi karyawan, serta mencerminkan budaya appreciation for employee contributions and reflects a
kerja yang adil dan inklusif. [GRI 2-19] fair and inclusive work culture. [GRI 2-19]
PT Jaya Agra Wattie Tbk 85
Page 86
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Komponen remunerasi yang diberikan meliputi gaji The remuneration components provided include
pokok, tunjangan transportasi, serta tunjangan lain base salary, transportation allowances, and other
yang disesuaikan dengan jenjang jabatan dan tanggung benefits adjusted to job level and responsibilities. The
jawab pekerjaan. Perseroan juga memastikan bahwa Company also ensures that compensation is aligned
imbalan yang diberikan sejalan dengan ketentuan with the applicable Regional Minimum Wage (UMR) in
Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku each operational area. In doing so, the Company not
di masing-masing wilayah operasional. Dengan only complies with labor regulations but also supports
demikian, Perseroan tidak hanya mematuhi peraturan the overall well-being of its employees. [GRI 3-3, 405-2]
ketenagakerjaan, tetapi juga mendukung terciptanya [OJK F.20]
kesejahteraan karyawan secara menyeluruh. [GRI 3-3,
405-2] [OJK F.20]
Perseroan melaksanakan sistem penilaian dan The Company implements a performance assessment
evaluasi kinerja karyawan secara profesional, objektif, and evaluation system that is professional, objective,
transparan, dan adil, berdasarkan kriteria serta transparent, and fair, based on criteria and qualifications
kualifikasi yang relevan dengan tanggung jawab tiap relevant to each role’s responsibilities. Evaluations
posisi. Proses evaluasi dilakukan secara berkala untuk are conducted periodically to ensure that individual
memastikan setiap kontribusi individu sejalan dengan contributions are aligned with company targets while
target perusahaan sekaligus mendorong budaya kerja fostering a performance-driven culture.
yang berfokus pada kinerja.
Sebagai wujud komitmen untuk meningkatkan As part of its commitment to enhancing employee
kesejahteraan karyawan, Perseroan secara rutin welfare, the Company conducts an annual review
meninjau kebijakan remunerasi setiap tahun. of its remuneration policy. This review is carried out
Kajian ini dilakukan secara menyeluruh dengan comprehensively, taking into account individual
mempertimbangkan evaluasi kinerja individu, kondisi performance evaluations, the Company’s financial
keuangan perusahaan, serta faktor eksternal seperti condition, and external factors such as inflation
inflasi dan tren pasar tenaga kerja. Melalui pendekatan and labor market trends. Through this approach,
ini, Perseroan berupaya menciptakan lingkungan kerja the Company aims to create a competitive, fair, and
yang kompetitif, adil, dan berkelanjutan, dan turut sustainable working environment while maintaining
menjaga motivasi dan loyalitas karyawan sebagai aset employee motivation and loyalty as key corporate
utama perusahaan. [GRI 2-20, 2-21] assets. [GRI 2-20, 2-21]
86 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 87
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Pengembangan Kapasitas dan
Kompetensi Karyawan
Employee Capacity and Competency Development
Perseroan menyadari bahwa pengembangan The Company recognizes that employee competency
kompetensi karyawan merupakan faktor penting development is a key factor in supporting individual
dalam mendukung pertumbuhan individu sekaligus growth as well as the achievement of corporate
pencapaian tujuan perusahaan. Oleh karena itu, objectives. Accordingly, the Company is committed to
Perseroan berkomitmen untuk mendorong peningkatan continuously enhancing employee capabilities through
kapasitas karyawan secara berkelanjutan melalui active participation in various training programs that
partisipasi aktif dalam berbagai pelatihan yang relevan are relevant to their roles, responsibilities, and business
dengan tugas, tanggung jawab, dan kebutuhan bisnis. needs. This capability development is viewed not only
Pengembangan kemampuan ini dipandang tidak hanya as beneficial for employees on a personal level but
memberikan manfaat bagi karyawan secara personal, also as contributing to the overall improvement of the
tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kinerja Company’s performance.
perusahaan secara menyeluruh.
Untuk mendukung komitmen tersebut, Perseroan To support this commitment, the Company consistently
secara konsisten menyediakan program pendidikan provides ongoing education and training programs
dan pelatihan berkelanjutan guna meningkatkan to enhance the quality and competitiveness of its
kualitas dan daya saing SDM. Inisiatif ini tidak hanya human capital. These initiatives are aimed not only
diarahkan untuk membentuk tenaga kerja yang at developing a skilled and competent workforce but
unggul dan kompeten, tetapi juga mendukung proses also at supporting organizational regeneration. This
regenerasi organisasi. Pendekatan tersebut selaras approach aligns with the Company’s vision under
dengan visi Perseroan dalam Kebijakan Berkelanjutan, its Sustainability Policy, which positions continuous
yang menempatkan pelatihan berkelanjutan sebagai training as a means to strengthen skills, enhance
sarana untuk memperkuat keterampilan, meningkatkan motivation and loyalty, and support long-term
motivasi dan loyalitas, serta mendukung kinerja jangka performance.
panjang.
Selain itu, Perseroan telah mengembangkan sistem In addition, the Company has developed a career
perencanaan karier yang diselaraskan dengan planning system aligned with employee competencies
kompetensi karyawan dan kebutuhan organisasi agar and organizational needs to ensure that human capital
pengembangan SDM berlangsung secara efektif dan development is effective and well-targeted. This
tepat sasaran. Sistem ini dievaluasi secara berkala system is reviewed periodically to maintain its relevance
untuk menjaga relevansinya terhadap dinamika industri in line with industry dynamics and the Company’s
dan arah strategis perusahaan. Dalam pelaksanaannya, strategic direction. In its implementation, the Company
Perseroan memastikan akses pelatihan yang setara ensures equitable and proportional access to training
dan proporsional bagi seluruh karyawan, dengan for all employees, based on the belief that a capable
keyakinan bahwa SDM yang unggul akan memberikan workforce will contribute positively to productivity and
kontribusi positif terhadap produktivitas dan kinerja overall business performance. [GRI 3-3]
perusahaan. [GRI 3-3]
PT Jaya Agra Wattie Tbk 87
Page 88
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Karyawan [OJK E.2, F.22]
Employee Training and Development
Jenis Pelatihan Jumlah Peserta Periode
Training Type Total Participants Period
Pembekalan Developing Asisten Divisi
18 2025
Development Assistant Division Training
Upskilling Kasie Administrasi & Logistik
6 2025
Upskilling for the Head of Administration & Logistics
Pelatihan petugas P3K
11 2025
First Aid Officer Training
Pelatihan Operator Instalasi Pengolahan dan Pemanfaatan Pupuk Organik
(POIPPU) Pabrik Minyak Kelapa Sawit KJW
1 2025
Organic Fertilizer Processing and Utilization Installation (POIPPU) Operator
Training at the KJW Palm Oil Mill
Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3) (PLB3)
Pabrik Minyak Kelapa Sawit KJW 1 2025
Hazardous and Toxic Waste Management (B3) at the KJW Palm Oil Mill
Rata-rata Jam Pelatihan Berdasarkan Gender [GRI 404-1] [OJK E.2, F.22] [IDX S-05]
Average Training Hours by Gender
Pelatihan Karyawan
Employee Training
Jenis Kelamin Rata-rata Jam Pelatihan
Gender Jumlah Karyawan [A] Total Jam Pelatihan [B] per Orang [B] : [A]
Total Employees [A] Total Training Hours [B] Average Training Hours per
Person [B] : [A]
Laki-laki
40 16.000 400
Male
Perempuan
2 800 400
Female
Jumlah
42 16.800 400
Total
Persentase Jumlah Karyawan yang Ikut Serta dalam Pelatihan
0,54%
Percentage of Employees Participating in Training
Total Karyawan Periode 2025
7.793
Total Employees for the 2025 Period
Perhitungan rata-rata jam pelatihan didasarkan pada The calculation of the average training hours is based
program pelatihan intensif yang diikuti oleh seluruh on an intensive training program attended by all
peserta dengan durasi 50 hari atau setara 400 jam per participants, with a duration of 50 days or equivalent
orang. to 400 hours per person.
Perseroan berkomitmen memberikan akses yang The Company is committed to providing equal
setara bagi seluruh karyawan dalam pengembangan access for all employees in competency development
kompetensi dan peningkatan jenjang karir tanpa and career advancement without any form of
diskriminasi dalam bentuk apa pun. Penilaian terhadap discrimination. Employee development is assessed
pengembangan karyawan dilakukan melalui evaluasi through performance evaluations that are conducted in
kinerja yang diterapkan secara profesional, objektif, a professional, objective, transparent, and fair manner,
transparan, dan adil, serta disesuaikan dengan and aligned with the required qualifications. [GRI 404-3]
kualifikasi yang diperlukan. [GRI 404-3]
88 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 89
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Tinjauan Rutin Kinerja 2025 [GRI 404-3] [OJK E.2, F.22]
2025 Regular Performance Review
Jumlah dan Persentase Karyawan
Jenjang Jabatan Number and Percentage of Employee
Managerial Level Laki-laki Perempuan
% % Total %
Male Female
Nonstaf
5.643 75,23 1.858 24,77 7.501 96,25
Non-staff
Staf
230 92,37 19 7,63 249 3,2
Staff
Manajer
29 93,55 2 6,45 31 0,4
Manager
General Manager
6 85,71 1 14,29 7 0,09
General Manager
Direksi
4 80 1 20 5 0,06
Director
Jumlah
5.912 75,86 1.881 24,14 7.793 100
Total
Perseroan secara rutin melakukan penilaian kinerja The Company regularly conducts objective
secara objektif bagi seluruh karyawan sebagai dasar performance evaluations for all employees as a basis
pertimbangan dalam proses promosi bagi karyawan for consideration in the promotion process for those
yang memenuhi kualifikasi. Proses promosi dilakukan who meet the required qualifications. The promotion
melalui tahapan seleksi berdasarkan golongan, hasil process is carried out through a series of selection
penilaian kinerja, masa kerja, dan verifikasi lapangan, stages, including job grade assessment, performance
yang kemudian dilanjutkan dengan psikotes, tes evaluation results, length of service, and field
kesehatan, serta wawancara lisan maupun tertulis verification, followed by psychological testing, medical
oleh tim penyeleksi. Upaya ini mencerminkan examinations, as well as oral and written interviews
komitmen Perseroan dalam pengembangan SDM serta conducted by the selection team. These efforts
memastikan setiap individu dapat berkembang sesuai reflect the Company’s commitment to human capital
kompetensi dan bidang keahliannya. [GRI 404-3] development and ensure that each individual is able
to grow in line with their competencies and areas of
expertise. [GRI 404-3]
Proses promosi di Perseroan dilakukan melalui The promotion process within the Company is carried
beberapa tahapan, yang mencakup: out through several stages, which include:
Melakukan seleksi calon karyawan yang dipromosikan berdasarkan kriteria
Tahap Awal golongan, hasil penilaian kinerja, masa kerja, serta verifikasi langsung di lapangan.
Fisrt Stage Selecting prospective employees for promotion is based on criteria such as grade,
performance appraisal results, length of service, and on-site verification.
Calon yang terpilih akan mengikuti psikotes dan tes kesehatan. Jika dinyatakan
Tahap Lanjutan lulus maka akan lanjut ke proses berikutnya.
Advanced Stage Selected candidates will undergo psychological and medical tests. If they pass, they
will proceed to the next stage of the process.
Calon yang lolos seleksi sebelumnya akan menjalani wawancara, baik secara lisan
Tahap Akhir maupun tulisan, yang dilakukan oleh tim penyeleksi.
Last Stage Candidates who pass the initial selection process will undergo both oral and written
interviews conducted by the selection team.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 89
Page 90
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Perseroan berkomitmen untuk mendukung peningkatan The Company is committed to enhancing employee
kesejahteraan karyawan melalui penyediaan berbagai well-being through the provision of various supporting
fasilitas penunjang. Fasilitas tersebut meliputi koperasi facilities. These include an employee cooperative,
karyawan, hunian yang layak, tempat ibadah, serta adequate housing, places of worship, and multipurpose
gedung olahraga serbaguna yang dapat dimanfaatkan sports facilities that can be utilized to support
untuk menunjang kebutuhan karyawan. Upaya ini employees’ needs. These efforts are undertaken to
dilakukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang create a more comfortable working environment and
lebih nyaman dan mendukung kualitas hidup tenaga to improve the overall quality of life of the workforce.
kerja. [GRI 403-6] [GRI 403-6]
Komitmen Perseroan terhadap kesejahteraan The Company’s commitment to employee welfare also
karyawan juga mencakup masa purna tugas. Untuk extends to post-employment benefits. Accordingly,
itu, seluruh karyawan dengan jenjang karir minimal all employees at a minimum staff level are enrolled in
staf diikutsertakan dalam program Dana Pensiun the Financial Institution Pension Fund (DPLK) program.
Lembaga Keuangan (DPLK). Melalui penyediaan Through the provision of these facilities and programs,
fasilitas dan program tersebut, Perseroan berharap the Company aims to enhance employee motivation,
dapat meningkatkan motivasi, loyalitas, dan rasa aman loyalty, and sense of security in carrying out their
karyawan dalam menjalankan pekerjaannya. [GRI 404- work. [GRI 404-2]
2]
90 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 91
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Occupational Health and Safety
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan Occupational health and safety (OHS) is a key priority in
aspek yang mendapat perhatian utama dalam kegiatan the Company’s operational activities. By implementing
operasional Perseroan. Dengan menerapkan standar OHS standards in accordance with applicable laws
K3 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan and regulations, the Company strives to create a safe,
yang berlaku, Perseroan berupaya menciptakan comfortable, and conducive working environment
lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan kondusif for all employees. This implementation reflects the
bagi seluruh karyawan. Penerapan ini menjadi wujud Company’s responsibility to protect its workforce
tanggung jawab Perseroan dalam melindungi tenaga from occupational risks that may arise during
kerja dari risiko kerja yang dapat timbul selama operations. The Company’s commitment to OHS also
operasional berlangsung. Komitmen terhadap K3 demonstrates its efforts to safeguard employee well-
juga mencerminkan upaya Perseroan dalam menjaga being while supporting smooth business operations.
kesejahteraan karyawan, serta mendukung kelancaran The Company believes that a safe and healthy working
kegiatan usaha. Perseroan meyakini bahwa lingkungan environment contributes to improved productivity,
kerja yang selamat dan sehat akan berkontribusi strengthens operational discipline, and supports the
terhadap peningkatan produktivitas, memperkuat overall sustainability of business performance.
disiplin operasional, serta mendukung keberlanjutan
kinerja perusahaan secara keseluruhan.
Standar keselamatan dan kesehatan kerja di Perseroan OHS standards within the Company are established
ditetapkan melalui Kebijakan Berkelanjutan dan through the Sustainability Policy and OHS Policy, both
Kebijakan K3 yang telah memperoleh pengesahan dari approved by the President Director on May 20, 2019.
Direktur Utama pada 20 Mei 2019. Implementasi Sistem The implementation of the Occupational Health and
Manajemen K3 (SMK3) dilakukan secara terkoordinasi Safety Management System (OHSMS) is carried out in
oleh Tim Sustainability Kebun dan Pabrik serta Panitia a coordinated manner by the Plantation and Factory
Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) Sustainability Teams, as well as the Occupational
guna memastikan efektivitas penerapannya. Melalui Health and Safety Committee (P2K3), to ensure its
sistem tersebut, Perseroan berkomitmen untuk effectiveness. Through this system, the Company
mencegah kecelakaan kerja, menurunkan angka is committed to preventing workplace accidents,
fatalitas, dan meminimalkan kehilangan waktu kerja reducing fatality rates, and minimizing lost work time
yang timbul akibat insiden. [GRI 3-3, 2-12] [IDX S-11] resulting from incidents. [GRI 3-3, 2-12] [IDX S-11]
Perseroan menerapkan metode Hazard Identification, The Company applies the Hazard Identification, Risk
Risk Assessment & Control (HIRAC) dalam Sistem Assessment & Control (HIRAC) method within its
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Occupational Health and Safety Management System
berdasarkan hasil identifikasi risiko di lingkungan (OHSMS), based on risk identification outcomes in the
operasional. Penerapan metode ini mendukung upaya operational environment. The implementation of this
Perseroan dalam mengenali potensi bahaya, menilai method supports the Company in identifying potential
risiko, dan menetapkan langkah pengendalian yang hazards, assessing risks, and determining appropriate
tepat untuk mencegah insiden kerja. Implementasi control measures to prevent workplace incidents. The
SMK3 tersebut mengacu pada Undang-Undang No. implementation of OHSMS refers to Law No. 13 of
13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Undang- 2003 on Manpower, Law No. 1 of 1970 on Occupational
Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan dan Safety, and OHS standards under the ISPO Principles
Kesehatan Kerja, serta standar K3 dalam Prinsip dan and Criteria. [GRI 403-1] [OJK F.21]
Kriteria ISPO. [GRI 403-1] [OJK F.21]
PT Jaya Agra Wattie Tbk 91
Page 92
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
SMK3 diterapkan secara menyeluruh melalui OHSMS is implemented comprehensively through
kebijakan, rencana kerja, SOP, pedoman kesehatan policies, work plans, SOPs, health and safety
dan keselamatan, serta berbagai program penunjang guidelines, and various supporting programs that
lainnya yang mencakup seluruh karyawan dan aktivitas cover all employees and operational activities.
operasional. Identifikasi bahaya kerja dan penilaian Workplace hazard identification and risk assessments
risiko dilakukan secara berkala dan dievaluasi setiap are conducted regularly and reviewed on a monthly
bulan melalui pertemuan P2K3 guna memperkuat basis through P2K3 meetings to strengthen the safety
budaya sadar K3 serta meningkatkan pengelolaan culture and enhance the management of occupational
risiko keselamatan dan kesehatan kerja. Melalui upaya health and safety risks. Through these efforts, the
tersebut, Perseroan menargetkan tercapainya Zero Company aims to achieve Zero Lost Time Injury (Zero
Lost Time Injury (Zero LTI) di seluruh area operasional. LTI) across all operational areas. [GRI, 403-1, 403-2, 403-
[GRI, 403-1, 403-2, 403-8] 8]
Peran P2K3 dalam Implementasi Kebijakan K3 Role of the P2K3 in Implementing OHS Policies
Sebagai bagian dari penerapan SMK3, P2K3 As part of the implementation of the OHSMS,
menjalankan peran aktif dalam mengawal implementasi the P2K3 plays an active role in overseeing the
kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja di seluruh implementation of occupational health and safety
area operasional Perseroan. Struktur keanggotaan policies across all operational areas of the Company.
P2K3 terdiri atas perwakilan karyawan dari masing- The P2K3 membership structure consists of employee
masing lokasi kerja yang berperan dalam mendukung representatives from each work location who support
pengawasan serta peningkatan standar keselamatan monitoring and the continuous improvement of safety
kerja. Keterlibatan ini mencerminkan pendekatan standards. This involvement reflects the Company’s
partisipatif Perseroan dalam memperkuat pelaksanaan participatory approach in strengthening OHS
K3 secara berkelanjutan. Adapun tugas pokok P2K3 implementation on an ongoing basis. The main duties
meliputi: [GRI 403-4, 403-5] of P2K3 include the following: [GRI 403-4, 403-5]
92 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 93
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
• Menghimpun dan mengolah data K3 • Collecting and processing OHS data
• Membantu menunjukkan dan menjelaskan • Assisting in informing and explaining to
kepada setiap tenaga kerja beberapa hal employees the following aspects:
sebagai berikut:
a. Berbagai faktor bahaya di tempat kerja yang a. Various workplace hazards that may pose risks
dapat menimbulkan gangguan keselamatan dan to occupational safety and health, including fire
kesehatan kerja, termasuk bahaya kebakaran and explosion hazards, as well as mitigation
dan peledakan serta cara penanggulangannya; measures;
b. Faktor yang dapat mempengaruhi efisiensi dan b. Factors that may affect work efficiency and
produktivitas kerja; productivity;
c. Alat pelindung diri bagi tenaga kerja yang c. The appropriate personal protective equipment
bersangkutan; dan (PPE) for employees; and
d. Cara dan sikap yang benar dan aman dalam d. Proper and safe work methods and behaviors;
melaksanakan pekerjaannya;
• Mendorong peningkatan penyuluhan K3, • Promoting the enhancement of OHS
inspeksi K3, pelatihan K3, penelitian K3 awareness programs, inspections, training,
dalam bidang keselamatan kerja, higiene and research in areas such as occupational
Perseroan, Kesehatan kerja, dan ergonomi safety, industrial hygiene, occupational
di lingkungan kerja health, and ergonomics within the workplace;
• Membantu penyusunan kebijakan K3 • Supporting the development of OHS
policies.
Perseroan memberikan hak kepada setiap karyawan The Company provides all employees with the right to
untuk melaporkan potensi bahaya atau kondisi kerja report potential hazards or unsafe working conditions
yang tidak aman kepada P2K3, baik secara langsung to P2K3, either directly or through division assistants
maupun melalui asisten divisi untuk diteruskan kepada for submission to the P2K3 Secretariat. Employees
Sekretariat P2K3. Karyawan juga berhak meninggalkan also have the right to withdraw from work situations
situasi kerja yang berisiko menimbulkan kecelakaan that pose a risk of accidents or occupational diseases
atau penyakit akibat kerja dengan melaporkannya by reporting such conditions to P2K3 or through SPSI
kepada P2K3 atau melalui SPSI untuk ditindaklanjuti. for follow-up. This provision reflects the Company’s
Ketentuan ini menunjukkan komitmen Perseroan commitment to maintaining employee safety and
dalam menjaga keselamatan dan kesehatan karyawan health in the workplace. [GRI 403-2]
di lingkungan kerja. [GRI 403-2]
Setiap laporan terkait gangguan dan insiden K3 yang All reports related to OHS disturbances and incidents
diterima P2K3 menjadi dasar untuk pelaksanaan received by P2K3 serve as the basis for investigation
investigasi dan identifikasi potensi risiko di lingkungan and identification of potential risks within the
operasional. Hasil proses tersebut digunakan sebagai operational environment. The outcomes of this
bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap process are used as input for continuous evaluation
sistem manajemen K3 guna meningkatkan efektivitas and improvement of the OHS management system,
pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja di thereby enhancing the effectiveness of occupational
seluruh area operasional. [GRI 403-2] health and safety management across all operational
areas. [GRI 403-2]
Jumlah Jam Kerja yang Hilang [GRI 403-9]
Number of Work Accident
Tingkat Fatalitas
2025 2024 2023
Fatality Level
Cedera Ringan
371 56 261
Minor Injuries
Cedera Sedang
350 - 2.223
Moderate Injuries
Cedera Berat
- - -
Serious Injuries
Jumlah
721 56 2.484
Total
PT Jaya Agra Wattie Tbk 93
Page 94
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Jumlah Kecelakaan Kerja [GRI 403-9, 403-10] [IDX S-06]
Number of Work Accident
Tingkat Fatalitas
2025 2024 2023
Fatality Level
Cedera Ringan
26 1 13
Minor Injuries
Cedera Sedang
2 5 3
Moderate Injuries
Cedera Berat
- 3 2
Serious Injuries
Meninggal Dunia
- 1 1
Deaths
Jumlah
28 10 19
Total
Frekuensi Kecelakaan Kerja | Frequency of Work Accidents 0,0036
Persentase Kecelakaan Kerja Serius | Percentage of Serious Work Accidents 0%
Total Karyawan Periode 2025 | Total Employees in 2025 7.793
Langkah Mitigasi terhadap Potensi Penyakit Mitigation Measures for Occupational Diseases
Akibat Kerja
Perseroan menempatkan kesehatan kerja karyawan The Company places employee occupational health
sebagai aspek yang penting dalam pengelolaan sumber as a key aspect of its human capital management.
daya manusia. Untuk itu, Perseroan menjalankan Accordingly, the Company implements various
berbagai langkah mitigasi terhadap potensi penyakit mitigation measures to address potential occupational
akibat kerja serta menyediakan fasilitas kesehatan yang diseases and provides adequate healthcare facilities for
memadai bagi seluruh karyawan. Upaya ini dilakukan all employees. These efforts are undertaken to support
untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang the creation of a healthy, safe, and productive working
sehat, aman, dan produktif. Fasilitas kesehatan yang environment. The available healthcare facilities include
tersedia antara lain sebagai berikut: [GRI 403-3, 403-6, the following: [GRI 403-3, 403-6, 403-7] [OJK F.21]
403-7] [OJK F.21]
94 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 95
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
1. Penyediaan fasilitas pemeriksaan Kesehatan
(medical check-up) tahunan yang dilakukan
secara rutin;
2. Penyiapan fasilitas kesehatan berupa kotak P3K
berisi obat-obatan ringan yang dapat digunakan
sebagai pertolongan pertama bagi karyawan
yang mengalami gangguan kesehatan pada saat
bekerja;
3. Mengikutsertakan seluruh karyawan dalam
program asuransi kesehatan yang mencakup
fasilitas rawat inap dan rawat jalan, yang
diperuntukkan bukan hanya bagi karyawan namun
juga bagi keluarga mereka;
4. Bekerja sama dengan Puskesmas dan Posyandu
setempat untuk penyediaan layanan kesehatan
bagi masyarakat di sekitar perkebunan Perseroan.
1. Providing routine annual medical check-ups;
2. Providing health facilities in the form of a first aid
kit containing minor medications that can be used
as first aid for employees experiencing health
problems while working;
3. Enrolling all employees in a health insurance
program that covers inpatient and outpatient care,
intended not only for employees but also for their
families;
4. Collaborating with local community health
centers (Puskesmas) and integrated health
posts (Posyandu) to provide health services
to communities surrounding the Company’s
plantations.
Perseroan melakukan pemeriksaan lingkungan kerja The Company conducts periodic inspections of the
secara berkala di unit pabrik dan perkebunan untuk work environment across its factory and plantation
memastikan kondisi kerja yang sehat dan aman. units to ensure healthy and safe working conditions.
Pemeriksaan tersebut mencakup tingkat penerangan, These inspections cover lighting levels, water
kualitas air, kebersihan laboratorium, ruangan, quality, laboratory cleanliness, workspaces, office
lingkungan kantor, serta ketersediaan tempat sampah. environments, as well as the availability of waste
Di samping itu, Perseroan juga menyediakan fasilitas disposal facilities. In addition, the Company provides
kesehatan, seperti klinik dan posyandu di area pabrik healthcare facilities, such as clinics and community
dan kebun, guna mendukung kesejahteraan karyawan. health posts within factory and plantation areas, to
[GRI 403-3, 403-7] support employee well-being. [GRI 403-3, 403-7]
PT Jaya Agra Wattie Tbk 95
Page 96
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Hak Asasi Manusia
Human Rights
Perseroan menegaskan komitmennya dalam The Company affirms its commitment to upholding
menjunjung tinggi hak asasi manusia melalui Kebijakan human rights through the Sustainability Policy signed
Berkelanjutan yang ditandatangani Direktur Utama by the President Director on January 9, 2020. This
pada 9 Januari 2020. Kebijakan ini menjadi pedoman policy serves as the primary guideline in ensuring
utama dalam memastikan penghormatan terhadap respect for the rights of employees as well as
hak karyawan maupun komunitas di sekitar wilayah communities surrounding the Company’s operational
operasional. Di dalamnya tercantum prinsip nol areas. It includes a zero-tolerance stance on sexual
toleransi terhadap pelecehan seksual, kekerasan, harassment, violence, forced labor, human trafficking,
kerja paksa, perdagangan manusia, serta penggunaan and the use of child labor. [GRI 3-3] [IDX S-08, S-09, S-10]
pekerja anak. [GRI 3-3] [IDX S-08, S-09, S-10]
Pengaturan mengenai batas usia minimum pekerja Regulations regarding the minimum working age are
juga telah ditetapkan melalui Kebijakan Persyaratan also stipulated through the Worker Age Requirement
Umur Pekerja yang disahkan pada 20 Mei 2019. Policy, enacted on May 20, 2019. This provision
Ketentuan ini memastikan bahwa seluruh praktik ensures that all employment practices are carried out
ketenagakerjaan dijalankan sesuai standar hukum dan in accordance with applicable legal standards and
norma internasional yang berlaku. Dengan kerangka international norms. Through this policy framework,
kebijakan tersebut, Perseroan berupaya membangun the Company seeks to establish a working environment
sistem kerja yang menghormati martabat manusia dan that respects human dignity and safeguards the
menjamin perlindungan hak dasar tenaga kerja. [GRI fundamental rights of its workforce. [GRI 3-3]
3-3]
Selain itu, Perseroan menjamin pemenuhan hak In addition, the Company ensures the fulfillment of
ekonomi, sosial, dan budaya karyawan, termasuk employees’ economic, social, and cultural rights,
hak atas pekerjaan yang layak, akses terhadap including the right to decent work, access to healthcare
layanan kesehatan, pendidikan, pangan, dan jaminan services, education, food, and social security. All of
sosial. Seluruh komitmen ini dijalankan sejalan these commitments are implemented in line with Law
dengan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang No. 13 of 2003 on Manpower and Law No. 1 of 2000
Ketenagakerjaan serta Undang-Undang No. 1 Tahun on the Ratification of ILO Convention No. 182. [GRI 406-
2000 tentang Ratifikasi ILO Convention No. 182. [GRI 1] [OJK F.24]
406-1] [OJK F.24]
Perseroan memandang penerapan HAM tidak hanya The Company recognizes that the implementation of
berlaku secara internal, tetapi juga dalam hubungan human rights extends beyond internal operations to
dengan mitra usaha. Oleh karena itu, Perseroan its relationships with business partners. Accordingly,
berupaya memastikan bahwa pemasok dan pelanggan the Company seeks to ensure that its suppliers and
memiliki keselarasan nilai dalam penghormatan customers share aligned values in respecting human
terhadap hak asasi manusia. Pendekatan ini mendukung rights. This approach supports the creation of a
terciptanya rantai nilai yang bertanggung jawab. Untuk responsible value chain. To strengthen oversight, the
mendukung pengawasan tersebut, Perseroan secara Company periodically conducts surveys with suppliers
berkala melakukan survei kepada pemasok dan and customers to evaluate human rights practices
pelanggan guna mengevaluasi penerapan HAM serta and identify potential risks of violations. The results
mengidentifikasi potensi risiko pelanggaran. Hasil of these surveys serve as a basis for enhancing
survei digunakan sebagai dasar untuk meningkatkan awareness efforts and strengthening communication
efektivitas sosialisasi serta memperkuat komunikasi regarding applicable human rights standards.
terkait standar HAM yang berlaku.
Ke depan, Perseroan akan menyelenggarakan pelatihan Going forward, the Company will conduct dedicated
khusus mengenai kebijakan dan implementasi HAM training on human rights policies and implementation,
serta mengintegrasikan klausul terkait HAM dalam as well as integrate human rights clauses into business
96 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 97
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
perjanjian bisnis. Langkah ini dilakukan agar komitmen agreements. These efforts are intended to ensure
terhadap penghormatan HAM tertanam secara that the commitment to respecting human rights is
konsisten dalam setiap kerja sama yang dijalin. consistently embedded in all partnerships.
Kebebasan Berserikat dan Perjanjian Kerja Freedom of Association and Collective Labor
Bersama Agreement
Perseroan menjamin kebebasan karyawan untuk The Company guarantees employees’ freedom to
bergabung dengan Serikat Pekerja sebagaimana join labor unions as stipulated in the Policy on the
diatur dalam Kebijakan terkait Keberadaan Serikat Existence of Labor Unions, signed on May 20, 2019.
Pekerja yang ditandatangani pada 20 Mei 2019. This policy affirms that every employee has the right
Kebijakan ini menegaskan bahwa setiap karyawan to associate without pressure or restriction. The
memiliki hak untuk berserikat tanpa tekanan maupun fulfillment of employee rights is also governed through
pembatasan. Pemenuhan hak karyawan juga diatur the Collective Labor Agreement (CLA), which serves
melalui Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang menjadi as the foundation of industrial relations between the
dasar hubungan industrial antara Perseroan dan Company and its workforce. The Company ensures
tenaga kerja. Perseroan memastikan seluruh ketentuan that all provisions within the CLA are implemented
dalam PKB dijalankan secara konsisten untuk menjaga consistently to maintain a balanced relationship of
keseimbangan hak dan kewajiban kedua belah pihak. rights and obligations between both parties. [GRI 2-30,
[GRI 2-30, 407-1] 407-1]
Hingga saat ini, Perseroan belum melakukan To date, the Company has not yet calculated the
penghitungan persentase total karyawan yang percentage of total employees covered under the
tercakup dalam PKB untuk tahun 2025. Pengukuran CLA for 2025. This measurement will be conducted
tersebut akan dilakukan pada periode mendatang guna in the coming period to enhance transparency and
memperkuat transparansi dan dokumentasi terkait documentation related to the coverage of employee
cakupan perlindungan hak karyawan. Dalam kegiatan rights protection. In its operations, the Company
operasional, Perseroan memastikan tidak terdapat ensures that there are no practices involving forced
praktik kerja paksa maupun penggunaan pekerja anak. labor or child labor. These principles are non-
Ketentuan ini menjadi prinsip yang tidak dapat ditawar negotiable and are enforced through internal policies
dan diawasi melalui kebijakan internal serta prosedur and strict recruitment procedures. [GRI 408-1, 409-1]
rekrutmen yang ketat. [GRI 408-1, 409-1] [OJK F.19] [OJK F.19]
Perseroan juga menjamin pemberian upah yang adil The Company also ensures the provision of fair
sesuai ketentuan yang berlaku serta menyediakan wages in accordance with applicable regulations and
lingkungan kerja yang aman dan layak bagi seluruh provides a safe and conducive working environment
karyawan. Kesetaraan kesempatan kerja diterapkan for all employees. Equal employment opportunities
tanpa membedakan latar belakang individu. are upheld without discrimination based on individual
backgrounds.
Mekanisme Pengaduan dan Sosialisasi HAM Human Rights Grievance Mechanism and
Awareness
Untuk memastikan implementasi HAM berjalan efektif,
Perseroan menyediakan mekanisme pelaporan melalui To ensure the effective implementation of human
Kebijakan Mekanisme Pengaduan (Speak-up System). rights, the Company provides a reporting mechanism
Sistem ini memungkinkan karyawan maupun pihak through its Grievance Mechanism Policy (Speak-up
terkait untuk menyampaikan dugaan pelanggaran System). This system enables employees and relevant
secara aman dan terjaga kerahasiaannya. Mekanisme parties to report alleged violations in a secure and
ini menjadi sarana penting dalam mendeteksi dan confidential manner. It serves as an important tool for
mencegah potensi pelanggaran sejak dini. early detection and prevention of potential violations.
Cakupan pengaduan tidak hanya terbatas pada isu The scope of complaints extends beyond general
HAM secara umum, tetapi juga mencakup persoalan human rights issues and also covers employment-
ketenagakerjaan seperti pelecehan seksual, related matters such as sexual harassment, violence,
kekerasan, intimidasi, dan diskriminasi. Setiap laporan intimidation, and discrimination. Every report received
yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai prosedur is followed up in accordance with established
PT Jaya Agra Wattie Tbk 97
Page 98
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
yang berlaku guna memastikan penyelesaian yang procedures to ensure objective and fair resolution.
objektif dan adil. Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat Throughout 2025, there were no reported violations
laporan pelanggaran terkait isu-isu tersebut. [GRI 406-1] related to these issues. [GRI 406-1]
Di samping mekanisme pengaduan, Perseroan secara In addition to the grievance mechanism, the Company
berkala menyelenggarakan sosialisasi HAM kepada regularly conducts human rights awareness programs
karyawan, mitra, dan pelanggan. Kegiatan ini bertujuan for employees, partners, and customers. These
meningkatkan pemahaman atas kebijakan HAM, initiatives aim to enhance understanding of human
memperkuat kesadaran etika kerja, serta memastikan rights policies, strengthen ethical awareness, and
seluruh pihak memahami standar perilaku yang ensure that all parties are aligned with the expected
diharapkan dalam operasional sehari-hari. standards of conduct in daily operations.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan Throughout 2025, there were no reported human
pelanggaran HAM di lingkungan operasional Perseroan. rights violations within the Company’s operational
Ke depan, Perseroan akan melakukan penilaian environment. Going forward, the Company will conduct
khusus terhadap dampak operasional terhadap HAM specific assessments of the operational impacts on
guna memastikan penghormatan terhadap hak asasi human rights to ensure that respect for human rights
manusia terus terjaga secara berkelanjutan. [IDX S-07] is continuously upheld. [IDX S-07]
98 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 99
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Pelibatan Masyarakat Lokal
Local Community Engagement
Dalam upaya menciptakan manfaat keberlanjutan In its efforts to create sustainable benefits for
bagi generasi mendatang, Perseroan menjalankan future generations, the Company conducts its
kegiatan usaha dengan memperhatikan aspek business activities with due regard to environmental
lingkungan secara bertanggung jawab. Dari sisi sosial, responsibility. From a social perspective, the
Perseroan berkomitmen mendukung pengembangan Company is committed to supporting human capital
sumber daya manusia serta meningkatkan kualitas development and improving the quality of life of
hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional communities surrounding its operational areas through
melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab the implementation of Social and Environmental
Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (TJSL) or Corporate Social Responsibility
Responsibility (CSR). Program tersebut menjadi (CSR) programs. These programs form part of the
bagian dari strategi Perseroan dalam mendorong Company’s strategy to drive sustainable growth,
pertumbuhan berkelanjutan, memperkuat nilai investasi strengthen long-term investment value, and support
jangka panjang, serta mendukung pencapaian Tujuan the achievement of the Sustainable Development
Pembangunan Berkelanjutan (TPB). [GRI 3-3] Goals (SDGs). [GRI 3-3]
Untuk mengurangi dampak negatif terhadap To mitigate negative environmental impacts, the
lingkungan, Perseroan menerapkan berbagai inisiatif Company implements various management initiatives
pengelolaan yang memperhatikan keseimbangan that take into account ecosystem balance as well as
ekosistem serta kebutuhan masyarakat di sekitar the needs of communities surrounding its operational
wilayah operasional. Salah satu upaya yang dilakukan areas. One such effort includes maintaining a portion
adalah mempertahankan sebagian area perkebunan of plantation areas as rainwater catchment zones,
sebagai daerah tangkapan air hujan yang berfungsi which serve as a source of clean water for nearby
sebagai sumber air bersih bagi masyarakat sekitar. communities. This policy forms part of the Company’s
Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen commitment to safeguarding water availability while
Perseroan dalam menjaga ketersediaan air bersih supporting long-term environmental sustainability. [GRI
sekaligus mendukung kelestarian lingkungan secara 2-25]
berkelanjutan. [GRI 2-25]
Sebagai wujud komitmen terhadap pengembangan As part of its commitment to human capital
sumber daya manusia, Perseroan menyelenggarakan development, the Company organizes Internship
Program Magang dan On the Job Training (OJT) and On the Job Training (OJT) programs to enhance
untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja competencies and work readiness within the
masyarakat. Program ini dijalankan melalui kemitraan community. These programs are implemented through
dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga partnerships with various universities and educational
pendidikan yang berfokus pada bidang perkebunan. institutions focusing on the plantation sector.
Perseroan juga secara berkala melakukan kunjungan ke The Company also regularly conducts campus visits
kampus serta membuka kesempatan bagi mahasiswa and provides opportunities for students to undertake
untuk mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) di fieldwork internships (PKL) at its operational units,
unit operasional, baik di area perkebunan maupun di both in plantation areas and at the head office.
kantor pusat. Inisiatif tersebut tidak hanya mendukung These initiatives not only support students’ academic
proses akademik dan kelulusan mahasiswa, tetapi requirements and graduation processes but also
juga memperkuat ekosistem pembelajaran yang strengthen a sustainable learning ecosystem and
berkelanjutan serta hubungan yang konstruktif dengan foster constructive relationships with educational
institusi pendidikan. [GRI 413-1] [OJK F.23, F.25] institutions. [GRI 413-1] [OJK F.23, F.25]
PT Jaya Agra Wattie Tbk 99
Page 100
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Mendorong pemberdayaan masyarakat melalui identifikasi potensi sosial dan ekonomi
1
yang dilakukan melalui proses konsultasi, serta menetapkan metode pengembangan yang
mampu memberikan manfaat bagi Perseroan maupun masyarakat setempat.
Encourage community empowerment by identifying social and economic potential through
consultation and establishing development methods that benefit both the Company and the
local community.
Menjamin proses negosiasi yang adil, di mana setiap kesepakatan mengenai kompensasi
2
atas hilangnya hak hukum atau hak adat dilakukan melalui prosedur yang sistematis dan
terdokumentasi. Proses tersebut memastikan adanya persetujuan bebas, didahulukan, dan
diinformasikan, serta membuka ruang bagi masyarakat maupun pemangku kepentingan
untuk menyampaikan pandangan, baik secara individu maupun melalui perwakilan.
Ensure a fair negotiation process, where any agreements regarding compensation for the loss
of legal or customary rights are made through a systematic and documented procedure. This
process ensures free, prior, and informed consent and provides a space for communities and
stakeholders to express their views, both individually and through representatives.
Menghormati budaya lokal dengan mendukung upaya pelestarian budaya masyarakat di
3
sekitar wilayah operasional Perseroan.
Respect local culture by supporting efforts to preserve the culture of communities surrounding
the Company’s operational areas.
Untuk memastikan setiap keluhan atau konflik To ensure that any complaints or conflicts are resolved
diselesaikan secara transparan dan berkeadilan, in a transparent and fair manner, the Company
Perseroan menyediakan berbagai saluran komunikasi, provides multiple communication channels, including
antara lain melalui surat, surat elektronik, faksimile, written correspondence, email, facsimile, telephone,
telepon, maupun pertemuan langsung dengan bagian and direct meetings with the administrative team.
administrasi. Dalam penanganannya, Perseroan selalu In handling such matters, the Company prioritizes
mengedepankan pendekatan musyawarah untuk a consultative approach to achieve fair resolutions,
mencapai penyelesaian yang adil, tanpa intimidasi without intimidation or coercion. If necessary, the
maupun kekerasan. Apabila diperlukan, Perseroan juga Company may also involve third parties, such as
dapat melibatkan pihak ketiga, seperti Musyawarah sub-district leadership forums (Muspika) or relevant
Pimpinan Kecamatan (Muspika) atau instansi terkait, authorities, to support mediation and further resolution
guna mendukung proses mediasi dan penyelesaian processes. [GRI 413-1] [OJK F.24]
lebih lanjut. [GRI 413-1] [OJK F.24]
Perseroan berkomitmen melaksanakan tanggung The Company is committed to implementing its
jawab sosial dan lingkungan dengan tetap social and environmental responsibilities while
memperhatikan norma serta nilai yang berlaku di respecting the norms and values prevailing in
masyarakat sekitar wilayah perkebunan. Pelibatan communities surrounding its plantation areas. The
masyarakat dan komunitas lokal menjadi prinsip utama involvement of local communities is a key principle in
dalam pelaksanaan program CSR, sebagai bagian dari the implementation of CSR programs, as part of the
implementasi Kebijakan Tanggung Jawab Sosial dan Company’s Social and Environmental Responsibility
Lingkungan Kemasyarakatan yang ditandatangani Policy, which was signed by the President Director on
Direktur Utama pada 20 Mei 2019 serta Kebijakan May 20, 2019, as well as the established Sustainability
Berkelanjutan yang telah ditetapkan. Komitmen Policy. This commitment is reflected through various
tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang initiatives designed to deliver sustainable benefits
dirancang untuk memberikan manfaat berkelanjutan to surrounding communities and the environment,
bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, antara lain including the following: [GRI 413-1] [OJK F.23, F.25]
sebagai berikut: [GRI 413-1] [OJK F.23, F.25]
100 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 101
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Perseroan berkomitmen mengembangkan komunitas The Company is committed to developing local
masyarakat melalui pelaksanaan program CSR communities through the implementation of CSR
di berbagai bidang sosial. Kegiatan tersebut programs across various social fields. These activities
dijalankan secara rutin setiap tahun sesuai dengan are carried out regularly each year in accordance
program yang telah ditetapkan, di bawah koordinasi with established programs, under the coordination of
Sekretaris Perusahaan dengan dukungan Investor the Corporate Secretary with support from Investor
Relation. Dalam pelaksanaannya, Perseroan juga Relations. In its implementation, the Company also
memastikan kepatuhan terhadap Analisis Mengenai ensures compliance with Environmental Impact
Dampak Lingkungan (AMDAL) sebagai bagian Assessment (AMDAL) requirements as part of its
dari upaya mitigasi risiko lingkungan. Pendekatan environmental risk mitigation efforts. This approach
ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam reflects the Company’s commitment to consistently
menjalankan tanggung jawab sosial secara konsisten fulfilling its social responsibilities while supporting
serta mendukung keberlanjutan operasional. [GRI 3-3, sustainable operations. [GRI 3-3, 413-1]
413-1]
Dalam pelaksanaan program CSR, Perseroan In executing its CSR programs, the Company has
menetapkan lima fokus utama, yaitu pendidikan, defined five main focus areas, namely education,
kesehatan, sosial, keagamaan, dan lingkungan. health, social, religious, and environmental. This
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai commitment is realized through various initiatives
inisiatif yang dirancang untuk memberikan manfaat designed to deliver tangible and sustainable benefits to
nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar communities surrounding the Company’s operational
wilayah operasional. Pada tahun 2025, total realisasi areas. In 2025, the total CSR budget realization
anggaran CSR mencapai Rp457.538.566. [IDX S-12] amounted to Rp457,538,566. [IDX S-12]
Realisasi Anggaran CSR Tahun 2025 [OJK F.4, F.25]
CSR Budget Realization for 2025
Bidang Kegiatan
No 2025 2024 2023
Field of Activity
Pendidikan
1 138.071.066 72.915.181 74.728.648
Education
Kesehatan
2 17.865.000 7.000.000 10.300.000
Health
Sosial
3 144.941.000 190.136.266 160.375.997
Social
Keagamaan
4 85.372.500 68.445.000 54.582.600
Religious
Lingkungan
5 88.789.000 35.312.500 20.925.000
Environment
Jumlah
457.538.566 373.808.947 320.912.245
Total
PT Jaya Agra Wattie Tbk 101
Page 102
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Program CSR Unggulan [GRI 413-1] [OJK F.25]
Featured CSR Program
Kontribusi di Bidang Lingkungan
Environmental Contributions
Perseroan berkontribusi dalam penguatan Di Desa Curah Kalong, Kecamatan Bangsalsari,
pengelolaan lingkungan hidup melalui pemberian Perseroan menyalurkan bantuan upah bagi dua
dukungan berupa bantuan dan sponsorship kepada penjaga mata air Langon sebesar Rp3.200.000 per
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak guna bulan sebagai upaya menjaga keberlanjutan pasokan
meningkatkan efektivitas program perlindungan air bagi kegiatan perkebunan dan kebutuhan
dan pengelolaan lingkungan. Inisiatif ini mendorong masyarakat sekitar. Inisiatif ini turut mendukung
terciptanya sinergi antara perusahaan, pemerintah pelestarian sumber daya air serta menjaga
daerah, dan masyarakat, sejalan dengan TPB 17 keberlangsungan aktivitas ekonomi lokal, selaras
(Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dan TPB 15 dengan TPB 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) dan
(Ekosistem Daratan). TPB 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).
The Company contributes to strengthening In Curah Kalong Village, Bangsalsari District,
environmental management through the provision of the Company provides wage assistance to two
support in the form of assistance and sponsorship caretakers of the Langon spring amounting to
to the Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rp3,200,000 per month, as part of its efforts to
Lebak, aimed at enhancing the effectiveness maintain the sustainability of water supply for
of environmental protection and management plantation operations and the needs of surrounding
programs. This initiative fosters synergy among the communities. This initiative also supports the
Company, local government, and the community, preservation of water resources while sustaining
in line with SDG 17 (Partnerships for the Goals) and local economic activities, in line with SDG 6 (Clean
SDG 15 (Life on Land). Water and Sanitation) and SDG 8 (Decent Work and
Economic Growth).
102 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 103
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Kontribusi di Bidang Pendidikan
Educational Contributions
Perseroan menunjukkan komitmennya dalam Perseroan juga mendukung penyelenggaraan acara
mendukung pembangunan pendidikan perpisahan siswa PAUD di KP Tenjo Laut, Desa
melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada Darmasari, sebagai bagian dari upaya mendorong
pengembangan sumber daya manusia sejak usia kepercayaan diri dan kesiapan anak dalam
dini. Program partisipasi pengembangan anak di TK melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Wismawati diarahkan untuk meningkatkan kualitas Dukungan serupa diberikan kepada SDN Bojong
pembelajaran melalui penguatan aspek pendidikan, Tugu melalui bantuan dana sebesar Rp750.000
kreativitas, dan pembentukan karakter, sekaligus untuk kegiatan pelepasan siswa kelas 6, yang turut
menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif meringankan beban orang tua, khususnya keluarga
dan menyenangkan bagi anak-anak. Kegiatan ini karyawan perkebunan. Inisiatif ini berkontribusi pada
memberikan dampak positif berupa meningkatnya keberlanjutan pendidikan serta penguatan akses
minat belajar, kemampuan sosial, serta kreativitas pendidikan yang inklusif, selaras dengan TPB 4
anak, sekaligus mempererat hubungan harmonis (Pendidikan Berkualitas) dan TPB 10 (Berkurangnya
antara Perseroan dan masyarakat sekitar. Upaya ini Kesenjangan).
sejalan dengan TPB 4 (Pendidikan Berkualitas) dan
TPB 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
The Company demonstrates its commitment to The Company demonstrates its commitment to
supporting educational development through various supporting educational development through various
initiatives focused on human capital development initiatives focused on human capital development
from an early age. The child development from an early age. The child development
participation program at Wismawati Kindergarten participation program at Wismawati Kindergarten
is designed to enhance the quality of learning is designed to enhance the quality of learning
by strengthening educational aspects, creativity, by strengthening educational aspects, creativity,
and character building, while also creating a more and character building, while also creating a more
conducive and engaging learning environment for conducive and engaging learning environment for
children. This initiative delivers positive impacts, children. This initiative delivers positive impacts,
including increased learning interest, improved social including increased learning interest, improved social
skills, and enhanced creativity among children, while skills, and enhanced creativity among children, while
also fostering harmonious relationships between the also fostering harmonious relationships between the
Company and the surrounding community. These Company and the surrounding community. These
efforts are aligned with SDG 4 (Quality Education) efforts are aligned with SDG 4 (Quality Education)
and SDG 17 (Partnerships for the Goals). and SDG 17 (Partnerships for the Goals).
PT Jaya Agra Wattie Tbk 103
Page 104
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Kontribusi di Bidang Kesehatan
Health Contributions
Perseroan menunjukkan komitmennya dalam mendukung
Perseroan berkontribusi dalam peningkatan kualitas
kesehatan masyarakat melalui penyelenggaraan kegiatan
kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan
donor darah yang melibatkan karyawan dan masyarakat
donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia
sekitar. Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi pada
(PMI) serta penyelenggaraan program puskesmas
pemenuhan kebutuhan stok darah bagi fasilitas layanan
keliling di lingkungan operasional. Inisiatif ini bertujuan
kesehatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan
untuk mendukung pemenuhan kebutuhan darah bagi
pentingnya kepedulian sosial dan gaya hidup sehat.
fasilitas layanan kesehatan sekaligus memperluas
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memperhatikan
akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar,
standar keselamatan dan kesehatan, serta bekerja sama
termasuk pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, dan
dengan pihak medis yang berkompeten untuk memastikan
edukasi kesehatan. Kegiatan ini menjangkau karyawan
proses berjalan secara aman dan tertib. Melalui program
dan masyarakat sekitar, serta memberikan dampak
ini, Perseroan berkontribusi langsung terhadap pencapaian
positif berupa meningkatnya kesadaran akan pentingnya
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 3 (Kehidupan
kesehatan, penguatan solidaritas sosial, dan kemudahan
Sehat dan Sejahtera) dengan mendukung akses layanan
akses layanan kesehatan. Upaya ini selaras dengan TPB 3
kesehatan, serta TPB 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
(Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta TPB 17 (Kemitraan
melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan
untuk Mencapai Tujuan).
dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
The Company contributes to improving the quality of The Company demonstrates its commitment to supporting
public health through the implementation of blood donation public health through the implementation of blood
activities in collaboration with the Palang Merah Indonesia donation activities involving employees and surrounding
(PMI), as well as through the organization of mobile communities. This initiative not only contributes to fulfilling
community health center programs within its operational blood supply requirements for healthcare facilities, but also
areas. These initiatives are intended to support the fulfillment raises awareness of the importance of social responsibility
of blood supply needs for healthcare facilities while also and healthy lifestyles. The activities are conducted in
expanding public access to basic healthcare services, accordance with established health and safety standards,
including health check-ups, medical consultations, and in collaboration with competent medical professionals
health education. The activities reach both employees and to ensure that the process is carried out safely and in
surrounding communities, and generate positive impacts an orderly manner. Through this program, the Company
in the form of increased awareness of the importance of directly contributes to the achievement of the Sustainable
health, strengthened social solidarity, and improved access Development Goals (SDGs), particularly SDG 3 (Good
to healthcare services. These efforts are aligned with SDG Health and Well-being) by supporting access to healthcare
3 (Good Health and Well-being) and SDG 17 (Partnerships services, as well as SDG 17 (Partnerships for the Goals)
for the Goals) through collaboration with various stakeholders to deliver
tangible benefits to the community.
104 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 105
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Kontribusi di Bidang Sosial
Social Contributions
Perseroan berkontribusi dalam penguatan Selain itu, Perseroan turut berpartisipasi dalam
pembangunan sosial melalui berbagai inisiatif yang mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan melalui
berfokus pada peningkatan kualitas layanan publik, bantuan penyelenggaraan peringatan HUT Republik
penguatan kebersamaan masyarakat, serta respons Indonesia di Desa Pamubulan, Desa Darmasari,
terhadap kebutuhan sosial di wilayah operasional. Kecamatan Bayah. Dukungan ini berkontribusi
Dukungan terhadap peningkatan sarana dan pada meningkatnya semangat kebersamaan,
prasarana kantor pelayanan di Kecamatan gotong royong, dan rasa nasionalisme masyarakat,
Cipari dan Jeruklegi dilakukan guna mendorong sekaligus mempererat hubungan antara Perseroan
efektivitas, kenyamanan, dan kelancaran layanan dan pemangku kepentingan lokal. Inisiatif ini
administrasi bagi masyarakat. Upaya ini berdampak selaras dengan TPB 11 (Kota dan Permukiman
pada meningkatnya kualitas pelayanan publik yang Berkelanjutan) dan TPB 17 (Kemitraan untuk
serta memperkuat kepercayaan dan hubungan Mencapai Tujuan).
harmonis antara Perseroan, pemerintah daerah, dan
masyarakat, sejalan dengan TPB 9 (Industri, Inovasi,
dan Infrastruktur) dan TPB 16 (Perdamaian, Keadilan,
dan Kelembagaan yang Tangguh).
The Company contributes to strengthening social In addition, the Company participates in supporting
development through various initiatives focused on community social activities through assistance for
improving the quality of public services, fostering the organization of the Indonesian Independence
community cohesion, and responding to social Day celebration in Darmasari Village, Bayah
needs within its operational areas. Support for the District. This support contributes to strengthening
enhancement of facilities and infrastructure at public the spirit of togetherness, mutual cooperation,
service offices in Cipari and Jeruklegi Districts is and nationalism within the community, while also
provided to promote effectiveness, comfort, and the fostering closer relationships between the Company
smooth delivery of administrative services for the and local stakeholders. This initiative is aligned with
community. These efforts contribute to improved SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) and
public service quality while strengthening trust and SDG 17 (Partnerships for the Goals).
harmonious relationships among the Company, local
government, and the community, in line with SDG 9
(Industry, Innovation and Infrastructure) and SDG 16
(Peace, Justice and Strong Institutions).
PT Jaya Agra Wattie Tbk 105
Page 106
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Kontribusi di Bidang Sosial
Social Contributions
Perseroan juga menunjukkan kepedulian terhadap The Company also demonstrates its concern for
masyarakat terdampak melalui penyaluran bantuan affected communities through the provision of
bagi korban bencana banjir dan longsor di wilayah assistance to victims of floods and landslides in
Desa Langkapjaya, Kertajaya, Cilangkap, serta Langkapjaya, Kertajaya, and Cilangkap Villages,
dukungan kegiatan sosial lainnya di Kecamatan as well as through support for other social
Simpenan. Program ini membantu meringankan initiatives in Simpenan District. This program helps
beban masyarakat terdampak sekaligus alleviate the burden on impacted communities
memperkuat ketahanan sosial komunitas di sekitar while strengthening social resilience in areas
wilayah operasional. Secara keseluruhan, inisiatif surrounding the Company’s operations. Overall,
ini sejalan dengan TPB 1 (Tanpa Kemiskinan), TPB this initiative is aligned with SDG 1 (No Poverty),
11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), dan SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), and
TPB 13 (Penanganan Perubahan Iklim). SDG 13 (Climate Action).
106 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 107
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Kontribusi di Bidang Keagamaan
Religious Contributions
Perseroan berkontribusi dalam mendukung Perseroan turut berpartisipasi dalam
kehidupan beragama yang harmonis melalui penyelenggaraan kegiatan peringatan Maulid
program bantuan peningkatan sarana dan prasarana Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Bayah
keagamaan di tempat ibadah sekitar wilayah sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai
operasional. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan spiritual, kebersamaan, dan kepedulian sosial di
kenyamanan dan kelancaran pelaksanaan kegiatan tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana
ibadah, sekaligus memperkuat nilai-nilai moral, untuk mempererat hubungan antara Perseroan
toleransi, dan kebersamaan di tengah masyarakat. dan pemangku kepentingan lokal, sekaligus
Dukungan tersebut memberikan dampak positif mendorong terciptanya lingkungan sosial yang
berupa meningkatnya kekhusyukan dalam harmonis dan inklusif melalui dukungan terhadap
beribadah, keberlanjutan aktivitas keagamaan, kegiatan keagamaan dan budaya. Melalui inisiatif ini,
serta terbangunnya hubungan sosial yang lebih Perseroan berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan
erat antara masyarakat dan Perseroan. Upaya ini Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 11 (Kota dan
selaras dengan TPB 11 (Kota dan Permukiman yang Komunitas yang Berkelanjutan) dalam membangun
Berkelanjutan) dan TPB 16 (Perdamaian, Keadilan, kohesi sosial, serta TPB 16 (Perdamaian, Keadilan,
dan Kelembagaan yang Tangguh). dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan
nilai-nilai sosial dan budaya yang mendukung
kehidupan bermasyarakat yang damai.
The Company contributes to supporting harmonious The Company also participated in the
religious life through assistance programs aimed at commemoration of the Prophet Muhammad’s
improving religious facilities and infrastructure at Birthday (Maulid Nabi) in Bayah Subdistrict as
places of worship surrounding its operational areas. part of its efforts to strengthen spiritual values,
This initiative is intended to enhance the comfort and social cohesion, and community engagement.
continuity of worship activities, while strengthening This initiative served as a platform to foster closer
moral values, tolerance, and social cohesion relationships with local stakeholders while promoting
within the community. Such support generates a harmonious and inclusive social environment
positive impacts, including increased solemnity in through support for religious and cultural activities.
worship, the sustainability of religious activities, Through this program, the Company contributes to
and the development of closer social relationships the achievement of the Sustainable Development
between the community and the Company. These Goals (SDGs), particularly SDG 11 (Sustainable Cities
efforts are aligned with SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) by enhancing social cohesion,
and Communities) and SDG 16 (Peace, Justice and and SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions)
Strong Institutions). by reinforcing social and cultural values that support
peaceful and resilient communities.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 107
Page 108
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Keamanan dan Kualitas Produk
Product Safety and Quality
Keberlangsungan usaha Perseroan sangat dipengaruhi The Company’s business continuity is highly
oleh dukungan para pemangku kepentingan, termasuk influenced by the support of its stakeholders, including
pelanggan yang memegang peran strategis bagi customers who play a strategic role in sustaining long-
kesinambungan bisnis dalam jangka panjang. term business operations. In recognition of this, the
Menyadari hal tersebut, Perseroan terus berupaya Company continuously strives to maintain the quality
menjaga mutu dan keamanan produk maupun layanan and safety of its products and services to ensure that
secara konsisten guna memastikan tingkat kepuasan customer satisfaction is consistently upheld. [GRI 3-3]
pelanggan tetap terpelihara. [GRI 3-3]
Untuk menjaga kepuasan pelanggan, Perseroan To maintain customer satisfaction, the Company is
berkomitmen menghasilkan produk yang bermutu committed to delivering products that are both high-
dan aman, dengan tetap memperhatikan aspek quality and safe, while also considering customer health
kesehatan serta keselamatan pelanggan. Komitmen and safety aspects. This commitment is implemented
tersebut diimplementasikan melalui penerapan through the application of Sustainability Policies and
Kebijakan Berkelanjutan dan Standar Operasional Standard Operating Procedures (SOPs) at every
Prosedur (SOP) pada setiap tahapan, mulai dari proses stage, from production to distribution. All procedures
produksi hingga distribusi. Seluruh prosedur tersebut are developed in accordance with management
disusun mengacu pada sistem manajemen yang systems certified under ISO 9001:2015 and ISPO, with
telah tersertifikasi ISO 9001:2015 dan ISPO, dengan implementation overseen by the Factory, Engineering,
pengawasan pelaksanaan yang dilakukan oleh Bagian and Sustainability functions. [OJK F.26, F.27]
Pabrik, Teknik, dan Sustainability. [OJK F.26, F.27]
108 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 109
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Perseroan bertanggung jawab atas keseluruhan proses The Company is responsible for the entire management
pengelolaan produk perkebunan, mulai dari tahap process of its plantation products, from the initial
awal hingga produk diterima oleh pelanggan. Bahan stage until the products are received by customers.
baku yang berasal dari hasil perkebunan diolah sesuai Raw materials sourced from plantation outputs are
standar yang berlaku, kemudian melalui pengujian oleh processed in accordance with applicable standards
petugas laboratorium sebelum dikemas berdasarkan and undergo testing by laboratory personnel before
jenis komoditas dan ukuran yang ditetapkan. Setelah being packaged based on the specified commodity
proses produksi selesai, Perseroan juga memastikan type and size. Following production, the Company
distribusi berjalan dengan baik agar produk dapat also ensures that distribution is carried out effectively,
dikirim kepada pelanggan dalam kondisi optimal dan ensuring products are delivered to customers in
tepat waktu sesuai pesanan. optimal condition and in a timely manner, in line with
order requirements.
Dalam upaya menghadirkan kualitas terbaik, Perseroan In its efforts to deliver the highest quality, the Company
terus mendorong keunggulan operasional melalui continues to drive operational excellence through the
sejumlah langkah strategis sebagai berikut: [OJK F.17] following strategic initiatives: [OJK F.17]
1. Menyediakan komoditas berkualitas tinggi 1. Providing high-quality commodities through
melalui penerapan pengendalian mutu yang ketat the implementation of stringent quality control
serta penetapan harga yang kompetitif sesuai measures, along with the application of competitive
perkembangan pasar. pricing aligned with market developments.
2. Menyampaikan informasi dan memberikan layanan 2. Delivering information and services to customers
kepada pelanggan serta pemangku kepentingan and stakeholders in a clear, accurate, and timely
secara jelas, akurat, dan tepat waktu. manner.
3. Menjadikan masukan, saran, dan keluhan dari 3. Utilizing feedback, suggestions, and complaints
pelanggan maupun pemangku kepentingan from customers and stakeholders as a basis for
sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kinerja continuous performance improvement.
secara berkelanjutan.
4. Menjaga keamanan dan kerahasiaan data pribadi 4. Safeguarding the security and confidentiality of
pelanggan serta pemangku kepentingan dengan personal data of customers and stakeholders,
tetap menghormati hak atas privasi mereka. [GRI while respecting their right to privacy. [GRI 418-1]
418-1]
Perseroan berkomitmen menjaga kualitas produk The Company is committed to maintaining product
agar senantiasa memenuhi persyaratan mutu yang quality to ensure compliance with applicable standards,
berlaku, antara lain melalui kepemilikan sertifikasi including through the possession of ISPO certification
ISPO untuk produksi minyak sawit dan Sertifikat SNI for palm oil production and SNI certification for rubber
untuk produk karet. Sebagai salah satu produk food products. As a food-grade product, palm oil carries
grade, minyak kelapa sawit memiliki potensi dampak potential health risks if consumed beyond safe limits. In
terhadap kesehatan apabila dikonsumsi melebihi batas this regard, more than 50% of the Company’s products
aman. Sehubungan dengan hal tersebut, lebih dari have undergone assessments related to health and
50% produk Perseroan telah melalui penilaian atas safety aspects. However, given that the products are
aspek kesehatan dan keselamatan. Namun demikian, still in the form of raw materials, further processing is
mengingat produk yang dihasilkan masih berupa required before they can be consumed, such as being
bahan baku, diperlukan proses pengolahan lanjutan refined into cooking oil. [GRI 416-1] [OJK F.26, F.27, F.28]
sebelum dapat menjadi produk siap konsumsi, seperti
minyak goreng. [GRI 416-1] [OJK F.26, F.27, F.28]
Komitmen dan konsistensi Perseroan dalam memenuhi The Company’s commitment and consistency in
tanggung jawab kepada pelanggan menunjukkan hasil fulfilling its responsibilities to customers delivered
yang baik sepanjang tahun 2025. Selama periode positive results throughout 2025. During the reporting
pelaporan, tidak terdapat pengaduan atau keluhan yang period, there were no complaints or grievances related
berkaitan dengan aspek kesehatan dan keselamatan to customer health and safety aspects of the products
pelanggan atas produk yang dihasilkan. Perseroan produced. The Company also did not experience
juga tidak mengalami kasus penarikan produk any product recalls or receive any sanctions or fines
maupun penerimaan sanksi atau denda terkait kualitas related to product quality and safety. This achievement
PT Jaya Agra Wattie Tbk 109
Page 110
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
dan keamanan produk. Capaian ini mencerminkan reflects the effectiveness of the Company’s continuous
efektivitas penerapan perbaikan berkelanjutan dalam improvement efforts in consistently maintaining
menjaga standar mutu dan keamanan produk secara product quality and safety standards. [GRI 416-2] [OJK
konsisten. [GRI 416-2] [OJK F.27, F.29] F.27, F.29]
Sebagai wujud tanggung jawab kepada pelanggan, As part of its responsibility to customers, the Company
Perseroan terus berupaya meningkatkan kualitas continuously strives to enhance service quality
layanan melalui evaluasi secara berkala. Salah satu through periodic evaluations. One of the measures
langkah yang dilakukan adalah penerapan self- implemented is a self-assessment to evaluate the
assessment untuk mengukur kualitas pelayanan quality of frontliner services, covering customer
frontliner, yang mencakup customer service, sales service, sales and marketing, receptionists, security
and marketing, resepsionis, satpam, serta investor/ personnel, as well as investor/public relations. This
public relations. Proses evaluasi ini dilaksanakan oleh evaluation process is conducted by management
manajemen guna memastikan standar pelayanan tetap to ensure that service standards are consistently
terjaga secara optimal. Sejalan dengan upaya tersebut, maintained at an optimal level. In line with these
sepanjang tahun 2025 tidak terdapat pengaduan efforts, throughout 2025, there were no complaints or
maupun keluhan terkait pelanggaran privasi dan grievances related to violations of customer privacy or
perlindungan data pribadi pelanggan. [GR 418-1] personal data protection. [GR 418-1]
Dalam rangka menampung aspirasi pelanggan dan To accommodate customer feedback and support
mendukung peningkatan kualitas produk, Perseroan product quality improvement, the Company provides a
menyediakan kanal pengaduan melalui surat elektronik complaint channel via email at info@jawatie.com. Each
di alamat info@jawatie.com. Setiap pengaduan yang complaint received is first subject to an investigation
diterima akan terlebih dahulu melalui proses investigasi process before further follow-up actions are taken.
sebelum ditindaklanjuti lebih lanjut. Setelah proses Upon completion of the process, customers or
tersebut selesai, pelanggan atau pihak terkait akan relevant parties are provided with an explanation of the
memperoleh penjelasan mengenai hasil penanganan handling outcomes as well as the corrective measures
maupun langkah perbaikan yang dilakukan. [GRI 2-26] implemented. [GRI 2-26] [OJK F.24, F.30]
[OJK F.24, F.30]
110 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 111
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
PT Jaya Agra Wattie Tbk 111
Page 112
06 Kinerja
Tata Kelola
Governance Performance
112 Laporan Keberlanjutan | Sustainability Report 2025
Page 113
PT Jaya Agra Wattie Tbk 113
Page 114
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Good Corporate Governance (GCG) serves as the
Governance/GCG) menjadi landasan utama bagi fundamental basis for the Company in supporting
Perseroan dalam mendukung pertumbuhan yang sustainable growth and ensuring business
berkelanjutan serta menjaga keberlangsungan bisnis. continuity. This commitment is reflected through
Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan prinsip the implementation of governance principles that
tata kelola yang transparan, akuntabel, bertanggung are transparent, accountable, responsible, and
jawab, dan independen dalam seluruh proses independent across all aspects of the Company’s
pengelolaan perusahaan. Dengan penerapan tersebut, management. Through this approach, the Company
Perseroan berupaya menciptakan nilai jangka seeks to create long-term value for stakeholders while
panjang bagi para pemangku kepentingan sekaligus ensuring that business development is carried out with
memastikan pengembangan usaha dilaksanakan integrity.
secara berintegritas.
Penerapan GCG dalam strategi keberlanjutan The implementation of GCG within the Company’s
Perseroan tidak hanya memperkuat kepercayaan sustainability strategy not only strengthens public trust,
publik, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan but also supports the creation of a stable and conducive
usaha yang stabil dan kondusif. Implementasinya business environment. Its implementation is aligned
diselaraskan dengan inisiatif Keuangan Berkelanjutan with Sustainable Finance initiatives in accordance with
sesuai POJK Nomor 51/POJK.03/2017, yang POJK No. 51/POJK.03/2017, integrating environmental,
mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata social, and governance aspects into the Company’s
kelola dalam operasional perusahaan. Dengan tetap operations. While maintaining compliance with
menjaga kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, applicable regulations, the Company continues
Perseroan berupaya menegakkan standar hukum to uphold high standards of legal compliance and
dan etika bisnis yang tinggi sekaligus mendukung business ethics, while supporting the achievement of
pencapaian tujuan keberlanjutan jangka panjang. long-term sustainability objectives.
1. POJK No. 33/POJK.04/2014 Tanggal 8 Desember POJK No. 33/POJK.04/2014 dated December 8,
2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten 2014 concerning the Board of Directors and Board of
atau Perusahaan Publik; Commissioners of Issuers or Public Companies;
2. POJK No. 34/POJK.04/2014 Tanggal 8 Desember POJK No. 34/POJK.04/2014 dated December 8,
2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi 2014 concerning the Nomination and Remuneration
Emiten atau Perusahaan Publik; Committee of Issuers or Public Companies;
3. POJK No. 35/POJK.04/2014 Tanggal 8 Desember POJK No. 35/POJK.04/2014 dated December 8, 2014
2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau concerning the Corporate Secretary of Issuers or
Perusahaan Publik; Public Companies;
4. POJK No. 8/POJK.04/2015 Tanggal 25 Juni 2015 POJK No. 8/POJK.04/2015 dated June 25, 2015
tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik; concerning the Website of Issuers or Public
Companies;
5. POJK No. 21/POJK.04/2015 Tanggal 17 November POJK No. 21/POJK.04/2015 dated November 17,
2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola 2015 concerning the Implementation of Corporate
Perusahaan Terbuka; Governance Guidelines for Public Companies;
6. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/ OJK Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015 dated
SEOJK.04/2015 Tanggal 16 November 2015 November 16, 2015 concerning Corporate Governance
tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka; Guidelines for Public Companies;
114 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 115
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
7. POJK No. 55/POJK.04/2015 Tanggal 26 Juni 2015 POJK No. 55/POJK.04/2015 dated June 26, 2015
tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan concerning the Establishment and Guidelines for the
Kerja Komite Audit; Implementation of the Audit Committee’s Work;
8. POJK No. 29/POJK.04/2016 Tanggal 29 Juli 2016 POJK No. 29/POJK.04/2016 dated July 29, 2016
tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan concerning the Annual Report of Issuers or Public
Publik; Companies;
9. POJK No. 15/POJK.04/2020 Tanggal 20 April 2020 POJK No. 15/POJK.04/2020 dated April 20, 2020
tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat concerning the Planning and Conduct of General
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka; Meetings of Shareholders of Public Companies;
10. POJK No. 16 /POJK.04/2020 Tanggal 20 April 2020 POJK No. 16/POJK.04/2020 dated April 20, 2020
tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang concerning the Implementation of Electronic General
Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik; Meetings of Shareholders of Public Companies;
11. POJK No. 14/POJK.04/2022 tanggal 22 Agustus POJK No. 14/POJK.04/2022 dated August 22, 2022
2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan concerning the Submission of Periodic Financial
Berkala Emiten atau Perusahaan Publik. Reports of Issuers or Public Companies.
Struktur Tata Kelola [GRI 2-9] [OJK E.1] Governance Structure [GRI 2-9] [OJK E.1]
Struktur tata kelola Perseroan terdiri atas Rapat Umum The Company’s governance structure consists of the
Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan General Meeting of Shareholders (GMS), the Board
Direksi sebagaimana ditetapkan dalam Anggaran of Commissioners, and the Board of Directors as
Dasar Perseroan. RUPS merupakan organ dengan stipulated in the Company’s Articles of Association.
kewenangan tertinggi dalam perusahaan, sedangkan The GMS serves as the highest authority within
fungsi pengurusan dan pengawasan dijalankan the Company, while management and supervisory
oleh Direksi dan Dewan Komisaris sesuai peran dan functions are carried out by the Board of Directors and
tanggung jawab masing-masing. [GRI 2-11] the Board of Commissioners in accordance with their
respective roles and responsibilities. [GRI 2-11]
Dalam pelaksanaannya, Direksi dan Dewan Komisaris In carrying out their duties, the Board of Directors
didukung oleh komite penunjang serta unit fungsional and the Board of Commissioners are supported by
lainnya untuk memastikan proses pengelolaan dan supporting committees and other functional units to
pengawasan berjalan secara efektif. Dukungan ensure that management and oversight processes are
tersebut memperkuat penerapan mekanisme kerja conducted effectively. This support strengthens the
yang terstruktur, akuntabel, dan selaras dengan implementation of structured and accountable working
kebutuhan operasional Perseroan. mechanisms aligned with the Company’s operational
needs.
Melalui struktur tata kelola tersebut, Perseroan Through this governance structure, the Company
berupaya memastikan penerapan prinsip GCG seeks to ensure the consistent implementation of GCG
berlangsung secara konsisten dalam setiap proses principles across all decision-making processes and
pengambilan keputusan dan pengelolaan usaha. business management. This governance composition
Susunan organ tata kelola ini menjadi landasan penting serves as an important foundation in maintaining
dalam menjaga akuntabilitas, efektivitas pengawasan, accountability, effective oversight, and the Company’s
serta keberlanjutan bisnis Perseroan. [GRI 2-11] long-term business sustainability. [GRI 2-11]
PT Jaya Agra Wattie Tbk 115
Page 116
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Bagan Struktur Tata Kelola
Governance Structure Chart
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
General Meeting of Shareholders (GMS)
Dewan Komisaris
Board of Commissioner
Komite Audit
Audit Committee
Direksi
Board of Director
Internal Audit Sekretaris Perusahaan
Internal Audit Corporate Secretary
116 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 117
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Perseroan meyakini bahwa konsistensi dalam The Company believes that consistency in the
penerapan GCG merupakan salah satu faktor penting implementation of GCG is an important factor in
untuk mendorong peningkatan kinerja secara driving sustainable performance improvement. Good
berkelanjutan. Penerapan tata kelola yang baik juga governance practices also play a key role in building
berperan dalam membangun kepercayaan pemegang the trust of shareholders and investors, as well as
saham dan investor, sekaligus memperkuat hubungan strengthening the Company’s relationships with all
Perseroan dengan seluruh pemangku kepentingan. stakeholders.
Untuk memastikan penerapan tata kelola perusahaan To ensure the effective implementation of corporate
berjalan efektif, setiap organ dalam struktur GCG governance, each organ within the GCG structure is
didorong menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya encouraged to carry out its roles and responsibilities
secara profesional, independen, dan berintegritas. in a professional, independent, and ethical manner. All
Setiap keputusan yang diambil harus bebas dari decisions must be free from conflicts of interest and
benturan kepentingan serta mengacu pada prinsip aligned with applicable ethical principles. This is in line
etika yang berlaku. Ketentuan ini selaras dengan with the Company’s code of conduct, which prohibits
pedoman perilaku Perseroan yang melarang anggota members of the Board of Commissioners and the Board
Dewan Komisaris dan Direksi melakukan transaksi of Directors from engaging in transactions that may
yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan give rise to conflicts of interest with the Company’s
dengan kegiatan Perseroan. Penerapan prinsip activities. The application of these principles serves
tersebut menjadi landasan penting dalam menjaga as an important foundation in maintaining objectivity in
objektivitas pengambilan keputusan agar senantiasa decision-making, ensuring that decisions consistently
mengutamakan kepentingan terbaik bagi Perseroan reflect the best interests of the Company and its
dan seluruh pemangku kepentingan. [GRI 2-15] [IDX G-09] stakeholders. [GRI 2-15] [IDX G-09]
Dalam menjaga objektivitas dan integritas In maintaining the objectivity and integrity of the
proses pengambilan keputusan, Perseroan juga decision-making process, the Company also considers
memperhatikan aspek keberagaman dan independensi diversity and independence in the composition of
dalam penyusunan struktur manajemen. Komposisi its management structure. The composition of the
Dewan Komisaris dan Direksi dirancang untuk Board of Commissioners and the Board of Directors
mendukung penerapan tata kelola yang transparan, is designed to support transparent, accountable, and
akuntabel, dan berimbang. Ke depan, Perseroan balanced governance practices. Going forward, the
berkomitmen untuk terus meningkatkan keberagaman Company remains committed to enhancing diversity
dalam jajaran kepemimpinan. Informasi mengenai within its leadership. Information on the Company’s
struktur manajemen Perseroan berdasarkan jenis management structure by gender and the number of
kelamin dan jumlah pihak independen disajikan pada independent members is presented in the following
tabel berikut. table.
Keberagaman Manajemen dan Independensi [IDX G-01]
Management Diversity atnd Independence
Tipe Manajemen Perusahaan Laki-laki Perempuan Jumlah Pihak Independen
Company Management Type Male Female Number of Independent Parties
Komisaris
2 1 1
Board of Commissioner
Direksi
3 0 0
Board of Director
PT Jaya Agra Wattie Tbk 117
Page 118
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Komposisi Badan Tata Kelola [GRI 2-9, 405-1]
Composition of Governance Bodies
Eksekutif/ Masa Jabatan
Mandiri/Bukan
Bukan Badan Tata
Jenis Mandiri
Nama Usia Eksekutif Jabatan Kelola Pendidikan Pengalaman Kerja
Kelamin Independent/
Name Age Executive/ Position Term of Office Education Work Experience
Gender Non-
Non- Governance
Independent
Executive Agency
Rohadi Laki-laki 63 tahun Eksekutif Mandiri Komisaris 3 tahun Akademi Pertanian Direktur Legal &
Male 63 years Executive Independent Utama 3 years Nasional Bandung GA Operasional PT
old President tahun 1986 Jaya Agra Wattie
Commissioner Bandung National Tbk tahun 2013-
Agricultural 2018
Academy in 1986 Legal & GA
Operations Director
at PT Jaya Agra
Wattie Tbk in 2013-
2018
Muhadi Laki-laki 63 tahun Eksekutif Mandiri Komisaris 3 tahun Insinyur Direktur
Male 63 years Executive Independent Commissioner 3 years Pertanian dari Operasional PT
old Universitas Tunas Jaya Agra Wattie
Pembangunan Tbk tahun 2017
pada tahun 1987 2018
Agricultural Operations Director
Engineer at PT Jaya Agra
from Tunas Wattie Tbk in 2017-
Pembangunan 2018
University in 1987
Connie Perempuan 73 tahun Eksekutif Mandiri Komisaris 3 tahun Sarjana Akuntansi General Manager
Teresianti H. Female 73 years old Executive Independent Independen 3 years dari Universitas PT Kayu Lapis Asli
. Independent Indonesia Murni, PT Unitama
Commissioner Bachelor of Adiusaha Shipping,
Accounting from dan PT. Rimba
the University of Mutiara Kusuma di
Indonesia tahun 2013
2013 General
Manager at PT
Kayu Lapis Asli
Murni, PT Unitama
Adiusaha Shipping,
and PT. Rimba
Mutiara Kusuma
in 2013
Harijadi Laki-laki 63 tahun Eksekutif Mandiri Direktur 3 tahun • Bachelor of Direktur Utama
Soedarjo Male 63 years Executive Independent Utama 3 years Science dari Operasional PT
old President University of Jaya Agra Wattie
Director San Fransisco Tbk sejak 1990
tahun 1985 President Director
• Master of of Operations at PT
Business Jaya Agra Wattie
Administration Tbk since 1990
from Golden
Gate University
tahun 1987
• Bachelor of
Science from
the University of
San Francisco
in 1985
• Master of
Business
Administration
from Golden
Gate University
in 1987
Harli Laki-laki 60 tahun Eksekutif Mandiri Direktur 3 tahun Sarjana Ekonomi Direktur Utama
Wijayadi Male 60 years Executive Independent Keuangan 3 years dari Universitas di PT Jaga Aman
old Finance Diponegoro tahun Sarana
Director 1989. Bachelor of President Director
Economics at PT Jaga Aman
Bachelor of Sarana
Economics from
Diponegoro
University in 1989
118 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 119
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Eksekutif/ Masa Jabatan
Mandiri/Bukan
Bukan Badan Tata
Jenis Mandiri
Nama Usia Eksekutif Jabatan Kelola Pendidikan Pengalaman Kerja
Kelamin Independent/
Name Age Executive/ Position Term of Office Education Work Experience
Gender Non-
Non- Governance
Independent
Executive Agency
Ryan Laki-laki 51 tahun Eksekutif Mandiri Direktur 3 tahun Sarjana Teknik • Wakil Direktur
Nurfitriandy Male 51 years old Executive Independent Operasional 3 years Industri dari Operasional di
Operations Institut Teknologi PT Jaya Agra
Director Indonesia tahun Wattie Tbk dari
1998 tahun 2018
Bachelor of • General
Industrial Manager PT
Engineering from Jaya Agra
the Indonesia Wattie Tbk dari
Institute of tahun 2017-2019
Technology in 1998 • Vice Operations
Director at
PT Jaya Agra
Wattie Tbk from
2018
• General
Manager at
PT Jaya Agra
Wattie Tbk from
2017-2019
Pendelegasian Wewenang [GRI 2-13] [OJK E.1] Delegation of Authority [GRI 2-13] [OJK E.1]
Adapun pendelegasian kewenangan dalam struktur The delegation of authority within the Company’s
tata kelola tertinggi Perseroan dilakukan secara highest governance structure is clearly defined
jelas dan terukur sesuai dengan fungsi, peran, serta and appropriately assigned in accordance with the
tanggung jawab masing-masing organ perusahaan. functions, roles, and responsibilities of each corporate
Pengaturan ini bertujuan untuk memastikan bahwa organ. This arrangement aims to ensure that all
setiap proses pengambilan keputusan strategis, strategic decision-making, oversight, and operational
pengawasan, dan pelaksanaan operasional berjalan execution processes are carried out effectively,
secara efektif, akuntabel, dan sejalan dengan prinsip accountably, and in line with the principles of good
tata kelola perusahaan yang baik. Melalui pembagian corporate governance. Through a proper allocation of
kewenangan yang tepat, Perseroan dapat menjaga authority, the Company maintains a balance between
keseimbangan antara fungsi pengawasan dan fungsi supervisory and management functions, ensuring that
pengelolaan, sehingga setiap keputusan yang diambil every decision supports the Company’s long-term
tetap mendukung kepentingan jangka panjang interests as well as those of its stakeholders. The
Perseroan serta para pemangku kepentingan. Adapun delegation of authority within the Company’s highest
pendelegasian kewenangan pada struktur tata kelola governance structure is as follows:
tertinggi Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 1. General Meeting of Shareholders (GMS)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
organ Perseroan dengan wewenang tertinggi yang Company’s highest governing body, holding authority
tidak diserahkan kepada Dewan Komisaris maupun that is not delegated to the Board of Commissioners
Direksi. RUPS berfungsi sebagai wadah bagi para or the Board of Directors. The GMS serves as a forum
pemegang saham untuk mengambil keputusan penting for shareholders to make key decisions related to
yang berkaitan dengan investasi, tindakan korporasi, investments, corporate actions, and other strategic
dan keputusan strategis lainnya yang diajukan oleh matters proposed by the Board of Directors. These
Direksi. Keputusan-keputusan tersebut meliputi: decisions include:
• Memberikan persetujuan atas Laporan Tahunan; • Approving the Annual Report;
• Menetapkan penggunaan laba perusahaan; • Determining the allocation of the Company’s
profits;
• Menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan • Appointing the Public Accounting Firm to audit the
mengaudit Laporan Keuangan Perseroan; Company’s Financial Statements;
• Mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan • Appointing and dismissing members of the Board
Komisaris dan Direksi; dan of Commissioners and the Board of Directors; and
PT Jaya Agra Wattie Tbk 119
Page 120
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
• Mengambil keputusan-keputusan penting lainnya • Making other key decisions in accordance with the
sesuai dengan anggaran dasar dan peraturan Articles of Association and applicable regulations
lainnya yang terkait dengan status atau kegiatan related to the Company’s status or business
usaha Perseroan. activities.
Perseroan berkomitmen untuk melindungi hak-hak The Company is committed to safeguarding
pemegang saham melalui penyelenggaraan RUPS shareholders’ rights through the conduct of high-
yang berkualitas, transparan, dan akuntabel. Setiap quality, transparent, and accountable GMS. All
keputusan yang dihasilkan dalam RUPS disusun decisions made at the GMS are formulated with due
dengan mempertimbangkan kepentingan jangka consideration of the Company’s long-term interests,
panjang Perseroan serta menjaga keseimbangan while maintaining a balance among the interests of
kepentingan seluruh pemegang saham. Dalam proses all shareholders. In the decision-making process, the
pengambilan keputusan, Perseroan mengedepankan Company prioritizes deliberation to reach consensus,
prinsip musyawarah untuk mencapai mufakat dengan while respecting the independence and freedom of
tetap menghormati independensi dan kebebasan setiap each shareholder to express their views. If consensus
pemegang saham dalam menyampaikan pandangan. cannot be reached, decisions are made through
Apabila mufakat tidak tercapai, keputusan diambil a majority voting mechanism in accordance with
melalui mekanisme pemungutan suara mayoritas applicable regulations. A resolution is considered valid
sesuai ketentuan yang berlaku. Suatu keputusan if it is approved by more than 50% of the total voting
dinyatakan sah apabila memperoleh persetujuan lebih shares present at the GMS.
dari 50% dari total saham dengan hak suara yang hadir
dalam RUPS.
Selain melindungi hak-hak pemegang saham, In addition to safeguarding shareholders’ rights, the
Perseroan juga berkomitmen untuk memperlakukan Company is also committed to treating all shareholders
seluruh pemegang saham secara adil dan setara. fairly and equally. The Company responds promptly
Perseroan secara responsif menindaklanjuti to questions, feedback, and suggestions raised
pertanyaan, kritik, dan saran yang disampaikan oleh by shareholders as part of its efforts to uphold
pemegang saham sebagai bagian dari upaya menjaga transparency, accountability, and trust in the
transparansi, akuntabilitas, serta kepercayaan dalam implementation of good corporate governance.
penerapan tata kelola perusahaan yang baik. [IDX G-08] [IDX G-08]
Dalam rangka memastikan transparansi dan akses To ensure transparency and equal access to information
informasi yang setara bagi seluruh pemegang saham, for all shareholders, the Company is committed to
Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan providing accurate, up-to-date, and timely information.
informasi yang akurat, terkini, dan tepat waktu. The policy on information disclosure includes the
Kebijakan terkait keterbukaan informasi mencakup following provisions:
beberapa ketentuan berikut:
1. Sekretaris Perusahaan Perseroan bertanggung 1. The Company’s Corporate Secretary is responsible
jawab atas semua pengungkapan informasi terkait for all disclosures of information related to the
Perseroan dan anak perusahaan kepada regulator Company and its subsidiaries to regulators and the
dan publik. public.
2. Dokumen terkait dengan pengungkapan informasi 2. Documents related to the Company’s information
Perseroan harus ditandatangani oleh Sekretaris disclosure must be signed by the Corporate
Perusahaan Perseroan. Secretary.
3. Jika Sekretaris Perusahaan Perseroan tidak 3. If the Corporate Secretary is unable to sign the
dapat menandatangani dokumen pengungkapan disclosure documents, such documents must be
informasi, maka dokumen tersebut harus signed by a Director.
ditandatangani oleh Direktur.
4. Pihak manajemen atau karyawan Perseroan 4. Management or employees of the Company who
yang diminta memberikan komentar atau diskusi are requested to provide comments or discussions
mengenai aksi korporasi, transaksi, kebijakan, regarding corporate actions, transactions,
prosedur, operasi, atau hal lainnya kepada regulator policies, procedures, operations, or other matters
atau media harus mengajukan permohonan to regulators or the media must first submit the
tersebut kepada atasan langsung, yang kemudian request to their immediate supervisor, who will
120 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 121
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
akan menyampaikan permohonan tersebut serta then forward the request along with relevant views
pandangan yang bersangkutan (jika ada) kepada (if any) to the Corporate Secretary.
Sekretaris Perusahaan Perseroan.
5. Jika Sekretaris Perusahaan Perseroan tidak 5. If the Corporate Secretary is unable to perform
dapat melakukannya, informasi tersebut harus such disclosure, the information must be conveyed
disampaikan atau diungkapkan oleh Direktur. or disclosed by a Director.
2. Dewan Komisaris 2. Board of Commissioners
Dewan Komisaris merupakan organ Perseroan The Board of Commissioners is a corporate organ
yang bertugas melaksanakan fungsi pengawasan, responsible for carrying out supervisory functions, both
baik secara umum maupun khusus, sesuai dengan general and specific, in accordance with the provisions
ketentuan Anggaran Dasar, serta memberikan nasihat of the Articles of Association, and for providing advice
kepada Direksi dengan itikad baik, penuh kehati- to the Board of Directors in good faith, with due care,
hatian, bertanggung jawab, dan independen. Susunan responsibility, and independence. The composition of
Dewan Komisaris Perseroan terdiri atas seorang the Company’s Board of Commissioners consists of one
Komisaris Utama dan dua anggota Komisaris, dengan President Commissioner and two Commissioners, with
ketentuan bahwa salah satu di antaranya menjabat one of them serving as an Independent Commissioner.
sebagai Komisaris Independen.
Kriteria Pengangkatan Dewan Komisaris [GRI 2-10] Criteria for the Appointment of the Board of
[IDX G-06] Commissioners [GRI 2-10] [IDX G-06]
Kriteria pengangkatan Dewan Komisaris Perseroan The criteria for the appointment of members of the
adalah sebagai berikut: Company’s Board of Commissioners are as follows:
1. Memiliki akhlak, moral, dan integritas yang baik. 1. Possess good character, morals, and integrity.
2. Cakap melakukan perbuatan hukum. 2. Have the legal capacity to perform legal acts.
3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan 3. Within the 5 (five) years prior to appointment and
selama menjabat: during their tenure
a. Tidak pernah dinyatakan pailit. a. Have never been declared bankrupt.
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau b. Have never served as a member of the Board of
anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan Directors and/or the Board of Commissioners
bersalah menyebabkan suatu perusahaan found responsible for causing a company to be
dinyatakan pailit. declared bankrupt.
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak c. Have never been convicted of a criminal offense
pidana yang merugikan keuangan negara dan/ that caused losses to state finances and/or is
atau yang berkaitan dengan sektor keuangan. related to the financial sector.
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/ d. Have never served as a member of the Board of
atau anggota Dewan Komisaris yang selama Directors and/or the Board of Commissioners
menjabat: who, during their tenure:
i. Pernah tidak menyelenggarakan RUPS i. Has not held an Annual GMS.
tahunan.
ii. Pertanggungjawabannya sebagai anggota ii. Had their accountability as a member of
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris the Board of Directors and/or the Board of
pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah Commissioners not approved by the GMS or
tidak memberikan pertanggungjawaban failed to submit accountability to the GMS.
sebagai anggota Direksi dan/atau anggota
Dewan Komisaris kepada RUPS.
iii. Pernah menyebabkan perusahaan yang iii. Caused a company that had obtained
memperoleh izin, persetujuan, atau a license, approval, or registration from
pendaftaran dari OJK tidak memenuhi the OJK to fail in fulfilling its obligation to
kewajiban menyampaikan Laporan Tahunan submit an Annual Report and/or Financial
dan/atau Laporan Keuangan kepada OJK. Statements to the OJK.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 121
Page 122
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
4. Memiliki komitmen untuk memenuhi peraturan 4. Demonstrate a commitment to comply with
perundang-undangan. applicable laws and regulations.
5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang 5. Possess knowledge and/or expertise relevant to
yang dibutuhkan Perseroan. the Company’s needs.
6. Mampu bertindak dengan itikad baik, jujur dan 6. Be able to act in good faith, honestly, and
profesional. professionally.
7. Mendahulukan kepentingan Perseroan daripada 7. Prioritize the interests of the Company over
kepentingan pribadi. personal interests.
8. Mampu mengambil keputusan berdasarkan 8. Be capable of making decisions based on
penilaian independen dan objektif untuk keperluan independent and objective judgment for the benefit
Perseroan. of the Company.
9. Mampu menghindarkan penyalahgunaan 9. Be able to prevent the misuse of authority for
kewenangannya untuk mendapatkan keuntungan personal gain or actions that may cause losses to
pribadi yang tidak semestinya atau menyebabkan the Company.
kerugian bagi Perseroan.
Tugas dan Wewenang Dewan Komisaris Duties and Authorities of the Board of Commissioners
Dewan Komisaris menjalankan kewenangan, tugas, The Board of Commissioners exercises its authority,
dan tanggung jawabnya dengan berpedoman pada duties, and responsibilities in accordance with
peraturan perundang-undangan yang berlaku, applicable laws and regulations, the Company’s
Anggaran Dasar Perseroan, Piagam Dewan Komisaris, Articles of Association, the Board of Commissioners
serta keputusan yang ditetapkan dalam RUPS. Charter, and resolutions of the GMS. These serve
Landasan ini menjadi acuan utama agar fungsi as the primary reference to ensure that supervisory
pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi and advisory functions to the Board of Directors are
dapat dilaksanakan secara efektif, terarah, dan sesuai carried out effectively, in a structured manner, and in
dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. line with good corporate governance principles. The
Adapun kewenangan, tugas, dan tanggung jawab authorities, duties, and responsibilities of the Board of
Dewan Komisaris adalah sebagai berikut: Commissioners are as follows:
122 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 123
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
1. Memberikan masukan kepada manajemen 1. Provide input to the Company’s management
Perseroan terkait strategi Perseroan, mengevaluasi regarding corporate strategy, evaluate the Annual
rencana Anggaran Tahunan, melakukan Budget plan, oversee management policies and
pengawasan atas kebijakan pengurusan, jalannya operations, and advise the Board of Directors;
pengurusan, dan memberi nasihat kepada Direksi; 2. Determine the remuneration of the Board of
2. Menetapkan remunerasi Direksi; Directors;
3. Meneliti dan menelaah Laporan Tahunan yang 3. Review and examine the Annual Report prepared
disiapkan Direksi; by the Board of Directors;
4. Membandingkan kinerja bulanan, triwulan, dan 4. Compare the Company’s monthly, quarterly, and
operasional Perseroan dengan rencana, anggaran, operational performance with the plan, budget, and
dan prospek bisnis untuk periode berikutnya dari business outlook for the relevant financial year;
tahun anggaran tersebut;
5. Mengawasi transaksi atau tindakan yang secara 5. Oversee transactions or actions that may materially
material dapat mempengaruhi status keuangan, affect the Company’s financial position, obligations,
kewajiban, strategi bisnis, dan reputasi perusahaan; business strategy, and reputation;
6. Merumuskan perubahan signifikan terkait sistem 6. Formulate significant changes related to the
manajemen dan kontrol keuangan; dan management system and financial controls; and
7. Menjaga informasi Perseroan yang rahasia 7. Safeguard confidential Company information,
terutama informasi internal yang tidak dapat particularly internal information that must not be
diungkapkan kepada publik. disclosed to the public.
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris [GRI 2-18] [IDX G-04] Performance Assessment of the Board of
Commissioners [GRI 2-18] [IDX G-04]
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan satu kali The performance of the Board of Commissioners is
dalam setahun oleh Pemegang Saham Pengendali evaluated once a year by the Controlling Shareholder,
dengan mengacu pada indikator penilaian serta capaian based on defined assessment indicators and
kinerja Perseroan. Evaluasi tersebut juga mencakup the Company’s performance achievements. The
efektivitas Dewan Komisaris dalam melaksanakan evaluation also covers the effectiveness of the Board
fungsi pengawasan dan memberikan nasihat atas of Commissioners in carrying out its supervisory
kebijakan maupun langkah strategis yang dijalankan function and providing advice on the policies and
Direksi. Hasil penilaian kemudian disampaikan dalam strategic actions undertaken by the Board of Directors.
RUPS Tahunan sebagai bentuk akuntabilitas kepada The results of the assessment are then presented at
pemegang saham. the GMS as a form of accountability to shareholders.
Kriteria yang digunakan sebagai dasar dalam penilaian The criteria used as the basis for assessing the
kinerja Dewan Komisaris meliputi: performance of the Board of Commissioners include:
1. Kontribusi Dewan Komisaris dalam fungsi 1. The Board of Commissioners’ contribution to
pengawasan Perseroan dan implementasi visi dan the Company’s supervisory function and the
misi Perseroan; implementation of the Company’s vision and
mission;
2. Pengawasan atas pelaksanaan tata kelola 2. Oversight of the implementation of corporate
perusahaan; dan governance; and
3. Pengawasan atas kinerja komite-komite di bawah 3. Oversight of the performance of committees under
Dewan Komisaris. the Board of Commissioners.
Pelatihan Dewan Komisaris [GRI 2-17] [IDX G-05] Training of the Board of Commissioners [GRI 2-17] [IDX
G-05]
Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat As part of its commitment to strengthening capacity and
kapasitas dan kompetensi dalam penerapan tata competencies in the implementation of good corporate
kelola perusahaan yang baik, Perseroan secara aktif governance, the Company actively encourages
mendorong anggota Dewan Komisaris untuk mengikuti members of the Board of Commissioners to participate
berbagai program pelatihan dan pengembangan. in various training and development programs. This
Inisiatif ini bertujuan agar setiap anggota Dewan initiative aims to ensure that each member of the Board
Komisaris memiliki pemahaman yang memadai of Commissioners has an adequate understanding of
mengenai dinamika industri, perkembangan regulasi, industry dynamics, regulatory developments, and best
serta praktik terbaik dalam bidang tata kelola practices in corporate governance. During the reporting
PT Jaya Agra Wattie Tbk 123
Page 124
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
perusahaan. Sepanjang tahun pelaporan, beberapa year, several members of the Board of Commissioners
anggota Dewan Komisaris telah mengikuti pelatihan participated in training programs organized by relevant
yang diselenggarakan oleh otoritas maupun lembaga authorities and institutions. Details of the training
terkait. Rincian program pelatihan yang diikuti oleh programs attended by each member of the Board of
masing-masing anggota Dewan Komisaris disajikan Commissioners are presented in the following table:
pada tabel berikut:
Nama Jabatan Program Pelatihan
Name Position Training Program
Mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Asosiasi Emiten
Komisaris Utama Indonesia (AEI), OJK, dan BEI.
Rohadi
President Commissioner Participated in webinars organized by the Indonesian Public Listed
Companies Association (AEI), FSA, and IDX.
Komisaris Mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh OJK dan BEI.
Muhadi
Commissioner Participated in webinars organized by FSA and IDX.
3. Direksi 3. Board of Directors
Direksi merupakan organ Perseroan yang bertanggung The Board of Directors is a corporate organ fully
jawab penuh atas pengurusan dan pengelolaan responsible for the management and operation of the
perusahaan sesuai dengan maksud, tujuan, dan visi Company in accordance with its established purpose,
yang telah ditetapkan. Dalam menjalankan tugasnya, objectives, and vision. In carrying out its duties, the
Direksi mengambil keputusan dengan itikad baik, Board of Directors makes decisions in good faith,
penuh tanggung jawab, dan senantiasa mengutamakan with full responsibility, and consistently prioritizes
kepentingan jangka panjang Perseroan. Sebagai wakil the Company’s long-term interests. As the legal
sah Perseroan, Direksi memiliki kewenangan untuk representative of the Company, the Board of Directors
bertindak baik di dalam maupun di luar pengadilan has the authority to act both within and outside the
dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan court, while observing applicable laws and regulations
perundang-undangan yang berlaku serta keputusan as well as resolutions adopted at the GMS. The Board
yang ditetapkan dalam RUPS. Susunan Direksi of Directors consists of one President Director and
terdiri atas seorang Direktur Utama dan dua Direktur two Directors, who collectively are responsible for
lainnya yang secara bersama-sama bertanggung the overall smooth operation of the Company. The
jawab atas kelancaran operasional Perseroan secara execution of these responsibilities is accounted for to
menyeluruh. Pelaksanaan tanggung jawab tersebut shareholders through the presentation of operational
dipertanggungjawabkan kepada pemegang saham performance reports at the GMS.
melalui penyampaian laporan hasil operasional dalam
RUPS.
Sampai dengan saat ini, Perseroan belum memiliki To date, the Company does not yet have a specific
kebijakan khusus yang mengatur pemisahan policy governing the separation of the roles of
posisi Chairman of the Board dan Chief Executive Chairman of the Board and Chief Executive Officer
Officer (CEO). Meskipun demikian, Direktur Utama (CEO). Nevertheless, the President Director, together
bersama seluruh anggota Direksi menjalankan fungsi with all members of the Board of Directors, carries out
kepemimpinan dan pengelolaan Perseroan secara leadership and management functions collectively.
kolektif. Sinergi dan koordinasi antar anggota Direksi Synergy and coordination among members of the
terus dijaga dalam proses pengambilan keputusan Board of Directors are consistently maintained in both
strategis maupun operasional, sehingga pelaksanaan strategic and operational decision-making processes,
tata kelola perusahaan tetap berjalan secara efektif, ensuring that corporate governance is implemented
terarah, dan sesuai dengan prinsip akuntabilitas. [IDX effectively, in a structured manner, and in line with
G-03] accountability principles. [IDX G-03]
124 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 125
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Penilaian Kinerja Direksi [GRI 2-18] [IDX G-04] Performance Assessment of the Board of
Directors [GRI 2-18] [IDX G-04]
Penilaian kinerja Direksi dilakukan satu kali dalam The performance of the Board of Directors is evaluated
setahun oleh Dewan Komisaris dengan mengacu pada once a year by the Board of Commissioners, based on
indikator penilaian serta capaian kinerja Perseroan. established assessment indicators and the Company’s
Proses evaluasi ini bertujuan untuk menilai efektivitas performance achievements. This evaluation process
Direksi dalam menjalankan fungsi pengurusan dan aims to assess the effectiveness of the Board of
pengelolaan Perseroan sesuai dengan target yang Directors in carrying out the management and
telah ditetapkan. Hasil penilaian tersebut selanjutnya operational functions of the Company in line with
disampaikan dalam RUPS Tahunan sebagai bentuk the targets that have been set. The results of the
akuntabilitas kepada pemegang saham. assessment are subsequently presented at the Annual
GMS as a form of accountability to shareholders.
Dasar penilaian kinerja Direksi mencakup beberapa The basis for assessing the performance of the Board
kriteria berikut: of Directors includes the following criteria:
1. Pencapaian kinerja Perseroan dan kesesuaiannya 1. Achievement of the Company’s performance and
dengan rencana pelaksanaan Perseroan. its alignment with the Company’s implementation
plan.
2. Pelaksanaan dan pengendalian praktik tata kelola 2. Implementation and control of corporate
perusahaan. governance practices.
3. Pelaksanaan kinerja Direksi terhadap pencapaian 3. The Board of Directors’ performance in achieving
visi dan misi Perseroan. the Company’s vision and mission.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 125
Page 126
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Sementara itu, evaluasi terhadap kinerja masing- Meanwhile, the evaluation of the performance of
masing anggota Direksi secara individual dilakukan each individual member of the Board of Directors is
berdasarkan kriteria berikut: conducted based on the following criteria:
1. Secara konsisten berupaya meningkatkan nilai 1. Consistently striving to enhance shareholder value.
pemegang saham.
2. Kompetensi dalam memberikan kontribusi yang 2. Competence in contributing effectively to the
bermanfaat bagi strategi Perseroan. Company’s strategy.
3. Memiliki pemahaman yang tinggi terhadap risiko 3. Strong understanding of the key risks affecting the
utama yang mempengaruhi Perseroan. Company.
4. Diskusi dan pembahasan yang produktif dalam 4. Productive discussions and deliberations in
rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris dan meetings of the Board of Directors and/or joint
Direksi. meetings of the Board of Commissioners and the
Board of Directors.
5. Hubungan yang kuat antara Direksi dan manajemen. 5. Strong working relationships between the Board of
Directors and management.
Pelatihan Direksi [GRI 2-17] [IDX G-05] Training of the Board of Directors [GRI 2-17] [IDX G-05]
Sebagai bagian dari upaya memperkuat kapabilitas As part of its efforts to strengthen leadership
kepemimpinan, Perseroan secara aktif mendorong capabilities, the Company actively encourages all
seluruh anggota Direksi untuk berpartisipasi dalam members of the Board of Directors to participate in
berbagai program pelatihan dan pengembangan. various training and development programs. This
Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa initiative aims to ensure that each member of the Board
setiap anggota Direksi memiliki pemahaman yang of Directors maintains an understanding aligned with
selaras dengan perkembangan regulasi, dinamika regulatory developments, industry dynamics, and best
industri, serta praktik terbaik dalam penerapan tata practices in corporate governance. These training
kelola perusahaan. Kegiatan pelatihan tersebut activities also reflect the Company’s commitment to
juga mencerminkan komitmen Perseroan dalam enhancing management competencies in support of
meningkatkan kompetensi manajemen guna business sustainability and compliance obligations.
mendukung keberlanjutan usaha dan pemenuhan During the reporting year, members of the Board of
kewajiban kepatuhan. Sepanjang tahun pelaporan, Directors participated in a number of training programs
anggota Direksi telah mengikuti sejumlah pelatihan organized by capital market authorities and relevant
yang diselenggarakan oleh otoritas pasar modal institutions. Details of the training attended by each
maupun lembaga terkait. Rincian pelatihan yang diikuti member of the Board of Directors are presented in the
oleh masing-masing anggota Direksi disajikan pada following table:
tabel berikut:
Nama Jabatan Program Pelatihan
Name Position Training Program
Direktur Utama Mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh AEI, OJK, dan BEI.
Harijadi Soedarjo
President Director Participated in webinars organized by AEI, OJK, and IDX.
Direktur Keuangan Mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh AEI, OJK, dan BEI.
Harli Wijayadi
Finance Director Participated in webinars organized by AEI, OJK, and IDX.
Direktur Operasional Mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh AEI, OJK, dan BEI.
Ryan Nurfitriandy
Operational Director Participated in webinars organized by AEI, OJK, and IDX.
126 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 127
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi Joint Meetings of the Board of Commissioners and
the Board of Directors
Selain menyelenggarakan rapat secara terpisah sesuai In addition to holding meetings separately in
dengan fungsi masing-masing, Dewan Komisaris accordance with their respective functions, the Board
dan Direksi juga berkewajiban melaksanakan rapat of Commissioners and the Board of Directors are
gabungan secara berkala, paling sedikit satu kali also required to conduct joint meetings on a regular
dalam setiap empat bulan. Rapat gabungan ini menjadi basis, at least once every four months. These joint
forum koordinasi penting untuk membahas berbagai meetings serve as an important coordination forum to
isu strategis, memperkuat fungsi pengawasan, serta discuss strategic issues, strengthen the supervisory
memastikan keselarasan pandangan antara organ function, and ensure alignment of views between the
pengawas dan organ pengurus Perseroan. Sepanjang supervisory and management organs of the Company.
tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan Throughout 2025, the Company held eight joint
delapan kali rapat gabungan antara Dewan Komisaris meetings between the Board of Commissioners and
dan Direksi, sebagaimana disajikan pada tabel berikut: the Board of Directors, as presented in the following
table:
Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan [IDX G-02]
Total Attendance of Board of Directors and Board of Commissioners at Board Meetings
Rata-rata persentase kehadiran direksi/komisaris
Jumlah rapat dewan
dalam rapat dewan (di tahun pelaporan)
Deskripsi (di tahun pelaporan)
Average percentage of attendance of directors/
Description Number of board meetings
commissioners in board meetings (in the reporting
(in reporting year)
year)
Jumlah kehadiran Direksi ke
rapat dewan
8 100%
Number of Directors
attending board meetings
Jumlah kehadiran Komisaris
ke rapat dewan
8 100%
Number of Commissioners
attending board meetings
Struktur Tim Keberlanjutan [GRI 2-9, 2-12] [OJK E.1] Sustainability Team Structure [GRI 2-9, 2-12] [OJK E.1]
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam As part of the Company’s commitment to integrating
mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam sustainability principles into all business processes
seluruh proses bisnis dan kegiatan operasional, PT and operational activities, PT Jaya Agra Wattie Tbk
Jaya Agra Wattie Tbk telah membentuk struktur tim has established a sustainability team structure.
keberlanjutan. Pembentukan tim ini bertujuan untuk The formation of this team aims to support the
mendukung penerapan, koordinasi, pemantauan, dan implementation, coordination, monitoring, and
penguatan inisiatif keberlanjutan secara lebih terarah strengthening of sustainability initiatives in a more
dan terintegrasi di seluruh lini organisasi. Adapun structured and integrated manner across all levels of
susunan tim keberlanjutan Perseroan adalah sebagai the organization. The composition of the Company’s
berikut: sustainability team is as follows:
PT Jaya Agra Wattie Tbk 127
Page 128
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
DEWAN PENASIHAT
ADVISORY BOARD
Rohadi
KONSULTAN KETUA DIREKTUR UTAMA
CONSULTANT CHAIRMAN PRESIDENT DIRECTOR
BGK Ryan N Harli W
KOORDINATOR | COORDINATOR KOORDINATOR | COORDINATOR
Risma R Haryanto
Div Lingkungan | Environment Div Div HR | HR Div
Risma R Nuryanto
Div Teknik | Engineering Div Div Finance | Finance Div
Eko Cahyo P Ratna M
Div Sawit | Palm Oil Div Div Accounting | Accounting Div
Toto Sudiharto Sahat
Rufan
Div Sistem Prosedur
Div Karet | Rubber Div Procedure System Div
Dwi H
Iguh P
Div Pembelian | Purchasing Div
Div Plasma | Plasma Div
Maria
Sugino
Div Pajak | Tax Div
Div Product Support/R&D
Product Support/R&D Div Edi S
Risma R
Div Marketing | Marketing Div
Gunawan A
128 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 129
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Tim keberlanjutan terdiri dari PT KJW, IJ, PK, KE, MUL, The sustainability team consists of PT KJW, IJ, PK,
CMK, PT PB, CP, dan BL sebagai wujud komitmen KE, MUL, CMK, PT PB, CP, and BL, reflecting the
Perseroan dalam menerapkan keberlanjutan di dalam Company’s commitment to implementing sustainability
perusahaan. across the organization.
PT JAYA AGRA WATTIE Tbk
Struktur Tim Keberlanjutan Kebun dan Pabrik
Sustainability Structure Team of Plantation and Factory
KANTOR PUSAT
HEAD OFFICE
SR KEBUN
ESTATE SR
KARET TEH KOPI SAWIT
RUBBER TEA COFFEE PALM OIL
KARET KARET KARET KARET Mgr KOPI KOPI SAWIT SAWIT SAWIT
RUBBER RUBBER RUBBER RUBBER Kebun COFFEE COFFEE PALM OIL PALM OIL PALM OIL
Estate
JAWA DURJO KEPUTREN KINTAP 1 KINTAP 2 PKS KJW
JAWA JAWA
TENGAH KALIMANTAN
BARAT TIMUR
CENTRAL
WEST JAVA EAST JAVA
JAVA
Spv
Pabrik Mgr Mgr Mgr Mgr Mgr
Mill Kebun Kebun Kebun Kebun Kebun
Estate Estate Estate Estate Estate
Spv Spv
Pabrik Pabrik
Mill Mill
PT Jaya Agra Wattie Tbk 129
Page 130
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Kode Etik dan Etika Bisnis [GRI 2-23, 2-24, 2-27] [IDX G-07]
Code of Ethics and Business Conduct
Kode Etik Perseroan merupakan pedoman internal The Company’s Code of Ethics serves as an internal
yang mengikat seluruh unsur perusahaan, yang guideline binding all elements of the organization,
memuat nilai-nilai, etika bisnis, etika kerja, serta encompassing values, business ethics, work ethics,
ketentuan mengenai kepatuhan terhadap kebijakan and provisions on compliance with internal policies
internal dan peraturan perundang-undangan yang and applicable laws and regulations in Indonesia.
berlaku di Indonesia. Pedoman ini mencerminkan This guideline reflects the commitment of the Board
komitmen Dewan Komisaris, Direksi, karyawan, serta of Commissioners, the Board of Directors, employees,
entitas anak perusahaan dalam menjalankan kegiatan and subsidiaries to conduct business activities in a
usaha secara profesional dan berintegritas, sekaligus professional and ethical manner, while also serving
menjadi dasar dalam membangun hubungan yang as a foundation for building strong relationships with
baik dengan para pemangku kepentingan. Sebagai stakeholders. As part of the Company Regulation, the
bagian dari Peraturan Perusahaan, Kode Etik berfungsi Code of Ethics functions as a standard of appropriate
sebagai standar perilaku yang etis dan patut, serta and ethical conduct, applicable across all levels of the
berlaku bagi seluruh jenjang organisasi di PT Jaya Agra organization at PT Jaya Agra Wattie Tbk, including
Wattie Tbk, termasuk pihak yang bekerja sama atau parties who work with or represent the Company,
mewakili Perseroan, baik secara langsung maupun whether directly or indirectly.
tidak langsung.
Penerapan Kode Etik dan Pedoman Tingkah Laku The implementation of the Code of Ethics and Code of
dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip Conduct is carried out by upholding business ethics
etika bisnis yang tercermin dalam lima unsur Panca principles reflected in the five elements of Panca
Krida. Seluruh elemen organisasi, mulai dari Dewan Krida. All elements of the organization, from the Board
Komisaris hingga karyawan, wajib mematuhi pedoman of Commissioners to employees, are required to
tersebut sebagai wujud komitmen Perseroan dalam comply with these guidelines as part of the Company’s
menjalankan pengelolaan usaha yang bertanggung commitment to responsible and sustainable business
jawab dan berkelanjutan. management.
Perwujudan nilai kerja keras untuk perbaikan terus menerus, loyalitas, dan integritas.
Kedisiplinan tinggi menggambarkan komitmen penuh atas kualitas pekerjaan. Oleh
sebab itu Perseroan menekankan kedisiplinan sebagai akar dari pertumbuhan dan
perkembangan Perseroan.
The embodiment of hard work, continuous improvement, loyalty, and integrity. High
discipline reflects a strong commitment to work quality. Therefore, the Company
Kedisiplinan
emphasizes discipline as the foundation of its growth and development.
Discipline
Perwujudan nilai semangat kerja sama. Seluruh jajaran manajemen dan karyawan harus
selalu menghargai perbedaan pendapat, bertanggung jawab, meningkatkan komunikasi
dengan rekan kerja, dan membina koordinasi antar departemen kerja.
The embodiment of a spirit of collaboration. All levels of management and employees are
expected to respect differing opinions, act responsibly, strengthen communication with
Kerjasama colleagues, and foster coordination across departments.
Cooperation
130 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 131
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Efisiensi biaya merupakan salah satu faktor penentu pertumbuhan dan daya saing
Perseroan. Seluruh jajaran manajemen dan karyawan harus bekerjasama dengan sadar
biaya. Kesadaran ini dapat dimulai dari hal paling mendasar seperti mengendalikan
pemakaian listrik, air, dan sumber daya alam; menggunakan telepon dan komputer secara
efisien dan efektif; memanfaatkan waktu kerja secara optimal; memanfaatkan fasilitas
perusahaan secara efektif; dan memelihara tempat kerja.
Sadar Biaya Cost efficiency is one of the key factors determining the Company’s growth and
Cost Awareness competitiveness. All levels of management and employees are expected to work with
a strong sense of cost awareness. This awareness can begin with basic practices such
as controlling the use of electricity, water, and natural resources; using telephones and
computers efficiently and effectively; optimizing working time; utilizing company facilities
effectively; and maintaining the workplace.
Perseroan selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanan demi kepuasan pelanggan
baik internal maupun eksternal. Pelayanan bermutu mencakup sikap yang ramah, bertegur
sapa sopan dan wajar, menjawab telepon secara sopan, cepat dan tanggap terhadap
permintaan pelanggan, dan mengatasi keluhan pelanggan.
The Company continuously strives to improve service quality to ensure customer
satisfaction, both internal and external. Quality service includes maintaining a courteous
Pelayanan Bermutu attitude, greeting others politely, answering calls in a polite manner, responding promptly
Quality Service to customer requests, and addressing customer complaints.
Dinamika persaingan bisnis, tuntutan konsumen, dan perkembangan teknologi menuntut
Perseroan untuk selalu memperbaiki diri dalam segala aspek. Seluruh jajaran manajemen
dan karyawan harus memiliki semangat belajar yang tinggi dan menumbuhkan kebiasaan
untuk bertanya, membaca, mendengarkan, berpikir kreatif, dan berkarya.
The dynamics of business competition, evolving customer demands, and technological
advancements require the Company to continuously improve in all aspects. All levels
of management and employees are expected to maintain a strong learning spirit and
Semangat Belajar
cultivate habits of asking questions, reading, listening, thinking creatively, and delivering
Enthusiasm for Learning meaningful contributions.
Bentuk Sosialisasi Kode dan Upaya Penegakannya Dissemination of the Code and Enforcement Efforts
Dalam memastikan penerapan pedoman perilaku To ensure the effective implementation of the Code
yang tertuang dalam Panca Krida di seluruh jenjang of Conduct as reflected in Panca Krida across all
organisasi, Perseroan melaksanakan sosialisasi secara levels of the organization, the Company conducts
menyeluruh melalui distribusi buku pedoman Panca comprehensive dissemination through the distribution
Krida kepada seluruh karyawan. Buku pedoman of the Panca Krida handbook to all employees. This
tersebut wajib dimiliki oleh setiap anggota manajemen handbook is required to be owned by every member
dan karyawan sebagai acuan dalam menerapkan of management and employee as a reference for
nilai-nilai etika dan perilaku kerja dalam kegiatan applying ethical values and work conduct in daily
operasional sehari-hari. Melalui langkah ini, Perseroan operations. Through this initiative, the Company aims
berupaya membangun pemahaman yang konsisten to build a consistent understanding and strengthen
serta memperkuat internalisasi budaya perusahaan di the internalization of corporate culture throughout the
seluruh lingkungan kerja. workplace.
Pernyataan Kode Etik Code of Ethics Statement
Seluruh pihak yang terlibat di PT Jaya Agra Wattie All parties involved in PT Jaya Agra Wattie Tbk, including
Tbk, termasuk Direksi, Dewan Komisaris, dan seluruh the Board of Directors, the Board of Commissioners,
karyawan, wajib menerapkan Kode Etik ini secara and all employees, are required to implement this Code
disiplin dan penuh tanggung jawab. Kewajiban of Ethics in a disciplined and responsible manner.
tersebut mencerminkan komitmen Perseroan dalam This obligation reflects the Company’s commitment
menegakkan standar perilaku yang etis, profesional, to upholding standards of ethical and professional
dan selaras dengan nilai-nilai perusahaan dalam setiap conduct, aligned with the Company’s values in all
aktivitas usaha. business activities.
PT Jaya Agra Wattie Tbk 131
Page 132
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Manajemen Risiko [OJK E.3]
Risk Management
Perseroan menyadari bahwa kegiatan operasional di The Company recognizes that operational activities in
sektor sumber daya alam memiliki karakteristik risiko the natural resources sector carry inherent risks that
yang dapat mempengaruhi pencapaian target usaha. may affect the achievement of business targets. These
Risiko tersebut dapat bersumber dari berbagai aspek, risks may arise from various internal and external
baik internal maupun eksternal, yang berpotensi factors that have the potential to impact the Company’s
mempengaruhi stabilitas operasional dan kinerja operational stability and performance. Therefore, the
Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan menerapkan Company adopts a proactive approach in identifying,
pendekatan proaktif dalam mengidentifikasi, monitoring, and managing risks to ensure business
memantau, dan mengelola risiko guna menjaga continuity and minimize potential adverse impacts.
kelangsungan usaha serta meminimalkan potensi
dampak yang merugikan.
Sebagai bagian dari kerangka manajemen risiko, As part of its risk management framework, the
Perseroan telah mengidentifikasi dan mengelompokkan Company has identified and classified material risks
risiko material ke dalam tiga kategori utama. Pertama, into three main categories. First, operational risks
risiko operasional yang berkaitan dengan pengelolaan related to the management of business processes
proses bisnis dan kegiatan produksi. Kedua, risiko yang and production activities. Second, risks influenced by
dipengaruhi oleh dinamika ekonomi, politik, dan sosial economic, political, and social dynamics in Indonesia,
di Indonesia yang dapat berdampak pada stabilitas which may affect market stability and the business
pasar dan lingkungan usaha. Ketiga, risiko yang terkait environment. Third, risks related to the Company’s
dengan investasi saham Perseroan, termasuk potensi share investments, including potential market
fluktuasi pasar dan kebutuhan pengelolaan strategi fluctuations and the need for prudent investment
investasi yang prudent. management strategies.
Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Perseroan To address these risks, the Company establishes
menetapkan langkah mitigasi yang disesuaikan dengan mitigation measures tailored to the characteristics
karakteristik masing-masing risiko. Strategi mitigasi of each risk. Mitigation strategies are designed in a
dirancang secara terstruktur dan komprehensif, structured and comprehensive manner, supported by
disertai dengan optimalisasi pemanfaatan sumber the optimal utilization of resources to ensure that risk
daya agar respons terhadap risiko dapat dilakukan responses are carried out effectively and efficiently.
secara efektif dan efisien. Melalui pendekatan ini, Through this approach, the Company seeks to
Perseroan berupaya mengurangi potensi dampak reduce the potential impact of significant risks while
risiko yang signifikan serta menjaga keberlanjutan dan maintaining long-term business sustainability and
kinerja usaha dalam jangka panjang. performance.
132 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 133
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Kebijakan Antikorupsi [IDX G-07]
Anti-Corruption Policy
PT Jaya Agra Wattie Tbk secara konsisten PT Jaya Agra Wattie Tbk consistently reaffirms its
menegaskan komitmennya untuk menolak segala commitment to rejecting all forms of corruption across
bentuk korupsi dalam seluruh kegiatan operasional. its operations. The Company upholds governance
Perseroan menjunjung prinsip tata kelola yang bebas principles that are free from Corruption, Collusion, and
dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), serta Nepotism (KKN), as well as promoting transparency
mengedepankan transparansi dan integritas dalam and integrity in all business activities. Through its
setiap aktivitas usaha. Melalui komitmen terhadap commitment to preventing corruption, gratification,
pencegahan korupsi, gratifikasi, dan pencucian uang, and money laundering, the Company seeks to foster
Perseroan berupaya membangun praktik bisnis yang honest, fair, and trustworthy business practices.
jujur, adil, dan dapat dipercaya.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya As part of its support for anti-corruption efforts in
pemberantasan korupsi di Indonesia, Perseroan Indonesia, the Company ensures compliance with
memastikan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan all applicable laws and regulations. The Company
peraturan perundang-undangan yang berlaku. recognizes that corrupt practices may have significant
Perseroan menyadari bahwa praktik korupsi dapat impacts on its reputation, business sustainability, and
berdampak signifikan terhadap reputasi, keberlanjutan level of public trust. Therefore, the Company has
usaha, dan tingkat kepercayaan publik. Oleh karena itu, established policies that strictly prohibit KKN practices
Perseroan telah menetapkan kebijakan yang secara and gratification, applicable to all employees, business
tegas melarang praktik KKN dan gratifikasi, yang partners, and external parties engaged with the
berlaku bagi seluruh karyawan, mitra kerja, serta pihak Company. [GRI 3-3] [OJK E.3]
eksternal yang memiliki hubungan dengan Perseroan.
[GRI 3-3] [OJK E.3]
Untuk menjaga integritas dalam hubungan bisnis, To maintain integrity in business relationships, the
Perseroan juga menerapkan kebijakan larangan Company also implements a policy prohibiting both the
penerimaan maupun pemberian gratifikasi. Gratifikasi acceptance and provision of gratification. Gratification
dipandang sebagai potensi risiko yang dapat is regarded as a potential risk that may affect
mempengaruhi objektivitas dan profesionalisme objectivity and professionalism in the execution of
dalam pelaksanaan tugas. Perseroan secara berkala duties. The Company regularly conducts socialization
melakukan sosialisasi kebijakan anti korupsi, kolusi, of anti-corruption, collusion, and nepotism policies
dan nepotisme kepada seluruh karyawan melalui to all employees through internal communication
saluran komunikasi internal guna memastikan channels to ensure understanding and compliance
pemahaman dan kepatuhan terhadap ketentuan yang with applicable provisions. [GRI 205-2]
berlaku. [GRI 205-2]
Selain itu, Perseroan melakukan identifikasi terhadap In addition, the Company conducts identification
lini bisnis yang memiliki potensi risiko korupsi. Evaluasi of business lines with potential corruption risks.
dan survei berkala dilakukan untuk memetakan unit Periodic evaluations and surveys are carried out to
kerja yang berisiko atau berpotensi terpapar praktik map work units that are at risk or potentially exposed
gratifikasi. Berdasarkan hasil identifikasi, fungsi to gratification practices. Based on the identification
pembelian dan penjualan dinilai memiliki tingkat risiko results, the purchasing and sales functions are
yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut dalam considered to have a higher level of risk that requires
pengendalian internal. [GRI 205-1] greater attention in internal control. [GRI 205-1]
Perseroan menerapkan sanksi tegas terhadap setiap The Company enforces strict sanctions for any
pelanggaran kebijakan antikorupsi. Karyawan yang violations of its anti-corruption policy. Employees
terbukti melakukan tindakan korupsi yang merugikan proven to have committed acts of corruption that harm
Perseroan atau pihak lain akan dikenakan tindakan the Company or other parties are subject to disciplinary
disipliner hingga pemutusan hubungan kerja dan actions up to termination of employment and legal
PT Jaya Agra Wattie Tbk 133
Page 134
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia. proceedings in accordance with the applicable laws
Perseroan juga menegaskan sikap netral dengan in Indonesia. The Company also maintains a neutral
tidak terlibat dalam aktivitas politik praktis serta tidak stance by not engaging in practical political activities
memberikan kontribusi kepada partai politik atau and not making contributions to political parties or
entitas politik lainnya. [GRI 415-1] other political entities.[GRI 415-1]
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menemukan Throughout 2025, the Company did not identify any
kasus maupun indikasi praktik korupsi dalam cases or indications of corruption within its business
aktivitas bisnisnya. Ketiadaan insiden tersebut activities. The absence of such incidents reflects
mencerminkan efektivitas penerapan kebijakan dan the effectiveness of the Company’s policies and
pengendalian internal dalam mencegah terjadinya internal controls in preventing corruption, bribery, and
korupsi, penyuapan, maupun gratifikasi di lingkungan gratification within the organization. [GRI 3-3, 205-3]
Perseroan. [GRI 3-3, 205-3]
Whistleblowing System
Whistleblowing System
Sebagai bagian dari penerapan transparansi dan As part of its commitment to transparency and
akuntabilitas, Perseroan telah mengimplementasikan accountability, the Company has implemented a
Whistleblowing System sebagai sarana pelaporan atas Whistleblowing System as a channel for reporting
dugaan penipuan, pelanggaran, atau penyalahgunaan suspected fraud, violations, or abuse of authority. This
wewenang. Mekanisme ini dirancang untuk memastikan mechanism is designed to ensure that all complaints
bahwa setiap pengaduan yang disampaikan secara submitted in writing and supported by sufficient
tertulis dan dilengkapi dengan bukti pendukung dapat evidence can be received and processed through
diterima serta diproses melalui saluran resmi, baik official channels, either by post or via email available
melalui pos maupun surat elektronik yang tersedia on the Company’s website. All incoming reports are
pada situs web Perseroan. Setiap laporan yang masuk followed up by the relevant team in accordance with
akan ditindaklanjuti oleh tim terkait sesuai dengan established handling procedures and are accompanied
mekanisme penanganan yang berlaku dan disertai by an official response. Throughout 2025, the
dengan tanggapan resmi. Sepanjang tahun 2025, Company did not receive any complaints or reports
Perseroan tidak menerima pengaduan atau laporan from the public regarding significant negative impacts
dari masyarakat terkait dampak negatif signifikan yang arising from its operational activities. [GRI 2-16] [GRI 413-
ditimbulkan oleh aktivitas operasional. [GRI 2-16] [GRI 2] [OJK F.24]
413-2] [OJK F.24]
134 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 135
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Lembar Umpan Balik [OJK G.2]
Feedback Sheet
Dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2025, PT Jaya In its 2025 Sustainability Report, PT Jaya Agra
Agra Wattie Tbk menyampaikan pencapaian ekonomi Wattie Tbk presents its economic achievements
dan komitmen lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) and environmental, social, and governance (ESG)
perusahaan. Masukan terkait kritik dan saran dari commitments. We welcome feedback, criticism,
pemangku kepentingan sangat kami harapkan demi and suggestions from stakeholders to improve
meningkatkan transparansi dan kinerja keberlanjutan the company’s transparency and sustainability
perusahaan. performance.
Laporan ini dapat dengan mudah dipahami ?
This report can be easily understood?
Setuju | Agree Netral | Neutral Tidak Setuju | Disagree
Apa topik material yang paling penting menurut anda? (1: sangat penting sampai 4: tidak penting)
What are the most essential material topics in your opinion? (1: extremely significant to 4: not significant)
Kualitas dan Tanggung Jawab Produk | Quality and Product Responsibility
Praktik Pengadaan | Procurement Practices
Limbah dan Efluen | Waste and Effluents
Energi | Energy
Air | Water
Keanekaragaman Hayati dan Dampak Ekologis | Biodiversity and Ecological Impact
Emisi dan Kualitas Udara | Emissions and Air Quality
Hubungan dan Dampak terhadap Masyarakat | Community Development
Kesehatan dan Keselamatan Kerja | Occupational Health and Safety
Ketenagakerjaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Employment and Human Capital Development
Hak Asasi Manusia | Human Rights
Tata Kelola Perusahaan | Corporate Governance
Etika Bisnis| Business Ethics
Kritik/saran/masukan Anda mengenai laporan ini
Your criticisms/suggestions/feedback regarding this report
PT Jaya Agra Wattie Tbk 135
Page 136
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Profil Anda
Your Profile
Nama Lengkap | Full Name :
Jabatan | Position :
Institusi | Institution :
Peran pemangku kepentingan
Stakeholder Role
Pemegang Saham Investor | Investor Pemerintah | Government
Shareholder
Pemasok | Supplier Karyawan | Employee Pelanggan | Customer
Lembar umpan balik dapat dikirimkan kepada
Feedback sheet can be sent to
Sekretaris Perusahaan Harli Wijayadi
Corporate Secretary Gedung Graha Dinamika Lantai 2 Jalan Tanah Abang II Nomor 49–
51, Jakarta Pusat 10160
Telp | Phone : (021) 3505906, (021) 65867525
Surel | Email : corsec@jawattie.com
Situs web | Website : www.jawattie.co.id
136 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 137
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Index Isi Standar GRI
GRI Standards Content Index
PT Jaya Agra Wattie Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks
konten GRI untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025 dengan merujuk
Pernyataan Penggunaan
kepada Standar GRI. | PT Jaya Agra Wattie Tbk has reported the information cited
Statement of Use
in this GRI content index for the period January 1 until December 31, 2025 with
reference to the GRI Standards.
GRI 1 yang Digunakan
GRI 1: Landasan 2021 | GRI 1: Foundation 2021
GRI 1 Used
Standar GRI Pengungkapan Lokasi
GRI Standard Disclosure Location
Pengungkapan Umum
General Disclosures
Rincian organisasi
2-1 38-39, 43
GRI 2: Pengungkapan Organizational details
Umum 2021 Entitas yang dimasukkan dalam pelaporan keberlanjutan
GRI 2: General Disclosures organisasi
2021 2-2 27, 45
Entities included in the organization's sustainability
reporting
Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan
2-3 26-27, 35
Reporting period, frequency and contact point
Penyajian kembali informasi
2-4 27
Restatement of information
Penjaminan eksternal
2-5 27
External assurance
Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya
2-6 39, 42, 56
Activities, value chain and other business relationships
Tenaga kerja
2-7 82-83
Employees
Pekerja yang bukan pekerja langsung
2-8 82
Workers who are not employees
Struktur dan komposisi tata kelola
2-9 115-119, 127-129
Governance structure and composition
Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
2-10 121-122
Nomination and selection of the highest governance body
Ketua badan tata kelola tertinggi
2-11 115
Chair of the highest governance body
Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi
manajemen dampak
2-12 91, 127-129
Role of the highest governance body in overseeing the
management of impacts
Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak
2-13 119
Delegation of responsibility for managing impacts
Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan
keberlanjutan
2-14 27, 29
Role of the highest governance body in sustainability
reporting
Konflik kepentingan
2-15 117
Conflict of interest
Komunikasi masalah penting
2-16 11, 134
Communication of critical concerns
PT Jaya Agra Wattie Tbk 137
Page 138
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Standar GRI Pengungkapan Lokasi
GRI Standard Disclosure Location
Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
2-17 123-124, 126
Collective knowledge of the highest governance body
Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
2-18 Evaluation of the performance of the highest governance 123, 125
body
Kebijakan remunerasi
2-19 85
Remuneration policies
Proses untuk menentukan remunerasi
2-20 86
Process to determine remuneration
Rasio kompensasi total tahunan
2-21 86
Annual total compensation ratio
Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan
2-22 18-22
Statement of sustainable development strategy
Komitmen kebijakan
2-23 11, 130
Policy commitments
Menanamkan komitmen kebijakan
2-24 11, 130
Embedding policy commitments
Proses untuk memperbaiki dampak negatif
2-25 99
Processes to remediate negative impacts
Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan
2-26 masalah 110
Mechanisms for seeking advice and raising concerns
Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan
2-27 130-131
Compliance with laws and regulations
Asosiasi keanggotaan
2-28 50
Membership associations
Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan
2-29 33-34
Approach to stakeholder engagement
Perjanjian perundingan kolektif
2-30 97
Collective bargaining agreements
Topik Material
Material Topics
GRI 3: Topik Material 2021
Proses untuk menentukan topik material
GRI 3: Material Topics 3-1 28-29
Process to determine material topics
2021
Daftar topik material
3-2 30-32
List of material topics
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 54
Management of material topics
2021
GRI 201: Kinerja Ekonomi Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan
201-1 54
2016 Direct economic value generated and distributed
GRI 201: Economic Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah
Performance 2016 201-4 55
Financial assistance received from government
Praktik Pengadaan
Procurement Practices
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 54
Management of material topics
2021
138 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 139
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Standar GRI Pengungkapan Lokasi
GRI Standard Disclosure Location
GRI 204: Praktik
Pengadaan 2016 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
204-1 56
GRI 204: Procurement Proportion of spending on local suppliers
Practices 2016
GRI 308: Penilaian
Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria
Lingkungan Pemasok 2016
lingkungan
GRI 308: Supplier 308-1 56
New supplier that were screened using environmental
Environmental
criteria
Assessment 2016
Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial
414-1 56
GRI 414: Penilaian Sosial New supplier that were screened using social criteria
Pemasok 2016 Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan tindakan
GRI 414: Supplier Social yang telah diambil
Assessment 2016 414-2 56
Negative social impacts in the supply chain and actions
taken
Antikorupsi
Anti-corruption
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 133
Management of material topics
2021
GRI 205: Antikorupsi 2016
GRI 205: Anti-corruption Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi
205-1 133
2016 Operations assessed for risks related to corruption
Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur
antikorupsi
205-2 133
Communication and training about anti-corruption policies
and procedures
Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil
205-3 134
Confirmed incidents of corruption and actions taken
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 71
Management of material topics
2021
Lokasi operasional yang dimiliki, disewa, dikelola, atau
berdekatan dengan kawasan lindung dan kawasan dengan
GRI 304: Keanekaragaman
nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan lindung
Hayati 2016 304-1 71-72
Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent to,
GRI 304: Biodiversity 2016
protected areas and areas of high biodiversity value outside
protected areas
Energi
Energy
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 63
Management of material topics
2021
GRI 302: Energi 2016 Konsumsi energi dalam organisasi
302-1 65
GRI 302: Energy 2016 Energy consumption within the organization
Konsumsi energi di luar organisasi
302-2 65
Energy consumption outside of the organization
Intensitas energi
302-3 65
Energy intensity
Pengurangan konsumsi energi
302-4 65
Reduction of energy consumption
Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk
302-5 dan jasa 65
Reductions in energy requirements of products and services
PT Jaya Agra Wattie Tbk 139
Page 140
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Standar GRI Pengungkapan Lokasi
GRI Standard Disclosure Location
Air dan Efluen
Water and Effluents
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 68-69
Management of material topics
2021
GRI 303: Air dan Efluen Pengambilan air
303-3 70
2018 Water withdrawal
GRI 303: Water and Pembuangan air
Effluents 2018 303-4 70
Water discharge
Konsumsi air
303-5 70
Water consumption
Emisi
Emissions
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 61
Management of material topics
2021
GRI 305: Emisi 2016 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
305-1 62-63
GRI 305: Emissions 2016 Direct (Scope 1) GHG emissions
Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
305-2 62-63
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
Intensitas emisi GRK
305-4 62-63
GHG emissions intensity
Pengurangan emisi GRK
305-5 62-63
Reduction of GHG emissions
Emisi zat perusak ozon (ODS)
305-6 63
Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
Nitrogen oksida (NOX), belerang oksida (SOX), dan emisi
udara signifikan lainnya
305-7 63
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
significant air emissions
Limbah
Waste
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 66
Management of material topics
2021
Manajemen dampak signifikan terkait limbah
GRI 306: Limbah 2020 306-2 66
Management of significant waste-related impacts
GRI 306: Waste 2020
Timbulan limbah
306-3 67
Waste generated
Kepegawaian
Employment
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 80
Management of material topics
2021
GRI 401: Kepegawaian
Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan
2016 401-1 84-85
New employee hires and employee turnover
GRI 401: Employment 2016
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 91
Management of material topics
2021
140 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 141
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Standar GRI Pengungkapan Lokasi
GRI Standard Disclosure Location
GRI 403: Kesehatan dan
Keselamatan Kerja 2018 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
403-1 91-92
GRI 403: Occupational Occupational health and safety management system
Health and Safety 2018
Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi
insiden
403-2 92-93
Hazard identification, risk assessment, and incident
investigation
Layanan kesehatan kerja
403-3 94-95
Occupational health services
Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang
kesehatan dan keselamatan kerja
403-4 92
Worker participation, consultation, and communication on
occupational health and safety
Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan
403-5 kerja 92
Worker training on occupational health and safety
Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
403-6 90, 94
Promotion of worker health
Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak kesehatan dan
keselamatan kerja yang secara langsung terkait hubungan
403-7 bisnis 94-95
Prevention and mitigation of occupational health and safety
impacts directly linked by business relationship
Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen kesehatan
dan keselamatan kerja
403-8 92
Workers covered by an occupational health and safety
management system
Kecelakaan kerja
403-9 94
Work-related injuries
Penyakit akibat kerja
403-10 94
Work-related ill health
Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 87
Management of material topics
2021
Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
404-1 88
GRI 404: Pelatihan dan Average hours of training per year per employee
Pendidikan 2016 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan
GRI 404: Training and program bantuan peralihan
Education 2016 404-2 90
Programs for upgrading employee skills and transition
assistance programs
Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin
terhadap kinerja dan pengembangan karier
404-3 89
Percentage of employees receiving regular performance
and career development reviews
Keberagaman dan Kesempatan Setara
Diversity and Equal Opportunity
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 80
Management of material topics
2021
GRI 405:
Keanekaragaman dan
Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan
Peluang Setara 2016 405-1 82-83
Diversity of governance bodies and employees
GRI 405: Diversity and
Equal Opportunity 2016
PT Jaya Agra Wattie Tbk 141
Page 142
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Standar GRI Pengungkapan Lokasi
GRI Standard Disclosure Location
Non Diskriminasi
Non-discrimination
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 96
Management of material topics
2021
GRI 406: Non Diskriminasi
2016 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan
406-1 96
GRI 406: Non- Incidents of discrimination and corrective actions taken
discrimination 2016
Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
Freedom of Association and Collective Bargaining
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 96
Management of material topics
2021
GRI 407: Kebebasan
Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan
Berserikat dan
berserikat dan perundingan kolektif mungkin berisiko
Perundingan Kolektif 2016
407-1 Operations and suppliers in which the right to freedom of 97
GRI 407: Freedom of
association and collective bargaining may be at risk
Association and Collective
Bargaining 2016
Pekerja Anak
Child Labor
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 96
Management of material topics
2021
Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap
GRI 408: Pekerja Anak
insiden pekerja anak
2016 408-1 97
Operations and suppliers at significant risk for incidents of
GRI 408: Child Labor 2016
child labor
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
Forced or Compulsory Labor
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 96
Management of material topics
2021
GRI 409: Kerja Paksa atau Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap
Wajib Kerja 2016 insiden kerja paksa atau wajib kerja
409-1 97
GRI 409: Forced or Operations and suppliers at significant risk for incidents of
Compulsory Labor 2016 forced or compulsory labor
Masyarakat Setempat
Local Communities
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 99
Management of material topics
2021
GRI 413: Masyarakat Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian
Setempat 2016 dampak, dan program pengembangan
413-1 99-107
GRI 413: Local Operations with local community engagement, impact
Communities 2016 assessments, and development programs
Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki
dampak negatif signifikan terhadap masyarakat setempat
413-2 134
Operations with significant actual and potential negative
impacts on local communities
142 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 143
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Standar GRI Pengungkapan Lokasi
GRI Standard Disclosure Location
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
Customer Health and Safety
GRI 3: Topik Material 2021
Manajemen topik material
GRI 3: Material Topics 3-3 108
Management of material topics
2021
GRI 416: Kesehatan dan
Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari berbagai
Keselamatan Pelanggan
kategori produk dan jasa
2016 416-1 109
Assessment of the health and safety impacts of product and
GRI 416: Customer Health
service categories
and Safety 2016
Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak
kesehatan dan keselamatan dari produk dan jasa
416-2 109-110
Incidents of non-compliance concerning the health and
safety impacts of products and services
Referensi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) [OJK G.4]
Financial Service Authority (OJK) Reference
Pengungkapan Halaman
Disclosure Page
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1. 11, 19
Description of Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Aspek Ekonomi
B.1. 8
Economic Aspects
Aspek Lingkungan Hidup
B.2. 8
Environmental Aspects
Aspek Sosial
B.3. 9
Social Aspects
Profil Perusahaan
Company Profile
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1. 46-47
Vision, Mission, and Sustainability Values
Alamat Perusahaan
C.2. 39
Company's Adress
Skala Usaha
C.3. 39, 42-43
Scale of Business
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4. 38, 44
Products, Services, and Business Activities Conducted
Keanggotaan pada Asosiasi
C.5. 50
Membership of Associations
Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
C.6. 27
Significant Changes in Issuers and Public Companies
PT Jaya Agra Wattie Tbk 143
Page 144
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Pengungkapan Halaman
Disclosure Page
Penjelasan Direksi
Directors Statement
Penjelasan Direksi
D.1. 18-22
Explanation from the Board of Directors
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.1. 115, 119, 127
Responsibility in the Implementation of Sustainable Finance
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
E.2. 88-89
Competency Development Related to Sustainable Finance
Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.3. 132-133
Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance
Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan
E.4. 33-34
Stakeholder Relations
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.5. 20
Challenges in Implementing Sustainable Finance
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
F.1 11
Activities in Building a Sustainability Culture
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau
Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
F.2. 54-55
Comparison between Production, Portfolio, Financing Target, or Investment, Revenue
and Profit and Loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada
Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
F.3. 54-55
Comparison between Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or
Investments in Financial Instruments or Projects Compatible with Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Biaya Lingkungan Hidup
F.4. 76, 101
Environmental Cost
Aspek Material
Material Aspects
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5. 64
Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspects
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6. 65
Total and Intensity of Energy Used
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7. 64
Efforts and Achievement of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy
Aspek Air
Water Aspects
Penggunaan Air
F.8. 70
Water Usage
144 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 145
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Pengungkapan Halaman
Disclosure Page
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspects
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau
Memiliki Keanekaragaman Hayati
F.9. 71-72
Impact from Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or Have
Biodiversity
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10. 73
Biodiversity Conservation
Aspek Emisi
Emission Aspects
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
F.11. 62
Total and Intensity of Emission Generated by Type
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12. 60-61
Emission Reduction Efforts and Achievements
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspects
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
F.13. 66-67
Total Waste and Effluent Generated by Type
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14. 64, 66
Waste and Effluent Management Mechanism
Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
F.15. 69
Spills (if any)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental-Related Complaints Aspects
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16. 67
Total and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada
Konsumen
F.17. 109
Commitment of Financial Services Institutions, Issuers, or Public Companies to Provide
Equal Services for Products and/or Services to Customers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspects
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18. 81, 83
Equal Employment Opportunity
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19. 97
Child Labor and Forced Labor
Upah Minimum Regional
F.20. 86
Regional Minimum Wage
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21. 81, 91, 94
Decent and Safe Working Environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
F.22. 88-89
Employee Capability Training and Development
Aspek Masyarakat
Community Aspects
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
F.23. 99-100
Impact of Operations on Surrounding Communities
Pengaduan Masyarakat
F.24. 99-100, 110, 134
Community Complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
F.25. 99-107
Environmental Social Responsibility Activities (TJSL)
PT Jaya Agra Wattie Tbk 145
Page 146
Fondasi Kuat Untuk Dampak Berkelanjutan Tentang Laporan Ini Profil Perusahaan Kinerja Ekonomi
Strong Foundation for Sustainable Impact About This Report Company Profile Economic Performance
Pengungkapan Halaman
Disclosure Page
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility on the Development of Sustainable Finance Products and/or Services
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.26. 108-109
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
F.27. 109-110
Safety Evaluated Products/Services for Customers
Dampak Produk/Jasa
F.28. 109
Impact of Products/Services
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29. 110-111
Number of Products Recalled
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.30. 110
Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
Lain-lain
Others
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
G.1. 27
Written Verification from Indepentent Party (if any)
Lembar Umpan Balik
G.2. 135
Feedback Sheet
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
G.3. 27
Response towards Feedback on Previous Year's Sustainability Report
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
G.4. 143
List of Disclosures According to Financial Services Authority Regulation Number 51/
POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable Finance for Financial
Services Institutions, Issuers, and Public Companies
Sistem Pelaporan IDX
IDX Reporting System
Pengungkapan Halaman
Disclosure Page
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Emisi Gas Rumah Kaca
E-01 62
Greenhouse Gas Emission
Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
E-02 62
Greenhouse Gas Emission Intensity
Konsumsi Energi Listrik
E-03 66
Electricity Energy Consumption
Konsumsi Air
E-04 70
Water Consumption
Limbah yang Dihasilkan
E-05 67
Waste Generated
Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero Emission
E-06 60
The Company's Commitment to Achieving the Net Zero Emission Target
Komitmen Perusahaan Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
E-07 60
The Company's Commitment to GHG Emission Reduction
146 Laporan Keberlanjutan Sustainability Report 2025
Page 147
Kinerja Lingkungan Kinerja Sosial Kinerja Tata Kelola Informasi Pendukung
Environment Performance Social Performance Governance Performance Supporting Information
Pengungkapan Halaman
Disclosure Page
Kinerja Sosial
Social Performance
Kesetaraan Gender
S-01 82
Gender Equity
Jumlah Level Pegawai yang Dimiliki Berdasarkan Kelompok Umur
S-02 82
Number of Employee Levels by Age
Pergantian Pegawai (Turnover Rate)
S-03 84
Turnover Rate
Jumlah Pegawai Sementara
S-04 82
Number of Temporary Employees
Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
S-05 88
Employee Training and Development
Jumlah Kecelakaan Kerja
S-06 94
Number of Work Accident
Jumlah Pelanggaran Hak Asasi Manusia
S-07 98
Number of Human Rights Violation
Kebijakan mengenai Pelecehan Seksual dan/atau Non-Diskriminasi
S-08 96
Sexual Harassment and/or Non-Discrimination Policy
Kebijakan mengenai Hak Asasi Manusia
S-09 96
Human Rights Policy
Kebijakan mengenai Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa
S-10 96
Child Labor and/or Forced Labor Policy
Kebijakan Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan Kerja yang Aman dan Layak
S-11 91
Occupational Health, Safety, and Decent Work Environment Policy
Corporate Social Responsibility (CSR)
S-12 101
Corporate Social Responsibility
Kinerja Tata Kelola
Governance Performance
Keberagaman Manajemen dan Independensi
G-01 117
Management and Independency Diversity
Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan
G-02 127
Attendance of Directors and Commissioners at Board Meetings
Pemisahan Chairman of the Board dan CEO
G-03 124
Separation of Charman of the Board and CEO
Kebijakan Penilaian Direksi dan Komisaris
G-04 123, 125
Evaluation of Directors and Commissioners Policy
Kebijakan Pelatihan Direksi dan Komisaris
G-05 123-124, 126
Training of Directors and Commissioners Policy
Kriteria Khusus Pemilihan Direksi dan Komisaris
G-06 121
Specific Criteria for the Selection of Directors and Commissioners
Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi
G-07 130, 133
Code of Conduct and/or Anti-Corruption
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
G-08 120
Shareholder Fair Treatment Policy
Pencegahan Konflik Kepentingan
G-09 117
Prevention of Conflict of Interest
PT Jaya Agra Wattie Tbk 147
Page 148
PT Jaya Agra Wattie Tbk
Gedung Graha Dinamika, Lantai 2 | 2nd Floor
Jalan Tanah Abang II No. 49 – 51
2025
Jakarta Pusat 10160 Laporan Keberlanjutan
Telepon | Telephone : (62-21) 3505906, 65867525 Sustainability Report
Situs Web | Website : www.jawattie.co.id
Names mentioned 66 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Jaya Agra Wattie Tbk’s
p.4
unresolved
person
Sambutan
· Direktur Utama
p.6 ×2
unresolved
org
Financial Services Authority
p.7 ×3
unresolved
org
PT Indo Java Rubber Planting Co.
p.10 ×6
unresolved
org
PT Kaliduren Estates
p.10 ×4
unresolved
org
Standardisasi Nasional Persetujuan
p.10
unresolved
org
Standardisasi Nasional
p.10 ×2
unresolved
org
PT. PERKEBUNAN KROEWOEK
· Nama Perusahaan
p.10 ×4
unresolved
org
PT. PERKEBUNAN KROEWOEK Alamat Perusahaan
p.10
unresolved
org
PT. PERKEBUNAN KROEWOEK Alamat Pabrik
p.10
unresolved
person
Drs. Kukuh S. Achmad
p.10 ×2
unresolved
org
Standardisasi Nasional National Standardization Agency
p.10
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan
p.16
unresolved
org
PT Jaya
p.19
unresolved
org
PT Kintap Jaya Wattindo
p.27 ×5
unresolved
org
PT Mulyaningsih
p.27 ×3
unresolved
org
PT Corah Mas Keputren Estates
p.27 ×2
unresolved
org
PT Perkebunan Biting
p.27 ×3
unresolved
org
PT Cipanyusuhan
p.27 ×3
unresolved
org
PT Banjoemas Landen
p.27 ×3
unresolved
org
PT Sarana Agro Investama Pasar
p.39
unresolved
org
PT Jaya Agra
p.40 ×3
unresolved
org
PT Sarana Investama. Pinjaman
p.40
unresolved
org
PT Sarana Agro Investama
p.40 ×3
unresolved
org
Menteri Lingkungan
p.40
unresolved
org
PT Indo
p.40
unresolved
org
Ministry of Environment and Forestry
p.40 ×2
unresolved
org
Minister of Environment and Forestry Number SK.
p.40
unresolved
org
PT Sinar Kasih Abadi
p.41 ×2
unresolved
org
PT Aji
p.41
unresolved
org
PT Aji Lebur Seketi
p.41
unresolved
org
PT Sarana Agro Investama Perjanjian Fasilitas Pinjaman Sindikasi
p.41
unresolved
org
PT Sinar Kasih
p.41
unresolved
org
PT Sarana Agro Facility Agreement
p.41
unresolved
org
PT Agri Bumi Sentosa
p.45
unresolved
org
PT Anugrah Wattiendo
p.45
unresolved
org
PT Indo Jaya Rubber Planting
p.45
unresolved
org
PT Kaliduren Estate
p.45
unresolved
org
PT Bumi Prada
p.45
unresolved
org
PT Corah Mas Keputren
p.45
unresolved
person
H. AUDIT INTERNAL INTERNAL AUDIT Sahat T. Simamora
p.48
unresolved
person
HRD
· DIREKTUR
p.48
unresolved
person
H. Hamdi Effendi Jap Budi Yarfan S.
p.49
unresolved
org
PT Indo Java
p.55
unresolved
org
Ministry of Energy
p.62
unresolved
org
Kementerian ESDM
p.62 ×2
unresolved
org
Ministry of ESDM
p.62
unresolved
org
Ministry of Environment
p.66
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.66
unresolved
org
PT KJW
p.72 ×3
unresolved
org
PT KE
p.72
unresolved
org
Kementerian Lingkungan
p.73
unresolved
person
KHL
p.84 ×6
unresolved
org
Tata
p.119
unresolved
org
Mandiri
· Direktur
p.119
unresolved
org
Wattie Tbk
p.119 ×3
unresolved
person
Participated
· President Commissioner
p.124 ×7
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.