Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-INDY-att3.pdf

Other Text extracted INDY

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 180

Page 1
Komitmen Keberlanjutan,
Membuka Nilai Nyata




LAPORAN KEBERLANJUTAN 2025
Page 2

          
Page 3
Tema Kami
Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata


Di Indika Energy, perjalanan keberlanjutan kami           Prioritas lingkungan, sosial, dan tata kelola bukanlah
dipandu oleh komitmen yang berkelanjutan (Enduring        aspirasi yang terpisah, melainkan bagian integral
Commitments) — tujuan jangka panjang untuk                dari cara kami mengukur kinerja dan mengevaluasi
mendiversifikasi portofolio secara bertahap, mengurangi   keputusan. Kami memantau kemajuan secara ketat dan
dampak lingkungan, serta memperkuat kinerja               meninjau hasil secara transparan, menyadari bahwa
sosial dan tata kelola di seluruh Grup. Komitmen ini      beroperasi di berbagai sektor dan wilayah geografis
membentuk cara kami beroperasi hari ini sekaligus         memerlukan adaptabilitas serta pembelajaran yang
mempersiapkan diri untuk masa depan, di mana              berkelanjutan.
pertimbangan keberlanjutan semakin terintegrasi dalam
manajemen aset, pengembangan sumber daya manusia,         Di atas segalanya, tema ini mencerminkan komitmen
pengawasan risiko, dan keputusan investasi.               bersama di seluruh Grup. Perjalanan keberlanjutan kami
                                                          tidak hanya ditentukan oleh apa yang ingin kami capai,
Mewujudkan ambisi ini memerlukan konsistensi,             tetapi oleh bagaimana kami mengeksekusinya dengan
disiplin, dan ketangguhan. “Komitmen Berkelanjutan”       disiplin dan integritas. Dengan menjaga kejelasan arah
mencerminkan tekad kami untuk tetap teguh pada jalur      dan fokus pada penyampaian yang konsisten, kami terus
yang telah ditetapkan, yaitu mengelola operasional        menerjemahkan komitmen menjadi nilai yang terukur —
saat ini secara bertanggung jawab sambil terus maju       membangun fondasi yang tangguh untuk pertumbuhan
secara konsisten menuju transformasi, bahkan ketika       jangka panjang.
menghadapi berbagai tantangan. “Membuka Nilai Nyata”
(Unlocking Value) menangkap bagaimana visi strategis
kami kini menjadi realitas yang nyata. Dengan mematuhi
standar Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) yang
ketat, kami berfokus pada operasionalisasi transisi
bisnis kami — memperluas jejak energi terbarukan,
membangun kapabilitas kendaraan listrik, dan
mewujudkan proyek pertambangan emas kami menjadi
kenyataan.




                                                          Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata              3
Page 4
    Daftar isi
    Pesan dari Direktur Utama                       Bab 3 - Keberlanjutan Sosial dan Dampak
                                                    bagi Masyarakat
    Sorotan Utama Tahun 2025                          Pendekatan sosial

      Mel akukan transisi deng an disipl in           Pengembangan sumberdaya manusia

      Perj al anan keberl anj utan kami               Kinerja dan budaya keselamatan
                                                      Memberdayakan Indonesia: Meningkatkan
                                                      kesejahteraan masyarakat
    Bab 1 - Memahami Indika Energy dan
                                                      Menghormati hak asasi manusia
    Perjalanan Transisi Kami
                                                      Warisan masyarakat adat dan kemitraan lokal
      Perj al anan transisi kami y ang terus
      beraksel erasi
      Meng h adapi tantang an, meraih pel uang      Bab 4 - Tata Kelola: Memastikan Integritas
      Pendekatan kami terh adap risiko perubah an   dan Akuntabilitas
      ikl im                                          Pendekatan tata kelola
      Laporan Keberl anj utan kami: Transparansi,     Mengelola perjalanan keberlanjutan sejalan
      akuntabil itas, dan dampak                      dengan tujuan kami


    Bab 2 – Pengelolaan Lingkungan:                 Informasi lainnya
    Melestarikan Alam, Menjamin Masa Depan
                                                      Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
      Pendekatan kami dalam melestarikan alam
                                                      Pernyataan jaminan
      Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK),
                                                      Glosarium
      penggunaan energi, dan pengelolaan emisi
                                                      Pemetaan kerangka kerja
      Penggunaan lahan, reklamasi, keanekaragaman
      hayati, dan perlindungan ekosistem              Hubungi kami
      Pengelolaan air
      Pengelolaan limbah dan ekonomi sirkular
      Pengelolaan kualitas udara
      Pengelolaan material dan ekonomi sirkular
      Pengelolaan lingkungan pada pemasok




4            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 5
Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata   5
Page 6
6   Laporan Keberlanjutan 2025
Page 7
Pesan dari Direktur Utama

Tahun lalu, Indika Energy terus melangkah maju dengan       Perspektif tersebut memandu cara kami mengelola
tujuan yang jelas dalam perjalanan keberlanjutan kami,      transisi. Kami mendekatinya melalui tiga strategi
memenuhi komitmen, serta menciptakan nilai jangka           yang saling terkait erat: Divestasi, Diversifikasi, dan
panjang. Tujuan kami untuk memberi energi bagi              Dekarbonisasi. Kami terus merampingkan portofolio
Indonesia (energizing Indonesia) kian mendapatkan           dengan mengurangi eksposur terhadap aktivitas
momentum, didukung oleh arah strategis yang jelas           tinggi emisi yang tidak sejalan dengan arah jangka
dan pertumbuhan berkelanjutan dari lini bisnis yang         panjang kami. Pada saat yang sama, kami secara aktif
selaras dengan lanskap energi masa depan. Pada tahun        menumbuhkan bisnis di sektor energi bersih, mobilitas
2025, kemajuan ini menjadi semakin nyata di seluruh         listrik, mineral, dan sektor masa depan lainnya yang
Grup — hasil dari keputusan yang konsisten, eksekusi        dapat berkontribusi pada pertumbuhan berkelanjutan.
yang disiplin, serta upaya kolektif untuk mencapai target   Secara paralel, kami berupaya mengurangi intensitas
jangka menengah dan panjang, serta portofolio yang          emisi dari operasional kami, terutama di area yang lebih
lebih berkelanjutan.                                        sulit didekarbonisasi (hard-to-abate), melalui inisiatif
                                                            dekarbonisasi yang terukur dan perbaikan operasional.
Sebagai perusahaan investasi Indonesia dengan               Secara keseluruhan, langkah-langkah ini memungkinkan
portofolio bisnis yang terdiversifikasi, kami terus         kami untuk maju dengan cara yang terencana, terukur,
beroperasi dalam lingkungan yang menuntut                   dan tangguh.
keseimbangan. Indonesia membutuhkan energi yang
andal saat ini, bahkan ketika sistem energi global terus    Pendekatan disiplin ini terus memandu kemajuan kami
berevolusi. Di saat yang sama, ekspektasi terhadap          menuju pencapaian yang jelas. Kami tetap fokus pada
tanggung jawab lingkungan, dampak sosial, dan               target untuk menghasilkan setidaknya 50% pendapatan
ketangguhan jangka panjang terus meningkat. Tugas           dari bisnis non-batubara pada tahun 2028, dan terus
kami adalah mengelola realitas-realitas ini secara          berupaya mencapai komitmen jangka panjang kami
bersamaan, tanpa kehilangan pandangan terhadap              untuk meraih netral emisi karbon pada tahun 2050.
tujuan akhir kami. Inilah arti memberi energi bagi          Target-target ini bukanlah aspirasi abstrak. Hal tersebut
Indonesia menurut kami: memenuhi kebutuhan saat             menjadi dasar bagaimana kami mengalokasikan
ini sambil membantu membangun kapabilitas — baik            modal, menilai risiko, dan mengambil keputusan di
manusia, ekonomi, maupun lingkungan — yang akan             seluruh Grup. Target ini juga memberikan titik acuan
mendukung masa depan bangsa.                                yang konsisten saat kami menavigasi perubahan
                                                            kondisi pasar, perkembangan teknologi, dan lingkungan
                                                            kebijakan.
Inilah arti memberi energi bagi
Indonesia menurut kami: memenuhi                            Pada tahun 2025, kami meninjau kembali dan
kebutuhan saat ini sambil                                   mempertajam keselarasan antara strategi bisnis dan
                                                            perjalanan keberlanjutan kami. Ini menandai titik jangka
membantu membangun kapabilitas                              menengah yang penting untuk meninjau kemajuan kami
manusia, ekonomi, maupun                                    menuju target 2030, serta memastikan keselarasan
lingkungan, yang akan mendukung                             yang berkelanjutan dengan komposisi portofolio bisnis
                                                            yang terus berkembang dan lanskap energi yang
masa depan bangsa.                                          berubah. Di seluruh Grup, lebih banyak pencapaian
                                                            telah tercatat. Proyek emas Awak Mas semakin dekat
                                                            untuk memasuki fase produksi, menjadikannya potensi




                                                            Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                 7
Page 8
sumber pendapatan non-batubara baru yang signifikan        langkah ini membuahkan hasil nyata; pada tahun 2025,
dan kontributor penting bagi diversifikasi portofolio.     emisi GRK cakupan 1 dan 2 berhasil dikurangi menjadi
Proyek ini merepresentasikan lebih dari sekadar aset —     839 ktCO2eq, yang merepresentasikan pengurangan
ini mencerminkan persiapan matang selama bertahun-         sebesar 30,29% dari baseline—melampaui target tahun
tahun dan kepercayaan diri kami dalam membangun            2025 sebesar 25%. Upaya ini mencerminkan tanggung
nilai di luar bisnis warisan (legacy business) kami.       jawab kami dalam mengelola jejak lingkungan dari
                                                           operasional yang ada saat ini secara bertanggung
                                                           jawab, bahkan saat kami membangun bisnis yang
                                                           akan menentukan fase pertumbuhan Indika Energy
    Perjalanan keberlanjutan kami                          berikutnya.
    bukan hanya tentang aset dan
                                                           Tahun 2025 memiliki makna yang sangat penting
    portofolio — melainkan tentang                         bagi Indika Energy. Lima tahun sebelumnya, kami
    mata pencaharian masyarakat,                           mulai merumuskan target jangka menengah dalam
    peluang, dan kemajuan bersama.                         peta jalan jangka panjang kami menuju netral
                                                           emisi karbon pada tahun 2050, sebagai bagian dari
                                                           perjalanan keberlanjutan yang lebih luas. Meskipun
Selama tahun ini, kami juga terus memperluas inisiatif     kami menyadari bahwa kemajuan lebih lanjut masih
kendaraan listrik kami. ALVA memajukan mobilitas listrik   diperlukan, kemampuan kami untuk memenuhi, bahkan
roda dua dengan peluncuran model-model baru yang           melampaui target ESG 2025, membuktikan bahwa
ditujukan bagi pelanggan di pasar sepeda motor terbesar    komitmen ini telah diterjemahkan menjadi hasil yang
di Asia Tenggara, sementara KALISTA memperkuat             terukur. Ambisi ini berakar pada tujuan kami untuk
penawaran solusi armada kendaraan listrik (EV fleet),      memberi energi bagi Indonesia demi masa depan yang
guna mendukung adopsi transportasi yang lebih bersih       berkelanjutan (Energizing Indonesia for a Sustainable
di berbagai sektor. Selain itu, INVI mendukung uji coba    Future), menciptakan nilai yang solid dan dampak yang
kendaraan listrik di operasi pertambangan Kideco           bermakna bagi Indonesia.
sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi dan efisiensi
Grup, dengan berperan sebagai distributor kendaraan        Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana
listrik komersial serta menyediakan solusi terintegrasi    transformasi ini dirasakan oleh masyarakat. Perjalanan
yang mencakup penyediaan kendaraan, infrastruktur          keberlanjutan kami bukan hanya tentang aset dan
pengisian daya, dan layanan purna jual.                    portofolio — melainkan tentang mata pencaharian
                                                           masyarakat, peluang, dan kemajuan bersama. Pada
Seiring dengan kemajuan berkelanjutan di bidang            tahun 2025, Indika Energy menyelesaikan inisiatif
energi terbarukan serta bisnis lingkungan dan karbon,      restorasi ekosistem selama tiga tahun melalui
perkembangan ini mencerminkan implementasi yang            Program Mangrove in Action (IMPACT). Program ini
konsisten dan semakin dalamnya upaya diversifikasi         merehabilitasi 250 hektar mangrove pesisir di Paser,
kami.                                                      Kalimantan Timur, dengan lebih dari 324.200 pohon
                                                           yang ditanam. Saat mencapai usia matang, mangrove
Secara paralel, kami memajukan upaya dekarbonisasi         yang direstorasi ini diharapkan dapat menyerap
di seluruh operasional bisnis energi dan logistik kami.    sekitar 2.500 tCO2eq per tahun, atau lebih dari 25.000
Dengan meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan              tCO2eq selama sepuluh tahun, sekaligus mendukung
penggunaan bahan bakar, dan memperkuat praktik
operasional, kami terus mengurangi intensitas emisi
sembari menjaga keandalan dan kinerja. Langkah-




8             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 9
                                                           transparansi dalam keterbukaan informasi, dan
   Jalan di depan akan terus                               memastikan bahwa risiko lingkungan serta sosial
   menghadirkan tantangan — mulai                          menerima tingkat perhatian yang sama dengan kinerja
   dari volatilitas pasar hingga                           keuangan. Fondasi tata kelola ini memungkinkan kami
                                                           untuk mengelola kompleksitas dengan disiplin serta
   ketidakpastian teknologi —                              menjaga kepercayaan dari karyawan, masyarakat,
   namun juga akan menawarkan                              investor, dan pemangku kepentingan lainnya.
   peluang untuk membangun
                                                           Laporan Keberlanjutan ini menjelaskan posisi Indika
   ketangguhan, memperdalam                                Energy saat ini. Laporan ini mencerminkan kemajuan
   kapabilitas, dan menciptakan nilai                      yang stabil, kapabilitas yang kian tumbuh, dan sebuah
                                                           perjalanan keberlanjutan yang dikelola secara aktif,
   yang berkelanjutan.                                     bukan sekadar ditunggu secara pasif. Laporan ini juga
                                                           mencerminkan pengakuan kami bahwa perjalanan
keanekaragaman hayati, meningkatkan ketangguhan            ini masih berlangsung. Jalan di depan akan terus
pesisir, dan memperkuat mata pencaharian masyarakat        menghadirkan tantangan, mulai dari volatilitas pasar
sekitar. Secara kolektif, hasil-hasil ini menunjukkan      hingga ketidakpastian teknologi, namun juga akan
bagaimana prioritas lingkungan dan sosial dapat saling     menawarkan peluang untuk membangun ketangguhan,
memperkuat, memberikan manfaat yang melampaui              memperdalam kapabilitas, dan menciptakan nilai yang
batas-batas operasional Indika Energy.                     berkelanjutan.


Di seluruh Grup, kami juga terus berinvestasi pada         Menatap masa depan, kami melangkah dengan penuh
sumber daya manusia kami. Kami memperkuat                  percaya diri dan fokus. Didukung oleh setiap karyawan
pengembangan tenaga kerja, memperluas peluang              kami dan dipandu oleh tujuan yang jelas, kami tetap
untuk belajar dan peningkatan keterampilan (reskilling),   berkomitmen untuk mengelola transisi kami secara
serta mempromosikan inklusi dan keberagaman                bertanggung jawab dan transparan. Dengan terus
gender di seluruh bisnis kami. Seiring dengan peran        memberi energi bagi Indonesia melalui energi yang
yang terus berevolusi di tengah perubahan struktural,      andal, masyarakat yang berdaya, dan ekosistem yang
mempersiapkan insan kami tetap menjadi pusat dari          tangguh, kami percaya Indika Energy dapat terus
pengelolaan transisi yang bertanggung jawab. Pada          memainkan peran konstruktif dalam pembangunan
tahun 2025, kami memperkuat kapabilitas tenaga kerja       bangsa sembari membangun bisnis yang lebih kuat dan
dan kepemimpinan di seluruh anak perusahaan Indika         berkelanjutan untuk jangka panjang.
Energy melalui Future Leaders Development Program,
yang dilengkapi dengan inisiatif pembelajaran dan          Kami berkomitmen sepenuhnya pada perjalanan ini, dan
inklusi yang lebih luas. Kami juga mempertahankan          kami senang Anda menjadi bagian darinya.
fokus yang kuat pada kesehatan, keselamatan, dan
kesejahteraan, menyadari bahwa lingkungan kerja yang
aman dan saling menghormati adalah fundamental bagi
kinerja yang berkelanjutan.
                                                           Azis Armand
                                                           Direktur Utama dan CEO Grup
Tata kelola yang kuat menjadi landasan dari semua
upaya ini. Sepanjang tahun, kami terus memperkuat
pengawasan, memperjelas tanggung jawab, dan
mengintegrasikan pertimbangan keberlanjutan ke
dalam pengambilan keputusan di setiap tingkatan. Kami
memperkuat pengawasan rantai pasok, meningkatkan




                                                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata             9
Page 10
Sorotan Utama tahun 2025

Perjalanan keberlanjutan Indika Energy semakin nyata         Sebagai respons, Indika Energy terus berekspansi
terlihat dari bagaimana target, tindakan, dan hasil kami     melampaui energi tradisional ke berbagai lini bisnis
saling beririsan di seluruh lini bisnis. Komitmen jangka     yang lebih luas dan siap menghadapi masa depan
panjang kami memberikan arah, sementara kemajuan             (future-fit businesses). Portofolio kami kini mencakup
kami di tahun 2025 mencerminkan bagaimana ambisi             eksposur yang kian tumbuh di bidang energi terbarukan,
tersebut diterjemahkan ke dalam pelaksanaan. Kinerja         ekosistem kendaraan listrik, mineral dan logam
ESG kami terus berjalan selaras dengan ketangguhan           berkelanjutan, serta solusi berbasis teknologi yang
finansial dan evolusi portofolio, didukung oleh alokasi      mendukung efisiensi dan inovasi. Bidang-bidang ini
modal yang disiplin serta penekanan yang kian besar          melengkapi operasional yang sudah ada sekaligus
pada bisnis yang siap menghadapi masa depan (future-         membuka jalur baru bagi pertumbuhan jangka panjang.
fit businesses). Indikator dan inisiatif di bawah ini
menawarkan gambaran tentang bagaimana pendekatan             Kemajuan sepanjang tahun 2025 mencerminkan arah
ini membentuk hasil nyata — mulai dari perbaikan             tersebut. Kami telah memulai dan memperdalam
operasional dan pengurangan emisi hingga diversifikasi       inisiatif utama yang mencakup energi terbarukan,
dan solusi berbasis alam (nature-based solutions) —          pengembangan tenaga surya fotovoltaik, solusi
seraya memperkuat fondasi bagi penciptaan nilai jangka       mobilitas listrik, serta proyek berbasis alam dan
panjang.                                                     terkait karbon yang mendukung pengurangan emisi
                                                             dan restorasi ekosistem. Secara paralel, kami terus
Melaksanakan transisi dengan                                 memajukan portofolio logam dan mineral kami secara
disiplin                                                     lebih luas, menyadari meningkatnya kebutuhan
                                                             global akan pasokan bahan baku kritis yang aman,
                                                             bertanggung jawab, dan holistik yang mendasari
Di Indika Energy, kami mulai melaksanakan poros
                                                             teknologi baterai, elektrifikasi, dan transisi energi. Secara
keberlanjutan kami pada tahun 2018, dan saat ini
                                                             kolektif, hal ini berkontribusi pada bauran pendapatan
kami berada pada titik penting dalam transisi tersebut.
                                                             yang lebih seimbang dan proyeksi emisi yang lebih
Meskipun bisnis warisan kami di sektor batubara
                                                             rendah dari waktu ke waktu.
tetap menjadi bagian utama dari portofolio, Grup telah
bergeser secara mantap menuju profil pertumbuhan
yang lebih terdiversifikasi dan rendah karbon. Evolusi ini   Melalui diversifikasi, divestasi, dan dekarbonisasi,
mencerminkan pilihan-pilihan terencana yang dibuat dari      Indika Energy terus memperkuat ketangguhan jangka
waktu ke waktu — menyeimbangkan tanggung jawab               panjang. Pendekatan ini mendukung manajemen risiko
saat ini dengan arah jangka panjang — dan telah mulai        yang efektif, meningkatkan daya saing, dan melandasi
membentuk kembali di mana nilai diciptakan di seluruh        penciptaan nilai bagi para pemangku kepentingan
bisnis. Transisi ini menjadi penting karena konteks          seiring dengan kemajuan transisi yang dilakukan.
operasional yang terus berubah. Menjamin ketahanan
energi tetap menjadi hal yang esensial, terutama
dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia.
Di saat yang sama, daya saing semakin bergantung
pada ketangguhan, kemampuan untuk beradaptasi
dengan pasar yang bergeser, teknologi yang berevolusi,
dan meningkatnya ekspektasi seputar keberlanjutan.
Ketangguhan iklim juga menjadi hal yang sentral,
yang membutuhkan langkah-langkah praktis untuk
mengurangi dampak lingkungan sekaligus berkontribusi
pada target netral emisi karbon Indonesia.




10            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 11
Gambar 1. Perjalanan menuju netral emisi karbon


                      2010
                  Menetapkan standar transparansi ESG
                  Meluncurkan Laporan Keberlanjutan pertama berbasis GRI, menandai
                  komitmen kami terhadap transparansi dan akuntabilitas. Laporan ini kini
                  diterbitkan setiap tahun sebagai bentuk dedikasi kami terhadap kemajuan yang
                  berkelanjutan.




                                                                         2018
                                        Memulai diversifikasi ke sektor rendah karbon
                 Indika Energy mulai mendiversifikasi portofolio bisnis dengan menjajaki
                 sektor rendah karbon, menyelaraskan strategi pertumbuhan dengan visi
                  jangka panjang perusahaan terhadap keberlanjutan dan transisi energi.




                     2020
                  Membangun fondasi ESG
                  Meletakkan dasar bagi keunggulan ESG dengan menyelaraskan strategi
                  dengan tujuan perusahaan dan ambisi netral emisi karbon pada 2050.



                                                                         2021
                                Menetapkan komitmen dan memperkuat transparansi
    Kami meningkatkan transparansi keberlanjutan dengan menetapkan target ESG yang
         jelas, mengadopsi biodiesel B30, serta membentuk Komite Keberlanjutan untuk
   mendorong kemajuan di seluruh Grup. Kami juga menjadi bagian dari berbagai inisiatif
           global—United Nations Global Compact (UNGC), IBCSD, dan WEF Stakeholder
     Capitalism Metrics—serta menjadi anggota pertama dari Indonesia dalam Powering
      Past Coal Alliance, menegaskan komitmen kami terhadap transisi energi yang adil.



                      2022
                  Memperluas praktik energi bersih
                  Kami memperkuat keberlanjutan operasional melalui pemasangan sistem PLTS di
                  Kideco untuk mengurangi penggunaan diesel serta penggunaan bus listrik guna
                  mendukung transportasi yang lebih bersih dan efisien. Indika Energy juga memperluas
                  adopsi PLTS di berbagai operasi, mempertegas komitmen terhadap energi terbarukan.



                                                                         2023
                                             Memperkuat dan memperluas inisiatif ESG
     Kami meninjau kembali dan memperkuat fondasi ESG dengan menyelaraskan target
      terhadap portofolio baru, mengadopsi standar global, serta meluncurkan peta jalan
           netral emisi karbon. Adopsi penuh biofuel B30 menjadi langkah penting dalam
    mengurangi emisi. Pada tahun ini, kami juga meluncurkan dua program keberlanjutan
       unggulan—CANTING Berkelanjutan, yang berfokus pada penurunan stunting serta
   peningkatan kesehatan dan gizi masyarakat, serta Indika Energy Mangrove Program in
            Action (IMPACT), yang mendukung restorasi mangrove dan ketahanan iklim.



                      2024
                  Mendorong keberlanjutan melalui digitalisasi
                  Platform digital baru mulai digunakan untuk memantau kinerja keberlanjutan di
                  seluruh Indika Energy, meningkatkan akuntabilitas dan pencapaian hasil. Hingga
                  2024, kami berhasil menurunkan emisi cakupan 1 dan 2 sebesar 24%, menjaga kami
                  tetap berada pada jalur pencapaian target 2025 dan 2030.



                                                                         2025
                                                          Mendorong inovasi rendah karbon
              Pada tahun 2025, Indika Energy memulai uji coba kendaraan listrik (EV) dalam
        operasional pertambangan untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung model
             bisnis rendah karbon. Kami juga mulai bertransisi ke biofuel B40, memperkuat
       komitmen terhadap energi yang lebih bersih dan dekarbonisasi operasional. Sebagai
     hasil dari berbagai inisiatif tersebut, pada tahun 2025 kami berhasil menurunkan emisi
                      hingga 30,29%, melampaui target yang telah ditetapkan sebesar 25%.




                                                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata   11
Page 12
Perjalanan keberlanjutan kami
Transisi Indika Energy dipandu oleh tujuan jangka         Secara keseluruhan, indikator-indikator ini menunjukkan
panjang yang jelas dan pelaksanaan jangka pendek          sebuah bisnis yang mengelola berbagai rentang waktu
yang terukur. Komitmen kami untuk mencapai 50%            sekaligus: memberikan hasil dalam jangka pendek,
pendapatan non-batubara pada tahun 2028 dan               mengurangi paparan risiko dalam jangka menengah, dan
netral emisi karbon pada tahun 2050 mencerminkan          membangun fondasi bagi pertumbuhan berkelanjutan
bagaimana Grup mengatur urutan perubahan —                dalam jangka panjang. Inisiatif yang disoroti di
menyelaraskan ambisi dengan realitas operasional          bawah ini mengilustrasikan bagaimana pendekatan
dan disiplin modal. Pencapaian-pencapaian ini             ini diterjemahkan ke dalam tindakan di seluruh
memberikan arah, sekaligus memungkinkan fleksibilitas     operasional dan portofolio yang lebih luas, mulai dari
untuk merespons kondisi pasar yang berevolusi,            pengurangan intensitas emisi dan peningkatan efisiensi
perkembangan teknologi, serta jalur kebijakan yang        energi, hingga pengintegrasian tenaga terbarukan dan
dinamis.                                                  peningkatan skala solusi berbasis alam. Setiap inisiatif
                                                          mencerminkan respons praktis terhadap perjalanan
Kinerja kami di tahun 2025 mengilustrasikan bagaimana     keberlanjutan, yang didasarkan pada pengujian
transisi ini terbentuk dalam praktik nyata. Kemajuan      operasional, hasil yang terukur, serta pembelajaran yang
kami terhadap target-target ESG memberikan gambaran       dapat menginformasikan penerapan yang lebih luas di
aspek yang telah diperkuat, kinerja telah meningkat,      seluruh Grup. Seiring berjalannya waktu, upaya-upaya
dan tata kelola telah semakin matang. Secara paralel,     ini menunjukkan bagaimana kami di Indika Energy
hasil keuangan kami menunjukkan ketangguhan yang          terus memajukan tujuan kami dengan penuh tekad,
berkelanjutan seiring dengan evolusi portofolio kami,     menghubungkan kinerja, keberlanjutan, dan pencapaian
yang didukung oleh diversifikasi, disiplin biaya, serta   nilai jangka panjang.
investasi terarah pada bisnis yang siap menghadapi
masa depan (future-fit businesses).




                                                               KALISTA telah mengoperasikan lebih dari 95 unit armada kendaraan
                                                              listrik di Indonesia pada tahun 2025, mengembangkan ekosistem
                                                               kendaraan listrik nasional serta transportasi yang berkelanjutan.




12           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 13
Ambisi ESG pada tahun 2025 dan target untuk tahun 2030
Komitmen ESG jangka panjang kami hingga tahun 2030 mencerminkan upaya Indika Energy untuk terus
mengintegrasikan keberlanjutan di seluruh lini bisnis, dengan target yang jelas dan terukur sebagai panduan dalam
mendorong pertumbuhan yang bertanggung jawab dan penciptaan nilai jangka panjang.

Gambar 2. Target ESG yang mendukung strategi transisi Indika Energy

 LINGKUNGAN
 Emisi GRK cakupan 1 dan 2
 (Relatif terhadap baseline tahun
                                       25%                                    33%
 2020)                                 Mengurangi emisi GRK cakupan 1     Mengurangi emisi GRK cakupan 1
                                       dan 2 sebesar 25% pada tahun 2025. dan 2 sebesar 33% pada tahun 2030.


                                       50%                                    55%
                                       Mengurangi intensitas emisi GRK        Mengurangi intensitas emisi GRK
                                       cakupan 1 dan 2 per pendapatan         cakupan 1 dan 2 per pendapatan
                                       sebesar 50% pada tahun 2025.           sebesar 55% pada tahun 2030.


                                       10%                                    25%
                                       Mengurangi intensitas emisi GRK        Mengurangi intensitas emisi GRK
                                       cakupan 1 dan 2 per ton produksi       cakupan 1 dan 2 per ton produksi
                                       batubara sebesar 10% pada tahun        batubara sebesar 25% pada tahun
                                       2025.                                  2030.


 Pengelolaan energi
                                       30%                                    35%
                                       Meningkatkan persentase energi         Meningkatkan persentase energi
                                       terbarukan dalam bauran konsumsi       terbarukan dalam bauran konsumsi
                                       energi menjadi 30% pada tahun          energi menjadi 35% pada tahun
                                       2025.                                  2030.


 Pengelolaan air
 (Relatif terhadap baseline tahun
                                       30%                                    32%
 2020)                                 Mengurangi intensitas pengambilan      Mengurangi intensitas pengambilan
                                       air per pendapatan sebesar 30%         air per pendapatan sebesar 32%
                                       pada tahun 2025.                       pada tahun 2030.


 Pengelolaan limbah
                                       40%                                    45%
                                       Mengalihkan 40% sampah dari            Mengalihkan 45% sampah dari
                                       tempat pembuangan akhir pada           tempat pembuangan akhir pada
                                       tahun 2025.                            tahun 2030.


 Lahan dan keanekaragaman hayati
 (Relatif terhadap baseline tahun
                                       20%
 2020)                                 Meningkatkan luas lahan reklamasi
                                       sebesar 20% pada tahun 2025.




                                                            Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata             13
Page 14
 SOSIAL
Masyarakat sekitar
                                            1%
                                            1% dari laba sebelum bunga dan
                                            pajak (EBIT) dialokasikan untuk
                                            pengembangan masyarakat setiap
                                            tahun.


Kesehatan dan keselamatan
                                            Nol
                                            Tidak ada korban jiwa setiap
                                            tahunnya baik bagi karyawan
                                            maupun kontraktor.


Keberagaman dan inklusi
                                            20%                                    25%
                                            Target 20% perempuan dalam             Target 25% perempuan dalam
                                            angkatan kerja pada tahun 2025.        angkatan kerja pada tahun 2030.


                                            15%                                    20%
                                            Target 15% perempuan di                Target 20% perempuan di
                                            manajemen senior pada tahun 2025.      manajemen senior pada tahun 2030.




 TATA KELOLA
Etika bisnis
                                            80%                                    100%
                                            80% karyawan mengikuti pelatihan       100% karyawan mengikuti pelatihan
                                            kode etik bisnis pada tahun 2025.      kode etik bisnis pada tahun 2030.



                                            100%                                   100%
                                            100% anggota dewan direksi             100% anggota dewan direksi
                                            mengikuti pelatihan kode etik bisnis   mengikuti pelatihan kode etik bisnis
                                            pada tahun 2025.                       pada tahun 2030.


Tata kelola perusahaan
                                            30%
                                            30% bobot KPI evaluasi dewan
                                            direksi & manajemen senior terkait
                                            dengan topik ESG pada tahun 2025.




14             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 15
Arah strategis transisi netral emisi karbon: pencapaian emisi GRK
cakupan 1 dan 2
Kemajuan dalam perjalanan menuju netral emisi karbon tercermin melalui pencapaian yang diperbarui untuk
menurunkan emisi GRK cakupan 1 dan 2, yang selaras dengan strategi transisi kami.

Gambar 3. Arah strategis dekarbonisasi Indika Energy cakupan 1 dan 2 menuju netral emisi karbon
    PROYEKSI EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) CAKUPAN 1 DAN 2
    dalam ktCO2eq
   1.203

                                                Target 2025
                                                903 ktCO2eq                                      Target 2030
                                                                                                 806 ktCO2eq




                                                                                                                                                       pada 2050
                                                                                                                                              Netral emisi karbon




    2020     2021     2022     2023      2024     2025                                             2030
                                                  25%                                              33%
                                                  dari baseline 2020                               dari baseline 2020
                                                                                                                                            2050
    Mendukung percepatan
    transisi energi
                                                  Memperkuat praktik                               Akselerasi pertumbuhan                   Netral
   Mendukung percepatan transisi energi
   •    Berinvestasi dalam pengembangan
                                                  Dekarbonisasi operasional
                                                  •     Digitalisasi untuk meningkatkan
                                                        efisiensi dan pengendalian emisi
                                                                                                   Berupaya mendukung kebutuhan strategis
                                                                                                   Indonesia dalam pembangunan
                                                                                                   berkelanjutan, melalui keseimbangan
                                                                                                                                            emisi
   •
        bisnis rendah karbon
           Divestasi aset yang terkait dengan
                                                  •     Elektrifikasi kendaraan dan
                                                        peralatan operasional
                                                                                                   antara perlindungan lingkungan dan
                                                                                                   penciptaan nilai bagi masyarakat.        karbon
           batubara                               •     Penerapan PV surya dan
                                                        penyimpanan baterai untuk
                                                        mengurangi ketergantungan pada
   Membangun kemitraan untuk mengurangi
                                                        fossil-based fuel dan jaringan listrik
   jejak karbon di seluruh rantai nilai
                                                        konvensional
   •      Melakukan pengukuran dan
          pengelolaan emisi cakupan 3             •     Peningkatan penggunaan biodiesel
                                                        B40 dan mempelajari potensi
   •       Mengembangkan program                        penggunaan B50 sebagai langkah
           penurunan karbon bersama para                pengurangan emisi
           kontraktor
                                                  •     Pemanfaatan teknologi dan inovasi
                                                        untuk mendorong operasional
                                                        rendah karbon
                                                  •     Peningkatan akurasi metode dalam
                                                        pengukuran emisi GRK cakupan 3
                                                  •     Reklamasi lahan dan restorasi
                                                        ekosistem dengan penyerapan
                                                        karbon yang terverifikasi




                                                                                                  Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                       15
Page 16
Sorotan kinerja ESG tahun 2025
Kami mengelola tanggung jawab kami terhadap pengembangan karyawan, kesejahteraan masyarakat, dan
kelestarian lingkungan, sekaligus menyelaraskan aktivitas kami dengan standar internasional dan praktik terbaik
yang relevan. Untuk mendukung hal tersebut, kami secara berkala memantau kinerja melalui indikator operasional
dan keberlanjutan utama, termasuk bisnis baru kami yang secara bertahap diintegrasikan.

Melalui pemantauan yang berkelanjutan, kami berupaya mengidentifikasi area perbaikan sejak dini, sehingga
memungkinkan respons yang lebih tepat waktu dan efektif. Hal ini turut mendukung ketahanan operasional,
akuntabilitas dan perbaikan berkelanjutan. Indikator kinerja kami mengintegrasikan data, memonitor progres dan
perkembangan setiap tahunnya, serta memberikan visibilitas terhadap target, menjaga kami tetap berada pada arah
strategis menuju target netral emisi karbon pada 2050.

Pada tahun 2025, tren kinerja kami menunjukkan perkembangan positif di berbagai aspek ESG. Sebagai ilustrasi,
emisi GRK cakupan 1 dan 2 terus menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun, dengan penurunan sebesar 8,27%
pada tahun 2025 dari tahun sebelumnya. Sementara porsi energi terbarukan meningkat menjadi 38,04% pada tahun
2025. Perkembangan positif juga terlihat dalam indikator sosial kami, termasuk peningkatan inklusivitas secara
bertahap, yang tercermin dari meningkatnya proporsi tenaga kerja perempuan. Berikut ini merupakan gambaran
kinerja ESG kami pada tahun 2025, beserta tren selama tiga tahun untuk memberikan konteks atas perkembangan
tersebut.

Gambar 4. Indikator kinerja ESG 2025 kami yang menunjukkan kemajuan tahunan

LINGKUNGAN

 EMISI GRK CAKUPAN 1 DAN 2 (TonCO2eq)                              INTENSITAS EMISI GRK CAKUPAN 1 DAN 2                                INTENSITAS EMISI GRK CAKUPAN 1 DAN 2
                                                                   PER PENDAPATAN (TonCO2eq/juta USD                                   PER TON PRODUKSI BATUBARA
                                                                   pendapatan)                                                         (TonCO2eq/ton produksi batubara)
     1.030.009
                                                                                                                       413
                    914.520                                                                                                                  0,031
                                             838.908                                        374                                                                0,029
                                                                         338                                                                                                            0,027

        2023            2024                      2025                   2023               2024                        2025                  2023              2024                      2025

                   Emisi GRK cakupan 1 dan 2 kami tercatat                             Meskipun kinerja emisi membaik di tengah                        Pada tahun 2025, kami memproduksi 30,5 juta ton
      8,27%        sebesar 838.908 tCO2eq, mencerminkan
                   penurunan sebesar 8,27% dibandingkan tahun          10,51%          volatilitas harga batu bara, intensitas emisi
                                                                                       meningkat 10,51% dibandingkan tahun                  3,58%      batu bara, dengan intensitas emisi cakupan 1 dan
                                                                                                                                                       2 per ton produksi, turun 3,58% dibandingkan
                   sebelumnya.                                                         sebelumnya.                                                     tahun sebelumnya.




 KONSUMSI ENERGI (Gigajoule)                                       PORSI ENERGI TERBARUKAN (%)                                         LIMBAH NON-B3 YANG DIALIHKAN (%)

     14.794.645                                                                                                        38,04                                                            73,01

                  13.715.656                                                              34,02                                                                58,74
                                           12.952.340                   33,37                                                                46,30


        2023            2024                      2025                   2023               2024                        2025                  2023              2024                      2025

                   Pada tahun 2025, total konsumsi energi
                                                                                 Pada tahun 2025, porsi energi terbarukan meningkat                         Pada tahun 2025, tingkat pengalihan limbah
                   menurun sebesar 5,58% dibandingkan tahun
      5,58%        sebelumnya menjadi 12.952.340 GJ, yang
                   didorong oleh transisi ke B40 dan peningkatan
                                                                    38,04%       menjadi 38,04%, dari 34,02% pada tahun 2024,
                                                                                 mencerminkan kemajuan berkelanjutan dalam                  24,29%          meningkat menjadi 73,01%, naik 24,29%
                                                                                                                                                            dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh
                                                                                 integrasi energi bersih.                                                   inisiatif 3R (reduce, reuse, recycle).
                   penggunaan PV surya.




 PENGAMBILAN AIR (ML)                                              INTENSITAS PENGAMBILAN AIR                                          INTENSITAS PENGAMBILAN AIR
                                                                   (ML/juta USD pendapatan)                                            (ML/ton produksi batubara)
      2.829,71
                                                                        0,930                                                                0,077
                     2.029,77                                                             0,830
                                             1.535,97                                                                  0,756                                   0,046
                                                                                                                                                                                        0,042

        2023            2024                      2025                   2023               2024                        2025                  2023              2024                      2025

                   Pengambilan air menurun sebesar 24,33%                        Pada tahun 2025, intensitas pengambilan air kami                       Pada tahun 2025, intensitas pengambilan air kami
      24,33%       secara year-on-year didorong oleh penerapan
                   sistem closed-loop, pemanfaatan kembali air,        8,84%     menurun sebesar 8,84% secara year-on-year
                                                                                 mencerminkan peningkatan efisiensi penggunaan air          9,27%       menurun sebesar 9,27% secara year-on-year
                                                                                                                                                        menjadi 0,042 ML/ton produksi batu bara.
                   serta penguatan pengendalian operasional.                     di seluruh operasi.




16                Laporan Keberlanjutan 2025
Page 17
REKLAMASI LAHAN
(Hektar)

   5.879,42
                                              5.384,24
                    5.234,98


     2023               2024                       2025

                   Pada tahun 2025, total reklamasi lahan

 5.384,24          mencapai 5.384,24 hektar, yang mencerminkan
                   dampak dari aktivitas rehabilitasi khususnya di
                   wilayah operasional Kideco.




SOSIAL

INVESTASI SOSIAL MASYARAKAT                                           PENGEMBANGAN MASYARAKAT
(% of EBIT)                                                           (Jiwa)

                                                  3,83                    400.533
                       2,97                                                               394.165

     1,45                                                                                                           255.136

     2023               2024                       2025                     2023             2024                       2025


              Pada tahun 2025, investasi sosial masyarakat                           Pada tahun 2025, program pengembangan
  3,83%       meningkat menjadi 3,83% dari EBIT, dengan total nilai
              Rp7,31 miliar.
                                                                       255.136       masyarakat menjangkau 255.136 penerima manfaat,
                                                                                     menghadirkan inisiatif sosial yang berdampak.




FATALITAS KARYAWAN PADA OPERASI                                       FATALITAS KONTRAKTOR PADA OPERASI
YANG DIKELOLA (Jiwa)                                                  YANG DIKELOLA (Jiwa)

                                                                             2                                            2
                          1

      0                                              0                                         0

     2023               2024                       2025                     2023             2024                       2025

                                                                                        Pada tahun 2025, kami mencatat dua fatalitas
                   Pada tahun 2025, LTIR karyawan tercatat                              kontraktor. Kami turut berduka atas kejadian ini
 0 fatalitas       sebesar 0,00 dan TRIR sebesar 0,27,
                   mencerminkan fokus berkelanjutan terhadap           2 fatalitas      dan memperkuat upaya pencegahan guna
                                                                                        menghindari terjadinya fatalitas di seluruh lini
                   kinerja keselamatan di seluruh operasi.                              bisnis.




PEREMPUAN DI ANGKATAN KERJA                                           PEREMPUAN DI MANAJEMEN SENIOR
(%)                                                                   (%)

                                                 20,30                                                                16,08
                      20,19
                                                                           11,68
    18,75                                                                                   11,19

     2023               2024                       2025                     2023             2024                       2025

               Pada tahun 2025, proporsi tenaga kerja                                  Pada tahun 2025, proporsi perempuan dalam
 20,30%        perempuan mencapai 20,30%, atau 874 dari total
               4.306 karyawan, mencerminkan kemajuan yang               16,08%         manajemen senior mencapai 16,08%,
                                                                                       mencerminkan kemajuan yang terus berlanjut
               terus berlanjut dalam keberagaman gender.                               dalam keberagaman kepemimpinan.




TATA KELOLA
JUMLAH KARYAWAN YANG MENGIKUTI                                        JUMLAH ANGGOTA DEWAN YANG                                            KPI ESG DEWAN DAN MANAJEMEN SENIOR
PELATIHAN COBC (%)                                                    MENGIKUTI PELATIHAN COBC (%)
                      3.864                                                                                           106
                                                 3.728
                                                                                                                                           Pada tahun 2025, penerapan KPI keberlanjutan terus
    2.070                                                                  86               88                                             diperkuat di seluruh lini bisnis, termasuk Indika
                                                                                                                                           Energy serta entitas utama seperti Kideco dan
     2023               2024                      2025                     2023            2024                       2025                 Tripatra.

                 Pada tahun 2025, sebanyak 86,58% karyawan                           Pada tahun 2025, 100% anggota Dewan

 86,58%          telah mengikuti pelatihan COBC, sebagai upaya
                 berkelanjutan dalam memperkuat etika bisnis            100%         mengikuti pelatihan COBC, menunjukkan
                                                                                     komitmen penuh dalam menjunjung tinggi etika
                 dan kepatuhan di seluruh organisasi.                                bisnis dan standar tata kelola.




                                                                                                   Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                                                  17
Page 18
Mewujudkan komitmen kami: kinerja ESG 2025 terhadap target
Pemantauan kinerja secara year-on-year membantu memberikan gambaran mengenai posisi kami dalam perjalanan
menuju netral emisi karbon, sekaligus menekankan pentingnya penetapan target yang jelas, transparansi dalam
proses pemantauan, serta implementasi yang konsisten dalam mendukung dekarbonisasi industri. Pada tahun
2025, Indika Energy menunjukkan perkembangan yang cukup positif dalam menerjemahkan komitmen keberlanjutan
menjadi hasil yang terukur, sejalan dengan arah strategis jangka panjang menuju target netral emisi karbon pada
tahun 2050. Target ESG 2025 mencerminkan momentum positif, dan di beberapa aspek melampaui target, meskipun
beberapa kemajuan tetap diperlukan. Dipandu oleh tujuan kami, Memberi Energi bagi Indonesia Untuk Masa Depan
yang Berkelanjutan (Energizing Indonesia for a Sustainable Future), kami terus menciptakan dampak yang bermakna.

Berlandaskan pada baseline tahun 2020, kami telah menetapkan target dekarbonisasi, termasuk pengurangan emisi
GRK cakupan 1 dan 2 sebesar 25% pada tahun 2025 dan 33% pada tahun 2030. Hingga tahun 2025, kami mencatat
penurunan sebesar 30,29%, melampaui target 2025 dan mencerminkan bahwa arah dekarbonisasi kami bergerak
sesuai rencana. Porsi energi terbarukan juga meningkat menjadi 38,04%, sementara tingkat pengalihan limbah
mencapai 73,01%, yang berada di atas target tahun 2025.

Dampak sosial tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan kami. Pada tahun 2025, sebesar 3,83% dari EBIT
dialokasikan untuk program pengembangan masyarakat, sementara representasi perempuan mencapai 20,30%
dalam tenaga kerja dan 16,08% pada tingkat manajemen senior, menunjukkan perkembangan yang berkelanjutan
dalam aspek inklusivitas.



 TARGET ESG                         PROGRES PADA TAHUN 2025

 Emisi GRK cakupan 1 dan 2

                                                      Pada tahun 2025, emisi cakupan 1 tercatat sebesar 827,79

 25%
 Mengurangi emisi cakupan 1
                                          30,29%
                                   relatif terhadap
                                                      ktCO2eq dan cakupan 2 sebesar 11,11 ktCO2eq, yang
                                                      didukung oleh peningkatan efisiensi energi, optimalisasi
                                                      bahan bakar, transisi ke B40, penggunaan PV surya, serta
 dan 2 sebesar 25% pada tahun      baseline 2020      integrasi bertahap sumber energi rendah karbon, termasuk
 2025 dan 33% pada tahun 2030,                        uji coba kendaraan listrik (EV) pada armada pertambangan
 relatif terhadap baseline tahun                      Kideco.
 2020.



 Intensitas emisi GRK cakupan 1 dan 2


 50%
 GRK cakupan 1 dan 2 per
                                          47,84%
                                   relatif terhadap
 pendapatan sebesar 50% pada       baseline 2020
 tahun 2025 dan 55% pada tahun
 2030, relatif terhadap baseline
 tahun 2020.                                          Pada tahun 2025, kami memproduksi 30,50 juta ton batu
                                                      bara dan mencatat pendapatan sebesar USD 2.030,90 juta.
                                                      Di tengah volatilitas harga batu bara. Intensitas emisi GRK
                                                      per pendapatan mencapai 47,84, sementara intensitas emisi
                                                      per ton produksi berhasil turun 16,67% dari baseline 2020,

 10%
 Mengurangi intensitas emisi
                                          16,67%
                                   relatif terhadap
                                                      melampaui target 10%. Kinerja ini didukung oleh efisiensi
                                                      operasional, optimalisasi bahan bakar termasuk B40,
                                                      integrasi energi rendah karbon seperti PV surya.
 GRK cakupan 1 dan 2 per ton       baseline 2020
 produksi batubara sebesar 10%
 pada tahun 2025 dan 25% pada
 tahun 2030, relatif terhadap
 baseline tahun 2020.




18           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 19
TARGET ESG                       PROGRES PADA TAHUN 2025

Pengelolaan energi

                                                  Total konsumsi energi mencapai 12.952.340,60 GJ, dengan

30%
Meningkatkan porsi energi
                                38,04%
                                                  927.355,14 GJ dari energi terbarukan, sehingga porsi energi
                                                  terbarukan mencapai 38,04% dan melampaui target 30%.
                                                  Pencapaian ini didukung oleh integrasi PV surya dan B40,
terbarukan dalam bauran                           serta peningkatan efisiensi dan strategi pengadaan energi
konsumsi energi menjadi 30%                       yang lebih optimal.
pada tahun 2025 dan 35% pada
tahun 2030.



Pengelolaan air

                                                  Realisasi penurunan intensitas pengambilan air mencapai

30%                                 65,15%
pengambilan air per pendapatan relatif terhadap
                                                  65,15%, serta total pengambilan air turun menjadi 1.535,97
                                                  ML. Kinerja ini didukung oleh penerapan sistem closed-
                                                  loop, pemanfaatan kembali air, pemanenan air hujan, serta
sebesar 30% pada tahun 2025                       penguatan pengendalian operasional melalui pemantauan
                                 baseline 2020    dan kalibrasi yang lebih baik, sehingga mengurangi
dan 32% pada tahun 2030, relatif
terhadap baseline tahun 2020                      ketergantungan pada air tawar dan meningkatkan ketahanan
                                                  operasional.



Pengelolaan limbah

                                                  Timbulan limbah non-B3 mencapai 5.961,19 ton, dengan

40%
Mengalihkan 40% limbah non-B3
                                73,01%
                                                  73,01% atau 4.352,19 ton berhasil dialihkan dari pembuangan
                                                  akhir. Kinerja ini mencerminkan penerapan ekonomi sirkular
                                                  yang lebih efektif, didukung oleh peningkatan pemilahan,
dari pembuangan akhir pada                        daur ulang, dan pengendalian operasional.
tahun 2025 dan 45% pada tahun
2030.



Penggunaan lahan dan keanekaragaman hayati

                                                  Progres reklamasi lahan mencapai 18,80% pada tahun 2025,

20%
Meningkatkan luas reklamasi
                                18,80%
                                                  dengan total kumulatif 5.384,24 hektar di Kideco dan Mekko.
                                                  Pencapaian ini dipengaruhi oleh aktivitas pembukaan lahan
                                                  dan rehabilitasi yang berlangsung, khususnya di area Kideco,
lahan sebesar 20% pada tahun                      yang berdampak pada total luas reklamasi namun tetap
2025.                                             mendukung kemajuan secara keseluruhan.




                                                       Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata              19
Page 20
 TARGET ESG                         PROGRES PADA TAHUN 2025

Masyarakat lokal

                                              Pada tahun 2025, investasi pengembangan masyarakat

1%
Sebesar 1% dari EBIT
                                   3,83%
                                              mencapai 3,83% dari EBIT, melampaui target 1%, dengan
                                              total Rp71,35 miliar yang menjangkau lebih dari 255.100
                                              individu. Pencapaian ini didukung oleh perluasan program di
dialokasikan untuk                            bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi,
pengembangan masyarakat                       serta penguatan keterlibatan pemangku kepentingan.
setiap tahun.



Kesehatan dan keselamatan



0
Tidak ada fatalitas setiap tahun
                                   0          Pada tahun 2025, Indika Energy mencatat LTIR karyawan
                                              sebesar 0,00 dan TRIR sebesar 0,27, sementara LTIR
bagi karyawan
                                              kontraktor sebesar 194,99 dan TRIR sebesar 0,03. Pada
                                              tahun yang sama, terjadi dua fatalitas kontraktor yang
                                              kami sesalkan. Kami berfokus memberikan dukungan

0
Tidak ada fatalitas setiap tahun
                                   2
                                              kepada keluarga terdampak serta meningkatkan langkah
                                              keselamatan untuk mencegah kejadian serupa.

bagi kontraktor




Keberagaman dan inklusi



20%
Peningkatan proporsi
                                   20,30%
                                              Pada tahun 2025, representasi tenaga kerja perempuan
perempuan dalam tenaga kerja                  mencapai 20,30% dari 4.306 karyawan, melampaui target
menjadi 20% pada tahun 2025                   20%, sementara di manajemen senior mencapai 16,08%,
dan 25% pada tahun 2030                       di atas target 15%. Hal ini didukung oleh praktik rekrutmen
                                              inklusif dan pengembangan talenta, dengan fokus

15%
Peningkatan proporsi
                                   16,08%
                                              berkelanjutan pada peningkatan kepemimpinan menuju
                                              target 2030.

perempuan dalam manajemen
senior menjadi 15% pada tahun
2025 dan 20% pada tahun 2030




20           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 21
TARGET ESG                        PROGRES PADA TAHUN 2025

Etika bisnis



80%
80% karyawan mengikuti
                                  86,58%
pelatihan Code of Business
Conduct (COBC) pada tahun                   Pada tahun 2025, 86,58% karyawan mengikuti pelatihan
2025 dan 100% pada tahun 2030               COBC, melampaui target 80%, sementara 100% anggota
                                            Dewan telah mengikuti pelatihan. Pencapaian ini
                                            mencerminkan komitmen terhadap etika bisnis dan

100%
100% anggota dewan mengikuti
                                  100,00%
                                            integritas, dengan fokus berkelanjutan untuk mencapai
                                            cakupan penuh karyawan menuju target 2030.

pelatihan Code of Business
Conduct (COBC) pada tahun
2025 dan 2030




Tata kelola



30%
30% (berdasarkan bobot) KPI
                                            Pada tahun 2025, sebesar 30% dari KPI Dewan dan
                                            manajemen senior telah mengintegrasikan aspek
                                            keberlanjutan dalam manajemen kinerja. Implementasi di
evaluasi Dewan dan manajemen                Indika Energy, Kideco, dan Tripatra menunjukkan keselarasan
senior terkait dengan topik ESG             yang semakin erat antara akuntabilitas kepemimpinan dan
pada tahun 2025                             prioritas keberlanjutan.




                                                 Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata         21
Page 22
Sorotan kinerja keuangan tahun 2025
Kinerja keuangan tahun 2025 memberikan gambaran mengenai performa dan ketahanan perusahaan, serta
mendukung kemampuan kami dalam menjalankan prioritas strategis dan keberlanjutan. Di tengah kondisi pasar yang
menantang, Grup Indika Energy mencatat laba bersih sebesar USD 6,03 juta pada tahun 2025, yang mencerminkan
ketahanan portofolio kami yang terdiversifikasi.

Kinerja ini turut memberikan ruang bagi kami untuk terus berinvestasi dalam inisiatif keberlanjutan dan inovasi yang
mendukung penciptaan nilai jangka panjang. Berlandaskan tujuan kami, Memberi Energi bagi Indonesia untuk Masa
Depan yang Berkelanjutan (Energizing Indonesia for a Sustainable Future), kami terus berupaya mengintegrasikan
kekuatan finansial dengan praktik yang bertanggung jawab, serta menunjukkan bahwa keberlanjutan dan kinerja
keuangan dapat berjalan secara selaras (GRI 201-1).



Gambar 5. Sorotan kinerja keuangan tahun 2025

 PENDAPATAN (Juta USD)                             BIAYA OPERASIONAL (BIAYA UMUM DAN                    LABA KOTOR (Juta USD)
                                                   ADMINISTRASI) (Juta USD)
     3.026,84                                          239,78                                               551,98         332,69          270,30

                   2.446,68                                            174,60
                                     2.030,90                                              155,89

       2023           2024               2025           2023             2024                2025            2023            2024            2025

                                                                    Biaya operasional menurun sebesar
     16,99% Pendapatan menurun sebesar 16,99%
            dibandingkan tahun sebelumnya.             10,72%       10,72% dibandingkan tahun
                                                                    sebelumnya.
                                                                                                            18,75% Laba kotor menurun sebesar 18,75%
                                                                                                                   dibandingkan tahun sebelumnya.




 EBITDA YANG DISESUAIKAN (Juta USD)                LABA BERSIH (Juta USD)

     395,13                                            119,68
                    285,27
                                       210,31                           10,08               6,03

       2023           2024               2025           2023             2024                2025

                 Adjusted EBITDA menurun sebesar
     18,57% 18,57% dibandingkan tahun                  40,21% Laba bersih menurun sebesar 40,21%
                                                              dibandingkan tahun sebelumnya.
                 sebelumnya.




22               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 23

          
Page 24
Inisiatif strategis utama dan                                 Nilai ekonomi yang dihasilkan dan
dampak yang tercapai                                          didistribusikan
                                                              Energi dan solusi terintegrasi yang disediakan oleh
Sepanjang tahun, inisiatif strategis secara aktif             Grup Indika Energy berkontribusi dalam menggerakkan
dijalankan di seluruh bisnis, menerjemahkan prioritas         pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup
menjadi tindakan yang terukur dan memberikan                  masyarakat di seluruh Indonesia. Pada tahun 2025,
nilai nyata bagi perusahaan, masyarakat sekitar, dan          Grup Indika Energy mencatatkan laba bersih sebesar
lingkungan.                                                   USD 6,03 juta, yang mencerminkan kinerja operasional
                                                              yang kuat dan ketangguhan bisnis. Nilai ekonomi yang
Di Grup Indika Energy, energi yang kami hasilkan              dihasilkan selama tahun tersebut didistribusikan secara
menopang pembangunan ekonomi nasional dan                     bertanggung jawab kepada para pemangku kepentingan
mendukung kesejahteraan masyarakat di seluruh                 utama, termasuk karyawan, pemasok, pemerintah, dan
wilayah operasi kami. Dengan memasok energi ke                masyarakat, selaras dengan prioritas pembangunan
industri dan rumah tangga, kami berkontribusi pada            nasional Indonesia (GRI 201-1).
pertumbuhan nasional sekaligus menciptakan nilai
sosial dan ekonomi yang nyata di tingkat lokal. Dampak        Selama periode pelaporan, Grup mencatatkan USD
kami diwujudkan melalui lapangan kerja, pengadaan             400,56 juta dalam bentuk kontribusi pajak dan royalti,
lokal, kontribusi fiskal, dan program pengembangan            guna mendukung pembiayaan publik dan pembangunan
masyarakat yang ditargetkan di seluruh rantai nilai. Kami     infrastruktur. Kontribusi ini terdiri dari pajak penghasilan
fokus pada penguatan ekonomi lokal yang mandiri,              karyawan, pajak penghasilan badan, pajak pertambahan
tangguh, dan terdiversifikasi, memastikan masyarakat          nilai (PPN), royalti di samping pelaporan dan kepatuhan
tetap adaptif dan sejahtera seiring dengan terus              regulasi yang akurat dan tepat waktu (GRI 207-1, 207-4).
berkembangnya dinamika pasar dan lanskap industri.
                                                              Grup Indika Energy mematuhi semua hukum dan
                                                              peraturan perpajakan yang berlaku sebagai bagian dari
                                                              komitmen kami untuk mendukung pembiayaan negara
                                                              dan pembangunan nasional. Kami tidak menerima
                                                              bantuan keuangan langsung dari Pemerintah (GRI 201-
                                                              4).

Gambar 6. Nilai ekonomi yang dihasilkan

 Keterangan                                             Satuan            2023               2024              2025

 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan
 Pendapatan                                             Juta USD         3.026,84          2.446,68          2.030,90
 Pendapatan lainnya                                     Juta USD          13,90               0,00             4,86
 Pendapatan investasi                                   Juta USD          20,20              18,80             26,62
 Pendapatan bersih dari perusahaan afiliasi dan         Juta USD          22,88              15,46             12,55
 usaha patungan
 Nilai ekonomi total yang dihasilkan                                     3.083,81          2.480,94          2.074,93
 Nilai ekonomi yang dihasilkan
 Biaya pendapatan                                       Juta USD        (2.474,86)        (2.113,99)        (1.760,60)
 Biaya penjualan, umum, dan administrasi                Juta USD         (239,78)          (174,60)          (155,89)
 (termasuk gaji, upah, dan tunjangan karyawan)
 Biaya keuangan                                         Juta USD         (85,55)            (91,17)           (69,22)
Biaya pajak                                             Juta USD         (94,94)            (61,62)           (60,79)
Pembayaran dividen                                      Juta USD         (73,25)            (30,00)            (5,04)
Biaya lainnya                                           Juta USD           0,00              (6,32)            0,00
Nilai ekonomi total yang didistribusikan                                (2.968,39)        (2.477,69)        (2.051,53)

 Nilai ekonomi total yang
                                                                        111,37               3,25             23,40
 dipertahankan



24              Laporan Keberlanjutan 2025
Page 25
Dampak ekonomi tidak langsung
Ketenagakerjaan – Penciptaan lapangan kerja tetap
menjadi landasan dampak ekonomi tidak langsung
kami. Pada tahun 2025, kami mempekerjakan 4.306
individu secara langsung maupun tidak langsung,
dengan 44,77% dari tenaga kerja kami berasal dari
masyarakat lokal. Melalui kolaborasi dengan pemerintah
daerah, institusi pendidikan, dan pemangku kepentingan        Uji Coba Elektrifikasi
masyarakat, kami menerapkan program pengembangan
keterampilan, magang, dan inisiatif pendidikan. Program-      Armada
program ini mengatasi kesenjangan kapabilitas tenaga
kerja, meningkatkan daya serap kerja, menstimulasi
pendapatan pajak daerah, serta mendukung mobilitas            Pada tahun 2025, Kideco memulai uji coba kendaraan
sosial dan ekonomi (GRI 202-2, 404-2).                        listrik (electric vehicle atau EV) di dalam operasional
                                                              pertambangannya sebagai bagian dari upaya
Pengadaan lokal – Kami memprioritaskan pengadaan              dekarbonisasi dan efisiensi Grup yang lebih luas. Uji
lokal untuk memperkuat ekonomi regional,                      coba ini berfokus pada evaluasi kelayakan teknis,
meningkatkan efisiensi rantai pasok, dan menciptakan          kinerja operasional, dan potensi pengurangan emisi
mata pencaharian yang berkelanjutan. Jika terdapat            dari elektrifikasi aktivitas armada tambang terpilih, di
kesenjangan kapasitas, kami memberikan dukungan               mana penggunaan bahan bakar diesel secara tradisional
pengembangan bisnis, termasuk pelatihan dan                   menjadi sumber emisi yang signifikan (GRI 302-1, 305-1,
pendampingan, untuk membantu pemasok lokal                    3-3).
meningkatkan standar operasional, memenuhi
                                                              Inisiatif ini dirancang sebagai penilaian praktis dan bukan
persyaratan ESG, dan tetap kompetitif. Pendekatan ini
                                                              merupakan penerapan skala penuh. Dengan menguji
meningkatkan ketangguhan pemasok sekaligus selaras
                                                              kinerja EV di bawah kondisi operasional dunia nyata,
dengan tujuan pembangunan ekonomi nasional dan
                                                              Kideco berupaya untuk lebih memahami faktor-faktor
regional (GRI 204-1).
                                                              seperti kebutuhan energi, persyaratan pengisian daya,
                                                              keandalan operasional, dan integrasi dengan sistem yang
Pengembangan masyarakat – Inisiatif pengembangan              ada. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan untuk
masyarakat kami dirancang untuk menumbuhkan                   mengidentifikasi peluang maupun kendala yang terkait
kemandirian dan kemakmuran jangka panjang. Pada               dengan elektrifikasi armada dalam konteks pertambangan
tahun 2025, kami menginvestasikan lebih dari Rp71,35          (GRI 302-1, 3-3).
miliar dalam program-program yang berfokus pada
pendidikan, akses layanan kesehatan, pelestarian              Temuan awal dari uji coba menunjukkan bahwa kendaraan
lingkungan, dan pengembangan mata pencaharian.                listrik dapat berkontribusi pada pengurangan konsumsi
Inisiatif ini juga mempromosikan kemandirian finansial        diesel dan emisi terkait yang berarti, terutama dalam
melalui peningkatan keterampilan dan penciptaan               penggunaan spesifik seperti transportasi pekerja
peluang ekonomi lokal baru (GRI 203-2).                       dan fungsi pendukung. Uji coba ini juga menyoroti
                                                              pertimbangan infrastruktur, termasuk logistik pengisian
Pembangunan infrastruktur – Beroperasi di daerah              daya dan ketersediaan daya, yang sangat penting untuk
terpencil dan tertinggal memungkinkan Indika Energy           menskalakan upaya elektrifikasi secara efektif (GRI 305-1,
untuk memberikan nilai sosial-ekonomi melalui investasi       302-1, 3-3).
infrastruktur terarah yang mendukung pengembangan
                                                              Selain pengurangan emisi, inisiatif ini mendukung tujuan
masyarakat dan akses ke layanan esensial. Pada
                                                              efisiensi operasional yang lebih luas dengan memberikan
tahun 2025, melalui anak perusahaan termasuk
                                                              wawasan tentang persyaratan pemeliharaan, biaya
Kideco dan Masmindo, kami mengimplementasikan
                                                              siklus hidup (life-cycle costs), dan potensi dampak
inisiatif infrastruktur yang berfokus pada akses air
                                                              produktivitas. Pembelajaran ini akan menjadi dasar bagi
bersih, konektivitas transportasi, fasilitas pendidikan,
                                                              keputusan di masa depan mengenai komposisi armada,
dan utilitas publik, yang memberikan manfaat bagi
                                                              perencanaan investasi, dan peran elektrifikasi dalam jalur
masyarakat di sekitar area operasional (GRI 203-1).
                                                              dekarbonisasi jangka panjang Kideco (GRI 302-4, 3-3).




                  ~ 28%
                  Proyeksi pengurangan emisi GRK dari adopsi
                  armada pertambangan bertenaga listrik




                                                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata          25
Page 26
Peningkatan                                               Inisiatif-inisiatif ini utamanya diberikan sebagai investasi
Pemanfaatan Biofuel                                       masyarakat non-komersial yang didanai melalui
                                                          program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan
Kami terus memajukan program transisi bahan               dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pemerintah
bakar pada tahun 2025 dengan beralih dari B35—            daerah serta masyarakat. Kontribusi tersebut mencakup
campuran diesel yang mengandung 35% bahan                 investasi keuangan langsung, dukungan natura in-kind
bakar nabati turunan minyak sawit—menjadi B40             support, dan bantuan teknis yang bertujuan untuk
di seluruh operasional kami. Langkah ini selaras          mengatasi prioritas pembangunan lokal ketimbang
dengan peta jalan bahan bakar nabati (biofuel)            menghasilkan keuntungan komersial, di mana program
nasional Indonesia dan mencerminkan komitmen              pengembangan masyarakat telah memberikan manfaat
Grup Indika Energy untuk mengurangi intensitas            kepada lebih dari 255.100 orang pada tahun 2025.
karbon dari operasional yang ada melalui langkah-
langkah praktis dan terukur (scalable) (GRI 302-1,        Selain itu, Indika Energy mendukung pengembangan
305-1, 3-3).                                              infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik melalui
                                                          investasi komersial, berkontribusi pada ekosistem
Transisi ke B40 meningkatkan proporsi konten              mobilitas rendah karbon Indonesia dan memajukan
terbarukan dalam penggunaan bahan bakar,                  sistem transportasi yang siap menghadapi masa depan
yang berkontribusi langsung terhadap emisi gas            (GRI 203-2).
rumah kaca yang lebih rendah tanpa memerlukan
perubahan besar pada peralatan atau praktik
                                                          Kontribusi pasar – Melalui anak perusahaan kami,
operasional. Pengujian dan pemantauan yang
                                                          Kideco Jaya Agung, kami memainkan peran kunci
cermat telah dilakukan untuk memastikan
                                                          dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia dengan
kompatibilitas bahan bakar, stabilitas kinerja, dan
                                                          memproduksi 30,51 juta metrik ton batubara pada tahun
keandalan operasional selama masa transisi (GRI
                                                          2025. Kami melampaui mandat pemerintah sebesar
302-1, 305-1, 3-3).
                                                          25% untuk Kewajiban Pasar Domestik (Domestic Market
Implementasi B40 di seluruh operasional                   Obligation/DMO), dengan mengalokasikan 41,00% dari
pertambangan memerlukan koordinasi antara                 total produksi batubara ke pasar domestik. Secara
tim pengadaan, logistik, dan tim di lokasi (site)         paralel, ekspor ke pasar termasuk Cina, Korea Selatan,
untuk memastikan pasokan yang konsisten dan               dan Jepang memperkuat posisi kami sebagai pemasok
kepatuhan terhadap standar kualitas. Pemantauan           energi yang andal, berkontribusi pada stabilitas energi
berkelanjutan terhadap kinerja mesin dan                  regional (GRI 2-6, 201-2).
indikator pemeliharaan membantu mengonfirmasi
bahwa campuran biodiesel yang lebih tinggi ini            Menatap masa depan, kami tetap berkomitmen untuk
dapat diadopsi tanpa mengorbankan efisiensi               menciptakan nilai bersama dengan menyeimbangkan
operasional (GRI 302-1, 3-3).                             kinerja ekonomi dengan tanggung jawab lingkungan
                                                          dan sosial. Seiring kami mempercepat transisi menuju
Seiring dengan ekspektasi regulator untuk                 energi terbarukan, meningkatkan skala solusi inovatif
memandatkan campuran bahan bakar nabati yang              seperti mobilitas listrik, dan memperkuat ketangguhan
lebih tinggi, inisiatif ini menunjukkan bagaimana         masyarakat, kami bertujuan untuk memainkan peran
peralihan bahan bakar secara bertahap dapat               aktif dalam perjalanan pembangunan berkelanjutan
memberikan pengurangan emisi jangka pendek di             Indonesia. Dengan berinvestasi pada manusia, ekonomi
sektor-sektor yang sulit didekarbonisasi (hard-           lokal, dan infrastruktur yang berorientasi masa depan,
to-abate) seperti pertambangan. Meskipun                  kami berupaya memberikan dampak positif yang
bukan merupakan solusi tunggal, adopsi B40                langgeng bagi para pemangku kepentingan saat ini
— atau bahkan tingkat bahan bakar nabati yang             seraya membangun masa depan yang lebih inklusif dan
lebih tinggi — memainkan peran penting dalam              berkelanjutan bagi generasi mendatang (GRI 3-3).
mengurangi jejak emisi Grup selama masa transisi,
melengkapi langkah-langkah jangka panjang
seperti elektrifikasi dan integrasi energi terbarukan
(GRI 305-1, 3-3).




                                           37.700+
                                           tCO2eq

                                           Pengurangan emisi gas rumah kaca dari
                                           penerapan B40 pada tahun 2025




26            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 27
                                                        Bertenaga Surya
                                                        Sepanjang tahun 2025, Indika Energy terus memperluas
                                                        penggunaan sistem fotovoltaik (PV) surya di seluruh aset
                                                        terpilih sebagai bagian dari upaya kami untuk mengintegrasikan
                                                        energi terbarukan ke dalam operasional sehari-hari. Instalasi ini
                                                        membantu mengurangi ketergantungan pada listrik berbasis
                                                        bahan bakar fosil, menurunkan emisi dari listrik yang dibeli, dan
4.306          orang dipekerjakan                       meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan (GRI 302-1,
                                                        302-4, 305-2, 3-3).
Secara langsung maupun tidak langsung
di seluruh operasi kami
                                                        Penyebaran PV surya kami difokuskan pada lokasi-lokasi di
                                                        mana pembangkitan listrik di tempat (on-site generation)
                                                        layak secara teknis dan komersial, dengan mempertimbangkan

44,77%             tenaga kerja lokal
Memperkuat lapangan kerja lokal
                                                        kebutuhan operasional, infrastruktur yang tersedia, serta kondisi
                                                        jaringan listrik lokal. Dengan mengintegrasikan tenaga surya ke
                                                        dalam sistem energi yang ada, kami bertujuan untuk melengkapi
dan perekonomian daerah
                                                        pasokan listrik konvensional sembari tetap menjaga keandalan
                                                        dan kesinambungan operasional (GRI 302-1, 302-4, 3-3).

                                                        Perluasan PV surya ini juga mendukung pembelajaran dalam skala
IDR 71,35+                    milliar investasi
                                                        besar. Setiap instalasi menyediakan data operasional mengenai
Dalam bidang pendidikan, akses layanan                  kinerja pembangkitan, integrasi sistem, dan persyaratan
kesehatan, konservasi lingkungan, dan                   pemeliharaan, yang membantu menyempurnakan strategi
pengembangan mata pencaharian                           penyebaran di masa depan. Wawasan ini berkontribusi pada
                                                        pengambilan keputusan yang lebih tepat terkait investasi energi
                                                        terbarukan di seluruh portofolio kami (GRI 302-4, 3-3).

255.100+                 jiwa terdampak                 Seiring berjalannya waktu, pembangkitan listrik tenaga surya
                                                        di lokasi operasional diharapkan dapat memainkan peran
Melalui program pengembangan masyarakat
kami di seluruh wilayah operasi kami                    yang semakin besar dalam mengurangi emisi cakupan 2
                                                        dan mendukung tujuan dekarbonisasi jangka panjang Grup.
                                                        Meskipun PV surya merupakan salah satu komponen dari strategi
                                                        transisi energi yang lebih luas, integrasi yang berkelanjutan ini
41,00%             dari produksi batubara
Dialokasikan ke pasar domestik melalui Kideco,
                                                        menunjukkan bagaimana energi terbarukan dapat ditanamkan
                                                        secara bertahap ke dalam lingkungan operasional (GRI 305-2,
mendukung ketahanan energi nasional                     3-3).




                     75,8MW
                     Kapasitas PLTS terpasang oleh EMITS di seluruh
                     Indonesia hingga tahun 2025




                                                         Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata         27
Page 28
Penyerapan Karbon
dan Restorasi
Mangrove
Pada tahun 2025, kami memperkuat upaya
penyerapan karbon melalui kombinasi aktivitas
kehutanan berkelanjutan di bawah Indika
Nature dan penyelesaian program Indika Energy
Mangrove Program in Action (IMPACT). Secara
kolektif, inisiatif-inisiatif ini mencerminkan
komitmen Indika Energy terhadap solusi berbasis
alam (nature-based solutions) yang memberikan
manfaat bagi iklim, keanekaragaman hayati, dan
masyarakat (GRI 3-3, 305-5).

Proyek kehutanan Indika Nature berfokus
pada restorasi ekosistem jangka panjang dan
manajemen lahan berkelanjutan, mendukung
penyerapan karbon sembari melindungi
keanekaragaman hayati dan meningkatkan
ketangguhan ekosistem. Proyek-proyek ini
menekankan pada konservasi hutan, regenerasi,
dan pengelolaan yang bertanggung jawab sebagai
elemen inti dari mitigasi iklim (GRI 304-1, 304-2,
305-5).

Melengkapi upaya tersebut, program restorasi
mangrove IMPACT telah diperluas dan
menyelesaikan aktivitasnya selama tahun ini,
merestorasi ekosistem mangrove pesisir yang
memainkan peran kritis dalam penyimpanan
karbon, perlindungan garis pantai, dan pelestarian
habitat bagi berbagai jenis satwa liar yang
langka dan terancam punah. Restorasi mangrove
juga mendukung masyarakat pesisir dengan
memperkuat pertahanan alami dan menjaga mata
pencaharian yang bergantung pada lingkungan
laut yang sehat (GRI 304-3, 203-2).

Secara bersama-sama, inisiatif ini berkontribusi
pada strategi iklim yang lebih seimbang dengan
menangani emisi melalui jalur pengurangan
(reduction) maupun penyerapan (removal). Hal
ini juga menunjukkan bagaimana aksi lingkungan
dapat memberikan manfaat sampingan (co-
benefits) yang melampaui sekadar hasil karbon,
memperkuat pendekatan Indika Energy dalam
mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam
pencapaian nilai jangka panjang (GRI 305-5, 3-3).

Selengkapnya mengenai perjalanan
program unggulan kami, IMPACT,
dapat diakses melalui tautan berikut:

https://www.indikaenergy.co.id/esg/
                                           790.000+
impactreport                               tCO2eq

                                           Potensi penyerapan karbon tahunan dari
                                           proyek Telaga Mas Kalimantan




28           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 29
 Program Indika Energy Mangrove Program in Action (IMPACT) telah menanam lebih dari 324.000
bibit mangrove di lahan seluas 250 hektare. Program ini memiliki potensi untuk menyerap lebih dari
 2.500 tCO2eq karbon per tahun, atau sekitar 25.000 tCO2eq dalam periode 10 tahun.




                 Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                                 29
Page 30
30   Laporan Keberlanjutan 2025
Page 31
                                      Memahami Indika Energy
                                      dan Perjalanan Transisi Kami
                                      Indika Energy beroperasi dalam sistem energi yang terus berevolusi, yang
                                      dibentuk oleh dekarbonisasi, teknologi, dan tujuan pembangunan Indonesia.
                                      Kami menyeimbangkan upaya pemenuhan kebutuhan energi saat ini dengan
                                      membangun bisnis yang tangguh dan rendah emisi untuk masa depan.
                                      Melalui penilaian ulang yang berkelanjutan terhadap risiko dan peluang, kami
                                      mengadaptasi operasional dan investasi kami untuk mendukung penciptaan
                                      nilai jangka panjang.




                                             Perjalanan transisi kami yang terus berakselerasi

                                             Menghadapi tantangan, meraih peluang

                                             Pendekatan kami terhadap risiko perubahan iklim

                                             Laporan Keberlanjutan kami: Transparansi, akuntabilitas,
                                             dan dampak




Peringkat ESG dari MSCI               Peringkat risiko ESG dari                Penilaian pengungkapan
Indika Energy mencatat
                                      Sustainalytics                           perubahan iklim dan
peningkatan peringkat ESG MSCI        Indika Energy terus menjaga
                                                                               ketahanan sumber daya air
menjadi ‘A’, dari sebelumnya ‘BBB’,   transparansi dalam kinerja
                                                                               dari CDP
yang menempatkan Perusahaan           manajemen Risiko ESG melalui             Indika Energy memperoleh skor
di antara perusahaan logam dan        penilaian oleh Sustainalytics,           ‘D’ untuk perubahan iklim dan ‘B-’
pertambangan terdiversifikasi         dengan memperoleh skor Peringkat         untuk ketahanan sumber daya
dengan peringkat tertinggi            Risiko ESG sebesar 40,5 yang             air dalam pengungkapan kepada
di Indonesia. Pencapaian ini          menempatkan kami di persentil            CDP, sebagai bagian dari upaya
mencerminkan kemajuan                 ke-8 terbaik dalam sub-industri          transisi dalam memperkuat
signifikan dalam mengintegrasikan     logam dan pertambangan                   perjalanan keberlanjutan
praktik bisnis yang lebih             yang terdiversifikasi. Hal ini           Perusahaan. Sebagai perusahaan
berkelanjutan dan bertanggung         mencerminkan upaya berkelanjutan         yang baru memulai pelaporan
jawab di seluruh operasi. Upaya       dalam memperkuat praktik                 CDP, capaian ini mencerminkan
ini diharapkan dapat mendukung        pengelolaan risiko ESG dan               komitmen berkelanjutan untuk
terciptanya nilai jangka panjang      meningkatkan resiliensi operasional.     terus meningkatkan transparansi,
serta memberikan kontribusi                                                    memperbaiki kinerja lingkungan,
positif dalam aspek ekonomi,                                                   serta memperkuat praktik tata kelola
lingkungan, dan sosial kepada                                                  iklim dan air yang lebih bertanggung
setiap pemangku kepentingan.                                                   jawab.



                                                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata          29
Page 32
Perjalanan transisi kami yang terus
berakselerasi
Indika Energy adalah salah satu pemain utama dalam          kami dalam manajemen portofolio, disiplin operasional,
sistem energi di Indonesia yang tengah berubah sebagai      dan pelibatan pemangku kepentingan. Prinsip-prinsip
respons terhadap upaya dekarbonisasi global, kemajuan       tersebut juga memperkuat tanggung jawab kami untuk
teknologi, dan tujuan pembangunan jangka panjang            memberikan hasil positif tidak hanya bagi bisnis, tetapi
Indonesia. Perjalanan keberlanjutan kami mencerminkan       juga bagi masyarakat dan lingkungan yang terhubung
bagaimana kami beradaptasi dengan perubahan-                dengan aktivitas kami.
perubahan tersebut seraya tetap fokus pada pencapaian
nilai jangka panjang.
                                                             Nama                PT Indika Energy Tbk. (Indika
                                                             perusahaan          Energy) (GRI 2-1)
Kami terus mengelola portofolio yang memenuhi
kebutuhan energi saat ini, serta membangun bisnis            Tanggal pendirian   19 Oktober 2000
yang mendukung ketangguhan dan intensitas                    Bidang usaha        Indika Energy adalah perusahaan
emisi yang lebih rendah dari waktu ke waktu.                                     investasi terdiversifikasi
Seiring dengan berevolusinya jalur energi global                                 terkemuka di Indonesia, dengan
dan nasional, kami secara berkala menilai kembali                                portofolio yang mencakup sektor
prioritas, menyeimbangkan risiko dan peluang, serta                              Energi, Logistik dan Infrastruktur,
menyesuaikan pendekatan kami jika diperlukan.                                    Logam dan Mineral, Energi
                                                                                 Terbarukan, Kendaraan Listrik,
Adaptabilitas ini melandasi cara kami mengelola
                                                                                 Teknologi dan Digital, serta
operasional, investasi, dan pelibatan pemangku                                   Kesehatan
kepentingan seiring dengan kemajuan transisi yang
dilakukan.                                                   Kantor pusat        Graha Mitra, Lantai 3, Jl. Jend.
                                                                                 Gatot Subroto Kav. 21, Jakarta
                                                                                 12930, Indonesia
Tentang Indika Energy
                                                                                 37,79% PT Indika Inti Investindo
Dipandu oleh tujuan (purpose), visi, misi, dan nilai-nama                        28,08% PT Teladan Resources
kami, Indika Energy mendekati transisi ini dengan
komitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan dan                                  0,34% Dewan Komisaris dan
                                                                                 Dewan Direksi
pengembangan energi yang bertanggung jawab. Prinsip-
prinsip ini membentuk cara kami mengambil keputusan                              33,79% Publik
di seluruh Grup, memberikan informasi bagi pendekatan




30            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 33
Tujuan kami – Memberi Energi bagi                       »   Dekarbonisasi – Secara aktif mengurangi emisi di
Indonesia demi Masa Depan yang                              seluruh operasional dan rantai nilai kami melalui
Berkelanjutan (Energizing Indonesia for a                   efisiensi energi, teknologi yang lebih bersih, dan
Sustainable Future) (GRI 2-23)                              solusi rendah karbon — yang mendukung perjalanan
                                                            kami menuju netral emisi karbon.
Kami hadir untuk menggerakkan pertumbuhan Indonesia
secara bertanggung jawab, menyeimbangkan kemajuan
ekonomi dengan pengelolaan lingkungan dan nilai         Model bisnis kami (GRI 2-6, 2-7, 203-2,
sosial, sehingga energi hari ini dapat menciptakan      413-1)
manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.
                                                        Kami menciptakan nilai dengan mengelola portofolio
                                                        aset jangka panjang yang tangguh secara bertanggung
Komitmen strategis kami (GRI 2-23, 3-3,                 jawab pada komoditas berpotensi tinggi. Pertumbuhan
201-1, 305-5)                                           didorong oleh keunggulan operasional, penemuan dan
                                                        pengembangan sumber daya, akuisisi strategis, serta
Seiring dengan percepatan transisi, kami berkomitmen    alokasi modal yang disiplin.
untuk membentuk kembali portofolio kami demi
ketangguhan jangka panjang. Pada tahun 2028,
                                                        Di luar kinerja keuangan, model bisnis kami
setidaknya 50% dari pendapatan kami akan dihasilkan
                                                        mengintegrasikan pendekatan nilai sosial yang kuat —
dari bisnis non-batubara, yang mencerminkan
                                                        memposisikan Indika Energy sebagai mitra tepercaya
pergeseran kami menuju bauran energi yang lebih
                                                        yang memberikan manfaat bersama bagi masyarakat,
terdiversifikasi dan siap menghadapi masa depan.
                                                        mitra, dan publik, sembari memungkinkan pertumbuhan
Secara paralel, kami mengejar ambisi untuk mencapai
                                                        yang berkelanjutan dan inklusif.
netral emisi karbon pada tahun 2050 atau lebih cepat,
sejalan dengan tujuan iklim global.
                                                        Nilai-nilai inti kami (GRI 2-23, 205-2, 404-
                                                        2, 405-1, 413-1)
Strategi kami (GRI 3-3, 201-1, 302-1, 305-
1)                                                      Nilai-nilai kami adalah fondasi dari komitmen
                                                        keberlanjutan kami, yang memandu cara kami
Transisi kami dipandu oleh tiga pilar strategis yang
                                                        beroperasi dan dampak yang kami ciptakan:
terintegrasi:

                                                        »   Kesatuan dalam Keragaman: Mengakui
»   Divestasi – Mengurangi ketergantungan pada
                                                            keberagaman sebagai kekuatan, kami mendorong
    batubara dengan merealokasi modal secara
                                                            kolaborasi dan inklusivitas, memastikan setiap
    bertahap menuju energi terbarukan dan usaha
                                                            individu berkontribusi pada visi perusahaan.
    berkelanjutan, guna memastikan pengerahan modal
    yang disiplin dan bertanggung jawab.
                                                        »   Integritas: Bertindak dengan jujur dan menjunjung
                                                            tinggi standar etika dalam setiap keputusan,
»   Diversifikasi – Memperluas sumber pendapatan
                                                            membangun kepercayaan dalam setiap interaksi.
    non-batubara melalui energi terbarukan, kendaraan
    listrik, dan infrastruktur hijau untuk memperkuat
    ketangguhan serta membuka peluang pertumbuhan       »   Kerja sama: Membangun kemitraan yang
    baru.                                                   didasarkan pada kepercayaan dan tujuan bersama,
                                                            mengutamakan kesuksesan kolektif dibandingkan
                                                            kepentingan individu.




                                                        Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata             31
Page 34
»    Ketangkasan: Menunjukkan ketahanan, adaptabilitas,     Tren transisi energi global
     dan pola pikir wirausaha untuk menangkap peluang       Sistem energi global terus mengalami transformasi
     dan menghadapi tantangan secara proaktif.              yang cepat, didorong oleh target dekarbonisasi,
                                                            inovasi teknologi, dan kerangka kebijakan yang
»    Pencapaian: Berfokus pada hasil yang terukur dan       terus berkembang (GRI 305-5). Percepatan adopsi
     mendorong kemajuan yang berarti bagi perusahaan,       energi terbarukan, peningkatan elektrifikasi, dan
     pemangku kepentingan, dan masyarakat.                  pengembangan bahan bakar berkelanjutan tengah
                                                            membentuk kembali cara energi diproduksi,
»    Tanggung Jawab Sosial: Mengutamakan kepedulian         didistribusikan, dan dikonsumsi, serta mendefinisikan
     terhadap lingkungan, pengembangan komunitas, dan       ulang lanskap persaingan bagi perusahaan energi.
     penciptaan nilai sosial yang melampaui batas bisnis.
                                                            Mengelola risiko dan menangkap peluang
Dengan menghidupi nilai-nilai ini dan menanamkan            Dalam konteks ini, Indika Energy secara aktif
keberlanjutan ke dalam setiap keputusan strategis,          mengidentifikasi dan mengelola risiko fisik maupun
Indika Energy berkomitmen untuk membangun masa              risiko terkait transisi, sembari memposisikan
depan yang berkelanjutan, adil, dan tangguh bagi            portofolionya untuk menangkap peluang yang muncul
generasi mendatang.                                         (GRI 201-2, GRI 2-23). Penilaian dan mitigasi risiko
                                                            terintegrasi di seluruh operasional dan keputusan
                                                            investasi, guna mendukung ketangguhan di tengah
Perjalanan transisi kami                                    kondisi pasar dan regulasi yang terus berubah. Seiring
                                                            dengan diversifikasi portofolio melampaui batubara
Selama bertahun-tahun, Indika Energy telah                  menuju aset rendah karbon, kami mengurangi paparan
mengupayakan transisi yang konsisten menuju masa            risiko jangka panjang sekaligus membuka peluang
depan yang lebih terdiversifikasi dan rendah karbon (GRI    pertumbuhan di bidang energi terbarukan, ekosistem
2-22). Selama masa ini, strategi kami telah berevolusi      kendaraan listrik, bahan bakar berkelanjutan, dan pasar
sebagai respons terhadap momentum iklim global,             karbon.
perubahan ekspektasi investor, dan arah strategis netral
emisi karbon nasional Indonesia (GRI 201-2). Pergeseran     Menerjemahkan komitmen global ke dalam aksi lokal
strategis kami mencerminkan konteks eksternal               Kerangka kerja keberlanjutan global memberikan
tempat kami beroperasi sekaligus komitmen internal          arah strategis, sementara kondisi lokal membentuk
untuk memperkuat ketangguhan jangka panjang. Alih-          pelaksanaannya. Indika Energy menyelaraskan
alih berupa satu titik balik tunggal, transisi ini telah    komitmen iklim internasional dengan jalur netral
dibentuk melalui fase-fase pembelajaran, adaptasi, dan      emisi karbon Indonesia, menerjemahkannya ke dalam
pelaksanaan yang berkesinambungan, yang meletakkan          inisiatif lokal yang dapat ditindaklanjuti (GRI 2-22, GRI
fondasi bagi kemajuan yang dijelaskan di sepanjang          305-1, 305-2). Pendekatan ini memastikan bahwa
laporan ini.                                                aspirasi global disampaikan secara efektif di lapangan,
                                                            menciptakan dampak yang terukur bagi masyarakat,
                                                            pemangku kepentingan, dan lingkungan.




32             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 35
 Natura Aromatik Nusantara mengintegrasikan pertanian regeneratif dan
pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari transisi Indika Energy menuju
 portofolio yang lebih berkelanjutan.




Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                             33
Page 36
               30




                          26                                                                                                          7
                               4
                                                                                                                                           5
                                                                                      13                                         14
                                                                                                                                      10
                                                                                                                       25
                                                                                                                                  1
                                                                                                                            15




                                                    29        6            9
                                                   18    8
                                                                   5            27
                                                             11
                                                         2                 17        20                 24
                                                                  19
                                                                                          16                 21
                                                                                                                           28
                                                                                                                      22




1        Kideco Jaya Agung, Kalimantan Timur                           9        Cirebon Electric Power and Cirebon Energi
                                                                                Prasarana, Jawa Barat
2        Tripatra, Jawa Barat
                                                                   10           Interport Fuel Tank Terminal, Kalimantan Timur
3        Tripatra, Papua Barat
                                                                   11           Interport, Jawa Barat
4        Tripatra, Riau
                                                                   12           Masmindo Dwi Area, Sulawesi Selatan
5        Tripatra, Bontang, Kalimantan Timur
                                                                   13           Mekko Metal Mining, Kalimantan Barat
6        Tripatra, Indramayu, Jawa Barat
                                                                   14           Indika Nature Jaya Bumi Paser, Kalimantan Timur
7        Tripatra, Balikpapan, Kalimantan Timur
                                                                   15           Indika Nature Telaga Mas Kalimantan, Kalimantan
8        Tripatra, Marunda, Bekasi                                              Timur




    34                Laporan Keberlanjutan 2025
Page 37
Menghadapi tantangan, meraih peluang
Indika Energy mengelola portofolio bisnis yang beragam dan terintegrasi, yang mencerminkan kompleksitas
sekaligus peluang dalam lanskap energi yang terus berevolusi saat ini (GRI 2-6). Seiring dengan semakin beralihnya
prioritas global dan nasional menuju keberlanjutan, jejak operasional kami diposisikan secara strategis untuk
mengelola risiko terkait transisi sembari menangkap peluang di seluruh rantai nilai energi (GRI 3-3).

Dengan kehadiran operasional yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, bisnis Indika Energy saling
terhubung melalui komitmen bersama terhadap pertumbuhan yang bertanggung jawab, pengelolaan lingkungan,
dan penciptaan nilai jangka panjang. Jejak langkah di seluruh penjuru negeri ini mempertegas fokus kami pada
keberlanjutan dan pembangunan inklusif, memastikan operasional kami berkontribusi positif bagi masyarakat
setempat sembari mendukung pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan (GRI 2-6, 203-2, 413-1).

Gambar 7. Wilayah operasional dan aktivitas Indika Energy




                                                 23

                                                                                         3
             12




16   Indika Nature Natura Aromatik Nusantara,                 23   EMITS, Maluku Utara
     Jawa Tengah
                                                              24   EMITS, Jawa Timur
17   ALVA Manufacturing Facilities, Jawa Barat
                                                              25   EMITS, Kalimantan Timur
18   ALVA Experience Centre, Jakarta
                                                              26   EMITS, Riau
19   ALVA Experience Centre Bandung, Jawa Barat
                                                              27   EMITS, Jawa Barat
20   ALVA Experience Centre Semarang, Jawa Tengah
                                                              28   EMITS, Bali
21   ALVA Experience Centre Surabaya, Jawa Timur
                                                              29   KALISTA, Jakarta
22   ALVA Experience Centre Denpasar, Bali
                                                              30   KALISTA, Medan




                                                            Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata              35
Page 38
Energi                                                bertahap armada kendaraan listrik (EV) untuk
                                                      mengurangi emisi dan mengoptimalkan efisiensi
                                                      operasional. Pada tahun 2025, produksi batubara
Pilar Energi kami berperan dalam mendukung keamanan
                                                      mencapai 30,51 juta metrik ton, memperkuat peran
energi Indonesia melalui penyediaan pasokan,
                                                      Kideco dalam mendukung ketahanan energi sekaligus
dan secara bertahap meningkatkan efisiensi dan
                                                      memajukan operasi penambangan yang lebih
mengupayakan penurunan intensitas emisi di seluruh
                                                      berkelanjutan.
operasi (GRI 2-6, 302-1, 305-1, 3-3).

                                                      PT Indika Indonesia Resources (IIR)
PT Kideco Jaya Agung (Kideco)
                                                      PT Indika Indonesia Resources memanfaatkan
Didirikan pada tahun 1982, PT Kideco Jaya Agung
                                                      potensi sumber daya alam Indonesia untuk memenuhi
telah berkembang menjadi salah satu perusahaan
                                                      permintaan energi yang terus meningkat di pasar
pertambangan batubara terkemuka di Indonesia.
                                                      domestik dan internasional. Perusahaan ini berperan
Beroperasi di Paser di Kalimantan Timur, Kideco
                                                      aktif dalam perdagangan global batubara dan berbagai
memproduksi batubara berkualitas tinggi yang
                                                      komoditas, termasuk cangkang inti sawit yang
memenuhi permintaan domestik dan pasar regional dan
                                                      digunakan sebagai bahan baku energi biomassa, serta
global.
                                                      produk mineral tertentu.

Kideco mengintegrasikan praktik penambangan
                                                      Seiring dengan penguatan daya saing dan kualitas
yang bertanggung jawab melalui rehabilitasi lahan
                                                      produk, IIR tetap berkomitmen pada keberlanjutan
berkelanjutan, inisiatif keberlanjutan, dan adopsi
                                                      jangka panjang dan tanggung jawab lingkungan.
                                                      Semua produk dikelola sesuai dengan standar kualitas
                                                      dan persyaratan sertifikasi yang berlaku, memastikan
                                                      keselarasan dengan pasar yang terus berkembang dan
                                                      harapan pelanggan.


                                                      PT Tripatra Engineers and Constructors
                                                      (Tripatra)
                                                      Tripatra adalah perusahaan rekayasa, pengadaan, dan
                                                      konstruksi (EPC) yang menyediakan solusi proyek
                                                      terintegrasi, termasuk layanan operasi dan pemeliharaan
                                                      (O&M), untuk sektor minyak, gas, dan energi.
                                                      Dengan keahlian teknis yang kuat dan kemampuan
                                                      eksekusi proyek yang terbukti, Tripatra mendukung
                                                      pengembangan, keandalan, dan efisiensi infrastruktur
                                                      energi yang penting.

                                                      Sebagai respons terhadap kebutuhan energi yang terus
                                                      berkembang, Tripatra terus memperluas kemampuannya
                                                      dalam energi hijau dan proyek rendah karbon, dengan
                                                      mengintegrasikan pertimbangan keberlanjutan ke
                                                      dalam layanannya sambil menjunjung tinggi standar
                                                      keselamatan, kualitas, dan keunggulan operasional yang
                                                      tinggi.




36            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 39
Pilar Logistik dan Infrastruktur                          Selama tahun 2025, perusahaan memajukan
                                                          pengembangan dan pembangunan fasilitas sebagai
                                                          persiapan untuk produksi emas pertama yang
Pilar ini memungkinkan pergerakan energi dan barang
                                                          ditargetkan pada awal tahun 2027. Pengembangan
yang efisien, aman, dan tangguh, memperkuat rantai
                                                          utama meliputi fasilitas pengolahan, fasilitas
pasokan dan mendukung pembangunan infrastruktur
                                                          penyimpanan tailing (TSF), akomodasi, dan infrastruktur
nasional (GRI 2-6, 203-1, 203-2, 3-3).
                                                          pendukung seperti jalan akses umum dan pasokan
                                                          listrik. Masmindo telah menyelesaikan pembebasan
PT Interport Mandiri Utama (Interport)                    lahan seluas 1.434 hektar, hampir mencakup seluruh
                                                          area operasional yang dibutuhkan untuk proyek tersebut.
Interport mengoperasikan jaringan manajemen
logistik dan pelabuhan terintegrasi yang mendukung
                                                          Untuk memastikan pengembangan proyek yang
sektor pertambangan, energi, dan industri. Layanan
                                                          bertanggung jawab dan berkelanjutan, Masmindo telah
yang diberikan meliputi manajemen logistik, operasi
                                                          menerapkan Rencana Pengelolaan Lingkungan Terpadu
pelabuhan, penanganan barang curah, penyimpanan
                                                          yang memandu identifikasi, penilaian, dan mitigasi
bahan bakar, dan transportasi barang regional, yang
                                                          risiko lingkungan dan sosial. Perusahaan juga terus
memfasilitasi pergerakan sumber daya secara efisien
                                                          menjalin komunikasi dengan masyarakat setempat dan
dan andal.
                                                          pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan
                                                          transparansi, mengelola dampak, dan mendukung
Melalui kemampuan ini, Interport meningkatkan efisiensi   pembangunan sosial ekonomi yang inklusif sepanjang
dan ketahanan rantai pasokan sekaligus berkontribusi      siklus proyek.
pada pembangunan infrastruktur nasional. Dengan
mengedepankan keunggulan operasional, keselamatan,
dan keandalan, Interport memperkuat kemampuan
Indika Energy untuk mendukung ekosistem energi dan
industri Indonesia.


Pilar Logam dan Mineral
Pilar Logam dan Mineral mendukung industrialisasi
Indonesia dan transisi energi global dengan
mengembangkan sumber daya mineral secara
bertanggung jawab yang penting untuk infrastruktur dan
teknologi energi bersih. Kami menerapkan tata kelola
lingkungan yang kuat, keselamatan kerja, dan praktik
keterlibatan masyarakat di seluruh siklus proyek untuk
mengelola risiko dan menciptakan nilai bersama jangka
panjang (GRI 2-6, 3-3, 403-2, 304-1, 413-1).


PT Masmindo Dwi Area (Masmindo)
Masmindo bergerak di bidang penambangan emas dan
mineral terkait dalam area Kontrak Kerja (CoW) yang
disetujui oleh Pemerintah Republik Indonesia. Proyek
ini berlokasi strategis di Latimojong, Luwu, Sulawesi
Selatan, dan merupakan aset kunci dalam portofolio
diversifikasi Indika Energy.




                                                          Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata          37
Page 40
PT Mekko Metal Mining (Mekko)                                Hingga tahun 2025, EMITS mengembangkan lebih dari
                                                             75,8 MW kapasitas tenaga surya untuk klien komersial
Mekko beroperasi di sektor bauksit Indonesia,                dan industri di Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan
menambang dan mengolah bauksit untuk memasok                 Sulawesi. EMITS juga telah mendapatkan proyek dari
bahan baku produksi aluminium. Perusahaan ini                PLN di bawah Program IPP De-Dieselisasi (Klaster
menekankan operasi yang bertanggung jawab dengan             Timur) untuk mengembangkan 102 MWp tenaga surya
memprioritaskan perlindungan lingkungan, termasuk            dan 252 MWh sistem penyimpanan energi baterai
konservasi air, rehabilitasi lahan, dan keterlibatan aktif   (BESS) di Indonesia bagian Timur.
dengan masyarakat setempat. Beroperasi di wilayah
konsesi seluas 5.050 hektar, Mekko mematuhi standar
lingkungan yang ketat untuk membantu melindungi              PT Indika Mul ti Properti (Indika Nature)
ekosistem sekitarnya sekaligus berkontribusi pada
                                                             Indika Nature memajukan solusi berbasis alam yang
pembangunan berkelanjutan sumber daya mineral
                                                             mendorong konservasi lingkungan dan pembangunan
Indonesia.
                                                             berkelanjutan dalam kemitraan dengan masyarakat
                                                             setempat. Mengelola lebih dari 135.000 hektar melalui
Energi Terbarukan                                            pendekatan regeneratif, Indika Nature berfokus pada
                                                             restorasi ekosistem, peningkatan keanekaragaman
Pilar Energi Terbarukan kami mempercepat transisi            hayati, restorasi kesuburan tanah, dan pengelolaan
menuju energi rendah karbon melalui energi surya,            hutan yang bertanggung jawab. Melalui layanan
penyimpanan energi, dan solusi berbasis alam                 lingkungan dan program karbon, serta inisiatif iklim
yang mendukung dekarbonisasi, perlindungan                   berbasis komunitas, upaya Indika Nature berpotensi
keanekaragaman hayati, dan ketahanan masyarakat (GRI         untuk mengurangi rata-rata lebih dari 790.000 ton
302-1, 305-2, 305-5, 304-1, 3-3).                            CO2eq setiap tahunnya, memperkuat perannya dalam
                                                             perlindungan keanekaragaman hayati dan pengelolaan
                                                             lahan yang berkelanjutan.
PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya
(EMITS)                                                      Dalam operasi midstream-nya, Indika Nature melalui
EMITS mengakselerasi pengembangan energi                     Natura Aromatik Nusantara (Natura) menyediakan
terbarukan di Indonesia, dengan fokus kuat pada              bahan-bahan lokal berkualitas tinggi untuk industri
tenaga surya dan solusi Sistem Penyimpanan Energi            Flavor & Fragrance global. Dengan memperkenalkan
Baterai (BESS). Perusahaan ini menyediakan sistem            penetapan harga yang adil di sumbernya, memberikan
energi surya terintegrasi untuk pelanggan industri dan       dukungan produksi kepada petani, dan memperkuat
komersial serta Produsen Listrik Independen (IPP),           rantai pasokan yang etis dan transparan melalui
mendukung penggunaan energi yang andal dan rendah            digitalisasi, Natura meningkatkan kesejahteraan
karbon.                                                      masyarakat lokal sekaligus memastikan integritas




38             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 41
produk. Seiring dengan perluasan kapasitas produksi di      Hingga saat ini, lebih dari 95 kendaraan listrik
fasilitas Solo, Natura memperkuat kinerja lingkungannya     KALISTA telah dioperasikan di Indonesia. Dengan
melalui pengelolaan limbah internal, inisiatif reboisasi,   mengintegrasikan teknologi canggih, infrastruktur
dan transisi dari diesel ke biodiesel B40 dan boiler        pengisian daya, dan pendekatan yang berpusat pada
CNG yang lebih bersih pada tahun 2025. Upaya-upaya          pelanggan, KALISTA memungkinkan adopsi kendaraan
ini semakin memperkuat komitmen keberlanjutannya,           listrik yang hemat biaya sekaligus mendukung transisi
sebagaimana tercermin dalam Peringkat Keberlanjutan         mobilitas rendah karbon di Indonesia.
Perunggu dari EcoVadis.

                                                            PT Energi Makmur Buana (INVI)
Kendaraan Listrik
                                                            INVI didirikan sebagai bagian dari strategi Indika Energy
                                                            untuk mendukung percepatan transisi mobilitas listrik
Melalui solusi mobilitas listrik, kami mendukung transisi
                                                            di Indonesia. Sebagai distributor kendaraan listrik
transportasi bersih Indonesia dengan mengurangi
                                                            komersial roda empat ke atas—termasuk bus dan
emisi, memajukan ekosistem kendaraan listrik, dan
                                                            truk—INVI menyediakan solusi terintegrasi yang meliputi
memfasilitasi adopsi yang terukur di seluruh sektor
                                                            penyediaan unit kendaraan, infrastruktur pengisian daya,
publik dan komersial (GRI 302-1, 305-1, 305-2, 3-3).
                                                            dan layanan purna jual yang komprehensif.

PT Ilectra Motor Group (ALVA)
ALVA mendorong mobilitas berkelanjutan melalui solusi
kendaraan roda dua listrik yang inovatif, mendukung
percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
Perusahaan ini telah mendirikan Experience Center
di kota-kota besar, termasuk Jakarta, Bali, Bandung,
Surabaya, dan Semarang, dan lini produk kendaraan
listriknya memenuhi persyaratan Tingkat Komponen
Dalam Negeri (TKDN).

Dengan lebih dari 10.000 pengguna, ALVA telah
memperoleh sertifikasi ISO 9001 dan ISO 14001 dan
terus memperluas ekosistemnya melalui peluncuran
model baru, peluncuran stasiun pengisian daya cepat,
serta kemitraan dengan KALISTA dan INVI untuk
memperkuat infrastruktur pengisian daya.


PT Kalista Nusa Armada (KALISTA)
KALISTA adalah penyedia solusi mobilitas listrik yang
berfokus pada keberlanjutan, yang menghadirkan bus
listrik dan solusi armada kendaraan listrik komersial
di Indonesia. Sebagai anak perusahaan Indika Energy,
KALISTA mendukung bisnis dan operator transportasi
umum dalam mengurangi emisi melalui transportasi
listrik yang andal.




                                                            Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata            39
Page 42
Dengan fokus pada transportasi perkotaan dan sektor         Perusahaan telah memperoleh proyek teknologi radio
pertambangan, INVI memfasilitasi transisi yang lancar       berbasis AI yang dijadwalkan selesai pada tahun 2025
dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik melalui    dan secara aktif mendukung berbagai inisiatif di seluruh
penawaran produk yang disesuaikan, dukungan teknis          Indika Energy Group, termasuk sistem manajemen
yang andal, ketersediaan suku cadang, fasilitas layanan     armada, solusi rantai pasokan batubara berbasis RFID,
khusus, dan pengoperasian stasiun pengisian daya yang       dashboard IoT, dan platform digital untuk bisnis energi
berlokasi strategis sebagai operator titik pengisian daya   terbarukan dan berbasis alam.
(Charging Point Operator/CPO).
                                                            Bisnis Kesehatan
Teknologi dan Digital
                                                            Pilar Kesehatan kami memperkuat ketahanan sosial
Pilar ini mengakselerasi keunggulan operasional dan         dengan memperluas akses ke layanan kesehatan dan
inovasi dengan memanfaatkan platform digital, tata          alat kesehatan strategis, termasuk kepada masyarakat
kelola data, dan teknologi canggih untuk meningkatkan       yang kurang terlayani dan terpencil (GRI 203-2, 413-1,
efisiensi, transparansi, dan keberlanjutan di seluruh       3-3).
ekosistem bisnis (GRI 2-6, 302-4, 418-1, 3-3).

                                                            PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI)
PT Xapiens Teknologi Indonesia                              GSI merupakan penyedia layanan kesehatan di
(Xapiens)                                                   Indonesia yang terus berkembang, dengan fokus
Xapiens adalah perusahaan teknologi informasi dan           pada layanan laboratorium dan klinik serta dukungan
komunikasi (TIK) yang menyediakan solusi di bidang          terhadap pengembangan kesehatan preventif berbasis
kecerdasan buatan, platform digital, keamanan               genomika. Sebagai salah satu pelaku awal dalam tes
siber, layanan cloud, ERP, dan analisis data. Dengan        genomika, GSI telah memperoleh sertifikasi Green Lab
pengalaman lebih dari satu dekade, Xapiens mendukung        dan mengoperasikan fasilitas laboratorium genomika
transformasi digital dan efisiensi operasional melalui      in-house berskala besar. Perusahaan mengacu pada
solusi berbasis teknologi dan layanan konsultasi.           standar nasional dan internasional, termasuk ISO 9001
                                                            (Quality Management System), ISO 35001 (Biorisk
                                                            Management), akreditasi dari Kementerian Kesehatan,
                                                            serta sertifikasi PJK3, sebagai bagian dari upaya
                                                            menjaga kualitas, keselamatan, dan praktik operasional
                                                            yang bertanggung jawab.

                                                            Seiring dengan upaya berkelanjutan dalam inovasi dan
                                                            peningkatan kesehatan, GSI menyediakan berbagai
                                                            layanan, mulai dari pengujian genomika—seperti
                                                            Non-Invasive Prenatal Test (NIPT), lifestyle genomics,
                                                            nutrigenomics, pharmacogenomics, cancer genomics,
                                                            dan analisis gut microbiome—hingga layanan klinis,
                                                            termasuk medical check-up (MCU), vaksinasi, akupuntur,
                                                            konsultasi dokter spesialis, layanan laboratorium, serta
                                                            program edukasi kesehatan.




40            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 43
Pendekatan kami
                                                          Operasional yang dikelola oleh Tripatra dan Interport
                                                          menghadapi kendala tambahan, termasuk akses


terhadap risiko
                                                          terpencil, persyaratan keamanan, dan keterbatasan
                                                          infrastruktur. Mengatasi tantangan ini memerlukan


perubahan iklim
                                                          koordinasi erat dengan kontraktor dan mitra untuk
                                                          memajukan inisiatif dekarbonisasi secara bertahap (GRI
                                                          204-1, 305-4). Perluasan tenaga surya melalui EMITS
                                                          menyajikan peluang untuk mengintegrasikan energi
Indika Energy beroperasi dalam lingkungan dinamis
                                                          terbarukan di seluruh operasional kami, meskipun
yang dibentuk oleh sektor energi Indonesia dan tren
                                                          kompatibilitas teknis dengan infrastruktur yang ada,
pasar global yang lebih luas. Operasional kami terpapar
                                                          terutama di lokasi yang dikelola kontraktor, harus dinilai
pada berbagai faktor risiko, mulai dari tantangan fisik
                                                          dan dikelola dengan cermat (GRI 302-1, 302-4).
dan lingkungan hingga regulasi dan pasar. Dengan
menanamkan kerangka kerja manajemen risiko
yang kokoh di seluruh portofolio, kami bertujuan          Tantangan lebih lanjut mencakup potensi penggunaan
untuk melindungi bisnis kami, menciptakan nilai           bertahap biodiesel B50 di seluruh unit bisnis (GRI 305-5)
jangka panjang, dan mendorong pertumbuhan yang            serta menavigasi harga offset karbon Indonesia yang
berkelanjutan.                                            relatif rendah dibandingkan dengan pasar internasional
                                                          (GRI 201-2). Ketersediaan regulasi yang jelas dan
                                                          standar offset karbon yang kredibel akan sangat
Memahami tantangan utama                                  memengaruhi kecepatan Indika Energy dalam mencapai
di masa depan                                             ambisi netral emisi karbon, terutama di bawah jalur yang
                                                          selaras dengan Perjanjian Paris (GRI 305-5).
Mencapai tujuan keberlanjutan jangka menengah
dan panjang menghadirkan tantangan praktis dan            Studi penilaian risiko
operasional (GRI 3-3). Hal ini mencakup peningkatan
skala bisnis dan perluasan portofolio non-batubara,
                                                          Indika Energy sedang memajukan penilaian
peningkatan produksi untuk memenuhi permintaan
                                                          komprehensif terhadap risiko iklim fisik untuk secara
pasar sekaligus mengurangi emisi secara bersamaan,
                                                          bertahap mengidentifikasi, mengevaluasi, dan
serta beroperasi di area pertambangan terpencil yang
                                                          mengkuantifikasi potensi dampak masa depan terhadap
membutuhkan input energi lebih tinggi dan peralatan
                                                          operasional lokasi, produktivitas, dan biaya operasional
khusus (GRI 2-6, 302-1, 305-1).
                                                          di seluruh aset yang kami operasikan (GRI 3-3, 201-2).
                                                          Penilaian ini merupakan bagian dari pendekatan kami
Beberapa lokasi operasional masih bergantung pada         yang lebih luas dalam mengintegrasikan risiko terkait
generator diesel, terutama di lokasi terpencil atau       iklim ke dalam manajemen risiko perusahaan (enterprise
sementara dengan akses jaringan listrik yang terbatas     risk management) dan perencanaan strategis (GRI 2-12,
(GRI 302-1). Elektrifikasi peralatan berat menawarkan     2-13).
potensi untuk menurunkan emisi dan biaya operasional,
sekaligus menciptakan sinergi antar anak perusahaan
                                                          Fase awal berfokus pada aset yang saat ini sedang
seperti INVI dan KALISTA (GRI 305-1, 305-5). Namun,
                                                          berproduksi, dengan mengevaluasi bagaimana
armada tambang listrik masih dalam tahap awal
                                                          bahaya iklim akut dan kronis dapat memengaruhi
pengembangan, dengan tantangan berkelanjutan terkait
                                                          kesinambungan operasional, integritas aset, dan
masa pakai baterai, daya tahan, dan kesiapan untuk
                                                          ketangguhan infrastruktur (GRI 201-2). Analisis ini
penerapan skala besar. Untuk mengelola risiko ini,
                                                          memprioritaskan skenario dengan potensi dampak
kami memprioritaskan keandalan teknologi dan secara
                                                          paling material, termasuk yang selaras dengan lintasan
aktif berkolaborasi dengan produsen peralatan guna
mempercepat inovasi dan membangun kepercayaan
pada kinerja operasional (GRI 3-3).




                                                          Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata             41
Page 44
emisi gas rumah kaca dunia saat ini. Dalam kasus           periode pelaporan, Indika Energy tidak mengidentifikasi
tertentu — seperti peningkatan risiko curah hujan tinggi   adanya dampak sosial negatif yang signifikan dalam
yang memengaruhi operasional pertambangan dan              rantai pasoknya melalui penilaian pemasok, aktivitas
mineral — skenario terburuk (low-case scenarios) juga      pemantauan, maupun mekanisme pengaduan
dinilai jika hal tersebut dapat menimbulkan implikasi      (grievance mechanisms). Perusahaan terus menerapkan
operasional atau keselamatan yang signifikan (GRI          proses penyaringan dan evaluasi pemasok yang
3-3, 403-2). Studi yang sedang berlangsung ini akan        mempertimbangkan praktik sosial dan ketenagakerjaan,
terus menginformasikan dan memperkuat manajemen            termasuk kesehatan dan keselamatan kerja (K3), serta
risiko jangka panjang, perencanaan adaptasi iklim, dan     hak asasi manusia (GRI 414-2).
langkah-langkah respons operasional kami (GRI 201-2,
3-3).                                                      Wawasan dari penilaian ini dimasukkan secara
                                                           sistematis ke dalam evaluasi risiko perusahaan
Rantai nilai                                               (enterprise risk evaluation) tahunan kami untuk
                                                           menentukan kebutuhan akan langkah-langkah mitigasi
Kami sedang menilai bagaimana risiko iklim fisik dapat     tambahan dan kontrol internal, guna memastikan bahwa
memengaruhi rantai nilai hulu (upstream) dan hilir         risiko terkait iklim dikelola secara efektif di seluruh rantai
(downstream) kami dengan memanfaatkan data iklim           nilai (GRI 2-25, 3-3).
untuk mengestimasi potensi waktu henti operasional
(operational downtime) baik dalam skenario rata-rata       Gambar 8. Pendekatan kami terhadap risiko
maupun ekstrem (GRI 201-2, 3-3). Hal ini mencakup          terkait iklim
tinjauan awal terhadap risiko majemuk (compound
risks), di mana berbagai peristiwa iklim dapat saling                     Memahami tantangan utama
berinteraksi dan memperkuat gangguan pada pemasok,
                                                                          Kami berupaya menyeimbangkan diversifikasi

logistik, serta hubungan dengan pelanggan (GRI 201-2).
                                                                          portofolio, pertumbuhan produksi, dan
                                                                          dekarbonisasi, seiring dengan pengelolaan
                                                                          kebutuhan energi dan penggunaan peralatan

Peluang utama yang muncul dari upaya ini mencakup
                                                                          pada wilayah operasional.

penguatan perencanaan kesinambungan bisnis                                Studi penilaian risiko
(business continuity planning) untuk mengatasi                            Kami melakukan studi dan analisis dalam

ketergantungan pada pemasok dan lokasi yang
                                                                          berbagai skenario dengan menggunakan data
                                                                          iklim saat ini dan proyeksi jangka panjang.
kritis (GRI 2-12, 2-13), serta meningkatkan pelibatan
pemasok dengan mengintegrasikan pertimbangan                              Dampak terhadap keselamatan, produktivitas,
ketangguhan iklim ke dalam proses pengadaan dan                           dan nilai risiko
manajemen pemasok (GRI 204-1, 308-1, 414-1). Selama                       Kami menganalisis dampak dari risiko fisik yang
                                                                          dapat memengaruhi keselamatan dan
                                                                          produktivitas, serta mengintegrasikan hasil
                                                                          skenario ke dalam perencanaan keuangan.

                                                                          Penguatan tata kelola dan pemantauan
                                                                          Kami terus memperkuat tata kelola perusahaan
                                                                          termasuk pertimbangan terkait risiko iklim untuk
                                                                          mendukung pengambilan keputusan ke
                                                                          depannya.

                                                                          Integrasi ke dalam perencanaan dan manajemen
                                                                          risiko
                                                                          Kami mengintegrasikan potensi risiko fisik dari
                                                                          perubahan iklim ke dalam perencanaan bisnis,
                                                                          manajemen risiko, serta proses pengambilan
                                                                          keputusan untuk penggunaan modal.




42            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 45
Pengelolaan risiko terkait iklim
Di Indika Energy, kami mengelola risiko secara strategis dan proaktif sebagai bagian dari komitmen kami untuk
menciptakan nilai berkelanjutan jangka panjang (GRI 2-22, 3-3). Investasi berorientasi masa depan kami di bidang
energi terbarukan, solusi surya, kendaraan listrik, logistik, dan teknologi digital memperkuat ketangguhan kami
terhadap risiko spesifik sektor, sekaligus memungkinkan kami untuk menangkap peluang pertumbuhan dan inovasi
yang muncul (GRI 201-2, 203-1).

Sistem Manajemen Risiko kami, yang dipimpin oleh Unit Manajemen Risiko, mendukung Direksi dalam
mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko material, menumbuhkan budaya kesadaran risiko yang kuat, serta
menanamkan praktik terbaik di seluruh organisasi (GRI 2-12, 2-13, 2-14). Dipandu oleh kerangka kerja Manajemen
Risiko Perusahaan (Enterprise Risk Management/ERM), proses ini mencakup siklus risiko penuh — identifikasi,
analisis, mitigasi, dan pemantauan — untuk memastikan pendekatan yang konsisten, terstruktur, dan proaktif
terhadap risiko strategis maupun operasional (GRI 2-25, 3-3).

Kerangka kerja ini dilandasi oleh standar internasional terkemuka, termasuk World Economic Forum Stakeholder
Capitalism Metrics (WEF SCM), ISO 31000, dan standar Global Reporting Initiative (GRI) (GRI 2-23, 2-24). Secara
bersama-sama, kerangka kerja ini memperkuat tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi masa depan
atas risiko finansial maupun non-finansial, sehingga memperkuat ketangguhan Indika Energy di tengah lanskap bisnis
dan transisi energi yang berkembang pesat (GRI 2-29, 3-3).

Gambar 9. Penilaian risiko terkait iklim Indika Energy

                                                      Cakupan
    Penilaian Risiko pada induk dan anak perusahaan, termasuk usaha yang terkait langsung dengan ekspansi
         bisnis baru dan inisiatif strategis, untuk memahami dinamika iklim dan kondisi pasar yang dapat
                                        mempengaruhi strategi jangka panjang.

           Risiko fisik (akut)                                Risiko fisik (kronis)                                Risiko transisi

  Peristiwa iklim ekstrem yang terjadi secara        Perubahan iklim yang berlangsung secara            Risiko yang dapat memengaruhi operasional dan
  tiba-tiba dan intens sehingga dapat                bertahap dalam jangka panjang, yang ditandai       pengambilan keputusan strategis akibat
  menyebabkan gangguan operasional secara            dengan kenaikan suhu, tingkat variabilitas curah   perubahan dinamika pasar, perkembangan
  langsung dan menyebabkan kerusakan pada            hujan, serta keterbatasan air yang berkelanjutan   teknologi, serta transisi menuju ekonomi rendah
  infrastruktur penting. Operasi berbasis lapangan   dapat memengaruhi keberlanjutan operasional,       karbon.
  dengan aset — seperti Kideco (pertambangan),       meningkatkan kebutuhan pemeliharaan aset,
  Tripatra (EPC), Indika Nature (kehutanan), dan     serta membatasi ketersediaan sumber daya           Risiko transisi utama:
  Mekko (bauksit) — memiliki risiko pemaparan        penting.                                           •     Penerapan harga karbon dan persyaratan
  cuaca ekstrem yang bersifat akut.                                                                           regulasi yang meningkatkan biaya pada
                                                     Contoh:                                                  operasi dengan intensitas emisi tinggi.
  Contoh:                                            •    Keterbatasan air yang mengganggu              •     Pergeseran pasar menjauh dari batu bara
  •    Longsor dan curah hujan ekstrem yang               proses pendinginan, pengendalian debu,              yang berdampak pada prospek
       menghambat aktivitas penambangan dan               serta pengolahan dalam operasi                      pendapatan dan kondisi pembiayaan.
       pengangkutan.                                      pertambangan dan energi.                      •     Risiko teknologi terkait PV surya,
  •    Banjir yang merusak jalan, conveyor,          •    Peningkatan suhu yang menambah                      penyimpanan energi, hidrogen, SAF.
       pelabuhan, serta akses ke area                     tekanan pada kinerja peralatan,               •     Risiko reputasi yang terkait dengan
       perkebunan.                                        keselamatan tenaga kerja, dan kebutuhan             ekspektasi investor, pengawasan
  •    Badai yang memengaruhi pasokan listrik,            energi.                                             pemangku kepentingan, serta penilaian
       lokasi kerja terpencil, dan logistik.         •    Variabilitas curah hujan yang                       ESG.
                                                          memengaruhi kepadatan kayu, tingkat
  Implikasi:                                              keberhasilan pembibitan, serta kesehatan      Implikasi:
  Gangguan produksi jangka pendek, peningkatan            hutan.                                        Kebutuhan strategis untuk mempercepat
  biaya operasional untuk perbaikan darurat, serta                                                      dekarbonisasi, mendiversifikasi sumber
  potensi keterlambatan dalam rantai pasok.          Implikasi:                                         pendapatan, memperkuat transparansi dan
                                                     Kebutuhan belanja modal (CAPEX) jangka             pengungkapan, serta berinvestasi pada
                                                     panjang yang lebih tinggi, investasi untuk         teknologi yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
                                                     adaptasi, serta penyesuaian dalam perencanaan
                                                     tata guna lahan dan siklur perkebunan.

                                                                 Fokus dan penerapan
              Identifikasi dan penilaian risiko telah diterapkan pada seluruh entitas induk dan anak perusahaan di Indika Energy Grup.
     Hal ini mencakup potensi inisiatif dekarbonisasi seperti pemanfaatan PV surya, implementasi penggunaan biodiesel (B40, dan potensi
                       B50), penggunaan armada kendaraan listrik (EV), serta efisiensi energi dan sistem manajemen (EE/EMS).


                                                               Analisa skenario
        Kami mengevaluasi potensi risiko melalui berbagai skenario, termasuk skenario dasar (baseline) dan pemetaan jalur transisi untuk
                         mengukur potensi dampak yang dapat dihasilkan, kapasitas adaptasi, serta kesiapan bisnis.



                                                                 Hasil
     Penilaian terstruktur akan memperkuat kemampuan Indika Energy untuk tetap tangguh, adaptif, dan berada pada posisi strategis untuk
                                      berkembang dalam masa depan rendah karbon dan berkelanjutan.




                                                                                      Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                         43
Page 46
Matriks risiko perubahan iklim Indika Energy
Seiring dengan kemajuan perjalanan keberlanjutan kami, kami menyadari bahwa faktor-faktor terkait transisi —
termasuk kebijakan iklim yang terus berkembang, mekanisme penetapan harga karbon, serta pergeseran global
menuju ekonomi rendah karbon — memainkan peran signifikan dalam membentuk keputusan strategis dan peluang
jangka panjang kami (GRI 201-2, 305-5, 3-3). Kami memandang risiko transisi ini tidak hanya sebagai tantangan,
tetapi juga sebagai katalis bagi ketangguhan, inovasi, dan perbaikan berkelanjutan, yang mendorong kami untuk
memperkuat model bisnis dalam lanskap energi yang terus berubah (GRI 2-22).

Untuk menavigasi dinamika ini, kami secara proaktif menyelaraskan diri dengan regulasi rendah karbon yang muncul,
meningkatkan efisiensi energi di seluruh operasional kami, dan secara sistematis mengintegrasikan pertimbangan
iklim ke dalam perencanaan strategis serta keputusan alokasi modal (GRI 302-4, 201-2, 2-23). Pendekatan yang
disiplin ini mendukung kemampuan kami untuk tetap adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi masa depan, seraya
terus maju menuju tujuan dekarbonisasi dan transisi jangka panjang (GRI 3-3).

Indika Energy menerapkan penilaian risiko iklim dan transisi yang terstruktur di seluruh perusahaan induk dan semua
anak perusahaan, menyadari bahwa risiko iklim fisik, perkembangan regulasi, dan pergeseran ekspektasi pasar
secara kolektif memengaruhi kinerja operasional dan penciptaan nilai jangka panjang (GRI 2-25, 3-3). Penilaian ini
menginformasikan proses manajemen risiko, keputusan investasi, dan perencanaan transisi kami, guna memastikan
keselarasan antara komitmen keberlanjutan dan tata kelola risiko di seluruh perusahaan (GRI 2-12, 2-13).

Gambar 10. Penilaian risiko terkait iklim dan langkah-langkah mitigasi
                                           Unit bisnis                 Potensi dampak
Kategori       Deskripsi risiko dan                      Rentang                              Langkah-langkah
                                           yang                        finansial dan
risiko         dampak                                    waktu                                mitigasi dan adaptasi
                                           terdampak                   operasional
Akut secara    Hujan lebat                 Kideco,       Pendek-       Keterlambatan          Kami memperkuat
fisik          Curah hujan                 Masmindo,     sedang        operasional,           ketahanan terhadap
               yang tinggi dapat           Mekko, Indika               penurunan              cuaca ekstrem melalui
               mengganggu operasi          Nature                      produktivitas, biaya   sistem peringatan
               pertambangan dan                                        pemeliharaan jalan     dini dan pemantauan
               kehutanan, mengurangi                                   yang lebih tinggi,     curah hujan,
               jarak pandang,                                          arus logistik yang     peningkatan drainase
               memengaruhi kondisi                                     lebih lambat, dan      dan pengelolaan
               jalan angkut, sehingga                                  peningkatan risiko     air, serta prosedur
               memperlambat aktivitas                                  kecelakaan.            tanggap darurat
               produksi.                                                                      untuk memastikan
                                                                                              respons cepat
                                                                                              dan keselamatan
                                                                                              operasional.
Akut secara    Banjir                      Kideco,       Pendek-       Penghentian            Kami memperkuat
fisik          Air banjir dapat            Masmindo,     sedang        sementara              ketahanan terhadap
               merusak peralatan,          Mekko, Indika               operasional,           cuaca ekstrem melalui
               menggenangi area kerja      Nature, ALVA                potensi kerusakan      sistem peringatan
               atau lubang tambang,                                    peralatan,             dini dan pemantauan
               serta membatasi akses                                   kebutuhan biaya        curah hujan,
               ke lokasi dan jalur                                     pemulihan, serta       peningkatan drainase
               transportasi.                                           kemungkinan            dan pengelolaan
                                                                       keterlambatan          air, serta prosedur
                                                                       transportasi,          tanggap darurat
                                                                       gangguan rantai        untuk memastikan
                                                                       pasok, dan risiko      respons cepat
                                                                       dalam proses           dan keselamatan
                                                                       pengiriman dan         operasional.
                                                                       distribusi.


44            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 47
                                           Unit bisnis                Potensi dampak
Kategori       Deskripsi risiko dan                      Rentang                            Langkah-langkah
                                           yang                       finansial dan
risiko         dampak                                    waktu                              mitigasi dan adaptasi
                                           terdampak                  operasional
Akut secara    Tanah longsor               Kideco,       Pendek-      Peningkatan           Kami memperkuat
fisik          Longsoran lereng            Masmindo,     sedang       risiko insiden        keselamatan
               dapat mengancam             Mekko, Indika              keselamatan,          melalui stabilisasi
               keselamatan pekerja,        Nature                     potensi               lereng, pemantauan
               merusak aset, dan                                      penghentian           geoteknik, serta
               menghentikan kegiatan                                  operasional           penerapan zona
               pertambangan,                                          dalam skala           terbatas pada area
               terutama di daerah                                     besar, kebutuhan      dan periode berisiko
               lapisan tanah penutup.                                 perbaikan yang        tinggi.
                                                                      signifikan, serta
                                                                      implikasi reputasi,
                                                                      terutama jika
                                                                      turut berdampak
                                                                      pada wilayah
                                                                      masyarakat.
Akut secara    Badai dan angin             Kideco,       Pendek-      Potensi penurunan     Kami mengurangi
fisik          kencang                     Masmindo,     sedang       produksi,             risiko terkait angin
               Badai hebat dapat           Mekko, Indika              peningkatan waktu     melalui pemanfaatan
               mengganggu aktivitas        Nature, ALVA               henti, kebutuhan      sistem peringatan
               di luar ruangan,                                       biaya perbaikan       cuaca, penerapan
               merusak infrastruktur,                                 struktural,           protokol penghentian
               serta memengaruhi                                      berkurangnya          sementara operasi
               keselamatan pekerja                                    umur aset, serta      saat terjadi angin
               dan stabilitas peralatan.                              meningkatnya          ekstrem, serta
                                                                      risiko cedera.        penguatan aset-
                                                                                            aset penting untuk
                                                                                            menjaga keselamatan
                                                                                            dan meminimalkan
                                                                                            potensi kerusakan.
Kronis         Kelangkaan air yang         Kideco,       Sedang–      Potensi penurunan     Kami memperkuat
secara fisik   memengaruhi proses          Masmindo,     panjang      produksi,             ketahanan air melalui
               industri                    Mekko, Indika              peningkatan           peningkatan daur
               Keterbatasan                Nature                     biaya operasional,    ulang dan efisiensi
               ketersediaan air                                       kemungkinan           penggunaan air,
               dapat memengaruhi                                      penundaan             eksplorasi sumber
               kapasitas pengolahan,                                  produksi, serta       air alternatif,
               efisiensi pendinginan,                                 risiko terkait        serta penerapan
               serta keberlangsungan                                  kepatuhan             rencana kontingensi
               operasional.                                           terhadap              kekeringan untuk
                                                                      peraturan.            menjaga stabilitas
                                                                                            operasional selama
                                                                                            periode kelangkaan
                                                                                            air.
Kronis         Peningkatan suhu            Kideco,       Sedang–      Meningkatnya          Kami berupaya
secara fisik   memberi tekanan pada        Tripatra,     panjang      kerusakan             mengurangi risiko
               peralatan dan tenaga        Interport,                 peralatan, biaya      terkait panas
               kerja                       Masmindo,                  perawatan yang        melalui peningkatan
               Kenaikan suhu               Mekko                      lebih tinggi, dan     ketahanan peralatan
               lingkungan dapat                                       produktivitas yang    terhadap suhu
               turut mempercepat                                      lebih rendah.         tinggi, penguatan
               keausan peralatan                                                            sistem pendinginan
               serta berpotensi                                                             di seluruh operasi,
               memengaruhi                                                                  serta penerapan
               produktivitas pekerja.                                                       protokol pencegahan
                                                                                            stres panas untuk
                                                                                            mendukung kesehatan
                                                                                            dan produktivitas
                                                                                            tenaga kerja.




                                                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata              45
Page 48
                                            Unit bisnis              Potensi dampak
Kategori        Deskripsi risiko dan                      Rentang                        Langkah-langkah
                                            yang                     finansial dan
risiko          dampak                                    waktu                          mitigasi dan adaptasi
                                            terdampak                operasional
Kronis          Gelombang panas             Kideco,       Pendek–    Berkurangnya        Kami berupaya
secara fisik    memengaruhi                 Tripatra,     menengah   ketersediaan        menjaga
                kesehatan tenaga kerja      Interport,               tenaga kerja,       kesejahteraan tenaga
                Suhu ekstrem dapat          Masmindo,                meningkatnya        kerja selama periode
                meningkatkan                Mekko                    risiko kesehatan    panas ekstrem
                risiko stres panas                                   dan keselamatan,    melalui penerapan
                serta berpotensi                                     serta hilangnya     siklus istirahat
                memengaruhi kapasitas                                produktivitas.      yang terjadwal,
                kerja.                                                                   penyediaan area
                                                                                         istirahat yang teduh
                                                                                         dan fasilitas hidrasi,
                                                                                         serta penyesuaian
                                                                                         jadwal kerja untuk
                                                                                         mengurangi paparan
                                                                                         pada suhu puncak.
Kronis          Kekeringan dan              Kideco,       Sedang–    Potensi gangguan    Kami memperkuat
secara fisik    kelangkaan air              Masmindo,     panjang    pada tingkat        ketahanan terhadap
                Periode kekeringan          Mekko, Indika            operasional serta   kekeringan melalui
                yang berkepanjangan         Nature                   peningkatan biaya   upaya konservasi
                mengurangi pasokan                                   pengadaan air.      air, pemanfaatan
                air untuk operasional                                                    spesies yang lebih
                dan siklus pertumbuhan                                                   tahan terhadap
                kehutanan.                                                               kondisi kering, serta
                                                                                         peningkatan efisiensi
                                                                                         irigasi di seluruh
                                                                                         wilayah operasional.
Kronis          Kenaikan permukaan          Interport     Panjang    Potensi             Melalui peningkatan
secara fisik    laut yang memengaruhi                                keterlambatan       infrastruktur terpadu
                pelabuhan                                            pengiriman,         dan pendekatan
                Kenaikan permukaan                                   peningkatan biaya   berbasis alam,
                air laut dan                                         logistik, serta     kami memperkuat
                gelombang badai                                      kemungkinan         ketahanan pelabuhan
                dapat memengaruhi                                    bertambahnya        dengan penguatan
                operasional pelabuhan                                waktu henti pada    aset utama,
                serta kelancaran logistik                            infrastruktur.      peninggian struktur
                ekspor.                                                                  yang rentan, serta
                                                                                         penyiapan rencana
                                                                                         logistik alternatif
                                                                                         untuk mendukung
                                                                                         keberlanjutan
                                                                                         operasional di tengah
                                                                                         kenaikan permukaan
                                                                                         laut.
Transisi –      Menurunnya                  Indika Energy, Sedang–   Penurunan           Mencakup upaya
pasar           permintaan batubara         Kideco, IIR    panjang   pendapatan,         menjaga komitmen
                global                                               berkurangnya        tanpa pengembangan
                Penurunan penjualan                                  pangsa pasar,       tambang batubara
                dan pendapatan                                       penurunan nilai     baru, mempercepat
                batubara berdampak                                   aset, melemahnya    diversifikasi ke EV,
                pada profitabilitas dan                              arus kas jangka     energi terbarukan, dan
                kelangsungan aset                                    panjang.            solusi berbasis alam,
                jangka panjang.                                                          serta memperkuat
                                                                                         pendapatan non-
                                                                                         batubara untuk
                                                                                         ketahanan jangka
                                                                                         panjang.




46             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 49
                                            Unit bisnis                Potensi dampak
Kategori       Deskripsi risiko dan                       Rentang                             Langkah-langkah
                                            yang                       finansial dan
risiko         dampak                                     waktu                               mitigasi dan adaptasi
                                            terdampak                  operasional
Transisi –     Volatilitas harga pasar      Indika Energy, Pendek–     Pendapatan yang        Kami memperkuat
pasar          Ketidakpastian               Kideco, IIR    menengah    kurang dapat           ketahanan terhadap
               pendapatan dan arus                                     diprediksi, tekanan    dinamika pasar
               kas yang dipengaruhi                                    pada margin,           melalui diversifikasi
               oleh fluktuasi harga                                    penyesuaian            pembelian jangka
               komoditas.                                              atau renegosiasi       panjang, penerapan
                                                                       kontrak, serta         strategi lindung nilai,
                                                                       meningkatnya           serta pengujian stres
                                                                       volatilitas laba.      secara berkala yang
                                                                                              terintegrasi dalam
                                                                                              siklus perencanaan
                                                                                              untuk mengelola
                                                                                              volatilitas permintaan
                                                                                              dan harga.
Transisi       Kendala pembiayaan      Indika Energy, Sedang–          Akses pembiayaan       Kami meningkatkan
– kondisi      untuk aset padat karbon Kideco         panjang          yang terbatas,         ketahanan kami
pasar          Biaya yang lebih tinggi                                 biaya modal            dengan memperkuat
               atau akses terbatas                                     yang lebih tinggi,     kinerja ESG,
               terhadap modal untuk                                    valuasi negatif dari   memperdalam
               proyek batubara dan                                     investor.              keterlibatan dengan
               proyek dengan emisi                                                            mitra keuangan
               tinggi.                                                                        berkelanjutan, dan
                                                                                              secara bertahap
                                                                                              mendiversifikasikan
                                                                                              portofolio kami ke
                                                                                              arah aset rendah
                                                                                              karbon.
Transisi –     Penetapan harga              Indika Energy, Pendek–     Peningkatan            Kami memperkuat
kebijakan      karbon, pelaporan            Kideco, Indika menengah    biaya operasional,     sistem akuntansi
dan regulasi   emisi, dan kepatuhan         Nature                     potensi penalti        emisi GRK kami,
               terhadap target netral                                  kepatuhan, tekanan     menerapkan harga
               emisi karbon                                            terhadap margin,       karbon internal
               Biaya operasional                                       serta kebutuhan        untuk memandu
               yang lebih tinggi dan                                   yang semakin           pengambilan
               kemungkinan implikasi                                   mendesak untuk         keputusan, dan
               regulasi jika target tidak                              belanja modal          memajukan
               sepenuhnya terpenuhi.                                   dekarbonisasi.         dekarbonisasi melalui
                                                                                              adopsi biofuel B40
                                                                                              dan program efisiensi
                                                                                              energi.
Transisi –     Pengungkapan emisi                         Sedang       Meningkatnya           Kami meningkatkan
kebijakan      GRK cakupan 3                                           beban kerja            sistem data rantai
dan regulasi   Paparan terhadap risiko                                 kepatuhan,             nilai, termasuk
               reputasi dan kepatuhan                                  terungkapnya           keterlibatan pemasok,
               yang berasal dari emisi                                 kewajiban karbon,      dan mengkaji
               hulu dan hilir.                                         dan meningkatnya       perhitungan emisi
                                                                       beban audit.           GRK cakupan 3
                                                                                              kami secara lebih
                                                                                              menyeluruh.
Transisi –     Perubahan insentif           KALISTA,      Pendek–      Menurunnya             Kami terus memantau
kebijakan      kendaraan listrik atau       INVI, ALVA    sedang       daya saing pasar       dan menyempurnakan
dan regulasi   aturan konten lokal                                     kendaraan listrik,     kebijakan serta
               Adopsi pasar tertunda                                   meningkatnya           strategi pasar yang
               atau daya saing                                         biaya kepatuhan,       adaptif, didukung oleh
               menurun untuk solusi                                    dan pergeseran         keahlian internal dan
               kendaraan listrik (EV).                                 permintaan.            optimalisasi konten
                                                                                              lokal.




                                                            Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                 47
Page 50
                                            Unit bisnis                Potensi dampak
Kategori        Deskripsi risiko dan                      Rentang                             Langkah-langkah
                                            yang                       finansial dan
risiko          dampak                                    waktu                               mitigasi dan adaptasi
                                            terdampak                  operasional
Transisi –      Mandat baru terkait         Grup Indika   Pendek–      Siklus pembayaran      Kami
kebijakan       retensi dan pelaporan       Energy        sedang       yang lebih lambat,     mengembangkan
dan regulasi    data                                                   biaya administrasi     platform untuk
                Meningkatnya beban                                     yang lebih tinggi,     memastikan
                administratif dan risiko                               kebutuhan              akurasi dalam alat
                ketidakpatuhan.                                        peningkatan            kepatuhan digital
                                                                       sistem.                dan peningkatan tata
                                                                                              kelola data kami.
Transisi –      Evolusi teknologi           KALISTA,      Pendek–      Risiko teknologi       Kami mendorong
kebijakan       yang pesat di bidang        INVI, ALVA,   panjang      yang terhenti, biaya   inovasi melalui
dan regulasi    kendaraan listrik,          EMITS                      modal (CAPEX)          proyek percontohan
                baterai, dan panel surya                               peningkatan yang       teknologi, kemitraan
                fotovoltaik                                            tinggi, ROI yang       R&D strategis, dan
                Risiko keusangan atau                                  lebih rendah,          adopsi teknologi
                kurangnya investasi                                    ketidaksesuaian        modular, semuanya
                pada teknologi baru.                                   antara                 dipandu oleh kerangka
                                                                       penelitian dan         kerja tata kelola
                                                                       pengembangan           inovatif yang kuat
                                                                       (R&D) dan              untuk memastikan
                                                                       permintaan             solusi yang terukur
                                                                       komersial.             dan berdampak tinggi.
Risiko          Sengketa hukum              Grup Indika   Sedang       Biaya hukum            Indika Energy
hukum           terkait klausul yang        Energy                     yang lebih tinggi,     memperkuat
                berhubungan dengan                                     pembatalan             pengawasan hukum
                iklim                                                  kontrak,               melalui peninjauan
                Kewajiban finansial,                                   penundaan proyek.      kontrak yang lebih
                penundaan proyek, dan                                                         ketat, kepatuhan
                kerusakan reputasi.                                                           terhadap klausul iklim,
                                                                                              dan tata kelola yang
                                                                                              lebih baik.
Risiko          Pengawasan terhadap         Grup Indika   Pendek–      Potensi penurunan      Indika Energy
reputasi        komitmen iklim,             Energy        panjang      kepercayaan            memastikan
                integritas kredit karbon,                              investor,              transparansi
                tuduhan pencucian citra                                memburuknya            melalui peningkatan
                lingkungan                                             peringkat ESG,         pengungkapan
                Potensi penurunan                                      berkurangnya           dan pelaporan,
                kepercayaan pemangku                                   kemampuan              keselarasan dengan
                kepentingan, risiko                                    untuk menarik          standarisasi global,
                sanksi regulasi, serta                                 kemitraan, serta       serta keterlibatan aktif
                dampak negatif                                         meningkatnya           dengan masyarakat.
                terhadap reputasi dan                                  tantangan dalam
                merek.                                                 memperoleh
                                                                       perizinan
                                                                       operasional.

Indika Energy telah mengidentifikasi risiko dan peluang terkait perubahan iklim dan melakukan penilaian awal (GRI
3-3). Meskipun hasil analisis tersebut saat ini mendukung manajemen risiko internal dan proses perencanaan
strategis, dampak keuangan yang terukur secara finansial belum diungkapkan kepada publik, karena metodologi,
asumsi, dan input data terus disempurnakan untuk memastikan keakuratan dan keandalan. Penguatan pemodelan
keuangan terkait iklim dan kemampuan pengungkapan tetap menjadi prioritas berkelanjutan seiring Grup
memperkuat integrasi dengan praktik pelaporan terkait iklim yang terus berkembang (GRI 201-2).




48             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 51
Pengendalian risiko dan langkah-
langkah adaptasi
Kami telah menetapkan rangkaian pengendalian
yang komprehensif untuk mengelola risiko terkait
cuaca ekstrem di seluruh operasional kami, dengan
keselamatan sebagai prioritas utama (GRI 403-1, 403-
2, 403-7). Pengendalian ini mencakup penggunaan
sistem pemantauan cuaca dan peringatan dini, protokol
kesiapsiagaan yang jelas, rencana manajemen darurat
spesifik lokasi, serta personel tanggap darurat yang
terlatih untuk memastikan tindakan yang efektif dan
tepat waktu selama peristiwa cuaca ekstrem (GRI 2-25).

Untuk meminimalkan risiko kegagalan peralatan
dan gangguan operasional, kami beroperasi sesuai
dengan praktik terbaik industri, didukung oleh program
inspeksi dan pemeliharaan preventif yang kuat, serta
ketersediaan suku cadang kritis yang selaras dengan
upaya mitigasi risiko kami (GRI 2-24, 3-3). Selain itu,
perencanaan kontinjensi ditanamkan ke dalam proses
manajemen risiko operasional kami, guna memperkuat
ketangguhan dan kesinambungan organisasi di bawah
kondisi iklim ekstrem (GRI 201-2, 2-25).


Meningkatkan pendekatan kami
terhadap risiko iklim
Seiring dengan pemahaman kami terhadap risiko iklim
fisik yang terus mendalam, studi kuantifikasi risiko kami
akan berkembang secara bertahap untuk meningkatkan
cara kami mengidentifikasi, menilai, mengelola, dan
memantau risiko iklim di seluruh aset yang kami
operasikan (GRI 3-3, 201-2). Wawasan yang dihasilkan
dari studi ini akan digunakan untuk memperbarui profil
risiko perusahaan, memperkuat aktivitas manajemen
risiko, serta menginformasikan perencanaan korporat
dan pengambilan keputusan strategis (GRI 2-24, 2-25).

Setelah selesai, temuan tersebut akan mendukung
identifikasi pengendalian dan langkah-langkah adaptasi
yang baru atau yang ditingkatkan, guna memastikan
operasional kami tetap tangguh di bawah kondisi iklim
yang berubah (GRI 201-2, 3-3). Selain itu, hasilnya akan
memandu evaluasi terhadap implikasi finansial maupun
nilai sosial dari potensi investasi adaptasi, memperkuat
komitmen kami terhadap penciptaan nilai berkelanjutan
jangka panjang bagi bisnis dan masyarakat di tempat
kami beroperasi (GRI 201-1, 413-1).




                                                            Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata   49
Page 52
Laporan
                                                             mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola —
                                                             mencerminkan kinerja anak perusahaan di mana Grup


Keberlanjutan
                                                             Indika Energy memegang lebih dari 50% kepemilikan dan
                                                             menjalankan kendali manajemen (GRI 2-2, 2-6). Entitas-


kami: Transparansi,
                                                             entitas tersebut meliputi:



akuntabilitas, dan
                                                             »   PT Kideco Jaya Agung (Kideco)
                                                             »   PT Indika Indonesia Resources (IIR)

dampak                                                       »   PT Tripatra Engineering and PT Tripatra Engineers
                                                                 and Constructors (Tripatra)
                                                             »   PT Interport Mandiri Utama (Interport)
Laporan Keberlanjutan Indika Energy memberikan
gambaran komprehensif tentang bagaimana kami                 »   PT Masmindo Dwi Area (Masmindo)
mengintegrasikan prinsip-prinsip Lingkungan, Sosial, dan     »   PT Mekko Metal Mining (Mekko)
Tata Kelola (ESG) di seluruh operasional dan strategi        »   PT Indika Multi Properti (Indika Nature)
bisnis kami. Laporan ini mencerminkan komitmen kami          »   PT Ilectra Motor Group (ALVA)
terhadap transparansi, akuntabilitas, dan penciptaan
                                                             »   PT Kalista Nusa Armada (KALISTA)
nilai bagi seluruh pemangku kepentingan. Laporan ini
menunjukkan bagaimana Indika Energy menerjemahkan            »   PT Energi Makmur Buana (INVI)
komitmen iklim global ke dalam aksi lokal, sembari           »   PT Xapiens Teknologi Indonesia (Xapiens)
mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan
ketangguhan jangka panjang bagi Grup dan masyarakat          Periode dan standar pelaporan
yang kami layani.                                            Kecuali dinyatakan lain, pengungkapan dalam Laporan
                                                             Keberlanjutan ini mencakup periode dari 1 Januari
                                                             hingga 31 Desember 2025. Jika relevan, informasi
Tentang laporan ini dan batasan data
                                                             komparatif dari tahun 2024 telah disertakan untuk
kami
                                                             meningkatkan kejelasan dan memberikan konteks pada
Di Grup Indika Energy, kami percaya bahwa ketangguhan        tren kinerja. Grup Indika Energy berkomitmen untuk
bisnis jangka panjang tidak hanya dibangun di atas           menerbitkan Laporan Keberlanjutan secara tahunan (GRI
kinerja keuangan, tetapi juga pada nilai positif dan abadi   2-3, 2-4).
yang kami ciptakan bagi lingkungan, masyarakat, dan
tata kelola yang baik. Prioritas Lingkungan, Sosial, dan
Tata Kelola (ESG) ini melandasi perjalanan keberlanjutan     Kerangka kerja dan komitmen pelaporan
kami serta memandu cara kami mengelola operasional           Laporan Keberlanjutan ini disusun sesuai dengan
dan keputusan strategis. Laporan Keberlanjutan ini           POJK No. 51/POJK.03/2017, Standar Global Reporting
menyajikan laporan yang transparan dan komprehensif          Initiative (GRI) 2021 (GRI 1), dan Metrik Utama dari World
mengenai komitmen, tindakan, dan kinerja ESG kami            Economic Forum (WEF) Stakeholder Capitalism Metrics.
selama tahun berjalan (GRI 2-3, 2-29).                       Laporan ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan
                                                             Berkelanjutan PBB (SDGs) dan Sepuluh Prinsip United
Isi laporan ini berfokus pada topik-topik ESG yang           Nations Global Compact (UNGC) (GRI 2-23, 2-24).
material bagi Grup Indika Energy. Topik-topik ini
diidentifikasi melalui penilaian materialitas yang           Indika Energy adalah penandatangan UN Global
terstruktur, yang melibatkan keterlibatan manajemen          Compact, dan laporan ini menguraikan komitmen
internal dan pemangku kepentingan eksternal utama.           berkelanjutan kami untuk menanamkan prinsip-prinsip
Proses ini memungkinkan kami untuk memprioritaskan           tersebut di seluruh tata kelola, pengelolaan lingkungan,
dampak, risiko, dan peluang yang paling signifikan           praktik ketenagakerjaan, hak asasi manusia, dan
bagi bisnis dan pemangku kepentingan kami, guna              upaya anti-korupsi (GRI 2-23). Sejak tahun 2022, kami
memastikan strategi keberlanjutan kami tetap relevan         secara bertahap telah memasukkan Metrik Kapitalisme
dan berorientasi masa depan (GRI 3-1, 3-2).                  Pemangku Kepentingan WEF ke dalam pengungkapan
                                                             ESG kami, guna memperkuat komitmen terhadap
Kecuali dinyatakan lain, informasi keuangan dan non-         transparansi, akuntabilitas, dan pengukuran kinerja
keuangan yang diungkapkan dalam laporan ini — yang           keberlanjutan yang konsisten (GRI 2-24).



50            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 53
Jaminan eksternal                                                                                             Pendekatan keberlanjutan kami
Untuk meningkatkan kredibilitas dan keandalan
pengungkapan kami, Laporan Keberlanjutan ini telah                                                            Di Grup Indika Energy, keberlanjutan adalah bagian
melalui proses jaminan independen (independent                                                                integral dari cara kami beroperasi dan mengambil
assurance) oleh SGS Indonesia atas kepatuhannya                                                               keputusan. Kami menyadari bahwa pengelolaan sumber
terhadap Standar GRI. Rincian mengenai ruang lingkup,                                                         daya yang bertanggung jawab serta manajemen dampak
metodologi, dan kesimpulan dari perikatan jaminan                                                             lingkungan dan sosial yang efektif sangat penting bagi
tersebut disajikan dalam Laporan Jaminan Independen                                                           ketangguhan bisnis jangka panjang.
pada halaman lampiran informasi lainnya di akhir
laporan ini. (GRI 2-5)

                                                    Gambar 11. Kerangka keberlanjutan Indika Energy
                                                                                           TUJUAN KAMI
                                                                 Memberi Energi bagi Indonesia demi Masa Depan yang Berkelanjutan
                                                            VISI KAMI                                                                     MISI KAMI
                                       Mitra bisnis yang sangat terpercaya, inovatif,                  — Mengembangkan Indonesia secara berkelanjutan
                                          dan berkelanjutan untuk menciptakan                     — Menjadi perusahaan investasi terdiversifikasi yang tangguh
                                                  nilai yang berkelanjutan                               — Memberdayakan sumber daya manusia kami
                                                                                                serta secara aktif mengembangkan pemimpin generasi berikutnya
                                                                                    — Menjalankan tanggung jawab sosial dengan menjunjung tinggi keberagaman dan integritas
                                                                                               — Menciptakan nilai yang unggul bagi seluruh pemangku kepentingan


                                         KESATUAN
                                     DALAM KERAGAMAN
                                                             INTEGRITAS     KERJASAMA        NILAI-NILAI KAMI              KETANGKASAN         PENCAPAIAN         TANGGUNG JAWAB SOSIAL




                                                                                        STRATEGI PERUSAHAAN
                   Investasi di sektor non-batubara                   Dekarbonisasi aktivitas operasional perusahaan                Divestasi portofolio dengan emisi karbon tinggi


                                                                                            TOPIK MATERIAL
                                                      Proses penilaian materialitas internal dan eksternal untuk mengidentifikasi topik material
                                                      Topik material menjadi fokus dalam peninjauan strategi keberlanjutan dan pelaporan kami


                                                                                     TARGET ESG 2025 DAN 2030

                                 LINGKUNGAN                                                        SOSIAL                                                 TATA KELOLA

              EMISI GRK CAKUPAN 1 DAN 2                                       MASYARAKAT SEKITAR                                         ETIKA BISNIS
              (Relatif terhadap baseline 2020)


              25%                                33%                          1%                                                         80%                          100%
              Mengurangi emisi GRK               Mengurangi emisiGRK          1% dari laba sebelum bunga dan pajak (EBIT)                80% karyawan mengikuti       80% karyawan mengikuti
              cakupan 1 dan 2 sebesar            cakupan 1 dan 2 sebesar      dialokasikan untuk pengembangan                            pelatihan kode etik bisnis   pelatihan kode etik bisnis
              25% pada tahun 2025                33% pada tahun 2030          masyarakat setiap tahun                                    pada tahun 2025              pada tahun 2030


              50%                                55%                          KESEHATAN DAN KESELAMATAN                                  100%                         100%
              Mengurangi intensitas              Mengurangi intensitas                                                                   100% anggota dewan          100% anggota dewan
              emisi GRK cakupan 1 dan            emisi GRK cakupan 1 dan                                                                 direksi mengikuti pelatihan direksi mengikuti pelatihan
              2 per pendapatan sebesar           2 per pendapatan sebesar     Nol                                                        kode etik bisnis pada       kode etik bisnis pada
              50% pada tahun 2025                55% pada tahun 2030          Tidak ada korban jiwa setiap tahunnya baik                 tahun 2025                  tahun 2030
                                                                              bagi karyawan maupun kontraktor

              10%                                25%
              Mengurangi intensitas              Mengurangi intensitas
                                                                               KEBERAGAMAN DAN INKLUSI                                   TATA KELOLA PERUSAHAAN
              emisi GRK cakupan 1 dan            emisi GRK cakupan 1 dan
              2 per ton produksi                 2 per ton produksi
              batubara sebesar 10%               batubara sebesar 25%         20%                        25%                             30%
              pada tahun 2025                    pada tahun 2030              20% perempuan dalam       25% perempuan dalam              30% bobot KPI evaluasi
                                                                              angkatan kerja pada tahun angkatan kerja pada tahun        dewan direksi &
                                                                              2025                      2030                             manajemen senior terkait
              PENGELOLAAN ENERGI                                                                                                         dengan topik ESG pada
                                                                                                                                         tahun 2025
                                                                              15%                        20%
              30%                                35%                          15% perempuan di           20% perempuan di
              Meningkatkan persentase            Meningkatkan persentase      manajemen senior pada      manajemen senior pada
              energi terbarukan dalam            energi terbarukan dalam      tahun 2025                 tahun 2030
              bauran konsumsi energi             bauran konsumsi energi
              menjadi 30% pada tahun             menjadi 35% pada tahun
              2025                               2030

              PENGELOLAAN AIR
              (Relatif terhadap baseline 2020)


              30%                                32%
              Mengurangi intensitas              Mengurangi intensitas
              pengambilan air per                pengambilan air per
              pendapatan sebesar 30%             pendapatan sebesar 33%
              pada tahun 2025                    pada tahun 2030


              PENGELOLAAN LIMBAH


              40%                                45%
              Mengalihkan 40% sampah Mengalihkan 45% sampah
              dari tempat pembuangan dari tempat pembuangan
              akhir pada tahun 2025  akhir pada tahun 2030


              LAHAN DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
              (Relatif terhadap baseline 2020)


              20%
              Meningkatkan luas lahan
              reklamasi sebesar 20%
              pada tahun 2025




                                              KEPATUHAN                                                          SUSTAINABILITY COMMITTEE
                               Kebijakan, Standar, Prosedur, dan Pedoman                           Memiliki fungsi pengawasan dan tanggung jawab utama.
                                     Metrik, Pelaporan, dan Asurans                             Komite ini menerima pembaruan secara berkala mengenai kinerja
                                                                                                  bisnis di seluruh operasi kami, termasuk area risiko material
                                                                                                                      terkait keberlanjutan.




                                                                                                               Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                                         51
Page 54
Seiring dengan ekspektasi pemangku kepentingan                           Pengawasan keberlanjutan dijalankan oleh Komite
yang terus berkembang, kinerja keberlanjutan telah                       Keberlanjutan khusus yang memandu dan memantau
menjadi ukuran utama bagi kredibilitas, kepercayaan,                     kinerja di bidang kesehatan dan keselamatan,
dan penciptaan nilai (GRI 2-22, 2-29). Perjalanan                        manajemen lingkungan, pengembangan masyarakat,
keberlanjutan kami berpijak pada tujuan yang jelas, nilai-               serta hak asasi manusia. Komite ini memastikan
nama bersama, dan keselarasan dengan standar yang                        keselarasan kebijakan, prosedur, dan Pedoman Perilaku
diakui secara global. Kami menyelaraskan praktik kami                    (Code of Conduct) dengan nilai-nama serta ekspektasi
dengan kerangka kerja internasional seperti Standar                      kinerja Grup, sementara evaluasi berkala dan analisis
GRI, Ekspektasi Kinerja International Council on Mining                  kesenjangan (gap analysis) mendukung kemajuan
and Metals (ICMM), dan Towards Sustainable Mining.                       menuju target tahun 2028 dan 2050 kami (GRI 2-25, 3-3).
Kerangka kerja ini mendukung konsistensi, akuntabilitas,
dan komparabilitas di seluruh operasional kami melalui                   Tata kelola yang kuat melandasi cara Indika Energy
penilaian mandiri yang terstruktur dan, jika berlaku,                    mengelola transisi energi dan agenda keberlanjutan
verifikasi pihak ketiga, guna memperkuat perilaku etis,                  yang lebih luas. Membangun di atas struktur tata kelola
transparansi, serta perbaikan berkelanjutan (GRI 2-23,                   perusahaan kami, kami telah memperkuat mekanisme
2-24).                                                                   pengawasan untuk menanamkan pertimbangan
                                                                         keberlanjutan dan transisi ke dalam pengambilan
                                                                         keputusan sehari-hari di seluruh Grup (GRI 2-9, 2-12).


                                  Gambar 12. Tata kelola keberlanjutan Indika Energy


                                                       Dewan Komisaris
                                                                              Dewan Komisaris

                                                                              Memegang tanggung jawab utama atas
                             Tata Kelola                                      pengawasan strategis seluruh kinerja keberlanjutan
                                                                              Grup Indika Energy. Komite Keberlanjutan bertindak
                           Keberlanjutan                                      sebagai badan pengawas yang ditunjuk untuk
                                                      Komite Keberlanjutan    menjalankan tugas pengawasan dan peninjauan
                   Mempertahankan struktur tata                               secara rinci. Komite Keberlanjutan memantau
                          kelola yang kuat sangat                             kemajuan secara reguler yaitu triwulanan untuk
                       penting untuk memastikan                               memastikan akuntabilitas dan keselarasan
                  Indika Energy tetap fokus pada                              pencapaian dengan target yang diharapkan.
                         tujuan keberlanjutannya.
                    Dewan Komisaris dan Direksi
                        memainkan peran penting
                         dalam mengintegrasikan
                  praktik berkelanjutan ke dalam
                             strategi bisnis, untuk                           Pengelolaan
                     mendorong terciptanya nilai
                      jangka panjang. Struktur ini      Direktur Utama        Memainkan peran kunci dalam memberikan
                                 diperkuat dengan                             panduan organisasi mengenai topik keberlanjutan
                            pembentukan Komite                                yang penting. Manajemen menetapkan proses tata
                                                                              kelola internal untuk pelaporan berkala, yang sangat
                        Keberlanjutan pada tahun                              penting untuk transparansi, akuntabilitas, dan
                  2021, untuk mengawasi secara                                tindakan proaktif. Dewan Direksi meninjau dan
                               independen kinerja                             memastikan keselarasan target perjalanan
                                    keberlanjutan.       Kepala Divisi        keberlanjutan. Kepala Divisi Keberlanjutan
                                                         Keberlanjutan        melakukan pelaksanaan strategi, bertanggung
                                                                              jawab untuk mengarahkan implementasi rencana
                                                                              keberlanjutan di seluruh organisasi, memberikan
                                                                              laporan berkala secara terperinci tentang kinerja,
                                                                              risiko, dan kemajuan langsung kepada Dewan
                                                                              Direksi dan Komite Keberlanjutan.




                                                                              Keberlanjutan Anak Perusahaan

                                                        Keberlanjutan         Fungsi keberlanjutan di anak usaha dilakukan oleh
                                                       Anak Perusahaan        Tim Keberlanjutan di masing masing unit usaha.
                                                                              Tim ini mengelola dan mengoordinasikan
                                                                              implementasi strategi dan program ESG di tingkat
                                                                              lokal. Setiap tim melaporkan kinerja kepada Direksi
                                                                              di anak perusahaan masing-masing untuk
                                                                              penyelarasan dan pelaksanaan operasional. Untuk
                                                                              tata kelola yang lebih mendalam, Komite
                                                                              Keberlanjutan juga telah dibentuk di beberapa anak
                                                                              perusahaan utama untuk lebih menanamkan
                                                                              strategi dalam operasi setiap kegiatan operasional.




52            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 55
Pada tingkat Dewan, pertimbangan iklim dan                   Komitmen kebijakan
keberlanjutan diintegrasikan ke dalam diskusi strategis
dan keputusan investasi. Direksi meninjau strategi           Saat kami memajukan transisi rendah karbon, Grup
transisi energi, menilai risiko dan peluang terkait iklim,   Indika Energy terus memperkuat kerangka tata kelola
serta memantau kemajuan terhadap target utama.               dan standar operasionalnya. Kebijakan-kebijakan utama,
Pengeluaran modal (capital expenditure) besar, akuisisi,     terutama yang terkait dengan hak asasi manusia,
dan divestasi dievaluasi untuk memastikan keselarasan        telah diperbarui untuk selaras dengan praktik terbaik
dengan tujuan transisi dan penciptaan nilai jangka           internasional dan ekspektasi pemangku kepentingan
panjang (GRI 2-12, 2-13, 201-2).                             yang terus berkembang (GRI 2-23, 412-1).


Akuntabilitas diperkuat melalui integrasi Indikator          Secara paralel, kami memperbarui Prosedur
Kinerja Utama (Key Performance Indicators/KPI)               Operasi Standar (SOP) di seluruh unit bisnis untuk
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) ke dalam           mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan,
evaluasi kinerja Direksi dan manajemen senior, dengan        meningkatkan efisiensi, dan memperkuat perilaku
sekitar 30% penilaian terkait dengan topik-topik ESG         etis. Pembaruan ini mendukung kesiapan operasional,
pada tahun 2025. Kebijakan remunerasi lebih lanjut           manajemen risiko, serta transisi yang adil dan merata
mendukung pencapaian target dengan menghubungkan             menuju ekonomi rendah karbon (GRI 2-24, 3-3).
insentif pada pengurangan emisi, perbaikan operasional,
dan ekspansi bisnis rendah karbon (GRI 2-19, 2-20).
                                                             Memantau kemajuan
Komite Keberlanjutan menerima pembaruan triwulanan           Kemajuan dalam keberlanjutan dipantau setiap
mengenai kemajuan menuju komitmen keberlanjutan              triwulan melalui rapat Komite Keberlanjutan dan
jangka panjang dan netral emisi karbon (net-zero),           analisis kesenjangan yang terstruktur di seluruh
yang memungkinkan koordinasi lintas fungsi,                  dimensi lingkungan, sosial, dan tata kelola. Hal ini
identifikasi risiko yang muncul, serta penyelarasan          memungkinkan pelacakan yang konsisten menuju target
prioritas di seluruh unit bisnis. Struktur ini memperkuat    tahun 2028 dan 2050 kami (GRI 3-3).
keberlanjutan sebagai tanggung jawab kepemimpinan
bersama (GRI 2-25, 3-3).                                     Kami juga menjalin komunikasi secara berkala dengan
                                                             unit-bisnis untuk mendukung pengembangan dan
Seiring dengan kemajuan transisi kami, tata kelola iklim     implementasi strategi keberlanjutan mereka, guna
terus berevolusi sejalan dengan praktik terbaik global.      memastikan keselarasan dengan ambisi netral emisi
Komponen kinerja transisi dalam kerangka insentif            karbon Grup Indika Energy. Melalui pemantauan,
kami menekankan pada inisiatif yang berkontribusi            pelibatan, dan tinjauan kinerja yang berkelanjutan, kami
langsung terhadap pengurangan emisi dan kemajuan             tetap akuntabel dan fokus pada pencapaian tujuan
menuju netral emisi karbon, yang dinilai berdasarkan         keberlanjutan jangka panjang kami (GRI 2-25, 3-3).
target pengurangan gas rumah kaca, penyebaran energi
terbarukan pada tahun 2030, serta pengembangan               Pelibatan pemangku kepentingan
bisnis rendah karbon (GRI 3-3, 305-1, 305-2).
                                                             Keberhasilan menavigasi transisi energi memerlukan
Inti dari pendekatan tata kelola kami adalah komitmen        kolaborasi mendalam di seluruh rantai nilai. Di Indika
terhadap integritas, disiplin, dan penciptaan nilai          Energy, kami aktif terlibat dengan mitra lokal dan global
jangka panjang. Rencana Transisi (Transition Plan)           untuk memitigasi risiko (de-risk) dan memfasilitasi
kami membentuk pilar lingkungan dari strategi ESG            inisiatif transisi kami — mulai dari penggunaan bahan
kami, menanamkan aksi iklim ke dalam pengambilan             bakar B40 dan truk listrik hingga pemasangan sistem
keputusan korporat, dan menerjemahkan ambisi menjadi         PV surya, integrasi jaringan listrik, dan eksplorasi solusi
hasil yang terukur menuju tahun 2030 dan seterusnya          offset karbon. Kemitraan ini membantu kami mengatasi
(GRI 3-3).                                                   tantangan operasional dan infrastruktur sekaligus
                                                             mempercepat adopsi teknologi rendah karbon di seluruh
                                                             bisnis kami (GRI 2-29, 302-1, 305-2).




                                                             Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata              53
Page 56
Kolaborasi memainkan peran kritis dalam memperkuat         »   Pengaruh (Influence): Pemangku kepentingan yang
kesiapan infrastruktur, mengamankan pendanaan,                 membentuk strategi, kebijakan, atau pengambilan
dan meningkatkan efisiensi sumber daya. Dengan                 keputusan kami.
bekerja erat bersama badan pemerintah, rekan industri,
dan lembaga keuangan, kami memobilisasi modal,             »   Perspektif beragam (Diverse perspectives): Suara-
meningkatkan kapabilitas teknis, dan membangun                 suara yang menantang asumsi dan menginspirasi
rantai pasok yang lebih tangguh. Pendekatan kolektif ini       inovasi.
mengurangi inefisiensi operasional dan memposisikan
Grup untuk penciptaan nilai jangka panjang di tengah       Indika Energy berkomitmen teguh untuk memajukan
lanskap energi yang terus berkembang (GRI 2-6, 2-29,       Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB
201-2).                                                    sebagai kerangka kerja bagi pertumbuhan yang inklusif
                                                           dan berkelanjutan. Sebagai penandatangan United
Pelibatan yang transparan dan berkelanjutan dengan         Nations Global Compact (UNGC), kami menjunjung
regulator tetap menjadi hal esensial bagi upaya            tinggi Sepuluh Prinsipnya mengenai hak asasi manusia,
transisi kami. Dialog yang konstruktif mendukung           tenaga kerja, lingkungan, dan anti-korupsi, serta
akses ke pendanaan konsesional dan campuran                menanamkannya di seluruh strategi, tata kelola, dan
(blended financing) untuk proyek energi terbarukan dan     operasional kami. Melalui Kideco, kami juga merupakan
elektrifikasi, sekaligus memungkinkan solusi bersama       anggota International Council on Mining and Metals
terhadap kendala jaringan listrik dan optimalisasi         (ICMM), yang memperkuat komitmen kami terhadap
sumber daya. Melalui pelibatan ini, kami memastikan        praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan
keselarasan antara perkembangan kebijakan, kebutuhan       berkelanjutan (GRI 2-23, 2-24).
operasional, dan tujuan keberlanjutan (GRI 2-29).
                                                           Untuk lebih memperkuat jalur transisi kami, kami aktif
Sesuai dengan Standar Pelibatan Pemangku                   berpartisipasi dalam Powering Past Coal Alliance
Kepentingan AA1000, kami secara sistematis                 (PPCA), mendukung upaya global untuk menghapus
mengidentifikasi dan memprioritaskan pemangku              penggunaan batubara yang tidak disertai upaya mitigasi
kepentingan berdasarkan lima dimensi utama (GRI 2-29):     (unabated coal), serta menjadi anggota Indonesia
                                                           Business Council for Sustainable Development (IBCSD).
»    Ketergantungan (Dependency): Pihak-pihak yang         Platform-platform ini memungkinkan kolaborasi baik di
     bergantung secara langsung maupun tidak langsung      tingkat nasional maupun internasional, memastikan aksi
     pada operasional kami.                                keberlanjutan kami memberikan dampak yang terukur,
                                                           kredibel, dan langgeng (GRI 2-6, 2-28).
»    Tanggung jawab (Responsibility): Pemangku
     kepentingan kepada siapa kami memiliki kewajiban      Melalui kemitraan dan pelibatan ini, kami menumbuhkan
     hukum, komersial, atau etika.                         jaringan keahlian bersama, kepercayaan, dan sumber
                                                           daya, mengubah kolaborasi menjadi kemajuan nyata
»    Ketegangan (Tension): Kelompok-kelompok yang          menuju masa depan rendah karbon yang tangguh (GRI
     memerlukan perhatian khusus karena kekhawatiran       2-29, 3-3).
     sosial, lingkungan, atau ekonomi.




54            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 57
Gambar 13. Memahami pemangku kepentingan kami dan bagaimana kami berinteraksi dengan mereka
Pemangku        Mengapa hal itu
                                        Minat utama               Bagaimana kami terlibat           Frekuensi komunikasi
kepentingan     penting

                Mendorong
                                        Kualitas produk,          Keterlibatan rutin
                pendapatan,                                                                         Pertemuan ad hoc,
                                        harga, kepatuhan          berdasarkan komoditas
Pelanggan       positioning produk,                                                                 pembaruan triwulanan,
                                        terhadap peraturan,       dan geografi, asosiasi
                dan kinerja                                                                         laporan tahunan
                                        metrik keberlanjutan      industri, inisiatif kolaboratif
                keberlanjutan
                                        Kesehatan dan
                                        keselamatan,              Komunikasi                        Pertemuan umum
                Inti dari kinerja
                                        kesejahteraan,            internal, pertemuan               triwulanan, pembaruan
Karyawan        operasional,
                                        pengembangan,             umum, keterlibatan                internal berkala, laporan
                budaya, dan inovasi
                                        inklusi, kinerja          kepemimpinan, survei              tahunan
                                        keberlanjutan
                                        Pajak, perizinan,
                Membentuk
                                        tenaga kerja,             Keterlibatan langsung di          Pertemuan rutin & ad hoc,
                lingkungan,
Pemerintah                              kepatuhan                 semua tingkatan, asosiasi         pengungkapan informasi,
                regulasi, fiskal, dan
                                        lingkungan, dampak        industri                          laporan tahunan
                operasional
                                        terhadap masyarakat
                Pemegang hak            Warisan budaya,
                                                                  Konsultasi, kesepakatan,
Masyarakat      dan pemangku            hak asasi manusia,                                          Forum reguler, pertemuan
                                                                  forum komunitas, investasi
adat            kepentingan utama       dampak lingkungan,                                          ad hoc
                                                                  sosial
                komunitas               peluang lokal
                                        Kesehatan,
                Memastikan              Keselamatan, dan
Rekan sejawat
                keselarasan dengan      Lingkungan (HSE),         Partisipasi dalam komite,         Keterlibatan ad hoc,
dan asosiasi
                standar dan praktik     kinerja keberlanjutan,    inisiatif bersama, advokasi       pelaporan tahunan
industri
                terbaik                 kemampuan tenaga
                                        kerja
                Memberikan akses        Pengembalian              Pengarahan analis,                Pertemuan rutin,
Komunitas
                ke modal dan nilai      finansial, kinerja ESG,   pengungkapan informasi,           pembaruan triwulanan,
investasi
                jangka panjang          manajemen risiko          tolok ukur ESG                    laporan tahunan
                Mendukung               Hak-hak tenaga kerja,     Dialog langsung yang
                                                                                                    Forum reguler, pertemuan
Serikat buruh   hubungan industrial     keselamatan, upah,        menghormati kebebasan
                                                                                                    ad hoc
                yang konstruktif        kondisi kerja             berserikat
                Izin sosial untuk
                                        Dampak lingkungan
                beroperasi dan                                    Konsultasi masyarakat,            Forum reguler, pertemuan
Masyarakat                              dan sosial, lapangan
                keberlanjutan                                     partisipasi, program sosial       ad hoc
                                        kerja, pemasok lokal
                proyek
                Membentuk                                         Pengarahan media, siaran          Pembaruan triwulanan,
                                        Kinerja perusahaan,
Media           persepsi publik dan                               pers, wawancara, platform         siaran pers, laporan
                                        inisiatif keberlanjutan
                transparansi                                      digital                           tahunan
                Memberikan
                                        Hak asasi manusia,        Keterlibatan dan kemitraan
LSM &           pengawasan                                                                          Keterlibatan ad hoc, laporan
                                        dampak lingkungan,        di tingkat kelompok dan
masyarakat      dan umpan balik                                                                     tahunan
                                        tata kelola               aset
                independen
                Penciptaan nilai                                  Rapat Umum Pemegang
Pemegang        jangka panjang dan      Kinerja keuangan,         Saham (RUPS), pertemuan           Pembaruan triwulanan;
saham           akuntabilitas tata      ESG, tata kelola          investor, pengungkapan            laporan tahunan
                kelola                                            informasi
                Meningkatkan            Perilaku etis,
Mitra                                                             Dewan, komite, program            Forum rutin, laporan
                dampak sosial dan       tata kelola, hasil
masyarakat                                                        bersama                           tahunan
                lingkungan              keberlanjutan
                Memastikan
                kesinambungan           Standar pengadaan,        Keterlibatan siklus
                                                                                                    Keterlibatan ad hoc,
Pemasok         operasional dan         pembayaran, HSE,          pemasok, penilaian
                                                                                                    formulir pemasok
                rantai nilai yang       etika                     berbasis risiko
                bertanggung jawab




                                                                  Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                   55
Page 58
Menentukan topik keberlanjutan                             Proses penilaian
material                                                   »   Riset (desk research) – Kami meninjau topik material
                                                               yang sudah ada dan mengevaluasi pencantuman
Setiap tahun, Grup Indika Energy melakukan penilaian           topik serta sub-topik baru dengan menganalisis
materialitas keberlanjutan untuk mengidentifikasi topik        prioritas pemangku kepentingan, isu keberlanjutan
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) yang memiliki        yang muncul, serta penilaian materialitas yang
dampak paling signifikan terhadap bisnis, pemangku             dilakukan oleh rekan-rekan industri. Hal ini
kepentingan, dan rantai nilai kami. Penilaian ini              membantu memastikan relevansi yang berkelanjutan
dilakukan selaras dengan Standar GRI, guna memastikan          dan keselarasan dengan ekspektasi ESG yang
pendekatan yang terstruktur dan konsisten dalam                berkembang.
mengidentifikasi, memprioritaskan, dan mengelola topik-
topik material. Hasil dari proses ini menjadi landasan     »   Pelibatan pemangku kepentingan – Kami melibatkan
strategi keberlanjutan kami serta memandu ruang                berbagai pemangku kepentingan internal dan
lingkup dan isi Laporan Keberlanjutan kami (GRI 3-1,           eksternal, termasuk perwakilan pemerintah, investor,
3-2).                                                          perbankan, penyedia asuransi, media, pelanggan,
                                                               asosiasi industri, organisasi non-pemerintah
Penilaian materialitas kami mengevaluasi dampak                (LSM/NGO), serta perwakilan karyawan. Pelibatan
positif maupun negatif, dengan menarik berbagai                ini memberikan wawasan berharga mengenai
masukan internal dan eksternal. Hal ini mencakup               kekhawatiran, ekspektasi, serta risiko dan peluang
profil risiko perusahaan Grup, kerangka kerja nilai            yang muncul bagi pemangku kepentingan.
sosial, wawasan dari Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST), standar industri yang berlaku, regulasi   »   Tinjauan akhir dan penilaian (scoring) – Tim
keberlanjutan, ekspektasi investor, serta liputan media        Keberlanjutan mengonsolidasikan dan memberikan
terkait operasional kami. Kami juga menilai dampak             penilaian atas masukan yang diterima, yang
yang muncul tidak hanya dari operasional langsung              kemudian ditinjau oleh Komite Keberlanjutan. Jika
kami, tetapi juga di seluruh rantai nilai, termasuk            sesuai, daftar akhir topik material dibagikan kepada
hubungan dengan pemasok dan mitra bisnis (GRI 3-1,             pemangku kepentingan yang berpartisipasi. Saat ini
2-29).                                                         kami sedang dalam proses menyelaraskan strategi,
                                                               target, dan komunikasi kami dengan topik material
Pengawasan atas penilaian materialitas berada di               yang telah diperbarui untuk memastikan integrasi
bawah tanggung jawab Komite Keberlanjutan, yang                yang efektif di seluruh Grup.
meninjau topik keberlanjutan material setiap tahunnya.
Melalui pelibatan berkelanjutan dengan manajemen           »   Validasi – Kami memvalidasi hasil penilaian
internal dan pemangku kepentingan eksternal, kami              melalui tinjauan bersama manajemen senior untuk
menilai signifikansi relatif dari topik-topik ESG dan          memastikan keselarasan dengan arah strategis
mengidentifikasi isu-isu baru yang dapat memengaruhi           Perusahaan (GRI 2-14).
strategi jangka panjang kami. Pada tahun 2024, kami
menegaskan kembali relevansi topik material yang ada
dan menyempurnakan prioritasnya untuk mencerminkan
ekspektasi pemangku kepentingan dan dinamika bisnis
yang terus berkembang (GRI 3-2, 3-3).




56            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 59
Gambar 14. Prioritas topik ESG, berdasarkan perspektif dari para pemangku kepentingan dan potensi
dampak yang dihasilkan
   TINGGI




                                                                                                             •   Emisi GRK                            Kepentingan tinggi
                                                                                                             •   Konsumsi energi
                                                                           •   Keanekaragaman, inklusi
                                                                                                                                                      Kepentingan
                                                                                                             •   Kesehatan & keselamatan
                                                                               dan kesetaraan                    kerja                                rendah/menengah
                                                                                                             •   Penggunaan lahan dan
                                                                                                                 keanekaragaman hayati
    DAMPAK KEPADA PEMANGKU KEPENTINGAN




                                         •   Kehadiran pasar
                                         •   Inovasi dan kemajuan          •   Pengelolaan limbah
                                                                                                             •   Air dan efluen
                                             teknologi                     •   Tata kelola perusahaan
                                                                                                             •   Masyarakat lokal
                                         •   Hak asasi manusia dan         •   Etika dan kepatuhan
                                             perlakuan adil




                                                                           •   Praktik ketenagakerjaan       •   Kinerja ekonomi dan
                                         •   Tata kelola perpajakan                                              keberlanjutan bisnis
                                                                               dan kesejahteraan
                                         •   Hak masyarakat adat               karyawan




   RENDAH                                                             DAMPAK KEPADA BISNIS                                              TINGGI



Gambar 15.Topik keberlanjutan material menentukan arah strategis kami menuju netral emisi karbon

                                                                                                                         Standar
Pilar                                          Topik                     Keterangan                                                          SDG’s         Fokus strategis
                                                                                                                         GRI
                                                                         Konsumsi energi meliputi
                                                                         bahan bakar, listrik, pemanasan,                                                  Mendorong
                                                                         pendinginan, dan uap, termasuk                                                    transisi menuju
                                               Emisi gas rumah           pengukuran dan pengelolaan                                                        netral emisi
                                                                                                                         302, 305            7, 13
                                               kaca dan energi           emisi gas rumah kaca (GRK),                                                       karbon melalui
                                                                         emisi yang tidak terkontrol, dan                                                  inovasi dan aksi
                                                                         emisi udara signifikan lainnya                                                    iklim
                                                                         seperti ODS, NOx, dan SOx
                                                                                                                                                           Pengelolaan
                                                                         Pengelolaan pengambilan,
                                                                                                                                                           lingkungan—
                                               Manajemen air             konsumsi, dan pembuangan
                                                                                                                         303                 6, 7          menghormati
                                               dan limbah                air limbah yang terkait dengan
Lingkungan                                                                                                                                                 dan melestarikan
                                                                         kegiatan operasional
sehat                                                                                                                                                      alam
                                                                         Dampak lingkungan dan                                                             Pengelolaan
                                                                         kesehatan manusia dari                                                            lingkungan—
                                               Pengelolaan
                                                                         limbah operasional, termasuk                    306                 12, 13        menghormati
                                               sampah
                                                                         penanganan, pengolahan, dan                                                       dan melestarikan
                                                                         pengelolaan pembuangan                                                            alam
                                                                         Meminimalkan gangguan lahan
                                                                                                                                                           Pengelolaan
                                               Penggunaan                dan melindungi ekosistem,
                                                                                                                                                           lingkungan—
                                               lahan dan                 spesies, dan keanekaragaman
                                                                                                                         304                 13, 15        menghormati
                                               keanekaragaman            genetik untuk memastikan
                                                                                                                                                           dan melestarikan
                                               hayati                    ketahanan lingkungan jangka
                                                                                                                                                           alam
                                                                         panjang




                                                                                                         Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                          57
Page 60
                                                                           Standar
Pilar              Topik                Keterangan                                      SDG’s       Fokus strategis
                                                                           GRI
Tenaga kerja
                                                                                                    Dampak sosial—
yang aman,                              Perekrutan, retensi, kondisi
                                                                           401, 402,                memberdayakan
inklusif,                               kerja, pelatihan, pengembangan
                   Ketenagakerjaan                                         404, 406,    1, 8, 10    masyarakat dan
dan siap                                karier, hubungan karyawan, dan
                                                                           407                      meningkatkan
menghadapi                              kebebasan berserikat
                                                                                                    kualitas hidup
masa depan
                                        Mendorong keberagaman                                       Dampak sosial—
                   Keberagaman,
                                        tenaga kerja, menghilangkan                                 memberdayakan
                   inklusi, dan
                                        diskriminasi, memastikan           405          5, 8, 10    masyarakat dan
                   kesempatan yang
                                        kesempatan yang sama, dan                                   meningkatkan
                   setara
                                        mendukung remunerasi yang adil                              kualitas hidup
                                        Menyediakan kondisi kerja yang                              Dampak sosial—
                   Kesehatan dan        aman dan sehat, mencegah                                    memberdayakan
                   keselamatan          bahaya fisik dan mental, serta     403          3, 8        masyarakat dan
                   kerja                meningkatkan kesejahteraan                                  meningkatkan
                                        karyawan                                                    kualitas hidup
                                        Dampak ekonomi, sosial,
                                                                                                    Dampak sosial—
Komunitas                               budaya, dan lingkungan terhadap
                                                                                                    memberdayakan
yang                                    masyarakat setempat, termasuk                   1, 4, 10,
                   Masyarakat                                              413, 414                 masyarakat dan
berkembang                              hak asasi manusia, mata                         11
                                                                                                    meningkatkan
dan berdaya                             pencaharian, kesehatan, dan
                                                                                                    kualitas hidup
                                        pembangunan sosial
                                        Nilai ekonomi yang dihasilkan                               Mendorong
                                        dan didistribusikan, implikasi                              pertumbuhan
                                                                           201, 203,    1, 8, 9,
                   Kinerja ekonomi      keuangan terkait iklim, dan                                 ekonomi dan
                                                                           207          12
                                        dampak ekonomi tidak langsung                               masyarakat
                                        yang mendukung ketahanan                                    berkelanjutan
                                        Kerangka tata kelola yang
                                        memastikan perilaku etis,
                   Tata kelola                                             206, 408,                Tata kelola—
                                        transparansi, akuntabilitas,
                   perusahaan,                                             409, 410,    5, 8, 12,   memastikan
Tata kelola                             anti-korupsi, hak asasi manusia,
                   etika, dan                                              411, 415,    16          integritas dan
                                        mekanisme pengaduan, praktik
                   perilaku bisnis                                         416                      akuntabilitas
                                        yang bertanggung jawab, dan
                                        kepatuhan terhadap peraturan




Penyajian ulang informasi                                     Penyajian kembali mengenai kinerja
                                                              pembuangan air
Apabila diperlukan pernyataan kembali (restatement)           Selama periode pelaporan, Indika Energy menyatakan
atas informasi yang dilaporkan sebelumnya, kami               kembali data pembuangan air tahun 2023 dan 2024
mengungkapkannya secara transparan dan menjelaskan            berdasarkan kategori total padatan terlarut (total
sifat serta alasan di balik perubahan tersebut.               dissolved solids/TDS) untuk meningkatkan akurasi
Pendekatan ini memastikan akurasi, konsistensi, dan           pelaporan. Sebelumnya, pembuangan air dari ALVA
keterbandingan data antar periode pelaporan, serta            diklasifikasikan ke dalam kategori air lainnya dengan
mendukung pemahaman pemangku kepentingan                      kadar TDS melebihi 1.000 mg/L.
mengenai tren kinerja dari waktu ke waktu. Setiap
pernyataan kembali dilakukan untuk mencerminkan
                                                              Menyusul peningkatan dalam metodologi penghitungan,
peningkatan kualitas data, metodologi, cakupan, atau
                                                              pemantauan, dan validasi data di ALVA, sebesar 1,91
ketersediaan informasi yang lebih andal.
                                                              ML pada tahun 2023 dan 3,09 ML pada tahun 2024
                                                              diklasifikasikan ulang sebagai pembuangan air tawar
                                                              (freshwater discharge), karena kadar TDS yang terukur
                                                              dikonfirmasi berada di bawah 1.000 mg/L. Pernyataan
                                                              kembali ini mencerminkan upaya berkelanjutan Grup
                                                              untuk meningkatkan konsistensi dan keandalan data,
                                                              serta praktik manajemen data lingkungan secara
                                                              keseluruhan.



58             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 61
Gambar 16. Pernyataan ulang debit air berdasarkan kategori total padatan terlarut

 Keterangan                          Satuan      2023            %           2024            %             2025

 Air tawar (<= 1.000 mg/L TDS)      ML        212.515,68       3,35%      219.631,35       -1,12%        217.177,45

 Air lainnya (> 1.000 mg/L TDS)     ML           292,89        -100%          0,00         100%             1,72

 Konsumsi air total                 ML        212.808,57       3,21%      219.631,35       -1,12%        217.179,1


Di seluruh Grup Indika Energy, keberlanjutan terintegrasi ke dalam cara kami merencanakan, mengoperasikan, dan
menata kelola bisnis, didukung oleh pengawasan yang jelas, proses yang terstruktur, dan pelaporan yang transparan.
Fokus kami adalah menginternalisasi disiplin ini secara konsisten, sambil terus menyempurnakan pendekatan kami
seiring perkembangan portofolio. Kinerja lingkungan merupakan pertimbangan inti dalam manajemen operasional
dan perencanaan jangka panjang, yang membentuk pemanfaatan sumber daya, pengelolaan risiko, dan pengukuran
hasil di seluruh aktivitas kami. Fondasi ini memberikan konteks untuk melihat lebih dekat bagaimana aspek
lingkungan ditangani dalam praktik, termasuk emisi, pengelolaan sumber daya, dan aspek-aspek penting lainnya dari
kinerja lingkungan kami.




                                                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata             59
Page 62
60   Laporan Keberlanjutan 2025
Page 63
Pengelolaan Lingkungan:
Melestarikan Alam, Menjaga
Masa Depan
Lingkungan menjadi pertimbangan yang terintegrasi di seluruh operasional
Indika Energy, termasuk dalam pengelolaan energi, emisi, lahan, air, dan
keanekaragaman hayati. Seiring perkembangan usaha, pada 2025 kami tetap
berfokus pada pencapaian target jangka menengah, dengan pelaksanaan yang
disiplin dan pemantauan kinerja yang berkelanjutan. Di saat yang sama, kami
terus memperkuat sistem untuk mendukung target jangka panjang, termasuk
arah strategis menuju netral emisi karbon.



      Pendekatan kami dalam melestarikan alam

      Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK), penggunaan energi, dan
      pengelolaan emisi

      Penggunaan lahan, reklamasi, keanekaragaman hayati, dan
      perlindungan ekosistem

      Pengelolaan air

      Pengelolaan limbah dan ekonomi sirkular

      Pengelolaan kualitas udara

      Pengelolaan material dan ekonomi sirkular

      Pengelolaan lingkungan pemasok




                        Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata           61
Page 64
Pendekatan kami dalam
melestarikan alam
Pendekatan lingkungan Indika Energy berfokus pada
pengelolaan dampak secara bertanggung jawab di
seluruh rantai operasional, sekaligus mendukung
transisi jangka panjang kami menuju portofolio dengan
intensitas emisi yang lebih rendah (GRI 3-3). Kami
memprioritaskan beberapa fokus utama, termasuk
emisi (GRI 305), penggunaan energi (GRI 302),
pengelolaan lahan dan keanekaragaman hayati (GRI
304), serta pengelolaan air (GRI 303), yang didukung
oleh standar yang jelas, sistem pemantauan yang kuat,
dan peningkatan kinerja yang berkelanjutan di tingkat
operasional.

Pengungkapan lingkungan kami selaras dengan Standar
GRI 2021 untuk memastikan konsistensi, akuntabilitas,
dan transparansi (GRI 1, 2-1), memastikan visibilitas
pengelolaan dan pelaporan risiko, dampak, dan kinerja
lingkungan di seluruh Grup bagi pemangku kepentingan
(GRI 2-23, 2-24, 3-1).

Selaras dengan ambisi jangka panjang untuk mencapai
netral emisi karbon pada tahun 2050, kami menetapkan
target jangka pendek dan menengah untuk tahun 2025
dan 2030 (GRI 3-2, 305-5). Target ini menjadi landasan
dalam mengarahkan operasional, keputusan investasi,
penetapan kinerja, serta memastikan keselarasan
dengan tujuan netral emisi karbon (GRI 2-6, 2-12).



62           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 65
Inventarisasi Gas Rumah Kaca                                 Secara menyeluruh, hingga akhir tahun 2025, kinerja
                                                             emisi GRK cakupan 1 dan 2 tercatat turun 30,29% dari
(GRK), penggunaan energi, dan                                baseline 2020, atau melampaui target yang ditetapkan
pengelolaan emisi                                            yaitu 25%. Ke depannya, kami akan terus memonitor
                                                             secara terukur pengelolaan emisi di setiap lini bisnis,
Selaras dengan upaya pemenuhan kebutuhan                     seiring dengan perkembangan operasional menuju
energi Indonesia, Indika Energy berkomitmen untuk            tercapainya target jangka panjang untuk mencapai netral
berkontribusi dalam mewujudkan masa depan rendah             emisi karbon pada tahun 2050 (GRI 305-5).
karbon. Strategi kami berfokus pada dekarbonisasi
operasi, perluasan solusi efisiensi energi dan bebas         Gambar 17. Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
karbon menuju target netral emisi karbon pada tahun          cakupan 1 dan 2
2050 (GRI 2-22, 2-23, 305-1, 305-2). 2025 menjadi tahun      (TonCO2eq)
penting dalam perjalanan ESG kami, dimana target
jangka menengah kami akan menjadi titik acuan untuk
                                                             2025                            838.908
menilai kemajuan dan identifikasi prioritas ke depannya
dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola,
termasuk pengelolaan emisi (GRI 3-3).
                                                             2024                               914.520

Seiring dengan perkembangan kondisi internal dan
eksternal, kami melakukan kalibrasi ulang terhadap peta      2023                                   1.030.009
jalan keberlanjutan kami untuk menyelaraskan antara
strategi bisnis, pengelolaan risiko, pemantauan kinerja,
dan penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemangku
kepentingan (GRI 2-22, 2-23).
                                                             Gambar 18. Intensitas emisi Gas Rumah Kaca
                                                             (GRK) cakupan 1 dan 2 per ton produksi batubara
Untuk mewujudkan komitmen ini, Indika Energy                 (TonCO2eq/ton produksi batubara)
menerapkan kerangka kerja dekarbonisasi yang
terstruktur dan terukur yang berlandaskan pada pilar
                                                             2025            0,027
utama yaitu elektrifikasi, pengembangan sumber energi
terbarukan, efisiensi energi, dekarbonisasi transportasi,
dan penggunaan secara selektif kredit karbon (carbon
                                                             2024                    0,029
credit) jika diperlukan. Pilar-pilar ini diterapkan secara
terarah di seluruh lini bisnis, dengan memprioritaskan
area di mana pilar-pilar tersebut secara efektif
                                                             2023                                        0,031
memberikan pengurangan emisi terbesar dan hasil
kinerja yang terukur (GRI 302-1, 302-4, 305-5).


Pencapaian penurunan emisi                                   Gambar 19. Komsumsi energi
                                                             (Gigajoule)
Pada tahun 2025, Indika Energy kembali mencatat
penurunan emisi GRK cakupan 1 dan cakupan 2, yang
mencerminkan efisiensi operasional, pengelolaan energi       2025        4.927.355                     8.024.985
yang baik dan perubahan komposisi portofolio yang
sesuai. Total emisi GRK cakupan 1 tercatat 827,79
ktCO2eq, sedangkan emisi GRK cakupan 2 tercatat 11,11        2024       4.666.246                          9.051.022
ktCO2eq. Hasil ini didukung oleh implementasi inisiatif
efisiensi energi, optimalisasi penggunaan bahan bakar,
dan secara bertahap mengintegrasikan sumber energi           2023        4.937.289                           9.857.355
rendah karbon di seluruh unit bisnis (GRI 305-1, 305-2).
                                                                      Energi terbarukan           Energi tak terbarukan




                                                             Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata               63
Page 66
Gambar 20. Bauran energi terbarukan                        dasar replikasi dan pengembangan ke depan. Beberapa
(%)                                                        studi kasus menunjukkan bagaimana penyesuaian
                                                           operasional yang terarah dapat menghasilkan
                                                           penghematan energi yang terukur, dengan tetap menjaga
                                                           produktivitas dan standar keselamatan (GRI 302-4, 302-
                                                           1).


                 Bauran energi terbarukan    38,04%        Implementasi energi terbarukan dan
     61,96%         pada tahun 2025
                                                           rendah karbon
                                                           Indika Energy terus memperluas portofolio energi
                                                           terbarukan dan rendah karbon. Pada tahun 2021, bekerja
                                                           sama dengan Fourth Partner Energy Ltd. dari India,
                                                           Indika Energy meluncurkan Empat Mitra Indika Tenaga
     Energi tak terbarukan          Energi terbarukan      Surya (EMITS) yang fokus untuk mengembangkan
                                                           potensi tenaga surya di Indonesia. Hingga tahun 2025,
                                                           EMITS telah memperluas kapasitas terpasang PLTS
                                                           menjadi 75,80 MW melalui proyek yang beroperasi di
                                                           Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku
                                                           (GRI 302-1, 302-4). Ekspansi EMITS juga akan diarahkan
                                                           untuk mendukung pencapaian target nasional Indonesia
                 Bauran energi terbarukan    34,02%
                    pada tahun 2024                        dalam meningkatkan porsi energi terbarukan hingga
     65,98%
                                                           23% dari total bauran energi, sekaligus memperluas
                                                           jangkauan dan akses terhadap energi bersih. Bagi
                                                           Indika Energy, EMITS berperan dalam mempercepat
                                                           diversifikasi portofolio dan mendukung pencapaian
                                                           target Indika Energy untuk meraih 50% pendapatan
     Energi tak terbarukan          Energi terbarukan      non-batu bara pada tahun 2028, sekaligus memperkuat
                                                           upaya pencapaian netral emisi karbon (GRI 302-4, 305-
                                                           5).

Efisiensi energi dan peningkatan
operasional                                                Akselerasi dekarbonisasi di seluruh
                                                           portofolio
Di seluruh operasi pertambangan dan logistik, Indika
Energy terus menerapkan langkah-langkah efisiensi          Untuk mengelola emisi yang terkait dengan perubahan
operasional yang bertujuan untuk mengurangi                portofolio dan operasional, kami menerapkan langkah-
konsumsi energi dan emisi yang dihasilkan. Inisiatif ini   langkah untuk mengurangi emisi di seluruh pilar bisnis.
mencakup optimalisasi kemiringan jalan angkut untuk        Langkah-langkah ini mendukung pengelolaan emisi yang
meningkatkan efisiensi bahan bakar dalam transportasi      bertanggung jawab sekaligus menjaga kesinambungan
material, penerapan teknologi mitigasi kebisingan pada     operasional dengan target netral emisi karbon (GRI 305-
peralatan berat untuk mendukung operasi yang lebih         1, 305-2, 305-5).
efisien, serta peningkatan penggunaan lampu LED
guna mengurangi konsumsi listrik. Secara keseluruhan,      Upaya pengurangan emisi difokuskan pada kombinasi
langkah-langkah ini memberikan peningkatan bertahap        langkah operasional dan penerapan teknologi. Inisiatif
pada kinerja operasional sekaligus mendukung tujuan        ini mencakup peningkatan bertahap penggunaan
dekarbonisasi Grup yang lebih luas (GRI 302-4, 305-1).     campuran biodiesel—yang saat ini telah mencapai
                                                           hingga B40—serta elektrifikasi peralatan pertambangan
Secara paralel, program penghematan energi juga            dan transportasi. Selain itu, kami mengembangkan
diterapkan di sejumlah operasi terpilih untuk secara       pemanfaatan sistem PV surya dan penyimpanan baterai
sistematis mengidentifikasi dan mengatasi inefisiensi      di lokasi operasional, fasilitas logistik, dan kantor, serta
pada penggunaan peralatan, proses, dan infrastruktur.      mendorong efisiensi energi melalui optimalisasi proses
Program ini didukung oleh mekanisme pemantauan dan         dan peningkatan utilisasi armada.
evaluasi untuk menilai peningkatan kinerja serta menjadi


64            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 67
Mendorong Mobilitas Rendah Karbon di Indonesia
Melalui Elektrifikasi Armada
Peralihan Indonesia menuju mobilitas listrik semakin berkembang dari tahap uji coba menuju penerapan yang lebih luas,
dengan lini usaha kami turut memperkuat momentum tersebut pada area yang telah teruji dan layak secara ekonomi. Melalui
anak usaha ALVA, KALISTA, dan INVI, kami terus mendorong dekarbonisasi sektor transportasi dengan menyediakan solusi
mobilitas listrik terintegrasi bagi konsumen, pelaku usaha, dan operator publik.

Secara kolektif, ketiga anak usaha Indika Energy tersebut membuka peluang bagi perkotaan, koridor logistik, dan area
pertambangan untuk beralih dari tahap adopsi awal menuju pemanfaatan kendaraan listrik yang lebih luas secara bertahap.
ALVA berfokus pada kendaraan roda dua, KALISTA mendukung kebutuhan operator melalui penyediaan bus listrik dan layanan
pemeliharaan jangka panjang, sementara INVI melengkapi ekosistem melalui penyediaan kendaraan, infrastruktur pengisian
daya, serta layanan purna jual guna mendukung keberlanjutan operasional armada.

Di sektor transportasi publik, bus listrik KALISTA telah
beroperasi di Medan dan Jakarta, sebagai bagian dari             Dari bus listrik di perkotaan
pembelajaran awal terkait performa kendaraan dan
pengisian daya dalam kondisi operasional nyata. Sebanyak
                                                                 hingga truk listrik di area tambang,
60 unit bus di Medan dan 26 unit bus di Jakarta yang             kami terus mengeksplorasi
beroperasi mencerminkan implementasi yang memiliki
                                                                 pengembangan mobilitas listrik di
potensi untuk direplikasi melalui integrasi kendaraan,
infrastruktur pengisian, dan layanan, sehingga operator          area yang berpotensi memberikan
dapat lebih fokus pada pengelolaan rute dan operasional.         kontribusi terhadap penurunan emisi.
KALISTA juga tengah mempersiapkan pengembangan
implementasi armada di kota-kota lainnya.

Selain transportasi perkotaan, Indika Energy melalui INVI secara bertahap memperluas inisiatif elektrifikasi armada ke sektor
industri dan pertambangan. Pada operasional pertambangan Kideco—yang berkontribusi hingga mencapai 72% terhadap total
emisi—kami telah memulai uji coba EV dump truck sebagai langkah awal dalam mengeksplorasi potensi pengurangan emisi.
Uji coba ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan teknis dan kinerja operasional, dengan indikasi awal menunjukkan potensi
penurunan emisi lebih dari 20% per unitnya, bila dibandingkan dengan armada diesel konvensional. Uji coba ini juga menjadi
langkah awal dalam pengembangan potensi komersialisasi solusi elektrifikasi INVI untuk sektor pertambangan.

Di sisi hulu, INVI juga berperan dalam mengintegrasi dan mendistribusikan kendaraan listrik komersial serta sistem pengisian
daya. INVI mengidentifikasi model kendaraan yang sesuai untuk berbagai kebutuhan operasional, membangun kerjasama
dengan Original Equipment Manufacturer (OEM), serta mengembangkan layanan purna jual yang mendukung keberlanjutan
penggunaan armada. Dalam model operasional tertentu, INVI juga melayani pemeliharaan berbasis jarak tempuh, sementara
pada skema penjualan armada, nilai jangka panjang didukung melalui kontrak layanan dan suku cadang. Pendekatan ini
memungkinkan pengembangan yang bertahap di sektor pertambangan dan logistik, dengan mempertimbangkan kebutuhan
operasional yang beragam serta penyediaan infrastruktur pengisian daya yang relevan.

Berkembangnya implementasi mobilitas listrik diharapkan akan seiring dengan penurunan emisi. Armada bus listrik di Medan
dan Jakarta, apabila beroperasi secara optimal, diperkirakan dapat menurunkan emisi GRK sekitar 6,50 ktCO2eq per tahun.
Elektrifikasi kendaraan berat di area tambang juga menunjukkan potensi tambahan pengurangan emisi, dengan hasil awal
uji coba mengindikasikan potensi penghematan hingga 6,00 ktCO2eq per tahun. Untuk periode 2026 hingga 2030, total
penurunan emisi GRK dari inisiatif kendaraan listrik diproyeksikan dapat mencapai sekitar 42,50 ktCO2eq, atau sekitar 5,50%
dari total emisi GRK cakupan 1 dan 2 Indika Energy dalam periode tersebut.

Secara keseluruhan, peran KALISTA sebagai operator dan INVI sebagai integrator mencerminkan pendekatan bertahap
dalam mengembangkan mobilitas listrik di berbagai sektor, termasuk transportasi publik, logistik, dan pertambangan, dengan
mempertimbangkan potensi penurunan emisi serta keberlanjutan model bisnis dalam jangka panjang.

       “Kami mengapresiasi komitmen Grup Indika Energy dalam menghadirkan transportasi umum listrik di Medan.
       Kehadiran armada bus listrik ini turut berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon, meningkatkan kualitas udara,
       serta menghadirkan layanan yang lebih modern dan berkelanjutan—sejalan dengan visi hijau kota dan agenda
       dekarbonisasi nasional,” ujar Iswar Lubis, Kepala Dinas Perhubungan Medan (2019–2025).

       “Bus dengan lantai rendah ini sangat membantu. Sebagai penyandang disabilitas, saya merasa lebih mudah saat naik
       ke dalam bus,” ujar Putu Sumartana, penumpang.




                                                                 Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                   65
Page 68
Menerangi Jalan Menuju Sistem Energi Rendah
Karbon
Indika Energy terus mendorong pemanfaatan listrik yang lebih bersih di seluruh operasionalnya dengan
mengintegrasikan sumber energi rendah karbon dan bebas karbon secara praktis, sesuai dengan karakteristik
masing-masing lokasi, serta selaras dengan kebutuhan operasional. Dengan mempertimbangkan keberagaman
infrastruktur dan ketersediaan energi di berbagai wilayah Indonesia, kami menerapkan pendekatan yang fleksibel
dalam pengadaan listrik—mengombinasikan pasokan listrik dari jaringan berbasis energi terbarukan—untuk
secara bertahap menurunkan emisi dari listrik yang dibeli tanpa menurunkan kinerja.

Pendekatan ini tercermin dalam berbagai konteks operasional di seluruh Grup. Pada proyek emas Awak Mas milik
Masmindo, listrik dipasok dari jaringan Telo–Bellopa yang bersumber dari pembangkit listrik tenaga minihidro,
sehingga mendukung pengurangan emisi pada kegiatan operasional. Indika Nature melalui Natura memanfaatkan
Renewable Energy Certificates (REC) untuk mendukung peningkatan penggunaan energi terbarukan dalam
operasionalnya.

Di Kideco, EMITS menunjukkan potensi integrasi energi terbarukan secara langsung dalam operasional
pertambangan melalui sistem captive power hibrida. Melalui kolaborasi ini, EMITS dan Kideco telah membangun
dan mengoperasikan sistem pembangkit listrik tenaga surya di lokasi operasional, dengan mengombinasikan
PV surya, penyimpanan baterai, dan generator diesel sebagai pendukung hanya jika diperlukan. Sistem ini
mendukung optimalisasi pemanfaatan energi surya pada siang hari serta membuka peluang untuk replikasi di
lokasi tambang lainnya. Secara keseluruhan, inisiatif ini mencerminkan bagaimana solusi yang disesuaikan dapat
mendukung upaya penurunan emisi sekaligus memperkuat ketahanan energi dan merespons kondisi lokal.

Untuk memperluas upaya ini di luar lokasi operasional,
EMITS telah mengembangkan dan menginstal berbagai
                                                                Transisi energi kami dibangun
platform tenaga surya di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan,       secara bertahap, mulai dari
Sulawesi, dan Maluku, dengan total kapasitas terpasang          tingkat operasional hingga
sekitar 75,80 MW. EMITS beroperasi melalui model
terintegrasi end-to-end—mencakup pembiayaan,                    memperluas penggunaan solusi
rekayasa, konstruksi, operasi, dan manajemen energi—            listrik bersih untuk mendukung
serta mengintegrasikan penyimpanan baterai dan solusi
mikrogrid untuk mendukung keandalan pasokan sekaligus
                                                                ketahanan operasional sekaligus
meningkatkan efisiensi biaya energi bagi pelanggan.             bauran energi Indonesia secara
Ke depan, EMITS diproyeksikan memainkan peran strategis         lebih luas.
dalam mendukung pengurangan penggunaan diesel
(de-dieselization) di Indonesia, khususnya di wilayah terpencil dan belum terlayani secara optimal. Bekerja
sama dengan InfraCo Asia dan PLN, EMITS tengah mempersiapkan implementasi sistem hibrida tenaga surya
dan baterai di 46 lokasi pembangkit listrik terpencil di Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara. Dengan skema
build-own-operate jangka panjang, program ini dirancang untuk menghadirkan sekitar 102 MWp kapasitas
tenaga surya dan 252 MWh penyimpanan baterai, sekaligus memperkuat keandalan pasokan listrik, mengurangi
ketergantungan pada bahan bakar fosil, dan mendukung penurunan emisi secara berkelanjutan.




66           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 69
Biofuel dan Efisiensi Bahan Bakar: Mendorong
Penurunan Emisi dalam Jangka Pendek
Kami terus memperluas penggunaan biofuel di seluruh operasional sebagai salah satu langkah untuk
menurunkan intensitas karbon dari aktivitas yang ada. Melanjutkan penerapan campuran biodiesel B30 dan B35
sebelumnya, Indika Energy mulai beralih ke biodiesel B40 pada tahun 2025, sehingga meningkatkan porsi bahan
bakar terbarukan dalam kegiatan operasional.

Peralihan ke campuran biodiesel yang lebih tinggi           Biofuel bukan solusi tunggal,
memungkinkan penurunan emisi yang terukur tanpa             namun peningkatan campuran
memerlukan perubahan signifikan pada infrastruktur,
maupun praktik operasional. Hal ini menjadikan biofuel      biodiesel menjadi jembatan
sebagai solusi yang relevan untuk aktivitas dengan          praktis menuju operasional yang
intensitas energi tinggi seperti pertambangan, logistik,
dan transportasi berat, di mana alternatif selain bahan
                                                            lebih rendah karbon.
bakar cair masih terbatas dalam jangka pendek. Selain
itu, penggunaan B40 juga mendukung agenda transisi energi nasional dengan memperkuat rantai pasok biofuel
domestik serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil impor. Meskipun biofuel bukan merupakan
solusi tunggal, penerapan campuran yang semakin tinggi memberikan jalur yang dapat diterapkan secara
bertahap untuk menurunkan emisi, seiring dengan berkembangnya teknologi pendukung lainnya.

Seiring dengan peralihan bahan bakar, Indika Energy juga memperkuat efisiensi bahan bakar dan tata kelola
energi dalam operasional logistiknya. Di Tanah Merah Coal Terminal (TMCT), Interport menjalankan program
efisiensi bahan bakar yang lebih terarah untuk operasional tugboat dan tongkang guna mengatasi inefisiensi
yang sebelumnya berkontribusi pada peningkatan emisi, biaya operasional, serta pemborosan energi. Program
ini juga berfokus pada optimalisasi waktu pelayaran, peningkatan ketersediaan kapal, inspeksi tongkang secara
berkala, serta peningkatan kapabilitas awak kapal.

Salah satu perbaikan utama adalah perubahan pendekatan dari alokasi bahan bakar yang sebelumnya
diseragamkan menjadi sebesar 3.300 liter per perjalanan tanpa menyertakan pertimbangan kapasitas kapal,
menjadi pendekatan berbasis data. Uji coba lapangan dilakukan untuk menentukan kebutuhan bahan bakar
aktual berdasarkan tenaga mesin tugboat, dengan dukungan verifikasi independen dari Sucofindo. Berdasarkan
hasil tersebut, ditetapkan standar bahan bakar yang lebih diferensiatif, yaitu sekitar 2.100–2.800 liter per
perjalanan, disertai dengan penyesuaian insentif awak kapal yang mendorong efisiensi bahan bakar.

                                                    Hasil implementasi ini menunjukkan manfaat dari kombinasi
                                                    disiplin operasional dan pengambilan keputusan berbasis
    Melalui kombinasi biodiesel                     data. Konsumsi bahan bakar di TMCT menurun sebesar
    dan efisiensi bahan bakar,                      27,30%, dengan estimasi penurunan emisi sekitar 6.359
    kami mendorong penurunan                        tCO2eq, serta diikuti oleh efisiensi biaya operasional dan
                                                    penurunan risiko penggunaan bahan bakar yang tidak
    emisi jangka pendek                             sesuai ketentuan. Selain manfaat lingkungan dan finansial
    sekaligus memperkuat tata                       dalam jangka pendek, inisiatif ini juga memperkuat tata
                                                    kelola energi serta menjadi model yang dapat direplikasi
    kelola energi.                                  untuk operasional logistik maritim yang lebih berkelanjutan
                                                    di seluruh Grup.

Secara keseluruhan, perluasan penggunaan biofuel dan implementasi program efisiensi bahan bakar
mencerminkan komitmen Indika Energy dalam mendorong penurunan emisi dalam jangka pendek melalui
langkah-langkah yang praktis dan terukur, sekaligus terus melangkah menuju target dekarbonisasi jangka
panjang.




                                                         Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata            67
Page 70
Penggunaan offset karbon yang                              Digitalisasi dan optimisasi proses
bertanggung jawab dan terbatas
                                                           Indika Energy terus memperkuat penggunaan
Pengimbangan karbon diterapkan sebagai langkah             perangkat digital di seluruh Grup untuk meningkatkan
pelengkap dalam strategi penurunan emisi Indika            pemantauan, pengelolaan, dan optimalisasi kinerja
Energy dan hanya digunakan untuk mengatasi                 operasional. Melalui analisis data, otomatisasi, dan
emisi residual yang tersisa setelah semua upaya            sistem digital terintegrasi, kami meningkatkan visibilitas
pengurangan operasional yang layak telah dilakukan.        waktu nyata atas konsumsi energi, penggunaan
Pendekatan ini mencerminkan fokus kami untuk               bahan bakar, dan emisi di tingkat lokasi, sehingga
memprioritaskan pengurangan emisi di sumbernya,            memungkinkan kontrol operasional yang lebih kuat dan
sekaligus mempertimbangkan penggunaan offset dalam         pengelolaan kinerja yang lebih konsisten. Sistem ini
mendukung target netral emisi karbon jangka panjang        juga membantu mendukung pengambilan keputusan
(GRI 3-3, 305-5).                                          sehari-hari, mengidentifikasi potensi inefisiensi, serta
                                                           memungkinkan tindakan perbaikan dilakukan secara
Apabila diterapkan, offset karbon diprioritaskan dari      lebih tepat waktu, yang pada akhirnya berkontribusi
kredit berbasis kehutanan yang berasal dari lahan          pada peningkatan efisiensi energi dan pengelolaan emisi
terverifikasi milik sendiri, termasuk Telaga Mas           secara bertahap (GRI 302-1, 302-4, 305-1, 305-5).
Kalimantan yang dikelola oleh Indika Nature. Proses
verifikasi saat ini sedang berjalan melalui Verra untuk    Pada tahun 2025, pendekatan ini semakin diperkuat
memastikan kesesuaian dengan standar nasional dan          melalui pengembangan platform digital ESG. Platform ini
internasional yang berlaku. Pendekatan ini diharapkan      dirancang untuk mendukung penyelarasan metodologi,
dapat mendukung aspek kepatuhan, kualitas kredit,          pendekatan perhitungan, dan definisi data di seluruh
serta transparansi dan ketertelusuran, sejalan dengan      Grup, sehingga berkontribusi pada peningkatan
persyaratan verifikasi yang relevan (GRI 305-5).           akurasi, konsistensi, serta kesiapan audit. Selain itu,
                                                           platform ini juga memfasilitasi proses pengumpulan
Penggunaan offset akan disesuaikan secara bertahap         data yang lebih terstruktur, pemantauan kinerja, serta
dengan hasil produksi yang telah terverifikasi, sehingga   pelacakan pencapaian target ESG secara lebih jelas.
tetap proporsional dan selaras dengan inisiatif            Dengan penguatan tata kelola data dan transparansi,
dekarbonisasi Grup secara keseluruhan. Dalam hal           platform ini diharapkan dapat mendukung pelaporan
ini, offset diposisikan sebagai pelengkap dan tidak        emisi yang lebih andal sekaligus memperkuat fondasi
dimaksudkan untuk menggantikan upaya pengurangan           bagi peningkatan kinerja keberlanjutan dan inisiatif
emisi di seluruh operasi (GRI 305-5).                      penurunan emisi dalam jangka panjang. (GRI 2-5, 302-1,
                                                           305-1, 305-2, 305-5).
Melalui pendekatan ini, Indika Energy berupaya
mengintegrasikan pengurangan emisi operasional
dengan penggunaan offset yang bertanggung jawab                Inisiatif Indika Nature mendukung perlindungan keanekaragaman
untuk mendukung kemajuan menuju netral emisi karbon.          hayati dan pengelolaan lahan berkelanjutan, dengan potensi
                                                               menyerap lebih dari 790.000 tCO2eq per tahun.
Dengan mengedepankan implementasi yang konsisten
dan inovasi, kami berharap dapat terus berkontribusi
pada pertumbuhan berkelanjutan, penciptaan nilai
jangka panjang bagi pemangku kepentingan, serta
agenda transisi energi di Indonesia (GRI 2-22, 2-23).




68            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 71
Kinerja Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan energi
Gambar 21. Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) (GRI 305-1, 305-2, 305-4, 305-5)

    Keterangan               Satuan                2023               %              2024               %               2025

    Emisi GRK cakupan 1 tCO2eq                 1.023.433,00       -11,40%         906.799,57          -8,71%        827.795,63

    Emisi GRK cakupan 2 tCO2eq                   6.576,00          11,95%          7.720,23          43,95%          11.113,04
    Total emisi GRK
                             tCO2eq            1.030.009,00       -11,25%         914.519,80          -8,27%        838.907,79
    cakupan 1 dan 2
                             tCO2eq             977.853,00        -10,38%          876.375,6         -10,17%        787.259,63
    Intensitas emisi GRK     Juta ton
    berbasis produksi        produksi              31,61           -2,79%            30,73            -0,72%            30,51
    (khusus perusahaan       batubara
    pertambangan
    batubara)                tCO2eq /
                             ton produksi          0,031           -8,00%            0,029            -3,58%            0,027
                             batubara
                             tCO2eq            1.030.009,00        -11,25%        914.519,80          -8,27%        838.907,79
    Intensitas emisi GRK     Juta USD
                                                 3.049,00          -19,73%         2.446,68          -17,37%          2.021,63
    berbasis pendapatan      pendapatan
    (semua anak
    perusahaan)              tCO2eq/
                             juta USD             338,00           10,51%           373,78           11,02%            414,97
                             pendapatan


Catatan:
•     Gas yang termasuk dalam perhitungan: CO2, CH4, N2O. Tingkat GWP yang digunakan untuk menghitung emisi GRK cakupan 1
      dan 2 didasarkan pada Laporan Penilaian Panel Kelima Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) (AR5): CO2 = 1, CH4 =
      28, N2O = 265. (GRI 305-1, 305-2)
•     Data emisi GRK cakupan 1 dan 2 tahun 2025 mencakup Kideco, Indika Indonesia Resources, Tripatra, Interport, Masmindo,
      Mekko, Indika Nature, Ilectra Motor Group, Xapiens, dan Indika Energy Holding, dengan penambahan anak perusahaan pada
      tahun 2025, yaitu KALISTA dan INVI.
•     Parameter intensitas berbasis produksi tahun 2023 dihitung berdasarkan data Kideco dan Indika Indonesia Resources,
      sedangkan tahun 2024 dan 2025 hanya berdasarkan data Kideco.
•     Indika Energy menggunakan kontrol operasional untuk mengkonsolidasikan data emisi. Indika Energy mengkonsolidasikan data
      dari anak perusahaan ini setiap kuartal melalui penggunaan platform ESG internal (GRI 305-1).
•     Faktor emisi GRK cakupan 1 berikut ini diperoleh dari pelaporan gas rumah kaca DEFRA, dengan faktor konversi seperti di
      bawah ini (GRI 305-1):
      •   Diesel mineral 100%: 0,00256 tCO2eq per liter
      •   B30: 0,00191 tCO2eq per liter
      •   B35: 0,00179 tCO2eq per liter
      •   B40: 0,00166 tCO2eq per liter
      •   CNG: 0,05311 tCO2eq per mmbtu
      •   LNG: 0,0000029 tCO2eq per kilogram
      •   Pendingin R-410A: 1,924 tCO2eq per kilogram
      •   Pendingin R-134A: 1,300 tCO2eq per kilogram
      •   Pendingin R-32: 0,677 tCO2eq per kilogram
•     Faktor emisi cakupan 2 diperoleh dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia: https://jdih.esdm.go.id/index.
      php/web/result/2183/detail dengan faktor emisi dipilih berdasarkan jaringan yang terhubung dengan setiap lokasi operasional
      (misalnya, Jamali, Mahakam, Barito, dll.) (GRI 305-2)




                                                                     Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                 69
Page 72
Gambar 22. Konsumsi energi menurut sumber aktivitas (GRI 302-1)

    Sumber energi                 Satuan              2023             %               2024                  %           2025


    Konsumsi energi terbarukan

    PV surya                     GJ                   907,39        67,32%           1.518,27           29,50%         1.966,17
    Biofuel                      GJ               4.936.382,10      -5,55%        4.662.586,14           5,62%      4.924.522,84
    Listrik jaringan             GJ                       0,00     100,00%           2.142,08          -59,52%          867,13
    Jumlah konsumsi
                                 GJ               4.937.289,49      -5,49%        4.666.246,49          5,60%       4.927.355,14
    energi terbarukan



    Konsumsi energi non-terbarukan

    Bahan bakar diesel dan
                                 GJ               9.833.354,00      -8,26%        9.020.706,62         -11,54%      7.979.764,40
    bensin
    Bahan bakar lainnya
                                 GJ                       0,00       0,00%             0,00              0,00%         4.912,39
    (CNG, LPG dan lainnya)
    Listrik jaringan             GJ                 24.001,00       26,31%          30.315,48           32,96%        40.307,81
    Jumlah konsumsi
                                 GJ               9.857.355,00      -8,18%        9.051.022,09         -11,34%      8.024.984,60
    energi non-terbarukan


    Konsumsi energi total        GJ              14.794.644,49      -7,28%        13.717.268,58         -5,58%      12.952.340,60
                                 GJ              13.892.929,00      -5,79%        13.088.000,62         -7,67%      12.084.578,34
    Intensitas energi            Juta ton
    berbasis produksi            produksi             31,61         -2,79%             30,73            -0,72%          30,51
    (untuk perusahaan            batubara
    pertambangan
    batubara)                    GJ/ton
                                 produksi                 0,44      -3,09%             0,43             -6,99%           0,40
                                 batubara
                                 GJ              14.794.645,00      -7,28%        13.717.268,58         -5,58%      12.952.339,74
    Intensitas energi            Juta USD
                                                    3.049,00        -19,73%          2.446,68          -17,37%         2.021,63
    berbasis pendapatan          pendapatan
    (semua anak
    perusahaan)                  GJ/ juta
                                 USD                4.852,00        15,55%           5.606,48           14,28%         6.406,87
                                 pendapatan

Catatan:
•     Angka tahun 2025 mencakup Kideco, Indika Indonesia Resources, Tripatra, Interport, Masmindo, Mekko, Indika Nature, Ilectra
      Motor Group, Xapiens, dan Indika Energy Holding, dengan penambahan anak perusahaan pada tahun 2025, yaitu KALISTA dan
      INVI.
•     Parameter intensitas berbasis produksi tahun 2023 dihitung berdasarkan data Kideco dan Indika Indonesia Resources,
      sedangkan tahun 2024 dan 2025 hanya berdasarkan data Kideco.
•     Indika Energy belum menghitung penggunaan energi di luar perusahaan atau pengurangan kebutuhan energi dari produk dan
      layanan yang terjual karena kompleksitas data yang tidak berada di bawah kendali perusahaan (GRI 302-2, 302-5).
•     Faktor konversi berikut ini diperoleh dari pelaporan gas rumah kaca DEFRA, dengan faktor konversi seperti di bawah ini (GRI
      302-1):
      •   Konsumsi listrik: 0,0036 GJ per kWh
      •   Konsumsi bahan bakar:
          •    100% diesel mineral: 0,0357 GJ per liter                       •   B40: 0,0351 GJ per liter
          •    B30: 0,0353 GJ per liter                                       •   CNG: 1,0551 GJ per mmbtu
          •    B35: 0,0352 GJ per liter                                       •   LNG: 0,00461 GJ per kilogram




70                 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 73
                                                             Indika Energy terus berupaya memperkuat proses
Penggunaan lahan, reklamasi,                                 identifikasi dan mitigasi risiko keanekaragaman hayati
keanekaragaman hayati, dan                                   dan penilaian dampak terhadap masyarakat, sebagai
perlindungan ekosistem                                       bagian dari dukungan terhadap operasional yang
                                                             bertanggung jawab serta upaya untuk tetap selaras
Bagi Indika Energy perlindungan keanekaragaman               dengan regulasi nasional dan standar keberlanjutan
hayati menjadi bagian penting dari upaya menjalankan         internasional.
operasional yang bertanggung jawab, khususnya pada
kegiatan yang berada di area habitat sensitif dan bernilai
konservasi tinggi. Kami menerapkan pendekatan kehati-        Program pengelolaan dan reklamasi lahan
hatian dan berbasis risiko dalam memahami interaksi          Kami berupaya memitigasi gangguan lahan, serta secara
dengan lingkungan, yang didukung oleh kerangka               bertahap memperbaiki kondisi area yang terdampak oleh
kerja terstruktur untuk membantu mengidentifikasi,           operasional. Reklamasi lahan menjadi bagian penting
menilai, dan mengelola potensi dampak terhadap               dalam siklus hidup pertambangan, yang mendukung
keanekaragaman hayati sepanjang siklus proyek.               pemulihan fungsi lahan dan habitat alami seiring dengan
Melalui kajian lingkungan sejak tahap awal, perencanaan      berakhirnya aktivitas operasional (GRI 3-3, 304-2).
mitigasi, serta pemantauan berkelanjutan, kami
berupaya meminimalkan potensi dampak negatif                 Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan reklamasi
sekaligus mendukung ketahanan ekosistem di wilayah           dilakukan secara berkala setiap tahun, mengacu pada
operasional (GRI 304-1, 304-2).                              ketentuan Kementerian Energi dan Sumber Daya
                                                             Mineral (ESDM). Pada tahun 2025, kegiatan reklamasi
Kami menyadari bahwa sebagian area operasional dapat         dilaksanakan di seluruh aset pertambangan dan mineral,
berada di dalam atau berdekatan dengan kawasan yang          yang saat ini termasuk di Kideco dan Mekko yang telah
sensitif secara lingkungan maupun kawasan lindung.           beroperasi, berdasarkan rencana yang telah disetujui
Operasional anak usaha kami seperti Kideco dan Indika        serta standar pengelolaan lingkungan internal. Selain itu,
Nature berlokasi di wilayah yang beririsan dengan            kami juga berkontribusi pada kegiatan restorasi tingkat
area konservasi atau kawasan lindung. Berdasarkan            provinsi sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban
kajian dampak lingkungan dan sosial, pemantauan              regulasi dan komitmen berkelanjutan terhadap
berkelanjutan, serta proses kepatuhan terhadap               rehabilitasi lahan serta pemulihan ekosistem (GRI 304-2,
regulasi, tidak terdapat indikasi adanya dampak negatif      411-1).
signifikan, baik aktual maupun potensial, terhadap
keanekaragaman hayati maupun masyarakat selama               Hingga 31 Desember 2025, capaian reklamasi lahan
periode pelaporan (GRI 304-2, GRI 413-2).                    secara kumulatif mencapai 18,80%, mendekati target
                                                             tahun 2025 sebesar 20%. Perkembangan ini antara
Kajian dampak lingkungan dan sosial, rencana                 lain didukung oleh kegiatan penataan kembali lahan
pengelolaan keanekaragaman hayati, serta mekanisme           di area operasional Kideco, di mana area yang telah
pelibatan masyarakat diterapkan di berbagai operasi          ditambang dipersiapkan secara bertahap untuk proses
untuk membantu mengidentifikasi, mencegah,                   rehabilitasi. Upaya ini dilakukan dengan pendekatan
dan memitigasi potensi risiko. Hasil pemantauan              yang mempertimbangkan pemulihan fungsi ekosistem,
menunjukkan bahwa aktivitas operasional umumnya              penanaman kembali vegetasi lokal, serta penciptaan
berada dalam batas ambang lingkungan yang telah              kondisi yang mendukung keberlanjutan keanekaragaman
ditetapkan, dengan langkah mitigasi yang terus               hayati.
diupayakan untuk meminimalkan gangguan terhadap
ekosistem dan masyarakat sekitar.                            Upaya reklamasi difokuskan pada pemulihan fungsi
                                                             lahan, peningkatan stabilitas tanah, revegetasi dengan
Untuk entitas anak lainnya, seperti Interport, ALVA,         spesies lokal, serta dukungan terhadap potensi
KALISTA, INVI, dan Xapiens, kegiatan operasional pada        pemanfaatan lahan pasca-tambang yang berkelanjutan.
umumnya berada di kawasan industri atau area yang            Dalam jangka waktu tertentu, langkah-langkah ini
relatif tidak sensitif, serta tidak beririsan langsung       diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan
dengan kawasan lindung atau area dengan nilai                kualitas lingkungan dan pengelolaan risiko penggunaan
keanekaragaman hayati tinggi. Meskipun demikian,             lahan jangka panjang (GRI 304-2).
praktik pengelolaan risiko lingkungan dan sosial tetap
diterapkan secara konsisten di seluruh unit usaha
guna membantu memastikan bahwa potensi dampak
terhadap masyarakat dan ekosistem dapat dikelola
secara lebih proaktif (GRI 3-3, GRI 304-2, GRI 413-1).




                                                             Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata              71
Page 74
Dalam perspektif jangka panjang, Kideco telah              Inisiatif konservasi keanekaragaman
menyusun Rencana Penutupan Tambang sebagai                 hayati dan pengelolaan kawasan lindung
panduan pengelolaan yang bertanggung jawab                 di Kideco
sepanjang siklus hidup pertambangan di Kabupaten
Paser, Kalimantan Timur. Rencana ini mendukung             Kideco berupaya mengelola dan menjaga area dengan
pelaksanaan rehabilitasi secara bertahap, pengelolaan      nilai keanekaragaman hayati tinggi di dalam dan sekitar
risiko lingkungan jangka panjang, serta pengembangan       wilayah operasionalnya di Kalimantan Timur. Area ini
opsi pemanfaatan lahan pasca-operasi. Informasi terkait    mencakup ekosistem yang berdekatan dengan Cagar
rencana ini juga dikomunikasikan kepada pemangku           Alam Teluk Adang, sebuah kawasan konservasi yang
kepentingan sebagai bagian dari upaya transparansi         dilindungi secara hukum dan dikenal memiliki ekosistem
dan keselarasan dengan harapan regulasi maupun             hutan bakau, hutan pesisir, serta hutan tropis dataran
masyarakat (GRI 3-3, 413-1).                               rendah yang mendukung beragam spesies flora dan
                                                           fauna.
Kami memahami bahwa kegiatan ekstraksi dan
operasional berbasis energi memiliki potensi dampak        Selain itu, Gunung Jondang yang berada di sekitar area
terhadap ekosistem apabila tidak dikelola dengan           operasional Kideco telah ditetapkan secara internal
baik. Aktivitas pertambangan dan penggunaan lahan          sebagai kawasan konservasi keanekaragaman hayati.
dapat memengaruhi keanekaragaman hayati melalui            Kawasan ini diharapkan dapat berfungsi sebagai zona
perubahan kondisi lahan, modifikasi habitat, serta         penyangga ekologis yang mendukung konektivitas
dinamika fungsi ekosistem di area operasional. Dampak      habitat dan stabilitas ekosistem di sekitar area
ini dapat mencakup perubahan pada habitat flora            operasional. Inisiatif yang dilakukan di lokasi-lokasi
dan fauna, stabilitas tanah, kualitas air, serta kondisi   ini mencakup perlindungan habitat, pemantauan
lingkungan di sekitarnya.                                  keanekaragaman hayati, serta reklamasi lahan secara
                                                           bertahap untuk membantu menjaga fungsi ekologis.
Pembukaan lahan dan pengembangan operasional
berpotensi menyebabkan berkurangnya tutupan vegetasi       Upaya konservasi ini dilaksanakan dengan mengacu
serta meningkatnya paparan permukaan tanah, yang           pada Undang-Undang Konservasi Alam Indonesia (2024)
dapat meningkatkan risiko erosi dan degradasi apabila      serta regulasi terkait dari Kementerian Lingkungan Hidup
tidak diimbangi dengan langkah mitigasi yang memadai.      dan Kehutanan, sebagai bagian dari upaya mendukung
Selain itu, pengelolaan produk operasional dan limbah      praktik operasional yang bertanggung jawab sekaligus
menjadi aspek penting untuk mencegah potensi dampak        perlindungan kawasan dengan nilai keanekaragaman
terhadap tanah dan sumber daya air. Perubahan              hayati tinggi (GRI 304-1).
penggunaan lahan dan pola hidrologi juga perlu dikelola
dengan baik agar tidak memengaruhi keseimbangan            Sebelum dimulainya kegiatan penambangan, penilaian
ekosistem dan masyarakat di sekitarnya.                    dampak keanekaragaman hayati dilakukan untuk
                                                           membantu mengidentifikasi potensi risiko serta
Untuk mengelola potensi dampak tersebut, kami              menentukan langkah mitigasi yang relevan dalam
menerapkan kajian dampak lingkungan, rencana               menjaga flora dan fauna. Kideco juga bekerja sama
pengelolaan keanekaragaman hayati, praktik                 dengan masyarakat setempat dalam kegiatan
reklamasi bertahap, serta pengelolaan limbah dan           pengayaan keanekaragaman hayati melalui pembibitan
air yang bertanggung jawab di seluruh operasional.         dan penanaman spesies asli. Upaya ini diharapkan
Pendekatan ini bertujuan untuk membantu menghindari,       dapat membantu membangun kembali koridor hutan
meminimalkan, dan merehabilitasi gangguan lingkungan,      yang menghubungkan habitat yang terfragmentasi serta
sekaligus mendukung pemulihan ekosistem dan                mendukung pergerakan satwa liar (GRI 304-2, 413-1).
ketahanan lingkungan dalam jangka panjang (GRI 304-
2).                                                        Sejak tahun 2011, kami melakukan pemantauan
                                                           keanekaragaman hayati secara berkala di wilayah
                                                           Roto Samurangau, serta di Arboretum Tandarayan—
                                                           kawasan konservasi multifungsi seluas 105 hektar
                                                           yang mencakup hutan alami dan area reklamasi
                                                           pascatambang (GRI 304-2).

                                                           Selain itu, Kideco telah mengembangkan koridor
                                                           satwa liar seluas 734 hektar sebagai bagian dari
                                                           upaya menjaga konektivitas ekologis dan mengurangi
                                                           fragmentasi habitat, sekaligus mendukung keberlanjutan
                                                           spesies dan keanekaragaman genetik. Inventarisasi
                                                           flora dan fauna mencakup berbagai kelompok spesies,
                                                           mulai dari pohon, tumbuhan herba, liana, dan epifit,
                                                           hingga mamalia, burung, reptil, amfibi, dan serangga.



72            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 75
Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Ecology        Selain itu, Masmindo melibatkan masyarakat setempat
and Conservation for Tropical Studies (ECOSITROP),        dalam mendorong pengelolaan lingkungan dan
yang mendukung pendekatan berbasis ilmiah dalam           peningkatan kesadaran, sebagai bagian dari upaya
pengelolaan keanekaragaman hayati (GRI 304-1, 304-2).     mendukung pengelolaan sumber daya yang bertanggung
                                                          jawab sekaligus perlindungan keanekaragaman hayati
                                                          dalam jangka panjang di wilayah proyek (GRI 413-1).
Mengintegrasikan keanekaragaman
hayati ke dalam pengelolaan hutan
regeneratif Indika Nature                                 Restorasi ekosistem
Indika Nature mengembangkan pendekatan                    Indika Energy mengembangkan upaya restorasi
regeneratif berbasis lanskap dalam upaya konservasi       ekosistem sebagai bagian dari pendekatan terstruktur
keanekaragaman hayati, dengan fokus pada                  dalam mengelola dampak lingkungan sekaligus
perlindungan dan pemulihan ekosistem sekaligus            mendukung keberlanjutan jangka panjang. Aktivitas
mendukung nilai lingkungan dalam jangka panjang.          restorasi ini mengacu pada hierarki mitigasi—
Aktivitas yang dijalankan mencakup jasa lingkungan,       menghindari, meminimalkan, dan memulihkan, dengan
kehutanan berkelanjutan, dan agroforestri, dengan upaya   pertimbangan kompensasi karbon sebagai langkah
menjaga integritas ekologis di seluruh lanskap yang       terakhir apabila relevan—guna membantu pengelolaan
dikelola serta melibatkan masyarakat lokal sebagai        dampak residual serta mendukung hasil yang lebih baik
bagian dari proses tersebut.                              bagi keanekaragaman hayati (GRI 3-3, 304-1, 304-2, 304-
                                                          3).
Pada tahun 2025, Indika Nature mengelola lebih dari
135.000 hektar lahan, termasuk di wilayah Telaga Mas      Prinsip-prinsip utama yang menjadi acuan dalam
Kalimantan (TMK). Area wilayah TMK digunakan untuk        pendekatan berbasis alam Grup meliputi:
mendukung perlindungan tutupan hutan, mendorong
regenerasi alami, serta membantu mengurangi tekanan       »   Menghindari dampak: Mengutamakan langkah-
terhadap ekosistem di sekitarnya, sekaligus memberikan        langkah yang membantu mencegah deforestasi,
manfaat tambahan berupa penyerapan karbon.                    hilangnya habitat, dan polusi sebelum terjadi (GRI
                                                              304-1, 304-2).
Pertimbangan keanekaragaman hayati diintegrasikan
dalam praktik pengelolaan lahan, termasuk melalui         »   Memulihkan dan meregenerasi: Melakukan
perlindungan habitat, restorasi ekosistem, dan                rehabilitasi area yang terdegradasi serta mendukung
pemantauan kondisi ekologis. Dengan menjaga                   pemulihan habitat alami dan ketahanan ekosistem
keberlanjutan tutupan hutan dan mendukung                     pasca-operasional (GRI 304-3).
konektivitas lanskap, Indika Nature berupaya
berkontribusi pada konservasi spesies, ketahanan          »   Mendukung keanekaragaman hayati: Melindungi
ekosistem, serta stabilitas lingkungan dalam jangka           spesies dan ekosistem yang rentan serta
panjang, sejalan dengan tujuan terkait perubahan iklim.       mengintegrasikan pertimbangan keanekaragaman
                                                              hayati dalam perencanaan dan pengambilan
Pengelolaan keanekaragaman hayati                             keputusan operasional (GRI 304-4).
berbasis ekosistem di Proyek Emas Awak
Mas                                                       »   Berkolaborasi untuk dampak yang lebih luas:
                                                              Bekerja sama dengan pemerintah, masyarakat, dan
Masmindo mengintegrasikan pertimbangan
                                                              mitra konservasi untuk mendukung upaya restorasi
keanekaragaman hayati dalam pengembangan
                                                              yang relevan dengan konteks lokal (GRI 413-1).
Proyek Emas Awak Mas melalui pendekatan berbasis
ekosistem. Meskipun proyek ini berada di area non-
                                                          Restorasi ekosistem dipandang sebagai bagian
perhutanan, perencanaan lingkungan dirancang
                                                          penting dalam pengelolaan risiko lingkungan jangka
untuk mempertimbangkan keseimbangan antara
                                                          panjang sekaligus mendukung kualitas lahan dan
pengembangan sumber daya mineral dan perlindungan
                                                          keanekaragaman hayati pasca-operasional. Indika
fungsi ekologis di sekitarnya (GRI 304-1).
                                                          Energy terus berupaya memperkuat pendekatan
                                                          ini melalui penyempurnaan bertahap dalam proses
Risiko terhadap keanekaragaman hayati diidentifikasi
                                                          perencanaan, implementasi, dan pemantauan. Inisiatif
melalui penilaian lingkungan yang dilakukan sebelum
                                                          restorasi dirancang dengan mempertimbangkan kondisi
dan selama pengembangan proyek, sehingga
                                                          spesifik lokasi, dinamika risiko lingkungan, serta praktik
langkah-langkah mitigasi dapat diintegrasikan dalam
                                                          terbaik yang terus berkembang, dengan harapan dapat
perencanaan operasional. Pemantauan berkelanjutan
                                                          mendukung terbentuknya ekosistem yang berfungsi
juga dilakukan untuk membantu mengidentifikasi
                                                          secara alami dan berkelanjutan dari waktu ke waktu (GRI
potensi dampak terhadap flora dan fauna lokal sejak
                                                          3-3, 304-3).
tahap awal (GRI 304-2).




                                                          Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata              73
Page 76
     Kideco Care: Memulihkan Ekosistem Secara Luas
     Program Kideco Care, yang diimplementasikan dalam kerangka Rencana Pengelolaan Keanekaragaman
     Hayati Kideco, mencerminkan komitmen jangka panjang untuk mendukung pemulihan ekosistem yang
     terdampak oleh aktivitas pertambangan serta memperkuat hasil keanekaragaman hayati setelah masa
     operasional tambang. Program ini mengintegrasikan reklamasi progresif, restorasi habitat, pengembangan
     koridor satwa liar, serta pemantauan berbasis sains, yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan lembaga
     pemerintah, mitra konservasi, dan masyarakat setempat.

     Pada tahun 2025, Kideco Care menunjukkan perkembangan yang positif terhadap target yang
     telah ditetapkan. Kegiatan reklamasi dan revegetasi mencakup pemulihan lahan seluas 117,87 hektar,
     yang didukung oleh pemeliharaan berkelanjutan di Roto Samurangau dan Susubang Uko. Indikator
     keanekaragaman hayati juga menunjukkan tren peningkatan jumlah koloni Owa Kalawat (gibbon) dari
     satu pada tahun 2020 menjadi tiga pada tahun 2025, yang mengindikasikan perbaikan kualitas dan
     konektivitas habitat.

     Untuk mendukung upaya reboisasi, Kideco mengoperasikan fasilitas pembibitan dengan kapasitas
     hingga 1,2 juta bibit per tahun. Pada tahun 2025, sebanyak 397.632 bibit spesies lokal diproduksi untuk
     mendukung kegiatan reklamasi dan penanaman pengayaan. Selain itu, Arboretum Tandarayan seluas
     105,66 hektar terus dikembangkan sebagai ruang pembelajaran multifungsi, yang mengintegrasikan hutan
     alami dan lahan reklamasi untuk mendukung penelitian, edukasi, serta keterlibatan masyarakat.

     Pemantauan keanekaragaman hayati dilakukan melalui pendekatan berbasis sains yang menggabungkan
     survei lapangan, penggunaan camera trap, serta penilaian oleh para ahli. Pada tahun 2025, pemantauan
     mencatat keberagaman spesies yang cukup luas, termasuk 134 spesies pohon, 110 spesies tumbuhan
     herba dan liana, 53 mamalia, 159 burung, 54 reptil dan amfibi, serta 689 spesies serangga. Koridor satwa
     liar yang ditanami spesies pangan dan multifungsi juga terus diperkuat untuk mendukung keberadaan
     fauna kunci serta membantu mengurangi fragmentasi habitat.

     Di luar kegiatan restorasi di lokasi, Kideco Care juga menekankan aspek edukasi, kolaborasi, dan
     pengelolaan bersama. Melalui inisiatif hijau, sekolah dan kelompok masyarakat dilibatkan dalam berbagai
     kegiatan seperti lokakarya konservasi dan kunjungan lapangan, yang bertujuan untuk meningkatkan
     pemahaman terkait reklamasi dan perlindungan keanekaragaman hayati. Program ini juga mendukung
     desa-desa binaan PROKLIM melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam
     penerapan aksi adaptasi iklim dan pengelolaan lingkungan.

     Kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk BKSDA, DLH, ESDM, serta Kementerian Lingkungan Hidup
     dan Kehutanan, turut mendukung keselarasan dengan prioritas konservasi nasional serta memperkuat
     transparansi dalam pemantauan bersama.

     Melalui Kideco Care, upaya restorasi keanekaragaman hayati diupayakan menjadi bagian yang terintegrasi
     dalam praktik pertambangan yang bertanggung jawab, dengan tujuan mendukung hasil ekologis yang
     terukur saat ini sekaligus memperkuat ketahanan ekosistem di masa mendatang.




         Kideco Care mencerminkan upaya
         kami dalam mendukung pemulihan
         ekosistem di luar pertambangan,
         dengan menggabungkan reklamasi,
         pendekatan ilmiah, dan kemitraan
         masyarakat untuk memperkuat
         keanekaragaman hayati dan nilai
         lingkungan jangka panjang.



74             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 77
                                     Indika Energy
                                     Mangrove Program in
                                     Action (IMPACT)
                                     Di sepanjang garis pantai Kabupaten Paser, Kalimantan
                                     Timur, ekosistem mangrove memiliki peran penting
                                     dalam menjaga keseimbangan lingkungan—mulai
                                     dari melindungi garis pantai dari abrasi, menyimpan
                                     karbon, hingga mendukung keanekaragaman
                                     hayati dan mata pencaharian masyarakat pesisir.
                                     Melihat pentingnya fungsi tersebut, Indika Energy
                                     meluncurkan Indika Energy Mangrove Program in
                                     Action (IMPACT) pada tahun 2023 sebagai bagian dari
                                     upaya berkelanjutan untuk mendukung pemulihan
                                     ekosistem pesisir dan memperkuat ketahanan
                                     terhadap perubahan iklim. Program ini dirancang
                                     untuk merehabilitasi area mangrove yang terdegradasi
                                     sekaligus melibatkan masyarakat dalam pengelolaan
                                     lingkungan pesisir secara berkelanjutan.

                                     Selama lebih dari tiga tahun pelaksanaan, IMPACT
                                     berhasil mencapai target rehabilitasi seluas 250
                                     hektar, dengan total 324.200 bibit mangrove yang
                                     ditanam. Pelaksanaan program dilakukan secara
                                     bertahap, dimulai dari 35 hektar (46.600 bibit) pada
                                     tahun 2023, meningkat menjadi 115 hektar (141.100
                                     bibit) pada tahun 2024, dan diselesaikan dengan 100
                                     hektar (136.500 bibit) pada tahun 2025. Program
                                     ini memberikan manfaat bagi sembilan desa di
                                     Kabupaten Paser, yaitu Tajur, Baijaya, Riwang, Langgai,
                                     Seniung Jaya, Suliran Baru, Laburan, Sungai Langir, dan
                                     Lori.

                                     Melalui pendekatan penanaman yang disesuaikan
                                     dengan kondisi lokal, menggunakan spesies seperti
                                     Rhizophora mucronata dan Avicennia, program
                                     ini turut mendukung pemulihan ekosistem serta
                                     keberlanjutan keanekaragaman hayati, sekaligus
                                     berkontribusi pada peningkatan sumber daya
                                     perikanan pesisir seperti udang, kepiting, dan kerang.
                                     Selain itu, upaya ini juga membantu menjaga habitat
                                     berbagai satwa, termasuk monyet hidung panjang,
                                     kera ekor panjang, kepiting tapal kuda, serta berbagai
                                     spesies burung.
IMPACT tidak hanya tentang
penanaman mangrove, tetapi           Di samping manfaat lingkungan, IMPACT juga berfokus
                                     pada penguatan kapasitas masyarakat dalam
juga mendukung ketahanan             mengelola ekosistem mangrove secara mandiri,
pesisir dan manfaat jangka           sebagai upaya untuk menjaga keberlanjutan manfaat
                                     jangka panjang bagi lingkungan dan penghidupan
panjang bagi perlindungan garis      masyarakat pesisir. Program ini secara resmi selesai
pantai Paser.                        pada 12 November 2025 di Desa Tajur, dengan
                                     kehadiran perwakilan perusahaan dan Pemerintah
                                     Kabupaten Paser, sebagai penanda selesainya salah
                                     satu inisiatif keberlanjutan dengan dampak jangka
                                     panjang.




                                  Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                  75
Page 78
Kinerja penggunaan lahan, reklamasi, dan keanekaragaman hayati 2025
Gambar 23. Kinerja reklamasi lahan (GRI 304-2)
                                                2023                             2024                            2025
    Keterangan      Satuan
                                    Realisasi      Kumulatif         Realisasi       Kumulatif       Realisasi      Kumulatif

    Kideco          Hektar            79,97            5.130,03         174,00          5.223,34      117,87            5.341,21
    Mekko           Hektar            6,00               6,00            5,64            11,64        31,39                 43,03
    MUTU            Hektar           138,03            743,39            0,00             0,00         0,00                 0,00
    (divestasi
    pada tahun
    2023)
    Total           Hektar           224,00            5.879,42         179,64          5.234,98      149,26            5.384,24



Gambar 24. Spesies yang diklasifikasikan dalam Daftar Merah IUCN di wilayah yang dikelola oleh Grup
Indika Energy (GRI 304-2, 304-4)

    Tingkat risiko kepunahan                                      2023                      2024                   2025

    Kritis                                                         17                        17                         4
    Terancam punah                                                 41                        42                     11
    Rentan                                                         93                        101                    24
    Hampir terancam                                                91                        98                     37
    Risiko rendah                                                  242                       637                    348


Gambar 25. Kinerja keanekaragaman hayati fauna menurut spesies (GRI 304-2)

    Keterangan                                                    2023                      2024                   2025

    Mamalia                                                        49                        53                     53
    Burung                                                        138                       159                     177
    Herpetofauna                                                   44                        54                     54
    Serangga                                                      429                       689                     728

Catatan:
•     Data yang disajikan mencerminkan kontribusi dari Kideco dan Indika Nature, sementara Masmindo, yang saat ini masih berada
      dalam fase eksplorasi, tengah melanjutkan pengembangan proses identifikasi data dan penilaian awal.



Gambar 26. Daftar fauna yang dilindungi yang tercatat di area reklamasi Kideco
                                                                                         Status berdasarkan
    Nama lokal                  Nama ilmiah
                                                                  P106            IUCN                  2023      2024         2025

    Bekantan kahau              Nasalis larvatus                  Dilindungi      Terancam                √         √              √
    Beruang madu                Helarctos malayanus               Dilindungi      Rentan                  √         √              √




76               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 79
                                                                        Status berdasarkan
Nama lokal               Nama ilmiah
                                                     P106          IUCN                  2023     2024    2025

Kijang muntjak           Muntiacus muntjak           Dilindungi    Risiko rendah           √          √    √
Kucing kuwuk             Prionailurus bengalensis    Dilindungi    Risiko rendah                      √    √
Lutung abu-abu           Trachypithecus cristatus    Dilindungi    Hampir terancam                    √    √
Lutung merah             Presbytes rubicunda         Dilindungi    Risiko rendah           √          √    √
Owa kalawat              Hylobates muelleri          Dilindungi    Terancam                √          √    √
Pelanduk napu            Tragulus napu               Dilindungi    Risiko rendah           √          √    √
Rusa sambar              Rusa unicolor               Dilindungi    Rentan                  √          √    √
Trenggiling peusing      Manis javanica              Dilindungi    Terancam kritis         √               √
Baza jerdon              Aviceda jerdoni             Dilindungi    Risiko rendah           √          √    √
Elang berontok           Spizaetus cirrhatus         Dilindungi    Risiko rendah           √          √    √
Elang bondol             Haliastur indus             Dilindungi    Risiko rendah           √          √    √
Elang hitam              Ictinaetus malayensis       Dilindungi    Risiko rendah           √          √    √
Elang tikus              Elanus caeruleus            Dilindungi    Risiko rendah           √          √
Elang-alap jambul        Accipiter trivirgatus       Dilindungi    Risiko rendah                      √
Elang-ikan kecil         Ichthyophaga humilis        Dilindungi    Hampir terancam                         √
Kangkareng hitam         Anthracoceros malayanus     Dilindungi    Rentan                  √          √    √
Kangkareng perut-putih   Anthracoceros albirostris   Dilindungi    Risiko rendah           √          √    √
Rangkong badak           Buceros badak               Dilindungi    Rentan                  √          √    √
Takur ampis              Calorhamphus fuliginosus    Dilindungi    Risiko rendah                           √
Takur tenggeret          Psilopogon australis        Dilindungi    Hampir terancam                         √
Takur topi-emas          Megalaima henricii          Dilindungi    Hampir terancam         √          √
Cabak kota               Caprimulgus affinis         Dilindungi    Terancam                √          √    √
Cica-daun besar          Chloropsis sonnerati        Dilindungi    Hampir terancam         √          √    √
Cica-daun kecil          Chloropsis cyanopogon       Dilindungi    Rentan                                  √
Sempur-hujan sungai      Cymbirhynchus               Dilindungi    Risiko rendah           √               √
                         macrorhynchos
Layang-layang batu       Hirundo tahitica            Dilindungi    Hampir terancam                    √    √
Bentet abu-abu           Lanius schach               Dilindungi    Risiko rendah           √          √    √
Takur warna-warni        Psilopogon mystacophanos    Dilindungi    Hampir terancam                    √    √
Burung-madu sriganti     Cinnyris jugularis          Dilindungi    Risiko rendah           √          √    √
Paok hijau               Pitta sordida               Dilindungi    Risiko rendah           √          √    √
Kipasan belang           Rhipidura javanica          Dilindungi    Risiko rendah           √          √    √
Kerak kerbau             Acridotheres javanicus      Dilindungi    Risiko rendah           √          √    √
Luntur putri             Harpactes orrhophaeus       Dilindungi    Rentan                             √    √
Buaya                    Crocodylus porosus          Dilindungi    Risiko rendah                      √    √




                                                        Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata            77
Page 80
Pengelolaan air                                             Capaian pada tahun 2025 memberikan indikasi yang
                                                            baik terhadap penerapan kerangka pengelolaan air,
                                                            sekaligus menjadi landasan untuk melanjutkan upaya
Pengelolaan air merupakan bagian penting dari upaya
                                                            menuju target efisiensi air Grup pada tahun 2030. Ke
keberlanjutan Indika Energy dan mencerminkan
                                                            depan, pemantauan berkelanjutan, penilaian risiko
tanggung jawab kami dalam mengelola air sebagai
                                                            secara berkala, serta keterlibatan dengan pengelola
sumber daya yang semakin terbatas (GRI 303-1). Di
                                                            lokasi dan penyedia air eksternal diharapkan tetap
seluruh Grup, kami mengembangkan pendekatan
                                                            mendukung konsistensi kinerja serta pengelolaan risiko
pengelolaan air yang terstruktur, yang mencakup
                                                            terkait air dalam jangka panjang (GRI 3-3, 303-1, 303-5).
pemantauan terhadap pengambilan, konsumsi,
dan pembuangan air, perencanaan berbasis risiko,
                                                            Gambar 27. Intensitas pengambilan air (GRI 303-5)
serta penerapan langkah-langkah efisiensi di tingkat
                                                            (ML/juta USD pendapatan)
operasional. Pendekatan ini bertujuan untuk membantu
meminimalkan dampak terhadap sistem air lokal
sekaligus mendukung ketahanan operasional (GRI 303-3,       2025                                         0,756
303-4, 303-5).

Pendekatan tersebut juga mempertimbangkan
keberagaman kondisi operasional, termasuk lokasi            2024                                              0,830
yang berada di wilayah dengan tingkat tekanan air yang
relatif lebih tinggi. Dalam konteks ini, kami berupaya
mendorong penggunaan air yang bertanggung jawab,
                                                            2023                                                    0,930
menjaga kualitas air, serta menjalin kolaborasi dengan
pemangku kepentingan, khususnya di area di mana
sumber daya air digunakan secara bersama atau
dikelola oleh pihak eksternal (GRI 303-1, 303-2).
                                                            Inisiatif penggunaan, efisiensi, dan
Dengan mengintegrasikan pertimbangan pengelolaan            pengurangan air
air dalam pengambilan keputusan operasional dan
perencanaan jangka panjang, Indika Energy berupaya          Indika Energy melakukan pemantauan pengambilan,
memperkuat kinerja lingkungan, mengelola risiko terkait     konsumsi, dan pembuangan air di seluruh lokasi
air secara lebih baik, serta berkontribusi pada upaya       operasional secara sistematis, dengan memanfaatkan
yang lebih luas dalam mendukung ketahanan dan               meteran aliran yang telah dikalibrasi. Data terkait air dari
keberlanjutan sumber daya air di Indonesia (GRI 3-3).       seluruh entitas anak dikonsolidasikan dan dilaporkan
                                                            secara berkala, sehingga mendukung pemantauan
                                                            kinerja, evaluasi inisiatif yang berjalan, serta pelacakan
Kinerja pengelolaan air tahun 2025                          kemajuan terhadap target intensitas pengambilan air
                                                            untuk tahun 2025 dan 2030. Proses penilaian kinerja
Penurunan intensitas pengambilan air sebesar 30%,
                                                            ini turut membantu mendorong efisiensi penggunaan
dengan capaian penurunan sebesar 64,99%, serta
                                                            air, memperkuat akuntabilitas di tingkat operasional,
penurunan total pengambilan air secara tahunan sekitar
                                                            serta mendukung pemenuhan standar internal dan
1.535,97 ML. Perbaikan kinerja ini antara lain didukung
                                                            persyaratan regulasi (GRI 303-3, 303-4, 303-5).
oleh peningkatan penggunaan sistem air sirkulasi
tertutup, pemanfaatan kembali air proses, pemanenan
air hujan, serta penguatan pengendalian operasional         Selain itu, penilaian lingkungan dilakukan secara berkala
melalui penggunaan flow meter yang terkalibrasi             untuk membantu menjaga kualitas air permukaan, air
dan tinjauan kinerja secara berkala. Upaya-upaya ini        tanah, dan ekosistem laut. Penilaian ini dilaksanakan
berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada          oleh tenaga yang terakreditasi sesuai dengan Standar
sumber air tawar, sekaligus membantu mendukung              Nasional Indonesia (SNI), dengan fokus pada kualitas
ketahanan operasional dan pengelolaan risiko terkait air,   air limbah dan potensi dampak lingkungan, guna
khususnya di wilayah dengan tingkat tekanan air yang        memastikan bahwa air yang dilepas ke lingkungan
relatif lebih tinggi (GRI 303-3, 303-4, 303-5).             memenuhi ketentuan yang berlaku (GRI 303-2, 303-4).




78            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 81
Upaya efisiensi air juga terus dikembangkan, termasuk         Gambar 30. Pengambilan dan kinerja daur ulang
melalui penerapan sistem sirkuit tertutup di lokasi           air (GRI 303-3) (ML)
pertambangan Kideco dan Mekko, di mana air yang
digunakan dalam proses operasional ditangkap kembali
                                                              2025            1.535,97                         1.393,26
dan dimanfaatkan ulang. Inisiatif lainnya mencakup
penggunaan air hujan serta pemanfaatan kembali air
limbah untuk membantu mengurangi ketergantungan
pada sumber air tawar. Selain itu, penggunaan alat            2024                 2.029,77                        1.644,14
penyemprot kabut dan sistem penyiraman yang
terkalibrasi juga diterapkan untuk pengendalian debu,
dengan tujuan menjaga efisiensi penggunaan air tanpa
                                                              2023                            2.829,71                1.952,00
mengurangi efektivitas operasional (GRI 303-3, 303-5).

                                                                         Pengambilan air                     Daur ulang air
Gambar 28. Kinerja air dan limbah (GRI 303-3, 303-
4, 303-5)
Pengambilan air (ML)
                                                              Pemantauan dan pengelolaan
    24,33%                                 2025: 1.535,97
                                                              wilayah dengan potensi keterbatasan
                                           2024: 2.029,77     ketersediaan air
                                           2023: 2.829,71     Indika Energy melakukan penilaian risiko air eksternal
                                                              untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik
Konsumsi air (ML)                                             mengenai potensi paparan risiko terkait air di tingkat
                                                              lokasi operasional. Berdasarkan pemetaan Risiko Air
    43,84%                                 2025: 2.925,68
                                                              Aqueduct dari WRI, dua lokasi operasional Grup Indika
                                           2024: 3.678,11     Energy, yaitu fasilitas Babelan milik Interport dan
                                                              pabrik Cikarang milik ALVA, berada di wilayah yang
                                           2023: 2.819,00     dikategorikan memiliki tingkat sensitivitas air yang relatif
                                                              tinggi (GRI 303-1). Pada tahun 2025, pengambilan air di
Debit air (ML)
                                                              kedua lokasi tersebut masing-masing tercatat sebesar
                                                              2,07 ML untuk ALVA Cikarang dan 0,44 ML untuk
    1,12%                                  2025: 217.179,18
                                                              Interport Babelan, yang mengindikasikan pentingnya
                                           2024: 219.631,35   penerapan upaya efisiensi dan pengelolaan air secara
                                                              berkelanjutan di area dengan tingkat risiko yang lebih
                                           2023: 212.812,00   tinggi.


Gambar 29. Pengambilan air berdasarkan sumber                 Di lokasi-lokasi ini, pasokan air berasal dari pihak
(GRI 303-3)                                                   eksternal, seperti klien atau pengelola kawasan
(%)                                                           industri, sehingga kendali langsung Grup terhadap
                                                              volume pengambilan air menjadi terbatas. Dalam
        1,24%              6,04%                              konteks tersebut, Indika Energy berupaya memperkuat
                                                              penerapan langkah-langkah efisiensi dan konservasi
1,08%                                                         air di tingkat operasional, sebagai bagian dari upaya
                                                              untuk membantu mengelola potensi dampak lingkungan
                 0,00%                                        sekaligus mengurangi paparan risiko terkait air (GRI 303-
                                                              3, 303-5).

                                                    91,63%




         Air permukaan      Air tanah    Air laut
         Air terproduksi    Air dari pihak ketiga


                                                              Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata              79
Page 82
Gambar 31. Pengambilan air pada wilayah dengan potensi keterbatasan ketersediaan air (GRI 303-1)

 Keterangan                       Satuan     2023          %             2024            %             2025

ALVA Cikarang                    ML           3,09       -10,68%         2,76         -25,00%          2,07
Interport Babelan                ML           0,82       -37,64%         0,51         -13,57%          0,44
Total pengambilan air pada    ML              3,91       -16,31%         3,27         -23,22%          2,51
wilayah dengan potensi
keterbatasan ketersediaan air


Pengambilan air pada wilayah dengan potensi                Keterlibatan pemangku kepentingan
keterbatasan ketersediaan air (ML)                         dalam konservasi air
                                                           Berdasarkan hasil pemantauan, pelaporan, dan
                0,44                                       pemahaman risiko di tingkat operasional, Indika Energy
2025
                                 2.,07                     terus berupaya menjalin keterlibatan dengan pemangku
                                                           kepentingan terkait untuk mendukung penggunaan
                  0,51                                     air yang bertanggung jawab di seluruh kegiatan
2024                                                       operasional, khususnya di wilayah yang memiliki
                                           2,76
                                                           potensi keterbatasan ketersediaan air. Keterlibatan
                                                           dengan karyawan dan pengelola lokasi difokuskan
                       0,82                                pada penguatan praktik penggunaan air yang efisien,
2023                                              3,09     peningkatan disiplin operasional, serta keselarasan
                                                           dengan prosedur pengelolaan air internal (GRI 303-1,
          Interport Babelan           ALVA Cikarang        303-5).

                                                           Pada lokasi di mana pasokan air dan infrastruktur
                                                           dikelola oleh pihak eksternal, kami menjaga koordinasi
                                                           secara berkala dengan pemasok, klien, dan pengelola
                                                           kawasan industri. Upaya ini dilakukan untuk mendukung
                                                           konsumsi air yang lebih bertanggung jawab, memastikan
                                                           kesesuaian dengan persyaratan pengelolaan air yang
                                                           berlaku, serta menjaga keselarasan dengan peraturan
                                                           setempat dan pengelolaan sumber daya air secara
                                                           bersama (GRI 2-29, 303-3).




80            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 83
Kinerja pengelolaan air
Gambar 32. Kinerja pengambilan air (GRI 303-3)
    Pengambilan air berdasarkan
                                          Satuan             2023             %            2024             %            2025
    sumber

    Air permukaan                        ML                2.464,44        -38,80%        1.557,58        -9,64%       1.407,43
    Air tanah                            ML                 18,39         2.216,51%        426,01        -96,10%        16,61
    Air laut                             ML                 314,28         -94,04%         18,72          2,13%         19,12
    Air hasil produksi                   ML                  0,00           0,00%           0,00          0,00%          0,00
    Air pihak ketiga                     ML                 32,60          -15,74%         27,47         237,89%        92,81
    Total pengambilan air                ML                2.829,71        -28,27%        2.029,77       -24,33%       1.535,97
    Air tawar (<= 1.000 mg/L TDS)        ML                2.490,60        -20,25%        2.011,05       -24,57%       1.516,85
    Air lainnya (> 1.000 mg/L TDS)       ML                 339,11         -94,04%         18,72          2,13%          19,12
    Intensitas pengambilan air           juta ton           31,60          -2,74%          30,73          -0,74%         30,51
                                         produksi
                                         batubara
                                         ML/ton              0,08          -40,32%          0,05          -9,26%         0,04
                                         produksi
                                         batubara
                                         juta USD          3.049,00        -19,73%        2.446,68       -17,37%       2.030,90
                                         pendapatan
                                         ML/                 0,93          -10,82%          0,83          -8,42%         0,76
                                         juta USD
                                         pendapatan

Catatan:
•     Angka tahun 2023 hingga 2025 mencakup Kideco, Tripatra, Interport, Indika Indonesia Resources, Ilectra Motor Group, Xapiens,
      Masmindo, Mekko, Indika Nature, dan Indika Energy Holding, dengan penambahan anak perusahaan pada tahun 2025, yaitu
      KALISTA dan INVI.




                                                                      Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                 81
Page 84
Gambar 33. Kinerja konsumsi air (GRI 303-5)

    Keterangan                            Satuan          2023              %            2024              %            2025

    Air tawar (<= 1.000 mg/L TDS)         ML            2.488,32        -19,54%        3.659,39        -20.57%        2.906,56

    Air lainnya (> 1.000 mg/L TDS)        ML             330,72         -94,04%          18,72          2,13%           19,12
    Konsumsi air total                    ML            2.819,04        -27,85%        3.678,11        -20,46%        2.925,68

Catatan:
•     Angka tahun 2023 hingga 2025 mencakup Kideco, Tripatra, Interport, Indika Indonesia Resources, Ilectra Motor Group, Xapiens,
      Masmindo, Mekko, Indika Nature, dan Indika Energy Holding, dengan penambahan anak perusahaan pada tahun 2025, yaitu
      KALISTA dan INVI.




Gambar 34. Kinerja debit air (GRI 303-4)

    Keterangan                             Satuan         2023              %            2024              %            2025

    Air permukaan                          ML          212.512,66        3,34%        219.602,41        -1,11%       217.162,73
    Air tanah                              ML              3,02         718,54%          24,72         -48,46%          12,74
    Air laut                               ML             294,38        -99,50%           1,46          17,73%           1,72
    Air pihak ketiga                       ML              1,63          69,02%           2,76         -27,82%           1,99
    Air tawar (<= 1.000 mg/L TDS)          ML          212.515,68        3,35%        219.631,35        -1,12%       217.177,46
    Air lainnya (> 1.000 mg/L TDS)         ML             296,01        -98,57%           4,22         -59,24%           1,72
    Konsumsi air total                     ML          212.811,69        3,20%        219.631,34        -1,12%      217.179,18
Catatan:
•     Angka tahun 2023 hingga 2025 mencakup Kideco, Tripatra, Interport, Indika Indonesia Resources, Ilectra Motor Group, Xapiens,
      Masmindo, Mekko, Indika Nature, dan Indika Energy Holding, dengan penambahan anak perusahaan pada tahun 2025, yaitu
      KALISTA dan INVI.




82               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 85
Pengelolaan limbah dan ekonomi
sirkular                                                   Untuk mendukung implementasi yang konsisten,
                                                           kami bekerja sama dengan penyedia jasa pihak ketiga
Indika Energy mengelola limbah sebagai bagian penting      memberikan pelatihan kepada tenaga operasional,
dari upaya pengelolaan lingkungan dan peningkatan          dengan fokus pada pemilahan limbah yang tepat,
kinerja operasional. Pendekatan yang diterapkan            prosedur penanganan, serta praktik daur ulang yang
mengacu pada hierarki pengelolaan limbah—reduce,           aplikatif. Pendekatan serupa juga diterapkan di berbagai
reuse, recycle, recover, dan dispose—dengan fokus pada     entitas anak, termasuk Tripatra dan Indika Nature,
upaya meminimalkan limbah pada sumbernya (GRI 306-         dengan praktik daur ulang yang diselaraskan dengan
1, 306-2). Praktik pengelolaan limbah diterapkan dalam     standar dan sistem pengelolaan di setiap wilayah
sistem pengelolaan lingkungan di lokasi operasional,       operasi (GRI 306-2, 306-3).
dengan mempertimbangkan regulasi yang berlaku,
standar internal, serta proses manajemen risiko.
                                                           Pada beberapa lokasi operasional, Interport dan Kideco
                                                           mengoperasikan fasilitas pengolahan limbah di lokasi,
Di seluruh operasional, kami menerapkan pemilahan          termasuk kegiatan daur ulang dan pengomposan,
limbah, penanganan yang bertanggung jawab, serta           sehingga membantu mengurangi ketergantungan pada
bekerja sama dengan pihak ketiga berizin untuk kegiatan    pembuangan akhir serta mendorong pemanfaatan
pengangkutan, pengolahan, dan pembuangan limbah            sumber daya secara lebih sirkular di seluruh operasional
(GRI 306-3). Limbah berbahaya dan tidak berbahaya          (GRI 306-4, 306-5).
dikelola secara terpisah untuk membantu mengurangi
risiko lingkungan serta memastikan kepatuhan terhadap
peraturan. Kami juga mendorong peningkatan pemulihan       Pengelolaan limbah berbasis sirkular dan
material dan praktik daur ulang, termasuk penggunaan       pemulihan sumber daya
kembali kemasan dan logam, serta produk samping
                                                           Kami menerapkan hierarki pengelolaan limbah yang
operasional lainnya, guna mengurangi volume limbah
                                                           terstruktur, dengan mengutamakan pencegahan limbah,
yang berakhir di tempat pembuangan akhir (GRI 306-4,
                                                           pemilahan di sumber, daur ulang, dan pemulihan,
306-5).
                                                           sementara pembuangan menjadi opsi terakhir (GRI 306-
                                                           1, 306-2).
Sebagai bagian dari perjalanan keberlanjutan Indika
Energy, pengelolaan limbah juga turut mendukung
                                                           Pada tahun 2025, Indika Energy terus memperkuat
upaya penurunan emisi, pemanfaatan sumber daya
                                                           penerapan praktik pengelolaan limbah sirkular melalui
secara sirkular, serta ketahanan operasional. Kinerja
                                                           kerja sama dengan Waste4Change sebagai mitra
pengelolaan limbah secara regular dimonitor di setiap
                                                           pengelolaan limbah. Limbah dipilah sejak sumbernya
lokasi operasional dan dikonsolidasikan di tingkat
                                                           menjadi kategori yang dapat didaur ulang, dikomposkan,
Grup untuk memahami tren, mengidentifikasi peluang
                                                           dan residu, guna mendukung proses pengolahan
perbaikan, serta mendukung peningkatan kinerja secara
                                                           lanjutan yang lebih tepat serta meningkatkan pemulihan
berkelanjutan. Melalui penerapan yang konsisten dan
                                                           material (GRI 306-2, 306-3).
penyempurnaan sistem secara bertahap, kami berupaya
mengurangi dampak limbah sekaligus mendukung
penciptaan nilai jangka panjang (GRI 306-2, 3-3).          Material yang dapat didaur ulang dimanfaatkan
                                                           kembali menjadi produk bernilai tambah, sementara
                                                           limbah organik diolah melalui proses pengomposan
Program pengurangan dan daur ulang                         dan pemanfaatan larva black soldier fly (BSF) untuk
limbah                                                     mendukung pemulihan nutrisi dan pengolahan limbah
                                                           yang lebih berkelanjutan (GRI 306-4). Limbah residu
Indika Energy menerapkan sistem pemantauan limbah
                                                           yang tidak dapat didaur ulang atau dikomposkan
yang terstruktur di seluruh operasional, yang dijalankan
                                                           diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF), yang dapat
melalui kerja sama dengan penyedia jasa pihak ketiga
                                                           dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif
yang memiliki izin (GRI 306-1, 306-2). Timbulan limbah,
                                                           sekaligus membantu mengurangi ketergantungan pada
proses pemilahan, serta penanganannya dilaporkan
                                                           pembuangan ke landfill (GRI 306-4, 306-5).
setiap bulan, sehingga memberikan visibilitas terhadap
volume limbah, tingkat daur ulang, serta upaya
pengurangan yang perlu dilakukan (GRI 306-3, 306-4).



                                                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata           83
Page 86
Fasilitas pengelolaan limbah di beberapa lokasi              Secara keseluruhan, praktik-praktik ini mencerminkan
operasional juga mendukung pengolahan di tempat,             upaya Indika Energy dalam mengintegrasikan
termasuk kegiatan daur ulang dan pengomposan,                pengelolaan limbah, ke dalam pendekatan keberlanjutan
sehingga mendorong pemanfaatan sumber daya secara            yang lebih luas—dengan mendorong efisiensi sumber
lebih sirkular serta efisiensi operasional. Seiring dengan   daya, pengurangan limbah, serta pemanfaatan kembali
upaya tersebut, volume limbah yang dikirim ke landfill       material secara sirkular, sambil tetap memperhatikan
pada tahun 2025 menunjukkan kecenderungan menurun,           kepatuhan dan aspek perlindungan lingkungan.
sementara proporsi limbah yang dikelola melalui daur
ulang dan pemulihan meningkat dibandingkan tahun             Gambar 35. Limbah yang digunakan kembali dan
sebelumnya (GRI 306-5).                                      didaur ulang (GRI 306-2)(Tons)

Pengelolaan limbah berbahaya dan tidak                       2025                                     5.023.,55
berbahaya
Sebagian limbah yang dihasilkan dari operasional
Indika Energy diklasifikasikan sebagai limbah
berbahaya dan dikelola sesuai dengan ketentuan               2024                             4,.099,23
peraturan yang berlaku. Limbah berbahaya disimpan
di Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) berizin
sebelum dilakukan pengolahan atau pembuangan,
                                                             2023                                          5.238,00
dengan pengendalian yang mendukung klasifikasi dan
penanganan yang tepat (GRI 306-2, 306-3).

                                                             Gambar 36. Limbah yang dihasilkan
Sejalan dengan pendekatan ekonomi sirkular, kami
                                                             (%)
berupaya memprioritaskan pemulihan dan pemanfaatan
kembali limbah tidak berbahaya apabila memungkinkan
secara teknis dan operasional. Sebagai contoh, oli
                                                                                                   40,67%
pelumas bekas dimanfaatkan kembali sebagai substitusi
parsial bahan bakar diesel dalam campuran bahan
peledak ANFO, sehingga dapat memperpanjang masa
guna sumber daya sekaligus membantu mengurangi               59,33%       Limbah yang dihasilkan
                                                                             pada tahun 2025
ketergantungan pada bahan bakar dengan intensitas
emisi yang lebih tinggi (GRI 306-4). Pada tahun 2025,
sekitar 73,01% limbah non-B3 yang memenuhi kriteria
telah dikelola melalui skema pemanfaatan kembali
atau pemulihan, sehingga turut berkontribusi dalam
mengurangi volume limbah yang dibuang.                                 Berbahaya         Tidak berbahaya


Kami juga memperpanjang masa pakai ban kendaraan
melalui program retreading dan regrooving, yang                                                    45,58%
membantu mengurangi konsumsi material dan timbulan
limbah. Ban yang telah mencapai akhir masa pakainya
dimanfaatkan kembali untuk berbagai kebutuhan,               54,42%       Limbah yang dihasilkan
seperti penanda jalan dan komponen struktural di                             pada tahun 2024
area reklamasi, yang turut mendukung keselamatan
operasional dan pemulihan lahan pascatambang (GRI
306-4, 306-5).




84            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 87
                                             Pencegahan tumpahan dan manajemen
                                             risiko lingkungan
Gambar 37. Limbah yang dialihkan
                                             Sebagai bagian dari pendekatan manajemen risiko
(%)
                                             lingkungan yang lebih luas, Indika Energy menyadari
                                             potensi risiko lingkungan yang terkait dengan tumpahan
                                             dan mempertahankan pengendalian pencegahan,
                                             kesiapan, dan respons yang kuat di seluruh operasi.
                                    43,07%
                                             Ini termasuk prosedur operasi standar, tim respons
                                             terlatih, dan pemantauan tingkat lokasi untuk mencegah
                                             insiden dan memastikan penahanan, pembersihan,
56,93%      LImbah yang dialihkan            dan remediasi yang cepat sesuai dengan persyaratan
              pada tahun 2025
                                             peraturan yang berlaku (GRI 3-3, 306-3).

                                             Selama periode pelaporan, tidak ada insiden tumpahan
                                             yang tercatat. Meskipun demikian operasi kami
                                             dilengkapi standar respons yang cepat, dengan
         Berbahaya        Tidak berbahaya    langkah-langkah mitigasi yang diterapkan untuk
                                             membatasi dampak lingkungan dan memulihkan area
                                             terdampak sesuai dengan standar peraturan (GRI
                                    55,59%   306-3). Peningkatan berkelanjutan dalam pencegahan
                                             tumpahan, siaga daat kondisi darurat, dan kemampuan
                                             respons tetap menjadi prioritas untuk memastikan
44,41%      LImbah yang dialihkan            risiko lingkungan dikelola secara efektif dan ketahanan
              pada tahun 2024                operasional tetap terjaga (GRI 3-3, 306-3).




                                             Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata           85
Page 88
Kinerja pengelolaan limbah kami tahun 2025
Gambar 38. Limbah yang dihasilkan (GRI 306-3)

 Keterangan                         Satuan     2023         %         2024         %         2025

Limbah berbahaya                   ton       4.323,56     7,09%     4.630,16    -11,73%    4.087,01
Limbah tidak berbahaya             ton       11.955,50   -53,75%    5.528,88     7,82%     5.961,19
Jumlah total limbah yang           ton       16.279,07   -37,59%    10.159,04    -1,09%    10.048,20
dihasilkan


Gambar 39. Limbah berbahaya menurut metode pengelolaannya (GRI 306-4, 306-5)

 Keterangan                        Satuan      2023         %         2024         %         2025

Digunakan kembali                  ton         3,60      -100,00%     0,00       0,00%       0,00
Daur ulang                         ton        514,23     111,10%    1.085,52    -22,64%     839,78
Kompos                             ton         0,00       0,00%       0,00       0,00%       0,00
Diserahkan kepada pihak            ton       3.327,39    -10,45%    2.979,65    -17,69%    2.452,44
ketiga yang berizin untuk
menggunakan kembali/
mendaur ulang
Total limbah yang dialihkan dari ton         3.845,22     5,72%     4.065,17    -19,01%    3.292,22
pembuangan
Dibakar (dengan pemulihan          ton         0,00      100,00%      0,05      -100,00%     0,00
energi)
Dibakar (tanpa pemulihan           ton         67,93     -10,08%      61,08     -66,97%      20,18
energi)
Ditimbun di tempat                 ton         0,00      100,00%      0,53      -100,00%     0,00
pembuangan sampah
Dibawa ke pihak ketiga yang        ton        410,41     22,64%      503,33     53,90%      774,62
berizin untuk membuang
limbah
Total limbah yang dibuang          ton        478,34     18,12%      564,99     40,67%      794,79




86            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 89
Gambar 40. Limbah tidak berbahaya menurut metode pengelolaan (GRI 306-4, 306-5)

    Keterangan                          Satuan          2023               %             2024             %             2025

    Digunakan kembali                   ton              0,00            0,00%           0,00          100,00%           4,77
    Daur ulang                          ton           4.720,11          -36,15%        3.013,71        38,67%         4.179,00
    Kompos                              ton            741,53            0,00%          164,99         -14,33%         141,36
    Diserahkan kepada pihak             ton             73,03           -5,45%           69,05         -60,81%          27,06
    ketiga yang berizin untuk
    menggunakan kembali/
    mendaur ulang
    Total limbah yang dialihkan         ton           5.534,67          -41,32%        3.247,75        34,01%         4.352,19
    dari pembuangan
    Dibakar (dengan pemulihan           ton              0,00            0,00%           55,40        -100,00%           0,00
    energi)
    Dibakar (tanpa pemulihan            ton              0,00            0,00%           0,00          100,00%           0,81
    energi)
    Ditimbun di tempat                  ton           5.296,53           0,00%         2.163,31        -29,48%        1.525,63
    pembuangan sampah
    Dibawa ke pihak ketiga yang         ton           1.124,30          -94,45%          62,42         32,26%           82,56
    berizin untuk membuang
    limbah
    Total limbah yang dibuang           ton           6.420,83          -64,47%        2.281,13        -29,46%        1.609,00

Catatan:
•     Angka tahun 2023 hingga 2025 mencakup Kideco, Tripatra, Interport, Indika Indonesia Resources, Ilectra Motor Group, Xapiens,
      Masmindo, Mekko, Indika Nature, dan Indika Energy Holding, dengan penambahan anak perusahaan pada tahun 2025, yaitu
      KALISTA dan INVI.
•     Limbah yang diserahkan kepada pihak ketiga (baik yang berizin untuk digunakan kembali/didaur ulang maupun yang berizin
      untuk dibuang) menunjukkan bahwa limbah tersebut dialihkan atau diarahkan untuk dibuang di luar lokasi, sedangkan limbah
      yang termasuk dalam kategori lain menunjukkan bahwa limbah tersebut dialihkan atau diarahkan untuk dibuang di lokasi yang
      sama.




                                                                     Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                 87
Page 90
Pengelolaan kualitas udara                                  Kepatuhan terhadap standar kualitas
                                                            udara lokal dan internasional
Pengelolaan kualitas udara merupakan bagian                 Kepatuhan terhadap standar kualitas udara tetap
integral dari perjalanan pengelolaan lingkungan             menjadi persyaratan inti di seluruh operasi kami. Di
dan dekarbonisasi Indika Energy yang lebih luas. Di         Kideco, pengujian emisi untuk sumber dilakukan oleh
seluruh operasi kami, kami menerapkan pendekatan            laboratorium eksternal terakreditasi, didukung oleh
pencegahan dan pengendalian pengelolaan emisi               sistem pemantauan berkelanjutan untuk melacak kinerja
udara, dengan fokus pada penurunan tingkap partikel,        terhadap ambang batas peraturan. Praktik-praktik ini
debu, dan polutan lain pada kegiatan operasional            memastikan kepatuhan terhadap standar kualitas udara
perusahaan. Langkah-langkah mitigasi kami dirancang         yang ditetapkan pemerintah, termasuk persyaratan
untuk memenuhi persyaratan peraturan dan standar            berdasarkan peraturan Kementerian Lingkungan Hidup
industri yang berlaku, yang secara progresif memperkuat     dan Kehutanan tahun 2021 (GRI 305-7).
pengelolaan kualitas udara melalui peningkatan praktik
operasional dan adopsi teknologi yang lebih bersih (GRI     Melalui pendekatan terpadu ini—yang mencakup
3-3).                                                       integrasi operasional, penerapan solusi energi yang
                                                            lebih bersih, serta penguatan pemantauan—Indika
Program pengurangan partikel, debu, dan                     Energy berupaya meningkatkan pengelolaan kualitas
polutan                                                     udara sejalan dengan perjalanan keberlanjutannya,
                                                            dengan harapan dapat mendukung lingkungan yang
Pengendalian operasional untuk mengurangi partikel,         lebih sehat bagi masyarakat sekitar sekaligus menjaga
debu dan emisi polutan meliputi penggunaan sistem           keberlangsungan operasional yang bertanggung jawab
penyemprotan air, meriam kabut, transportasi tertutup,      dan tangguh.
pengelolaan kecepatan, dan program pemeliharaan
peralatan. Langkah-langkah ini dilengkapi dengan            Kinerja lingkungan merupakan bagian yang tidak
pemantauan berkelanjutan dan penilaian berkala untuk        terpisahkan dari konteks operasional kami secara
memastikan efektivitas dan mendukung tindakan               keseluruhan. Keputusan yang kami ambil terkait emisi,
korektif tepat waktu jika diperlukan (GRI 305-7).           penggunaan lahan, pengelolaan air, dan penanganan
                                                            limbah turut membentuk kondisi operasional sehari-hari
Sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi jangka          serta memengaruhi interaksi kami dengan masyarakat
panjang, Indika Energy juga mengembangkan inisiatif         di sekitar area kerja.
yang berpotensi memberikan manfaat tambahan bagi
kualitas udara. Inisiatif ini mencakup pengembangan         Interaksi tersebut membawa isu lingkungan semakin
infrastruktur kendaraan listrik, eksplorasi awal terhadap   dekat dengan aspek kesejahteraan tenaga kerja,
solusi berbasis hidrogen apabila relevan, serta upaya       hubungan dengan masyarakat, serta dampak sosial
bertahap untuk mengurangi ketergantungan pada diesel        yang lebih luas. Seiring dengan upaya kami dalam
konvensional.                                               mengelola tanggung jawab lingkungan, Indika Energy
                                                            juga berupaya                memberikan perhatian
Peningkatan penggunaan campuran biodiesel yang lebih        yang seimbang
tinggi dan integrasi energi surya dalam bauran energi       terhadap masyarakat
operasional turut berkontribusi terhadap penurunan          yang terdampak oleh
emisi gas rumah kaca, sekaligus membantu mengurangi         operasional, serta
polutan udara seperti karbon monoksida (CO), nitrogen       bagaimana proses
oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan partikulat (GRI      transisi ini
305-7).                                                     dirasakan
                                                            di tingkat
                                                            lapangan.




88            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 91
Kinerja kualitas udara tahun 2025
Gambar 41. Emisi udara signifikan (GRI 305)

    Keterangan                                              Satuan     2023         %        2024          %         2025

    NOx                                                     ton        689,79     1,11%      697,45     -18,54%     568,11
    SOx                                                     ton         2,23     127,72%      5,08       78,82%      9,08
    Polutan organik persisten                               ton         0,00     100,00%      0,11      -100,00%     0,00
    Senyawa organik volatil                                 ton         0,00     100,00%      0,28      -100,00%     0,00
    Polutan udara berbahaya (HAP)                           ton         0,00     100,00%      0,03      -24,66%      0,02
    Partikel debu (PM)                                      ton        13,00     -34,04%      8,58       31,20%      11,25
    Kategori standar emisi udara lainnya yang               ton        94,30     -9,28%      85,55       -1,54%      84,23
    diidentifikasi dalam peraturan terkait


Catatan:
•     Formula perhitungan yang digunakan untuk menghitung            Pendekatan ini mencakup pemantauan penggunaan
      emisi gas buang adalah konsentrasi (mg/Nm3) x debit (m3/       material berdasarkan berat atau volume (GRI
      detik) x jumlah jam operasional (jam/tahun) x 0,0036 (detik/
                                                                     301-1), pemanfaatan material daur ulang apabila
      jam). Perhitungan dilakukan berdasarkan pengujian emisi
      yang dilakukan di laboratorium.                                memungkinkan (GRI 301-2), serta eksplorasi
•     Baik data konsentrasi maupun debit diperoleh dari hasil uji    pengambilan kembali produk dan kemasan untuk
      emisi yang dilakukan oleh laboratorium.                        mendukung siklus material yang lebih tertutup (GRI 301-
•     Kategori emisi udara lainnya, misalnya polutan organik         3).
      persisten (POP), senyawa organik volatil (VOC), dan
      lain-lain, belum dihitung karena tidak termasuk dalam
      persyaratan Peraturan Menteri.                                 Melalui pengelolaan konsumsi material yang lebih
                                                                     sistematis serta integrasi prinsip ekonomi sirkular,
                                                                     Indika Energy berupaya meminimalkan jejak lingkungan,
                                                                     meningkatkan efisiensi sumber daya, serta memperkuat
Material dan ekonomi sirkular                                        praktik keberlanjutan di seluruh lini bisnis.

Indika Energy menyadari bahwa pengelolaan material
yang bertanggung jawab merupakan aspek penting                       Material yang digunakan berdasarkan
dalam upaya mengurangi dampak lingkungan dan                         berat atau volume (GRI 301-1)
mendukung keberlanjutan jangka panjang. Di seluruh lini              Selama periode pelaporan, Indika Energy menggunakan
operasional, termasuk batubara, kendaraan listrik (EV),              kombinasi material terbarukan dan tidak terbarukan
minyak atsiri (Natura Aromatik), serta kegiatan industri             di seluruh operasionalnya. Material utama mencakup
lainnya, kami melakukan pemantauan penggunaan                        batu bara, logam, bahan bakar, bahan baku nabati untuk
material baik yang terbarukan maupun tidak terbarukan                minyak atsiri, serta material pendukung operasional
guna meningkatkan efisiensi, mengurangi limbah, dan                  seperti kemasan.
mendorong penerapan prinsip sirkular.

                                                                     Penggunaan material dipantau secara sistematis
                                                                     untuk mendukung efisiensi sumber daya, perencanaan
                                                                     operasional, serta kebutuhan pelaporan keberlanjutan.




                                                                     Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata             89
Page 92
                                                         Terbarukan / tidak
 Segmen bisnis              Jenis material                                          Keterangan
                                                         terbarukan

 Kendaraan listrik         Baja, aluminium, plastik,    Tak terbarukan              Digunakan dalam manufaktur
 roda dua                  baterai                                                  kendaraan dan komponennya
 Minyak atsiri             Bahan baku nabati, minyak    Terbarukan                  Sumber bahan baku
                           pembawa                                                  berkelanjutan untuk produksi
                                                                                    minyak atsiri
 Logistik,                 Kayu, logam, material        Terbarukan dan tidak        Digunakan untuk kebutuhan
 pengemasan, dan           kemasan                      terbarukan                  operasional, kemasan, dan
 infrastruktur                                                                      infrastruktur




Penggunaan material daur ulang (GRI                         Pengelolaan lingkungan pada
301-2)                                                      pemasok
Indika Energy berupaya memanfaatkan material daur
ulang apabila memungkinkan untuk mendukung                  Indika Energy mengintegrasikan pertimbangan
penerapan prinsip sirkular di seluruh operasional.          lingkungan dalam proses pemilihan pemasok untuk
Contohnya mencakup penggunaan logam daur                    mendukung praktik pengadaan yang sejalan dengan
ulang dalam konstruksi dan plastik daur ulang dalam         tujuan keberlanjutan. Selama periode pelaporan,
produksi kendaraan listrik. Upaya untuk meningkatkan        pemasok baru dari entitas utama telah dinilai
penggunaan material daur ulang terus dikembangkan           menggunakan kriteria lingkungan, termasuk kepatuhan
secara bertahap di seluruh lini bisnis, dengan tujuan       terhadap peraturan yang berlaku, penerapan sistem
mendukung efisiensi operasional, mengurangi dampak          manajemen lingkungan, serta keselarasan dengan
lingkungan, serta memperkuat komitmen Grup terhadap         kebijakan keberlanjutan Grup, dengan rencana untuk
pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.                 memperluas penilaian ini ke seluruh entitas di masa
                                                            mendatang. Proses penyaringan ini bertujuan untuk
                                                            membantu mengelola risiko lingkungan, mendorong
Produk dan kemasan daur ulang (GRI 301-                     praktik pengadaan yang bertanggung jawab, serta
3)                                                          memperkuat kolaborasi dengan pemasok yang memiliki
Kami juga terus mengeksplorasi peluang untuk                komitmen serupa terhadap pengelolaan lingkungan (GRI
melakukan daur ulang produk dan kemasan yang saat           308-1).
ini berfokus pada pengurangan limbah operasional,
termasuk pemulihan residu pertambangan, daur ulang          Kami secara grup juga melakukan pemantauan terhadap
peralatan operasional, program pengembalian baterai         rantai pasok untuk mengidentifikasi dan mengelola
kendaraan listrik, serta pengumpulan kembali wadah          potensi dampak lingkungan yang mungkin timbul.
minyak atsiri. Meskipun program daur ulang dalam skala      Selama periode pelaporan, pemasok yang teridentifikasi
besar masih dalam tahap pengembangan, upaya ini             memiliki ketidaksesuaian atau kesenjangan kinerja
mencerminkan komitmen Indika Energy terhadap prinsip        lingkungan ditindaklanjuti melalui rencana tindakan
ekonomi sirkular serta pengelolaan material yang lebih      perbaikan, yang mencakup pelatihan, peningkatan
berkelanjutan di seluruh lini bisnis (GRI 301-3).           proses, serta evaluasi lanjutan. Upaya ini dilakukan untuk
                                                            membantu mengurangi risiko lingkungan, meningkatkan
                                                            kinerja pemasok, serta memastikan kesesuaian dengan
                                                            standar lingkungan Indika Energy dalam seluruh aktivitas
                                                            pengadaan (GRI 308-2).




90               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 93
 Kami memperkuat pengadaan berkelanjutan bersama entitas anak seperti
Indika Nature yang mendukung pengembangan nursery, inovasi produk,
serta kemitraan dengan masyarakat guna mendorong keberlanjutan jangka
panjang dan perlindungan lingkungan.




Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                             91
Page 94
92   Laporan Keberlanjutan 2025
Page 95
Keberlanjutan Sosial dan
Dampak bagi Masyarakat
Keberlanjutan jangka panjang Indika Energy tidak hanya didorong oleh
transformasi portofolio, tetapi juga oleh pengembangan sumber daya ma-
nusia yang mendukung proses tersebut. Kami terus memperkuat aspek
keberlanjutan sosial melalui peningkatan kapabilitas tenaga kerja, pener-
apan praktik ketenagakerjaan yang adil, fokus pada aspek kesehatan dan
keselamatan, serta keterlibatan yang konstruktif dengan masyarakat.


      Pendekatan sosial

      Pengembangan sumber daya manusia

      Kinerja dan budaya keselamatan

      Memberikan Energi untuk Indonesia: Mendukung kesejahteraan
      masyarakat

      Menghormati hak asasi manusia

      Warisan masyarakat adat dan kemitraan lokal




                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata      93
Page 96
Pendekatan sosial
Keberlanjutan jangka panjang Indika Energy tidak             413-1). Fokus kami adalah membangun hubungan yang
hanya bergantung pada transformasi portofolio, tetapi        konstruktif dan mengembangkan program yang relevan
juga pada bagaimana kami mendukung karyawan                  dengan kebutuhan masyarakat.
dan masyarakat sepanjang proses tersebut. Seiring
perkembangan bisnis, kami berkomitmen memastikan             Pada tahun 2025, berbagai upaya terus dilakukan
transisi berlangsung secara bertanggung jawab, inklusif,     untuk mendukung penguatan kapabilitas karyawan,
serta memperhatikan para pihak yang terlibat (GRI 3-3).      peningkatan keselamatan kerja, serta keterlibatan
                                                             yang terbuka dengan para pemangku kepentingan.
Pendekatan sosial kami diarahkan pada kesiapan tenaga        Kami memahami bahwa kemajuan yang berkelanjutan
kerja dalam menghadapi perubahan, dengan tetap               memerlukan konsistensi, kolaborasi, dan proses
menjaga lingkungan kerja yang aman, adil, dan saling         pembelajaran yang terus berkembang (GRI 3-3, 413-1).
menghormati. Kami terus mengembangkan kapabilitas
karyawan melalui berbagai inisiatif pembelajaran (GRI        Kebijakan dan pengungkapan kami diselaraskan
404-1, 404-2), mendorong praktik ketenagakerjaan             dengan kerangka kerja global dan nasional yang
yang adil (GRI 401-1), serta memperkuat sistem               relevan, termasuk peraturan yang berlaku serta standar
kesehatan dan keselamatan kerja (GRI 403-1, 403-2,           keberlanjutan yang diakui. Hal ini diharapkan dapat
403-9). Penghormatan terhadap hak asasi manusia di           mendukung transparansi, memperkuat akuntabilitas,
seluruh operasi dan rantai nilai tetap menjadi perhatian     serta mendorong peningkatan kinerja secara
utama, seiring dengan upaya mendorong inklusi dan            berkelanjutan di seluruh Grup.
kesempatan yang setara (GRI 409-1, 406-1).
                                                             Melalui prioritas dan target sosial yang telah ditetapkan,
Di luar lingkup internal, kami juga berupaya berkontribusi   kami berupaya mempersiapkan karyawan dalam
secara positif kepada masyarakat di sekitar wilayah          menghadapi perubahan peran (GRI 404-2), mendorong
operasional. Melalui praktik bisnis yang bertanggung         lingkungan kerja yang aman dan inklusif (GRI 403-9,
jawab, kemitraan, dan berbagai inisiatif sosial, kami        406-1), serta bekerja bersama masyarakat agar proses
berupaya mendukung pembangunan lokal, mendorong              transisi dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan
partisipasi, serta menciptakan nilai jangka panjang (GRI     berkelanjutan (GRI 413-1).




94            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 97
                                                          Kami juga berupaya membangun lingkungan kerja yang
Pengembangan sumber daya                                  menghargai keberagaman dan mendukung kesetaraan
manusia                                                   kesempatan di seluruh operasional (GRI 405-1). Melalui
                                                          berbagai inisiatif Human Capital, kami mendorong
Di Grup Indika Energy, karyawan adalah salah satu         terciptanya lingkungan kerja yang positif dan kondusif,
fondasi penting dalam mendukung kinerja dan               sehingga karyawan dapat berkontribusi secara optimal
ketahanan jangka panjang (GRI 3-3). Seiring dengan        dan mengembangkan potensi mereka. Sejalan dengan
upaya transisi menuju masa depan energi yang lebih        nilai Integrity kami juga menyediakan mekanisme
rendah karbon, pengembangan sumber daya manusia           pengaduan yang mudah diakses dan bersifat rahasia,
menjadi bagian yang semakin relevan dalam strategi        guna mendukung penyampaian masukan, penanganan
keberlanjutan kami. Kami berupaya mengembangkan           isu, serta pencegahan potensi pelanggaran di tempat
tenaga kerja yang terampil, terlibat, dan siap            kerja (GRI 2-25).
menghadapi perubahan, sehingga dapat merespons
dinamika sektor energi sekaligus berkontribusi pada
                                                          Kebijakan ketenagakerjaan kami disusun dengan
pencapaian target netral emisi karbon (GRI 404-1, 404-
                                                          mengacu pada standar internasional yang diakui,
2).
                                                          termasuk International Labour Organization (ILO), serta
                                                          mencerminkan komitmen terhadap prinsip-prinsip dasar
Seiring dengan perubahan lanskap energi, pengelolaan      ketenagakerjaan seperti non-diskriminasi, kebebasan
sumber daya manusia yang efektif menjadi semakin          berserikat, dan kondisi kerja yang layak (GRI 2-30,
penting dalam mendukung transisi yang adil dan inklusif   407-1, 408-1, 409-1). Kebijakan ini dikomunikasikan
(GRI 3-3). Melalui berbagai upaya pengembangan            secara berkala melalui media internal dan situs resmi
karyawan, peningkatan kesejahteraan, dan penyediaan       perusahaan untuk mendukung pemahaman dan
kesempatan yang setara (GRI 401-2, 405-1), kami           penerapan yang konsisten di seluruh Grup (GRI 2-23).
berupaya agar transisi menuju masa depan energi
yang lebih berkelanjutan juga dapat memberikan
                                                          Informasi lebih lanjut terkait kebijakan ketenagakerjaan
manfaat sosial yang lebih luas (GRI 413-1). Kebijakan
                                                          kami dapat diakses melalui tautan berikut https://www.
ketenagakerjaan kami mencakup aspek kesejahteraan
                                                          indikaenergy.co.id/id/tatakelola/kebijakansumberdaya
karyawan, pengembangan profesional, keberagaman,
serta perlakuan yang setara, sejalan dengan arah
                                                          Melalui pendekatan yang menyeluruh dan berbasis nilai
keberlanjutan jangka panjang Perusahaan (GRI 2-23).
                                                          ini, Indika Energy berupaya memastikan bahwa praktik
Pendekatan ini didukung oleh nilai-nilai perusahaan—
                                                          ketenagakerjaan tidak hanya selaras dengan standar
Unity in Diversity, Integrity, Teamwork, Agility,
                                                          nasional dan internasional, tetapi juga mendukung
Achievement, dan Social Responsibility (UnITAAS)—
                                                          penguatan budaya organisasi—yang pada akhirnya
yang membentuk arah kepemimpinan, kolaborasi, dan
                                                          diharapkan dapat berkontribusi pada ketahanan
pengambilan keputusan di seluruh Grup.
                                                          organisasi, kesejahteraan karyawan, serta pertumbuhan
                                                          berkelanjutan dalam jangka panjang.
Nilai-nilai tersebut juga dimplementasikan dalam
interaksi antar karyawan, serta menjadi dasar dalam
praktik ketenagakerjaan. Dengan mengintegrasikan          Program pelatihan, peningkatan
UnITAAS ke dalam kerangka pengembangan sumber             ketrampilan untuk mendukung kesiapan
daya manusia kami berupaya memastikan bahwa proses        karyawan menghadapi peran kerja
rekrutmen, pengelolaan kinerja, pengembangan talenta,
                                                          Indika Energy terus mendorong pembelajaran
dan keterlibatan karyawan berjalan dengan prinsip yang
                                                          berkelanjutan untuk membantu karyawan beradaptasi
konsisten, yang mendukung rasa saling menghargai,
                                                          seiring dengan perkembangan bisnis dan kebutuhan
akuntabilitas, dan pembelajaran berkelanjutan (GRI 404-
                                                          kapabilitas yang terus berubah. Kami berupaya
2).
                                                          memperkuat kesiapan tenaga kerja melalui program
                                                          pelatihan, reskilling, dan upskilling yang dirancang untuk
                                                          mendukung karyawan dalam menghadapi perubahan.




                                                          Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata             95
Page 98
Dari Nilai ke Perilaku:
Mengintegrasikan UnITAAS di Seluruh Indika
Energy
Di Grup Indika Energy, nilai-nilai perusahaan menjadi   dalam memantau dan mengarahkan aktivitas yang
panduan dalam cara kami bekerja dan berinteraksi        selaras dengan UnITAAS. Peran ini diharapkan dapat
setiap hari. Unity in Diversity, Integrity, Teamwork,   membantu menerjemahkan nilai ke dalam tindakan
Agility, Achievement, dan Social Responsibility         nyata, termasuk melalui fasilitasi diskusi, integrasi
(UnITAAS) menjadi landasan bersama bagi seluruh         nilai dalam tujuan tim, serta penguatan perilaku yang
karyawan. Kami menyadari bahwa mendefinisikan           diharapkan dalam pengambilan keputusan sehari-
nilai merupakan langkah awal yang penting, namun        hari. Setelah pelaksanaan program, kami melakukan
penerapannya dalam praktik sehari-hari memerlukan       penilaian ulang untuk melihat perkembangan yang
proses yang berkelanjutan. Untuk itu, kami berupaya     terjadi serta mengidentifikasi area yang masih dapat
memperjelas perilaku kunci yang mencerminkan            ditingkatkan.
makna dari setiap nilai, sehingga dapat lebih mudah
dipahami dan diterapkan dalam aktivitas kerja.
Hal ini menjadi bagian dari perjalanan kami dalam
menghidupkan nilai secara lebih konsisten di seluruh       Nilai akan memberikan dampak
organisasi.                                                ketika diterapkan secara
Pada tahun 2025, kami mulai menerapkan pendekatan          konsisten, melalui keputusan,
yang lebih terstruktur dengan melakukan penilaian          kolaborasi, dan tindakan yang
terhadap posisi organisasi serta persepsi karyawan
di seluruh Grup. Melalui survei, sesi diskusi, dan         mencerminkan jati diri serta
refleksi internal, kami mengevaluasi sejauh mana           prinsip.
UnITAAS dipahami dan dijalankan, baik di tingkat
korporat maupun direktorat. Hasil penilaian ini
membantu mengidentifikasi aspek nilai yang masih        Ke depan, kami tengah mempersiapkan rangkaian
perlu diperkuat di masing-masing divisi. Berdasarkan    program lanjutan untuk semakin memperkuat
hasil penilaian, kami kemudian mengembangkan            penerapan perilaku berbasis UnITAAS di seluruh
program yang ditujukan pada dua tingkat yaitu           organisasi. Kami memahami bahwa pembentukan
inisiatif korporat untuk seluruh karyawan dan program   budaya merupakan proses yang berkelanjutan dan
spesifik direktorat yang disesuaikan dengan konteks     memerlukan konsistensi, keteladanan dari pimpinan,
operasional.                                            serta partisipasi seluruh karyawan. Melalui keterlibatan
                                                        yang berkelanjutan dan implementasi yang terukur,
Partisipasi aktif dari seluruh karyawan terus           Grup Indika Energy berupaya agar UnITAAS tidak
didorong sebagai bagian dari upaya bersama dalam        hanya menjadi kerangka nilai, tetapi juga menjadi
mengimplementasikan nilai. Untuk mendukung              landasan perilaku yang mendukung transformasi dan
keberlanjutan implementasi, kami juga menunjuk          perjalanan keberlanjutan jangka panjang.
values champions di setiap divisi yang berperan




96           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 99
Melalui pengembangan teknis, program kepemimpinan,         Kesempatan pembelajaran eksternal
serta peluang pembelajaran lintas fungsi, kami
mendukung penguatan kapabilitas karyawan di berbagai       Karyawan diarahkan untuk mengikuti berbagai
sektor baru dan model operasional yang berkembang.         kesempatan pembelajaran eksternal, seperti konferensi
Upaya ini bertujuan untuk mendukung pembelajaran           industri, webinar yang dipandu oleh para ahli, serta
berkelanjutan dan pengembangan karier, sekaligus           pelatihan yang relevan dengan keberlanjutan dan
berkontribusi pada proses transisi yang lebih adil dan     transformasi bisnis. Kegiatan ini diharapkan dapat
inklusif (GRI 404-1, 404-2, 3-3).                          membantu memperluas wawasan terhadap praktik dan
                                                           perspektif yang terus berkembang (GRI 404-1, 404-2).

Pelatihan wajib
                                                           Learning Management System (LMS)
Program pelatihan wajib di Grup Indika Energy
mencakup berbagai aspek penting, termasuk Kode             Learning Management System (LMS) Grup Indika
Etik dan Perilaku, kebijakan anti-penyuapan dan anti-      Energy mendukung pembelajaran berkelanjutan melalui
korupsi, serta praktik kesehatan, keselamatan, dan         program pelatihan daring dan luring. Materi pelatihan
lingkungan (HSE). Program ini mendukung terbentuknya       mencakup berbagai kompetensi, seperti kepemimpinan,
pemahaman dasar yang selaras sekaligus memperkuat          manajemen proyek, literasi keuangan, keamanan
penerapan praktik bisnis yang bertanggung jawab di         siber, pemahaman strategis dan bisnis, komunikasi,
seluruh Grup (GRI 2-17, 205-2, 403-5).                     pengembangan diri, ketahanan, serta keterampilan
                                                           teknis. Program ini diharapkan dapat mendukung
                                                           pengembangan karier karyawan sekaligus meningkatkan
Pada tahun 2025, kami terus mengembangkan
                                                           efektivitas organisasi (GRI 404-1, 404-2).
pendekatan yang lebih efisien dalam pengembangan
tenaga kerja melalui pelatihan internal dan sesi
berbagi pengetahuan. Pendekatan ini berkontribusi          Inisiatif pengembangan karier dan
pada perluasan jangkauan dan dampak pelatihan,             rencana suksesi
yang tercermin dari peningkatan jumlah peserta dan
total jam pelatihan, yang pada tahun ini mencapai          Pengembangan karier dan perencanaan suksesi
lebih dari 116.000 jam. Sejalan dengan itu, Indika         diterapkan sebagai bagian dari upaya membangun
Energy mengembangkan model pengembangan yang               kapabilitas internal, menjaga kesinambungan
menyeimbangkan peningkatan kapabilitas sekaligus           organisasi, serta mempersiapkan karyawan untuk peran
mendukung partisipasi karyawan yang lebih luas (GRI        kepemimpinan dan spesialis di masa depan di seluruh
404-1, 404-2).                                             Grup (GRI 3-3, 404-2).


Program pelatihan eksekutif                                Program pensiun (201-3)
Serangkaian pelatihan khusus bagi eksekutif                Indika Energy berupaya mendukung kesejahteraan
diselenggarakan untuk pimpinan Grup dan direktur           karyawan sepanjang masa kerja hingga masa pensiun.
entitas anak yang baru ditunjuk, yang mencakup topik       Usia pensiun normal di lingkungan Grup umumnya
seperti aksi korporasi, hukum dan praktik perdagangan,     berada pada kisaran 55 hingga 56 tahun, sesuai dengan
tata kelola, pengembangan peluang bisnis, serta strategi   peraturan yang berlaku dan kebijakan perusahaan.
investasi. Selain itu, diselenggarakan juga workshop
bagi eksekutif Grup sebagai penyegaran, yang bertujuan     Sebagai bagian dari komitmen tersebut, perusahaan
untuk memperdalam pemahaman mengenai peran                 menyediakan program pensiun bagi karyawan yang
dan fungsi komite di bawah Dewan Komisaris, prinsip        memenuhi syarat. Program ini dijalankan sesuai dengan
tata kelola perusahaan yang baik, dasar-dasar hukum        ketentuan BPJS Ketenagakerjaan, dengan kontribusi
bagi Komisaris, serta manajemen risiko korporasi.          yang dibagi antara karyawan dan perusahaan sesuai
Program ini diharapkan dapat mendukung penguatan           regulasi yang berlaku. Melalui skema ini, kami berupaya
kapasitas kepemimpinan serta membantu proses               mendukung keamanan finansial jangka panjang
pengambilan keputusan yang lebih tepat seiring dengan      karyawan serta memberikan dasar yang lebih stabil
perkembangan portofolio bisnis.                            dalam memasuki masa purna kerja (GRI 201-3).

                                                           Selain manfaat finansial, Indika Energy juga
                                                           memfasilitasi program pelatihan pra-pensiun bagi
                                                           karyawan yang mendekati masa pensiun. Program ini
                                                           dirancang untuk membantu meningkatkan pemahaman
                                                           terkait perencanaan keuangan, kesiapan pribadi, serta
                                                           perencanaan transisi pasca-kerja, sehingga karyawan
                                                           dapat mempersiapkan tahap berikutnya dalam
                                                           kehidupan mereka dengan lebih baik.




                                                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata          97
Page 100
Program Pengembangan Kepemimpinan Indika Energy:
Membina Generasi Pemimpin Menuju Transisi yang
Adil dan Inklusif
Di Grup Indika Energy, keberlanjutan tidak hanya berkaitan       Business Performance Improvement (BPI): Pembelajaran
dengan transformasi portofolio, tetapi juga dengan               melalui praktik
bagaimana kami mendukung karyawan untuk berkembang
seiring perubahan tersebut. Dalam perjalanan transisi energi,    Sebagai bagian penting dari program, inisiatif Business
kami memahami bahwa keberhasilan jangka panjang juga             Performance Improvement (BPI) menjadi salah satu
dipengaruhi oleh kepemimpinan yang mampu mengelola               komponen utama dalam proses pembelajaran. Peserta dibagi
perubahan secara bertanggung jawab, inklusif, dan                ke dalam kelompok lintas fungsi dan diberikan topik proyek
berempati. Program Future Leaders Development Program            strategis yang mencakup berbagai entitas anak.
(FLDP) merupakan salah satu inisiatif yang mendukung
penguatan kapasitas kepemimpinan dalam konteks tersebut.

                                                                    Transisi yang adil tidak hanya
                                                                    tentang perubahan energi, tetapi
     Transisi kami akan semakin                                     juga tentang kesiapan karyawan
     kuat ketika karyawan dapat                                     kami dalam menghadapi
     berkembang bersamanya,                                         perubahan tersebut.
     didukung oleh pemimpin yang
     inklusif dan adaptif.                                       Setiap kelompok didampingi oleh mentor internal untuk
                                                                 mendukung proses pembelajaran secara praktis. Proses ini
Inisiatif program ini diawali melalui Future Leaders Gathering   meliputi identifikasi dan analisis permasalahan, penyusunan
pada tahun 2024, yang menjadi langkah awal dalam                 rekomendasi strategis, serta presentasi kepada manajemen.
mengidentifikasi talenta potensial di seluruh Grup Indika        Pendekatan ini diharapkan dapat membantu peserta
Energy. Kegiatan ini kemudian berkembang menjadi program         mengembangkan kemampuan kolaborasi, pemecahan
pengembangan selama satu tahun yang dirancang untuk              masalah, serta pemahaman terhadap konteks bisnis yang
mempersiapkan talenta berpotensi tinggi dalam menghadapi         lebih luas.
tanggung jawab yang lebih luas.
                                                                 Mempersiapkan kepemimpinan strategis
Melalui proses seleksi yang melibatkan para CEO di
                                                                 FLDP merupakan bagian dari upaya Grup Indika Energy dalam
berbagai lini bisnis—dengan memperhatikan representasi
                                                                 mendukung kesiapan organisasi menghadapi perubahan.
yang beragam dan kesempatan yang setara—sebanyak 64
                                                                 Dengan membekali talenta untuk berkontribusi lintas fungsi
talenta terpilih untuk mengikuti program FLDP 2025. Pada 16
                                                                 dan konteks operasional, program ini diharapkan dapat
Desember 2025, para peserta telah menyelesaikan rangkaian
                                                                 mendukung penguatan kapabilitas internal, mobilitas tenaga
program pengembangan tersebut di INDY Bintaro Office Park.
                                                                 kerja, serta ketahanan organisasi.
Program tahun 2025 mengombinasikan pembelajaran di
                                                                 Ke depan, Grup tengah mempersiapkan pengembangan
kelas, penerapan strategis, serta pengalaman praktis. Materi
                                                                 lanjutan bagi peserta tahun berikutnya, termasuk modul
yang disampaikan mencakup pemahaman bisnis, inovasi,
                                                                 pasca-FLDP yang bertujuan untuk memperdalam kapabilitas
pengelolaan sumber daya manusia, kunjungan perusahaan,
                                                                 strategis dan memperkuat pipeline talenta untuk peran-
serta benchmarking industri. Setiap modul dilengkapi dengan
                                                                 peran penting di masa mendatang. FLDP diharapkan dapat
tugas individu untuk mendukung penerapan materi yang
                                                                 mendukung kesiapan pemimpin dalam mengelola inisiatif
dipelajari. Peserta juga melakukan presentasi analisis kasus
                                                                 strategis, berkontribusi pada transformasi lintas entitas,
guna mengembangkan kemampuan berpikir strategis dan
                                                                 serta mendukung agenda keberlanjutan jangka panjang Grup
komunikasi. Salah satu kegiatan dalam program ini adalah
                                                                 Indika Energy.
kunjungan benchmarking ke PT Paragon Technology and
Innovation, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk        Dengan selesainya FLDP 2025, Grup Indika Energy terus
berdiskusi dan memperoleh wawasan mengenai manajemen             berupaya memperkuat pengembangan kepemimpinan
inovasi dan budaya organisasi.                                   sebagai bagian dari perjalanan keberlanjutan, dengan
                                                                 harapan dapat mendukung ketahanan organisasi serta
                                                                 proses transisi yang lebih inklusif bagi karyawan dan
                                                                 pemangku kepentingan.




98             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 101
Forum Keberlanjutan:
Mendorong Praktik ESG
Melalui Pembelajaran
Bersama
Untuk memperkuat pemahaman bersama dan
konsistensi dalam implementasi prioritas ESG,
Indika Energy secara berkala menyelenggarakan
sustainability workshop yang diikuti oleh tim
keberlanjutan Grup Indika Energy dari berbagai
wilayah di Indonesia. Forum ini menghadirkan
perwakilan dari berbagai unit bisnis dan lokasi
operasional sebagai ruang kolaboratif untuk
menyelaraskan perspektif, berbagi pengalaman
praktis, serta memperdalam pemahaman teknis
terkait komitmen keberlanjutan Grup (GRI 2-24, 3-3).




   Ketika kita saling belajar,
   keberlanjutan bergerak dari
   kebijakan menuju praktik—
   mendukung dampak yang lebih
   konsisten di setiap lokasi.

Workshop dirancang sebagai forum diskusi terbuka,
di mana peserta dapat saling berbagi pengalaman
implementasi di lapangan—mulai dari praktik yang
berjalan baik, tantangan yang dihadapi, hingga peluang
perbaikan. Topik yang dibahas mencakup pembaruan
regulasi, praktik pelaporan, strategi keterlibatan
masyarakat, serta pendekatan pengelolaan risiko.
Melalui pertukaran pengalaman antar tim, kapasitas
internal dapat terus diperkuat (GRI 404-2) sekaligus
mendorong konsistensi dalam penerapan prinsip
keberlanjutan di berbagai konteks operasional.

Selain itu, forum ini juga membantu memperkuat
pemahaman mengenai kontribusi masing-masing
fungsi keberlanjutan terhadap target Grup, sehingga
komitmen yang telah ditetapkan tidak hanya tercermin
dalam kebijakan, tetapi juga dalam praktik sehari-
hari (GRI 2-23). Dengan menghubungkan tim lintas
wilayah, workshop ini turut mendorong kolaborasi,
akuntabilitas, dan perbaikan berkelanjutan.

Seiring waktu, forum ini berkembang menjadi lebih
dari sekadar kegiatan koordinasi, melainkan menjadi
ruang pembelajaran bersama. Melalui dialog dan
pemecahan masalah secara kolektif, tim keberlanjutan
terus membangun pendekatan yang lebih selaras dan
berkelanjutan dalam mendukung pencapaian dampak
jangka panjang di berbagai wilayah operasional.




                                                         Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata   99
Page 102
Membangun Kapabilitas                                          seperti kemampuan beradaptasi, kolaborasi, dan pemikiran
                                                               strategis, yang relevan dalam menghadapi dinamika sektor
untuk Masa Depan:                                              energi (GRI 404-1, 404-2). Pendekatan ini mencerminkan

Ekosistem Pembelajaran
                                                               upaya untuk memastikan bahwa pengembangan kapabilitas
                                                               berjalan seiring dengan transformasi bisnis.

Terintegrasi
                                                                  Pembelajaran bukanlah suatu
Komitmen Kideco terhadap keunggulan operasional dan               kegiatan sesaat, melainkan
keberlanjutan jangka panjang didukung oleh pengembangan           proses berkelanjutan yang
tenaga kerja yang berkelanjutan. Melalui TERBAIK Centre
(Training and Education for Better Achievement in Kideco),
                                                                  membantu karyawan berkembang
perusahaan mengembangkan platform pembelajaran yang               seiring dengan perkembangan
terstruktur untuk memperkuat kompetensi karyawan serta            bisnis.
mendukung kebutuhan bisnis yang terus berkembang (GRI
404-1, 404-2).
                                                               Kideco juga menghadirkan Kideco Academy sebagai
Awalnya dirancang untuk meningkatkan kapabilitas teknis        ruang pembelajaran dan pertukaran pengetahuan
operator dan mekanik, TERBAIK Centre menyediakan               yang berkelanjutan. Dilengkapi dengan fasilitas seperti
pengalaman pembelajaran yang bersifat praktis melalui          perpustakaan, komputer, dan ruang presentasi, Academy
penggunaan simulator, replika peralatan, area praktik, serta   ini mendorong sesi berbagi internal serta dialog lintas
fasilitas kelas. Program pelatihan ini tidak hanya mendukung   fungsi. Dengan melibatkan peserta pelatihan sebelumnya
peningkatan efisiensi dan produktivitas operasional, tetapi    sebagai fasilitator, Kideco berupaya membangun budaya
juga membantu memperkuat standar keselamatan serta             pembelajaran yang bersifat kolaboratif, aplikatif, dan
kesadaran terhadap risiko di lingkungan kerja (GRI 403-1,      terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari (GRI 404-2).
403-9). Pelatihan difasilitasi oleh instruktur internal yang
berpengalaman serta didukung oleh tenaga ahli eksternal,       Secara keseluruhan, TERBAIK Centre dan Kideco Academy
sehingga karyawan dapat terus mengembangkan kompetensi         membentuk ekosistem pembelajaran yang saling melengkapi
sesuai dengan praktik terbaik industri.                        dalam mendukung penguatan kompetensi teknis, kapasitas
                                                               kepemimpinan, serta ketahanan organisasi. Inisiatif ini
Seiring dengan kebutuhan yang terus berkembang,                mencerminkan upaya Kideco dalam berinvestasi pada
Kideco memperluas peran TERBAIK Centre menjadi                 pengembangan karyawan, sehingga mereka dapat terus
pusat pembelajaran yang lebih komprehensif. Selain             beradaptasi, berkembang, dan berkontribusi dalam
pelatihan teknis, pusat ini juga mendukung pengembangan        perjalanan keberlanjutan jangka panjang perusahaan (GRI
kepemimpinan dan peningkatan keterampilan non-teknis,          3-3, 404-1).



100            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 103
INDY Club: Ruang untuk Memperkuat Keterlibatan
Karyawan, Tumbuh dan Berkembang
Di Indika Energy, kami memahami bahwa                   Untuk mendukung kesehatan secara menyeluruh,
ketahanan bisnis jangka panjang tidak terlepas dari     Indika Energy menyelenggarakan sesi Health Talk
kesejahteraan, keterlibatan dan pemberdayaan            secara berkala yang menghadirkan tenaga profesional
karyawan. Oleh karena itu, kami terus berupaya          di bidang kesehatan dan kebugaran. Topik yang
membangun lingkungan kerja yang positif dan             dibahas meliputi pengelolaan stres, nutrisi, kesehatan
inklusif, yang mendukung perkembangan pribadi dan       mental, pencegahan penyakit, hingga ergonomi, yang
profesional, serta mendorong transparansi, kesehatan,   diharapkan dapat membantu karyawan menjaga
dan komunikasi terbuka di seluruh organisasi (GRI       kesejahteraan fisik dan psikologis (GRI 403-3, 403-6).
3-3).
                                                        Kami juga mendorong komunikasi terbuka melalui
INDY Club menjadi salah satu wadah bagi karyawan        forum Breakfast and Dialogue, yaitu diskusi informal
untuk terhubung di luar aktivitas pekerjaan sehari-     yang mempertemukan karyawan dengan Direksi dan
hari. Melalui berbagai kegiatan seperti olahraga,       tim Human Capital. Forum ini memberikan ruang
program kesehatan, workshop kreatif, serta kegiatan     untuk bertanya, berbagi masukan, serta membangun
keagamaan, INDY Club mendorong kebersamaan,             komunikasi yang konstruktif, sehingga dapat
saling menghargai, dan rasa memiliki di lingkungan      memperkuat kepercayaan dan transparansi dalam
kerja. Inisiatif ini turut mendukung terciptanya        organisasi (GRI 2-29, 402-1).
budaya kerja yang lebih suportif dan meningkatkan
keterlibatan karyawan (GRI 401-2, 403-6).               Selain itu, karyawan memiliki akses terhadap
                                                        pemeriksaan kesehatan secara berkala serta
                                                        dukungan medis dan psikologis melalui tenaga
                                                        profesional internal maupun mitra layanan kesehatan,
   Karyawan yang merasa dihargai                        termasuk konsultasi kesehatan mental. Melalui

   dan didengar tidak hanya                             penyediaan dukungan yang komprehensif ini, Indika
                                                        Energy berupaya memastikan bahwa karyawan
   memperkuat budaya kerja, tetapi                      merasa sehat, didengar, dan dihargai sebagai bagian
   juga mendukung terciptanya                           penting dari kinerja berkelanjutan (GRI 401-2, 403-6).

   masa depan yang lebih tangguh.                       Melalui INDY Club dan berbagai inisiatif terkait, kami
                                                        terus mendorong terciptanya lingkungan kerja di mana
                                                        karyawan merasa terhubung, didukung, dan memiliki
                                                        ruang untuk berkembang—baik secara individu
                                                        maupun bersama.




                                                        Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata         101
Page 104
DEI (keberagaman, kesetaraan, dan                           Tidak ada toleransi terhadap pelecehan
inklusi)                                                    Indika Energy menerapkan pendekatan tanpa
                                                            toleransi terhadap segala bentuk pelecehan di seluruh
                                                            operasional, dengan tujuan mendukung lingkungan
Mendorong representasi dan inklusi                          kerja yang aman, saling menghormati, dan inklusif bagi
Indika Energy berupaya meningkatkan representasi            karyawan, mitra bisnis, serta pemangku kepentingan
di semua tingkatan organisasi, termasuk di sektor-          lainnya (GRI 3-3, 406-1). Komitmen ini berlaku bagi
sektor yang secara tradisional didominasi laki-laki,        seluruh individu tanpa memandang peran, lokasi,
dengan mendorong partisipasi perempuan dalam peran          maupun status kepegawaian.
kepemimpinan dan teknis (GRI 3-3, 405-1). Pendekatan
ini dilakukan antara lain melalui pengembangan              Harapan terkait perilaku yang saling menghormati
lini bisnis yang membuka peluang kerja yang lebih           dituangkan dalam Kode Etik Grup (GRI 2-23) dan
inklusif, serta memastikan akses yang setara terhadap       didukung melalui program sosialisasi serta pelatihan
pengembangan karier berdasarkan kompetensi dan              secara berkala, yang membantu karyawan memahami
kapabilitas (GRI 405-2, 406-1).                             berbagai bentuk pelecehan serta mekanisme pelaporan
                                                            yang tersedia (GRI 404-1, 406-1).
Kami juga mendorong perekrutan tenaga kerja lokal
sebagai bagian dari upaya mendukung inklusi ekonomi         Mekanisme pelaporan dan penanganan dirancang
dan pengembangan keterampilan di masyarakat sekitar         agar mudah diakses dan menjaga kerahasiaan, serta
wilayah operasional (GRI 413-1). Pada tahun 2025,           dilengkapi dengan perlindungan terhadap potensi
tenaga kerja lokal mencakup 44,77% dari total karyawan,     tindakan balasan (GRI 2-26). Melalui penerapan
yang mencerminkan upaya kami dalam mendorong                kebijakan secara konsisten, peningkatan kesadaran,
penciptaan nilai bersama serta meningkatkan partisipasi     serta pemantauan kasus yang dilaporkan (GRI 406-
masyarakat dalam pertumbuhan perusahaan (GRI 202-           1), Indika Energy berupaya membangun budaya kerja
2).                                                         yang mendukung karyawan untuk menyampaikan
                                                            kekhawatiran secara aman serta menjalankan peran
                                                            mereka dengan percaya diri dan bermartabat.
Kesempatan yang setara
Indika Energy menerapkan praktik rekrutmen,
pengembangan, dan promosi berbasis merit untuk              Kompensasi dan tunjangan yang adil
mendukung akses yang adil terhadap berbagai peluang,        Indika Energy menerapkan praktik kompensasi yang adil
tanpa membedakan gender, latar belakang, maupun             dan setara untuk mendukung kesejahteraan karyawan,
karakteristik pribadi (GRI 3-3, 405-1, 406-1). Pendekatan   keamanan finansial, serta retensi jangka panjang (GRI
ini diharapkan dapat mendukung keberagaman tenaga           3-3). Grup memastikan bahwa tingkat kompensasi
kerja, memperkaya perspektif, serta berkontribusi pada      terendah berada di atas ketentuan upah minimum yang
pengambilan keputusan dan kinerja organisasi dalam          berlaku, sehingga dapat mendukung standar hidup yang
jangka panjang (GRI 405-1).                                 layak di seluruh operasional (GRI 202-1).

Hingga akhir tahun 2025, keterwakilan perempuan             Kompensasi dan tunjangan ditentukan berdasarkan
mencakup 20,30% dari total tenaga kerja Grup                kebutuhan peran, kinerja, dan merit, serta diterapkan
dan 16,08% dari posisi manajemen senior, yang               secara konsisten tanpa diskriminasi berdasarkan gender,
menunjukkan perkembangan menuju representasi                usia, etnis, maupun karakteristik pribadi lainnya (GRI
yang lebih seimbang (GRI 405-1). Melalui kebijakan          405-2, 406-1).
yang inklusif, program pengembangan kepemimpinan,
serta praktik kerja yang setara (GRI 405-2), Indika         Selain gaji pokok, karyawan juga memperoleh
Energy terus berupaya memperkuat keberagaman                paket manfaat yang dirancang untuk mendukung
gender dan mendukung terciptanya lingkungan kerja           kesejahteraan dan keamanan finansial (GRI 401-2).
yang memungkinkan partisipasi dan pengembangan              Bergantung pada status kepegawaian, manfaat ini
perempuan di seluruh Grup (GRI 406-1).                      dapat mencakup jaminan sosial melalui BPJS kesehatan
                                                            dan ketenagakerjaan, asuransi kesehatan, asuransi
                                                            jiwa, tunjangan makan dan transportasi, tunjangan




102           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 105
komunikasi, cuti tahunan berbayar, tunjangan hari raya     Berbagai inisiatif terus dikembangkan, termasuk
(THR), cuti melahirkan, cuti ibadah, serta cuti panjang    peningkatan aksesibilitas lingkungan kerja, pemanfaatan
bagi karyawan yang telah mencapai masa kerja tertentu.     teknologi bantu, serta penyelenggaraan program
                                                           pelatihan yang relevan (GRI 404-2), disertai dengan
Hak atas manfaat disesuaikan dengan kategori               peningkatan kesadaran dan pemahaman karyawan
kepegawaian. Karyawan tetap menerima paket                 terkait inklusi disabilitas (GRI 404-1). Dengan
manfaat secara lengkap, sementara karyawan kontrak         mengintegrasikan inklusi disabilitas ke dalam nilai
memperoleh manfaat serupa dengan pengecualian              dan prioritas keberlanjutan, Indika Energy berupaya
tertentu, seperti asuransi jiwa. Karyawan paruh waktu      memperkuat komitmen terhadap kesetaraan sosial,
menerima kompensasi dan jaminan sosial sesuai              keberagaman, dan kesempatan yang setara (GRI 405-1,
dengan ketentuan yang berlaku. Untuk tenaga alih           406-1), sehingga seluruh karyawan dapat berpartisipasi
daya, kompensasi diberikan sesuai dengan peraturan         secara penuh dalam mendukung kinerja organisasi.
ketenagakerjaan, sementara manfaat lainnya dikelola
oleh penyedia jasa terkait berdasarkan perjanjian kerja.
                                                           Perekrutan tenaga kerja lokal dan
                                                           pengembangan masyarakat
Melalui kerangka manfaat yang terstruktur ini, kami
berupaya memastikan perlakuan yang adil dan konsisten      Indika Energy mendorong perekrutan tenaga kerja lokal
bagi seluruh karyawan, sekaligus memenuhi ketentuan        sebagai bagian dari upaya memperkuat partisipasi
yang berlaku dan mendukung kesejahteraan tenaga            ekonomi dan menciptakan nilai bersama di wilayah
kerja.                                                     operasional. Melalui penyerapan tenaga kerja lokal serta
                                                           keterlibatan pemasok lokal apabila memungkinkan,
                                                           kami berupaya mendukung peningkatan pendapatan
Inklusi disabilitas di tempat kerja                        masyarakat, pengembangan keterampilan, serta
Indika Energy berkomitmen untuk menciptakan                aktivitas ekonomi di tingkat regional. Pada tahun
lingkungan kerja yang memungkinkan karyawan dengan         2025, tenaga kerja lokal mencakup 44,77% dari total
berbagai kemampuan dapat berkontribusi secara              karyawan Grup, yang mencerminkan perhatian kami
optimal dan mengembangkan potensi mereka (GRI 3-3).        terhadap pengembangan kapasitas lokal seiring dengan
Grup mendukung inklusi penyandang disabilitas dengan       kebutuhan operasional.
mendorong akses yang setara terhadap peluang kerja
dan pengembangan karier (GRI 401-1, 404-2), serta          Inisiatif pengembangan masyarakat difokuskan pada
menyediakan penyesuaian yang diperlukan di tempat          bidang pendidikan, penghidupan berkelanjutan, serta
kerja untuk mendukung lingkungan kerja yang aman dan       program pemberdayaan yang disesuaikan dengan
kondusif (GRI 403-3).                                      kebutuhan lokal. Program-program ini dirancang
                                                           melalui keterlibatan dengan masyarakat dan pemangku
Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan         kepentingan setempat, dengan pendekatan yang
regulasi, tetapi juga mencerminkan upaya untuk             mendorong kemandirian masyarakat dalam jangka
membangun budaya kerja yang dilandasi oleh rasa            panjang. Kegiatan yang dilakukan mencakup pelatihan
saling menghormati, non-diskriminasi, dan inklusi          keterampilan, dukungan bagi usaha kecil, serta
(GRI 406-1). Di Kideco, misalnya, karyawan dengan          pengembangan aktivitas ekonomi berbasis komunitas
disabilitas berperan aktif dalam kegiatan operasional      yang relevan dengan konteks lokal.
sehari-hari, menunjukkan bagaimana praktik inklusif
dapat mendukung kolaborasi tim sekaligus memperkuat        Selain itu, kami juga mendukung keterlibatan generasi
kinerja organisasi (GRI 405-1).                            muda melalui berbagai inisiatif pendidikan dan pelatihan
                                                           yang bertujuan mempersiapkan mereka untuk dunia
                                                           kerja, kewirausahaan, serta peluang di sektor-sektor
                                                           yang terus berkembang. Upaya ini mencerminkan
                                                           pendekatan jangka panjang dalam pengembangan
                                                           masyarakat, yang mengaitkan pertumbuhan sumber
                                                           daya manusia dengan ketahanan ekonomi lokal.




                                                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata          103
Page 106
Demografi karyawan kami tahun 2025
Hingga 31 Desember 2025, Grup Indika Energy mempekerjakan 4.306 karyawan di seluruh operasionalnya,
dengan dukungan 2.668 tenaga alih daya untuk menjaga fleksibilitas operasional. Komposisi tenaga kerja kami
mencerminkan keberagaman dari sisi gender, kelompok usia, kewarganegaraan, dan latar belakang pendidikan, yang
turut memperkuat kapabilitas organisasi serta memperkaya perspektif di seluruh Grup (GRI 405-1).

Sepanjang tahun, kami terus berupaya mengelola dinamika ketenagakerjaan secara bertanggung jawab melalui
berbagai inisiatif, termasuk pengembangan karier, mobilitas internal, serta penyesuaian organisasi yang terstruktur.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam mendukung kesejahteraan jangka panjang, pengembangan
profesional, serta stabilitas finansial karyawan, sekaligus memperkuat upaya membangun organisasi yang tangguh,
berkelanjutan, dan berpusat pada manusia.

Gambar 42. Demografi karyawan grup Indika Energy

                                                                            Jumlah karyawan
 Jenis kelamin (GRI 405-1)
                                                             2023                  2024                  2025

 Laki-laki                                                  2.908                  3.085                 3.432
 Perempuan                                                   671                    780                   874



                                                                            Jumlah karyawan
 Kelompok usia (GRI 405-1)
                                                             2023                 2024                  2025

 <30 tahun                                                   1.083                1.184                 1.237
 30-50 tahun                                                 2.084                2.256                 2.565

 >50 tahun                                                    412                  425                   504



                                                                            Jumlah karyawan
 Latar belakang pendidikan (GRI 405-1)
                                                              2023                   2024                 2025

 Gelar doktor                                                   4                        9                 11
 Gelar magister                                               257                     287                 320
 Gelar sarjana                                                2012                   2.271               2.469
 Gelar diploma                                                314                     375                 400
 Sekolah dasar hingga sekolah menengah atas                   992                     923                1.106



                                                                            Jumlah karyawan
 Kewarganegaraan (GRI 405-1)
                                                              2023                  2024                  2025

 Indonesia                                                   3.555                  3.846                4.286
 Bulgaria                                                       1                     1                    1
 Filipina                                                       1                     1                    1
 India                                                          5                     4                    4
 Korea Selatan                                                  5                     3                    3
 Trinidad dan Tobago                                            1                     1                    0
 Amerika                                                        2                     2                    1
 Australia                                                      3                     3                    1




104             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 107
                                                                                        Jumlah karyawan
 Kewarganegaraan (GRI 405-1)
                                                                      2023                     2024                    2025

 Singapura                                                             4                         4                      4
 Selandia Baru                                                         1                         0                      0
 Kanada                                                                1                         0                      1
 Jepang                                                                0                         0                      2
 Belanda                                                               0                         0                      1
 Cina                                                                  0                         0                      1

Gambar 43. Representasi perempuan di Grup Indika Energy pada tahun 2025 (GRI 405)
 Keterangan                                                                Jumlah karyawan                             %

 Keseluruhan karyawan
     Laki-laki                                                                   3.432                              79,70%
     Perempuan                                                                    874                               20,30%
 Manajemen senior
     Laki-laki                                                                    172                               83,50%
     Perempuan                                                                     32                               16,08%


Gambar 44. Karyawan Grup Indika Energy menurut jenis pekerjaan pada tahun 2025 (GRI 2-7)

 Keterangan                                                Permanen                          Pekerja sementara/kontrak

 Laki-laki                                                   1.947                                       1.485
 Perempuan                                                    592                                         282
Catatan: Mengingat fleksibilitas penugasan di berbagai lokasi proyek, karyawan tidak diklasifikasikan berdasarkan wilayah kerja.


Gambar 45. Pekerja yang tidak dipekerjakan langsung oleh Grup Indika Energy (GRI 2-8)
 Pekerja yang bukan karyawan (GRI 2-8)                               2024                                   2025

 Staf yang dipekerjakan dari luar                                    1.847                                 2.668
Catatan: Data mengenai pekerja non-karyawan dikumpulkan menggunakan metodologi yang selaras dengan penghitungan jumlah
         karyawan, dengan tanggal batas pelaporan 31 Desember 2025.


Gambar 46. Keragaman dalam tata kelola perusahaan dan karyawan (GRI 405-1)
                                                                                          2025
 Keterangan
                                                             Jumlah karyawan                                  %

 Berdasarkan jenis kelamin
     Laki-laki                                                       3.432                                79,70%
     Perempuan                                                       874                                  20,30%
 Berdasarkan kelompok usia
     <30 tahun                                                       1.237                                28,73%
     30-50 tahun                                                     2.565                                59,57%
     >50 tahun                                                       504                                  11,70%




                                                                     Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                   105
Page 108
Gambar 47. Jumlah karyawan baru (GRI 401-1)

 Jumlah karyawan baru (GRI 401-1)                                                                2025

 Berdasarkan jenis kelamin
      Laki-laki                                                                                   640
      Perempuan                                                                                   167
 Berdasarkan kelompok usia
      <30 tahun                                                                                   319
      30-50 tahun                                                                                 372
      >50 tahun                                                                                   116
Catatan: Mengingat fleksibilitas penugasan di berbagai lokasi proyek, karyawan tidak diklasifikasikan berdasarkan wilayah kerja.


Gambar 48. Jumlah pergantian karyawan (GRI 401-1)

 Keterangan                                                                                      2025

 Berdasarkan jenis kelamin
      Laki-laki                                                                                   929
      Perempuan                                                                                   311
 Berdasarkan kelompok usia
      <30 tahun                                                                                   483
      30-50 tahun                                                                                 634
      >50 tahun                                                                                   123
Catatan: Mengingat fleksibilitas penugasan di berbagai lokasi proyek, karyawan tidak diklasifikasikan berdasarkan wilayah kerja.


Gambar 49. Jenis pergantian karyawan (GRI 401-1)

 Keterangan                                                                2023                  2024                   2025

 Sukarela                                                                  1,71%                 0,83%                 2,32%
 Tidak sukarela                                                            2,75%                 3,62%               12,49%
 Jumlah                                                                    4,46%                 4,45%               14,82%


Gambar 50. Hak cuti orang tua, pemanfaatan, dan tingkat kembali bekerja menurut jenis kelamin
(GRI 401-3)

 Keterangan                                                                              Laki-laki           Perempuan

 Jumlah karyawan yang memiliki hak atas cuti orang tua                                    2.157                   320
 Jumlah karyawan yang mengambil cuti orang tua                                             144                    31
 Tingkat kembali bekerja                                                                  97,92%                74,19%




106               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 109
Gambar 51. Parameter pelatihan (GRI 404-1, 404-3)
                                         Berdasarkan jenis
                                                                         Berdasarkan level
                                             kelamin
 Keterangan                   Satuan                                                                             Total
                                                                    BOC, BOD,
                                       Laki-laki   Perempuan                            > Manager
                                                                    Eksekutif

Jumlah jam pelatihan           Jam     95.709       20.338             2.941              113.106              116.047
Rata-rata jam pelatihan per    Jam      27,89        23,27             16,52               27,40                26,95
karyawan
Persentase karyawan yang        %       100%         100%              100%                100%                 100%
menerima evaluasi kinerja
dan pengembangan karier




                                                        Masmindo bekerja sama dengan petani kopi lokal untuk meningkatkan
                                                       produktivitas dan kualitas kopi, sekaligus mendukung penghidupan yang
                                                        berkelanjutan serta pengembangan masyarakat.




                                                       Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                        107
Page 110
INDY Women in Action: Ketika Perempuan
Menginspirasi Perubahan
Sebagai bagian dari rangkaian pembuka perayaan             Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi bersama
ulang tahun ke-25 Indika Energy, INDY Women in             psikolog Pritta Tyas melalui topik “Finding Harmony
Action menghadirkan ruang kebersamaan bagi lebih           in a Fast-Paced World.” Melalui pendekatan praktis,
dari 300 perempuan Grup Indika Energy untuk                peserta diajak untuk menjaga keseimbangan antara
memperkuat keberagaman, kesetaraan, dan inklusi.           tanggung jawab profesional dan kehidupan pribadi,
Diselenggarakan bertepatan dengan Hari Kartini pada        serta memahami pentingnya ketahanan emosional
21 April di INDY Bintaro Office Park, Tangerang Selatan,   dalam mendukung kinerja yang berkelanjutan.
kegiatan ini mencerminkan komitmen Perusahaan
dalam mendorong lingkungan kerja yang inklusif—di
mana perempuan mendapatkan kesempatan yang
setara, didukung untuk berkembang, dan didorong               Penguatan keberagaman dan
untuk berkontribusi secara optimal.                           inklusi tidak hanya tentang
Lebih dari sekadar perayaan, INDY Women in                    representasi, tetapi juga
Action menjadi wadah bagi perempuan untuk                     tentang membuka potensi
berbagi pengalaman, memperluas perspektif, serta
mengembangkan kapasitas pribadi dan profesional.              perempuan untuk berkontribusi
Forum ini juga mengakui peran ganda yang dijalankan           dan menciptakan dampak yang
banyak perempuan—baik sebagai profesional maupun
sebagai bagian penting dalam keluarga—serta
                                                              berkelanjutan.
mengapresiasi ketangguhan dan kontribusi mereka di
lingkungan kerja.                                          Antusiasme dan partisipasi aktif peserta menunjukkan
                                                           pentingnya ruang inklusif yang memungkinkan
Salah satu rangkaian utama adalah diskusi panel
                                                           perempuan untuk saling terhubung, belajar, dan
bertema “Women Driving Change Through Purpose
                                                           berkembang bersama. INDY Women in Action tidak
and Innovation.” Sesi ini menghadirkan Retno Marsudi,
                                                           hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga
Menteri Luar Negeri Indonesia (2014–2024) serta
                                                           merupakan langkah nyata dalam memperkuat budaya
Retina Rosabai, Director dan Group Chief Financial
                                                           kerja yang inklusif, di mana perempuan didorong untuk
Officer Indika Energy. Mengacu pada semangat Raden
                                                           berperan aktif dalam kepemimpinan, inovasi, dan
Ajeng Kartini, Retno Marsudi menekankan bahwa
                                                           penciptaan nilai jangka panjang.
pendidikan perempuan berperan penting dalam
membentuk generasi masa depan, serta perlunya              Semangat kebersamaan dan inspirasi yang terbangun
dukungan yang memadai agar perempuan dapat                 melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut,
menjalankan perannya secara optimal. Sejalan dengan        mendorong perempuan di seluruh Grup untuk
hal tersebut, Retina Rosabai mendorong perempuan di        berkontribusi secara positif di berbagai peran yang
Indika Energy untuk terus mengembangkan diri, berani       dijalankan.
mengambil peran kepemimpinan, serta berkontribusi
dalam mendorong inovasi.

Sesi berikutnya berfokus pada pemberdayaan
finansial yang disampaikan oleh perencana keuangan
Prita Ghozie melalui topik “Building Financial
Confidence, Independence and Investment.” Peserta
memperoleh wawasan praktis terkait pengelolaan
keuangan, pembentukan dana darurat, serta strategi
investasi yang sesuai. Sesi ini menegaskan pentingnya
literasi dan kemandirian finansial sebagai dasar
pengambilan keputusan yang lebih baik.




108           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 111
 More than 300 participants joined the sessions both offline and
online to celebrate Kartini Day, engaging with inspiring speakers
and discussions that highlighted the importance of women’s
empowerment, leadership, and inclusivity.




                                                                    Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata   109
Page 112
                                                            secara langsung serta respons yang lebih tanggap
Kinerja dan budaya keselamatan                              terhadap potensi risiko.

Metrik kesehatan dan keselamatan kerja                      Di KALISTA, KALISTA Digital Dashboard digunakan untuk
                                                            memantau operasional armada kendaraan listrik secara
Indika Energy memantau kinerja kesehatan dan
                                                            real-time, termasuk lokasi kendaraan, performa baterai,
keselamatan kerja bagi karyawan maupun kontraktor
                                                            dan status pengisian. Sistem ini juga dilengkapi dengan
di seluruh Grup menggunakan indikator utama yang
                                                            pemantauan perilaku pengemudi, deteksi kelelahan,
terstandarisasi, guna memberikan gambaran yang
                                                            serta peringatan tabrakan, yang bertujuan mendukung
menyeluruh terkait kejadian insiden, tingkat keparahan,
                                                            operasional yang lebih aman sekaligus memantau
serta tingkat paparan risiko (GRI 3-3, 403-9). Indikator
                                                            penggunaan energi dan emisi.
tersebut mencakup fatalitas, cedera dengan kehilangan
waktu kerja (lost-time injuries), cedera tercatat, serta
insiden berdampak tinggi, yang dikombinasikan               Indika Energy juga menerapkan berbagai alat
dengan total jam kerja sebagai dasar evaluasi kinerja       keselamatan digital, seperti HAZOB untuk pelaporan
keselamatan secara keseluruhan (GRI 403-9).                 bahaya, BBS untuk pemantauan perilaku keselamatan,
                                                            PTO untuk pelacakan sertifikasi keselamatan, serta
                                                            SHEPRO untuk pengelolaan risiko operasional. Melalui
Untuk menjaga konsistensi dan keterbandingan, kami
                                                            pendekatan yang terintegrasi ini, kami terus berupaya
menggunakan metrik keselamatan yang terstandar,
                                                            memperkuat budaya keselamatan yang proaktif serta
termasuk Lost Time Injury Rate (LTIR) dan Total
                                                            meningkatkan kinerja kesehatan dan keselamatan kerja
Recordable Injury Rate (TRIR), sesuai dengan sistem
                                                            di seluruh operasional.
manajemen kesehatan dan keselamatan kerja yang
diterapkan (GRI 403-1, 403-2). Metrik ini ditinjau
secara berkala untuk membantu mengidentifikasi tren,        Penerapan sistem ini didukung oleh pengawasan
menilai risiko, serta mendukung penyusunan langkah          manajemen, partisipasi aktif karyawan, serta proses
perbaikan dan pencegahan yang lebih tepat sasaran           pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk
(GRI 403-7). Pendekatan berbasis data ini diharapkan        memastikan konsistensi implementasi di seluruh
dapat mendukung peningkatan berkelanjutan sekaligus         entitas dan keselarasan dengan regulasi nasional serta
memperkuat upaya perlindungan terhadap karyawan,            standar industri yang relevan. Melalui pendekatan ini,
kontraktor, dan seluruh pihak yang terlibat dalam           Indika Energy terus mendorong penguatan budaya
kegiatan operasional.                                       keselamatan serta peningkatan kinerja K3 secara
                                                            berkelanjutan di seluruh Grup (GRI 403-1).
Selain pemenuhan terhadap regulasi, beberapa entitas
anak juga secara sukarela mengadopsi standar                Inisiatif budaya keselamatan dan
kesehatan dan keselamatan kerja yang diakui secara          keterlibatan karyawan dalam program
internasional, seperti OHSAS 18001:2007 dan ISO             keselamatan
45001:2018, sebagai bagian dari upaya memperkuat
manajemen risiko, praktik keselamatan operasional,          Di luar aspek pengukuran, Indika Energy juga berupaya
serta peningkatan berkelanjutan di seluruh Grup. Sistem     memperkuat budaya keselamatan yang menekankan
manajemen K3 mencakup identifikasi bahaya dan               kesadaran, tanggung jawab, dan kepemilikan bersama
penilaian risiko, pengendalian operasional, pelatihan dan   (GRI 3-3, 403-1). Program keselamatan dirancang
pengembangan kompetensi keselamatan, pengelolaan            untuk melibatkan karyawan dan kontraktor melalui
keselamatan kontraktor, pelaporan dan investigasi           pelatihan berkala, keterlibatan di tingkat lokasi, serta
insiden, serta kesiapsiagaan dan tanggap darurat.           komunikasi yang jelas mengenai praktik keselamatan
                                                            (GRI 403-5, 403-8). Pelatihan keselamatan menjadi salah
                                                            satu pendekatan utama dalam mendukung budaya
Untuk mendukung keselamatan kerja, Indika Energy juga
                                                            ini di berbagai lini operasional. Seluruh karyawan dan
memanfaatkan teknologi Industri 4.0 dalam pemantauan
                                                            kontraktor di lokasi operasional mengikuti induksi
dan pengelolaan risiko secara real-time. Di Kideco,
                                                            keselamatan sebelum memulai pekerjaan. Program ini
platform Nembayung memfasilitasi karyawan dalam
                                                            mencakup pengenalan prinsip dasar kesehatan dan
mengidentifikasi dan melaporkan potensi bahaya secara
                                                            keselamatan kerja, identifikasi dan pelaporan bahaya,
proaktif. Sementara itu, di Interport, sistem INSTINCT
                                                            prosedur tanggap darurat, serta peran individu dalam
(Interport HSE Information and Communication
                                                            menjaga lingkungan kerja yang aman.
Technology) mendukung pemantauan keselamatan



110           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 113
Keselamatan Dimulai dari
Saya: Budaya Kepedulian
terhadap Keselamatan

Di Indika Energy, keselamatan tidak hanya dipandang
sebagai sistem, tetapi juga sebagai tanggung jawab
bersama yang tercermin dalam cara kita berpikir,
mengambil keputusan, dan bertindak setiap
hari. Di seluruh operasional, kami terus berupaya
memperkuat budaya keselamatan yang proaktif,
di mana setiap individu didorong untuk mengenali
risiko, menyampaikan potensi bahaya, dan melakukan
tindakan pencegahan sebelum insiden terjadi.

Sepanjang tahun, berbagai inisiatif keselamatan
tidak hanya berfokus pada kepatuhan terhadap
prosedur, tetapi juga pada peningkatan kesadaran
dan kepemilikan perilaku. Melalui toolbox meeting,
leadership safety walk, pelatihan penyegaran, serta
saluran pelaporan terbuka, karyawan dan kontraktor
didorong untuk berpartisipasi aktif dalam identifikasi
bahaya dan mitigasi risiko. Upaya ini didukung oleh
sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
yang terstruktur (GRI 403-1) serta proses perbaikan
berkelanjutan berdasarkan pembelajaran dari
investigasi insiden (GRI 403-2).

Salah satu fokus utama adalah membangun budaya
kepedulian (care culture), di mana keselamatan
dipandang sebagai bentuk perhatian terhadap
sesama—baik rekan kerja, keluarga, maupun
masyarakat. Mekanisme keterlibatan dan konsultasi
pekerja (GRI 403-4) membantu memastikan bahwa
masukan dari lapangan dapat menjadi dasar dalam
penyempurnaan prosedur dan langkah pencegahan.
Pembelajaran dari berbagai kejadian juga dibagikan
lintas lokasi untuk mendukung konsistensi dan
mengurangi potensi terulangnya risiko.

Meskipun tantangan masih dapat ditemui dalam
lingkungan operasional yang kompleks, kami terus
berupaya memperkuat komitmen bahwa setiap
insiden dapat dicegah dan setiap masukan memiliki
nilai. Melalui penguatan akuntabilitas kepemimpinan,
peningkatan pengendalian, serta komunikasi yang
terbuka, Indika Energy terus melangkah menuju tujuan
                                                                  Keselamatan bukan
jangka panjang untuk meminimalkan insiden serius                  hanya tentang aturan dan
(GRI 403-9).                                                      prosedur, tetapi tentang
Melalui kewaspadaan bersama dan rasa tanggung                     saling menjaga satu
jawab kolektif, keselamatan diharapkan tidak hanya                sama lain, setiap hari.
menjadi indikator kinerja, tetapi juga nilai yang
membentuk cara kami menjalankan operasional
sehari-hari.




                                                         Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata   111
Page 114
Selanjutnya, karyawan mengikuti pelatihan penyegaran          kami sesalkan dan ditangani dengan perhatian serius.
secara berkala serta program yang disesuaikan dengan          Prioritas utama kami adalah memberikan dukungan
kebutuhan dan profil risiko masing-masing peran.              kepada keluarga yang terdampak melalui komunikasi
Materi pelatihan mencakup praktik kerja aman, penilaian       langsung, bantuan, serta pendampingan lanjutan,
risiko, penggunaan alat pelindung diri (APD), sistem izin     sekaligus memastikan tindak lanjut dilakukan di seluruh
kerja, serta kesiapsiagaan darurat. Untuk peran dengan        area terkait.
tingkat risiko lebih tinggi, pelatihan tambahan berbasis
kompetensi dan sertifikasi juga diberikan. Pelatihan ini      Setelah kejadian, perusahaan menghentikan sementara
disampaikan melalui kombinasi sesi kelas, pengarahan          aktivitas terkait dan melaksanakan safety stand-
di lapangan, dan simulasi praktis (GRI 403-5).                down untuk memperkuat kesadaran terhadap bahaya
                                                              serta pengendalian risiko di seluruh operasional.
Di tingkat operasional, upaya ini didukung oleh forum         Pemberitahuan juga disampaikan kepada pemangku
dan diskusi K3 yang diselenggarakan secara berkala.           kepentingan terkait, termasuk otoritas ketenagakerjaan
Forum ini memberikan ruang bagi karyawan dan                  setempat dan klien, sesuai dengan ketentuan yang
kontraktor untuk berbagi pengalaman, mendiskusikan            berlaku.
tantangan keselamatan, serta bertukar pembelajaran
dan praktik yang relevan. Pendekatan ini diharapkan           Investigasi dilakukan secara internal dengan melibatkan
dapat mendukung terciptanya dialog terbuka serta              pihak terkait, serta mendukung proses peninjauan oleh
memperkuat kesadaran bersama terhadap pentingnya              otoritas setempat. Laporan investigasi disusun secara
keselamatan kerja. Selain itu, berbagai program               komprehensif, mencakup analisis akar penyebab dan
peningkatan kesadaran juga dilaksanakan untuk                 rencana tindak lanjut.
menjaga perhatian terhadap aspek keselamatan dalam
aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini mencakup kampanye         Berdasarkan hasil investigasi, berbagai langkah
keselamatan, komunikasi rutin, serta pengingat visual di      perbaikan dan pencegahan telah diterapkan, antara lain:
area kerja.

                                                              »   Peninjauan dan penyempurnaan prosedur
Secara keseluruhan, rangkaian pelatihan, diskusi, dan             operasional standar K3 serta pengendalian
program kesadaran ini bertujuan untuk mendukung                   administratif
peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi
bahaya dan menilai risiko, mendorong pelaporan                »   Penguatan sosialisasi dan pemahaman prosedur
dini terhadap kondisi tidak aman dan near miss,                   keselamatan di seluruh tim operasional
serta memperkuat perilaku kerja yang aman (GRI                »   Evaluasi teknis terhadap peralatan dan sistem
403-2, 403-9). Melalui komunikasi yang terbuka                    operasional
dan keterlibatan yang berkelanjutan, Indika Energy
berupaya mengintegrasikan aspek keselamatan dalam             »   Penempatan tenaga teknis yang kompeten untuk
perencanaan dan pelaksanaan operasional di berbagai               aktivitas berisiko tinggi
lingkungan kerja (GRI 403-7).                                 »   Penguatan pengawasan keselamatan serta
                                                                  akuntabilitas pengawasan bagi kontraktor dan
                                                                  karyawan
Kemajuan menuju target tanpa insiden
                                                              »   Pelaksanaan kampanye keselamatan dan
Indika Energy memiliki tujuan jangka panjang untuk
                                                                  penyebaran pembelajaran dari insiden di seluruh
mencapai tidak adanya insiden serius yang terjadi di
                                                                  lokasi
seluruh operasional. Upaya menuju tujuan ini didukung
melalui pemantauan berkelanjutan, penguatan                   »   Penegasan peran dan tanggung jawab terkait
pengendalian, serta pembelajaran dari setiap insiden              keselamatan kerja
untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Meskipun
                                                              Sejalan dengan itu, kami juga melakukan peninjauan
kondisi operasional di setiap lokasi memiliki karakteristik
                                                              lebih luas untuk mengidentifikasi kategori aktivitas
yang berbeda, penguatan budaya keselamatan—
                                                              dengan risiko tinggi di seluruh lokasi, termasuk
yang didukung oleh sistem yang jelas dan komitmen
                                                              pekerjaan di ketinggian, pengoperasian peralatan dan
kepemimpinan—tetap menjadi elemen penting dalam
                                                              mesin, serta aktivitas lain dengan tingkat paparan
melindungi tenaga kerja dan menjaga operasional yang
                                                              risiko yang lebih tinggi. Pengendalian yang diperkuat,
aman (GRI 3-3, 403-1, 403-7).
                                                              peningkatan pengawasan, serta persyaratan kompetensi
                                                              yang lebih ketat telah diterapkan pada aktivitas-aktivitas
Pada tahun 2025, Indika Energy mencatat Lost-Time             tersebut, dengan pembelajaran yang terus diintegrasikan
Injury Rate (LTIR) sebesar 0,00 dan Total Recordable          dalam proses peningkatan manajemen risiko.
Incident Rate (TRIR) sebesar 0,27 untuk karyawan.
Untuk kontraktor, LTIR tercatat sebesar 194,99 dan
TRIR sebesar 0,03. Pada periode yang sama, terdapat
dua kejadian fatalitas yang melibatkan kontraktor di
lokasi operasional yang berbeda. Kejadian ini sangat


112           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 115
Indika Energy terus berupaya memperkuat sistem            dan cepat. Klinik ini beroperasi selama 24 jam dengan
manajemen kesehatan dan keselamatan kerja serta           layanan yang komprehensif, mencakup konsultasi
memastikan penerapan pengendalian pencegahan              medis umum, perawatan gigi, layanan kesehatan ibu
yang memadai bagi seluruh individu yang terlibat dalam    dan anak, pemeriksaan laboratorium, layanan farmasi,
operasional (GRI 403-2, 403-4).                           serta layanan gawat darurat (IGD) bagi karyawan dan
                                                          keluarganya. Klinik Pratama Kideco terus menjaga
                                                          kualitas layanan kesehatan dan keselamatan pasien,
Penyakit terkait pekerjaan (GRI 403-10)                   sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di
Selama periode pelaporan, Indika Energy tidak mencatat    sekitar wilayah operasional.
kasus penyakit akibat kerja pada karyawan maupun
kontraktor. Grup terus menerapkan program kesehatan       Selain itu, Kideco juga mengembangkan Mental Health
kerja preventif, pemantauan medis secara berkala,         Program yang bertujuan mendukung kesejahteraan
serta langkah pengendalian risiko untuk meminimalkan      psikologis karyawan dan keluarganya. Program ini
potensi paparan bahaya kesehatan di tempat kerja dan      menyediakan akses terhadap layanan konseling
menjaga lingkungan kerja yang aman dan sehat.             profesional, dengan psikolog berlisensi yang tersedia
                                                          untuk konsultasi secara langsung di Klinik Kideco
Sebagai bagian dari upaya tersebut, entitas anak Indika   secara berkala, sehingga karyawan memiliki ruang untuk
Energy, Kideco, mengoperasikan fasilitas layanan          menjaga dan mengelola kesehatan mental mereka.
kesehatan di lokasi melalui Klinik Pratama Kideco,
yang menyediakan akses layanan medis secara mudah


Gambar 52. Kinerja kesehatan dan keselamatan (GRI 403-9, 403-10)
                                                                                  TOTAL
 Keterangan
                                                                2023               2024                 2025

 Untuk karyawan
 Jumlah korban jiwa                                               0                  1                    0
 Jumlah cedera yang menyebabkan kehilangan waktu kerja            0                6.001                  0
 Jumlah cedera yang tercatat                                      2                  12                   2
 Jumlah cedera dengan konsekuensi berat                           0                  0                    0
 Jumlah jam kerja                                            30.603.127          9.507.340          7.347.323
 Tingkat cedera yang menyebabkan kehilangan waktu kerja          0,00              631,20                0,00
 (LTIR)
 Jumlah tingkat cedera yang tercatat (TRIR)                      0,01               0,25                 0,27
 Untuk kontraktor
 Jumlah korban jiwa                                               2                  0                    2
 Jumlah cedera yang menyebabkan kehilangan waktu kerja         12.188                1                  12.001
 Jumlah cedera yang tercatat                                      8                  24                   2
 Jumlah cedera dengan konsekuensi berat                           2                  0                    1
 Jumlah jam kerja                                            58.606.276         56.559.444          61.546.507
 Tingkat cedera yang menyebabkan kehilangan waktu kerja         41,59               0,02                194,99
 (LTIR)
 Jumlah tingkat cedera yang tercatat (TRIR)                      0,03               0,08                 0,03




                                                          Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata            113
Page 116
Memberdayakan Indonesia:                                   Pendidikan (GRI 413-1)
Meningkatkan kesejahteraan                                 Grup Indika Energy mendukung berbagai inisiatif
masyarakat                                                 pendidikan yang bertujuan memperkuat kualitas sumber
                                                           daya manusia serta memperluas akses terhadap
Keterlibatan kami dengan masyarakat tidak hanya            pembelajaran yang berkualitas di masyarakat sekitar
terbatas pada keberadaan operasional. Kami menyadari       wilayah operasional. Melalui program beasiswa,
bahwa kegiatan kami berlangsung di tengah komunitas,       pengembangan kapasitas, serta kerja sama dengan
dan kami berupaya untuk memberikan kontribusi yang         institusi pendidikan, Grup berupaya mendukung
positif bagi wilayah tempat kami beroperasi. Pada tahun    peningkatan keterampilan, hasil pembelajaran, serta
pelaporan 78,60% lokasi operasional telah tercakup         kesiapan generasi mendatang untuk berpartisipasi
dalam program keterlibatan masyarakat, penilaian           dalam pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
dampak, serta inisiatif pengembangan yang terstruktur.
Sementara itu, lokasi lainnya bersifat administratif       Selama periode pelaporan, Grup Indika Energy
atau non-operasional, sehingga memiliki interaksi yang     melaksanakan berbagai program pendidikan di seluruh
terbatas dengan masyarakat sekitar (GRI 413-1).            operasionalnya untuk mendorong pembelajaran yang
                                                           inklusif serta pengembangan kapasitas bagi siswa,
Bagi kami, pembangunan berkelanjutan tidak hanya           tenaga pendidik, dan masyarakat. Fokus utama
berkaitan dengan penyediaan solusi energi, tetapi juga     diarahkan pada perluasan akses pendidikan melalui
tentang mendukung ketahanan masyarakat, membuka            program beasiswa, termasuk program Indika Energy
peluang, serta berkontribusi pada peningkatan              Cerdaskan Anak Bangsa bagi anak karyawan dan tenaga
kesejahteraan. Melalui dialog dan keterlibatan             lini depan, serta beasiswa Tripatra Cerdaskan Anak
dengan pemangku kepentingan lokal, kami berupaya           Bangsa yang telah menjangkau lebih dari 500 siswa.
menyelaraskan kegiatan kami dengan prioritas               Indika Energy juga menjalin kemitraan dengan Yayasan
masyarakat, sehingga pertumbuhan yang dicapai dapat        Karya Salemba Empat (KSE), dengan memberikan
berlangsung secara lebih inklusif dan berimbang (GRI       dukungan pendanaan pendidikan selama tiga tahun bagi
203-1, 413-1).                                             mahasiswa dari keluarga kurang mampu.


Pengelolaan dampak sosial menjadi bagian penting dari      Upaya pengembangan sekolah dan generasi muda juga
pendekatan bisnis yang bertanggung jawab dan strategi      diperkuat melalui berbagai inisiatif, seperti program
keberlanjutan jangka panjang Grup Indika Energy. Grup      Engineering for Teenagers oleh Tripatra, serta program
secara berkala melakukan penilaian dampak sosial           penguatan kapasitas guru, Green School Program,
untuk mengidentifikasi potensi risiko dan peluang yang     dan pelatihan 3R oleh Interport. INVI turut melengkapi
timbul dari operasional, yang didukung oleh keterlibatan   inisiatif ini melalui program INVI Goes to School EV
pemangku kepentingan serta proses evaluasi yang            Library Bus, yang bertujuan meningkatkan literasi
terstruktur. Pendekatan ini membantu kami dalam            sekaligus memperkenalkan teknologi berkelanjutan
mengelola potensi dampak secara lebih proaktif             kepada siswa.
sekaligus memperkuat kontribusi sosial-ekonomi yang
positif bagi masyarakat sekitar. Berdasarkan penilaian     Selain itu, kami juga mendorong pendidikan yang inklusif
selama periode pelaporan, tidak terdapat operasi yang      dan berbasis komunitas. Kideco mengimplementasikan
diidentifikasi memiliki dampak negatif yang signifikan     program Kideco DREAMS (Kideco Cares for Difable
terhadap masyarakat lokal (GRI 413-2).                     Communities) yang mendukung anak-anak berkebutuhan
                                                           khusus beserta pendampingnya di Kabupaten Paser,
Berdasarkan pemahaman tersebut, Indika Energy              dengan menjangkau lebih dari 600 penerima manfaat.
mengembangkan kerangka Social Impact Framework             Sementara itu, Indika Nature memberikan pelatihan
yang terstruktur, dengan fokus pada penciptaan hasil       budidaya nilam dan pengolahan pascapanen kepada
pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif di wilayah     petani di Pemalang dan Purbalingga, sebagai bagian
operasional. Inisiatif investasi sosial kami difokuskan    dari upaya penguatan keterampilan masyarakat serta
pada tiga pilar utama—pendidikan, kesehatan, dan           pengembangan penghidupan yang lebih berkelanjutan.
pemberdayaan masyarakat—yang saling terhubung
untuk mendukung penguatan sumber daya manusia,             Kesehatan (GRI 203-2, 413-1, 413-2)
peningkatan kualitas hidup, serta ketahanan ekonomi
lokal. Melalui kemitraan dengan pemangku kepentingan       Grup Indika Energy berkontribusi dalam mendukung
lokal, pemerintah, dan organisasi masyarakat, program-     peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat
program ini dirancang untuk memberikan manfaat             melalui berbagai inisiatif, termasuk program kesehatan
jangka panjang serta mendukung penciptaan nilai            preventif, peningkatan akses terhadap layanan
bersama yang sejalan dengan prioritas pembangunan          kesehatan dasar, serta program nutrisi yang disesuaikan
daerah (GRI 203-2, 413-1).                                 dengan kebutuhan lokal. Upaya ini diharapkan dapat
                                                           meningkatkan kesadaran masyarakat, memperkuat
                                                           kapasitas layanan kesehatan, serta mendukung



114           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 117
 Pada tahun 2025, Indika Energy menciptakan dampak sosial positif bagi
lebih dari 255.000 masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya melalui
peningkatan akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, program
 pengembangan masyarakat, serta infrastruktur.




                                                                          Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata   115
Page 118
 Kemitraan dengan masyarakat merupakan inti dari pendekatan
keberlanjutan Indika Energy. Dengan membangun kepercayaan, rasa saling
menghormati, kami melibatkan dan membina hubungan dengan masyarakat
di wilayah operasional kami




116             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 119
ketahanan sosial dan kualitas hidup dalam jangka          mikro dan kecil, serta program ketahanan berbasis
panjang.                                                  komunitas, Grup berupaya memperkuat kapasitas
                                                          ekonomi lokal sekaligus mendorong kemandirian
Sejalan dengan program unggulan dalam penurunan           masyarakat dan pertumbuhan yang inklusif dalam
stunting, Kideco mengimplementasikan inisiatif            jangka panjang.
CANTING (Cegah dan Tangani Stunting) di 15 desa
di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Program ini         Sebagai bagian dari pendekatan ini, Indika Nature
memberikan dukungan yang terintegrasi, meliputi           melalui Natura Aromatik Nusantara (Natura)
pendampingan bagi ibu hamil berisiko tinggi dan pasca-    mengembangkan model budidaya regeneratif di Desa
persalinan, layanan kesehatan keliling, peningkatan       Karangjengkol, Purbalingga. Inisiatif ini tidak hanya
kapasitas kader kesehatan, pemberian makanan              berfokus pada pencapaian produksi, tetapi juga pada
tambahan, serta edukasi kesehatan ibu dan anak            penguatan keberlanjutan lingkungan, inklusi sosial, serta
berbasis keluarga melalui Kelas SIAGA. Melalui program    tata kelola rantai pasok yang lebih transparan. Program
ini, lebih dari 700 masyarakat telah menerima manfaat,    ini turut berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan
yang turut mendukung peningkatan kesehatan ibu dan        petani, dengan rata-rata pendapatan peserta tercatat
anak di sekitar wilayah operasional.                      sekitar 62% di atas upah minimum setempat, sehingga
                                                          membantu meningkatkan ketahanan ekonomi rumah
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Interport juga        tangga.
mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui
Program Pendampingan Keluarga Stunting, yang              Kideco mengimplementasikan program One Contractor
berfokus pada penguatan kapasitas layanan kesehatan       One PROKLIM Village, sebuah inisiatif kolaboratif yang
lokal melalui pelatihan kader posyandu, edukasi           melibatkan kontraktor operasional dalam mendukung
pencegahan stunting sejak dini, serta dukungan nutrisi    ketahanan desa. Program ini mencakup berbagai
bagi ibu hamil.                                           aspek, seperti ketahanan pangan dan air, kesehatan
                                                          masyarakat, pengelolaan limbah, peningkatan tutupan
Melengkapi inisiatif Grup, Tripatra menjalankan           hijau, serta upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,
program Cegah Stunting yang mencakup edukasi nutrisi      sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan lokal
dan intervensi kesehatan preventif, dengan tujuan         dalam menghadapi risiko kekeringan dan banjir.
mendukung penurunan risiko stunting serta mendorong
pembangunan masyarakat yang lebih sehat di wilayah        Tripatra turut berkontribusi melalui program UMKM
operasionalnya.                                           Masa Depan: Berdampak, Berkelanjutan, yang
                                                          mendukung pengembangan kapasitas usaha mikro,
Sejalan dengan komitmen Indika Energy dalam               kecil, dan menengah (UMKM) serta mendorong
meningkatkan kesehatan masyarakat, Masmindo turut         praktik kewirausahaan yang lebih berkelanjutan.
memperluas akses terhadap layanan kesehatan dasar         Melengkapi upaya ini, Interport mendukung penghidupan
melalui penyediaan layanan medis dan kunjungan dokter     masyarakat pesisir melalui bantuan mesin perahu
ke lebih dari 1.300 penerima manfaat di 12 desa di        bagi nelayan di wilayah pesisir Balikpapan untuk
wilayah Latimojong, Sulawesi Selatan. Program ini turut   meningkatkan produktivitas dan pendapatan. Interport
menangani 52 kasus stunting yang teridentifikasi dan      juga menjalankan Program Kampung Iklim, termasuk
berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting dari     pelatihan mitigasi bencana untuk memperkuat
19% menjadi 7%. Selain itu, Masmindo juga menginisiasi    kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat terhadap
program makan siang bergizi di dua sekolah dalam          perubahan iklim.
wilayah operasional, yang menjangkau lebih dari 160
siswa dan mendukung perbaikan status gizi anak.           Di wilayah Latimojong, Masmindo turut mendukung
                                                          pemberdayaan ekonomi lokal melalui inisiatif yang
                                                          berfokus pada pengembangan penghidupan berbasis
Pemberdayaan masyarakat (GRI 413-1)                       pertanian berkelanjutan. Hal ini antara lain dilakukan
Grup Indika Energy mendorong pemberdayaan                 melalui dukungan kepada 45 petani di Desa Toklajuk
masyarakat melalui dukungan terhadap penghidupan          berupa penyediaan 2.000 bibit kopi Arabika Komasti
berkelanjutan, kewirausahaan lokal, serta partisipasi     yang mencakup sekitar 1,20 hektare lahan.
ekonomi yang inklusif di wilayah operasional. Melalui
pengembangan keterampilan, dukungan bagi usaha



                                                          Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata              117
Page 120
Selain itu, Masmindo juga memfasilitasi pembentukan           dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan mitra
tiga koperasi masyarakat—Sarre Seia Sekata, Sipakatuo,        strategis. Peningkatan infrastruktur jalan Jingkar
dan Hasil Tani—yang melibatkan 73 anggota dari                Latimojong juga membantu memperbaiki konektivitas
tiga desa sebagai wadah kegiatan ekonomi berbasis             dan mobilitas di tujuh desa sekitar, sehingga mendukung
komunitas. Inisiatif ini turut diperkuat melalui              akses ekonomi dan layanan. Selain itu, renovasi fasilitas
dukungan terhadap Program Kampung Iklim, termasuk             sekolah dasar di Salubulo turut menciptakan lingkungan
pembentukan kelompok kerja masyarakat di Desa                 belajar yang lebih aman dan kondusif bagi siswa.
Toklajuk dan Boneposi, guna mendukung peningkatan
kapasitas lokal dalam implementasi aksi iklim serta           Melengkapi upaya tersebut, Grup Indika Energy juga
memperkuat ketahanan masyarakat dalam jangka                  mendukung transisi menuju mobilitas berkelanjutan
panjang.                                                      melalui pengembangan infrastruktur pengisian
                                                              kendaraan listrik, sebagai bagian dari komitmen
                                                              terhadap infrastruktur masa depan dan sistem
Pengembangan infrastruktur (GRI 203-2,
                                                              transportasi rendah karbon.
413-1)
Di luar program pengembangan masyarakat, keberadaan           Sepanjang tahun pelaporan, berbagai inisiatif
Grup Indika Energy di wilayah operasional, termasuk di        pengembangan infrastruktur terus dilaksanakan
daerah terpencil, turut membuka peluang penciptaan            untuk mendukung kesejahteraan masyarakat serta
nilai sosial-ekonomi yang berkelanjutan melalui               meningkatkan akses terhadap layanan dasar di sekitar
pengembangan infrastruktur yang strategis. Pada tahun         wilayah operasional. Inisiatif ini mencakup peningkatan
2025, Grup melanjutkan upaya peningkatan akses                akses air bersih, fasilitas pendidikan, sarana komunitas,
terhadap infrastruktur dasar, seperti sistem air bersih,      serta utilitas publik, yang dirancang untuk menjawab
fasilitas pendidikan dan komunitas, serta utilitas publik,    kebutuhan lokal dan memperkuat ketahanan masyarakat
yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas          (GRI 203-1).
hidup, aktivitas ekonomi, dan ketahanan masyarakat
dalam jangka panjang (GRI 203-2).

Interport berkontribusi dalam meningkatkan akses              255.100+                  penerima manfaat
layanan dasar melalui pembangunan menara air untuk            Melalui program pengembangan masyarakat di
masyarakat, yang membantu memperkuat distribusi               berbagai wilayah operasional
dan keandalan pasokan air. Selain itu, perusahaan juga
melakukan revitalisasi Masjid Desa Paser Mayang yang
berada di kawasan pasar, termasuk penambahan kanopi
eksternal untuk meningkatkan kapasitas serta fungsi           IDR 71,35                  miliar investasi
ruang publik sebagai tempat interaksi dan aktivitas           Untuk pendidikan, akses layanan kesehatan,
sosial masyarakat.                                            konservasi lingkungan, dan pengembangan
                                                              kehidupan masyarakat
Secara paralel, Masmindo melaksanakan berbagai
inisiatif infrastruktur terintegrasi di wilayah Latimojong,
Sulawesi Selatan, untuk menjawab kebutuhan dasar
masyarakat. Revitalisasi fasilitas air bersih di Desa         85+        UMKM diberdayakan
                                                              Mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang
Ranteballa meningkatkan akses air layak bagi lebih
dari 100 rumah tangga, empat fasilitas umum, dan lima         inklusif
tempat ibadah, serta mendukung pencapaian target
SDGs terkait air bersih dan sanitasi melalui kolaborasi

                                                              1.900+             tenaga kerja lokal
                                                              Direkrut di seluruh wilayah operasional




118            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 121
Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata   119
Page 122
120   Laporan Keberlanjutan 2025
Page 123
INDIKA NATURE
Dari Nilam Menuju Kesejahteraan - Memperkuat
Penghidupan Masyarakat di Purbalingga
Indonesia menyumbang sekitar 90% produksi minyak nilam dunia, dengan nilai ekspor mencapai hingga USD 150 juta per
tahun. Di balik nilai ekonominya, nilam juga memiliki nilai budaya sekaligus potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat pedesaan. Melihat potensi tersebut, Indika
Nature melalui inisiatif Natura Aromatik Nusantara
(Natura) mengembangkan model budidaya regeneratif di
                                                                 “Memiliki pekerjaan membuat
Desa Karangjengkol, Purbalingga, yang dirancang untuk            saya bahagia, terlebih lagi juga
mendukung keberlanjutan lingkungan, inklusi sosial, serta
                                                                 membantu kondisi keuangan saya,”
tata kelola rantai pasok yang lebih transparan.
                                                                 Rusmeni Sakim, petani lokal di
Diluncurkan pada Januari 2025, Program Budidaya Nilam
Berkelanjutan ini mengubah lahan yang sebelumnya
                                                                 Karangjengkol.
tidak produktif menjadi area perkebunan yang bernilai,
sekaligus berkontribusi menghidupkan kembali peran Jawa Tengah sebagai salah satu wilayah penghasil nilam. Dengan
pendekatan berbasis kerangka SMART, program ini mengintegrasikan budidaya, pemberdayaan, dan ketertelusuran dalam satu
ekosistem yang saling terhubung. Program ini menargetkan pengembangan 10 hektare lahan inti serta 26,80 hektare lahan
yang dikelola oleh 70 petani mitra, dengan target produksi mencapai 1.500 kilogram minyak nilam pada akhir tahun 2025.

Selain berfokus pada target produksi, program ini juga mendorong perbaikan struktur rantai pasok. Natura menyediakan
dukungan berupa modal kerja, dua unit penyulingan di lokasi, pelatihan teknis, serta penerapan prosedur operasional standar
(SOP). Upaya ini membantu menjawab tantangan yang selama ini dihadapi petani, seperti fluktuasi harga, degradasi lahan,
serta ketergantungan pada perantara. Mekanisme pembelian yang terjamin dan harga yang lebih stabil memberikan kepastian
bagi petani, sementara sistem rantai pasok yang dapat ditelusuri sepenuhnya meningkatkan transparansi dari proses
budidaya hingga produk akhir.

                                                                Program ini juga menunjukkan dampak sosial dan ekonomi
                                                                yang terukur. Jumlah petani yang terlibat meningkat dari
   “Kami ingin kerja sama ini                                   15 menjadi 70 orang, dengan partisipasi perempuan yang

   berlangsung lama, dengan harga                               semakin aktif dalam kegiatan budidaya dan pengolahan. Rata-
                                                                rata pendapatan petani mencapai Rp45,40 juta per hektare
   yang stabil, sehingga                                        per tahun, sekitar 62% di atas upah minimum setempat, yang
   memberikan manfaat bagi semua                                berkontribusi pada peningkatan ketahanan ekonomi rumah
                                                                tangga. Dari sisi lingkungan, seluruh hasil panen telah dapat
   pihak,” Erno dan Darpin, petani                              ditelusuri, sekitar 50% limbah penyulingan dimanfaatkan
   lokal di Karangjengkol.                                      kembali sebagai bahan bakar dan kompos, serta lahan yang
                                                                sebelumnya tidak produktif kini kembali dimanfaatkan secara
                                                                berkelanjutan.

Yang membedakan inisiatif ini adalah pendekatannya yang terintegrasi dan berorientasi jangka panjang. Setiap hasil panen
terdokumentasi dan dapat ditelusuri, sehingga memperkuat kepercayaan di sepanjang rantai nilai. Natura tidak hanya
memberikan pendampingan, tetapi juga menyediakan akses terhadap modal, teknologi, dan keahlian teknis untuk mendukung
hasil yang konsisten dan berkualitas. Program ini juga mendorong partisipasi perempuan dan generasi muda, sekaligus
memberikan perlindungan bagi petani melalui kontrak pembelian dan kemitraan langsung dengan pembeli. Di sisi lain, Natura
juga memastikan pasokan minyak nilam berkualitas tinggi yang berkelanjutan untuk kebutuhan produksi, sehingga tercipta nilai
bersama melalui peningkatan margin, stabilitas pendapatan, dan penguatan penghidupan masyarakat.

Melalui model regeneratif ini, Natura menunjukkan bahwa praktik pertanian berkelanjutan dapat memberikan manfaat ekonomi
yang nyata sekaligus mendukung pemulihan ekosistem dan pemberdayaan masyarakat—menjadikan budidaya nilam sebagai
salah satu alternatif penghidupan masa depan yang berkelanjutan.




                                                                 Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                  121
Page 124
                                                         Sementara itu, di Tanah Grogot, upaya pencegahan
                                                         stunting difokuskan pada keterlibatan masyarakat
                                                         dan dukungan gizi bagi ibu. Pada Juli 2025, Desa
                                                         Janju menjadi lokasi pelaksanaan diskusi evaluasi

INTERPORT                                                dan perencanaan program stunting yang melibatkan
                                                         berbagai pemangku kepentingan lokal. Diskusi ini
                                                         bertujuan untuk meninjau pelaksanaan program yang
Membangun Awal                                           berjalan serta mengidentifikasi peluang perbaikan,
                                                         yang selanjutnya akan menjadi dasar penyempurnaan
Kehidupan yang Sehat:                                    program di tahun berikutnya agar lebih sesuai dengan

Pencegahan Stunting                                      kebutuhan masyarakat.


Sejak Dini                                               Sebagai tindak lanjut, dukungan tambahan berupa
                                                         asupan protein juga diberikan kepada 10 ibu hamil di
                                                         Desa Janju untuk membantu meningkatkan kesehatan
                                                         ibu dan mengurangi risiko stunting. Bantuan ini
Mendukung tumbuh kembang anak sejak tahap awal           melengkapi upaya perencanaan jangka panjang,
kehidupan merupakan bagian penting dari upaya            dengan menggabungkan intervensi langsung dan
keterlibatan kami dengan masyarakat. Melalui berbagai    penguatan program yang berkelanjutan.
inisiatif pencegahan stunting di Balikpapan dan Tanah
Grogot, kami berupaya meningkatkan kesadaran,            Melalui edukasi, kolaborasi, dan dukungan gizi yang
mendukung pemenuhan gizi ibu, serta berkontribusi        terarah, inisiatif ini diharapkan dapat membantu
pada perkembangan anak dalam jangka panjang.             keluarga membangun fondasi yang lebih kuat bagi
                                                         generasi yang lebih sehat di masa depan.
Di Balikpapan, program Canting Book (Calon Pengantin
Cegah Stunting) diperkenalkan untuk membekali
calon pasangan dengan pengetahuan dasar sebelum
membangun keluarga. Materi edukasi mencakup
                                                            Pencegahan stunting dimulai jauh
nutrisi, kesehatan kehamilan, perawatan bayi baru           sebelum kelahiran—melalui orang
lahir, serta perkembangan anak usia dini. Bekerja sama      tua yang memiliki pemahaman
dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana
Nasional (BKKBN) Balikpapan, sebanyak 550 buku              yang baik, ibu yang sehat, serta
Canting telah didistribusikan kepada 550 pasangan,          dukungan dari masyarakat secara
guna meningkatkan pemahaman tentang pentingnya
pencegahan stunting sejak dini serta peran orang tua
                                                            bersama-sama.
dalam mendukung tumbuh kembang anak.




122          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 125
                                                        pengelolaan lahan yang aman—dengan sebagian
                                                        masyarakat masih mengandalkan pertanian di
                                                        lereng yang berisiko. Melalui Destana, masyarakat
                                                        mendapatkan pelatihan dasar terkait manajemen
                                                        bencana, termasuk perencanaan evakuasi,
MASMINDO                                                pertolongan pertama, serta koordinasi tanggap
                                                        darurat. Lebih dari 100 rumah tangga berpartisipasi
                                                        dalam tiga sesi pelatihan dan simulasi evakuasi,
Destana Ulusalu:                                        yang kemudian menghasilkan pembentukan satu tim

Membangun Ketahanan                                     kesiapsiagaan bencana di tingkat desa.


dari Risiko menuju                                      Salah satu kekuatan utama Destana Ulusalu terletak
                                                        pada pendekatannya yang terintegrasi. Selain
Kesiagaan                                               meningkatkan kesiapsiagaan bencana, program ini
                                                        juga mendorong praktik pertanian yang lebih aman
                                                        dan berkelanjutan melalui pengembangan budidaya
Terletak di Desa Ulusalu, Kabupaten Luwu—di mana
                                                        berbasis greenhouse. Pendekatan ini membantu
sekitar 39,70% wilayahnya tergolong rawan longsor
                                                        mengurangi aktivitas pertanian di lereng curam yang
dan banjir—masyarakat setempat menghadapi risiko
                                                        berisiko, sekaligus mendukung stabilitas pendapatan
bencana yang berulang, termasuk terputusnya akses
                                                        masyarakat. Sebagai tahap awal, pembangunan
akibat jalan yang tertutup. Melihat kondisi tersebut,
                                                        greenhouse telah dilakukan, dengan indikasi awal
Masmindo menginisiasi program Desa Tangguh
                                                        peningkatan hasil panen serta berkurangnya tekanan
Bencana (Destana) bekerja sama dengan Universitas
                                                        terhadap lingkungan.
Cokroaminoto Palopo (UNCP), Palang Merah
Indonesia (PMI) Luwu, dan Badan Penanggulangan          Proses pemantauan dan evaluasi dilakukan secara
Bencana Daerah (BPBD). Program ini didasarkan pada      berkala setiap semester, bekerja sama dengan UNCP,
pemahaman bahwa penguatan kapasitas masyarakat          tim Emergency Response Team (ERT) Masmindo,
memiliki peran yang sama pentingnya dengan              serta pemerintah desa, untuk memastikan efektivitas
pembangunan infrastruktur fisik.                        dan pengembangan program secara berkelanjutan.
                                                        Dengan desain yang dapat direplikasi, model Destana
   Ketahanan sejati tidak hanya                         ini diharapkan dapat diterapkan di desa-desa lain
                                                        di wilayah Latimojong guna memperkuat ketahanan
   dibangun melalui infrastruktur,                      kawasan secara lebih luas.
   tetapi melalui masyarakat
                                                        Melalui Destana Ulusalu, Masmindo menunjukkan
   yang berdaya dalam                                   bahwa pengurangan risiko bencana, ketahanan
   melindungi masa depannya.                            penghidupan, dan pengelolaan lingkungan dapat
                                                        berjalan secara selaras. Dengan mendorong
                                                        pendekatan berbasis komunitas, program ini
Sebelum program ini berjalan, Desa Ulusalu belum        berupaya membangun kemandirian masyarakat dalam
memiliki tim kesiapsiagaan bencana yang terstruktur,    menghadapi risiko sekaligus mendukung keberlanjutan
prosedur evakuasi yang jelas, maupun praktik            jangka panjang.




                                                        Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata      123
Page 126
                                                        seminar interaktif, diskusi kelompok, serta eksperimen
                                                        praktis yang mudah dipahami.

                                                        Program EFT 2025 yang diselenggarakan pada 19
                                                        Juli di kantor pusat Tripatra, bertepatan dengan Hari
                                                        Anak Nasional, melibatkan 50 siswa SMP dari wilayah
                                                        Jabodetabek. Program ini dilaksanakan bekerja sama
TRIPATRA                                                dengan Indika Foundation dan Persatuan Insinyur
                                                        Indonesia (PII), menggabungkan eksplorasi teknis
                                                        dengan pendampingan langsung dari para praktisi.
Engineering for Teenagers:                              Dalam kegiatan ini, siswa merancang dan membangun

Menginspirasi Calon
                                                        model rumah berbasis turbin angin, sekaligus
                                                        mengelola anggaran simulasi untuk pembelian

Insinyur Masa Depan                                     material—mengintegrasikan konsep energi terbarukan
                                                        dengan literasi keuangan, efisiensi, dan analisis biaya.
untuk Indonesia yang                                    Hasil evaluasi pasca-program menunjukkan bahwa

Berkelanjutan
                                                        lebih dari 70% peserta mengalami peningkatan
                                                        pemahaman serta minat terhadap bidang teknik.

Pendidikan merupakan salah satu pilar utama             Kemajuan program dipantau melalui indikator yang
keberlanjutan di Tripatra, didasari keyakinan           terukur, termasuk jumlah peserta, peningkatan
bahwa akses yang setara terhadap pembelajaran           pengetahuan dan minat, serta penyelesaian proyek
berkualitas sangat penting dalam mempersiapkan          praktis. Selain meningkatkan kesadaran, EFT juga
generasi masa depan. Sejak tahun 2019, Tripatra         mendorong kolaborasi antara industri dan masyarakat,
mengembangkan program Engineering for Teenagers         memperkuat literasi teknis generasi muda, serta
(EFT) untuk menumbuhkan minat siswa sekolah             berkontribusi pada pengembangan sumber daya
menengah pertama terhadap bidang teknik dan energi      manusia jangka panjang yang sejalan dengan strategi
terbarukan melalui pendekatan pembelajaran yang         keberlanjutan Tripatra.
interaktif dan berbasis praktik.
                                                        Yang membedakan EFT adalah kemampuannya
Indonesia masih menghadapi kesenjangan jumlah           menjadikan bidang teknik lebih mudah diakses
insinyur, dengan sekitar 2.671 insinyur per satu juta   sekaligus menarik bagi generasi muda. Melalui
penduduk—lebih rendah dibandingkan negara lain di       kombinasi eksperimen terstruktur, kreativitas, kerja
kawasan seperti Vietnam (9.000) dan Korea Selatan       sama tim, dan pendampingan langsung, program
(25.000). Salah satu faktor yang berkontribusi          ini membantu siswa melihat teknik tidak hanya
adalah terbatasnya paparan terhadap konsep teknik       sebagai disiplin teknis, tetapi juga sebagai jalur untuk
sejak usia dini. Untuk menjawab tantangan ini, EFT      berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan
memperkenalkan prinsip-prinsip teknik melalui           Indonesia.


      Dengan memperkenalkan bidang teknik sejak dini, kita membuka ruang
      bagi generasi muda untuk membayangkan, merancang, dan membangun
      masa depan yang lebih berkelanjutan.




124          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 127
                                                             pendidikan perdamaian, penguatan berpikir kritis, serta
                                                             literasi sosial-emosional. Dari keseluruhan peserta, 19
                                                             organisasi dengan kinerja terbaik melanjutkan ke tahap
                                                             implementasi penuh, sehingga dapat memperluas jangkauan
                                                             dan dampak program di berbagai daerah.

                                                             Program ini menunjukkan hasil yang terukur dalam perubahan
                                                             perilaku dan peningkatan kapasitas. Evaluasi pasca-
                                                             program menunjukkan bahwa 95% peserta mengalami
                                                             peningkatan kemampuan berpikir kritis, sementara 84%
                                                             meningkatkan kompetensi sosial-emosional. Lebih dari 70%
                                                             peserta kemudian berperan aktif sebagai agen perdamaian
                                                             di komunitasnya, menerjemahkan pembelajaran menjadi
                                                             aksi nyata. Tingkat kepuasan peserta yang tercermin dari

INDIKA FOUNDATION                                            Net Promoter Score sebesar 9,5 dari 10 menunjukkan
                                                             kepercayaan yang tinggi terhadap program ini. Selain itu,
                                                             nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 1:4,49

Program Impact Grant:
                                                             menunjukkan bahwa setiap Rp 1 yang diinvestasikan mampu
                                                             menghasilkan Rp 4,49 nilai sosial, mencerminkan efektivitas

Memberdayakan                                                dan akuntabilitas program.


Pemuda untuk                                                    Ketika generasi muda
Membangun Perdamaian                                            dibekali dengan keterampilan,
Positif                                                         kepercayaan, dan kesempatan,
Indika Foundation berupaya memperkuat masa depan
                                                                mereka dapat menjadi penggerak
Indonesia dengan memberdayakan generasi muda melalui            terciptanya perdamaian positif.
ekosistem kolaboratif yang mendorong terciptanya
perdamaian positif. Melalui Impact Grant Program, sebanyak   Salah satu kekuatan utama Impact Grant Program adalah
50 organisasi masyarakat sipil yang dipimpin oleh anak       pendekatannya yang terintegrasi dan berorientasi jangka
muda di berbagai wilayah Indonesia memperoleh pelatihan      panjang. Program diawali dengan bootcamp intensif
terstruktur, pendampingan, serta dukungan pendanaan untuk    yang membekali peserta dengan keterampilan dalam
mengembangkan kapasitas organisasi, memperluas jejaring,     perancangan program, manajemen organisasi, serta
dan menciptakan ruang partisipasi yang bermakna bagi         metodologi pembangunan perdamaian. Tahap ini dilanjutkan
generasi muda. Memasuki tahun ketujuh pelaksanaannya,        dengan pendampingan berkelanjutan yang memberikan
program ini telah menjangkau ribuan penerima manfaat dan     dukungan teknis dan pengembangan kepemimpinan sesuai
menunjukkan dampak sosial yang signifikan.                   dengan kebutuhan masing-masing organisasi. Peserta
                                                             kemudian mengimplementasikan proyek dan aksi nyata di
                                                             masyarakat dengan dukungan finansial dan teknis, sehingga
   “Kami mengapresiasi kolaborasi                            pembelajaran dapat diwujudkan dalam dampak yang terukur.
   dengan Indika Foundation                                  Program ini juga mengadopsi semangat gotong royong,
   yang memberikan banyak                                    dengan menekankan kemitraan jangka panjang dibandingkan

   pembelajaran berharga.                                    dukungan yang bersifat transaksional. Melalui kolaborasi,
                                                             kepercayaan, dan keterlibatan berkelanjutan, Indika
   Melalui pendekatan problem                                Foundation berupaya memperkuat ketahanan kelembagaan

   tree dan logframe, kami dapat                             organisasi yang dipimpin oleh generasi muda, sekaligus
                                                             menumbuhkan agen perubahan yang mampu mendorong
   menyusun proposal dan kegiatan                            transformasi sosial yang inklusif dan konstruktif.

   berbasis dampak secara lebih                              Melalui pendekatan berbasis ekosistem ini, Impact Grant
   sistematis, sekaligus beradaptasi                         Program tidak hanya memperkuat organisasi kepemudaan,
                                                             tetapi juga berkontribusi pada penguatan kohesi sosial di
   dengan pelatihan hybrid tanpa                             Indonesia—menunjukkan bahwa dampak berkelanjutan
   mengurangi kualitas,” Cerita                              berawal dari generasi muda yang diberdayakan.

   Perubahan (Story of Change).
Program ini dilaksanakan selama 15 bulan dengan
kerangka kerja yang terukur dan terstruktur. Tujuannya
adalah memperkuat kapasitas 50 organisasi agar mampu
memberdayakan lebih dari 6.000 anak muda melalui




                                                             Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata             125
Page 128
                                                            Keterlibatan pemangku kepentingan menjadi bagian
Menghormati hak asasi manusia                               penting dalam pendekatan ini. Indika Energy secara
                                                            aktif berinteraksi dengan masyarakat lokal, pemerintah,
Indika Energy memahami bahwa penghormatan                   organisasi masyarakat sipil, serta pemangku
terhadap hak asasi manusia merupakan fondasi penting        kepentingan lainnya untuk mendorong praktik bisnis
dalam menjalankan operasional yang bertanggung              yang transparan, inklusif, dan bertanggung jawab. Kami
jawab dan berkelanjutan. Oleh karena itu, aspek hak         juga bekerja sama dengan pemasok dan kontraktor
asasi manusia menjadi bagian integral dari strategi         untuk memastikan keselarasan dengan standar hak
keberlanjutan Grup, sejalan dengan keyakinan bahwa          asasi manusia, termasuk perlindungan hak pekerja,
keberhasilan jangka panjang perlu dicapai dengan tetap      kondisi kerja yang aman dan sehat, kebebasan
menjunjung tinggi perlindungan dan penghormatan             berserikat, serta larangan terhadap kerja paksa, pekerja
terhadap hak individu di seluruh operasional dan rantai     anak, perdagangan manusia, dan diskriminasi (GRI 2-23,
nilai.                                                      3-3, 406, 413).

Komitmen ini dituangkan dalam Kebijakan Hak Asasi           Indika Energy berupaya menjalankan operasional
Manusia Indika Energy, yang selaras dengan prinsip-         dengan memperhatikan hak masyarakat, termasuk
prinsip United Nations Global Compact (UNGC) di             akses terhadap sumber daya alam, keberlanjutan
bidang hak asasi manusia, serta didukung oleh kerangka      penghidupan, serta lingkungan yang sehat. Kami juga
internasional yang diakui, termasuk Deklarasi Universal     berupaya memastikan bahwa rantai pasok dikelola
Hak Asasi Manusia dan Deklarasi ILO tentang Prinsip         secara bertanggung jawab dan bebas dari pelanggaran
dan Hak Dasar di Tempat Kerja.                              hak asasi manusia. Kebijakan Hak Asasi Manusia Indika
                                                            Energy dapat diakses secara publik melalui situs web
Grup berkomitmen untuk menghormati hak seluruh              resmi Perusahaan di https://www.indikaenergy.co.id/
individu yang terdampak oleh kegiatan operasional,          governance/gcg-updates/.
khususnya kelompok yang rentan, termasuk masyarakat
lokal dan masyarakat adat, perempuan, anak-anak,            Untuk mendukung akuntabilitas, kami menyediakan
penyandang disabilitas, serta kelompok minoritas.           sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system)
Prinsip kesetaraan, inklusi, dan non-diskriminasi           serta mekanisme pengaduan yang dapat diakses secara
diintegrasikan dalam hubungan ketenagakerjaan,              aman dan rahasia oleh karyawan, kontraktor, maupun
keterlibatan masyarakat, serta kemitraan bisnis.            pemangku kepentingan eksternal. Saluran ini dirancang
                                                            agar transparan, adil, dan responsif, serta memastikan
Untuk mendukung implementasi komitmen ini, Indika           bahwa setiap laporan dapat disampaikan tanpa rasa
Energy menerapkan pendekatan pengelolaan hak asasi          khawatir terhadap tindakan balasan.
manusia yang komprehensif, meliputi:
                                                            Seluruh laporan dipantau, ditinjau, dan ditindaklanjuti
»     Uji tuntas hak asasi manusia — proses berkelanjutan   melalui proses yang telah ditetapkan. Apabila ditemukan
      untuk mengidentifikasi, menilai, mencegah, dan        permasalahan, langkah perbaikan dan pemulihan akan
      mengurangi potensi risiko terkait hak asasi manusia   direkomendasikan dan dilaksanakan sesuai kebutuhan,
      yang timbul dari aktivitas operasional dan hubungan   dengan pengawasan untuk memastikan tindak lanjut
      bisnis.                                               dan perbaikan berkelanjutan. Pendekatan ini mendukung
                                                            terciptanya kepercayaan, akuntabilitas, serta praktik
»     Mekanisme pengaduan — saluran pelaporan               bisnis yang bertanggung jawab di seluruh Grup.
      yang mudah diakses dan menjaga kerahasiaan,
      tersedia bagi karyawan, kontraktor, masyarakat,
      dan pemangku kepentingan eksternal untuk              Sistem whistleblowing
      menyampaikan kekhawatiran terkait hak asasi           Indika Energy memiliki sistem whistleblowing formal
      manusia atau praktik bisnis.                          yang berfungsi sebagai mekanisme pengaduan bagi
                                                            seluruh pemangku kepentingan, termasuk karyawan,
»     Program pelatihan dan peningkatan kesadaran —         kontraktor, dan pihak eksternal. Sistem ini dapat diakses
      inisiatif untuk memperkuat pemahaman karyawan         selama 24 jam melalui berbagai saluran, seperti surat,
      dan kontraktor mengenai prinsip hak asasi manusia,    email, faksimile, telepon, serta situs web khusus, yang
      etika, dan praktik kerja yang bertanggung jawab.      tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
                                                            untuk memastikan aksesibilitas yang luas dan inklusif
                                                            (GRI 2-25, 2-26).

126             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 129
Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata   127
Page 130
128   Laporan Keberlanjutan 2025
Page 131
Selain melalui saluran formal, kami juga                   Perjanjian kerja bersama dan kebebasan
mempertimbangkan masukan yang diterima melalui             berserikat
berbagai kanal lain, termasuk media massa, media
sosial, dan sarana komunikasi publik. Setiap laporan       Indika Energy menghormati hak karyawan untuk
ditangani secara profesional, menjaga kerahasiaan,         berserikat dan melakukan perundingan bersama. Kami
dan dilakukan secara objektif, dengan upaya untuk          meyakini bahwa dialog terbuka dan keterlibatan yang
menindaklanjuti dan menyelesaikan setiap isu secara        konstruktif dapat mendukung terciptanya organisasi
adil dan tepat waktu (GRI 2-25, 2-26).                     yang lebih kuat dan inklusif.

                                                           Karyawan dan perwakilannya dilibatkan dalam proses
Penanganan pengaduan                                       penyusunan dan peninjauan kebijakan Perusahaan
Indika Energy telah menetapkan mekanisme formal bagi       yang berkaitan dengan kondisi kerja dan kesejahteraan
karyawan untuk memperoleh saran serta menyampaikan         karyawan. Perusahaan juga menyampaikan perubahan
pengaduan terkait pekerjaan, sebagaimana diatur            kebijakan yang signifikan—khususnya yang berkaitan
dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), Bab VII tentang      dengan kesejahteraan, sistem merit, atau rencana
Hubungan Industrial—Pasal 133 mengenai Keluhan             bisnis—setidaknya satu bulan sebelum implementasi.
Karyawan dan Pasal 134 tentang Penyelesaian Keluhan        Komunikasi dilakukan melalui berbagai saluran internal
Karyawan. Karyawan dapat menyampaikan pengaduan            seperti email, town hall meeting, forum koordinasi, serta
kepada atasan langsung, yang bertanggung jawab untuk       platform keterlibatan terstruktur lainnya, sesuai dengan
memfasilitasi penyelesaian secara tepat waktu di tingkat   ketentuan Perusahaan dan perjanjian kerja bersama
operasional maupun struktural.                             yang berlaku (GRI 402-1).


Untuk mendukung aksesibilitas, transparansi, dan           Sebagai bagian dari komitmen ini, karyawan memiliki
kerahasiaan, Perusahaan juga mengembangkan sistem          hak untuk membentuk dan bergabung dalam serikat
khusus dalam pengelolaan pengaduan, masukan, dan           pekerja sebagai sarana komunikasi dengan manajemen.
keluhan karyawan di seluruh operasional. Sebagai           Serikat pekerja di lingkungan Grup Indika Energy antara
contoh, Kideco mengoperasikan Layanan Aspirasi             lain mencakup Serikat Pekerja Seluruh Indonesia
dan Keluhan Olo (LAKO), sebuah platform terintegrasi       (SPSI), Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), Serikat
dalam sistem Human Capital and Supporting System           Independen Serikat Pekerja Paser (SPP), dan Serikat
(HCSS), yang memungkinkan karyawan menyampaikan            Pekerja Batubara (SP BARA). Keberadaan serikat pekerja
aspirasi, memantau perkembangan penyelesaian, serta        ini menyediakan ruang yang terstruktur bagi karyawan
memastikan tindak lanjut yang memadai. Mekanisme ini       untuk menyampaikan aspirasi serta berkontribusi dalam
mendukung budaya keterbukaan (speak-up culture) serta      membangun hubungan industrial yang harmonis.
memperkuat komitmen kami terhadap praktik kerja yang
adil dan saling menghormati.                               Kebebasan berserikat dilindungi oleh peraturan
                                                           ketenagakerjaan di Indonesia dan selaras dengan
Apabila pengaduan belum dapat diselesaikan, karyawan       konvensi International Labour Organization (ILO)
memiliki hak untuk meneruskan permasalahan                 yang relevan. Saat ini, perjanjian kerja bersama telah
tersebut kepada serikat pekerja untuk dibahas melalui      diterapkan di Kideco dan mencakup 88,89% karyawan. Di
mekanisme bipartit. Jika masih belum mencapai              tingkat Grup, penerapan perjanjian kerja bersama terus
kesepakatan, proses dapat dilanjutkan ke mekanisme         dikembangkan di beberapa entitas lainnya.
tripartit sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan yang
berlaku (GRI 2-25, 2-26).                                  Sejalan dengan prinsip tersebut, Perusahaan juga
                                                           melakukan penilaian risiko di seluruh operasional dan
Mekanisme ini juga mempertimbangkan masukan dari           entitas utama untuk mengidentifikasi potensi risiko
pemangku kepentingan, termasuk perwakilan karyawan,        terkait hak karyawan atas kebebasan berserikat dan
untuk terus menyempurnakan proses penanganan               perundingan bersama. Berdasarkan hasil penilaian,
pengaduan agar tetap transparan, adil, dan mudah           tidak ditemukan adanya operasi yang memiliki risiko
diakses (GRI 2-25, 2-26, 412-1).                           signifikan. Indika Energy akan terus memantau dan
                                                           memperkuat praktik hubungan industrial sebagai bagian
                                                           dari komitmen terhadap standar ketenagakerjaan yang
                                                           bertanggung jawab (GRI 2-30, 407-1).




                                                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata           129
Page 132
Pekerja anak dan kerja paksa atau wajib                   dan rantai nilai Perusahaan. Penilaian ini mencakup
                                                          aspek kepatuhan regulasi, profil tenaga kerja, serta
Indika Energy memahami bahwa perlindungan terhadap        praktik pengelolaan kontraktor guna memastikan bahwa
hak-hak dasar tenaga kerja merupakan bagian penting       langkah pengendalian yang memadai telah diterapkan.
dari praktik bisnis yang bertanggung jawab. Perusahaan    Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan, tidak
melarang segala bentuk pekerja anak serta kerja paksa     ditemukan risiko signifikan terkait pekerja anak maupun
atau kerja wajib di seluruh operasional, dan menjunjung   kerja paksa (GRI 408-1, 409-1).
tinggi prinsip-prinsip yang diatur dalam konvensi
International Labour Organization (ILO) terkait usia
                                                          Gambar 53. Insiden terkait diskriminasi (GRI 406-
minimum kerja, penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan
                                                          1)
terburuk bagi anak, serta penghapusan kerja paksa.
Kepatuhan terhadap peraturan nasional yang berlaku,
                                                           Keterangan                    2023    2024     2025
termasuk Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13
Tahun 2003 Pasal 68 dan ketentuan terkait lainnya,         Insiden yang ditinjau oleh     0        4        0
menjadi dasar dari pendekatan ini.                         organisasi
                                                           Rencana perbaikan sedang       0        4        0
Di seluruh organisasi, prinsip-prinsip tersebut            diimplementasikan
diintegrasikan ke dalam kebijakan internal, proses
rekrutmen dan hubungan kerja, serta mekanisme              Rencana perbaikan telah        0        0        0
pengawasan terhadap kontraktor, untuk memastikan           diimplementasikan dan
                                                           hasilnya telah ditinjau
bahwa seluruh tenaga kerja memenuhi persyaratan usia
                                                           melalui proses peninjauan
minimum dan bekerja secara sukarela, tanpa adanya
                                                           manajemen internal rutin
paksaan, tekanan, atau ancaman.
                                                           Insiden tersebut tidak lagi    0        0        0
                                                           menjadi subjek tindakan
Penilaian risiko dilakukan secara berkala untuk
                                                           hukum
mengidentifikasi potensi paparan terhadap praktik
pekerja anak maupun kerja paksa di dalam operasional       Jumlah insiden                 0        4        0




130          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 133
KIDECO                                           Pelatihan ini selaras dengan standar internasional yang
                                                 diakui, termasuk UN Guiding Principles on Business
                                                 and Human Rights serta konvensi International Labour
Melindungi dan                                   Organization (ILO) yang relevan, serta mengacu pada
                                                 peraturan nasional yang berlaku. Dengan demikian,
Mengedepankan Rasa                               praktik keamanan tidak hanya mencerminkan disiplin

Hormat: Hak Asasi                                operasional, tetapi juga akuntabilitas etika yang kuat.


Manusia                                             Penghormatan terhadap hak
Di Kideco, personel keamanan sering menjadi
                                                    asasi manusia bukan hanya
titik interaksi pertama di area operasional.        kewajiban kepatuhan, tetapi juga
Mereka berperan dalam menjaga keselamatan
                                                    tanggung jawab yang tercermin
tenaga kerja, aset, dan kelangsungan
operasional. Namun, tanggung jawab tersebut         dalam cara kita beroperasi,
juga mencakup penghormatan terhadap                 berinteraksi, dan berkembang.
martabat manusia dalam setiap interaksi.
                                                 Lebih dari itu, program ini menegaskan bahwa
Memahami peran penting ini, Kideco
                                                 keamanan bukan semata tentang pengendalian,
memperkuat program pelatihan hak asasi
                                                 tetapi tentang perlindungan yang dijalankan dengan
manusia yang ditujukan khusus bagi
                                                 integritas. Personel didorong untuk mengedepankan
personel keamanan. Program ini tidak hanya
                                                 penilaian yang bijak, empati, dan profesionalisme,
berfokus pada pemenuhan regulasi, tetapi
                                                 khususnya dalam berinteraksi dengan karyawan,
juga menekankan bahwa keselamatan dan
                                                 kontraktor, maupun masyarakat sekitar.
penghormatan perlu berjalan secara seimbang.
                                                 Pelatihan ini juga memperkuat pemahaman terhadap
Melalui sesi pembelajaran di kelas dan diskusi
                                                 mekanisme pengaduan dan whistleblowing di Kideco,
interaktif—termasuk studi kasus dan simulasi
                                                 sehingga karyawan dan pemangku kepentingan
berbasis skenario—peserta mempelajari
                                                 memiliki akses terhadap saluran yang aman dan dapat
berbagai prinsip penting, seperti non-
                                                 dipercaya untuk menyampaikan kekhawatiran tanpa
diskriminasi, penggunaan kekuatan secara
                                                 rasa khawatir. Peserta diingatkan bahwa perlindungan
proporsional, keterlibatan yang bertanggung
                                                 hak asasi manusia merupakan tanggung jawab
jawab dengan masyarakat, pencegahan
                                                 bersama yang memerlukan kewaspadaan, konsistensi,
pelecehan dan kerja paksa, kebebasan
                                                 dan komitmen.
berserikat, serta mekanisme penanganan dan
eskalasi pengaduan. Pendekatan ini menekankan    Dengan mengintegrasikan kesadaran hak asasi
penerapan praktis, sehingga personel keamanan    manusia ke dalam praktik keamanan sehari-hari,
dapat lebih memahami dan mengelola potensi       Kideco berupaya membangun kepercayaan, mengelola
risiko hak asasi manusia dalam konteks           risiko, serta memperkuat budaya kerja di mana
operasional, pengawasan kontraktor, dan          keselamatan, keadilan, dan rasa hormat berjalan
interaksi dengan masyarakat.                     beriringan—karena melindungi operasional juga berarti
                                                 melindungi hak setiap individu.




                                                 Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata        131
Page 134
                                                          Program-program ini dirancang secara kolaboratif untuk
Warisan masyarakat adat dan                               memperkuat kapasitas lokal, menjaga warisan budaya,
kemitraan lokal                                           serta memastikan masyarakat dapat berpartisipasi
                                                          secara bermakna dan memperoleh manfaat dari
Indika Energy memahami pentingnya menghormati             kegiatan yang berlangsung di wilayahnya.
masyarakat adat, warisan budaya, serta praktik hidup
tradisional di wilayah operasionalnya. Kami mengakui
                                                          Kinerja sosial memerlukan konsistensi dalam penerapan
prinsip free, prior and informed consent (FPIC) sebagai
                                                          dari waktu ke waktu. Pengembangan keterampilan,
landasan dalam setiap aktivitas yang berpotensi
                                                          penciptaan lingkungan kerja yang aman, dukungan
berdampak pada masyarakat adat, serta berupaya
                                                          terhadap penghidupan, serta penghormatan terhadap
memastikan bahwa proses keterlibatan dilakukan secara
                                                          hak-hak masyarakat membutuhkan kejelasan
transparan, penuh penghormatan, dan dengan itikad
                                                          peran dan perhatian yang berkelanjutan di berbagai
baik.
                                                          konteks operasional. Seiring dengan perkembangan
                                                          bisnis, aspek-aspek ini tetap menjadi bagian penting
Pendekatan ini selaras dengan standar internasional,      dalam pengelolaan perubahan serta dalam menjaga
termasuk United Nations Declaration on the Rights         kepercayaan karyawan, masyarakat, dan pemangku
of Indigenous Peoples (UNDRIP) dan Konvensi               kepentingan lainnya. Penerapan komitmen sosial
International Labour Organization (ILO) 169, serta        secara konsisten, respons terhadap masukan, serta
peraturan nasional yang berlaku. Kerangka ini menjadi     pemantauan hasil didukung oleh pembagian peran
panduan dalam mengidentifikasi potensi dampak,            yang jelas, pengawasan yang efektif, dan struktur
melakukan keterlibatan dengan masyarakat terdampak,       pengambilan keputusan yang mendorong akuntabilitas
serta mengintegrasikan pertimbangan budaya ke dalam       di seluruh Grup.
perencanaan dan pengambilan keputusan operasional.
                                                          Gambar 54. Jumlah karyawan yang tergabung
Kolaborasi dengan masyarakat lokal menjadi bagian         dalam serikat pekerja (GRI 2-30)
penting dari pendekatan ini. Di Kideco, kami melakukan
studi pemetaan untuk memahami keberadaan, sebaran,         Jenis kelamin                 2024           2025
serta sistem budaya masyarakat adat Paser di wilayah
operasional. Studi ini dilakukan bekerja sama dengan       Laki-laki                     340              324
peneliti dari Universitas Mulawarman, mencakup 19
                                                           Perempuan                      30              34
desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Paser, serta
mengacu pada Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan
tahun 2017. Hasil studi menunjukkan bahwa enam            Gambar 55. Insiden terkait masyarakat adat (GRI
desa memiliki keberadaan masyarakat adat Paser yang       411-1)
signifikan (lebih dari 75%), sementara desa lainnya
menunjukkan tingkat representasi yang lebih terbatas       Keterangan                      2023    2024        2025
(10% atau kurang). Temuan ini menjadi dasar dalam
memperkuat pendekatan keterlibatan yang lebih              Insiden yang ditinjau oleh          0    0           0
kontekstual dan sensitif terhadap budaya setempat.         organisasi
                                                           Rencana perbaikan sedang            0    0           0
Pada tahun 2025, sebagaimana tahun-tahun                   diimplementasikan
sebelumnya, tidak terdapat pelanggaran terhadap hak
                                                           Rencana perbaikan telah             0    0           0
masyarakat adat di seluruh wilayah operasional Indika
                                                           diimplementasikan dan
Energy. Hal ini mencerminkan penerapan pengendalian        hasilnya ditinjau melalui
internal, proses keterlibatan, serta pemantauan yang       proses peninjauan
terus dilakukan untuk mencegah potensi dampak              manajemen internal rutin
negatif.
                                                           Insiden tersebut tidak lagi         0    0           0
                                                           menjadi subjek tindakan
Dalam konteks tertentu, Indika Energy juga                 hukum
mengembangkan program berbagi manfaat (benefit-
sharing) dan pengembangan bersama (co-development)         Jumlah insiden                      0    0           0
yang diselaraskan dengan prioritas masyarakat serta
mendukung hasil sosial dan ekonomi jangka panjang.



132          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 135
Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata   133
Page 136
134   Laporan Keberlanjutan 2025
Page 137
Tata Kelola: Memastikan
Integritas dan Akuntabilitas
Di Indika Energy, keberlanjutan menjadi landasan dalam menciptakan nilai
jangka panjang. Melalui tata kelola yang kuat dan arah strategis yang jelas, kami
mengintegrasikan pertimbangan lingkungan, sosial, dan ekonomi secara cermat ke
dalam setiap pengambilan keputusan. Perjalanan kami mencerminkan transisi yang
seimbang, yang mendukung ketahanan energi, mendorong dekarbonisasi, serta
memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan generasi mendatang..



      Pendekatan tata kelola kami

      Mengelola perjalanan keberlanjutan secara terarah




                          Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata         135
Page 138
Tata kelola yang efektif menyediakan landasan yang            guna mendukung transparansi, keterbandingan, dan
mendukung keselarasan antara strategi, kinerja, dan           akuntabilitas seiring dengan perkembangan bisnis (GRI
akuntabilitas (GRI 2-9). Di Indika Energy, kerangka           2-2, 2-3).
tata kelola kami membantu mengatur pembagian
tanggung jawab, proses pengambilan keputusan, serta
pelaksanaan fungsi pengawasan di seluruh Grup (GRI            Pengawasan dewan atas keberlanjutan
2-12, 2-13).                                                  Pengawasan Dewan yang kuat menjadi landasan dalam
                                                              pengelolaan keberlanjutan di seluruh Grup Indika Energy
Struktur ini mendukung integrasi aspek keberlanjutan ke       (GRI 2-12). Dewan berperan sentral dalam mengarahkan
dalam perencanaan korporasi, manajemen risiko, dan            strategi keberlanjutan, memantau kinerja ESG, serta
operasional, sehingga prioritas lingkungan dan sosial         menyetujui inisiatif utama yang menentukan arah
dapat dikelola secara selaras dengan kinerja keuangan         jangka panjang perusahaan (GRI 2-13, 2-14). Melalui
(GRI 3-3, 201-2). Peran yang jelas di tingkat Dewan dan       penelaahan dan keterlibatan secara berkala, aspek
manajemen, didukung oleh komite khusus serta proses           keberlanjutan diintegrasikan ke dalam pengambilan
yang terstruktur, turut memfasilitasi pengawasan yang         keputusan strategis, selaras dengan pertimbangan
konsisten seiring dengan kompleksitas transisi dan            keuangan dan operasional (GRI 2-9, 3-3).
dinamika perubahan jangka panjang yang dihadapi
perusahaan (GRI 2-14).
                                                              Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Pendekatan tata kelola kami                                   Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan
                                                              badan pengambilan keputusan tertinggi dalam Grup
                                                              Indika Energy (GRI 2-9). RUPS menetapkan struktur
Kerangka tata kelola Indika Energy menyediakan struktur
                                                              tata kelola perusahaan melalui pengangkatan anggota
untuk menerjemahkan tujuan keberlanjutan dan transisi
                                                              Dewan Komisaris, Direksi, serta komite (GRI 2-10).
ke dalam pengambilan keputusan, pengawasan, dan
akuntabilitas di seluruh Grup (GRI 2-9, 2-12). Peran yang
jelas, tanggung jawab yang terdefinisi, serta proses yang     Pada tahun 2025, RUPS Tahunan diselenggarakan
terstruktur memandu penetapan strategi, pengelolaan           pada 5 Mei sebagai forum untuk meninjau kinerja,
risiko, dan pemantauan kinerja, sehingga aspek                menyetujui keputusan, serta membahas berbagai
lingkungan dan sosial terintegrasi secara selaras dengan      hal terkait kegiatan usaha dan operasional Grup
prioritas keuangan dan operasional (GRI 2-13, 3-3).           (GRI 2-16). Indika Energy menerapkan struktur tata
                                                              kelola dua tingkat, dengan Dewan Komisaris berperan
                                                              sebagai Dewan Pengawas dan Direksi sebagai Dewan
Tata kelola berperan penting dalam mendukung transisi
                                                              Eksekutif (GRI 2-9). Kedua Dewan bertanggung jawab
energi melalui pengambilan keputusan yang berbasis
                                                              atas pengambilan keputusan terkait keberlanjutan
informasi, alokasi modal yang disiplin, dan implementasi
                                                              yang mencakup aspek ekonomi, lingkungan, sosial,
yang konsisten di seluruh portofolio yang terdiversifikasi.
                                                              dan tata kelola, termasuk penelaahan dan persetujuan
Pengawasan di tingkat Dewan dan manajemen
                                                              pengungkapan keberlanjutan (GRI 2-12, 2-14).
memastikan bahwa risiko dan peluang terkait transisi
diidentifikasi sejak dini, dievaluasi secara menyeluruh,
dan dikelola selaras dengan tujuan jangka panjang Grup        Dewan Komisaris
(GRI 2-14, 201-2).
                                                              Dewan Komisaris bertanggung jawab mengawasi
                                                              kebijakan dan pengelolaan yang dijalankan oleh Direksi,
Praktik tata kelola Grup selaras dengan standar
                                                              serta memastikan operasional berjalan sesuai peraturan
global dan kerangka pelaporan yang relevan,
                                                              dan prinsip tata kelola yang baik (GRI 2-9, 2-13).
termasuk Standar GRI (GRI 1), prinsip United Nation
                                                              Sebagai badan tata kelola tertinggi, Dewan Komisaris
Global Compact (GRI 2-23), dan WEF Stakeholder
                                                              mengawasi kinerja manajemen dan arah strategis
Capitalism Metrics. Kerangka ini menjadi acuan dalam
                                                              perusahaan. Dewan ini dipimpin oleh Komisaris Utama
mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam struktur
                                                              yang menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian
tata kelola, pengungkapan, dan pemantauan kinerja,
                                                              nasihat. Dalam menjalankan perannya, Dewan Komisaris
                                                              juga memberikan arahan strategis dan pengawasan




136           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 139
independen untuk mendukung kinerja berkelanjutan dan        Ketua organ tata kelola tertinggi dan
penciptaan nilai jangka panjang (GRI 2-11, 2-12).           benturan kepentingan
                                                            Sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas
Indika Energy menerapkan standar kelayakan dan
                                                            No. 40 Tahun 2007 beserta perubahannya, Indika
kepatuhan yang ketat dalam pengangkatan komisaris,
                                                            Energy menerapkan sistem dua tingkat (two-tier board)
termasuk persyaratan independensi bagi Komisaris
                                                            yang terdiri dari Dewan Komisaris dan Direksi. Dewan
Independen (GRI 2-10, 2-15). Selain itu, para komisaris
                                                            Komisaris secara kolektif berperan dalam mengawasi
diharapkan memiliki kapabilitas kepemimpinan, keahlian
                                                            kinerja Direksi, memberikan arahan strategis, serta
yang relevan, serta komitmen terhadap nilai dan prinsip
                                                            memastikan perusahaan dijalankan sejalan dengan
tata kelola Grup (GRI 2-23).
                                                            prinsip tata kelola perusahaan yang baik guna
                                                            mendukung pencapaian visi dan misi (GRI 102-18, 102-
Komite Keberlanjutan                                        25). Direksi, dengan dukungan Sekretaris Perusahaan
                                                            dan komite terkait, bertanggung jawab atas pelaksanaan
Dibentuk pada tahun 2021, Komite Keberlanjutan
                                                            operasional perusahaan (GRI 102-22).
berperan dalam mendukung Dewan Komisaris
dalam mengawasi aspek lingkungan, sosial, dan
                                                            Struktur tata kelola ini dirancang untuk mendukung
tata kelola di seluruh Grup (GRI 2-9, 2-12). Komite ini
                                                            efektivitas dan efisiensi operasional sekaligus menjaga
turut berkontribusi dalam mendorong transparansi,
                                                            kepentingan para pemangku kepentingan. Selain itu,
konsistensi, dan akuntabilitas dalam pengambilan
                                                            struktur ini juga membantu meminimalkan potensi
keputusan terkait keberlanjutan (GRI 2-14). Secara
                                                            pengaruh kepentingan pribadi maupun pihak ketiga
triwulanan, Direktur Utama bersama Komite
                                                            dalam pengambilan keputusan, sehingga independensi
Keberlanjutan turut berpartisipasi dalam forum diskusi
                                                            dan integritas tetap terjaga (GRI 102-23, 102-24).
keberlanjutan untuk meninjau perkembangan, berbagi
                                                            Apabila terdapat potensi benturan kepentingan antara
pembelajaran, serta membahas prioritas pada tahap
                                                            kepentingan perusahaan dan kepentingan pribadi
selanjutnya dalam perjalanan keberlanjutan Grup (GRI
                                                            anggota Dewan, maka persetujuan akan diperoleh
2-13, 2-17).
                                                            melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sesuai
                                                            dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan guna menjaga
Dewan Direksi                                               kredibilitas dan kepercayaan publik.

Dewan Direksi bertanggung jawab mengelola
perusahaan sesuai dengan tujuan strategis dan               Dalam upaya menjaga profesionalisme dan objektivitas,
Anggaran Dasar (GRI 2-13). Bertindak atas nama              anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak
perusahaan dalam aspek hukum dan bisnis, Direksi            diperkenankan merangkap jabatan yang berpotensi
bertanggung jawab kepada Rapat Umum Pemegang                menimbulkan benturan kepentingan, baik secara
Saham serta memastikan operasional berjalan sesuai          langsung maupun tidak langsung. Setiap anggota Dewan
dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GRI        diharapkan memiliki komitmen untuk menghindari
2-9).                                                       benturan kepentingan serta menjunjung tinggi etika
                                                            bisnis dan integritas dalam setiap keputusan dan
                                                            kebijakan. Melalui pemisahan yang jelas antara fungsi
Persyaratan kelayakan Dewan Direksi diterapkan secara
                                                            pengawasan dan pengelolaan dalam sistem dua tingkat,
konsisten selama masa jabatan, mencakup integritas
                                                            Indika Energy memastikan bahwa Dewan Komisaris dan
keuangan, kepemimpinan yang bertanggung jawab,
                                                            Direksi dapat menjalankan perannya secara akuntabel,
kepatuhan hukum, dan kewajiban regulasi (GRI 2-15).
                                                            transparan, serta terus menjaga kepercayaan para
Hal ini memperkuat etika, transparansi, dan akuntabilitas
                                                            pemangku kepentingan (GRI 102-18, 102-22, 102-23).
di tingkat eksekutif, serta memastikan Direksi
memiliki rekam jejak yang bersih dari pelanggaran dan
ketidakpatuhan (GRI 2-23).




                                                            Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata          137
Page 140
      Struktur Perusahaan

 100%                                                                                             100%                                                                                                       100%
                                                                                                                                                   50%
                                                                                                                                                                                                                     PT Indika Energy
      PT Indika Inti Corpindo                                                               PT Tripatra Multi Energi                                                                                            Infrastructure (Indonesia)
            (Indonesia)                                                                           (Indonesia)
                                                                                                                                      PT Indika Tenaga Baru
                                                                                                                          50%              (Indonesia)                                                          » Perdagangan, Pembangunan
     » Investasi dan Perdagangan                                                                                                                                                                                  dan Jasa
       Umum                                                                                » Perdagangan Umum


                                                                                                                                    » Manajemen Konsultasi
     51%                                                                                                                                                                                                                          100%

                                            40% 2%       PT Tripatra Engineering                  98%
                PT Kideco Jaya Agung                                                                                                                         51%
                                                               (Indonesia)                                                                                                                                     PT Interport Mandiri Utama
                     (Indonesia)

                                                                                                                                               PT Empat Mitra Indika
                                                         » Jasa Konsultasi untuk Bidang-                                                     Tenaga Surya (Indonesia)                                           » Jasa Manajemen dan
             » Eksplorasi, Pengembangan,
                                                           bidang Konstruksi, Industri &                                                                                                                          Perdagangan
               Pertambangan dan
                                                           Infrastruktur
               Pemasaran Batubara
                                                                                                                                             » Jasa Konsultasi

                                                                                                                                                                                                                100%
     6%                                                  100%
                                                                                                                                                     49% 10%                                     90%
                                                                                                                                                                                                                          PT Interport Multi
               PT Indika Indonesia           94%                   PT Tripatra Bioenergi
                                                                                                                                                                           PT Indika Empat                                Niaga (Indonesia)
              Resources (Indonesia)                                Angkasa (Indonesia)                                  PT Sumber Multi Energi
                                                                                                                                                                           Mitra Sumbawa
                                                                                                                         Penajam (Indonesia)
                                                                                                                                                                             (Indonesia)
             » Pertambangan dan                                                                                                                                                                                        » Jasa pengurusan
                                                                 » Industri Kimia Dasar Organik
               Perdagangan                                                                                                                                                                                               Transportasi, Perdagangan
                                                                                                                        » Perdagangan Umum                            » Konsultasi Manajemen                             dan Jasa Lainnya


            100%
                                                                                                                                                                                                 90%                        100%
                                                          PT Tripatra Engineers                                                                    100% 10%
                        Indika Capital                     and Constructors
                    Investments Pte.Ltd.           49%                                            51%                                                                      PT Indika Empat
                                                               (Indonesia)                                               PT Indika Empat Mitra                                                                        PT Mitra Baruna Nusantara
                         (Singapore)                                                                                                                                         Mitra Timor
                                                                                                                           Surya (Indonesia)                                                                                 (Indonesia)
                                                                                                                                                                             (Indonesia)
                                                         » Jasa Konsultasi, Konstruksi,
                   » Perdagangan Batubara dan              Bisnis, Perdagangan dan
                     Mineral Serta Perdagangan             Industri                                                     » Perdagangan Umum                            » Konsultasi Manajemen                           » Stevedoring
                     Umum

                                                                                                                                                                                                                100%
            60%                                                                                                                                    100% 100%
                                                          46%                                                                                                                                                                PT Interport
                                                                                                                                                                            PT Empat Mitra                                  Sarana Baruna
                    Indika Energy Trading                        PT Sea Bridge Shipping                                     PT Empat Mitra                                                                                   (Indonesia)
                                                                                                                                                                            Indika Mentari
                           Pte.Ltd.                                   (Indonesia)                                      Indika Cahaya (Indonesia)
                                                                                                                                                                              (Indonesia)
                         (Singapore)
                                                                                                                                                                                                                       » Pengelolaan pelabuhan
                                                                » Pengangkutan Barang                                   » Perdagangan Umum                            » Perdagangan Umum
                   » Perdagangan                                  Domestik
                                                                                                                                                                                                                            100%

                                       90%                                                                                100%                                   100%                                100%
                                                          100%                                                                                                                                                                PT Interport
                                                                                                                                                                                                                          Dirandra Syandana
             10%                                                   Tripatra (Singapore)                      PT Indika Multi                                                               Indika Power                       (Indonesia)
                     PT Indika Energy Trading                                                                                                PT Indika Infrastruktur
                            (Indonesia)                                  Pte.Ltd.                          Energi Internasional                                                        Investments Pte.Ltd
                                                                                                                                             Investindo (Indonesia)
                                                                       (Singapore)                             (Indonesia)                                                                  (Singapore)                » Transportasi laut

                      » Perdagangan                             » Investasi                              » Perdagangan Umum                » Investasi                             » Investasi                  100%

                                                                                                                                                                                                                            PT Interport
                                                               100%                                                       25%
        99,99%                                                                                                                                                                                                        Mandiri Abadi (Indonesia)

                                                                                                                  PT Prasarana                      5%                   PT Cirebon               15%
             Indika Capital Pte. Ltd.                                    Tripatra Investments
                                                                                                                Energi Indonesia                                 Electric Power (Indonesia)
                  (Singapore)                                                Limited (B.V.I)                                                                                                                           » Jasa Manajemen Transportasi
                                                                                                                   (Indonesia)
                                                                                                                                                                  » Pembangkit Listrik Tenaga
                                                                       » Investasi                          » Perdagangan Umum                                      Uap (PLTU)
             » Pemasaran & Investasi
                                                                                                                                                                                                                               PT Kariangau Gapura
                                                                                                                                                                                                                            Terminal Energi (Indonesia)
                                                                                                                          100%                                                                                 100%
            100%
                                                                                                                                                    5%              PT Cirebon                    15%                         » Pengelolaan Pelabuhan
                                                                          PT Kuala Pelabuhan                      PT Prasarana                               Power Services (Indonesia)                                         Khusus
                     Indika Capital Resources                  5%              Indonesia                   Energi Cirebon (Indonesia)
                          Limited (B.V.I)                                     (Indonesia)
                                                                                                                                                                  » Pengoperasian dan                                            PT Jatim Gapura
                                                                                                            » Perdagangan Umum                                      Pemeliharaan Fasilitas dan
                      » Pembiayaan                                     » Operasi Pelabuhan                                                                                                                                  Terminal Energi (Indonesia)
                                                                                                                                                                    Alat-alat Listrik
                                                                                                                                                                                                              100%
                                                                                                                          25%
                                                                                                                                                                                                                              » Pengelolaan Pelabuhan
                                                                                                                                                                                                                                Khusus

                                                                                                               PT Cirebon Energi
                                                                                                             Prasarana (Indonesia)
                                                                                                                                                                                                                                      PT Pahala
                                                                                                                                                                                                                                  Globalindo Energi
                                                                                                                                                                                                               100%                  (Indonesia)
                                                                                                            » Pembangkit Listrik Tenaga
                                                                                                              Uap (PLTU)
                                                                                                                                                                                                                              » Perdagangan Bahan Bakar




Catatan: *100% saham perseroan terbatas (PT) Indonesia yang dimiliki oleh 2 pemegang saham yang keduanya adalah PT Indika Energy Tbk. dan atau anak perusahaannya.




      138                          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 141
                                          PT Indika Energy Tbk.
                                               (Indonesia)


                                         100.0%                                          100%                                        100%                                          100%                                           100%

                                                                                                PT Indika Multi Properti               PT Solusi Mobilitas Indonesia                   PT Indika Medika Nusantara                   PT Indy Properti Indonesia
                                                 PT Indika Mineral                                    (Indonesia)                               (Indonesia)                                    (Indonesia)                                 (Indonesia)
                                              Investindo (Indonesia)

                                                                                            » Konstruksi, Real Estate dan               » Industri Motor, Perdagangan                   » Industri Alat Kesehatan dan                » Pembangunan, Jasa dan
                                                                                              Perdagangan                                 dan Jasa                                        Obat Farmasi                                 Perdagangan
                                             » Investasi



                                            100%                                            99%                                        100%
                                                                                                                                                                                        68,61%                                    100%
                                                                                                                                                PT Mitra Motor Group                            PT Genomik Solidaritas
                                                                                                                                                                                                                                            Indika Energy
                                                           Nusantara                                    PT Jaya Bumi Paser                           (Indonesia)                                 Indonesia (Indonesia)
                                                                                                                                                                                                                                           Capital Pte. Ltd.
                                                    Resources Ltd. (Australia)                              (Indonesia)                                                                                                                      (Singapore)
                                                                                                                                              » Industri Kendaraan Bermotor,
                                                                                                                                                                                                » Tes Sekuensing Genom,
                                                                                                                                                Perdagangan dan Jasa
                                                    » Investasi                                     » Perusahaan Hutan                                                                            Laboratorium dan Jasa Klinis       » Pembiayaan
                                                                                                                                                                                                  Umum

                                                                                                                                                                                                                                    100%
                                                                       100%
                                                                                            75%                                              60%
                                                                                                                                                                                        50%                                                Indika Energy Capital III
                                                                                                                                                                                                                                                   Pte.Ltd.
100%
        PT Interport Reksa Bumi                            Salu Siwa Pty. Ltd.                        PT Diva Perdana Pesona                        PT Foxconn Indika Motor                          PT Bioneer                                  (Singapore)
               (Indonesia)                                     (Australia)                                  (Indonesia)                                   (Indonesia)                         Indika Group (Indonesia)

                                                                                                                                                                                                                                          » Pembiayaan
                                                                                                                                                                                              » Distributor Alat Kesehatan
                                                     » Investasi                                     » Perusahaan Hutan                            » Manufaktur Kendaraan Roda 4                dan Obat Farmasi
        » Pengelolaan limbah                                                                                                                                                                                                       100%
          berbahaya

                                                                       75%                                                                                                                   100%                                          Indika Energy Capital IV
                                                                                            96%                                              100%
                                                                                                                                                                                                                                                   Pte.Ltd.
                                                                                                                                                                                                       PT Bioneer Indika                         (Singapore)
100%     PT Elang Mas Andalan               25%                      PT Masmindo                     PT Telaga Mas Kalimantan                       PT Energi Makmur Buana                          Diagnostik (Indonesia)
              (Indonesia)                                         Dwi Area (Indonesia)                      (Indonesia)                                   (Indonesia)
                                                                                                                                                                                                                                           » Pembiayaan
                                                                                                                                                                                                   » Distributor Alat Kesehatan
        » Jasa Bongkar Muat                                                                                                                                                                          dan Obat Farmasi             100%
                                                               » Pertambangan Emas                   » Perusahaan Hutan                              » Distributor Kendaraan Roda 4
        » Loading/Unloading Services

                                                                                                                                                                                                                                     PT Indika Digital Teknologi
                                            100%                                                                                                                                                                                             (Indonesia)
                                                                                            100%                                       100%                                           100%
30%                                                                                                 PT Laras Ekosistem Organik                                                               PT Kalista Nusa Armada
                                                             PT Rockgeo                                                                              PT Industri
           PT Mitra Samudra                                                                                                                                                                        (Indonesia)                       » Jasa Teknologi Digital
                                                           Energi Nusantara                                 (Indonesia)                          Baterai Nusantara
         Indonesia (Indonesia)
                                                             (Indonesia)                                                                            (Indonesia)
                                                                                                                                                                                                                                    100%
                                                                                                     » Konsultasi Manajemen dan                                                              » Sewa, Perdagangan EV dan
                                                                                                       Perdagangan Besar                                                                       Stasiun Penukaran Baterai
        » Investasi                                 » Perdagangan Bijih Mineral                                                               » Manufaktur Baterai EV
                                                                                                                                                                                                                                              PT Xapiens Teknologi
                                                                                                                                                                                                                                             Indonesia (Indonesia)
                                                                                                                  0,65%
                                            100%                                                                                             100%                                         100%
                                                                                                                                                                                                                                           » Jasa Teknologi Digital
100%                                                                                        99,35%
          PT Indika Logistic &                                 PT Perkasa                                                                                PT Manufaktur                            PT Kalista Rotom Orbita
           Support Services                                Investama Mineral                                 PT Natura Aromatik                         Teknologi Baterai                               (Indonesia)                 100%                     90%
                                                                                                                                                                                                                                    10.0%
              (Indonesia)                                     (Indonesia)                                   Nusantara (Indonesia)                          (Indonesia)

        » Pengelolaan Pelabuhan                                                                                                                                                                   » Sewa dan Perdagangan                   PT Zebra Cross Teknologi
                                                    » Perdagangan Bijih Mineral                                                                      » Manufaktur Baterai EV                        Sepeda Motor Listrik                         (Indonesia)
          Khusus
                                                                                                          » Industri Minyak Atsiri

                                                                                                                                                                                          100%
                                                                                                                                       100%                                                                                                » Jasa Teknologi Digital
        100%                                         100%                                                                                                                                           PT Kalista Nayara
                                                                                                                                                                                                  Dayautama (Indonesia)
                  PT Interport Sarana                                                                                                          PT Ilectra Motor Group                                                               100%
                                                               PT Mekko Metal Mining                                                                 (Indonesia)
                Infrastruktur Indonesia
                                                                    (Indonesia)
                      (Indonesia)                                                                                                                                                                 » Sewa dan Perdagangan                    Indika Ventures Pte.Ltd.
                                                                                                                                                                                                    Kendaraan Listrik Roda 4
                                                                                                                                              » Industri Sepeda Motor,                                                                            (Singapore)
               » Pengelolaan Pelabuhan                                                                                                          Perdagangan dan Jasa
                                                               » Tambang Bauksit
                 Khusus
                                                                                                                                                                                          100%
                                                                                                                                                                                                                                           » Jasa Teknologi Digital
                      25%
                      100%                                                    30%                                                                                                                     PT Kalista Soter
                                                     65%                                                                                      100%                                                   Hastia (Indonesia)                                    22,5%

                   PT Batu Ampar                                   PT Perkasa Alumina                                                                  PT Electra Mobilitas
                  Container Terminal                                    Indonesia                                                                     Indonesia (Indonesia)                       » Sewa dan Perdagangan                  PT Narada Sahara Kencana
                     (Indonesia)                                       (Indonesia)                                                                                                                  Kendaraan Listrik                            (Indonesia)


               » Pengelolaan Pelabuhan                         » Smelter
                                                                                                                                                     » Pabrik Sepeda Motor                      100%
                                                                                                                                                                                                                                           » Jasa Teknologi Digital
                                                                                                                                                                                                          PT Kalista Biru
                                                                                                                                                                                                       Nusantara (Indonesia)
                                                                                                                                              100%

51%           PT Interport                                                                                                                             PT Electra Distribusi                          » Sewa dan Perdagangan
            Patimban Agung                                                                                                                            Indonesia (Indonesia)                             Kendaraan Listrik
              (Indonesia)

                                                                                                                                                     » Perdagangan Besar
        » Pengelolaan Pelabuhan                                                                                                                        Sepeda Motor




                                                                                                                                                    100%
54,8%          PT Cotrans Asia                                                                                                                            PT Electra Auto Indonesia
                 (Indonesia)                                                                                                                                     (Indonesia)

        » Jasa Pengangkutan dan                                                                                                                            » Perdagangan Eceran
          Pengiriman Batubara                                                                                                                                Sepeda Motor




                                                                                                                                      Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                                                             139
Page 142
Struktur Organisasi



                                                                                                         Direksi


                                                                                               Direktur Utama dan CEO Grup



                                                                                                      Azis Armand


                                                           Internal Audit



                                                        Einstein Erlangga




                                             Direktur dan Group Chief               Direktur dan Group Chief Corporate
                                                 Financial Officer                     Services & External Relations

      CEO Anak Perusahaan
                                                Retina Rosabai                            Johanes Ispurnawan




                                                                  Head of Finance &                           Head of Human
                                                                    Accounting                               Capital & Services


                                                                                                                Johanes
                                                                    Lista Kusnadi
                                                                                                            Ispurnawan (Act)



                                                                  Head of Corporate
                                                                                                               Head of Legal
                                                                      Finance



                                                                  Nicky Kurniawan                           Muthia Soebagjo




                                                                  Investor Relations




         fungsi koordinasi untuk
                                                                    Raihan Noer
         menyelaraskan sinergi




140             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 143
   Head of CEO Office,
Corporate Communications,
    and Sustainability



     Ricky Fernando




  Sekretaris Perusahaan



      Adi Pramono




  Direktur dan Group Chief   Direktur dan Group Chief
     Investment Officer          Portfolio Officer


   Deddy Sudarijanto            Kamen Palatov




        Head of Business             Chief Risk &              Group Strategy &          Group Information
         Development              Compliance Officer             New Venture                Technology


                                                                 Sreecharan
         Alif Sasetyo              Lucas Djunaidi                                      Prabaharan Gopalan
                                                                 Nagarkal V.



                                  Head of Corporate
                                  Planning & Portfolio
                                     Management



                                 Wilona Tantra (Act)




                                                Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata           141
Page 144
Independensi                                                  2-12, 201-2). Tanggung jawab pelaksanaan pengelolaan
                                                              risiko berada pada pimpinan unit bisnis, dengan
Per 31 Desember 2025, Dewan Komisaris terdiri                 dukungan pengawasan terpusat.
dari Komisaris Utama, Wakil Komisaris Utama, dua
Komisaris, dan dua Komisaris Independen, dengan
                                                              Evaluasi kinerja Direksi juga mencakup aspek
masa jabatan antara satu hingga lima tahun (GRI 2-9).
                                                              keberlanjutan melalui KPI yang ditetapkan oleh Dewan
Komisaris Independen memenuhi seluruh persyaratan
                                                              Komisaris (GRI 2-18, 2-19). KPI tersebut meliputi
independensi, termasuk tidak memiliki afiliasi dengan
                                                              pencapaian target dalam Rencana Kerja dan Anggaran,
manajemen, auditor, maupun pemegang saham utama
                                                              kontribusi terhadap kinerja bisnis, keterlibatan
(GRI 2-10).
                                                              dalam inisiatif yang ditugaskan, komitmen terhadap
                                                              kepentingan Grup, serta kepatuhan terhadap hukum,
Delegasi peran                                                peraturan, dan kebijakan internal (GRI 2-23).

Dewan Komisaris mendelegasikan fungsi pengawasan
sesuai keahlian dan pengalaman, dengan para Komisaris         Pengembangan kompetensi badan tata
menjabat sebagai ketua atau wakil ketua pada komite           kelola tertinggi
utama:
                                                              Kami memahami bahwa tata kelola yang kuat menjadi
                                                              salah satu fondasi penting dalam mendukung praktik
»     Komite Audit, Risiko, dan Kepatuhan: Eko Putro          bisnis berkelanjutan. Untuk itu, kami terus mendorong
      Sandjojo                                                pengembangan kapasitas Direksi dan Dewan Komisaris
                                                              melalui berbagai kesempatan pembelajaran yang relevan
»     Komite Proyek dan Investasi: Farid Harianto dan Eko     dengan inisiatif keberlanjutan (GRI 2-17).
      Putro Sandjojo
                                                              Sepanjang tahun 2025, anggota Dewan Komisaris dan
»     Komite Nominasi dan Remunerasi: Farid Harianto,         Direksi mengikuti program kepemimpinan sebagai
      Agus Lasmono, dan Nurcahya Basuki                       bagian dari upaya pengembangan kompetensi. Selain
                                                              itu, beberapa anggota Direksi turut berpartisipasi dalam
»     Komite Keberlanjutan: Farid Harianto dan Eko Putro      diskusi terkait isu-isu keberlanjutan. Di luar pelatihan
      Sandjojo                                                formal, pimpinan perusahaan juga didorong untuk
                                                              terlibat dalam berbagai program, dan konferensi yang
                                                              berfokus pada keberlanjutan, sebagai bagian dari
Integrasi aspek keberlanjutan dalam                           pembelajaran berkelanjutan dan upaya penyelarasan
pengambilan keputusan perusahaan                              dengan praktik terbaik global.
Aspek keberlanjutan diintegrasikan dalam pengambilan
keputusan perusahaan melalui indikator kinerja utama          Gambar 56. Manfaat jangka pendek BOC dan BOD
(KPI) yang terkait ESG, yang ditetapkan setiap tahun di
tingkat Grup sebagai bagian dari siklus perencanaan                               2023          2024         2025
strategis (GRI 2-13, 2-19). Pencapaian KPI ini dipantau
melalui tinjauan bisnis triwulanan dan dilaporkan              Manfaat jangka     1.863.524     1.304.660   1.658.052
langsung kepada Group CEO. Fungsi Keberlanjutan                pendek Dewan
                                                               Komisaris
mengkoordinasikan kebijakan dan strategi ESG
                                                               (dalam USD)
pada topik material, melakukan peninjauan kinerja
secara berkala, serta memberikan rekomendasi untuk             Manfaat jangka     6.369.380     4.629.463   2.647.482
memperkuat implementasi di seluruh operasional (GRI            pendek Dewan
3-3).                                                          Direksi (dalam
                                                               USD)

Risiko lingkungan dan sosial juga diintegrasikan ke            Jumlah             8.232.904     5.934.123 4.305.534
dalam Kerangka Manajemen Risiko Grup yang selaras
dengan ISO 31000 tentang Manajemen Risiko. Kerangka
ini memastikan bahwa risiko transisi, lingkungan, dan
sosial diidentifikasi, dinilai, dan dikelola dengan tingkat
disiplin yang setara dengan risiko material lainnya (GRI



142             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 145
Kebijakan remunerasi                                       mendorong pengambilan keputusan yang independen
                                                           serta penerapan tata kelola yang beretika.
Kerangka remunerasi Grup Indika Energy dirancang
untuk mendukung upaya menarik dan mempertahankan
talenta, sekaligus menjaga keselarasan dengan tujuan       Komunikasi mengenai isu kritis
bisnis dan praktik yang berlaku di industri. Sesuai
                                                           Grup Indika Energy mendorong budaya komunikasi yang
dengan POJK 34, Komite Nominasi dan Remunerasi
                                                           terbuka di seluruh tingkatan organisasi. Pertemuan
berperan dalam menyusun struktur, merumuskan
                                                           rutin yang melibatkan Dewan Komisaris, Direksi, serta
kebijakan, serta menetapkan remunerasi bagi anggota
                                                           berbagai komite menjadi sarana untuk membahas dan
Direksi (GRI 2-19, 2-20).
                                                           menindaklanjuti isu-isu penting secara tepat waktu.

Komponen remunerasi Direksi dapat mencakup gaji,
                                                           Dalam situasi tertentu, termasuk kondisi krisis,
honorarium, insentif, dan tunjangan, baik yang bersifat
                                                           kami mengaktifkan tim respons lintas fungsi yang
tetap maupun variabel. Dalam proses penetapannya,
                                                           dipimpin oleh manajemen senior dengan kewenangan
dipertimbangkan berbagai aspek, seperti acuan
                                                           pengambilan keputusan. Tim ini menyusun pendekatan
industri dan praktik di sektor sejenis, tugas, tanggung
                                                           yang komprehensif untuk mengidentifikasi serta
jawab, serta kewenangan masing-masing anggota
                                                           mengelola risiko utama dan turunannya, mencakup
Direksi dalam kaitannya dengan kinerja perusahaan,
                                                           perencanaan, pengumpulan informasi, pengelolaan
pencapaian target secara individu maupun kolektif, serta
                                                           pemangku kepentingan, penanganan teknis atau
keseimbangan antara komponen tetap dan variabel
                                                           operasional, upaya pemulihan, investigasi, serta aspek
dalam remunerasi.
                                                           tata kelola (GRI 2-16).

Untuk Dewan Komisaris, struktur, kebijakan, dan
                                                           Sepanjang tahun 2025, kami menindaklanjuti tujuh
besaran remunerasi ditetapkan setiap tahun oleh
                                                           laporan yang diterima melalui Sistem Pelaporan
Komite Nominasi dan Remunerasi. Penetapannya
                                                           Pelanggaran (Whistleblowing System) terkait isu etika
juga mempertimbangkan standar industri, peran
                                                           dan kepatuhan. Setiap laporan ditinjau secara tepat
masing-masing anggota, serta kontribusinya terhadap
                                                           waktu, dengan langkah-langkah yang diambil mengacu
pencapaian tujuan perusahaan (GRI 2-20).
                                                           pada kerangka regulasi dan pedoman etika perusahaan.
                                                           Melalui proses ini, kami terus berupaya menjaga
Konflik kepentingan (GRI 2-15)                             transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik,
                                                           sekaligus memperkuat budaya integritas di seluruh
Kami berkomitmen untuk menjaga standar yang baik           organisasi
dalam mencegah potensi benturan kepentingan, baik
yang nyata maupun yang dapat dipersepsikan, sehingga
kepentingan pribadi tidak memengaruhi pengambilan
                                                           Struktur tata kelola
keputusan perusahaan. Seluruh anggota Direksi dan
Dewan Komisaris diharapkan untuk memisahkan                Struktur tata kelola Indika Energy dirancang untuk
kepentingan pribadi dan perusahaan, serta menghindari      memastikan pengawasan yang jelas, akuntabilitas
situasi yang berpotensi menimbulkan benturan               yang terdefinisi, serta pelaksanaan yang terkoordinasi
kepentingan.                                               dalam mengelola risiko terkait iklim dan mendorong
                                                           pencapaian tujuan keberlanjutan Grup (GRI 2-9,
                                                           2-12). Struktur ini memastikan pertimbangan transisi
Pada tahun 2025, tidak terdapat hubungan keluarga,
                                                           terintegrasi dalam perencanaan strategis, manajemen
maupun secara keuangan pribadi, yang dapat
                                                           risiko, dan pengambilan keputusan operasional di
memengaruhi pengambilan keputusan. Grup dikelola
                                                           seluruh organisasi (GRI 2-13, 3-3).
secara profesional, tanpa adanya benturan kepentingan
maupun pengaruh eksternal, serta tetap mengacu
pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan         Komite khusus dan mandat
prinsip etika bisnis. Kode Etik Bisnis kami secara jelas
mengatur mengenai benturan kepentingan, sekaligus          Untuk memperkuat pengawasan atas transisi bisnis
menegaskan tanggung jawab pemegang saham, Dewan            dan isu terkait iklim, Indika Energy memiliki komite
Komisaris, dan Direksi untuk saling menghormati peran      khusus, termasuk Komite Audit, Risiko, dan Kepatuhan
dan kewenangan masing-masing. Di seluruh tingkatan         dan Komite Keberlanjutan (GRI 2-9). Setiap komite
organisasi, mulai dari pimpinan hingga karyawan, kami      menjalankan mandat yang jelas, yang disetujui oleh



                                                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata          143
Page 146
Dewan, mencakup tanggung jawab, kewenangan, serta             Koordinasi dan akuntabilitas lintas fungsi
garis pelaporan (GRI 2-12). Struktur ini mendukung
pengawasan yang terfokus sekaligus memastikan                 Tata kelola yang efektif juga didukung oleh koordinasi
keselarasan dengan tata kelola perusahaan secara              yang melibatkan berbagai fungsi di luar komite formal.
keseluruhan (GRI 2-14).                                       Indika Energy membentuk kelompok kerja lintas
                                                              fungsi yang melibatkan fungsi-fungsi utama seperti
                                                              manajemen risiko, hukum, keuangan, keberlanjutan, dan
Peran dan tanggung jawab                                      perencanaan korporat (GRI 2-9, 2-13). Kelompok kerja ini
                                                              mendukung pengambilan keputusan yang terintegrasi
Pengawasan atas transisi bisnis dan kinerja
                                                              serta membantu menerjemahkan prioritas transisi ke
keberlanjutan dilakukan secara bersama antara Dewan
                                                              dalam pelaksanaan yang konsisten di seluruh unit bisnis.
dan manajemen, dengan pembagian peran yang jelas
untuk memperkuat akuntabilitas (GR 2-9, 2-12).
                                                              Melalui mekanisme koordinasi ini, pertimbangan terkait
                                                              iklim dan keberlanjutan turut diintegrasikan dalam
»     Dewan Komisaris (BoC) memegang tanggung jawab
                                                              proses pengambilan keputusan investasi, alokasi
      utama atas pengawasan strategis terhadap kinerja
                                                              modal, serta perencanaan operasional (GRI 2-12, 2-23).
      keberlanjutan Grup. Tanggung jawab ini mencakup
                                                              Pendekatan ini membantu menyelaraskan tujuan
      pemberian persetujuan akhir atas Rencana
                                                              keberlanjutan dengan proses bisnis utama, sekaligus
      pengembangan Indika Energy serta memastikan
                                                              mendukung pelaksanaan yang lebih terarah seiring
      bahwa pertimbangan jangka Panjang terkait iklim
                                                              dengan kemajuan agenda transisi Grup (GRI 3-3).
      dan transisi disertakan pada tingkat tata kelola
      tertinggi (GRI 2-14).
                                                              Etika bisnis dan kepatuhan
»     Dewan Direksi (BoD) bertanggung jawab
      mengawasi pengembangan dan implementasi                 Standar etika yang kuat menjadi landasan bagi Indika
      strategi transisi bisnis, rencana aksi iklim, serta     Energy dalam menjalankan operasional, mengelola
      inisiatif dekarbonisasi Grup. Direksi menelaah          risiko, dan menjaga kepercayaan pemangku kepentingan
      dan menyempurnakan rencana ini sebelum                  (GRI 2-23). Kebijakan yang jelas, penegakan yang
      merekomendasikannya kepada Dewan Komisaris              konsisten, serta pengawasan aktif membentuk perilaku
      untuk memperoleh persetujuan, sehingga arah             etis di seluruh Grup, sehingga integritas, transparansi,
      strategis dapat diterjemahkan ke dalam rencana          dan kepatuhan terintegrasi dalam pengambilan
      yang dapat dijalankan (GRI 2-13).                       keputusan sehari-hari maupun strategi jangka panjang
                                                              (GRI 2-24, 2-26).
»     Komite Audit, Risiko, dan Kepatuhan mengawasi
      identifikasi, penilaian, dan pengelolaan risiko serta
                                                              Anti-suap dan korupsi
      peluang terkait iklim, termasuk risiko transisi dan
      risiko fisik. Komite ini berperan penting dalam         Indika Energy menerapkan kebijakan nol toleransi
      mengintegrasikan pertimbangan iklim ke dalam            terhadap penyuapan dan korupsi di seluruh operasional
      kerangka manajemen risiko perusahaan (ERM)              (GRI 2-23, 205-3). Komitmen ini didukung oleh system
      dan proses perencanaan strategis, serta menelaah        Anti-Bribery Management System (ABMS) yang
      langkah mitigasi agar selaras dengan tingkat            diterapkan secara menyeluruh di tingkat Grup untuk
      toleransi risiko Grup (GRI 2-12, 201-2).                memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-
                                                              undangan dan praktik terbaik internasional.
»     Komite Keberlanjutan berfokus pada pemantauan
      kinerja keberlanjutan dan aspek terkait iklim di        Efektivitas ABMS diperkuat melalui Bribery Risk
      seluruh Grup. Hal ini mencakup pemantauan               Assessment (BRA) yang dilakukan setiap tahun di
      pencapaian target penurunan emisi GRK selaras           seluruh Grup Indika Energy dan entitas anak (GRI
      dengan transisi bisnis, serta penelaahan keselarasan    205-1). Penilaian ini mengidentifikasi potensi risiko,
      kebijakan dan praktik operasional dengan komitmen       mengevaluasi efektivitas pengendalian yang ada, serta
      iklim dan perkembangan regulasi (GRI 2-12, 305-5).      menjadi dasar penetapan langkah mitigasi. Hasilnya
                                                              dilaporkan kepada Direksi dan fungsi Anti-Bribery
                                                              Compliance untuk memastikan risiko ditangani pada
                                                              tingkat pengawasan yang tepat (GRI 2-12, 2-14).




144              Laporan Keberlanjutan 2025
Page 147
Pada tahun 2025, Indika Energy memperbarui
sertifikasi ISO 37001:2016 sebagai bentuk komitmen
terhadap standar global anti-korupsi. Sepanjang tahun
tersebut, tidak terdapat risiko maupun insiden terkait
penyuapan atau korupsi, dan seluruh proses dikelola
sesuai prosedur yang berlaku, sehingga memperkuat
akuntabilitas dan transparansi (GRI 205-3).


Sistem pelaporan pelanggaran
Indika Energy telah mengoperasikan sistem pelaporan                 Laporan yang diterima dikelola oleh Komite Etik, yang
pelanggaran (whistleblowing) sejak tahun 2013, sebagai              melakukan penelaahan awal dan menentukan kebutuhan
saluran yang bersifat rahasia bagi karyawan, pemasok,               investigasi lebih lanjut (GRI 2-26). Jika diperlukan,
pelanggan, dan pihak ketiga lainnya untuk melaporkan                investigasi dilakukan dan rekomendasi disusun, dengan
dugaan pelanggaran atau ketidakpatuhan (GRI 2-25,                   pembaruan disampaikan secara triwulanan kepada
2-26). Sistem ini dapat diakses melalui berbagai                    Dewan Direksi, Dewan Komisaris, dan komite terkait
platform, termasuk email, surat, telepon, faksimile, dan            melalui Corporate Secretary dan Departemen Hukum
situs web, serta tersedia dalam Bahasa Indonesia dan                (GRI 2-14). Proses yang terstruktur ini mendukung
Bahasa Inggris sejak tahun 2021 untuk meningkatkan                  penyelesaian yang tepat waktu, transparansi, dan
aksesibilitas dan perlindungan bagi pelapor. Informasi              pengawasan yang konsisten.
lebih lanjut mengenai sistem ini dapat diakses melalui:
https://webapps.indikaenergy.co.id/whistleblowing/?f=i

Gambar 54. Penilaian risiko dan komunikasi Indika Energy terkait anti-korupsi pada tahun 2025 (GRI
205-1, 205-2)

    Keterangan                                                         Jumlah                            %

    Operasi dinilai berdasarkan risiko terkait korupsi                    11                           78,57%
    Badan tata kelola yang telah disosialisasi dan dilatih                92                           100%
    mengenai kebijakan dan prosedur anti-korupsi

    Karyawan yang telah disosialisasi mengenai kebijakan                4.306                          100%
    dan prosedur anti-korupsi

    Karyawan yang dilatih dalam anti-korupsi                            3.728                          86,58%
Catatan:
•     Data jumlah pegawai dan badan tata kelola yang menerima sosialisasi atau pelatihan kebijakan dan prosedur anti-korupsi tidak
      disajikan berdasarkan kategori pegawai dan wilayah, karena keterbatasan data serta ketidakmampuan untuk mengelompokkan
      sebagian pegawai berdasarkan wilayah akibat penempatan kerja di berbagai lokasi.


Gambar 57. Insiden terkait korupsi di Grup Indika Energy (GRI 205-3)

    Keterangan                                                              2023                2024                 2025

    Peristiwa korupsi                                                          0                  1                    1
    Peristiwa pemecatan pegawai karena korupsi                                 0                  0                    0
    Insiden pemutusan kontrak mitra bisnis akibat                              0                  0                    0
    pelanggaran terkait korupsi
    Kasus hukum publik yang diajukan terhadap                                  0                  0                    0
    perusahaan atau karyawannya                                                0                  0                    1




                                                                     Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata               145
Page 148
Gambar 56. Laporan pelanggaran dan insiden
ketidakpatuhan di Grup Indika Energy (GRI 2-27,            Perilaku anti-persaingan
205-3, 2-16)                                               Selama periode pelaporan, Indika Energy dan entitas
                                                           anak tidak menghadapi maupun menyelesaikan tindakan
 Keterangan                   2023         2024   2025     hukum terkait perilaku anti-persaingan, pelanggaran anti-
                                                           trust, atau praktik monopoli. Grup menjunjung prinsip
 Laporan pelanggaran             2          1      7       persaingan usaha yang sehat melalui penerapan Kode
 diterima                                                  Etik, standar etika bisnis, serta kerangka kepatuhan yang
 Kasus pelanggaran               0          0      1       berlaku di seluruh operasional.
 hukum dan peraturan
 Denda atas pelanggaran          0          0      0       Upaya ini didukung oleh pengendalian internal,
 hukum dan peraturan                                       peningkatan kesadaran karyawan, serta mekanisme
                                                           pemantauan yang dirancang untuk mencegah praktik
 Nilai moneter denda             0          0      0
                                                           anti-persaingan dan memastikan kepatuhan terhadap
 karena tidak mematuhi
                                                           peraturan yang berlaku. Perusahaan tetap berkomitmen
 hukum dan peraturan
 (dalam USD)                                               menjaga praktik bisnis yang etis serta integritas pasar di
                                                           seluruh rantai nilai (GRI 206-1).
Mendorong kepatuhan terhadap regulasi
Indika Energy mendorong kepatuhan terhadap regulasi        Pelatihan dan pemantauan
dengan mengintegrasikan standar etika ke dalam praktik     Pelatihan dan pemantauan berperan penting dalam
organisasi dan hubungan bisnis (GRI 2-23, 2-24). Seluruh   memperkuat perilaku etis dan kepatuhan terhadap
karyawan baru diwajibkan mengikuti pelatihan Kode Etik     regulasi (GRI 2-26, 205-2). Indika Energy menyediakan
Bisnis serta menyatakan komitmen untuk mematuhi            program pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan
standar tersebut (GRI 205-2). Ketentuan serupa berlaku     pemahaman terhadap Kode Etik Bisnis dan persyaratan
bagi mitra bisnis, pemasok, dan subkontraktor yang         kepatuhan terkait di seluruh organisasi.
diwajibkan menandatangani Pakta Integritas sebagai
bagian dari pengelolaan kepatuhan dan risiko korupsi di
                                                           Program ini ditinjau dan diperbarui secara berkala
seluruh rantai nilai (GRI 2-6, 205-3).
                                                           untuk memastikan relevansi dan keselarasan dengan
                                                           perkembangan regulasi. Mekanisme pemantauan
Sepanjang tahun 2025, pemahaman terhadap Kode Etik         melengkapi pelatihan dengan memperkuat pengawasan,
Bisnis, Anti-Bribery Management System (ABMS), dan         mengidentifikasi kesenjangan, serta mendukung
program whistleblowing diperkuat melalui komunikasi        perbaikan berkelanjutan dalam praktik etika dan
internal, platform digital, materi visual, survei, serta   kepatuhan (GRI 2-27).
pelatihan penyegaran (GRI 2-25, 2-26). Upaya ini
memastikan karyawan tetap memahami ekspektasi
etika dan mekanisme pelaporan.

Penilaian risiko dilakukan secara berkala untuk
mengevaluasi efektivitas pengendalian anti-korupsi
serta mengidentifikasi peluang perbaikan (GRI 205-1). Ke
depan, transparansi akan ditingkatkan melalui perluasan
pengungkapan terkait pelatihan dan komunikasi
anti-korupsi, termasuk penyajian data yang lebih rinci
berdasarkan kategori karyawan, organ tata kelola, dan
wilayah (GRI 205-2).




146           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 149
Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata   147
Page 150
Kebijakan dan penetapan target
Kebijakan yang jelas dan target yang terukur menjadi           Untuk mendukung pengambilan keputusan yang
fondasi pendekatan keberlanjutan Indika Energy (GRI            terstruktur dan bertanggung jawab, kami menerapkan
2-23, 2-24). Grup menetapkan kebijakan keberlanjutan           mekanisme penyaringan ESG dan penilaian risiko dalam
dan Standard Operating Procedures (SOP) yang                   proses utama, termasuk perencanaan belanja modal,
mencerminkan komitmen, prinsip panduan, serta                  optimalisasi portofolio, serta keputusan investasi
pengelolaan dampak ESG dan isu terkait iklim di seluruh        dan divestasi strategis. Pendekatan ini memastikan
operasional (GRI 3-3).                                         pertimbangan keberlanjutan terintegrasi selaras dengan
                                                               prioritas keuangan dan operasional (GRI 2-23, 2-24).
Kebijakan ini menyediakan kerangka yang konsisten
untuk pengambilan keputusan operasional dan selaras            Kami mengalokasikan modal pada proyek dan inisiatif
dengan strategi jangka panjang serta ambisi transisi           yang selaras dengan strategi transisi, komitmen
Grup. SOP menerjemahkan kebijakan ke dalam praktik             keberlanjutan, dan tingkat toleransi risiko Indika
melalui panduan implementasi yang terstruktur di               Energy. Dengan mengintegrasikan ESG dalam proses
seluruh unit bisnis, sekaligus mendukung penetapan             investasi, Grup memperkuat ketahanan, meningkatkan
target keberlanjutan dan iklim yang terukur, termasuk          pengelolaan risiko, serta mendukung pertumbuhan
emisi GRK dan indikator ESG utama lainnya (GRI 302,            jangka panjang yang bertanggung jawab. Pemantauan
305).                                                          berkelanjutan memastikan alokasi modal tetap selaras
                                                               dengan tujuan ESG dan menghasilkan dampak yang
Kebijakan, SOP, dan target ditinjau secara berkala             diharapkan (GRI 3-3).
untuk menyesuaikan dengan perkembangan regulasi,
ekspektasi pemangku kepentingan, dan dinamika bisnis
                                                               Transparansi, pelaporan, dan jaminan
(GRI 2-29). Pencapaian target dipantau dan dilaporkan
secara berkala kepada manajemen dan Dewan                      Transparansi dan pengungkapan yang kredibel
untuk memperkuat akuntabilitas serta memastikan                menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan pemangku
keselarasan dengan prioritas strategis (GRI 2-12, 2-14).       kepentingan serta memantau kemajuan dari waktu ke
                                                               waktu (GRI 2-1, 2-2). Strategi ESG dan transisi Indika
                                                               Energy, serta kinerjanya, tercermin dalam penilaian
Pengelolaan alokasi modal dan integrasi                        eksternal seperti Sustainalytics dan CDP. Hasil penilaian
ESG                                                            tersebut ditinjau secara berkala untuk mengidentifikasi
Pertimbangan ESG dan iklim diintegrasikan dalam                area perbaikan dan memperkuat akuntabilitas (GRI 2-5).
proses alokasi modal, evaluasi investasi, dan
perencanaan sumber daya di seluruh Grup (GRI 2-12,             Grup menyelaraskan pengungkapan dengan kerangka
2-13). Keputusan investasi tidak hanya didasarkan              global dan nasional yang diakui, termasuk Standar GRI
pada potensi imbal hasil finansial, tetapi juga                (GRI 1), TCFD, Transition Plan Taskforce (TPT), Peraturan
mempertimbangkan risiko dan peluang lingkungan,                OJK No. 51/2017 (POJK 51/2017), serta ISO 37001:2016
sosial, dan tata kelola, termasuk risiko transisi dan risiko   untuk manajemen anti-suap (GRI 2-23, 205-1). Ke
fisik terkait iklim (GRI 201-2, 3-3).                          depan, praktik pelaporan akan terus dikembangkan
                                                               dengan mengadopsi standar yang terus berkembang,
                                                               termasuk IFRS S1 dan S2, guna memastikan relevansi,
                                                               keterbandingan, dan kredibilitas pengungkapan terkait
                                                               iklim dan keberlanjutan.




148            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 151
Di Tripatra, keberlanjutan bukan sekadar pelengkap dalam          ditempatkan sejajar dengan kapabilitas finansial dan teknis
proses pengadaan, tetapi menjadi bagian inti dalam                dalam pengambilan keputusan pengadaan. Melalui proses
membangun kemitraan dan menciptakan nilai jangka panjang.         ini, kami mengidentifikasi dampak lingkungan utama dalam
Kami menyadari bahwa dampak kami melampaui operasi                operasi dan kemitraan, termasuk emisi karbon dari logistik dan
langsung, sehingga pengadaan kami transformasikan menjadi         penggunaan alat berat, serta potensi risiko pencemaran tanah.
pengungkit strategis untuk mendorong perubahan ekonomi,           Temuan ini memungkinkan langkah mitigasi yang lebih terarah
lingkungan, dan sosial yang positif. Dengan mengintegrasikan      sekaligus membuka ruang kolaborasi, peningkatan kapasitas,
prinsip ESG dalam keputusan pengadaan, kami memperkuat            dan perbaikan berkelanjutan.
hubungan dengan pemasok, mengurangi eksposur risiko,
mendorong inovasi, serta mempromosikan
praktik bisnis yang beretika di seluruh rantai         Rantai pasok kami bukan sekadar jaringan
nilai.                                                 pemasok, tetapi merupakan komitmen
Komitmen ini diwujudkan melalui langkah                bersama terhadap integritas, inovasi, dan
nyata. Kami mengintegrasikan kuesioner
ESG sebagai persyaratan wajib dalam sistem
                                                       penciptaan nilai jangka panjang.
e-procurement, sehingga kinerja keberlanjutan
menjadi prasyarat bagi pendaftaran vendor. Hingga akhir tahun,    Didukung oleh tata kelola yang kuat, kolaborasi lintas
lebih dari 71 mitra pemasok baru, mulai dari vendor lokal skala   fungsi, serta investasi yang terarah dalam pengembangan
kecil hingga mitra yang lebih besar, secara resmi mengadopsi      ESG dan pemasok, inisiatif pengadaan berkelanjutan
Supplier Ethical Policy kami. Pencapaian ini menjadi langkah      Tripatra mencerminkan keyakinan sederhana bahwa ketika
penting dalam menyelaraskan rantai pasok dengan strategi          keberlanjutan menjadi bagian dari cara kami memilih dan
ESG dan transisi kami, termasuk dalam upaya memahami dan          bekerja dengan mitra, kami tidak hanya mengelola risiko, tetapi
mengelola emisi GRK cakupan 3.                                    juga membangun rantai pasok yang tangguh, transparan, dan
                                                                  mampu menciptakan dampak nyata serta nilai jangka panjang.
Kuesioner ESG ini tidak hanya berfokus pada kepatuhan, tetapi
juga mengevaluasi pemasok berdasarkan efisiensi energi,
pengelolaan limbah, hak tenaga kerja, keberagaman dan inklusi,
etika, serta transparansi. Dengan demikian, aspek keberlanjutan




                                                                  Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                 149
Page 152
Mengelola perjalanan keberlanjutan
secara terarah
Perjalanan keberlanjutan Indika Energy dipandu              Kemajuan kami tercermin tidak hanya pada pencapaian,
oleh tujuan jangka panjang dan diwujudkan melalui           tetapi juga pada cara kami mengelola tantangan.
keputusan praktis sehari-hari di seluruh bisnis (GRI        Menyeimbangkan kinerja jangka pendek dengan
2-12, 2-13). Pertimbangan lingkungan, sosial, dan tata      kesiapan jangka panjang memerlukan prioritas yang
kelola semakin terintegrasi dengan prioritas operasional,   cermat serta dialog berkelanjutan di seluruh Grup dan
keuangan, dan strategis, bukan sebagai komitmen             dengan pemangku kepentingan (GRI 2-29). Hal ini juga
terpisah, tetapi sebagai bagian dari cara Grup beroperasi   bergantung pada kolaborasi, baik dengan karyawan
dan merencanakan masa depan (GRI 2-23, 2-24).               yang menerapkan prioritas ini dalam aktivitas sehari-
                                                            hari, dengan masyarakat yang terhubung dengan
Kinerja lingkungan memengaruhi cara kami mengelola          operasi kami, maupun dengan mitra yang mendukung
aset, memanfaatkan sumber daya, dan mengembangkan           pelaksanaan di seluruh rantai nilai (GRI 2-30, 413-1).
pendekatan menuju penurunan emisi (GRI 3-3, 302, 303,
305). Aspek sosial membentuk bagaimana individu             Ke depan, perjalanan keberlanjutan kami akan terus
mengalami proses transisi, mulai dari kesiapan tenaga       menuntut ketahanan dan fokus. Seiring perubahan
kerja dan keselamatan hingga hubungan dengan                kondisi eksternal serta munculnya risiko dan peluang
masyarakat dan hasil pembangunan bersama (GRI               baru, kami tetap yakin pada kejelasan arah yang telah
403, 404, 413). Tata kelola menyediakan kerangka yang       ditetapkan (GRI 2-22). Investasi yang kami lakukan,
menghubungkan dimensi tersebut melalui penetapan            kapabilitas yang kami kembangkan, serta struktur tata
tanggung jawab yang jelas, penguatan pengawasan,            kelola yang kami bangun memberikan fondasi yang kuat
serta pelaksanaan yang konsisten dari waktu ke waktu        bagi Grup untuk melangkah ke depan.
(GRI 2-9, 2-14, 2-17).
                                                            Laporan ini mencerminkan posisi Indika Energy dalam
Perjalanan ini menuntut pembelajaran dan adaptasi           perjalanan tersebut, mencakup apa yang telah dibangun,
berkelanjutan. Operasi di berbagai wilayah dan sektor       yang sedang dikelola secara aktif, dan yang masih
menghadirkan kondisi, ekspektasi, dan tantangan yang        dalam proses pengembangan. Dengan tujuan yang
beragam. Dinamika pasar terus berkembang, teknologi         jelas, pengawasan yang semakin kuat, serta komitmen
semakin matang, dan kebijakan terus diperbarui. Oleh        berkelanjutan terhadap transparansi (GRI 2-1, 2-2, 2-3),
karena itu, pendekatan kami tidak bergantung pada           kami akan terus melangkah secara terarah, dengan
satu jalur tunggal, melainkan berfokus pada penguatan       tetap menjaga fokus pada tujuan jangka panjang dan
sistem, kapabilitas, dan tata kelola untuk menanggapi       menyikapi secara adaptif dinamika dunia yang terus
perubahan secara terarah dan fleksibel (GRI 3-1, 3-2).      berubah.
Dengan arah yang telah ditetapkan, kami kini berfokus
pada pelaksanaan, menerjemahkan komitmen menjadi            .
rencana, rencana menjadi tindakan, dan tindakan
menjadi hasil (GRI 3-3).




150           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 153
Informasi Tambahan
Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi mengenai tanggung jawab atas
Laporan Keberlanjutan 2025
Kami, sebagai Dewan Komisaris dan Direksi Indika Energy, telah mengevaluasi isi Laporan Keberlanjutan
2025 dan menyatakan bahwa laporan ini mencakup seluruh aspek keberlanjutan yang relevan bagi Indika
Energy. Kami bertanggung jawab atas keakuratan isi Laporan Keberlanjutan ini, termasuk informasi
keuangan dan informasi terkait lainnya.




Jakarta, April 2026




Agus Lasmono                                       Azis Armand
Presiden Komisaris                                 Direktur Utama




Wishnu Wardhana                                    Deddy Sudarijanto
Wakil Presiden Komisaris                           Direktur




Nurcahya Basuki                                    Retina Rosabai
Komisaris                                          Direktur




M. Arsjad Rasjid P.M.                              Johanes Ispurnawan
Komisaris                                          Direktur




Farid Harianto                                     Kamen Kamenov Palatov
Komisaris Independen                               Direktur




Eko Putro Sandjojo
Komisaris Independen



                                                    Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata   151
Page 154
                                                     ASSURANCE STATEMENT
      SGS INDONESIA’S REPORT ON SUSTAINABILITY ACTIVITIES IN THE
      PT INDIKA ENERGY Tbk SUSTAINABILITY REPORT FOR 2025

      NATURE OF THE ASSURANCE/VERIFICATION
      PT. SGS Indonesia was commissioned by PT Indika Energy Tbk to conduct an independent assurance of the
      Sustainability Report 2025 period 01 January - 31 December 2025

      INTENDED USERS OF THIS ASSURANCE STATEMENT
      This Assurance Statement is provided with the intention of informing all PT Indika Energy Tbk’s stakeholders.

      RESPONSIBILITIES
      The information in the Report and its presentation is the responsibility of the directors or governing body and the
      management of PT Indika Energy Tbk. SGS has not been involved in the preparation of any of the material
      included in the Report.

      Our responsibility is to express an opinion on the text, data, graphs and statements within the scope of assurance
      based upon sufficient and appropriate objective evidence.

      ASSURANCE STANDARDS, TYPE AND LEVEL OF ASSURANCE
      The assurance of this report has been conducted according to the AA1000 Assurance Standard (AA1000AS v3),
      a standard used globally to provide assurance on sustainability-related information across organizations of all
      types, including the evaluation of nature and extent to which an organization adheres to the Accountability
      Principles (AA1000AP,2018).

      Assurance has been conducted at a moderate level of scrutiny and type 2

      SCOPE OF ASSURANCE
      The scope of the assurance included evaluation of quality, accuracy and reliability of specified performance
      information as detailed below and evaluation of adherence to the following reporting criteria:
           •   AA1000 Accountability Principles (2018)
           •   Global Reporting Initiative Sustainability Reporting Standards 2021 (In Accordance with)

      SPECIFIED PERFORMANCE INFORMATION AND DISCLOSURES INCLUDED IN SCOPE
         •   Energy Consumption
         •   Greenhouse Gases Emission scope 1 and scope 2
         •   Occupational Health and Safety
         •   Land use and Biodiversity
         •   Water and Effluent
         •   Community Development
         •   Diversity, Equity, and Inclusion
         •   Waste Management
         •   Corporate Governance
         •   Ethics and Compliance




152            Laporan Keberlanjutan 2025
      SAGP2003                                              Issue 1                             Effective Date: 01/01/2025
Page 155
ASSURANCE METHODOLOGY
The assurance comprised a combination of pre-assurance research and interviews with relevant accountable
managers and employees at the Head Office of PT Indika Energy Tbk’s in Jakarta via remote, sampling for
2 (two) subsidiaries, site PT Kideco Tbk in Kalimantan Timur via remote and PT Interport Mandiri Utama in Jakarta
and Kalimantan Timur via remote. PT Indika Energy Tbk’s Sustainability Report 2025 covers PT Indika Energy
Tbk’s, Subsidiaries, Joint Ventures, and Associated Companies.

LIMITATIONS
Financial data drawn directly from independently audited financial accounts has not been checked back to source
as part of this assurance process.

INDEPENDENCE AND COMPETENCE
The SGS Group of companies is the world leader in inspection, testing and verification, operating in more than
140 countries and providing services including management systems and service certification; quality,
environmental, social and ethical auditing and training; environmental, social and sustainability report assurance.
SGS affirm our independence from PT Indika Energy Tbk , being free from bias and conflicts of interest with the
organization, its subsidiaries and stakeholders.

The assurance team was assembled based on their knowledge, experience and qualifications for this assignment,
Environmental Management System (EMS) Lead Auditor, Quality Management System (QMS) Lead Auditor,
Occupational Health and Safety Management System (OHSMS) Lead Auditor, and the Associate Certified
Sustainability Assurance Practitioner (ACSAP).

FINDINGS AND CONCLUSIONS

ASSURANCE OPINION
On the basis of the methodology described and the assurance work performed, we are satisfied that the specified
performance information included in the scope of assurance is accurate, reliable, has been fairly stated and has
been prepared, in all material respects, in accordance with the AA1000 Accountability Principles (2018) and
Global Reporting Initiative Sustainability Reporting Standards 2021 (In Accordance with).

We believe that the organization has chosen an appropriate level of assurance for this stage in their reporting.

ADHERENCE TO AA1000 ACCOUNTABILITY PRINCIPLES (2018)
INCLUSIVITY
PT Indika Energy Tbk has demonstrated a good commitment to stakeholder inclusivity and stakeholder
engagement. A variety of engagement efforts such as survey and communication to employees, customers,
investors, suppliers, sustainability experts, and other stakeholders are implemented to underpin the organization's
understanding of stakeholder concerns.

MATERIALITY
PT Indika Energy Tbk has established effective processes for determining issues that are material to the business.
Formal review has identified stakeholders and those issues that are material to each group of stakeholders, and
the report addresses these at an appropriate level to reflect their importance and priority to these stakeholders.
High Importance material topics are Energy Consumption, Greenhouse Gases Emission scope 1 and scope 2,
Occupational Health and Safety, Land use and Biodiversity, Water and Effluent, Community Development,
Diversity, Equity, and Inclusion, Waste Management, Corporate Governance, Ethics and Compliance.

RESPONSIVENESS
PT Indika Energy Tbk’s has responded to stakeholder’s issues that affect to its sustainability performance and is
released through decisions, actions and performance, as well as communication with stakeholders.




                                                                Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata               153
SAGP2003                                              Issue 1                                Effective Date: 01/01/2025
Page 156
      IMPACT
      PT Indika Energy Tbk has demonstrated a process on identify and represented impacts that encompass a range
      of environmental, social and governance topics from wide range of sources, such as activities, policies, programs,
      decisions and products and services, as well as any related performance. Measurement and evaluation of its
      impacts related to material topic were in place at target setting with combination of qualitative and quantitative
      measurements.

      QUALITY AND RELIABILITY OF SPECIFIED PERFORMANCE INFORMATION
         •  The Occupational Health and Safety Management System and Environmental Management System
            have been implemented and are being effectively maintained.
         •  PT Indika Energy Tbk has developed an internal platform to collect Environmental, Social, and
            Governance (ESG) data from its subsidiaries, ensuring the reliability and accuracy of ESG information.

      ADHERENCE TO GLOBAL REPORTING INITIATIVE SUSTAINABILITY REPORTING STANDARDS (2021)
      In our opinion, the PT Indika Energy Tbk’s Sustainability Report 2025 is presented in accordance with the Global
      Reporting Initiative Sustainability Reporting Standards 2021 for the period from 01 January 2025 to 31 December
      2025 and fulfills all the required content and quality criteria.

      Foundation
      In our opinion, the content and quality of the report adhere to the GRI Reporting Principles of Accuracy, Balance,
      Clarity, Comparability, Completeness, Sustainability context, Timeliness and Verifiability.

      General Disclosures
      All the General disclosures required for reporting in accordance with the Global Reporting Initiative Sustainability
      Reporting Standards 2021

      Material Topics
      PT Indika Energy Tbk disclose material topics that represent an organization’s most significant impacts on the
      economy, environment, and people, in accordance with Global Reporting Initiative Sustainability Reporting
      Standards 2021.



      Signed:
      For and on behalf of SGS Indonesia




      Waras Putri Andrianti
      Waras Putri Andrianti
      Business Assurance Director
      Jakarta, Indonesia
      16 March 2026

      WWW.SGS.COM




154            Laporan Keberlanjutan 2025
      SAGP2003                                              Issue 1                              Effective Date: 01/01/2025
Page 157
Glosarium
                                                       ESG          Environmental, Social, and Governance

                                                       EV           Electric Vehicle
Singkatan
                                                       FaaS         Fleet-as-a-Service: Sebuah model
                                                                    bisnis yang dioperasikan oleh KALISTA
ALVA     Merek sepeda motor listrik roda dua dari
                                                                    yang memisahkan kepemilikan dan
         Ilectra Motor Group. Dalam dokumen ini,
                                                                    pemeliharaan armada dari operator
         ALVA dan Ilectra Motor Group disebutkan
                                                                    armada
         secara bergantian

                                                       FEED         Front End Engineering Design
BESS     Battery Energy Storage System

                                                       FID          Final Investment Decision
CAPEX    Capital Expenditure

                                                       Grup         Indika Energy dan entitas anak usaha
CC(U)S   Carbon Capture, (Utilization) and Storage
         - Serangkaian teknologi yang dirancang
         untuk menangkap emisi karbon dioksida         GED          Tripatra Green Energy Development
         (CO2) untuk digunakan kembali atau
         disimpan untuk mencegahnya masuk ke           ICE          Internal Combustion Engine
         atmosfer
                                                       IIR          Indika Indonesia Resources, entitas
CIL      Carbon-in-Leach (metode pengolahan                         anak usaha Indika Energy yang bergerak
         emas)                                                      di bidang perdagangan batubara dan
                                                                    komoditas lainnya
TCO2eq   Ton setara karbon dioksida
                                                       IMG          Ilectra Motor Group, perusahaan induk
EBITDA   Earnings Before Interest, Taxes,                           kendaraan listrik roda dua Indika Energy
         Depreciation, and Amortization                             yang berfokus mengelola manufaktur,
                                                                    distribusi, dan jaringan dealer ALVA
EMB      Energi Makmur Buana, entitas anak Indika
         Energy di bidang kendaraan listrik. Operasi   IMP          Indika Multi Properti (Indika Nature),
         penjualan INVI merupakan bagian dari                       entitas anak usaha Indika Energy yang
         entitas                                                    berfokus pada solusi berbasis alam
                                                                    dengan pendekatan regeneratif
EMITS    Empat Mitra Indika Tenaga Surya,
         perusahaan patungan antara Indika             Interport    Interport Mandiri Utama, entitas anak
         Energy dan Fourth Partner Energy yang                      usaha Indika Energy yang menyediakan
         berfokus pada pengembangan energi                          layanan logistik dan jasa kepelabuhanan
         terbarukan
                                                       IPCC         Intergovernmental Panel on Climate
EMS      Energy Management System                                   Change


EPC      Engineering, Procurement, and                 IPP          Independent Power Producer
         Construction
                                                       IPY          INDY Properti Indonesia, entitas anak
E&C      Engineering and Construction                               usaha Indika Energy yang berfokus pada
                                                                    pengelolaan gedung
ENDC     Enhanced Nationally Determined
         Contribution




                                                       Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata           155
Page 158
IUPK       Izin Usaha Pertambangan Khusus -            MUTU       Multi Tambangjaya Utama, entitas
           Izin yang dimiliki oleh Kideco sebagai                 anak usaha Indika Energy di bidang
           kelanjutan dari Kontrak Karya Batubara                 pertambangan batubara yang telah
           sebelumnya                                             didivestasi pada tahun 2023


INVI       Merek dari Energi Makmur Buana yang         NDC        Nationally Determined Contribution
           berfokus pada pengembangan kendaraan
           listrik, termasuk bus listrik dan armada    NEK        Nilai Ekonomi Karbon
           tambang berbasis truk listrik, didukung
           oleh infrastruktur seperti stasiun          NZE        Net-Zero Emissions, kondisi di mana emisi
           pengisian                                              gas rumah kaca yang dihasilkan seimbang
                                                                  dengan jumlah emisi yang diserap atau
JETP       Just Energy Transition Partnership                     dihilangkan dari atmosfer

JV         Joint Venture, kerja sama bisnis antara     OPEX       Operational Expenditure
           dua atau lebih pihak untuk mencapai
           tujuan tertentu                             PLN        Perusahaan Listrik Negara, perusahaan
                                                                  listrik milik negara Indonesia yang
Kideco     Kideco Jaya Agung, entitas anak usaha                  bertanggung jawab atas pembangkit
           Indika Energy di bidang pertambangan                   listrik, transmisi, distribusi, dan ritel
           batu bara
                                                       POJK       Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
KALISTA    Kalista Nusa Armada, entitas anak
           usaha Indika Energy yang berfokus pada      PPA        Power Purchase Agreement
           kendaraan listrik roda empat atau lebih
                                                       REC        Renewable Energy Certificates atau
KEN        Kebijakan Energi Nasional                              Sertifikat Energi Terbarukan, instrumen
                                                                  berbasis pasar yang menyatakan bahwa
KLHK       Kementerian Lingkungan Hidup dan                       listrik dihasilkan dari sumber energi
           Kehutanan                                              terbarukan dan dibeli dari PLN

KPI        Indikator Kinerja Utama                     SPKLU      Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
                                                                  Umum, stasiun yang dapat diakses publik
KtCO2q     Ribuan ton setara karbon dioksida                      untuk mengisi daya kendaraan listrik


LNG        Liquefied Natural Gas                       TCFD       Task Force on Climate-related Financial
                                                                  Disclosures
Masmindo   Masmindo Dwi Area, entitas anak usaha
           Indika Energy di bidang pertambangan        Tripatra   Entitas anak usaha Indika Energy yang
           emas di Luwu, Sulawesi Selatan                         menyediakan layanan EPC, termasuk
                                                                  Tripatra Multi Energi, Tripatra Engineering,
                                                                  dan Tripatra Engineers & Constructors
Mekko      Mekko Metal Mining, entitas anak usaha
           Indika Energy di bidang pertambangan
           bauksit di Landak, Kalimantan Barat         Xapiens    Xapiens Teknologi Indonesia, entitas anak
                                                                  usaha Indika Energy yang berfokus pada
                                                                  layanan teknologi informasi dan solusi
MMG        Mitra Motor Group, anak usaha dari Indika
                                                                  digital
           Energy di industri kendaraan listrik




156        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 159
Istilah
Area dilindungi                                            Emisi GRK cakupan 1 (scope 1 GHG emissions)
Area yang dilindungi dari gangguan selama kegiatan         Emisi gas rumah kaca yang berasal dari sumber yang
operasional, di mana lingkungan tetap berada pada          dimiliki atau dikendalikan secara langsung (emisi
kondisi alaminya dengan ekosistem yang sehat dan           langsung), termasuk emisi dari pembakaran pada boiler,
berfungsi. Termasuk area yang telah dipulihkan, yaitu      tungku, kendaraan/kapal yang dimiliki atau dikendalikan,
area yang digunakan atau terdampak oleh kegiatan           serta emisi dari lapisan batubara. Emisi GRK cakupan 1
operasional dan telah direhabilitasi hingga kembali ke     diukur dalam tonCO2eq.
kondisi semula atau kondisi dengan ekosistem yang
sehat dan berfungsi.
                                                           Emisi GRK cakupan 2 (scope 2 GHG emissions)
                                                           Pendekatan ini mencakup emisi gas rumah kaca yang
Baseline                                                   berasal dari pengaturan kontraktual, kami menggunakan
Titik awal yang digunakan sebagai dasar perbandingan.      faktor emisi spesifik pemasok apabila tersedia dan
                                                           relevan, atau menggunakan faktor emisi residual atau
                                                           jaringan listrik (grid) suatu negara apabila data tersebut
Benturan kepentingan                                       tidak tersedia. Emisi GRK cakupan 2 diukur dalam
Situasi ketika individu dihadapkan pada pilihan antara     tonCO2eq.
kepentingan organisasi dan kepentingan pribadi atau
profesional lainnya.
                                                           Emisi GRK cakupan 3 (scope 3 GHG emissions)
Cedera kerja dengan kehilangan waktu (Lost Time            Emisi gas rumah kaca tidak langsung (yang tidak
Injury/LTI)                                                termasuk dalam cakupan 2 yang terjadi di sepanjang
LTI dicatat ketika karyawan atau kontraktor tidak dapat    rantai nilai, baik dari aktivitas hulu maupun hilir. Saat
bekerja setelah suatu insiden. Hari kerja yang hilang      ini, kami masih mengeksplorasi pendekatan untuk
dihitung mulai dari hari kerja terjadwal pertama ketika    menghitung emisi GRK cakupan 3.
pekerja tidak masuk setelah hari terjadinya cedera. Hari
terjadinya cedera tidak termasuk dalam perhitungan.
                                                           Fotovoltaik (PV) surya
LTI tidak mencakup cedera dengan pembatasan kerja
                                                           Teknologi yang mengubah energi matahari menjadi
(Restricted Work Injuries) maupun fatalitas.
                                                           listrik.

ILO
                                                           Gas Rumah Kaca (GRK)
International Labour Organization (ILO) adalah badan
                                                           Gas-gas yang berkontribusi terhadap pemanasan global,
Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertujuan untuk
                                                           termasuk CO₂, CH₄, N₂O, HFCs, PFCs, dan SF₆. Emisi ini
mendorong keadilan sosial serta perlindungan hak asasi
                                                           dilaporkan dalam satuan CO₂ ekuivalen (CO2eq), kecuali
manusia dan hak-hak ketenagakerjaan yang diakui
                                                           dinyatakan lain. Protokol Gas Rumah Kaca (Greenhouse
secara internasional.
                                                           Gas Protocol) mengelompokkan emisi GRK ke dalam
                                                           beberapa cakupan berdasarkan sumbernya.
Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia
Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia merupakan
                                                           Global Reporting Initiative (GRI)
standar bersama bagi semua negara yang menetapkan
                                                           Global Reporting Initiative (GRI) adalah organisasi
hak-hak dasar manusia untuk dilindungi secara
                                                           standar independen internasional yang mengembangkan
universal.
                                                           dan menyebarluaskan kerangka pelaporan keberlanjutan
                                                           yang bersifat sukarela.




                                                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata                 157
Page 160
ILO                                                         Karyawan
International Labor Organization (ILO) adalah badan         Individu yang memiliki hubungan kerja dengan
PBB yang mempromosikan keadilan sosial dan hak              organisasi sesuai dengan hukum atau praktik yang
tenaga kerja.                                               berlaku secara nasional.


United Nations Global Compact (UNGC)                        Kebebasan berserikat
UNGC merupakan inisiatif sukarela yang didasarkan           Hak pemberi kerja dan pekerja untuk membentuk,
pada komitmen pimpinan perusahaan (CEO) untuk               bergabung, dan menjalankan organisasi mereka sendiri
menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan universal serta    tanpa memerlukan persetujuan terlebih dahulu atau
mengambil langkah-langkah dalam mendukung Tujuan            campur tangan dari pihak lain.
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development
Goals/SDGs) PBB.


Intensitas emisi GRK cakupan 1 dan 2                        Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG)
Intensitas emisi GRK cakupan 1 dan 2 dihitung sebagai       Pendekatan yang mencakup aspek lingkungan, sosial,
rasio antara emisi emisi GRK cakupan 1 dan 2 berbasis       dan tata kelola dalam kegiatan bisnis.
lokasi dari aset industri yang dioperasikan oleh Indika
Energy pada akhir tahun pelaporan, terhadap produksi
batubara (dalam ton) serta terhadap pendapatan (dalam       Limbah cair
juta USD). Istilah lain yang digunakan dalam laporan        Air limbah yang berasal dari kegiatan operasional, baik
ini untuk merujuk pada metrik tersebut antara lain          yang telah diolah maupun belum, yang dibuang ke
intensitas emisi dan intensitas emisi gas rumah kaca        lingkungan.
(GRK).

                                                            Mekanisme pengaduan
IPCC                                                        Proses formal bagi pemangku kepentingan untuk
Panel antar pemerintah tentang Perubahan Iklim              menyampaikan keluhan terkait dampak kegiatan
Perserikatan Bangsa-Bangsa (Intergovernmental Panel         operasional.
on Climate Change/IPCC) menilai informasi ilmiah,
teknis, dan sosial-ekonomi terkait risiko perubahan iklim
yang disebabkan oleh aktivitas manusia.                     Pembuangan air (water discharge)
                                                            Jumlah total efluen, air bekas pakai, dan air yang tidak
                                                            digunakan yang dilepaskan ke air permukaan, air tanah,
Jam kerja                                                   air laut, atau pihak ketiga, di mana organisasi tidak lagi
Total jam kerja karyawan dan kontraktor, termasuk           memanfaatkannya, selama periode pelaporan.
lembur, tidak termasuk ketidakhadiran.




158           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 161
Pengambilan air (water withdrawal)                             Setara karbon dioksida (CO2eq)
Jumlah total air yang diambil ke dalam batas                   Satuan untuk mengukur potensi pemanasan global dari
operasional organisasi dari seluruh sumber untuk               gas rumah kaca.
berbagai keperluan selama periode pelaporan. Termasuk
air permukaan, air tanah, air laut, serta air yang diperoleh
dari pihak ketiga.                                             Tenaga kerja
                                                               Mencakup karyawan dan kontraktor.

Penyakit akibat kerja (occupational disease)
Setiap penyakit atau gangguan kesehatan kronis yang            Tingkat cedera kerja dengan kehilangan waktu (LTIR)
timbul akibat pekerjaan atau aktivitas kerja; biasanya         Jumlah cedera kerja dengan kehilangan waktu per
diidentifikasi lebih sering terjadi pada kelompok pekerja      200.000 atau 1.000.000 jam kerja.
tertentu dibandingkan dengan populasi umum atau
kelompok pekerja lainnya. Penyakit akibat kerja berbeda
                                                               Tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)
dengan cedera kerja.
                                                               Tujuan global untuk pembangunan berkelanjutan.

Paris Agreement
Perjanjian internasional terkait perubahan iklim yang
mencakup mitigasi dan adaptasi.


Perundingan bersama
Proses negosiasi antara pemberi kerja dan organisasi
pekerja untuk menentukan kondisi kerja dan hubungan
kerja.


Program pengembangan masyarakat
Rencana yang memuat tindakan untuk meminimalkan
atau mengompensasi dampak sosial dan ekonomi serta
meningkatkan dampak positif suatu proyek terhadap
masyarakat.




                                                               Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata       159
Page 162
Pemetaan kerangka kerja
Global Reporting Index (GRI)

Pernyataan            PT Indika Energy Tbk. telah melaporkan informasi sesuai dengan Standar GRI 2021,
penggunaan            sebagaimana dikutip dalam indeks konten GRI ini untuk periode 1 Januari 2025 hingga 31
                      Desember 2025.
GRI 1 digunakan       GRI 1: Landasan 2021
                      Persyaratan 9: Memberitahukan GRI



                                                                          ALASAN TIDAK
 STANDAR GRI             PENYINGKAPAN                       HAL                             TINDAK LANJUT
                                                                          DICANTUMKAN

GRI 2: Pengungkapan      2-1 Rincian organisasi             30
Umum 2021
                         2-2 Entitas yang termasuk          36
                         dalam pelaporan keberlanjutan
                         organisasi

                         2-3 Periode pelaporan, frekuensi   50
                         dan titik kontak
                         2-4 Penyajian kembali informasi    58

                         2-5 Jaminan eksternal              152

                         2-6 Aktivitas, rantai nilai dan    26, 31, 35,
                         hubungan bisnis lainnya            40, 53, 146
                         2-7 Karyawan                       95, 104

                         2-8 Pekerja yang bukan karyawan 105

                         2-9 Struktur dan komposisi tata    136
                         kelola
                         2-10 Nominasi dan pemilihan        136, 137
                         badan tata kelola tertinggi
                         2-11 Ketua badan tata kelola       137
                         tertinggi
                         2-12 Peran badan tata kelola       137
                         tertinggi dalam mengawasi
                         pengelolaan dampak
                         2-13 Pendelegasian tanggung        136, 137,
                         jawab untuk mengelola dampak       142
                         2-14 Peran badan tata kelola       144, 145
                         tertinggi dalam pelaporan
                         keberlanjutan




160          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 163
                                                                         ALASAN TIDAK
STANDAR GRI             PENYINGKAPAN                       HAL                                 TINDAK LANJUT
                                                                         DICANTUMKAN

                        2-15 Konflik kepentingan           143

                        2-16 Komunikasi masalah kritis     143

                        2-17 Pengetahuan kolektif dari     97, 142
                        badan tata kelola tertinggi
                        2-18 Evaluasi kinerja badan tata   142
                        kelola tertinggi
                        2-19 Kebijakan remunerasi          52, 143

                        2-20 Proses untuk menentukan       143
                        remunerasi
                        2-21 Rasio kompensasi total                      Keterbatasan          Pendekatan
                        tahunan                                          kerahasiaan           pengungkapan
                                                                                               akan ditinjau
                                                                                               secara berkala
                                                                                               sesuai dengan
                                                                                               persyaratan
                                                                                               kepatuhan
                        2-22 Pernyataan tentang strategi   32, 43, 51,
                        pembangunan berkelanjutan          61, 150
                        2-23 Komitmen kebijakan            31, 43, 150

                        2-24 Menanamkan komitmen           49, 53
                        kebijakan
                        2-25 Proses untuk memperbaiki      95, 126,
                        dampak negatif                     129, 145
                        2-26 Mekanisme untuk mencari       102, 145
                        nasihat dan menyampaikan
                        kekhawatiran
                        2-27 Kepatuhan terhadap hukum      146
                        dan peraturan
                        2-28 Asosiasi keanggotaan          29

                        2-29 Pendekatan untuk              43, 53
                        keterlibatan pemangku
                        kepentingan
                        2-30 Perjanjian perundingan        132
                        kolektif
GRI 3: Topik Material   3-1 Proses untuk menentukan        50, 56
2021                    topik material
                        3-2 Daftar topik material          57

                        3-3 Manajemen topik material       61, 93, 135

GRI 201: Kinerja        201-1 Nilai ekonomi                24
Ekonomi 2016            langsung yang dihasilkan dan
                        didistribusikan
                        201-2 Implikasi keuangan dan       32, 41, 148
                        risiko serta peluang lainnya
                        akibat perubahan iklim
                        201-3 Kewajiban rencana            97
                        manfaat pasti dan rencana
                        pensiun lainnya




                                                           Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata          161
Page 164
                                                                         ALASAN TIDAK
 STANDAR GRI            PENYINGKAPAN                      HAL                            TINDAK LANJUT
                                                                         DICANTUMKAN

                        201-4 Bantuan keuangan yang       24
                        diterima dari pemerintah
GRI 203: Dampak         203-1 Investasi dan layanan       118
Ekonomi Tidak           infrastruktur didukung
Langsung 2016
                        203-2 Dampak ekonomi tidak        24, 40, 114,
                        langsung yang signifikan          118
GRI 204: Praktik        204-1 Proporsi pengeluaran        25
Pengadaan 2016          kepada pemasok lokal
GRI 205: Anti-korupsi   205-1 Operasi yang dinilai         144
2016                    berdasarkan risiko terkait korupsi
                        205-2 Komunikasi dan pelatihan    146
                        tentang kebijakan dan prosedur
                        anti-korupsi
                        205-3 Kejadian korupsi yang       146
                        terkonfirmasi dan tindakan yang
                        diambil
GRI 206: Perilaku       206-1 Tindakan hukum atas         146
Anti-Persaingan         perilaku anti persaingan, anti
Usaha 2016              monopoli, dan praktik monopoli.
GRI 207: Pajak 2019     207-1 Pendekatan terhadap                        Keterbatasan    Pendekatan
                        pajak                                            kerahasiaan     transparansi pajak
                                                                                         akan ditinjau untuk
                                                                                         pengungkapan di
                                                                                         masa mendatang
                        207-2 Tata kelola pajak,                         Keterbatasan    Proses manajemen
                        pengendalian, dan manajemen                      kerahasiaan     risiko pajak
                        risiko                                                           diperkuat untuk
                                                                                         mendukung
                                                                                         pengungkapan di
                                                                                         masa depan
                        207-3 Keterlibatan pemangku       43, 53
                        kepentingan dan pengelolaan
                        masalah yang terkait dengan
                        pajak
                        207-4 Pelaporan per negara                       Tidak relevan   Topik ini akan
                                                                                         terus ditinjau
                                                                                         melalui asesmen
                                                                                         materialitas secara
                                                                                         berkala
GRI 301: Material       301-1 Material yang digunakan     89
2016                    berdasarkan berat atau volume
                        301-2 Bahan masukan daur ulang 89
                        yang digunakan
                        301-3 Produk reklamasi dan        89
                        bahan kemasannya
GRI 302: Energi 2016    302-1 Konsumsi energi dalam       16, 64, 70
                        organisasi
                        302-2 Konsumsi energi di luar     16, 64, 70
                        organisasi
                        302-3 Intensitas energi           70




162         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 165
                                                                        ALASAN TIDAK
STANDAR GRI            PENYINGKAPAN                       HAL                                 TINDAK LANJUT
                                                                        DICANTUMKAN

                       302-4 Pengurangan konsumsi         64
                       energi
                       302-5 Pengurangan kebutuhan        64
                       energi untuk produk dan layanan
GRI 303: Air dan       303-1 Interaksi dengan air         78
Limbah 2018            sebagai sumber daya bersama
                       303-2 Pengelolaan dampak           78
                       terkait pembuangan air
                       303-3 Penarikan air                16, 79, 82

                       303-4 Pembuangan air               82

                       303-5 Konsumsi air                 82

GRI 304:               304-1 Lokasi operasional yang      71
Keanekaragaman         dimiliki, disewa, dikelola di
Hayati 2016            dalam, atau berdekatan dengan
                       kawasan lindung dan kawasan
                       dengan nilai keanekaragaman
                       hayati tinggi di luar kawasan
                       lindung.
                       304-2 Dampak signifikan dari   71
                       kegiatan, produk dan layanan
                       terhadap keanekaragaman hayati
                       304-3 Habitat yang dilindungi      73
                       atau dipulihkan
                       304-4 Spesies dalam Daftar         77
                       Merah IUCN dan spesies dalam
                       daftar konservasi nasional yang
                       habitatnya berada di wilayah
                       yang terkena dampak operasi
GRI 305: Emisi 2016    305-1 Emisi GRK langsung           16, 63
                       (Cakupan 1)
                       305-2 Emisi GRK tidak langsung     16, 63
                       (Cakupan 2)
                       305-3 Emisi GRK tidak langsung     63
                       lainnya (Cakupan 3)
                       305-4 Intensitas emisi GRK         16, 63

                       305-5 Pengurangan emisi GRK        63

                       305-6 Emisi zat perusak ozon       88
                       (ODS)
                       305-7 Nitrogen oksida (NOx),       88
                       sulfur oksida (SOx), dan emisi
                       udara signifikan lainnya
GRI 306: Limbah 2020   306-1 Timbulan limbah dan          83
                       dampak penting terkait limbah
                       306-2 Pengelolaan dampak           83
                       penting terkait limbah
                       306-3 Limbah yang dihasilkan       86

                       306-4 Limbah yang dialihkan dari   16, 86
                       pembuangan



                                                          Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata     163
Page 166
                                                                 ALASAN TIDAK
 STANDAR GRI           PENYINGKAPAN                        HAL                  TINDAK LANJUT
                                                                 DICANTUMKAN

                       306-5 Limbah yang dibuang ke        86
                       tempat pembuangan
GRI 308: Penilaian     308-1 Pemasok baru yang             90
Lingkungan Pemasok     disaring menggunakan kriteria
2016                   lingkungan
                       308-2 Dampak lingkungan             90
                       negatif pada rantai pasokan dan
                       tindakan yang diambil
GRI 401:             401-1 Perekrutan karyawan baru        106
Ketenagakerjaan 2016 dan pergantian karyawan
                       401-2 Manfaat yang diberikan        102
                       kepada karyawan penuh waktu
                       yang tidak diberikan kepada
                       karyawan sementara atau paruh
                       waktu
                       401-3 Cuti orang tua                106

GRI 402: Hubungan      402-1 Periode pemberitahuan         129
Ketenagakerjaan/       minimum mengenai perubahan
Manajemen 2016         operasional
GRI 403: Kesehatan     403-1 Sistem manajemen          110
dan Keselamatan        kesehatan dan keselamatan kerja
Kerja 2018
                       403-2 Identifikasi bahaya,          110
                       penilaian risiko, dan investigasi
                       insiden
                       403-3 Layanan kesehatan kerja       110

                       403-4 Partisipasi pekerja,          112
                       konsultasi, dan komunikasi
                       mengenai kesehatan dan
                       keselamatan kerja
                       403-5 Pelatihan pekerja tentang 112
                       kesehatan dan keselamatan kerja
                       403-6 Promosi kesehatan pekerja 112

                       403-7 Pencegahan dan mitigasi       112
                       dampak kesehatan dan
                       keselamatan kerja yang terkait
                       langsung dengan hubungan
                       bisnis
                       403-8 Pekerja yang dilindungi   110
                       oleh sistem manajemen
                       kesehatan dan keselamatan kerja
                       403-9 Cedera akibat pekerjaan       113

                       403-10 Penyakit akibat pekerjaan    113

GRI 404: Pelatihan     404-1 Rata-rata jam pelatihan per 107
dan Pendidikan 2016    tahun per karyawan
                       404-2 Program untuk                 97
                       meningkatkan keterampilan
                       karyawan dan program bantuan
                       transisi




164        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 167
                                                                       ALASAN TIDAK
STANDAR GRI             PENYINGKAPAN                     HAL                                 TINDAK LANJUT
                                                                       DICANTUMKAN

                        404-3 Persentase karyawan        107
                        yang menerima tinjauan kinerja
                        dan pengembangan karir secara
                        berkala
GRI 405:                405-1 Keberagaman badan tata     102
Keberagaman dan         kelola dan karyawan
Kesempatan yang
Sama 2016
                        405-2 Rasio gaji pokok dan       102
                        remunerasi perempuan terhadap
                        laki-laki
GRI 406:                406-1 Insiden diskriminasi dan   102
Antidiskriminasi 2016   tindakan korektif yang diambil
GRI 407: Kebebasan      407-1 Operasi dan pemasok        129
Berserikat dan          yang mana hak atas kebebasan
Perundingan Bersama     berserikat dan perundingan
2016                    kolektif dapat terancam
GRI 408: Pekerja Anak 408-1 Operasi dan pemasok yang 130
2016                  berisiko tinggi terhadap insiden
                      pekerja anak
GRI 409: Kerja Paksa    409-1 Operasi dan pemasok yang 130
atau Wajib 2016         berisiko tinggi terhadap insiden
                        kerja paksa atau wajib
GRI 410: Praktik        410-1 Personel keamanan yang     126
Keamanan 2016           terlatih dalam kebijakan atau
                        prosedur hak asasi manusia
GRI 411: Hak-Hak        411-1 Insiden pelanggaran hak-   132
Masyarakat Adat         hak masyarakat adat
2016
GRI 413: Komunitas      413-1 Operasi dengan             114
Lokal 2016              keterlibatan masyarakat lokal,
                        penilaian dampak, dan program
                        pembangunan
                        413-2 Operasi yang memiliki      114
                        dampak negatif signifikan,
                        baik aktual maupun potensial,
                        terhadap masyarakat lokal
GRI 414: Penilaian      414-1 Pemasok baru yang          126
Sosial Pemasok 2016     disaring menggunakan kriteria
                        sosial
                        414-2 Dampak sosial negatif      126
                        dalam rantai pasokan dan
                        tindakan yang diambil
GRI 415: Kebijakan      415-1 Kontribusi politik         24
Publik 2016
GRI 416: Kesehatan      416-1 Penilaian dampak                         Tidak material        Topik ini akan
dan Keselamatan         kesehatan dan keselamatan dari                                       ditinjau secara
Pelanggan 2016          kategori produk dan layanan                                          berkala dalam
                                                                                             proses asesmen
                                                                                             materialitas




                                                         Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata           165
Page 168
                                                               ALASAN TIDAK
 STANDAR GRI            PENYINGKAPAN                     HAL                    TINDAK LANJUT
                                                               DICANTUMKAN

                        416-2 Insiden ketidakpatuhan           Tidak material   Topik ini akan
                        terhadap dampak kesehatan dan                           ditinjau secara
                        keselamatan produk dan layanan                          berkala dalam
                                                                                proses asesmen
                                                                                materialitas
GRI 417: Pemasaran      417-1 Persyaratan untuk                Tidak material   Topik ini akan
dan Pelabelan 2016      informasi dan pelabelan produk                          ditinjau secara
                        dan layanan                                             berkala dalam
                                                                                proses asesmen
                                                                                materialitas
                        417-2 Insiden ketidakpatuhan           Tidak material   Topik ini akan
                        terhadap informasi dan                                  ditinjau secara
                        pelabelan produk dan layanan                            berkala dalam
                                                                                proses asesmen
                                                                                materialitas
                        417-3 Insiden ketidakpatuhan           Tidak material   Topik ini akan
                        terkait komunikasi pemasaran                            ditinjau secara
                                                                                berkala dalam
                                                                                proses asesmen
                                                                                materialitas
GRI 418: Privasi        418-1 Keluhan yang terbukti            Tidak material   Topik ini akan
Pelanggan 2016          terkait pelanggaran privasi                             ditinjau secara
                        pelanggan dan kehilangan data                           berkala dalam
                        pelanggan                                               proses asesmen
                                                                                materialitas




166         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 169
Indeks Referensi POJK
NOMOR
           PENYINGKAPAN                                                                     HALAMAN
INDEKS

Strategi keberlanjutan
A.1       Penjelasan strategi keberlanjutan                                                 15

Gambaran umum kinerja aspek keberlanjutan
B.1       Aspek ekonomi                                                                     24

B.1.a     Jumlah produksi atau layanan yang terjual                                         26

B.1.b     Pendapatan atau penjualan                                                         22

B.1.c     Laba atau rugi bersih                                                             22

B.1.d     Produk ramah lingkungan                                                           38

B.1.e     Keterlibatan pihak lokal dalam proses bisnis keuangan berkelanjutan               53

B.2       Aspek lingkungan                                                                  61

B.2.a     Penggunaan energi                                                                 64

B.2.b     Hasil pengurangan emisi                                                           63

B.2.c     Penurunan air dan limbah                                                          83

B.2.d     Konservari keanekaragaman hayat                                                   71

B.3.      Ikhtisar kinerja sosial yang menjelaskan dampak positif dan negatif dari
                                                                                            114
          implementasi keuangan berkelanjutan terhadap masyarakat dan lingkungan

Profil perusahaan
C.1       Visi, misi, dan nilai-nilai keberlanjutan                                         31

C.2       Alamat perusahaan                                                                 30

C.3       Skala perusahaan                                                                  30

C.3.a     Total aset atau kapitalisasi aset dan total kewajiban                             Dijelaskan lebih
                                                                                            lanjut dalam
                                                                                            Laporan Tahunan

C.3.b     Jumlah karyawan berdasarkan jenis kelamin, posisi, usia, pendidikan, dan
                                                                                            104
          status

C.3.c     Persentase kepemilikan saham                                                      138

C.3.d     Area operasional                                                                  34

C.4       Produk, layanan, dan menjalankan aktivitas bisnis.                                36

C.5       Keanggotaan dalam asosiasi                                                        29

C.6       Perubahan signifikan dalam isu-isu dan perusahaan publik                          Dijelaskan lebih
                                                                                            lanjut dalam
                                                                                            Laporan Tahunan

Penjelasan Dewan Direksi
D.1.a     Kebijakan untuk menanggapi tantangan dalam mewujudkan strategi
                                                                                            53
          keberlanjutan

D.1.b     Implementasi keuangan berkelanjutan                                               54
D.1.c     Strategi pencapaian target                                                        15




                                                        Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata            167
Page 170
 NOMOR
             PENYINGKAPAN                                                                    HALAMAN
 INDEKS

Tata kelola keberlanjutan
E.1          Bertanggung jawab untuk menerapkan keuangan berkelanjutan                       53

E.2          Pengembangan kompetensi terkait keuangan berkelanjutan                          53

E.3          Penilaian risiko implementasi keuangan berkelanjutan                            32

E.4          Hubungan para pemangku kepentingan                                              43, 53

E.5          Masalah dalam implementasi keuangan berkelanjutan                               Tidak relevan

Kinerja keberlanjutan
F.1          Aktivitas budaya keberlanjutan                                                  132

Kinerja keuangan
F.2          Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, pembiayaan, pendapatan,
                                                                                             22
             dan laba rugi

F.3          Perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan, atau investasi
                                                                                             22
             dalam proyek yang sejalan dengan keuangan berkelanjutan

Aspek umum
F.4          Biaya lingkungan                                                                16, 61

Aspek material
F.5          Material yang digunakan ramah lingkungan                                        89

Aspek energi
F.6          Jumlah dan intensitas energi yang digunakan                                     16, 70

F.7          Upaya dan pencapaian efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan          64

Aspek air
F.8          Penggunaan air                                                                  82

Aspek keanekaragaman hayati
F.9          Dampak dari area operasional yang terletak di dekat atau di dalam kawasan
                                                                                             71
             konservasi

F.10         Upaya untuk melestarikan keanekaragaman hayati                                  71

Aspek emisi
F.11         Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan jenisnya                16, 69

F.12         Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang telah dilakukan                     63

Aspek limbah dan air limbah
F.13         Jumlah limbah dan air limbah yang dihasilkan berdasarkan jenisnya               16, 86

F.14         Mekanisme pengelolaan limbah dan air limbah                                     83

F.15         Tumpahan yang terjadi (jika ada)                                                85

Keluhan mengenai aspek-aspek yang berkaitan dengan lingkungan hidup
F.16         Jumlah dan isi pengaduan lingkungan yang diterima dan diselesaikan              63

Kinerja sosial
F.17         Komitmen untuk menyediakan layanan berupa produk dan/atau layanan yang
                                                                                             25
             setara kepada konsumen




168         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 171
NOMOR
          PENYINGKAPAN                                                                       HALAMAN
INDEKS

Aspek ketenagakerjaan
F.18      Kesempatan kerja yang setara                                                       102

F.19      Pekerja anak dan kerja paksa                                                       130

F.20      Upah minimum Regional                                                              102

F.21      Lingkungan kerja yang layak dan aman                                               102

F.22      Pelatihan dan pengembangan kemampuan karyawan                                      97

Pelatihan dan pengembangan kemampuan karyawan
F.23      Dampak operasi terhadap masyarakat sekitar                                         114

F.24      Keluhan masyarakat                                                                 114

F.25      Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan                                          114

Tanggung jawab atas pengembangan produk/layanan berkelanjutan
F.26      Inovasi dan pengembangan produk/layanan keuangan berkelanjutan                     Tidak relevan

F.27      Produk/layanan dievaluasi untuk keamanan pelanggan                                 25

F.28      Dampak produk/layanan                                                              25

F.29      Jumlah penarikan produk                                                            Tidak relevan

F.30      Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau layanan keuangan
                                                                                             53
          berkelanjutan

Informasi lainnya
G.1       Verifikasi tertulis dari pihak independen (jika ada)                               152

G.2       Formulir umpan balik                                                               174

G.3       Tanggapan terhadap masukan atas laporan keberlanjutan tahun sebelumnya             174

G.4       Daftar pengungkapan sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan
          nomor 51/POJK.03/2017 tentang Implementasi keuangan berkelanjutan untuk            167
          lembaga jasa keuangan, emiten, dan perusahaan publik




                                                         Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata         169
Page 172
Indeks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(SDGs)
                      SDGS YANG
 TEMA BISNIS
                      RELEVAN
                                              STANDAR GRI                               HALAMAN

Pertumbuhan           SDG 8 – Pekerjaan       GRI 201-1 Kinerja Ekonomi
ekonomi &             layak dan               GRI 401 Pekerjaan                         24, 106, 107,
lapangan kerja        pertumbuhan                                                       129
                                              GRI 402 Hubungan buruh/manajemen
                      ekonomi
                                              GRI 404 Pelatihan & pendidikan
Perilaku bisnis dan   SDG 16 – Perdamaian, GRI 2-23 Tata kelola & etika
tata kelola yang      keadilan, dan lembaga GRI 205 Anti-korupsi                        31, 43, 144
etis                  yang kuat
Kesehatan dan         SDG 3 – Kesehatan       GRI 403 Kesehatan dan keselamatan kerja
keselamatan kerja     dan kesejahteraan                                                 110
                      yang baik
Strategi iklim &      SDG 13 – Aksi iklim     GRI 305 Emisi
pengurangan emisi                                                                       63


Pengendalian          SDG 11 – Kota           GRI 305-6 Emisi udara
kualitas udara &      dan komunitas           GRI 305-7 Emisi lainnya                   90
emisi                 berkelanjutan
Transisi energi &     SDG 7 – Energi yang     GRI 302 Energi
                                                                                        64
energi terbarukan     terjangkau dan bersih
Pengelolaan air       SDG 6 – Air bersih dan GRI 303 Air & limbah
                                                                                        78
dan air limbah        sanitasi
Limbah & ekonomi      SDG 12 – Konsumsi       GRI 306 Limbah
sirkular              dan produksi yang                                                 83
                      bertanggung jawab
Keanekaragaman        SDG 15 – Kehidupan      GRI 304 Keanekaragaman hayati
hayati &              di darat
                                                                                        71
pengelolaan
penggunaan lahan
Pengembangan          SDG 1 – Tanpa           GRI 203-1 Dampak ekonomi tidak langsung
komunitas &           kemiskinan              GRI 413-1 Komunitas lokal
dampak sosial                                                                           24, 114
                      SDG 4 – Pendidikan
                      berkualitas
Hak asasi             SDG 5 – Kesetaraan      GRI 2-30 Perundingan bersama
manusia & praktik     gender                  GRI 407-1 Kebebasan berserikat
ketenagakerjaan       SDG 10 – Mengurangi                                               129, 130
                                              GRI 408-1 Pekerja anak
                      kesenjangan
                                              GRI 409-1 Kerja paksa
Keterlibatan          SDG 10 – Mengurangi     GRI 411 Hak-hak masyarakat adat
masyarakat adat       kesenjangan             GRI 413 Keterlibatan masyarakat
dan lokal                                                                               132
                      SDG 15 – Kehidupan
                      di darat
Keberlanjutan         SDG 12 – Konsumsi       GRI 204 Praktik Pengadaan
rantai pasokan        dan produksi yang       GRI 308-1 Penilaian lingkungan pemasok    90
                      bertanggung jawab
                                              GRI 414-1 Penilaian sosial pemasok




170          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 173
Indeks World Economic Forum Stakeholder
Capitalism Metrics (WEF SCM)
TEMA                                    METRIK INTI                                           HALAMAN

Tata Kelola
Tujuan tata kelola                      Menetapkan tujuan                                     31
Kualitas badan tata kelola              Komposisi badan tata kelola                           136
Keterlibatan pemangku kepentingan       Masalah material yang berdampak pada
                                                                                              57
                                        pemangku kepentingan
Perilaku etis                           Anti-korupsi                                          144
                                        Saran etika dan mekanisme pelaporan yang
                                                                                              144
                                        dilindungi
Pengawasan risiko dan peluang           Mengintegrasikan risiko dan peluang ke dalam
                                                                                              32
                                        proses bisnis



Planet
Perubahan iklim                         Emisi Gas Rumah Kaca                                  63
                                        Implementasi TCFD                                     148
Degradasi alam                          Penggunaan lahan dan kepekaan ekologis                71
Ketersediaan air tawar                  Konsumsi dan pengambilan air di daerah yang
                                                                                              78
                                        kekurangan air



Masyarakat
Martabat dan kesetaraan                 Keberagaman dan inklusi                               102
                                        Kesetaraan gaji                                       102
                                        Tingkat upah                                          102
                                        Risiko terjadinya insiden pekerja anak, kerja paksa
                                                                                              130
                                        atau kerja wajib
Kesehatan dan kesejahteraan             Kesehatan dan keselamatan                             110
Keterampilan untuk masa depan           Pelatihan disediakan                                  107



Kesejahteraan
Penciptaan lapangan kerja dan kekayaan Jumlah absolut dan tingkat pekerjaan                   104
                                        Kontribusi ekonomi                                    24
                                        Kontribusi investasi keuangan                         24
Inovasi dalam produk dan layanan yang   Total biaya penelitian dan pengembangan               Belum
lebih baik                                                                                    diungkapkan
Vitalitas komunitas dan sosial          Total pajak yang dibayar                              24




                                                          Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata       171
Page 174
Indeks United Nations Global Compact
(UNGC)
 TEMA                   PRINSIP                                                               HALAMAN

Hak Asasi                1. Perusahaan harus mendukung dan menghormati perlindungan           126
                           hak asasi manusia yang diakui secara internasional.
Manusia
                         2. Perusahaan harus memastikan bahwa mereka tidak terlibat dalam 130
                           pelanggaran hak asasi manusia.



Tenaga kerja             3. Perusahaan harus menjunjung tinggi kebebasan berserikat dan       129
                           pengakuan efektif atas hak untuk melakukan perundingan kolektif.

                         4. Perusahaan harus mendukung penghapusan segala bentuk kerja        130
                           paksa dan wajib.
                         5. Perusahaan harus mendukung penghapusan pekerja anak secara        130
                           efektif.
                         6. Perusahaan harus menjunjung tinggi penghapusan diskriminasi       102
                           dalam hal pekerjaan dan profesi.



Lingkungan               7. Perusahaan harus mendukung pendekatan kehati-hatian terhadap      63-90
                           tantangan lingkungan.
                         8. Perusahaan harus mengambil inisiatif untuk mendorong tanggung     63-90
                           jawab lingkungan yang lebih besar.

                         9. Perusahaan harus mendorong pengembangan dan penyebaran            63-90
                           teknologi ramah lingkungan.



Anti-korupsi           10. Perusahaan harus memerangi korupsi dalam segala bentuknya,         144
                           termasuk pemerasan dan penyuapan.




172      Laporan Keberlanjutan 2025
Page 175

          
Page 176
Formulir umpan balik pemangku
kepentingan


Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca                 c. Laporan ini memberikan pengungkapan yang
Laporan Keberlanjutan Indika Energy 2025.                            berimbang, termasuk kemajuan dan tantangan.
                                                                     ☐ Sangat setuju
Seiring dengan kelanjutan perjalanan transisi kami,
                                                                     ☐ Setuju
perspektif Anda sangat penting dalam membantu kami
memperkuat strategi, meningkatkan transparansi, dan                  ☐ Tidak setuju
memperbaiki relevansi pengungkapan informasi kami.                   ☐ Sangat tidak setuju
Kami menyambut baik masukan Anda.

1. Kelompok pemangku kepentingan mana yang paling              3. Relevansi dan topik materi
   mewakili Anda?                                              Bagian mana yang menurut Anda paling relevan?
         ☐ Investor / pemegang saham                               ☐ Strategi transisi energi
         ☐ Karyawan                                                ☐ Kinerja iklim dan lingkungan
         ☐ Pelanggan                                               ☐ Dampak sosial dan pengembangan masyarakat
         ☐ Pemasok / mitra bisnis                                  ☐ Kesehatan dan keselamatan
         ☐ Pemerintah / regulator                                  ☐ Tata kelola dan manajemen risiko
         ☐ Perwakilan komunitas                                    ☐ Etika dan kepatuhan
         ☐ LSM / masyarakat sipil                                  ☐ Rantai pasokan dan bisnis yang bertanggung
         ☐ Akademisi / peneliti                                      jawab
         ☐ Media
         ☐ Lainnya: ________________________                   Apakah ada topik yang ingin Anda bahas lebih
                                                               mendalam dalam laporan mendatang?
                                                               _______________________________________________________
Negara/wilayah (opsional): ________________________
                                                               _______________________________________________________
                                                               _______________________________________________________
2. Kesan Anda secara keseluruhan
                                                               _______________________________________________________
      a. Bagaimana penilaian Anda terhadap Laporan             _______________________________________________________
         Keberlanjutan ini secara keseluruhan?
                                                               _______________________________________________________
         ☐ Bagus sekali
                                                               4. Melihat ke depan
         ☐ Bagus
                                                               Dari perspektif Anda, area mana yang sebaiknya
         ☐ Memuaskan                                           diprioritaskan oleh Indika Energy dalam beberapa tahun
         ☐ Perlu perbaikan                                     mendatang?
                                                                   ☐ Dekarbonisasi dan pengurangan emisi gas rumah
                                                                     kaca
      b. Laporan tersebut menjelaskan dengan jelas
         prioritas keberlanjutan dan transisi Indika Energy.       ☐ Pengembangan energi terbarukan dan
                                                                     terdiversifikasi
         ☐ Sangat setuju
                                                                   ☐ Efisiensi air dan sumber daya
         ☐ Setuju
                                                                   ☐ Penggunaan lahan, reklamasi, dan
         ☐ Tidak setuju                                              keanekaragaman hayati
         ☐ Sangat tidak setuju




174             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 177
     ☐ Pengembangan dan keselamatan manusia
     ☐ Pengembangan komunitas
     ☐ Tata kelola dan transparansi
     ☐ Lainnya: __________________________________________
5. Format dan aksesibilitas
Laporan ini jelas, terstruktur, dan mudah dinavigasi
     ☐ Sangat setuju
     ☐ Setuju
     ☐ Tidak setuju
     ☐ Sangat tidak setuju


Format yang disukai untuk pelaporan di masa mendatang:
     ☐ Laporan cetak lengkap
     ☐ Versi web digital/interaktif


6. Komentar tambahan
Kami menghargai saran atau masukan lebih lanjut:

___________________________________________________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________________________________________________


Kontak
Nama:
Organisasi:
Email:


☐ Saya terbuka untuk dialog lebih lanjut mengenai masalah keberlanjutan.


Kami menghargai waktu dan perspektif Anda. Masukan Anda mendukung komitmen berkelanjutan Indika Energy
terhadap transparansi, akuntabilitas, dan transisi yang bertanggung jawab saat kami berupaya menciptakan nilai
berkelanjutan jangka panjang.




                                                             Komitmen Keberlanjutan, Membuka Nilai Nyata         175
Page 178
Hubungi kami
Laporan Keberlanjutan 2025 Indika Energy merupakan bagian inti dari komunikasi atas kinerja Lingkungan, Sosial,
dan Tata Kelola (ESG) tahunan perusahaan (GRI 2-3). Laporan ini melengkapi Laporan Tahunan 2025 Indika Energy
dan menguraikan bagaimana risiko dan peluang keberlanjutan diidentifikasi dan dikelola selama tahun pelaporan
(GRI 3).

Selain Laporan ini, kami juga mengkomunikasikan kinerja ESG kami melalui berbagai publikasi perusahaan dan
memberikan pembaruan secara berkala tentang inisiatif dan kemajuan perusahaan melalui situs web dan platform
media sosial resmi kami. Sebagai penandatangan United Nations Global Compact (UNGC), Indika Energy juga
menerbitkan Communications on Progress (CoP) tahunan sejak tahun 2022, yang menegaskan kembali komitmen
perusahaan terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab.




PT Indika Energy Tbk.
Graha Mitra, Lantai 3
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 21
Jakarta 12930, Indonesia
sustainability@indikaenergy.co.id

www.indikaenergy.co.id

      indika.energy




176           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 179

          
Page 180

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.36 MB
Published28 Apr 2026
Pages180
Characters669,391
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 46 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Indika Energy p.3 ×205
linked org Pemerintah Kabupaten p.77
linked person Retina Rosabai p.142 ×2
linked person Johanes Ispurnawan p.142 ×2
linked person Farid Harianto p.144 ×4
linked person Agus Lasmono p.144 ×2
linked person Nurcahya Basuki p.144 ×2
linked person Wishnu Wardhana p.153
linked person M. Arsjad Rasjid P.M. p.153
linked person Kamen Kamenov p.153
linked person Eko Putro Sandjojo p.153
possible person Gatot Subroto p.32
possible org Indika Inti Investindo p.32
possible org PT Teladan Resources p.32
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.39
unresolved person Bab · Direktur Utama p.4
unresolved org Seiring dengan berevolusinya jalur energi global p.32
unresolved — prioritas, menyeimbangkan risiko dan peluang, serta p.32
unresolved — menyesuaikan pendekatan kami jika diperlukan. p.32
unresolved — operasional, investasi, dan pelibatan pemangku p.32
unresolved org PT Indika Inti Investindo Dipandu p.32
unresolved org pengembangan energi yang bertanggung jawab. Prinsip-prinsip ini membentuk cara kami mengambil p.32
unresolved org PT Indika Indonesia Resources p.38 ×3
unresolved org PT Kideco Jaya Agung p.38 ×3
unresolved org PT Tripatra Engineers p.38 ×2
unresolved org PT Interport Mandiri Utama p.39 ×2
unresolved org PT Masmindo Dwi Area p.39 ×2
unresolved org PT Mekko Metal Mining p.40 ×2
unresolved org PT Indika Mul p.40
unresolved org PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya p.40
unresolved org PT Energi Makmur Buana p.41 ×2
unresolved org PT Ilectra Motor Group p.41 ×2
unresolved org PT Kalista Nusa Armada p.41 ×2
unresolved org PT Genomik Solidaritas Indonesia p.42
unresolved org PT Xapiens Teknologi Indonesia p.42 ×2
unresolved org Kementerian Kesehatan p.42
unresolved org PT Tripatra Engineering p.52
unresolved org PT Indika Multi Properti p.52
unresolved person Memainkan · Direktur Utama p.54
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia p.71
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.73
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup p.74 ×2
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan p.76
unresolved org PT Paragon Technology p.100
unresolved — BoC · Komisaris p.146
unresolved org Departemen p.147

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result