Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 398
Page 1
Laporan Keberlanjutan Sustainability Report
Page 2
SANGGAHAN DAN BATASAN
TANGGUNG JAWAB
DISCLAIMER
Laporan Keberlanjutan 2025 ini disusun dengan This Sustainability Report 2025 has been prepared
mengacu pada ketentuan peraturan yang berlaku, in accordance with prevailing regulations, including
antara lain SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang OJK Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021 concerning
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau the Form and Content of Annual Reports for Issuers
Perusahaan Publik serta POJK No. 51/POJK.03/2017 or Public Companies and OJK Regulation No. 51/
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi POJK.03/2017 concerning the Implementation of
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
2025 Sustainability Report
Publik. Issuers, and Public Companies.
Selain itu, penyusunan laporan ini juga merujuk Furthermore, this report also refers to international
pada standar dan kerangka pelaporan keberlanjutan sustainability reporting standards and frameworks,
internasional, termasuk Global Reporting including the Global Reporting Initiative (GRI)
Initiative (GRI) Standards dan Sustainability Standards and the Sustainability Accounting
Accounting Standards Board (SASB), serta mulai Standards Board (SASB). The Company has also
mempertimbangkan penerapan IFRS Sustainability initiated to consider the implementation of IFRS
Disclosure Standards, khususnya IFRS S1 dan Sustainability Disclosure Standards, specifically IFRS
IFRS S2, serta Pernyataan Standar Pengungkapan S1 and IFRS S2, as well as Sustainability Disclosure
|
Keberlanjutan (PSPK) 1 dan PSPK 2, sebagai bagian Standards Statements (PSPK) 1 and PSPK 2, as part of
Laporan Keberlanjutan 2025
dari upaya Perseroan untuk meningkatkan kualitas the Company’s efforts to gradually improve the quality
dan keterbandingan pengungkapan keberlanjutan and comparability of its sustainability disclosures.
secara bertahap.
Laporan ini memuat pernyataan operasional, This report contains operational statements, financial
keuangan, proyeksi dan rencana, penerapan statements, projections and plans, implementation of
strategi dan kebijakan, serta tujuan Perseroan, yang strategies and policies, and the Company’s objectives,
digolongkan sebagai pernyataan ke depan (forward- which are classified as forward-looking statements in
looking statements) dalam pelaksanaan peraturan the implementation of prevailing laws and regulations,
perundang-undangan yang berlaku, kecuali hal-hal except for matters of a historical nature. These
yang bersifat historis. Pernyataan-pernyataan tersebut forward-looking statements reflect the Company’s
mencerminkan ekspektasi Perseroan atas berbagai expectations towards various economic and business
2 kondisi ekonomi, bisnis, serta faktor eksternal lainnya, conditions, as well as other external factors, including
Page 3
termasuk potensi dampak, risiko, dan peluang yang potential impacts, risks, and opportunities that
dapat memengaruhi kinerja dan prospek usaha could affect the Company’s future performance and
Perseroan di masa mendatang. Oleh karena itu, business prospects. Therefore, these forward-looking
pernyataan-pernyataan tersebut mengandung tingkat statements involve a degree of risk and uncertainty
risiko dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan that could cause actual results to differ materially from
realisasi aktual berbeda secara material dari yang those presented in this report.
disampaikan dalam laporan ini.
Pernyataan-pernyataan prospektif tersebut disusun These forward-looking statements are based on
berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi terkini various assumptions regarding current and projected
dan proyeksi kondisi yang akan datang di lingkungan future conditions in the business environment in which
bisnis tempat Perseroan beroperasi, termasuk dinamika the Company operates, including market dynamics,
pasar, perubahan regulasi, perkembangan teknologi, regulatory changes, technological developments, and
serta faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) relevant environmental, social, and governance (ESG)
yang relevan. Perseroan tidak memberikan jaminan factors. The Company cannot guarantee that actual
bahwa hasil aktual akan sepenuhnya sejalan dengan results will be fully consistent with these projections,
proyeksi yang disampaikan, karena pencapaian as performance is significantly influenced by various
kinerja sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko risk factors and opportunities beyond the Company’s
dan peluang yang berada di luar kendali Perseroan. control. The Company will continue to monitor as well
PT Bussan Auto Finance
Perseroan akan terus melakukan pemantauan dan as manage risks and optimize existing opportunities
pengelolaan risiko serta mengoptimalkan peluang as part of our ongoing governance and sustainability
yang ada sebagai bagian dari penerapan praktik management practices.
tata kelola dan pengelolaan keberlanjutan yang
berkelanjutan.
Laporan ini memuat kata “BAF” atau “Perseroan” yang This report contains the term “BAF” or “the Company”
mengacu pada PT Bussan Auto Finance. Selain itu, kata which refers to PT Bussan Auto Finance. In addition,
“Kami” juga digunakan pada beberapa kesempatan the word “We” is also used on several occasions with
dengan fungsi yang sama, atas pertimbangan the same function, due to the consideration of ease of
kemudahan penyebutan PT Bussan Auto Finance. mentioning PT Bussan Auto Finance.
3
Page 4
PENJELASAN TEMA
THEME EXPLANATION
“Rise Up – Sinergi, Solid, Kompak” mencerminkan “Rise Up – Synergy, Solidarity, and Unity” reflects
komitmen Perseroan untuk terus bertumbuh secara the Company’s commitment to achieve sustainable
berkelanjutan melalui kolaborasi yang kuat di growth by creating strong collaboration across all
seluruh lini organisasi. Visualisasi instrumen orkestra organizational functions. Visualization of the orchestra
menggambarkan bahwa penciptaan nilai jangka instrument symbolizes that long-term value creation
panjang hanya dapat tercapai ketika setiap fungsi can only be realized when every business function is
bisnis bergerak selaras, saling melengkapi, dan running in harmony, supports each other, and performs
menjalankan perannya secara harmonis, dengan each role melodiously, while integrating environmental,
mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata social, and governance (ESG) considerations into
kelola (ESG) dalam proses pengambilan keputusan the Company’s decision-making and operational
dan operasional Perseroan. processes.
Sejalan dengan penguatan pengelolaan isu In line with strengthening the management of
keberlanjutan, Perseroan mulai mengadopsi sustainability issues, the Company has begun adopting
International Financial Reporting Standard (IFRS) S2 International Financial Reporting Standard (IFRS) S2
terkait pengungkapan iklim, serta secara bertahap regarding climate-related disclosures, and is gradually
mengembangkan tata kelola (governance) dan developing governance and internal capacity to
kapasitas internal dalam mengelola risiko dan peluang manage climate-related risks and opportunities.
terkait iklim.
Seperti sebuah ansambel musik, Perseroan meyakini Like a musical ensemble, the Company believes that
bahwa sinergi antar fungsi bisnis, penguatan tata synergy among business functions, strengthened
kelola, serta peningkatan kapasitas organisasi dalam governance, and enhanced organizational capacity
memahami dan mengelola isu keberlanjutan, termasuk to understand and manage sustainability issues,
integrasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola including the integration of environmental, social, and
(ESG) dalam proses bisnis, menjadi fondasi penting governance (ESG) aspects into business processes, into
dalam menghadapi dinamika industri. Selaras dengan a critical foundation for navigating industry dynamics.
semangat tersebut, Perseroan terus memperkuat In line with this spirit, the Company continues to
ketahanan bisnis melalui pengembangan kapabilitas, strengthen business resilience through capability
penyempurnaan proses, serta penguatan koordinasi development, process refinement, and enhanced
lintas fungsi, sehingga dapat mendukung penciptaan cross-functional coordination, thereby supporting the
nilai yang berkelanjutan dan memberikan manfaat creation of sustainable value and delivering long-term
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. benefits to all stakeholders.
2025 Sustainability Report
|
Laporan Keberlanjutan 2025
4
Page 5
PT Bussan Auto Finance
5
Page 6
DAFTAR ISI
TABLE OF CONTENTS
2 Sanggahan dan Batasan
Tanggung Jawab
79 Tentang BAF 92 Roadmap Keberlanjutan
Sustainability Roadmap
ABOUT BAF
Disclaimer
95 Tantangan dan Peluang
60 Sekilas BAF
4 Penjelasan Tema Penerapan Inisiatif
BAF at a Glance
Theme Explanation Berkelanjutan
Challenge and
64 Misi, Visi dan Nilai-nilai
6 Daftar Isi Opportunity in
Perusahaan
Table of Contents Implementing
Mission, Vision and
Sustainable Initiatives
Corporate Values
8 Pokok-pokok Kinerja
Keberlanjutan
65 Peringkat Perusahaan
Sustainable Performance
Company Ratings
99 Menggerakan
Highlight Kemajuan
66 Sejarah Singkat BAF
Ekonomi
20 Penghargaan & DRIVING ECONOMIC
BAF Milestones
Pengakuan PROGRESS
Awards and Recognition
69 Keanggotaan pada
100 Keuangan Berkelanjutan
Asosiasi
23 Peristiwa Penting Sustainable Finance
Membership in
Significant Events
Associations
112 Tanggung Jawab Produk
dan Jasa Keuangan
69 Perubahan Organisasi
35 Laporan Membership in
Responsibility on
Management Associations
Financial Products and
MANAGEMENT REPORT Service
70 Rantai Pasok
37 Laporan Dewan Komisaris 125 Komitmen BAF untuk
Supply Chain
Report from the Board of Pembangunan Nasional
Commissioners BAF Commitment
73 Rantai Nilai
towards National
Value Chain
45 Laporan Direksi Development
2025 Sustainability Report
Report from the Board of
Directors
77 Strategi 128 Layanan Konsumen
56 Surat Pernyataan
Keberlanjutan Customer Care
SUSTAINABLILITY
Anggota Dewan 135 Pelayanan yang Aman
STRATEGY
Komisaris dan Direksi dan Berkualitas
tentang Tanggung Safe and Quality Services
78 Kebijakan dan Strategi
Jawab atas Laporan
Keberlanjutan
Keberlanjutan 143 Kepuasan Konsumen
Sustainability Policy and
|
PT Bussan Auto Finance Customer Satisfaction
Strategy
Tahun 2025
Laporan Keberlanjutan 2025
Statement of The Board
81 Pencapaian Tujuan
of Commissioners and
Pembangunan
157 Tata Kelola
The Board of Directors
Berkelanjutan
Keberlanjutan
Regarding Responsibility SUSTAINABILITY
Achievement of
for PT Bussan Auto GOVERNANCE
Sustainable Development
Finance Sustainability
Goals
Report 2025 158 Penerapan Good Corporate
Governance (GCG)
90 Prinsip Keuangan
Implementation of Good
Berkelanjutan
Corporate Governance
Sustainable Financing
(GCG)
Principle
6
Page 7
160 Tata Kelola Keberlanjutan
293 Operasional 365 Daftar Pengungkapan
Sustainability
Ramah sesuai Peraturan Otoritas
Governance
Lingkungan Jasa Keuangan Nomor
51/POJK.03/2017
ENVIRONMENT-FRIENDLY
179 Manajemen Risiko List of Disclosures
OPERATIONS
Risk Management in Accordance with
Financial Services
294 Membangun Budaya
195 Integritas dan Kepatuhan Authority Regulation
Keberlanjutan
Integrity and Compliance Number 51/
Building a Culture of
POJK.03/2017
Sustainability
200 Sinergi dalam
Pengembangan Bisnis 377 Daftar Pengungkapan
298 Pengelolaan dan Kinerja
Synergy in Business sesuai SEOJK No. 16/
Lingkungan
Development SEOJK.04/2021 tentang
Environtment
Bentuk dan Isi Laporan
Management and
216 Realisasi Dana Hasil Tahunan Emiten atau
Performance
Penawaran Umum Perusahaan Publik
Realization of Public Cross Reference
326 BAF Eco Move
Offering Proceeds According to SEOJK
BAF Eco Move
No. 16/SEOJK.04/2021
concerning the Form and
207 Kesejahteraan 331 Tentang Content of the Annual
Karyawan Laporan Report of Issuers or Public
EMPLOYEE WELFARE Companies
ABOUT THIS REPORT
208 Karyawan BAF 381 Daftar Pengungkapan
334 Penentuan Topik
BAF Employee sesuai Metrik ESG IDX
Materialitas
Disclosures List According
Determining Meterial
223 Kesejahteraan Karyawan to IDX ESG Metrics
Topics
Employee Welfare
383 Daftar Pengungkapan
336 Topik Material
231 Pengembangan Sesuai Indeks Standar
Material Topics
Kompetensi Karyawan SASB - Pembiayaan
Employee Competency Konsumen
346 Lembar Umpan Balik
Development Disclosures List According
Feedback Form
to SASB Standard
243 Tempat Kerja dan Index - Customer
347 Tanggapan terhadap
Fasilitas yang Layak Financing
Umpan Balik Laporan
Decent Work Place and
Keberlanjutan Tahun
Facilities 384 IFRS S1 General
Sebelumnya
Requirements
Response on Feedback
257 Safety Riding for Disclosure of
to Previous Year’s
Safety Riding Sustainability-related
Sustainability Report
Financial Information
Content Index
347 Verifikasi Tertulis dari
267 Memberdayakan Pihak Independen
IFRS S1 General
Masyarakat Written Verification from
Requirements
EMPOWERING THE SOCIETY for Disclosure of
Independent Party
Sustainability-related
268 Pengembangan Sosial Financial Information
348 Tautan SDGs dalam
Kemasyarakatan Content Index
Standar GRI
Social and Community
SDGs Cross Reference to
PT Bussan Auto Finance
Devopment 389 IFRS S2 Climate-related
GRI Index
Disclosures Content
277 Dukungan Pendidikan Index
365 Daftar Pengungkapan
untuk Generasi Muda IFRS S2 Climate-related
sesuai Indeks Standar
Educational Support Disclosures Content
GRI
for the Youth Index
List of Disclosure in
Accordance with GRI
Standards
7
Page 8
POKOK-POKOK KINERJA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABLE PERFORMANCE HIGHLIGHTS [POJK 2]
Ikhtisar Ekonomi
ECONOMIC HIGHLIGHTS
Jumlah Piutang Pembiayaan Jumlah Pembiayaan Baru Pendapatan
Total Financing Receivables Total New Financing Revenues
[SEOJK B.1.a] [POJK 2.a.1] [SEOJK B.1.b] [POJK 2.a.2]
Rp 12,778.2 Rp 11,459.2 Rp 4,777.1
miliar / billion miliar / billion miliar / billion
2025 12,778.1 2025 11,459.2 2025 4,777.1
2024 12,559.1 2024 11,050.5 2024 4,685.1
2023 12,839.8 2023 10,994.3 2023 4,568.9
Laba Bersih Jumlah Pemasok Lokal
Net Profit Total Local Supplier
[SEOJK B.1.c] [POJK 2.a.3] [SEOJK B.1.e] [POJK 2.a.5]
Rp 413.5 612
miliar / billion pemasok / suppliers
2025 413.5 2025 612
2024 303.7 2024 581
2023 370.6 2023 627
2025 Sustainability Report
|
Total Pembiayaan Total Pembiayaan UMKM Total Pembiayaan Kendaraan
Kendaraan Ramah Lingkungan Total MSMEs Financing Ramah Lingkungan dan UMKM
Laporan Keberlanjutan 2025
Total Green Vehicle Financing Total Green Vehicle and
[SEOJK B.1.a] [POJK 2.a.4] MSMEs Financing
Rp 2,500.1 Rp 1,709.8 Rp 4,209.9
miliar / billion miliar / billion miliar / billion
2025 2,500.1 2025 1,709.8 2025 4,209.9
2024 1,670.6 2024 2,073.4 2024 3,744.1
2023 992.5 2023 2,551.5 2023 3,543.9
8
Page 9
Jumlah Portofolio Kriteria 2025 18.3% 12.5% 30.9%
Kegiatan Usaha Berkelanjutan 2024 12.4% 15.5% 27.9%
Total Portfolio Criteria 2023 7.3% 18.7% 18.7%
for Sustainable Business Activities
Pembiayaan Kendaraan Ramah Lingkungan | Green Vehicle Financing
Pembiayaan UMKM | MSMEs Financing
Jumlah Agen Xtra BAF Jumlah Agen Aktif Jumlah Insentif
Total Xtra BAF Agents Total Active Agents Total Incentives
63,162 4,111 Rp 66.7
orang / person orang / person miliar / billion
2025 63,162 2025 4,111 2025 66.7
2024 60,208 2024 1,182 2024 83.0
2023 53,189 2023 1,606 2023 76.6
Pekerja Ibu Rumah Mahasiswa Karyawan Tokoh Lainnya
Lepas Tangga & pelajar Employees Masyarakat Others
Freelancers Housewives College Community
students Leader
23.1% 10.1% 1.2% 40.4% 3.0% 22.2%
Jumlah Konsumen
Total Customer
822,232 2025
2024
822,232
828,225
orang / people 2023 860,153
PT Bussan Auto Finance
Konsumen Ritel - Laki-laki Konsumen Ritel - Perempuan Konsumen Institusi
Retail Customer - Male Retail Customer - Female Institutional Customers
460,963 360,690 579
orang / person orang / person institusi / institutions
2025 460,963 2025 360,690 2025 579
2024 475,792 2024 351,805 2024 630
2023 502,404 2023 356,975 2023 774
9
Page 10
BAF Mobile Downloader BAF Mobile User Terdaftar
BAF Mobile Downloader BAF Mobile Registered User
1,579,251 720,678
downloader / downloader user / users
2025 1,579,251 2025 720,678
2024 1,498,515 2024 488,391
2023 1,327,174 2023 414,522
Literasi Keuangan
Financial Literacy (2014-2025)
Wilayah Cakupan BAF PEKA
Coverage Area (Program Edukasi Keuangan Anda)
77+ 5,400+
2025 Sustainability Report
Penguatan literasi keuangan di
seluruh Indonesia
Empowering financial
Lokasi* Peserta literacy across Indonesia
Locations Participants
|
Laporan Keberlanjutan 2025
Pelajar Ibu Rumah Pelaku Komunitas Penyandang Petani Konsumen Tenaga Keja Masyarakat
Students Tangga UMKM Communities Disabilitas Farmers BAF Indonesia Public
Housewives MSMEs People with BAF Indonesian
Disabilities Consumers Migrant
Workers
10
Page 11
Ikhtisar Sosial
SOCIAL HIGHLIGHTS [SEOJK B.3]
Jumlah Karyawan Jumlah Kantor Jaringan
Total Employee Total Office Network
9,407 254
Orang / People Kantor Jaringan / Network Office
2025 9,407 2025 254
2024 9,319 2024 250
2023 9,214 2023 245
Persentase BOC, BOD & Persentase Karyawan Persentase Karyawan
Associate Director Perempuan Perempuan di Level Perempuan di Level
Percentage of Female BOC, Non-Senior Management Senior Management
BOD & Associate Directors Percentage of Female Percentage of Female
Employees at Non-Senior Employees at Senior
6.3%
Management Level Management Level
2025 6.3 22.9% 21.1%
2024 12.5
2023 11.8 2025 22.9 2025 21.1
2024 22.8 2024 22.8
2023 22.5 2023 22.4
Survei Keterikatan Karyawan Survei Kepuasan Pelanggan Tingkat Penyelesaian
Employee Engagement Survey Employee Satisfaction Survey Keluhan Konsumen
Customer Complaint
87 95.7%
Settlement Rate
2025 87 2025 95.7 100%
2024 86 2024 94.3
PT Bussan Auto Finance
2023 84 2023 90.8 2025 100
2024 98
2023 99
11
Page 12
Rata-rata Jam Pelatihan Rata-rata Jam Rata-rata Jam
Average Training Hours Pelatihan - Laki-Laki Pelatihan - Perempuan
Average Training Hours - Male Average Training Hours - Female
23.0 22.3 25.8
Jam/karyawan / Hour/Employee
Jam/karyawan / Hour/Employee Jam/karyawan / Hour/Employee
2025 23.0
2024 20.5 2025 22.3 2025 25.8
2023 19.4 2024 20.0 2024 22.7
2023 18.5 2023 23.1
Biaya Pelatihan Biaya Pelatihan terhadap Dana CSR
Training Budget Biaya Gaji, Tunjangan, CSR Cost
dan Pelatihan
21.4 4.4
Training Budget to
Rp Salary, Allowance
and Training Expenses
Rp
miliar / billion miliar / billion
2025
2024
21.4
24.9 3.3% 2025
2024
4.4
2.0
2023 19.6 2023 2.1
2025 3.3
2024 4.0
2023 3.4
2025 Sustainability Report
Tingkat Kecelakaan di Jalan Raya
Road Accident Rate 2025 0.7
0.7%
2024 0.7
2023 0.8
Inisiatif Safety Riding tahun 2025
|
Safety Riding Initiatives in 2025
Laporan Keberlanjutan 2025
E-Learning Safety Riding Safety Riding Safety Riding Safety Riding Awareness Safety Riding
Safety Riding Ambassador & Dialogue/Talk Quiz Digital Flyer Safety Riding Month
Safety Riding
Coordinator
12
Page 13
Physical & Emotional Health
BAF berupaya menciptakan kebugaran fisik dan BAF strives to create physical and emotional well-
emosional karyawan serta meningkatkan produktivitas. being while also increasing productivity.
Pojok Kayuh Pojok Sehat Pojok Curhat Pojok Finansial
Paddle Corner Health Corner Confessing Corner Financial Corner
BAF Club
PT Bussan Auto Finance
Music E-sport Yoga Zumba Poundfit Tennis Badminton Futsal
13
Page 14
BAF Caring for Children [POJK 2.c.a]
(2019-2025)
>134,000 >80
penerima manfaat kota di Indonesia
beneficiaries cities in Indonesia
Melalui BAF Caring for Children, kami terus Through BAF Caring for Children, we continue to
meningkatkan kualitas hidup dan pendidikan improve the quality of life and education of children
anak-anak di seluruh Indonesia, sekaligus sebagai throughout Indonesia, as a concrete manifestation of
wujud nyata dukungan kami terhadap Sustainable our support for the Sustainable Development Goals
Development Goals (SDGs). (SDGs).
Penerima Manfaat BAF Caring for Children
BAF Caring for Children Beneficiaries
BAF Anniversary, Program BAF BAF
BAF Ramadhan & Orang Tua Asuh United for Care Lions Run
BAF Year End Foster Parent Program
Bantuan dalam bidang Program untuk Berbagi kebahagiaan Kegiatan amal
pendidikan, pakaian/ membantu kebutuhan dengan anak-anak di untuk berbagi dan
makanan, kesehatan dan pendidikan anak-anak yayasan. mengumpulkan
donasi lainnya untuk sekolah dasar (SD) di donasi bagi anak-anak
anak-anak Indonesia. daerah pedesaan. Sharing happiness with Indonesia.
children at foundation.
2025 Sustainability Report
Assistance in education, A program to help with Charity to share and
clothing/food, health the educational needs collect donation for
and other donations for of elementary school Indonesian children.
Indonesian children. children in rural areas.
± 20,929 ± 5,207 ± 3,232 ± 104,154
anak / childrens anak / childrens anak / childrens anak / childrens
|
Laporan Keberlanjutan 2025
14
Page 15
Ikhtisar Lingkungan
ENVIRONTMENT HIGHLIGHTS
Total Emisi (Cakupan 1, 2, dan 3) Pengurangan Emisi/Emisi yang dihindari*
Total Emission (Scope 1, 2, and 3) Emission Reduction/Avoided Emission
[SEOJK B.2.b] [POJK 2.b.2]
299,622.8 1,048.93
Ton CO2e Ton CO2e
2025 299,622.8 2025 1,048.93
2024 310,174.1 2024 2,851.10
2023 301,191.6 2023 3,168.61
Cakupan 1 Cakupan 2 Cakupan 3
Scope 1 Scope 2 Scope 3
920.3 6,321.3 292,381.2
Ton CO2e Ton CO2e Ton CO2e
2025 920.3 2025 6,321.3 2025 292,381.2
2024 921.6 2024 6,610.3 2024 302,871.0
2023 833.0 2023 6,047.9 2023 294,375.5
Konsumsi Energi Konsumsi Listrik Penggunaan Kertas
Energy Consumption Electricity Consumption Paper Usage
[SEOJK B.2.a] [POJK 2.b.1] [SEOJK B.2.c]
41,659 7,018,055 61,340
GJ kWh rim / ream
2025 41,659 2025 7,018,055 2025 61,340
2024 43,115 2024 7,367,030 2024 65,071
2023 39,674 2023 6,780,896 2023 60,786
PT Bussan Auto Finance
Catatan: Note:
*) Berdasarkan estimasi penyerapan CO2 dari program penghijauan *) Based on CO2 absorption estimates from the BAF ECO Move
BAF ECO Move (2021-2025) greening program (2021-2025)
15
Page 16
Bahan Bakar Minyak Penggunaan Air Limbah
Gasoline Water Consumption Waste [POJK 2.b.3]
407,842 54,916 43,666.1
liter / litre m3 kg
2025 407,842 2025 54,916 2025 43,666.1
2024 416,027 2024 47,095 2024 49,456.8
2023 375,949 2023 46,174 2023 37,512.0
Biaya Lingkungan Hidup* Catatan:
*) Terdiri dari pergantian/pembelian unit AC yang ramah energi,
Environmental Budget
pergantian mini PC, solar panel, EV, Charger, PJU tenaga
[SEOJK F.4]
surya, mobil listrik, penghancur kertas, genset portable, mesin
penghancur kertas. Peningkatan signifikan dikarenakan
4.2
banyaknya pembelian pada mini PC untuk menunjang kegiatan
Rp operasional.
miliar / billion Note:
*) Consists of replacement/purchase of energy-friendly AC units,
2025 4.2 replacement of mini PCs, solar panels, EVs, Chargers, solar-
powered street lights, electric cars, paper shredders, portable
2024 14.4
generators, paper shredders. Significant increase due to the large
2023 3.9 number of purchases of mini PCs to support operational activities.
BAF ECO Move
[SEOJK B.2.d] [POJK 2.b.4]
2025 Sustainability Report
Donasi Keterlibatan Keterlibatan Jumlah
Penanaman Pohon Konsumen Karyawan Kota
Tree Planting Customer Employee Total
Donation Engagement Engagement Cities
21,000 39,446 886 3
|
2021-2025: >176.000 2021-2025: >408,000 2021-2025: >2,611 2021-2025: >26
Laporan Keberlanjutan 2025
Jumlah Luasan Lahan Estimasi Emisi CO2 yang Diserap
Total Land Area Estimated CO2 Emission Absorbed
2023-2025 2021-2025 [SEOJK B.2.b] [POJK 2.b.2]
2025 3,650
16.838 m² 70 ton CO e
2024 8,188
2023 5,000
2
16
Page 17
Inisiatif Operasi Hijau
Green Operations Initiatives
Penggunaan Pengaturan Penggunaan Lampu
Lampu LED Penerangan per Zona Sensor Gerak dan Timer
Use of LED Lamps Lighting Settings Use of Motion Sensor
per Zone Lights and Timers
Pengaturan Waktu Pendingin Pengaturan Suhu Pengaturan Jam
Ruangan dan Maintenance Pendingin Ruangan Operasional Lift
Air Conditioning and Air Conditioning Elevator Operating
Maintenance Time Settings Temperature Settings Hours Settings
Penggantian PC Green Campaign untuk Kampanye Pemilahan
dengan Laptop Meningkatkan Kesadaran Sampah di Kantor Pusat
Replacing PCs Green Campaign Waste Sorting Campaign
with Laptops to Raise Awareness at Head Office
Pengurangan Penggunaan Penataan Ulang Pengoptimalan
Botol atau Kemasan Plastik Ruang Kerja Telekonferensi
Reducing the Use of Plastic Rearranging Optimizing
Bottles or Packaging Workspaces Teleconferencing
Penggunaan Pembatasan Daur Ulang Air
Panel Surya Penggunaan Kertas Water Recycling
Use of Solar Panels Limiting the Use of Paper
PT Bussan Auto Finance
17
Page 18
Ikhtisar Tata Kelola
GOVERNANCE HIGHLIGHTS
Pejabat Pelindung Data Pembentukan Fungsi Sustainable Finance
Pribadi (PPDP) atau Data Perlindungan Konsumen Task Force
Protection Officer (DPO) dan Masyarakat Sustainable Finance
Personal Data Protection Officer Establishment of Consumer Task Force
(PPDP) or Data Protection and Community Protection
Officer (DPO) Function
Sustainable Finance Implementasi Sistem
Guideline Manajemen Keamanan
Sustainable Finance Informasi ISO 27001
Guideline Implementation of ISO
27001 Information Security
Management System
Whistleblowing System
Whistleblowing System
0 significant fraud incident*
significant fraud incidents* 100% Partisipasi karyawan pada
pelatihan anti-fraud
Employee participation in
anti-fraud training
2025 Sustainability Report
* significant fraud tergolong fraud yang melebihi Rp7 miliar / significant fraud is classified as fraud exceeding Rp7 billion
Financed
100% 100% Emission
karyawan telah mengikuti karyawan telah mengikuti Pengungkapan emisi GRK
pelatihan praktik anti korupsi, e-Learning ISO 27001 on dari aktivitas pembiayaan
balas jasa (kickbacks), fraud, Information & Cyber Security dan investasi yang didukung
|
suap dan/atau gratifikasi Awareness pada Maret-April oleh komitmen keanggotaan
melalui materi Compliance & 2025. dalam Partnership for Carbon
Laporan Keberlanjutan 2025
APU PPT PPPSPM Test (CAMP employee has participated Accounting Financials (PCAF).
Test) pada September 2025. in ISO 27001 e-Learning on GHG emissions disclosure from
employee has participated in Information & Cyber Security financing and investment
anti-corruption, kickbacks, fraud, Awareness in March-April 2025. activities, supported by the
bribery and/or gratification Company’s commitment as a
practice training through member of the Partnership for
Compliance & APU PPT PPPSPM Carbon Accounting Financials
Test (CAMP Test) materials in (PCAF).
September 2025.
18
Page 19
PT Bussan Auto Finance
19
Page 20
PENGHARGAAN & PENGAKUAN
AWARDS AND RECOGNITION
2025 Sustainability Report
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menerima berbagai Throughout 2025, the Company received various
penghargaan dari lembaga nasional dan internasional awards from national and international institutions
di bidang keberlanjutan, tata kelola, inovasi digital, in sustainability, governance, digital innovation, and
serta pengembangan sumber daya manusia. human capital development. These recognitions reflect
Penghargaan ini mencerminkan komitmen Perseroan the Company’s commitment to exercise responsible
dalam menerapkan praktik bisnis yang bertanggung and sustainable business practices.
jawab dan berkelanjutan.
|
Pengakuan tersebut semakin memperkuat upaya Such recognition further strengthens the Company’s
Laporan Keberlanjutan 2025
Perseroan untuk terus menciptakan nilai jangka attempts to consistently create long-term value for all
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan melalui stakeholders through sustainable performance.
kinerja yang berkelanjutan.
20
Page 21
Marketing & Brand 11 7th Indonesia Best Financial Awards 2025
MARKETING & BRAND
12 Top 20 Financial Institution 2025
13 Indonesia Best CMO Awards 2025
1 Top Brand Award 2025
14 Indonesia Best Customer Service Quality
2 Indonesia Public Relation Awards 2025
Award 2025
3 Indonesia Top Digital PR Award 2025
15 Disway Award 2025
Anugerah Brand Populer Indonesia
4 OMNI Brands of the Year 2025
16 Indonesia Best Brand Award 2025
5 7th Indonesia Top Digital Public Relation
Award 2025
6 No. 1 Best in Awards 2025
Digital
PT Bussan Auto Finance
7 Indonesia Brand Excellence DIGITAL
in Customer Value 2025
8 21st Multifinance Award 2025 17 Indonesia Digital Innovation Awards 2025
9 Indonesia Best Multifinance Awards 2025 18 7th Top Digital Corporate Brand Award 2025
10 Indonesia Most Reputable Companies 19 Indonesia Digital Sustainability Award 2025
Awards 2025
20 Indonesia Digital Popular Brand Award 2025
21
Page 22
Sustainability Leadership
SUSTAINABILITY LEADERSHIP
2025 Sustainability Report
21 Indonesia Human Capital Awards 2025 27 Indonesia Financial Top Leader Awards
2025
22 Indonesia Excellence GCG Awards 2025
28 Indonesia Top Financial Woman Leaders
23 Innovative Future Finance Awards 2025 2025
24 Indonesia Best Employee Engagement 29 The Most Outstanding Women 2025
and Well-Being 2025
30 Indonesia CEO Excellence Awards 2025
25 Indonesia Best Workplace Awards 2025
|
Laporan Keberlanjutan 2025
26 Indonesia Service Climate Excellence 2025
22
Page 23
PERISTIWA PENTING
SIGNIFICANT EVENTS
Safety Riding Dialogue Sepanjang tahun 2025, Perseroan rutin
SAFETY RIDING DIALOGUE menyelenggarakan safety riding dialogue pada
setiap hari Senin untuk meningkatkan kesadaran
dan pengetahuan karyawan mengenai bagaimana
cara berkendara yang baik guna menghindari risiko
kecelakaan di jalan raya.
In 2025, the Company regularly holds safety riding
dialogues every Monday to increase employee
awareness and knowledge on safety riding and road
accidents risk.
Mini-Medical Check Up (MCU) Sepanjang tahun 2025, Perseroan rutin melaksanakan
MINI-MEDICAL CHECK-UP (MCU) kegiatan Mini MCU kepada seluruh karyawan setiap
hari Senin.
In 2025, the Company regularly provides Mini-MCU
for all employees every Monday.
PT Bussan Auto Finance
BAF Jadi Salah Satu Pembeli Perseroan menjadi salah satu pembeli pertama
dengan membeli 7.000 ton CO2e karbon.
Perdana Perdagangan
Internasional IDXCarbon The Company became an initial buyers, purchasing
BAF BECOMES AN INITIAL BUYERS OF 7,000 tons of CO2e carbon.
IDXCARBON INTERNATIONAL TRADING
23
Page 24
Peluncuran Kegiatan Physical & Di bulan Maret 2025, Perseroan kembali meluncurkan
program Fit for Growth (FFG) yang berfokus pada
Emotional Health (PNE)
kebugaran fisik dan emosional. Beberapa kegiatannya
LAUNCH OF PHYSICAL & EMOTIONAL
adalah Pojok Kayuh, Pojok Sehat, Pojok Curhat, dan
HEALTH (PNE) ACTIVITIES
Pojok Finansial.
In March 2025, the Company relaunched the Fit for
Growth (FFG) program, which focuses on physical and
emotional wellness. Some of the activities include
the Paddle Corner, Health Corner, Chat Corner, and
Financial Corner.
Safety Riding Month Untuk menumbuhkan kesadaran dalam berkendara,
SAFETY RIDING MONTH selama bulan Maret 2025, Perseroan melaksanakan
program Safety Riding Month. Beberapa kegiatannya
antara lain Safety Mindset Talkshow, Safety Gear
Photo Competition, Safety Riding Weekly Quiz, dan
Pojok #SiapSelamat.
To raise awareness on riding, the Company organized
Safety Riding Month program throughout March
2025. The activities include Safety Mindset Talkshow,
2025 Sustainability Report
Safety Gear Photo Competition, Safety Riding Weekly
Quiz, and #SiapSelamat Corner.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
CSR Ramadan – CSR Ramadan 2025 kembali diselenggarakan melalui
program BAF Nutri-Kids dengan menjangkau 3 daerah
BAF Nutri-Kids 2025
dan lebih dari 1.000 penerima manfaat.
RAMADAN CSR – BAF NUTRI-KIDS 2025
The 2025 Ramadan CSR program was again held
through the BAF Nutri-Kids program, reaching three
regions and more than 1,000 beneficiaries.
24
Page 25
Literasi Keuangan – Pekanbaru Perseroan menyelenggarakan kegiatan edukasi dan
FINANCIAL LITERACY – PEKANBARU literasi keuangan BAF PEKA dihadiri oleh 96 pelaku
UMKM.
The Company held financial education and literacy
event, BAF PEKA, attended by 96 MSMEs.
E-Learning Sustainable Finance Perseroan kembali meluncurkan modul pembelajaran
bertemakan “Perubahan Iklim” yang mewajibkan
“Perubahan Iklim” untuk
karyawan Non-Field untuk menyelesaikan modul
Karyawan Non-Field tersebut.
SUSTAINABLE FINANCE E-LEARNING
“CLIMATE CHANGE” FOR NON-FIELD The Company launched another learning module
EMPLOYEES on the theme “Climate Change,” requiring non-field
employees to complete the module.
BAF ECO Move 2025 Gerakan penghijauan melalui BAF ECO Move 2025
BAF ECO MOVE 2025 kembali dilaksanakan. Perseroan bekerja sama
dengan LindungiHutan untuk menanam lebih
dari 21.000 bibit mangrove di 3 lokasi ekosistem
mangrove di Indonesia.
The reforestation movement, BAF ECO Move 2025
was presented. The Company was collaborating with
PT Bussan Auto Finance
LindungiHutan to plant more than 21,000 mangrove
seedlings in 3 (three) mangrove ecosystem locations
in Indonesia.
25
Page 26
Optivate Award 2025 Optivate Award kembali diadakan pada tahun 2025
OPTIVATE AWARD 2025 untuk memberi kesempatan kepada seluruh karyawan
dalam mengajukan ide atau inovasi baru yang
dapat meningkatkan dan mengoptimalkan kinerja
operasional Perseroan.
Optivate Award was held in 2025 to provide all
employees with the opportunity to submit new
ideas or innovations to improve and optimize the
Company’s operational performance.
Literasi Keuangan – Lampung Perseroan menyelenggarakan kegiatan edukasi dan
FINANCIAL LITERACY – LAMPUNG literasi keuangan BAF PEKA dihadiri oleh 86 pelaku
UMKM dan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
The Company held financial education and literacy
event, BAF PEKA, attended by 86 MSMEs and
Indonesian Migrant Workers (TKI) candidates.
2025 Sustainability Report
Bimbingan Teknis Taksonomi Perseroan berinisiatif untuk mengadakan bimbingan
teknis dan capacity building terkait dengan TKBI
Keuangan Berkelanjutan
secara daring, yang mana Otoritas Jasa Keuangan
Indonesia (TKBI)
|
(OJK) menjadi narasumber tersebut.
TECHNICAL GUIDANCE ON
Laporan Keberlanjutan 2025
INDONESIAN SUSTAINABLE FINANCE The Company implemented the initiative to conduct
TAXONOMY (TKBI) online technical guidance and capacity building
related to TKBI, with Financial Services Authority
(OJK) as the speaker.
26
Page 27
Literasi Keuangan – Gorontalo Perseroan menyelenggarakan kegiatan edukasi dan
FINANCIAL LITERACY – GORONTALO literasi keuangan BAF PEKA dihadiri oleh 97 pelaku
UMKM.
The Company held financial education and literacy
event, BAF PEKA, attended by 97 MSMEs.
Sustainability Months Perseroan melanjutkan program Sustainability
Months 2025 bertajuk “We Own Our Waste” yang
2025 – Waste
dimulai pada bulan Agustus hingga Desember
SUSTAINABILITY MONTHS 2025 – WASTE
2025. Beberapa kegiatan yang diadakan meliputi
workshop, seminar, morning activity sharing session,
seminar untuk Dewan Komisaris, Direksi, dan Senior
Management, serta e-learning kepada seluruh
karyawan.
The Company continued Sustainability Months 2025
program, with title “We Own Our Waste,” which was
carried out from August to December 2025. Several
activities were held, including workshops, seminars,
morning activity sharing sessions, seminars for the
Board of Commissioners, Board of Directors, and
Senior Management, and e-learning for all employees.
Literasi Keuangan- Bengkulu Perseroan menyelenggarakan kegiatan edukasi dan
PT Bussan Auto Finance
FINANCIAL LITERACY - BENGKULU literasi keuangan BAF PEKA dihadiri oleh 130 pelaku
UMKM.
The Company held financial education and literacy
event, BAF PEKA, attended by 130 MSMEs.
27
Page 28
Morning Activity Sharing Pada periode Sustainability Months 2025, beberapa
karyawan berbagi insights mengenai sampah
Session – Sampah Makanan
makanan di setiap lantai di kantor pusat.
MORNING ACTIVITY SHARING SESSION
– FOOD WASTE
During the Sustainability Months 2025, employees
shared insights regarding food waste on each floor at
the Head Office.
Morning Activity Sharing Pada periode Sustainability Months 2025, beberapa
karyawan berbagi insights mengenai sampah plastik
Session – Sampah Plastik
di setiap lantai di kantor pusat.
MORNING ACTIVITY SHARING SESSION
– FOOD WASTE
During the Sustainability Months 2025, employees
shared insights regarding food waste on each floor at
the Head Office.
2025 Sustainability Report
Workshop “Mengenal & Workshop komprehensif kembali diadakan dalam
Sustainability Months 2025. Pada workshop kali ini,
Mengolah Sampah Makanan
21 karyawan terpilih mendapatkan pemahaman
dengan Composting” mendalam mengenai sampah makanan dan cara
WORKSHOP “UNDERSTANDING & mengolahnya.
PROCESSING FOOD WASTE WITH
|
COMPOSTING” This comprehensive workshop was held during
Sustainability Months 2025. In this workshop, 21
Laporan Keberlanjutan 2025
selected employees gained an in-depth understanding
of food waste and how to process the waste.
28
Page 29
Pelatihan “Climate Risk Pelatihan ini diadakan secara langsung di kantor
pusat Perseroan dengan total peserta sebanyak 11
Management and Scenario
peserta yang berasal dari divisi Corporate Planning &
Analysis (CRMS) & Transition Secretary, Risk Management & Compliance, Corporate
Planning” Accounting, dan Corporate Legal & Litigation.
“CLIMATE RISK MANAGEMENT AND
SCENARIO ANALYSIS (CRMS) & This training was held onsite at the Company’s
TRANSITION PLANNING” TRAINING head office with total 11 participants from the
Corporate Planning & Secretary, Risk Management
& Compliance, Corporate Accounting, and Corporate
Legal & Litigation divisions.
Seminar “Sampah Kita Dalam periode Sustainability Months 2025, seminar
bertemakan keberlanjutan kembali diselenggarakan
Tanggung Jawab Siapa?”
yang dihadiri oleh 301 karyawan, baik secara
SEMINAR “WHOSE RESPONSIBILITY IS
langsung maupun daring.
OUR WASTE?”
During the Sustainability Months 2025 period, a
sustainability-themed seminar was held, attended by
301 employees, both onsite and online.
BAF Lions Run 2025 – BAF Lions Run 2025, yang mengusung tema “Run for
Children”, diikuti oleh lebih dari 3.500 pelari secara
Run for Children
offline dan lebih dari 6.000 pelari secara virtual.
BAF LIONS RUN 2025 – RUN FOR CHILDREN
PT Bussan Auto Finance
BAF Lions Run 2025, with theme “Run for Children,”
participated by over 3,500 offline runners and 6,000
virtual runners.
29
Page 30
Literasi Keuangan – Kupang Perseroan menyelenggarakan kegiatan edukasi dan
FINANCIAL LITERACY – KUPANG literasi keuangan BAF PEKA dihadiri oleh 85 pelaku
UMKM.
The Company held financial education and literacy
event, BAF PEKA, attended by 85 MSMEs.
BAF 28th Anniversary 2025: Sebagai perayaan Hari Ulang Tahun Perseroan ke-28,
Perseroan melaksanakan kegiatan CSR BAF United for
BAF United for Care
Care. Pelaksanaan CSR ini berlangsung selama 3 hari
BAF 28 TH ANNIVERSARY 2025:
di 28 kota dengan lebih dari 1.000 penerima manfaat.
BAF UNITED FOR CARE
To celebrate the Company’s 28th anniversary, the
Company held CSR activity, BAF United for Care. This
CSR program was carried out in three days in 28 cities,
reaching more than 1,000 beneficiaries.
2025 Sustainability Report
Literasi Keuangan – Makassar Perseroan menyelenggarakan kegiatan edukasi dan
FINANCIAL LITERACY – MAKASSAR literasi keuangan BAF PEKA dihadiri oleh 56 pelaku
UMKM.
The Company held financial education and literacy
|
event, BAF PEKA, attended by 56 MSMEs.
Laporan Keberlanjutan 2025
30
Page 31
Pelatihan “Climate Transition Seminar yang dihadiri oleh Dewan Komisaris, Direksi,
dan Senior Management ini mengulas mengenai
Plan: Strategic Direction for
isu risiko perubahan iklim, penerapan International
Leadership in the IFRS S2 Era” Financial Reporting Standards - IFRS S1 & S2, dan isu-
“CLIMATE TRANSITION PLAN: isu keberlanjutan secara global.
STRATEGIC DIRECTION FOR
LEADERSHIP IN IFRS S2 ERA” TRAINING The seminar, attended by Board of Commissioners,
Board of Directors, and Senior Management,
discussing climate change risk issues, implementation
of International Financial Reporting Standards (IFRS
S1 & S2), and global sustainability issues.
Program MCU untuk Perseroan kembali melaksanakan kegiatan MCU
kepada Karyawan level Department Head, Senior
Karyawan Tertentu
Management, Associate Director, dan Direksi. Tidak
MCU PROGRAM FOR SELECTED EMPLOYEES
hanya mendapatkan hasilnya, karyawan juga
berkesempatan untuk konsultasi dengan dokter
mengenai langkah yang harus dilakukan apabila
hasilnya kurang baik.
The Company held another MCU activities for
employees at Department Head, Senior Management,
Associate Director, and Board levels. The employees
does not only receive the results, but also had the
opportunity to consult with a doctor about steps to
take if the results are unfavourable. PT Bussan Auto Finance
Program Orang Tua Asuh Perseroan melanjutkan Program Orang Tua Asuh
FOSTER PARENT PROGRAM bekerja sama dengan Gerakan Nasional Orang Tua
Asuh (GNOTA) untuk mendukung pendidikan 820
anak di Maluku di 15 Sekolah Dasar.
The Company continued Foster Parent Program in
collaboration with National Foster Parent Movement
(GNOTA) to support education of 820 children in
Maluku at 15 elementary schools.
31
Page 32
BAF Peduli – Banjir Sumatera Sebagai rasa kepedulian terhadap sesama, Perseroan
BAF CARES – SUMATRA FLOODS berinisiatif untuk memberikan donasi bagi warga
terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh,
Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
As a means of care to others, the Company conducted
an initiative to provide donations to people affected
by floods and landslides in Aceh, North Sumatra, and
West Sumatra.
Literasi Keuangan – Pontianak Perseroan menyelenggarakan kegiatan edukasi dan
FINANCIAL LITERACY – PONTIANAK literasi keuangan BAF PEKA dihadiri oleh 690 peserta
penyandang disabilitas.
The Company held financial education and literacy
event, BAF PEKA, attended by 690 participants with
disabilities.
2025 Sustainability Report
Seminar “Green Office Dimulai Masih dalam periode Sustainability Months 2025,
seminar kali ini bertujuan untuk memberikan
dari Pilah-Pilih Sampah”
kesadaran karyawan bahwa penerapan Green Office
“GREEN OFFICE STARTS WITH WASTE
dapat dilakukan dengan langkah sederhana, salah
SORTING” SEMINAR
|
satunya adalah memilah sampah sesuai jenisnya.
Laporan Keberlanjutan 2025
Within the Sustainability Months 2025 period, this
seminar aims to raise employee awareness that
implementation of Green Office can be done with
simple measures, including waste classification
according to type.
32
Page 33
CSR Akhir Tahun – Menutup akhir tahun 2025, Perseroan menggelar
kegiatan sosial kepada lebih dari 1.000 penerima
Bingkisan Akhir Tahun
manfaat di berbagai yayasan dan panti asuhan.
YEAR-END CSR – END-OF-YEAR GIFTS
To close 2025, the Company held social activities for
more than 1,000 beneficiaries at various foundations
and orphanages.
E-Learning Sustainable Finance Perseroan kembali meluncurkan modul pembelajaran
bertemakan “Perubahan Iklim” yang mewajibkan
“Perubahan Iklim” untuk
karyawan lapangan untuk menyelesaikan modul
Karyawan Field tersebut.
SUSTAINABLE FINANCE E-LEARNING
“CLIMATE CHANGE” FOR FIELD The Company launched another learning module with
EMPLOYEES theme “Climate Change,” requiring field employees to
complete the module.
BAF Gabung Anggota UN Global Perseroan secara resmi bergabung sebagai anggota
UN Global Compact Network Indonesia (IGCN)
Compact Network Indonesia
yang menandai komitmen dalam memperkuat
BAF JOINS UN GLOBAL COMPACT
integrasi prinsip keberlanjutan dan praktik bisnis yang
NETWORK INDONESIA
bertanggung jawab ke dalam strategi korporasi serta
operasional perusahaan.
The Company officially joined UN Global
PT Bussan Auto Finance
Compact Network Indonesia (IGCN), indicating
the commitment to strengthen integration of
sustainability principles and responsible business
practices into corporate strategy and operations.
33
Page 34
Laporan Keberlanjutan 2025 | 2025 Sustainability Report 34
Page 35
LAPORAN
MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
Rise Up dimulai dari setiap peran yang
bergerak selaras, memperkuat tata kelola
dan kapasitas untuk menghadirkan
keputusan bisnis yang lebih terintegrasi
dan berkelanjutan.
PT.Bussan Auto Finance
Rise Up begins with every role moving in
harmony, strengthening governance and
capacity to deliver more integrated and
sustainable business decisions.
35
Page 36
2025 Sustainability Report
|
Laporan Keberlanjutan 2025
Toshiyuki Kojima
Presiden Komisaris
36 President Commissioner
Page 37
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
REPORT FROM THE BOARD OF COMMISSIONERS
D
ewan Komisaris terus mendukung penuh upaya Direksi dalam
memperkuat integrasi keberlanjutan ke dalam strategi, tata kelola,
dan manajemen risiko Perseroan guna memastikan pertumbuhan
yang tangguh, berdaya tahan, dan berkelanjutan.
The Board of Commissioners fully supports the Management’s efforts to strengthen
the integration of sustainability into the Company’s strategy, governance, and risk
management to ensure resilient and sustainable growth.
Dewan Komisaris menilai bahwa sepanjang tahun Board of Commissioners assessed that throughout
2025 Direksi telah menunjukkan komitmen dan upaya 2025 the Board of Directors has demonstrated
yang konsisten dalam mengintegrasikan prinsip consistent commitment and efforts in integrating
keberlanjutan ke dalam strategi dan operasional sustainability principles into the Company’s
Perseroan, sejalan dengan sustainability framework strategy and operations, in line with the Company’s
Perseroan yang telah disepakati bersama Dewan sustainability framework that as agreed altogether
Komisaris. with the Board of Commissioners.
Pengawasan atas Penerapan Supervision on Sustainability
Strategi Keberlanjutan Strategy Implementation
Dalam pelaksanaan strategi keberlanjutan, Direksi In implementing the sustainability strategy, the
telah mengarahkan organisasi untuk memperkuat Board of Directors has managed the organization
efisiensi operasional, mendorong transformasi to strengthen operational efficiency, encourage
digital yang bertanggung jawab, serta memperluas responsible digital transformation, and expand
pembiayaan yang mendukung inklusi keuangan. financing that supports financial inclusion. The Board
Dewan Komisaris mencermati bahwa inisiatif tersebut of Commissioners observed that these initiatives were
dijalankan dengan pendekatan yang terukur dan implemented with a measurable approach and aligned
PT.Bussan Auto Finance
selaras dengan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan with Sustainable Finance Action Plan (RAKB), and
(RAKB), serta didukung oleh indikator kinerja yang supported by relevant performance indicators.
relevan.
Selain itu, Dewan Komisaris juga memastikan bahwa Furthermore, the Board of Commissioners also
Direksi telah melaksanakan strategi keberlanjutan ensured that the Board of Directors has implemented
dengan penuh transparansi dan akuntabilitas. Pada sustainability strategy with full transparency and
tahun 2025, Dewan Komisaris menyetujui laporan accountability. In 2025, the Board of Commissioners
RAKB untuk tahun buku 2026 sebagai bagian approved RAKB report for fiscal year 2026 as part of
37
Page 38
dari Laporan Rencana Bisnis Tahunan, yang telah the Annual Business Plan Report, which was submitted
disampaikan kepada OJK. Hal ini mencerminkan to Financial Services Authority (OJK). This reflects
komitmen kuat manajemen dalam mematuhi regulasi management’s strong commitment to comply
yang berlaku dan mendukung inisiatif keberlanjutan with prevailing regulations and support ongoing
yang berkesinambungan. sustainability initiatives.
Dewan Komisaris juga mengapresiasi langkah The Board of Commissioners also appreciated the Board
Direksi dalam membangun kapasitas internal dan of Directors’ efforts to build internal capacity and raise
meningkatkan kesadaran seluruh insan Perseroan awareness regarding sustainability issues throughout
terhadap isu keberlanjutan sepanjang tahun 2025. 2025. This approach reflects the understanding that
Pendekatan ini mencerminkan pemahaman bahwa the success of the sustainability strategy is highly
keberhasilan strategi keberlanjutan sangat ditentukan determined by the organization’s overall readiness,
oleh kesiapan organisasi secara menyeluruh, bukan not merely by policies at top management level.
hanya oleh kebijakan di tingkat manajemen puncak.
Dalam aspek bisnis, Dewan Komisaris mengapresiasi Business wise, the Board of Commissioners would
upaya Direksi dalam menjaga kinerja keuangan also appreciate the Board of Directors’ efforts in
Perseroan di tengah tantangan tahun 2025, sekaligus maintaining the Company’s financial performance
terus mendorong inovasi layanan dan penguatan amidst the challenges in 2025, while consistently
portofolio produk guna menjangkau segmen yang lebih driving service innovation and strengthen the product
luas, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah portfolio to reach broader segment, particularly Micro,
(UMKM). Direksi melanjutkan kontribusi pada Kategori Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The Board
Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB), antara lain of Directors strives to contribute to the Sustainable
melalui pembiayaan UMKM serta pembiayaan Business Activities (KKUB) category, including through
kendaraan ramah lingkungan, termasuk kendaraan financing for MSMEs and financing for green vehicles,
hybrid dan listrik, yang sejalan dengan komitmen including hybrid and electric vehicles. This aligns with
Perseroan dalam memperkuat perannya pada industri the Company’s commitment to strengthen its role in the
pembiayaan yang mendukung keuangan berkelanjutan. financing industry that supports sustainable finance.
Sejak tahun 2024, Perseroan telah melakukan Since 2024, the Company has calculated operational
penghitungan emisi operasional Cakupan 1 dan 2, serta emissions for Scope 1 and Scope 2, as well as
sebagian Cakupan 3, yang pada tahun 2025 dilanjutkan partly for Scope 3. This will be followed by a more
melalui proses identifikasi yang lebih komprehensif comprehensive identification process for Scope 3
untuk Cakupan 3. Dewan Komisaris memandang in 2025. The Board of Commissioners views this
langkah ini sebagai fondasi penting dalam penyusunan initiative as a crucial foundation for developing the
transition planning Perseroan, guna memahami jejak Company’s transition planning, enabling a more
karbon secara lebih menyeluruh dan menjadi dasar comprehensive understanding of its carbon footprint
perumusan strategi penurunan emisi yang terarah and the formulation of a targeted emission reduction
dalam mendukung perjalanan menuju net zero serta strategy to support the journey towards net zero and
memperkuat komitmen keberlanjutan jangka panjang. strengthen long-term sustainability commitment.
2025 Sustainability Report
Pandangan atas Penerapan Tata Outlook on Sustainability
Kelola dan Manajemen Risiko Governance and Risk
Keberlanjutan Management the Implementation
Dewan Komisaris menempatkan tata kelola perusahaan Board of Commissioners views good corporate
yang baik sebagai fondasi utama dalam memastikan governance as the sole foundation to ensure effective
|
efektivitas penerapan strategi keberlanjutan yang sustainability strategies implementation aligned with
selaras dengan praktik terbaik dan perkembangan best practices and evolving global standards, including
Laporan Keberlanjutan 2025
standar global, termasuk IFRS S1 dan IFRS S2. IFRS S1 and IFRS S2. Throughout 2025, the Board of
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris secara aktif Commissioners actively oversees the implementation
menjalankan fungsi pengawasan terhadap penerapan of the transparency, accountability, responsibility,
prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independency, and fairness principles in the Company’s
independensi, dan kewajaran dalam pengelolaan management.
Perseroan.
38
Page 39
Pelaksanaan agenda keberlanjutan dilakukan secara Implementation of the sustainability agenda is
terkoordinasi melalui fungsi Corporate Planning coordinated through Corporate Planning & Corporate
& Corporate Secretary serta Sustainable Finance Secretary function and the Sustainable Finance Task
Task Force yang secara berkala menyampaikan Force, which regularly reports the implementation
perkembangan implementasi kepada Dewan progress to the Board of Commissioners, at least every
Komisaris, sekurang-kurangnya setiap semester, semester, as part of the ongoing monitoring and
sebagai bagian dari mekanisme pengawasan dan evaluation mechanism.
evaluasi berkelanjutan.
Dalam aspek manajemen risiko keberlanjutan, Regarding sustainability risk management, the Board
Dewan Komisaris mencermati bahwa Direksi terus of Commissioners observed that the Board of Directors
mengintegrasikan risiko dan peluang lingkungan, sosial, continuously integrates environmental, social, and
dan tata kelola ke dalam kerangka manajemen risiko governance risks and opportunities into the Company’s
perusahaan. Risiko terkait perubahan iklim, keamanan risk management framework. Risks related to climate
data, kepatuhan regulasi, serta potensi dampak sosial change, data security, regulatory compliance, and
dari aktivitas pembiayaan telah menjadi bagian dari the potential social impacts of financing activities
pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan, have been considered in the decision-making process,
sehingga memperkuat ketahanan Perseroan terhadap thereby strengthening the Company’s resilience to
risiko jangka menengah dan panjang. medium- and long-term risks.
Meskipun demikian, Dewan Komisaris berpandangan However, the Board of Commissioners believes that
PT Bussan Auto Finance
bahwa pengelolaan risiko keberlanjutan masih sustainability risk management still requires continuous
memerlukan penguatan berkelanjutan, khususnya strengthening, particularly in the development of risk
dalam pengembangan metodologi penilaian risiko, assessment methodologies, improving data quality
peningkatan kualitas dan keterlacakan data, serta and traceability, as well as closer linkages between
keterkaitan yang lebih erat antara hasil penilaian sustainability risk assessment results, the Company’s
risiko keberlanjutan dengan perencanaan strategis strategic planning and risk appetite. Therefore, the
dan risk appetite Perseroan. Oleh karena itu, Dewan Board of Commissioners continues to encourage the
39
Page 40
Komisaris terus mendorong Direksi untuk memperkuat Board of Directors to strengthen governance processes,
proses tata kelola, pengendalian, dan prosedur dalam controls, and procedures in monitoring and managing
memantau serta mengelola risiko dan peluang sustainability risks and opportunities, including by
keberlanjutan, termasuk melalui optimalisasi peran optimizing the role of committees under the Board
komite di bawah Dewan Komisaris dan Direksi, seperti of Commissioners and Board of Directors, such as
Komite Pemantau Risiko dan Komite Manajemen Risk Monitoring Committee and Risk Management
Risiko, dengan koordinasi yang solid bersama Divisi Committee, with solid coordination with Risk
Manajemen Risiko dan Sustainable Finance Task Force, Management Division and Sustainable Finance Task
guna memastikan pengawasan dan implementasi Force, to ensure effective and integrated supervision
berjalan secara efektif dan terintegrasi. and implementation.
Pandangan Dewan Komisaris Board of Commissioners’ Views
atas Tantangan Prospek on the Company’s Sustainability
Keberlanjutan Perseroan Prospects Challenges
Dewan Komisaris memandang bahwa implementasi The Board of Commissioners views that the
prinsip keberlanjutan akan semakin menjadi faktor sustainability principles implementation will
kunci dalam menentukan daya saing industri more become a key factor in determining future
pembiayaan di masa depan. Perubahan regulasi, competitiveness of the financing industry. Regulatory
meningkatnya ekspektasi investor dan konsumen, changes, rising investor and consumer expectations,
serta dinamika risiko iklim dan sosial akan mendorong as well as the dynamics of climate and social risks will
industri untuk mengadopsi praktik bisnis yang lebih encourage the industry to adopt more responsible and
bertanggung jawab dan berorientasi jangka panjang. long-term-oriented business practices.
Sejalan dengan hal tersebut, Dewan Komisaris In line with this condition, the Board of Commissioners
mencermati rencana Otoritas Jasa Keuangan is closely monitoring the Financial Services Authority’s
untuk menerbitkan regulasi baru yang akan plan to issue a new regulation to replace POJK 51/2017,
menggantikan POJK 51/2017, dengan pendekatan with an approach that prioritizes double materiality
yang mengedepankan prinsip double materiality serta principle and refers to IFRS S1 and IFRS S2 standards.
mengacu pada standar IFRS S1 dan IFRS S2. Dalam In this context, the Board of Directors needs to ensure
konteks ini, Direksi perlu memastikan penguatan the strengthening of adequate governance processes,
proses tata kelola, pengendalian, dan prosedur yang controls, and procedures to monitor and manage
memadai untuk memantau serta mengelola risiko dan sustainability-related risks and opportunities, including
peluang terkait keberlanjutan, termasuk dampaknya their impact on the Company’s financial position,
terhadap posisi keuangan, kinerja keuangan, dan financial performance, and cashflow. These efforts
arus kas Perseroan. Upaya tersebut juga mencakup also include improving Scope 1, Scope 2, and Scope 3
penyempurnaan pengukuran emisi gas rumah kaca greenhouse gas emissions measurement, which have
Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan 3 yang telah been implemented in recent years, as well as preparing
2025 Sustainability Report
mulai diimplementasikan dalam beberapa tahun an assurance process to enhance the credibility of
terakhir, sekaligus mempersiapkan proses assurance sustainability disclosures.
guna meningkatkan kredibilitas pengungkapan
keberlanjutan.
Lebih lanjut, Dewan Komisaris menilai bahwa Furthermore, the Board of Commissioners believes that
peningkatan kapasitas organisasi dalam menerapkan increasing organizational capacity in implementing
keuangan berkelanjutan merupakan langkah strategis sustainable finance becomes a strategic initiative
untuk mengantisipasi risiko global yang semakin to anticipate more complex global risks, as reflected
|
kompleks, sebagaimana tercermin dalam berbagai in various international studies indicating that
kajian internasional yang menunjukkan bahwa risiko environmental risks and climate change will become
Laporan Keberlanjutan 2025
lingkungan dan perubahan iklim akan menjadi salah one of the main challenges for the business secotr in
satu tantangan utama dunia usaha dalam dekade the coming decade. This is further reinforced by Global
mendatang. Hal ini juga diperkuat oleh laporan Risks Report 2026 published by the World Economic
Global Risks Report 2026 yang diterbitkan oleh World Forum, which places environmental risk as one of the
Economic Forum, yang menempatkan risiko lingkungan key challenges in short and medium term. Therefore,
sebagai salah satu tantangan utama dalam jangka strengthening internal capabilities, integrating
pendek maupun menengah. Oleh karena itu, sustainability into business strategy, and consistently
penguatan kapabilitas internal, integrasi keberlanjutan implementing sustainable finance practices become
dalam strategi bisnis, serta konsistensi implementasi crucial focuses to maintain the Company’s long-term
praktik keuangan berkelanjutan menjadi fokus penting resilience and growth.
untuk menjaga ketahanan dan pertumbuhan jangka
panjang Perseroan.
40
Page 41
Dalam konteks tersebut, Dewan Komisaris menilai In this context, the Board of Commissioners believes
bahwa Perseroan telah berada pada arah yang that the Company is on the right track in capitalizing the
tepat dalam memanfaatkan peluang dari transisi opportunities from the transition towards sustainable
menuju pembiayaan berkelanjutan. Integrasi prinsip financing. The integration of Environmental, Social,
Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam and Governance (ESG) principles into our financing
strategi pembiayaan diharapkan semakin memperkuat strategy is expected to further strengthen business
ketahanan bisnis sekaligus membuka peluang resilience while creating new growth opportunities,
pertumbuhan baru, khususnya pada pembiayaan yang particularly in financing that supports low-carbon
mendukung ekonomi rendah karbon, digitalisasi, dan economy, digitalization, and financial inclusion.
inklusi keuangan.
Ke depan, Dewan Komisaris mendorong Direksi Going forward, the Board of Commissioners encourages
untuk terus memperkuat kesiapan Perseroan dalam the Board of Directors to continue strengthening the
merespons perkembangan standar dan praktik Company’s readiness to respond to developments in
keberlanjutan global melalui pendekatan yang global sustainability standards and practices through
adaptif, berbasis data, dan terintegrasi dengan an adaptive, data-driven approach integrated with
strategi bisnis. Langkah tersebut diharapkan mampu business strategy. This step is expected to ensure that
memastikan Perseroan tetap kompetitif serta menjaga the Company remains competitive and maintains
keberlanjutan pertumbuhan di tengah dinamika sustainable growth amidst more complex dynamics of
industri pembiayaan yang semakin kompleks. the financing industry.
Penutup Closing Remarks
Dengan mempertimbangkan kinerja, prospek, serta Considering the Company’s performance, prospects,
penerapan tata kelola keberlanjutan sepanjang tahun and implementation of sustainability governance
2025, Dewan Komisaris menilai bahwa Perseroan telah throughout 2025, the Board of Commissioners views
menunjukkan kemajuan yang positif dalam perjalanan that the Company has demonstrated positive progress
menuju penerapan keuangan berkelanjutan. Dewan towards sustainable finance implementation. The
Komisaris berkomitmen untuk terus menjalankan Board of Commissioners is committed to advance
fungsi pengawasan secara aktif dan konstruktif, our active and constructive supervisory function to
guna memastikan bahwa strategi keberlanjutan ensure that the Company’s sustainability strategy is
Perseroan dilaksanakan secara konsisten, terukur, dan implemented in consistent and measurable manners,
memberikan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh as well as provides long-term added value for all
pemangku kepentingan. stakeholders.
Jakarta, 27 April 2026
Jakarta, April 27, 2026
Atas nama Dewan Komisaris,
On behalf of the Board of Commissioners,
PT Bussan Auto Finance
Toshiyuki Kojima
Presiden Komisaris
President Commissioner
41
Page 42
1. Toshiyuki Kojima 4. Dani Firmansjah
Presiden Komisaris Komisaris Independen
President Commissioner Independent Commissioner
2. Naotaka Takeshita 5. Prabowo
Komisaris Komisaris Independen
Commissioner Independent Commissioner
3. Masami Shiobara 6. Nurdayadi
Komisaris Komisaris Independen
Commissioner Independent Commissioner
2025 Sustainability Report
6 1 5
|
Laporan Keberlanjutan 2025
42
Page 43
PT Bussan Auto Finance
43
2
4
3
Page 44
Laporan Keberlanjutan 2025 | 2025 Sustainability Report
44
Koji Kato
Presiden Direktur
President Director
Page 45
LAPORAN DIREKSI
REPORT FROM THE BOARD OF DIRECTORS
P
erjalanan keberlanjutan Perseroan terus berkembang di tengah
meningkatnya kompleksitas tantangan dan ekspektasi. Kami
menjadikannya fondasi untuk memperkuat ketahanan bisnis, termasuk
melalui penguatan identifikasi emisi hingga rantai nilai (Cakupan 3),
guna mendukung strategi transisi yang berkelanjutan.
The Company’s sustainability journey keeps evolving amidst increasing complexity
of challenges and expectations. We places the journey as a foundation to strengthen
business resilience, including by strengthening emissions identification deschending
to the value chain (Scope 3), to support the sustainable transition strategy.
Memasuki tahun 2025, Direksi memandang Approaching 2025, the Board of Directors views
keberlanjutan sebagai fondasi penting dalam menjaga sustainability as a critical foundation to maintain
ketahanan dan pertumbuhan bisnis Perseroan di the Company’s business resilience and growth
tengah dinamika industri pembiayaan yang semakin amidst more complex dynamics of the financing
kompleks. Dalam menjalankan strategi keberlanjutan, industry. In implementing its sustainability strategy,
Perseroan berfokus pada topik-topik material the Company focuses on material topics identified
yang telah diidentifikasi melalui proses penilaian through a materiality assessment process, considering
materialitas dengan mempertimbangkan dampak economic, social, and environmental impacts, as well
ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta kepentingan as stakeholder interests and business risk exposure.
pemangku kepentingan dan eksposur risiko bisnis. The Company’s key material topics include sustainable
Topik material utama Perseroan meliputi pembiayaan financing, climate change risks, consumer protection,
berkelanjutan, risiko perubahan iklim, perlindungan data security, and human resource development.
konsumen, keamanan data, serta pengembangan This focus establishes the basis for formulating the
sumber daya manusia. Fokus ini menjadi dasar dalam Company’s sustainability strategy, policies, and
perumusan strategi, kebijakan, dan pengukuran kinerja performance measurement.
keberlanjutan Perseroan.
Kebijakan untuk Merespon Policies to Respond to
PT.Bussan Auto Finance
Tantangan dalam Pemenuhan Challenges in Fulfilling
Strategi Keberlanjutan [SEOJK Sustainability Strategy [SEOJK
D.1.a] [POJK 4.a.1-5] D.1.a] [POJK 4.a.1-5]
Dalam menghadapi dinamika perubahan yang semakin In dealing with more complex dynamics of change,
kompleks, Perseroan terus memperkuat kebijakan yang the Company strives to strengthen policies based on
berlandaskan prinsip keberlanjutan dan tanggung sustainability and social responsibility principles. These
jawab sosial. Upaya ini difokuskan pada penguatan tata efforts focus on strengthening sustainability governance
kelola keberlanjutan sebagai fondasi tiga pilar utama as the foundation of the Company’s three main pillars
Perseroan (sosial, ekonomi, dan lingkungan) yang (social, economic, and environmental), which align 45
Page 46
selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan with the Sustainable Development Goals (SDGs). The
(TPB). Prinsip transparansi, akuntabilitas, dan praktik transparency, accountability, and ethical business
bisnis yang etis menjadi arah utama dalam setiap practices principles become the primary direction in
pengambilan keputusan guna membangun ekosistem every decision-making process to build a business
usaha yang berintegritas, terpercaya, dan inklusif. ecosystem with integrity, trust, and inclusiveness.
Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Perseroan As a concrete manifestation of this commitment,
secara konsisten mengimplementasikan Rencana the Company consistently implements Sustainable
Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) sesuai dengan Finance Action Plan (RAKB) in accordance with POJK
POJK No. 51/POJK.03/2017. Integrasi aspek ESG ke No. 51/POJK.03/2017. The integration of ESG aspects
dalam strategi dan operasional bisnis tercermin dalam into business strategy and operations is reflected
penyusunan Laporan RAKB tahun buku 2026 yang in the preparation of the RAKB Report for the 2026
telah mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris dan financial year, which has received approval from
disampaikan kepada OJK bersamaan dengan laporan the Board of Commissioners and was submitted to
Rencana Bisnis Tahunan. Langkah ini menegaskan the OJK along with the Annual Business Plan. This
peran aktif manajemen dalam mendukung initiative emphasizes the management’s active role in
pembangunan keuangan berkelanjutan. supporting sustainable financial development.
Pada tahun 2025, Perseroan melanjutkan implementasi In 2025, the Company advanced the implementation of
Sustainability Roadmap periode 2025–2029 sekaligus Sustainability Roadmap 2025–2029 while evaluating
melakukan evaluasi atas kesesuaiannya dengan alignment with industry developments, regulations,
perkembangan industri, regulasi, serta ekspektasi and evolving stakeholder expectations. The Company
pemangku kepentingan yang terus berkembang. will also continue to strengthen its Sustainability
Perseroan juga terus memperkuat Sustainability Framework, which focuses on Responsible Financing,
Framework yang berfokus pada Responsible Responsible Business Practices, and Responsible
Financing, Responsible Business Practices, dan Beyond Action. This framework considers stakeholder
Responsible Beyond Action. Kerangka ini dijalankan feedback, industry trends, and medium to long-
dengan mempertimbangkan masukan pemangku term challenges. Such framework is translated into
kepentingan, tren industri, serta tantangan jangka strategies and metrics that are regularly monitored
menengah hingga panjang, dan dijabarkan ke dalam by the Sustainable Finance Task Force to ensure the
strategi serta metrik yang dipantau secara berkala achievement of the Company’s sustainability goals.
oleh Sustainable Finance Task Force untuk memastikan
pencapaian tujuan keberlanjutan Perseroan.
Pengawasan terhadap implementasi strategi Sueprvision on the implementation of the sustainability
keberlanjutan dilakukan secara aktif oleh Direksi strategy is actively carried out by the Board of Directors,
dengan dukungan fungsi terkait, termasuk Sustainable with support from relevant functions, including the
Finance Task Force, yang bertanggung jawab dalam Sustainable Finance Task Force, which is responsible
memantau pencapaian target, mengelola risiko, for monitoring target achievement, managing risks, and
serta memastikan integrasi aspek ESG dalam proses ensuring the integration of ESG aspects into business
2025 Sustainability Report
bisnis dan pengambilan keputusan. Direksi juga processes and decision-making. The Board of Directors
secara berkala melaporkan perkembangan kinerja also regularly reports on sustainability performance
keberlanjutan kepada Dewan Komisaris sebagai developments to the Board of Commissioners as part of
bagian dari mekanisme tata kelola yang transparan a transparent and accountable governance mechanism.
dan akuntabel.
Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penyesuaian In 2025, the Company has adjusted the work guidelines
terhadap pedoman kerja Direksi dan Dewan Komisaris for the Board of Directors and Board of Commissioners
dengan menambahkan tanggung jawab terkait by adding responsibilities related to the oversight and
|
pengawasan dan pengelolaan risiko serta peluang management of sustainability risks and opportunities,
keberlanjutan, termasuk aspek perubahan iklim, including climate change aspects, in response to
Laporan Keberlanjutan 2025
sebagai respons atas meningkatnya kompleksitas the increasing complexity of risks and stakeholder
risiko dan ekspektasi pemangku kepentingan. Langkah expectations. This step is part of strengthening
ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola sustainability governance at the decision-making level,
keberlanjutan di tingkat pengambil keputusan, yang which initially focused on improving understanding
pada tahap awal difokuskan pada peningkatan and strengthening internal foundations, and will
pemahaman dan penguatan fondasi internal, serta continue to be developed gradually to be more
akan terus dikembangkan secara bertahap agar lebih integrated into the Company’s business strategy and
terintegrasi dalam strategi bisnis dan manajemen risk management.
risiko Perseroan.
46
Page 47
Penerapan Keuangan Sustainable Finance
Berkelanjutan [SEOJK D.1.b] [POJK 4.b.1-2] Implementation [SEOJK D.1.b] [POJK 4.b.1-2]
Perseroan secara bertahap mengembangkan dan The Company is gradually developing and monitoring
memantau indikator kinerja utama (Key Performance sustainability Key Performance Indicators (KPIs), which
Indicators/KPI) keberlanjutan yang mencakup aspek cover aspects of its sustainable financing portfolio,
portofolio pembiayaan berkelanjutan, efisiensi operational emissions efficiency, and various other
emisi operasional, serta berbagai metrik kinerja sustainability performance metrics.
keberlanjutan lainnya.
Sepanjang tahun 2025, kontribusi Perseroan terhadap Throughout 2025, the Company’s contribution to the
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) Sustainable Business Activities Category (KKUB) will
terutama didorong oleh pembiayaan Usaha Mikro, be primarily driven by financing for Micro, Small, and
Kecil, dan Menengah (UMKM) serta transportasi Medium Enterprises (MSMEs) and environmentally
ramah lingkungan. Pembiayaan UMKM mencapai friendly transportation. MSME financing reached
Rp1,71 triliun atau 12,5% dari total portofolio, Rp1.71 trillion, or 12.5% of the total portfolio, while
sementara pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid financing for electric and hybrid vehicles was recorded
tercatat sebesar Rp2,50 triliun atau 18,3% dari total at Rp2.50 trillion, or 18.3% of the total portfolio.
portofolio. Dengan capaian tersebut, total portofolio With these achievements, the Company’s total KKUB
KKUB Perseroan mencapai Rp4,21 triliun atau 30,9% portfolio reached Rp4.21 trillion, or 30.9% of the
dari keseluruhan portofolio hingga akhir 2025. overall portfolio, by end of 2025.
Perseroan juga berhasil memberikan dampak positif The Company has also successfully made a positive
melalui penyerapan lebih dari 9.400 tenaga kerja impact by hiring more than 9,400 workers throughout
di seluruh Indonesia serta penciptaan peluang Indonesia and creating additional income opportunities
penghasilan tambahan bagi lebih dari 4.111 agen for more than 4,111 active agents through the Agen
aktif melalui program Agen Xtra BAF, dengan rata-rata Xtra BAF program, with an average income of Rp16.2
penghasilan Rp16,2 juta per agen. Sepanjang 2025, million per agent. Throughout 2025, the Company’s
jumlah konsumen Perseroan juga telah melampaui customer base has also exceeded 822.232 consumers.
822.232 konsumen.
Transformasi digital menjadi pilar penting dalam Digital transformation is a crucial pillar in efforts to
upaya pengurangan dampak lingkungan. Aplikasi reduce environmental impact. BAF Mobile application,
BAF Mobile, yang telah diunduh lebih dari 6,7 juta which has been downloaded more than 6.7 million
kali dengan 2,8 juta registered users, mendorong times and has 2.8 million registered users, has
penurunan penggunaan kertas dan emisi dari driven a reduction in paper use and emissions from
mobilitas. Lebih dari 7.000 transaksi digital booking mobility. More than 7,000 digital booking transactions
tercatat sepanjang 2025 dengan tingkat pembayaran were recorded throughout 2025, with installment
cicilan melalui kanal daring mencapai 77,6%, yang payments through online channels reaching 77.6%,
sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan simultaneously improving operational efficiency and
menekan jejak karbon. reducing the company’s carbon footprint.
Perseroan terus memperkuat pengembangan The Company continues to strengthen employee
kompetensi karyawan sebagai bagian dari budaya competency development as part of its sustainability
keberlanjutan. Rata-rata jam pelatihan meningkat culture. Average training hours have increased to 23.0
menjadi 23,0 jam per karyawan per tahun, hours per employee per year, compared to 20.5 hours
dibandingkan 20,5 jam pada 2024. Seluruh karyawan in 2024. All employees, from Staff to Department
pada level Staff hingga Department Head telah Head levels, have participated in training related to
mengikuti pelatihan terkait keuangan berkelanjutan sustainable finance and climate change through the
dan perubahan iklim melalui Learning Management Learning Management System (LMS). In line with the
System (LMS). Sejalan dengan antisipasi penerapan anticipated implementation of IFRS S1 and IFRS S2,
IFRS S1 dan IFRS S2, Direksi dan Dewan Komisaris the Board of Directors and Board of Commissioners
PT Bussan Auto Finance
turut mengikuti pelatihan terkait risiko iklim dan also participated in training related to climate risk and
dampak keberlanjutan terhadap sektor keuangan. the impact of sustainability on the financial sector.
47
Page 48
Upaya peningkatan kapasitas juga diperkuat melalui Capacity-building efforts are also strengthened
berbagai kegiatan internal, termasuk seminar dan through various internal activities, including seminars
workshop bertema “Sampah” yang diikuti lebih dari and workshops on “Waste,” attended by more than
380 karyawan, Direksi, dan Dewan Komisaris. Selain 380 employees, the Board of Directors, and the Board
itu, Perseroan juga menyelenggarakan bimbingan of Commissioners. In addition, the Company also held
teknis Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia technical guidance on the Indonesian Sustainable
(TKBI) bersama OJK serta pelatihan Climate Risk Finance Taxonomy (TKBI) with the Financial Services
Management & Scenario Analysis (CRMS) dan Authority (OJK), as well as training on Climate Risk
Transition Planning untuk fungsi-fungsi strategis. Management & Scenario Analysis (CRMS) and
2025 Sustainability Report
Transition Planning for strategic functions.
Dalam aspek kemasyarakatan, program BAF Caring for In terms of community outreach, BAF Caring for
Children terus dijalankan sebagai bentuk komitmen Children program continues to demonstrate the
terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak-anak commitment to improving the quality of education
Indonesia dan dukungan terhadap SDG 4: Pendidikan for Indonesian children and supporting SDG 4: Quality
Berkualitas. Melalui berbagai inisiatif, seperti BAF Education. Through various initiatives, such as BAF
Berbagi, BAF Lions Run, BAF United for Care, dan Berbagi, BAF Lions Run, BAF United for Care, and Orang
Orang Tua Asuh, lebih dari 4.800 anak telah menerima Tua Asuh (Foster Parents), more than 4,800 children
|
manfaat dengan total kontribusi mencapai Rp3,7 miliar have benefited, with total contributions achieving
sepanjang 2025. Kami percaya bahwa pendidikan Rp3.7 billion throughout 2025. We believe that quality
Laporan Keberlanjutan 2025
yang berkualitas adalah fondasi keberlanjutan yang education is the foundation of sustainability that can
dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi create a better future for all communities.
seluruh masyarakat.
Untuk mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca, To support the reduction of greenhouse gas emissions,
Perseroan memperluas perhitungan emisi Cakupan 3 the Company is gradually expanding its Scope 3
secara bertahap. Pada tahun 2025, Perseroan telah emissions calculations. By 2025, the Company had
mengidentifikasi emisi Cakupan 3 dengan telah identified Scope 3 emissions, covering 9 of the 15
mencakup 9 dari 15 kategori yang relevan dengan categories relevant to its value chain. The results of
rantai nilai Perseroan. Hasil pengukuran emisi tersebut these emission measurements serve as the initial basis
menjadi dasar awal bagi Perseroan dalam menyusun for the Company in developing its future emissions
arah pengelolaan emisi ke depan, termasuk identifikasi management direction, including identifying energy
48
Page 49
peluang efisiensi energi dan perumusan strategi jangka efficiency opportunities and formulating a medium-
menengah menuju pengelolaan emisi yang lebih term strategy towards more integrated emissions
terintegrasi. Langkah ini sejalan dengan komitmen management. This step aligns with the Company’s
Perseroan untuk mendukung agenda transisi menuju commitment to supporting the gradual and realistic
ekonomi rendah karbon secara bertahap dan realistis transition to a low-carbon economy and setting a net-
serta menetapkan target menuju net zero. [IDX E-06] zero target. [IDX E-06]
Selain itu sebagai langkah nyata, Perseroan menjadi Furthermore, as a concrete step, the Company became
salah satu pembeli awal karbon internasional di IDX one of the initial international carbon buyers on the
dengan pembelian 7.000 ton CO2e pada tahun 2025. IDX, purchasing 7,000 tons of CO2e by 2025. The
Program BAF ECO Move juga terus dilanjutkan melalui BAF ECO Move program is also continuing through
restorasi mangrove hingga tahun 2025, dengan total mangrove restoration through 2025, with a total
penanaman lebih dari 60.000 bibit di 14 lokasi dan planting of more than 60,000 seedlings across 14
luas area mencapai 16.838 m². locations and an area of 16,838 m².
Perseroan terus mendorong transformasi digital untuk The Company continues to drive digital transformation
mengurangi jejak karbon operasional. Melalui aplikasi to reduce its operational carbon footprint. Through
BAF Mobile, yang telah menghasilkan lebih dari 441,3 the BAF Mobile application, which has generated
ribu digital leads, kami berhasil mengurangi penggunaan over 441.3 digital leads, we have successfully reduced
kertas dan emisi karbon yang dihasilkan dari perjalanan paper use and carbon emissions from customer
konsumen ke kantor, maupun sebaliknya. Selain itu, travel to and from the office. Furthermore, to reduce
untuk mengurangi konsumsi energi listrik konvensional conventional electricity consumption and shift to more
dan beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan, environmentally friendly energy, the installation of
pemasangan panel surya akan terus diperluas secara solar panels will be gradually expanded to network
bertahap ke kantor jaringan. Inisiatif ini merupakan offices. This initiative is an integral part of our strategy
bagian integral dari strategi kami untuk mencapai to achieve sustainable and low-carbon operations,
operasional yang berkelanjutan dan rendah karbon, supporting long-term sustainability goals.
mendukung tujuan keberlanjutan jangka panjang.
Tantangan Pencapaian Challenges to Achieving
Kinerja Penerapan Keuangan Sustainable Finance
Berkelanjutan Implementation Performance
Perseroan menyadari bahwa penerapan keuangan The Company recognizes that implementation of
berkelanjutan merupakan proses jangka panjang yang sustainable finance is a long-term process that
menuntut komitmen berkelanjutan dalam menghadapi requires ongoing commitment to addressing various,
berbagai tantangan, baik yang bersifat internal maupun both internal and external challenges. Internally, the
eksternal. Dari sisi internal, tantangan utama terletak main challenges are to improve the understanding
pada peningkatan pemahaman dan kapasitas sumber and capacity of human resources at all levels of the
daya manusia di seluruh jenjang organisasi, serta organization, as well as strengthening the sustainability
penguatan sistem dan pengelolaan data keberlanjutan data systems and management, which are still under
yang masih terus dikembangkan. Untuk menjawab development. To address this, the Company is gradually
hal tersebut, Perseroan secara bertahap memperkuat strengthening its training programs, certification
program pelatihan, sertifikasi, serta pengembangan programs, and developing support systems, including
sistem pendukung, termasuk dashboard keberlanjutan, a sustainability dashboard, to support data-driven
guna mendukung pengambilan keputusan berbasis data. decision-making.
Dari sisi eksternal, Perseroan menghadapi dinamika Externally, the Company experienced the dynamics
perkembangan regulasi dan standar keberlanjutan of evolving sustainability regulations and standards,
yang terus berkembang, termasuk implementasi including the implementation of the Indonesian
PT Bussan Auto Finance
Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI), Sustainable Finance Taxonomy (TKBI), the Climate
Climate Risk Management System (CRMS), serta adopsi Risk Management System (CRMS), and the adoption
standar pelaporan global seperti IFRS S1 dan IFRS S2. of global reporting standards such as IFRS S1 and
Selain itu, tingkat kesiapan ekosistem, termasuk mitra IFRS S2. Furthermore, the level of readiness of the
usaha, vendor, dan debitur dalam menerapkan praktik ecosystem, including business partners, vendors, and
keberlanjutan, masih bervariasi. Kondisi ini mendorong debtors, to implement sustainability practices remains
Perseroan untuk terus memperkuat kolaborasi variable. This situation encourages the Company to
dengan regulator, asosiasi industri, serta pemangku continue strengthening collaboration with regulators,
kepentingan lainnya, sekaligus meningkatkan edukasi industry associations, and other stakeholders, while
dan literasi keberlanjutan secara lebih luas. simultaneously increasing sustainability education
and literacy more broadly.
49
Page 50
Dari sisi eksternal, Perseroan menghadapi dinamika Externally, the Company faces the dynamics of
perkembangan regulasi dan standar keberlanjutan evolving regulations and sustainability standards,
yang terus berkembang, termasuk implementasi including the implementation of the Indonesian
Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI), Sustainable Finance Taxonomy (TKBI), the Climate
Climate Risk Management System (CRMS), serta adopsi Risk Management System (CRMS), and the adoption
standar pelaporan global seperti IFRS S1 dan IFRS S2. of global reporting standards such as IFRS S1 and
Selain itu, tingkat kesiapan ekosistem, termasuk mitra IFRS S2. Furthermore, the level of readiness of the
usaha, vendor, dan debitur dalam menerapkan praktik ecosystem, including business partners, vendors, and
keberlanjutan, masih bervariasi. Kondisi ini mendorong debtors, to implement sustainability practices, remains
Perseroan untuk terus memperkuat kolaborasi variable. This situation encourages the Company to
dengan regulator, asosiasi industri, serta pemangku continue strengthening collaboration with regulators,
kepentingan lainnya, sekaligus meningkatkan edukasi industry associations, and other stakeholders, while
dan literasi keberlanjutan secara lebih luas. simultaneously increasing sustainability education
and literacy broader.
Perseroan juga menghadapi kompleksitas risiko The Company also faces increasingly complex
lingkungan dan sosial yang semakin meningkat, environmental and social risks, including the impacts of
termasuk dampak perubahan iklim, potensi bencana climate change, potential natural disasters, and social
alam, serta risiko sosial yang dapat memengaruhi risks that can impact operational sustainability and
keberlanjutan operasional dan perlindungan consumer protection. With increasing digitalization,
konsumen. Seiring dengan meningkatnya digitalisasi, data security risks (cyber risk) have also become a
risiko keamanan data (cyber risk) turut menjadi primary concern. Through the implementation of ISO
perhatian utama. Melalui penerapan Sistem 27001-certified Information Security Management
Manajemen Keamanan Informasi bersertifikasi ISO System, the Company strives to ensure optimal data
27001, Perseroan berupaya memastikan perlindungan protection, while increasing employee and consumer
data yang optimal, disertai dengan peningkatan awareness through ongoing education.
kesadaran karyawan dan konsumen melalui edukasi
berkelanjutan.
Perubahan iklim secara khusus menghadirkan Climate change, particularly, presents financial risks
risiko dan peluang finansial bagi Perseroan. Risiko and opportunities for the Company. Physical risks, such
fisik, seperti peningkatan frekuensi bencana alam, as an higher frequency of natural disasters, have the
berpotensi memengaruhi kemampuan bayar debitur potential to impact the debtors’ repayment capacity
di wilayah terdampak. Sementara itu, risiko transisi, of in the affected areas. Meanwhile, transition risks,
termasuk perubahan regulasi, perkembangan including regulatory changes, developments in
teknologi kendaraan listrik, serta pergeseran preferensi electric vehicle technology, and shifts in consumer
konsumen, dapat memengaruhi komposisi dan preferences, can impact the composition and quality
kualitas portofolio pembiayaan. Di sisi lain, peluang of the financing portfolio. On the other hand, growth
pertumbuhan pembiayaan kendaraan rendah emisi opportunities in low-emission vehicle financing and
dan pembiayaan produktif berkelanjutan menjadi area sustainable productive financing are strategic areas
2025 Sustainability Report
strategis yang terus dikembangkan oleh Perseroan that the Company continues to develop as part of the
sebagai bagian dari respons terhadap transisi menuju response to the transition to a low-carbon economy.
ekonomi rendah karbon. Dampak tersebut berpotensi These impacts have the potential to impact the quality
memengaruhi kualitas portofolio pembiayaan dan of the Company’s financing portfolio and financial
kinerja keuangan Perseroan, sehingga menjadi performance, thus requiring attention in medium- and
perhatian dalam pengelolaan risiko jangka menengah long-term risk management.
dan panjang.
Selain itu, keterbatasan tenaga ahli yang memiliki Furthermore, the limited number of experts with
|
pemahaman keberlanjutan sekaligus menguasai an understanding of sustainability and mastery of
praktik bisnis pembiayaan, serta kebutuhan investasi financing business practices, as well as the need for
Laporan Keberlanjutan 2025
dalam pengembangan sistem, pelatihan, dan investment in systems development, training, and
infrastruktur pendukung, turut menjadi tantangan supporting infrastructure, also pose challenges to
dalam implementasi keberlanjutan. Di sisi lain, kondisi sustainability implementation. On the other hand, this
ini juga membuka peluang bagi Perseroan untuk situation also brought opportunities for the Company
memperkuat kapabilitas internal, meningkatkan to strengthen internal capabilities, improve operational
efisiensi operasional, serta membangun keunggulan efficiency, and build long-term competitive advantage
kompetitif jangka panjang melalui integrasi aspek ESG through the integration of ESG aspects into its business
dalam model bisnis. model.
50
Page 51
Ke depan, Perseroan mempersiapkan diri untuk Going forward, the Company is preparing to deal with
menghadapi dinamika regulasi dan tuntutan pasar regulatory dynamics and evolving market demands.
yang semakin berkembang. Kesiapan terhadap Readiness for the implementation of policies such as
implementasi kebijakan seperti Taksonomi Hijau the Indonesian Green Taxonomy, TKBI (Indonesian
Indonesia, TKBI, CRMS, serta penguatan standar Green Taxonomy), CRMS (Customs Based System), and
pelaporan keberlanjutan menjadi faktor penting strengthening sustainability reporting standards are
dalam menjaga kesinambungan strategi. Dengan crucial factors in maintaining strategic continuity. With
pendekatan yang bertahap dan terukur, Perseroan a gradual and measured approach, the Company is
berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola, committed to continuously strengthening governance,
meningkatkan kualitas data dan pelaporan, serta improving data and reporting quality, and optimizing
mengoptimalkan kolaborasi lintas pemangku cross-stakeholder collaboration to support the
kepentingan guna mendukung pencapaian kinerja achievement of long-term sustainability performance.
keberlanjutan jangka panjang.
Strategi Pencapaian Target Achievement
Target [SEOJK D.1.c] [POJK 4.c.1-3] Strategy [SEOJK D.1.c] [POJK 4.c.1-3]
Pada tahun 2025, Perseroan mengarahkan strategi In 2025, the Company directed the strategy to achieve
pencapaian target keuangan berkelanjutan secara terukur sustainable finance targets in a measurable manner
melalui Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB). through the Sustainable Finance Action Plan (RAKB).
Seluruh inisiatif dijalankan dengan menitikberatkan All initiatives are implemented with an emphasis on
pada penciptaan nilai ekonomi yang inklusif, dampak creating inclusive economic value, sustainable social
sosial yang berkelanjutan, serta pengelolaan lingkungan impact, and responsible environmental management,
yang bertanggung jawab, yang diperkuat oleh tata kelola reinforced by good corporate governance. Continuous
perusahaan. Evaluasi dan pemantauan dilakukan secara evaluation and monitoring are conducted to ensure
berkelanjutan guna memastikan keselarasan antara alignment between program implementation and
pelaksanaan program dan strategi yang telah ditetapkan. established strategies.
Sejalan dengan perkembangan standar pelaporan In line with developments in global sustainability
keberlanjutan global, pada tahun 2025 Perseroan juga reporting standards, in 2025 the Company also
melakukan gap analysis terhadap kesiapan penerapan conducted a gap analysis of its readiness to implement
IFRS S1 dan IFRS S2. Hasil analisis ini menjadi dasar IFRS S1 and IFRS S2. The results of this analysis serve as
awal dalam mengidentifikasi area penguatan, termasuk the initial basis for identifying areas for strengthening,
pengembangan kerangka pengelolaan risiko dan including the development of a sustainability risk and
peluang keberlanjutan serta peningkatan kualitas data opportunity management framework and improving
dan pelaporan. Perseroan juga mulai mempersiapkan data and reporting quality. The Company also began
pendekatan awal terhadap transition planning secara preparing an initial approach to transition planning in
bertahap, sebagai bagian dari upaya penyelarasan stages, as part of efforts to align its business strategy
strategi bisnis dengan arah transisi menuju ekonomi with the transition to a low-carbon economy.
rendah karbon.
Pendekatan keberlanjutan Perseroan dibangun The Company’s sustainability approach is developed
secara menyeluruh, dimulai dari penguatan kapasitas holistically, starting with strengthening human
Sumber Daya Manusia melalui pelatihan, sertifikasi, resources capacity through training, certification,
dan internalisasi budaya keberlanjutan. Komitmen and internalizing a culture of sustainability. Our
terhadap lingkungan diwujudkan melalui inisiatif commitment to the environment is realized through the
BAF ECO Move, sementara kontribusi sosial diperkuat BAF ECO Move initiative, while our social contribution
melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial is strengthened through the implementation of
dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pendidikan our Social and Environmental Responsibility (TJSL)
anak dan literasi keuangan masyarakat. Sejalan program, which focuses on children’s education and
dengan perkembangan teknologi, Perseroan juga terus public financial literacy. In line with technological
PT Bussan Auto Finance
mendorong digitalisasi proses bisnis untuk meningkatkan developments, the Company also continues to promote
efisiensi dan mendukung prinsip keuangan berkelanjutan. the digitalization of business processes to increase
efficiency and support sustainable finance principles.
Dalam mendukung keberlanjutan bisnis, Perseroan terus To support business sustainability, the Company
mengembangkan portofolio pembiayaan berkelanjutan continues to develop a sustainable financing portfolio
yang berfokus pada kendaraan ramah lingkungan, focused on environmentally friendly vehicles, including
termasuk kendaraan hybrid dan listrik, serta pembiayaan hybrid and electric vehicles, as well as productive
51
Page 52
produktif bagi UMKM. Pada tahun 2025, Perseroan financing for MSMEs. In 2025, the Company will
melanjutkan penguatan model bisnis pembiayaan yang continue to strengthen its financing business model
mendukung aktivitas usaha dan investasi produktif that supports MSMEs’ productive business activities
UMKM, dengan pengawasan dan evaluasi berkala guna and investments, with regular monitoring and
memastikan efektivitas implementasi serta kontribusi evaluation to ensure effective implementation and
nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. Ke depan, tangible contributions to sustainable development.
peluang pengembangan keuangan berkelanjutan Going forward, opportunities for sustainable finance
semakin terbuka seiring meningkatnya kebutuhan development will expand with the increasing need for
pembiayaan produktif UMKM, adopsi teknologi, productive financing for MSMEs, technology adoption,
pertumbuhan literasi keuangan, serta permintaan growth in financial literacy, and demand for the green
terhadap kendaraan ramah lingkungan. vehicles.
Perseroan menyadari bahwa dinamika eksternal, The Company recognizes that external dynamics,
termasuk risiko makroekonomi dan risiko lingkungan, including macroeconomic risks and environmental
seperti perubahan iklim, sebagaimana tercermin dalam risks, such as climate change, as reflected in the Global
The Global Risks Report 2025 yang diterbitkan oleh World Risks Report 2025 published by the World Economic
Economic Forum, masih berpotensi mempengaruhi Forum, still have the potential to impact business
keberlanjutan usaha dalam 2 hingga 10 tahun ke sustainability in the next 2 to 10 years. Therefore, the
depan. Oleh karena itu, Perseroan terus meningkatkan Company strives to enhance preparedness through
kesiapsiagaan melalui perencanaan kesinambungan adaptive business continuity planning to ensure
bisnis (business continuity plan) yang adaptif guna operational continuity under various conditions.
memastikan kelangsungan operasional dalam berbagai
kondisi.
Dalam implementasinya, inisiatif keberlanjutan In its implementation, sustainability initiatives
dihadapkan pada berbagai risiko, antara lain risiko encountered various risks, including compliance,
kepatuhan, strategi, kredit, reputasi, dan operasional. strategic, credit, reputational, and operational risks.
Untuk itu, Perseroan menerapkan pengelolaan risiko Therefore, the Company implements integrated
yang terintegrasi melalui proses identifikasi, analisis, risk management through identification, analysis,
mitigasi, evaluasi, dan pemantauan secara berkala. mitigation, evaluation, and regular monitoring
Setiap program keuangan berkelanjutan juga dilengkapi process. Each sustainable finance program is also
dengan risk assessment dan/atau compliance analysis complemented by a risk assessment and/or compliance
guna memastikan kesesuaian dengan kondisi internal analysis to ensure alignment with internal and external
dan eksternal. conditions.
Pengawasan aktif Direksi menjadi fondasi utama The active oversight of the Board of Directors is
dalam memastikan efektivitas strategi keberlanjutan. a key foundation in ensuring the effectiveness of
Melalui kebijakan, prosedur, dan sistem pengendalian the sustainability strategy. Through robust policies,
internal yang kuat, Direksi secara konsisten memantau procedures, and internal control systems, the
pelaksanaan program dan mengantisipasi potensi Board of Directors consistently monitors program
2025 Sustainability Report
risiko secara tepat waktu. Dengan pendekatan yang implementation and anticipates potential risks in a
terstruktur dan disiplin ini, Perseroan berkomitmen untuk timely manner. With this structured and disciplined
memastikan seluruh inisiatif keberlanjutan memberikan approach, the Company is committed to ensuring that
nilai tambah jangka panjang serta manfaat nyata bagi all sustainability initiatives deliver long-term added
seluruh pemangku kepentingan. value and tangible benefits to all stakeholders.
Penutup Conclusion
|
Melalui kolaborasi yang kuat, inovasi yang berkelanjutan, Through strong collaboration, continuous innovation,
Laporan Keberlanjutan 2025
dan komitmen yang konsisten terhadap prinsip and consistent commitment to sustainability
keberlanjutan, Perseroan terus berupaya menghadirkan principles, the Company continues to strive to deliver
nilai nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan real value to society, the environment, and the
perekonomian. Hal ini merupakan hasil sinergi seluruh economy. This report is the result of the synergy of all
jajaran manajemen, karyawan, serta dukungan para levels of management, employees, and the support of
pemangku kepentingan yang senantiasa menaruh stakeholders who have consistently placed their trust
kepercayaan dan membangun kolaborasi bersama and built collaborations with the Company. We express
Perseroan. Atas kontribusi tersebut, kami menyampaikan our deepest appreciation for this contribution.
apresiasi yang setinggi-tingginya.
52
Page 53
Perseroan meyakini bahwa integrasi prinsip keberlanjutan The Company believes that integrating sustainability
dalam strategi bisnis tidak hanya merupakan tanggung principles into the business strategy is not only
jawab, tetapi juga menjadi sumber keunggulan a responsibility but also a source of long-term
kompetitif jangka panjang. Dengan memperkuat competitive advantage. By strengthening governance,
tata kelola, meningkatkan kualitas portofolio, serta improving portfolio quality, and proactively managing
mengelola risiko dan peluang keberlanjutan secara sustainability risks and opportunities, the Company
proaktif, Perseroan optimis dapat terus tumbuh secara is optimistic will be able to continuously grow in
berkelanjutan serta berkontribusi dalam pembangunan sustainable manner and to contribue to inclusive, low-
ekonomi yang inklusif dan rendah karbon. carbon economic development.
Ke depan, Perseroan menyadari bahwa tantangan Going forward, the Company realizes that sustainability
keberlanjutan akan semakin dinamis. Namun demikian, challenges will become more dynamic. However, with
dengan semangat perbaikan berkelanjutan, Perseroan the spirit of continuous improvement, the Company
berkomitmen untuk terus memperkuat strategi, is committed to continuously strengthen its strategy,
meningkatkan kinerja, dan menghadirkan inovasi yang improve performance, and deliver relevant innovations.
relevan. Melalui laporan keberlanjutan ini, kami berharap Through this sustainability report, we hope to provide
dapat memberikan gambaran yang utuh atas perjalanan a comprehensive overview on the Company’s journey
dan arah Perseroan, sekaligus menegaskan komitmen and direction, while also affirming our commitment
kami untuk tumbuh secara bertanggung jawab dan to have a sustainable growth and benefits for all
memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh stakeholders and future generations.
pemangku kepentingan dan generasi mendatang.
Jakarta, 27 April 2026
Jakarta, April 27, 2026
Atas nama Direksi,
On behalf of the Board of Directors,
Koji Kato
Presiden Direktur
President Director
PT Bussan Auto Finance
53
Page 54
1. Koji Kato 5. Yu Oyama
Presiden Direktur Wakil Presiden Direktur
President Director Vice President Director
2. Yasunori Suita 6. A Lung Ng NG
Wakil Presiden Direktur Direktur
Vice President Director Director
3. Akira Sugai*) 7. Yudono
Wakil Presiden Direktur Direktur
Vice President Director Director
4. Sigit Sembodo
Wakil Presiden Direktur
Vice President Director
2025 Sustainability Report
5 1 7
|
Laporan Keberlanjutan 2025
*) Telah mengajukan pengunduran diri dan telah efektif pada tanggal 15 Februari 2026
54 Has submitted resignation and effectively applied as per February 15, 2026.
Page 55
PT Bussan Auto Finance
55
2
4
3
6
Page 56
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA
DEWAN KOMISARIS TENTANG TANGGUNG
JAWAB ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN
PT BUSSAN AUTO FINANCE TAHUN 2025
STATEMENT OF THE BOARD OF COMMISSIONERS REGARDING RESPONSIBILITY
FOR PT BUSSAN AUTO FINANCE SUSTAINABILITY REPORT 2025
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan We, the undersigned, hereby declare that all
bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan information contained in PT Bussan Auto Finance
PT Bussan Auto Finance Tahun 2025 telah dimuat Sustainability Report 2025 have been fully disclosed
secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas and being solely responsible upon validity of contents
kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perusahaan. of the Company’s Sustainability Report.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is made truthfully.
Jakarta, 27 April 2026 Jakarta, April 27, 2026
Toshiyuki Kojima
2025 Sustainability Report
Presiden Komisaris
President Commissioner
Naotaka Takeshita Masami Shiobara
Komisaris Komisaris
Commissioner Commissioner
|
Laporan Keberlanjutan 2025
Dani Firmansjah Prabowo Nurdayadi
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Independent Commissioner Independent Commissioner Independent Commissioner
56
Page 57
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA
DIREKSI TENTANG TANGGUNG JAWAB
ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN
PT BUSSAN AUTO FINANCE TAHUN 2025
STATEMENT OF THE BOARD OF DIRECTORS REGARDING RESPONSIBILITY
FOR PT BUSSAN AUTO FINANCE SUSTAINABILITY REPORT 2025
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan We, the undersigned, hereby declare that all
bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan information contained in PT Bussan Auto Finance
PT Bussan Auto Finance Tahun 2025 telah dimuat Sustainability Report 2025 have been fully disclosed
secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas and being solely responsible upon validity of contents
kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perusahaan. of the Company’s Sustainability Report.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is made truthfully.
Jakarta, 27 April 2026 Jakarta, April 27, 2026
Koji Kato
Presiden Direktur
President Director
Yasunori Suita* Sigit Sembodo Yu Oyama
Wakil Presiden Direktur Wakil Presiden Direktur Wakil Presiden Direktur
Vice President Director Vice President Director Vice President Director
PT Bussan Auto Finance
A Lung Ng Yudono
Direktur Direktur
Director Director
*) belum dapat menandatangani Laporan Tahunan ini karena proses perizinan administratif berupa Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) masih dalam tahap
penyelesaian pada saat Laporan Tahunan ini dipublikasikan. Keterangan ini disampaikan sebagai pemenuhan ketentuan Pasal 17 POJK Nomor 29/POJK.04/2016
tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
has not been able to sign this Annual Report as the administrative licensing process in the form of the Foreign Worker Employment Permit (IMTA) is still in progress at
the time this Annual Report is published. This statement is provided in compliance with Article 17 of POJK No. 29/POJK.04/2016 concerning Annual Reports of Issuers
or Public Companies. 57
Page 58
Laporan Keberlanjutan 2025 | 2025 Sustainability Report 58
Page 59
TENTANG
BAF
ABOUT BAF
Beradaptasi dan berkolaborasi
menjadi kunci, seiring Perseroan mulai
mengintegrasikan perspektif keberlanjutan
dalam strategi dan merespons dinamika
pasar serta teknologi.
Adaptation and collaboration are the
PT.Bussan Auto Finance
key, as the Company begins to integrate
sustainability perspective into our
strategy and respond to the market and
technological dynamics.
59
Page 60
SEKILAS BAF
BAF AT A GLANCE [POJK 3.d]
PT Bussan Auto Finance (BAF) [Kode Ticker: BAFI] PT Bussan Auto Finance (BAF) [Ticker Code: BAFI] is
merupakan perusahaan jasa pembiayaan yang a financing services company operated under the
beroperasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa supervision of Financial Services Authority (OJK). BAF
Keuangan (OJK). BAF juga tercatat sebagai anggota is also a registered member of Indonesian Financial
Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Services Association (APPI) and Credit Bureau,
dan Biro Kredit, Lembaga Registrasi Aset, dan Asset Registration Agency, and Alternative Dispute
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Resolution Agency for the Financial Services Sector
Keuangan (LAPS SJK). Sejak didirikan pada tahun 1997, (LAPS SJK). Since its establishment in 1997, BAF has
BAF memfokuskan portofolionya pada pembiayaan focused its portfolio on Yamaha motorcycle financing,
sepeda motor Yamaha, dengan dukungan kepemilikan supported by majority ownership by Mitsui & Co., Ltd.
mayoritas oleh Mitsui & Co., Ltd.
Saat ini, BAF didukung oleh jaringan yang luas, Currently, BAF is supported by an extensive network
terdiri dari 254 kantor dan lebih dari 9.000 karyawan of 254 offices and over 9,000 employees throughout
di seluruh Indonesia. Seiring perkembangannya, Indonesia. As it grows, BAF strives to expand financing
BAF terus memperluas layanan pembiayaan untuk services to fulfil the more diverse needs of the society,
menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin including financing for new Yamaha motorcycles,
beragam, termasuk pembiayaan sepeda motor baru financing for quality used motorcycles, car financing,
Yamaha, pembiayaan sepeda motor bekas berkualitas, electronics and furniture financing, and BAF Dana
pembiayaan mobil, pembiayaan elektronik dan Syariah, using vehicle BPKB (vehicle ownership
furnitur, serta BAF Dana Syariah yang memanfaatkan certificate) as collateral. BAF also provides financing
jaminan BPKB kendaraan. BAF juga menyediakan for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs).
pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM).
Dengan semangat solution to enrich people’s life, BAF With the spirit of solutions to enrich people’s life, BAF
berkomitmen untuk memberikan solusi keuangan yang is committed to deliver relevant and reliable financial
relevan dan terpercaya, sehingga mampu mendukung solutions, thereby supporting improvement of welfare
peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. for the Indonesian people.
2025 Sustainability Report
Nama Perusahaan Bidang Usaha
NAME OF COMPANY [GRI 2-1] LINE OF BUSINESS [GRI 2-6] [SEOJK C.4]
PT Bussan Auto Finance Pembiayaan untuk barang dan/atau jasa
Financing for goods and/or services
|
Laporan Keberlanjutan 2025
Sesuai anggaran dasar, Perseroan bergerak dalam According to the articles of association, the Company
bidang aktivitas jasa keuangan lainnya, bukan asuransi engages in other financial services activities, which are
dan dana pensiun. Perseroan merupakan perusahaan not insurance and pension funds. The Company is a
pembiayaan yang meliputi: financing company that includes:
a. Perusahan Pembiayaan Konvensional a. Conventional Financing Company
b. Unit Usaha Syariah Perusahaan pembiayaan b. Sharia Business Unit of the Financing Company
60
Page 61
Pembiayaan Konvensional
CONVENTIONAL FINANCING
Pembiayaan konvensional meliputi pembiayaan barang dan/atau jasa melalui:
Conventional financing includes financing for goods and/or services through:
1 2 3 4
Pembiayaan Pembiayaan Pembiayaan Kegiatan usaha
Investasi; Modal Kerja; Multiguna; pembiayaan lain*
Investment Working Capital Multifinancing; Other financing
Financing; Financing; business activities*
Selain kegiatan usaha tersebut, Perseroan dapat melakukan sewa operasi (operation lease) dan/
atau kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan di sektor jasa keuangan.
In addition to these business activities, the Company may engage in operating leases and/or
fee-based activities as long as they do not conflict with the provisions of laws and regulations in
financial services sector.
Unit Usaha Syariah
SHARIA BUSINESS UNIT
Kelompok mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat perusahaan pembiayan yang
melaksanakan kegiatan pembiayaan syariah dan atau berfungsi sebagai kantor induk dari
kantor yang melaksanakan pembiayaan syariah. Kegiatan usaha Unit Usaha Syariah tersebut,
berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan meliputi pembiayaan jual beli, pembiayaan
jasa, pembiayaan investasi.
This group includes activities of work units within the head office of a financing company that
engages in Sharia financing activities and/or serve as the parent office of offices that carry
out Sharia financing. According to Financial Services Authority regulations, the Sharia Business
Unit’s business activities include sales and purchase financing, service financing, and investment
financing.
Pembiayaan Pembiayaan Pembiayaan
Roda Dua Roda Empat UMKM dan Digital
TWO-WHEELS FOUR-WHEELS MSMES AND DIGITAL
PT Bussan Auto Finance
FINANCING FINANCING FINANCING
Pembiayaan Motor Baru Yamaha Pembiayaan Mobil Pembiayaan Elektronik
New Yamaha Motorcycle Financing Car Financing dan Furnitur
Electronic & Furniture Financing
Pembiayaan Motor Bekas BAF Dana Syariah (Mobil)
Used Motorcycle Financing BAF Dana Syariah (Car) Pembiayaan UMKM
MSME Financing
BAF Dana Syariah (Motor)
BAF Dana Syariah (Motorcycle)
* Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.
61
Other financing business activities based on approval from the Financial Services Authority.
Page 62
Pelanggan
CUSTOMER [GRI 2-6]
Pelanggan atau konsumen yang dimiliki Perseroan pada In 2025, the Company’s customers or consumers
tahun 2025 sebanyak lebih dari 820 ribu konsumen reached more than 820 thousand consumers
yang terdiri atas pelanggan individu, perusahaan, consisting of individual customers, companies, and
maupun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) spread
yang tersebar di seluruh Indonesia. across Indonesia.
Dasar Hukum Pendirian
LEGAL BASIS OF ESTABLISHMENT [GRI 2-1]
Akta Perseroan Terbatas No. 55 tanggal 18 Juli 1995, Limited Liability Company Deed No. 55 dated July 18,
dibuat di hadapan Sugiri Kadarisman, S.H., Notaris di 1995, drafted before Sugiri Kadarisman, S.H., Notary
Jakarta, dan telah: (i) mendapatkan pengesahan dari in Jakarta, and has: (i) obtained approval from the
Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Minister of Justice of the Republic of Indonesia based
Surat Keputusan No. C210.337.HT.01.01.TH’95 on Decree No. C210.337.HT.01.01.TH’95 dated August
tanggal 18 Agustus 1995; (ii) didaftarkan pada 18, 1995; (ii) registered on September 25, 1995 in the
tanggal 25 September 1995 dalam buku register di register book at the Clerk’s Office of the Central Jakarta
Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat District Court Number 1475/1995; and announced in
Nomor 1475/1995; dan diumumkan dalam Berita Republic of Indonesia State Gazette (“BNRI”) No. 138
Negara Republik Indonesia (”BNRI”) No. 138 tanggal dated January 2, 1996, Supplement No.1.
2 Januari 1996, Tambahan No.1.
Kepemilikan
OWNERSHIP [GRI 2-1] [SEOJK C.3.c] [POJK 3.c.3]
Mitsui JA Mitsui Yamaha PT Yamaha PT Sinergi
& Co., Ltd. Leasing, Ltd. Motor Co., Ltd. Indonesia Motor Autoindo
Manufacturing Abadi
45.0% 20.0% 17.7% 2.3% 15.0%
2025 Sustainability Report
Pelanggan Entitas Usaha Alamat Kantor
|
CUSTOMER BUSINESS ENTITY OFFICE ADDRESS
[GRI 2-6] [GRI 2-2] [GRI 2-1] [SEOJK C.2] [POJK 3.b]
Laporan Keberlanjutan 2025
18 Agustus 1995 Perseroan tidak memiliki BAF Plaza
August 18, 1995 entitas anak Jl. Raya Tanjung Barat No. 121,
The Company does not have Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530,
any subsidiary entity. Indonesia
+62 21 2939 6000
baf.sekretariat@baf.id
www.baf.id
62
Page 63
Wilayah Operasional dan Jaringan Layanan
OPERATIONAL AREA AND SERVICE NETWORK [GRI 2-1] [SEOJK C.3.d] [POJK 3.c.4]
27
7
13
8
5
3 24
11 4
6
1 18
28
23 31 25
5
3 Jumlah Kantor Jaringan
3 5 Total Network Offices
254
*) Informasi detail terkait wilayah operasional dapat dilihat dalam Laporan Tahunan 2025 halaman 84 dan 494.
Detai information about operational areas can be found in the 2025 Annual Report, pages 84 and 494.
Skala Perusahaan
COMPANY SCALE [GRI 2-6] [SEOJK C.3] [POJK 3.c.1-2]
Jumlah Karyawan Pendapatan Laba Bersih Jumlah Aset
Total Employees Revenue Net Profit Total Assets [SEOJK C.3.a]
9,407 4.78 413.47 14.08
orang / people Rp triliun / Rp trillion Rp miliar / Rp billion Rp triliun / Rp trillion
PT.Bussan Auto Finance
Jumlah Liabilitas Jumlah Ekuitas Jumlah Piutang Non-Performing
Total Liabilities [SEOJK C.3.a] Total Equity Pembiayaan Bersih Financing (NPF)
Total Net Financing
10.88 3.20 Receivables 1.01%
12.78
Rp triliun / Rp trillion Rp triliun / Rp trillion
Rp triliun / Rp trillion
63
Page 64
MISI, VISI & NILAI-NILAI PERUSAHAAN
MISSION, VISION AND CORPORATE VALUES [SEOJK C.1] [POJK 3.a]
Visi Misi
VISION MISSION
Menjadi perusahaan pembiayaan Memberikan layanan solusi
terkemuka dan terpercaya bagi keuangan terbaik untuk
pelanggan, mitra usaha, karyawan, meningkatkan kesejahteraan hidup
dan masyarakat. masyarakat.
To become a leading and trusted To provide the best financial
financing company for customers, solutions to improve welfare of the
business partners, employees, and society.
the society.
Nilai-Nilai Perusahaan
2025 Sustainability Report
CORPORATE VALUES
|
Laporan Keberlanjutan 2025
VISIONARY RELIABLE ACCESSIBLE
Selalu Berinovasi dan Terpercaya dan Dinamis Ramah dan Terjangkau
Menyukai Tantangan Trusted and Dynamic Friendly and Affordable
Always Innovating and
Embracing Challenges
Visi dan Misi Perseroan telah ditinjau ulang secara berkala untuk disesuaikan dengan perkembangan bisnis Perseroan, dan disetujui oleh Direksi.
The Company’s Vision and Mission have been periodically reviewed to align with the Company’s business developments and approved by the
64 Board of Directors.
Page 65
PERINGKAT PERUSAHAAN
COMPANY RATING
idAAA
OUTLOOK : STABLE
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan idAAA is the highest rating assigned by PEFINDO.
oleh PEFINDO. Kemampuan obligor untuk memenuhi The obligor’s ability to fulfil long-term financial
komitmen keuangan jangka panjangnya, relatif commitments, relative to other Indonesian obligors, is
terhadap obligor Indonesia lainnya, adalah superior. superior.
Link: https://bit.ly/RatingPefindoBAFI
AAA(idn)
OUTLOOK : STABLE
PT Fitch Ratings Indonesia
Peringkat Nasional ‘AAA’ menunjukkan peringkat National Rating of ‘AAA’ indicates the highest rating
tertinggi yang diberikan oleh Fitch dalam skala assigned by Fitch on its National Rating scale for that
Peringkat Nasional untuk negara tersebut. Peringkat country. This rating is assigned to issuers or bonds
ini diberikan kepada emiten atau obligasi dengan with the lowest expected default risk compared to all
ekspektasi paling rendah terhadap risiko gagal bayar other issuers or bonds in the same country or monetary
dibandingkan dengan semua emiten atau obligasi lain union.
di negara atau serikat moneter yang sama.
Link: https://bit.ly/RatingFitchBAFI
PT Bussan Auto Finance
65
Page 66
SEJARAH SINGKAT BAF
BAF MILESTONES
1997
PT Pembiayaan Getraco Indonesia
berganti nama menjadi PT Danamon
Mits Otomotif Finance dan mulai
berfokus pada pembiayaan sepeda
motor baru merek Yamaha.
PT Pembiayaan Getraco Indonesia
changed its name to PT Danamon Mits
Otomotif Finance and began focusing
on new Yamaha brand motorcycles
financing.
2013
Perseroan menambah modal melalui
penerbitan saham baru, yang
seluruhnya diambil oleh PT Ciptadana
Capital, anak perusahaan Lippo Group
dan Yamaha.
2015
2025 Sustainability Report
Peluncuran produk baru untuk
pembiayaan mesin pertanian.
Peluncuran produk baru untuk The Company increased its capital by
pembiayaan multiproduk, mencakup issuing new shares, all of which were
elektronik, gadget, dan furnitur. taken up by PT Ciptadana Capital, a
subsidiary of Lippo Group and Yamaha.
New product launch for multifinancing,
including electronics, gadgets and Launch of new products for
furniture. agricultural machinery financing.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
2017
Peluncuran produk baru untuk
2016 pembiayaan mobil.
Penerbitan Obligasi Perdana dan
pencatatan sebagai Emiten Obligasi di
Peluncuran produk pembiayaan Bursa Efek Indonesia.
BAF Dana Syariah untuk kendaraan
bermotor (motor). The launch of new car financing
products.
The launch of BAF Dana Syariah Initial Bond Issuance and listing as
financing product for motor vehicles a Bond Issuer at Indonesia Stock
66 (motorcycle). Exchange.
Page 67
1998
Mitsui & Co., Ltd. mengakuisisi Mitsui & Co., Ltd. acquired all shares
seluruh saham PT Danamon of PT Danamon Sanggrahan.
Sanggrahan. Setelah akuisisi Following the acquisition, the
2004
tersebut, komposisi kepemilikan ownership composition changed
berubah menjadi: Mitsui & Co., Ltd. to: Mitsui & Co., Ltd. (75%), PT
sebesar 75%, PT Lenggara Guna Lenggara Guna Sejahtera (15%),
Sejahtera 15%, Yamaha Motor Co., Yamaha Motor Co., Ltd. (7%), Seluruh saham PT Lenggara Guna
Ltd. 7%, dan PT Yamaha Motor and PT Yamaha Motor Kencana Sejahtera dijual kepada PT Mitsui
Kencana Indonesia 3%. Indonesia (3%). Indonesia.
Sebagai konsekuensi, perusahaan As a result, the company changed All shares of PT Lenggara Guna
berganti nama menjadi PT Bussan its name to PT Bussan Auto Finance Sejahtera were sold to PT Mitsui
Auto Finance (Perseroan) dan (the Company) and maintained its Indonesia.
mempertahankan fokus bisnis pada business focus on financing new
pembiayaan sepeda motor baru Yamaha motorcycles.
Yamaha.
2009
Perseroan meluncurkan produk baru
untuk pembiayaan motor bekas (Used
Motorcycle Financing/UMC).
The Company launched a new product
for used motorcycle financing (Used
Motorcycle Financing/UMC).
2019
Seluruh saham Perseroan milik PT Mitsui
Indonesia sebanyak 41.250 lembar saham,
serta sebagian saham Perseroan yang dimiliki
Mitsui & Co., Ltd. sebanyak 11.786 lembar, dibeli
2018 oleh PT Sinergi Autoindo Abadi. Perubahan ini
menyebabkan komposisi pemegang saham
Perseroan menjadi:
Mitsui & Co., Ltd. meningkatkan
• Mitsui & Co., Ltd. (65,0%)
kepemilikan sahamnya dengan
• Yamaha Motor Co., Ltd. (17,7%)
mengakuisisi seluruh saham yang
• PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing
dimiliki oleh PT Ciptadana Capital.
(2,3%)
Dengan transaksi ini, kepemilikan
• PT Sinergi Autoindo Abadi (15,0%)
Mitsui & Co., Ltd. naik menjadi 68,3%.
PT Bussan Auto Finance
The entire 41,250 shares of the Company’s shares
Mitsui & Co., Ltd. increased its
owned by PT Mitsui Indonesia, altogether with
sharesownership by acquiring all
11,786 shares of the Company’s shares owned
shares held by PT Ciptadana Capital.
by Mitsui & Co., Ltd., were purchased by PT
This transaction increases Mitsui & Co.,
Sinergi Autoindo Abadi. This change resulted in
Ltd.’s ownership to 68.3%.
the Company’s shareholder composition into as
follows:
• Mitsui & Co., Ltd. (65.0%)
• Yamaha Motor Co., Ltd. (17.7%)
• PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing
(2.3%)
• PT Sinergi Autoindo Abadi (15.0%) 67
Page 68
2020
2021
Peluncuran produk baru untuk
pembiayaan BAF Dana Syariah
(mobil).
Peluncuran produk baru untuk
The launch of new product for BAF pembiayaan BAF PraDana dan BAF
Dana Syariah financing (car). AdiDana.
The launch of new products for BAF
PraDana and BAF AdiDana financing.
2023
Sebanyak 20% saham Perseroan
milik Mitsui & Co., Ltd. atau setara
dengan 70.714 lembar saham, dibeli
oleh JA Mitsui Leasing, Ltd. Transaksi
jual-beli dan pemindahan saham ini
menyebabkan perubahan struktur
pemegang saham menjadi:
• Mitsui & Co., Ltd. (45,0%)
• JA Mitsui Leasing, Ltd. (20,0%)
• Yamaha Motor Co., Ltd. (17,7%)
• PT Yamaha Indonesia Motor
Manufacturing (2,3%)
• PT Sinergi Autoindo Abadi (15,0%)
20% of the Company’s shares owned
by Mitsui & Co., Ltd., equivalent to
70,714 shares, were purchased by JA
Mitsui Leasing, Ltd. The shares trading
and transfer resulted in a change in the
shareholder structure into as follows:
• Mitsui & Co., Ltd. (45.0%)
• JA Mitsui Leasing, Ltd. (20.0%)
• Yamaha Motor Co., Ltd. (17.7%)
• PT Yamaha Indonesia Motor
2025 Sustainability Report
Manufacturing (2.3%)
• PT Sinergi Autoindo Abadi (15.0%)
2024
Pada September 2024, pemasaran
produk BAF PraDana dan BAF
AdiDana dihentikan setelah dilakukan
evaluasi menyeluruh. Perseroan
kini fokus mengembangkan kedua
produk tersebut dengan penekanan
|
pada digitalisasi (BAF K1LAT) dan
Laporan Keberlanjutan 2025
peningkatan akses pembiayaan untuk
UMKM berbadan usaha.
In September 2024, marketing of BAF
PraDana and BAF AdiDana products
was discontinued after a thorough
evaluation. The Company is now
focusing on developing both products,
emphasizing digitalization (BAF K1LAT)
and increasing access to financing for
business entities (MSMEs).
68
Page 69
KEANGGOTAAN PADA ASOSIASI
MEMBERSHIP IN ASSOCIATIONS [GRI 2-28] [SEOJK C.5] [POJK 3.e]
Asosiasi Perusahaan Indonesian Corporate Badan Mediasi Pembiayaan
Pembiayaan Indonesia (APPI) Secretary Association (ICSA) Pergadaian dan Ventura
Indonesian Finance Indonesian Corporate Indonesia (BMPPVI)
Services Association (APPI) Secretary Association (ICSA) Indonesian Pawnshop and
Venture Capital Mediation
Agency (BMPPVI)
Asosiasi Emiten Indonesia Global Partnership for Carbon Accounting
Indonesia (AEI) Compact Network (IGCN) Financials (PCAF)
Indonesia Issuers Indonesia Global Partnership for Carbon Accounting
Association (AEI) Compact Network (IGCN) Financials (PCAF)
PERUBAHAN ORGANISASI
ORGANIZATIONAL CHANGE [GRI 2-6] [SEOJK C.6] [POJK 3.f]
Selama tahun 2025, Perseroan melakukan optimalisasi In 2025, the Company optimized network offices as
kantor jaringan sebagai bagian dari strategi efisiensi. part of its efficiency strategy. This included opening
Langkah ini meliputi pembukaan kantor jaringan, network offices, changing network office addresses,
perubahan alamat kantor jaringan, serta penutupan and closing several network offices, resulting in a
beberapa kantor jaringan yang mengakibatkan change in the number of network offices. The number
perubahan jumlah kantor jaringan Perseroan. Jumlah of network offices recorded in 2024 was 250, and
kantor jaringan yang tercatat pada tahun 2024 adalah in 2025 it increased to 254. This decision was made
250 dan pada tahun 2025 menjadi 254. Keputusan after considering various internal and external factors
ini diambil dengan mempertimbangkan berbagai affecting the continuity and development of the
PT Bussan Auto Finance
faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi Company’s business.
kelangsungan dan perkembangan bisnis Perseroan.
Selain itu, Perseroan juga melakukan penyesuaian Furthermore, the Company also adjusted its internal
struktur organisasi internal berupa peleburan dan/ organization structure by merging and/or establishing
atau pembentukan beberapa departemen/divisi guna several departments/divisions to improve operational
meningkatkan efektivitas operasional dan koordinasi effectiveness and coordination of business functions.
fungsi bisnis. Informasi lebih lanjut mengenai struktur Further information regarding the Company’s
organisasi Perseroan dapat dilihat pada Laporan organization structure can be found in the Annual
Tahunan 2025. Report 2025.
69
Page 70
Sepanjang periode pelaporan, tidak terdapat Throughout the reporting period, there were no
perubahan struktur kepemilikan, merger, akuisisi, atau changes in ownership structure, mergers, acquisitions,
divestasi, maupun perubahan signifikan lainnya yang or divestitures, or other significant changes that
berdampak material terhadap ukuran organisasi, would have a material impact on the Company’s
lokasi operasi utama, atau negara operasi utama organizational size, principal operating locations, or
Perseroan. Dengan demikian, perubahan yang terjadi principal operating countries. Therefore, the changes
selama tahun pelaporan terutama bersifat operasional that occurred during the reporting year were primarily
dan internal serta tidak memengaruhi ruang lingkup operational and internal in nature and did not impact
kegiatan usaha utama maupun cakupan pelaporan the scope of the Company’s core business activities or
keberlanjutan Perseroan. the scope of the sustainability reporting.
RANTAI PASOK
SUPPLY CHAIN [GRI 2-6] [GRI 414-1] [GRI 414-2]
Dalam menjalankan operasionalnya, Perseroan In running its operations, the Company is supported
didukung oleh rantai pasokan yang mencakup berbagai by a supply chain that includes various goods and
penyedia barang dan jasa, termasuk pengadaan services providers, including procurement of office
perlengkapan kantor, layanan profesional, teknologi supplies, professional services, information technology,
informasi, serta kebutuhan operasional lainnya. and other operational needs. All elements of this
Seluruh elemen rantai pasokan ini berperan penting supply chain play a critical role in maintaining smooth
dalam menjaga kelancaran layanan dan mendukung service delivery and supporting achievement of the
pencapaian target bisnis Perseroan. Company’s business targets.
Jumlah Pemasok Jumlah Pembayaran
TOTAL SUPPLIERS Kepada Pemasok
TOTAL PAYMENTS TO
615 SUPPLIERS
2025 Sustainability Report
pemasok / suppliers
526.8
Rp miliar / Rp billion
Per 31 Desember 2025, sebanyak 99,5% vendor As of December 31, 2025, 99.5% of the Company’s
Perseroan adalah lokal, baik untuk kebutuhan jasa vendors were local vendors, for both services and goods
|
maupun barang. needs.
Laporan Keberlanjutan 2025
Jumlah Pemasok Lokal Jumlah Pemasok
TOTAL LOCAL SUPPLIERS Luar Negri
TOTAL FOREIGN SUPPLIERS
612
pemasok / suppliers 3
pemasok / suppliers
70
Page 71
Untuk memastikan seluruh proses pengadaan To ensure that the entire procurement process has been
berjalan secara efektif, transparan, dan akuntabel, effective, transparent, and accountable, the Company
Perseroan mengelola fungsi pengadaan melalui Divisi manages the procurement function through the
Procurement & Account Payable. Divisi ini beroperasi Procurement & Accounts Payable Division. This division
berdasarkan Standard Policy Procurement & Account operates based on Standard Policy Procurement &
Payables No. SP-ACP-011-003 yang menjadi acuan Accounts Payables No. SP-ACP-011-003 serves as
dalam seluruh kegiatan pengadaan, mulai dari proses a reference for all procurement activities, from the
pemilihan pemasok hingga mekanisme pembayaran. supplier selection process to the payment mechanism.
Setiap pemasok diwajibkan memenuhi standar etika Every supplier is required to fulfil ethical standards and
dan ketentuan kepatuhan yang ditetapkan Perseroan, compliance requirements established by the Company,
termasuk penandatanganan pakta integritas sebagai including signing an integrity pact as a commitment to
bentuk komitmen terhadap praktik bisnis yang jujur, honest, transparent, and free from conflict of interest
transparan, dan bebas dari konflik kepentingan. business practices. The Company also conducts a
Perseroan juga melakukan evaluasi menyeluruh comprehensive evaluation of suppliers, covering legal
terhadap pemasok, mencakup aspek legalitas dan aspects and compliance with relevant regulations, to
kepatuhan terhadap regulasi yang relevan, guna ensure all partners operate according to established
memastikan seluruh mitra kerja menjalankan standards.
operasinya sesuai standar yang ditetapkan.
Pakta Integritas BAF
BAF INTEGRITY PACT
Menjalankan usahanya secara bersih, transparan dan profesional sesuai dengan prinsip
Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) dan bersedia untuk
menjunjung tinggi integritas, nilai luhur dan etika berbisnis serta mematuhi peraturan
perundangan yang berlaku.
Conduct business in a clean, transparent, and professional manners in accordance with
the Good Corporate Governance principles and is committed to upholding integrity,
noble values, and business ethics, while complying with prevailing laws and regulations.
1
Tidak akan melakukan bentuk komunikasi dan/atau pendekatan apapun yang mengarah
kepada tindak Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN) dan sejenisnya.
Will not engage in any means of communication and/or approach that leads to
Corruption, Collusion, Nepotism (KKN), or similar acts.
2
Tidak akan memberikan atau meminjamkan uang, bentuk hadiah, bantuan apapun,
dengan alasan apapun kepada pimpinan dan/atau pegawai BAF pada semua tingkatan.
Will not provide or lend money, gifts, or assistance of any kind, for any reason, to BAF
leaders and/or employees at all levels.
3
PT Bussan Auto Finance
Melaporkan kepada Hotline Kepatuhan BAF apabila ada pimpinan dan/atau pegawai
BAF yang meminta atau memberikan kesan meminta sesuatu dari pemasok.
Report to the BAF Compliance Hotline any BAF leaders and/or employees who request
or appear to request anything from suppliers.
4
71
Page 72
Mewajibkan vendor untuk menjaga kerahasiaan data Perseroan dengan
menandatangani perjanjian kerahasiaan Non-Disclosure Agreement (NDA) selama
proses supplier onboarding.
Require vendors to maintain the confidentiality of Company data by signing a Non-
Disclosure Agreement (NDA) during the supplier onboarding process.
5
Sebagai langkah pencegahan terhadap potensi fraud As a preventative measure against potential fraud or
atau pelanggaran dalam proses pengadaan, Perseroan violations in the procurement process, the Company
menyediakan Sistem Pelaporan Pelanggaran provides a Whistleblowing System accessible to
(Whistleblowing System) yang dapat diakses oleh suppliers and other stakeholders. Through the reporting
pemasok maupun pemangku kepentingan lainnya. channel available at the Company’s official website,
Melalui kanal pelaporan yang tersedia di situs any party can submit information about suspected
resmi Perseroan, setiap pihak dapat menyampaikan violations in secure and responsible manners.
informasi atas dugaan pelanggaran secara aman dan
bertanggung jawab.
Menerima Investigasi Penyelesaian Pemantauan
Pengaduan Laporan Pengaduan Monitoring
Receive Complain Solving
Complain Investigation Complain
2025 Sustainability Report
|
Laporan Keberlanjutan 2025
72
Page 73
RANTAI NILAI
VALUE CHAIN [GRI 2-6]
Pendanaan Mitra Akuisisi Proses Persetujuan Penyerahan Pengelolaan Penagihan Pelunasan
Funding Dealer Konsumen Kredit Approval Barang Kotrak Billing Settlement
Customer Credit Delivery of Contract
Acquisition Process Goods Management
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Upstream Core Business Downstream
(Mitra & Sumber Pembiayaan) Process (Layanan dan Hubungan Konsumen)
(Partners & Financing Sources) (Consumer Services and Relations)
1. Sumber pendanaan (bank, pasar 1. Aktivitas pemasaran dan akuisisi 1. Layanan pelanggan dan
modal) konsumen pengaduan
Funding sources (banks, capital Marketing activities and customer Customer service and complaints
markets) acquisition
2. Layanan purna jual dan
2. Mitra dealer / vendor penyedia 2. Pengajuan aplikasi pembiayaan restrukturisasi pembiayaan (jika
barang (motor, mobil, multiproduk) oleh konsumen diperlukan)
Dealer/vendor partners providing Consumer financing application After-sales service and financing
goods (motorcycles, cars, submission restructuring (if necessary)
multiproduct)
3. Verifikasi dokumen dan analisis 3. Penyelesaian pembiayaan hingga
3. Mitra pendukung operasional kelayakan kredit pelunasan kontrak
(outsourcing, collection agency, IT Document verification and Financing settlement through
provider, asuransi) creditworthiness analysis contract settlement
Operational support partners
(outsourcing, collection agencies, 4. Persetujuan dan pencairan
IT providers, insurance) pembiayaan
Financing approval and
disbursement
5. Penyerahan barang kepada
konsumen melalui dealer
Delivery of goods to consumers
through dealers
6. Pengelolaan portofolio
pembiayaan (monitoring kualitas
kredit)
Financing portfolio management
(credit quality monitoring)
7. Penagihan dan pengelolaan risiko
kredit
PT Bussan Auto Finance
Collection and credit risk
management
73
Page 74
Rantai nilai Perseroan terbentuk dari rangkaian The Company’s value chain is created by a series of
aktivitas yang mendukung penyediaan layanan activities that support the provision of financing
pembiayaan berbagai produk, mulai dari sepeda services for various products, ranging from Yamaha
motor Yamaha, kendaraan roda empat, hingga produk motorcycles and four-wheels vehicles to other
pembiayaan lainnya termasuk pembiayaan multiguna financing products, including multifinancing and
dan layanan pembiayaan konsumen. Rantai nilai consumer financing services. This value chain
ini mencakup seluruh proses, mulai dari tahap hulu encompasses the entire process, from the upstream
(upstream), kegiatan operasional Perseroan, hingga stage, the Company’s operational activities, to the
tahap hilir (downstream) yang berkaitan dengan downstream stage related to utilization of the services
pemanfaatan layanan oleh konsumen. by the customers.
Pada tahap hulu, proses dimulai dari penyediaan At the upstream stage, the process was initiated with
objek pembiayaan melalui dealer resmi, agen penjual, the provision of financing via authorized dealers, sales
distributor, dan/atau mitra bisnis lainnya yang agents, distributors, and/or other business partners
menyediakan barang maupun jasa yang menjadi who provide the goods or services subject to financing.
objek pembiayaan. Perseroan juga bekerja sama The Company also collaborates with various supporting
dengan berbagai penyedia jasa pendukung, seperti service providers, such as information technology
penyedia layanan teknologi informasi, perusahaan providers, insurance companies, and other operational
asuransi, serta mitra layanan operasional lainnya yang service partners, to ensure a smooth financing process.
mendukung kelancaran proses pembiayaan.
Selanjutnya, pada tahap operasional, Perseroan Furthermore, at the operational stage, the Company
melaksanakan kegiatan pemasaran dan promosi carries out marketing and promotional activities
melalui berbagai kanal, baik konvensional maupun through conventional and digital channels, to reach
digital, untuk menjangkau calon konsumen secara lebih a wider range of potential customers. This stage
luas. Tahap ini dilanjutkan dengan proses pembiayaan continues with the financing process, which includes
yang mencakup penerimaan dan verifikasi dokumen receiving and verifying application documents,
aplikasi, analisis kelayakan kredit, proses persetujuan analyzing creditworthiness, financing approval, and
pembiayaan, hingga pencairan pembiayaan. Setelah disbursing financing. When the financing is approved,
pembiayaan disetujui, konsumen menerima barang the consumers will receive the financed goods through
yang dibiayai melalui jaringan dealer atau mitra a network of dealers or distribution partners in
penyalur sesuai dengan ketentuan yang berlaku. accordance with prevailing regulations.
Pada tahap hilir, Perseroan melakukan pengelolaan At the downstream stage, the Company manages
portofolio pembiayaan secara berkelanjutan, termasuk financing portfolio in sustainable manner, including
pemantauan kualitas pembiayaan, pengelolaan monitoring financing quality, managing credit risk,
risiko kredit, serta penyediaan layanan purna jual and providing after-sales services to the customers
kepada konsumen selama masa pembiayaan throughout the financing period. These activities aim
berlangsung. Aktivitas ini bertujuan untuk memastikan to ensure the sustainability of customer relationships
keberlanjutan hubungan dengan konsumen sekaligus while maintaining the quality of the Company’s
2025 Sustainability Report
menjaga kualitas aset pembiayaan Perseroan. financing assets.
Dalam keseluruhan alur tersebut, Perseroan Throughout this process, the Company prioritizes risk
menempatkan pengelolaan risiko dan kepatuhan management and regulatory compliance, including
terhadap regulasi sebagai prioritas utama termasuk the implementation of governance principles and
penerapan prinsip tata kelola dan perlindungan consumer protection. At the same time, the use of
konsumen. Pada saat yang sama, pemanfaatan digital innovation is continuously optimized to improve
inovasi digital terus dioptimalkan untuk meningkatkan operational efficiency and provide added value for the
efisiensi operasional serta memberikan nilai tambah customers and stakeholders at every stage of the value
|
bagi pelanggan dan pemangku kepentingan di setiap chain, starting from customer acquisition to financing
tahap rantai nilai, mulai dari akuisisi konsumen hingga management.
Laporan Keberlanjutan 2025
pengelolaan pembiayaan.
74
Page 75
PT Bussan Auto Finance
75
Page 76
Laporan Keberlanjutan 2025 | 2025 Sustainability Report 76
Page 77
STRATEGI
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY STRATEGY
Strategi terus diperkuat agar lebih terarah,
melalui penguatan tata kelola dan adopsi
pendekatan yang semakin terstruktur,
termasuk referensi awal terhadap IFRS S2.
PT.Bussan Auto Finance
The strategy is always be strengthened to
be more focused, through strengthening
governance and adopting a more
structured approach, including early
reference to IFRS S2.
77
Page 78
KEBIJAKAN DAN STRATEGI
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY POLICY AND STRATEGY
2025 Sustainability Report
Strategi Keberlanjutan Sustainability Strategy
[SEOJK A.1.] [POJK 1] [SEOJK A.1.] [POJK 1]
Perseroan telah menyusun kerangka keberlanjutan The Company has developed a Sustainability
sebagai pedoman dalam menjalankan usaha yang Framework as the guideline in conducting business
memberikan dampak positif bagi masyarakat, with positive impacts to the society, the economy, and
|
perekonomian, dan lingkungan. Kerangka ini juga the environment. This framework is also supported
didukung oleh tata kelola yang kuat dan menjadi by strong governance and applied as the company’s
Laporan Keberlanjutan 2025
landasan perusahaan dalam berkontribusi pada foundation in contributing to the Sustainable
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/ Development Goals (SDGs) achievement.
SDGs).
Di tahun 2025, Perseroan telah melakukan tinjauan In 2025, the Company conducted a review on the
ulang terhadap Kerangka Keberlanjutan yang telah Sustainability Framework to ensure alignment with
disusun untuk memastikan kesesuaiannya dengan current industry trends and to establish appropriate
tren industri terkini dan menetapkan langkah-langkah steps to respond to future sustainability challenges.
yang tepat untuk merespons tantangan keberlanjutan This process also included a review of material topics
ke depan. Proses ini turut mencakup proses tinjauan to ensure the framework stays relevant and effective in
ulang terhadap topik material untuk memastikan achieving the company’s long-term goals.
kerangka yang digunakan tetap relevan dan efektif
78 dalam mencapai tujuan jangka panjang perusahaan.
Page 79
Hasil tinjauan telah disetujui oleh Direksi dan Dewan Results of the review were approved by the Board
Komisaris pada tanggal 25 November 2025, serta of Directors and the Board of Commissioners
menegaskan bahwa Kerangka Keberlanjutan dan on November 25, 2025, and confirmed that the
topik material yang ditetapkan masih sesuai dengan Sustainability Framework and the designated material
konteks bisnis dan kebutuhan pemangku kepentingan topics whether still appropriate to the Company’s
Perseroan. business context and stakeholders needs.
Kerangka Keberlanjutan
SUSTAINABILITY FRAMEWORK
Aspire to be a Leading Financing Company
Dedicated to Sustainability
Pillar >>
Responsible Responsible Responsible
Financing Business Practices Beyond Action
Commitment >>
Be involved in Indonesia’s Achieve a 10% reduction Promoting actions & initiatives
efforts to achieve in emission from operations to enhance social impact in
a low-carbon economy by 2030 achieving the SDGs
Continuing Efforts >>
Sustainable portfolio & Green Operation & Community Development &
Digitalization Climate Resilience Sustainability Commitment
Financial Data Privacy & Human Rights &
Inclusivity Security Procurement Practices
Portfolio Well-being &
Assessment Safety Riding
Learning &
Growth
SDGs Focus >>
Governance (Ethical Business Practices - Anti Fraud)
Kerangka Keberlanjutan Perseroan terdiri dari tiga pilar The Company’s Sustainability Framework consists of
utama yang saling terhubung, antara lain: three main and interconnected pillars:
1. Responsible Financing, mengedepankan upaya 1. Responsible Financing, emphasizing the
PT Bussan Auto Finance
aktif perusahaan dalam mendukung transisi Company’s active efforts to support the transition
menuju ekonomi rendah karbon dan berkelanjutan to low-carbon and sustainable economy in
di Indonesia, Indonesia.
2. Responsible Business Practices, mengedepankan 2. Responsible Business Practices, emphasizing
upaya pengelolaan operasi perusahaan yang environmentally and socially responsible
ramah lingkungan dan sosial, dengan komitmen management of the Company’s operations, with
untuk mendukung pencapaian net zero emissions a commitment to supporting achievement of net-
serta memastikan bahwa setiap langkah zero emissions and ensuring that every operational
operasional dilakukan dengan transparan dan step is done in transparent and responsible
bertanggung jawab, manners. 79
Page 80
3. Responsible Beyond Action, menggambarkan 3. Responsible Beyond Action, which illustrates the
komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat Company’s commitment to provideg social and
sosial dan lingkungan melalui berbagai program environmental benefits through various programs
dan pengembangan komunitas. and community development.
Masing-masing pilar telah dilengkapi dengan inisiatif Each pillar is equipped with sustainability initiatives
keberlanjutan yang mencakup aspek privasi konsumen emphasizing consumer privacy and data security,
dan keamanan data, anti-fraud, inklusivitas keuangan, anti-fraud, financial inclusiveness, occupational health
kesehatan dan keselamatan kerja, green operations and safety, green operations and climate resilience,
dan ketahanan iklim, portofolio produk dan digitalisasi product portfolio and digitalization, as well as training
serta pelatihan dan pengembangan. and development.
Seluruh inisiatif tersebut difokuskan pada topik-topik All of these initiatives focus on the Company’s material
material Perseroan, sehingga memastikan bahwa topics, ensuring that the sustainability strategy is not
strategi keberlanjutan tidak hanya selaras dengan only aligned with business priorities but also responsive
prioritas bisnis, tetapi juga responsif terhadap dampak to the Company’s key risks and impacts.
dan risiko utama yang dihadapi Perseroan.
Strategi Iklim [IFRS S2.22.(a-b)] Climate Strategy [IFRS S2.22.(a-b)]
Sejalan dengan perkembangan standar pelaporan In line with development of global sustainability
keberlanjutan global, Perseroan mulai menyelaraskan reporting standards, the Company has started to
pendekatan pengelolaan risiko iklim dengan kerangka align climate risk management approach with the
International Financial Reporting Standards (IFRS) International Financial Reporting Standards (IFRS) S2
S2 yang menekankan keterkaitan antara perubahan framework, which emphasizes the relation between
iklim, strategi bisnis, dan kinerja keuangan. Pada tahun climate change, business strategy, and financial
2025, penyelarasan ini masih berada pada tahap awal performance. As of 2025, this alignment is still in its
dan difokuskan pada pembangunan fondasi strategi initial stages and is focused on building a climate
iklim yang relevan dengan karakteristik dan skala strategy foundation relevant to the Company’s
bisnis Perseroan. business characteristics and scale.
Dalam konteks strategi, Perseroan memandang In strategic context, the Company views climate
perubahan iklim sebagai faktor yang berpotensi change as a factor with potential to affect business
mempengaruhi keberlanjutan model bisnis dalam model sustainability in medium to long term, primarily
jangka menengah hingga panjang, terutama melalui through physical climate risks and transition risks.
risiko iklim fisik dan risiko transisi. Oleh karena itu, Therefore, the Company has initiated a climate risk
Perseroan memulai proses identifikasi dan penilaian identification and assessment process to understand
risiko iklim untuk memahami potensi implikasinya their potential impact on operations, financing
terhadap operasional, portofolio pembiayaan, serta portfolio, and strategic decision-making. This
2025 Sustainability Report
pengambilan keputusan strategis. Penilaian ini menjadi assessment is used as the initial basis to evaluate
dasar awal dalam mengevaluasi ketahanan strategi the Company’s business strategy resiliency to various
bisnis Perseroan terhadap berbagai perkembangan developments related to climate change.
terkait perubahan iklim.
Sebagai bagian dari implementasi awal IFRS S2, As part of IFRS S2 initial implementation, the
Perseroan saat ini tengah melakukan penilaian awal Company is currently conducting initial assessment
(initial assessment) atas analisis skenario iklim secara on limited climate scenario analysis to gradually
terbatas untuk secara bertahap memahami potensi understand the potential impacts of changing climate
|
dampak perubahan kondisi iklim dan kebijakan transisi conditions and transition policies on risk profile
Laporan Keberlanjutan 2025
terhadap profil risiko dan kinerja bisnis. Mengingat and business performance. Considering that this
analisis ini masih dalam tahap pengembangan analysis is still in early development stages and being
awal dan dilakukan secara gradual, dengan conducted gradually, also concerning data availability,
mempertimbangkan ketersediaan data, metodologi, methodology, and internal capacity, the results are not
dan kapasitas internal, hasilnya belum dimaksudkan intended to be comprehensive quantitative projections
sebagai proyeksi kuantitatif yang komprehensif and therefore have not been disclosed at this stage.
sehingga pada tahap ini belum diungkapkan. Perseroan The Company will continuously refine this approach on
akan terus menyempurnakan pendekatan ini secara an ongoing basis to support stronger disclosures going
berkelanjutan guna mendukung pengungkapan yang forward, including quantitative approach, along with
lebih robust ke depan, termasuk secara kuantitatif, internal practices and internal readiness.
seiring dengan perkembangan praktik dan kesiapan
internal.
80
Page 81
Selain itu, Perseroan melakukan gap analysis terhadap In addition, the Company conducted gap analysis on
kebijakan, proses, dan praktik yang telah berjalan, existing policies, processes, and practices to assess level
guna menilai tingkat keselarasan dengan persyaratan of alignment with IFRS S2 disclosure requirements.
pengungkapan IFRS S2. Hasil analisis ini digunakan Results of this analysis is used as a reference in
sebagai referensi dalam menyusun peta jalan developing a roadmap to gradually strengthen climate
(roadmap) penguatan strategi iklim secara bertahap, strategy, including the integration of climate aspects
termasuk integrasi aspek iklim ke dalam perencanaan into future business planning, risk management, and
bisnis, manajemen risiko, dan pelaporan keberlanjutan sustainability reporting.
di masa mendatang.
Sejalan dengan penguatan strategi tersebut, Perseroan In line with this strategy strengthening, the Company
juga mulai mengidentifikasi dan mengukur emisi gas also began to identify and measure greenhouse gas
rumah kaca, termasuk memperluas cakupan emisi emissions, gradually expanding the scope of emissions
hingga rantai nilai (Cakupan 3) secara bertahap. Upaya to the value chain (Scope 3). This effort is crucial for a
ini menjadi bagian penting dalam memahami profil more comprehensive understanding of the Company’s
emisi Perseroan secara lebih komprehensif, sekaligus emissions profile and serves as the basis for developing
menjadi dasar dalam pengembangan strategi transisi a transition strategy towards lower-emission operations
menuju operasional dan portofolio yang lebih rendah and portfolios.
emisi.
Secara keseluruhan, strategi iklim Perseroan pada tahun Overall, the Company’s climate strategy for 2025
2025 difokuskan pada penguatan fondasi strategis focuses on strengthening strategic foundation in
sesuai dengan prinsip IFRS S2 melalui peningkatan accordance with IFRS S2 principles by enhancing
pemahaman risiko dan peluang iklim, pengembangan understanding on climate risks and opportunities,
kerangka kerja internal, serta integrasi awal ke dalam developing internal framework, and integrating early
strategi bisnis. Pendekatan bertahap ini mencerminkan into the business strategy. This phased approach
komitmen Perseroan untuk membangun strategi reflects the Company’s commitment to build a credible,
iklim yang kredibel, terukur, dan relevan dengan measurable, and relevant climate strategy, addressing
perkembangan regulasi serta kesiapan internal, tanpa regulatory developments and internal preparedness,
melampaui tingkat kematangan pengelolaan risiko without exceeding the current level of climate risk
iklim yang ada saat ini. management maturity.
PENCAPAIAN TUJUAN
PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
ACHIEVEMENT OF SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS
Perseroan menjalankan berbagai inisiatif The Company implements sustainability initiatives that
keberlanjutan yang berkontribusi pada pencapaian contribute to Sustainable Development Goals (SDGs)
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kontribusi achievement. These contributions are aligned with
tersebut diselaraskan dengan topik material Perseroan the Company’s material topics and its Sustainability
PT Bussan Auto Finance
serta Kerangka Keberlanjutan yang mencakup aspek Framework, which encompasses economic, social, and
ekonomi, sosial, dan lingkungan. environmental aspects.
Seluruh inisiatif tersebut telah diselaraskan dengan All of these initiatives are aligned with the achievement
pencapaian SDGs, khususnya SDG 3, 4, 8, 9, 12, 13, dan of the SDGs, specifically SDGs 3, 4, 8, 9, 12, 13, and
16, serta memberikan dukungan tambahan pada SDG 16, and provide additional support to other SDGs, such
lainnya seperti SDG 5. Kontribusi Perseroan terhadap as SDG 5. The Company’s contribution to the SDGs
SDGs sepanjang tahun 2025 diuraikan pada tabel through 2025 is outlined in the following table:
berikut:
81
Page 82
Strategi Strategy
• Menciptakan suasana kerja yang sehat, aman, dan • Creating a healthy, safe, and comfortable work
nyaman, environment,
• Memberikan edukasi kesehatan melalui kampanye • Providing health education through internal health
kesehatan di internal, campaigns,
• Melaksanakan Medical Check-Up (MCU) untuk • Implementing Medical Check-Ups (MCU) for certain
posisi tertentu, positions,
• Melaksanakan kegiatan safety riding awareness • Conducting safety riding awareness activities for all
kepada seluruh pegawai, employees,
• Menjaga dan meningkatkan produktivitas pegawai, • Maintaining and improving employee productivity,
• Melaksanakan sosialisasi dan simulasi tanggap • Conducting regular disaster response outreach and
bencana secara rutin, simulations,
• Menerapkan flexi hours di kantor pusat. • Implementing flexi hours at the head office.
Capaian 2025 2025 Achievement
• Dilanjutkannya program Fit for Growth antara lain • The Fit for Growth program has been continued,
Pojok Sehat dengan penyediaan alat tes kesehatan, including the Health Corner, which provides health
seperti glukometer dan tensimeter. testing equipment such as glucometers and blood
pressure monitors.
• Melanjutkan program Ayo Gerak, yaitu gerakan • The “Ayo Gerak” program, a BAF exercise program,
senam BAF dan yang dilaksanakan secara rutin is continued every Friday morning at the head office
setiap Jumat pagi di kantor pusat dan kantor and network offices.
jaringan. • A training room, sports corner, canteen, library,
• Tersedianya training room, sport corner, kantin, prayer room, and pantry are available at the head
perpustakaan, praying room, pantry di kantor office, complete with equipment for employees to
pusat lengkap dengan peralatannya yang dapat use during their activities.
dipergunakan karyawan untuk beraktivitas.
• 100% karyawan telah mengikuti E-learning safety • 100% of employees have participated in e-learning
riding melalui LMS. on safety riding through the LMS.
• Kegiatan safety riding awareness pada setiap • Safety riding awareness activities are held every
morning activity di kantor pusat dan kantor jaringan. morning at the head office and network offices.
• 794 karyawan di kantor pusat melakukan Mini MCU • 794 employees at the head office have undergone
dan cek kesehatan secara rutin. Mini MCU and regular health checks.
2025 Sustainability Report
• 718 karyawan telah melakukan deteksi dini melalui • 718 employees have undergone early detection
tes urin untuk mencegah penyalahgunaan dan through urine tests to prevent drug abuse and
peredaran gelap narkoba trafficking.
• 5 webinar yang diikuti oleh 840 karyawan terkait • 5 webinars related to health (Physical & Emotional
kesehatan (Physical & Emotional Health - PNE). Health - PNE) have been attended by 840 employees.
• BAF Club telah diaktivasi kembali sebagai bagian • The BAF Club has been reactivated as part of
corporate wellness program yaitu yoga, bulutangkis, the corporate wellness program, including yoga,
tenis, dan kegiatan olahraga lainnya. badminton, tennis, and other sports activities.
• Tingkat kecelakaan dalam berkendara sebesar 0,7% • The vehicle accident rate was 0.7% of the total
dari jumlah karyawan. number of employees.
|
• Menyelesaikan renovasi tempat kerja di kantor pusat • Completed the renovation of the headquarters
workplace with an open workspace concept to create
Laporan Keberlanjutan 2025
dengan konsep open workspace untuk menciptakan
suasana kerja yang adaptif dan nyaman. an adaptive and comfortable work environment.
Indikator yang Relevan Relevant Indicators
• 3.4.1 – Kematian akibat penyakit kardiovaskuler, • 3.4.1 – Deaths from cardiovascular disease, cancer,
kanker, diabetes atau penyakit pernapasan kronis, diabetes, or chronic respiratory disease,
• 3.8.1 – Cakupan pelayanan kesehatan esensial, • 3.8.1 – Coverage of essential health services,
• 3.8.2 – Proporsi populasi dengan pengeluaran • 3.8.2 – Proportion of the population with high
rumah tangga yang besar untuk kesehatan sebagai household expenditure on health as a share of total
bagian dari total pengeluaran rumah tangga atau household expenditure or income.
pendapatan.
• 3.6.1 – Kematian akibat kecelakaan lalu lintas • 3.6.1 – Deaths from traffic accidents
• 3.5.1.(a) – Jumlah penyalahguna napza yang • 3.5.1.(a) – Number of drug abusers receiving medical
82 mendapatkan pelayanan rehabilitasi medis rehabilitation services
Page 83
Strategi Strategy
• Melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas • Conducting employee capacity building training,
pegawai, baik melalui offline, hybrid maupun whether offline, hybrid, or online, through
melalui online atau aplikasi e-learning (LMS), e-learning applications (LMS).
• Mengembangkan dan mengoptimalkan platform • Developing and optimizing e-learning platforms,
e-learning yaitu LMS, namely LMSs.
• Memberikan sertifikasi dan pelatihan wajib yang • Providing mandatory certification and training in
sesuai ketentuan regulator, accordance with regulatory requirements.
• Mengikuti pelatihan terkait keuangan • Participating in training related to sustainable
berkelanjutan. finance.
• Menyelenggarakan kegiatan literasi dan inklusi • Organizing financial literacy and inclusion activities
keuangan yang berdampak positif sesuai Strategi that have a positive impact in accordance with
Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) the OJK’s Indonesian National Financial Literacy
OJK kepada masyarakat umum, UMKM, komunitas Strategy (SNLKI) for the general public, MSMEs,
perempuan, guru, mahasiswa, dan difabel. women’s communities, teachers, students, and
people with disabilities.
Capaian 2025 2025 Achievement
• 100% karyawan telah mengikuti pelatihan dan • 100% of employees have participated in training
pengembangan kompetensi dengan rata-rata jam and competency development, with an average of
pelatihan sebesar 23,0 jam per karyawan. 23.0 hours of training per employee.
• 106 topik pembelajaran yang tersedia di LMS • 106 learning topics available in the LMS
• 100% karyawan level manajerial telah memenuhi • 100% of managerial-level employees have met
sertifikasi dasar pembiayaan basic financing certification
• 3,30% telah dialokasikan sebagai dana pendidikan • 3.30% of the total workforce has been allocated
dan pelatihan SDM dari total beban tenaga kerja. for education and HR training.
• 75 keluarga/kerabat karyawan memperoleh • 75 families/relatives of employees received
beasiswa pendidikan dari BAF Peduli. educational scholarships from BAF Peduli.
• 1.240 masyarakat umum, petani, UMKM, ibu • 1,240 members of the general public, farmers,
rumah tangga, mahasiswa dan pelajar, Tenaga MSMEs, housewives, students, Indonesian Migrant
Kerja Indonesia (TKI), dan penyandang disabilitas Workers (TKI), and people with disabilities
mengikuti kegiatan literasi keuangan dengan participated in financial literacy activities, with an
peningkatan pengetahuan secara rata-rata sebesar average increase in knowledge of 14%.
14%.
• 4.869 anak-anak penerima manfaat berupa paket • 4,869 children received benefits in the form of basic
sembako, perlengkapan & peralatan sekolah, food packages, school supplies and equipment,
pakaian, mainan, dan lainnya pada kegiatan BAF clothing, toys, and other items from BAF Caring for
Caring for Children Children activities.
Indikator yang Relevan Relevant Indicators
• 4.3.1 – Tingkat partisipasi remaja dan dewasa • 4.3.1 – Participation rate of youth and adults in
dalam pendidikan dan pelatihan formal dan non formal and non-formal education and training in
formal dalam 12 bulan terakhir, menurut jenis the past 12 months, by sex.
kelamin,
• 4.4.1 – Proporsi remaja (usia 15-24 tahun) dan • 4.4.1 – Proportion of youth (aged 15-24 years) and
dewasa (usia 15-59 tahun) dengan keterampilan adults (aged 15-59 years) with information and
PT Bussan Auto Finance
teknologi informasi dan komunikasi (TIK). communication technology (ICT) skills.
• SDG 4.5.1 – Akses pendidikan yang inklusif bagi • SDG 4.5.1 – Inclusive access to education for
kelompok rentan. vulnerable groups.
• 4.7.1 – Pengarusutamaan (i) pendidikan kewargaan • 4.7.1 – Mainstreaming (i) global citizenship
global, dan (ii) pendidikan pembangunan education, and (ii) sustainable development
berkelanjutan termasuk kesetaraan gender dan education, including gender equality and human
hak asasi manusia yang tercantum dalam (a) rights, in (a) education policies, (b) education
kebijakan pendidikan, (b) kurikulum pendidikan, (c) curricula, (c) teacher training, and (d) student
pelatihan guru, (d) asesmen siswa, pada jenjang assessments, at primary and secondary education
pendidikan dasar dan menengah. levels.
83
Page 84
Strategi Strategy
• Memberikan kesempatan bekerja kepada semua • Providing employment opportunities to all
karyawan, tanpa membedakan latar belakang employees, without distinction of ethnicity, religion,
suku, agama, jenis kelamin, ras, dan golongan, gender, race, social class, or other discriminatory
ataupun hal-hal lain yang bersifat diskriminatif factors that could potentially violate Human Rights
yang berpotensi melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).
(HAM),
• Menerapkan kesetaraan bagi semua karyawan • Implementing equality for all employees, regardless
tanpa membedakan jenis kelamin untuk of gender, to advance their careers.
meningkatkan karier,
• Menyediakan sarana dan prasarana kepada • Providing facilities and infrastructure for pregnant
pegawai yang hamil/melahirkan. or postpartum employees.
Capaian 2025 2025 Achievement
• 1.889 karyawan perempuan, atau setara dengan • 1,889 female employees, or 20% of the total
20% dari total seluruh karyawan. employees.
• 70 karyawan perempuan, atau 24% dari total • 70 female employees, or 24% of the total
karyawan yang direkrut BAF. employees recruited by BAF.
• 21,1% karyawan perempuan menduduki posisi • 21.1% of female employees hold senior
sebagai Senior Management. management positions.
• 30 karyawan mengambil cuti melahirkan, 37 • 30 employees are on maternity leave, 37 are on
karyawan mengambil paternity leave, dan 9 orang paternity leave, and 9 are on menstrual leave.
mengambil cuti haid.
• Terdapat ruang laktasi (nursery room) di kantor • There is a lactation room (nursery) at the head
pusat yang dilengkapi dengan penyimpanan ASI. office equipped with breast milk storage.
• Memiliki Lady’s Hotline untuk mengakomodir • A Lady’s Hotline is available to accommodate
pengaduan dari karyawan perempuan terkait complaints from female employees regarding
pelecehan seksual. sexual harassment.
Indikator yang Relevan Relevant Indicators
• 5.1.1 – Ketersediaan kerangka hukum yang • 5.1.1 – Availability of a legal framework that
mendorong, menetapkan dan memantau promotes, defines, and monitors gender equality
2025 Sustainability Report
kesetaraan gender dan penghapusan diskriminasi and the elimination of discrimination based on sex,
berdasarkan jenis kelamin,
• 5.4.1 – Proporsi waktu yang dihabiskan untuk • 5.4.1 – Proportion of time spent on unpaid domestic
pekerjaan rumah tangga dan perawatan yang tidak work and care, by sex, age, and location,
dibayar, berdasarkan jenis kelamin, usia, dan lokasi,
• 5.5.2 – Proporsi perempuan yang berada di posisi • 5.5.2 – Woman proportion in managerial positions.
managerial.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
84
Page 85
Strategi Strategy
• Meningkatkan kesejahteraan pegawai, • Improving employee welfare,
• Mendukung pembiayaan transportasi ramah • Supporting environmentally friendly transportation
lingkungan, financing,
• Mengembangkan dan mengoptimalkan agen Xtra • Developing and optimizing BAF Xtra agents for
BAF untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, community economic empowerment,
• Memperluas lini produk pembiayaan BAF sebagai • Expanding BAF’s financing product line as a one-
One stop financial solution untuk meningkatkan stop financial solution to improve community
kesejahteraan masyarakat melalui pembiayaan welfare through financing tailored to their needs,
yang sesuai dengan kebutuhannya,
• Melakukan pemberdayaan masyarakat melalui • Empowering communities through Social and
kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Environmental Responsibility (TJSL) activities,
(TJSL),
• Mengembangkan peran dan kapabilitas frontliner • Developing the role and capabilities of frontline
agar dapat memberikan solusi yang lebih employees to provide more comprehensive
komprehensif kepada konsumen. solutions to consumers.
Capaian 2025 2025 Achievement
• 9.407 karyawan (permanen, kontrak, dan • 9,407 employees (permanent, contract, and
outsource) yang mendapatkan keuntungan outsourced) have benefited economically
ekonomi
• 63.162 agen Xtra BAF yang terdiri dari masyarakat • 63,162 Xtra BAF agents, consisting of the general
umum telah memperoleh pendapatan tambahan public, have earned additional income totaling
dengan total Rp66,7 miliar dalam bentuk insentif Rp66.7 billion in incentives
• 821.653 total konsumen dengan komposisi • 821,653 total consumers, with a 44% to 56% male
perempuan dan laki-laki sebesar 44%:56% to female ratio, with a repeat order contribution of
dengan kontribusi repeat order sebesar 35,87% 35.87%
• Pembiayaan produk kendaraan ramah lingkungan • Financing for environmentally friendly vehicle
(hybrid dan EV) mencapai Rp2,5 triliun dengan products (hybrid and EV) has reached Rp2.5 trillion,
141.465 unit hingga 31 Desember 2025 with 141,465 units by December 31, 2025
• Rp4,4 miliar biaya TJSL yang telah dikeluarkan • Rp4.4 billion in TJSL costs have been incurred to
untuk mendukung kegiatan tanggung jawab sosial. support social responsibility activities.
• 100% tingkat penyelesaian pengaduan yang telah • 100% complaint resolution rate
diselesaikan
Indikator yang Relevan Relevant Indicators
• 8.1.1 – Laju pertumbuhan PDB per kapita, • 8.1.1 – GDP per capita growth rate,
• 8.3.1.(a) – Persentase tenaga kerja formal, • 8.3.1.(a) – Percentage of formal workforce,
• 8.5.1 – Upah rata-rata per jam pekerja. • 8.5.1 – Average hourly wages of workers.
PT Bussan Auto Finance
85
Page 86
Strategi Strategy
• Mengembangkan inovasi digital, • Developing digital innovation,
• Mengedukasi dan mengadakan sosialisasi terkait • Educating and conducting outreach on data
keamanan data kepada pegawai dan konsumen, security for employees and consumers,
• Mengadakan sosialisasi dan edukasi penggunaan • Conducting outreach and education on the use of
digital dalam prose pembiayaan, digital technology in the financing process,
• Memperluas dan meningkatkan customer • Expanding and improving customer touchpoints
touchpoint seperti online payment channel/ such as online payment channels/payment points
payment point dan digital partnership, and digital partnerships,
• Mengembangkan inovasi aplikasi dan sistem untuk • Developing innovative applications and systems
mendukung proses digitalisasi dalam menunjang to support the digitalization process and company
operasional perusahaan, operations,
• Mendukung dan membantu menyalurkan • Supporting and assisting in the distribution of
pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan financing to Micro, Small, and Medium Enterprises
Menengah (UMKM). (MSMEs).
Capaian 2025 2025 Achievement
• 6,7 juta downloaders BAF Mobile • 6.7 million BAF Mobile downloads
• 442 ribu digital leads • 442,000 digital leads
• 130 artikel telah diterbitkan untuk literasi produk • 130 articles published for product and digital
dan digital, dengan total page views mencapai literacy, with a total of 267,577 page views.
267.577.
• 37 e-mail blast telah dikirim kepada karyawan • 37 email blasts sent to employees regarding data
terkait awareness keamanan data security awareness
• Sertifikasi ISO 27001 tentang Sistem Manajemen • ISO 27001 certification for Information Security
Keamanan Informasi terus dipertahankan Management Systems maintained
• Rp1,7 triliun total penyaluran pembiayaan kepada • Rp1.7 trillion in total financing disbursed to MSMEs,
UMKM, dengan jumlah unit mencapai 79.645 unit. with a total of 79,645 units.
Indikator yang Relevan Relevant Indicators
• 9.3.2 – Proporsi industri kecil dengan pinjaman • 9.3.2 – Proportion of small industries with loans or
atau kredit, credit,
2025 Sustainability Report
• 9.b.1 – Proporsi nilai tambah teknologi menengah • 9.b.1 – Proportion of medium and high technology
dan tinggi terhadap total nilai tambah, added value to total added value,
• Indikator 9.4.1 – Rasio Emisi CO2/Emisi Gas Rumah • Indicator 9.4.1 – Ratio of CO2/Greenhouse Gas
Kaca dengan nilai tambah sektor industri. Emissions to the added value of the industrial
sector.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
86
Page 87
Strategi Strategy
• Melakukan green operation dengan • Conducting green operations by prioritizing
mengedepankan digitalisasi, digitalization,
• Melakukan efisiensi penggunaan energi, air dan • Implementing efficient use of energy, water, and
kertas, paper,
• Mengadakan gerakan BAF ECO Move sebagai • Holding the BAF ECO Move as a greening initiative.
gerakan penghijauan.
Capaian 2025 2025 Achievement
• 5,73% penghematan kertas dibandingkan • 5.73% paper savings compared to 2024 across
tahun 2024 di seluruh kantor jaringan Perseroan all Company network offices (including the head
(termasuk kantor pusat). office).
• Melanjutkan upaya digitalisasi untuk efisiensi • Continuing digitalization efforts for process
proses dan paperless. efficiency and paperlessness.
• 100% penggunaan lampu sensor gerak (motion • 100% use of motion sensor lights and timers, as
sensor light) dan timer, serta lampu Light-Emitting well as energy-efficient Light-Emitting Diode (LED)
Diode (LED) hemat energi di kantor pusat lights at the head office.
• Penggunaan sistem Pembangkit Listrik Tenaga • Utilization of a 31.86 kWp rooftop solar power
Surya (PLTS) atap berkapasitas 31,86 kWp di plant (PLTS) at the BAF head office.
kantor pusat BAF.
• Terdapat 2 unit mobil listrik dan 9 unit motor Listrik • 2 electric cars and 9 electric motorcycles are used
untuk operasional Perseroan, serta penyediaan for the Company’s operations, as well as the
charging station di kantor pusat yang dapat provision of charging stations at the head office
digunakan untuk melakukan pengisian daya for recharging electric batteries.
baterai listrik.
• 21.000 bibit pohon mangrove telah ditanam di 3 • 21,000 mangrove seedlings have been planted in
lokasi ekosistem mangrove di Indonesia melalui three mangrove ecosystem locations in Indonesia
BAF ECO Move, yang melibatkan 39.446 konsumen, through the BAF ECO Move program, involving
serta 886 karyawan dan dealer/mitra. 39,446 consumers, 886 employees, and dealers/
partners.
Indikator yang Relevan Relevant Indicators
• 12.2.1 – Jejak material (material footprint), • 12.2.1 – Material footprint,
• 12.5.1.(a) – Jumlah timbulan sampah yang didaur • 12.5.1.(a) – Amount of recycled waste generated,
ulang,
• Indikator 12.6.1 – Jumlah perusahaan yang • Indicator 12.6.1 – Number of companies publishing
mempublikasi laporan keberlanjutannya. sustainability reports.
PT Bussan Auto Finance
87
Page 88
Capaian 2025 2025 Achievement
• 7.241,6 tCO2e emisi operasional (Cakupan 1 dan • Identified 7,241.6 tCO2e operational emissions
Cakupan 2) yang telah diidentifikasi (scope 1 and scope 2)
• 292.381,2 tCO2e emisi Cakupan 3, terdiri dari • Scope 3 of 292,381.2 tCO2e emissions, consisting
416,5 tCO2e emisi kategori 1: Pembelian Barang of 416.5 tCO2e emissions from category 1: Purchase
dan Jasa, 144,5 tCO2e emisi kategori 2: Barang of Goods and Services, 144.5 tCO2e emissions from
Modal, 699,1 tCO2e emisi kategori 3: Bahan Bakar category 2: Capital Goods, 699.1 tCO2e emission
dan Energi yang digunakan, 12,7 tCO2e emisi from category 3: Fuel and Energy related activities,
kategori 4: Transportasi dan Distribusi Hulu, 26,8 12.7 tCO2e emissions from category 4: Upstream
tCO2e emisi kategori 5: Limbah yang Dihasilkan Transportation and Distribution, 26.8 tCO2e
dari Operasional, 32.902,7 tCO2e emisi kategori 6: emissions from category 5: Waste Generated from
Perjalanan Dinas, 13.850,4 tCO2e emisi kategori Operations, 32,902.7 tCO2e emissions from category
7: Perjalanan Karyawan, 13.850,4 tCO2e emisi 6: Business Travel, 13,850.4 tCO2e emissions
kategori 9: Transportasi & Distribusi Hilir, dan from category 7: Employee Travel, 13,850.4
229.580,8 tCO2e emisi kategori 15: Investasi yang tCO2e emissions from category 9: Downstream
telah diidentifikasi. Transportation & Distribution, and 229,580.8 tCO2e
emissions from category 15: Identified Investments.
• 70 tCO2e emisi yang diestimasikan diserap dari • Estimated 70 tCO2e emissions absorbed from BAF
BAF ECO Move periode 2021-2025 ECO Move for the 2021-2025 period
• 100% karyawan di jajaran Depat Head dan Senior • 100% of employees at the Department Head
Management mengikuti pelatihan keuangan and Senior Management levels participated in
berkelanjutan dengan topik Climate Change sustainable finance training on the Climate Change
Module melalui aplikasi e-learning (LMS). Module through an e-learning application (LMS).
• 379 karyawan mengikuti seminar dengan topik • 379 employees attended a seminar on the topic of
Pengelolaan Sampah dalam program Sustainability Waste Management in the Sustainability Months
Months. program.
Indikator yang Relevan Relevant Indicators
• 13.2.2 – Jumlah emisi gas rumah kaca (GRK) per • 13.2.2 – Annual greenhouse gas (GHG) emissions,
tahun,
• Indikator 13.2.2.9.(a) – Potensi penurunan emisi • Indicator 13.2.2.9.(a) – Potential reduction in
gas rumah kaca (GRK), greenhouse gas (GHG) emissions,
2025 Sustainability Report
• 13.3.1 – Tingkat pengarusutamaan pendidikan • 13.3.1 – Level of mainstreaming of global
warga negara global dan pendidikan untuk citizenship education and education for sustainable
pembangunan berkelanjutan ke dalam (a) development into (a) national education policies,
kebijakan pendidikan nasional, (b) kurikulum, (c) (b) curricula, (c) teacher education, and (d) student
pendidikan guru dan (d) asesmen siswa. assessment.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
88
Page 89
Strategi Strategy
• Menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik • Implement Good Corporate Governance (GCG),
(Good Corporate Governance/GCG),
• Memiliki Kebijakan Antikorupsi untuk mengurangi • Have an Anti-Corruption Policy to reduce corruption
korupsi dan penyuapan dalam segala bentuknya, and bribery in all its forms,
• Evaluasi atas semua kegiatan usaha sesuai dengan • Evaluate all business activities in accordance
regulasi serta pemahaman menyeluruh oleh with regulations and ensure comprehensive
pegawai, understanding by employees,
• Menerapkan anti-fraud dan mengefekifkan • Implement anti-fraud and make the whistleblowing
whistleblowing system, system more effective,
• Mematuhi peraturan perundang-undangan, baik • Comply with laws and regulations, both in the Non-
di IKNB maupun di pasar modal, dan peraturan Bank Financial Industry (IKNB) and the capital
terkait lainnya, market, and other relevant regulations,
• Penanganan pengaduan HAM. • Handle human rights complaints.
Capaian 2025 2025 Achievement
• Tidak ada fraud yang signifikan yang terjadi dan • No significant fraud has occurred and been
dilaporkan oleh Perseroan. reported by the Company.
• 0,003% rasio total kerugian fraud terhadap • 0.003% ratio of total fraud losses to financing
piutang pembiayaan receivables
• 100% karyawan telah mengikuti pelatihan anti • 100% of employees have participated in anti-
fraud melalui LMS. fraud training through the LMS.
• 100% karyawan telah melakukan pendeklarasian/ • 100% of employees have declared/signed an anti-
penandatangan komitmen anti fraud. fraud commitment.
• 100% karyawan termasuk tenaga kerja alih daya • 100% of employees, including outsourced workers,
telah mengikuti dan lulus Compliance National have participated in and passed the 2025 National
Test 2025 dengan skor rata-rata sebesar 86,7. Compliance Test with an average score of 86.7.
• Tingkat Kesehatan perusahaan mendapat nilai 1. • The Company’s Health Level is rated 1.
• Pelaksanaan stress test atas proyeksi keuangan • Stress testing of the Company’s financial
Perseroan telah dilakukan. projections has been conducted.
Indikator yang Relevan Relevant Indicators
• 16.5.1.(a) – Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK), • 16.5.1.(a) – Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK),
• 16.6.1 – Proporsi pengeluaran utama pemerintah • 16.6.1 – Proporsi pengeluaran utama pemerintah
terhadap anggaran yang disetujui, terhadap anggaran yang disetujui,
• 16.8.1 – Jumlah keanggotaan dan kontribusi • 16.8.1 – Jumlah keanggotaan dan kontribusi dalam
dalam forum dan organisasi internasional. forum dan organisasi internasional.
PT Bussan Auto Finance
89
Page 90
PRINSIP KEUANGAN BERKELANJUTAN
SUSTAINABLE FINANCING PRINCIPLE
Perseroan menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan The Company implements sustainable financing
sebagai bagian dari komitmennya untuk mendukung principles as part of the commitment to support
pertumbuhan ekonomi yang inklusif, bertanggung inclusive, responsible, and sustainable economic
jawab, dan berkelanjutan. Melalui pendekatan growth. Through this approach, the Company
ini, Perseroan terus berupaya mengintegrasikan continuously strives to integrate economic, social,
pertimbangan ekonomi, sosial, lingkungan hidup, environmental, and governance (ESG) considerations
dan tata kelola (ESG) ke dalam proses pengambilan into business and operational decision-making
keputusan bisnis dan operasional Perseroan. processes.
Dengan menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan, By implementing sustainable financing principles,
Perseroan berupaya mengelola risiko ESG, the Company strives to manage ESG risks, enhance
meningkatkan reputasi perusahaan, serta berkontribusi its reputation, and contribute to the achievement
terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan of the Sustainable Development Goals (SDGs). This
Berkelanjutan (SDGs). Pendekatan ini juga membantu approach also helps the Company to remain relevant
Perseroan tetap relevan dan kompetitif di tengah and competitive amidst increasing stakeholder
meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan expectations for responsible business practices.
terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Prinsip Keuangan Berkelanjutan BAF
BAF SUSTAINABLE FINANCING PRINCIPLE
Prinsip investasi Perseroan berupaya menerapkan prinsip investasi yang bertanggung jawab dengan
bertanggung mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola (ESG) dalam
jawab setiap keputusan pembiayaan atau investasi. Pendekatan ini bertujuan untuk
Responsible memastikan bahwa kegiatan usaha tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi
investment juga meminimalkan dampak negatif serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
principle
The Company strives to implement responsible investment principles by considering
economic, social, environmental, and governance (ESG) aspects in every financing or
investment decision. This approach aims to ensure that business activities not only
generate economic value but also minimize negative impacts and support sustainable
2025 Sustainability Report
development.
Prinsip strategi Perseroan berupaya menetapkan dan menerapkan strategi serta praktik bisnis
dan praktik bisnis berkelanjutan dalam setiap pengambilan keputusan. Strategi keberlanjutan menjadi
berkelanjutan bagian dari strategi korporasi dan rencana jangka panjang perusahaan, dan kami terus
Sustainable berupaya meminimalkan dampak negatif serta mengintegrasikan aspek ekonomi,
business strategy sosial, lingkungan hidup, dan tata kelola.
principle and
practice The Company strives to establish and implement sustainable business strategies and
practices in every decision-making process. Sustainability strategies are part of our
|
corporate strategy and long-term plans, and we continuously strive to minimize negative
impacts and integrate economic, social, environmental, and governance aspects.
Laporan Keberlanjutan 2025
Prinsip Perseroan berupaya menjunjung prinsip kehati-hatian dalam setiap aspek bisnis,
pengelolaan termasuk meminimalkan risiko sosial dan lingkungan hidup dari seluruh aktivitas
risiko sosial dan pembiayaan atau proyek internal Perseroan. Setiap produk pembiayaan akan selalu
Lingkungan Hidup melalui penilaian risiko oleh Divisi Manajemen Risiko dan Kepatuhan. Proses ini
Social and bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, serta memitigasi potensi termasuk dampak
Environmental negatif dari kegiatan pembiayaan terhadap lingkungan dan masyarakat.
Risk Management
Principle The Company strives to uphold prudent principles in every business aspect, including
to minimize social and environmental risks from all financing activities or internal
projects. Every financing product undergoes a risk assessment by the Risk Management
and Compliance Division. This process aims to identify, assess, and mitigate potential,
90 including negative, impacts of financing activities on the environment and society.
Page 91
Prinsip tata Kelola Perseroan senantiasa mengimplementasikan manajemen dan operasi bisnis yang
Governance transparan, akuntabel, bertanggung jawab, independen, setara dan wajar. Prinsip
principle penerapan tata kelola ini dibuktikan dengan adanya Pedoman Tata Kelola Perseroan
yang setiap tahun dilakukan peninjauan oleh Direksi dan Dewan Komisaris.
The Company consistently implements transparent, accountable, responsible,
independent, equitable, and fair management and business operations. These
governance principles are demonstrated by the Company’s Corporate Governance
Guidelines, which are reviewed annually by the Board of Directors and the Board of
Commissioners.
Prinsip Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan informasi yang transparan dan akuntabel
komunikasi yang kepada para pemangku kepentingan melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk
informatif Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan. Laporan tersebut memuat informasi
Informative mengenai strategi, tata kelola, kinerja, dan prospek Perseroan yang disusun secara jelas,
communication dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses melalui situs web Perseroan dan
principle Bursa Efek Indonesia.
The Company is committed to providing transparent and accountable information to
stakeholders through various communication channels, including the Annual Report and
Sustainability Report. These reports contain information on the Company’s strategy,
governance, performance, and prospects, presented in a clear, accountable manner, and
are easily accessible through the Company’s and Indonesia Stock Exchange website.
Prinsip inklusif Perseroan berkomitmen untuk memperluas akses terhadap produk dan layanan
Inclusive principle pembiayaan kepada berbagai lapisan masyarakat di berbagai wilayah. Upaya ini
dilakukan melalui pengembangan inovasi produk dan layanan yang mendukung inklusi
keuangan, yang juga menjadi salah satu topik material bagi Perseroan.
The Company is committed to expanding access to financial products and services to all
segments of society across various regions. This effort is being carried out through the
development of innovative products and services that support financial inclusion, which
is also a material topic the Company.
Prinsip Perseroan terus memberikan dukungan kepada sektor-sektor unggulan yang menjadi
pengembangan prioritas dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya UMKM. Hal
sektor unggulan ini dibuktikan dengan upaya Perseroan yang terus mengembangkan produk pembiayaan
prioritas yang dapat diakses oleh UMKM.
Priority sector
development The Company continues to provide support to priority leading sectors in achieving the
principle Sustainable Development Goals, particularly MSMEs. This is evidenced by the Company’s
ongoing efforts to develop financing products accessible to MSMEs.
Prinsip koordinasi Perseroan menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai mitra bisnis dan
dan kolaborasi pemangku kepentingan, termasuk dealer, vendor, serta institusi terkait lainnya, dalam
Coordination and pelaksanaan berbagai program yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
collaboration Kolaborasi ini bertujuan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan ekonomi,
principle sosial, serta kualitas lingkungan hidup.
The Company coordinates and collaborates with various business partners and
stakeholders, including dealers, vendors, and other relevant institutions, in implementing
various programs that support sustainable development. This collaboration aims to
accelerate improvements in economic and social well-being, as well as environmental
quality.
PT Bussan Auto Finance
91
Page 92
ROADMAP KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY ROADMAP [GRI 2-22]
2025
2024 Tahap
Penguatan
Optimazation
2022-2023
Phase
Tahap
2020-2021 Implementasi Mengkaji
komitmen
Penuh net zero
Tahap Full Assess net
Implementasi Implementation zero commitment
Tahap Lanjutan Phase
Mengkaji
Implementasi Advance
pinjaman ESG
Implementation Mengkaji net
Awal zero journey
Assess of ESG Loan
Initial Phase
Assess net
Implementation zero journey Terlibat dalam
Membentuk IDX Carbon
Phase kerangka Involve in IDX
Meluncurkan
keberkelanjutan Carbon
Membentuk satuan modul tentang
Establish
tugas keuangan iklim pada LMS
sustainability
berkelanjutan Launch climate
framework Menghitung
Establish SF module on LMS
emisi (Cakupan 3)
task force Melakukan Calculate emission
Menetapkan (remaining scope 3)
pengkajian
Menyusun rencana jangka
materialitas
pedoman keuangan menengah dan
Conduct material
berkelanjutan roadmap
assessments • Mengkaji
Create SF Establish mid term
plan and roadmap kebijakan
Inisiasi | Initiatives
guideline Meluncurkan taksonomi
sustainability berkelanjutan
Meluncurkan Menghitung emisi
month Assess policy on
BAF Eco Move karbon operasional
Launch sustainability
Launch BAF Calculate of
sustainability taxonom
2025 Sustainability Report
Eco Move operational carbon
month • Mengkaji
emissions
manajemen
Meluncurkan Menggabungkan risiko iklim &
pembiayaan ESG dalam analisis skenario
kendaraan EV pedoman Assess
(Mobil) manajemen risiko climate risk
Launch EV Embed ESG in management
financing (Car) risk management & scenarion
guideline analysis
Mengelompokan
|
UMKM
Classify MSME
Laporan Keberlanjutan 2025
Framework & Disclosures
POJK 51/2017 & GRI GRI Assess IFRS
SEOJK 16/2021 (S1 & S2) in
Alignment with
TCFD
UN SDGs SASB
Assess PCAF
as a signatory
GHG Protocol
92 Building Strong Fundamental and Capacity Team Strengthening Integration ESG Performance
Page 93
Komitmen Perseroan dalam membangun usaha The Company’s commitment to building a sustainable
berkelanjutan diwujudkan dengan membangun business is demonstrated by developing a Sustainability
Roadmap Keberlanjutan Perseroan. Roadmap Rencana Roadmap. The Company’s Sustainable Finance
Aksi Keuangan Berkelanjutan Perseroan yang dimulai Action Plan Roadmap, which began in 2020 and will
pada tahun 2020 dan berakhir pada tahun 2024 terdiri conclude in 2024, consists of three main phases. The
dari tiga tahap utama. Tahap implementasi awal (2020- initial implementation phase (2020-2021) includes
2021) meliputi pengembangan dasar-dasar keuangan developing the fundamentals of sustainable finance
berkelanjutan dan pelatihan karyawan untuk memahami and training employees to understand the importance
pentingnya praktik-praktik tersebut. Tahap implementasi of these practices. The advanced implementation
lanjutan (2022-2023) fokus pada penerapan kebijakan phase (2022-2023) focuses on implementing
keuangan berkelanjutan dalam operasional sehari- sustainable finance policies in daily operations and
hari dan pengukuran dampaknya. Tahap implementasi measuring their impact. The full implementation
penuh (2024) bertujuan untuk mencapai penggunaan phase (2024) aims to achieve the comprehensive
keuangan berkelanjutan secara menyeluruh dan and continuous use of sustainable finance across all
berkelanjutan dalam seluruh aspek bisnis BAF. aspects of BAF’s business.
Kemudian, tahun 2025 hingga 2029 merupakan Furthermore, the period from 2025 to 2029 will
tahap penguatan integrasi kinerja ESG. Di tahun 2025, be the phase for strengthening the integration of
beberapa inisiatif telah dilakukan seperti: ESG performance. In 2025, several initiatives were
implemented, including:
1. Pelaksanaan capacity building bertajuk “Sampah” 1. Implementation of a capacity building program
pada periode Agustus-Desember 2025, seperti titled “Waste” from August to December 2025,
sharing morning activity, seminar lunch & learn, including a morning sharing activity, a lunch
workshop, seminar untuk Dewan Komisaris, Direksi, & learn seminar, a workshop, a seminar for the
dan Senior Management, dan lanjutan e-learning Board of Commissioners, Directors, and Senior
bertopik “Perubahan Iklim” untuk karyawan Management, and a follow-up e-learning program
lapangan. on “Climate Change” for field employees.
2. Bimbingan Teknis dan Capacity Building terkait 2. Online technical guidance and capacity building
Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia related to the Indonesian Sustainable Finance
(TKBI) secara daring, yang mana OJK menjadi Taxonomy (TKBI), with the Financial Services
narasumber tersebut. Dalam kegiatan ini, sebanyak Authority (OJK) as a resource person. This activity
15 karyawan Perseroan hadir dengan mayoritas was attended by 15 Company employees, with the
dihadiri oleh Senior Management Level. majority attending from Senior Management.
3. Pelaksanaan CSR “BAF Caring for Children” dengan 3. Implementation of the CSR program “BAF Caring for
tema besar BAF Nutri-Kids. Children” with the overarching theme BAF Nutri-Kids.
4. Pelaksanaan penanaman 21.000 pohon mangrove 4. Planting 21,000 mangrove trees through the BAF
melalui program BAF ECO Move. ECO Move program.
5. Pembelian karbon sebesar 7.000 tCO2e di Bursa 5. Purchase of 7,000 tCO2e of carbon offsets on the
Efek Indonesia pada 20 Januari 2025. Indonesia Stock Exchange on January 20, 2025.
6. Pelatihan Climate Risk Management & Scenario 6. Climate Risk Management & Scenario Analysis
Analysis (CRMS) dan Transition Planning yang (CRMS) and Transition Planning training attended
dihadiri oleh 11 karyawan yang berasal dari divisi by 11 employees from the Corporate Planning
Corporate Planning & Secretary, Risk Management & Secretary, Risk Management & Compliance,
& Compliance, Corporate Accounting, dan Corporate Corporate Accounting, and Corporate Legal &
Legal & Ligitation pada 15-16 September 2025. Ligitation divisions on September 15-16, 2025.
7. Mengkaji Roadmap 5 tahun dan melanjutkan 7. Review the 5-year Roadmap and continue
perhitungan emisi operasional (Cakupan 1 dan 2, calculating operational emissions (scopes 1 and 2,
serta identifikasi seluruh Cakupan 3) as well as identifying all scope 3 items).
8. Melakukan penilaian awal terkait dengan ESG Loan 8. Conduct an initial assessment related to ESG Loans.
9. Piloting untuk pemberdayaan UMKM 9. Piloting for MSME empowerment.
Untuk tahun 2026, beberapa inisiatif yang akan For 2026, several initiatives to be undertaken related
PT Bussan Auto Finance
dilakukan terkait dengan rencana aksi keuangan to the sustainable finance action plan are as follows:
berkelanjutan adalah sebagai berikut:
1. Melanjutkan Perhitungan dan Identifikasi Emisi 1. Continue Calculating and Identifying Relevant
Karbon untuk Cakupan 3 yang Relevan, dan Scope 3 Carbon Emissions and PCAF Signatory
PCAF Signatory Complete the calculation of carbon emissions
Menyelesaikan perhitungan emisi karbon for Scope 3, which includes emissions from the
untuk Cakupan 3, yang mencakup emisi dari supply chain and product use, to obtain a more
rantai pasokan dan penggunaan produk, untuk comprehensive picture of the Company’s carbon
memperoleh gambaran yang lebih komprehensif footprint.
tentang jejak karbon Perseroan.
93
Page 94
2. Melanjutkan Assessment atas Net Zero Journey 2. Continue the Assessment of the Net Zero Journey
Melanjutkan penilaian terhadap perjalanan Net Continue the assessment of the company’s Net
Zero perusahaan dan menyelesaikan strategi serta Zero journey and finalize the strategy and steps
langkah-langkah untuk mencapai emisi nol bersih to achieve net zero emissions within the specified
dalam jangka waktu yang ditentukan. timeframe.
3. Melakukan pengkajian Social Return on 3. Conduct a Social Return on Investment (SROI)
Investment (SROI) untuk kegiatan Corporate assessment for Corporate Social Responsibility
Social Responsibility (CSR) (CSR) activities
Perseroan akan melakukan pengkajian atas The Company will conduct a review to calculate
menghitung SROI untuk mengukur dampak sosial the SROI to measure the social impact of its CSR
dari kegiatan CSR yang dilakukan, memastikan activities, ensuring that investments in social
bahwa investasi dalam program sosial memberikan programs provide significant positive benefits to
manfaat positif yang signifikan bagi masyarakat. the community.
4. Melakukan pengkajian inisiatif BAF ECO Move 4. Conduct an Assessment of the BAF ECO Move
untuk Reforestasi Reforestation Initiative
Perseroan akan memperkuat inisiatif reforestasi The Company will strengthen the BAF ECO Move
BAF ECO Move, mengurangi emisi karbon, reforestation initiative, reduce carbon emissions,
dan mendukung pelestarian lingkungan serta and support environmental and biodiversity
biodiversitas. conservation.
5. Mendapatkan Sertifikasi Green Building HQ 5. Obtain Green Building HQ Certification
Perseroan berencana untuk mendapatkan The company plans to obtain Green Building
sertifikasi Green Building untuk kantor pusat, certification for its headquarters, demonstrating its
menunjukkan komitmen terhadap efisiensi energi commitment to energy efficiency and sustainable
dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan environmental management in office operations.
dalam operasional kantor.
6. Melanjutkan Assessment Taksonomi Keuangan 6. Continue the Assessment of the Indonesian
Berkelanjutan Indonesia dan Kebijakan Sustainable Finance Taxonomy and Climate Risk
Manajemen Risiko Iklim serta Analisis Skenario Management Policy, as well as Scenario Analysis
Perseroan melanjutkan asesmen terhadap The company is continuing its assessment of the
Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia Indonesian Sustainable Finance Taxonomy (TKBI)
(TKBI) serta memperkuat kebijakan manajemen and strengthening its climate risk management
risiko iklim dengan melakukan analisis skenario policy by conducting scenario analysis to identify
untuk mengidentifikasi dan mengelola potensi and manage the potential impacts of climate
dampak perubahan iklim. change.
7. Adopsi Bertahap IFRS (S1 & S2) dan terlibat 7. Gradual Adoption of IFRS (S1 & S2) and
2025 Sustainability Report
dalam UNGC Participation in the UNGC
Perseroan akan mengadopsi standar IFRS (S1 & The company will adopt IFRS standards (S1 &
S2) untuk pengungkapan keberlanjutan dalam S2) for sustainability disclosure in its financial
laporan keuangan dan berpartisipasi dalam statements and participate in the United Nations
United Nations Global Compact (UNGC) untuk Global Compact (UNGC) to support sustainability
mendukung prinsip-prinsip keberlanjutan dalam principles in its operations.
operasional perusahaan.
8. Melanjutkan Assessment atas ESG Loan 8. Continue the ESG Loan Assessment
|
Menilai produk pinjaman dengan kriteria Assessing loan products against Environmental,
Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk Social, and Governance (ESG) criteria to ensure
Laporan Keberlanjutan 2025
memastikan pinjaman tersebut sesuai dengan they align with sustainability principles and support
prinsip keberlanjutan dan mendukung tujuan the company’s long-term goals.
jangka panjang perusahaan.
9. Melanjutkan Penilaian Awal IFRS (S1 & S2) 9. Continue the IFRS Initial Assessment (S1 & S2)
Menilai kesesuaian pengungkapan dan standar Assess the appropriateness of IFRS S1 & S2
IFRS S1 & S2 untuk memastikan bahwa perusahaan disclosures and standards to ensure the company
mematuhi standar internasional dalam laporan complies with international standards in its
keberlanjutan terkait iklim dan keberlanjutan. sustainability reporting related to climate and
sustainability.
94
Page 95
TANTANGAN DAN PELUANG PENERAPAN
INISIATIF BERKELANJUTAN
CHALLENGE AND OPPORTUNITY IN IMPLEMENTING SUSTAINABLE INITIATIVES [SEOJK E.5.]
Dalam mengimplementasikan berbagai inisiatif In implementing various sustainability initiatives,
keberlanjutan, Perseroan menghadapi sejumlah the Company faces a number of challenges while
tantangan sekaligus melihat peluang untuk memperkuat simultaneously recognizing opportunities to
penerapan praktik keuangan berkelanjutan. Tantangan strengthen the implementation of sustainable finance
tersebut berasal dari berbagai aspek, baik yang practices. These challenges stem from various aspects,
bersifat internal seperti peningkatan kapasitas both internally, such as increasing human resource
sumber daya manusia, penguatan sistem pengelolaan capacity, strengthening data management systems,
data, dan kesiapan organisasi, maupun faktor and organizational readiness, as well as external
eksternal seperti perkembangan regulasi, kesiapan factors such as regulatory developments, the readiness
ekosistem industri, serta tingkat kesadaran pemangku of the industrial ecosystem, and the level of stakeholder
kepentingan terhadap praktik keberlanjutan. Di sisi lain, awareness of sustainability practices. On the other
perkembangan kebijakan dan meningkatnya perhatian hand, policy developments and increasing attention
terhadap isu keberlanjutan juga membuka peluang bagi to sustainability issues also provide opportunities
Perseroan untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan for the Company to strengthen governance, improve
kualitas pelaporan keberlanjutan, serta memperluas the quality of sustainability reporting, and expand
kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. collaboration with various stakeholders. Some of the
Beberapa tantangan, peluang, serta upaya yang challenges, opportunities, and efforts undertaken by
dilakukan Perseroan dalam mendukung implementasi the Company to support sustainability implementation
keberlanjutan dirangkum pada tabel berikut. are summarized in the following table.
TIPE TANTANGAN PELUANG UPAYA PERSEROAN
TYPE CHALLENGES OPPURTUNITIES THE COMPANY’S INITIATIVES
Standar Perkembangan Memberikan Pada tahun 2025, Perseroan secara aktif
dan kerangka regulasi kesempatan bagi memantau perkembangan regulasi terkait
ekosistem dan pedoman Perseroan untuk keuangan berkelanjutan, termasuk implementasi
Standard teknis keuangan berperan aktif dalam Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia
and berkelanjutan mengikuti dan (TKBI) dan Climate Risk Management System
Ecosystem yang masih terus mengadopsi praktik (CRMS). Perseroan juga melakukan penyesuaian
berkembang di sektor terbaik keberlanjutan kebijakan internal serta berpartisipasi dalam forum
pembiayaan di industri industri dan diskusi termasuk melaliui asosiasi
dengan regulator untuk memperkuat pemahaman
terhadap arah kebijakan keberlanjutan.
Development of Provides an In 2025, the Company actively monitored
regulatory framework opportunity for regulatory developments related to sustainable
and technical the Company to financing, including implementation of Indonesian
guidelines for participate active Sustainable Finance Taxonomy (TKBI) and Climate
sustainable finance role in following Risk Management System (CRMS). The Company
which is still evolving and adopting also adjusted internal policies and participate in
in the financing best practices in industry forums and discussions, including through
sector. sustainability in the associations with regulators, to strengthen its
PT Bussan Auto Finance
industry. understanding of sustainability policy direction.
Perkembangan Memberikan Sejak tahun 2024, Perseroan secara aktif memantau
standar dan kesempatan bagi perkembangan standar pelaporan keberlanjutan
praktik pelaporan Perseroan untuk global dan secara bertahap melakukan penyesuaian
keberlanjutan global meningkatkan terhadap proses pengumpulan data serta pelaporan
yang semakin kualitas pelaporan keberlanjutan. Perseroan juga telah melakukan
dinamis, termasuk keberlanjutan agar analisis kesenjangan (gap analysis) di tahun 2025
IFRS S1 dan IFRS S2 selaras dengan untuk menilai kesiapan dalam mengadopsi IFRS
praktik internasional S1 dan IFRS S2, serta mengantisipasi berbagai
perkembangan regulasi dan praktik pelaporan
keberlanjutan di masa mendatang. 95
Page 96
TIPE TANTANGAN PELUANG UPAYA PERSEROAN
TYPE CHALLENGES OPPURTUNITIES THE COMPANY’S INITIATIVES
The increasingly Provides an Since 2024, the Company has been actively
dynamic opportunity for monitoring developments in global sustainability
development of the Company to reporting standards and gradually adapting data
global sustainability improve the quality collection and sustainability reporting processes.
reporting standards of sustainability The Company also conducted a gap analysis in
and practices, reporting to align 2025 to assess readiness to adopt IFRS S1 and IFRS
including IFRS S1 and with international S2, as well as to anticipate future developments in
IFRS S2 practices. sustainability reporting regulations and practices.
Awereness Peningkatan Mendorong Pada tahun 2025, Perseroan telah
dan pemahaman dan terciptanya budaya menyelenggarakan berbagai program
Ekosistem kapasitas karyawan keberlanjutan peningkatan kapasitas terkait keuangan
Awareness terkait keuangan dalam organisasi berkelanjutan, termasuk pelatihan internal bagi
and berkelanjutan dan meningkatkan karyawan dari berbagai unit kerja serta sertifikasi
Ecosystem di seluruh level kualitas pengambilan bagi Person in Charge (PIC) yang bertanggung
organisasi keputusan berbasis jawab mengkoordinasikan implementasi
ESG keuangan berkelanjutan, termasuk kepada level
Direksi hingga Dewan Komisaris. Program ini
bertujuan untuk meningkatkan pemahaman
ESG secara lebih komprehensif di seluruh level
organisasi.
Increased employee Promote the creation By 2025, the Company had implemented various
understanding and of sustainability capacity-building programs related to sustainable
capacity regarding culture within the finance, including internal training for employees
sustainable finance organization and from various work units and certification
at all organization improve the quality for Persons in Charge (PICs) responsible for
levels. of ESG-based coordinating the implementation of sustainable
decision-making. finance, including from the Board of Directors to
the Board of Commissioners. This program aims to
enhance a more comprehensive understanding of
ESG across all levels of the organization.
Ekosistem Membuka peluang Pada tahun 2025, Perseroan terus memperkuat
keberlanjutan yang kolaborasi yang kolaborasi dengan dealer melalui berbagai
masih berkembang, lebih luas dengan aktivitas yang mendukung implementasi program
termasuk kesiapan berbagai pemangku keberlanjutan. Ke depan, Perseroan akan tetap
mitra usaha, vendor, kepentingan untuk memperkuat kerja sama dengan vendor dan
serta tingkat memperkuat pemangku kepentingan lainnya guna mendukung
2025 Sustainability Report
kesadaran debitur implementasi implementasi program keberlanjutan secara
terhadap praktik keberlanjutan lebih luas. Selain itu, Perseroan meningkatkan
keberlanjutan yang komunikasi dan edukasi kepada debitur terkait
masih bervariasi. penerapan praktik usaha yang lebih berkelanjutan,
termasuk pengelolaan risiko lingkungan dan sosial
dalam kegiatan usaha.
Sustainability Opening up In 2025, the Company continuously strengthened
ecosystem is still opportunities collaboration with dealers through various
|
developing, including for broader activities that support implementation of
the readiness of collaboration with sustainability programs. Going forward, the
Laporan Keberlanjutan 2025
business partners, various stakeholders Company will strengthen cooperation with
vendors, and the level to strengthen vendors and other stakeholders to support
of debtor awareness sustainability the broader implementation of sustainability
of sustainability implementation programs. Furthermore, the Company is increasing
practices which still communication and education to debtors
varies. regarding the implementation of more sustainable
business practices, including environmental and
social risk management in business activities.
96
Page 97
TIPE TANTANGAN PELUANG UPAYA PERSEROAN
TYPE CHALLENGES OPPURTUNITIES THE COMPANY’S INITIATIVES
Data Tantangan Penguatan sistem Pada tahun 2025, Perseroan masih melanjutkan
Data pengelolaan data pengelolaan pengembangan dashboard keberlanjutan berbasis
dan pengukuran data yang dapat sederhana yang mengintegrasikan berbagai
indikator ESG secara meningkatkan indikator Environmental, Social, and Governance
konsisten kualitas pelaporan (ESG) untuk mendukung pemantauan kinerja
keberlanjutan keberlanjutan. Ke depan, Perseroan berencana
dan pengambilan untuk meningkatkan integrasi sistem digital guna
keputusan berbasis memperkuat pengelolaan database secara lebih
data terstruktur dan efisien.
The challenge of Strengthening In 2025, the Company continuously developed a
data management data management simple sustainability dashboard that integrates
and consistently systems that can various Environmental, Social, and Governance
measuring ESG improve the quality (ESG) indicators to support sustainability
indicators of sustainability performance monitoring. Going forward, the
reporting and data- Company plans to enhance digital system
based deci integration to strengthen database management
in a more structured and efficient manners.
Produk Kebutuhan inovasi Meningkatnya Perseroan terus mengeksplorasi pengembangan
dan Model produk pembiayaan permintaan terhadap produk pembiayaan yang mendukung kegiatan
Bisnis yang mendukung produk pembiayaan ekonomi berkelanjutan serta memperluas
Product kegiatan ekonomi yang mendukung akses pembiayaan yang inklusif. Pada tahun
and berkelanjutan aktivitas ekonomi 2025, Perseroan melanjutkan pengembangan
Business berkelanjutan pembiayaan kepada UMKM, termasuk akses
Model pinjaman Perseroan berupa ESG loan.
The need for Increasing demand The Company continues to explore the
innovative financing for financing development of financing products that support
products that support products that support sustainable economic activities and expand
sustainable economic sustainable economic inclusive access to financing. In 2025, the
activities activities Company will continue developing financing for
MSMEs, including access to ESG loans.
Kebutuhan Investasi tersebut Pada tahun 2025, Perseroan melanjutkan
investasi untuk dapat meningkatkan pengembangan sistem Learning Management
pengembangan efisiensi operasional, System (LMS) terkait perubahan iklim serta
sistem, pelatihan, reputasi perusahaan, program peningkatan kapasitas sumber daya
dan infrastruktur serta kepercayaan manusia di bidang keberlanjutan. Selain itu,
pendukung pemangku Perseroan juga melakukan asesmen awal atas
implementasi ESG kepentingan dalam kebutuhan penghitungan emisi Cakupan 3
jangka panjang yang mencakup seluruh rantai nilai (value
chain), sebagai bagian dari upaya memperkuat
pengelolaan dan pelaporan kinerja keberlanjutan.
Investment needs for This investment can In 2025, the Company continuously developed
system development, improve operational Learning Management System (LMS) related to
training, and efficiency, company climate change and a program to improve human
infrastructure reputation, and resource capacity in sustainability. Furthermore,
to support ESG stakeholder trust in the Company will conduct an initial assessment
implementation long-term. of the need for Scope 3 emissions calculations
covering the entire value chain, as part of its
PT Bussan Auto Finance
efforts to strengthen sustainability performance
management and reporting.
97
Page 98
Laporan Keberlanjutan 2025 | 2025 Sustainability Report 98
Page 99
MENGGERAKKAN
KEMAJUAN
EKONOMI
DRIVING ECONOMIC PROGRESS
Mendorong pertumbuhan inklusif menjadi
bagian dari perjalanan, sambil mulai
mengarahkan portofolio pembiayaan agar
lebih adaptif terhadap transisi ekonomi
rendah karbon.
PT.Bussan Auto Finance
Driving inclusive growth is part of the
journey, while started to align the
financing portfolio to be more adaptive to
the low-carbon economic transition.
99
Page 100
KEUANGAN BERKELANJUTAN
SUSTAINABLE FINANCE [POJK 6.b] [POJK 6.c.3.f.1]
Perseroan terus menjalankan peran strategis dalam The Company continues to play a strategic role in
mendukung pertumbuhan ekonomi nasional pada supporting national economic growth in 2025. By
tahun 2025. Melalui penyediaan layanan pembiayaan providing inclusive and responsible financing services,
yang inklusif dan bertanggung jawab, Perseroan the Company contributes to expanding financial access
berkontribusi dalam memperluas akses keuangan bagi for the public, while also supporting the development
masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan of the automotive sector and the digital economy,
sektor otomotif dan ekonomi digital yang memiliki which play a crucial role in driving national economic
peran penting dalam mendorong aktivitas ekonomi activity.
nasional.
Di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika Amidst ongoing global economic challenges and
domestik yang masih berlanjut sepanjang tahun domestic dynamics throughout 2025, the Company
2025, Perseroan tetap berpegang pada komitmennya remains committed to being a trusted financial
untuk menjadi mitra keuangan yang dapat dipercaya partner for the community. The Company strives to
bagi masyarakat. Perseroan berupaya menjaga maintain the continuity of financing distribution to
kesinambungan penyaluran pembiayaan ke berbagai various segments, while prioritizing prudent principles
segmen, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati- and measured risk management. The Company
hatian dan pengelolaan risiko yang terukur. Perseroan continues to progress on positive path, recording
masih terus berjalan pada jalur positifnya dengan strong performance throughout 2025.
mencatatkan kinerja yang baik sepanjang tahun 2025.
Menutup periode kerja 2025, pendapatan Perseroan At the close of the 2025 operating period, the
meningkat sebesar 1,96% YoY mencapai Rp4,8 Company’s revenue increased by 1,96% year-on-year
triliun. Total konsumen yang dilayani mencapai lebih to Rp4.8 trillion. Total customers served reached more
dari 820.000 dengan kontribusi capaian portofolio than 820,000, with a contribution from its sustainable
keuangan berkelanjutan sebesar 30,9%. Capaian finance portfolio of 30.9%. This achievement reflects
tersebut mencerminkan ketahanan bisnis Perseroan the Company’s business resilience and management’s
serta kemampuan manajemen dalam menerapkan ability to implement strategies that adapt to market
strategi yang adaptif terhadap perubahan pasar changes and reinforces the Company’s commitment
serta mengukuhkan komitmen Perseroan terhadap to implementing sustainable finance principles.
penerapan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan.
2025 Sustainability Report
Ke depan, Perseroan berkomitmen untuk terus Moving forward, the Company is committed to
memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian continuously strengthening its contribution to the
nasional melalui pendekatan yang inovatif dan national economy through an innovative and proactive
proaktif. Peningkatan kualitas layanan digital approach. Improving the quality of digital services and
serta pengembangan produk yang selaras dengan developing products aligned with market needs and
kebutuhan dan karakteristik pasar akan tetap menjadi characteristics will remain a primary focus, as part of
fokus utama, sebagai bagian dari upaya Perseroan the Company’s efforts to create sustainable, long-term
dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan growth.
dan berorientasi jangka panjang.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
BAF Peroleh Fasilitas Kredit Berkelanjutan
BAF SECURES SHELF-REGISTERED CREDIT FACILITY
BAF memperoleh fasilitas sustainable term loan BAF secured a shelf-registered term loan facility
sebesar Rp300 miliar dari Bank DBS Indonesia of Rp300 billion from Bank DBS Indonesia and
dan USD 12 juta dari Bank Mizuho Indonesia USD 12 million from Bank Mizuho Indonesia
untuk mendorong pembiayaan berdampak, to encourage impact financing, ranging from
mulai dari UMKM, perempuan, hingga MSMEs and women’s businesses to electric
kendaraan listrik. Langkah ini menegaskan vehicles. This move confirms that sustainability
bahwa keberlanjutan kini terintegrasi langsung currently has been directly integrated into our
100 ke dalam strategi pendanaan. funding strategy.
Page 101
Portofolio Keuangan BAF Sustainable Finance
Berkelanjutan BAF [SEOJK F.3] [SEOJK F.26] Portfolio [SEOJK F.3] [SEOJK F.26]
BAF merupakan entitas yang memiliki kewajiban dalam BAF is an entity obligated to implement sustainable
menjalankan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan, finance principles. The Company has also recorded
Perseroan juga telah mencatatkan beberapa capaian several achievements in implementing its Sustainable
atas penerapan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Finance Action Plan (RAKB) for 2025 period. These
(RAKB) periode 2025 ini. Capaian tersebut teratribusi achievements are attributed to the sustainable finance
pada portofolio keuangan berkelanjutan sebagai portfolio, as part of our support for improving the
bagian dari dukungan kami pada peningkatan kinerja performance of the green economy in Indonesia.
ekonomi hijau di Indonesia.
Portofolio keberlanjutan kami juga selaras dengan Our sustainability portfolio also aligns with the
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) Sustainable Business Activity Category (KKUB),
yaitu dukungan pada pembiayaan kendaraan listrik such as support for electric vehicle financing as a
sebagai representasi dari KKUB – Transportasi Ramah representation of KKUB – Green Transportation and
Lingkungan dan dukungan pembiayaan UMKM, support for MSME financing, through productive
melalui pembiayaan produktif bagi pelaku usaha financing for micro, small, and medium enterprises as
mikro, kecil, dan menengah sebagai representasi dari a representation of KKUB – MSME Activities.
KKUB – Kegiatan UMKM.
12 Kategori Kegiatan usaha Berkelanjutan (KKUB)
12 SUSTAINABLE BUSINESS ACTIVITY CATEGORY (KKUB)
Bangunan Berwawasan
Lingkungan yang Memenuhi
Standar Sertifikasi yang Diakui
secara Nasional, Regional dan Energi
Internasional Terbarukan
Green Buildings that Renewable
Fulfil National, Regional Energy
Produk yang Dapat
and International
Mengurangi Penggunaan
Certification Standards
Sumber Daya dan
Efisiensi
Menghasilkan Lebih
Energi
Sedikit Polusi
Energy
Products That may
Efficiency
Reduce Resource Use and
Produce Less Pollution
Pengelolaam Sumber Daya
Alam (SDA) Hayati dan Kegiatan
Penggunaan Lahan
Berkelanjutan Kontribusi / Contribution UMKM
Management of Biological MSMEs
Natural Resources (SDA) and Activities
Sustainable Land Use
Kegiatan Usaha dan/atau
Adaptasi
Kegiatan Lain yang Berwawasan terhadap 2 KKUB / to 2 KKUB Perubahan Iklim
Lingkungan Lainnya
Climate Change
Other Green
Adaptation
Business Activities
PT Bussan Auto Finance
Pengelolaan Air dan
Air Limbah yang Transportasi
Berkelanjutan
Sustainable Water and Ramah
Wastewater Management Lingkungan
Green
Konservasi
Keanekaragaman
Pencegahan dan Transportation
Pengendalian Polusi
Hayati Darat dan Air
Pollution Prevention
Land and Water
and Control
Biodiversity Conservation
101
Page 102
Transportasi Ramah Environmentally Friendly
Lingkungan Transportation
Pada tahun 2025, Perseroan terus memperkuat In 2025, the Company will continue to strengthen
kontribusinya dalam mendukung transisi menuju its contribution to supporting the transition to low-
transportasi rendah emisi melalui penyediaan emission transportation by providing financing
pembiayaan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) dan for electric vehicles (EVs) and hybrid vehicles. This
kendaraan hybrid. Fasilitas pembiayaan ini ditujukan financing facility aims to provide a lower-emission
untuk memberikan alternatif yang lebih rendah emisi alternative to conventional fossil-fueled vehicles, while
dibandingkan kendaraan konvensional berbahan bakar simultaneously promoting energy efficiency in the
fosil, sekaligus mendorong efisiensi energi di sektor transportation sector. Throughout the reporting year,
transportasi. Sepanjang tahun pelaporan, pembiayaan financing for green transportation was distributed
transportasi ramah lingkungan disalurkan melalui through a national dealer network and supported by
jaringan dealer nasional dan didukung oleh sumber the Company’s funding sources. The total value of
pendanaan Perseroan dengan total nilai pembiayaan new financing reached Rp2.2 trillion and the number
baru mencapai sebesar Rp2,2 triliun dan jumlah unit of vehicles financed reached 93,027.
kendaraan yang dibiayai sebanyak 93.027.
Pengembangan portofolio pembiayaan transportasi Developing the environmentally friendly transportation
ramah lingkungan menjadi bagian dari strategi financing portfolio is part of the Company’s strategy
Perseroan dalam mendukung kebijakan pemerintah to support government policies related to accelerating
terkait percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional. the national electric vehicle ecosystem. In 2025, the EV
Pada tahun 2025, portofolio pembiayaan EV dan hybrid and hybrid financing portfolio contributed 18.3% to
memberikan kontribusi sebesar 18,3% terhadap total the Company’s total financing portfolio, representing
portofolio pembiayaan Perseroan, dengan tingkat a 49.7% year-on-year growth rate. In the financing
pertumbuhan sebesar 49,7% YoY. Dalam portofolio portfolio, the four-wheels vehicle segment in form of
pembiayaan, segmen kendaraan roda empat berupa new electric (EV) and hybrid cars contributed 0.38%,
mobil baru listrik (EV) dan hybrid berkontribusi meanwhile, the two-wheels segment was dominated
sebesar 0,38%, sementara pada roda dua didominasi by Yamaha products, especially Yamaha Fazzio Hybrid
oleh produk Yamaha, khususnya Yamaha Fazzio and Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected. This
Hybrid dan Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected. achievement reflects increasing market acceptance of
Capaian ini mencerminkan meningkatnya penerimaan low-emission vehicles and strengthens the Company’s
pasar terhadap kendaraan rendah emisi, sekaligus role in supporting emissions reduction efforts and
memperkuat peran Perseroan dalam mendukung upaya creating sustainable business growth in the future.
pengurangan emisi dan penciptaan pertumbuhan bisnis
yang berkelanjutan di masa depan.
Peningkatan kontribusi portofolio ini menunjukkan This increase in portfolio contribution demonstrates the
upaya Perseoran dalam mendukung percepatan Company’s efforts to accelerate the adoption of low-
2025 Sustainability Report
adopsi kendaraan rendah emisi di pasar, sekaligus emission vehicles in the market, while strengthening
memperkuat positioning Perseroan dalam mendukung its positioning in supporting the transition to a low-
transisi menuju ekonomi rendah karbon. carbon economy.
Transportasi Ramah Lingkungan
GREEN TRANSPORTATION [SEOJK B.1.D]
|
Laporan Keberlanjutan 2025
Sepeda Motor - Hybrid Mobil - EV Mobil - Hybrid
Motorcycle - Hybrid Car - EV Car - Hybrid
Rp 2,170.8
miliar | billion
Rp 11.5
miliar | billion
Rp 15.2
miliar | billion
102
Page 103
Dalam miliar rupiah, kecuali dinyatakan lain In billion Rupiah, unless otherwise stated
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION Unit Rp Unit Rp Unit Rp
Sepeda motor – Hybrid
92,927 2,170.8 63,856 1,498.5 41,698 953.6
Motorcycle - Hybrid
Mobil – EV
38 11.5 35 9.8 67 16.0
Car – EV
Mobil – Hybrid
62 15.2 32 7.4 34 9.1
Car – Hybrid
Total Penyaluran Pembiayaan
Transportasi Ramah Lingkungan
2,197.5 1,515.7 978.6
Total green transportation financing
disbursement
Total Outstanding atas
Transportasi Ramah Lingkungan
2,500.1 1,670.6 992.5 365.4
Total Outstanding from Green
Transportation
Kontribusi terhadap Total Portofolio
18.3% 12.4% 7.3% 2.7%
Contribution to total portfolio
Kegiatan UMKM MSMEs Activity
Komitmen Perseroan dalam mendukung The Company’s commitment to supporting the
perkembangan UMKM di Indonesia tentunya terus development of MSMEs in Indonesia is continuously
kami buktikan dengan menghadirkan produk-produk demonstrated by offering MSME-friendly financing
pembiayaan ramah UMKM. Pada tahun 2025, products. By 2025, the MSME financing portfolio will
portofolio pembiayaan UMKM memberikan kontribusi contribute 12.5% to the Company’s total financing
sebesar 12,5% terhadap total portofolio pembiayaan portfolio.
Perseroan.
Pembiayaan ini tidak hanya memperluas akses This financing not only expands financial access for
keuangan bagi pelaku usaha, tetapi juga berkontribusi businesses but also contributes to local economic
terhadap pertumbuhan ekonomi lokal serta penguatan growth and strengthens the Company’s long-term
basis konsumen jangka panjang bagi Perseroan. customer base.
Penyaluran Pembiayaan UMKM
MSMES FINANCING DISBURSEMENT [SEOJK B.1.D]
PT Bussan Auto Finance
Jumlah Penyaluran Jumlah Pembiayaan
Total Disbursement Total Financing
79,645
unit | unit
Rp 1.71
triliun | trillion
103
Page 104
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
UMKM (dalam unit)
79,645 99,272 111,349
MSMEs (in unit)
Total Penyaluran Pembiayaan Baru UMKM (dalam Rp triliun)
1.44 1.71 1.87
Total New MSMEs Financing Disbursement (in Rp Trillion)
Total Outstanding atas UMKM (dalam Rp triliun)
1.71 2.07 2.55
Total Outstanding from MSMEs (in Rp trillion)
Kontribusi terhadap Total Portofolio
12.5% 15.5% 18.7%
Contribution to Total Portfolio
Catatan: Note:
Terdapat penyesuaian atas kategori portofolio UMKM di tahun 2024 There are adjustments to the MSME portfolio categories in 2024 and
dan 2023 yaitu memperbarui perhitungan untuk pembiayaan UMKM 2023, namely updating the calculation for MSME financing, where
yang mana sebelumnya pembiayaan UMKM memperhitungkan previously MSME financing took into account financing for productive
pembiayaan untuk produktif dan konsumtif menjadi hanya and consumptive purposes, to only MSME financing for productive
pembiayaan UMKM untuk produktif. Perubahan ini menyebabkan nilai purposes. This change resulted in a lower reported value of MSME
pembiayaan UMKM yang dilaporkan menjadi lebih rendah. financing.
Total Kontribusi Portofolio Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan
TOTAL CONTRIBUTION OF SUSTAINABLE BUSINESS ACTIVITY PORTFOLIO CATEGORY
Total Outstanding atas Total Outstanding
Transportasi Ramah Lingkungan atas UMKM
Total Outstanding from Total Outstanding
Green Transportation from MSMEs
Rp 2.5
triliun | trillion
Rp 1.7
triliun | trillion
2025 Sustainability Report
2025 2.5 2025 1.7
2024 1.7 2024 2.1
2023 1.0 2023 2.5
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
|
Total Outstanding atas Transportasi Ramah Lingkungan
Laporan Keberlanjutan 2025
(dalam Rp triliun) 2.5 1.7 1.0
Total Outstanding from Green Transportation (in Rp trillion)
Total Outstanding atas UMKM (dalam Rp triliun)
1.7 2.1 2.5
Total Outstanding from MSMEs (in Rp trillion)
Kontribusi KKUB terhadap Total Portofolio
30.9% 27.9% 25.9%
Contribution from KKUB to Total Portfolio
Catatan: Note:
Terdapat penyesuaian atas kategori portofolio UMKM di tahun 2024 There are adjustments to the MSME portfolio categories in 2024 and
dan 2023 yaitu memperbarui perhitungan untuk pembiayaan UMKM 2023, namely updating the calculation for MSME financing, where
yang mana sebelumnya pembiayaan UMKM memperhitungkan previously MSME financing took into account financing for productive
pembiayaan untuk produktif dan konsumtif menjadi hanya and consumptive purposes, to only MSME financing for productive
104 pembiayaan UMKM untuk produktif. purposes.
Page 105
Secara keseluruhan, kontribusi portofolio yang Overall, the portfolio contribution aligned with KKUB
selaras dengan KKUB mencapai 30,9% pada tahun reached 30.9% in 2025, an increase compared to the
2025, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. previous year. This increase reflects the Company’s
Peningkatan ini mencerminkan komitmen Perseroan commitment to integrating sustainability principles
dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke into its business strategy and demonstrates the growth
dalam strategi bisnis, sekaligus menunjukkan potensi potential of a sustainability-oriented portfolio.
pertumbuhan dari portofolio yang berorientasi pada
keberlanjutan.
Seiring dengan perkembangan regulasi dan klasifikasi In line with the development of regulations and
kegiatan usaha berkelanjutan di Indonesia, ke classifications of sustainable business activities in
depan Perseroan akan secara bertahap mengacu Indonesia, the Company will gradually adopt the
pada Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia Indonesian Sustainable Finance Taxonomy (TKBI) in
(TKBI) dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan identifying and categorizing its sustainable financing
portofolio pembiayaan berkelanjutan. Dengan portfolio. By adopting this approach, the Company
mengadopsi pendekatan ini, Perseroan mengantisipasi anticipates adjustments in portfolio classification,
adanya penyesuaian dalam klasifikasi portofolio, resulting in more standardized, transparent, and
sehingga pelaporan keuangan berkelanjutan menjadi aligned sustainable finance reporting with prevailing
lebih terstandarisasi, transparan, dan selaras dengan national practices.
praktik nasional yang berlaku.
Metrik terkait Iklim [IFRS S2.29.(b-d)] Climate-Related Metrics [IFRS S2.29.(b-d)]
Perseroan mengidentifikasi risiko transisi sebagai risiko The Company identifies transition risk as the risk
yang timbul dari perubahan kebijakan, teknologi, occurred from changes in policy, technology, and
dan preferensi pasar dalam transisi menuju ekonomi market preferences in the transition towards low-
rendah karbon. Eksposur utama Perseroan berasal carbon economy. The Company’s primary exposure
dari portofolio pembiayaan kendaraan berbahan is acquired from fossil-fuel vehicle financing portfolio,
bakar fosil, yang berpotensi terdampak oleh regulasi which is potentially affected by low-emission vehicle
kendaraan rendah emisi, perkembangan kendaraan regulations, development of electric vehicles, and
listrik, serta perubahan preferensi konsumen. changing consumer preferences.
Hingga periode pelaporan, Perseroan secara bertahap As of the reporting period, the Company has been
melakukan pemetaan awal terhadap portofolio gradually conducting an initial mapping of the
pembiayaan untuk mengidentifikasi eksposur financing portfolio to identify exposure to transition
terhadap risiko transisi, yang diukur berdasarkan risk, measured by the value of financing and its
nilai pembiayaan dan persentasenya terhadap total percentage of the total portfolio.
portofolio.
Eksposur Portofolio Pembiayaan terhadap Risiko Transisi Terkait Perubahan Iklim
FINANCING PORTFOLIO EXPOSURE TO CLIMATE CHANGE-RELATED TRANSITION RISKS
TINGKAT
KATEGORI PORTOFOLIO OUTSTANDING TOTAL
KERENTANAN DRIVER RISIKO
PEMBIAYAAN (RP) MILIAR/ PORTOFOLIO
VULNERABILITY RISK DRIVER
FINANCING PORTFOLIO CATEGORY BILLION (%)
LEVEL
Pembiayaan kendaraan Tinggi Regulasi emisi, pergeseran ke
berbahan bakar fosil (ICE) High EV
8,103.7 59.5
Fossil-fuel vehicle financing Emission regulation, shifting
PT Bussan Auto Finance
to EV
Pembiayaan kendaraan Sedang Transisi teknologi
hybrid 2,474.8 18.2 Medium Technology Transition
Hybrid vehicle financing
Pembiayaan kendaraan listrik Rendah Selaras dengan transisi
(EV) Low Align with the transition
25.4 0.2
Electric Vehicle (EV)
financing
Total portofolio terdampak - -
10,603.9 77.8
Total affected portfolio
105
Page 106
Perseroan mengidentifikasi risiko fisik sebagai The Company identifies physical risk as the potential
potensi dampak dari kejadian iklim ekstrem, seperti impact of extreme climate events, such as floods,
banjir, gempa bumi, dan cuaca ekstrem, yang dapat earthquakes, and extreme weather, which can impact
memengaruhi kualitas portofolio pembiayaan serta the quality of its financing portfolio and borrowers’
kemampuan bayar debitur. repayment capacity.
Eksposur risiko fisik terutama berasal dari sebaran Physical risk exposure occurred primarily from the
geografis portofolio pembiayaan yang berada di geographic distribution of its financing portfolio, which
wilayah dengan tingkat kerentanan terhadap bencana is located in areas vulnerable to natural disasters. The
alam. Perseroan mulai melakukan pemetaan risiko Company has begun gradually conducting location-
secara bertahap berbasis lokasi sebagai bagian based risk mapping as part of strengthening its risk
dari penguatan manajemen risiko, termasuk akan management, including to be considered in credit
dipertimbangkan dalam proses analisis kredit dan analysis and portfolio monitoring processes.
pemantauan portofolio.
Eksposur Portofolio Pembiayaan terhadap Risiko Fisik terkait Perubahan Iklim
FINANCING PORTFOLIO EXPOSURE TO PHYSICAL RISKS RELATED TO CLIMATE CHANGE
1.95
0.20
7.94
1.24
0.96 2.12
3.87
1.48 5.17
2.57 3.54
3.21 9.03
3.78 1.49
1.10 0.86 1.36
2.86 1.00 0.91
5.01 1.21
0.68 7.18
4.99
6.16
16.28
5.52
0.65 7.22
5.91 0.86
3.79
Tingkat Risiko – IRBI (BNPB) Level Risiko Portofolio Perseroan
Risk Level – IRBI (BNPB) Risk Level of the Company’s Portfolio
Risiko Rendah | Risk Risk <5 Risiko Rendah | Low Risk
2025 Sustainability Report
Risiko Sedang | Medium Risk 5-10 Risiko Sedang | Medium Risk
Risiko Tinggi | High Risk >10 Risiko Tinggi | High Risk
Perseroan menggunakan pendekatan spasial dengan The Company applies a spatial approach by referencing
mengacu pada Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) the Indonesian Disaster Risk Index (IRBI), developed
yang dikembangkan oleh BNPB melalui platform by BNPB through the InaRISK platform, to identify and
InaRISK untuk mengidentifikasi dan mengukur jumlah measure the amount and percentage of its financing
serta persentase portofolio pembiayaan yang rentan portfolio exposed to climate-related physical risks. IRBI
terhadap risiko fisik terkait iklim. IRBI mengukur tingkat assesses regional risk levels based on a combination of
|
risiko suatu wilayah berdasarkan kombinasi ancaman hazard, vulnerability, and capacity. By overlaying the
Laporan Keberlanjutan 2025
(hazard), kerentanan (vulnerability), dan kapasitas portfolio distribution with the 2025 IRBI scores, the
(capacity). Dengan meng-overlay distribusi portofolio Company obtains a quantitative view of its exposure to
terhadap skor IRBI 2025, Perseroan memperoleh disaster and climate-related risks across its operational
gambaran kuantitatif mengenai eksposur portofolio areas.
terhadap risiko bencana dan iklim di berbagai wilayah
operasional.
Sejalan dengan pendekatan metrik dalam IFRS S2, In line with the IFRS S2 metrics approach, the
Perseroan selanjutnya mengkuantifikasi eksposur Company further translates this exposure into a risk
tersebut ke dalam skor risiko yang mencerminkan score reflecting the interaction between portfolio size
kombinasi antara besaran portofolio dan tingkat risiko and regional risk levels. On an aggregate basis, the
wilayah. Secara agregat, skor eksposur portofolio portfolio exposure is predominantly within the low
106 didominasi oleh kategori rendah hingga sedang (skor to moderate categories (score <10). However, there
Page 107
<10). Namun demikian, terdapat konsentrasi risiko pada is a concentration of higher exposure (score >10),
wilayah tertentu dengan skor tinggi (>10), khususnya particularly in West Java, reflecting a combination of
di Jawa Barat, yang mencerminkan kombinasi antara significant portfolio share and elevated disaster risk. In
porsi portofolio yang besar dan tingkat risiko bencana addition, regions with moderate scores (5–10) include
yang signifikan. Selain itu, wilayah dengan skor Central Sulawesi, North Sumatra, East Java, South
kategori sedang (5–10) antara lain Sulawesi Tengah, Sulawesi, Banten, Bali, Central Java, East Kalimantan,
Sumatera Utara, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Banten, and South Sumatra, indicating a relatively material
Bali, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, dan Sumatera level of exposure despite a more distributed portfolio
Selatan, yang mengindikasikan adanya eksposur risiko presence.
yang cukup material meskipun kontribusi portofolionya
relatif lebih tersebar.
Meskipun portofolio telah terdiversifikasi secara While the portfolio is geographically diversified, certain
geografis, terdapat konsentrasi aktivitas bisnis yang business activities remain concentrated in areas
rentan terhadap risiko fisik terkait iklim pada wilayah vulnerable to climate-related physical risks. Accordingly,
tertentu. Oleh karena itu, metrik ini digunakan sebagai this metric is used to assess risk concentration and
dasar dalam mengevaluasi konsentrasi risiko dan strengthen climate risk management. Going forward,
memperkuat pengelolaan risiko iklim. Ke depan, the Company will enhance this methodology by
Perseroan akan menyempurnakan pengukuran increasing the granularity of exposure measurement,
dengan meningkatkan granularitas perhitungan expanding data coverage, and strengthening
persentase eksposur, memperluas cakupan data, serta monitoring and mitigation strategies in high-risk areas.
memperkuat pemantauan dan strategi mitigasi pada This includes aligning risk appetite, improving portfolio
wilayah berisiko tinggi, termasuk melalui penyesuaian diversification, and further integrating climate-related
risk appetite, diversifikasi portofolio, dan integrasi risiko physical risk considerations into financing decision-
fisik iklim ke dalam proses pengambilan keputusan making processes, in line with IFRS S2 disclosure
pembiayaan. [IFRS S2.29(c)] requirements [IFRS S2.29(c)].
Eksposur Aset Operasional terhadap Risiko Fisik terkait Perubahan Iklim
OPERATIONAL ASSETS EXPOSURE TO PHYSICAL RISKS RELATED TO CLIMATE CHANGE
2.48
0.79
4,21
0.69
0.86 1.93
1.71
0.94 3.14
2.69 1.82
1.76 5.57
1.51 1.81
0.44 1.18 0.93
1.49 0.73 1.76
2.46 1.41
0.68 5.69
11.20
2.59
29.43
4.59
0.75 8.98
1.93 0.86
1.68
Tingkat Risiko – IRBI (BNPB) Level Risiko Portofolio Perseroan
Risk Level – IRBI (BNPB) Risk Level of the Company’s Portfolio
Risiko Rendah | Risk Risk <5 Risiko Rendah | Low Risk
Risiko Sedang | Medium Risk 5-10 Risiko Sedang | Medium Risk
PT Bussan Auto Finance
Risiko Tinggi | High Risk >10 Risiko Tinggi | High Risk
Perseroan menyadari bahwa eksposur risiko fisik The Company recognizes that exposure to physical
portofolio tidak hanya dipengaruhi oleh distribusi climate risks is influenced not only by the distribution
pembiayaan, tetapi juga oleh konsentrasi nilai of financing portfolios but also by the concentration
ekonomi aset yang terekspos pada wilayah dengan of the economic value of assets located in areas
tingkat risiko bencana tertentu. Oleh karena itu, with varying levels of disaster risk. Accordingly, the
pengukuran juga dilakukan dengan mengaitkan Company complements its analysis by linking the
nilai aset operasional pada kantor jaringan meliputi value of operational assets across its branch network,
peralatan dan perlengkapan pendukung serta biaya including equipment and supporting facilities as well 107
Page 108
sewa kantor/ruko dengan tingkat risiko bencana as office lease expenses, to regional disaster risk levels.
pada masing-masing wilayah. Analisis ini digunakan This analysis serves as a basis for monitoring risk
sebagai dasar dalam pemantauan konsentrasi concentration and strengthening mitigation strategies.
risiko dan penguatan strategi mitigasi. Hasilnya The results indicate that the majority of assets fall
menunjukkan bahwa sebagian besar aset berada pada within low to moderate risk categories; however,
kategori risiko rendah hingga sedang, namun terdapat there is a concentration of assets exposed to high risk
konsentrasi aset yang terekspos pada wilayah dengan areas, particularly in West Java and DKI Jakarta, which
risiko tinggi, khususnya di Jawa Barat dan DKI Jakarta, contribute significantly to the overall exposure.
yang berkontribusi signifikan terhadap total eksposur.
Secara persentase, eksposur pada wilayah dengan In percentage terms, exposure in high risk areas
risiko tinggi mencerminkan porsi yang material represents a material share of total asset value, while
terhadap total nilai aset, sementara wilayah dengan regions with moderate risk such as East Java, Central
risiko sedang seperti Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi, and South Sulawesi provide additional
Sulawesi Selatan memberikan kontribusi tambahan contributions to the overall risk profile. As part of
terhadap profil risiko secara keseluruhan. Sebagai ongoing efforts to enhance disclosure quality and risk
bagian dari peningkatan kualitas pengungkapan dan management, the Company plans to expand the scope
pengelolaan risiko ke depan, Perseroan berencana of asset coverage to include items not yet captured,
untuk memperluas cakupan pengukuran aset, such as BPKB documents stored at branch offices and
termasuk memasukkan BPKB yang disimpan di repossessed vehicles, to ensure a more comprehensive
kantor jaringan serta kendaraan hasil penarikan, assessment of exposure. In addition, the Company is
sehingga dapat memberikan gambaran eksposur strengthening the integration of physical risk analysis
yang lebih komprehensif. Selain itu, Perseroan into business decision making processes, including
berupaya memperkuat integrasi analisis risiko fisik periodic monitoring of geographic risk concentrations,
ini ke dalam proses pengambilan keputusan bisnis, enhanced mitigation strategies in high risk areas, and
termasuk pemantauan berkala terhadap konsentrasi alignment with the Company’s risk management
risiko wilayah, penguatan strategi mitigasi pada area framework and risk appetite, in line with the continued
berisiko tinggi, serta penyelarasan dengan kerangka implementation of IFRS S2. [IFRS S2.29(c)]
manajemen risiko dan risk appetite Perseroan, sejalan
dengan implementasi berkelanjutan IFRS S2. [IFRS S2.29(c)]
Portofolio Pembiayaan yang Selaras dengan Peluang terkait Perubahan Iklim
FINANCING PORTFOLIO ALIGNED WITH CLIMATE CHANGE-RELATED OPPORTUNITIES
JENIS
KATEGORI PORTOFOLIO / OUTSTANDING TOTAL
OPPORTUNITY KETERANGAN
AKTIVITAS (RP) MILIAR/ PORTOFOLIO
TYPE OF REMARKS
PORTFOLIO/ACTIVITY CATEGORY BILLION (%)
OPPORTUNITY
2025 Sustainability Report
Pembiayaan kendaraan listrik Transisi Mendukung kendaraan rendah
(EV) energi emisi
25.4 0.2
Electric Vehicle (EV) Energy Supporting low-emission
Financing transition vehicle
Pembiayaan kendaraan Transisi Pengurangan emisi
hybrid bertahap Emission reduction
2,474.8 18.2
Hybrid vehicle financing Staging
transition
Total portofolio terkait - -
|
peluang iklim
2,500.1 18.3
Laporan Keberlanjutan 2025
Total portfolio related to
climate opportunity
Pengungkapan capital deployment dalam laporan ini The capital deployment disclosure in this report
difokuskan pada penyaluran pembiayaan (financing) focuses on financing, as presented in the table, as a
yang telah disajikan dalam tabel, sebagai representasi primary representation of the Company’s activities
utama aktivitas Perseroan dalam mengelola risiko dan in managing climate-related risks and opportunities.
peluang terkait perubahan iklim. Mengingat model Given the Company’s business model as a finance
bisnis Perseroan sebagai perusahaan pembiayaan, company, capital allocation is primarily reflected in its
alokasi modal terutama tercermin dalam portofolio consumer financing portfolio.
pembiayaan kepada konsumen.
108
Page 109
Hingga tahun 2025, pengungkapan terkait belanja As of 2025, disclosures related to capital expenditure
modal (capital expenditure/capex) yang secara (capex) specifically allocated to climate-related risks
khusus dialokasikan untuk risiko dan peluang terkait and opportunities have not been made separately, and
iklim belum dilakukan secara terpisah, dan akan will be considered for development as the need for and
dipertimbangkan untuk dikembangkan seiring dengan maturity of the reporting approach increases.
peningkatan kebutuhan dan kematangan pendekatan
pelaporan ke depan.
Kinerja Ekonomi BAF 2025 BAF Economic Performance 2025
[GRI 201-1] [SEOJK F.2] [SEOJK F.3] [GRI 201-1] [SEOJK F.2] [SEOJK F.3]
Realisasi target finansial Perseroan secara terperinci We have presented a detailed realization of the
telah kami sajikan pada Laporan Tahunan 2025 Company’s financial targets in the 2025 Annual
khususnya pada bagian Analisis dan Diskusi Report, specifically in the Management Discussion and
Manajemen di halaman 127. Merujuk pada capaian Analysis section on page 127. Referring to the 2025
finansial tahun 2025, Perseroan meyakini bahwa financial results, the Company believes that business
keberhasilan bisnis tidak hanya tercermin dari kinerja success is reflected not only in financial performance
keuangan, tetapi juga dari sejauh mana manfaat but also in the extent to which these economic benefits
ekonomi tersebut dapat dirasakan oleh para pemangku are felt by stakeholders. Throughout the reporting
kepentingan. Setidaknya, sepanjang tahun pelaporan, year, the Company’s financing activities generated
kegiatan pembiayaan Perseroan menghasilkan revenues reflecting healthy and sustainable business
pendapatan yang mencerminkan pertumbuhan growth, with total revenue reaching Rp4.8 trillion, an
usaha yang sehat dan berkelanjutan, dengan total increase of 1.96% year-on-year.
pendapatan mencapai Rp4,8 triliun atau meningkat
sebesar 1,96% YoY.
Lebih dari sekadar menciptakan nilai ekonomi, Beyond simply creating economic value, the Company
Perseroan berupaya memastikan bahwa nilai strives to ensure that this value is distributed responsibly
tersebut terdistribusi secara bertanggung jawab dan and sustainably. This contribution is realized through
berkelanjutan. Kontribusi ini diwujudkan melalui fair partnerships with suppliers, continuous investment
kemitraan yang adil dengan pemasok, investasi in employee competency development and welfare,
berkelanjutan dalam pengembangan kompetensi fulfillment of obligations to the state through tax
dan kesejahteraan karyawan, pemenuhan kewajiban payments, and support for various social programs that
kepada negara melalui pembayaran pajak, serta provide direct benefits to the community. Through this
dukungan terhadap berbagai program sosial yang approach, the Company is committed to building long-
memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. term growth that is not only financially strong but also
Melalui pendekatan ini, Perseroan berkomitmen untuk meaningful for the surrounding social environment.
membangun pertumbuhan jangka panjang yang tidak
hanya kuat secara finansial, tetapi juga bermakna
bagi lingkungan sosial di sekitarnya.
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan
ECONOMIC VALUE GENERATED AND DISTRIBUTED [GRI 201-1] [POJK 6.b.1-2]
Dalam miliar rupiah In billion Rupiah
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
A. Nilai ekonomi yang dihasilkan
PT Bussan Auto Finance
Economic Values Generated
Pendapatan Pembiayaan
4,666 4,596 4,477
Financing Income
Pendapatan Bunga
12 11 3
Interest Income
Pendapatan lain-lain
99 78 89
Other Income
Jumlah Pendapatan
4,777 4,685 4,569
Total Revenues [SEOJK B.1.b]
109
Page 110
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
B. Nilai ekonomi yang didistribusikan
Economic Values Distributed
Biaya operasional (diluar gaji pegawai)
545 476 434
Operational Expenses (excluded employee salary)
Pengeluaran untuk gaji dan tunjangan pegawai
629 593 559
Salary and allowance expenses
Dividen
106 130 239
Dividend
Pajak
116 87 108
Tax
Pengeluaran untuk kegiatan masyarakat
4 2 2
Social activity budget
Jumlah Nilai Ekonomi Didistribusikan
1,400 1,288 1,343
Total Economic Value Distributed
Nilai ekonomi yang ditahan (A-B)
3,377 3,397 3,226
Total economic value retained (A-B)
Nilai ekonomi yang dihasilkan dan didistribusikan The economic value generated and distributed reflects
mencerminkan kemampuan Perseroan dalam the Company’s ability to maintain a balance between
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis business growth and stakeholder contributions.
dan kontribusi kepada pemangku kepentingan. Nilai Retained economic value also serves as a vital resource
ekonomi yang ditahan juga menjadi sumber penting for supporting future reinvestment and business
dalam mendukung reinvestasi dan pengembangan development.
usaha di masa mendatang.
Kinerja Produk BAF 2025 BAF 2025 Product Performance
Sepanjang periode pelaporan, Perseroan dapat Throughout the reporting period, the Company
menyampaikan pencapaian positif pada kinerja reported positive performance across all of its business
seluruh segmen bisnis kami baik pada penyaluran segments, including new financing disbursement by
pembiayaan baru berdasarkan produk pembiayaan, financing product, financing disbursement by financing
2025 Sustainability Report
penyaluran pembiayaan berdasarkan skema scheme, and financing receivables by economic sector.
pembiayaan, dan piutang pembiayaan berdasarkan Details of these achievements are presented in the
sektor ekonomi. Secara rinci masing-masing capaian following table.
tersebut kami sajikan pada tabel berikut.
Pembiayaan Baru Berdasarkan Produk Pembiayaan
NEW FINANCING BY FINANCING PRODUCT
Dalam miliar rupiah, kecuali dinyatakan lain In billion Rupiah, unless otherwise stated
|
URAIAN 2025 2024 2023
Laporan Keberlanjutan 2025
DESCRIPTION Unit Rp Unit Rp Unit Rp
Pembiayaan sepeda motor baru Yamaha
7,073 61.7 6,697 60.6 5,890 53.6
New Yamaha Motorcycle financing
Pembiayaan sepeda motor bekas
254 2.2 314 2.8 415 3.7
Used motorcycle financing
BAF Dana Syariah
3,478 30.4 3,398 30.8 3,078 28.0
Sharia Funds
Pembiayaan Gadget. Elektronik & Furniture
110 1.0 143 1.3 268 2.4
Gadget. Electronic & Furniture Financing
110
Page 111
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION Unit Rp Unit Rp Unit Rp
Pembiayaan Mesin pertanian
14 0.1 19 0.2 25 0.2
Agriculture Machineries Financing
Pembiayaan Mobil
529 4.6 471 4.3 1,294 11.8
Car Financing
Pembiayaan Lainnya
(BAF AdiDana & BAF PraDana)
0.0 0.0 8 0.1 29 0.3
Other Financing
(BAF AdiDana & BAF PraDana)
Jumlah
11,459 100 11,050 100 10,994 100
Total
Penyaluran Pembiayaan Baru Berdasarkan Skema Pembiayaan
NEW FINANCING DISBURSEMENT BY FINANCING SCHEME
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
Pembiayaan skema konvensional
68.9% 68.7% 71.5%
Financing in Conventional Scheme
Pembiayaan skema syariah
31.1% 31.3% 28.5%
Financing in Sharia Scheme
Jumlah
100% 100.% 100%
Total
Piutang Pembiayaan Berdasarkan Sektor Ekonomi
FINANCING RECEIVABLES BY ECONOMIC SECTOR
Dalam miliar rupiah, kecuali dinyatakan lain In billion Rupiah, unless otherwise stated
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION Rp % Rp % Rp %
Industri Pengolahan
4,072 28.7 4,176 30.1 4,291 30.4
Manufacturing Industry
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi,
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
3,246 22.9 3,243 23.4 3,376 24.0
Wholesale and Retail Trade, Repair and
Maintenance of Cars and Motorcycles
Pertanian, Kehutanan dan Perikanan
1,535 10.8 1,314 9.5 1,273 9.0
Agriculture, Forestry and Fisheries
Lainnya
5,336 37.6 5,134 37.0 5,154 36.6
Others
PT Bussan Auto Finance
Jumlah
14,189 100 13,867 100 14,094 100
Total
Komposisi portofolio pembiayaan menunjukkan The composition of the financing portfolio
dominasi pembiayaan motor baru Yamaha, yang demonstrates the dominance of new Yamaha
mencerminkan kekuatan Perseroan pada segmen motorcycle financing, reflecting the Company’s
utama. Di sisi lain, pertumbuhan pada pembiayaan strength in key segments. Meanwhile, growth in Sharia
syariah dan pembiayaan produktif menunjukkan financing and productive financing demonstrates
upaya diversifikasi portofolio yang berkelanjutan. ongoing portfolio diversification efforts.
111
Page 112
TANGGUNG JAWAB PRODUK
DAN JASA KEUANGAN
RESPONSIBILITY ON FINANCIAL PRODUCTS AND SERVICES [POJK 6.c.3.f]
2025 Sustainability Report
Dampak Produk dan Jasa Impact of Products and Services
[GRI 3-3] [GRI 2-6] [SEOJK F.23] [SEOJK F.28] [POJK 6.c.3.f.3] [GRI 3-3] [GRI 2-6] [SEOJK F.23] [SEOJK F.28] [POJK 6.c.3.f.3]
Sebagai perusahaan pembiayaan, produk dan layanan As a financing company, the Company’s products and
Perseroan memiliki pengaruh langsung terhadap services have a direct impact on people’s lives and
kehidupan dan kesejahteraan finansial masyarakat. financial well-being. Access to the financing enables the
|
Akses pembiayaan memungkinkan konsumen untuk consumers to purchase vehicles and other productive
memiliki kendaraan maupun kebutuhan produktif needs, thereby supporting mobility, increasing income,
Laporan Keberlanjutan 2025
lainnya, sehingga mendukung mobilitas, peningkatan and financial inclusion in various regions. This positive
pendapatan, dan inklusi keuangan di berbagai daerah. impact also extends to local economic growth through
Dampak positif ini juga meluas ke pertumbuhan job creation and MSMEs empowerment.
ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja serta
pemberdayaan pelaku UMKM.
112
Page 113
Di sisi lain, Perseroan menyadari adanya potensi On the other hand, the Company recognizes negative
dampak negatif yang dapat muncul, seperti risiko impacts potential, such as the risk of non-performing
kredit bermasalah, penggunaan kendaraan bermotor loans, the use of motorized vehicles that can increase
yang dapat meningkatkan emisi, serta risiko emissions, and the risk of misuse of consumers’
penyalahgunaan data pribadi konsumen. Oleh karena personal data. Therefore, the Company manages
itu, Perseroan mengelola dampak tersebut melalui these impacts through a prudent business approach,
pendekatan bisnis yang prudent, penguatan literasi strengthening financial literacy, and implementing
keuangan, dan tata kelola keamanan informasi yang robust information security governance.
kuat.
Dengan pendekatan ini, Perseroan berupaya With this approach, the Company strives to ensure
memastikan bahwa seluruh produk dan layanan that all products and services offered not only provide
yang ditawarkan tidak hanya memberikan nilai economic value but also align with sustainability
ekonomi, tetapi juga selaras dengan prinsip-prinsip principles.
keberlanjutan.
Untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang To fulfil diverse needs of the community, the Company
beragam, Perseroan menawarkan portofolio produk offers a product portfolio that includes:
yang meliputi:
Pembiayaan Pembiayaan Pembiayaan Pembiayaan Pembiayaan Pembiayaan
sepeda motor sepeda mobil baru elektronik & BAF Dana UMKM
baru Yamaha motor bekas Financing for furniture Syariah Financing for
Financing for berkualitas new cars Financing for BAF Dana MSMEs
new Yamaha Financing for electronics Syariah
motorcycles quality used and furniture Financing
motorcycles (BAF K1LAT)
Produk tersebut didistribusikan melalui 254 kantor These products are distributed through 254 network
jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia, didukung offices throughout Indonesia, supported by the
oleh digitalisasi proses pembiayaan untuk memperluas digitalization of the financing process to expand reach,
jangkauan, memperkuat inklusi keuangan, dan strengthen financial inclusion, and ensure easy access
memastikan kemudahan akses bagi seluruh segmen for all segments of society.
masyarakat.
Risiko dan Peluang terkait Risks and Opportunities Related to
Produk dan Jasa [IFRS S1.30 (a)] Products and Services [IFRS S1.30 (a)]
Dalam menyediakan produk dan layanan pembiayaan In providing financing products and services to the
bagi masyarakat, Perseroan menghadapi dinamika public, the Company faces continuously evolving
PT Bussan Auto Finance
pasar yang terus berkembang. Untuk itu, Perseroan market dynamics. Therefore, the Company has
mengidentifikasi sejumlah risiko yang memerlukan identified a number of risks that require careful
pengelolaan yang cermat. Salah satu risiko utama management. One key risk is the potential decline
adalah potensi penurunan kemampuan bayar in consumer repayment capacity due to changes in
konsumen akibat perubahan kondisi ekonomi economic conditions or personal circumstances, which
atau situasi pribadi, yang dapat berdampak pada could lead to an increase in non-performing loans.
peningkatan kredit bermasalah. Selain itu, pembiayaan Furthermore, motor vehicle financing has the potential
kendaraan bermotor berpotensi menimbulkan dampak to impact the environment through its contribution to
lingkungan melalui kontribusi terhadap emisi gas greenhouse gas (GHG) emissions.
rumah kaca (GRK).
113
Page 114
Meski demikian, peluang strategis juga muncul However, strategic opportunities also emerge in line
seiring dengan transformasi pasar dan kebutuhan with market transformations and community needs.
masyarakat. Permintaan pembiayaan produktif, The demand for productive financing, particularly for
khususnya bagi pelaku UMKM, menjadi peluang MSMEs, presents an opportunity for the Company to
bagi Perseroan untuk berkontribusi pada pemerataan contribute to economic equality across various regions.
ekonomi di berbagai wilayah. Tren transisi menuju The transition to low-emission vehicles opens up new
kendaraan rendah emisi membuka peluang pasar baru market opportunities that align with sustainability
yang sejalan dengan komitmen keberlanjutan. Di sisi commitments. On the operational side, strengthening
operasional, penguatan teknologi digital mendorong digital technology drives increased efficiency, broader
peningkatan efisiensi, akses layanan yang lebih luas, service access, and a better customer experience.
serta pengalaman konsumen yang lebih baik.
Strategi dan Program Sustainability Strategy
Berkelanjutan [IFRS S1.33 (a)] and Programs [IFRS S1.33 (a)]
Perseroan mendorong keberlanjutan bisnis melalui The Company promotes business sustainability by
penyediaan solusi pembiayaan yang inklusif dan providing inclusive and responsible financing solutions.
bertanggung jawab. Strategi ini diwujudkan dengan This strategy is realized by strengthening public access
memperkuat akses masyarakat terhadap layanan to financing services relevant to their needs, including
pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan mereka, financing for productive sectors such as MSMEs and
termasuk pembiayaan sektor produktif seperti pelaku Sharia-based services. The Company’s operational
UMKM dan layanan berbasis syariah. Keberadaan network in various regions helps expand the reach of
jaringan operasional Perseroan di berbagai wilayah financial services to communities not yet covered by
turut memperluas jangkauan layanan keuangan bagi financial services institutions.
masyarakat yang belum terakomodasi oleh lembaga
jasa keuangan.
Perseroan juga berkontribusi terhadap agenda The Company also contributes to the environmental
keberlanjutan lingkungan dengan meningkatkan sustainability agenda by increasing financing support
dukungan pembiayaan untuk kendaraan rendah for low-emission vehicles, including electric and hybrid
emisi, termasuk kendaraan listrik dan hybrid. Selain vehicles. Furthermore, its financial literacy program
itu, program literasi keuangan terus diperluas continues to be expanded to support consumers in
untuk mendukung konsumen mengelola kewajiban wisely managing their financial obligations, thereby
keuangannya secara bijak, sehingga dapat menekan reducing the risk of default and improving the quality
risiko gagal bayar serta meningkatkan kualitas of the financing portfolio.
portofolio pembiayaan.
Pendekatan ini juga dirancang untuk menyeimbangkan This approach is also designed to balance financing
antara pertumbuhan pembiayaan dan pengelolaan growth and risk management, ensuring portfolio
2025 Sustainability Report
risiko, sehingga kualitas portofolio tetap terjaga seiring quality remains consistent with business expansion.
dengan ekspansi bisnis.
Dampak Finansial Kini dan Current and Anticipated
Diantisipasi [IFRS S1.34.(a-b)] Financial Impact [IFRS S1.34.(a-b)
Produk dan layanan Perseroan memberikan kontribusi The Company’s products and services directly
langsung terhadap pertumbuhan pembiayaan dan contribute to financing growth and profitability.
|
profitabilitas. Pembiayaan kendaraan dan berbagai Vehicle financing and various other financing products
produk pembiayaan lainnya menjadi sumber are the primary source of revenue, ensuring the
Laporan Keberlanjutan 2025
pendapatan utama yang menjaga keberlanjutan Company’s business sustainability over years.
bisnis Perseroan dari tahun ke tahun.
Seiring dengan hal tersebut, Perseroan secara konsisten In line with this, the Company consistently implements
menerapkan pengelolaan risiko pembiayaan yang prudent financing risk management to maintain
prudent untuk menjaga kualitas aset dan memitigasi asset quality and mitigate potential losses. This is
potensi kerugian. Hal ini dilakukan melalui analisis achieved through comprehensive creditworthiness
kelayakan kredit yang komprehensif, pemantauan analysis, regular portfolio monitoring, and a structured
portofolio secara berkala, serta pendekatan penagihan collection approach.
yang terstruktur.
114
Page 115
Ke depan, potensi pertumbuhan dari peningkatan Going forward, the potential growth from increased
permintaan pembiayaan kendaraan ramah lingkungan demand for green vehicle financing and the productive
dan segmen pembiayaan produktif akan memberikan financing segment will provide opportunities for
peluang dampak finansial positif bagi Perseroan, positive financial impact for the Company, while
sekaligus memperkuat nilai keberlanjutan yang ingin strengthening the sustainability values to
be achieved.
diwujudkan.
Per Desember 2025, produk pembiayaan sepeda motor As of December 2025, Yamaha motorcycle financing
Yamaha menjadi kontribusi terbesar dalam komposisi products will constitute the largest contributor to the
pembiayaan Perseroan. Company’s financing.
Produk dan Layanan Equal Products and
yang Setara [SEOJK F.17] [POJK 6.c.1] Services [SEOJK F.17] [POJK 6.c.1]
Perseroan berkomitmen dan memastikan bahwa setiap The Company is committed to ensuring that every
konsumen memiliki hak yang sama untuk memperoleh consumer has equal rights to obtain financing services,
layanan pembiayaan, tanpa memandang perbedaan regardless of social background, gender, age, financial
latar belakang sosial, gender, usia, kemampuan capacity, or physical condition. This principle of
finansial, maupun kondisi fisik tertentu. Prinsip equality underpins the entire service delivery process,
kesetaraan ini menjadi landasan dalam seluruh proses from the product information stage, through the
pemberian layanan, mulai dari tahap informasi produk, financing verification and approval process, to the
proses verifikasi dan persetujuan pembiayaan, hingga settlement of consumer obligations.
penyelesaian kewajiban konsumen.
Dalam praktiknya, Perseroan menerapkan standar In practice, the Company applies uniform standards in
yang seragam dalam menilai kelayakan pembiayaan, assessing financing eligibility, which are based entirely
yang sepenuhnya didasarkan pada data dan prinsip on data and prudent principles, thus avoiding the
kehati-hatian, sehingga jauh dari potensi diskriminatif potential for discrimination due to subjective factors.
akibat faktor subjektif. Setiap konsumen diberikan Every consumer is given equal opportunity to access
kesempatan yang sama untuk mengakses produk financing products that meet their needs, including
pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan, termasuk sharia-compliant services and financing for MSMEs, as
layanan syariah dan pembiayaan bagi pelaku UMKM part of its support for national financial inclusion.
sebagai bagian dari dukungan terhadap inklusi
keuangan nasional.
Untuk memastikan pelayanan yang adil, seluruh To ensure fair service, all customer service officers
petugas layanan konsumen memperoleh pelatihan receive training in service ethics, communication that
terkait etika pelayanan, komunikasi yang menghargai respects diversity, and a thorough understanding of
keberagaman, serta pemahaman mendalam mengenai consumer rights and obligations. Thus, the Company
hak dan kewajiban konsumen. Dengan demikian, ensures that all consumers are treated with respect
Perseroan menjamin bahwa seluruh konsumen and professionalism.
diperlakukan dengan penuh hormat dan profesional.
Pendekatan ini sejalan dengan komitmen Perseroan This approach aligns with the Company’s commitment
dalam mendorong praktik keuangan yang inklusif dan to promoting inclusive and non-discriminatory
non-diskriminatif. financial practices.
Pada tahun 2025, seiring dengan diluncurkannya In 2025, in line with the launching of Financial
Pedoman Akses Pelayanan Keuangan untuk Disabilitas Services Access Guidelines for Empowered Persons
Berdaya (SETARA) oleh Otoritas Jasa Keuangan with Disabilities (SETARA) by the Financial Services
(OJK) sebagai upaya mendorong peningkatan inklusi Authority (OJK) as an effort to encourage increased
PT Bussan Auto Finance
keuangan, khususnya bagi penyandang disabilitas, financial inclusion, particularly for persons with
Perseroan mulai melakukan peninjauan dan asesmen disabilities, the Company began conducting a
secara bertahap terhadap berbagai aspek layanan. gradual review and assessment of various aspects
Asesmen tersebut mencakup aksesibilitas infrastruktur of its services. This assessment included physical
fisik, aksesibilitas layanan digital, sensitivitas layanan, infrastructure accessibility, digital service accessibility,
aksesibilitas dokumen, mekanisme penanganan service sensitivity, document accessibility, consumer
pengaduan konsumen, serta ketersediaan panduan complaint handling mechanisms, and the availability
pendamping. of accompanying guidance.
115
Page 116
Self-assessment telah dilakukan pada tahun 2025, A self-assessment was conducted in 2025, with results
dengan hasil yang menunjukkan bahwa masih indicating that several areas still needed improvement.
terdapat sejumlah area yang perlu ditingkatkan. The Company followed up by developing a gradual
Perseroan menindaklanjuti dengan menyusun rencana improvement plan to ensure more inclusive, equitable,
perbaikan secara bertahap guna memastikan layanan and accessible services for all levels of society.
yang lebih inklusif, setara, dan dapat diakses oleh
seluruh lapisan masyarakat.
2025 Sustainability Report
Keamanan, Informasi, dan Security, Information, and
Pemasaran Produk [GRI 417-1] Product Marketing [GRI 417-1]
Perseroan memastikan seluruh produk dan layanan The Company ensures that all financing products
pembiayaan yang dikembangkan memenuhi prinsip and services it develops comply with the principles
keamanan, kepatuhan, serta perlindungan konsumen. of security, compliance, and consumer protection.
Sesuai dengan kebijakan internal Perseroan No. In accordance with the Company’s internal policy
0056/AM-RMC/12/2025, setiap produk wajib melalui No. 0056/AM-RMC/12/2025, each product must
|
proses penilaian risiko yang ketat oleh fungsi Risk undergo a rigorous risk assessment process by the Risk
Management & Compliance sebelum diperkenalkan Management & Compliance function before being
Laporan Keberlanjutan 2025
kepada publik, meliputi legalitas, manfaat dan introduced to the public, covering legality, benefits and
risikonya bagi konsumen, serta pemenuhan seluruh risks for consumers, and compliance with all regulatory
ketentuan regulator. requirements.
Proses evaluasi komprehensif sebelum suatu produk This comprehensive evaluation process before
dipasarkan ini meliputi penilaian kelayakan kredit a product is marketed includes a prudent
yang dilakukan secara prudent, penyediaan informasi creditworthiness assessment, the provision of
produk yang mudah dipahami termasuk hak dan easy-to-understand product information, including
kewajiban konsumen, serta kejelasan mekanisme consumer rights and obligations, and a clear
penanganan keluhan apabila diperlukan. Seluruh complaint handling mechanism, if necessary. All
116
Page 117
produk pembiayaan Perseroan juga dilengkapi dengan of the Company’s financing products are also
dokumen perjanjian yang disusun secara detail dan accompanied by detailed agreement documents that
mengikuti prinsip perlindungan konsumen yang adhere to consumer protection principles established
ditetapkan regulator. Untuk produk dan layanan yang by regulators. For products and services available
tersedia secara digital, Perseroan mengadopsi teknologi digitally, the Company adopts state-of-the-art security
keamanan mutakhir guna menjaga integritas data dan technology to maintain the integrity of consumer
transaksi konsumen sepanjang proses pembiayaan data and transactions throughout the financing
berlangsung. [SEOJK F.27] [POJK 6.c.3.f.2] process. [SEOJK F.27] [POJK 6.c.3.f.2]
Perseroan memberikan informasi produk yang lengkap, The Company provides complete, accurate, and easy-
akurat, dan mudah dipahami kepada konsumen sejak to-understand product information to consumers from
tahap awal pemasaran. Informasi yang disampaikan the initial marketing stage. This information includes
mencakup skema pembiayaan, biaya-biaya terkait, financing schemes, related fees, payment terms,
ketentuan pembayaran, serta hak dan kewajiban and consumer rights and obligations. Information
konsumen. Penyampaian informasi dilakukan melalui is disseminated through various channels, including
berbagai kanal seperti perjanjian pembiayaan, financing agreements, brochures, the official website,
brosur, situs web resmi, media sosial, dan BAF Mobile. social media, and BAF Mobile. Furthermore, marketing
Selain itu, tenaga pemasaran serta petugas layanan staff and customer service representatives receive
konsumen dibekali pelatihan rutin untuk memastikan regular training to ensure product explanations are
penjelasan produk diberikan secara jelas dan tidak clear and not misleading.
menyesatkan.
Informasi Situs Web BAF
BAF WEBSITE INFORMATION
Produk dan penjelasannya Simulasi perhitungan
secara terperinci pembiayaan
Products and detailed Financing calculation
explanations simulation
Pengajuan
Petunjuk untuk melakukan
pembiayaan online
pembayaran dengan mudah
Online financing
Instructions for easy payment
application
Artikel mengenai keuangan,
produk baru, dan informasi
PT Bussan Auto Finance
Nomor layanan BAF Care
lainnya
BAF Care service number
Articles on finance, new products,
and other information
117
Page 118
Perseroan juga menghadirkan layanan konsumen The Company also provides responsive customer
yang responsif untuk memastikan konsumen service to ensure consumers receive the information
memperoleh informasi dan pendampingan yang and assistance they need throughout the financing
dibutuhkan sepanjang masa pembiayaan. Informasi period. Information regarding bills and payment
terkait tagihan serta pengingat pembayaran juga reminders is also provided periodically through various
disampaikan secara berkala melalui berbagai kanal communication channels, including SMS, email, and
komunikasi, termasuk SMS, email, dan aplikasi mobile, mobile applications, so consumers can manage their
sehingga konsumen dapat mengelola kewajiban financing obligations in easier and timely manners.
pembiayaannya secara lebih mudah dan tepat waktu.
Dalam melakukan pemasaran, Perseroan menerapkan In marketing activities, the Company implements a
kebijakan komunikasi yang mengutamakan kejujuran, communication policy that prioritizes honesty, an
kode etik periklanan, dan peraturan yang berlaku. advertising code of ethics, and applicable regulations.
Seluruh materi promosi wajib melalui proses verifikasi All promotional materials are required to undergo an
internal untuk memastikan bahwa setiap klaim internal verification process to ensure that all claims
berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan are based on reliable data and do not create potential
dan tidak menciptakan potensi kesalahpahaman. misunderstandings. The Company regularly monitors
Perseroan secara berkala melakukan pemantauan the safety and quality of its financing products.
keamanan dan kualitas produk pembiayaan yang
telah beredar.
Pada tahun pelaporan, juga tidak terdapat insiden During the reporting year, there were no incidents
pelanggaran ketentuan pemasaran atau informasi of violations of marketing or product information
produk, insiden ketidakpatuhan terkait peraturan provisions, incidents of non-compliance with
di bidang sosial dan ekonomi, kesehatan dan social and economic policy, product and service
keselamatan produk dan jasa, serta penarikan atau health and safety regulations, or product recalls
penghentian produk karena alasan keamanan. or discontinuations due to safety concerns.
[GRI 416-2] [GRI 417-2] [GRI 417-3] [GRI 419-1] [SEOJK F.29] [FN- [GRI 416-2] [GRI 417-2] [GRI 417-3] [GRI 419-1] [SEOJK F.29] [FN-
CF.270a.5] [POJK 6.c.3.f.4] CF.270a.5] [POJK 6.c.3.f.4]
Konsumen Consumers
Bagi Perseroan, konsumen adalah mitra utama dalam For the Company, consumers are key partners in
keberlanjutan pertumbuhan bisnis. Oleh karena sustainable business growth. Therefore, the Company
itu, Perseroan berkomitmen untuk menghadirkan is committed to providing a consistent, reliable, and
pengalaman layanan yang konsisten, tepercaya, value-added service experience at every stage of the
dan bernilai tambah di setiap tahap perjalanan consumer financing journey.
pembiayaan konsumen.
2025 Sustainability Report
Perseroan tidak hanya berfokus pada perluasan akuisisi The Company focuses not only on expanding new
konsumen baru, tetapi juga memastikan bahwa customer acquisition but also on ensuring that existing
konsumen yang telah merasakan layanan Perseroan customers receive a satisfying experience, thus
mendapatkan pengalaman yang memuaskan encouraging loyalty and continued use. This effort is
sehingga mendorong loyalitas dan penggunaan realized through improving service quality, tailoring
layanan secara berkelanjutan. Upaya ini diwujudkan products to be more relevant to customer needs, and
melalui peningkatan kualitas layanan, penyesuaian providing easily accessible communication channels
produk yang lebih relevan dengan kebutuhan whenever needed.
masyarakat, serta penyediaan kanal komunikasi yang
|
mudah diakses kapan pun dibutuhkan.
Laporan Keberlanjutan 2025
Tingkat loyalitas konsumen juga tercermin dari The level of consumer loyalty is also reflected in the
peningkatan repeat order (RO), yang mencapai 35,9% increase in repeat orders (RO), which reached 35.9%
pada tahun 2025, meningkat dibandingkan 35,2% in 2025, up from 35.2% in 2024 and 32.3% in 2023.
pada tahun 2024 dan 32,3% pada tahun 2023. This increase demonstrates the Company’s success
Peningkatan ini menunjukkan keberhasilan Perseroan in maintaining service quality and building long-term
dalam menjaga kualitas layanan dan membangun relationships with consumers.
hubungan jangka panjang dengan konsumen.
118
Page 119
URAIAN SATUAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION UNIT
Jumlah Konsumen berdasarkan Kontrak Orang
822,232 828,225 860,153
Total Consumers by Contract Person
Repeat order % 35.9 35.2 32.3
Keuangan Inklusif [GRI 3-3] Inclusive Financing [GRI 3-3]
Perseroan memandang keuangan inklusif sangat The Company views inclusive finance as highly relevant
relevan karena berkaitan langsung dengan because it directly relates to the community’s ability
kemampuan masyarakat dalam memperoleh akses to access fair, affordable financing services tailored to
layanan pembiayaan yang adil, terjangkau, dan sesuai their financial needs. This positive impact contributes
dengan kebutuhan finansial mereka. Dampak positif to local economic growth and strengthens consumers’
ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan long-term financial resilience.
memperkuat ketahanan finansial konsumen pada
jangka panjang.
Namun demikian, Perseroan juga menyadari potensi However, the Company is also aware of the potential
dampak negatif yang mungkin timbul, terutama jika negative impacts, particularly if financing does not
pembiayaan tidak sejalan dengan kemampuan bayar align with consumers’ repayment capacity and
konsumen dan dampak lingkungan dari kendaraan the environmental impact of the vehicles financed.
yang dibiayai. Untuk itu, Perseroan menerapkan Therefore, the Company implements responsible
prinsip pembiayaan yang bertanggung jawab. financing principles.
Risiko dan Peluang terkait Risks and Opportunities Related to
Keuangan Inklusif [IFRS S1.30 (a)] Financial Inclusion [IFRS S1.30 (a)]
Upaya memperluas jangkauan inklusi keuangan di Efforts to expand financial inclusion across Indonesia
seluruh Indonesia menghadirkan risiko dan peluang present material risks and opportunities for the
material bagi Perseroan. Risiko utama yang dapat Company. The primary risk that could arise is increased
muncul adalah meningkatnya eksposur terhadap exposure to consumers with higher risk profiles,
konsumen dengan profil risiko lebih tinggi, terutama particularly in regions with limited financial literacy.
di wilayah dengan literasi keuangan yang masih Furthermore, expanding operations into new areas
terbatas. Selain itu, perluasan operasional ke daerah could increase operational costs and pose challenges
baru juga dapat meningkatkan biaya operasional dan to portfolio quality.
tantangan kualitas portofolio.
Di sisi lain, peluang yang dihasilkan sangat On the other hand, the opportunities presented
besar, termasuk memperkuat posisi pasar melalui are substantial, including strengthening market
peningkatan basis konsumen unbanked dan position by increasing the unbanked and underserved
underserved, memperluas akses pembiayaan produktif consumer base, expanding access to productive
bagi pelaku UMKM, serta meningkatkan kepercayaan financing for MSMEs, and enhancing public trust in the
publik terhadap Perseroan sebagai penyedia solusi Company as a provider of inclusive financial solutions.
keuangan yang inklusif. Dengan manajemen risiko With appropriate risk management, these business
yang tepat, peluang bisnis dan kontribusi keberlanjutan opportunities and sustainability contributions provide
ini memberikan nilai tambah jangka panjang bagi long-term added value for the Company and society.
Perseroan dan masyarakat.
PT Bussan Auto Finance
Strategi dan Program Sustainable Strategy
Berkelanjutan [IFRS S1.33 (a)] and Programs [IFRS S1.33 (a)]
Untuk mengoptimalkan nilai dari keuangan inklusif, To optimize the value of inclusive finance, the
Perseroan menerapkan strategi yang terintegrasi dan Company implements an integrated and sustainable
berkelanjutan dalam memperluas akses pembiayaan di strategy to expand access to financing across its
seluruh wilayah operasional. Perseroan meningkatkan operational areas. The Company is increasing its
kehadiran layanan hingga daerah-daerah yang belum service presence to underserved areas through the
terjangkau melalui perluasan kantor jaringan dan expansion of its network of offices and collaboration
kolaborasi dengan mitra lokal. with local partners.
119
Page 120
Perseroan juga aktif terlibat dalam kegiatan The Company is also actively involved in community
masyarakat, seperti: activities, such as:
1 BAF Festival dan BAF Flash Deals
BAF FESTIVAL AND BAF FLASH DEALS
BAF Festival merupakan kegiatan pemasaran terpadu The BAF Festival is an integrated marketing activity
yang menghadirkan beragam penawaran dan promo that presents a variety of attractive offers and
menarik untuk seluruh lini produk pembiayaan promotions across the Company’s entire financing
Perseroan. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat product line. Through this activity, the public can access
mengakses berbagai solusi pembiayaan yang various financing solutions, including new Yamaha
mencakup sepeda motor baru Yamaha, sepeda motorcycles, used motorcycles, BAF Dana Syariah,
motor bekas, BAF Dana Syariah, pembiayaan mobil, car financing, electronics and furniture financing, and
pembiayaan elektronik dan furnitur, serta pembiayaan MSME financing.
UMKM.
2 Perluasan Jaringan
NETWORK EXPANSION
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperluas In 2025, the Company will continue to expand
akses layanan keuangan inklusif melalui access to inclusive financial services by developing
pengembangan jaringan bisnis di berbagai wilayah. its business network in various regions. This includes
Salah satunya dilakukan dengan membuka layanan opening financing services in Singaraja, Sintang,
pembiayaan di Singaraja, Sintang, Barong Tongkok, Barong Tongkok, East Lombok, Takalar, Bengkalis,
Lombok Timur, Takalar, Bengkalis, Mangkutana, Mangkutana, Kotamobagu, Bahodopi, North Penajam
Kotamobagu, Bahodopi, Penajam Paser Utara, dan Paser, and Yogyakarta. This effort is complemented by
Yogyakarta. Upaya ini dilengkapi dengan berbagai various other inclusion initiatives designed to increase
inisiatif inklusi lainnya yang dirancang untuk the affordability and public understanding of the
meningkatkan keterjangkauan dan pemahaman Company’s financing products and services.
masyarakat terhadap produk dan layanan pembiayaan
Perseroan.
2025 Sustainability Report
Jumlah Perluasan
Total of Expansions
16
Kantor Jaringan | Network Offices
|
Laporan Keberlanjutan 2025
3 BAF Mobile dan Situs Web
BAF MOBILE AND WEBSITE
BAF Mobile berfungsi sebagai platform digital BAF Mobile serves as a digital platform that makes
yang memudahkan konsumen dalam mengajukan it easy for consumers to apply for financing, obtain
pembiayaan, memperoleh informasi terkait produk, product information, and enjoy various other services
serta menikmati berbagai layanan lainnya secara quickly and easily. This application serves as the
praktis dan cepat. Aplikasi ini menjadi media Company’s primary communication medium with
komunikasi utama Perseroan dengan publik untuk the public, providing a more efficient and accessible
menghadirkan pengalaman layanan yang lebih efisien service experience anytime and anywhere.
dan mudah diakses kapan pun dan di mana pun.
120
Page 121
Jumlah Booking Booking BAF mobile
dari BAF Mobile terhadap Total Booking
Number of Bookings BAF mobile Bookings
from BAF Mobile to Total Bookings
14,337
Unit | Units
2.7%
4 Ragam Promosi
VARIOUS PROMOTIONS
Perseroan secara berkelanjutan menawarkan The Company continuously offers various promotional
berbagai program promosi dan kegiatan pemasaran programs and marketing activities to increase public
untuk meningkatkan minat masyarakat dalam interest in utilizing available financing services.
memanfaatkan layanan pembiayaan yang tersedia. Throughout 2025, a number of special offers will be
Sepanjang tahun 2025, sejumlah penawaran khusus provided to consumers, including down payment
diberikan kepada konsumen, antara lain potongan discounts, installment relief, more affordable down
uang muka, keringanan cicilan, uang muka lebih payments, economical installment programs, and
terjangkau, program cicilan hemat, serta bunga more competitive financing interest rates.
pembiayaan yang lebih kompetitif.
Jumlah Booking
dari Promosi
Number of Bookings
from Promotions
15,252
Unit | Units
4 Pembukaan BOOTH/EXPO
BOOTH/EXPO OPENINGS
Sepanjang tahun 2025, Perseroan secara proaktif Throughout 2025, the Company proactively provided
menghadirkan layanan inklusif melalui keikutsertaan inclusive services by participating in various booths
dalam berbagai booth dan expo di berbagai wilayah and expos across Indonesia. During Financial
Indonesia. Pada Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang Inclusion Month (BIK) organized by the Financial
diselenggarakan OJK selama 1–31 Oktober 2025, Services Authority (OJK) from October 1–31, 2025,
Perseroan turut berpartisipasi pada sejumlah kegiatan the Company participated in several key activities,
utama, termasuk Multifinance Day yang diadakan including Multifinance Day held by APPI in Manado
PT Bussan Auto Finance
APPI di Manado (10-12 Oktober 2025), serta Financial (October 10–12, 2025), and the Financial Expo
Expo (FinExpo) di Surabaya (23-26 Oktober 2025). (FinExpo) in Surabaya (October 23–26, 2025).
Melalui kegiatan tersebut, Perseroan memberikan
edukasi keuangan, memperkenalkan produk Through these activities, the Company provided
pembiayaan secara lebih dekat kepada masyarakat, financial education, introduced financing products
dan mendorong peningkatan literasi serta inklusi more closely to the public, and encouraged increased
keuangan di daerah yang lebih luas. financial literacy and inclusion in the wider region.
121
Page 122
Jumlah Event Jumlah Unit yang Disalurkan
Total of Events Total Distributed Units
28
Acara | Events
15,252
Unit | Units
Dampak Finansial Kini dan Diantisipasi Current and Anticipated Financial Impact
[IFRS S1.34.(a-b)] [IFRS S1.35.(a-d)][IFRS S1.40.(a-b)] [IFRS S1.34.(a-b)] [IFRS S1.35.(a-d)][IFRS S1.40.(a-b)]
Implementasi keuangan inklusif secara konsisten The implementation of inclusive finance has
memberikan kontribusi positif terhadap kinerja consistently contributed positively to the Company’s
keuangan Perseroan. Dengan menjangkau segmen financial performance. By reaching a broader and
pasar yang lebih luas dan beragam, Perseroan more diverse market segment, the Company gains
memperoleh peluang pertumbuhan pembiayaan opportunities for sustainable financing growth while
yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan strengthening its portfolio’s resilience to economic
portofolio terhadap dinamika ekonomi. Pada saat dynamics. At the same time, the Company proactively
yang sama, Perseroan secara proaktif mengelola manages credit risk to maintain control through
risiko kredit agar tetap terkendali melalui mitigasi appropriate mitigation, ensuring that the economic
yang tepat, sehingga nilai ekonomi yang dihasilkan value generated remains aligned with sustainability
tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Dampak principles. The anticipated financial impact stems
finansial yang diantisipasi tidak hanya berasal dari not only from the expansion of new customers but
ekspansi konsumen baru, tetapi juga dari loyalitas also from the long-term loyalty of customers who
jangka panjang konsumen yang terus memanfaatkan continue to utilize financing services in a healthy and
layanan pembiayaan secara sehat dan bertanggung responsible manners.
jawab.
Praktik Penjualan Sales Practices
Perseroan berkomitmen menerapkan praktik penjualan The Company is committed to implementing
yang bertanggung jawab melalui proses evaluasi responsible sales practices through a transparent,
pembiayaan yang transparan, adil, dan berbasis fair, and prudent financing evaluation process. Each
prinsip kehati-hatian. Setiap pengajuan pembiayaan financing application is comprehensively analyzed
dianalisis secara komprehensif untuk memastikan to ensure that the facilities provided align with each
2025 Sustainability Report
bahwa fasilitas yang diberikan sesuai dengan customer’s repayment capacity and risk profile. This
kemampuan pembayaran serta profil risiko masing- approach is designed to help customers manage their
masing konsumen. Pendekatan ini dirancang untuk obligations healthily while maintaining quality of the
membantu konsumen mengelola kewajibannya secara Company’s portfolio.
sehat sekaligus menjaga kualitas portofolio Perseroan.
Pada tahun 2025, tingkat persetujuan pembiayaan In 2025, the approval rate for new financing was
baru tercatat sebesar 70,2%, mencerminkan recorded at 70.2%, reflecting a balance between
keseimbangan antara perluasan akses pembiayaan expanding financing access and controlling credit
dan pengendalian risiko kredit. Tingkat persetujuan risk. This approval rate reflects the balance between
|
ini mencerminkan keseimbangan antara ekspansi financing expansion and the application of prudent
Laporan Keberlanjutan 2025
pembiayaan dan penerapan prinsip kehati-hatian principles in maintaining portfolio quality.
dalam menjaga kualitas portofolio.
Hingga tahun 2025, Perseroan telah melayani lebih By 2025, the Company had served more than 11 million
dari 11 juta kontrak pembiayaan secara kumulatif, financing contracts cumulatively, with more than
dengan lebih dari 820.000 kontrak aktif yang masih 820,000 active contracts still outstanding at the end
berjalan pada akhir Desember 2025. Seluruh kontrak of December 2025. All active contracts are carefully
aktif dikelola secara cermat melalui pemantauan risiko managed through risk monitoring and mentoring to
dan pendampingan guna menjaga kesinambungan maintain the continuity of financing relationships
hubungan pembiayaan dengan konsumen. [FN-CF.230a.2] with customers. [FN-CF.230a.2] [FN-CF.270a.2] [FN-CF.270a.3]
[FN-CF.270a.2] [FN-CF.270a.3] [FN-CF.000.A] [FN-CF.000.B] [FN-CF.000.A] [FN-CF.000.B]
122
Page 123
Untuk memastikan kesesuaian kebutuhan konsumen To ensure that consumer needs match their financial
dengan kapasitas finansialnya, Perseroan menyediakan capacity, the Company offers a variety of flexible
variasi tenor pembiayaan yang fleksibel, antara lain: financing terms, including:
Motor Baru Motor Bekas Mobil Baru Elektronik & BAF Dana UMKM
Yamaha Berkualitas New Cars Furniture Syariah MSMEs
New Yamaha Quality Used Electronics BAF Sharia
Motorcycles Motorcycles & Furniture Fund
29 30 58 10 18 31
Bulan / Months Bulan / Months Bulan / Months Bulan / Months Bulan / Months Bulan / Months
Pada 2025, rata-rata tenor pembiayaan mencapai By 2025, the average financing term will reach 25
25 bulan, mencerminkan penyesuaian terhadap months, reflecting adjustments to the characteristics
karakteristik berbagai jenis produk serta preferensi of various product types and consumer preferences
konsumen di seluruh Indonesia. [FN-CF.230a.3] throughout Indonesia. [FN-CF.230a.3]
Kerugian Akibat Penipuan Losses Due to Fraud
Perseroan senantiasa menjaga keamanan transaksi The Company consistently maintains the security of
pembiayaan melalui penerapan sistem pengendalian financing transactions through the implementation
risiko dan verifikasi yang ketat. Selama tahun of a strict risk control and verification system. During
pelaporan 2025, tidak terdapat kerugian yang timbul the 2025 reporting year, there were no losses resulting
akibat praktik penipuan, baik yang terkait dengan from fraud practices, whether related to card-not-
transaksi tanpa kartu (Card Not Present), penggunaan present transactions, unauthorized card use, or other
kartu secara tidak sah, maupun bentuk penipuan forms of fraud. [FN-CF.230a.2]
lainnya. [FN-CF.230a.2]
Pencapaian ini mencerminkan efektivitas upaya This achievement reflects the effectiveness of the
pencegahan fraud yang dijalankan Perseroan, termasuk Company’s fraud prevention efforts, including real-
pemantauan transaksi secara real-time, peningkatan time transaction monitoring, increased internal
kewaspadaan internal, serta penerapan teknologi vigilance, and the implementation of continuously
keamanan yang terus diperbarui untuk melindungi updated security technology to protect consumers and
konsumen dan menjaga integritas operasional. maintain operational integrity.
Proporsi Pengeluaran untuk Proportion of Spending on
Pemasok Lokal [GRI 204-1] Local Suppliers [GRI 204-1]
PT Bussan Auto Finance
Perseroan berkomitmen untuk memperkuat The Company is committed to strengthening its
kontribusinya terhadap perekonomian nasional contribution to the national economy by utilizing local
melalui pemanfaatan pemasok lokal dalam rantai suppliers in its supply chain. By prioritizing business
pasok perusahaan. Dengan mengutamakan mitra partners domiciled in Indonesia, the Company not
usaha yang berdomisili di Indonesia, Perseroan tidak only supports the growth of domestic businesses but
hanya mendukung pertumbuhan pelaku usaha dalam also helps reduce the carbon footprint of its logistics
negeri, tetapi juga turut menekan jejak karbon dari processes by reducing the need for long-distance
proses logistik melalui pengurangan kebutuhan transportation.
transportasi jarak jauh.
123
Page 124
Sepanjang tahun pelaporan, mayoritas kebutuhan Throughout the reporting year, the majority of the
pengadaan Perseroan dipenuhi oleh pemasok lokal, Company’s procurement needs were fulfilled by local
persentase anggaran pengadaan yang dipenuhi oleh suppliers, with 99.5% of the procurement budget
pemasok lokal mencapai 99,5% yang mencerminkan covered by local suppliers, reflecting its ongoing
komitmen berkelanjutan dalam membangun commitment to building an inclusive, efficient, and
rantai pasok yang inklusif, efisien, dan lebih ramah more environmentally friendly supply chain.
lingkungan.
2025 Sustainability Report
|
Laporan Keberlanjutan 2025
124
Page 125
KOMITMEN BAF UNTUK
PEMBANGUNAN NASIONAL
BAF’S COMMITMENT TOWARDS NATIONAL DEVELOPMENT
Pendekatan Tax
terhadap Pajak [GRI 207-1] Approach [GRI 207-1]
Perseroan memandang pajak sebagai elemen The Company defines taxes as a fundamental
fundamental dalam mendukung pembangunan element in supporting national development and
nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat improving welfare of Indonesian people. Responsible
Indonesia. Kontribusi pajak yang dikelola secara tax management does not only support financing of
bertanggung jawab tidak hanya mendukung various government programs but also play a role in
pembiayaan berbagai program pemerintah, tetapi strengthening economic stability, providing public
juga berperan dalam memperkuat stabilitas ekonomi, infrastructure, and improving quality of social services
penyediaan infrastruktur publik, serta peningkatan such as education and healthcare. Therefore, the
kualitas layanan sosial seperti pendidikan dan Company complies to the principle that tax compliance
kesehatan. Atas dasar itu, Perseroan memegang prinsip becomes an integrated part of ethical and sustainable
bahwa kepatuhan pajak merupakan bagian integral business practices.
dari praktik bisnis yang beretika dan berkelanjutan.
Strategi perpajakan Perseroan mengutamakan The Company’s tax strategy prioritizes full compliance
kepatuhan penuh terhadap seluruh peraturan with all Indonesian tax regulations. The Company does
perpajakan Indonesia. Perseroan tidak menggunakan not engage in aggressive schemes, tax avoidance, or
skema agresif, penghindaran pajak, atau praktik yang practices that may potentially create compliance risks.
berpotensi menimbulkan risiko kepatuhan. Tanggung Ultimate responsibility for tax management rests with
jawab tertinggi dalam pengelolaan perpajakan the Chief Financial Officer (CFO), who also serves as
berada pada Chief Financial Officer (CFO) yang juga Vice President Director. Furthermore, implementation
menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur. Selain itu, of tax operations is managed by Tax Department,
pelaksanaan operasional perpajakan dikelola oleh which comprises 10 employees.
Departemen Perpajakan yang beranggotakan 10
karyawan.
Tata Kelola, Kontrol, dan Tax Governance,
Risiko Pajak [GRI 207-2] Control, and Risk [GRI 207-2]
Perseroan menerapkan tata kelola perpajakan yang The Company implements robust and structured tax
kuat dan terstruktur untuk memastikan seluruh aktivitas governance to ensure all tax activities are carried
perpajakan dijalankan secara akurat, transparan, dan out accurately, transparently, and in compliance with
sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pengawasan prevailing regulations. Oversight of tax aspects falls
terhadap aspek perpajakan berada di bawah tanggung under the responsibility of the Chief Financial Officer
jawab CFO. CFO memiliki peran untuk: (CFO). The CFO’s role is to:
PT Bussan Auto Finance
Menyetujui strategi dan kebijakan Melakukan tinjauan berkala atas Memastikan setiap keputusan
perpajakan Perseroan. kepatuhan dan risiko perpajakan, perpajakan selaras dengan
Approve the Company’s tax strategy terutama pada periode tata kelola dan strategi bisnis
and policies. pembayaran pajak. perusahaan.
Conduct regular reviews of tax Ensure that every tax decision aligns
compliance and risks, particularly with the company’s governance and
during tax payment periods. business strategy.
1 2 3
125
Page 126
Sedangkan, Departemen Perpajakan menjalankan Meanwhile, the Taxation Department carries out
fungsi teknis perpajakan sesuai standar operasional technical tax functions in accordance with established
yang baku, mencakup rekonsiliasi pajak, review standard operating procedures, including tax
dokumen, verifikasi data, serta dokumentasi reconciliation, document review, data verification, and
pendukung lainnya. other supporting documentation.
Untuk memastikan seluruh tim memahami pendekatan To ensure the entire team understands the tax
dan kebijakan perpajakan dengan baik, Perseroan approach and policies, the Company consistently
secara konsisten menyelenggarakan sosialisasi dan conducts outreach and training for employees involved
pelatihan kepada karyawan yang terlibat dalam in the tax process. This program serves as a means
proses pajak. Program ini menjadi sarana pembaruan of updating information, especially when significant
informasi, terutama saat terjadi perubahan regulasi changes occur in tax regulations. During 2025, the
perpajakan yang signifikan. Selama tahun 2025, Company held two educational sessions related to
Perseroan melaksanakan 2 kali sesi edukasi terkait Individual Annual Tax Returns and Corporate Annual
SPT Tahunan Orang Pribadi dan SPT Tahunan Badan. Tax Returns. This training strengthened internal
Pelatihan ini memperkuat kompetensi internal serta competencies and supported tax risk mitigation.
mendukung mitigasi risiko perpajakan.
Perseroan menerapkan pendekatan sistematis dalam The Company implements a systematic approach to
mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko identifying, assessing, and mitigating tax risks. Risks
perpajakan. Risiko yang berpotensi menimbulkan with potential financial and reputational impacts
dampak finansial maupun reputasi dipantau are regularly monitored through cross-functional
secara berkala melalui koordinasi lintas fungsi serta coordination and the application of conservative
penerapan interpretasi regulasi yang konservatif. regulatory interpretations. To maintain integrity and
Dalam menjaga integritas dan transparansi, Perseroan transparency, the Company conducts regular tax
melakukan evaluasi kepatuhan pajak secara rutin. compliance evaluations. Furthermore, a whistleblowing
Selain itu, whistleblowing system disediakan sebagai system is provided as a means for employees and
sarana bagi karyawan maupun pemangku kepentingan external stakeholders to report suspected tax violations
eksternal untuk melaporkan dugaan pelanggaran atau or unethical practices. This system guarantees the
praktik perpajakan yang tidak sesuai etika. Sistem confidentiality of the whistleblower’s identity and
ini menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan ensures that each report is followed up objectively and
memastikan bahwa setiap laporan ditindaklanjuti professionally.
dengan objektif dan profesional.
Pendekatan dengan Stakeholder
Pemangku Kepentingan [GRI 207-3] Approach [GRI 207-3]
Perseroan mengedepankan keterbukaan dan The Company prioritizes transparency and collaboration
2025 Sustainability Report
kolaborasi dalam membangun hubungan dengan in building relationships with stakeholders related to
pemangku kepentingan terkait aspek perpajakan. taxation. In fulfilling its tax obligations, the Company
Dalam menjalankan kewajiban pajak, Perseroan is committed to maintaining constructive, transparent
berkomitmen untuk menjaga komunikasi yang communication, and adherence to prevailing
konstruktif, transparan, serta berbasis pada kepatuhan regulations.
terhadap regulasi yang berlaku.
Perseroan menjalin hubungan kerja yang profesional The Company maintains professional working
dengan otoritas perpajakan melalui komunikasi relationship with the tax authorities through open and
yang terbuka dan responsif. Interaksi dilakukan responsive communication. Interactions are conducted
|
secara berkala dalam bentuk penyampaian laporan, regularly in the form of submitting reports, clarifying
Laporan Keberlanjutan 2025
klarifikasi regulasi, konsultasi teknis, serta pemenuhan regulations, providing technical consultations, and
permintaan data sesuai ketentuan. Pendekatan ini fulfilling data requests as required. This approach
memastikan seluruh kewajiban perpajakan dapat ensures that all tax obligations are met accurately
dipenuhi secara akurat sekaligus menciptakan while creating regulatory clarity for the Company in
kejelasan regulasi bagi Perseroan dalam menjalankan implementing compliant and responsible tax practices.
praktik perpajakan yang patuh dan bertanggung
jawab.
126
Page 127
Sebagai bagian dari transparansi tata kelola, As part of its transparent governance, the Company
Perseroan menyediakan informasi mengenai posisi, provides information on its tax position, strategy,
strategi, dan kepatuhan perpajakan melalui berbagai and compliance through various reporting channels,
saluran pelaporan, termasuk laporan tahunan, laporan including the annual report, sustainability report,
keberlanjutan, dan forum komunikasi korporasi and other corporate communication forums. This
lainnya. Penyampaian informasi ini dilakukan secara information is conveyed clearly and comprehensively
jelas dan komprehensif untuk memastikan bahwa to ensure that shareholders and other stakeholders
pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya obtain an adequate understanding of the Company’s
memperoleh pemahaman yang memadai mengenai tax management.
pengelolaan pajak Perseroan.
Dalam menghadapi perubahan regulasi dan isu In addressing regulatory changes and complex
perpajakan yang kompleks, Perseroan berpartisipasi tax issues, the Company actively participates in
aktif dalam proses konsultasi dengan otoritas consultations with tax authorities and industry
pajak maupun asosiasi industri untuk memperoleh associations to obtain appropriate guidance. This
panduan yang tepat. Pendekatan ini membantu approach helps the Company implement accurate
Perseroan menerapkan interpretasi regulasi yang regulatory interpretations, minimize the risk of non-
akurat, meminimalkan risiko ketidakpatuhan, serta compliance, and increase certainty in tax-related
meningkatkan kepastian dalam pengambilan decision-making.
keputusan yang terkait dengan perpajakan.
Laporan Negara [GRI 207-4] Country Report [GRI 207-4]
Perseroan menjalankan seluruh kegiatan operasional The Company conducts all of operational and
dan komersialnya secara eksklusif di wilayah Republik commercial activities exclusively within Republic of
Indonesia. Dengan cakupan operasi yang terfokus Indonesia. With its operations focused on a single
pada satu yurisdiksi, seluruh kewajiban perpajakan jurisdiction, all of the Company’s tax obligations,
Perseroan, termasuk pelaporan, pembayaran, dan including tax reporting, payments, and reconciliation,
rekonsiliasi pajak dilaksanakan sepenuhnya di are fully carried out in Indonesia in accordance with
Indonesia sesuai dengan ketentuan perundang- prevailing tax laws.
undangan perpajakan yang berlaku.
Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, As a means of transparency and accountability, the
Perseroan menyajikan informasi terkait kontribusi Company clearly presents information regarding its
pajak secara jelas dalam Laporan Keuangan tax contributions in its Annual Financial Report. Further
Tahunan. Informasi lainnya terkait perpajakan information related to taxation can be found on note
dapat dilihat pada catatan 15 halaman 49 dalam 15 page 49 of the BAF Audited Financial Report 2025.
Laporan Keuangan Tahunan yang Diaudit tahun This presentation ensures that stakeholders obtain an
2025. Penyajian ini memastikan bahwa pemangku accurate picture of the Company’s fiscal contributions
kepentingan memperoleh gambaran yang akurat to the state.
mengenai kontribusi fiskal Perseroan kepada negara.
Bantuan Pemerintah [GRI 201-4] Government Assistance [GRI 201-4]
Pada tahun pelaporan 2025, Perseroan tidak In reporting year 2025, the Company did not receive
menerima bantuan keuangan, subsidi, insentif khusus, any financial assistance, subsidies, special incentives,
pembebasan pajak, maupun bentuk dukungan lainnya tax exemptions, or other forms of support from the
dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. central or regional governments. All of the Company’s
Seluruh kegiatan operasional dan pengembangan operational and business development activities were
usaha Perseroan dijalankan secara mandiri melalui carried out independently through internal financial
PT Bussan Auto Finance
pengelolaan keuangan internal dan akses pendanaan management and access to funding in accordance
yang sesuai dengan mekanisme pasar. with market mechanisms.
Kemandirian ini mencerminkan komitmen Perseroan This independency reflects the Company’s
terhadap praktik usaha yang transparan, akuntabel, commitment to transparent and accountable business
serta bebas dari ketergantungan pada dukungan fiskal practices, free from dependence on government
pemerintah. Dengan demikian, Perseroan memastikan fiscal support. Thus, the Company ensures that its
bahwa pencapaian kinerja dan pertumbuhan bisnis performance and business growth are fully based on
sepenuhnya didasarkan pada kemampuan operasional operational capabilities and corporate strategy, while
dan strategi perusahaan, sekaligus tetap mematuhi remaining in compliance with all applicable regulations
seluruh regulasi yang berlaku di sektor jasa keuangan. in the financial services sector. 127
Page 128
LAYANAN KONSUMEN
CUSTOMER CARE
2025 Sustainability Report
Perseroan menempatkan layanan konsumen sebagai The Company places customer service as a key
fondasi utama dalam membangun kepercayaan foundation in building trust and strengthening long-
dan memperkuat hubungan jangka panjang dengan term relationships with all stakeholders. As a financing
seluruh pemangku kepentingan. Sebagai perusahaan company focused on customer needs, the Company
pembiayaan yang berorientasi pada kebutuhan ensures that every customer receives professional,
masyarakat, Perseroan memastikan setiap konsumen responsive, and high-integrity service from the initial
mendapatkan layanan yang profesional, responsif, dan financing application stage through to the settlement
berintegritas sejak tahap awal pengajuan pembiayaan of obligations.
hingga penyelesaian kewajiban.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
Layanan konsumen juga merupakan aspek material Customer service is also a material aspect closely
yang berkaitan erat dengan risiko reputasi, risiko related to reputational risk, operational risk, and
operasional, serta keberlanjutan kinerja keuangan the sustainability of the Company’s financial
Perseroan. Kualitas layanan yang konsisten performance. Consistent service quality contributes to
berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan, increased customer satisfaction, loyalty, and retention,
loyalitas, dan retensi pelanggan, sekaligus memitigasi while mitigating potential complaints and the risk of
potensi keluhan dan risiko ketidakpatuhan terhadap regulatory non-compliance.
regulasi.
128
Page 129
Kebijakan layanan konsumen dirancang untuk Customer service policies are designed to provide
memberikan pengalaman yang konsisten dan consistent and high-quality experience across all
berkualitas di seluruh titik layanan. Perseroan juga service points. The Company also regularly monitors
secara berkala memantau kualitas pelayanan service quality through the Customer Satisfaction
melalui Customer Satisfaction Index (CSI), yang Index (CSI), which serves as a key indicator of the
menjadi indikator utama efektivitas pendekatan effectiveness of the Company’s service approach and
layanan Perseroan, serta sebagai dasar perbaikan serves as a basis for continuous improvement.
berkelanjutan.
Pelayanan yang Ramah
Friendly Service
Perseroan memastikan setiap The Company ensures that every
konsumen menerima layanan yang customer receives fast, responsive, and
cepat, responsif, dan ramah. Tim friendly service. The customer service
layanan konsumen dilatih secara team is professionally trained to provide
profesional untuk memberikan solusi appropriate solutions through various
yang tepat melalui berbagai kanal, baik channels, both offline and digital.
offline maupun digital.
1
Transparansi Informasi
Information Transparency
Perseroan memastikan seluruh informasi The Company ensures that all product
produk dan pembiayaan disampaikan and financing information is conveyed
secara jelas dan transparan, termasuk clearly and transparently, including
syarat, suku bunga, biaya, serta hak dan terms, interest rates, fees, and consumer
kewajiban konsumen sesuai ketentuan rights and obligations in accordance
yang berlaku. with the prevailing regulations.
2
Kemudahan Akses dan Respons Cepat
Easy Access and Fast Response
Perseroan menyediakan berbagai The Company provides various
saluran komunikasi, BAF Care, aplikasi communication channels, including
mobile, email, dan media sosial untuk BAF Care, a mobile application, email,
memudahkan konsumen. Setiap and social media, to facilitate customer
pertanyaan dan keluhan ditangani assistance. All questions and complaints
secara profesional dan tepat waktu. are handled professionally and on time.
3
Perlindungan Data Pribadi
Personal Data Protection
Perseroan menjaga kerahasiaan dan The Company maintains confidentiality
PT Bussan Auto Finance
keamanan data pribadi konsumen, and security of customer personal
serta memprosesnya sesuai peraturan data and processes it in accordance
dan hanya untuk tujuan yang telah with regulations and only for approved
disetujui. purposes.
4
129
Page 130
Peningkatan yang Berkesinambungan
Continuous Improvement
Perseroan rutin melakukan survei The Company regularly conducts
kepuasan, menerima masukan satisfaction surveys, receives customer
konsumen, serta meningkatkan feedback, and improves the competency
kompetensi tim layanan melalui of its service team through training and
pelatihan dan pemanfaatan teknologi the use of sophisticated technology.
terbaru.
5
Digitalisasi [GRI 3-3] Digitalization [GRI 3-3]
Digitalisasi merupakan salah satu pilar strategis Digitalization is one of the Company’s strategic pillars
Perseroan dalam meningkatkan kualitas layanan, in improving service quality, operational efficiency, and
efisiensi operasional, dan perluasan akses pembiayaan. expanding access to financing. Digital transformation
Transformasi digital memungkinkan Perseroan enables the Company to provide faster, easier, and
menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, more secure services, while addressing changing
dan aman, sekaligus menjawab perubahan perilaku consumer behavior, which increasingly relies on digital
konsumen yang semakin mengandalkan kanal digital. channels.
Selain memberikan manfaat operasional, digitalisasi In addition to providing operational benefits,
juga berkontribusi terhadap aspek keberlanjutan, digitalization also contributes to sustainability,
antara lain melalui pengurangan penggunaan kertas including through reduced paper use and physical
dan mobilitas fisik, yang berdampak pada penurunan mobility, which in turn reduces the carbon footprint.
jejak karbon. Di sisi lain, digitalisasi turut mendorong Furthermore, digitalization also promotes financial
inklusi keuangan dengan memperluas jangkauan inclusion by expanding service reach to areas that
layanan ke wilayah yang sebelumnya memiliki previously had limited access to financing.
keterbatasan akses terhadap pembiayaan.
Perseroan menerapkan pendekatan komprehensif The Company implements a comprehensive approach
dalam transformasi digital, yang mencakup penguatan to digital transformation, which includes strengthening
infrastruktur teknologi, pengembangan fitur berbasis its technology infrastructure, developing features based
kebutuhan konsumen, pengendalian keamanan on consumer needs, controlling information security
informasi sesuai regulasi, serta evaluasi berkelanjutan in accordance with regulations, and continuously
terhadap efektivitas sistem yang diterapkan. evaluating the effectiveness of its systems.
2025 Sustainability Report
Risiko dan Peluang Terkait Risks and Opportunities Related
Digitalisasi [IFRS S1.30(a)] to Digitalization [IFRS S1.30(a)]
Percepatan digitalisasi menghadirkan risiko dan The acceleration of digitalization presents significant
peluang yang signifikan bagi Perseroan. Dari sisi risks and opportunities for the Company. In terms of
risiko, potensi ancaman siber, kebocoran data, dan risk, potential cyber threats, data breaches, and system
gangguan sistem menjadi fokus utama pengelolaan. disruptions are a key management focus. Reliance
Ketergantungan pada infrastruktur digital juga on digital infrastructure also requires the Company
|
menuntut kesiapan Perseroan dalam memastikan to be prepared to ensure system reliability, network
Laporan Keberlanjutan 2025
keandalan sistem, kapasitas jaringan, dan kontrol capacity, and stringent information security controls.
keamanan informasi yang ketat. Selain itu, perubahan Furthermore, changes in consumer behavior toward
perilaku konsumen menuju layanan digital dapat digital services can pose a risk of service inconsistencies
menimbulkan risiko ketidaksesuaian layanan apabila if feature enhancements are not implemented
peningkatan fitur tidak dilakukan secara berkelanjutan. continuously.
130
Page 131
Di sisi lain, digitalisasi membuka peluang strategis On the other hand, digitalization opens up strategic
dalam meningkatkan efisiensi operasional, opportunities to improve operational efficiency,
mempercepat proses pembiayaan, serta memperluas accelerate the financing process, and expand market
jangkauan pasar. Pengembangan platform digital reach. The development of digital platforms enables
memungkinkan Perseroan menjangkau konsumen the Company to reach a wider range of consumers,
secara lebih luas, termasuk di wilayah yang belum including in areas not yet covered by physical networks,
terjangkau oleh jaringan fisik, sehingga mendukung thus supporting sustainable business growth.
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Strategi dan Program Digital Sustainable Digital Strategy and
Berkelanjutan [IFRS S1.33(a)] Programs [IFRS S1.33(a)]
Salah satu pilar utama strategi digital Perseroan One of the key pillars of the Company’s digital strategy
adalah pengembangan Basket Financing (BAF K1LAT). is the development of Basket Financing (BAF K1LAT).
Layanan ini memungkinkan konsumen memanfaatkan This service allows consumers to utilize an integrated
batas kredit secara terpadu untuk berbagai jenis credit limit for various types of financing in a single
pembiayaan dalam satu transaksi. Melalui integrasi transaction. Through direct integration with sales
langsung dengan platform digital mitra penjualan, BAF partners’ digital platforms, BAF K1LAT accelerates
K1LAT mempercepat proses pengajuan, meningkatkan the application process, improves the accuracy of
akurasi penilaian risiko, serta menciptakan pengalaman risk assessments, and creates a simpler and more
transaksi yang lebih sederhana dan terintegrasi. integrated transaction experience.
Penguatan digital juga dilakukan melalui peningkatan Digital strengthening is also carried out through
fitur dan kapabilitas BAF Mobile, termasuk layanan enhancements to the features and capabilities of BAF
pengajuan pembiayaan online, akses informasi Mobile, including online financing application services,
tagihan secara real-time, fitur Help Center, Live Chat, real-time billing information access, a Help Center
hingga layanan Syariah Digitalization (DASYAT). feature, Live Chat, and Sharia Digitalization (DASYAT)
Dengan platform yang tersedia 24 jam, konsumen services. With a 24/7 platform, consumers can access
dapat mengakses layanan penting kapan saja dan essential services anytime and anywhere, enhancing
di mana saja, mendukung peningkatan kenyamanan convenience and boosting the Company’s operational
sekaligus mendorong efisiensi operasional Perseroan. efficiency.
Peningkatan kapabilitas digital ini turut mendukung This enhanced digital capability also supports increased
peningkatan engagement konsumen, yang tercermin consumer engagement, as reflected in the growth in
dari pertumbuhan jumlah pengguna terdaftar dan registered users and digital transaction activity.
aktivitas transaksi digital.
Android iOS
PT Bussan Auto Finance
131
Page 132
BAF Mobile: Layanan Digital BAF Mobile: Easier, Faster, and
yang Semakin Mudah, Cepat, dan Terintegrasi More Integrated Digital Services
BAF Mobile terus dikembangkan untuk memberikan BAF Mobile is continuously developed to provide
pengalaman layanan pembiayaan yang lebih praktis more convenient financing service experience for the
bagi konsumen. Aplikasi yang tersedia di Android customers. The app, available on Android and iOS,
dan iOS ini menghadirkan berbagai fitur baru, offers various new features, including integration with
termasuk integrasi dengan sistem perbankan digital digital banking systems to simplify account registration
untuk mempermudah pendaftaran rekening dan and installment payments.
pembayaran angsuran.
Melalui peningkatan simulasi kredit, proses Through improved credit simulations, faster
otomatisasi yang lebih cepat, serta tampilan aplikasi automation processes, and a more intuitive app
yang lebih intuitif, konsumen dapat menikmati alur interface, consumers can enjoy a simplified transaction
transaksi yang semakin sederhana. Perseroan juga flow. The company has also implemented a Loyalty
mengimplementasikan Loyalty Management System, Management System, which awards points to
yang memberikan poin bagi konsumen yang melakukan consumers who make timely payments, which can
pembayaran tepat waktu dan dapat ditukar dengan be exchanged for vouchers or used as installment
voucher atau digunakan sebagai potongan angsuran. discounts.
Untuk memperluas opsi pembayaran, BAF Mobile To expand payment options, BAF Mobile now supports
kini mendukung BI-FAST, e-money, direct debit, dan BI-FAST, e-money, direct debit, and auto-debit through
auto debit melalui kolaborasi dengan Ayoconnect. a collaboration with Ayoconnect. With an increasingly
Dengan ekosistem digital yang semakin lengkap, BAF comprehensive digital ecosystem, BAF Mobile presents
Mobile hadir sebagai solusi layanan pembiayaan yang a modern, efficient financing service solution that is
modern, efisien, dan semakin dekat dengan kebutuhan increasingly tailored to consumer needs.
konsumen.
Jumlah Registered User BAF Mobile (Akumulatif)
Total Registered BAF Mobile Users (Accumulative)
2,772,707 2025 2,772,707
2024 2,052,029
User | Users 2023 1,563,638
2025 Sustainability Report
Jumlah downloaders Digital Leads via
|
BAF Mobile BAF Mobile
Total BAF Mobile Digital leads via
Laporan Keberlanjutan 2025
Downloaders BAF Mobile
6,736,775
triliun | trillion
442,222
triliun | trillion
2025 6,736,775 2025 442,222
2024 5,157,524 2024 457,317
2023 3,659,009 2023 1,273,932
132
Page 133
Fitur BAF Mobile
BAF MOBILE FEATURES
Marketing Transaction Product Digital Services Platform
Promotion BAF Points Financing Docs BPKB Reservation Fingerprint login
and Information and Delivery
Personalized Push BAF Points Redemption Promotion and News Credit Simulation Email validation
Notification to Shopping Voucher and Application
Special Credit Referral ID and Form Partners Location Online Leads Form Phone number
Simulation verification (OTP)
Digital Insurance Yamaha Catalogue 24 Hours Customer
Services
Installment Payment Application Tracking Reminder Payment
(Virtual Account, Debit
Instant, & Autodebit)
Insurance Report
Open Saving Account
BAF Coupon
Dampak Finansial Kini dan Current and Anticipated
Diantisipasi [IFRS S1.34(a)] Financial Impact [IFRS S1.34(a)]
Investasi dalam digitalisasi memberikan dampak Investments in digitalization have significant financial
finansial yang signifikan bagi Perseroan. Dalam jangka impact to the Company. In short term, digitalization
pendek, digitalisasi meningkatkan efisiensi operasional improves operational efficiency through process
melalui otomatisasi proses, serta penyederhanaan automation and workflow simplification. This
alur kerja. Hal ini berkontribusi terhadap pengendalian contributes to cost control and increased operational
biaya dan peningkatan produktivitas operasional. productivity.
Dalam jangka panjang, digitalisasi membuka peluang In the long term, digitalization opens up business
pertumbuhan bisnis melalui peningkatan volume growth opportunities through increased transaction
transaksi dan perluasan jangkauan pasar tanpa volume and expanded market reach without the need
kebutuhan ekspansi infrastruktur fisik yang signifikan. for significant physical infrastructure expansion. With
Dengan semakin banyak proses yang dilakukan secara more processes conducted digitally, the Company
digital, Perseroan dapat menjangkau konsumen baru can reach new customers more efficiently, while
secara lebih efisien, sekaligus meningkatkan kontribusi simultaneously increasing the contribution from
dari pelanggan eksisting melalui peningkatan existing customers through increased engagement
engagement dan repeat order. and repeat orders.
Digitalisasi diproyeksikan memberikan nilai tambah Digitalization is projected to provide significant
finansial yang signifikan bagi Perseroan. Dengan financial added value for the Company. With more
PT Bussan Auto Finance
semakin banyak proses yang dilakukan secara digital, processes conducted digitally, from financing
mulai dari pengajuan pembiayaan, verifikasi data atau applications and data verification or surveys,
proses survei, pembayaran angsuran, hingga layanan installment payments, to after-sales service, the
purna jual, Perseroan dapat memperluas jangkauan Company can expand its reach without increasing
tanpa menambah biaya infrastruktur fisik yang significant physical infrastructure costs. This brought
besar. Hal ini membuka peluang untuk menjangkau opportunities to reach new customers in various
konsumen baru di berbagai daerah, termasuk wilayah regions, including the area without branch offices.
yang belum memiliki kantor cabang.
133
Page 134
Situs Web Website
Situs web resmi Perseroan berfungsi sebagai pusat The Company’s official website serves as a
informasi yang komprehensif bagi konsumen, mitra comprehensive information center for the consumers,
bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya. Melalui business partners, and other stakeholders. Through
platform ini, Perseroan menyediakan akses yang this platform, the Company provides easy access to
mudah terhadap informasi perusahaan, profil produk company information, product and service profiles,
dan layanan, ketentuan pembiayaan, serta berbagai financing terms, and various updates related to
pembaruan terkait kegiatan operasional dan tanggung operational activities and social responsibility.
jawab sosial.
Perseroan kembali melakukan optimalisasi situs web The Company will further optimize the website in
pada kuartal 4 2025 dan diharapkan selesai pada the fourth quarter of 2025 and is expected to finish
kuartal 2 2026. Hal ini untuk meningkatkan kualitas by second quarter of 2026. This aims to improve user
pengalaman pengguna dan mendukung komunikasi experience and support more effective sustainability
keberlanjutan yang lebih efektif. Penyediaan informasi communication. Providing this information reflects
ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam the Company’s commitment to transparency and
membangun transparansi dan memastikan bahwa ensuring that all stakeholders understand its consistent
seluruh pemangku kepentingan dapat memahami sustainability efforts.
upaya berkelanjutan yang dilakukan secara konsisten.
Media Sosial Social Media
Media sosial dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi Social media is used as a strategic communication
yang strategis untuk memperkuat kedekatan dengan tool to strengthen customer relationships and reach
konsumen dan menjangkau masyarakat luas secara broader audience more effectively. The Company’s
lebih efektif. Keberadaan Perseroan di berbagai presence on various digital platforms provides a
platform digital menjadi ruang untuk menyampaikan platform for delivering the latest information on
informasi terkini mengenai produk, promo, kegiatan products, promotions, operational activities, company
operasional, prestasi perusahaan, serta berbagai achievements, and various social and environmental
aktivitas tanggung jawab sosial dan lingkungan. responsibility activities.
Pengelolaan media sosial dilakukan secara profesional Social media is professionally managed to ensure
untuk memastikan bahwa setiap unggahan that each post provides added value to the audience,
memberikan nilai tambah bagi audiens, baik dalam whether in the form of healthy financing education,
bentuk edukasi pembiayaan yang sehat, tips financial management tips, or relevant service
pengelolaan keuangan, maupun informasi layanan information.
yang relevan.
2025 Sustainability Report
Facebook Instagram TikTok X
@BAF.Indonesia @bafindonesia @bafindonesia @BAF_Indo
|
Laporan Keberlanjutan 2025
YouTube Line LinkedIn
Bussan Auto @baf.indonesia PT Bussan Auto
Finance Finance
134
Page 135
PELAYANAN YANG AMAN
DAN BERKUALITAS
SAFE AND QUALITY SERVICES
Keamanan Data dan Data Security and Customer
Kerahasiaan Konsumen Confidentiality
Perseroan memandang perlindungan data dan The Company views consumer data protection and
kerahasiaan informasi konsumen sebagai aspek information confidentiality as fundamental aspects in
fundamental dalam menjaga kepercayaan dan maintaining trust and ensuring sustainable relationships
memastikan keberlanjutan hubungan dengan with all stakeholders. In providing financing services, the
seluruh pemangku kepentingan. Dalam menyediakan Company is committed to ensuring that all information
layanan pembiayaan, Perseroan berkomitmen received from consumers, including personal data,
untuk memastikan bahwa setiap informasi yang financing contract data, and other supporting
diterima dari konsumen, termasuk data pribadi, data information, is processed responsibly, only for legitimate
kontrak pembiayaan, serta informasi pendukung purposes, and in full compliance with applicable laws.
lainnya diproses secara bertanggung jawab, hanya The Company guarantees that such data will not be
untuk tujuan yang sah, dan sepenuhnya sesuai used for purposes other than financing services without
dengan ketentuan hukum yang berlaku. Perseroan consumer consent, in line with transparency and
menjamin bahwa data tersebut tidak digunakan accountability principles. [FN-CF-220a.1]
untuk kepentingan lain di luar layanan pembiayaan
tanpa persetujuan konsumen, sejalan dengan prinsip
transparansi dan akuntabilitas. [FN-CF-220a.1]
Perseroan juga menilai bahwa risiko kebocoran data The Company also considers data breaches and
dan serangan siber merupakan salah satu risiko cyberattacks risks as key operational risks with financial
operasional utama yang berpotensi menimbulkan impacts potential, including system recovery costs,
dampak finansial, termasuk biaya pemulihan sistem, potential regulatory sanctions, and reputational risks
potensi sanksi regulator, serta risiko reputasi yang that might affect consumer trust and the Company’s
dapat memengaruhi kepercayaan konsumen dan business performance. Therefore, data security
kinerja bisnis Perseroan. Oleh karena itu, pengelolaan management is an integrated part of the Company’s
keamanan data menjadi bagian integral dari kerangka risk management framework.
manajemen risiko Perseroan.
Sebagai dasar tata kelola perlindungan data, As a basis for data protection governance, the
Perseroan mengacu pada kebijakan internal yang Company refers to internal policy as stipulated under
ditetapkan melalui Approval Memo No. 0046/AM- Approval Memo No. 0046/AM-RMC/11/2025, Approval
RMC/11/2025 Approval for Revision of Standard Policy for Revision of PT Bussan Auto Finance Standard Policy
of Customer and Community Protection of PT Bussan on Customer and Community Protection. This policy
Auto Finance. Kebijakan ini antara lain mengatur regulates, including, prohibition on disclosing personal
pelarangan pengungkapan data pribadi kepada pihak data to third parties without consent, obligation
ketiga tanpa persetujuan, kewajiban menempatkan to place data in a data centre within Indonesia,
data pada pusat data di wilayah Indonesia, keharusan requirement to obtain legal consent from consumers
memperoleh persetujuan hukum dari konsumen atas for any data processing, and the obligation to provide
setiap pemrosesan data, serta kewajiban memberikan a clear explanation of the purpose and consequences
penjelasan yang jelas mengenai tujuan dan of using personal data.
PT Bussan Auto Finance
konsekuensi penggunaan data pribadi.
Sepanjang tahun pelaporan, Perseroan secara Throughout the reporting year, the Company
konsisten menjalankan self-assessment tahunan consistently conducted annual self-assessment
terhadap penerapan POJK No. 6/POJK.07/2022 regarding implementation of OJK Regulation No. 6/
mengenai Perlindungan Konsumen di Sektor Jasa POJK.07/2022 concerning Consumer Protection in
Keuangan, khususnya terkait kerahasiaan dan Financial Services Sector, specifically regarding the
keamanan data konsumen, dan telah menyampaikan consumer data confidentiality and security. The
hasilnya kepada OJK sebagai bentuk kepatuhan dan results have been submitted to the OJK as a means of
transparansi. [FN-CF-230a.3] compliance and transparency. [FN-CF-230a.3]
135
Page 136
Berbagai langkah strategis yang dilakukan Perseroan The Company has implemented various strategic steps
dalam memperkuat perlindungan data meliputi: to strengthen data protection, including:
1
Prosedur persetujuan pemrosesan data Personal data processing approval
pribadi, meliputi pengumpulan, pengolahan, procedures, including data collection,
penyimpanan, pengumuman, transfer, dan processing, storage, disclosure, transfer,
pemusnahan data, sesuai UU No. 27/2022 and destruction, in accordance with Law
tentang Perlindungan Data Pribadi dan POJK No. 27/2022 concerning Personal Data
No. 6/POJK.07/2022; Protection and POJK No. 6/POJK.07/2022;
2
Penggunaan perjanjian kerahasiaan dengan Implementation of confidentiality
seluruh pihak ketiga yang bekerja sama agreements with all third parties
dengan Perseroan, untuk memastikan collaborating with the Company to ensure
data konsumen tidak disalahgunakan atau that the consumer data is not misused or
diakses oleh pihak yang tidak berwenang; accessed by unauthorized parties;
3
Penerapan ISO 27001 sejak Juni 2023 Implementation of ISO 27001 since June
sebagai standar manajemen keamanan 2023 as an internationally-recognized
informasi yang diakui secara internasional; information security management standard;
4
Penunjukan Data Protection Officer (DPO) Appointment of a Data Protection Officer
untuk memastikan pengawasan independen (DPO) to ensure independent monitoring on
atas pemrosesan data pribadi dan kepatuhan personal data processing and compliance
terhadap seluruh regulasi; with all regulations;
5
Penerapan Standard Policy of Customer and Implementation of the Standard Policy
Community Protection melalui Approval on Customer and Community Protection
Memo No. 0046/AM-RMC/11/2025; through Approval Memo No. 0046/AM-
RMC/11/2025;
6
Penguatan tata kelola internal data pribadi, Strengthening internal personal data
2025 Sustainability Report
melalui kebijakan internal terkait Rules governance through internal policies related
of Personal Data, termasuk pembaruan to the Rules of Personal Data, including
berkala atas data dan informasi perusahaan regular updates of company data and
berdasarkan tingkat kerahasiaan information based on confidentiality levels
(confidential, top secret, internal use, dan (confidential, top secret, internal use, etc.);
lainnya);
7
Kepatuhan terhadap Pedoman Beriklan Jasa Compliance with the Financial Services
|
Keuangan OJK untuk memastikan bahwa Authority (OJK)’s Financial Services
seluruh materi komunikasi tidak menyalahi Advertising Guidelines to ensure that all
Laporan Keberlanjutan 2025
prinsip kerahasiaan dan transparansi; communication materials do not violate
confidentiality and transparency principles;
8
Sosialisasi perlindungan data pribadi kepada Disseminating information about personal
seluruh karyawan, baik karyawan baru data protection to all, both new and existing,
maupun existing; employees;
136
Page 137
9
Sosialisasi terhadap regulasi yang berlaku Disseminating information about prevailing
termasuk dan tidak terbatas pada regulations, including but not limited to
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, undang Financial Services Authority Regulation,
undang perlindungan data dan peraturan data protection laws, and their derivative
turunannya; regulations;
10
Penyelesaian pengaduan konsumen sesuai Consumer complaints resolutions in
POJK No. 18/POJK.07/2018, termasuk accordance with POJK No. 18/POJK.07/2018,
pengaduan terkait penyalahgunaan atau including complaints related to personal
potensi pelanggaran data pribadi; data misuse or breaches potential;
11
Menyusun perjanjian Pembiayaan dengan Preparing financing agreements in
telah menyesuaikan dengan Undang accordance with Law No. 42 of 1999
Undang No. 42 tahun 1999 Tentang Jaminan concerning Fiduciary Guarantees, POJK
Fidusia, POJK No. 10/ POJK.05/2018 tentang No. 10/POJK.05/2018 concerning the
Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Implementation of Financing Company
Pembiayaan, POJK No. 10/POJK.05/2019 Businesses, POJK No. Compliance with
tentang Penyelenggaraan Usaha OJK Regulation No. 10/POJK.05/2019
Perusahaan Pembiayaan Syariah dan Unit concerning the Business Conduct of Sharia
Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan dan Financing Companies and Sharia Business
peraturan hukum lainnya yang berlaku dan Units of Financing Companies and other
sebagaimana juga mengimplementasikan applicable laws and regulations, as well as
hasil pemeriksaan dari OJK Thematic implementing the results of inspections by
Surveillance. the OJK Thematic Surveillance.
12
Penerapan pengawasan cyber security, Implementation of cybersecurity oversight,
termasuk deteksi dini risiko serangan siber including early detection of cyberattack
oleh unit kerja IT Security Risk Governance, risks by the IT Security Risk Governance, IT
IT Security Operation, IT Data Management, Security Operations, IT Data Management,
dan IT Infrastructure. and IT Infrastructure work units.
Melalui penerapan sistem pengamanan lintas Through the implementation of this cross-functional
fungsi ini, Perseroan memastikan bahwa seluruh security system, the Company ensures that all
data konsumen terlindungi dari akses tidak sah, consumer data is protected from unauthorized
kebocoran data, penyalahgunaan, maupun ancaman access, data leaks, misuse, and other security threats.
keamanan lainnya. Proses pemantauan dilakukan Continuous monitoring is carried out to ensure that
secara berkelanjutan untuk menjamin bahwa security standards are always updated in line with
standar keamanan selalu diperbarui sesuai dengan technological developments and evolving digital risks.
perkembangan teknologi dan risiko digital yang As a result of consistent and comprehensive data
terus berkembang. Sebagai hasil dari pengelolaan security management, the Company did not record
keamanan data yang konsisten dan komprehensif, any data breaches or data leak incidents during the
pada tahun pelaporan Perseroan tidak mencatat reporting year, there were no account holders or
adanya pelanggaran data atau insiden kebocoran consumers were affected, and no monetary losses were
data, tidak terdapat pemilik akun atau konsumen incurred due to breaches of consumer information
PT Bussan Auto Finance
yang terdampak, serta tidak terdapat kerugian confidentiality. [GRI 418-1] [FN-CF-220a.2] [FN-CF-230a.1]
moneter akibat pelanggaran kerahasiaan informasi
konsumen. [GRI 418-1] [FN-CF-220a.2] [FN-CF-230a.1]
Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat Going forward, the Company will continue to strengthen
ketahanan siber, termasuk melalui peningkatan sistem cyber resilience, including by improving early detection
deteksi dini, penguatan kontrol akses berbasis risiko, system, strengthening risk-based access control, and
serta pengembangan kapabilitas keamanan digital developing digital security capabilities in line with the
seiring dengan meningkatnya digitalisasi layanan increasing digitalization of financing services.
pembiayaan.
137
Page 138
Keamanan Data
DATA SECURITY
Jumlah insiden Jumlah Nilai Jumlah
kebocoran konsumen kerugian pengaduan
data terdampak finansial Total
Total data Total affected Amount of report
leak incident customers Financial loss
0 Kasus
Cases 0 Konsumen
Customer 0 Rupiah
Rupiah 0 Pengaduan
Report
37 Email Blast
Email Blast 21 Peserta
Participants 5.3 Jam per Peserta
Hours per participants
Awareness terkait Cyber Security Mengikuti Pelatihan Pelatihan
dan Keamanan Data Keamanan Data Keamanan Data
Awareness related to Cyber Security Participation in Data Data Security
and Data Security Security Training Training
2025 Sustainability Report
100%
Karyawan telah mengikuti e-Learning ISO 27001
on Information & Cyber Security Awareness
Employee has participated in ISO 27001 e-Learning
on Information & Cyber Security Awareness
|
Laporan Keberlanjutan 2025
138
Page 139
Inisiatif Perlindungan Customer and Community
Konsumen dan Masyarakat Protection Initiatives
Perseroan menempatkan perlindungan konsumen The Company places consumer protection as a core
sebagai prinsip inti dalam operasional bisnis dan principle in its business operations and corporate
tata kelola perusahaan. Sejalan dengan regulasi governance. In line with financial services sector
sektor jasa keuangan serta komitmen Perseroan regulations and the Company’s commitment to
untuk menciptakan pengalaman layanan yang aman, creating a safe, transparent, and fair service experience,
transparan, dan adil, sejak tahun 2022 Perseroan the Company has established a Consumer and Public
telah membentuk Fungsi Perlindungan Konsumen dan Protection Function since 2022. This function is a cross-
Masyarakat. Fungsi ini merupakan kolaborasi lintas unit collaboration, encompassing the Compliance
unit, meliputi Satuan Kerja Kepatuhan, Corporate Work Unit, Corporate Planning & Secretary, Operations
Planning & Secretary, Operation Support, dan Support, and Corporate Communication & Branding
Corporate Communication & Branding, serta berperan and used to ensure that all Company policies and
memastikan bahwa setiap kebijakan dan proses bisnis business processes are in line with prevailing consumer
Perseroan sejalan dengan ketentuan perlindungan protection provisions. This Consumer and Public
konsumen yang berlaku. Fungsi Perlindungan Protection Function is stipulated in Standard Policy NO.
Konsumen dan Masyarakat ini tertuang dalam Standar 0013/AM-CP/XI/2024.
Policy No. 0013/AM-CP/XI/2024.
Tugas Fungsi Perlindungan Konsumen dan Masyarakat
DUTY OF CONSUMER AND PUBLIC PROTECTION FUNCTION
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1
Memberikan sosialisasi kepada seluruh Provide socialization to all employees in the
Pegawai di Perseroan mengenai Company about consumer and community
Perlindungan Konsumen dan masyarakat; protection;
2
Mengkoordinasikan proses perencanaan Coordinate the planning and
dan pelaksanaan kepatuhan di Perseroan implementation process of compliance in
terhadap ketentuan mengenai perlindungan the Company with provisions regarding
Konsumen dan masyarakat di sektor jasa consumer and community protection in the
keuangan; financial services sector;
3
Berkoordinasi dengan unit terkait untuk Coordinate with related units for monitoring
pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan and evaluation of the implementation of
kepatuhan di Perseroan terhadap ketentuan compliance in the Company with provisions
mengenai Perlindungan Konsumen dan regarding Consumer and Community
PT Bussan Auto Finance
Masyarakat di sektor jasa keuangan; Protection in the financial services sector;
4
Melaporkan kepada Direksi mengenai Report to the Board of Directors regarding the
implementasi Perlindungan Konsumen dan implementation of Consumer and Community
Masyarakat, serta memberikan rekomendasi Protection, and provide recommendations
untuk perbaikan dan pengembangan for the improvement and development of
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat; Consumer and Community Protection;
139
Page 140
5
Mengkoordinasikan penyusunan dan Coordinate the preparation and submission
penyampaian laporan terkait Perlindungan of reports related to Consumer and
Konsumen dan Masyarakat di sektor Community Protection in the financial
jasa keuangan sesuai dengan ketentuan services sector in accordance with the
peraturan perundang-undangan di sektor provisions of laws and regulations in the
jasa keuangan; financial services sector;
6
Menerima, menangani dan menyelesaikan Receive, handle and resolve complaints
Pengaduan yang disampaikan oleh submitted by consumers;
Konsumen;
7
Menyusun materi penanganan Pengaduan Prepare materials for handling complaints
yang akan dicantumkan dalam laporan which will be included in the annual report,
tahunan, laman situs web, dan/atau media website page, and/or other media officially
lain yang dikelola secara resmi oleh di managed by the Company;
Perseroan;
8
Menjadi penghubung penanganan Act as a liaison for handling complaints
Pengaduan yang disampaikan Konsumen submitted by consumers to the Financial
kepada Otoritas Jasa Keuangan dan/atau Services Authority and/or other authorities;
otoritas lainnya;
9
Tugas lain dalam Perlindungan Konsumen. Other duties in Consumer Protection.
Sepanjang tahun 2025, fungsi ini telah melaksanakan Throughout 2025, this function held four (4) strategic
empat (4) kali rapat koordinasi strategis yang coordination meetings, discussing, among other things,
membahas antara lain penyelesaian komplain the resolution of consumer complaints, compliance
konsumen, pemenuhan kepatuhan terhadap POJK with OJK regulations concerning consumer and public
terkait perlindungan konsumen dan masyarakat, protection, the implementation of financial literacy,
pelaksanaan literasi keuangan, serta evaluasi inisiatif and the evaluation of ongoing consumer protection
2025 Sustainability Report
perlindungan konsumen yang sedang berjalan. Rapat initiatives. These regular meetings strengthened
berkala ini memperkuat tata kelola dan memastikan governance and ensured prompt and appropriate
tindak lanjut yang cepat dan tepat terhadap isu yang follow-up on emerging issues.
muncul.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
140
Page 141
Implementasi Inisiatif Perlindungan Konsumen
IMPLEMENTATION OF CONSUMER PROTECTION INITIATIVE
1 2 3
Penyediaan informasi yang Penguatan mekanisme Penyediaan formulir
jelas dan mudah dipahami penanganan pengaduan aplikasi pembiayaan
Provision of clear and easy to Enforcement of report dan informasi penting
understand information handling mechanism Provision of financing application
form and important information
4 5 6
Sosialisasi dan edukasi Pelatihan penanganan pengaduan Pemberian akses informasi
internal secara berkelanjutan Report handling training kewajiban konsumen
Continuous internal socialization Provision of information access
and education about consumer’s obligation
1. Penyediaan informasi yang jelas dan mudah 1. Provision of clear and easy to understand
dipahami information
Perseroan memasang pemberitahuan di kantor The Company posts announcements at its
pusat, kantor jaringan, dan kanal resmi lainnya head office, network offices, and other official
yang mengimbau calon konsumen untuk membaca channels urging prospective customers to read
dan memahami isi perjanjian pembiayaan and understand the financing agreement before
sebelum menandatangani kontrak. Perseroan signing. The company also ensures that interest
juga memastikan informasi mengenai suku bunga rate information is displayed transparently
ditampilkan secara transparan di seluruh kantor throughout all offices and on website.
dan situs web.
2. Penguatan mekanisme penanganan pengaduan 2. Enforcement of report handling mechanism
Prosedur penanganan pengaduan diperbarui Complaint handling procedures have been updated
agar selaras dengan POJK No. 18/POJK.07/2018, to align with POJK No. 18/POJK.07/2018, covering
mencakup alur penyampaian keluhan, standar the complaint submission process, standard
waktu penyelesaian, serta pemantauan kualitas resolution times, and response quality monitoring.
respons. Layanan BAF Care terus diperkuat BAF Care continues to be strengthened as a
sebagai pusat layanan konsumen untuk menerima, customer service centre to receive, process, and
memproses, dan menyelesaikan pengaduan resolve complaints professionally.
dengan profesional.
PT Bussan Auto Finance
3. Penyediaan formulir aplikasi pembiayaan dan 3. Provision of financing application form and
informasi penting important information
Formulir ini memuat ringkasan manfaat, risiko, This form summarizes the benefits, risks, and
kewajiban konsumen, serta persetujuan atas consumer obligations, as well as consent to the
pemrosesan data pribadi sesuai UU No. 47/2022 processing of personal data in accordance with
dan POJK No. 6/POJK.07/2022. Dokumen tersebut Law No. 47/2022 and POJK No. 6/POJK.07/2022.
wajib ditandatangani konsumen sebagai bentuk The consumer must sign this document as a form
kesadaran dan persetujuan atas seluruh ketentuan of awareness and agreement to all financing
pembiayaan. provisions.
141
Page 142
4. Sosialisasi dan edukasi internal 4. Continuous internal socialization
secara berkelanjutan and education
Dengan dukungan Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) With the support of the Compliance Work Unit
dan Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), (SKK) and the Risk Management Work Unit (SKMR),
Perseroan rutin memberikan edukasi terkait the Company regularly provides education related
berbagai aspek perlindungan konsumen dan to various aspects of consumer protection and
kepatuhan, termasuk: compliance, including:
a. Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan a. BAF’s Anti-Money Laundering, Prevention of
Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Terrorism Financing, and Prevention of the
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Financing of the Proliferation of Weapons of
Massal BAF; Mass Destruction Program;
b. Prinsip anti penyuapan; b. Anti-bribery principles;
c. POJK No. 6/POJK.07/2022 tentang c. OJK Regulation No. 6/POJK.07/2022 concerning
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Consumer and Public Protection in the Financial
Sektor Jasa Keuangan, Risiko, dan Mitigasinya; Services Sector, Risks, and Mitigation;
d. POJK No. 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan d. OJK Regulation No. 3 of 2023 concerning
Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Increasing Financial Literacy and Inclusion in
Keuangan Bagi Konsumen dan Masyarakat; the Financial Services Sector for Consumers
and the Public;
e. Sosialisasi POJK No. 8 Tahun 2023 tentang e. Dissemination of OJK Regulation No. 8 of 2023
Penerapan Program Anti Pencucian Uang, concerning the Implementation of the Anti-
Pencegahan Pendanaan Terorisme & Money Laundering, Prevention of Terrorism
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Financing, and Prevention of the Financing of
Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan; the Proliferation of Weapons of Mass Destruction
Program in the Financial Services Sector;
f. Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang f. Law No. 27 of 2022 concerning Personal Data
Perlindungan Data Pribadi; Protection;
g. AM 0019/AM-RMC/11/2025 regarding g. AM 0019/AM-RMC/11/2025 regarding
Compliance Standard Policy; Compliance Standard Policy;
h. Sosialiasi definisi dan proses Laporan Transaksi h. Dissemination of the definition and process for
Keuangan Mencurigakan; Suspicious Financial Transaction Reports;
i. Information Technology Risk Management i. Information Technology Risk Management
(Cyber Risk); (Cyber Risk);
j. Penerapan kontrol untuk Menjaga Reputasi j. Implementation of controls to maintain the
Perusahaan (Risiko Reputasi) dari sisi company’s reputation (reputational risk) from a
Manajemen Risiko dan Kepatuhan. risk management and compliance perspective.
5. Pelatihan penanganan pengaduan 5. Report handling training
Pelatihan rutin diberikan kepada pegawai Regular training is provided to employees who are
yang berhubungan langsung dengan layanan directly involved in consumer complaint services so
2025 Sustainability Report
pengaduan konsumen agar mampu memberikan that they are able to provide consistent, accurate
pelayanan yang konsisten, akurat, dan sesuai and compliant services.
ketentuan.
6. Pemberian akses informasi kewajiban konsumen 6. Provision of information access about
Perseroan menyediakan layanan informasi The Company provides information services
mengenai jumlah kewajiban yang telah dibayar regarding amount of obligations that have been
dan sisa kewajiban yang masih harus diselesaikan, paid and the outstanding that still need to be
sesuai permintaan konsumen dan berdasarkan settled, according to consumer requests and based
|
ketentuan perjanjian pembiayaan. on the provisions of the financing agreement.
Laporan Keberlanjutan 2025
142
Page 143
KEPUASAN KONSUMEN
CUSTOMER SATISFACTION
Kepuasan konsumen merupakan salah satu prioritas Customer satisfaction is one of the Company’s top
utama Perseroan dalam menjaga keberlanjutan priorities in maintaining business sustainability and
usaha dan memperkuat kepercayaan publik terhadap strengthening public trust in the financing services
layanan pembiayaan yang diberikan. Perseroan it provides. The Company believes that quality,
meyakini bahwa layanan yang berkualitas, konsisten, consistent, and customer-focused service will form the
dan berorientasi pada kebutuhan konsumen akan foundation for long-term loyalty and create a mutually
menjadi landasan bagi loyalitas jangka panjang serta beneficial relationship between consumers and the
menciptakan hubungan yang saling menguntungkan Company.
antara konsumen dan Perseroan.
Kepuasan konsumen ini berkaitan langsung dengan Customer satisfaction is directly related to
risiko reputasi, risiko operasional, serta keberlanjutan reputational risk, operational risk, and long-term
pendapatan jangka panjang. Kinerja dalam aspek ini revenue sustainability. Performance in this aspect
memengaruhi tingkat retensi pelanggan, biaya akuisisi, impacts customer retention rates, acquisition costs,
serta potensi eksposur terhadap sanksi regulator. and potential exposure to regulatory sanctions.
Untuk memastikan bahwa seluruh proses bisnis To ensure that all business processes comply with
berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, applicable regulations, the Company implements a
Perseroan menerapkan Kebijakan Perlindungan Consumer Protection and Information/Data/Document
Konsumen dan Pemberian Informasi/Data/Dokumen Provision Policy to External Parties. This policy serves
kepada Pihak Luar. Kebijakan ini menjadi pedoman as the primary guideline for all consumer-related
utama dalam seluruh kegiatan yang berhubungan activities, from product development and information
dengan konsumen, mulai dari pengembangan produk, delivery to complaints handling to personal data
penyampaian informasi, penanganan pengaduan, protection. Implementation of this policy refers to
hingga perlindungan data pribadi. Implementasi various regulations stipulated by the Financial Services
kebijakan tersebut mengacu pada berbagai peraturan Authority (OJK), including:
yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan,
termasuk:
1. POJK No. 18/POJK.07/2018 tentang Layanan 1. POJK No. 18/POJK.07/2018 concerning Consumer
Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan; Complaints Services in the Financial Services
2. POJK No. 31/POJK.07/2020 tentang Sector;
Penyelenggaraan Layanan Konsumen dan 2. POJK No. 31/POJK.07/2020 concerning the
Masyarakat oleh OJK; Provision of Consumer and Public Services by the
3. POJK No. 6/POJK.07/2022 tentang Perlindungan Financial Services Authority (OJK);
Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa 3. POJK No. 6/POJK.07/2022 concerning Consumer
Keuangan; and Public Protection in the Financial Services
4. POJK No. 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Sector;
Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa 4. POJK No. 22 of 2023 concerning Consumer and
Keuangan. Public Protection in the Financial Services Sector.
Pengelolaan kepuasan konsumen berada di bawah Customer satisfaction management falls under the
fungsi Service Quality yang bertanggung jawab dalam Service Quality function, which is responsible for
memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif ensuring effective policy implementation across the
di seluruh jaringan operasional. Kinerja layanan operational network. Customer service performance
konsumen dan penanganan pengaduan dipantau and complaint handling are regularly monitored
PT Bussan Auto Finance
secara berkala dan dilaporkan kepada manajemen and reported to management to support informed
untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat decision-making and continuous improvement.
serta perbaikan berkelanjutan.
143
Page 144
Inisiatif Pelaksanaan 2025 Program
Program 2025 Implementation Initiatives
Dalam menghadapi dinamika industri pembiayaan In facing the increasingly competitive dynamics of
yang semakin kompetitif, Perseroan menempatkan the financing industry, the Company positions service
kualitas pelayanan sebagai salah satu diferensiasi quality as a key differentiator in maintaining customer
utama dalam mempertahankan kepercayaan dan trust and loyalty. The year 2025 will be the year for the
loyalitas konsumen. Tahun 2025 menjadi momentum Company to strengthen customer service standards
bagi Perseroan untuk memperkuat standar layanan through various initiatives focused on improving
konsumen melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada competence, consistency, and customer experience
peningkatan kompetensi, konsistensi, serta pengalaman across all service points. [SEOJK F.22]
konsumen di seluruh titik layanan. [SEOJK F.22]
Perseroan melakukan pembaruan dan pemantauan The Company regularly updates and monitors its
berkala terhadap standar pelayanan yang telah established service standards. These standards serve
ditetapkan. Standar ini menjadi acuan bagi seluruh as a reference for all employees, particularly frontline
karyawan, khususnya frontliners di kantor jaringan, personnel in network offices, including Customer
meliputi Customer Service, Admin Staff, Finance Service, Admin Staff, Finance Staff, and Security, who
Staff, dan Security yang berperan langsung dalam play a direct role in providing a service experience to
memberikan pengalaman layanan kepada konsumen. customers. This approach aims to ensure that every
Pendekatan ini bertujuan memastikan bahwa setiap interaction reflects professionalism, accuracy of
interaksi mencerminkan profesionalisme, ketepatan information, friendliness, and responsiveness.
informasi, keramahan, dan responsivitas.
TEMA TAHUN TOPIK PESERTA
THEME YEAR TOPIC PARTICIPANT
Training Services 2025 Refreshment Service Excellence & Handling Complaint 1,024
Excellence 2024 Service Excellence Training for Frontliner 945
2023 Service Excellence Standards for Security Officers 265
Service Excellence 2025 Service Excellence Training for CMO 933
Training for Salesforce 2024 Service Excellence Training for CMO 834
(CMO, BRH and MH)
Training Complaint 2025 Refreshment Service Excellence & Handling Complaint 1,024
Handling 2024 Continously Regulatory Internalization to Network 1,053
2023 AFROSS 682
2025 Sustainability Report
Service Forum and 2025 Service Forum and Service Clinic 803
Service Clinic 2024 Concept Revamp from AFROSS to SQ Refresh for 682
Enlarge Covering Area of Frontliner
Untuk menjaga konsistensi implementasi layanan To maintain consistent implementation of excellent
prima di seluruh kantor jaringan, Perseroan service across all network offices, the Company
melaksanakan service monitoring dan service coaching implements structured service monitoring and
|
secara terstruktur. Aktivitas ini dilakukan dengan coaching. These activities are conducted using a
Laporan Keberlanjutan 2025
menggunakan sejumlah parameter penilaian yang number of comprehensive assessment parameters,
komprehensif, yaitu: among others:
144
Page 145
1 2 3 4 5 6 7
Self- Cross Validation Mystery Online Network Customer
Assessment Function Service Call Competency Facilities Feedback
Monitoring Test (OCT)
1
Self-Assessment, sebagai evaluasi diri Self-Assessment, as a self-evaluation
frontliners terkait etika dalam melayani of frontliners regarding ethics in serving
konsumen dan standar pelayanan. customers and service standards.
2
Cross Function, yaitu penilaian etika Cross-Function, an assessment of frontliner
frontliners oleh unit lain untuk memberikan ethics by other units to provide an objective
perspektif objektif. perspective.
3
Validation Service Monitoring, melalui Validation Service Monitoring, through
video call atau kunjungan langsung untuk video calls or in-person visits to ensure
memastikan kesesuaian etika frontliners frontliner ethics align with standards and
antara standar dan praktik. practices.
4
Mystery Call, guna menilai kemampuan Mystery Call, to assess communication skills
komunikasi dan ketepatan informasi yang and the accuracy of information conveyed
disampaikan kepada konsumen. to customers.
5
Online Competency Test (OCT), untuk Online Competency Test (OCT), to
mengukur penguasaan product knowledge measure mastery of product knowledge and
dan pemahaman standar layanan. understanding of service standards.
6
Network Facilities, yaitu pemeriksaan aspek Network Facilities, an inspection of network
fasilitas kantor jaringan seperti area parkir, office facilities such as parking areas, service
ruang layanan, dan kenyamanan fasilitas rooms, and other amenities that align with
lainnya sesuai customer journey. the customer journey.
7
Customer Feedback, melalui survei Customer Feedback, through satisfaction
kepuasan dan loyalitas berdasarkan and loyalty surveys based on customer
pengalaman transaksi konsumen. transaction experiences.
PT Bussan Auto Finance
Penilaian ini memberikan gambaran menyeluruh This assessment provides a comprehensive overview
mengenai kualitas layanan yang diterima konsumen of the quality of service received by customers, from
mulai dari kedatangan, proses transaksi, hingga arrival, through the transaction process, to service
penyelesaian layanan. Selain parameter diatas, adapun completion. In addition to the aforementioned
kegiatan Mystery Shopper yang dilakukan dengan parameters, the Mystery Shopper program assesses
memberikan penilaian frontliner dengan menjadi frontline employees by becoming customers who
konsumen yang melakukan transaksi. Hasil evaluasi make transactions. The evaluation results serve as the
menjadi dasar bagi Perseroan dalam memberikan basis for the Company to provide further training and
pelatihan lanjutan serta perbaikan proses internal. improve internal processes. 145
Page 146
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kantor jaringan As a means of appreciation for network offices
yang menunjukkan performa layanan terbaik, that demonstrate excellent service performance,
Perseroan melanjutkan program Best Service Quality the Company will continue its Best Service Quality
Competition Award di tahun 2026. Program ini Competition Award program in 2026. This program
memberikan penghargaan kepada kantor jaringan recognizes network offices that consistently maintain
yang berhasil mempertahankan standar layanan prima excellent service standards. Winners are announced
secara konsisten. Pemenang diumumkan berdasarkan based on all established assessment parameters. This
seluruh parameter penilaian yang telah ditetapkan. program has proven effective in motivating employees
Program ini terbukti efektif dalam memotivasi to continuously improve service quality.
karyawan untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
Selain peningkatan kualitas layanan di kantor In addition to improving service quality at network
jaringan, Perseroan juga mendorong konsumen untuk offices, the Company also encourages consumers to
menggunakan berbagai kanal pembayaran digital use various digital payment channels partners.
yang telah bekerja sama dengan Perseroan.
Survei Kepuasan Customer Satisfaction
Konsumen [SEOJK F.30] [POJK 6.c.3.f.5] Survey [SEOJK F.30] [POJK 6.c.3.f.5]
Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga dan As part of its commitment to maintaining and
meningkatkan kualitas layanan, Perseroan secara improving service quality, the Company consistently
konsisten melakukan survei kepuasan konsumen guna conducts customer satisfaction surveys to measure
mengukur efektivitas pelayanan dan memastikan service effectiveness and ensure that the customer
bahwa pengalaman konsumen tetap selaras experience remains aligned with established service
dengan standar layanan yang ditetapkan. Survei standards. These surveys are conducted periodically
ini dilaksanakan secara berkala dan mencakup and cover various service aspects, from the financing
berbagai aspek layanan, mulai dari proses pengajuan application process, clarity of information, speed of
pembiayaan, kejelasan informasi, kecepatan layanan, service, to ease of installment payments.
hingga kemudahan dalam melakukan pembayaran
angsuran.
Pada tahun 2025, Perseroan kembali melaksanakan In 2025, the Company again conducted a customer
survei kepuasan konsumen yang mencerminkan satisfaction survey, reflecting the level of customer
tingkat penerimaan dan pengalaman konsumen acceptance and experience with the Company’s
terhadap layanan Perseroan secara menyeluruh. services as a whole. The survey results showed that
Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 95,60% 95.60% of customers were satisfied with the quality of
konsumen merasa puas dengan kualitas layanan the Company’s services. Similar measurements in the
Perseroan. Pengukuran serupa pada semester II second semester of 2025 also showed a positive trend,
2025 Sustainability Report
2025 juga menunjukkan tren positif, di mana tingkat with the overall satisfaction level reaching 95.67%.
kepuasan terhadap keseluruhan layanan mencapai These survey results demonstrate the effectiveness of
95,67%. Hasil survei ini memperlihatkan efektivitas service improvement efforts, including strengthening
upaya peningkatan layanan yang dilakukan, termasuk the competency of frontline employees and optimizing
penguatan kompetensi frontliners serta optimalisasi service facilities at network offices.
fasilitas layanan di kantor jaringan.
Berdasarkan hasil survei, skor tertinggi dicapai pada Based on the survey results, the highest score was
aspek kecepatan layanan petugas dalam membantu achieved in the aspect of staff service speed in
proses transaksi konsumen. Hal ini sejalan dengan assisting customer transactions. This aligns with the
|
upaya Perseroan dalam menyederhanakan proses Company’s efforts to simplify operational processes,
Laporan Keberlanjutan 2025
operasional, memberikan pelatihan berkelanjutan, provide ongoing training, and utilize digital systems to
dan memanfaatkan sistem digital untuk mendukung support service efficiency. Consumers also expressed
efisiensi layanan. Konsumen juga menunjukkan high levels of satisfaction with the ease of installment
tingkat kepuasan yang tinggi terhadap kemudahan payments, particularly through the use of increasingly
pembayaran angsuran, terutama melalui penggunaan diverse and accessible digital payment channels.
kanal pembayaran digital yang semakin beragam dan
mudah diakses.
146
Page 147
Dampak terhadap Kinerja Bisnis Impact on Business Performance
Tingkat kepuasan konsumen yang tinggi mencerminkan The high level of customer satisfaction reflects the
efektivitas berbagai inisiatif peningkatan kualitas effectiveness of the Company’s various service quality
layanan yang dilakukan Perseroan, termasuk improvement initiatives, including strengthening
penguatan kompetensi frontliners dan optimalisasi the competency of frontliners and optimizing digital
kanal digital. Upaya ini memberikan dampak positif channels. These efforts have a positive impact on the
terhadap pengalaman konsumen secara keseluruhan, overall customer experience, reflected in the improved
yang tercermin dalam meningkatnya kualitas interaksi quality of service interactions and ease of access to the
layanan serta kemudahan akses terhadap produk dan Company’s products and services.
layanan Perseroan.
Capaian tersebut juga berkontribusi terhadap This achievement also contributes to strengthening
penguatan loyalitas pelanggan dan peningkatan customer loyalty and increasing customer retention,
retensi konsumen, yang tercermin dari meningkatnya as reflected in the increase in the proportion of repeat
proporsi konsumen repeat order (RO) menjadi sebesar order (RO) customers to 35.9% in 2025, compared to
35,9% pada tahun 2025, dibandingkan 35,2% pada 35.2% in 2024. This increase demonstrates the high
tahun 2024. Peningkatan ini menunjukkan tingginya level of consumer trust in the Company’s services and
tingkat kepercayaan konsumen terhadap layanan its success in building long-term relationships with
Perseroan serta keberhasilan dalam membangun customers.
hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Dengan berkurangnya potensi keluhan berulang By reducing the potential for repeat complaints and
dan meningkatnya repeat order, Perseroan turut increasing repeat orders, the Company has achieved
memperoleh efisiensi biaya operasional, khususnya operational cost efficiencies, particularly related to
yang berkaitan dengan penanganan pengaduan dan complaint handling and new customer acquisition.
akuisisi pelanggan baru. Hal ini juga memberikan This also positively contributes to the stability of the
kontribusi positif terhadap stabilitas portofolio Company’s financing portfolio.
pembiayaan Perseroan.
Secara lebih luas, pengelolaan kepuasan dan In broader view, effective customer satisfaction
perlindungan konsumen yang efektif menjadi faktor management and protection become critical factors
penting dalam mendukung kinerja bisnis Perseroan. in supporting the Company’s business performance.
Pengelolaan pengaduan yang responsif tidak hanya Responsive complaint management not only increases
meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga consumer trust but also plays a role in mitigating
berperan dalam memitigasi risiko reputasi dan reputational and legal risks, thus positively affect
risiko hukum, sehingga memberikan dampak positif sustainability of the Company’s financial performance.
terhadap keberlanjutan kinerja keuangan Perseroan.
Survei Kepuasan Konsumen
CONSUMER SATISFACTION SURVEY
Semester I Semester II
PT Bussan Auto Finance
1st Semester 2nd Semester
95.48% 95.67%
2025 95.48% 2025 95.67%
2024 92.96% 2024 94.30%
2023 90.20% 2023 90.80%
147
Page 148
Sarana Pengaduan Customer
Konsumen [GRI 2-25] [POJK 6.c.3.b] Care [GRI 2-25] [POJK 6.c.3.b]
Perseroan menyediakan mekanisme pengaduan yang The Company provides an easily accessible and
mudah diakses dan responsif sebagai bagian dari responsive complaint mechanism as part of its
komitmen untuk melindungi hak konsumen serta commitment to protecting consumer rights and
meningkatkan kualitas layanan. Seluruh konsumen improving service quality. All consumers and the public
dan masyarakat berhak untuk menyampaikan keluhan, have the right to submit complaints, questions, or
pertanyaan, atau masukan terkait produk, layanan, feedback regarding products, services, data security,
keamanan data, maupun potensi ketidakpatuhan. or potential non-compliance. Each complaint is
Setiap pengaduan ditangani melalui proses yang handled through a standardized process, including
terstandar, meliputi pencatatan, verifikasi, tindak recording, verification, follow-up, and resolution,
lanjut, dan penyelesaian dengan menjaga kerahasiaan while maintaining all information confidentiality and
dan integritas seluruh informasi. integrity.
Untuk memudahkan akses, Perseroan menyediakan To facilitate access, the Company provides various
berbagai kanal pengaduan yang terintegrasi dengan complaint channels integrated with the official BAF
sistem penanganan resmi BAF Care, yaitu: Care handling system:
1 2 3 4
BAF Care Hotline BAF Care Email BAF Care SMS Hotline Situs Web
1500 750 bafcs@baf.id +62 878 7780 0123 www.baf.id/contact-us
1
BAF Care Hotline BAF Care Hotline
1500 750 1500 750
Layanan telepon untuk keluhan dan Telephone service for complaints and
pertanyaan dengan jam operasional Senin– inquiries, operating hours: Monday–Friday,
Jumat pukul 08.00–17.00 WIB dan Sabtu 8:00–17:00 WIB and Saturday, 8:00–15:00
pukul 08.00–15.00 WIB. WIB.
2025 Sustainability Report
2
BAF Care Email BAF Care Email
bafcs@baf.id bafcs@baf.id
Saluran pengaduan tertulis untuk penjelasan Written complaint channel for more detail
lebih rinci. explanations.
3
BAF Care SMS Hotline BAF Care SMS Hotline
|
+62 878 7780 0123 +62 878 7780 0123
Kanal pengaduan singkat melalui pesan teks. Short complaint channel via text message.
Laporan Keberlanjutan 2025
4
Situs Web Website
www.baf.id/contact-us www.baf.id/contact-us
Pengajuan pengaduan secara digital melalui Submit complaints digitally through an
formulir daring. online form.
148
Page 149
Selain itu, pengaduan juga dapat disampaikan Complaints can also be submitted via official social
melalui media sosial resmi, BAF Mobile, Live Chat, media, BAF Mobile, Live Chat, WhatsApp Business,
WhatsApp Business, Line, serta kantor jaringan Line, and the Company’s network of offices throughout
Perseroan di seluruh Indonesia. Selama tahun Indonesia. During the reporting year, all complaints
pelaporan, seluruh pengaduan yang masuk telah received were handled in accordance with regulations,
ditangani sesuai ketentuan, tanpa adanya laporan with zero regulatory non-compliance or environmental
terkait ketidakpatuhan regulasi maupun pengaduan complaints report. Detailed information on specific
lingkungan. Adapun detail informasi jenis pengaduan types of consumer complaints is outlined in the
khusus konsumen diuraikan dalam tabel pengaduan consumer complaints table. Complaint evaluation
konsumen. Hasil evaluasi pengaduan juga digunakan results are also used to improve service processes,
untuk memperbaiki proses layanan, meningkatkan enhance employee competency, and strengthen
kompetensi karyawan, dan memperkuat standar consumer protection standards on an ongoing basis.
perlindungan konsumen secara berkelanjutan. Selama During 2025, the Company did not receive any
tahun 2025, Perseroan tidak mendapatkan pengaduan complaints regarding non-compliance with regulations.
atas ketidakpatuhan dalam regulasi. Perseroan juga The Company also did not receive any environmental
tidak menerima pengaduan lingkungan. [SEOJK F.16] complaints. [SEOJK F.16]
Tindak Lanjut Penanganan Handling Follow-Up
Dalam memberikan layanan penanganan pengaduan In providing effective complaint handling services, the
yang efektif, Perseroan memastikan bahwa seluruh Company ensures that all processes are carried out
proses berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan in accordance with the provisions of applicable laws
perundang-undangan yang berlaku di sektor jasa and regulations in the financial services sector. The
keuangan. Perseroan berpedoman pada berbagai Company is guided by various regulations, including
regulasi, termasuk POJK No. 6/POJK.07/2022, POJK No. POJK No. 6/POJK.07/2022, POJK No. 18/POJK.07/2018,
18/POJK.07/2018, SEOJK No. 17/SEOJK.07/2018, POJK SEOJK No. 17/SEOJK.07/2018, POJK No. 31/
No. 31/POJK.07/2020, POJK No. 22 Tahun 2023, serta POJK.07/2020, POJK No. 22 of 2023, and OJK Circular
Surat Edaran OJK No. 2/SEOJK.07/2014 mengenai Letter No. 2/SEOJK.07/2014 concerning Consumer
Pelindungan Konsumen dan Masyarakat. Kepatuhan and Community Protection. Compliance with these
terhadap regulasi tersebut menjadi landasan utama regulations is the main foundation in ensuring that
dalam memastikan setiap pengaduan ditangani every complaint is handled professionally, accurately,
secara profesional, akurat, dan transparan. and transparently.
PT Bussan Auto Finance
149
Page 150
Alur Pengaduan
COMPLAINT SCHEME [POJK 6.c.3.b]
Penerimaan Eskalasi & Penyelesaian Pemantauan
Pengaduan Penyelesaian Pengaduan Monitoring
Complaints Escalation & Complaint
Received Resolution Resolution
Konsumen menyampaikan Petugas BAF Care menerima Petugas BAF Care Internal
pengaduan melalui: pengaduan dan mencatat memberikan konfirmasi 1. Laporan bulanan kepada
The consumers submit pengaduan ke dalam kepada konsumen melalui Manajemen
report through the following sistem, serta membuat tiket telepon terkait dengan hasil 2. Reminder proses kepada
channels: pengaduan. penyelesaian pengaduan. departemen terkait
BAF Care BAF Care officers receive BAF Care officers provide Internal
Hotline and complaints and confirmation to the 1. Monthly report to the
record the complaints into consumers by phone Management
the system, and create a regarding results of the 2. Process reminder to
complaint ticket. complaint resolution. relevant departments
BAF
Website
Complaint Specialist Eksternal
kemudian melakukan Laporan kepada OJK per 3
eskalasi ke departemen bulan.
Social terkait untuk proses
Media penyelesaian pengaduan Quarterly Report to OJK.
konsumen.
Complaint Specialist
Welcome will escalate to related
department for consumers’
Call complaint settlement
process.
BAF Care
SMS Hotline
Proses investigasi dan
penanganan penyelesaian
atas pengaduan konsumen
BAF oleh departemen terkait
sesuai dengan SLA
Mobile penanganan pengaduan
konsumen.
2025 Sustainability Report
The consumers’ complaint
Cabang investigation and reporting
Branch process by the relevant
department refer to the
consumer’s complaints
handling SLA.
BAF Care
E-mail
Feedback hasil investigasi
dan penanganan
Otoritas Jasa pengaduan dikirimkan
|
Keuangan kepada Complaint
(OJK) Specialist untuk kemudian
Laporan Keberlanjutan 2025
disampaikan kepada
petugas BAF Care.
Feedback on results of the
investigation and complaint
handling will be sent to the
Complaint Specialist to be
further submitted to BAF
Care officers.
150
Page 151
Pengaduan Konsumen [SEOJK F.24] Consumer Complaint [SEOJK F.24]
Perseroan memandang pengaduan konsumen sebagai The Company views consumer complaints as valuable
masukan berharga untuk meningkatkan kualitas feedback to improve service quality and strengthening
layanan dan memperkuat kepercayaan konsumen. consumer trust. Every complaint received is treated
Setiap pengaduan yang diterima diperlakukan dengan seriously and handled using objective, fair approach,
serius dan ditangani menggunakan pendekatan yang and in accordance with Financial Services Authority
objektif, adil, dan sesuai dengan ketentuan Otoritas regulations.
Jasa Keuangan.
Dalam pelaksanaannya, Perseroan menerapkan In its implementation, the Company implements clear
standar penanganan pengaduan yang jelas, termasuk complaint handling standards, including the obligation
kewajiban untuk menyelesaikan pengaduan selambat- to resolve complaints no later than seven business days
lambatnya 7 (tujuh) hari kerja sejak pengaduan from the date of receipt. This procedure ensures that
diterima. Prosedur ini memastikan bahwa konsumen consumers receive a prompt response and appropriate
memperoleh respons yang cepat dan solusi yang solutions without compromising the quality of case
tepat tanpa mengabaikan kualitas verifikasi dan verification and analysis. Every complaint received is
analisis kasus. Setiap pengaduan yang masuk dicatat, recorded, verified, and followed up by the relevant unit
diverifikasi, dan ditindaklanjuti oleh unit terkait melalui through a structured mechanism.
mekanisme yang terstruktur.
Jumlah pengaduan yang diterima pada tahun 2025 The number of complaints received in 2025 was 740,
adalah 740 pengaduan dan seluruhnya telah ditangani and all were handled in accordance with applicable
sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, di tahun regulations. Furthermore, in this reporting year,
pelaporan ini tidak terdapat denda finansial terkait there were no financial penalties related to customer
keluhan pelanggan. Perseroan menjamin bahwa complaints. The Company ensures that all consumers
seluruh konsumen mendapatkan perlakuan yang receive equal treatment, without discrimination, and
setara, tanpa diskriminasi, serta menerima penjelasan receive transparent explanations regarding result of
yang transparan mengenai hasil penanganan the complaint handling. [FN-CF-270a.4]
pengaduan mereka. [FN-CF-270a.4]
Selain itu, seluruh pengaduan yang diterima telah Furthermore, all complaints received were resolved
diselesaikan dengan tingkat penyelesaian sebesar with a 100% resolution rate, with the majority of
100%, dengan mayoritas pengaduan diselesaikan complaints resolved in less than 10 business days in
dalam waktu kurang dari 10 hari kerja sesuai dengan accordance with the Company’s established service
standar layanan yang ditetapkan Perseroan. Rata-rata standards. The average complaint resolution time was
waktu penyelesaian pengaduan tercatat sebesar 7 recorded at 7 (seven) business days.
(tujuh) hari kerja.
Pengaduan Konsumen
CONSUMER COMPLAINT [FN-CF-270a.4]
SELESAI TIDAK SELESAI DALAM PROSES
URAIAN JUMLAH CLOSED OPEN ON PROGRESS
DESCRIPTION TOTAL
TOTAL % TOTAL % TOTAL %
Pembelian dengan Pembayaran secara Angsuran
Purchase with Instalment Payment
Permasalahan
agunan/jaminan 0 0 0 0 0 0 0
PT Bussan Auto Finance
Collateral issue
Perbedaan perhitungan
bunga atau pokok
0 0 0 0 0 0 0
Difference in interest or
principal calculation
151
Page 152
SELESAI TIDAK SELESAI DALAM PROSES
URAIAN JUMLAH CLOSED OPEN ON PROGRESS
DESCRIPTION TOTAL
TOTAL % TOTAL % TOTAL %
Biaya Administrasi/
Provinsi/Transaksi
0 0 0 0 0 0 0
Administration/Provision/
Transaction Cost
Fraud, penipuan,
kecurangan oleh pegawai
dan/atau pihak lain 0 0 0 0 0 0 0
Fraud, cheating by employees
and/or other parties
Kegagalan/keterlambatan
transaksi 38 38 100 0 0 0 0
Transaction default/delay
Denda/Penalti
0 0 0 0 0 0 0
Fine/Penalty
Keberatan biaya
tambahan/denda 49 49 100 0 0 0 0
Fine/Additional Cost Objection
Permasalahan asuransi
objek pembiayaan
12 12 100 0 0 0 0
Financing object
insurance issue
Jumlah Tagihan
3 3 100 0 0 0 0
Total Due
Sistem layanan
informasi keuangan
527 527 100 0 0 0 0
Financial Information
Service System
Lainnya (SAMSAT,
dealer motor, lain-lain)
111 111 100 0 0 0 0
Others (SAMSAT,
motorcycle dealers, others)
Pembiayaan lainnya yang disetujui OJK
2025 Sustainability Report
Other financing approved by OJK
Permasalahan
agunan/jaminan 0 0 0 0 0 0 0
Collateral issue
Perbedaan perhitungan
bunga atau pokok
0 0 0 0 0 0 0
Difference in interest or
principal calculation
|
Biaya Administrasi/
Provinsi/Transaksi
Laporan Keberlanjutan 2025
0 0 0 0 0 0 0
Administration/Provision/
Transaction Cost
Fraud, penipuan,
kecurangan oleh pegawai
dan/atau pihak lain 0 0 0 0 0 0 0
Fraud, cheating by employees
and/or other parties
Kegagalan/keterlambatan
transaksi 0 0 0 0 0 0 0
Transaction default/delay
152
Page 153
SELESAI TIDAK SELESAI DALAM PROSES
URAIAN JUMLAH CLOSED OPEN ON PROGRESS
DESCRIPTION TOTAL
TOTAL % TOTAL % TOTAL %
Denda/Penalti
0 0 0 0 0 0 0
Fine/Penalty
Keberatan biaya
tambahan/denda 0 0 0 0 0 0 0
Fine/Additional Cost Objection
Permasalahan asuransi
objek pembiayaan
0 0 0 0 0 0 0
Financing object
insurance issue
Jumlah Tagihan
0 0 0 0 0 0 0
Total Due
Sistem layanan
informasi keuangan
0 0 0 0 0 0 0
Financial Information
Service System
Lainnya (SAMSAT,
dealer motor, lain-lain)
0 0 0 0 0 0 0
Others (SAMSAT,
motorcycle dealers, others)
Jumlah
740 740 100 0 0 0 0
Total
Berdasarkan komposisi pengaduan konsumen tahun Based on the composition of consumer complaints
2025, mayoritas keluhan berasal dari kategori sistem in 2025, the majority of complaints came from the
layanan informasi keuangan (71,2%) dari total financial information service system category (71.2%)
pengaduan, diikuti oleh kategori lainnya seperti of the total complaints, followed by other categories
layanan pihak ketiga (15,0%), keberatan biaya such as third-party services (15.0%), objections to
tambahan/denda (6,6%), serta kegagalan atau additional fees/fines (6.6%), and transaction failures
keterlambatan transaksi (5,1%). Pola ini menunjukkan or delays (5.1%). This pattern indicates that the
bahwa peningkatan penggunaan kanal digital dan increasing use of digital channels and the involvement
keterlibatan ekosistem pihak ketiga dalam proses of third-party ecosystems in the financing process also
pembiayaan turut memengaruhi profil pengaduan influence the consumer complaints profile.
konsumen.
Pengaduan terkait keberatan biaya tambahan dan Complaints related to objections to additional fees
layanan pihak ketiga mengindikasikan pentingnya and third-party services indicate the importance of
penguatan transparansi informasi kepada konsumen strengthening information transparency for consumers
sejak tahap awal transaksi. Perseroan merespons from the initial stages of the transaction. The
hal ini melalui peningkatan kualitas komunikasi oleh Company responded to this by improving the quality
frontliners, penyempurnaan materi informasi produk, of communication by frontliners, refining product
serta penguatan edukasi konsumen agar seluruh biaya, information materials, and strengthening consumer
manfaat, dan risiko dapat dipahami secara jelas. education so that all costs, benefits, and risks are
clearly understood.
PT Bussan Auto Finance
Di sisi lain, tingginya pengaduan pada sistem layanan Furthermore, the high number of complaints about
informasi keuangan menjadi perhatian utama financial information service system has become a
Perseroan untuk terus meningkatkan keandalan major focus for the Company, which requires it to
sistem dan infrastruktur teknologi, guna memastikan continuously improve the reliability of its technology
kelancaran transaksi dan meminimalkan potensi systems and infrastructure to ensure smooth
gangguan layanan di masa mendatang. transactions and minimize potential future service
disruptions.
153
Page 154
Pengaduan Selesai dalam Masa Laporan
REPORTS SETTLED IN REPORTING PERIOD
JUMLAH <10 10< x <20 >20
TOTAL HARI/DAYS HARI/DAYS HARI/DAYS
Pengaduan yang Diterima dalam Periode Pelaporan
610 130 0
Report Received in Reporting Period
a. Telah diselesaikan
0 0 0
closed
b. Sedang dalam proses penyelesaian
610 130 0
under settlement process
Jumlah
- - -
Total
Alternatif Penyelesaian Sengketa
DISPUTE SETTLEMENT ALTERNATIVES
URAIAN LEMBAGA 2025 2024 2023
DESCRIPTION INSTITUTION
Penyelesaian sengketa melalui Pengadilan
- 0 0 0
On Court Dispute Settlement
Penyelesaian sengketa melalui LAPS
LAPS SJK 0 8 2
Dispute Settlement via LAPS
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
Perubahan/pemutusan akad/perjanjian/kontrak
0 0 2
Addendum/Revocation of Agreement/Contract
Kelalaian konsumen
0 5 11
Consumers negligence
Pemahaman karakteristik produk oleh konsumen
73 39 892
Product characteristics understanding by consumers
Lainnya (SAMSAT, Dealer Motor, Lain-lain)
2025 Sustainability Report
667 636 832
Others (SAMSAT, Motorcycle Dealers, Others)
Jumlah
740 680 1.737
Total
Publikasi Negatif Pengaduan
NEGATIVE PUBLICATION OF THE REPORTS
|
URAIAN
Laporan Keberlanjutan 2025
2025 2024 2023
DESCRIPTION
Pengaduan konsumen pada Media Massa
3 3 0
Customer Complaint via Mass Media
a. Cetak
0 0 0
Printed
b. Elektronik
3 3 0
Electronic
154
Page 155
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
Artikel media
0 0 2
Media Article
a. Cetak
0 0 0
Printed
b. Elektronik
0 0 2
Electronic
Liputan media
0 1 0
Media coverage
a. Cetak
0 0 0
Printed
b. Elektronik
0 1 0
Electronic
Publikasi/tulisan di tempat umum
0 0 0
Publication/article at public area
Media sosial, surat elektronik
2 0 2
Social media, electronic mail
Lainnya
0 0 0
Others
Jumlah
5 4 4
Total
PT Bussan Auto Finance
155
Page 156
Laporan Keberlanjutan 2025 | 2025 Sustainability Report 156
Page 157
TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY GOVERNANCE
Fondasi tata kelola terus diperkuat melalui
koordinasi lintas fungsi, memastikan
risiko dan peluang keberlanjutan mulai
terintegrasi dalam proses pengambilan
keputusan.
The governance foundation is always be
PT.Bussan Auto Finance
strengthened through cross-functional
coordination, ensuring that sustainability
risks and opportunities have been
integrated into the decision-making
process.
157
Page 158
PENERAPAN GOOD CORPORATE
GOVERNANCE (GCG)
IMPLEMENTATION OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG)
Komitmen GCG GCG Commitment
Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi integritas, As a company that upholds integrity, the Company is
Perseroan berkomitmen untuk menempatkan Tata comitted to place Good Corporate Governance (GCG)
Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) sebagai landasan as a sole foundation in running the business activities.
utama dalam menjalankan kegiatan usaha. Melalui Through the GCG implementation, the Company
penerapan GCG, Perseroan berupaya membangun strives to build stakeholders’ trust, strengthen risk
kepercayaan pemangku kepentingan, memperkuat governance, improve efficiency, and ensure integrity
tata kelola risiko, meningkatkan efisiensi, dan business sustainability. The Company adopts GCG
memastikan keberlanjutan usaha yang berintegritas. based on following principles.
Perseroan menerapkan GCG berdasarkan prinsip-
prinsip berikut:
Prinsip-prinsip GCG
GCG PRINCIPLES
1 2 3 4 5
Transparansi Akuntabilitas Responsibilitas Independensi Kewajaran
Transparency Accountability Responsibility Independency Fairness
1
Transparansi Transparency
Menyampaikan informasi yang relevan, Providing relevant, accurate, and on time
2025 Sustainability Report
akurat, dan tepat waktu kepada pemangku information to the stakeholders.
kepentingan.
2
Akuntabilitas Accountability
Menerapkan sistem manajemen dan Implementing clear management system
pembagian tugas serta tanggung jawab and division of duties.
yang jelas.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
3
Responsibilitas Responsibility
Mematuhi seluruh peraturan perundangan Comply with all prevaling law and regulations
yang berlaku serta menjalankan tanggung and perform social and environmental
jawab sosial dan lingkungan. responsibility.
4
Independensi Independency
Mengambil keputusan dengan menghindari Decision making by avoiding conflict of
konflik kepentingan. interest.
158
Page 159
5
Kewajaran [IDX G-08] Fairness [IDX G-08]
Memberikan perlakuan yang adil kepada Equal treatment to all stakeholders and
seluruh pemangku kepentingan serta ensure provision of the rights fulfilment have
memastikan ketentuan pemenuhan hak complied with prevaling regulations.
mereka sesuai ketentuan yang berlaku.
Landasan GCG Implementation
Penerapan GCG Framework
Perseroan merujuk pada beberapa peraturan The Company refers to law and regulations as the GCG
perundang-undangan sebagai dasar penerapan GCG, implementation framework, as follows:
antara lain:
1. Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang 1. Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Company,
Perseroan Terbatas,
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan 2. Finansial Service Authority Regulation (POJK)
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) and Finansial Service Authority Circular Letter
terkait Tata Kelola, Laporan Tahunan, Manajemen (SEOJK) regarding Governance, Annual Report, Risk
Risiko, Management,
3. Anggaran Dasar Perseroan, Pedoman Tata Kelola 3. The Company’s Articles of Association, Code of
dan kebijakan internal terkait lainnya. Governance and other related internal policies.
Daftar lengkap peraturan perundangan yang dijadikan List of complete law and regualtions as the GCG
sebagai landasan penerapan GCG dapat dilihat di implementation framework is disclosed in the
Laporan Tahunan Perseroan tahun 2025 bagian Tata Company’s 2025 Annual Report in Corporate
Kelola Perusahaan. Governance chapter.
PT Bussan Auto Finance
159
Page 160
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY GOVERNANCE
2025 Sustainability Report
Struktur Tata Kelola [GRI 2-9] [POJK 5] Governance Structure [GRI 2-9] [POJK 5]
Perseroan memiliki struktur tata kelola yang sesuai The Company has a governance structure in accordance
dengan ketentuan Undang-Undang No. 40 tahun with Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
2007 tentang Perseroan Terbatas, yang terdiri dari Companies, consisting of General Meeting of
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Shareholders (GMS), Board of Commissioners, and
Komisaris dan Direksi. Board of Directors.
|
Untuk memastikan efektivitas pengawasan, Perseroan To ensure effective supervision, the Company
menerapkan alur tata kelola keberlanjutan yang implements a structured sustainability governance
Laporan Keberlanjutan 2025
terstruktur, dimana isu-isu keberlanjutan yang material process, where material sustainability issues are
diidentifikasi dan dibahas pada tingkat manajemen, identified and discussed at the management level,
kemudian dilaporkan secara berkala kepada Direksi reported periodically to the Board of Directors for
untuk pengambilan keputusan strategis, dan strategic decision-making, and subsequently submitted
selanjutnya disampaikan kepada Dewan Komisaris to the Board of Commissioners for supervision and
untuk fungsi pengawasan dan pemberian arahan. direction. This mechanism ensures that sustainability
Mekanisme ini memastikan bahwa risiko dan peluang risks and opportunities are integrated into the decision-
keberlanjutan terintegrasi dalam proses pengambilan making process at all of the organization levels.
keputusan di seluruh tingkatan organisasi.
160
Page 161
Struktur Tata Kelola Bussan Auto Finance
BUSSAN AUTO FINANCE GOVERNANCE STRUCTURE [POJK 5.a]
Organ Utama | Main Company’s Bodies
RUPS
GMS
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissionners Board of Directors
Organ Pendukung | Support Company’s Bodies
DPS & Komite dibawah Unit Kerja yang mendukung
Dewan Komisaris Komite dibawah Direksi penerapan GCG
SSB & Committee under Committee under Board of Directors Work units that support
Board of Commissionners GCG implementation
Komite Audit Komite Tanggung Jawab Satuan Kerja Audit Internal
Audit Committee Sosial Perusahaan Internal Audit Work Unit
Corporate Social
Komite Nominasi Responsibility Committee Sekretaris Perusahaan
dan Remunerasi Corporate Secretary
Nomination and Komite Manajemen
Remuneration Committee Kelangsungan Usaha Satuan Kerja Manajemen
Business Continuity Risiko dan Kepatuhan
Komite Pemantau Risiko Management Committee Risk Management and
Risk Monitoring Committee Compliance Work Unit
Komite Keselamatan dan
Kesehatan Kerja
Occupational Safety and
Health Committee
Komite Pengarah
Teknologi Informasi
Information Technology
Steering Committee
Komite Digitalisasi
Digitalization Committee
Komite Manajemen Risiko
Risk Management Committee
Komite Safety Riding
Safety Riding Committee
RUPS GMS
RUPS merupakan badan tertinggi dalam struktur tata GMS is the highest body in the Company’s governance
kelola Perseroan yang memiliki kewenangan eksklusif structure, with distinctive authority to make strategic
untuk mengambil keputusan strategis yang tidak dapat decisions that cannot be delegated to the Board of
didelegasikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi. Commissioners and Board of Directors.
PT Bussan Auto Finance
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Dewan Komisaris bertugas untuk melakukan Board of Commissioners is responsible for overseeing
pengawasan dan memberikan rekomendasi kepada and providing recommendations to the Board
Direksi untuk memastikan perusahaan dikelola sesuai of Directors to ensure the Company is managed
dengan tujuan serta regulasi yang berlaku. Dalam in accordance with its objectives and prevailing
melaksanakan tugasnya, Dewan Komisaris dibantu regulations. In carrying out its duties, the Board of
oleh Komite di bawah Dewan Komisaris. Commissioners is assisted by Committees under the
Board of Commissioners.
161
Page 162
Direksi Board of Directors
Direksi bertugas sebagai badan pengelola perusahaan Board of Directors serves as the company’s
yang bertanggung jawab atas operasional Perseroan management body, responsible for the Company’s
sehari-hari. Untuk memastikan penerapan prinsip GCG day-to-day operations. To ensure effective GCG
berjalan efektif di seluruh lini, Direksi didukung oleh principles implementation across all levels, the
Komite di bawah Direksi serta berbagai unit kerja yang Board of Directors is supported by committees under
menjalankan fungsi pengawasan dan kepatuhan di the Board of Directors and various work units that
tingkat operasional. [GRI 2-11]. perform monitoring and compliance functions at the
operational level. [GRI 2-11].
Informasi lebih lanjut mengenai tata kelola perusahaan Further information regarding corporate governance
dan latar belakang masing-masing anggota Dewan and the background of each Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi dapat dilihat pada Laporan and Board of Directors member is disclosed in the
Tahunan Perusahaan. [IDX G-02] Company’s Annual Report. [IDX G-02]
Peran Badan Tata Kelola Role of The Highest Governance
Tertinggi dalam Mengawasi Body in Supervising Impact
Manajemen Dampak [GRI 2-12] Management [GRI 2-12]
Dewan Komisaris dan Direksi berwenang dalam Board of Commissioners and Board of Directors have
meninjau serta menyetujui sustainability framework, the authority to review and approve sustainability
dan rencana keberlanjutan jangka menengah guna framework and medium-term sustainability plan to
memastikan strategi keberlanjutan sejalan dengan ensure that the sustainability strategy is in line with
visi, misi, serta nilai-nilai perusahaan. the Company’s vision, mission, and values.
Selain fungsi strategis tersebut, Dewan Komisaris secara In addition to these strategic functions, the Board of
berkala menilai efektivitas proses organisasi melalui Commissioners periodically assesses the effectiveness
rapat gabungan dengan Direksi yang diselenggarakan of organizational processes through joint meetings
sedikitnya 4 (empat) kali dalam satu tahun. Dalam with the Board of Directors, held at least four
rapat tersebut, dilakukan evaluasi terhadap kinerja meetings a year. These meetings evaluate the
dan pencapaian target Perseroan. Peninjauan ini Company’s performance and target achievement.
memastikan strategi dan kebijakan keberlanjutan This review ensures that sustainability strategies and
tetap relevan dan efektif dalam menghadapi dinamika policies remain relevant and effective in addressing
tantangan maupun peluang bisnis yang berkembang. the dynamics of evolving business challenges and
opportunities.
2025 Sustainability Report
Peran Badan Tata Kelola Role of The Highest Governance
dalam Pengelolaan Risiko Body in Sustainability and
Keberlanjutan dan Risiko Iklim Climate Risks Management
[IFRS S1.27.(a-b)] [IFRS S2.6.(a-b)] [IFRS S1.27.(a-b)] [IFRS S2.6.(a-b)]
Dewan Komisaris mulai mempertimbangkan risiko The Board of Commissioners has started to consider
dan peluang keberlanjutan, termasuk risiko terkait sustainability risks and opportunities, including risks
perubahan iklim, sesuai dengan mandat dalam related to climate change, in accordance with the
Piagam Dewan Komisaris No. Charter-BOC-019-006 mandate of the Board of Commissioners Charter No.
|
tertanggal 16 Juni 2025, yang telah mencakup aspek Charter-BOC-019-006 dated June 16, 2025, which
keberlanjutan dalam lingkup tugas dan fungsi Dewan includes sustainability aspects within the scope of the
Laporan Keberlanjutan 2025
Komisaris. [IFRS S2.6(a)(i)]. Board of Commissioners’ duties and functions [IFRS
S2.6(a)(i)].
Dalam tahap awal ini, pengawasan akan dilakukan In this initial phase, the supervision will be conducted in
secara bertahap melalui peninjauan berkala atas stages through regular reviews of information related
informasi terkait risiko dan peluang keberlanjutan, to sustainability risks and opportunities, including
termasuk melalui pelaporan kepada manajemen yang through reporting to management that includes key
mencakup indikator risiko utama (Key Risk Indicators/ risk indicators (KRIs) relevant to sustainability and
KRI) yang relevan dengan risiko keberlanjutan climate risks. Although the approach and frequency of
dan iklim, meskipun pendekatan dan frekuensi such reporting will continue to evolve as the Company’s
pelaporan tersebut masih akan terus dikembangkan sustainability management framework strengthens.
seiring dengan penguatan kerangka pengelolaan In 2025, as an initial phase, this information will be
162
Page 163
keberlanjutan Perseroan. Di tahun 2025, sebagai obtained at Board of Directors and the Board of
tahap awal, informasi tersebut diperoleh dalam rapat Commissioners Joint Meeting [IFRS S2.6(a)(iii)].
gabungan Direksi dan Dewan Komisaris [IFRS S2.6(a)(iii)].
Sementara itu, Direksi melalui Sustainable Meanwhile, through the Sustainable Finance
Finance Task Force bertanggung jawab secara Task Force, the Board of Directors, is directly
langsung dalam mengelola risiko dan peluang responsible for managing sustainability risks and
keberlanjutan, termasuk risiko iklim, sebagaimana opportunities, including climate risk, as stipulated
tertuang dalam Piagam Direksi No. Charter- in the Board of Directors Charter No. Charter-
Corporate Planning & Secretary-017-004 tertanggal Corporate Planning & Secretary-017-004 dated
9 Juni 2025. [IFRS S2.6(b)(i)] June 9, 2025. [IFRS S2.6(b)(i)]
Direksi memantau pelaksanaan fungsi Sustainable The Board of Directors monitors the implementation
Finance Task Force melalui rapat dan pelaporan berkala of the Sustainable Finance Task Force through regular
yang dikoordinasikan oleh tim terkait. Selanjutnya, meetings and reports coordinated by the relevant
pembaruan kepada Dewan Komisaris disampaikan team. Furthermore, updates are provided to the
oleh Direksi dalam rapat gabungan Direksi dan Board of Commissioners by the Board of Directors
Dewan Komisaris yang dilakukan secara periodik in periodic (semester) joint meetings, including
(semester), termasuk penyampaian perkembangan updates on sustainability performance and climate-
kinerja keberlanjutan dan metrik terkait iklim, related metrics, such as emissions and ongoing and
seperti emisi serta inisiatif yang sedang dan telah past initiatives. This discussion is part of the agenda
dilaksanakan. Pembahasan ini menjadi salah satu for Board of Commissioners and Board of Directors
agenda dalam rapat Dewan Komisaris dan Direksi. meetings. However, this discussion is still gradual and
Meskipun demikian, pembahasan ini masih bersifat is conducted as part of the process of strengthening
bertahap dan dilakukan sebagai bagian dari proses understanding and oversight of sustainability issues.
penguatan pemahaman serta pengawasan terhadap
isu keberlanjutan.
Dalam beberapa kesempatan, topik yang dibahas On several occasions, the topics discussed are including
mencakup antara lain perkembangan pengukuran emisi, developments in emissions measurement, including
termasuk Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan 3, serta Scope 1, Scope 2, and Scope 3, as well as the composition
komposisi portofolio pembiayaan yang terkait dengan of the financing portfolio related to sustainable
kegiatan usaha berkelanjutan, termasuk kontribusi business activities, including the contribution of the
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) Sustainable Business Activity Category (KKUB) to the
terhadap total portofolio. Pembahasan juga mencakup total portfolio. Discussions also cover developments in
perkembangan pembiayaan pada segmen kendaraan financing for low-emission vehicle segments such as
rendah emisi seperti kendaraan listrik dan hybrid, serta electric and hybrid vehicles, as well as the direction of
arah pengembangan portofolio yang secara bertahap portfolio development, which is gradually starting to
mulai mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Selain consider sustainability aspects. Additionally, progress
itu, turut dibahas perkembangan penyusunan laporan on the preparation of the sustainability report and
keberlanjutan dan realisasi Rencana Aksi Keuangan the implementation of the Sustainable Finance Action
Berkelanjutan (RAKB) yang menajdi bagian dari Plan (RAKB), which is part of the Company’s business
pemabahan rencana bisnis Perseroan. plan revision, were discussed.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari proses These discussions are part of the initial process to
awal dalam mendukung pengambilan keputusan support decision-making and strengthen governance,
dan penguatan tata kelola, yang ke depan akan terus which will continue to be developed in a more structured
dikembangkan secara lebih terstruktur seiring dengan manner as capacity and needs for managing risks and
peningkatan kapasitas dan kebutuhan pengelolaan opportunities related to climate change increase.
risiko serta peluang terkait perubahan iklim.
PT Bussan Auto Finance
NAMA JABATAN JUMLAH RAPAT KEHADIRAN %
NAME POSITION TOTAL MEETING ATTENDANCE
Presiden Komisaris
Toshiyuki Kojima 3 3 100%
President Commissioner
Komisaris
Naotaka Takeshita 3 3 100%
Commissioner
Komisaris
Masami Shiobara 3 3 100%
Commissioner
163
Page 164
NAMA JABATAN JUMLAH RAPAT KEHADIRAN %
NAME POSITION TOTAL MEETING ATTENDANCE
Komisaris Independen
Dani Firmansjah 3 3 100%
Independent Commissioner
Komisaris Independen
Prabowo 3 3 100%
Independent Commissioner
Komisaris Independen
Nurdayadi 3 3 100%
Independent Commissioner
Presiden Direktur
Lynn Ramli* 2 2 100%
President Director
Presiden Direktur
Akira Sugai 3 3 100%
President Director
Wakil Presiden Direktur
Koji Kato 3 3 100%
Vice President DIrector
Direktur
Sigit Sembodo 3 3 100%
Director
Direktur
A Lung Ng 3 3 100%
Director
Direktur
Yudono 3 3 100%
Director
Untuk memastikan kecukupan kompetensi dalam To ensure adequate competency in carrying out
melakukan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris its oversight function, the Board of Commissioners
memanfaatkan keahlian teknis Sustainable Finance leverages the technical expertise of the Sustainable
Task Force, serta secara bertahap meningkatkan Finance Task Force and gradually enhances its
pemahaman dan kapasitas melalui paparan understanding and capacity through management
manajemen, diskusi strategis, dan pengembangan presentations, strategic discussions, and competency
kompetensi terkait isu keberlanjutan dan iklim. Ada development related to sustainability and climate
pun pelatihan yang diikut oleh Dewan Komisaris terkait issues. The climate-related training attended by the
iklim diungkapkan dalam tabel Daftar Pelatihan Board of Commissioners is outlined in the table “List
Terkait Keberlanjutan untuk Dewan Komisaris dan of Sustainability-Related Training for the Board of
Direksi Tahun 2025 [IFRS S2.6(a)(ii)] Commissioners and Board of Directors in 2025” [IFRS
S2.6(a)(ii)].
2025 Sustainability Report
Sejalan dengan upaya penguatan struktur tata kelola In line with efforts to strengthen the governance
pada tahun 2025, Perseroan secara bertahap akan structure in 2025, the Company will gradually
memperkuat peran pengawasan serta mekanisme strengthen its oversight role and monitoring
pemantauan terhadap isu keberlanjutan dan iklim mechanisms for sustainability and climate issues going
ke depan. Dalam konteks tersebut, Dewan Komisaris forward. In this context, the Board of Commissioners
akan mulai mempertimbangkan risiko, peluang, dan will begin considering risks, opportunities, and trade-
trade-off dalam evaluasi strategi, transaksi material, offs in evaluating strategies, material transactions,
dan kebijakan manajemen risiko, termasuk dalam and risk management policies, including in the context
konteks transisi menuju ekonomi rendah karbon. of the transition to a low-carbon economy. The Board
of Commissioners also provides strategic direction
|
Dewan Komisaris juga memberikan arahan strategis
serta menerima pembaruan secara berkala terkait and receives regular updates on developments in the
Laporan Keberlanjutan 2025
perkembangan pengelolaan risiko dan peluang management of sustainability risks and opportunities,
keberlanjutan, termasuk proses penetapan dan including the process of setting and monitoring
pemantauan target keberlanjutan dan iklim yang saat sustainability and climate targets, which is currently
ini masih dalam tahap pengembangan. [IFRS S2.6(a)(iv), under development. [IFRS S2.6(a)(iv), 6(a)(v)]
6(a)(v)]
Ke depan, Perseroan berupaya untuk secara Going forward, the Company strives to gradually
bertahap memperkuat integrasi prosedur dan kontrol strengthen the integration of sustainability risk
pemantauan risiko keberlanjutan ke dalam fungsi monitoring procedures and controls into internal
internal, seperti manajemen risiko, operasional, functions, such as risk management, operations,
dan kepatuhan, termasuk melalui pemanfaatan and compliance, including through the utilization
kerangka ERM, serta indikator pemantauan risiko of the ERM framework and relevant risk monitoring
164 yang relevan. [IFRS S2.6(b)(ii)]. Integrasi ini memastikan indicators. [IFRS S2.6(b)(ii)]. This integration ensures that
Page 165
proses identifikasi, penilaian, dan pemantauan risiko the process of identifying, assessing, and monitoring
keberlanjutan berjalan konsisten dan mendukung sustainability risks is consistent and supports business
pengambilan keputusan bisnis, serta memperkuat decision-making, while strengthening management
akuntabilitas manajemen dalam mengelola risiko dan accountability in sustainably managing climate-
peluang terkait iklim secara berkelanjutan. related risks and opportunities.
Peran Badan Tata Kelola Role of The Highest
Tertinggi dalam Pelaporan Governance Body in
Keberlanjutan [GRI 2-14] Sustainability Reporting [GRI 2-14]
Dewan Komisaris dan Direksi berperan aktif dalam Board of Commissioners and Board of Directors
penyusunan serta pelaporan kinerja keberlanjutan play active role in the Company’s sustainability
Perseroan. Keduanya memastikan prinsip keberlanjutan performance preparation and reporting. They ensure
terintegrasi secara konsisten dalam kebijakan, strategi, that sustainability principles have been consistently
dan operasional perusahaan. integrated into the company’s policies, strategies, and
operations.
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan The Board of Commissioners oversees the sustainability
terhadap proses pelaporan keberlanjutan dan reporting process and ensures that the Board of
memastikan Direksi memenuhi tanggung jawabnya Directors fulfills its responsibilities in a timely and
secara tepat waktu dan menyeluruh, termasuk dalam comprehensive manners, including in the management
pengelolaan aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan of economic, social, environmental, and governance
tata kelola. Dewan Komisaris juga memberikan arahan aspects. The Board of Commissioners also provides
strategis serta menyetujui topik material yang menjadi strategic direction and approves material topics that
bagian dari rencana keberlanjutan jangka menengah. form part of the medium-term sustainability plan.
Sementara itu, Direksi didukung oleh Sustainable Meanwhile, the Board of Directors is supported by the
Finance Task Force, bertanggung jawab atas penerbitan Sustainable Finance Task Force, which is responsible
Laporan Keberlanjutan dan evaluasi topik material to publish the Sustainability Report and evaluating
untuk memastikan pemenuhan standar dan ketentuan material topics to ensure compliance with regulatory
regulator. Adapun dokumen Rencana Aksi Keuangan standards and requirements. The Sustainable Finance
Berkelanjutan (RAKB) disusun oleh Sustainable Finance Action Plan (RAKB) document was prepared by
Task Force di bawah arahan Direksi dan disetujui oleh Sustainable Finance Task Force under the direction
Dewan Komisaris dalam Rapat Gabungan bersama of the Board of Directors and approved by the Board
Laporan Rencana Bisnis. Laporan RAKB untuk periode of Commissioners in a Joint Meeting, along with
2026 telah disampaikan kepada OJK pada 1 Desember the Business Plan Report. The RAKB report for the
2025. 2026 period was submitted to the Financial Services
Authority (OJK) on December 1, 2025.
Delegasi Tanggung Jawab untuk Delegation of Responsibility to
Mengelola Dampak [SEOJK E.1.] [GRI 2-13] Manage Impact [SEOJK E.1.] [GRI 2-13]
Pelaksanaan komitmen keberlanjutan di tingkat The sustainability commitments implementation at
operasional dijalankan oleh Sustainable Finance the operational level is carried out by the Sustainable
Task Force, yang terdiri dari para eksekutif dan fungsi Finance Task Force, which consists of executives and
terkait dengan keahlian di bidangnya masing-masing. relevant functionaries with expertise in their respective
Task Force ini dibentuk sejak tahun 2020, dengan fields. The Task Force was established in 2020, with the
koodinator utama berada di bawah divisi Corporate primary coordinator under the Corporate Planning &
Planning & Secretary. Secretary division.
PT Bussan Auto Finance
Secara umum, tugas dan tanggung jawab Sustainable In general, the duties and responsibilities of the
Finance Task Force, meliputi: Sustainable Finance Task Force are as follows:
1. Bertanggung jawab terhadap pengelolaan 1. Responsible in managing the Company’s overall
program aksi keuangan berkelanjutan di Perseroan sustainable finance action program, including:
secara keseluruhan, meliputi:
a. Pengembangan produk dan atau jasa keuangan a. Development of sustainable financial products
berkelanjutan termasuk peningkatan portofolio and/or services, including increasing the
pembiayaan, investasi atau penempatan pada financing portfolio, investments, or placements
instrumen keuangan atau proyek yang sejalan in financial instruments or projects that align
dengan penerapan keuangan berkelanjutan; with the implementation of sustainable
finance; 165
Page 166
b. Pengembangan kapasitas internal Perseroan; b. Development of the Company’s internal
capacity;
c. Penyesuaian organisasi, manajemen risiko, tata c. Adjusting the organization, risk management,
kelola, dan/atau standar prosedur operasional governance, and/or standard operating
yang sesuai dengan prinsip penerapan procedures in accordance with the principles of
keuangan berkelanjutan. sustainable finance.
2. Mengelola dan mengimplementasikan rencana 2. Managing and implementing the sustainable
aksi keuangan berkelanjutan untuk mencapai finance action plan to achieve sustainable finance
tujuan keuangan berkelanjutan, goals.
3. Menyusun pedoman rencana aksi keuangan 3. Developing guidelines for the Company’s
berkelanjutan Perseroan, serta laporan sustainable finance action plan and the Company’s
berkelanjutan Perseroan, sustainability report.
4. Memproyeksikan dan menyesuaikan anggaran 4. Projecting and adjusting the budget for
penerapan aksi keuangan berkelanjutan. implementing sustainable finance actions.
5. Melakukan koordinasi dengan Komite Tanggung 5. Coordinating with the Corporate Social
Jawab Sosial (CSR) dalam hal pelaksanaan Responsibility (CSR) Committee regarding the
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. implementation of Social and Environmental
Responsibility.
Struktur serta rincian tugas dan tanggung jawab Structure and details of the duties and responsibilities
masing-masing pihak yang tergabung dalam of each unit included in the Sustainable Finance Task
Sustainable Finance Task Force, diuraikan sebagai Force are described as follows:
berikut:
ADVISOR
Direksi / Board of Directors
Koji Kato & Sigit Sembodo
COORDINATOR
Corporate Planning & Secretary
MEMBER MEMBER MEMBER MEMBER MEMBER MEMBER MEMBER MEMBER MEMBER
All Business Operations Legal & Risk Human Learning & Corporate Corporate Corporate
2025 Sustainability Report
Unit Support Litigation Management Resource Development Finance Accounting & Communication
& Compliance Management Procurement & Branding
MEMBER MEMBER MEMBER
Business Credit General
Intelligence Affair
Analytics
|
Laporan Keberlanjutan 2025
166
Page 167
Tugas dan Tanggung Jawab Sustainable Finance Task Force
DUTY AND RESPONSIBILITY OF SUSTAINABLE FINANCE TASK FORCE
DIVISI TUGAS & WEWENANG
DIVISION DUTY & AUTHORITY
Direksi Perseroan Bertanggung jawab terhadap penerapan Program Aksi Keuangan Berkelanjutan
Board of Directors di Perseroan secara keseluruhan
Responsible for the implementation of the overall Sustainable Finance Action
Program in the Company
Divisi Corporate Planning 1. Bertanggung jawab kepada Direksi terhadap pengelolaan Program Aksi
& Secretary Keuangan Berkelanjutan di Perseroan secara keseluruhan
Corporate Planning & 2. Mengelola Program Aksi Keuangan Berkelanjutan di Perseroan
Secretary Division 3. Membentuk Satuan Kerja Aksi Keuangan Berkelanjutan
4. Menyusun Pedoman Perusahaan Aksi Keuangan Berkelanjutan Perseroan
5. Mengawasi penerapan Aksi Keuangan Berkelanjutan Perseroan
6. Menyusun Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Perseroan
7. Menyusun Laporan Keberlanjutan Perseroan
8. Mendukung penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Perseroan
9. Memproyeksikan dan menyesuaikan anggaran terkait Aksi Keuangan
Berkelanjutan
10. Memantau penerapan keuangan berkelanjutan
1. Responsible to the Board of Directors for the overall management of the
Company’s Sustainable Finance Action Program.
2. Managing the Company’s Sustainable Finance Action Program.
3. Establishing a Sustainable Finance Action Work Unit.
4. Developing the Company’s Sustainable Finance Action Guidelines.
5. Overseeing the implementation of the Company’s Sustainable Finance
Action.
6. Preparing the Company’s Sustainable Finance Action Plan Report.
7. Preparing the Company’s Sustainability Report.
8. Supporting the preparation of the Company’s Sustainable Finance Action
Plan.
9. Projecting and adjusting the budget related to Sustainable Finance Action.
10. Monitoring the implementation of sustainable finance.
Divisi Corporate 1. Pelaporan terkait realisasi pembiayaan Kegiatan Usaha Kategori Berkelanjutan
Accounting & Procurement 2. Mengkaji potensi penggunaan dan/atau pemanfaatan sumber pendanaan
dan Divisi Corporate terkait keuangan berkelanjutan
Finance 1. Reporting realization of financing for Sustainable Business Activities
Corporate Accounting 2. Reviewing the potential use and/or utilization of funding sources related to
& Procurement and sustainable finance
Corporate Finance Division
Divisi Legal & 1. Bersama-sama dengan divisi terkait menyusun Pedoman Perusahaan Aksi
Litigation dan Divisi Keuangan Berkelanjutan Perusahaan
Risk Management & 2. Melakukan review dan memberikan rekomendasi terkait aspek resiko dan
Compliance kepatuhan serta aspek hukum terhadap Program Aksi Keuangan Berkelanjutan
Legal & Litigation Division 3. Melakukan monitoring risiko terkait penerapan Aksi Keuangan Berkelanjutan
and Risk Management & 1. Collaborate with relevant divisions to develop the Company’s Sustainable
Compliance Division Finance Action Guidelines
2. Review and provide recommendations regarding risk, compliance, and legal
PT Bussan Auto Finance
aspects of the Sustainable Finance Action Program
3. Oversee risks related to the implementation of Sustainable Finance Action
Programs
167
Page 168
DIVISI TUGAS & WEWENANG
DIVISION DUTY & AUTHORITY
Divisi Human Resources 1. Melakukan rekrutmen/assessment karyawan untuk mengisi unit/taskforce
Management dan Divisi khusus pengelola keuangan berkelanjutan,
Learning & Development 2. Melakukan pelatihan peningkatan kompetensi terkait program keuangan
Human Resources berkelanjutan
Management Division and 1. Conduct employee recruitment/assessment to fill a dedicated unit/taskforce
Learning & Develpment for sustainable finance management,
Division 2. Conduct competency improvement training related to sustainable finance
programs.
Divisi Corporate 1. Mendukung penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Perseroan
Communications & dalam hal communication & branding
Branding 2. Melaksanakan Green Campaign
Corporate Communications 3. Melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan
& Branding Division
Dengan berkoordinasi dengan Komite CSR:
1. Menyusun rencana dan realisasi program CSR dan tanggung jawab sosial
lingkungan selama 1 (satu) tahun ke depan sesuai dengan Rencana Aksi
Keuangan Berkelanjutan
2. Melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan
3. Memastikan pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan berorientasi
pada dukungan berkelanjutan
1. Support the development of the Company’s Sustainable Finance Action Plan
in terms of communication and branding.
2. Implement the Green Campaign.
3. Implement social and environmental responsibility programs.
In coordination with the CSR Committee:
1. Prepare plans and implement CSR and social and environmental responsibility
programs for the next one year in accordance with the Sustainable Finance
Action Plan.
2. Implement social and environmental responsibility programs.
3. Ensure that the implementation of social and environmental responsibility is
oriented towards sustainable support.
Divisi Operations Support Membantu dan mendukung kegiatan keberlanjutan di lingkup kantor jaringan
Operations Support Assist and support sustainability activities within the network office environment
Division
2025 Sustainability Report
Divisi Credit Policy 1. Membuat dan melakukan review terhadap kerangka dan kebijakan kredit
Credit Policy Division 2. Melakukan assessment terkait kriteria lingkungan, sosial, tata kelola dan
kriteria lainnya kepada konsumen
1. Create and review credit frameworks and policies
2. Conduct assessments of environmental, social, governance, and other criteria
for consumers
Unit Bisnis 1. Melakukan penyaluran pembiayaan kepada kegiatan usaha kategori
Business Unit berkelanjutan
2. Melakukan pengkajian dan penerbitan produk dan atau jasa keuangan
|
bekelanjutan
Laporan Keberlanjutan 2025
1. Distributing financing to sustainable business activities
2. Conducting studies and issuing sustainable financial products and/or services
168
Page 169
Di tahun 2025, seiring dengan fase implementasi In 2025, in line with the increasingly complex
keuangan berkelanjutan yang semakin kompleks, implementation phase of sustainable finance, the
Perseroan telah melibatkan berbagai divisi, khususnya Company has involved various divisions, particularly
fungsi General Affairs dan Fungsi Kredit. Adapun tugas the General Affairs and Credit functions. Their duties
dan wewenangnya adalah sebagai berikut: and authorities are as follows:
• Divisi General Affairs • General Affairs Division
- Mendukung penerapan prinsip Sustainable - Support the implementation of Sustainable
Finance melalui pengelolaan operasional dan Finance principles through efficient,
fasilitas kerja yang efisien, bertanggung jawab, responsible, and environmentally conscious
dan berwawasan lingkungan. operational and work facility management.
- Mengelola aset dan gedung yang mendukung - Manage assets and buildings that support
efisiensi energi dan air, pengadaan barang dan energy and water efficiency, procurement of
jasa yang memperhatikan aspek keberlanjutan, goods and services that prioritize sustainability,
serta pengelolaan limbah dan fasilitas kerja and waste management and work facilities in
sesuai ketentuan lingkungan yang berlaku. accordance with applicable environmental
regulations.
- Mendukung terciptanya lingkungan kerja yang - Support the creation of a safe, healthy, and
aman, sehat, dan nyaman sebagai bagian comfortable work environment as part of
dari tanggung jawab sosial perusahaan, serta corporate social responsibility, and ensure
memastikan kepatuhan terhadap regulasi compliance with regulations related to
terkait operasional pendukung kegiatan usaha operations supporting sustainable business
berkelanjutan. activities.
• Divisi Credit • Credit Division
- Menilai kelayakan kredit dengan - Assess credit scoring by considering ESG
mempertimbangkan risiko ESG, termasuk risks, including regulatory compliance and
kepatuhan terhadap regulasi dan dampak the environmental and social impacts of the
lingkungan serta sosial dari objek pembiayaan. financing object.
- Mendukung penyaluran pembiayaan - Support the distribution of sustainable
berkelanjutan, termasuk pembiayaan ramah financing, including environmentally friendly
lingkungan dan inklusif sesuai kebijakan and inclusive financing in accordance with
perusahaan. company policy.
- Menerapkan kebijakan kredit yang sejalan - Implement credit policies that align with
dengan prinsip manajemen risiko berkelanjutan. sustainable risk management principles.
- Melakukan pemantauan kualitas portofolio - Monitor the quality of the financing portfolio
pembiayaan untuk memitigasi risiko jangka to mitigate long-term risks, including climate
panjang, termasuk risiko iklim dan transisi. and transition risks.
Di tahun 2025, Perseroan telah memperkuat peran In 2025, the Company strengthened the role of
Sustainable Finance Task Force sebagai bagian dari the Sustainable Finance Task Force as part of its
penguatan tata kelola keberlanjutan, dengan melibatkan sustainability governance efforts, involving various
berbagai unit kerja lintas fungsi, termasuk fungsi kredit cross-functional work units, including operational
operasional dan kebijakan kredit, General Affair, serta credit and credit policy, General Affairs, and Business
Business Intelligence and Analytics. Pelibatan fungsi Intelligence and Analytics. The involvement of the
kredit bertujuan untuk mendukung integrasi aspek credit function aims to support the integration
keberlanjutan dalam proses analisis dan pengelolaan of sustainability aspects into the analysis and
portofolio pembiayaan, termasuk dalam mengidentifikasi management of the financing portfolio, including
risiko dan peluang terkait perubahan iklim pada debitur identifying climate change-related risks and
dan sektor yang dibiayai, sementara fungsi General opportunities for borrowers and financed sectors.
Affair berperan dalam mendukung pengelolaan aspek Meanwhile, the General Affairs function supports the
lingkungan operasional, termasuk pengumpulan dan management of operational environmental aspects,
PT Bussan Auto Finance
pemantauan data emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2 including the collection and monitoring of Scope 1
seperti konsumsi energi dan bahan bakar. Adapun fungsi and Scope 2 emissions data, such as energy and fuel
Business Intelligence and Analytics berkontribusi dalam consumption. The Business Intelligence and Analytics
pengolahan dan analisis data. function contributes to data processing and analysis.
Dalam pelaksanaannya, sejumlah komite di bawah In its implementation, several committees under the
Direksi, seperti Komite Manajemen Risiko, Komite Board of Directors, such as the Risk Management
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, dan komite Committee, the Corporate Social Responsibility
terkait lainnya, telah berperan sebagai mitra kerja dari Committee, and other relevant committees, have
Sustainable Finance Task Force dalam mendukung acted as partners of the Sustainable Finance Task
pembahasan dan implementasi inisiatif keberlanjutan Force in supporting the discussion and implementation
169
Page 170
sesuai dengan fungsi masing-masing. Ke depan, of sustainability initiatives in accordance with their
Perseroan akan secara bertahap memperkuat peran respective functions. Going forward, the Company
komite di bawah Dewan Komisaris dalam mengawasi will gradually strengthen the role of committees
aspek keberlanjutan, termasuk isu terkait perubahan under the Board of Commissioners in overseeing
iklim, sejalan dengan upaya penguatan struktur tata sustainability aspects, including issues related to
kelola dan peningkatan efektivitas fungsi pengawasan climate change, in line with efforts to strengthen the
khsuusnya di Komite Pemantau Risiko. governance structure and increase the effectiveness
of the oversight function, particularly within the Risk
Monitoring Committee.
Sepanjang tahun 2025, Sustainable Finance Task Force In 2025, the Sustainable Finance Task Force held two
menyelenggarakan 2 (dua) kali rapat berkala yaitu 21 regular meetings, on March 21, 2025, and November
Maret 2025 dan 24 November 2025, yang membahas 24, 2025. These meetings discussed various aspects
berbagai aspek terkait keberlanjutan, termasuk related to sustainability, including initial monitoring
pemantauan awal kinerja keberlanjutan, perkembangan of sustainability performance, progress on the
realisasi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB), implementation of the Sustainable Finance Action
penyusunan laporan keberlanjutan, serta pengukuran Plan (RAKB), preparation of sustainability reports,
dan pengelolaan emisi. Selain itu, forum ini juga and measurement and management of emissions.
digunakan untuk mendiskusikan peninjauan topik Furthermore, this forum was used to discuss reviews of
material dan perkembangan inisiatif keberlanjutan di material topics and the development of sustainability
masing-masing lini bisnis. initiatives in each business line.
Rapat ini turut menjadi sarana koordinasi lintas fungsi These meetings also served as a means of cross-
dalam proses identifikasi awal risiko dan peluang functional coordination in the initial identification
keberlanjutan, termasuk risiko terkait iklim, serta untuk of sustainability risks and opportunities, including
mendukung keselarasan implementasi dengan arah climate-related risks, and to support the alignment
strategi Perseroan yang saat ini masih dalam tahap of implementation with the Company’s strategic
penguatan. Di luar rapat formal tersebut, koordinasi direction, which is currently under development.
juga dilakukan melalui diskusi dan pertemuan Beyond these formal meetings, coordination is also
tambahan secara ad hoc antar fungsi terkait untuk conducted through discussions and additional ad
membahas topik-topik keberlanjutan yang memerlukan hoc meetings between related functions to discuss
pendalaman teknis lebih lanjut, termasuk aspek terkait sustainability topics that require further technical
perubahan iklim. depth, including aspects related to climate change.
PERAN DALAM
FUNGSI / DIVISI JUMLAH RAPAT KEHADIRAN
TASK FORCE %
FUNCTION / DIVISION TOTAL MEETING ATTENDANCE
ROLE IN TASK FORCE
Corporate Planning & Koordinator
2 2 100%
2025 Sustainability Report
Secretary Coordinator
All Business Unit Member 2 2 100%
Operations Support Member 2 2 100%
Legal & Litigation Member 2 2 100%
Risk Management &
Member 2 2 100%
Compliance
Human Resource
Member 2 2 100%
|
Management
Learning & Development Member 2 2 100%
Laporan Keberlanjutan 2025
Corporate Finance Member 2 2 100%
Corporate Accounting &
Member 2 2 100%
Procurement
Corporate Communication
Member 2 2 100%
& Branding
Credit Member 2 2 100%
General Affair Member 2 2 100%
Business Intelligence
Member 2 2 100%
Analytics
170
Page 171
Nominasi Board of Commissioners
Dewan Komisaris and Board of Directors
dan Direksi [GRI 2-10] [IDX G-04] [IDX G-06] Nomination [GRI 2-10] [IDX G-04] [IDX G-06]
Perseroan menerapkan kebijakan nominasi sebagai The Company implements a nomination policy as a
pedoman dalam proses pemilihan dan penetapan guideline in the selection and appointment of members
anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan of the Board of Commissioners, Board of Directors, and
Pengawas Syariah (DPS). Kebijakan ini dirancang untuk Sharia Supervisory Board (SSB). This policy is designed
memastikan bahwa setiap kandidat yang diusulkan to ensure that each proposed candidate possesses the
memiliki kompetensi, integritas, dan rekam jejak yang competence, integrity, and track record consistent with
sesuai dengan prinsip GCG. GCG principles.
Proses nominasi dilaksanakan oleh Komite Nominasi The nomination process is carried out by the
dan Remunerasi, yang bertanggung jawab Nomination and Remuneration Committee, which
mengidentifikasi dan merekomendasikan kandidat is responsible for identifying and recommending
dengan kualifikasi terbaik. Komite Nominasi dan the most qualified candidates. The Nomination and
Remunerasi menilai calon berdasarkan keahlian, Remuneration Committee assesses candidates based
pengalaman, pengetahuan, serta keragaman latar on the expertise, experience, knowledge, and diverse
belakang yang dibutuhkan untuk mendukung backgrounds required to support the Company’s
efektivitas fungsi pengawasan dan pengelolaan effective oversight and management functions.
Perseroan.
Kandidat yang diusulkan wajib memenuhi seluruh Proposed candidates must meet all regulatory
persyaratan yang ditetapkan oleh regulator, termasuk requirements, including a fit and proper test from
uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari the Financial Services Authority (OJK). If necessary,
OJK. Jika diperlukan, Komite Nominasi dan Remunerasi the Nomination and Remuneration Committee
dapat melakukan wawancara untuk menilai kesesuaian may conduct interviews to assess the candidate’s
calon dengan kebutuhan Perseroan. Hasil rekomendasi suitability for the Company’s needs. The Committee’s
Komite kemudian disampaikan kepada Dewan recommendations are then submitted to the Board
Komisaris untuk mendapatkan persetujuan, sebelum of Commissioners for approval, before being officially
ditetapkan secara resmi melalui RUPS. appointed at the GMS.
Selain melakukan nominasi, Komite Nominasi dan In addition to nominations, the Nomination
Remunerasi juga mendukung proses evaluasi kinerja and Remuneration Committee also supports the
anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang akan performance evaluation process for members of the
diusulkan kembali pada periode berikutnya. Dengan Board of Commissioners and Directors who will be re-
mekanisme yang transparan, objektif, dan akuntabel, nominated for the next term. Through a transparent,
Perseroan memastikan proses nominasi dan seleksi objective, and accountable mechanism, the Company
dilakukan secara profesional untuk menghasilkan ensures that the nomination and selection process
kepemimpinan yang berintegritas tinggi dan mampu is conducted professionally to produce leadership
mendorong keberlanjutan bisnis jangka panjang. with high integrity and capable of driving long-term
business sustainability.
Adapun detil mengenai penilaian kinerja Dewan Details regarding the performance assessment of the
Komisaris dan Direksi diungkapkan dalam Laporan Board of Commissioners and Directors are disclosed in
Tahunan halaman 264 dan 288. the Annual Report on page 264 and 288.
Evaluasi Kinerja Board of Commissioners
Dewan Komisaris and Board of Directors
dan Direksi [GRI 2-18] Performance Evaluation [GRI 2-18]
PT Bussan Auto Finance
Perseroan secara rutin melakukan evaluasi tahunan The Company routinely conducts annual performance
terhadap kinerja Dewan Komisaris dan Direksi untuk evaluations of the Board of Commissioners and Board
memastikan efektivitas pengawasan dan pengelolaan of Directors to ensure the effectiveness of overall
perusahaan secara keseluruhan, termasuk aspek company oversight and management, including
ekonomi, sosial, dan lingkungan. economic, social, and environmental aspects.
Evaluasi ini dilakukan oleh Dewan Komisaris dengan This evaluation is conducted by the Board of
dukungan Komite Nominasi dan Remunerasi secara Commissioners, with the support of the Nomination
independen, berdasarkan kriteria yang mencakup and Remuneration Committee, independently, based
pelaksanaan strategi, penerapan tata kelola on criteria that include strategy implementation, 171
Page 172
perusahaan yang baik, manajemen risiko, serta good corporate governance, risk management, and
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. compliance with laws and regulations.
Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam The results of these evaluations serve as the basis for
peningkatan praktik tata kelola, serta pertimbangan improving governance practices and as considerations
dalam pengangkatan kembali atau pemberhentian for the reappointment or dismissal of members of
anggota Dewan Komisaris dan Direksi melalui RUPS the Board of Commissioners and Board of Directors
Tahunan. through the Annual General Meeting of Shareholders.
Adapun detil mengenai penilaian kinerja Dewan Detail information about Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi diungkapkan dalam Laporan and Board of Directors performance assessment are
Tahunan halaman 264 dan 288. disclosed in the Annual Report at page 264 and 288.
Kebijakan dan Proses Penetapan Remuneration Policy and
Remunerasi [GRI 2-19, 2-20] Stipulation Process [GRI 2-19, 2-20]
Perseroan telah memiliki kebijakan remunerasi The Company has a remuneration policy formulated
yang disusun berdasarkan prinsip transparansi, based on the principles of transparency, accountability,
akuntabilitas, keadilan, dan keberlanjutan. Dalam fairness, and sustainability. In practice, remuneration
praktiknya, pemberian remunerasi wajib dilakukan must be based on individual performance, fairness
dengan mempertimbangkan prestasi kerja individu, compared to the market or comparable positions, and
tingkat kewajaran jika dibandingkan dengan pasar the achievement of the Company’s long-term strategy.
atau posisi setara, serta pencapaian strategi jangka The Nomination and Remuneration Committee plays
panjang Perseroan. Komite Nominasi dan Remunerasi a key role in this process by periodically reviewing and
berperan penting dalam proses ini dengan meninjau evaluating the remuneration structure and providing
dan mengevaluasi struktur remunerasi secara berkala recommendations to the Board of Commissioners.
dan memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris.
Proses penetapan remunerasi Perseroan dilakukan The Company’s remuneration determination process is
secara berjenjang. RUPS memberikan kuasa kepada carried out in stages. The GMS authorizes the President
Presiden Komisaris untuk menetapkan besaran Commissioner to determine the remuneration amount
remunerasi berdasarkan rekomendasi Komite based on the recommendations of the Nomination
Nominasi dan Remunerasi. Proses ini memastikan and Remuneration Committee. This process ensures
bahwa keputusan remunerasi dilakukan secara that remuneration decisions are made objectively,
objektif, mempertimbangkan kinerja Perseroan serta taking into account the Company’s performance and
dinamika pasar yang relevan. relevant market dynamics.
2025 Sustainability Report
Rincian mengenai struktur dan jumlah remunerasi Detail information about Board of Commissioners and
Dewan Komisaris dan Direksi di tahun 2025 dapat Board of Directors remuneration structure and amount
dilihat dalam Laporan Tahunan. in 2025 can be seen in the Annual Report.
Remunerasi [IFRS S2.29.(g).(i-ii)] Remuneration
Hingga tahun 2025, Perseroan belum mengintegrasikan As of 2025, the Company has not formally integrated
secara formal indikator kinerja terkait perubahan specific climate change-related performance indicators
|
iklim secara spesifik ke dalam struktur remunerasi into its executive management remuneration structure.
manajemen eksekutif. Penilaian kinerja dan pemberian Current performance assessments and remuneration
Laporan Keberlanjutan 2025
remunerasi saat ini masih didasarkan pada indikator are still based on key financial and operational
kinerja utama yang bersifat finansial dan operasional. performance indicators.
Namun demikian, Perseroan telah mulai However, the Company has begun integrating several
mengintegrasikan beberapa indikator kinerja yang performance indicators relevant to sustainability
relevan dengan aspek keberlanjutan ke dalam into its internal performance monitoring, including
pemantauan kinerja internal, antara lain efisiensi operational efficiency through digitalization, financing
operasional melalui digitalisasi, pengembangan development, including for MSMEs, and financing
pembiayaan termasuk kepada UMKM, serta supporting electric vehicles, among other performance
pembiayaan yang mendukung kendaraan listrik, indicators. These indicators indirectly contribute to the
dan indikator kinerja lainnya. Indikator-indikator achievement of the Company’s sustainability goals,
tersebut secara tidak langsung berkontribusi terhadap although they have not been explicitly classified as
172
Page 173
pencapaian tujuan keberlanjutan Perseroan, meskipun climate-related indicators in the remuneration scheme.
belum secara eksplisit diklasifikasikan sebagai Therefore, in this reporting period, the percentage of
indikator terkait iklim dalam skema remunerasi. executive management remuneration directly linked
Dengan demikian, pada periode pelaporan ini, to climate-related considerations remains 0%.
persentase remunerasi manajemen eksekutif yang
secara langsung dikaitkan dengan pertimbangan
terkait iklim masih sebesar 0%.
Ke depan, Perseroan akan secara bertahap mengkaji Going forward, the Company will gradually assess
potensi pengembangan indikator kinerja yang lebih the potential for developing more structured and
terstruktur dan terukur terkait perubahan iklim untuk measurable performance indicators related to
diintegrasikan ke dalam kerangka penilaian kinerja climate change to be integrated into its performance
dan remunerasi manajemen. assessment and management remuneration
framework.
Rasio Remunerasi Total Total Annual Remuneration
Tahunan [GRI 2-21] [FN-CF-270a.1] Ratio [GRI 2-21] [FN-CF-270a.1]
Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan As part of the commitment to improve employee
kesejahteraan dan motivasi kerja, Perseroan secara welfare and motivation, the Company periodically
berkala meninjau dan menyesuaikan gaji karyawan reviews and adjusts employee salaries in accordance
sesuai kebijakan internal dan kondisi pasar. Selain itu, with internal policies and market conditions.
Perseroan menerapkan sistem kompensasi variabel Furthermore, the Company implements a variable
berupa insentif berbasis kinerja bagi karyawan compensation system in the form of performance-
tertentu, khususnya di fungsi penjualan dan penagihan, based incentives for certain employees, particularly in
yang disesuaikan dengan capaian Key Performance sales and collection functions, which are tailored to the
Indicators (KPI) individu. achievement of individual Key Performance Indicators
(KPIs).
Perseroan telah menetapkan KPI terkait pengelolaan The Company has established Key Performance
perubahan iklim, khususnya target pengurangan Indicators (KPIs) related to climate change
emisi operasional perusahaan yang menjadi bagian management, specifically operational emission
dari target dalam Sustainability Framework, sebagai reduction targets, which are part of the Sustainability
bagian dari pengukuran kinerja perusahaan. Framework, as part of the Company’s performance
assessment.
Namun demikian, pada tahun pelaporan ini, However, in this reporting year, these climate-
KPI terkait iklim tersebut belum secara khusus related KPIs have not been specifically integrated
diintegrasikan ke dalam skema penilaian kinerja into the performance assessment scheme that
yang berdampak langsung terhadap remunerasi directly impacts the remuneration of the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi. Ke depan, Perseroan Commissioners and Directors. Going forward, the
akan mempertimbangkan penguatan keterkaitan Company will consider strengthening the link between
antara kinerja keberlanjutan dan remunerasi sebagai sustainability performance and remuneration as
bagian dari pengembangan tata kelola keberlanjutan. part of the sustainability governance development.
[IFRS S1.27.(a).(v)] [IFRS S2.6.(a).(v)] [IFRS S1.27.(a).(v)] [IFRS S2.6.(a).(v)]
Benturan Kepentingan [GRI 2-15] Conflict of Interest [GRI 2-15]
Pengelolaan benturan kepentingan diatur dalam Conflicts of interest management is regulated in
Compliance Standard Policy No. SPRMC-010-004 dan Compliance Standard Policy No. SPRMC-010-004 and
PT Bussan Auto Finance
GCG Guideline No. GP-CP-001-008, yang menjadi GCG Guideline No. GP-CP-001-008, which serve as the
pedoman Perseroan dalam mendeteksi, mencegah, Company’s guidelines for detecting, preventing, and
dan menangani situasi yang dapat memengaruhi handling situations that could affect objectivity in
objektivitas dalam pengambilan keputusan. Kebijakan decision-making. This policy applies to all Company
ini berlaku bagi seluruh insan Perseroan, termasuk personnel, including the Board of Commissioners,
Dewan Komisaris, Direksi, dan karyawan. Directors, and employees.
Benturan kepentingan dapat timbul dalam berbagai Conflicts of interest can arise in various situations,
situasi, antara lain dalam pengambilan keputusan including strategic decision-making, transactions
173
Page 174
strategis, transaksi dengan pihak berelasi, maupun with related parties, and other operational activities.
aktivitas operasional lainnya. Untuk itu, setiap individu Therefore, any individual with a potential conflict of
yang memiliki potensi benturan kepentingan wajib interest must disclose such circumstances transparently
mengungkapkan kondisi tersebut secara transparan and must not be involved in the related decision-
dan tidak diperkenankan terlibat dalam proses making process.
pengambilan keputusan terkait.
Dalam hal terjadi benturan kepentingan antara In the event of a conflict of interest between the
Perseroan dan pihak internal, individu yang Company and an internal party, the individuals
terlibat wajib mengungkapkan kondisi tersebut involved are required to disclose the situation and are
serta dilarang mengambil keputusan yang dapat prohibited from making decisions that could harm
merugikan atau mengurangi keuntungan Perseroan. or reduce the Company’s profits. Any disclosures are
Setiap pengungkapan dicatat dalam risalah rapat recorded in the minutes of the meeting, including their
dengan mencantumkan nama, jabatan, serta dasar names, titles, and the basis for the decisions made.
pertimbangan keputusan yang diambil.
Apabila insiden benturan kepentingan terjadi, laporan If a conflict of interest incident occurs, a report is
disampaikan kepada Direksi dan/atau Dewan Komisaris submitted to the Board of Directors and/or Board
untuk ditindaklanjuti dan dijadikan bahan evaluasi of Commissioners for follow-up and evaluation to
bagi perbaikan tata kelola di masa mendatang. Melalui improve future governance. Through this policy, the
kebijakan ini, Perseroan memastikan setiap keputusan Company ensures that every decision is made ethically,
diambil secara etis, transparan, dan selaras dengan transparently, and in line with the best interests of the
kepentingan terbaik perusahaan serta para pemangku Company and the stakeholders.
kepentingan.
Komunikasi Communication on
Masalah Penting [GRI 2-16] Critical Concern [GRI 2-16]
Perseroan memiliki mekanisme yang transparan The Company has a transparent mechanism to ensure
untuk memastikan setiap isu penting yang berpotensi that any significant issues potentially impacting
memengaruhi keberlanjutan bisnis dapat segera business sustainability are promptly identified,
diidentifikasi, dikomunikasikan, dan ditangani dengan communicated, and appropriately addressed. These
tepat. Isu-isu tersebut dapat meliputi risiko finansial, issues can include financial, operational, legal, social,
operasional, hukum, sosial, maupun lingkungan yang and environmental risks that significantly impact the
berdampak signifikan terhadap kinerja dan reputasi company’s performance and reputation.
perusahaan.
Apabila suatu isu kritis terdeteksi oleh unit bisnis atau If a critical issue is detected by the relevant business
2025 Sustainability Report
fungsi terkait, laporan segera disampaikan melalui unit or function, a report is immediately submitted
jalur komunikasi internal yang telah ditetapkan, through established internal communication channels,
termasuk melalui mekanisme pelaporan formal seperti including formal reporting mechanisms such as the
whistleblowing system, laporan tertulis, maupun whistleblowing system, written reports, or special
rapat khusus. Direksi kemudian melakukan penilaian meetings. The Board of Directors then assesses the
atas tingkat urgensi dan dampak isu tersebut, serta urgency and impact of the issue and determines the
menetapkan langkah mitigasi yang diperlukan. necessary mitigation plans.
Isu-isu yang memiliki tingkat signifikansi tinggi Issues of high significance are then reported to the
selanjutnya dilaporkan kepada Dewan Komisaris Board of Commissioners periodically or through special
|
secara berkala maupun melalui pertemuan khusus meetings, depending on their urgency. Throughout
Laporan Keberlanjutan 2025
sesuai dengan tingkat urgensinya. Dalam proses this process, the Board of Directors ensures that the
ini, Direksi memastikan Dewan Komisaris menerima Board of Commissioners receives complete, accurate,
informasi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu, and timely information, enabling effective oversight
sehingga memungkinkan pengawasan dan pemberian and strategic direction.
arahan strategis yang efektif.
Selama periode pelaporan, Dewan Komisaris dan During the reporting period, the Board of
Direksi menerima beberapa isu penting yang Commissioners and Board of Directors received several
disampaikan melalui mekanisme yang tersedia, critical issues raised through established mechanisms,
seperti fraud. Seluruh isu yang disampaikan telah such as fraud. All raised issues were followed up and
ditindaklanjuti dan ditangani secara tepat melalui handled appropriately through internal processes,
proses internal, yaitu dengan whistleblowing system. including the whistleblowing system.
174
Page 175
Selama periode pelaporan, Dewan Komisaris dan During the reporting period, the Board of Commissioners
Direksi menerima beberapa isu penting melalui and Board of Directors received several critical issues
mekanisme yang tersedia, termasuk terkait fraud. raised through established mechanisms, including
Seluruh isu tersebut telah ditindaklanjuti melalui proses fraud. All of these issues were followed up through
internal yang berlaku. Perseroan juga memastikan established internal processes. The Company also
bahwa tidak terdapat isu kritis yang tidak ditangani ensures that no critical issues were left unaddressed
selama periode pelaporan. during the reporting period.
Daftar Pelatihan Terkait List of Sustainability-Related
Keberlanjutan untuk Dewan Training for the Board of
Komisaris, Direksi, Senior Commissioners, Board of
Management & Sustainable Directors, Senior Management
Finance Taskforce & Sustainable Finance Taskforce
[SEOJK E.2] [POJK 5.b] [IDX G-05] [GRI 2-17] [IFRS [SEOJK E.2] [POJK 5.b] [IDX G-05] [GRI 2-17]
S2.6(a)(iii)] [IFRS S2.6(a)(iii)]
Pelatihan bagi Dewan Komisaris dan Direksi sangat Training for the Board of Commissioners and
penting untuk memastikan mereka memiliki Directors is crucial to ensure they have an up-to-date
pemahaman terkini mengenai regulasi serta understanding of regulations and the latest trends
tren terbaru di bidang keberlanjutan, termasuk in sustainability, including sustainable finance and
keuangan berkelanjutan dan tata kelola perusahaan good corporate governance. In addition, the Board of
yang baik. Selain itu, Dewan Komisaris juga telah Commissioners has also attended refresher seminars
mengikuti kegiatan refreshment seminar terkait related to developments in the financing industry,
perkembangan industri pembiayaan, yang bertujuan which aimed to broaden their knowledge of market
untuk memperkaya wawasan mengenai kondisi conditions, challenges, and the direction of industry
pasar, tantangan, serta arah perkembangan industri. development. Further information on these activities is
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan tersebut presented in detail in the Annual Report at page 262
disajikan secara rinci dalam Laporan Tahunan halaman and 285.
262 dan 285.
Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan secara bertahap Therefore, the Company has gradually started to build
mulai meningkatkan kapasitas Dewan Komisaris dan capacity of the Board of Commissioners and Board of
Direksi melalui partisipasi dalam pelatihan terkait Directors through participation in training related to
keberlanjutan dan perubahan iklim sebagaimana sustainability and climate change, as presented in the
disajikan pada tabel di bawah. Pelatihan tersebut table below. The training covers understanding climate
mencakup pemahaman mengenai risiko iklim sesuai risk according to the IFRS S1 and S2 frameworks,
kerangka IFRS S1 dan S2, pengelolaan risiko transisi managing transition and physical risks in the financial
dan fisik pada sektor keuangan, serta pengembangan sector, and developing a climate transition plan as
climate transition plan sebagai bagian dari arah part of the future strategic direction. These activities
strategis ke depan. Kegiatan ini diharapkan dapat are expected to support the strengthening of initial
mendukung penguatan pemahaman awal atas isu understanding of sustainability and climate issues in
keberlanjutan dan iklim dalam proses pengambilan the decision-making process, which will continue to
keputusan, yang ke depan akan terus dikembangkan be developed in a more structured manner in line with
secara lebih terstruktur seiring dengan kebutuhan dan needs and evolving best practices.
perkembangan praktik terbaik.
CLIMATE
CLIMATE RISK TRANSITION &
NAMA JABATAN TRANSITION
(IFRS S1 & S2) (29 PHYSICAL RISK (4
NAME POSITION PLAN (24 NOV
NOV 2024) JUL 2024) 2025)
PT Bussan Auto Finance
Toshiyuki Presiden Komisaris
- √ -
Kojima President Commissioner
Naotaka Komisaris
- - -
Takeshita Commissioner
Masami Komisaris
- √ -
Shiobara Commissioner
Komisaris Independen
Dani
Independent √ - √
Firmansjah
Commissioner
175
Page 176
CLIMATE
CLIMATE RISK TRANSITION &
NAMA JABATAN TRANSITION
(IFRS S1 & S2) (29 PHYSICAL RISK (4
NAME POSITION PLAN (24 NOV
NOV 2024) JUL 2024) 2025)
Komisaris Independen
Prabowo Independent √ - √
Commissioner
Komisaris Independen
Nurdayadi Independent √ - √
Commissioner
Presiden Direktur
Lynn Ramli* √ - -
President Director
Presiden Direktur
Koji Kato √ √ √
President Director
Wakil Presiden Direktur
Akira Sugai √ √ √
Vice President DIrector
Direktur
Sigit Sembodo √ - √
Director
Direktur
A Lung Ng √ - √
Director
Direktur
Yudono √ - √
Director
* Efektif tidak menjabat sebagai Presiden Direktur Perseroan per * No longer serving as Director effectively applied as per September
tanggal 30 September 2025. 30, 2025.
Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, anggota As part of their capacity building, members of the
Sustainable Finance Task Force juga mengikuti Sustainable Finance Task Force also participated in
berbagai pelatihan terkait keberlanjutan dan various training sessions related to sustainability and
perubahan iklim. Pelatihan tersebut mencakup aspek climate change. These sessions covered aspects of
pengelolaan risiko iklim, pengembangan rencana climate risk management, transition plan development,
transisi, serta pemahaman terhadap taksonomi and understanding the taxonomy of sustainable
keuangan berkelanjutan di Indonesia. Kegiatan finance in Indonesia. These sessions were conducted
ini dilakukan secara bertahap untuk mendukung in stages to support increased technical understanding
peningkatan pemahaman teknis dalam pengelolaan in managing climate-related risks and opportunities.
2025 Sustainability Report
risiko dan peluang terkait iklim.
NAMA PELATIHAN TANGGAL TOPIK UTAMA FOKUS PEMBELAJARAN PARTISIPASI JUMLAH
TRAINING NAME DATE MAIN TOPIC TRAINING FOCUS PARTICIPANT TOTAL
Climate Risk 15-16 Risiko Iklim & Pemahaman risiko fisik dan Anggota SF 11
Management and September Perencanaan transisi serta pengenalan Task Force
Scenario Analysis 2025 Transisi analisis skenario dan
(CRMS) & Transition perencanaan transisi
|
Planning
Laporan Keberlanjutan 2025
Climate Risk September Climate Risk & Understanding physical SF Task Force 11
Management and 15-16, Transition Plan and transition risks and an member
Scenario Analysis 2025 introduction to scenario
(CRMS) & Transition analysis and transition
Planning planning
176
Page 177
NAMA PELATIHAN TANGGAL TOPIK UTAMA FOKUS PEMBELAJARAN PARTISIPASI JUMLAH
TRAINING NAME DATE MAIN TOPIC TRAINING FOCUS PARTICIPANT TOTAL
Climate Transition 24 Strategi Pengembangan arah Anggota SF 51
Plan: Strategic November Transisi Iklim strategis dan climate Task Force
Direction for 2025 transition plan sesuai IFRS serta seluruh
Leadership in the S2 Senior
IFRS S2 Era Management
Climate Transition November Climate Development of strategic SF Task Force 51
Plan: Strategic 24, 2025 Transition direction and climate member and
Direction for Strategy transition plan in all Senior
Leadership in the accordance with IFRS S2 Management
IFRS S2 Era
Bimbingan Teknis 20 Juni Taksonomi Klasifikasi kegiatan Anggota SF 15
Taksonomi Keuangan 2025 Keuangan usaha berkelanjutan dan Task Force
Berkelanjutan Berkelanjutan penerapan TKBI dalam
Indonesia (TKBI) portofolio pembiayaan
Technical Guidance June 20, Sustainable Classification of SF Task Force 15
for the Indonesian 2025 Finance sustainable business member
Sustainable Finance Taxonomy activities and application
Taxonomy (TKBI) of TKBI in financing
portfolios
Untuk memastikan bahwa seluruh jenjang organisasi To ensure that all levels of the organization have a
memiliki pemahaman yang selaras terkait perubahan unified understanding of climate change, the Company
iklim, Perseroan secara bertahap melaksanakan is gradually implementing a capacity-building program
program capacity building melalui e-learning yang through e-learning, accessible to employees at their
dapat diakses oleh karyawan sesuai dengan jenjang respective levels. This program, implemented from
jabatan masing-masing. Program ini telah dilaksanakan 2024 to 2025, using a customized approach based
sejak tahun 2024 hingga 2025 dengan pendekatan on role and level of responsibility, ensuring that the
yang disesuaikan (customized) berdasarkan peran material presented is more relevant to the needs of
dan tingkat tanggung jawab, sehingga materi yang each employee group.
disampaikan lebih relevan dengan kebutuhan masing-
masing kelompok karyawan.
NAMA PELATIHAN TANGGAL TOPIK UTAMA FOKUS PEMBELAJARAN PARTISIPASI JUMLAH
TRAINING NAME DATE MAIN TOPIC TRAINING FOCUS PARTICIPANT TOTAL
E-Learning 22 Perubahan Pemahaman perubahan Departemen 241
Sustainable Finance November iklim dan iklim, risiko fisik dan Head hingga
“Perubahan Iklim” - 15 dampaknya transisi, serta implikasi Senior
(Leader Level) Desember terhadap terhadap individu dan Management
2024 perusahaan perusahaan pembiayaan
November Climate Understanding climate Department 241
22 - change and change, physical and Head to Senior
December its impact on transition risks, and Management
PT Bussan Auto Finance
15, 2024 companies implications for individuals
and finance companies
177
Page 178
NAMA PELATIHAN TANGGAL TOPIK UTAMA FOKUS PEMBELAJARAN PARTISIPASI JUMLAH
TRAINING NAME DATE MAIN TOPIC TRAINING FOCUS PARTICIPANT TOTAL
E-Learning 16 Mei - Dasar Pengenalan perubahan Assistant
Sustainable Finance 14 Juni perubahan iklim, kesadaran risiko, dan Manager ke 2,032
“Perubahan Iklim” 2025 iklim dan peran karyawan dalam bawah
(Staff Level) relevansi mendukung keberlanjutan
terhadap
operasional
May 16 - Climate Introduction to climate Assistant 2,032
June 14, change change, risk awareness, Manager and
2025 fundamentals and the role of employees below
and relevance in supporting sustainability
to operations
E-Learning 15 Dec Perubahan Pemahaman dasar Field staff 4,499
Sustainable Finance 2025 - 6 iklim dalam perubahan iklim dan (Credit
“Perubahan Iklim” Feb 2026 konteks keterkaitannya dengan Marketing
(Field Staff Level) operasional aktivitas operasional Officer &
lapangan lapangan Account
Receivable
Officer)
December Climate Basic understanding 4,499
15, 2025 change in the of climate change and
- February context of field its relationship to field
6, 2026 operations operational activities
2025 Sustainability Report
|
Laporan Keberlanjutan 2025
178
Page 179
MANAJEMEN RISIKO
RISK MANAGEMENT [SEOJK E.3.] [POJK 5.c] [IFRS S1.44.(a-c)]
Perseroan telah membentuk Divisi Manajemen Risiko The Company has established a Risk Management
& Kepatuhan (Risk Management & Compliance & Compliance Division in accordance with the
Division) sesuai dengan ketentuan POJK No. 44/ provisions of POJK No. 44/POJK.05/2020 concerning
POJK.05/2020 tentang Penerapan Manajemen the Implementation of Risk Management for Non-
Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank, yang Bank Financial Services Institutions, which was later
kemudian diubah melalui Peraturan Anggota Dewan amended through the Regulation of the Members
Komissioner OJK (PADK) No. 48/PADK.06/2025 of the OJK Board of Commissioners (PADK) No. 48/
tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Lembaga PADK.06/2025 concerning the Implementation of
Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Risk Management for Financing Institutions, Venture
Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Capital Companies, Microfinance Institutions, and
Lainnya. Divisi ini berperan dalam mengidentifikasi, Other Financial Services Institutions. This division plays
mengelola, dan memitigasi risiko yang mungkin a role in identifying, managing, and mitigating risks
muncul dalam pelaksanaan keuangan berkelanjutan, that may arise in the implementation of sustainable
sehingga Perseroan dapat mencapai tujuan bisnis dan finance, so that the Company can achieve its business
keberlanjutan dengan aman. and sustainability goals safely.
Perseroan menerapkan manajemen risiko secara The Company implements comprehensive risk
komprehensif, yang mencakup proses identifikasi, management, which includes the identification,
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko measurement, monitoring, and control of eight key risk
terhadap delapan kategori risiko utama bagi Lembaga categories for Non-Bank Financial Services Institutions
Jasa Keuangan Non-Bank (LJKNB), yaitu: risiko kredit, (LJKNB): credit risk, market risk, operational risk,
risiko pasar, risiko operasional, risiko strategi, risiko strategic risk, liquidity risk, legal risk, compliance risk,
likuiditas, risiko hukum, risiko kepatuhan, dan risiko and reputational risk. A complete explanation of these
reputasi. Penjelasan lengkap mengenai kedelapan eight risk types can be found in the 2025 Annual
jenis risiko tersebut dapat ditemukan dalam Laporan Report. Evaluations are conducted periodically to
Tahunan 2025. Evaluasi dilakukan secara berkala ensure that all potential risks that could impact the
untuk memastikan seluruh potensi risiko yang dapat company’s performance are effectively managed.
memengaruhi kinerja perusahaan dapat terkelola
secara efektif.
Delapan Risiko Utama
EIGHT KEY RISKS
RISIKO
STRATEGIS
STRATEGIC RISK
RISIKO RISIKO
REPUTASI OPERASIONAL
REPUTATION RISK OPERATIONAL RISK
RISIKO RISIKO
PT Bussan Auto Finance
KEPATUHAN KREDIT
COMPLIANCE RISK CREDIT RISK
RISIKO RISIKO
HUKUM PASAR
LEGAL RISK MARKET RISK
RISIKO
LIKUIDITAS
LIQUIDIY RISK
179
Page 180
Manajemen Risiko Climate Risk Management
Iklim [IFRS S2.25.(a-c)] [IFRS S2.22.(a-b)] [IFRS S2.25.(a-c)] [IFRS S2.22.(a-b)]
Sejalan dengan tuntutan pasar dan regulasi, Perseroan In line with market and regulatory demands, the
telah memulai proses identifikasi, penilaian, serta Company has started the climate-related risks
pengelolaan risiko dan peluang terkait iklim sejak tahun and opportunities identification, assessment,
2024 dengan mengacu pada International Financial and managing process since 2024, referring to
Reporting Standard (IFRS) S2 tentang Pengungkapan International Financial Reporting Standard (IFRS)
Terkait Iklim. Pengelolaan risiko iklim diintegrasikan S2 on Climate-Related Disclosures. Climate risk
ke dalam kerangka manajemen risiko Perseroan management is integrated into the Company’s
secara keseluruhan (Enterprise Risk Management/ overall risk management framework (Enterprise Risk
ERM) dan tidak ditangani secara terpisah, melainkan Management/ERM) and is not handled separately, but
dipetakan ke dalam kategori risiko utama seperti rather mapped to key risk categories such as credit risk,
risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional, risiko market risk, operational risk, liquidity risk, and strategic
likuiditas, dan risiko strategis. Proses ini dilaksanakan risk. This process is implemented through coordination
melalui koordinasi antara Divisi Corporate Planning & between the Corporate Planning & Secretary Division,
Secretary, Divisi Manajemen Risiko & Kepatuhan, serta the Risk Management & Compliance Division, and the
Divisi Corporate Accounting di bawah pengawasan Corporate Accounting Division under the supervision
Sustainable Finance Task Force, serta melibatkan of the Sustainable Finance Task Force, and involves
fungsi terkait lainnya, sehingga risiko dan peluang other related functions, so that climate-related risks
terkait iklim mulai dipertimbangkan dalam proses and opportunities begin to be considered in business
pengambilan keputusan bisnis, termasuk dalam decision-making process, including in financing
pengelolaan portofolio pembiayaan, pengembangan portfolio management, product development, and
produk, dan perencanaan strategis. [IFRS S2.25(c)] strategic planning. [IFRS S2.25(c)]
Dalam proses identifikasi dan analisis risiko serta In the process of identifying and analyzing climate-
peluang terkait iklim, Perseroan menggunakan related risks and opportunities, the Company uses
berbagai input dan parameter yang mencakup data various inputs and parameters, including internal data,
internal, seperti data operasional, data portofolio such as operational data, financing portfolio data by
pembiayaan berdasarkan sektor, jenis aset, dan sector, asset type, and geographic region, as well as
wilayah geografis, serta data historis terkait gangguan historical data related to operational disruptions or
operasional atau kualitas kredit akibat bencana alam. credit quality due to natural disasters. In addition, the
Selain itu, Perseroan juga mempertimbangkan data Company also considers external data in the form of
eksternal berupa regulasi dan kebijakan pemerintah, government regulations and policies, global references
referensi global seperti IPCC dan GHG Protocol, serta such as the IPCC and the GHG Protocol, and weather
data cuaca dan bencana dari instansi pemerintah and disaster data from government agencies such as
seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana the National Disaster Management Agency (BNPB).
(BNPB).
2025 Sustainability Report
Sebagai perusahaan pembiayaan, Perseroan As a financing company, the Company recognizes that
menyadari bahwa eksposur utama terhadap risiko its primary exposure to climate-related risks stems
terkait iklim tidak hanya berasal dari aktivitas not only from operational activities but also from its
operasional, tetapi juga dari portofolio pembiayaan financing portfolio (financed emissions), particularly
(financed emissions), khususnya pada pembiayaan in motor vehicle financing. Therefore, in the risk
kendaraan bermotor. Oleh karena itu, dalam proses identification and analysis process, the Company has
identifikasi dan analisis risiko, Perseroan mulai begun considering the portfolio’s risk profile, including
mempertimbangkan profil risiko portofolio, termasuk potential asset impairments, changes in consumer
potensi penurunan nilai aset, perubahan preferensi preferences, and developments in low-emission vehicle
konsumen, serta perkembangan teknologi kendaraan technology. The Company has also begun utilizing
|
rendah emisi. Perseroan juga mulai memanfaatkan limited climate-related scenario analysis as part of its
Laporan Keberlanjutan 2025
analisis skenario terkait iklim secara terbatas sebagai risk and opportunity identification process, particularly
bagian dari pengembangan proses identifikasi risiko to understand the potential impact of policy changes
dan peluang, khususnya untuk memahami potensi and market dynamics on the financing portfolio.
dampak perubahan kebijakan dan dinamika pasar This approach is currently qualitative and based on
terhadap portofolio pembiayaan. Pendekatan ini saat macroeconomic assumptions, and will be gradually
ini masih bersifat kualitatif dan berbasis asumsi makro, developed into a more structured and quantitative
dan akan terus dikembangkan secara bertahap menuju approach. [IFRS S2.25(a)(i), 25(a)(ii)]
pendekatan yang lebih terstruktur dan kuantitatif.
[IFRS S2.25(a)(i), 25(a)(ii)]
180
Page 181
Risiko terkait iklim yang teridentifikasi dinilai Identified climate-related risks are assessed based on
berdasarkan sifat risiko, baik fisik maupun transisi, their nature, both physical and transitional, as well
serta berdasarkan kemungkinan terjadinya dan as their likelihood of occurrence and the magnitude
besaran dampaknya terhadap operasional dan of their impact on the Company’s operations
kinerja keuangan Perseroan, dengan menggunakan and financial performance, using quantitative
pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang selaras and qualitative approaches aligned with the risk
dengan metodologi penilaian risiko dalam kerangka assessment methodology within the ERM framework.
ERM. Perseroan memberikan perhatian lebih pada The Company has higher concern towards risks that
risiko yang berpotensi memengaruhi model bisnis, have the potential to impact its business model, the
kualitas portofolio pembiayaan, dan kepatuhan quality of its financing portfolio, and regulatory
terhadap regulasi. Pada tahun 2025, Perseroan compliance. In 2025, the Company focused on
berfokus pada penguatan proses identifikasi strengthening the process of identifying and mapping
dan pemetaan awal eksposur risiko terkait iklim initial climate-related risk exposures as part of
sebagai bagian dari pengembangan kerangka developing a more comprehensive risk management
manajemen risiko yang lebih komprehensif. Ke depan, framework. Going forward, monitoring of climate-
pemantauan risiko terkait iklim akan terus diperkuat related risks will continue to be gradually strengthened
secara bertahap melalui integrasi dalam pelaporan through integration into management reporting, the
kepada manajemen, pengembangan indikator risiko development of relevant Key Risk Indicators (KRIs), and
utama (Key Risk Indicators/KRI) yang relevan, serta enhanced evaluation of financing portfolio exposures
peningkatan evaluasi eksposur portofolio pembiayaan based on sectors and geographic regions vulnerable to
berdasarkan sektor dan wilayah geografis yang rentan climate risk. [IFRS S2.25(a)(iii), 25(a)(iv), 25(a)(v)]
terhadap risiko iklim. [IFRS S2.25(a)(iii), 25(a)(iv), 25(a)(v)]
Dibandingkan dengan periode pelaporan sebelumnya, Compared to the previous reporting period, in
pada tahun 2025 Perseroan mulai memperluas 2025, the Company began expanding the scope of
cakupan identifikasi risiko terkait iklim dan melakukan climate-related risk identification and undertook
penguatan awal dalam pemetaan eksposur initial strengthening in mapping the exposure
portofolio pembiayaan terhadap risiko tersebut, of its financing portfolio to these risks, as well as
serta peningkatan integrasi ke dalam kerangka increasing integration into the risk management
manajemen risiko. Tidak terdapat perubahan material framework. There were no material changes in the
dalam metodologi penilaian risiko yang digunakan, risk assessment methodology used, but there were
namun terdapat pengembangan dalam cakupan dan improvements in the scope and depth of the analysis
kedalaman analisis yang dilakukan. Selain itu, proses conducted. Furthermore, the process of identifying
identifikasi dan pengelolaan peluang terkait iklim mulai and managing climate-related opportunities began
dipertimbangkan secara terintegrasi dengan proses to be considered in an integrated manner with the
manajemen risiko dan perencanaan strategis, dengan risk management and strategic planning processes,
memperhatikan potensi peluang yang timbul dari taking into account potential opportunities arising
perubahan preferensi konsumen menuju kendaraan from changing consumer preferences towards low-
rendah emisi, perkembangan teknologi kendaraan emission vehicles, developments in electric and hybrid
listrik dan hybrid, serta kebijakan pemerintah terkait vehicle technology, and government policies related to
ekonomi rendah karbon. Ke depan, pendekatan ini akan a low-carbon economy. Going forward, this approach
terus dikembangkan secara bertahap, termasuk dalam will continue to be developed gradually, including in
mendukung pengembangan portofolio pembiayaan supporting the development of a more sustainable
yang lebih berkelanjutan. [IFRS S2.25(a)(vi), 25(b)] financing portfolio. [IFRS S2.25(a)(vi), 25(b)]
Secara keseluruhan, Perseroan telah mulai Overall, the Company has begun developing a process
mengembangkan proses pengelolaan risiko dan for managing climate-related risks and opportunities,
peluang terkait iklim yang mencakup tahapan encompassing the stages of identification,
identifikasi, penilaian, prioritisasi, pengelolaan, assessment, prioritization, management, monitoring,
pemantauan, dan komunikasi yang selaras dengan and communication, aligned with the ERM framework.
kerangka ERM. Implementasi proses ini masih This process is being implemented gradually and will
dilakukan secara bertahap dan akan terus diperkuat continue to be strengthened going forward, allowing
PT Bussan Auto Finance
ke depan, sehingga risiko dan peluang terkait iklim climate-related risks and opportunities to be further
dapat semakin terintegrasi dalam proses bisnis dan integrated into the Company’s business processes and
pengambilan keputusan Perseroan. [IFRS S2.25(a)–(c)] decision-making. [IFRS S2.25(a)–(c)]
Untuk memudahkan pemahaman atas kemungkinan To ease the understanding on the possibility of climate
terjadinya risiko dan peluang iklim, Perseroan telah risks and opportunities occurance, the Company has
mendefinisikan jangka waktu terjadinya risiko dan defined the timeframe for the risks and opportunities
peluang, yang telah diselaraskan dengan arah strategi event, which has been aligned with the business
bisnis. strategy direction.
181
Page 182
Jangka Waktu Risiko dan Peluang Iklim
CLIMATE RISK AND OPPORTUNITY TIMELINE [IFRS S2.10.(c-d)] [IFRS S1.30.(b-c)]
JANGKA WAKTU DEFINISI
TIMELINE DEFINITION
Jangka pendek < 2 tahun/years
Short term
Jangka menengah 2-5 tahun/years
Medium term
Jangka panjang >5 tahun/years
Long term
Penjelasan mengenai jenis risiko dan peluang terkait Description of identified climate-related risks and
iklim yang telah teridentifikasi diuraikan dalam opportunities is provided in the following table, which
tabel berikut yang merangkum risiko dan peluang summarizes the climate-related risks and opportunities
terkait iklim yang diidentifikasi Perseroan, dengan identified by the Company, considering portfolio
mempertimbangkan eksposur portofolio, skenario exposure, relevant climate change scenarios, and
perubahan iklim yang relevan, serta dampaknya their impact on the Company’s business model and
terhadap model bisnis dan kinerja keuangan Perseroan. financial performance.
Daftar Risiko dan Peluang Iklim
LIST OF CLIMATE RISK AND OPPORTUNITY [IFRS S2.9.(a)] [IFRS S2.10.(a-c)] [IFRS S2.13.(a-b)] [IFRS S2.15.(a-b)]
Risiko Kredit
Credit Risk
1
Kejadian Risiko/Peluang Risk/Opportunities Event
Penurunan kemampuan bayar debitur akibat A decline in debtors’ repayment capacity due to the
dampak bencana alam (banjir, kekeringan, dll) yang impact of natural disasters (floods, droughts, etc.)
memengaruhi pendapatan rumah tangga dan UMKM affecting household and SME income
Kategori Iklim Climate Category
2025 Sustainability Report
Fisik (Akut & Kronis) Physical (Acute & Chronic)
Skenario Relevan Relevant Scenario
Peningkatan frekuensi dan intensitas bencana yang Increased frequency and intensity of disasters that
menurunkan pendapatan debitur reduce debtors’ income
Parameter Skenario Scenario Parameters (Assumptions)
Penurunan pendapatan rumah tangga/UMKM di Decline in household and SME income in affected areas;
wilayah terdampak; peningkatan kejadian gagal increase in defaults; disruption of local economic activity
|
bayar; gangguan aktivitas ekonomi lokal
Laporan Keberlanjutan 2025
Eksposur Utama Main Exposure
Portofolio pembiayaan di wilayah rawan bencana dan Financing portfolio in disaster-prone areas and high-
sektor rentan risk sectors
Kemungkinan & Rentang Waktu Likelihood & Time Horizon
Tinggi; jangka pendek–menengah High; short to medium term
Dampak ke Business Model & Value Chain Impact on the Business Model and Value Chain
Penurunan kualitas portofolio; peningkatan NPF; Decline in portfolio quality; increase in NPF; disruption
gangguan arus kas masuk dari debitur to cash inflows from debtors
182
Page 183
Rencana Pengelolaan Mitigation Plan
• Integrasi risiko iklim dalam credit scoring dan • Integration of climate risk in credit scoring and
underwriting (Akan dilakukan kajian). underwriting (To be reviewed).
• Penyesuaian limit, tenor, dan DP untuk wilayah/ • Adjustment of limits, tenors, and down payments
sektor berisiko tinggi (Akan dilakukan kajian). for high-risk regions/sectors (To be reviewed).
• Pengembangan early warning system berbasis • Development of early warning systems based on
data iklim dan geografis (Akan dilakukan kajian). climate and geographic data (To be reviewed).
• Skema restrukturisasi kredit untuk debitur • Credit restructuring schemes for disaster-affected
terdampak bencana (Telah dilakukan). debtors (Already implemented).
• Diversifikasi portofolio ke sektor/area yang lebih • Portfolio diversification towards more resilient
resilien (Akan dilakukan kajian) sectors/areas (To be reviewed)
Rencana Aksi pada Rantai Nilai Action Plan for the Value Chain
Edukasi debitur terkait manajemen risiko; kolaborasi Educate debtors on risk management; collaborate with
dengan asuransi dan pihak ketiga untuk perlindungan insurance companies and third parties to mitigate risk
risiko
Dampak Keuangan yang Diperkirakan Anticipated Financial Effects
• Peningkatan NPF (non-performing financing) • Increase in NPF (non-performing financing) due to
akibat penurunan kemampuan bayar. a decline in repayment capacity.
• Peningkatan CKPN (impairment) seiring • Increase in impairment charges in line with the
memburuknya kualitas kredit. deterioration of credit quality.
• Potensi penurunan pendapatan bunga akibat • Potential decline in interest income due to
restrukturisasi atau gagal bayar. restructuring or defaults.
• Dampak ke laba melalui peningkatan beban kredit • Impact on profit through increased credit expenses
dan penurunan revenue and decreased revenue
Potensi Peluang Potential Opportunities
Penguatan model credit risk berbasis iklim; peluang Improvement of climate-based credit risk models;
pengembangan produk pembiayaan dengan proteksi opportunities for the development of financing
risiko products with risk protection
Kejadian Risiko/Peluang Risk/Opportunities Event
Penurunan nilai agunan (misalnya kendaraan atau A decline in the collateral value (e.g., vehicles or assets
aset di wilayah terdampak bencana) in disaster-affected areas)
Kategori Iklim Climate Category
Fisik (Akut & Kronis) Physical (Acute & Chronic)
Skenario Relevan Relevant Scenario
Peningkatan frekuensi bencana (banjir, longsor) yang Increased frequency of disasters (floods, landslides)
merusak aset pembiayaan that damage financed assets
Parameter Skenario Scenario Parameters (Assumptions)
Peningkatan kejadian banjir di wilayah tertentu; Increase in flooding in certain areas; decline in the market
penurunan nilai pasar kendaraan terdampak; value of affected vehicles; increase in property damage
peningkatan kerusakan aset
Eksposur Utama Main Exposure
Portofolio pembiayaan kendaraan dan aset di wilayah Vehicle and asset financing portfolio in disaster-prone
rawan bencana areas
PT Bussan Auto Finance
Kemungkinan & Rentang Waktu Likelihood & Time Horizon
Sedang–tinggi; jangka pendek–menengah Moderate to high; short to medium term
Dampak ke Business Model & Value Chain Impact on the Business Model and Value Chain
Penurunan nilai recovery; peningkatan loss given Decline in recovery rates; increase in loss given default
default (LGD); tekanan pada kualitas portofolio (LGD); pressure on portfolio quality.
Rencana Pengelolaan Mitigation Plan
• Integrasi risiko geografis dalam penilaian agunan • Integration of geographic risk in collateral
dan underwriting (Dalam kajian). assessment and underwriting (Under review) 183
Page 184
• Penyesuaian loan-to-value (LTV) untuk wilayah • Adjustment of loan-to-value (LTV) ratios for high-
berisiko tinggi (Dalam kajian). risk areas (Under review).
• Peningkatan monitoring nilai agunan secara • Improve the periodic monitoring of collateral
berkala (Telah dilakukan). values (Implemented).
• Mendorong perlindungan asuransi atas aset • Support to insurance coverage for financed assets
pembiayaan (Telah dilakukan). (Implemented).
• Pengembangan model penilaian risiko berbasis • Development of a climate-data-based risk
data iklim (Akan dilakukan kajian). assessment model (To be reviewed).
Rencana Aksi pada Rantai Nilai Action Plan for the Value Chain
Kolaborasi dengan perusahaan asuransi dan pihak Collaboration with insurance companies and third
ketiga untuk mitigasi risiko kerusakan aset parties to mitigate the risk of asset damage
Dampak Keuangan yang Diperkirakan Anticipated Financial Effects
• Peningkatan kerugian kredit akibat penurunan • Increase in credit losses due to a decline in recovery
nilai recovery. value.
• Peningkatan CKPN (impairment) seiring kenaikan • Increase in impairment charges in line with
risiko kerugian. increased loss risk.
• Potensi penurunan nilai agunan (collateral value) • Potential decline in collateral value in credit
dalam perhitungan kredit. calculations.
• Dampak ke laba melalui peningkatan beban • Impact on profit through increased credit loss
kerugian kredit expenses
Potensi Peluang Potential Opportunities
Peningkatan kualitas manajemen risiko kredit; peluang Improvement in the quality of credit risk management;
pengembangan produk pembiayaan dengan proteksi opportunities for the development of financing
lebih baik products with better protection
Risiko Pasar
Market Risk
2
Kejadian Risiko/Peluang Risk/Opportunities Event
Penurunan permintaan pembiayaan kendaraan Decline in demand for financing of high-emission
beremisi tinggi akibat pergeseran preferensi ke vehicles due to a shift in preference toward low-
kendaraan rendah emisi (EV) emission vehicles (EVs)
2025 Sustainability Report
Kategori Iklim Climate Category
Transisi Transition
Skenario Relevan Relevant Scenario
Percepatan adopsi EV didorong regulasi, insentif, dan Accelerated adoption of EVs driven by regulations,
perubahan preferensi konsumen incentives, and changing consumer preferences
Eksposur Utama Main Exposure
|
Portofolio pembiayaan kendaraan konvensional (ICE); Conventional vehicle (ICE) financing portfolio; relations
hubungan dengan dealer dan manufaktur with dealers and manufacturers
Laporan Keberlanjutan 2025
Kemungkinan & Rentang Waktu Likelihood & Time Horizon
Tinggi; jangka pendek–menengah High; short to medium term
Dampak ke Business Model & Value Chain Impact on the Business Model and Value Chain
Penurunan volume pembiayaan ICE; risiko stranded Decline in ICE financing volume; risk of stranded assets
asset pada portofolio tertentu; perubahan struktur in certain portfolios; changes in demand structure.
permintaan
184
Page 185
Rencana Pengelolaan Mitigation Plan
• Penyesuaian portofolio secara bertahap dari ICE ke • Gradual portfolio transition from ICE to EV (Under
EV (Dalam kajian). review).
• Pengembangan produk pembiayaan khusus EV • Development of financing products specifically for
(Telah dilakukan). EVs (Completed).
• Penyesuaian kebijakan kredit dan residual value • Adjustment of credit policies and residual value
untuk kendaraan ICE (Dalam kajian). guidelines for ICE vehicles (Under review).
• Monitoring tren pasar dan regulasi secara berkala • Regular monitoring of market trends and
(Telah dilakukan). regulations (Completed).
• Menetapkan risk based pricing, untuk asset yang • Establish risk-based pricing for assets financed in
dibiayain diwilayah yang rentan terhadap bencana natural disaster-prone areas or where market value
alam atau nilai pasarnya turun lebih cepat karena depreciates more rapidly due to technological
transisi teknologi maka akan dikenakan suku bunga transition, which will be subject to higher interest
yang lebih tinggi atau tenor yang lebih pendek rates or shorter tenors (Under review).
(Dalam kajian).
Rencana Aksi pada Rantai Nilai Action Plan for the Value Chain
Kolaborasi dengan dealer untuk mendorong Collaboration with dealers to promote EV financing;
pembiayaan EV; edukasi konsumen terkait produk consumer education regarding low-emission products
rendah emisi
Dampak Keuangan yang Diperkirakan Anticipated Financial Effects
• Potensi penurunan pendapatan dari pembiayaan • Potential decline in revenue from ICE financing.
ICE. Di sisi lain, terdapat potensi peningkatan On the contrary, there is potential for increased
pendapatan dari portofolio baru (EV/hybrid) revenue from the new portfolio (EV/hybrid) as
seiring pergeseran permintaan pasar. market demand shifts.
• Potensi tekanan margin akibat perubahan pricing • Potential margin pressure due to changes in pricing
dan demand. and demand.
• Kebutuhan investasi awal untuk pengembangan • Initial investment requirements for EV business
bisnis EV. development.
• Dampak ke laba melalui penurunan revenue ICE • Impact on profit through a decline in ICE revenue
dan peningkatan biaya transisi and increased transition costs
Potensi Peluang Potential Opportunities
Akselerasi pembiayaan EV; diversifikasi portofolio; Acceleration of EV financing; portfolio diversification;
peluang pertumbuhan baru dari segmen rendah emisi new growth opportunities from the low-emission
segment
Risiko Operasional
Operational Risk
3
Kejadian Risiko/Peluang Risk/Opportunities Event
Gangguan operasional akibat bencana alam seperti Operational disruptions due to natural disasters such
banjir, tanah longsor, dan kejadian ekstrem lainnya as floods, landslides, and other extreme events that
yang mengganggu operasional kantor jaringan disrupt the operations of the Company’s branch
PT Bussan Auto Finance
Perseroan network
Kategori Iklim Climate Category
Fisik (Akut) Physical (Acute)
Skenario Relevan Relevant Scenario
Peningkatan frekuensi dan intensitas bencana alam di Increased frequency and intensity of natural disasters
wilayah operasional in operational regions
185
Page 186
Eksposur Utama Main Exposure
Jaringan kantor cabang di wilayah rawan bencana; Branch network in disaster-prone areas; front-office
aktivitas operasional front office dan collection and collection operations
Kemungkinan & Rentang Waktu Likelihood & Time Horizon
Sedang–tinggi; jangka pendek–menengah Moderate to high; short to medium term
Dampak ke Business Model & Value Chain Impact on the Business Model and Value Chain
Gangguan operasional cabang; keterlambatan Disruption to branch operations; delays in customer
layanan kepada konsumen; penurunan produktivitas service; decline in employee productivity; potential
karyawan; potensi gangguan proses collection disruption to the collection process.
Rencana Pengelolaan Mitigation Plan
• Meningkatkan ketahanan infrastruktur dan sistem • Strengthen the resilience of infrastructure and
TI terhadap bencana alam (Telah dilakukan dan IT systems against natural disasters (has been
akan terus dioptimalkan). implemented and will be continuously optimized).
• Menyusun rencana tanggap darurat dan • Develop emergency response and disaster
pemulihan bencana (Telah dilakukan dan akan recovery plans (has been implemented and will be
terus dioptimalkan). continuously optimized).
• Memastikan karyawan memahami prinsip-prinsip • Ensure employees understand the basic principles
dasar penanggulangan bencana (Telah dilakukan of disaster management (has been implemented
dan akan terus dioptimalkan). and will be continuously optimized).
• Melakukan assessment atas mitigasi kerusakan • Conduct assessment of the mitigation of damage
aset Perusahaan yang dapat dialihkan kepada to Company assets that can be transferred to
asuransi, yang mengcover kerugian akibat insurance, covering losses resulting from natural
bencana alam terutama di wilayah yang rentan disasters, particularly in disaster-prone areas
terhadap bencana (Telah dilakukan dan akan terus (has been implemented and will be continuously
dioptimalkan). optimized).
Rencana Aksi pada Rantai Nilai Action Plan for the Value Chain
Koordinasi dengan vendor dan mitra operasional Coordination with vendors and operational partners
untuk menjaga kesinambungan layanan; Optimalisasi to ensure service continuity; optimization of digital
kanal digital untuk mengurangi ketergantungan pada channels to reduce reliance on physical branches;
cabang fisik; Penyesuaian mekanisme pembayaran adjustment of digital payment mechanisms to ensure
digital untuk menjaga kelancaran collection. seamless collection.
Dampak Keuangan yang Diperkirakan Anticipated Financial Effects
• OPEX bisa meningkat akibat biaya pemulihan • OPEX may increase due to operational recovery
operasional, perbaikan fasilitas, dan penguatan costs, facility repairs, and infrastructure upgrades
infrastruktur (backup system, IT). (backup systems, IT).
2025 Sustainability Report
• Potensi penurunan pendapatan operasional akibat • Potential decline in operating revenue due to
terganggunya aktivitas layanan dan collection. disruptions in service and collection activities.
• Potensi peningkatan biaya operasional cabang • Potential increase in temporary branch operating
sementara (relokasi/operasional darurat). costs (relocation/emergency operations).
• Dampak terhadap laba melalui kombinasi kenaikan • Impact on profit through a combination of rising
biaya operasional dan penurunan sementara operating costs and a temporary decline in revenue.
pendapatan.
Potensi Peluang Potential Opportunities
|
Bangunan dan sistem yang tahan dampak Buildings and systems resilient to environmental
Lingkungan; budaya K3 ke karyawan yang lebih kuat; impacts; more robust OHS culture among employees;
Laporan Keberlanjutan 2025
dan meningkatkan business continuity plan (BCP). and enhancement of the business continuity plan
(BCP).
Kejadian Risiko/Peluang Risk/Opportunities Event
Meningkatnya risiko kesehatan dan keselamatan Increased health and safety risks for employees due to
karyawan akibat perubahan cuaca ekstrem extreme weather events.
Kategori Iklim Climate Category
Fisik (Akut & Kronis) Physical (Acute & Chronic)
186
Page 187
Skenario Relevan Relevant Scenario
Peningkatan suhu ekstrem, curah hujan tinggi, dan Increased extreme temperatures, heavy rainfall,
kejadian cuaca tidak menentu yang berdampak pada and unpredictable weather events impacting work
aktivitas kerja activities
Eksposur Utama Main Exposure
Karyawan lapangan (ARO & CMO), serta karyawan Field employees (ARO & CMO), as well as operational
operasional di wilayah dengan paparan cuaca tinggi staff in regions with high weather exposure
Kemungkinan & Rentang Waktu Likelihood & Time Horizon
Sedang–tinggi; jangka pendek–menengah Moderate to high; short to medium term
Dampak ke Business Model & Value Chain Impact on the Business Model and Value Chain
Penurunan produktivitas karyawan; peningkatan Decline in employee productivity; increased
absensi; potensi gangguan aktivitas collection dan absenteeism; potential disruption to collection
survei lapangan; risiko keselamatan kerja termasuk activities and field surveys; occupational safety risks,
kecelakaan di jalan raya including traffic accidents
Rencana Pengelolaan Mitigation Plan
• Jam kerja dan pola kunjungan lapangan untuk • Working Hours and Field Visit Requirements for
ARO/CMO (Akan dilakukan kajian). ARO/CMO (To be reviewed).
• Digitalisasi proses collection & survei (tele- • Digitization of collection and survey processes
collection, e-survey) untuk mengurangi kunjungan (tele-collection, e-survey) to reduce physical visits
fisik (Telah dilakukan dan akan terus dioptimalkan). (has been implemented and will be continuously
optimized).
• Penyediaan perlindungan kesehatan (APD, • Provision of health protection (PPE, supplemental
asuransi tambahan, medical check-up berkala) insurance, periodic medical check-ups) (Ongoing/
(Sedang berjalan/partially implemented). partially implemented).
• Implementasi early warning system cuaca berbasis • Implementation of a location-based weather early
lokasi untuk aktivitas lapangan (Akan dilakukan warning system for field activities (To be reviewed).
kajian).
• Integrasi risiko HSE berbasis iklim dalam SOP • Integration of climate-based HSE risks into
operasional & pelatihan rutin (Akan dilakukan operational SOPs and routine training (To be
kajian). reviewed).
Rencana Aksi pada Rantai Nilai Action Plan for the Value Chain
Edukasi mitra/vendor terkait protokol kerja aman; Educate partners/vendors on safe work protocols;
peningkatan penggunaan kanal digital untuk interaksi increase the use of digital channels for consumer
dengan konsumen interactions.
Dampak Keuangan yang Diperkirakan Anticipated Financial Effects
• OPEX meningkat (biaya kesehatan, perlindungan • Increased OPEX (healthcare costs, employee
karyawan, digital tools). protection, digital tools).
• Potensi penurunan pendapatan operasional akibat • Potential decline in operating revenue due to
penurunan produktivitas. reduced productivity.
• Efisiensi jangka menengah dari digitalisasi • Medium-term efficiency from digitization
(penurunan biaya perjalanan & aktivitas lapangan). (reduction in travel costs and field activities).
• Dampak ke laba dari kenaikan biaya dan fluktuasi • Impact on profits from rising costs and productivity
produktivitas fluctuations
Potensi Peluang Potential Opportunities
Peningkatan kesejahteraan dan perlindungan mproved employee welfare and protection; accelerated
PT Bussan Auto Finance
karyawan; percepatan digitalisasi proses bisnis; digitalization of business processes; enhanced long-
peningkatan efisiensi jangka panjang. term efficiency.
187
Page 188
Risiko Strategis
Strategic Risk
4
Kejadian Risiko/Peluang Risk/Opportunities Event
Peluang ekspansi pembiayaan hijau (hybrid, EV, energy- Opportunities for expansion in green financing (hybrid,
efficient financing) sebagai sumber pertumbuhan baru EV, energy-efficient financing) as a new source of
growth
Kategori Iklim Climate Category
Transisi Transition
Skenario Relevan Relevant Scenario
Percepatan transisi menuju ekonomi rendah karbon; Acceleration of the transition to a low-carbon
peningkatan adopsi kendaraan listrik dan produk economy; increased adoption of electric vehicles and
pembiayaan efisien energi energy-efficient financing products
Parameter Skenario Scenario Parameters (Assumptions)
Pertumbuhan pasar EV; insentif pemerintah; Growth of the EV market; government incentives;
peningkatan kesadaran konsumen terhadap produk increased consumer awareness of green products
hijau
Eksposur Utama Main Exposure
Portofolio pembiayaan kendaraan dan consumer Vehicle financing and consumer financing portfolios;
financing; kemitraan dengan dealer/manufaktur partnerships with dealers/manufacturers
Kemungkinan & Rentang Waktu Likelihood & Time Horizon
Tinggi; jangka menengah–panjang High; medium to long term
Dampak ke Business Model & Value Chain Impact on the Business Model and Value Chain
Perubahan struktur permintaan pembiayaan; peluang Changes in the structure of financing demand;
pertumbuhan portofolio baru; diversifikasi sumber opportunities for new portfolio growth; diversification
pendapatan of revenue sources
Rencana Pengelolaan Mitigation Plan
• Pengembangan produk pembiayaan hybrid dan EV • Development of hybrid and EV financing products
(Sedang berjalan). (Partially implemented).
2025 Sustainability Report
• Kajian atas produk pembiayan efisiensi energi • Study on energy efficiency financing products
(Dalam kajian). (Under review).
• Penyesuaian strategi bisnis untuk beradaptasi • Adjustment of business strategy to adapt to
dengan demand (Telah dilakukan). demand (has been implemented).
• Penyesuaian kebijakan kredit dan pricing untuk • Adjustment of credit policies and pricing for green
produk hijau (Dalam kajian). products (Under review).
• Kemitraan dengan dealer dan ekosistem EV • Partnerships with dealers and the EV ecosystem,
khususnya pembiayan mobil (Telah dilakukan). particularly regarding vehicle financing
(Completed).
• Integrasi keberlanjutan dalam visi dan misi jangka • Integration of sustainability into the company’s
|
panjang perusahaan, serta strategi bisnis (Telah long-term vision and mission, as well as business
Laporan Keberlanjutan 2025
dilakukan). strategy (Completed).
• Edukasi pasar dan konsumen terkait pembiayaan • Market and consumer education regarding green
hijau (Sedang berjalan). financing (Partially implemented).
Rencana Aksi pada Rantai Nilai Action Plan for the Value Chain
Kolaborasi dengan dealer dan ekosistem EV, termasuk Collaboration with EV dealers and ecosystem, including
alignment dengan rencana transisi Yamaha; dukungan alignment with Yamaha transition plan; financing
pembiayaan untuk rantai nilai rendah karbon. support for low-carbon value chain.
Dampak Keuangan yang Diperkirakan Anticipated Financial Effects
• Potensi peningkatan pendapatan dari portofolio • Potential revenue growth from new portfolios.
baru.
188
Page 189
• Diversifikasi revenue stream dan penguatan daya • Diversification of revenue streams and enhanced
saing. competitiveness.
• Potensi akses pendanaan lebih murah (green • Potential access to cheaper financing (green
funding). funding).
• Dampak positif ke laba • Positive impact on profitss
Potensi Peluang Potential Opportunities
Sumber pertumbuhan baru seiring dengan New sources of growth through the development
pengembangan inisiatif dan produk keuangan of sustainable financial initiatives and products;
berkelanjutan; peningkatan reputasi ESG; positioning improved ESG reputation; positioning as a sustainable
sebagai pemain sustainable finance finance leader
Risiko Likuiditas
Liquidity Risk
5
Kejadian Risiko/Peluang Risk/Opportunities Event
Kenaikan biaya dana (cost of fund) akibat perubahan Increased cost of funds due to shifting investor or
persepsi risiko iklim oleh investor atau lender lender perceptions of climate risk
Kategori Iklim Climate Category
Transisi Transition
Skenario Relevan Relevant Scenario
Peningkatan perhatian investor terhadap risiko iklim Increased investor focus on climate and ESG risks;
dan ESG; pembatasan pendanaan ke portofolio restrictions on funding for high-carbon portfolios
berisiko tinggi karbon
Parameter Skenario Scenario Parameters (Assumptions)
Kenaikan spread pendanaan; pengetatan akses ke Increase in funding spreads; tighter access to certain
funding tertentu; peningkatan persyaratan ESG dari funding; stricter ESG requirements from lenders
lender
Eksposur Utama Main Exposure
Sumber pendanaan (bank, obligasi, lender institusi); Financing sources (banks, bonds, institutional lenders);
struktur liabilitas Perseroan the Company’s liability structure
Kemungkinan & Rentang Waktu Likelihood & Time Horizon
Sedang–tinggi; jangka menengah Moderate to high; medium term
Dampak ke Business Model & Value Chain Impact on the Business Model and Value Chain
Peningkatan biaya pendanaan; penurunan daya saing Increased funding costs; reduced competitiveness in
pricing pembiayaan; potensi tekanan margin financing pricing; potential margin pressure
Rencana Pengelolaan Mitigation Plan
• Diversifikasi sumber pendanaan seperti bank, • Diversification of financing sources, such as banks,
pasar modal seperti bond/sukuk, ESG loan (Telah capital markets (e.g., bonds/sukuk), and ESG loans
dilakukan dan akan terus dioptimalkan). (has been implemented and will be continuously
PT Bussan Auto Finance
optimized).
• Peningkatan kualitas disclosure ESG & climate • Improvement of the quality of ESG and climate
risk untuk meningkatkan kepercayaan investor risk disclosures to enhance investor confidence (In
(Sedang berjalan/partially implemented). progress/partially implemented).
• Integrasi risiko iklim dalam manajemen risiko dan • Integration of climate risk into risk management
strategi pendanaan (Dalam kajian). and funding strategies (Under review).
• Engagement dengan kreditur/investor terkait • Engagement with creditors/investors regarding the
strategi keberlanjutan Perseroan (Sedang berjalan/ Company’s sustainability strategy (In progress/
partially implemented) partially implemented).
189
Page 190
Rencana Aksi pada Rantai Nilai Action Plan for the Value Chain
Kolaborasi dengan lender untuk pengembangan skema Collaboration with lenders to develop green financing
pembiayaan hijau; Alignment dengan ekspektasi ESG schemes; align with investor ESG expectations
investor
Dampak Keuangan yang Diperkirakan Anticipated Financial Effects
• Kenaikan biaya bunga (interest expense) akibat • Increase in interest expense due to increase in cost
naiknya cost of fund. of funds.
• Tekanan terhadap margin (NIM/spread) jika tidak • Pressure on margins (NIM/spread) if costs cannot
dapat diteruskan ke konsumen. be passed on to consumers.
• Potensi pembatasan akses pendanaan yang • Potential restrictions on access to funding that
memengaruhi pertumbuhan aset. affect asset growth.
• Dampak ke laba melalui peningkatan biaya • Impact on profits through increased funding costs
pendanaan dan penurunan margin and reduced margins
Potensi Peluang Potential Opportunities
Akses ke sumber pendanaan baru (green financing); Access to new financing sources (green financing);
potensi biaya dana lebih kompetitif dari instrumen potential for more competitive financing costs from
ESG; peningkatan kepercayaan investor ESG instruments; increased investor confidence
Risiko Kepatuhan
Compliance Risk
6
Kejadian Risiko/Peluang Risk/Opportunities Event
Perubahan regulasi (OJK, global standard seperti Regulatory changes (OJK, global standards such as
ISSB, taksonomi hijau) yang meningkatkan kewajiban ISSB, green taxonomy) that increase disclosure and
disclosure dan risk management seiring akan risk management obligations as the OJK is set to issue
diterbitkan pengganti POJK 51/2017 oleh OJK di 2026 replacement of POJK 51/2017 in 2026
Kategori Iklim Climate Category
Transisi Transition
Skenario Relevan Relevant Scenario
Penerapan regulasi yang lebih ketat terkait pelaporan Implementation of stricter regulations regarding
ESG, manajemen risiko iklim, dan klasifikasi aktivitas ESG reporting, climate risk management, and the
2025 Sustainability Report
hijau classification of green activities
Parameter Skenario Scenario Parameters (Assumptions)
Peningkatan kewajiban disclosure termasuk Increased disclosure requirements, including Scope 1–3
emisi Cakupan 1-3; kebutuhan data yang lebih emissions; more granular data requirements; requirement
granular; kewajiban integrasi climate risk dalam risk to integrate climate risk into risk management
management
Eksposur Utama Main Exposure
|
Fungsi kepatuhan, risk management, pelaporan, serta Compliance, risk management, and reporting functions,
seluruh aktivitas pembiayaan dan operasional as well as all financing and operational activities
Laporan Keberlanjutan 2025
Kemungkinan & Rentang Waktu Likelihood & Time Horizon
Tinggi; jangka pendek–menengah High; short to medium term
Dampak ke Business Model & Value Chain Impact on the Business Model and Value Chain
Peningkatan kompleksitas operasional dan pelaporan; Increased operational and reporting complexity; need
kebutuhan penyesuaian proses bisnis dan sistem for adjustments to business processes and systems
Rencana Pengelolaan Mitigation Plan
• Penguatan framework governance ESG dan climate • Strengthening the ESG and climate risk governance
risk (Sedang berjalan/partially implemented). framework (In progress/partially implemented).
190
Page 191
• Pengembangan sistem data dan pelaporan (ESG • Development of data and reporting systems
data infrastructure) (Sedang berjalan/partially (ESG data infrastructure) (In progress/partially
implemented). implemented).
• Peningkatan kapasitas internal seperti pelatihan/ • Enhancement of internal capacity, such as training
awareness (Telah dilakukan dan akan terus and awareness programs (has been implemented
dioptimalkan) and will be continuously optimized)
• Monitoring dan assessment regulasi secara berkala • Periodic monitoring and assessment of regulations
(Telah dilakukan dan akan terus dioptimalkan). (has been implemented and will be continuously
optimized).
• Keterlibatan aktif dengan regulator dan asosiasi • Active engagement with regulators and industry
industri (Telah dilakukan dan akan terus associations (has been implemented and will be
dioptimalkan). continuously optimized).
Rencana Aksi pada Rantai Nilai Action Plan for the Value Chain
Kolaborasi dengan regulator (OJK dan IDX), asosiasi Collaboration with regulators (OJK and IDX),
(APPI), dan pihak eksternal untuk memastikan associations (APPI), and external parties to ensure
alignment dan best practices alignment and best practices
Dampak Keuangan yang Diperkirakan Anticipated Financial Effects
• OPEX meningkat untuk pengembangan sistem, • Increased OPEX for system development, reporting,
pelaporan, dan peningkatan kapabilitas. and capability enhancement.
• Potensi capex untuk infrastruktur data dan IT. • Potential capital expenditures (CapEx) for data and
IT infrastructure.
• Risiko penalti/sanksi jika tidak comply. • Risk of penalties/sanctions if non-compliant.
• Dampak ke laba melalui peningkatan biaya • Impact on profits through increased compliance
kepatuhan costs
Potensi Peluang Potential Opportunities
Peningkatan reputasi dan kepercayaan investor; akses Improved reputation and investor confidence; access
ke pendanaan global; positioning sebagai leader ESG to global financing; positioning as an ESG leader
Risiko Reputasi
Reputation Risk
7
Kejadian Risiko/Peluang Risk/Opportunities Event
Penurunan reputasi jika dianggap tidak mendukung Reputational damage due to the perception of not
transisi hijau atau masih membiayai sektor high- promoting green transition or continuing to finance
carbon high-carbon sectors
Kategori Iklim Climate Category
Transisi Transition
Skenario Relevan Relevant Scenario
Meningkatnya ekspektasi investor, regulator, dan Increased expectations from investors, regulators, and
publik terhadap praktik ESG dan pembiayaan the public regarding ESG practices and sustainable
berkelanjutan financing
PT Bussan Auto Finance
Parameter Skenario Scenario Parameters (Assumptions)
Meningkatnya sorotan publik/media; perubahan Increased public/media scrutiny; shifting investor and
preferensi investor dan lender lender preferences
Eksposur Utama Main Exposure
Persepsi investor, lender, regulator, dan masyarakat Perceptions of investors, lenders, regulators, and the
terhadap portofolio pembiayaan Perseroan public regarding the Company’s financing portfolio
Kemungkinan & Rentang Waktu Likelihood & Time Horizon
Sedang–tinggi; jangka menengah Moderate to high; medium term
191
Page 192
Dampak ke Business Model & Value Chain Impact on the Business Model and Value Chain
Penurunan kepercayaan stakeholder; penurunan daya Decline in stakeholder confidence; decline in
saing competitiveness
Rencana Pengelolaan Mitigation Plan
• Penguatan strategi sustainable finance (Sedang • Strengthening sustainable finance strategies (In
berjalan/partially implemented). progress/partially implemented).
• Peningkatan transparansi melalui disclosure ESG • Increased transparency through ESG disclosures
align dengan ISSB/OJK (Sedang berjalan/partially aligned with ISSB/OJK (In progress/partially
implemented). implemented).
• Peningkatan ESG governance dan oversight • Improvement of ESG governance and management
manajemen (Sedang berjalan/partially oversight (In progress/partially implemented).
implemented).
• Engagement aktif dengan investor, lender, dan • Active engagement with investors, lenders, and the
publik (Sedang berjalan/partially implemented). public (In progress/partially implemented).
Rencana Aksi pada Rantai Nilai Action Plan for the Value Chain
Kolaborasi dengan mitra, dealer, dan ekosistem untuk Collaboration with partners, dealers, and the ecosystem
mendukung pembiayaan hijau; edukasi pasar to support green financing; market education
Dampak Keuangan yang Diperkirakan Anticipated Financial Effects
• Potensi peningkatan cost of fund akibat penurunan • Potential increase in the cost of funds due to a
kepercayaan investor. decline in investor confidence.
• Potensi kehilangan akses pendanaan tertentu. • Potential loss of access to certain financing.
• Potensi penurunan demand dari segmen tertentu. • Potential decline in demand from certain segments.
• Dampak ke laba melalui tekanan biaya pendanaan • Impact on profits due to funding cost pressures
dan pertumbuhan bisnis and business growth
Potensi Peluang Potential Opportunities
Peningkatan reputasi melalui positioning ESG; akses ke Improved reputation through ESG positioning; access
green funding; daya saing lebih tinggi to green funding; higher competitiveness
Kejadian Risiko/Peluang Risk/Opportunities Event
Penurunan reputasi akibat ketidakmampuan Reputational damage due to inability to manage
mengelola perubahan iklim atau risiko greenwashing climate change or greenwashing risks
Kategori Iklim Climate Category
Transisi (Reputasi & Tata Kelola) Transition (Reputation & Governance)
2025 Sustainability Report
Skenario Relevan Relevant Scenario
Ketidaksesuaian antara komitmen ESG dengan Discrepancies between ESG commitments and actual
implementasi aktual (misleading disclosure) atau implementation (misleading disclosure) or failure to
kegagalan mengelola risiko iklim manage climate risks
Parameter Skenario Scenario Parameters (Assumptions)
Temuan audit/assurance; sorotan negatif dari Audit/assurance findings; negative scrutiny from
regulator/media; ketidaksesuaian data dan klaim regulators/media; discrepancies between data and claims
|
Eksposur Utama Main Exposure
Laporan Keberlanjutan 2025
Kredibilitas disclosure ESG, governance, dan Credibility of ESG disclosures, governance, and the
implementasi strategi iklim Perseroan implementation of the Company’s climate strategy
Kemungkinan & Rentang Waktu Likelihood & Time Horizon
Sedang–tinggi; jangka menengah Moderate to high; medium term
Dampak ke Business Model & Value Chain Impact on the Business Model and Value Chain
Penurunan kepercayaan investor dan stakeholder; Decline in investor and stakeholder confidence;
potensi dampak ke hubungan dengan lender dan potential impact on relationships with lenders and
regulator regulators
192
Page 193
Rencana Pengelolaan Mitigation Plan
• Penguatan tata kelola ESG, seperti peran BOD/ • Strengthening of ESG governance, such as the
BOC, komite terkait (Sedang berjalan/partially roles of the BOD/BOC and related committees (In
implemented). progress/partially implemented).
• Peningkatan kualitas data dan sistem pelaporan • Improvement of ESG data quality and reporting
ESG (Sedang berjalan/partially implemented). systems (In progress/partially implemented).
• Alignment disclosure dengan standar global (ISSB, • Alignment of disclosures with global standards
GRI, dll) (Sedang berjalan/partially implemented). (ISSB, GRI, etc.) (In progress/partially implemented)
• Assurance eksternal atas laporan keberlanjutan • External assurance on sustainability reports (Under
(Dalam kajian) review)
Rencana Aksi pada Rantai Nilai Action Plan for the Value Chain
Perlu dilakukan engagement dengan assurance, Engagement with assurance bodies, regulators, and
regulator, dan stakeholder untuk memastikan stakeholders is required to ensure transparency and
transparansi dan kredibilitas credibility
Dampak Keuangan yang Diperkirakan Anticipated Financial Effects
• Potensi peningkatan cost of fund akibat turunnya • Potential increase in cost of funds due to declining
kepercayaan investor terutama bond investor. investor confidence, particularly among bond
investors.
• Risiko penalti/sanksi dari regulator jika disclosure • Risk of penalties/sanctions from regulators if
tidak memadai. disclosures are inadequate.
• Potensi biaya tambahan untuk perbaikan sistem • Potential additional costs for system improvements
dan assurance. and assurance.
• Dampak ke laba tetapi tidak signifikan melalui • Impact on profits, though not significant, due to
peningkatan biaya dan tekanan terhadap increased costs and financing pressures
pendanaan
Potensi Peluang Potential Opportunities
Peningkatan kredibilitas dan kepercayaan stakeholder; Improved credibility and stakeholder trust; positioning
positioning sebagai perusahaan dengan governance as a company with strong ESG governance
ESG yang kuat
Dampak Risiko Iklim Climate Risk Impact
Dampak terhadap Model Bisnis Impact on Business Models,
dan Rantai Nilai, dan Kinerja Keuangan Value Chains, and Financial Performance
[IFRS S2.13.(a-b)] [IFRS S2.15.(a-b)] [GRI 201-2] [IFRS S2.13.(a-b)] [IFRS S2.15.(a-b)] [GRI 201-2]
Secara keseluruhan, risiko dan peluang terkait iklim Physical risks from climate change, such as flooding
telah dijelaskan dalam tabel Daftar Risiko dan Peluang and extreme weather, have the potential to disrupt
Iklim. Secara umum, risiko fisik akibat perubahan office operations, collection processes, and field
iklim, seperti banjir dan cuaca ekstrem, berpotensi surveys. Meanwhile, transition risks, resulting from
mengganggu operasional kantor, aktivitas penagihan, increasingly stringent regulations and shifting market
serta kegiatan survei lapangan. Di sisi lain, risiko transisi preferences, have the potential to impact the value of
yang dipicu oleh perubahan regulasi yang semakin collateral or assets financed by the Company, as well
ketat serta pergeseran preferensi pasar berpotensi as impact demand for key financing products.
memengaruhi nilai jaminan atau aset yang dibiayai
Perseroan, sekaligus berdampak pada permintaan
PT Bussan Auto Finance
terhadap produk pembiayaan utama.
Di akhir tahun 2025, tepatnya di bulan November At the end of 2025, specifically in November 2025, a
2025 terjadi bencana alam berupa banjir besar yang natural disaster occurred in the form of major flooding
melanda 3 provinsi di Pulau Sumatra yaitu di Aceh, that struck three provinces on the island of Sumatra,
Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Bencana yang which is Aceh, North Sumatra, and West Sumatra. The
terjadi di beberapa wilayah tersebut berdampak disaster in several areas also impacted the BAF Network
juga kepada Kantor Jaringan BAF yaitu di Pangkalan Offices in Pangkalan Brandan, Langsa, and Kuala
Brandan, Langsa dan Kuala Simpang. Kegiatan Simpang. Operations were temporarily suspended
operasional sempat terhenti yang disebabkan due to disrupted road access, affected employees,
karena akses jalanan yang terputus, karyawan yang and damage to company assets. Many BAF customers
193
Page 194
terdampak, kerusakan assets Perusahaan. Tidak sedikit and vehicles financed by BAF were also affected
juga konsumen BAF dan kendaraan yang dibiayai by the disaster, leading to the implementation of
oleh BAF terdampak atas bencana tersebut sehingga special policies, as regulated by the Financial Services
diberlakukan kebijakan khusus sebagaimana juga Authority (OJK), with the issuance of the Special
diatur oleh OJK dengan dikeluarkannya Kebijakan Treatment Policy for Credit Financing for Disaster
Perlakuan Khusus Kredit Pembiayaan Korban Bencana Victims in Aceh, North Sumatra, and West Sumatra.
Aceh, Sumut dan Sumbar.
Terdapat tambahan cadangan piutang/provisi yang There was an additional in receivables reserves/
terjadi di bulan Desember sebagi dampak dari bencana provisions in December as a result of the natural
alam tersebut yang kemudian menyebabkan credit disaster, which subsequently increased the company’s
expense perusahaan meningkat dan berpengaruh credit expense and contributed to a decline in the
terhadap penurunan laba Perusahaan. Disisi lain, company’s profits. Furthermore, the direct impact of
dampak lansung dari bencana tersebut juga terjadi the disaster was damage to company assets (electronic
kerusakan terhadap asset perusahaan (asset elektronik and non-electronic assets), leading to increased
dan non elektronik) yang menyebabkan meningkatnya operational costs due to asset replacement, building
biaya operasional akibat dari penggantian aset, and infrastructure repairs, and other losses.
perbaikan gedung dan infrastruktur, dan kerugian
lainnya.
Untuk memitigasi hal tersebut, beberapa langkah- To mitigate this, the company has taken several steps,
langkah sudah dilakukan oleh perusahaan including:
diantaranya :
1. Melakukan restrukturisasi kepada konsumen yang 1. Restructuring customers affected by disasters;
terdampak bencana;
2. Menyiapkan perluasan asuransi bencana untuk 2. Preparing to expand disaster insurance coverage
kendaraan dan kantor jaringan yang rentan for vehicles and network offices vulnerable to
terhadap bencana alam; natural disasters;
Kejadian tersebut di atas menunjukkan bahwa The above incidents demonstrate that climate
risiko iklim memiliki dampak nyata terhadap kinerja risk has a significant impact on the Company’s
keuangan Perseroan, dan menjadi pertimbangan financial performance and are being considered in
dalam penguatan strategi manajemen risiko serta strengthening its risk management strategy and future
perencanaan bisnis ke depan. business planning.
Sejalan dengan pengalaman tersebut, Perseroan In line with the above experience, the Company
menyadari pentingnya penguatan pendekatan yang recognizes the importance of adopting a more
lebih terstruktur dan berbasis data dalam mengelola structured and data-driven approach to manage
risiko iklim. Oleh karena itu, ke depan Perseroan climate risks. Therefore, going forward, the Company
akan secara bertahap mengembangkan metodologi will gradually develop methodologies to quantify
2025 Sustainability Report
untuk mengkuantifikasi dampak finansial dari the financial impacts of climate risks, including both
risiko iklim, baik risiko fisik maupun risiko transisi, physical and transition risks, through the use of scenario
termasuk melalui pemanfaatan analisis skenario dan analysis and by strengthening integration within risk
penguatan integrasi dalam proses manajemen risiko management and business planning processes. These
dan perencanaan bisnis. Upaya ini diharapkan dapat efforts are expected to improve the quality of decision-
meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, making, strengthen business resilience, and support
memperkuat ketahanan bisnis, serta mendukung transparency in disclosures to stakeholders.
transparansi pengungkapan kepada pemangku
kepentingan.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
194
Page 195
INTEGRITAS DAN KEPATUHAN
INTEGRITY AND COMPLIANCE
Perseroan berkomitmen untuk menerapkan prinsip The Company is committed to implementing the
integritas, transparansi, dan tata kelola perusahaan principles of integrity, transparency, and good
yang baik dalam seluruh kegiatan operasionalnya. corporate governance in all its operational activities.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai This commitment is realized through various policies
kebijakan dan program, antara lain penerapan and programs, including the implementation of anti-
kebijakan anti-korupsi, anti-fraud, Anti Pencucian corruption, anti-fraud, anti-money laundering, counter
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan financing of terrorism, and prevention of the financing
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah of the proliferation of weapons of mass destruction
Massal (APU PPT PPPSPM), serta pengelolaan sistem (APU PPT PPPSPM), as well as the whistleblowing
pelaporan pelanggaran (whistleblowing system). system management .
Pengelolaan integritas dan kepatuhan ini merupakan This integrity and compliance management is part of
PT Bussan Auto Finance
bagian dari kerangka manajemen risiko Perseroan, the Company’s risk management framework, where
di mana risiko terkait fraud, korupsi, dan kepatuhan risks related to fraud, corruption, and compliance
diidentifikasi, dinilai, dan dimitigasi sebagai bagian are identified, assessed, and mitigated as part of
dari Enterprise Risk Management (ERM). Pendekatan Enterprise Risk Management (ERM). This approach
ini bertujuan untuk meminimalkan potensi dampak aims to minimize the potential financial and
finansial dan reputasi yang dapat memengaruhi reputational impacts that could impact the Company’s
kinerja dan keberlanjutan usaha Perseroan. performance and business sustainability.
195
Page 196
Kebijakan dan mekanisme integritas ini berlaku bagi This integrity policy and mechanism apply to all
seluruh insan Perseroan serta pihak terkait lainnya. Company personnel and other related parties. The
Perseroan secara berkala mengevaluasi efektivitas Company periodically evaluates the effectiveness
penerapan kebijakan tersebut untuk memastikan of the implementation of these policies to ensure
kesesuaian dengan perkembangan risiko dan regulasi compliance with applicable risk and regulatory
yang berlaku. developments.
Anti-Korupsi dan Anti-Corruption and
Anti-Fraud [IDX G-07] [IDX G-09] Anti-Fraud [IDX G-07] [IDX G-09]
Perseroan memiliki kebijakan anti-korupsi, anti- The Company has anti-corruption, anti-gratification,
gratifikasi, dan anti-fraud yang disusun berlandaskan and anti-fraud policies formulated in accordance with
peraturan perundangan yang berlaku. Manajemen applicable laws and regulations. Top management and
puncak dan seluruh karyawan wajib menjunjung all employees are required to uphold integrity, reject
integritas, menolak suap dan gratifikasi, serta bribery and gratuities, and avoid conflicts of interest.
menghindari konflik kepentingan.
Kebijakan Anti Korupsi ini juga diatur dalam This Anti-Corruption Policy is also regulated in the
Compliance Standard Policy yang diperbarui pada 5 Compliance Standard Policy, which hsa been updated
Juni 2025. on June 5, 2025.
Selain itu, Perseroan menegakkan budaya anti-fraud In addition, the Company upholds an anti-fraud
melalui sosialisasi berkala, menyediakan hotline culture through regular outreach, a reporting hotline,
pelaporan, laporan rutin Direksi kepada Dewan regular reports from the Board of Directors to the
Komisaris, peningkatan keamanan sistem TI, serta Board of Commissioners, enhanced IT system security,
pelatihan untuk meningkatkan kesadaran karyawan. and training to raise employee awareness. The
Direksi Perseroan telah menunjuk Fraud Control Company’s Board of Directors has appointed a Fraud
Officer, yang saat ini dijabat oleh Sigit Sembodo, Control Officer, currently held by Sigit Sembodo, to
untuk melaksanakan fungsi pengendalian fraud di carry out fraud control functions within the Company.
lingkungan Perseroan. Pejabat tersebut bertanggung This officer reports directly to the President Director
jawab langsung kepada Presiden Direktur dan berperan and plays a role in ensuring the effectiveness of fraud
dalam memastikan efektivitas pengendalian serta control and handling. The Fraud Control Officer has
penanganan tindak kecurangan. Fraud Control Officer integrity, independency, and adequate competency in
memiliki integritas, independensi, dan kompetensi his/her field.
yang memadai dalam bidangnya.
Selama tahun 2025, tidak terjadi insiden korupsi In 2025, there were no significant incidents of
dan/atau fraud yang signifikan, serta tidak ada corruption and/or fraud, and there were no legal cases
2025 Sustainability Report
kasus hukum terkait korupsi yang melibatkan related to corruption involving the Company. [GRI 205-3]
Perseroan. [GRI 205-3]
|
Laporan Keberlanjutan 2025
196
Page 197
Capaian Pengelolaan Anti-Korupsi dan Anti-Fraud 2025
ANTI-CORRUPTION AND ANTI-FRAUD MANAGEMENT ACHIEVEMENT IN 2025 [GRI 205-2]
12 Komitmen Dasar
Basic Commitments 100% Karyawan
Employee 12 Kali
Times
Dalam Compliance Standard Policy Mengikuti pelatihan praktik anti korupsi, Sosialisasi melalui buletin Mari Patuh
In Compliance Standard Policy balas jasa (kickbacks), fraud, suap Socialization through the Mari Patuh
dan/atau gratifikasi melalui materi bulletin
Compliance & APU PPT PPPSPM Test
(CAMP Test).
Participate in training on anti-
corruption, kickbacks, fraud, bribery,
and/or gratification practices through
Compliance & AML materials PPT PPPSPM
Test (CAMP Test).
4 Kali
Times 28 Kali
Times
RUTIN awareness
ROUTINELY awareness
Menerbitkan buletin Anti-fraud untuk Melakukan pelatihan dan sosialisasi Melalui email, wallpaper desktop
meningkatkan kesadaran karyawan kepada seluruh karyawan untuk karyawan, layar TV di kantor pusat
terkait tindakan fraud yang terjadi di meningkatkan kesadaran karyawan mengenai larangan penerimaan hadiah
lingkungan kerja dan informasi bahaya terhadap bahaya korupsi atau fraud. dan informasi lainnya.
korupsi atau fraud.
Conducting training and socialization Through email, employee desktop
Publishing an Anti-Fraud bulletin to all employees to increase employee wallpapers, and TV screens at
to increase employee awareness of awareness of the dangers of corruption headquarters regarding the prohibition
fraudulent actions that occur in the work or fraud. on accepting gifts, and other information.
environment and information on the
dangers of corruption or fraud.
PT Bussan Auto Finance
Sebagai wujud komitmen terhadap prinsip integritas As a manifestation of its commitment to the
dan transparansi, Perseroan secara berkala melakukan principles of integrity and transparency, the Company
penilaian risiko terhadap potensi korupsi dalam seluruh periodically conducts risk assessments for potential
aktivitas operasionalnya. Kegiatan ini bertujuan untuk corruption in all its operational activities. This activity
mengidentifikasi area dengan tingkat risiko signifikan aims to identify areas with significant risk levels and
serta menentukan langkah mitigasi yang tepat. determine appropriate mitigation measures. Based on
Berdasarkan AM No. 0010/AM-AFU/10/2024, Direksi AM No. 0010/AM-AFU/10/2024, the Board of Directors
telah menetapkan ambang batas nilai fraud signifikan has set a threshold for significant fraud at Rp7.0 billion
sebesar Rp7,0 miliar per insiden. [GRI 205-1] per incident. [GRI 205-1]
197
Page 198
Penerapan APU, PPT Implementation of APU, PPT
& PPPSPM & PPPSPM
Perseroan mendukung upaya global dalam The Company supports global efforts to prevent money
pencegahan pencucian uang, pendanaan terorisme, laundering, terrorism financing, and the proliferation
dan proliferasi senjata pemusnah massal. Pejabat of weapons of mass destruction. A special officer
khusus telah ditunjuk untuk menjalankan program has been appointed to implement this program and
ini dan bertanggung jawab langsung kepada Direksi reports directly to the Company’s Board of Directors.
Perseroan. Pedoman terkait APU, PPT, & PPPSPM juga Guidelines related to AML, PPT, and PPPSPM have also
telah disusun berdasarkan ketentuan UU No. 8 Tahun been prepared based on the provisions of Law No. 8 of
2010, UU No. 9 Tahun 2013, POJK No. 8/2023, dan 2010, Law No. 9 of 2013, POJK No. 8/2023, and related
SEOJK terkait. SEOJK.
Lima Pilar APU, PPT & PPPSPM
FIVE PILLARS OF APU, PPT & PPPSPM
Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris
Active Board of Directors and Board of Commissioners supervision
Kebijakan dan Prosedur
Regulation and Procedure
Pengendalian Internal
Internal Control
Sistem Informasi Manajemen
Management Information System
Sumber Daya Manusia dan Pelatihan
Human Resource and Training
Pengelolaan Pengaduan Complaint Handling
Perseroan menyediakan kanal pelaporan pelanggaran The Company provides whistleblowing system open
(whistleblowing system) yang terbuka bagi karyawan to employees and external parties to report fraud
dan pihak eksternal untuk melaporkan dugaan indication through a hotline, website, and dedicated
pelanggaran melalui hotline, situs web, dan saluran channel for female investigators. The whistleblowers
2025 Sustainability Report
khusus untuk investigator wanita. Pelapor diberikan are guaranteed anonymity and are protected from
jaminan kerahasiaan identitas dan perlindungan dari retaliation. Anti-Fraud Unit, under the Directors of Legal
tindakan balasan. Unit Anti-fraud di bawah Direktur & Litigation and Risk Management & Compliance, is
Legal & Litigasi dan Manajemen Risiko & Kepatuhan responsible for investigating reports of violations and
bertanggung jawab untuk melakukan investigasi providing follow-up recommendations to the Board
terhadap laporan pelanggaran serta memberikan of Directors. Each report is handled professionally,
rekomendasi tindak lanjut kepada Direksi. Setiap objectively, and wisely to ensure integrity of the
laporan ditangani secara profesional, objektif, dan compliance enforcement process.
bijaksana untuk memastikan integritas proses
penegakan kepatuhan.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
Pemberian sanksi atas pelanggaran yang terbukti Sanctions charged on the proven violations are
dilakukan melalui verdict meeting yang dipimpin oleh imposed through a verdict meeting led by the Human
Divisi Sumber Daya Manusia, dengan melibatkan Resources Division, involving the Risk Management
Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja Unit, Compliance Unit, Anti-Fraud Unit, and other
Kepatuhan, Unit Anti-fraud, serta divisi terkait relevant divisions. The Company also imposes
lainnya. Perseroan juga menerapkan sanksi bagi pihak sanctions on any party proven to have abused the
yang terbukti menyalahgunakan sistem pelaporan whistleblowing system.
pelanggaran ini.
198
Page 199
Saluran Pelaporan Pelanggaran
SALURAN PELAPORAN PELANGGARAN
1 2 3
Situs web Hotline anti-fraud Hotline Investigator Wanita
Website Anti-fraud hotline Female Investigator hotline
https://www.baf.id/ 0815 1455 3969 0811 8513 224
corporate/
CorporateGovernance/ yang diperuntukan untuk pelaporan
Whistleblowing yang membutuhkan penanganan oleh
Investigator Wanita.
which is intended for reports that require
handling by a Female Investigator.
Kinerja Whistleblowing System
WHISTLEBLOWING SYSTEM PERFORAMNCE
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
Laporan yang tidak diteruskan untuk diinvestigasi (preclosed) 11 6 281
Preclosed reports
Laporan yang telah selesai diinvestigasi (closed) 37 35 42
Closed reports
Laporan yang masih terbuka (open) 0 0 0
Open reports
Jumlah laporan yang diterima 48 41 323
Total reports received
PT Bussan Auto Finance
199
Page 200
SINERGI DALAM PENGEMBANGAN BISNIS
SYNERGY IN BUSIENSS DEVELOPMENT
Kepatuhan terhadap Hukum Compliance with Law and
dan Peraturan [GRI 2-27] Regulation [GRI 2-27]
Perseroan berkomitmen untuk mematuhi seluruh The Company is committed to comply with all
ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku dalam prevailing laws and regulations in every business
setiap aspek operasional bisnisnya. Melalui penerapan operational aspect. Through the implementation of
prinsip-prinsip GCG, Perseroan memastikan seluruh GCG principles, the Company ensures that all business
kegiatan usaha dijalankan sesuai regulasi, sehingga activities are conducted in accordance with regulations,
integritas dan reputasi sebagai perusahaan yang thereby maintaining its integrity and reputation as
bertanggung jawab tetap terjaga. Perseroan juga a responsible company. The Company also regularly
secara berkala melakukan pemantauan kepatuhan monitors compliance to ensure compliance with
untuk memastikan kesesuaian dengan perkembangan applicable regulatory developments.
regulasi yang berlaku.
Pada tahun pelaporan, tidak terdapat insiden During the reporting year, there were no incidents of
pelanggaran hukum yang mengakibatkan sanksi atau legal violations resulting in sanctions or fines. This
denda. Ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam reflects the Company’s commitment to conducting
menjalankan bisnis secara etis, transparan, serta sesuai business ethically, transparently, and in accordance
ketentuan yang berlaku. with applicable regulations.
Pelibatan Pemangku Stakeholders
Kepentingan [SEOJK E.4.] [GRI 2-29] [POJK 5.d.1-2] Involvement [SEOJK E.4.] [GRI 2-29] [POJK 5.d.1-2]
Keterlibatan pemangku kepentingan merupakan Stakeholder engagement is a vital aspect to support the
aspek penting dalam mendukung keberlanjutan dan Company’s operational sustainability and continuity.
kelangsungan operasional Perseroan. Masukan yang Input obtained from the stakeholder engagement
diperoleh dari proses pelibatan pemangku kepentingan process is a key consideration in developing strategies,
menjadi salah satu pertimbangan penting dalam managing risks, and improving the quality of the
penyusunan strategi, pengelolaan risiko, serta Company’s products and services, including in
peningkatan kualitas produk dan layanan Perseroan, determining sustainability priorities.
termasuk dalam penentuan prioritas keberlanjutan.
2025 Sustainability Report
Oleh karena itu, Perseroan menempatkan komunikasi Therefore, the Company treats effective communication
yang efektif dan hubungan yang konstruktif dengan and constructive relationships with stakeholders as
para pemangku kepentingan sebagai fondasi untuk the foundation for building trust, managing risk, and
membangun kepercayaan, mengelola risiko, dan creating shared value. Through relationships based
menciptakan nilai bersama. Melalui hubungan on trust, the Company is committed to creating
yang dilandasi dengan kepercayaan, Perseroan mutually beneficial partnerships while strengthening
berkomitmen untuk menciptakan kemitraan yang its reputation and supporting sustainable growth.
saling menguntungkan sekaligus memperkuat
|
reputasi dan dukungan terhadap pertumbuhan yang
berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025
Identifikasi pemangku kepentingan dilakukan Stakeholder identification is carried out by considering
dengan mempertimbangkan tingkat pengaruh their level of influence and importance on the
dan kepentingannya terhadap keberlangsungan Company’s business continuity, including the potential
usaha Perseroan, termasuk potensi dampak yang impacts they may cause or receive. This process is
ditimbulkan maupun yang diterima oleh Perseroan. reviewed periodically to ensure the relevance and
Proses ini ditinjau secara berkala untuk memastikan completeness of the stakeholder groups. [POJK 5.e]
relevansi dan kelengkapan kelompok pemangku
kepentingan. [POJK 5.e]
200
Page 201
Selain itu, pelibatan pemangku kepentingan juga Furthermore, stakeholder engagement is also part of
menjadi bagian dari proses identifikasi risiko dan the Company’s sustainability risk and opportunity
peluang keberlanjutan Perseroan. Perspektif yang identification process. The perspectives gained
diperoleh digunakan untuk memperkuat pengambilan are used to strengthen strategic decision-making,
keputusan strategis, khususnya dalam mengelola particularly in managing risks that could potentially
risiko yang berpotensi berdampak pada kinerja dan impact the Company’s business performance and
keberlanjutan usaha Perseroan. sustainability.
Daftar dan Pengelolaan Pemangku Kepentingan
LIST OF STAKEHOLDERS AND ENGAGEMENT
Karyawan
Employees
1
Kepentingan dan Harapan Interest and Expectation
• Iklim kerja yang kondusif untuk mendukung • A conducive work climate to support target
pencapaian target, achievement,
• Kesempatan untuk mengaktualisasikan keahlian, • Opportunities to actualize skills, competencies,
kompetensi, bakat dan minat, termasuk pelatihan talents, and interests, including training and
dan pengembangan kompetensi, competency development,
• Kesempatan mengaspirasikan pendapat, • Opportunities to express opinions,
• Arah dan pengembangan karier yang jelas dan • Clear and planned career direction and
terencana, development,
• Kesempatan kerja yang sama, • Equal employment opportunities,
• Penilaian kinerja dan jenjang karier serta • Performance assessments and career paths, as well
remunerasi/benefit. as remuneration/benefits.
Metode Pelibatan Stakeholders Involvement
• Menyediakan saluran untuk menampung masukan • Provide channels for employee feedback,
karyawan,
• Menyediakan fasilitas kerja yang memadai, • Provide adequate work facilities,
• Menjamin keamanan, dan hak-hak karyawan • Guarantee employee safety and rights in
sesuai dengan Peraturan Perusahaan, accordance with Company Regulations,
• Mengadakan pelatihan & pengembangan, • Conduct training and development, including
termasuk corporate wellness program, corporate wellness programs,
• Mengadakan evaluasi kerja dan kenaikan jabatan • Conduct work evaluations and promotions and
serta promosi dan mutasi, transfers,
• Memastikan ketersediaan whistleblowing system. • Ensure the availability of a whistleblowing system.
Pemegang Saham
Shareholders
2
Kepentingan dan Harapan Interest and Expectation
PT Bussan Auto Finance
• Keberlangsungan usaha Perseroan, • The Company’s business continuity,
• Pertumbuhan kinerja Perseroan, • The Company’s performance growth,
• Penerapan tata kelola perusahaan, • Corporate governance implementation,
• Informasi perusahaan terkini. • Up-to-date corporate information.
Metode Pelibatan Stakeholders Involvement
• Menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS Luar • Implementation of Annual General Meetings of
Biasa, Shareholders (AGMS) and Extraordinary General
Meetings of Shareholders (EGMS),
• Menyiapkan Laporan Tahunan dan Laporan • Preparing Annual Reports and Sustainability
Keberlanjutan setiap tahun. Reports annually. 201
Page 202
Konsumen
Customers
3
Kepentingan dan Harapan Interest and Expectation
• Keberlangsungan produk dan pelayanan, • Sustainability of products and services,
• Mekanisme perlindungan konsumen yang baik, • A sound consumer protection mechanism, with a
dengan sistem pengaduan konsumen yang consumer complaints system that accommodates
mengakomodir kepentingan konsumen, consumer interests,
• Prosedur dan informasi produk dan layanan, • Product and service procedures and information,
• Kenyamanan dan kepuasan konsumen, • Consumer convenience and satisfaction,
• Keamanan dan privasi data konsumen, • Consumer data security and privacy,
• Literasi dan inklusi keuangan. • Financial literacy and inclusion.
Metode Pelibatan Stakeholders Involvement
• Menyediakan media komunikasi dan layanan • Providing communication channels and services to
untuk menanggapi kebutuhan dan keluhan address consumer needs and complaints, including
konsumen termasuk menindaklanjuti keluhan dan following up on received complaints and grievances
pengaduan yang diterima (BAF Care), (BAF Care),
• Menggali kebutuhan konsumen, dan • Exploring consumer needs and developing product
mengembangkan inovasi produk, serta layanan, and service innovations,
• Melakukan survei kepuasan konsumen, • Conducting consumer satisfaction surveys,
• Menjaga privasi dan keamanan data konsumen, • Maintaining consumer data privacy and security,
• Mengadakan pertemuan dengan konsumen (jika • Implementation of meetings with consumers (if
diperlukan). necessary).
• Mengadakan kegiatan literasi dan inklusi keuangan • Implementation of annual financial literacy and
setiap tahun. inclusion activities.
Masyarakat
Society
4
Kepentingan dan Harapan Interest and Expectation
• Kebutuhan terhadap lapangan pekerjaan, • Job opportunity,
2025 Sustainability Report
• Dampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan • Positive impact on economic growth and the wider
masyarakat luas, community,
• Program pemberdayaan ekonomi masyarakat, • Community economic empowerment programs,
• Pemahaman terhadap literasi keuangan. • Understanding of financial literacy.
Metode Pelibatan Stakeholders Involvement
• Menyediakan situs web, media jejaring sosial dan • Providing a website, social media, and news about
berita tentang Perseroan di media massa, termasuk the Company in the mass media, including job
informasi lowongan pekerjaan, vacancy information.
|
• Mengadakan kegiatan CSR, • Conducting CSR activities.
• Mengadakan seminar/pelatihan edukasi dan • Conducting seminars/training on financial
Laporan Keberlanjutan 2025
literasi keuangan, education and literacy.
• Memberdayakan ekonomi masyarakat melalui • Empowering the community’s economy through
agen Xtra BAF. Xtra BAF agents.
202
Page 203
Pemerintah/Regulator
Government/Regulator
5
Kepentingan dan Harapan Interest and Expectation
• Kepatuhan pada aspek peraturan dan ketentuan • Compliance with established rules and regulations,
yang telah ditetapkan,
• Informasi yang transparan dan terkini sesuai • Transparent and up-to-date information in
ketentuan, accordance with regulations,
• Tata kelola perusahaan yang baik, • Good corporate governance,
• Anti-fraud dan Anti-Korupsi, Anti Pencucian Uang • Anti-Fraud and Anti-Corruption, Anti-Money
dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT), Laundering and Counter Terrorism Financing (AML-
CFT),
• Pembayaran pajak dan kewajiban lainnya. • Payment of taxes and other obligations.
Metode Pelibatan Stakeholders Involvement
• Melaksanakan pemenuhan kepatuhan terhadap • Ensure compliance with applicable laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku, regulations regarding financing, capital market
terhadap pembiayaan, emiten pasar modal, dan issuers, and other relevant regulations.
peraturan relevan lainnya,
• Menyampaikan laporan sesuai ketentuan baik • Submit reports in accordance with regulations,
secara berkala maupun insidental, seperti laporan both periodically and incidentally, such as annual
tahunan dan laporan keberlanjutan, reports and sustainability reports.
• Melaksanakan penerapan prinsip-prinsip GCG, • Implement GCG principles.
• Membayar pajak sesuai dengan kewajiban dan • Pay taxes according to obligations and in timely
tepat waktu. manner.
Mitra Kerja/Vendor
Partners/Vendors
6
Kepentingan dan Harapan Interest and Expectation
• Mekanisme pengadaan barang dan jasa yang • Goods and services procurement mechanism that
menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, implements good corporate governance.
• Transparansi penyelesaian pengadaan barang • Transparency in the completion of goods and/or
dan/atau jasa. services procurement.
Metode Pelibatan Stakeholders Involvement
• Memberikan informasi yang dibutuhkan untuk • Providing the information needed to support
memperlancar proses pengadaan dan pekerjaan, procurement and work processes,
• Membangun komunikasi bisnis. • Building business communications.
PT Bussan Auto Finance
203
Page 204
Media Massa
Mass Media
7
Kepentingan dan Harapan Interest and Expectation
Informasi dan data perusahaan, antara lain mengenai Company information and data, including information
kinerja perusahaan, produk dan/atau layanan, serta regarding company performance, products and/or
aksi korporasi. services, and corporate actions.
Metode Pelibatan Stakeholders Involvement
• Menyelenggarakan siaran pers, publikasi media • Organizing press releases, media publications, and
dan laporan perusahaan, wawancara/tanggapan company reports, as well as media interviews and
terhadap media, statement.
• Pengkinian informasi di situs web Perseroan • Updating information on the Company’s website.
Investor/Kreditor
Investors/Creditors
8
Kepentingan dan Harapan Interest and Expectation
• Kinerja keuangan dan pencapaian strategi bisnis • Financial performance and achievement of the
perusahaan, company’s business strategy,
• Pelaksanaan aksi korporasi dan strategi korporasi, • Implementation of corporate actions and corporate
strategy,
• Tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan • Good corporate governance and compliance with
terhadap peraturan terkait. relevant regulations.
Metode Pelibatan Stakeholders Involvement
• Menyediakan laporan tahunan dan/atau laporan • Provide annual reports and/or periodic financial
keuangan secara berkala, reports,
• Menyampaikan keterbukaan informasi sesuai • Provide information disclosure in accordance with
dengan ketentuan, regulations,
• Melakukan pertemuan atau update atas kondisi • Organize meetings or provide updates on the
dan kinerja perusahaan (sesuai permintaan). company’s condition and performance (as
2025 Sustainability Report
requested).
|
Laporan Keberlanjutan 2025
204
Page 205
PT Bussan Auto Finance
205
Page 206
Laporan Keberlanjutan 2025 | 2025 Sustainability Report 206
Page 207
KESEJAHTERAAN
KARYAWAN
EMPLOYEE WELFARE
Perjalanan ini dimulai dari manusia,
dengan meningkatkan kapasitas
dan kesadaran keberlanjutan untuk
membangun organisasi yang lebih adaptif
dan siap menghadapi perubahan.
This journey begins with people, by
PT.Bussan Auto Finance
building sustainability capacity and
awareness to establish more adaptive
organization that is ready to deal with any
changes.
207
Page 208
KARYAWAN BAF
BAF EMPLOYEES [POJK 6.c.2]
2025 Sustainability Report
Perseroan meyakini bahwa keberhasilan bisnis yang The Company believes that sustainable business
berkelanjutan berakar pada sumber daya manusia success is rooted in empowered, healthy, and happy
yang berdaya, sehat, dan bahagia. Oleh karena itu, human resources. Therefore, employees are treated
karyawan tidak hanya dipandang sebagai tenaga kerja, not merely as labour, but as strategic partners who
tetapi sebagai mitra strategis yang tumbuh bersama. grow together. The Company is committed to create
Perseroan berkomitmen menciptakan lingkungan kerja a safe, inclusive work environment that supports each
yang aman, inklusif, dan mendukung setiap individu individual to develop to their full potential. [SEOJK F.21]
untuk berkembang sesuai potensi terbaiknya. [SEOJK F.21]
|
Seluruh kebijakan pengelolaan Sumber Daya Manusia All of the Company’s Human Resources (HR)
Laporan Keberlanjutan 2025
(SDM) Perseroan berlandaskan pada penghormatan management policies are based on respect for Human
terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), termasuk Rights (HAM), including protecting occupational
perlindungan kesehatan, dan keselamatan kerja, health and safety, and improving employee welfare.
serta peningkatan kesejahteraan karyawan. Dalam In implementing these policies, the Company adheres
penerapannya, Perseroan mengacu pada peraturan to Indonesian labour laws and regulations and adopts
perundang-undangan ketenagakerjaan di Indonesia best practices in human resource management.
dan mengadopsi praktik terbaik dalam pengelolaan This commitment is communicated to all employees
sumber daya manusia. Komitmen ini disosialisasikan and business partners and is implemented at all
kepada seluruh karyawan dan mitra bisnis, serta levels and in all of the Company’s operational
diterapkan di seluruh jenjang dan dalam setiap activities. [GRI 2-23] [GRI 2-24]
aktivitas operasional Perseroan. [GRI 2-23] [GRI 2-24]
208
Page 209
Melalui pendekatan tersebut, Perseroan berupaya Through this approach, the Company strives to
menjaga keseimbangan antara produktivitas dan maintain a balance between employee productivity
kualitas kehidupan kerja karyawan, memastikan setiap and quality of work life, ensuring that every individual
individu memperoleh kesempatan yang setara untuk has equal opportunities to grow and contribute. This
tumbuh dan berkontribusi. Komitmen ini menjadi commitment crates basis for various development,
dasar bagi berbagai program pengembangan, welfare, and safety programs, which will be explained
kesejahteraan, dan keselamatan kerja yang akan in the next sections.
dijelaskan pada bagian berikutnya.
Insan Perusahaan [GRI 2-7] Company People [GRI 2-7]
Karyawan merupakan pilar utama yang memastikan Employees are the key pillars that ensure the Company’s
keberlangsungan dan keunggulan kinerja Perseroan. sustainability and performance excellence. In facing
Dalam menghadapi perubahan dan tantangan the changes and challenges of the dynamic financing
industri pembiayaan yang dinamis, Perseroan industry, the Company assigns human resource
menempatkan pengelolaan sumber daya manusia management as a strategic priority to maintain
sebagai prioritas strategis untuk menjaga daya saing competitiveness and support sustainable growth.
sekaligus mendukung pertumbuhan berkelanjutan. The Company is committed to create professional,
Perseroan berkomitmen membangun lingkungan kerja inclusive, and high-integrity work environment, where
yang profesional, inklusif, dan berintegritas tinggi, every individual has equal opportunities to contribute
di mana setiap individu memiliki kesempatan yang and develop.
setara untuk berkontribusi dan berkembang.
Melalui kebijakan ketenagakerjaan, Perseroan Through the employment policies, the Company
memastikan seluruh karyawan memperoleh kepastian ensures that all employees receive job security,
status kerja, perlindungan hak, serta kesempatan rights protection, and opportunities for continuous
peningkatan kompetensi secara berkelanjutan. Dalam competency development. In its operations, the
operasionalnya, Perseroan tidak mempekerjakan tenaga Company does not employ workers with irregular
kerja dengan jam kerja tidak pasti maupun karyawan working hours or part-time employees. The Company
paruh waktu. Perseroan juga menerapkan sistem also implements a human resource management
pengelolaan SDM yang selaras dengan ketentuan system that aligns with national labour regulations
ketenagakerjaan nasional serta praktik terbaik industri. and industry best practices.
Pada akhir tahun 2025, jumlah total karyawan Perseroan By end of 2025, the Company’s total employee
tercatat sebanyak 9.407 orang, terdiri dari 3.214 achieved 9,407, comprising of 3,214 permanent
karyawan tetap, 403 karyawan kontrak, dan 5.790 tenaga employees, 403 contract employees, and 5,790
kerja alih daya. Komposisi ini dikelola secara terukur untuk outsourced workers. This composition is managed in
mendukung efisiensi operasional, keberlanjutan tenaga measurable manner to support operational efficiency,
kerja, serta kualitas layanan yang konsisten di seluruh workforce sustainability, and consistent service quality
jaringan perusahaan. Melalui strategi pengelolaan across the company’s network. Through adaptive and
SDM yang adaptif dan berorientasi pada kinerja, performance-oriented HR management strategy, the
Perseroan terus memperkuat kapabilitas organisasi dan Company continuously strengthens organizational
membangun tim yang tangguh, kompeten, serta selaras capabilities and build a strong, competent team
dengan nilai-nilai perusahaan dalam memberikan aligned with corporate values to provide the best
pelayanan terbaik bagi masyarakat. [GRI 2-8] service to the society. [GRI 2-8]
Sebagai bagian dari transformasi digital di bidang As part of digital transformation in human resource
pengelolaan sumber daya manusia, Perseroan terus management, the Company continues to optimize
mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk the use of technology to increase efficiency and
meningkatkan efisiensi dan transparansi proses transparency in the employment processes. All
ketenagakerjaan. Seluruh data dan aktivitas karyawan employee data and activities are now managed
PT Bussan Auto Finance
kini dikelola melalui sistem digital terintegrasi HARPA using an integrated digital system, HARPA (Human
(Human Resource Application), yang berfungsi sebagai Resource Application), which serves as a central
pusat informasi dan layanan SDM. Melalui platform hub for HR information and services. Through this
ini, karyawan dapat mengakses berbagai kebutuhan platform, the employees can independently access
administrasi secara mandiri, mulai dari absensi, various administrative needs, from attendance and
pengajuan cuti, informasi tunjangan, hingga hasil leave requests to benefit information and real-time
penilaian kinerja secara real-time melalui perangkat performance appraisal results, via mobile devices
mobile maupun komputer. Implementasi sistem ini or computers. Implementation of this system does
tidak hanya mendukung efektivitas operasional, tetapi not only support operational effectiveness but also
juga memperkuat budaya kerja yang transparan, strengthens a transparent, responsive, and employee-
responsif, dan berorientasi pada karyawan. oriented work culture. 209
Page 210
Komposisi Karyawan berdasarkan Gender
EMPLOYEE COMPOSITION BY GENDER [GRI 2-7] [SEOJK C.3.b] [IDX S-02]
KETERANGAN 2025 2024 2023 DESCRIPTION
Pria 7,518 7,525 7,445 Male
Wanita 1,889 1,794 1,769 Female
Jumlah 9,407 9,319 9,214 Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Status
EMPLOYEE COMPOSITION BY STATUS [GRI 2-7] [SEOJK C.3.b]
KETERANGAN 2025 2024 2023 DESCRIPTION
Karyawan tetap 3,214 3,328 3,501 Permanent employee
Karyawan kontrak 403 318 273 Contract employee
OS 5,790 5,673 5,440 OS
Jumlah 9,407 9,319 9,214 Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Jenjang Pendidikan
EMPLOYEE COMPOSITION BY EDUCATIONAL BACKGROUND [SEOJK C.3.b]
KETERANGAN 2025 2024 2023 DESCRIPTION
< D3 3,280 3,324 3,245 < Diploma 3
D3 950 1,028 1,075 Diploma 3
S1 dan/atau Bachelor’s Degree and/or
5,122 4,916 4,845
setara dengan S1 (D4) Equivalent (D4)
S2 55 51 49 Master’s Degree
Jumlah 9,407 9,319 9,214 Total
2025 Sustainability Report
Komposisi Karyawan berdasarkan Usia
EMPLOYEE COMPOSITION BY AGE [SEOJK C.3.b] [IDX S-02]
KETERANGAN 2025 2024 2023 DESCRIPTION
< 25 tahun 1,707 1,691 1,521 < 25 Years
26-35 tahun 4,597 4,648 4,856 26-35 Years
|
36-45 tahun 2,560 2,527 2,446 36-45 Years
Laporan Keberlanjutan 2025
46-55 tahun 543 453 391 46-55 Years
Jumlah 9,407 9,319 9,214 Total
210
Page 211
Komposisi Karyawan berdasarkan Jenjang Jabatan
EMPLOYEE COMPOSITION BY JOB GRADE [SEOJK C.3.b]
KETERANGAN 2025 2024 2023 DESCRIPTION
Direksi dan Board of Directors and
12 10 11
Executive Officers Executive Officers
Kepala Divisi dan Division Head and
45 47 46
Deputy Division Head Deputy Division Head
Kepala Departemen 176 156 144 Department Head
Experts 2 3 3 Experts
Deputy Department Head 369 354 354 Deputy Department Head
Supervisor 1,477 1,411 769 Supervisor
Staf 7,326 7,338 7,887 Staff
Jumlah 9,407 9,319 9,214 Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Fungsi
EMPLOYEE COMPOSITION BY FUNCTION [SEOJK C.3.b]
KETERANGAN 2025 2024 2023 DESCRIPTION
Direksi dan Board of Directors and
12 10 12
Executive Officers Executive Officers
Pemasaran 3,393 3,313 3,229 Marketing
Operasional 1,032 1,005 1,014 Operations
Penagihan 4,358 4,409 4,335 Collection
Sumber daya manusia dan Human Capital and General
114 103 114
administrasi umum Affairs
Keuangan dan akuntansi 76 76 77 Finance and Accounting
Manajemen risiko dan Risk Management and
26 23 24
Kepatuhan Compliance
Audit internal 27 26 25 Audit internal
Legal 9 8 8 Legal
Teknologi Informasi 131 124 124 Information Technology
Satuan kerja lainnya 229 222 252 Other work units
Jumlah 9,407 9,319 9,214 Total
PT Bussan Auto Finance
211
Page 212
Komposisi Karyawan Berdasarkan Wilayah
EMPLOYEE COMPOSITION BY AREA [GRI 2-7]
Kalimantan
Sumatera 1,083 Maluku
1,597 Sulawesi 86
1,191 Papua
127
Jawa
4,926
Bali, NTT & NTB
397
KETERANGAN 2025 2024 2023 DESCRIPTION
Sumatera 1,597 1,588 1,546 Sumatera
Jawa 4,926 4,980 5,078 Java
Sulawesi 1,191 1,162 1,125 Sulawesi
Kalimantan 1,083 1,025 934 Kalimantan
Papua 127 116 112 Papua
Bali, NTB dan NTT 397 363 341 Bali, NTB and NTT
Maluku 86 85 78 Maluku
Jumlah 9,407 9,319 9,214 Total
Pekerja yang Bukan Karyawan
WORKERS WHO ARE NOT EMPLOYEES [GRI 2-8] [IDX S-04]
2025 Sustainability Report
KETERANGAN 2025 2024 2023 DESCRIPTION
Pekerja yang bukan pekerja Workers who are not direct
langsung, yang pekerjaannya workers, whose work is under
5,790 5,673 5,363
berada di bawah pengelolaan the management of the
perusahaan (Outsource) company (Outsource)
|
Perekrutan Karyawan Baru dan New Employee Recruitment and
Pergantian Karyawan [GRI 401-1] [IFRS S1. 46.(b)] Employee Turnover [GRI 401-1] [IFRS S1.46.(b)]
Laporan Keberlanjutan 2025
Perseroan memandang proses rekrutmen sebagai The Company views the recruitment process as a
langkah strategis dalam memastikan ketersediaan strategic step in ensuring availability of competent
sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif. and adaptable human resources. The Company is
Perseroan berkomitmen untuk memperoleh talenta committed to acquiring the best talent through
terbaik melalui proses seleksi yang transparan, berbasis transparent, competency-based selection process that
kompetensi, dan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan upholds equal employment opportunity principle.
kesempatan kerja.
212
Page 213
Seluruh proses rekrutmen dilakukan dengan The entire recruitment process is conducted using
memanfaatkan beragam kanal digital dan kemitraan various digital channels and partnerships with higher
dengan lembaga pendidikan tinggi di berbagai education institutions in various regions. The Company
daerah. Perseroan aktif berpartisipasi dalam kegiatan actively participates in job fairs, public lectures, and
job fair, kuliah umum, serta program pengembangan student career development programs to expand
karier mahasiswa untuk memperluas akses terhadap access to potential employees. These efforts does not
calon karyawan potensial. Upaya ini tidak hanya only strengthen the company’s image as a progressive
memperkuat citra perusahaan sebagai tempat kerja workplace but also support job creation for the younger
yang progresif, tetapi juga mendukung penciptaan generation.
lapangan kerja bagi generasi muda.
Di tahun 2025, Perseroan telah merekrut sebanyak 296 In 2025, the Company had recruited 296 new
karyawan baru untuk berbagai posisi di kantor pusat dan employees for various positions at its head office
jaringan operasional di seluruh Indonesia. Perseroan and operational network throughout Indonesia. The
menyediakan program “Company’s Induction” dan Company provides “Company’s Induction” program
pembelajaran digital terpadu untuk karyawan baru and integrated digital learning for new employees,
yang dirancang untuk mempercepat proses adaptasi designed to accelerate the adaptation process
sekaligus menanamkan nilai-nilai utama Perseroan. while instilling the Company’s core values. Through
Melalui platform e-learning, karyawan mendapatkan e-learning platform, employees receive comprehensive
modul pemahaman komprehensif mengenai profil modules on company profiles, work ethics, governance,
perusahaan, etika kerja, tata kelola, keamanan information security, and excellent customer service
informasi, hingga prinsip layanan pelanggan unggul. principle.
Perekrutan Karyawan berdasarkan Jenis Kelamin
EMPLOYEE RECRUITMENT BY GENDER
KETERANGAN 2025 % 2024 % 2023 % DESCRIPTION
Karyawan Pria 2,260 76.4 2,623 67.8 2,916 70.8 Male Employees
Karyawan Wanita 631 23.6 616 32.2 583 29.2 Female Employees
Jumlah 2,891 100.0 3,239 100.0 3,499 100.0 Total
Perekrutan Karyawan berdasarkan Kelompok Usia
EMPLOYEE RECRUITMENT BY AGE GROUP
KETERANGAN 2025 % 2024 % 2023 % DESCRIPTION
< 25 tahun 1,368 20.3 1,390 21.1 1,195 19.0 < 25 years
26-35 tahun 1,388 64.5 1,666 61.1 2,142 66.2 26-35 years
36-45 tahun 130 14.5 179 16.3 160 13.8 36-45 years
46-55 tahun 5 0.7 4 1.5 2 1.0 46-55 years
Jumlah 2,891 100.0 3,239 100.0 3,499 100.0 Total
PT Bussan Auto Finance
213
Page 214
Perekrutan Karyawan berdasarkan Wilayah
EMPLOYEE RECRUITMENT BY AREA
Kalimantan
Sumatera 490 Maluku
580 Sulawesi 21
393 Papua
56
Jawa
1,240
Bali, NTT & NTB
111
KETERANGAN 2025 % 2024 % 2023 % DESCRIPTION
Sumatera 580 13.9 536 13.3 26 650 Sumatera
Jawa 1,240 58.8 1,584 55.6 143 1,784 Java
Sulawesi 393 9.5 400 13.7 11 444 Sulawesi
Kalimantan 490 13.2 533 13.7 8 445 Kalimantan
Papua 56 1.7 43 1.9 3 46 Papua
Bali. NTB. NTT 111 2.7 107 0.4 3 99 Bali. NTB. NTT
Maluku 21 0.3 36 1.5 1 31 Maluku
Jumlah 2,891 100.0 3,239 100.0 195 3,499 Total
BAF Management Trainee Program BAF Management Trainee Program
2025 Sustainability Report
Sebagai bagian dari strategi pengembangan As part of long-term leadership development strategy,
kepemimpinan jangka panjang, BAF Management BAF Management Trainee Program is designed to
Trainee Program dirancang untuk mencetak talenta develop young, promising talent into future leaders in
muda potensial menjadi calon pemimpin masa depan the Company. This program provides a comprehensive
perusahaan. Program ini memberikan pengalaman learning experience that combines classroom training,
belajar menyeluruh yang menggabungkan pelatihan on-the-job training, and direct mentoring from
kelas, on-the-job training, dan pendampingan experienced mentors.
langsung dari para mentor berpengalaman.
Peserta dibekali dengan keterampilan analitis, Participants are equipped with analytical and
|
kepemimpinan, serta pemahaman mendalam leadership skills, as well as deep understanding of the
Laporan Keberlanjutan 2025
mengenai bisnis pembiayaan konsumen. Melalui consumer finance business. Through an integrated
pendekatan pembelajaran terintegrasi, program ini learning approach, this program encourages strategic,
mendorong peserta untuk berpikir strategis, adaptif, adaptive, and results-oriented thinking.
dan berorientasi pada hasil.
BAF menyelenggarakan beberapa jalur spesialisasi BAF offers several specialization pathways tailored to
sesuai kebutuhan bisnis, antara lain: business needs, including:
214
Page 215
Technology
Associate Program
Sales Leader Management
Development Program Development Program
1
Technology Associate Program Technology Associate Program
Mengembangkan kompetensi digital dan Develops digital and information technology
teknologi informasi; competencies;
2
Management Development Program Management Development Program
Mengembangkan kompetensi kepemimpinan Develops comprehensive leadership and
dan manajerial secara menyeluruh, meliputi managerial competencies, including business
perencanaan bisnis, pengelolaan tim, planning, team management, decision-
pengambilan keputusan, serta peningkatan making, and operational performance
kinerja operasional; improvement;
3
Sales Leader Development Program Sales Leader Development Program
Menyiapkan calon pemimpin penjualan Prepares prospective sales leaders competent
yang kompeten dalam strategi penjualan, in sales strategy, sales team management,
pengelolaan tim sales, pengembangan market development, and sustainable
pasar, serta pencapaian target bisnis secara business target achievement.
berkelanjutan.
Hingga tahun 2025, program ini terus menjadi As of 2025, this program will continue to be a vital
wadah penting bagi BAF dalam memperkuat fondasi platform for BAF to strengthen leadership foundation
kepemimpinan dan membangun generasi penerus and develop the next generation ready to lead the
yang siap membawa Perseroan ke arah pertumbuhan Company towards sustainable growth.
PT Bussan Auto Finance
berkelanjutan.
215
Page 216
Jumlah Lulusan Management Trainee Number of Management Trainee Graduates
Perseroan juga memiliki program Management The Company also has a Management Trainee
Trainee, sebuah inisiatif strategis yang dirancang untuk program, which is a strategic initiative designed to
mengembangkan calon pemimpin masa depan melalui develop future leaders through provision of technical
pembekalan keahlian teknis, kepemimpinan, dan and leadership skills as well as in-depth understanding
pemahaman mendalam tentang bisnis perusahaan. about the Company’s business.
Jumlah Lulusan Management Trainee
Number of Management Trainee Graduates
3
2025 Sustainability Report
2025 3
2024 10
Karyawan | Employees 2023 5
Perseroan menyadari bahwa menjaga stabilitas The Company realizes that maintaining workforce
tenaga kerja merupakan aspek penting dalam stability is a critical aspect in maintaining performance
|
mempertahankan kinerja dan kualitas layanan. and service quality. Therefore, various employee
Oleh karena itu, berbagai inisiatif retensi karyawan retention initiatives are continuously strengthened
Laporan Keberlanjutan 2025
terus diperkuat agar setiap individu merasa dihargai thereby every individual feels respected and has
dan memiliki peluang berkembang. Sepanjang opportunities for growth. In 2025, the Company’s
tahun 2025, tingkat pergantian karyawan (turnover employee turnover rate stood at 6.91%, with a total of
rate) Perseroan tercatat sebesar 6,91%, dengan 250 employees resigning. This figure is relatively stable
total 250 karyawan mengundurkan diri. Angka compared to the previous year and demonstrates the
ini relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya effectiveness of its retention strategy. [IFRS S1.30.(a)]
dan menunjukkan efektivitas strategi retensi yang
diterapkan. [IFRS S1. 30.(a)]
216
Page 217
Berbagai program retensi yang dijalankan mencakup Various retention programs implemented include
pengembangan karier yang terarah, remunerasi targeted career development, competitive
dan benefit yang kompetitif, peningkatan fasilitas remuneration and benefits, improved healthcare
kesehatan dan kesejahteraan keluarga, serta kebijakan and family welfare facilities, and flexible work-life
work-life balance yang fleksibel. Selain itu, Perseroan balance policies. Furthermore, the Company regularly
secara berkala melakukan employee engagement survey conducts employee engagement surveys and exit
dan exit interview untuk mengidentifikasi penyebab interviews to identify the root causes of employee
utama perputaran karyawan dan memastikan turnover and ensure continuous improvement in
perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan SDM. HR management. With a sustainable and people-
Dengan pendekatan yang berkesinambungan dan centric approach, the Company is committed to not
berorientasi pada manusia, Perseroan berkomitmen only attracting the best talent but also retaining it
untuk tidak hanya menarik talenta terbaik, tetapi juga as part of its long-term journey towards sustainable
mempertahankannya sebagai bagian dari perjalanan growth. [IFRS S1.30.(a)] [IFRS S1.44.(a)(v)]
jangka panjang menuju pertumbuhan yang
berkelanjutan. [IFRS S1. 30.(a)] [IFRS S1. 44.(a)(v)]
Jumlah Pengunduran Diri Persentase Pengunduran diri
Total Resignations Percentage Resignations [IDX S-03]
1,909 20.5%
2025 1,909 2025 20.5%
2024 2,122 2024 22.8%
2023 2,101 2023 23.1%
Pergantian Karyawan berdasarkan Jenis Kelamin
EMPLOYEE TURNOVER BY GENDER
KETERANGAN 2025 % 2024 % 2023 % DESCRIPTION
Karyawan Pria 1,571 77.2 1,762 73.7 1,756 78.3 Male Employees
Karyawan Wanita 338 22.8 360 26.3 345 21.7 Female Employees
Jumlah 1,909 100.0 2,122 100.0 2,101 100.0 Total
Pergantian Karyawan berdasarkan Kelompok Usia
EMPLOYEE TURNOVER BY AGE GROUP
PT Bussan Auto Finance
KETERANGAN 2025 % 2024 % 2023 % DESCRIPTION
< 25 tahun 596 2.8 546 4.7 465 3.9 < 25 years
26-35 tahun 1,059 35.6 1,286 40.7 1,369 46.3 26-35 years
36-45 tahun 230 52.4 259 44.3 255 46.0 36-45 years
46-55 tahun 24 9.2 31 10.3 12 3.9 46-55 years
Jumlah 1,909 100.0 2,122 100.0 2,101 100.0 Total
217
Page 218
Pergantian Karyawan berdasarkan Wilayah
EMPLOYEE TURNOVER BY AREA
KETERANGAN 2025 % 2024 % 2023 % DESCRIPTION
Sumatera 405 16.8 322 10.0 394 16.0 Sumatera
Jawa 807 66.8 1,071 67.7 1,111 64.1 Java
Sulawesi 267 8.4 295 10.0 274 10.4 Sulawesi
Kalimantan 327 6.0 319 7.3 224 5.9 Kalimantan
Papua 35 0.4 30 1.3 25 1.2 Papua
Bali. NTB. NTT 50 1.6 61 3.7 52 2.4 Bali. NTB. NTT
Maluku 18 0 24 0 21 0 Maluku
Jumlah 1,909 100.0 2,122 100.0 2,101 100.0 Total
Survei Karyawan [IFRS S1. 44.(a)(v)] Employee Survey [IFRS S1.44.(a)(v)]
[IFRS S1. 46.(b)] [IFRS S1.46.(b)]
Lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan produktif A healthy, inclusive, and productive work environment
dapat dimulai dengan mendengarkan suara begins with listening to the employees’ voices.
karyawan. Melalui BAF Engagement Survey (BES) yang Through annual BAF Engagement Survey (BES), all
dilaksanakan setiap tahun, seluruh karyawan memiliki employees have the opportunity to express their views
kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan and aspirations regarding various work aspects, from
aspirasi mereka terkait berbagai aspek pekerjaan, leadership and communication to work-life balance.
mulai dari kepemimpinan, komunikasi, hingga
keseimbangan kehidupan kerja.
Hasil survei ini memberikan gambaran menyeluruh Results of this survey provide a comprehensive overview
mengenai tingkat keterlibatan dan kepuasan karyawan, of employee engagement and satisfaction levels and
serta menjadi dasar dalam merancang kebijakan used as a basis for designing policies and programs
dan program yang lebih relevan dengan kebutuhan that are more relevant to manpower needs. In 2025,
tenaga kerja. Pada tahun 2025, engagement index the engagement index showed an improving trend
menunjukkan tren peningkatan dibandingkan tahun compared to the previous year, indicating a stronger
sebelumnya, menandakan semakin kuatnya rasa sense of belonging and motivation among employees
memiliki dan motivasi karyawan dalam berkontribusi to contribute to shared goals.
2025 Sustainability Report
terhadap tujuan bersama.
Peningkatan ini mencerminkan efektivitas berbagai This increase reflects effectiveness of various initiatives
inisiatif yang dijalankan untuk memperkuat implemented to strengthen employee physical,
kesejahteraan fisik, emosional, dan profesional emotional, and professional well-being. Moving
karyawan. Ke depan, hasil BES akan terus dimanfaatkan forward, result of the BES will continue to be utilized
sebagai masukan strategis dalam menciptakan as strategic feedback to create a more positive and
pengalaman kerja yang lebih positif dan berkelanjutan sustainable work experience for all BAF employees.
bagi seluruh insan BAF.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
218
Page 219
Indeks Keterlibatan Indeks Karyawan dengan Skor Faktor Pendorong
Engagement index Keterikatan Tinggi Keterlibatan
Highly engaged employee index Engagement drivers score
87 84% 89
2025 87 2025 84% 2025 89
2024 86 2024 83% 2024 89
2023 84 2023 83% 2023 87
Mengukur tingkat keterlibatan dan Mengukur seberapa bangga dan Mengukur seberapa besar faktor
kepuasan karyawan dalam suatu termotivasi karyawan. pendorong untuk keterlibatan karyawan.
organisasi.
Measuring employee engagement and Measuring employee’s pride and Measuring level of driving factor for
satisfaction within an organization. motivation. employee engagement.
Membangun Komunitas Building Community at
di Tempat Kerja the Workplace
Budaya saling peduli menjadi bagian penting dari A caring culture becomes an essential part of the
upaya Perseroan dalam menciptakan lingkungan Company’s efforts in creating highly supportive
kerja yang berdaya dukung tinggi. Melalui program work environment. Through BAF Peduli program,
BAF Peduli, karyawan didorong untuk menumbuhkan the employees are encouraged to foster empathy,
empati, memperkuat solidaritas, dan saling membantu strengthen solidarity, and help each other in various
dalam berbagai situasi kehidupan. Program ini life situations. This program is a tangible manifestation
menjadi wujud nyata nilai kebersamaan di lingkungan of solidarity value within the Company, while
Perseroan, sekaligus mempererat hubungan strengthening relationships among the employees
antarkaryawan di seluruh wilayah operasional. across all operational areas.
BAF Peduli Masa Depan
BAF Caring the Future
Mendukung pendidikan anak-anak karyawan berprestasi melalui pemberian
beasiswa, sebagai bentuk komitmen Perseroan terhadap masa depan generasi
penerus.
1
PT Bussan Auto Finance
Supports education of the children of excellent employees through scholarships,
as a manifestation of the Company’s commitment to the future of the next
generation.
219
Page 220
BAF Peduli Emergency
BAF Caring for Emergency
Memberikan bantuan bagi karyawan yang menghadapi situasi darurat, seperti
kondisi kesehatan kritis atau kebutuhan mendesak lainnya, untuk memastikan
mereka tetap mendapat dukungan ketika menghadapi masa sulit.
2 Provides assistance to employees in emergency situations, such as critical health
conditions or other urgent needs, to ensure they remain supported during difficult
times.
BAF Peduli Siaga
BAF Caring for Alert
Menyalurkan bantuan bagi karyawan terdampak bencana alam, agar dapat
segera pulih dan kembali beraktivitas dengan aman dan penuh semangat.
Distributes aid to employees affected by natural disasters to recover quickly and
3 return to their activities safely and enthusiastically.
Melalui ketiga inisiatif ini, Perseroan memperkuat Through these three initiatives, the Company
budaya empati dan kepedulian yang menjadi ciri khas strengthens empathy and caring cultures that
komunitas kerja Perseroan sebagai tempat di mana characterizes the Company’s work community, as a
setiap individu dihargai dan didukung. Hingga akhir place where every individual is valued and supported.
2025, tidak ditemukan pelanggaran terkait kebebasan As end of 2025, no violations against freedom
berserikat maupun praktik usaha tidak sehat. [GRI 407-1] of association or unfair business practices were
reported. [GRI 407-1]
Penghormatan terhadap Respect for
Hak Asasi Manusia [GRI 405-1] [GRI 408-1] Human Rights [GRI 405-1] [GRI 408-1]
[GRI 409-1] [SEOJK F.18] [SEOJK F.19] [POJK 6.c.2.a] [GRI 409-1] [SEOJK F.18] [SEOJK F.19] [POJK 6.c.2.a]
[IDX S-01] [IDX S-07] [IDX S-09] [IDX S-01] [IDX S-07] [IDX S-09]
2025 Sustainability Report
Perseroan menempatkan penghormatan terhadap The Company places respect for human rights as one
Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai salah satu nilai of its core values in
conducting business activities. This
dasar dalam menjalankan kegiatan usaha. Prinsip ini principle serves as the foundation for all employment
menjadi landasan bagi seluruh kebijakan dan praktik policies and practices, business relationships, and
ketenagakerjaan, hubungan bisnis, serta pelayanan customer service. Every individual, either employee,
kepada konsumen. Setiap individu, baik karyawan, non-employee, business partner, or consumer, has the
pekerja non-karyawan, mitra kerja, maupun konsumen right to receive fair, safe, and dignified treatment.
berhak memperoleh perlakuan yang adil, aman, dan
bermartabat.
|
Untuk memastikan penerapan prinsip HAM berjalan To ensure the effective implementation of human
Laporan Keberlanjutan 2025
efektif, Perseroan secara berkelanjutan memberikan rights principles, the Company continuously provides
pelatihan dan sosialisasi kepada seluruh karyawan, training and outreach to all employees, including
termasuk kepada personel keamanan dan pihak security personnel and other related parties. This
terkait lainnya. Langkah ini bertujuan menumbuhkan step aims to raise awareness and ensure that every
kesadaran serta memastikan bahwa setiap aktivitas operational activity is carried out with respect for basic
operasional dilakukan dengan menghormati hak-hak human rights.
dasar manusia.
Selain itu, Perseroan memiliki kebijakan pelecehan In addition, the Company has a sexual
seksual dan/atau non diskriminasi yang tercantum harassment and/or non-discrimination policy as
dalam peraturan perusahaan nomor KEP.4/ declared in company regulation number KEP.4/
HI.00.00/00.0000.241119006/P-1/XII/2024. [IDX S-08] HI.00.00/00.0000.241119006/P-1/XII/2024. [IDX S-08]
220
Page 221
Sebagai wujud nyata dari penghormatan terhadap As a concrete manifestation of respect for human
HAM, Perseroan menerapkan prinsip kesetaraan, rights, the Company applies the diversity, equality,
keberagaman, dan inklusi (DEI) di seluruh proses and inclusion (DEI) principles throughout business
bisnisnya. Hal ini tercermin mulai dari tahapan processes. This is reflected in transparent and
rekrutmen dan promosi yang transparan dan adil, fair recruitment and promotion processes, equal
pemberian kesempatan kerja yang setara, hingga employment opportunities, and career development
pengembangan karier yang didasarkan pada based on individual abilities, performance, and
kemampuan, kinerja, dan potensi setiap individu potential without any discrimination. The Company
tanpa diskriminasi apa pun. Perseroan menegaskan emphasizes that differences in ethnicity, religion, race,
bahwa perbedaan latar belakang suku, agama, ras, gender, age, or physical condition are not becoming
jenis kelamin, usia, maupun kondisi fisik tidak menjadi the barriers to growth and contribution.
penghalang untuk berkembang dan berkontribusi.
Perseroan juga memberikan perhatian khusus The Company also concerns employees with disabilities
kepada karyawan difabel, dengan memastikan by ensuring they receive equal opportunities in
mereka memperoleh kesempatan yang sama dalam recruitment and career development process. The
proses rekrutmen dan pengembangan karier. Proses recruitment process for employees with disabilities
rekrutmen karyawan difabel dilakukan secara mandiri is carried out independently by each work unit, in
oleh masing-masing unit kerja, dengan koordinasi coordination with Human Resources Management
fungsi Human Resources Management serta kerja function and in collaboration with third parties.
sama dengan pihak ketiga. Saat ini, terdapat 3 (tiga) Currently, there are 3 (three) employees with
karyawan difabel yang berkontribusi aktif di fungsi disabilities actively contributing in Human Resources
Human Resources Management, Tele Collection, dan Management, Telecollection, and Information
Teknologi Informasi. Technology functions.
PT Bussan Auto Finance
Seluruh karyawan difabel memperoleh hak dan fasilitas All employees with disabilities receive equal
kerja yang setara, termasuk kompensasi, benefit, dan employment rights and facilities, including
kesempatan pengembangan kompetensi. Selain bagi compensation, benefits, and competency development
karyawan, Perseroan juga menerapkan kebijakan opportunities. In addition to employees, the Company
pelayanan bagi konsumen penyandang disabilitas also implements a service policy to ensure consumers
dan/atau lanjut usia dapat mengakses produk dan with disabilities and/or the elderly can access the
layanan Perseroan dengan nyaman dan setara, Company’s products and services comfortably and
sebagaimana diatur dalam Approval Memo No.0214/ equally, as stipulated in Approval Memo No. 0214/
AM-OPD/12/2022 tentang Service Standard Guideline AM-OPD/12/2022 concerning the Service Standard
Operation Division. Guideline Operation Division.
221
Page 222
Selain itu, Perseroan secara tegas tidak mempekerjakan In addition, the Company strictly prohibits the hire of
pekerja anak dan tidak menerapkan kerja paksa dalam child labor and does not employ any forced labor in
bentuk apa pun di seluruh rantai operasionalnya. any means of work throughout its operational chain.
Kebijakan ini berlaku bagi seluruh unit kerja dan mitra This policy applies to all work units and business
bisnis sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam partners as part of the Company’s commitment to
menegakkan hak-hak pekerja dan menjaga praktik upholding workers’ rights and maintaining ethical
ketenagakerjaan yang etis. Melalui langkah-langkah employment practices. Through these measures, the
ini, Perseroan berupaya menciptakan lingkungan kerja Company strives to create a work environment and
dan ekosistem bisnis yang menjunjung tinggi martabat business ecosystem that upholds human dignity,
manusia, mendukung keberagaman, serta memastikan supports diversity, and ensures that every individual
setiap individu dapat bekerja dan berkembang secara can work and develop fairly and sustainably in line
adil serta berkelanjutan sejalan dengan standar with international standards and applicable labor
internasional dan hukum ketenagakerjaan yang laws. In the reporting year, there were no incidents of
berlaku. Pada tahun pelaporan, tidak terdapat insiden discrimination at the Company. [GRI 406-1] [IDX S-10]
diskriminasi yang terjadi di Perseroan. [GRI 406-1] [IDX S-10]
Keragaman Badan Tata Kelola
DIVERSITY OF GOVERNANCE BODIES [IDX G-01]
KETERANGAN JUMLAH %
DESCRIPTION TOTAL
Dewan Komisaris. Direksi, dan Associate Director / Board of Commissioner, Director, and Associate Director
Pria / Male 16 94.1
Wanita / Female 1 5.9
Dewan Komisaris. Direksi, dan Associate Director / Board of Commissioner, Director, and Associate Director
< 30 Tahun / Years Old 0 0
30-50 Tahun / Years Old 6 35.3
>50 Tahun / Years Old 11 64.7
Komposisi Karyawan Wanita yang Menduduki Senior
dan Non-Senior Management Level
COMPOSITION OF FEMALE EMPLOYEES SERVING IN SENIOR
AND NON-SENIOR MANAGEMENT LEVEL
2025 Sustainability Report
KETERANGAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
Senior Management Level
21.1% 22.8% 22.4%
Senior Management Level
Non-Senior Management Level
22.9% 22.8% 22.4%
Non-Senior Management Level
|
Laporan Keberlanjutan 2025
222
Page 223
KESEJAHTERAAN KARYAWAN
EMPLOYEE WELFARE
Perseroan percaya bahwa sumber daya manusia yang The Company believes that healthy, balanced, and
sehat, seimbang, dan termotivasi akan menciptakan motivated human resources will create a productive
lingkungan kerja yang produktif. Perseroan mengelola work environment. The Company manages employee
kesejahteraan karyawan secara menyeluruh, mencakup welfare holistically, including the financial, physical,
aspek finansial, fisik, dan mental. Melalui sistem and mental aspects. Through a competitive
remunerasi yang kompetitif, fasilitas kesehatan yang remuneration system, adequate healthcare facilities,
memadai, serta program dukungan keseimbangan and work-life balance support programs, the Company
kehidupan kerja, Perseroan berkomitmen membangun is committed to building a workplace that enables
tempat kerja yang memungkinkan karyawan tumbuh employees to grow with the Company while achieving
bersama Perseroan, sekaligus mencapai kualitas hidup a better quality of life.
yang lebih baik.
Tunjangan dan Benefits and Leave
Hak Cuti [GRI 401-2] Entitlements [GRI 401-2]
Perseroan berupaya memastikan setiap karyawan The Company strives to ensure that all employees
memperoleh hak dan manfaat yang setara sesuai receive equal rights and benefits in compliance with
dengan ketentuan perundang-undangan dan applicable laws and internal policies. Compensation
kebijakan internal yang berlaku. Struktur kompensasi and benefits are structured competitively, considering
dan tunjangan disusun secara kompetitif dengan job responsibilities, individual performance, and labor
mempertimbangkan tanggung jawab jabatan, kinerja market conditions, to maintain employee motivation
individu, serta kondisi pasar tenaga kerja, guna and loyalty.
menjaga motivasi dan loyalitas karyawan.
Perseroan menyediakan beragam tunjangan dan The Company provides various benefits and
fasilitas kesejahteraan. Perseroan juga memberikan welfare facilities. The Company also provides leave
hak cuti sesuai dengan kebutuhan pribadi karyawan, entitlements that are tailored to employees’ personal
termasuk cuti melahirkan selama tiga bulan, cuti needs, including three months of maternity leave,
orang tua selama tiga hari kepada karyawan pria, three days of parental leave for male employees, 45
cuti keguguran selama 45 hari dan cuti haid selama days of miscarriage leave, and two days of menstrual
2 hari kerja. Seluruh kebijakan ini dirancang untuk leave. All of these policies are designed to support a
mendukung keseimbangan antara kehidupan balance between professional and personal life, and
profesional dan pribadi, serta memastikan karyawan to ensure employees have sufficient rest and recover
dapat beristirahat dan memulihkan diri dengan baik properly before returning to their full potential.
sebelum kembali berkontribusi secara optimal.
BENTUK TUNJANGAN KARYAWAN TETAP KARYAWAN KONTRAK
TYPE OF ALLOWANCE PERMANENT EMPLOYEE CONTRACT EMPLOYEE
Tunjangan Hari Raya
√ √
Religious Holiday Allowance
Tunjangan Transportasi dan Operasional
√ √
PT Bussan Auto Finance
Transportation and Operational Allowance
Tunjangan Komunikasi
√ √
Communication Allowance
Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Karyawan dan
Keluarga (BPJS dan/atau Asuransi Kesehatan)
√ √
Employee and Family Health Benefit
(BPJS and/or Health Insurance)
BPJS Ketenagakerjaan – Jaminan Kematian
√ √
BPJS Ketenagakerjaan – Life Insurance
223
Page 224
BENTUK TUNJANGAN KARYAWAN TETAP KARYAWAN KONTRAK
TYPE OF ALLOWANCE PERMANENT EMPLOYEE CONTRACT EMPLOYEE
BPJS Ketenagakerjaan – Jaminan Kecelakaan Kerja
√ √
BPJS Ketenagakerjaan – Work Accident Insurance
BPJS Ketenagakerjaan – Jaminan Hari Tua
√ √
BPJS Ketenagakerjaan – Retirement Benefit
BPJS Ketenagakerjaan – Jaminan Pensiun
√ √
BPJS Ketenagakerjaan – Pension Benefit
Asuransi Jiwa
√ √
Life Insurance
Bantuan Uang Duka
√ √
Grievance Allowance
Fasilitas Perjalanan Dinas
√ √
Business Trip Facility
Hadiah Pernikahan dan Kelahiran Anak
√ √
Wedding and Child Born Allowance
Bantuan Kegiatan Karyawan
√ √
Employee Activity Support
Bantuan Pendidikan dan Pelatihan
√ √
Eduction and Training Support
Dana Pensiun Lembaga Keuangan
√ -
Financial Institution Pension Funds
BENTUK HAK CUTI KARYAWAN TETAP KARYAWAN KONTRAK
TYPE OF LEAVE PERMANENT EMPLOYEE CONTRACT EMPLOYEE
Cuti Tahunan
√ √
Annual Leave
Cuti Panjang
√ √
Long Leave
Cuti Ulang Tahun
√ -
Birthday Leave
Cuti Melahirkan
2025 Sustainability Report
√ √
Maternity Leave
Cuti Orang Tua
√ √
Parents Leave
Cuti Akibat Keguguran
√ √
Miscarriage Leave
Cuti Haid
√ √
Menstrual Leave
|
Cuti Sakit
√ √
Illness Leave
Laporan Keberlanjutan 2025
Cuti Keagamaan
√ √
Religious Leave
224
Page 225
Karyawan yang Berhak Mendapatkan Cuti Orang Tua
Employees who are Eligible for Parental Leave
2,420 Karyawan Pria
Male Employees
536 Karyawan Wanita
Female Employees
Cuti Haid Karyawan yang Karyawan yang
Menstrual Leave Mengambil Kembali Bekerja setelah
Cuti Orang Tua Cuti Melahirkan dan Cuti Ayah
9 Karyawan Wanita
Female Employees
Employees taken
Parental Leave [GRI 401-3]
Employees who are returning to
Work after Maternity Leave
and Paternity Leave
37 Karyawan Pria
Male Employees
37 Karyawan Pria
30
Male Employees
20
Karyawan Wanita
Female Employees Karyawan Wanita
Female Employees
Periode Pemberitahuan Minimum Notice
Minimum Terkait Period for Operational
Perubahan Operasional [GRI 402-1] Changes [GRI 402-1]
Perseroan menempatkan transparansi dan komunikasi The Company places transparency and open
terbuka sebagai bagian penting dalam hubungan communication at the heart of our industrial
industrial. Setiap kali terjadi perubahan signifikan relations. Whenever significant changes that may
yang dapat memengaruhi karyawan, Perseroan affect employees occur, the Company ensures that a
memastikan adanya pemberitahuan terlebih dahulu reasonable advance notice is provided prior the policy
dalam jangka waktu yang wajar sebelum kebijakan implementation. This approach allows employees
tersebut diterapkan. Pendekatan ini memberikan ruang to understand the context of the change, prepare
bagi karyawan untuk memahami konteks perubahan, necessary adjustments, and ensure a smooth transition
menyiapkan langkah penyesuaian yang diperlukan, process, ensuring the process to remain effective and
serta menjaga kelancaran proses transisi agar tetap harmonious.
berjalan efektif dan harmonis.
PT Bussan Auto Finance
225
Page 226
Upah Minimum Minimum Wage
[GRI 202-1] [SEOJK F.20] [IFRS S1. 51.(b)] [POJK 6.c.2.b] [GRI 202-1] [SEOJK F.20] [IFRS S1.51.(b)] [POJK 6.c.2.b]
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan praktik The Company is committed to implement fair
ketenagakerjaan yang adil dan sesuai dengan employment practices according to prevailing
peraturan yang berlaku, termasuk dalam hal pemberian regulations, including in terms of remuneration.
upah. Seluruh karyawan menerima gaji yang minimal All employees receive salary that shall be at least
setara dengan Upah Minimum Kabupaten/ Kota equivalent to Minimum Wage in their working area.
(UMK) di wilayah tempat mereka bekerja. Perseroan The Company applies the following standard wage
menerapkan rasio standar upah sebagai berikut: ratios:
Rasio Gaji Karyawan Tetap Rasio Gaji Karyawan Entry-Level
Terendah dibandingkan dengan Pria dan Wanita dibandingkan
Upah Minimum dengan Upah Minimum
Ratio of Lowest Permanent Ratio of Male to Female
Employee Salary to Minimum Entry-Level Employee Salaries to
Wage Minimum Wage
1:1 1:1
Kebijakan ini menegaskan bahwa setiap individu, tanpa This policy emphasizes that every individual, regardless
memandang jenis kelamin, memperoleh kesempatan of gender, shall receive equal opportunities and
dan penghargaan yang setara atas kontribusinya. recognition for their contributions.
Perjanjian Perundingan Collective Bargaining
Kolektif [GRI 2-30] Agreement [GRI 2-30]
2025 Sustainability Report
Perseroan senantiasa menjunjung tinggi hak-hak The Company consistently upholds employee rights
karyawan melalui penerapan Peraturan Perusahaan through the implementation of Company Regulation,
(PP) yang mencakup 100% karyawan tanpa which covers 100% of employees without any exception.
terkecuali. PP ini menjadi wujud nyata kolaborasi This Company Regulation represents a concrete
antara manajemen dan perwakilan karyawan dalam manifestation of collaboration between management
menciptakan hubungan industrial yang harmonis, adil, and employee representatives in creating harmonious,
dan berlandaskan prinsip saling menghormati. fair, and respectful industrial relations.
Dokumen tersebut mengatur berbagai aspek penting This document regulates various important employment
ketenagakerjaan, mulai dari ketentuan jam kerja aspects, from working hours and leave provisions,
|
dan cuti, sistem remunerasi dan tunjangan, hingga remuneration and benefits systems, to employee
Laporan Keberlanjutan 2025
jaminan keselamatan, kesehatan, dan pengembangan safety, health, and competency development. Through
kompetensi karyawan. Melalui PP, Perseroan the Company Regulation, the Company ensures that
memastikan setiap karyawan memperoleh kepastian every employee receives a balance between rights and
hak dan kewajiban yang seimbang, serta memiliki obligations, and has a formal communication channel
saluran komunikasi formal untuk menyampaikan to express aspirations and complaints.
aspirasi dan keluhan.
PP ditinjau dan diperbarui secara berkala agar tetap The Company Regulation is regularly reviewed and
relevan dengan dinamika usaha dan kebutuhan updated to remain relevant to business dynamics and
karyawan. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat employee needs. This approach not only strengthens
kepercayaan antara manajemen dan karyawan, tetapi trust between management and employees but also
juga mendukung terciptanya lingkungan kerja yang supports the creation of a productive, conducive, and
226 produktif, kondusif, dan berkelanjutan. sustainable work environment.
Page 227
Pengaduan Ketenagakerjaan Employment Complaints
Perseroan berkomitmen untuk membangun budaya The Company is committed to build open and
kerja yang terbuka dan saling menghargai, di mana respectful work culture, where every employee has a
setiap karyawan memiliki ruang untuk menyampaikan safety space to express their aspirations, complaints,
aspirasi, keluhan, maupun masukan secara aman. and feedback. Therefore, the Company provides
Untuk itu, Perseroan menyediakan berbagai saluran various accessible channels for employee complaints,
pengaduan ketenagakerjaan yang mudah diakses, including SMS hotline, email, telephone, direct contact,
termasuk SMS hotline, email, telepon, tatap muka and 24 hours HR Chatbot DEA digital service.
langsung, serta layanan digital HR Chatbot DEA yang
tersedia selama 24 jam.
Selain itu, karyawan juga dapat berkoordinasi In addition, employees are also eligible to coordinate
langsung dengan divisi-divisi terkait di bawah fungsi directly with relevant divisions within Human Resources
Human Resources, seperti HR Industrial, HR System, function, such as HR Industrial, HR System, HR Service,
HR Service, dan HR ComBen & Payroll, sesuai dengan and HR ComBen & Payroll, according to their needs and
kebutuhan dan jenis pengaduan. Setiap laporan yang the type of complaint. Every report received is handled
masuk ditangani secara profesional, dengan menjaga professionally, to maintain confidentiality and ensure
kerahasiaan dan memastikan tindak lanjut yang cepat prompt as well as appropriate follow-up.
dan tepat.
Melalui sistem komunikasi yang responsif ini, Through this responsive communication system,
Perseroan berupaya menciptakan lingkungan kerja the Company strives to create a harmonious work
yang harmonis, memperkuat kepercayaan antara environment, strengthen trust between management
manajemen dan karyawan, serta memastikan setiap and employees, and ensure that every employee’s
suara karyawan didengar dan dihargai sebagai bagian voice is heard and valued as part of the Company’s
dari komitmen keberlanjutan Perseroan. sustainability commitment.
PT Bussan Auto Finance
227
Page 228
Manajemen Senior dari Senior Management from
Komunitas Lokal [GRI 202-2] Local Communities [GRI 202-2]
Penguatan kepemimpinan lokal menjadi bagian Strengthening local leadership becomes a crucial part
penting dari strategi keberlanjutan jangka panjang. Hal of long-term sustainability strategy. This is reflected
ini tercermin dari dominasi talenta Indonesia dalam in the dominance of Indonesian talent in senior
jajaran manajemen senior, mulai dari Division Head management, from Division Head to President Director,
hingga Presiden Direktur, dengan proporsi mencapai with proportion achieving 92.98%. Leadership from
92,98%. Kepemimpinan yang berasal dari komunitas local communities provides added value through a
lokal memberikan nilai tambah melalui pemahaman deep understanding of domestic market characteristics,
yang mendalam terhadap karakteristik pasar domestik, work culture, and consumer needs.
budaya kerja, serta kebutuhan konsumen.
Selain itu, keberadaan perwakilan pemegang saham Furthermore, the presence of shareholder
dalam struktur manajemen turut memperkaya representation in the management structure enriches
perspektif strategis Perseroan. Sinergi antara the Company’s strategic perspective. This synergy
pemimpin lokal dan mitra global ini menciptakan between local leaders and global partners creates
keseimbangan yang ideal dalam pengambilan an ideal balance in decision-making, strengthens
keputusan, memperkuat tata kelola, serta mendorong governance, and encourages the transfer of knowledge
transfer pengetahuan dan praktik terbaik untuk and best practices to support sustainable business
mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. growth.
Remunerasi Remuneration
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi karyawan As a form of appreciation for employee contributions
terhadap pertumbuhan bisnis, Perseroan memastikan to business growth, the Company ensures that
setiap individu memperoleh imbalan kerja yang adil, every individual receives fair, transparent, and
transparan, dan sepadan dengan kinerjanya. Sistem commensurate compensation with their performance.
remunerasi disusun untuk mencerminkan nilai-nilai The remuneration system is designed to reflect the
keadilan, profesionalisme, serta mendorong motivasi values
of fairness, professionalism, and encourage
dan produktivitas kerja. work motivation and productivity.
Dalam pelaksanaannya, besaran remunerasi In its implementation, amount of the remuneration
ditetapkan berdasarkan evaluasi kinerja, kompetensi, is determined based on evaluations of performance,
dan pencapaian target yang telah disepakati. competency, and achievement of the agreed targets.
Perseroan juga menjunjung tinggi prinsip kesetaraan The Company also upholds the equality without
tanpa diskriminasi, di mana rasio remunerasi antara discrimination principle, with the remuneration ratio
karyawan pria dan wanita ditetapkan setara (1:1), between male and female employees is set at 1:1,
2025 Sustainability Report
mencerminkan komitmen Perseroan terhadap keadilan reflecting the Company’s commitment to fairness and
dan inklusi di tempat kerja. [GRI 405-2] inclusion in the workplace. [GRI 405-2]
Selain itu, untuk menjaga kesejahteraan karyawan, Furthermore, to maintain employee welfare, salary
peninjauan serta penyesuaian gaji dilakukan secara reviews and adjustments are conducted periodically
berkala setiap bulan April, dengan mempertimbangkan every April, considering inflation rate and the
tingkat inflasi dan kondisi keuangan Perseroan. Company’s financial condition. This policy not only
Kebijakan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi serves as an appreciation for employee performance
terhadap kinerja karyawan, tetapi juga memastikan but also ensures continuity of harmonious and mutual-
|
keberlanjutan hubungan kerja yang harmonis dan beneficiary working relationships.
saling menguntungkan.
Laporan Keberlanjutan 2025
228
Page 229
Kewajiban Program Pensiun Defined Benefit Pension Plan
Manfaat Pasti dan Program Obligations and Other
Pensiun Lainnya [GRI 201-3] [GRI 404-2] Pension Plans [GRI 201-3] [GRI 404-2]
Perseroan memastikan pemenuhan kewajiban atas The Company ensures that the pension plan obligations
program pensiun sebagai bagian dari komitmen have been fulfilled as part of our commitment
terhadap kesejahteraan jangka panjang karyawan. to long-term employees’ well-being. Through the
Melalui program pensiun manfaat pasti yang defined benefit pension plan administered by BPJS
diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan, Perseroan Ketenagakerjaan (Employment Social Security
menyediakan jaminan finansial bagi karyawan di Agency), the Company provides financial security for
masa pensiun. Program ini bersifat wajib untuk employees upon retirement. This program is mandatory
seluruh karyawan dan iuran dibagi antara karyawan for all employees, and contributions are shared
dan Perseroan, dengan porsi kontribusi sebesar 2% between employees and the Company, with employees
ditanggung karyawan dan 3,7% oleh Perseroan. Skema contributing 2% and the Company contributing
ini mencerminkan dukungan Perseroan untuk menjaga 3.7%. This scheme reflects the Company’s support to
keberlanjutan kesejahteraan karyawan setelah masa maintain employee welfare sustainability after their
kerja berakhir. employment is ended.
Selain program wajib tersebut, Perseroan juga In addition to these mandatory programs, the Company
menyediakan Program Dana Pensiun Lembaga also provides Financial Institution Pension Fund (DPLK)
Keuangan (DPLK) sebagai pilihan sukarela bagi Program as a voluntary option for employees who meet
karyawan dengan kriteria tertentu. Melalui program certain criteria. Through this program, a contribution
ini, kontribusi sebesar 2%–4% dipotong dari gaji of 2%–4% is deducted from employees’ base salaries,
pokok karyawan, dan Perseroan memberikan kontribusi and the Company matches the equivalent contribution
yang setara sesuai pilihan karyawan. Seluruh iuran according to the employee’s choice. All contributions
disetorkan langsung kepada lembaga pengelola yang are deposited directly into a designated management
ditunjuk. institution.
Penerapan berbagai program pensiun ini menunjukkan Implementation of these various pension programs
upaya Perseroan dalam memenuhi ekspektasi demonstrates the Company’s commitment to fulfil
pemangku kepentingan terkait kewajiban dan stakeholder expectations regarding defined benefit
kontribusi manfaat pasti. Selain itu, keberadaan obligations and contributions. In addition, the existence
program pendukung transisi menuju masa purnatugas of transition support programs towards retirement is
juga menjadi bagian dari dukungan peningkatan also part of the support for develop employee capacity
kapasitas dan kesiapan karyawan selama siklus and readiness throughout their working cycle.
kehidupan kerja mereka.
Program Pelatihan Masa Retirement Preparation
Persiapan Pensiun (MPP) Training Program (MPP)
Sebagai bagian dari perhatian Perseroan terhadap As part of the Company’s commitment towards
keberlanjutan kehidupan karyawan, Pelatihan Masa employee sustainability, the Retirement Preparation
Persiapan Pensiun (MPP) dirancang untuk membantu Training Program (MPP) is designed to help employees
karyawan memasuki fase baru dengan lebih siap dan entering a new phase with more readiness and
percaya diri. Program ini menjadi ruang bagi karyawan confidence. This program provides employees with a
untuk mempelajari aspek-aspek penting setelah platform to learn important retirement aspects, from
memasuki masa purnabakti, mulai dari pengelolaan post-employment financial management, maintaining
keuangan pasca-kerja, menjaga kesehatan fisik dan physical and mental health, until rebuilding the pace
mental, hingga membangun kembali ritme kehidupan of life and family relationships.
dan relasi keluarga.
PT Bussan Auto Finance
229
Page 230
Melalui pendekatan yang praktis dan relevan, MPP Through a practical and relevant approach, MPP
memberikan wawasan dan keterampilan yang dapat provides insights and skills that can be immediately
langsung diterapkan. Karyawan diajak memahami applied. Employees are encouraged to understand
perubahan yang akan mereka hadapi, serta the changes they will embrace and discover new
menemukan peluang baru untuk tetap produktif dan opportunities to remain productive and empowered.
berdaya. Program ini tidak hanya menjadi bentuk This program not only provides transition support but
dukungan transisi, tetapi juga wujud kepedulian also demonstrates the Company’s commitment to
Perseroan terhadap perjalanan hidup karyawan the employee’s holistic life journey, emphasizing that
secara menyeluruh, bahwa keberlanjutan tidak hanya sustainability does not end as the employment ended,
berakhir saat masa kerja selesai, tetapi juga berlanjut but also extends to quality of life after retirement. As
pada kualitas hidup setelah pensiun. Selama tahun of 2025, 31 employees have participated in the MPP.
2025, terdapat 31 karyawan yang telah mengikuti
MPP.
2025 Sustainability Report
|
Laporan Keberlanjutan 2025
230
Page 231
PENGEMBANGAN
KOMPETENSI KARYAWAN
EMPLOYEE COMPETENCY DEVELOPMENT [GRI 3-3] [POJK 6.c.2.d] [IDX S-05]
Perseroan memandang bahwa peningkatan kapasitas The Company views Human Resources (HR) capacity
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah fondasi utama development becomes primary foundation to
untuk mewujudkan visi keberlanjutan jangka panjang. achieve long-term sustainability vision. Limited
Keterbatasan pelatihan dan pendidikan bagi karyawan employee training and education can directly impact
dapat berdampak langsung pada kualitas kinerja dan performance quality and operational effectiveness.
efektivitas operasional. Minimnya pengembangan This lack of insight and skills development leaves
wawasan dan keterampilan membuat karyawan kurang employees unprepared for job demands, changing
siap menghadapi tuntutan pekerjaan, perubahan business processes, and technological advancements.
proses bisnis, maupun perkembangan teknologi.
Pelatihan dan pendidikan yang memadai akan Adequate training and education will enhance
meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri employee capabilities and confidence in performing
karyawan dalam menjalankan tugas, sehingga their duties, thereby improving performance quality
kualitas dan konsistensi kinerja dapat semakin baik. and consistency. This increased competency directly
Peningkatan kompetensi ini berdampak langsung pada impacts faster, more accurate, and more professional
layanan yang lebih cepat, akurat, dan profesional, services, ultimately increasing customer satisfaction
yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan and strengthening the Company’s reputation.
konsumen serta memperkuat reputasi Perseroan. Employee competencies shall be continuously updated
Kompetensi karyawan harus senantiasa diperbarui dan and enhanced, not merely to fulfil daily operational
ditingkatkan, tidak hanya untuk memenuhi tuntutan demands but also to address risks and capitalize
operasional sehari-hari, tetapi juga untuk mengatasi business opportunities from the current Sustainable
risiko dan memanfaatkan peluang bisnis yang muncul Finance regulations.
dari perkembangan regulasi Keuangan Berkelanjutan.
Risiko dan Peluang terkait Risks and Opportunities Related to
Kompetensi Karyawan [IFRS S1.30 (a)] Employee Competence [IFRS S1.30 (a)]
Perseroan menyadari bahwa di era percepatan The Company recognizes that in the acceleration era
regulasi keberlanjutan global dan domestik, terdapat of global and domestic sustainability regulations,
risiko signifikan yang terkait dengan ketidakcukupan there are significant risks associated with inadequate
kompetensi internal. Risiko muncul apabila karyawan, internal competencies. This risk arises when the
terutama di level manajerial dan Direksi/Komisaris, employees, particularly those at the managerial
tidak memiliki pemahaman yang memadai mengenai and Board of Directors/Commissioners levels,
regulasi keberlanjutan yang baru. Kurangnya experiencing insufficient understanding on new
pemahaman ini dapat menghambat integrasi sustainability regulations. This lack of understanding
risiko dan peluang ke dalam strategi Perseroan, dan may constrain integration of risks and opportunities
berpotensi memicu risiko kepatuhan. into the Company’s strategy and potentially trigger
compliance risks.
Keterbatasan pemahaman tersebut berpotensi This limited understanding has the potential to hinder
menghambat integrasi risiko dan peluang the integration of sustainability risks and opportunities
keberlanjutan ke dalam proses pengambilan keputusan into the Company’s strategic decision-making process.
PT Bussan Auto Finance
strategis Perseroan. Dalam jangka panjang, kondisi ini In the long term, this condition can also increase
juga dapat meningkatkan risiko kepatuhan terhadap regulatory compliance risks and potentially lead to
regulasi, serta berpotensi menimbulkan implikasi financial implications, including additional compliance
finansial, termasuk biaya kepatuhan tambahan, costs, potential regulatory sanctions, and delays in
potensi sanksi regulator, maupun keterlambatan dalam adapting the business model on the sustainability
mengadaptasi model bisnis terhadap perkembangan standards update.
standar keberlanjutan.
231
Page 232
Di sisi lain, penguatan kapasitas sumber daya manusia However, strengthening human resource capacity
menghadirkan peluang strategis bagi Perseroan. presents a strategic opportunity for the Company.
Peningkatan kompetensi karyawan dalam memahami Improving employee competency in understanding
isu keberlanjutan, pengelolaan risiko, serta praktik sustainability issues, risk management, and reporting
pelaporan yang selaras dengan standar internasional practices aligned with international standards enables
memungkinkan Perseroan untuk mengintegrasikan the Company to integrate sustainability aspects more
aspek keberlanjutan secara lebih efektif dalam strategi effectively into business and operational strategies.
bisnis dan operasional. Hal ini diharapkan dapat This is expected to improve quality of decision-making,
meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, strengthen regulatory compliance, and support the
memperkuat kepatuhan terhadap regulasi, serta Company’s long-term resilience and performance.
mendukung ketahanan dan kinerja jangka panjang
Perseroan.
Strategi dan Program Training Strategy and
Pelatihan [GRI 404-2] [IFRS S1.33 (a)] Programs [GRI 404-2] [IFRS S1.33 (a)]
Perseroan secara proaktif memperkuat kapasitas di The Company proactively strengthens capacity at
semua jenjang. Strategi pengembangan kompetensi all levels. The Company’s competency development
Perseroan dirancang komprehensif, mencakup strategy is comprehensive, including hard skills, soft
aspek hard skills, soft skills, dan sustainability, serta skills, and sustainability aspects, while ensuring
memastikan kepatuhan terhadap regulasi OJK dan compliance with OJK regulations and international
standar internasional. Program ini disusun berdasarkan standards. This program is based on results of
hasil identifikasi dan penilaian kebutuhan pelatihan the training needs assessment (Training Needs
(Training Need Assessment) seluruh karyawan Assessment) for all employees at early of each year,
setiap awal tahun, sehingga sesuai dengan arah ensuring alignment with the direction of business
perkembangan bisnis. development.
Secara khusus dalam aspek keberlanjutan, Perseroan Specifically, with regard to sustainability, the
menyelenggarakan “Sustainability Month”, yaitu Company organizes “Sustainability Month,” a series
rangkaian program peningkatan kapasitas yang of capacity-building programs involving various
melibatkan berbagai pemangku kepentingan internal, internal stakeholders, from staff and management to
mulai dari staf, manajemen, hingga Dewan Komisaris. the Board of Commissioners. This program includes
Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti various activities such as training, seminars, thematic
pelatihan, seminar, diskusi tematik, dan sesi berbagi discussions, and knowledge-sharing sessions aimed at
pengetahuan yang bertujuan untuk memperkuat strengthening understanding of Environmental, Social,
pemahaman mengenai praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) practices and their integration
and Governance (ESG) serta integrasinya dalam into business decision-making. Further information
pengambilan keputusan bisnis. Informasi lebih lanjut about this program can be found at 241.
mengenai program ini dapat dilihat pada 241.
2025 Sustainability Report
Program pelatihan Perseroan dirancang untuk The Company’s training program is designed to
mendukung pengembangan kompetensi karyawan support employee competency development at
di setiap tahap karier. Pelatihan dasar diberikan every career stage. Basic training is provided to new
kepada karyawan baru untuk membantu dalam employees to assist them in adapting their job roles
beradaptasi dengan peran kerja dan budaya kerja. and work culture. Skills development training is
Pelatihan peningkatan keterampilan diberikan kepada provided to operational employees to support their
karyawan operasional guna mendukung kinerja daily performance. Meanwhile, leadership training is
sehari-hari. Sementara itu, pelatihan kepemimpinan aimed at managers and aspiring leaders to strengthen
|
ditujukan bagi manajer dan calon pemimpin untuk their managerial capacity. Promoted employees also
memperkuat kapasitas manajerial. Bagi karyawan receive relevant training to prepare them for the
Laporan Keberlanjutan 2025
yang dipromosikan juga mendapatkan pelatihan yang responsibilities of their new positions.
relevan agar siap menjalankan tanggung jawab di
posisi baru.
232
Page 233
1 2 3
Metode Pelatihan Fokus Pelatihan Topik Pelatihan
Training Methods Training Focus Training Topics
Offline • Meningkatkan keterampilan Pelatihan mencakup aspek hard skill
Pelatihan tatap muka menjadi prioritas manajerial pimipinan cabang untuk meningkatkan kompetensi
bagi Perseroan khususnya untuk untuk mendorong produktivitas; teknis, soft skill untuk meningkatkan
karyawan cabang. • Memperkuat peran pimpinan kemampuan komunikasi serta
cabang dalam membangun manajemen diri, dan pelatihan
Onsite training is a priority for the budaya belajar yang mendukung pengelolaan risiko serta kepatuhan
Company, especially for branch pengembangan tim secara regulasi untuk memastikan keahlian
employees. berkelanjutan melalui program yang relevan dan sesuai dengan
Training for Trainer. regulasi dan operasional bisnis.
Online
Pelatihan secara virtual dilakukan • Improving managerial skills Training covers hard skills to
sebagai bentuk kemudahan akses dan of branch managers to boost improve technical competency, soft
fleksibilitas untuk karyawan sesuai productivity; skills to enhance communication
dengan jadwal dan lokasi mereka. • Strengthening role of branch and self-management skills, and
Pelatihan dalam jaringan (daring) ini managers in building a learning risk management and regulatory
dilengkapi dengan modul e-learning culture that supports continuous compliance training to ensure relevant
yang tersedia di BAF Learning Centre team development through the expertise and compliance with
(Learning Management System). Training for Trainers program. regulations and business operations.
BAF Learning Centre menjadi sarana
pembelajaran mandiri bagi karyawan
yang efektif dan efisien di seluruh
jaringan cabang.
Virtual training is conducted to
provide easy access and flexibility for
employees, based on their schedule
and location. This online training is
equipped with e-learning modules
available at BAF Learning Centre
(Learning Management System). BAF
Learning Centre provides effective
and efficient independent learning
platform for employees across the
branch network.
Selama tahun 2025, Perseroan telah menjalankan Throughout 2025, the Company implemented various
berbagai jenis program pelatihan, yaitu sebagai training programs, as follows:
berikut:
• Training Orientasi Karyawan Baru (Induction • New Employee Orientation Training (Induction
Program), adalah program bagi semua karyawan Program), a program for all new employees
baru untuk memberi pengetahuan dasar mengenai to provide basic knowledge about company
profil perusahaan, bisnis perusahaan, kesadaran profile, business, information technology security
keamanan teknologi informasi peraturan awareness, company regulations, anti-money
PT Bussan Auto Finance
perusahaan, anti pencucian uang dan pencegahan laundering and counter-terrorism financing,
pendanaan terorisme, anti-fraud, keamanan anti-fraud, road safety, service excellence,
berkendara, service excellence, BAF Mobile, IT BAF Mobile, IT Operation Process, and ISO 27001
Operation Process, serta ISO 27001 tentang on Information Systems Security Management.
Manajemen Keamanan Sistem Informasi.
• Corporate/Management Development Program • Corporate/Management Development Program
(C/MDP), adalah program untuk menyiapkan (C/MDP), a program to prepare future young
pemimpin muda masa depan di kantor pusat leaders at the head office and network offices, with
dan kantor jaringan yang mana sumber dayanya resources drawn from fresh graduates or employees
berasal dari fresh graduate ataupun yang telah with 1-2 years of work experience.
memiliki pengalaman kerja selama 1-2 tahun. 233
Page 234
• Technology Associate Program (TAP) yaitu program • Technology Associate Program (TAP), a program to
untuk menyiapkan pemimpin muda dalam bidang prepare young leaders in the technology field, with
teknologi yang mana sumber dayanya berasal resources drawn from fresh graduates or employees
dari fresh graduate ataupun yang telah memiliki with 1-2 years of work experience.
pengalaman kerja selama 1-2 tahun.
• Pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan • Internal training programs with internal and
secara internal dengan tenaga pengajar internal external instructors with specialized skills to fulfil
maupun tenaga pengajar eksternal yang memiliki the competency development needs of specific
kemampuan khusus untuk memenuhi kebutuhan employees.
pengembangan kompetensi karyawan tertentu.
• Leadership Curriculum yang dibuat untuk • Leadership Curriculum designed to enhance
meningkatkan kompetensi kepemimpinan semua leadership competency at all levels.
tingkatan.
• Sertifikasi khususnya yang disyaratkan oleh OJK • Certification specifically required by Financial
untuk menstandarisasi pengetahuan dari para Services Authority (OJK) to standardize the
pemimpin bisnis dan tim penagihan agar bisa knowledge of business leaders and collection teams
selaras dengan peraturan dan prosedur yang to ensure compliance with applicable regulations
berlaku. and procedures.
Dampak Finansial Kini dan Current and Anticipated Financial
Diantisipasi [IFRS S1.34.(a-b)] Impact [IFRS S1.34.(a-b)]
Investasi dalam program pelatihan dan pengembangan Investment in employee training and development
karyawan memerlukan alokasi biaya yang tercermin programs requires budget allocation, which is reflected
sebagai peningkatan beban operasional pada in increasing operating expenses in the current
laporan laba rugi pada periode berjalan serta arus period’s income statement and cash outflows related
kas keluar terkait aktivitas operasional. Meskipun to operating activities. However, this investment
demikian, investasi ini diantisipasi memberikan is anticipated to provide financial benefits in
manfaat finansial pada periode mendatang melalui future periods through employee competency and
peningkatan kompetensi dan produktivitas karyawan, productivity improvement, potentially enhancing
yang berpotensi meningkatkan efisiensi operasional operational efficiency and service quality. In medium
dan kualitas layanan. Dalam jangka menengah hingga to long term, this increased human resource capacity is
panjang, peningkatan kapasitas sumber daya manusia expected to support more stable financial performance,
tersebut diharapkan mendukung kinerja keuangan including through increased revenue, reduced costs
yang lebih stabil, termasuk melalui peningkatan arising from operational errors, and reduced employee
pendapatan, pengurangan biaya yang timbul akibat turnover, which can reduce recruitment and retraining
kesalahan operasional, serta penurunan tingkat costs.
turnover karyawan yang dapat mengurangi biaya
rekrutmen dan pelatihan ulang.
2025 Sustainability Report
Komitmen terhadap Kesetaraan Commitment to Equal
Akses Pelatihan Access to Training
Perseroan memastikan bahwa setiap karyawan The Company ensures that every employee has equal
memperoleh kesempatan yang sama untuk opportunity to develop competencies through various
mengembangkan kompetensi melalui berbagai available training programs. Access to the training is
program pelatihan yang tersedia. Akses terhadap provided without discriminating gender, position, or
|
pelatihan diberikan tanpa membedakan gender, work location, thereby all employees can improve their
Laporan Keberlanjutan 2025
jabatan, maupun lokasi kerja, sehingga seluruh skills according to the needs of their respective roles.
karyawan dapat meningkatkan kemampuan sesuai
kebutuhan peran masing-masing.
Penyelenggaraan pelatihan dilakukan secara Training is conducted proportionally and equitably,
proporsional dan berkeadilan, baik dari sisi jumlah both in terms of number of participants and average
peserta maupun rata-rata jam pelatihan yang diterima. training hours received. This approach reflects the
Pendekatan ini mencerminkan komitmen Perseroan Company’s commitment to develop competent,
untuk membangun tenaga kerja yang kompeten, adaptive workforce capable to support the company’
adaptif, dan mampu mendukung kesinambungan long-term performance sustainability..
kinerja perusahaan secara jangka panjang.
234
Page 235
Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin
TRAINING BASED ON GENDER [GRI 404-1] [SEOJK F.22]
KETERANGAN KARYAWAN JAM PELATIHAN RATA-RATA JAM
DESCRIPTION EMPLOYEE TRAINING HOURS AVERAGE HOURS
Pria
7,481 166,601 22.3
Male
Wanita
1,874 48,263 25.8
Female
Jumlah
9,355 214,864 23.0
Total
Pelatihan diberikan secara merata kepada seluruh Training is provided equally to all managerial
jenjang jabatan, baik bagi karyawan operasional, levels, including operational employees, field
petugas lapangan, supervisor, maupun manajemen. officers, supervisors, and management. By mapping
Melalui pemetaan kebutuhan kompetensi yang competency needs tailored to their respective roles,
disesuaikan dengan peran masing-masing fungsi, the Company ensures that each employee receives
Perseroan memastikan setiap karyawan memperoleh relevant opportunities to enhance their skills and
kesempatan yang relevan untuk meningkatkan strengthen their work capabilities. All employees are
kemampuan dan memperkuat kapabilitas kerjanya. provided the opportunity to continuously develop,
Seluruh karyawan mendapatkan ruang untuk enabling them to being adaptive to change, increase
terus berkembang sehingga dapat beradaptasi competitiveness, and optimally contribute to achieve
terhadap perubahan, meningkatkan daya saing, dan the Company’s goals.
memberikan kontribusi optimal terhadap pencapaian
tujuan Perseroan.
Pelatihan Berdasarkan Jenjang Jabatan
TRAINING BY POSITION LEVEL
2025 2024 2023
KETERANGAN JAM RATA-RATA JAM RATA-RATA JAM RATA-RATA
DESCRIPTION PELATIHAN JAM PELATIHAN JAM PELATIHAN JAM
TRAINING AVERAGE TRAINING AVERAGE TRAINING AVERAGE
HOURS HOURS HOURS HOURS HOURS HOURS
Board of Directors
and Executive 687 57.2 182 15.2 461 35.5
Officers
Division Head and
Deputy Division 3,104 69.0 1,942 41.3 3,117 67.8
Head
Department Head 12,911 73.8 6,443 41.0 9,370 65.5
Deputy Department
15,094 41.5 14,251 40.3 15,729 44.7
Head
Supervisor 42,906 29.0 45,204 32.2 27,464 35.8
PT Bussan Auto Finance
Staff 139,622 19.1 121,910 1.7 121,200 15.5
Jumlah
214,864 23.0 189,931 20.5 177,341 19.4
Total
235
Page 236
Pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi berdasarkan Jumlah Peserta
IMPLEMENTATION OF TRAINING AND CERTIFICATION BY TOTAL PARTICIPANTS
KETERANGAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
Technical Skill 169,235 93,934 88,918
Soft Competency 28,471 25,422 32,014
Assessment and Certification 4,678 1,965 1,210
Jumlah
202,384 121,321 122,142
Total
Pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi berdasarkan Jumlah Kegiatan
IMPLEMENTATION OF TRAINING AND CERTIFICATION BY NUMBER OF ACTIVITIES
KETERANGAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
Technical Skill 438 358 315
Soft Competency 209 140 153
Assessment and Certification 28 7 8
Jumlah
675 505 476
Total
Pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi berdasarkan Jumlah Jam
IMPLEMENTATION OF TRAINING AND CERTIFICATION BY TOTAL HOURS
KETERANGAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
Technical Skill 171,563 137,288 119,774
Soft Competency 43,301 48,689 54,962
Assessment and Certification 7,812 3,953 2,605
2025 Sustainability Report
Jumlah
222,676 189,931 177,341
Total
Pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi berdasarkan Jumlah Jam
IMPLEMENTATION OF TRAINING AND CERTIFICATION BY TOTAL HOURS
TOPIK PELATIHAN
NO
|
TRAINING TOPIC
Hardskill
Laporan Keberlanjutan 2025
1 Artificial Intelligence Changes the Face of Financial Sector
2 Basic Auditor
3 Career Navigator: A Manager’s Guide to Career Development
4 Certified Internal Auditor (Cia) Part 1 - Full Study Course
5 Cyber Resilience: A New Perspective, Exploring the Crucial Elements of Cybersecurity
6 Defensive Riding
7 Economic Forecast at Play: Balancing Domestic Drivers & Global Uncertainty
8 Optimize Design Powerpoint for Data Visualization
236
Page 237
TOPIK PELATIHAN
NO TRAINING TOPIC
9 Risk Management for Cybersecurity
10 Sharing Case: Recording Analyst All Category (Good & Bad)
11 Dan pelatihan lainnya
And Other trainings
Softskill
1 Adaptive Leadership
2 Assertiveness Basics: The 50-Minute Communication Guide
3 Communication Fundamentals: How to Communicate Better
4 Driving Corporate Performance Through Artificial Intelligence
5 Gamification: Motivation Psychology & The Art of Engagement
6 Life And Career Coaching for Yourself Using the Grow Model
7 Management & Leadership
8 Motivating Your Team: How to Keep Morale High
9 Move On
10 Problem Solving
11 Dan pelatihan lainnya
And Other trainings
Kinerja LMS
LMS PERFORMANCE
Jumlah Jumlah Peserta Rata-Rata Jam
Modul LMS yang Mengakses Pelatihan di LMS
Total LMS Modules Total Accessing Participants Average Training Hours at LMS
106 Modul
Modules 9,355 Peserta
Participants 9.06 Jam/Karyawan
Hours/Employees
2025 106 2025 9,355 2025 9.06
2024 76 2024 9,233 2024 8.08
2023 56 2023 9,143 2023 9.22
PT Bussan Auto Finance
237
Page 238
Tinjauan Kinerja Employee Performance
Karyawan [GRI 404-3] Review [GRI 404-3]
Perseroan menerapkan proses penilaian kinerja bagi The Company implements performance appraisal
seluruh karyawan untuk memastikan setiap individu process for all employees to ensure each individual’s
bekerja selaras dengan sasaran perusahaan. Evaluasi performance has aligned with company goals.
dilakukan berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) Evaluations are based on clearly formulated,
yang dirumuskan secara jelas, terukur, dan objektif, measurable, and objective Key Performance Indicators
sehingga mampu mencerminkan kontribusi karyawan (KPIs), accurately reflecting employee contributions.
secara akurat. Melalui mekanisme ini, Perseroan Through this mechanism, the Company can identify
dapat mengidentifikasi area yang perlu diperkuat, areas of improvement and provide constructive
sekaligus memberikan umpan balik yang konstruktif feedback to encourage increased productivity and
untuk mendorong peningkatan produktivitas dan professionalism.
profesionalisme.
Hasil penilaian kinerja menjadi landasan penting Performance appraisal results serve as a critical basis for
dalam berbagai keputusan pengelolaan SDM, termasuk various HR management decisions, including adjusting
penyesuaian remunerasi, pemberian penghargaan, remuneration, awarding rewards, and establishing
dan penetapan program pengembangan kompetensi. competency development programs. Promotions
Proses promosi jabatan juga dilakukan dengan are also conducted by considering performance
mempertimbangkan hasil evaluasi kinerja serta evaluation results and the suitability of competencies
kesesuaian kompetensi dengan kebutuhan posisi to the requirements of the position. Furthermore, the
yang dituju. Selain itu, Perseroan menjalankan Company implements a rotation policy to broaden
kebijakan rotasi untuk memperluas pengalaman work experience, encourage cross-functional learning,
kerja, mendorong pembelajaran lintas fungsi, dan and prepare employees for greater responsibilities.
mempersiapkan karyawan menghadapi tanggung
jawab yang lebih besar.
Karyawan mendapatkan Promosi
Promoted Employees
138 Karyawan Pria
Male Employees 22 Karyawan Wanita
Female Employees
2025 138 2025 22
2024 157 2024 47
2023 395 2023 132
2025 Sustainability Report
Karyawan dirotasi
Rotated Employees
999 Karyawan Pria
239 Karyawan Wanita
|
Male Employees Female Employees
Laporan Keberlanjutan 2025
2025 999 2025 239
2024 395 2024 132
2023 378 2023 171
238
Page 239
OPTIVATE AWARD
Program Optivate Award telah menjadi motor Optivate Award program has become a driving force
penggerak budaya inovasi di lingkungan Perseroan behind the Company’s innovation culture since its
sejak pertama kali diperkenalkan pada 2022. Melalui launching in 2022. Through this competition, all
kompetisi ini, seluruh karyawan dari level Staff hingga employees, from staff to managers, are encouraged
Manager didorong untuk menyampaikan ide-ide to submit creative ideas that can improve the
kreatif yang dapat meningkatkan efektivitas proses effectiveness of work processes and the quality of
kerja dan kualitas layanan kepada konsumen. Seluruh service to customers. All submitted ideas are assessed
ide yang diajukan dinilai berdasarkan relevansi, potensi based on relevance, potential impact, and readiness for
dampak, dan kesiapan implementasi. Ide terpilih implementation. Selected ideas were receive further
kemudian mendapatkan pendampingan lanjutan dari mentoring from experts to strengthen their concepts
para ahli untuk memperkuat konsep dan memastikan and ensure optimal implementation.
penerapannya berjalan optimal.
Pada 2025, Perseroan menerima 567 ide inovasi, di In 2025, the Company received 567 innovation
mana 49% berasal dari Kantor Pusat dan 51% dari ideas, 49% of which were submitted from Head
Kantor Jaringan, dengan fokus pada meningkatkan Office and 51% from Network Offices. These ideas
penjualan repeat order, meningkatkan pembayaran focused on increasing repeat sales, improving
tepat waktu, pencegahan dan deteksi penyalahgunaan timely payments, preventing and detecting misuse
dan penggelapan, pencegahan kecelakaan, dan and embezzlement, preventing accidents, and
implementasi “Sinergi, Solid, Kompak”. Melalui implementing “Synergy, Solid, Compact.” Through this
inisiatif ini, Perseroan memperkuat budaya organisasi initiative, the Company strengthens an adaptive and
yang adaptif dan kolaboratif, sekaligus mendorong collaborative organizational culture while encouraging
kontribusi nyata karyawan dalam mendukung real employee contributions to support sustainable
peningkatan kinerja operasional secara berkelanjutan. operational performance improvement.
Ide Optivate Award 2025 berdasarkan Tema
OPTIVATE AWARD 2025 IDEAS BY THEME
PT Bussan Auto Finance
Meningkatkan Meningkatkan Pencegahan Pencegahan Implementasi
penjualan pembayaran dan deteksi kecelakaan “Sinergi, Solid,
repeat order tepat waktu penyalahgunaan Preventing Kompak”
Increasing Increasing & penggelapan accidents Implementing
repeat order on-time Preventing “Synergy, Solid,
sales payments and detecting Compact”
abuse &
embezzlement
160 108 63 102 134 239
Page 240
PHOENIX COMPETITION
Phoenix Competition kembali digelar pada tahun 2025 The Phoenix Competition was held in 2025 as an event
sebagai wadah untuk memperkuat budaya inovasi to strengthen innovation culture at managerial level.
di tingkat manajerial. Melalui kompetisi ini, para Through this competition, Department Heads were
Department Head didorong untuk mengidentifikasi encouraged to identify improvement opportunities
peluang perbaikan dan merancang solusi yang dapat and design solutions that might increase the
meningkatkan efektivitas proses kerja di unit masing- effectiveness of work processes in their respective units.
masing. Inisiatif yang diajukan kemudian dievaluasi Submitted initiatives were further evaluated, and three
dan ditetapkan tiga pemenang dari seluruh partisipan. winners were selected from all participants. Phoenix
Phoenix Competition 2025 menjadi bukti bahwa Competition 2025 demonstrated that collaboration
kolaborasi dan kreativitas tetap menjadi fondasi and creativity remain essential foundations for
penting dalam memperkuat daya saing Perseroan. strengthening the Company’s competitiveness.
2025 Sustainability Report
11 100% Senior
Management
Tema Department Head sebagai Mentor
Themes berpartisipasi as Mentor
Department Heads
participated
|
Laporan Keberlanjutan 2025
240
Page 241
SUSTAINABILITY MONTH
Sustainability Month merupakan program tahunan Sustainability Month is an annual program designed
Perseroan yang dirancang sebagai platform strategis as a strategic platform to enhance the understanding,
untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan awareness, and capabilities of all employees regarding
kapabilitas seluruh insan perusahaan terkait prinsip sustainability principles and the implementation of
keberlanjutan dan implementasi Environmental, Social, Environmental, Social, and Governance (ESG) practices.
and Governance (ESG). Program ini menjadi bagian The program forms part of the Company’s structured
dari upaya terstruktur Perseroan dalam membangun efforts to build an integrated sustainability culture
budaya keberlanjutan yang terintegrasi di seluruh lini across all levels of the organization.
organisasi.
Melalui program Sustainability Month yang Through the Sustainability Month program, which
berlangsung selama 1-3 bulan setiap tahunnya, is conducted over a period of one to three months
Perseroan secara konsisten memperkuat kapabilitas each year, the Company consistently strengthens
sumber daya manusia melalui berbagai program human capital capabilities through a series of
pelatihan dan awareness yang terstruktur, mencakup structured training and awareness initiatives, covering
seluruh jenjang organisasi mulai dari staf hingga all organizational levels from staff to the Board of
Dewan Komisaris. Perseroan berharap seluruh jenjang Commissioners. The Company expects all levels of
organisasi, mulai dari staf, karyawan lapangan, hingga the organization, from staff and field employees to
Direksi dan Dewan Komisaris, memiliki pemahaman, the Board of Directors and Board of Commissioners,
visi, dan tingkat kesiapan (pace) yang selaras dalam to share a common understanding, vision, and level
mendukung pencapaian tujuan keberlanjutan of readiness in supporting the achievement of its
Perseroan. sustainability objectives.
Sejak tahun 2021, program ini melibatkan seluruh Since 2021, the program has engaged all internal
pemangku kepentingan internal melalui berbagai stakeholders through various activities, including
kegiatan seperti seminar, e-learning, pelatihan onsite, seminars, e-learning modules, on-site training,
diskusi tematik, dan sesi berbagi pengetahuan serta thematic discussions, and knowledge-sharing sessions.
awareness. Sejalan dengan IFRS S2, sejak tahun In line with IFRS S2, the program’s focus has been
2024 hingga 2025 fokus program diperluas pada isu expanded from 2024 to 2025 to include climate
perubahan iklim, termasuk pemahaman terhadap change issues, covering awareness of climate-related
dampak perubahan iklim, serta identifikasi atas risiko impacts as well as the identification of physical risks
fisik (physical risks) dan risiko transisi (transition risks) and transition risks relevant to the Company’s business
yang relevan dengan bisnis dan operasional Perseroan. and operations.
PT Bussan Auto Finance
241
Page 242
Tema Sustainability Month
SUSTAINABILITY MONTH THEME
Sustainable Green Series Sustainable Climate Climate
Finance Green Series Development Change Change &
Sustainable Goals (SDGs) Climate Waste
Finance Sustainable Change Climate
Development Change &
Goals (SDGs) Waste
2021 2022 2023 2024 2025
Kegiatan Sustainability Month 2021-2025
SUSTAINABILITY MONTH ACTIVITIES 2021-2025
15 3 87
Seminar/Workshop Topik e-Learning Rata-rata nilai
Seminars/Workshops e-Learning Topics Average Score
2025 Sustainability Report
6 1 12,151
|
Green Campaigns Kompetisi Total peserta
Laporan Keberlanjutan 2025
Green Campaigns Competition Total Participants
242
Page 243
TEMPAT KERJA DAN
FASILITAS YANG LAYAK
DECENT WORK PLACE AND FACILITIES [GRI 3-3] [POJK 6.c.2.c] [IDX S-11]
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan Occupational Health and Safety (OHS) is a material
salah satu topik material bagi Perseroan karena topic for the Company as its financing activities
kegiatan pembiayaan yang dijalankan melibatkan involve operational activities, both at the office and in
aktivitas operasional, baik di kantor maupun di field, which pose potential risks to employees. In some
lapangan, sehingga menimbulkan potensi risiko bagi functions, such as billing and field surveys, the risk of
karyawan. Pada beberapa fungsi, seperti penagihan travel accidents and psychological stress may occur.
dan survei lapangan, risiko kecelakaan perjalanan Meanwhile, office employees face ergonomic risks, work
dan tekanan psikologis dapat terjadi. Sementara itu, environment safety, and health problems due to the
karyawan di kantor menghadapi risiko ergonomi, condition of work facilities. With vast employee base
PT Bussan Auto Finance
keamanan lingkungan kerja, maupun gangguan and extensive operational network, OHS management
kesehatan akibat kondisi fasilitas kerja. Dengan is a crucial factor in maintaining the sustainability
jumlah karyawan yang besar dan jaringan operasional of the Company’s services and operational quality.
yang luas, pengelolaan K3 menjadi faktor penting These risks relate not only to the safety of individual
dalam menjaga keberlanjutan layanan dan kualitas employees but also affect operational continuity, work
operasional Perseroan. Risiko tersebut tidak hanya productivity, and potential budget related to health
berkaitan dengan keselamatan individu karyawan, and employee protection.
tetapi juga dapat berdampak pada keberlangsungan
operasional, produktivitas kerja, serta potensi biaya
terkait kesehatan dan perlindungan tenaga kerja.
243
Page 244
Perseroan menerapkan kebijakan K3 yang selaras The Company has implemented OHS policy that aligns
dengan ketentuan perundang-undangan nasional with national laws and regulations, such as Law No. 1
seperti Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang of 1970 concerning Occupational Safety and Health,
Keselamatan Kerja serta standar keselamatan internal as well as internal safety standards covering accident
yang mencakup pencegahan kecelakaan, kesehatan prevention, occupational health, the suitability of
kerja, kelayakan fasilitas kantor, dan keamanan di office facilities, and workplace safety. Furthermore,
tempat kerja. Selain itu, Perseroan juga menerapkan the Company also implements an Occupational Health
Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja and Safety Management System (SMK3) in accordance
(SMK3) sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 50 with Government Regulation No. 50 of 2012 for all BAF
Tahun 2012 untuk seluruh karyawan BAF, termasuk employees, including all BAF operational activities. All
seluruh aktivitas operasional BAF. Seluruh karyawan employees are provided with outreach and education
diberikan sosialisasi dan edukasi mengenai tanggung regarding their responsibilities regarding occupational
jawab mereka terkait keselamatan kerja. Perseroan safety. The Company implements various efforts
melaksanakan berbagai upaya penguatan K3 dan to strengthen OHS and establishes performance
menetapkan indikator kinerja terkait keselamatan indicators related to occupational safety, and conducts
kerja dan melakukan evaluasi secara rutin untuk regular evaluations to assess the effectiveness of
menilai efektivitas program yang berjalan. ongoing programs.
Risiko dan Peluang terkait Kesehatan dan Occupational Health and Safety Risks and
Keselamatan Kerja [IFRS S1.30 (a)] Opportunities [IFRS S1.30 (a)]
Perseroan menghadapi risiko terkait Kesehatan dan The Company exposes risks related to Occupational
Keselamatan Kerja (K3) yang terutama dipengaruhi Health and Safety (OHS), primarily influenced by
oleh faktor eksternal, seperti perubahan regulasi external factors, such as changes in employment
ketenagakerjaan, dan meningkatnya tuntutan regulations and increasing stakeholder demands
pemangku kepentingan terhadap lingkungan kerja for a safe work environment. Dynamic external risks,
yang aman. Dinamika risiko eksternal, termasuk including traffic conditions, operational area security,
kondisi lalu lintas, keamanan daerah operasional, dan and environmental health, can also put pressure on the
kesehatan lingkungan yang juga dapat menimbulkan Company to strengthen safety standards.
tekanan bagi Perseroan untuk memperkuat standar
keselamatan.
Namun, kondisi yang sama juga membuka peluang However, these same conditions also present
bagi Perseroan. Perkembangan teknologi, ketersediaan opportunities for the Company. Technological
pelatihan digital, serta meningkatnya kesadaran developments, the availability of digital training, and
publik terkait keselamatan kerja memungkinkan increasing public awareness of occupational safety
Perseroan memperkuat program K3 secara lebih enable the Company to strengthen its OHS program
efektif. Implementasi teknologi monitoring, digitalisasi more effectively. The implementation of monitoring
laporan insiden, dan program pelatihan berbasis technology, digitization of incident reports, and
2025 Sustainability Report
aplikasi dapat meningkatkan efisiensi, menurunkan application-based training programs will increase
angka kecelakaan, serta memperkuat kepercayaan efficiency, reduce accident rates, and strengthen
pemangku kepentingan. Lingkungan eksternal yang stakeholder trust. The external environment, which
semakin menuntut standar keselamatan tinggi juga increasingly demands high safety standards, also
menjadi pendorong bagi Perseroan untuk menciptakan encourages the Company to create a safer and more
tempat kerja yang lebih aman dan menarik bagi attractive workplace for our best talents.
talenta terbaik.
|
Strategi dan Program Berkelanjutan [IFRS S1.33 (a)] Sustainability Strategy and Programs [IFRS S1.33 (a)]
Laporan Keberlanjutan 2025
Perseroan menerapkan strategi berkelanjutan untuk The Company has implemented sustainability strategy
memastikan bahwa seluruh karyawan bekerja dalam to ensure that all employees work in a safe and
lingkungan yang aman, sehat, dan didukung oleh healthy environment supported by adequate facilities.
fasilitas yang layak. Upaya ini dilakukan melalui This effort is carried out through meeting workspace
pemenuhan standar ruang kerja, pemeliharaan standards, maintaining office facilities, and providing
fasilitas kantor, serta penyediaan perangkat kerja ergonomic work equipment appropriate to the needs
yang ergonomis dan sesuai dengan kebutuhan fungsi of each function. Facility condition evaluations are
masing-masing. Evaluasi kondisi fasilitas dilakukan conducted periodically to ensure that all work areas
secara berkala untuk memastikan bahwa seluruh area consistently meet safety and comfort requirements
kerja selalu memenuhi persyaratan keselamatan, and support employee productivity.
kenyamanan, dan mendukung produktivitas karyawan.
244
Page 245
Untuk memperkuat implementasi K3, Perseroan To strengthen OHS implementation, the Company
membentuk Panitia Pembina K3 (P2K3) yang has established OHS Supervisory Committee (P2K3),
bertanggung jawab memastikan seluruh kebijakan, which is responsible for ensuring that all safety
prosedur, dan program keselamatan diterapkan policies, procedures, and programs are consistently
secara konsisten di seluruh lingkungan kerja. Komite implemented across all work environments. This
ini berperan memberikan masukan strategis kepada committee provides strategic input to the Board
Direksi mengenai prioritas K3, mengidentifikasi of Directors regarding OHS priorities, identifies
kebutuhan peningkatan, serta mengawasi pelaksanaan improvement needs, and oversees the implementation
program K3 di seluruh unit kerja. P2K3 dipimpin oleh of OHS programs across all work units. P2K3 is led by
seorang staf tersertifikasi Ahli K3 Umum (AK3U) yang a certified General OHS Expert (AK3U) who possesses
memiliki kapasitas teknis dan kompetensi profesional the technical capacity and professional competence
untuk memastikan kegiatan operasional Perseroan to ensure that the Company’s operational activities
berjalan sesuai regulasi dan praktik terbaik K3 yang comply with applicable OHS regulations and best
berlaku. practices.
P2K3 secara berkala melakukan pemantauan terhadap P2K3 regularly monitors occupational safety indicators
indikator keselamatan kerja serta menyampaikan and submits evaluation results and recommendations
hasil evaluasi dan rekomendasi perbaikan kepada for improvement to management to ensure the
manajemen untuk memastikan efektivitas effectiveness of the OHS program implementation
implementasi program K3 di seluruh unit kerja. across all work units.
Selama tahun 2025, Perseroan telah menjalankan In 2025, the Company implemented various OHS
berbagai jenis program K3, yaitu sebagai berikut: programs, as follows:
1 2 3 4
Pemeriksaan Pemeriksaan Sertifikat Pelatihan K3
dan Pengujian Peralatan Peralatan Masih OHS Trainings
Peralatan Keselamatan Berlaku
Equipment Inspection Safety Equipment Equipment
and Testing Inspection Certificate Validity
5 6 7 8
Sosialisasi First Aider, Video Safety Pojok Pencegahan Pengecekan APAR
dan Floor Warden Induction Penyakit Demam Fire Extinguisher
Socialization of First Safety Induction Berdarah (DBD) Inspection
Aider and Floor Warden Video Dengue Fever
Prevention Corner
PT Bussan Auto Finance
9 10
Evaluasi kesehatan Kegiatan
karyawan donor darah
Employee Health Blood donation
Evaluation 245
Page 246
1
Pemeriksaan dan Pengujian Peralatan Equipment Inspection and Testing
Melakukan pemeriksaan dan pengujian Conducting safety equipment inspections
peralatan keselamatan di kantor pusat BAF. and testing at BAF’s head office.
2
Pemeriksaan Peralatan Keselamatan Safety Equipment Inspection
Melakukan pemeriksaan peralatan Conducting safety equipment compliance
keselamatan dari segi kepatuhan di kantor checks at network offices.
jaringan.
3
Sertifikat Peralatan Masih Berlaku Equipment Certificate Validity
Melakukan pemeriksaan tanggal Conducting safety equipment certificate
berakhirnya sertifikat peralatan expiration dates (gondolas, electrical
keselamatan (gondola, instalasi listrik, installations, lighting feeder installations,
instalasi pengumpan pencahayaan, fire protection, elevators, etc.).
perlindungan kebakaran, lift, dan lain-lain).
4
Pelatihan K3 OHS Trainings
Menyelenggarakan pelatihan keselamatan Conducted safety training for building
untuk pemeliharaan gedung, layanan maintenance, security services, and cleaning
keamanan dan kebersihan kantor pusat BAF. services at BAF’s head office. The training
Pelatihan diselenggarakan 2 kali di kantor was held twice at the head office and 28
pusat dan 28 kali di kantor jaringan. [GRI 403-5] times across branch offices. [GRI 403-5]
5
Sosialisasi First Aider, dan Socialization of First Aider and
Floor Warden Floor Warden
Melakukan sosialisasi terkait tugas dan Conducting socialization regarding the
tanggung jawab ambassador, First Aider duties and responsibilities of ambassadors,
(FA), dan Floor Warden (FW) di kantor First Aiders (FA), and Floor Wardens (FW) in
jaringan. network offices.
6
Video Safety Induction Safety Induction Video
Pembuatan video ini bertujuan memberikan This video aims to provide information and
informasi dan edukasi kepada karyawan education to employees regarding work
mengenai prosedur keselamatan kerja yang safety procedures that must be followed.
2025 Sustainability Report
harus diikuti.
7
Pojok Pencegahan Penyakit Dengue Fever
Demam Berdarah (DBD) Prevention Corner
Inisiatif Pojok Pencegahan DBD bertujuan The Dengue Fever Prevention Corner
meningkatkan kesadaran karyawan initiative aims to raise employee awareness
mengenai pentingnya pencegahan penyakit regarding the importance of preventing this
tersebut. disease.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
8
Pengecekan APAR Fire Extinguisher Inspection
Pengecekan APAR di semua kantor jaringan Fire extinguisher inspections at all network
dilakukan secara rutin untuk memastikan offices are conducted regularly to ensure
kesiapan alat pemadam api dalam keadaan the readiness of fire extinguishers in an
darurat. emergency.
246
Page 247
9
Evaluasi kesehatan karyawan Employee Health Evaluation
Evaluasi kesehatain karyawan juga Employee health evaluation is also a
menjadi fokus utama dengan tujuan untuk primary focus, with the aim of periodically
memantau kondisi kesehatan karyawan monitoring employee health conditions and
secara berkala dan mengambil langkah- taking necessary preventive measures.
langkah preventif yang diperlukan.
10
Kegiatan donor darah Blood donation
Kegiatan donor darah diadakan sebagai Blood donation activities are held as a form
bentuk kepedulian sosial dan untuk of social responsibility and to meet the need
memenuhi kebutuhan darah di masyarakat. for blood in the community.
Berbagai program tersebut dilaksanakan secara These various programs are implemented continuously
berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran to increase occupational safety awareness and
keselamatan kerja serta memperkuat budaya K3 di strengthen OHS culture throughout the Company.
seluruh lingkungan Perseroan. Upaya ini diharapkan These efforts are expected to reduce the potential for
dapat menurunkan potensi insiden kerja, meningkatkan workplace incidents, improve employee health, and
kesehatan karyawan, serta mendukung kelangsungan support the company’s ongoing operations.
operasional perusahaan secara berkelanjutan.
Adapun kebijakan yang telah diterapkan di lingkungan Policies implemented in the Company to support
Perseroan dalam mendukung keamanan dan workplace safety and security are including:
keselamatan kerja, antara lain:
• Tersedia prosedur menyelamatkan diri dalam • Emergency escape procedures are available.
keadaan darurat.
• Tersedia informasi nomor telepon penting seperti • Important telephone numbers, such as those for
pemadam kebakaran dan kepolisian. the fire department and police, are available.
• Karyawan diwajibkan untuk menggunakan kartu • Employees are required to wear identification cards
identitas selama di lingkungan kerja. while on the job site.
• Tamu yang datang di kantor wajib mengisi buku • Guests arriving at the office are required to sign
tamu dan menukarkan kartu identitas. the guest book and exchange their identification
cards.
• Penyediaan fasilitas Kesehatan asuransi jiwa bagi • Health insurance and life insurance are provided
pegawai. for employees.
• Kewajiban untuk menjaga dan mempertahankan • Obligation to maintain and preserve a safe and
lingkungan kerja yang aman dan sehat. healthy work environment.
Perseroan memiliki video safety induction yang The Company has a safety induction video aimed at
bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi providing information and education to employees
kepada karyawan mengenai prosedur keselamatan regarding workplace safety procedures. For employees
kerja yang harus diikuti. Bagi karyawan dengan with high mobility, the Company runs a safety riding
tingkat mobilitas tinggi, Perseroan menjalankan program to strengthen safe driving skills and reduce
program safety riding untuk menguatkan kemampuan the risk of accidents while traveling. This program plays
berkendara aman dan mengurangi risiko kecelakaan a crucial role in managing the risk of travel accidents,
di perjalanan. Program ini berperan penting dalam which is a major operational risk for employees working
mengelola risiko kecelakaan perjalanan yang menjadi in the field. This program is an important part of the
salah satu risiko operasional utama bagi karyawan Company’s K3 strategy and will be discussed further in
dengan aktivitas lapangan. Program ini merupakan the Safety Riding section on page 257.
PT Bussan Auto Finance
salah satu bagian penting dalam strategi K3 Perseroan
dan akan dibahas lebih lanjut pada bagian Safety
Riding halaman 257.
247
Page 248
Dampak Finansial Kini dan Current and Anticipated Financial
Diantisipasi [IFRS S1.34.(a-b)] Impact [IFRS S1.34.(a-b)]
Investasi pada tempat kerja dan fasilitas yang layak Investing in appropriate workplaces and facilities
memerlukan biaya awal yang signifikan, terutama requires significant initial budget, particularly for the
untuk penyediaan fasilitas kerja, program kesehatan, provision of workplace amenities, health programs,
serta implementasi berbagai inisiatif keselamatan and the implementation of various safety initiatives.
kerja. Namun demikian, investasi ini memberikan However, this investment provides long-term benefits
manfaat jangka panjang melalui peningkatan through increased employee productivity, reduced
produktivitas karyawan, penurunan risiko kecelakaan risk of workplace accidents, and reduced potential
kerja, serta pengurangan potensi biaya terkait budget related to healthcare, work attendance, and
perawatan kesehatan, absensi kerja, dan gangguan operational disruptions.
operasional.
Fasilitas Kerja yang Supportive Work
Mendukung [SEOJK F.21] Facilities [SEOJK F.21]
Perseroan memastikan bahwa setiap karyawan The Company ensures that every employee works in a
bekerja dalam lingkungan yang aman, nyaman, safe, comfortable environment that supports optimum
dan mendukung kinerja optimal. Untuk itu, performance. Therefore, various facilities are provided
berbagai fasilitas disediakan secara terencana guna in a planned manner to fulfil work needs while
memenuhi kebutuhan kerja sekaligus meningkatkan enhancing employee well-being in carrying out their
kesejahteraan karyawan dalam menjalankan tugas daily tasks. These facilities are designed to create a
sehari-hari. Fasilitas tersebut dirancang agar dapat conducive workspace, promote efficiency, and provide
menciptakan ruang kerja yang kondusif, mendukung a better work experience for all employees.
efisiensi, serta memberikan pengalaman kerja yang
lebih baik bagi seluruh karyawan.
1 2 3
Sarana ibadah (musala) Kantin dan mini market Ruang pelatihan
Prayer room (prayer room) di kantor pusat Training room
Canteen and mini market
2025 Sustainability Report
at the head office
4 5 6
|
Ruang laktasi Perpustakaan di kantor pusat Wellness room di kantor pusat
Laporan Keberlanjutan 2025
Lactation room Library at the head office Wellness room at the head office
7 8 9
Sport corner di kantor pusat Refreshment Room Disaster Recovery Center (DRC)
Sports corner at the head office Refreshment Room Disaster Recovery Center (DRC)
248
Page 249
1
Sarana ibadah (musala) Prayer room (prayer room)
Tempat ibadah yang nyaman dan mudah A comfortable and easily accessible place of
diakses untuk memenuhi kebutuhan worship to meet employees’ spiritual needs.
spiritual karyawan.
2
Kantin dan mini market Canteen and mini market
di kantor pusat at the head office
Menyediakan pilihan makanan dan Provides a selection of food and daily
kebutuhan harian untuk mendukung necessities to support employee comfort
kenyamanan karyawan selama bekerja. while working.
3
Ruang pelatihan Training room
Kantor pusat dilengkapi dengan fasilitas The head office is equipped with a
ruang pelatihan berkapasitas hingga 150 training room with a capacity of up to 150
peserta guna mendukung berbagai program participants to support various competency
pengembangan kompetensi. development programs.
4
Ruang laktasi Lactation room
Dilengkapi dengan freezer untuk menyimpan Equipped with a freezer for storing breast
Air Susu Ibu (ASI), sehingga memberikan milk, providing comfort for nursing mothers.
kenyamanan bagi karyawan ibu menyusui.
5
Perpustakaan di kantor pusat Library at the head office
Menyediakan koleksi buku yang dapat Provides a collection of books that
dipinjam oleh karyawan untuk mendukung employees can borrow to support learning
pembelajaran dan pengembangan pribadi. and personal development.
6
Wellness room di kantor pusat Wellness room at the head office
Ruang khusus bagi karyawan untuk A dedicated space for employees to take a
beristirahat sejenak dan menjaga kesehatan break and maintain their mental health.
mental.
7
Sport corner di kantor pusat Sports corner at the head office
Fasilitas olahraga seperti tenis meja, Exercise facilities such as table tennis,
treadmill, dan bike gym untuk mendukung treadmills, and a bike gym to support
gaya hidup sehat karyawan. employees’ healthy lifestyles.
8
Refreshment Room Refreshment Room
Di setiap lantai di kantor pusat terdapat Each floor of the headquarters has a
refreshment room yang dilengkapi dengan refreshment room equipped with a pantry,
pantry, wastafel, kulkas, microwave, dispenser sink, refrigerator, microwave, water
air, TV, dan water boiler, memberikan dispenser, TV, and water boiler, providing
kenyamanan bagi karyawan untuk bersantai employees with a comfortable place to relax
dan memenuhi kebutuhan selama bekerja. and meet their needs while working.
PT Bussan Auto Finance
9
Disaster Recovery Center (DRC) Disaster Recovery Center (DRC)
Lokasi alternatif untuk pemulihan data dan An alternative location for data and
sistem bisnis jika terjadi bencana. Fasilitas business system recovery in the event of a
ini diuji secara berkala untuk memastikan disaster. This facility is regularly tested to
kesiapan dalam menghadapi kebakaran, ensure its readiness in the event of a fire,
banjir, gempa, atau gangguan lain terhadap flood, earthquake, or other data center
pusat data. disruption.
249
Page 250
Lingkungan Kerja Healthy Work
yang Sehat [GRI 403-3] Environment [GRI 403-3]
Perseroan terus membangun lingkungan kerja yang The Company continuously builds safe, healthy, and
aman, sehat, dan mendukung kenyamanan seluruh comfortable work environment for all employees. This
karyawan. Upaya ini dilakukan dengan memastikan effort is carried out by ensuring that every facility and
setiap fasilitas dan area kerja memenuhi ketentuan work area has fulfiled regulatory requirements and
regulasi serta selaras dengan praktik terbaik di bidang aligns with best practices in occupational health and
kesehatan dan keselamatan kerja. Sejumlah inisiatif safety. Several initiatives have been implemented
telah dijalankan untuk memperkuat kualitas tempat to strengthen workplace quality while ensuring that
kerja, sekaligus memastikan bahwa karyawan dapat employees can perform their duties optimally in a
menjalankan tugas secara optimal dalam lingkungan conducive environment.
yang kondusif.
1 2 3
Suhu dan kelembaban Udara yang bersih Pencahayaan yang tepat
udara yang sesuai Clean air Appropriate lighting
Appropriate temperature
and humidity
4 5 6
Kawasan bebas rokok Kursi dan meja ergonomis Pest control
Smoke-free areas Ergonomic chairs and desks Pest control
2025 Sustainability Report
1
Suhu dan kelembaban udara yang sesuai Appropriate temperature and humidity
Perseroan menerapkan standar Green The Company implements Green Building
Building Council Indonesia untuk Council Indonesia standards to ensure
memastikan kualitas udara ruangan tetap healthy and comfortable indoor air quality.
sehat dan nyaman.
2
Udara yang bersih Clean air
Air purifier dan air sterilizer disediakan di Air purifiers and air sterilizers are provided
|
kantor pusat serta beberapa regional untuk at the head office and several regional
menjaga kebersihan udara. offices to maintain air cleanliness.
Laporan Keberlanjutan 2025
3
Pencahayaan yang tepat Appropriate lighting
Pengaturan pencahayaan dioptimalkan Lighting settings are optimized to support
agar mendukung produktivitas sekaligus productivity while preventing eye irritation.
mencegah gangguan pada mata.
250
Page 251
4
Kawasan bebas rokok Smoke-free areas
Area kerja di dalam gedung ditetapkan Work areas inside the building are
sebagai zona bebas rokok, dengan area designated as smoke-free zones, with
khusus merokok disediakan di luar gedung designated smoking areas provided outside
atau rooftop. the building or on the rooftop.
5
Kursi dan meja ergonomis Ergonomic chairs and desks
Perseroan menyediakan kursi dan meja The Company provides ergonomic chairs
ergonomis untuk membantu menjaga and desks to help maintain good posture
postur tubuh dan mengurangi risiko cedera and reduce the risk of injuries from long-
akibat pekerjaan jangka panjang. term work.
6
Pest control Pest control
Penyemprotan dan pengendalian hama Periodic spraying and pest control are
dilakukan secara berkala di kantor pusat dan carried out at the head office and several
beberapa kantor cabang untuk menjaga branch offices to maintain a clean work
kebersihan lingkungan kerja. environment.
BAF terus menjalankan Klub Karyawan atau BAF Club BAF continues to run Employee Club (BAF Club) to
sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan support employee welfare and create a pleasant work
karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang environment. The BAF Club offers a variety of social
menyenangkan. BAF Club memiliki berbagai kegiatan and recreational activities that can help strengthen
sosial dan rekreasi yang dapat membantu mempererat employee relationships, boost team spirit, and pursue
hubungan baik antar karyawan, meningkatkan personal hobbies and interests. Within the BAF Club,
semangat kerja tim, sekaligus menyalurkan hobi dan employees can enjoy music, e-sports, yoga, Zumba,
minat pribadi. Dalam BAF Club, karyawan dapat Poundfit, tennis, badminton, futsal, and other activities.
menikmati klub musik, e-sport, olahraga yoga, zumba,
poundfit, tenis, badminton, futsal, dan kegiatan
lainnya.
Layanan Kesehatan Employee
Karyawan [GRI 403-3] [GRI 403-10] Healthcare [GRI 403-3] [GRI 403-10]
Perseroan terus memperkuat upaya perlindungan The Company continuously strengthens employee
kesehatan karyawan melalui penyediaan berbagai health protection efforts by providing various services
layanan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan designed to support the needs of employees and their
karyawan beserta keluarganya. Beragam fasilitas dan families. Various health facilities and programs are
program kesehatan disiapkan agar karyawan dapat provided to ensure the employees can work safely,
bekerja dengan aman, nyaman, dan tetap dalam comfortably, and remain in peak condition.
kondisi prima.
Program kesehatan ini berlaku bagi karyawan tetap This health program applies to the Company’s
Perseroan di kantor pusat maupun kantor jaringan, permanent employees at the head office and network
serta dalam beberapa fasilitas juga mencakup anggota offices, and in some facilities, family members are also
keluarga sesuai dengan kebijakan perusahaan. covered, in accordance with company policy.
PT Bussan Auto Finance
251
Page 252
1 2 3
Bantuan perawatan kesehatan Bantuan biaya melahirkan Bantuan perawatan rumah sakit
(rawat jalan dan rawat gigi) (hingga anak kedua) (rawat inap)
Healthcare assistance Maternity assistance Hospitalization assistance
(outpatient and dental) (up to the second child) (inpatient)
4 5 6
Pemeriksaan kesehatan berkala Bantuan kacamata dan Penyediaan health kit
(medical check-up) lensa kontak Health kit provision
Regular medical check-ups Eyeglass and contact lens assistance
1
Bantuan perawatan kesehatan Healthcare assistance
(rawat jalan dan rawat gigi) (outpatient and dental)
Memberikan akses bagi karyawan untuk Provides employees access to outpatient and
mendapatkan layanan rawat jalan dan dental services to maintain overall health.
perawatan gigi guna menjaga kesehatan
secara menyeluruh.
2
Bantuan biaya melahirkan Maternity assistance
(hingga anak kedua) (up to the second child)
Menyediakan dukungan finansial untuk Provides financial support to assist
membantu karyawan dalam proses employees during childbirth and ease the
persalinan dan meringankan beban keluarga. burden on their families.
2025 Sustainability Report
3
Bantuan perawatan rumah sakit Hospitalization assistance
(rawat inap) (inpatient)
Menanggung biaya rawat inap karyawan Covers the costs of hospitalization for
dan keluarga untuk kondisi medis yang employees and their families for medical
memerlukan perawatan intensif. conditions requiring intensive care.
4
Pemeriksaan kesehatan berkala Regular medical check-ups
(medical check-up) Provides regular merdical check-ups based
|
Menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan on age and position level to detect health
rutin sesuai usia dan jenjang jabatan untuk risks early.
Laporan Keberlanjutan 2025
mendeteksi risiko kesehatan sejak dini.
5
Bantuan kacamata dan lensa kontak Eyeglass and contact lens assistance
Mendukung kebutuhan alat bantu Provides support for employees’ vision aid
penglihatan karyawan agar tetap produktif needs to maintain productivity and comfort
dan nyaman saat bekerja. at work.
252
Page 253
6
Penyediaan health kit Health kit provision
Seluruh kantor pusat dan kantor jaringan All head offices and network offices are
dilengkapi alat cek gula darah dan tekanan equipped with blood sugar and blood
darah sehingga karyawan dapat memantau pressure monitors so employees can monitor
kondisi kesehatan secara mandiri. their health independently.
PT Bussan Auto Finance
253
Page 254
FIT FOR GROWTH
Perseroan memahami bahwa kesehatan fisik dan keseimbangan emosional karyawan berperan penting dalam menjaga kinerja
dan keberlanjutan operasional. Untuk itu, Perseroan terus melanjutkan inisiatif Fit for Growth, sebuah program kesehatan
terpadu yang berfokus pada peningkatan kondisi fisik serta penguatan ketahanan emosional karyawan. Melalui program ini,
Perseroan berupaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, suportif, dan memfasilitasi terciptanya budaya kerja yang
positif dan produktif. Selain meningkatkan kesehatan fisik, program ini juga menunjang kesehatan emosional karyawan dan
menumbuhkan budaya saling mendukung dan peduli dalam aspek fisik maupun emosional. Kegiatan Fit for Growth di tahun
2025 memiliki 4 (empat) kegiatan utama yaitu:
Pojok Kayuh Pojok Sehat
PADDLE CORNER HEALTH CORNER
Mengajak seluruh karyawan untuk aktif bergerak Mengajak seluruh karyawan untuk memberikan
melalui jalan kaki/ lari/bersepeda. perhatian kepada kesehatan fisik melalui edukasi
berupa seminar/webinar dan penggunaan alat-
Encourages all employees to be active through alat tes kesehatan (glukometer dan tensimeter)
walking, running, and cycling. yang telah tersedia di setiap kantor Perseroan.
Encourages all employees to pay attention
to their physical health through educational
408 seminars/webinars and the use of health testing
equipment (glucometers and blood pressure
Peserta Seminar monitors) available at every Company’s office.
Seminar Participants
1,476 312
Peserta Seminar
Jumlah Pelari Seminar Participants
Runners
4
2025 Sustainability Report
115 Jumlah Jam Pelatihan
Jumlah Pesepeda Training Hours
Cyclists
100,297 794
Karyawan Kantor Pusat Mini MCU
|
Akumulasi Jarak Tempuh Pelari Employees at the Mini MCU Head Office
Accumulated Runner Distance
Laporan Keberlanjutan 2025
Topik Pelatihan / Training Topics
28,966 • Kenali GP2SP, program khusus untuk
perempuan!
Akumulasi Jarak Tempuh Pesepeda Get to Know GP2SP, a special program for
Accumulated Cyclist Distance women!
• Webinar Pojok Sehat: Pencegahan cedera kerja
dengan ergonomi yang tepat
Health Corner Webinar: Preventing work injury
with proper ergonomics
254
Page 255
The Company understands that physical health and emotional well-being of employees play a critical role in maintaining
operational performance and sustainability. Therefore, the Company maintains Fit for Growth initiative, an integrated wellness
program focused on improving the physical condition and strengthening the emotional resilience of employees. Through this
program, the Company strives to create healthier, more supportive work environment and facilitate positive and productive
work culture. In addition to improve physical health, this program also supports emotional well-being of employees and fosters
a culture of mutual support and care, both physically and emotionally. Fit for Growth program in 2025 have four main activities,
as follows:
Pojok Curhat Pojok Finansial
CONFESSING CORNER FINANCIAL CORNER
Mengajak seluruh karyawan untuk Mengajak seluruh karyawan untuk meningkatkan
memperhatikan kesehatan mental karyawan, literasi dan kesadaran finansial melalui berbagai
rekan kerja dan keluarga melalui berbagai program edukasi keuangan, seperti pengelolaan
program edukasi webinar dan pendampingan keuangan, perencanaan keuangan pribadi,
psikologis oleh profesional psikolog untuk pengelolaan utang yang sehat, serta pemahaman
beberapa karyawan yang membutuhkan. dasar investasi, guna mendukung kesejahteraan
finansial karyawan.
Program ini menjadi bagian dari upaya Perseroan
untuk memperkuat dukungan terhadap kesehatan Encourages all employees to improve their
mental karyawan, yang semakin diakui sebagai financial literacy and awareness through various
faktor penting dalam menjaga kesejahteraan dan financial education programs, such as financial
produktivitas kerja. management, personal financial planning,
healthy debt management, and understanding
Encourages all employees to concern mental basic investment skills, to support employee
health of the employees, coworkers, and families financial well-being.
through various educational webinar programs
and psychological support by professional
psychologists for employees in need.
This program is part of the Company’s efforts to 950
strengthen support for employee mental health, Peserta Seminar
which is increasingly recognized as a crucial factor Seminar Participants
in maintaining well-being and work productivity.
4
42 Jumlah Jam Pelatihan
Peserta Konseling Training Hours
Counselling Participants
Topik Pelatihan / Training Topics
2 • Lunch & Learn: Sehat Finansial, good money
habit.
PT Bussan Auto Finance
Jumlah Jam Konseling
Lunch & Learn: Financial Health, good money
Counselling Hours habit.
• Webinar Pojok Finansial: Cerdas finansial di era
digital.
Financial Corner Webinar: Financial intelligence
Sesi Konseling / Counselling Sessions in the digital era.
• Ceritakan masalahmu tanpa ragu.
Tell us your problems without hestitation.
• Punya beban pikiran yang mengganggu?
Have trouble?
255
Page 256
Program Fit for Growth berkontribusi pada peningkatan Fit for Growth program contributes to improve overall
kesejahteraan karyawan secara menyeluruh, yang employee well-being, as reflected in increased employee
tercermin dari meningkatnya employee engagement engagement and increased employee awareness of the
serta meningkatnya kesadaran karyawan terhadap importance of maintaining physical and mental health
pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan and financial balance. Various educational activities
keseimbangan finansial. Berbagai kegiatan edukasi and active employee participation in the program also
dan partisipasi aktif karyawan dalam program ini encourage increased financial literacy and strengthen
juga mendorong peningkatan literasi keuangan serta a healthier and more supportive work culture.
memperkuat budaya kerja yang lebih sehat dan
suportif.
Indeks Keterlibatan Indeks Karyawan dengan Skor Faktor Pendorong
Engagement index Keterikatan Tinggi Keterlibatan
Highly engaged employee index Engagement drivers score
87 0.8
84% 1%
89 0.3
Praktik Keamanan [GRI 410-1] Safety Practice [GRI 410-1]
Untuk menjaga keselamatan dan keamanan To maintain safe and secure work environment, the
lingkungan kerja, Perseroan menempatkan petugas Company assigns security officers at head office and
keamanan di kantor pusat maupun kantor jaringan. network offices. These officers play a crucial role
Kehadiran petugas keamanan ini berperan penting in ensuring that operations run in order and safety
dalam memastikan operasional berjalan tertib, manners, as well as free from potential disruptions that
aman, dan bebas dari potensi gangguan yang dapat could threaten the employees and company’s assets.
membahayakan karyawan maupun aset perusahaan.
2025 Sustainability Report
Dalam menjalankan tugasnya, petugas keamanan In carrying out their duties, security officers are
dibekali pemahaman mengenai prinsip-prinsip dasar equipped with an understanding of basic human
Hak Asasi Manusia (HAM) agar dapat menjalankan rights principles to ensure they carry out their roles
peran secara profesional dan menghargai hak setiap professionally and respect individual rights. Through
individu. Melalui langkah ini, Perseroan berupaya this initiative, the Company strives to build a security
membangun budaya keamanan yang tidak hanya culture that focuses not only on physical protection but
fokus pada perlindungan fisik, tetapi juga berlandaskan also on ethics and respect for the rights of employees
etika dan penghormatan terhadap hak-hak karyawan and others within the work environment. This approach
serta pihak lain di sekitar lingkungan kerja. Pendekatan is expected to create a safe, inclusive, and respectful
ini diharapkan dapat menciptakan suasana kerja yang work environment.
|
aman, inklusif, dan penuh rasa saling menghargai.
Laporan Keberlanjutan 2025
25
Pelatihan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)
First Aid Training (P3K)
Petugas Keamanan
diberikan Pelatihan Pelatihan Binsik Samapta (Pembinaan Fisik/Bimbingan Fisik)
di Kantor Pusat Physical Training (Physical Guidance)
Security Officers
Participated in Training
at Head Office Pelatihan Metode PAS APAR
256 Fire Extinguisher PAS Method Training
Page 257
SAFETY RIDING
SAFETY RIDING [GRI 403-1] [GRI 403-2] [GRI 403-4] [GRI 403-7] [GRI 403-8] [IFRS S1. 44.(a)(v)]
Keselamatan Berkendara (Safety Riding) bukan Safety Riding is beyond compliance with regulations,
sekadar kepatuhan aturan, melainkan fondasi penting which becomes critical foundation of the Company’s
dari budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Occupational Safety and Health (OHS) culture.
Perseroan.
Mengingat sebagian besar aktivitas operasional Considering that most of the Company’s operational
Perseroan melibatkan mobilitas karyawan di activities involve employee mobility, riding accidents
lapangan, risiko kecelakaan berkendara menjadi risk becomes an operational risk that requires
salah satu risiko operasional yang perlu dikelola ongoing management. This risk is not only related to
secara berkelanjutan. Risiko ini tidak hanya berkaitan employee safety but also has the potential to affect
dengan keselamatan karyawan, tetapi juga berpotensi work productivity, healthcare costs, and continuity of
memengaruhi produktivitas kerja, biaya kesehatan, the company’s operations. Therefore, the Company
PT Bussan Auto Finance
serta kelangsungan operasional perusahaan. Oleh integrates safety riding management into our
karena itu, Perseroan mengintegrasikan pengelolaan occupational safety management system.
keselamatan berkendara ke dalam sistem manajemen
keselamatan kerja.
257
Page 258
Komitmen ini diwujudkan secara nyata sejak Agustus This commitment was realized in August 2024 through
2024 dengan pembentukan Komite Safety Riding. the establishment of the Safety Riding Committee.
Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran, Main objective of the committee is to raise awareness,
memberikan edukasi, dan mengadakan pelatihan provide education, and conduct safety riding training
berkendara yang aman bagi seluruh pengendara, for all riders, including employees, communities, and
termasuk karyawan, komunitas, dan masyarakat public in general.
umum.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Safety Riding
DUTIES AND RESPONSIBILITIES OF SAFETY RIDING COMMITTEE
Merumuskan dan memperbarui visi, Formulate and update safety riding
strategi dan pelaksanaan program dari program vision, strategy, and
keselamatan berkendara. implementation.
1
Menetapkan prinsip-prinsip yang Stipulate principles that regulate the
mengatur ketentuan perusahaan company’s provisions in safety riding
dalam implementasi program program implementation, which will
keselamatan berkendara, yang akan guide the management in decision-
menjadi panduan bagi manajemen making.
2
dalam mengambil keputusan.
Mengawasi perkembangan dan Oversee development and
pelaksanaan sistem dan prosedur implementation of systems and
untuk memastikan pemenuhan procedures to ensure the fulfilment of
dari tujuan dan sasaran program the safety riding program’s goals and
keselamatan berkendara. objectives.
3
Memastikan kepatuhan dengan prinsip Ensure compliance with Good Corporate
Tata Kelola Perusahaan yang Baik Governance principles in all road safety
2025 Sustainability Report
pada semua program keselamatan programs.
berkendara.
4
Mengawasi program perusahaan Oversee the Company’s programs
yang berhubungan dengan program related to safety riding and ensure
keselamatan berkendara dan they are integrated and consistently
memastikan program tersebut implemented throughout the
|
terintegrasi dan diterapkan secara organization.
Laporan Keberlanjutan 2025
5
konsisten di seluruh organisasi.
Melakukan peninjauan program Perform review on safety riding program
keselamatan berkendara setidaknya at least once a year.
satu kali dalam satu tahun.
6
258
Page 259
Komite Safety Riding secara berkala memantau Safety Riding Committee periodically monitors the
pelaksanaan program serta perkembangan indikator program implementation and development of safety
keselamatan berkendara dan menyampaikan hasil riding indicators and submits the evaluation results
evaluasinya kepada Direksi sebagai bagian dari to the Board of Directors as part of management’s
pengawasan manajemen terhadap risiko keselamatan supervision on workplace safety risks.
kerja.
Program Safety Riding di Perseroan tegak di atas tiga The Company’s Safety Riding Program is built upon
pilar strategis utama. Kerangka kerja ini berfungsi three main strategic pillars. This framework serves as
sebagai panduan wajib yang harus dilaksanakan a mandatory guideline that shall be implemented by
oleh seluruh karyawan, sekaligus menjadi landasan all employees, while also applied as a foundation for
bagi Perseroan dalam memperluas peran aktifnya the Company to expand active role in providing safety
memberikan edukasi berkendara yang aman kepada riding education to the society and public.
komunitas dan masyarakat umum.
ZERO Fatality
Establishing consistent safety riding behavior by governing, promoting, implementing and monitoring the measures
to minimize frequency of incidents and to migate identified safety riding hazards.
Human
Awareness Training Implementation
The program should The program should Measurement on
increase employee equip employee Behavior change in
Vehicle awareness on with safety riding employee
their safety riding Knowledge
behavior
Environment
Control & Monitoring
Reporting
Di samping itu, Perseroan juga terus berupaya untuk In addition, the Company continuously strives to
meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan raise awareness on the importance of safety riding
dalam berkendara dengan menanamkan komitmen by internalizing safety riding commitment to all
safety riding untuk seluruh karyawan saat bertugas, employees while working, as follows:
sebagai berikut:
PT Bussan Auto Finance
1 2 3 4 5 6
259
Page 260
1. Mengutamakan keselamatan berkendara dengan 1. Prioritizing safety riding by complying with traffic
mematuhi aturan lalu lintas regulations.
2. Melakukan pengecekan kondisi kendaraan yang 2. Checking condition of the vehicle to be used
akan digunakan (rem, bensin, klakson, lampu, (brakes, fuel, horn, lights, mirrors, and tires).
spion, dan ban)
3. Memakai alat pelindung diri selama berkendara 3. Wearing personal protective equipment while
(helm SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, riding (SNI helmet, jacket, gloves, trousers, and
dan sepatu) shoes).
4. Menjaga jarak aman berkendara 4. Maintaining safety riding distance.
5. Menjaga kecepatan aman (maksimal 50 km/jam) 5. Maintaining safety speed (maximum 50 km/h).
6. Menjaga tubuh dan kendaraan agar selalu prima 6. Maintaining physical and vehicle fitness.
Setiap bulannya, Laporan Safety Riding yang disertai Every month, Safety Riding Report, equipped by
dengan analisanya telah disampaikan dalam rapat analysis, is presented at Board of Directors meetings
Direksi dan rapat bersama Dewan Komisaris & Direksi and Board of Commissioners and Board of Directors
sebagai bahan evaluasi dan pemantauan, sehingga as evaluation and monitoring material, thereby
upaya mitigasi dan pencegahan yang tepat dapat appropriate mitigation and prevention efforts can be
dilakukan. implemented.
Selama tahun 2025, Perseroan menjalankan berbagai In 2025, the Company implemented various
inisiatif baik di kantor pusat maupun di kantor jaringan, initiatives both at head office and network offices,
sebagai berikut: [GRI 403-5] as follows: [GRI 403-5]
E-Learning Keselamatan Berkendara untuk seluruh karyawan
Safety Riding E-Learning for all employees
a. E-Learning Safety Riding untuk karyawan baru (Company Induction Program)
Safety Riding E-Learning for New Employees (Company Induction Program)
100%
Karyawan
Employees
b. E-Learning Mandatory Defensive Riding untuk seluruh karyawan
2025 Sustainability Report
Mandatory Defensive Riding E-Learning for All Employees
100% 1
Karyawan Rata-rata Jam Pengerjaan per Karyawan
Employees Average Work Hours per Employee
|
Laporan Keberlanjutan 2025
260
Page 261
Safety Riding Ambassador dan Safety Riding Coordinator
Safety Riding Ambassador and Safety Riding Coordinator
Kegiatan Safety Riding Ambassador dan Safety Riding Safety Riding Ambassador and Safety Riding
Coordinator masih terus berlanjut sejak tahun 2020 Coordinator activities have been since 2020, in
dan bekerja sama dengan Komite Safety Riding dan collaboration with the Safety Riding Committee and
P2K3 dalam memberikan kampanye dan melaksanakan P2K3 to promote and implement a safety riding culture
penerapan budaya safety riding di lingkungan BAF. within BAF.
231 1,822
Karyawan sebagai Karyawan sebagai
Safety Riding Safety Riding
Ambassador Coordinator
Employees as Safety Employees as Safety
Riding Ambassadors Riding Coordinators
Kampanye Keselamatan Berkendara
Safety Riding Campaign
BAF melakukan kampanye melalui berbagai jalur, BAF conducts campaigns through various channels,
seperti: such as:
a. Safety Riding video pada WhatsApp Group P2K3, a. Safety Riding videos on the P2K3, Safety Riding
Safety Riding Ambassador, dan Safety Riding Ambassador, and Safety Riding Coordinator
Coordinator, serta Safety Riding Digital Flyer WhatsApp Groups, as well as regular Safety Riding
secara rutin kepada seluruh karyawan BAF melalui Digital Flyers to all BAF employees via the Official
Official WhatsApp “Kabar BAF” WhatsApp Group “Kabar BAF”
b. Materi Safety Riding Talk b. Safety Riding Talk Material
c. Safety Riding Quiz c. Safety Riding Quiz
Bulan Keselamatan Berkendara
Safety Riding Month
Untuk menumbuhkan kesadaran dalam berkendara, To raise awareness of driving, the Company
selama bulan Maret 2025, Perseroan melaksanakan implemented a Safety Riding Month program
program Safety Riding Month. Beberapa kegiatannya throughout March 2025. Some of the activities
antara lain Safety Mindset Talkshow, Safety Gear included a Safety Mindset Talkshow, Safety Gear
Photo Competition, Safety Riding Weekly Quiz, dan Photo Competition, Safety Riding Weekly Quiz, and the
Pojok #SiapSelamat. #SiapSelamat Corner.
458 143
PT Bussan Auto Finance
Peserta Safety Peserta Safety Gear
Mindset Talkshow Photo Competition
Safety Mindset Safety Gear Photo
Talkshow Participants Competition Participants
261
Page 262
2,306 66
Peserta Safety Grup Safety Riding
Riding Weekly Quiz Safety Riding Group
Safety Riding Weekly
Quiz Participants
16 50
grup di grup di
kantor pusat kantor jaringan
groups at groups at
head office network office
Safety Riding Dialogue
Safety Riding Dialogue
Setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat, pukul 08.30-09.00 Every Monday, Wednesday, and Friday, from 8:30-9:00
pagi, Perseroan menerapkan budaya aktivitas pagi di a.m., the Company holds morning activity culture on
setiap lantai kantor pusat dan kantor jaringan. Salah every floor of the head office and network offices. One
satu kegiatan yang dilakukan adalah sharing session of the activities is a sharing session on Safety Riding
mengenai Safety Riding di hari Senin. Selain itu, every Mondays. Additionally,the employees can share
karyawan dapat berbagi pengalaman melalui kegiatan experiences through “Hiyari-Hatto” or “Near Accidents”
“Hiyari-Hatto” atau “Nyaris Terjadi Kecelakaan” dengan activity, which covers various topics to promote safety
berbagai topik sebagai safety riding awareness. riding awareness.
52
Kali Safety Riding Dialogue Dilakukan
Safety Riding Dialogues
2025 Sustainability Report
Berbagai program edukasi, kampanye, dan penguatan Various educational programs, campaigns, and
budaya keselamatan yang dilakukan secara konsisten consistent strengthening of safety culture have
tersebut berkontribusi dalam menjaga stabilitas contributed to maintain stable riding accident rates in
tingkat kecelakaan berkendara dalam beberapa recent years and support the Company’s safety targets
tahun terakhir serta mendukung tercapainya target achievement.
keselamatan Perseroan.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
262
Page 263
Tingkat Kecelakaan Occupational
Kerja [GRI 403-9] [IDX S-06] Accident Rate [GRI 403-9] [IDX S-06]
Keselamatan kerja karyawan merupakan fokus Employee safety is the Company’s primary and
perhatian utama dan berkelanjutan bagi Perseroan. ongoing focus. The Board of Directors consistently
Direksi Perseroan secara konsisten menginternalisasi internalizes prudent culture, incorporating safety riding
budaya kehati-hatian, menyelipkan pesan safety riding messages into every speech. However, the Company
pada setiap kesempatan penyampaian sambutan. realizes various external factors that may contribute
Meskipun Perseroan menyadari adanya berbagai to riding accidents rate, the Company continuously
faktor eksternal yang dapat berkontribusi pada angka strengthens awareness among every employee with
kecelakaan di jalan raya, Perseroan terus memperkuat core philosophy: “The safety and health of us and
kesadaran setiap pegawai dengan filosofi inti: our families is our first and most important priority.
“Keselamatan dan Kesehatan kita dan keluarga adalah Remember, My Safety for My Family.”
hal yang utama dan terpenting. Ingat, My Safety for
my Family”.
Pada tahun 2025, jumlah kecelakaan saat berkendara In 2025, total recorded riding accidents in the Company
yang tercatat di lingkungan Perseroan mencapai 64 reached 64 accidents, a slight increase compared to 63
kejadian, sedikit meningkat dibandingkan tahun 2024 in 2024, yet still lower than 76 in 2023. Compared to
yang tercatat 63 kejadian, namun masih lebih rendah the total employees, the accident ratio in 2025 stood at
dibandingkan tahun 2023 sebanyak 76 kejadian. Jika 0.7%, relatively stable compared to the previous year
dibandingkan dengan total jumlah karyawan, rasio (2024: 0.7%) and showing improvement compared to
kecelakaan pada tahun 2025 tercatat sebesar 0,7%, 0.8% in 2023.
relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya (2024:
PT Bussan Auto Finance
0,7%) dan menunjukkan perbaikan dibandingkan
tahun 2023 yang tercatat sebesar 0,8%.
Berdasarkan tingkat keparahan, sebagian besar Based on severity, majority of the accidents in 2025
kecelakaan pada tahun 2025 tergolong ringan were classified as minor (56.3%), followed by serious
(56,3%), diikuti oleh kecelakaan serius (28,1%), (28.1%), moderate (12.5%), and non-injury (3.1%).
sedang (12,5%), dan tidak cedera (3,1%). Tidak There were no serious or fatality incidents during the
terdapat kejadian dengan kategori parah maupun reporting period (2025: 0 fatality; 2024: 3; 2023: 0).
fatalitas selama periode pelaporan (2025: 0 kasus
fatalitas; 2024: 3 kasus; 2023: 0 kasus)
263
Page 264
Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun jumlah This data indicates that despite a relatively stable
kejadian kecelakaan relatif stabil, Perseroan berhasil number of accidents, the Company successfully
mempertahankan capaian tanpa fatalitas pada maintained zero-fatality rate in the reporting year, in
tahun pelaporan, sejalan dengan target keselamatan line with the Company’s Zero Fatalities safety target
Perseroan yaitu Zero Fatality serta upaya berkelanjutan and our ongoing efforts to reduce annual riding
untuk menurunkan tingkat kecelakaan berkendara accidents year after year. This achievement reflects
dari tahun ke tahun. Pencapaian ini mencerminkan effectiveness of the safety management system
efektivitas implementasi sistem manajemen implementation and the consistent application of risk
keselamatan serta konsistensi penerapan upaya prevention efforts at the workplace.
pencegahan risiko di lingkungan kerja.
Sebagai bagian dari strategi pengelolaan risiko As part of safety risk management strategy, the
keselamatan, Perseroan secara berkelanjutan Company continuously implements various programs
melaksanakan berbagai program peningkatan to increase safety riding awareness and competency,
kesadaran dan kompetensi keselamatan berkendara, including the Safety Riding program, which includes
termasuk program Safety Riding, yang mencakup safety education, safe riding behaviour campaigns,
edukasi keselamatan, kampanye perilaku berkendara and strengthening a safety culture throughout the
aman, serta penguatan budaya keselamatan di seluruh organization. [IFRS S1. 51.(b)]
organisasi. [IFRS S1. 51.(b)]
Data kecelakaan kerja yang disajikan dalam bagian The work accident data presented in this section
ini mencakup kejadian kecelakaan berkendara yang includes vehicle accidents experienced by the
dialami karyawan Perseroan selama menjalankan Company’s employees while performing work activities
aktivitas kerja di seluruh kantor pusat maupun kantor at all head offices and network offices throughout the
jaringan sepanjang tahun pelaporan. reporting year.
KETERANGAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
Jumlah Kecelakaan
64 63 76
Total Accidents
Tingkat Kecelakaan terhadap Total Karyawan
0.7% 0.7% 0.8%
Accident Rate to Total Employees
Jumlah Fatalitas
0 3 0
Total Fatality
2025 Sustainability Report
Persentase berdasarkan Tipe Kecelakaan Tahun 2025
PERCENTAGE BY TYPE OF ACCIDENT IN 2025
Tidak Cedera Ringan Sedang Serius Parah Meninggal
No Injury Minor Moderate Heavy Severe Fatality
3.1% 56.3% 12.5% 28.1% 0% 0%
|
Keterangan tipe kecelakaan: Accident type information:
• Tidak cedera: Kecelakaan yang tidak memerlukan perawatan dan • No injury: Accidents that do not require treatment and return to
Laporan Keberlanjutan 2025
masuk bekerja work
• Ringan: Kecelakaan yang memerlukan rawat jalan dan absen 1 • Minor: Accidents that require outpatient care and 1 day of
hari absence
• Sedang: Kecelakaan yang memerlukan rawat jalan/rawat inap • Moderate: Accidents that require outpatient care/hospitalization
dan absen 1-2 hari and 1-2 days of absence
• Serius: Kecelakaan yang memerlukan rawat inap dan absen lebih • Heavy: Accidents that require hospitalization and more than 2
dari 2 hari days of absence
• Parah: Kecelakaan yang memerlukan rawat inap dan mengancam • Severe: Accidents that require hospitalization and are life-
threatening
• Meninggal: Kecelakaan yang menyebabkan kematian • Fatality: Accidents that result in death
264
Page 265
PT Bussan Auto Finance
265
Page 266
Laporan Keberlanjutan 2025 | 2025 Sustainability Report 266
Page 267
MEMBERDAYAKAN
MASYARAKAT
EMPOWERING THE SOCIETY
Kontribusi kepada masyarakat diwujudkan
melalui program berkelanjutan, yang
dirancang untuk memberikan dampak
nyata dan nilai jangka panjang bagi
pemangku kepentingan.
Contributions to the society are realized
PT.Bussan Auto Finance
through sustainable programs, which are
designed to deliver tangible impact and
long-term values to stakeholders.
267
Page 268
PENGEMBANGAN
SOSIAL KEMASYARAKATAN
SOCIAL AND COMMUNITY DEVELOPMENT [GRI 413-2] [SEOJK F.23] [SEOJK F.25] [POJK 6.c.3]
2025 Sustainability Report
Perseroan menyadari bahwa keberhasilan usaha tidak The Company realizes that business success is
terlepas dari dukungan masyarakat di sekitar wilayah inseparable from support from the society lives in
operasional. Oleh karena itu, aktivitas operasional our operational areas. Therefore, the Company’s
Perseroan, terutama di kantor jaringan yang tersebar operational activities, particularly at vast distributed
luas secara langsung berinteraksi dengan komunitas network offices, are directly interacted with local
lokal. Interaksi ini dapat menimbulkan dampak positif communities. This interaction may create positive
|
berupa peningkatan aktivitas ekonomi, penciptaan impacts in form of increased economic activity, job
lapangan kerja, serta peningkatan literasi keuangan creation, and improved financial literacy. However,
Laporan Keberlanjutan 2025
masyarakat. Namun, Perseroan juga memahami the Company also understands the potential for
adanya potensi dampak negatif, seperti peningkatan negative impacts, such as increased vehicle traffic and
lalu lintas kendaraan dan risiko lingkungan akibat environmental risks from our operational activities.
aktivitas operasional.
Sebagai bentuk tanggung jawab untuk mengelola As a means of responsibility to manage these impacts,
dampak tersebut, Perseroan menerapkan pendekatan the Company implements a long-term approach through
jangka panjang melalui program Tanggung Jawab a targeted and sustainable Social and Environmental
Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang terarah dan Responsibility (TJSL) program. Primary focus of the
berkesinambungan. Fokus utama upaya sosial Company’s social efforts is to strengthen the quality
Perseroan adalah penguatan kualitas hidup of life of the society while enhance local economic
masyarakat dan peningkatan pemberdayaan ekonomi empowerment, particularly in the Company’s network
268
Page 269
lokal, khususnya di wilayah sekitar kantor jaringan offices surrounding area. The CSR implementation is
Perseroan. Pelaksanaan TJSL dikoordinasikan oleh coordinated by the Social Responsibility Committee,
Komite Tanggung Jawab Sosial yang bertanggung which is responsible for designing strategies, directing
jawab merancang strategi, mengarahkan implementasi program implementation, and monitoring impact on
program, serta memantau dampaknya terhadap stakeholders.
pemangku kepentingan.
Setiap program dirancang dengan mekanisme Every program is designed with a mechanism to assess
penilaian kebutuhan masyarakat dan pemantauan the needs of society and monitoring results to ensure
hasil agar pelaksanaannya tepat sasaran serta targeted implementation and sustainable benefits. The
menghasilkan manfaat yang berkelanjutan. Perseroan Company also ensures local community involvement in
juga memastikan keterlibatan masyarakat lokal dalam each initiative to strengthen ownership and program
setiap inisiatif sebagai upaya memperkuat rasa sustainability. The Company’s social development
kepemilikan dan keberlanjutan program. Program- programs include:
program pengembangan sosial kemasyarakatan
Perseroan meliputi:
• Pemberdayaan ekonomi komunitas lokal dan • Economic empowerment of local communities and
dukungan usaha mikro. support for micro-enterprises.
• Penguatan literasi dan inklusi keuangan agar • Strengthening financial literacy and inclusion to
masyarakat dapat mengakses pembiayaan secara ensure healthy access to financing.
sehat.
• Program kesehatan masyarakat, khususnya • Public health programs, particularly awareness
awarenesss. programs.
• Program pendidikan dan kesejahteraan anak • Children’s education and welfare programs as an
sebagai investasi masa depan bangsa. investment in the nation’s future.
• Kolaborasi dengan sekolah, lembaga sosial, dan • Collaboration with schools, social institutions, and
pemangku kepentingan lokal untuk memperluas local stakeholders to expand their impact.
dampak manfaat.
Seluruh inisiatif Perseroan diselaraskan dengan visi All of the Company’s initiatives have been aligned
keberlanjutan, kebutuhan komunitas, serta kontribusi with the Company’s sustainability vision, needs of
terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), the society, and contributions to the Sustainable
terutama SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dengan Development Goals (SDGs), particularly SDG 3: Good
meningkatkan akses masyarakat terhadap kegiatan Health and Well-Being by increasing community access
edukasi kesehatan dan dukungan kesejahteraan, serta to health education and welfare support activities,
SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui perluasan akses and SDG 4: Quality Education by expanding access
pendidikan yang inklusif dan peningkatan kualitas to inclusive education and improving the quality of
pembelajaran bagi anak dan generasi muda. learning for children and the youth.
Total Biaya Kegiatan TJSL
Total CSR Activities Budget
Rp4.4
2025 4.4
2024 2.0
Miliar | Billion 2023 2.1
Peningkatan realisasi biaya kegiatan TJSL pada tahun The increase in CSR activity budget realization in
2025 dibandingkan tahun sebelumnya terutama 2025 compared to the previous year was primarily
disebabkan oleh perluasan cakupan program serta due to the expansion of program coverage and the
PT Bussan Auto Finance
penguatan kualitas intervensi pada bidang kesehatan strengthening of the quality of interventions in health
dan pendidikan. Perseroan meningkatkan intensitas and education sectors. The Company is increasing
program yang bersifat berkelanjutan (long-term intensity of sustainable programs (long-term impact),
impact), termasuk perluasan penerima manfaat, including expanding beneficiaries, collaborating with
kolaborasi dengan mitra lokal, serta pengembangan local partners, and developing more structured and
program yang lebih terstruktur dan terukur. Kenaikan measurable programs. This increase also reflects the
ini juga mencerminkan komitmen Perseroan untuk Company’s commitment to making a more significant
memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap contribution to achieving SDGs 3 and 4, in line with its
pencapaian SDG 3 dan SDG 4, sejalan dengan strategi sustainability strategy and evolving community needs.
keberlanjutan dan kebutuhan komunitas yang terus
berkembang.
269
Page 270
BAF PEKA (Program Edukasi BAF PEKA (Your Financial
Keuangan Anda) [GRI 203-2] [GRI 413-1] Education Program) [GRI 203-2] [GRI
[GRI 413-2] [POJK 6.c.3.a] 413-1] [GRI 413-2] [POJK 6.c.3.a]
Sebagai perusahaan pembiayaan yang berinteraksi As a finance company that interacts directly with the
langsung dengan masyarakat, Perseroan menyadari community, the Company recognizes its responsibility
tanggung jawabnya untuk berkontribusi dalam to contribute to improving financial literacy and
peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Melalui inclusion. Through the BAF PEKA (Your Financial
inisiatif BAF PEKA (Program Edukasi Keuangan Anda), Education Program) initiative, the Company provides
Perseroan menyelenggarakan edukasi keuangan di financial education in various regions of Indonesia,
berbagai wilayah Indonesia dengan materi yang using relevant and applicable materials, such as
relevan dan aplikatif, seperti perencanaan keuangan financial planning for families and MSMEs, as well as
keluarga dan UMKM, serta pemahaman mengenai understanding financing and insurance. This program
pembiayaan dan asuransi. Program ini bertujuan aims to increase public understanding, confidence, and
untuk meningkatkan pemahaman, keyakinan, dan skills in selecting financial products and services that
keterampilan masyarakat dalam memilih produk dan meet their needs, understanding their benefits and
layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan, risks, and understanding their rights and obligations as
memahami manfaat dan risikonya, serta mengetahui financial services consumers, enabling them to make
hak dan kewajiban sebagai konsumen jasa keuangan, more responsible financial decisions.
sehingga dapat mengambil keputusan finansial secara
lebih bertanggung jawab.
Pada tahun 2025, Perseroan memperluas cakupan In 2025, the Company expanded the program’s scope
program dengan memprioritaskan segmen UMKM, by prioritizing MSMEs, students, and communities with
pelajar, dan komunitas difabel sebagai kelompok disabilities as strategic groups requiring economic
strategis yang memerlukan penguatan kapasitas capacity building. The materials are contextually
ekonomi. Materi disusun secara kontekstual dan structured and tailored to the characteristics of
disesuaikan dengan karakteristik peserta, termasuk participants, including workers, women’s communities,
pekerja, komunitas perempuan, dan Tenaga Kerja and Indonesian Migrant Workers (TKI), to ensure ease
Indonesia (TKI), agar lebih mudah dipahami dan of understanding and a tangible impact on increasing
memberikan dampak nyata terhadap peningkatan financial independence. Program implementation is
kemandirian finansial. Pelaksanaan program structured through collaboration with educational
dilakukan secara terstruktur melalui kolaborasi institutions, local communities, and relevant
dengan lembaga pendidikan, komunitas lokal, dan authorities. The Company also conducts regular
otoritas terkait. Perseroan juga melakukan evaluasi evaluations to measure implementation effectiveness
berkala untuk mengukur efektivitas pelaksanaan serta and identify potential positive impacts and potential
mengidentifikasi potensi dampak positif maupun social risks, to ensure the program’s continued benefits
risiko sosial yang mungkin timbul, guna memastikan to the community.
keberlanjutan manfaat program bagi masyarakat.
2025 Sustainability Report
Melalui BAF PEKA, Perseroan berkomitmen untuk Through BAF PEKA, the Company is committed to
mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, supporting community economic empowerment,
mengurangi risiko penyalahgunaan layanan reducing the risk of financial service abuse, and
keuangan, serta berkontribusi pada pembangunan contributing to inclusive social development. This
sosial yang inklusif. Program ini juga menjadi bagian program also forms part of the Company’s support for
dari dukungan Perseroan terhadap pencapaian Tujuan achieving the Sustainable Development Goals (SDGs),
Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG particularly SDG 4 on Quality Education, by enhancing
4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan community capacity to manage financial stability
kapasitas masyarakat dalam mengelola stabilitas sustainably.
|
finansial secara berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025
270
Page 271
Sebaran Kegiatan Literasi Keuangan
FINANCIAL LITERACY ACTIVITY COVERAGE
Wilayah Cakupan
Coverage Area
77+ 5,400+
Lokasi* Peserta
Locations Participants
*) sejak 2014 – 2025 / since 2014 – 2025
Pelajar Ibu Rumah Pelaku Komunitas Penyandang Petani Konsumen Tenaga Keja Masyarakat
Students Tangga UMKM Communities Disabilitas Farmers BAF Indonesia Public
Housewives MSMEs People with BAF Indonesian
Disabilities Consumers Migrant
Workers
Mitra Literasi Keuangan
FINANCIAL LITERACY PARTNERS
PT Bussan Auto Finance
271
Page 272
Pekanbaru
Pada 14 Mei 2025, Perseroan mengawali program edukasi dan literasi
keuangan BAF PEKA tahun 2025 di Kota Pekanbaru sebagai wujud
komitmen dalam memperkuat kapasitas finansial pelaku usaha. Kegiatan
ini diikuti oleh 96 pelaku UMKM dan diselenggarakan melalui kolaborasi
strategis dengan Asuransi Tugu Pratama Indonesia.
On May 14, 2025, the Company launched BAF PEKA 2025 financial
education and literacy program in Pekanbaru, demonstrating our
commitment to strengthen financial capacity of business owners.
This activity was attended by 96 MSMEs and held through a strategic
collaboration with Asuransi Tugu Pratama Indonesia.
Lampung
Melanjutkan komitmen tersebut, pada 19 Juni 2025, Perseroan
menyelenggarakan kegiatan BAF PEKA di Hotel Horison Lampung. Program
ini dihadiri oleh 86 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan TKI, serta
didukung oleh kerja sama dengan Asuransi Bintang guna mendorong
pemahaman pengelolaan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Advancing such commitment, the Company held BAF PEKA event at
Horison Hotel in Lampung on June 19, 2025. The program was attended
by 86 participants, including MSMEs and Indonesian migrant workers,
and was supported by a partnership with Bintang Insurance to promote
understanding of inclusive and sustainable financial management.
Gorontalo
Pada 08 Juli 2025, Perseroan kembali menghadirkan kegiatan edukasi
keuangan BAF PEKA yang bertempat di Hotel Aston Gorontalo. Sebanyak
97 pelaku UMKM berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini yang terselenggara
atas sinergi dengan Asuransi Staco Mandiri.
On July 8, 2025, the Company again presented BAF PEKA financial
education event at Aston Hotel in Gorontalo. Ninety-seven MSMEs actively
2025 Sustainability Report
participated in this event, which was organized in collaboration with
Asuransi Staco Mandiri.
Bengkulu
Sebagai bagian dari perluasan jangkauan program, pada 06 Agustus
2025, Perseroan melaksanakan BAF PEKA di Hotel Santika Bengkulu.
Kegiatan ini diikuti oleh 130 pelaku UMKM dengan dukungan kolaboratif
|
dari Asuransi Lippo General Insurance guna mendorong pemahaman
Laporan Keberlanjutan 2025
pengelolaan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
As part of the initiative to expand the program’s coverage, the Company
held BAF PEKA at Hotel Santika Bengkulu on August 6, 2025. The event was
attended by 130 MSMEs, with collaborative support from Lippo General
Insurance, to promote an understanding of inclusive and sustainable
financial management.
272
Page 273
Kupang
Pada 21 Oktober 2025, Perseroan menyelenggarakan kegiatan BAF PEKA
di Hotel Aston Kupang. Program ini dihadiri oleh 85 pelaku UMKM dan
dilaksanakan bersama Asuransi Sinarmas, sebagai upaya berkelanjutan
untuk mendorong pengelolaan keuangan yang lebih bijak dan
bertanggung jawab.
On October 21, 2025, the Company held BAF PEKA event at Aston Kupang
Hotel. The program was attended by 85 MSMEs and implemented in
collaboration with Sinarmas Insurance as a continuous effort to encourage
wiser and more responsible financial management.
Makassar
Perseroan kembali melaksanakan kegiatan edukasi dan literasi keuangan
BAF PEKA pada 19 November 2025 di Hotel MaxOne Makassar. Sebanyak
56 pelaku UMKM turut serta dalam kegiatan ini yang diselenggarakan
melalui kerja sama dengan Asuransi Reliance.
The Company held another BAF PEKA financial education and literacy
program on November 19, 2025, at MaxOne Hotel in Makassar. The event
attended by fifty-six MSMEs, which was organized in collaboration with
Reliance Insurance.
Pontianak
Menutup rangkaian kegiatan tahun 2025, pada 07 Desember 2025,
Perseroan menyelenggarakan BAF PEKA di GOR Paralympic Pontianak
dengan cakupan yang lebih inklusif. Kegiatan ini diikuti oleh 690 peserta
penyandang disabilitas, bekerja sama dengan Asuransi Umum Mega
sebagai wujud nyata komitmen Perseroan dalam mendorong literasi
keuangan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.
To conclude 2025 activities, the Company held BAF PEKA at Pontianak
Paralympic Sports Hall on December 7, 2025, with a more inclusive
approach. In collaboration with Asuransi Umum Mega, this event
attracted 690 participants with disabilities, demonstrating the Company’s
commitment to promoting equal financial literacy for all levels of society.
Dukungan UMKM MSME Support
Perseroan menyadari bahwa UMKM memiliki The Company realizes that MSMEs play a strategic role
peran strategis dalam perekonomian nasional dan in the national economy and constitute a significant
menjadi bagian signifikan dari basis konsumen portion of our customer base. With 12.5% of its
Perseroan. Dengan 12,5% konsumen Perseroan customers are from the MSME segment, the Company
berasal dari segmen UMKM, Perseroan berkomitmen is committed to provide inclusive and responsible
PT Bussan Auto Finance
untuk menyediakan akses pembiayaan yang access to financing to help them develop their business
inklusif dan bertanggung jawab guna membantu capacity in sustainable manner.
mereka mengembangkan kapasitas usaha secara
berkelanjutan.
Selain menawarkan solusi pembiayaan yang sesuai In addition to offering financing solutions tailored to
dengan karakter usaha, Perseroan saat ini sedang their business characteristics, the Company is currently
mengembangkan skema pendampingan yang developing a more comprehensive mentoring scheme
lebih komprehensif bagi pelaku UMKM, khususnya for MSMEs, particularly its customers. This mentoring
konsumen Perseroan. Pendampingan tersebut meliputi includes business management education, marketing
edukasi pengelolaan usaha, peningkatan keterampilan skills development, and the prudent use of financing to
pemasaran, serta pemanfaatan pembiayaan yang strengthen their business performance. 273
bijaksana untuk memperkuat kinerja bisnis mereka.
Page 274
Agen Xtra BAF Xtra BAF Agents
Perseroan terus memperluas akses masyarakat The Company strives to continuously expand public
terhadap layanan pembiayaan yang aman, terjangkau, access to safe, affordable, and tailored financing
dan sesuai kebutuhan melalui Agen Xtra BAF, yaitu services through BAF Xtra Agents, sales partners who
mitra penjualan yang membantu memperkenalkan help introduce and market BAF Dana Syariah products
serta memasarkan produk BAF Dana Syariah kepada to potential customers in various regions. These agents’
calon konsumen di berbagai daerah. Peran agen ini role becomes a significant driver of business growth,
menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnis through referrals to the public to obtain appropriate
yang signifikan, melalui aktivitas referensi masyarakat and responsible financing facilities.
untuk memperoleh fasilitas pembiayaan yang tepat
dan bertanggung jawab.
Program ini tidak hanya memperkuat jaringan This program not only strengthens the Company’s
pemasaran Perseroan, tetapi juga membuka peluang marketing network but also creates opportunities to
peningkatan kesejahteraan bagi peserta yang improve the well-being of participants who join as
bergabung sebagai agen mandiri. independent agents.
Pekerja Ibu Rumah Mahasiswa Karyawan Tokoh Lainnya
Lepas Tangga & pelajar Employees Masyarakat Others
Freelancers Housewives College Community
students Leader
Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penyesuaian In 2025, the Company adjusted BAF Xtra Agent
strategi pengelolaan Agen Xtra BAF dengan berfokus management strategy by focusing on improving quality
pada peningkatan kualitas dan produktivitas agen and productivity of the agents who actively contribute
yang telah aktif berkontribusi terhadap penjualan. to sales. This approach was implemented to ensure
Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan effectiveness and sustainability of contributions, and
efektivitas, keberlanjutan kontribusi, serta penguatan to strengthen partnership governance. The recruitment
2025 Sustainability Report
tata kelola kemitraan, sehingga proses rekrutmen tidak process is no longer massive, but rather more selective
lagi dilakukan secara masif, melainkan lebih selektif and performance-based.
dan berbasis kinerja.
Agen yang berhasil melakukan penjualan akan Agents who successfully generate sales will receive
memperoleh komisi sebagai bentuk apresiasi dan commissions as an appreciation and incentive to
insentif peningkatan produktivitas. Perseroan increase productivity. The Company provides a simple
menyediakan proses pendaftaran yang mudah dan registration process accessible to anyone through
dapat diakses oleh siapa pun melalui situs resmi the Company’s official website at https://xtra.baf.
Perseroan di https://xtra.baf.id/register atau melalui id/register or through BAF representatives in their
|
perwakilan BAF di wilayah masing-masing. respective regions.
Laporan Keberlanjutan 2025
Dengan memastikan kemitraan yang transparan, By ensuring a transparent, accessible, and economically
mudah diakses, dan berorientasi pada manfaat beneficial partnership for the agents, the Company
ekonomi bagi para agen, Perseroan turut berkontribusi contributes to expand employment opportunities
pada perluasan kesempatan kerja dan pemberdayaan and empowering the society, in line with BAF’s
ekonomi masyarakat, sejalan dengan prinsip sustainability principles.
keberlanjutan yang dijalankan BAF.
274
Page 275
Jumlah Agen Jumlah Agen Jumlah Insentif Agen
Xtra BAF Xtra BAF Aktif Xtra BAF
Total Xtra BAF Total Active Total Xtra BAF
Agents Xtra BAF Agents Agents Incentives
63,162 4,111 Rp 66.7
Orang Orang Miliar
Person Person Billion
2025 63,162 2025 4,111 2025 66.7
2024 60,208 2024 1,182 2024 83.0
2023 53,189 2023 1,606 2023 76.6
Komposisi Agen Xtra BAF berdasarkan Jenis Kelamin
XTRA BAF AGENTS COMPOSITION BY GENDER
33.3% 66.7%
Perempuan Laki-laki
Female Male
Komposisi Agen Xtra BAF berdasarkan Profesi
XTRA BAF AGENTS COMPOSITION BY PROFESSION
Pekerja Ibu Rumah Mahasiswa Karyawan Tokoh Lainnya
Lepas Tangga & pelajar Employees Masyarakat Others
Freelancers Housewives College Community
students Leader
22.1% 10.1% 1.2% 40.4% 3.0% 22.2%
PT Bussan Auto Finance
22.1% 10.1% 1.2% 40.4% 3.0% 22.2%
2025
22.6% 10.5% 1.2% 40.3% 3.1% 22.2%
2024
21.0% 45.3% 25.1% 5.9% 1.3%
2023
1.4%
275
Page 276
Komposisi Agen Xtra BAF berdasarkan Wilayah
XTRA BAF AGENTS COMPOSITION BY AREA
Kalimantan
Sumatera 12.1%
20.9% Sulawesi
5.3% Maluku & Papua
6.3%
Jawa
47.0%
Bali, NTT & NTB
8.3%
KETERANGAN 2025 (%) 2024 (%) 2023 (%) DESCRIPTION
Sumatera 20.9 20.7 4.2 Sumatera
Kalimantan 12.1 11.4 11.1 Kalimantan
Jawa 47.0 47.8 48.8 Java
Sulawesi 5.3 5.0 3.4 Sulawesi
Bali. NTT & NTB 8.3 8.6 9.5 Bali. NTT & NTB
Maluku & Papua 6.3 6.5 23.0 Maluku & Papua
Agency Management System (AMS)
Sebagai bentuk transformasi digital dalam As part of digital transformation in marketing
pengelolaan jaringan pemasaran, Perseroan network management, the Company has
memiliki Agency Management System (AMS) implemented an Agency Management System
untuk mendukung efektivitas dan produktivitas (AMS) to support effectiveness and productivity
2025 Sustainability Report
Agen Xtra BAF secara terintegrasi. Platform ini of its Xtra BAF Agents in an integrated manner.
berfungsi sebagai pusat koordinasi kinerja agen, This platform serves as a central coordination
mulai dari pencarian prospek, pemantauan centre for agent performance, from prospecting
pengajuan pembiayaan, hingga pengukuran and monitoring financing applications up to
capaian penjualan secara real-time. AMS measuring sales performance in real-time. AMS
didesain dengan fitur digital on-boarding, is designed with digital onboarding features,
laporan otomatis, dan dashboard analitik yang automated reporting, and an analytical
memberikan visibilitas menyeluruh terhadap dashboard that provides comprehensive visibility
aktivitas pemasaran. Dengan demikian, into marketing activities. This allows for faster
pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih and more accurate decision-making across all
|
cepat dan akurat di seluruh lini operasional. operational lines.
Laporan Keberlanjutan 2025
Melalui AMS, Perseroan memastikan konsistensi Through AMS, the Company ensures consistent
layanan kepada konsumen, sekaligus memberikan service to the customers while providing ongoing
dukungan berkelanjutan kepada para agen. Sistem support to its agents. The system also features
ini juga dilengkapi modul pelatihan berbasis technology-based training modules and a
teknologi dan mekanisme reward yang terukur measurable reward mechanism to encourage
untuk mendorong peningkatan kompetensi dan improvement competency and professionalism,
profesionalisme, sehingga seluruh jaringan Agen enabling all of Xtra BAF Agent network to
Xtra BAF dapat memberikan nilai tambah yang provide optimal added value to the community
optimal bagi masyarakat serta pertumbuhan and sustainable business growth.
bisnis yang berkelanjutan.
276
Page 277
DUKUNGAN PENDIDIKAN
UNTUK GENERASI MUDA
EDUCATIONAL SUPPORT FOR THE YOUTH [POJK 6.c.3.c] [IDX S-12]
Perseroan memandang pendidikan sebagai fondasi The Company views education as a crucial foundation
penting dalam menciptakan sumber daya manusia for developing superior and competitive human
yang unggul dan berdaya saing. Generasi muda resources. The younger generation is key to Indonesia’s
menjadi kunci keberlanjutan pembangunan ekonomi sustainable economic and social development,
dan sosial Indonesia, sehingga peningkatan kualitas therefore, improving the quality and access to
dan akses pendidikan bagi mereka merupakan education for them is a strategic investment for their
investasi strategis bagi masa depan. future.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan In line with this commitment, the Company implements
menjalankan berbagai program sosial yang menyasar various social programs targeting children in various
anak-anak di berbagai wilayah, guna membuka regions to provide broader learning opportunities and
kesempatan belajar yang lebih luas dan mendukung support them in achieving their full potential.
mereka dalam mencapai potensi terbaiknya.
BAF Caring for Children BAF Caring for Children
Perseroan memiliki perhatian besar terhadap The Company places great emphasis on fulfilling
pemenuhan hak dasar anak, khususnya dalam children’s basic rights, particularly in education and
aspek pendidikan dan kesejahteraan. Komitmen ini welfare. This commitment is realized through the
diwujudkan melalui program BAF Caring for Children BAF Caring for Children program, designed to provide
yang dirancang untuk memberikan kesempatan lebih greater opportunities for Indonesian children to obtain
luas bagi anak-anak Indonesia dalam memperoleh proper education and adequate healthcare support.
pendidikan yang layak serta dukungan kesehatan
yang memadai.
Perseroan menyadari masih adanya ketimpangan The Company recognizes the persistent disparity in
akses pendidikan dan layanan kesehatan di beberapa access to educational and healthcare services in some
wilayah, terutama di daerah terpencil yang memiliki regions, particularly in remote areas with limited
keterbatasan fasilitas dan infrastruktur. Melalui facilities and infrastructure. Through this initiative,
inisiatif ini, Perseroan berupaya memastikan anak- the Company strives to ensure that children from
anak dari keluarga kurang mampu, anak jalanan, anak underprivileged families, homeless children, children
penyandang disabilitas, hingga anak dengan kondisi with disabilities, and children with certain health
kesehatan tertentu memperoleh peluang yang sama conditions have equal opportunities to grow and
untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. develop optimally.
Melalui BAF Caring for Children, Perseroan berkontribusi Through BAF Caring for Children, the Company
dalam meningkatkan kualitas hidup generasi contributes to improving the quality of life for young
muda usia 1-15 tahun, sehingga mereka dapat people aged 1-15, enabling them to maximize their
mengoptimalkan potensi diri serta mempersiapkan potential and prepare for a brighter future. This support
masa depan yang lebih cerah. Dukungan ini menjadi is part of the Company’s contribution to maintaining
bagian dari kontribusi Perseroan dalam menjaga social sustainability and strengthening the nation’s
keberlanjutan sosial dan memperkuat fondasi bangsa foundations through a healthier, more empowered,
PT Bussan Auto Finance
melalui generasi penerus yang lebih sehat, berdaya, and more confident future generation.
dan percaya diri.
277
Page 278
Program Utama BAF Caring for Children
BAF’S MAIN PROGRAM: CARING FOR CHILDREN
1 2 3
Beasiswa Pendidikan Fasilitas Sekolah Kesejahteraan Anak
Education Scholarships School Facilities Child Welfare
1
Beasiswa Pendidikan Education Scholarships
Perseroan menyediakan dukungan biaya The Company provides educational support
pendidikan bagi anak-anak dari keluarga for children from employee families to ensure
karyawan, guna memastikan keberlanjutan the continuity of their learning process
proses belajar mereka tanpa terkendala without financial constraints. This program
kondisi finansial. Program ini menjadi wujud demonstrates the Company’s commitment
kepedulian Perseroan dalam membantu to helping create equitable learning
menciptakan kesempatan belajar yang opportunities.
merata.
2
Fasilitas Sekolah School Facilities
Perseroan turut mendukung suasana belajar The Company supports a more appropriate
yang lebih layak dan inspiratif melalui and inspiring learning environment by
perbaikan sarana pendidikan, termasuk improving educational facilities, including
renovasi ruang kelas, perpustakaan, dan renovating classrooms and libraries, and
penyediaan perangkat pembelajaran. Upaya providing learning materials. These efforts
ini bertujuan menciptakan lingkungan aim to create a safe, comfortable school
sekolah yang aman, nyaman, dan menunjang environment that supports the development
perkembangan kemampuan siswa. [GRI 203-1] of students’ abilities. [GRI 203-1]
3
Kesejahteraan Anak Child Welfare
Di luar aspek pendidikan, program ini juga Beyond education, this program also includes
mencakup kegiatan peningkatan kesehatan activities to improve children’s health,
2025 Sustainability Report
anak, mulai dari sosialisasi gaya hidup ranging from promoting healthy lifestyles,
sehat, pemberian dukungan nutrisi, hingga providing nutritional support, and providing
bantuan kebutuhan dasar bagi anak-anak basic needs assistance for vulnerable
yang berada dalam kondisi rentan. Hal children. This is done to ensure their physical
ini dilakukan agar mereka dapat tumbuh and emotional well-being.
dengan baik secara fisik dan emosional.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
278
Page 279
BAF United for Care BAF United for Care
Perseroan menjalankan program BAF United for Care The Company runs BAF United for Care program as a
sebagai bentuk keterlibatan langsung karyawan dalam means direct employee involvement in social activities
kegiatan sosial yang memberikan dampak positif that positively impact children in various regions. First
bagi anak-anak di berbagai daerah. Setelah pertama launched in 2023, the program has been implemented
kali digelar pada tahun 2023, program ini kembali at 28 of the Company’s operational locations across
dilaksanakan di 28 lokasi operasional Perseroan di Indonesia, involving the active participation of
seluruh Indonesia, dan melibatkan partisipasi aktif employees from both the head office and network
karyawan dari kantor pusat maupun kantor jaringan. offices.
Melalui kegiatan ini, karyawan telah berinteraksi Through this activity, the employees have interacted
langsung dengan lebih dari 1.000 anak penerima directly with more than 1,000 beneficiary children,
manfaat, sekaligus memberikan dukungan sosial yang while providing social support that includes educational
meliputi aktivitas edukatif, permainan interaktif, serta activities, interactive games, and assistance tailored
pemberian bantuan sesuai kebutuhan mereka. Program to their needs. This program not only strengthens
ini tidak hanya memperkuat kontribusi Perseroan the Company’s contribution to improving the quality
dalam peningkatan kualitas hidup anak-anak, tetapi of life for children but also fosters social awareness,
juga menumbuhkan rasa kepedulian sosial, empati, empathy, and a spirit of sharing among the Company’s
dan semangat berbagi di antara karyawan Perseroan. employees.
Inisiatif BAF United for Care
BAF UNITED FOR CARE INITIATIVE
Easy & Healthy Cooking for Kids
Kegiatan ini turut melibatkan karyawan Perseroan memasak makanan
yang bergizi dan bernutrisi untuk anak. Selama proses memasak, proses
pembuatan makanannya direkam melalui video yang kemudian diunggah
ke sosial media (Instagram).
This activity involved Company employees cooking nutritious meals for
children. The cooking process was recorded on video and then uploaded to
social media (Instagram).
420 >400
Video diunggah Karyawan berpartisipasi
Uploaded videos Employees participated
Healthy Food Festival
Kegiatan ini turut melibatkan karyawan Perseroan yang melakukan
penjualan berupa makanan bergizi dan bernutrisi. Kemudian, hasil dari
penjualannya akan didonasikan kepada anak-anak yang membutuhkan.
PT Bussan Auto Finance
This activity also involves the Company’s employees selling nutritious food.
The proceeds from these sales will then be donated to children in need.
Rp 12.6 >80
Hasil penjualan didonasikan Karyawan berpartisipasi
Proceeds donated Employees participated
279
Page 280
Jumlah Kota Jumlah Penerima Jumlah Donasi
Total City Manfaat Total Donations
Total Beneficiaries
28 ±1,049 Rp 294
Kota Orang Juta
Cities Person Million
2025 28 2025 ±1,049 2025 294
2024 27 2024 ±1,006 2024 330
2023 26 2023 ±1,177 2023 335
2025 2024 2023
Bahan pangan dan Pakaian dan mainan anak Makanan dan minuman
makanan bergizi Children Apparel and Toys bergizi, laptop, sepeda,
Grocery and nutritious food pakaian, dan perlengkapan
belajar
Nutritious food and drinks,
Jenis Donasi laptops, bicycles, clothes,
Type of Donations and study supplies
2025 Sustainability Report
|
Laporan Keberlanjutan 2025
280
Page 281
BAF Berbagi BAF Berbagi
Perseroan juga menjalankan program sosial BAF The Company also held BAF Berbagi social program,
Berbagi, yang secara konsisten dilaksanakan pada dua which is consistently implemented at two times each
momen setiap tahun, yaitu selama bulan Ramadan year: during Ramadan and towards the end of the
dan menjelang akhir tahun. Melalui program ini, year. Through this program, the Company donated to
Perseroan berbagi bantuan kepada masyarakat yang communities in need around our operational areas.
membutuhkan di sekitar wilayah operasional. Inisiatif This initiative not only demonstrates the Company’s
ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial social responsibility but also strengthens a culture of
Perseroan, tetapi juga memperkuat budaya berbagi sharing and empathy in the workplace by involving
dan empati di lingkungan kerja dengan melibatkan employees in the aid distribution process. Thus, BAF
karyawan dalam proses penyaluran bantuan. Dengan Berbagi is one of the Company’s efforts to make a real
demikian, BAF Berbagi menjadi salah satu upaya contribution to society and expand the benefits of the
Perseroan dalam memberikan kontribusi nyata bagi company’s presence among the society.
masyarakat dan memperluas manfaat kehadiran
perusahaan di tengah komunitas.
>19,000 *
>30 *
Anak penerima manfaat Lokasi pelaksanaan *) Jumlah dari tahun 2019-2025
Beneficiaries kids Implementation locations Total from 2019-2025
BAF Berbagi – Ramadan BAF Sharing – Ramadan
Setiap bulan Ramadan, Perseroan menyelenggarakan Every Ramadan, the Company holds BAF Sharing –
program BAF Berbagi – Ramadan sebagai wujud Ramadan program as a form of concern for those
kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. in need. This initiative is designed to bring joy and
Inisiatif ini dirancang untuk menghadirkan support to children from elementary to junior high
kebahagiaan serta dukungan bagi anak-anak dengan school under the auspices of orphanages and social
jenjang Pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah foundations, as well as homeless children.
Menengah Pertama (SMP) di bawah naungan panti
asuhan dan yayasan sosial, serta anak jalanan.
Bantuan yang diberikan mencakup paket kebutuhan The assistance provided includes basic necessities
pokok dan perlengkapan Hari Raya, sehingga mereka and holiday supplies, so they can celebrate Eid al-
dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih layak dan Fitr with dignity and joy. In addition to the donation
penuh sukacita. Selain penyerahan donasi, kegiatan distribution, a fast-breaking event is also held to foster
buka puasa bersama juga diselenggarakan untuk camaraderie between the Company’s employees and
menciptakan kebersamaan antara karyawan Perseroan the beneficiaries.
dan para penerima manfaat.
PT Bussan Auto Finance
281
Page 282
Jumlah Kota Jumlah Penerima Jumlah Donasi
Total City Manfaat Total Donations
Total Beneficiaries
3 ±1,000 Rp 492
Kota Anak Juta
Cities Children Million
2025 3 2025 ±1,000 2025 492
2024 12 2024 ±1,200 2024 259
2023 12 2023 ±420 2023 294
2025 2024 2023
Bahan pangan pokok bergizi Pakaian lebaran dan Kebutuhan pokok seperti
(beras, telur, makanan paket sembako makanan, minuman, serta
kemasan sehat, susu, Eid clothes and basic kebutuhan ibadah Hari
multivitamin, dan lainnya) food packages Raya Idul Fitri
Nutritious foods (rice, eggs, Basic needs such as food,
Jenis Donasi healthy packaged foods, drinks, and worship needs
Type of Donations milk, multivitamins, etc.) for Eid al-Fitr
2025 Sustainability Report
|
Laporan Keberlanjutan 2025
282
Page 283
BAF Berbagi – Akhir Tahun BAF Sharing – End of Year
Dalam rangka mengakhiri tahun dengan kepedulian To end the year with care and warmth, the Company
dan kehangatan, Perseroan menyelenggarakan held BAF Sharing – End of Year program as part of its
program BAF Berbagi – Akhir Tahun sebagai bagian ongoing social contribution. This program is designed
dari kontribusi sosial yang berkelanjutan. Program ini to bring joy to children under the auspices of social
dirancang untuk menghadirkan kebahagiaan bagi foundations, while also supporting their growth and
anak-anak yang berada di bawah naungan yayasan development.
sosial, sekaligus memberikan dukungan terhadap
tumbuh kembang mereka.
Pada pelaksanaannya, anak-anak akan diberikan During the program, children will receive end-of-year
bingkisan akhir tahun, mulai dari makanan pokok, gifts, including staple foods, nutritious food and drinks,
makanan dan minuman bergizi, perlengkapan sekolah school supplies, and educational games. This approach
hingga permainan edukatif. Pendekatan ini dilakukan ensures that the support provided not only meets their
agar dukungan yang diberikan bukan hanya memenuhi needs but also fosters self-confidence and happiness
kebutuhan, tetapi juga mendorong rasa percaya diri as they welcome the new year.
dan kebahagiaan dalam menyambut tahun yang baru.
Program ini merepresentasikan komitmen Perseroan This program represents the Company’s commitment
untuk terus memperluas manfaat bagi masyarakat, to continuously expanding its benefits to the
sembari memperkuat budaya berbagi dan empati di community while strengthening a culture of sharing
lingkungan perusahaan. Melalui kegiatan ini, Perseroan and empathy within the company. Through this
berharap dapat memberikan inspirasi dan harapan activity, the Company hopes to inspire and inspire new
baru bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. hope for children, the nation’s future generation.
Jumlah Kota Jumlah Penerima Jumlah Donasi
Total City Manfaat Total Donations
Total Beneficiaries
9 ±1,000 Rp 315
Kota Anak Juta
Cities Children Million
2025 9 2025 ±1,000 2025 315
2024 9 2024 ±500 2024 170
2023 9 2023 ±300 2023 233
2025 2024 2023
PT Bussan Auto Finance
Makanan pokok, bingkisan Pakaian sekolah Kebutuhan pokok seperti
hadiah berisikan makanan dan mainan makanan, minuman,
dan minuman bergizi School unfirom and toys pakaian, sepatu, dan
Staple foods, gift packages kebutuhan lainnya
containing nutritious food menjelang akhir tahun
Jenis Donasi and drinks Basic needs such as food,
Type of Donations drinks, clothing, shoes and
other needs towards the
end of the year
283
Page 284
BAF Berbagi – Anniversary BAF Sharing – Anniversary
Dalam rangka memperingati hari jadi BAF ke-28, To commemorate BAF’s 28th anniversary, the Company
Perseroan melaksanakan program BAF Berbagi – held BAF Sharing – Anniversary program as a form
Anniversary sebagai bentuk rasa syukur sekaligus of gratitude and commitment to continue providing
komitmen untuk terus memberikan manfaat bagi benefits to the community. Through this social activity,
masyarakat. Melalui kegiatan sosial ini, Perseroan the Company strengthens contribution to improve
memperkuat kontribusi pada peningkatan kualitas quality of life of Indonesian children, especially those
hidup anak-anak Indonesia, khususnya mereka yang in the care of foundations and orphanages.
berada dalam pengasuhan yayasan dan panti asuhan.
Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif karyawan, This activity involves the active participation of
2025 Sustainability Report
mitra, dan konsumen yang turut serta berinteraksi dan employees, partners, and consumers who interact and
berbagi keceriaan dengan anak-anak melalui aktivitas share joy with the children through educational and
edukatif dan rekreatif. Dukungan yang diberikan recreational activities. The support provided including:
mencakup:
|
1 2 3
Laporan Keberlanjutan 2025
Donasi Pendidikan Perlengkapan Belajar Kesejahteraan Anak
Education Donations Learning Supplies Child Welfare
Bantuan beasiswa untuk anak- Bantuan alat-alat Pendidikan Bantuan nutrisi kepada anak-
anak dari keluarga kurang mampu seperti buku, seragam sekolah, dan anak yang bekerja sama dengan
di berbagai wilayah Indonesia perlengkapan belajar lainnya lembaga sosial dan pihak terkait di
Scholarship assistance for children Educational materials such as berbagai wilayah
from underprivileged families in books, school uniforms, and other Nutritional assistance to children
various regions of Indonesia learning supplies in collaboration with social
institutions and related parties in
284 various regions
Page 285
Jumlah Kota Jumlah Penerima Jumlah Donasi
Total City Manfaat Total Donations
Total Beneficiaries
28 ±1,049 Rp 294
Kota Anak Juta
Cities Children Million
2025 28 2025 ±1,049 2025 294
2024 27 2024 ±976 2024 330
2023 6 2023 ±657 2023 200
2025 2024 2023
Program bersama dengan Program bersama dengan Pemberian donasi uang
BAF United for Care sebagai BAF United for Care sebagai tunai untuk 21 sekolah/
rangkaian acara ulang rangkaian acara ulang yayasan
tahun Perseroan tahun Perseroan Cash donations to 21
Collaboration program Collaboration program schools/foundations
Jenis Donasi with BAF United for Care with BAF United for Care
Type of Donations as part of the Company’s as part of the Company’s
anniversary event anniversary event
PT Bussan Auto Finance
285
Page 286
Orang Tua Asuh Foster Parents
Perseroan meyakini bahwa setiap anak berhak The Company believes that every child has an equal
memperoleh akses pendidikan yang setara, terlepas right and access to education, regardless of their
dari lokasi tempat tinggal maupun kondisi ekonomi location or family’s economic situation. Through the
keluarganya. Melalui program Orang Tua Asuh, yang Foster Parents program, which has been running since
telah dijalankan sejak 2020, Perseroan berupaya 2020, the Company strives to reduce the educational
memperkecil kesenjangan pendidikan dengan gap by providing ongoing support to underprivileged
memberikan dukungan berkelanjutan bagi anak-anak children in the rural area.
prasejahtera di daerah.
Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan This program focuses not only on meeting school fees
kebutuhan biaya sekolah, tetapi juga diarahkan untuk but also on strengthening children’s motivation to
memperkuat motivasi belajar serta pengembangan learn and developing their character as a foundation
karakter anak sebagai bekal menuju masa depan for a brighter future. The Company collaborates with
yang lebih baik. Perseroan bekerja sama dengan the National Foster Parents Movement (GNOTA),
Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA), providing educational support that allows them to
sehingga memperoleh dukungan pendidikan yang learn more comfortably, confidently, and have the
memungkinkan mereka belajar dengan lebih nyaman, opportunity to achieve their dreams.
percaya diri, dan berkesempatan menggapai cita-cita.
Tujuan Program Orang Tua Asuh
GOALS OF THE FOSTER PARENT PROGRAM
1 2 3
Memberdayakan Mengurangi Ketimpangan Kesejahteraan Anak
Generasi Muda Reducing Inequality Child Welfare
Empowering
the Young Generation
1
Memberdayakan Generasi Muda Empowering the Young Generation
2025 Sustainability Report
Memberikan kesempatan yang lebih Providing greater opportunities for children
luas bagi anak-anak untuk memperoleh to receive a decent, quality education, so
pendidikan yang layak dan berkualitas, they can grow into confident, independent
sehingga mereka dapat tumbuh menjadi individuals who are ready to compete in the
pribadi yang percaya diri, mandiri, dan siap future.
bersaing di masa depan.
2
Mengurangi Ketimpangan Reducing Inequality
|
Meringankan kendala finansial keluarga Alleviating financial constraints for
prasejahtera agar pendidikan tidak menjadi underprivileged families so that education is
Laporan Keberlanjutan 2025
beban, melainkan jalan bagi peningkatan not a burden, but rather a path to improving
kualitas hidup. their quality of life.
3
Meningkatkan Kesejahteraan Anak Improving Child Welfare
Tidak hanya fokus pada bantuan biaya Focusing not only on school tuition
sekolah, tetapi juga memastikan anak-anak assistance, but also ensuring that children
memperoleh pendampingan yang dapat receive support that strengthens their
menguatkan karakter, motivasi belajar, serta character, motivation to learn, and their
kesejahteraan fisik dan emosional mereka. physical and emotional well-being.
286
Page 287
>5,200 *
>800 *
Anak penerima manfaat Karyawan berpartisipasi *) Jumlah dari tahun 2020-2025
Beneficiaries kids Employees participated Total from 2020-2025
Program Orang Tua Asuh dijalankan melalui mekanisme The Foster Parent Program is implemented through
yang terstruktur, dimulai dari partisipasi karyawan a structured mechanism, starting with employee
sebagai orang tua asuh yang menyalurkan donasi participation as foster parents who voluntarily
secara sukarela, yang kemudian dikelola oleh BAF contribute donations. These are then managed by
bersama Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) BAF in collaboration with the National Foster Parent
dan disalurkan kepada sekolah serta anak penerima Movement (GNOTA) and distributed to schools and
manfaat. Proses ini dilengkapi dengan mekanisme beneficiary children. This process is complemented
monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan by regular monitoring and evaluation mechanisms to
bantuan tepat sasaran, transparan, serta memberikan ensure that assistance is targeted, transparent, and
dampak yang terukur. has a measurable impact.
Alokasi donasi difokuskan pada kebutuhan prioritas, Donation allocation is focused on priority needs, with
yaitu untuk biaya pendidikan, perlengkapan sekolah, approximately for education costs, school supplies,
serta pembinaan karakter dan motivasi belajar. and character development and learning motivation.
Program ini dilaksanakan di wilayah Maluku, This program is implemented in the Maluku region,
khususnya pada kabupaten/kota dengan tantangan particularly in districts/cities with challenges in access
akses pendidikan dan tingkat kesejahteraan yang to education and relatively lower levels of welfare, as
relatif lebih rendah, sebagai bagian dari komitmen part of the Company’s commitment to reaching areas
Perseroan dalam menjangkau daerah dengan with greater need for social intervention. In addition to
kebutuhan intervensi sosial yang lebih besar. Selain supporting SDG 4 on Quality Education, this initiative
mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, also contributes to SDG 1 (No Poverty) by reducing
inisiatif ini juga berkontribusi terhadap SDG 1 (Tanpa the economic burden on underprivileged families and
Kemiskinan) melalui pengurangan beban ekonomi SDG 10 (Reduced Inequality) by expanding access to
keluarga prasejahtera serta SDG 10 (Berkurangnya education for children in rural area who are in need.
Kesenjangan) dengan memperluas akses pendidikan
bagi anak-anak di wilayah yang membutuhkan.
PT Bussan Auto Finance
Jumlah Orang Tua Asuh Jumlah Penerima Manfaat
Total Foster Parents Total Beneficiaries
28 ±1,049
2025 28 2025 ±1,049
2024 27 2024 ±976
2023 6 2023 ±657
Kota Anak
Cities Children
287
Page 288
Jumlah Sekolah Dasar Lokasi Penerima Jumlah Donasi
Total Elementary School Manfaat Total Donations
Beneficiaries Location
15 Maluku Rp 226
Sekolah Juta
School Million
2025 15 2025 Maluku 2025 226
2024 13 2024 Maluku 2024 170
2023 12 2023 Maluku 2023 170
2025 2024 2023
Perlengkapan Pendidikan Perlengkapan Pendidikan Perlengkapan Pendidikan
Education equipment Education equipment Education equipment
Jenis Donasi
Type of Donations
2025 Sustainability Report
|
Laporan Keberlanjutan 2025
288
Page 289
PT Bussan Auto Finance
289
Page 290
BAF Lions Run BAF Lions Run
Sebagai bentuk konsistensi dalam menciptakan dampak As a consistent effort to create sustainable social
sosial yang berkelanjutan melalui kegiatan berbasis impact through community-based activities, the
komunitas, Perseroan kembali menyelenggarakan BAF Company held another BAF Lions Run 2025. This
Lions Run 2025. Ajang olahraga sekaligus kegiatan sporting event and charity event was held as a hybrid,
amal ini dilaksanakan secara hybrid, yaitu virtual run with a virtual run from July 23 to August 24, 2025, and
pada 23 Juli – 24 Agustus 2025 dan offline run pada an offline run on October 5, 2025.
5 Oktober 2025.
Dengan mengusung tema “Run for Children”, BAF With the theme “Run for Children,” the BAF Lions
Lions Run 2025 terus menunjukkan antusiasme publik Run 2025 continued to demonstrate high public
yang tinggi, dibuktikan dengan partisipasi lebih dari enthusiasm, evidenced by the participation of more
9.000 pelari dari berbagai wilayah di Indonesia dan than 9,000 runners from various regions in Indonesia
mancanegara. Program ini tidak hanya mendorong and abroad. This program not only encourages
gaya hidup aktif dan sehat, tetapi juga menjadi an active and healthy lifestyle but also serves as a
sarana kontribusi sosial yang melibatkan masyarakat means of social contribution that engages the wider
secara luas. community.
Dana amal yang terhimpun melalui kegiatan ini The charitable funds raised through this event were
disalurkan dalam bentuk donasi senilai Rp200 juta distributed in the form of a donation of Rp200 million
untuk mendukung program Childhood Cancer yang to support the Childhood Cancer program run by the
dijalankan oleh Yayasan Lions Indonesia (YLI) bekerja Indonesian Lions Foundation (YLI) in collaboration
sama dengan Lions Club Indonesia. with Lions Club Indonesia.
Inisiatif ini sejalan dengan 5 Global Causes yang This initiative aligns with the 5 Global Causes that are
menjadi fokus layanan Lions Clubs International the focus of Lions Clubs International’s services and
dan mencerminkan komitmen Perseroan dalam reflects the Company’s commitment to strengthening
memperkuat inklusi sosial, terutama bagi kelompok social inclusion, especially for groups in need of greater
yang membutuhkan kesempatan lebih besar untuk opportunities for development.
berkembang.
2025 Sustainability Report
>104,000 *
>28,000 *
Penerima manfaat Orang berpartisipasi *) Jumlah dari tahun 2019-2025
Beneficiaries People participated Total from 2019-2025
|
Tema 2025 2024 2023
Laporan Keberlanjutan 2025
Themes
290
Page 291
Jumlah Pelari Jumlah Penerima Jumlah Donasi
Total Runners Manfaat Total Donations
Total Beneficiaries
±9,000 *
200
Orang Sekolah Juta
Person School Million
2025 ±9,000 2025 2025 200
2024 ±4,500 2024 ±9,683 2024 200
2023 ±3,500 2023 ±18,290 2023 200
2025 2024 2023
Anak-anak pejuang kanker: Insan berkemampuan Anak-anak:
Pembangunan rumah khusus: Pendampingan Pembangunan food bank
singgah ke-2 di Jakarta pembekalan, dan Children:
kepada anak-anak pejuang peningkatan kemampuan Food bank construction
kanker selama masa menggunakan teknologi,
Jenis Donasi pengobatan serta pemberian
Type of Donations Children as cancer fighters: kesempatan melalui
Construction of the second kegiatan bekerja paruh
shelter in Jakarta for waktu
children of cancer fighters Specially abled individuals:
during their treatment Assistance in providing
period. supplies and improving the
ability to use technology,
as well as providing
opportunities through part-
time work activities.
*) Penyaluran kepada penerima manfaat masih berlangsung hingga alokasi dana yang telah terkumpul habis.
Disbursement to beneficiaries is still ongoing until the collected budget are fully disbursed.
PT Bussan Auto Finance
291
Page 292
Laporan Keberlanjutan 2025 | 2025 Sustainability Report 292
Page 293
OPERASIONAL RAMAH
LINGKUNGAN
ENVIRONMENT-FRIENDLY OPERATIONS
Upaya operasional terus diarahkan
menjadi lebih efisien dan bertanggung
jawab, melalui penguatan proses dan
pemanfaatan teknologi yang mendukung
keberlanjutan.
Operational efforts are continuously
PT.Bussan Auto Finance
directed towards greater efficiency and
responsibility, by strengthening processes
and adapting technology that support
sustainability.
293
Page 294
MEMBANGUN BUDAYA
KEBERLANJUTAN
BUILDING A CULTURE OF SUSTAINABILITY [SEOJK F.1] [POJK 6.a]
2025 Sustainability Report
Perseroan berkomitmen untuk mengelola kegiatan The Company is committed to manage operations in an
operasional secara bertanggung jawab terhadap environmentally responsible manner by implementing
lingkungan dengan menerapkan praktik-praktik sustainable practices to minimize environmental
berkelanjutan untuk meminimalkan dampak lingkungan impacts and support environment conservation. This
yang ditimbulkan dan mendukung pelestarian alam. effort aims to minimize the environmental footprint
Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan jejak from the Company’s operational activities while
lingkungan dari aktivitas operasional Perseroan supporting operational efficiency and long-term
|
sekaligus mendukung efisiensi operasional dan business sustainability.
keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.
Laporan Keberlanjutan 2025
Penerapan Inisiatif Implementing Sustainability
Keberlanjutan dalam Initiatives in Company
Operasional Perusahaan Operations
Inisiatif keberlanjutan diterapkan ke dalam kebijakan Sustainability initiatives are implemented into internal
dan sistem kerja internal dengan menekankan efisiensi work policies and systems, emphasizing resource
sumber daya, pengurangan limbah, serta penerapan efficiency, waste reduction, and implementation
proses yang ramah lingkungan. Rangkaian inisiatif of eco-friendly processes. These initiatives will be
tersebut akan dijabarkan secara lebih rinci pada sub- described further in “Environmental Management and
294 bab “Pengelolaan dan Kinerja Lingkungan”. Performance” sub-chapter.
Page 295
Peningkatan Kapasitas dan Employee Capacity Building
Inovasi Karyawan and Innovation
Peningkatan kapasitas karyawan menjadi bagian Employee capacity building becomes a crucial part
penting dalam membangun budaya keberlanjutan of building sustainability culture in the workplace.
di lingkungan kerja. Melalui kegiatan seperti Through activities such as Sustainability Month (Lunch
Sustainability Month (Lunch & Learn, e-learning, dan & Learn, e-learning, and workshops), the Company
workshop), Perseroan mendorong setiap individu encourages every individual to understand their role in
untuk memahami perannya dalam mencapai tujuan achieving the company’s sustainability goals. In 2025,
keberlanjutan perusahaan. Pada 2025, sebanyak 384 384 employees actively participated in these activities,
karyawan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, including theBoard of Commissioners and Board of
termasuk Dewan Komisaris dan Direksi. Directors members.
Selain peningkatan kapasitas, Perseroan juga In addition to capacity building, the Company
menumbuhkan budaya inovasi melalui ajang also fosters innovation culture through internal
penghargaan internal seperti Optivate Award dan award events such as Optivate Award and Phoenix
Phoenix Award. Program ini mendorong lahirnya ide-ide Award. These programs encourage development
baru yang mendukung efisiensi operasional, digitalisasi, of new ideas that support operational efficiency,
serta praktik kerja yang lebih ramah lingkungan. digitalization, and greener work practices. Detailed
Informasi detil dapat dilihat pada halaman 239 dan 240. information can be found on page 239 and 240.
Mengurangi Jejak Karbon Reducing the Company’s Carbon
Perusahaan Footprint
Perseroan berupaya mengurangi jejak karbon The Company strives to reduce operational carbon
operasional melalui berbagai langkah efisiensi energi footprint through various energy efficiency measures
dan pemanfaatan sumber energi terbarukan. Inisiatif and the use of renewable energy sources. These
ini mencakup optimalisasi sistem pencahayaan, initiatives include optimizing lighting systems,
pengaturan suhu ruangan secara efisien, penggunaan efficient room temperature arrangement, using low-
perangkat hemat energi, serta pemanfaatan panel energy devices, and using solar panels in selected
surya di kantor tertentu. Upaya tersebut merupakan offices. These efforts become part of the Company’s
bagian dari komitmen Perseroan untuk mengelola commitment to manage energy consumption in more
konsumsi energi secara lebih efisien dan secara efficient manner and gradually reducing emissions
bertahap menurunkan emisi dari aktivitas operasional. from operational activities.
Employee Engagement for Employee Engagement for
Sustainability Sustainability
Perseroan juga mendorong keterlibatan karyawan The Company also encourages employee involvement
dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan in various social and environmental activities as part
sebagai bagian dari upaya memperluas dampak of the efforts to expand our sustainability impact.
keberlanjutan. Melalui program seperti BAF ECO Move, Through programs such as BAF ECO Move, BAF Care,
BAF Peduli, dan BAF Caring for Children, karyawan and BAF Care for Children, employees are encouraged
didorong untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang to participate in activities that benefit the society
memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus while strengthening ocial responsibility culture the
memperkuat budaya kepedulian sosial di lingkungan Company. For details of this activity, see page 326 and
Perseroan. Untuk detail aktivitas ini ada pada halaman 277.
326 dan 277.
PT Bussan Auto Finance
295
Page 296
Meningkatkan Kesadaran Karyawan
IMPROVING EMPLOYEE AWARENESS [SEOJK F.1]
Budaya keberlanjutan di Perseroan juga dibangun The Company’s sustainability culture is also built
melalui kebiasaan sehari-hari di lingkungan kerja. through daily habits at the workplace. An initiative
Salah satu inisiatif yang mendukung hal tersebut supporting the culture is the establishment of BAF
adalah pembentukan BAF Ambassador, yaitu Ambassadors, who are employee representatives
perwakilan karyawan di setiap lantai kantor yang on each office floor who act as agents of change
berperan sebagai agen perubahan dalam menjaga in maintaining a clean, safe, and sustainable work
kualitas lingkungan kerja yang bersih, aman, dan environment.
berkelanjutan.
2025 Sustainability Report
BAF Ambassador menjalankan peran yang BAF Ambassadors play an integrated role, including
terintegrasi, mencakup aspek lingkungan, kesehatan, environmental, health, and safety aspects. From
dan keselamatan kerja. Dari sisi lingkungan, para an environmental perspective, the Ambassadors
Ambassador berperan sebagai duta kebersihan dan act as ambassadors for cleanliness and tidiness by
kerapihan dengan mendorong penerapan perilaku encouraging adoption of eco-friendly work behaviors,
kerja yang ramah lingkungan, seperti menjaga such as maintaining clean work area, efficient
kebersihan area kerja, penggunaan energi secara energy use, and proper waste segregation. Through
efisien, serta pemilahan sampah yang sesuai. Melalui a direct approach and peer-to-peer communication,
pendekatan langsung dan komunikasi antar-rekan, the sustainability message can be conveyed more
|
pesan keberlanjutan dapat tersampaikan secara lebih effectively in daily work activities.
efektif dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Laporan Keberlanjutan 2025
Selain itu, dalam kerangka BAF Ambassador, beberapa Furthermore, within BAF Ambassador framework,
karyawan juga menjalankan peran sebagai First several employees are also in charge as First Aiders
Aider dan Floor Warden. First Aider berperan dalam and Floor Wardens. First Aiders provide first aid
memberikan pertolongan pertama kepada karyawan to employees experiencing health problems while
yang mengalami gangguan kesehatan saat bekerja, working, as well as assisting with initial treatment
serta membantu proses penanganan awal dan and referral to the Occupational Health Unit (UKK)
pendampingan menuju Unit Kesehatan Kerja (UKK) if necessary. Meanwhile, Floor Wardens play a role in
296
Page 297
apabila diperlukan. Sementara itu, Floor Warden supporting emergency preparedness by assisting in
berperan dalam mendukung kesiapsiagaan darurat the orderly and coordinated evacuation of employees
dengan membantu proses evakuasi karyawan secara in the event of an emergency, such as earthquake or
tertib dan terkoordinasi apabila terjadi kondisi darurat, fire, in accordance with prevailing safety procedures.
seperti gempa bumi atau kebakaran, sesuai dengan
prosedur keselamatan yang berlaku.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Perseroan berupaya Through these various initiatives, the Company strives
menanamkan budaya keberlanjutan yang terintegrasi to internalize sustainability culture integratedly into
dalam aktivitas operasional sehari-hari. Partisipasi daily operations. Active employee participation in
aktif karyawan dalam berbagai program yang various programs demonstrates a growing awareness
dijalankan menunjukkan meningkatnya kesadaran of more efficient, safe, and environmentally friendly
terhadap praktik kerja yang lebih efisien, aman, work practices. Moving forward, the Company will
dan ramah lingkungan. Ke depan, Perseroan akan continue to strengthen the implementation of
terus memperkuat penerapan praktik operasional sustainable operational practices as part of its efforts
berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung to support operational efficiency and long-term
efisiensi operasional serta keberlanjutan bisnis dalam business sustainability.
jangka panjang.
PT Bussan Auto Finance
297
Page 298
PENGELOLAAN DAN
KINERJA LINGKUNGAN
ENVIRONMENT MANAGEMENT AND PERFORMANCE [POJK 6.c.3.e]
Energi Energy
Konsumsi Energi dalam Organisasi Energy Consumption within the Organization
[GRI 302-1] [SEOJK F.6] [POJK 6.c.3.d.3] [IDX E-03] [GRI 302-1] [SEOJK F.6] [POJK 6.c.3.d.3] [IDX E-03]
Kegiatan operasional perusahaan bergantung pada The Company’s operational activities depend on three
3 (tiga) jenis sumber energi utama yaitu pasokan primary energy sources: electricity, vehicle fuel, and
energi listrik, bahan bakar kendaraan, serta bahan generator fuel. The energy requirements for these
bakar generator set (genset). Kebutuhan energi operations create environmental challenges in form
pada kegiatan operasional menciptakan tantangan of increasing carbon emissions and pressure on non-
lingkungan berupa peningkatan emisi karbon serta renewable natural resources. This situation is driving
tekanan pada ketersediaan sumber daya alam the company to accelerate its transition to more
tidak terbarukan. Situasi ini mendorong Perseroan efficient and low-carbon operations.
mempercepat transisi menuju operasional yang lebih
efisien dan rendah karbon.
Risiko dan Peluang Risk and Opportunity
terkait Energi [IFRS S2.10 (a-b)] Related to Energy [IFRS S2.10 (a-b)]
Selain itu, ketergantungan terhadap energi berbasis Furthermore, the dependence on fossil fuels also
fosil juga menghadirkan tantangan bagi keberlanjutan presents challenges to business sustainability.
bisnis. Fluktuasi harga listrik dan bahan bakar dapat Fluctuating electricity and fuel prices can increase
meningkatkan biaya operasional perusahaan. the Company’s operating costs. Regulatory changes
Perubahan regulasi menuju dekarbonisasi juga toward decarbonization also pose transition risks if
menimbulkan risiko transisi apabila adaptasi dilakukan adaptation is slow. Nevertheless, the Company sees
secara lambat. Meskipun demikian, Perseroan melihat opportunities through increased energy efficiency,
adanya peluang melalui peningkatan efisiensi energi, investment in renewable energy, and strengthening its
investasi pada energi terbarukan, serta penguatan reputation as a business player supporting emissions
2025 Sustainability Report
reputasi perusahaan sebagai pelaku usaha yang reduction efforts.
mendukung upaya penurunan emisi.
Strategi Saat Ini dan Current and Sustainable
Berkelanjutan [GRI 302-4] [SEOJK F.7] [IFRS S2.14 (a-c)] Strategy [GRI 302-4] [SEOJK F.7] [IFRS S2.14 (a-c)]
Sebagai wujud tanggung jawab Perseroan terhadap As a manifestation on the Company’s environmental
lingkungan sekaligus respons terhadap risiko yang responsibility and response to the risks arising from
muncul dari penggunaan energi, Perseroan berupaya energy consumption, the Company strives to reduce
|
untuk menurunkan jejak emisi melalui peningkatan emissions footprint by increasing efficiency and
Laporan Keberlanjutan 2025
efisiensi dan pemanfaatan sumber energi terbarukan. utilizing renewable energy sources. The Company has
Perseroan telah mengimplementasikan Pembangkit implemented 31.86 kWp rooftop solar power plant
Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 31,86 (PLTS) at Head Office as a concrete step towards
kWp di kantor pusat sebagai langkah nyata menuju clean energy transition. The implementation of this
transisi energi bersih. Penerapan teknologi ini technology is projected to reduce carbon emissions by
diproyeksikan dapat menurunkan emisi karbon sebesar 380 tons over 25 years, equivalent to planting 11,320
380 ton selama 25 tahun, setara dengan penanaman trees. Furthermore, a comprehensive energy efficiency
11.320 pohon. Selain itu, program efisiensi energi program is being implemented through the following
diterapkan secara menyeluruh melalui langkah- steps:
langkah berikut:
298
Page 299
Penggunaan lampu LED hemat energi di seluruh kantor pusat (100%) dan kantor
jaringan (90%);
Using low energy LED lighting throughout the headquarters (100%) and network offices
(90%);
36 unit lampu sensor gerak yang tersebar di 6 lantai di kantor pusat. 40 unit lampu
sensor gerak yang tersebar di berbagai kantor jaringan;
36 motion-sensor lights distributed across 6 floors at the Headquarters. 40 units distributed
across the Branch offices.
Pengaturan suhu pendingin ruangan pada kisaran 20-25°C;
Setting the air conditioning temperature at 20-25°C;
100% atau 472 unit Kantor pusat dan Kantor jaringan Memiliki unit mesin Photocopy &
Printer dan MFP
Replacing desktop computers with energy-efficient laptops;
Pengurangan jumlah lift yang beroperasi di luar jam kerja;
Reducing the number of elevators operating outside of business hours;
Campaign pemilahan sampah di Kantor Pusat
Save Energy campaigns and waste sorting to foster efficiency culture in the workplace.
Strategi jangka panjang Perseroan mencakup instalasi The Company’s long-term strategy includes the
panel surya di 9 Regional Center, pergantian kendaraan installation of solar panels at 9 Regional Centers,
operasional dengan kendaraan rendah emisi atau replacement of operational vehicles with low-
ramah lingkungan, pengadaan peralatan hemat daya, emission or green vehicles, procurement of low energy
serta integrasi manajemen energi ke dalam strategi equipment, and integration of energy management
keberlanjutan Perseroan. into the Company’s sustainability strategy.
Dampak Finansial Kini dan Current and Anticipated
yang Diantisipasi [IFRS S2.15 (a)] Financial Impact [IFRS S2.15 (a)]
Investasi pada PLTS dan peralatan hemat energi Investment in solar power plants and energy-efficient
menimbulkan biaya awal yang cukup besar, tetapi equipment carries significant initial costs but provides
memberikan manfaat finansial yang berkelanjutan. lasting financial benefits. Furthermore, energy
Selain itu, efisiensi energi juga dapat menurunkan efficiency can also reduce the company’s long-term
biaya operasional jangka panjang Perseroan. operating costs.
PT Bussan Auto Finance
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
ENERGI TERBARUKAN [IFRS S2,29 (d)]
RENEWABLE ENERGY [IFRS S2,29 (d)]
Panel Surya – Kantor Pusat (kWh)
38,900 38,700 41,800
Solar Panel – Head Office (kWh)
Panel Surya – Kantor Pusat (GigaJoule)
140.0 139.3 150.5
Solar Panel – Head Office (GigaJoule)
299
Page 300
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
ENERGI TAK TERBARUKAN
NON-RENEWABLE ENERGY
Konsumsi penggunaan listrik (kWh)
7,018,055 7,367,030 6,780,896
Electricity consumption (kWh)
Konsumsi penggunaan listrik (GigaJoule)
25,265.0 26,521.3 24,411.2
Electricity consumption (GigaJoule)
Konsumsi penggunaan BBM (Liter)
407,842 416,027 375,949
Fuel consumption (Litre)
Konsumsi penggunaan BBM (GigaJoule)
16,394.3 16,723.3 15,112.3
Fuel consumption (GigaJoule)
Jumlah Konsumsi Energi Tak Terbarukan (GigaJoule)
41,659.3 42,974.6 39,523.5
Total Non-Renewable Energy Consumption (GigaJoule)
Jumlah Konsumsi Energi (GigaJoule)
41,799.3 43,114.6 39,674.0
Total Energy Consumption (GigaJoule)
Perseroan saat ini belum melakukan perhitungan The Company currently has not yet calculated or
maupun pencatatan atas konsumsi energi yang berasal recorded energy consumption from activities outside
dari kegiatan di luar batasan organisasi. Pemantauan the organization. Energy consumption monitoring
konsumsi energi masih difokuskan pada aktivitas remains focused on internal operational activities,
operasional internal, yang mencakup penggunaan including electricity use in the office, fuel for operational
listrik di kantor, bahan bakar kendaraan operasional, vehicles, and diesel fuel for backup generators. [GRI 302-
serta solar untuk generator cadangan. [GRI 302-2] [SEOJK 2] [SEOJK F.6]
F.6]
Intensitas Energi [GRI 302-3] [SEOJK F.6] [POJK 6.c.3.d.3.a] Energy Intensity [GRI 302-3] [SEOJK F.6] [POJK 6.c.3.d.3.a]
Intensitas energi menunjukkan tingkat efisiensi Energy intensity indicates the level of energy efficiency
pemanfaatan energi dalam kegiatan operasional used in the Company’s operational activities. This
Perseroan. Pengukuran dilakukan melalui perbandingan measurement is carried out by comparing total energy
antara total konsumsi energi dan total pendapatan. consumption with total revenue. In the Company’s
Pada konteks Perseroan, indikator ini digunakan context, this indicator is used to assess the extent to
2025 Sustainability Report
untuk menilai sejauh mana energi dimanfaatkan which energy is utilized effectively to support smooth
secara efektif dalam mendukung kelancaran aktivitas operational activities, including electricity use for office
operasional, termasuk penggunaan listrik untuk fasilitas facilities, fuel for operational vehicles, and diesel fuel
kantor, bahan bakar untuk kendaraan operasional, for backup generators. Monitoring energy intensity
serta solar atau diesel untuk generator cadangan. plays a critical role in helping the Company identify
Pemantauan intensitas energi berperan penting savings opportunities and evaluate the effectiveness
dalam membantu Perseroan mengidentifikasi peluang of various energy efficiency initiatives that have been
penghematan dan mengevaluasi efektivitas berbagai implemented.
inisiatif efisiensi energi yang telah diterapkan.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
300
Page 301
Konsumsi Energi Pendapatan Intensitas Energi
Energy Consumption Revenues Energy Intensity
41,799.3 Rp 4,777.1 8.7
GigaJoule Miliar GJ/Rp miliar pendapatan
GigaJoule Billion GJ/Rp billion revenues
2025 41,799.3 2025 4,777.1 2025 8.7
2024 43,114.6 2024 4,685.1 2024 9.2
2023 39,674.0 2023 4,568.9 2023 8.7
Pengurangan Konsumsi Energi yang Dibutuhkan Reducing Energy Consumption Required for
untuk Produk dan Jasa [GRI 302-5] [SEOJK F.6] [POJK 6.c.3.d.3.b] Products and Services [GRI 302-5] [SEOJK F.6] [POJK 6.c.3.d.3.b]
Perseroan bergerak pada industri jasa pembiayaan The Company operates in financing services industry,
yang menawarkan produk dan layanan berbentuk offering products and services in the form of financial
jasa keuangan. Kegiatan tersebut tidak memerlukan services. These activities do not require direct energy
konsumsi energi secara langsung oleh konsumen. consumption by consumers. The financing products
Produk pembiayaan yang disediakan merupakan provided include financial instruments whose use
instrumen finansial yang pemanfaatannya tidak does not require additional energy from consumers.
membutuhkan energi tambahan dari konsumen. Therefore, the aspect of reducing energy consumption
Oleh karena itu, aspek pengurangan konsumsi energi for products and services is deemed irrelevant to the
untuk produk dan jasa dinilai tidak relevan terhadap Company’s business characteristics.
karakteristik bisnis Perseroan.
Emisi [POJK 6.c.3.e.4] Emission [POJK 6.c.3.e.4]
Aktivitas operasional perusahaan menghasilkan The Company’s operational activities generate
emisi gas rumah kaca (GRK) dari penggunaan listrik, greenhouse gas (GHG) emissions from electricity
kendaraan operasional, dan generator cadangan. use, operational vehicles, and backup generators.
Jejak karbon perusahaan tidak hanya berasal dari A company’s carbon footprint stems not only from
kegiatan operasional internal, namun juga muncul internal operational activities but also from indirect
dari aktivitas tidak langsung pada rantai nilai. Emisi activities along the value chain. These emissions
tersebut mencakup aktivitas pembiayaan Employee include financing activity, Employee Commuting,
Commuting, perjalanan dinas, pembelian barang dari Business Travel, third-party purchases, fuel and energy
pihak ketiga, penggunaan bahan bakar dan energi, use, domestic waste management, and downstream
pengelolaan limbah domestik, serta transportasi hilir. transportation. These emissions contribute to increase
Emisi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan carbon concentrations in the atmosphere, which is one
konsentrasi karbon di atmosfer yang menjadi salah of the causes of climate change.
satu penyebab perubahan iklim.
PT Bussan Auto Finance
301
Page 302
Risiko dan Peluang Risks and Opportunities
terkait Emisi [IFRS S2.10 (a-b)] Related to Emissions [IFRS S2.10 (a-b)]
Peningkatan emisi berpotensi mempengaruhi reputasi Increasing emissions have the potential to affect
perusahaan dan menimbulkan risiko kepatuhan a company’s reputation and pose compliance risks
terhadap kebijakan terkait iklim yang semakin ketat. with increasingly stringent climate-related policies.
Ketentuan terkait pajak karbon, target Net Zero Regulations related to carbon taxes, national Net
Emission nasional, serta ekspektasi investor terhadap Zero Emission targets, and investor expectations
pengungkapan emisi dapat menciptakan risiko transisi regarding emissions disclosure can create transition
apabila penyesuaian tidak dilakukan tepat waktu. risks if adjustments are not made in a timely manner.
Meskipun demikian, terdapat peluang yang muncul However, opportunities arise through digitalization
melalui program digitalisasi, efisiensi operasional, programs, operational efficiency, and improvements in
serta peningkatan kualitas data emisi. the quality of emissions data.
Strategi Saat Ini dan Berkelanjutan terkait Emisi Current and Sustainable Emissions Strategy
[GRI 305-5] [SEOJK F.12] [IFRS S2.14 (a-b)] [POJK 6.c.3.e.4.b] [GRI 305-5] [SEOJK F.12] [IFRS S2.14 (a-b)] [POJK 6.c.3.e.4.b]
Sebagai wujud tanggung jawab lingkungan serta As a manifestation of its environmental responsibility
respons terhadap risiko transisi terkait emisi, Perseroan and a response to emissions-related transition risks,
telah mengidentifikasi dan menghitung emisi GRK the Company has identified and calculated GHG
untuk Cakupan 1, Cakupan 2, dan sebagian Cakupan emissions for Scope 1, Scope 2, and part of Scope 3 for
3 pada tahun 2025. Tahun 2023 ditetapkan sebagai 2025. 2023 has been designated as the baseline for
baseline yang menjadi acuan dalam perhitungan calculating emissions for subsequent periods.
emisi pada periode berikutnya.
Inventarisasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang Greenhouse Gas (GHG) emissions inventory is
dilakukan mengacu kepada standar dan pedoman conducted in accordance with international standards
internasional, yaitu ISO 14064-1:2018, GHG Protocol and guidelines, which is ISO 14064-1:2018, the GHG
Corporate Standard, pedoman IPCC, serta Partnership Protocol Corporate Standard, IPCC guidelines, and
for Carbon Accounting Financials (PCAF). Penyusunan Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF).
inventarisasi ini dilakukan dengan menerapkan This inventory was compiled by applying the key
prinsip-prinsip utama, yaitu relevansi (relevance), principles of relevance, completeness, consistency,
kelengkapan (completeness), konsistensi (consistency), transparency, and accuracy to ensure that the
transparansi (transparency), dan akurasi (accuracy), emission calculations accurately represent operational
guna memastikan bahwa hasil perhitungan emisi conditions, are traceable, and can be reliably compared
dapat merepresentasikan kondisi operasional secara over time.
tepat, dapat ditelusuri, serta dapat dibandingkan
secara andal dari waktu ke waktu.
2025 Sustainability Report
Penetapan batasan organisasi BAF dilakukan dengan BAF organizational boundaries are determined using
menggunakan pendekatan operational control, di an operational control approach, where the Company
mana Perseroan melaporkan seluruh emisi yang reports all emissions originating from activities and
berasal dari aktivitas dan fasilitas yang berada dalam facilities under its operational control, namely:
kendali operasionalnya, yaitu : • Head Office;
• Kantor Pusat (Head Office); • Regional Offices or Operational Areas;
• Kantor Regional atau Area Operasional; • Operational branch offices under the company’s
• Kantor Cabang operasional yang berada dalam operational control;
kendali operasional perusahaan; • Operational support facilities directly managed by
|
• Fasilitas pendukung operasional yang dikelola the company.
secara langsung oleh perusahaan
Laporan Keberlanjutan 2025
Batasan pelaporan BAF terdiri dari emisi Cakupan 1 BAF reporting limits consist of Scope 1 emissions
(emisi langsung dari 1.1 Stationary Combustion, 1.2. (direct emissions from 1.1 Stationary Combustion, 1.2
Mobile Combustion, 1.4. Fugitive Emission), emisi Mobile Combustion, 1.4 Fugitive Emissions), Scope
Cakupan 2 (2.1. Purchased Electricity), Cakupan 3 (3.1. 2 emissions (2.1 Purchased Electricity), and Scope 3
Purchased Goods & Services. 3.2. Capital Goods, 3.3 emissions (3.1 Purchased Goods & Services, 3.2 Capital
Fuel and Energy Related Activity, 3.4 Purchased Fuel, Goods, 3.3 Fuel and Energy-Related Activities, 3.4
302
Page 303
3.5 Disposal of Solid and Liquid Waste, 3.6 Business Purchased Fuel, 3.5 Disposal of Solid and Liquid Waste,
Travel, 3.7 Employee Commuting, 3.9 Downstream 3.6 Business Travel, 3.7 Employee Commuting, 3.9
Transportation & Distribution, 3.15 Investments. Downstream Transportation & Distribution, and 3.15
Investments).
Meskipun kontribusi emisi operasional relatif lebih Although the contribution of operational emissions is
kecil dibandingkan emisi dari portofolio pembiayaan, relatively smaller than emissions from the financing
Perseroan tetap berkomitmen melakukan efisiensi portfolio, the Company remains committed to energy
energi sebagai bagian dari upaya pengelolaan dampak efficiency as part of its comprehensive environmental
lingkungan secara menyeluruh. impact management efforts.
Praktik operasional hijau terus diperluas melalui Green operational practices continue to be expanded
berbagai inisiatif efisiensi energi dan pengurangan through various energy efficiency and emission
emisi. Salah satu program utama Perseroan adalah BAF reduction initiatives. One of the Company’s main
ECO Move, yang telah menanam 176.500 bibit pohon programs is the BAF ECO Move, which has planted
sejak 2021 dengan estimasi serapan emisi mencapai 176,500 tree seedlings since 2021, with an estimated
sekitar 70 ton CO2e*. Program restorasi mangrove emission absorption of approximately 70 tons of CO2e*.
yang dimulai pada 2023 turut memperkuat upaya The mangrove restoration program, which began in
penurunan emisi dengan total serapan mencapai 15,5 2023, also strengthened emissions reduction efforts,
ton CO2e berdasarkan perhitungan Lindungi Hutan. with a total absorption of 15.5 tons of CO2e, according
Restorasi tersebut dilaksanakan pada lahan seluas to Lindungi Hutan calculations. The restoration was
16.838 m². carried out on 16,838 m² of land.
Perseroan juga memperluas pendekatan pengurangan The Company also expanded its emissions reduction
emisi melalui partisipasi dalam pasar karbon. Pada approach through participation in the carbon market.
20 Januari 2025, Perseroan memperkuat komitmen On January 20, 2025, the Company strengthened its
menuju bisnis rendah karbon melalui pembelian 7.000 commitment to a low-carbon business by purchasing
ton CO2e kredit karbon internasional di platform IDX 7,000 tons of CO2e of international carbon credits on
Carbon, yang diselaraskan dengan baseline emisi the IDX Carbon platform, aligned with the 2023 Scope
Cakupan 1 dan Cakupan 2 tahun 2023. 1 and Scope 2 emission baselines.
Strategi jangka panjang Perseroan mencakup The Company’s long-term strategy includes
penguatan inventarisasi emisi GRK di seluruh kategori strengthening its GHG emissions inventory across
Cakupan 3 yang relevan dan pengembangan kerja all relevant Scope 3 categories and developing
sama dengan para pemangku kepentingan untuk collaborations with stakeholders to expand its low-
memperluas portofolio rendah karbon. carbon portfolio.
Perseroan secara bertahap juga berupaya The Company is also gradually developing a transition
mengembangkan pendekatan transisi untuk approach to support emissions reductions from its
mendukung penurunan emisi dari portofolio financing portfolio, including through increasing
pembiayaan, termasuk melalui peningkatan financing for low-emission vehicles, strengthening
pembiayaan kendaraan rendah emisi, penguatan sustainable financing criteria, and exploring
kriteria pembiayaan berkelanjutan, serta eksplorasi collaboration with stakeholders to support the electric
kerja sama dengan pemangku kepentingan dalam vehicle ecosystem.
mendukung ekosistem kendaraan listrik
Dampak Finansial Kini dan yang Diantisipasi Current and Anticipated Financial Impacts
terkait Emisi [IFRS S2.15 (a)] of Emissions [IFRS S2.15 (a)]
Investasi pada efisiensi energi, teknologi rendah Investments in energy efficiency, low-carbon
PT Bussan Auto Finance
karbon, serta upaya pengurangan emisi Perseroan technologies, and the Company’s emissions reduction
memerlukan pengeluaran modal serta biaya efforts require additional initial capital expenditures
operasional tambahan pada tahap awal. Namun, and operating costs. However, these steps are projected
langkah ini diproyeksikan menurunkan biaya energi to lower annual energy costs and mitigate potential
tahunan, serta mengurangi potensi biaya kepatuhan future carbon compliance costs.
terhadap kebijakan karbon di masa depan.
303
Page 304
Emisi Gas Rumah Kaca - Bruto
GREENHOUSE GAS EMISSION - GROSS [GRI 305-1, 305-2, 305-3] [SEOJK F.11] [IFRS S2.29 (a)] [IDX E-01]
Pada tahun 2025, Perseroan melanjutkan proses In 2025, the Company continued Scope 3 emissions
identifikasi dan penghitungan emisi Cakupan 3 yang identification and calculation process, which was limited
sebelumnya pada tahun 2024 masih terbatas pada to three categories in 2024. By end of 2025, the Company
tiga kategori. Hingga akhir tahun 2025, Perseroan had more comprehensively identified and calculated
telah melakukan identifikasi dan penghitungan emisi emissions for Scope 1, Scope 2, and Scope 3. There were
secara lebih komprehensif untuk Cakupan 1, Cakupan no material changes in the measurement approach,
2, dan Cakupan 3. Tidak terdapat perubahan material inputs, and assumptions used during the reporting
dalam pendekatan pengukuran, input, dan asumsi yang period. The changes were primarily related to updated
digunakan selama periode pelaporan. Perubahan yang emission factors, where the Company adjusted the
terjadi terutama berkaitan dengan pembaruan faktor factors to use newer and more relevant emission factors.
emisi, di mana Perseroan melakukan penyesuaian
dengan menggunakan faktor emisi yang lebih mutakhir
dan relevan.
Emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2 yang disajikan The presented Scope 1 and Scope 2 emissions
mencerminkan seluruh aktivitas operasional Perseroan reflect all of the Company’s operational activities
sebagai entitas tunggal. Perseroan tidak memiliki entitas as a single entity. The Company does not have
anak, asosiasi, ventura bersama, maupun investasi subsidiaries, associated company, joint ventures, or
lain yang dikonsolidasikan, sehingga tidak terdapat other consolidated investments, therefore, there is
pemisahan antara kelompok usaha yang dikonsolidasikan no separation between consolidated business groups
dan entitas lain dalam pengungkapan emisi. Hingga and other entities in emissions disclosure. As of 2025,
tahun 2025, Perseroan belum memanfaatkan instrumen the Company has not applied contractual instruments
kontraktual seperti Renewable Energy Certificates (REC) such as Renewable Energy Certificates (RECs) or Power
atau perjanjian pembelian energi (Power Purchase Purchase Agreements (PPAs) in calculating Scope 2
Agreement/PPA) dalam perhitungan emisi Cakupan 2, emissions, and considered to apply such instruments
dan akan mempertimbangkan penggunaannya secara gradually as the Company’s needs and policies evolve.
bertahap seiring dengan perkembangan kebutuhan dan
kebijakan Perseroan.
Selain itu, Perseroan mengidentifikasi dan menghitung In addition, the Company identifies and calculates
emisi Cakupan 3 berdasarkan kategori yang relevan Scope 3 emissions based on relevant categories in
sesuai dengan GHG Protocol Corporate Value Chain accordance with the GHG Protocol Corporate Value
(Cakupan 3) Accounting and Reporting Standard (2011). Chain (Scope 3) Accounting and Reporting Standard
Kategori Cakupan 3 yang diungkapkan dalam laporan (2011). The Scope 3 categories disclosed in this
ini mencakup antara lain Purchased Goods and Services, report including Purchased Goods and Services,
Capital Goods, Fuel and Energy-related Activities, Capital Goods, Fuel and Energy-related Activities,
Waste Generated in Operations, Business Travel, Waste Generated in Operations, Business Travel,
2025 Sustainability Report
Employee Commuting, Downstream Transportation and Employee Commuting, Downstream Transportation
Distribution, serta Investments (Category 15). and Distribution, and Investments (Category 15).
Pengungkapan Cakupan 3 tersebut mencerminkan The Scope 3 disclosures reflect categories deemed
kategori yang dinilai material dan relevan terhadap material and relevant to the Company’s operational and
aktivitas operasional dan bisnis Perseroan, dengan business activities, taking into account data availability
mempertimbangkan ketersediaan data serta signifikansi and the significance of their emissions contributions.
kontribusi emisi. Untuk beberapa kategori, pengukuran For some categories, measurements are made using
dilakukan menggunakan data aktual, sementara untuk actual data, while for others, particularly those involving
|
kategori lainnya, khususnya yang melibatkan pihak ketiga third parties or the value chain, an estimation approach
Laporan Keberlanjutan 2025
atau rantai nilai, digunakan pendekatan estimasi berbasis is used based on available aggregate or proxy data.
data agregat atau proxy yang tersedia. Adapun kategori Scope 3 categories not included in the table below are
Cakupan 3 yang tidak termasuk dalam tabel di bawah considered irrelevant to the Company’s activities and
ini dipertimbangkan tidak relevan terhadap aktivitas dan value chain during the reporting period. Specifically
rantai nilai Perseroan pada periode pelaporan. Khusus for the Investments category (Category 15), since
untuk kategori Investments (Category 15), sejak periode this reporting period the Company has become a
pelaporan ini Perseroan telah menjadi signatory dari signatory of the Partnership for Carbon Accounting
Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF), Financials (PCAF), and adopted the PCAF methodology
dan mengadopsi metodologi PCAF dalam pengukuran in measuring financed emissions, taking into account
financed emissions, dengan mempertimbangkan financing exposure and the availability of data on
eksposur pembiayaan serta ketersediaan data pada the financed portfolio as part of the Company’s
portofolio yang dibiayai sebagai bagian dari komitmen commitment to improving transparency and the quality
304 Perseroan dalam meningkatkan transparansi dan kualitas of emissions measurement.
pengukuran emisi.
Page 305
Emisi Cakupan 3 yang Signifikan
SIGNIFICANT SCOPE 3 EMISSION
Kategori 1: Emisi dari kategori ini berasal dari pengadaan barang dan jasa yang mendukung
Barang dan Jasa yang kegiatan operasional Perseroan, termasuk perlengkapan kantor dan jasa pihak
Dibeli ketiga. Batasan (boundary) mencakup emisi hulu yang melekat pada barang
dan jasa yang diperoleh Perseroan. Penghitungan emisi dilakukan menggunakan
pendekatan hybrid, yaitu kombinasi antara data nilai pengadaan (spend-based)
dan, apabila tersedia, data aktivitas spesifik. Data pengadaan diperoleh dari
catatan internal Perseroan, sementara faktor emisi mengacu pada basis data
yang diakui secara internasional seperti Ecoinvent. Apabila tersedia, data spesifik
dari pemasok diprioritaskan; jika tidak, digunakan faktor emisi berbasis proxy
yang relevan.
Category 1: Emissions in this category occurred from procurement of goods and services that
Purchased Goods and support the Company’s operational activities, including office supplies and third-
Services party services. The boundary covers upstream emissions inherent in the goods
and services acquired by the Company. The emissions are calculated using a
hybrid approach, combining spend-based procurement data and, where available,
activity-specific data. Procurement data is obtained from the Company’s internal
records, while emission factors are based on internationally recognized databases
such as Ecoinvent. Where available, supplier-specific data is prioritized; otherwise,
relevant proxy-based emission factors are applied.
Kategori 2: Emisi pada kategori ini berasal dari perolehan aset jangka panjang seperti
Barang Modal perangkat teknologi informasi, infrastruktur kantor, dan aset operasional
lainnya. Batasan mencakup emisi siklus hidup dari proses produksi aset tersebut.
Penghitungan emisi dilakukan menggunakan pendekatan berbasis nilai belanja
(spend-based), berdasarkan data belanja modal (capex) dan faktor emisi yang
relevan. Dalam beberapa kasus, emisi dipertimbangkan sepanjang umur manfaat
aset. Data capex diperoleh dari catatan keuangan internal Perseroan, sedangkan
faktor emisi mengacu pada GHG Protocol dan sumber internasional lainnya.
Category 2: Emissions in this category occured from the acquisition of long-term assets such
Capital Goods as information technology equipment, office infrastructure, and other operational
assets. The limits include lifecycle emissions from the production process of these
assets. Emissions are calculated using a spend-based approach, based on capital
expenditure (capex) data and relevant emission factors. In some cases, emissions
are considered over the useful life of the asset. Capex data is obtained from the
Company’s internal financial records, while emission factors refer to the GHG
Protocol and other international sources.
Kategori 3: Kategori ini mencakup emisi tidak langsung dari proses produksi, transportasi,
Aktivitas Terkait Bahan dan distribusi energi yang dikonsumsi Perseroan namun tidak termasuk dalam
Bakar dan Energi Cakupan 1 dan Cakupan 2. Batasan mencakup emisi hulu dari konsumsi listrik
dan bahan bakar. Penghitungan dilakukan menggunakan pendekatan data rata-
rata (average-data method), berdasarkan data konsumsi energi yang tersedia
dan dikalikan dengan faktor emisi hulu yang relevan. Asumsi yang digunakan
antara lain mencakup faktor kehilangan jaringan listrik (grid loss) dan bauran
energi nasional. Dalam hal data energi tidak tersedia secara lengkap, digunakan
pendekatan estimasi berbasis proxy yang mencerminkan karakteristik operasional
Perseroan.
Category 3:
PT Bussan Auto Finance
Fuel- and Energy-related This category includes indirect emissions from the production, transportation,
Activities and distribution of energy consumed by the Company but excluded in Scope
1 and Scope 2. The limit includes upstream emissions from electricity and fuel
consumption. The calculation is carried out using average-data method, based
on available energy consumption data and multiplied by relevant upstream
emission factors. The assumptions used include grid loss factors and the national
energy mix. In cases where complete energy data is not available, a proxy-
based estimation approach is used that reflects the Company’s operational
characteristics.
305
Page 306
Kategori 4: Emisi dalam kategori ini berasal dari aktivitas transportasi dan distribusi barang
Transportasi dan Distribusi oleh pihak ketiga dari pemasok ke lokasi operasional Perseroan. Batasan mencakup
Hulu aktivitas logistik hulu dalam rantai pasok. Penghitungan dilakukan menggunakan
pendekatan berbasis jarak (distance-based), dengan mengalikan estimasi jarak
tempuh dan volume pengiriman dengan faktor emisi per ton-kilometer. Karena
keterbatasan data, digunakan asumsi terkait moda transportasi dan jarak
berdasarkan rata-rata industri dan data logistik yang tersedia.
Category 4: Emissions in this category occurred from third-party transportation and
Upstream Transportation distribution of goods from suppliers to the Company’s operational locations.
and Distribution This includes upstream logistics activities in the supply chain. Calculations are
conducted using a distance-based approach, multiplying estimated distance
traveled and shipping volume by an emission factor per ton-kilometer. Due to
data limitations, assumptions regarding transportation mode and distance are
used based on industry averages and available logistics data.
Kategori 5: Kategori ini mencakup emisi dari pengolahan dan pembuangan limbah yang
(Limbah Operasional) dihasilkan dari kegiatan operasional Perseroan dan dikelola oleh pihak ketiga.
Batasan mencakup limbah padat dan cair dari aktivitas operasional. Penghitungan
emisi dilakukan menggunakan kombinasi metode, antara lain metode First Decay
Order (FOD) untuk limbah yang ditimbun di landfill serta pendekatan berbasis
jarak untuk transportasi limbah. Data aktivitas didasarkan pada estimasi volume
limbah, sedangkan faktor emisi mengacu pada pedoman IPCC dan basis data
Ecoinvent.
Category 5: This category includes emissions from the processing and disposal of waste
Waste Generated in generated from the Company’s operational activities and managed by third
Operations parties. The limits include both solid and liquid waste from operational activities.
Emissions are calculated using combination of methods, including the First Decay
Order (FOD) method for landfilled waste and a distance-based approach for waste
transportation. Activity data is based on estimated waste volumes, while emission
factors refer to IPCC guidelines and the Ecoinvent database.
Kategori 6: Emisi dari perjalanan dinas mencakup aktivitas perjalanan karyawan untuk
Perjalanan Dinas keperluan bisnis menggunakan berbagai moda transportasi. Batasan mencakup
perjalanan udara dan darat yang terkait dengan kegiatan operasional Perseroan.
Penghitungan dilakukan menggunakan pendekatan berbasis jarak (distance-
based), dengan mengalikan jarak tempuh dengan faktor emisi berdasarkan jenis
transportasi. Data perjalanan diperoleh dari catatan internal.
2025 Sustainability Report
Selain itu, Perseroan juga memasukkan penghitungan emisi dari aktivitas
operasional lapangan yang dilakukan oleh petugas Account Receivable Officer
(ARO) dan Credit Marketing Officer (CMO). Aktivitas ARO mencakup kunjungan
kepada konsumen dalam rangka proses penagihan, sementara CMO melakukan
kunjungan lapangan untuk kegiatan survei dan analisis kelayakan kredit. Data
yang digunakan dalam penghitungan emisi tersebut didasarkan pada jarak
tempuh kunjungan sebagaimana tercatat dalam data internal Perseroan.
Category 6: Emissions from business travel include employee travel for business purposes
Business Travel using various modes of transportation. This limit covers air and land travel
|
related to the Company’s operational activities. The calculation applies distance-
Laporan Keberlanjutan 2025
based approach, multiplying the distance traveled by an emission factor based
on the type of transportation. Travel data is acquired from internal records.
In addition, the Company also includes emissions from field operational activities
conducted by Accounts Receivable Officers (AROs) and Credit Marketing Officers
(CMOs). ARO activities include visits to consumers for collection purposes, while
CMOs conduct field visits for surveys and creditworthiness analysis. The data used
in the emission calculation is based on the distance traveled by these visits as
recorded in the Company’s internal data.
306
Page 307
Kategori 7: Kategori ini mencakup emisi dari perjalanan harian karyawan dari dan ke tempat
Perjalanan Karyawan kerja. Batasan mencerminkan aktivitas transportasi rutin karyawan sebagai
bagian dari emisi tidak langsung Perseroan. Penghitungan emisi dilakukan
menggunakan pendekatan berbasis data yang diperoleh dari karyawan, dengan
mempertimbangkan asumsi terkait jarak tempuh, frekuensi perjalanan, serta
moda transportasi yang digunakan. Dalam hal keterbatasan data survei yang rinci,
Perseroan menggunakan pendekatan estimasi berbasis proxy yang disesuaikan
dengan pola mobilitas umum di Indonesia, dengan faktor emisi mengacu pada
GHG Protocol dan US EPA.
Category 7: This category includes emissions from employees’ daily route to and from work.
Employee Commuting The threshold reflects employees’ routine transportation activities as part of the
Company’s indirect emissions. Emissions calculations are based on employee
data, taking into account assumptions regarding distance traveled, frequency of
travel, and mode of transportation used. Due to limited detailed survey data, the
Company applies proxy-based estimation approach tailored to general mobility
patterns in Indonesia, with emission factors based on GHG Protocol and US EPA.
Kategori 9: Emisi dalam kategori ini berkaitan dengan aktivitas transportasi dan distribusi
Transportasi dan Distribusi yang terjadi setelah layanan pembiayaan diberikan, yang dilakukan oleh
Hilir pihak ketiga. Batasan mencakup aktivitas logistik yang secara tidak langsung
terkait dengan rantai nilai Perseroan. Penghitungan dilakukan menggunakan
pendekatan estimasi berbasis proxy, mengingat keterbatasan visibilitas atas
aktivitas distribusi hilir, dengan faktor emisi yang mengacu pada Ecoinvent atau
referensi serupa.
Category 9: Emissions in this category are related to transportation and distribution activities
Downstream that occurred after the financing service is provided, which were performed by third
Transportation and parties. The limit includes logistics activities indirectly linked to the Company’s
Distribution value chain. The calculation is performed using a proxy-based estimation
approach, given limited visibility into downstream distribution activities, with
emission factors referenced to Ecoinvent or a similar reference.
Kategori 15: Sebagai perusahaan pembiayaan, kategori ini merupakan sumber emisi Cakupan
Investments 3 yang paling signifikan bagi Perseroan. Batasan mencakup emisi yang dihasilkan
(Emisi Pembiayaan) dari pembiayaan yang meliputi seluruh portfolio embiayaan Perseroan.
Penghitungan dilakukan dengan mengacu pada metodologi Partnership for
Carbon Accounting Financials (PCAF), berdasarkan nilai eksposur pembiayaan
(outstanding) dan faktor emisi estimasi berdasarkan jenis kendaraan/
pembiyayaan.
Category 15: Emissions in this category are related to transportation and distribution activities
Investments that occur after the financing service is provided, which were performed by third
(Financed Emissions) parties. The limit includes logistics activities indirectly linked to the Company’s
value chain. The calculation is performed using proxy-based estimation approach,
given limited visibility into downstream distribution activities, with emission
factors referenced to Ecoinvent or a similar reference.
PT Bussan Auto Finance
307
Page 308
Emisi Cakupan 3 yang Tidak Signifikan
NON-SIGNIFICANT SCOPE 3 EMISSION [IFRS S2.29.(a)]
Kategori 8: Kategori ini tidak material, mengingat Perseroan tidak memiliki penggunaan aset
Aset Sewa Hulu sewa dari pihak ketiga dalam skala signifikan yang berkontribusi terhadap emisi
hulu. Kegiatan operasional Perseroan pada umumnya didukung oleh aset yang
dimiliki sendiri, sementara penggunaan aset sewa, jika ada, bersifat terbatas dan
tidak memberikan kontribusi emisi yang signifikan dalam rantai nilai.
Category 8: This category is not material, considering that the Company does not use third-
Upstream Leased Assets party leased assets on a significant scale that contributes to upstream emissions.
The Company’s operations are generally supported by its own assets, while the
use of leased assets, if any, is limited and does not contribute significantly to
emissions in the value chain.
Kategori 10: Kategori ini tidak material, mengingat Perseroan tidak memproduksi maupun
Pemrosesan Produk yang menjual produk, melainkan menyediakan pembiayaan atas produk yang telah
Dijual/Dibiayai merupakan produk akhir (final product), seperti kendaraan. Perseroan tidak
memiliki keterlibatan dalam proses pemrosesan lanjutan atas produk tersebut
setelah disalurkan kepada konsumen, sehingga tidak terdapat emisi signifikan
yang dapat diatribusikan pada kategori ini.
Category 10: This category is not material, as the Company neither manufactures nor sells
Processing of Sold Products products, but rather provides financing for finished products, such as vehicles. The
Company is not involved in any further processing of these products after they
are distributed to consumers, so there are no significant emissions attributable
to this category.
Kategori 11: Kategori ini tidak material dalam konteks pengungkapan operasional Perseroan,
Penggunaan Produk yang mengingat Perseroan tidak memiliki kendali langsung atas penggunaan produk
Dijual/Dibiayai oleh konsumen akhir. Meskipun produk yang dibiayai (seperti kendaraan)
berpotensi menghasilkan emisi selama masa penggunaan, emisi tersebut tidak
berada dalam batas kendali maupun pengaruh operasional Perseroan. Oleh
karena itu, kategori ini tidak dimasukkan dalam pengungkapan emisi Cakupan 3
pada periode pelaporan ini.
Category 11: This category is not material in the Company’s operational disclosures context,
Use of Sold Products considering that the Company does not have direct control over the end-user’s
use of the product. While financed products (such as vehicles) have the potential
to generate emissions during their lifetime, these emissions are not within the
2025 Sustainability Report
Company’s operational control or influence. Therefore, this category is not
included in the Scope 3 emissions disclosures for this reporting period.
Kategori 12: Kategori ini tidak material, mengingat Perseroan tidak memproduksi atau menjual
Pengolahan Akhir Produk produk, melainkan menyediakan pembiayaan. Dengan demikian, Perseroan tidak
yang Dibiayai memiliki kendali maupun pengaruh langsung terhadap pengolahan akhir atas
produk yang dibiayai. Emisi yang timbul dari tahap akhir siklus hidup produk
tersebut berada di luar batas operasional Perseroan dan tidak dianggap material.
Category 12: This category is not material, as the Company does not manufacture or sell
|
End-of-Life Treatment of products, but rather provides financing. Therefore, the Company has no direct
Sold Products control or influence over the final processing of the financed products. Emissions
Laporan Keberlanjutan 2025
arising from these final stages of the product’s life cycle fall outside the Company’s
operational boundaries and are not considered material.
Kategori 13: Kategori ini tidak material, karena model bisnis Perseroan tidak berbasis pada
Aset Sewa Hilir penyewaan aset, melainkan pembiayaan kepada konsumen. Oleh karena itu,
tidak terdapat aset sewa hilir yang berada dalam kendali operasional Perseroan
yang dapat menimbulkan emisi signifikan dalam kategori ini.
Category 13: This category is not material because the Company’s business model is not based
Downstream Leased Assets on asset leasing, but rather on financing to consumers. Therefore, there are no
downstream leased assets under the Company’s operational control that may
generate significant emissions in this category.
308
Page 309
Kategori 14: Kategori ini tidak material, karena Perseroan tidak menjalankan model bisnis
Waralaba berbasis waralaba. Tidak terdapat hubungan waralaba dalam struktur bisnis
Perseroan yang dapat menimbulkan emisi tidak langsung dalam rantai nilai.
Category 14: This category is not material because the Company does not operate a franchise-
Franchises based business model. There are no franchise relationships within the Company’s
business structure that may generate indirect emissions within the value chain.
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
Emisi GRK (Cakupan 1) langsung / Direct GHG Emission (Scope 1 )
Stationary Combustion 19.6 21.4 16.3
Mobile Combustion 900.5 900.0 816.5
Fugitive Emission 0.1 0.1 0.2
Sub total (Ton CO2e) 920.3 921.6 833.0
Emisi GRK (Cakupan 2) Tidak Langsung / Non-Direct GHG Emission (Scope 2)
Listrik / Electricity 6,321.3 6,610.3 6,047.9
Sub total (Ton CO2e) 6,321.3 6,610.3 6,047.9
Emisi GRK (Cakupan 3) Tidak Langsung Lainnya / Other Non-Direct GHG Emission (Scope 3)
Purchase Goods & Services 416.5 692.7 555.2
Capital Goods 144.5 255.0 115.9
Fuel & Energy-related Activities 699.1 717.1 668.4
Upstream Transportation and Distribution 12.7 14.5 10.1
Waste Generated in Operations 26.8 17.1 10.3
Business Travel 32,902.7 34,506.5 31,208.9
Employee Commuting 14,747.7 14,690.3 14,851.7
Downstream Transportation & Distribution 13,850.4 10,940.3 8,585.9
Investments 229,580.8 241,037.5 238,368.9
Sub total (Ton CO2e) 292,381.2 302,871.0 294,375.5
Jumlah emisi cakupan 1, 2, dan 3 (Ton CO2e)
299,622.8 310,174.1 301,191.6
Total Emission scope 1, 2, and 3 (Ton CO2e)
Intensitas Emisi (Ton CO2e/Rp miliar pendapatan)
62.7 66.2 65.9
Emission Intensity (Tons CO2e /Rp billion revenues)
Catatan: Notes:
a. Perhitungan emisi GRK mencakup GRK utama yaitu karbon dioksida a. GHG emission calculations including the main GHGs, such as carbon
(CO2), metana (CH4), dan dinitrogen oksida (N2O) yang dikonversi ke dioxide (CO2), methane (CH4), and nitrous oxide (N2O), converted
dalam satuan karbon dioksida ekuivalen (CO2e). into units of carbon dioxide equivalent (CO2e).
b. Tahun dasar yang digunakan adalah 2023 sebagai acuan untuk b. The base year used is 2023 as the reference for GHG emission
pemantauan dan perbandingan kinerja emisi GRK dari waktu ke waktu. performance monitoring and comparison over periods.
c. Faktor emisi yang digunakan dalam perhitungan bersumber dari c. Emission factors used in the calculations are adapted from globally
referensi yang diakui secara internasional dan nasional, seperti GHG and nationally recognized references, such as the GHG Protocol,
Protocol, IPCC, International Energy Agency (IEA), International Civil the IPCC, the International Energy Agency (IEA), the International
PT Bussan Auto Finance
Aviation Organization (ICAO) untuk perjalanan udara, serta database Civil Aviation Organization (ICAO) for air travel, as well as the life
Life Cycle Assessment (LCA) melalui ecoinvent, Kementerian Energi cycle assessment (LCA) database through ecoinvent, the Ministry
dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta faktor emisi grid nasional. of Energy and Mineral Resources (ESDM), and the national grid
Pemilihan faktor emisi mempertimbangkan kesesuaian geografis dan emission factors. The selection of emission factors takes into account
jenis aktivitas, serta diperbarui secara berkala, apabila tidak terdapat geographic suitability and activity type and is updated periodically.
faktor emisi spesifik yang diatur secara nasional untuk suatu sumber If there is no specific nationally regulated emission factor for an
emisi, digunakan referensi internasional yang diakui dan paling relevan emission source, the recognized international reference most relevant
dengan karakteristik aktivitas yang dihitung. to the characteristics of the activity being calculated is used.
d. Nilai Global Warming Potential (GWP) yang digunakan dalam laporan d. The Global Warming Potential (GWP) values used in this report refer
ini mengacu pada pedoman IPCC yang diadopsi dalam GHG Protocol. to the IPCC guidelines adopted in the GHG Protocol. If there is a
Apabila pada periode pelaporan terjadi perubahan sumber referensi change in the GWP reference source or an update to the emission
GWP atau pembaruan faktor emisi, Perseroan dapat melakukan factor during the reporting period, the Company may adjust or
penyesuaian atau recalculation terhadap data historis yang material recalculate material historical data to maintain consistency and
guna menjaga konsistensi dan keterbandingan antar periode pelaporan. comparability between reporting periods. 309
Page 310
e. Penghitungan dilakukan mengikuti The GHG Protocol Corporate e. Calculations are conducted based on the GHG Protocol Corporate
Accounting and Reporting Standard (2004 Revised Edition) Accounting and Reporting Standard (2004 Revised Edition) using
menggunakan pendekatan berbasis aktivitas (activity-based an activity-based approach. The Company applies an operational
approach). Perseroan menggunakan pendekatan operational control control approach in determining organizational boundaries, where
dalam menentukan batasan organisasi, di mana emisi diakui dari emissions are recognized from all operational activities within the
seluruh aktivitas operasional yang berada dalam kendali Perseroan. Company’s control. This approach was chosen as it is considered
Pendekatan ini dipilih karena dinilai paling mencerminkan aktivitas to be the best reflect operational activities directly managed and
operasional yang secara langsung dikelola dan dikendalikan oleh controlled by the Company. Scope 2 emissions are calculated using a
Perseroan. Perhitungan emisi Cakupan 2 dilakukan menggunakan location-based method, Scope 3 emissions are determined based on
pendekatan location-based method, penentuan emisi Cakupan meaningfulness or significance criteria, and financed emissions are
3 berdasarkan kriteria kebermaknaan atau signifikansi, serta calculated using the Partnership for Carbon Accounting Financials
penghitungan financed emissions menggunakan Partnership for (PCAF).
Carbon Accounting Financials (PCAF).
f. Data aktivitas berdasarkan hasil pencatatan dan pengukuran langsung, f. Activity data refer to direct recording and measurement results, and
serta didukung oleh pendekaran internal dan estimasi yang relevan supported by internal approaches as well as relevant estimates for
untuk aktivitas tertentu yang belum terdokumentasi secara lengkap. certain activities that are not yet fully documented. In cases of data
Dalam hal terdapat keterbatasan data, Perseroan menggunakan limitations, the Company applies assumptions based on estimation
asumsi berbasis pendekatan estimasi, guna memastikan kelengkapan approaches, to ensure completeness and consistency of the emissions
dan konsistensi pengukuran emisi. measurements.
g. Terdapat inherent limitations dalam akurasi data emisi. Sumber g. There are inherent limitations in the accuracy of emissions data. The
ketidakpastian utama dalam inventarisasi emisi Perseroan meliputi main sources of uncertainty in the Company’s emissions inventory
variasi pola commuting karyawan, asumsi jarak perjalanan dinas. Selain include variations in employee commuting patterns, assumed
itu, untuk kategori Cakupan 3 tertentu seperti pembelian barang dan jasa travel distances. Furthermore, for specific Scope 3 categories, such
dari pihak ketiga, penghitungan emisi dilakukan dengan pendekatan as purchases of goods and services from third parties, emissions
berbasis pengeluaran atau data agregat, dengan fokus pada kategori calculations are conducted using an expenditure-based or
pembelian yang paling material atau memiliki nilai terbesar, sehingga aggregated data approach, focusing on the most material or highest-
masih mengandung keterbatasan dalam merepresentasikan kondisi value purchase categories. Therefore, the results of the emissions
aktual secara rinci. Oleh karena itu, hasil inventarisasi emisi harus inventory should be understood as the best estimate based on the
dipahami sebagai estimasi terbaik berdasarkan data dan metodologi data and methodology available during the reporting period.
yang tersedia pada periode pelaporan.
Emisi Pembiayaan Financed Emissions
Perseroan mengungkapkan financed emissions, The Company discloses financed emissions, which
yaitu emisi dari portofolio pembiayaan, untuk are emissions sourced from the financing portfolio,
meningkatkan transparansi emisi tidak langsung. to improve transparency of indirect emissions. As a
Sebagai signatory Partnership for Carbon Accounting signatory to the Partnership for Carbon Accounting
Financials, pengukuran dilakukan sesuai metodologi Financials, the measurement is conducted based
PCAF dengan mempertimbangkan nilai pembiayaan, on PCAF methodology, considering financing value,
jenis aset, dan faktor emisi, serta mengacu pada asset type, and emission factors, and referring to the
pendekatan operational control dalam GHG Protocol operational control approach in the GHG Protocol
Scope 3. Pengungkapan ini merupakan pengembangan Scope 3. This disclosure is an extension of the
dari kategori Investments (Scope 3 – Category 15) Investments category (Scope 3 – Category 15), with a
dengan pendekatan yang lebih terstruktur untuk more structured approach to comprehensively describe
2025 Sustainability Report
menggambarkan kontribusi emisi pembiayaan secara the contribution of financed emissions. Financed
komprehensif, di mana financed emissions menjadi emissions are the dominant component of total
komponen dominan dalam total emisi, mencerminkan emissions, reflecting the nature of the Company’s
karakter industri Perseroan yang sebagian besar industry, where the majority of environmental impacts
dampak lingkungannya berasal dari aktivitas yang originate from financed activities, not from the
dibiayai, bukan operasional langsung Perseroan. Company’s direct operations.
Emisi pembiayan berdasarkan Financed Emissions
|
jenis pembiayaan Perseroan by Financing Type
Laporan Keberlanjutan 2025
Pada periode pelaporan, pengukuran financed During the reporting period, financed emissions
emissions telah mencakup sekitar 100% dari total measurements covered approximately 100% of
portofolio pembiayaan berdasarkan outstanding. the total financing portfolio based on outstanding
balances.
310
Page 311
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION tCO2e % tCO2e % tCO2e %
Pembiayaan Motor Baru Yamaha
129,078.5 56.2% 126,001.4 52.3% 126,173.3 52.9%
New Yamaha Motorcycle Financing
Pembiayaan BAF Dana Syariah
70,974.1 30.9% 74,848.0 31.1% 55,119.0 23.1%
BAF Dana Syariah Financing
Pembiayaan Mobil
21,233.7 9.2% 29,807.6 12.4% 43,500.5 18.2%
Car Financing
Pembiayaan Motor Bekas Berkualitas
7,016.9 3.1% 8,737.0 3.6% 10,689.6 4.5%
Used Motorcycle Financing
Pembiayaan Elektronik & Furnitur
1,213.6 0.5% 1,528.5 0.6% 2,736.7 1.1%
Multiproduct Financing
Pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan
Menengah (UMKM)
64.0 0.0% 115.1 0.0% 149.9 0.1%
Micro, Small, & Medium Enterprises
(MSME) Financing
Total Emisi Cakupan 3
229,580.8 100% 241,037.5 100% 238,368.9 100%
Total Scope 3 Emission
Rincian financed emissions disajikan dalam emisi Details of financed emissions are presented in absolute
absolut (tCO2e) per produk dan kelas aset untuk emissions (tCO2e) per product and asset class to
memberikan gambaran sumber emisi utama dalam provide an overview of the main emission sources in the
portofolio pembiayaan. Penghitungan menggunakan financing portfolio. The calculation uses a combination
kombinasi data internal dan estimasi berbasis proxy, of internal data and proxy-based estimates, particularly
terutama untuk pembiayaan kendaraan bermotor, for motor vehicle financing, considering vehicle type,
dengan mempertimbangkan jenis kendaraan, energy consumption, and usage assumptions, thus
konsumsi energi, dan asumsi penggunaan, sehingga reflecting the best estimates for the reporting period.
mencerminkan estimasi terbaik pada periode Going forward, this disclosure is expected to serve as
pelaporan. Ke depan, pengungkapan ini diharapkan a basis for climate risk management, identification of
menjadi dasar pengelolaan risiko iklim, identifikasi low-carbon opportunities, and portfolio alignment with
peluang rendah karbon, dan penyelarasan portofolio the decarbonization targets.
dengan target dekarbonisasi.
Penyesuaian Ulang (Recalculation) dan Ambang Recalculation and Significance Threshold
Batas Signifikansi
Perseroan mencoba melakukan pendekatan dengan Recalculation and Significance Threshold The Company
menggunakan ambang batas signifikansi sekitar 5% has adopted an approach using a significance threshold
pada tingkat total emisi portofolio sebagai acuan of approximately 5% of the total portfolio emissions
dalam mempertimbangkan perlunya dilakukan level as a reference when considering the need to
recalculation terhadap baseline emisi. Pendekatan recalculate the emissions baseline. This approach
ini mempertimbangkan fluktuasi historis dan considers historical fluctuations and data uncertainty.
ketidakpastian data. Penyesuaian dilakukan jika Adjustments will be made if there are material changes,
terdapat perubahan material, seperti metodologi, such as in methodology, improvements in data quality,
peningkatan kualitas data, atau komposisi portofolio or the composition of the financing portfolio. This
PT Bussan Auto Finance
pembiayaan. Pendekatan ini akan terus ditinjau dan approach will be continuously reviewed and refined as
disempurnakan seiring peningkatan kualitas data dan data quality and methodology improve in the future.
metodologi ke depan.
311
Page 312
Emisi yang dihindari
AVOIDED EMISSION
URAIAN Jumlah
2025 2024 2023
DESCRIPTION Total
Emisi Pembiayaan (Mobil - EV)
56.44 153,42 170.51 380.37
Financed Emission (Car - EV)
Emisi Baseline (Mobil - bahan bakar fosil (ICE))
1,105.37 3,004.52 3,339.12 7,449.01
Baseline Emission (Car - Fossil Fuel (ICE))
Emisi Dihindari
1,048.93 2,851.10 3,168.61 7,068.63
Avoided emission (tCO2e)
Catatan: Remarks:
a. Dihitung mengacu PCAF dengan asumsi konsumsi EV 0,15 kWh/ a. Calculated based on PCAF assuming EV consumption of 0.15
km, faktor emisi grid JAMALI 0,80 tCO2/MWh, dan jarak tempuh kWh/km, JAMALI grid emission factor of 0.80 tCO2/MWh, and
tahunan. annual mileage.
b. Baseline sebagai counterfactual; avoided emissions = selisih b. Baseline as counterfactual; avoided emissions = difference with
dengan financed emissions financed emissions
Perseroan melakukan pengukuran terbatas avoided The Company conducted limited measurement of
emissions pada portofolio pembiayaan kendaraan avoided emissions on electric vehicle (EV) financing
listrik (EV) dengan membandingkan emisi EV terhadap portfolio by comparing EV emissions to fossil-fueled
skenario kendaraan berbahan bakar fosil (ICE) sebagai vehicle (ICE) scenario as a baseline (counterfactual). In
baseline (counterfactual). Sepanjang 2023–2025, 2023–2025 period, EV financing generated financed
pembiayaan EV menghasilkan financed emissions emissions of 380.37 tCO2e, significantly lower than
sebesar 380,37 tCO2e, jauh lebih rendah dibandingkan the ICE baseline of 7,449.01 tCO2e, resulting in
baseline ICE sebesar 7.449,01 tCO2e, sehingga avoided emissions of 7,068.63 tCO2e, reflecting a shift
menciptakan avoided emissions sebesar 7.068,63 towards low-carbon financing. The Company also has
tCO2e yang mencerminkan pergeseran menuju carbon credits amounted 7,000 tCO2e via IDX Carbon,
pembiayaan rendah karbon. Perseroan juga memiliki however, the retirement has not been done and
kredit karbon sebesar 7.000 tCO2e melalui IDX Carbon, therefore excluded in the calculation of greenhouse
namun belum dilakukan retirement sehingga belum gas inventory emission reduction.
diperhitungkan sebagai pengurang emisi inventarisasi
gas rumah kaca.
Jumlah Emisi GHG Bruto
2025 Sustainability Report
TOTAL GROSS GHG EMISSIONS [IFRS S2.29 [A][L]]
97.6% 2.1% 0.3% Cakupan 1 | Scope 1
2025 299,622.8 Cakupan 2 | Scope 2
97.6% 2.1% 0.3% Cakupan 3 | Scope 3
2024 310,174.1
97.6% 2.1% 0.3%
2023 301,191.6
|
Konsentrasi emisi terbesar Perseroan berada pada The Company’s emissions profile is heavily
Cakupan 3, khususnya kategori financed emissions, concentrated in Scope 3, particularly within financed
Laporan Keberlanjutan 2025
dengan porsi sekitar 97,57% dari total emisi pada tahun emissions, which accounted for approximately 97.57%
2025. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar jejak of total emissions in 2025. This indicates that the
karbon Perseroan berasal dari aktivitas tidak langsung majority of the Company’s carbon footprint originates
dalam rantai nilai, khususnya dari portofolio pembiayaan from indirect activities across its value chain, primarily
(financed emissions) yang tercermin dalam kategori from its financing portfolio as reflected in the
Investments. Sementara itu, kontribusi Cakupan 1 dan Investments category. In contrast, Scope 1 and Scope
Cakupan 2 relatif tidak signifikan, masing-masing sekitar 2 emissions remain relatively insignificant, contributing
0,31% dan 2,12%. Meskipun demikian, Perseroan tetap approximately 0.31% and 2.12%, respectively.
memperlakukan emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2 sebagai Nevertheless, the Company continues to treat Scope
bagian dari tanggung jawab operasional yang perlu 1 and Scope 2 emissions as part of its operational
dikelola secara aktif melalui berbagai inisiatif efisiensi responsibility, to be actively managed through various
dan pengurangan emisi. efficiency and emission reduction initiatives.
312
Page 313
Pada tahun 2025, emisi Cakupan 1 Perseroan In 2025, the Company’s Scope 1 emissions decreased
mengalami penurunan dibandingkan tahun compared to the previous year. This reduction was
sebelumnya. Penurunan ini terutama dipengaruhi primarily driven by lower emissions from stationary
oleh berkurangnya emisi dari stationary combustion combustion, following the replacement of diesel-
melalui penggantian genset berbahan bakar diesel powered generators with gasoline-based units across six
menjadi bensin di 6 kantor cabang. Selain itu, fugitive branch offices. In addition, fugitive emissions showed
emissions juga menunjukkan tren penurunan atau a declining or relatively stable trend, supported by the
relatif stabil, seiring dengan penggantian 354 unit replacement of 354 air conditioning units from R22 to
AC dari refrigeran R22 ke R32 yang memiliki dampak R32 refrigerants, which have a lower emissions impact.
emisi lebih rendah.
Emisi Cakupan 2 juga menunjukkan tren penurunan Scope 2 emissions also demonstrated a downward
pada tahun 2025, yang didorong oleh implementasi trend in 2025, driven by the implementation of
berbagai inisiatif efisiensi energi. Upaya tersebut energy efficiency initiatives. These efforts included
antara lain meliputi penggantian lampu TL (tube the replacement of fluorescent tube lamps with LED
lamp) menjadi LED serta pembaruan unit AC lama di lighting and the upgrading of older air conditioning
beberapa cabang dengan teknologi yang lebih efisien. units in several branches with more energy-efficient
Inisiatif ini berkontribusi pada penurunan konsumsi technologies. These initiatives contributed to reduced
listrik dan secara langsung menurunkan emisi electricity consumption and, consequently, lower
tidak langsung Perseroan, sekaligus mencerminkan indirect emissions, reflecting the Company’s ongoing
komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan commitment to improving operational efficiency.
efisiensi operasional.
Total emisi Cakupan 3 Perseroan pada tahun 2025 Total Scope 3 emissions in 2025 decreased compared
tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun to 2024, mainly driven by reductions in the Investments
2024, terutama didorong oleh penurunan pada kategori and Business Travel categories. However, overall
Investments dan Business Travel. Namun demikian, secara emission levels remain relatively high and broadly
umum level emisi masih relatif tinggi dan cenderung stable compared to 2023. This indicates that managing
stabil dibandingkan tahun 2023. Hal ini mengindikasikan Scope 3 emissions, particularly financed emissions,
bahwa upaya pengelolaan Cakupan 3, khususnya pada continues to be a key challenge requiring a long-
financed emissions, masih menjadi tantangan utama term strategic approach. This includes strengthening
yang memerlukan pendekatan strategis jangka panjang. measurement methodologies, improving data quality
Upaya tersebut mencakup penguatan metodologi and granularity, and integrating sustainability
pengukuran, peningkatan kualitas dan granularitas data, considerations into financing policies and risk
serta integrasi aspek keberlanjutan ke dalam kebijakan management frameworks.
pembiayaan dan manajemen risiko.
Penurunan emisi pada kategori pembiayaan (financed The decline in financed emissions in 2025 was
emissions) di tahun 2025 terutama disebabkan primarily attributed to a decrease in the attribution
oleh menurunnya attribution factor pada segmen factor within the car financing segment, in line with
pembiayaan mobil, seiring dengan penurunan reduced financing disbursements in this segment. This
penyaluran pembiayaan pada segmen tersebut. Hal significantly lowered the emissions contribution from
ini secara signifikan menurunkan porsi emisi yang the portfolio. Although emissions increased in other
dikontribusikan dari portofolio tersebut. Meskipun segments, such as non-motorcycle financing (NMC),
terdapat peningkatan emisi pada segmen lain seperti the overall reduction in higher-emission segments
non-motorcycle financing (NMC), secara agregat outweighed these increases, resulting in a net decline.
penurunan pada segmen dengan intensitas emisi
yang lebih tinggi tetap lebih dominan, sehingga
menghasilkan tren penurunan secara keseluruhan.
Selain itu, kategori lain yang juga memberikan Other significant contributors to Scope 3 emissions
kontribusi signifikan adalah Business Travel dan include Business Travel and Employee Commuting,
PT Bussan Auto Finance
Employee Commuting, masing-masing sekitar 11,03% accounting for approximately 11.03% and 4.94%,
dan 4,94% dari total Cakupan 3. Kontribusi pada respectively. Emissions from Business Travel are largely
Business Travel terutama didorong oleh aktivitas driven by field operations conducted by Account
operasional lapangan yang dilakukan oleh Account Receivable Officers (ARO) and Credit Marketing
Receivable Officer (ARO) dan Credit Marketing Officers (CMO), which are integral to the Company’s
Officer (CMO), yang merupakan bagian integral dari business model. However, emissions in this category
model bisnis Perseroan. Namun demikian, emisi dari have shown a declining trend, supported by improved
kategori ini menunjukkan tren penurunan, seiring collection strategies and the acceleration of business
dengan optimalisasi strategi collection serta akselerasi process digitalization, reducing the need for physical
digitalisasi proses bisnis. mobility.
313
Page 314
Di sisi lain, emisi dari kategori Downstream On the other hand, emissions from Downstream
Transportation & Distribution menunjukkan Transportation & Distribution increased to 4.64%, in
peningkatan kontribusi menjadi 4,64%. Kenaikan ini line with the growth in financing activities that drive
sejalan dengan pertumbuhan aktivitas pembiayaan the distribution of financed vehicles to end customers.
yang berdampak pada peningkatan distribusi This increase is generally correlated with the total
kendaraan kepada konsumen akhir. Secara umum, distribution distance, which rises alongside the volume
tren peningkatan emisi pada kategori ini berkorelasi of delivered units.
dengan total jarak tempuh distribusi, yang meningkat
seiring dengan volume pengantaran unit yang dibiayai.
Sementara itu, kategori lainnya seperti Fuel & Energy- Meanwhile, other categories such as Fuel & Energy-
related Activities, Purchase of Goods & Services, serta related Activities, Purchased Goods & Services, and
Capital Goods memberikan kontribusi yang relatif Capital Goods individually contribute less than 1%
kecil secara individual (masing-masing di bawah 1%). each. While relatively small, these categories remain
Meskipun porsinya tidak signifikan, kategori-kategori relevant within the broader context of value chain
ini tetap relevan dalam konteks pengelolaan emisi emissions management and represent additional
rantai nilai secara menyeluruh, serta mencerminkan opportunities to enhance efficiency and strengthen
peluang tambahan untuk peningkatan efisiensi dan sustainable procurement practices.
penguatan praktik pengadaan berkelanjutan.
Ke depan, Perseroan menyadari pengelolaan Cakupan 3 Moving forward, the Company recognizes that
memerlukan kolaborasi dengan konsumen, mitra bisnis, Scope 3 management requires collaboration with
dan regulator. Oleh karena itu, penguatan kebijakan the consumers, business partners, and regulators.
pembiayaan berkelanjutan, peningkatan engagement Therefore, strengthening sustainable financing
debitur terkait praktik rendah karbon, serta eksplorasi policies, increasing debtor engagement related to low-
science-based targets menjadi bagian dari roadmap carbon practices, and exploring science-based targets
dekarbonisasi. are part of the decarbonization roadmap.
Intensitas Emisi GRK GHG Emission Intensity
[GRI 305-4] [SEOJK F.11] [POJK 6.c.3.e.4.a] [IDX E-02] [GRI 305-4] [SEOJK F.11] [POJK 6.c.3.e.4.a] [IDX E-02]
Perseroan juga memantau intensitas emisi sebagai The Company also monitors emission intensity as
indikator kinerja lingkungan. Pengukuran dilakukan an indicator of environmental performance. This
dengan membandingkan total emisi gas rumah measurement is performed by comparing total
kaca terhadap total pendapatan. Pendekatan greenhouse gas emissions to total revenue. This
ini memberikan gambaran mengenai efektivitas approach provides an overview of the effectiveness
pengelolaan emisi relatif terhadap pertumbuhan of emissions management relative to business growth
bisnis, serta membantu Perseroan mengidentifikasi and helps the Company identify emission reduction
peluang pengurangan emisi yang dapat diterapkan opportunities that can be implemented without
2025 Sustainability Report
tanpa menghambat kinerja usaha jangka panjang. constraining long-term business performance.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
Jumlah Emisi Pendapatan Intensitas Emisi
Total Emission Revenues Emission Intensity
298,409.2 Rp 4,777.1 62.5
ton CO2e Miliar ton CO2e/Rp miliar pendapatan
tons CO2e Billion tons CO2e/Rp billion revenues
2025 298,409.2 2025 4,777.1 2025 62.5
2024 308,874.3 2024 4,685.1 2024 65.9
2023 298,732.5 2023 4,568.9 2023 65.4
314
Page 315
Harga Karbon Internal [IFRS S2.29.(f)] Internal Carbon Pricing [IFRS S2.29.(f)]
Hingga tahun 2025, Perseroan belum menerapkan As of 2025, the Company will not implement an
harga karbon internal (internal carbon price) dalam internal carbon price in its decision-making processes,
proses pengambilan keputusan, termasuk dalam including financing decisions, investment analysis, or
keputusan pembiayaan, analisis investasi, maupun other strategic planning.
perencanaan strategis lainnya.
Perseroan saat ini masih dalam tahap awal The Company is currently in the early stages of
pengembangan pendekatan pengelolaan risiko developing an approach to managing climate change
dan peluang terkait perubahan iklim, dan akan risks and opportunities and will consider implementing
mempertimbangkan penerapan mekanisme harga an internal carbon pricing mechanism gradually as
karbon internal secara bertahap seiring dengan business needs, regulations, and applicable best
perkembangan kebutuhan bisnis, regulasi, serta praktik practices evolve.
terbaik yang berlaku.
Target terkait iklim [IDX E-07] [IFRS S2.33.(a-e)] Climate-Related Targets [IDX E-07] [IFRS S2.33.(a-e)]
Hingga tahun 2025, Perseroan belum menetapkan As of 2025, the Company has not established formal
target kuantitatif formal terkait pengurangan emisi quantitative targets for greenhouse gas emission
gas rumah kaca yang mencakup Cakupan 1, Cakupan reductions covering Scope 1, Scope 2, and Scope
2, dan Cakupan 3 secara menyeluruh. Periode 3 comprehensively. The 2024–2025 period is the
2024–2025 merupakan fase awal Perseroan dalam Company’s initial phase in identifying emission
melakukan identifikasi sumber emisi dan penghitungan sources and calculating an emissions inventory as a
inventarisasi emisi sebagai dasar pengembangan basis for developing future targets.
target di masa mendatang.
Pada tahun 2024, Perseroan sempat menetapkan In 2024, the Company established indicative targets
target indikatif pengurangan emisi Cakupan 1 dan for medium-term reductions in Scope 1 and Scope
Cakupan 2 (operational emission) dalam jangka 2 (operational emissions). However, these targets
menengah. Namun demikian, target tersebut saat are currently under review, as methodology, data
ini masih dalam proses peninjauan kembali seiring quality, and a more comprehensive assessment of the
dengan penguatan metodologi, peningkatan kualitas Company’s emissions profile are strengthened.
data, serta hasil assessment yang lebih komprehensif
terhadap profil emisi Perseroan.
Perseroan telah mulai mengembangkan pendekatan The Company has begun developing an initial
awal dalam pengelolaan emisi, termasuk melalui approach to emissions management, including
proses identifikasi sumber emisi, pengukuran emisi, identifying emission sources, measuring emissions,
serta penguatan tata kelola dan metodologi yang and strengthening governance and methodologies
mendukung penetapan target di masa mendatang. to support future target setting. Furthermore, the
Selain itu, Perseroan juga telah melaksanakan beberapa Company has implemented several initiatives that
inisiatif yang berkontribusi terhadap pengurangan contribute to emissions reductions, such as increasing
emisi, seperti peningkatan efisiensi operasional melalui operational efficiency through digitalization, various
digitalisasi, berbagai inisiatif untuk menekan emisi initiatives to reduce the volume of Scope 1 and 2
Cakupan 1 dan 2, serta pengembangan pembiayaan emissions, and developing financing to support electric
yang mendukung kendaraan listrik. vehicles.
Saat ini, Perseroan masih melakukan assessment Currently, the Company is conducting a gradual
secara bertahap untuk menetapkan target terkait iklim assessment to establish more structured climate-
yang lebih terstruktur, termasuk dalam menentukan related targets, including determining relevant metrics,
PT Bussan Auto Finance
metrik yang relevan, cakupan target, periode waktu, target scope, timeframe, and baseline. Moving forward,
serta baseline yang digunakan. Ke depan, Perseroan the Company is committed to developing emission
berkomitmen untuk mengembangkan target reduction targets that align with its business strategy
pengurangan emisi yang selaras dengan strategi bisnis and take into account applicable best practices,
dan mempertimbangkan praktik terbaik yang berlaku, including the possibility of gradually adopting
termasuk kemungkinan mengacu pada standar international standards.
internasional secara bertahap.
315
Page 316
Emisi Udara Signifikan Lainnya [GRI 305-6] [GRI 305-7] Other Significant Air Emissions [GRI 305-6] [GRI 305-7]
Kegiatan usaha Perseroan di sektor pembiayaan The Company’s business activities in the financing
tidak melibatkan penggunaan atau produksi zat sector do not involve the use or production of ozone-
perusak ozon (Ozone Depleting Substances/ODS). depleting substances (ODS). The Company’s business
Proses bisnis Perseroan juga tidak menghasilkan emisi processes also do not produce emissions of nitrogen
nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), maupun oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), or other significant
bentuk emisi udara signifikan lainnya yang berpotensi forms of air emissions that could potentially impact air
mempengaruhi kualitas udara dan lingkungan sekitar. quality and the surrounding environment.
Pengelolaan Air Water Stewardship
[GRI 303-1] [SEOJK F.8] [IDX E-04] [GRI 303-1] [SEOJK F.8] [IDX E-04]
Penggunaan air di kantor operasional ditujukan untuk Water use in operational offices is intended for
kebutuhan domestik seperti kebersihan, sanitasi, dan domestic needs such as hygiene, sanitation, and
fasilitas karyawan. Sumber air utama berasal dari employee facilities. The primary water source comes
jaringan air bersih pemerintah (PDAM), sedangkan from the government water network (PDAM), while
beberapa kantor menggunakan sumur bor untuk some offices use drilled wells to meet operational
melengkapi kebutuhan operasional. Pemanfaatan needs. The use of drilled wells has the potential to
sumur bor berpotensi mempengaruhi kondisi air tanah impact groundwater conditions in the surrounding
di sekitar lokasi apabila tidak dikelola secara bijaksana, area if not managed wisely. Therefore, the Company
sehingga Perseroan memastikan penggunaan air ensures efficient water use to minimize pressure on
dilakukan secara efisien untuk meminimalkan tekanan local water resources.
terhadap sumber daya air setempat.
Risiko dan Peluang Risks and Opportunities
terkait Pengelolaan Air [IFRS S1.30 (a)] Related to Water Management [IFRS S1.30 (a)]
Ketergantungan pada jaringan air bersih pemerintah Reliance on the government water network and
dan sumber air tanah menimbulkan risiko operasional, groundwater sources poses operational risks, such as
seperti potensi gangguan pasokan atau penurunan potential supply disruptions or decreased water quality
kualitas air pada wilayah tertentu. Kenaikan tarif air in certain areas. Increased water tariffs also have the
juga berpotensi meningkatkan biaya utilitas kantor. potential to increase office utility costs. Opportunities
Peluang muncul melalui penerapan teknologi hemat arise through the implementation of water-saving
air serta pemanfaatan air limbah domestik untuk technologies and the utilization of domestic
kebutuhan non-konsumsi, yang dapat mendukung wastewater for non-consumption purposes, which can
efisiensi operasional dan memperkuat kinerja support operational efficiency and strengthen the
keberlanjutan Perseroan. Company’s sustainability performance.
2025 Sustainability Report
Strategi Saat Ini dan Berkelanjutan Current and Sustainable Strategy Related
terkait Pengelolaan Air [IFRS S1.33 (a)] [GRI 303-2] to Water Management [IFRS S1.33 (a)] [GRI 303-2]
Perseroan menerapkan berbagai inisiatif efisiensi air The Company implements various water efficiency
di seluruh kantor operasional. Inspeksi dan perawatan initiatives across all operational offices. Regular
rutin instalasi air dilakukan untuk mencegah kebocoran inspections and maintenance of water installations
dan memastikan distribusi berjalan efektif. Teknologi are carried out to prevent leaks and ensure effective
|
hemat air diterapkan melalui pemasangan keran sensor distribution. Water-saving technology is implemented
otomatis pada beberapa lokasi untuk mengurangi aliran through the installation of automatic sensor faucets
Laporan Keberlanjutan 2025
yang tidak diperlukan. Perseroan juga menggunakan in several locations to reduce unnecessary flow.
toilet eco-washer yang membutuhkan volume air lebih The Company also uses eco-washer toilets, which
sedikit pada setiap penyiraman. Upaya pemanfaatan require less water per flush. Efforts to utilize domestic
air limbah domestik, seperti air bekas cucian tangan wastewater, such as water used for handwashing for
untuk penyiraman tanaman, mulai diimplementasikan plant water, have begun to be implemented, ensuring
dengan memastikan kualitasnya memenuhi standar its quality meets usage standards.
penggunaan.
316
Page 317
Perseroan akan memperkuat sistem pemantauan The Company will strengthen its water usage
penggunaan air melalui rencana pemasangan meteran monitoring system by installing water meters in
air di seluruh kantor jaringan. Langkah ini bertujuan all network offices. This step aims to improve the
meningkatkan akurasi pengukuran konsumsi air, accuracy of water consumption measurements,
termasuk penggunaan air tanah dari sumur bor yang including groundwater use from drilled wells, which
belum sepenuhnya tercatat. Pengembangan sistem has not yet been fully recorded. The development
pemantauan ini diharapkan memberikan gambaran of this monitoring system is expected to provide a
yang lebih komprehensif mengenai pola penggunaan more comprehensive picture of water usage patterns
air dan menjadi dasar perbaikan pengelolaan sumber and serve as a basis for improving water resource
daya air di seluruh kantor operasional. [GRI 303-4] management across all operational offices. [GRI 303-4]
Dampak Finansial Kini dan yang Diantisipasi Current and Anticipated Financial Impacts of
terkait Pengelolaan Air [IFRS S1.34.(a-b)] [IFRS S1.35.(a-d)] Water Management [IFRS S1.34.(a-b)] [IFRS S1.35.(a-d)][IFRS
[IFRS S1.40.(a-b)][GRI 303-5] S1.40.(a-b)][GRI 303-5]
Penggunaan air memberikan dampak finansial melalui Water usage has a financial impact through
biaya operasional yang muncul dari pembelian air operational costs arising from the purchase of PDAM
PDAM. Ketergantungan pada sumber air eksternal water. Dependence on external water sources also
juga menimbulkan potensi kenaikan biaya apabila creates the potential for increased costs if PDAM
terjadi penyesuaian tarif PDAM atau keterbatasan tariff adjustments occur or water supply limitations
pasokan air di wilayah tertentu. Selain itu, rencana occur in certain areas. In addition, the plan to install
pemasangan meteran air di seluruh kantor jaringan water meters in all of the Company’s network offices
Perseroan memerlukan investasi awal, namun langkah requires an initial investment, but this step will improve
ini akan meningkatkan akurasi pemantauan dan monitoring accuracy and open up opportunities for
membuka peluang efisiensi biaya di masa depan future cost efficiencies through the identification of
melalui identifikasi konsumsi yang tidak efisien dan inefficient consumption and leakage prevention.
pencegahan kebocoran.
Pengambilan Air Pendapatan Intensitas Air
Water Withdrawal Revenues Water Intensity
54,916 Rp 4,777.1 11.5
m3 Miliar m3/Rp miliar pendapatan
m3 Billion m3/Rp billion revenues
2025 54,916 2025 4,777.1 2025 11.5
2024 47,095 2024 4,685.1 2024 10.0
2023 46,174 2023 4,568.9 2023 10.4
PT Bussan Auto Finance
317
Page 318
Pengambilan Air
WATER WITHDRAWAL [GRI 303-3] [SEOJK F.8] [IFRS S1.49]
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
Pengambilan Air dari PDAM (m3)
54,916 47,095 46,174
Water withdrawal from PDAM (m3)
Pengambilan Air dari Sumur/Air Tanah (m3)
- - -
Water withdrawal from Ground Water (m3)
Jumlah (m3)
54,916 47,095 46,174
Total (m3)
Pendapatan (Rp miliar)
4,777.1 4,685.1 4,568.9
Revenues (Rp billion)
Intensitas Air (m3/Rp miliar pendapatan)
11.5 10.0 10.4
Water Intensity (m3/Rp billion revenues)
Catatan: Note:
Metrik “Pengambilan Air” dan “Intensitas Air” merujuk pada GRI 303- The “Water Withdrawal” and “Water Intensity” metrics refer to GRI
3 dan OJK F.8 karena IFRS Sustainability Disclosure Standards tidak 303-3 and OJK F.8, as the IFRS Sustainability Disclosure Standards do
menyediakan metrik spesifik terkait pengelolaan air. not provide specific metrics related to water management.
Total penggunaan air Perseroan pada 2025 mencapai The Company’s total water usage in 2025 reached
54.916 m³, meningkat dibandingkan tahun 2024 54,916 m³, an increase compared to 47,095 m³ in
sebesar 47.095 m³ seiring dengan tingginya 2024 along with high operational activities in 2025. In
aktivitas operasional di tahun 2025. Sejalan dengan line with the increase in revenue in 2025, the intensity
peningkatan pendapatan pada 2025, intensitas of water usage showed a downward trend, from 10.0
penggunaan air menunjukkan tren penurunan, dari m³/Rp billion revenue in 2024 to 11.5 m³/Rp billion
10,0 m³/Rp miliar pendapatan di 2024 menjadi 11,5 revenue. This reflects better water usage efficiency in
m³/Rp miliar pendapatan. Hal ini mencerminkan supporting the Company’s office operations.
efisiensi pemakaian air yang lebih baik dalam
mendukung operasional kantor Perseroan.
Perseroan menerapkan pengelolaan air limbah The Company implements responsible wastewater
secara bertanggung jawab sebagai wujud komitmen management as a commitment to environmental
terhadap perlindungan lingkungan dan efisiensi protection and efficient use of water resources.
pemanfaatan sumber daya air. Air limbah non-tinja Non-fecal wastewater from sinks, ablution facilities,
2025 Sustainability Report
yang berasal dari wastafel, fasilitas wudhu, serta air and rainwater collected from building roofs is first
hujan yang tertampung dari atap gedung terlebih channeled to infiltration wells to support groundwater
dahulu disalurkan ke sumur resapan untuk mendukung conservation. A portion of this non-fecal water is then
konservasi air tanah. Selanjutnya, sebagian air filtered and treated before being reused for watering
non-tinja tersebut melalui proses penyaringan dan plants within the office environment.
pengolahan untuk kemudian dimanfaatkan kembali
sebagai air penyiraman tanaman di lingkungan kantor.
Sementara itu, air limbah tinja dikelola melalui sistem Meanwhile, fecal wastewater is managed through a
Sewage Treatment Plant (STP), di mana limbah diolah Sewage Treatment Plant (STP) system, where waste
|
hingga terjadi pemisahan antara air dan residu is processed to separate water from solid residue. The
Laporan Keberlanjutan 2025
padat. Air hasil olahan dari sistem STP juga dialirkan treated water from the STP system is also channeled
terlebih dahulu ke sumur resapan, sebelum kelebihan first to infiltration wells, before excess water, which
air yang telah memenuhi standar kualitas lingkungan meets environmental quality standards, is channeled to
disalurkan ke sistem riol atau saluran tata kota. Melalui the sewer system or city drainage system. Through this
pengelolaan air limbah yang terintegrasi ini, Perseroan integrated wastewater management, the Company
berupaya meminimalkan potensi pencemaran strives to minimize the potential for environmental
lingkungan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta pollution, maintain ecosystem balance, and support
mendukung praktik operasional yang berkelanjutan. sustainable operational practices.
Untuk mendukung efisiensi penggunaan air, Perseroan To further enhance water efficiency, the Company
juga melakukan langkah-langkah pengelolaan has also begun implementing measures to manage
konsumsi air secara bertahap. Hal ini mencakup water consumption in a more controlled manner.
318 inspeksi dan perawatan rutin terhadap instalasi air These include routine inspection and maintenance of
Page 319
guna mencegah kebocoran serta memastikan sistem water installations to prevent leaks and ensure optimal
distribusi air berfungsi secara optimal dan efisien. system performance. In addition, selected offices have
Selain itu, pada beberapa kantor, Perseroan telah started adopting water-saving faucets equipped with
mulai menerapkan penggunaan keran hemat air yang automatic sensors to reduce unnecessary water usage,
dilengkapi dengan sensor otomatis untuk mengurangi thereby helping to manage overall water consumption
aliran air yang tidak diperlukan, sehingga dapat more effectively.
membantu mengendalikan konsumsi air secara lebih
efektif.
Penggunaan Kertas [SEOJK F.13] Paper Consumption [SEOJK F.13]
Pemanfaatan kertas pada proses administrasi kantor The use of paper in office administration processes
memberikan dukungan bagi kelancaran operasional supports the smooth operation of the Company.
Perseroan. Penggunaan sumber daya ini memiliki This resource use has an indirect impact on the
dampak tidak langsung terhadap lingkungan, environment, therefore, efforts to increase efficiency
sehingga upaya peningkatan efisiensi menjadi are an important part of the Company’s contribution
bagian penting dari kontribusi Perseroan terhadap to sustainability. Reducing paper use supports the
keberlanjutan. Pengurangan penggunaan kertas conservation of forest resources and reduces solid
mendukung pelestarian sumber daya hutan serta waste generation.
menekan timbulan limbah padat.
Risiko dan Peluang Risks and Opportunities
terkait Penggunaan Kertas [IFRS S1.30 (a)] Related to Paper Use [IFRS S1.30 (a)]
Kebutuhan kertas yang tidak terkendali berpotensi Uncontrolled paper consumption has the potential
meningkatkan penggunaan sumber daya dan biaya to increase resource use and operational costs. More
operasional. Pengelolaan kertas yang lebih efisien efficient paper management provides opportunities for
membuka peluang bagi Perseroan untuk menekan the Company to reduce material consumption, reduce
konsumsi material, mengurangi limbah padat, solid waste, and improve the environmental footprint
serta memperbaiki jejak lingkungan dari aktivitas of administrative activities. Digitizing documents and
administrasi. Digitalisasi dokumen dan alur kerja workflows presents an opportunity to utilize resources
menghadirkan kesempatan untuk memanfaatkan more optimally, maintain administrative order, and
sumber daya secara lebih optimal, menjaga ketertiban strengthen responsible operational practices.
administrasi, serta memperkuat praktik operasional
yang bertanggung jawab.
Strategi Saat Ini dan Berkelanjutan Current and Sustainable Strategy
untuk Penggunaan Kertas [IFRS S1.33 (a)] for Paper Use [IFRS S1.33 (a)]
Perseroan menjalankan serangkaian inisiatif The Company is implementing a series of paper
pengurangan penggunaan kertas melalui digitalisasi reduction initiatives through process digitization,
proses, otomatisasi alur kerja, dan optimalisasi workflow automation, and internal platform
platform internal yang mendukung budaya kerja optimization that supports a paperless work culture.
paperless. Upaya yang dilakukan Perseroan mencakup: The Company’s efforts include:
PT Bussan Auto Finance
319
Page 320
Perubahan dari Hardcopy ke Softcopy Surat-Menyurat Menggunakan Email
Shifting from Hardcopy to Softcopy Email Correspondence
Materi Rapat Digital Edukasi Karyawan untuk Hemat Kertas
Digital Meeting Materials Employee Education to Save Paper
Multi-Function Printer BAF Mobile untuk Konsumen
Multi-Function Printer BAF Mobile for Consumers
Formless Transactions Pembatasan penggunaan kertas
Formless Transactions Paper Usage Restrictions
1
Perubahan dari Hardcopy ke Softcopy Shifting from Hardcopy to Softcopy
Dokumen disimpan dan dibagikan dalam Documents are stored and shared in digital
format digital, sehingga mengurangi format, thereby reducing the need for paper.
kebutuhan kertas.
2
Surat-Menyurat Menggunakan Email Email Correspondence
Penggunaan email sebagai sarana komunikasi The use of email as a means of official
resmi menggantikan faksimile, sehingga communication replaces faxes, thus reducing
menurunkan permintaan cetak dokumen. the need for printed documents.
3
Materi Rapat Digital Digital Meeting Materials
Semua materi rapat disiapkan dalam format All meeting materials are prepared in digital
2025 Sustainability Report
digital dan dibagikan melalui perangkat format and shared via electronic devices,
elektronik, mengurangi konsumsi kertas reducing paper consumption for physical
untuk salinan fisik. copies.
4
Edukasi Karyawan untuk Hemat Kertas Employee Education to Save Paper
Karyawan diedukasi untuk mencetak atau Employees are educated to print or
melakukan fotokopi dokumen menggunakan photocopy documents using both sides of
kedua sisi kertas (duplex printing) atau tidak the paper (duplex printing) or not print at all
|
mencetak sama sekali jika tidak diperlukan. if not necessary.
Laporan Keberlanjutan 2025
5
Multi-Function Printer Multi-Function Printer
Perseroan menggunakan printer multifungsi The Company uses a multifunction printer
yang dapat memindai dan mengirim fax that can scan and send faxes digitally,
secara digital, menghilangkan kebutuhan eliminating the need to print documents
mencetak dokumen sebelum dikirim. before sending.
320
Page 321
6
BAF Mobile untuk Konsumen BAF Mobile for Consumers
Aplikasi BAF Mobile menyediakan layanan The BAF Mobile application provides digital
digital untuk pelanggan, seperti pembayaran services for customers, such as installment
cicilan dan akses informasi, sehingga tidak payments and information access, eliminating
perlu mencetak bukti transaksi. the need to print transaction receipts.
7
Formless Transactions Formless Transactions
Bukti transaksi dan slip gaji digital dikirimkan Digital transaction receipts and payslips are
melalui email atau platform daring tanpa sent via email or a paperless online platform.
kertas.
8
Pembatasan penggunaan kertas Paper Usage Restrictions
Kebijakan internal yang menetapkan batas Internal policies that set paper usage limits
penggunaan kertas di tingkat divisi untuk at the division level ensure efficiency and
memastikan efisiensi dan pengawasan. oversight.
Sebagai perluasan dari berbagai inisiatif As an extension of these various paper reduction
pengurangan penggunaan kertas tersebut, Perseroan initiatives, the Company has integrated various digital
mengintegrasikan berbagai platform dan transaksi platforms and transactions that strengthen document
digital yang memperkuat efisiensi dokumen serta efficiency and accelerate administrative processes.
mempercepat proses administrasi.
NAMA SISTEM/ DIMENSI
APLIKASI MANFAAT EFISIENSI
SYSTEM/ BENEFITS EFFICIENCY
APPLICATION DIMENSION
NAME
Formulir Online Formulir yang dapat digunakan oleh pegawai untuk mengajukan Kertas
Pelatihan Eksternal permohonan mengikuti training eksternal. Paper
External Training Form that is available for employees to apply for external
Online Form training.
Job Request Form Memberikan kemudahan bagi pegawai dalam mengajukan akses Proses dan kertas
(JRF) IT Online user pegawai untuk komputer, aplikasi, internet, dan lainnya. Process and Paper
Convenience for employees in applying for employee user access
to computers, applications, the internet, and others.
HARPA Aplikasi yang digunakan untuk memberikan kemudahan dalam SDM, proses dan
mengelola kepegawaian, seperti profil, kehadiran, kinerja, kertas
kompensasi, slip gaji, absensi dan administrasi kekaryawanan People, Process and
lainnya. Paper
Application that is used to provide convenience in managing
personnel, such as profiles, attendance, performance,
compensation, pay slips, absences and other employee
administration.
PT Bussan Auto Finance
Digital Receipt Memberikan kemudahan bagi konsumen dalam mengakses tanda Biaya operasional,
terima secara elektronik setiap saat. akses, dan kertas
Provides convenience for the customers to access electronic Operational costs,
receipts any time. access and paper
Learning Mendukung proses pelatihan dan sosialisasi kepada setiap Sumber SDM dan proses
Management Daya Manusia (SDM) dengan efektif dan efisien. People and Process
System (LMS) Supporting the training and socialization process for every
Human Resource (HR) effectively and efficiently
321
Page 322
NAMA SISTEM/ DIMENSI
APLIKASI MANFAAT EFISIENSI
SYSTEM/ BENEFITS EFFICIENCY
APPLICATION DIMENSION
NAME
Sharepoint Sistem yang menyediakan beberapa fungsi, salah satunya adalah Biaya operasional,
aplikasi yang terdiri atas Approval Memo, Design Request, Form SDM, proses, dan
Konten Review, dan aplikasi lain yang mendukung operasional di kertas
Perseroan. Operational costs,
A system that provides several functions, one of which is an people, process and
application consisting of Approval Memo, Design Request, paper
Content Review Form, and other applications that support
operations in the Company.
CONFINS Aplikasi yang digunakan untuk mendokumentasikan seluruh Biaya operasional
transaksi bisnis antara Perseroan dengan konsumen. dan akses
Application that is used to archive all business transactions Operational costs,
between the Company and consumers. and access
ORAFIN Aplikasi yang digunakan untuk mendokumentasikan alur keuangan Biaya operasional,
Perseroan, baik dari sisi rencana keuangan dan proses akuntansi SDM, dan kertas
Perseroan. Operational costs,
Application that is used to document the Company’s financial people, and paper
flow, both in terms of financial planning and the Company’s
accounting processes.
BAF Mobile Aplikasi mobile yang dapat diakses oleh konsumen dan calon Biaya operasional,
konsumen untuk memudahkan melakukan pengajuan aplikasi SDM, proses, dan
pembiayaan dan pengecekan status order dan angsuran, serta kertas
kemudahan lainnya. Operational costs,
A mobile application that can be accessed by consumers and people, process and
prospective consumers to ease financing applications and check order paper
and instalment status submission, as well as other conveniences.
GS Request Form Aplikasi untuk memberikan kemudahan bagi pegawai dalam Proses dan kertas
mengajukan aset, seperti kalkulator, mouse, kamera, dan lainnya. Process and Paper
An application to ease the employees to submit assets, such as
calculators, mice, cameras, and others.
GA Integrated Sistem helpdesk untuk pengajuan aset atau fasilitas. Proses dan kertas
2025 Sustainability Report
Access (GAIA) Helpdesk system for asset or facility submission. Process and Paper
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi As part of its efforts to improve operational efficiency
operasional dan mengurangi dampak lingkungan, and mitigate environmental impact, the Company
Perseroan menyusun strategi pengurangan penggunaan has developed a gradual and measurable paper
kertas yang dilakukan secara bertahap dan terukur. reduction strategy. This initiative includes optimizing
Inisiatif ini mencakup optimalisasi penggunaan Multi- the use of centralized Multi-Function Printers (MFPs)
|
Function Printer (MFP) yang terpusat guna mengurangi to reduce unnecessary printing, implementing paper
pencetakan yang tidak diperlukan, penerapan usage restrictions per department or division based on
Laporan Keberlanjutan 2025
pembatasan penggunaan kertas per departemen atau operational needs, and accelerating the digitalization of
divisi sesuai kebutuhan operasional, serta percepatan work processes through the use of electronic documents
digitalisasi proses kerja melalui pemanfaatan dokumen and approvals. Supported by ongoing monitoring and
dan persetujuan elektronik. Didukung oleh mekanisme outreach mechanisms to employees, this strategy is
pemantauan dan sosialisasi berkelanjutan kepada expected to encourage changes in work behavior while
karyawan, strategi ini diharapkan dapat mendorong sustainably reducing paper consumption without
perubahan perilaku kerja sekaligus menurunkan konsumsi disrupting the smooth running of business activities.
kertas secara berkelanjutan tanpa mengganggu
kelancaran aktivitas bisnis.
322
Page 323
Dampak Finansial Kini dan yang Diantisipasi Current and Anticipated Financial Impact of
dari Penggunaan Kertas [IFRS S1.34.(a-b)] Paper Use [IFRS S1.34.(a-b)]
Penerapan berbagai inisiatif pengurangan penggunaan The implementation of various paper reduction
kertas menghasilkan efisiensi biaya operasional. initiatives has resulted in operational cost efficiencies.
Perluasan digitalisasi di masa mendatang diproyeksikan Future expansion of digitalization is projected to
memberikan manfaat finansial melalui penyederhanaan provide financial benefits through streamlined
alur kerja, percepatan waktu pemrosesan, serta workflows, accelerated processing times, and a reduced
penurunan risiko kesalahan administrasi. risk of administrative errors.
Pemakaian Kertas Pendapatan Intensitas Pemakaian Kertas
Paper Usage Revenues Paper Usage Intensity
61,340 Rp 4,777.1 12.8
rim Miliar rim/Rp miliar pendapatan
reams Billion ream/Rp billion revenues
2025 61,340 2025 4,777.1 2025 12.8
2024 65,071 2024 4,685.1 2024 13.9
2023 60,786 2023 4,568.9 2023 13.3
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
Penggunaan kertas (rim)
61,340 65,071 60,786
Paper usage (reams)
Penggunaan kertas (lembar)*
30,670,000 32,535,500 30,393,000
Paper usage (sheets)
Pendapatan (Rp miliar)
4,777.1 4,685.1 4,568.9
Revenues (Rp billion)
Intensitas pemakaian kertas (rim/Rp miliar pendapatan)
12.8 13.9 13.3
Paper use intensity (reams/Rp billion revenues)
Catatan: Note:
• Perhitungan berdasarkan 1 rim/500 lembar • Calculation based on 1 ream/500 pages
• Terdapat perubahan perhitungan penggunaan kertas pada tahun • There has been a change in the calculation of paper usage in
2023 dan 2024 dengan menggunakan data pembelian kertas 2023 and 2024 based on data from purchases of HVS paper and
HVS dan kertas cetak untuk form printing paper for forms.
PT Bussan Auto Finance
Limbah [GRI 306-1] [GRI 306-4] [GRI 306-5] Waste [GRI 306-1] [GRI 306-4] [GRI 306-5]
[GRI 301-1] [GRI 301-2] [GRI 301-3] [GRI 301-1] [GRI 301-2] [GRI 301-3]
[SEOJK F.13, F.14, F.15] [POJK 6.c.3.e.5] [IDX E-05] [SEOJK F.13, F.14, F.15] [POJK 6.c.3.e.5] [IDX E-05]
Aktivitas operasional Perseroan menghasilkan limbah The Company’s operational activities generate waste
dari kegiatan internal Perseroan di kantor pusat, from internal activities at its head office, particularly
khususnya berasal dari aktivitas karyawan. Sebagian from employee activities. The majority of the
besar limbah Perseroan merupakan limbah non-B3 Company’s waste is non-hazardous and toxic waste,
seperti kertas, plastik, limbah makanan dari kantin, such as paper, plastic, food waste from the canteen,
serta limbah sanitasi. Terdapat pula limbah elektronik and sanitation waste. Electronic waste also originates
yang berasal dari perangkat kantor yang rusak atau from damaged or unused office equipment, such as 323
Page 324
tidak terpakai, seperti komputer, printer, dan peralatan computers, printers, and other electronic equipment.
elektronik lainnya. Selain itu, terdapat limbah B3 Small amounts of hazardous and toxic waste are also
dalam jumlah kecil berupa limbah kaleng air freshener, generated, including air freshener cans, metal waste,
limbah logam, kaca lampu, dan bahan kimia lainnya. lamp glass, and other chemicals.
Jenis limbah memiliki karakteristik dan potensi dampak These types of waste have different characteristics
yang berbeda. Limbah kertas, plastik, dan sisa makanan and potential impacts. Paper, plastic, and food waste
meningkatkan volume sampah domestik yang perlu increase the volume of domestic waste, which requires
dikelola secara tepat agar tidak memperbesar beban proper management to prevent increasing the burden
TPA. Limbah B3 berpotensi mencemari lingkungan on landfills. Hazardous and toxic waste has the
apabila tidak dikelola dan diserahkan kepada pihak potential to pollute the environment if not managed
ketiga yang memiliki izin. Kualitas lingkungan kantor properly and handed over to a licensed third party. The
dan kesehatan karyawan dapat terpengaruh apabila quality of the office environment and employee health
pengelolaan limbah tidak berjalan dengan baik. can be affected if waste management is not carried
out properly.
Risiko dan Peluang Risks and Opportunities
terkait Limbah [IFRS S1.30 (a)] Related to Waste [IFRS S1.30 (a)]
Risiko utama terkait pengelolaan limbah mencakup The main risks related to waste management include
risiko ketidakpatuhan terhadap regulasi, potensi the risk of non-compliance with regulations, the
pencemaran akibat pengelolaan limbah B3 yang potential for pollution due to improper management of
tidak tepat, serta peningkatan biaya pengelolaan hazardous and toxic waste, and increased operational
limbah operasional. Peluang strategis muncul melalui waste management costs. Strategic opportunities
penguatan budaya kerja yang berfokus pada digitalisasi emerge through strengthening a work culture focused
dan pengurangan penggunaan material seperti kertas, on digitalization and reducing the use of materials
yang mampu menurunkan timbulan limbah. such as paper, which can reduce waste generation.
Strategi Saat Ini dan Berkelanjutan Current and Sustainable
terkait Limbah [GRI 306-2] [SEOJK F.14] [IFRS S1.33 (a)] Waste Strategy [GRI 306-2] [SEOJK F.14] [IFRS S1.33 (a)]
Perseroan menerapkan strategi pengelolaan limbah The Company implements a waste management
yang berfokus pada pencegahan timbulan limbah strategy focused on preventing waste generation at
dari sumbernya, peningkatan efisiensi material, source, increasing material efficiency, and managing
serta pengelolaan limbah yang sesuai ketentuan. waste in accordance with regulations. Process
Digitalisasi proses menjadi langkah utama karena digitization is a key step because most administrative
sebagian besar aktivitas administrasi kini dilakukan activities are now conducted electronically, leading to
secara elektronik, sehingga mendorong penurunan a significant reduction in paper use. Employees are
2025 Sustainability Report
signifikan atas penggunaan kertas. Karyawan juga also encouraged to optimize document printing only
diarahkan mengoptimalkan pencetakan dokumen when necessary and to use both sides of the paper to
hanya saat diperlukan serta memakai kedua sisi kertas increase efficiency. The use of personal tumblers is
untuk meningkatkan efisiensi. Pemakaian tumbler also encouraged to reduce plastic waste from single-
pribadi turut digiatkan guna mengurangi sampah use bottles.
plastik dari botol sekali pakai.
Pengelolaan limbah domestik dilakukan melalui Domestic waste management is carried out through a
mekanisme pengangkutan terjadwal oleh petugas scheduled transportation mechanism by city sanitation
|
kebersihan kota menuju fasilitas pemilahan. Sampah workers to a sorting facility. Cardboard and drinking
kardus dan botol minum dikumpulkan untuk disalurkan bottle waste is collected for distribution to collectors,
Laporan Keberlanjutan 2025
kepada pengepul, sedangkan sampah yang tidak while waste with no usable value is directed to a
bernilai guna diarahkan ke Tempat Pembuangan Temporary Disposal Site (TPS). For hazardous and toxic
Sementara (TPS). Untuk limbah B3, Perseroan bekerja waste, the Company collaborates with licensed third
sama dengan pihak ketiga berizin yang mengumpulkan parties who collect and process waste according to the
dan memproses limbah sesuai jenis dan persyaratan type and technical requirements, including electronic
teknis, termasuk limbah elektronik dan cartridge bekas waste and used cartridges, which require handling by
yang membutuhkan penanganan pihak ketiga yang third parties certified to manage hazardous and toxic
memiliki sertifikasi pengelolaan limbah B3. waste.
Upaya-upaya lain yang dilakukan Perseroan untuk Other efforts undertaken by the Company to reduce
mengurangi limbah, yaitu: waste include:
324
Page 325
Mesin Daur Ulang Digitalisasi Pengurangan Pemilahan Konsumsi
Penghancur Dokumen Dokumen Plastik Sekali Sampah Makanan
Kertas Lama Document Pakai Waste Secukupnya
Paper Recycling Old Digitization Reducing Sorting Moderate
Shredder Documents Single-Use Food
Plastic Consumption
1
Mesin Penghancur Kertas Paper Shredder
Tersebar di 182 kantor, termasuk kantor Dispersed across 182 offices, including
jaringan dan kantor pusat. network offices and headquarters.
2
Daur Ulang Dokumen Lama Recycling Old Documents
Dokumen >10 tahun dihancurkan & diolah Documents over 10 years old are shredded
sebagai bahan daur ulang oleh vendor. and processed as recycled materials by
vendors.
3
Digitalisasi Dokumen Document Digitization
Peralihan ke dokumen digital dan pengelolaan The transition to digital documents and
dokumen dengan konsep paperless. paperless document management.
4
Pengurangan Plastik Sekali Pakai Reducing Single-Use Plastic
Edukasi penggunaan tumbler pribadi untuk Educate people about using personal
kurangi sampah plastik. tumblers to reduce plastic waste.
5
Pemilahan Sampah Waste Sorting
Pemilahan sampah di setiap lantai kantor Waste sorting on each floor of the
pusat (kertas, plastik, dan organik). headquarters (paper, plastic, and organic).
6
Konsumsi Makanan Secukupnya Moderate Food Consumption
Edukasi mengenai konsumsi makanan Education on moderate food consumption
secukupnya dilakukan secara rutin di is conducted regularly at the Company to
Perseroan untuk mengurangi sampah organik. reduce organic waste.
Strategi jangka panjang Perseroan berfokus pada The Company’s long-term strategy focuses on
optimalisasi inisiatif pengelolaan limbah yang sudah optimizing existing waste management initiatives.
PT Bussan Auto Finance
berjalan. Pengelolaan limbah kantor ditingkatkan Office waste management is enhanced by improving
melalui peningkatan kualitas data timbulan limbah the quality of waste generation data to inform
untuk membantu perbaikan keputusan operasional. operational decisions.
325
Page 326
Dampak Finansial Kini dan yang Diantisipasi terkait Current and Anticipated Financial Impacts of
Limbah [IFRS S1.34.(a-b)] Waste [IFRS S1.34.(a-b)]
Pengelolaan limbah yang diterapkan Perseroan The Company’s waste management practices result
menghasilkan efisiensi biaya operasional melalui in operational cost efficiencies by reducing the need
penurunan kebutuhan bahan habis pakai, khususnya for consumables, particularly paper, and other office
kertas, dan materi perkantoran lain yang berpotensi materials that could potentially become waste. Waste
menjadi limbah. Pengelolaan limbah juga berkontribusi management also contributes to the Company’s
pada biaya operasional Perseroan, terutama untuk operational costs, particularly for domestic waste
layanan pengangkutan limbah domestik serta kerja transportation services and third-party collaborations
sama pihak ketiga dalam penanganan limbah B3. in handling hazardous and hazardous waste.
Timbulan Limbah
WASTE GENERATED [GRI 306-3][SEOJK F.13] [IFRS S1.49] [POJK 6.c.3.e.5.a]
URAIAN 2025 2024 2023
DESCRIPTION
Limbah Non-B3 (kg)
43,535.6 49,438.0 37,492.0
Non-B3 Waste (kg)
Organik (sisa makanan)
22,974.6 28,179.6 23,370.4
Organic (food waste)
Plastik
9,970.9 9,887.6 8,623.2
Plastics
Kertas
10,590.1 11,370.7 7,498.4
Paper
Limbah B3 (kg)
130.6 18.8 20.0
B3 Waste (kg)
Kelistrikan (baterai bekas)
0 1.8 1.2
Electricity (used battery)
Logam (kaleng bekas air freshener dan lain-lain)
23.1 8.1 14.2
Metal (used air freshner cans etc.)
Plastik (Galon bekas)
60.4 0.2 1.1
Plastics (used gallons)
Kaca (lampu bekas)
0.6 8.7 3.5
2025 Sustainability Report
Glass (used lamps)
Chemical
46.5 0 0
Chemical
Catatan: Note:
Metrik “Timbulan Limbah” merujuk pada GRI 306-3 dan OJK F.13 The “Waste Generation” metric refers to GRI 306-3 and OJK F.13
karena IFRS Sustainability Disclosure Standards tidak menyediakan because the IFRS Sustainability Disclosure Standards do not provide
metrik spesifik terkait limbah. specific metrics related to waste.
|
Laporan Keberlanjutan 2025
326
Page 327
Pengelolaan limbah yang diterapkan Perseroan The Company’s waste management practices were
berjalan efektif sepanjang 2025, sehingga tidak terjadi effective throughout 2025, resulting in no spills of
tumpahan bahan kimia, minyak, bahan bakar, atau chemicals, oil, fuel, or other substances that could
zat lain yang berpotensi menimbulkan pencemaran potentially pollute or endanger public health or the
dan membahayakan kesehatan masyarakat maupun surrounding environment. The Company also received
lingkungan sekitar. Perseroan juga tidak menerima no complaints or reports regarding violations of
pengaduan atau laporan terkait pelanggaran atas wastewater or effluent disposal regulations during the
ketentuan pembuangan air limbah maupun efluen reporting period. [SEOJK F.15] [POJK 6.c.3.e.5.b-c]
pada periode pelaporan. [SEOJK F.15] [POJK 6.c.3.e.5.b-c]
Bahan Baku, Pengaduan Lingkungan, dan Biaya Raw Materials, Environmental Complaints, and
Lingkungan Hidup [SEOJK F.4, F.5, F.16] [POJK 6.c.3.d.1-2] Environmental Costs [SEOJK F.4, F.5, F.16] [POJK 6.c.3.d.1-2]
[POJK 6.c.3.e.6] [POJK 6.c.3.e.6]
Karakteristik usaha Perseroan sebagai perusahaan The Company’s business characteristics as a finance
pembiayaan tidak melibatkan penggunaan bahan company do not involve the use of raw materials
baku produksi maupun material yang berpotensi or materials that have the potential to pollute the
mencemari lingkungan. Kondisi ini tercermin dari environment. This is reflected in the absence of any
tidak adanya pengaduan terkait dampak lingkungan complaints regarding environmental impacts received
yang diterima sepanjang periode pelaporan. Meskipun throughout the reporting period. Nevertheless, the
demikian, Perseroan tetap menjalankan praktik Company continues to implement responsible business
bisnis yang bertanggung jawab melalui pengelolaan practices through efficient management of energy,
energi, sumber daya, dan limbah secara efisien dalam resources, and waste in its daily operations.
operasional sehari-hari.
Komitmen tersebut didukung oleh alokasi biaya This commitment is supported by an allocation
lingkungan hidup yang mencakup aktivitas of environmental costs, which includes activities
peningkatan efisiensi dan penguatan infrastruktur to increase efficiency and strengthen operational
operasional. Pada tahun 2025, total biaya lingkungan infrastructure. In 2025, total realized environmental
yang direalisasikan mencapai Rp4,2 miliar, menurun costs reached Rp4.2 billion, a decrease compared to
dibandingkan tahun sebelumnya. the previous year.
Komponen biaya lingkungan hidup pada tahun 2025 Environmental cost components in 2025 include,
meliputi antara lain penggantian dan pembelian AC among others, the replacement and procurement
yang lebih ramah energi, biaya pengelolaan limbah, of energy-efficient air conditioning units, waste
serta pengeluaran terkait efisiensi operasional lainnya management expenses, and other expenditures
yang mendukung praktik keberlanjutan. Penurunan supporting operational efficiency and sustainability
jumlah biaya dibandingkan tahun sebelumnya practices. The decrease in total costs compared to the
terutama disebabkan oleh adanya penggantian previous year was primarily driven by the significant
perangkat mini PC dalam jumlah signifikan yang telah replacement of mini PCs undertaken in 2024, resulting
dilakukan pada tahun 2024, sehingga pada tahun in lower comparable expenditures in 2025.
2025 tidak terdapat kebutuhan pengeluaran serupa
dalam skala yang sama.
Jumlah biaya yang dikeluarkan
Total allocated budget
4,240.1 2025 4,240.1
Rp 2024 14,417.2
Juta | Million 2023 3,895.1
PT Bussan Auto Finance
327
Page 328
BAF ECO MOVE
BAF ECO MOVE [SEOJK F.9] [SEOJK F.10] [POJK 6.c.3.e.1] [POJK 6.c.3.e.3.a-b] [GRI 304-1] [GRI 304-2] [GRI 304-3]
2025 Sustainability Report
Pada tahun 2025, Perseroan melanjutkan inisiatif In 2025, the Company continued the coastal
pelestarian ekosistem pesisir melalui program BAF ecosystem conservation initiative through BAF ECO
ECO Move, yang merupakan kegiatan penanaman Move program, a mangrove planting program as
mangrove sebagai bagian dari komitmen Perseroan part of the Company’s commitment to support
dalam mendukung mitigasi perubahan iklim dan climate change mitigation and strengthening coastal
penguatan ketahanan ekosistem pesisir. ecosystem resilience.
Program ini bertujuan untuk mendukung restorasi This program aims to support coastal ecosystem
ekosistem pesisir, meningkatkan kapasitas penyerapan restoration, increase natural carbon absorption
|
karbon alami (blue carbon), serta memperkuat capacity (blue carbon), and strengthen the resilience of
ketahanan masyarakat pesisir terhadap dampak coastal communities against climate change impact.
Laporan Keberlanjutan 2025
perubahan iklim. Program ini juga diharapkan The program is also expected to provide economic
memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir benefits to coastal communities by improving quality
melalui peningkatan kualitas ekosistem perikanan of fisheries ecosystems and providing opportunities for
serta peluang kegiatan ekonomi berbasis mangrove. mangrove-based economic activities.
328
Page 329
Mangrove sendiri memiliki fungsi ekologis penting Mangroves have important ecological functions, such
seperti: as:
• Melindungi Pantai: Akar mangrove yang kuat • Coastal Protection: Strong mangrove roots prevent
mampu mencegah abrasi dan melindungi wilayah abrasion and protect coastal areas from large
pesisir dari gelombang besar serta badai. waves and storms.
• Menyerap Karbon: Ekosistem mangrove dikenal • Carbon Absorption: Mangrove ecosystems are known
sebagai salah satu penyerap karbon alami as one of the most effective natural carbon sinks
paling efektif (blue carbon ecosystem), dengan (blue carbon ecosystems), with the ability to store
kemampuan menyimpan karbon hingga beberapa carbon several times higher than terrestrial forests.
kali lebih tinggi dibandingkan hutan daratan.
• Habitat Biodiversitas: Mangrove menjadi rumah • Biodiversity Habitat: Mangroves provide homes
bagi berbagai spesies ikan, burung, dan biota laut, for various species of fish, birds, and marine life,
mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat supporting the economic sustainability of coastal
pesisir. communities.
Program BAF ECO Move merupakan bagian dari BAF ECO Move program is part of the Company’s
strategi Perseroan dalam mengintegrasikan aspek strategy to integrate environmental aspects into
lingkungan ke dalam praktik bisnis berkelanjutan serta sustainable business practices and support the climate
mendukung agenda mitigasi perubahan iklim. change mitigation agenda.
Sejak program ini dimulai pada tahun 2021, Perseroan Since the program was initiated in 2021, the Company
telah menanam lebih dari 176.000 bibit pohon, has planted more than 176,000 tree seedlings,
termasuk mangrove, di berbagai wilayah di Indonesia. including mangroves, in various regions across
Akumulasi penyerapan karbon dari seluruh penanaman Indonesia. The accumulated carbon sequestration
tersebut telah mencapai sekitar 70 tonCO2e hingga from all these plantings has reached approximately
tahun 2025, dan diproyeksikan terus meningkat seiring 70 tons of CO2e by 2025 and is projected to continue
pertumbuhan pohon. increasing as the trees grow.
Lokasi penanaman dipilih berdasarkan kondisi Planting locations were selected based on
kerentanan abrasi pesisir dan kebutuhan coastal erosion vulnerability and the need for
rehabilitasi mangrove di wilayah tersebut, dengan mangrove rehabilitation in the area, considering
mempertimbangkan rekomendasi mitra lingkungan recommendations from environmental partners and
dan komunitas lokal. local communities.
Pelaksanaan program BAF ECO Move di berbagai wilayah tahun 2021 – 2025
IMPLEMENTATION OF BAF ECO MOVE IN VARIOUS REGIONS 2021 – 2025 [POJK 6.c.3.e.2]
PT Bussan Auto Finance
Pada tahun pelaporan 2025, BAF ECO Move In the 2025 reporting year, BAF ECO Move targets
menargetkan penanaman 21.000 bibit mangrove di planting 21,000 mangrove seedlings in three coastal
tiga lokasi pesisir, yaitu: locations:
• Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara • Indah Kapuk Beach, North Jakarta
• Pantai Kartika Jaya, Kendal • Kartika Jaya Beach, Kendal
• Pantai Mangunharjo, Semarang • Mangunharjo Beach, Semarang
329
Page 330
Pelaksanaan program dilakukan bekerja sama The program is implemented in collaboration with
dengan mitra strategis yang mengadopsi pendekatan strategic partners, adopting a local community
pemberdayaan masyarakat lokal melalui partisipasi empowerment approach through the participation
petani bibit, komunitas pesisir, serta karyawan of seedling farmers, coastal communities, and BAF
BAF (BAFers). Kerja sama ini memastikan kegiatan employees (BAFers). This collaboration ensures that
penanaman, pemeliharaan, dan monitoring dapat planting, maintenance, and monitoring activities can
dilaksanakan secara berkelanjutan. Partisipasi be carried out sustainably. Consumer participation
konsumen juga menjadi bagian dari pelaksanaan is also part of the program’s implementation. The
program. Konsumen yang melakukan pembiayaan consumers who submit payment between March 20
pada periode 20 Maret-9 Mei 2025 otomatis and May 9, 2025, automatically contribute to the
berkontribusi dalam pendanaan bibit mangrove yang funding of the mangrove seedlings planted under this
ditanam dalam program ini. Seluruh kontribusi tersebut program. All contributions are recognized as part of the
dicatat sebagai bagian dari upaya Perseroan dalam Company’s efforts to expand stakeholder engagement
memperluas keterlibatan pemangku kepentingan in environmental initiatives.
terhadap inisiatif lingkungan.
Pemantauan Monitoring
Perseroan bersama mitra lokal yaitu Lindungi Hutan The Company, together with its local partner, Lindungi
melakukan pemantauan berkala terhadap tingkat Hutan, regularly monitors the survival rate of mangrove
kelangsungan hidup (survival rate) bibit mangrove seedlings and the condition of the ecosystem in the
serta kondisi ekosistem di area penanaman untuk planting area to ensure the program’s sustainability.
memastikan keberlanjutan program.
Berdasarkan hasil pemantauan awal terhadap Based on initial monitoring of the planting area in the
area penanaman pada program sebelumnya, previous program, most of the mangrove seedlings
sebagian besar bibit mangrove menunjukkan tingkat demonstrated good growth rates with adequate
pertumbuhan yang baik dengan tingkat kelangsungan survival rates of 97.4% after the initial planting
hidup (survival rate) 97,4% yang memadai setelah phase. Furthermore, the planting area began to show
fase awal penanaman. Selain itu, area penanaman improvements in the coastal ecosystem, such as an
mulai menunjukkan perbaikan kondisi ekosistem increase in the presence of small biota and marine
pesisir, seperti meningkatnya keberadaan biota kecil organisms that utilize the mangrove area as a natural
dan organisme laut yang memanfaatkan kawasan habitat.
mangrove sebagai habitat alami.
Pemantauan juga dilakukan untuk mengidentifikasi Monitoring was also conducted to identify potential
potensi risiko terhadap keberhasilan penanaman, risks to the success of the planting, such as tidal
seperti kondisi pasang surut, sedimentasi, maupun conditions, sedimentation, and human disturbance.
gangguan aktivitas manusia. Hasil evaluasi tersebut The results of this evaluation serve as the basis for the
2025 Sustainability Report
menjadi dasar bagi Perseroan dan mitra lokal untuk Company and local partners to implement follow-up
melakukan langkah perawatan lanjutan, termasuk maintenance measures, including replacing seedlings
penggantian bibit yang tidak tumbuh optimal serta that are not growing optimally and strengthening
penguatan kegiatan pemeliharaan oleh masyarakat maintenance activities by the local society.
setempat.
Penanaman mangrove merupakan langkah nyata Mangrove planting is a concrete step by the Company
Perseroan dalam mendukung Tujuan Pembangunan in supporting the Sustainable Development Goals
Berkelanjutan (TPB), terutama pada tujuan: (SDGs), especially the following objectives:
|
Laporan Keberlanjutan 2025
13.2.2.[a] 14.2.1 15.1.1 17.17.1
Potensi Penurunan Emisi Gas Proporsi kawasan pesisir dan Proporsi tutupan lahan Jumlah kemitraan multipihak
Rumah Kaca (GRK) laut yang dikelola secara terhadap total luas daratan. yang mendukung pencapaian
Potential for Greenhouse Gas berkelanjutan. Proportion of land cover to total TPB.
(GHG) Emission Reduction Proportion of coastal and land area. Number of multi-stakeholder
marine areas managed partnerships supporting the
sustainably. achievement of the SDGs.
330
Page 331
BAF ECO MOVE 2025
Mangrove ditanam Partisipasi Konsumen Karyawan & Mitra Terlibat
Planted Mangrove Consumer Participation Employees & Partners Involved
21K >39K 866
2021-2025: ±176K 2021-2025: ±408K 2021-2025: ±2K
Kota Besar Estimasi Emisi yang Diserap
Major Cities Estimation of Absorbed Emission
3 ≥70ton CO e* 2
2021-2025: 18 2021-2025
Catatan: Note:
Estimasi penyerapan karbon dihitung menggunakan pendekatan The carbon sequestration estimate is calculated using a conservative
konservatif berdasarkan literatur ilmiah mengenai kemampuan approach based on scientific literature regarding the carbon
penyerapan karbon mangrove per pohon per tahun serta sequestration capacity of mangroves per tree per annum, and
mempertimbangkan tingkat kematian bibit pada fase awal considering the mortality rate of seedlings in the early growth phase.
pertumbuhan. Asumsi tingkat kematian 40% pada tahun pertama, A 40% mortality rate is assumed in the first year, with the trees
pada tahun kedua dan seterusnya diasumsikan dapat hidup mandiri. assuming they can survive independently in the second year and
Estimasi penyerapan karbon dari program ini tidak digunakan beyond. The carbon sequestration estimated from this program is not
sebagai kompensasi langsung terhadap emisi operasional Perseroan, used as direct compensation for the Company’s operational emissions,
melainkan sebagai kontribusi terhadap upaya restorasi ekosistem but rather as a contribution to coastal ecosystem restoration efforts.
pesisir.
PT Bussan Auto Finance
331
Page 332
Laporan Keberlanjutan 2025 | 2025 Sustainability Report 332
Page 333
TENTANG
LAPORAN
ABOUT THIS REPORT
Penerbitan Laporan Keberlanjutan
merupakan bentuk komitmen Perseroan
dalam memperkuat transparansi dan
akuntabilitas kepada seluruh pemangku
kepentingan.
Publication of this Sustainability Report
PT.Bussan Auto Finance
embodies the Company’s commitment
to strengthen transparency and
accountability to all stakeholders.
333
Page 334
Laporan Keberlanjutan menjadi sarana bagi The Sustainability Report is used by the Company to
Perseroan untuk menjelaskan bagaimana praktik explain how business practices are implemented in
bisnis dilaksanakan secara bertanggung jawab dalam responsible manner in managing economic, social,
mengelola aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. and environmental aspects. Through this report, the
Melalui laporan ini, Perseroan berupaya memberikan Company strives to provide clear, relevant, and reliable
informasi yang jelas, relevan, dan dapat dipercaya, information, thereby building trust and encouraging
sehingga dapat membangun kepercayaan serta ongoing improvements in sustainability performance.
mendorong peningkatan kinerja keberlanjutan secara
berkelanjutan.
Perseroan menerbitkan Laporan Keberlanjutan setiap The Company publishes Sustainability Report
tahun. Laporan Keberlanjutan 2025 merupakan annually. The 2025 Sustainability Report becomes the
laporan keberlanjutan tahunan ke-6 yang diterbitkan Company’s sixth annual sustainability report, covering
oleh Perseroan, mencakup periode 1 Januari 2025 the period from January 1, 2025, to December 31,
hingga 31 Desember 2025 sebagaimana tercantum 2025, as outlined in the financial statements. The
dalam laporan keuangan. Laporan sebelumnya previous report was published on April 30, 2025.
diterbitkan pada 30 April 2025. Pada periode pelaporan During this reporting period, the Company made
ini, Perseroan melakukan penyajian kembali secara limited restatement of comparative data related to
terbatas atas data komparatif yang berkaitan dengan the classification of MSME financing. This change
klasifikasi pembiayaan UMKM. Perubahan dilakukan was made to separate the classification of productive
untuk memisahkan klasifikasi pembiayaan UMKM MSME financing from the consumer MSME category,
produktif dari kategori UMKM konsumtif, sehingga thereby aligning the data presentation with the focus
penyajian data menjadi lebih selaras dengan fokus of the Company’s productive financing. In addition
pembiayaan produktif Perseroan. Selain penyesuaian to these classification adjustments, there were no
klasifikasi tersebut, tidak terdapat perubahan changes to the measurement methodology, indicator
metodologi pengukuran, definisi indikator, batas definitions, reporting boundaries, or other events that
pelaporan, maupun peristiwa lain yang berdampak had a material impact on the presentation of historical
material terhadap penyajian data historis dalam data in this report. [GRI 2-3, 2-4][SEOJK C.6]
laporan ini. [GRI 2-3, 2-4][SEOJK C.6]
Pada tahun pelaporan ini, Perseroan juga melakukan In this reporting year, the Company also presented
penyajian informasi untuk menyelaraskan praktik information to align reporting practices with
pelaporan dengan International Financial Reporting International Financial Reporting Standards (IFRS)
Standards (IFRS) Sustainability Disclosure Standards Sustainability Disclosure Standards (IFRS S1 and IFRS
(IFRS S1 dan IFRS S2) dan PSPK (Pernyataan S2) and Sustainability Disclosure Standards (PSPK) 1
Standar Pengungkapan Keberlanjutan) 1 dan PSPK and PSPK 2, including the integration of sustainability
2, termasuk integrasi antara informasi keberlanjutan information with financial information, as well as
dan informasi keuangan, serta pemetaan risiko mapping sustainability risks and opportunities that are
dan peluang keberlanjutan yang relevan bagi relevant to the Company’s business continuity. The
kelangsungan usaha Perseroan. Entitas pelapor dalam reporting entities in this Sustainability Report include
2025 Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan ini mencakup entitas, aset, dan the same entities, assets, and business activities as
kegiatan usaha yang sama seperti yang tercantum mentioned in the Company’s financial statements as
dalam laporan keuangan Perseroan per 31 Desember of December 31, 2025. During the reporting period,
2025. Selama periode pelaporan tidak terdapat there were no significant changes to the Company’s
perubahan struktur Perseroan yang signifikan, structure, therefore, scope of the sustainability report
sehingga cakupan laporan keberlanjutan konsisten is consistent with the financial statements. The
dengan laporan keuangan. Informasi keberlanjutan sustainability information considered and presented in
yang dipertimbangkan dan disajikan dalam laporan this report refers to material impacts occured from the
ini merujuk pada dampak material yang timbul dari Company’s business activities and value chain.
|
kegiatan usaha dan rantai nilai Perseroan.
Laporan Keberlanjutan 2025
Penyusunan Laporan Keberlanjutan 2025 mengacu The preparation of the 2025 Sustainability Report
pada beberapa standar dan peraturan yang berlaku refers to prevailing standards and regulations in
di Indonesia maupun internasional. Standar dan Indonesia and globally. The standards and regulations
peraturan yang digunakan sebagai dasar penyusunan used as the basis for preparing this report are including:
laporan ini meliputi:
1. Lampiran I POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang 1. Appendix I of POJK No. 51/POJK.03/2017
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga concerning Implementation of Sustainable
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Finance for Financial Services Institutions, Issuers,
and Public Companies.
2. Surat Edaran OJK No. 16 /SEOJK.04/2021 tentang 2. OJK Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau concerning Form and Content of Annual Reports of
Perusahaan Publik. Issuers or Public Companies.
334
Page 335
3. Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021, 3. Global Reporting Initiative (GRI) 2021 Standards,
dengan kesesuaian (in accordance) dengan GRI in accordance with GRI Standards;
Standards;
4. Sustainability Accounting Standard Board (SASB) 4. Sustainability Accounting Standards Board (SASB)
sektor Jasa Keuangan. Financial Services Sector.
5. IFRS Sustainability Disclosure Standards, yang 5. IFRS Sustainability Disclosure Standards, which
mencakup: include:
a. IFRS S1 – General Requirements for Disclosure a. IFRS S1 – General Requirements for Disclosure
of Sustainability-related Financial Information of Sustainability-related Financial Information
b. IFRS S2 – Climate-related Disclosures b. IFRS S2 – Climate-related Disclosures
Perseroan belum menggunakan jasa assurance The Company has not hired external assurance services
eksternal untuk laporan ini. Namun, seluruh informasi for this report. However, all information in this report
dalam laporan ini telah melalui proses validasi oleh has been validated by the relevant work units to ensure
unit kerja terkait untuk memastikan akurasi dan the accuracy and reliability. Calculation of emissions
keandalannya. Perhitungan emisi dan indikator and other environmental indicators, such as Scope 1, 2,
lingkungan lainnya, seperti emisi Cakupan 1, 2, and 3 emissions, was conducted in collaboration with a
dan 3, dilakukan bekerja sama dengan konsultan sustainability consultant. [GRI 2-5][SEOJK G.1]
keberlanjutan. [GRI 2-5][SEOJK G.1]
PT Bussan Auto Finance
335
Page 336
PENENTUAN TOPIK MATERIALITAS
DETERMINING MATERIALITY TOPICS [GRI 3-1][IFRS S1.17-18][IFRS S1.44.(a-c)]
Perseroan menerapkan pendekatan materialitas ganda The Company applies double materiality approach
(double materiality) untuk mengidentifikasi topik to identify the sustainability topics most relevant to
keberlanjutan yang paling relevan bagi strategi bisnis its business strategy and stakeholders. This approach
dan bagi para pemangku kepentingan. Pendekatan ini simultaneously assesses two dimensions:
menilai dua dimensi secara bersamaan:
1. Dampak faktor keberlanjutan terhadap nilai 1. Impact of sustainability factors on the company’s
perusahaan dan kinerja jangka panjang; value and long-term performance;
2. Pengaruh aktivitas perusahaan terhadap 2. Impact of the Company’s activities on society and
masyarakat dan lingkungan. the environment.
Perseroan melibatkan Sustainable Finance Task The Company involves Sustainable Finance Task Force
Force dan divisi terkait, serta memperoleh masukan and relevant divisions and obtained feedback from
dari konsultan independen untuk memastikan independent consultants to ensure that the concerned
bahwa isu-isu keberlanjutan yang dipertimbangkan sustainability issues has aligned with external dynamics,
sesuai dengan dinamika eksternal, perkembangan developments in the financial services industry, and the
industri jasa pembiayaan, serta arah strategis Company’s strategic direction. The review process was
Perseroan. Proses kajian dilakukan melalui diskusi conducted through internal discussions, followed by
internal, kemudian dilanjutkan dengan survei kepada surveys of internal and external stakeholders, including
pemangku kepentingan internal dan eksternal, shareholders, business partners, creditors, investors,
mencakup pemegang saham, mitra bisnis, kreditur, the public, consumers, and regulators. The survey
investor, masyarakat, konsumen, dan regulator. Hasil results were used to prioritize materiality topics, taking
survei tersebut digunakan untuk menetapkan prioritas into account the Company’s sustainability context and
topik materialitas, dengan mempertimbangkan stakeholder expectations.
konteks keberlanjutan Perseroan serta harapan para
pemangku kepentingan.
Pada tahun pelaporan 2025, daftar topik materialitas For the 2025 reporting year, list of materiality
telah dievaluasi kembali untuk menyesuaikan dengan topics was re-evaluated to reflect current business
perkembangan bisnis dan tren keberlanjutan terkini. developments and sustainability trends.
Topik-topik materialitas ini dipantau secara These materiality topics are monitored regularly
berkala untuk menjaga keselarasan antara strategi to maintain alignment between the Company’s
keberlanjutan Perseroan, arah bisnis, dan Tujuan sustainability strategy, business direction, and the
2025 Sustainability Report
Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Hasil penetapan Sustainable Development Goals (SDGs). The results of
topik materialitas menjadi acuan dalam penyusunan the materiality topic determination serve as a reference
peta jalan keberlanjutan (sustainability roadmap) in the development of a five-year sustainability
periode lima tahun dan digunakan untuk mendukung roadmap and are used to support management
pengambilan keputusan manajemen serta kesiapan decision-making and the company’s preparedness to
perusahaan dalam menghadapi risiko dan peluang address future sustainability risks and opportunities.
keberlanjutan ke depan.
|
Tahapan Proses Penilaian Materialitas
Laporan Keberlanjutan 2025
MATERIALITY ASSESSMENT PROCESS STAGES
1 2 3
336
Page 337
Proses penentuan topik material Perseroan meliputi: The Company’s material topic determination process
are including:
1
Identifikasi Isu Keberlanjutan: Sustainability Issue Identification:
Mengumpulkan isu keberlanjutan melalui Collecting sustainability issues through
benchmarking dengan peers, standar global benchmarking with peer companies, global
(GRI dan SASB), regulasi OJK, lembaga standards (GRI and SASB), OJK regulations,
pemeringkat LST, serta masukan pemangku ESG rating agencies, and stakeholder
kepentingan, kemudian digunakan untuk feedback, which are further used to develop
menyusun kuesioner yang disebarkan a questionnaire distributed to internal and
kepada pemangku kepentingan internal dan external stakeholders.
eksternal.
2
Penilaian Isu Keberlanjutan: Melakukan Sustainability Issue Assessment: Conducting
diskusi internal dan survei kepada pemangku internal discussions and surveys with
kepentingan seperti pemegang saham, stakeholders such as shareholders, business
mitra bisnis, kreditor, investor, masyarakat, partners, creditors, investors, the public,
konsumen, dan regulator. consumers, and regulators.
3
Tinjauan dan Persetujuan: Topik material Review and Approval: Selected material
yang terpilih ditinjau oleh Sustainable topics are reviewed by the Sustainable
Finance Taskforce dan disetujui oleh Direksi, Finance Taskforce and approved by the
diselaraskan dengan strategi bisnis, serta Board of Directors. They are aligned with
dianalisis dampak positif dan negatifnya, the business strategy and analysed for their
termasuk relevansi terhadap risiko dan positive and negative impacts, including
peluang bisnis. their relevance to business risks and
opportunities.
PT Bussan Auto Finance
337
Page 338
TOPIK MATERIAL
MATERIAL TOPICS
Tingkat Materialitas Materiality Level
Matriks materialitas berikut menggambarkan posisi The following materiality matrix illustrates the
setiap topik keberlanjutan berdasarkan hasil penilaian position of each sustainability topic based on the
terhadap dua dimensi materialitas, yaitu tingkat assessment double materiality dimensions, such as
kepentingan topik bagi para pemangku kepentingan level of importance of the topic to the stakeholders
dan tingkat dampaknya terhadap prospek usaha and the level of impact on the Company’s business
Perseroan. Penilaian ini didasarkan pada hasil survei prospects. This assessment is based on the results of
yang dilakukan melalui kuesioner kepada pemangku a survey conducted through questionnaires to internal
kepentingan internal dan eksternal, serta penilaian and external stakeholders, as well as management’s
manajemen terhadap risiko dan peluang keberlanjutan assessment of sustainability risks and opportunities
yang berpotensi memengaruhi nilai jangka panjang that have the potential to affect the Company’s long-
Perseroan. term value.
Topik Materialitas
MATERIALITYTOPIC
1 2 3 4
Privasi Konsumen dan Anti-fraud Inklusivitas Keuangan Kesehatan dan
Keamanan Data Financial Inclusivity Keselamatan Kerja
Customer Privacy and Occupational Health and
Data Security Safety
2025 Sustainability Report
5 6 7
Praktik Operasional Portofolio Produk dan Pendidikan dan
|
Ramah Lingkungan dan Digitalisasi Pelatihan
Ketahanan Iklim Product Portfolio and Learning and
Laporan Keberlanjutan 2025
Green Operation & Digitalization Development
Climate Resilience
Perseroan membuka ruang komunikasi bagi The Company welcomes readers and stakeholders to
para pembaca dan pemangku kepentingan provide feedback or suggestions to improve quality of
untuk menyampaikan masukan atau saran guna the sustainability report in subsequent periods. This
meningkatkan kualitas laporan keberlanjutan feedback can be submitted by completing the feedback
pada periode berikutnya. Masukan tersebut dapat form provided within this report or by contacting the
disampaikan melalui pengisian lembar umpan Company at: [GRI 2-3][SEOJK G.2]
balik yang tersedia dalam laporan ini, atau dengan
menghubungi Perseroan melalui: [GRI 2-3][SEOJK G.2]
338
Page 339
BAF Plaza +62 21 2939 6000
Jl. Raya Tanjung Barat No. 121, www.baf.id
Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Indonesia baf.sekretariat@baf.id
Daftar Topik Material 2024-2025 [GRI 3-2] [IFRS S1.32.(a)] [IFRS S1.33.(a-c)]
MATERIALITYTOPIC [GRI 3-2]
1
Privasi Konsumen & Keamanan Data
Customer Privacy & Data Security
Dampak pada Pemangku Kepentingan Impact on Stakeholders
1) Pegawai 1) Employee
2) Pemegang saham 2) Shareholders
3) Konsumen 3) Customer
4) Pemerintah/regulator 4) Government/regulators
Dampak yang Dikelola Managed Impact
Kepercayaan merupakan prinsip mendasar yang wajib Trust is a fundamental principle that must be managed.
dikelola. Oleh karena itu, Perseroan memiliki komitmen Therefore, the Company is committed to manage the
untuk mengelola keamanan data dan privasi setiap data security and privacy of every customer and it’s
konsumen dan dampaknya. Dampak positif dari impact. The positive impact of managing this topic is
pengelolaan topik ini adalah kepercayaan konsumen increasing customer confidence to use the Company’s
yang semakin baik untuk menggunakan produk dan/ products and/or services, so that the Company needs
atau jasa Perseroan sehingga Perseroan perlu terus to continue to improve the data security system. In line
meningkatkan sistem pengamanan data. Sejalan with the Company’s efforts to accelerate digitalization,
dengan upaya percepatan digitalisasi Perseroan, this topic must be mainly concerned, especially related
sehingga topik ini perlu menjadi perhatian khususnya customer privacy and efforts to improve data security
terkait privasi konsumen dan berupaya meningkatkan systems in the midst of rampant cyber threats, data
sistem pengamanan data di tengah maraknya leakage, and theft.
ancaman siber, kebocoran dan pencurian data.
Kebijakan Policy
• General Policy No. 0031/AM-CP/08/2021 Chapter • General Policy No. 0031/AM-CP/08/2021 Chapter
III - Policy of Company Important Information III - Policy of Company Important Information
• IT Standard Policy No. 0075/AM-ITO/11/2021 • IT Standard Policy No. 0075/AM-ITO/11/2021
Chapter III - IT Security Policy Chapter III - IT Security Policy
• Compliance Standard Policy No. 0014/AM- • Compliance Standard Policy No. 0014/AM-
RMC/15/2024 - K. Classification of Personal Data/ RMC/15/2024 - K. Classification of Personal Data/
Information Management Information Management
• IT SOP No. 0011/AM-ITSG/11/2024 Chapter X IT • IT SOP No. 0011/AM-ITSG/11/2024 Chapter X IT
Security Management Security Management
• Business Intelligence & Analytics Division Standard • Business Intelligence & Analytics Division Standard
Policy No. 0015/SP-BIA/VI/2025 Chapter III Policy No. 0015/SP-BIA/VI/2025 Chapter III
Confidentiality and Security of Consumer Data/ Confidentiality and Security of Consumer Data/
PT Bussan Auto Finance
Information Information
• POJK No. 4/2021 the Application of Risk • POJK No. 4/2021 the Application of Risk
Management in the Use of Information Technology Management in the Use of Information Technology
by Non-Bank Financial Services Institutions by Non-Bank Financial Services Institutions
• PERMENKOMINFO No. 20 Year 2016 on Protection • PERMENKOMINFO No. 20 Year 2016 on Protection
of Personal Data in Electronic Systems of Personal Data in Electronic Systems
Strategi Pencapaian dan Evaluasi Strategi Pencapaian dan Evaluasi
• Meningkatkan kualitas Sistem Manajemen • Improve the quality of Information Security
Keamanan Informasi dan timnya seperti ISO Management System and its team such as ISO
27001 27001
339
Page 340
• Melakukan pengujian keamanan pada seluruh • Conduct security testing on all systems/applications
sistem/aplikasi
• Tinjauan keamanan kode sumber, penilaian • Source code security review, vulnerability
kerentanan, pengujian penetrasi assessment, penetration testing
• Memperbarui kebijakan keamanan informasi untuk • Update information security policies to further
lebih meningkatkan keamanan informasi aset improve asset information security
• Melakukan sesi awareness berbagi dan kesadaran • Conduct sharing and awareness sessions with
kepada pegawai misalnya melalui LMS, email employees, for example through LMS, email blast,
blast, desktop, TV screen, inc. dan program induksi desktop, TV screen, etc. and induction programs for
bagi karyawan baru new employees
Target dan Pencapaian Objectives and Achievements
• Adopsi sertifikasi standar dan panduan keamanan • Adopting ISO 27001 data security standards and
data ISO 27001 tentang Sistem Manajemen guidelines on Information Security Management
Keamanan Informasi Systems
Di tahun 2025, Perseroan memiliki sertifikasi ISO In 2025, the Company had ISO 27001 certification
27001 dan telah diperbarui versi 2022. and has been updated version 2022.
• Insiden TI dan/atau keamanan data yang • Significant IT and/or data security incidents
signifikan
Di tahun 2025, tidak terdapat insiden TI terkait In 2025, there was no significant IT incidents
keamanan data yang signifikan, serta tidak ada related to data security, and was no complaints
pengaduan dari konsumen terkai privasi data. from customers regarding data privacy.
• Peningkatan awareness atas keamanan data • Increasing awareness of data security for all
kepada seluruh karyawan melalui LMS employees through LMS
Pelatihan terkait keamanan data telah Pelatihan Training related to data security has been provided
terkait keamanan data telah diselenggarakan to 100% employees with passing grade of 84.77.
kepada 100% pegawai dengan passing grade The company also regularly carries out phishing
mencapai 84,77. Perseroan juga rutin melakukan testing to test employee awareness levels.
Phishing Testing untuk menguji tingkat awareness
pegawai.
• Peningkatan kapabilitas tim • Team capabilities
Di tahun 2025, Perseroan memiliki pegawai yang In 2025, the Company had employees who have
telah tersertifikasi Certified Information Systems been Certified Information Systems Auditor (CISA)
Auditor (CISA) dan Certified Information Security dan Certified Information Security Manager
Manager (CISM) terkait keamanan data. (CISM) regarding data security.
2
2025 Sustainability Report
Anti-fraud
Dampak pada Pemangku Kepentingan Impact on Stakeholders
1) Pegawai 1) Employee
2) Pemegang saham 2) Shareholders
3) Konsumen 3) Customer
4) Komunitas lokal 4) Local community
|
5) Pemerintah/regulator 5) Government/regulators
Laporan Keberlanjutan 2025
6) Investor 6) Investors
Dampak yang Dikelola Managed Impact
Perseroan berkomitmen dalam menerapkan anti- The Company is committed to implement anti-fraud,
fraud, termasuk pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan including the implementation of socialization and
tentang kebijakan dan prosedur anti-fraud, serta training on anti-fraud policies and procedures, as
pengelolaanya di lingkungan Perseroan. Topik ini jika well as it’s management within the Company. If this
tidak dikelola dengan baik akan berdampak terhadap topic is not appropriately managed, it will impact
risiko reputasi Perseroan. Komitmen Perseroan the Company’s reputational risk. The Company is
dalam melaksanakan operasional Perseroan yang committed to conducting the Company’s operations
menjunjung tinggi etika dan praktik tata kelola yang that uphold strong ethics and governance practices.
kuat. Kedudukan Perseroan di sektor keuangan juga The Company’s position in the financial sector also
340 menjadikan topik ini sangat perlu dikelola dengan baik. makes this topic need to be appropriately managed.
Page 341
Kebijakan Policy
• GCG Guideline dated April 2024 • GCG Guideline dated April 2024
• Guideline of Fraud Control, Anti Fraud Strategy and • Guideline of Fraud Control, Anti Fraud Strategy and
& Anti Fraud Commitment dated February 2021 & Anti Fraud Commitment dated February 2021
• Standard Policy of Internal Audit No. 0023/AM- • Standard Policy of Internal Audit No. 0023/AM-
AUD/12/2043 dated December 2024 AUD/12/2043 dated December 2024
• Compliance Standard Policy No. 0019/AM- • Compliance Standard Policy No. 0019/AM-
RMC/06/2025 dated 05 June 2025 - 12 (Twelve) RMC/06/2025 dated 05 June 2025 - 12 (Twelve)
Commitments Commitments
• AML CFT & PFPMDW dated June 2025 • AML CFT & PFPMDW dated June 2025
Strategi Pencapaian dan Evaluasi Strategi Pencapaian dan Evaluasi
• Menumbuhkan budaya Anti-fraud pada seluruh • Foster an Anti-Fraud culture at all levels of the
jenjang organisasi organization
• Meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap • Increasing awareness and concern for the risk of
risiko fraud dalam kegiatan operasional, termasuk fraud in operational activities, including conducting
melakukan sesi awareness kepada pegawai awareness sessions for employees, for example
misalnya melalui LMS, email blast, desktop, TV through LMS, email blasts, desktops, TV screens,
screen, dan program induksi bagi karyawan baru and induction programs for new employees
• Melakukan pencegahan untuk mengurangi angka • Take precautions to reduce the number of frauds,
kecurangan misalnya pemeriksaan Surveillance for example SLIK Surveillance checks, anti-drugs,
SLIK, anti narkoba, dan lain-lain. etc.
• Meningkatkan pemahaman dan kepatuhan • Increase employee understanding and compliance
pegawai terhadap peraturan ketentuan yang with applicable regulations by conducting regular
berlaku dengan melakukan sosialisasi dan outreach and awareness to all employees.
awareness secara berkala kepada seluruh pegawai.
Target dan Pencapaian Objectives and Achievements
• Pembentukan Ladies Investigator • Establishment of Ladies Investigators
Perseroan memiliki Desk Investigation dan Ladies The Company has established an Investigation
Investigator Unit yang berfungsi sebagai nilai Desk and Ladies Investigator Unit which function
tambah dari fungsi investigasi di Anti-fraud Unit. as added value to the investigation function in
Ladies Investigator Unit dibentuk sebagai bagian the Anti Fraud Unit. The formation of the Ladies
dari penerapan konsep kesetaraan gender yang Investigator Unit is part of the implementation
bertujuan untuk mengakomodir karyawan wanita of the concept of gender equality which aims to
agar dapat lebih terbuka dan nyaman dalam accommodate female employees so they can be
melaporkan kejadian fraud maupun pelanggaran. more open and comfortable in reporting incidents
of fraud and violations.
• Pelaksanaan training kepatuhan dan anti fraud • Implementation of compliance and anti-fraud
Di tahun 2025, telah dilaksanakan Compliance training
National Test (CNT) Test dan Anti-fraud & AML CFT In 2025, the Compliance National Test (CNT)
training dengan partisipasi mencapai 100% dari Test and Anti-Fraud & AML CFT training was
seluruh pegawai. Adapun rata-rata mencapai 74,6. implemented with participation reaching 100% of
• Zero fraud significant incident all employees. The average scores reached 74.6.
Di tahun 2025, tidak terdapat fraud signifikan • Zero significant fraud incidents
yang terjadi. In 2025, no significant fraud occurred.
• Penurunan rasio jumlah kerugian fraud
dibandingkan dengan piutang pembiayaan • Decrease in the ratio of total fraud losses compared
Di tahun 2025, rasio jumlah kerugian fraud to financing receivables
terhadap piutang pembiayaan sebesar 0,005%. In 2025, the ratio of total fraud losses to financing
• Sosialisasi dan awareness dilakukan sepanjang receivables was 0.005%.
taun 2025, berupa 9 flyer yang didistribusikan • Socialization and awareness were carried out
PT Bussan Auto Finance
melalui wallpaper laptop dan 12 kali melalui WA throughout 2025, in the form of 9 flyers distributed
blast. via laptop wallpaper and 12 times via WA blast.
341
Page 342
3
Inklusivitas Keuangan
Financial Inclusivity
Dampak pada Pemangku Kepentingan Impact on Stakeholders
1) Pegawai 1) Employee
2) Masyarakat 2) Public
3) Konsumen 3) Customer
4) Regulator 4) Regulators
5) Mitra bisnis 5) Business partner
Dampak yang Dikelola Managed Impact
Upaya Perseroan dalam memberikan dan memperluas, The Company’s efforts in providing and expanding as
serta meningkatkan layanan kepada masyarakat, well as improving services to the community, including
termasuk upaya literasi/edukasi keuangan dan inklusi financial literacy/ education and financial inclusion
Keuangan menjadi bagian dari komitmen Perseroan. are part of the Company’s commitment. The quality
Kualitas dan layanan Perseroan sangat mempengaruhi and services of the Company significantly affect the
kinerja, reputasi dan kepercayaan konsumen dan performance, reputation, and trust of customers and
pemangku Kepentingan lainnya. Kemudahan dan other stakeholders. The ease and availability of the
ketersediaan layanan Perseroan sangatlah penting Company’s services are essential to reach various
untuk menjangkau berbagai segmen masyarakat. segments of society. The Company will continue to
Perseroan akan terus meningkatkan layanan terbaik improve the best services while strengthening its role in
sekaligus memperkuat peranan dalam peningkatan improving financial literacy and inclusion in Indonesia.
literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.
Kebijakan Policy
• Standard Policy No. SP-CP-019-13 dated June 2025 • Standard Policy No. SP-CP-019-13 dated June 2025
Chapter VI Network Strategy And Management Chapter VI Network Strategy And Management
• AM No. 0030/AM-DSA/07/2025 – Xtra BAF Agent • AM No. 0030/AM-DSA/07/2025 – Xtra BAF Agent
• SOP financial literacy dated June 2025 • SOP financial literacy dated June 2025
• POJK No. 3 Year 2023 concerning Improving • POJK No. 3 Year 2023 concerning Improving
Financial Literacy and Inclusion in the Financial Financial Literacy and Inclusion in the Financial
Services Sector for Customers and/or the Services Sector for Customers and/or the
Community Community
Strategi Pencapaian dan Evaluasi Strategi Pencapaian dan Evaluasi
• Meningkatkan jumlah agen Xtra BAF termasuk • Increase the number of Xtra BAF agents including
meningkatkan produktivitasnya. increasing their productivity.
2025 Sustainability Report
• Memperluas dan mengoptimalkan kantor jaringan. • Expand and optimize network offices.
• Melakukan kegiatan pemasaran bersama dengan • Carrying out joint marketing activities with business
mitra usaha (dealer) serta menawarkan berbagai partners (dealers) and offering various programs to
program kepada Konsumen loyal dengan historikal loyal customers with good financing history.
pembiyaan yang baik.
• Meningkatkan pelayanan terbaik dan prima • Improve the best and excellent service to customers
kepada konsumen
• Melakukan kegiatan literasi keuangan • Carry out financial literacy activities
|
Target dan Pencapaian Objectives and Achievements
• Peningkatan jumlah Agen Xtra BAF • Increase in the number of BAF Xtra Agents
Laporan Keberlanjutan 2025
Jumlah agen Xtra BAF meningkat 4,9% YoY di Total Xtra BAF agents increased by 4.9% YoY in
tahun 2025 sehingga total mencapai 63.162 agen. 2025 to 63,162 agents
• Kontribusi Konsumen repeat order (RO) • Customer contribution from repeat orders (RO)
Kontribusi RO di tahun 2025 sebesar 35,9% RO contribution in 2025 reached 35.9%
• Customer touchpoints • Customer touchpoints
Sebanyak 6,7 juta downloaders BAF Mobile As many as 6.7 million BAF Mobile downloaders
dengan agen pembayaran yang terdiri dari bank, with payment agents consisting of banks,
e-commerce, e-wallet, dan gerai ritel. e-commerce, e-wallets and retail outlets
• Customers Satisfaction Level (CSL) • Customers Satisfaction Level (CSL)
Skor CSL tahun 2025 sebesar 95,6%, lebih baik CSL’s score in 2025 was 95.6%, better than 2024.
dibanding tahun 2024.
342
Page 343
• Pelaksanaan berbagai kegiatan literasi keuangan • Implementation of various financial literacy
kepada masyarakat umum, komunitas perempuan, activities for the general public, women’s
mahasiswa, UMKM, difabel community, students, MSMEs, people with
disabilities
Terdapat 8 kegiatan literasi keuangan kepada There were 8 financial literacy activities for
komunitas Perempuan (ibu rumah tangga, the women’s community (housewives, MSMEs,
UMKM, guru, mahasiswa dan komunitas difabel teachers, students and the disabled community
dengan total 1.240 peserta. Tingkat peningkatan with a total of 1,240 participants. The accumulative
pengetahuan secara akumulatif sebesar 14%. level of increase in knowledge was 14%.
4
Kesehatan & Keselamatan Kerja
Occupational Health & Safety
Dampak pada Pemangku Kepentingan Impact on Stakeholders
1) Pegawai 1) Employee
2) Pemegang saham 2) Shareholders
3) Konsumen 3) Customer
4) Mitra kerja 4) Business partner
Dampak yang Dikelola Managed Impact
Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan The occupational health and safety is fundamental
aspek mendasar dan vital di Perseroan. Kesadaran and vital in the Company. Awareness of occupational
terhadap kesehatan dan keselamatan kerja sangat health and safety is crucial to be managed and strived
penting untuk dikelola dan diupayakan karena akan because it will have an impact on the smooth run of
berdampak pada kelancaran operasional Perseroan. the Company’s operations. The Company’s efforts and
Upaya dan komitmen Perseroan dalam mengelola commitment in managing the aspects of occupational
aspek keselamatan dan kesehatan kerja karyawan, health and safety of employees, include improving the
meliputi peningkatan kualitas kesehatan karyawan, quality of employee health, initiatives, and various
inisiatif dan berbagai pelatihan serta awareness bagi training and awareness for the employees regarding
karyawan mengenai keselamatan dan kesehatan occupational safety and health, including safety
kerja, termasuk safety riding serta memastikan riding. The existence of the COVID -19 pandemic that
kesehatan karyawan terpenuhi termasuk keselamatan occurred also made the Company need to be more
kerja untuk menjaga kelancaran operasional. [GRI 403-6] anticipatory. The Company implements strict health
protocols and ensures that employee health is met
including occupational safety to maintain smooth
operations. [GRI 403-6]
Kebijakan Policy
• Company Regulation No. 4/ • Company Regulation No. 4/
HI.00.00/00.0000.241119006/P-1/XII/2024 dated HI.00.00/00.0000.241119006/P-1/XII/2024 dated
November 2024 November 2024
• P2K3 Committee Guideline • P2K3 Committee Guideline
Strategi Pencapaian dan Evaluasi Strategi Pencapaian dan Evaluasi
• Menyelenggarakan program wellness kesejahteraan • Organizing a company wellness program (BAF Club,
perusahaan (BAF Club, sport & hobby) termasuk sport & hobby) including organizing and promoting
menyelenggarakan dan mempromosikan kegiatan occupational safety and health activities through
keselamatan dan kesehatan kerja melalui berbagai various activities and seminars/socialization,
PT Bussan Auto Finance
kegiatan dan seminar/sosialisasi, termasuk Medical including Medical Check Up to certain level
Check Up kepada pegawai level tertentu. employees.
• Menyediakan lingkungan kerja yang layak dan • Providing a decent and safe working environment
aman
• Meningkatkan kepedulian pegawai atas safety • Increasing employee awareness of safety riding
riding
• Menyelenggarakan Fit for Growth for Employee • Organizing a Fit for Growth for Employee program
program yang berfokus terhadap peningkatan that focuses on improvements, especially in
khususnya di aspek emosional dan fisik. (emotional emotional and physical aspects. (emotional and
and physical) physical)
343
Page 344
• Program MCU untuk posisi Senior Management • MCU program for Senior Management positions
dan Mini-MCU untuk Seluruh karyawan. and Mini-MCU for all employees.
Target dan Pencapaian Objectives and Achievements
• Tingkat kecelakaan di jalan raya • Road accident rate
Di tahun 2025, tingkat insiden kecelakaan di jalan In 2025, the incidence rate of road accidents
raya mencapai 64, dengan fatality rate sebesar reached 64, with a fatality rate of 0%.
0%.
• Pelaksanaan Safety Riding campaign dan • Implementation of Safety Riding campaigns and
awareness kesehatan secara berkala health awareness on a regular basis
Perseroan telah menyelenggarakan pelatihan The Company has held training related to Safety
terkait Safety Riding dengan tingkat partisipasi Riding with an employee participation rate of
karyawan mencapai 100%. 100%.
• Program MCU dan Mini-MCU • MCU and Mini-MCU Program
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan In 2025, the Company implemented the MCU
program MCU kepada seluruh karyawan untuk program for all employees for certain positions and
posisi jabatan tertentu dan Mini-MCU kepada Mini-MCU for all employees at the Head Office and
seluruh karyawan di kantor pusat dan kantor Network.
jaringan.
5
Praktik Operasional Berkelanjutan & Ketahanan Iklim
Green Operation & Climate Resilience
Dampak pada Pemangku Kepentingan Impact on Stakeholders
1) Pemegang saham 1) Shareholders
2) Pegawai 2) Employee
3) Konsumen 3) Customer
4) Mitra kerja 4) Business partner
5) Investor & Kreditor 5) Investor & Creditor
6) Regulator 6) Regulators
Dampak yang Dikelola Managed Impact
Upaya Perseroan dalam berperan terhadap praktik- The Company’s efforts to play a role in sustainable
praktik operasional dan bisnis yang berkelanjutan operational and business practices in energy use,
dalam penggunaan energi, penggunaan air, water use, paper use, waste management, including
pemanfaatan kertas, pengelolaan limbah termasuk contributing to climate change by starting to map and
2025 Sustainability Report
berkontribusi terhadap perubahan iklim dengan mulai calculate Scope 1, Scope 2, and Scope 3 emissions.
melakukan pemetaan dan perhitungan emisi Cakupan
1, Cakupan 2, dan Cakupan 3.
Kebijakan Policy
• AM Guideline No. 002/AM-GA/II/2025 I.5.8.3 • AM Guideline No. 002/AM-GA/II/2025 I.5.8.3
Operational Electric Vehicle Usage Operational Electric Vehicle Usage
• AM Guideline No. 002/AM-GA/II/2025 I.5.0.3 Air • AM Guideline No. 002/AM-GA/II/2025 I.5.0.3 Air
Conditioning Standardization Conditioning Standardization
|
• AM Guideline No. 0116/AM-GA/II/2022 Drop • AM Guideline No. 0116/AM-GA/II/2022 Drop
Laporan Keberlanjutan 2025
Ceiling, Spotlight, and LED Usage Ceiling, Spotlight, and LED Usage
• AM Guideline No. 002/AM-GA/II/2025 Laptop and • AM Guideline No. 002/AM-GA/II/2025 Laptop and
Mini-PC Standardization Mini-PC Standardization
• Sustainable Finance Guideline • Sustainable Finance Guideline
Strategi Pencapaian dan Evaluasi Strategi Pencapaian dan Evaluasi
• Perhitungan emisi Cakupan 1, 2, dan 3 • Emission Scope 1, 2, and 3 calculations
• Berlanjutnya program BAF ECO Move • Continuation of BAF ECO Move program
• Pengurangan penggunaan kertas, energi, air, dan • Paper, energy, water, and fuel (BBM) usage
bahan bakar minyak (BBM) reduction
• Pengelolaan limbah • Waste management
344
Page 345
Target dan Pencapaian Objectives and Achievements
• Perhitungan emisi Cakupan 1, 2, dan 3 • Calculation of Scope 1, 2, and 3 emissions
Di tahun 2025, Perseroan mencatat emisi Cakupan In 2025, the Company recorded Scope 1 emissions
1 sebanyak 920,3 tCO2e, Cakupan 2 sebanyak of 920.3 tCO2e, Scope 2 of 6,321.3 tCO2e, and
6.321,3 tCO2e, dan Cakupan 3 sebanyak 292.381,2 Scope 3 of 292,381.2 tCO2e.
tCO2e.
• Berlanjutnya program BAF ECO Move • Continuation of the BAF ECO Move program
Perseroan telah melaksanakan kegiatan BAF The Company has implemented the BAF ECO Move
ECO Move di tahun 2025 dengan menanamkan activity in 2025 by planting 21,000 mangrove trees
sebanyak 21.000 pohon mengrove di 3 lokasi in 3 mangrove ecosystem locations.
ekosistem mangrove.
• Penggunaan kertas • Paper usage
Pada tahun 2025, penggunaan kertas mencapai In 2025, paper usage reached 61,340 reams in
61.340 rim di seluruh kantor jaringan, termasuk all network offices, including the head office, or
kantor pusat, atau turun 5,7% YoY. decreased by 5.7% YoY.
• Penggunaan energi • Energy usage
Pada tahun 2025, penggunaan listrik mencapai In 2025, electricity usage reached 6,989,485 kWh
6.989.485 kWh di seluruh kantor jaringan, in all network offices, including the head office, or
termasuk kantor pusat, atau naik 5,3% YoY. increased by 5.3% YoY.
• Penggunaan air • Water usage
Pada tahun 2025, penggunaan air mencapai In 2025, water usage reached 54,196 m3 across
54.916 m3 di seluruh kantor jaringan, termasuk all network offices, including the head office, or
kantor pusat, atau naik 16,6% YoY. increased by 16.6% YoY.
• Penggunaan BBM • Fuel usage
Pada tahun 2025, penggunaan BBM mencapai In 2025, fuel usage reached 408,221 liters across
408.221 liter di seluruh kantor jaringan, termasuk all network offices, including the head office, or
kantor pusat, atau naik 0,1% YoY. increased by 0.1% YoY.
• Pengelolaan limbah • Waste management
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat limbah In 2025, the Company recorded Non-B3 and B3
Non-B3 dan B3 masing-masing sebesar 43,5 ton waste of 43.5 tons and 130.6 kg respectively at the
dan 130,6 kg di kantor pusat. head office.
6
Portfolio Produk dan Digitalisasi
Product Portfolio & Digitalization
Dampak pada Pemangku Kepentingan Impact on Stakeholders
1) Pemegang saham 1) Shareholders
2) Pegawai 2) Employee
3) Konsumen 3) Customer
4) Mitra kerja 4) Business partner
5) Investor & Kreditor 5) Investor & Creditor
6) Regulator 6) Regulators
Dampak yang Dikelola Managed Impact
Dampak kinerja ekonomi yang positif akan memberikan The impact of positive economic performance will
nilai bagi semua pemangku kepentingan. Oleh karena provide value for all stakeholders. Therefore, the
itu, capaian kinerja ekonomi sangat penting untuk achievement of economic performance is very
dikelola karena merupakan salah satu faktor penentu important to manage because it is one of the
PT Bussan Auto Finance
keberlanjutan usaha. Portofolio produk yang beragam determining factors for business sustainability. A
didukung dengan percepatan digitalisasi dapat diverse product portfolio supported by accelerated
berdampak positif terhadap pencapaian Perseroan ke digitization can have a positive impact the Company’s
depan. future achievements.
Kebijakan Policy
• Annual Business Plan and Mid Term Plan of the • Annual Business Plan and Mid Term Plan of the
Company Company
• AM No. 0003/2022 Productive Finance inc. MSMEs • AM No. 0003/2022 Productive Finance inc. MSMEs
Classification Classification
• AM No. 005/2022 Car Finance (EV) • AM No. 005/2022 Car Finance (EV) 345
Page 346
• IT Roadmap Plan • IT Roadmap Plan
• IT SOP No. 0005/AM-ITSG/03/2025 Chapter II IT • IT SOP No. 0005/AM-ITSG/03/2025 Chapter II IT
Strategy and Planning Management Strategy and Planning Management
Strategi Pencapaian dan Evaluasi Strategi Pencapaian dan Evaluasi
• Mempertahankan kinerja keberlanjutan (kualitas • Maintaining sustainability performance (order
pemesanan & kinerja keuangan yang baik) quality & good financial performance)
• Melakukan diversifikasi produk untuk mencakup • Diversify products to cover more segments while
lebih banyak segmen sekaligus inovasi continuing to innovate product development.
berkelanjutan terhadap pengembangan produk.
• Melakukan enhancement dan pengembangan • Carry out enhancements and developments that
yang dapat berkontribusi terhadap digital leads can contribute to new digital leads and financing.
dan pembiayaan baru.
• Memanfaatkan teknologi dan digitalisasi secara • Efficiently utilize technology and digitalization to
efisien untuk mendukung operasional bisnis. support business operations.
Target dan Pencapaian Objectives and Achievements
• Pembiayaan produktif • Productive financing
Pada tahun 2025, jumlah rasio pembiayan In 2025, the total productive financing ratio
produktif telah mencapai 12,5%. reached 12.5%.
• Digital leads • Digital leads
Di tahun 2025, digital leads telah mencapai lebih In 2025, digital leads reached more than 442
442 ribu. thousand.
7
Pendidikan dan Pelatihan
Training & Education
Dampak pada Pemangku Kepentingan Impact on Stakeholders
1) Pegawai 1) Employee
2) Konsumen 2) Customer
3) Mitra kerja 3) Business partner
4) Pemerintah/regulator 4) Government/regulators
5) Masyarakat 5) Public
Dampak yang Dikelola Managed Impact
Pendidikan dan pelatihan merupakan hal esensial Education and training are essential in the growth and
2025 Sustainability Report
dalam tumbuh kembang bisnis Perseroan. Oleh karena development of the Company’s business. Therefore,
itu, Perseroan terus memberikan pelatihan dan berbagai the Company continues to provide training and
program pengembangan karir dan kompetensi various career development programs and employee
karyawan untuk meningkatkan keterampilannya dalam competencies to improve their skills in contributing
berkontribusi terhadap kemajuan Perseroan. Perseroan to the progress of the Company. The company strives
berupaya memastikan kompetensi karyawan untuk to ensure that employee competencies are constantly
senantiasa diperbarui seiring dengan perkembangan updated in line with the developments in business
kebutuhan dan strategi bisnis. Hal ini akan berdampak needs and strategies. This will have an impact on
terhadap produktivitas karyawan yang pada akhirnya employee productivity which ultimately affects the
|
mempengaruhi pencapaian dan kinerja Perseroan. achievement and performance of the company.
Laporan Keberlanjutan 2025
Kebijakan Policy
• SOP-LND-0015 dated June 2023 • SOP-LND-0015 dated June 2023
• Company Regulation No. 4/ • Company Regulation No. 4/
HI.00.00/00.0000.241119006/P-1/XII/2024 dated HI.00.00/00.0000.241119006/P-1/XII/2024 dated
November 2024 November 2024
• POJK Regulation No. 47/2020 concerning business • POJK Regulation No. 47/2020 concerning business
licensing and institutional financing companies licensing and institutional financing companies
and sharia financing companies and sharia financing companies
346
Page 347
Strategi Pencapaian dan Evaluasi Strategi Pencapaian dan Evaluasi
• Melaksanakan dan mengembangkan program • Implement and develop training programs for
pelatihan bagi karyawan (technical skill, soft employees (technical skills, soft competencies)
kompetensi)
• Memastikan pemenuhan sertifikasi (Dewan • Ensure compliance with certification (Board of
Komisaris, Direksi, dan level karyawan tertentu Commissioners, Directors, and certain employee
sebagaimana yang ditentukan oleh peraturan) levels as determined by regulations)
• Memanfaatkan penggunaan e-learning untuk • Utilize the use of e-learning to make it easier
dapat memudahkan pegawai dalam mengakses for employees to access learning anywhere and
pembelajaran dimana pun dan kapan pun. anytime.
• Melaksanakan dan mengembangkan budaya • Implement and develop sustainability culture, and
keberlanjutan, dan peningkatan kapasitas increase employee capacity from Management
karyawan dari Management level hingga staff level to staff regarding sustainability
terkait keberlanjutan
Target dan Pencapaian Objectives and Achievements
• Minimal Jam Pelatihan Karyawan • Minimum Employee Training Hours
Pada tahun 2025, Perseroan menargetkan minimal By 2025, the Company was targeting minimum
jam pelatihan berdasarkan: training hours based on:
- Karyawan di kantor pusat: Minimal 16 jam per - Employees at head office: Minimum 16 hours
karyawan per employee
- Karyawan di kantor jaringan: Minimal 8 jam - Employees at network offices: Minimum 8
per karyawan hours per employee
- Karyawan di posisi Senior Management: - Employees in senior management positions:
Minimal 24 jam per karyawan Minimum 24 hours per employee
Dengan realisasi di tahun 2025 adalah sebagai The realization in 2025 was as follows:
berikut:
- Karyawan di kantor pusat: 37,0 jam per - Employees at head office: 37.0 hours per
karyawan employee
- Karyawan di kantor jaringan: 17,7 jam per - Employees at network offices: 17.7 hours per
karyawan employee
- Karyawan di posisi Senior Management: 62,3 - Employees in senior management positions:
jam per karyawan 62.3 hours per employee
• Realisasi biaya pelatihan sebesar 2,5% seperti • Realization of training costs is 2.5% as required by
yang disyaratkan oleh peraturan regulations
Pada tahun 2025, realisasi rasio pelatihan dan In 2025, actual employee training and development
pengembangan pegawai mencapai 3,3%. ratio reached 3.3%.
• Pemenuhan sertifikasi manajerial, sertifikasi • Fulfillment of managerial certification, billing
penagihan, serta sertifikasi serta refreshment point certification, as well as certification and
Dewan Komisaris & Direksi refreshment points for the Board of Commissioners
& Directors.
• BAF Learning Center (LMS) • BAF Learning Center
100% karyawan telah mengakses LMS di tahun 100% employees had accessed the LMS in 2025.
2025.
• Pelaksanaan capacity building khusus untuk • Implementation of special capacity building for
keberlanjutan sustainability
Sustainability Month diselenggarakan di tahun Sustainability Month held in 2025. A total of 384
2025. Sebanyak 384 karyawan dengan level employees from Department Head to Directors and
Departement Head hingga Direksi dan Dewan Board of Commissioners levels had participated in
Komisaris telah mengikuti capacity building this capacity building.
tersebut.
PT Bussan Auto Finance
347
Page 348
LEMBAR UMPAN BALIK
FEEDBACK FORM [SEOJK G.2]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bussan Auto Finance memberikan gambaran kinerja keberlanjutan. Kami mengharapkan masukan, kritik, dan
saran dari Bapak/Ibu/Saudara setelah membaca Laporan Keberlanjutan ini dengan mengirim email atau mengirim formulir ini melalui pos/email.
PT Bussan Auto Finance Sustainability Report 2025 discloses on sustainability performances. Please submit any feedback, inquiry, and suggestion
after reading this Sustainability Report by email or sending this form via postal service/email.
Profil Anda / Your Profile
Nama (bila berkenan) / Name (if allowed) :
Institusi/Perusahaan / Institution/Company :
E-mail :
Phone / Handphone :
Golongan Pemangku Kepentingan / Stakeholders Category
Pemegang Saham Konsumen Karyawan Mitra Kerja
Shareholders Customers Employee Business Partners
Media Pemasok Masyarakat Pemerintah/OJK
Press Vendors Public Government/OJK
Organisasi Masyarakat/NGO Lain-lain, mohon sebutkan...........
Public Organization/NGO Others, please describe....
Mohon pilih jawaban berikut yang paling sesuai dengan pertanyaan di bawah :
Please choose one of the following answer that is most suitable with the questions :
TIDAK KURANG SANGAT
URAIAN SETUJU SETUJU TIDAK TAHU SETUJU SETUJU
DESCRIPTION STRONGLY SOMEWHAT NEUTRAL AGREE STRONGLY
DISAGREE DISAGREE AAGREE
Laporan ini mudah dimengerti
This Report is easy to understand
Laporan ini bermanfaat
This Report is useful
Laporan ini sudah menggambarkan kinerja LJK dalam
pembangunan berkelanjutan
This Report has explained sustainable development performance
2025 Sustainability Report
of the Company
TIDAK KURANG SANGAT
URAIAN SETUJU SETUJU TIDAK TAHU SETUJU SETUJU
DESCRIPTION STRONGLY SOMEWHAT NEUTRAL AGREE STRONGLY
DISAGREE DISAGREE AAGREE
Privasi Konsumen dan Keamanan Data
Customer and Data Privacy
Anti-fraud
Anti-Fraud
|
Inklusivitas Keuangan
Financial Inclusivity
Laporan Keberlanjutan 2025
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety
Praktik Operasional Berkelanjutan & Ketahanan Iklim
Green Operation and Climate Resilience
Portofolio Produk dan Digitalisasi
Product Portofolio and Digitalization
Pendidikan dan Pelatihan
Education and Training
Mohon berikan saran/komentar Anda atas laporan ini / Please provide your suggestions/comments on this report:
348
Terima kasih atas partisipasi Anda. Corporate Secretary PT Bussan Auto Finance
Mohon agar lembar umpan balik ini dikirimkan kembali ke alamat: BAF Plaza
Thank you for your participation. Jl. Raya Tanjung Barat No. 121, Jagakarsa – Jakarta Selatan
Please send this feedback form back to: T. (62-21)293 9600 | E. baf.sekretariat@baf.id
Page 349
TANGGAPAN TERHADAP UMPAN BALIK
LAPORAN KEBERLANJUTAN TAHUN
SEBELUMNYA
RESPONSE ON FEEDBACK TO PREVIOUS YEAR’S SUSTAINABILITY REPORT [SEOJK G.3]
Sebagai upaya mewujudkan komunikasi dua arah As an effort to foster two-way communication with
dengan para pemangku kepentingan, Perseroan stakeholders, the Company provides a Feedback
menyediakan Lembar Umpan Balik pada bagian akhir Form at the back section of this sustainability report.
laporan keberlanjutan ini. Formulir tersebut dirancang This form is designed to provide readers with an
untuk memberikan kesempatan kepada pembaca untuk opportunity to submit assessments, suggestions,
menyampaikan penilaian, saran, maupun tanggapan and feedback regarding quality of the Company’s
mengenai kualitas penyajian laporan keberlanjutan sustainability report presentation, which will be used
Perseroan, yang akan digunakan sebagai masukan as input to improve reporting in subsequent periods.
untuk peningkatan pelaporan pada periode berikutnya. The Stakeholders may provide feedback by submitting
Pemangku kepentingan dapat menyampaikan umpan the form or by email to the contact address provided.
balik melalui pengiriman formulir atau melalui email
ke alamat kontak yang tertera.
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan belum menerima As end of 2025, the Company had not received any
tanggapan melalui Lembar Umpan Balik dari para responses to the Feedback Form from stakeholders.
pemangku kepentingan. Meskipun demikian, Perseroan However, the Company remains committed to improve
tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas quality of its sustainability reporting through ongoing
pelaporan keberlanjutan melalui evaluasi internal internal evaluations to ensure the information
secara berkelanjutan guna memastikan informasi presented is more relevant, comprehensive, and easy
yang disajikan semakin relevan, lengkap, dan mudah to understand by the readers.
dipahami bagi para pembaca.
VERIFIKASI TERTULIS
DARI PIHAK INDEPENDEN
WRITTEN VERIFICATION FROM INDEPENDENT PARTY [GRI 2-5] [SEOJK G.1] [POJK 6.f.5] [POJK 7] [POJK 6.c.7]
Dalam penyusunan laporan ini, Perseroan belum In preparing this report, the Company has not hired
melibatkan pihak independen untuk melakukan any independent party to provide assurance on this
assurance atas laporan keberlanjutan ini. sustainability report.
PT Bussan Auto Finance
Data kuantitatif yang material pada laporan Material quantitative data in this sustainability report
keberlanjutan ini disajikan dengan menggunakan is presented using comparability principle for at least
prinsip daya banding (comparability) minimal dua two consecutive years to present the Company’s
tahun berturut-turut untuk menyajikan tren kinerja sustainability performance trends. The financial aspect
keberlanjutan Perseroan. Data aspek keuangan yang data presented in this report is partly adapted from
disajikan dalam laporan ini sebagian diambil dari the consolidated financial statements that have been
laporan keuangan konsolidasi yang telah diaudit oleh audited by the Public Accounting Firm, while other
Kantor Akuntan Publik, sedangkan data lainya berasal data comes from the Company’s internal sources.
dari internal Perseroan.
349
Page 350
TAUTAN SDGS DALAM STANDAR GRI
SDGS CROSS REFERENCE TO GRI INDEX
MENGHAPUS KEMISKINAN
NO POVERTY
Mengakhiri kemiskinan di manapun dan dalam semua bentuk.
End poverty in all its forms everywhere.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Penghasilan, upah, dan tunjangan
Salary, wage and allowance
GRI 202: Keberadaan Pasar (2016)
GRI 202: Market Presence (2016)
202-1 Rasio upah karyawan entry-level standar Berdasarkan jenis kelamin terhadap upah
minimum regional. 226
Ratios of standard entry level wage by gender compared to local minimum age
Pembangunan ekonomi di wilayah kemiskinan tertinggi
Economic development in highest poverty area
GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung (2016)
GRI 203: Indirect Economic Impact (2016)
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
270
Significant indirect economic impact
GRI 207: Pajak (2019)
GRI 207: Tax (2019)
207-1 Pendekatan terhadap pajak
125
Approach to tax
207-2 Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko pajak
125
Tax governance, control, and risk management
207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan perhatian yang berkaitan
dengan pajak 126
2025 Sustainability Report
Stakeholder engagement and management of concerns related to tax
207-4 Laporan per negara
127
Country-by-country reporting
Operasional yang berdampak pada masyarakat
Impactful operations to the society
GRI 413: Masyarakat Lokal (2016)
GRI 413: Local Communities (2016)
413-2 Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak negatif
|
signifikan terhadap masyarakat lokal
268
Operations with significant actual and potential negative impacts on local
Laporan Keberlanjutan 2025
communities
350
Page 351
MENGAKHIRI KELAPARAN
ZERO HUNGER
Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang lebih baik dan mendukung
pertanian berkelanjutan.
End hunger, achieve food security and improved nutrition and promote sustainable agriculture.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Kinerja Ekonomi
Economic performance
GRI 201: Kinerja Ekonomi (2016)
GRI 201: Economic Performance (2016)
201-1 Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan
109
Direct economic value generated and distributed
Pembangunan ekonomi di wilayah kemiskinan tertinggi
Economic development in highest poverty area
GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung (2016)
GRI 203: Indirect Economic Impact (2016)
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
270
Significant indirect economic impact
GRI 411: Hak-hak Masyarakat Adat (2016)
GRI 411: Rights of Indigeneous Peoples (2016)
411-1 Insiden pelanggaran yang melibatkan hak-hak masyarakat adat
-
Incidents of violations involving rights of indigeneous peoples
Operasional yang berdampak pada masyarakat
Impactful operations to the society
GRI 413: Masyarakat Lokal (2016)
GRI 413: Local Communities (2016)
413-2 Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak negatif
signifikan terhadap masyarakat lokal
270
Operations with significant actual and potential negative impacts on local
communities
KESEHATAN YANG BAIK DAN KESEJAHTERAAN
GOOD HEALTH AND WELL-BEING
Memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua untuk semua usia.
Ensure healthy lives and promote well-being for all at all ages
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Pembangunan ekonomi di wilayah kemiskinan tertinggi
Economic development in highest poverty area
GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung (2016)
GRI 203: Indirect Economic Impact (2016)
PT Bussan Auto Finance
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
270
Significant indirect economic impact
Kualitas udara
Air quality
GRI 305: Emisi (2016)
GRI 305: Emissions (2016)
305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
304
Direct (scope 1) GHG emissions
351
Page 352
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
304
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
304
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)
316
Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
305-7 Nitrogen oksida (NOX), sulfur oksida (SOX), dan emisi udara yang signifikan
lainnya 316
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (Sox), and other significant emissions
GRI 306: Limbah (2020)
GRI 306: Waste (2020)
306-1 Timbulan limbah dan dampak yang signifikan terkait limbah
323
Waste generation and significant waste-related impacts
306-2 Timbulan limbah dan dampak yang signifikan terkait limbah
324
Management of significant waste-related impacts
306-3 Timbulan limbah
326
Waste generated
306-4 Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir
323
Waste diverted from disposal
306-5 Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir
323
Waste directed to disposal
Kesejahteraan
Welfare
GRI 401: Kepegawaian (2016)
GRI 401: Employment (2016)
401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak diberikan
kepada karyawan sementara atau paruh waktu
223
Benefit provided to full-time employees that are not provided to temporary or
part-time employees
GRI 403: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (2018)
GRI 403: Occupational Health and Safety (2018)
2025 Sustainability Report
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
343
Promotion of worker health
403-9 Kecelakaan kerja
263
Work-related injuries
403-10 Penyakit Akibat Kerja
251
Work-related ill health
|
PENDIDIKAN BERMUTU
QUALITY EDUCATION
Laporan Keberlanjutan 2025
Memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas setara, juga mendukung kesempatan belajar
seumur hidup bagi semua
Ensure inclusive and equitable quality education and promote lifelong learning opportunities for all.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Pelatihan dan pendidikan
Training and education
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan (2016)
GRI 404: Training and Education (2016)
352
Page 353
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
233
Average hours of training per year per employee
404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program bantuan
peralihan 229
Programs for upgrading employee skills and transition assistance programs
KESETARAAN GENDER
GENDER EQUALITY
Mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan.
Achieve gender equality and empower all women and girls.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Kesempatan setara
Equal opportunity
GRI 2: Pengungkapan Umum (2021)
GRI 2: General Disclosure (2021)
2-9 Struktur dan komposisi badan tata kelola tertinggi dan komitenya
160
Governance structure and composition and its committees
2-10 Menominasikan dan memilih badan tata kelola tertinggi
171
Nomination and selection of the highest governance body
Kesetaraan pria dan wanita
Male and female equality
GRI 202: Keberadaan Pasar (2016)
GRI 202: Market Presence (2016)
202-1 Rasio upah karyawan entry-level standar Berdasarkan jenis kelamin terhadap upah
minimum regional 226
Ratios of standard entry level wage by gender compared to local minimum age
GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung (2016)
GRI 203: Indirect Economic Impact
203-1 Dampak Ekonomi Tidak Langsung
278
Indirect Economic Impact
GRI 401: Kepegawaian (2016)
GRI 401: Employment (2016)
401-1 Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan
212
New employee hires and employee turnover
401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak diberikan
kepada karyawan sementara atau paruh waktu
223
Benefit provided to full-time employees that are not provided to temporary or
part-time employees
401-3 Cuti melahirkan
225
Parental leave
PT Bussan Auto Finance
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan (2016)
GRI 404: Training and Education (2016)
404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan
pengembangan karier
238
Percentage of employees receiving regular performance and career development
reviews
GRI 405: Keanekaragaman dan kesempatan setara (2016)
GRI 405: Diversity and Equal Opportunity (2016)
353
Page 354
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
405-1 Keberagaman badan tata kelola dan karyawan
220
Diversity of governance bodies and employees
405-2 Remunerasi pria dan wanita
228
Remuneration of women to men
Antidiskriminasi
Anti discrimination
GRI 406: Non-Diskriminasi (2016)
GRI 406: Non-discrimination (2016)
406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan
222
Incidents of discrimiantion and corrective actions taken
Dampak sosial dari pemasok
Social impact from suppliers
GRI 414: Penilaian Sosial Pemasok (2016)
GRI 414: Supplier Social Assessment (2016)
414-1 Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial
70
New suppliers that were screened using social criteria
414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah diambil
70
Negative social impacts in the supply chain and actions taken
AKSES AIR BERSIH DAN SANITASI
CLEAN WATER AND SANITATION
Memastikan ketersediaan dan manajemen air bersih yang berkelanjutan dan sanitasi bagi semua.
Ensure availability and sustainable management of water and sanitation for all.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
GRI 303: Air dan Efluen (2018)
GRI 303: Water and Effluent (2018)
303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
316
Interactions with water as a shared resource
303-2 Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air
2025 Sustainability Report
316
Management of water discharge-related impacts
303-3 Pengambilan air
318
Water withdrawal
303-4 Pembuangan air
317
Water discharge
303-5 Konsumsi air
317
Water consumption
GRI 304: Keanekaragaman Hayati (2016)
|
GRI 304: Biodiversity (2016)
Laporan Keberlanjutan 2025
304-1 Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau berdekatan dengan,
kawasan lindung dan kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati
tinggi di luar kawasan lindung 328
Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent to, protected areas and
areas of high biodiversity value outside protected areas
304-2 Dampak signifikan dari kegiatan, produk, dan jasa pada
keanekaragaman hayati 328
Significant impacts of activities, products and services on biodiversity
304-3 Habitat yang dilindungi atau direstorasi
328
Habitats protected or restored
354
Page 355
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
GRI 306: Limbah (2020)
GRI 306: Waste (2020)
306-1 Timbulan limbah dan dampak yang signifikan terkait limbah
323
Waste generation and significant waste-related impacts
306-2 Pengelolaan dampak yang signifikan terkait limbah
324
Management of significant waste-related impacts
ENERGI BERSIH DAN TERJANGKAU
AFFORDABLE AND CLEAN ENERGY
Memastikan akses terhadap energi yang terjangkau, dapat diandalkan, berkelanjutan dan modern
bagi semua.
Ensure access to affordable, reliable, sustainable and modern energy for all.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Efisiensi energi
Energy efficiency
GRI 302: Energi (2016)
GRI 302: Energy (2016)
302-1 Konsumsi energi dalam organisasi
298
Energy consumption within the organization
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi
300
Energy consumption outside of the organization
302-3 Intensitas Energi
300
Energy intensity
302-4 Pengurangan konsumsi energi
298
Reduction of energy consumption
302-5 Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa
301
Reductions in energy requirements of products and services
PEKERJAAN LAYAK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
DECENT WORK AND ECONOMIC GROWTH
Mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, tenaga kerja penuh dan
produktif dan pekerjaan yang layak bagi semua
Promote sustained, inclusive and sustainable economic growth, full and productive employment and
decent work for all
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Kesempatan bekerja
Job opportunity
PT Bussan Auto Finance
GRI 102: Pengungkapan Umum (2021)
GRI 102: General Disclosure (2021)
2-7 Karyawan
209
Employees
2-8 Pekerja yang bukan karyawan
209
Workers who are not employees
Peningkatan ekonomi
Economic development
355
Page 356
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
GRI 201: Kinerja Ekonomi (2016)
GRI 201: Economic Performance (2016)
201-1 Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan
109
Direct economic value generated and distributed
Penghasilan, upah, dan tunjangan
Salary, wage and allowance
GRI 202: Keberadaan Pasar (2016)
GRI 202: Market Presence (2016)
202-1 Rasio upah karyawan entry-level standar Berdasarkan jenis kelamin terhadap upah
minimum regional 226
Ratios of standard entry level wage by gender compared to local minimum age
202-2 Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat lokal
228
Proportion of senior management hired from the local community
GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung (2016)
GRI 203: Indirect Economic Impact (2016)
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
270
Significant indirect economic impact
GRI 204: Praktik Pengadaan (2016)
GRI 204: Procurement Practices (2016)
204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
123
Proportion of spending on local suppliers
GRI 301: Material (2016)
GRI 301: Materials (2016)
301-1 Material yang digunakan berdasarkan berat atau volume
-
Materials used by weight or volume
301-2 Material input dari daur ulang yang digunakan
-
Recycled input materials used
301-3 Produk reclaimed dan material kemasannya
-
Reclaimed products and their packaging materials
GRI 302: Energi (2016)
GRI 302: Energy (2016)
2025 Sustainability Report
302-1 Konsumsi energi dalam organisasi
298
Energy consumption within the organization
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi
300
Energy consumption outside of the organization
302-3 Intensitas Energi
300
Energy intensity
302-4 Pengurangan konsumsi energi
298
Reduction of energy consumption
|
302-5 Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa
301
Laporan Keberlanjutan 2025
Reductions in energy requirements of products and services
GRI 401: Kepegawaian (2016)
GRI 401: Employment (2016)
401-1 Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan
212
New employee hires and employee turnover
401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak diberikan
kepada karyawan sementara atau paruh waktu
223
Benefit provided to full-time employees that are not provided to temporary or
part-time employees
401-3 Cuti melahirkan
225
Parental leaves
356
Page 357
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
GRI 402: Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen (2016)
GRI 402: Labor/Management Relations (2016)
402-1 Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan operasional
225
Minimum notice periods regarding operational changes
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational health and safety
GRI 403: Kesehatan dan Keselamatan Kerja (2018)
GRI 403: Occupational Health and Safety (2018)
403-1 Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
257
Occupational health and safety management system
403-2 Pengidentifikasian bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden
257
Hazard identification, risk assessment, and incident investigation
403-3 Layanan kesehatan kerja
250
Occupational health services
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan dan
kesehatan kerja
257
Worker participation, consultation, and communication on occupational health
and safety
403-5 Pelatihan pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja
Prevention and mitigation of occupational health and safety impacts directly 246
linked by business relationships
403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak-dampak keselamatan dan kesehatan
kerja yang secara langsung terkait hubungan bisnis 257
Workers covered by an occupational health and safety management system
403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen keselamatan dan
kesehatan kerja 257
Workers covered by the occupational health and safety management system
403-9 Kecelakaan kerja
263
Work-related injuries
403-10 Penyakit Akibat Kerja
251
Work-related ill health
Pelatihan dan Pendidikan
Training and education
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan (2016)
GRI 404: Training and Education 2016
404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
235
Average hours of training per year per employee
404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program bantuan
peralihan 229
Programs for upgrading employee skills and transition assistance programs
404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja
dan pengembangan karier
238
Percentage of employees receiving regular performance and career development
PT Bussan Auto Finance
reviews
GRI 405: Keberagaman dan Kesetaraan (2016)
GRI 405: Diversity and Equal Opportunity (2016)
405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan
220
Diversity of governance bodies and employees
405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki
228
Ratio of basic salary and remuneration of women to men
357
Page 358
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
GRI 406: Non-Diskriminasi (2016)
GRI 406: Non-discrimination (2016)
406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan
222
Incidents of discrimiantion and corrective actions taken
GRI 407: Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif (2016)
GRI 407: Freedom of Association and Collective bargaining (2016)
407-1 Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan berserikat dan perundingan
kolektif mungkin berisiko
220
Operations and suppliers in which the right to freedom of association and
collective bargaining may be at risk
GRI 408: Pekerja anak (2016)
GRI 408: Child Labor (2016)
408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap
insiden pekerja anak 220
Operations and suppliers at significant risk for incidents of child labor
GRI 409: Kerja Paksa atau Wajib Kerja (2016)
GRI 409: Forced or Compulsory Labor 2016
409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja paksa atau
wajib kerja
220
Operations and suppliers at significant risk for incidents of forced or compulsory
labor
GRI 414: Penilaian Sosial Pemasok (2016)
GRI 414: Supplier Social Assessment (2016)
414-1 Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial
70
New suppliers that were screened using social criterria
414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah diambil
70
Negative social impacts in the supply chain and actions taken
INFRASTRUKTUR, INDUSTRI DAN INOVASI
INDUSTRY, INNOVATION AND INFRASTRUCTURE
Membangun infrastruktur yang tahan lama, mendukung industrialisasi yang inklusif dan
2025 Sustainability Report
berkelanjutan dan membantu perkembangan inovasi
Build resilient infrastructure, promote inclusive and sustainable industrialization and foster
innovation.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Pelatihan dan Pendidikan
Training and education
GRI 201: Kinerja Ekonomi
|
GRI 201: Economic Performance (2016)
Laporan Keberlanjutan 2025
201-1 Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan
109
Direct economic value generated and distributed
Pembangunan ekonomi di wilayah kemiskinan tertinggi
Economic development in highest poverty area
GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung
GRI 203: Indirect Economic Impact
203-1 Dampak Ekonomi Tidak Langsung
278
Indirect Economic Impact
358
Page 359
MENGURANGI KETIMPANGAN
REDUCED INEQUALITIES
Mengurangi ketimpangan di dalam dan antar negara.
Reduce inequality within and among countries.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
GRI 102: Pengungkapan Umum (2021)
GRI 102: General Disclosure (2021)
2-7 Karyawan
209
Employees
2-8 Pekerja yang bukan karyawan
209
Workers who are not employees
Pengembangan ekonomi di daerah miskin
Economic development in marginal area
GRI: Pajak (2019)
GRI 207: Tax (2019)
207-1 Pendekatan terhadap pajak
125
Approach to tax
207-2 Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko pajak
125
Tax governance, control, and risk management
207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan perhatian yang berkaitan
dengan pajak 126
Stakeholder engagement and management of concerns related to tax
207-4 Laporan per negara
127
Country-by-country reporting
GRI 401: Kepegawaian (2016)
GRI 401: Employment (2016)
401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan
212
New employee hires and employee turnover
GRI 401: Kepegawaian (2016)
GRI 401: Employment (2016)
404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
235
Average hours of training per year per employee
404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan
pengembangan karier
238
Percentage of employees receiving regular performance and career development
reviews
GRI 405: Keanekaragaman dan Kesempatan Setara
GRI 405: Diversity and Equal Opportunity (2016)
405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki
228
Ratio of basic salary and remuneration of women to men
PT Bussan Auto Finance
359
Page 360
KOTA DAN KOMUNITAS YANG BERKELANJUTAN
SUSTAINABLE CITIES AND COMMUNITIES
Membangun kota dan pemukiman inklusif, aman, tahan lama dan berkelanjutan.
Make cities and human settlements inclusive, safe, resilient and sustainable.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Investasi infrastruktur
Infrastructure investment
GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak Langsung
GRI 203: Indirect Economic Impact
203-1 Dampak Ekonomi Tidak Langsung
278
Indirect Economic Impact
KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB
RESPONSIBLE CONSUMPTION AND PRODUCTION
Memastikan pola konsumsi dan Produksi yang berkelanjutan.
Ensure sustainable consumption and production patterns.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Material
Materials
GRI 301: Material (2016)
GRI 301: Materials (2016)
301-1 Material yang digunakan berdasarkan berat atau volume
323
Materials used by weight or volume
301-2 Material input dari daur ulang yang digunakan
323
Recycled input materials used
301-3 Produk reclaimed dan material kemasannya
323
Reclaimed products and their packaging materials
GRI 302: Energi (2016)
GRI 302: Energy (2016)
302-1 Konsumsi energi dalam organisasi
2025 Sustainability Report
298
Energy consumption within the organization
302-3 Intensitas Energi
300
Energy intensity
302-4 Pengurangan konsumsi energi
298
Reduction of energy consumption
302-5 Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa
301
Reductions in energy requirements of products and services
|
GRI 303: Air dan Efluen (2018)
GRI 303: Water and Effluent (2018)
Laporan Keberlanjutan 2025
303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
316
Interactions with water as a shared resource
Kualitas udara
Air quality
GRI 305: Emisi (2016)
GRI 305: Emissions (2016)
305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
304
Direct (scope 1) GHG emissions
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
304
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
360
Page 361
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
304
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)
316
Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
305-7 Nitrogen oksida (NOX), sulfur oksida (SOX), dan emisi udara yang signifikan
lainnya 316
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (Sox), and other significant emissions
Limbah
Waste
GRI 306: Limbah (2020)
GRI 306: Waste (2020)
306-1 Timbulan limbah dan dampak yang signifikan terkait limbah
323
Waste generation and significant waste-related impacts
306-2 Pengelolaan dampak yang signifikan terkait limbah
324
Management of significant waste-related impacts
306-3 Timbulan limbah
326
Waste generated
306-4 Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir
323
Waste diverted from disposal
306-5 Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir
323
Waste directed to disposal
Informasi dan pelabelan produk dan jasa
Products and services information and labeling
GRI 417: Pemasaran dan Pelabelan (2016)
GRI 417: Marketing and Labeling (2016)
417-1 Persyaratan untuk Pelabelan dan Informasi Produk dan Jasa
116
Requirements for product and service information and labeling
PENANGANAN PERUBAHAN IKLIM
CLIMATE ACTION
Mengambil aksi segera untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya.
Take urgent action to combat climate change and its impacts.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Dampak ekonomi
Economic impact
GRI 201: Kinerja Ekonomi (2016)
GRI 201: Economic Performance (2016)
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan
201-1 201
Direct economic value generated and distributed
PT Bussan Auto Finance
Penggunaan energi
Energy use
GRI 302: Energi (2016)
GRI 302: Energy (2016)
Konsumsi energi dalam organisasi
302-1 298
Energy consumption within the organization
Konsumsi energi di luar organisasi
302-2 300
Energy consumption outside of the organization
361
Page 362
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Intensitas Energi
302-3 300
Energy intensity
Pengurangan konsumsi energi
302-4 298
Reduction of energy consumption
Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa
302-5 301
Reductions in energy requirements of products and services
Kualitas udara
Air quality
GRI 305: Emisi (2016)
GRI 305: Emissions (2016)
Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
305-1 304
Direct (scope 1) GHG emissions
Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
305-2 304
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
305-3 304
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
Emisi zat perusak ozon (ODS)
305-4 314
Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
Nitrogen oksida (NOX), sulfur oksida (SOX), dan emisi udara yang signifikan
305-5 lainnya 302
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (Sox), and other significant emissions
MENJAGA EKOSISTEM LAUT
LIFE BELOW WATER
Mengkonservasi dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya laut, samudra dan maritim
untuk pembangunan yang berkelanjutan.
Conserve and sustainably use the oceans, seas and marine resources for sustainable development.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
GRI 304: Keanekaragaman Hayati (2016)
2025 Sustainability Report
GRI 304: Biodiversity (2016)
304-1 Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau berdekatan dengan,
kawasan lindung dan kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati
tinggi di luar kawasan lindung 328
Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent to, protected areas and
areas of high biodiversity value outside protected areas
304-2 Dampak signifikan dari kegiatan, produk, dan jasa pada keanekaragaman hayati
328
Significant impacts of activities, products and services on biodiversity
|
304-3 Habitat yang dilindungi atau direstorasi
328
Habitats protected or restored
Laporan Keberlanjutan 2025
304-4 Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar konservasi nasional
dengan habitat dalam wilayah yang terkena efek operasi
-
IUCN Red List species and national conservation list species with habitats in areas
affected by operations
Kualitas udara
Air quality
GRI 305: Emisi (2016)
GRI 305: Emissions (2016)
305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
304
Direct (scope 1) GHG emissions
362
Page 363
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
304
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
304
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
305-4 Emisi zat perusak ozon (ODS)
314
Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
305-5 Nitrogen oksida (NOX), sulfur oksida (SOX), dan emisi udara yang signifikan
lainnya 302
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (Sox), and other significant emissions
305-7 Nitrogen oksida (NOX), sulfur oksida (SOX), dan emisi udara yang signifikan
lainnya 316
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (Sox), and other significant emissions
Limbah
Waste
GRI 306: Limbah (2020)
GRI 306: Waste (2020)
306-1 Timbulan limbah dan dampak yang signifikan terkait limbah
323
Waste generation and significant waste-related impacts
306-2 Pengelolaan dampak yang signifikan terkait limbah
324
Management of significant waste-related impacts
306-3 Timbulan limbah
326
Waste generated
MENJAGA EKOSISTEM DARAT
LIFE ON LAND
Melindungi, memulihkan dan mendukung penggunaan yang berkelanjutan terhadap ekosistem
daratan, mengelola hutan secara berkelanjutan, memerangi desertifikasi (penggurunan), dan
menghambat dan membalikkan degradasi tanah dan menghambat hilangnya keanekaragaman
hayati.
Protect, restore and promote sustainable use of terrestrial ecosystems, sustainably manage forests,
combat desertification, and halt and reverse land degradation and halt biodiversity loss.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
GRI 305: Emisi (2016)
GRI 305: Emissions (2016)
305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
304
Direct (scope 1) GHG emissions
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
304
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
304
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
PT Bussan Auto Finance
305-4 Emisi zat perusak ozon (ODS)
314
Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
305-5 Nitrogen oksida (NOX), sulfur oksida (SOX), dan emisi udara yang signifikan
lainnya 302
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (Sox), and other significant emissions
305-7 Nitrogen oksida (NOX), sulfur oksida (SOX), dan emisi udara yang signifikan
lainnya 316
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (Sox), and other significant emissions
363
Page 364
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
GRI 306: Limbah (2020)
GRI 306: Waste (2020)
306-1 Timbulan limbah dan dampak yang signifikan terkait limbah
323
Waste generation and significant waste-related impacts
306-2 Pengelolaan dampak yang signifikan terkait limbah
324
Management of significant waste-related impacts
306-3 Timbulan limbah
326
Waste generated
PERDAMAIAN, KEADILAN DAN KELEMBAGAAN YANG KUAT
PEACE, JUSTICE AND STRONG INSTITUTIONS
Mendukung masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan, menyediakan
akses terhadap keadilan bagi semua dan membangun institusi-institusi yang efektif, akuntabel dan
inklusif di semua level..
Promote peaceful and inclusive societies for sustainable development, provide access to justice for
all and build effective, accountable and inclusive institutions at all levels.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
GRI 2 Pengungkapan Umum (2021)
GRI 2 General Disclosure (2021)
2-22 Pernyataan tentang strategi pengembangan keberlanjutan
92
Statement on sustainable development strategy
2-23 Komitmen kebijakan
208
Policy commitments
2-24 Komitmen kebijakan yang termasuk
208
Embedding policy commitments
2-26 Mekanisme untuk mendapatkan nasihat dan kepedulian
-
Mechanisms for seeking advice and raising concerns
2-9 Komposisi badan tata kelola tertinggi dan komitenya
160
Governance structure and composition and the committees
2025 Sustainability Report
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi
162
Chair of the highest governance body
2-10 Menominasikan dan memilih badan tata kelola tertinggi
171
Nomination and selection of the highest governance body
2-15 Konflik kepentingan
173
Conflict of interest
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
175
|
Collective knowledge of the highest governance body
2-25 Proses untuk memulihkan dampak negative
Laporan Keberlanjutan 2025
148
Processes to remediate negative impacts
2-19 Kebijakan remunerasi
172
Remuneration policies
Anti Korupsi
Anti-corruption
GRI 205: Anti Korupsi (2016)
GRI 205: Anti-Corruption (2016)
205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi
197
Operations assessed for risks related to corruption
364
Page 365
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
205-2 Komunikasi dan Pelatihan Tentang Kebijakan dan Prosedur Anti Korupsi
197
Communication and training about anti-corruption policies and procedures
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil
196
Confirmed incidents of corruption and actions taken
GRI 206: Perilaku Anti-Persaingan (2016)
GRI 206: Anti-competitive Behavior (2016)
206-1 Langkah-langkah hukum untuk perilaku anti-persaingan, praktik
anti-trust dan monopoli -
Legal actions for anti-competitive behavior, anti-trust and monopoly practices
GRI 307: Kepatuhan Lingkungan (2016)
GRI 307: Environmental Compliance (2016)
307-1 Ketidakpatuhan terhadap undang-undang dan peraturan tentang
lingkungan hidup -
Incompliance to law and regulation concerning environment
GRI 403: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (2018)
GRI 403: Occupational Health and Safety (2018)
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan dan
kesehatan kerja
257
Worker participation, consultation, and communication on occupational health
and safety
403-9 Kecelakaan kerja
263
Work-related injuries
403-10 Penyakit Akibat Kerja
251
Work-related ill health
GRI 408: Pekerja Anak (2016)
GRI 408: Child Labor (2016)
408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden pekerja anak
220
Operations and suppliers at significant risk for incidents of child labor
GRI 410: Praktik Keamanan (2016)
GRI 410: Security Practices (2016)
410-1 Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan atau prosedur hak asasi
manusia 256
Security personnel trained in human rights policies or procedures
GRI 414: Penilaian Sosial Pemasok (2016)
GRI 414: Supplier Social Assessment (2016)
414-1 Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial
70
New suppliers that were screened using social criterria
414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah diambil
70
Negative social impacts in the supply chain and actions taken
GRI 415: Kebijakan Publik (2016)
GRI 415: Public Policy (2016)
415-1 Kontribusi politik
-
PT Bussan Auto Finance
Political contribution
GRI 416: Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan (2016)
GRI 416: Customer Health and Safety (2016)
416-2 Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak kesehatan
dan keselamatan dari produk dan jasa
118
Incidents of non-compliance concerning impact of products and services health
and safety
GRI 417: Pemasaran dan Pelabelan (2016)
GRI 417: Marketing and Labeling (2016)
365
Page 366
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
417-2 Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan pelabelan produk
dan jasa
118
Incidents of non-compliance concerning product and service information and
labeling
417-3 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran
118
Incidents of non-compliance concerning marketing communications
GRI 418: Privasi Pelanggan (2016)
GRI 418: Customer Privacy (2016)
418-1 Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap privasi pelanggan dan
hilangnya data pelanggan
137
Substantiated complaints concerning breaches of customer privacy and losses of
customer data
GRI 419: Kepatuhan Sosial Ekonomi (2016)
GRI 419: Social and Economic Compliance (2016)
419-1 Ketidakpatuhan terhadap undang-undang dan peraturan di bidang sosial dan
ekonomi 118
Incompliance to social and economics laws and regulations
KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN
PARTNERSHIP FOR THE GOALS
Menguatkan ukuran implementasi dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan yang
berkelanjutan.
Strengthen the means of implementation and revitalize the Global Partnership for Sustainable
Development.
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
GRI: Pajak (2019)
GRI 207: Tax 2019
Pendekatan terhadap pajak
207-1 125
Approach to tax
Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko pajak
207-2 125
2025 Sustainability Report
Tax governance, control, and risk management
Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan perhatian yang berkaitan
207-3 dengan pajak 126
Stakeholder engagement and management of concerns related to tax
Laporan per negara
207-4 127
Country-by-country reporting
|
Laporan Keberlanjutan 2025
366
Page 367
DAFTAR PENGUNGKAPAN
SESUAI INDEKS STANDAR GRI
LIST OF DISCLOSURE IN ACCORDANCE WITH GRI STANDARDS
URAIAN KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION REMARKS PAGE
GRI 2: Pengungkapan Umum (2021)
GRI 2: General Disclosure (2021)
Organisasi Dan Praktik Pelaporan
The Organization and Its Reporting Practices
Detail organisasi
2-1 60
Organizational Details
Entitas yang termasuk dalam laporan keberlanjutan
2-2 62
Entities included in the organization’s sustainability reporting
Periode pelaporan, frekuensi dan poin kontak
2-3 338
Reporting period, frequency and contact point
Pernyataan kembali
2-4 334
Restatements of information
Assurans eksteral
2-5 349
External assurance
Aktivitas dan Pekerja
Activities and Workers
Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis lainnya
2-6 60
Activities, value chain and other business relationships
Karyawan
2-7 209
Employees
Pekerja yang bukan karyawan
2-8 209
Workers who are not employees
Tata Kelola
Governance
Struktur dan komposisi badan tata kelola tertinggi dan
2-9 komitenya 160
Governance structure and composition and its committees
Menominasikan dan memilih badan tata kelola tertinggi
2-10 171
Nomination and selection of the highest governance body
Ketua badan tata kelola tertinggi
2-11 162
Chair of the highest governance body
Peran dewan tata kelola tertinggi dalam mengawasi dampak
manajemen
2-12 162
Role of the highest governance body in overseeing the
PT Bussan Auto Finance
management of impacts
Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak
2-13 165
Delegation of responsibility for managing impacts
Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan
2-14 165
Role of the highest governance body in sustainability reporting
Konflik kepentingan
2-15 173
Conflict of interest
367
Page 368
URAIAN KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION REMARKS PAGE
Mengomunikasikan hal-hal kritis
2-16 174
Communication of critical concerns
Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
2-17 175
Collective knowledge of the highest governance body
Mengevaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
2-18 171
Evaluation of the performance of the highest governance body
Kebijakan remunerasi
2-19 172
Remuneration policies
Proses untuk menentapkan remunerasi
2-20 172
Process to determine remuneration
Rasio kompensasi total tahunan
2-21 173
Annual total compensation ratio
Strategi, Kebijakan Dan Praktik
Strategy, Policies and Practies
Pernyataan tentang strategi pengembangan keberlanjutan
2-22 92
Statement on sustainable development strategy
Komitmen kebijakan
2-23 208
Policy commitments
Komitmen kebijakan yang termasuk
2-24 208
Embedding policy commitments
Proses untuk memulihkan dampak negative
2-25 148
Processes to remediate negative impacts
Mekanisme untuk mendapatkan nasihat dan kepedulian
2-26 -
Mechanisms for seeking advice and raising concerns
Kepatuhan pada peraturan dan perundangan
2-27 200
Compliance with laws and regulations
Keanggotaan asosiasi
2-28 69
Membership associations
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
Pendekatan Terhadap Keterlibatan Pemangku Kepentingan
2-29 200
2025 Sustainability Report
Approach to stakeholder engagement
Perjanjian Perundingan Kolektif
2-30 226
Collective bargaining agreements
GRI 3: Topik Material 2021
GRI 3: Material Topics 2021
Topic Material
Material Topic
Proses penetapan topik material
|
3-1 336
Process to determine material topics
Laporan Keberlanjutan 2025
Daftar topik material
3-2 339
List of material topics
Pengelolaan topik material
3-3 112
Management of material topics
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016
GRI 201: Economic Performance 2016
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan
201-1 109
Direct economic value generated and distributed
368
Page 369
URAIAN KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION REMARKS PAGE
Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat dari
perubahan iklim
201-2 193
Financial implications and other risks and opportunities due to
climate change
Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun
201-3 lainnya. 229
Defined benefit plan obligations and other retirement plans
Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah
201-4 127
Financial assistance received from government
Keberadaan Pasar
Market Presence
GRI 202: Keberadaan Pasar 2016
GRI 202: Market Presence 2016
Rasio upah karyawan entry-level standar Berdasarkan jenis
kelamin terhadap upah minimum regional.
202-1 226
Ratios of standard entry level wage by gender compared to
local minimum age
Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat lokal
202-2 Proportion of senior management hired from the local 228
community
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
indirect Economic Impacts
GRI 203 : Dampak Ekonomi Tidak Langsung 2016
GRI 203: Indirect Economic Impacts 2016
Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
203-1 278
Infrastructure investments and services supported
Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
203-2 270
Significant indirect economic impacts
Praktik Pengadaan
Procurement Practices
GRI 204: Praktik Pengadaan 2016
GRI 204: Procurement Practices 2016
Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
204-1 123
Proportion of spending on local suppliers
Anti Korupsi
Anti-Corruption
GRI 205: Anti Korupsi 2016
GRI 205: Anti-corruption 2016
Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi
205-1 197
Operations assessed for risks related to corruption
Komunikasi dan Pelatihan Tentang Kebijakan dan Prosedur Anti
Korupsi
205-2 197
Communication and training about anti-corruption policies and
PT Bussan Auto Finance
procedures
Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil
205-3 196
Confirmed incidents of corruption and actions taken
Pajak
Tax
GRI 207: Pajak 2019
GRI 207: Tax 2019
Pendekatan terhadap pajak
207-1 125
Approach to tax
369
Page 370
URAIAN KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION REMARKS PAGE
Tata kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak
207-2 125
Tax governance, control, and risk management
Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian
yang berkaitan dengan pajak
207-3 126
Stakeholder engagement and management of concerns related
to tax
Laporan per negara
207-4 126
Country-by-country reporting
Energi
Energy
GRI 302 : Energi 2016
GRI 302: Energy 2016
Konsumsi energi dalam organisasi
302-1 298
Energy consumption within the organization
Konsumsi energi di luar organisasi
302-2 300
Energy consumption outside of the organization
Intensitas Energi
302-3 300
Energy intensity
Pengurangan konsumsi energi
302-4 298
Reduction of energy consumption
Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan
302-5 jasa 301
Reductions in energy requirements of products and services
Emisi
Emissions
GRI 305: Emisi (2016)
GRI 305: Emissions (2016)
Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
305-1 304
Direct (scope 1) GHG emissions
Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
305-2 304
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
2025 Sustainability Report
Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
305-3 304
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
Pengurangan konsumsi energi
305-4 314
Reduction of energy consumption
Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan
305-5 jasa 302
Reductions in energy requirements of products and services
Emisi zat perusak ozon (ODS)
305-6 316
Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
|
Nitrogen oksida (NOX), sulfur oksida (SOX), dan emisi udara
Laporan Keberlanjutan 2025
yang signifikan lainnya
305-7 316
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (Sox), and other significant
emissions
Kepegawaian
Employment
GRI 401: Kepegawaian (2016)
GRI 401: Employment (2016)
Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan
401-1 212
New employee hires and employee turnover
370
Page 371
URAIAN KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION REMARKS PAGE
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang
tidak diberikan kepada karyawan sementara atau paruh waktu
401-2 223
Benefit provided to full-time employees that are not provided to
temporary or part-time employees
Cuti melahirkan
401-3 225
Parental leave
Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen
Labor/Management Relations
GRI 402: Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen (2016)
GRI 402: Labor/Management Relations (2016)
Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan
402-1 operasional 225
Minimum notice periods regarding operational changes
Pelatihan dan Pendidikan
Training and education
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan (2016)
GRI 404: Training and Education 2016
Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
404-1 235
Average hours of training per year per employee
Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan
program bantuan peralihan
404-2 229
Programs for upgrading employee skills and transition
assistance programs
Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap
kinerja
404-3 dan pengembangan karier 238
Percentage of employees receiving regular performance and
career development reviews
Keberagaman dan Kesetaraan
Diversity and Equal Opportunity
GRI 405: Keberagaman dan Kesetaraan (2016)
GRI 405: Diversity and Equal Opportunity (2016)
Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan
405-1 220
Diversity of governance bodies and employees
Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-
405-2 laki 228
Ratio of basic salary and remuneration of women to men
Non Diskriminasi
Non-discrimination
GRI 406: Non-Diskriminasi (2016)
GRI 406: Non-discrimination (2016)
Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan
406-1 222
Incidents of discrimiantion and corrective actions taken
PT Bussan Auto Finance
Pekerja Anak
Child Labor
GRI 408: Pekerja anak (2016)
GRI 408: Child Labor (2016)
Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap
insiden pekerja anak
408-1 220
Operations and suppliers at significant risk for incidents of child
labor
371
Page 372
URAIAN KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION REMARKS PAGE
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
Forced or Compulsory Labor
GRI 409: Kerja Paksa atau Wajib Kerja (2016)
GRI 409: Forced or Compulsory Labor 2016
Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden
kerja paksa atau wajib kerja
409-1 220
Operations and suppliers at significant risk for incidents of
forced or compulsory labor
Praktik-Praktik Keamanan
Security Practices
GRI 410: Praktik Keamanan (2016)
GRI 410: Security Practices (2016)
Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan atau
prosedur hak asasi manusia
410-1 256
Security personnel trained in human rights policies or
procedures
Pemasaran dan Pelabelan
Marketing and Labeling
GRI 417: Pemasaran dan Pelabelan (2016)
GRI 417: Marketing and Labeling (2016)
Persyaratan untuk Pelabelan dan Informasi Produk dan Jasa
417-1 116
Requirements for product and service information and labeling
Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan pelabelan produk
dan jasa
417-2 118
Incidents of non-compliance concerning product and service
information and labeling
Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran
417-3 Incidents of non-compliance concerning marketing 118
communications
Privasi Pelanggan
Customer Privacy
GRI 418: Privasi Pelanggan (2016)
2025 Sustainability Report
GRI 418: Customer Privacy (2016)
Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap
privasi pelanggan dan hilangnya data pelanggan
418-1 137
Substantiated complaints concerning breaches of customer
privacy and losses of customer data
Kepatuhan Sosial Ekonomi
Social and Economic Compliance
GRI 419: Kepatuhan Sosial Ekonomi (2016)
|
GRI 419: Social and Economic Compliance (2016)
Ketidakpatuhan terhadap undang-undang dan peraturan di
Laporan Keberlanjutan 2025
419-1 bidang sosial dan ekonomi 118
Incompliance to social and economics laws and regulations
372
Page 373
DAFTAR PENGUNGKAPAN SESUAI
PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN
NOMOR 51/POJK.03/2017
LIST OF DISCLOSURES IN ACCORDANCE WITH FINANCIAL SERVICES
AUTHORITY REGULATION NUMBER 51/POJK.03/2017 [SEOJK G.4]
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
1. Penjelasan Strategi Keberlanjutan
78
1. Explanation on Sustainability Strategy
2. Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
8
2. Sustainability Aspect Performance Highlights
a. Aspek Ekonomi
a. Economic Aspects
1) kuantitas produksi atau jasa yang dijual;
8
1) Quantity of products or services offered
2) pendapatan atau penjualan;
8
2) Revenue or sales
3) Laba atau rugi bersih;
8
3) Net profit or loss
4) Produk ramah lingkungan; dan
8
4) Environmental-friendly products; and
5) Pelibatan pihak lokal berkaitan dengan proses bisnis Keuangan Berkelanjutan
5) Engagement of local stakeholders concerning the Sustainable Finance business 8
process
b. Aspek Lingkungan Hidup
b. Environmental Aspects
1) Penggunaan energi (antara lain listik dan air);
16
1) Energy Consumption (including electricity and water);
2) Pengurangan emisi yang dihasilkan
15
2) Total emission reductions
3) Pengurangan limbah dan efisien
16
3) Waste and effluents reductions
4) Pelestarian keanekaragaman hayati
16
4) Biodiversity conservation
c. Aspek sosial
c. Social Aspects:
A. Uraian Mengenai Dampak Positif dan negative dari Penerapan Keuangan
Berkelanjutan bagi Masyarakat dan Lingkungan (termasuk orang, daerah dan
PT Bussan Auto Finance
dana)
14
A. description of the positive and negative impacts out of Sustainable Finance
application on community and environment (including people, regions, and
funds)
3. Profil Singkat
3. Brief Company Profile:
a. visi, misi dan nilai keberlanjutan
64
a. Vision, mission, and values of sustainability
373
Page 374
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
b. nama, alamat, nomor telepon, nomor facsimile, alamat surat elekronik (e-mail), dan
situs web LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik, serta kantor cabang dan/atau kantor
perwakilan 62
b. Name, address, telephone number, fax number, e-mail address, and website/web, as
well as branch and/or representative offices
c. skala usaha
c. Business scale:
1) Total aset atau kapitalis aset, dan total kewajiban (dalam jutaan rupiah);
63
1) Total assets or asset capitalization, and total liabilities (in million rupiah);
2) Jumlah karyawan yang dibagi menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan,
dan status ketenagakerjaan;
63
2) Number of employees by gender, position, age, education, and employment
status
3) Persentase kepemilikan saham (public dan pemerintah); dan
62
3) Shareholding percentage (public and government); and
4) Wilayah operasional
63
4) Operational area
d. penjelasan singkat mengenai produk, layanan dan kegiatan usaha yang dijalankan;
60
d. Brief description on products, services, and business activities
e. keanggotaan pada asosiasi;
69
e. Membership in association
f. perubahan signifikan, antara lain terkait dengan penutupan atau pembukaan
cabang, dan struktur kepemilikan
69
f. Significant changes, such as those relating to branch office closure or opening and
ownership structure
4. Penjelasan Direksi memuat:
4. Message from Board of Directors;
a. Kebijakan untuk merespons tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan,
paling sedikit meliputi:
a. Policy to respond to challenges in fulfilling the sustainability strategy, that shall
cover at least the following:
1) Penjelasan nilai keberlanjutan bagi Perusahaan
45
1) Explanation about the Company’s sustainability values
2025 Sustainability Report
2) Penjelasan respons Perusahaan terhadap isu terkait penerapan Keuangan
Berkelanjutan
45
2) Explanation about the Company’s responses towards issues concerning the
Sustainable Finance Implementation
3) Penjelasan komitmen pimpinan LJK, Emiten, dan Perusahaan Publk dalam
pencapaian penerapan keuangan berkelanjutan
45
3) Explanation about the commitment of the Company’s leader in Sustainable
Finance implementation
|
4) Pencapaian kinerja penerapan keuangan berkelanjutan; dan
45
Laporan Keberlanjutan 2025
4) Achievement of Sustainable Finance implementation performance; and
5) Tantangan pencapaian kinerja penerapan Keuangan Berkelanjutan
5) Challenges in achievement of Sustainable Finance implementation 45
performance
b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan, paling sedikit meliputi:
b. Sustainable Finance Implementation, at least includes:
1) Pencapaian kinerja penerapan Keuangan Berkelanjutan (ekonomi, sosial, dan
Lingkungan Hidup) dibandingkan dengan target; dan
47
1) Achievement of Sustainable Finance Implementation (economic, social, and
environmental) compared to targets; and
374
Page 375
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
2) Penjelasan prestasi dan tantangan termasuk peristiwa penting selama periode
pelaporan (bagi LJK yang diwajibkan membuat Rencana Aksi Keuangan
Berkelanjutan)
47
2) Explanation about achievements and challenges including important events
during the reporting period (for the FSI required to prepare Sustainable Finance
Action Plan);
c. Strategi pencapaian target, paling sedikit meliputi:
c. Target achievement strategy, includes:
1) Pengelolaan risiko atas penerapan Keuangan Berkelanjutan terkait aspek
ekonomi, sosial, dan Lingkungan Hidup;
51
1) Risk management on Sustainable Finance implementation related to economic,
social and environmental aspects;
2) Pemanfaatan peluang dan prospek usahal dan
51
2) Utilization of business opportunities and prospects; and
3) Penjelasan situasi eksternal ekonomi, sosial, dan Lingkungan Hidup yang
berpotensi mempengaruhi keberlanjutan LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik.
51
3) Description on economic, social, and environmental external situations which
may potentially affect the Company’s sustainability
5. Tata kelola keberlanjutan memuat:
5. Sustainability governance includes
a. Uraian mengenai tugas bagi Direksi dan Dewan Komisaris, pegawai, pejabat
dan/atau unit kerja yang menjadi penanggung jawab penerapan keuangan
berkelanjutan
161
a. Description of duties of the Board of Directors and Board of Commissioners,
employees, officers and/or work units who are responsible for the Sustainable
Finance implementation.
b. Penjelasan mengenai pengembangan kompetensi yang dilaksanakan terhadap
anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pegawai, pejabat dan/ata unit kerja
yang menjadi penanggung jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan
175
b. Competency development of Board of Directors, Board of Commissioners,
employees, officers and/or work units responsible for the Sustainable Finance
implementation.
c. Penjelasan mengenai prosedur LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik dalam
mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan risiko atas penerapan
Keuangan Berkelanjutan terkait aspek ekonomi, sosial, dan Lingkungan Hidup,
termasuk peran Direksi dan Dewan Komisaris dalam mengelola, melakukan telaah
berkala, dan meninjau efektivitas proses manajemen risiko LJK, Emiten, dan
Perusahaan Publik
179
c. Explanation about procedure applied by the Company in identifying, measuring,
monitoring and controlling the risks in Sustainable Finance implementation related
to economic, social, and environmental aspects, including the role of the Board
of Directors and the Board of Commissioners in managing, conducting periodic
reviews, and analyzing the effectiveness of the Company’s risk management
process.
d. Penjelasan mengenai pemangku kepentingan yang meliputi:
d. Description on stakeholders that includes:
PT Bussan Auto Finance
1) Keterlibatan pemangku kepentingan berdasarkan hasil penilaian (assessment)
manajemen, RUPS, surat keputusan atau lainnya; dan 200
1) Stakeholder involvement based on management assessment results.
2) Pendekatan yang digunakan LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik dalam
melibatkan pemangku kepentingan dalam penerapan Keuangan Berkelanjutan,
antara lain dalam bentuk dialog survei, dan seminar 200
2) Approach applied by the Company in involving stakeholders in the Sustainable
Finance Implementation.
375
Page 376
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
e. Permasalahan yang dihadapi, perkembangan, dan pengaruh terhadap penerapan
Keuangan Berkelanjutan. 200
e. Issues faced, progress, and impact on the of Sustainable Finance implementation.
6. Kinerja keberlanjutan paling sedikit memuat:
6. Sustainable performance, at least includes:
a. Penjelasan mengenai kegiatan membangun budaya keberlanjutan di internal LJK,
Emiten, dan Perusahaan Publik 294
a. Description on sustainable culture development activities in the Company
b. Uraian mengenai kinerja ekonomi dalam 3 (tiga) tahun terakhir meliputi:
b. Description of economic performance from the last 3 (three) years, including:
1) Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan, atau
investasi, pendapatan dan laba rugi dalam hal Laporan Keberlanjutan disusun
secara terpisah dengan Laporan Tahunan; dan 109
1) Comparison of targets to performance in terms of production, portfolio,
financing targets, or investments, revenue as well as profit and loss
2) Perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan, atau investasi
pada instrument keuangan atau proyek yang sejalan dengan penerapan
Keuangan Berkelanjutan
109
2) Comparison of target to performance of portfolio, financing target, or
investments in financial instruments or projects in line with the Sustainable
Finance implementation.
c. Kinerja sosial dalam 3 (tiga) tahun terakhir:
c. Social performance: in the last 3 (three) years:
1) Komitmen LJK, Emiten, atau Publik untuk memberikan layanan atas produk dan/
atau jasa yang setara kepada konsumen
115
1) The Company’s commitment to provide equal products and/or services to the
consumers.
2) Ketenagakerjaan, paling sedikit memuat:
2) Employment, at least includes:
a. Kesetaraan kesempatan bekerja dan ada atau tidaknya tenaga kerja paksa
dan tenaga kerja anak
220
a. Equal employment opportunities and the occurrence of forced labor and
child labor
2025 Sustainability Report
b. Persentase remunerasi pegawai tetap di tingkat terendah upah minimum
regional
226
b. Percentage of permanent employee remuneration at the lowest level of the
regional minimum wage
c. Lingkungan bekerja yang layak dan aman; dan
243
c. Decent and safe work environment; and
d. Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai
231
d. Training and development of employee skills.
|
3) Masyarakat:
3) Community:
Laporan Keberlanjutan 2025
a. informasi kegiatan atau wilayah operasional yang menghasilkan dampak
positif dan dampak negative terhadap masyarakat sekitar termasuk literasi
dan inklusi keuangan;
270
a. Information on operational activities or area producing positive and
negative impacts on local community including financial literacy and
inclusion;
b. mekanisme pengaduan masyarakat serta jumlah pengaduan masyarakat
yang diterima dan ditindaklanjuti; dan
148
b. Public complaints mechanism and number of community complaints
received and follow-up; and
376
Page 377
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
c. TJSL yang dapat dikaitkan dengan dukungan pada tujuan pembangunan
berkelanjutan meliputi jenis dan capaian kegiatan program pemberdayaan
masyarakat 277
c. CSR related to supports to sustainable development goals including type
and achievement of community development program activity.
d. Kinerja Lingkungan Hidup:
d. Environmental Performance
1) biaya Lingkungan Hidup yang dikeluarkan;
327
1) Environmental costs;
2) uraian mengenai penggunaan material yang ramah lingkungan,
misalnya penggunaan jenis material daur ulang; dan
327
2) Description on the use of environmentally friendly materials such as
recycle material type; and
3) uraian mengenai penggunaan energi, paling sedikit memuat:
3) Description on the use of energy, at least include:
a. jumlah dan intensitas energi yang digunakan; dan
300
a) Amount and intensity of energy consumed; and
b. upaya dan pencapaian efisiensi energi yang dilakukan termasuk
penggunaan sumber energi terbarukan;
301
b) Efforts and achievement made for energy efficiency including the
use of renewable energy sources;
e. Kinerja Lingkungan Hidup bagi LJK, Emiten, dan Perusahaan Publik yang
proses bisnisnya berkaitan langsung dengan Lingkungan Hidup paling
sedikit memuat:
e. Environmental Performance for Companies whose business processes are
directly related to the environment:
1) kinerja sebagaimana dimaksud dalam huruf d;
328
1) The performance related to point d above
2) informasi kegiatan atau wilayah operasional yang menghasilkan
dampak positif dan dampak negatif terhadap Lingkungan Hidup sekitar
terutama upaya peningkatan daya dukung ekosistem;
329
2) Information on operational activities or areas producing positive and
negative impacts on the surrounding environment, especially efforts to
increase the carrying capacity of ecosystems;
3) keanekaragaman hayati, paling sedikit memuat:
3) Biodiversity, including at least:
a) dampak dari wilayah operasional yang dekat atau berada di daerah
konservasi atau memiliki keanekaragaman hayati; dan
328
a) Impacts from operational areas nearby or inside the conservation
areas or that contain biodiversity; and
b) usaha konservasi keanekaragaman hayati yang dilakukan, mencakup
perlindungan spesies flora atau fauna;
328
b) Biodiversity conservation business carried run, including protection of
flora or fauna species;
PT Bussan Auto Finance
4) emisi, paling sedikit memuat:
4) Emissions, including at least:
a) jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan jenisnya;
dan 314
a) Amount and intensity of emissions by type; and
b) upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan;
302
b) Efforts and achievement of emission reductions;
5) limbah dan efluen, paling sedikit memuat:
5) Waste and effluent, including at least:
377
Page 378
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
a) jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenis;
326
a) Amount of waste and effluent by type;
b) mekanisme pengelolaan limbah dan efluen; dan
327
b) Waste and effluent management mechanisms; and
c) tumpahan yang terjadi (jika ada); dan
327
c) Spill incident (if any); and
6) jumlah dan materi pengaduan Lingkungan Hidup yang diterima dan
diselesaikan. 327
6) Number and content of environmental complaints received and resolved
f. Tanggung jawab pengembangan Produk dan/atau Jasa Keuangan
Berkelanjutan
f. Sustainable Finance product and/or service development responsibility, at
least include:
1) inovasi dan pengembangan Produk dan/atau Jasa Keuangan
Berkelanjutan; 100
1) Sustainable Finance product and/or service innovation and development
2) jumlah dan persentase produk dan jasa yang sudah dievaluasi
keamanannya bagi pelanggan
117
2) Number and percentage of products and services, that have been
undergone safety test for the customers;
3) dampak positif dan dampak negatif yang ditimbulkan dari Produk dan/
atau Jasa dan proses distribusi, serta mitigasi yang dilakukan untuk
menanggulangi dampak negatif
112
3) Positive and negative impacts caused by Sustainable Financial products
and/or services and the distribution process, as well as mitigation
undertaken to mitigate negative impacts
4) jumlah produk yang ditarik kembali dan alasannya
118
4) Number of recall products and the reasons; or
5) survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/jasa Keuangan
Berkelanjutan Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada.
146
5) Customer satisfaction survey of Sustainable Financial products and/or
services.
7. Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada.
349
2025 Sustainability Report
7. Written verification from independent parties (if any)
|
Laporan Keberlanjutan 2025
378
Page 379
DAFTAR PENGUNGKAPAN SESUAI SEOJK
NO. 16/SEOJK.04/2021 TENTANG BENTUK
DAN ISI LAPORAN TAHUNAN EMITEN
ATAU PERUSAHAAN PUBLIK
CROSS REFERENCE ACCORDING TO SEOJK NO. 16/SEOJK.04/2021
CONCERNING THE FORM AND CONTENT OF THE ANNUAL REPORT OF
ISSUERS OR PUBLIC COMPANIES
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan
78
Explanation of Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Sustainability Aspect Performance Overview
B.1 Aspek Ekonomi
Economic Aspects
a. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual
8
Quantity of production or services sold
b. Pendapatan atau penjualan
8
Revenue or sales
c. Laba atau rugi bersih
8
Net profit or loss
d. Produk ramah lingkungan; dan
102
Environmentally friendly products; and
e. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan
Berkelanjutan
8
Involvement of local parties related to the Sustainable Finance business
process
B.2 Aspek Lingkungan Hidup
Environmental Aspects
a. Penggunaan energi
15
Energy usage
b. Pengurangan emisi yang dihasilkan
16
Emissions reduction
c. Pengurangan limbah dan efluen; dan
15
Waste and effluence reduction; and
PT Bussan Auto Finance
d. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan
Berkelanjutan
16
Involvement of Local Party who is related to Sustainable Finance
business process
B.3 Aspek Sosial
11
Social Aspects
Profil Perusahaan
Company Profile
379
Page 380
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
C.1 Visi, Misi dan Nilai Keberlanjutan
64
Vision, Mission, and Sustainability Values
C.2 Alamat Perusahaan
62
Company Address
C.3 Skala Usaha, paling sedikit memuat:
Business Scale, at least contain:
a. Total aset atau kapitalisasi aset dan total kewajiban
63
Total assets or asset capitalization and total liabilities
b. Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, Pendidikan, dan status
ketenagakerjaan
63 & 210-211
Number of employees by gender, position, age, education, and employment
status
c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; dan
62
The name of shareholders and the percentage of shares ownership; and
d. Wilayah operasional
63
Operational area
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
60
Products, Services, and Business Activities
C.5 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
69
Significant Changes in Issuers and Public Companies
Penjelasan Direksi
Message from the Board of Directors
D.1 Penjelasan Direksi
Explanation of the Board of Directors
a. Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi
keberlanjutan 45
Policies to respond to challenges in the fulfillment of sustainability strategies
b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan
47
Sustainable Finance Implementation
c. Strategi pencapaian target
51
Target achievement strategy
2025 Sustainability Report
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
165
Responsible for Sustainable Finance Implementation
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
175
Development of Competencies Related to Sustainable Finance
E.3 Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
179
Risk Assessment of Sustainable Financial Implementation
|
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
200
Relationship with Stakeholders
Laporan Keberlanjutan 2025
E.5 Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
95
Issues in Sustainable Finance Implementation
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
294 & 296
Activities to Build Sustainability Culture
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
380
Page 381
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
F.2 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portfolio, Target Pembiayaan, atau
Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
109
Comparison of Production Targets and Performance, Portfolios, Financing Targets,
Investments, Revenue and Profit and Loss
F.3 Perbandingan Target dan Kinerja Portfolio, Target Pembiayaan, atau Investasi
pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan
Berlanjutan 109
Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or
Investments in Financial Instruments or Projects in Line with Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspect
F.4 Biaya Lingkungan Hidup
16 & 327
Environmental Costs
Aspek Material
Material Aspects
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
3257
Environmentally Friendly Materials Usage
Aspek Energi
Energy Aspects
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
298
Amount and Intensity of Energy Used
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
298
Efforts and Achievements of Energy Efficiency and Renewable Energy Usage
Aspek Air
Water Aspects
F.8 Penggunaan Air
316
Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspects
F.9 Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi
atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
328
Impact of Operational Areas Nearby or Located in Conservation Areas or Having
Biodiversity
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
328
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspects
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
304
Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
302
Efforts and Achievements of Emission Reductions Made
PT Bussan Auto Finance
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspects
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
319
Amount of Waste and Influenza Generated by Type
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
324
Waste and Effluent Management Mechanisms
F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
327
Spills incident (if any)
381
Page 382
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental-Related Complaint Aspects
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
149
Amount and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
F.17 Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara
kepada Konsumen
115
Commitment to Providing Services for Equal Products and/or Services to
Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspects
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja
220
Equality of Employment Opportunities
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
220
Child Labor and Force Labor
F.20 Upah Minimum Regional
226
Regional Minimum Wage
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
248
A Decent and Safe Working Environment
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
144
Employee Training and Competency Development
Aspek Masyarakat
Community Aspects
F.23 Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
268
Impact of Operations on Surrounding Communities
F.24 Pengaduan Masyarakat
151
Community Complaints
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
268
Environmental Social Responsibility Activities (ESR)
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
2025 Sustainability Report
Responsibility for Sustainable Product/Service Development
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
101
Innovation and Sustainable Product/Service Development
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
117
Products/Services That Have Been Undergone Safety Evaluation for Customers
F.28 Dampak Produk/Jasa
112
Product/Service Impact
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
118
|
Products Recall
Laporan Keberlanjutan 2025
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan
Berkelanjutan 146
Customer Satisfaction Survey of Sustainable Financial Products and/or Services
Lain-lain:
Other:
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
335
Written Verification from an Independent Party (if any)
G.2 Lembar Umpan Balik
338
Feedback Form
G.3 Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
349
Response to Previous Year’s Sustainability Report Feedback
382
Page 383
URAIAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
G.4 Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Emiten, dan Perusahaan Publik
373
Cross Reference with Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017
on Financial Implementation for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
Companies
DAFTAR PENGUNGKAPAN SESUAI
METRIK ESG IDX
DISCLOSURES LIST ACCORDING TO IDX ESG METRICS
NAMA METRIK HALAMAN
METRIC NAME PAGE
LINGKUNGAN | ENVIRONMENT
E-01 Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
304
Greenhouse Gas Emission Report
E-02 Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
314
Greenhouse Gas Emission Intensity
E-03 Konsumsi Energi Listrik
298
Electricity Consumption
E-04 Konsumsi Air
316
Water Stewardship
E-05 Limbah yang Dihasilkan
323
Generated Waste
E-06 Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero Emission
49
Company Commitment to Achieving The Net Zero Emission Target
E-07 Komitmen Perusahaan untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
315
Company Commitment to Reduce Greenhouse Gas Emissions
SOSIAL | SOCIAL
S-01 Kesetaraan Gender
220
Gender Equality
S-02 Pegawai Berdasarkan Gender dan Kelompok Umur
210
Employees By Gender and Age Group
PT Bussan Auto Finance
S-03 Tingkat Pergantian Pegawai
217
Employee Turnover Rate
S-04 Jumlah Pegawai Sementara
212
Total Non-Permanent Employee
S-05 Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
231
Employee Training and Development
S-06 Jumlah Kecelakaan Kerja
263
Total Workplace Accidents
383
Page 384
NAMA METRIK HALAMAN
METRIC NAME PAGE
S-07 Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
220
Human Rights Violation Incidents
S-08 Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-Diskriminasi
220
Sexual Harassment and/or Non-Discrimination Policy
S-09 Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia
220
Human Rights Policy
S-10 Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa
222
Child Labor and/or Forced Labor Policy
S-11 Kebijakan Kesehatan, Keselamatan serta Lingkungan Kerja yang Aman
dan Layak
243
Occupational Health, Safety and A Safe and Decent Work Environment
Policy
S-12 Tanggung Jawab Sosial Masyarakat
277
Corporate Social Responsibility
TATA KELOLA | GOVERNANCE
G-01 Keberagaman Manajemen dan Independensi
222
Management Diversity and Independence
G-02 Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan
162
Total Attendance of Directors and Commissioners at Board Meetings
G-03 Kebijakan Pemisahan Chairman of The Board dan CEO
-
Policy on The Separation of Chairman of The Board and CEO
G-04 Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan Komisaris
171
Board of Directors and Commissioners Assessment Policy
G-05 Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris
175
Board of Directors and Commissioners Training Policy
G-06 Kriteria Khusus Pemilihan Dewan Direksi dan Komisaris
171
Special Criteria for Election of Board
G-07 Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi
196
Code of Ethics and/or Anti-Corruption
G-08 Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
159
Policy on Fair Treatment of Shareholders
2025 Sustainability Report
G-09 Pencegahan Konflik Kepentingan
196
Conflict of Interest Prevention
|
Laporan Keberlanjutan 2025
384
Page 385
DAFTAR PENGUNGKAPAN SESUAI INDEKS
STANDAR SASB - PEMBIAYAAN KONSUMEN
DISCLOSURES LIST ACCORDING TO SASB STANDARD INDEX - CUSTOMER
FINANCING
NAMA METRIK HALAMAN
METRIC NAME PAGE
PRIVASI PELANGGAN | CUSTOMER PRIVACY
FN-CF-220a.1 Jumlah rekening yang informasinya digunakan untuk tujuan sekunder.
Number of account holders whose information is used for secondary 135
purposes.
FN-CF-220a.2 Jumlah total kerugian moneter sebagai akibat dari proses hukum yang
terkait dengan privasi pelanggan.
137
Total amount of monetary losses as a result of legal proceedings
associated with customer privacy.
KEAMANAN DATA | DATA SECURITY
FN-CF-230a.1 (1) Jumlah pelanggaran data; (2) persentase pelanggaran data pribadi;
(3) jumlah pemilik akun yang terkena dampak.
137
(1) Number of data breaches; (2) percentage involving personally
identifiable information (PII); (3) number of account holders affected.
FN-CF-230a.2 Kerugian akibat penipuan terkait kartu dari (1) penipuan yang tidak
menggunakan kartu; dan (2) penipuan yang menggunakan kartu dan
penipuan lainnya. 122
Card-related fraud losses from (1) cardnot-present fraud; and (2) card-
present and other fraud.
FN-CF-230a.3 Pendekatan untuk mengidentifikasi dan mengatasi risiko keamanan
data. 123
Description of approach to identifying and addressing data security risks.
PRAKTIK PENJUALAN | SELLING PRACTICES
FN-CF-270a.1 Persentase total remunerasi untuk karyawan yang tercakup yang bersifat
variabel dan terkait dengan jumlah produk dan jasa yang terjual.
173
Percentage of total remuneration for covered employees that is variable
and linked to the amount of products and services sold.
FN-CF-270a.2 Tingkat persetujuan untuk: (1) kredit; (2) produk prabayar untuk
pemohon. 122
Approval rate for: (1) credit; and (2) prepaid products for applicants.
FN-CF-270a.3 (1) Biaya rata-rata dari produk tambahan; (2) APR rata-rata produk
kredit; (3) usia rata-rata produk kredit; (4) jumlah rata-rata rekening
kredit; (5) biaya tahunan rata-rata untuk produk pra-bayar.
122
(1) Average fees from add-on products; (2) average APR of credit
products; (3) average age of credit products; (4) average number of
credit accounts; and (5) average annual fees for pre-paid products.
PT Bussan Auto Finance
FN-CF-270a.4 (1) Jumlah keluhan pelanggan yang diterima; (2) persentase dengan
bantuan moneter atau nonmoneter.
151
(1) Number of customer complaints filed; (2) percentage with monetary
or nonmonetary relief.
FN-CF-270a.5 Total kerugian finansial akibat tuntutan hukum terkaiat praktik
penjualan.
118
Total amount of monetary losses as a result of legal proceedings
associated with selling and servicing of products.
385
Page 386
NAMA METRIK HALAMAN
METRIC NAME PAGE
METRIK AKTIVITAS | ACTIVITY METRIC
FN-CF-000.A Jumlah konsumen unik yang memiliki: (1) akun kartu kredit aktif; dan (2)
akun kartu debit prabayar.
122
Number of unique consumers with an active (1) credit card account; and
(2) pre-paid debit card account.
FN-CF-000.B (1) Jumlah rekening kartu kredit; dan (2) jumlah rekening kartu debit
prabayar. 122
Number of (1) credit card accounts; and (2) pre-paid debit card accounts.
IFRS S1 GENERAL REQUIREMENTS
FOR DISCLOSURE OF SUSTAINABILITY-
RELATED FINANCIAL INFORMATION
CONTENT INDEX
IFRS S1 GENERAL REQUIREMENTS FOR DISCLOSURE OF SUSTAINABILITY-
RELATED FINANCIAL INFORMATION CONTENT INDEX
KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
GOVERNANCE | GOVERNANCE
2025 Sustainability Report
27(a) Information about the governance body(s) (which can include a board,
committee or equivalent body charged with governance) or individual(s)
responsible for oversight of sustainability-related risks and opportunities.
Specifically, the entity shall identify that body(s) or individual(s) and
disclose information about:
27 (a) (i) How responsibilities for sustainability-related risks and opportunities are
reflected in the terms of reference, mandates, role descriptions and other 162
related policies applicable to that body(s) or individual(s).
27 (a) (ii) How the body(s) or individual(s) determines whether appropriate skills
|
and competencies are available or will be developed to oversee strategies 162
Laporan Keberlanjutan 2025
designed to respond to sustainability-related risks and opportunities.
27 (a) (iii) How and how often the body(s) or individual(s) is informed about
162
sustainability-related risks and opportunities.
27 (a) (iv) How the body(s) or individual(s) takes into account sustainability
related risks and opportunities when overseeing the entity’s strategy,
its decisions on major transactions and its risk management processes 162
and related policies, including whether the body(s) or individual(s) has
considered trade-offs associated with those risks and opportunities.
386
Page 387
KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
27 (a) (v) How the body(s) or individual(s) oversees the setting of targets related
to sustainability-related risks and opportunities, and monitors progress
162-163
towards those targets (see paragraph 51), including whether and how
related performance metrics are included in remuneration policies.
27 (b) Management’s role in the governance processes, controls and
procedures used to monitor, manage and oversee sustainability-related 162-163
risks and opportunities, including information about:
27 (b) (i) Whether the role is delegated to a specific management-level position or
management-level committee and how oversight is exercised over that 162-163
position or committee.
27 (b) (ii) Whether management uses controls and procedures to support the
oversight of sustainability-related risks and opportunities and, if so,
162-163
how these controls and procedures are integrated with other internal
functions.
STRATEGY | STRATEGY
SUSTAINABILITY-RELATED RISKS AND OPPORTUNITIES
30 An entity shall disclose information that enables users of general
purpose financial reports to understand the sustainability-related risks
and opportunities that could reasonably be expected to affect the
entity’s prospects. Specifically, the entity shall:
30 (a) Describe sustainability-related risks and opportunities that could 217, 231, 244,
reasonably be expected to affect the entity’s prospects. 316, 319, 324
30 (b) Specify time horizons – short, medium or long term – over which the
effects of each of those sustainability-related risks and opportunities 182
could reasonably be expected to occur.
30 (c) Explain how the entity defines ‘short term’, ‘medium term’ and ‘long
term’ and how these definitions are linked to the planning horizons used 182
by the entity for strategic decision-making.
BUSINESS MODEL AND VALUE CHAIN
32 An entity shall disclose information that enables users of general
purpose financial reports to understand the current and anticipated
effects of sustainability-related risks and opportunities on the entity’s
business model and value chain. Specifically, the entity shall disclose:
32 (a) A description of the current and anticipated effects of sustainability-
related risks and opportunities on the entity’s business model and value 339-347
chain
STRATEGY AND DECISION-MAKING
33 An entity shall disclose information that enables users of general
purpose financial reports to understand the effects of sustainability-
related risks and opportunities on its strategy and decision-making.
Specifically, the entity shall disclose information about:
33 (a) How the entity has responded to, and plans to respond to, sustainability-
339-347
PT Bussan Auto Finance
related risks and opportunities in its strategy and decision-making.
33 (b) The progress against plans the entity has disclosed in previous reporting
339-347
periods, including quantitative and qualitative information.
33 (c) Trade-offs between sustainability-related risks and opportunities that
the entity considered (for example, in making a decision on the location
of new operations, an entity might have considered the environmental 339-347
impacts of those operations and the employment opportunities they
would create in a community).
387
Page 388
KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
FINANCIAL POSITION, FINANCIAL PERFORMANCE, AND CASH FLOWS
34 An entity shall disclose information that enables users of general
purpose financial reports to understand:
34 (a) The effects of sustainability-related risks and opportunities on the 114, 122, 133,
entity’s financial position, financial performance and cash flows for the 135, 234, 248,
reporting period (current financial effects). 317, 323, 326
34 (b) The anticipated effects of sustainability-related risks and opportunities
on the entity’s financial position, financial performance and cash flows 114, 122, 133,
over the short, medium and long term, taking into consideration how 135, 234, 248,
sustainability-related risks and opportunities are included in the entity’s 317, 323, 326
financial planning (anticipated financial effects).
35 Specifically, an entity shall disclose quantitative and qualitative
information about:
35 (a) How sustainability-related risks and opportunities have affected its 114, 122, 133,
financial position, financial performance and cash flows for the reporting 135, 234, 248,
period. 317, 323, 326
35 (b) The sustainability-related risks and opportunities identified in paragraph
114, 122, 133,
35 (a) for which there is a significant risk of a material adjustment within
135, 234, 248,
the next annual reporting period to the carrying amounts of assets and
317, 323, 326
liabilities reported in the related financial statements.
35 (c) (i) How the entity expects its financial position to change over
the short, medium and long term, given its strategy to manage
sustainabilityrelated risks and opportunities, taking into consideration 114, 122, 133,
its investment and disposal plans (for example, plans for capital 135, 234, 248,
expenditure, major acquisitions and divestments, joint ventures, business 317, 323, 326
transformation, innovation, new business areas, and asset retirements),
including plans the entity is not contractually committed to.
35 (c) (ii) How the entity expects its financial position to change over
114, 122, 133,
the short, medium and long term, given its strategy to manage
135, 234, 248,
sustainabilityrelated risks and opportunities, taking into consideration its
317, 323, 326
planned sources of funding to implement its strategy.
35 (d) How the entity expects its financial performance and cash flows to 114, 122, 133,
change over the short, medium and long term, given its strategy to 135, 234, 248,
2025 Sustainability Report
manage sustainability-related risks and opportunities. 317, 323, 326
40 "If an entity determines that it need not provide quantitative
information about the current or anticipated financial
effects of a sustainability-related risk or opportunity, the entity shall:"
40 (a) 114, 122, 133,
Explain why it has not provided quantitative information. 135, 234, 248,
317, 323, 326
40 (b) Provide qualitative information about those financial effects, including
114, 122, 133,
|
identifying line items, totals and subtotals within the related financial
135, 234, 248,
statements that are likely to be affected, or have been affected, by that
Laporan Keberlanjutan 2025
317, 323, 326
sustainability-related risk or opportunity.
RESILIENCE
41 "An entity shall disclose information that enables users of general
purpose financial reports to understand its capacity to adjust to the
uncertainties arising from sustainability-related risks. An entity shall
disclose a qualitative and, if applicable, quantitative assessment
of the resilience of its strategy and business model in relation to
its sustainability-related risks, including information about how the
assessment was carried out and its time horizon. When providing
quantitative information, an entity may disclose a single amount or a
range."
388
Page 389
KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
RISK MANAGEMENT | RISK MANAGEMENT
44 To achieve this objective, an entity shall disclose information about:
44 (a) (i) The processes and related policies the entity uses to identify, assess,
prioritise and monitor sustainability-related risks, including information
179, 336
about the inputs and parameters the entity uses (for example,
information about data sources and the scope of operations covered in
the processes);
44 (a) (ii) The processes and related policies the entity uses to identify, assess,
prioritise and monitor sustainability-related risks, including information 179, 336
about whether and how the entity uses scenario analysis to inform its
identification of sustainability-related risks;
44 (a) (iii) The processes and related policies the entity uses to identify, assess,
prioritise and monitor sustainability-related risks, including information
179, 336
about how the entity assesses the nature, likelihood and magnitude
of the effects of those risks (for example, whether the entity considers
qualitative factors, quantitative thresholds or other criteria).
44 (a) (iv) The processes and related policies the entity uses to identify, assess,
prioritise and monitor sustainability-related risks, including information 179, 336
about whether and how the entity prioritises sustainability-related risks
relative to other types of risk;
44 (a) (v) The processes and related policies the entity uses to identify, assess,
179, 336
prioritise and monitor sustainability-related risks, including information
about how the entity monitors sustainability-related risks; and
44 (a) (vi) The processes and related policies the entity uses to identify, assess,
prioritise and monitor sustainability-related risks, including information 179, 336
about whether and how the entity has changed the processes it uses
compared with the previous reporting period.
44 (b) The processes the entity uses to identify, assess, prioritise and monitor 179, 336
sustainability-related opportunities.
44 (c) The extent to which, and how, the processes for identifying, assessing
and prioritising and monitoring sustainability-related risks and 179, 336
opportunities are integrated into and inform the entity’s overall risk
management process.
METRICS AND TARGETS | METRICS AND TARGETS
46 An entity shall disclose, for each sustainability-related risk and
opportunity that could reasonably be expected to affect the entity’s
prospects:
46 (a) Metrics required by an applicable IFRS Sustainability Disclosure
*
Standard.
46 (b) (i) Metrics the entity uses to measure and monitor sustainability-related risk
*
or opportunity.
46 (b) (ii) Metrics the entity uses to measure and monitor its performance in
relation to that sustainability-related risk or opportunity, including
*
PT Bussan Auto Finance
progress towards any targets the entity has set, and any targets it is
required to meet by law or regulation.
50 If a metric has been developed by an entity, the entity shall disclose
*
information about:
50 (a) How the metric is defined, including whether it is derived by adjusting
a metric taken from a source other then IFRS Sustainability Disclosure
*
Standards and, if so, which source and how the metric disclosed by the
entity differs from the metric specified in that source.
389
Page 390
KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
50 (b) Whether the metric is an absolute measure, a measure expressed in
relation to another metric or a qualitative measure (such as red, amber, *
green – or RAG – status).
50 (c) Whether the metric is validated by a third party and, if so, which party. *
50 (d) The method used to calculate the metric and the inputs to the
calculation, including the limitations of the method used and the *
significant assumptions made.
51 "An entity shall disclose information about the targets it has set to
monitor progress towards achieving its strategic
goals, and any targets it is required to meet by law or regulation. For
each target, the entity shall disclose:"
51 (a) The metric used to set the target and to monitor progress towards
*
reaching the target.
51 (b) The specific quantitative or qualitative target the entity has set or is
*
required to meet.
51 (c) The period over which the target applies. *
51 (d) The base period from which progress is measured. *
51 (f) Performance against each target and an analysis of trends or changes in
*
the entity’s performance.
51 (g) Any revisions to the target and an explanation for those revisions. *
*) Perseroan mengungkapkan pengelolaan risiko *) The Company discloses its sustainability-related
terkait keberlanjutan dengan merujuk pada metrik risk management practices by referring to the
SASB - Pembiayaan Konsumen dan GRI Standards SASB metrics for Consumer Finance and the GRI
2021; yang masing-masing dapat dilihat pada Standards 2021; these can be found in the cross-
referensi silang di halaman 384 dan 365 dalam references on pages 384 and 365 of this Report.
Laporan ini.
2025 Sustainability Report
|
Laporan Keberlanjutan 2025
390
Page 391
IFRS S2 CLIMATE-RELATED
DISCLOSURES CONTENT INDEX
IFRS S2 CLIMATE-RELATED DISCLOSURES CONTENT INDEX
KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
GOVERNANCE | GOVERNANCE
6 (a) Information about the governance body(s) (which can include a board,
committee or equivalent body charged with governance) or individual(s)
responsible for oversight of sustainability-related risks and opportunities.
Specifically, the entity shall identify that body(s) or individual(s) and
disclose information about:
6 (a) (i) How responsibilities for climate-related risks and opportunities are
reflected in the terms of reference, mandates, role descriptions and other 162-163
related policies applicable to that body(ies) or individual(s)
6 (a) (ii) How the body(ies) or individual(s) determined whether appropriate skills
and competencies will be developed to oversee strategies designed to 164, 175-178
respond to climate-related risks and opportunities
6 (a) (iii) How and how often the body(ies) or individual(s) is informed about
162-164
climate-related risks and opportunities
6 (a) (iv) How the body(ies) or individual(s) takes into account climate-related
risks and opportunities when overseeing the entity’s strategy, major 164-165
transactions, risk management processes and related policies
6 (a) (v) How the body(ies) oversees the setting of targets related to climate-
related risks and opportunities, and monitors progress towards those 173
targets
6 (b) Management’s role in the governance processes, controls and
procedures used to monitor, manage and oversee sustainability-related
risks and opportunities, including information about:
6 (b) (i) Whether the role is delegated to a specific management-level position or
162-163
committee, and how oversight is exercised
6 (b) (ii) Whether management uses controls and procedures to support the
oversight of climate-related risks and opportunities and how these are 164-165
integrated with internal functions
STRATEGY | STRATEGY
CLIMATE-RELATED RISKS AND OPPORTUNITIES
10 An entity shall disclose information that enables users of general
purpose financial reports to understand the climate-related risks and
opportunities that could reasonably be expected to affect the entity’s
prospects. Specifically, the entity shall:
PT Bussan Auto Finance
10 (a) Describe climate-related risks and opportunities that could reasonably be
182-193
expected to affect the entity’s prospects.
10 (b) Explain, for each climate-related risk the entity has identified, whether
the entity considers the risk to be a climate-related physical risk or 182-193
climate-related transition risk.
10 (c) Specify, for each climate-related risk and opportunity the entity has
identified, over which time horizons—short, medium or long term— the
182-193
effects of each climate-related risk and opportunity could reasonably be
expected to occur.
391
Page 392
KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
10 (d) Explain how the entity defines ‘short term’, ‘medium term’ and ‘long
term’ and how these definitions are linked to the planning horizons used 182-193
by the entity for strategic decision-making.
BUSINESS MODEL AND VALUE CHAIN
13 An entity shall disclose information that enables users of general
purpose financial reports to understand the current and anticipated
effects of climate-related risks and opportunities on the entity’s business
model and value chain. Specifically, the entity shall disclose:
13 (a) A description of the current and anticipated effects of climate-related
182-194
risks and opportunities on the entity’s business model and value chain.
13 (b) A description of where in the entity’s business model and value
chain climate-related risks and opportunities are concentrated (e.g., 182-194
geographical areas, facilities and types of assets).
STRATEGY AND DECISION-MAKING
14 An entity shall disclose information that enables users of general
purpose financial reports to understand the effects
of climate-related risks and opportunities on its strategy and decision-
making. Specifically, the entity shall disclose:
14 (a) (i) Information about how the entity has responded to, and plans to
respond to, climate-related risks and opportunities in its strategy
and decision-making, including how the entity plans to achieve any
climate-related targets it has set and any targets it is required to meet
by law or regulation. Specifically, the entity shall disclose information
about current and anticipated changes to the entity’s business model,
including its resource allocation, to address climate-related risks and 182-194
opportunities (for example, these changes could include plans to
manage or decommission carbon-, energy- or waterintensive operations;
resource allocations resulting from demand or supply-chain changes;
resource allocations arising from business development through capital
expenditure or additional expenditure on research and development; and
acquisitions or divestments).
14 (a) (ii) Information about how the entity has responded to, and plans to
respond to, climate-related risks and opportunities in its strategy and
2025 Sustainability Report
decision-making, including how the entity plans to achieve any climate-
related targets it has set and any targets it is required to meet by law
or regulation. Specifically, the entity shall disclose information about 182-194
current and anticipated direct mitigation and adaptation efforts (for
example, through changes in production processes or equipment,
relocation of facilities, workforce adjustments, and changes in product
specifications).
14 (a) (iii) "Information about how the entity has responded to, and plans to
respond to, climate-related risks and opportunities in its strategy and
|
decision-making, including how the entity plans to achieve any climate-
related targets it has set and any targets it is required to meet by law
Laporan Keberlanjutan 2025
182-194
or regulation. Specifically, the entity shall disclose information about
current and anticipated indirect mitigation and adaptation efforts (for
example, through working with customers and supply
chains)."
14 (a) (iv) Information about how the entity has responded to, and plans to
respond to, climate-related risks and opportunities in its strategy and
decision-making, including how the entity plans to achieve any climate-
related targets it has set and any targets it is required to meet by law
182-194
or regulation. Specifically, the entity shall disclose information about
any climate-related transition plan the entity has, including information
about key assumptions used in developing its transition plan, and
dependencies on which the entity’s transition plan relies.
392
Page 393
KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
14 (a) (v) Information about how the entity has responded to, and plans to
respond to, climate-related risks and opportunities in its strategy and
decision-making, including how the entity plans to achieve any climate-
related targets it has set and any targets it is required to meet by law
182-194
or regulation. Specifically, the entity shall disclose information about
how the entity plans to achieve any climate-related targets, including
any greenhouse gas emissions targets, described in accordance with
paragraphs 33 – 36.
14 (b) Information about how the entity is resourcing, and plans to resource,
182-194
the activities disclosed in accordance with paragraph 14(a)
14 (c) Quantitative and qualitative information about the progress of plans
disclosed in previous reporting periods in accordance with paragraph 182-194
14(a)
FINANCIAL POSITION, FINANCIAL PERFORMANCE, AND CASH FLOWS
15 An entity shall disclose information that enables users of general
purpose financial reports to understand:
15 (a) The effects of climate-related risks and opportunities on the entity’s
financial position, financial performance and cash flows for the reporting 182-194
period (current financial effects).
15 (b) The anticipated effects of climate-related risks and opportunities on the
entity’s financial position, financial performance and cash flows over
the short, medium and long term, taking into consideration how climate- 182-194
related risks and opportunities are included in the entity’s financial
planning (anticipated financial effects).
16 Specifically, an entity shall disclose quantitative and qualitative
information about:
16 (a) How climate-related risks and opportunities have affected its financial
105
position, financial performance and cash flows for the reporting period;
16 (b) The climate-related risks and opportunities identified in paragraph 16(a)
for which there is a significant risk of a material adjustment within the
-
next annual reporting period to the carrying amounts of assets and
liabilities reported in the related financial statements;
16 (c) (i) How the entity expects its financial position to change over the short,
medium and long term, given its strategy to manage climate-related
risks and opportunities, taking into consideration its investment and
disposal plans (for example, plans for capital expenditure, major -
acquisitions and divestments, joint ventures, business transformation,
innovation, new business areas, and asset retirements), including plans
the entity is not contractually committed to;
16 (c) (ii) How the entity expects its financial position to change over the short,
medium and long term, given its strategy to manage climate-related
-
risks and opportunities, taking into consideration its planned sources of
funding to implement its strategy; and
16 (d) How the entity expects its financial performance and cash flows to
PT Bussan Auto Finance
change over the short, medium and long term, given its strategy to
manage climate-related risks and opportunities (for example, increased
182-194
revenue from products and services aligned with a lowercarbon economy;
costs arising from physical damage to assets from climate events; and
expenses associated with climate adaptation or mitigation).
21 If an entity determines that it need not provide quantitative information
about the current or anticipated financial
effects of a climate-related risk or opportunity applying the criteria set
out in paragraph 19 - 20, the entity shall:
21 (a) Explain why it has not provided quantitative information. -
393
Page 394
KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
21 (b) Provide qualitative information about those financial effects, including
identifying line items, totals and subtotals within the related financial
-
statements that are likely to be affected, or have been affected, by that
climate-related risk or opportunity;
CLIMATE RESILIENCE
22 "An entity shall disclose information that enables users of general
purpose financial reports to understand the resilience
of the entity’s strategy and business model to climate-related changes,
developments and uncertainties, taking into
consideration the entity’s identified climate-related risks and
opportunities. The entity shall use climate-related
scenario analysis to assess its climate resilience using an approach that
is commensurate with the entity’s circumstances (see paragraphs B1 –
B18). In providing quantitative information, the entity may disclose a
single amount or a range. Specifically, the entity shall disclose:"
22 (a) "The entity’s assessment of its climate resilience as at the reporting date,
which shall enable users of general purpose 80, 180
financial reports to understand:"
22 (a) (i) The implications, if any, of the entity’s assessment for its strategy and
business model, including how the entity would need to respond to the 80, 180
effects identified in the climate-related scenario analysis.
22 (a) (ii) The significant areas of uncertainty considered in the entity’s
80, 180
assessment of its climate resilience.
22 (b) (i) How and when the climate-related scenario analysis was carried out,
80, 180
including information about the inputs the entity used, including:
22 (b) (i) (1) Which climate-related scenarios the entity used for the analysis and the
80, 180
sources of those scenarios;
22 (b) (i) (2) Whether the analysis included a diverse range of climate-related
80, 180
scenarios;
22 (b) (i) (3) Whether the climate-related scenarios used for the analysis are
associated with climate-related transition risks or climate-related 80, 180
physical risks;
22 (b) (i) (4) Whether the entity used, among its scenarios, a climate-related scenario
2025 Sustainability Report
80, 180
aligned with the latest international agreement on climate change;
22 (b) (i) (5) Why the entity decided that its chosen climate-related scenarios
are relevant to assessing its resilience to climate-related changes, 80, 180
developments or uncertainties;
22 (b) (i) (6) The time horizons the entity used in the analysis; and 80, 180
22 (b) (i) (7) What scope of operations the entity used in the analysis (for example,
80, 180
the operating locations and business units used in the analysis).
|
22 (b) (ii) How and when the climate-related scenario analysis was carried out,
including the key assumptions the entity made in the analysis, including 80, 180
Laporan Keberlanjutan 2025
assumptions about:
22 (b) (ii) (1) Climate-related policies in the jurisdictions in which the entity operates; 80, 180
22 (b) (ii) (2) Macroeconomic trends; 80, 180
22 (b) (ii) (3) National- or regional-level variables (for example, local weather patterns,
demographics, land use, infrastructure and availability of natural 80, 180
resources);
22 (b) (ii) (4) Energy usage and mix; and 80, 180
22 (b) (ii) (5) Developments in technology 80, 180
394
Page 395
KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
22 (b) (iii) The reporting period in which the climate-related scenario analysis was
80, 180
carried out
RISK MANAGEMENT | RISK MANAGEMENT
25 To achieve this objective, an entity shall disclose information about: 180-181
25 (a) (i) The inputs and parameters the entity uses (for example, information
about data sources and the scope of operations covered in the 180-181
processes);
25 (a) (ii) Whether and how the entity uses climate-related scenario analysis to
180-181
inform its identification of climate-related risks;
25 (a) (iii) How the entity assesses the nature, likelihood and magnitude of
the effects of those risks (for example, whether the entity considers 180-181
qualitative factors, quantitative thresholds or other criteria);
25 (a) (iv) Whether and how the entity prioritises climate-related risks relative to
180-181
other types of risk;
25 (a) (v) How the entity monitors climate-related risks; 180-181
25 (a) (vi) Whether and how the entity has changed the processes it uses compared
180-181
with the previous reporting period.
25 (b) An entity shall disclose information about the processes the entity uses
to identify, assess, prioritise and monitor climate-related opportunities,
including information about whether and how the entity uses climate- 180-181
related scenario analysis to inform its identification of climate-related
opportunities.
25 (c) An entity shall disclose information about the extent to which, and how,
the processes for identifying, assessing, prioritising and monitoring
180-181
climate-related risks and opportunities are integrated into and inform
the entity’s overall risk management process.
METRICS AND TARGETS | METRICS AND TARGETS
CLIMATE-RELATED METRICS
29 (a) An entity shall disclose information relevant to the cross-industry metric
categories of greenhouse gases — the entity shall:
29 (a) (i) (1) Disclose its absolute gross greenhouse gas emissions generated during
the reporting period, expressed as metric tonnes of CO2 equivalent (see 304-314
paragraphs B19 – B22), classified as Scope 1 greenhouse emissions;
29 (a) (i) (2) Disclose its absolute gross greenhouse gas emissions generated during
the reporting period, expressed as metric tonnes of CO2 equivalent (see
309
paragraphs B19 – B22), classified as Scope 2 greenhouse gas emissions;
and
29 (a) (i) (3) Disclose its absolute gross greenhouse gas emissions generated during
the reporting period, expressed as metric tonnes of CO2 equivalent (see 309
paragraphs B19 – B22), classified as Scope 3 greenhouse gas emissions;
29 (a) (ii) Measure its greenhouse gas emissions in accordance with the
PT Bussan Auto Finance
Greenhouse Gas Protocol: A Corporate Accounting and Reporting
Standard (2004) unless required by a jurisdictional authority or an 309
exchange on which the entity is listed to use a different method for
measuring its greenhouse gas emissions (see paragraphs B23–B25).
29 (a) (iii) (1) Disclose the approach it uses to measure its greenhouse gas emissions
(see paragraphs B26 – B29) including the measurement approach,
309
inputs and assumptions the entity uses to measure its greenhouse gas
emissions;
395
Page 396
KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
29 (a) (iii) (2) Disclose the approach it uses to measure its greenhouse gas emissions
(see paragraphs B26 – B29) including the reason why the entity has
309
chosen the measurement approach, inputs and assumptions it uses to
measure its greenhouse gas emissions; and
29 (a) (iii) (3) Disclose the approach it uses to measure its greenhouse gas emissions
(see paragraphs B26 – B29) including any changes the entity made
309
to the measurement approach, inputs and assumptions during the
reporting period and the reasons for those changes.
29 (a) (iv) (1) For Scope 1 and Scope 2 greenhouse gas emissions disclosed in
accordance with paragraph 29(a)(i)(1)–(2), disaggregate emissions
between the consolidated accounting group (for example, for an entity 309
applying IFRS Accounting Standards, this group would comprise the
parent and its consolidated subsidiaries); and
29 (a) (iv) (2) For Scope 1 and Scope 2 greenhouse gas emissions disclosed in
accordance with paragraph 29(a)(i)(1)–(2), disaggregate emissions
between other investees excluded from paragraph 29(a)(iv)(1) (for
309
example, for an entity applying IFRS Accounting Standards, these
investees would include associates, joint ventures and unconsolidated
subsidiaries).
29 (a) (v) For Scope 2 greenhouse gas emissions disclosed in accordance with
paragraph 29(a)(i)(2), disclose its location-based Scope 2 greenhouse
gas emissions, and provide information about any contractual 309
instruments that are necessary to inform users’ understanding of the
entity’s Scope 2 greenhouse gas emissions (see paragraphs B30 – B31).
29 (a) (vi) (1) For Scope 3 greenhouse gas emissions disclosed in accordance with
paragraph 29(a)(i)(3), and with reference to paragraphs B32 – B57,
disclose the categories included within the entity’s measure of Scope 3
304-314
greenhouse gas emissions, in accordance with the Scope 3 categories
described in the Greenhouse Gas Protocol Corporate Value Chain (Scope
3) Accounting and Reporting Standard (2011).
29 (b) An entity shall disclose information relevant to the cross-industry
metric categories of climate-related transition risks—the amount and
105-109
percentage of assets or business activities vulnerable to climate-related
transition risks.
2025 Sustainability Report
29 (c) An entity shall disclose information relevant to the cross-industry metric
categories of climate-related physical risks—the amount and percentage
105-109
of assets or business activities vulnerable to climate-related physical
risks.
29 (d) Climate-related opportunities—the amount and percentage of assets or
105-109
business activities aligned with climate-related opportunities;
29 (e) An entity shall disclose information relevant to the cross-industry metric
categories of capital deployment—the amount of capital expenditure,
105-109
financing or investment deployed towards climate-related risks and
|
opportunities
Laporan Keberlanjutan 2025
29 (f) An entity shall disclose information relevant to the cross-industry metric
108-109
categories of internal carbon prices — the entity shall disclose:
29 (f) (i) An explanation of whether and how the entity is applying a carbon price
in decision-making (for example, investment decisions, transfer pricing 315
and scenario analysis)
29 (f) (ii) The price for each tonne of greenhouse gas emissions the entity uses to
315
assess the costs of its greenhouse gas emissions
29 (g) An entity shall disclose information relevant to the cross-industry metric
categories of remuneration—the entity shall disclose:
396
Page 397
KETERANGAN HALAMAN
DESCRIPTION PAGE
29 (g) (i) A description of whether and how climate-related considerations are
172-173
factored into executive remuneration (see also paragraph 6(a)(v))
29 (g) (ii) The percentage of executive management remuneration recognised in
172-173
the current period that is linked to climate-related considerations.
CLIMATE-RELATED TARGETS
33 An entity shall disclose the quantitative and qualitative climate-related
targets it has set to monitor progress towards achieving its strategic
goals, and any targets it is required to meet by law or regulation,
including any greenhouse gas emissions targets. For each target, the
entity shall disclose:
33 (a) The metric used to set the target. 315
33 (b) The objective of the target (for example, mitigation, adaptation or
315
conformance with science-based initiatives).
33 (c) The part of the entity to which the target applies (for example, whether
the target applies to the entity in its entirety or only a part of the entity, 315
such as a specific business unit or specific geographical region).
33 (d) The period over which the target applies. 315
33 (e) The base period from which progress is measured. 315
PT Bussan Auto Finance
397
Page 398
Names mentioned 79 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance. Selain
p.3
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance. In
p.3
unresolved
org
PT Bussan Auto
p.6
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Devopment
p.7
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Konsumen Ritel
p.9
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Music
p.13
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Catatan
p.15
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance BAF Jadi Salah Satu
p.23
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance LindungiHutan
p.25
unresolved
org
Financial Services Authority
p.26 ×8
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance FINANCIAL LITERACY
p.27
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance BAF Lions Run
p.29
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Program Orang Tua Asuh
p.31
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Compact Network Indonesia
p.33
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Toshiyuki Kojima
p.41
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia
p.49
unresolved
person
Vice
· President Director
p.54 ×6
unresolved
org
PT BUSSAN AUTO FINANCE TAHUN
p.56 ×4
unresolved
org
PT BUSSAN AUTO FINANCE SUSTAINABILITY
p.56 ×2
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance A Lung Ng
p.57
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance FINANCING
p.61
unresolved
person
Sugiri Kadarisman
· Notaris
p.62 ×3
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.62
unresolved
org
Minister of Justice
p.62
unresolved
org
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
p.62
unresolved
org
PT Yamaha
p.62
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.65
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia Peringkat Nasional
p.65
unresolved
org
PT Pembiayaan Getraco Indonesia
p.66 ×2
unresolved
org
PT Danamon Mits Otomotif Finance
p.66 ×2
unresolved
org
PT Danamon
p.67
unresolved
org
PT Danamon Sanggrahan. Sanggrahan. Setelah
p.67
unresolved
org
PT Lenggara Guna
p.67 ×3
unresolved
org
PT Yamaha Motor Kencana
p.67
unresolved
org
PT Mitsui Kencana Indonesia
p.67
unresolved
org
PT Bussan
p.67
unresolved
org
PT Mitsui Auto Finance
p.67
unresolved
org
PT Mitsui Indonesia
p.67 ×2
unresolved
org
PT Sinergi Autoindo Abadi.
p.67 ×5
unresolved
org
PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing
p.67 ×3
unresolved
org
PT Yamaha Indonesia Motor
p.68
unresolved
org
Mediasi Pembiayaan Pembiayaan Indonesia
p.69
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Melaporkan
p.71
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Collection
p.73
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.91 ×2
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Pengelolaan Air
p.101
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Jumlah Penyaluran
p.103
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Masyarakat
p.139
unresolved
org
Tata Kelola
p.162 ×3
unresolved
person
Piagam
· Komisaris
p.162
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance NAMA
p.163
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Secara
p.165
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance GCG Guideline No. GP-CP-
p.173
unresolved
org
PT Bussan Auto Finance Toshiyuki
p.175
unresolved
person
Toshiyuki
· Presiden Komisaris
p.175
unresolved
person
Naotaka
· Komisaris
p.175
unresolved
person
Masami
· Komisaris
p.175
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.