Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 453
Page 1
20 LAPORAN TAHUNAN
25
ANNUAL REPORT
“
NEW CHAPTER OF DRIVING
GROWTH & INNOVATION
Page 2
TENTANG LAPORAN INI ABOUT THIS REPORT Selamat datang di Laporan Tahunan PT Krom Bank Indonesia Tbk per 31 Desember 2025. Laporan Tahunan ini diterbitkan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atas Perusahaan Publik. Penyusunan Laporan Tahunan ini mengikuti ketentuan pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Berbagai pernyataan prospektif dalam Laporan Tahunan ini disusun berdasarkan asumsi mengenai kondisi terkini serta proyeksi atas situasi yang akan datang. Proyeksi dan asumsi tersebut dapat berubah sesuai dengan kondisi dan risiko bisnis, ekonomi dan kompetisi. PT Krom Bank Indonesia Tbk tidak menjamin bahwa proyeksi dan asumsi yang digunakan memberikan hasil yang sesuai. Krom tidak bertanggung jawab atas kejadian masa depan yang berbeda dengan proyeksi dan asumsi akibat perubahan lingkungan bisnis. Laporan Tahunan ini memuat kata “Bank” “Krom” “Krom Bank” atau “Perusahaan” yang mengacu kepada PT Krom Bank Indonesia Tbk. Welcome to the Annual Report of PT Krom Bank Indonesia Tbk as of December 31, 2025. The Annual Report is published in accordance with the Financial Services Authority Regulation No. 29/POJK.04/2016 concerning Issuers’ Annual Reports on Public Companies and Financial Services Authority Circular Letter No. 16/ SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content of the Annual Report of Issuers or Public Companies. The various prospective statements in this Annual Report have been prepared based on assumptions regarding current conditions and projections of future situations. These projections and assumptions may change according to business, economic and competitive conditions and risks. PT Krom Bank Indonesia Tbk does not guarantee that the projections and assumptions used will produce appropriate results. Krom is not responsible for future events that differ from projections and assumptions due to changes in the business environment. This Annual Report contains the words “Bank” “Krom” “Krom Bank” or “Company” which refers to PT Krom Bank Indonesia Tbk. 2 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 3
NEW CHAPTER OF “
DRIVING
& GROWTH
INNOVATION
Melanjutkan langkah-langkah Krom di tahun sebelumnya dengan
modal jangkauan yang terkoneksi secara digital, kami fokus pada
membangun pertumbuhan secara eksponensial. Krom terus
berinovasi mengembangkan fitur-fitur baru yang memberikan
pengalaman seamless dan tak terlupakan bagi konsumen.
Didukung oleh tim manajemen dan karyawan yang penuh semangat
membangun bersama, Krom terus mencatatkan kinerja-kinerja
positif dan mengukuhkan posisi kami di dalam industri keuangan
digital.
Continuing Krom’s steps in the previous year with an equity of digital
connected network, we focus on building exponential growth. Krom
makes non-stop innovations to develop new features to deliver
seamless and unforgettable experience for our consumers.
Supported by our management and employee team that
enthusiastically build together, Krom keeps recording positive
performance and strengthening our position in the digital finance
industry.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 3
Page 4
KESINAMBUNGAN TEMA
THEME CONTINUITY
2024
Terkoneksi Digital, Melangkah Maju
Digitally Connected, Leaping Forwards
Tahun 2024 merupakan momentum penting bagi Krom dalam 2024 is a big momentum for Krom in expanding the digitally connected
memperluas jangkauan yang terkoneksi secara digital dan network and accelerating business growth amidst the digital banking
mempercepat pertumbuhan bisnis di tengah dinamika industri industry dynamics. Supported by a solid and prudent business strategy,
perbankan digital. Didukung oleh strategi bisnis yang solid dan Krom has succeeded in recording positive performance and building a
penuh kehati-hatian, Krom berhasil mencatatkan kinerja positif serta strong foundation for sustainable growth.
membangun fondasi kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan.
Dengan terus berinovasi dan mengembangkan layanan teknologi
melalui kehadiran fitur-fitur baru, Krom memperkuat posisi sebagai By continuing to innovate and develop technology services through the
platform keuangan digital terpercaya yang menghubungkan presence of new features, Krom strengthens its position as a trusted digital
nasabah dengan solusi finansial yang seamless, relevan, dan bernilai financial platform that connects customers with seamless, relevant and add
tambah bagi nasabah. Krom berkomitmen untuk mengoptimalkan value to customers financial solutions. Krom is committed to optimizing this
momentum ini dengan terus berekspansi, menghadirkan inovasi momentum by continuing to expand, presenting progressive innovation
progresif, dan memperkuat konektivitas digital guna mewujudkan and strengthening digital connectivity to achieve the company’s vision.
visi perusahaan.
2023
Akselerasi Transformasi Digital
Empowering Our Digital Journey
Tahun 2023, Krom telah berhasil mencatatkan sejarah baru dengan In 2023, Krom has succeeded in recording new history with the launch of
telah diluncurkannya Aplikasi Digital Banking dengan nama “Krom” the Krom Digital Banking Application in October 2023 with the name “Krom”
pada bulan Oktober 2023 sebagai awal dari seluruh rangkaian as the beginning of a whole series of journeys in the process of transforming
perjalanan proses transformasi kegiatan usaha Krom menjadi bank Krom business activities into a bank that provides Digital Banking Services
yang memberikan Layanan Perbankan Digital (LPD) yang sudah (LPD) which have been designated as the main business activity of Krom in
ditetapkan sebagai kegiatan usaha utama Krom dalam rencana the bank’s short-term, medium-term and long term plans.
bank jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
Dengan demikian, Krom menetapkan tema Laporan Tahunan Thus, Krom set the theme for the 2023 Annual Report to prepare all parties
2023 untuk mempersiapkan semua pihak untuk mengembangkan to develop the digital journey that will be undertaken. The digital era has
perjalanan digital yang akan dijalani. Era digital telah tiba dan arrived and will bring new opportunities and challenges. Krom invites all
akan menghadirkan peluang dan tantangan baru. Krom mengajak stakeholders to participate enthusiastically in this journey together and
semua pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dengan penuh accept the results of the hard work that has been done.
semangat dalam perjalanan ini bersama-sama dan menerima hasil
kerja keras yang telah dilakukan.
4
Page 5
2022
Siap Menghadapi Era Digital
Ready to Face the Digital Era
Tahun 2022 dapat disebut sebagai tahun penuh pencapaian. Bank Ready to Face the Digital Era The year 2022 may be regarded as a year full
telah mengubah namanya menjadi PT Krom Bank Indonesia Tbk of achievements. The Bank has changed its name to PT Krom Bank Indonesia
(Krom) dari PT Bank Bisnis Internasional untuk lebih mencerminkan Tbk (Krom) from PT Bank Bisnis Internasional to better reflect the direction
arah yang akan diambil. Krom juga berhasil mencapai Rp3 triliun untuk Krom is going to take. Krom has also managed to attain the IDR3 trillion
memenuhi persyaratan modal inti minimal dari Otoritas Jasa Keuangan. minimum core capital requirements from the Financial Authority Services.
Selain itu, tim manajemen baru telah siap untuk mempersiapkan dan In addition to those achievements, a new management team has been
memuluskan proses digitalisasi yang telah dilakukan. Dengan demikian, on board to introduce and smoothen out the digitalization process that
Krom menetapkan tema Laporan Tahunan 2022 untuk mempersiapkan has been undertaken. Krom therefore sets the theme of the 2022 Annual
semua pihak dalam perjalanan baru yang akan dijalani. Report to prepare all parties for the new journey that will be undertaken.
Era digital telah tiba dan akan menghadirkan peluang dan tantangan The digital era has arrived and will present new opportunities and
baru. Krom mengajak semua pemangku kepentingan untuk challenges. Krom invites all stakeholders to excitedly participate in this
berpartisipasi dengan penuh semangat dalam perjalanan ini bersama- journey together and receive the fruits of the labours that have been done.
sama dan menerima hasil kerja keras yang telah dilakukan. Siap
Menghadapi Era Digital.
2021
Pertumbuhan yang Terus Berlanjut
The Growth Continues
PT Bank Bisnis Internasional Tbk (Bank Bisnis) mampu membangun PT Bank Bisnis Internasional Tbk (Bank Bisnis) is able to build up momentum
momentum setelah Penawaran Umum Perdana (IPO) dan set after the Initial Public Offering (IPO) and grow tremendously in the
tumbuh pesat di tahun kedua era Perbankan baru. Visi dan misi second year of the new Banking era. A new vision and mission have been set
baru telah ditetapkan yang menginspirasi kami untuk tumbuh which inspires us to grow for the benefit of customers, shareholders and
demi kepentingan pelanggan, pemegang saham, dan seluruh all relevant stakeholders. Bank Bisnis has survived the various challenges
pemangku kepentingan terkait. Bank Bisnis telah bertahan dari being faced and in fact, over and over again Bank Bisnis manages to meet
berbagai tantangan yang dihadapi dan bahkan berulang kali Bank or even exceed the expectations of stakeholders. Bank Bisnis therefore sets
Bisnis berhasil memenuhi atau bahkan melampaui harapan para the theme of the 2021 Annual Report to encourage all stakeholders and
pemangku kepentingan. Oleh karena itu Bank Bisnis menetapkan the Bank itself to continuously maintain the momentum that has been set.
tema Laporan Tahunan 2021 untuk mendorong seluruh pemangku This theme will ensure that there are high expectations from stakeholders
kepentingan dan Bank sendiri untuk terus menjaga momentum that must be and will be met. Bank Bisnis might even outperform the set
yang telah ditetapkan. Tema ini akan memastikan adanya anticipation which is an achievement to be proud of.
ekspektasi tinggi dari para pemangku kepentingan yang harus dan
akan dipenuhi. Bank Bisnis bahkan bisa mengungguli ekspektasi
yang telah ditetapkan yang merupakan prestasi yang patut
dibanggakan.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 5
Page 6
DAFTAR ISI
TABLE OF CONTENTS
2
Tentang Laporan Ini
About this Report
46 101
Laporan Posisi Keuangan
Statement of Financial Position
3
Tema
Theme
PROFIL PERUSAHAAN 104
Analisis Arus Kas
Cash Flow Analysis
Kesinambungan Tema
COMPANY PROFILE Rasio Keuangan Perseroan
4 Theme Continuity 105 Company Financial Ratio
Identitas Perusahaan
Daftar Isi 48 Corporate Identity Kemampuan Membayar Utang
6 Table of Contents 108 Ability to Pay Debts
Riwayat Singkat Krom
49 Krom at a Glance Tingkat Kolektabilitas Piutang
109 Collectability of Receivables
Jejak Langkah
52
08 Milestones Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen
atas Struktur Modal
Wilayah Operasional 110 Capital Structure and Management Policy
54
IKHTISAR UTAMA Operational Areas
for Capital Structure
Kegiatan Usaha Bank
PERFORMANCE HIGHLIGHTS 55 Bank Business Operations 110
Struktur Modal yang Terkelola
Managed Capital Structure
Ikhtisar Kinerja 2025 Visi dan Misi
59 Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
10 2025 Performance Highlight Vision and Mission 111 Management Policy on Capital Structure
Laporan Posisi Keuangan Nilai-Nilai Perusahaan Basis Pemilihan Kebijakan Manajemen atas
11 60 Corporate Values
Statement of Financial Position Struktur Modal
Logo
112 Basis for Selecting Management Policy on
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain 61 Logo Capital Stucture
12 Statement of Profit or Loss and Other
Struktur Organisasi Ikatan Material untuk Investasi Barang
Comprehensive Income 62 Modal
Organisation Structure
Laporan Arus Kas
113 Material Commitments for Investment of
12 Cash Flow Statements
Daftar Keanggotaan Asosiasi Industri Capital Goods
64 List of Industry Association Memberships
Kualitas Aset Realisasi Investasi Barang Modal
13 Profil Dewan Komisaris 113 Realisation of Capital Goods Investment
Assets Quality 65 Board of Commissioners’ Profiles
Rasio Keuangan Informasi dan Fakta Material yang Terjadi
13 Financial Ratio
Profil Direksi 114 Setelah Tanggal Laporan Akuntan
68 Board of Directors’ Profiles Events After the Reporting Date
Informasi Saham
14 Shares Information
Pejabat Eksekutif Prospek Usaha
74 Executive Officers 114 Business Prospect
Grafik Pergerakan Harga Saham
15 Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris Perbandingan Antara Target dan Realisasi
Stock Price Movement Chart
79 Board of Commissioners’ Affiliated 2025
Peristiwa Penting 2025 Relationships 115 Comparison Between 2025 Target and
16 Important Events of 2025 Realisation
Hubungan Afiliasi Anggota Direksi
80 Board of Directors’ Affiliated Relationships
Penghargaan & Sertifikasi Proyeksi Satu Tahun ke Depan
22 Awards & Certification 116 Projection for the Next Year
Demografi Karyawan
81 Employees Demographics Kebijakan Dividen
116 Dividend Policy
Lembaga Penunjang Pasar Modal
83 Capital Market Supporting Institutions Strategi Pengembangan Bisnis
117 Business Development Strategy
Komposisi Pemegang Saham
24 84 Composition of Shareholders
118
Aspek Pemasaran atas Produk Bank
Informasi Pemegang Saham Utama Marketing Aspect of Bank Products
LAPORAN MANAJEMEN 85 Information Regarding the Main Shareholders Realisasi Penggunaan Dana Hasil
MANAGEMENT REPORT 86
Kronologi Pencatatan Saham 119
Penawaran Umum
Realisation of the Use of Public Offering
Chronological Listing of Shares
Fund
Laporan Dewan Komisaris
27 Report of the Board of Commissioners Informasi Penting Terkait: Investasi,
Ekspansi, Akuisisi, Divestasi,
Laporan Direksi
35 Penggabungan/Peleburan Usaha dan
Report of the Board of Directors
Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
88 119
Restrukturisasi Utang/Modal
Important Information Related to:
tentang Tanggung Jawab atas Laporan
Tahunan PT Krom Bank Indonesia Tbk 2025
ANALISIS DAN Investment, Expansion, Acquisition,
Divestment, Combination/Business Loss and
44 Board of Commissioners’ Responsibility
Statement for the 2025 Annual Report of
PEMBAHASAN Debt/Capital Restructuring
PT Krom Bank Indonesia Tbk MANAJEMEN Informasi Transaksi Material yang
Mengandung Benturan Kepentingan
Pernyataan Anggota Dewan Direksi tentang MANAGEMENT ANALYSIS AND dan/atau Transaksi Afiliasi dengan Pihak
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan Afiliasi/Pihak Berelasi
PT Krom Bank Indonesia Tbk 2025 DISCUSSION 120 Material Transaction Information Containing
45 Board of Directors’ Responsibility Conflicts of Interest and/or Affiliated
Statement for the 2025 Annual Report of Transactions with Affiliated Parties/Related
Tinjauan Ekonomi dan Industri
PT Krom Bank Indonesia Tbk 90 Economic and Industry Overview
Parties
Tinjauan Operasi Segmen Bank Perubahan Peraturan Perundang-
94 Bank Segment Operations Undangan yang Berpengaruh Signifikan
terhadap Perusahaan dan Dampaknya
Tinjauan Operasional terhadap Laporan Keuangan
95 122
Operational Overview Amendments to Laws and Regulations that
Pencapaian Kinerja Operasional Segmen Significantly Affect the Company and It’s
97 Usaha Impact on Financial Statements
Business Segment Operational
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Analisis Laporan Keuangan 123 Change of Accounting Policies
98 Analysis of Financial Statements
6
Page 7
124 Hubungan Keuangan & Hubungan Keluarga
Anggota Dewan Komisaris & Direksi dengan
346
ASPEK OPERASIONAL Anggota Dewan Komisaris Lainnya, Direksi
Lainnya, dan/atau Pemegang Saham
TANGGUNG JAWAB
OPERATIONAL ASPECTS 322
Financial Relationships & Family
Relationships of Members of the Board
SOSIAL PERUSAHAAN
Sumber Daya Manusia
of Commissioners & Directors with Other CORPORATE SOCIAL
126 Members of The Board of Commissioners,
Human Resources
Other Directors, and/or Bank Controlling RESPONSIBILITY
Teknologi Informasi dan Operasional Shareholders
132 Information Technology and Operations
Paket Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Lain Bagi Dewan Komisaris dan Direksi
348 Corporate Social Responsibility
Manajemen Risiko
136 Risk Management 323 Remuneration Policy Package and Other Edukasi Masyarakat di Bidang Perbankan
Facilities for the Board of Commissioners 353 Public Education in the Field of Banking
and Board of Directors
Share Option
325
248 Share Option
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
TATA KELOLA 325 Highest and Lowest Salary Ratio 356
PERUSAHAAN 326
Kebijakan Strategi Anti Fraud
Anti-Fraud Strategy Policy LAPORAN KEUANGAN AUDIT
GOOD CORPORATE Komitmen Bank Terhadap Pelindungan AUDITED FINANCIAL REPORT
GOVERNANCE 328 Konsumen
Bank’s Commitment to Consumer Protection
Penyimpangan Internal
Komitmen Penerapan Tata Kelola 330 Internal Fraud
Perusahaan yang Baik
250 Commitment to Good Corporate Permasalahan Hukum
331 Legal Issues
Governance Implementation
Prinsip-Prinsip GCG Krom Informasi tentang Sanksi Administratif
251 332 Information about Administrative Sanctions
GCG Principles Krom
Tahapan Proses GCG Informasi Mengenai Kode Etik Perusahaan
252 GCG Process Stages 332 Information Regarding the Company’s Code
of Ethics
Penilaian Diri GCG
252 Budaya Perusahaan
GCG Self-Assessment 335 Corporate Culture
Prinsip dan Rekomendasi Tata Kelola Kebijakan Transaksi Saham Bank oleh
Perusahaan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
264 Corporate Governance Principles and
336 Share Transaction Policy of Bank by the
Recommendations Members of the Board of Commissioners
Struktur GCG and the Board of Directors
268 GCG Structure Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan
Rapat Umum Pemegang Saham dan/atau Manajemen
269 336 Employees and/or Management Share
General Meeting of Shareholders
Option Program
Pengungkapan Pelaksanaan Good
Corporate Governance (GCG) Sistem Pelaporan Pelanggaran
272 337 Whistleblowing System
Disclosure of Good Corporate Governance
(GCG) Implementation Sekretaris Perusahaan
338 Corporate Secretary
Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit
Internal, dan Audit Eksternal Akses Informasi dan Data Perusahaan
303 Implementation of Compliance, Internal 341 Access to Company Information and Data
Audit, and External Audit Functions
Transaksi yang Mengandung Benturan
Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait Kepentingan
(Related Party) dan Penyediaan Dana Besar 342 Transactions that Contain Conflicts of
317 (Large Exposure) Interest
Provision of Funds to Related Parties and
Provision of Large Funds (Large Exposure) Pakta Integritas
343 Integrity Pact
Rencana Strategis Bank
318 Bank’s Strategic Plan Buy Bank Shares dan/atau Buy Back
343 Obligasi Bank
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non
Buy Back Shares and/or Bank Bond Buyback
Keuangan Bank yang Belum Diungkapkan
dalam Laporan Lainnya Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan/
319 Transparency of the Bank’s Financial and atau Kegiatan Politik
Non-Financial Conditions that Have Not
344 Provision of Funds for Social and/or Political
Been Disclosed in Other Reports Activities
Informasi Lain Terkait dengan Penerapan
Good Corporate Governance (GCG)
321 Other Information Related to the
Implementation of Good Corporate
Governance (GCG)
Kepemilikan Saham Anggota Dewan
Komisaris dan Direksi yang Mencapai 5%
atau Lebih dari Modal Disetor
321 Share Ownership of Members of the Board
of Commissioners and Directors which
Achieve 5% or More of Paid-Up Capital
PT Krom Bank Indonesia Tbk 7
Page 8
“
IKHTISAR UTAMA
PERFORMANCE
HIGHLIGHTS
8 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 9
PT Krom Bank Indonesia Tbk 9
Page 10
Ikhtisar Utama
Performance Highlights
IKHTISAR KINERJA 2025
2025 PERFORMANCE HIGHLIGHTS
Pendapatan Bunga - Bersih Net Interest Income Jumlah Aset Total Assets
965 1.853 6.651 12.214
92 %
84 %
2024 2025 (jutaan Rupiah) (million Rupiah) 2024 2025 (jutaan Rupiah) (million Rupiah)
Jumlah Kredit Bruto Total Loan Gross Jumlah Dana Pihak Ketiga Total Third Parties Funds
4.247 8.632 3.159 8.398
103 %
166 %
2024 2025 (jutaan Rupiah) (million Rupiah) 2024 2025 (jutaan Rupiah) (million Rupiah)
Marjin Bunga Bersih Net Interest Margin (NIM) Rasio Biaya terhadap Pendapatan Cost to Income (CIR)
20,01 20,40 18,07 16,15
1,93 10,63
% %
-
2024 2025 (dalam persentase) (in percentage) 2024 2025 (dalam persentase) (in percentage)
10 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 11
LAPORAN POSISI KEUANGAN
STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
ASET 2025 2024 2023 ASSETS
Kas 9.763 7.964 3.803 Cash
Giro dan Penempatan pada Bank Current Accounts and Placement with
515.546 303.381 122.710
Indonesia Bank Indonesia
Giro dan Penempatan pada Bank Lain Current Accounts and Placements with
203.722 317.043 33.074
- Bersih Other Banks - Net
Efek-Efek - Bersih 1.623.537 894.482 212.094 Marketable Securities - Net
Securities Purchased with Agreements
Efek Dibeli dengan Janji Dijual Kembali 789.987 443.097 1.214.446
to Resell
Kredit yang Diberikan - Bersih 7.725.030 3.866.032 1.681.133 Loans - Net
Aset Tetap dan Aset Hak Guna - Bersih 179.486 167.180 160.989 Fixed Assets and Right of Use Asset - Net
Aset Pajak Tangguhan 120.008 52.119 25.419 Deferred Tax Assets
Aset Tak Berwujud - Bersih 84.219 44.056 15.082 Intangible Assets - Net
Aset Lain-Lain 963.098 556.094 169.663 Other Assets
Jumlah Aset 12.214.396 6.651.448 3.638.413 Total Assets
Liabilitas dan Ekuitas Liabilities and Equity
Liabilitas Segera 103.773 62.627 44.798 Liabilities due Immediately
Giro 24.698 13.228 5.788 Current Accounts
Tabungan 1.765.311 496.140 43.318 Savings
Deposito Berjangka 6.608.420 2.650.460 298.454 Time Deposits
Simpanan dari bank lain 15.000 - - Deposits from other banks
Utang Pajak 78.732 30.479 29.272 Tax Payable
Liabilitas Imbalan Kerja 20.233 14.642 10.747 Employee Benefits Obligation
Liabilitas Lain-Lain 135.881 63.832 10.667 Other Liabilities
Jumlah Liabilitas 8.752.048 3.331.408 443.044 Total Liabilities
Jumlah Ekuitas 3.462.348 3.320.040 3.195.369 Total Equity
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 12.214.396 6.651.448 3.638.413 Total Liabilities and Equity
PT Krom Bank Indonesia Tbk 11
Page 12
Ikhtisar Utama
Performance Highlights
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN
STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE
INCOME
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
HASIL-HASIL OPERASIONAL 2025 2024 2023 OPERATIONAL RESULTS
Pendapatan Bunga 2.280.328 1.083.829 436.897 Interest Income
Beban Bunga (427.719) (118.766) (7.615) Interest Expenses
Pendapatan Bunga - Bersih 1.852.609 965.063 429.282 Net Interest Income
Pendapatan Operasional Lainnya 41.513 10.539 1.273 Other Operating Income
Beban Operasional (303.833) (175.032) (101.980) Operating Expenses
Beban Kerugian Penurunan Nilai (1.404.244) (632.622) (156.611) Provision for Impairment Losses
Laba Operasional 186.045 167.948 171.964 Operating Income
Pendapatan (Beban) Non Operasional (1.747) (7.611) 288 Non - Operating Income (Expense)
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 184.298 160.337 172.252 Profit Before Tax
Pajak Penghasilan (41.013) (36.277) (39.682) Income Tax
Laba Bersih Tahun Berjalan 143.285 124.060 132.570 Net Income for the Year
Penghasilan Komprehensif Lain (977) 610 (87) Other Comprehensive Income
Jumlah Penghasilan Komprehensif Total Comprehensive Income
142.308 124.670 132.483
Tahun Berjalan for the Year
Laba per Saham 39 34 36 Earnings per Share
LAPORAN ARUS KAS
STATEMENT OF CASH FLOWS
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 2023 DESCRIPTION
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan Net Cash Provided by (Used in)
175.162 502.691 (123.627)
untuk) Aktivitas Operasi Operating Activities
Arus Kas Bersih Digunakan untuk Net Cash Used in Investing
(71.855) (33.123) (18.504)
Aktivitas Investasi Activities
Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas
(2.778) (482) (2.455) Net Cash Used in Financing Activities
Pendanaan
Kenaikan (Penurunan) Kas dan Setara Net Increase (Decrease) in Cash and
100.529 469.086 (144.585)
Kas Bersih Cash Equivalents
Cash and Cash Equivalents at the
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 628.706 159.620 304.205
Beginning of the Year
Cash and Cash Equivalents at the
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 729.235 628.706 159.620
End of the Year
12 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 13
KUALITAS ASET
ASSETS QUALITY
31 Desember (Dalam Persentase) December 31 (In Percentage)
KETERANGAN 2025 2024 2023 DESCRIPTION
Aset produktif bermasalah dan aset non- Non-Performing Earning Assets and Non-
produktif bermasalah terhadap total aset 2.97 2.44 2.31 Performing Non-Earning Assets to Total
produktif dan aset non-produktif Earning Assets and Non-Earning Assets
Aset produktif bermasalah terhadap total Non-Performing Earning Assets to Total
2.82 2.23 2.34
aset produktif Earning Assets
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Allowance for Impairment Loss (CKPN) for
(CKPN) Aset Keuangan terhadap Aset 8.07 6.46 4.67
Financial Assets to Earning Assets
Produktif
Rasio Kredit Bermasalah - Bruto 3.70 3.12 4.23 Non-Performing Loans (NPL) - Gross
Rasio Kredit Bermasalah - Bersih 0.51 0.42 1.16 Non-Performing Loans - Net
RASIO KEUANGAN
FINANCIAL RATIO
Dalam Persentase In Percentage
KETERANGAN 2025 2024 2023 DESCRIPTION
Kewajiban Pemenuhan Modal Minimum
45,31% 82,63% 158,06% Capital Adequacy Ratio (CAR)
(KPMM)
Rasio Tingkat Pengembalian Aset 1,92% 3,16% 3,64% Return on Assets (ROA)
Rasio Tingkat Pengembalian Ekuitas 4,36% 3,84% 4,15% Return on Equity (ROE)
Marjin Bunga Bersih 20,40% 20,01% 13,58% Net Interest Margin (NIM)
Biaya Operasional terhadap Operating Expenses
91,99% 84,65% 23,69%
Pendapatan Operasional to Operating Income
Rasio Biaya terhadap Pendapatan 16,15% 18,07% 23,69% Cost to Income Ratio (CIR)
Rasio Kredit yang Diberikan terhadap DPK 102,78% 134,40% 527,91% Loan to Deposit Ratio (LDR)
Giro Wajib Minimum (GWM) 4,95% 8,11% 9,01% Minimum Statutory Reserves
PT Krom Bank Indonesia Tbk 13
Page 14
Ikhtisar Utama
Performance Highlights
INFORMASI SAHAM
SHARES INFORMATION
2025 31 Desember (Dalam Rupiah) December 31 (In IDR)
HARGA HARGA HARGA VOLUME KAPITALISASI
BULAN TERTINGGI TERENDAH PENUTUPAN PERDAGANGAN PASAR MONTH
HIGHEST PRICE LOWEST PRICE CLOSING PRICE TRADING VOLUME MARKET CAPITALIZATION
Januari 4.200 4.000 4.160 53.000 218.163.000 January
Februari 4.170 3.920 4.030 78.200 318.281.000 February
Maret 4.050 3.800 4.010 39.500 158.232.000 March
April 4.070 3.410 4.000 124.200 478.733.000 April
Mei 4.050 3.830 4.050 1.070.000 4.292.332.000 May
Juni 4.050 3.650 4.030 148.700 597.589.000 June
Juli 4.070 3.700 3.900 158.900 630.399.000 July
Agustus 4.050 3.410 4.010 314.100 1.258.203.000 August
September 5.200 3.630 4.790 1.133.600 4.987.773.000 September
Oktober 5.225 3.580 3.990 3.859.300 17.778.432.500 October
November 4.100 3.900 3.990 142.300 565.576.000 November
Desember 4.030 3.700 3.900 326.200 1.284.604.000 December
2024 31 Desember (Dalam Rupiah) December 31 (In IDR)
HARGA HARGA HARGA VOLUME KAPITALISASI
BULAN TERTINGGI TERENDAH PENUTUPAN PERDAGANGAN PASAR MONTH
HIGHEST PRICE LOWEST PRICE CLOSING PRICE TRADING VOLUME MARKET CAPITALIZATION
Januari 3.760 3.330 3.760 314.300 1.154.368.000 January
Februari 4.500 3.600 4.390 516.700 2.126.232.000 February
Maret 4.730 4.310 4.600 414.100 1.900.908.000 March
April 4.720 4.500 4.680 239.700 1.111.163.000 April
Mei 4.720 4.500 4.500 51.300 237.775.000 May
Juni 4.500 3.380 4.300 68.600 277.324.000 June
Juli 4.300 3.700 4.200 46.600 192.164.000 July
Agustus 4.300 3.780 4.260 115.900 478.908.000 August
September 4.300 4.060 4.270 57.500 242.557.000 September
Oktober 4.290 3.930 4.270 108.200 448.660.000 October
November 4.280 4.000 4.200 72.100 299.722.000 November
Desember 4.200 4.010 4.200 6.600 27.548.000 December
14 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 15
GRAFIK PERGERAKAN HARGA SAHAM
STOCK PRICE MOVEMENT CHART
Bulan Month 31 Desember (Dalam Rupiah) December 31 (In IDR)
Januari 4.200
January 4.000
Februari 4.170
February 3.920
Maret 4.050
March 3.800
April 4.070
April 3.410
Mei 4.050
May 3.830
Juni 4.050
June 3.650
Juli 4.070
July 3.700
4.050
Agustus
August 3.410
September 5.200
September 3.630
Oktober 5.225
October 3.580
November 4.100
November 3.900
4.030
Desember
December 3.700
Harga Teretinggi Highest Price Harga Terendah Lowest Price
PT Krom Bank Indonesia Tbk 15
Page 16
Ikhtisar Utama
Performance Highlights
PERISTIWA PENTING 2025
IMPORTANT EVENTS OF 2025
Maret March
Program CSR dengan kegiatan Sedekah
Ramadan Krom 2025
CSR program with Ramadan Charity activities
Krom 2025
Krom menggelar kegiatan Corporate Social Krom held a Corporate Social Responsibility (CSR) activity
Responsibility (CSR) bertajuk “Berbagi Kebahagiaan titled “Sharing the Happiness of Ramadan 2025.” The event
Ramadan 2025”. Adapun kegiatan ini diselenggarakan was held in Jakarta and Bandung.
di kota Jakarta dan kota Bandung.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan This activity demonstrated the company’s commitment to
kepada masyarakat khususnya bagi warga sekitar the community by distributing hundreds of food packages
dengan membagikan ratusan paket sembako dan and Iftar packages.
paket Iftar.
Mei May
RUPST PT Krom Bank Indonesia Tbk 2025
AGMS of PT Krom Bank Indonesia Tbk 2025
Bank melaksanakan agenda tahunan yaitu Rapat The Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) held
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang on May 20, 2025. AGMS approved the Annual Report and
berlangsung pada 20 Mei 2025. RUPST ini menyetujui ratified Krom Financial Statements for the 2024 financial
Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan year. They also accepted the Management Report of the
Keuangan Krom tahun buku 2024, serta menerima Board of Directors and the Supervisory Duties of the Board
Laporan Pengurusan Direksi dan Tugas Pengawasan of Commissioners for the 2024 book year.
Dewan Komisaris Krom tahun buku 2024.
16 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 17
Mei May
Paparan Publik 2025
Public Expose 2025
Krom menggelar Public Expose untuk memaparkan Krom Public Expose present its first quarter 2025 financial
laporan keuangan kuartal satu 2025. Krom report. Krom revealed positive results as of March 31, 2025,
mengungkapkan pencapaian positif per 31 Maret across several financial indicators, including Third Party
2025 pada beberapa indikator keuangan, termasuk Funds (TPF), increased 44.7% Year-to-Date (YTD), reaching
Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tercatat tumbuh IDR4.6 trillion. This achievement reflects the effectiveness
44,7% secara Year-to-Date (YTD), mencapai Rp4,6 of the company’s strategy in strengthening business
triliun. Capaian ini mencerminkan efektivitas strategi fundamentals amidst intense competition for fundraising,
perusahaan dalam memperkuat fundamental bisnis liquidity pressures due to high cost of funds, and ongoing
di tengah ketatnya persaingan penghimpunan dana, macroeconomic dynamics.
tekanan likuiditas akibat tingginya cost of fund, serta
dinamika makroekonomi yang terus berlanjut.
Mei May
Lomba Jurnalistik
Journalist Competition
Krom mengumumkan pemenang kompetisi Krom Krom announced the winners of the 2025 Krom Journalism
Journalism Award 2025. Kompetisi ini digelar Award. The competition was held to mark the first
dalam rangka memperingati 1 tahun Aplikasi Krom. anniversary of the Krom application. The competition, held
Kegiatan yang digelar sejak periode Februari-Mei from February to May 2025, featured three journalistic
2025 ini memiliki 3 kategori karya jurnalistik yang categories: Straight News, Opinion Piece, and Feature
telah dilombakan yaitu Straight News, Opinion Article, and generated over 40 entries.
Piece, dan Feature Article dan menghasilkan lebih
dari 40 karya.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 17
Page 18
Ikhtisar Utama
Performance Highlights
Juni June
Krom di TikTok Beauty Fest
Krom at TikTok Beauty Fest
Krom hadir dalam acara TikTok Beauty Fest 2025 Krom participated in TikTok Beauty Fest 2025 on June 13-15,
pada 13-15 Juni 2025 di City Hall PIM 3, Jakarta, 2025 at City Hall PIM 3, Jakarta, offering various attractive
menawarkan berbagai promo menarik dan promotions and becoming one of the financial inclusion
menjadi salah satu kegiatan inklusi keuangan guna activities to expand access to financial services.
memperluas akses layanan keuangan.
Juni June
Program Beasiswa Pendidikan
Educational Scholarship Program
Krom ikut serta pada kegiatan ‘My Charity Run’ Krom participated in ‘My Charity Run’, held on June 28,
yang dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2025 di 2025, in Bandung. The event featured sports, arts, and
Kota Bandung. Kegiatan berupa Olahraga, kesenian micro, small, and medium enterprises (MSMEs). It also
dan UMKM, selain itu juga memberikan beasiswa provided educational scholarships.
pendidikan.
Juni June
Literasi Keuangan Universitas Widyatama
Financial Literacy of Widyatama University
Krom berkomitmen untuk mendukung transformasi Krom is committed to supporting digital transformation
digital di sektor pendidikan sekaligus memperluas in the education sector while expanding its social impact
dampak sosial melalui program Tanggung Jawab through its Social and Environmental Responsibility (TJSL)
Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada kesempatan program. On this occasion, Krom partnered with Widyatama
kali ini, Krom menggandeng Universitas Widyatama University in a strategic collaboration to provide knowledge
dalam kerja sama strategis penyediaan pengetahuan about digital banking in Indonesia.
mengenai Bank Digital di Indonesia.
18 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 19
Juli July
CSR Hari Anak Nasional 2025
CSR National Children’s Day 2025
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional In commemoration of National Children’s Day (HAN) 2025,
(HAN) tahun 2025, Krom beserta relawan Krom and its employee volunteers are taking part in providing
(volunteer) karyawan turut ambil bagian dalam tangible support for children’s education through the
memberikan dukungan nyata terhadap pendidikan “Education Donation and School Equipment” program. This
anak-anak melalui kegiatan “Donasi Pendidikan activity is part of Krom’s commitment in education support.
dan Perlengkapan Sekolah”. Kegiatan ini merupakan
bagian dari upaya berkelanjutan Krom untuk
mendorong kemajuan di bidang pendidikan.
Juli July
Peluncuran Produk Deposito Krom Flex dan
Krom Max
Launch of Krom Flex and Krom Max Deposit Products
Dalam upaya memberikan layanan keuangan yang As part of our commitment to providing financial services
lebih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi for customer needs and preferences, Krom has launched
nasabah, Krom memperkenalkan produk terbaru its newest time deposit product called “Krom Flex” and
deposito berjangka. Peluncuran ini diharapkan dapat “Krom Max” , designed to offer enhanced flexibility and a
memberikan fleksibilitas maupun pilihan imbal hasil wider range of optimal return options aligned with each
yang lebih optimal, sesuai dengan tujuan keuangan customer’s financial objectives
masing-masing nasabah.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 19
Page 20
Ikhtisar Utama
Performance Highlights
Agustus August
Peluncuran Krom Kredit untuk Nasabah Terpilih
Launch of Krom Kredit for Selected Customers
Bank memperluas cakupan layanan perbankan The bank is expanding the scope of its digital banking
digital dengan meluncurkan Krom Kredit, sebuah services by launching Krom Kredit, an integrated financing
solusi pembiayaan yang mengintegrasikan fitur solution with cash loan (Flexi Loan) and Paylater features.
pinjaman tunai (Flexi Loan) dan Paylater. Inisiatif ini The initiative was rolled out on a limited basis to selected
diluncurkan secara terbatas bagi nasabah terpilih customers as part of the bank’s strategy to improve its
sebagai upaya Bank untuk meningkatkan nilai service value proposition and reinforce its presence in the
proposisi layanan serta memperkuat penetrasi di digital retail credit market.
sektor kredit ritel digital.
Agustus August
Literasi Keuangan UNISBA
UNISBA Financial Literacy
Krom berkomitmen untuk mendukung transformasi Krom is committed to supporting digital transformation
digital di sektor pendidikan sekaligus memperluas in the education sector while expanding its social impact
dampak sosial melalui program Tanggung Jawab through its Social and Environmental Responsibility (TJSL)
Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada kesempatan program. On this occasion, Krom partnered with the
kali ini, Krom menggandeng Universitas Negeri Islamic State University of Bandung (UNISBA) in a strategic
Islam Bandung (UNISBA) dalam kerja sama strategis collaboration to provide knowledge about digital banking
penyediaan pengetahuan mengenai Bank Digital di in Indonesia.
Indonesia.
Oktober October
Krom 2nd Anniversary
Krom 2nd Anniversary
Dalam perayaan Anniversary Krom yang ke-2, To mark Krom’s 2nd Anniversary, Krom held an celebration’s
Krom mengadakan perayaan sebagai wujud syukur event as gratitude for the company’s second year milestone.
anniversary perusahaan yang kedua. Krom juga Krom also offered a variety of anniversary promotions,
memberikan banyak promo ulang tahun Krom featuring attractive cashback and rewards for both new
dengan menawarkan berbagai cashback dan hadiah and existing users.
menarik untuk pengguna baru dan nasabah existing.
20 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 21
Oktober October
Annual Gathering 2025
Annual Gathering 2025
Krom mengadakan Annual Gathering 2025 untuk Krom held Annual Gathering 2025 for all employees at
seluruh karyawan yang dilaksanakan di Novotel Bogor Novotel Bogor on October 24–25, 2025. The activity was
pada 24-25 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan conducted to strengthen employee engagement and
dalam rangka meningkatkan engagement serta recognize employees’ dedication and hard work in 2025.
memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras
karyawan di tahun 2025.
November November
Kegiatan CSR Panti Sosial Werdha
CSR Event at Werdha Social Home
Krom bersama karyawan volunteer berkesempatan Together with employee volunteers, Krom had the
berbagi kebahagiaan bersama dengan mengunjungi opportunity to share happiness by visiting the Tresna
Panti Sosial Tresna Werdha Senjarawi di Bandung. Werdha Senjarawi Social Home in Bandung.
Desember December
Donasi Bencana Alam Sumatra
Natural Disaster Donations for Sumatra
Krom mewujudkan kepedulian sosial melalui Krom demonstrated its social commitment through
aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak humanitarian actions for communities affected by floods
bencana di Sumatra. Melalui program Corporate and landslides natural disaster in Sumatra in December
Social Responsibility (CSR), bantuan disalurkan ke 2025. Through its Corporate Social Responsibility (CSR)
beberapa titik lokasi, yaitu Desa Aek Horsik (Dusun program, Aid was delivered to multiple disaster sites,
1 dan Dusun 2) di Kabupaten Tapanuli Tengah, namely Aek Horsik Village (Hamlet 1 and Hamlet 2) in
serta Desa Kampung Alur Bemban di Kabupaten Tapanuli Distric, as well as Kampung Alur Bemban Village in
Aceh Tamiang. Aceh Tamiang Distric.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 21
Page 22
Ikhtisar Utama
Performance Highlights
PENGHARGAAN & SERTIFIKASI
AWARDS & CERTIFICATION
Penghargaan Awards
Februari February Maret March
6th
Anniversary
Indonesia
Top Digital
Innovation
PT KROM BANK INDONESIA TBK
Award 2025
As the Winner of ANTON HERMAWAN
6th Anniversary PRESIDEN DIREKTUR
Indonesia Top Digital Innovation Award 2025
Auditorium RRI, February 14th, 2025
by The The 3rd Best Tabungan Bank
Iconomics Umum Konvensional 2025
- KBMI 1 (Modal Inti s.d. Rp6 Triliun)
Indonesia Most Popular CEO
- Aset < Rp10 Triliun Peringkat III
2025 - Anton Hermawan
by Infobank
by The Iconomics
Mei May
6th Indonesia
Top Bank
Awards 2025
in KBMI 1
Category
by The The 2nd Best Bank Umum The 2nd Best Bank Digital 2025
Iconomics Konvensional 2025 - KBMI 1 (Modal Inti s.d. Rp6 Triliun)
- KBMI 1 (Modal Inti s.d. Rp6 Triliun) - Aset < Rp10 Triliun Peringkat II
- Aset < Rp10 Triliun Peringkat II
by Infobank
by Infobank
Juni June
Juli July Agustus August
Warta Ekonomi proudly honors:
PT Krom Bank Indonesia Tbk
as
Indonesia Best Bank 2025 for Driving Financial Inclusion through Adaptive
Innovation, Cloud Technology, and Youth Engagement The Highest Appreciation
Category
is Dedicated to
KBMI 1, Bank Digital
PT. Krom Bank Indonesia, Tbk
Wednesday, June 25th 2025
The Sultan Hotel & Residence Jakarta
That has attained
Good
Muhamad Ihsan
CEO & Chief Editor
Who has Implemented Business Transformation Successfully
in the Disruption Era
PT Krom Bank Indonesia Tbk
Jakarta, July 29th 2025 AS THE WINNER OF
6th INDONESIA
PR POPULAR COMPANIES AWARDS 2025
Indonesia Best Bank 2025
in Bank Category
Kemal E. Gani
for Driving Financial Inclusion
SWA Group Chief Editor
through Adaptive Innovation, Cloud
Technology, and Youth Engagement, Indonesia Best Business PR Popular Companies Awards
(Category: KBMI 1, Bank Digital) Transformation 2025 2025 Bank Category
That has Attained “Good” Who
by Warta Ekonomi has Implemented Business by The Iconomics
Transformation Successfully in
the Disruption Era
by SWA
22 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 23
Agustus August Oktober October November November
Warta Ekonomi proudly honors:
PT Krom Bank Indonesia Tbk
as
Best Digital Finance 2025 for Improving Customer Experience through AI
Utilization and Digital Platform Innovation
Category
Digital Bank
Thursday, November 27th 2025
The President Lounge, Menara Batavia, Jakarta
Investortrust Digital Banking The Finance Award 2025
Muhamad Ihsan
CEO & Chief Editor
Award 2025 The Most Promising Bank 2025
Dimensi Manajemen Risiko Based on Financial Perfomance
Best Digital Finance 2025 for
Kelompok Bank Digital Murni 2023-2025 Bank Asset Category
Improving Customer Experience
Within Rp5 Trillion Less Than
through AI Utilization and Digital
by Investortrust Rp10 Trillion
by Warta Ekonomi
by The Finance Infobank Group
Titanium
Champion Bank
With Consistent
Excellent Desember December
Perfomance for
15 Consecutive
Years (2010-
2024)
by Infobank Disway Awards 2025
Anugerah Brand Populer Indonesia Kategori
Jasa Keuangan Perbankan Digital
The Excellent
Certificate of Achievement
Perfomance
Bank
KBMI 1 (Asset
PT KROM BANK INDONESIA TBK
THE EXCELLENT PERFORMANCE BANK - KBMI 1
Class Under IDR
(Asset Class Under IDR 10 Trillion)
Top 100 CEO
JAKARTA, AUGUST 29TH 2025
EKO B. SUPRIYANTO
10 Trillion) & 200 Future
CHAIRMAN INFOBANK MEDIA GROUP RATING
105
Leaders
BANK 2025
by Infobank
by Infobank
Sertifikasi Certification
ISO/IEC 27001 as extended by ISO/IEC 27701:2019 ISO/IEC 27001:2022
Tanggal Perolehan Tanggal Perolehan
Date of Acceptance Date of Acceptance
22 Juli 2025 July 22, 2025 22 Juli 2025 July 22, 2025
Pihak Pemberi Issuer Pihak Pemberi Issuer
PT Intertek Utama Services PT Intertek Utama Services
Masa Berlaku Validity Period Masa Berlaku Validity Period
11 Juli 2026 July 11, 2026 11 Juli 2026 July 11, 2026
PT Krom Bank Indonesia Tbk 23
Page 24
“
LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT
REPORT
24 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 25
PT Krom Bank Indonesia Tbk 25
Page 26
Laporan Manajemen
Management Report
Sepanjang 2025, Dewan Komisaris
menjalankan fungsi pengawasan
dan penasihat kepada Direksi
secara efektif dalam memastikan
implementasi strategi, penguatan
tata kelola, serta pemantauan kinerja
dan inisiatif strategis guna menjaga
pertumbuhan perusahaan.
Throughout 2025, the Board of
Commissioners effectively carried
out its supervisory and advisory
functions to the Board of Directors
in ensuring the implementation of
strategies, strengthening corporate
governance, and monitoring
performance and strategic initiatives
to sustain the company’s growth.
DINNO
INDIANO
Presiden Komisaris
President Commissioner
26 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 27
LAPORAN DEWAN KOMISARIS REPORT OF THE BOARD OF COMMISSIONERS Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan Our Respected Shareholders and Stakeholders, Yang Terhormat, Sepanjang tahun buku 2025, Dewan Komisaris telah Throughout 2025 financial year, the Board of melaksanakan fungsi pengawasan dan pemberian Commissioners performed its supervisory and advisory nasihat kepada Direksi secara independen dan objektif. functions to the Directors independently and objectively. Pengawasan tersebut difokuskan pada upaya Direksi dalam This oversight focused on the Directors’ efforts to enhance meningkatkan daya saing serta memperkuat arah strategis competitiveness and strengthen the Bank’s strategic Bank guna mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di direction to drive sustainable growth amidst economic tengah dinamika ekonomi, percepatan transformasi digital, dynamics, accelerated digital transformation, and demands dan tuntutan penerapan prinsip keberlanjutan. for the implementation of sustainability principles. Melalui pengawasan yang konsisten dan konstruktif, Through consistent and constructive oversight, the Bank berhasil mencatatkan kinerja yang positif, baik Bank successfully recorded positive perfromance, both dari sisi operasional maupun keuangan. Pencapaian ini operationally and financially. This achievement reflects mencerminkan efektivitas implementasi strategi serta the effectiveness of strategy implementation and the ketangguhan model bisnis dalam merespons berbagai resilience of its business model in responding to various tantangan eksternal. external challenges. Dalam Laporan Tahunan ini, Dewan Komisaris menyampaikan In this Annual Report, the Board of Commissioners reports on laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pengawasan the implementation of its supervisory duties and responsibilities yang telah dijalankan sepanjang tahun 2025 sesuai dengan throughout 2025, in accordance with the Company’s Articles Anggaran Dasar Perseroan serta arahan Rapat Umum of Association and the directives of the General Meeting of Pemegang Saham (RUPS). Laporan ini juga memuat evaluasi Shareholders (GMS). This report also includes the Board of dan penilaian Dewan Komisaris atas kinerja Direksi selama Commissioners’ evaluation and assessment of the Directors’ tahun buku, yang mencakup kinerja operasional dan performance during the fiscal year, including operational keuangan, efektivitas pelaksanaan strategi, prospek usaha and financial performance, the effectiveness of strategy yang disusun Direksi, serta penerapan prinsip tata kelola implementation, the formulated by the Directors, and the perusahaan yang baik. application of good corporate governance principles. Makro Ekonomi 2025 Macroeconomics 2025 Secara global, pertumbuhan ekonomi diperkirakan tetap Globally, economic growth is expected to remain moderate moderat dan masih menghadapi banyak risiko ketidakpastian and still faces numerous risks of uncertainty, such as trade seperti tensi perdagangan, kebijakan moneter yang tidak tensions, inconsistent monetary policies across countries, seragam di berbagai negara, serta dampak geopolitik. and geopolitical impacts. International institutions such Lembaga internasional seperti IMF memproyeksikan as the IMF project global economic growth in the range of pertumbuhan ekonomi dunia di kisaran sekitar 3,0–3,2 % 3.0–3.2% for 2025–2026, slightly lower than the previous untuk 2025–2026, sedikit lebih rendah dibanding periode period. Risks such as slowing investment and market sebelumnya. Risiko seperti perlambatan investasi dan instability remain constraining factors. Interest rate policies ketidakstabilan pasar tetap menjadi faktor penghambat. in various countries are entering a gradual easing phase Kebijakan suku bunga di berbagai negara mulai memasuki fase after a period of aggressive tightening in 2022–2023, but pelonggaran secara bertahap setelah periode pengetatan the policy direction remains cautious given core inflation agresif sejak 2022–2023, namun arah kebijakan tetap pressures and capital flow volatility. This uncertainty berhati-hati mengingat tekanan inflasi inti dan volatilitas is driving global investors’ preference for safe-haven arus modal. Ketidakpastian tersebut mendorong preferensi instruments, while capital flows to developing countries investor global terhadap instrumen safe haven, sementara remain selective and heavily influenced by each country’s arus modal ke negara berkembang tetap selektif dan sangat domestic fundamentals. dipengaruhi fundamental domestik masing-masing negara. Di tengah dinamika global tersebut, perekonomian Indonesia Amid these global dynamics, the Indonesian economy menunjukkan ketahanan yang solid. Berdasarkan data resmi demonstrates solid resilience. According to official data from Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada the Central Statistics Agency, Indonesia’s economic growth tahun 2025 tercatat sekitar 5,1%, didukung oleh kuatnya in 2025 was projected to reach around 5.1% supported permintaan domestik, peningkatan investasi, serta kinerja by strong domestic demand, increased investment, and ekspor yang tetap resilien. Stabilitas makroekonomi tetap resilient export performance. Macroeconomic stability terjaga dengan inflasi yang berada dalam rentang sasaran remains maintained, with inflation within the target range set yang ditetapkan Bank Indonesia, serta posisi cadangan by Bank Indonesia and adequate foreign exchange reserve devisa yang memadai untuk mendukung ketahanan position to support external sector resilience. Monetary and PT Krom Bank Indonesia Tbk 27
Page 28
Laporan Manajemen
Management Report
sektor eksternal. Koordinasi kebijakan moneter dan fiskal fiscal policy coordination continues to be strengthened to
terus diperkuat guna menjaga momentum pertumbuhan maintain growth momentum while mitigating the impact of
sekaligus memitigasi dampak rambatan eksternal. external spilovers.
Dari sisi fiskal, Pemerintah tetap menerapkan kebijakan From the fiscal side, the Government continues to
yang disiplin dan prudent dengan menjaga defisit anggaran implement disciplined and prudent policies by maintaining
dalam batas yang terkendali, sekaligus mengoptimalkan a manageable budget deficit and optimizing productive
belanja produktif untuk mendukung transformasi ekonomi spending to support economic transformation and
dan pembangunan infrastruktur strategis. Sementara itu, strategic infrastructure development. Meanwhile, monetary
kebijakan moneter diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai policy was directed at maintaining exchange rate stability
tukar dan inflasi, serta mendukung intermediasi perbankan and inflation, while supporting banking intermediation
melalui bauran kebijakan yang akomodatif namun terukur. through an accommodative but measured policy mix.
Kinerja sektor perbankan nasional pada tahun 2025 tetap The performance of the national banking sector in 2025
terjaga dengan baik. Pada Desember 2025, pertumbuhan remain well maintained. In December 2025, the growth of
bank digital (digital bank) di tahun 2025 menunjukkan digital banks in 2025 showed a strong expansion trend both
tren ekspansi yang kuat baik di Indonesia maupun secara in Indonesia or globally, driven by changes in consumer
global, didorong oleh perubahan perilaku konsumen, behavior, technological developments, and innovations in
perkembangan teknologi, dan inovasi layanan keuangan digital financial services. This was reflected in the increase
digital. Hal tersebut tercermin dalam meningkatnya nilai in the value of BI-RTGS transactions, which grew 34.58%
transaksi BI-RTGS tumbuh 34,58% (yoy) menjadi Rp11.995 (yoy) to IDR11,995 trillion. In the retail sector, digital payment
triliun. Di sektor ritel, Volume transaksi pembayaran digital transaction volume reached 14.26 billion transactions, or
mencapai 14,26 miliar transaksi atau tumbuh 39,21% grew 39.21% year-on-year in the fourth quarter of 2025,
secara year on year pada triwulan IV-2025 didukung oleh supported by the expansion of digital payment acceptance.
perluasan akseptasi pembayaran digital. Volume transaksi Transaction volume through mobile applications and the
melalui aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh internet grew by 12.10% (yoy) and 15.10% (yoy), respectively,
sebesar 12,10% (yoy) dan 15,10% (yoy), termasuk transaksi including QRIS transactions which continued to grow
QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 139,99% (yoy), strongly, reaching 139.99% (yoy). This positive performance
kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah was supported by an increase in the number of users
pengguna dan merchant. Adapun dari sisi infrastruktur, and merchants. In terms of infrastructure, the volume of
volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST retail transactions processed through BI-FAST reached
mencapai Rp1.358,65 juta transaksi atau tumbuh 30,44% IDR1,358.65 million, representing a 30.44% (yoy) growth,
(yoy) dengan nilai transaksi mencapai Rp3.442,26 triliun with a transaction value of IDR3,442.26 trillion in the fourth
pada triwulan IV-2025. Sementara itu, volume transaksi quarter of 2025. Meanwhile, the volume of large-value
nilai besar yang diproses melalui BI-RTGS tercatat sebanyak transactions processed through BI-RTGS reached 2.88
2,88 juta transaksi atau tumbuh 3,82 persen (yoy), dengan million, representing a 3.82% (yoy) growth, with a value of
nilai sebesar Rp65.069,78 triliun pada triwulan IV-2025. IDR65,069.78 trillion in the fourth quarter of 2025.
Penilaian atas Kinerja Direksi The Directors’ Performance Assessment
Mempertimbangkan dinamika makro ekonomi dan Considering the challenging macroeconomic and
industri perbankan sepanjang tahun 2025 yang masih banking industry dynamics throughout 2025, the Board
penuh tantangan, Dewan Komisaris menilai Krom mampu of Commissioners assesses that Krom has maintained
menjaga kinerja dan stabilitas usaha dengan baik. strong performance and business stability. The Directors
Direksi menunjukkan kepemimpinan yang adaptif dan has demonstrated adaptive and responsive leadership in
responsif dalam mengantisipasi berbagai risiko sekaligus anticipating various risks while capitalizing on measured
memanfaatkan peluang pertumbuhan secara terukur. growth opportunities.
Dewan Komisaris secara konsisten melakukan pengawasan The Board of Commissioners consistently oversees the
atas realisasi Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun 2025 yang telah implementation of the Bank’s 2025 Business Plan (RBB),
disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan. Berdasarkan which has been submitted to the Financial Services Authority.
evaluasi yang dilakukan, Direksi dinilai telah menjalankan tugas Based on the evaluation, the Directors was deemed to have
dan tanggung jawabnya secara efektif serta selaras dengan carried out its duties and responsibilities effectively and line
prinsip tata kelola perusahaan yang baik. with the principles of good corporate governance.
Sepanjang tahun 2025, Krom berhasil mempertahankan Throughout 2025, Krom successfully maintained solid
kinerja keuangan yang solid, menjaga kualitas aset, financial performance, safeguarded asset quality, recorded
mencatatkan pertumbuhan yang sehat dengan tetap healthy growth while adhering to prudent principles and
menerapkan prinsip kehati-hatian serta perbaikan struktur improved its funding structure. This was reflected in the
dana. Hal ini tercermin dari perbaikan rasio Net Interest Year On Year (yoy) improvement in the Net Interest Margin
Margin (NIM) secara Year On Year (yoy) membaik dari (NIM) ratio, which increased from 20.01% in December 2024
20,01% pada Desember 2024 menjadi sebesar 20,40% to 20.40% in December 2025.
pada Desember 2025.
28 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 29
Dewan Komisaris mengacu pada beberapa indikator The Board of Commissioners refers to several indicators
penilaian kinerja Direksi yang dibagi dalam beberapa kategori for assessing the performance of the Directors, divided
antara lain: Penguatan aspek tata kelola bank yang baik into several categories including: Strengthening aspects of
(GCG) dengan terus melengkapi dan memastikan kesiapan good bank governance (GCG) by continuously completing
Kebijakan dan Prosedur Produk dan Operasional Bisnis and ensuring the readiness of the bank’s latest Product and
bank yang terkini serta peningkatan pada kerangka kerja Business Operational Policies and Procedures, as well as
pengawasan internal atau Internal Control Framework bank. improving the bank’s Internal Control Framework.
Indikator kinerja aspek finansial Bank pada tahun 2025 The bank’s Financial Performance Indicators for 2025
menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Total aset meningkat include Total Assets, which increased by 83.64% (yoy) to
sebesar 83,64% menjadi Rp12.214.396 juta dari Rp6.651.448 IDR12,214,396 million compared to IDR6,651,448 million in
juta pada tahun 2024. Kredit yang diberikan meningkat sebesar 2024. Loans increased by 99.82% (yoy) to IDR7,725,030
99,82% menjadi Rp7.725.030 juta dari Rp3.866.032 juta. million compared to IDR3,866,032 million in 2024.
Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat signifikan sebesar 165,79% Third Party Funds (TPF) increased by 165.79% (yoy) to
menjadi Rp8.398.429 juta dari Rp3.159.828 juta. Sejalan IDR8,398,429 million compared to IDR3,159,828 million in
dengan itu, laba bersih juga meningkat sebesar 15,50% 2024. Net profit; increased by 15.50% (yoy) to IDR143,285
menjadi Rp143.285 juta dari Rp124.060 juta. million compared to 2024 which was IDR124,060 million.
RASIO UTAMA (%) 2025 2024 KEY RATIO (%)
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Capital Adequacy Ratio (CAR)
45,31% 82,63%
(KPMM)
Biaya Operasional terhadap Pendapatan 91,99% 84,65% Operation Expenses to Operating Income
Operasional
Rasio Tingkat Pengembalian Aset 1,92% 3,16% Return on Asset (ROA)
Rasio Tingkat Pengembalian Ekuitas 4,36% 3,84% Return on Equity (ROE)
Marjin Bunga Bersih 20,40% 20,01% Net Interest Margin (NIM)
Rasio Kredit Bermasalah - Bersih 0,51% 0,42% Non Performing Loan - Net
Pandangan atas Prospek Usaha yang Disusun Outlook on Business Prospects as Prepared by
Direksi the Board of Directors
Ke depan, pertumbuhan ekonomi global 2026 diperkirakan Looking ahead, global economic growth in 2026 was
tetap menghadapi ketidakpastian yang tinggi, meskipun expected to remain highly uncertain, although several
beberapa indikator menunjukkan pemulihan moderat di indicators point to a moderate recovery in several regions.
beberapa wilayah. Kebijakan moneter global diprediksi Global monetary policy was predicted to adjust to inflation
akan menyesuaikan diri dengan dinamika inflasi dan dynamics and regional growth, while fiscal policies in major
pertumbuhan regional, sementara kebijakan fiskal negara- countries remain focused on strengthening domestic
negara utama tetap fokus pada penguatan perekonomian economies. Overall, the global economy in 2026 was
domestik. Secara keseluruhan, ekonomi global pada 2026 projected to grow at a moderate rate of around 3.3%
berada pada kisaran moderat sekitar 3,3% (sumber: IMF). (source: IMF).
Di tengah kondisi tersebut, lanskap perbankan Indonesia Amidst these conditions, the Indonesian banking landscape
pada 2026 menawarkan peluang signifikan, khususnya in 2026 offers significant opportunities, particularly in
dalam digitalisasi layanan dan inovasi produk, sekaligus service digitalization and product innovation, while also
menghadirkan tantangan terkait likuiditas, biaya operasional, presenting challenges related to liquidity, operational costs,
dan manajemen risiko. Adaptasi yang cepat dan tepat and risk management. Rapid and appropriate adaptation is
menjadi kunci keberhasilan Bank di masa depan. key to banks’ future success.
Memahami hal ini, Dewan Komisaris menilai prospek Understanding this, the Board of Commissioners assesses
usaha yang disusun Direksi dalam Rencana Korporasi, that the business prospects outlined by the Directors in
Rencana Bisnis Bank (RBB), serta Rencana Aksi Keuangan the Corporate Plan, the Bank Business Plan (RBB), and the
Berkelanjutan (RAKB) 2025–2029 telah dirancang 2025–2029 Sustainable Finance Action Plan (SFAP) have
secara cermat dan realistis. Strategi ini mencerminkan been carefully and realistically designed. This strategy
komitmen Bank untuk mengoptimalkan peluang digitalisasi, reflects the Bank’s commitment to optimizing digitalization
memperkuat manajemen risiko dan pengendalian intern, opportunities, strengthening risk management and internal
serta memastikan kelangsungan usaha yang berkelanjutan controls, and ensuring sustainable and responsible business
dan bertanggung jawab. continuity.
Selain itu, Krom perlu terus proaktif mengantisipasi risiko yang Furthermore, Krom needs to continue to proactively
timbul dari dinamika politik, ekonomi, dan pasar keuangan anticipate risks arising from global political, economic,
global, melalui strategi manajemen risiko yang tangguh, and financial market dynamics through a robust risk
penguatan portofolio bisnis, dan diversifikasi produk serta management strategy, strengthening its business portfolio,
PT Krom Bank Indonesia Tbk 29
Page 30
Laporan Manajemen
Management Report
layanan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan and diversifying its products and services. These steps
stabilitas, pertumbuhan yang berkelanjutan, dan penciptaan were expected to ensure stability, sustainable growth, and
nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. long-term value creation for all stakeholders.
Pandangan atas Penerapan Tata Kelola Bank Views on the Implementation of Bank
Governance
Kami meyakini bahwa penerapan Tata Kelola Perusahaan We believe that the implementation of Good Corporate
yang Baik merupakan fondasi utama dalam mengarahkan Governance (GCG) is the primary foundation for directing
dan mengelola Krom agar mampu mencapai pertumbuhan and managing Krom, enabling it to achieve sustainable
usaha yang berkelanjutan serta memastikan akuntabilitas business growth and ensure high levels of accountability.
yang tinggi. Dengan implementasi GCG yang selaras dengan By implementing GCG in line with industry best practices,
praktik terbaik industri, Perseroan dapat menciptakan nilai the Company can create corporate value and sustainably
korporasi dan meningkatkan nilai pemegang saham secara enhance shareholder value, while still considering the
berkelanjutan, sekaligus tetap memperhatikan kepentingan interests of all stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.
Dewan Komisaris, dibantu oleh Komite Audit, secara aktif The Board of Commissioners, assisted by the Audit
melakukan pengawasan terhadap implementasi GCG di Committee, actively oversees the implementation of GCG
Perseroan. Berdasarkan pemantauan melalui berbagai in the Company. Based on monitoring through various
laporan dan aktivitas baik periodik maupun ad-hoc, kami periodic and ad-hoc reports and activities, we assess
menilai bahwa penerapan GCG di tahun 2025 telah berjalan that the implementation of GCG in 2025 has been well-
dengan baik, serta memberikan kontribusi positif terhadap understood and has positively contributed to the Bank’s
pencapaian kinerja Bank dan kepercayaan nasabah yang performance and customer trust, as reflected in the Bank’s
tercermin dalam pertumbuhan laba Bank. profit growth.
Penerapan GCG di Krom dijalankan secara konsisten GCG implementation at Krom was consistently implemented
dalam praktik bisnis sehari-hari, berlandaskan pada empat in daily business practices, based on four main pillars
pilar utama tata kelola, yakni governance commitment, of governance: governance commitment, governance
governance structure, governance process, dan structure, governance process, and governance outcome.
governance outcome. Hingga saat ini, Hasil Penilaian Sendiri The results of the Self-Assessment of Bank Health Level or
Tingkat Kesehatan Bank atau Risk Based Bank Rating atau Risk Based Bank Rating or RBBR remain maintained with a
RBBR tetap terjaga dengan Nilai Komposit 2 (dua). Composite Value of 2 (two).
Pandangan atas Sistem Pelaporan Pelanggaran Views on the Whistleblowing System
Krom memiliki dan menjalankan Sistem Pelaporan Pelanggaran Krom maintains and operates a Whistleblowing System
sebagai sarana bagi pihak internal maupun eksternal untuk (WBS) as a means for internal and external parties to report
menyampaikan dugaan pelanggaran terhadap prinsip tata suspected violations of corporate governance principles,
kelola, kode etik, kebijakan, atau prosedur yang berlaku. code of ethics, policies, or applicable procedures. Reports
Laporan yang diterima melalui WBS wajib didasarkan pada received through the WBS must be based on credible
bukti yang dapat dipertanggungjawabkan dan disampaikan evidence and submitted in good faith for the benefit of the
dengan niat baik untuk kepentingan Bank. Bank.
Untuk memastikan penerapan yang efektif, WBS dikelola To ensure effective implementation, the WBS is managed
oleh pihak independen dan profesional (Deloitte), yang by an independent and professional party (Deloitte), tasked
bertugas menerima laporan, meneruskannya kepada with receiving reports, forwarding them to the Bank, and
Bank, serta memfasilitasi komunikasi dengan pelapor facilitating communication with the whistleblower when
bila diperlukan. Pengelolaan oleh pihak independen ini necessary. This independent management was expected
diharapkan mendorong keterbukaan dan rasa aman bagi to encourage openness and a sense of security for all
semua pihak untuk melaporkan dugaan kecurangan (fraud) parties in reporting suspected fraud or violations of the
atau pelanggaran kode etik, serta keyakinan bahwa setiap code of ethics, as well as confidence that each report will
laporan akan ditindaklanjuti secara profesional. be followed up professionally.
Dewan Komisaris berperan aktif dalam pengawasan WBS The Board of Commissioners plays an active role in
sebagai komitmen untuk berpartisipasi dalam upaya overseeing the WBS as a commitment to participate in
pencegahan dan pengendalian fraud, serta bersedia fraud prevention and control efforts, and is willing to report
melaporkan jika terjadi pelanggaran di lingkungan Bank. any violations within the Bank. In addition, the Board of
Selain itu, Dewan Komisaris menerima dan menelaah Commissioners receives and reviews quarterly reports from
laporan triwulanan dari Unit Anti-Fraud Management the Anti-Fraud Management (AFM) Unit through the Risk
(AFM) melalui Komite Pemantau Risiko. Laporan tersebut Oversight Committee. These reports include a summary
mencakup ringkasan jumlah laporan, status terbukti atau of the number of reports, their proven or unproven status,
tidak terbukti, sanksi yang diberikan, serta tindak lanjut sanctions imposed, and the Bank’s follow-up corrective
perbaikan yang dilakukan Bank. actions.
30 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 31
Berdasarkan laporan WBS, Dewan Komisaris memberikan Based on the WBS report, the Board of Commissioners
arahan atas tindak lanjut perbaikan untuk isu signifikan, guna provides guidance on follow-up corrective actions for
memastikan penerapan tata kelola yang kuat, pengendalian significant issues to ensure the implementation of strong
risiko yang efektif, dan terciptanya lingkungan kerja yang governance, effective risk control, and the creation of a
transparan dan berintegritas. transparent and integrity based work environment.
Mekanisme dan Frekuensi Cara Pemberian Mechanism and Frequency of Providing Advice
Nasihat kepada Direksi to the Directors
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah melaksanakan Throughout 2025, the Board of Commissioners carried
berbagai kegiatan sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi out various activities as part of its supervisory and
pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi. Sesuai advisory functions to the Directors. In accordance with
dengan Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan peraturan the Company’s Articles of Association and applicable
perundang-undangan yang berlaku, Dewan Komisaris secara laws and regulations, the Board of Commissioners actively
aktif melakukan pengawasan atas kebijakan dan pengurusan supervises the Bank’s policies and management carried
Bank yang dijalankan oleh Direksi, serta memberikan arahan out by the Directors, and provides strategic direction and
dan rekomendasi strategis guna memastikan pengelolaan recommendations to ensure prudent and sustainable
Bank berjalan secara prudent dan berkelanjutan. management of the Bank.
Pengawasan dan pemberian nasihat tersebut dilaksanakan This oversight and advisory work was carried out through
melalui berbagai forum, antara lain Rapat Dewan Komisaris, various forums, including Board of Commissioners
rapat bersama Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris, Meetings, joint meetings with Committees under the Board
Kunjungan Kerja Dewan Komisaris, serta Rapat Gabungan of Commissioners, Board of Commissioners Working Visits,
Dewan Komisaris dan Direksi. and Joint Meetings of the Board of Commissioners and the
Directors.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah Throughout 2025, the Board of Commissioners held 12
menyelenggarakan 12 (dua belas) kali rapat internal Dewan (twelve) internal meetings and additional 5 (five) joint
Komisaris dan sebagai tambahan menyelenggarakan 5 meetings with the Directors as part of its efforts to maintain
(lima) kali rapat gabungan dengan mengundang Direksi the effectiveness of its oversight function.
sebagai bagian dari upaya menjaga efektivitas pelaksanaan
fungsi pengawasan.
Penilaian atas Kinerja Komite di Bawah Dewan Performance Assessment of Committees under
Komisaris the Board of Commissioners
Dewan Komisaris dibantu oleh Komite di bawah Dewan The Board of Commissioners was assisted by Committees
Komisaris dalam melaksanakan tugas dan tanggung under the Board of Commissioners in carrying out its
jawab. Komite tersebut meliputi Komite Audit, Komite duties and responsibilities. These committees include the
Pemantau Risiko, serta Komite Nominasi dan Remunerasi. Audit Committee, the Risk Monitoring Committee, and the
Sepanjang tahun 2025, komite-komite tersebut telah Nomination and Remuneration Committee. Throughout 2025,
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik these committees performed their duties and responsibilities
dalam mendukung fungsi pengawasan yang dijalankan effectively, supporting the Board of Commissioners’ oversight
Dewan Komisaris selaras dengan Piagam masing-masing function in accordance with their respective Charters. The
Komite. Adapun yang menjadi dasar penilaian kinerja basis for assessing committee performance includes, among
komite antara lain meliputi penilaian kinerja komite secara other things, a collegial assessment of the committee’s
kolegial, individu masing-masing anggota dan ketua komite. performance, individual performance of each member, and
Penilaian-penilaian tersebut mencakup struktur komite, the committee chairman. These assessments cover the
capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi, kehadiran committee’s structure, performance achievements during
dalam rapat, serta efektivitas pelaksanaan tugas dan the fiscal year, competency, meeting attendance, and
tanggung jawab pada tahun buku. the effectiveness of the implementation of its duties and
responsibilities during the financial year.
Komite di bawah Dewan Komisaris juga telah memberikan Committees under the Board of Commissioners have also
masukan, saran dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris provided input, suggestions, and recommendations to the
sesuai dengan bidang tanggung jawabnya. Komite Audit Board of Commissioners in accordance with their areas
telah menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik of responsibility. The Audit Committee has carried out
dalam melakukan pengawasan atas beberapa hal yang its duties and responsibilities well in supervising several
terkait dengan kualitas informasi keuangan, efektivitas matters related to the quality of financial information, the
dan kecukupan sistem pengendalian intern, efektivitas effectiveness and adequacy of the internal control system,
dan kecukupan manajemen risiko, efektivitas pemeriksaan the effectiveness and adequacy of risk management, the
auditor eksternal dan internal, serta kepatuhan terhadap effectiveness of external and internal auditor audits, and
peraturan perundang undangan yang berlaku. Komite compliance with applicable laws and regulations. The
Pemantau Risiko telah menjalankan tugas dan tanggung Risk Monitoring Committee has carried out its duties and
jawab dengan baik dalam melakukan pengawasan dan responsibilities well in supervising and providing advice
pemberian nasihat terkait penerapan manajemen risiko Bank regarding the implementation of the Bank’s risk management
agar tetap memenuhi unsur-unsur kecukupan prosedur to ensure that it continues to meet the elements of adequacy
PT Krom Bank Indonesia Tbk 31
Page 32
Laporan Manajemen
Management Report
dan metodologi pengelolaan risiko. Dengan ini, kegiatan of risk management procedures and methodologies. With
usaha Bank tetap dapat terkendali pada batas yang dapat this, the Bank’s business activities can remain controlled
diterima dan menguntungkan Bank. Komite Nominasi dan within acceptable limits and benefit the Bank. The Nomination
Remunerasi telah menjalankan tugas dan tanggung jawab and Remuneration Committee has carried out its duties and
dengan baik di bidang yang berkaitan dengan nominasi responsibilities well in areas related to the nomination and
dan remunerasi terhadap anggota Dewan Komisaris, Direksi remuneration of members of the Board of Commissioners,
dan anggota Komite di bawah Dewan Komisaris, termasuk the Directors, and members of Committees under the Board
remunerasi karyawan secara keseluruhan. of Commissioners, including overall employee remuneration.
Perubahan Susunan Anggota Dewan Komisaris Changes to the Composition of the Board of
Commissioners
Sepanjang tahun 2025, susunan anggota Dewan Komisaris Throughout 2025, the composition of the Board of
Krom tidak mengalami perubahan sehingga susunan Dewan Commissioners of Krom remained unchanged. Therefore,
Komisaris pada akhir tahun buku 2025 adalah sebagai the composition of the Board of Commissioners at the end
berikut: of the 2025 financial year is as follows:
JABATAN NAMA NAME POSITION
Presiden Komisaris Dinno Indiano President Commissioner
Komisaris Independen Markus Sugiono Independent Commissioner
Komisaris Independen Zainal Abidin Independent Commissioner
APRESIASI Appreciation
Dewan Komisaris senantiasa mengamanatkan seluruh The Board of Commissioners consistently mandates all
jajaran manajemen dan karyawan untuk secara konsisten levels of management and employees to consistently
bersinergi dalam menghadirkan layanan perbankan synergize in providing the best banking services and
terbaik serta menjaga kepercayaan nasabah. Dengan maintaining customer trust. With this approach, the Board
pendekatan ini, Dewan Komisaris optimis bahwa Krom akan of Commissioners is optimistic that Krom will continue to
terus menumbuhkan kinerja yang berkelanjutan melalui grow its sustainable performance by providing integrated
penyediaan layanan perbankan digital terpadu dan unggul. and superior digital banking services.
Sebagai penutup, mewakili seluruh anggota Dewan In closing, on behalf of all members of the Board of
Komisaris, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi- Commissioners, we express our highest appreciation
tingginya atas dedikasi, komitmen, dan kerja keras Direksi for the dedication, commitment, and hard work of the
beserta jajaran manajemen dalam menerapkan prinsip Board of Directors and management in implementing
tata kelola yang baik serta mendorong pencapaian tujuan good governance principles and driving the achievement
strategis Perseroan. Prinsip governansi korporat secara of the Company’s strategic objectives, consistently and
konsisten dan berkesinambungan. sustainably, and corporate governance principles.
Kami juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar- We also express our deepest gratitude for the trust placed
besarnya atas kepercayaan yang diberikan oleh segenap in us by all our partners and other stakeholders. We also
mitra kerja dan para pemangku kepentingan lainnya. Kami extend our sincere appreciation to all employees for their
juga menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh dedication, enthusiasm, and contributions in driving Krom’s
karyawan atas dedikasi, semangat, dan kontribusi mereka growth throughout 2025. As we look forward to 2026, we
dalam mendorong pertumbuhan Krom sepanjang tahun look forward to closer and more synergistic collaboration,
2025. Menyongsong tahun 2026, kami berharap tercipta as we implement a new strategic plan that is more
kolaborasi yang lebih erat dan sinergis, seiring implementasi innovative, effective, and focused on the Company’s long-
rencana strategis baru yang lebih inovatif, efektif, dan term sustainability.
berfokus pada keberlanjutan jangka panjang Perseroan.
Dinno Indiano
Presiden Komisaris
President Commissioner
32 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 33
DEWAN KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONER
MARKUS
SUGIONO
Komisaris Independen
Independent
Commissioner
ZAINAL
ABIDIN
Komisaris Independen
Independent
Commissioner
DINNO
INDIANO
Presiden Komisaris
President Commissioner
PT Krom Bank Indonesia Tbk 33
Page 34
Laporan Manajemen
Management Report
Pertumbuhan di tahun 2025
lahir dari inovasi yang konsisten
dan tata kelola yang kuat. Hal ini
dengan didukung oleh berbagai
inisiatif strategis, mulai dari
akuisisi nasabah, penguatan
kolaborasi dengan mitra strategis,
diversifikasi produk digital serta
pengembangan inovasi.
The Bank’s growth in 2025 was
fueled by consistent innovation and
strong governance. This progress
was underpinned by a range of
strategic initiatives, including
targeted customer acquisition,
enhanced collaboration with
strategic partners, diversification of
digital products, and the continuous
development of innovative
solutions.
ANTON
HERMAWAN
Presiden Direktur
President Director
34 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 35
LAPORAN DIREKSI REPORT OF THE BOARD OF DIRECTORS Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan Our Respected Shareholders and Stakeholders, yang terhormat, Merupakan suatu kehormatan bagi kami mewakili Direksi Krom, It is an honor for us, on behalf of the Directors of Krom, untuk menyampaikan laporan kinerja Bank untuk tahun buku to present the Bank’s performance report for the 2025 2025. Pencapaian kinerja, baik operasional maupun keuangan financial year. The Bank’s performance achievements, Bank di tahun 2025 patut menjadi apresiasi bagi kita semua. both operational and financial, in 2025 were worthy of Krom berhasil mencapai kinerja yang membanggakan sebagai our appreciation. Krom achieved impressive performance, cerminan implementasi strategi bisnis yang tepat serta reflecting the implementation of appropriate business penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan bisnis strategies and the application of prudent principles Bank. Di tengah kondisi makro ekonomi dan industri yang in managing the Bank’s business. Amidst challenging menantang, Bank tetap berhasil menutup tahun buku 2025 macroeconomic and industry conditions, the Bank managed dengan mencatatkan peningkatan kinerja yang baik, yang di to close the 2025 financial year with a strong performance antaranya tercermin dalam capaian laba sebelum pajak yang increase, reflected in a 14.94% increase in profit before tax naik 14,94%, menjadi Rp184 miliar. to IDR184 billion. Peningkatan kinerja ini mencerminkan fokus dan disiplin kami This improved performance reflects our focus and discipline pada pertumbuhan portofolio kredit yang berkualitas dan on growing a quality loan portfolio and the Bank’s efficient operasional Bank yang berjalan efisien dan efektif. Kualitas aset and effective operations. Our assets quality remains solid, kami tetap solid, dengan rasio kredit bermasalah (NPL Net) with a non-performing loan (Net NPL) ratio of 0.51% below sebesar 0,51%, di bawah rata-rata industri. Hal ini merupakan the industry average. This reflects our prudent and proactive wujud dari pengelolaan kualitas aset dengan prinsip kehati- asset quality management, portfolio strengthening, and our hatian dan proaktif, serta memperkuat portofolio sekaligus commitment to sustainable performance. Amidst these komitmen kami terhadap kinerja yang berkelanjutan. Di tengah dynamic economic conditions, we are grateful to be able kondisi ekonomi yang dinamis ini, kami bersyukur dapat to deliver attractive returns to our shareholders while memberikan imbal hasil yang menarik bagi para shareholders, continuing to strengthen the Bank’s capital position. dengan terus memperkuat posisi modal Bank. Dengan mengusung mengusung brand promise “Grow Your Carrying the brand promise “Grow Your Money,” Krom Money”, Krom berkomitmen menjadi partner finansial bagi was committed to being a financial partner for customers nasabah dan digital natives dengan memberikan layanan and digital natives by providing modern banking services, perbankan modern terutama untuk generasi muda dan especially for the younger generation and digital customers. nasabah digital. Krom juga secara konsisten menerapkan Krom also consistently applies sustainability principles prinsip keberlanjutan (sustainability) dalam menjalankan in its business operations, including through synergy and usahanya, antara lain melalui sinergi dan penguatan aspek strengthening environmental aspects. lingkungan. Perkembangan Makro Ekonomi 2025 Macroeconomic Developments 2025 Pada tahun 2025, perekonomian global masih menghadapi In 2025, the global economy continued to face challenging dinamika ketidakpastian yang cukup menantang. uncertain dynamics. Global economic growth was projected Pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan tetap berada to remain moderate and not yet fully return to its long- pada level moderat dan belum sepenuhnya kembali ke term trend, as the recovery in international trade and global tren jangka panjangnya, seiring dengan masih terbatasnya investment remains limited due to geopolitical tensions. pemulihan perdagangan internasional dan investasi global yang diakibatkan oleh ketegangan geopolitik. Menurut World Economic Outlook (WEO) Dana Moneter According to the International Monetary Fund’s (IMF) World Internasional (IMF), prospek ekonomi global untuk tahun 2025 Economic Outlook (WEO), the global economic outlook for menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat dan penuh risiko, 2025 showed slower and riskier growth, although slightly meskipun sedikit lebih baik dibandingkan beberapa proyeksi better than some previous projections. Global growth is sebelumnya. Pertumbuhan global diproyeksikan mencapai projected to reach around ±3.2% in 2025, slightly higher sekitar ±3,2% pada 2025, sedikit lebih tinggi dibandingkan than some previous revisions of 3.1% in 2024. beberapa revisi sebelumnya sebesar 3,1% pada 2024. Di tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga In 2025, Indonesia’s economic growth remained stable, didukung oleh permintaan domestik. Badan Pusat Statistik supported by domestic demand. The Central Statistics mencatat pertumbuhan ekonomi dalam negeri mencapai Agency recorded domestic economic growth of 5.11%, year- 5,11%, secara year on year (yoy) lebih tinggi dari 2024 sebesar on-year (yoy), higher than the 5.03% recorded in 2024. PT Krom Bank Indonesia Tbk 35
Page 36
Laporan Manajemen
Management Report
5,03%. Investasi tahun 2025 tumbuh positif yaitu sebesar Investment in 2025 grew positively, reaching 12.7% (yoy),
12,7% (YoY) didorong oleh penanaman modal dalam negeri driven by domestic direct investment (PMDN). Meanwhile,
(PMDN). Sementara transmisi kebijakan moneter berjalan monetary policy transmission is functioning well, with Bank
baik dimana Bank Indonesia telah mempertahankan suku Indonesia maintaining its benchmark interest rate, the BI
bunga acuan, yaitu BI 7-day (Reverse) Repo Rate, hingga 7-day (Reverse) Repo Rate, at 5.75% in an effort to mitigate
menjadi 5,75% sebagai upaya meredam tekanan terhadap pressure on the rupiah exchange rate and control inflation.
nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi.
Ketahanan sistem keuangan terjaga baik, termasuk pada Financial system resilience was well maintained, including
industri perbankan seiring dengan stabilnya kondisi in the banking industry, in line with the stable national
perekonomian nasional, likuiditas perbankan nasional economic conditions and maintained national banking
terjaga, didukung oleh kebijakan makroprudensial Bank liquidity, supported by Bank Indonesia’s pro-growth
Indonesia yang pro-growth dengan rasio LDR (Loan to macroprudential policies, with a Loan to Deposit Ratio
Deposit Ratio) di kisaran 84%, didorong oleh akselerasi. (LDR) of around 84%, driven by acceleration. Supported
Didukung oleh data Bank Indonesia yang mencatat by Bank Indonesia data, which recorded growth in digital
pertumbuhan transaksi digital banking mencapai 14,26 banking transactions reaching 14.26 billion transactions,
miliar transaksi atau tumbuh sebesar 39,21% (yoy) pada or 39.21% (yoy) in December 2025, this trend reflects the
Desember 2025, tren ini mencerminkan meningkatnya increasing adoption and public trust in technology based
adopsi dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan banking services.
perbankan berbasis teknologi.
Analisis Kinerja Bank Bank Performance
Strategi dan Kebijakan Bank Bank Strategy and Policies
Pertumbuhan kinerja Perseroan merupakan hasil dari peran The Company’s performance growth is the result of
strategis dalam mengakselerasi berbagai inisiatif digitalisasi its strategic role in accelerating various digitalization
yang menjadi pilar utama transformasi bisnis. Sepanjang tahun initiatives, which are key pillars of business transformation.
2025, Perseroan secara konsisten melakukan pengembangan Throughout 2025, the Company consistently developed
teknologi informasi serta memperkuat kapabilitas digital information technology and strengthened its digital
melalui peningkatan kapasitas dan keandalan infrastruktur TI, capabilities by increasing the capacity and reliability of
khususnya pada aspek keamanan dan ketahanan sistem guna its IT infrastructure, particularly in terms of security and
mendukung kesinambungan operasional. system resilience, to support operational continuity.
Optimalisasi strategi digital juga terus dilakukan secara terarah Digital strategy optimization is also being carried out
untuk menyederhanakan proses, meningkatkan efisiensi in a targeted manner to simplify processes, increase
pelayanan, serta memperkuat kualitas interaksi dengan nasabah. service efficiency, and strengthen the quality of customer
Upaya tersebut ditujukan untuk menghadirkan pengalaman interactions. These efforts were aimed at providing an
perbankan yang terintegrasi, mudah diakses, dan intuitif, sejalan integrated, accessible, and intuitive banking experience,
dengan komitmen Perseroan dalam menciptakan nilai tambah in line with the Company’s commitment to creating
yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. sustainable added value for all stakeholders.
Dalam menghadapi lanskap digital yang semakin kompleks, In the face of an increasingly complex digital landscape,
Perseroan menempatkan penguatan keamanan siber the Company has made strengthening cybersecurity a
sebagai prioritas strategis. Berbagai peningkatan pada strategic priority. Various enhancements to its information
sistem dan infrastruktur teknologi informasi terus dilakukan technology systems and infrastructure are continuously
untuk memastikan perlindungan data nasabah dari being implemented to ensure the protection of customer
potensi ancaman siber, serta menjamin keberlangsungan data from potential cyber threats and to ensure reliable,
operasional yang andal, aman, dan tanpa gangguan. secure, and uninterrupted operational continuity.
Memasuki tahun 2026, Perseroan semakin memperkuat Entering 2026, the Company is further strengthening
transformasi digital melalui implementasi product its digital transformation through the implementation
roadmap yang terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan of a structured product roadmap oriented to envolving
nasabah yang terus berkembang. Inisiatif ini diwujudkan customer needs. This initiative was realised through the
melalui pengembangan layanan berbasis teknologi yang development of innovative technology based services
inovatif guna meningkatkan kemudahan, kecepatan, dan to improve the convenience, speed, and quality of the
kualitas pengalaman transaksi, sekaligus mendorong transaction experience, while simultaneously driving
pertumbuhan usaha secara berkelanjutan. Sejalan dengan sustainable business growth. In line with the strategy, the
strategi tersebut, Perseroan tetap menjaga keseimbangan Company continues to maintain a balanced portfolio by
portofolio dengan mengelola bisnis konvensional secara prudently managing its conventional business to maintain
prudent untuk mempertahankan kualitas aset yang sehat healthy asset quality and optimal returns on capital.
serta tingkat pengembalian modal yang optimal.
Kendala yang Dihadapi dan Antisipasi yang Dilakukan Challenges Faced and Anticipations
Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Krom dalam 2025 was a crucial year for Krom to strengthen its position
mempertegas posisinya sebagai bank digital yang adaptif as an adaptive and innovation-oriented digital bank.
dan berorientasi pada inovasi. Di tengah dinamika ekonomi Amidst the dynamics of the global economy and changes
36 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 37
global dan perubahan perilaku nasabah yang semakin in increasingly digitalized customer behaviour, Krom terdigitalisasi, Krom terus memperkuat model bisnis continues to strengthen its technology based business berbasis teknologi dengan mengedepankan kecepatan, model by prioritizing speed, convenience, and personalized kemudahan, dan personalisasi layanan sebagai proposisi service as its core value proposition. nilai utama. Sebagai bank digital, Krom secara konsisten As a digital bank, Krom consistently develops its platform mengembangkan kapabilitas platform dan infrastruktur capabilities and information technology infrastructure to teknologi informasi untuk memastikan skalabilitas, ensure scalability, and a seamless customer experience. This keandalan sistem, serta pengalaman nasabah yang digital architecture was strengthened through application seamless. Penguatan arsitektur digital dilakukan melalui optimization, more efficient system integration, and the use optimalisasi aplikasi, integrasi sistem yang lebih efisien, of data analytics to support more precise, customer driven serta pemanfaatan analitik data untuk mendukung decision-making. pengambilan keputusan yang lebih presisi dan berbasis kebutuhan nasabah. Dalam mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan, To support sustainable growth, Krom continues to apply Krom tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam prudent principles in risk management, including through pengelolaan risiko, termasuk melalui penguatan manajemen strengthening data-driven credit risk management and risiko kredit berbasis data dan pemantauan kualitas aset real-time asset quality monitoring. This approach enables secara real-time. Pendekatan ini memungkinkan Bank untuk the Bank to maintain a balance between digital business menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis digital dan expansion and measurable risk management. pengendalian risiko secara terukur. Seiring dengan meningkatnya aktivitas digital, keamanan As digital activity increases, cybersecurity has become a siber menjadi pondasi utama operasional Bank. Krom terus key foundation for the Bank’s operations. Krom continues memperkuat sistem keamanan berlapis, meningkatkan to strengthen its multi-layered security system, enhance kemampuan deteksi dan respons terhadap potensi its detection and response capabilities to potential threats, ancaman, serta membangun budaya keamanan informasi and build an information security culture throughout the di seluruh organisasi. Upaya tersebut bertujuan untuk organisation. These efforts aim to ensure the protection of memastikan perlindungan data dan transaksi nasabah, customer data and transactions, while maintaining trust as sekaligus menjaga kepercayaan sebagai institusi perbankan a secure, reliable, and sustainable digital banking institution. digital yang aman, andal, dan berkelanjutan. Pada tahun 2025, dinamika persaingan di industri perbankan In 2025, the competitive dynamics in the digital banking digital semakin meningkat seiring dengan bertambahnya industry intensified with the addition of new players and pemain baru serta penguatan strategi oleh bank digital the strengthening of strategies by existing digital banks dan perusahaan fintech yang telah eksis. Kondisi tersebut and fintech companies. This situation encourages Krom mendorong Krom untuk terus memperkuat proposisi nilai to continuously strengthen its value proposition and dan memastikan strategi bisnis tetap relevan, adaptif, ensure its business strategy remains relevant, adaptive, serta berorientasi pada kebutuhan nasabah yang semakin and oriented to the needs of increasingly sophisticated sophisticated. Potensi kejenuhan pasar dan tekanan customers. Potential market saturation and pressure on terhadap margin menjadi perhatian utama, sehingga margins are key concerns, so the Company is emphasizing Perseroan menitikberatkan pada diferensiasi produk, product differentiation, optimizing its digital ecosystem, optimalisasi ekosistem digital, serta pengelolaan biaya yang and disciplined cost management to maintain sustainable disiplin guna menjaga profitabilitas yang berkelanjutan. profitability. Transformasi digital yang terus berakselerasi sepanjang To continued acceleration of digital transformation 2025 turut meningkatkan kompleksitas risiko, khususnya throughout 2025 also increased the complexity of risks, pada aspek keamanan siber dan perlindungan data. Krom particularly in cybersecurity and data protection. Krom secara konsisten melakukan penguatan sistem keamanan consistently strengthens its multi-layered security berlapis, peningkatan kapasitas infrastruktur TI, serta systems, increase IT infrastructure capacity, and refines penyempurnaan kerangka manajemen risiko teknologi its information technology risk management framework informasi untuk memastikan operasional yang aman, andal, to ensure secure, reliable, and resilient operations. These dan resilien. Upaya ini disertai dengan peningkatan literasi efforts were accompanied by increased cybersecurity keamanan siber di seluruh lini organisasi guna memperkuat literacy across the organisation to strengthen its information budaya keamanan informasi. security culture. Di sisi regulasi, perkembangan kebijakan dan standar On the regulatory side, increasingly comprehensive pengawasan yang semakin komprehensif menuntut developments in policies and supervisory standards kepatuhan yang berkelanjutan. Krom memastikan demand continuous compliance. Krom ensures the implementasi tata kelola yang baik serta kepatuhan terhadap implementation of good governance and compliance with ketentuan regulator sebagai bagian dari upaya menjaga regulatory requirements as part of its efforts to maintain reputasi dan kepercayaan pemangku kepentingan. Selain its reputation and stakeholder trust. Furthermore, the itu, integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance integration of Environmental, Social, and Governance (ESG) PT Krom Bank Indonesia Tbk 37
Page 38
Laporan Manajemen
Management Report
(ESG) terus diperkuat dalam strategi dan operasional principles continues to be strengthened in the Company’s
Perseroan untuk menjawab tuntutan transparansi dan strategy and operations to address increasing demands for
keberlanjutan yang semakin tinggi. transparency and sustainability.
Dengan pendekatan strategis yang adaptif dan terukur, With an adaptive and measured strategic approach, Krom
Krom berkomitmen untuk menjaga daya saing di tengah was committed to maintaining competitiveness amidst a
perubahan lingkungan usaha yang dinamis. Kemampuan dynamic business environment. The Company’s ability to
Perseroan dalam mengelola risiko, memperkuat fondasi manage risks, strengthen its digital foundation, and deliver
digital, serta menghadirkan inovasi yang relevan menjadi relevant innovations is key to maintaining healthy and
kunci dalam mempertahankan pertumbuhan yang sehat sustainable growth throughout 2025.
dan berkelanjutan sepanjang tahun 2025.
Pencapaian Kinerja 2025 dan Perbandingannya dengan 2025 Performance Achievements and Comparison to
Target Targets
Kami berhasil mencatat peningkatan kinerja Bank di tengah We successfully recorded improved Bank performance
kondisi ekonomi makro yang menantang. Tahun 2025, Krom amidst challenging macroeconomic conditions. In 2025,
mencatat kinerja keuangan yang baik tercermin dari Total Krom recorded strong financial performance, reflected
Aset tumbuh 83.64% YoY, sebagian besar didukung oleh in Total Assets growing 83.64% YoY, largely supported by
pertumbuhan DPK sebesar Rp5,2 triliun (165,79%) yang DPK growth of IDR5.2 trillion (165.79%), channeled through
disalurkan melalui kredit, penempatan bank lain, dan surat loans, placements with other banks, and securities. Total
berharga. Total Kredit meningkat 99,82% YoY, terutama dari Loans increased 99.82% YoY, primarily driven by increased
peningkatan kredit Channelling. Pada akhir tahun, Krom Channeling loans. At year-end, Krom successfully met
berhasil memenuhi dan melampaui sebagian besar target- and exceeded most of its key financial targets, as outlined
target keuangan utama seperti yang diuraikan di bawah ini. below.
KATEGORI TARGET 2025 REALISASI TAHUN 2025 PENCAPAIAN FINANCIAL
KEUANGAN 2025 TARGET REALISATION IN 2025 ACHIEVEMENT CATEGORY
Total Aset 11.481.940 12.214.396 106% Total Assets
Total Dana Pihak Ketiga 7.791.150 8.398.429 108% Total Third Party Funds
Laba - Bersih 134.363 143.285 107% Net Income
Rasio Kewajiban Penyediaan
45,00% 45,31% 101% Capital Adequacy Ratio (CAR)
Modal Minimum (KPMM)
Peranan Direksi dalam Perumusan dan Proses yang The Directors Role in Formulation and Processes
Dilakukan dalam Memastikan Penerapan Strategi dan Implemented to Ensure the Implementation of
Kebijakan Strategies and Policies
Setiap tahun, Direksi menyusun arah strategis dan Every year, the Directors formulate the Company’s short
kebijakan Perseroan dalam jangka pendek dan menengah and medium term strategic direction and policies, outlined
yang dituangkan dalam Rencana Korporasi serta Rencana in the Corporate Plan and the Bank Business Plan (RBB), in
Bisnis Bank (RBB), selaras dengan Visi dan Misi yang telah alignment with the established Vision and Mission. These
ditetapkan. Dokumen perencanaan tersebut menjadi planning documents serve as the primary guideline for
pedoman utama dalam pelaksanaan kegiatan usaha serta implementing business activities and strategic decision
pengambilan keputusan strategis di seluruh lini organisasi. making across all levels of the organisation.
Direksi bersama manajemen senior secara berkala The Directors along with senior management, periodically
melakukan evaluasi atas efektivitas strategi dan kebijakan evaluates the effectiveness of established strategies
yang telah ditetapkan, termasuk pemantauan atas and policies, including implementation at all levels of the
implementasinya pada seluruh tingkat organisasi. Proses organisation. This evaluation process aims to ensure that
evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa strategi the Company’s strategies remain relevant to industry
Perseroan tetap relevan dengan dinamika industri dan dynamics and envolving business environments, and that
perkembangan lingkungan usaha, serta berjalan sesuai they were aligned with established performance goals and
dengan sasaran kinerja dan target yang telah ditentukan. targets.
Direksi juga berperan aktif dalam memastikan pemahaman The Directors also plays an active role in ensuring the
dan penerapan strategi secara konsisten di setiap unit kerja. consistent understanding and implementation of the strategy
Pengawasan atas pelaksanaan strategi dilakukan secara across all work units. Oversight of strategy implementation
menyeluruh, disertai dengan pembukaan ruang komunikasi was conducted comprehensively, along with an open
yang konstruktif agar seluruh elemen organisasi memiliki and constructive communication space to ensure that all
kesempatan yang setara dalam menyampaikan gagasan, elements of the organisation have equal opportunities to
inovasi, dan inisiatif yang dapat mendukung pencapaian share ideas, innovations, and initiatives that can support the
tujuan Perseroan secara berkelanjutan. sustainable achievement of the Company’s goals.
38 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 39
Prospek Usaha, Perkembangan Perekonomian, Business Prospects, Economic Development,
dan Target Pasar and Target Market
Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan pertumbuhan In 2026, the governments is targeting Indonesia’s
ekonomi Indonesia sebesar 5,4% di tahun 2026. Target economic growth of 5.4%. This target is an important and
tersebut menjadi langkah awal yang penting dan strategis strategic initial step in driving higher economic growth
dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi as a foundation for the medium term scenario, relying
sebagai pijakan menuju skenario jangka menengah dengan on accelerated state spending and strengthened fiscal
mengandalkan percepatan belanja negara dan penguatan monetary coordination. As the situation develops, several
koordinasi fiskal-moneter. Dalam perkembangannya, ada external factors remain of concern, such as the global
beberapa faktor eksternal yang masih menjadi perhatian economic slowdown, fluctuating commodity prices, and
seperti perlambatan ekonomi global, fluktuasi harga geopolitical issues, which will undoubtedly be determining
komoditas, dan isu geopolitik tentu akan menjadi faktor factors for future growth.
penentu pertumbuhan yang akan datang.
Kinerja Krom sampai dengan akhir tahun 2025 tumbuh di Krom’s performance through the end 2025 grew across
segala aspek bisnis, membuktikan bahwa komitmen Krom all business aspects, demonstrating its commitment to
tumbuh secara berkelanjutan. Pada tahun 2026 Krom sustainable growth. Krom views 2026 as a challenging year,
melihat sebagai tahun yang menantang, banyak sejumlah with a number of risks expected to impact global economic
risiko diperkirakan dapat memberikan dampak pada uncertainty, including continued geopolitical tensions in
ketidakpastian perekonomian global, diantaranya masih several regions, economic slowdown in several countries,
berlanjutnya ketegangan geopolitik di beberapa wilayah, and continued low purchasing power on a national scale.
pelemahan ekonomi di sejumlah negara, serta masih
rendahnya daya beli dalam skala nasional.
Setelah sukses di tahun 2025 dalam hal memperluas After success in 2025 in expanding and accelerating its
jangkauan dan mempercepat pertumbuhan bisnis dengan reach and business growth, Krom continues to develop
terus mengembangkan layanan melalui kehadiran fitur baru services through new features and expanded product
dan memperluas layanan produk. Ke depannya, Krom akan offerings. Going forward, Krom will consistently implement
konsisten menjalankan strategi pengembangan bisnis salah its business development strategy, including prioritizing
satunya dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan prudent principles and collaborating with the digital
melakukan kolaborasi dengan ekosistem digital. Melalui ecosystem. Through this collaboration, Krom was expected
kolaborasi ini, Krom diharapkan dapat terus bertumbuh to continue its positive and sustainable growth in all
secara positif berkelanjutan di segala aspeknya. aspects.
Krom telah menyusun sejumlah langkah menghadapi Krom has developed a number of steps to address future
tantangan ke depan yang tertuang dalam Rencana Bisnis challenges, outlined in the 2026 Business Plan, formulated
Tahun 2026 yang telah dirumuskan oleh Direksi dan by the Directors and discussed with the Board of
dibahas bersama Dewan Komisaris. Prospek usaha tersebut Commissioners. These business prospects were outlined in
tertuang dalam Rencana Bisnis Tahunan Tahun 2026 yang the 2026 Annual Business Plan, which also outlines business
juga memuat mengenai target bisnis dan rencana strategi targets and strategic plans, and has been submitted to the
yang akan dilakukan dan telah disampaikan kepada OJK. Financial Services Authority (OJK).
Tahun 2026 akan menjadi kelanjutan dari implementasi 2026 will see the continuation of the Bank’s strategy
strategi Bank sebagaimana telah ditetapkan dalam rencana implementation as outlined in its business plan, which
bisnis Bank, yang mencakup antara lain: includes, among other things:
1. Krom terus berinovasi mengembangkan aplikasi Krom 1. Krom continues to innovative by developing the Krom
untuk segmen nasabah retail seperti menambah application for the retail customer segment, such as
fitur baru, memperluas layanan e-channel dengan adding new features, expanding e-channel services
menerbitkan kartu debit, dan berkolaborasi dengan by issuing debit cards, and collaborating with the
grup (Kredivo Finance Indonesia) untuk pembukaan Kredivo Finance Indonesia group for account opening
rekening dan pengaitan rekening, memungkinkan and linking, allowing users to link their Krom accounts
pengguna untuk menghubungkan rekening Krom directly through the Kredivo application.
mereka secara langsung melalui aplikasi Kredivo.
2. Pengembangan kemitraan strategis dalam 2. Development of strategic partnerships to increase
meningkatkan akses perbankan bagi nasabah. banking access for customers.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik Implementation of Good Corporate Governance
Bank menyadari bahwa capaian kinerja Krom sepanjang The Bank recognizes that Krom’s performance
tahun 2025 tidak terlepas dari komitmen kuat Bank dalam achievements throughout 2025 were inseparable from
memperkuat penerapan Good Corporate Governance the Bank’s strong commitment to strengthening the
(GCG) atau governansi korporat. Krom secara konsisten implementation of Good Corporate Governance (GCG).
mengimplementasikan Lima pilar utama governance, yaitu Krom consistently implements the Five main pillars of
Transparency, Accountability, Responsibility, Independency, governance, Transparency, Accountability, Responsibility,
Fairness (TARIF) dalam setiap aspek operasional dan Independency, Fairness (TARIF) in every aspect of its
PT Krom Bank Indonesia Tbk 39
Page 40
Laporan Manajemen
Management Report
pengambilan keputusan. Praktik tata kelola tersebut operations and decision making. These governance
senantiasa diselaraskan dengan ketentuan peraturan practices are consistently aligned with applicable laws and
perundang-undangan serta standar praktik terbaik di regulations and best practices standards at the national
tingkat nasional maupun internasional. and international levels.
Direksi, Dewan Komisaris, serta seluruh internal Krom memiliki The Directors, the Board of Commissioners, and all internal
komitmen yang kuat untuk menerapkan praktik Tata Kelola staff at Krom are strongly committed to implementing best
terbaik guna memastikan setiap strategi dan rencana kerja corporate governance practices to ensure that every strategy
dapat dijalankan secara efektif dan sesuai target. Upaya and work plan was implemented effectively and on target.
penguatan dan penyempurnaan penerapan GCG juga Efforts to strengthen and improve GCG implementation were
dilakukan secara berkelanjutan dari tahun ke tahun. also carried out continuously form year to year.
Sebagai wujud nyata komitmen Bank dalam penerapan As a concrete manifestation of the Bank’s commitment to
praktik GCG terlihat dari berbagai inisiatif yang telah implementing GCG practices, various initiatives undertaken
dilakukan sepanjang tahun 2025, bank telah melakukan throughout 2025 demonstrate the Bank’s renewal of its
pembaruan atau pengkinian Kebijakan, Pedoman, Prosedur Policies, Guidelines, Procedures, and Charters, including
serta Piagam diantaranya Piagam Komite Etik dan perilaku, the Ethics and Conduct Committee Charter, the Credit
Komite Kredit, Komite Pengarah Teknologi Informasi, Komite Committee Charter, the Information Technology Steering
Aset dan Liabilitas dan Piagam Manajemen Risiko. Committee Charter, and the Risk Management Charter.
Pada tahun 2025, berdasarkan penilaian sendiri yang Bank In 2025 based on the Bank’s self assessment, it achieved a
lakukan, berhasil memperoleh peringkat komposit GCG 2, composite GCG rating of 2, reflecting effective governance
yang mencerminkan implementasi tata kelola yang efektif implementation aligned with banking industry standards
dan selaras dengan standar industri perbankan serta and regulatory requirements. Moving forward, the Bank will
ketentuan regulator. Ke depan, Bank akan terus memperkuat continue to strengthen the capacity and effectiveness of
kapasitas dan efektivitas Dewan Komisaris dan Direksi, its Board of Commissioners and the Directors, improve the
meningkatkan kualitas praktik tata kelola, serta responsif quality of its governance practices, and be responsive to
terhadap dinamika regulasi guna mendukung pertumbuhan regulatory dynamics to support healthy, sustainable, and
yang sehat, berkelanjutan, dan berintegritas. integrated growth.
Bank juga secara konsisten melanjutkan komitmen terhadap The Bank also consistently maintains its commitment to
penerapan prinsip keuangan berkelanjutan. Seluruh implementing sustainable finance principles. All operational
aktivitas operasional dijalankan dengan mengintegrasikan activities were carried out by integrating economic,
aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan sebagai bagian dari social, and environmental aspects as part of the Bank’s
tanggung jawab keberlanjutan Bank. sustainability responsibility.
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Corporate Social and Environmental
Perusahaan Responsibility
Pada 2025, Bank aktif menyalurkan bantuan sosial yang In 2025, the Bank actively distributed social assistance
berdampak positif bagi masyarakat sekaligus lingkungan. Fokus that has a positive impact on both the community and the
internal pun ditingkatkan melalui berbagai program pelatihan environment. Internal focus is also being increased through
dan pengembangan kompetensi karyawan, baik secara various employee training and competency development
internal maupun bekerja sama dengan mitra, guna mendukung programs, both internally and in collaboration with
pertumbuhan profesional setiap individu. Langkah-langkah ini partners, to support individual professional growth. These
menegaskan komitmen Bank dalam menciptakan nilai sosial, steps underscore the Bank’s commitment to creating
meningkatkan kesejahteraan karyawan, dan berkontribusi social value, improving employee welfare, and making a
nyata terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan, selaras real contribution to sustainable development goals, in line
dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan with the government’s efforts to achieve inclusive and
yang inklusif dan berkelanjutan. sustainable development.
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Direksi Performance Assessment of Committees Under
the Directors
Direksi dibantu oleh 6 komite utama dalam melaksanakan The Directors was assisted by 6 main committees in
tugas dan tanggung jawabnya dalam mengelola Bank yaitu carrying out its duties and responsibilities in managing
Komite Aset dan Liabilitas (ALCO), Komite Manajemen Risiko, the Bank, namely the Asset and Liability Committee
Komite Etik dan Perilaku, Komite Kredit, Komite Pengarah (ALCO), Risk Management Committee, Ethics and Conduct
Teknologi Informasi, dan Komite Kebijakan Perkreditan. Committee, Credit Committee, Information Technology
Steering Committee, and Credit Policy Committee.
Sepanjang tahun 2025, Direksi menilai bahwa komite-komite Throughout 2025, the Directors assessed that the
di bawahnya telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab committees under its jurisdiction had adequately carried
dengan baik. Hal ini tercermin melalui beberapa aspek, out their duties and responsibilities. This was reflected
antara lain: jumlah rapat yang diselenggarakan, kehadiran in several aspects, including: the number of meetings
Direksi atau anggota Komite, pemenuhan Service Level held, attendance by Directors or Committee members,
Agreement (SLA) risalah rapat, tindak lanjut atas notulen compliance with the Service Level Agreement (SLA) for
rapat, serta distribusi undangan rapat. meeting minutes, follow-up on meeting minutes, and
distribution of meeting invitations.
40 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 41
Direksi juga melakukan penilaian terhadap kualitas The Directors also assessed the quality of decisions and
keputusan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam recommendations generated during the meetings, which
pembahasan rapat, yang secara umum dinilai telah were generally deemed to have supported the effective
mendukung efektivitas pelaksanaan fungsi masing-masing implementation of each Committee’s functions. This
Komite. Evaluasi ini menunjukkan komitmen komite-komite evaluation demonstrated the committees’ commitment
dalam mendukung tata kelola Bank yang efektif dan to supporting effective Bank governance and oriented
berorientasi pada pencapaian kinerja yang berkelanjutan. towards achieving sustainable performance.
Perubahan Komposisi Anggota Direksi dan Changes in the Composition of the Directors
Alasannya and Their Reasons
Sepanjang 2025, Bank tidak melakukan perubahan atas Throughout 2025, the Bank made no changes to the
susunan anggota Direksi. composition of the Directors.
JABATAN NAMA NAME POSITION
Presiden Direktur Anton Hermawan President Director
Direktur Laniwati Tjandra Director
Direktur Alvin James Kurniawan Director
Direktur Wisaksana Djawi Director
Direktur Tan Alie Director
Apresiasi Appreciation
Menutup tahun buku 2025, atas nama seluruh anggota As we closed the 2025 financial year, on behalf of all members
Direksi, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya of the Directors, we express our highest appreciation to
kepada Dewan Komisaris atas arahan strategis, pengawasan the Board of Commissioners for their strategic direction,
yang konstruktif, serta berbagai rekomendasi yang secara constructive oversight, and various recommendations that
konsisten memperkuat tata kelola dan arah pertumbuhan have consistently strengthened the Bank’s governance and
Bank sepanjang tahun. growth direction throughout the year.
Kepada para pemegang saham dan seluruh pemangku To our shareholders and all stakeholders, we affirm
kepentingan, kami menegaskan komitmen untuk terus our commitment to continue building productive and
membangun kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan sustainable collaborations to encourage healthy, prudent
guna mendorong pertumbuhan usaha yang sehat, prudensial, business growth oriented towards long-term value creation.
dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang.
Tahun 2025 menjadi periode penting bagi Krom, ditandai 2025 was a crucial year for Krom, marked by various positive
dengan berbagai pencapaian positif yang memperkuat achievements that strengthen its business fundamentals
fundamental bisnis serta memperkokoh posisi Bank and solidify its position as an adaptive and innovative
sebagai institusi perbankan digital yang adaptif dan inovatif. digital banking institution. These achievements provide
Capaian tersebut menjadi landasan yang kuat untuk terus a strong foundation for continuing to deliver competitive
menghadirkan imbal hasil yang kompetitif, layanan berbasis returns, reliable technology-based services, and products
teknologi yang andal, serta produk yang relevan dengan relevant to customer needs.
kebutuhan nasabah.
Memasuki tahun 2026, kami memandang prospek As we enter 2026, we view the business prospects with
usaha dengan optimisme yang terukur. Dengan strategi measured optimism. With a strategy focused on continuous
yang berfokus pada inovasi berkelanjutan, penguatan innovation, strengthened risk management, and enhanced
manajemen risiko, serta peningkatan pengalaman nasabah, customer experience, we are confident the Bank will
kami yakin Bank akan terus tumbuh secara berkelanjutan continue to grow sustainably and strengthen its position as
dan mempertegas posisinya sebagai bank digital yang a resilient, trusted, and sustainability-oriented digital bank.
tangguh, terpercaya, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Anton Hermawan
Presiden Direktur
President Director
PT Krom Bank Indonesia Tbk 41
Page 42
Laporan Manajemen
Management Report
DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS
WISAKSANA
DJAWI
Direktur Kepatuhan
Compliance
Director
LANIWATI
TJANDRA
Direktur
Konvensional dan
Penjualan
Conventional and
Sales Director
ALVIN
JAMES
KURNIAWAN
Direktur Keuangan
Finance Director
42 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 43
TAN ALIE
Direktur TI dan
Operasional
IT and Operations
Director
ANTON
HERMAWAN
Presiden Direktur
President Director
PT Krom Bank Indonesia Tbk 43
Page 44
Laporan Manajemen
Management Report
PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN
TAHUNAN PT KROM BANK INDONESIA TBK 2025
BOARD OF COMMISSIONERS’ RESPONSIBILITY STATEMENT FOR THE
2025 ANNUAL REPORT OF PT KROM BANK INDONESIA TBK
Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Dewan Komisaris We, the undersigned, Board of Commissioners of PT Krom
PT Krom Bank Indonesia Tbk menyatakan bahwa semua Bank Indonesia Tbk hereby declare that all information
informasi dalam Laporan Tahunan tahun 2025 telah in the 2025 Annual Report has been presented entirely
dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas and we posess full responsibility for the accuracy of the
kebenaran isi Laporan Tahunan ini. contents of this Annual Report.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is hereby made in all truthfulness.
Jakarta, April 2026
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Dinno Indiano
Presiden Komisaris
President Commissioner
Markus Sugiono Zainal Abidin
Komisaris Independen Komisaris Independen
Independent Commissioner Independent Commissioner
44 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 45
PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI TENTANG
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN
PT KROM BANK INDONESIA TBK 2025
BOARD OF DIRECTORS’ RESPONSIBILITY STATEMENT FOR THE
2025 ANNUAL REPORT OF PT KROM BANK INDONESIA TBK
Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Direksi PT Krom We, the undersigned, Board of Directors of PT Krom Bank
Bank Indonesia Tbk menyatakan bahwa semua informasi Indonesia Tbk hereby declare that all information in the
dalam Laporan Tahunan tahun 2025 telah dimuat secara 2025 Annual Report has been presented entirely and we
lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi posess full responsibility for the accuracy of the contents
Laporan Tahunan ini. of this Annual Report.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is hereby made in all truthfulness.
Jakarta, April 2026
Direksi
Board of Directors
Anton Hermawan
Presiden Direktur
President Director
Laniwati Tjandra Alvin James Kurniawan
Direktur Konvensional dan Penjualan Direktur Keuangan
Conventional and Sales Director Finance Director
Wisaksana Djawi Tan Alie
Direktur Kepatuhan Direktur Teknologi Informasi dan Operasional
Compliance Director Information Technology and Operations Director
PT Krom Bank Indonesia Tbk 45
Page 46
“
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY
PROFILE
46 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 47
PT Krom Bank Indonesia Tbk 47
Page 48
Profil Perusahaan
Company Profile
IDENTITAS PERUSAHAAN
CORPORATE IDENTITY
Nama
Name
PT Krom Bank Indonesia Tbk *) Tanggal Efektif Perubahan Nama
*)(dahulu/formerly PT Bank Bisnis Internasional Tbk) Effective Date of Name Change
15 September 2022
September 15, 2022
Alasan Perubahan Nama
Reason for Name Change
Menyesuaikan dengan visi
Bank dalam menghadapi Tanggal Pendirian
tantangan digital Establishment Date
Adjusting to the Bank vision in dealing with
digital challenges 16 Maret 1957
March 16, 1957
Bidang Usaha
Business Sector Alamat Kantor Pusat
Head Office Address
Bank Umum Swasta Non Devisa
Dipo Tower, Lt. 9
Non - Foreign Exchange Private Jl Gatot Subroto Kav 50-52
Commercial Bank Petamburan, Kec Tanah Abang
Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10260
(021) 50899777
corsec@krom.id
Modal Dasar www.krom.id
Authorized Capital
Rp800.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor
Issued and Paid-Up Capital
Rp367.472.330.100
Pencatatan Saham
Listing Date
7 September 2020
Kode Saham
September 7, 2020 Short Code
Media Sosial
BBSI
Social Media
Krom @krom.bank
krombankofficial krom.bank
48 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 49
RIWAYAT SINGKAT KROM KROM AT A GLANCE PT Krom Bank Indonesia Tbk (selanjutnya disebut sebagai PT Krom Bank Indonesia Tbk (referred to as “Bank”, “Krom” or “Bank”, “Krom” atau “Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta “Company”) was established based on the Deed of Limited Perseroan Terbatas Bank Ekonomi Nasional N.V. (BEN N.V) No. Liability Company Bank Ekonomi Nasional N.V. (BEN N.V) No. 76 tanggal 16 Maret 1957, juncto Akta Perubahan Anggaran 76 dated March 16, 1957, in conjunction with the Deed of Dasar No. 139 tanggal 30 Maret 1957 keduanya dibuat di Amendment to the Articles of Association No. 139 dated hadapan Meester Tan Eng Kiam, Notaris di Bandung, yang March 30, 1957, both of them were made before Meester telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia Tan Eng Kiam, Notary in Bandung, which was approved by dengan Keputusan No. J.A. 5/61/3 tanggal 5 Agustus the Minister of Justice of the Republic of Indonesia with 1957, didaftarkan dalam buku register di Kantor Panitera Decree No. J.A. 5/61/3 dated August 5, 1957, registered in Pengadilan Negeri Bandung di bawah No. 258/1957 dan the register book at the Office of the Clerk of the Bandung No. 258a/1957 tanggal 26 Agustus 1957, dan diumumkan District Court under No. 258/1957 and No. 258a/1957 dated dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 89 tanggal 5 August 26, 1957, and announced in the State Gazette of November 1957, Tambahan No. 1179 (Akta Pendirian). Bank the Republic of Indonesia No. 89 dated November 5, 1957, kemudian melakukan penggantian nama dan berdasarkan Supplement No. 1179 (Deed of Establishment). The bank kutipan dari Daftar Keputusan Menteri Kehakiman yang then changed its name and based on an excerpt from the dikeluarkan Direktorat Jenderal Hukum dan Perundang Decree of the Minister of Justice issued by the Directorate Undangan Departemen Kehakiman No. Y.A.5/293/4 tanggal General of Laws and Regulations - Invitation to the Ministry 2 Juni 1976 nama Perseroan berubah menjadi PT Bank of Justice No. Y.A.5/293/4 dated 2 June 1976 the name of Pembangunan Nasional. the Company changed to PT Bank Pembangunan Nasional. Di tahun 1995, nama Perseroan kembali diubah menjadi PT In 1995, the name of the Company was again changed to Business International Bank berdasarkan Surat Departemen PT Business International Bank based on the Letter of the Keuangan No. 030/MK.17/1995 tanggal 10 Januari 1995 Ministry of Finance No. 030/MK.17/1995 dated January 10, perihal Perubahan nama Bank yang dikeluarkan oleh Menteri 1995 concerning Change of Name issued by the Minister of Keuangan Direktur Jenderal Lembaga Keuangan. Nama Finance, Director General of Financial Institutions. The name Perseroan kembali diubah berdasarkan Keputusan Menteri was again changed based on the Decree of the Minister of Keuangan Republik Indonesia No. Kep-163/KM.17/1996 Finance of the Republic of Indonesia No. Kep-163/KM.17/1996 tanggal 3 Mei 1996 perihal Perubahan Nama PT Business dated May 3, 1996 regarding the Change from PT Business Internasional Bank menjadi P T Bank Bisnis Internasional. Internasional Bank to PT Bank Bisnis Internasional. Dalam rangka pengembangan usaha yang terus dilakukan In the context of continuing business development, terutama dalam aspek permodalan, Bank melakukan especially in the capital aspect, the Bank conducted an penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia sehingga initial public offering on the Indonesia Stock Exchange nama Bank berubah menjadi PT Bank Bisnis Internasional, so that the name of the Bank changed to PT Bank Bisnis Tbk melalui Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan Internasional, Tbk through the Deed of Statement of Limited Terbatas No. 18 tanggal 18 Mei 2020 yang telah memperoleh Liability Company Meeting Resolutions No. 18 dated May persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia 18, 2020 which has obtained approval from Minister of Law Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU- and Human Rights of the Republic of Indonesia with Decree 0036725.AH.01.02.Tahun 2020 Tanggal 19 Mei 2020 serta No. AHU-0036725.AH.01.02.Year 2020 dated May 19, 2020 didaftarkan dalam Daftar Perusahaan No. AHU-0084297. and registered in the Company Register No. AHU-0084297. AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 19 Mei 2021. Penawaran Saham AH.01.11.Year 2020 dated May 19, 2021. Initial Public Offering Perdana efektif berlaku pada 7 September 2020. was effective on September 7, 2020. Dalam rangka perluasan lini bisnis dan usaha, Bank melakukan In order to expand the line of business and business, the transaksi jual beli saham sehingga menjadikan PT Finaccel Bank conducted a share sale and purchase transaction so Teknologi Indonesia sebagai pemegang saham mayoritas that PT Finaccel Teknologi Indonesia became the majority dengan jumlah lembar saham sebanyak 1.322.900.389 shareholder with a total of 1,322,900,389 shares or a atau dengan nilai nominal sebesar Rp132.290.038.900 nominal value of IDR132,290,038,900 through the deed melalui akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa of the Extraordinary General Meeting of Shareholders No. No. 25 tanggal 20 Desember 2021 yang telah memperoleh 25 dated December 20, 2021 which has obtained approval persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia from the Minister of Law and Human Rights of the Republic Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU- of Indonesia with Decree No. AHU-0073807.AH.01.02.Year 0073807.AH.01.02.Tahun 2021 tanggal 20 Desember 2021 2021 dated December 20, 2021 and has been registered in serta telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan No. AHU- the Company Register No. AHU- 0225875.AH.01.11.Year 2021 0225875.AH.01.11.Tahun 2021 tanggal 20 Desember 2021. dated December 20, 2021. PT Krom Bank Indonesia Tbk 49
Page 50
Profil Perusahaan
Company Profile
Pada tanggal 15 September 2022, Bank melakukan On September 15, 2022, the Bank has changed its
perubahan nama melalui Rapat Umum Pemegang Saham name through the Extraordinary General Meeting of
Luar Biasa yang diformalkan melalui Akta No. 03 Tahun Shareholders which was formalized through Deed No. 03
2022 tanggal 15 September 2022 menjadi PT Krom Bank of 2022 dated September 15, 2022 to become PT Krom
Indonesia Tbk. Bank Indonesia Tbk.
Pada tanggal 24 Oktober 2023, Bank meluncurkan Aplikasi On October 24, 2023, the Bank launched the PT Krom
Mobile Banking PT Krom Bank Indonesia Tbk dengan nama Bank Indonesia Tbk Mobile Banking Application with the
“Krom” sebagai awal dari seluruh rangkaian perjalanan name “Krom” as the beginning of the entire journey of the
proses transformasi kegiatan usaha PT Krom Bank Indonesia transformation process of PT Krom Bank Indonesia Tbk’s
Tbk menjadi bank yang memberikan Layanan Perbankan business activities into a bank that provides Digital Banking
Digital (LPD) yang sudah ditetapkan sebagai kegiatan usaha Services (LPD) which has been designated as PT Krom
utama PT Krom Bank Indonesia Tbk dalam rencana bank Bank Indonesia Tbk’s main business activities in the bank’s
jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. short-term, medium-term and long-term plans.
Saat ini Bank mempunyai 1 Kantor Pusat di Jakarta, 2 Kantor Currently Bank has 1 Head Office in Jakarta, 2 Branch
Cabang di Bandung dan Jakarta, 2 Kantor Fungsional di Offices in Bandung and Jakarta, 2 Functional Office in
Bandung dan Jakarta. Bandung and Jakarta.
Pada tanggal 27 Februari 2024, Bank secara resmi On February 27, 2024, the Bank officially launched the
meluncurkan aplikasi perbankan digital Krom yang Krom digital banking App. its offers banking services with
menawarkan layanan perbankan dengan suku bunga attractive interest rates and high security. Krom digital App
menarik dan keamanan tinggi. Aplikasi digital Krom, tersedia available on the Google Play Store and Apple App Store. In
di Google Play Store dan Apple App Store. Selain itu, Bank addition, the Bank inaugurated the New Head Office at Dipo
meresmikan Kantor Pusat Baru yang sebelumnya di Bandung Tower, Jakarta in December 2024 whose former office was
berpindah ke Dipo Tower, Jakarta pada Desember 2024. in Bandung.
Tahun 2024 menjadi momentum penting bagi Krom untuk 2024 is the year of momentum for Krom to expand and
memperluas jangkauan dan mempercepat pertumbuhan accelerate business growth amidst the dynamics of the digital
bisnis di tengah dinamika industri perbankan digital. Dengan banking industry. By continuing to develop services through
terus mengembangkan layanan melalui kehadiran fitur baru the presence of new features such as QRIS and BI Fast, Krom
seperti QRIS dan BI Fast, Krom memperkuat posisi sebagai strengthens its position as a trusted digital financial platform
platform keuangan digital terpercaya yang menghubungkan that connects customers with financial solutions that are
nasabah dengan solusi finansial yang seamless, relevan, dan seamless, relevant, and add value to customers.
bernilai tambah bagi nasabah.
Didukung oleh strategi bisnis yang solid dan prudent, Krom Supported by a solid and prudent business strategy, Krom
berhasil mencatatkan kinerja positif serta pembangun has succeeded in recording positive performance and
fondasi kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan. Ke depan, building a strong foundation for sustainable growth. Going
Krom berkomitmen untuk mengoptimalkan momentum ini forward, Krom is committed to optimizing this momentum
dengan terus berekspansi, menghadirkan inovasi progresif, by continuing to expand, presenting progressive innovation
dan memperkuat konektivitas digital guna mewujudkan and strengthening digital connectivity to realise the
visi perusahaan. company’s vision.
Tahun 2025 menjadi periode dengan pertumbuhan yang In 2025, Krom recorded a period of notable growth, marked
cukup signifikan bagi Krom. Berbagai pencapaian strategis by the successful achievement of several key strategic
berhasil diraih, salah satunya Krom berhasil masuk kedalam milestones. One of the most significant accomplishments
Kelas Aset diatas Rp10 Triliun. Pencapaian ini mencerminkan was Krom’s entry into the asset class exceeding IDR10
pertumbuhan yang solid, didukung oleh berbagai inisiatif trillion. This milestone reflects the Company’s solid and
strategis, mulai dari akuisisi nasabah, penguatan kolaborasi sustainable growth, driven by a series of strategic initiatives,
dengan mitra strategis, diversifikasi produk digital melalui including customer acquisition, strengthened collaboration
peluncuran Krom Kredit, pengembangan inovasi yang with strategic partners, digital product diversification
progresif seperti Krom Flex dan Krom Max. through Krom Kredit, and the development of progressive
innovations such as Krom Flex and Krom Max.
50 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 51
Page 52
Profil Perusahaan
Company Profile
JEJAK LANGKAH
MILESTONES
1957 2020
PT Krom Bank Indonesia PT Krom Bank Indonesia Bank melakukan The Bank conducted
Tbk (selanjutnya disebut Tbk (referred to as penawaran saham an initial public offering
sebagai “Bank” atau “Bank” or “Company”) perdana di Bursa Efek on the Indonesia Stock
“Perseroan”) didirikan was established based Indonesia sehingga nama Exchange so that the
berdasarkan Akta on the Deed of Limited Bank berubah menjadi PT name of the Bank
Perseroan Terbatas Bank Liability Company Bank Bank Bisnis Internasional, changed to PT Bank Bisnis
Ekonomi Nasional N.V. Ekonomi Nasional N.V. Tbk melalui Akta Internasional, Tbk through
(BEN N.V) No. 76 tanggal (BEN N.V) No. 76 dated Pernyataan Keputusan the Deed of Statement of
16 Maret 1957 lalu March 16, 1957 and then Rapat Perseroan Terbatas Limited Liability Company
melakukan penggantian The bank then changed No. 18 tanggal 18 Mei 2020. Meeting Resolutions No.
nama tanggal 2 Juni its name dated June 2, 18 dated May 18, 2020.
1976 nama Perseroan 1976 the name of the
berubah menjadi Company changed to
PT Bank Pembangunan PT Bank Pembangunan
Nasional. Nasional.
2021
1995-1996 Dalam rangka
perluasan lini bisnis
In order to expand
the line of business
dan usaha, Bank and business, the
Pada 10 Januari 1995 In January 10, 1995 the melakukan transaksi Bank conducted
nama Perseroan kembali name of the Company jual beli saham a share sale and
diubah menjadi PT was again changed to PT sehingga menjadikan purchase transaction
Business International Business International PT Finaccel Teknologi so that PT Finaccel
Bank. Nama Perseroan Bank. The name was Indonesia sebagai Teknologi Indonesia
kembali diubah pada again changed on dated pemegang saham became the majority
tanggal 3 Mei 1996 May 3, 1996 regarding mayoritas. shareholder.
perihal Perubahan the Change from PT
Nama PT Business Business Internasional
Internasional Bank Bank to PT Bank Bisnis
menjadi PT Bank Bisnis Internasional.
Internasional.
52 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 53
2024
Bank secara resmi The Bank officially
meluncurkan aplikasi launched the Krom
perbankan digital digital banking App on
Krom pada tanggal 27 February 27, 2024, it
2022 Februari 2024, yang
menawarkan layanan
perbankan dengan suku
offers banking services
with attractive interest
rates. Krom digital App
Pada tanggal 15 On September 15, bunga menarik. Selain available on the Google
September 2022, 2022, the Bank itu, Bank meresmikan Play Store and Apple
Bank melakukan has changed its Kantor Pusat Baru yang App Store. In addition,
perubahan nama name to become sebelumnya di Bandung the Bank inaugurated
menjadi PT Krom PT Krom Bank berpindah ke Dipo the New Head Office at
Bank Indonesia Indonesia Tbk. Tower, Jakarta pada Dipo Tower, Jakarta in
Tbk. Desember 2024. December 2024 whose
former office was in
Bandung.
2025
2023 Pada Tahun 2025 Bank
memperluas cakupan
In 2025, Bank expanded its
digital banking capabilities
Pada tanggal 24 On October 24, layanan perbankan digital through the launch of Krom
Oktober 2023, 2023, the Bank dengan meluncurkan Kredit, a financing solution
Bank meluncurkan launched the Krom Kredit, sebuah that integrates cash loan
Aplikasi Mobile Mobile Banking solusi pembiayaan yang facilities (Flexi Loan) and
Banking dengan Application mengintegrasikan fitur Paylater features. The
nama “Krom”. with the name pinjaman tunai (Flexi Loan) initiative was implemented
Saat ini Bank “Krom”. Currently dan Paylater. Inisiatif ini on a limited basis for
mempunyai 2 the Bank has 2 diluncurkan secara terbatas selected customers as
kantor cabang brand offices bagi nasabah terpilih part of the Bank’s strategy
yang terdiri dari consisting of sebagai upaya Bank untuk to enhance its value
1 kantor pusat 1 head office meningkatkan nilai proposisi proposition and strengthen
dan cabang di and branch layanan serta memperkuat market penetration in
Bandung, 1 cabang in Bandung, penetrasi di sektor kredit the digital retail credit
di Jakarta. 1 branch in ritel digital. Selain itu segment. Additionally,
Jakarta. Krom memperkenalkan Krom introduced new
produk terbaru deposito time deposit products,
berjangka yaitu (Krom Flex namely Krom Flex and
dan Krom Max). Peluncuran Krom Max. These products
ini diharapkan dapat are designed to offer
memberikan fleksibilitas greater flexibility and more
maupun pilihan imbal hasil competitive return options,
yang lebih optimal, sesuai aligned with customers’
dengan tujuan keuangan. varying financial objectives.
masing-masing nasabah.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 53
Page 54
Profil Perusahaan
Company Profile
WILAYAH OPERASIONAL
OPERATIONAL AREAS
Kantor Pusat
Head Office
Dipo Tower, Lantai 9
Jl. Gatot Subroto No. Kav. 50-52, Jakarta Pusat
No Tel. (021) 50899777
Kantor Cabang
Branch Office
Bandung Jakarta
Kantor Cabang Juanda Bandung Kantor Cabang Mangga Dua Jakarta
Jl. Ir. H. Juanda No. 137, Bandung Komp. Ruko Agung Sedayu,
Jl. Mangga Dua Raya No. 5B Blok J, Jakarta
Kantor Fungsional
Functional Office
Kantor Fungsional Jakarta 1
Gedung FinAccel Lantai 2 Jl. Tomang Raya No. 1
Tomang Kec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat
54 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 55
KEGIATAN USAHA BANK BANK BUSINESS OPERATIONS Krom menyediakan beragam produk dan jasa layanan Krom provides a variety of products and services to kepada nasabah, mulai dari produk simpanan dan customers, ranging from savings and funding products to pendanaan hingga beragam jasa perbankan lainnya. various other banking services. Berdasarkan Akta No. 18 tahun 2020, kegiatan usaha bank Based on the Deed No. 18 of 2020, the Bank’s business activity adalah berusaha sebagai bank umum swasta non devisa. is to act as a non foreign exchange private commercial bank. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, berikut To achieve those purposes and objectives, the following are adalah kegiatan usaha sehari–hari yang dijalankan Bank: the daily business activities of the Bank: • Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk • Collecting funds from the public in the form of deposits in simpanan berupa: giro, deposito berjangka, sertifikat the form of: demand deposits, time deposits, certificates deposito, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang of deposit, savings and/or other equivalent forms; dipersamakan dengan itu; • Memberikan pinjaman dan/atau kredit baik jangka • To provide loans and/or credit, either long term, medium panjang, jangka menengah maupun Jangka pendek atau term or short term, or other forms of loans commonly pinjaman dalam bentuk lainnya yang lazim diberikan provided in the banking business industry with strict dalam usaha perbankan dengan tetap memperhatikan observance and compliance with the prevailing and ketentuan perundang-undangan yang berlaku; relevant laws and regulations; • Memindahkan uang untuk kepentingan sendiri maupun • Transferring money for both the Bank’s own and kepentingan nasabah; customer interests; • Melakukan penyertaan modal pada Bank atau • Conduct equity participation in other banks or perusahaan lain; companies; • Menerbitkan dokumen kredit dalam berbagai bentuk dan • Issuing credit documents in various forms and bank bank garansi; guarantees; • Menyediakan pembiayaan bagi nasabah berdasarkan • Providing financing for customers based on profit bagi hasil; sharing; • Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank • Conducting equity participation activities in banks (termasuk bank syariah) atau perusahaan lain di bidang (including Islamic banks) or other companies in the keuangan seperti pembiayaan, pengolahan dana, financial sector such as financing, fund processing, sewa guna usaha, modal venture, perusahaan efek, leasing, venture capital, securities companies, insurance, asuransi, lembaga kliring dan penjaminan serta lembaga clearing and guarantee institutions as well as settlement penyelesaian dan penyimpanan dengan memenuhi and depository institutions in compliance with the ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, dan/atau provisions determined by Bank Indonesia, and/or OJK OJK dan/atau otoritas lain yang berwenang; and/or other authorized authorities; • Menerbitkan Instrumen surat berharga pasar uang dan • Issuing money market and/or capital market securities atau pasar modal dengan memenuhi ketentuan yang instruments by complying with the provisions stipulated ditetapkan oleh OJK dan/atau Bank Indonesia dan/atau by the OJK and/or Bank Indonesia and/or other authorized Otoritas lain yang berwenang seperti: PN, MTN, Obligasi, authorities such as: PN, MTN, Bonds, Subordinated Bonds; Obligasi Subordinasi; • Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit; • Perform receivables factoring, credit card business; • Melakukan kegiatan penitipan untuk pihak lain • Carry out custodian activities for other parties based on berdasarkan suatu kontrak; a contract; • Produk yang dimiliki oleh Bank untuk menghimpun dana • Products owned by the Bank to raise funds from the dari masyarakat antara lain produk Simpanan Nasabah public include Customer Deposit products in the berupa Giro, Deposito Berjangka dan Tabungan. Bank form of Current Accounts, Time Deposits and Savings. juga menyalurkan kredit kepada nasabah perorangan Banks also provide loans to individual customers and maupun badan usaha/perusahaan. Bank menempatkan business entities companies. The Bank places its funds dananya dalam aset produktif melalui penempatan pada in productive assets through placements with Bank Bank Indonesia, penempatan pada bank lain, surat- Indonesia, placements with other banks, securities and surat berharga serta menyalurkan kredit ke sektor yang channeling credit to sectors that are considered to have dianggap mempunyai prospek baik dengan melakukan good prospects by carrying out various risk analyzes berbagai analisa risiko sesuai pada prinsip kehati-hatian guided by the principle of prudence in accordance with sesuai keputusan dari Komite Kredit. the decisions of the Credit Committee. PT Krom Bank Indonesia Tbk 55
Page 56
Profil Perusahaan
Company Profile
Giro Current Accounts
Rekening Giro diperuntukkan bagi perorangan dan badan Current Accounts are intended for individuals and business
usaha untuk menampung hasil transaksi maupun sebagai entities to accommodate the results of transactions and as
media penyimpanan dana sementara yang digunakan untuk a medium for temporary storage of funds used to carry out
menjalankan aktivitas usahanya. Layanan yang disediakan their business activities. The services provided by Current
oleh Giro bank antara lain: Accounts include the following:
• Penarikan dengan menggunakan security paper (Cek/ • WIthdrawals using security paper (Cheques/Current
Giro); Accounts);
• Transfer melalui Real Time Gross Settlement (RTGS), • Transfers by means of Real Time Gross Settlement
Sistem Kliring Nasional (SKN) dan sarana lain; (RTGS), National Clearing System (SKN) and other means;
• Automatic transfer (intern) dengan Produk Bank dan • Automatic transfer (internal) with Bank and Savings
Tabungan. Products
Tabungan Savings
Rekening Tabungan yang ditawarkan terdiri dari Tabungan Savings accounts offered consist of Extra Savings and
Extra dan Tabungan Extra Plus. Extra Plus Savings.
Manfaat Tabungan Extra adalah sebagai berikut: The benefits of Extra Savings are as follows:
• Tidak terikat jangka waktu; • Not bound by a period of time;
• Automatic transfer (intern) dengan Produk bank Giro; • Automatic transfer (internal) with Giro bank products;
• Dapat melakukan transfer melalui sarana Real Time Gross • Transfers can be made through Real Time Gross
Settlement (RTGS) dan Nota Kredit; Settlement (RTGS) and Credit Notes;
• Dapat dipergunakan untuk pembayaran tagihan rekening • Can be used to pay telephone bills, electricity, and credit
telepon, listrik, dan kartu kredit. cards.
Manfaat Tabungan Extra Plus dari Bank adalah The benefits of the Extra Plus Savings from the Bank
sebagai berikut: are as follows:
• Terikat jangka waktu; • Bound for a period of time;
• Dapat melakukan transfer melalui sarana Real Time Gross • Transfers can be made by means of Real Time Gross
Settlement (RTGS) atau sarana SKN-BI; Settlement (RTGS) or SKN-BI;
• Bunga atau hadiah setara dengan bunga deposito; • Interest or gifts equivalent to deposit interest;
• Bunga atau hadiah di muka; Bebas biaya administrasi • Interest or gifts received in advance; Free monthly
bulanan. administration fee.
Tabungan Digital Digital Savings
Rekening Tabungan yang ditawarkan melalui aplikasi Krom. Saving accounts offered through Krom App. The benefits of
Manfaat Tabungan Digital adalah sebagai berikut: the Digital Savings are as follows:
• Tidak terikat jangka waktu; • Not Bound by a period of time;
• Pembukaan Rekening secara digital; • Fully digital account opening;
• Dapat melakukan transfer melalui sarana Real Time Online • Transfers can be made through Real Time Online (RTOL),
(RTOL), BI Fast yang tersedia selama 24/7; BI- Fast that is available 24/7;
• Pembayaran kepada merchant yang menggunakan • Payment to merchants using QRIS MPM (merchant
metode QRIS MPM (merchant presented mode); presented mode);
• Dapat dipergunakan untuk pembayaran tagihan antara • Can be used to pay bills such as telephone bills,
lain rekening telepon, listrik, BPJS, dan kartu kredit; electricity, BPJS, and credit cards.
• Bebas biaya administrasi bulanan; • Free monthly administration fee;
• Bebas saldo minimum; • No minimum balance.
• Pembukaan kantong dan penggunaan dengan maksimal • Pocket creation and utilization of up to 20 Pockets
20 Kantong;
• Bunga yang kompetitif. • Competitive interest rates.
56 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 57
Deposito Deposit Bentuk simpanan yang sifatnya lebih permanen A form of savings that is more permanent than savings in dibanding simpanan dalam bentuk tabungan karena the form of savings because the nature of its placement is sifat penempatannya sesuai dengan kesepakatan antara in accordance with the agreement between the depositor deposan sebagai penyimpan dana dengan Bank. Suku as the depositor and the Bank. Interest rates are not bunga tidak terpengaruh oleh fluktuasi suku bunga selama affected by fluctuations in interest rates over the promised jangka waktu yang dijanjikan. Terdapat 2 tipe deposito yang period. There are 2 type of digital deposit product that can dapat digunakan oleh nasabah, yaitu: be used by the customers, they are as follows: Krom Flex Krom Flex • Dirancang untuk fleksibilitas; • Designed to provide flexibility; • Tariksaldo lebih awal tetap mendapatkan bunga • Early withdrawal of deposit with interest paid out based berdasarkan suku bunga tabungan utama. on the main account interest rate. Krom Max Krom Max • Dirancang untuk hasil/keuntungan maksimal; • Designed for maximal return/result; • Memberikan suku bunga lebih besar dibandingkan • Provide a bigger interest rate in comparison to Krom Flex. Krom Flex. Penyaluran Dana (Pinjaman) Distributor of Funds (Loans) Adapun jenis produk penyaluran dana ke masyarakat adalah The types of products for channeling funds to the public sebagai berikut: are as follows: Pinjaman Rekening Koran (PRK) Current Account Loan (CAL) Merupakan fasilitas kredit jangka pendek yang sifatnya This is a short-term credit facility that is fluctuating in fluktuatif dan metode penarikan dana bebas (sesuai nature and is a free withdrawal method (as needed) using a kebutuhan) dengan menggunakan bilyet giro, cek atau current accounts, cheques or debit note. nota debet. Pinjaman Tetap (PT) Fixed Loan (FL) Merupakan fasilitas kredit jangka pendek dengan metode A short-term credit facility with a scheduled withdrawal penarikan terjadwal menggunakan aksep. method using acceptances. Pinjaman Aksep (PA) Acceptance Loans (AL) Merupakan fasilitas kredit dengan menerbitkan Surat Credit facility by issuing Promissory Notes/acceptances Sanggup/aksep dan siklus penarikan dana bersifat revolving. and a revolving withdrawal cycle. Pinjaman Diskonto (PD) Discount Loan (DL) Merupakan fasilitas kredit dengan jaminan cek/giro A credit facility with a backward check/demand deposit mundur, proses penarikannya sesuai kebutuhan dengan guarantee, the withdrawal process is as needed basis by menerbitkan Surat Sanggup/Aksep Siklus penarikan dana issuing a letter of commitment/acceptance with revolving bersifat revolving dan non revolving. and non revolving types. Pinjaman Berjangka (PB) Term Loan (TL) Siklus penarikan dana bersifat non revolving di mana The withdrawal cycle is non revolving in which the penarikannya dapat dilakukan sekaligus atau bertahap withdrawal can be done all at once or in stages by issuing a dengan menerbitkan Surat Sanggup/aksep. letter of commitment/acceptance. Pinjaman Pemilikan Rumah (PPR) Home Ownership Loan Merupakan kredit konsumtif jangka panjang yang This is a long-term consumptive loan that is used to dipergunakan untuk membiayai pembelian properti finance the purchase of new or used residential properties residential baru atau bekas untuk dipergunakan sendiri. for own use. Pinjaman Pemilikan Kendaraan Bermotor Motor Vehicle Ownership Loan Merupakan kredit konsumtif jangka menengah yang A medium-term consumptive loan that is used to finance dipergunakan untuk membiayai pembelian kendaraan baru the purchase of new or used vehicles that are used for atau bekas yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi. personal gain. PT Krom Bank Indonesia Tbk 57
Page 58
Profil Perusahaan
Company Profile
Pinjaman Pemilik Kavling Siap Bangun Ready to Build Owner Loan
Fasilitas kredit konsumsi dengan tujuan untuk pembiayaan Consumer credit facility with the objective of financing the
pembelian kavling siap bangun. Penarikan dananya dapat purchase of ready-to-build lots. Withdrawal of funds can
dilakukan secara sekaligus dan bersifat non revolving. be done simultaneously and is non revolving. Repayment is
Pembayaran kembali dilakukan dengan cara angsuran bulan. made by monthly installments.
Kredit Penerusan Pembiayaan Loan Channeling
Fasilitas kredit yang disalurkan melalui mitra pembiayaan Credit facility that is channeled through channeling partners
dengan tujuan konsumsi atau produktif. Metode penarikan, with the aim of consumption or productive purposes,
jumlah penarikan, dan metode pembayaran dapat with the aim of consumption or productive purposes.
diatur berdasarkan perjanjian kerja sama atau perjanjian Withdrawal method, amount and repayment schedule can
penerusan pembiayaan antara Bank dan Mitra terpilih. be governed by the cooperation agreement or channeling
agreement between Bank and selected partners.
Kredit Tanpa Agunan Unsecured Loan
Fasilitas kredit konsumtif tanpa adanya jaminan fisik (aset) Consumer loan facility without physical collateral (assets)
dari nasabah perorangan/individu yang terdiri dari 2 for individual customers. It offers 2 options: Flexi Loan and
pilihan yaitu Flexi Loan dan Paylater dengan pilihan tenor Paylater with terms of up to 6 months.
hingga 6 bulan.
58 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 59
VISI & MISI
VISION & MISSION
VISI VISION Menjadi Bank berbasis teknologi digital yang
inovatif dalam melayani nasabah di segmen
ritel dan UMKM.
Become an innovative digital technology based Bank in serving customers in the
retail and MSME segments.
MISI MISSION Menetapkan strategi bisnis, teknologi informasi,
dan sumber daya manusia yang tepat agar dapat
menyediakan produk dan layanan perbankan berbasis
teknologi digital yang cepat, aman, terjangkau dan
dapat diakses oleh nasabah secara mudah.
Menjaga kinerja agar terus berkontribusi positif
terhadap seluruh stakeholders dengan tetap
menerapkan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang
baik.
Determine appropriate business strategies, information technology and human
resources to be able to provide digital technology-based banking products and
services that are fast, safe, affordable and easily accessible to customers.
Maintain performance in order to continue to contribute positively to all
stakeholders while still applying the principles of prudence and good governance.
Krom telah melakukan review mengenai kesesuaian Visi Krom has reviewed the suitability of the Company’s Vision and
dan Misi Perusahaan terhadap kondisi Bank saat ini dan Mission for the current state of the Bank and future business
tantangan usaha yang akan dihadapi ke depan. Berdasarkan challenges. Based on the review conducted by the Bank’s
kaji ulang yang telah dilaksanakan oleh manajemen Bank management, it can be concluded that the Company’s Vision
dapat disimpulkan bahwa Visi dan Misi Perusahaan masih and Mission remain relevant with Krom current conditions
selaras dengan kondisi Krom saat ini dan tantangan yang akan and to address future challenges.
dihadapi Bank ke depan.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 59
Page 60
Profil Perusahaan
Company Profile
NILAI-NILAI PERUSAHAAN
CORPORATE VALUES
Bertanggung Jawab
High Ownership
Rasa memiliki yang tinggi atas pekerjaan yang dijalani
mengutamakan kualitas kerja yang baik.
Sense of urgency, hi-quality work, Outcame focused.
Kerja Sama yang Baik
Good Teamwork
Menjalin komunikasi dengan baik, fokus pada kepentingan bersama
dan Perusahaan, kolaborasi dan pengambilan keputusan yang baik.
Establish good communication, focus on common interests
and the company, collaboration and good decision making.
Peningkatan Diri
Cycle of Improvement
Keterbukaan terhadap ide dan umpan balik, berusaha untuk
memperbaiki dan menjadi lebih baik.
Openness to feedback (accepting mistakes as an opportunity
to learn and get better).
60 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 61
LOGO
LOGO
Logo App | App Logo
Warna Primer Primary Color Warna Sekunder Secondary Color
#6A36D3 #3648D3
Logo Alternatif | Alternative Logo
Versi logo Krom dengan penulisan wordmark The version of the Krom logo with the
“krom bank” hanya diperbolehkan digunakan untuk wordmark “krom bank” is only permitted to be
keperluan marketing dengan tujuan komunikasi used for marketing needs with the purpose
eksternal kepada calon nasabah aplikasi bank of external communication for Krom digital
digital Krom, contoh: media sosial, brosur cetak, bank App potential customers, for example:
aset iklan video atau gambar. social media, printed brochures, video or image
advertising assets.
Warna ungu pada Logo Krom sebagai warna utama The Chrome Logo’s main color is purple color
karena warna ini mewakili, kekayaan, kreativitas because this color represents wealth, creativity
dan kekuatan seperti namanya. Untuk warna and strength as the name suggests. For secondary
secondary, bisa menggunakan warna biru safir colors is blue sapphire the colour composition
untuk memberikan nuansa tenang dan elegan pada gives a feel calm and elegant. The combination of
komposisi. Kombinasi keduanya sangat cocok the two is very suitable for designs that want to
untuk desain yang ingin menonjolkan harmoni, emphasize harmony, creativity and elegance.
kreativitas, dan keanggunan.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 61
Page 62
Profil Perusahaan
Company Profile
STRUKTUR ORGANISASI
ORGANISATION STRUCTURE
Board of Commissioner
Risk Monitoring Committee Nomination & Remuneration Committee
President Director
Anton Hermawan
Compliance Director Finance Director IT & Operations Director
Wisaksana Djawi Alvin James Kurniawan Tan Alie
Risk & Governance Finance & Engineering Personal
Division Accounting Division Account Division
Hanifah A Sosrokoesoemo Ariswari Hening P Wilson
Compliance Division Engineering
Dimas H Nugroho Corporate Account
Finance Operations
Departments Division
Imam Catur Harimukti Yansen
Legal Department
Bayu Rizky Arofianto
Mobile Engineer
Division
Catur Sugianto
Enterprise
Governance
Department
Mangara Andreas L Product Division
Angginta Ramdani Ibrahim
IT Operations &
GRC Division
Zaini Akhsan
Operations Division
Ichfan Maulana
Functional Office
(KF) Tomang
Hardi Wibawa
Information Security
Department
Sri Setia Bella
62 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 63
Audit Committee Committee:
• Ethics & Conduct
Committee
• Credit Committee
• Information Technology
Steering Committee
• Asset and Liability
Committee (ALCO)
• Risk Management
Conventional & Sales Director Committee
Laniwati Tjandra • Credit Policy Committee
Trasury & FI Division
Andri Satria
Business Division
Iwan
HR & GA Division
Krisna Wardhana Parapat
Marketing Division
Felicia Thenardy
Internal Audit
Division
Windu Tri Andaruno
Corporate Secretary
Department
Antik Rosalia Indah
PT Krom Bank Indonesia Tbk 63
Page 64
Profil Perusahaan
Company Profile
DAFTAR KEANGGOTAAN ASOSIASI
INDUSTRI
LIST OF INDUSTRY ASSOCIATION MEMBERSHIPS
Tahun 2025, Krom berpartisipasi dalam asosiasi berikut: In 2025, Krom participates in the following associations:
NAMA ORGANISASI STATUS ANGGOTA MEMBER STATUS ORGANISATION NAME
Perhimpunan Bank Umum Nasional (PERBANAS) President Directors serves as members National Bank Association
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan Communication Forum of Banking Compliance
Active
(FKDKP) Directors
Financial Services Industry Communication
Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Active
Forum
Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Active Regional Banking Deliberation Institution
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Regular/Active Indonesian Payment System Association
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Indonesian Banking Dispute Resolution
Active
Jasa Keuangan (LAPS SJK) Alternative Agency
Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan Communication Forum for Director of Banking
Active
(FKDOP) Operational
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Active Indonesian Central Securities Depository
Indonesia Corporate Secretary Associations
Ikatan Sekertaris Perusahaan Indonesia Active
(ICSA)
Indonesia Anti-Scam Center (IASC) Active Indonesia Anti-Scam Center (IASC)
64 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 65
PROFIL DEWAN KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS’ PROFILES
Dinno Indiano Warga Negara Nationality
Indonesia / Indonesian
Usia Age
Presiden Komisaris
President Commisioner 65 tahun / years old
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Ekonomi Manajemen dari Universitas Padjajaran, Bandung pada
tahun 1990.
• Bachelor of Management Economics from Padjadjaran University, Bandung
in 1990.
Menjabat sebagai Appointed as
Presiden Komisaris Krom sejak 2024. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Presiden Komisaris Perusahaan
melalui keputusan RUPS tanggal 25 April 2024, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang
Saham PT Krom Bank Indonesia Tbk No. 7 tanggal 25 April 2024.
President Commissioner of Krom since 2024. Legal Basis for Appointment as President Commissioner
through the decision of the GMS on April 25, 2024, which was notarized by the Deed of the General
Meeting of Shareholders of PT Krom Bank Indonesia Tbk No. 7 dated April 25, 2024.
• Divisi Komersial, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2000-2002)
Commercial Division, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2000-2002)
Pengalaman Kerja Work Experience
• Komisaris, Perusahaan Manajemen Niaga (1999-2000)
Commissioner, Perusahaan Manajemen Niaga (1999-2000)
• Kepala Tim Litigasi-Manajemen Aset Khusus Grup I, Bank Niaga (2000-2000)
• Presiden Komisaris, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2024-Sekarang) Litigation Team Head – Special Asset Management Group I, Bank Niaga (2000-2000)
President Commissioner, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2024-Now)
• Grup Manajemen Aset Khusus II, PT Bank Niaga Tbk (1999-2000)
• Komisaris Independen, PT FinAccel Teknologi Indonesia (2022-2024) Special Asset Management Group II, PT Bank Niaga Tbk (1999-2000)
Independent Commissioner, PT FinAccel Teknologi Indonesia (2022-2024)
• Kepala Perbankan Litigasi Komersial-Area I, PT Bank Niaga Tbk (1998-1999)
• Anggota Komite Audit dan Pemantau Risiko, PT Panin Dubai Syariah (2022-Sekarang) Commercial Litigation Banking Head– Area I, PT Bank Niaga Tbk (1998-1999)
Member of the Audit and Risk Monitoring Committee, PT Panin Dubai Syariah (2022-Now)
• Kepala Pusat Perbankan Komersial Merangkap sebagai Branch Manager,
• Komisaris Utama, PT Red Planet Indonesia (2021-Sekarang) PT Bank Niaga Tbk (1998)
President Commissioner, PT Red Planet Indonesia (2021-Now) Commercial Center Banking Head concurrently serving as Branch Manager,
• Komisaris Independen, PT Cakra Motor Sport (2021-2024) PT Bank Niaga Tbk (1998)
Independent Commissioner, PT Cakra Motor Sport (2021-2024) • Remedial Management Head-Credit Policy & Administration Group, PT Bank
• Komisaris Independen, PT Majoris Asset Management (2021-2024) Niaga Tbk (1997-1998)
Independent Commissioner, PT Majoris Asset Management (2021-2024) Remedial Management Head – Credit Policy & Administration Group, PT Bank
Niaga Tbk (1997-1998)
• Presiden Direktur, PT Kredit Biro Indonesia Jaya (2018-2021)
President Director, PT Kredit Biro Indonesia Jaya (2018-2021) • Manajer Cabang Semarang Pemuda, PT Bank Niaga Tbk (1994-1997)
Branch Manager, Semarang Pemuda, PT Bank Niaga Tbk (1994-1997)
• Komisaris Independen, PT Asuransi Kresna Mitra Tbk (2016-2018)
Independent Commissioner, PT Asuransi Kresna Mitra Tbk (2016-2018) • Manajer Cabang Solo Slamet Riyadi, PT Bank Niaga Tbk (1992-1994)
Branch Manager, Solo Slamet Riyadi, PT Bank Niaga Tbk (1992-1994)
• Presiden Direktur, PT Bank BNI Syariah (2012-2016)
President Director, PT Bank BNI Syariah (2012-2016) • Kepala Divisi Marketing, PT Bank Niaga Tbk (1990-1992)
Head of Marketing Division, PT Bank Niaga Tbk (1990-1992)
• Head of Division GM Commercial and Small Bank, PT Bank Negara Indonesia Tbk (2012)
Head of Division, GM Commercial and Small Bank, PT Bank Negara Indonesia Tbk (2012) • Marketing Officer Bandung, PT Bank Niaga Tbk (1987-1990)
Marketing Officer, Bandung, PT Bank Niaga Tbk (1987-1990)
• Head of Division GM Commercial, PT Bank Negara Indonesia Tbk (2010-2012)
Head of Division, GM Commercial, PT Bank Negara Indonesia Tbk (2010-2012)
• Presiden Direktur, PT Bank Kesawan Tbk (2006-2010) Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
President Director, PT Bank Kesawan Tbk (2006-2010)
• Komisaris Independen, Bank Swaguna (2005-2006) Memiliki hubungan afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali
Independent Commissioner, Bank Swaguna (2005-2006) Has affiliated relationship with the Controlling Shareholders
• Early Warning Head-Div SME & Commercial Credit Risk, PT Bank Danamon Indonesia
Tbk (2003-2005) Rangkap Jabatan Dual Position
Early Warning Head – SME & Commercial Credit Risk Division, PT Bank Danamon
Indonesia Tbk (2003-2005) Beliau merangkap jabatan sebagai Komisaris Utama dan Pihak Independen pada
perusahaan lain
• Indonesia Head of Eastern Indonesia, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2003-2003) He also as a President Commissioner and Independent Parties at an other company
Head of Eastern Indonesia, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2003-2003)
• Kepala Manajer Regional 4, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2002-2003)
Regional Manager Head 4, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2002-2003)
PT Krom Bank Indonesia Tbk 65
Page 66
Profil Perusahaan
Company Profile
Markus Sugiono Warga Negara Nationality
Indonesia / Indonesian
Usia Age
Komisaris Independen
Independent Commissioner 60 tahun / years old
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Nasional, Bandung pada
tahun 1990.
• Bachelor of Industrial Engineering from the National Institute of Technology,
Bandung in 1990.
Menjabat sebagai Appointed as
Komisaris Independen Krom sejak 2021. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Komisaris Independen
Perusahaan melalui keputusan RUPS tanggal 16 Maret 2021, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum
Pemegang Saham Krom No. 9 tanggal 16 Maret 2021.
Independent Commissioner of Krom since 2021. Legal Basis for Appointment as Independent
Commissioner of the Company through the decision of the GMS dated March 16, 2021 which was
notarized by the Deed of the General Meeting of Shareholders of Krom No. 9 date March 16, 2021.
Pengalaman Kerja Work Experience • Manajer, Bank Nusantara Parahyangan (1994)
Manager, Bank Nusantara Parahyangan (1994)
• Komisaris Independen, PT Krom Bank Indonesia Tbk • Assistant Manager, Bank Bali, Bandung (1989-1994)
(2021-Sekarang) Assistant Manager, Bank Bali, Bandung (1989-1994)
Independent Commissioner, PT Krom Bank Indonesia Tbk • Project Assistant, Lembaga Penelitian dan Afiliasi
(2021-Now) Industri ITB (1988-1989)
• Direktur IT and Operasional, Bank Nusantara Parahyangan Project Assistant, Research Institute and ITB Industry
(2009-2019) Affiliates (1988-1989)
Operational Division Head, Bank Nusantara Parahyangan
(2009-2019)
Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
• Kepala Divisi Operasional, Bank Nusantara Parahyangan
(2006-2009)
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Operational Division Head, Bank Nusantara Parahyangan
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
(2006-2009) Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
• Kepala Departemen, Bank Nusantara Parahyangan kepada pemilik individu
(2003-2006) Has no affiliation with members of the Board of Directors,
Department Head, Bank Nusantara Parahyangan (2003-2006) Board of Commissioners, or Major and Controlling
Shareholders, either directly or indirectly to individual owners
• Manajer, Bank UOB Indonesia Bandung (2001-2003)
Manager, Bank UOB Indonesia, Bandung (2001-2003)
• Manajer, Keppel Tatlee Buana Bank Bandung (1998-2001) Rangkap Jabatan Dual Position
Manager, Keppel Tatlee Buana Bank, Bandung (1998-2001)
• Manajer, Bank Pikko Bandung (1997-1998) Beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan
Manager, Bank Pikko, Bandung (1997-1998) Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank,
perusahaan, dan/atau lembaga lain
• Manajer, Bank Bisnis International (1994-1997) He does not hold concurrent positions as a member of the
Manager, Bank Bisnis International(1994-1997) Board of Commissioners, member of the Board of Directors or
Executive Officer at a bank, company and/or other institution
66 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 67
Zainal Abidin Warga Negara Nationality
Indonesia / Indonesian
Usia Age
Komisaris Independen
Independent Commissioner 70 tahun / years old
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Airlangga, Surabaya.
• Master of Arts dari Williams College, Massachusetts USA.
• Bachelor of Economics from Airlangga University, Surabaya.
• Master of Arts from Williams College, Massachusetts, USA.
Menjabat sebagai Appointed as
Komisaris Independen Krom sejak 2022. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Komisaris Independen
Perusahaan melalui keputusan RUPS tanggal 15 September 2022, yang diaktakan dengan Akta Rapat
Umum Pemegang Saham Krom No. 03 tanggal 15 September 2022.
Independent Commissioner of Krom since 2022. Legal Basis for Appointment as Independent
Commissioner of the Company through the decision of the GMS dated September 15, 2022 which was
notarized by the Deed of the General Meeting of Shareholders of Krom No. 03 date September 15, 2022.
Pengalaman Kerja Work Experience • Deputi Direktur dan Kepala Biro Pengelolaan Devisa dan Nilai Tukar
pada Direktorat Pengelolaan Devisa (2001-2007)
Deputy Director and Head of Bureau of Foreign Exchange and
Exchange Rate Management, Directorate of Foreign Exchange
• Komisaris Independen, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2022-Sekarang) Management (2001-2007)
Independent Commissioner, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2022-Now)
• Deputi Direktur Pengawasan Bank, BI (2001-2001)
• Pihak Independen, PT Bank Danamon Indonesia (2020-Sekarang) Deputy Director of Bank Supervision, Bank Indonesia (2001-2001)
Independent Parties, PT Bank Danamon Indonesia (2020-Now)
- Anggota Komite Audit Member of the Audit Committee • Pengawas Bank Eksekutif, BI (1998-2001)
- Anggota Komite Pemantau Risiko Member of the Risk Monitoring Committee Executive Bank Supervisor, Bank Indonesia (1998-2001)
- Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Member of the Integrated Governance • Pengawas Bank Senior, BI (1994-1998)
Committee Senior Bank Supervisor, Bank Indonesia (1994-1998)
• Komisaris Utama, PT Artajasa Pembayaran Elektronis (2017-2020) • Kepala Seksi Administrasi, BI (1993-1994)
President Commissioner, PT Artajasa Pembayaran Elektronis (2017-2020) Head of Administration Section, Bank Indonesia (1993-1994)
• Komisaris Utama, PT Mekar Prana Indah (MPI-Bidakara Group) (2013-2017) • Pemeriksa Bank, BI (1992-1993)
President Commissioner, PT Mekar Prana Indah (MPI–Bidakara Group) Bank Examiner, Bank Indonesia (1992-1993)
(2013-2017)
• Staf Pemeriksa Bank, BI (1983-1992)
• Advisor Senior, BI (2013-2013) Bank Audit Staff, Bank Indonesia (1983-1992)
Senior Advisor, Bank Indonesia (BI) (2013-2013)
• Trainee, BI (1982-1983)
• Direktur Eksekutif pada Departemen Pengawasan BPR, Kredit dan Trainee, Bank Indonesia (1982-1983)
Pengembangan UMKM (DKBU), BI (2012-2013)
Executive Director, Department of Rural Bank Supervision, Credit and MSME
• Auditor, Kantor Akuntan Publik (1981-1982)
Auditor, Public Accounting Firm (1981-1982)
Development (DKBU), Bank Indonesia (2012-2013)
• Direktur Akuntansi dan Sistem Pembayaran (DASP), BI (2012-2012)
Director of Accounting and Payment Systems (DASP), Bank Indonesia (2012-2012) Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
• Peneliti Utama Senior pada Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan, BI
(2010-2012) Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun
Pemegang Saham Utama dan Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Senior Principal Researcher, Center for Central Banking Education and kepada pemilik individu
Studies, Bank Indonesia (2010-2012) Has no affiliation with members of the Board of Directors, Board of Commissioners, or
Major and Controlling Shareholders, either directly or indirectly to individual owners
• Peneliti Utama Senior pada Direktorat Penelitian, Pengaturan, dan
Pengembangan Perbankan (2008-2010)
Senior Principal Researcher, Directorate of Banking Research, Regulation and Rangkap Jabatan Dual Position
Development (2008-2010)
• Direktur Pengawasan Bank, BI (2007-2008) Beliau merangkap jabatan sebagai Pihak Independen pada bank lain
Director of Bank Supervision, Bank Indonesia (2007-2008) He also as an Independent Parties at an other company
PT Krom Bank Indonesia Tbk 67
Page 68
Profil Perusahaan
Company Profile
PROFIL DIREKSI
BOARD OF DIRECTOR’S PROFILES
Anton Hermawan Warga Negara Nationality
Indonesia / Indonesian
Usia Age
Presiden Direktur
President Director 57 tahun / years old
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Fisika dari Institut Teknologi Bandung.
• Magister Manajemen dari Universitas Indonesia.
• Bachelor of Physics from Institut Teknologi Bandung.
• Magister Management from University of Indonesia.
Menjabat sebagai Appointed as
Presiden Direktur sejak 2024. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Presiden Direktur Perusahaan melalui
keputusan RUPS tanggal 21 Februari 2024, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham
Krom No. 6 tanggal 21 Februari 2024.
President Director since 2024. Legal Basis for Appointment as President Director of the Company
through the decision of the GMS dated February 21, 2024 which was notarized by the Deed of the
General Meeting of Shareholders of Krom No. 6 dated February 21, 2024.
Pengalaman Kerja Work Experience • Senior Maintenance Engineer Philips Industries
Batam Tuner Factory (1994-1996)
Senior Maintenance Engineer, Philips Industries
• Presiden Direktur, PT Krom Bank Indonesia Tbk Batam Tuner Factory (1994-1996)
(2024-Sekarang)
President Director, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2024-Now) • Electrical Fabrication Engineer di Philips Singapore
Pta Ltd Tuner Factory (1993-1994)
• Direktur Perbankan Konsumer, PT Bank KEB Hana Indonesia Electrical Fabrication Engineer, Philips Singapore Pte
(2021-2023) Ltd, Tuner Factory (1993-1994)
Consumer Banking Director, PT Bank KEB Hana Indonesia
(2021-2023)
• Executive Vice President, PT CIMB Niaga Tbk (2018-2021) Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
Executive Vice President, PT CIMB Niaga Tbk (2018-2021)
• Group Head of Digital Banking, PT Sinarmas Tbk (2017-2018) Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Group Head of Digital Banking, PT Sinarmas Tbk (2017-2018) Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
• Senior Vice President, PT Bank Permata Tbk (2016-2017) Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Senior Vice President, PT Bank Permata Tbk (2016-2017) kepada pemilik individu
Has no affiliation with members of the Board of Directors,
• Head, Astra Synergy PT Bank Permata Tbk (2014-2016) Board of Commissioners, or Major and Controlling
Head of Astra Synergy, PT Bank Permata Tbk (2014-2016) Shareholders, either directly or indirectly to individual owners
• Head, e-Channel PT Bank Permata Tbk (2009-2014)
Head of e-Channel, PT Bank Permata Tbk (2009-2014)
Rangkap Jabatan Dual Position
• Kepala Biro Sentra Operasi Domestik, PT Bank Central Asia
Tbk (1996-2009)
Beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan
Head of Domestic Operations Center Bureau, PT Bank Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank,
Central Asia Tbk (1996-2009) perusahaan, dan/atau lembaga lain
He does not hold concurrent positions as a member of the
Board of Commissioners, member of the Board of Directors or
Executive Officer at a bank, company and/or other institution
68 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 69
Laniwati Tjandra Warga Negara Nationality
Indonesia / Indonesian
Usia Age
Direktur Konvensional dan Penjualan
Conventional and Sales Director 65 tahun / years old
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Hukum dari Universitas Katolik Parahyangan pada tahun 1985.
• Bachelor of Law from Parahyangan Catholic University in 1985.
Menjabat sebagai Appointed as
Direktur Konvensional dan penjualan Krom sejak 2024. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota
Direksi Perusahaan melalui keputusan RUPS tanggal 21 Februari 2024, yang diaktakan dengan Akta Rapat
Umum Pemegang Saham Krom No. 6 tanggal 21 Februari 2024.
Conventional and Sales Director of Krom since 2024. Legal Basis for Appointment as Member of the
Company’s Board of Directors through the decision of the GMS dated February 21, 2024 which was
notarized by the Deed of the General Meeting of Shareholders of Krom No. 6 dated February 21, 2024.
Pengalaman Kerja Work Experience Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
• Direktur Konvensional dan Penjualan, PT Krom Bank Indonesia
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Tbk (2024-Sekarang) Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Conventional Banking and Sales Director, PT Krom Bank kepada pemilik individu
Indonesia Tbk (2024-Now) Has no affiliation with members of the Board of Directors,
• Presiden Direktur, PT Bank Bisnis Indonesia (2023-2024) Board of Commissioners, or Major and Controlling
Shareholders, either directly or indirectly to individual owners
President Director, PT Bank Bisnis Indonesia (2023-2024)
• Direktur, PT Bank Bisnis Indonesia (1997-2023)
Director, PT Bank Bisnis Indonesia (1997-2023)
• Kepala Cabang, PT Bank Bisnis Indonesia (1993-1997) Rangkap Jabatan Dual Position
Head of Branch, PT Bank Bisnis Indonesia (1993-1997)
• Kepala Pemasaran dan Penjualan, PT Bank Bisnis Indonesia Beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan
(1987-1993) Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank,
Head of Marketing and Sales, PT Bank Bisnis Indonesia perusahaan, dan/atau lembaga lain
She does not hold concurrent positions as a member of the
(1987-1993)
Board of Commissioners, member of the Board of Directors or
• Kepala Bagian Pemasaran, Bank Industri di Kantor Pusat Executive Officer at a bank, company and/or other institution
Jakarta (1985-1987)
Head of Marketing Department, Bank Industri, Head Office
Jakarta (1985-1987)
PT Krom Bank Indonesia Tbk 69
Page 70
Profil Perusahaan
Company Profile
Alvin James Warga Negara Nationality
Indonesia / Indonesian
Kurniawan
Usia Age
Direktur Keuangan
Finance Director 40 tahun / years old
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Surabaya pada tahun 2007.
• Bachelor of Economics from the University of Surabaya in 2007.
Menjabat sebagai Appointed as
Direktur Keuangan Krom sejak 2022. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan
melalui keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 18 Maret 2022, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Bisnis Internasional Tbk No. 3 tanggal 15 September 2022.
Finance Director of Krom since 2022. Legal Basis for Appointment as a Member of the Company’s Board
of Directors through the resolution of the Extraordinary GMS dated March 18, 2022, which is notarized by
the Deed of the Extraordinary General Meeting of Shareholders of PT Bank Bisnis Internasional Tbk No. 3
dated September 15, 2022.
Pengalaman Kerja Work Experience • Corporate Budget Controller, PT Salim Ivomas
Pratama Tbk (2010-2011)
Corporate Budget Controller, PT Salim Ivomas
• Direktur Keuangan, PT Krom Bank Indonesia Tbk Pratama Tbk (2010-2011)
(2022-Sekarang)
Finance Director, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2022-Now) • Auditor Senior, Pricewaterhouse Coopers Indonesia
(2007-2010)
• Wakil Presiden Keuangan, PT FinAccel Finance Indonesia Senior Auditor, Pricewaterhouse Coopers Indonesia
(2019-2022) (2007-2010)
Vice President of Finance, PT FinAccel Finance Indonesia
(2019-2022)
• Direktur Finance Controller Regional, PT FinAccel Finance Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
Indonesia Tbk (Maret 2019-Oktober 2019)
Regional Finance Controller Director, PT FinAccel Teknologi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Indonesia Tbk (March 2019-October 2019)
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
• General Manager (GM) Manajemen Portofolio, PT Celebes Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Artha Ventura (2017-2018) kepada pemilik individu
General Manager (GM) of Portfolio Management, PT Celebes Has no affiliation with members of the Board of Directors,
Artha Ventura (2017-2018) Board of Commissioners, or Major and Controlling
Shareholders, either directly or indirectly to individual owners
• Kepala Departemen Kemitraan Bisnis dan Pengendalian
(2013-2017)
Head Department Business Partnership and Control Rangkap Jabatan Dual Position
(2013-2017)
• Assistant Manager Corporate Finance Reporting, PT Sorini Beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan
Agro Asia Corporindo Tbk (2011-2013) Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank,
Assistant Manager of Corporate Finance Reporting, perusahaan, dan/atau lembaga lain
He does not hold concurrent positions as a member of the
PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk (2011-2013)
Board of Commissioners, member of the Board of Directors or
Executive Officer at a bank, company and/or other institution
70 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 71
Wisaksana Djawi Warga Negara Nationality
Indonesia / Indonesian
Usia Age
Direktur Kepatuhan
Compliance Director 50 tahun / years old
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Bachelor of Arts, Economics dari The University of Greenwich, UK.
• Master of Business Studies dari The University of Kent, UK.
• Bachelor of Arts, Economics from The University of Greenwich, UK.
• Master of Business Studies from The University of Kent, UK.
Menjabat sebagai Appointed as
Direktur Kepatuhan Krom sejak 2022. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan
melalui keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 15 September 2022, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Bisnis Internasional Tbk No. 3 tanggal 15 September 2022.
Compliance Director of Krom since 2022. The Legal Basis for Appointment as a Member of the Company’s
Board of Directors through the resolution of the Extraordinary GMS dated September 15, 2022, which is
notarized by the Extraordinary General Meeting of Shareholders of PT Bank Bisnis Internasional Tbk No.
3 dated September 15, 2022.
Pengalaman Kerja Work Experience • Vice President Consumer Credit Risk & Portfolio Management, PT
HSBC Indonesia (2007-2008)
Vice President, Consumer Credit Risk & Portfolio Management, PT
HSBC Indonesia (2007-2008)
• Direktur Kepatuhan, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2022-Sekarang)
Compliance Director, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2022-Now) • Vice President Consumer Credit Operations, PT HSBC Indonesia
(2006-2007)
• Head of Business Performance Management and Risk & Compliance, PT Bank Vice President, Consumer Credit Operations, PT HSBC Indonesia
Jago Tbk (2020-2022) (2006-2007)
Head of Business Performance Management and Risk & Compliance, PT Bank
Jago Tbk (2020-2022) • Assistant Vice President Consumer Credit Risk Policy, PT HSBC
Indonesia (2005-2006)
• Senior Director Corporate Finance & Restructuring, PT FTI Consulting Assistant Vice President, Consumer Credit Risk Policy, PT HSBC
Indonesia (2019-2020) Indonesia (2005-2006)
Senior Director of Corporate Finance & Restructuring, PT FTI Consulting
Indonesia (2019-2020) • Card Operations Manager, PT HSBC Indonesia (2004-2006)
Card Operations Manager, PT HSBC Indonesia (2004-2006)
• Head of Business Finance Intelligence & Corporate Strategy Planning,
PT Bank Muamalat Indonesia (2016-2019) • Management Trainee, PT HSBC Indonesia (2003-2004)
Head of Business Finance Intelligence & Corporate Strategy Planning, PT Bank Management Trainee, PT HSBC Indonesia (2003-2004)
Muamalat Indonesia (2016-2019) • Senior Sales Development Manager, PT Carrefour Indonesia (1999-2003)
• Head of Commercial Banking, PT Bank Muamalat Indonesia (2014-2016) Senior Sales Development Manager, PT Carrefour Indonesia (1999-2003)
Head of Commercial Banking, PT Bank Muamalat Indonesia (2014-2016)
• Head of Business Process Management, PT Bank Muamalat Indonesia (2014-2014) Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
Head of Business Process Management, PT Bank Muamalat Indonesia (2014-2014)
• Senior Vice President Loan Management Unit & Risk Identification, PT HSBC Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi, Dewan Komisaris,
Indonesia (2011-2014) maupun Pemegang Saham Utama dan Pengendali, baik langsung maupun tidak
Senior Vice President, Loan Management Unit & Risk Identification, PT HSBC langsung sampai kepada pemilik individu
Indonesia (2011-2014) Has no affiliation with members of the Board of Directors, Board of
Commissioners, or Major and Controlling Shareholders, either directly or
• Senior Vice President Corporate Credit Risk Strategy, PT HSBC Indonesia indirectly to individual owners
(2009-2011)
Senior Vice President, Corporate Credit Risk Strategy, PT HSBC Indonesia
(2009-2011) Rangkap Jabatan Dual Position
• Vice President Consumer Finance Collections, PT HSBC Indonesia (2008-2009) Beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota
Vice President, Consumer Finance Collections, PT HSBC Indonesia (2008-2009) Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain
He does not hold concurrent positions as a member of the Board of
Commissioners, member of the Board of Directors or Executive Officer at a
bank, company and/or other institution
PT Krom Bank Indonesia Tbk 71
Page 72
Profil Perusahaan
Company Profile
Tan Alie Warga Negara Nationality
Indonesia / Indonesian
Usia Age
Direktur TI dan Operasional
IT and Operations Director 44 tahun / years old
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Teknologi Informasi dari Universitas Bina Nusantara.
• Bachelor of Information Technology from Bina Nusantara University.
Menjabat sebagai Appointed as
Direktur TI sejak 2024. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Direktur Perusahaan melalui keputusan RUPS
Luar Biasa tanggal 5 November 2024, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa Krom No. 2 tanggal 5 November 2024.
IT Director since 2024. Legal Basis for Appointment as Director of the Company through the decision of
the Extraordinary GMS dated November 5 2024, which was notarized by the Deed of the Extraordinary
General Meeting of Shareholders of Krom No. 2 on November 5, 2024.
Pengalaman Kerja Work Experience • Manajer Produk, Affle Pte Ltd (2010-2012)
Product Manager, Affle Pte Ltd (2010-2012)
• Direktur TI dan Operasional, PT Krom Bank Indonesia Tbk • Sr Software Engineer, Affle Pte Ltd (2006-2010)
(2024-Sekarang) Senior Software Engineer, Affle Pte Ltd (2006-2010)
IT and Operations Director, PT Krom Bank Indonesia Tbk • Software Engineer, Intouch Innovate (2005-2006)
(2024-Now) Software Engineer, Intouch Innovate (2005-2006)
• Direktur, PT Kredifazz Digital Indonesia (2022-2024)
Director, PT Kredifazz Digital Indonesia (2022-2024)
• Presiden Komisaris, PT FinAccel Teknologi Indonesia Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
(2022-2024)
President Commissioner, PT FinAccel Teknologi Indonesia Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
(2022-2024) Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
• Presiden Direktur, PT FinAccel Teknologi Indonesia kepada pemilik individu
(2017-2022) Has no affiliation with members of the Board of Directors,
President Director, PT FinAccel Teknologi Indonesia Board of Commissioners, or Major and Controlling
(2017-2022) Shareholders, either directly or indirectly to individual owners
• CTPO, PT FinAccel Teknologi Indonesia (2015-2017)
Chief Technology & Product Officer (CTPO), PT FinAccel
Rangkap Jabatan Dual Position
Teknologi Indonesia (2015-2017)
• Head of Application Development, Risto Mobile Solution Pte Beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan
Ltd (2013-2014) Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank,
Head of Application Development, Risto Mobile Solution perusahaan, dan/atau lembaga lain
Pte Ltd (2013-2014) He does not hold concurrent positions as a member of the
Board of Commissioners, member of the Board of Directors or
• Assoc Director – Products, Affle Pte Ltd (2012-2013) Executive Officer at a bank, company and/or other institution
Associate Director – Products, Affle Pte Ltd (2012-2013)
72 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 73
Page 74
Profil Perusahaan
Company Profile
PEJABAT EKSEKUTIF
EXECUTIVE OFFICERS
AGUNG SWANDRANA ANDRI ANGGINTA RAMDANI
FEBRIYAN SATRIA IBRAHIM
Branch Manager KC Mangga Dua Head of Treasury & FI Head of Product
ANTIK ARISWARI
ROSALIA INDAH HENING P
Corporate Secretary Senior Manager Head of Finance & Accounting
74 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 75
CATUR DIMAS H FELICIA SUGIANTO NUGROHO THENARDY Head of Mobile Engineer Head of Compliance Head of Marketing HANIFAH A ICHFAN SOSROKOESOEMO MAULANA Head of Risk Head of Operations PT Krom Bank Indonesia Tbk 75
Page 76
Profil Perusahaan
Company Profile
IMAM CATUR IWAN KRISNA
HARI MUKTI WARDHANA PARAPAT
Senior Finance Operations Manager Head of Business Head of HR & GA
MANGARA TEJA
ANDREAS L KURNIA
Enterprise Governance Lead Branch Manager KC Juanda
76 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 77
WILSON WINDU TRI
ANDARUNO
Head of Engineering Personal Account Head of Internal Audit
YANSEN ZAINI
AKHSAN
Head of Engineering Head of IT
Corporate Account
PT Krom Bank Indonesia Tbk 77
Page 78
Profil Perusahaan
Company Profile
NAMA JABATAN PENDIDIKAN USIA TAHUN
NAME POSITION EDUCATION AGE BERGABUNG
YEAR OF JOINING
Branch Manager S1 Ekonomi Pembangunan di Universitas Jenderal Soedirman 44 tahun
Agung Swandrana Febriyan 2025
KC Mangga Dua Bachelor of Economic at Jenderal Soedirman University 44 years old
S1 Ekonomi di Universitas Padjadjaran
S2 Ekonomi & Bisnis di Universitas Gadjah Mada 41 tahun
Andri Satria Head of Treasury & FI 2024
Bachelor of Economic at Padjadjaran University 41 years old
Magister of Economic & Business at Gadjah Mada University
S1 di Universitas Indonesia
S2 di Delft University of Technology 31 tahun
Angginta Ramdani Ibrahim Head of Product 2022
Bachelor at University of Indonesia 31 years old
Magister at Delft University of Technology
Profile telah tercantum di Profil Corporate Secretary
Antik Rosalia Indah
The profile has been listed in the Corporate Secretary’s Profile
Head of Finance & S1 Akuntansi di Universitas Indonesia 46 tahun
Ariswari Hening P 2025
Accounting Bachelor of Accountant at University Indonesia 46 years old
S1 Teknik Informatika di Universitas Surabaya 40 tahun
Catur Sugianto Head of Mobile Engineer 2022
Bachelor of Infomation Technology at Surabaya University 40 years old
S1 Ekonomi di Universitas Pancasila 42 tahun
Dimas H Nugroho Head of Compliance 2025
Bachelor of Economic at Pancasila University 42 years old
S1 Teknologi Informasi di Monash University 40 tahun
Felicia Thenardy Head of Marketing 2023
Bachelor of Information Technology at Monash University 40 years old
S2 Kebijakan Publik di University of Oxford 33 tahun
Hanifah A Sosrokoesoemo Head of Risk 2024
Magister of Public Policy at University of Oxford 33 years old
S1 di STIE Tribuana 40 tahun
Ichfan Maulana Head of Operations 2023
Bachelor at STIE Tribuana 40 years old
Senior Finance S1 Ilmu Administrasi Fiskal di Universitas Indonesia 36 tahun
Imam Catur Hari Mukti 2023
Operations Manager Bachelor of Fiscal Administration at University of Indonesia 36 years old
S1 Komersial di University of Sydney 39 tahun
Iwan Head of Business 2023
Bachelor of Commercial at University of Sydney 39 years old
S1 Psikologi di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya 38 tahun
Krisna Wardhana Parapat Head of HR & GA 2022
Bachelor of Psychology at Katolik Indonesia Atma Jaya University 38 years old
S1 Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Padjadjaran
Enterprise S2 Ekonomi Bisnis di Universitas Indonesia 38 tahun
Mangara Andreas L 2022
Governance Lead Bachelor of Social and Political at Padjadjaran University 38 years old
Magister of Business Economic at University of Indonesia
Branch Manager S1 di Universitas Widyatama 49 tahun
Teja Kurnia 2025
KC Juanda Bachelor at Widyatama University 49 years old
Head of Engineering S1 di STMIK Mikroskil 33 tahun
Wilson 2022
Personal Account Bachelor at STMIK Mikroskil 33 years old
Profile telah tercantum di Profil Internal Audit
Windu Tri Andaruno
The profile has been listed in the Internal Audit’s Profile
Head of Engineering S1 di BINUS University 39 tahun
Yansen 2024
Corporate Account Bachelor at BINUS University 39 years old
S1 di Universitas AMIKOM Yogyakarta 36 tahun
Zaini Akhsan Head of IT 2022
Bachelor at AMIKOM Yogyakarta University 36 years old
78 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 79
HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DEWAN
KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS’ AFFILIATED RELATIONSHIPS
HUBUNGAN KEUANGAN DENGAN HUBUNGAN KELUARGA DENGAN
FINANCIAL RELATIONSHIP WITH FAMILY RELATIONSHIP WITH
DIREKTUR DEWAN PEMEGANG DIREKTUR DEWAN PEMEGANG
DIRECTORS KOMISARIS SAHAM DIRECTORS KOMISARIS SAHAM
NAMA BOARD OF BOARD OF
PENGENDALI PENGENDALI
NAME COMMISSIONERS COMMISSIONERS
SHAREHOLDERS SHAREHOLDERS
YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK
YES NO YES NO YES NO YES NO YES NO YES NO
Dinno Indiano - √ - √ √ - - √ - √ - √
Markus Sugiono - √ - √ - √ - √ - √ - √
Zainal Abidin - √ - √ - √ - √ - √ - √
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris Changes In The Board of Commissioners
dan Alasan Perubahannya Member Composition and Reason for The
Changes
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan komposisi Throughout 2025, there no change in the composition of
anggota Dewan Komisaris. the members of the Board of Commissioners.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 79
Page 80
Profil Perusahaan
Company Profile
HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS’ AFFILIATED RELATIONSHIPS
HUBUNGAN KEUANGAN DENGAN HUBUNGAN KELUARGA DENGAN
FINANCIAL RELATIONSHIP WITH FAMILY RELATIONSHIP WITH
DIREKTUR DEWAN PEMEGANG DIREKTUR DEWAN PEMEGANG
DIRECTORS KOMISARIS SAHAM DIRECTORS KOMISARIS SAHAM
NAMA BOARD OF PENGENDALI BOARD OF PENGENDALI
NAME COMMISSIONERS SHAREHOLDERS COMMISSIONERS SHAREHOLDERS
YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK
YES NO YES NO YES NO YES NO YES NO YES NO
Anton Hermawan - √ - √ - √ - √ - √ - √
Laniwati Tjandra - √ - √ - √ - √ - √ - √
Alvin James Kurniawan - √ - √ - √ - √ - √ - √
Wisaksana Djawi - √ - √ - √ - √ - √ - √
Tan Alie - √ - √ - √ - √ - √ - √
Perubahan Komposisi Anggota Direksi dan Changes In The Board of Directors Member
Alasan Perubahannya Composition and Reasons For The Changes
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan komposisi Throughout 2025, there no change in the composition of
anggota Direksi. the members of the Board of Directors.
80 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 81
DEMOGRAFI KARYAWAN
EMPLOYEES DEMOGRAPHICS
Berikut adalah komposisi karyawan menurut jenjang The following is the composition of employees according
jabatan, usia, pendidikan status, aktivitas utama dan lokasi to position level, age, educational status, main activities
Perseroan per tanggal 31 Desember 2025, 31 Desember and location of the Company as of December 31, 2025,
2024, dan 31 Desember 2023: December 31, 2024, and December 31, 2023:
Komposisi Karyawan Berdasarkan Employee Composition Based on Position
Jenjang Jabatan
31 DESEMBER 2025 31 DESEMBER 2024 31 DESEMBER 2023
DECEMBER 31, 2025 DECEMBER 31, 2024 DECEMBER 31, 2023
JABATAN POSITION
JUMLAH JUMLAH JUMLAH
% % %
TOTAL TOTAL TOTAL
Komisaris 3 0,8 3 1,14 3 1,59 Commissioners
Direksi 5 1,3 5 1,89 3 1,59 Directors
Wakil Presiden 5 1,3 3 1,14 1 0,53 Vice President
Asisten Wakil Presiden 6 1,6 6 2,27 6 3,17 Assistant Vice President
Lead 19 5,1 14 5,3 6 3,17 Lead
Senior Manajer 37 9,8 27 10,23 11 5,82 Senior Managers
Manajer 78 20,7 52 19,7 34 17,99 Managers
Asisten Manajer 87 23,1 52 19,7 32 16,93 Assistant Managers
Senior Officer 50 13,3 35 13,26 36 19,05 Senior Officer
Officer 60 16 50 18,94 46 24,34 Officer
Non-Officer 26 6,9 17 6,44 11 5,82 Non-Officer
Jumlah 376 100 264 100 189 100 Total
Komposisi Karyawan Perseroan Berdasarkan Composition of Company Employees Based on
Jenjang Usia Age Levels
31 DESEMBER 2025 31 DESEMBER 2024 31 DESEMBER 2023
DECEMBER 31, 2025 DECEMBER 31, 2024 DECEMBER 31, 2023
USIA AGE
JUMLAH JUMLAH JUMLAH
% % %
TOTAL TOTAL TOTAL
>55 tahun 7 1,9 5 1,89 6 3,17 >55 years
41 - 55 tahun 28 7,4 23 8,71 21 11,11 41 - 55 years
31 - 40 tahun 150 39,9 102 38,64 64 33,86 31 - 40 years
Sampai dengan 30 tahun 191 50,8 134 50,76 98 51,85 Up to 30 years
Jumlah 376 100 264 100 189 100 Total
PT Krom Bank Indonesia Tbk 81
Page 82
Profil Perusahaan
Company Profile
Komposisi Karyawan Perseroan Berdasarkan Composition Of The Company’s Employees Base
Jenjang Pendidikan on Educational Level
31 DESEMBER 2025 31 DESEMBER 2024 31 DESEMBER 2023
DECEMBER 31, 2025 DECEMBER 31, 2024 DECEMBER 31, 2023
PENDIDIKAN EDUCATION
JUMLAH JUMLAH JUMLAH
% % %
TOTAL TOTAL TOTAL
Pasca Sarjana 25 6,6 18 6,82 11 5,82 Postgraduate
Sarjana 314 83,5 210 79,55 142 75,13 Bachelor
Diploma 19 5,1 14 5,30 17 8,99 Diploma
Sampai SMA 18 4,8 22 8,33 19 10,05 Up to High School
Jumlah 376 100 264 100 189 100 Total
Komposisi Karyawan Perseroan Berdasarkan Composition Of The Company’s Employees
Status Based on Status
31 DESEMBER 2025 31 DESEMBER 2024 31 DESEMBER 2023
DECEMBER 31, 2025 DECEMBER 31, 2024 DECEMBER 31, 2023
POSISI POSITION
JUMLAH JUMLAH JUMLAH
% % %
TOTAL TOTAL TOTAL
Karyawan Tetap 340 90,4 239 90,53 168 88,89 Full Time Employee
Karyawan Kontrak 36 9,6 25 9,47 21 11,11 Contract Employee
Jumlah 376 100 264 100 189 100 Total
Komposisi Karyawan Perseroan Berdasarkan Composition of the Company’s Employees
Lokasi Perseroan Based on the Location of the Company
31 DESEMBER 2025 31 DESEMBER 2024 31 DESEMBER 2023
DECEMBER 31, 2025 DECEMBER 31, 2024 DECEMBER 31, 2023
LOKASI LOCATION
JUMLAH JUMLAH JUMLAH
% % %
TOTAL TOTAL TOTAL
Bandung 29 7,7 42 15,91 50 26,46 Bandung
Jakarta 347 92,3 222 84,09 139 75,54 Jakarta
Jumlah 376 100 264 100 189 100 Total
Komposisi Karyawan Perseroan Berdasarkan Composition of the Company’s Employees
Jenis Kelamin Based on Gender
31 DESEMBER 2025 31 DESEMBER 2024 31 DESEMBER 2023
DECEMBER 31, 2025 DECEMBER 31, 2024 DECEMBER 31, 2023
JENIS KELAMIN GENDER
JUMLAH JUMLAH JUMLAH
% % %
TOTAL TOTAL TOTAL
Pria 240 63,8 165 62,50 113 59,79 Male
Wanita 136 36,2 99 37,50 76 40,21 Female
Jumlah 376 100 264 100 189 100 Total
82 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 83
LEMBAGA PENUNJANG PASAR MODAL
CAPITAL MARKET SUPPORTING INSTITUTIONS
Akuntan Publik Public Accountant
Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan, Part of Deloitte Network
ALAMAT JASA PERIODE
ADDRESS SERVICE PERIOD
The Plaza Office Tower, 32nd Floor
Jl. M.H. Thamrin Kav 28-30, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Audit Laporan Keuangan Tahun
31 Desember 2025
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350 Buku 2025
December 31, 2025
(021) 5081 8000 Audit of 2025 Financial Statements
iddttl@deloitte.com
Konsultan Hukum Law Consultant
Gunawan Darmawan Octavian Candra Advocates & Counsellors at Law
ALAMAT JASA PERIODE
ADDRESS SERVICE PERIOD
Melakukan pemeriksaan dan memberikan
Jl. Pejaten Raya No. 9, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pendapat hukum dengan kemampuan profesional Januari - Desember
12510 - Indonesia terbaik untuk kepentingan perusahaan. 2025
+6282246619058 To conduct examinations and provide legal January - December
info@gdoclaw.co.id opinions using the best professional expertise in 2025
the interest of the company.
Biro Administrasi Efek Share Register
PT Sinartama Gunita
ALAMAT JASA PERIODE
ADDRESS SERVICE PERIOD
Menara Tekno Lantai 7 Jl. Fachrudin No. 19 RT.01/RW.07, Kelurahan
Mengelola administrasi saham atau mencatat Januari - Desember
Kampung Bali Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat 10250
daftar pemegang saham. 2025
(021) 392 - 2332
Managing share administration or keeping records January - December
helpdesk1@sinartama.co.id
of shareholders. 2025
www.sinartamagunita.co.id
Notaris Notary
Mohamad Fajri Mekka Putra S.H., M.Kn.
ALAMAT JASA PERIODE
ADDRESS SERVICE PERIOD
Menyiapkan dan membuat akta-akta Berita Acara Januari - Desember
SOHO Pancoran, Tower Splendor Unit S-2512 RUPS Perseroan dan Perjanjian-Perjanjian. 2025
Jl. Letjen M.T Haryono, Kav 2-3, Jakarta Selatan, DKI Jakarta Prepare and make deeds of the Minutes of the January - December
Company’s GMS and the Agreements. 2025
PT Krom Bank Indonesia Tbk 83
Page 84
Profil Perusahaan
Company Profile
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
COMPOSITION OF SHAREHOLDERS
Tabel berikut menunjukkan komposisi pemegang saham The table below shows the shareholder composition as of
per 31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024:
2025 2024
PEMEGANG
SAHAM LEMBAR NILAI % LEMBAR NILAI %
SHAREHOLDERS NUMBER OF VALUES NUMBER OF VALUES
SHARES SHARES
PT FinAccel Teknologi
2.756.042.477 275.604.247.700 75,00 2.756.042.477 275.604.247.700 75,00
Indonesia
Sundjono Suriadi 180.471.077 18.047.107.700 4,91 180.471.077 18.047.107.700 4,91
PT Sun Antarnusa
178.971.567 17.897.156.700 4,87 178.971.567 17.897.156.700 4,87
Investment
PT Sun Land Investama 182.533.737 18.253.373.700 4,97 182.533.737 18.253.373.700 4,97
Masyarakat
376.704.443 37.670.444.300 10,25 376.704.443 37.670.444.300 10,25
Public
Jumlah
3.674.723.301 367.472.330.100 100 3.674.723.301 367.472.330.100 100
Total
Tabel berikut menunjukkan kepemilikan saham Dewan The table shows the share ownership of the Board of
Komisaris dan Direksi di Krom: Commissioners and Directors in the Krom:
2025 2024
PEMEGANG
JABATAN NILAI % NILAI %
SAHAM VALUES VALUES
POSITIONS
SHAREHOLDERS
Presiden Komisaris
Dinno Indiano - - - -
President Commissioner
Komisaris Independen
Markus Sugiono - - - -
Independent Commissioner
Komisaris Independen
Zainal Abidin - - - -
Independent Commissioner
Presiden Direktur
Anton Hermawan - - - -
President Director
Direktur Konvensional & Penjualan
Laniwati Tjandra - - - -
Conventional & Sales Director
Direktur Keuangan
Alvin James Kurniawan - - - -
Finance Director
Direktur Kepatuhan
Wisaksana Djawi - - - -
Compliance Director
Direktur TI & Operasional
Tan Alie - - - -
IT & Operations Director
84 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 85
INFORMASI PEMEGANG SAHAM UTAMA
INFORMATION REGARDING THE MAIN SHAREHOLDERS
Tabel di bawah menunjukkan kepemilikan saham Krom The table below shows the share ownership of Krom
beserta persentase kepemilikan pemegang saham along with the percentage of ownership of the Bank’s
utama Bank: major shareholders:
Akshay Garg
6%
Kredivo Group Ltd
100%
FPL Capital Pte. Ltd
99,995%
PT FinAccel PT Sun Land PT Sun Sundjono Masyarakat
Teknologi Investama Antarnusa Suriadi Public
Indonesia Investment
75% 4,96% 4,87% 4,91% 10,25%
PT Krom Bank Indonesia Tbk
PT Krom Bank Indonesia Tbk 85
Page 86
Profil Perusahaan
Company Profile
KRONOLOGI PENCATATAN SAHAM
CHRONOLOGICAL LISTING OF SHARES
Untuk memperkuat permodalan dan memenuhi ketentuan To strengthen capital and comply with the provisions of the
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 12/2020, Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 12/2020,
Krom melakukan Penawaran Saham Perdana (IPO) dengan Krom conducted an Initial Public Offering (IPO) with a total
total penawaran sebesar 394.764.700 saham atau 15% offering of 394,764,700 shares or 15% of the total paid-up
dari jumlah modal disetor. Penawaran umum efektif dicatat capital. The public offering was effectively listed on the
di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 7 September 2020 Indonesia Stock Exchange on September 7, 2020 with an
dengan harga penawaran Rp480. Dana yang diperoleh dari offering price of IDR480. The proceeds from the public
hasil penawaran umum adalah sebesar Rp189.487.056.000 offering amounted to IDR189,487,056,000 (one hundred
(seratus delapan puluh sembilan miliar empat ratus delapan eighty-nine billion four hundred eighty-seven million and
puluh tujuh juta lima puluh enam ribu rupiah). fifty-six thousand rupiah).
Tepat setelah keberhasilan Bank untuk melakukan penawaran Right after the success of the Bank in conducting an initial
saham perdana, Bank melakukan rencana untuk melakukan public offering, the Bank made plans to make additional
penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan capital by providing Pre-emptive Rights (HMETD) to bank
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham shareholders through a Limited Public Offering. The plan is
bank melalui Penawaran Umum Terbatas. Rencana tersebut listed in the Extraordinary General Meeting of Shareholders
tercantum pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (EGMS) No. 003/A/BBSI/11/2020 dated November 4,
(RUPSLB) No. 003/A/BBSI/11/2020 tanggal 4 November 2020 which was attended by shareholders representing
2020 yang dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 2,237,000,000 shares or 85% of all shares.
2.237.000.000 saham atau 85% dari seluruh saham.
Rights Issue dinyatakan efektif pada 14 Desember The Rights Issue was declared effective on December
2020 sehingga Bank menambah modal menjadi 14, 2020 so that the Bank increased its capital to
Rp302.652.940.500, kenaikan sebesar Rp39.476.470.500 IDR302,652,940,500, an increase of IDR39,476,470,500
dari modal dasar sebelum Rights Issue. Penambahan from authorized capital before Rights Issue. The capital
modal tersebut telah didokumentasikan melalui Akta No. 16 increase has been documented through Deed No. 16 dated
tanggal 23 Desember 2020. December 23, 2020.
Bank kembali melakukan penambahan modal dengan The Bank again made additional capital by providing Pre-
memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) emptive Rights (HMETD) to bank shareholders through a
kepada pemegang saham bank melalui Penawaran Umum Limited Public Offering. The plan is stated in the Deed No.
Terbatas. Rencana tersebut tercantum pada Akta No. 31 31 dated August 27, 2021.
tanggal 27 Agustus 2021.
Rights Issue kedua dinyatakan efektif pada tanggal 22 The second Rights Issue was declared effective on
November 2021 sehingga bank menambah modal menjadi November 22, 2021 so that the bank increased its capital to
Rp330.725.097.300, kenaikan sebesar Rp280.721.568.000, IDR330,725,097,300, an increase of IDR280,721,568,000 of
dari modal dasar sebelum Rights Issue kedua. Penambahan the authorized capital before the second Rights Issue. The
modal tersebut telah tercatat melalui akta No. 25 tanggal increase in capital has been documented by deed No. 25
20 Desember 2021. dated December 20, 2021.
Bank kembali melakukan penambahan modal dengan The Bank again increased its capital by granting Pre-
memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) emptive Rights (HMETD) to shareholders. The HMETD III
kepada pemegang saham. Rencana HMETD III ini tertuang plan is stated in the Deed of EGMS No. 3 dated September
pada Akta RUPSLB No. 3 tanggal 15 September 2022 yang 15, 2022 which was attended by 2,921,894,018 shares or
dihadiri oleh sebanyak 2.921.894.018 lembar saham atau 88.35% of the total shares. Rights Issue 3 was declared
88,35% dari keseluruhan saham. Rights Issue 3 dinyatakan effective on November 30, 2022.
efektif pada tanggal 30 November 2022.
86 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 87
Page 88
“
ANALISIS DAN
PEMBAHASAN
MANAJEMEN
MANAGEMENT ANALYSIS
AND DISCUSSION
88 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 89
PT Krom Bank Indonesia Tbk 89
Page 90
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
TINJAUAN EKONOMI DAN INDUSTRI
ECONOMIC AND INDUSTRY OVERVIEW
Kondisi Perekonomian Global Global Economic Condition
Memasuki tahun 2025, perekonomian global berada dalam Entering 2025, the global economy was in a crucial
fase transisi yang krusial, di mana dunia mulai beradaptasi transitional phase as the world adapts to a “new normal”
dengan era “normal baru” pasca-inflasi tinggi. Amerika following a period of high inflation. The United States
Serikat mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah shows signs of stabilization after a prolonged cycle of
periode panjang suku bunga tinggi, meskipun pertumbuhan high interest rates, although growth remains moderate as
tetap moderat karena konsumen mulai mengurangi consumers scale back spending due to rising credit card
belanja akibat penumpukan utang kartu kredit. Di sisi lain, debt. Conversely, China is demonstrating a more robust
Tiongkok mulai menunjukkan pemulihan yang lebih solid recovery following the implementation of massive fiscal
setelah pemerintahannya meluncurkan stimulus fiskal stimulus packages aimed at resolving its property crisis,
besar-besaran untuk mengatasi krisis properti, yang pada which in turn has provided much-needed momentum for
gilirannya memberikan napas bagi negara-negara mitra its global trading partners. However, this recovery remains
dagangnya. Namun, pemulihan ini tidak merata di seluruh uneven across regions; Europe continues to grapple
kawasan; Eropa masih tertatih-tatih menghadapi stagnasi with stagnant productivity and energy costs that remain
produktivitas dan biaya energi yang tetap lebih tinggi significantly higher than pre-pandemic levels, creating a
dibandingkan level sebelum pandemi, menciptakan jurang widening growth gap among developed nations.
pertumbuhan yang semakin lebar antar negara maju.
Lanskap geopolitik di tahun 2025 tetap menjadi sumber The geopolitical landscape in 2025 remains a primary
volatilitas utama yang sulit diprediksi, dengan pergeseran source of volatility that is hard to predict, characterized
aliansi perdagangan yang semakin nyata. Meskipun by a distinct shift in trade alliances. While some regional
beberapa konflik regional mulai menunjukkan tanda-tanda conflicts show signs of de-escalation, emerging economic
deeskalasi, blok-blok ekonomi baru semakin memperkuat blocs are consolidating their positions, further accelerating
posisi mereka, memicu fragmentasi perdagangan global. global trade fragmentation. Protectionist policies and
Kebijakan proteksionisme dan “friend-shoring” menjadi “friend-shoring” have become the new standard for
standar baru dalam rantai pasok industri strategis seperti strategic supply chains, particularly in the semiconductor
semikonduktor dan kendaraan listrik, di mana negara- and electric vehicle industries, as nations prioritize national
negara lebih memprioritaskan keamanan nasional di atas security over cost efficiency. The technological rivalry
efisiensi biaya. Persaingan teknologi antara Barat dan between West and East has expanded beyond software
Timur tidak lagi terbatas pada perangkat lunak, melainkan into the control of critical raw materials, triggering a
telah merambah ke penguasaan bahan mentah kritis, yang competition for influence in Africa and Latin America as key
memicu perebutan pengaruh di wilayah Afrika dan Amerika mineral suppliers.
Latin sebagai penyedia mineral utama.
Dari sisi kebijakan moneter, tahun 2025 menjadi saksi siklus In terms of monetary policy, 2025 marks a broader global
pelonggaran global yang lebih luas seiring dengan terkendalinya easing cycle as inflation converges toward the 2% target in
inflasi menuju target 2% di banyak negara. Federal Reserve many economies. The Federal Reserve and the European
dan Bank Sentral Eropa mulai melakukan pemangkasan suku Central Bank have initiated gradual interest rate cuts,
bunga secara bertahap, yang memberikan ruang bagi bank providing emerging market central banks the policy space
sentral di negara berkembang untuk menurunkan biaya to lower borrowing costs without risking extreme capital
pinjaman mereka tanpa risiko pelarian modal yang ekstrem. flight.
Kondisi likuiditas yang lebih longgar ini mulai menggairahkan This improved liquidity has begun to revitalize capital
kembali pasar modal dan investasi pada sektor teknologi, markets and technology investments, particularly in the
terutama dalam pengembangan infrastruktur Kecerdasan development of Artificial Intelligence (AI) infrastructure,
Buatan (AI) yang kini mulai memasuki tahap monetisasi which is now entering a stage of tangible monetization.
nyata. Industri manufaktur global juga mulai bangkit dari Furthermore, the global manufacturing sector is rebounding
keterpurukan seiring dengan pulihnya permintaan global from its previous slump, supported by recovering global
dan menurunnya biaya input energi. demand and declining energy input costs.
Tahun 2025 menandai percepatan yang signifikan dalam The year 2025 marks a major acceleration in green industries
industri hijau dan implementasi teknologi berkelanjutan and the implementation of sustainable technologies as new
sebagai penggerak ekonomi baru. Investasi pada energi drivers of the economy. Investment in renewable energy is
terbarukan kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai upaya no longer viewed solely as climate mitigation effort but as an
mitigasi iklim, melainkan sebagai strategi kemandirian urgent strategy for energy independence. The automotive
energi yang mendesak. Sektor industri otomotif dan and energy sectors are undergoing massive transformations
energi mengalami transformasi besar-besaran dengan as Carbon Border Adjustment Mechanisms (CBAM) are
90 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 91
penguatan regulasi karbon di perbatasan (CBAM) yang strictly enforced, compelling global manufacturers to adopt mulai diberlakukan secara ketat, memaksa produsen di low-emission production standards. Although extreme seluruh dunia untuk mengadopsi standar produksi rendah weather remains a threat to the food and insurance emisi. Meskipun cuaca ekstrem tetap menjadi ancaman sectors the adoption of precision agriculture technologies bagi sektor pangan dan asuransi, adopsi teknologi and AI based early warning systems is beginning to help pertanian presisi dan sistem peringatan dini berbasis mitigate the risk of economic losses, demonstrating that AI mulai membantu memitigasi risiko kerugian ekonomi, global economic resilience now heavily depends on the menunjukkan bahwa ketahanan ekonomi global kini sangat integration of technological innovation and environmental bergantung pada integrasi antara inovasi teknologi dan sustainability. keberlanjutan lingkungan. Di samping dinamika sektoral tersebut, pasar tenaga kerja Alongside these sectoral dynamics, the global labor market global di tahun 2025 mengalami transformasi struktural yang in 2025 is undergoing a structural transformation driven by dipicu oleh integrasi kecerdasan buatan generatif di berbagai the integration of generative artificial intelligence across lini industri. Fenomena ini menciptakan paradoks dimana various industries. This phenomenon creates a paradox terjadi kekurangan tenaga kerja terampil di bidang teknologi there is a shortage of skilled labor in technology and green dan energi hijau, sementara sektor administratif konvensional energy sectors, while the conventional administrative menghadapi risiko otomasi yang semakin nyata. Perusahaan- sector faces an increasingly tangible risk of automation. perusahaan besar kini mengalihkan fokus investasi mereka Major corporations are now shifting their investment focus dari sekadar ekspansi fisik menuju peningkatan kapasitas from mere physical expansion toward human resources sumber daya manusia agar tetap relevan dalam ekosistem development to remain relevant within an increasingly digital yang semakin kompleks. Selain itu, pola kerja hibrida complex digital ecosystem. Furthermore, hybrid work telah menetap sebagai standar baru yang mengubah lanskap patterns have become the new norm, transforming the ekonomi perkotaan, mempengaruhi permintaan properti urban economic landscape, influencing commercial komersial, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis property demand, and driving growth in digital service- layanan digital di wilayah penyangga. Adaptasi terhadap based economy in the buffer zone. Adaptating to work fleksibilitas kerja dan literasi digital ini menjadi faktor penentu flexibility and digital literacy is a determining factor in daya saing ekonomi nasional dalam menghadapi persaingan national economic competitiveness facing increasingly global yang semakin ketat. fierce global competition. Kondisi Perekonomian Nasional National Economic Conditions Perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2025 menunjukkan The Indonesian economy throughout 2025 demonstrated resiliensi yang cukup solid di tengah transisi kepemimpinan solid resilience amidst a national leadership transition nasional dan penyesuaian terhadap arah kebijakan ekonomi and adjustments to new economic policy directions. The baru. Pemerintah fokus pada penguatan fondasi pertumbuhan government focused on strengthening the economic ekonomi untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah foundations to escape the middle-income trap by dengan mendorong konsumsi rumah tangga yang tetap terjaga encouraging sustained household consumption, through melalui pengendalian inflasi pangan yang ketat. Meskipun thight control food inflation. Although purchasing power tantangan daya beli sempat membayangi di awal tahun akibat challenges loomed early in the year due to fiscal policy penyesuaian kebijakan fiskal, stimulus pada sektor perumahan adjustments, targeted stimulus in the housing growth dan perlindungan sosial yang tepat sasaran berhasil menjaga momentum at approximately 5 percent. Furthermore, the momentum pertumbuhan di kisaran 5 persen. Selain itu, stability of the Rupiah exchange rate began to improve stabilitas nilai tukar Rupiah mulai membaik seiring dengan along with the return of foreign capital inflows after global masuknya kembali aliran modal asing setelah bank sentral central banks began easing their monetary policies, which global mulai melonggarkan kebijakan moneternya, yang provided Bank Indonesia with room to support domestic memberikan ruang bagi Bank Indonesia untuk mendukung liquidity without sacrificing price stability. likuiditas domestik tanpa mengorbankan stabilitas harga. Sektor industri manufaktur tetap menjadi tulang punggung The manufacturing sector continues to be the backbone ekonomi dengan fokus utama pada percepatan hilirisasi of the economy, with a primary focus on accelerating yang kini mulai merambah ke komoditas non-tambang, downstreaming (hilirisasi)—which has now expanded into seperti kelapa sawit dan rumput laut. Keberlanjutan non-mining commodities such as palm oil and seaweed. The proyek strategis nasional dalam pembangunan ekosistem sustainability of National Strategic Projects in developing the baterai kendaraan listrik mulai membuahkan hasil dengan electric vehicle battery ecosystem has begun to yield results, beroperasinya beberapa pabrik sel baterai secara penuh, with several battery cell factories becoming fully operational, yang menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci positioning Indonesia as a key player in the global green dalam rantai pasok global hijau. Pemerintah juga semakin supply chain. The government is also become increasingly agresif dalam mendorong standarisasi industri hijau melalui aggressive in promoting green industry standards by pemberian insentif bagi perusahaan yang menerapkan providing incentives for companies implementing low- teknologi rendah emisi, sejalan dengan komitmen emission technologies, in line with commitments to achieving pencapaian target emisi nol bersih. Namun, tantangan net-zero emission targets. However, challenges such as berupa hambatan dagang dari negara maju dan tuntutan trade barriers from developed countries and the demand kepatuhan terhadap regulasi lingkungan internasional for compliance with international environmental regulations menuntut industri manufaktur nasional untuk terus require the national manufacturing industry to continue berinovasi dan meningkatkan efisiensi operasionalnya. innovating and improving its operational efficiency. PT Krom Bank Indonesia Tbk 91
Page 92
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
Transformasi digital di Indonesia mencapai titik balik baru pada Indonesia’s Digital transformation in reached a new turning
tahun 2025 dengan integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) point in 2025 with the widespread integration of Artificial
yang semakin luas di sektor jasa keuangan dan perdagangan Intelligence (AI) technology into the financial services and
elektronik (e-commerce). Ekonomi digital tidak lagi hanya e-commerce sectors. The digital economy is no longer
terpusat pada platform belanja, tetapi telah merambah solely focused on retail platforms but has expanded into
ke digitalisasi sistem logistik nasional yang membantu the digitalization of the national logistics system, helping
menurunkan biaya distribusi antar wilayah yang selama ini to lower inter-regional distribution costs key barier to
menjadi kendala utama daya saing. Peningkatan infrastruktur competitiveness. Improved connectivity infrastructure in
konektivitas di wilayah Indonesia Timur juga mulai membuka Eastern Indonesia has also begun to open up opportunities
peluang bagi pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa, for new economic growth outside of Java, as reflected in
yang tercermin dari meningkatnya kontribusi investasi luar the increasing contribution of ex-Java investment to the
Jawa terhadap total investasi nasional. Pertumbuhan sektor total national investment pool. The growth of the fintech
fintech yang lebih teratur dengan pengawasan ketat berhasil sector which was more regulated and subject to strict
memperluas inklusi keuangan, memberikan akses permodalan supervision has successfully expanded financial inclusion,
bagi jutaan pelaku UMKM yang sebelumnya tidak terjangkau providing capital access to millions of MSMEs previously
oleh perbankan konvensional. underserved by conventional banking.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur fisik tetap berjalan secara On the other hand, physical infrastructure development
berkelanjutan dengan fokus pada penyelesaian konektivitas continues to progress sustainably, with a focus on completing
pendukung pusat-pusat pertumbuhan baru dan Ibukota connectivity to supports new growth centers and the
Nusantara (IKN) yang mulai berfungsi sebagai penggerak aktivitas Nusantara Capital City (IKN), which has begin to function as
ekonomi di Kalimantan. Pembangunan ini dibarengi dengan a driver of economic activity in Kalimantan. This development
upaya penguatan ketahanan energi nasional melalui diversifikasi was accompanied by efforts to strengthen national energy
ke energi terbarukan dan pemanfaatan gas bumi sebagai energi security through diversification into renewable energy and the
transisi. Namun, pemerintah juga harus waspada terhadap use of natural gas as a transitional energy source. However,
risiko perubahan iklim yang mempengaruhi produktivitas sektor the government must also be vigilant about the risks of
pertanian, sehingga investasi pada infrastruktur pengairan dan climate change affecting agricultural productivity, prioritizing,
teknologi pertanian menjadi prioritas untuk menjaga ketahanan investments in irrigation infrastructure and agricultural
pangan nasional. Sinergi antara kebijakan fiskal yang disiplin dan technology to maintain national food security. The synergy
kebijakan moneter yang akomodatif menjadi kunci utama bagi between disciplined fiscal policy and accommodative
Indonesia dalam menavigasi ketidakpastian ekonomi global monetary policy is key for Indonesia in navigating global
sepanjang tahun 2025 ini. economic uncertainties throughout 2025.
Kondisi Industri Perbankan Tahun 2025 Banking Industry Conditions in 2025
Industri perbankan Indonesia di tahun 2025 menunjukkan The Indonesian banking industry was projected to perform
performa yang cukup tangguh dengan pertumbuhan kredit quite resiliently in 2025, with credit growth in the range of
yang berada pada kisaran 8% hingga 11%, didorong oleh 8% to 11%, driven by domestic macroeconomic stability
stabilitas makroekonomi domestik dan pelonggaran kebijakan and of monetary policy easing. Bank Indonesia has begun
moneter. Bank Indonesia mulai menurunkan suku bunga gradually lowering its benchmark interest rate to stimulate
acuan secara bertahap untuk merangsang intermediasi, intermediation, and banks have responded by channeling
yang direspons perbankan dengan penyaluran kredit yang more selective credit, particularly to strategic sectors
lebih selektif, terutama ke sektor-sektor strategis seperti such as commodity downstreaming, renewable energy, and
hilirisasi komoditas, energi terbarukan, dan infrastruktur. infrastructure. Although some tightening of liquidity at the
Meskipun likuiditas sempat mengalami pengetatan di awal beginning of the year, Third-Party Funds (TPF) has begun
tahun, peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) mulai pulih seiring to recover in line with improve consumer confidence and
dengan membaiknya kepercayaan nasabah dan aktivitas public economic activity. However, banking profitability, as
ekonomi masyarakat. Namun, profitabilitas perbankan yang reflected in the Net Interest Margin (NIM), has tended to
tercermin melalui Net Interest Margin (NIM) cenderung moderate or slightly decline due to intense competition
mengalami moderasi atau sedikit melandai akibat persaingan for low-cost funds and more responsive adjustments in
perebutan dana murah dan penyesuaian bunga kredit yang lending rates to lower benchmark interest rates.
lebih responsif terhadap penurunan suku bunga acuan.
Dalam menjalankan fungsi intermediasinya, perbankan nasional In carrying out its intermediation function, the national
di tahun 2025 berupaya menyeimbangkan penyaluran kredit banking sector in 2025 strived to balance general credit
umum dengan penguatan akses modal bagi segmen UMKM distribution with strengthened capital access for the
yang menjadi motor penggerak ekonomi. Meskipun kredit MSME segment, which is the driving force of the economy.
investasi menunjukkan pertumbuhan yang kuat di atas 12% While investment credit has shown growth above 12% in
sejalan dengan ekspansi korporasi, penyaluran kredit ke line with corporate expansion, credit distribution to the
segmen UMKM menghadapi tantangan tersendiri dengan MSME segment faces its own challenges, moderate growth
pertumbuhan yang cenderung moderat dan risiko kredit and more closely monitored credit risks (Non-Performing
(Non-Performing Loan) yang dipantau lebih ketat. Untuk Loans). To address this, banks have begun adopting
mengatasi hal ini, perbankan mulai mengadopsi Kebijakan more progressive Macroprudential Liquidity Policy
Makroprudensial Likuiditas (KLM) yang lebih progresif serta (KLM) frameworks and utilizing alternative data for credit
pemanfaatan data alternatif untuk proses penilaian kredit assessment processes to reach micro-entrepreneurs
guna menjangkau pelaku usaha mikro yang belum tersentuh who remain underserved by formal banking services (the
layanan perbankan formal (unbanked). unbanked).
92 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 93
Kebijakan Strategi Strategy Policy Merespon kondisi ekonomi global dan nasional serta In response to global and national economic conditions dinamika industri perbankan nasional, tahun 2025 Bank and the dynamics of the national banking industry, in 2025 telah menerapkan sejumlah kebijakan strategis. Krom the Bank has implemented a number of strategic policies. Indonesia tetap fokus untuk mencapai target-target yang Krom Indonesia remains focused on achieving the targets telah ditetapkan di Rencana Bisnis Bank (RBB). set in the Bank Business Plan (RBB). Manajemen Bank menetapkan kebijakan berikut yang Bank management establishes the following policies that melekat pada seluruh kegiatan usaha Bank: are inherent in all business activities of the Bank: Mempertahankan tingkat kesehatan bisnis Bank dengan tetap Maintaining the Bank’s business health by complying mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, with applicable laws and regulations, implementing good melaksanakan tata kelola yang baik dan menjalankan praktik corporate governance, and implementing prudent risk manajemen risiko yang menerapkan prinsip kehati-hatian management practices for all Bank’s business activities. untuk semua kegiatan usaha Bank. Melanjutkan transformasi Continuing digital transformation by developing services digital dengan mengembangkan layanan pada aplikasi Krom on the Krom application to provide a better customer untuk memberikan pengalaman dan kepuasan nasabah yang experience and satisfaction. Integrating with strategic lebih baik. Berintegrasi dengan ekosistem mitra strategis untuk partner ecosystems for faster business growth by gaining pertumbuhan bisnis yang lebih cepat dengan mendapatkan access to existing partner service users and providing more akses terhadap pengguna layanan mitra eksisting dan juga comprehensive services through the synergy of partner memberikan pelayanan yang lebih menyeluruh dari ekosistem ecosystems and banking services. Focus on stabilizing and mitra dan layanan perbankan. Fokus untuk menstabilkan dan improving the operations of digital banking services and memperbaiki operasional layanan dan produk perbankan products while conducting marketing activities to attract digital sambil melakukan kegiatan pemasaran yang disajikan new customers to register for digital banking services and untuk menarik minat nasabah baru agar mendaftar pada products. Strengthening the technological infrastructure, layanan dan produk perbankan digital. Memperkuat human resources, policies, and risk management frameworks infrastruktur teknologi, sumber daya manusia, kebijakan dan necessary for the Bank to implement new products kerangka kerja manajemen risiko yang diperlukan agar Bank while remaining compliant with all applicable regulations. dapat mengimplementasikan produk baru dengan tetap Continue to investing in new systems, technology, and mematuhi semua peraturan yang berlaku. Terus berinvestasi human resources to collaboratively expand the Bank’s dalam sistem, teknologi dan sumber daya manusia yang baru scale, maintain a competitive advantage, and provide a untuk secara bersama-sama mengembangkan skala Bank, meaningful contribution to Indonesia’s national mission to mempertahankan keunggulan dari pesaing dan memberikan achieve financial inclusion for individuals and Micro, Small, kontribusi yang berarti kepada misi nasional Indonesia and Medium Enterprises (MSMEs) that struggle to access untuk mencapai keuangan yang inklusif bagi individu dan banking services. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang kesulitan mendapatkan akses layanan perbankan. PT Krom Bank Indonesia Tbk 93
Page 94
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
TINJAUAN OPERASI SEGMEN BANK
BANK SEGMENT OPERATIONS
Pendapatan Bunga Bersih Net Interest Income
Bank mengklasifikasikan aktivitas usahanya menjadi 2 The Bank classifies its business activities into 2 (two)
(dua) segmen usaha berdasarkan lokasi operasional, yaitu business segments based on operational location, Bandung
Bandung dan Jakarta. and Jakarta.
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Bandung 2.227.482 1.047.447 Bandung
Jakarta (374.873) (82.384) Jakarta
Jumlah 1.852.609 965.063 Total
Pendapatan bunga bersih Bank pada tahun 2025 tercatat The Bank’s net interest income in 2025 was recorded at
sebesar Rp1.852.609 juta, meningkat sebesar Rp887.546 IDR1,852,609 million, increased by IDR887,546 million or
juta atau 91,97% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 91.97% compared to previous year of IDR965,063 million,
Rp965.063 juta, yang sebagian besar didapatkan dari most of which was obtained from the Bank’s operations
operasional Bank yang berlokasi di Bandung sebesar located in Bandung, amounting to IDR2,227,482 million
Rp2.227.482 juta atau 120,23% dari total pendapatan bunga or 120.23% of total net interest income, and a negative
bersih dan kontribusi negatif dari operasional Bank yang contribution from the Bank’s operations located in Jakarta
berlokasi di Jakarta sebesar Rp374.873 juta atau 20,23% dari amounting to IDR374,873 million or 20.23% of total net
total pendapatan bunga bersih. interest income.
Laba Operasional Operating Income
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Bandung 612.959 256.916 Bandung
Jakarta (426.914) (88.968) Jakarta
Jumlah 186.045 167.948 Total
Laba operasional Bank pada tahun 2025 tercatat sebesar The Bank’s operating profit in 2025 was recorded at
Rp186.045 juta, meningkat sebesar Rp18.097 juta atau IDR186,045 million, increased by IDR18,097 million or 10.78%
10,78%, yang sebagian besar didapatkan dari wilayah compared to the previous year, which was obtained from
Bandung sebesar Rp612.959 juta atau 329.47% dari total Bandung region, amounting to IDR612,959 million or 329.47%
Laba Operasional dan konstribusi negatif dari wilayah of total Operating Profit, and a negative contribution from
Jakarta sebesar Rp426.914 juta atau 229,47% dari total Laba Jakarta region amounting to IDR426,914 million or 229.47%
Operasional. of total Operating Profit.
Laba Sebelum Pajak Profit Before Tax
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Bandung 611.565 251.155 Bandung
Jakarta (427.267) (90.818) Jakarta
Jumlah 184.298 160.337 Total
Laba sebelum pajak Bank pada tahun 2025 tercatat sebesar The Bank’s profit before tax in 2025 was recorded at
Rp184.298 juta, meningkat sebesar Rp23.961 juta atau IDR184,298 million, increased by IDR23,961 million or 14.94%
14,94% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp160.337 from previous year of IDR160,337 million, which primarily
juta, yang sebagian besar didapatkan dari wilayah Bandung from Bandung area of IDR611,565 million, or 331.83% of total
sebesar Rp611.565 juta atau 331,83% dari total Laba Sebelum profit before tax with a negative contribution from Jakarta
Pajak dan kontribusi negatif untuk operasional Bank yang area amounting to IDR427,267 million or 231.83% of total
berlokasi di Jakarta sebesar Rp427.267 juta atau 231,83% profit before tax.
dari total Laba Sebelum Pajak.
94 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 95
TINJAUAN OPERASIONAL
OPERATIONAL OVERVIEW
Secara umum, kegiatan usaha yang dilakukan Bank adalah In general, the business activities carried out by the Bank
menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya kembali include collecting public funds and channeling them back
dalam bentuk kredit (fungsi intermediasi), serta memberikan in the form of credit (intermediation function), as well as
layanan jasa perbankan lainnya. Secara spesifik produk dan providing other banking services. Specifically, banking
jasa layanan perbankan yang diberikan oleh Bank berupa: products and services provided by Bank are in the form of:
Produk Simpanan Savings Products
Giro Rekening Giro diperuntukkan bagi perorangan dan badan Demand Deposits are intended for individuals and business
Giro usaha untuk menampung hasil transaksi maupun sebagai entities to accommodate the results of transactions and as
media penyimpanan dana sementara yang digunakan a medium for temporary storage of funds used to carry out
untuk menjalankan aktivitas usahanya. their business activities
Layanan yang disediakan oleh Bank antara lain: The services provided by the Bank include:
1. Penarikan dengan menggunakan security paper (Cek/ 1. Withdrawals using security paper (Check/Giro);
Giro);
2. Transfer melalui sarana Real Time Gross Settlement 2. Transfers by means of Real Time Gross Settlement
(RTGS), Sistem Kliring Nasional (SKN) dan sarana lain (RTGS),
yang tersedia; 3. National Clearing System (SKN) and other means;
3. Automatic transfer (internal) dengan Produk Bank dan 4. Automatic transfer (internal) with Bank and Savings
Tabungan. Products.
Tabungan Produk Tabungan yang ditawarkan adalah: Savings products offered by the Bank include:
Savings 1. Tabungan Extra 1. Extra savings
2. Tabungan Extra Plus 2. Extra Plus Savings
3. Tabungan Digital 3. Digital Saving
Giro Bentuk simpanan yang sifatnya lebih permanen A form of savings that is more permanent than savings in
Giro dibanding simpanan dalam bentuk tabungan karena the form of savings because the nature of its placement is
sifat penempatannya sesuai dengan kesepakatan antara in accordance with the agreement between the depositor as
deposan sebagai penyimpan dana dengan Bank. Suku the depositor and the Bank. Interest rates are not affected
bunga tidak terpengaruh oleh fluktuasi suku bunga by fluctuations in interest rates over the promised period.
selama jangka waktu yang dijanjikan.
Terdapat 2 tipe deposito yang dapat digunakan oleh There are 2 type of digital deposit product that can be
nasabah, yaitu: used by the customers, they are as follows:
1. Krom Flex 1. Krom Flex
2. Krom Max 2. Krom Max
Produk Kredit Loan Products
Kredit Modal Kerja Bentuk penyaluran kredit yang ditujukan kepada Bentuk penyaluran kredit yang ditujukan kepada
Working Capital masyarakat dengan tujuan produktif untuk mendukung masyarakat dengan tujuan produktif untuk mendukung
Loan kebutuhan modal kerja usaha. kebutuhan modal kerja usaha.
Pinjaman Rekening Koran Fasilitas kredit jangka pendek bersifat fluktuatif dan This is a short-term loan facility that is fluctuating in nature
(PRK) metode penarikan dana bebas (seperlunya) menggunakan and is a free withdrawal method (as needed) using a bilyet
Current Account Loan (PRK) bilyet giro, cek atau nota debit. giro, check or debit note.
Pinjaman Tetap (PT) Merupakan fasilitas kredit jangka pendek dengan metode This is a short-term loan facility with a scheduled
Fixed Loan (PT) penarikan terjadwal menggunakan aksep. withdrawal method using acceptances.
Pinjaman Aksep (PA) Merupakan fasilitas kredit dengan menerbitkan Surat Is a loan facility by issuing Promissory Notes and a
Acceptance Loans (PA) Sanggup dan siklus penarikan dana bersifat revolving. revolving withdrawal cycle.
Pinjaman Diskonto (PD) Merupakan fasilitas kredit di mana proses penarikannya Is a loan facility where the withdrawal process is free (as
Discount Loan bebas (sesuai kebutuhan) dengan menggunakan cek/giro needed) by using a backward check/demand deposit
(PD) mundur atau dengan menerbitkan Surat Sanggup/aksep. or by issuing a letter of commitment/acceptance. The
Siklus penarikan dana bersifat revolving & non revolving. withdrawal cycle is revolving & non revolving.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 95
Page 96
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
Penerusan Pembiayaan (LC) Fasilitas kredit yang disalurkan melalui mitra pembiayaan Loan facility that is channeled through channeling partners,
Loan Channeling (LC) dengan tujuan produktif. Metode penarikan, jumlah with the aim of productive purposes. Withdrawal method,
penarikan dan metode pembayaran dapat diatur amount and repayment schedule.can be governed by the
berdasarkan perjanjian kerja sama atau perjanjian cooperation agreement or channeling agreement between
penerusan pembiayaan antara Bank dan Mitra terpilih. Bank and selected partners.
Kredit Investasi
Investment Loan
Pinjaman Berjangka (PB) Siklus penarikan dana bersifat non revolving di mana The withdrawal cycle is non revolving in which the
Term Loan (PB) penarikannya dapat dilakukan sekaligus atau bertahap withdrawal can be done all at once or in stages (for
(untuk renovasi) dengan menerbitkan surat sanggup/aksep. renovation) by issuing a letter of commitment/acceptance.
Kredit Konsumsi
Consumer Loan
Pinjaman Pemilikan Rumah Kredit konsumtif jangka panjang yang dipergunakan untuk A long-term consumer loan that is used to finance the
(PPR) membiayai pembelian properti residential baru atau bekas purchase of new or used residential properties for own
Home Ownership Loan (PPR) untuk digunakan sendiri. use.
Pinjaman Milik Kendaraan Kredit konsumtif jangka menengah dipergunakan untuk A medium-term consumer loan that is used to finance
Bermotor (PPKB) membiayai pembelian kendaraan baru atau bekas untuk the purchase of new or used vehicles that are used for
Motor Vehicle Ownership pribadi. personal gain.
Loan (PPKB)
Pinjaman Kavling Siap Merupakan fasilitas kredit konsumsi dengan tujuan untuk A consumer loan facility with the objective of financing the
Bangun (PPKSB) pembiayaan pembelian kavling siap bangun. Penarikan purchase of ready-to-build lots. Withdrawal of funds can
Loans for Ready-to-Build dananya dapat dilakukan secara sekaligus dan bersifat be done simultaneously and is non revolving. Repayment is
Plots (PPKSB) non revolving. Pembayaran kembali dilakukan dengan cara made by monthly installments.
angsuran bulan.
Penerusan Pembiayaan (LC) Fasilitas kredit yang disalurkan melalui mitra pembiayaan Loan facility that is channeled through channeling
Loan Channeling (LC) dengan tujuan konsumsi. Metode penarikan, jumlah partners, with the aim of consumption purposes.
penarikan dan metode pembayaran dapat diatur Withdrawal method, amount and repayment schedule.can
berdasarkan perjanjian kerja sama atau perjanjian be governed by the cooperation agreement or channeling
penerusan pembiayaan antara Bank dan Mitra terpilih. agreement between Bank and selected partners.
Kredit Tanpa Agunan Fasilitas kredit konsumtif tanpa adanya jaminan fisik (aset) Consumer loan facility without physical collateral (assets)
(KTA) dari nasabah perorangan/individu yang terdiri dari 2 pilihan for individual customers. It offers 2 options: Flexi Loan and
Unsecured Loan (KTA) yaitu Flexi Loan dan Paylater dengan pilihan tenor hingga Paylater with terms of up to 6 months.
Loan 6 bulan.
96 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 97
PENCAPAIAN KINERJA OPERASIONAL
SEGMEN USAHA
BUSINESS SEGMENT OPERATIONAL
Kinerja operasional bisnis bank diklasifikasikan berdasarkan The Bank’s operational performance was classified by its
produk dan layanan yang dimiliki. Dalam industri jasa perbankan, products and services. In the banking industry, performance
produksi adalah hasil dari kegiatan pemasaran produk dan jasa reflects the results of product and service marketing
yang dihasilkan, berikut analisis peningkatan/penurunan dari activities. An analysis of the increase/decrease for each
tiap-tiap produk dijelaskan dalam uraian di bawah ini: product is detailed below:
Segmentasi Produk Kredit Loan Product Segmentation
Bank menyediakan pembiayaan kepada badan usaha The Bank provides financing to both corporates and
maupun perorangan untuk memenuhi kebutuhan modal individuals to support working capital, investment, and
kerja, investasi, dan konsumsi. Adapun rincian penyaluran consumer needs. The details of credit disbursement during
kredit selama tahun 2025 adalah sebagai berikut: 2025 are as follows:
Dalam Jutaan Rupiah (In Million IDR)
2025 2024 PERTUMBUHAN GROWTH
KETERANGAN DESCRIPTION
(RP) (RP) (RP) %
Kredit Modal Kerja 470.717 462.836 7.881 1,70% Working Capital
Kredit Investasi 69.896 79.511 (9.615) (12,09%) Investment
Kredit Konsumsi 7.184.417 3.323.685 3.860.732 116,16% Consumer
Jumlah 7.725.030 3.866.032 3.858.998 99,82% Total
Selama tahun 2025, Bank berhasil menyalurkan kredit During 2025, the Bank successfully disbursed loans amounting
sebesar Rp7.725.030 juta, meningkat sebesar Rp3.858.998 to IDR7,725,030 million, increased by IDR3,858,998 million
dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp3.866.032. compared to the previous year of IDR3,866,032 million.
Segmentasi Produk Simpanan Deposits Product Segmentation
Produk simpanan merupakan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang Deposits represent Third Party Funds (TPF) consist of
terdiri dari Giro, Tabungan ataupun Deposito Berjangka, Current Accounts, Savings or Time Deposits, detailed as
dengan rincian sebagai berikut: follows:
Dalam Jutaan Rupiah (In Million IDR)
2025 2024 PERTUMBUHAN GROWTH
KETERANGAN DESCRIPTION
(RP) (RP) NOMINAL (RP) %
Giro 24.698 13.228 11.470 86,71% Current Accounts
Tabungan 1.765.311 496.140 1.269.171 255,81% Savings
Deposito Berjangka 6.608.420 2.650.460 3.957.960 149,33% Time Deposits
Jumlah Perhimpunan Bank 8.398.429 3.159.828 5.238.601 165,79% Bank Total Deposit
Peningkatan DPK terbesar berasal dari tabungan dan The increase in TPF was primarily contributed by savings
deposito berjangka masing-masing sebesar 255,81% dan and time deposits, which increased by 255.81% and
149,33%. Peningkatan tersebut sejalan dengan strategi Bank 149.33%, respectively. This align with Bank’s strategy to offer
dalam menawarkan suku bunga yang kompetitif. a competitive interest rate.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 97
Page 98
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
ANALYSIS OF FINANCIAL STATEMENTS
Pendapatan Bunga Interest Income
Pendapatan bunga Bank terdiri dari sebagai berikut: The Bank’s interest income consists of:
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
Giro 2.627 900 Current Accounts
Deposito 2.860 3.830 Deposits
Surat Berharga Negara (SBN) 72.912 95.264 Goverment Securities
Penempatan pada Bank Lain Placements with Other Banks
Giro 78 14 Current Accounts
Deposito Bank Lain 4.908 232 Other Bank Deposit
Kredit yang diberikan 2.160.878 970.444 Loan
Efek-efek 36.065 13.145 Marketable Securities
Jumlah Pendapatan Bunga 2.280.328 1.083.829 Total Interest Income
Selama tahun 2025, Bank membukukan Pendapatan bunga During 2025, the Bank recorded interest income amounting
sebesar Rp2.280.328, meningkat sebesar Rp1.196.499 juta to IDR2,280,328 million, increased by IDR1,196,499 million
atau 110,40% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. or 110.40% compared to the previous year. This increase
Kenaikan tersebut didukung oleh meningkatnya pendapatan was supported by growth of interest income from loans of
bunga Kredit yang diberikan sebesar Rp1.190.434 juta atau IDR1,190,434 million or 122.67%, and securities of IDR22,920
122,67%, dan efek-efek sebesar Rp22.920 atau 174,36%. million or 174.36%.
Beban Bunga Interest Expenses
Beban bunga Bank didominasi dari bunga atas deposito The Bank’s interest expense is dominated by the Bank’s
berjangka. time deposit.
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Giro 589 78 Current Accounts
Tabungan 62.428 11.582 Savings
Deposito Berjangka 364.526 107.106 Time Deposits
Lainnya 176 - Others
Jumlah 427.719 118.766 Total
Selama tahun 2025, beban bunga Bank tercatat sebesar During 2025, the Bank recorded interest expense
Rp427.719 juta, meningkat sebesar Rp308.953 juta amounting to IDR427,719 million, increased by IDR308,953
dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Peningkatan million compared to the previous year. This increase
tersebut disebabkan oleh meningkatnya beban bunga dari was supported by growth of interest expense from time
deposito berjangka sebesar Rp257.420 atau 240,34%. deposits of IDR257,420 million or 240.34%.
98 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 99
Pendapatan Bunga - Bersih Net Interest Income
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Pendapatan Bunga 2.280.328 1.083.829 Interest Income
Beban Bunga (427.719) (118.766) Interest Expenses
Pendapatan Bunga - Bersih 1.852.609 965.063 Net Interest Income
Pendapatan bunga bersih Bank pada tahun 2025 tercatat The Bank’s net interest income for 2025 were recorded at
sebesar Rp1.852.609 juta, meningkat Rp887.546 juta atau IDR1,852,609 million, increased by IDR887,546 million or
91,97% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp965.063 91.97% from the previous year of IDR965,063 million. This
juta. Peningkatan ini mencerminkan kinerja intermediasi Bank growth reflects the Bank’s consistently solid intermediation
yang tetap solid sepanjang tahun 2025. performance throughout 2025.
Di sisi lain, beban bunga Bank tercatat sebesar Rp427.719 Meanwhile, the Bank’s interest expenses were recorded
juta, meningkat Rp308.953 juta atau 260,14% dibandingkan at IDR427,719 million, increased by IDR308,953 million
tahun sebelumnya sebesar Rp118.766 juta, sejalan dengan or 260.14% compared to the previous year of IDR118,766
peningkatan DPK selama periode tersebut. million, align with the increase of TPF during the period.
Pendapatan Operasional Lainnya Other Operating Income
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Pendapatan dari Kredit yang dihapus buku 33.553 8.155 Recoveries of written-off loans
Komisi dan Provisi 3.353 1.047 Commission and Provisions
Administrasi dan Denda 372 1.093 Administration and Fines
Pendapatan Lainnya 4.235 244 Other Revenues
Jumlah 41.513 10.539 Total
Pendapatan operasional lainnya Bank untuk tahun 2025 The Bank’s other operating income for 2025 were recorded
tercatat sebesar Rp41.513 juta, meningkat Rp30.974 juta at IDR41,513 million, increased by IDR30,974 million or
atau 293,90% dibandingkan periode sebelumnya sebesar 293.90% compared to the previous year of IDR10,539
Rp10.539 juta. Peningkatan ini terutama didukung oleh million, mainly driven by income from written-off loans,
pertumbuhan pendapatan dari kredit yang dihapus buku, which increase from IDR8,155 million to IDR33,553 million.
yang naik dari Rp8.155 juta menjadi Rp33.553 juta.
Beban Operasional Lainnya Other Operating Expenses
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Beban Tenaga Kerja 85.509 62.134 Personnel Expenses
Beban Umum dan Administrasi 218.324 112.898 General and Administrative expenses
Jumlah 303.833 175.032 Total
Beban operasional Bank untuk tahun 2025 tercatat sebesar The Bank’s operating expenses for 2025 were recorded at
Rp303.833 juta, meningkat Rp128.801 juta atau 73,59% IDR303,833 million, increased by IDR128,801 million or 73.59%
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp175.032 juta. compared to the previous year of IDR175,032 million.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 99
Page 100
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
Beban Kerugian Penurunan Nilai Provision for Impairment Losses
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Penempatan pada Bank Lain 113 (284) Placements with Other Banks
Efek-efek 80 1 Marketable Securities
Agunan yang Diambil Alih (1.763) (621) Foreclosed Collateral
Kredit yang Diberikan (1.402.367) (631.102) Loans
Aset yang Dimiliki untuk Dijual (307) (616) Assets Held - for - Sale
Jumlah (1.404.244) (632.622) Total
Beban kerugian penurunan nilai Bank untuk tahun 2025 The Bank’s impairment losses for 2025 were recorded
tercatat sebesar Rp1.404.244 juta, meningkat Rp771.623 at IDR1,404,244 million, increased by IDR771,623 million
juta atau 121,97% dibandingkan tahun sebelumnya or 121.97% compared to the previous year of IDR632,622
sebesar Rp632.622 juta. Peningkatan ini sejalan dengan million. This increase aligns with strong loans growth.
pertumbuhan kredit yang signifikan.
Laba Operasional Operating Income
Laba operasional Bank untuk tahun 2025 tercatat sebesar The Bank’s operating income for 2025 were recorded at
Rp186.045 juta, meningkat Rp18.097 juta atau 10,78% IDR186,045 million, increased by IDR18,097 million or 10.78%
dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp167.948 juta. compared to the previous year of IDR167,948 million. This
Peningkatan ini mencerminkan pertumbuhan pendapatan increase reflects that growth in operating income outpaced
operasional yang lebih tinggi dibandingkan kenaikan beban operating expenses.
operasional.
Pendapatan (Beban) Non Operasional Non-Operating Income (Expenses)
Pendapatan (beban) non operasional Bank untuk tahun The Bank’s non-operating income (expenses) for 2025
2025 tercatat sebesar Rp1.747 juta, menurun Rp5.864 juta were recorded at IDR1,747 million, decreased by IDR5,864
atau 77,05% dibandingkan tahun sebelumnya. million or 77.05% compared to the previous year.
Laba Bersih Tahun Berjalan Net Income for the Year
Pada tahun 2025 Bank membukukan laba bersih sebesar In 2025, the Bank recorded a net profit of IDR143,285 million,
Rp143.285 juta, meningkat Rp19.225 juta atau 15,50% increased by IDR19,225 million or 15.50% compared to the
dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didukung previous year. This growth was driven by strong income
oleh pertumbuhan pendapatan yang kuat, yang mampu growth outpaced the increase in operating expenses and
melampaui kenaikan beban operasional dan beban kerugian impairment losses during the year.
penurunan nilai selama tahun berjalan.
Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan Comprehensive Income for the Year
Penghasilan komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Comprehensive income for the year were recorded at
Rp142.308 juta, meningkat Rp17.638 juta atau 14,15% IDR142,308 million, increased by IDR17,638 million or 14.15%
dibandingkan tahun sebelumnya. compared to the previous year.
100 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 101
LAPORAN POSISI KEUANGAN
STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Kas 9.763 7.964 Cash
Current Accounts and Placements with
Giro dan Penempatan pada Bank Indonesia 515.546 303.381
Bank Indonesia
Giro dan Penempatan pada Bank Lain - Current Accounts Placements with Other
203.722 317.043
Bersih Banks - Net
Efek-efek - Bersih 1.623.537 894.482 Marketable Securities - Net
Securities Purchased with Agreements to
Efek Dibeli dengan Janji Dijual Kembali 789.987 443.097
Resell
Kredit yang Diberikan - Bersih 7.725.030 3.866.032 Loans - Net
Aset Tetap dan Aset Hak Guna - Bersih 179.486 167.180 Fixed Assets and Right-of-Used Assets - Net
Aset Pajak Tangguhan 120.008 52.119 Deferred Tax Assets
Aset Tak Berwujud 84.219 44.056 Intangible Assets
Aset Lain-Lain 963.098 556.094 Other Assets
Jumlah Aset 12.214.396 6.651.448 Total Assets
Aset Assets
Jumlah aset pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Total assets as of December 31, 2025, were recorded at
Rp12.214.396 juta, meningkat Rp5.562.948 juta atau 83,64% IDR12,214,396 million, increased by IDR5,562,948 million
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp6.651.448 juta. or 83.64% compared to the previous year of IDR6,651,448
Peningkatan ini terutama didukung oleh pertumbuhan kredit million. This increase was primarily driven by strong loan
yang diberikan secara signifikan selama tahun berjalan. growth during the year.
Kas Cash
Kas pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp9.763 juta, Cash as of December 31, 2025, were recorded at IDR9,763
meningkat Rp1.799 juta atau 22,59% dibandingkan tahun million, increased by IDR1,799 million or 22.59% compared
sebelumnya sebesar Rp7.964 juta. to the previous year of IDR7,964 million.
Giro dan Penempatan pada Bank Indonesia Current Accounts and Placements with Bank
Indonesia
Giro dan Penempatan pada Bank Indonesia pada 31 Desember Current accounts and placements with Bank Indonesia as
2025 tercatat sebesar Rp515.546 juta, meningkat Rp212.165 of December 31, 2025, were recorded at IDR515,546 million,
juta atau 69,93% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar increased by IDR212,165 million or 69.93% compared to the
Rp303.381 juta. Peningkatan ini sejalan dengan kenaikan Giro previous year of IDR303,381 million. This increase aligns with
Wajib Minimum selaras dengan pertumbuhan DPK. higher Minimum Statutory Reserves, reflecting the growth in
Third Party Funds (TPF).
Giro dan Penempatan pada Bank Lain - Bersih Current Accounts Placements with Other Banks
- Net
Giro dan Penempatan pada bank lain pada 31 Desember Current accounts and placements with other banks as of
2025 tercatat sebesar Rp203.722 juta, menurun Rp113.321 December 31, 2025, were recorded at IDR203,722 million
juta atau 35,74% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar decreased by IDR113,321 million or 35.74% compared to the
Rp317.043 juta. previous year of IDR317,043 million.
Efek-Efek - Bersih Marketable Securities - Net
Efek-efek pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Marketable Securities as of December 31, 2025, were
Rp1.623.537 juta, meningkat Rp729.055 juta atau 81,51% recorded at IDR1,623,537 million, increased by IDR729.055
dibandingkan tahun sebelumnya. million or 81.51% compared to the previous year.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 101
Page 102
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
Efek Dibeli untuk Dijual Kembali Securities Purchased with Agreements to Resell
Efek dibeli untuk dijual kembali pada 31 Desember 2025 Securities purchased with agreements to resell as of December
tercatat sebesar Rp789.987 juta, meningkat Rp346.890 31, 2025, were recorded at IDR789,987 million, increased by
juta atau 78,29% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar IDR346,890 million or 78.29% compared to the previous year,
Rp443.097 juta. Peningkatan ini mencerminkan optimalisasi which was IDR443,097 million. This increase reflects the Bank’s
pengelolaan likuiditas Bank selama periode berjalan. optimization of liquidity management during the period.
Kredit yang Diberikan Loans
Kredit yang diberikan pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Loans as of December 31, 2025, were recorded at
Rp7.725.030 juta, meningkat Rp3.858.998 juta atau 99,82% IDR7,725,030 million, increased by IDR3,858,998 million or
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3.866.032 juta. 99.82% compared to the previous year of IDR3,866,032
Pertumbuhan ini terutama didukung oleh kredit konsumsi. million. This growth was primarily driven by consumer loans.
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Pihak Berelasi Related Parties
Kredit Modal Kerja 299.177 271.181 Working Capital Loans
Kredit Konsumsi 973 - Consumer Loans
Jumlah Pihak Berelasi 300.150 271.181 Total Related Parties
Pihak Ketiga Third Party
Kredit Modal Kerja 180.718 193.832 Working Capital Loans
Kredit Investasi 70.129 80.035 Investment Loans
Kredit Konsumsi 8.081.209 3.701.693 Consumer Loans
Jumlah Pihak Ketiga 8.332.056 3.975.560 Total Third Parties
Jumlah Kredit yang Diberikan 8.632.206 4.246.741 Total Loans
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (907.176) (380.709) Allowance for Impairment Losses
Jumlah - Bersih 7.725.030 3.866.032 Total - Net
Aset Tetap dan Aset Hak Guna - Bersih Fixed Assets and Right of Use Assets - Net
Aset tetap dan aset hak guna tahun 2025 tercatat sebesar Fixed assets and right-of-use assets in 2025 were recorded
Rp179.486 juta, meningkat Rp12.306 juta atau 7,36% at IDR179,486 million increased by IDR12,306 million or
dibandingkan tahun sebelumnya. 7.36% compared to the previous year.
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan pada 31 Desember 2025 tercatat Deferred tax assets as of December 31, 2025, were recorded
sebesar Rp120.008 juta, meningkat Rp67.889 juta atau at IDR120,008 million, an increase of IDR67,889 million or
130,26% dibandingkan tahun sebelumnya. 130.26% compared to the previous year.
Aset Tak Berwujud Intangible Assets
Aset tak berwujud pada 31 Desember 2025 tercatat Intangible assets as of December 31, 2025, were recorded
sebesar Rp84.219 juta, meningkat Rp40.163 juta atau 91,16% at IDR84,219 million, increased by IDR40,163 million or 91.16%
dibandingkan tahun sebelumnya. compared to the previous year.
Aset Lain-Lain Other Assets
Aset lain-lain pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Other assets as of December 31, 2025, were recorded
Rp963.098 juta, meningkat Rp407.004 juta atau 73,19% at IDR963,098 million, increased by IDR407,004 million
dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini terutama or 73.19% compared to the previous year. This primarily
didukung oleh kenaikan tagihan terkait kredit channeling. reflects increase in receivables related to channeling loan.
102 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 103
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR) KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION Liabilitas Segera 103.773 62.627 Liabilities Due Immediately Simpanan Nasabah 8.398.429 3.159.828 Deposits from Customers Simpanan dari Bank Lain 15.000 - Deposits from Other Banks Utang Pajak 78.732 30.479 Tax Payable Liabilitas Imbalan Kerja 20.233 14.642 Employee Benefits Obligation Liabilitas Lain-Lain 135.881 63.832 Other Liabilities Jumlah 8.752.048 3.331.408 Total Liabilitas Liabilities Jumlah liabilitas pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Total liabilities as of December 31, 2025, were recorded at Rp8.752.048 juta, meningkat Rp5.420.640 juta atau 162,71% IDR8,752,048 million, an increase of IDR5,420,640 million dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini terutama or 162.71% compared to the previous year. This increase didorong oleh pertumbuhan simpanan nasabah yang was primarily driven by significant growth in deposits from signifikan selama periode berjalan. customers during the period. Liabilitas Segera Liabilities Due Immediately Liabilitas Segera pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Liabilities due immediately as of December 31, 2025, were Rp103.773 juta, meningkat Rp41.146 juta atau 65,70% recorded at IDR103,773 million increased by IDR41,146 dibandingkan tahun sebelumnya. million or 65.70% compared to the previous year. Simpanan Nasabah Deposits from Customers Simpanan Nasabah pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Deposits from Customers as of December 31, 2025, were Rp8.398.429 juta, peningkatan berasal dari tabungan dan recorded at IDR8,398,429 million. This increased was driven deposito berjangka masing-masing sebesar 255,81% dan by savings and time deposits, which grew by 255.81% and 149,33%. Peningkatan tersebut sejalan dengan strategi Bank 149.33% respectively. This growth is in line with the Bank’s dalam memberikan suku bunga yang kompetitif. strategy of offering competitive interest rates. Simpanan dari Bank Lain Deposits from Other Banks Simpanan dari Bank Lain pada 31 Desember 2025 tercatat Deposits from Other Banks as of December 31, 2025, Rp15.000 juta meningkat 100% dibandingkan tahun were recorded at IDR15,000 million, increased by 100% sebelumnya. compared to the previous year. Utang Pajak Tax Payable Utang Pajak pada 31 Desember 2025 tercatat Rp78.732 Taxes Payable as of December 31, 2025, were recorded at juta atau meningkat sebesar Rp48.253 atau 158,32% IDR78,732 million, increased by IDR48,253 million or 158.32% dibandingkan tahun sebelumnya. compared to the previous year. Liabilitas Imbalan Kerja Employee Benefits Obligation Liabilitas Imbalan Kerja pada 31 Desember 2025 tercatat Employee Benefit Liabilities as of December 31, 2025, were Rp20.233 juta meningkat sebesar Rp5.591 atau 38,18% recorded at IDR20,233 million, increased by IDR5,591 million dibanding tahun sebelumnya. or 38.18% compared to the previous year. Liabilitas Lain-Lain Other Liabilities Liabilitas Lain-Lain pada 31 Desember 2025 tercatat Other Liabilities as of December 31, 2025, were recorded at Rp135.881 juta meningkat sebesar Rp72.049 atau 112,87% IDR135,881 million, increased by IDR72,049 million or 112.87% dibanding tahun sebelumnya. compared to the previous year. PT Krom Bank Indonesia Tbk 103
Page 104
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Modal Saham 367.472 367.472 Capital Stock
Tambahan Modal Disetor 2.223.686 2.223.686 Additional Pad-in Capital
Surplus Revaluasi Aset 135.187 135.187 Asset Revaluation Surplus
Kerugian Aktuarial dari Program Imbalan Actuarial Loss from Employee Benefit
(5.717) (4.438)
Kerja Program
Keuntungan (Kerugian) yang belum
Unrealised gain (losses) on changes in
direalisasi atas efek-efek yang diukur
241 (61) marketable securities at fair value through
pada nilai wajar melalui Penghasilan
other comprehensive income - Net
Komprehensif Lain - Bersih
Saldo Laba telah Ditentukan Penggunanya 73.544 73.544 Appropriated Retained Earnings
Saldo Laba Belum DItentukan Unappropriated Retained
667.935 524.650
Penggunanya Earnings
Jumlah 3.462.348 3.320.040 Total
Ekuitas Equity
Jumlah Ekuitas pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Total Equity as of December 31, 2025, was recorded at
Rp3.462.348 juta, meningkat Rp142.308 juta atau 4,29% IDR3,462,348 million, increased by IDR142,308 million or
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3.320.040 juta. 4.29% compared to the previous year of IDR3,320,040
Kenaikan ini merupakan kontribusi dari laba tahun berjalan. million, which contributed from current year profit.
ANALISIS ARUS KAS
CASH FLOW ANALYSIS
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Arus Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas
175.162 502.691 Net Cash Provided by Operating Activities
Operasi
Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Net Cash Used in Investing Activities
(71.855) (33.123)
Investasi
Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas
(2.778) (482) Net Cash Used in Financing Activities
Pendanaan
Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas 100.529 469.086 Net Increase in Cash and Cash Equivalents
Cash and Cash Equivalents at the
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 628.706 159.620
Beginning of Year
Cash and Cash Equivalents at the
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 729.235 628.706
End of Year
Arus Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi Net Cash Provided by Operating Activities
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasional Net cash flow from operating activities in 2025 was
pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp175.162 juta, menurun recorded at IDR175,162 million, decreased by IDR327,529
Rp327.529 juta atau 65,16% dibandingkan tahun sebelumnya. million or 65.16% compared to the previous year.
Meskipun demikian, arus kas operasional tetap positif, Nevertheless, operating cash flow remained positive,
didukung oleh pertumbuhan penerimaan bunga selama supported by growth in interest income during the year.
periode berjalan.
104 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 105
Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Net Cash Used in Investing Activities
Investasi
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi pada Net cash used in investing activities in 2025 was recorded
tahun 2025 tercatat sebesar Rp71.855 juta, meningkat at IDR71,855 million, increased by IDR38,732 million or
sebesar Rp38.732 juta atau 116,93% dibandingkan tahun 116.93% compared to the previous year, mainly used for the
sebelumnya yang sebagian besar digunakan untuk acquisition of intangible assets.
pembelian aset tak berwujud.
Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Net Cash Used in Financing Activities
Pendanaan
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan Net cash used in the Bank’s financing activities in 2025
pada tahun 2025 adalah sebesar Rp2.778 juta, di mana amounted to IDR2,778 million. This represents a decrease
mengalami penurunan sebesar Rp2.296 juta atau 476,35% of IDR2,296 million or 476.35% compared to the previous
dari tahun sebelumnya. year.
RASIO KEUANGAN PERSEROAN
COMPANY FINANCIAL RATIO
Dalam Persentase In Percentage
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Permodalan (%) Capital (%)
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
45,31% 82,63% Capital Adequacy Ratio (CAR)
(KPMM)
Kualitas Kredit Credit Quality
Rasio Kredit Bermasalah - Bruto 3,70% 3,12% Non-Performing Loan – Gross
Rasio Kredit Bermasalah - Bersih 0,51% 0,42% Non-Performing Loan – Net
Rentabilitas (%) Profitability (%)
Rasio Tingkat Pengembalian Aset 1,92% 3,16% Return on Assets
Rasio Tingkat Pengembalian Ekuitas 4,36% 3,84% Return on Equity
Marjin Bunga Bersih 20,40% 20,01% Net Interest Margin
Biaya Operasional terhadap Operating Expenses
91,99% 84,65%
Pendapatan Operasional to Operating Income
Likuiditas (%) Liquidity (%)
Rasio Kredit yang Diberikan terhadap DPK 102,78% 134,40% Loan to Deposit Ratio
Kepatuhan Obedience
Giro Wajib Minimum Primer 5,48% 9,02% Primary Statutory Reverse Requirement
Penyangga Likuiditas Makroprudensial 30,22% 55,61% Macroprudential Intermediation Ratio
Permodalan Capital
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum mencerminkan The Minimum Capital Requirement reflects the Bank’s
kemampuan Bank dalam menjaga kecukupan modal sesuai ability to maintain adequate capital in accordance with
dengan profil risiko, yang didukung oleh penerapan Internal its risk profile, supported by the implementation of the
Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP) serta Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP)
strategi permodalan yang berkelanjutan. and a sustainable capital strategy.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 105
Page 106
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Modal Inti (Tier 1) 3.255.035 3.222.879 Core Capital (Tier 1)
Modal Inti (Tier 2) 78.059 42.368 Supplementary Capital (Tier 2)
Jumlah Modal Inti dan Pelengkap 3.333.094 3.265.247 Total Core and Supplementary Capital
Jumlah Aset Tertimbang Menurut Risiko Total Risk Weighted Assets (RWA) by
(ATMR) dengan Mempertimbangkan 7.356.787 3.951.663 Considering Credit Risk and Weighted
Risiko Kredit dan Risiko Tertimbang Risk
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Capital Adequacy Ratio by
Minimum dengan Mempertimbangkan 45,31% 82,63% Considering Credit Risk and Weighted
Risiko Kredit dan Risiko Tertimbang Risk
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Required Capital Adequacy
9,20% 9,20%
Minimum yang Diwajibkan Ratio
Kualitas Kredit Credit Quality
Rasio Kredit Bermasalah Bruto pada tahun 2025 sebesar The NPL-gross in 2025 were 3.70%, increased from the
3,70% meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 3,12% previous year of 3.12%. This increase is align with credit
selaras dengan peningkatan kredit, namun rasio tersebut growth; nevertheless, the ratio remains manageable and
masih terukur dan dibawah batas maksimum yang stays below the maximum limit set by Financial Services
ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Authority (OJK).
Rentabilitas Profitability
Rentabilitas mencerminkan kemampuan Bank dalam Profitability reflects the Bank’s ability to generate earnings
menghasilkan laba serta efisiensi dalam pengelolaan as well as its efficiency in managing assets and expenses.
aset dan biaya. Secara keseluruhan, kinerja rentabilitas Overall, profitability performance indicates some pressure
menunjukkan tekanan pada profitabilitas dan efisiensi, on earnings and efficiency, as reflected in the decline in
tercermin dari penurunan ROA dan kenaikan BOPO. ROA and the increase in BOPO. Nevertheless, NIM remained
Namun demikian, NIM tetap terjaga dan ROE mengalami stable, and ROE increased align with the Bank’s business
peningkatan, seiring dengan pertumbuhan bisnis Bank. growth.
Likuiditas Liquidity
Untuk menilai kemampuan Bank dalam memenuhi kewajiban To assess the Bank’s ability to meet its primary obligations
utama serta risiko likuiditasnya, digunakan rasio-rasio and manage liquidity risk, the following liquidity ratios are
likuiditas sebagai berikut: used:
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 DESCRIPTION
Kredit yang Diberikan 8.632.205 4.246.741 Loans
Simpanan Nasabah 8.398.429 3.159.828 Deposits from Customers
Rasio Kredit yang Diberikan terhadap DPK 102,78% 134,40% Loan to Deposit Ratio (LDR)
Pada tahun 2025, Bank berhasil memperkuat posisi In 2025, the Bank successfully improved its liquidity
likuiditasnya secara signifikan, sebagaimana tercermin position, as evidenced by the significant reduction in the
dari penurunan Loan to Deposit Ratio (LDR) dari 134,40% Loan to Deposit Ratio (LDR) from 134.40% to 102.78%. This
menjadi 102,78%. Perbaikan ini terutama didukung oleh improvement was driven by an aggressive 165% growth in
peningkatan Dana Pihak Ketiga sebesar 165%, yang Customer Deposits (reaching IDR8,398,429 million), which
mencapai Rp8.398.429 juta dan melampaui pertumbuhan outpaced the doubling of the loan portfolio. By focusing
portofolio kredit yang meningkat lebih dari dua kali lipat on competitive interest rates, the Bank has successfully
selama tahun berjalan. Melalui penawaran suku bunga narrowed the gap between its lending and funding bases.
yang kompetitif, Bank berhasil mempersempit kesenjangan
antara penyaluran kredit dan sumber pendanaannya.
106 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 107
Meskipun rasio tersebut melebihi ketentuan yang berlaku, Although this ratio surpasses the applicable regulatory
kondisi Bank dalam menjalankan fungsinya sebagai threshold, the Bank remains well-positioned its role as a
lembaga perantara keuangan pada kondisi sehat sesuai financial intermediary institution, in full compliance with
dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dalam menjaga OJK liquidity requirements, including:
likuiditas, termasuk:
1. Meningkatkan penghimpunan dana pihak ketiga dan 1. Expanding third-party and retail fund mobilization to
retail agar konsentrasi atau ketergantungan terhadap mitigate concentration risk and reduce reliance on
deposan inti berkurang. core depositors.
2. Menawarkan suku bunga yang kompetitif untuk produk 2. Offering competitive interest rates on third-party fund
dana pihak ketiga agar dapat bersaing dengan bank lain products to remain competitive against other banks, in
sesuai dengan kemampuan Bank sendiri. accordance with the Bank’s financial capacity.
3. Melakukan penyesuaian suku bunga dana pihak ketiga 3. Aligning third-party fund interest rates with lending
dengan suku bunga pinjaman serta menjaga efisiensi rates while maintaining overhead cost efficiency to
atas biaya overhead agar rasio BOPO tetap ideal. ensure the BOPO ratio remains at an optimal level.
Likuiditas Bank berasal dari modal sendiri, dana pihak ketiga The Bank’s liquidity comes from its own capital, third party
dan pembayaran kredit nasabah. Sumber likuiditas utama funds and customer credit payments. The main source
Perseroan adalah modal sendiri, dana pihak ketiga yang of liquidity for the Company is its own capital, third party
diperoleh melalui jaringan kantor. funds obtained through office networks.
Kepatuhan Compliance
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Legal Lending Limit (BMPK)
Bank tidak memiliki pelanggaran maupun pelampauan The bank does not have a violation or exceeding of the
terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) terhadap Legal Lending Limit (LLL) for related parties or non- related
pihak terkait maupun tidak terkait sesuai ketentuan regulator. parties in accordance with regulatory requirements. To
Untuk menghindari pemberian kredit secara terpusat kepada avoid centralized lending to one or certain customer
satu atau kelompok nasabah tertentu dan untuk menghindari groups and to avoid the risks that will arise, Bank Indonesia
risiko yang akan timbul, Bank Indonesia melakukan pembatasan limits the percentage of lending to one party or a group of
persentase pemberian kredit kepada satu pihak atau satu the total capital owned by the Bank.
kelompok terhadap total modal yang dimiliki bank.
Giro Wajib Minimum (“GWM”) Statutory Reserve Requirement (“GWM”)
Bank Indonesia menentukan bahwa bank di Indonesia Bank Indonesia determines that banks in Indonesia are
diwajibkan menjaga posisi GWM yang ditempatkan pada required to maintain the statutory reserve position placed
rekening di Bank Indonesia dari jumlah dana masyarakat in an account at Bank Indonesia from the amount of public
yang dihimpun dari liabilitas kepada pihak ketiga lain, baik funds collected from liabilities to other third parties, both in
dalam Rupiah maupun valuta asing. Rupiah and foreign currency.
Rasio GWM Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 The Statutory Reserve Requirement ratios as of December
telah sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. 11 31, 2025, and 2024, are in compliance with Bank Indonesia
Tahun 2024 tentang Pengendalian Moneter dan Peraturan Regulation No. 11 of 2024 concerning Monetary Control
Anggota Dewan Gubernur No. 24/8/PADG/2022 Tahun and the Regulation of the Members of the Board of
2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan Giro Governors No. 24/8/PADG/2022 of 2022 concerning the
Wajib Minimum Dalam Rupiah Dan Valuta Asing Bagi Bank Implementing Regulation for the Fulfillment of Statutory
Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, Dan Unit Usaha Reserve Requirements in Rupiah and Foreign Currencies
Syariah dengan seluruh perubahannya. for Conventional Commercial Banks, Islamic Commercial
Banks, and Islamic Business Units, including all subsequent
amendments thereof.
Bank telah memenuhi ketentuan Bank Indonesia yang The Bank has complied with the applicable Bank Indonesia
berlaku tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum pada regulations concerning the Statutory Reserves for
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Commercial Banks as of December 31, 2025 and 2024.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 107
Page 108
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG
ABILITY TO PAY DEBTS
Kemampuan Bank dalam memenuhi seluruh kewajiban The Bank’s ability to fulfill all obligations, both long-term and
baik kewajiban jangka panjang maupun jangka pendek, short-term obligations, is measured through several ratios,
diukur melalui beberapa rasio, antara lain rasio likuiditas, including the liquidity ratio, solvency ratio, and profitability
rasio solvabilitas, dan rasio rentabilitas. Kemampuan ratio. The ability to pay debts is also reflected in the
membayar utang juga tercermin dari telah ikutnya Bank participation of the Bank as a participant in the guarantee
sebagai peserta program penjaminan pada pada Lembaga program at the Deposit Insurance Corporation.
Penjaminan Simpanan.
Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek Ability to Pay Short-term Debt
Kemampuan Bank dalam memenuhi kewajiban jangka The Bank’s ability to meet its short-term obligations is
pendek tercermin dari rasio kredit yang diberikan terhadap reflected in the Loan to Deposit Ratio (LDR). In 2025, the
DPK. Pada tahun 2025, LDR tercatat sebesar 102,78%, LDR was recorded at 102.78%, improved from 134.40% in
menurun dari 134,40% pada tahun 2024, yang menunjukkan 2024, indicating an improvement in the Bank’s liquidity
perbaikan posisi likuiditas Bank. position.
Bank tetap menjaga LDR dalam kisaran target yang sesuai The Bank continues to maintain the LDR within the target
dengan ketentuan regulator serta pada level yang optimal range in accordance with regulatory requirements and
untuk mendukung pengelolaan likuiditas dan efisiensi biaya at an optimal level to support liquidity management and
dana. funding cost efficiency.
Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang Ability to Pay Long-term Debt
Kemampuan Bank dalam memenuhi kewajiban jangka The Bank’s ability to meet its long-term obligations was
panjang tercermin dari rasio permodalan (Capital Adequacy reflected in the capital adequacy ratio (CAR). In 2025, the
Ratio/CAR). Pada tahun 2025, CAR tercatat sebesar 45,31%, CAR was recorded at 45.31%, decreased from 82.63% in the
menurun dari 82,63% pada tahun sebelumnya, seiring previous year, align with loans growth of loans granted.
dengan pertumbuhan kredit yang diberikan.
Meskipun demikian, CAR tetap berada jauh di atas ketentuan Nevertheless, the CAR remains well above the regulatory
minimum regulator, sehingga menunjukkan permodalan minimum, reflecting the Bank’s strong capitalization
Bank yang sangat kuat dan tetap memadai dalam menyerap and continued capacity to absorb credit, market, and
risiko kredit, pasar, dan operasional. operational risks.
108 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 109
TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG
COLLECTABILITY OF RECEIVABLES
Berdasarkan tingkat kolektibilitas, sebagian besar kredit Based on collectibility, the majority of the Bank’s loans,
yang diberikan oleh Bank yaitu sebesar 91,44% berada dalam representing 91.44%, were classified as current. The details
status lancar. Adapun rincian saldo kredit berdasarkan of loan balances by collectibility for 2025 and 2024 are
tingkat kolektibilitas untuk tahun 2025 dan 2024 adalah presented as follows:
sebagai berikut:
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
2025 2024 KENAIKAN (PENURUNAN)
INCREASE (DECREASE)
KETERANGAN DESCRIPTION
(RP) (RP) (RP) %
Pihak Berelasi Related Parties
Lancar 300.150 271.181 28.969 10,68% Current
Pihak Ketiga Third Parties
Lancar 7.318.717 3.561.823 3.756.894 105,48% Current
Dalam Perhatian Khusus 693.872 281.267 412.605 146,69% Special Mention
Kurang Lancar 147.717 63.449 84.268 132,81% Substandard
Diragukan 136.921 56.580 80.341 142,00% Doubtful
Macet 34.829 12.440 22.389 179,98% Loss
Total Kredit yang diberikan 8.632.206 4.246.740 4.385.466 103,27% Total Loans
Berikut disampaikan perbandingan rasio kualitas kredit Here is a comparison of credit quality ratios (gross and net)
(bruto dan bersih) dibandingkan tahun sebelumnya. compared to the previous year.
RASIO KUALITAS KREDIT 2025 2024 LOAN QUALITY RATIO
Rasio Kredit Bermasalah - Bruto 3,70% 3,12% Non-Performing Loan - Gross
Rasio Kredit Bermasalah - Bersih 0,51% 0,42% Non-Performing Loan - Net
PT Krom Bank Indonesia Tbk 109
Page 110
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN
MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL
CAPITAL STRUCTURE AND MANAGEMENT POLICY FOR CAPITAL
STRUCTURE
Krom mampu mempertahankan tingkat modal aktualnya di Krom is able to maintain its actual capital level above the
atas ketentuan permodalan minimum, bank berkomitmen minimum capital requirement, the Bank is committed to
untuk terus melakukan penguatan permodalan salah continue strengthening capital both from internal sources
satunya dengan memperbaiki pencapaian rentabilitas. by improving the achievement of profitability as well as
from external sources through right issues.
Bank senantiasa memantau pemanfaatan modal dengan The Bank constantly monitors the use of capital using
menggunakan metodologi Risk Adjusted Performance the Risk Adjusted Performance Measurement (RAPM)
Measurement (RAPM). Dengan metodologi yang sama, Bank methodology. With the same methodology, the Bank always
selalu memantau posisi modal untuk memastikan modal monitors the capital position to ensure that Krom capital is
Krom sejalan dengan strategi bisnis pertumbuhan Bank, serta in line with the Bank’s business growth strategy, as well as
menyiapkan cadangan dalam menghadapi potensi risiko prepares reserves in the face of potential risk of loss and
kerugian dan melanjutkan kegiatan Bank secara berkelanjutan. continues the Bank’s activities in a sustainable manner.
STRUKTUR MODAL YANG TERKELOLA
MANAGED CAPITAL STRUCTURE
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. In accordance with the Financial Services Authority
11/POJK.03/2-16 tentang kewajiban Penyediaan Modal Regulation No. 11/POJK.03/2-16 concerning the Minimum
Minimum Bank Umum dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Capital Requirement for Commercial Banks and the Financial
No. 34/POJK.03/2016 tentang perubahan dari POJK No. 11/ Services Authority Regulation No. 34/POJK.03/2016
POJK.03/2016, Bank wajib menyediakan modal minimum regarding changes from POJK No. 11/POJK.03/2016, Banks
Bank berdasarkan profil risiko yang berlaku dengan paling are required to provide the minimum Bank capital based on
rendah yaitu: the applicable risk profile with the lowest, namely:
1. 8% (delapan persen) dari Aset Tertimbang Menurut 1. 8% (eight percent) of the Risk Weighted Assets (RWA)
Risiko (ATMR) bagi Bank dengan profil risiko Peringkat 1; for Banks with risk profile Rating 1;
2. 9% (sembilan persen) sampai dengan 10% (sepuluh 2. 9% (nine percent) to 10% (ten percent) of RWA for
persen) dari ATMR bagi Bank dengan profil risiko Banks with risk profile Rating 2;
Peringkat 2;
3. 10% (sepuluh persen) sampai dengan 11% (sebelas 3. 10% (ten percent) to 11% (eleven percent) of RWA for
persen) dari ATMR bagi Bank dengan profil risiko Bank with risk profile Rating 3; or
Peringkat 3; atau
4. 11% (sebelas persen) sampai dengan 14% (empat 4. 11% (eleven percent) up to 14% (fourteen percent) of
belas persen) dari ATMR bagi Bank dengan profil risiko RWA fo Banks with risk profile Rating 4 or Rating.
Peringkat 4 atau 5.
Sebagai Bank dengan profil Peringkat 2, Krom tidak memiliki As a Bank with a Rank II profile, Krom has no obligation
kewajiban untuk menyediakan tambahan modal penyangga to provide additional buffer capital (Buffer = Capital
(Buffer Capital Conservation, Buffer, Countercyclical Buffer, Conservation, Buffer, Countercyclical Buffer, and Capital
dan Capital Surcharge). Surcharge).
110 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 111
Per posisi 31 Desember 2025 (audited), posisi Capital As per December 31, 2025 (audited), the position of Capital
Adequacy Ratio (CAR) berada pada tingkat 45,31%, berada Adequacy Ratio (CAR) was at 45,31%, above the capital
di atas ketentuan modal minimum, hal ini mengindikasikan requirement minimum, which indicates that the Bank has
Bank memiliki cadangan modal yang dibutuhkan untuk reserves of capital required to bear all the risks identified
menanggung semua risiko yang teridentifikasi dan and ensure the availability of sustainable capital to address
memastikan tersedianya modal yang berkesinambungan all risks.
untuk mengatasi seluruh risiko.
Untuk selanjutnya, Bank akan terus menjaga struktur Going forward, the Bank will continue to maintain a strong
permodalan yang kuat dan sehat untuk menyediakan ruang and healthy capital structure to provide adequate space
yang memadai bagi pertumbuhan bisnis yang optimal, dan for optimal business growth, and at the same time manage
pada saat bersamaan mengelola modal pada tingkat yang capital at a safe level.
aman.
Adapun komposisi Modal Krom pada tanggal 31 Desember The composition of the Capital of Krom as of December 31,
2025, 2024, dan 2023 adalah sebagai berikut: 2025, 2024, and 2023 is as follows:
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KETERANGAN 2025 2024 2023 DESCRIPTION
Modal Inti (Tier 1) 3.255.035 3.222.879 3.154.498 Core Capital (Tier 1)
Modal Pelengkap (Tier 2) 78.059 42.368 17.682 Supplementary Capital (Tier 2)
Total Modal 3.333.094 3.265.247 3.172.180 Total Capital
ATMR Risiko Kredit 7.220.821 3.870.403 1.808.577 Credit Risk RWA
ATMR Risiko Operasional 135.966 81.260 198.390 Operational Risk RWA
ATMR Risiko Pasar - - - Market Risk RWA
Total ATMR 7.356.787 3.951.663 2.006.967 Total RWA
KPMM 45,31% 82,63% 158,06% CAR
KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS
STRUKTUR MODAL
MANAGEMENT POLICY ON CAPITAL STRUCTURE
Manajemen Bank merancang struktur modal yang optimal The Bank’s management designs the optimal capital
dalam proses perencanaan modal dan memantau structure in the capital planning process and monitors
kebutuhan permodalan secara rutin dengan dukungan capital requirements on a regular basis with the support
analisis data. Struktur modal yang optimal akan senantiasa of data analysis. The optimal capital structure will always
dipertahankan untuk dapat memastikan tingkat permodalan be maintained to ensure a strong level of capital and at the
yang kuat dan di waktu bersamaan dapat menyediakan same time provide space to support business growth.
ruang yang untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
Pemenuhan kecukupan modal bank dihitung menggunakan Fulfillment of bank capital adequacy was calculated using
Capital Adequacy Ratio (CAR), yang mencerminkan the Capital Adequacy Ratio (CAR), which reflects the ability
kemampuan untuk menampung risiko kerugian yang to accommodate the risk of loss that may be borne by the
mungkin ditanggung oleh Bank. CAR yang lebih tinggi Bank. A higher CAR reflects the Bank’s improved ability to
mencerminkan kemampuan Bank yang semakin bertambah bear credit risk or other productive assets as well as to
baik dalam menanggung risiko kredit atau aset produktif contribute significantly to profits. Based on the assessment
lainnya serta memberikan kontribusi profit yang signifikan. of the Bank’s health rating position in December 31, 2025,
Berdasarkan penilaian atas Tingkat Kesehatan Bank (TKB) the Bank’s risk profile is ranked Low to Moderate (2) which
posisi 31 Desember 2025, profil risiko Bank berada pada requires a minimum total capital of 10% of Risk Weighted
PT Krom Bank Indonesia Tbk 111
Page 112
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
peringkat Low to Moderate yang mensyaratkan total modal Assets (RWA), with the following description:
minimum sebesar 9% dari Aset Tertimbang Menurut Risiko
(ATMR), sebagai berikut:
1. Risiko Kredit memiliki tingkat risiko Low to Moderate 1. Credit risk has a Low to Moderate risk level
2. Risiko Pasar memiliki tingkat risiko Low to Moderate 2. Market risk has a Low to Moderate risk level
3. Risiko Likuiditas memiliki tingkat risiko Low to Moderate 3. Liquidity risk has a Low to Moderate risk level
4. Risiko Operasional memiliki tingkat risiko Low to Moderate 4. Operational risk has a Low to Moderate risk level
5. Risiko Hukum memiliki tingkat risiko Low to Moderate 5. Legal risk has a Low to Moderate risk level
6. Risiko Reputasi memiliki tingkat risiko Low to Moderate 6. Reputation risk has a Low to Moderate risk level
7. Risiko Strategik memiliki tingkat risiko Low to Moderate 7. Strategic risk has a Low to Moderate risk level
8. Risiko Kepatuhan memiliki tingkat risiko Low to Moderate 8. Compliance risk has a Low to Moderate risk level
Posisi CAR Bank setelah memperhitungkan faktor risiko The position of the Bank’s CAR after calculating creditor
kredit, dan risiko operasional untuk posisi 31 Desember 2025 risk factors, market risk and operational risk for the position
(audited) adalah sebesar 45,31%, atau di atas ketentuan of December 31, 2025 (audited) is 45.31%, or above the
minimum yang diwajibkan oleh regulator. Bank berkomitmen minimum requirement required by the regulator. The Bank
untuk mengelola struktur permodalan yang sehat dan kuat is committed to managing a healthy and strong capital
sehingga dapat mendukung pertumbuhan bisnis. structure so that it can support business growth.
BASIS PEMILIHAN KEBIJAKAN
MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL
BASIS FOR SELECTING MANAGEMENT POLICY ON CAPITAL STRUCTURE
Dalam pengelolaan rencana permodalan, Bank In managing the capital plan, the Bank considers the
mempertimbangkan potensi atas pertumbuhan bisnis, risk potential for business growth, risk appetite, potential risk
appetite, potensi risiko kerugian, hasil stress test, target of loss, results of stress tests, target capital ratios and
rasio permodalan dan perkembangan ekonomi. Berdasarkan economic developments. Based on these considerations,
pertimbangan tersebut, Bank dapat memanfaatkan atas the Bank can take advantage of business growth and
pertumbuhan bisnis dan peluang strategis, memaksimalkan strategic opportunities, maximize shareholder returns,
tingkat pengembalian pemegang saham, dan menjalankan and run the risk appetite business corridor and comply
bisnis koridor risk appetite dan mematuhi peraturan yang with prevailing regulations. To meet this objective, capital
berlaku. Untuk memenuhi tujuan ini, kebijakan pengelolaan management policies are always in line with the Bank’s
permodalan senantiasa sejalan dengan strategi bisnis Bank business strategy with business growth estimates and
dengan estimasi pertumbuhan bisnis serta memastikan ensuring compliance with regulations. In addition, the Risk
kepatuhan terhadap peraturan. Selain itu sistem Management internal control system was carried out by
pengendalian intern Manajemen Risiko dilakukan oleh the Risk Management Unit to the Board of Directors and
Satuan Kerja Manajemen Risiko kepada Direksi dan secara is periodically reviewed by the Risk Monitoring Committee
periodik dikaji ulang oleh komite Pemantau Risiko serta and the Audit Committee.
Komite Audit.
112 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 113
IKATAN MATERIAL UNTUK INVESTASI BARANG MODAL MATERIAL COMMITMENTS FOR INVESTMENT OF CAPITAL GOODS Tujuan dari Ikatan Material untuk Investasi Purpose of Material Commitments of Capital Barang Modal Expenditure Pada tahun 2024, Krom melakukan perikatan atas In 2024, Krom entered into a capital expenditure agreement investasi barang modal yang ditujukan untuk mendukung to support the Bank’s operational activities in the future, kegiatan operasional Bank di masa mendatang, khususnya especially in information technology and network infrastruktur teknologi informasi dan jaringan. infrastructure. Sumber Dana untuk Investasi Barang Modal Sources of Funds for Capital Expenditure Bank sudah mengalokasikan sejumlah dana sebesar The Bank has allocated a projected amount IDR46,941 Rp46.941 juta yang diproyeksikan untuk kebutuhan investasi million of its capital expenditure. These funds are the result barang modalnya. Dana tersebut merupakan hasil dari right of a right issue or HMETD/PUT III. issue atau HMETD/PUT III. Mata Uang dan Mitigasi Risiko Currency and Risk Mitigation Tagihan dan pembayaran investasi barang modal tersebut Claims and payments for investment in capital expenditure sebagian besar menggunakan mata uang Rupiah untuk are mostly denominated in Rupiah to minimise exchange meminimalisasi risiko nilai tukar. rate risk. REALISASI INVESTASI BARANG MODAL REALISATION OF CAPITAL GOODS INVESTMENT Pada tahun 2025, Krom merealisasikan investasi barang In 2025, Krom realised a capital goods investment in modal dalam bentuk infrastruktur teknologi informasi dan information technology and network infrastructure. Krom jaringan. Krom secara konsisten melakukan investasi barang consistently invests in capital goods to strengthen its modal guna memperkuat bisnis inti dalam perbankan core business in transaction banking by providing quality transaksi dengan memberikan layanan yang berkualitas sesuai services according to increasingly diverse customer needs. dengan kebutuhan nasabah yang semakin beragam. Dalam In financing its investment in capital goods, Krom uses pembiayaan investasi barang modalnya, Krom menggunakan funds originating from business results and prioritizes the dana yang berasal dari hasil usaha dan mengutamakan purchase of capital goods in the rupiah currency. pembelian barang modal dalam mata uang rupiah. PT Krom Bank Indonesia Tbk 113
Page 114
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL
YANG TERJADI SETELAH TANGGAL
LAPORAN AKUNTAN
EVENTS AFTER THE REPORTING DATE
Tidak terdapat informasi dan fakta material yang terjadi There is no material information and facts that occurred
setelah tanggal laporan akuntan, sehingga tidak memerlukan after the accountant’s report date, so there is no need
penyesuaian terhadap penyajian dan pengungkapan for adjustments to the presentation and disclosure of the
laporan tahunan Krom tahun 2025. Krom 2025 annual report.
PROSPEK USAHA
BUSINESS PROSPECT
Memasuki tahun 2026, kami optimis namun tetap berhati- As we are entering 2026, we remain optimistic yet cautious.
hati. Prospek dunia usaha khususnya perbankan di Indonesia The outlook for the business sector, particularly Indonesia’s
tahun 2026 secara umum masih positif dengan pertumbuhan banking industry, remains generally positive with economic
ekonomi yang diperkirakan stabil di kisaran 5%, inflasi terjaga, growth projected to stabilize around 5%, controlled inflation,
dan konsumsi domestik tetap kuat sebagai penopang utama, and strong domestic consumption as the primary pillar,
sehingga permintaan kredit terutama di segmen ritel dan ensuring steady credit demand, especially in the retail and
UMKM masih terjaga. Selain itu transaksi digital banking akan MSME segments. Furthermore, digital banking transactions
terus bertumbuh eksponensial, mengingat fokus perbankan are expected to grow exponentially as banks shift their
beralih kepada penguatan ekosistem super-app dan open focus toward strengthening super-app ecosystems and
banking untuk meningkatkan efisiensi operasional. open banking to enhance operational efficiency.
Di sisi lain, tekanan global seperti ketidakpastian geopolitik, On the other hand, global pressures such as geopolitical
potensi capital outflow, pelemahan rupiah, serta outlook uncertainty, potential capital outflow, the weakening rupiah,
rating yang cenderung negatif membuat industri perbankan and a negative rating outlook have forced the banking
bergerak lebih hati-hati dengan pertumbuhan kredit yang industry to act more cautiously with credit growth that is
belum agresif, diiringi kenaikan cost of fund dan kompetisi not yet aggressive, accompanied by rising cost of funds and
likuiditas yang semakin ketat, sehingga tahun 2026 dapat increasingly tight liquidity competition, so that 2026 can
dikategorikan sebagai periode “moderate growth with high be categorized as a period of “moderate growth with high
selectivity” di mana keberhasilan bank sangat ditentukan selectivity” where the success of banks is largely determined
oleh kemampuan menjaga dana murah (CASA), memperkuat by the ability to maintain low-cost funds (CASA), strengthen
ekosistem digital, serta mengoptimalkan fee-based income the digital ecosystem, optimize fee-based income and open
dan membuka peluang potensi bisnis lainnya. up other potential business opportunities.
Dengan ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang positif, With the expectation of positive economic growth, the
penerapan berbagai rencana pengembangan produk dan implementation of various product and service development
layanan, serta dengan mempertimbangkan kondisi saat ini, plans, and taking into account current conditions, we have
kami telah menetapkan target untuk tahun 2026 dengan set targets for 2026 with financial metrics including the
metrik keuangan diantaranya adalah sebagai berikut: following:
114 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 115
KATEGORI 2026 CATEGORY
Marjin Bunga Bersih (NIM) 21,17% Net Interest Margin – NIM
Rasio Kredit Bermasalah - Bruto 3,10% Non-Performing Loan – Gross
Rasio Kredit yang Diberikan terhadap DPK 95,45% Loan to Deposit Ratio - LDR
Rasio Tingkat Pengembalian atas Aset (ROA) 1,38% Return On Asset Ratio – ROA
Untuk meraih target yang telah ditetapkan, kami berupaya To achieve the set targets, we strive to increase the level of
untuk meningkatkan tingkat keterlibatan nasabah melalui customer engagement through improving and developing
peningkatan dan pengembangan layanan dan produk serta services and products and strengthening the digital
memperkuat ekosistem digital. ecosystem.
PERBANDINGAN ANTARA TARGET
DAN REALISASI 2025
COMPARISON BETWEEN 2025 TARGET AND REALISATION
31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
KOMPONEN RBB TARGET REALISASI PENCAPAIAN RBB COMPONENTS
TARGET REALISATION ACHIEVEMENT
Pos-pos Keuangan Financial Items
Kredit yang Diberikan - Bruto 8.870.846 8.632.205 97,31% Loans - Gross
Simpanan Nasabah 7.791.150 8.398.429 107,79% Deposits from Customers
Laba - Bersih 134.363 143.285 106,64% Net Income
Total Aset 11.481.940 12.214.396 106,38% Total Assets
Modal Inti 3.301.678 3.255.035 98,59% Core Capital
Rasio Keuangan Financial Ratio
Rasio Aset Produktif Bermasalah Non-Performing Productive Assets to
2,47% 2,82% 114,17%
terhadap Total Aset Produktif Productive Assets
Rasio Kredit Bermasalah - Bruto 3,17% 3,70% 116,72% Non-Performing Loan - Gross
Rasio Kredit Bermasalah - Bersih 1,43% 0,51% 35,66% Non-Performing Loan - Net
Marjin Bunga Bersih 20,43% 20,40% 99,85% Net Interest Margin (NIM)
Biaya Operasional terhadap Pendapatan
92,10% 91,99% 99,88% Operating Expenses to Operating Income
Operasional (BOPO)
Rasio Pengembalian Aset (ROA) 1,84% 1,92% 104,35% Return on Asset (ROA)
Rasio Pengembalian Ekuitas (ROE) 4,11% 4,35% 105,84% Return on Equity (ROE)
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
45,00% 45,31% 100,69% Capital Adequacy Ratio (CAR)
Minimum (KPMM)
Rasio Kredit yang Diberikan terhadap
113,86% 102,78% 90,27% Loan to Deposit Ratio (LDR)
DPK
PT Krom Bank Indonesia Tbk 115
Page 116
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
PROYEKSI SATU TAHUN KE DEPAN
PROJECTION FOR THE NEXT YEAR
KATEGORI 2026 CATEGORY
Jumlah Aset 18.335.627 Total Asset
Kredit yang Diberikan - Bruto 13.856.280 Loans - Gross
Simpanan Nasabah 14.516.616 Deposits from Customers
Laba Bersih setelah Pajak 162.515 Net Income After Tax
KATEGORI 2026 CATEGORY
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 30,12% Capital Adequacy Ratio (CAR)
Rasio Pengembalian Aset 1,38% Return on Asset (ROA)
Rasio Pengembalian Ekuitas 4,74% Return on Equity (ROE)
Marjin Bunga Bersih 21,17% Net Interest Margin (NIM)
Bank telah menetapkan target utama Bank dalam jangka The Bank has set the Bank’s main targets in the short and
pendek maupun menengah dengan mempertimbangkan medium term by considering financial and non-financial
kondisi keuangan maupun non-keuangan, rencana conditions, business development plans, and industry
pengembangan bisnis, serta faktor makroekonomi industri. macroeconomic factors.
KEBIJAKAN DIVIDEN
DIVIDEND POLICY
Pelaksanaan kebijakan Dividen yang diterapkan Bank Dividend policy implemented by the Bank was based on
didasarkan kepada UUPT Bank tentang kebijakan the Bank’s Company Law concerning dividend policy.
dividen. Berdasarkan UUPT, pembagian dividen dilakukan Based on the Company Law, dividend distribution was
berdasarkan keputusan RUPS Tahunan dan hanya boleh made based on the resolution of the Annual GMS and may
dibagikan apabila Perseroan mempunyai saldo laba yang only be distributed if the Company has positive retained
positif. Sebelum berakhirnya tahun keuangan, dividen earnings. Prior to the end of the financial year, interim
interim dapat dibagikan sepanjang hal itu diperbolehkan dividends may be distributed as long as it is permitted by
oleh Anggaran Dasar Perseroan dan pembagian dividen the Company’s Articles of Association and the distribution
interim tidak menyebabkan aset bersih Perseroan menjadi of interim dividends does not result in the Company’s net
kurang dari modal ditempatkan dan disetor penuh serta assets being less than the issued and fully paid capital and
cadangan wajib Perseroan. Pada tahun 2025 dan 2024, the Company’s obligatory reserves. In 2025 and 2024, the
Bank tidak melaksanakan pembagian dividen tunai. Bank did not distribute cash dividends.
116 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 117
STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS BUSINESS DEVELOPMENT STRATEGY Strategi bisnis yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan The business strategies that will be carried out to achieve atas kebijakan–kebijakan yang telah ditetapkan, adalah the objectives of the policies that have been set are as sebagai berikut: follows: Menarik dan Memperoleh Pelanggan Baru untuk Attract and Acquire New Customers to Grow The Mengembangkan Buku Dana Pihak Ketiha (DPR) Digital Third Party Fund (TPF) Book Digital • Mengembangkan aplikasi Krom untuk memberi layanan yang • Developing Krom applications to provide complete lengkap dan dapat memenuhi kebutuhan nasabah dan calon services and meet the needs of customers and nasabah. Pengembangan ini bermaksud untuk mengadakan prospective customers. This development aims to layanan layanan yang sudah umum pada industri perbankan provide services that are common in the banking industry dan juga untuk meningkatkan tingkat stickiness dari para and also to increase the level of stickiness of customers nasabah untuk menggunakan aplikasi Krom. Strategi ini to use the Krom application. This strategy is specifically secara spesifik diharapkan dapat meningkatkan tingkat expected to increase CASA levels, where customers are CASA, di mana nasabah diharapkan untuk menggunakan expected to use Krom services as the customer’s main layanan Krom sebagai layanan perbankan utama nasabah; banking service; • Bermitra dengan mitra yang memiliki ekosistem yang • Partnering with partners who have a large ecosystem besar sehingga Bank mendapat akses terhadap so that the Bank gets access to the captive market as captive market sebagai calon nasabah. Rencana untuk potential customers. Plans to increase the number of meningkatkan jumlah nasabah pada aplikasi Krom melalui customers on the Krom application through partnerships, kemitraan, dilakukan dengan mengizinkan pembukaan are carried out by allowing account openings through rekening melalui aplikasi mitra dan/atau melakukan partner applications and/or conducting joint marketing pemasaran secara bersama antara Bank dan Mitra; between the Bank and Partners; • Menawarkan suku bunga yang menarik kepada nasabah • Offering attractive interest rates to customers to ensure untuk memastikan Bank memiliki penawaran yang baik the Bank has a good offer compared to competitors. dibandingkan kompetitor, di mana strategi ini akan fokus This strategy will focus on developing TPF specifically on dalam pengembangan DPK khusus nya pada tabungan dan savings and deposits. As part of the strategy to offer deposito. Sebagai bagian dari strategi untuk menawarkan high interest rates, this must be balanced with lending suku bunga yang tinggi ini, harus diimbangi dengan penyaluran at higher interest rates, so that this strategy can be kredit dengan tingkat suku bunga yang lebih tinggi, sehingga carried out by ensuring the Bank’s profitability level is strategi ini dapat dilakukan dengan memastikan tingkat maintained; and rentabilitas Bank yang tetap terjaga; dan • Menambah segmen nasabah yang disasar untuk juga • Increasing targeted customer segments to also offer digital menawarkan jasa giro digital melalui pengembangan internet current account services through the development of internet banking untuk badan usaha atau wiraswasta pribadi. banking for business entities or private entrepreneurs. Meningkatkan Penyaluran Kredit Sebagai Launched Credit Channeling with Selected Sumber Pendapatan Bungan yang Berkelanjutan Partners to Create a Sustainable Source of Bagi Bank Interest Income for The Bank • Bank akan meneruskan program pembiayaan dengan • The Bank will continue the financing program with mitra yang sudah ada maupun mitra baru. existing partners and new partners. • Bank akan terus mengembangkan program penyaluran • The Bank will continue to develop a credit distribution kredit melalui aplikasi Krom, dengan meningkatkan kanal program through the Krom application, by increasing the penggunaan kredit tersebut. channels for using this credit. • Terus memonitor aktivitas bisnis lama untuk memastikan • Continuously monitor legacy business activities to kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku dan kerangka ensure compliance with applicable regulations and risk kerja manajemen risiko. management frameworks. • Memantau pertumbuhan bisnis lama di seluruh aktivitas utama • Monitor the growth of the existing business across (pendanaan dan kredit) untuk memastikan bahwa kinerjanya key activities (funding and credit) to ensure that its sejalan dengan rencana bisnis yang telah ditetapkan. performance is in line with the established business plan. • Menerapkan kerangka kerja, kebijakan, dan proses • lement the necessary risk management framework, manajemen risiko yang diperlukan yang memungkinkan policies and processes that enable the Bank to effectively Bank untuk secara efektif mengelola dan memitigasi manage and mitigate risks arising from Channeling credit risiko yang timbul dari kegiatan kredit Channeling. activities. PT Krom Bank Indonesia Tbk 117
Page 118
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
Meluncurkan Produk Baru Lainnya Sesuai dengan Launch Other New Products in Accordance with
Roadmap Produk The Product Roadmap
• Mempersiapkan infrastruktur TI dan sumber daya • Prepare IT infrastructure and human resources required
manusia yang diperlukan untuk mengimplementasikan to implement other new products in accordance with
produk baru lainnya sesuai dengan roadmap produk. the product roadmap.
• Mengajukan permohonan izin dan/atau persetujuan yang • Apply for relevant licenses and/or approvals from OJK, BI
relevan dari OJK, BI dan otoritas lainnya, sebagaimana and other authorities, as applicable.
berlaku.
ASPEK PEMASARAN ATAS PRODUK BANK
MARKETING ASPECT OF BANK PRODUCTS
Melanjutkan fondasi strategis yang telah diletakkan pada Building upon the strategic foundation established in
tahun 2024, Krom di tahun 2025 melakukan akselerasi 2024, Krom accelerated its marketing strategy in 2025,
strategi pemasaran dengan bertransformasi dari tahap transitioning from product education to user base
edukasi produk menuju ekspansi basis pengguna dan expansion and enhanced customer loyalty.
penguatan loyalitas nasabah.
This year’s marketing strategy was comprehensively
Strategi pemasaran tahun ini dirancang secara komprehensif designed to achieve two primary objectives: expanding
untuk mencapai dua tujuan utama: memperluas jangkauan acquisition reach while maintaining optimal Customer
akuisisi dengan efisiensi biaya operasional (CAC) yang optimal, Acquisition Cost (CAC) efficiency, and cultivating a deep
serta membangun ekosistem transaksional yang mendalam. transactional ecosystem. These initiatives were aimed at
Hal ini bertujuan untuk memposisikan Krom sebagai mitra positioning Krom as the primary financial partner in our
finansial utama dalam aktivitas keseharian nasabah. customers’ daily lives.
Pemasaran produk di tahun 2025 berfokus secara spesifik Product marketing in 2025 focused specifically on four
pada lima pilar unggulan: core pillars:
1. Tabungan 1. Savings
Menekankan pada fleksibilitas pengelolaan dana. Emphasizing flexibility in fund management.
2. Deposito 2. Term Deposits
Menawarkan optimalisasi imbal hasil aset yang aman. Offering secure asset growth with optimized yields.
3. Layanan Tagihan (Biller) 3. Bill Payment Services (Biller)
Memberikan kemudahan pembayaran rutin. Providing convenience for routine payments.
4. Transaksi QRIS 4. QRIS Transactions
Mendorong frekuensi penggunaan transaksi harian yang Driving the frequency of fast and practical daily
cepat dan praktis. transactions.
5. Kredit 5. Credit
Krom juga menjalin kemitraan strategis untuk Expanding our reach through strategic partnerships to
memperluas jangkauan produk kreditnya dan diversify our lending portfolio and generate sustainable
menciptakan pendapatan bunga yang berkelanjutan. interest income.
Selaras dengan komitmen efisiensi sejak tahun 2024, Krom In line with the efficiency commitments initiated in 2024,
terus mengoptimalkan kanal digital dan media sosial guna Krom continues to optimize digital and social media channels
memastikan penetrasi target pasar yang presisi dan terukur. to ensure precise and measurable market penetration.
Seluruh inisiatif pemasaran ini dijalankan dengan senantiasa All marketing initiatives were conducted with an unwavering
menjunjung tinggi prinsip transparansi informasi dan commitment to transparency and full compliance with
kepatuhan terhadap ketentuan perlindungan konsumen consumer protection standards as mandated by regulatory
yang ditetapkan oleh regulator. authorities.
118 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 119
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM REALISATION OF THE USE OF PUBLIC OFFERING FUND Pada tahun 2025, penggunaan dana hasil penawaran umum In 2025, the use of funds from the public offering over all telah direalisasikan secara keseluruhan. has been realised. INFORMASI PENTING TERKAIT: INVESTASI, EKSPANSI, AKUISISI, DIVESTASI, PENGGABUNGAN/PELEBURAN USAHA DAN RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL IMPORTANT INFORMATION RELATED TO: INVESTMENT, EXPANSION, ACQUISITION, DIVESTMENT, COMBINATION/BUSINESS LOSS AND DEBT/CAPITAL RESTRUCTURING Tidak terdapat pelaksanaan investasi, ekspansi, There were no investment, expansion, divestment, merger/ divestasi, penggabungan/peleburan usaha, akuisisi atau amalgamation, acquisition or debt/capital restructuring in restrukturisasi utang/modal di tahun 2025. 2025. PT Krom Bank Indonesia Tbk 119
Page 120
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL
YANG MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN DAN/
ATAU TRANSAKSI AFILIASI DENGAN PIHAK AFILIASI/PIHAK
BERELASI
MATERIAL TRANSACTION INFORMATION CONTAINING CONFLICTS
OF INTEREST AND/OR AFFILIATED TRANSACTIONS WITH AFFILIATED
PARTIES/RELATED PARTIES
Dalam rangka melindungi kepentingan pemegang saham In order to protect the interests of shareholders and
dan pemangku kepentingan, setiap transaksi material stakeholders, every material transaction, especially
khususnya yang mengandung benturan kepentingan dan/ those containing a conflict of interest and/or affiliated
atau transaksi afiliasi dilakukan melalui prosedur yang transactions, is carried out through adequate procedures.
memadai. Direksi juga memastikan bahwa transaksi material The Board of Directors also ensures that material
maupun transaksi afiliasi/ pihak berelasi dilaksanakan sesuai transactions and affiliated/related party transactions
dengan praktik bisnis yang berlaku umum. Dewan Komisaris are carried out in accordance with generally accepted
dan Komite Audit berperan dalam memastikan transaksi business practices. The Board of Commissioners and the
dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku Audit Committee play a role in ensuring that transactions
umum dan dilakukan melalui prosedur yang memadai, serta are carried out in accordance with generally accepted
menunjuk pihak independen untuk mengevaluasi kewajaran business practices and are carried out through adequate
nilai transaksi. procedures, as well as appointing an independent party to
evaluate the fairness of the transaction value.
Transaksi material dan transaksi afiliasi/pihak berelasi Material transactions and affiliated/related party
dilakukan berpedoman pada peraturan perundang- transactions are carried out in accordance with laws
undangan antara lain PSAK, Peraturan OJK No. 42/ and regulations, including PSAK, OJK Regulation No. 42/
POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi POJK.04/2020 concerning Affiliated Transactions and
Benturan Kepentingan (“POJK 42”), serta Peraturan OJK Conflict of Interest Transactions (“POJK 42”), and OJK
No. 32/POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum Pemberian Regulation No. 32/POJK.03/2018 concerning the Maximum
Kredit (BMPK) Bank Umum. Credit Limit (BMPK) of Commercial Banks.
Transaksi Material dan Transaksi yang Material Transactions and Transactions
Mengandung Benturan Kepentingan Containing Conflict of Interest
Selama tahun 2025, tidak terdapat transaksi material maupun During 2025, there were no material transactions or
transaksi yang mengandung benturan kepentingan yang transactions containing a conflict of interest that required
memerlukan persetujuan pemegang saham independen/ the approval of independent/minority shareholders at the
minoritas dalam RUPS. GMS.
Transaksi Afiliasi dengan Pihak Afiliasi/Pihak Afflite Transactions with Affiliated/Related
Berelasi Parties
Definisi Pihak Afiliasi/Berelasi yang dimaksud dengan afiliasi Definition of Affiliated/Related Parties Affiliation is defined
adalah: as:
1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan 1. Family relationship by marriage and descent to the
sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun second degree, both horizontally and vertically.
vertikal.
2. Hubungan antara pihak dengan pegawai, direktur, atau 2. Relationship between the party and the employee,
komisaris dari pihak tersebut. director, or commissioner of the party.
3. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan di mana terdapat 3. Relationship between 2 (two) companies in which
1 (satu) atau lebih anggota direksi atau dewan komisaris there are 1 (one) or more members of the same board
yang sama. of directors or board of commissioners.
120 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 121
4. Hubungan antara perusahaan dan pihak, baik 4. Relationship between the company and the party,
langsung maupun tidak langsung, mengendalikan atau either directly or indirectly, controlling or controlled by
dikendalikan oleh perusahaan tersebut. the company.
5. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan, 5. Relationship between 2 (two) companies that were
baik langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang controlled, either directly or indirectly, by the same
sama. party.
6. Hubungan antara perusahaan dan pemegang saham 6. Relationship between the company and its major
utama. shareholders.
PENGUNGKAPAN TRANSAKSI AFILIASI/BERELASI Affiliate/Related Transaction Disclosure
POJK 42 mengatur mengenai kewajiban prosedur bagi POJK 42 regulates the procedural obligations for Public
Perusahaan Terbuka termasuk pengecualiannya, dalam hal Companies, including exceptions, in terms of implementing
melaksanakan Transaksi Afiliasi. Merujuk pada ketentuan Affiliate Transactions. Referring to the provisions of Article 6
Pasal 6 ayat (2) POJK 42 tentang Transaksi Afiliasi dan paragraph (2) of POJK 42 concerning Affiliate Transactions
Transaksi Benturan Kepentingan, berikut ini adalah transaksi and Conflict of Interest Transactions, the following are
afiliasi pada tahun 2025: affiliate transactions in 2025:
PIHAK AFILIASI/BERELASI/ JENIS TRANSAKSI AFILIASI/ SIFAT HUBUNGAN AFILIASI/ NILAI TRANSAKSI (RP)
PIHAK YANG BERTRANSAKSI BERELASI BERELASI TRANSACTION VALUE (IDR)
AFFILIATE/RELATED PARTY/ TYPE OF AFFILIATE/RELATED NATURE OF AFFILIATE/
TRANSACTING PARTY TRANSACTION RELATED RELATIONSHIP
PT Kredivo Finance Indonesia dan Kerjasama Account Opening dan PT Kredivo Finance Indonesia Rp50.000/akuisisi user kredivo
PT Krom Bank Indonesia Tbk Account Linkage Akun/rekening dan PT Krom Bank Indonesia Tbk sesuai ketentuan dalam perjanjian
Krom melalui aplikasi Kredivo memiliki pengendali akhir yang kerjasama
sama
IDR50,000 per Kredivo user
Collaboration on Account Opening PT Kredivo Finance Indonesia and acquisition, as stipulated in the
and Account Linkage for Krom PT Krom Bank Indonesia Tbk are cooperation agreement
Accounts through the Kredivo under common ultimate control
Application
PT Kredifazz Digital Indonesia dan Perubahan atas perjanjian sewa PT Kredifazz Digital Indonesia Rp92.000.000/Bulan
PT Krom Bank Indonesia Tbk ruang kantor tomang dimana dari dan PT Krom Bank Indonesia
IDR92,000,000/Month
yang sebelumnya per bulan Krom Tbk memiliki pemegang saham
wajib melakukan pembayaran pengendali terakhir (UBO) yang
sebesar Rp10.000.000/bulan sama
menjadi Rp92.000.000/bulan
PT Kredifazz Digital Indonesia
Amendment to the lease agreement and PT Krom Bank Indonesia Tbk
for the Tomang office space, have the same ultimate beneficial
under which Krom’s monthly owner (UBO)
rental payment was revised from
IDR10,000,000 to IDR92,000,000
PT Krom Bank Indonesia Tbk 121
Page 122
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Analysis and Discussion
PERUBAHAN PERATURAN
PERUNDANGAN-UNDANGAN
YANG BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP PERUSAHAAN
DAN DAMPAKNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN
AMENDMENTS TO LAWS AND REGULATIONS THAT
SIGNIFICANTLY AFFECT THE COMPANY AND IT’S IMPACT ON
FINANCIAL STATEMENTS
Beberapa perubahan peraturan perundang-undangan yang Several changes in laws and regulations that occurred
terjadi di sepanjang tahun 2025 yang berdampak signifikan throughout 2025 which had a significant impact on the
terhadap Bank secara konsolidasi adalah sebagai berikut: Bank on a consolidated basis were as follows:
1 Peraturan: Regulation:
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 24 Tahun 2025 tentang Financial Services Authority (OJK) Regulation No. 24 of 2025 on Account
Pengelolaan Rekening Pada Bank Umum Management in Commercial Banks
Resume Peraturan: Resume Regulation:
Peraturan ini mengatur mengenai klasifikasi rekening aktif, rekening This regulation governs the classification of accounts into active accounts,
tidak aktif, dan rekening dormant. Peraturan ini memberikan pengaturan inactive accounts, and dormant accounts. It specifically provides definitions
khususnya terhadap definisi terhadap rekening aktif, rekening tidak of active, inactive, and dormant accounts, as well as the prudential principles
aktif dan rekening dormant termasuk prinsip kehati-hatian yang perlu that banks must apply in managing and handling such accounts.
diterapkan oleh Bank dalam memperlakukan rekening aktif, rekening
tidak aktif dan rekening dormant.
Dampak terhadap Bank: Impact to Bank:
Bank perlu menginformasikan kepada setiap nasabah sehubungan Banks are required to inform all customers regarding the new account
dengan klasifikasi baru atas rekening sesuai dengan POJK tersebut. classifications in accordance with the POJK. This notification is intended
Pemberitahuan tersebut ditujukan agar setiap nasabah (baik nasabah to ensure that all customers (both existing and new) are aware of and
eksisting/nasabah baru) mengetahui dan memahami risiko apabila understand the risks associated with their accounts being reclassified as
rekening nasabah diubah klasifikasinya menjadi rekening tidak aktif inactive and/or dormant accounts. It also aims to ensure that customers
dan/atau rekening dormant. Pemberitahuan tersebut juga bertujuan understand the procedures that must be followed to prevent their accounts
agar nasabah mengetahui tata cara yang wajib dilakukan agar rekening from being classified as inactive or dormant.
nasabah tidak diklasifikasikan sebagai rekening tidak aktif atau sebagai
rekening dormant.
2 Peraturan: Regulation:
Peraturan Anggota Dewan Komisioner OJK 37/PADK.08/2025 tentang Regulation of the Members of the Board of Commissioners of the Financial
Penyediaan Informasi Dan Penyampaian Informasi Untuk Pemasaran Services Authority No. 37/PADK.08/2025 concerning the Provision of
Produk Dan Layanan Jasa Keuangan Information and Disclosure for the Marketing of Financial Products and
Services
Resume Peraturan: Resume Regulation:
Peraturan ini mengatur mengenai prinsip keterbukaan informasi dan This regulation governs the principles of information transparency and
pelindungan nasabah pengguna produk dan/atau layanan jasa keuangan. customer protection in the use of financial products and/or services. It
Dalam peraturan diatur mengenai prinsip-prinsip keterbukaan informasi sets out the principles of information disclosure that must be provided by
yang perlu disampaikan oleh Bank kepada Nasabah sehubungan dengan banks to customers regarding the types, benefits, risks, and procedures for
jenis, manfaat, risiko dan tata cara penggunaan produk dan/atau layanan using financial products and/or services prior to the customer’s use of such
jasa keuangan sebelum nasabah menggunakan produk dan/atau layanan products and/or services.
jasa keuangan.
Dampak terhadap Bank: Impact to Bank:
Dengan adanya aturan ini, Bank perlu menyesuaikan kembali aspek With the introduction of this regulation, banks are required to realign and
transparansi dan keterbukaan informasi sehubungan dengan seluruh enhance the aspects of transparency and information disclosure in relation
produk dan/atau layanan yang ditawarkan oleh Bank kepada nasabah. to all products and/or services offered to customers. This includes, but
Hal ini termasuk namun tidak terbatas pada penyediaan informasi is not limited to, the provision of information regarding product and/or
sehubungan dengan informasi dan risiko produk dan/atau layanan dan service details and associated risks, as well as the guidelines governing the
juga pedoman iklan atas produk dan/atau layanan jasa keuangan. advertising of financial products and/or services.
122 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 123
3 Peraturan: Regulation: Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2025 Government Regulation No. 17 of 2025 Resume Peraturan: Resume Regulation: PP ini mewajibkan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) atau platform This Government Regulation requires Electronic System Providers (PSEs) or digital untuk bertanggung jawab secara langsung terhadap keamanan digital platforms to take direct responsibility for the safety of child users pengguna anak (usia di bawah 18 tahun). (under 18 years of age). Dampak terhadap Bank: Impact to Bank: Dengan adanya aturan ini, Bank perlu memperhatikan ketentuan tersebut With the introduction of this regulation, banks need to take these provisions dalam hal Bank akan mengembangkan produk dan/atau layanan yang into account when developing products and/or services intended for ditujukan untuk usia di bawah 18 tahun. individuals under the age of 18. 4 Peraturan: Regulation: Putusan Mahkamah Konstitusi No. 151/PUU-XXII/2024, sehubungan No. 151/PUU-XXII/2024, regarding the amendment to Article 53 of Law No. 27 dengan perubahan pada Pasal 53 atas Undang-Undang No. 27 Tahun of 2022 on Personal Data Protection (“PDP Law”) 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (“UU PDP”) Resume Peraturan: Resume Regulation: Putusan MK tersebut mengubah frasa pada Pasal 53 UU PDP dari yang The Constitutional Court ruling amends the wording of Article 53 of the sebelumnya kewajiban penyusunan penilaian dampak risiko pemrosesan PDP Law. Previously, the obligation to conduct a personal data processing data pribadi diwajibkan bagi kategori pemrosesan data pribadi yang risk impact assessment applied to categories of personal data processing memenuhi seluruh unsur yang terdapat pada Pasal 53 tersebut menjadi that met all the elements specified in Article 53. Following the ruling, this diwajibkan apabila pemrosesan data pribadi memenuhi salah satu dari obligation now applies if the personal data processing meets any one of the unsur yang terdapat pada Pasal 53 tersebut. elements specified in Article 53. Dampak terhadap Bank: Impact to Bank: Bank perlu menyusun penilaian dampak risiko pemrosesan data pribadi Banks are required to prepare a personal data processing risk impact selama pemrosesan data pribadi yang dilakukan oleh Bank memenuhi assessment whenever the processing of personal data conducted by the salah satu unsur dari unsur-unsur sebagaimana ditetapkan pada Pasal bank meets any one of the elements set forth in Article 53 of the PDP Law. 53 UU PDP. PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI CHANGE OF ACCOUNTING POLICIES Mulai tanggal 1 Januari 2025, referensi terhadap masing- Beginning January 1, 2025, references to the individual masing PSAK dan ISAK sudah diubah sebagaimana PSAKs and ISAKs have changed as published by Dewan diumumkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Akuntan Indonesia (“DSAK - IAI”). (“DSAK – IAI”). Dalam tahun berjalan, Bank telah menerapkan sejumlah In the current year, the Bank has applied a number of amendemen/penyesuaian PSAK yang relevan dengan amendments/improvements to PSAK that are relevant operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai to its operations and effective for the accounting period pada atau setelah 1 Januari 2025. Penerapan atas PSAK beginning on or after January 1, 2025. The adoption of baru/revisi tidak mengakibatkan perubahan atas kebijakan these new/revised PSAKs does not result in changes to the akuntansi Bank dan tidak memiliki dampak material terhadap Bank’s accounting policies and has no material effect on jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan. the amounts reported in these financial statements PT Krom Bank Indonesia Tbk 123
Page 124
“
ASPEK OPERASIONAL
OPERATIONAL
ASPECTS
124 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 125
PT Krom Bank Indonesia Tbk 125
Page 126
Aspek Operasional
Operational Aspects
SUMBER DAYA MANUSIA
HUMAN RESOURCES
Krom senantiasa berupaya meningkatkan employee Krom continuously strives to enhance the employee
experience melalui penciptaan lingkungan kerja yang aman, experience by creating a work environment that is safe,
nyaman, dan mendukung pertumbuhan karyawan comfortable, and supportive of employee growth.
Krom percaya bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai Krom believes that Human Resources (HR) as one of
salah satu aset utama yang berperan strategis dalam the main asset that plays a strategic role in realizing the
mewujudkan visi, misi, serta pencapaian target kinerja vision, mission, and achieving short-term, long-term, and
jangka pendek, jangka panjang, dan keberlanjutan. sustainability performance targets.
Oleh karena itu, pengelolaan SDM dilakukan secara Therefore, HR management is carried out professionally,
profesional, objektif, berkelanjutan, dan menyeluruh untuk objectively, sustainably, and comprehensively to create
menciptakan SDM yang unggul. Pengelolaan tersebut excellent people. This management covers various aspects,
mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan ranging from human resources planning, recruitment
kebutuhan SDM, proses rekrutmen, pengembangan processes, competency development, performance
kompetensi, penilaian kinerja dan kesejahteraan karyawan. appraisal, and employee welfare.
Sejalan dengan komitmen Bank dalam menerapkan praktik In line with the Bank’s commitment to implementing good
tata kelola perusahaan yang baik, Bank senantiasa mengacu corporate governance practices, the Bank always refers to
pada ketentuan yang berlaku. the applicable regulations.
Realisasi pengembangan dan pengelolaan SDM tersebut The realisation of HR development and management is
difokuskan pada 3 (tiga) aspek utama: focused on 3 (three) main aspects:
Mengevaluasi organisasi agar Menentukan SDM yang tepat Meningkatkan kompetensi melalui
tetap sejalan dengan strategi yang melalui proses rekrutmen sesuai program pengembangan SDM
ditentukan kriteria dan kebutuhan untuk semua karyawan
Evaluating the organisation Selecting the right human Enhancing competencies through
to ensure alignment with the resources through a recruitment human resources development
established strategy process based on criteria and programs for all employees
organisational needs
126 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 127
Perencanaan SDM Human Resources Planning
Menentukan kebutuhan tenaga kerja, kualifikasi yang Determining workforce requirements, the necessary
diperlukan, serta strategi untuk memenuhi kebutuhan qualifications, and strategies to fulfill these needs to ensure
tersebut agar organisasi memiliki jumlah dan kompetensi the organisation has the appropriate number of employees
pegawai yang tepat. with the right competencies.
Rekrutmen Recruitment
Kebijakan rekrutmen karyawan di lingkungan Krom Employee recruitment policy in Krom is carried out in 2
dilakukan melalui 2 (dua) cara, yakni internal dan eksternal. (two) ways, internal and external. For internal, implements
Untuk internal dilakukan melalui Internal Employee Referral through Internal Employee Referral Program, while external
Program dan eksternal melalui job posting, career fair recruitment is conducted through job postings, career fairs,
maupun kerja sama dengan pihak ketiga. Manajemen Bank and collaborations with third parties. Bank Management
memastikan bahwa rekrutmen dilakukan secara terbuka ensures that recruitment is carried out openly and meets
dan memenuhi prinsip keadilan. the principles of fairness.
Dalam melakukan rekrutmen, Krom menerapkan kebijakan In conducting recruitment, Krom implements a diversity
keberagaman dengan tidak memandang perbedaan jenis policy without regard to differences in gender, ethnicity,
kelamin, suku, agama, ras, maupun golongan politik. Bagi religion, race, or political groups. For prospective employees
calon karyawan yang dianggap memenuhi syarat, selanjutnya who are deemed qualified, they will then follow the selection
mengikuti proses seleksi sesuai dengan kualifikasi, kompetensi process according to the qualifications, competencies, and
dan kriteria yang telah ditetapkan sesuai kebutuhan Bank. criteria that have been set according to the Bank’s needs.
Pengembangan SDM Human Resources Development
Meliputi pendidikan, pelatihan, dan peningkatan kompetensi Includes education, training, and competency enhancement
pegawai agar kinerja mereka semakin baik dan mampu programs aimed at improving employee performance and
menyesuaikan diri dengan perkembangan organisasi. enabling them to adapt to organisational developments.
Pengelolaan Kinerja dan Kesejahteraan Performance and Welfare Management
Mencakup penilaian kinerja, pemberian kompensasi, Covers performance evaluation, compensation provision,
motivasi kerja, serta upaya meningkatkan kesejahteraan work motivation, and initiatives to improve employee
pegawai agar produktivitas dan loyalitas tetap terjaga. welfare in order to maintain productivity and loyalty.
Sepanjang tahun 2025. Krom telah merekrut 154 karyawan baru. Throughout 2025, Krom has recruited 154 new employees.
Rincian jumlah karyawan hingga akhir tahun buku Details of the number of employees until the end of the
disampaikan pada bab “Profil Perusahaan”. financial year are presented in the “Company Profile” chapter.
Tingkat Perputaran Karyawan Employee Turnover Rate
Pada tahun 2025, jumlah karyawan yang masa kerjanya In 2025, the number of employees whose work period
berakhir di Krom mencapai 42 orang, baik karena pensiun ended at Krom reached 42 people, either due to retirement
maupun mengundurkan diri. Dengan demikian, tingkat or resignation. Therefore, the Bank’s employee turnover rate
perputaran karyawan Bank adalah 11,17%, lebih rendah is 11.17%, lower than the previous year which was 11.74%.
dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 11,74%.
Pengembangan Kompetensi Karyawan Employee Competency Development
JUMLAH KARYAWAN JUMLAH KARYAWAN TINGKAT PERPUTARAN KARYAWAN TOTAL EMPLOYEE
TOTAL EMPLOYEE EMPLOYEE TURNOVER RATE (YTD) (%)
Jumlah Karyawan Resign/ Total Resign Employee/
42 11,17%
Pemutusan Hubungan Kerja Layoff
Jumlah Karyawan Baru/Pengganti 138 36,70% Total New Employee/Substitute
Perusahaan memahami bahwa Sumber Daya Manusia Company realised that Human Resources (HR) are
(SDM) merupakan aset penting untuk kemajuan dan critical asset for Bank’s growth and long term business
keberlanjutan bisnis Bank. Oleh karena itu, penyusunan sustainability. Competency Development Program was
Program Pengembangan Kompetensi dilakukan secara designed comprehensively by taking noted into several
komprehensif dengan memperhatikan beberapa aspek aspects, including company’s strategic initiatives, job
diantaranya; inisiatif strategis perusahaan, job description, descriptions, and comply with regulations.
serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 127
Page 128
Aspek Operasional
Operational Aspects
Dengan memperhatikan prinsip pemerataan, Krom By upholding the principle of equal treatment, Krom ensures
memastikan seluruh karyawan memiliki kesempatan that all employees have the same access to competency
yang sama dalam mengikuti program pengembangan development programs to enhance their knowledge, skills,
kompetensi untuk meningkatkan pengetahuan, skills, and attitudes. These programs are implemented through
dan attitude. Program tersebut diterjemahkan dalam several training categories, including mandatory regulatory
beberapa kategori pelatihan di antaranya; sertifikasi certifications, technical banking training (hard skills), soft
mandatory regulator, pelatihan teknis di bidang perbankan skills development, and leadership programs for high
(hard skill), soft skills, serta program kepemimpinan bagi potential talents. Through a structured and continuous
talenta potensial. Melalui pendekatan pembelajaran yang learning approach, the Bank strives to ensure that every
terstruktur dan berkelanjutan, Bank berupaya memastikan employee possesses competencies that are relevant to
bahwa setiap karyawan memiliki kompetensi yang relevan industry demands and technological advancements.
dengan tuntutan industri dan perkembangan teknologi.
Pelaksanaan pengembangan kompetensi karyawan The implementation of employee competency
menggunakan metode yang variatif sehingga tujuan development used a variety learning methods to optimize
pelatihan menjadi lebih optimal seperti; in-house training, training outcomes, such as in-house training (offline/
public training, sosialisasi, workshop, town hall, hingga online), public training, socialization sessions, workshops,
sharing session. Di samping itu, Bank juga mendorong town halls, and learning/sharing sessions. In addition, the
budaya pembelajaran secara informal melalui coaching Bank also encourages an informal learning culture through
& mentoring (one on one session). Pendekatan ini coaching and mentoring (one-on-one sessions). This
memungkinkan karyawan untuk terus meningkatkan approach enables employees to continuously enhance
kapasitas diri secara fleksibel. their capabilities in a flexible manner.
Realisasi investasi yang dikeluarkan oleh Krom dalam In 2025, the total investment by Krom for training and
pelaksanaan program pelatihan sepanjang tahun 2025 development programs reached IDR2,919,539,127.
mencapai Rp2.919.539.127.
Kebijakan pengembangan kompetensi karyawan di The employee competency development policy within
lingkungan Krom, yang mengacu pada POJK No. 24 Tahun Krom, refers to POJK Number 24 of 2022, which requires the
2022 yang mewajibkan Bank melakukan pengembangan Bank to carry out continuous development of HR quality.
kualitas SDM secara berkelanjutan. Bersamaan dengan itu, At the same time, the Bank also acknowledges its long-
Bank juga menyadari bahwa kelangsungan dan keberhasilan term sustainability and success in business operations are
Bank dalam menjalankan bisnis tidak terlepas dari fundamentally reliant on the strength and excellence of its
keberadaan SDM yang unggul. human resources.
Persentase Karyawan yang Mengikuti Pelatihan Percentage of Employee Participated in Training by Job
berdasarkan Level Jabatan (%) Levels (%)
LEVEL JABATAN 2025 2024 2023 POSITION
Direksi 100 100 100 Directors
Kepala Departemen/Divisi 100 100 99,7 Department/Division Head
Supervisor/Manajer 100 99,8 99,8 Supervisor/Manager
Officer/Associate 93,5 99,6 99,7 Officer/Associate
Jumlah 98,4 99,7 99,8 Total
Realisasi Pelatihan berdasarkan Level Jabatan Tahun Implementation in Training based on Job Levels in 2025
2025
LEVEL JABATAN JUMLAH JAM PELATIHAN RATA-RATA JAM POSITION
NUMBER OF TRAINING PELATIHAN
HOURS AVERAGE TRAINING HOURS
Direksi 65 8,1 Directors
Kepala Departemen/Divisi 117,59 14,69 Head Department/Division
Supervisor/Manajer 168,37 21,04 Supervisor/Manager
Officer/Associate 201,25 25,15 Officer/Associate
128 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 129
Data Pelatihan Wajib berdasarkan Jenis Pelatihan Training Mandatory by Type of Training PROGRAM 2025 2024 2023 PROGRAM Sertifikasi 1,3 1,4 1,6 Certification Class Program 3,6 15,1 16 Class Program Kepemimpinan 0 1,1 1,1 Leadership Soft Skill 0 1 1,4 Soft Skills Technical 4,4 7,3 4,8 Technical skills Rata-rata keseluruhan Program 9,3 8,9 6,9 Average All Program Penilaian Kinerja Karyawan Employee Performance Assessment Krom melakukan penilaian kepada karyawan secara periodik Krom conducts employee performance assessment setiap tahun. Parameter penilaiannya menggunakan Key periodically every year. The assessment parameters use Performance Indicator (KPI) dan target lain yang telah Key Performance Indicators (KPI) and other predetermined ditentukan sebelumnya. Bank menjadikan hasil penilaian targets. The Bank uses the assessment results as the basis tersebut sebagai dasar pemberian penghargaan, promosi, for providing awards, promotions, remuneration, and other remunerasi, dan fasilitas kesejahteraan lainnya. welfare facilities. Fasilitas dan Kesejahteraan Facilities and Welfare Fasilitas dan kesejahteraan yang disediakan Krom untuk The facilities and welfare provided by Krom for employees karyawan adalah selaras dengan ketentuan peraturan are in accordance with the provisions of applicable perundang-undangan yang berlaku dan berpedoman laws and regulations and are guided by the principles of pada prinsip keadilan, kehati-hatian, transparansi, dan fairness, prudent risk, transparency, and accountability. akuntabilitas. Pendekatan ini untuk memastikan bahwa This approach is to ensure that the facility and welfare kebijakan fasilitas dan kesejahteraan disusun secara wajar, policies are formulated fairly, balanced, and aligned with the seimbang, dan selaras dengan tujuan strategis perusahaan. company’s strategic objectives. Selain itu, Bank mempertimbangkan berbagai faktor, In addition, the Bank considers various factors, including the termasuk tingkat inflasi, perbandingan dengan peer group, inflation rate, comparison with peer groups, competitive tingkat kompetitif di lingkungan industri yang sejenis, job levels in similar industrial environments, employee job grade dan nilai pekerjaan karyawan, serta kinerja, kondisi grades and job values, as well as the Bank’s performance, dan kemampuan Bank. conditions, and capabilities. Penghargaan dan Sanksi Awards and Sanctions Krom telah memiliki kebijakan dalam pemberian Krom has a policy in providing awards and sanctions to all penghargaan dan sanksi kepada seluruh karyawan. employees. Penghargaan diberikan terhadap karyawan yang memiliki Awards are given to employees who have good performance kinerja baik dengan pemberian bonus atau insentif. in the form of bonuses or incentives. Sedangkan sanksi diberikan kepada karyawan yang While sanctions are given to employees who behave berperilaku tidak sejalan dengan peraturan yang telah inconsistently with the regulations set by the Bank or ditetapkan oleh Bank maupun pemerintah. Pemberian the government. The purpose of these sanctions is for sanksi tersebut bertujuan sebagai bentuk pembinaan agar employees to be more careful in acting and not to commit karyawan lebih berhati-hati dalam bertindak dan tidak violations, especially in the form of criminal acts. The type melakukan pelanggaran, terutama berupa tindakan pidana. of sanctions given is adjusted to the level of violation Jenis sanksi yang diberikan disesuaikan dengan tingkatan committed. If necessary, the Bank can take legal action. pelanggaran yang dilakukan. Apabila diperlukan, Bank dapat menempuh jalur hukum. Program Pensiun Pension Program Krom telah memiliki program pensiun sebagai apresiasi atas Krom has a pension program as an appreciation for pengabdian karyawan selama bekerja. Program ini bertujuan employee dedication while working. This program aims agar kesejahteraan karyawan setelah tidak bekerja lagi to ensure that employee welfare is maintained after they tetap terjaga. Pada tahun 2025, jumlah karyawan pensiun are no longer working. In 2025, the number of employees sebanyak 4 orang atau 1,06% dari total 376 karyawan. retiring was 4 people, or 1.06 % of the total 376 employees. Pelaksanaan program pensiun Bank disesuaikan dengan The implementation of the Bank’s pension program is ketentuan yang berlaku, yakni mengikutsertakan seluruh in accordance with applicable provisions, and includes karyawan dalam program jaminan dana pensiun yang all employees in the pension fund guarantee program PT Krom Bank Indonesia Tbk 129
Page 130
Aspek Operasional
Operational Aspects
diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial organised by the Social Security Administering Agency
(BPJS) Ketenagakerjaan. Adapun fungsi dan manfaat dari (BPJS) for Employment. The function and benefits of this
program ini adalah memberikan perlindungan jaminan program are to provide social security protection for
sosial bagi pekerja atas risiko kecelakaan kerja, kematian, workers against the risks of work-related accidents, death,
hari tua, dan pensiun. old age, and retirement.
Pembentukan Lingkungan Kerja yang Kondusif Establishing a Conducive and Comfortable Work
dan Nyaman Environment
Perusahaan meyakini bahwa pembentukan lingkungan Company believes that fostering a conducive work
kerja yang kondusif akan berdampak positif terhadap environment has a positive impact on employee
produktivitas karyawan. Selain itu, lingkungan kerja yang productivity. In addition, a comfortable workplace
nyaman akan memperkuat keterlibatan (engagement), strengthens employee engagement, job satisfaction, and
kepuasan kerja, serta loyalitas karyawan terhadap loyalty toward to Company. Ultimately, this contributes
perusahaan. Hal ini pada akhirnya berdampak positif positively to the overall performance of the organisation.
terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan.
Melalui penyediaan fasilitas yang memadai dan peningkatan Through the provision of adequate facilities and the
kualitas lingkungan kerja secara berkelanjutan, perusahaan continuous improvement of workplace quality, the
berkomitmen untuk menciptakan ekosistem kerja yang Company is committed to creating a healthy, productive,
sehat, produktif, dan berkelanjutan. Upaya ini menjadi and sustainable work ecosystem. These efforts form an
bagian integral dari strategi perusahaan dalam membangun integral part of the Company’s strategy to develop high-
sumber daya manusia yang unggul dan mendukung quality human resources and support the achievement of
pencapaian tujuan jangka panjang perusahaan. its long-term objectives.
Beberapa upaya yang dilakukan oleh bank dalam mendukung Several initiatives undertaken by the Bank to support this
tujuan tersebut dari aspek sarana & prasarana antara lain; objective from the facilities and infrastructure perspective
include:
1. Penyediaan sarana dan prasarana ibadah yang layak 1. Providing proper worship facilities for employees.
bagi karyawan.
2. Tata letak ruang kerja yang dinamis untuk meningkatkan 2. Implementing a dynamic workspace layout to enhance
kolaborasi antar karyawan. collaboration among employees.
Selain sarana & prasarana, perusahaan juga berfokus pada In addition to facilities and infrastructure, the Company also
kegiatan wellness & engagement activity seperti: Townhall focuses on wellness and engagement activities, including:
Meeting, program pendampingan untuk karyawan baru Town Hall Meeting, Buddy Program, and several employee
kegiatan employee engagement lainnya yang dilaksanakan engagement that held routine.
secara rutin.
Krom menyediakan berbagai fasilitas dan sarana kepada Krom provides various facilities and infrastructure to
karyawan, di antaranya sarana ibadah, program employee employees, including places of worship, employee gathering
gathering yang dilakukan sebanyak 1 (satu) kali setiap tahun, programs held 1 (one) times a year, as well as sports
serta sarana tunjangan olahraga. Seluruh program tersebut facilities allowances. All of these programs are carried out
dilakukan dalam rangka membentuk lingkungan kerja yang in order to create a conducive, comfortable, and safe work
kondusif, nyaman, dan aman. environment.
Manajemen juga senantiasa berupaya menjaga hubungan Management also always strives to maintain harmonious
kerja sama yang harmonis dengan seluruh karyawan. Hal working relationships with all employees. This is because
tersebut dikarenakan dapat berdampak positif terhadap it can have a positive impact on increasing employee
peningkatan produktivitas karyawan. productivity.
Hubungan yang baik di antara para karyawan juga diharapkan Good relationships between employees are also expected
dapat memberikan kenyamanan dan mempererat komunikasi to provide comfort and strengthen communication in
di lingkungan kerja, serta menjaga kondisi perbankan agar the work environment, as well as maintain stable banking
tetap stabil, baik dari lingkup internal maupun eksternal Bank. conditions, both internally and externally to the Bank.
Dalam lingkungan kerja yang nyaman, Bank menciptakan In a comfortable working environment, the Bank creates
budaya komunikasi antar karyawan, kerja sama antar a culture of communication between employees and
karyawan termasuk keterlibatan antara karyawan dengan cooperation between employees, including continuous
perwakilan perusahaan secara berkesinambungan. involvement between employees and company
representatives.
130 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 131
Page 132
Aspek Operasional
Operational Aspects
TEKNOLOGI INFORMASI DAN
OPERASIONAL
INFORMATION TECHNOLOGY AND OPERATIONS
Dalam rangka mendukung visi bank menjadi Bank Berbasis In order to support the Bank’s vision of becoming an innovative,
Teknologi Digital yang Inovatif dalam Melayani Nasabah technology-driven digital bank in serving customers within
di Segmen Ritel dan UMKM, Bank menerapkan Strategi the retail and MSME segments, the Bank implements the
Teknologi Informasi “GREAT” sebagai kerangka kerja utama “GREAT” Information Technology Strategy as the primary
pengembangan dan pengelolaan teknologi informasi. framework for the development and management of its IT
Strategi GREAT (Groom, Resilience, Excel, Adaptive, capabilities. The GREAT Strategy (Groom, Resilience, Excel,
Transform) berfungsi sebagai pilar penggerak transformasi Adaptive, Transform) serves as a key pillar in driving the
digital Bank. Bank’s digital transformation initiatives.
Bank akan menyiapkan Arsitektur Teknologi Informasi The Bank will establish an Information Technology
yang akan mendukung seluruh proses penyediaan Architecture that supports the end-to-end delivery
produk, fitur, layanan berbasis digital secara menyeluruh, of digital-based products, features, and services, by
dengan mengedepankan penggunaan teknologi terkini prioritizing the adoption of the latest technologies, as well
serta melakukan kerja sama dengan penyedia jasa sistem as collaborating with payment system service providers for
pembayaran untuk produk-produk digital dan berbagai digital products and various other Information Technology
pihak penyedia solusi Teknologi Informasi lainnya. solution providers.
G – Groom Breakthrough Product Innovation
1
Mengembangkan produk dan layanan digital berbasis teknologi
baru dengan kecepatan dan diferensiasi tinggi.
Developing digital products and services based on emerging
technologies with high speed and strong differentiation.
R – Resilience Platform and Delivery
2 AI, Microservices, API Gateway, CI/CD, Internal Tools.
Memastikan layanan perbankan selalu tersedia, tangguh,
dan aman menghadapi gangguan.
Ensuring that banking services remain consistently
available, resilient, and secure in the face of disruptions. E – Excel Data Organisation
3
Cloud-native infra, Zero Trust, DR automation (Multi AZ), Mengelola data sebagai aset strategis untuk
Observability. pengambilan keputusan dan personalisasi
layanan.
Managing data as a strategic asset to support
decision-making and enable service personalization.
A – Adaptive Governance, Risk &
Compliance (GRC)
4 Data Governance, Data Lakehouse, Data
Warehouse, Data Analytics, ETL pipeline, AI/ML
Menjamin tata kelola, risiko, dan Model, CDC (Change data capture).
kepatuhan tetap lincah mengikuti
regulasi digital banking.
Ensuring that governance, risk, and
compliance remain agile in adapting to
evolving digital banking regulations.
5 T – Transform Digital Talent
Membangun SDM digital yang
ISO 27001:2022, ISO 27701:2019. adaptif, agile, dan mampu
mengoperasikan teknologi modern.
Developing a digital workforce that
is adaptive, agile, and capable of
operating modern technologies.
Internal knowledge hub, Enterprise
Collaboration tools.
132 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 133
Teknologi Informasi sebagai pendukung Information Technology as Organisational Operasional Organisasi Operations Support Krom menyadari urgensi penerapan teknologi mutakhir di Krom recognizes the urgency of implementing advanced sektor keuangan serta penguatan sistem keamanan informasi technology in the financial sector, as well as strengthening sebagai pilar utama dalam menjaga keberlangsungan information security systems as the main pillar in operasional harian. Sejalan dengan hal tersebut, Krom maintaining daily operations continuity. In line with this, memiliki komitmen yang kuat untuk mengimplementasikan Krom has a strong commitment to implementing adequate sistem Teknologi Informasi (TI) yang memadai dan adaptif Information Technology (IT) systems that are adaptive to terhadap dinamika industri, sebagai enabler dalam proses industry dynamics, serving as an enabler in the digitalization digitalisasi serta untuk menghadirkan layanan perbankan process and in delivering safe and convenient banking yang aman dan nyaman bagi nasabah. services to customers. Melalui Direktorat Teknologi Informasi dan Operasional, Through the Information Technology and Operations Krom secara berkesinambungan melaksanakan transformasi Directorate, Krom continuously carries out transformation dalam pengembangan TI guna mendukung realisasi janji in IT development to support the realisation of the Bank’s Bank, yaitu “Grow Your Money”, di mana penguatan TI promise, “Grow Your Money,” where IT strengthening becomes menjadi elemen strategis. Aspirasi ini juga selaras dengan a strategic element. This aspiration is also aligned with Krom’s visi jangka panjang Krom untuk menjadi bank berbasis long-term vision to become a digital technology-based bank teknologi digital yang inovatif dalam melayani segmen ritel that is innovative in serving the retail and MSME segments. The dan UMKM. Komitmen terhadap percepatan transformasi commitment to accelerating technological transformation teknologi dan inovasi digital semakin memperkokoh posisi and digital innovation further strengthens Krom’s position as a Krom sebagai institusi yang unggul dalam memenuhi leading institution in meeting customer needs through service kebutuhan nasabah melalui digitalisasi layanan. digitalization. Melalui inovasi yang berkelanjutan dan implementasi Through continuous innovation and the consistent transformasi TI secara konsisten, Krom berhasil implementation of IT transformation, Krom has successfully meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional, increased productivity and operational efficiency, achieved antara lain melalui otomatisasi pekerjaan serta penerapan through task automation and the application of effective, manajemen biaya yang efektif dan terukur. measurable cost management. Dalam upaya memberikan layanan perbankan digital yang In an effort to provide optimal digital banking services, optimal, Krom telah mengimplementasikan berbagai langkah Krom has implemented various strategic steps to enhance strategis guna meningkatkan kemudahan dan kenyamanan the ease and convenience of transactions for customers bertransaksi bagi nasabah melalui aplikasi mobile banking through its mobile banking application, the Krom App. Krom App. Komitmen Pengembangan TI yang selaras dengan IT Development Commitment Aligned with Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Human Resources (HR) Development Dalam menghadapi percepatan era digitalisasi, peran In response to the accelerating digital era, the role of digital talenta digital menjadi semakin krusial sebagai penghubung talent has become increasingly crucial, serving as both a sekaligus penyeimbang antara kebutuhan internal Bank dan bridge and a balancing force between the Bank’s internal dinamika tantangan yang berkembang di industri. needs and the evolving challenges within the industry. Untuk menjawab tingginya kebutuhan akan sumber daya To address the growing demand for skilled human manusia yang kompeten di bidang Teknologi Informasi, Krom resources in Information Technology, Krom is committed berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas karyawan to continuously enhancing employee capabilities through a melalui penyelenggaraan berbagai program pelatihan variety of training and learning programs. These programs dan pembelajaran. Program-program tersebut dirancang are designed to strengthen technical competencies and untuk memperkuat kompetensi teknis serta memperdalam deepen specialized knowledge in IT. Training materials pengetahuan spesifik di bidang TI. Materi pelatihan yang cover a wide range of areas, including initiatives to enhance diberikan mencakup berbagai aspek, termasuk upaya digital security resilience from multiple perspectives, in line peningkatan ketahanan keamanan digital dari beragam with the rapid pace of digitalization and the increasing risk perspektif, seiring dengan pesatnya perkembangan of cyber attack. digitalisasi dan meningkatnya risiko serangan siber. Selain penguatan kompetensi teknis, Krom juga In addition to strengthening technical competencies, menyelenggarakan pelatihan soft skills yang bertujuan Krom also conducts soft skills training programs aimed at untuk mempersiapkan karyawan menjadi pemimpin preparing employees to become resilient and competitive yang tangguh dan kompetitif di era digital. Sepanjang leaders in the digital era. Throughout 2025, the majority of tahun 2025, mayoritas personel pada Divisi Teknologi personnel in Krom’s Information Technology and Operations Informasi dan Operasional Krom telah mengikuti program Division participated in intensive training programs, with pelatihan intensif dengan kurikulum yang selaras dengan curricula aligned to the latest developments in the IT sector. perkembangan terkini di bidang TI. PT Krom Bank Indonesia Tbk 133
Page 134
Aspek Operasional
Operational Aspects
Di samping penyediaan fasilitas pelatihan yang memadai, In addition to providing adequate training facilities, Krom
Krom secara aktif mendorong karyawan di bidang TI untuk actively encourages its IT employees to continuously keep
senantiasa mengikuti perkembangan teknologi terbaru pace with emerging technologies that have significant
yang memiliki potensi signifikan dalam mendorong inovasi potential to drive innovation and support the development
serta pengembangan produk dan layanan perbankan. of banking products and services.
Pencapaian dan Realisasi Kinerja Teknologi Information Technology Performance
Informasi Tahun 2025 Achievements and Realisation in 2025
Krom memiliki komitmen tinggi untuk memberikan Krom is firmly committed to ensuring comfort and
kenyamanan dan kemudahan bagi nasabah saat melakukan convenience for customers in their banking transactions.
transaksi perbankan.
Aspirasi tersebut sejalan dengan fokus kegiatan This commitment aligns with the focus of the Bank’s product
pengembangan produk dan layanan di tahun 2025 yaitu: and service development initiatives in 2025, which are:
1. Cross-Selling (Account Linkage dengan BI SNAP) 1. Cross-Selling (Account Linkage with BI SNAP): The
dimana Bank akan berintegrasi dengan mitra, untuk Bank will integrate with partners to enable users or
memungkinkan pengguna atau calon pengguna untuk prospective users to access Krom’s banking services
mendapatkan layanan perbankan dari Krom melalui through partner applications.
aplikasi mitra.
2. Penambahan Kategori Billers: Streaming Voucher, Modul 2. Expansion of Biller Categories: This includes streaming
Penerimaan Negara (SBN, Pajak Online, BeaCukai, PNBP) vouchers, the Government Revenue Module (SBN,
dan Pembelian Game Voucher, dimana pengembangan Online Tax, Customs, Non-Tax State Revenues/PNBP),
penambahan kategori billers seperti voucher streaming, and game voucher purchases. These additional biller
voucher game, dan Modul Penerimaan Negara (MPN) categories can be accessed through Krom’s digital
yang dapat dilakukan melalui aplikasi digital Krom. application.
3. Personal Loan berupa pinjaman tunai dan paylater, 3. Personal Loans: Offering cash loans and paylater
yaitu penawaran produk pinjaman melalui aplikasi options, allowing customers to access loan products
Krom, seperti pinjaman tunai dan paylater. via the Krom application.
4. Transaksi Berulang (Otomatisasi Transfer, Otomatisasi 4. Recurring Transactions (Automated Transfers,
Billers, Otomatisasi Tabungan) dimana layanan untuk Automated Billers, Automated Savings): Services that
Nasabah yang dapat melakukan otomatisasi transaksi allow customers to automate scheduled and recurring
(transaksi berulang dan terjadwal), termasuk untuk transactions, including transfers, bill payments, and
transaksi transfer, billers, dan pemindahan dana fund allocations to savings.
tabungan.
5. Bank sedang mempersiapkan penerbitan kartu debit 5. Bank prepared Krom Debit Card to provide customers
Krom yang dapat melayani Nasabah untuk layanan with access to a range of financial services, including—
antara lain (namun tidak terbatas) pembayaran atau but not limited to—payments and other financial
transaksi keuangan lainnya. transactions.
Krom menyadari bahwa dalam menghadapi persaingan Krom recognizes that in facing increasingly intense industry
industri yang semakin ketat dibutuhkan inovasi produk dan competition, continuous innovation in products and
layanan yang berkelanjutan. services is essential.
Biaya Investasi Teknologi Informasi Tahun 2025 Information Technology Investment in 2025
Sepanjang tahun 2025, Krom merealisasikan investasi Throughout 2025, Krom made investments in information
di bidang teknologi informasi guna mendukung kegiatan technology to support both operational activities and IT
operasional dan pengembangan TI. Alokasi tersebut development. These allocations covered the development
mencakup pengembangan produk baru, operasional core of new products, the operation of the core banking system
banking system untuk layanan digital maupun konvensional, for both digital and conventional services, the provision and
penyediaan dan pemeliharaan infrastruktur TI, operasional maintenance of IT infrastructure, cybersecurity operations,
keamanan siber, serta berbagai biaya operasional lainnya as well as other operational expenses to support the
yang menunjang kelangsungan aktivitas operasional Bank. Company’s ongoing activities.
Rencana Strategis Pengembangan TI Tahun 2026 Strategic Plan for IT Development in 2026
Pada tahun 2026 mendatang, Direktorat Teknologi In 2026, the Directorate of Information Technology and
Informasi dan Operasional telah mempersiapkan rencana Operations has established a strategic plan, architecture,
strategis, arsitektur, dan inisiatif teknologi informasi yang and key information technology initiatives that will
akan menjadi fokus Krom di tahun 2026 mendatang, antara constitute Krom’s primary focus. These initiatives include
lain pengembangan pada: the development of:
134 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 135
a. Junior/Family account; a. Junior/family accounts; b. Layanan kartu debit untuk mitra; b. Debit card services for partners; c. QRIS Paylater; c. QRIS Paylater; d. QRIS transfer; d. QRIS transfer; e. QRIS CPM (Customer Presented Mode); e. QRIS Customer Presented Mode (CPM); f. BI Fast direct connection; f. Direct connection to BI-FAST; g. BI Fast untuk mitra; g. BI-FAST services for partners; h. Konversi transaksi ke cicilan; h. Transaction-to-installment conversion; i. Tarik tunai tanpa kartu; i. Cardless cash withdrawal; j. Layanan Perbankan Digital untuk Badan Usaha; j. Digital banking services for corporate customers; k. Rekening giro; k. Current accounts; l. Tabungan Bersama; l. Joint savings accounts; m. Split Bill; m. Split bill features; n. RTGS/SKN Digital (transfer keluar); dan n. Digital RTGS/SKN (outgoing transfers); and o. Kartu kredit. o. Credit card. Sebagai institusi perbankan digital yang mengutamakan As a digital banking institution that prioritizes the security keamanan data dan transaksi nasabah, terdapat of customer data and transactions, the Bank continuously peningkatan kapabilitas keamanan TI melalui pengadaan enhances its IT security capabilities through the dan implementasi diantaranya: procurement and implementation of, among others: a. Cyber Forensic Program untuk analisis insiden dan a. A Cyber Forensic Program for incident analysis and investigasi digital; digital investigations; b. Security Operation Center (SOC) 24/7 untuk b. A 24/7 Security Operations Center (SOC) for real-time pemantauan ancaman siber secara real-time; cyber threat monitoring; c. Mobile Apps Security Protection untuk pengamanan c. Mobile Application Security Protection to safeguard aplikasi mobile dari potensi eksploitasi; mobile applications from potential exploitation; d. Vulnerability Scanner & Security Automation sebagai d. Vulnerability Scanners and Security Automation to upaya deteksi dan remediasi kerentanan secara enable continuous detection and remediation of berkelanjutan; dan vulnerabilities; and e. Data Loss Prevention (DLP) Tools untuk mencegah e. Data Loss Prevention (DLP) tools to prevent sensitive kebocoran data sensitif dan memastikan kepatuhan data leakage and ensure compliance with personal terhadap ketentuan perlindungan data pribadi. data protection regulations. PT Krom Bank Indonesia Tbk 135
Page 136
Aspek Operasional
Operational Aspects
MANAJEMEN RISIKO
RISK MANAGEMENT
Manajemen risiko di Krom merupakan bagian integral Risk management at Krom is an integral part of good
dari tata kelola perusahaan yang berperan dalam corporate governance, supporting business resilience
menjaga ketahanan usaha di tengah ketidakpastian. amidst uncertainty. Through a structured and proactive
Melalui pendekatan yang terstruktur dan proaktif, Krom approach, Krom manages risks while identifying
mengelola risiko sekaligus mengidentifikasi peluang opportunities to support the achievement of strategic
untuk mendukung pencapaian tujuan strategis dan objectives and long-term sustainability.
keberlanjutan jangka panjang.
Penerapan Manajemen Risiko Implementation of Risk Management
Acuan dasar penerapan manajemen risiko di Krom The implementation of risk management at Krom is
berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. fundamentally guided by Financial Services Authority Regulation
18/POJK.03/2016 tanggal 22 Maret 2016 dan Surat Edaran No. 18/POJK.03/2016 dated 22 March 2016 and Financial
Otoritas Jasa Keuangan No. 34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 Services Authority Circular Letter No. 34/SEOJK.03/2016
September 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko dated 1 September 2016 concerning the Implementation of
bagi Bank Umum. Penerapan manajemen risiko dilakukan Risk Management for Commercial Banks. Risk management is
melalui kerangka kerja yang terintegrasi, mencakup proses carried out through an integrated framework encompassing
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian the processes of risk identification, measurement, monitoring,
risiko di seluruh unit kerja dan lini organisasi Bank. Proses and control across all business units and organisational lines
ini didukung oleh Sistem Informasi Manajemen Risiko, yang of the Bank. This process is supported by a Risk Management
memastikan pengambilan keputusan berbasis data yang Information System, which ensures data-driven decision-
akurat, relevan, dan tepat waktu. making that is accurate, relevant, and timely.
Dalam menghadapi peningkatan kompleksitas risiko, Krom Amidst the increasing complexity of risks, Krom remains
tetap konsisten mengedepankan prinsip kehati-hatian. Hal steadfast in upholding the prudential principle as the
ini diwujudkan melalui peningkatan tata kelola Manajemen foundation of its operations. This commitment is reflected
Risiko yang berkesinambungan. in the continuous strengthening and enhancement of its
Risk Management governance framework.
Adapun dalam melakukan penerapan manajemen risiko To ensure the effective implementation of risk management
yang efektif, Krom mengacu pada 4 (empat) pilar yaitu: practices, Krom is guided by four (4) fundamental pillars, namely:
136 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 137
Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi Active Supervision of the Board Commissioners and
Directors
Pengawasan aktif terhadap penerapan Manajemen Risiko di Active Supervision of the implementation of Risk Management
Krom dilakukan melalui dua komite utama: at Krom was carried out through two main committees:
1. Komite Pemantau Risiko (KPR) 1. Risk Monitoring Committee (KPR)
KPR merupakan komite yang berada di bawah KPR is a committee under the supervision of the Board of
pengawasan Dewan Komisaris dan pihak independen Commissioners and Independent parties with expertise
dengan keahlian di bidang keuangan maupun manajemen in finance and risk management. The main task of KPR
risiko. Tugas utama KPR adalah mengevaluasi kesesuaian is to evaluate the adherence and implementation of
antara kebijakan dan pelaksanaan kebijakan Manajemen Risk Management policies; and to monitor and evaluate
Risiko; serta memantau dan mengevaluasi kinerja the implementation of duties of the Risk Management
penerapan manajemen risiko, Komite Manajemen Risiko Committee (KMR) and the Risk Management Work Unit
(KMR) serta Satuan Kerja Manajemen Risiko. (SKMR).
2. Komite Manajemen Risiko (KMR) 2. Risk Management Committee (KMR)
KMR merupakan komite yang beranggotakan Direksi, KMR is a committee consisting of the Board of Directors,
Kepala Divisi, dan/atau Kepala Departemen. Tugas Division Heads, and/or Department Heads. The main
utama KMR adalah menyusun dan menyetujui kebijakan task of the KMR is formulate Risk Management policies,
Manajemen Risiko, termasuk merancang dan menetapkan including designing and establishing risk management
strategi manajemen risiko serta rencana darurat strategies and contingency plans to deal with external
(contingency plan) untuk menghadapi kondisi eksternal; conditions; supervise the implementation of Risk
mengawasi penerapan kebijakan Manajemen Risiko Management policies; and provide recommendations
serta limit risiko; serta memberikan rekomendasi kepada to the Board of Directors regarding strategic matters in
Direksi terkait hal-hal strategis dalam pengelolaan risiko. risk management.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit Adequacy of Company Policies, Procedures, and Limit
Perusahan Determination
Krom secara rutin melakukan kaji ulang terhadap kebijakan Krom routinely reviews internal policies and procedures to
dan prosedur internal untuk memastikan kepatuhan ensure compliance with applicable laws and regulations; as
terhadap ketentuan dan perundang-undangan yang well as conducting routine review of Risk Appetite and Risk
berlaku. Selain itu, evaluasi terhadap limit Risk Appetite dan Tolerance limits to ensure compliance with Bank’s Business
Risk Tolerance dilakukan secara berkala untuk memastikan Plan as well as market conditions, so that both can support
kesesuaiannya dengan Rencana Bisnis Bank serta kondisi the achievement of strategic objectives without ignoring
pasar, agar mampu mendukung pencapaian tujuan strategis the principle of prudence.
tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Adequacy of Risk Identification, Measurement,
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko serta Sistem Monitoring, and Control Processes and Information
Informasi Manajemen Risiko System
Krom telah mengimplementasikan proses identifikasi, Krom has implemented a process of risk identification,
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko yang measurement, monitoring, and control that covers all
mencakup seluruh lini bisnis dan aktivitas operasional. Proses business lines and operational activities. This process was
ini didukung oleh Sistem Informasi Manajemen Risiko yang supported by a Risk Management Information System
dirancang untuk memastikan pengambilan keputusan yang designed to ensure decision-making based on accurate
berbasis data akurat. Kebijakan dan prosedur terkait dikaji data. Related policies and procedures are continuously
ulang secara berkala untuk memastikan kesesuaiannya dengan reviewed periodically to ensure their compliance with the
regulasi terkini dan praktik terbaik di industri perbankan. latest regulations and best practices in the banking industry.
Sistem Pengendalian Intern yang Menyeluruh Comprehensive Internal Control System
Krom menerapkan Sistem Pengendalian Intern berdasarkan Krom implements an Internal Control System based on
prinsip Three Lines of Defense untuk memastikan pengelolaan the Three Lines of Defense principle to ensure effective
risiko yang efektif dan terintegrasi di seluruh lini organisasi. and integrated risk management across all lines of
Penerapan tata kelola Manajemen Risiko dan Kepatuhan the organisation. The implementation of effective Risk
yang efektif mendukung pencapaian rencana bisnis Bank Management and Compliance governance supports the
secara sehat dan berkelanjutan, baik dalam jangka pendek, achievement of the Bank’s business plan in a healthy and
menengah, maupun panjang. Setiap keputusan strategis sustainable manner, both in the short, medium, and long
yang diambil senantiasa mempertimbangkan prinsip kehati- term. Every strategic decision taken always considers the
hatian, kewajaran, serta , tingkat risiko (Risk Appetite dan Risk principle of prudence, fairness, and risk level (Risk Appetite
Tolerance). Pengelolaan risiko di Krom didasarkan pada lima and Risk Tolerance). Risk management at Krom is based on
prinsip utama, yaitu: five main principles, namely:
1. Transparansi 1. Transparency
Pengelolaan risiko bersifat terbuka dan transparan, Risk management is open and transparent, involving
melibatkan seluruh pihak terkait, serta menyampaikan all related parties, and conveying relevant information
informasi relevan secara terbuka dalam proses openly in the risk-taking process.
pengambilan risiko.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 137
Page 138
Aspek Operasional
Operational Aspects
2. Akuntabilitas 2. Accountability
Krom memastikan akuntabilitas manajemen terhadap Krom ensures management accountability to
para pemangku kepentingan melalui penerapan stakeholders through the implementation of clear
kebijakan dan prosedur yang jelas. policies and procedures.
3. Responsibilitas 3. Responsibility
Setiap pemilik risiko (risk owner) memiliki pemahaman Each risk owner has a good understanding in identifying
yang baik dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko and managing risks with full responsibility.
dengan penuh tanggung jawab.
4. Independensi 4. Independence
Manajemen Bank bertindak secara profesional dan Bank Management acts professionally and integrity, free
berintegritas, bebas dari tekanan dan pengaruh pihak lain, from pressure and influence from other parties, in order
guna menjaga objektivitas dalam pengambilan keputusan. to maintain objectivity in decision-making.
5. Terintegrasi 5. Integrated
Pengelolaan risiko dilakukan secara komprehensif Risk management was carried out in a comprehensive
dan terintegrasi, mencakup seluruh lini organisasi dan and integrated manner, covering all lines of the Bank’s
proses bisnis Bank untuk mendukung pencapaian organisation and business processes to support the
tujuan strategis secara optimal. achievement of strategic goals optimally.
Kerangka Kerja Manajemen Risiko Risk Management Framework
Kerangka kerja manajemen risiko Krom menjadi landasan Krom risk management framework is the main foundation
utama dalam menata seluruh kegiatan operasional di in organising all operational activities across all lines of the
semua lini organisasi. Kerangka ini dirancang untuk organisation. This framework was designed to assist the
membantu organisasi dalam mengelola risiko secara organisation in managing risk effectively, ensuring that risk
efektif, memastikan bahwa informasi risiko yang diperoleh information obtained by the Risk Management Work Unit is
oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko bersifat lengkap, complete, integrated, and accurate from all risk-taking units.
terintegrasi, dan akurat dari seluruh risk-taking units. The information was then reported transparently, accountably,
Informasi tersebut kemudian dilaporkan secara transparan, and used as a basis for strategic decision-making.
dapat dipertanggungjawabkan, dan digunakan sebagai
dasar pengambilan keputusan strategis.
Sebagai bagian dari misi Krom untuk mendukung As part of Krom’s mission to support economic growth and
pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional, national development, particularly in the retail sector, the
khususnya di sektor ritel, Bank mendorong pertumbuhan Bank encourages balanced credit growth, including in the
kredit secara seimbang, termasuk pada segmen Usaha Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) segment
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kredit konsumsi. as well as consumer credit. To support this credit growth,
Dalam rangka mendukung pertumbuhan kredit ini, Bank the Bank implements comprehensive risk management,
menerapkan pengelolaan risiko yang komprehensif, meliputi covering the identification, assessment, monitoring, and
identifikasi, penilaian, pemantauan, dan pengendalian risiko control of risks across the entire credit portfolio, to ensure
di seluruh portofolio kredit, untuk memastikan pertumbuhan sustainable growth in accordance with the principles of
yang berkelanjutan dan sesuai dengan prinsip kehati-hatian. prudence.
Pengelolaan Risiko Melalui Permodalan Risk Management Through Capital
Pengelolaan risiko melalui permodalan dilakukan Krom Risk Management through capital was carried out by Krom
dengan memastikan kecukupan modal untuk mendukung by ensuring sufficient capital to support business activities
aktivitas bisnis serta menjaga tingkat permodalan sesuai and maintaining capital levels in accordance with the risk
dengan profil risiko dan regulasi yang berlaku. Krom profile and applicable regulations. Krom was committed to
berkomitmen untuk menjaga tingkat Rasio Kecukupan maintaining the Capital Adequacy Ratio (CAR) level above
Modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) di atas ambang the minimum threshold set by the regulator in order to
batas minimum yang ditetapkan oleh regulator guna anticipate potential losses from composite risk.
mengantisipasi potensi kerugian dari risiko secara komposit.
KETERANGAN DESEMBER 2025 DESEMBER 2024 INFORMATION
DECEMBER 2025 DECEMBER 2024
Rasio Tier 1 44,25% 81,56% Tier 1 Ratio
Rasio Tier 2 1,06% 1,07% Tier 2 Ratio
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal
45,31% 82,63 Minimum Capital Adequacy Ratio (KPMM)
Minimum (KPMM)
138 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 139
Bank memastikan kecukupan modal yang memadai guna The Bank ensures adequate capital adequacy to absorb menyerap potensi kerugian yang dapat timbul dari berbagai potential losses that may arise from various risks, risiko, termasuk diantaranya kegagalan kredit (risiko including credit failure (credit risk) and operational errors kredit) serta kesalahan operasional (risiko operasional). (operational risk). The availability of adequate capital not Ketersediaan modal yang memadai tidak hanya berfungsi only serves as a buffer to deal with uncertainty, but also sebagai buffer untuk menghadapi ketidakpastian, tetapi juga strengthens the Bank’s resilience in carrying out healthy memperkuat daya tahan Bank dalam menjalankan ekspansi and sustainable business expansion. As part of its capital bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari based risk management strategy, Krom implements risk strategi pengelolaan risiko berbasis modal, Krom menerapkan measurements and monitoring that includes: pengukuran dan pemantauan risiko yang mencakup: • Risiko Kredit – Menggunakan Pendekatan Standar untuk • Credit Risk – Using the Standardized Approach to menilai eksposur kredit dan menetapkan pencadangan assess credit exposure and establish appropriate capital modal yang sesuai; reserves; • Risiko Operasional – Menggunakan Basic Indicator • Operational Risk – Using the Basic Indicator Approach Approach (BIA) sebagai metode perhitungan modal yang (BIA) as a capital calculation method that considers mempertimbangkan pendapatan operasional historis historical operating income in assessing operational risk dalam menilai eksposur risiko operasional. exposure. Melalui penerapan manajemen risiko berbasis modal, Bank Through the implementation of capital based risk mampu: management, the Bank is able to: • Mengalokasikan modal secara optimal, sejalan dengan • Allocate capital optimally, in line with business strategy strategi bisnis dan target pertumbuhan kredit; and credit growth targets; • Mengintegrasikanprofil risiko dengan perencanaan • Integrate risk profiles with capital planning to ensure the permodalan guna memastikan Bank tetap resilient Bank remains resilient to changes in external and internal terhadap perubahan kondisi eksternal maupun internal; conditions; • Melakukan stress testing secara berkala untuk mengukur • Conducting periodic stress testing to measure capital ketahanan modal terhadap skenario krisis atau kejadian resilience to extreme risk scenarios or other extreme ekstrim lainnya, sehingga langkah mitigasi dapat disusun events, so that mitigation steps can be formulated dengan tepat. appropriately. Pengelolaan Risiko Melalui Aktivitas Operasional Risk Management Through Operational Activities Krom berkomitmen untuk meminimalkan dampak negatif Krom was committed to minimising the negative impact of dari risiko yang dapat mengganggu kelancaran operasional, risks that can disrupt the Bank’s op’s operation, business aktivitas bisnis, dan pencapaian tujuan strategis Bank. activities, and achievement of the Bank’s strategic Pengelolaan risiko melalui aktivitas operasional mencakup objectives. Risk Management through operational activities seluruh proses yang terjadi dalam operasional sehari- covers all processes that occur in daily operations, both hari, baik yang bersifat internal maupun eksternal, dengan internal and external, with a focus on operational risks fokus pada risiko operasional yang timbul dari aktivitas arising from credit, market, and other operational activities perkreditan, pasar, dan operasional lainnya pada level yang at an acceptable level by the Bank. dapat diterima oleh Bank. Penetapan Limit Risiko Determination of Risk Limits Sebagai bagian dari proses manajemen risiko, penetapan As part of the risk management process, risk limits were limit risiko dilakukan untuk menentukan batas maksimal determined to determine the maximum risk limit that can risiko yang dapat ditoleransi oleh Bank. Limit ini berfungsi be tolerated by the Bank. This limit serves as an indicator sebagai indikator tingkat risiko yang dapat diterima tanpa of the level of risk that can be accepted without affecting mempengaruhi kelangsungan operasional, stabilitas the continuity of operations, financial stability, or the keuangan, atau reputasi Bank. Dengan adanya limit yang Bank’s reputation. With clear limits, Krom can manage risks jelas, Krom dapat mengelola risiko secara proaktif dengan proactively by monitoring risk exposure to the specified memonitor eksposur risiko terhadap batas yang ditentukan; limits; and taking appropriate mitigation steps when the serta mengambil langkah mitigasi yang tepat saat risiko risk approaches or exceeds the specified limits. Limit mendekati atau melampaui batas yang telah ditetapkan. determination was carried out comprehensively, including Penetapan limit dilakukan secara menyeluruh, mencakup limits based on the all type of risk. limit berdasarkan seluruh tipe risiko. Strategi Pengelolaan Risiko Operasional Operational Risk Management Strategy • Risiko kredit dikelola melalui tiga lapisan pendekatan, yaitu • Credit Risk was managed throughs three layer approach, front-end (penerapan kebijakan kredit yang hati-hati), namely front-end (prudent application of credit policies), middle-end (proses pemantauan dan pengawasan), dan middle-end (monitoring and supervision processes), and back-end (penanganan risiko kredit yang sudah terealisasi); back-end (handling realised credit risks); • Risiko likuiditas dan risiko pasar dikelola dengan • Liquidity risk and market risk were managed using a limit menggunakan sistem limit dan continuous monitoring and continuous monitoring system designed to maintain yang dirancang untuk menjaga keseimbangan antara a balance between risk and investment returns (risk- risiko dan pengembalian investasi (risk-return); return); PT Krom Bank Indonesia Tbk 139
Page 140
Aspek Operasional
Operational Aspects
• Risiko operasional serta risiko lainnya Bank dikelola oleh • Operational risk and other Bank risks are managed
seluruh unit kerja melalui kebijakan dan prosedur yang by all working units through established policies and
ditetapkan, proses identifikasi risiko secara berkala, procedures, periodic risk identification processes, and
kemudian ditinjau ulang oleh Satuan Kerja Manajemen subsequent reviews by the Risk Management Unit. In
Risiko. Selain itu, efektivitas pelaksanaannya diukur addition, the effectiveness of their implementation
secara menyeluruh oleh Internal Audit sebagai fungsi is comprehensively assessed by Internal Audit as an
pengawasan independen. independent oversight function.
Dengan pendekatan ini, Krom mampu mengintegrasikan With this approach, Krom is able to integrate risk appetite
risk appetite dan risk tolerance ke dalam strategi bisnisnya, and risk tolerance into its business strategy, creating a
menciptakan keseimbangan antara ekspansi bisnis dan balance between business expansion and risk management,
pengelolaan risiko, sekaligus memastikan operasional Bank while ensuring that the Bank’s operations run healthily and
berjalan secara sehat dan berkelanjutan. sustainably.
Pengelolaan Manajemen Risiko Risk Management
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko kredit merupakan potensi kerugian yang dihadapi Credit Risk is the potential loss faced by Krom due to
Krom akibat ketidakmampuan debitur atau pihak rekanan the inability of debtors or counterparties to fulfil their
dalam memenuhi kewajibannya sesuai perjanjian. Risiko obligations according to the agreement. This risk can arise
ini dapat muncul dari berbagai aktivitas, seperti pemberian from various activities, such as providing credit, placing
kredit, penempatan surat berharga, transaksi komitmen securities, commitment and contingency transactions, and
dan kontinjensi, serta hubungan dengan pihak rekanan. relationships with counterparties. Credit risk management
Pengelolaan risiko kredit bertujuan untuk memastikan bahwa aims to ensure that the Banks is able to maintain financial
Bank mampu menjaga stabilitas keuangan, mencegah stability, prevent significant losses, and support the
kerugian yang signifikan, serta mendukung pencapaian target achievement of business targets while still paying attention
bisnis dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. to the principle of prudence.
Pengukuran dan Identifikasi Risiko Kredit Credit Risk Measurement and Identification
Krom secara sistematis melakukan pengukuran dan Krom systematically measures and identifies credit risk
identifikasi risiko kredit melalui berbagai pendekatan dan through various approaches and analysis tools. Credit Risk
alat analisis. Risiko kredit diidentifikasi sejak awal proses was identified from the beginning of the credit granting
pemberian kredit, dengan penilaian terhadap kemampuan process, with an assessment of the debtor’s ability to pay,
bayar debitur, kelayakan kredit, serta kualitas agunan. Analisis creditworthiness, and collateral quality. This analysis was
ini diperkuat dengan penerapan four eyes principles sebagai strengthened by the application of the four eyes principles
standar evaluasi kredit, melibatkan berbagai pihak seperti as a credit evaluation standard, involving various parties
Komite Kredit, Legal Credit, Credit Review, Kepatuhan, dan such as the Credit Committee, Legal Credit, Credit Review,
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR). Selain itu, Bank Compliance, and the Risk Management Work Unit (SKMR).
melakukan penilaian terhadap eksposur risiko kredit pada In addition, the Bank assesses credit risk exposure in the
portofolio kredit maupun aset surat berharga. credit portfolio and securities assets.
Pemantauan Risiko Kredit Credit Risk Monitoring
Pemantauan risiko kredit dilakukan secara berkala melalui Credit risk monitoring was carried out periodically through
pengawasan terhadap portofolio kredit untuk memastikan supervision of the credit portfolio to ensure that credit
kualitas kredit tetap terjaga. Krom menggunakan indikator quality was maintained. Krom uses key indicators such as the
utama seperti tingkat Non-Performing Loan (NPL), level of Non-Performing Loans (NPL), credit concentration,
konsentrasi kredit, dan eksposur risiko terhadap sektor atau and risk exposure to certain sectors or regions. In addition,
wilayah tertentu. Selain itu, Bank juga mengawasi kecukupan the Bank also monitors the adequacy of the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sebagai langkah impairment losses (CKPN) as a mitigation measure against
mitigasi terhadap potensi kerugian. Proses pemantauan potential losses. This monitoring process was supported by
ini didukung oleh sistem informasi yang terintegrasi untuk an integrated information system to provide accurate and
memberikan laporan risiko yang akurat dan tepat waktu. timely risk reports.
Strategi Mitigasi Risiko Kredit Credit Risk Mitigation Strategy
Krom menerapkan berbagai strategi mitigasi untuk Krom implements various mitigation strategies to minimise
meminimalkan dampak negatif dari risiko kredit. Strategi ini the negative impact of credit risk. These strategies include:
mencakup:
1. Kebijakan Wewenang Kredit 1. Credit Authority Policy
Menyusun batasan wewenang pemutus kredit yang Establishing credit decision authority limits that ensure
memastikan setiap keputusan kredit didasarkan pada that every credit decision was based on the principle of
prinsip kehati-hatian dan analisis risiko yang komprehensif. prudence and comprehensive risk analysis.
2. Diversifikasi Portofolio Kredit 2. Credit Portfolio Diversification
Memastikan portofolio kredit tersebar secara optimal Ensuring that the credit portfolio is optimally distributed
untuk menghindari konsentrasi risiko pada sektor, to avoid risk concentration in certain sectors, regions, or
wilayah, atau debitur tertentu. debtors.
140 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 141
3. Penguatan Infrastruktur dan SDM 3. Strengthening Infrastructure and Human Resources
Mengembangkan sistem dan teknologi terkini, serta Developing the latest systems and technology, and
meningkatkan kompetensi tim pengelola risiko melalui improving the competence of the risk management
pelatihan dan pengembangan profesional. team through training and professional development.
4. Cadangan Kerugian 4. Loss Reserves
Menetapkan cadangan kerugian yang memadai Establishing adequate loss reserves to anticipate
untuk mengantisipasi potensi risiko kredit, sekaligus potential credit risks, while minimising their impact on
meminimalkan dampaknya terhadap profitabilitas Bank. the Bank’s profitability.
5. Proses Recovery 5. Recovery Process
Mengelola proses penagihan dan pemulihan kredit secara Managing the credit collection and recovery process
efektif untuk meminimalkan kerugian dari kredit bermasalah. effectively to minimise losses from problem loans.
Dengan langkah-langkah ini, Krom berupaya menjaga With these steps, Krom strives to maintain a balance
keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pengendalian between business growth and sustainable credit risk
risiko kredit secara berkelanjutan. Hal ini mendukung control. This supports the achievement of financial stability,
tercapainya stabilitas keuangan, reputasi yang baik, serta good reputation, and business sustainability in the future.
keberlanjutan bisnis di masa depan.
Risiko Pasar Market Risk
Risiko pasar mencakup potensi kerugian yang timbul akibat Market risk includes potential losses arising from changes
perubahan suku bunga, nilai tukar, serta fluktuasi harga in interest rates, exchange rates, and fluctuations in the
instrumen keuangan. Pengelolaan risiko pasar di Krom prices of financial instruments. Market risk management
bertujuan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, at Krom aims to identify, measure, monitor, and mitigate
dan memitigasi dampak dari perubahan pasar yang dapat the impact of market changes that can affect the Bank’s
mempengaruhi stabilitas keuangan Bank. Melalui pendekatan financial stability. Through a systematic approach, market
yang sistematis, pengelolaan risiko pasar dilakukan untuk risk management is carried out to ensure that market
memastikan aktivitas pasar tetap berada dalam batas yang activity remains within safe limits and in accordance with
aman dan sesuai dengan profil risiko yang telah ditetapkan. the established risk profile.
Pengukuran dan Identifikasi Risiko Pasar Market Risk Measurement and Identification
Krom mengidentifikasi risiko pasar melalui pengukuran Krom identifies market risk by measuring exposure to
eksposur terhadap perubahan suku bunga, nilai tukar, dan changes in interest rates, exchange rates, and financial
harga instrumen keuangan. Proses ini dilakukan menggunakan instrument prices. This process was carried out using
model pengukuran risiko dan analisis skenario. Pengukuran ini risk measurement models and scenario analysis. This
membantu dalam memahami potensi dampak risiko pasar measurement helps in understanding the potential impact
pada profitabilitas dan stabilitas Bank. of market risk on the Bank’s profitability and stability.
Pemantauan Risiko Pasar Market Risk Monitoring
Pemantauan risiko pasar dilakukan secara berkala melalui Market risk monitoring was carried out periodically through
pelaporan dan pengawasan terhadap posisi pasar, termasuk reporting and monitoring of the market positions, including
portofolio surat berharga, dan eksposur nilai tukar atau securities portfolios, and exchange rate exposures or
suku bunga. Proses ini melibatkan pengawasan terhadap interest rates. This process involves monitoring compliance
kepatuhan terhadap limit yang telah ditetapkan, serta with established limits, as well as monitoring key indicators
pemantauan terhadap indikator utama seperti sensitivitas such as portfolio sensitivity to interest rates.
portofolio terhadap suku bunga.
Strategi Mitigasi Risiko Pasar Market Risk Mitigation Strategies
Krom menerapkan berbagai strategi mitigasi untuk Krom implements various mitigation strategies to minimise
meminimalkan potensi dampak negatif risiko pasar. Strategi the potential negative impact of market risk. These
tersebut meliputi: strategies include:
1. Penetapan dan Kaji Ulang Limit Risiko Pasar 1. Determination and Review of Market Risk Limits
Secara berkala, Bank menetapkan dan mengevaluasi limit Periodically, the Bank determines and evaluates market
risiko pasar untuk memastikan bahwa eksposur risiko tetap risk limits to ensure that risk exposure remains in line
sesuai dengan risk appetite dan risk tolerance yang telah with the established risk appetite and risk tolerance.
ditetapkan. Limit ini mencakup eksposur pada perubahan These limits include exposure to changes in interest
suku bunga, nilai tukar, dan portofolio instrumen keuangan. rates, exchange rates, and financial instrument portfolio.
2. Pelaksanaan Asset and Liability Committee (ALCO) 2. Implementation of the Asset and Liability Committee
(ALCO)
ALCO diselenggarakan secara periodik untuk mengelola ALCO was held periodically to manage policies and
kebijakan dan strategi terkait: strategies related to:
• Pengelolaan likuiditas untuk memastikan ketersediaan • Liquidity management to ensure adequate funds are
dana yang memadai; available;
• Penyesuaian suku bunga agar tetap kompetitif dan • Adjustment of interest rates to remain competitive
selaras dengan dinamika pasar; and in line with market dynamics;
PT Krom Bank Indonesia Tbk 141
Page 142
Aspek Operasional
Operational Aspects
• Penetapan batas risiko dan pengukuran risiko pasar • Determination of risk limits and measurement of
yang ditunjang oleh sistem informasi manajemen market risk supported by a reliable risk management
risiko yang andal. information system.
3. Pemantauan Suku Bunga Penempatan 3. Monitoring of Placement Interest Rates
Krom secara rutin memantau suku bunga penempatan Krom routinely monitors placement interest rates on
pada sektor pembiayaan, surat berharga dan bank lain untuk securities and other banks to ensure that the average
memastikan rata-rata suku bunga tersebut lebih tinggi interest rate is higher than the Third Party Fund (DPK)
daripada suku bunga Dana Pihak Ketiga (DPK). Langkah ini interest rate. This step was taken to optimize the
dilakukan untuk mengoptimalkan hasil pengelolaan dana Bank’s fund management results without significantly
Bank tanpa meningkatkan eksposur risiko secara signifikan. increasing risk exposure.
Dengan pendekatan yang menyeluruh dan terintegrasi, With a comprehensive and integrated approach, Krom
Krom memastikan pengelolaan risiko pasar berjalan ensures that market risk management runs effectively to
efektif untuk mendukung stabilitas keuangan, melindungi support financial stability, protect profitability, and maintain
profitabilitas, serta menjaga keseimbangan antara peluang a balance between market opportunities and risks faced.
pasar dan risiko yang dihadapi.
Risiko Operasional Operational Risk
Risiko operasional timbul akibat ketidakcukupan atau tidak Operational risk arises from inadequate or non functioning
berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, kegagalan internal processes, human error, system failure, or external
sistem, atau faktor eksternal yang mempengaruhi kegiatan factors that affect the Bank’s operational activities.
operasional Bank. Pengelolaan risiko operasional yang efektif Effective operational risk management aims to minimise
bertujuan untuk meminimalkan potensi kerugian yang mungkin potential losses that may arise from these risks. “Krom
timbul dari berbagai risiko ini. Krom mengelola risiko operasional manages operational risk independently in accordance
secara mandiri dengan mengacu pada regulasi serta ketentuan with regulations, as well as applicable internal provisions, to
internal yang berlaku, untuk memastikan pengendalian yang ensure comprehensive control over all activities.
menyeluruh terhadap seluruh kegiatan operasional.
Pengukuran dan Identifikasi Risiko Operasional Operational Risk Measurement and Identification
Pengelolaan risiko operasional diawali dengan identifikasi Operational risk management begins with risk identification
dan penilaian risiko melalui Risk Control Self-Assessment and risk assessment through Risk Control Self- Assessment
(RCSA). Proses ini bertujuan untuk menilai efektivitas kontrol (RCSA). This process aims to assess the effectiveness of
internal dalam setiap aktivitas operasional dan bisnis. internal control in every operational and business activity.
Selain itu, insiden risiko operasional yang terjadi dicatat dan In addition, operational risk incidents that occur were
dilaporkan melalui Risk Incident Report secara transparan recorded and reported through the Risk Incident Report in
untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai jenis dan a transparent manner to provide a clear picture of the type
frekuensi risiko yang terjadi. and frequency of risks that occur.
Pemantauan Risiko Operasional Operational Risk Monitoring
Pemantauan risiko operasional dilakukan melalui sistem Operational risk monitoring was carried out through an
pengawasan terpadu yang mencakup laporan berkala integrated monitoring system that includes periodic reports
dan mekanisme pelaporan risiko secara terstruktur. and structured risk reporting mechanisms. This monitoring
Pengawasan ini mengedepankan prinsip pengendalian prioritizes the principle of internal control which aims to
intern yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap ensure that every operational activity is in accordance with
kegiatan operasional sesuai dengan kebijakan dan prosedur established policies and procedures.
yang telah ditetapkan.
Strategi Mitigasi Risiko Operasional Operational Risk Mitigation Strategy
Untuk meminimalkan dampak risiko operasional, Krom To minimise the impact of operational risk, Krom implements
menerapkan berbagai langkah mitigasi, antara lain: various mitigation measurers, including:
1. Pengembangan Budaya Risiko 1. Risk Culture Development
Bank memberikan pengarahan dan pemahaman The Bank provides direction and understanding related
terkait budaya risiko kepada seluruh karyawan untuk to risk culture to all employees to increase awareness
meningkatkan kesadaran dan kemampuan dalam and ability in maintaining internal control systems. This
menjaga sistem pengendalian intern. Hal ini mencakup includes efforts to prevent losses due to system failure,
upaya untuk mencegah kerugian akibat kegagalan sistem, human error, or external events.
kesalahan manusia, atau kejadian eksternal.
2. Penguatan Sistem Pengawasan 2. Strengthening the Supervisory System
Bank menetapkan sistem pengawasan yang terpadu The Bank establishes an integrated supervisory system
dan meningkatkan efektivitas pengawasan dengan and increases the effectiveness of supervision with a
format laporan dan mekanisme pelaporan yang structured report format and reporting mechanism.
terstruktur. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas This step was taken to maintain the quality of internal
pengendalian intern secara menyeluruh. control as a whole.
142 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 143
3. Peningkatan Kebijakan dan Prosedur 3. Improving Policies and Procedures Pengelolaan risiko operasional dilakukan melalui Operational risk management was carried out through pengembangan kebijakan dan prosedur yang jelas, the development of clear policies and procedures, termasuk pengendalian terhadap setiap aspek including control over every aspect of operations with operasional dengan panduan keamanan yang mendetail. detailed security guidelines. 4. Business Continuity Plan (BCP) 4. Bank Continuity Plan (BCP) Bank merancang dan menguji rencana kesinambungan The Bank designs and tests operational and business operasional dan bisnis untuk memastikan kelangsungan continuity of operations in emergency situations, such kegiatan operasional dalam situasi darurat, seperti as natural disasters, fires, or riots. This process also bencana alam, kebakaran, atau huru-hara. Proses ini includes testing the Evacuation Process to deal with juga mencakup pengujian terhadap Proses Evakuasi various disruption scenarios. untuk menghadapi berbagai skenario gangguan. 5. Mitigasi Risiko Siber, TI dan Keandalan Sistem 5. Cyber Risk, IT, and System Reliability Mitigation Bank memiliki Disaster Recovery Plan (DRP) yang The Bank has a Disaster Recovery Plan (DRP) designed dirancang untuk memastikan kelangsungan operasional to ensure business continuity in the event of disruptions apabila terjadi gangguan akibat serangan siber atau caused by cyberattacks or system failures. The DRP kegagalan sistem. DRP mencakup prosedur respons includes structured response and recovery procedures dan pemulihan yang terstruktur untuk meminimalkan to minimise the impact on the Bank’s operations. dampak terhadap operasional Bank. Dengan pendekatan terstruktur dan berkesinambungan, Krom With a structured and continuous approach, Krom ensure memastikan bahwa risiko operasional dikelola secara efektif that operational risk were managed effectively to support untuk mendukung stabilitas dan kesinambungan operasional, operational stability and continuity, while protecting the sekaligus melindungi kepentingan Bank dan nasabah. interest of the Bank and its customers. Risiko Hukum Legal Risk Risiko hukum mencakup potensi kerugian yang timbul akibat Legal Risk includes potential losses arising from violations pelanggaran hukum, ketidakpatuhan terhadap peraturan of law, non compliance with applicable regulations, breach yang berlaku, pelanggaran kontrak, sengketa hukum, of contract, legal disputes, or other legal issues that may atau masalah hukum lainnya yang dapat mempengaruhi affect the operations,` stability, and reputation of Krom. operasional, stabilitas, dan reputasi Krom. Untuk memitigasi To mitigate legal risk, management was carried out in a risiko hukum, pengelolaan dilakukan secara terstruktur structured ,manner with steps that include identification, dengan langkah-langkah yang mencakup identifikasi, mitigation, monitoring, and control in all activities and mitigasi, pemantauan, dan pengendalian dalam seluruh relationships of the Bank with external parties. The aims to aktivitas dan hubungan Bank dengan pihak eksternal. Hal protect the interests of the Bank and ensure the stability ini bertujuan untuk melindungi kepentingan Bank serta and sustainability of operations. memastikan stabilitas dan keberlanjutan operasional. Identifikasi dan Pengukuran Risiko Hukum Legal Risk Identification and Measurement Identifikasi risiko hukum dilakukan dengan memantau Legal Risk Identification was carried out by monitoring the aktivitas dan hubungan Bank terhadap regulasi, kontrak, atau Bank’s activities and relationships with relevant regulations, perjanjian yang relevan. Bank juga secara aktif melakukan contracts, or agreements. The Bank also actively analyses analisis terhadap potensi pelanggaran hukum, baik terkait potential violations of the law, both related to compliance kepatuhan pada peraturan perundang-undangan maupun with laws and regulations and breach contact, which can pelanggaran kontrak, yang dapat menimbulkan kerugian cause financial losses or damage the Bank’s reputation. finansial atau merusak reputasi Bank. Organisasi Manajemen Risiko Hukum Legal Risk Management Organisation Department Legal pada PT Krom Bank Indonesia Tbk The Legal Department of PT Krom Bank Indonesia Tbk bertanggung jawab kepada Direktur Kepatuhan. Secara reports to the Director of Compliance. Organisationally, organisasi, Department Legal juga bertanggung jawab the Legal Department is also responsible for monitoring untuk melakukan pemantauan terhadap risiko hukum yang the legal risks faced by the Company, including but not dihadapi perusahaan, termasuk namun tidak terbatas limited to litigation cases involving the Bank as well as non- pada kasus-kasus litigasi yang melibatkan bank dan juga litigation matters (such as monitoring all documents that non litigasi (seperti misalnya pemantauan terhadap setiap create rights and obligations for the Bank). Members of dokumen yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi the Legal Department of PT Krom Bank Indonesia Tbk are Bank). Anggota dari Departement Legal PT Krom Bank a combination of professionals with experience working in Indonesia Tbk adalah kombinasi dari mereka yang memiliki law firms, those who have worked in the banking industry pengalaman bekerja pada firma hukum, mereka yang (particularly within legal departments or divisions), and pernah bekerja pada industri perbankan (khususnya pada those from non-bank financial services industries (including departemen atau divisi hukum), dan industri jasa keuangan but not limited to fintech). selain bank (termasuk namun tidak terbatas pada fintech). PT Krom Bank Indonesia Tbk 143
Page 144
Aspek Operasional
Operational Aspects
Mekanisme Pengendalian Risiko Hukum Legal Risk Control Mechanism
Identifikasi mekanisme pengendalian risiko hukum dilakukan The identification of legal risk control mechanisms is carried
dengan proses sebagai berikut: out through the following processes:
a. Identifikasi (Legal Horizons Scanning): Secara aktif a. Identification (Legal Horizons Scanning): The Legal
Departemen Legal memantau perubahan regulasi yang Department actively monitors upcoming regulatory
akan datang (misalnya, memantau RUU di parlemen) changes (for example, monitoring draft bills in
agar perusahaan mempersiapkan hal-hal yang parliament) to ensure that the Company prepares the
diperlukan untuk dapat mematuhi ketentuan tersebut. necessary measures to comply with such regulations.
b. Penilaian (Assessment): Departemen Legal Mengukur b. Assessment: The Legal Department assesses the
dampak (finansial/reputasi) dan probabilitas terjadinya impact (financial and/or reputational) and the likelihood
risiko hukum. of the occurrence of legal risks.
c. Mitigasi (Mitigation): Departemen Legal menerapkan c. Mitigation: The Legal Department implements controls
kontrol terhadap dokumen yang akan menimbulkan hak over documents that give rise to rights and obligations
dan kewajiban bagi Bank. for the Bank.
d. Pemantauan & Pelaporan (Monitoring & Reporting): d. Monitoring & Reporting: The Legal Department reports
Departemen Legal melaporkan status risiko kepada the status of legal risks to the Bank’s management in
manajemen Bank sehubungan dengan risiko hukum relation to the legal risks faced by the Bank.
yang dihadapi oleh Bank.
Selain itu, Department Legal juga bertanggung jawab In addition, the Legal Department is responsible for
untuk melakukan sosialisasi dalam rangka meningkatkan conducting internal dissemination and awareness
awareness dari masing-masing divisi dan/atau departemen programs to enhance each division’s and/or department’s
terhadap peraturan dan/atau prinsip-prinsip hukum. Dalam understanding of applicable regulations and/or legal
pelaksanaannya, Department Legal juga bertanggung jawab principles. In its implementation, the Legal Department
untuk memanfaatkan teknologi (legal tech) sehingga proses also leverages technology (legal tech) to ensure that
identifikasi, penilaian, mitigasi, pemantauan dan monitoring the processes of identification, assessment, mitigation,
dilakukan secara real time, efisien dan tepat sasaran. monitoring, and reporting are conducted in real time,
efficiently, and in a targeted manner.
Pemantauan Risiko Hukum Legal Risk Monitoring
Krom melakukan pemantauan risiko hukum secara Krom conducts continuous monitoring of legal risk through:
berkesinambungan melalui:
1. Monitor aset-aset Bank, seperti hak kekayaan intelektual, 1. Monitoring the Bank’s assets, such as intellectual
tanah, dan bangunan, untuk memastikan kepatuhan property rights, land, and buildings, to ensure
terhadap hukum dan mencegah pelanggaran. compliance with the law and prevent violations.
2. Inventarisasi, analisis, dan penghitungan potensi 2. Conducting an inventory, analysis, and calculation of
kerugian atas kasus-kasus hukum yang terjadi. potential losses from legal cases that occur.
3. Melakukan monitoring terhadap pelaksanaan kontrak 3. Monitoring the implementation of contracts or
atau perjanjian yang melibatkan Bank, guna memastikan agreements involving the Bank, to ensure that there
tidak ada pelanggaran yang dapat mempengaruhi hak are no violations that could affect the Bank’s rights and
dan kewajiban Bank. obligations.
Strategi Mitigasi Risiko Hukum dan Reputasi Legal and Reputation Risk Mitigation Strategy
Untuk meminimalkan potensi dampak risiko hukum, Krom To minimise the potential impact of legal risks, Krom
menerapkan langkah-langkah mitigasi yang meliputi: implements mitigation measures including:
1. Penguatan Struktur dan Kebijakan Internal 1. Strengthening Internal Structure and Policies
• Menyusun dan menerapkan ketentuan internal yang • Preparing and implementing internal provisions
mengatur struktur organisasi dan deskripsi pekerjaan that regulate the organisational structure and job
Departemen Legal. descriptions of the Legal Department.
• Menstandarisasi dokumen hukum seperti kontrak kerja • Standardize legal documents such as cooperation
sama, perjanjian kredit, dan dokumen perbankan lainnya contracts, credit agreements, and other banking
untuk memastikan keseragaman dan kepatuhan. documents to ensure uniformity and compliance.
2. Sosialisasi dan Kepatuhan terhadap Regulasi 2. Socialization and Compliance with Regulations
• Memastikan kesesuaian antara aksi korporasi Bank • Ensure compliance between the Bank’s corporate
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. actions and applicable laws and regulations.
3. Penanganan Kredit Bermasalah 3. Handling of Problematic Credit
• Bekerja sama dengan Divisi Bisnis dan Remedial untuk • Collaborating with the Business and Remedial
menyusun strategi pengamanan hukum kredit terkait Divisions to develop legal safeguard strategies for
kredit macet. non-performing loans.
144 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 145
4. Pelindungan dan Penegakan Hukum atas Aset Bank 4. Protection and Legal Enforcement of Bank Assets
• Mendaftarkan aset-aset Bank, termasuk hak kekayaan • Registering the Bank’s assets, including intellectual
intelektual, tanah, dan bangunan, pada instansi yang property rights, land, and buildings, with the relevant
berwenang. authorities.
• Melakukan tindakan hukum atas pelanggaran • Taking legal action for violations of the Bank’s assets,
terhadap aset Bank, seperti dugaan pelanggaran hak such as alleged violations of intellectual property
kekayaan intelektual. rights.
5. Review Kontrak dan Perjanjian 5. Reviewing Contracts and Agreements
• Melakukan review terhadap kontrak-kontrak yang • Reviewing contracts involving the Bank to ensure
melibatkan Bank untuk memastikan kepatuhan dan compliance and protect the Bank’s rights.
melindungi hak Bank.
Dengan kerangka pengelolaan risiko hukum yang menyeluruh, With a comprehensive legal risk management framework,
Krom memastikan bahwa setiap potensi masalah hukum Krom ensures that any potential legal issues can be
dapat diantisipasi dan ditangani secara efektif, sehingga anticipated and handled effectively, so that the Bank’s
stabilitas operasional dan reputasi Bank tetap terjaga. operational stability and reputation were maintained.
Risiko Reputasi Reputation Risk
Risiko reputasi merupakan potensi kerugian yang timbul Reputation Risk is the potential loss arising from a decline
akibat menurunnya kepercayaan publik terhadap Krom in public trust in Krom as a result of customer complaints,
sebagai akibat dari keluhan nasabah, pemberitaan negative news, or negative responses to the Bank’s
negatif, atau tanggapan negatif terhadap aktivitas Bank. activities. Reputation risk management aims to protect the
Pengelolaan risiko reputasi bertujuan untuk melindungi Bank’s image and integrity through identification, mitigation,
citra dan integritas Bank melalui identifikasi, mitigasi, monitoring, and integrated control in all operational
pemantauan, serta pengendalian yang terintegrasi dalam activities and the Bank’s relationships with stakeholders.
seluruh aktivitas operasional dan hubungan Bank dengan
para pemangku kepentingan.
Identifikasi dan Pengukuran Risiko Reputasi Identification and Measurement of Reputation Risk
Krom mengidentifikasi risiko reputasi melalui pemantauan Krom identifies reputation risk through proactive monitoring
proaktif terhadap berbagai faktor yang dapat mempengaruhi of various factors that can affect the Bank’s image, such as:
citra Bank, seperti:
• Keluhan dan pengaduan nasabah • Customer complaints and grievances.
• Pemberitaan di media, baik konvensional maupun digital. • News coverage in the media, both conventional and digital.
• Persepsi publik terhadap produk, layanan, atau kebijakan • Public perception of the Bank’s products, services, or
Bank. policies.
Selain itu, risiko reputasi diukur dengan menganalisis potensi In addition, reputational risk is measured by analyzing its
dampaknya terhadap operasional Bank dan kepercayaan potential impact on the Bank’s operations and customer
nasabah. trust.
Pemantauan Risiko Reputasi Reputation Risk Monitoring
Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk Monitoring was carried out continuously to ensure that
memastikan bahwa setiap potensi risiko reputasi dapat any potential reputation risk can be anticipated early.
diantisipasi secara dini. Langkah pemantauan meliputi: Monitoring steps include:
• Pemantauan pemberitaan di berbagai media untuk • Monitoring news across various media to detect negative
mendeteksi adanya informasi negatif atau tanggapan information or responses that could pose a risk to the
yang berpotensi risiko bagi citra Bank. Bank’s reputation.
• Pengawasan terhadap tren keluhan dan pengaduan • Monitoring of customer complaints and complaint
nasabah melalui saluran pengaduan yang telah disediakan. trends through the complaint channels that have been
provided.
Strategi Mitigasi Risiko Reputasi
Untuk meminimalkan dampak risiko reputasi, Krom Reputation Risk Mitigation Strategy
menerapkan strategi mitigasi yang meliputi: To minimise the impact of reputation risk, Krom implements
a mitigation strategy that includes:
1. Penanganan Keluhan dan Pengaduan Nasabah
• Menangani setiap keluhan dan pengaduan nasabah 1. Handling Customer Complaints and Grievance
dengan cepat, tepat, dan sesuai dengan prosedur • Handle every customer complaint and grievance
internal Bank. quickly, accurate and in accordance with the Bank’s
• Membangun sistem respons pengaduan yang internal procedures.
transparan dan efisien untuk memberikan solusi yang • Building a transparent and efficient complaint system
memuaskan bagi nasabah. to provide satisfactory solutions for customers.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 145
Page 146
Aspek Operasional
Operational Aspects
2. Pengelolaan Pemberitaan dan Komunikasi Publik 2. Public News and Communication Management
• Melakukan koordinasi dengan tim terkait untuk • Coordinating with the relevant teams to ensure that
memastikan informasi publik yang dikeluarkan Bank the Bank’s public information is positive and accurate.
bersifat positif dan akurat.
• Mengelola pemberitaan negatif dengan cepat • Managing negative news quickly and accurately
dan tepat melalui klarifikasi atau rilis pers untuk through clarification or press releases to reduce the
mengurangi dampak terhadap reputasi Bank. impact on the Bank’s reputation.
3. Peningkatan Citra dan Pelayanan 3. Improving Image and Service
• Menyediakan layanan berkualitas tinggi yang • Providing high-quality services that focus on
fokus pada kepuasan nasabah untuk memperkuat customer satisfaction to strengthen public trust.
kepercayaan publik.
• Menginisiasi program tanggung jawab sosial • Initiating a corporate social responsibility (CSR)
perusahaan (CSR) sebagai upaya memperbaiki citra program as an effort to improve the image and
dan memberikan nilai tambah kepada masyarakat. provide added value to the community.
Dengan langkah-langkah di atas, Krom berkomitmen untuk With the steep above, Krom was committed to maintaining
menjaga dan meningkatkan reputasi melalui pendekatan and improving its reputation through a responsive,
yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan transparent, and customer satisfaction-oriented approach
nasabah serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. and compliance with applicable regulations.
Risiko Stratejik Strategic Risk
Risiko stratejik adalah potensi kerugian yang timbul akibat Strategic risk is the potential loss arising from discrepancies
ketidaksesuaian antara rencana strategis yang disusun between the Bank’s formulated strategic plans and actual
dengan pencapaian aktual Bank, yang dapat disebabkan achievements, which can be caused by various factors.
oleh berbagai faktor. Pengelolaan risiko stratejik di Krom Strategic risk management at Krom aims to ensure that
bertujuan untuk memastikan bahwa strategi yang diterapkan the implemented strategies run according to target, while
dapat berjalan sesuai target, serta meminimalkan dampak minimising the impact of obstacles that could affect the
dari berbagai hambatan yang dapat mempengaruhi Bank’s long-term objectives.
pencapaian tujuan jangka panjang Bank.
Identifikasi dan Pengukuran Risiko Stratejik Strategic Risk Identification and Measurement
Identifikasi risiko stratejik dilakukan secara berkelanjutan Strategic risk identification was carried out continuously to
untuk mengantisipasi berbagai faktor yang berpotensi anticipate various factors that have the potential to hinder
menghambat pencapaian rencana strategis Bank. Faktor- the achievement of the Bank’s strategic plan. These factors
faktor tersebut meliputi: include:
a. Faktor Eksternal a. External Factors
• Kondisi ekonomi global dan regional, termasuk • Global and regional economic conditions, including
perubahan kebijakan moneter dan fiskal. changes in monetary and fiscal policies
• Perubahan suku bunga yang mempengaruhi biaya • Changes in interest rates that affect funding costs
pendanaan dan permintaan kredit. and credit demand.
• Persaingan di industri perbankan, termasuk inovasi • Competition in the banking industry, including
teknologi oleh kompetitor. technological innovation by competitors
• Perkembangan teknologi yang mengubah pola • Technological developments that change customer
perilaku nasabah. behaviour patterns.
b. Faktor Internal b. Internal Factors
• Keterbatasan sumber daya manusia yang berkualitas • Limited quality and competent human resources.
dan kompeten.
• Ketidakefisienan dalam sistem pengendalian intern. • Inefficiency in the internal control system.
• Ketidakjelasan kebijakan, prosedur, kewenangan, atau • Ambiguity of policies, procedures, authority, or
tanggung jawab dalam pelaksanaan strategi. responsibility in implementing the strategy.
Pengukuran risiko stratejik dilakukan dengan Measurement of strategic risk was carried out by comparing
membandingkan rencana bisnis yang telah disusun dengan the business plan that has been prepared with the actual
hasil pencapaian aktual dari setiap unit kerja. Analisis gap achievement results of each work unit. This gap analysis is
ini menjadi dasar untuk mengevaluasi keberhasilan atau the basis for evaluating the success or obstacles that exist.
hambatan yang ada.
Pemantauan Risiko Stratejik Strategies Risk Monitoring
Pemantauan risiko stratejik dilakukan secara periodik oleh Strategic Risk Monitoring was carried out periodically by
Direksi, Manajemen Risiko, dan unit Bisnis melalui berbagai the Board of Directors, Risk Management, and Business
mekanisme, antara lain: units through various mechanism, including:
146 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 147
• Pengawasan terhadap indikator kinerja utama (Key • Supervision of the Key Performance Indicators (KPI) of
Performance Indicators/KPI) setiap unit kerja. each work unit.
• Evaluasi terhadap pencapaian rencana bisnis dan • Evaluation of the achievement of the business plan and
identifikasi penyebab terjadinya deviasi. identification of the causes of deviations.
• Analisis tren perubahan di lingkungan eksternal yang • Analysis of changing trends in the external environment
dapat mempengaruhi strategi Bank. that can affect the Bank’s strategy.
Strategi Mitigasi Risiko Stratejik Strategic Risk Mitigation Strategy
Untuk memitigasi risiko stratejik, Krom mengadopsi To mitigate strategic risk, Krom adopts the following steps:
langkah- langkah berikut:
1. Penyelarasan Rencana Bisnis dan Implementasi 1. Alignment of Business Plan and Implementation
• Melakukan evaluasi dan pembaruan rencana strategis • Conducting periodic evaluation and updating
secara berkala agar tetap relevan dengan kondisi of strategic plans to remain relevant to market
pasar dan dinamika industri. conditions and industry dynamics.
• Memastikan bahwa setiap unit kerja memahami • Ensuring that each work unit understands their role
peran dan tanggung jawab mereka dalam mendukung and responsibilities in supporting the Bank’s strategic
rencana strategis Bank. plan.
2. Penguatan Kapasitas Internal 2. Internal Capacity Building
• Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia • Enhancing human resource competency through
melalui pelatihan dan pengembangan yang sesuai training and development that is in line with strategic
dengan kebutuhan strategis. needs.
• Mengoptimalkan sistem pengendalian intern untuk • Optimizing internal control system to support
mendukung pelaksanaan strategi secara efektif. effective strategy implementation.
3. Pengelolaan Risiko Eksternal 3. External Risk Management
• Melakukan analisis sensitivitas terhadap perubahan • Conducting sensitivity analysis to changes in external
faktor eksternal, seperti kondisi ekonomi dan regulasi, factors, such as economic conditions and regulations,
untuk mengantisipasi dampaknya terhadap Bank. to anticipate their impact on the Bank.
• Mengembangkan inisiatif yang inovatif untuk • Developing innovative initiatives to face competition,
menghadapi persaingan, seperti implementasi such as implementing new technologies or
teknologi baru atau diversifikasi produk dan layanan. diversifying products and services.
4. Monitoring Progres dan Responsif terhadap 4. Progress Monitoring and Responsiveness to Change
Perubahan
• Memastikan adanya pengawasan yang ketat terhadap • Ensuring strict supervision of strategy implementation
pelaksanaan strategi melalui rapat berkala dan through regular meetings and performance reports.
laporan kinerja.
• Menyusun rencana kontinjensi untuk menghadapi • Preparing contingency plans to deal with unexpected
skenario yang tidak terduga. scenarios.
Dengan pendekatan yang terstruktur, Krom berkomitmen With a structured approach, Krom was committed to
untuk memitigasi risiko stratejik melalui perencanaan mitigating strategic risks through adaptive planning,
yang adaptif, eksekusi yang efektif, dan pemantauan yang effective execution, and consistent monitoring to achieve
konsisten guna mencapai tujuan jangka panjang Bank. the Bank’s long-term goals.
Risiko Kepatuhan Compliance Risk
Risiko kepatuhan adalah potensi kerugian yang timbul akibat Compliance Risk is the potential loss arising from
ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, non-compliance with applicable laws and regulations,
ketentuan regulator, maupun kebijakan internal yang regulatory provisions, and internal policies. Compliance
berlaku. Pengelolaan risiko kepatuhan di Krom bertujuan Risk Management at Krom aims to ensure that all Bank
untuk memastikan seluruh aktivitas Bank berjalan sesuai activities are carried out in accordance with established
dengan standar regulasi dan kebijakan yang telah ditetapkan, regulatory standards and policies, so as to maintain the
sehingga dapat menjaga integritas dan reputasi Bank. Bank’s integrity and reputation.
Identifikasi dan Pengukuran Risiko Kepatuhan Compliance Risk Identification and Measurement
Divisi Kepatuhan melakukan identifikasi risiko kepatuhan The Compliance Division identifies compliance risks
melalui analisis terhadap peraturan-peraturan yang berlaku, through analysis of applicable regulations, both from
baik dari regulator maupun kebijakan internal Bank. Pengukuran regulators and the Bank’s internal policies. Compliance Risk
risiko kepatuhan dilakukan dengan mengevaluasi potensi measurement was carried out by evaluating the potential
dampak dari pelanggaran terhadap regulasi atau ketentuan impact of violations of certain regulations or provisions,
tertentu, baik dari sisi operasional, finansial, maupun reputasi. both in terms of operations, finances, and reputation.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 147
Page 148
Aspek Operasional
Operational Aspects
Pemantauan Risiko Kepatuhan Compliance Risk Monitoring
Pemantauan dilakukan secara rutin melalui berbagai Monitoring was carried out routinely through various
mekanisme, antara lain: mechanism, including:
a. Pengawasan atas Kepatuhan Operasional a. Supervision of Operational Compliance
• Memastikan setiap unit kerja menjalankan aktivitasnya • Ensure that each working unit carries out its
sesuai dengan ketentuan dan standar operasional activities in accordance with applicable provisions
yang berlaku. and operational standards.
• Melakukan review berkala terhadap penerapan • Conduct periodic reviews of implementation of
kebijakan dan prosedur di seluruh unit kerja. policies and procedures in all work units.
b. Monitoring Regulasi b. Regulatory Monitoring
• Mengidentifikasi dan mengomunikasikan peraturan • Identify and communicate new regulations issued by
baru yang diterbitkan oleh regulator kepada seluruh regulators to all related units.
unit terkait.
• Memastikan implementasi peraturan baru dilakukan • Ensure the implementation of new regulations was
sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan. carried out in accordance with the specified deadline.
Strategi Mitigasi Risiko Kepatuhan Compliance Risk Mitigation Strategy
Dalam mengelola risiko kepatuhan, Krom melaksanakan In managing compliance risk, Krom carries out the following
langkah- langkah berikut: steps:
1. Penyusunan Kebijakan dan Prosedur 1. Preparation of Policies and Procedures
• Merumuskan kebijakan kepatuhan yang terintegrasi • Formulate compliance policies that were integrated
dengan seluruh aktivitas operasional Bank. with all operational activities of the Bank.
• Meninjau prosedur standar pada setiap unit kerja • Reviewing standard procedures in each work unit to
agar dapat meminimalkan potensi risiko kepatuhan. minimise potential compliance risks.
2. Sosialisasi dan Pelatihan Kepatuhan 2. Compliance Socialization and Training
• Memberikan pemahaman kepada seluruh karyawan • Provide an understanding to all employees through
melalui program pelatihan dan sosialisasi terkait training programs and socialization related to
regulasi yang berlaku. applicable regulations.
• Memastikan setiap karyawan memahami tanggung • Ensure that each employee understands their
jawab mereka terhadap kepatuhan dalam setiap responsibilities towards compliance in every
aktivitas fungsional. functional activity.
3. Pelaksanaan Program Kepatuhan Secara Rutin 3. Routine Implementation of Compliance Programs
• Mengadakan pengawasan berkala terhadap aktivitas • Conducting regular monitoring of operational
operasional untuk memastikan kesesuaian dengan activities to ensure compliance with applicable
ketentuan dan peraturan yang berlaku. provisions and regulations.
• Melakukan evaluasi secara berkala di berbagai unit • Conducting periodic evaluations across various work
kerja. units.
4. Pengendalian Risiko Kepatuhan 4. Compliance Risk Control
• Menyediakan mekanisme pelaporan yang transparan • Providing a transparent and easily accessible
dan mudah diakses untuk mendeteksi potensi reporting mechanism to detect potential violations.
pelanggaran.
• Mengambil langkah korektif terhadap temuan • Taking corrective action on identified violations to
pelanggaran untuk meminimalkan dampaknya. minimise their impact.
Dengan pendekatan yang sistematis, Divisi Kepatuhan, yang With a systematic approach, the Compliance Division,
bertanggung jawab langsung kepada Direktur Kepatuhan, which reports directly to the Compliance Director, ensures
memastikan bahwa risiko kepatuhan dikelola secara efektif. that compliance risks are managed effectively. This effort
Upaya ini memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga makes a significant contribution to maintaining stakeholder
kepercayaan pemangku kepentingan sekaligus melindungi trust while protecting the Bank’s operational stability and
stabilitas operasional dan reputasi Bank. reputation.
148 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 149
Profil Risiko Risk Profile Krom secara rutin melakukan penilaian profil risiko untuk Krom routinely conducts risk profile assessments to memastikan bahwa seluruh aktivitas fungsional Bank ensure that all functional activities of the Bank were carried berjalan sesuai dengan kerangka manajemen risiko yang out in accordance with an effective and controlled risk efektif dan terkendali. Penilaian ini dilakukan setiap bulan, management framework. This assessment was carried out kemudian dilaporkan dan ditinjau dalam rapat Direksi. every month, then reported and reviewed at the Board of Selain itu, setiap triwulan hasil penilaian profil risiko Directors meeting. In addition, every quarter the results dipresentasikan kepada Komite Manajemen Risiko (KMR) of the risk profile assessment are presented to the Risk sebelum disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan Management Committee (KMR) before being submitted to (OJK). the Financial Services Authority (OJK). Penilaian profil risiko mencakup risiko inheren dan kualitas Risk profile assessment includes inherent risk and the quality penerapan manajemen risiko. Risiko inheren merupakan risiko of risk management implementation. Inherent risk is the risk yang melekat pada setiap aktivitas fungsional Bank, sedangkan inherent in each of the Bank’s functional activities, while kualitas penerapan manajemen risiko mencerminkan tingkat the quality of risk management implementation reflects maturitas implementasi kerangka manajemen risiko. Ruang the maturity level of the risk management framework. The lingkup penilaian ini meliputi delapan jenis risiko utama, yaitu scope of this assessment covers eight main types of risk: risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, risiko credit risk, market risk, liquidity risk, operational risk, legal hukum, risiko reputasi, risiko stratejik, dan risiko kepatuhan. risk, reputational risk, strategic risk, and compliance risk. Pada akhir kuartal IV tahun 2025, hasil penilaian profil At the end of the fourth quarter of 2025, the Bank’s composite risiko Bank secara komposit menunjukkan kategori “Low risk profile assessment indicated a “Low to Moderate” category. to Moderate”. Risiko inheren berada dalam kategori “Low Inherent risk fell within the “Low to Moderate” category, while to Moderate” serta kualitas penerapan manajemen risiko the quality of risk management implementation was assessed berada dalam kategori “Satisfactory”. Meskipun hasil ini as “Satisfactory.” Although these results indicate a controlled menunjukkan kondisi risiko yang terkendali, Krom tetap perlu risk environment, Krom still needs to conduct an integrated melakukan evaluasi yang terintegrasi dan menyeluruh untuk and comprehensive evaluation to ensure the effectiveness of memastikan efektivitas sistem manajemen risiko serta the risk management system and its implementation through implementasinya melalui penguatan kerangka manajemen strengthening the risk management framework and optimizing risiko dan optimalisasi fungsi pengendalian risiko. risk control functions. Sistem Pengendalian Intern Internal Control System Sistem Pengendalian Intern (SPI) merupakan suatu The Internal Control System (ICS) is a control mechanism mekanisme pengendalian yang ditetapkan oleh Direksi dengan established by the Board of Directors with the approval of persetujuan Dewan Komisaris secara berkesinambungan the Board of Commissioners on an ongoing basis, tailored to yang disesuaikan dengan tujuan, ukuran dan kompleksitas the objectives, scale, and complexity of the Bank’s activities. kegiatan Bank. Penerapan SPI Krom berpedoman kepada Krom’s ICS implementation refers to OJK Circular No. 35/ SE OJK No.35/SEOJK.03/2017 tanggal 7 Juli 2017 tentang SEOJK.03/2017 dated July 7, 2017, regarding Guidelines for Pedoman Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum. Internal Control Systems for Commercial Banks. Krom merancang SPI untuk dapat memberikan keyakinan Krom designs the ICS to provide reasonable assurance in yang wajar (reasonable assurance) dalam rangka menjaga safeguarding the Bank’s assets, ensuring the availability of dan mengamankan aset Bank, menjamin tersedianya accurate reports, enhancing compliance with applicable laporan yang akurat, meningkatkan kepatuhan terhadap regulations, reducing financial losses, irregularities including ketentuan yang berlaku, mengurangi dampak kerugian fraud, and violations of prudential aspects, as well as keuangan, penyimpangan termasuk kecurangan (fraud) dan improving operational effectiveness and cost efficiency. pelanggaran aspek-aspek kehati-hatian, serta meningkatkan The implementation of ICS supports the achievement of efektivitas operasional dan meningkatkan efisiensi biaya. the Bank’s vision and mission, enhances stakeholder value, Penerapan SPI dapat mendukung tercapainya visi dan and minimises the risk of losses. misi Bank, meningkatkan nilai bagi stakeholder, serta meminimalisir risiko kerugian. Tujuan Penerapan Sistem Pengendalian Intern Objectives of Internal Control System Implementation Tujuan penerapan SPI Bank antara lain: The objectives of the Bank’s ICS implementation include: 1. Tujuan Kepatuhan 1. Compliance Objective Memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang- Ensuring adherence to applicable laws and regulations, undangan serta kebijakan/ketentuan internal yang berlaku. as well as internal policies and provisions. 2. Tujuan Informasi 2. Information Objective Menyediakan informasi yang akurat, lengkap, tepat waktu To provide accurate, complete, timely, and relevant dan relevan yang diperlukan dalam rangka pengambilan information necessary for making appropriate and keputusan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan, accountable decisions, including both financial and mencakup pelaporan finansial dan non-finansial yang non-financial reporting required by internal and external diperlukan pihak internal maupun pihak eksternal. parties. PT Krom Bank Indonesia Tbk 149
Page 150
Aspek Operasional
Operational Aspects
3. Tujuan Operasional 3. Operational Objective
Meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam To enhance the effectiveness and efficiency in utilizing
menggunakan aset dan sumber daya lainnya serta assets and other resources, while protecting the Bank
melindungi Bank dari risiko kerugian termasuk yang from the risk of losses, including those resulting from
diakibatkan oleh kejadian fraud. fraud.
4. Tujuan Budaya Risiko 4. Risk Culture Objective
Meningkatkan efektivitas budaya risiko secara To enhance the overall effectiveness of the risk culture.
menyeluruh. Tujuan budaya risiko dimaksudkan untuk This objective aims to identify weaknesses and detect
mengidentifikasi kelemahan dan menilai penyimpangan deviations at an early stage, as well as to continuously
secara dini serta menilai kembali kewajaran kebijakan reassess the appropriateness of existing policies and
dan prosedur yang ada di intern Bank secara procedures within the Bank.
berkesinambungan.
Sistem Pengendalian Intern (SPI) Krom dirancang sesuai Krom’s Internal Control System (ICS) is designed in
dengan ketentuan regulator, yakni Peraturan Otoritas Jasa accordance with regulatory requirements, namely OJK
Keuangan (POJK) No. 18/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas Regulation (POJK) No. 18/POJK.03/2016, OJK Circular
Jasa Keuangan (SEOJK) No. 34/SEOJK.03/2016, serta Letter (SEOJK) No. 34/SEOJK.03/2016, and SEOJK No. 35/
SEOJK No. 35/SEOJK.03/2017. SPI ini menjadi landasan bagi SEOJK.03/2017. The ICS serves as the foundation for a
pengendalian intern yang komprehensif untuk memastikan comprehensive internal control framework to ensure the
tujuan Bank tercapai, baik dari segi pertumbuhan bisnis Bank’s objectives are achieved, both in terms of business
maupun kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. growth and compliance with applicable regulations. In
Selain itu, SPI juga berperan penting dalam mendeteksi addition, the ICS plays a key role in detecting and preventing
dan mencegah kecurangan (fraud) di lingkungan Bank, fraud within the Bank by strengthening internal control
dengan memperkuat cakupan pengendalian intern untuk coverage to enhance operational effectiveness.
meningkatkan efektivitas operasional.
Kerangka Sistem Pengendalian Intern Internal Control System Framework
Krom menerapkan kerangka Model Tiga Lini (Three Krom implements the Three Lines Model framework to
Lines Model) untuk mendukung terciptanya tata kelola, support adequate governance, risk management, and
manajemen risiko dan pengendalian intern yang memadai. internal control. The application of the Three Lines Model
Penerapan prinsip Model Tiga Lini pada Krom adalah principles at Krom is as follows:
sebagai berikut:
Organ Pengurus Governing Bodies
Tanggung jawab Dewan Komisaris dan komite di bawah Responsibilities of the Board of Commissioners and its
koordinasinya, antara lain: subordinate committees include:
• Memiliki akuntabilitas kepada pemangku kepentingan • Being accountable to stakeholders for overseeing the
untuk melakukan pengawasan terhadap Bank. Bank.
• Memastikan struktur dan proses yang ada, telah memadai • Ensuring that existing structures and processes
dan telah tersedia untuk pelaksanaan tata kelola yang are adequate and available to implement effective
efektif. governance.
• Memastikan tujuan dan aktivitas Bank telah selaras • Ensuring that the Bank’s objectives and activities are
dengan kepentingan pemangku kepentingan. aligned with stakeholder interests.
Model pengendalian intern Krom menggunakan pendekatan Krom’s internal control model uses the Three Lines Model
Three Lines Model yang melibatkan seluruh unit kerja approach, involving all work units in an integrated manner.
secara terintegrasi. Model ini membagi fungsi pengendalian This model divides control functions into three main layers:
ke dalam tiga lapis utama:
1. Lini Pertama bertanggung jawab dalam penyediaan 1. First Line of Defense is responsible for delivering
produk dan jasa kepada customer termasuk products and services to customers, including
mengembangkan dan memelihara struktur dan proses- developing and maintaining adequate structures
proses yang memadai untuk pengelolaan operasional and processes for operational and risk management
dan risiko (termasuk pengendalian intern). Menjaga (including internal controls). They maintain ongoing
dialog yang berkelanjutan dengan organ pengurus dialogue with the governing bodies and report plans,
dan melaporkan rencana, realisasi dan hasil yang realisations, and expected outcomes in relation to the
diharapkan dihubungkan dengan pencapaian tujuan Bank’s objectives and associated risks.
Bank dan risikonya.
2. Lini Kedua berperan memberikan keahlian penunjang, 2. Second Line of Defense plays a role in providing expertise,
dukungan, pemantauan dan tantangan dalam proses support, monitoring, and challenge in the process of
mengelola risiko pada level entitas, proses dan sistem managing risks at the entity, process, and system levels,
termasuk memberikan analisis dan laporan-laporan including delivering analyses and reports on the adequacy
mengenai kecukupan dan efektivitas manajemen and effectiveness of risk management (including
risiko (termasuk pengendalian intern). Peran lini kedua internal controls). The second line’s role is carried out
150 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 151
dilakukan oleh Direktur Kepatuhan, Satuan Kerja by the Compliance Director, Risk Management Unit
Manajemen Risiko (SKMR), Satuan Kerja Kepatuhan (SKMR), Compliance Unit (SKK), Enterprise Governance
(SKK), Departemen Enterprise Governance, Departemen Department, and Legal Department.
Legal.
3. Lini Ketiga yang dilakukan oleh Satuan Kerja Audit Intern 3. Third Line of Defense carried out by the Internal
(SKAI) berperan untuk memperkuat kemampuan Bank Audit Division (SKAI), strengthens the Bank’s
dalam menciptakan, melindungi dan mempertahankan capability to create, protect, and sustain value by
nilai Bank dengan memberikan asurans, advis, wawasan providing independent, risk-based, and objective
dan pandangan ke depan yang independen, berbasis assurance, along with advice, insights, and forward-
risiko dan objektif serta sebagai mitra strategis looking perspectives. It acts as a strategic partner to
manajemen dalam mencapai tujuan Bank melalui management in achieving the Bank’s objectives through
penilaian kecukupan dan efektivitas proses tata kelola, the assessment of the adequacy and effectiveness
manajemen risiko dan pengendalian intern. Divisi of governance, risk management, and internal control
Internal Audit mengkomunikasikan laporan hasil audit processes. The Internal Audit Division communicates
kepada Presiden Direktur, Dewan Komisaris dan Komite audit reports to the President Director, Board of
Audit serta ditembuskan kepada Direktur Kepatuhan. Commissioners, and Audit Committee, with copies
forwarded to the Compliance Director.
Dalam menjalankan perannya, semua lini melakukan In carrying out their roles, all lines engage in regular
komunikasi dan kolaborasi secara rutin serta berkontribusi communication and collaboration, contributing to the
dalam menciptakan dan menjaga nilai yang selaras dengan creation and preservation of value aligned with stakeholder
kepentingan pemangku kepentingan. interests.
Komponen Utama Sistem Pengendalian Intern Key Components of the Internal Control System
Pengendalian intern Krom terdiri dari 5 (lima) komponen Krom’s internal control consists of five main components
utama sejalan dengan Internal Control Integrated Framework in line with the Internal Control Integrated Framework
yang dikembangkan oleh The Committee of Sponsoring developed by the Committee of Sponsoring Organisations
Organisation of the Treadway Commission (COSO), meliputi: of the Treadway Commission (COSO), including:
1. Lingkungan Pengendalian 1. Control Environment
Lingkungan pengendalian mencerminkan keseluruhan The control environment reflects the overall
komitmen, perilaku, kepedulian serta langkah Direksi commitment, behavior, concern, and actions of the
dan Dewan Komisaris dalam melaksanakan kegiatan Board of Directors and Board of Commissioners in
pengendalian operasional. carrying out operational control activities.
Budaya pengendalian meningkatkan etika kerja dan The control culture fosters high work ethics and
integritas yang tinggi serta menciptakan suatu budaya Bank integrity, creating a Bank culture that emphasizes to all
yang menekankan kepada seluruh karyawan mengenai employees the importance of effective internal controls.
pentingnya pengendalian intern yang berlaku. Dewan The Board of Commissioners and the Board of Directors
Komisaris dan Direksi telah berperan aktif melakukan have actively participated in oversight and in shaping
pengawasan dan membentuk budaya pengendalian Bank. the Bank’s control culture.
2. Identifikasi dan Penilaian Risiko 2. Risk Identification and Assessment
Direksi telah menetapkan prosedur untuk mengantisipasi, The Board of Directors has established procedures to
mengidentifikasi dan menanggapi kejadian dan kendala anticipate, identify, and respond to events and obstacles
yang dapat berpengaruh terhadap pencapaian sasaran that may affect the achievement of the Bank’s objectives.
Bank. Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau The Board of Commissioners, through the Risk Monitoring
Risiko, memastikan bahwa Direksi telah melaksanakan Committee, ensures that the Board of Directors has
pengelolaan risiko secara memadai. implemented risk management adequately.
3. Kegiatan Pengendalian 3. Control Activities
Penetapan kebijakan, pedoman dan prosedur operasional The establishment of policies, guidelines, and operational
menjadi pedoman pelaksanaan tugas dan pemisahan procedures serves as a reference for task execution and
fungsi pada masing-masing unit kerja agar setiap individu segregation of duties within each work unit, ensuring that
dalam jabatannya tidak memiliki peluang untuk melakukan individuals in their positions have minimal opportunity
kesalahan/penyimpangan di dalam pelaksanaan tugas to commit errors or deviations in carrying out their
tersebut. responsibilities.
Pelaksanaan pengendalian intern antara lain: Internal Control Implementation, including:
a. Pengendalian Keuangan a. Financial Controls
Untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan rencana To ensure the successful execution of strategic plans
strategis yang mendukung perkembangan, Bank telah that support the Bank’s development, several measures
menerapkan beberapa hal, antara lain: have been implemented, including:
1. Direksi telah menyusun dan mendapat persetujuan 1. The Board of Directors has prepared and obtained
dari Dewan Komisaris atas rencana strategis dan approval from the Board of Commissioners for the
Rencana Bisnis Bank (RBB) sebagai strategi bisnis Bank’s strategic plan and three-year Business Plan
PT Krom Bank Indonesia Tbk 151
Page 152
Aspek Operasional
Operational Aspects
3 (tiga) tahunan serta telah didistribusikan kepada (RBB), which has been distributed to relevant Bank
pejabat Bank yang terkait dalam rangka implementasi. officials for implementation.
2. Direksi secara aktif melakukan diskusi/memberikan 2. The Board of Directors actively engages in
saran serta memantau kondisi internal dan discussions, provides recommendations, and
perkembangan faktor eksternal yang secara monitors internal conditions as well as external
langsung maupun tidak langsung mempengaruhi developments that directly or indirectly affect the
bisnis Bank. Bank’s business.
3. Bank telah memastikan secara berkelanjutan seluruh 3. The Bank continuously ensures that all accounting
ketentuan dan standar akuntansi diperbaharui standards and regulations are regularly updated in
secara berkala sesuai dengan ketentuan dan accordance with applicable laws and regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
4. Bank telah melaksanakan proses pengendalian 4. The Bank has implemented financial control
keuangan guna memantau pencapaian kinerja processes to monitor performance achievements
secara berkala untuk meningkatkan pertumbuhan periodically, aiming to enhance the Bank’s growth
dan kinerja Bank. and overall performance.
b. Pengendalian Operasional b. Operational Controls
Dalam rangka mendukung pengendalian risiko To support comprehensive operational risk management,
operasional secara menyeluruh, Bank telah menerapkan the Bank has implemented several measures, including:
beberapa hal antara lain:
1. Direksi melakukan kaji ulang dengan meminta 1. The Board of Directors conducts reviews
penjelasan dan laporan kinerja operasional Bank by requesting explanations and operational
sehingga Direksi dapat mendeteksi jika terjadi performance reports to detect weaknesses
kelemahan pengendalian, kesalahan pelaporan in controls, financial reporting errors, or other
keuangan, atau penyimpangan lainnya (fraud). irregularities (fraud).
2. Melakukan kaji ulang terhadap penilaian risiko 2. Reviewing risk assessments (risk profile reports)
(laporan profil risiko) yang dihasilkan oleh SKMR dan produced by the Risk Management Unit (SKMR) and
menganalisis data operasional oleh SKAI. analyzing operational data provided by the Internal
Audit Unit (SKAI).
3. Melakukan kaji ulang terhadap realisasi pelaksanaan 3. Reviewing the realisation of work plans and budgets.
rencana kerja dan anggaran.
4. Menerapkan pemisahan fungsi yang dimaksudkan agar 4. Implementing segregation of duties to ensure that
setiap orang dalam jabatannya tidak memiliki peluang no individual has the opportunity to commit or
untuk melakukan dan menyembunyikan kesalahan atau conceal errors or deviations in performing their
penyimpangan dalam pelaksanaan tugasnya. tasks.
5. Melakukan pengendalian atas teknologi informasi 5. Exercising IT controls, including general controls
meliputi pengendalian umum termasuk terhadap over data center operations and application
operasional pusat data serta pengendalian aplikasi. controls.
6. Pengendalian aset fisik dilaksanakan untuk menjamin 6. Conducting physical asset controls to ensure
terselenggaranya pengamanan risiko terhadap aset protection against risks to the Bank’s assets.
Bank.
7. Pendokumentasian atas seluruh kebijakan, prosedur 7. Documenting all policies, procedures, and
dan instruksi operasional. operational instructions.
c. Pengendalian Kepatuhan terhadap Peraturan c. Compliance Controls with Applicable Laws and
Perundang-undangan yang berlaku. Regulations
Dalam rangka memastikan kepatuhan Bank terhadap To ensure the Bank’s adherence to applicable laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku, Bank regulations, the Bank has implemented measures including:
telah menerapkan antara lain:
1. Bank memiliki komitmen mematuhi peraturan 1. The Bank is committed to complying with applicable
perundang-undangan yang berlaku dan mengambil laws and regulations and takes corrective actions
langkah-langkah untuk memperbaiki kelemahan to address any identified risk weaknesses.
risiko tersebut, apabila terjadi.
2. Bank telah melakukan pemantauan kepatuhan 2. The Bank monitors compliance in reporting to
pelaporan kepada regulator. regulators.
3. Bank telah melakukan penilaian terhadap kecukupan 3. The Bank periodically assesses the adequacy
implementasi Fungsi Kepatuhan secara berkala of the Compliance Function implementation
melalui Laporan Fungsi Kepatuhan yang secara per through the Compliance Function Report, which
152 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 153
semester juga disampaikan kepada OJK. Ringkasan is also submitted to OJK on a semi-annual basis.
pelaksanaan implementasi yang tertuang dalam The report provides comprehensive information,
Laporan Fungsi Kepatuhan memuat informasi yang including compliance risk management, the AML/
cukup menyeluruh antara lain pengelolaan risiko CFT & PPPSPM program, and other related areas.
kepatuhan, program APU-PPT & PPPSPM, dan lainnya.
4. Sistem Akuntansi, Informasi dan Komunikasi 4. Accounting, Information, and Communication
Systems
Bank telah memiliki kebijakan akuntansi secara tertulis The Bank has established written accounting policies
yang memenuhi prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku that comply with generally accepted accounting
umum yang didalamnya tertuang metode dan pencatatan principles, detailing methods and record-keeping to
dalam rangka mengidentifikasi, mengelompokkan, identify, classify, analyze, record, and report all Bank
menganalisis, mengklasifikasi, mencatat/membukukan transactions and activities.
dan melaporkan seluruh transaksi dan aktivitas Bank.
Sistem informasi yang dimiliki Bank terus dikembangkan The Bank’s information systems are continuously
sejalan dengan perkembangan bisnis Bank dan teknologi developed in line with business and technological
agar dapat mendukung seluruh aktivitas operasional Bank. advancements to support all operational activities.
Sistem informasi tersebut dapat menghasilkan laporan These systems generate reports on business activities,
mengenai kegiatan usaha, kondisi keuangan, penerapan financial condition, risk management implementation,
manajemen risiko, pemenuhan ketentuan yang mendukung and regulatory compliance to assist the Board of
pelaksanaan tugas Direksi dan Dewan Komisaris. Selain Directors and Board of Commissioners in their duties.
itu, Bank juga telah memastikan pengamanan informasi The Bank ensures effective information security to
dilaksanakan secara efektif agar informasi yang dikelola maintain the confidentiality, integrity, and availability of
terjaga kerahasiaan, integritas dan ketersediaannya. managed information.
Bank telah berkomunikasi untuk memberikan informasi The Bank communicates and provides information to all
kepada seluruh pemangku kepentingan baik internal internal and external stakeholders, including regulators,
maupun eksternal seperti regulator, pemegang saham, shareholders, external auditors, and customers, and has
auditor eksternal dan nasabah serta telah menerapkan implemented a whistleblowing system.
whistleblowing system.
5. Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi 5. Monitoring Activities and Corrective Actions for
Penyimpangan Deviations
Direksi, Pejabat Bank dan SKAI melakukan pemantauan The Board of Directors, Bank Officials, and the Internal
secara terus menerus terhadap efektivitas keseluruhan Audit Unit (SKAI) continuously monitor the overall
pelaksanaan pengendalian intern. effectiveness of internal control implementation.
Pemantauan terhadap risiko utama telah diprioritaskan dan Monitoring of key risks is prioritized and integrated
menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari, termasuk evaluasi into daily activities, including periodic evaluations. The
secara berkala. Direksi dan Pejabat Bank memiliki komitmen Board of Directors and Bank Officials are committed to
dan telah melakukan tindak lanjut atas hasil pemantauan following up on monitoring results and recommendations
yang telah dilakukan maupun rekomendasi SKAI. provided by SKAI.
Evaluasi Pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Evaluation of Internal Control System Implementation
Direksi bertanggung jawab untuk memastikan penerapan The Board of Directors is responsible for ensuring the
SPI yang baik untuk mencapai tujuan Bank. Dewan Komisaris proper implementation of the ICS to achieve the Bank’s
dibantu oleh Komite Audit bertanggung jawab untuk objectives. The Board of Commissioners, assisted by the
melakukan pengawasan atas penyelenggaraan sistem Audit Committee, is responsible for overseeing the Bank’s
pengendalian intern Bank. internal control system.
Direksi juga telah diberikan laporan berkaitan dengan The Board of Directors receives reports concerning the
permasalahan kecukupan pengendalian intern, serta adequacy of internal controls, and follow-up actions
langkah-langkah tindak lanjut telah dilakukan untuk have been taken to minimise risks. These reports are also
meminimalisasi risiko. Laporan ini juga disampaikan kepada submitted to the Board of Commissioners and the Audit
Dewan Komisaris dan Komite Audit. Committee.
Sepanjang tahun 2025, evaluasi tersebut telah menghasilkan Throughout 2025, the evaluation concluded that the
keputusan bahwa SPI Bank masih selaras dengan prinsip- Bank’s ICS remains aligned with overall control principles,
prinsip pengendalian secara keseluruhan memperlihatkan demonstrating that the quality of internal controls
kualitas pengendalian intern tetap berjalan dengan baik. continues to operate effectively.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 153
Page 154
Aspek Operasional
Operational Aspects
PENGUNGKAPAN INFORMASI KUANTITATIF EKSPOSUR RISIKO
QUANTITATIVE DISCLOSURE OF RISK EXPOSURES
1. PT Krom Bank Indonesia Tbk tidak memiliki entitas anak, 1. PT Krom Bank Indonesia Tbk has no subsidiary entities;
sehingga Bank hanya mencantumkan pengungkapan therefore, the Bank presents quantitative risk exposure
informasi kuantitatif eksposur risiko secara individu. disclosures on an individual basis only.
2. Bank tidak memiliki eksposur Sekuritisasi Aset, Derivatif, 2. The Bank had no exposure to Asset Securitisation,
dan Akseptasi per posisi tanggal 31 Desember 2025. Derivatives, or Acceptances as at December 31, 2025.
Oleh karena itu, Bank tidak menyajikan tabel yang Accordingly, the Bank does not present tables relating
berhubungan dengan pengungkapan-pengungkapan to those exposure disclosures.
eksposur tersebut.
Berikut dibawah ini daftar pengungkapan Risiko di mana bank The following is a list of risk disclosures for which the Bank
belum memiliki eksposur pada Posisi 31 Desember 2025: had no exposure as at December 31, 2025:
Risiko Kredit - Pengungkapan Kualitatif Credit Risk – Qualitative Disclosure on
Counterparty Credit Risk (CCRA) Counterparty Credit Risk (CCRA)
Bank tidak memiliki eksposur Pengungkapan Kualitatif The Bank had no Counterparty Credit Risk exposure as at
Counterparty Credit Risk per 31 Desember 2025. December 31, 2025.
Risiko Kredit - Analisis Eksposur Counterparty Credit Risk – Counterparty Credit Risk Exposure
Credit Risk (CCR1) Analysis (CCR1)
Bank tidak memiliki eksposur Counterparty Credit Risk per The Bank had no Counterparty Credit Risk exposure as at
31 Desember 2025. December 31, 2025.
Risiko Kredit - Capital Charge untuk Credit Credit Risk – Capital Charge for Credit Valuation
Valuation Adjustment (CCR2) Adjustment (CCR2)
Bank tidak memiliki eksposur Capital Charge untuk Credit The Bank had no Capital Charge for Credit Valuation
Valuation Adjustment per 31 Desember 2025. Adjustment exposure as at December 31, 2025.
Risiko Kredit - Eksposur CCR berdasarkan Credit Risk – CCR Exposure by Portfolio Category
Kategori Portofolio dan Bobot Risiko (CCR3) and Risk Weight (CCR3)
Bank tidak memiliki Eksposur CCR berdasarkan Kategori The Bank had no CCR Exposure by Portfolio Category and
Portofolio dan Bobot Risiko per 31 Desember 2025. Risk Weight as at December 31, 2025.
Risiko Kredit - Tagihan Bersih Derivatif Kredit Credit Risk – Credit Derivative Net Receivables
(CCR6) (CCR6)
Bank tidak memiliki Eksposur Tagihan Bersih Derivatif The Bank had no Credit Derivative Net Receivables
Kredit per 31 Desember 2025. exposure as at December 31, 2025.
Risiko Kredit - Pengungkapan Kualitatif mengenai Credit Risk – Qualitative Disclosure on
Eksposur Sekuritisasi (SECA) Securitisation Exposures (SECA)
Bank tidak memiliki eksposur Pengungkapan Kualitatif The Bank had no Securitisation exposure subject to
mengenai Eksposur Sekuritisasi per 31 Desember 2025. qualitative disclosure as at December 31, 2025.
Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Banking Credit Risk – Securitisation Exposures in the
Book (SEC1) Banking Book (SEC1)
Bank tidak memiliki eksposur Sekuritisasi pada Banking The Bank had no Securitisation exposure in the Banking
Book per 31 Desember 2025. Book as at December 31, 2025.
154 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 155
Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Trading Credit Risk – Securitisation Exposures in the
Book (SEC2) Trading Book (SEC2)
Bank tidak memiliki eksposur Sekuritisasi pada Trading The Bank had no Securitisation exposure in the Trading
Book per 31 Desember 2025. Book as at December 31, 2025.
Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Banking Credit Risk – Securitisation Exposures in the
Book dan terkait Persyaratan Modalnya – Bank yang Banking Book and Related Capital Requirements
Bertindak Sebagai Originator atau Sponsor (SEC3) – Bank Acting as Originator or Sponsor (SEC3)
Bank tidak memiliki eksposur Sekuritisasi pada Banking The Bank had no Securitisation exposure in the Banking
Book dan terkait persyaratan modalnya sebagai originator Book and related capital requirements in its capacity as
atau sponsor per 31 Desember 2025. originator or sponsor as at December 31, 2025.
Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Credit Risk – Securitisation Exposures in the
Banking Book dan Persyaratan Modalnya - Bank Banking Book and Related Capital Requirements
yang Bertindak Sebagai Investor (SEC4) – Bank Acting as Investor (SEC4)
Bank tidak memiliki eksposur Sekuritisasi pada Banking The Bank had no Securitisation exposure in the Banking
Book dan terkait persyaratan modalnya sebagai investor Book and related capital requirements in its capacity as
per 31 Desember 2025. investor as at December 31, 2025.
Risiko Kredit - Laporan Eksposur Terkait Transaksi Credit Risk – Exposure Report for Transactions
Dengan Lembaga Central Counterparty (CCP) with Central Counterparty (CCP)
Bank tidak memiliki eksposur Terkait Transaksi Dengan Institutions The Bank had no exposure to transactions with
Lembaga Central Counterparty per 31 Desember 2025. Central Counterparty institutions as at December 31, 2025.
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risk Management Implementation Report for
Risiko Suku Bunga Dalam Banking Book (Interest Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB)
Rate Risk in Banking Book)
Bank belum menerapkan IRRBB Per 31 Desember 2025. The Bank has not yet implemented IRRBB as at December
31, 2025.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 155
Page 156
Aspek Operasional
Operational Aspects
PENGUNGKAPAN PERMODALAN DAN MANAJEMEN RISIKO BANK
SECARA UMUM
DISCLOSURE OF BANK CAPITAL AND RISK MANAGEMENT IN GENERAL
Ukuran Utama (KM1) Key Metrics (KM1)
a b
NO DESKRIPSI 31 DES 2025 30 SEP 2025
DEC 31, 2025 SEP 30, 2025
Modal yang Tersedia (Nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1) 3.255.035 3.319.320
2 Modal Inti (Tier 1) 3.255.035 3.319.320
3 Modal Pelengkap (Tier 2) 78.059 72.203
4 Total Modal 3.333.094 3.391.523
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
5 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 7.356.787 6.858.347
Rasio Modal Berbasis Risiko dalam Bentuk Persentase dari ATMR
6 Rasio CET1 (%) 44,25 48,40
7 Rasio Tier 1 (%) 44,25 48,40
8 Rasio Tier 2 (%) 1,06 1,05
9 Rasio Total Modal (%) 45,31 49,45
Tambahan CET1 yang Berfungsi sebagai Buffer dalam Bentuk Persentase
dari ATMR
10 Capital Conservation Buffer (2,5% dari ATMR) (%) 0,00 0,00
11 Countercyclical Buffer (0 - 2,5% dari ATMR) (%) 0,00 0,00
12 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2,5%) (%) 0,00 0,00
13 Total CET1 sebagai Buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10) 0,00 0,00
14 Komponen CET1 untuk Buffer (%) 36,11 40,25
Rasio Pengungkit Sesuai Basel III
15 Total Eksposur 12.055.552 10.581.162
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
16 sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi 27,00 31,37
ketentuan GWM (jika ada) (%)
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
16b pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka 27,00 31,37
memenuhi ketentuan GWM (jika ada) (%)
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
16c ketentuan GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat
27,15 31,37
aset Securities Financing Transaction (SFT) secara gross (%)
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
16d memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
27,15 31,37
nilai tercatat aset SFT secara gross
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
17 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) 2.395.076 1.542.477
18 Total Arus Kas Keluar Bersih 214.180 164.865
19 LCR (%) 1.118% 936%
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
20 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 11.031.684 9.775.747
21 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 6.163.375 5.511.706
22 NSFR (%) 179% 177%
Analisis Kualitatif
KPMM pada Desember 2025 adalah 45,31% berada jauh diatas persyaratan permodalan minimum. Penurunan KPMM sebesar 4,14% dari bulan
September 2025 disebabkan oleh kenaikan eksposur ATMR. Dari sisi rasio likuiditas, rasio kecukupan likuiditas (LCR) dan rasio pendanaan stabil
bersih (NSFR) sangat memadai dimana selama kurun waktu diatas, rasio LCR dan NSFR berada jauh diatas minimum ketentuan OJK
yang masing-masing sebesar 100%.
156 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 157
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
c d e
30 JUN 2025 31 MAR 2025 31 DES 2024 DESCRIPTION
JUN 30, 2025 MAR 31, 2025 DEC 31, 2024
Available Capital (Value)
3.277.443 3.260.811 3.222.879 Common Equity Tier 1 (CET1)
3.277.443 3.260.811 3.222.879 Core Capital (Tier 1)
60.693 50.646 42.368 Supplementary Capital (Tier 2)
3.338.136 3.311.457 3.265.247 Total Capital
Risk Weighted Asset (Value)
5.758.667 4.952.173 3.951.663 Total Risk Weighted Asset (RWA)
Risk-Based Capital Ratio in Percentage of RWA
56,91 65,85 81,56 CET1 Ratio (%)
56,91 65,85 81,56 Tier 1 Ratio (%)
1,05 1,02 1,07 Tier 2 Ratio (%)
57,96 66,87 82,63 Total Capital Ratio (%)
Additional CET1 as Buffer Percentage of RWA (%)
0,00 0,00 0,00 Capital Conservation Buffer (2.5% of RWA) (%)
0,00 0,00 0,00 Countercyclical Buffer (0 - 2.5% of RWA) (%)
0,00 0,00 0,00 Capital Surcharge for Systemic Banks (1% - 2.5%) (%)
0,00 0,00 0,00 Total CET 1 as Buffer (Line 8 + Line 9 + Line 10)
48,76 57,67 73,43 CET 1 Component for Buffer (%)
Leverage Ratio Based on Basel III
9.220.927 8.215.055 6.724.595 Total Exposure
Leverage Ratio, including the impact of temporary exemption on
35,54 39,69 48,39 current accounts wiht Bank Indonesia in order to fulfill the minimum
reserve requrements (%)
Leverage Ratio, excluding the impact of temporary exemption on
35,54 39,69 48,39 current account with Bank Indonesia in order to fulfill the minimum
reserve requirements (%)
Leverage Ratio, including the impact of temporary exemption on
current accounts with Bank Indonesia in order to fulfill the minimum
35,54 39,69 48,39 reserve requirements, taken into account average balance of gross
carrying amount of Securities Financing Transactions (SFT) assets (%)
Leverage Ratio, excluding the impact of temporary exemption on
current accounts with Bank Indonesiain order to fulfill the minimum
35,54 39,69 48,39 reserve requirements, taken into account average balance of gross
carrying amount of SFT assets (%)
Liquidity Coverage Ratio (LCR)
2.010.141 2.068.903 1.832.138 High Quality Liquid Assets (HQLA)
137.355 108.064 76.395 Net Cash Outflow
1.463% 1.915% 2.398% LCR (%)
Net Stable Funding Ratio (NSFR)
8.530.573 7.520.916 6.137.671 Total Available Stable Funding (ASF)
4.809.650 4.573.121 3.616.586 Total Required Stable Funding (RSF)
177% 164% 170% NSFR (%)
Qualitative Analysis
As of December 2025, the Capital Adequacy Ratio (CAR) stood at 45.31%, significantly above the minimum regulatory capital requirement. The
4.14% decrease compared to September 2025 was primarily driven by an increase in Risk-Weighted Assets (RWA). From a liquidity perspective,
both the Liquidity Coverage Ratio (LCR) and the Net Stable Funding Ratio (NSFR) remain highly adequate. Throughout the period, both ratios
were maintained well above the minimum regulatory threshold set by OJK of 100%.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 157
Page 158
Aspek Operasional
Operational Aspects
PERBEDAAN ANTARA CAKUPAN KONSOLIDASI DAN MAPPING PADA
LAPORAN KEUANGAN SESUAI STANDAR AKUNTANSI DENGAN
KATEGORI RISIKO SESUAI DENGAN KETENTUAN OTORITAS JASA
KEUANGAN KATEGORI RISIKO (LI1)
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
a b c d
NILAI TERCATAT NILAI TERCATAT
SEBAGAIMANA TERCANTUM BERDASARKAN PRINSIP SESUAI KERANGKA
DALAM PUBLIKASI LAPORAN KEHATI-HATIAN SESUAI KERANGKA COUNTERPARTY CREDIT
DESKRIPSI KEUANGAN CARRYING VALLUES RISIKO KREDIT RISK
CARRYING VALUES AS UNDER SCOPES SUBJECT TO CREDIT SUBJECT TO
REPORTED IN PUBLISHED OF REGULATORY RISK FRAMEWORK COUNTERPARTY CREDIT
FINANCIAL STATEMENTS CONSOLIDATION RISK FRAMEWORK
Aset
Kas 9.763 9.763 9.763 -
Penempatan pada Bank Indonesia 515.546 515.546 515.546 -
Penempatan pada Bank Lain 203.925 203.925 203.925 -
Surat Berharga yang Dimiliki 1.623.559 1.623.559 1.623.559 -
Surat Berharga yang Dijual dengan
- - - -
Janji Dibeli Kembali (Repo)
Tagihan Atas Surat Berharga yang
Dibeli dengan Janji Dijual Kembali 789.987 789.987 - 789.987
(Reverse Repo)
Tagihan Akseptasi - - - -
Kredit yang Diberikan 8.632.205 8.632.205 8.632.205 -
Pembiayaan Syariah - - - -
Penyertaan Modal - - - -
Aset Keuangan Lainnya 119.874 119.874 119.874 -
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
-907.402 -907.402 -907.402 -
Aset Keuangan -/-
Aset Tidak Berwujud 102.749 102.749 - -
Akumulasi Amortisasi Aset Tidak
-18.529 -18.529 - -
Berwujud -/-
Aset Tetap dan Inventaris 195.447 195.447 195.447 -
Akumulasi Penyusutan Aset Tetap dan
-15.961 -15.961 -15.961 -
Inventasris -/-
Aset Non Produktif 45.531 45.531 45.531 -
Aset Lainnya 917.702 917.702 917.702 -
Total 12.214.396 12.214.396 11.340.189 789.987
Kewajiban
Giro 24.698 24.698 - -
Tabungan 1.765.311 1.765.311 - -
Simpanan Berjangka 6.608.420 6.608.420 - -
Uang Elektronik - - - -
Liabilitas Kepada Bank Indonesia - - - -
Liabilitas Kepada Bank Lain 15.000 15.000 - -
Liabilitas Spot dan Derivatif/Forward - - - -
Liabilitas Atas Surat Berharga yang
- - - -
Dijual dengan Janji Dibeli Kembali (Repo)
Liabilitas Akseptasi - - - -
Surat Berharga yang Diterbitkan - - - -
Pinjaman/Pembiayaan yang Diterima - - - -
Setoran Jaminan - - - -
Liabilitas Antarkantor - - - -
Liabilitas Lainnya 338.619 338.619 - -
Kepentingan Minoritas - - - -
Total Liabilitas 8.752.048 8.752.048 - -
Analisis Kualitatif
Atas perhitungan masing-masing kerangka risiko pada aset keuangan telah mengikuti aturan OJK yaitu:
• SEOJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi
Bank Umum.
• SEOJK No. 23/SEOJK.03/2022 tentang Pedoman Penggunaan Metode Standar dalam Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum
dengan Memperhitungkan Metode Risiko Pasar.
• POJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum serta perubahannya terakhir kali sesuai POJK No. 27 Tahun 2022.
158 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 159
DIFFERENCE BETWEEN CONSOLIDATED COVERAGE AND MAPPING ON FINANCIAL
STATEMENTS ACCORDING TO THE FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS AND RISK
CATEGORY IN ACCORDANCE WITH OJK REGULATIONS FOR RISK CATEGORY (LI1)
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
e f g
NILAI TERCATAT MASING-MASING RISIKO CARRYING VALUE FOR EACH RISK
SESUAI KERANGKA TIDAK MENGACU PADA PERSYARATAN
SESUAI KERANGKA RISIKO
SEKURITISASI
PASAR
PERMODALAN ATAU BERDASARKAN DESCRIPTION
SUBJECT TO THE PENGURANGAN MODAL
SUBJECT TO THE MARKET
SECURITIZATION NOT SUBJECT TO CAPITAL REQUIREMENTS OR
RISK FRAMEWORK
FRAMEWORK SUBJECT TO DEDUCTION FROM CAPITAL
Assets
- - - Cash
- - - Placements in Bank Indonesia
- - - Placement in Other Banks
- - - Marketable Securities
Securities Sold under Repurchase
- - -
Agreements (Repo)
Claim to Securities Purchase under
- - -
Resale Agreements (Reverse Repo)
- - - Acceptance Receivables
- - - Loans
- - - Sharia Financing
- - - Equity Investment
- - - Other Financial Assets
Alllowance for Impairment Losses on
- - -
Financial Assets -/-
- - 102.749 Intangible Assets
Accumulated Amortization of Intagible
- - -18.529
Assets-/-
- - - FIxed Assets and Equipments
Accumulated Depreciation of Fixed
- - -
Assets and Equipments -/-
- - - Non-Productive Assets
- - - Other Assets
- - 84.220
Liabilities
- - 24.698 Current Accounts
- - 1.765.311 Saving Accounts
- - 6.608.420 Time Deposits
- - - Electronic Money
- - - Liabilities to Bank Indonesia
- - 15.000 Liabilites to Other Banks
- - - Spot and Derivative/Forward Liabilities
Liablities on Securities Sold under
- - -
Repurchase Agreements (Repo)
- - - Acceptance Liabilities
- - - Securities Issued
- - - Loans/Financing Received
- - - Margin Deposit
- - - Interoffice Liablities
- - 338.619 Other Liabilities
- - - Minority Interest
- - 8.752.048
Qualitative Analysis
The calculation of each risk framework for financial assets is in accordance with OJK regulation, namely:
• SEOJK No. 24/SEOJK.03/2021 concerning Calculation of Risk-Weighted Assets for Credit Risk Using a Standard Approach for Commercial Banks
• SEOJK No. 23/SEOJK.03/2022 concerning Guidelines for Using the Standard Method in Calculating the Minimum Capital Requirement for Commercial
Banks by Taking into Account the Market Risk Method.
• POJK No. 11/POJK.03/2016 concerning Minimum Capital Requirements for Commercial Banks and it’s lates amendments in accordance with POJK No. 27
of 2022.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 159
Page 160
Aspek Operasional
Operational Aspects
PERBEDAAN UTAMA ANTARA NILAI TERCATAT SESUAI STANDAR
AKUNTANSI KEUANGAN DENGAN NILAI EKSPOSUR SESUAI
DENGAN KETENTUAN OJK (LI2)
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
a b
DESKRIPSI
TOTAL KERANGKA RISIKO KREDIT
CREDIT RISK FRAMEWORK
Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan
12.214.396 11.340.189
kehati-hatian (sebagaimana dilaporkan pada template LI1)
Nilai tercatat liabilitas sesuai lingkup sesuai dengan cakupan
konsolidasi ketentuan kehati-hatian (sebagaimana dilaporkan 8.752.048 -
pada template LI1)
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan
3.462.348 11.340.189
kehati-hatian
Nilai rekening administratif 87.377 42.747
Perbedaan valuasi - -
Perbedaan antara netting rules, selain dari yang termasuk pada
- -
baris 2
Perbedaan provisi - -
Perbedaan prudential filters - -
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai dengan cakupan
12.130.176 11.340.189
konsolidasi ketentuan kehati-hatian
Analisis Kualitatif
Tidak terdapat perbedaan antara nilai tercatat dalam laporan publikasi keuangan dengan ketentuan OJK.
160 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 161
KEY DIFFERENCES BETWEEN CARRYING VALUE ACCORDING TO FINANCIAL ACCOUNTING
STANDARDS AND EXPOSURE VALUE ACCORDING TO FINANCIAL SERVICES AUTHORITY
PROVISIONS
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
c d e
ITEM SESUAI ITEM SUBJECT TO
KERANGKA
KERANGKA COUNTERPARTY KERANGKA DESCRIPTION
SEKURITISASI CREDIT RISK RISIKO PASAR
SECURITIZATION COUNTERPARTY MARKET RISK
FRAMEWORK CREDIT RISK (CCR) FRAMEWORK
FRAMEWORK
Asset carrying value amount under scope of
- 789.987 -
regulatory consolidation (as per template LI1)
Liabilities carrying value amount under regulatory
- - -
scope of consolidation (as per template LI1)
Total net amount under regulatory scope of
- 789.987 -
consolidation
- - - Off-balance sheet amounts
- - - Differences in valuations
Differences due to different netting rules, other than
- - -
those already included in row 2
- - - Differences due to consideration of provisions
- - - Differences due to prudential filters
- 789.987 - Exposure amounts considered for regulatory purposes
Qualitative Analysis
There are no differences between the carrying values in the published financial statements and those according to OJK regulations.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 161
Page 162
Aspek Operasional
Operational Aspects
PERMODALAN - KOMPOSISI PERMODALAN (CC1)
CAPITAL – COMPOSITION OF CAPITAL (CC1)
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 Dalam jutaan rupiah In million rupiah
NO. REF. DERIVED FROM
THE PUBLICATION
JUMLAH BALANCE (CC-2)
NO KOMPONEN AMOUNT NO. REF. DERIVED COMPONENT
FROM THE PUBLICATION
BALANCE (CC-2)
CET 1: Instrumen dan Tambahan CET 1: Instruments and Additional
Modal Disetor Paid-in Capital
Directly issued qualifying common share
(and equivalent for non-joint stock
1 Saham biasa (termasuk stock surplus) 2.591.158 d +e
companies) capital plus related stock
surplus
2 Laba ditahan 667.935 h Retained earnings
Akumulasi penghasilan komprehensif lain Accumulated other comprehensive income
3 (dan cadangan lain)
203.255 f+g
(and other reserves)
Directly issued capital subject to phase
4 Modal yang termasuk phase out dari CET1 N/A out from CET1 (only applicable to non-joint
stock companies)
Common share capital issued by
Kepentingan Non Pengendali yang dapat
5 diperhitungkan
- subsidiaries and held by third parties
(amount allowed in group CET1)
Common Equity Tier 1 capital before
6 CET1 sebelum regulatory adjustment 3.462.348
regulatory adjustments
CET 1: Faktor Pengurang
CET 1: Regulatory Adjustment
(Regulatory Adjustment)
Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai
7 wajar dari instrumen keuangan dalam - Prudential valuation adjustments
trading book
8 Goodwill - Goodwill (net of related tax liability)
Aset tidak berwujud lainnya (selain Other intangibles other than mortgage-
9 Mortgage-Servicing Rights)
84.219 a +b
servicing rights (net of related tax liability)
Deferred tax assets that rely on future
Aset pajak tangguhan yang berasal dari profitability excluding those arising from
10 future profitability
N/A
temporary differences (net of related tax
liability)
11 Cash-flow hedge reserve N/A Cash-flow hedge reserve
12 Shortfall on provisions to expected losses N/A Shortfall of provisions to expected losses
Keuntungan penjualan aset dalam transaksi
13 sekuritisasi
- Securitisation gain on sale
Peningkatan/penurunan nilai wajar atas Gains and losses due to changes in own
14 kewajiban keuangan (DVA)
-
credit risk on fair valued liabilities
15 Aset pensiun manfaat pasti N/A Defined-benefit pension fund net assets
Investasi pada saham sendiri (jika belum Investments in own shares (if not already
16 di net dalam modal di Laporan Posisi N/A netted off paid-in capital on reported
Keuangan) balance sheet)
Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 Reciprocal cross-holdings in common
17 pada entitas lain
-
equity
Investasi pada modal bank. entitas Investments in the capital of Banking,
keuangan dan asuransi diluarcakupan financial and insurance entities that
konsolidasi secara ketentuan. net posisi are outside the scope of regulatory
18 short yang diperkenankan. di mana Bank N/A consolidation, net of eligible short
tidak memiliki lebih dari 10% modal saham positions, where the Bank does not own
yang diterbitkan (jumlah di atas batasan more than 10% of the issued share capital
10%) (amount above 10% threshold)
Significant investments in the common
Investasi signifikan pada saham biasa
stock of Banking, financial and insurance
Bank. entitas keuangan dan asuransi di luar
entities that are outside the scope of
19 cakupan konsolidasi secara ketentuan. net N/A
regulatory consolidation, net of eligible
posisi short yang diperkenankan (jumlah di
short positions (amount above 10%
atas batasan 10%)
threshold)
Mortgage servicing rights (amount above
20 Mortgage servicing rights -
10% threshold)
Aset pajak tangguhan yang berasal dari Deferred tax assets arising from temporary
21 perbedaan temporer (jumlah di atas N/A differences (amount above 10% threshold,
batasan 10%, net dari kewajiban pajak) net of related tax liability)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari: N/A Amount exceeding the 15% threshold:
Investasi signifikan pada saham biasa Significant investments in the common
23 financials
N/A
stock of financials
24 Mortgage servicing rights N/A Mortgage servicing rights
162 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 163
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 Dalam jutaan rupiah In million rupiah
NO. REF. DERIVED FROM
THE PUBLICATION
JUMLAH BALANCE (CC-2)
NO KOMPONEN AMOUNT NO. REF. DERIVED COMPONENT
FROM THE PUBLICATION
BALANCE (CC-2)
Deferred tax assets arising from temporary
25 Pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A
differences
Penyesuaian berdasarkan ketentuan
26 spesifik nasional
- National specific regulatory adjustments
26a Selisih PPKA dan CKPN - Difference between PPKA and CKP
26b PPKA non produktif 3.085 Non-productive PPKA
26c Aset pajak tangguhan 120.009 c Deferred tax assets
26d Penyertaan - Participation
Kekurangan modal pada perusahaan anak Lack of capital in insurance subsidiary
26e asuransi
-
companies
26f Eksposur sekuritisasi - Securitisation Exposure
26g Lainnya - Others
Regulatory adjustments applied to
Penyesuaian pada CET1 akibat AT 1 dan Tier Common Equity Tier 1 due to insufficient
27 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya
-
Additional Tier 1 and Tier 2 to cover
deductions
Jumlah pengurang (regulatory Total regulatory adjustments to
28 207.313
adjustment) terhadap CET 1 Common Equity Tier 1
Jumlah CET 1 setelah faktor
29 3.255.035 Common Equity Tier 1 capital (CET1)
pengurang
Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen Additional Tier 1 capital: instruments
Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank Directly issued qualifying Additional Tier 1
30 (termasuk stock surplus)
-
instruments plus related stock surplus
Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas Classified as equity under applicable
31 berdasarkan standar akuntansi
-
accounting standards
Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas Classified as liabilities under applicable
32 berdasarkan standar akuntansi
-
accounting standards
Directly issued capital instruments subject
33 Modal yang termasuk phase out dari AT 1 N/A
to phase out from Additional Tier 1
Additional Tier 1 instruments (and CET1
Instrumen AT 1 yang diterbitkan
instruments not included in row 5) issued
34 oleh Entitas Anak yang diakui dalam -
by subsidiaries and held by third parties
perhitungan KPMM secara konsolidasi
(amount allowed in group AT1)
Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak Instruments issued by subsidiaries subject
35 yang termasuk phase out
N/A
to phase out
Jumlah AT 1 sebelum regulatory Additional Tier 1 capital before
36 -
adjustment regulatory adjustments
Modal Inti Tambahan: Faktor Additional Tier 1 capital: regulatory
Pengurang (Regulatory Adjustment) adjustments
Investments in own Additional Tier 1
37 Investasi pada instrumen AT 1 sendiri N/A
instruments
Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 Reciprocal cross-holdings in Additional
38 pada entitas lain
N/A
Tier 1 instruments
Investments in the capital of Banking,
Investasi pada modal bank, entitas
financial and insurance entities that
keuangan dan asuransi di luar cakupan
are outside the scope of regulatory
konsolidasi secara ketentuan, net posisi
consolidation, net of eligible short
39 short yang diperkenankan, di mana Bank -
positions, where the Bank does not own
tidak memiliki lebih dari 10% modal saham
more than 10% of the issued common
yang diterbitkan (jumlah di atas batasan
share capital of the entity (amount above
10%)
10% threshold)
Significant investments in the capital of
Investasi signifikan pada modal Bank,
Banking, financial and insurance entities
entitas keuangan dan asuransi di luar
40 cakupan konsolidasi secara ketentuan
N/A that are outside the scope of regulatory
consolidation (net of eligible short
(net posisi short yang diperkenankan)
positions)
Penyesuaian berdasarkan ketentuan
41 spesifik nasional
- National specific regulatory adjustments
Penempatan dana pada instrumen AT 1 Placement of funds in AT 1 instruments
41a pada Bank lain
-
with other bank
PT Krom Bank Indonesia Tbk 163
Page 164
Aspek Operasional
Operational Aspects
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 Dalam jutaan rupiah In million rupiah
NO. REF. DERIVED FROM
THE PUBLICATION
JUMLAH BALANCE (CC-2)
NO KOMPONEN AMOUNT NO. REF. DERIVED COMPONENT
FROM THE PUBLICATION
BALANCE (CC-2)
Regulatory adjustments applied to
Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih
42 kecil daripada faktor pengurangnya
- Additional Tier 1 due to insufficient
Tier 2 to cover deductions
Jumlah faktor pengurang (regulatory Total regulatory adjustments to
43 -
adjustment) terhadap AT 1 Additional Tier 1 capital
44 Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang - Additional Tier 1 capital (AT 1)
45 Jumlah Modal Inti (T1 = CET 1 + AT 1) 3.255.035 Tier 1 capital (T1 = CET 1 + AT 1)
Modal Pelengkap (Tier 2): Tier 2 Capital:
Instrumen dan cadangan Instruments and provisions
Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank Directly issued qualifying Tier 2
46 (termasuk stock surplus)
-
instruments plus related stock surplus
Directly issued capital instruments subject
47 Modal yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A
to phase out from Tier 2
Tier 2 instruments (and CET1 and AT1
Instrumen Tier 2 yang diterbitkan
instruments not included in rows 5 or 34)
48 oleh Entitas Anak yang diakui dalam -
issued by subsidiaries and held by third
perhitungan KPMM secara konsolidasi
parties (amount allowed in group Tier 2)
Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang Instruments issued by subsidiaries subject
49 termasuk phase out
N/A
to phase out
Cadangan umum PPKA atas aset produktif
Regulatory general reserves for
yang wajib dihitung dengan jumlah paling
50 tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk
78.059 productive assets maximum of 1.25%
of RWA Credit Risk
Risiko Kredit
Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) Tier 2 Capital before
51 78.059
sebelum faktor pengurang regulatory adjustments
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Tier 2 Capital:
Pengurang (Regulatory Adjustment) Regulatory adjustments
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A Investments in own Tier 2 instruments
Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 Reciprocal cross-holdings in Tier 2
53 pada entitas lain
-
instruments and other TLAC liabilities
Investments in other TLAC liabilities of
Investasi pada kewajiban TLAC modal
banking, financial, and insurance entities
bank, entitas keuangan dan asuransi di luar
that fall outside the scope of regulatory
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net
consolidation and, for which the bank
posisi short yang diperkenankan, di mana
does not own more than 10% of the issued
Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
entity's common stock: amounts previously
saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya
designated to the 5% limit but which are
ditetapkan dengan threshold 5% namun
no longer qualify (for Systemic banks)
tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank
Sistemik)
54 Investasi pada kewajiban TLAC lainnya dari
N/A Investments in TLAC liabilities as capital
of banks, financial entities and insurance
entitas perbankan, keuangan, dan asuransi
companies outside the scope of the
yang berada di luar lingkup konsolidasi
consolidation according to the provisions,
peraturan dan, yang mana bank tidak
net short positions are permitted, where
memiliki lebih dari 10% dari saham biasa
the Bank does not own more than 10% of
entitas yang dikeluarkan: jumlah yang
the issued share capital; the previous value
sebelumnya ditunjuk untuk batas 5% tetapi
was set with a threshold of 5% but no
yang tidak lagi memenuhi syarat (hanya
longer meets the criteria (only for G-SIBs
untuk Bank Sistemik G-SIBs)
Systemic Banks)
Investasi signifikan pada modal atau Significant investments in the capital and
instrumen TLAC Bank, entitas keuangan other TLAC liabilities of banking, financial
55 dan asuransi di luar cakupan konsolidasi N/A and insurance entities that are outside the
secara ketentuan (net posisi short yang scope of regulatory consolidation (net of
diperkenankan) eligible short positions)
Penyesuaian berdasarkan ketentuan
56 spesifik nasional
- National specific regulatory adjustments
56a Sinking fund - Sinking fund
Penempatan dana pada instrumen Tier 2 Placement of funds in Tier 2 instruments
56b pada Bank lain
-
with other bank
Jumlah faktor pengurang (regulatory Total regulatory adjustments to Tier
57 -
adjustment) Modal Pelengkap 2 capital
Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2)
58 78.059 Tier 2 capital (T2)
setelah regulatory adjustment
Total Modal (Modal Inti + Modal
59 3.333.094 Total Capital
Pelengkap)
Total Aset Tertimbang Menurut Risiko
60 7.356.787 Total Risk Weighted Assets
(ATMR)
164 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 165
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 Dalam jutaan rupiah In million rupiah
NO. REF. DERIVED FROM
THE PUBLICATION
JUMLAH BALANCE (CC-2)
NO KOMPONEN AMOUNT NO. REF. DERIVED FROM COMPONENT
THE PUBLICATION BALANCE
(CC-2)
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal
Minimum (KPMM) dan Tambahan Capital Ratios and Buffers
Modal (Capital Buffer)
Rasio Modal Inti Utama CET 1 Common Equity Tier 1
61 (persentase terhadap ATMR)
44,25%
(as a percentage of risk weighted assets) (%)
Rasio Modal Inti Tier 1 Tier 1
62 (persentase terhadap ATMR)
44,25%
(as a percentage of risk weighted assets) (%)
Rasio Total Modal Total capital
63 (persentase terhadap ATMR)
45,31%
(as a percentage of risk weighted assets) (%)
Institution specific buffer requirement
(minimum CET1 requirement plus capital
conservation buffer plus countercyclical
64 Buffer (persentase terhadap ATMR) 0,00%
buffer requirements plus G-SIB buffer
requirement, expressed as a percentage of
risk weighted assets) (%)
65 Capital Conservation Buffer 0,00% Capital conservation buffer requirement (%)
Bank specific countercyclical buffer
66 Countercyclical Buffer 0,00%
requirement (%)
67 Higher Loss Absorbency Requirement 0,00% Higher loss absorbency requirement (%)
Untuk bank umum konvensional: CET 1
For conventional commercial banks: CET 1
yang tersedia untuk memenuhi Buffer
available to meet the Buffer
(persentase terhadap ATMR)
(percentage of RWA).
Untuk kantor cabang dari Bank yang
For branch offices of a Bank domiciled
68 berkedudukan di luar negeri: Bagian Dana 36,11%
overseas: The portion of Business
Usaha yang ditempatkan dalam CEMA
Funds placed in CEMA (expressed as a
(diungkapkan sebagai persentase dari
percentage of RWA) available to fulfill the
ATMR) yang tersedia untuk memenuhi
Buffer (%)
Buffer.
National Minima National minima
(jika berbeda dari Basel 3) (if different from Basel 3)
Rasio terendah CET 1 nasional National Common Equity Tier 1 minimum
69 (jika berbeda dengan Basel 3)
N/A
ratio (if different from Basel 3)
Rasio terendah Tier 1 nasional National Tier 1 minimum ratio
70 (jika berbeda dengan Basel 3)
N/A
(if different from Basel 3)
Rasio terendah total modal nasional National total capital minimum ratio
71 (jika berbeda dengan Basel 3)
N/A
(if different from Basel 3)
Jumlah di bawah batasan
Amounts below the thresholds for
pengurangan (sebelum pembobotan
deduction (before risk weighting)
risiko)
Investasi non-signifikan pada modal atau Non-significant investments in the capital
72 kewajiban TLAC lainnya pada entitas N/A and other TLAC liabilities of other financial
keuangan lain entities
Investasi signifikan pada saham biasa Significant investments in the common
73 entitas keuangan
N/A
stock of financial entities
Mortgage servicing rights (net dari Mortgage servicing rights
74 kewajiban pajak)
N/A
(net of related tax liability)
Aset pajak tangguhan yang berasal dari
Deferred tax assets arising from temporary
75 perbedaan temporer (net dari kewajiban N/A
differences (net of related tax liability)
pajak)
Cap yang dikenakan untuk provisi Applicable caps on the inclusion of
pada Tier 2 provisions in Tier 2
Provisi yang dapat diakui sebagai Tier Provisions eligible for inclusion in Tier
2 sesuai dengan eksposur berdasarkan 2 in respect of exposures subject to
76 pendekatan standar (sebelum dikenakan
N/A
standardised approach
cap) (prior to application of cap)
Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 Cap on inclusion of provisions in Tier 2
77 berdasarkan pendekatan standar
N/A
under standardised approach
Provisions eligible for inclusion in Tier 2 in
Provisi yang dapat diakui sebagai Tier
respect of exposures subject to internal
78 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan N/A
ratings-based approach
pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
(prior to application of cap)
Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 Cap for inclusion of provisions in Tier 2
79 berdasarkan pendekatan IRB
N/A
under internal ratings-based approach
PT Krom Bank Indonesia Tbk 165
Page 166
Aspek Operasional
Operational Aspects
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 Dalam jutaan rupiah In million rupiah
NO. REF. DERIVED FROM
THE PUBLICATION
JUMLAH BALANCE (CC-2)
NO KOMPONEN AMOUNT NO. REF. DERIVED COMPONENT
FROM THE PUBLICATION
BALANCE (CC-2)
Capital instruments subject to
Instrumen Modal yang termasuk
phase-out arrangements (only
phase out (hanya berlaku antara 1
applicable between January 1, 2018 to
Januari 2018 s.d. 1 Januari 2022)
January 1, 2022)
Current cap on CET1 instruments subject
80 Cap pada CET 1 yang temasuk phase out N/A
to phase out arrangements
Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena Amount excluded from CET1 due to cap
81 adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A (excess over cap after redemptions and
redemptions dan maturities) maturities)
Current cap on AT1 instruments subject to
82 Cap pada AT 1 yang temasuk phase out N/A
phase out arrangements
Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena Amount excluded from AT1 due to cap
83 adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A (excess over cap after redemptions and
redemptions dan maturities) maturities)
Current cap on T2 instruments subject to
84 Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out N/A
phase out arrangements
Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena Amount excluded from T2 due to cap
85 adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A (excess over cap after redemptions and
redemptions dan maturities) maturities)
166 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 167
PERMODALAN - REKONSILIASI PERMODALAN (CC2)
CAPITAL - CAPITAL RECONCILIATION (CC2)
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
NERACA PUBLIKASI
BALANCE SHEET
NO. REF. KE KOMPOSISI
NO POS-POS 31 DES 2025 PERMODALAN (CC-1)
POSTS
DEC 31, 2025 NO. REF. TO CAPITAL
COMPOSITION (CC-1)
Aset Assets
1 Kas 9.763 Cash
2 Penempatan pada Bank Indonesia 515.546 Placement with Bank Indonesia
3 Penempatan pada bank lain 203.925 Placement with other bank
4 Tagihan spot dan derivatif/forward - Spot and derivative/forward receivables
5 Surat berharga yang dimiliki 1.623.559 Marketable securities
Surat berharga yang dijual dengan janji Securities sold under repurchase
6 -
dibeli kembali (repo) agreements (repo)
Tagihan atas surat berharga yang
Securities purchased under resale
7 dibeli dengan janji dijual kembali 789.987
agreements (reverse repo)
(reverse repo)
8 Tagihan akseptasi - Acceptance receivables
9 Kredit yang diberikan 8.632.205 Loans
10 Pembiayaan syariah - Sharia financing
11 Penyertaan modal - Equity investment
12 Aset keuangan lainnya 119.874 Other financial assets
Cadangan kerugian penurunan nilai aset Allowance for impairment losses
13 -907.402
keuangan on financial assets
Aset tidak berwujud 102.749 a Intangible assets
Akumulasi amortisasi aset tidak Accumulated amortization of
-18.529 b
14 berwujud intangible assets
Cadangan kerugian penurunan nilai aset Allowance for impairment losses on
-
tidak berwujud intangible assets
Aset tetap dan inventaris 195.447 Fixed assets and equipments
15 Akumulasi penyusutan aset tetap dan Accumulated depreciation of fixed
-15.961
inventaris assets and equipments
16 Aset non produktif 45.531 Non-productive assets
Aset lainnya 917.702 Other assets
17 a. Aset pajak tangguhan 120.009 c Deferred tax assets
b. Lainnya 797.693 Others
Total Aset 12.214.396 Total Assets
Liabilitas dan Ekuitas Liabilities and Equity
Liabilitas Liabilities
1 Giro 24.698 Current account
2 Tabungan 1.765.311 Saving accounts
3 Simpanan berjangka 6.608.420 Time deposits
4 Uang elektronik - Electronic money
5 Liabilitas kepada Bank Indonesia - Liabilities to Bank Indonesia
6 Liabilitas kepada bank lain 15.000 Liabilities to other bank
7 Liabilitas spot dan derivatif/forward - Spot and derivative/forward liabilities
PT Krom Bank Indonesia Tbk 167
Page 168
Aspek Operasional
Operational Aspects
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
NERACA PUBLIKASI
BALANCE SHEET
NO POS-POS NO. REF. KE KOMPOSISI POSTS
31 DES 2025 PERMODALAN (CC-1)
DEC 31, 2025 NO. REF. TO CAPITAL
COMPOSITION (CC-1)
Liabilitas atas surat berharga yang dijual Liabilities for securities sold under
8 -
dengan janji dibeli kembali (repo) repurchase agreements (repo)
9 Liabilitas akseptasi - Acceptance liabilities
10 Surat berharga yang diterbitkan - Securities issued
11 Pinjaman/pembiayaan yang diterima - Borrowings
12 Setoran jaminan - Margin deposit
13 Liabilitas antarkantor - Interoffice liabilities
14 Liabilitas lainnya 338.619 Other liabilities
15 Kepentingan minoritas - Minority interest
Total Liabilitas 8.752.048 Total Liabilities
Ekuitas Equity
20 Modal disetor 367.472 d Share capital
a. Modal dasar 800.000 a. Authorized Capital
b. Modal yang belum disetor -/- -432.528 b. Unpaid capital -/-
c. Saham yang dibeli kembali (treasury
- c. Treasury stock -/-
stock) -/-
Tambahan modal disetor 2.223.686 e Additional paid-in capital
a. Agio 2.223.436 a. Agio
b. Disagio -/- - b. Disagio -/-
c. Dana setoran modal 250 c. Capital in advance
d. Lainnya - d. Others
Penghasilan komprehensif lain 129.710 f Other comprehensive income
a. Keuntungan (kerugian) dari
a. Unrealized gain (loss) on financial
perubahan nilai aset keuangan
assets measured at fair value
yang diukur pada nilai wajar melalui 240
through other comprehensive
penghasilan komprehensif lainnya
income (net of tax)
(net setelah pajak)
b. Pengukuran kembali atas program b. Remeasurement of defined
-5.717
imbalan pasti (net setelah pajak) benefit plans (net of tax)
c. Lainnya 135.187 c. Others
Cadangan 73.545 g Reserves
a. Cadangan umum 73.545 a. General reserves
b. Cadangan tujuan - b. Appropriated reserves
Laba/rugi 667.935 h Retained earnings
a. Tahun-tahun lalu 524.650 a. Previous years
b. Tahun berjalan 143.285 b. Current year
c. Dividen yang dibayarkan -/- - c. Dividend Paid -/-
Total Ekuitas 3.462.348 Total Equity
Total Liabilitas dan Ekuitas 12.214.396 Total Liabilities and Equity
168 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 169
PERMODALAN - FITUR UTAMA INSTRUMEN PERMODALAN DAN
INSTRUMEN TLAC - ELIGIBLE (CCA)
CAPITAL – MAIN FEATURES OF CAPITAL INSTRUMENTS AND TLAC -
ELIGIBLE INSTRUMENTS (CCA)
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
31 DES 2025 DEC 31, 2025
NO DESKRIPSI INFORMASI KUANTITATIF/ DESCRIPTION
KUALITATIF
QUANTITATIVE INFORMATION
1 Penerbit PT Krom Bank Indonesia Issuer
2 Nomor identifikasi ID1000157100 Identification Number
3 Hukum yang digunakan Hukum Indonesia Indonesian Law Governing Law
Sarana yang memungkinkan kewajiban Means by which the enforceability of Section
pelaksanaan pada Bagian 13 dari lembar Istilah 13 of the TLAC Term Sheet is achieved (for
3a N/A
TLAC tercapai (untuk instrumen TLAC sah other TLAC-eligible instruments governed by
lainnya yang diatur oleh hukum asing) foreign law)
Treatment of Instrument under Minimum
Perlakuan instrumen berdasarkan
Capital Adequacy Requirement (CAR)
ketentuan KPMM
Regulations
4 Pada saat masa transisi N/A In Transisition Period
5 Setelah masa transisi CET I After Transition Period
Apakah instrumen eligible untuk individu/ Individu dan Konsolidasi Instrument eligible for solo/consolidated or
6
konsolidasi atau konsolidasi dan individu Individual and Consolidated consolidated and solo
7 Jenis instrumen Saham Biasa Common Stock Instrument type
Amount recognized in the calculation of
Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM
8 Rp367.472 Minimum Capital Adequacy Requirement
(dalam jutaan Rupiah)
(in millions of Rupiah)
9 Nilai par dari instrumen (dalam jutaan Rupiah) Rp367.472 Par value of instrument (in millions of Rupiah)
10 Klasifikasi sesuai standar akuntansi keuangan Ekuitas Equity Materi dalam Bahasa Inggris
IPO tanggal 07 September 2020
PUT I tanggal 14 Desember 2020
PUT II tanggal 06 Desember 2021
PUT III tanggal 14 Desember 2022
*tanggal pencatatan di Bursa Efek
Indonesia Classification according to
11 Tanggal penerbitan
IPO: September 07, 2020 financial accounting standards
Rights Issue I: December 14, 2020
Rights Issue II: December 06, 2021
Rights Issue III: December 14, 2022
*listing date on the Indonesia Stock
Exchange
Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau Tidak ada tanggal jatuh tempo
12 Perpetual or dated
dengan jatuh tempo No due date
Tidak ada tanggal jatuh tempo
13 Tanggal jatuh tempo Due Date
No due date
Eksekusi call option atas persetujuan Tidak ada call option
14 Call option exercise subject to OJK approval
Otoritas Jasa Keuangan No call option
Tanggal call option, jumlah penarikan dan Call date, redemption amount, and other call
15 N/A
persyaratan call option lainnya (bila ada) option requirements (if any)
16 Subsequent call option N/A Subsequent call option
Kupon/dividen N/A Divident
Dividen/kupon dengan bunga tetap atau
17 N/A Fixed or floating dividend/coupon
floating
Tingkat dari coupon rate atau index lain yang
18 N/A Coupon rate or other benchmark index
menjadi acuan
19 Ada atau tidaknya dividend stopper Tidak No Ada atau tidaknya dividend stopper
PT Krom Bank Indonesia Tbk 169
Page 170
Aspek Operasional
Operational Aspects
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
31 DES 2025 DEC 31, 2025
NO DESKRIPSI INFORMASI KUANTITATIF/ DESCRIPTION
KUALITATIF
QUANTITATIVE INFORMATION
20 Fully discretionary; partial atau mandatory N/A Fully discretionary; partial or mandatory
21 Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain Tidak No Existence of a dividend stopper
22 Non-kumulatif atau kumulatif Non-kumulatif Non-Cumulative Non-cumulative or cumulative
23 Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi Tidak dapat dikonversi Inconvertible Convertable or not convertable
Jika dapat dikonversi, sebutkan
24 Tidak dapat dikonversi Inconvertible If convertible, specify the trigger point(s)
trigger point-nya
Jika dapat dikonversi, apakah seluruh atau
25 Tidak dapat dikonversi Inconvertible If convertible, whether in full or in part
sebagian
Jika dapat dikonversi, bagaimana rate
26 Tidak dapat dikonversi Inconvertible If convertible, what is the conversion rate?
konversinya
Jika dapat dikonversi; apakah mandatory atau
27 Tidak dapat dikonversi Inconvertible If convertible, is it mandatory or optional
optional
Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis instrumen If convertible, specify the type of
28 Tidak dapat dikonversi Inconvertible
konversinya instrument it converts into
Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of If convertible, specify the issuer of
29 Tidak dapat dikonversi Inconvertible
instrument it converts into instrument it converts into
30 Fitur write-down Tidak No write-down feature
Tidak ada fitur write-down
31 Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya If write-down, specify the trigger(s)
No write-down feature
Jika terjadi write-down, apakah penuh atau Tidak ada fitur write-down
32 If write-down, whether full or partial
sebagian No write-down feature
Jika terjadi write down; permanen atau Tidak ada fitur write-down
33 if write-down, permanent or temporary
temporer No write-down feature
Jika terjadi write down temporer, jelaskan Tidak ada fitur write-down If temporary write-down, describe
34
mekanisme write-up No write-down feature the write-up mechanism
34a Tipe subordinasi N/A Subordination rank
Urutan terakhir setelah seluruh
kewajiban dipenuhi
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi Hierarchy of instrument in liquidation
Last in priority after all liabilities have
been settled
36 Apakah terdapat fitur yang non-compliant Tidak No Is there any non-compliant features
37 Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant Tidak No If yes, specify the non-compliant features
Analisis Kualitatif Qualitative Analysis
Instrumen permodalan yang dimiliki oleh Bank mengacu pada POJK The Capital Instruments held by the Bank refer to POJK No.
No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 11/POJK.03/2016 concerning the Minimum Capital Adequacy
Bank Umum, beserta perubahannya. Bank senantiasa berupaya Requirement for Commercial Banks, along with its amendments.
menjaga permodalan yang kuat dengan melakukan manajemen The Bank continuously strives to maintain strong capitalization
permodalan yang baik untuk mendukung pertumbuhan bisnis Bank through sound capital management to support the Bank’s
serta untuk memenuhi persyaratan modal minimum business growth and to meet the minimum capital requirements in
sesuai regulasi yang berlaku. accordance with applicable regulations.
170 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 171
PERMODALAN - FITUR UTAMA INSTRUMEN PERMODALAN DAN
INSTRUMEN TLAC - ELIGIBLE (CCA)
CAPITAL – MAIN FEATURES OF CAPITAL INSTRUMENTS AND TLAC -
ELIGIBLE INSTRUMENTS (CCA)
1. Bank menghitung dan memantau kecukupan 1. The Bank calculates and monitors its capital adequacy
permodalan sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa in accordance with the regulations issued by the
Keuangan mengenai Kewajiban Penyediaan Modal Otoritas Jasa Keuangan concerning the Minimum
Minimum (KPMM). Pada posisi 31 Desember 2025, Capital Adequacy Requirement (Kewajiban Penyediaan
total modal Bank tercatat sebesar Rp3,33 triliun Modal Minimum – KPMM). As of December 31, 2025, the
yang seluruhnya didominasi oleh Modal Inti (Tier 1) Bank’s total capital amounted to IDR3.33 trillion, which
sebesar Rp3,26 triliun, yang berasal dari modal disetor, was predominantly composed of Core Capital (Tier 1)
tambahan modal disetor, cadangan umum, laba amounting to IDR3.26 trillion. This consisted of paid-
tahun berjalan, penghasilan komprehensif lain, setelah up capital, additional paid-in capital, general reserves,
memperhitungkan faktor pengurang berupa aset pajak current year profit, and other comprehensive income,
tangguhan dan aset tidak berwujud. Adapun, modal after deducting regulatory adjustment items including
pelengkap (Tier 2) sebesar Rp78,06 miliar terutama deferred tax assets and intangible assets. Meanwhile,
berasal dari cadangan umum PPKA atas aset produktif supplementary capital (Tier 2) of IDR78.06 billion mainly
sesuai ketentuan regulator. consisted of general reserves for productive asset
allowances in accordance with regulatory requirements.
2. Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Bank tercatat 2. The Bank’s Risk-Weighted Assets (RWA) amounted to
sebesar Rp7,36 triliun, yang sebagian besar berasal IDR7.36 trillion, largely driven by credit risk exposures,
dari risiko kredit dan risiko operasional relatif terbatas. while operational risk remained relatively limited. Based
Dengan struktur tersebut, rasio KPMM Bank mencapai on this structure, the Bank’s Capital Adequacy Ratio
45,31%, jauh di atas rasio minimum sesuai profil risiko (CAR) stood at 45.31%, significantly above the minimum
sebesar 9,20%. Rasio modal inti utama tercatat sebesar requirement based on the Bank’s risk profile of 9.20%.
44,25%, menunjukkan posisi permodalan yang sangat The Common Equity Tier 1 ratio was recorded at 44.25%,
kuat dan memadai untuk menyerap potensi risiko yang reflecting a very strong capital position and a high level
dihadapi Bank. Sepanjang periode pelaporan, Bank of capacity to absorb potential risks faced by the Bank.
telah memenuhi seluruh ketentuan permodalan yang Throughout the reporting period, the Bank complied
ditetapkan oleh OJK. with all capital requirements stipulated by the regulator.
PENGUNGKAPAN KUALITATIF MENGENAI STRUKTUR PERMODALAN
DAN KECUKUPAN PERMODALAN
QUALITATIVE DISCLOSURE ON CAPITAL STRUCTURE AND CAPITAL ADEQUACY
Bank secara konsisten melaksanakan pengelolaan The Bank consistently implements capital management
permodalan dan manajemen risiko sesuai ketentuan Otoritas and risk management in accordance with the regulations of
Jasa Keuangan yang telah tercantum pada Peraturan the Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan –
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 11/POJK.03/2016, OJK) as stipulated in Financial Services Authority Regulation
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan (POJK) No. 11/POJK.03/2016, as amended several times,
POJK No. 27 tahun 2022 tentang Kewajiban Penyediaan most recently by POJK No. 27 of 2022 concerning Minimum
Modal Minimum Bank Umum. Bank berupaya menjaga Capital Adequacy Requirements for Commercial Banks. The
stabilitas keuangan serta mendukung operasional bank Bank strives to maintain financial stability while supporting
yang sehat, efisien dan bertanggungjawab. Pengelolaan sound, efficient, and responsible banking operations. Capital
permodalan berada dibawah wewenang Direksi, sebagai management is under the authority of the Board of Directors,
bagian tidak terpisahkan dari Rencana Bisnis Bank dan forming an integral part of the Bank’s Business Plan, and
dilaksanakan dengan persetujuan serta pengawasan Dewan is implemented with the approval and supervision of the
Komisaris. Bank memiliki struktur permodalan yang sehat Board of Commissioners. The Bank maintains a sound capital
dan sesuai dengan profil risiko, target bisnis dan ketentuan structure aligned with its risk profile, business targets, and
permodalan dari Regulator. regulatory capital requirements.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 171
Page 172
Aspek Operasional
Operational Aspects
1. Pengungkapan Struktur Permodalan 1. Capital Structure Disclosure
Pengungkapan struktur permodalan PT Krom Bank The capital structure disclosure of PT Krom Bank Indonesia,
Indonesia, Tbk dapat diuraikan sebagai berikut: Tbk is described as follows:
a. Modal Inti (Tier 1) a. Core Capital (Tier 1)
Modal Inti terdiri dari modal inti utama dan modal inti Core Capital consists of Common Equity Tier 1 and
tambahan. Modal inti utama antara lain meliputi modal Additional Tier 1 Capital. Common Equity Tier 1 includes,
ditempatkan dan disetor penuh, tambahan modal among others: Issued and fully paid-up capital,
disetor, cadangan umum, laba tahun-tahun lalu dan Additional paid-in capital, General reserves, Retained
tahun berjalan, Penghasilan komprehensif lainnya berupa earnings and current year profit, Other comprehensive
potensi keuntungan/kerugian yang berasal dari perubahan income representing potential gains/losses arising
nilai wajar aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk from fair value changes of financial assets classified
dijual, PPA aset non produktif yang wajib dibentuk, selisih as available-for-sale, Required allowance for non-
kurang dari penyisihan penghapusan aset produktif productive assets, Shortfall between regulatory
sesuai ketentuan regulator dan cadangan kerugian required allowance for earning assets and impairment
penurunan nilai aset produktif yang diperbolehkan, aset allowance permitted under regulations, Deferred tax
pajak tangguhan, aset tak berwujud (software). assets, Intangible assets (software).
b. Modal Pelengkap (Tier 2) b. Supplementary Capital (Tier 2)
Modal pelengkap terdiri dari cadangan umum PPA atas Supplementary Capital consists of general reserves for
aset produktif yang wajib dibentuk (paling tinggi 1,25% allowance for impairment losses (PPA) on productive
ATMR Risiko Kredit). assets required to be established (maximum 1.25% of
Risk-Weighted Assets for Credit Risk).
Pada Desember 2025 PT Krom Bank Indonesia, Tbk As of December 2025, PT Krom Bank Indonesia, Tbk has
telah memenuhi kewajiban terkait struktur modal, yang fulfilled capital structure requirements as disclosed
diungkapkan sebagai berikut: below:
DESEMBER 2025
(DALAM JUTAAN RUPIAH)
JENIS MODAL DECEMBER 2025 (IN
CAPITAL TYPE
MILLION RUPIAH)
Modal Inti 3.255.035 Core Capital (Tier 1)
Modal Pelengkap 78.059 Supplementary Capital (Tier 2)
Total Modal 3.333.094 Total Capital
Total ATMR 7.356.787 Total Risk-Weighted Assets (RWA)
2. Kecukupan Permodalan 2. Capital Adequacy
PT Krom Bank Indonesia, Tbk selalu berupaya untuk memenuhi PT Krom Bank Indonesia, Tbk continuously endeavours
ketentuan yang berlaku dari regulator dengan menjaga rasio to comply with regulatory requirements by maintaining
KPMM di atas persyaratan minimum yang ditentukan oleh the Minimum Capital Adequacy Ratio (KPMM/CAR) above
Otoritas Jasa Keuangan. Beberapa batasan berlaku untuk the minimum threshold set by the Financial Services
bagian-bagian modal yang diwajibkan oleh regulator, antara Authority. Certain regulatory limitations apply to capital
lain Bank wajib menyediakan modal inti (Tier 1) paling rendah components, including Tier 1 Capital must be at least 6% of
sebesar 6% dari ATMR dan modal inti utama (Common Equity Risk-Weighted Assets (RWA), Common Equity Tier 1 must
Tier 1) paling rendah sebesar 4,5% dari ATMR. be at least 4.5% of Risk-Weighted Assets (RWA).
Pada Desember 2025, Bank menilai sendiri (self-assessment) As of December 2025, the Bank conducted a self-
profil risiko pada peringkat 2 (dua) atau rendah-moderat assessment and determined its risk profile rating at Rank
(low-moderate) dengan rasio Kewajiban Penyediaan Modal 2 (low-moderate), with a Capital Adequacy Ratio (KPMM/
Minimum (KPMM) adalah 45,31%. Rasio ini telah sesuai CAR) of 45.31%. This ratio complies with OJK requirements,
dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa which range from a minimum of 9% up to less than 10% of
Keuangan yaitu paling rendah 9% sampai dengan kurang Risk-Weighted Assets (RWA) for banks with a Risk Profile
dari 10% dari Asset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk Rating of Rank 2.
Bank dengan profil risiko peringkat 2 (dua).
172 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 173
Berikut adalah pengungkapan atas pemenuhan kecukupan The following is the disclosure of capital adequacy
KPMM: fulfilment:
DESEMBER 2025
RASIO KPMM (DALAM PERSENTASE) CAPITAL ADEQUACY RATIO
DECEMBER 2025 (%)
Rasio KPPM (Aktual) 45,31 CAR (Actual)
Rasio Modal Inti 44,25 Tier 1 Capital Ratio
Rasio Modal Inti Utama 44,25 Common Equity Tier 1 Ratio
Rasio Modal Inti Tambahan - Additional Tier 1 Ratio
Rasio Modal Pelengkap 1,06 Tier 2 Capital Ratio
Bank telah mematuhi semua persyaratan modal yang The Bank has complied with all capital requirements
ditetapkan oleh OJK sepanjang periode pelaporan. established by OJK throughout the reporting period.
Manajemen menggunakan rasio permodalan yang Management utilises regulatory capital ratios to monitor
diwajibkan regulator untuk memantau permodalan Bank dan the Bank’s capital position, and these ratios remain the
rasio-rasio modal ini tetap menjadi standar industri untuk industry standard for measuring capital adequacy.
mengukur kecukupan modal.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 173
Page 174
Aspek Operasional
Operational Aspects
PENDEKATAN MANAJEMEN RISIKO (OVA)
RISK MANAGEMENT OVERVIEW
1. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Bank 1. Bank Risk Management Objectives and Policies
• Manajemen risiko di Bank diarahkan untuk • Risk management at the Bank is designed to ensure
memastikan bahwa seluruh eksposur yang timbul that all exposures arising from business activities
dari kegiatan usaha dapat diidentifikasi dan dikelola can be properly identified and managed within
agar tetap berada dalam batas yang dapat diterima acceptable limits, while supporting the achievement
serta mendukung pencapaian strategi bisnis of the Bank’s business strategy. This framework
Bank. Kerangka ini disusun agar pengelolaan risiko is established to ensure that risk management is
berlangsung secara terukur dan konsisten dengan conducted in a structured and consistent manner, in
arahan dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh line with the direction and policies set by the Board
Direksi dan Dewan Komisaris. of Directors and the Board of Commissioners.
• Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bank • In conducting its business activities, the Bank
menetapkan model bisnis dengan mempertimbangkan determines its business model by considering
kecukupan permodalan, kondisi likuiditas, kesiapan capital adequacy, liquidity conditions, the readiness
infrastruktur teknologi, serta kapabilitas fungsi of its technology infrastructure, and the capability
manajemen risiko. Setiap pengembangan produk, of its risk management function. The development
inisiatif usaha baru, maupun perubahan proses of new products, business initiatives, or changes to
operasional terlebih dahulu melalui proses risk operational processes is subject to a risk assessment
assessment guna memastikan bahwa langkah process to ensure alignment with the Bank’s overall
tersebut tetap sejalan dengan profil risiko Bank risk profile.
secara menyeluruh.
• Sejalan dengan karakteristik kegiatan usaha Bank, • In line with the nature of the Bank’s business
sejumlah jenis risiko utama perlu dikelola secara activities, several key risk types are managed
komprehensif, antara lain risiko kredit, likuiditas, comprehensively, including credit risk, liquidity risk,
pasar, operasional—termasuk yang berkaitan dengan market risk, operational risk—including those related
teknologi informasi—serta risiko kepatuhan, hukum, to information technology—as well as compliance,
reputasi, dan stratejik. Seluruh kategori risiko tersebut legal, reputational, and strategic risks. These risk
dipantau melalui proses identifikasi, pengukuran, categories are monitored through an integrated
pemantauan, dan pengendalian yang dilakukan process of identification, measurement, monitoring,
secara terpadu, dengan mempertimbangkan potensi and control, while taking into account potential
keterkaitan di antara masing-masing risiko. interdependencies among the various risks.
• Secara berkala, posisi profil risiko Bank dievaluasi • The Bank’s risk profile is periodically evaluated against
terhadap batasan risk appetite dan risk tolerance yang the established risk appetite and risk tolerance limits.
telah ditetapkan. Apabila terdapat kecenderungan If trends indicate the potential for exceeding those
yang menunjukkan potensi pelampauan batas limits, the Bank will promptly take the necessary
tersebut, Bank akan segera mengambil langkah corrective actions, which may include adjustments
perbaikan yang diperlukan, baik melalui penyesuaian to business direction, strengthening of control
arah bisnis, penguatan mekanisme pengendalian, mechanisms, or the implementation of additional
maupun penerapan langkah mitigasi tambahan. mitigation measures.
2. Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko 2. Risk Management Governance Structure
• Struktur tata kelola manajemen risiko di Bank disusun • The Bank’s risk management governance structure is
untuk mendukung mekanisme pengawasan yang designed to support effective oversight, clarify roles
efektif, memperjelas pembagian tugas dan tanggung and responsibilities, and ensure adequate segregation
jawab, serta memastikan adanya pemisahan fungsi of duties within the organisation. The relationship
yang memadai di dalam organisasi. Hubungan among organisational elements are coordinated
antar unsur organisasi bersifat koordinatif, dengan in nature, supported by escalation mechanisms to
mekanisme eskalasi guna memastikan setiap risiko ensure that risks are addressed in a timely manner
dapat ditangani secara tepat waktu dan pada tingkat and at the appropriate decision-making level.
pengambilan keputusan yang sesuai.
• Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan • The Board of Commissioners performs an oversight
terhadap implementasi manajemen risiko, termasuk function over the implementation of risk management,
menilai kecukupan kebijakan, strategi, serta efektivitas including assessing the adequacy of policies,
penerapannya dalam mendukung kegiatan usaha strategies, and their effectiveness in supporting the
Bank. Direksi memegang tanggung jawab utama dalam Bank’s business activities. The Board of Directors
174 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 175
menetapkan arah strategi bisnis, kerangka kebijakan holds primary responsibility for establishing the
pengelolaan risiko, serta batasan risk appetite dan Bank’s business strategy, risk management policy
risk tolerance. Selain itu, Direksi memastikan bahwa framework, and risk appetite and risk tolerance limits.
kerangka manajemen risiko diterapkan secara The Board of Directors also ensures that the risk
konsisten dan efektif di seluruh unit kerja. management framework is implemented consistently
and effectively across all organisational units.
• Komite Manajemen Risiko dan komite terkait • The Risk Management Committee and other
lainnya berperan memberikan pertimbangan dan related committees provide considerations and
rekomendasi kepada Direksi mengenai kebijakan recommendations to the Board of Directors regarding
manajemen risiko, perkembangan eksposur risiko risk management policies, developments in significant
yang signifikan, serta berbagai isu strategis yang risk exposures, and various strategic issues that may
berpotensi mempengaruhi profil risiko Bank. affect the Bank’s risk profile.
• Pejabat Eksekutif Manajemen Risiko atau Satuan • The Risk Management Executive Officer or the Risk
Kerja Manajemen Risiko (SKMR) bertanggung jawab Management Unit is responsible for developing risk
dalam pengembangan kebijakan dan metodologi management policies and methodologies, monitoring
pengelolaan risiko, melakukan pemantauan terhadap the Bank’s risk profile, and delivering independent risk
profil risiko Bank, serta menyampaikan laporan risiko reports to management.
secara independen kepada manajemen.
• Unit bisnis berfungsi sebagai lini pertama pertahanan • Business units act as the first line of defence, directly
(first line of defence), yang secara langsung mengelola managing and controlling risks arising from their day-
dan mengendalikan risiko yang muncul dari aktivitas to-day operational activities. The Compliance Unit
operasional sehari-hari. Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) ensures that all operational activities of the Bank
memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional Bank are conducted in accordance with applicable laws,
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan regulations, and regulatory requirements.
perundang-undangan serta regulasi yang berlaku.
• Sementara itu, Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) • Meanwhile, the Internal Audit Unit serves as the
menjalankan peran sebagai lini ketiga pertahanan third line of defence by conducting independent
(third line of defence) dengan melakukan penilaian assessments of the effectiveness of the Bank’s risk
secara independen terhadap efektivitas penerapan management implementation and the adequacy of
manajemen risiko dan kecukupan sistem pengendalian its internal control system.
internal Bank.
3. Budaya Risiko, Sistem Pengukuran, dan 3. Risk Culture, Risk Measurement, and Risk
Pelaporan Risiko Reporting
• Bank menempatkan budaya manajemen risiko sebagai • The Bank places risk management culture as an integral
bagian integral dari tata kelola perusahaan sehari-hari. part of its daily corporate governance practices. Risk
Prinsip-prinsip pengelolaan risiko disosialisasikan management principles are communicated through
melalui kebijakan dan prosedur internal, pengaturan internal policies and procedures, the establishment
limit serta kewenangan pengambilan keputusan, of limits and delegated authorities, and various
dan berbagai program komunikasi, sosialisasi, serta communication, awareness, and training programmes
pelatihan yang dilakukan secara berkelanjutan. Selain conducted on a continuous basis. In addition, risk
itu, mekanisme eskalasi risiko diterapkan agar setiap escalation mechanisms are implemented to ensure
isu yang berpotensi berdampak signifikan dapat that issues with potential significant impact can be
disampaikan secara tepat waktu dari unit bisnis reported in a timely manner from business units to
kepada SKMR dan Direksi. the Risk Management Unit and the Board of Directors.
• Untuk memperkuat penerapan budaya tersebut, • To strengthen the implementation of this culture, the
Bank mengembangkan kerangka pengukuran risiko Bank has developed a risk measurement framework
yang mencakup seluruh kategori risiko utama. covering all major risk categories. The measurement
Proses pengukuran dilakukan secara terpadu dengan process is conducted in an integrated manner using
memanfaatkan indikator kuantitatif maupun kualitatif, both quantitative and qualitative indicators, including
termasuk penilaian atas tingkat risiko inheren, kualitas assessments of inherent risk levels, the quality of
penerapan manajemen risiko, serta pemantauan risk management implementation, and monitoring
terhadap batasan risk appetite dan risk tolerance of established risk appetite and risk tolerance limits.
yang telah ditetapkan. Metodologi yang digunakan The methodologies applied are periodically reviewed
juga ditinjau secara berkala guna memastikan to ensure their continued relevance with evolving
kesesuaiannya dengan dinamika bisnis serta business dynamics and increasing operational
meningkatnya kompleksitas kegiatan operasional Bank. complexity.
• Hasil dari proses pengukuran tersebut kemudian • The results of this measurement process are
disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris reported to the Board of Directors and the Board
melalui Laporan Profil Risiko kuartalan. Laporan ini of Commissioners through the quarterly Risk Profile
memuat informasi mengenai tingkat eksposur pada Report. This report includes information on the level
PT Krom Bank Indonesia Tbk 175
Page 176
Aspek Operasional
Operational Aspects
berbagai jenis risiko utama, perkembangan tren of exposure across major risk types, developments
risiko, posisi Bank terhadap batasan risk appetite, in risk trends, the Bank’s position relative to its risk
serta berbagai isu risiko material yang memerlukan appetite limits, as well as material risk issues requiring
perhatian manajemen, lengkap dengan rekomendasi management attention, together with recommended
langkah tindak lanjut. Mekanisme pelaporan ini follow-up actions. This reporting mechanism is
diharapkan dapat mendukung proses pengambilan intended to support more informed and risk-based
keputusan yang lebih tepat dan berbasis pada decision-making.
pertimbangan risiko.
4. Penilaian Risiko 4. Risk Assessment
• Bank melaksanakan stress testing sebagai bagian dari • The Bank conducts stress testing as part of its
kerangka pengelolaan risiko guna menilai ketahanan risk management framework to assess its financial
keuangan Bank apabila menghadapi kondisi ekstrem resilience under extreme yet plausible conditions.
yang masih berada dalam batas kewajaran. Pengujian These tests are performed on key portfolios,
ini dilakukan terhadap portofolio utama, khususnya particularly those related to credit and liquidity
yang terkait dengan risiko kredit dan likuiditas, risks, using various scenarios representing potential
dengan menggunakan berbagai skenario yang macroeconomic stress, increased debtor default
merepresentasikan potensi tekanan makroekonomi, rates, and possible disruptions to funding and
peningkatan tingkat gagal bayar debitur, maupun liquidity conditions.
potensi gangguan terhadap kondisi pendanaan dan
likuiditas.
• Temuan stress testing dimanfaatkan sebagai • The findings from stress testing are used as a
alat bantu manajemen dalam menilai kecukupan management tool to assess the adequacy of the
permodalan, ketahanan likuiditas Bank, serta postur Bank’s capital, the resilience of its liquidity position,
manajemen risiko kredit. Selain itu, hasil analisis and the posture of its credit risk management. In
tersebut juga menjadi dasar untuk meninjau kembali addition, the results serve as a basis for reviewing
keselarasan risk appetite dan batasan risiko yang the alignment of the Bank’s risk appetite and risk
berlaku, sekaligus mendukung penyusunan langkah limits, while also supporting the development of
mitigasi yang lebih tepat serta penguatan rencana appropriate mitigation measures and strengthening
kontinjensi apabila diperlukan. contingency planning where necessary.
5. Mitigasi Risiko 5. Risk Mitigation
• Bank menerapkan berbagai strategi serta proses • The Bank implements various strategies and control
pengendalian untuk memitigasi risiko yang disesuaikan processes to mitigate risks in accordance with the
dengan karakteristik model bisnis dan profil risiko yang characteristics of its business model and risk profile.
dimiliki. Pendekatan ini antara lain diwujudkan melalui These measures include the establishment of risk
penetapan batasan eksposur risiko, penguatan sistem exposure limits, strengthening of internal control
pengendalian internal, peningkatan kualitas aset, systems, enhancement of asset quality, improvement
penyempurnaan proses operasional, serta penerapan of operational processes, and the implementation of
langkah mitigasi lain yang dianggap relevan dengan other mitigation measures deemed relevant to the
perkembangan kegiatan usaha Bank. development of the Bank’s business activities.
• Efektivitas dari langkah-langkah pengendalian • The effectiveness of these control measures is
tersebut dipantau secara berkesinambungan melalui continuously monitored through oversight of key
pengawasan terhadap indikator risiko utama, evaluasi risk indicators, periodic evaluations conducted by
periodik yang dilakukan oleh fungsi manajemen risiko, the risk management function, and independent
serta penilaian independen yang dihasilkan dari assessments arising from internal audit activities.
kegiatan audit internal. Apabila hasil pemantauan Where monitoring results indicate the need for
menunjukkan perlunya penyesuaian, Bank akan adjustment, the Bank will refine its mitigation
melakukan penyempurnaan terhadap strategi mitigasi strategies to ensure that risk levels remain within the
yang ada guna memastikan bahwa tingkat risiko tetap established tolerance limits.
berada dalam batas toleransi yang telah ditetapkan.
Dengan menerapkan kerangka manajemen risiko yang Through the consistent implementation of an integrated
terintegrasi dan dijalankan secara konsisten, Bank risk management framework, the Bank seeks to ensure the
berupaya memastikan ketahanan dan kesinambungan resilience and sustainability of its business activities. This
kegiatan usahanya. Pendekatan ini juga ditujukan untuk approach is also intended to maintain trust and protect
menjaga kepercayaan serta melindungi kepentingan the interests of all stakeholders, while supporting prudent,
seluruh pemangku kepentingan, sekaligus mendukung sound, and sustainable business growth.
pertumbuhan bisnis yang prudent, sehat, dan berkelanjutan.
176 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 177
Page 178
Aspek Operasional
Operational Aspects
LAPORAN TOTAL EKSPOSUR DALAM RASIO PENGUNGKIT
TOTAL EXPOSURE REPORT IN LEVERAGE RATIO
Posisi 31 Desember 2025 As of Desember 31, 2025 Dalam jutaan rupiah In million rupiah
JUMLAH
NO KETERANGAN AMOUNT
DESCRIPTION
Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi Total consolidated assets as per published financial
1 13.121.798
(nilai gross sebelum dikurangi CKPN) statements (gross value before deductions CKPN)
Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga
Adjusment for invesments in banking, financial, insurance
keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau entitas lain
or commercial entities that are consolidated for
2 yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus -
accounting porposes but outside the scope of regulatory
dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi
consolidation of the Otoritas Jasa Keuangan
berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan atau Adjustments for the value of a pool of financial assets
aset syariah yang mendasari (underlying) yang telah or underlying Syariah assets that have been transferred
dialihkan dalam sekuritisasi aset yang memenuhi in an asset securitization that meets the true sale
persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam requirements as stipulated in the Otoritas Jasa Keuangan
peraturan perundang-undangan OJK mengenai Prinsip (OJK) regulations regarding the Prudent Principles in
3 -
Kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi Aset bagi Bank Asset Securitization Activities for Commercial Banks.
Umum. Dalam hal aset keuangan atau aset syariah yang If the underlying financial or Syariah-compliant assets
mendasari (underlying) tersebut telah dikurangkan dari have been deducted from total assets in the published
total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi balance sheet (line number 1), this line should be filled in
(baris nomor 1) maka baris ini diisi sebesar 0 (nol) as 0 (zero)
Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
Adjustment for the temporary exemption from central
4 penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka N/A
bank reserve requirements (if applicable)
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai Adjustment for fiduciary assets recognized on the
komponen neraca berdasarkan standar akuntansi balance sheet in accordance with the applicable
5 N/A
keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total accounting framework but excluded from the leverage
eksposur dalam Rasio Leverage ratio exposure measure
Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset
Adjustments for regular-way purchases and sales of
6 keuangan secara regular dengan menggunakan metode -
ffinancial assets subject to trade date accounting
akuntansi tanggal perdagangan
Penyesuaian untuk nilai transaksi dalam fasilitas cash Adjustment for the value of transactions under eligible
7 pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur - cash pooling facilities in accordance with Otoritas Jasa
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini Keuangan Regulation
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif - Adjusment for derivative financial instruments
Penyesuaian untuk nilai eksposur Securitities Financing Adjustment for the exposure value of Securities Financing
9 754
Transaction (SFT) sebagai contoh transaksi reverse repo Transactions (SFT), including reverse repo transactions
Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Adjustment for the exposure value of Administrative
10 Administratif (TRA) yang telah dikalikan dengan Faktor 44.630 Account Transactions (TRA), that have been multiplied by
Konversi Kredit (FKK) the Credit Conversion Factor (CCF)
Prudent valuation adjustments in the form of capital
Prudent valuation adjustments berupa faktor pengurang
11 -1.111.630 deduction factors and Allowance for Impairment Losses
modal dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
(CKPN).
12 Penyesuaian lainnya (jika ada) - Other adjustments
13 Total Eksposur dalam Perhitungan Rasio Pengungkit 12.055.552 Total Leverage Ratio Exposure
Total eksposur dalam perhitungan rasio pengungkit Total exposure in leverage ratio as of 31st December 2025
(leverage ratio) Bank pada tanggal 31 Desember 2025 was IDR12,055,552, Increase in total exposure within the
adalah sebesar Rp12.055.552 juta mengalami peningkatan Leverage Ratio calculation, driven by a growth in total assets of
dari total eksposure di September 2025, yaitu sebesar IDR1,578,348 million compared to the previous period.
Rp10.581.162 juta terutama karena pencairan kredit.
178 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 179
LAPORAN PERHITUNGAN RASIO PENGUNGKIT
LEVERAGE RATIO CALCULATION REPORT
Posisi 31 Desember 2025 As of Desember 31, 2025 Dalam jutaan rupiah In million rupiah
PERIODE PERIOD
NO KETERANGAN 31 DES 2025 30 SEP 2025 DESCRIPTION
DEC 31, 2025 SEP 30, 2025
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Asset Exposure in the Statement of
Keuangan (Neraca) Financial Position (Balance Sheet)
Asset Exposures in the Statement
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi of Financial Position (Balance Sheet)
Keuangan (Neraca) termasuk aset include collateral assets recorded on the
jaminan yang tercatat dalam neraca, balance sheet, but exclude derivative
1 12.331.811 10.730.155
namun tidak termasuk eksposur transaction exposures and Securities
transaksi derivatif dan eksposur SFT Financing Transaction (SFT) exposures.
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN *Gross value before deducting
Allowance for Impairment Losses (CKPN)
Nilai penambahan kembali untuk agunan Add-on amounts for derivative
derivatif yang diserahkan kepada pihak collateral provided to counterparties
lawan yang mengakibatkan penurunan that results in a reduction of total on-
2 - -
total eksposur aset dalam neraca balance sheet asset exposure due to
karena adanya penerapan standar the application of financial accounting
akuntansi keuangan standards
(Pengurangan atas piutang terkait (Deductions of receivable assets for
3 CVM yang diberikan dalam transaksi - - cash variation margin provided in
derivatif) derivatives transactions)
(Penyesuaian untuk nilai tercatat surat (Adjustment for securities received
4 berharga yang diterima dalam eksposur - - under securities financing transactions
SFT yang diakui sebagai aset) that are recognised as an asset)
(Allowance for impairment losses on
(CKPN atas aset tersebut sesuai standar
5 -907.402 -692.338 assets in accordance with financial
akuntansi keuangan)
accounting standards)
(Aset yang telah diperhitungkan (Assets that have been accounted for
sebagai faktor pengurang Modal Inti as a deduction from Tier 1 Capital as
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan referred to in the Financial Services
6 -204.228 -128.172
Otoritas Jasa Keuangan mengenai Authority Regulation concerning the
kewajiban penyediaan modal minimum minimum capital adequacy requirement
bagi bank umum) for commercial banks)
Total Eksposur Aset dalam Laporan
Total On-Balance Sheet Asset
Posisi Keuangan (Neraca)
7 11.220.181 9.909.645 Exposures (Statement of Financial
(Penjumlahan dari baris 1 sampai
Position) (Sum of items 1 through 6)
dengan baris 6)
Eksposur Transaksi Derivatif Derivative Transaction Exposure
Nilai Replacement Cost (RC) untuk
seluruh transaksi derivatif baik dalam Replacement cost associated with
hal terdapat variation margin yang all derivatives transactions (where
8 - -
memenuhi syarat ataupun terdapat applicable net of eligible cash variation
perjanjian saling hapus yang memenuhi margin and/or with bilateral netting)
persyaratan tertentu.
Nilai penambahan yang merupakan Add-on amounts for potential future
9 Potential Futures Exposures (PFE) untuk - - exposure associated with all derivatives
seluruh transaksi derivatif transactions
(Pengecualian atas eksposur (Exempted central counterparty
transaksi derivatif yang diselesaikan
10 N/A N/A (CCP) leg of clientcleared trade
melalui central clearing counterparty
(CCP)) exposures)
Penyesuaian untuk nilai nosional efektif Adjusted effective notional amount of
11 - -
dari derivatif kredit written credit derivatives
(Penyesuaian untuk nilai nosional
(Adjusted effective notional offsets and
efektif yang dilakukan saling hapus dan
12 - - add-on deductions for written credit
pengurangan add-on untuk transaksi
derivatives)
penjualan derivatif kredit)
Total Eksposur Transaksi Derivatif Total Derivative Transaction Exposure
13 (Penjumlahan baris 8 sampai dengan - -
baris 12) (Sum of lines 8 to 12)
PT Krom Bank Indonesia Tbk 179
Page 180
Aspek Operasional
Operational Aspects
Posisi 31 Desember 2025 As of Desember 31, 2025 Dalam jutaan rupiah In million rupiah
PERIODE PERIOD
NO POS-POS 31 DES 2025 30 SEP 2025
COMPONENT
DEC 31, 2025 SEP 30, 2025
Eksposur Securities Financing Securities Financing Transaction
Transaction (SFT) (SFT) Exposure
14 Nilai tercatat aset SFT secara gross 789.987 636.934 Gross value of SFT assets
(Nilai bersih antara liabilitas kas dan (Net value of cash payables and cash
15 - -
tagihan kas) receivables)
Risiko Kredit akibat kegagalan pihak Counterparty Credit Risk for SFT
lawan terkait aset SFT yang mengacu assets based on the Current Exposure
16 perhitungan Current Exposure 754 - calculation as stipulated in Appendix
sebagaimana diatur dalam Lampiran I I of this Financial Services Authority
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini Regulation
17 Eksposur sebagai agen SFT - - Agent transaction exposures
Total eksposur SFT Total SFT Exposures
18 (Penjumlahan baris 14 sampai dengan 790.741 636.934
baris 17) (Sum of rows 14 through 17)
Eksposur Transaksi Rekening Off-Balance Sheet (OBS)
Administrasi (TRA) Transaction Exposure
Total value of commitment or
Nilai seluruh kewajiban komitmen atau
contingent liabilities. *Gross value
19 kewajiban kontijensi 87.377 71.117
before deducting Allowance for
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
Impairment Losses (CKPN)
(Adjustment to the product of
(Penyesuaian terhadap hasil perkalian multiplying the value of commitment
antara nilai kewajiban komitmen atau or contingent liabilities by the Credit
20 -42.747 -36.534
kewajiban kontijensi dan Faktor Konversi Conversion Factor (CCF), subsequently
Kredit (FKK) kemudian dikurangi CKPN) deducting the Allowance for
Impairment Losses)
(Allowance for Impairment Losses
(Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
on said Administrative Account
21 (CKPN) atas TRA tersebut sesuai - -
Transactions in accordance with
standar akuntansi keuangan)
financial accounting standards)
Total Eksposur Transaksi Rekening
Total Administrative Account
Administratif (TRA)
22 44.630 34.583 Transaction Exposures
(Penjumlahan dari baris 19 sampai
(Sum of rows 19 through 21)
dengan baris 21)
Modal dan Total Eksposur Capital and Total Exposure
23 Modal Inti (Tier 1) 3.255.035 3.319.320 Tier 1 capital
Total Eksposur Total Exposure
24 12.055.552 10.581.162
(Penjumlahan baris 7, 13, 18, dan 22) (Sum of rows 7, 13, 18, and 22)
Rasio Pengungkit (Leverage) Leverage Ratio
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk Value of Leverage Ratio, including the
dampak dari penyesuaian terhadap impact of adjustments to temporary
pengecualian sementara atas exceptions to the placement of current
25 27,00% 31,37%
penempatan giro pada Bank Indonesia accounts with Bank Indonesia in
dalam rangka memenuhi ketentuan giro the contextof meeting the minimum
wajib minimum (jika ada) (%) required demand deposits (if any)
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk Value of the Leverage Ratio, excluding
dampak dari penyesuaian terhadap the impact of adjustments to temporary
pengecualian sementara atas exceptions to the placement of current
25a 27,00% 31,37%
penempatan giro pada Bank Indonesia accounts with Bank Indonesia in the
dalam rangka memenuhi ketentuan giro context of meeting the minimum
wajib minimum (jika ada) (%) required demand deposits (if any) (%)
National Minimum Leverage Ratio
26 Nilai Minimum Rasio Pengungkit 3% 3%
Requirement
Bantalan terhadap nilai Rasio
27 N/A N/A Leverage Ratio Buffer
Pengungkit
180 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 181
Posisi 31 Desember 2025 As of Desember 31, 2025 Dalam jutaan rupiah In million rupiah
PERIODE PERIOD
NO POS-POS 31 DES 2025 30 SEP 2025 COMPONENT
DEC 31, 2025 SEP 30, 2025
Pengungkapan Nilai Rata-Rata Disclosure of Average Values
Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
Average value of the gross carrying
SFT secara gross, setelah penyesuaian
amount of SFT assets, after
untuk transaksi akuntansi penjualan
adjustments for sale accounting
28 (sale accounting transaction) yang 722.346 568.896
transactions, calculated on a net basis
dihitung secara bersih (nett) dengan
against SFT cash liabilities and SFT cash
liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas
receivables
dalam SFT
Nilai akhir triwulan laporan dari nilai
Quarter-end reporting value of the
tercatat aset SFT secara gross, setelah
gross carrying amount of SFT assets,
penyesuaian untuk transaksi akuntansi
after adjustments for sale accounting
29 penjualan (sale accounting transaction) 789.987 636.934
transactions, calculated on a net basis
yang dihitung secara bersih (nett)
against SFT cash liabilities and SFT cash
dengan liabilitas kas dalam SFT dan
receivables
tagihan kas dalam SFT
Total Eksposur, termasuk dampak dari
Total Exposure, including the impact
penyesuaian terhadap pengecualian
of adjustments for the temporary
sementara atas penempatan giro pada
exemption of reserve requirement
Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
30 11.987.911 10.513.124 balances placed with Bank Indonesia
ketentuan giro wajib minimum (jika ada),
(if any), which incorporates the average
yang telah memasukkan nilai rata-rata
value of the gross carrying amount of
dari nilai tercatat aset SFT secara gross
SFT assets as referred to in row 28
sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Total Eksposur, tidak termasuk
dampak dari penyesuaian terhadap Total Exposure, excluding the impact
pengecualian sementara atas of adjustments for the temporary
penempatan giro pada Bank Indonesia exemption of reserve requirement
30a dalam rangka memenuhi 11.987.911 10.513.124 balances placed with Bank Indonesia
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), (if any), which incorporates the average
yang telah memasukkan nilai rata-rata value of the gross carrying amount of
dari nilai tercatat aset SFT secara gross SFT assets as referred to in row 28
sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk
dampak dari penyesuaian terhadap Leverage Ratio, including the impact
pengecualian sementara atas of adjustments for the temporary
penempatan giro pada Bank Indonesia exemption of reserve requirement
31 dalam rangka memenuhi ketentuan 27,15% 31,57% balances placed with Bank Indonesia
giro wajib minimum (jika ada), yang (if any), which incorporates the average
telah memasukkan nilai rata-rata dari value of the gross carrying amount of
nilai tercatat aset SFT secara gross SFT assets as referred to in row 28 (%)
sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk
dampak dari penyesuaian terhadap Leverage Ratio, excluding the impact
pengecualian sementara atas of adjustments for the temporary
penempatan giro pada Bank Indonesia exemption of reserve requirement
31a dalam rangka memenuhi ketentuan 27,15% 31,57% balances placed with Bank Indonesia
giro wajib minimum (jika ada), yang (if any), which incorporates the average
telah memasukkan nilai rata-rata value of the gross carrying amount of
dari nilai tercatat aset SFT secara gross SFT assets as referred to in row 28 (%)
sebagaimana dimaksud dalam baris 28 (%)
Analisa Kualitatif Qualitative Analysis
Pada tanggal 31 Desember 2025, rasio pengungkit bank adalah As of December 31, 2025, the Bank’s Leverage Ratio was recorded
27,00% menurun sebesar sebesar (-4,37%) dibandingkan posisi at 27.00%, representing a decrease of 4.37% compared to 30
30 Sep 2025, yaitu sebesar 31,37%. September 2025, which stood at 31.37%.
Penurunan rasio disebabkan oleh total eksposur yang tumbuh The decline in the ratio was primarily driven by a 13.9% increase
(+13,9%), di sisi lain modal inti turun sebesar -Rp64,3 miliar yang in total exposure. At the same time, Tier 1 capital decreased by
disebabkan oleh kenaikan CKPN yang cukup signifikan (+30,9%). IDR64.3 billion, mainly due to a significant increase in allowance for
Rasio pengungkit periode 31 Desember 2025 berada jauh impairment losses (CKPN) of 30.9%. Despite the decline, the Leverage
diatas nilai minimum yang ditetapkan Otoritas sebesar 3% yang Ratio as of December 31, 2025 remains well above the regulatory
menunjukkan bahwa struktur permodalan Bank cukup kuat untuk minimum requirement of 3%, indicating that the Bank’s capital
melakukan ekspansi usaha di masa yang akan datang. structure is sufficiently strong to support future business expansion.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 181
Page 182
Aspek Operasional
Operational Aspects
PENGUNGKAPAN KUALITAS KREDIT ATAS ASET (CR1)
DISCLOSURE OF CREDIT QUALITY ON ASSETS (CR1)
Posisi 31 Desember 2025 As of Desember 31, 2025
NILAI TERCATAT BRUTO
GROSS CARRYING AMOUNT
CKPN
NO POS ASET TAGIHAN YANG TAGIHAN YANG ALLOWANCE FOR
TELAH JATUH BELUM JATUH IMPAIRMENT LOSSES
TEMPO TEMPO
PAST DUE NON-PAST DUE
RECEIVABLES RECEIVABLES
1 Kredit 319.467 8.427.070 -907.176
2 Surat Berharga - 1.626.179 -22
3 Transaksi Rekening Administratif - 87.377 -
Total 319.467 10.140.626 -907.198
Catatan Notes:
Nilai tercatat bruto adalah bulan laporan ditambah piutang bunga
Gross carrying amount including accrued interest receivable
182 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 183
Dalam jutaan rupiah in million rupiah
CKPN
ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT LOSSES
CKPN
(PENDEKATAN IRB) NILAI BERSIH
STAGE 2 DAN ALLOWANCE FOR ASSET ITEM
NET VALUE
STAGE 3 STAGE 1 IMPAIRMENT LOSSES
STAGE 2 AND STAGE 1 (IRB APPROACH)
STAGE 3
-547.859 -359.317 7.839.361 Loans
- -22 1.626.157 Securities
- - 87.377 Off-Balance Sheet Transactions
-547.859 -359.339 9.552.895
PT Krom Bank Indonesia Tbk 183
Page 184
Aspek Operasional
Operational Aspects
PENGUNGKAPAN MUTASI KREDIT DAN SURAT BERHARGA YANG
TELAH JATUH TEMPO (CR2)
DISCLOSURE OF PAST DUE LOANS AND SECURITIES MOVEMENT (CR2)
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 Dalam jutaan rupiah In million rupiah
NO KETERANGAN (a) DESCRIPTION
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo Past due Loans and Securities in
1 175.754
pada periode pelaporan terakhir the last reporting period
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo Past due Loans and Securities since
2 661.689
sejak periode pelaporan terakhir the last reporting period
Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi Loans and Securities becoming
3 2.246
tagihan yang belum jatuh tempo receivables not past due
4 Nilai hapus buku 515.609 Write-off value
5 Perubahan lain -121 Other changes
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo Past due Loans and Securities at
6 319.467
pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5) the end of the reporting period (1+2-3-4+5)
184 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 185
RISIKO KREDIT – KUALITAS ASET (CRB)
CREDIT RISK - ASSET QUALITY
1. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo dan Tagihan 1. Past Due Receivables and Impaired
yang Mengalami Penurunan Nilai Receivables
• Tagihan yang telah jatuh tempo mencerminkan • Past due receivables represent the Bank’s total
seluruh eksposur Bank kepada debitur yang kewajiban exposure to debtors whose payment obligations have
pembayarannya belum dipenuhi setelah melewati not been fulfilled after the contractual due date as
tanggal jatuh tempo sebagaimana ditetapkan dalam stipulated in the credit agreement, whether related
perjanjian kredit, baik terkait pembayaran pokok to principal or interest payments. This position
maupun bunga. Posisi ini menunjukkan adanya indicates the existence of payment delays by debtors
keterlambatan pembayaran oleh debitur yang that require further monitoring as part of the Bank’s
memerlukan pemantauan lebih lanjut dalam rangka credit risk management process.
pengelolaan risiko kredit.
• Sementara itu, tagihan yang mengalami penurunan • Meanwhile, impaired receivables refer to exposures
nilai merupakan tagihan yang telah menunjukkan that have shown indications of a decline in credit
adanya indikasi penurunan kualitas kredit, dimana quality, where there is objective evidence of a loss
terdapat bukti objektif atas terjadinya suatu peristiwa event occurring after the credit facility was granted.
yang merugikan (loss event) setelah fasilitas kredit Such events may affect the debtor’s ability to meet
diberikan. Peristiwa tersebut dapat mempengaruhi future payment obligations in accordance with the
kemampuan debitur untuk memenuhi kewajiban agreed repayment schedule.
pembayaran sesuai dengan jadwal yang telah
disepakati di masa mendatang.
• Sejalan dengan kebijakan internal Bank serta • In line with the Bank’s internal policies and applicable
ketentuan standar akuntansi yang berlaku, seluruh accounting standards, all receivables that are past
tagihan yang telah jatuh tempo lebih dari 90 hari due for more than 90 days are classified as impaired
dikategorikan sebagai tagihan yang mengalami receivables. This classification forms the basis for the
penurunan nilai. Klasifikasi ini menjadi dasar bagi Bank in assessing asset quality and determining the
Bank dalam melakukan penilaian kualitas aset serta appropriate level of allowance for impairment losses.
pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai
yang memadai.
2. Eksposur Risiko Kredit 2. Credit Risk Exposure
• Berdasarkan klasifikasi kualitas aset pada tanggal • Based on the asset quality classification as of the
pelaporan, portofolio aset keuangan Bank secara reporting date, the Bank’s financial asset portfolio
umum masih menunjukkan kondisi yang relatif baik. generally remains in a relatively sound condition.
Sebagian besar eksposur aset keuangan berada Most financial asset exposures fall within the not
pada kategori tagihan yang belum jatuh tempo, yang yet due category, indicating that debtors’ payment
mencerminkan bahwa kewajiban pembayaran dari obligations are generally being fulfilled in accordance
debitur pada umumnya masih berjalan sesuai dengan with the agreed schedule.
jadwal yang telah disepakati.
• Portofolio aset keuangan Bank didominasi oleh • The Bank’s financial asset portfolio is predominantly
kredit, yang merupakan komponen utama dalam composed of loans, which represent the primary
pembentukan aset produktif Bank. Kondisi ini component of the Bank’s earning assets. This
sejalan dengan karakteristik kegiatan usaha Bank condition is consistent with the Bank’s business
yang berfokus pada penyaluran pembiayaan kepada model, which focuses on extending financing to
debitur sebagai sumber utama pendapatan. debtors as a key source of revenue.
• Sementara itu, tagihan yang telah melewati tanggal • Meanwhile, exposures that have passed their
jatuh tempo terutama berasal dari portofolio kredit. contractual due dates primarily originate from
Eksposur tersebut terus dipantau secara berkala the loan portfolio. These exposures continue to be
sebagai bagian dari proses pengelolaan risiko kredit, monitored regularly as part of the Bank’s credit risk
termasuk melalui evaluasi terhadap kualitas kredit management process, including through periodic
dan penerapan langkah mitigasi yang diperlukan evaluation of credit quality and the implementation
guna menjaga stabilitas kualitas aset Bank secara of necessary mitigation measures to maintain the
keseluruhan. overall stability of the Bank’s asset quality.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 185
Page 186
Aspek Operasional
Operational Aspects
3. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) 3. Allowance for Impairment Losses (CKPN)
• Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) merupakan • The Allowance for Impairment Losses (CKPN)
estimasi kerugian atas instrumen keuangan yang timbul represents the estimated losses on financial
akibat penurunan nilai, khususnya kerugian kredit instruments arising from impairment, particularly
dimana estimasi nilai yang dapat dipulihkan dari suatu credit losses where the estimated recoverable value
aset keuangan lebih rendah dibandingkan dengan of a financial asset is lower than its carrying amount.
nilai tercatatnya. Bank mengakui CKPN berdasarkan The Bank recognises CKPN using the standard
pendekatan standar untuk seluruh instrumen keuangan approach for all financial instruments in accordance
sesuai dengan ketentuan PSAK 109. with the provisions of PSAK 109.
• Bank telah membentuk Cadangan Kerugian Penurunan • As of the reporting date, the Bank recognised
Nilai (CKPN) yang mencakup eksposur aset keuangan allowances for expected credit losses (CKPN) covering
pada berbagai tahapan penurunan kualitas kredit. financial asset exposures across different stages of
Pembentukan cadangan tersebut mencerminkan credit quality deterioration. The establishment of
penilaian manajemen terhadap potensi kerugian these allowances reflects management’s assessment
kredit yang mungkin timbul dari portofolio aset of potential credit losses that may arise from the
keuangan Bank, dengan mempertimbangkan kondisi Bank’s financial asset portfolio, taking into account
ekonomi, profil risiko debitur, serta perkembangan borrower risk profiles, historical performance, and
kualitas kredit. prevailing economic conditions.
• Setelah memperhitungkan CKPN, nilai tercatat bersih • After considering the CKPN, the net carrying value
aset keuangan Bank mencerminkan posisi yang of the Bank’s financial assets reflects balances that
telah disesuaikan dengan estimasi kerugian kredit have been adjusted for expected credit losses.
yang diharapkan. Manajemen secara berkelanjutan Management continuously monitors developments
melakukan pemantauan terhadap perkembangan in asset quality and the adequacy of provisioning to
kualitas aset dan kecukupan pencadangan untuk ensure that the level of reserves remains sufficient
memastikan bahwa tingkat cadangan yang dibentuk to absorb potential losses that may arise from the
tetap memadai dalam menyerap potensi kerugian yang Bank’s financial asset portfolio.
mungkin timbul dari portofolio aset keuangan Bank.
• Sebagai bagian dari kerangka manajemen risiko • As part of the credit risk management framework, the
kredit, Bank juga secara berkala mengevaluasi Bank also conducts periodic evaluations of portfolio
kualitas portofolio, melakukan pemantauan terhadap quality, monitors exposures that show signs of
eksposur yang mengalami penurunan kualitas kredit, credit deterioration, and implements the necessary
serta mengambil langkah mitigasi yang diperlukan mitigation measures to maintain the stability of asset
guna menjaga stabilitas kualitas aset dan ketahanan quality and the Bank’s overall financial resilience.
keuangan Bank.
186 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 187
RISIKO KREDIT - PENGUNGKAPAN TAGIHAN BERSIH
BERDASARKAN WILAYAH
CREDIT RISK - DISCLOSURE OF NET CLAIMS BY REGION
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
31 DES 2025 31 DES 2024
DEC 31, 2025 DEC 31, 2024
KATEGORI TAGIHIAN BERSIH BERDASARKAN WILAYAH TAGIHIAN BERSIH BERDASARKAN WILAYAH PORTFOLIO
NO
PORTOFOLIO NET RECEIVABLES BY REGION NET RECEIVABLES BY REGION CATEGORY
LAINNYA LAINNYA
JAWA SUMATERA TOTAL JAWA SUMATERA TOTAL
OTHERS OTHERS
Tagihan kepada Receivables from
1 Pemerintah
2.119.593 - - 2.119.593 1.541.912 - - 1.541.912
the Goverment
Tagihan kepada Receivables from
2 Entitas Sektor 12.071 - - 12.071 43.277 - - 43.277 Public Sector
Publik Entities
Tagihan
Receivables
kepada Bank
from Multilateral
Pembangunan
3 Multilateral
- - - - - - - - Development Banks
and International
dan Lembaga
Entities
Internasional
Tagihan kepada Receivables from
4 Bank
1.006.670 - - 1.006.670 376.419 - - 376.419
Banks
Tagihan berupa Covered Bond
5 Covered Bonds
- - - - - - - -
Receivables
Receivables
Tagihan kepada
from Securities
Perusahaan Efek
6 dan Lembaga Jasa
- - - - - - - - Companies and
Other Financial
Keuangan lainnya
Services Institutions
Tagihan berupa
Surat Berharga/ Receivables in the
Piutang form of Securities/
7 Subordinasi, - - - - - - - - Subordinated Debt,
Ekuitas, dan Equity, and Other
Instrumen Modal Capital Instruments
Lainnya
Loans Secured
Kredit Beragun
8 Rumah Tinggal
118.227 - - 118.227 153.292 - - 153.292 by Residential
Properties
Loans Secured
Kredit Beragun
9 Properti Komersial
56.136 - - 56.136 48.015 - - 48.015 by Commercial
Properties
Kredit untuk Loans for Land
Pengadaan Tanah, Acquisition, Land
10 Pengolahan Tanah,
- - - - - - - -
Processing, and
dan Konstruksi Construction
Kredit Pegawai/ Employee/
11 Pensiunan
246 - - 246 6.151 - - 6.151
Pensioner Loans
Tagihan kepada
Receivables from
Usaha Mikro,
12 Usaha Kecil dan
5.376.851 1.004.358 818.456 7.199.665 2.611.404 406.415 318.962 3.336.781 Micro, Small and
Retail Portfolios
Portofolio Ritel
Tagihan kepada Receivables from
13 Korporasi
505.265 2.500 750 508.515 382.461 - - 382.461
Corporates
Tagihan yang Telah Past Due
14 Jatuh Tempo
34.308 5.504 4.137 43.949 13.334 2.526 1.922 17.782
Receivables
15 Aset Lainnya 1.152.482 - - 1.152.482 727.205 - - 727.205 Other Assets
Jumlah 10.381.849 1.012.362 823.343 12.217.554 5.903.470 408.941 320.884 6.633.295 Total
PT Krom Bank Indonesia Tbk 187
Page 188
Aspek Operasional
Operational Aspects
RISIKO KREDIT - PENGUNGKAPAN TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN
SISA JANGKA WAKTU KONTRAK
CREDIT RISK - DISCLOSURE OF NET CLAIMS BY RESIDUAL CONTRACTUAL MATURITY
31 DES 2025 DEC 31, 2025
TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN SISA JANGKA WAKTU KONTRAK
NET RECEIVABLES BY REMAINING CONTRACT PERIOD
NO KATEGORI PORTOFOLIO
> 1 TAHUN > 3 TAHUN NON
>5
< 1 TAHUN S.D 3 TAHUN S.D 5 TAHUN KONTRAKTUAL
TAHUN TOTAL
< 1 YEAR > 1 YEARS UP > 3 YEARS UP NON
> 5 YEAR
TO 3 YEAR TO 5 YEAR CONTRACTUAL
1 Tagihan kepada Pemerintah 1.583.405 - 100.055 - 436.133 2.119.593
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 11.980 - - - 91 12.071
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 889.887 9.893 - - 106.890 1.006.670
5 Tagihan berupa Covered Bonds - - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
6 - - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen - - - - - -
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 2.206 26.566 39.084 49.731 640 118.227
9 Kredit Beragun Properti Komersial 44.157 10.430 - 1.418 131 56.136
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 14 - 232 - - 246
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
12 6.040.015 1.042.415 2.051 2.383 112.801 7.199.665
Kecil dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 443.632 7.434 6.735 49.955 759 508.515
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 41.358 2.591 - - - 43.949
15 Aset Lainnya - - - - 1.152.482 1.152.482
Total 9.056.654 1.099.329 148.157 103.487 1.809.927 12.217.554
188 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 189
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
31 DES 2024 DEC 31, 2024
TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN SISA JANGKA WAKTU KONTRAK
NET RECEIVABLES BY REMAINING CONTRACT PERIOD
PORTFOLIO CATEGORY
> 1 TAHUN S.D > 3 TAHUN NON
< 1 TAHUN 3 TAHUN S.D 5 TAHUN > 5 TAHUN KONTRAKTUAL
TOTAL
< 1 YEAR > 1 YEARS UP > 3 YEARS UP > 5 YEAR NON
TO 3 YEAR TO 5 YEAR CONTRACTUAL
1.168.042 9.820 100.070 - 263.980 1.541.912 Receivables from the Goverment
31.021 11.960 - - 295 43.276 Receivables from Public Sector Entities
Receivables from Multilateral Development
- - - - - -
Banks and International Entities
268.590 - 9.855 - 97.973 376.418 Receivables from Banks
- - - - - - Covered Bond Receivables
Receivables from Securities Companies
- - - - - -
and Other Financial Services Institutions
Receivables in the form of Securities/
- - - - - - Subordinated Debt, Equity, and Other
Capital Instruments
5.582 21.666 35.936 89.290 818 153.292 Loans Secured by Residential Properties
31.489 1.301 13.513 1.559 153 48.015 Loans Secured by Commercial Properties
Loans for Land Acquisition,
- - - - - -
Land Processing, and Construction
386 - - 5.721 43 6.150 Employee/Pensioner Loans
Receivables from Micro, Small and Retail
2.462.114 815.857 3.516 4.471 50.823 3.336.781
Portfolios
326.609 - 123 55.019 710 382.461 Receivables from Corporates
17.227 557 - - - 17.784 Past Due Receivables
- - - - 727.206 727.206 Other Assets
4.311.060 861.161 163.013 156.060 1.142.001 6.633.295 Total
PT Krom Bank Indonesia Tbk 189
Page 190
Aspek Operasional
Operational Aspects
RISIKO KREDIT - PENGUNGKAPAN TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN
SEKTOR EKONOMI
CREDIT RISK - DISCLOSURE OF NET CLAIMS BY ECONOMIC SECTOR
TAGIHAN TAGIHAN TAGIHAN TAGIHAN TAGIHAN TAGIHAN KEPADA TAGIHAN BERUPA
KEPADA KEPADA KEPADA BANK KEPADA BANK BERUPA PERUSAHAAN EFEK SURAT BERHARGA/
PEMERINTAH ENTITAS PEMBANGUNAN RECEIVABLES COVERED DAN LEMBAGA PIUTANG SUBORDINASI,
RECEIVABLES SEKTOR MULTILATERAL FROM BANKS BONDS JASA KEUANGAN EKUITAS, DAN
FROM THE PUBLIK DAN LEMBAGA COVERED LAINNYA INSTRUMEN MODAL
NO SEKTOR EKONOMI GOVERMENT RECEIVABLES INTERNASIONAL BOND RECEIVABLES LAINNYA
FROM PUBLIC RECEIVABLES FROM RECEIVABLES FROM SECURITIES RECEIVABLES IN THE
SECTOR MULTILATERAL COMPANIES AND FORM OF SECURITIES/
ENTITIES DEVELOPMENT OTHER FINANCIAL SUBORDINATED DEBT,
BANKS AND SERVICES EQUITY, AND OTHER
INTERNATIONAL INSTITUTIONS CAPITAL INSTRUMENTS
ENTITIES
31 Des 2025
Pertanian, kehutanan, dan
1 - - - - - - -
perikanan
2 Pertambangan dan penggalian - - - - - - -
3 Industri pengolahan - - - - - - -
Pengadaan listrik, gas, uap/air
4 - - - - - - -
panas dan udara dingin
Pengelolaan air, pengelolaan air
5 limbah, pengelolaan dan daur - - - - - - -
ulang sampah
6 Konstruksi - - - - - - -
Perdagangan besar dan eceran;
7 Reparasi dan perawatan mobil dan - - - - - - -
sepeda motor
8 Pengangkutan dan pergudangan - - - - - - -
Penyediaan akomodasi dan
9 - - - - - - -
penyediaan makan minum
10 Informasi dan komunikasi - - - - - - -
11 Aktivitas keuangan dan asuransi - 11.980 - 9.893 - - -
12 Real estat - - - - - - -
13 Aktivitas profesi, ilmiah, dan teknis - - - - - - -
Aktivitas penyewaan dan sewa
guna usaha tanpa hak opsi,
14 - - - - - - -
ketenagakerjaan, agen perjalanan,
dan penunjang usaha lainnya
Administrasi pemerintahan,
15 pertahanan, dan jaminan sosial - - - - - - -
wajib
16 Pendidikan - - - - - - -
Aktivitas kesehatan manusia dan
17 - - - - - - -
aktivitas sosial
18 Kesenian, hiburan, dan rekreasi - - - - - - -
19 Aktivitas jasa lainnya - - - - - - -
Aktivitas rumah tangga sebagai
20 - - - - - - -
pemberi kerja
Aktivitas Badan Internasional dan
21 - - - - - - -
Badan Ekstra Internasional lainnya
22 Rumah tangga - - - - - - -
23 Bukan lapangan usaha lainnya 2.117.211 - - 993.708 - - -
24 Lainnya 2.382 91 - 3.069 - - -
Total 2.119.593 12.071 - 1.006.670 - - -
190 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 191
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
KREDIT KREDIT KREDIT UNTUK KREDIT TAGIHAN KEPADA TAGIHAN TAGIHAN YANG ASET
BERAGUN BERAGUN PENGADAAN PEGAWAI/ USAHA MIKRO, KEPADA TELAH JATUH LAINNYA
RUMAH PROPERTI TANAH, PENSIUNAN USAHA KECIL, KORPORASI TEMPO OTHER ASSETS
TINGGAL KOMERSIAL PENGOLAHAN EMPLOYEE/ DAN PORTOFOLIO RECEIVABLES PAST DUE
LOANS LOANS SECURED TANAH, DAN PENSIONER RITEL FROM RECEIVABLES
SECURED BY BY COMMERCIAL KONSTRUKSI LOANS RECEIVABLES CORPORATES ECONOMIC SECTOR
RESIDENTIAL PROPERTIES LOANS FOR LAND FROM MICRO,
PROPERTIES ACQUISITION, LAND SMALL AND RETAIL
PROCESSING, AND PORTFOLIOS
CONSTRUCTION
Dec 31, 2025
- - - - - - - - Agriculture, Forestry, and Fisheries
- - - - 1.488 - - - Mining and Quarrying
380 16.396 - - 3.421 75.806 - - Manufacturing
Electricity, Gas, and Hot Steam/
- - - - - 9.971 - -
Water and Cold Air
Water and Wastewater
- - - - - - - - Management, Waste Management
and Recycling
1.509 - - - 14.985 5.594 10 - Construction
Wholesale and Retail Trade; Car
183 39.740 - - 12.248 38.157 211 - and Motorcycle Reparation and
Maintenance
- - - - 165 9.465 - - Transportation and Warehousing
Accomodation, Food and
- - - - - 4.743 5 -
Beverage Supply
- - - - 1.994 244.600 - - Information and Communication
- - - - - - - - Financial Activities and Insurance
7.007 - - - 17.745 42.407 - - Real Estate
Professional, Scientific, and
- - - - 725 - - -
Technical Activities
Leasing and Leasing without
Option Rights Activities,
- - - - - 69.259 - -
Employment, Travel Agencies, and
Other Business Supports
Government Administration,
- - - - - - - - Defense, and Compulsory
Social Security
- - - - - 7.269 - - Education
1.475 - - - - 1.243 - - Human Health and Social Activities
- - - - 709 - - - Art, Entertainment, and Recreation
- - - - - - - - Other Service Activities
- - - - - - - - Households as Employer Activities
Internatinal Agencies and Other
- - - - - - - - Extra International Agencies
Activities
107.673 - - 231 7.146.185 - 43.723 - Households
- - - 15 - 1 - - Non-Business Activities
- - - - - - - 1.152.482 Others
118.227 56.136 - 246 7.199.665 508.515 43.949 1.152.482 Total
PT Krom Bank Indonesia Tbk 191
Page 192
Aspek Operasional
Operational Aspects
TAGIHAN TAGIHAN TAGIHAN TAGIHAN TAGIHAN TAGIHAN KEPADA TAGIHAN BERUPA
KEPADA KEPADA KEPADA BANK KEPADA BANK BERUPA PERUSAHAAN EFEK SURAT BERHARGA/
PEMERINTAH ENTITAS PEMBANGUNAN RECEIVABLES COVERED DAN LEMBAGA PIUTANG SUBORDINASI,
RECEIVABLES SEKTOR MULTILATERAL FROM BANKS BONDS JASA KEUANGAN EKUITAS, DAN
FROM THE PUBLIK DAN LEMBAGA COVERED LAINNYA INSTRUMEN MODAL
NO SEKTOR EKONOMI GOVERMENT RECEIVABLES INTERNASIONAL BOND RECEIVABLES LAINNYA
FROM PUBLIC RECEIVABLES FROM RECEIVABLES FROM SECURITIES RECEIVABLES IN THE
SECTOR MULTILATERAL COMPANIES AND FORM OF SECURITIES/
ENTITIES DEVELOPMENT OTHER FINANCIAL SUBORDINATED DEBT,
BANKS AND SERVICES EQUITY, AND OTHER
INTERNATIONAL INSTITUTIONS CAPITAL INSTRUMENTS
ENTITIES
31 Des 2024
Pertanian, kehutanan, dan
1 - - - - - - -
perikanan
2 Pertambangan dan penggalian - - - - - - -
3 Industri pengolahan - - - - - - -
Pengadaan listrik, gas, uap/air
4 - - - - - - -
panas dan udara dingin
Pengelolaan air, pengelolaan air
5 limbah, pengelolaan dan daur - - - - - - -
ulang sampah
6 Konstruksi - - - - - - -
Perdagangan besar dan eceran;
7 Reparasi dan perawatan mobil dan - - - - - - -
sepeda motor
8 Pengangkutan dan pergudangan - - - - - - -
Penyediaan akomodasi dan
9 - - - - - - -
penyediaan makan minum
10 Informasi dan komunikasi - - - - - - -
11 Aktivitas keuangan dan asuransi - 42.981 - 58.666 - - -
12 Real estat - - - - - - -
13 Aktivitas profesi, ilmiah, dan teknis - - - - - - -
Aktivitas penyewaan dan sewa
guna usaha tanpa hak opsi,
14 - - - - - - -
ketenagakerjaan, agen perjalanan,
dan penunjang usaha lainnya
Administrasi pemerintahan,
15 pertahanan, dan jaminan sosial - - - - - - -
wajib
16 Pendidikan - - - - - - -
Aktivitas kesehatan manusia dan
17 - - - - - - -
aktivitas sosial
18 Kesenian, hiburan, dan rekreasi - - - - - - -
19 Aktivitas jasa lainnya - - - - - - -
Aktivitas rumah tangga sebagai
20 - - - - - - -
pemberi kerja
Aktivitas Badan Internasional dan
21 - - - - - - -
Badan Ekstra Internasional lainnya
22 Rumah tangga - - - - - - -
23 Bukan lapangan usaha lainnya 1.539.313 - - 317.042 - - -
24 Lainnya 2.599 295 - 710 - - -
Total 1.541.912 43.276 - 376.418 - - -
192 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 193
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
KREDIT KREDIT KREDIT UNTUK KREDIT TAGIHAN KEPADA TAGIHAN TAGIHAN YANG ASET
BERAGUN BERAGUN PENGADAAN PEGAWAI/ USAHA MIKRO, KEPADA TELAH JATUH LAINNYA
RUMAH PROPERTI TANAH, PENSIUNAN USAHA KECIL, KORPORASI TEMPO OTHER ASSETS
TINGGAL KOMERSIAL PENGOLAHAN EMPLOYEE/ DAN PORTOFOLIO RECEIVABLES PAST DUE
LOANS LOANS SECURED TANAH, DAN PENSIONER RITEL FROM RECEIVABLES
SECURED BY BY COMMERCIAL KONSTRUKSI LOANS RECEIVABLES CORPORATES ECONOMIC SECTOR
RESIDENTIAL PROPERTIES LOANS FOR LAND FROM MICRO,
PROPERTIES ACQUISITION, LAND SMALL AND RETAIL
PROCESSING, AND PORTFOLIOS
CONSTRUCTION
Dec 31, 2024
Agriculture, Forestry,
- - - - - - - -
and Fisheries
- - - - 1.495 - - - Mining and Quarrying
- 1.565 - 5.757 8.590 72.893 - - Manufacturing
Electricity, Gas, and Hot Steam/
- - - - - - - -
Water and Cold Air
Water and Wastewater
- - - - - - - - Management, Waste
Management and Recycling
2.889 - - - 22.841 2.159 - - Construction
Wholesale and Retail Trade;
1.212 46.450 - - 58.396 24.827 266 - Car and Motorcycle Reparation
and Maintenance
- - - - - - - - Transportation and Warehousing
Accomodation, Food and
- - - - 495 1.745 - -
Beverage Supply
- - - - 4.211 230.336 - - Information and Communication
- - - - - - - - Financial Activities and Insurance
5.156 - - - 13.825 44.327 - - Real Estate
Professional, Scientific, and
- - - - 785 - - -
Technical Activities
Leasing and Leasing without
Option Rights Activities,
- - - - 11.955 6.031 - -
Employment, Travel Agencies,
and Other Business Supports
Government Administration,
- - - - - - - - Defense, and Compulsory
Social Security
- - - - - - - - Education
Human Health and
- - - - 24 - - -
Social Activities
- - - - 95 - - - Art, Entertainment, and Recreation
- - - - 118 - - - Other Service Activities
- - - - - - - - Households as Employer Activities
Internatinal Agencies and Other
- - - - - - - - Extra International Agencies
Activities
144.035 - - - 3.213.951 - 17.517 - Households
- - - 393 - 143 - - Non-Business Activities
- - - - - - - 727.205 Others
153.292 48.015 - 6.150 3.336.781 382.461 17.783 727.205 Total
PT Krom Bank Indonesia Tbk 193
Page 194
Aspek Operasional
Operational Aspects
RISIKO KREDIT - PENGUNGKAPAN TAGIHAN DAN PENCADANGAN
BERDASARKAN WILAYAH
CREDIT RISK - DISCLOSURE OF CLAIMS AND PROVISIONING BY REGION
31 DES 2025 DEC 31, 2025
WILAYAH REGION
NO KETERANGAN
LAINNYA
JAWA SUMATERA TOTAL
OTHERS
1 Tagihan 11.043.635 1.149.886 931.434 13.124.955
Tagihan yang mengalami peningkatan
2 dan pemburukan risiko kredit (Stage 2 504.085 83.844 65.249 653.178
dan Stage 3)
a. Belum jatuh tempo 254.556 44.096 35.059 333.711
b. Telah jatuh tempo 249.529 39.748 30.190 319.467
3 CKPN - Stage 1 269.482 50.103 39.958 359.543
4 CKPN - Stage 2 207.237 36.293 28.812 272.342
5 CKPN - Stage 3 215.221 34.244 26.052 275.517
6 Tagihan yang dihapus buku 928.212 197.784 137.287 1.263.283
194 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 195
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
31 DES 2024 DEC 31, 2024
WILAYAH REGION
DESCRIPTION
LAINNYA
JAWA SUMATERA TOTAL
OTHERS
6.180.919 468.433 365.070 7.014.422 Receivables
219.712 40.391 29.848 289.951 Impaired Receivables
143.663 22.813 15.588 182.064 Non past due
76.049 17.578 14.260 107.887 Past due
114.347 18.690 13.961 146.998 Allowance for Impairment Losses - Stage 1
90.538 16.822 12.085 119.445 Allowance for Impairment Losses - Stage 2
85.562 16.533 12.589 114.684 Allowance for Impairment Losses - Stage 3
309.086 56.303 43.411 408.800 Receivables written off
PT Krom Bank Indonesia Tbk 195
Page 196
Aspek Operasional
Operational Aspects
RISIKO KREDIT - PENGUNGKAPAN TAGIHAN DAN PENCADANGAN
BERDASARKAN SEKTOR EKONOMI
CREDIT RISK - DISCLOSURE OF CLAIMS AND PROVISIONING BY ECONOMIC SECTOR
TAGIHAN YANG MENGALAMI
PENURUNAN NILAI
IMPAIRED RECEIVABLES CADANGAN KERUGIAN
PENURUNAN NILAI (CKPN) -
NO SEKTOR EKONOMI TAGIHAN
STAGE 1
RECEIVABLES BELUM JATUH TELAH JATUH ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT
TEMPO TEMPO LOSSES-STAGE 1
NON PAST DUE PAST DUE
31 Des 2025
1 Pertanian, kehutanan, dan perikanan - - - -
2 Pertambangan dan penggalian 1.492 - - 4
3 Industri pengolahan 96.719 - - 716
Pengadaan listrik, gas, uap/air panas
4 9.999 - - 28
dan udara dingin
Pengelolaan air, pengelolaan air
5 limbah, pengelolaan dan daur ulang - - - -
sampah
6 Konstruksi 22.491 - 345 58
Perdagangan besar dan eceran;
7 Reparasi dan perawatan mobil dan 97.610 - 7.035 246
sepeda motor
8 Pengangkutan dan pergudangan 9.656 - - 26
Penyediaan akomodasi dan
9 4.905 - 155 7
penyediaan makan minum
10 Informasi dan komunikasi 247.291 - - 697
11 Aktivitas keuangan dan asuransi 21.894 - - 22
12 Real estat 67.347 - - 188
13 Aktivitas profesi, ilmiah, dan teknis 733 - - 7
Aktivitas penyewaan dan sewa
guna usaha tanpa hak opsi,
14 69.340 - - 81
ketenagakerjaan, agen perjalanan,
dan penunjang usaha lainnya
Administrasi pemerintahan,
15 pertahanan, dan jaminan sosial - - - -
wajib
16 Pendidikan 7.288 - - 20
Aktivitas kesehatan manusia dan
17 2.722 - - 4
aktivitas sosial
18 Kesenian, hiburan, dan rekreasi 729 - - 20
19 Aktivitas jasa lainnya - - - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai
20 - - - -
Pemberi Kerja
Aktivitas Badan Internasional dan
21 - - - -
Badan Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah tangga 8.195.577 333.711 311.932 357.215
23 Bukan lapangan usaha lainnya 3.111.136 - - 204
24 Lainnya 1.158.026 - - -
Total 13.124.955 333.711 319.467 359.543
196 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 197
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
CADANGAN KERUGIAN CADANGAN KERUGIAN
PENURUNAN NILAI (CKPN) - PENURUNAN NILAI (CKPN) - TAGIHAN YANG
STAGE 2 STAGE 3 DIHAPUS BUKU ECONOMIC SECTOR
ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT RECEIVABLES WRITTEN OFF
LOSSES-STAGE 2 LOSSES-STAGE 3
Dec 31, 2025
- - - Agriculture, Forestry, and Fisheries
- - - Mining and Quarrying
- - 3.942 Manufacturing
Electricity, Gas, and Hot Steam/
- - -
Water and Cold Air
Water and Wastewater
- - - Management, Waste
Management and Recycling
- 335 - Construction
Wholesale and Retail Trade;
- 6.824 270 Car and Motorcycle Reparation
and Maintenance
- - - Transportation and Warehousing
Accomodation, Food and B
- 150 -
everage Supply
- - - Information and Communication
- - - Financial Activities and Insurance
- - - Real Estate
Professional, Scientific, and
- - -
Technical Activities
Leasing and Leasing without
Option Rights Activities,
- - -
Employment, Travel Agencies,
and Other Business Supports
Government Administration,
- - - Defense, and Compulsory
Social Security
- - - Education
- - - Human Health and Social Activities
- - - Art, Entertainment, and Recreation
- - - Other Service Activities
- - - Households as Employer Activities
Internatinal Agencies and Other
- - - Extra International Agencies
Activities
272.342 268.209 1.259.071 Households
- - - Non-Business Activities
- - - Others
272.342 275.517 1.263.283 Total
PT Krom Bank Indonesia Tbk 197
Page 198
Aspek Operasional
Operational Aspects
TAGIHAN YANG MENGALAMI
PENURUNAN NILAI
IMPAIRED RECEIVABLES CADANGAN KERUGIAN
PENURUNAN NILAI (CKPN) -
NO SEKTOR EKONOMI TAGIHAN
STAGE 1
RECEIVABLES BELUM JATUH TELAH JATUH ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT
TEMPO TEMPO LOSSES-STAGE 1
NON PAST DUE PAST DUE
31 Des 2024
1 Pertanian, kehutanan, dan perikanan - - - -
2 Pertambangan dan penggalian 1.499 - - 4
3 Industri pengolahan 89.364 - - 557
Pengadaan listrik, gas, uap/air panas
4 - - - -
dan udara dingin
Pengelolaan air, pengelolaan air
5 limbah, pengelolaan dan daur ulang - - - -
sampah
6 Konstruksi 27.997 - - 108
Perdagangan besar dan eceran;
7 Reparasi dan perawatan mobil dan 131.946 - 300 761
sepeda motor
8 Pengangkutan dan pergudangan - - - -
Penyediaan akomodasi dan
9 2.251 - - 11
penyediaan makan minum
10 Informasi dan komunikasi 235.370 - - 824
11 Aktivitas keuangan dan asuransi 101.749 - - 102
12 Real estat 63.539 - - 230
13 Aktivitas profesi, ilmiah, dan teknis 807 - - 23
Aktivitas penyewaan dan sewa
guna usaha tanpa hak opsi,
14 18.133 - - 147
ketenagakerjaan, agen perjalanan,
dan penunjang usaha lainnya
Administrasi pemerintahan,
15 pertahanan, dan jaminan sosial - - - -
wajib
16 Pendidikan - - - -
Aktivitas kesehatan manusia dan
17 24 - - -
aktivitas sosial
18 Kesenian, hiburan, dan rekreasi 95 - - -
19 Aktivitas jasa lainnya 119 - - 1
Aktivitas Rumah Tangga sebagai
20 - - - -
Pemberi Kerja
Aktivitas Badan Internasional dan
21 - - - -
Badan Ekstra Internasional lainnya
22 Rumah tangga 3.753.510 182.064 107.587 143.912
23 Bukan lapangan usaha lainnya 1.857.209 - - 318
24 Lainnya 730.810 - - -
Total 7.014.422 182.064 107.887 146.998
198 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 199
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
CADANGAN KERUGIAN CADANGAN KERUGIAN
PENURUNAN NILAI (CKPN) - PENURUNAN NILAI (CKPN) -
TAGIHAN YANG DIHAPUS BUKU ECONOMIC SECTOR
STAGE 2 STAGE 3
RECEIVABLES WRITTEN OFF
ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT
LOSSES-STAGE 2 LOSSES-STAGE 3
Dec 31, 2024
- - - Agriculture, Forestry, and Fisheries
- - - Mining and Quarrying
- - - Manufacturing
Electricity, Gas, and Hot Steam/
- - -
Water and Cold Air
Water and Wastewater
- - - Management, Waste
Management and Recycling
- - - Construction
Wholesale and Retail Trade;
- 34 - Car and Motorcycle Reparation
and Maintenance
- - - Transportation and Warehousing
Accomodation, Food and B
- - -
everage Supply
- - - Information and Communication
- - - Financial Activities and Insurance
- - - Real Estate
Professional, Scientific, and
- - -
Technical Activities
Leasing and Leasing without
Option Rights Activities,
- - -
Employment, Travel Agencies,
and Other Business Supports
Government Administration,
- - - Defense, and Compulsory
Social Security
- - - Education
- - - Human Health and Social Activities
- - - Art, Entertainment, and Recreation
- - - Other Service Activities
- - - Households as Employer Activities
Internatinal Agencies and Other
- - - Extra International Agencies
Activities
119.445 114.650 408.800 Households
- - - Non-Business Activities
- - - Others
119.445 114.684 408.800 Total
PT Krom Bank Indonesia Tbk 199
Page 200
Aspek Operasional
Operational Aspects
PENGUNGKAPAN TAGIHAN BERDASARKAN HARI TUNGGAKAN
DISCLOSURE OF NET CLAIMS BY PAST DUE DAYS
31 DES 2025 DEC 31, 2025
TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN HARI TUNGGAKAN
NET RECEIVABLES BASED ON DAYS PAST DUE
NO JENIS EKSPOSUR
>90 HARI S.D. >120 HARI S.D.
120 HARI 180 HARI > 180 HARI
TOTAL
>90 DAYS UP TO 120 >120 DAYS UP TO 180 >180 DAYS
DAYS DAYS
Surat Berharga yang termasuk dalam
1 147.717 136.921 34.829 319.467
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
Surat Berharga yang termasuk dalam
2 - - - -
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
Total 147.717 136.921 34.829 319.467
Catatan Notes:
Tabel ini hanya mengungkapkan tagihan gross dengan hari tunggakan di atas 90 hari.
This table only discloses net claims with past due days exceeding 90 days.
200 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 201
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
31 DES 2024 DEC 31, 2024
TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN HARI TUNGGAKAN
NET RECEIVABLES BASED ON DAYS PAST DUE
EXPOSURE TYPE
>90 HARI S.D. >120 HARI S.D.
120 HARI 180 HARI > 180 HARI
TOTAL
>90 DAYS UP TO 120 >120 DAYS UP TO 180 >180 DAYS
DAYS DAYS
63.449 56.580 12.440 132.469 Loan included in Past Due Receivables
- - - - Securities included in Past Due Receivables
63.449 56.580 12.440 132.469 Total
PT Krom Bank Indonesia Tbk 201
Page 202
Aspek Operasional
Operational Aspects
PERLAKUAN TERHADAP ASET BERMASALAH (CRB-A)
CREDIT RISK - ASSET QUALITY: TREATMENT OF NON-PERFORMING ASSETS
1. Definisi Kualitas Aset 1. Asset Quality Definition
• Bank melakukan penilaian kualitas aset secara berkala • The Bank periodically assesses asset quality in
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- accordance with applicable laws and regulations,
undangan serta peraturan Otoritas Jasa Keuangan as well as regulations issued by the Otoritas Jasa
mengenai penilaian kualitas aset bagi bank umum. Keuangan regarding asset quality assessment for
Penilaian tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa commercial banks. This assessment aims to ensure
kondisi portofolio aset keuangan Bank tercermin that the condition of the Bank’s financial asset
secara memadai serta untuk menentukan kebutuhan portfolio is adequately reflected and to determine the
pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai. appropriate level of allowance for impairment losses.
• Aset bermasalah atau non-performing asset merupakan • Non-performing assets refer to financial assets
aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kualitas classified under substandard, doubtful, or loss
kurang lancar, diragukan, atau macet. Penentuan categories. The determination of such classifications
kualitas tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi is based on evaluations of several factors, including
terhadap kondisi-kondisi antara lain prospek usaha, business prospects, financial performance, and the
kinerja keuangan, serta kemampuan pembayaran. debtor’s repayment capacity.
• Kredit dan surat berharga yang telah melewati tanggal • Loans and securities that have passed the due
jatuh tempo pembayaran pokok dan/atau bunga atau date for principal and/or interest payments or are
berada dalam kondisi wanprestasi diklasifikasikan in default are classified as impaired receivables. For
sebagai tagihan yang mengalami penurunan nilai. such exposures, the Bank establishes an Allowance
Atas eksposur tersebut, Bank membentuk Cadangan for Impairment Losses (CKPN) in accordance with the
Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sesuai dengan applicable financial accounting standards.
standar akuntansi keuangan yang berlaku.
• Aset performing merupakan aset keuangan Bank yang • Performing assets represent the Bank’s financial
dikategorikan memiliki kualitas Lancar dan Dalam assets classified under the Current and Special
Perhatian Khusus (DPK) sebagaimana diatur dalam Mention categories, as stipulated under applicable
ketentuan peraturan perundang-undangan serta regulations governing asset quality assessments
regulasi Otoritas Jasa Keuangan mengenai penilaian for commercial banks. Assets within this category
kualitas aset bank umum. Aset dalam kategori ini generally demonstrate an adequate repayment
pada umumnya masih menunjukkan kemampuan capacity by debtors in accordance with the agreed
pembayaran yang memadai dari debitur sesuai payment schedule.
dengan jadwal yang telah disepakati.
• Sementara itu, aset restrukturisasi merupakan aset • Meanwhile, restructured assets refer to assets that
yang telah mengalami penyesuaian persyaratan have undergone adjustments to credit terms as part
kredit sebagai bagian dari upaya perbaikan terhadap of efforts to support debtors facing difficulties in
debitur yang menghadapi kesulitan dalam memenuhi meeting their payment obligations. Restructuring
kewajiban pembayaran. Tindakan restrukturisasi measures may be implemented when, based on the
dapat dilakukan apabila berdasarkan hasil evaluasi Bank’s evaluation, the debtor still demonstrates viable
Bank debitur masih memiliki prospek usaha yang business prospects and is considered capable of
memadai serta dinilai mampu melanjutkan pemenuhan continuing to fulfil their obligations after adjustments
kewajibannya setelah dilakukan penyesuaian terhadap to the applicable credit terms.
ketentuan kredit yang berlaku.
2. Segmen Kredit 2. Credit Segmentation
• Dalam rangka pengungkapan aset performing dan • For the purpose of disclosing performing and
non-performing, Bank mengelompokkan portofolio non-performing assets, the Bank groups its loan
kredit berdasarkan karakteristik debitur dan jenis portfolio based on debtor characteristics and the
pembiayaan yang diberikan. Secara umum, portofolio type of financing provided. In general, the Bank’s
kredit Bank terdiri dari segmen kredit korporasi dan loan portfolio consists of corporate and retail credit
kredit ritel, yang masing-masing memiliki profil risiko segments, each of which carries different risk profiles
dan karakteristik pengelolaan yang berbeda. and management characteristics.
202 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 203
• Secara keseluruhan, kualitas portofolio kredit Bank • Overall, the quality of the Bank’s loan portfolio remains
masih berada dalam kondisi yang relatif baik, dimana in relatively sound condition, with the majority of
sebagian besar eksposur berada dalam kategori exposures classified as performing assets under the
performing dengan kualitas lancar maupun dalam current and special mention categories. This reflects
perhatian khusus. Kondisi ini mencerminkan bahwa that, in general, debtors remain capable of meeting
secara umum debitur masih mampu memenuhi their payment obligations in accordance with the
kewajiban pembayaran sesuai dengan ketentuan agreed terms.
yang telah disepakati.
• Eksposur kredit yang mengalami penurunan nilai • Credit exposures that have experienced impairment
terutama berasal dari segmen kredit ritel. Hal ini primarily originate from the retail credit segment.
sejalan dengan karakteristik portofolio ritel yang This is consistent with the characteristics of retail
umumnya memiliki jumlah debitur yang lebih besar portfolios, which typically involve a larger number of
dan tingkat granularitas yang tinggi, sehingga secara borrowers and a higher level of portfolio granularity,
statistik memiliki potensi terjadinya penurunan thereby statistically presenting a greater likelihood
kualitas kredit pada sebagian kecil portofolio. of credit quality deterioration within a small portion
Selain itu, kredit yang mengalami keterlambatan of the portfolio. In addition, loans that experience
pembayaran pada umumnya telah diidentifikasi dan payment delays are generally identified and classified
diklasifikasikan secara tepat sesuai dengan ketentuan appropriately in accordance with the prevailing asset
penilaian kualitas aset yang berlaku. quality assessment regulations.
• Segmentasi portofolio tersebut menjadi dasar bagi • This portfolio segmentation serves as a basis for
Bank dalam melakukan pemantauan kualitas aset, the Bank in monitoring asset quality, managing
pengelolaan risiko kredit, serta proses pengambilan credit risk, and supporting management decision-
keputusan manajemen, sehingga potensi penurunan making processes, enabling potential deterioration in
kualitas kredit dapat diidentifikasi secara dini dan credit quality to be identified at an early stage and
langkah mitigasi yang diperlukan dapat dilakukan allowing the necessary mitigation measures to be
segera. implemented promptly.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 203
Page 204
Aspek Operasional
Operational Aspects
PENGUNGKAPAN ASET PERFORMING DAN NON PERFORMING
DISCLOSURE OF PERFORMING AND NON-PERFORMING ASSETS
PERFORMING (KUALITAS L DAN DPK)
PERFORMING (CURRENT AND SPECIAL MENTION)
NO KETERANGAN
NILAI TERCATAT BRUTO CKPN
GROSS CARRYING AMOUNT ECL ALLOWANCE
1 Surat Berharga 1.626.179 22
2 Kredit 8.427.070 631.658
a. Korporasi 442.836 1.677
b. Ritel 7.984.234 629.981
3 Transaksi Rekening Administratif 87.377 -
Catatan Notes:
Komponen pada masing-masing pos aset termasuk pendapatan bunga yang akan diterima.
Gross carrying amount including accrued interest receivable.
204 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 205
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
NON PERFORMING
NON PERFORMING
TAGIHAN YANG TIDAK MENGALAMI PENURUNAN NILAI
TAGIHAN YANG MENGALAMI RECEIVABLES NOT IMPAIRED
PENURUNAN NILAI
IMPAIRED RECEIVABLES MEMILIKI TUNGGAKAN > 90 HARI MEMILIKI TUNGGAKAN ≤ 90 HARI DESCRIPTION
> 90 DAYS OVERDUE ≤ 90 DAYS OVERDUE
NILAI TERCATAT NILAI TERCATAT NILAI TERCATAT
CKPN CKPN CKPN
BRUTO BRUTO BRUTO
ECL ECL ECL
GROSS CARRYING GROSS CARRYING GROSS CARRYING
ALLOWANCE ALLOWANCE ALLOWANCE
AMOUNT AMOUNT AMOUNT
- - - - - - Securities
319.467 275.518 - - - - Loans
- - - - - - a. Corporate
319.467 275.518 - - - - b. Retail
- - - - - - Off-Balance Sheet Accounts
PT Krom Bank Indonesia Tbk 205
Page 206
Aspek Operasional
Operational Aspects
PENGUNGKAPAN ASET RESTRUKTURISASI PERFORMING DAN NON
PERFORMING
DISCLOSURE OF RESTRUCTURED PERFORMING AND NON-PERFORMING ASSETS
PERFORMING (KUALITAS L DAN DPK) NON PREFORMING KUALITAS KL, D, M
PERFORMING (CURRENT AND SPECIAL NON-PERFORMING (SUBSTANDARD,
MENTION) DOUBTFUL, AND LOSS)
NO KETERANGAN NILAI TERCATAT NILAI TERCATAT
BRUTO CKPN BRUTO CKPN
GROSS CARRYING ECL ALLOWANCE GROSS CARRYING ECL ALLOWANCE
AMOUNT AMOUNT
1 Surat Berharga - - - -
2 Kredit 17.721 620 - -
a. Korporasi 8.479 439 - -
b. Ritel 9.242 181 - -
3 Transaksi Rekening Administratif - - - -
Catatan Notes:
Komponen pada masing-masing pos aset termasuk pendapatan bunga yang akan diterima.
Gross carrying amount including accrued interest receivable.
206 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 207
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
STAGE 1 STAGE 2 STAGE 3
STAGE 1 STAGE 2 STAGE 3
NILAI TERCATAT NILAI TERCATAT NILAI TERCATAT
DESCRIPTION
CKPN CKPN CKPN
BRUTO BRUTO BRUTO
ECL ECL ECL
GROSS CARRYING GROSS CARRYING GROSS CARRYING
ALLOWANCE ALLOWANCE ALLOWANCE
AMOUNT AMOUNT AMOUNT
- - - - - - Securities
17.721 620 - - - - Loans
8.479 439 - - - - a. Corporate
9.242 181 - - - - b. Retail
- - - - - - Off-Balance Sheet Accounts
PT Krom Bank Indonesia Tbk 207
Page 208
Aspek Operasional
Operational Aspects
PENGUNGKAPAN KUANTITATIF TERKAIT TEKNIK MRK (CR3)
QUANTITATIVE DISCLOSURE OF CRM TECHNIQUES (CR3)
TAGIHAN YANG TIDAK TAGIHAN YANG TAGIHAN YANG DIJAMIN
DIJAMIN DENGAN TEKNIK DIJAMIN DENGAN DENGAN AGUNAN
NO KETERANGAN MRK TEKNIK MRK CARRYING AMOUNT
UNSECURED CARRYING SECURED CARRYING SECURED BY COLLATERAL
AMOUNT AMOUNT
1 Kredit 7.800.651 38.710 38.710
2 Surat Berharga 1.626.157 - -
3 Total 9.426.808 38.710 38.710
Kredit Dan Surat Berharga yang telah jatuh
4 319.467 - -
tempo
PENGUNGKAPAN PENGGUNAAN PERINGKAT KREDIT
EKSTERNAL (CRD)
DISCLOSURE OF THE USE OF EXTERNAL CREDIT RATINGS (CRD)
KUALITATIF
1. Lembaga Pemeringkat yang Digunakan Selama Periode Pelaporan
Sesuai Ketentuan dalam SEOJK No. 37/SEOJK.03/2016 tentang Lembaga Pemeringkat dan Peringkat yang Diakui
Otoritas Jasa Keuangan, Bank menggunakan Lembaga Pemeringkat yang diakui OJK, yaitu Perusahaan Pemeringkat
Fitch Rating, Moody’s Investor Service, Standard and Poor’s, PT. Fitch Ratings Indonesia dan PT Pemeringkat Efek
Indonesia
2. Lembaga Pemeringkat yang Digunakan Selama Periode Pelaporan
Kategori portofolio yang menggunakan peringkat adalah tagihan yang berupa surat berharga ,tagihan kepada bank,
dan tagihan kepada entitas sektor publik. Sedangkan, tagihan yang lain menggunakan unrated (tanpa peringkat)
karena Bank belum menggunakan metode berbasis peringkat/rating yang dapat diselaraskan dengan Peringkat Kredit
Eksternal.
208 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 209
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
TAGIHAN YANG DIJAMIN DENGAN GARANSI, TAGIHAN YANG DIJAMIN DENGAN
PENJAMINAN DAN/ATAU ASURANSI KREDIT DERIVATIF KREDIT
CARRYING AMOUNT SECURED CLAIMS SECURED BY CREDIT DESCRIPTION
BY FINANCIAL GUARANTEES DERIVATIVES
- - Loans
- - Securities
- - Total
- - Past Due Loans and Debt Securities
QUALITATIVE
1. Rating Agencies Used During the Reporting Period
In accordance with the provisions of SEOJK No. 37/SEOJK.03/2016 regarding Rating Agencies and Ratings
Recognized by the Financial Services Authority (OJK), the Bank utilises OJK-recognized Rating Agencies, namely
Fitch Ratings, Moody’s Investors Service, Standard & Poor’s, PT Fitch Ratings Indonesia, and PT Pemeringkat Efek
Indonesia (Pefindo).
2. Portfolio Categories Using Ratings
Portfolio categories that utilise ratings consist of claims in the form of securities, claims on banks, and claims
on public sector entities. Meanwhile, other claims are categorized as unrated because the Bank has not yet
implemented a rating-based method that can be aligned with External Credit Ratings.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 209
Page 210
Aspek Operasional
Operational Aspects
PENGUNGKAPAN EKSPOSUR RISIKO KREDIT DAN DAMPAK
TEKNIK MRK (CR4)
DISCLOSURE OF CREDIT RISK EXPOSURE AND CRM EFFECTS (CR4)
TAGIHAN BERSIH SEBELUM PENERAPAN
FKK DAN TEKNIK MRK
NET EXPOSURE BEFORE CCF AND CRM
NO KATEGORI PORTOFOLIO
LAPORAN POSISI LAPORAN POSISI
TRA
KEUANGAN KEUANGAN
OFF-BALANCE SHEET (OBS)
STATEMENT OF FINANCIAL STATEMENT OF FINANCIAL
TRANSACTIONS
POSITION POSITION
1 Tagihan kepada Pemerintah 2.119.592 - 2.119.592
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 12.071 - 12.071
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Tagihan kepada Bank 1.006.670 - 1.006.670
4
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
- - -
Lembaga Jasa Keuangan Lain
5 Tagihan berupa Covered Bond - - -
Tagihan kepada Korporasi - Eksposur
441.159 67.355 402.931
Korporasi Umum
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
- - -
Lembaga Jasa Keuangan Lain
Eksposur Pembiayaan Khusus - - -
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal - - -
Lainnya
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
8 7.191.849 10.605 7.191.367
dan Portofolio Ritel
Kredit Beragun Properti - - -
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak Bergantung Secara 117.747 100 117.747
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Bergantung Secara Material - - -
pada Arus Kas Properti
9 Kredit Beragun Properti Komersial yang
Pembayarannya Tidak Bergantung Secara 44.411 9.317 44.411
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang
Pembayarannya Bergantung Secara Material - - -
pada Arus Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah,
- - -
dan Konstruksi
10 Kredit Pegawai atau Pensiunan 246 - 246
11 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 43.950 - 43.950
12 Aset Lainnya 1.152.482 - 1.152.482
Total 12.130.177 87.377 12.091.467
210 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 211
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
TAGIHAN BERSIH SEBELUM
PENERAPAN FKK DAN TEKNIK MRK ATMR DAN RATA-RATA BOBOT RISIKO
NET EXPOSURE BEFORE CCF RWA AND AVERAGE RISK WEIGHT
AND CRM
PORTFOLIO CATEGORY
TRA
ATMR RATA-RATA BOBOT RISIKO
OFF-BALANCE
RWA AVERAGE RISK WEIGHT
SHEET (OBS) TRANSACTIONS
- - 0% Receivables from the Government
- 2.414 20% Receivables from Public Sector Entities
Receivables from Multilateral Development
- -
Banks and International Institutions
- 74.936 7% Receivables from Banks
Receivables from Securities Companies
- -
and Other Financial Services Institutions
- - Receivables in Covered Bonds
Receivables from Corporates General
33.678 436.609 100%
Corporate Exposure
Receivables from Securities Companies
- -
and Other Financial Services Institutions
- - Special Financing Exposure
Receivables in Subordinated Securities,
- -
Equity, and Other Capital Instruments
Receivables from Micro, Small
5.302 5.398.827 75%
Businesses and Retail Portfolio
- - Loans Secured by Properties
Loans Secured by Residential Properties
30 88.340 75% where the Payments are Not Materially
Dependant on Property Cash Flow
Loans Secured by Residential Properties
- - which Payments are Materially
Dependant on Property Cash Flow
Loans Secured by Commercial Properties
3.727 47.767 99% which Payments are Not Materially
Dependant on Property Cash Flow
Loans Secured by Commercial Properties
- - where the Payments are Materially
Dependant on Property Cash Flow
Land Acquisition, Land Processing,
- -
and Construction Loans
- 123 50% Employee or Pensioner Loans
- 22.308 51% Past Due Receivables
- 1.149.497 100% Other Assets
42.737 7.220.821 60% Total
PT Krom Bank Indonesia Tbk 211
Page 212
Aspek Operasional
Operational Aspects
PENGUNGKAPAN EKSPOSUR BERDASARKAN KELAS ASET DAN
BOBOT RISIKO (CR5)
DISCLOSURE OF EXPOSURES BY ASSET CLASS AND RISK WEIGHT (CR5)
NO KATEGORI PORTOFOLIO 0% 20% 50% 100% 150%
1 Tagihan kepada Pemerintah 2.119.592 - - -
KATEGORI PORTOFOLIO 20% 50% 100% 150%
Tagihan kepada Entitas Sektor
2 12.071 - - -
Publik
KATEGORI PORTOFOLIO 0% 20% 30% 50% 100%
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral dan - - - - -
Lembaga Internasional
KATEGORI PORTOFOLIO 20% 30% 40% 50% 75% 100%
Tagihan kepada Bank 1.006.670 - - - - -
4
Tagihan kepada Perusahaan Efek
- - - - - -
dan Lembaga Jasa Keuangan Lain 1)
KATEGORI PORTOFOLIO 10% 15% 20% 25% 35% 50%
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
KATEGORI PORTOFOLIO 20% 50% 65% 75% 80% 85%
Tagihan kepada Korporasi Umum 2) - - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek
6 - - - - -
dan Lembaga Jasa Keuangan lain 3)
Eksposur Pembiayaan Khusus 4) - - - -
KATEGORI PORTOFOLIO 100% 150% 250%
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - -
Instrumen Modal Lainnya
KATEGORI PORTOFOLIO 45% 75% 85%
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
8 Kecil, dan Portofolio Ritel
7.191.367 -
212 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 213
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
LAINNYA NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION PORTFOLIO CATEGORY
OTHER TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES
- 2.119.592 Receivables from Government
TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
LAINNYA NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION PORTFOLIO CATEGORY
OTHER TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES
- 12.071 Receivables from Public Sector
TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
LAINNYA NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
150% CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION PORTFOLIO CATEGORY
OTHER TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES
Receivables from Multilateral
- - - - Development Banks and
International Institutions
TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
LAINNYA NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
150% CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION PORTFOLIO CATEGORY
OTHER TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES
- - - 1.006.670 Receivables from Banks
Receivables from Securities
- - - - Companies and Other Financial
Services Insitution
TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
LAINNYA NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
100% CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION PORTFOLIO CATEGORY
OTHER TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES
- - - Receivables in Covered Bonds
TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
LAINNYA NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
100% 130% 150% CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION PORTFOLIO CATEGORY
OTHER TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES
Receivables from general
436.609 - - - 436.609 corporation
Receivables from securities
- - - - Companies and other financial
services institutions
- - - - - Special Financing Exposure
TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
LAINNYA NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
400% CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION PORTFOLIO CATEGORY
OTHER TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES
Receivables in Subordinated
- - - Securities, Equity, and Other
Capital Instruments
TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
LAINNYA NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
100% CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION PORTFOLIO CATEGORY
OTHER TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES
5.302 - 7.196.669
Receivables from Micro, Small
Businesses, and Retail Portfolio
PT Krom Bank Indonesia Tbk 213
Page 214
Aspek Operasional
Operational Aspects
NO KATEGORI PORTOFOLIO 0%5) 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65%5) 70% 75%
Kredit Beragun Properti - - - - - - - - - - - -
Kredit Beragun Properti Rumah
Tinggal yang Pembayarannya Tidak
- - - - - - - - 117.777
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Tanpa Pendekatan Pembagian Kredit 5) - - - - - - - - -
Dengan Menggunakan Pendekatan
-
Pembagian Kredit (dijamin) 5)
Dengan Menggunakan Pendekatan
- - - - - - -
Pembagian Kredit (dijamin) 5)
Kredit Beragun Properti Rumah
Tinggal yang Pembayarannya
- - - - -
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
9 Kredit Beragun Properti Komersial
yang Pembayarannya Tidak
- - - - - - - 1.484
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Tanpa Pendekatan Pembagian Kredit 5) - - - - - -
Dengan Menggunakan Pendekatan
-
Pembagian Kredit (dijamin) 5)
Dengan Menggunakan Pendekatan
- - - - - - -
Pembagian Kredit (dijamin) 5)
Kredit Beragun Properti Komersial
yang Pembayarannya Bergantung
-
Secara Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
Tanah, dan Konstruksi 5)
KATEGORI PORTOFOLIO 50% 100%
10 Kredit Pegawai atau Pensiunan 246
KATEGORI PORTOFOLIO 50% 100%
11 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 43.285 665
KATEGORI PORTOFOLIO 0% 20% 100%
12 Aset Lainnya 9.763 - 1.129.163
TAGIHAN BERSIH LAPORAN TAGIHAN BERSIH TRA (SEBELUM PENGENAAN FKK)
POSISI KEUANGAN NET RECEIVABLE OFF-BALANCE SHEET TRANSACTIONS
BOBOT RISIKO
NET RECEIVABLES ON BALANCE (BEFORE IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
SHEET FACTOR)
1 < 40% 3.148.096 -
2 40% - 70% 43.531 -
3 75% 7.309.596 100
4 85% - -
5 90% - 100% 1.615.398 87.277
6 105% - 130% - -
7 150% 13.556 -
8 250% - -
9 400% - -
10 1250% - -
11 Total Tagihan Bersih 12.130.177 87.377
214 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 215
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
LAINNYA NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
85% 90% 100% 105% 110% 150% CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION PORTFOLIO CATEGORY
OTHER TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES
- - - - - - - - Loans Secured by Properties
Loans Secured by Residental
- - - - 117.777
Properties where the Payments
are Not Materially Dependant on
Property Cash Flow
- - - - No credit sharing approach
- -
Using the credit sharing approach
(guaranteed)
- - - - -
Using the credit sharing approach
(guaranteed)
Residential Property Backed
- - - - Loans whose Payments Depend
Materially on Property Cash Flows
Commercial Property Backed
- 46.654 - - 48.138
Loans whose Payments Does not
Depend Materially on Property
Cash Flows
- - No credit sharing approach
- -
Using the credit sharing approach
(guaranteed)
- - - - -
Loans Secured by Commercial
- - - - -
Properties whose Payments Are
Materially Dependant on Property
Cash Flow
- - - -
Land Acquisition, Land Processing,
and Construction Loans
TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
150% LAINNYA CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION PORTFOLIO CATEGORY
TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES
- 246 Employee or Pensioner Loans
TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
150% LAINNYA CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION PORTFOLIO CATEGORY
TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES
- - 43.950 Past Due Receivables
TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
150% 1250% 5) LAINNYA CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION PORTFOLIO CATEGORY
TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES
13.556 - - 1.152.482 Other Assets
TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
RATA-RATA FKK NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION FACTOR AND
RISK WEIGHT
AVERAGE CREDIT CONVERSION FACTOR CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION FACTOR
AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES
0% 3.148.096 < 40%
0% 43.531 40% - 70%
40% 7.310.628 75%
0% - 85%
50% 1.618.393 90% - 100%
0% - 105% - 130%
0% 13.556 150%
0% - 250%
0% - 400%
0% - 1250%
12.134.204
PT Krom Bank Indonesia Tbk 215
Page 216
Aspek Operasional
Operational Aspects
RISIKO KREDIT – PENGUNGKAPAN UMUM
CREDIT RISK - GENERAL DISCLOSURE
1. Risiko kredit merupakan risiko yang timbul dari potensi 1. Credit risk refers to the risk arising from the potential
kegagalan debitur atau pihak lawan (counterparty) failure of a debtor or counterparty to fulfil its payment
dalam memenuhi kewajiban pembayaran kepada obligations to the Bank in accordance with the terms
Bank sesuai dengan ketentuan yang disepakati dalam agreed in the contract, whether related to principal
perjanjian, baik atas pokok maupun bunga. Risiko ini or interest. This risk represents one of the primary
merupakan salah satu risiko utama dalam kegiatan risks inherent in the Bank’s business activities and
usaha Bank sehingga dikelola secara menyeluruh is therefore managed comprehensively through
melalui kerangka kebijakan, prosedur, serta mekanisme a framework of policies, procedures, and control
pengendalian yang dirancang untuk menjaga kualitas mechanisms designed to maintain asset quality and
aset dan mendukung stabilitas keuangan Bank. support the Bank’s financial stability.
2. Dalam memantau eksposur risiko kredit, Bank 2. In monitoring credit risk exposure, the Bank utilises
menggunakan berbagai indikator kualitas aset, various asset quality indicators, including the Non-
termasuk antara lain rasio kredit bermasalah atau Performing Loan (NPL) ratio. Such monitoring is
Non-Performing Loan (NPL). Pemantauan tersebut conducted on an ongoing basis to ensure that the level
dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan of credit risk remains within acceptable limits and does
bahwa tingkat risiko kredit tetap berada dalam batas not create a significant impact on the Bank’s liquidity,
yang dapat diterima serta tidak menimbulkan dampak capital position, or operational sustainability.
yang signifikan terhadap kondisi likuiditas, permodalan,
maupun keberlanjutan operasional Bank.
3. Pengelolaan risiko kredit dilaksanakan melalui berbagai 3. Credit risk management is carried out through several
aktivitas dan proses bisnis sebagai berikut: key activities and business processes.
• Sebelum pemberian fasilitas kredit, Bank terlebih • Prior to the granting of credit facilities, the Bank
dahulu melakukan analisis kredit secara komprehensif performs a comprehensive credit analysis to assess
guna menilai kelayakan usaha serta kemampuan calon the viability of the borrower’s business and the
debitur dalam memenuhi kewajiban pembayaran borrower’s capacity to meet repayment obligations
sesuai dengan ketentuan yang disepakati. Proses in accordance with the agreed terms. The results of
penilaian tersebut menjadi dasar bagi Bank dalam this assessment form the basis for determining an
menentukan struktur pembiayaan yang sesuai appropriate financing structure that is aligned with
dengan profil risiko debitur. the debtor’s risk profile.
• Setelah fasilitas kredit diberikan, Bank secara • Following the disbursement of credit facilities, the
berkelanjutan melakukan pemantauan terhadap Bank continuously monitors the development of
perkembangan portofolio kredit untuk mengidentifikasi its loan portfolio to identify potential deterioration
potensi penurunan kualitas aset secara dini. in asset quality at an early stage. This monitoring
Pemantauan ini antara lain dilakukan melalui penerapan process includes the implementation of early warning
mekanisme early warning system serta analisis tren mechanisms as well as trend analysis of credit quality,
kualitas kredit yang memungkinkan Bank mengambil enabling the Bank to take timely control actions when
langkah pengendalian secara tepat waktu. necessary.
• Bank juga menerapkan berbagai langkah pengendalian, • The Bank also implements various risk control measures,
termasuk penetapan batasan eksposur kredit, including the establishment of credit exposure limits,
pengelolaan portofolio secara tailor-based mengikuti portfolio management tailored to the inherent risk
risiko inheren dari segmen tersebut, serta penggunaan characteristics of each segment, and the application
instrumen mitigasi risiko seperti risk premium atau of risk mitigation instruments such as risk premiums or
bentuk perlindungan lainnya apabila dianggap diperlukan. other forms of protection when considered appropriate.
• Terakhir, Bank melakukan pengelolaan kredit • In addition, the Bank actively manages non-
bermasalah secara aktif melalui berbagai langkah performing loans through a range of remedial
penanganan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan actions. One approach that may be undertaken
adalah restrukturisasi kredit terhadap debitur is credit restructuring for debtors who continue
yang masih memiliki prospek usaha yang memadai to demonstrate viable business prospects and
serta dinilai memiliki kemampuan untuk memenuhi are assessed to have the capacity to meet their
kewajibannya setelah dilakukan penyesuaian terhadap obligations following adjustments to the credit terms.
persyaratan kredit. Pendekatan tersebut bertujuan This approach aims to minimise potential losses while
untuk meminimalkan potensi kerugian sekaligus supporting the recovery of the Bank’s asset quality.
mendukung pemulihan kualitas aset Bank.
216 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 217
4. Sebagai bagian dari kerangka pengendalian risiko 4. As part of the credit risk control framework, the Bank kredit, Bank juga melakukan stress testing secara also conducts periodic stress testing to assess the berkala guna menilai ketahanan portofolio kredit resilience of the credit portfolio under various adverse terhadap berbagai skenario kondisi ekonomi yang economic scenarios. The results of these assessments kurang menguntungkan. Hasil pengujian tersebut are used by management as a basis for evaluating the digunakan sebagai bahan pertimbangan manajemen adequacy of existing risk mitigation measures and for dalam mengevaluasi kecukupanmitigasi risiko yang ada refining future credit risk management strategies. serta dalam penyempurnaan strategi pengelolaan risiko kredit ke depan. PT Krom Bank Indonesia Tbk 217
Page 218
Aspek Operasional
Operational Aspects
LAPORAN PERHITUNGAN KEWAJIBAN PEMENUHAN RASIO
KECUKUPAN LIKUIDITAS (LIQUIDITY COVERAGE RATIO)
LIQUIDITY COVERAGE RATIO (LCR) CALCULATION REPORT
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
INDIVIDUAL INDIVIDUAL
TW III-2025 Q3-2025 TW IV-2025 Q4-2025
NILAI SETELAH NILAI SETELAH
NO KOMPONEN HAIRCUT ATAU HAIRCUT ATAU
NILAI OUTSTANDING NILAI OUTSTANDING
RUN-OFF RATE ATAU RUN-OFF RATE ATAU
ATAU NILAI PASAR ATAU NILAI PASAR
INFLOW RATE INFLOW RATE
OUTSTANDING VALUE OUTSTANDING VALUE
VALUE AFTER HAIRCUT VALUE AFTER HAIRCUT
OR MARKET VALUE OR MARKET VALUE
OR RUN-OFF RATE OR OR RUN-OFF RATE OR
INFLOW RATE INFLOW RATE
Jumlah data poin yang digunakan dalam
1 perhitungan LCR
30 Hari 30 Days 30 Hari 30 Days
High Quality Liquid Asset (HQLA)
2 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 1.542.477 2.395.076
Arus Kas Keluar
Simpanan nasabah perorangan dan pendanaan
yang berasal dari nasabah usaha mikro dan 6.542.884 642.331 7.955.284 773.480
usaha kecil, terdiri dari:
3
a. Simpanan/pendanaan stabil 239.139 11.957 440.976 22.049
b. Simpanan/pendanaan kurang stabil 6.303.745 630.375 7.514.307 751.431
Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi,
33.892 12.225 168.143 66.768
terdiri dari:
a. Simpanan operasional - - - -
4 b. Simpanan non operasional dan/atau
kewajiban lainnya yang bersifat non 33.892 12.225 168.143 66.768
operasional
c. Surat berharga berupa surat utang yang
- - - -
diterbitkan oleh bank (unsecured debt)
5 Pendanaan dengan agunan (secured funding) - - - -
Arus kas keluar lainnya (additional requirement),
64.252 4.904 95.443 16.472
terdiri dari:
a. Arus kas keluar atas transaksi derivatif - - - -
b. Arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan
- - - -
likuiditas
c. Arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - - - -
6 d. Arus kas keluar atas penarikan komitmen
64.252 4.904 87.181 8.210
fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas
e. Arus kas keluar atas kewajiban kontraktual
- - - -
lainnya terkait penyaluran dana
f. Arus kas keluar atas kewajiban kontijensi
- - - -
pendanaan lainnya
g. Arus kas keluar kontraktual lainnya - - 8.262 8.262
7 Total Arus Kas Keluar 659.461 856.719
Arus Kas Masuk
8 Pinjaman dengan agunan (secured lending) - - - -
Tagihan berasal dari pihak lawan (counter
9 party) yang bersifat lancar (inflows from fully 1.241.028 587.716 1.501.130 776.171
performing exposures)
10 Arus kas masuk lainnya - - - -
11 Total Arus Kas Masuk 1.241.028 587.716 1.501.130 776.171
12 Total HQLA 1.542.477 2.395.076
13 Total Arus Kas Keluar Bersih 164.865 214.180
14 LCR (%) 936 1.118
218 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 219
Dalam jutaan rupiah in million rupiah
KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED
TW III-2025 Q3-2025 TW IV-2025 Q4-2025
NILAI SETELAH NILAI SETELAH
HAIRCUT ATAU HAIRCUT ATAU COMPONENT
NILAI OUTSTANDING NILAI OUTSTANDING
RUN-OFF RATE ATAU RUN-OFF RATE ATAU
ATAU NILAI PASAR ATAU NILAI PASAR
INFLOW RATE INFLOW RATE
OUTSTANDING VALUE OUTSTANDING VALUE
VALUE AFTER HAIRCUT VALUE AFTER HAIRCUT
OR MARKET VALUE OR MARKET VALUE
OR RUN-OFF RATE OR OR RUN-OFF RATE OR
INFLOW RATE INFLOW RATE
Number of data points used in
N/A N/A
the LCR calculation
High Quality Liquid Assets (HQLA)
N/A N/A Total High-Quality Liquid Assets (HQLA)
Cash Outflows
Retail deposits and funding from individual
N/A N/A N/A N/A
and MSME customers, consisting of:
N/A N/A N/A N/A a. Stable deposits/funding
N/A N/A N/A N/A b. Less stable deposits/funding
Funding from corporate customers,
N/A N/A N/A N/A
consisting of:
N/A N/A N/A N/A a. Operational deposits
b. Non-operational deposits and/or
N/A N/A N/A N/A
other non-operational liabilities
c. Debt securities issued by the bank
N/A N/A N/A N/A
(unsecured debt)
N/A N/A Secured funding
Other cash outflows
N/A N/A N/A N/A
(additional requirements), consisting of:
N/A N/A N/A N/A a. Cash outflows from derivative transactions
b. Cash outflows from increased
N/A N/A N/A N/A
liquidity needs
N/A N/A N/A N/A c. Cash outflows from loss of funding
d. Cash outflows from drawdowns
N/A N/A N/A N/A
of credit and liquidity facilities
e. Cash outflows from other contractual
N/A N/A N/A N/A
lending obligations
f. Cash outflows from other contingent
N/A N/A N/A N/A
funding obligations
N/A N/A N/A N/A g. Other contractual cash outflows
N/A N/A Total Cash Outflows
Cash Inflow
N/A N/A N/A N/A Secured lending
Inflows from fully performing
N/A N/A N/A N/A
counterparty exposures
N/A N/A N/A N/A Other cash inflows
N/A N/A N/A N/A Total Cash Inflows
N/A N/A Total HQLA
N/A N/A Total Net Cash Outflows
N/A N/A Liquidity Coverage Ratio (LCR) (%)
PT Krom Bank Indonesia Tbk 219
Page 220
Aspek Operasional
Operational Aspects
ANALISIS SECARA INDIVIDU
Berdasarkan POJK No. 42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas bagi Bank Umum,
maka dengan ini kami sampaikan sebagai berikut:
1. Hasil perhitungan LCR Bank posisi Kuartal IV adalah sebesar 1118%, masih jauh di atas batas minimum yang ditentukan
OJK yaitu 100%. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi kecukupan likuiditas Bank sangat memadai dan mampu
memenuhi kebutuhan likuiditas selama periode 30 (tiga puluh) hari ke depan dalam skenario stres.
2. Total HQLA yang dimiliki Bank pada Kuartal IV merupakan HQLA level 1 dan HQLA Level 2A. HQLA level 1 dengan
rata-rata kepemilikan surat berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia sebesar Rp2.347
triliun, penempatan pada BI sebesar Rp31.5 miliar dan kas sebesar Rp6.6 miliar. HQLA Level 2A dengan rata-rata
kepemilikan surat berharga yang diterbitkan oleh entitas sektor publik sebesar Rp10.19 miliar.
3. Estimasi total Arus Kas Keluar Bersih (Net Cash Outflow) periode Kuartal IV adalah sebesar Rp214.2 miliar, yang
merupakan hasil pengurangan dari estimasi total arus kas keluar sebesar Rp856.7 miliar dan estimasi total arus kas
masuk yang dapat diperhitungkan dalam perhitungan LCR sebesar Rp642.5 miliar.
4. Dibandingkan dengan Kuartal III 2025, rata-rata rasio LCR naik +182% pada kuartal IV 2025. Kenaikan rasio ini
disebabkan oleh naiknya HQLA +55,3% sedangkan kenaikan net cash outflow hanya +29,9%.
5. Kenaikan HQLA +Rp852.6 miliar dibanding dengan posisi Kuartal III 2025 didominasi oleh kenaikan pada jumlah SBN
& Surat Berharga BI +Rp889.4 miliar dibantu oleh kenaikan kas +Rp2.6 miliar, meskipun di sisi lain terjadi penurunan
penempatan pada Bank Indonesia -Rp33.7 miliar.
6. Kenaikan Cash Outflow +Rp197.3 miliar dibanding dengan posisi Kuartal III 2025 dipicu oleh kenaikan pada simpanan
kurang stabil perorangan +Rp121.1 miliar dan simpanan korporasi non operasional +Rp54.5 miliar. Kenaikan ini
mengindikasikan bahwa struktur pendanaan bank yang masih didominasi oleh simpanan tidak stabil dimana
konsentrasinya mencapai 97% pada simpanan perorangan dan 99% pada simpanan korporasi.
7. Kenaikan Cash Inflow +Rp188.5 miliar dibanding dengan posisi Kuartal III 2025 didominasi oleh Pasar Uang Antar
Bank sebesar Rp135.2 miliar, meskipun di sisi kredit nasabah perorangan turun sebesar -0,9% atau -Rp5 miliar.
220 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 221
INDIVIDUAL ANALYSIS
Based on POJK No. 42/POJK.03/2015 concerning the Obligation to Fulfill the Liquidity Coverage Ratio (LCR) for General
Banks, we hereby present the following:
1. As of Q4, the Bank’s LCR was recorded at 1118%, significantly above the minimum regulatory requirement set by OJK
of 100%. This indicates that the Bank’s liquidity position is highly adequate and capable of meeting liquidity needs
over the next 30 (thirty) days under stress conditions.
2. The Bank’s total High-Quality Liquid Assets (HQLA) in Q4 consist of Level 1 and Level 2A HQLA. Level 1 HQLA includes
an average holding of securities issued by the Central Government and Bank Indonesia amounting to IDR2,347
trillion, placements with Bank Indonesia of IDR31,5 billion, and cash of IDR6,6 billion. Level 2A HQLA consists of an
average holding of securities issued by public sector entities amounting to IDR10,19 billion.
3. The estimated total Net Cash Outflows for Q4 amounted to IDR214,2 billion, derived from total estimated cash
outflows of IDR856,7 billion and total eligible cash inflows of IDR642,5 billion for LCR calculation purposes.
4. Compared to Q3 2025, the average LCR increased by 182% in Q4 2025. This increase was driven by a +55.3% rise
in HQLA, while net cash outflows increased by only +29.9%.
5. The increase in HQLA by +IDR852,6 billion compared to Q3 2025 was primarily driven by higher holdings of
Government Securities (SBN) and Bank Indonesia securities, which rose by +IDR889,4 billion, supported by an
increase in cash of +IDR2,6 billion, despite a decrease in placements with Bank Indonesia of -IDR33,7 billion.
6. The increase in cash outflows by +IDR197,3 billion compared to Q3 2025 was mainly driven by higher less stable
individual deposits (+IDR121,1 billion) and non-operational corporate deposits (+IDR54,5 billion). This reflects that
the Bank’s funding structure remains heavily dominated by less stable deposits, with concentrations reaching 97%
in individual deposits and 99% in corporate deposits.
7. The increase in cash inflows by +IDR188,5 billion compared to Q3 2025 was primarily driven by interbank money
market placements amounting to +IDR135,2 billion, although digital lending and channeling activities declined
slightly by -0.9% (or IDR5 billion).
PT Krom Bank Indonesia Tbk 221
Page 222
Aspek Operasional
Operational Aspects
NET STABLE FUNDING RATIO (NSFR)
NET STABLE FUNDING RATIO (NSFR)
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
30 SEP 2025 SEP 30, 2025
NILAI TERCATAT BERDASARKAN SISA JANGKA WAKTU
CARRYING AMOUNT BY REMAINING MATURITY
TOTAL NILAI
NO KOMPONEN ASF
TANPA TERTIMBANG
≥ 6 BULAN -
JANGKA TOTAL WEIGHTED
< 6 BULAN < 1 TAHUN ≥ 1 TAHUN
WAKTU 1 AMOUNT
< 6 MONTH ≥ 6 MONTH - ≥ 1 YEAR
NO
< 1 YEAR
MATURITY 1
1 Modal 3.519.695 - - - 3.519.695
2 Modal sesuai POJK KPMM 3.519.695 - - - 3.519.695
3 Instrumen modal lainnya - - - - -
Simpanan yang berasal dari
nasabah perorangan dan
4 pendanaan yang berasal dari 1.398.474 4.938.543 477.289 93.176 6.226.401
nasabah usaha mikro dan usaha
kecil:
5 Simpanan dan pendanaan stabil 6.905 84 - - 6.640
Simpanan dan pendanaan kurang
6 1.391.569 4.938.459 477.289 93.176 6.219.761
stabil
Pendanaan yang berasal dari
7 3.318 67.302 - - 29.651
nasabah korporasi:
8 Simpanan operasional - - - - -
Pendanaan lainnya yang berasal
9 3.318 67.302 - - 29.651
dari nasabah korporasi
Liabilitas yang memiliki pasangan
10 - - - - -
aset yang saling bergantung
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya : 249.156 - - - -
12 NSFR liabilitas derivatif - - - - -
Ekuitas dan liabilitas lainnya yang
13 249.156 - - - -
tidak masuk dalam kategori di atas
14 Total ASF 9.775.747
222 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 223
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
31 DES 2025 DEC 31, 2025
NILAI TERCATAT BERDASARKAN SISA JANGKA WAKTU
CARRYING AMOUNT BY REMAINING MATURITY NO. REF.
TOTAL NILAI DARI KERTAS
TERTIMBANG KERJA NSFR
ASF COMPONENT
≥ 6 BULAN - TOTAL NO. REF DARI
TANPA JANGKA KERTAS KERJA
< 6 BULAN < 1 TAHUN ≥ 1 TAHUN WEIGHTED
WAKTU 1 SDFR
< 6 MONTH ≥ 6 MONTH - ≥ 1 YEAR AMOUNT
NO MATURITY 1
< 1 YEAR
3.540.950 - - - 3.540.950 Capital
Regulatory capital (as per OJK
3.540.950 - - - 3.540.950 1.1 dan 1.2
Capital Adequacy Regulation)
- - - - - 1.3 Other capital instruments
Retail deposits and funding from
1.781.834 5.116.694 1.170.939 129.767 7.392.724 2 dan 3
individual & MSME customers
8.650 85 - - 8.298 2.1 dan 3.1 Stable deposits and funding
1.773.184 5.116.609 1.170.939 129.767 7.384.426 2.2 dan 3.2 Less stable deposits and funding
8.176 185.519 15.500 5.000 98.010 4 Corporate funding
- - - - - 4.1 Operational deposits
8.176 185.519 15.500 5.000 98.010 4.2 Other corporate funding
Liabilities with interdependent
- - - - - 5
assets
338.619 - - - - 6 Other liabilities and equity
- - - - - 6.1 NSFR derivative liabilities
Other equity and liabilities not
338.619 - - - - 6.2 s.d. 6.5
classified above
11.031.684 7 Total Available Stable Funding
PT Krom Bank Indonesia Tbk 223
Page 224
Aspek Operasional
Operational Aspects
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
30 SEP 2025 SEP 30, 2025
NILAI TERCATAT BERDASARKAN SISA JANGKA WAKTU
CARRYING AMOUNT BY REMAINING MATURITY
TOTAL NILAI
NO KOMPONEN RSF
TANPA TERTIMBANG
≥ 6 BULAN -
JANGKA TOTAL WEIGHTED
< 6 BULAN < 1 TAHUN ≥ 1 TAHUN
WAKTU 1 AMOUNT
< 6 MONTH ≥ 6 MONTH - ≥ 1 YEAR
NO
< 1 YEAR
MATURITY 1
Total HQLA dalam rangka perhitungan
15 NSFR
- - - 37.999
Simpanan pada lembaga keuangan lain
16 untuk tujuan operasional
85.129 - - - 42.565
Pinjaman dengan kategori lancar dan
17 dalam perhatian khusus (performing)
- 1.545.558 4.341.728 1.734.149 4.417.670
Kepada lembaga keuangan yang
18 dijamin dengan HQLA Level 1
- - - - -
Kepada lembaga keuangan yang
dijamin bukan dengan HQLA Level
19 1 dan pinjaman kepada lembaga
- - - - -
keuangan tanpa jaminan
Kepada korporasi non-keuangan,
nasabah ritel dan nasabah usaha
mikro dan kecil, pemerintah pusat,
20 pemerintah negara lain, Bank - 1.544.988 4.340.115 1.612.553 4.313.222
Indonesia, bank sentral negara lain
dan entitas sektor publik, yang di
antaranya:
Memenuhi kualifikasi untuk mendapat
21 bobot risiko 35% atau kurang, sesuai - - - - -
SEOJK ATMR untuk Risiko Kredit
Kredit beragun rumah tinggal yang
22 tidak sedang dijaminkan, yang di - 570 1.613 121.596 104.448
antaranya:
Memenuhi kualifikasi untuk mendapat
23 bobot risiko 35% atau kurang, sesuai - - - - -
SEOJK ATMR untuk Risiko Kredit
Surat Berharga dengan kategori
lancar dan kurang lancar (performing)
yang tidak sedang dijaminkan,
24 tidak gagal bayar, dan tidak masuk
- - - - -
sebagai HQLA, termasuk saham yang
diperdagangkan di bursa
Aset yang memiliki pasangan liabilitas
25 yang saling bergantung
- - - - -
26 Aset lainnya: 693.040 313.591 2.257 1.029 1.009.917
Komoditas fisik yang yang
27 diperdagangkan, termasuk emas
- -
Kas, surat berharga dan aset lainnya
yang dicatat sebagai initial margin
untuk kontrak derivatif dan kas
28 atau aset lain yang diserahkan
- - - -
sebagai default fund pada central
counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif - - - - -
NSFR liabilitas derivatif sebelum
30 dikurangi dengan variation margin
- - - -
Seluruh aset lainnya yang tidak masuk
31 dalam kategori di atas
693.040 313.591 2.257 1.029 1.009.917
32 Rekening Administratif 71.117 71.117 71.117 3.556
33 Total RSF 5.511.706
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih 177%
224 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 225
Dalam jutaan rupiah in million rupiah
31 DES 2025 DEC 31, 2025
NILAI TERCATAT BERDASARKAN SISA JANGKA WAKTU
CARRYING AMOUNT BY REMAINING MATURITY NO. REF.
TOTAL NILAI DARI KERTAS
TERTIMBANG KERJA NSFR
RSF COMPONENT
TANPA ≥ 6 BULAN - TOTAL NO. REF DARI
JANGKA < 6 BULAN < 1 TAHUN ≥ 1 TAHUN WEIGHTED KERTAS KERJA
WAKTU 1 < 6 MONTH ≥ 6 MONTH - ≥ 1 YEAR AMOUNT SDFR
NO MATURITY 1 < 1 YEAR
- - - - 65.453 1 Total HQLA for NSFR calculation
Operational deposits placed with
103.925 - - - 51.963 2
financial institutions
Performing loans
- 2.500.020 3.827.021 1.927.728 4.767.075 3
(current and special mention)
Loans to financial institutions
- - - - - 3.1.1
secured by Level 1 HQLA
3.1.2 Loans to financial institutions secured
- 100.040 - - 15.006 by Non-Level 1 HQLA and unsecured
3.1.3 loans
3.1.4.2 Loans to non-financial corporates,
- 2.399.766 3.825.023 1.810.381 4.651.218 3.1.5 retail & MSMEs, sovereigns, central
3.1.6 banks & public sector entities
Qualifying for ≤35% risk weight
- - - - - 3.1.4.1
(Credit Risk RWA Regulation)
- 214 1.998 117.347 100.851 3.1.7.2 Residential mortgage loans
Qualifying for ≤35% risk weight
- - - - - 3.1.7.1
(Credit Risk RWA Regulation)
Performing securities (Non-HQLA,
- - - - - 3.2 Unencumbered, Non-Defaulted,
Including Listed Equity)
- - - - - 4 Assets with interdependent liabilities
843.224 417.933 9.078 4.280 1.274.515 5 Other assets
- - - - - 5.1 Physical commodities (including gold)
Derivative initial margin &
843.224 - - - - 5.2
CCP default fund contributions
- - - - - 5.3 NSFR derivative assets
NSFR derivative liabilities before
- - - - 5.4
deducting variation margin
843.224 417.933 9.078 4.280 1.274.515 5.5 s.d. 5.12 All other assets not classified above
87.377 87.377 87.377 4.369 12 Off-balance sheet items
6.163.375 13 Total Required Stable Funding
179% 14 Net Stable Funding Ratio (%)
PT Krom Bank Indonesia Tbk 225
Page 226
Aspek Operasional
Operational Aspects
ANALISIS SECARA INDIVIDU
Berdasarkan POJK no.50/POJK.03/2017 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
Funding Ratio) bagi Bank Umum, maka dengan ini kami sampaikan sebagai berikut:
1. Hasil perhitungan NSFR Bank posisi bulan Desember 2025 adalah sebesar 179% dengan jumlah pendanaan stabil
yang tersedia (ASF) dan pendanaan stabil yang diperlukan (RSF) masing-masing sebesar Rp11,03 triliun dan Rp6,16
triliun. ASF dan RSF posisi Desember 2025 bila dibandingkan dengan posisi September 2025 meningkat sebesar
Rp1,3 triliun dan Rp0,6 triliun.
2. Net Stable Funding Ratio (NSFR) tercatat sebesar 179%, berada jauh di atas ketentuan minimum sebesar 100%.
Nilai NSFR meningkat 2% dibandingkan periode sebelumnya. Faktor yang mempengaruhi peningkatan tersebut
adalah meningkatnya ASF yang di dominasi oleh simpanan kurang stabil nasabah perorangan. RSF juga meningkat
terutama berasal dari peningkatan HQLA dan kredit yang diberikan. Peningkatan NSFR ini mencerminkan bahwa
struktur pendanaan dan komposisi aset produktif Bank berada dalam kondisi stabil.
3. Komposisi ASF (Available Stable Funding) terdiri dari Modal (32,1%), simpanan stabil (0,08%), simpanan kurang stabil
(67%) dan pendanaan korporasi (0,89%). Dibandingkan dengan kuartal III 2025, proporsi simpanan kurang stabil
meningkat +3,3% sedangkan proporsi modal relatif turun -3,9% dari total ASF. Hal ini menunjukkan bahwa bank
masih sangat bergantung pada pendanaan ritel tidak stabil.
4. Bank tidak memiliki liabilitas yang memiliki hubungan kebergantungan dengan aset tertentu, demikian pula dengan
aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling bergantung.
5. Kenaikan ASF (Available Stable Funding) didominasi oleh simpanan perorangan dan UMKM di mana menyumbang
92,9% dari total kenaikan ASF dengan rincian Current Account dan Saving Account naik +Rp381,6 miliar, deposito
dengan tenor <6 bulan naik +Rp178,2 miliar dan deposito tenor <1 tahun naik drastis +Rp693,7 miliar. Selain itu,
pendanaan korporasi juga meningkat +230% dibandingkan dengan kuartal III 2025. Kenaikan ini didominasi oleh
deposito tenor <6 bulan +Rp118,2 miliar. Di sisi lain, modal yang diperhitungkan cukup stabil atau mengalami kenaikan
sedikit +Rp21,3 miliar (+0,6%).
6. Kenaikan RSF (Required Stable Funding) didominasi oleh kredit nasabah perorangan +Rp337,996 miliar, namun
terjadi pergeseran tenor kredit yang mana kredit dengan sisa tenor <6 bulan naik +Rp854,8 miliar sedangkan kredit
dengan sisa tenor <1 tahun turun -Rp515,1 miliar.
7. Dengan demikian, dapat disampaikan bahwa Bank memiliki pendanaan stabil yang memadai untuk mendanai
aktivitas Bank dalam rangka mengelola dan mengurangi risiko likuiditas (kesulitan pendanaan) jangka panjang.
226 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 227
INDIVIDUAL ANALYSIS
Based on POJK No. 50/POJK.03/2017 concerning the Obligation to Fulfill the Net Stable Funding Ratio (NSFR) for
General Banks, we hereby present the following:
1. As of December 2025, the Bank’s NSFR was recorded at 179%, with Available Stable Funding (ASF) and Required
Stable Funding (RSF) amounting to IDR11,03 trillion and IDR6,16 trillion, respectively. Compared to September 2025,
ASF and RSF increased by IDR1,3 trillion and IDR0.6 trillion, respectively.
2. The NSFR stood at 179%, well above the regulatory minimum requirement of 100%, and increased by 2% compared
to the previous period. This improvement was primarily driven by an increase in ASF, largely contributed by less
stable retail deposits. RSF also increased, mainly due to higher holdings of High-Quality Liquid Assets (HQLA) and
growth in loans. The higher NSFR indicates that the Bank’s funding structure and composition of earning assets
remain sound and stable.
3. The composition of ASF comprises Capital (32.1%), stable deposits (0.08%), less stable deposits (67%), and
corporate funding (0.89%). Compared to Q3 2025, the proportion of less stable deposits increased by +3.3%,
while the proportion of capital decreased by -3.9% of total ASF. This indicates that the Bank continues to rely
significantly on less stable retail funding.
4. The Bank does not have liabilities that are interdependent with specific assets, nor does it have assets that are
paired with mutually dependent liabilities.
5. The increase in ASF was primarily driven by individual and MSME deposits, contributing 92.9% of the total ASF
growth. Current Accounts and Savings Accounts increased by +IDR381,6 billion, deposits with tenors of less than 6
months rose by +IDR178,2 billion, and deposits with tenors of less than 1 year increased significantly by +IDR693,7
billion. In addition, corporate funding grew by +230% compared to Q3 2025, mainly driven by deposits with tenors
of less than 6 months amounting to +IDR118,2 billion. Meanwhile, eligible capital remained relatively stable, increasing
slightly by +IDR21,3 billion (+0.6%).
6. The increase in RSF was mainly driven by individual lending activities, which rose by +IDR337,996 billion. There was also
a shift in loan tenor composition, where loans with remaining tenors of less than 6 months increased by +IDR854,8
billion, while loans with remaining tenors of less than 1 year decreased by -IDR515,1 billion. Additionally, the increase in
other assets was a major contributor to RSF growth, rising by +IDR264,6 billion compared to Q3 2025.
7. In conclusion, the Bank maintains sufficient stable funding to support its operations and effectively manage and
mitigate long-term liquidity (funding) risk.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 227
Page 228
Aspek Operasional
Operational Aspects
RISIKO LIKUIDITAS (LIQA)
LIQUIDITY RISK (LIQA)
1. Risiko likuiditas merupakan risiko yang timbul apabila 1. Liquidity risk refers to the risk that the Bank may not
Bank tidak memiliki kemampuan yang memadai untuk have sufficient capacity to meet its financial obligations
memenuhi kewajiban keuangan pada saat jatuh tempo as they fall due without causing a significant impact on
tanpa menimbulkan dampak yang signifikan terhadap its operational continuity or financial condition. This
kelangsungan operasional maupun kondisi keuangan risk may arise from mismatches between cash inflows
Bank. Risiko ini dapat berasal dari ketidaksesuaian and outflows, changes in the funding structure, and
antara arus kas masuk dan arus kas keluar, perubahan obligations arising from the Bank’s business activities.
dalam struktur pendanaan, serta kewajiban yang The Bank’s liquidity position is influenced by several
timbul dari aktivitas bisnis Bank. Tingkat likuiditas Bank factors, including the structure of funding sources, the
dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain struktur composition of liquid assets, obligations to third parties,
sumber pendanaan, komposisi aset likuid, kewajiban and financing commitments extended to debtors.
kepada pihak ketiga, serta komitmen pembiayaan yang
telah diberikan kepada debitur.
2. Krom menerapkan kebijakan dan prosedur pengelolaan 2. Krom implements liquidity management policies
likuiditas yang dirancang untuk memastikan bahwa and procedures designed to ensure that funding
kebutuhan pendanaan dapat dipenuhi secara tepat requirements can be met in a timely manner under
waktu dalam berbagai kondisi pasar. Pendekatan ini various market conditions. This approach focuses on
berfokus pada pengelolaan arus kas secara disiplin disciplined cash flow management and the maintenance
serta pemeliharaan portofolio aset likuid yang of an adequate portfolio of liquid assets so that the
memadai, sehingga kewajiban jangka pendek Bank Bank’s short-term obligations can be fulfilled without
dapat dipenuhi tanpa menimbulkan tekanan terhadap placing pressure on operational activities or financial
aktivitas operasional maupun stabilitas keuangan Bank. stability.
3. Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan secara proaktif 3. Liquidity risk management is conducted proactively
melalui pemantauan terhadap berbagai indikator through the monitoring of various key indicators
utama yang berfungsi sebagai mekanisme peringatan that serve as early warning mechanisms for potential
dini terhadap potensi tekanan likuiditas. Pemantauan liquidity pressures. This monitoring includes periodic
tersebut antara lain mencakup evaluasi berkala evaluations of internal liquidity ratios, compliance with
atas rasio-rasio likuiditas internal, pemenuhan rasio regulatory liquidity requirements such as the Liquidity
likuiditas yang dipersyaratkan oleh regulator seperti Coverage Ratio (LCR) and Net Stable Funding Ratio
Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding (NSFR), and analysis of the maturity profile of assets
Ratio (NSFR), serta analisis terhadap profil jatuh tempo and liabilities to identify potential liquidity risks.
aset dan liabilitas guna mengidentifikasi potensi risiko.
4. Selain itu, Bank secara berkala melakukan pengujian 4. In addition, the Bank periodically conducts liquidity
stres likuiditas (liquidity stress testing) untuk menilai stress testing to assess the resilience of its liquidity
ketahanan posisi likuiditas Bank dalam menghadapi position under various adverse market scenarios. The
berbagai skenario kondisi pasar yang kurang results of these tests are used by management to
menguntungkan. Hasil dari pengujian tersebut evaluate the adequacy of liquidity buffers and to refine
digunakan sebagai bahan evaluasi bagi manajemen the Bank’s funding management strategies.
dalam memastikan kecukupan buffer likuiditas
serta dalam menyempurnakan strategi pengelolaan
pendanaan Bank.
5. Sebagai bagian dari kerangka tata kelola pengelolaan 5. As part of the governance framework for liquidity
likuiditas, perkembangan kondisi likuiditas Bank management, developments in the Bank’s liquidity
serta potensi risiko yang terkait dibahas secara rutin condition and related risks are regularly discussed
dalam rapat Asset Liability Committee (ALCO) yang in meetings of the Asset Liability Committee (ALCO),
diselenggarakan secara berkala. Forum ini menjadi which are held periodically. This forum enables
sarana bagi manajemen untuk melakukan evaluasi management to evaluate the Bank’s liquidity position,
terhadap posisi likuiditas Bank, meninjau strategi review asset and liability management strategies, and
pengelolaan aset dan liabilitas, serta mengambil determine necessary actions to maintain the Bank’s
langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga liquidity stability on an ongoing basis.
stabilitas likuiditas Bank secara berkelanjutan.
228 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 229
Page 230
Aspek Operasional
Operational Aspects
RISIKO PASAR - PENGUNGKAPAN RISIKO PASAR DENGAN
MENGGUNAKAN METODE STANDAR
MARKET RISK – DISCLOSURE OF MARKET RISK USING THE STANDARDIZED APPROACH
31 DES 2025 DEC 31, 2025
INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN
NO JENIS RISIKO INDIVIDUAL CONSOLIDATED
ATMR ATMR
BEBAN MODAL BEBAN MODAL
RWA (RISK-WEIGHTED RWA (RISK-WEIGHTED
CAPITAL CHARGE CAPITAL CHARGE
ASSETS) ASSETS)
1 Risiko Suku Bunga - - - -
a. Risiko Spesifik - - - -
b. Risiko Umum - - - -
2 Risiko Nilai Tukar - - - -
3 Risiko Ekuitas - -
4 Risiko Komoditas - -
5 Risiko Option - - - -
Total - - - -
230 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 231
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
31 DES 2024 DEC 31, 2024
INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN
INDIVIDUAL CONSOLIDATED RISK TYPE
ATMR ATMR
BEBAN MODAL BEBAN MODAL
RWA (RISK-WEIGHTED RWA (RISK-WEIGHTED
CAPITAL CHARGE CAPITAL CHARGE
ASSETS) ASSETS)
- - - - Interest Rate Risk
- - - - a. Specific Risk
- - - - b. General Risk
- - - - Foreign Exchange Risk
- - Equity Risk
- - Commodity Risk
- - - - Options Risk
- - - - Total
PT Krom Bank Indonesia Tbk 231
Page 232
Aspek Operasional
Operational Aspects
RISIKO PASAR – PENGUNGKAPAN UMUM
MARKET RISK - GENERAL DISCLOSURE
1. Risiko pasar merupakan risiko yang timbul pada posisi 1. Market risk refers to the risk arising from positions in
neraca Bank akibat perubahan kondisi pasar yang the Bank’s balance sheet due to changes in market
dapat mempengaruhi nilai ekonomi aset dan liabilitas conditions that may affect the economic value of
serta pendapatan Bank. Dalam konteks kegiatan assets and liabilities as well as the Bank’s earnings. In
usaha Bank, eksposur risiko pasar relatif terbatas dan the context of the Bank’s business activities, exposure
terutama berkaitan dengan potensi perubahan tingkat to market risk is relatively limited and primarily relates
suku bunga. Saat ini, Krom tidak memiliki izin sebagai to potential changes in interest rates. Currently, Krom
bank devisa dan seluruh aktivitas operasional Bank does not hold a foreign exchange bank licence, and all
dilakukan dalam mata uang Rupiah. Dengan demikian, of the Bank’s operational activities are conducted in
Bank tidak memiliki eksposur yang material terhadap Indonesian Rupiah. As a result, the Bank does not have
risiko nilai tukar. Selain itu, Bank tidak melakukan material exposure to foreign exchange risk. In addition,
aktivitas perdagangan instrumen keuangan untuk the Bank does not engage in financial instrument
tujuan memperoleh keuntungan dari pergerakan harga trading activities aimed at generating profits from
jangka pendek. short-term price movements.
2. Surat berharga yang dimiliki Bank pada umumnya 2. Securities held by the Bank are generally managed as
dikelola sebagai bagian dari portofolio banking book dan part of the banking book portfolio and are primarily
dimanfaatkan terutama untuk mendukung pengelolaan utilised to support asset and liability management
Asset Liability Management (ALM) serta sebagai buffer (ALM) and to serve as a liquidity buffer. Under this
likuiditas. Dengan pendekatan tersebut, kepemilikan approach, the Bank’s bond holdings are mainly intended
obligasi oleh Bank lebih difokuskan pada pengelolaan to support balance sheet management and liquidity
struktur neraca dan pemenuhan kebutuhan likuiditas, needs rather than active trading activities.
bukan untuk aktivitas perdagangan aktif.
3. Eksposur risiko pasar Bank terutama berasal dari 3. The Bank’s market risk exposure mainly arises from
potensi perubahan tingkat suku bunga yang dapat potential changes in interest rates that may affect
mempengaruhi struktur pendanaan Bank, khususnya the Bank’s funding structure, particularly in relation
terkait dengan produk simpanan berjangka (time to time deposit products, which represent one of the
deposit) yang merupakan salah satu sumber pendanaan Bank’s primary sources of funding. Changes in market
utama. Perubahan kondisi pasar dapat mempengaruhi conditions may influence the interest rates offered to
tingkat suku bunga yang ditawarkan kepada nasabah customers and the Bank’s overall cost of funds.
serta biaya dana Bank secara keseluruhan.
4. Dalam rangka mengelola eksposur tersebut, Bank 4. To manage this exposure, the Bank conducts periodic
melakukan pemantauan secara berkala terhadap monitoring of market developments and interest rate
perkembangan kondisi pasar serta tren pergerakan trends that may affect the Bank’s balance sheet position.
suku bunga yang dapat mempengaruhi posisi neraca This monitoring also includes evaluating deposit pricing
Bank. Pemantauan ini juga mencakup evaluasi terhadap policies to ensure alignment with the Bank’s funding
kebijakan penetapan suku bunga simpanan agar tetap strategy, liquidity conditions, and acceptable risk levels.
selaras dengan strategi pendanaan, kondisi likuiditas,
serta tingkat risiko yang dapat diterima oleh Bank.
5. Sebagai bagian dari kerangka pengelolaan risiko pasar, 5. As part of the market risk management framework, the
Bank juga melakukan pengujian skenario secara berkala Bank also conducts periodic scenario testing to assess
untuk menilai potensi dampak perubahan tingkat suku the potential impact of interest rate changes on the
bunga terhadap posisi keuangan dan kinerja Bank. Hasil Bank’s financial position and performance. The results
evaluasi tersebut digunakan oleh manajemen sebagai of these evaluations are used by management as a
dasar dalam memastikan bahwa eksposur risiko pasar basis for ensuring that market risk exposures remain
tetap berada dalam batas yang dapat diterima serta within acceptable limits and are aligned with the Bank’s
selaras dengan profil risiko dan strategi bisnis Bank. overall risk profile and business strategy.
232 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 233
Page 234
Aspek Operasional
Operational Aspects
LAPORAN DATA KERUGIAN HISTORIS
HISTORICAL LOSS DATA REPORT
INDIKATOR BISNIS (IB)
NO T 2024 T-1 T-2 T-3 T-4
DAN SUBKOMPONEN IB
Batasan minimum untuk suatu kejadian
kerugian operasional (loss event) sebesar
Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah)
atau lebih
Jumlah kerugian operasional bersih setelah
1 memperhitungkan nilai pemulihan (tanpa 66 380 201 40 57
pengecualian) (dalam jutaan Rupiah)
2 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional 6 8 5 3 5
Jumlah kerugian risiko operasional yang
3 - - - - -
dikecualikan
Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional
4 - - - - -
yang dikecualikan
Jumlah kerugian operasional bersih setelah
memperhitungkan nilai pemulihan dan
5 66 380 201 40 57
kerugian risiko operasional yang dikecualikan
(dalam jutaan Rupiah)
Batasan minimum untuk suatu kejadian
kerugian operasional (loss event) sebesar
Rp1.500.000.000,00 (satu milyar lima
ratus juta rupiah) atau lebih
Jumlah kerugian operasional bersih setelah
6 memperhitungkan nilai pemulihan (tanpa - - 1.794 - -
pengecualian)
7 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional - - 1 - -
Jumlah kerugian risiko operasional yang
8 - - - - -
dikecualikan
Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional
9 - - - - -
yang dikecualikan
Jumlah kerugian operasional bersih setelah
10 memperhitungkan nilai pemulihan dan - - 1.794 - -
kerugian risiko operasional yang dikecualikan
Rincian perhitungan modal untuk risiko
operasional
Apakah kerugian digunakan dalam Tidak
11
perhitungan FPKI? (Ya/Tidak) No
Dalam hal baris 11 diisi "Tidak", apakah tidak
digunakannya data kerugian intern tersebut Tidak
12
disebabkan ketidaksesuaian standar No
minimum untuk data kerugian? (Ya/Tidak)
Threshold yg digunakan dalam perhitungan
13 modal untuk risiko operasional (dalam 300.000.000
satuan Rupiah penuh)
14 Keterangan tambahan (jika ada) Optional
234 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 235
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
RATA-
RATA 10 INDIKATOR BISNIS (IB)
T-5 T-6 T-7 T-8 T-9 TAHUN DAN SUBKOMPONEN IB
10 YEARS
AVERAGE
Minimum limit for an operational loss
event of Rp300,000,000.00 (three
hundred million rupiah) or more
Total net operating loss after taking into
7 4 - - - 76 account the recovery value (without
exception) (in million Rupiah)
4 4 - - - 4 Total occurance of operational risk loss
- - - - - - Total excluded operational risk losses
Total occurrence of excluded operational
- - - - - -
risk losses (in million Rupiah)
Total net operating loss after taking into
7 4 - - - 76 account recovery values and excluded
operational risk losses (in million Rupiah)
Minimum limit for an operational loss
event of Rp1,500,000,000.00 (one billion
five hundred million Rupiah) or more
Total net operating loss after taking
- - - - - 179 into account recovery values (without
exception)
- - - - - - Total occurrence of operational risk losses
- - - - - - Total excluded operational risk losses
Total occurrence of excluded operational
- - - - - -
risk losses
Total net operating loss after taking into
- - - - - 179 account recovery value and excluded
operational risk losses
Details of capital calculation for
operational risk
Are losses used in the calculation of FPKI?
(Yes/No)
In the event that line 11 is filled in "No",
is the non-use of internal loss data due to
non-compliance with minimum standards
for loss data? (Yes/No)"
Threshold used in the calculation of capital
for operational risk (in full Rupiah units)
Additional information (if any)
PT Krom Bank Indonesia Tbk 235
Page 236
Aspek Operasional
Operational Aspects
LAPORAN RINCIAN INDIKATOR BISNIS
DETAILS OF BUSINESS INDICATOR REPORT
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
T T-1 T-2
BUSINESS
INDIKATOR BISNIS (IB)
INDICATOR (IB) AND IB
DAN SUBKOMPONEN IB 2024 2023 2022 SUBCOMPONENTS
Komponen Bunga, Sewa, dan Interest, Rent, and Dividend
87.382
Dividen (KBSD) Component (KBSD)
Pendapatan Bunga 1.083.829 442.415 162.941 Interest Income
Beban Bunga 118.954 7.745 22.662 Interest Expenses
Aset Produktif 5.586.553 3.261.432 2.802.983 Productive Assets
Pendapatan Dividen - - - Dividend Income
Komponen Jasa (KJ) 3.262 Service Component (SC)
Pendapatan Jasa dan Komisi 1.046 319 585 Service and Commission Income
Service and Commission
Beban Jasa dan Komisi 224 - -
Expenses
Pendapatan Operasional Lainnya 224 - - Other Operating Income
Beban Operasional Lainnya 7.835 - - Other Operating Expenses
Komponen Keuangan (KK) - Financial Component (CC)
Laba Rugi Bersih Trading Book - - - Trading Book Net Profit and Loss
Laba Rugi Bersih Banking Book - - - Banking Book Net Profit and Loss
IB 90.644 IB
Business Indicator Component
Komponen Indikator Bisnis (KIB) 10.877
(IB)
Pengungkapan IB IB Disclosure
IB Total Termasuk Aktivitas yang Total IB including divested
90.644
Didivestasi activities
Pengurangan IB Dikarenakan
IB reduction due to exclusion of
Pengecualian Atas Aktivitas yang -
divested activities
Didivestasi
Keterangan Tambahan Optional Additional information
236 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 237
LAPORAN PERHITUNGAN ATMR UNTUK RISIKO OPERASIONAL
DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN STANDAR
CALCULATION OF RWA OPERATIONAL RISK USING STANDARDIZED APPROACH
Dalam jutaan rupiah In million rupiah
RINCIAN JUMLAH DETAILS
AMOUNT
Komponen Indikator Bisnis (KIB) 10.877,27 Business Indicator Component (KIB)
Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) (dalam satuan) 1 Internal Loss Multiplier (FPKI)
Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 10.877,27 Minimum Capital for Operational Risk (MMRO)
ATMR untuk Risiko Operasional 135.965,88 RWA for Operational Risk
PT Krom Bank Indonesia Tbk 237
Page 238
Aspek Operasional
Operational Aspects
RISIKO OPERASIONAL
OPERATIONAL RISK
1. Risiko operasional merupakan risiko yang timbul 1. Operational risk refers to the risk arising from
akibat ketidakcukupan atau tidak berfungsinya inadequate or failed internal processes, human error,
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, system failures, or external events that may affect the
maupun kejadian eksternal yang dapat mempengaruhi Bank’s operational activities. This risk is inherent in all
kegiatan operasional Bank. Risiko ini melekat pada business and operational activities and is therefore
seluruh aktivitas bisnis dan operasional, sehingga managed comprehensively and in an integrated manner
pengelolaannya dilakukan secara menyeluruh dan across all organisational units to ensure that potential
terintegrasi pada setiap unit kerja untuk memastikan operational disruptions can be properly identified and
bahwa potensi gangguan operasional dapat managed.
diidentifikasi dan dikelola secara memadai.
2. Dalam rangka mendukung pengelolaan risiko operasional 2. To support effective operational risk management,
yang efektif, Bank telah menetapkan kebijakan serta the Bank has established risk management policies
prosedur manajemen risiko yang menjadi pedoman and procedures that serve as guidance for all
bagi seluruh unit kerja dalam menjalankan aktivitas organisational units in conducting operational activities
operasional dan menerapkan pengendalian internal. and implementing internal controls. These policies and
Kebijakan dan prosedur tersebut dirancang untuk procedures are designed to ensure that all business
memastikan bahwa setiap aktivitas bisnis dilaksanakan activities are carried out in a structured manner and in
secara terarah dan selaras dengan strategi bisnis alignment with the Bank’s business strategy and prudent
serta prinsip kehati-hatian yang berlaku. Kebijakan banking principles. The risk management policies
manajemen risiko serta prosedur terkait ditinjau and related procedures are reviewed and updated
dan diperbarui secara berkala guna memastikan periodically to ensure their continued relevance to
kesesuaiannya dengan perkembangan kegiatan usaha, the Bank’s evolving business activities, regulatory
perubahan regulasi, serta praktik terbaik dalam developments, and best practices in risk management.
pengelolaan risiko.
3. Penerapan manajemen risiko operasional di Bank 3. The implementation of operational risk management at
didukung oleh struktur organisasi yang memastikan the Bank is supported by an organisational structure
adanya pembagian peran dan tanggung jawab yang that ensures clear roles and responsibilities. Each
jelas. Setiap unit kerja sebagai lini pertama bertanggung organisational unit, as the first line of defence,
jawab untuk mengelola risiko yang timbul dari aktivitas is responsible for managing risks arising from its
operasional sehari-hari dan memastikan bahwa day-today operational activities and ensuring that
kegiatan usaha dijalankan sesuai dengan kebijakan dan business activities are conducted in accordance
prosedur yang telah ditetapkan. Fungsi pengendalian with established policies and procedures. The risk
risiko dilaksanakan oleh Satuan Kerja Manajemen control function is performed by the Risk Management
Risiko sebagai lini kedua yang menjalankan tugas Unit as the second line of defence, which conducts
pemantauan dan pengawasan secara independen dari monitoring and oversight independently from the risk-
unit pengambil risiko. Sementara itu, Satuan Kerja Audit taking units. Meanwhile, the Internal Audit Unit acts as
Internal berperan sebagai lini ketiga yang melakukan the third line of defence by performing independent
penilaian secara independen terhadap efektivitas assessments of the effectiveness of internal controls
pengendalian internal serta penerapan manajemen and the implementation of risk management across
risiko di seluruh organisasi. the organisation.
4. Pada tingkat tata kelola, penerapan manajemen 4. At the governance level, operational risk management
risiko operasional juga didukung oleh mekanisme is also supported through oversight and discussions
pengawasan dan pembahasan pada forum manajemen. within management forums. Operational risk matters
Pengelolaan risiko operasional secara berkala dibahas are periodically discussed in meetings of the Risk
dalam rapat Komite Manajemen Risiko yang melibatkan Management Committee, which involve relevant
manajemen terkait untuk memastikan bahwa potensi management members to ensure that significant
risiko yang signifikan dapat diidentifikasi dan ditangani risk issues are identified and addressed in a timely
secara tepat waktu. Dewan Komisaris juga melakukan manner. The Board of Commissioners also performs
pengawasan melalui Komite Pemantau Risiko yang oversight through the Risk Monitoring Committee,
berperan dalam memantau efektivitas penerapan which monitors the effectiveness of risk management
manajemen risiko di Bank. implementation within the Bank.
238 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 239
5. Untuk mendukung proses identifikasi dan pengukuran 5. To support the identification and measurement of risiko operasional, Bank telah mengimplementasikan operational risk, the Bank has implemented various berbagai perangkat manajemen risiko yang digunakan risk management tools that are consistently applied secara konsisten di seluruh unit kerja. Perangkat across organisational units. These tools include the tersebut antara lain mencakup pelaksanaan Risk implementation of Risk Control Self-Assessment Control Self-Assessment (RCSA) untuk mengidentifikasi (RCSA) to identify risks and assess the effectiveness risiko serta menilai efektivitas pengendalian yang of existing controls, the use of Key Risk Indicators (KRI) ada, penggunaan Key Risk Indicators (KRI) sebagai as an early warning mechanism for potential increases mekanisme peringatan dini terhadap potensi in risk levels, and the documentation of risk events peningkatan risiko, serta pencatatan kejadian risiko through risk event reports to ensure that operational melalui risk event reports guna memastikan setiap incidents are properly recorded and followed up with insiden operasional terdokumentasi dan ditindaklanjuti appropriate corrective actions. In addition, the Bank dengan langkah perbaikan yang memadai. Selain itu, conducts Business Impact Analysis (BIA) to identify Bank juga melakukan Business Impact Analysis (BIA) critical business processes, which subsequently serve untuk mengidentifikasi proses bisnis yang bersifat as the basis for the development and testing of the kritikal, yang selanjutnya menjadi dasar dalam Business Continuity Plan (BCP) and Disaster Recovery penyusunan dan pengujian Business Continuity Plan Plan (DRP). (BCP) serta Disaster Recovery Plan (DRP). 6. Informasi terkait risiko operasional dilaporkan secara 6. Information related to operational risk is reported berkala kepada manajemen sebagai bagian dari periodically to management as part of the ongoing proses pemantauan risiko yang berkelanjutan. Laporan risk monitoring process. Such reports include, among tersebut mencakup antara lain perkembangan insiden others, developments in operational risk incidents, risiko operasional, hasil pemantauan terhadap risk monitoring results of the risk register, and assessments register, serta penilaian terhadap tingkat risiko inheren of inherent risk levels and the quality of operational dan kualitas penerapan manajemen risiko operasional. risk management implementation. This reporting Proses pelaporan ini bertujuan untuk memastikan process aims to ensure that management receives bahwa manajemen memperoleh informasi yang adequate information to support decision-making and memadai dalam rangka pengambilan keputusan dan continuous improvement of internal controls. perbaikan pengendalian secara berkelanjutan. 7. Dalam rangka memitigasi risiko operasional, Bank terus 7. To mitigate operational risk, the Bank continuously melakukan penguatan terhadap kebijakan, prosedur, strengthens its policies, procedures, and internal serta proses pengendalian internal, termasuk melalui control processes, including through enhancing peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui the competencies of its human resources through program pelatihan yang relevan. Selain itu, Satuan relevant training programmes. In addition, the Internal Kerja Audit Internal secara berkala melakukan kegiatan Audit Unit periodically conducts audit activities to audit untuk menilai kecukupan pengendalian yang assess the adequacy of implemented controls and diterapkan serta mengidentifikasi potensi risiko secara identify potential risks at an early stage. As part of its dini. Sebagai bagian dari strategi pengelolaan risiko operational risk management strategy, the Bank also operasional, Bank juga memanfaatkan mekanisme utilises risk transfer mechanisms through cooperation transfer risiko melalui kerja sama dengan perusahaan with insurance companies to mitigate potential losses asuransi guna memitigasi potensi kerugian yang dapat that may arise from certain operational activities. timbul dari aktivitas operasional tertentu. PT Krom Bank Indonesia Tbk 239
Page 240
Aspek Operasional
Operational Aspects
RISIKO HUKUM
LEGAL RISK
1. Risiko Hukum – Pengungkapan Kualitatif Umum 1. Legal Risk – General Qualitative Disclosure
Risiko hukum merupakan risiko yang melekat pada Legal risk refers to the risk inherent in the Bank’s
produk dan/atau aktivitas Bank yang timbul sebagai products and/or activities arising from legal claims
akibat adanya tuntutan hukum dan/atau potensi and/or potential risks originating from legal or juridical
risiko yang bersumber dari aspek yuridis dalam aspects in the implementation of the Bank’s products
pelaksanaan produk dan aktivitas Bank. Risiko hukum and activities. Legal risk may arise, among others,
dapat muncul antara lain akibat kelemahan perikatan from weaknesses in contractual arrangements, non-
hukum, ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan compliance with applicable laws and regulations, as
perundang-undangan, serta perbedaan interpretasi well as differences in legal interpretation with other
hukum dengan pihak lain yang dapat berdampak pada parties that may affect the Bank’s financial condition,
kondisi keuangan, operasional, dan reputasi Bank. operations, and reputation.
2. Organisasi Manajemen Risiko Hukum 2. Legal Risk Management Organisation
a. Pengelolaan risiko hukum di PT Krom Bank Indonesia a. The management of legal risk at PT Krom Bank
Tbk dilaksanakan oleh Departemen Hukum yang Indonesia Tbk is carried out by the Legal Department,
bertanggung jawab langsung kepada Direktur which reports directly to the Compliance Director.
Kepatuhan. Secara organisasi, Departemen Hukum Organisationally, the Legal Department is responsible
memiliki peran dalam melakukan pemantauan, for monitoring, managing, and controlling the legal
pengelolaan, dan pengendalian risiko hukum yang risks faced by the Bank, including but not limited to
dihadapi Bank, termasuk namun tidak terbatas the handling of litigation and non-litigation matters,
pada penanganan perkara litigasi dan non-litigasi, as well as monitoring all documents and agreements
serta pemantauan terhadap seluruh dokumen dan that create legal rights and obligations for the Bank.
perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban
hukum bagi Bank.
b. Sumber daya manusia pada Departemen Hukum b. The Legal Department is supported by professionals
terdiri dari kombinasi tenaga profesional yang with diverse backgrounds and experience, including
memiliki pengalaman bekerja di firma hukum, industri individuals who have worked in law firms, the banking
perbankan (khususnya pada fungsi hukum), serta industry (particularly in legal functions), and the
industri jasa keuangan non-bank, termasuk namun non-bank financial services industry, including but
tidak terbatas pada sektor teknologi finansial. not limited to the financial technology sector. This
Komposisi tersebut mendukung kemampuan Bank composition supports the Bank’s ability to manage
dalam mengelola risiko hukum secara komprehensif legal risk comprehensively and in a manner that
dan relevan dengan dinamika bisnis yang dijalankan. remains relevant to the dynamics of its business
activities.
3. Mekanisme Pengendalian Risiko Hukum 3. Legal Risk Control Mechanism
Dalam rangka mengendalikan risiko hukum, Bank In managing and controlling legal risk, the Bank
menerapkan mekanisme pengelolaan risiko hukum applies a structured legal risk management framework
yang mencakup tahapan sebagai berikut: comprising the following stages:
a. Identifikasi (Legal Horizon Scanning) a. Identification (Legal Horizon Scanning)
Departemen Hukum secara aktif melakukan The Legal Department actively monitors regulatory
pemantauan terhadap perkembangan dan developments and changes that may affect the
perubahan regulasi yang berpotensi mempengaruhi Bank’s business activities, including proposed
kegiatan usaha Bank, termasuk rencana peraturan regulations or draft laws currently under discussion.
atau rancangan undang-undang yang sedang This process aims to ensure the Bank’s readiness to
dibahas. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan comply with new legal and regulatory requirements
kesiapan Bank dalam memenuhi ketentuan hukum once they come into effect.
yang akan berlaku.
240 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 241
b. Penilaian (Assessment) b. Assessment
Departemen Hukum melakukan penilaian terhadap The Legal Department evaluates potential legal risks
potensi risiko hukum dengan mengukur dampak by assessing the potential impact that may arise,
yang mungkin timbul, baik dari sisi finansial maupun both from financial and reputational perspectives,
reputasi, serta probabilitas terjadinya risiko tersebut. as well as the likelihood of such risks occurring.
c. Mitigasi (Mitigation) c. Mitigation
Sebagai langkah mitigasi, Departemen Hukum As part of mitigation efforts, the Legal Department
menerapkan pengendalian atas seluruh dokumen exercises control over all documents and
dan perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban agreements that create legal rights and obligations
hukum bagi Bank, termasuk melalui pemberian for the Bank. This includes providing legal opinions
pendapat dan kajian hukum atas perikatan baru and reviews on new contractual arrangements as
maupun perubahan (amandemen) perjanjian yang well as amendments to existing agreements.
telah ada.
d. Pemantauan dan Pelaporan (Monitoring and d. Monitoring and Reporting
Reporting)
Departemen Hukum melakukan pemantauan secara The Legal Department continuously monitors
berkelanjutan terhadap status risiko hukum yang the status of legal risks faced by the Bank and
dihadapi Bank serta melaporkan perkembangan reports developments and key legal risk issues to
dan isu-isu risiko hukum kepada manajemen Bank management as input for decision-making.
sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan
keputusan.
4. Selain itu, Departemen Hukum secara aktif melakukan 4. In addition, the Legal Department actively conducts
sosialisasi dan edukasi kepada unit kerja terkait guna socialisation and educational initiatives for relevant
meningkatkan kesadaran (legal awareness) terhadap business units to enhance legal awareness regarding
ketentuan peraturan perundang-undangan dan applicable laws, regulations, and legal principles
prinsip-prinsip hukum yang relevan dengan aktivitas relevant to the Bank’s activities. In carrying out its
Bank. Dalam pelaksanaannya, Departemen Hukum juga responsibilities, the Legal Department also utilises
memanfaatkan teknologi pendukung (legal technology) supporting legal technology to ensure that the
untuk memastikan proses identifikasi, penilaian, processes of identification, assessment, mitigation,
mitigasi, pemantauan, dan pelaporan risiko hukum monitoring, and reporting of legal risks can be
dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan tepat performed in a more effective, efficient, and timely
waktu. manner.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 241
Page 242
Aspek Operasional
Operational Aspects
RISIKO REPUTASI
REPUTATIONAL RISK
1. Risiko reputasi merupakan risiko yang timbul akibat 1. Reputational risk refers to the risk arising from the
terbentuknya persepsi negatif dari pemangku formation of negative perceptions among stakeholders
kepentingan terhadap Bank. Persepsi tersebut dapat toward the Bank. Such perceptions may arise from
muncul sebagai dampak dari berbagai faktor, antara various factors, including customer complaints that are
lain keluhan nasabah yang tidak ditangani secara not adequately addressed, negative publicity related
memadai, pemberitaan negatif yang berkaitan dengan to the Bank’s business activities or its affiliated parties,
kegiatan usaha Bank atau pihak yang berafiliasi dengan as well as non-compliance with applicable laws and
Bank, serta ketidakpatuhan terhadap ketentuan regulations. Reputational risk may affect customer trust,
peraturan perundang-undangan yang berlaku. relationships with business partners, and the overall
Risiko reputasi berpotensi mempengaruhi tingkat performance and sustainability of the Bank’s operations.
kepercayaan nasabah, hubungan dengan mitra usaha,
serta kinerja dan keberlanjutan kegiatan usaha Bank
secara keseluruhan.
2. Untuk memitigasi risiko tersebut, Bank menerapkan 2. To mitigate this risk, the Bank implements various
berbagai langkah pengendalian yang terintegrasi dalam control measures integrated within its risk management
kerangka manajemen risiko. Salah satu pendekatan framework. One of the primary approaches is the
utama dilakukan melalui penyediaan layanan nasabah provision of customer service channels that serve as a
yang berfungsi sebagai sarana bagi nasabah untuk platform for customers to submit inquiries, complaints,
menyampaikan pertanyaan, keluhan, maupun masukan and feedback regarding the Bank’s products and
terkait produk dan layanan Bank. Penanganan services. Customer complaints are handled through a
pengaduan nasabah dilakukan secara terstruktur guna structured process to ensure that issues are resolved
memastikan setiap permasalahan dapat diselesaikan in a timely manner and in accordance with the Bank’s
secara tepat waktu dan sesuai dengan standar layanan established service standards.
yang ditetapkan.
3. Selain itu, Bank juga melakukan pemantauan secara 3. In addition, the Bank actively monitors public
aktif terhadap informasi publik dan pemberitaan yang information and media coverage related to the Bank.
berkaitan dengan Bank. Pemantauan ini bertujuan This monitoring aims to identify potential reputational
untuk mengidentifikasi secara dini potensi isu reputasi issues at an early stage, allowing the Bank to take
yang dapat berkembang di ruang publik, sehingga Bank appropriate actions to manage and mitigate any
dapat mengambil langkah yang tepat untuk mengelola potential impact that may arise.
dampak yang mungkin timbul.
4. Sebagai bagian dari proses pemantauan risiko secara 4. As part of the overall risk monitoring process, the
menyeluruh, Satuan Kerja Manajemen Risiko secara Risk Management Unit periodically reports the level of
berkala menyampaikan laporan mengenai tingkat risiko reputational risk to the Board of Directors and the Board
reputasi kepada Direksi dan Dewan Komisaris. Penilaian of Commissioners. The assessment of reputational risk
risiko reputasi dilakukan dengan mempertimbangkan takes into account various relevant indicators, including
berbagai indikator yang relevan, antara lain trends in customer complaints, media coverage related
perkembangan keluhan nasabah, pemberitaan yang to the Bank, customer complaints submitted through
berkaitan dengan Bank, pengaduan nasabah yang regulatory channels, and customer feedback on the
disampaikan melalui kanal regulator, serta umpan Bank’s services through various available platforms.
balik nasabah terhadap layanan Bank melalui berbagai This approach is intended to ensure that potential
platform yang tersedia. Pendekatan ini bertujuan reputational risks can be identified and managed
untuk memastikan bahwa potensi risiko reputasi dapat proactively.
diidentifikasi dan dikelola secara proaktif.
242 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 243
RISIKO STRATEJIK
STRATEGIC RISK
1. Risiko stratejik merupakan risiko yang timbul akibat 1. Strategic risk refers to the risk arising from the
perumusan maupun pelaksanaan strategi Bank yang formulation or implementation of the Bank’s strategy that
tidak tepat, tidak konsisten, atau kurang responsif is inaccurate, inconsistent, or insufficiently responsive
terhadap perubahan lingkungan usaha. Risiko ini dapat to changes in the business environment. This risk may
muncul apabila keputusan strategis yang diambil tidak arise when strategic decisions do not fully consider
sepenuhnya mempertimbangkan kondisi internal Bank, the Bank’s internal conditions, developments in the
dinamika industri perbankan, perkembangan ekonomi, banking industry, macroeconomic trends, or changes
maupun perubahan kerangka regulasi. Dalam kondisi in the regulatory framework. In such circumstances,
tersebut, strategi yang kurang selaras dengan kapasitas strategies that are not aligned with the Bank’s capacity
dan profil risiko Bank berpotensi mempengaruhi kinerja, and risk profile may affect its performance, operational
efisiensi operasional, serta keberlanjutan kegiatan efficiency, and long-term business sustainability.
usaha Bank dalam jangka panjang.
2. Untuk mengelola dan memitigasi risiko stratejik, Bank 2. To manage and mitigate strategic risk, the Bank
menerapkan proses perencanaan dan pengawasan implements a structured process for strategic planning
strategi yang dilakukan secara terstruktur. Perumusan and oversight. The formulation of business strategies
strategi bisnis dilakukan melalui pembahasan dan is conducted through discussions and assessments
kajian pada forum manajemen yang relevan, dengan within relevant management forums, taking into
mempertimbangkan berbagai faktor strategis yang consideration various strategic factors that may
mempengaruhi kegiatan usaha Bank. Proses ini bertujuan influence the Bank’s business activities. This process
untuk memastikan bahwa arah pengembangan usaha aims to ensure that the Bank’s business direction
Bank telah mempertimbangkan peluang pertumbuhan, takes into account growth opportunities, competitive
kondisi persaingan industri, serta kemampuan internal dynamics within the industry, and the Bank’s internal
Bank dalam menjalankan strategi yang ditetapkan. capabilities in executing the established strategy.
3. Selain itu, pelaksanaan strategi Bank dipantau secara 3. In addition, the implementation of the Bank’s strategy
berkala melalui evaluasi terhadap kinerja dan pencapaian is monitored periodically through evaluations of
tujuan bisnis yang telah ditetapkan. Pemantauan ini performance and the achievement of established
dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa business objectives. This monitoring process
implementasi strategi tetap berjalan sesuai dengan is conducted regularly to ensure that strategic
rencana serta untuk mengidentifikasi secara dini implementation remains aligned with the planned
potensi penyimpangan yang dapat mempengaruhi direction and to identify at an early stage any potential
pencapaian target Bank. deviations that could affect the achievement of the
Bank’s targets.
4. Sebagai bagian dari mekanisme tata kelola, hasil 4. As part of the governance mechanism, the results of
pemantauan dan evaluasi kinerja tersebut disampaikan these monitoring and performance evaluations are
secara berkala kepada Direksi dan Dewan Komisaris reported periodically to the Board of Directors and
sebagai dasar dalam melakukan penilaian atas the Board of Commissioners as a basis for assessing
efektivitas strategi yang telah dijalankan. Melalui proses the effectiveness of the strategies that have been
evaluasi ini, manajemen dapat melakukan penyesuaian implemented. Through this evaluation process,
strategi secara tepat waktu apabila terdapat perubahan management is able to make timely adjustments to the
kondisi internal maupun eksternal yang memerlukan Bank’s strategy when internal or external developments
respons strategis dari Bank. Pendekatan ini bertujuan require a strategic response. This approach is intended
untuk memastikan bahwa strategi Bank tetap selaras to ensure that the Bank’s strategy remains aligned with
dengan arah pengembangan usaha, kemampuan its business direction, organisational capabilities, and
organisasi, serta tingkat risiko yang dapat diterima oleh acceptable risk levels.
Bank.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 243
Page 244
Aspek Operasional
Operational Aspects
RISIKO KEPATUHAN
COMPLIANCE RISK
1. Risiko Kepatuhan – Pengungkapan Kualitatif 1. Compliance Risk - General Qualitative
Umum Disclosure
Risiko kepatuhan adalah risiko yang timbul akibat Compliance risk refers to the risk arising from the Bank’s
Bank tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan failure to comply with applicable laws and regulations,
ketentuan peraturan perundang-undangan yang commitments made to regulators, and internal policies
berlaku, komitmen kepada regulator, serta ketentuan established by the Bank. Such non-compliance may
internal yang ditetapkan oleh Bank. Risiko kepatuhan result in regulatory sanctions, financial losses, and
dapat berdampak pada sanksi regulator, kerugian potential reputational damage to the Bank.
finansial, serta penurunan reputasi Bank.
2. Organisasi Manajemen Risiko Kepatuhan 2. Compliance Risk Management Organisation
a. Dalam pengelolaan risiko kepatuhan, Dewan a. In managing compliance risk, the Board of
Komisaris dan Direksi memastikan bahwa manajemen Commissioners and the Board of Directors ensure
risiko kepatuhan diterapkan secara terintegrasi that compliance risk management is implemented
dengan manajemen risiko lainnya. Penerapan fungsi in an integrated manner alongside other risk
kepatuhan dilakukan secara preventif (ex-ante) management functions. The compliance function is
untuk memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, applied on a preventive (ex-ante) basis to ensure
sistem, prosedur, serta kegiatan usaha Bank telah that the Bank’s policies, regulations, systems,
sesuai dengan peraturan perundang-undangan procedures, and business activities are in line
yang berlaku, serta untuk memastikan pemenuhan with applicable laws and regulations, as well as to
atas komitmen Bank kepada otoritas pengawas ensure fulfilment of the Bank’s commitments to the
yang berwenang. relevant supervisory authorities.
b. Direksi bertanggung jawab untuk memastikan b. The Board of Directors is responsible for ensuring
terlaksananya budaya kepatuhan di seluruh the establishment of a strong compliance culture
tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank, serta across all levels of the organisation and business
efektivitas pelaksanaan fungsi kepatuhan. Dewan activities, as well as the effective implementation
Komisaris melakukan pengawasan secara aktif of the compliance function. The Board of
terhadap pelaksanaan fungsi kepatuhan tersebut. Commissioners exercises active oversight over the
implementation of this function.
c. Pelaksanaan fungsi kepatuhan berada di bawah c. The compliance function is coordinated by the
koordinasi Direktur Kepatuhan dan didukung oleh Compliance Director and supported by the
Satuan Kerja Kepatuhan. Setiap permasalahan Compliance Unit. Any compliance-related issues
kepatuhan yang timbul ditangani secara efektif, that arise are addressed effectively, accompanied
disertai dengan pemantauan atas pelaksanaan by monitoring of corrective actions carried out by
tindakan perbaikan oleh Satuan Kerja Kepatuhan. the Compliance Unit.
3. Strategi Manajemen Risiko dan Efektivitas 3. Risk Management Strategy and the
Penerapan Manajemen Risiko Kepatuhan Effectiveness of Compliance Risk Management
Implementation
Bank secara berkelanjutan melakukan evaluasi atas The Bank continuously evaluates the effectiveness
efektivitas sistem manajemen risiko kepatuhan. of its compliance risk management system. This
Evaluasi tersebut mencakup penyesuaian strategi evaluation includes adjustments to the compliance risk
dan kerangka manajemen risiko kepatuhan sebagai management strategy and framework as part of the
bagian dari kebijakan manajemen risiko, kecukupan Bank’s overall risk management policy, the adequacy
sistem informasi manajemen risiko, serta kecukupan of the risk management information system, as well as
proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan the adequacy of processes for identifying, measuring,
pengendalian risiko kepatuhan. monitoring, and controlling compliance risk.
244 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 245
4. Mekanisme Pemantauan dan Pengendalian 4. Monitoring and Control Mechanism for
Risiko Kepatuhan Compliance Risk
Dalam rangka melakukan pemantauan dan pengendalian To monitor and control compliance risk, the Bank
risiko kepatuhan, Bank melaksanakan langkah-langkah implements the following measures:
sebagai berikut:
a. Menetapkan dan mengimplementasikan langkah- a. Establishing and implementing initiatives to support
langkah untuk mendukung terciptanya budaya the development of a strong compliance culture
kepatuhan pada seluruh kegiatan usaha Bank di across all business activities and organisational
setiap jenjang organisasi. levels of the Bank.
b. Mengelola dan memantau risiko kepatuhan yang b. Managing and monitoring compliance risk faced by
dihadapi oleh Bank secara berkelanjutan. the Bank on an ongoing basis.
c. Menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan, c. Assessing and evaluating the effectiveness,
dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem, serta adequacy, and alignment of the Bank’s policies,
prosedur Bank terhadap peraturan perundang- systems, and procedures with applicable laws and
undangan yang berlaku melalui kerja sama dengan regulations through collaboration with business
unit bisnis dan unit pendukung. and support units.
d. Meninjau serta merekomendasikan pengkinian dan d. Reviewing and recommending updates and
penyempurnaan kebijakan internal agar senantiasa enhancements to internal policies to ensure
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. continued alignment with regulatory requirements.
e. Memastikan bahwa kebijakan, sistem, prosedur, dan e. Ensuring that the Bank’s policies, systems,
kegiatan usaha Bank telah sesuai dengan ketentuan procedures, and business activities comply with
peraturan perundang-undangan. applicable laws and regulations.
f. Memastikan kepatuhan Bank terhadap regulator f. Ensuring the Bank’s compliance with regulators and
dan/atau otoritas berwenang lainnya. other relevant authorities.
g. Memutakhirkan serta mensosialisasikan peraturan g. Updating and disseminating relevant regulatory
perundang-undangan yang berlaku kepada unit developments to the appropriate internal units.
kerja terkait.
h. Bertindak sebagai narahubung bagi pihak internal h. Acting as a liaison between internal and external
dan eksternal, termasuk otoritas, dalam hal-hal yang parties, including regulators, on matters related to
berkaitan dengan kepatuhan Bank. the Bank’s compliance
PT Krom Bank Indonesia Tbk 245
Page 246
Aspek Operasional
Operational Aspects
TATA KELOLA – KEBIJAKAN REMUNERASI
GOVERNANCE – REMUNERATION POLICY
Remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi Krom Remuneration for the Board of Commissioners and
direkomendasikan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi Directors of Krom is recommended by the Nomination
berdasarkan perumusan remunerasi yang berpedoman and Remuneration Committee based on the formulation
kepada kebijakan internal Krom, peraturan eksternal of remuneration that is guided by Krom internal policies,
yang berlaku, serta pertimbangan atas kinerja Krom. applicable external regulations, and considerations for Krom
Rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi tersebut performance. The recommendation of the Nomination and
kemudian diserahkan kepada Dewan Komisaris dan Remuneration Committee is then submitted to the Board
disampaikan pada RUPS untuk mendapatkan persetujuan, of Commissioners and submitted to the GMS for approval,
sebagaimana telah diatur dalam Anggaran Dasar Bank. as stipulated in the Bank’s Articles of Association.
Paket Kebijakan remunerasi dan fasilitas lain yang diperoleh The remuneration policy package and other facilities obtained
Dewan Komisaris dan Direksi meliputi: by the Board of Commissioners and Board of Directors include:
a. Remunerasi dalam bentuk non-natura, termasuk gaji. a. Remuneration in non-natura forms, including salaries,
dan bonus/tantiem penghasilan tetap lainnya antara bonus/tantiem, and other fixed income, including
lain tunjangan, kompensasi berbasis saham, dan bentuk allowances, share-based compensation, and other
remunerasi lainnya; dan forms of remuneration; and
b. Fasilitas lain dalam bentuk natura/non-natura yaitu b. Other facilities in kind/non-natura, namely other
penghasilan tidak tetap lainnya, termasuk tunjangan non-fixed income, including allowances for housing,
untuk perumahan, transportasi, asuransi kesehatan, dan transportation, health insurance, and other facilities
fasilitas lainnya yang dimiliki maupun tidak dapat dimiliki. that are owned or cannot be owned.
Pengungkapan paket/kebijakan remunerasi, paling kurang Disclosure of remuneration packages/policies, at least
meliputi paket/kebijakan remunerasi dan fasilitas lain bagi covering remuneration packages/policies and other
anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang ditetapkan facilities for members of the Board of Commissioners
Rapat Umum Pemegang Saham Bank. and Directors determined by the General Meeting of
Shareholders of the Bank.
Jenis remunerasi dan fasilitas lain bagi seluruh anggota Types of remuneration and other facilities for all members
Dewan Komisaris dan Direksi, paling kurang mencakup of the Board of Commissioners and Board of Directors,
jumlah anggota Dewan Komisaris, jumlah anggota Direksi, at least include the number of members of the Board of
dan jumlah seluruh paket/kebijakan remunerasi dan Commissioners, the number of members of the Board of
fasilitas lain sebagaimana tabel di bawah ini: Directors, and the total number of remuneration packages/
policies and other facilities as shown in the table below:
Dinilai dalam ekuivalen Rupiah Valued in Rupiah equivalents
JUMLAH DITERIMA DALAM 1 TAHUN
TOTAL RECEIVED IN 1 YEAR
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
JUMLAH REMUNERASI DAN TOTAL REMUNERATION AND
BOARD OF COMMISSIONER DIRECTOR
FASILITAS LAIN OTHER FACILITIES
ORANG JUTAAN RP ORANG JUTAAN RP
PEOPLE IDR MILLION PEOPLE IDR MILLION
Remunerasi (gaji, bonus, Remuneration (salary, bonus,
tunjangan rutin, dan fasilitas 3 2.827 5 15.495 regular allowances, and other
lainnya dalam bentuk non-natura) non-natura facilities)
Fasilitas lain dalam bentuk
Other facilities in kind (housing,
natura (perumahan, transportasi,
transportation, health
asuransi kesehatan, dan
3 0 4 1.047 insurance, and so on) which:
sebagainya) yang:
a. can be owned
a. dapat dimiliki
b. cannot be owned
b. tidak dapat dimiliki
Jumlah 6 2.827 9 16.569 Total
246 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 247
Jumlah anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang The number of members of the Board of Commissioners and
menerima paket remunerasi dalam 1 (satu) tahun Board of Directors who receive a remuneration package in 1
dikelompokkan sesuai tingkat penghasilan sebagai berikut: (one) year is grouped according to income level as follows:
JUMLAH REMUNERASI JUMLAH JUMLAH TOTAL REMUNERATION PER PERSON IN 1
PER ORANG DALAM 1 TAHUN* DIREKSI KOMISARIS YEAR*
TOTAL TOTAL BOC
DIRECTOR
Di atas Rp2 Milliar 5 0 Above IDR2 Billion
Di atas Rp1 Miliar sampai dengan Rp2 Miliar 0 0 Above IDR1 Billion up to IDR2 Billion
Di atas Rp500 Juta sampai dengan Rp1 Miliar 0 2 Above IDR500 Million up to IDR1 Billion
Rp500 juta ke Bawah 0 1 IDR500 Million and Below
Saat ini di Krom masih dalam tahap persiapan untuk Currently at Krom it is still in the preparation stage for
penerapan remunerasi sesuai dengan yang diatur dalam implementing remuneration in accordance with what is
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 regulated in the Financial Services Authority Regulation No.
mengenai Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian 45/ POJK.03/2015 concerning Implementation of Governance
Remunerasi Bagi Bank Umum. in Providing Remuneration for Commercial Banks.
Share Option Share Option
Krom tidak menyediakan hak opsi (share option) untuk Krom does not provide share options to buy shares by
membeli saham oleh anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan members of the Board of Commissioners, Directors
Pejabat Eksekutif yang dilakukan melalui penawaran saham and Executive Officers which is carried out through a
atau penawaran opsi saham dalam rangka pemberian stock offering or share option offer in the framework of
kompensasi yang diberikan kepada anggota Dewan providing compensation given to members of the Board
Komisaris, Direksi, dan Pejabat Eksekutif Bank dan yang of Commissioners, Directors and Executive Officers of the
telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Bank and which has been decided in the General Meeting
dan/atau Anggaran Dasar Krom. of Shareholders and/or the Articles of Association of Krom.
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah Highest and Lowest Salary Ratio
Gaji adalah hak pegawai yang diterima dan dinyatakan
dalam bentuk uang sebagai imbalan dari perusahaan Salary is an employee’s right that is received and expressed
atau pemberi kerja kepada pegawai yang ditetapkan dan in the form of money as compensation from the company
dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, or employer to the employee that is determined and paid
atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan according to a work agreement, agreement, or laws and
bagi pegawai dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/ regulations, including benefits for employees and their
atau jasa yang telah dilakukannya. Rasio gaji tertinggi dan families for a job and/or service what he had done. The
terendah, dalam skala perbandingan ditampilkan dalam ratio of the highest and lowest salaries, in a comparison
tabel di bawah ini: scale is shown in the table below:
URAIAN RASIO DESCRIPTION
RATIO
Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah 33,45: 1 The ratio of the highest and lowest employee salaries
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 1,9: 1 The ratio of the highest and lowest Directors’ salaries
Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah 3,06: 1 The ratio of the highest and lowest Commissioners’ salaries
The ratio of the highest Directors’ salaries and the highest
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan pegawai yang tertinggi 2,01: 1
employees
PT Krom Bank Indonesia Tbk 247
Page 248
“
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE
GOVERNANCE
248 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 249
PT Krom Bank Indonesia Tbk 249
Page 250
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
KOMITMEN PENERAPAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN YANG BAIK
COMMITMENT TO GOOD CORPORATE GOVERNANCE IMPLEMENTATION
Krom senantiasa berkomitmen untuk menerapkan prinsip- Krom remains committed to implementing the principles
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dengan mematuhi of Good Corporate Governance (GCG) by complying with
seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang all applicable laws and regulations and referring to best
berlaku serta mengacu pada praktik terbaik di tingkat practices at both national and international levels. The
nasional dan internasional. Perseroan secara berkelanjutan Company continuously evaluates, refines, and strengthens
melakukan evaluasi, penyempurnaan, dan penguatan the implementation of GCG to ensure alignment with
implementasi GCG guna memastikan kesesuaian dengan evolving regulatory standards and industry developments.
standar dan dinamika regulasi yang berkembang.
Penerapan GCG di Krom dilaksanakan secara konsisten The implementation of GCG at Krom is carried out
dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, consistently by upholding the principles of transparency,
responsibilitas, independensi, dan kewajaran dalam setiap accountability, responsibility, independence, and fairness
aspek kegiatan usaha dan operasional. Komitmen ini in all aspects of business and operational activities.
ditujukan untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan This commitment is intended to maintain and enhance
para pemangku kepentingan serta mendukung tercapainya stakeholders’ trust while supporting the achievement of
kinerja yang berkelanjutan. sustainable performance.
Melalui implementasi GCG yang menyeluruh dan Through comprehensive and integrated GCG
terintegrasi, Krom meyakini mampu mencapai sasaran implementation, Krom believes it can achieve its short-
strategis jangka pendek maupun jangka panjang, sekaligus term and long-term strategic objectives, while generating
menciptakan pertumbuhan usaha yang sehat dan hasil yang healthy business growth and optimal results as the
optimal sebagai fondasi utama keberlanjutan Perseroan. foundation for the Company’s sustainability.
Krom juga memahami bahwa keberlanjutan usaha tidak Krom also recognizes that long-term business sustainability
semata-mata ditentukan oleh pencapaian kinerja keuangan, depends not only on financial performance and profit
tetapi juga oleh efektivitas sistem pengendalian intern dan growth, but also on effective internal control systems and
kualitas pengelolaan organisasi. Oleh karena itu, Perseroan strong organisational governance. Therefore, the Company
terus memperkuat budaya GCG sebagai landasan dalam continues to strengthen its GCG culture as the foundation
setiap pengambilan keputusan dan pelaksanaan aktivitas for decision-making and the execution of all banking
perbankan. activities.
Dasar Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Basis for GCG Implementation
Baik
Standar dan pedoman tata kelola yang menjadi landasan The governance standards and guidelines that form the
operasional Bank mengacu pada peraturan yang telah foundation of the Bank’s operations refer to the regulations
ditetapkan oleh Undang-Undang Republik Indonesia dan stipulated by the Laws of the Republic of Indonesia and the
Otoritas Jasa Keuangan, sebagaimana diatur antara lain dalam: Financial Services Authority, as regulated, among others, in:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 1. Financial Services Authority Regulation No. 17/2023,
tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata September 14, 2023 concerning implementation of
Kelola Bagi Bank Umum; Governance for Commercial Bank;
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/ 2. Financial Services Authority Circular No. 14/
SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi SEOJK.03/2025 concerning Implementation of
Bank Umum; Governance for Commercial Bank;
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21/POJK.04/2015 3. Financial Services Authority Regulation No. 21/
tanggal 16 November 2015 tentang Pedoman Tata POJK.04/2015 November 16, 2015 concerning
Kelola Perusahaan Terbuka; Governance for Public Company guidance;
4. Surat Edaran No. 32/SEOJK.04/2015 tanggal 17 4. Financial Services Authority Circular No. 32/
November 2015 tentang Pedoman Tata Kelola SEOJK.04/2015 November 17, 2015 concerning
Perusahaan Terbuka. Governance for Public Company guidance.
250 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 251
PRINSIP-PRINSIP GCG KROM
GCG PRINCIPLES KROM
Kegiatan usaha Krom senantiasa didasari atas pemenuhan Krom’s business activities are consistently grounded in
5 (lima) prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang the fulfillment of the five (5) principles of good corporate
baik sebagaimana Krom melaksanakan pilar-pilar tata governance, as Krom implements the key pillars of good
kelola perusahaan yang baik yang meliputi: governance corporate governance, namely: governance structure,
structure, governance process, dan governance outcome governance process, and governance outcome, all
dengan berlandaskan komitmen. Pilar-pilar tersebut underpinned by a strong commitment. These pillars are
diimplementasikan pada organ Tata Kelola Bank yang implemented through the Bank Governance organs, which
terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan include the General Meeting of Shareholders (GMS), the
Komisaris, dan Direksi serta organ pendukung lainnya Board of Commissioners (BOC) and Board of Directors
sebagaimana digambarkan pada tabel di bawah ini. (BOD), and other supporting organs, as shown in the table
below.
Keterbukaan Transparency
Merupakan keterbukaan Perusahaan dalam menyampaikan informasi The Company’s openness in conveying material and relevant
yang material dan relevan dalam melakukan kegiatan usaha. information in conducting business activities.
Krom memberikan informasi secara jelas, tepat waktu, akurat Krom provides clear, timely, accurate and easily accessible
dan mudah diakses oleh para pemegang saham sesuai dengan information to stakeholders in accordance with applicable laws
perundang-undangan yang berlaku. and regulations.
Akuntabilitas Accountability
Merupakan kejelasan fungsi, struktur, sistem, dan pelaksanaan Accountability represents the clarity of functions, structures, and
tanggung jawab organ perusahaan sehingga pengelolaannya systems. It ensures Corporate Bodies execute their responsibilities
berjalan efektif. so that management runs effectively.
Pengelolaan Krom terlaksana secara efektif melalui pengawasan Krom manages operations effectively through proper monitoring
setiap kinerja organ perusahaan dengan baik. of each Company organ.
Tanggung Jawab Responsibility
Merupakan kesesuaian pengelolaan perusahaan dengan It is the suitability of company management with applicable laws
peraturan yang berlaku dan prinsip korporasi yang sehat. and regulations and sound corporate principles.
Krom secara konsisten memegang teguh prinsip pengelolaan Krom consistently adheres to the principles of sound bank
Bank yang sehat dan bertanggung jawab. management and maintains responsible.
Independensi Independency
Merupakan pengelolaan perusahaan secara profesional tanpa Is managing the Company in a professional manner without any
adanya pengaruh atau tekanan dari pihak manapun yang tidak influence or pressure from any party that is not in accordance
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan with the applicable laws and regulations and sound corporate
prinsip-prinsip korporasi yang sehat. principles.
Krom dikelola secara profesional dan independen tanpa adanya Krom is managed professionally and independently without any
benturan kepentingan. conflict of interest.
Kewajaran Fairness
Merupakan perlakuan yang adil dan setara dalam memenuhi hak- Is a fair and equal treatment in fulfilling the rights of stakeholders
hak pemangku kepentingan yang timbul berdasarkan perjanjian that arise based on agreements and applicable laws and
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. regulations.
Krom senantiasa memperhatikan kepentingan pemegang saham Krom always pays attention to the interests of stakeholders
dengan baik sesuai asas kewajaran dan kesetaraan. properly according to the principles of fairness and equality.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 251
Page 252
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
TAHAPAN PROSES GCG
GCG PROCESS STAGES
Krom menyadari bahwa implementasi GCG yang Krom recognizes that the continuous implementation of
berkelanjutan sangat penting dalam menghadapi daya Good Corporate Governance (GCG) is crucial in facing
saing yang semakin kompetitif. Untuk itu, suatu peta jalan increasingly competitive market conditions. Therefore,
tata kelola perusahaan disusun oleh Krom sesuai acuan Krom has developed a corporate governance roadmap in
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia accordance with guidelines from the Financial Services
agar menjadi warga negara korporat yang baik dalam Authority (OJK) and Bank Indonesia, with the aim of being a
melaksanakan penerapan GCG. good corporate citizen in implementing GCG.
Tahun 2025 ini, Krom telah melaksanakan apa yang diuraikan In 2025, Krom has implemented the initiatives outlined in
di dalam peta arahan tata kelola perusahaan. Pedoman its corporate governance roadmap. The GCG infrastructure
infrastruktur GCG disusun untuk dijadikan sebagai guidelines have been developed to serve as a reference
panduan GCG bagi Krom dan akan menjadi rujukan penting framework for Krom and will become an important guide for
bagi seluruh elemen perusahaan dalam penerapan GCG di all elements of the Company in applying GCG across every
setiap aktivitas Perusahaan. Internal perusahaan terlibat business activity. The Company’s internal stakeholders have
penuh atas penyusunan pedoman ini khususnya pada top been fully involved in the development of these guidelines,
level perusahaan, mengingat pendekatan top down masih particularly at the top management level, recognizing that
menjadi pendekatan yang paling efektif dalam menerapkan a top-down approach remains the most effective method
GCG. for implementing GCG.
Berikut ini merupakan diagram tahapan proses GCG yang The following is a diagram of the stages of the GCG process
akan diterapkan Krom: that will be implemented by Krom:
Penyusunan Rencana
Presepsi GCG Pra-Asesmen GCG Strategi Implementasi GCG
GCG Perception GCG Pra-Assesment GCG Implement Strategy
Planning
1 2 3
6 5 4
Pelaksanaan Sosialisasi & Penyusunan Pedoman
Monitoring & Evaluasi Internalisasi GCG Infrastruktur GCG
Monitoring & Evaluation GCG Internalization & GCG Infrastructure
Dissemination Guideline Preparation
PENILAIAN DIRI GCG
GCG SELF-ASSESSMENT
Krom melakukan penilaian atas kualitas penerapan Krom conducts a self-assessment of the quality of its GCG
GCG, secara mandiri (self-assessment) bertujuan implementation, with the aim of monitoring and evaluating
untuk mengawasi dan mengevaluasi implementasi GCG its application, as well as demonstrating the Bank’s
serta wujud Bank dalam mengembangkan GCG yang commitment to developing sustainable GCG practices.
berkelanjutan.
252 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 253
Penilaian Sendiri Pelaksanaan Tata Kelola Self-assessment of GCG Implementation
Perusahaan
Prosedur Penilaian Assessment Procedure
Setiap semester, Krom melakukan penilaian mandiri atas Each semester, Krom conducts a self-assessment of its GCG
penerapan GCG yang baik sesuai dengan ketentuan POJK implementation in accordance with the provisions of POJK No.
No. 17/2023 dan SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 (SEOJK 17/2023 and SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 (SEOJK 14/2025)
14/2025) tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. on the Implementation of Governance for Commercial
Penilaian dilakukan secara komprehensif dan terstruktur Banks. The assessment is carried out in a comprehensive
atas pelaksanaan prinsip tata kelola yang meliputi 3 (tiga) and structured manner, covering the implementation of
aspek, yaitu: governance structure, governance process, governance principles across three (3) aspects: governance
dan governance outcome. structure, governance process, and governance outcome.
Kriteria Penilaian Assessment Criteria
Merujuk pada regulasi SEOJK 13/2017, Krom menggunakan Referring to the SEOJK 13/2017 regulation, Krom utilised
11 (sebelas) faktor penilaian sendiri (self-assessment) 11 (eleven) self-assessment factors in the first semester
pada semester pertama tahun 2025. Sementara itu, of 2025. Meanwhile, in the second semester of 2025, in
pada semester kedua tahun 2025, sesuai dengan regulasi accordance with the SEOJK 14/2025 regulation, Krom
SEOJK 14/2025, Krom menggunakan 16 (enam belas) faktor used 16 (sixteen) self-assessment factors to measure the
penilaian sendiri untuk mengukur kualitas penerapan Tata quality of the Bank’s GCG (Good Corporate Governance)
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/ implementation, including:
GCG) Bank, yang meliputi:
1. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab dan wewenang 1. Implementation of the Duties, Responsibilities, and
Dewan Komisaris, dengan memastikan terselenggaranya Authorities of the Board of Commissioners, by ensuring
pelaksanaan GCG melalui peran pengawasan yang the implementation of GCG through an active and
aktif dan efektif, serta memberi masukan/rekomendasi effective supervisory role, as well as providing input/
kepada Direksi untuk kepentingan perseroan sesuai recommendations to the Board of Directors for the
dengan ukuran dan kompleksitas usaha Krom. benefit of the company in accordance with the size
and complexity of Krom business.
2. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab dan wewenang 2. Implementation of the Duties, Responsibilities, and
Direksi, dengan memastikan bahwa operasional dan Authorities of the Board of Directors, by ensuring that
usaha Krom telah diwujudkan dalam pelaksanaan tugas Krom operations and business have been realised in
dan tanggung jawab yang berjalan sangat efektif. the implementation of duties and responsibilities that
run very effectively.
3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite, dengan 3. Completeness and implementation of the duties of the
memastikan Krom telah memiliki semua Komite yang Committees, by ensuring that Krom has all the required
dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan regulator, Committees in accordance with regulatory provisions,
dan telah melaksanakan fungsi serta tugasnya secara and has carried out its functions and duties optimally
optimal dan efektif dalam memberikan rekomendasi and effectively in providing recommendations that are
yang digunakan sebagai acuan Dewan Komisaris. used as references for the Board of Commissioners.
4. Penanganan benturan kepentingan, dengan memastikan 4. Handling conflicts of interest, by ensuring Krom has
Krom telah memiliki kebijakan dan prosedur penanganan policies and procedures for handling conflicts of
benturan kepentingan, yang dilakukan agar tidak interest, which are carried out so as not to harm and
merugikan dan mengurangi keuntungan Krom serta reduce Krom profits and are well documented for every
terdokumentasikan dengan baik untuk setiap keputusan decision accompanied by minutes of meetings.
yang dilengkapi dengan risalah rapat.
5. Penerapan fungsi kepatuhan, dengan memastikan Krom 5. Implementation of the compliance function, by ensuring
terus menerus melakukan penerapan fungsi kepatuhan that Krom continues to implement the compliance
terhadap aktivitas operasional maupun terhadap usaha function for operational activities and for the Bank’s
Bank, agar senantiasa sesuai dengan ketentuan yang business, so that it always complies with applicable
berlaku, serta meminimalisasi pelanggaran. regulations, and minimises violations.
6. Penerapan fungsi Audit Internal, dengan memastikan 6. Implementation of the Internal Audit function, by
pelaksanaan fungsi Audit Internal Krom telah berjalan ensuring the implementation of the Krom Internal
lebih efektif, independen dan obyektif. Pelaksanaan Audit function has been running more effectively,
Audit Internal senantiasa berpedoman pada standar independently, and objectively. The implementation of
yang ditetapkan dalam SPFAIB (Standar Pelaksanaan the Internal Audit is always guided by the standards set
Fungsi Audit Internal Bank). out in the SPFAIB (Standards for Implementation of the
Bank’s Internal Audit Function).
7. Penerapan fungsi Audit Eksternal, dengan memastikan 7. Implementation of the External Audit function, by
pelaksanaan fungsi Audit Eksternal berjalan dengan ensuring the implementation of the External Audit
independen serta sangat efektif sesuai dengan function runs independently and has been very
PT Krom Bank Indonesia Tbk 253
Page 254
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
persyaratan yang ditetapkan dalam ketentuan, dengan effective in accordance with the requirements
menghasilkan kualitas dan cakupan hasil audit yang stipulated in the provisions, by producing excellent
sangat baik. quality and scope of audit results.
8. Penerapan manajemen risiko termasuk sistem 8. Function of risk management including the internal
pengendalian intern, dengan memastikan pelaksanaan control system, by ensuring that the implementation
fungsi manajemen risiko lebih efektif melakukan peran of the risk management function has more
dan fungsinya dalam sistem pengendalian intern yang effectively carried out its roles and functions in a
lebih komprehensif seperti melakukan pengkinian more comprehensive internal control system such
kebijakan, prosedur dan penetapan limit, sesuai dengan as updating policies, procedures and setting limits,
regulasi, tujuan, ukuran dan kompleksitas usaha Bank. in accordance with regulations, objectives, size and
business complexity of the Bank.
9. Pemberian Remunerasi, dengan memastikan penerapan 9. Remuneration Provision, by ensuring the implementation
tata kelola dalam pemberian remunerasi yang berlaku of proper governance in the granting of remuneration
bagi Direksi, Dewan Komisaris, dan pegawai Bank. applicable to the Board of Directors, the Board of
Commissioners, and the Bank’s employees.
10. Penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) 10. Provision of funds to related parties and large
dan penyediaan dana besar (large exposures), dengan exposures, by ensuring that Krom has a written
memastikan bahwa Krom telah memiliki kebijakan policy regarding providing funds to related parties
tertulis mengenai penyediaan dana kepada pihak and providing large funds. There were no violations
terkait dan penyediaan dana besar. Tidak terdapat or exceedances of the Legal Lending Limit (LLL), the
pelanggaran maupun pelampauan Batas Maksimum diversification of the provision of funds was fairly even
Pemberian Kredit (BMPK), diversifikasi penyediaan and the decision making in the provision of funds was
dana yang cukup merata serta pengambilan keputusan carried out independently.
dalam penyediaan dana dilakukan secara independen.
11. Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Informasi, 11. Reporting Integrity and Information Technology
dengan memastikan Krom telah melakukan transparansi Systems, by ensuring Krom has carried out transparency
dalam menyampaikan informasi keuangan maupun non in conveying financial and non-financial information to
keuangan kepada publik secara tepat waktu, lengkap, the public in a complete, accurate, and current manner,
akurat, kini dan utuh, termasuk penyampaian laporan including submission of GCG implementation reports
pelaksanaan GCG kepada shareholder dan pemangku to shareholders and other stakeholders supported by
kepentingan lainnya didukung dengan Sistem Informasi the Bank’s Management Information System which is
Manajemen Bank yang mampu menyediakan data dan able to provide data and information for management
informasi untuk pengambilan keputusan manajemen. decision making.
12. Rencana strategis Bank, dengan memastikan 12. The Bank’s strategic plan, by ensuring that the
penyusunan RBB Krom dilakukan dengan realistis dan preparation of RBB Krom is carried out realistically and
telah memperhatikan faktor eksternal dan internal, has taken into account external and internal factors,
prinsip prudent dan asas perbankan yang sehat prudent principles and sound banking principles and
dan sesuai dengan visi dan misi Bank serta rencana in accordance with the vision and mission of the Bank
korporasi Bank. and the Bank’s corporate plans.
13. Aspek Pemegang Saham, dengan memastikan 13. Shareholder Aspect, by ensuring that the Bank’s controlling
pemegang saham pengendali Bank dan pemegang shareholder and ultimate controlling shareholder
saham pengendali terakhir Bank wajib memenuhi POJK comply with POJK regulations and prevailing laws and
dan ketentuan peraturan perundang-undangan di regulations in the financial services sector, and support
sektor jasa keuangan, serta mendukung terlaksananya the implementation of sound and competitive business
kegiatan usaha dan pengelolaan Bank yang sehat, activities and management of the Bank in accordance
berdaya saing serta sesuai prinsip kehati-hatian dan with prudential principles and risk management
manajemen risiko. Pemegang saham Bank turut serta practices. The Bank’s shareholders also actively support
mendukung terlaksananya kegiatan usaha Bank yang the conduct of sound business operations and safeguard
sehat dan menjaga kesinambungan usaha Bank. the Bank’s business sustainability.
14. Penerapan Strategi Anti Fraud, Termasuk Anti 14. Implementation of Anti-Fraud Strategy, Including Anti-
Penyuapan, dengan memastikan manajemen risiko Bribery, by ensuring effective risk management and
dan sistem pengendalian intern untuk meminimalkan internal control systems to minimise the occurrence
terjadinya fraud dan mekanisme dan kerangka of fraud, as well as establishing adequate anti-bribery
manajemen anti penyuapan yang memadai. mechanisms and management frameworks.
15. Penerapan Keuangan Berkelanjutan, Termasuk Penerapan 15. Implementation of Sustainable Finance, Including the
Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan, dengan Application of Social and Environmental Responsibility, by
memastikan bahwa Bank menyusun rencana aksi keuangan ensuring that the Bank formulates a Sustainable Finance
berkelanjutan serta menerapkan aspek sosial dan Action Plan and implements social and environmental
lingkungan yang sampaikan dalam laporan keberlanjutan. aspects as disclosed in the Sustainability Report.
16. Penerapan Tata Kelola Dalam Kelompok Usaha Bank 16. Implementation of Governance within the Banking
(KUB), saat ini Bank tidak ada kerja sama antar bank Business Group (KUB), currently the Bank does not have
yang tergabung dalam KUB. any collaboration with other banks within a Banking
Business Group (KUB).
254 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 255
Self-assessment tersebut dilakukan Krom secara The self-assessment is carried out by Krom in a
komprehensif dan terstruktur yang digabungkan ke dalam comprehensive and structured manner which is combined
3 (tiga) aspek governance, yaitu governance structure, into 3 (three) aspects of governance, namely governance
governance process, dan governance outcome. Di tahun structure, governance process, and governance outcome.
2025, Krom telah melakukan penilaian. In 2025 Krom is trying to do an assessment.
1. Penilaian Governance Structure 1. Governance Structure Assessment
Penilaian Governance Structure bertujuan untuk menilai Governance Structure Assessment aims to assess
kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola Bank the adequacy of the Bank’s governance structure and
agar proses pelaksanaan prinsip GCG menghasilkan infrastructure so that the process of implementing GCG
outcome yang sesuai dengan harapan para pemangku principles produces outcomes that are in accordance
kepentingan Bank. with the expectations of the Bank’s stakeholders.
2. Penilaian Governance Process 2. Assessment of Governance Process
Penilaian Governance Process bertujuan untuk menilai Assessment of Governance Process aims to assess
efektivitas proses pelaksanaan prinsip GCG yang the effectiveness of the process of implementing
didukung oleh kecukupan struktur dan infrastruktur tata GCG principles supported by the adequacy of the
kelola Bank sehingga menghasilkan outcome yang sesuai Bank’s governance structure and infrastructure so as
dengan harapan para pemangku kepentingan Bank. to produce outcomes that are in accordance with the
expectations of the Bank’s stakeholders.
3. Penilaian Governance Outcome 3. Governance Outcome Assessment
Penilaian Governance Outcome bertujuan untuk Governance Outcome Assessment aims to assess the
menilai kualitas outcome yang memenuhi harapan quality of outcomes that meet the expectations of the
pemangku kepentingan Bank yang merupakan hasil Bank’s stakeholders which are the result of the process of
proses pelaksanaan prinsip GCG yang didukung oleh implementing GCG principles supported by the adequacy
kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola Bank. of the Bank’s governance structure and infrastructure.
Teknis penilaian mandiri/self-assessment GCG di Krom The technical aspects of GCG self-assessment at Krom are
dilakukan dengan cara sebagai berikut: as follows:
• Melakukan review, konfirmasi dan diskusi dengan para • Conducting reviews, confirmations and discussions
pihak pemangku kepentingan atas pelaksanaan 16 with stakeholders on the implementation of 16 (sixteen)
(enam belas) aspek penilaian GCG untuk mendapatkan aspects of GCG assessment to obtain certainty about
kepastian atas nilai yang diberikan; the value given;
• Merangkum dan melakukan rekap penilaian atas hasil • Summarize and conduct a recap of the assessment of
assessment tersebut; the assessment results;
• Rangkuman atas kertas kerja penilaian tersebut • The summary of the assessment working papers is
dipresentasikan kepada Direksi dan Komisaris dapat presented to the Directors and Commissioners through
melalui mekanisme Rapat Komite Kepatuhan atau melalui the mechanism of the Compliance Committee Meeting
rapat gabungan/joint meeting (Direksi dan Dewan or through a joint meeting (Directors and Board of
Komisaris) untuk diperoleh persetujuannya. Commissioners) to obtain approval.
Pihak yang Melakukan Penilaian Parties Conducting the Assessment
Proses penilaian sendiri (self-assessment) penerapan GCG The self-assessment methodology for Krom GCG
Krom melibatkan seluruh Dewan Komisaris, Direksi, dan implementation includes full participation from the Board
unit kerja yang terkait dengan faktor penilaian Tata Kelola of Commissioners, the Board of Directors, and relevant
dimaksud. work units related to the aforementioned Governance
assessment criteria.
Peringkat Rating
Di tahun 2025, Krom telah melakukan self-assessment In 2025, Krom conducted a self-assessment on the
terhadap pelaksanaan prinsip-prinsip GCG dengan detail: implementation of GCG principles, with the following details:
• Semester 1-2025 dengan peringkat “2 atau BAIK”. • First Semester of 2025 (1H-2025): Rated ‘2’ or ‘GOOD’.
Mencerminkan manajemen Bank telah melakukan This indicates that the Bank’s management has
penerapan tata kelola yang secara umum baik. Hal ini implemented governance practices that are generally
tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip sound. This is reflected in the adequate fulfillment of
tata kelola. Dalam hal terdapat kelemahan penerapan governance principles. Any existing weaknesses in
prinsip tata kelola, secara umum kelemahan tersebut the implementation of these principles are generally
kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan insignificant and can be resolved through the Bank
normal oleh manajemen Bank. management’s normal course of action.
• Semester 2-2025 dengan peringkat “2 atau BAIK”. • Second Semester of 2025 (2H-2025): Rated ‘2’ or
Mencerminkan manajemen Bank telah melakukan ‘GOOD’. This indicates that the Bank’s management has
penerapan tata kelola yang secara umum baik. Hal ini implemented governance practices that are generally
PT Krom Bank Indonesia Tbk 255
Page 256
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip sound. This is reflected in the adequate fulfillment of
tata kelola. Dalam hal terdapat kelemahan penerapan governance principles. Any existing weaknesses in
prinsip tata kelola, secara umum kelemahan tersebut the implementation of these principles are generally
kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan insignificant and can be resolved through the Bank
normal oleh manajemen Bank. management’s normal course of action.
Kesimpulan umum self-assessment Tata Kelola Perusahaan The general conclusions of the Corporate Governance
(GCG) di Krom Semester 1 Tahun 2025 dari Lampiran III (GCG) self-assessment at Krom for the first semester of
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/SEOJK.03/2017, 2025, in accordance with Appendix III of the Circular Letter
dan self-assessment Tata Kelola Perusahaan (GCG) di of the Financial Services Authority No. 13/SEOJK.03/2017,
Krom Semester 2 Tahun 2025 dari Lampiran III Surat Edaran and the Corporate Governance (GCG) self-assessment for
Otoritas Jasa Keuangan No. 14/SEOJK.03/2025 secara garis the second semester of 2025, in accordance with Appendix
besar antara lain sebagai berikut: III of the Circular Letter of the Financial Services Authority
No. 14/SEOJK.03/2025, are broadly outlined as follows:
Self-assessment Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance (GCG)
Semester 1 Tahun 2025 Self-assessment 1st Semester of 2025
1 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi Implementation of Duties and Responsibilities of the Board Rating
of Directors 2
Analisis: Analysis:
Direksi mengelola Bank secara profesional dengan mengedepankan The Board of Directors manages the Bank professionally by
integritas dan kepatuhan terhadap prinsip kehati-hatian perbankan. upholding integrity and adherence to prudential banking principles.
Seluruh kebijakan strategis diimplementasikan melalui proses manajerial All strategic policies are implemented through measurable
yang terukur, didukung oleh peningkatan kompetensi SDM di seluruh managerial processes, supported by continuous enhancement
unit kerja. Komitmen Direksi tercermin pada pencapaian target kinerja of human resources competencies across all units. The Board of
keuangan yang stabil serta terciptanya budaya kerja yang selaras dengan Directors’ commitment is reflected in the achievement of stable
nilai-nilai tata kelola yang baik. financial performance targets as well as the establishment of a
work culture aligned with good governance values.
2 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris Execution of the duties and responsibilities of the Board of Rating
Commissioners 2
Analisis: Analysis:
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan secara independen The committees under the Board of Commissioners have
dengan komposisi yang memenuhi ketentuan regulator serta didukung carried out their oversight support functions optimally, with
oleh kompetensi yang relevan. Proses pengawasan dilakukan melalui a membership structure comprising individuals with deep
rapat berkala yang efektif untuk mengevaluasi kinerja Direksi dan expertise in their respective fields. Each committee actively
memastikan kebijakan strategis berjalan sesuai rencana bisnis. provides objective recommendations related to audit, risk
Hasilnya, Dewan Komisaris berhasil memberikan arahan yang tepat management, as well as remuneration and nomination, through
dalam memitigasi risiko serta memastikan seluruh rekomendasi audit comprehensive periodic evaluations. The execution of these
ditindaklanjuti secara tepat waktu. committee duties adds value to the effectiveness of the Board
of Commissioners’ oversight and enhances the transparency of
the Bank’s management.
3 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Kelengkapan Dan Pelaksanaan Tugas Komite Completeness and Implementation of Committee Duties Rating
2
Analisis: Analysis:
Komite-komite di bawah Dewan Komisaris telah menjalankan fungsi The committees under the Board of Commissioners have optimally
pendukung pengawasan secara optimal dengan struktur anggota performed their supervisory support functions with a membership
yang memiliki keahlian mendalam di bidangnya. Setiap komite aktif structure possessing deep expertise in their respective fields. Each
memberikan rekomendasi yang objektif terkait audit, manajemen committee actively provides objective recommendations regarding
risiko, serta remunerasi dan nominasi melalui evaluasi berkala yang audit, risk management, as well as remuneration and nomination
komprehensif. Pelaksanaan tugas komite ini memberikan nilai tambah through comprehensive periodic evaluations. The implementation of
bagi efektivitas pengawasan Dewan Komisaris dan transparansi these committee duties provides added value to the effectiveness
pengelolaan Bank. of the Board of Commissioners’ oversight and the transparency of
the Bank’s management.
4 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Penanganan Benturan Kepentingan Handling of Conflicts of Interest Rating
2
Analisis: Analysis:
Bank secara konsisten menerapkan kebijakan penanganan benturan The Bank consistently implements a conflict of interest management
kepentingan yang wajib dipatuhi oleh seluruh pengurus dan pegawai. policy that must be adhered to by all members of management and
Proses pengambilan keputusan dilakukan secara objektif tanpa adanya employees. Decision-making processes are conducted objectively,
pengaruh negatif dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan pribadi. Hal without undue influence from parties with personal interests. This
ini memastikan setiap transaksi dilakukan demi kepentingan terbaik Bank ensures that every transaction is carried out in the best interest of
dan menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan. the Bank and helps maintain the trust of all stakeholders.
256 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 257
5 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Penerapan Fungsi Kepatuhan Implementation of the Compliance Function Rating
2
Analisis: Analysis:
Fungsi kepatuhan berjalan secara independen dan proaktif dalam The compliance function operates independently and proactively
mengawal seluruh aktivitas bisnis agar senantiasa selaras dengan in overseeing all business activities to ensure they remain
regulasi OJK dan peraturan perundang-undangan. Bank berhasil aligned with OJK regulations and statutory laws. The Bank has
meminimalkan risiko kepatuhan melalui pemantauan berkelanjutan dan successfully minimised compliance risks through continuous
sosialisasi regulasi yang efektif di seluruh jenjang organisasi. Kesadaran monitoring and effective dissemination of regulations across all
akan kepatuhan telah menjadi bagian integral dari budaya operasional levels of the organisation. Compliance awareness has become
Bank, yang mendukung keberlanjutan usaha secara sehat. an integral part of the Bank’s operational culture, supporting
sustainable and sound business growth.
6 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Fungsi Audit Intern Internal Audit Function Rating
2
Analisis: Analysis:
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) menjalankan fungsinya secara The Internal Audit Task Force (SKAI) performs its functions
independen dan melaporkan hasil pengawasannya langsung kepada independently and reports its audit results directly to the
Presiden Direktur dan Komite Audit. SKAI melakukan pemeriksaan President Director and the Audit Committee. SKAI conducts
berbasis risiko sesuai rencana audit tahunan dan memberikan risk-based audits in accordance with the annual audit plan
rekomendasi perbaikan yang bernilai tambah bagi operasional Bank. and provides recommendations that add value to the Bank’s
Manajemen menunjukkan komitmen tinggi dengan menindaklanjuti operations. Management demonstrates a strong commitment
seluruh temuan audit secara tepat waktu guna memitigasi risiko di masa by following up on all audit findings in a timely manner to
depan. mitigate future risks.
7 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Fungsi Audit Ekstern External Audit Function Rating
2
Analisis: Analysis:
Audit eksternal dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik yang independen External audits are conducted by an independent and competent
dan kompeten, yang ditunjuk secara transparan melalui mekanisme Public Accounting Firm, appointed transparently through
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Auditor eksternal memberikan the General Meeting of Shareholders (GMS) mechanism. The
opini objektif atas kewajaran laporan keuangan Bank yang sesuai dengan external auditor provides an objective opinion on the fairness
standar akuntansi yang berlaku. Rekomendasi yang diberikan melalui of the Bank’s financial statements in accordance with applicable
management letter diimplementasikan secara serius oleh Bank untuk accounting standards. Recommendations provided through the
terus meningkatkan integritas pelaporan keuangan. management letter are seriously implemented by the Bank to
continuously enhance the integrity of financial reporting.
8 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Fungsi Manajemen Risiko Termasuk Sistem Pengendalian Intern Risk Management Function Including Internal Control System Rating
2
Analisis: Analysis:
Bank mengimplementasikan kerangka manajemen risiko yang The Bank implements a comprehensive risk management framework
komprehensif dengan menetapkan limit dan parameter risiko yang by establishing risk limits and parameters aligned with the Bank’s
selaras dengan profil risiko Bank. Sistem pengendalian intern berjalan risk profile. The internal control system operates effectively across
efektif di seluruh lini bisnis, yang memungkinkan pendeteksian all business lines, enabling early detection of potential operational
dini terhadap potensi penyimpangan operasional. Integrasi antara deviations. The integration of risk management and internal control
manajemen risiko dan pengendalian intern ini menciptakan landasan creates a solid foundation for maintaining financial stability and the
yang kokoh dalam menjaga stabilitas keuangan dan keamanan aset Bank. security of the Bank’s assets.
9 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar Provision of Funds to Related Parties and Large Exposures Rating
2
Analisis: Analysis:
Penyediaan dana dikelola dengan prinsip kehati-hatian yang ketat The provision of funds is managed with strict prudential
dan dipastikan selalu berada dalam batas maksimum pemberian principles and is ensured to always remain within the Legal
kredit (BMPK) yang ditetapkan regulator. Proses persetujuan kredit Lending Limit (BMPK) set by the regulator. The approval process
kepada pihak terkait dilakukan secara transparan dan independen, for credit to related parties is conducted transparently and
serta dilaporkan secara tepat waktu kepada otoritas terkait. Kebijakan independently, and is reported in a timely manner to the relevant
ini berhasil menjaga kualitas aset produktif Bank dan menghindari authorities. This policy has helped maintain the quality of the
konsentrasi risiko yang berlebihan pada pihak tertentu. Bank’s earning assets and prevent excessive risk concentration
on specific parties.
10 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan Bank, Laporan Transparency of Financial and Non-Financial Condition, GCG Rating
pelaksanaan GCG dan Laporan Internal Implementation Report, and Internal Reporting 2
Analisis: Analysis:
Bank menjamin transparansi informasi melalui publikasi laporan keuangan The Bank guarantees information transparency through
dan laporan pelaksanaan GCG yang akurat serta mudah diakses oleh the publication of accurate financial statements and GCG
publik. Sistem pelaporan internal yang andal mendukung manajemen implementation reports that are easily accessible to the public.
dalam pengambilan keputusan strategis berdasarkan data yang A reliable internal reporting system supports management in
terkini dan terverifikasi. Transparansi ini mencerminkan akuntabilitas strategic decision-making based on current and verified data. This
manajemen dalam mengelola Bank dan menjaga komunikasi yang jujur transparency reflects management’s accountability in managing the
dengan seluruh stakeholders. Bank and maintaining honest communication with all stakeholders.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 257
Page 258
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
11 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Rencana Strategis Bank Bank’s Strategic Plan Rating
2
Analisis: Analysis:
Rencana Strategis dan Rencana Bisnis Bank (RBB) disusun secara The Strategic Plan and Bank Business Plan (RBB) are developed
komprehensif melalui analisis SWOT yang mendalam serta comprehensively through in-depth SWOT analysis and by taking
mempertimbangkan kondisi ekonomi terkini. Strategi pertumbuhan yang into account current economic conditions. A stable and sustainable
stabil dan berkesinambungan diimplementasikan secara konsisten oleh growth strategy is consistently implemented by management,
manajemen dengan dukungan infrastruktur TI yang memadai. Pencapaian supported by adequate IT infrastructure. The achievement of these
target strategis ini telah memberikan manfaat ekonomis bagi pemegang strategic targets has delivered economic benefits to shareholders
saham dan nilai tambah bagi nasabah secara berkelanjutan. and sustained added value to customers.
Nilai Komposit: Composite Rating:
2 2
Secara keseluruhan hal tersebut mencerminkan manajemen Bank telah Overall, this reflects that the Bank’s management has implemented
melakukan penerapan tata kelola yang secara umum baik. Hal ini tercermin generally sound corporate governance practices. This is demonstrated
dari pemenuhan yang memadai atas prinsip tata kelola. Dalam hal terdapat by the adequate fulfillment of governance principles. Any identified
kelemahan penerapan prinsip tata kelola, secara umum kelemahan tersebut weaknesses in the application of these principles are generally
kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh non-material and are believed to be fully mitigable by the Bank’s
manajemen Bank. management.
Self-assessment Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance (GCG)
Semester 2 Tahun 2025 Self-assessment 2nd Semester of 2025
1 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Pelaksanaan Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Direksi Implementation of the Duties, Responsibilities, and Authorities of Rating
the Board of Directors 2
Analisis: Analysis:
Direksi yang terdiri dari 5 (lima) orang berdomisili di Indonesia The Board of Directors, consisting of 5 (five) members residing in
telah melaksanakan kepengurusan Bank secara independen sesuai Indonesia, has managed the Bank independently in accordance
Anggaran Dasar dan peraturan yang berlaku. Seluruh anggota Direksi with the Articles of Association and prevailing regulations. All
memiliki integritas dan kompetensi yang memadai, dibuktikan dengan members possess the requisite integrity and competence, as
kepemilikan sertifikasi Manajemen Risiko serta peningkatan kinerja Bank evidenced by their Risk Management certifications and the Bank’s
yang tercermin dalam laporan keuangan tahunan. Direksi juga aktif improved performance reflected in the annual financial statements.
membudayakan pembelajaran berkelanjutan dan memastikan tindak Furthermore, the Board actively fosters a culture of continuous
lanjut atas temuan audit dari otoritas terkait telah dilakukan sesuai learning and ensures that all audit findings from relevant authorities
komitmen. are addressed according to established commitments.
2 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Pelaksanaan Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Dewan Komisaris Implementation of the Duties, Responsibilities, and Authorities of Rating
the Board of Commissioners 2
Analisis: Analysis:
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat The Board of Commissioners performs its supervisory and
secara optimal, dengan komposisi yang telah memenuhi ketentuan advisory functions optimally through a structure that meets the
independensi, yaitu lebih dari 50% anggota merupakan Komisaris requirement of having more than 50% independent members.
Independen.Komisaris aktif mengarahkan dan mengevaluasi kebijakan The Board actively directs and evaluates strategic policies within
strategis dalam Rencana Bisnis Bank serta memantau efektivitas tindak the Bank’s Business Plan and monitors the effectiveness of the
lanjut temuan audit oleh Direksi. Seluruh hasil rapat Dewan Komisaris Board of Directors’ follow-up on audit findings. All outcomes of
didokumentasikan dengan baik dalam risalah rapat dan menjadi the Board of Commissioners’ meetings are well-documented
rekomendasi yang diimplementasikan secara efektif. in minutes and serve as recommendations that are effectively
implemented.
3 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite Completeness and Implementation of Committee Duties Rating
2
Analisis: Analysis:
Bank telah membentuk Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, serta The Bank has established an Audit Committee, a Risk Monitoring
Komite Nominasi dan Remunerasi yang beroperasi secara efektif di bawah Committee, and a Nomination and Remuneration Committee, all
koordinasi Dewan Komisaris. Setiap komite dipimpin oleh Komisaris of which operate effectively under the coordination of the Board
Independen dan beranggotakan pihak-pihak dengan kompetensi di of Commissioners. Each committee is chaired by an Independent
bidang keuangan, manajemen risiko, hukum, dan perbankan. Komite- Commissioner and comprises members with expertise in finance,
komite tersebut secara rutin memberikan rekomendasi strategis, risk management, law, and banking. These committees regularly
termasuk penunjukan akuntan publik dan evaluasi kebijakan remunerasi, provide strategic recommendations, including the appointment of
guna mendukung fungsi pengawasan Bank. public accountants and the evaluation of remuneration policies, to
support the Bank’s supervisory function.
258 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 259
4 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Penanganan Benturan Kepentingan Management of Conflicts of Interest Rating
2
Analisis: Analysis:
Bank memiliki kebijakan dan prosedur yang mengikat seluruh pengurus The Bank maintains policies and procedures that bind all
dan karyawan untuk mengidentifikasi serta mengelola potensi benturan management and employees to identify and manage potential
kepentingan secara tertib. Selama Semester II 2025, tidak ditemukan conflicts of interest in an orderly manner. During the second
kasus benturan kepentingan, dan seluruh transaksi dengan pihak terkait semester of 2025, no conflict of interest cases were found, and all
dilakukan sesuai prinsip kewajaran (arm’s length principle). Administrasi transactions with related parties were conducted in accordance
pengungkapan potensi benturan kepentingan didokumentasikan secara with the arm’s length principle. The administration of conflict of
akurat dalam risalah rapat untuk menjamin transparansi. interest disclosures is accurately documented in meeting minutes
to ensure transparency.
5 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Penerapan Fungsi Kepatuhan Implementation of the Compliance Function Rating
2
Analisis: Analysis:
Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan bersama Satuan Kerja The Director in charge of the compliance function, together with
Kepatuhan yang independen memastikan seluruh kegiatan usaha Bank an independent Compliance Unit, ensures that all Bank business
selaras dengan regulasi OJK dan perundang-undangan. Bank secara activities align with OJK regulations and statutory laws. The Bank
konsisten memantau kepatuhan terhadap perjanjian otoritas serta consistently monitors compliance with regulatory agreements
merumuskan strategi untuk menumbuhkan budaya kepatuhan di setiap and formulates strategies to cultivate a compliance culture
jenjang organisasi. Pengambilan keputusan operasional telah dilakukan across all organisational levels. Operational decision-making is
dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian dan sesuai ketentuan conducted with due regard to the principle of prudence and is
yang berlaku, yang dilaporkan secara berkala kepada Direksi dan Dewan reported periodically to the Board of Directors and the Board of
Komisaris. Commissioners.
6 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Penerapan Fungsi Audit Intern Implementation of the Internal Audit Function Rating
2
Analisis: Analysis:
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) menjalankan tugasnya secara The Internal Audit Task Force (SKAI) performs its duties
independen dengan struktur organisasi yang memadai dan berpedoman independently with an adequate organisational structure,
pada Piagam Audit yang telah diperbarui. SKAI melakukan audit berbasis guided by an updated Audit Charter. SKAI conducts risk-based
risiko sesuai rencana kerja tahunan, di mana realisasi pemeriksaan pada audits in accordance with the annual work plan, achieving a
Semester II 2025 mencapai 100%. Seluruh temuan audit dipantau ketat 100% audit realisation rate in the second semester of 2025.
penyelesaiannya oleh manajemen dan dilaporkan secara berkala kepada All audit findings are closely monitored by management for
Presiden Direktur serta Komite Audit. resolution and reported periodically to the President Director
and the Audit Committee.
7 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Penerapan Fungsi Audit Ekstern Implementation of the External Audit Function Rating
2
Analisis: Analysis:
Penunjukan Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) The appointment of the Public Accountant (AP) and the Public
dilakukan melalui RUPS berdasarkan rekomendasi Komite Audit dengan Accounting Firm (KAP) is conducted through the General
mempertimbangkan aspek independensi dan kapasitas. Auditor Meeting of Shareholders (GMS) based on the Audit Committee’s
eksternal bekerja secara independen sesuai standar profesional untuk recommendation, considering independence and capacity.
memberikan gambaran kondisi Bank yang objektif melalui management External auditors work independently according to professional
letter. Bank membatasi penggunaan jasa audit sesuai regulasi guna standards to provide an objective overview of the Bank’s
menjaga integritas dan kualitas hasil audit keuangan historis. condition through management letter. The Bank limits the use
of audit services in accordance with regulations to maintain the
integrity and quality of historical financial audit results.
8 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Fungsi Manajemen Risiko Termasuk Sistem Pengendalian Intern Risk Management Function Including Internal Control System Rating
2
Analisis: Analysis:
Bank telah mengimplementasikan kerangka manajemen risiko yang The Bank has implemented a comprehensive risk management
komprehensif, didukung oleh kebijakan, prosedur, dan penetapan framework, supported by policies, procedures, and risk limits
limit risiko yang selaras dengan rencana bisnis. Sistem Pengendalian aligned with the business plan. The Internal Control System (SPI)
Intern (SPI) berjalan efektif di seluruh unit kerja untuk memitigasi risiko operates effectively across all business units to mitigate banking
perbankan serta menerapkan program anti pencucian uang secara risks and consistently implement anti-money laundering programs.
konsisten. Manajemen aktif mengevaluasi profil risiko dan memastikan Management actively evaluates the risk profile and ensures the
ketersediaan infrastruktur yang memadai untuk mendukung pengambilan availability of adequate infrastructure to support integrated
keputusan yang terintegrasi. decision-making.
9 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Pemberian Remunerasi Provision of Remuneration Rating
2
Analisis: Analysis:
Pemberian remunerasi bagi Direksi, Dewan Komisaris, dan pegawai The provision of remuneration for the Board of Directors,
dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kinerja, risiko, serta Board of Commissioners, and employees is determined by
kewajaran pasar guna menjaga kelangsungan usaha Bank. Dewan considering performance, risk, and market fairness to ensure
Komisaris melakukan pengawasan dan evaluasi berkala terhadap the Bank’s business continuity. The Board of Commissioners
kebijakan remunerasi berdasarkan rekomendasi dari Komite Nominasi performs periodic oversight and evaluation of the remuneration
dan Remunerasi. Informasi mengenai kebijakan dan praktik remunerasi policy based on recommendations from the Nomination and
telah diungkapkan secara transparan dalam laporan pelaksanaan Tata Remuneration Committee. Information regarding remuneration
Kelola Bank. policies and practices is transparently disclosed in the Bank’s
Corporate Governance Implementation Report.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 259
Page 260
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
10 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar Provision of Funds to Related Parties and Large Exposures Rating
2
Analisis: Analysis:
Bank memiliki strategi diversifikasi portofolio penyediaan dana yang The Bank employs a portfolio diversification strategy for fund
dikelola dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan provision, managed by prioritizing the principle of prudence and
terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK). Setiap penyediaan compliance with the Legal Lending Limit (BMPK). Every provision
dana kepada pihak terkait wajib mendapatkan persetujuan dari Dewan of funds to related parties must obtain approval from the Board
Komisaris serta opini dari satuan kerja risiko dan kepatuhan. Laporan of Commissioners and an opinion from the risk and compliance
terkait penyediaan dana besar dan pihak terkait disampaikan secara units. Reports concerning large exposures and related parties
akurat dan tepat waktu kepada Otoritas Jasa Keuangan. are submitted accurately and punctually to the Financial
Services Authority (OJK).
11 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Informasi Reporting Integrity and Information Technology Systems Rating
2
Analisis: Analysis:
Integritas pelaporan keuangan Bank didukung oleh sistem informasi The integrity of the Bank’s financial reporting is supported by reliable
manajemen yang andal serta pengendalian intern (internal control over management information systems and adequate internal control
financial reporting) yang memadai. Bank menjamin transparansi kondisi over financial reporting. The Bank ensures transparency regarding
keuangan dan non-keuangan melalui publikasi laporan berkala yang its financial and non-financial condition through the publication
dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan. Pengelolaan teknologi of periodic reports accessible to all stakeholders. Information
informasi dilakukan oleh SDM kompeten dengan sistem keamanan yang technology management is conducted by competent personnel
terus ditingkatkan untuk menjaga kerahasiaan data nasabah. with continuously upgraded security systems to protect customer
data confidentiality.
12 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Rencana Strategis Bank Bank’s Strategic Plan Rating
2
Analisis: Analysis:
Direksi bertanggung jawab penuh dalam menyusun dan The Board of Directors holds full responsibility for formulating and
mengimplementasikan Rencana Strategis serta Rencana Bisnis Bank implementing a realistic and measurable Strategic Plan and Bank
yang realistis dan terukur. Dewan Komisaris secara aktif memantau Business Plan. The Board of Commissioners actively monitors
pencapaian target bisnis serta memberikan arahan perbaikan agar the achievement of business targets and provides guidance
selaras dengan visi dan misi Bank. Komunikasi mengenai arah bisnis for improvement to ensure alignment with the Bank’s vision
dilakukan secara efektif kepada seluruh jenjang organisasi untuk and mission. Communication regarding the business direction
memastikan kesatuan pemahaman dalam mencapai tujuan strategis. is effectively conveyed across all levels of the organisation to
ensure a unified understanding of strategic goals.
13 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Aspek Pemegang Saham Shareholder Aspects Rating
2
Analisis: Analysis:
Penyelenggaraan RUPS dilakukan secara transparan sesuai ketentuan The General Meeting of Shareholders (GMS) is conducted
regulasi guna menjamin pemenuhan hak-hak seluruh pemegang saham. transparently in accordance with regulatory requirements
Pemegang Saham Pengendali mendukung independensi operasional Bank to ensure the fulfillment of the rights of all shareholders.
tanpa melakukan intervensi yang merugikan kepentingan perusahaan. The Controlling Shareholder supports the Bank’s operational
Direksi mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada pemegang saham independence without exercising any intervention that could be
melalui RUPS dalam rangka menciptakan hubungan yang harmonis dan detrimental to the Company’s interests. The Board of Directors
nilai tambah berkelanjutan. is accountable to the shareholders through the GMS, fostering a
harmonious relationship and creating sustainable value.
14 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Penerapan Strategi Anti Fraud, Termasuk Anti Penyuapan Implementation of Anti-Fraud Strategy, Including Anti-Bribery Rating
2
Analisis: Analysis:
Bank menerapkan strategi anti-fraud yang mencakup pilar pencegahan, The Bank implements an anti-fraud strategy encompassing
deteksi, investigasi, dan pemantauan di seluruh lini organisasi. Kebijakan four pillars: prevention, detection, investigation, and monitoring
anti-penyuapan dan sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing across the organisation. Anti-bribery policies and the
system) telah disosialisasikan secara intensif untuk membangun whistleblowing system have been intensively socialized to foster
integritas karyawan. Komitmen manajemen terhadap budaya anti- employee integrity. Management’s commitment to an anti-fraud
kecurangan tercermin dari pemantauan rutin dan tindak lanjut tegas culture is reflected in routine monitoring and firm follow-up on
terhadap setiap potensi penyimpangan. any potential irregularities.
15 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Penerapan Keuangan Berkelanjutan, Termasuk Penerapan Tanggung Jawab Implementation of Sustainable Finance, Including Corporate Social Rating
Sosial dan Lingkungan and Environmental Responsibility 2
Analisis: Analysis:
Bank berkomitmen pada prinsip keuangan berkelanjutan dengan The Bank is committed to sustainable finance principles by
mengalokasikan dana tanggung jawab sosial dan llingkungan (TJSL) secara allocating corporate social and environmental responsibility (TJSL)
efektif dan terencana. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) funds effectively and according to plan. The Sustainable Finance
telah disusun dan disampaikan secara tepat waktu kepada otoritas Action Plan (RAKB) has been prepared and submitted punctually
serta disosialisasikan ke seluruh organisasi. Implementasi ini mencakup to the authorities and socialized throughout the organisation.
pengelolaan risiko terkait iklim serta penggunaan dana CSR yang bebas This implementation includes managing climate-related risks and
dari kepentingan pribadi pihak manapun. ensuring that CSR fund allocation is free from conflict of interest.
260 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 261
16 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian: Rating of each Factor: Nilai
Penerapan Tata Kelola dalam KUB Implementation of Governance within the Bank Business Group Rating
(KUB) 2
Analisis: Analysis:
Hingga saat ini, Krom tidak memiliki kerja sama aktif antar bank yang To date, Krom does not have active inter-bank cooperation
tergabung dalam Kelompok Usaha Bank (KUB). Meskipun demikian, within the Bank Business Group (KUB). Nevertheless, the Bank
Bank tetap menyiapkan kerangka tata kelola yang memadai untuk maintains an adequate governance framework to support
mendukung potensi sinergi di masa depan sesuai regulasi yang berlaku. potential future synergies in accordance with prevailing
Seluruh kebijakan tata kelola tetap memperhatikan karakteristik dan regulations. All governance policies continue to take into
kompleksitas usaha Bank secara mandiri dan profesional. account the Bank’s characteristics and complexity, and are
implemented independently and professionally.
Nilai Komposit: Composite Rating:
2 2
Secara keseluruhan hal tersebut mencerminkan manajemen Bank telah Overall, this indicates that the Bank’s management has implemented
melakukan penerapan tata kelola yang secara umum baik. Hal ini tercermin governance practices that are generally sound. This is reflected in the
dari pemenuhan yang memadai atas prinsip tata kelola. Dalam hal terdapat adequate fulfillment of governance principles. Any existing weaknesses
kelemahan penerapan prinsip tata kelola, secara umum kelemahan tersebut in the implementation of these principles are generally insignificant
tidak bersifat material dan diyakini dapat dilakukan mitigasi sepenuhnya and can be resolved through the Bank management’s normal course
oleh manajemen Bank. of action.
Semester 1 Tahun 2025 1st Semester of 2025
Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan
Tata Kelola Tata Kelola
PERINGKAT RECOMMENDATION DEFINISI PERINGKAT IMPLEMENTATION
Individu 2 Baik Good
Konsolidasi n/a n/a
Analisis Analysis
Berdasarkan analisis terhadap seluruh kriteria/indikator, maka disimpulkan Based on the analysis of all criteria/indicators, the assessment for the
penilaian untuk faktor Good Corporate Governance (GCG) adalah Good Corporate Governance (GCG) factor is concluded to be rank 2
peringkat 2 (dua), dengan pertimbangan atau dasar analisis sebagai (two), with the following considerations or analytical basis.
berikut.
Analisis Governance Structure Governance Structure Analysis
Bank telah membangun struktur tata kelola yang kokoh dan komprehensif, The Bank has established a robust and comprehensive governance structure,
tercermin dari komposisi Dewan Komisaris dan Direksi yang sepenuhnya as reflected in the composition of the Board of Commissioners and the Board
selaras dengan ukuran serta kompleksitas usaha. Saat ini, Dewan of Directors, which is fully aligned with the size and complexity of its business.
Komisaris terdiri dari 3 (tiga) anggota dengan mayoritas (lebih dari 50%) Currently, the Board of Commissioners consists of 3 (three) members, with
merupakan Komisaris Independen, sementara Direksi diperkuat oleh 5 a majority (more than 50%) serving as Independent Commissioners, while
(lima) anggota yang seluruhnya berdomisili di Indonesia guna memastikan the Board of Directors is strengthened by 5 (five) members, all of whom
efektivitas pengawasan dan operasional. Seluruh pengurus memiliki are domiciled in Indonesia to ensure effective oversight and operations. All
integritas, kompetensi, dan reputasi keuangan yang teruji, serta bebas members of the governing bodies possess proven integrity, competence,
dari hubungan keuangan, kepemilikan, maupun kekeluargaan hingga and sound financial reputations, and are free from financial, ownership,
derajat ke-2. Komitmen terhadap prinsip Good Corporate Governance and familial relationships up to the second degree. The commitment to the
(GCG) lebih lanjut diwujudkan melalui pembentukan komite-komite principles of Good Corporate Governance (GCG) is further demonstrated
spesialis di bawah Dewan Komisaris—seperti Komite Audit, Pemantau through the establishment of specialized committees under the Board of
Risiko, serta Nominasi & Remunerasi—maupun di bawah Direksi, termasuk Commissioners—such as the Audit Committee, Risk Monitoring Committee,
Komite Etik & Perilaku, Komite ALCO, hingga Komite Pengarah Teknologi and Nomination & Remuneration Committee—as well as under the Board of
Informasi, yang seluruhnya menjalankan fungsi koordinasi secara berkala Directors, including the Ethics & Conduct Committee, the Asset and Liability
sesuai dengan pedoman tata kerja yang berlaku. Committee (ALCO), and the Information Technology Steering Committee. All
of these committees carry out coordination functions on a regular basis in
accordance with the applicable governance guidelines.
Guna memastikan mitigasi risiko dan pengendalian intern yang To ensure effective risk mitigation and reliable internal control, the
andal, Bank telah menetapkan kebijakan benturan kepentingan yang Bank has established conflict of interest policies that are binding within
mengikat dalam Piagam Kode Etik serta prosedur SDM dan perkreditan. the Code of Ethics Charter as well as in HR and lending procedures.
Infrastruktur pengendalian diperkuat oleh unit kerja fungsional yang The control infrastructure is reinforced by comprehensive functional
lengkap, mulai dari SKAI, Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), hingga units, ranging from the Internal Audit Unit (SKAI) and Risk Management
unit khusus seperti Data Privacy Officer dan Strategi Anti-Fraud, yang Unit (SKMR) to specialized roles such as the Data Privacy Officer and
didukung oleh audit eksternal dari Kantor Akuntan Publik yang terdaftar Anti-Fraud Strategy unit, all supported by external audits conducted
di OJK. Seluruh aktivitas fungsional dipandu oleh kebijakan dan prosedur by Public Accounting Firms registered with the Financial Services
kerja yang sistematis serta didukung oleh Sistem Informasi Manajemen Authority (OJK). All functional activities are guided by systematic
yang mutakhir demi menjamin akurasi dan ketepatan waktu pelaporan. policies and procedures and supported by a modern Management
Landasan strategis ini bermuara pada Rencana Korporasi dan Rencana Information System to ensure the accuracy and timeliness of reporting.
Bisnis yang visioner, yang secara konsisten diarahkan untuk mewujudkan This strategic foundation is reflected in the Corporate Plan and Business
visi Bank menjadi institusi berbasis teknologi digital yang inovatif dalam Plan, which are visionary and consistently directed toward achieving
melayani segmen Ritel dan UMKM secara berkelanjutan. the Bank’s vision of becoming an innovative digital technology–based
institution in serving the Retail and MSME segments sustainably.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 261
Page 262
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Analisis Governance Process Governance Process Analysis
Pelaksanaan proses tata kelola Bank berjalan dengan sangat baik dan The Bank’s governance processes are implemented very effectively,
memenuhi standar independensi serta profesionalisme yang tinggi. Hal meeting high standards of independence and professionalism. This is
ini tercermin dari peran Dewan Komisaris yang fokus pada pengawasan reflected in the role of the Board of Commissioners, which focuses on
strategis tanpa terlibat dalam operasional harian, kecuali pada aspek strategic oversight without involvement in daily operations, except in
krusial seperti penyediaan dana kepada pihak terkait dan batas besar critical areas such as providing funds to related parties and setting limits
sesuai Anggaran Dasar. Independensi ini diperkuat dengan tidak adanya in accordance with the Articles of Association. This independence is
intervensi dari Pemegang Saham, sehingga Direksi dapat menjalankan reinforced by the absence of shareholder intervention, allowing the Board
tugas secara mandiri demi kepentingan Bank. Selain itu, terdapat of Directors to carry out its duties autonomously in the best interest of
pemisahan fungsi yang memadai antara operasional dan pengendalian the Bank. Moreover, there is an adequate separation of functions between
intern, di mana seluruh aktivitas berpedoman pada kebijakan dan operations and internal control, with all activities guided by policies and
prosedur kerja yang dikaji ulang secara periodik. Komitmen Bank terhadap procedures that are periodically reviewed. The Bank’s commitment
kepatuhan juga ditunjukkan dengan tindak lanjut proaktif Direksi atas to compliance is further demonstrated by the proactive follow-up by
seluruh temuan audit sesuai arahan Dewan Komisaris, serta penyusunan the Board of Directors on all audit findings as directed by the Board of
Rencana Bisnis Bank (RBB) dan laporan keuangan yang disusun secara Commissioners, as well as the preparation of the Bank’s Business Plan
lengkap, realistis, dan tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku. (RBB) and financial statements, which are compiled comprehensively,
realistically, and timely in accordance with applicable regulations.
Guna memastikan keberlanjutan usaha dan mitigasi risiko yang lebih To ensure business continuity and more effective risk mitigation, the
efektif, Bank secara konsisten melakukan penguatan pada fungsi Bank consistently strengthens its control and operational functions.
pengendalian dan operasional. Meskipun belum pernah terjadi benturan Although no conflicts of interest have occurred, the Bank remains
kepentingan, Bank tetap waspada dan melakukan mitigasi preventif vigilant and implements preventive measures against potential conflicts
terhadap potensi benturan pada sektor pembiayaan properti di in the property financing sector involving related parties. Performance
lingkungan pihak terkait. Upaya peningkatan kinerja terus difokuskan pada improvement efforts continue to focus on the active role of the Board
peran aktif Direksi dalam penghimpunan dan penyaluran dana ke sektor of Directors in mobilizing and distributing funds to productive sectors
produktif serta UMKM guna mengoptimalkan modal sesuai RBB. Dalam and MSMEs, optimizing capital in accordance with the Bank’s Business
aspek pengawasan, Bank memanfaatkan sistem informasi manajemen Plan (RBB). In terms of oversight, the Bank leverages an adaptive risk
risiko yang adaptif serta memastikan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) management information system and ensures that the Internal Audit Unit
melakukan penilaian efektivitas pengendalian secara tahunan, yang (SKAI) conducts annual assessments of control effectiveness, with the
kualitasnya diuji secara berkala oleh Akuntan Publik. Bank berkomitmen quality of these assessments periodically tested by Public Accountants.
untuk terus meningkatkan fungsi kepatuhan dan audit intern guna The Bank is committed to continuously enhancing compliance and
meminimalisir kelemahan minor, memastikan seluruh kebijakan selaras internal audit functions to minimise minor weaknesses and ensure that all
dengan dinamika regulasi terkini. policies remain aligned with the latest regulatory developments.
Analisis Governance Outcome Governance Outcome Analysis
Hasil tata kelola Bank pada semester I tahun 2025 menunjukkan performa The Bank’s governance outcomes for the first half of 2025 demonstrate
yang sangat solid dan resilien, tercermin dari rasio rentabilitas yang a very solid and resilient performance, reflected in adequate profitability
memadai dan efisiensi operasional yang terjaga. Bank berhasil membukukan ratios and maintained operational efficiency. The Bank recorded a
laba setelah taksiran pajak sebesar Rp 73.194 juta, dengan didukung oleh post-tax profit of IDR 73,194 million, supported by a Return on Assets
rasio ROA sebesar 2,25%, NIM yang kompetitif di angka 18,82%, serta BOPO (ROA) of 2.25%, a competitive Net Interest Margin (NIM) of 18.82%, and
sebesar 89,66% yang mengindikasikan pengelolaan biaya yang efisien untuk an Operating Expense to Operating Income (BOPO) ratio of 89.66%,
mendukung pertumbuhan modal organik. Pencapaian ini diperkuat oleh indicating efficient cost management to support organic capital growth.
struktur permodalan yang sangat memadai dengan rasio KPMM mencapai These achievements are reinforced by a very adequate capital structure,
57,96% dan total modal sebesar Rp 3.338.136 juta. Kapasitas permodalan with a Capital Adequacy Ratio (KPMM) of 57.96% and total capital of
yang kuat ini tidak hanya menunjukkan komitmen tinggi pemegang saham IDR 3,338,136 million. This strong capital capacity not only reflects the
melalui kebijakan penahanan laba dan aksi korporasi strategis seperti IPO shareholders’ high commitment through profit retention policies and
serta right issue untuk pemenuhan konsolidasi perbankan, tetapi juga strategic corporate actions such as IPOs and rights issues for banking
memastikan Bank memiliki bantalan yang kokoh dalam memitigasi risiko consolidation purposes but also ensures that the Bank has a solid buffer
aset bermasalah di masa depan. to mitigate potential future problem asset risks.
Dalam aspek manajemen risiko dan kepatuhan, Bank secara konsisten In terms of risk management and compliance, the Bank consistently
menerapkan prinsip kehati-hatian yang berdampak pada kualitas aset applies prudential principles, resulting in healthy and well-controlled asset
yang sehat dan terkendali. Hal ini terbukti dari rasio NPL gross yang quality. This is evidenced by a maintained gross NPL ratio of 2.70% and a
terjaga pada level 2,70% dan NPL net yang sangat rendah sebesar 0,12%, very low net NPL of 0.12%, supported by the establishment of a prudent
didukung oleh pembentukan CKPN yang pruden sesuai ketentuan dengan Loan Loss Provision (CKPN) in accordance with regulations, with a ratio
rasio 8,09%. Bank juga menegaskan integritas operasionalnya melalui of 8.09%. The Bank also reinforces its operational integrity through full
kepatuhan penuh terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) compliance with the Maximum Credit Limit (BMPK), without any violations
tanpa adanya pelanggaran atau pelampauan batas. Komitmen terhadap or exceedances. Commitment to transparency is demonstrated through
transparansi diwujudkan melalui publikasi laporan kondisi keuangan, non- the accurate and timely publication of financial and non-financial reports,
keuangan, serta laporan pelaksanaan GCG yang dilakukan secara akurat as well as GCG implementation reports. Overall, the realisation of the
dan tepat waktu. Secara keseluruhan, realisasi Rencana Bisnis Bank (RBB) Bank’s Business Plan (RBB) for the first half of 2025 has proceeded as
semester I tahun 2025 telah berjalan sesuai rencana, membuktikan planned, proving that effective governance can sustainably drive the
bahwa efektivitas tata kelola mampu mendorong pencapaian target achievement of the Bank’s strategic targets.
strategis Bank secara berkelanjutan.
262 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 263
Semester 2 Tahun 2025 2nd Semester of 2025
Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan
Tata Kelola Tata Kelola
PERINGKAT RECOMMENDATION DEFINISI PERINGKAT IMPLEMENTATION
Individu 2 Baik Good
Konsolidasi n/a n/a
Analisis Analysis
Berdasarkan analisis terhadap seluruh kriteria/indikator, maka disimpulkan Based on the analysis of all criteria and indicators, it is concluded that
penilaian untuk faktor Good Corporate Governance (GCG) adalah the assessment for the Good Corporate Governance (GCG) factor is
peringkat 2 (dua), dengan pertimbangan atau dasar analisis sebagai rank 2 (two), with the following considerations or analytical basis.
berikut.
Analisis Governance Structure Governance Structure Analysis
Bank telah membangun struktur tata kelola yang kokoh dan kredibel The Bank has established a strong and credible governance structure, with
dengan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi yang sangat memadai a Board of Commissioners and Board of Directors composition that is well-
sesuai dengan ukuran serta kompleksitas usaha. Struktur ini didukung suited to the size and complexity of its business. The structure comprises
oleh tiga orang anggota Dewan Komisaris, di mana mayoritas atau lebih three members of the Board of Commissioners, with a majority over 50%
dari 50% di antaranya merupakan Komisaris Independen, serta lima serving as Independent Commissioners, and five members of the Board of
orang anggota Direksi yang seluruhnya berdomisili di Indonesia untuk Directors, all domiciled in Indonesia to ensure effective management. Each
memastikan efektivitas manajemen. Setiap anggota pengurus memiliki governing member possesses integrity, competence, and a solid financial
integritas, kompetensi, dan reputasi keuangan yang baik, serta terjaga reputation, with independence maintained through the absence of financial,
independensinya melalui ketiadaan hubungan keuangan, kepemilikan, ownership, or familial relationships among members up to the second
maupun kekeluargaan antar-pengurus hingga derajat kedua. Guna degree. To strengthen oversight functions, the Board of Commissioners has
memperkuat fungsi pengawasan, Dewan Komisaris telah membentuk established an Audit Committee, Risk Monitoring Committee, and Nomination
Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite Nominasi & & Remuneration Committee, with composition and competencies fully
Remunerasi dengan komposisi dan kompetensi yang sepenuhnya selaras aligned with regulations, supported by disciplined and periodic committee
dengan regulasi, serta didukung oleh pelaksanaan rapat komite yang meetings conducted in accordance with the applicable governance
disiplin dan berkala sesuai pedoman tata kerja yang berlaku. guidelines.
Dalam aspek pengendalian intern dan kerangka kerja organisasi, Bank In terms of internal control and organisational framework, the Bank has
telah menetapkan fondasi yang komprehensif melalui pembentukan SKAI, established a comprehensive foundation through the formation of the
KMR, SKMR, dan SKK yang beroperasi berdampingan dengan auditor Internal Audit Unit (SKAI), Risk Management Committee (KMR), Risk
eksternal dari Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di OJK. Seluruh Management Unit (SKMR), and Compliance Unit (SKK), operating alongside
aktivitas fungsional Bank berpedoman pada kebijakan dan prosedur kerja external auditors from Public Accounting Firms registered with the
yang jelas, serta didukung oleh Sistem Informasi Manajemen yang andal Financial Services Authority (OJK). All functional activities are guided by
guna menjamin ketersediaan pelaporan internal yang lengkap, akurat, dan clear policies and procedures and supported by a reliable Management
tepat waktu. Prinsip integritas juga telah diinternalisasi melalui Piagam Information System to ensure internal reporting is complete, accurate, and
Kode Etik, Kebijakan SDM, dan Kebijakan Perkreditan yang secara tegas timely. Integrity principles have also been internalized through the Code
mengatur pencegahan benturan kepentingan bagi seluruh pengurus of Ethics Charter, HR Policies, and Credit Policies, which explicitly regulate
dan karyawan. Seluruh struktur ini diarahkan untuk mendukung Rencana the prevention of conflicts of interest for all management and employees.
Korporasi dan Rencana Bisnis Bank yang strategis, sejalan dengan visi This entire structure is designed to support the Bank’s Corporate Plan
Bank untuk menjadi lembaga keuangan berbasis teknologi digital yang and Business Plan strategically, in line with the Bank’s vision to become
inovatif, khususnya dalam melayani segmen ritel dan UMKM secara an innovative digital technology–based financial institution, particularly in
berkelanjutan. sustainably serving the retail and MSME segments.
Analisis Governance Process Governance Process Analysis
Bank telah mengimplementasikan struktur tata kelola yang kuat dengan The Bank has implemented a strong governance structure that upholds
menjunjung tinggi prinsip independensi, di mana Dewan Komisaris dan the principle of independence, where the Board of Commissioners and
Direksi menjalankan fungsi masing-masing tanpa adanya intervensi the Board of Directors each perform their respective functions without
dari Pemegang Saham. Pengambilan keputusan operasional dilakukan shareholder intervention. Operational decisions are made entirely by
sepenuhnya oleh Direksi, sementara Dewan Komisaris tetap menjalankan the Board of Directors, while the Board of Commissioners continues to
fungsi pengawasan strategis, termasuk persetujuan penyediaan dana perform strategic oversight, including approving fund provision to related
kepada pihak terkait dan jumlah besar sesuai dengan Anggaran Dasar. parties and setting large exposures in accordance with the Articles of
Guna mendukung keberlanjutan usaha, Bank secara disiplin menerapkan Association. To support business continuity, the Bank rigorously enforces
pemisahan fungsi yang memadai antara unit operasional dengan fungsi adequate functional separation between operational units and internal
pengendalian intern, serta memastikan seluruh aktivitas berpedoman control functions, ensuring all activities adhere to policies and procedures
pada kebijakan dan prosedur yang dikaji ulang secara periodik. Komitmen that are periodically reviewed. The commitment to transparency is
terhadap transparansi juga tercermin dalam penyusunan laporan also reflected in the preparation of financial statements, governance
keuangan, laporan pelaksanaan tata kelola, dan laporan internal yang implementation reports, and internal reports that are accurate and timely,
akurat, tepat waktu, serta didukung oleh penyusunan Rencana Bisnis supported by the preparation of a comprehensive and realistic Bank
Bank (RBB) yang lengkap dan realistis sesuai visi dan misi Bank. Business Plan (RBB) aligned with the Bank’s vision and mission.
Dalam rangka memperkuat efektivitas tata kelola, Bank terus proaktif To strengthen governance effectiveness, the Bank continues to proactively
melakukan identifikasi, pemantauan, dan pengukuran risiko melalui sistem identify, monitor, and measure risks through a risk management
informasi manajemen risiko yang adaptif terhadap kompleksitas usaha. information system that is adaptive to the complexity of its business.
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) secara rutin menilai kecukupan sistem The Internal Audit Unit (SKAI) routinely assesses the adequacy of internal
pengendalian intern di seluruh kantor, dengan kualitas dan objektivitas control systems across all offices, with the quality and objectivity of
yang diuji secara berkala oleh Akuntan Publik. Meskipun Bank telah berhasil these assessments periodically tested by Public Accountants. Although
menjaga integritasnya dengan tidak adanya benturan kepentingan yang the Bank has successfully maintained its integrity with no conflicts of
terjadi, langkah-langkah mitigasi preventif tetap diperkuat, khususnya interest occurring, preventive mitigation measures are continuously
pada potensi benturan kepentingan dalam penyaluran kredit di area reinforced, particularly for potential conflicts in credit distribution within
yang terafiliasi dengan pihak terkait. Bank berkomitmen untuk terus areas affiliated with related parties. The Bank is committed to further
meningkatkan peran aktif Direksi dalam pengembangan kinerja sektor enhancing the active role of the Board of Directors in developing the
produktif dan UMKM, mengefektifkan penggunaan modal sesuai rencana performance of the productive sectors and MSMEs, optimizing the use
strategis, serta memperkuat fungsi kepatuhan dan audit intern guna of capital in line with strategic plans, and strengthening compliance and
mengeliminasi kelemahan minor dan memastikan seluruh kebijakan internal audit functions to eliminate minor weaknesses and ensure all
selaras dengan dinamika ketentuan eksternal yang berlaku. policies remain aligned with evolving external regulations.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 263
Page 264
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Analisis Governance Outcome Governance Outcome Analysis
Bank menunjukkan capaian tata kelola yang solid pada Semester II tahun The Bank demonstrated solid governance performance in the second
2025, yang tercermin dari indikator rentabilitas yang tetap memadai dan half of 2025, reflected in adequate profitability indicators and operational
efisien guna mendukung pertumbuhan modal secara organik. Keberhasilan efficiency that support organic capital growth. The Bank achieved a
Bank membukukan laba setelah taksiran pajak sebesar Rp171.468 juta post-tax profit of IDR171,468 million, driven by a maintained ROA of 2.29%
didorong oleh rasio ROA yang terjaga di angka 2,29% dan NIM yang menguat and a strengthened NIM of 20.40%. Although the BOPO ratio stood at
menjadi 20,40%. Meskipun rasio BOPO berada pada level 90,46%, kinerja 90.46%, the Bank’s operational performance is still considered efficient in
operasional Bank dinilai tetap efisien dalam menghasilkan laba. Kondisi ini generating profits. This performance is reinforced by a very strong capital
diperkuat oleh struktur permodalan yang sangat tangguh dengan rasio KPMM structure, with a Capital Adequacy Ratio (KPMM) of 46.47% and total
sebesar 46,47% dan total modal mencapai Rp3.429.889 juta. Komitmen capital of IDR3,429,889 million. Continuous shareholder commitment
berkelanjutan dari Pemegang Saham melalui kebijakan penahanan laba serta through profit retention policies, along with successful corporate actions
keberhasilan aksi korporasi berupa IPO dan right issue menegaskan posisi such as the IPO and rights issue, underscores the Bank’s readiness to
Bank yang siap memenuhi ketentuan konsolidasi perbankan sesuai regulasi meet banking consolidation requirements under OJK regulations, while
POJK, sekaligus memastikan ketersediaan bantalan permodalan yang kuat also ensuring a robust capital buffer to absorb potential risks from
untuk menyerap potensi risiko dari aset bermasalah. problem assets.
Dalam aspek kepatuhan dan manajemen risiko, Bank secara konsisten In terms of compliance and risk management, the Bank consistently
menerapkan prinsip kehati-hatian guna menjaga kualitas aset tetap applies prudential principles to maintain asset quality within a healthy
berada dalam koridor yang sehat. Hal ini dibuktikan dengan rasio NPL range. This is evidenced by a very low net NPL of 0.19% and a gross
net yang sangat rendah sebesar 0,19% dan NPL gross sebesar 3,70%, NPL of 3.70%, fully supported by the establishment of prudent Loan
yang didukung penuh oleh pembentukan CKPN yang pruden dengan Loss Provisions (CKPN) at a ratio of 10.05% of total loans. The Bank also
rasio 10,05% terhadap total kredit. Bank juga mempertahankan integritas maintains operational integrity, with no violations of the Maximum Credit
operasionalnya dengan tidak adanya pelanggaran Batas Maksimum Limit (BMPK) and disciplined reporting and timely publication of GCG
Pemberian Kredit (BMPK) serta disiplin dalam melakukan pelaporan dan reports and financial statements. Overall, the Bank’s Business Plan (RBB)
publikasi laporan GCG maupun laporan keuangan secara tepat waktu. realisation by the end of the second half of 2025 has met the established
Secara umum, realisasi Rencana Bisnis Bank (RBB) hingga akhir Semester targets. Moving forward, the Bank remains committed to optimizing the
II tahun 2025 telah tercapai sesuai target yang ditetapkan. Ke depannya, use of its core capital more effectively and productively to enhance value
Bank terus berkomitmen untuk mengoptimalkan pemanfaatan modal for all stakeholders.
inti yang dimiliki agar lebih efektif dan produktif guna meningkatkan nilai
tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
PRINSIP DAN REKOMENDASI TATA
KELOLA PERUSAHAAN
CORPORATE GOVERNANCE PRINCIPLES AND RECOMMENDATIONS
Prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam pedoman The principles of good corporate governance in the
tata kelola adalah konsep dasar tata kelola perusahaan governance guidelines are the basic concepts of good
yang baik, sesuai dengan praktik internasional yang patut corporate governance, consistent with exemplary
diteladani. Rekomendasi penerapan aspek dan prinsip tata international practice. Recommendations for implementing
kelola perusahaan yang baik dalam pedoman tata kelola aspects and principles of good corporate governance in
adalah standar penerapan aspek dan prinsip tata kelola the governance guidelines are standards for implementing
perusahaan yang baik, yang diharapkan dapat diterapkan aspects and principles of good corporate governance,
oleh Perusahaan Terbuka untuk mengimplementasikan which are to be implemented by Public Companies to
prinsip tata kelola. implement governance principles.
Krom selaku perusahaan terbuka telah menerapkan prinsip Krom, as a public company, has implemented the principles
dan rekomendasi tata kelola perusahaan sebagaimana and recommendations of good corporate governance as
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) stipulated in Financial Services Authority Regulation (POJK)
No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata No. 21/POJK.04/2015 on the Implementation of Public
Kelola Perusahaan Terbuka serta Surat Edaran Otoritas Company Governance Guidelines and Financial Services
Jasa Keuangan (SEOJK) No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Authority Circular Letter (SEOJK) No. 32/SEOJK.04/2015
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan akan on Public Company Governance Guidelines, and will further
menyempurnakan penerapan tersebut selanjutnya sesuai enhance such implementation in accordance with OJK
dengan rekomendasi OJK. Dalam penerapan 5 (lima) aspek, recommendations. In applying the five (5) aspects, eight (8)
8 (delapan) prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta principles of good corporate governance, and twenty-five
25 (dua puluh lima) rekomendasi yang disampaikan oleh (25) recommendations issued by OJK, the Bank adopts a
OJK. Bank menerapkan aspek dan prinsip GCG berdasarkan “comply or explain” approach as follows:
pendekatan “comply or explain” sebagai berikut:
264 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 265
Aspek Aspect
Hubungan Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham Relationship Between the Public Company and Shareholders
Dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang Saham. in Ensuring Shareholders’ Rights.
Prinsip Principle
Prinsip 1 Principle 1
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat umum Enhancing the Quality of the Organisation of the General
Pemegang Saham (RUPS). Meeting of Shareholders (GMS).
NO REKOMENDASI PELAKSANAAN
RECOMMENDATION IMPLEMENTATION
Perusahaan terbuka memiliki cara atau prosedur teknis pengumpulan suara baik secara terbuka maupun tertutup
yang mengedepankan independensi dan kepentingan pemegang saham. Telah Dilaksanakan
1
Already Implemented
Enhancing the Quality of the Organisation of the General Meeting of Shareholders (GMS).
Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris perusahaan terbuka hadir dalam RUPS tahunan.
Telah Dilaksanakan
2 All members of the Board of Directors and members of the Board of Commissioners of a public company attend Already Implemented
the annual GMS.
Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam situs web perusahaan terbuka paling sedikit selama 1 (satu) tahun. Telah Dilaksanakan
3
A summary of the minutes of the GMS is available on the public company’s website for at least 1 (one) year. Already Implemented
Prinsip 2 Principle 2
Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka Enhancing the Quality of Communication Between the
dengan Pemegang Saham atau Investor. Public Company and Its Shareholders or Investors.
NO REKOMENDASI PELAKSANAAN
RECOMMENDATION IMPLEMENTATION
Perusahaan terbuka memiliki suatu kebijakan komunikasi dengan pemegang saham atau investor. Telah Dilaksanakan
1
A public company has a communication policy with shareholders or investors. Already Implemented
Perusahaan terbuka mengungkapkan kebijakan komunikasi perusahaan terbuka dengan pemegang saham atau
investor dalam situs web. Telah Dilaksanakan
2
A public company discloses the communication policy of the public company with shareholders or investors on Already Implemented
the website.
Aspek Aspect
Fungsi dan Peran Dewan Komisaris. Functions and Roles of the Board of Commissioners.
Prinsip 3 Principle 3
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris. Strengthening the Membership and Composition of the
Board of Commissioners.
NO REKOMENDASI PELAKSANAAN
RECOMMENDATION IMPLEMENTATION
Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris mempertimbangkan kondisi perusahaan terbuka.
Telah Dilaksanakan
1 The determination of the number of members of the Board of Commissioners takes into account the condition of Already Implemented
the Public Company.
Penentuan komposisi anggota Dewan Komisaris memperhatikan keragaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman
yang dibutuhkan. Telah Dilaksanakan
2
The determination of the Board of Commissioners’ composition takes into account the diversity of expertise, Already Implemented
knowledge, and experience required.
Prinsip 4 Principle 4
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Strengthening the Oversight and Accountability of the
Jawab Dewan Komisaris. Board of Commissioners.
NO REKOMENDASI PELAKSANAAN
RECOMMENDATION IMPLEMENTATION
Dewan Komisaris mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris. Telah Dilaksanakan
1
The Board of Commissioners has a self-assessment policy to assess the performance of the Board of Commissioners. Already Implemented
Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris, diungkapkan melalui laporan
tahunan perusahaan terbuka. Telah Dilaksanakan
2
The self-assessment policy to assess the performance of the Board of Commissioners is disclosed in the annual Already Implemented
report of a public company.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 265
Page 266
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
NO REKOMENDASI PELAKSANAAN
RECOMMENDATION IMPLEMENTATION
3 Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait pengunduran diri anggota Dewan Komisaris apabila terlibat dalam Telah Dilaksanakan
kejahatan keuangan. Already Implemented
The Board of Commissioners has a policy regarding the resignation of board members in the event of involvement
in financial crimes.
4 Dewan Komisaris atau komite yang menjalankan fungsi nominasi dan remunerasi menyusun kebijakan suksesi dalam Telah Dilaksanakan
proses nominasi anggota direksi. Already Implemented
The Board of Commissioners or the committee performing the nomination and remuneration functions has a
succession policy for the board of directors’ nomination process.
Aspek Aspect
Fungsi dan Peran Direksi. Functions and Roles of the Board of Directors.
Prinsip Principle
Prinsip 5 Principle 5
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi. Strengthening the Membership and Composition of the
Board of Directors.
NO REKOMENDASI PELAKSANAAN
RECOMMENDATION IMPLEMENTATION
1 Penentuan jumlah anggota Direksi mempertimbangkan kondisi perusahaan terbuka serta efektivitas dalam Telah Dilaksanakan
pengambilan keputusan. Already Implemented
Determination of the number of members of the Board of Directors takes into account the condition of a public
company and effectiveness in decision making.
2 Penentuan komposisi anggota Direksi memperhatikan, keragaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang Telah Dilaksanakan
dibutuhkan. Already Implemented
Determination of the composition of members of the Board of Directors takes into account the diversity of skills,
knowledge and experience required.
3 Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi atau keuangan memiliki keahlian dan/atau pengetahuan di Telah Dilaksanakan
bidang akuntansi. Already Implemented
Members of the Board of Directors in charge of accounting or finance have expertise and/or knowledge in accounting.
Prinsip 6 Principle 6
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Enhancing the Quality of the Board of Directors’ Duties and
Jawab Direksi. Responsibilities.
NO REKOMENDASI PELAKSANAAN
RECOMMENDATION IMPLEMENTATION
1 Direksi mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi. Telah Dilaksanakan
Already Implemented
The Board of Directors has a self-assessment policy to assess the performance of the Board of Directors.
2 Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan melalui laporan tahunan Telah Dilaksanakan
perusahaan terbuka. Already Implemented
The self-assessment policy to assess the performance of the Board of Directors is disclosed in the annual report of
a public company.
3 Direksi mempunyai kebijakan terkait pengunduran diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan keuangan. Telah Dilaksanakan
Already Implemented
The Board of Directors has a policy regarding the resignation of board members in the event of involvement in
financial crimes.
266 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 267
Aspek Aspect
Partisipasi Pemangku Kepentingan. Stakeholder Participation.
Prinsip Principle
Prinsip 7 Principle 7
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Improving Corporate Governance Aspects through
Partisipasi Pemangku Kepentingan. Stakeholder Participation.
NO REKOMENDASI PELAKSANAAN
RECOMMENDATION IMPLEMENTATION
1 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan untuk mencegah terjadinya insider trading. Telah Dilaksanakan
Already Implemented
A public company has a policy to prevent insider trading.
2 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan anti-korupsi dan Anti-Fraud. Telah Dilaksanakan
Already Implemented
A public company has anti-corruption and Anti-Fraud policies.
3 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan tentang seleksi dan peningkatan kemampuan pemasok atau vendor. Telah Dilaksanakan
Already Implemented
A public company has policies regarding the selection and capacity building of suppliers or vendors.
4 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur. Telah Dilaksanakan
Already Implemented
A public company has policies regarding the fulfillment of creditor rights.
5 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan sistem whistleblowing. Telah Dilaksanakan
Already Implemented
A public company has a whistle blowing system policy.
6 Perusahaan memiliki kebijakan pemberian insentif jangka panjang kepada Direksi dan karyawan. Telah Dilaksanakan
Already Implemented
A public company has a policy of providing long-term incentives to Directors and employees.
Aspek Aspect
Keterbukaan Informasi. Information Disclosure.
Prinsip Principle
Prinsip 8 Principle 8
Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi. Improving the Implementation of Information Disclosure.
NO REKOMENDASI PELAKSANAAN
RECOMMENDATION IMPLEMENTATION
1 Perusahaan terbuka memanfaatkan penggunaan teknologi informasi secara lebih luas selain situs web sebagaimana Telah Dilaksanakan
media keterbukaan informasi. Already Implemented
A public company expanding its use of information technology beyond official websites as a medium for information
disclosure.
2 Laporan tahunan perusahaan terbuka mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham perusahaan Telah Dilaksanakan
terbuka paling sedikit 5% (lima persen), selain pengungkapan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham Already Implemented
perusahaan terbuka melalui pemegang saham utama dan pengendali.
The annual report of a public company shall disclose the ultimate beneficial owners with a shareholding of at least
5% (five percent), in addition to the disclosure of ultimate beneficial ownership through the principal and controlling
shareholders.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 267
Page 268
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
STRUKTUR GCG
GCG STRUCTURE
Krom menyusun struktur GCG berdasarkan Peraturan OJK, Krom establishes its GCG structure based on OJK
Peraturan Bank Indonesia, Anggaran Dasar Perusahaan Regulations, Bank Indonesia Regulations, the Company’s
dan ketentuan terkait lainnya yang sejalan dengan praktik- Articles of Association and other relevant provisions aligned
praktik terbaik. Struktur GCG Bank memastikan pelaksanaan with best practices. The Bank’s GCG structure ensures a
GCG berjalan dengan sistematis melalui pembagian peran systematic implementation of governance through a clear
dan tanggung jawab yang jelas. division of roles and responsibilities.
Struktur GCG Krom terdiri dari Rapat Umum Pemegang Krom’s GCG structure consists of the General Meeting
Saham (RUPS), Dewan Komisaris, Direksi, Komite-komite of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners, the
yang membantu Dewan Komisaris, Fungsi Audit Internal, Board of Directors, committees assisting the Board of
Fungsi Kepatuhan, Fungsi Pengendalian intern, dan Sekretaris Commissioners, the Internal Audit Function, the Compliance
Perusahaan. Setiap bagian dari struktur ini harus menjalankan Function, the Internal Control Function, and the Corporate
fungsinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Secretary. Each component of this structure must carry
out its functions in accordance with applicable regulations.
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting Shareholders
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Direksi
Board of Directors
Komite Audit
Audit Committee
Komite Aset dan Komite Manajemen
Liabilitas (ALCO) Risiko
Asset and Liability Committee Risk Management Committee
Komite Pemantau Risiko
Risk Monitoring Committee
Komite Kredit Komite Pengarah
Credit Policy Committee Teknologi Informasi
Information Technology Steering
Committee
Komite Nominasi dan
Remunerasi
Remuneration and Nomination Komite Kebijakan
Committee Perkreditan
Credit Policy Committee Komite Etik dan Perilaku
Ethics and Conduct Committee
Sekretaris Perusahaan Fungsi Kepatuhan Fungsi Audit Intern
Corporate Secretary Compliance Function Internal Audit Function
268 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 269
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
Organ tertinggi di Perusahaan yang memegang seluruh The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
kewenangan yang tidak terdapat pada Direksi dan Company’s highest organ, holding all authorities not granted
Dewan Komisaris adalah Rapat Umum Pemegang Saham to the Board of Directors or the Board of Commissioners.
(RUPS). Direksi dan Dewan Komisaris melaporkan dan The Board of Directors and the Board of Commissioners
mempertanggungjawabkan kinerja Krom kepada para report and are accountable for Krom’s performance to the
pemegang saham dengan pembahasan mengenai strategi, shareholders through discussions on strategies, policies,
kebijakan, hasil-hasil usaha dan hal-hal penting lainnya. business results, and other material matters. Krom may also
Krom juga sewaktu-waktu dapat menyelenggarakan RUPS convene an Extraordinary General Meeting of Shareholders
Luar Biasa (RUPSLB) jika diperlukan. (EGMS) at any time, if necessary.
Selama tahun 2025, Krom menyelenggarakan 1 (satu) kali During 2025, Krom held 1 (one) Annual GMS, with details as
RUPS Tahunan, yaitu dengan rincian sebagai berikut: follows:
1 Tanggal Pelaksanaan: Date:
20 Mei 2025 May 20, 2025
2 Tempat Pelakasanaan: Venue:
Jakarta Design Center (JDC) Ruang Lotus 1 Jakarta Design Center (JDC) Lotus Room 1
Jl. Gatot Subroto No.53, RT.10/RW.6, Petamburan, Gatot Subroto Street No. 53, RT.10/RW.6, Petamburan,
Kec. Tanah Abang Jakarta Pusat. Tanah Abang District, Central Jakarta.
3 Anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang hadir dalam Rapat: Members of the Board of Commissioners and Board of Directors present
at the meeting:
Rapat dihadiri dan diikuti secara fisik oleh anggota Dewan Komisaris The meeting was physically attended by the members of the Board of
dan Direksi sebagai berikut: Commissioners and the Board of Directors as follows:
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
• Presiden Komisaris : Dinno Indiano • President Commissioner : Dinno Indiano
• Komisaris : Markus Sugiono • Commissioner : Markus Sugiono
• Komisaris : Zainal Abidin • Commissioner : Zainal Abidin
Direksi: Board of Directors:
• Presiden Direktur : Anton Hermawan • President Director : Anton Hermawan
• Direktur : Laniwati Tjandra • Director : Laniwati Tjandra
• Direktur : Wisaksana Djawi • Director : Wisaksana Djawi
• Direktur : Alvin James Kurniawan • Director : Alvin James Kurniawan
• Direktur : Tan Alie • Director : Tan Alie
RUPS Tahunan diadakan pada tanggal 20 Mei 2025 dengan The Annual GMS was held on May 20, 2025 with the
hasil keputusan sebagai berikut: following resolutions:
Mata Acara 1 Agenda 1
KEPUTUSAN REALISASI
DECISION REALISATION
MEMUTUSKAN dan MENYETUJUI untuk menerima baik Laporan Direksi perihal Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2024 Telah Direalisasi
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sebagaimana termaktub dalam Laporan Keuangan Tahunan perseroan per Realised
tanggal 31 Desember 2024, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan sesuai dengan Laporan
Auditor Independen No. 00138/2.1460/AU.1/07/085 1-1/1/I/2025, tanggal 28 Maret 2025, dengan opini “Laporan keuangan
terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Bank tanggal 31 Desember 2024, serta
kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia”, serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada para anggota Direksi
dan Komisaris perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku 2024.
DECIDED and AGREED to accept and approve the Board of Directors’ Report concerning the Company’s Financial Statements for
the 2024 financial year ended December 31, 2024, as set forth in the Company’s Annual Financial Statements as of December
31, 2024, which have been audited by the Public Accounting Firm Liana Ramon Xenia & Rekan in accordance with Independent
Auditor’s Report No. 00138/2.1460/AU.1/07/085 1-1/1/I/2025 dated March 28, 2025, with the opinion stating that “the accompanying
financial statements present fairly, in all material respects, the Bank’s financial position as of December 31, 2024, and its financial
performance and cash flows for the year then ended, in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards,” and to
grant full release and discharge of responsibility (acquit et de charge) to the members of the Company’s Board of Directors and
Board of Commissioners for the management and supervisory actions carried out during the 2024 financial year.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 269
Page 270
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Mata Acara 2 Agenda 2
KEPUTUSAN REALISASI
DECISION REALISATION
MEMUTUSKAN dan MENYETUJUI untuk menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2024, dengan Telah Direalisasi
rincian sebagai berikut: Realised
Sebesar Rp124.060.349.375 (seratus dua puluh empat miliar enam puluh juta tiga ratus empat puluh sembilan ribu tiga ratus
tujuh puluh lima Rupiah) atau sebesar 100% (seratus persen) seluruhnya digunakan untuk menambah Saldo Laba Ditahan
Perseroan (Retained Earning).
Dikarenakan Cadangan Umum yang dibentuk Perseroan telah memenuhi 20% (dua puluh persen) dari jumlah modal yang
ditempatkan dan disetor sesuai dengan ketentuan Pasal 70 ayat 1 Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas, maka tidak ada Laba Bersih Perseroan tahun buku 2024 yang dialokasikan untuk Cadangan Umum. Dari Laba Bersih
tahun buku 2024 tidak dibagikan dividen kepada pemegang saham.
DECIDED and AGREED to determine the appropriation of the Company’s net profit for the 2024 financial year, with the
following details:
An amount of IDR124,060,349,375 (one hundred twenty-four billion sixty million three hundred forty-nine thousand three
hundred seventy-five Rupiah), representing 100% (one hundred percent) of the net profit, shall be entirely allocated to
increase the Company’s Retained Earnings.
As the General Reserve established by the Company has reached 20% (twenty percent) of the total issued and paid-up
capital in accordance with the provisions of Article 70 paragraph (1) of Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies,
no portion of the Company’s net profit for the 2024 financial year is allocated to the General Reserve. Accordingly, no
dividends are distributed to the shareholders from the net profit for the 2024 financial year.
Mata Acara 3 Agenda 3
KEPUTUSAN REALISASI
DECISION REALISATION
MEMUTUSKAN dan MENYETUJUI untuk memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Telah Direalisasi
Akuntan Publik yang akan melakukan audit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Realised
Desember 2025 dan Penetapan Honorarium Akuntan Publik tersebut serta Persyaratan Lain Penunjukannya.
DECIDED and AGREED to grant authority and power to the Board of Commissioners to appoint a Public Accounting Firm to
conduct the audit of the Company’s financial statements for the financial year ending December 31, 2025, and to determine
the remuneration of the Public Accountant, as well as other terms and conditions of such appointment.
Mata Acara 4 Agenda 4
KEPUTUSAN REALISASI
DECISION REALISATION
MEMUTUSKAN dan MENYETUJUI untuk: Telah Direalisasi
Realised
1. Memberikan gaji, honorarium dan/atau tunjangan lainnya bagi seluruh Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang baru
adalah maksimal secara keseluruhan Rp11.700.000.000 (sebelas miliar tujuh ratus juta Rupiah), terhitung sejak ditutupnya
rapat sampai dengan rapat berikutnya dan penghargaan dalam bentuk bonus/tantiem dengan total maksimal sebesar
Rp1.840.000.000 (satu miliar delapan ratus empat puluh juta Rupiah), yang pemberiannya hanya dilakukan setahun satu
kali dan menjadi Beban Usaha di Tahun Buku 2025.
DECIDED and AGREED to:
1. Grant salaries, honoraria and/or other allowances to all members of the newly appointed Board of Directors and Board of
Commissioners in an aggregate maximum amount of IDR11,700,000,000 (eleven billion seven hundred million Rupiah), effective
from the closing of this meeting until the next meeting, and to grant remuneration in the form of bonuses/tantiem with a total
maximum amount of IDR1,840,000,000 (one billion eight hundred forty million Rupiah), which shall be granted only once a year
and recorded as operating expenses in the 2025 financial year.
2. Memberikan kuasa kepada Komite Nominasi dan Remunerasi yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris dalam rangka penetapan
gaji, uang jasa, dan tunjangan lainnya untuk anggota Direksi dan Dewan Komisaris perseroan tahun buku 2025.
2. Grant authority to the Nomination and Remuneration Committee appointed by the Board of Commissioners to
determine the salaries, fees, and other allowances for the members of the Company’s Board of Directors and Board of
Commissioners for the 2025 financial year.
270 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 271
Mata Acara 5 Agenda 5
KEPUTUSAN REALISASI
DECISION REALISATION
MEMUTUSKAN dan MENYETUJUI untuk menerima baik Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan. Telah Direalisasi
Realised
DECIDED and AGREED to accept the Company’s Recovery Action Plan.
RUPS Luar Biasa Extraordinary GMS
Pada tahun 2025 Krom tidak menyelenggarakan RUPS In 2025, Krom did not hold an Extraordinary GMS.
Luar Biasa.
Informasi Pemegang Saham Utama dan Information on Ultimate and Controlling
Pengendali Shareholders
Pihak yang secara langsung maupun tidak langsung, memiliki Parties who, directly or indirectly, own at least 20% (twenty
sekurang-kurangnya 20% (dua puluh persen) hak suara dari percent) of the voting rights of all shares with voting rights
seluruh saham yang mempunyai hak suara yang dikeluarkan issued by the Company or Bank, or a smaller amount than
oleh Perusahaan atau Bank, atau jumlah yang lebih kecil dari that as determined by the Financial Services Authority
itu sebagaimana ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) are called the Main Shareholder.
(OJK) disebut Pemegang Saham Utama.
Badan hukum, orang perseorangan dan/atau kelompok Legal entities, individuals and/or business groups that own
usaha yang memiliki saham perusahaan atau Bank sebesar Company or bank shares of 25% (twenty five percent)
25% (dua puluh lima persen) atau lebih dari jumlah saham or more of the number of shares issued and have voting
yang dikeluarkan dan mempunyai hak suara atau memiliki rights or own Company and/or bank shares of less than
saham perusahaan dan/atau Bank kurang dari 25% (dua 25% (twenty five percent) of the number of shares issued
puluh lima persen) dari jumlah saham yang dikeluarkan dan and with voting rights but the parties concerned can be
mempunyai hak suara namun yang bersangkutan dapat proven to have exercised control over the company or
dibuktikan telah melakukan pengendalian perusahaan atau the Bank, either directly or indirectly, are called Controlling
Bank, baik secara langsung maupun tidak langsung disebut Shareholders.
Pemegang Saham Pengendali.
Informasi Pemegang Saham Utama dan Pemegang Saham Information on Ultimate Shareholders and Controlling
Pengendali disampaikan dalam Bab Profil Perusahaan pada Shareholders is presented in the Company Profile Chapter
Laporan Tahunan ini. of this Annual Report.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 271
Page 272
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
PENGUNGKAPAN PELAKSANAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
(GCG)
DISCLOSURE OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG)
IMPLEMENTATION
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Implementations of Duties and Responsibilities of the
Komisaris Board of Commissioners
Jumlah, Komposisi dan Kriteria Dewan Komisaris Number, Composition and Criteria of the Board of
Commissioners
Dewan Komisaris merupakan salah satu organ perusahaan The Board of Commissioners is one of the Company’s
yang melakukan pengawasan dan memberikan arahan organs that supervises and provides direction to the Board
kepada Direksi dalam menjalankan kepengurusan Bank. of Directors in carrying out the management of the Bank. The
Dewan Komisaris turut melakukan pemantauan terhadap Board of Commissioners also monitors the effectiveness of
efektivitas implementasi GCG yang dilakukan Bank sesuai GCG implementation by the Bank in accordance with the
dengan Anggaran Dasar. Articles of Association.
Jumlah anggota Dewan Komisaris terdiri dari 3 (tiga) orang The number of members of the Board of Commissioners
dengan susunan sebagai berikut: consists of 3 (three) people with the following composition:
NAMA NAME KETERANGAN DESCRIPTION
Dinno Indiano Presiden Komisaris President Commissioner
Markus Sugiono Komisaris Independen Independent Commissioner
Zainal Abidin Komisaris Independen Independent Commissioner
Komposisi Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan yang The composition of the Board of Commissioners in
berlaku, menetapkan bahwa 100% anggota Dewan Komisaris accordance with applicable regulations, stipulates that 100%
wajib memiliki kewarganegaraan Indonesia. or more of the members of the Board of Commissioners
must have Indonesian citizenship.
Dalam menjalankan fungsinya di Bank, Dewan Komisaris In carrying out its functions at the Bank, the Board of
mempunyai piagam Dewan Komisaris yang berisi pedoman Commissioners has a Board of Commissioners Charter
dan tata tertib kerja Dewan Komisaris. Di dalamnya containing guidelines and rules of procedure for its
berisi antara lain mengenai tugas dan tanggung jawab operations. It includes, among other things, the duties
Dewan Komisaris, struktur, uraian mengenai aktivitas dan and responsibilities of the Board of Commissioners, its
kewenangan, waktu kerja dan pengaturan rapat. structure, descriptions of activities and authorities, working
hours, and meeting arrangements.
Independensi dan Transparansi Dewan Komisaris Independence and Transparency of the Board of
Commissioners
Independensi dan aspek transparansi Dewan Komisaris The independence and transparency aspects of the Board
sebagaimana dinyatakan dalam Surat Pernyataan masing- of Commissioners as stated in the respective Statements
masing dari seluruh anggota Dewan Komisaris. Anggota of all members of the Board of Commissioners. Members
Dewan Komisaris tidak boleh merangkap jabatan, baik of the Board of Commissioners may not hold concurrent
sebagai anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau positions, either as members of the Board of Commissioners,
Pejabat Eksekutif pada Lembaga/Perusahaan bukan Directors, and/or Executive Officers at other non-financial
lembaga keuangan lain/bukan bank atau sebagai anggota institution/non-bank Institutions/Companies or as members
Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau Pejabat Eksekutif yang of the Board of Commissioners, Directors, and/or Executive
melaksanakan fungsi pengawasan pada perusahaan anak Officers who carry out supervisory functions on non-bank
bukan bank yang dikendalikan oleh bank. subsidiary companies controlled by banks.
272 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 273
Komisaris Independen merupakan anggota Dewan Komisaris An Independent Commissioner is a member of the Board
yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, of Commissioners who has no financial, management,
kepemilikan saham dan/atau dengan pemegang saham share ownership and/or other relationship with the
mayoritas atau hubungan lainnya dengan bank, di mana majority shareholder or other relationship with the bank,
hal tersebut dapat mempengaruhi pengambilan keputusan where this can influence independent decision-making
dan tindakan secara independen. Berdasarkan Peraturan and action. Based on Bank Indonesia Regulations, Krom
Bank Indonesia, Krom memiliki 2 (dua) orang anggota has 2 (two) members of Independent Commissioners with
Komisaris Independen dengan setiap Komisaris Independen each Independent Commissioner chairing the Committees
mengetuai Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris. under the Board of Commissioners.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris Duties and Responsibilities of the Board of
Commissioners
Sesuai dengan POJK No. 17 Tahun 2023 tanggal 14 In accordance with POJK No. 17 of 2023 dated September
September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank 14, 2023 concerning Implementation of Governance for
Umum. Dewan Komisaris tidak terlibat dalam pengambilan Commercial Banks. The Board of Commissioners is not
keputusan yang berkaitan dengan kegiatan operasional involved in making decisions related to daily operational
sehari-hari. activities.
Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan atas The Board of Commissioners is responsible for supervising
kebijakan pengurusan dan mengarahkan Direksi untuk management policies and providing guidance to the Board
menjamin keberlangsungan bisnis Krom. Dewan Komisaris of Directors to ensure the continuity of the Krom business.
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan The Board of Commissioners carries out its duties and
mengadakan rapat Dewan Komisaris dan rapat gabungan responsibilities by holding Board of Commissioners
dengan Direksi. meetings and joint meetings with the Directors.
Dalam upaya mewujudkan visi dan misi Perusahaan, Dewan In an effort to achieve the Company’s vision and mission,
Komisaris berkomitmen untuk membangun Krom yang the Board of Commissioners is committed to establishing
berintegritas tinggi, berlandaskan prinsip kejujuran dan Krom as an institution of high integrity, founded on the
transparansi, serta senantiasa menghindari segala bentuk principles of honesty and transparency, while strictly
benturan kepentingan. avoiding any conflicts of interest.
Hak dan Kewenangan Dewan Komisaris Rights and Authorities of the Board of Commissioners
a. Anggota Dewan berhak menerima gaji/remunerasi a. Members of the Board are entitled to receive salaries/
dan/atau tunjangan lainnya yang besaran dan bentuk remuneration and/or other allowances, the amount and
tunjangan lainnya dari waktu ke waktu disesuaikan type of which are adjusted from time to time based on the
berdasarkan rekomendasi dari Komite Nominasi recommendations of the Nomination and Remuneration
dan Remunerasi yang telah ditetapkan dan disetujui Committee, as approved by the General Meeting of
oleh RUPS serta dituangkan dalam Surat Keputusan Shareholders (GMS) and stipulated in a separate Decree
tersendiri sesuai amanat RUPS. in accordance with the mandate of the GMS.
b. Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasannya b. The Board in carrying out its supervision is prohibited
dilarang terlibat dalam pengambilan keputusan kegiatan from being involved in making decisions on Bank
operasional Bank, kecuali: operational activities, except:
• Penyediaan dana kepada pihak terkait, sebagaimana • Provision of funds to related parties, as stipulated in
diatur dalam ketentuan Bank Indonesia tentang Batas the provisions of Bank Indonesia regarding the Legal
Maksimum Pemberian Kredit Bank Umum; Lending Limit for Commercial Banks;
• Hal-hal lain yang diatur dalam Anggaran Dasar Krom • Other matters stipulated in Krom Articles of
atau peraturan perundangan yang berlaku. Association or the applicable laws and regulations.
c. Dalam hal pemberian persetujuan penyediaan dana c. In the case of granting approval for the provision of funds
kepada pihak terkait, maka penetapan limit plafon to related parties, the determination of the lending limit for
penyediaan dana kepada pihak terkait harus diputuskan the provision of funds to related parties must be decided
minimum oleh 2 (dua) dari 3 (tiga) Komisaris. by a minimum of 2 (two) out of 3 (three) Commissioners.
Pengambilan keputusan tersebut merupakan bagian The decision-making is part of the supervisory duties
dari tugas pengawasan oleh Dewan Komisaris, sehingga of the Board of Commissioners, and hence, it does not
tidak menghapuskan/meniadakan tanggung jawab abolish/eliminate the Board of Directors’ responsibility for
Direksi atas pelaksanaan pengurusan Bank. the implementation of the management of the Bank.
d. Anggota Dewan melalui Rapat Dewan setiap waktu d. Members of the Board through Board Meetings at
berhak dan dapat memberhentikan untuk sementara Members of the Board through Board Meetings at any
waktu seorang atau lebih anggota Direksi apabila time have the right and can temporarily dismiss one or
anggota Direksi tersebut bertindak bertentangan more members of the Board of Directors if the member
dengan Anggaran Dasar dan atau peraturan of the Board of Directors acts contrary to the Articles of
perundang-undangan yang berlaku. Pemberhentian Association and or the applicable laws and regulations.
anggota Direksi tersebut wajib diberitahukan kepada The dismissal of the member of the Board of Directors
yang bersangkutan dengan disertai alasannya. Dalam must be notified to the person concerned along with
waktu 90 (sembilan puluh) hari kalender setelah the reasons. Within 90 (ninety) calendar days after
PT Krom Bank Indonesia Tbk 273
Page 274
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
pemberhentian sementara tersebut, Dewan diwajibkan the temporary dismissal, the Board is required to
untuk menyelenggarakan RUPS (sesuai ketentuan yang hold a GMS (according to the provisions governing it)
mengaturnya) yang akan memutuskan apakah anggota which will decide whether the member of the Board
Direksi tersebut akan diberhentikan seterusnya atau of Directors will be permanently dismissed or returned
dikembalikan kepada kedudukannya semula. Terhadap to his/her original position. The members of the Board
anggota Direksi yang diberhentikan sementara tersebut of Directors who are temporarily dismissed are given
diberikan kesempatan untuk hadir guna membela diri. the opportunity to attend to defend themselves. If
Apabila setelah melewati batas 90 (sembilan puluh) hari a General Meeting of Shareholders cannot be held
kalender setelah tanggal pemberhentian sementara within 90 (ninety) calendar days following the date of
tidak dapat dilaksanakan RUPS, maka dengan sendirinya temporary suspension, such suspension shall be void
pemberhentian sementara itu menjadi batal demi by law, and the individual concerned may resume their
hukum dan yang bersangkutan dapat melaksanakan duties in their original position and office.
tugasnya kembali seperti posisi dan jabatan semula.
e. Berwenang memanggil anggota Direksi untuk e. Authorized to summon members of the Board of
memberikan penjelasan mendalam terkait pelaksanaan Directors to provide in-depth explanations regarding
tugas-tugas mereka. the performance of their duties.
f. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, f. In carrying out its duties and responsibilities, the Board
Dewan Komisaris berhak untuk mendapatkan data serta has the right to obtain accurate, relevant and timely
informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu dari Direksi, data and information from the Board of Directors,
termasuk namun tidak terbatas pada hal-hal berikut: including but not limited to the following:
• Rencana penyusunan, penyusunan dan hasil akhir • The planning, preparation, and final results of the
dari Rencana Bisnis Bank (RBB); Bank Business Plan (RBB);
• Laporan Bulanan/Periodik dalam bentuk Financial • Monthly/Periodic Reports in the form of Financial
Highlight; dan Highlights; and
• Laporan-laporan tertentu dan laporan lainnya, • Specific reports and other relevant reports, provided
segera setelah diketahui mengenai adanya immediately upon discovery of any violations of laws
pelanggaran peraturan perundang-undangan, fraud/ and regulations, fraud or irregularities, and any other
penyimpangan dan kondisi lainnya serta kondisi yang conditions, including those projected to jeopardize
diperkirakan dapat membahayakan kelangsungan the Bank’s business continuity, in accordance with
usaha Bank, sesuai dengan ketentuan. applicable provisions.
g. Setiap keputusan/kebijakan Dewan Komisaris dilakukan g. Every decision/policy of the Board of Commissioners
melalui mekanisme Rapat Dewan Komisaris yang is carried out through the mechanism of a Board of
dihadiri secara kuorum anggota Dewan, atau dalam hal Commissioners meeting which is attended by a quorum of
rapat Dewan tidak terlaksana, maka mekanisme Circular members of the Board, or in the case of a Board meeting
Resolution/Sirkulasi diperkenankan kepada seluruh not being held, then the Circular Resolution/Circulation
Anggota Dewan. mechanism is permitted to all members of the Board.
h. Menandatangani seluruh dokumen yang berkaitan dengan h. Sign all documents related to the administration of
administratif Dewan Komisaris, perkreditan, pelaporan the Board, credit, reporting and other administrative
dan kelengkapan administrasi lainnya yang berkaitan requirements related to the smooth operation of the
dengan kelancaran operasional bank sejauh sesuai dengan bank to the extent that it is in accordance with their
kewenangannya berdasarkan peraturan perundang- authority based on the applicable laws and regulations
undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar Bank. and the Articles of Association of the Bank.
i. Untuk keperluan administrasi hukum dan dokumentasi i. For formal legal administration or documentation
keputusan, Rapat Dewan Komisaris dapat menunjuk of Board of Commissioners’ decisions, the Board of
Presiden Komisaris dan seorang Komisaris Independen Commissioners Meeting may appoint the President
untuk menandatangani dokumen atas nama Dewan. Commissioner and an Independent Commissioner
Apabila Presiden Komisaris berhalangan, maka Komisaris to sign said documents on behalf of the Board. In
Independen bersama anggota Dewan lainnya dapat the event the President Commissioner is unavailable,
bertindak untuk dan atas nama Dewan berdasarkan an Independent Commissioner and another Board
surat penunjukan, tanpa perlu membuktikan alasan member, acting under a letter of appointment from
ketidakhadiran Presiden Komisaris. the President Commissioner, may act on behalf of
the Board without further proof of the President
Commissioner’s absence.
Pengawasan dan Rekomendasi Dewan Komisaris Oversight and Recommendations from the Board of
Commissioners
Pengawasan dan rekomendasi atas kebijakan kepengurusan Oversight and recommendations on management policies
yang telah dilakukan oleh Dewan Komisaris meliputi: that have been carried out by the Board of Commissioners
include:
a. Mengawasi Direksi dalam melaksanakan jalannya a. Supervise the Board of Directors in carrying out the
operasional Bank dalam mencapai target atau sasaran Bank’s operations in achieving targets or goals in
sesuai dengan rencana bisnis Bank; accordance with the Bank’s business plan;
274 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 275
b. Mengawasi komitmen Direksi untuk menindaklanjuti b. Supervise the commitment of the Board of Directors
hasil temuan Pemeriksaan Audit Internal maupun to follow up on the findings of the Internal and External
Eksternal; Audit Examinations;
c. Mengawasi pelaksanaan GCG dan Manajemen Risiko c. Supervise the implementation of GCG and Risk
pada seluruh level atau tingkatan organisasi unit kerja; Management at all levels or levels of the work unit
organisation;
d. Merekomendasikan usulan kenaikan gaji karyawan d. Recommended a proposed increase in employee
tahun 2025; salaries in 2025;
e. Merekomendasikan usulan perubahan remunerasi e. Recommended the proposed changes to the
Direksi dan Dewan Komisaris serta pemberian bonus remuneration of the Board of Directors and the Board
atas Laba Perseroan Tahun Buku 2025; of Commissioners as well as the provision of bonuses
for the Company’s profit for the 2025 Fiscal Year;
f. Merekomendasikan Kantor Akuntan Publik yang akan f. Recommended a Public Accounting Firm that will
melakukan pemeriksaan laporan keuangan perusahaan conduct an audit of the company’s financial statements
untuk Tahun Buku 2025 yaitu Kantor Akuntan Publik for the 2025 Fiscal Year, namely the Public Accounting
Liana Ramon Xenia & Rekan, bagian dari jaringan Deloitte. Firm Liana Ramon Xenia & Rekan, part of Deloitte network.
Rapat Dewan Komisaris Board Of Commissioners Meeting
Selama tahun 2025, Dewan Komisaris melakukan 11 (Sebelas) During 2025, the Board of Commissioners held 11 (Eleven)
kali pertemuan dalam rapat internalnya dan keseluruhan internal meetings and all meetings were attended by 100%
rapat dihadiri oleh 100% Dewan Komisaris. Pengambilan Board of Commissioners. Meeting decisions are made
keputusan rapat dilakukan melalui musyawarah dan mufakat, through deliberation and consensus, and are set forth in
serta dituangkan dalam risalah rapat yang diberikan kepada the minutes of meetings which are given to all members of
seluruh anggota Dewan Komisaris untuk selanjutnya the Board of Commissioners to be properly documented.
didokumentasikan dengan baik. Jika dalam mekanisme If a consensus cannot be reached during the meeting,
rapat tidak terjadi musyawarah mufakat, pengambilan decisions shall be made by a majority vote. However,
keputusan dilakukan melalui suara terbanyak. Namun, jika should there be any dissenting opinions during the Board
terjadi perbedaan pendapat (dissenting opinions) dalam of Commissioners’ meeting, such differences, along with
rapat Dewan Komisaris, dicantumkan dengan jelas dalam the underlying reasons, must be clearly recorded in the
risalah rapat tersebut perbedaannya beserta alasannya. minutes of the meeting.
Informasi Fit and Proper Test Information on Fit and Proper Test
Seluruh anggota Dewan Komisaris memiliki integritas, All members of the Board of Commissioners have integrity,
kompetensi, dan reputasi keuangan yang baik, dan tidak competence and good financial reputation, and are not
berasal dari mantan anggota Direksi. Setiap anggota Dewan former members of the Board of Directors. Each member
Komisaris juga telah lulus Fit & Proper Test (Uji Kemampuan of the Board of Commissioners has also passed the Fit
dan Kepatutan) dan memperoleh persetujuan dari Otoritas & Proper Test and obtained approval from the Financial
Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, Dewan Komisaris Services Authority (OJK). Accordingly, the appointment of
secara efektif diangkat setelah dinyatakan lulus Fit & Proper the Board of Commissioners becomes effective only after
Test. they are declared to have passed the Fit and Proper Test.
Program Pelatihan Komisaris Commissioner Training Program
Selama 2025, anggota Dewan Komisaris mengikuti sejumlah Throughout 2025, members of the Board of Commissioners
pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi participated in various training programs aimed at
dalam hal kepemimpinan maupun kewajiban pemenuhan enhancing leadership competencies and fulfilling mandatory
sertifikasi yang ditetapkan oleh regulator, meliputi: certification requirements set by the regulator, including::
NAMA MATERI PELATIHAN WAKTU & TEMPAT JENIS PELATIHAN &
NAME TRAINING MATERIALS TIME & PLACE PENYELENGGARA PELATIHAN
TYPE OF TRAINING & TRAINING
ORGANISER
Dinno Indiano Program Pemeliharaan Manajemen Risiko Jenjang Jakarta, 28 Agustus 2025 Bankers Association for Risk
Kualifikasi 6 (Komisaris) Jakarta, August 28, 2025 Management (Pelatihan Publik)
Risk Management Refreshment Program Qualification (Public Training)
Level 6 (Commissioner)
Markus Sugiono Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, 16 Januari 2025 Lembaga Sertifikasi Profesi
Risk Management Certification Test Qualification Jakarta, January 16, 2025 Perbankan
Level 7 Banking Professional Certification
Institute
Pelatihan Integritas Pelaporan Keuangan Bank Strategi Jakarta, 10 Oktober 2025 Equivalent Training Center
Implementasi POJK 15 Tahun 2024 Jakarta, October 10, 2025 (Pelatihan Publik)
Bank Financial Reporting Integrity: Strategy for (Public Training)
Implementing POJK 15 of 2024 Training
PT Krom Bank Indonesia Tbk 275
Page 276
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
NAMA MATERI PELATIHAN WAKTU & TEMPAT JENIS PELATIHAN &
NAME TRAINING MATERIALS TIME & PLACE PENYELENGGARA PELATIHAN
TYPE OF TRAINING & TRAINING
ORGANISER
Zainal Abidin Pelatihan Integritas Pelaporan Keuangan Bank Strategi Jakarta, 10 Oktober 2025 Equivalent Training Center
Implementasi POJK 15 Tahun 2024 Jakarta, October 10, 2025 (Pelatihan Publik)
Bank Financial Reporting Integrity: Strategy for (Public Training)
Implementing POJK 15 of 2024 Training
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, 24 Februari 2025 Lembaga Sertifikasi Profesi
Risk Management Jakarta, February 24, 2025 Perbankan
Certification Test Qualification Level 7 Banking Professional Certification
Institute
Program Orientasi bagi Komisaris Baru Orientation Program for New Commissioners
Program Orientasi bagi Komisaris yang baru diangkat, Orientation Program for newly appointed Commissioners,
dapat berupa sebuah sesi pertemuan yang disertai dengan can be in the form of a meeting session accompanied
presentasi baik dari Dewan maupun Direksi, kunjungan ke by presentations from both the Board and Directors,
kantor pusat dan seluruh jaringan kantor cabang Bank, visits to the Head offices and all bank branch network,
perkenalan dengan para pejabat eksekutif/Branch Manager introductions to executive officers/Branch Managers as
serta pengenalan program-program SDM lainnya sesuai well as introduction to other HR programs as needed.
dengan kebutuhan.
Penilaian Kinerja Kerja Dewan Komisaris Board of Commissioners Performance Assessment
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dibuat sebagai pedoman The performance evaluation of the Board of Commissioners
untuk menilai efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung is established as a guideline to assess the effectiveness
jawab Dewan Komisaris secara kolegial dan individu. of the Board’s duties and responsibilities, both collectively
Evaluasi penilaian kinerja Dewan dilakukan oleh Pemegang and individually. This evaluation is conducted by the
Saham, khususnya Pemegang Saham Mayoritas/Pengendali. Shareholders, specifically the Majority/Controlling
Penilaian kinerja Dewan Komisaris yang telah ditetapkan di Shareholders. The performance assessment criteria,
awal periode dituangkan sebagai Indikator Kinerja Utama established at the beginning of the period, are formulated
(Key Performance Indicator–KPI) Dewan Komisaris sesuai as Key Performance Indicators (KPIs) in alignment with the
dengan target-target yang ada di dalam Rencana Bisnis targets set in the Bank’s Business Plan (RBB). Essentially,
Bank (RBB). KPI Dewan Komisaris, pada dasarnya adalah KPI the Board’s KPIs mirror the Corporate KPIs, with primary
Korporat, hanya saja penekanan pertanggungjawabannya accountability focused on supervisory functions, risk
adalah pada aspek fungsi pengawasan, mitigasi risiko dan mitigation, and compliance with all applicable laws and
kepatuhan pada seluruh peraturan perundangan yang regulations.
berlaku.
Selain penilaian KPI yang dilaksanakan berdasarkan In addition to the KPI assessment conducted based on
pencapaian kinerja korporat, Krom juga melakukan penilaian corporate performance achievements, Krom also performs
kinerja Dewan Komisaris dalam rangka pelaksanaan a performance evaluation of the Board of Commissioners to
penilaian kualitas penerapan praktik GCG sesuai kriteria assess the quality of GCG implementation, in accordance
indikator penilaian penerapan best practices GCG di Krom. with the GCG best practices indicators established at Krom.
Direksi Board of Directors
Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi Implementation of Duties and Responsibilities of the
Directors
Jumlah, Komposisi dan Kriteria Direksi Number, Composition and Criteria of the Board of
Directors
Direksi merupakan organ perusahaan yang bertanggung The Board of Directors is the corporate organ responsible
jawab terhadap pengelolaan seluruh kegiatan usaha Krom for the management of all Krom’s business activities and is
dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya accountable to the GMS for the performance of its duties.
melalui RUPS. Direksi berwenang dan bertanggung jawab The Board of Directors holds the authority and responsibility
sesuai dengan Anggaran Dasar Krom yang merujuk kepada in accordance with Krom’s Articles of Association, which
Undang-Undang Perseroan Terbatas, ketentuan Bank refer to the Law on Limited Liability Companies, regulations
Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ketentuan of Bank Indonesia, the Financial Services Authority (OJK),
terkait lainnya. and other relevant provisions.
276 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 277
Jumlah anggota Direksi adalah 5 (lima) orang dengan The number of members of the Board of Directors is 5
susunan sebagai berikut: (five) people with the following composition:
NAMA NAME KETERANGAN DESCRIPTION
Anton Hermawan Presiden Direktur President Director
Laniwati Tjandra Direktur Konvensional dan Penjualan Conventional and Sales Director
Alvin James Kurniawan Direktur Keuangan Finance Director
Wisaksana Djawi Direktur Kepatuhan Compliance Director
Tan Alie Direktur TI & Operasional IT & Operations Director
Terkait persyaratan dan ketentuan mengenai Direksi, Regarding the requirements and provisions for the Board
Krom patuh pada ketentuan Bank Indonesia/Otoritas Jasa of Directors, Krom complies with Bank Indonesia/Financial
Keuangan (OJK) yang mengharuskan calon Direktur wajib Services Authority (OJK) regulations, which mandate that
memenuhi persyaratan dan lolos seleksi Uji Kemampuan & Director candidates must meet the requirements and pass
Kepatutan yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia/Otoritas the Fit and Proper Test conducted by the Financial Services
Jasa Keuangan (OJK). Authority (OJK).
Demikian halnya, merujuk pada Peraturan Bursa Efek Similarly, referring to the Indonesia Stock Exchange
Indonesia mengenai perubahan Peraturan No. I-A tentang Regulation regarding the amendment to Regulation No.
Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham I-A on the Listing of Shares and Equity-Type Securities
yang diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat yang mewajibkan Other Than Shares issued by Listed Companies, which
setiap Perusahaan Tercatat sekurang-kurangnya memiliki 1 mandates that every Listed Company must have at least
(satu) Direktur Independen, Direktur yang membawahkan 1 (one) Independent Director, the Director in charge of
Kepatuhan & Manajemen Risiko telah ditetapkan sebagai Compliance & Risk Management has been designated as
Direktur Independen. the Independent Director.
Dalam menjalankan fungsinya di Bank, Direksi mempunyai In performing its functions at the Bank, the Board of
piagam Direksi yang berisi pedoman dan tata tertib kerja Directors has a Board Charter that serves as a guideline
Direksi. Di dalamnya berisi antara lain mengenai tugas dan and code of conduct. It contains, among other things,
tanggung jawab Direksi, struktur, uraian mengenai aktivitas the duties and responsibilities of the Board, its structure,
dan kewenangan, waktu kerja dan pengaturan rapat. descriptions of activities and authorities, working hours,
and meeting arrangements..
Independensi dan Transparansi Direksi Independence and Transparency of the Board of
Directors
Independensi Direksi Krom dapat dilihat dari tidak terdapat The independence of the Krom Directors can be seen
perangkapan jabatan dan kepemilikan saham yang tidak from the absence of concurrent positio ns and share
sesuai peraturan, tidak terdapat hubungan keluarga, baik ownership that is not in accordance with regulations, there
antara anggota Direksi maupun anggota Direksi dengan is no family relationship, either between members of the
Dewan Komisaris dan pemegang saham pengendali. Seluruh Board of Directors or members of the Board of Directors
anggota Direksi Krom tidak memiliki rangkap jabatan with the Board of Commissioners and the controlling
sebagai Komisaris, Direksi atau Pejabat Eksekutif pada Bank, shareholder. All members of Krom Board of Directors do
perusahaan dan atau lembaga lain, selain yang diizinkan not have concurrent positions as Commissioners, Directors
oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 or Executive Officers at other banks, companies and/
tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. or institutions, other than those permitted by Financial
Services Authority Regulation No. 17 of 2023 concerning
Implementation of Governance for Commercial Banks.
Aspek Transparansi seluruh anggota Direksi antara lain: Aspects of Transparency All members of the Board of
Directors include:
• Tidak pernah dinyatakan pailit dan/atau dinyatakan • Never been declared bankrupt and/or found guilty of
bersalah menyebabkan suatu perseroan diputuskan causing a Company to be declared bankrupt based on
pailit berdasarkan ketetapan Pengadilan. a court decision.
• Seluruh anggota Direksi tidak pernah melakukan • All members of the Board of Directors have never
perbuatan tercela di bidang perbankan. committed a disgraceful act in the banking sector.
• Keuangan dan usaha lainnya dan atau tidak pernah • Finance and other businesses and/or have never been
dihukum karena terbukti melakukan tindak pidana punished for being proven guilty of committing a certain
tertentu atau tindak pidana kejahatan, serta tidak sedang crime or criminal act, and are not currently under the
PT Krom Bank Indonesia Tbk 277
Page 278
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
dalam masa pengenaan sanksi untuk dilarang menjadi imposition of sanctions to be prohibited from becoming
pengurus bank, sebagaimana diatur dalam ketentuan bank administrators, as stipulated in the provisions of
penilaian Kemampuan dan Kepatutan yang ditetapkan the Fit and Proper Test (F&P Test) stipulated by OJK.
oleh regulator.
• Seluruh anggota Direksi tidak merangkap jabatan sebagai • All members of the Board of Directors do not take
komisaris, direksi atau pejabat eksekutif pada lembaga advantage of Krom for personal, family and/ or other
perbankan, perusahaan atau lembaga lain, baik di dalam party interests that harm or reduce Krom profits, do not
negeri maupun di luar negeri. Seluruh anggota Direksi take and/or receive personal benefits from Krom other
tidak saling memiliki hubungan keluarga sampai dengan than what has been determined based on the Resolution
derajat kedua dengan sesama anggota Direksi, anggota of the General Meeting of Shareholders (GMS).
Dewan Komisaris, atau dengan Pemegang Saham
Pengendali Krom.
• Presiden Direktur berasal dari pihak yang independen • The President Director is from a party that is independent
terhadap Pemegang Saham Pengendali. of the Controlling Shareholders.
• Sesuai dengan ketentuan yang berlaku seluruh anggota • In accordance with the provisions that apply to all members
Direksi menurut Kode Etik Krom. of the Directors according to the Krom Code of Ethics.
• Tidak memberikan kuasa umum kepada pihak lain yang • Do not give general power of attorney to other parties which
mengakibatkan pengalihan tugas dan fungsi Direksi. results in the transfer of duties and functions of the Directors.
• Berdomisili di Indonesia. • Domiciled in Indonesia.
Independensi dan Transparansi Direksi Independence and Transparency of the Board of
Directors
Direksi bertugas dan bertanggung jawab atas keseluruhan The Board of Directors is in charge of and responsible for
kegiatan usaha Krom, yaitu terselenggaranya kegiatan the overall business activities of the Krom, namely the
bisnis Krom sesuai dengan ketentuan yang mengatur implementation of Krom business activities in accordance
dan memenuhi sasaran yang ditetapkan dalam Rencana with the provisions governing and fulfilling the targets set in
Bisnis Bank (RBB), serta amanat yang dituangkan dalam the Bank’s Business Plan (RBB), as well as the mandate set
RUPS. Direksi turut bertanggung jawab dan terlibat dalam forth in the GMS. The Board of Directors is also responsible
pengambilan keputusan mengenai kegiatan operasional for and involved in making decisions regarding the Bank’s
Bank sehari-hari. daily operational activities.
NAMA JABATAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
NAME POSITION THE ASSIGNMENT OF RESPONSIBILITIES
Anton Hermawan Presiden Direktur Memimpin (mengkoordinasi anggota) Direksi dalam menjalankan kepengurusan
President Director Krom sesuai aspirasi pemegang saham dan berpegang teguh pada prinsip kehati-
hatian dan pelaksanaan tata kelola.
Lead (coordinate members) of the Board of Directors in carrying out the management
of Krom according to the aspirations of shareholders and adhering to the principle of
prudence and implementation of good governance.
Laniwati Tjandra Direktur Konvensional dan Penjualan Mengarahkan dan mengelola strategi penjualan produk dan layanan perbankan
Conventional and Sales Director yang efektif dengan mendefinisikan, menerapkan, dan merevisi kebijakan pada
unit kerja terkait.
Direct and manage effective banking product and service sales strategies by
defining, implementing and revising policies in related work units.
Alvin James Kurniawan Direktur Keuangan Memimpin dan mengarahkan penyusunan serta perumusan kebijakan, strategi,
Finance Director tujuan dan target finansial jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang
secara komprehensif di Direktorat Keuangan.
Leading and directing the policies preparation and formulation, also directing
short, medium and long-term financial strategies, objectives, and targets in a
comprehensive manner at the Finance Directorate.
Wisaksana Djawi Direktur Kepatuhan Memastikan kepatuhan Bank terhadap regulasi dan melakukan pengukuran
Compliance Director terhadap risiko-risiko yang mungkin timbul serta mitigasinya.
Ensuring the Bank’s compliance with regulations and measuring the risks that may
arise and their mitigation.
Tan Alie Direktur TI & Operasional Mengarahkan dan mengevaluasi Strategi Teknologi Informasi perusahaan jangka
IT & Operations Director pendek, jangka menengah, dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan
perseroan serta memastikan kelancaran dan efektivitas operasional Krom.
Directing and evaluating the company’s short-term, medium-term and long-term
Information Technology Strategy to align with company policy and ensuring the
smoothness and effectiveness of Krom’s operations.
278 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 279
a. Pernyataan Pedoman Direksi a. Directors’ Guidelines Statement
Dalam upaya mewujudkan visi dan misi perusahaan, In pursuit of the company’s vision and mission, the
Direksi berkomitmen membangun tata kelola Krom Board of Directors is committed to establishing a
yang bersih berdasarkan prinsip kejujuran, transparansi, clean corporate governance framework for Krom. This
serta senantiasa menghindari segala bentuk benturan framework is anchored in the principles of integrity,
kepentingan. transparency, and a steadfast commitment to avoiding
all forms of conflict of interest.
b. Pedoman Kerja Direksi (Board Manual) b. Board of Directors Work Guidelines (Board Manual)
Beberapa pokok pedoman kerja Direksi dijabarkan Some of the main guidelines for the work of the Board
sebagai berikut: of Directors are described as follows:
Tugas Pokok, Fungsi (TUPOKSI) & Tanggung Jawab Main Duties, Functions (TUPOKSI) & Responsibilities
Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan The Board of Directors is fully responsible for the
kepengurusan Perseroan serta mengelolanya sesuai implementation of the management of the Company
dengan kewenangan dan tanggung jawab yang diberikan and manages it in accordance with the authority and
kepadanya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar responsibility as stipulated in the Krom Articles of
Krom serta peraturan perundang-undangan lainnya yang Association and other applicable laws and regulations.
berlaku. Secara khusus tugas dan wewenang Direksi diatur In particular, the duties and authorities of the Board of
lebih terperinci sebagaimana garis besar yang dituangkan Directors are regulated in more detail as outlined in the
dalam Anggaran Dasar Bank sebagai berikut: Bank’s Articles of Association as follows:
Presiden Direktur President Director
1. Membawahi dan melaksanakan koordinasi langsung dalam 1. To exercise direct oversight and coordination in the
hal pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap: guidance, supervision, and control of the following:
• Divisi SKAI yang meliputi unit kerja Internal Audit • SKAI Division which includes Internal Audit
• Departemen Sekretaris Perusahaan • Corporate Secretary Department
• Divisi Business • Business Division
• Divisi Human Resources dan General Affair (HR & GA) • Human Resources and General Affairs Division (HR & GA)
• Divisi Marketing • Marketing Division
2. Mengarahkan dan mengevaluasi terhadap situasi 2. Direct and provide information on economic situations
ekonomi yang dapat mempengaruhi penghimpunan that may affect the Bank’s fundraising and then seek
dana Bank dan selanjutnya mencari upaya alternatif other alternative efforts to meet the Bank’s funding
lainnya dalam rangka memenuhi kebutuhan dana Bank needs in accordance with applicable laws and
sesuai perundang-undangan yang berlaku. Ketentuan regulations. Provisions with regulations.
dengan peraturan.
3. Memantau dan mengevaluasi upaya peningkatan 3. Monitor and initiate efforts to improve customer
pelayanan nasabah dan kinerja cabang. service and branch performance.
4. Memberikan arahan strategis (strategic direction) 4. Provide strategic directives for the Bank’s long-term
terhadap pengembangan bisnis Bank dalam jangka business development which includes:
panjang yang mencakup:
• Melakukan review dan menetapkan Corporate • Review and determine the Bank’s Corporate Plan
Plan Bank yang mencakup visi, misi dan tujuan which includes the vision, mission and long-term
jangka panjang serta strategi utama yang akan goals as well as the grand strategy to be implemented
diimplementasikan di Bank. in the Bank.
• Mengkomunikasikan arah strategis Bank kepada • Communicate the Bank’s strategic direction to all
segenap Manajemen Bank. Bank Management.
• Memastikan bahwa seluruh tujuan, strategi dan • Ensure that all goals, strategies and business
program-program bisnis di Bank merupakan turunan programs in the Bank are derived from the Corporate
dari Corporate Plan yang telah ditetapkan oleh Bank. Plan that has been determined by the Bank.
5. Menjaga hubungan baik dengan pihak luar yang 5. Maintaining professional relationships with relevant
berkepentingan dalam rangka proses litigasi, proses external stakeholders in support of litigation processes,
pengikatan kredit dan aktivitas operasional perbankan credit documentation/contracting, and other banking
lainnya. operational activities.
6. Melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan 6. Implement the principles of Good Corporate
yang Baik/Good Corporate Governance (GCG) dalam Governance (GCG) in all Bank business activities.
setiap kegiatan usaha Bank.
7. Mengembangkan hubungan dengan shareholder dan 7. Develop relations with shareholders and stakeholders
stakeholder untuk kepentingan pengembangan bisnis for the benefit of the Bank’s business development,
Bank, baik jangka pendek, jangka menengah, maupun both short-term, medium-term and long-term
jangka panjang. business development.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 279
Page 280
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
8. Memberikan semua keterangan dan/atau data/dokumen 8. Provide all information and/or data/documents related
terkait dengan Perseroan sebagaimana ketentuan to the Company as stipulated in the Company’s Articles
Anggaran Dasar Perusahaan dan yang dibutuhkan oleh of Association and required by the Members of the
Anggota Dewan Komisaris untuk kepentingan Bank. Board of Commissioners for the benefit of the Bank.
9. Bersama-sama dengan Direksi lainnya dan Dewan 9. Together with other Directors and the Board of
Komisaris menyampaikan laporan neraca dan Commissioners submit balance sheet and profit
perhitungan laba rugi dan laporan tahunan lainnya and loss calculations and other annual reports to
kepada para pemegang Saham dalam RUPS. Shareholders in the GMS.
10. Bersama-sama dengan Direksi terkait mereview Laporan 10. Conducting joint reviews with relevant Directors on Bank
Bank, seperti laporan Tahunan, Laporan Realisasi reports, including the Annual Report, Business Plan (RBB)
RBB, Laporan Keuangan Publikasi dan lain-lain yang Realisation Report, Published Financial Statements, and
merupakan kewajiban Bank kepada pihak eksternal. other mandatory regulatory filings to external parties.
11. Mewakili Bank di dalam dan di luar Pengadilan sesuai 11. Represent the Bank in and out of Court in accordance
ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar Bank. with the provisions stipulated in the Bank’s Articles of
Association.
12. Melakukan evaluasi setiap waktu terhadap 12. Conducting continuous evaluations of pivotal
perkembangan yang menentukan kinerja Bank. developments that impact the Bank’s performance.
13. Menyetujui Internal Audit Charter, Program Kerja 13. Approve the Internal Audit Charter, Annual Audit Work
Pemeriksaan Tahunan dan penugasan audit khusus, Program and special audit assignments, and monitor
serta melakukan monitoring terhadap tindak lanjut the follow-up to Audit Result, both internal and external.
Laporan Hasil Pemeriksaan baik yang bersifat internal
maupun eksternal.
14. Menetapkan langkah-langkah dalam mencegah 14. Determine steps to prevent fraud and manage and
terjadinya fraud dan mengelola serta mengembangkan develop an Anti-Fraud culture.
budaya Anti-Fraud.
15. Melakukan koordinasi dengan para Direktur untuk: 15. Coordinate with the Directors to:
• Melakukan evaluasi dan menetapkan kebijakan • Conducting evaluations and establishing policies
mengenai remunerasi bagi karyawan dengan regarding employee remuneration by considering the
mempertimbangkan fairness segenap karyawan, fairness of all employees, competitive position in the
posisi yang kompetitif di pasaran dan terciptanya market and the creation of a work climate that can
suatu iklim kerja yang dapat memacu karyawan untuk spur employees to perform better.
berprestasi lebih baik.
• Menetapkan garis besar kebijakan dan program • Establishing the outline of policies and development
pengembangan di bidang sumber daya manusia, programs in the field of human resources, starting from
yang dimulai dari rekrutmen karyawan, pelatihan dan employee recruitment, training and development,
pengembangan, sistem remunerasi, manajemen jalur remuneration systems, career path management and
karir dan terminasi. termination.
Direktur Keuangan Finance Director
1. Membawahi dan melaksanakan koordinasi langsung dalam 1. Supervise and carry out direct coordination in terms of
hal pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap: coaching, supervision and control of:
• Divisi Finance & Accounting. • Finance & Accounting Division
• Departemen Finance Operation. • Finance Operation Department
2. Memantau dan mengevaluasi pencapaian rencana 2. Monitor and evaluate the achievement of the Bank’s
strategi bisnis Bank. business strategy plan.
3. Mengelola fungsi akuntansi dan keuangan Bank untuk 3. Manage the Bank’s accounting and financial functions
memastikan keakuratan, efisiensi, dan kepatuhan to ensure accuracy, efficiency, and compliance with
terhadap semua persyaratan, standar, hukum, dan all applicable requirements, standards, laws and
peraturan yang berlaku. regulations.
4. Memastikan Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan 4. Ensure that the Bank’s Financial Reports and Annual
Bank telah disusun sesuai dengan kaidah-kaidah dan Reports have been prepared in accordance with
standar ketentuan yang berlaku. applicable rules and standards.
5. Bersama-sama dengan Direksi terkait mereview Laporan 5. Together with the relevant Board of Directors, review
Bank, seperti Laporan Tahunan, Laporan Keuangan the Bank’s Reports, such as the Annual Report, Annual
Tahunan/Laporan Publikasi Keuangan, Laporan Financial Report/Financial Publication Report, RBB
RBB, Laporan Realisasi RBB, Rencana Keuangan Aksi Report, RBB Realisation Report, Sustainability Action
Keberlanjutan, Laporan Keberlanjutan, dan lain-lain yang Financial Plan, Sustainability Report, and others which
merupakan kewajiban Bank kepada pihak eksternal. are the Bank’s obligations to external parties.
280 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 281
6. Melakukan koordinasi secara langsung dalam 6. Coordinate directly in coaching, supervision, and
pembinaan, pengawasan, dan pengendalian terhadap control of tasks that are the responsibility of the Work
tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab Unit Kerja Unit directly under his/her supervision based on his/her
yang langsung di bawah supervisinya berdasarkan field of duties which include programs, implementation,
bidang tugasnya yang meliputi program, pelaksanaan, and risk-based control.
dan pengendalian berbasis risiko.
7. Mengarahkan dan mengevaluasi usulan kebijakan 7. Direct and evaluate policy proposals through related
melalui kajian terkait yang menjadi tanggung jawab unit studies that are the responsibility of the work unit
kerja di bawah Direktur Keuangan. under the Director of Finance.
8. Mewakili Bank di dalam dan di luar Pengadilan sesuai 8. Represent the Bank inside and outside the Court in
ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar Bank. accordance with the provisions stipulated in the Bank’s
Articles of Association.
9. Mengarahkan, mengevaluasi, dan menyetujui kebijakan 9. Direct, evaluate, and approve system and procedure
sistem dan prosedur yang sesuai dengan perkembangan policies that are in accordance with company
perusahaan, perkembangan pasar, dan pelayanan developments, market developments, and banking
perbankan untuk mengurangi risiko perusahaan. services to reduce company risks.
10. Memberikan semua keterangan dan/atau data/ 10. Provide all information and/or data/documents related
dokumen terkait dengan Perseroan sebagaimana to the Company as required by the Members of the
dibutuhkan oleh Anggota Dewan Komisaris. Board of Commissioners.
11. Melaksanakan prinsip-prinsip Good Corporate 11. Implement the principles of Good Corporate Governance
Governance (GCG) dalam setiap kegiatan usaha Bank. (GCG) in every business activity of the Bank.
12. Memastikan bahwa tugas dan tanggung jawab yang 12. Ensure that the tasks and responsibilities under his/her
berada di bawah supervisinya berjalan sebagaimana supervision run as they should in terms of compliance
mestinya dipandang dari aspek kepatuhan baik with both BI/OJK provisions and applicable laws and
terhadap ketentuan BI/OJK maupun peraturan regulations.
perundang-undangan yang berlaku.
13. Bersama-sama dengan Direksi lainnya dan Dewan 13. Together with other Directors and the Board of
Komisaris menyampaikan laporan neraca dan Commissioners submit balance sheet and profit
perhitungan laba rugi dan laporan tahunan lainnya and loss calculations and other annual reports to
kepada para pemegang Saham dalam RUPS. Shareholders in the GMS.
14. Bersama-sama dengan Direksi terkait me-review 14. Conducting joint reviews with other relevant Directors
Laporan Bank, seperti laporan Tahunan, Laporan on Bank reports, including the Annual Report, Business
Realisasi RBB, Laporan Keuangan Publikasi dan lain- Plan (RBB) Realisation Report, Published Financial
lain yang merupakan kewajiban Bank kepada pihak Statements, and other mandatory regulatory filings to
eksternal. external parties.
Direktur Konvensional dan Pemasaran Conventional and Marketing Director
1. Membawahi dan melaksanakan koordinasi langsung 1. Supervise and carry out direct coordination in terms
dalam hal pembinaan, pengawasan, dan pengendalian of coaching, supervision, and control of Treasury & FI
terhadap Divisi Treasury & FI. Division.
2. Memantau dan mengevaluasi pencapaian rencana 2. Monitor and evaluate the achievement of the Bank’s
strategi bisnis Bank. business strategy plan.
3. Memantau dan mengevaluasi upaya peningkatan 3. Monitor and evaluate efforts to improve customer
pelayanan nasabah dan kinerja cabang khususnya service and branch performance, especially marketing
pemasaran produk dan layanan perbankan di seluruh of banking products and services in all Bank branch
kantor cabang Bank. offices.
4. Bersama-sama dengan Direksi terkait me-review 4. Conduct joint reviews with other relevant Directors,
Laporan Bank, seperti Laporan Tahunan, Laporan on the Bank Reports, such as Annual Reports, Annual
Keuangan Tahunan/Laporan Publikasi Keuangan, Financial Reports/Financial Publication Reports, RBB
Laporan RBB, Laporan Realisasi RBB, Rencana Keuangan Reports, RBB Realisation Reports, Sustainability Action
Aksi Keberlanjutan, Laporan Keberlanjutan, dan lain-lain Financial Plans, Sustainability Reports, and other
yang merupakan kewajiban Bank kepada pihak eksternal. mandatory regulatory filings to external parties..
5. Memastikan aktivitas treasury dijalankan sesuai dengan 5. Ensure that treasury activities are carried out in
standar dan code of conduct perilaku pasar yang accordance with applicable market behavior standards
berlaku. and codes of conduct.
6. Memastikan pemeliharaan sertifikasi treasury telah 6. Ensure that the maintenance of treasury certification
sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku. is in according to applicable regulatory provisions.
7. Bersama-sama dengan Direksi lainnya dan Dewan 7. Together with other Directors and the Board of
Komisaris menyampaikan laporan neraca dan Commissioners submit balance sheet reports and
perhitungan laba rugi dan laporan tahunan lainnya profit and loss calculations and other annual reports to
kepada para pemegang Saham dalam RUPS. Shareholders at the GMS.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 281
Page 282
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
8. Bersama-sama dengan Direksi terkait me-review 8. Together with the relevant Directors, they review
Laporan Bank, seperti laporan Tahunan, Laporan Bank Reports, such as Annual Reports, RBB Realisation
Realisasi RBB, Laporan Keuangan Publikasi dan lain-lain Reports, Published Financial Reports and others which
yang merupakan kewajiban Bank kepada pihak eksternal. are the Bank’s obligations to external parties.
9. Mewakili Bank di dalam dan di luar Pengadilan sesuai 9. Represent the Bank inside and outside the Court in
ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar Bank. accordance with the provisions stipulated in the Bank’s
Articles of Association.
10. Mengarahkan, mengevaluasi, dan menyetujui kebijakan 10. Direct, evaluate, and approve system policies
sistem dan prosedur yang sesuai dengan perkembangan and procedures in accordance with Company
perusahaan, perkembangan pasar, dan pelayanan developments, market developments, and banking
perbankan untuk mengurangi risiko perusahaan. services to reduce Company risk.
11. Memberikan semua keterangan dan/atau data/ 11. Provide all information and/or data/documents related
dokumen terkait dengan Perseroan sebagaimana to the Company as required by Members of the Board
dibutuhkan oleh Anggota Dewan Komisaris. of Commissioners.
12. Melaksanakan prinsip-prinsip Good Corporate 12. Implement the principles of Good Corporate Governance
Governance (GCG) dalam setiap kegiatan usaha Bank. (GCG) in every business activity of the Bank.
13. Memastikan bahwa tugas dan tanggung jawab yang 13. Ensure that the tasks and responsibilities under his/
berada di bawah supervisinya berjalan sebagaimana her supervision are carried out properly in terms of
mestinya dipandang dari aspek kepatuhan baik compliance with both BI/OJK provisions and applicable
terhadap ketentuan BI/OJK maupun peraturan laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku.
14. Bersama-sama dengan Direksi lainnya dan Dewan 14. Together with other Directors and the Board of
Komisaris menyampaikan laporan neraca dan Commissioners, submit balance sheet reports and
perhitungan laba rugi dan laporan tahunan lainnya profit and loss calculations and other annual reports to
kepada para pemegang Saham dalam RUPS. Shareholders in the GMS.
Direktur Kepatuhan Compliance Director
1. Membawahi dan melaksanakan koordinasi langsung dalam 1. Supervise and carry out direct coordination in terms of
hal pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap: coaching, supervision and control of:
• Divisi Risk & Governance. • Risk Governance Division
• Divisi Kepatuhan. • Compliance Division
• Departemen Legal. • Legal Department
• Departemen Enterprise Governance. • Enterprise Governance Department
2. Mengevaluasi langkah-langkah yang diperlukan dan 2. Evaluate the steps required and carry out monitoring
melakukan pemantauan untuk memastikan Bank to ensure that the Bank has complied with all OJK/BI
telah memenuhi seluruh peraturan OJK/BI, Peraturan regulations, laws and regulations and other applicable
Perundang-undangan dan peraturan eksternal dan external and internal regulations in the framework of
internal lainnya yang berlaku dalam rangka prinsip kehati- the principle of prudence and compliance as an effort
hatian dan kepatuhan sebagai upaya meminimalisir risiko. to minimise risk.
3. Mengevaluasi pemantauan dan menjaga kepatuhan 3. Evaluate monitoring and maintain the Bank’s compliance
Bank terhadap seluruh perjanjian dan komitmen yang with all agreements and commitments made by the
telah dibuat oleh Bank kepada OJK dan lembaga lainnya. Bank to the OJK and other institutions.
4. Mengevaluasi langkah-langkah yang diperlukan untuk 4. Evaluate the steps required to develop a risk
mengembangkan program internalisasi budaya management culture internalization program including
manajemen risiko termasuk proses identifikasi, the process of identifying, measuring, monitoring,
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko yang and controlling risks arising from the Bank’s business
timbul pada kegiatan usaha Bank. activities.
5. Mengevaluasi penghimpunan data, pemrosesan dan 5. Evaluate data collection, processing and distribution
pendistribusian angka rata-rata industri dan angka of industry average figures and industry risk figures
risiko industri (industry rating). (industry rating).
6. Mengevaluasi analisis dan pengembangan kebijakan 6. Evaluate the analysis and development of APU, PPT, &
dan prosedur APU, PPT, & P3SPM agar sesuai dengan P3SPM policies and procedures to be in accordance with
perkembangan program APU, PPT, & P3SPM yang terkini, the latest developments in APU, PPT, & P3SPM programs,
risiko prosedur Bank, kegiatan kompleksitas usaha Bank the Bank’s procedural risks, the Bank’s business
dan volume transaksi bank. complexity activities and the Bank’s transaction volume.
7. Melakukan kajian terhadap peraturan dan ketentuan 7. Conduct a review of applicable regulations and
yang berlaku serta menganalisis dampaknya bagi Bank provisions and analyze their impact on the Bank and
dan melakukan perbaikan/revisi sebagaimana mestinya. make improvements/revisions as appropriate.
282 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 283
8. Mengembangkan budaya manajemen risiko pada seluruh 8. Develop a risk management culture at all levels of the
jenjang organisasi, antara lain meliputi komunikasi yang organisation, including adequate communication to
memadai kepada seluruh jenjang organisasi tentang all levels of the organisation about the importance of
pentingnya pengendalian intern yang efektif. effective internal control.
9. Memastikan bahwa fungsi manajemen risiko telah 9. Ensure that the risk management function has been
diterapkan secara independen yang dicerminkan antara implemented independently, reflected in, among other
lain adanya pemisahan fungsi antara Satuan Kerja things, the separation of functions between the Risk
Manajemen Risiko yang melakukan identifikasi, pengukuran, Management Work Unit that identifies, measures,
pemantauan, dan pengendalian risiko dengan satuan kerja monitors, and controls risks with the work unit that
yang melakukan dan menyelesaikan transaksi. carries out and completes transactions.
10. Mengevaluasi dan memastikan terlaksananya budaya 10. Evaluate and ensure the implementation of a culture of
kepatuhan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung compliance in carrying out duties and responsibilities
jawab sesuai job description. according to the job description.
11. Melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan 11. Implement the principles of Good Corporate
yang Baik/Good Corporate Governance (GCG) dalam Governance (GCG) in every business activity.
setiap kegiatan usaha.
12. Mengirimkan pelaksanaan dan penyampaian laporan 12. Submit the implementation and delivery of reports
mengenai tugas dan tanggung jawabnya agar sesuai regarding duties and responsibilities to comply with
dengan ketentuan yang berlaku. applicable provisions.
Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Information Technology & Operations Director
1. Membawahi dan melaksanakan koordinasi langsung dalam 1. Supervise and carry out direct coordination in terms of
hal pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap: coaching, supervision and control of:
• Divisi Engineering Personal Account • Engineering Personal Account Division
• Divisi Engineering Corporate Account • Engineering Corporate Account Division
• Divisi Mobile Engineer • Mobile Engineer Division
• Divisi Produk • Product Division
• Divisi IT Ops & GRC • IT Ops & GRC Division
• Divisi Operasional • Operational Division
• Department Information Security • Information Security Department
2. Mengarahkan dan mengevaluasi strategi teknologi 2. Directing and evaluating the Company’s short-term,
informasi perusahaan jangka pendek, jangka menengah medium-term and long-term information technology
dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan strategies related to IT organisational infrastructure
Perseroan yang berkaitan dengan infrastruktur (computers, information systems, security, and
organisasi TI (komputer, sistem informasi, keamanan, communication systems) to maximize banking business
dan sistem komunikasi) untuk memaksimalkan proses processes by utilizing the potential of information
bisnis perbankan dengan memanfaatkan potensi technology.
teknologi informasi.
3. Mengarahkan, mengevaluasi, dan mengkoordinasikan 3. Directing, evaluating and coordinating the implementation
pelaksanaan pengurusan Perseroan di bidang of the Company’s management in the field of Application
Application Development dan Information Technology Development and Information Technology as stipulated
sebagaimana diatur dalam anggaran dasar, keputusan in the Company’s articles of association, decisions of the
RUPS Perseroan, dan peraturan perundangan. Company’s GMS and laws and regulations.
4. Memastikan tata kelola yang tepat, manajemen risiko, 4. Ensure proper governance, risk management, and
dan manajemen kepatuhan pada semua sistem dan compliance management of all Information Technology
proses Teknologi Informasi sehingga perusahaan systems and processes so that the company has
memiliki kebijakan, prosedur dalam menjalankan policies and procedures in carrying out activities to
aktivitas dalam mendukung operasional bisnis. support business operations.
5. Menerapkan tata kelola manajemen teknologi informasi 5. Implementing adequate information technology
yang memadai dengan menyelenggarakan rapat Komite management governance by holding regular Information
Pengarah Teknologi Informasi (TI) secara berkala untuk Technology (IT) Steering Committee meetings to
untuk mengetahui efektivitas penerapan TI dan evaluasi determine the effectiveness of IT implementation
infrastruktur TI termasuk keandalan, keamanan dan and evaluation of IT infrastructure including reliability,
kemampuan TI dalam mengantisipasi serangan siber. security and IT capabilities in anticipating cyber attacks.
6. Mendukung peran Presiden Direktur dalam menjalankan 6. Supporting the role of the President Director in carrying
fungsi koordinasi untuk melakukan pengembangan out the coordination function to carry out business
bisnis. development.
7. Menjaga citra perusahaan dan turut membina hubungan 7. Maintaining the company’s image and helping to foster
baik dengan regulator dan stakeholder. good relations with regulators and stakeholders.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 283
Page 284
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Hak dan Kewenangan Direksi Rights and Authorities of the Board of Directors
Direksi berwenang untuk melakukan hal-hal antara lain The Board of Directors shall have the authority to perform,
sebagai berikut: among others, the following:
a. Anggota Direksi berhak menerima gaji/remunerasi a. Members of the Board of Directors are entitled to receive
dan/atau tunjangan lainnya yang besaran dan bentuk salary/remuneration and/or other benefits, the amount
tunjangan lainnya dari waktu ke waktu disesuaikan and form of other benefits from time to time adjusted
berdasarkan rekomendasi dari Komite Nominasi based on the recommendation from the Nomination and
dan Remunerasi yang telah ditetapkan dan disetujui Remuneration Committee which has been determined
oleh RUPS serta dituangkan dalam Surat Keputusan and approved by the GMS and set forth in a separate
tersendiri sesuai amanat RUPS. decision according to the GMS mandate.
b. Dalam hal pemberian persetujuan penyediaan dana b. The approval for the provision of funds to third
kepada pihak ketiga, berdasarkan jumlah tertentu parties exceeding a certain threshold must be
harus diputuskan melalui mekanisme Rapat Komite determined through a Credit Committee Meeting or
Perkreditan, atau ditetapkan lain sebagaimana other mechanisms as decided in a Board of Directors
keputusan Rapat Direksi, kecuali penetapan limit plafon Meeting. Notwithstanding, the determination of
dan penyediaan dana kepada pihak terkait harus credit limit and the provision of funds to related
disetujui Dewan Komisaris. Pengambilan keputusan parties require prior approval from the Board of
tersebut merupakan bagian dari tugas pengawasan Commissioners. Such approval constitutes part of
oleh Dewan Komisaris, namun tidak menghapuskan/ the Board of Commissioners’ oversight function
meniadakan tanggung jawab Direksi atas pelaksanaan and does not absolve or eliminate the Board of
pengurusan Bank dengan mengacu pada ketentuan Directors’ responsibility for the Bank’s management
yang berlaku dan Anggaran Dasar Bank. in accordance with the Articles of Association and
prevailing regulations.
c. Mewakili dan mengikat Perseroan dengan pihak lain c. Representing and binding the Company with other parties
serta menjalankan segala tindakan kepengurusan dan and carrying out all management and ownership actions
kepemilikan sesuai ketentuan yang mengaturnya. in accordance with the provisions governing them.
d. Mengangkat seorang atau lebih sebagai wakil atau d. Appoint one or more as representatives or proxies by
kuasanya dengan memberikan surat kuasa untuk providing power of attorney for certain actions.
tindakan-tindakan tertentu.
e. Direksi diberikan hak untuk melakukan entertain dengan e. The Board of Directors is given the right to entertain
pihak ketiga yang berkaitan dengan usaha Bank, dalam third parties related to the Bank’s business, in the
jumlah dan limit yang telah ditetapkan oleh peraturan amount and limit set by the regulations in force at
yang berlaku di Krom. Krom.
f. Anggota Direksi yang diberhentikan untuk sementara f. A member of the Board of Directors who is temporarily
waktu berhak untuk memperoleh kembali posisinya/ dismissed has the right to regain his/her position/
dikembalikan kepada kedudukannya semula, apabila returned to his/her original position, if within no later than
dalam waktu paling lambat 90 (sembilan puluh) hari 90 (ninety) calendar days after the temporary dismissal,
kalender setelah pemberhentian sementara tersebut, the Bank does not/neglects to hold a GMS (according
Bank tidak/lalai menyelenggarakan RUPS (sesuai to the provisions governing it) or a GMS is held in
ketentuan yang mengaturnya) atau RUPS diselenggarakan accordance with the provisions and the member of the
sesuai ketentuan dan anggota Direksi yang diberhentikan Board of Directors who was temporarily dismissed was
sementara tersebut diberikan kesempatan untuk hadir given the opportunity to attend to defend himself so
guna membela diri sehingga hasil akhir RUPS tersebut that the final results of the GMS rejected the proposed
menolak usulan pemberhentian anggota Direksi tersebut. dismissal of the member of the Board of Directors.
Rapat Direksi Board of Directors Meeting
Direksi menyelenggarakan rapat di tahun 2025 sebanyak 22 In 2025, the Board of Directors held 22 (twenty-two)
(dua puluh dua) kali rapat internal dan keseluruhan rapat internal meetings, with an overall attendance rate of 95.2%.
dihadiri oleh 95,2% Direksi.
Rincian rapat adalah sebagai berikut: The meeting details are as follows:
a. Rapat Internal a. Internal Meeting
Direksi menyelenggarakan rapat di tahun 2025 sebanyak In 2025, the Board of Directors held 22 (twenty-two)
22 (dua puluh dua) kali rapat internal dan keseluruhan internal meetings, with an overall attendance rate of
rapat dihadiri oleh 95,2% Direksi. 95.2%.
b. Rapat Gabungan Direksi dengan Dewan Komisaris b. Joint Meeting of the Board of Directors and the Board
of Commissioners
Sepanjang tahun 2025, Direksi menyelenggarakan 5 Throughout 2025, the Board of Directors held 5 (five
(lima) kali rapat gabungan dengan Dewan Komisaris. joint meetings with the Board of Commissioners. The
Mekanisme pengambilan keputusan rapat yang decision-making mechanism for these meetings,
dilaksanakan berdasarkan musyawarah dan mufakat based on deliberation and consensus, follows the same
tersebut sama dengan rapat Dewan Komisaris, procedure as the Board of Commissioners’ meetings;
284 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 285
yaitu juga dituangkan ke dalam risalah rapat yang resolutions are recorded in the minutes of the meeting,
ditandatangani seluruh peserta rapat dan diberikan signed by all attendees, and distributed to all members
kepada seluruh anggota Dewan Komisaris untuk of the Board of Commissioners for documentation.
selanjutnya didokumentasikan. Jika dalam mekanisme Should a consensus not be reached, decisions are
rapat tidak terjadi musyawarah mufakat, pengambilan made by majority vote. Any dissenting opinions arising
keputusan dilakukan melalui suara terbanyak dan jika during the meeting are clearly recorded in the minutes,
terjadi perbedaan pendapat dalam rapat, dicantumkan along with the underlying reasons for such dissent.
dengan jelas dalam risalah rapat tersebut perbedaan
pendapatnya beserta alasan perbedaan pendapat.
NAMA JABATAN RAPAT INTERNAL DIREKSI RAPAT GABUNGAN DENGAN DEWAN
NAME POSITION BOD INTENAL MEETINGS KOMISARIS
JOINT MEETINGS WITH BOC
JUMLAH RAPAT JUMLAH % JUMLAH RAPAT JUMLAH %
NUMBER OF KEHADIRAN NUMBER OF KEHADIRAN
MEETINGS NUMBER OF MEETINGS NUMBER OF
ATTENDANCES ATTENDANCES
Anton Presiden Direktur
22 22 100 5 5 100
Hermawan President Director
Laniwati Direktur Konvensional dan Penjualan
22 21 95 5 5 100
Tjandra Conventional and Sales Director
Alvin James Direktur Keuangan
22 21 95 5 5 100
Kurniawan Finance Director
Wisaksana Direktur Kepatuhan
22 21 95 5 5 100
Djawi Compliance Director
Direktur Teknologi Informasi &
Operasional
Tan Alie 22 20 91 5 5 100
Information Technology & Operations
Director
Program Pelatihan Direksi 2025 Board of Directors Training Program 2025
NAMA MATERI PELATIHAN WAKTU & TEMPAT JENIS PELATIHAN &
NAME TRAINING MATERIALS TIME & PLACE PENYELENGGARA PELATIHAN
TYPE OF TRAINING & TRAINING
ORGANISER
Anton Hermawan Mentoring Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko Jakarta, 6 Agustus 2025 EfektifPro Knowledge Source
Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, August 6, 2025 (Pelatihan In-House Krom)
Mentoring Preparation Risk Management Certification (In-House Training Krom)
Qualification Level 7
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, 20 Agustus 2025 Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
Risk Management Certification Test Qualification Level 7 Jakarta, August 20, 2025 Banking Professional Certification
Institute
Mentoring Pembekalan Sertifikat Tresuri Dealer Jenjang Jakarta, 18-19 November 2025 Albertina Dwita Harliani (Pelatihan In-
Kualifikasi 7 Jakarta, November 18-19, 2025 House Krom)
Mentoring Preparation Treasury Dealer Certification (In-House Training Krom)
Qualification Level 7
Laniwati Tjandra Mentoring Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko Jakarta, 6 Agustus 2025 EfektifPro Knowledge Source
Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, August 6, 2025 (Pelatihan In-House Krom)
Mentoring Preparation Risk Management Certification (In-House Training Krom)
Qualification Level 7
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, 20 Agustus 2025 Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
Risk Management Certification Test Qualification Level 7 Jakarta, August 20, 2025 Banking Professional Certification
Institute
PT Krom Bank Indonesia Tbk 285
Page 286
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
NAMA MATERI PELATIHAN WAKTU & TEMPAT JENIS PELATIHAN &
NAME TRAINING MATERIALS TIME & PLACE PENYELENGGARA PELATIHAN
TYPE OF TRAINING & TRAINING
ORGANISER
Alvin James Kurniawan Mentoring Pembekalan Sertifikat Tresuri Dealer Jenjang Jakarta, 22 Juli 2025 Ila Nurul Haidah (Pelatihan In-House
Kualifikasi 7 Jakarta, July 22, 2025 Krom)
Mentoring Preparation Treasury Dealer Certification (In-House Training Krom)
Qualification Level 7
Mentoring Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko Jakarta, 6 Agustus 2025 EfektifPro Knowledge Source
Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, August 6, 2025 (Pelatihan In-House Krom)
Mentoring Preparation Risk Management Certification (In-House Training Krom)
Qualification Level 7
Mentoring Pembekalan Sertifikat Tresuri Dealer Jenjang Jakarta, 11 Agustus 2025 Ila Nurul Haidah (Pelatihan In-House
Kualifikasi 7 Jakarta, August 11, 2025 Krom)
Mentoring Preparation Treasury Dealer Certification (In-House Training Krom)
Qualification Level 7
Uji Sertifikasi Tresuri Dealer Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, 12 Agustus 2025 Association Cambiste Internationale
Treasury Dealer Certification Test Qualification Level 7 Jakarta, August 12, 2025 Financial Markets Association
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, 20 Agustus 2025 Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
Risk Management Certification Test Qualification Level 7 Jakarta, August 20, 2025 Banking Professional Certification
Institute
Uji Sertifikasi Tresuri Dealer Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, 9 Oktober 2025 Association Cambiste Internationale
Treasury Dealer Certification Test Qualification Level 7 Jakarta, October 9, 2025 Financial Markets Association
Seminar Internasional HUT ke-68 IAI Jakarta, 3-4 Desember 2025 Ikatan Akuntan Indonesia (Seminar
IAI 68th Anniversary International Seminar Jakarta, December 3-4, 2025 Publik)
(Public Seminar)
Wisaksana Djawi Mentoring Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko Jakarta, 15 Januari 2025 Edian Fahmy (Pelatihan In-House
Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, January 15, 2025 Krom)
Mentoring Preparation Risk Management Certification (In-House Training Krom)
Qualification Level 7
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, 16 Januari 2025 Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
Risk Management Certification Test Qualification Level 7 Jakarta, January 16, 2025 Banking Professional Certification
Institute
Fraud & Financial Crime Asia 2025 Singapore, 15 Mei 2025 Regulation Asia
Fraud & Financial Crime Asia 2025 Singapore, May 15, 2025
Tan Alie Pelatihan Good Corporate Governance Jakarta, 23-24 Januari 2025 Mahaka Institute (Pelatihan Publik)
Good Corporate Governance Training Jakarta, January 23-24, 2025 (Public Training)
Pelatihan dan Sertifikasi Data Protection Officer Jakarta, 28-30 April 2025 CBQA Global Indonesia
Data Protection Officer Training and Certification Jakarta, April 28-30, 2025
Program Pemeliharaan Manajemen Risiko Jenjang Jakarta, 28 Agustus 2025 Bankers Association for Risk
Kualifikasi 7 (Direktur) Jakarta, August 28, 2025 Management (Pelatihan Publik)
Risk Management Refreshment Program Qualification (Public Training)
Level 7 (Director)
Independensi dan Transparansi Direksi Independence and Transparency of the Board of
Directors
Program orientasi bagi Direksi yang baru diangkat, diberikan The orientation program for newly appointed Directors is
kepada anggota Direksi yang baru pertama menjabat di given to members of the Board of Directors who serve for
Krom. Program Orientasi yang diberikan dapat berupa the first time at Krom. The Orientation Program provided
sebuah sesi pertemuan yang disertai dengan presentasi baik can be in the form of a meeting session accompanied by
dari Dewan Komisaris maupun Direksi, kunjungan ke kantor- presentations from both the Board of Commissioners and
kantor Perseroan, perkenalan dengan para pejabat eksekutif/ the Board of Directors, visits to the Company’s offices,
Branch Manager serta pengenalan program-program SDM introductions to executive officers/Branch Managers and
lainnya sesuai dengan kebutuhan. introduction to other HR programs as needed.
Penilaian Kinerja Direksi Directors Performance Assessment
Peran organ perusahaan dalam pelaksanaan GCG The role of Corporate Bodies is a pivotal aspect of GCG
merupakan salah satu aspek yang penting dalam implementation. A synergy among the governance triad—
mengimplementasikan GCG. Sinergi antara segi tiga organ the GMS, the Board of Commissioners, and the Board
yaitu RUPS, Dewan Komisaris, dan Direksi harus terjalin of Directors—is essential for both GCG execution and
dalam pelaksanaan GCG maupun pelaksanaan pengurusan corporate management. While each organ maintains its
286 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 287
Perusahaan. Kedua organ lainya yaitu Dewan Komisaris respective functions and roles, a performance evaluation
dan Direksi memiliki fungsi dan perannya masing-masing. for each member of the Board of Directors is conducted
Penilaian kinerja masing-masing anggota Direksi dibuat annually. This evaluation serves as a guideline to assess
sebagai pedoman untuk menilai efektivitas pelaksanaan the effectiveness of the Board’s duties and responsibilities,
tugas dan tanggung jawab Direksi secara kolegial dan both collectively and individually.
individu yang dilaksanakan sekali setiap tahun.
Penilaian kinerja anggota Direksi dilakukan dengan cara Assessment of the performance of members of the
melaksanakan self-assessment dan di-review oleh Presiden Board of Directors is carried out by carrying out a self-
Direktur serta direkomendasikan kepada Komite Nominasi assessment and is reviewed by the President Director and
untuk kemudian mendapatkan persetujuan oleh Dewan recommended to the Nomination Committee for approval
Komisaris/Presiden Komisaris. by the Board of Commissioners/President Commissioner.
Secara garis besar, hal-hal yang menjadi dasar penilaian In general, the fundamentals that form the basis for
terhadap anggota Direksi yang tercermin dalam Key evaluating members of the Board of Directors are reflected
Performance Indicators (KPI) masing-masing anggota in the Key Performance Indicators (KPI) of each member of
Direksi yang memuat antara lain sebagai berikut: the Board of Directors which include the following:
1. Kinerja Perencanaan 1. Performance Planning
Bagaimana pelaksanaan Direksi dalam merencanakan/ How the Board of Directors performs in planning and
menyusun strategi yang sejalan dengan visi dan misi formulating strategies that align with the Company’s
Perseroan dalam program kerja di tahun berjalan, jangka vision and mission within the current, short-term, and
pendek dan jangka panjangnya dengan tetap berpegang long-term work programs, while consistently adhering
kepada nilai-nilai Perseroan dan prinsip- prinsip dalam to the Company’s values and the principles of Good
GCG. Corporate Governance (GCG).
2. Kinerja Pelaksanaan 2. Performance Review
Bagaimana eksekusi/pelaksanaan dari kinerja stratejik How is the execution of strategic performance within
dalam perencanaan Krom untuk tahun berjalan dilakukan Krom’s planning for the current year is carried out by the
oleh Direksi dengan menggunakan berbagai macam Board of Directors using various assessment parameters,
parameter penilaian dan dilakukan secara mandiri/self- conducted through a self-assessment mechanism based
assessment berdasarkan KPI yang dimilikinya. on their respective Key Performance Indicators (KPIs).
3. Kinerja Monitoring/Evaluasi dan Improvement 3. Performance Monitoring/Evaluation and
Improvement
Bagaimana Direksi melakukan monitoring, evaluasi How the Board of Directors monitors, evaluates and
dan melakukan improvement atas kinerja yang telah makes improvements to the performance that has been
dilakukan sehingga dapat memastikan kinerjanya sesuai carried out so that it can ensure that its performance
dengan target stratejik, prinsip GCG dan Manajemen is in accordance with strategic targets, GCG principles
Risiko yang memberi nilai tambah di kemudian hari. and Risk Management which can provide added value
in the future.
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas dan Completeness and Implementation of Duties of
Komite-Komite the Committees
Komite di Bawah Pengawasan Dewan Komisaris Committee Under the Supervision of the Board
of Commissioners
Komite Audit Audit Committee
Komite Audit merupakan komite yang dibentuk oleh Dewan The Audit Committee is a committee formed by the Board
Komisaris untuk bekerja secara kolektif dan berfungsi untuk of Commissioners to work collectively and function to
menjaga efektivitas tugas dan tanggung jawabnya, khususnya maintain the effectiveness of its duties and responsibilities,
dari segi pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan particularly in terms of monitoring and evaluating the
pelaksanaan audit internal serta pemantauan atas tindak planning and implementation of internal audits as well as
lanjut hasil pemeriksaan audit (eksternal/internal) dalam monitoring the follow-up of audit results (external/internal)
rangka menilai kecukupan pengendalian intern termasuk in order to assess the adequacy of internal control including
kecukupan proses pelaporan keuangan. the adequacy of the financial reporting process.
Dasar Pembentukan Komite Audit mengacu pada The basis for the establishment of the Audit Committee
peraturan-peraturan berikut ini: refers to the following regulations:
a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17 Tahun a. Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 17 of
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. 2023 concerning the Implementation of Governance
for Commercial Banks.
b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/POJK.04/2015 b. Financial Services Authority Regulation No. 55/
tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja POJK.04/2015 concerning the Establishment and
Komite Audit. Implementation Guidelines. Audit Committee Work.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 287
Page 288
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
c. Peraturan I-A Lampiran I Keputusan Direksi PT Bursa c. Regulation I-A Attachment I of the Decree of the Board
Efek Indonesia No. KEP-00001/BEI/01-2014 tanggal of Directors of PT Bursa Efek Indonesia No. KEP-00001/
20 Januari 2014 tentang Pencatatan Saham dan Efek BEI/01-2014 dated January 20, 2014 concerning the
Bersifat Ekuitas Selain Saham yang diterbitkan oleh Listing of Shares and Equity Securities Other than
Perusahaan Tercatat. shares issued by Listed Companies.
d. Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 002/SKEP-DIR/ d. Decree of the Board of Commissioners No. 002/SKEP-
XII/2024 tanggal 2 Desember 2024 tentang Perubahan DIR/XII/2024 dated December 2, 2024 concerning
Susunan Komite Audit. Changes to the Composition of the Audit Committee.
Susunan Keanggotaan Komite Audit Composition of Audit Committee Membership
Berdasarkan Surat Keputusan No. 002/SKEP-DIR/XII/2024 Based on Decree No. 002/SKEP-DIR/XII/2024 dated
tertanggal 2 Desember 2024 tentang Perubahan Susunan December 2, 2024 concerning the Establishment of the
Komite Audit Perseroan, susunan Ketua: Company’s Audit Committee, the composition of the
Chairman and Members of the Audit Committee is as follows:
NAMA KETERANGAN
NAME DESCRIPTION
Markus Sugiono Ketua Komite Audit Chairman of Audit Committee
Waldy Gutama Anggota Komite Audit Member of Audit Committee
Liauw She Jin Anggota Komite Audit Member of Audit Committee
Profil Anggota Komite Committee Member Profiles
Markus Sugiono Markus Sugiono
Profil telah disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” The profile has been presented in the “Profile of the Board of
bab “Profil Perusahaan” yang terdapat dalam laporan ini. Commissioners” section of the “Company Profile” chapter
of this Annual Report.
Waldy Gutama Waldy Gutama
Warga negara Indonesia, berusia 70 tahun, pendidikan terakhir An Indonesian citizen, aged 70, with a Master’s degree in
Magister Manajemen bidang keuangan di sekolah tinggi swasta Management specializing in Finance from a private higher
di Jakarta. Pensiun dari Bank Indonesia tahun 2011 terakhir education institution in Jakarta. Retired from Bank Indonesia
sebagai Pengawas Bank Madya, serta memiliki sertifikat dari in 2011, with the last position held as Intermediate Bank
Bank Indonesia sebagai Pemeriksa dan Analis Bank. Supervisor, and holds certifications from Bank Indonesia as
a Bank Examiner and Analyst.
Beliau pernah mengikuti berbagai seminar di dalam dan He has participated in various seminars both domestically and
luar negeri (a.l London dan USA), mengikuti pelatihan internationally (including London and the United States), and
International Finance Corporation (IFC) Audit Committee completed the International Finance Corporation (IFC) Audit
Master Program di Bangkok Thailand tahun 2017. Committee Master Program in Bangkok, Thailand, in 2017.
Beliau pernah menjadi Komite Audit dan Anggota Komite He has served as a Member of the Audit Committee and
Pemantau Risiko di Bank Woori Indonesia, pernah menjadi Member of the Risk Monitoring Committee at Bank Woori
anggota Komite Audit di BTN (Bank Tabungan Negara), Indonesia, as well as a Member of the Audit Committee
serta ICBC (Industrial Commercial Bank of China). Memiliki at BTN (Bank Tabungan Negara) and ICBC (Industrial and
sertifikat kompetensi kualifikasi 7 management Risiko Commercial Bank of China). He holds a Risk Management
Perbankan dari LSPP th 2024. Competency Certificate, Qualification Level 7 in Banking
Risk Management, issued by LSPP in 2024.
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 108/ Based on the Decree of the Board of Commissioners No.
SKEP-DEKOM/VIII/2023 tanggal 1 Agustus 2023, beliau 108/SKEP-DEKOM/VIII/2023 dated August 1, 2023, he
menjabat sebagai anggota komite Audit Krom. serves as a member of the Audit committee of Krom.
Liauw She Jin Liauw She Jin
Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun, memperoleh An Indonesian citizen, aged 54, holds a Bachelor’s degree in
gelar Sarjana Akuntansi Universitas Tarumanegara, dan Accounting from Tarumanagara University and a Master of
Magister Sains (MSi) dari Universitas Gadjah Mada. Science (M.Sc.) from Gadjah Mada University.
Menjadi Anggota Dewan Standar Profesional Akuntan He served as a Member of the Public Accountant
Publik periode 2001 - 2005 dan Anggota Dewan Standar Professional Standards Board from 2001 to 2005, and as a
Akuntansi Keuangan Indonesia periode tahun 2009 - 2013. Member of the Indonesian Financial Accounting Standards
Board from 2009 to 2013.
288 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 289
Mengawali karir profesional sebagai Auditor di Siddharta He began his professional career as an Auditor at Siddharta
Widjaja & Rekan (KPMG) pada tahun 1992 hingga 2005 Widjaja & Rekan (KPMG) in 1992, and served until 2005,
dengan jabatan terakhir sebagai Associate Partner. with his last position as Associate Partner.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit Duties and Responsibilities of Audit Committee
Komite Audit Krom bertugas dan bertanggung jawab Krom Audit Committee has the duty and responsibility of
mengawasi pelaporan keuangan, pengendalian intern, overseeing Krom financial reporting, internal control and
dan tata kelola Krom. Dalam menjalankan tugas tersebut, governance. In carrying out this task, the Audit Committee
Komite Audit diberikan kewenangan untuk menyelidiki is given the authority to investigate all findings deemed
seluruh temuan yang dinilai perlu sebagai upaya menjamin necessary as an effort to ensure that Krom internal controls,
bahwa pengendalian intern, praktik akuntansi, dan GCG accounting practices and GCG are implemented properly.
Krom terlaksana dengan baik.
Dalam menjalankan fungsinya di Bank, Komite Audit In carrying out its functions at the Bank, the Audit
mempunyai piagam Komite Audit yang berisi pedoman dan Committee has an Audit Committee charter which contains
tata tertib kerja Komite Audit. Di dalamnya berisi antara lain the guidelines and work rules of the Audit Committee. It
mengenai tugas dan tanggung jawab Komite Audit, struktur, contains, among other things, the duties and responsibilities
uraian mengenai aktivitas dan kewenangan, waktu kerja dan of the Audit Committee, structure, description of activities
pengaturan rapat. and authority, working hours and meeting arrangements.
Adapun rincian tugas dan tanggung jawab Komite Audit The details of the duties and responsibilities of the Audit
mencakup: Committee include:
1. Melakukan penelaahan informasi keuangan yang akan 1. Reviewing financial information to be issued by
dikeluarkan Bank kepada publik dan/atau pihak otoritas, the Bank to the public and/or authorities, including
termasuk laporan keuangan, proyeksi, dan laporan lain financial reports, projections, and other reports related
terkait informasi keuangan; to financial information;
2. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi 2. Providing an independent opinion in the event of a
perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan difference of opinion between management and the Public
Publik atas jasa yang diberikannya (jika ada); Accountant regarding the services provided (if any);
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 3. Provide recommendations to the Board of
mengenai penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Commissioners regarding the appointment of Public
Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi, Accountants and/or Public Accounting Firms based on
ruang lingkup penugasan, dan imbalan jasa; independence, scope of assignment, and service fees;
4. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan 4. Review the implementation of audits by internal
oleh auditor internal, auditor eksternal dan regulator, auditors, external auditors and regulators, and
serta mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi supervise the implementation of follow-up actions by
atas temuan auditor internal, auditor eksternal dan the Board of Directors on findings by internal auditors,
regulator; external auditors and regulators;
5. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan 5. Review the implementation of risk management
manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, melalui activities carried out by the Board of Directors, through
koordinasi dengan Komite Pemantau Risiko; coordination with the Risk Monitoring Committee;
6. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses 6. Reviewing complaints related to the accounting and
akuntansi dan pelaporan keuangan (jika ada); financial reporting process (if any);
7. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan 7. Reviewing and providing advice to the Board of
Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan Commissioners regarding potential conflicts of interest
kepentingan (jika ada); (if any);
8. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian 8. Evaluating the implementation of the provision of audit
jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan services for annual historical financial information by
oleh Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik; Public Accountants and/or Public Accounting Firms;
9. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi. 9. Maintaining the confidentiality of documents, data, and
Information.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 289
Page 290
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Wewenang Komite Audit Authority of the Audit Committee
Selama tahun 2025, Komite Audit telah melakukan During 2025, the Audit Committee has carried out
pengawasan, pemantauan, evaluasi serta rekomendasi, dan supervision, monitoring, evaluation and recommendations,
telah dilaporkan kepada Dewan Komisaris secara berkala, and has reported to the Board of Commissioners
seperti yang tercermin dalam beberapa hal berikut ini: periodically, as reflected in the following matters:
1. Melakukan penelaahan atas penyusunan laporan 1. Reviewing the preparation of the Bank’s financial
keuangan Bank untuk memastikan terpenuhinya statements to ensure compliance with applicable
standar dan kebijakan akuntansi yang berlaku; accounting standards and policies;
2. Memberikan rekomendasi dan masukan-masukan kepada 2. Provide recommendations and inputs to the Board of
Dewan Komisaris untuk membantu Dewan Komisaris Commissioners to assist the Board of Commissioners
dalam menjalankan fungsi pengawasan Manajemen; in carrying out the Management supervision function;
3. Melakukan pemantauan dan mengevaluasi pelaksanaan 3. Monitor and evaluate the implementation of the Internal
tugas Satuan Kerja Audit intern (SKAI) secara intensif Audit Work Unit (SKAI) intensively and periodically;
dan berkala;
4. Membantu melakukan pemantauan tindak lanjut hasil 4. Assist in monitoring the follow-up of audit results
audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian intern, in order to assess the adequacy of internal control,
termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan, dengan including the adequacy of the financial reporting
melakukan komunikasi secara langsung maupun dalam process, by communicating directly or in meetings
rapat dengan Kepala Satuan Kerja Audit Intern (SKAI); with the Head of Internal Audit Work (SKAI);
5. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan 5. Review the implementation of the examination by
oleh auditor internal, auditor eksternal dan regulator, internal auditors, external auditors and regulators,
serta mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi and supervise the implementation of follow-up
atas temuan dan rekomendasi hasil audit dari auditor actions by the Board of Directors on the findings
internal, auditor eksternal dan regulator; and recommendations of audit results from internal
auditors, external auditors and regulators;
6. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadinya 6. Provide an independent opinion in the event of a
perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan difference of opinion between management and
atas jasa yang diberikannya; accountants regarding the services provided;
7. Melakukan evaluasi pelaksanaan pemberian jasa audit 7. Evaluate the implementation of audit services provided
oleh Akuntan Publik Liana Lim dan Kantor Akuntan by Public Accountant Liana Lim and Public Accounting
Publik Liana Ramon Xenia & Rekan atas informasi Firm Liana Ramon Xenia & Partners for the annual
keuangan historis tahunan Krom untuk tahun yang historical financial information of Krom for the year
berakhir 31 Desember 2024; ended December 31, 2024;
8. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan 8. Provide recommendations regarding the appointment
Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa of a Public Accounting Firm registered with the
Keuangan (OJK) dalam rangka pelaksanaan audit Financial Services Authority (OJK) in order to carry
Laporan Keuangan Bank tahun buku 2025, yaitu Kantor out the audit of the Bank’s Financial Statements for
Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan, bagian dari the 2025 financial year, namely Public Accounting Firm
jaringan Deloitte. Liana Ramon Xenia & Rekan, part of Deloitte network.
Jangka waktu masa tugas anggota Komite Audit selama The term of office of members of the Audit Committee is 3
3 (tiga) tahun, tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan (three) years, not longer than the term of office of the Board
Komisaris yaitu sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar. of Commissioners, as regulated in the Articles of Association.
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Audit memiliki In carrying out its duties the Audit Committee has the
wewenang sebagai berikut: following authorities:
• Memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris • Provide opinions to the Board of Commissioners
mengenai Laporan keuangan dan/atau hal-hal lain yang regarding financial reports and/or other matters
disampaikan oleh Direksi; submitted by the Board of Directors;
• Melakukan komunikasi dengan unit kerja terkait dan • Communicate with related work units and other parties
pihak-pihak lain di Krom serta Kantor Akuntan Publik at Krom as well as the Public Accounting Firm that
yang memeriksa Krom untuk memperoleh informasi dan examines Krom to obtain information and clarification as
klarifikasi serta meminta dokumen dan laporan yang well as request documents and reports related to the
dilakukan terkait dengan pelaksanaan tugas Komite Audit; implementation of the Audit Committee’s duties;
• Meminta Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Satuan Kerja • Request a report on the inspection results (LHP) of the
Audit Internal (SKAI) dan Auditor Eksternal, serta institusi Internal Audit Work Unit (SKAI) and the External Auditor,
pengawas/pemeriksa lainnya; as well as other supervisory/examining institutions;
• Meminta Satuan Kerja Audit Internal dan/atau Audit • Ask the Internal Audit Work Unit and/or External Audit to
Eksternal, melakukan pemeriksaan/investigasi khusus, carry out a special examination/investigation, if there is
apabila terdapat dugaan kuat telah terjadi kecurangan, a strong allegation of fraud, violation of law, and violation
pelanggaran hukum, dan pelanggaran terhadap of the provisions/statutory regulations in force;
ketentuan/peraturan perundang-undangan yang berlaku;
290 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 291
• Mengakses data/informasi tentang karyawan, data aset, • Access data/information about employees, data
serta sumber daya perusahaan lainnya yang terkait assets, and other company resources related to the
dengan pelaksanaan tugasnya; implementation of their duties;
• Meminta bantuan pihak luar untuk melakukan • Request assistance from external parties to carry out
pemeriksaan yang bersifat khusus dan sangat teknis special and highly technical inspections with approval
dengan persetujuan dari Dewan Komisaris. from the Board of Commissioners.
Rapat Komite Audit Audit Committee Meeting
Komite Audit telah menyelenggarakan rapat sebanyak 12 The Audit Committee has held 12 (twelve) meetings in
(dua belas) kali dalam tahun 2025. Sesuai dengan POJK 17 2025. In accordance with POJK 17 of 2023 concerning
Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, the Implementation of Governance for Commercial Banks,
efektif September 2023, Komite Audit menyelenggarakan effective September 2023, the Audit Committee held
rapat paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. meetings at least 1 (one) time in 1 (one) month.
Rapat dengan Kepala Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) The meetings with the Head of the Internal Audit Work
sepanjang tahun 2025 tersebut di atas meliputi rapat untuk Unit (SKAI) throughout 2025 above include meetings to
membahas ruang lingkup audit internal, rencana audit internal discuss the scope of internal audits, annual internal audit
tahunan, temuan audit internal, perkembangan pemeriksaan plans, internal audit findings, developments in internal audit
audit internal, dan hasil pemeriksaan cabang-cabang yang examinations, and results of branch examinations that
telah dilakukan oleh SKAI, penataan struktur organisasi dan have been carried out by SKAI, structuring the organisation
sumber daya di SKAI, serta rekomendasi dan usulan-usulan structure and resources in SKAI, as well as recommendations
yang diberikan oleh Komite Audit kepada SKAI. and proposals provided by the Audit Committee to SKAI.
Rapat dengan Kantor Akuntan Publik untuk membahas Meeting with a Public Accounting Firm to discuss the scope
ruang lingkup audit, rencana audit, temuan audit dan of the audit, audit plan, audit findings and the progress of
perkembangan pemeriksaan audit yang akan dan sedang the audit examination that will be and is being carried out
dilakukan oleh Akuntan Publik. Rapat diadakan pula dengan by the Public Accountant. A meeting was also held with the
Akuntan Publik untuk membahas laporan akhir atas hasil Public Accountant to discuss the final report on the results
pemeriksaan dan manajemen letter yang telah disampaikan of the examination and management letter that has been
oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). submitted by the Public Accounting Firm (KAP).
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Audit Audit Committee Duties Implementation Report
Komite Audit melaporkan hasil pengawasannya kepada The Audit Committee reports the results of supervision
Dewan Komisaris setelah menjalankan tugas secara to the Board of Commissioners after carrying out duties
profesional dan independen dalam membantu Dewan professionally and independently in assisting the Board of
Komisaris melakukan fungsi pengawasan terhadap proses Commissioners in carrying out the oversight function of the
pelaporan keuangan, manajemen risiko, pelaksanaan audit, process of financial reporting, risk management, auditing,
dan implementasi GCG. and GCG implementation.
Sepanjang tahun 2025, laporan pelaksanaan Tugas Komite Throughout 2025, the report on the implementation of
Audit telah dilaporkan kepada Dewan Komisaris dengan the Audit Committee’s Duties has been reported to the
beberapa rekomendasi yang dihasilkan antara lain: Board of Commissioners with several recommendations
produced, including:
1. Komite Audit mengingatkan mengenai kewajiban 1. The Audit Committee reminded the Bank of its
Bank terkait keamanan data terkait UU 27 tahun 2022 obligations regarding data security related to Law 27
tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). of 2022 concerning Personal Data Protection (UU PDP).
2. Komite Audit mengingatkan POJK 55/POJK.04/2015 2. The Audit Committee reminded POJK 55/POJK.04/2015
Pasal 10 mengenai informasi keuangan yang akan Article 10 regarding financial information to be issued
dikeluarkan Emiten. by the Issuer.
3. Memberikan masukan terkait akuntabilitas dan 3. Provide input regarding accountability and
transparansi laporan keuangan. transparency of financial reports.
4. Memberikan masukan terkait kualitas asset, khususnya 4. Provide input regarding asset quality, especially loans
pinjaman yang diberikan. provided.
5. Memberikan masukan terkait kepatuhan dan 5. Provide input regarding compliance and internal
pengendalian intern. control.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 291
Page 292
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Program Pendidikan/Pelatihan Komite Audit Audit Committee Training Program 2025
Selama tahun 2025 anggota Komite Audit mengikuti During 2025, members of the Audit Committee attended
sejumlah pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan a number of training sessions aimed at improving their
kompetensi, meliputi: competencies, including:
NAMA MATERI PELATIHAN WAKTU & TEMPAT JENIS PELATIHAN &
NAME TRAINING MATERIALS TIME & PLACE PENYELENGGARA PELATIHAN
TYPE OF TRAINING & TRAINING
ORGANISER
Markus Sugiono Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 Risk Jakarta, 16 Januari 2025 Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
Management Jakarta, January 16, 2025 Banking Professional Certification
Certification Test Qualification Level 7 Institute
Pelatihan Integritas Pelaporan Keuangan Bank Strategi Jakarta, 10 Oktober 2025 Equivalent Training Center (Pelatihan
Implementasi POJK 15 Tahun 2024 Jakarta, October 10, 2025 Publik)
Bank Financial Reporting Integrity: Strategy for (Public Training)
Implementing POJK 15 of 2024 Training
Waldy Gutama Seminar Indonesia Risk Management Outlook 2026 Jakarta, 13 November 2025 Lembaga Pengembangan Perbankan
Indonesia Risk Management Outlook 2026 Seminar Jakarta, November 13, 2025 Indonesia
Indonesian Banking Development Institute
Liauw She Jin Pelatihan KEPAP 2021: Kepatuhan terhadap Kode Etik, Prinsip Jakarta, 13 November 2025 Institut Akuntan Publik Indonesia
Dasar Etika, NOCLAR, serta Independensi dalam Perikatan Jakarta, November 13, 2025 (Pelatihan Publik)
Audit, Perikatan Reviu, dan Perikatan Asurans Lainnya Indonesian Institute of Public
KEPAP 2021 Training: Compliance with the Code of Ethics, Accountants (Public Training)
Basic Principles of Ethics, NOCLAR, and Independence
in Audit Engagements, Review Engagements, and Other
Assurance Engagements
Pelatihan Business Analytics for Public Accountant Jakarta, 5 Desember 2025 Institut Akuntan Publik Indonesia
Business Analytics for Public Accountant Training Jakarta, December 5, 2025 (Pelatihan Publik)
Indonesian Institute of Public
Accountants (Public Training)
Pelatihan Penerapan SAK Entitas Privat dalam Jakarta, 8 Desember 2025 Institut Akuntan Publik Indonesia
Penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan Jakarta, December 8, 2025 (Pelatihan Publik)
Application of Private Entity SAK in Preparation of Indonesian Institute of Public
Company Financial Report Training Accountants (Public Training)
Pelatihan Standar dan Implementasi Sustainability Jakarta, 15 Desember 2025 Institut Akuntan Publik Indonesia
Reporting Jakarta, December 15, 2025 (Pelatihan Publik)
Sustainability Reporting Standards and Implementation Indonesian Institute of Public
Training Training Accountants (Public Training)
Tax Policy 2026 Jakarta, 17 Desember 2025 Institut Akuntan Publik Indonesia
Tax Policy 2026 Training Jakarta, December 17, 2025 (Pelatihan Publik)
Indonesian Institute of Public
Accountants (Public Training)
Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee
Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan GCG melalui In order to improve the implementation of GCG by
penguatan fungsi Dewan Komisaris, Krom membentuk strengthening the function of the Board of Commissioners,
Komite Pemantau Risiko Berdasarkan Surat Keputusan No. Krom has formed a Risk Monitoring Committee Based on
025/SKEP-DIR/IX/2023 tertanggal 12 September 2023, Decree No. 025/SKEP-DIR/IX/2023 dated September 12,
dan berdasarkan SK No. 012/SKEP-DIR/VII/2024 tentang 2023, and based on Decree No. 012/SKEP-DIR/VII/2024
perubahan Susunan Keanggotaan Komite Pemantau Risiko, concerning changes to the Membership Composition of the
dengan anggota sebagai berikut: Risk Monitoring Committee, with the following members:
• Ketua : Zainal Abidin • Chairman : Zainal Abidin
• Anggota : Dinno Indiano • Member : Dinno Indiano
• Anggota : Ludovicus Arwoko • Member : Ludovicus Arwoko
• Anggota : Waldy Gutama • Member : Waldy Gutama
Profil Anggota Komite Committee Member Profiles
Zainal Abidin Zainal Abidin
Profil telah disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” The profile has been presented in the “Profile of the Board if
bab “Profil Perusahaan” yang terdapat dalam laporan ini. Commissioners” section of the “Company Profile” chapter
of this Annual Report.
292 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 293
Dinno Indiano Dinno Indiano
Profil telah disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” The profile has been presented in the “Profile of the
bab “Profil Perusahaan” yang terdapat dalam laporan ini. Commissioners” section of the “Company Profile” chapter
of his Annual Report.
Ludovicus Arwoko Ludovicus Arwoko
Warga Negara Indonesia 63 tahun, memperoleh gelar An Indonesian citizen, aged 63, holds a Bachelor’s degree in
Sarjana Teknologi Pertanian dari Universitas Gajah Mada Agricultural Technology from Gadjah Mada University (1986)
pada tahun 1986 dan Magister Manajemen bidang Keuangan and a Master’s degree in Management with a specialization
dari Institut Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (IPPM). in Finance from the Institute of Management Education and
Development (IPPM).
Pada tahun 1987, memulai karier sebagai Kepala Divisi He began his career in 1987 as Head of the Planning and
Perencanaan dan Pengembangan di Bank Umum Servitia, Development Division at Bank Umum Servitia, and in 1990
tahun 1990 pindah di Bank Jaya International dengan moved to Bank Jaya International, where his last position was
jabatan terakhir sebagai Kepala KCU. Saat ini aktif sebagai Head of the Main Branch Office (KCU). He is currently active
Senior Trainer dan Direktur di PT. Orbit Mitra Edukasi dan as a Senior Trainer and Director at PT Orbit Mitra Edukasi, and
menjadi anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank serves as a Member of the Risk Monitoring Committee at PT
Multiarta Sentosa Tbk dan di PT Krom Bank Indonesia Tbk. Bank Multiarta Sentosa Tbk and PT Krom Bank Indonesia Tbk.
Waldy Gutama Waldy Gutama
Profil telah disajikan pada bagian “Profil Komite Audit” bab The profile has been presented in the “Profile of the Audit
“Tata Kelola Perusahaan” yang terdapat dalam laporan ini. Committee” section of the “Good Corporate Governance”
chapter of this Annual Report.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko Duties and Responsibilities of Risk Monitoring
Committee
Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam The Risk Monitoring Committee is tasked with assisting the
(charter) Komite Pemantau Risiko bertugas membantu implementation of the Board of Commissioners’ oversight
pelaksanaan fungsi pengawasan dan pembinaan Dewan and guidance function towards the Board of Directors in
Komisaris terhadap Direksi dalam penerapan manajemen the implementation of risk management. In order to provide
risiko. Dalam rangka memberikan rekomendasi kepada recommendations to the Board of Commissioners regarding
Dewan Komisaris mengenai analisis sistem manajemen risk management system analysis and improvement, the
risiko dan perbaikannya, Komite Pemantau Risiko Bank Risk Monitoring Committee of Bank performs the following
melakukan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: tasks and responsibility:
• Menelaah Kecukupan Kebijakan Manajemen Risiko; • Reviewing the Adequacy of Risk Management Policy;
• Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap • Reviewing the functioning of risk management;
pelaksanaan manajemen risiko;
• Melakukan penelaahan atas kualitas informasi; • Conduct a review of the quality of information;
• Laporan Profil Risiko yang telah disampaikan kepada Bank • Risk Profile Report which has been submitted to Bank
Indonesia; Indonesia;
• Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian • Identify matters that require the attention of the Board
Dewan Komisaris sehubungan dengan pelaksanaan of Commissioners in connection with the implementation
manajemen risiko; dan of risk management; and
• Memberikan pendapat dan rekomendasi kepada Dewan • Provide opinions and recommendations to the Board of
Komisaris mengenai Kebijakan Manajemen Risiko dan Commissioners regarding Risk Management Policy and
pelaksanaannya. its implementation.
Wewenang Komite Pemantau Risiko Authority of the Risk Monitoring Committee
Untuk melaksanakan tugasnya, anggota Komite Pemantau To carry out their duties, members of the Risk Monitoring
Risiko sesuai dengan Pedoman Kerja yang berlaku memiliki Committee in accordance with the applicable Work
wewenang sebagai berikut: Guidelines have the following powers:
• Melakukan penelaahan terhadap masalah yang timbul; • Conduct a review of the problems that arise;
• Memperoleh informasi secara menyeluruh tentang aset, • Obtain comprehensive information about the Bank’s
liabilitas, serta sumber daya Bank lainnya terkait dengan assets, liabilities and other resources related to the
pelaksanaan tugasnya; implementation of their duties;
• Melakukan komunikasi langsung dengan karyawan, termasuk • Communicating directly with employees, including the
Direksi dan pejabat eksternal dalam melaksanakan fungsi Board of Directors and external officials in carrying out
pemantauan risiko dan kegiatan lainnya (apabila ada); the risk monitoring function and other activities (if any);
• Apabila diperlukan, dengan persetujuan tertulis dari • If necessary, with written approval from the Board of
Dewan Komisaris, Komite Pemantau Risiko dapat meminta Commissioners, the Risk Monitoring Committee may
bantuan tenaga ahli; dan/atau request the assistance of experts; and/or
• Konsultan Independen. • Independent Consultants.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 293
Page 294
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Melakukan pertemuan dengan pihak eksternal, termasuk Conduct meetings with external parties, including attending
menghadiri pertemuan anggota Komite lainnya apabila meetings of other Committee members when necessary.
diperlukan.
Dalam melaksanakan kewenangannya sebagaimana In carrying out its authority as mentioned above, the
tersebut di atas, Komite Pemantau Risiko dapat bekerja Risk Monitoring Committee can cooperate with the Risk
sama dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), serta Management Work Unit (SKMR), as well as other committees
komite-komite lain yang berada di bawah Dewan Komisaris. under the Board of Commissioners.
Rapat Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Meeting
Selama tahun 2025, Komite Pemantau Risiko During 2025, the Risk Monitoring Committee held 12
menyelenggarakan rapat sebanyak 12 (dua belas) kali, dan (twelve) meetings, and all meetings were attended by 98%
keseluruhan rapat dihadiri oleh 98% anggota Komite. Hasil of the Committee members. The results of the meeting are
rapat berupa kajian, analisis maupun rekomendasi dan in the form of studies, analyzes as well as recommendations
keputusan yang telah ditetapkan, dituangkan dalam risalah and decisions that have been stipulated, set forth in the
rapat dan didokumentasikan dengan baik. minutes of the meeting and are properly documented.
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Risiko Report on the Implementation of the Risk Monitoring
Committee’s Duties
Komite Pemantau Risiko melaporkan hasil pengawasan The Risk Monitoring Committee reports the results of
kepada Dewan Komisaris setelah menjalankan tugas secara supervision to the Board of Commissioners after carrying out
profesional dan independen dalam membantu Dewan their duties professionally and independently in assisting the
Komisaris melakukan fungsi pengawasan. Board of Commissioners in carrying out the oversight function.
Pada tahun 2025, Komite Pemantau Risiko melaksanakan In 2025, the Risk Monitoring Committee will carry out
beberapa hal, antara lain: several things, including:
• Melakukan evaluasi terhadap kesesuaian antara kebijakan • Evaluate the conformity between the risk management
manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan yang policies and the implementation of the policies that
seharusnya; should be;
• Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap • Monitor and evaluate the implementation of the
pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Satuan duties of the risk management committee and the risk
Kerja Manajemen Risiko, guna memberikan gambaran management work unit, in order to provide an overview
tentang risiko kepada Dewan Komisaris; of risks to the Board of Commissioners;
• Memberikan laporan kepada Dewan Komisaris tentang • Provide reports to the Board of Commissioners regarding
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya termasuk the implementation of their duties and responsibilities
memberikan saran dan rekomendasi terkait dengan including providing suggestions and recommendations
peningkatan pengendalian risiko; related to improving risk control;
• Melakukan kaji ulang terhadap Komite Pemantau Risiko • Conducting a review of the Risk Monitoring Committee
termasuk pengkinian Pedoman Kerja Komite Pemantau including updating the Risk Monitoring Committee Work
Risiko. Guidelines.
Hasil evaluasi Komite Pemantau Risiko menunjukkan bahwa The evaluation results of the Risk Monitoring Committee
seluruh proses kegiatan Krom telah mampu mendukung show that the entire Krom activity process has been able to
pelaksanaan manajemen risiko dan GCG. support the implementation of risk management and GCG.
Program Pendidikan/Pelatihan Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Training Program
Selama tahun 2025 anggota Komite Pemantau Risiko During 2025, members of the Risk Monitoring Committee
mengikuti sejumlah pelatihan yang bertujuan untuk attended a number of training sessions aimed at improving
meningkatkan kompetensi, meliputi: their competencies, including:
294 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 295
NAMA MATERI PELATIHAN WAKTU & TEMPAT JENIS PELATIHAN &
NAME TRAINING MATERIALS TIME & PLACE PENYELENGGARA PELATIHAN
TYPE OF TRAINING & TRAINING
ORGANISER
Zainal Abidin Pelatihan Integritas Pelaporan Keuangan Bank Strategi Jakarta, 10 Oktober 2025 Equivalent Training Center (Pelatihan
Implementasi POJK 15 Tahun 2024 Jakarta, October 10, 2025 Publik)
Bank Financial Reporting Integrity: Strategy for (Public Training)
Implementing POJK 15 of 2024 Training
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, 24 Februari 2025 Lembaga Pengembangan Perbankan
Risk Management Jakarta, February 24, 2025 Indonesia
Risk Management Certification Test Qualification Level 7 Banking Professional Certification
Body
Dinno Indiano Program Pemeliharaan Manajemen Risiko Jenjang Jakarta, 28 Agustus 2025 Bankers Association for Risk
Kualifikasi 6 (Komisaris) Jakarta, August 28, 2025 Management (Pelatihan Publik)
IRisk Management Refreshment Program Qualification (Public Training)
Level 6 (Commissioner)
Ludivicus Arwoko Seminar Indonesia Risk Management Outlook 2026 Jakarta, 13 November 2025 Lembaga Pengembangan Perbankan
Indonesia Risk Management Outlook 2026 Seminar Jakarta, November 13, 2025 Indonesia
Indonesian Banking Development
Institute
Waldy Gutama Seminar Indonesia Risk Management Outlook 2026 Jakarta, 13 November 2025 Lembaga Pengembangan Perbankan
Indonesia Risk Management Outlook 2026 Seminar Jakarta, November 13, 2025 Indonesia
Indonesian Banking Development
Institute
Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi merupakan Komite yang The Nomination and Remuneration Committee (“NRC”) is
dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan a Committee formed by and is responsible to the Board
Komisaris dalam membantu melaksanakan fungsi dan of Commissioners in assisting the Board of Commissioners
tugas Dewan Komisaris terkait Nominasi dan Remunerasi in carrying out the functions and duties of the Board
terhadap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris of Commissioners regarding the NRC of members of
serta memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris the Board of Directors and members of the Board of
terkait dengan kebijakan Remunerasi bagi Pejabat Eksekutif Commissioners and provides recommendations to the
dan karyawan secara keseluruhan untuk disampaikan Board of Commissioners regarding the Remuneration
kepada Direksi. policy for Executive Officers and employees as a whole. in
its entirety to be submitted to the Board of Directors.
Komite Nominasi dan Remunerasi terdiri dari minimal 3 The NRC consists of a minimum of 3 (three) people,
(tiga) orang, yaitu 1 (satu) orang Komisaris Independen namely 1 (one) Independent Commissioner who serves as
yang menjabat Ketua serta 1 (satu) orang Komisaris dan 1 Chairman and1 Commissioner and 1 (one) Head of Human
(satu) orang Kepala Sumber Daya Manusia sebagai anggota. Resources as members.. Based on the Decree of the Board
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 013/SKEP-DIR/ of Director No. 013/ SKEP-DIR/VII/2024 dated July 31, 2024,
VII/2024 tertanggal 31 Juli 2024, susunan Ketua dan Anggota the composition of the Chairman and Members of the
Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebagai berikut: Nomination and Remuneration Committee is as follows:
• Ketua : Zainal Abidin • Chairman : Zainal Abidin
• Anggota : Dinno Indiano • Member : Dinno Indiano
• Anggota : Krisna Wardhana Parapat • Member : Krisna Wardhana Parapat
Profil Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Profile of Nomination and Remuneration Committee
Members
Zainal Abidin Zainal Abidin
Profil telah disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” The profile has been presented in the “Profile of the Board of
bab “Profil Perusahaan” yang terdapat dalam laporan ini. Commissioners” section of the “Company Profile” chapter
of this Annual Report.
Dinno Indiano Dinno Indiano
Profil telah disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” The profile has been presented in the “Profile of the
bab “Profil Perusahaan” yang terdapat dalam laporan ini. Commissioners” secion of the “Company Profile” chapter
of his Annual Report.
Krisna Wardhana Parapat Krisna Wardhana Parapat
Warga Negara Indonesia 38 tahun, memperoleh gelar Indonesian citizen 38 years old, obtained a Bachelor of
Sarjana Psikologi dari Universitas Katolik Atma Jaya dan Psychology degree from Atma Jaya Catholic University
sekarang menjabat sebagai Pejabat Eksekutif PT Krom and currently serves as Executive Officer of PT Krom Bank
Bank Indonesia Tbk sejak 2022. Indonesia Tbk since 2022.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 295
Page 296
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi dan Duties and Responsibilities of the Nomination and
Remunerasi Remuneration Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki piagam yang The NRC operates under a charter that outlines
mengatur keanggotaan, struktur, wewenang, tugas dan tanggung its membership, structure, authority, duties and
jawab, rapat, aktivitas, serta tata laksana kerja Komite Nominasi responsibilities, meetings, activities, and work procedures.
dan Remunerasi dalam menjalankan fungsinya dan telah This charter has been aligned with POJK No. 17 of 2023. To
disesuaikan dengan POJK No. 17 tahun 2023. Piagam Komite ensure compliance with applicable regulations and meet
Nominasi dan Remunerasi secara berkala dikaji dan dikinikan the Bank’s needs, the NRC Committee Charter undergoes
agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta kebutuhan regular reviews. Last update was July 30, 2024 No. 001/L2/
Bank. Terakhir, Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi VII/2024.
diperbarui pada tanggal 30 Juli 2024 No. 001/L2/VII/2024.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi dan Duties and Responsibilities of the Nomination and
Remunerasi adalah sebagai berikut: Remuneration Committee are as follows:
• Mendorong secara berkelanjutan diterapkannya prinsip- • Encouraging the continuous application of the
prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam principles of Good Corporate Governance (GCG) in the
pengelolaan Bank yang meliputi transparansi, akuntabilitas, management of the Bank which includes transparency,
pertanggungjawaban, independensi, dan kewajaran; accountability, responsibility, independence and fairness;
• Melakukanevaluasi terhadap Kebijakan Remunerasi • Evaluating the Remuneration Policy for the Board of
bagi Dewan Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif, dan Commissioners, Directors, Executive Officers, and
Karyawan; Employees;
• Dalam menentukan kebijakan Remunerasi, Komite • In determining the Remuneration policy, the Nomination
Nominasi dan Remunerasi wajib mempertimbangkan and Remuneration Committee must consider the
tentang hal-hal sebagai berikut: following matters:
a. Kondisi kinerja keuangan Bank dan Kewajiban pemenuhan a. The condition of the Bank’s financial performance
cadangan sebagaimana diatur di dalam ketentuan atau and the obligation to fulfill reserves as stipulated in
Peraturan Perundang-undangan yang berlaku; the applicable provisions or laws and regulations;
b. Prestasi kerja individual; b. Individual work performance;
c. Kewajaran Peer Group; c. Fairness Peer Group;
• Menyusun kebijakan dan prosedur pemilihan dan/atau • Develop policies and procedures for selecting and/or
penggantian anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi replacing members of the Board of Commissioners and/
untuk disampaikan kepada RUPS; or Directors to be submitted to the GMS;
• Memberikan rekomendasi tentang Calon Anggota Dewan • Provide recommendations regarding Candidates
Komisaris dan/atau Direksi untuk disampaikan kepada for Members of the Board of Commissioners and/or
RUPS melalui Dewan Komisaris; Directors to be submitted to the GMS through the Board
of Commissioners;
• Memberikan rekomendasi tentang Calon Pihak • Provide recommendations regarding Candidates for
Independen yang dapat menjadi Anggota Komite Independent Parties who can become Members of the
Nominasi dan Remunerasi Kepada Dewan Komisaris. Nomination and Remuneration Committee to the Board
of Commissioners.
Jangka waktu masa tugas anggota Komite Nominasi dan The term of office of members of the Nomination and
Remunerasi selama 3 (tiga) tahun, tidak lebih lama dari Remuneration Committee is 3 (three) years, not longer
masa jabatan Dewan Komisaris yaitu sebagaimana diatur than the term of office of the Board of Commissioners, as
dalam Anggaran Dasar. regulated in the Articles of Association.
Wewenang Komite Nominasi dan Remunerasi Authority of the Nomination and Remuneration
Committee
Dalam rangka pelaksanaan tugasnya, anggota Komite In order to carry out their duties, members of the
Nominasi dan Remunerasi sesuai dengan prosedur yang Nomination and Remuneration Committee in accordance
berlaku memiliki wewenang untuk membuat Sistem with applicable procedures have the authority to make the
Nominasi dan Remunerasi Perusahaan. Company’s Nomination and Remuneration System.
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration Committee Meeting
Sepanjang tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi Throughout 2025, the Nomination and Remuneration
mengadakan 4 (empat) kali rapat, dan keseluruhan rapat Committee held 4 (four) meetings, and all meetings were
dihadiri oleh 100% anggota Komite. Seluruh hasil rapat attended by 100% of the Committee members. All results
yang memerlukan keputusan dari pemegang saham akan of meetings that require decisions from shareholders will
direkomendasikan untuk diagendakan dalam pelaksanaan be recommended for agenda in the implementation of the
RUPS dan didokumentasikan dengan baik. GMS and properly documented.
296 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 297
Program Pendidikan/Pelatihan Komite Nominasi dan Nomination and Remuneration Committee Education/
Remunerasi Training Program
Selama tahun 2025 anggota Komite Nominasi dan During 2025 members of the Nomination and Remuneration
Remunerasi mengikuti sejumlah pelatihan yang bertujuan Committee attended a number of trainings aimed at
untuk meningkatkan kompetensi, meliputi: increasing competency, including::
NAMA MATERI PELATIHAN WAKTU & TEMPAT JENIS PELATIHAN &
NAME TRAINING MATERIALS TIME & PLACE PENYELENGGARA PELATIHAN
TYPE OF TRAINING & TRAINING
ORGANISER
Zainal Abidin Pelatihan Integritas Pelaporan Keuangan Bank Strategi Jakarta, 10 Oktober 2025 Equivalent Training Center (Pelatihan
Implementasi POJK 15 Tahun 2024 Jakarta, October 10, 2025 Publik)
Bank Financial Reporting Integrity: Strategy for (Public Training)
Implementing POJK 15 of 2024 Training
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 Jakarta, 24 Februari 2025 Lembaga Pengembangan Perbankan
Risk Management Jakarta, February 24, 2025 Indonesia
Risk Management Certification Test Qualification Level 7 Banking Professional Certification
Body
Dinno Indiano Program Pemeliharaan Manajemen Risiko Jenjang Jakarta, 28 Agustus 2025 Bankers Association for Risk
Kualifikasi 6 (Komisaris) Jakarta, August 28, 2025 Management (Pelatihan Publik)
Risk Management Refreshment Program Qualification (Public Training)
Level 6 (Commissioner)
Krisna Wardhana Pembekalan Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 4 Jakarta, 26 Februari 2025 Asosiasi Pengusaha Indonesia
Parapat Risk Management Briefing Qualification Level 4 Jakarta, February 26, 2025 (Pelatihan Publik)
Indonesian Entrepreneurs Association
(Public Training)
Pelatihan HR Clinic Talent Management : Advancing Jakarta, 27 Februari 2025 Asosiasi Pengusaha Indonesia
Talent Management In The Era Of The Talent War Jakarta, February 27, 2025 (Pelatihan Publik)
HR Clinic Talent Management : Advancing Talent Indonesian Entrepreneurs Association
Management In The Era Of The Talent War Training (Public Training)
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 4 Jakarta, 8 Mei 2025 Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
Risk Management Certification Test Qualification Level 4 Jakarta, May 8, 2025 Banking Professional Certification
Institute
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Nominasi dan Report on the Implementation of Duties of the
Remunerasi Nomination and Remuneration Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi melaporkan hasil The Nomination and Remuneration Committee reports the
pengawasan kepada Dewan Komisaris setelah menjalankan results of supervision to the Board of Commissioners after
tugas secara profesional dan independen dalam membantu carrying out their duties professionally and independently
Dewan komisaris melakukan fungsi pengawasan. in assisting the Board of Commissioners in carrying out
their oversight function.
Pada tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi In 2025, the Nomination and Remuneration Committee will
melaksanakan beberapa hal, antara lain: carry out several things, including:
• Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian • Assisting the Board of Commissioners in evaluating
kerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima work according to the remuneration received by each
oleh masing-masing anggota Direksi dan/atau Dewan member of the Board of Directors and/or the Board of
Komisaris; Commissioners;
• Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris • Provide recommendations to the Board of Commissioners
terhadap besaran remunerasi bagi anggota Direksi dan/ regarding the amount of remuneration for members of
atau anggota Dewan Komisaris; the Board of Directors and/or members of the Board of
Commissioners;
• Memberikan rekomendasi kenaikan gaji dan bonus • Provide recommendations for employee salary increases
karyawan tahun 2025 melalui Dewan Komisaris; and bonuses in 2025 through the Board of Commissioners;
• Memberikan rekomendasi atas pengangkatan calon • Provide recommendations for the appointment of
Direktur Teknologi; candidates for Director of Technology;
• Memberikan rekomendasi atas pengangkatan anggota • Provide recommendations on the appointment of Audit
Komite Audit. Committee members.
Hasil evaluasi Komite Nominasi dan Remunerasi The evaluation results of the Nomination and Remuneration
menunjukkan bahwa seluruh proses kegiatan pemberian Committee show that the entire process of awarding
Nominasi dan Remunerasi telah sesuai dengan penerapan Nomination and Remuneration activities is in accordance
manajemen risiko. with the implementation of risk management.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 297
Page 298
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Komite di Bawah Pengawasan Direksi Committee Under the Supervision of Directors
Direksi dibantu oleh komite-komite yang berada di bawah The Board of Directors is assisted by committees that are
tanggung jawab Direksi dan mendukung peran dan tugas under the responsibility of the Board of Directors and support
keseharian Direksi meliputi: the daily roles and duties of the Board of Directors including:
Komite Kredit Credit Committee
Komite Kredit, sesuai dengan SK No. 007/KROM/SKEP-DIR/ Credit Committee, according to SK No. 007/KROM/SKEP-
XI/2025 tertanggal 24 November 2025 di mana tugasnya: DIR/XI/2025 dated November 24, 2025 where the duties are:
• Mengevaluasi dan memberikan persetujuan atau • Evaluate and provide approval or rejection of credit
penolakan atas proposal kredit yang diajukan sesuai proposals submitted in accordance with the credit
dengan batas kewenangan memutus kredit yang telah decision authority limits set by the Board of Directors;
ditetapkan oleh Direksi;
• Melakukan koordinasi dengan Assets and Liabilities • Coordinating with the Assets and Liabilities Committee
Committee (ALCO) dalam aspek pendanaan kredit. Dalam (ALCO) in aspects of credit funding. In the event that
hal ALCO belum ada, Komite Kredit harus melakukan ALCO does not yet exist, the Credit Committee must
evaluasi atas aspek pendanaan kredit tersebut dan evaluate the credit funding aspect and periodically
secara berkala melaporkan secara tertulis kepada Direksi; report in writing to the Board of Directors;
• Bertanggung jawab melaksanakan tugas terutama dalam • Responsible for carrying out tasks, especially in providing
pemberian persetujuan kredit berdasarkan kompetensinya approvals credit based on competence in an honest,
secara jujur, objektif, cermat, serta seksama; objective, accurate and thorough manner;
• Bertanggung jawab menolak permintaan dan/atau • Responsible for rejecting requests and/or influence from
pengaruh pihak yang berkepentingan dengan pemohon parties interested in credit applicants to provide credit
kredit untuk memberikan persetujuan kredit yang hanya approval just a formality;
bersifat formalitas;
• Mengevaluasi pengelolaan portofolio kredit yang diberikan • Evaluate the management of the credit portfolio provided
dan kecukupan agunan atau jaminan bagi setiap debitur, and the adequacy of collateral or collateral for each
termasuk tetapi tidak terbatas terhadap hal-hal berikut: debtor, including but not limited to matters following:
1. Pertumbuhan dan kualitas portofolio kredit yang 1. Overall growth and quality of the credit portfolio
diberikan secara keseluruhan maupun per jenis kredit provided as well as per credit type and target market;
dan target market;
2. Efektivitas pelaksanaan kewenangan memutus kredit; 2. Effectiveness of the implementation of credit
dan decision authority; and
3. Kepatuhan pelaksanaan peraturan perundang 3. Compliance with the implementation of applicable
undangan yang berlaku antara lain peraturan BMPK laws and regulations between other LLL regulations
(Batas Maksimum Pemberian Kredit), Kredit kepada (Maximum Limit for Granting Credit), Credit to Parties
Pihak Terkait, Penyediaan Dana Besar (Large Exposure) Related, Provision of Large Funds (Large Exposure)
dan Penilaian Kualitas Aset. and Asset Quality Assessment;
• Menetapkan kualitas kredit (kolektibilitas) dari setiap • Determine the credit quality (collectibility) of each
debitur yang diajukan oleh unit bisnis, tidak termasuk debtor submitted by the business unit, excluding the
kualitas kredit bermasalah; quality of problem loans;
• Mengevaluasi dan memberikan persetujuan atas proposal • Evaluate and approve financing partnership proposals
kemitraan pembiayaan yang diajukan; submitted;
• Mengevaluasi dan memberikan persetujuan atas risk • Evaluate and provide approval for risk acceptance
acceptance criteria yang ditetapkan baik untuk internal criteria determined both internally and in collaboration
maupun dalam kerja sama dengan mitra pembiayaan; with financing partners;
• Memberikan persetujuan atas hal-hal yang memerlukan • Grant approval for matters that require Credit
persetujuan Komite Kredit sebagaimana diatur pada Committee approval as stipulated in the Bank’s Credit
ketentuan Kebijakan Perkreditan Bank maupun Kebijakan Policy provisions as well as other Bank policies related
Bank lainnya terkait perkreditan; dan to lending. and
• Batas Maksimum Wewenang Kredit akan diatur dalam • The maximum limit of credit authority will be regulated in
Surat Keputusan Direksi yang terpisah. a separate Board of Directors Decree.
Komite Asset Liabilities (ALCO) Asset Liabilities Committee (ALCO)
Asset Liabilities Committee (ALCO), sesuai dengan No. Asset Liabilities Committee (ALCO), in accordance with No.
006/KROM/SKEP-DIR/VIII/2025 tertanggal 12 Agustus 2025, 006/KROM/SKEP-DIR/VIII/2025 dated August 12, 2025, has
memiliki wewenang dan tanggung jawab sebagai berikut: the following authorities and responsibilities:
• Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan strategi • Determine and evaluate liquidity management policies
pengelolaan likuiditas untuk menjaga likuiditas sesuai and strategies to maintain liquidity in accordance with
dengan ketentuan yang berlaku, memenuhi kebutuhan applicable regulations, meet the Bank’s liquidity needs
likuiditas Bank termasuk kebutuhan dana tidak terduga, including unexpected funding needs, and minimise idle
dan meminimalkan idle funds; funds;
298 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 299
• Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan strategi • Determine and evaluate policies and strategies related yang berkaitan dengan Risiko Pasar, Risiko Suku Bunga, to Risk Market, Interest Rate Risk, Liquidity Risk, and Risiko Likuiditas, dan Risiko Portofolio; Portfolio Risk; • Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan strategi • Determine and evaluate pricing policies and strategies harga (pricing policy) untuk produk-produk dana, for fund, loan and interoffice account products (assets pinjaman, dan rekening antar kantor (aktiva dan pasiva); and liabilities); • Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan strategi • Establish and evaluate balance sheet structuring policies penataan struktur neraca melalui antisipasi perubahan suku and strategies by anticipating changes in interest rates bunga untuk mencapai net interest margin yang optimal; to achieve optimal net interest margin; • Menghimpun dan memantau informasi penting, seperti • Collect and monitor important information, such as situasi dan kondisi makro perekonomian dan moneter macro situations and conditions national economy and nasional serta perkembangan perbankan nasional, monetary as well as national banking development, such seperti produk, likuiditas, suku bunga dana dan kredit as products, liquidity, interest rates on national banking perbankan nasional, serta kinerja perbankan nasional; funds and credit, as well as national banking performance; • Melakukan evaluasi secara berkala terkait strategi dan • Conduct regular evaluations regarding strategies and kebijakan serta memberikan petunjuk pengelolaan dan policies and provide instructions for managing and pengendalian kekayaan keuangan serta kewajiban Bank controlling financial assets and Bank obligations based berbasis pengendalian Risiko Likuiditas, Risiko Suku on controlling Liquidity Risk, Interest Rate Risk and Bunga, dan Risiko Portofolio; dan Portfolio Risk; and • Mengoptimalkan struktur neraca dan permodalan Bank, • Optimizing the Bank’s balance sheet and capital serta mengelola struktur neraca dan permodalan Bank structure, as well as managing the structure The Bank’s sejalan dengan kebijakan risiko yang direkomendasikan balance sheet and capital are in line with its risk policy dan telah disetujui dengan ketentuan yang berlaku, recommended and has been approved with applicable termasuk pandangan masa mendatang terhadap provisions, including future outlook on changes in perubahan dalam kondisi ekonomi, peraturan, dan economic conditions, regulations, and business kompetisi usaha. competition. Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee Komite Manajemen Risiko, sesuai dengan SK No. 016/KROM/ Risk Management Committee, according to SK No. 016/ SKEP-DIR/VIII/2024 tertanggal 16 Agustus 2024, memiliki KROM/ SKEP-DIR/VIII/2024 dated August 16, 2024, has the wewenang dan tanggung jawab memberikan rekomendasi authority and responsibility to provide recommendations kepada Presiden Direktur, yang paling sedikit mencakup: to the President Director, which at least includes: • Penyusunan kebijakan, strategi, dan pedoman penerapan • Preparation of policies, strategies and guidelines for Manajemen Risiko; implementing Risk Management; • Perbaikan atau penyempurnaan pelaksanaan Manajemen • Improvement or refinement of the implementation of Risiko berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Manajemen Risk Management based on the results evaluation of the Risiko; implementation of Risk Management; • Penetapan hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis • Determining matters related to business decisions that yang memiliki potensi dapat mengancam risk appetite Bank; have potential threatens the Bank’s risk appetite; • Membuat keputusan strategis terkait penerapan • Make strategic decisions regarding the implementation Manajemen Risiko Bank; dan of Bank Risk Management; and • Menetapkan dan menyetujui hal-hal yang terkait dengan • Determine and approve matters related to business keputusan bisnis yang menyimpang dari prosedur decisions deviating from normal procedures, which are normal, yang dilakukan berdasarkan kajian risiko yang carried out based on a risk assessment in accordance sesuai dan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian. with and taking into account the precautionary principle. Komite Pengarah Teknologi Informasi Information Technology Steering Committee Komite Pengarah Teknologi Informasi, sesuai dengan SK No. Information Technology Steering Committee, in accordance 013/KROM/SKEP-DIR/VIII/2024 tertanggal 16 Agustus 2024, with SK No. 013/KROM/SKEP-DIR/VIII/2024 dated August 16, memiliki wewenang dan tanggung jawab meliputi: 2024 has authority and responsibility including: • Memberikan rekomendasi mengenai Rencana Strategis • Provide recommendations regarding the Information Teknologi Informasi agar sejalan dengan rencana strategis Technology Strategic Plan to align with the Bank’s kegiatan usaha Bank; strategic business activity plan; • Memberikan rekomendasi terhadap pengelolaan atas • Providing recommendations on the management of perumusan kebijakan dan tata kelola teknologi informasi; information technology policy formulation and governance; • Menilai kesesuaian proyek-proyek teknologi informasi • Assess the conformity of approved information yang disetujui dengan Rencana Strategis Teknologi technology projects with the Information Technology Informasi; Strategic Plan; • Memberikan rekomendasi mengenai pengelolaan • Providing recommendations regarding the management pelaksanaan proyek-proyek teknologi informasi dengan of the implementation of information technology rencana proyek (project charter) yang disepakati dalam projects with project plans (project charters) agreed PT Krom Bank Indonesia Tbk 299
Page 300
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
perjanjian tingkat layanan beserta status prioritas proyek upon in service level agreements along with the priority
teknologi informasi yang bersifat kritikal (berdampak status of critical information technology projects (having
signifikan terhadap kegiatan operasional Bank); a significant impact on the Bank’s operational activities);
• Memberikan rekomendasi perencanaan untuk • Provide planning recommendations to maximize
memaksimalkan mitigasi risiko atas investasi bank risk mitigation bank investments in the information
pada sektor teknologi informasi dan investasi tersebut technology sector and these investments provide
memberikan kontribusi terhadap tercapainya tujuan contribution to achieving the Bank’s business objectives;
bisnis Bank;
• Memberikan rekomendasi mengenai upaya penyelesaian • Provide recommendations regarding efforts to resolve
berbagai masalah terkait teknologi informasi, yang various related problems information technology, which
tidak dapat diselesaikan oleh Unit Kerja pengguna cannot be resolved by user Work Units and organisers
dan penyelenggara secara efektif, efisien dan tepat effectively, efficiently and on time. Committees can be:
waktu. Komite dapat bersifat sebagai penengah dalam mediator in facilitating relations between the two work
memfasilitasi hubungan antara kedua satuan kerja tersebut; units;
• Memastikan bahwa Rencana Strategis Teknologi • Ensure that the long-term Information Technology
Informasi jangka panjang dan rencana pelaksanaan Strategic Plan and short-term implementation plans
jangka pendek mendukung rencana strategis bisnis Bank support the Bank’s strategic business plan overall;
secara keseluruhan;
• Memberikan rekomendasi guna penetapan Rencana • Provide recommendations for establishing an Information
Strategis Teknologi Informasi sesuai rencana strategi Technology Strategic Plan in accordance with the Bank’s
bisnis Bank dengan memperhatikan: business strategy plan by taking into account:
1. Rencana pelaksanaan (roadmap) untuk mencapai 1. Implementation plan (roadmap) to achieve
kebutuhan teknologi informasi yang mendukung dan information technology needs that support and
mengembangkan arah bisnis dari institusi yang terdiri develop the business direction of the institution
dari: consisting of:
a. Kondisi saat ini (current state); a. Current state
b. Kondisi yang ingin dicapai (future state); b. Future state
c. Langkah-langkah yang akan dilakukan untuk c. Steps that will be taken to achieve the future
mencapai future state; state;
• Memberikan rekomendasi mengenai kebijakan dan • Provide recommendations regarding information technology
prosedur teknologi informasi yang utama, seperti policies and procedures the main ones, such as information
kebijakan keamanan teknologi informasi dan kerangka technology security policies and frameworks risk
manajemen risiko terkait penggunaan teknologi informasi management related to the use of information technology in
di Bank beserta pengawasan terhadap efektivitasnya; the Bank along with monitoring its effectiveness;
• Menjaga dan memfasilitasi hubungan antara Satuan Kerja • Maintain and facilitate relations between the Information
Teknologi Informasi dan Satuan Kerja Pengguna; Technology Work Unit and User Work Unit;
• Meninjau bahwa tata cara pemilihan kegiatan yang di • Review the procedures for selecting outsourced
outsourcing maupun pemilihan penyelenggara telah activities and selection the organiser has internal rules
memiliki aturan internal dan dilaksanakan sesuai dengan and is implemented in accordance with the rulesThis is
aturan tersebut apabila Bank menggunakan jasa pihak if the Bank uses the services of another party in carrying
lain dalam penyelenggaraan teknologi informasi; out the implementation information Technology;
• Meninjau kecukupan dan alokasi sumber daya dalam • Reviewing the adequacy and allocation of resources in
lingkup waktu, manusia, pelatihan dan peralatan; dan terms of time, people, training and equipment; and
• Pemantauan atas kinerja TI dan upaya peningkatan • Monitoring IT performance and efforts to improve IT
kinerja TI. performance.
Komite Kebijakan Pengkreditan Credit Policy Committee
Komite Kebijakan Perkreditan, sesuai dengan SK No. 012/ Credit Policy Committee, in accordance with SK No. 012/
KROM/SKEP-DIR/VIII/2024 tertanggal 16 Agustus 2024 KROM/SKEP-DIR/VIII/2024 dated August 16, 2024 has the
memiliki fungsi sebagai berikut: following functions:
• Memutuskan dan menetapkan ketentuan-ketentuan • Decide and determine provisions related to credit policy;
yang berhubungan dengan kebijakan kredit;
• Memelihara rancang bangun (arsitektur) dari bentuk • Maintaining the design (architecture) of an effective
pengelolaan kredit yang efektif; form of credit management;
• Memastikan arah kebijakan perkreditan sejalan dengan • Ensure the direction of credit policy is in line with the
Rencana Bisnis Bank (RBB); Bank Business Plan (RBB);
• Menentukan perencanaan portofolio kredit dan estimasi • Determine credit portfolio planning and estimate the
besarnya jumlah kerugian kredit; amount of credit losses;
• Menyelaraskan kebijakan kredit Bank dengan regulasi • Align the Bank’s credit policy with banking regulations
perbankan dan aspek hukumnya; and legal aspects;
300 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 301
• Melakukan review atas penyimpangan-penyimpangan • Reviewing deviations from the Bank’s credit policy;
terhadap kebijakan kredit Bank;
• Menyelesaikan persoalan yang timbul akibat tidak adanya • Resolve problems arising from the lack of agreement
kesepakatan mengenai kebijakan kredit; regarding credit policy;
• Memastikan pelaksanaan pemberian persetujuan kredit • Ensure that the implementation of credit approval is in
telah sesuai dengan limit kewenangannya; accordance with the limits its authority;
• Melakukan kajian berkala terhadap Kebijakan Perkreditan • Conduct periodic reviews of the Bank’s Credit Policy and
Bank dan memberikan saran kepada Direksi apabila provide suggestions to the Board of Directors if changes
diperlukan perubahan atau perbaikan Kebijakan or improvements to the Policy are required Bank Credit;
Perkreditan Bank;
• Memantau dan mengevaluasi perkembangan dan kualitas • Monitor and evaluate the development and quality of the
portofolio perkreditan secara keseluruhan; overall credit portfolio;
• Memantau dan mengevaluasi kebenaran pelaksanaan • Monitor and evaluate the correctness of the
kewenangan memutus kredit; implementation of credit decision authority;
• Memantau dan mengevaluasi kebenaran proses pemberian, • Monitor and evaluate the correctness of the granting
perkembangan, dan kualitas kredit yang diberikan kepada process, development and quality of credit provided to
pihak terkait dengan Bank dan debitur besar tertentu; parties related to the Bank and certain large debtors;
• Memberikan rekomendasi atas penawaran kerja sama • Providing recommendations on offers for cooperation in
penyaluran Kredit Program; distributing Program Credit;
• Melakukan evaluasi dan memastikan bahwa kredit yang • Carry out evaluations and ensure that the credit given is
diberikan sesuai dengan Batas Maksimum Pemberian appropriate Maximum Credit Grant Limit (BMPK);
Kredit (BMPK);
• Memantau dan mengevaluasi ketaatan terhadap • Monitor and evaluate compliance with regulatory
ketentuan peraturan perundang-undangan dan provisions laws and other regulations in the
peraturan lain dalam pelaksanaan pemberian Kredit. implementation of Credit granting;
• Melakukan evaluasi penerapan tata kelola perusahaan • Evaluating the implementation of corporate governance
untuk mewujudkan asas perkreditan yang sehat; to realise the principles healthy credit;
• Memantau dan mengevaluasi upaya Bank dalam memenuhi • Monitor and evaluate the Bank’s efforts to meet sufficient
kecukupan jumlah penyisihan penghapusan kredit; amounts allowance for credit losses;
• Mengevaluasi watch list atau early alert dan menetapkan • Evaluate watch lists or early alerts and determine credit
langkah penanganan kredit dalam watch list atas tersebut handling steps in the above watch list so that credit
agar kualitas kredit tidak memburuk; quality does not deteriorate;
• Memutuskan bentuk penyelamat kredit yang akan • Decide on the form of credit rescue that will be carried
dilakukan oleh Bank terhadap debitur yang dinilai out by the Bank the debtor whose business is assessed
usahanya masih dapat dijadikan sumber penghasilannya can still be used as a source of income and the debtor
dan debitur berniat baik untuk membayar kembali seluruh has good intentions to repay all the Bank funds that have
dana Bank yang telah digunakan; been received used;
• Menyampaikan laporan tertulis secara berkala kepada Direksi • Submit regular written reports to the Board of Directors
dengan tembusan kepada Dewan Komisaris mengenai: with a copy to the Board of Commissioners regarding:
a. Hasil pengawasan atas penerapan dan pelaksanaan a. Results of supervision over the implementation and
Kebijakan Perkreditan Bank; dan implementation of Credit Policy Bank; and
b. Hasil pemantauan dan evaluasi hal-hal seperti pada b. Results of monitoring and evaluation of matters as in
butir 11 sampai dengan butir 18. points 11 to item 18.
• Memberikan saran langkah-langkah perbaikan kepada • Provide suggestions for improvement steps to the Board
Direksi dengan tembusan kepada Dewan Komisaris of Directors with a copy to the Board of Commissioners
mengenai hal-hal yang terkait dengan butir 21. regarding matters related to point 21.
Komite Etik dan Perilaku Committee Ethics and Conduct Committee
Komite Etik dan Perilaku, sesuai dengan SK No. 003/KROM/ Ethics and conduct committee, in accordance with SK No.
SKEP-DIR/VIII/2025 tertanggal 06 Agustus 2025 memiliki 003/KROM/SKEP-DIR/VIII/2025 dated August 06, 2025 has
wewenang dan tanggung jawab sebagai berikut: the following authorities and responsibilities:
• Melakukan pembahasan terkait permasalahan terhadap • Conduct discussions regarding issues regarding
peraturan perundang-undangan, peraturan internal bank statutory regulations, other internal bank regulations,
lainnya, pelanggaran kebijakan atau prosedur kerja yang violations of work policies or procedures committed by
dilakukan oleh karyawan; employees;
• Menetapkan rekomendasi pemberian sanksi berdasarkan • Determine recommendations for imposing sanctions
prosedur sanksi dan memperhatikan berdasarkan based on sanctions procedures and taking into account
peraturan perundang-undangan yang berlaku; applicable laws and regulations;
PT Krom Bank Indonesia Tbk 301
Page 302
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
• Menyampaikan hasil putusan rekomendasi sanksi atas • Convey the results of decisions recommending sanctions
pelanggaran kepada Direksi dan Unit Kerja terkait untuk for violations to the Board of Directors and related Work
dapat dilaksanakan; Units so that they can be implemented;
• Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap tindak lanjut • Monitoring and evaluating the follow-up to the
pelaksanaan putusan yang disampaikan; implementation of decisions submitted;
• Menyelenggarakan pertemuan Komite apabila terdapat • Holding Committee meetings if there are urgent
permasalahan mendesak yang harus segera diputuskan; problems that must be decided immediately;
• Meninjau pelaksanaan komunikasi kepada pemangku • Review the implementation of communications to
kepentingan tentang nilai-nilai inti, perilaku, etika, budaya stakeholders regarding core values, behavior, ethics,
dan tindakan untuk memastikan komunikasi tersebut culture and actions to ensure such communications are
sejalan dengan maksud dan arahan Bank; in line with the Bank’s intent and direction;
• Melakukan administrasi segala pelanggaran etik dan • Carry out administration of all ethical and behavioral
perilaku yang dilakukan oleh karyawan Bank sebagai track violations committed by Bank employees as a track
record apabila diperlukan kemudian hari jika diminta oleh record if needed at a later date if requested by the
pihak regulator. regulator.
302 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 303
PENERAPAN FUNGSI KEPATUHAN, AUDIT
INTERNAL, DAN AUDIT EKSTERNAL
IMPLEMENTATION OF COMPLIANCE, INTERNAL AUDIT AND
EXTERNAL AUDIT FUNCTIONS
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) Internal Audit Working Unit (SKAI)
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) mengemban visi menjadi The Internal Audit Working Unit (SKAI) carries the vision of
mitra strategis yang handal, independen, objektif, terpercaya being a reliable, independent, objective, trusted strategic
untuk mendukung manajemen dalam usaha mencapai partner to support management in achieving the Bank’s
sasaran dan tujuan Bank serta membantu terciptanya tata goals and objectives, as well as assisting the creation of
kelola yang baik. good governance.
SKAI membantu Bank dalam mencapai tujuannya dengan SKAI helps the Bank achieve its objectives by assessing and
cara mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas tata kelola, improving the effectiveness of governance, internal control
proses pengendalian intern dan manajemen risiko. process and risk management.
SKAI juga mengemban tugas untuk memberikan jasa SKAI also provides independent and objective assurance,
assurance, consulting dan advisory yang independen consulting and advisory services that can add value to the
dan objektif yang dapat memberi nilai tambah serta Bank’s operation.
memperbaiki operasional Bank.
Struktur dan Kedudukan SKAI dalam Organisasi Structure and Position of SKAI in the Organisation
Selaras dengan POJK No. 1/POJK.03/2019 tanggal 28 In line with POJK No. 1/POJK.03/2019 dated January 28, 2019
Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern Pada concerning Implementation of the Internal Audit Function
Bank Umum dan POJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29 in Commercial Banks and POJK No. 56/POJK.04/2015
Desember 2015 tentang Pembentukan dan Penyusunan dated December 29, 2015 concerning Establishment and
Piagam Audit Internal. Guidelines to Prepare the Internal Audit Charter.
Struktur dan Kedudukan SKAI independen karena The structure and position of SKAI is independent, directly
bertanggung jawab langsung di bawah Presiden Direktur responsible to the President Director with a direct line of
dengan jalur komunikasi langsung (dotted line) kepada communication (dotted line) to the Board of Commissioner/
Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Audit Committee.
SKAI dipimpin oleh Kepala Divisi yang pengangkatan dan SKAI is led by the Head of Division, who is appointed and
pemberhentiannya dilakukan oleh Presiden Direktur dengan dismissed by the President Director with the approval
persetujuan Dewan Komisaris yang mempertimbangkan of the Board of Commissioner, after considering the
rekomendasi Komite Audit. recommendation of the Audit Committee.
President Director The Board of Commissioner/Audit Committee
Head of Internal Audit
IT Audit Internal Audit Data Sr. Head Office & QAIP
Analytics Branch Audit
Head Office &
Branch Audit
PT Krom Bank Indonesia Tbk 303
Page 304
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Profil Kepala SKAI Head of Internal Audit Profile
SKAI dipimpin oleh Windu Tri Andaruno efektif sejak tanggal IA is led by Windu Tri Andaruno effective from April 1, 2023.
1 April 2023. Pengangkatan tersebut telah dilaporkan The appointment was reported to OJK in letter No. 115/
kepada OJK berdasarkan Surat Bank No. 115/KROM/OJK/ KROM/OJK/ IV/2023 dated April 6, 2023.
IV/2023 tanggal 6 April 2023.
Adapun profil singkat Kepala SKAI sebagai berikut: A brief profile of the Head of IA is as follows:
Windu Tri Andaruno Warga Negara Nationality
Indonesia / Indonesian
Jabatan Position
Usia Age
Kepala Internal Audit
Head of Internal Audit 40 tahun / years old
Riwayat Pendidikan Educational Background
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Pancasila.
• Bachelor of Economic from Pancasila University.
• Wakil Manajer Audit Internal, PT. Suzuki Finance Indonesia
Pengalaman Kerja Work Experience (2011-2014)
Internal Audit Deputy Manager, PT. Suzuki Finance
Indonesia (2011-2014)
• VP/Head of Internal Audit & Anti-Fraud, PT. Bank Neo
Commerce, Tbk (2020-2023)
VP/Head of Internal Audit & Anti-Fraud, PT. Bank Neo
Commerce, Tbk (2020-2023) Sertifikasi Certification
• Kepala Audit Internal, PT. Digital Alpha Indonesia
(2019-2020)
Head of Internal Audit, PT. Digital Alpha Indonesia • Certified Fraud Examiner (CFE)
(2019-2020) Certified Fraud Examiner (CFE)
• Kepala Departemen Pengembangan & Audit QA, PT. WOM • Qualified Internal Audit (QIA)
Finance, Tbk (2014-2019) Qualified Internal Audit (QIA)
Head of Development & QA Audit Department, PT. WOM • Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Finance, Tbk (2014-2019) Risk Management Certification Level 6
Pengembangan Kepala SKAI Development of Head of SKAI
MATERI PENGEMBANGAN KOMPETENSI/PELATIHAN WAKTU PELAKSANAAN LEMBAGA PENYELENGGARA
COMPETENCY DEVELOPMENT/TRAINING MATERIALS EXECUTION TIME ORGANISING INSTITUTION
Sustainability Accounting dan Reporting in the Financial Services 6 Maret 2025 OJK Institute
Sustainability Accounting dan Reporting in the Financial Services March 6, 2025
Pembekalan Manajemen Risiko Jenjang VI 21 Maret 2025 Efektif Pro
Risk Management Training Level VI March 21, 2025
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang VI 14 Mei 2025 LSPP
Risk Management Certification Level VI May 14, 2025
Agentic AI in Finance: A New Era of Autonomous Decision-Making 3 Juli 2025 OJK Institute
Agentic AI in Finance: A New Era of Autonomous Decision-Making July 2, 2025
Konferensi Nasional IIA Indonesia 2025 27-28 Agustus 2025 IIA Indonesia
Anti-Fraud Socialization/Training August 27-28, 2025
304 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 305
Piagam Audit Intern Internal Audit Charter
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, SKAI In carrying out its duties and responsibilities, IA is guided by the
berpedoman pada Piagam Audit Intern yang memuat prinsip Internal Audit Charter, which contains the main principles of IA’s
pokok praktik profesional SKAI, visi dan misi, tujuan, struktur professional practices, vision and mission, objectives, structure
dan kedudukan, wewenang, tugas dan tanggung jawab, and position, authorities, duties and responsibilities, function
fungsi dan ruang lingkup penugasan, independensi dan and scope of assignment, independence and objectivity,
objektivitas, profesionalisme, ketidak-berpihakan, hak dan professionalism, impartiality, right and obligations of the Head
kewajiban Kepala SKAI, serta kode etik SKAI. Piagam Audit of IA, as well as the IA code of ethics. The Internal Audit Charter
Intern terakhir kali diperbarui pada 26 November 2025 dan was last updated on November 26, 2025, and was approved by
telah disetujui oleh Presiden Direktur dan Dewan Komisaris. the President Director and Board of Commissioner.
Penyusunan Piagam Audit Intern berpedoman pada POJK The Internal Audit Charter was prepared based on OJK
No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Regulation No. 56/POJK.04/2015 concerning the Establishment
Penyusunan Piagam Audit Intern serta telah disesuaikan and Guidelines for the Preparation of the Internal Audit Charter
dengan POJK No. 01/POJK.03/2019 tentang Penerapan and in accordance with the OJK Regulation No. 01/POJK.03/2019
Fungsi Audit Intern pada Bank Umum dan standar concerning the Implementation of the Internal Audit Function in
profesional yang berlaku. Commercial Banks and applicable professional.
Tugas dan Tanggung Jawab SKAI Duties and Responsibility of SKAI
Dalam melaksanakan fungsinya, tugas dan tanggung jawab In carrying out its function, duties and responsibilities of
SKAI antara lain sebagai berikut: SKAI are as follows:
1. Membantu Presiden Direktur dan Dewan Komisaris 1. Assisting the President Director and the Board of
dalam melakukan pengawasan dengan cara Commissioners in conducting supervision by describing
menjabarkan secara operasional baik perencanaan, the planning, implementation and monitoring of audit
pelaksanaan, maupun pemantauan hasil audit. results in operational terms.
2. Menilai kecukupan dan efektivitas proses tata kelola, 2. Assess the adequacy and effectiveness of the
manajemen risiko dan pengendalian intern. company’s governance, risk management, and internal
control processes.
3. Membuat analisa, melakukan pemeriksaan dan penilaian 3. Performing analysis, conducting examination, and
atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, assessment on the efficiency and effectiveness in
operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi financial, operational, human resources, marketing,
informasi dan kegiatan lainnya melalui pemeriksaan information technology, and other activities through
langsung (on-site audit) dan pengawasan secara tidak direct examination (on-site audit) and indirect and
langsung dan berkelanjutan (continuous audit) dalam continuous monitoring (continuous audit) in achieving
mencapai misi, tujuan dan strategi yang telah ditetapkan. the established mission, objectives, and strategies.
4. Melakukan dan memberikan kontribusi untuk 4. Conducting and contributing to the enhancement
peningkatan pengendalian yang efektif dan melakukan of effective controls and conducting reviews and
review dan evaluasi terhadap pengendalian intern pada evaluations of internal controls in all functions of
semua fungsi kegiatan di lingkungan Bank. activities within the Bank’s environment.
5. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang 5. Providing improvement advice and objective
objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua information on the audited activities at all management
tingkatan manajemen. levels.
6. Membuat Laporan Hasil Audit dan menyampaikan 6. Creating Audit Reports and delivering these reports to
laporan tersebut kepada Presiden Direktur dan Dewan the President Director and the Board of Commissioners
Komisaris melalui Komite Audit. through the Audit Committee.
7. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan 7. Monitoring, analyzing, and reporting on the
tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan. implementation of suggested corrective actions.
Selain itu, tugas dan tanggung jawab Kepala SKAI, sebagai In addition, the Head of Internal Audit duties and
berikut: responsibilities as follows:
1. Menyusun dan mengkaji Piagam Audit Intern dan 1. Developing and reviewing the Internal Audit Charter
Pedoman/Kebijakan Audit Intern yang merupakan and Guidelines/Policies of Internal Audit, which are
penjabaran. the operational elaboration of the internal audit policy
periodically.
2. Menyusun strategi dan Rencana Kerja Audit Intern 2. Developing a strategy and Annual Audit Plan with an
Tahunan dengan pendekatan risiko (risk based adequate risk-based approach. This plan must be
approach) yang memadai. Rencana ini harus konsisten consistent with the Internal Audit Charter and the
dengan Piagam Audit Intern dan tujuan bisnis Bank Bank’s business objectives and approved by the
serta disetujui Presiden Direktur dan Dewan Komisaris President Director and the Board of Commissioners
melalui Komite Audit. through the Audit Committee.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 305
Page 306
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
3. Memastikan pelaksanaan fungsi audit intern sesuai 3. Ensuring the implementation of the internal audit
dengan Standar Profesional Internal Audit dan Kode function in accordance with the Professional Standards
Etik Internal Audit. of Internal Audit and the Code of Ethics of Internal Audit.
4. Menyusun rencana sumber daya manusia Audit 4. Developing human resources plans for Internal Audit
Internal dan memelihara profesionalisme Audit Intern and maintaining the professionalism of Internal Audit
dengan pengetahuan, keterampilan, pengalaman serta with adequate knowledge, skills, experience, and
program sertifikasi yang memadai melalui pendidikan certification programs through continuous education
yang berkesinambungan dan keterlibatan dalam and involvement in professional organisation
kegiatan organisasi profesi. Selain itu, dianjurkan activities. Additionally, it is recommended to
untuk mempertahankan keanggotaan dan menghadiri maintain membership and attend local, national, and
pertemuan organisasi lokal, nasional dan internasional international organisation meetings used to promote
yang dipergunakan untuk mempromosikan praktik modern internal audit practices.
internal audit modern.
5. Memastikan dalam penggunaan jasa pihak eksternal 5. Ensuring that the use of external services for internal audit
aktivitas audit internal hanya bersifat sementara untuk activities is temporary to not affect the independence
tidak mempengaruhi independensi dan objektivitas fungsi and objectivity of the Internal Audit function, and is in
SKAI, serta telah sesuai dengan piagam audit internal. accordance with the internal audit charter.
6. Melakukan evaluasi secara berkesinambungan atas 6. Continuously evaluating the quality of audit activities
mutu kegiatan audit (quality assurance) yang dilakukan (quality assurance) conducted through supervision of
melalui supervisi terhadap pekerjaan Auditor Intern dan Internal Auditor’s work and reviewing the quality of work
melakukan kaji ulang kualitas pekerjaan Auditor Intern produced by Internal Auditors, taking into account the
yang dihasilkan serta memperhatikan penilaian mutu quality assessment of audit activities conducted by
kegiatan audit yang dilakukan oleh pihak eksternal. external parties.
Wewenang SKAI Internal Audit Authorities
Agar tugas dan tanggung jawabnya dapat berjalan dengan To carry out its duties and responsibilities with optimal
hasil yang optimal, SKAI diberikan wewenang untuk: results, Internal Audit is authorized to:
1. Memiliki akses secara penuh, bebas, dan tidak terbatas 1. Having full, unrestricted, and unlimited access to
terhadap informasi, catatan, karyawan, dana, aset, information, records, employees, funds, assets,
lokasi/ area dan sumber daya lainnya yang berkaitan locations/areas, and other resources related to the
dengan pelaksanaan audit dan konsultasi. conduct of audits and consultations.
2. Menentukan strategi, ruang lingkup, metode, dan 2. Determining audit strategies, scopes, methods, and
frekuensi audit secara independen. frequencies independently.
3. Melakukan komunikasi secara langsung dan mengadakan 3. Engaging in direct communication and holding regular
rapat secara berkala dan insidentil dengan Presiden and ad hoc meetings with the Chief Executive Officer,
Direktur, Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Board of Commissioners through the Audit Committee.
4. Melakukan koordinasi dan komunikasi dengan auditor 4. Coordinating and communicating with external
eksternal dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). auditors and the Financial Services Authority (OJK).
5. Melakukan penugasan audit investigasi tanpa perlu 5. Assigning investigative audit tasks without the need to
mengkomunikasikan penugasan tersebut kepada communicate such assignments to other parties within
pihak-pihak lainnya dalam perusahaan. Komunikasi the company. Communication is only conducted with
hanya dilakukan dengan Presiden Direktur, Dewan the Chief Executive Officer, Board of Commissioners
Komisaris melalui Komite Audit. through the Audit Committee.
6. Jika diperlukan, Internal Audit dapat meminta pendapat 6. If necessary, Internal Audit may seek opinions from
dari tenaga ahli (profesional) dari dalam maupun luar Bank. experts (professionals) from within or outside the Bank.
7. Mengikuti rapat yang bersifat strategis tanpa memiliki 7. Attending strategic meetings without having voting
hak suara. rights.
Kode Etik Auditor Auditor Code of Ethics
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Auditor In carrying out their duties and responsibilities, Internal
Intern Krom dituntut untuk bersikap profesional dan taat Auditors at Krom are required to act professionally and
kepada kode etik yang telah ditetapkan, antara lain: adhere to the established code of ethics, including:
1. Integritas 1. Integrity
Auditor Intern memiliki integritas dengan membangun Internal Auditors Internal Auditors have integrity by
kepercayaan yang menjadi dasar untuk membuat building trust which is the basis for making reliable
penilaian yang handal. judgments.
2. Objektivitas 2. Objectivity
Auditor Intern menunjukan objektivitas yang tinggi The Internal Auditor shows high objectivity in
sesuai dengan standar profesi dalam mengumpulkan, accordance with professional standards in collecting,
mengevaluasi, dan mengkomunikasikan informasi evaluating and communicating information about the
tentang aktivitas atau proses yang sedang diperiksa. activities or processes being audited.
306 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 307
3. Kerahasiaan 3. Confidentiality
Auditor Intern menghormati nilai dan kepemilikan atas The Internal Auditor respects the value and ownership
informasi yang diterima dan tidak mengungkapkan of the obtained information and does not disclose the
informasi tersebut tanpa otorisasi yang berwenang information without authorization unless there is a legal
kecuali terdapat kewajiban hukum atau profesi untuk or professional obligation to disclose the information.
mengungkapkan informasi tersebut.
4. Kompetensi 4. Competency
Auditor Intern menggunakan pengetahuan, keahlian The Internal Auditor uses knowledge, skills and
dan pengalaman yang diperlukan dalam melaksanakan experience required to carry out the audit duties.
tugas audit. Aktivitas internal audit harus dilaksanakan Internal audit activities must be carried out with
dengan keahlian dan kemahiran profesional yaitu memiliki professional skills and expertise that is having the
pengetahuan, keterampilan dan kompetensi lainnya yang knowledge, skills and other competencies needed to
dibutuhkan untuk melaksanakan tanggung jawabnya. perform their responsibilities.
5. Kecermatan Profesional 5. Due Professional Care
Auditor Intern mempertimbangkan kemungkinan The Internal Auditor considers the possibility of
kesalahan signifikan, kecurangan, dan ketidakpatuhan significant error, fraud, and non-compliance and is
dan diharapkan untuk melakukan pemeriksaan dan expected to conduct examination and verification at
verifikasi pada tingkat yang sama seperti auditor internal the same level as a reasonably prudent and competent
yang cukup bijaksana dan kompeten dalam situasi yang internal auditor in the same or similar situation.
sama atau serupa.
Metodologi Audit Audit Methodology
SKAI menerapkan metodologi Risk Based Audit dalam IA applies a Risk Based Audit methodology for internal audit
melaksanakan aktivitas audit intern dengan memfokuskan activities by focusing on high-risk areas. The application of
pada area yang berisiko tinggi. Penerapan metodologi ini this methodology is in accordance with the needs of the
sesuai dengan kebutuhan organisasi, ketentuan regulator organisation, regulatory and best practices.
dan best practices.
SKAI terus melakukan pengembangan dalam pemanfaatan IA strives to continuously optimize the use of data, tools and
data, tools, teknologi untuk meningkatkan efektivitas dan technology to increase the effectiveness and efficiency of
efisiensi pelaksanaan audit serta meningkatkan nilai tambah audit implementation as well as increasing added value and
dan deteksi dini potensi terjadinya kelemahan pengendalian/ early warning systems for potential errors/fraud, including
fraud dengan implementasi Continuous Auditing. the implementation of Continuous Auditing.
Pengendalian Mutu Audit Audit Quality Assurance
Program yang didesain untuk evaluasi kesesuaian aktivitas Audit Quality Assurance and Improvement Program (QAIP)
audit intern dengan standar dan evaluasi penerapan kode designed to evaluate the conformity of internal audit
etik, antara lain dilakukan dalam bentuk pengembangan activities with standards and to evaluate the application of
metodologi audit dan menyempurnakan audit programnya the code of ethics. This is carried out, among other things,
agar sesuai dengan perkembangan proses bisnis yang through developing audit methodology and refining the audit
ada serta best practice. Pengendalian mutu audit intern program to align with developments in existing business
dilakukan oleh pihak internal dan eksternal. Pengendalian processes and best practice. Quality Assurance Internal
mutu yang dilakukan oleh pihak internal melekat pada Kepala Audit is performed by both internal and external parties.
SKAI, dengan tugas antara lain melakukan review terhadap Quality assurance performed by internal parties is inherent
kualitas pelaksanaan dan hasil audit serta memastikan to the Head of IA, whose duties include reviewing the quality
penerapan kode etik auditor telah dipatuhi. of the execution and results of audits, and ensuring that the
auditor’s code of ethics is being complied with.
Pengendalian mutu eksternal, dilakukan oleh pihak External quality assurance is carried out by an independent
independen yaitu Akuntan Publik yang dilakukan 3 (tiga) party, namely a Public Accountant every 3 (three) years.
tahunan. Review terakhir pada tahun 2025 dilakukan oleh The last review in 2025 was carried out by PT Bina Audita
PT Bina Audita Indonesia, dengan hasil “Fungsi Satuan Indonesia with the results “Internal Audit Function comply
Kerja Audit Intern Bank telah berjalan dengan cukup baik with the provisions of OJK Regulation No. 1/POJK.03/2019
sesuai ketentuan dalam POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang concerning the Implementation of the Internal Audit
Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum.” Function in Commercial Banks”
Selain itu, telah dilakukan review kesesuaian dengan Global In addition, a review of conformity with the Global Internal
Internal Audit Standards (GIAS). Audit Standards (GIAS).
Komposisi dan Pengembangan Kompetensi Auditor Auditor Composition and Competency Development
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, SKAI In carrying out its duties and responsibilities, the Head
didukung oleh Sumber Daya Manusia yang secara kolektif of Internal Audit is supported by Human Resources with
memiliki kompetensi yang saling melengkapi. Adapun complementary competencies. The composition of IA
jumlah komposisi personil SKAI adalah sebagai berikut: personnel is as follows:
PT Krom Bank Indonesia Tbk 307
Page 308
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
POSISI JUMLAH PEGAWAI NUMBER OF EMPLOYEES POSITION
Kepala Internal Audit 1 Head of Internal Audit
Auditor Kantor Pusat dan Cabang 2 Head Office & Branch Audit
Audit TI 1 IT Audit
Analisis Data 1 Data Analytics
Quality Assurance & Improvement Program 1 Quality Assurance & Improvement Program
SKAI berkomitmen untuk melakukan pengembangan IA is committed to developing the auditor’s competencies
kompetensi dan kapabilitas bagi para auditor. SKAI juga and capabilities. IA provides opportunity for auditor to
mengikutsertakan auditor dalam berbagai perhimpunan be part of various audit related professional association,
profesi terkait audit, antara lain Institute of Internal Audit including the Institute of Internal Auditors (IIA) - Indonesia,
(IIA) - Indonesia, Association of Fraud Examiner (ACFE), the Association of Fraud Examiner (ACFE), the Information
Information Systems Audit and Control Association Systems Audit and Control Association (ISACA) and
(ISACA), dan Ikatan Auditor Internal Bank (IAIB). Pelaksanaan the Association of Bank Internal Auditors (IAIB). The
pengembangan kompetensi yang dilaksanakan SKAI selama competency development carried out by IA during 2025,
tahun 2025, sebagai berikut: as follows:
MATERI PENGEMBANGAN WAKTU LEMBAGA COMPETENCY DEVELOPMENT/
KOMPETENSI/PELATIHAN TIME PENYELENGGARA TRAINING MATERIALS
ORGANISING
INSTITUTION
Sertifikasi QIA Tingkat Dasar 3 Februari 2025 YPIA Basic Level QIA (Qualified Internal Auditor)
February 3, 2025 Certification
Training ISO 27701: Manajemen Informasi Privasi 5 Februari 2025 Intertek ISO 27701 Training: Privacy Information
February 5, 2025 Management
Pembekalan Manajemen Risiko Jenjang IV 5 Februari 2025 Efektive Pro Risk Management Training Level IV
February 5, 2025
Pengkinian Manajemen Risiko Jenjang V 13 Maret 2025 LSPP Risk Management Refresher Training Level V
March 13, 2025
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang V 14 Mei 2025 LSPP Risk Management Training Level V
May 14, 2025
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang IV 10 Juni 2025 BSMR Risk Management Training Level IV
June 10, 2025
Sertifikasi QIA Tingkat Lanjutan 16 Juni 2025 YPIA Advanced Level QIA (Qualified Internal
June 16, 2025 Auditor) Certification
Sertifikasi ISO 27001 : 2022 15 September 2025 Intertek ISO 27001:2022 Certification
September 15, 2025
Communication Skills for Auditors: Interviewing 5 Oktober 2025 IIA Indonesia Communication Skills for Auditors:
and Negotiating October 5, 2025 Interviewing and Negotiating
Workshop Implementasi Internal Control Over 15 Oktober 2025 IIA Indonesia Workshop Implementasi Internal Control Over
Financial Reporting (ICOFR) October 15, 2025 Financial Reporting (ICOFR)
Peran Digital Forensik dalam Penanganan dan 16 Oktober 2025 OJK Institute The Role of Digital Forensics in Handling and
Pengungkapan Kejahatan Keuangan October 16, 2025 Uncovering Financial Crimes
Sertifikasi QIA Tingkat Manajerial 27 Oktober 2025 YPIA Managerial Level QIA (Qualified Internal
October 27, 2025 Auditor) Certification
Sosialisasi LHPK SP dan FMI BI serta KPDHN 27 November 2025 Bank Indonesia Awareness Program/Training on LHPK SP and
Tahun 2025 (Batch II) November 27, 2025 FMI BI (Bank Indonesia) and KPDHN 2025
(Batch II)
Sertifikasi Profesi Auditor Auditor Professional Certification
Sertifikasi profesi yang telah dimiliki oleh auditor hingga Professional certification were held by auditors until 2025:
tahun 2025:
SERTIFIKASI JUMLAH TOTAL CERTIFICATION
Qualified Internal Audit (QIA) 2 Qualified Internal Audit (QIA)
Certified Information System Audit (CISA) 2 Certified Information System Audit (CISA)
Certified Bank Internal Auditor - Level Auditor 2 Certified Bank Internal Auditor - Auditor Level
Certified Bank Internal Auditor - Level Supervisor 1 Certified Bank Internal Auditor - Supervisor Level
308 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 309
SERTIFIKASI JUMLAH TOTAL CERTIFICATION
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang IV 3 Risk Management Certification Level IV
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang V 2 Risk Management Certification Level V
Sertifikasi Lead Auditor ISO 27001 : 2022 1 Certified Lead Auditor ISO 27001 : 2022
Laporan Kegiatan SKAI Tahun 2025 IA Activity Report for 2025
Selama tahun 2025, SKAI telah menyelesaikan 100% penugasan During 2025, IA has completed 100% of audit assignments,
audit, sesuai dengan rencana penugasan awal (sebanyak 16 in accordance with the initial assignment plan (a total of 16
audit). Adapun kegiatan audit dilakukan terhadap Kantor Cabang audits). Audit activities are carried out on Branch Offices
dan Divisi/Satuan Kerja Kantor Pusat berdasarkan rencana and Head Office Divisions/Work Units based on an annual
audit tahunan yang telah disusun yang ditetapkan berdasarkan audit plan that has been prepared which is determined
hasil risk assessment yang dilakukan secara berkala dengan based on the results of risk assessments carried out
mempertimbangkan berbagai faktor risiko terkini. periodically by considering various current risk factors.
SKAI juga melakukan beberapa kegiatan selain melaksanakan IA also carried out several activities apart from the routine
penugasan audit rutin, sebagai berikut: audit assignments, as follows:
1. Melanjutkan peran SKAI dalam memberikan consultative 1. Continued IA’s role in providing independent
review dan advisory yang independen kepada unit consultative review and advisory services to business
bisnis dan pendukung bisnis. Termasuk di dalamnya unit and business support. This includes IA providing
SKAI memberikan saran di dalam setiap pengembangan input for every new Krom product development and
produk dan aktivitas baru Krom yang diajukan. activity proposed.
2. Terus meningkatkan kerja sama dengan setiap lini unit 2. Continued to strengthen collaboration with each
bisnis dan pendukung bisnis dalam meningkatkan line of business unit and support unit to improve the
kinerja Bank melalui tata kelola yang baik, manajemen Bank’s performance through good governance, risk
risiko dan pengendalian intern, melalui peran SKAI management, and internal control, with IA serving as a
sebagai trusted business partner. trusted business partner.
3. Terus melakukan kajian terhadap kebijakan dan 3. Continued to review policies and procedures that were
prosedur yang berlaku di SKAI agar senantiasa terkini applicable for IA to ensure they are always up to date
dan sesuai dengan standar. and in accordance with standards.
Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Audit Audit Results Follow-up Completion
Sebagai bagian dari proses/tahapan audit, setelah pelaporan As part of the audit process/stages, after reporting the audit,
audit, kegiatan yang harus dilakukan adalah pemantauan tindak the audit activity that must be carried out is monitoring the
lanjut dari hasil audit. Kegiatan pemantauan merupakan suatu audit result. Monitoring activity is an activity to find out and
kegiatan untuk mengetahui dan meyakini pelaksanaan tindak ensure the implementation of follow-up audit results both
lanjut hasil audit baik oleh klien maupun pihak terkait lainnya. by client and other related parties.
SKAI menyampaikan perkembangan penyelesaian tindak IA submit the progress on the completion of follow-up
lanjut hasil audit kepada Direksi dan Dewan Komisaris audit results to the Board of Directors and the Board of
melalui Komite Audit untuk mendorong tingkat penyelesaian Commissioners through the Audit Committee to encourage
tindak lanjut. the level of completion of audit recommendation.
Selama tahun 2025, SKAI mengeluarkan sebanyak 199 In 2025, IA issued 199 audit recommendations. All audit
rekomendasi audit. Seluruh rekomendasi audit yang telah recommendations that were due were promptly followed
jatuh tempo telah ditindaklanjuti dengan tepat waktu. up on.
Di samping melakukan pemantauan terhadap hasil audit In addition to monitoring the IA results, IA also monitors
SKAI, SKAI juga melakukan pemantauan terhadap tindak the follow-up to the external parties audit results. During
lanjut hasil audit pihak eksternal. Selama tahun 2025, tindak 2025, the follow-up on the external audit results shown in
lanjut hasil audit eksternal, tercermin pada berikut ini: the following table:
AUDIT PERIODE DESEMBER 2025 2025 DECEMBER PERIOD AUDIT
SELESAI DALAM PROSES (BELUM JATUH TEMPO)
RESOLVED IN PROGRESS (BEFORE DUE DATE)
Otoritas Jasa Keuangan 115 94 Financial Services
(OJK) - Audit Umum Authority (OJK) -
General Audit
PT Krom Bank Indonesia Tbk 309
Page 310
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Rencana Kerja Tahun 2026 Work Plan for 2026
Pada tahun 2026, SKAI telah membuat dan menetapkan For 2026, IA has created and established a work plan with
rencana kerja dengan prioritas strategis untuk terus strategic priorities in continuing to optimize the role of
mengoptimalkan peran data analytics untuk mendukung data analytics to support the entire audit and continuous
seluruh proses audit dan audit yang berkelanjutan. auditing process. Continuing IA’s role in providing
Melanjutkan peran SKAI dalam memberikan consultative consultative reviews and advisory to business units and
review dan advisory kepada unit bisnis dan pendukung business supporters and continuously improving the
bisnis. Secara terus menerus meningkatkan kompetensi competency of auditors so they are able to provide added
auditor agar dapat memberikan nilai tambah kepada unit value to business units and business supporters.
bisnis dan pendukung bisnis.
Fokus Utama Audit 2026 Key Audit Focus 2026
1. Keamanan Cyber 1. Cybersecurity
2. Business Resilience 2. Business Resilience
3. Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan 3. Governance, Risk, and Compliance
4. Sumber Daya Manusia 4. Human Resources
5. Pengembangan Teknologi 5. Emerging Technologies
Penerapan Fungsi Kepatuhan Implementation of the Compliance Function
Direktur Kepatuhan (Direktur yang membawahkan fungsi The Compliance Director (Director in charge of the
kepatuhan) berperan dalam memastikan kepatuhan compliance function) plays a role in ensuring the Company’s
Perseroan terhadap peraturan-peraturan yang dikeluarkan compliance with regulations issued by the authorities OJK
Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia (OJK dan BI) and BI as well as other applicable laws and regulations, in
serta peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku, the context of implementing Corporate Governance.
dalam rangka pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan.
Tindakan yang dilakukan Perseroan telah disesuaikan The Company’s action has been adjusted to POJK No.
dengan POJK No. 46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 46/POJK.03/2017 dated July 12, 2017 concerning the
tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum, yang Implementation of the Compliance Function of Commercial
selanjutnya telah diatur secara internal melalui Surat Banks, which has subsequently been regulated internally
Keputusan Direksi No. 010/L1/XII/2024 Tanggal 14 Desember through Directors’ Decree No. 010/L1/XII/2024 dated
2024 tentang Kebijakan Kepatuhan. Adapun kebijakan December 14, 2024 concerning Compliance Policy. The
terkait penerapan fungsi kepatuhan meliputi hal-hal berikut: policies related to the implementation of the compliance
function include the following:
1. Penunjukan Direktur Kepatuhan yang membawahkan 1. Appointment of a Compliance Director who
fungsi kepatuhan, dengan tugas dan tanggung jawab oversees the compliance function, with duties and
antara lain meliputi hal-hal sebagai berikut: responsibilities including the following:
a. Melakukan kajian aspek kepatuhan terhadap a. Conducted compliance reviews on product
pengembangan produk dan jasa guna memastikan and service developments to ensure alignment
keselarasan antara pemenuhan regulasi dan between regulatory adherence and business target
pencapaian target bisnis. achievements.
b. Melakukan penelaahan mendalam terhadap rancangan b. Performed in-depth compliance assessments
kebijakan Direksi untuk memastikan setiap keputusan on draft policies to ensure all Board of Directors’
strategis selaras dengan ketentuan yang berlaku. strategic decisions align with prevailing regulations.
c. Melakukan pengujian kepatuhan secara berkala c. Conducted regular compliance testing on
terhadap aktivitas operasional dan sistem pelaporan operational activities and reporting systems to
guna memitigasi risiko pelanggaran. mitigate potential non-compliance risks.
d. Menyampaikan laporan komprehensif dan d. Submitted comprehensive reports and strategic
rekomendasi strategis mengenai pelaksanaan fungsi recommendations regarding the implementation of
kepatuhan kepada Direktur Kepatuhan. the compliance function to the Compliance Director.
e. Mengelola sistem pemantauan dan pengingat e. Managed monitoring and reminder systems to
pelaporan untuk memastikan seluruh laporan wajib ensure all mandatory reports are submitted to
disampaikan kepada otoritas secara tepat waktu. authorities in a timely manner.
f. Bertanggung jawab penuh dalam mengawal f. Responsible for overseeing the internalization of
internalisasi prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance (GCG) principles
yang Baik (GCG) di seluruh tingkatan organisasi. across all levels of the organisation.
g. Melakukan kaji ulang terhadap kebijakan internal g. Continuously reviewed internal policies to ensure
secara kontinu guna menyesuaikan dengan dinamika alignment with the dynamic changes in the latest
perubahan regulasi terbaru. regulatory landscape.
310 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 311
h. Menyelenggarakan program sosialisasi dan edukasi h. Organised ongoing socialization and educational
secara berkelanjutan untuk memperkuat budaya programs to strengthen the compliance culture
kepatuhan di seluruh lini Bank. across all lines of the Bank.
i. Melaksanakan diseminasi atas peraturan baru dari i. Disseminated new regulatory requirements to
regulator untuk memastikan pemahaman yang ensure a uniform understanding across all business
seragam di seluruh unit kerja. units.
j. Melakukan penyegaran edukasi atas regulasi j. Conducted refresher sessions on crucial
krusial yang memiliki dampak signifikan terhadap regulations that have a significant impact on the
keberlangsungan kegiatan usaha Bank. Bank’s business continuity.
k. Memastikan penyaluran kredit, baik skema konvensional k. Ensured that credit disbursement, through both
maupun loan channeling, telah memenuhi prinsip conventional and loan channeling schemes, adheres
kehati-hatian dan regulasi yang berlaku. to prudential principles and prevailing regulations.
l. Memastikan seluruh perizinan produk digital dan l. Ensured that all digital product licensing and strategic
kemitraan strategis telah diajukan dan disetujui oleh partnerships have been submitted to and approved
OJK sesuai prosedur hukum. by the OJK in accordance with legal procedures.
m. Memantau secara ketat penyelesaian komitmen m. Closely monitored the fulfillment of the Bank’s
Bank atas temuan audit dari OJK, Bank Indonesia, commitments regarding audit findings from OJK,
dan auditor eksternal lainnya. Bank Indonesia, and other external auditors.
n. Memastikan pelaporan profil risiko produk dan n. Ensured that risk profile reporting for mobile banking
layanan mobile banking telah dilakukan secara products and services is accurately conducted in
akurat sesuai standar regulasi. accordance with regulatory standards.
o. Menjamin implementasi penuh standar perlindungan o. Guaranteed full implementation of consumer
konsumen, termasuk transparansi biaya dan protection standards, including fee transparency and
efektivitas mekanisme pengaduan nasabah. the effectiveness of customer grievance mechanisms.
2. Dalam melaksanakan fungsinya Direktur Kepatuhan 2. In carrying out the functions, Compliance Director
dibantu oleh Satuan Kerja Kepatuhan (SKK). SKK assisted by the Compliance Working Unit (SKK). SKK and
dan SKMR bertindak secara independen terhadap SKMR act independently of operational working units. In
satuan kerja operasional. Dalam upaya menghindari an effort to avoid conflicts of interest, dedicated work
conflict or interest, maka dibentuklah unit kerja unit was formed independently to avoid involvement/
khusus yang independen dari keterlibatan/kedekatan closeness with customers. The working unit responsible
dengan nasabah. Unit kerja yang bertanggung jawab for overseeing the implementation of Anti Money
untuk mengawasi penerapan Anti Pencucian Uang Laundering (AML) Counter Terrorist Financing (CTF),
(APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT), dan and Weapon of Mass Destruction (WMD) as part of
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Anti-Money Laundering activities, namely Anti-Money
Massal (PPPSPM) sebagai bagian dari aktivitas Anti Laundering (AML) and Counter Terrorist Financing
Pencucian Uang, yaitu Anti-Money Laundering (AML), (CTF) and the Legal Department which is under the
Counter Terrorist Financing (CTF) dan Weapon of Mass control of the Compliance Director.
Destruction (WMD) dan Departemen Legal yang berada
di bawah rentang kendali Direktur Kepatuhan.
3. Penerbitan laporan-laporan Direktur Kepatuhan secara 3. Issuance of regular Compliance Director reports,
berkala, meliputi: including:
a. Laporan Tugas dan Tanggung Jawab Pelaksanaan a. Duties and Responsibilities Report on
Fungsi Kepatuhan (Triwulanan) yang ditujukan Implementation of the Compliance Function
kepada Presiden Direktur dengan tembusan kepada (Quarterly) addressed to the President Director
Dewan Komisaris; with a copy to the Board of Commissioners;
b. Laporan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan kepada OJK b. Compliance Function Implementation Report to
enam bulan sekali dengan tembusan kepada Dewan OJK once every six months with a copy to the
Komisaris. Board of Commissioners.
4. Guna memastikan terselenggaranya pelaksanaan tugas 4. In order to ensure the effective implementation
dan fungsi kepatuhan yang efektif, Dewan Komisaris of compliance duties and functions, the Board of
sebagai Dewan Pengawas Perseroan juga melakukan Commissioners as the Company’s Supervisory Board
pengawasan terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan also supervises the implementation of the Compliance
dalam organisasi, yakni melalui evaluasi secara Function within the organisation, through regular
berkala terhadap pelaksanaan fungsi kepatuhan yang evaluation of the compliance function implementations,
pembahasannya diselenggarakan dalam rapat Dewan which is held in meetings of the Board of Commissioners
Komisaris dan rapat antara Direksi dan Dewan Komisaris. discussion and between the Board of Directors and
Hasil rapat diikuti dengan penyampaian saran-saran the Board of Commissioners discussion. The meeting
dalam rangka peningkatan kualitas pelaksanaan Fungsi results followed by the submission of suggestions
Kepatuhan Perseroan di masa mendatang. in order to improve the quality of the Company’s
Compliance Function implementations in the future.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 311
Page 312
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Langkah-langkah yang diambil dalam rangka The steps taken in order to develop a culture of compliance
mengembangkan budaya kepatuhan antara lain melalui: include:
a. Sosialisasi dan Edukasi a. Outreach and Education
• Menyampaikan penjelasan singkat tentang peraturan • Delivering a brief explanation of the regulations and
dan atau perubahan peraturan yang berlaku serta or changes to the applicable regulations as well as
hal-hal lain yang terkait dengan Kepatuhan. other matters related to Compliance.
• Mendistribusikan Peraturan Bank Indonesia terbaru, • Distributing the latest Bank Indonesia Regulations,
Otoritas Jasa Keuangan atau peraturan perundang- Financial Services Authority or other related laws and
undangan terkait lainnya dan/atau perubahannya regulations and/or their amendments to the relevant
kepada Unit Kerja terkait dan membahas Work Units and discussing the implementation.
pelaksanaannya.
b. Verifikasi dan Validasi b. Verification and Validation
• Melakukan pemantauan dan evaluasi dalam rangka • Conduct monitoring and evaluation in order to
memastikan kesesuaian dan keselarasan antara ensure suitability and alignment between the Policies
Kebijakan dan Prosedur serta pelaksanaannya and Procedures and their implementation with
terhadap Peraturan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Bank Indonesia Regulations, the Financial Services
Keuangan dan atau Peraturan Perundang-undangan Authority and or other relevant laws and regulations
terkait lain yang berlaku. that apply.
• Memastikan pemenuhan komitmen bank kepada • Ensuring the fulfillment of the bank’s commitment to the
Otoritas Jasa Keuangan atas hasil pemeriksaan/ Financial Services Authority on the results of inspection/
pengawasan Otoritas Jasa Keuangan. supervision by the Financial Services Authority.
c. Monitoring dan Review c. Monitoring and Review
• Membuat pengecekan Kepatuhan (Compliance Check) • Making Compliance Checks on operational and
terhadap kegiatan operasional dan bisnis antara lain business activities, including compliance with the
kepatuhan terhadap aturan ketentuan mengenai provisions regarding the Minimum Capital Adequacy
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum, kepatuhan Requirement, compliance with Tax Regulations, and
terhadap Peraturan Perpajakan, dan lain-lain. others.
• Melakukan pemantauan terhadap kelengkapan data • Monitoring the completeness of customer data and
dan informasi Nasabah pada banking system sebagai information in the banking system as a place and
tempat dan sumber data/informasi Nasabah yang source of customer data/information which is carried
dilakukan secara bulanan. out on a monthly basis.
• Melakukan pemantauan terhadap proses Pembukaan • Monitoring the Account Opening process and
Rekening dan penetapan Klasifikasi Risiko Nasabah. determining Customer Risk Classification.
• Melakukan pemantauan terhadap kegiatan Transaksi • Monitoring Customer Transaction activities.
Nasabah.
• Melakukan pemantauan terhadap kelengkapan • Monitoring the completeness of information/
informasi/data termasuk dokumen pendukungnya data including its supporting documents and the
dan pelaksanaan Pengkinian Data Nasabah. implementation of Customer Data Updating.
d. Ketersediaan dan Kecukupan d. Availability and Adequacy
• Melakukan kaji ulang terhadap kecukupan dan • Conduct a review of the adequacy and suitability
kesesuaian Kebijakan dan Prosedur Internal serta of Internal Policies and Procedures as well as
pelaksanaannya yang mengacu pada Peraturan dan their implementation referring to the applicable
Perundang-undangan yang berlaku dalam menunjang Regulations and Legislation in supporting Krom
kegiatan operasional dan bisnis Krom. operational and business activities.
• Melaksanakan fungsi advisory kepatuhan internal • Carry out internal compliance advisory functions
terkait dengan kegiatan di bidang perkreditan, related to activities in the credit, operational or
operasional atau treasury. treasury fields.
Bidang-Bidang yang Menjadi Prioritas Priorities Areas
Beberapa hal yang menjadi fokus utama pelaksanaan fungsi Some of the things that are the main focus of implementing
kepatuhan sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut: the compliance function throughout 2025 are as follows:
a. Prinsip Kehati-hatian Bank a. Prudential Banking Principles
Dalam rangka menaati ketentuan Bank Indonesia tentang In order to comply with Bank Indonesia regulations
Prinsip Kehati-hatian Bank, maka sepanjang tahun 2025 concerning Bank Prudential Principles, throughout
Krom senantiasa mematuhi ketentuan tersebut dalam 2025 Krom will always comply with these provisions in
menjalani kegiatan operasional dan bisnis. carrying out operational and business activities.
312 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 313
b. Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan b. Anti-Money Laundering and Combating the Financing
Terorisme (APU & PPT) of Terrorism (APU & PPT)
• Analisa Transaksi Nasabah terkait dengan pelaporan • Analysis of Customer Transactions related to
Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM)/Suspicious reporting Suspicious Financial Transactions (LTKM)/
Transaction Report (STR) ke PPATK apabila terindikasi Suspicious Transaction Report (STR) to PPATK if they
sebagai transaksi mencurigakan; are indicated as suspicious transactions;
• Penerapan dalam Pengenalan dan Pemantauan Risiko • Implementation in Customer Risk Recognition and
Nasabah di mana Bank melakukan identifikasi terhadap Monitoring where the Bank identifies customers
Nasabah berdasarkan profil risiko dan membagi profil based on risk profile and divides the risk profile into
risiko menjadi tinggi, sedang, dan rendah; high, medium and low;
• Penerapan Risk–Based Approach Pelaksanaan • Implementation of Risk-Based Approach
Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Implementation of Customer Due Diligence (CDD) and
Diligence (EDD) yang berkaitan dengan pemantauan Enhanced Due Diligence (EDD) related to monitoring
profil nasabah; customer profiles;
• Penerapan tindak lanjut Indonesia Anti Scam Center • Implementation of follow-up actions by the Indonesia
(IASC) dalam rangka meminimalisir adanya kegiatan Anti Scam Center (IASC) in order to minimise
penipuan di mana dapat berdampak terhadap tindak fraudulent activities which can have an impact on
pidana pencucian uang. money laundering crimes.
Dalam tahun 2025, beberapa hal telah dilakukan untuk In 2025, several things have been done to support the
menunjang terlaksananya penerapan APU & PPT lebih baik better and adequate implementation of APU & PPT by
dan memadai dengan melakukan: carrying out:
• Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan • Increasing knowledge and understanding of the
pentingnya penerapan program APU & PPT di importance of implementing the APU & PPT program
setiap kegiatan bisnis dan operasional Bank untuk in every business activity and Bank operation to
menghindarkan Krom dimanfaatkan sebagai sarana prevent Krom from being used as a means of money
tindak pidana pencucian uang dan/atau pendanaan laundering and/or terrorist financing by conducting
teroris dengan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada outreach and education to all Bank Officers who are
seluruh Petugas Bank yang berkaitan langsung dengan directly related to Customers, to all new and existing
Nasabah, kepada seluruh karyawan baru, dan eksisting; employees.
• Mengikuti pelatihan dan sosialisasi untuk • Participate in training and outreach to increase the
meningkatkan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan principle of caution and compliance with applicable
terhadap peraturan-peraturan yang berlaku. regulations.
c. Pelindungan Nasabah c. Customer Protection
Pelindungan Nasabah di antaranya mencakup tentang Customer Protection includes handling of Customer
Penanganan Pengaduan Nasabah (Customer Complaint) Complaints In accordance with the provisions related
Sesuai dengan ketentuan yang terkait dengan Pelindungan to Consumer Protection in the Financial Services sector
Konsumen & Masyarakat pada Sektor Jasa Keuangan based on POJK No. 22 of 2023 which apply the following
berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 22 7 (seven) principles:
Tahun 2023 yang menerapkan 7 (tujuh) prinsip sebagai
berikut:
1. Edukasi yang memadai. 1. Adequate education.
2. Keterbukaan dan transparansi informasi produk 2. Transparency information of product and/or
dan/atau layanan. services.
3. Perlakuan yang adil dan perilaku bisnis yang 3. Air treatment and responsible business conduct
bertanggung jawab. Reliability.
4. Pelindungan aset, privasi, dan data Konsumen. 4. Protection of customers’ assets privacy and data.
5. Penanganan Pengaduan dan penyelesaian Sengketa 5. Effective and efficient handling of complaints and
yang efektif dan efisien. dispute resolution.
6. Penegakan kepatuhan. 6. Enforcement of compliance.
7. Persaingan yang sehat. 7. Healthy competition.
Sepanjang tahun 2025, Krom telah menyelesaikan sebanyak Throughout 2025, Krom resolved a total of 6,165 customer
6.165 pengaduan nasabah yang masuk ke berbagai channel complaints received through the various complaint channels
pengaduan yang disediakan. Krom senantiasa melaksanakan provided. Krom consistently implements and complies with
dan menerapkan ketentuan tersebut dengan melakukan these provisions by undertaking the following actions:
hal-hal sebagai berikut:
• Melakukan evaluasi terhadap produk-produk yang • Conducting evaluations of the products offered to
ditawarkan kepada masyarakat; the public;
PT Krom Bank Indonesia Tbk 313
Page 314
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
• Melakukan identifikasi dan verifikasi atas • Identifying and verifying operational irregularities
penyimpangan kegiatan operasional yang that may potentially cause losses to customers;
memungkinkan timbulnya kerugian pada nasabah;
• Membuka layanan pengaduan nasabah untuk • Providing customer complaint services to obtain
memperoleh masukan secara langsung dari nasabah direct feedback from customers regarding aspects
mengenai aspek-aspek yang perlu diperbaiki. that need improvement.
d. Pengendalian Intern d. Internal Control
Pengendalian intern merupakan bentuk pengawasan Internal control is a form of supervision that must be
yang harus ditetapkan oleh manajemen secara determined by management on an ongoing basis (on
berkesinambungan (on going basis) guna: going basis) in order to:
• Menjaga dan mengamankan harta kekayaan Bank; • Maintain and secure the assets of the Bank;
• Menjamin tersedianya laporan yang lebih akurat; • Guarantee the availability of more accurate reports;
• Meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang • Improving compliance with applicable regulations.
berlaku.
e. Pengendalian, Deteksi, dan Pencegahan Terjadinya e. Control, Detection, and Prevention of Violations or
Pelanggaran atau Kecurangan (Fraud Management) Fraud Management
Pengendalian, Deteksi, dan Pencegahan Terjadinya Control, Detection, and Prevention of Violations or Fraud
Pelanggaran atau Kecurangan (Fraud Management) Management which includes:
yang mencakup tentang:
• Tone at the top; • Tone at the top;
• Penyusunan deklarasi Anti-Fraud; • Preparation of an Anti-Fraud Declaration;
• Pengaduan pelanggaran/Whistleblowing; • Complaints of violations/Whistleblowing;
• Kaji ulang pelaksanaan kegiatan operasional dan • Review the implementation of the Bank’s operational
bisnis Bank yang memiliki risiko tinggi. and business activities that have high risks.
Berdasarkan kegiatan tersebut di atas, maka pelaksanaan Based on the above activities, the implementation of
fungsi kepatuhan tahun 2025 di Krom dinilai telah memadai, the compliance function in 2025 at Krom is considered
dengan mempertimbangkan bahwa: adequate, taking into account that:
• Krom memiliki strategi manajemen risiko kepatuhan • Krom has a compliance risk management strategy
yang searah dengan tingkat risiko yang akan diambil dan that is in line with the level of risk to be taken and the
toleransi risiko yang ditetapkan; established risk tolerance;
• Krom memiliki perangkat organisasi yang mendukung • Krom has organisational tools that support the
terlaksananya manajemen risiko kepatuhan secara efektif implementation of compliance risk management
termasuk kejelasan wewenang dan tanggung jawab; effectively including clarity of authority and responsibility;
• Tidak terdapat pelanggaran atas ketentuan kehati-hatian • There is no violation of prudential banking principles;
perbankan (prudential banking principles);
• Kemungkinan kerugian yang dihadapi Krom dari risiko • The possibility of loss faced by Krom from compliance
kepatuhan tergolong rendah; risk is low;
• Pelanggaran/sanksiyang dibebankan oleh regulator • Violations/sanctions imposed by the regulator are
merupakan sanksi yang bersifat administratif. administrative sanctions.
Penerapan Fungsi Audit Eksternal Implementation of the External Audit Function
Sesuai dengan ketentuan bahwa penunjukkan Kantor In accordance with the provisions that the appointment of a
Akuntan Publik (KAP) yang akan digunakan untuk melakukan Public Accounting Firm (KAP) to be used to carry out a general
pemeriksaan umum atas Laporan Keuangan Tahunan Krom audit of Krom Annual Financial Report must go through a
harus melalui mekanisme yang telah ditetapkan yaitu predetermined mechanism, namely obtaining reviews and
mendapat kajian dan rekomendasi dari Komite Audit serta recommendations from the Audit Committee and being
disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. approved by the Annual General Meeting of Shareholders.
Penetapan penggunaan KAP Liana Ramon Xenia & Rekan, Determination of the use of KAP Liana Ramon Xenia &
bagian dari jaringan Deloitte dilakukan dalam RUPS Rekan, part of the Deloitte network carried out at the
dengan rekomendasi Komisaris dengan Surat Komisaris GMS with a recommendation from the Commissioner
No. 008/KOM/IX/2025 tanggal 14 September 2025, hal with the Commissioner’s Letter No. 008/KOM/IX/2025
ini berdasarkan Surat Rekomendasi Komite Audit kepada dated September 14, 2025, this is based on the Letter of
Dewan Komisaris dan Direksi melalui surat No. 002/KA/ Recommendation from the Audit Committee to the Board
IX/2025 tanggal 14 September 2025, di mana sebelumnya of Commissioners and Directors through letter No. 002/KA/
Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan Anggaran IX/2025 dated September 14, 2025, where previously the
Tahunan 2022 Keputusan RUPS telah memperoleh kuasa Board of Commissioners and Directors based on the 2022
314 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 315
dari pemegang saham untuk menunjuk KAP yang akan Annual GMS Resolutions had obtained authorization from melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan yang the shareholders to appoint a KAP that would conduct an berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 beserta hal-hal examination of the Financial Statements ending December yang berkaitan dengan penunjukan KAP tersebut, termasuk 31, 2025 along with matters relating to the appointment of persetujuan biaya Audit. the KAP, including the approval of Audit fees. Kapasitas KAP KAP Capacity NAMA KANTOR AKUNTAN PUBLIK NAMA AKUNTAN NAME OF PUBLIC ACCOUNTING FIRM ACCOUNTANT NAME Liana Ramon Xenia & Rekan Liana Lim KAP Liana Ramon Xenia & Rekan, bagian dari jaringan Deloitte KAP Liana Ramon Xenia & Rekan, part of Deloitte network memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman sebagai penyedia has more than 25 years experience as a provider of public jasa akuntan publik di Indonesia, pengalaman pemberian accounting services in Indonesia, experience providing jasa yang mencakup perusahaan lokal dan multinasional, services that include local and multinational companies, perusahaan terbuka dan tidak terbuka. public and private companies. Liana Lim merupakan Akuntan Publik bersertifikat Liana Lim is an Indonesian Certified Public Accountant Indonesian Certified Public Accountant (CPA) dan (CPA) and Indonesian Chartered Accountant (CA) certified Indonesian Chartered Accountant (CA) sekaligus anggota Public Accountant as well as a member of the Indonesian dari Indonesian Institute of Certified Public Accountants Institute of Certified Public Accountants (IAPI) and (IAPI) dan Indonesian Accountant Association (IAI). Indonesian Accountants Association (IAI). KAP Liana Ramon Xenia & Rekan, bagian dari jaringan KAP Liana Ramon Xenia & Rekan, part of Deloitte network Deloitte dipergunakan oleh seluruh perusahaan yang used by all companies affiliated used by all companies terafiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali PT FinAccel affiliated with the controlling shareholder of PT FinAccel Teknologi Indonesia guna memudahkan konsolidasi laporan Teknologi Indonesia to facilitate the consolidation of keuangan tahun buku 2025. financial statements for the 2025 financial year. Ruang Lingkup Pemeriksaan KAP KAP Inspection Scope Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab KAP The scope of work and responsibilities of the appointed yang ditunjuk untuk hanya memberikan jasa audit yang KAP to only provide audit services that examine the melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan yang financial statements ending December 31, 2024 include the berakhir 31 Desember 2025 meliputi sebagai berikut: following: • Laporan Posisi Keuangan; • Statement of Financial Position; • Laporan Laba Rugi Komprehensif; • Comprehensive Income Statement; • Laporan Perubahan Ekuitas; • Statement of Changes in Equity; • Laporan Arus Kas; • Statement of Cash Flows; • Catatan atas Laporan Keuangan; • Notes to Financial Statements; • Penggolongan Kualitas Aktiva Produktif dan Kecukupan • Classification of Earning Asset Quality and Adequacy of Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif yang dibentuk Provision for Earning Assets Losses established by the Bank, yang didasarkan atas 3 Pilar Bank Indonesia; Bank, which is based on Bank Indonesia’s 3 Pillars; • Penilaian terhadap rupa-rupa aktiva termasuk namun • Valuation of various assets including but not limited to tidak terbatas pada agunan yang diambil alih oleh Bank; collateral taken over by the Bank; • Hal-hal lain yang diatur dalam Standar Akuntansi • Other matters regulated in the applicable Indonesian Keuangan dan Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia Financial Accounting Standards and Banking Accounting yang berlaku termasuk Catatan Atas Laporan Keuangan; Guidelines including Notes to Financial Statements; • Pendapat terhadap kewajaran atas transaksi dengan • Opinion on the fairness of transactions with related pihak- pihak yang mempunyai hubungan berelasi maupun parties or transactions carried out with special transaksi yang dilakukan dengan perlakuan khusus; treatment; • Jumlah dan kualitas penyediaan dana kepada Pihak • The amount and quality of provision of funds to Related Terkait; Parties; • Rincian pelanggaran Batas Maksimum Pemberian Kredit • Details of violations of the Legal Lending Limit (LLL) which (BMPK) yang meliputi nama Debitur, kualitas penyediaan include the name of the Debtor, quality of provision of dana, persentase, dan jumlah pelanggaran BMPK; funds, percentage, and number of BMPK violations; • Rincian Pelampauan BMPK yang meliputi persentase dan • Details of BMPK exceedances which include the jumlah pelampauan BMPK; percentage and amount of exceedances of the LLL; • Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum; • Calculation of Minimum Capital Adequacy Requirement; PT Krom Bank Indonesia Tbk 315
Page 316
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
• Hal-hal lain yang ditentukan berdasarkan hasil komunikasi • Other matters determined based on the results of
OJK dengan KAP; communication between OJK and KAP;
• Keandalan sistem pelaporan Bank kepada OJK dan • Reliability of the Bank’s reporting system to OJK and
pengujian terhadap keandalan laporan keuangan yang testing of the reliability of financial reports submitted by
disampaikan oleh Bank kepada OJK; the Bank to OJK;
• Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas • Directors’ Statement Letter on Responsibility for the
Laporan Keuangan Tahun Buku 2025; dan Ruang lingkup Financial Report for the 2025 Fiscal Year; and the scope
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa as referred to in Financial Services Authority Regulation
Keuangan No. 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 No. 17 of 2023 dated September 14, 2023 concerning the
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dengan Implementation of Governance for Commercial Banks with
Surat Edaran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 13/ Circular Letter of Financial Services Authority Regulation No.
SEOJK.03/2017 serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 13/SEOJK.03/2017 and Financial Services Authority Regulation
No. 21/POJK.04/2015 tanggal 16 November 2015 tentang No. 21/POJK.04/2015 dated November 16, 2015 concerning
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan Surat Guidelines for Governance of Public Companies and Circular
Edaran No. 32/SEOJK.04/2015 tanggal 17 November 2015 Letter No. 32/SEOJK.04/2015 dated November 17, 2015
tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. concerning Guidelines for Governance of Public Companies.
Independensi & Profesionalisme Akuntan Publik dan Independence & Professionalism of Public
KAP Accountants and KAP
Kantor Akuntan Publik (KAP) Liana Ramon Xenia & Rekan, bagian Public Accounting Firm (KAP) Liana Ramon Xenia & Rekan,
dari jaringan Deloitte, telah menyampaikan hasil audit dan part of Deloitte network, has submitted audit results and
management letter kepada Krom tepat waktu, dan manajemen management letters to Krom on time, and management
menilai KAP tersebut mampu bekerja sama secara independen, assesses that the KAP is able to work together independently,
memenuhi standar profesional akuntan publik dan perjanjian meet the professional standards of public accountants and
kerja serta ruang lingkup audit yang ditetapkan. work agreements as well as the established audit scope.
Periode KAP dan Akuntan dalam Pemeriksaan KAP and Accountant Period in Bank Financial Audit
Keuangan Bank
Kantor Akuntan Publik (KAP) Liana Ramon Xenia & Rekan, Public Accounting Firm (KAP) Liana Ramon Xenia & Rekan,
bagian dari jaringan Deloitte pertama kali ditunjuk untuk part of Deloitte network appointed for the first time to
melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Krom examine the Krom Financial Statements ending in 2025.
yang berakhir tahun 2025. Penunjukkan KAP ini masih The appointment of this KAP is still in line with the Financial
sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 37/ Services Authority Regulation No. 37/POJK.03/2019
POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan concerning Transparency and Publication of Bank Reports,
Bank, di mana penunjukkan KAP yang sama diperkenankan where the appointment of the same KAP is permitted for 5
untuk 5 (lima) tahun berturut-turut. (five) consecutive years.
TAHUN NAMA KANTOR AKUNTAN PUBLIK NAMA AKUNTAN
YEARS NAME OF PUBLIC ACCOUNTING FIRM ACCOUNTANT NAME
2021 Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali Dadang Mulyana CA., CPA., CPI.
2022 Imelda & Rekan Bayu M. Dayat
2023 Imelda & Rekan Bayu M. Dayat
2024 Liana Ramon Xenia & Rekan Liana Lim
2025 Liana Ramon Xenia & Rekan Liana Lim
Biaya Audit Tahun 2025 2025 Audit Fees
Biaya jasa audit untuk Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Audit service fee for Liana Ramon Xenia & Rekan Public
Xenia & Rekan, bagian dari jaringan Deloitte untuk tahun buku Accounting Firm, part of Deloitte network for the financial
yang berakhir 31 Desember 2025 berkisar Rp3.100.000.000 year ending December 31, 2025 around IDR3,100,000,000
(tiga miliar seratus juta rupiah). (Three billion one hundred million rupiahs).
Opini Kantor Akuntan Publik Public Accounting Firm Opinion
Laporan Keuangan terlampir telah menyampaikan secara The attached Financial Statements have presented fairly,
wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Krom in all material respects, Krom financial position as of
tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan December 31, 2025, as well as its financial performance and
arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, cash flows for the year ended on that date, in accordance
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. with Indonesian Financial Accounting Standards.
316 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 317
PENYEDIAAN DANA KEPADA PIHAK
TERKAIT (RELATED PARTY) DAN
PENYEDIAAN DANA BESAR (LARGE
EXPOSURE)
PROVISION OF FUNDS TO RELATED PARTIES AND PROVISION OF
LARGE FUNDS (LARGE EXPOSURE)
Dalam kegiatan penyediaan dana, khususnya pemberian In fund provision activities, particularly lending, Krom is
pinjaman, Krom wajib melaksanakan ketentuan kehati-hatian required to implement prudential banking principles by
(prudential banking) berupa penetapan persentase tertentu/ establishing specific percentages or allowable limits as
batas yang diperkenankan sebagaimana diatur Peraturan regulated by the Bank Indonesia Regulation concerning the
Bank Indonesia tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit Legal Lending Limit (BMPK) for Commercial Banks, whereby
(BMPK) Bagi Bank Umum, di mana Bank wajib memiliki dan the Bank is obligated to maintain and administer a detailed
menatausahakan daftar rincian Pihak Terkait dengan Bank. list of the Bank’s Related Parties.
Selama tahun 2025, Krom tidak melanggar atau melampaui Throughout 2025, Krom did not violate or exceed the Legal
BMPK. Lending Limit (BMPK).
Adapun Informasi yang perlu diungkapkan adalah jumlah The information that needs to be disclosed is the total
total baki debet penyediaan dana kepada pihak terkait amount of debit balances for provision of funds to related
(related party) dan debitur/grup inti per posisi laporan parties and debtors/core groups per report position as
sebagaimana tabel di bawah ini: shown in the table below:
Dalam Jutaan Rupiah In Million IDR
PENYEDIAAN DANA JUMLAH AMOUNT PROVISION OF FUNDS
DEBITUR NOMINAL
DEBTOR NOMINAL
Kepada Pihak Terkait 4 300.150 To Related Parties
Kepada Debitur Inti To Core Debtors
• Individual 5 55.408 Individuals
• Grup 10 427.148 Group
PT Krom Bank Indonesia Tbk 317
Page 318
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
RENCANA STRATEGIS BANK
BANK’S STRATEGIC PLAN
Krom pada tahun 2025 menetapkan rencana strategis Bank Krom in 2025 determines the Bank’s strategic plan for
untuk rencana jangka pendek (business plan), dan rencana short term plans (business plan), and medium term plans
jangka menengah (corporate plan) seperti tercantum (corporate plan) as listed in the table below:
dalam tabel di bawah ini:
Dalam Rupiah In IDR
URAIAN TARGET JANGKA PENDEK 1 TAHUN JANGKA MENENGAH 5 TAHUN DESCRIPTION
TARGET SHORT-TERM 1 YEAR MEDIUM-TERM 5 YEAR
Total Aset 18,34 triliun trillion √ Total Assets
Total Loan 13,86 triliun trillion √ Total Loans
Total DPK 14,52 triliun trillion √ Total Third Party Funds
Profit 162,5 miliar billion √ Profit
Kewajiban Penyediaan
Capital Adequacy Ratio
Modal Minimum 30,12% √ (CAR)
(KPMM)
Rasio Tingkat
Pengembalian Aset 1,38% √ Return on Assets (ROA)
(ROA)
Rasio Tingkat
Pengembalian Ekuitas 4,74% √ Return on Equity (ROE)
(ROE)
Marjin Bunga Bersih Net Interest Margin
(NIM)
21,17% √ (NIM)
Biaya Operasional Operating Expense
terhadap Pendapatan 94,25% √ to Operating Income
Operasional (BOPO) (BOPO)
Total Aset 29,44 triliun trillion √ Total Assets
Total Loan 22,68 triliun trillion √ Total Loans
Total DPK 24,10 triliun trillion √ Total DPK
Profit 525,65 miliar billion √ Profit
Kewajiban Penyediaan
Capital Adequacy Ratio
Modal Minimum 27,12% √ (CAR)
(KPMM)
Rasio Tingkat
Pengembalian Aset 2,48% √ Return on Assets (ROA)
(ROA)
Rasio Tingkat
Pengembalian Ekuitas 11,38% √ Return on Equity (ROE)
(ROE)
Marjin Bunga Bersih Net Interest Margin
23,90%
(NIM) (NIM)
Biaya Operasional Operating Expense
terhadap Pendapatan 91,25% √ to Operating Income
Operasional (BOPO) (BOPO)
Target jangka pendek direfleksikan dalam Uraian RBB untuk Short-term targets are reflected in the RBB description for
1 (satu) tahun ke depan atau khusus pembahasan tahun the next 1 (one) year or specifically for the 2026 discussion,
2026, sedangkan target jangka menengah dalam uraian while medium-term targets are in the description of the
Corporate Planning Bank untuk 5 (lima) tahun ke depan. Bank’s Corporate Planning for the next 5 (five) years.
318 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 319
TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN
DAN NON KEUANGAN BANK YANG
BELUM DIUNGKAPKAN DALAM
LAPORAN LAINNYA
TRANSPARENCY OF THE BANK’S FINANCIAL AND NON-FINANCIAL
CONDITIONS THAT HAVE NOT BEEN DISCLOSED IN OTHER REPORTS
Krom telah mengungkapkan seluruh Laporan Kondisi Krom has disclosed all of the Bank’s Financial and Non-
Keuangan dan Non Keuangan Bank, tidak ada laporan Financial Condition Reports, there are no reports that
yang belum diungkapkan di dalam laporan lainnya. Krom have not been disclosed in other reports. Krom discloses
mengungkapkan Laporan transparansi kondisi keuangan transparency reports on financial and non-financial
dan non keuangan secara berkala baik bulanan, triwulanan conditions on a regular basis, both monthly, quarterly and
maupun tahunan, seperti yang diungkap sebagai berikut: annually, as disclosed as follows:
Laporan Tahunan Annual Report
Laporan Tahunan mengacu kepada POJK No. 29/ The Annual Report refers to POJK No. 29/POJK.04/2016
POJK.04/2016 Tentang Laporan Tahunan Emiten atau concerning Annual Reports of Issuers or Public Companies
Perusahaan Publik dan SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 Tentang and SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 Regarding the Form and
Bentuk dan Isi Laporan emiten atau Perusahaan publik, Content of Issuer or Public Company Reports, as well as
serta POJK No. 37/POJK.03/2019 Tentang Transparansi dan POJK No. 37/POJK.03/2019 Concerning Transparency and
Publikasi Laporan Bank, dengan cakupan: Publication of Bank Reports, covering:
1. Informasi umum: yang meliputi antara lain kepengurusan, 1. General information: which includes management,
rincian kepemilikan saham, perkembangan usaha Bank dan details of share ownership, business development of
Kelompok usaha Krom, strategi dan kebijakan manajemen the Bank and the Krom business group, management
dalam pengembangan usaha Bank, laporan manajemen strategies and policies in developing the Bank’s business,
yang memuat informasi mengenai pengelolaan Bank management reports containing information regarding
oleh Pengurus dalam rangka good corporate governance the management of the Bank by the Management in the
dengan menginformasikan beberapa cakupan yang telah context of good corporate governance by informing
ditentukan dalam ketentuan tersebut; several the scope specified in the provision;
2. Laporan Keuangan Tahunan: yang telah diaudit oleh 2. Annual Financial Report: which has been audited by a
Kantor Akuntan Publik yang telah terdaftar di Bank Public Accountant Firm that has been registered with
Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu KAP Bank Indonesia or the Financial Services Authority (OJK),
Liana Ramon Xenia & Rekan, bagian dari jaringan Deloitte namely KAP Liana Ramon Xenia & Rekan, part of Deloitte
yang menyajikan Laporan Posisi Keuangan (Neraca), network which presents Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi Komprehensif, Laporan Perubahan (Balance Sheet), Comprehensive Income Statements,
Ekuitas, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Statements of Changes in Equity, Statements of Cash
Keuangan termasuk informasi mengenai komitmen dan Flows, and Notes to Financial Statements including
kontijensi dan dibuat untuk 1 (satu) tahun buku yang information on commitments and contingencies and
disajikan dengan perbandingan 1 (satu) tahun buku made for 1 (one) financial year presented with a ratio of 1
sebelumnya; (one) the previous financial year;
3. Opini Akuntan Publik atas Laporan Keuangan yaitu 3. Opinion of the Public Accountant on the Financial
Laporan Keuangan menyajikan secara wajar, dalam Statements, namely the Financial Statements present fairly,
semua hal yang material, posisi keuangan Krom tanggal in all material respects, the financial position of Krom as of
31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus kas December 31, 2025, as well as its financial performance and
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai cash flows for the year ended on that date, in accordance
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia; with Accounting Standards Finance in Indonesia;
4. Jenis risiko dan potensi kerugian (risk exposure) yang 4. Types of risks and potential losses (risk exposure)
dihadapi Krom serta praktik manajemen risiko yang faced by Krom and risk management practices applied
diterapkan dalam permodalan Bank; to the Bank’s capital;
5. Seluruh aspek transparansi dan informasi yang 5. All aspects of transparency and information required
diwajibkan untuk Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan; for Quarterly Published Financial Reports;
6. Aspek pengungkapan yang terkait dengan kelompok usaha; 6. Disclosure aspects related to the business group;
PT Krom Bank Indonesia Tbk 319
Page 320
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
7. Aspek pengungkapan sesuai Standar Akuntansi 7. Disclosure aspect in accordance with Financial
Keuangan; Accounting Standards;
8. Informasi lainnya: Laporan Tahunan Krom dibuat dalam 8. Other information: Krom Annual Report is prepared in
Bahasa indonesia dan Bahasa Inggris, dipublikasikan Indonesian and English, published on the Krom website
dalam website Krom (www.krom.id), dan disampaikan (www.krom.id), and submitted to shareholders, Bank
kepada pemegang saham, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, other institutions with an interest in Krom
Indonesia, lembaga lain yang berkepentingan terhadap business, and other parties according to conditions.
usaha Krom, serta pihak-pihak lain sesuai ketentuan.
Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan Quarterly Published Financial Reports
Laporan Publikasi Triwulanan telah disesuaikan cakupannya The scope of the Quarterly Publication Report has been aligned
dengan mengacu pada POJK No. 37/POJK.03/2019 Tentang with POJK No. 37/POJK.03/2019 concerning Transparency
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank, yang memuat: and Publication of Bank Reports. It consists of the Statement
Laporan Posisi Keuangan (Neraca, Laba rugi dan penghasilan of Financial Position (Balance Sheet), Statement of Profit
komprehensif, Laporan Komitmen dan Kontijensi) dan or Loss and Other Comprehensive Income, Statement of
informasi kinerja keuangan. Laporan ini disajikan dalam Commitments and Contingencies, and financial performance
bentuk perbandingan: information. This report is presented on a comparative basis:
a. Untuk laporan keuangan periode pembanding yaitu a. For the financial statements, comparative figures
periode sesuai standar akuntansi keuangan; dan correspond to the prior period in accordance with
applicable financial accounting standards; and
b. Untuk informasi kinerja keuangan periode pembanding b. For financial performance information, comparative
yaitu periode triwulan yang sama pada tahun sebelum figures correspond to the same quarter of the
periode pelaporan. preceding year.
Laporan Publikasi Triwulanan ditandatangani oleh 2 (dua) The Quarterly Publication Report is signed by two (2)
orang anggota Direksi yang pengumumannya, dipublikasikan members of the Board of Directors and is published on
dalam website Krom (www.krom.id). Krom’s website (www.krom.id).
Laporan Keuangan Publikasi Bulanan Monthly Published Financial Reports
Laporan keuangan publikasi bulanan disusun berdasarkan The monthly published financial statements are prepared in
POJK No. 37/POJK.03/2019 yang memuat: Laporan accordance with POJKNo. 37/POJK.03/2019 which contains
Posisi Keuangan (Neraca), Laba rugi dan penghasilan the Statement of Financial Position (Balance Sheet),
komprehensif, serta Laporan Komitmen dan Kontijensi Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive
untuk posisi data akhir bulan Januari, Februari, April, Mei, Income, and the Statement of Commitments and
Juli, Agustus, Oktober dan November. Contingencies, based on month-end positions for January,
February, April, May, July, August, October, and November.
Pengumuman Laporan Publikasi keuangan dan informasi The publication of the monthly financial statements and
kinerja keuangan bulanan pada situs web Krom dilakukan financial performance information on Krom’s website is
paling lambat akhir bulan berikutnya setelah posisi data carried out no later than the end of the subsequent month
akhir bulan laporan. following the respective reporting month-end position.
Laporan Non Keuangan Bank Bank Non-Financial Reports
Selain Laporan Transaksi Keuangan, Laporan Transaksi Non- In addition to Financial Transaction Reports, Reports on
Keuangan yang terjadi di Krom telah disampaikan sesuai Non-Financial Transactions that occur at Krom have been
ketentuan yang berlaku, yakni pada media keterbukaan submitted in accordance with applicable regulations,
informasi di Bursa Efek Indonesia dan melalui media namely in the information disclosure media on the Indonesia
informasi publik lainnya, seperti situs website Bank. Stock Exchange and through other public information
media, such as the Bank’s website.
Selama tahun 2025, terdapat informasi Non-Keuangan During 2025, there were significant non-financial
yang signifikan yaitu pemindahan Kantor Pusat Krom, yang developments, including the relocation of Krom’s Head
sebelumnya beralamat di Dipo Tower Lantai 3 Unit D-E Office from Dipo Tower, 3rd Floor, Unit D–E, Jl. Gatot Subroto
Jl. Gatot Subroto Kav. 50-52 Petamburan Kecamatan Tanah Kav. 50–52, Petamburan, Tanah Abang Subdistrict, Central
Abang Jakarta Pusat pindah ke Dipo Tower Lantai 9. Selain Jakarta, to Dipo Tower, 9th Floor. In addition, the Bank closed
itu, adanya penutupan Kantor Fungsional Juanda, Bandung. its Juanda Functional Office in Bandung. Meanwhile, non-
Sedangkan untuk informasi Non-Keuangan secara periodik financial information is periodically disclosed by the Bank
dilaporkan oleh Bank secara transparan pada setiap in a transparent manner during Public Exposés on both
pelaksanaan Paparan Publik atas Kinerja Keuangan maupun financial and non-financial performance. This includes the
Non-Keuangan, termasuk penyampaian informasi produk disclosure of information on products and services, the
dan jasa, penerapan pengelolaan pengaduan nasabah effective implementation of customer complaint handling,
secara efektif, serta pemeliharaan data dan informasi and the safeguarding of customers’ personal data and
pribadi nasabah sesuai ketentuan yang berlaku. information in accordance with applicable regulations.
320 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 321
INFORMASI LAIN TERKAIT DENGAN
PENERAPAN GOOD CORPORATE
GOVERNANCE (GCG)
OTHER INFORMATION RELATED TO THE IMPLEMENTATION OF GOOD
CORPORATE GOVERNANCE (GCG)
Krom dalam penerapan prinsip-prinsip Good Corporate In the implementation of Good Corporate Governance
Governance (GCG) tidak terdapat intervensi dari pemegang (GCG) principles at Krom, there is no intervention from
saham, tidak terjadi perselisihan dalam internal, ataupun shareholders, no internal disputes have occurred, and no
tidak terdapat permasalahan yang timbul sebagai dampak issues have arisen as a result of the remuneration policies
kebijakan remunerasi yang ditetapkan kepada Krom. established for Krom.
KEPEMILIKAN SAHAM ANGGOTA
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
YANG MENCAPAI 5% ATAU LEBIH DARI MODAL DISETOR
SHARE OWNERSHIP OF MEMBERS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS
AND DIRECTORS WHICH ACHIEVE 5% OR MORE OF PAID-UP CAPITAL
Dewan Komisaris Board of Commissioners
NAMA NAME DINNO INDIANO MARKUS SUGIONO ZAINAL ABIDIN
PRESIDEN KOMISARIS KOMISARIS INDEPENDEN KOMISARIS INDEPENDEN
JABATAN POSITION PRESIDENT COMMISSIONER INDEPENDENT COMMISSIONER INDEPENDENT COMMISSIONER
Krom Dalam Lembar
- - -
Krom In Sheet
Nama Bank
- - -
Bank Lain Bank Name
Other Banks Jumlah Saham
KEPEMILIKAN - - -
Amount Share
SAHAM >5%
DARI MODAL Lembaga Nama Perusahaan
- - -
DISETOR Keuangan Bukan Company Name
SHARE Bank
OWNERSHIP Non-Bank Financial Jumlah Saham
- - -
>5% OF PAID- Institutions Amount Share
UP CAPITAL
Perusahaan Nama Perusahaan
Lainnya Dalam dan - - -
Company Name
Luar Negeri
Other Domestic
and Foreign Jumlah Saham
- - -
Companies Amount Share
PT Krom Bank Indonesia Tbk 321
Page 322
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Direksi Board of Directors
NAMA NAME ANTON LANIWATI ALVIN JAMES WISAKSANA TAN
HERMAWAN TJANDRA KURNIAWAN DJAWI ALIE
PRESIDEN DIREKTUR DIREKTUR DIREKTUR DIREKTUR DIREKTUR
JABATAN POSITION PRESIDENT DIRECTOR DIRECTOR DIRECTOR DIRECTOR DIRECTOR
Krom Dalam Lembar
- - - - -
Krom In Sheet
Nama Bank
- - - - -
Bank Lain Bank Name
Other Banks Jumlah Saham
KEPEMILIKAN - - - - -
Amount Share
SAHAM >5%
DARI MODAL Lembaga Nama Perusahaan
- - - - -
DISETOR Keuangan Bukan Company Name
SHARE Bank
OWNERSHIP Non-Bank Financial Jumlah Saham
- - - - -
>5% OF PAID- Institutions Amount Share
UP CAPITAL
Perusahaan Nama Perusahaan
Lainnya Dalam dan - - - - -
Company Name
Luar Negeri
Other Domestic
and Foreign Jumlah Saham
- - - - -
Companies Amount Share
HUBUNGAN KEUANGAN &
HUBUNGAN KELUARGA ANGGOTA
DEWAN KOMISARIS & DIREKSI
DENGAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS LAINNYA,
DIREKSI LAINNYA, DAN/ATAU PEMEGANG SAHAM
FINANCIAL RELATIONSHIPS & FAMILY RELATIONSHIPS OF MEMBERS OF
THE BOARD OF COMMISSIONERS & DIRECTORS WITH OTHER MEMBERS
OF THE BOARD OF COMMISSIONERS, OTHER DIRECTORS, AND/OR BANK
CONTROLLING SHAREHOLDERS
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak memanfaatkan Members of the Board of Commissioners and Board of
Bank untuk kepentingan pribadi, keluarga, dan/atau pihak Directors do not use the Bank for personal, family and/or
lain yang merugikan Bank. Dewan Komisaris dan Direksi juga other party interests that are detrimental to the Bank. The
tidak mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi Board of Commissioners and Directors also do not take
dari Bank selain dari yang telah ditetapkan RUPS. and/or receive personal benefits from the Bank other than
what has been determined by the GMS.
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota Financial relationships and family relationships of members
Dewan Komisaris dan Direksi dengan anggota Dewan of the Board of Commissioners and Directors with other
Komisaris lainnya, Direksi lainnya dan/atau Pemegang members of the Board of Commissioners, other Directors
Saham Pengendali Bank dapat digambarkan pada tabel di and/ or Controlling Shareholders of the Bank can be
bawah ini: described in the table below:
322 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 323
HUBUNGAN KEUANGAN DENGAN HUBUNGAN KELUARGA DENGAN
FINANCIAL RELATIONSHIP WITH FAMILY RELATIONSHIP WITH
DIREKTUR DEWAN PEMEGANG DIREKTUR DEWAN PEMEGANG
DIRECTORS KOMISARIS SAHAM DIRECTORS KOMISARIS SAHAM
NAMA BOARD OF BOARD OF
PENGENDALI PENGENDALI
NAME COMMISSIONERS COMMISSIONERS
SHAREHOLDERS SHAREHOLDERS
YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK
YES NO YES NO YES NO YES NO YES NO YES NO
Dinno Indiano - √ - √ √ - - √ - √ - √
Markus Sugiono - √ - √ - √ - √ - √ - √
Zainal Abidin - √ - √ - √ - √ - √ - √
Anton Hermawan - √ - √ - √ - √ - √ - √
Laniwati Tjandra - √ - √ - √ - √ - √ - √
Alvin James
- √ - √ - √ - √ - √ - √
Kurniawan
Wisaksana Djawi - √ - √ - √ - √ - √ - √
Tan Alie - √ - √ - √ - √ - √ - √
PAKET KEBIJAKAN REMUNERASI
DAN FASILITAS LAIN BAGI DEWAN
KOMISARIS DAN DIREKSI
REMUNERATION POLICY PACKAGE AND OTHER FACILITIES FOR THE
BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTORS
Remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi Krom Remuneration for the Board of Commissioners and
direkomendasikan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi Directors of Krom is recommended by the Nomination
berdasarkan perumusan remunerasi yang berpedoman and Remuneration Committee based on the formulation
kepada kebijakan internal Krom, peraturan eksternal yang of remuneration that is guided by Krom internal policies,
berlaku, serta pertimbangan atas kinerja Krom. Rekomendasi applicable external regulations, and considerations for Krom
Komite Nominasi dan Remunerasi tersebut kemudian performance. The recommendation of the Nomination and
diserahkan kepada Dewan Komisaris dan disampaikan pada Remuneration Committee is then submitted to the Board
RUPS untuk mendapatkan persetujuan, sebagaimana telah of Commissioners and submitted to the GMS for approval,
diatur dalam Anggaran Dasar Bank. as stipulated in the Bank’s Articles of Association.
Paket Kebijakan remunerasi dan fasilitas lain yang diperoleh The remuneration policy package and other facilities obtained
Dewan Komisaris dan Direksi meliputi: by the Board of Commissioners and Board of Directors include:
a. Remunerasi dalam bentuk non-natura, termasuk gaji, a. Remuneration in the form of cash, including
bonus/tantiem, dan bentuk remunerasi lainnya; dan salaries, bonuses/tantiems, and other forms of cash
compensation; and
b. Fasilitas lain dalam bentuk natura/non-natura yaitu b. Other benefits in kind, consisting of other non-fixed
penghasilan tidak tetap lainnya, termasuk tunjangan income, including allowances for transportation, health
untuk transportasi, asuransi kesehatan, dan fasilitas insurance, and other facilities, whether company-owned
lainnya yang dimiliki maupun tidak dapat dimiliki. or non-owned.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 323
Page 324
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Pengungkapan paket/kebijakan remunerasi, paling kurang The disclosure of the remuneration package/policy shall,
meliputi paket/kebijakan remunerasi dan fasilitas lain bagi at a minimum, include the remuneration package/policy
anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang ditetapkan and other facilities for the members of the Board of
Rapat Umum Pemegang Saham Bank. Commissioners and Board of Directors as established by
the Bank’s General Meeting of Shareholders.
Jenis remunerasi dan fasilitas lain bagi seluruh anggota The types of remuneration and other facilities for all members
Dewan Komisaris dan Direksi, paling kurang mencakup of the Board of Commissioners and Board of Directors shall,
jumlah anggota Dewan Komisaris, jumlah anggota Direksi, at a minimum, include the number of members of the Board
dan jumlah seluruh paket/kebijakan remunerasi dan fasilitas of Commissioners, the number of members of the Board of
lain sebagaimana tabel di bawah ini: Directors, and the total amount of all remuneration packages/
policies and other facilities, as shown in the table below:
Dalam jutaan Rupiah In million IDR
JUMLAH REMUNERASI JUMLAH DITERIMA DALAM 1 TAHUN AMOUNT RECEIVED WITHIN 1 YEAR TOTAL REMUNERATION
DAN FASILITAS LAIN AND OTHER FACILITIES
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
BOARD OF COMMISSIONERS BOARD OF DIRECTORS
ORANG NOMINAL ORANG NOMINAL
PERSON AMOUNT PERSON AMOUNT
Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan Remuneration (salary, bonus, regular
rutin, dan fasilitas lainnya dalam bentuk 3 2.827 5 15.495 allowances, and other non-natura
non-natura) facilities)
Fasilitas lain dalam bentuk natura Other facilities in kind (housing,
(perumahan, transportasi, asuransi transportation, health insurance,
kesehatan, dan sebagainya) yang: 3 0 4 1.047 and so on) which:
a. dapat dimiliki a. can be owned
b. tidak dapat dimiliki b. cannot be owned
Jumlah 6 2.827 9 16.569 Total
Jumlah anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menerima The number of members of the Board of Commissioners and
paket remunerasi dalam 1 (satu) tahun dikelompokkan Board of Directors who receive a remuneration package in 1
sesuai tingkat penghasilan sebagai berikut: (one) year is grouped according to income level as follows:
*Diterima secara tunai Received in cash
JUMLAH REMUNERASI PER JUMLAH DIREKSI JUMLAH KOMISARIS TOTAL REMUNERATION PER
ORANG DALAM 1 TAHUN* NUMBER OF DIRECTORS NUMBER OF COMMISSIONERS PERSON IN 1 YEAR*
Di Atas Rp2 Milliar 5 0 Above IDR2 Billion
Di Atas Rp1 Miliar sampai dengan
0 0 Above IDR1 Billion up to IDR2 Billion
Rp2 Miliar
Di Atas Rp500 Juta sampai dengan
0 2 Above IDR500 Million up to IDR1 Billion
Rp1 Miliar
Rp500 Juta ke Bawah 0 1 IDR500 Million and Below
Saat ini di Krom masih dalam tahap persiapan untuk Krom is currently in the preparation stage for the
penerapan remunerasi sesuai dengan yang diatur dalam implementation of remuneration as mandated by the
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 Financial Services Authority Regulation No. 45/POJK.03/2015
mengenai Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian concerning the Implementation of Governance in the Provision
Remunerasi Bagi Bank Umum. of Remuneration for Commercial Banks.
324 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 325
SHARE OPTION
SHARE OPTION
Krom tidak menyediakan hak opsi (share option) untuk Krom does not provide share options to buy shares by
membeli saham oleh anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan members of the Board of Commissioners, Directors
Pejabat Eksekutif yang dilakukan melalui penawaran saham and Executive Officers which is carried out through a
atau penawaran opsi saham dalam rangka pemberian stock offering or share option offer in the framework of
kompensasi yang diberikan kepada anggota Dewan providing compensation given to members of the Board
Komisaris, Direksi, dan Pejabat Eksekutif Bank dan yang of Commissioners, Directors and Executive Officers of the
telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Bank and which has been decided in the General Meeting
dan/atau Anggaran Dasar Krom. of Shareholders and/or the Articles of Association of Krom.
RASIO GAJI TERTINGGI DAN TERENDAH
HIGHEST AND LOWEST SALARY RATIO
Gaji adalah hak pegawai yang diterima dan dinyatakan Salary is an employee entitlement, received and expressed
dalam bentuk uang sebagai imbalan dari perusahaan in the form of money, as compensation from the company
atau pemberi kerja kepada pegawai yang ditetapkan dan or employer to the employee, which is determined and paid
dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, according to an employment agreement, consensus, or
atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan laws and regulations, including allowances for the employee
bagi pegawai dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/ and their family for work and/or services performed.
atau jasa yang telah dilakukannya.
Rasio gaji tertinggi dan terendah, dalam skala perbandingan The ratio of the highest to the lowest salary, presented in a
ditampilkan dalam tabel di bawah ini: comparative scale, is shown in the table below:
URAIAN RASIO RATIO DESCRIPTION
Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah 33,45:1 The ratio of the highest and lowest employee salaries
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 1,9:1 The ratio of the highest and lowest Directors’ salaries
Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah 3,06:1 The ratio of the highest and lowest Commissioners’ salaries
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan pegawai
2,01:1 The ratio of the highest Directors’ salaries and the highest employees
yang tertinggi
PT Krom Bank Indonesia Tbk 325
Page 326
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
KEBIJAKAN STRATEGI ANTI FRAUD
ANTI-FRAUD STRATEGY POLICY
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) In accordance with Financial Services Authority Regulation
No. 12 Tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud (POJK) No. 12 of 2024 concerning Implementation of Anti-
bagi Bank Umum, Krom telah membentuk unit khusus Anti- Fraud Strategies for Commercial Banks, Krom has formed
Fraud yang berfungsi untuk mengimplementasikan strategi a special Anti-Fraud unit which functions to implement
Anti-Fraud secara menyeluruh di seluruh organisasi. a comprehensive Anti-Fraud strategy throughout the
organisation.
Sebagai upaya membangun budaya kepatuhan dan In an effort to build a culture of compliance and increase
meningkatkan kesadaran risiko terhadap potensi serta risk awareness of the potential and impact of fraud at
dampak fraud di semua tingkatan organisasi, Krom all levels of the organisation, Krom is integrating an Anti-
mengintegrasikan kerangka kerja Anti-Fraud ke dalam Fraud framework into the Bank’s internal control system.
sistem pengendalian intern Bank. Kebijakan dan strategi Anti-fraud policies and strategies are designed based on
Anti-Fraud dirancang berdasarkan POJK No. 12 Tahun 2024 POJK No. 12 of 2024 and adopting best practices from the
dan mengadopsi praktik terbaik dari Association or Certified Association of Certified Fraud Examiners (ACFE), including
Fraud Examiners (ACFE), termasuk dalam penanganan in handling various types of fraud, such as bribery and
berbagai jenis fraud, seperti suap dan korupsi yang corruption which are categorized as acts of fraud.
dikategorikan sebagai tindakan fraud.
Zero Tolerance Fraud Zero Tolerance Fraud
Krom berkomitmen untuk menerapkan kebijakan zero Krom is committed to implementing a zero tolerance policy
tolerance terhadap tindakan fraud. Artinya, setiap pelaku towards fraud. This means that every perpetrator of fraud
fraud akan dikenakan tindakan tegas tanpa terkecuali, will be subject to firm action without exception, in line with
sejalan dengan prinsip integritas dan kepatuhan yang the principles of integrity and compliance that are firmly
dipegang teguh oleh Bank. adhered to by the Bank.
Strategi Anti Fraud Anti Fraud Strategy
Krom mengimplementasikan strategi Anti-Fraud sebagai Krom implements an Anti-Fraud strategy as part of the
bagian dari sistem pengendalian fraud yang merujuk pada fraud control system which refers to POJK No. 12 of 2024.
POJK No. 12 Tahun 2024. Strategi ini mencakup empat pilar This strategy includes four main pillars that are integrated
utama yang saling terintegrasi, yaitu: with each other, namely:
Pencegahan Prevention
Pencegahan dilakukan agar Bank dapat secara proaktif Prevention is carried out so that the Bank can proactively
menanggulangi potensi terjadinya fraud dan kerugian overcome the potential for fraud and financial losses for
finansial bagi Bank, nasabah, maupun pihak lainnya. the Bank, customers and other parties. Prevention is the
Pencegahan merupakan tanggung jawab seluruh jajaran responsibility of all levels of the Bank and is part of the
Bank dan merupakan bagian dari Sistem Pengendalian Fraud Control System in order to reduce the potential for
Fraud dalam rangka mengurangi potensi terjadinya fraud. fraud to occur. Programs implemented in this pillar include:
Program yang diterapkan dalam pilar ini antara lain:
1. Tone at the top: Suasana, kondisi, dan perilaku yang 1. Tone at the top: The atmosphere, conditions, and
dibangun, dicontohkan, dan diperintahkan oleh Direksi behaviors established, exemplified, and mandated by
dan Dewan Komisaris. the Board of Directors and the Board of Commissioners.
2. Anti-Fraud Awareness: Penyusunan deklarasi anti-fraud 2. Anti-Fraud Awareness: Preparation of an anti-fraud
untuk seluruh karyawan, sosialisasi berkesinambungan declaration for all employees, along with continuous
sepanjang tahun mengenai anti-fraud kepada karyawan, year-round anti-fraud awareness for employees,
nasabah, dan pihak ketiga yang dilakukan melalui customers, and third parties, conducted through
komunikasi internal dan sosial media. internal communications and social media.
3. Penilaian Risiko Fraud: Penerapan prinsip Manajemen 3. Fraud Risk Assessment: The application of Risk
Risiko untuk mengidentifikasi dan menilai risiko fraud Management principles to identify and evaluate fraud
di setiap aktivitas yang berpotensi merugikan Bank. risks in any activity that could potentially harm the Bank.
Kebijakan dan prosedur dirancang dengan mengacu Policies and procedures are designed with reference to
pada pengendalian intern, prinsip GCG, dan kepatuhan. internal controls, Good Corporate Governance (GCG)
principles, and compliance.
326 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 327
4. Know Your Employee: Pengawasan dan verifikasi dalam 4. Know Your Employee: Oversight and verification in pengelolaan Sumber Daya Manusia baik dalam proses Human Resource management, both in the employee screening kandidat karyawan maupun karyawan. candidate screening process and for current employees. Adapun pencegahan yang dimaksud melalui sistem Prevention is carried out through a careful recruitment rekrutmen yang hati-hati, termasuk analisis rekam jejak system, including analysis of candidates’ background calon karyawan (SLIK checking), serta pemantauan records (SLIK checking), as well as monitoring employees’ karakter, perilaku, dan gaya hidup karyawan. character, behavior, and lifestyle. 5. Manajemen Vendor: Melakukan uji tuntas vendor untuk 5. Vendor Management: Conducting vendor due diligence memastikan vendor yang akan bekerja sama sebagai to ensure that vendors partnering with the Bank mitra Bank memiliki integritas dan kredibilitas yang possess adequate integrity and credibility. memadai. Deteksi Detection Pilar deteksi bertujuan untuk mengidentifikasi dan The detection pillar aims to identify and reveal indications mengungkap indikasi fraud secara dini melalui mekanisme of fraud early through monitoring and control mechanisms pengawasan dan kontrol yang melibatkan seluruh lini that involve all lines of the organisation (first line, second organisasi (lini pertama, lini kedua, dan lini ketiga). Deteksi line and third line). Effective detection allows Krom to yang efektif memungkinkan Krom untuk segera merespons immediately respond to any indication of fraud and setiap indikasi fraud dan meminimalkan dampaknya. minimise its impact. Some of the main programs in this Beberapa program utama dalam pilar ini adalah: pillar are: Fraud Detection System: Krom telah mengimplementasikan Fraud Detection System: Krom has implemented a Fraud Detection System yang berbasis teknologi untuk technology-based Fraud Detection System to strengthen memperkuat kemampuan deteksi secara otomatis. Sistem automatic detection capabilities. This system uses ini menggunakan data analitik untuk mengidentifikasi analytical data to identify suspicious patterns, such pola-pola mencurigakan, seperti transaksi yang tidak wajar as unusual transactions or indications of document atau indikasi pemalsuan dokumen. Penggunaan teknologi forgery. The use of this technology allows faster and ini memungkinkan deteksi lebih cepat dan akurat dalam more accurate detection in dealing with potential fraud. menghadapi potensi fraud. Whistleblowing System (WBS): Untuk mendukung budaya Whistleblowing System (WBS): To support a culture of transparansi dan integritas, Krom menyediakan mekanisme WBS transparency and integrity, Krom provides a Whistleblowing sebagai saluran yang aman bagi karyawan dan pihak eksternal System (WBS) mechanism as a safe channel for employees untuk melaporkan indikasi fraud. Bank juga memberikan pelatihan and external parties to report indications of fraud. The Bank kepada karyawan tentang pentingnya speak up sebagai bagian also provides training to employees about the importance of dari upaya pencegahan dan deteksi fraud. speaking up as part of fraud prevention and detection efforts. Surprise and Regular Audit: Pemeriksaan audit dilakukan Surprise and Regular Audit: Audit checks are carried out secara terjadwal untuk memastikan bahwa proses on a scheduled basis to ensure that the Bank’s operational operasional Bank sesuai dengan kebijakan internal dan processes comply with internal policies and applicable regulasi yang berlaku. Selain itu, audit mendadak (surprise regulations. In addition, surprise audits are carried out to audit) dilakukan untuk memeriksa potensi penyimpangan check for potential random irregularities, especially in areas secara acak, terutama di area yang rawan terhadap fraud. that are prone to fraud. Investigasi Investigation Pilar investigasi bertujuan untuk menelusuri dan mengungkap The investigation pillar aims to trace and reveal fraud kejadian fraud secara jelas, objektif, dan transparan sebagai incidents clearly, objectively and transparently as a basis for dasar untuk tindakan lebih lanjut. Proses investigasi mencakup further action. The investigation process includes collecting pengumpulan bukti, identifikasi pelaku, analisis modus evidence, identifying the perpetrator, analyzing the methods operandi, penyebab kejadian, serta pendokumentasian atau used for crime, causes of the incident, and documenting laporan hasil investigasi. Hasil investigasi digunakan untuk or reporting the results of the investigation. The results of menetapkan sanksi kepada pelaku, memitigasi kerugian the investigation are used to determine sanctions against yang timbul, mengambil langkah hukum jika diperlukan, dan the perpetrator, mitigate losses incurred, take legal steps if memperbaiki sistem pengendalian agar kejadian serupa necessary, and improve the control system so that similar dapat dicegah di masa mendatang. incidents can be prevented in the future. Pemantauan Monitoring Pilar pemantauan memastikan tindak lanjut atas kasus The monitoring pillar ensures follow-up on fraud cases fraud yang terjadi serta evaluasi dan pelaporan penerapan that occur as well as evaluation and reporting on the strategi Anti-Fraud. Kegiatan ini mencakup penetapan sanksi implementation of Anti-Fraud strategies. This activity includes kepada pelaku, pemulihan kerugian, pengambilan langkah determining sanctions against perpetrators, recovering losses, hukum bila diperlukan, dan perbaikan pengendalian untuk taking legal steps if necessary, and improving controls to mencegah terulangnya kasus serupa. Selain itu, Bank secara prevent the recurrence of similar cases. In addition, the Bank rutin melaporkan penerapan strategi Anti-Fraud kepada routinely reports the implementation of Anti-Fraud strategies manajemen dan OJK sesuai regulasi, sekaligus melakukan to management and OJK in accordance with regulations, pemantauan berkelanjutan untuk memastikan efektivitas while also carrying out ongoing monitoring to ensure the langkah-langkah mitigasi fraud di masa mendatang. effectiveness of fraud mitigation measures in the future. PT Krom Bank Indonesia Tbk 327
Page 328
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
KOMITMEN BANK TERHADAP
PELINDUNGAN KONSUMEN
BANK’S COMMITMENT TO CONSUMER PROTECTION
Sebagai wujud tanggung jawab dalam penerapan Good As a manifestation of its responsibility in implementing
Corporate Governance (GCG) kepada Nasabah atau Good Corporate Governance (GCG) to Customers and the
masyarakat yang menggunakan produk atau layanan Krom public utilizing Krom’s products or services (consumers), and
(konsumen) dan agar sejalan dengan penerapan ketentuan- to align with the implementation of Consumer Protection
ketentuan yang mengatur mengenai Pelindungan Konsumen regulations as stipulated in Financial Services Authority
sebagaimana tertuang dalam Peraturan Otoritas Jasa Regulation (POJK) No. 22 of 2023 concerning Consumer and
Keuangan No. 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen Public Protection in the Financial Services Sector; POJK No.
dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. POJK No. 18/ 18/POJK.07/2018 concerning Consumer Complaint Services
POJK.07/2018 tentang Layanan Pengaduan Konsumen di in the Financial Services Sector; and Financial Services
Sektor Jasa Keuangan. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Authority Circular Letter (SEOJK) No. 17/SEOJK.07/2018
No. 17/SEOJK.07/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Layanan concerning Guidelines for the Implementation of Consumer
Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan, maka Krom Complaint Services in the Financial Services Sector, Krom has
telah menerapkan prinsip Pelindungan Konsumen, yaitu: implemented the following Consumer Protection principles:
1. Edukasi yang memadai; 1. Adequate education;
2. Keterbukaan dan transparansi informasi produk dan/ 2. Openness and transparency of product and/or service
atau layanan; information;
3. Perlakuan yang adil dan perilaku bisnis yang 3. Fair treatment and responsible business conduct;
bertanggung jawab;
4. Pelindungan aset, privasi, dan data Konsumen; 4. Protection of Consumers’ assets, privacy, and data;
5. Penanganan pengaduan dan penyelesaian sengketa 5. Effective and efficient complaint handling and dispute
yang efektif dan efisien; resolution;
6. Penegakan kepatuhan; 6. Enforcement of compliance;
7. Persaingan yang sehat. 7. Fair competition.
Dalam kerangka penerapan Pelindungan Konsumen, Krom In the framework of implementing Consumer Protection,
selalu menyediakan dan/atau menyampaikan informasi Krom consistently provides and/or conveys accurate,
mengenai produk dan/atau layanan yang akurat, jujur, dan honest, and non-misleading information regarding its
tidak menyesatkan yang telah tertuang dalam dokumen products and/or services, as contained in documents or
atau sarana lain dan disampaikan pada saat konsumen akan other media, which are presented at the time a consumer
menggunakan produk atau layanan Krom. Penyediaan dan/ intends to use Krom’s products or services. This provision
atau penyampaian informasi oleh Krom ini diharapkan dapat of information by Krom is expected to provide Consumers
memberikan pemahaman bagi Konsumen terhadap produk with an understanding of the products and/or services, as
dan/atau layanan serta hak dan kewajiban konsumen. well as their rights and obligations.
Setelah Nasabah menyetujui untuk menggunakan produk/ Once a Customer agrees to use the products/services
layanan yang disediakan oleh Krom, maka apabila di provided by Krom, should any changes occur in the future
kemudian hari terjadi perubahan pada produk/layanan regarding said products/services (including benefits,
(baik mengenai manfaat, biaya, risiko, syarat dan ketentuan) fees, risks, and terms and conditions), Krom ensures
dan sebelum diberlakukannya perubahan yang dimaksud, that such changes are communicated to the Customer
Krom telah menginformasikannya kepada Nasabah melalui through appropriate media in accordance with applicable
media sebagaimana ketentuan hukum yang berlaku. Krom legal provisions before they take effect. Krom also holds
juga memiliki tanggung jawab untuk memenuhi harapan the responsibility to meet its customers’ expectations;
nasabahnya, oleh karena itu perlu dilakukan langkah-langkah therefore, anticipatory measures are taken by following
antisipasi dengan menindaklanjuti setiap Keluhan/Pengaduan up on every Complaint/Grievance arising from Consumer
yang disebabkan oleh ketidakpuasan Konsumen terhadap dissatisfaction with the products and/or services provided
produk dan/atau layanan yang disediakan oleh Bank. by the Bank.
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 22 Referring to POJK No. 22 of 2023 on Consumer Protection
Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat in Financial Services Sector, POJK No. 18/POJK.07/2018, on
di Sektor Jasa Keuangan. POJK No. 18/POJK.07/2018 tentang Consumer Complaint Services in the Financial Services
Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan. Sector, and OJK Circular Letter No. 17/SEOJK.07/2018
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 17/SEOJK.07/2018 on Guidelines for the Implementation of Consumer
tentang Pedoman Pelaksanaan Layanan Pengaduan Complaint Services in the Financial Services Sector, Krom
Konsumen di Sektor Jasa Keuangan, Krom telah memiliki has established a dedicated Unit specifically tasked with
Unit Kerja yang dibentuk secara khusus untuk menangani handling Consumer Complaints. This unit is responsible for
Pengaduan Konsumen yang berfungsi untuk menerima, dan receiving and resolving complaints properly and in a timely
menyelesaikan Pengaduan secara baik serta tepat waktu manner. Effective handling and resolution of complaints at
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan Penanganan each Krom office enhances customer confidence, which
328 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 329
dan Penyelesaian Pengaduan yang baik di setiap Kantor Krom in turn strengthens customer loyalty, ultimately increasing
akan meningkatkan kepercayaan Nasabah (confidence), dan the Bank’s revenue potential (profitability). This Customer
kepercayaan nasabah akan meningkatkan kesetiaan nasabah Complaint Handling Unit is also referred to as “Krom
(loyalty) dan kesetiaan Nasabah akan meningkatkan potensi Support.”
pendapatan Bank (profitability). Unit Kerja Penanganan
Pengaduan Nasabah (disebut juga “Krom Support”).
Adapun mekanisme sebagai tindak lanjut terhadap The mechanisms for the follow-up of Customer Complaints
Pengaduan Nasabah ditentukan sebagai berikut: are determined as follows:
Alur Pengaduan Nasabah Customer Complaint Mechanism
Nasabah menyampaikan pengaduan melalui: Consumers submit complaints through:
Email Live Chat Live Chat Facebook
support@krom.id Aplikasi Krom Krom App krombankofficial
Datang Visit Telepon ke By Phone to Instagram
Kantor Cabang Terdekat (021) 50996920 krom.bank
The Nearest Branch Offices
Keluhan/Pengaduan yang tidak Keluhan/pengaduan yang tidak Petugas Krom/unit kerja yang
dapat ditangani langsung oleh dapat ditangani oleh Unit Kerja dan/ terkait dengan keluhan/pengaduan
Petugas Customer Service atau Pejabat Krom yang berwenang harus segera menyampaikan hasil
Krom, maka akan diteruskan ke wajib segera disampaikan dan penyelesaian keluhan/pengaduan
departemen terkait. dikonsultasikan kepada Direksi kepada Nasabah.
Krom.
Complaints that cannot be handled The Krom officer/work unit
directly by customer service of Complaints that cannot be handled related to the complaint must
Krom, will be forwarded to the by the authorized Work Unit and/or immediately submit the results of
relevant department. Krom Officers must be submitted the settlement of the complaint to
immediately and consulted with the the Customer.
Krom Directors.
Keluhan/pengaduan yang diterima Petugas Krom/unit kerja yang Petugas Krom wajib mencantumkan
secara lisan harus diselesaikan terkait dengan keluhan/pengaduan tanggal dan hasil penyelesaian
dalam 5 (lima) hari kerja. Sedangkan Nasabah wajib melakukan penanganan keluhan/pengaduan
untuk keluhan/pengaduan yang dokumentasi dan administrasi pada penyampaian hasil.
diterima secara tertulis harus terhadap tanggal dan hasil
The Krom officer must include the
diselesaikan dalam 10 (sepuluh) hari penyelesaian keluhan/pengaduan
date and result of the completion
kerja sejak diterimanya keluhan/ pada Formulir Pengaduan.
of the handling of complaints in the
pengaduan dan kelengkapan
The Krom officer of the Bank/work completion notification.
dokumen persyaratan.
unit related to complaints from
Complaints received verbally must customers is required to document
be resolved within 5 (five) working and administer the dates and
days. Meanwhile, complaints received results of complaints resolved on
in writing must be resolved within 10 the Complaint Form.
(ten) working days of receipt of the
complaint and completeness of the
required documents.
Dalam hal terdapat ketidaksepakatan terhadap hasil penanganan pengaduan yang dilakukan oleh Bank, Nasabah dapat menyampaikan
Pengaduan kepada Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan untuk penanganan Pengaduan sesuai dengan kewenangan atau Mengajukan
Sengketa melalui pengadilan atau diluar pengadilan melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS) Sektor Jasa Keuangan.
In the event of disagreement with the results of complaint handling carried out by the Bank, Customers can submit a Complaint to Bank
Indonesia or the Financial Services Authority for Complaint handling in accordance with their authority or submit a Dispute through the
court or outside the court through the Alternative Dispute Resolution Institution (LAPS) in the Financial Services Sector.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 329
Page 330
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Bahwa berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Pursuant to Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
No. 22 Tahun 2023 Tentang Pelindungan Konsumen dan 22 of 2023 concerning Consumer and Public Protection in the
Masyarakat di sektor Jasa Keuangan, poin penyelesaian Financial Services Sector, regarding the resolution of complaints
pengaduan di sektor Jasa Keuangan dan dalam hal in the Financial Services sector, in the event that an agreement
tidak tercapai kesepakatan terhadap hasil penanganan is not reached concerning the outcome of complaint handling
pengaduan yang dilakukan oleh Krom, Konsumen dapat: conducted by Krom, the Consumer may:
1. Menyampaikan pengaduan kepada Otoritas Jasa 1. Submit a complaint to the Financial Services Authority
Keuangan untuk penanganan pengaduan sesuai dengan (OJK) for handling in accordance with the Authority’s
kewenangan Otoritas Jasa Keuangan; atau jurisdiction; or
2. Mengajukan sengketa kepada Lembaga Alternatif 2. File a dispute through the Alternative Dispute
Penyelesaian Sengketa (LAPS) Sektor Jasa Keuangan Resolution Agency for the Financial Services Sector
yang mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa (LAPS) approved by the Financial Services Authority,
Keuangan atau kepada pengadilan. or through the court.
Dalam hal pemantauan penanganan dan penyelesaian Regarding the monitoring of customer complaint handling
Pengaduan Nasabah, Krom melalui Unit Pelayanan and resolution, Krom, through its Consumer Service Unit
Konsumen (Customer Service Digital) telah melakukan (Digital Customer Service), has administered all documents
penatausahaan dokumen yang berkaitan dengan related to the receipt, handling, and resolution of Customer
penerimaan, penanganan, dan penyelesaian Pengaduan Complaints. Furthermore, the mandatory reporting
Nasabah. Sedangkan mengenai kewajiban pelaporan regarding complaint handling, resolution, and consumer
tentang penanganan dan penyelesaian pengaduan dan protection is submitted to the following regulators:
pelindungan konsumen yaitu kepada regulator:
a. Bank Indonesia, yang meliputi laporan: a. Bank Indonesia (BI), which includes:
• Laporan Penanganan dan Penyelesaian Pengaduan • Report on the Handling and Resolution of Payment
Konsumen Sistem Pembayaran System Consumer Complaints
• Laporan Penanganan Pengaduan Konsumen Terkait • Report on the Handling of Consumer Complaints
Penyetoran dan/atau Penarikan Uang Related to Cash Deposits and/or Withdrawals
• Laporan Pengaduan Nasabah • Customer Complaint Report
b. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Sistem b. Financial Services Authority (OJK), through the
Informasi Pelaporan dan Pelindungan Konsumen Consumer Reporting and Protection Information
(SI PEDULI). System (SI PEDULI), which includes:
• Laporan Layanan Pengaduan Nasabah • Customer Complaint Service Report
• Laporan Literasi & Inklusi Keuangan • Financial Literacy & Inclusion Report
• Laporan Penilaian Sendiri • Self-Assessment Report
PENYIMPANGAN INTERNAL
INTERNAL FRAUD
Krom menetapkan definisi fraud adalah mengacu kepada Krom establishes its definition of fraud by referring to the
ketentuan Bank Indonesia yang tercantum dalam Peraturan provisions of the Financial Services Authority (OJK) as
Otoritas Jasa Keuangan No. 12 Tahun 2024 perihal stipulated in Financial Services Authority Regulation No.
Penerapan Strategi Anti Fraud bagi Bank Umum. Penerapan 12 of 2024 concerning the Implementation of Anti-Fraud
ketentuan ini telah ditindaklanjuti dengan penetapan Strategies for Commercial Banks. The implementation of
fungsi pengelolaan penerapan strategi anti fraud yaitu these provisions has been followed up by the establishment
dengan membentuk Unit Kerja Anti Fraud yang ditetapkan of the anti-fraud strategy management function, namely
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 003/KROM/SKEP- through the formation of the Anti-Fraud Work Unit,
DIR/XII/2024 Tentang Pembentukan Unit Kerja Anti Fraud. established under the Board of Directors’ Decree No. 003/
Unit Kerja Anti Fraud Di Krom diketuai oleh Kepala Satuan KROM/SKEP-DIR/XII/2024 concerning the Formation of the
Kerja Manajemen Risiko. Anti-Fraud Work Unit. The Anti-Fraud Work Unit at Krom is
chaired by the Head of the Risk Management Division.
330 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 331
INTERNAL FRAUD JUMLAH KASUS YANG DILAKUKAN OLEH NUMBER OF CASES CONDUCTED BY INTERNAL FRAUD
DALAM 1 TAHUN WITHIN 1 YEAR
ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN
PEGAWAI TIDAK TETAP DAN TENAGA
DIREKSI
PEGAWAI TETAP ALIH DAYA
MEMBER OF THE BOARD OF
PERMANENT EMPLOYEE TEMPORARY EMPLOYEE AND
COMMISSIONERS AND THE BOARD OF
OUTSOURCING
DIRECTORS
2025 2024 2025 2024 2025 2024
Number of Internal
Jumlah Internal Fraud - - - 1 - -
Frauds
Telah Diselesaikan - - - 1 - - Resolved Cases
Dalam Proses
In Process of Internal
Penyelesaian - - - - - -
Settlement
Internal
Belum Diupayakan
- - - - - - Pending Settlement
Penyelesaiannya
Telah Ditindaklanjuti
- - - - - - Under Legal Process
melalui Proses Hukum
Total Kasus Fraud Total Fraud Cases with
dengan Nominal di Atas - - - - - - Nominal Value over
Rp100 Juta IDR100 Million
PERMASALAHAN HUKUM
LEGAL ISSUES
Perkara Penting yang Dihadapi Oleh Perseroan Important Cases Faced by The Company During
Selama Periode Tahun 2025 The Period of 2025
Permasalahan hukum meliputi perkara pidana dan perdata Legal disputes include criminal and civil cases faced by
yang dihadapi oleh Krom selama tahun 2025. Krom during 2025.
Permasalahan Hukum Pidana Criminal Law Disputes
Rincian permasalahan hukum pidana yang dihadapi oleh Details of the criminal law cases faced by Krom during
Krom selama tahun 2025 adalah sebagai berikut: 2025 are as follows:
PERMASALAHAN HUKUM PIDANA JUMLAH KASUS NUMBER OF CASES CRIMINAL CASES
Perkara yang sudah mendapatkan putusan Cases that have been obtained final and
0
yang berkekuatan hukum tetap binding decision
Perkara yang sedang dalam proses
0 Ongoing cases
penyelesaian
Jumlah 0 Total
Permasalahan Hukum Perdata Civil Law Disputes
Rincian permasalahan hukum perdata yang dihadapi oleh Details of the civil law cases faced by Krom during 2025
Krom selama tahun 2025 adalah sebagai berikut. are as follows:
PERMASALAHAN HUKUM PERDATA JUMLAH KASUS NUMBER OF CASES CIVIL LAW CASES
Perkara yang sudah mendapatkan putusan Cases that have been obtained final and
0
yang berkekuatan hukum tetap binding decision
Perkara yang sedang dalam proses
1 Ongoing cases
penyelesaian
Jumlah 1 Total
PT Krom Bank Indonesia Tbk 331
Page 332
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
INFORMASI TENTANG SANKSI
ADMINISTRATIF
INFORMATION ABOUT ADMINISTRATIVE SANCTIONS
Pada tahun 2025, terdapat 10 (sepuluh) sanksi yang diberikan. In 2025, there were 10 (ten) sanctions imposed. The
Penerapan sanksi ini merupakan bagian dari komitmen enforcement of these sanctions is part of the Bank’s
perusahaan dalam menjaga disiplin kerja serta memastikan commitment to maintaining work discipline and ensuring
setiap karyawan mematuhi ketentuan yang berlaku. that all employees comply with applicable regulations.
Dalam rangka mitigasi agar sanksi tersebut tidak terjadi In the context of mitigating so that these sanctions do
lagi, maka dilakukan langkah-langkah perbaikan seperti not occur again, corrective measures are taken such as
pemantauan dan peningkatan ketelitian serta pemahaman monitoring and increasing the accuracy and understanding
dari unit terkait terhadap berbagai aspek pelaporan- of the relevant units regarding various aspects of these
pelaporan tersebut. reports.
INFORMASI MENGENAI KODE ETIK
PERUSAHAAN
INFORMATION REGARDING THE COMPANY’S CODE OF ETHICS
Krom telah memiliki dan menerapkan Kode Etik (Code Krom has had and implemented a Code of Conduct
of Conduct) yang secara tegas mengatur hal-hal that strictly regulates matters related to value systems,
terkait sistem nilai, etika bisnis, etika dengan nasabah, business ethics, ethics with customers, commitments,
komitmen, serta penegakan terhadap peraturan-peraturan and enforcement of company regulations in conducting
perusahaan dalam menjalankan bisnis dan aktivitas lainnya. business and other activities. This guideline also clearly
Pedoman ini juga mendeskripsikan secara jelas aturan describes the rules of attitudes or interactions that are
sikap atau interaksi yang diperbolehkan maupun yang tidak allowed or not allowed between employees and customers
diperbolehkan antara pegawai dengan nasabah dan para and other stakeholders. The preparation of Krom Code of
pemangku kepentingan lainnya. Penyusunan Kode Etik Krom Ethics is always based on principles that are in line with
senantiasa didasarkan pada prinsip-prinsip yang selaras the bank’s vision and mission while still paying attention to
dengan visi dan misi bank dengan tetap memperhatikan internal provisions and applicable developments.
ketentuan internal dan perkembangan yang berlaku.
Pokok-Pokok Kode Etik Memuat Pengaturan The Main Points of The Code of Ethics Contain
Terkait Etika Bisnis dan Etika Kerja, dengan Regulations Related to Business Ethics and work
Rincian Sebagai Berikut: Ethics, with The Following Details:
1. Etika Pribadi 1. Personal Ethics
a. Memiliki perilaku profesional yang mencerminkan a. Have professional behavior that reflects the Bank’s
budaya kerja Bank, selaras dengan penerapan nilai- work culture, in line with the implementation
nilai etika dan tata kelola yang berlaku umum serta of generally applicable ethical and governance
standar Perseroan akan prinsip-prinsip moral yang values and the Company’s standards for moral
memandu perilaku dan aktivitas kerja sesuai dengan principles that guide work behavior and activities in
Visi dan Misi Perusahaan. accordance with the Company’s Vision and Mission.
b. Setiap stakeholder Bank wajib membaca dan b. Every Bank stakeholder is required to read and
memahami standar Etika Bank dan sepenuhnya understand the Bank’s Ethics standards and fully
menerapkan perilaku yang diharapkan secara implement the expected behavior comprehensively
menyeluruh di setiap unit terkait. in every related unit.
332 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 333
c. Setiap stakeholder dilarang menyebarluaskan, c. Every stakeholder is prohibited from disseminating,
menceritakan atau menyampaikan informasi telling or conveying information regarding financial
mengenai data keuangan ataupun informasi lainnya data or other information from Customers, Relations
dari Nasabah, Relasi dan/atau Perusahaan Pihak Ketiga and/or Third Party Companies in accordance with
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang applicable laws and regulations, except with the
berlaku, terkecuali atas sepengetahuan/izin pihak knowledge/ permission of the authorized party and
yang berwenang serta kepentingan Negara. the interests of the State.
d. Setiap karyawan harus bersikap dan bertingkah laku d. Every employee must behave and act well to reflect
yang baik untuk mencerminkan rasa hormat dan respect and appreciation for anyone in accordance
penghargaan terhadap siapapun juga sesuai dengan with good ethics of politeness in the Company’s
etika kesopanan yang baik di lingkungan Perusahaan. environment
e. Setiap karyawan harus menyadari menghayati peranannya e. Every employee must be aware of living their role
sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Bank, oleh as an inseparable part of the Bank, therefore always
karena itu selalu berupaya untuk menjaga nama baik strive to maintain a good name in every situation
dalam setiap situasi dan kondisi yang dihadapinya. and condition they face.
f. Setiap karyawan harus menumbuhkan sikap “self- f. Every employee must develop an attitude of “self-
control” dalam setiap tindakannya serta memiliki control” in every action and be open to receiving
keterbukaan dalam menerima penilaian, kritik, atau saran. assessments, criticisms, or suggestions.
g. Setiap karyawan dilarang menyalahgunakan g. Every employee is prohibited from abusing
wewenang dan mengambil keuntungan baik secara authority and taking advantage either directly or
langsung maupun tidak langsung menerima komisi indirectly of receiving commissions or bribes in
atau suap baik berupa uang maupun bingkisan atau the form of money or gifts or any form related to
bentuk apapun yang berkaitan dalam menjalankan carrying out their work either from Customers or
pekerjaannya baik dari Nasabah atau Relasi apapun any related Relations.
yang berhubungan.
h. Setiap karyawan dilarang melakukan tindakan h. Every employee is prohibited from committing acts
pemalsuan dokumen-dokumen yang berkaitan of falsification of documents related to the Bank
dengan Bank atau tindakan ketidakjujuran lainnya or other acts of dishonesty and other actions that
serta tindakan-tindakan lainnya yang merugikan harm the Bank either materially or immaterially.
Bank baik secara materil atau immateril.
i. Setiap karyawan tidak diperkenankan untuk i. Every employee is not permitted to offer a product/
menawarkan suatu produk/layanan/usaha lain di service/business other than the Bank’s business.
luar bisnis Bank.
j. Setiap karyawan wajib menjaga kesehatan, j. Every employee is required to maintain health,
keselamatan, dan keamanan agar dapat menghindari safety, and security in order to avoid risks in the
risiko di lingkungan kerja. work environment.
k. Setiap karyawan wajib menjaga Aset, Dokumen, k. Every employee is required to safeguard the
atau informasi Perusahaan. Company’s Assets, Documents, or information.
l. Mematuhi prinsip-prinsip terkait anti gratifikasi l. Comply with the principles related to anti-
yang melanggar peraturan, anti suap dan anti gratification that violates regulations, anti-bribery
korupsi sebagaimana yang diatur pada Kebijakan and anti- corruption as stipulated in the Bank’s
Bank tentang Anti Suap dan Korupsi. Policy on Anti- Bribery and Corruption.
m. Setiap karyawan tidak diperkenankan untuk menerbitkan, m. Every employee is not permitted to publish,
mengumumkan, dan/atau mengunggah materi apapun announce, and/or upload any material on
dalam media sosial atas nama Perusahaan dan/atau social media on behalf of the Company and/or
mewakili Perusahaan, kecuali diberikan kewenangan representing the Company, unless specifically
secara khusus oleh Perusahaan dan/atau berdasarkan authorized by the Company and/or based on the
arahan Perusahaan. Company’s direction.
n. Setiap karyawan agar dapat aktif melaporkan dan n. Every employee must be able to actively report
larangan untuk setiap pelanggaran atau perilaku and prohibit any violation or dishonest behavior
tidak jujur yang dilakukan terhadap hal-hal berikut committed against the following (but not limited
(namun tidak terbatas) yaitu: to):
• Aktivitas kriminal; • Criminal activity;
• Membantu sesama rekan kerja melakukan tindakan • Helping fellow co-workers commit fraud, theft,
kecurangan, pencurian, dan penipuan; and deception;
• Pencemaran nama baik; • Defamation;
• Pengrusakan terhadap properti Bank; • Damage to Bank property;
• Membahayakan kesehatan dan keselamatan; • Endangering health and safety;
• Tidak memenuhi kewajiban hukum atau kewajiban • Not fulfilling legal obligations or professional
profesional; obligations;
PT Krom Bank Indonesia Tbk 333
Page 334
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
• Atau kewajiban yang diwajibkan oleh peraturan; • Or obligations required by regulations;
• Penyuapan dan/atau korupsi; • Bribery and/or corruption;
• Tindakan penipuan; • Fraudulent acts;
• Kelalaian; • Negligence;
• Pelanggaran terhadap kebijakan dan prosedur internal; • Violation of internal policies and procedures;
• Perilaku yang merusak reputasi Bank; • Behavior that damages the Bank’s reputation;
• Pengungkapan informasi rahasia secara tidak sah; • Unauthorized disclosure of confidential information;
dan and
• Menyembunyikan dengan sengaja segala hal di • Intentionally concealing any of the above, or
atas, atau tidak melapor setelah menyaksikan failing to report after witnessing a violation.
suatu pelanggaran.
2. Etika dengan Nasabah 2. Ethics with Customers
a. Setiap karyawan harus menunjukkan sikap dan a. Every employee must demonstrate good attitudes
tingkah laku yang baik kepada Nasabah, sehingga and behavior towards Customers, so as to create
menimbulkan rasa kepercayaan serta kesan positif a sense of trust and a positive impression of all
atas semua pelayanan yang diberikan. services provided.
b. Keluhan dari Nasabah, baik yang dinyatakan secara b. laints from Customers, whether stated verbally or in
lisan maupun tertulis, wajib untuk ditindaklanjuti. writing, must be followed up.
c. Setiap karyawan dilarang menggunakan fasilitas c. Every employee is prohibited from using Customer/
Nasabah/Bank untuk kepentingan pribadi/keluarga. Bank facilities for personal/family interests.
d. Bersikap adil, sopan, dan tulus serta menjunjung d. Be fair, polite, and sincere and uphold professional
tinggi nilai profesional dalam melayani Nasabah. values in serving Customers.
e. Bank akan mengatur pelindungan konsumen pada e. The Bank will regulate consumer protection in the
lampiran. attachment.
3. Etika dengan Pihak Ketiga 3. Ethics with Third Parties
a. Dalam pemilihan vendor/perusahaan alih daya yang a. In selecting vendors/outsourcing companies that
berfungsi sebagai rekanan/mitra wajib menerapkan function as partners, the following principles must
prinsip-prinsip: keterbukaan & keadilan, transparansi be applied: openness & fairness, transparency and
dan Value for Money. Value for Money.
b. Setiap karyawan memastikan bahwa vendor/ b. Each employee ensures that the vendor/
perusahaan alih daya memahami dan mematuhi outsourcing company understands and complies
kebijakan yang berlaku di Bank. with the policies applicable at the Bank.
c. Setiap karyawan memastikan bahwa proses c. Each employee ensures that the cooperation
kerja sama dengan vendor/perusahaan alih daya process with vendors/outsourcing companies is
dibuat secara jujur dan objektif, serta bebas dari carried out honestly and objectively, and free from
kepentingan atau keuntungan pribadi. personal interests or benefits.
4. Etika dengan Pejabat Publik 4. Ethics with Public Officials
a. Perusahaan berkomitmen mematuhi peraturan a. The Company is committed to complying with
perundang-undangan yang berlaku. Maka untuk applicable laws and regulations. Therefore, each
itu, setiap karyawan wajib untuk mempelajari, employee is required to study, understand, and
memahami, dan menaati setiap peraturan comply with all applicable laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku.
b. Setiap karyawan wajib membina hubungan dan b. Each employee is required to foster good relationships
komunikasi yang baik dengan Pejabat Publik. and communication with Public Officials.
5. Etika dengan Pesaing 5. Ethics with Competitors
a. Melaksanakan prinsip kehati-hatian dan etika a. Implementing the principle of prudence and good
komunikasi yang baik. communication ethics.
b. Tidak mencemarkan nama baik pesaing, perusahaan b. Not defaming competitors, other companies, other
lain, organisasi lain atau negara. organisations or countries.
c. Memastikan kepatuhan terhadap kebijakan dan c. Ensuring compliance with information security
pedoman keamanan informasi. policies and guidelines.
334 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 335
d. Memastikan pertukaran informasi tidak d. Ensure that the exchange of information does
menghasilkan kolusi (apabila terjadi suatu kerja not result in collusion (if there is cooperation or
sama atau pertukaran informasi). exchange of information).
e. Tidak melakukan penguasaan yang mengakibatkan e. Do not exercise control that results in monopolistic
praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. practices and unfair business competition.
Sarana Pelaporan Reporting Tools
Bagi setiap orang atau Karyawan yang mengalami, melihat, For any person or Employee who experiences, sees, and/or
dan/atau mendengar terjadinya pelanggaran etik yang hears of an ethical violation that is indicated to have been
indikasinya dilakukan oleh Karyawan Bank, agar dapat committed by a Bank Employee, to make a report and send
membuat laporan dan mengirimkan melalui e-mail: it via e-mail: hr.internalreport@krom.id. The Bank will always
hr.internalreport@krom.id. Bank senantiasa akan menjaga maintain the confidentiality of the reporter’s identity
kerahasiaan informasi identitas pelapor. information.
Kode Etik Berlaku untuk Seluruh Level Code of Ethics Applies to All Levels of the
Organisasi Organisation
Kode Etik wajib dipatuhi oleh seluruh pegawai, baik pegawai The Code of Ethics must be complied with by all employees,
tetap maupun tidak tetap di semua tingkatan organisasi, both permanent and non-permanent at all levels of the
termasuk Direksi dan Dewan Komisaris. Komitmen dalam organisation, including the Board of Directors and Board
mematuhi Kode Etik di setiap aktivitas serta pelaksanaan of Commissioners. Commitment to complying with the
tugas dan tanggung jawab sehari-hari. Kebijakan ini Code of Ethics in every activity and implementation of
juga berlaku untuk dilakukan oleh dan terhadap individu daily tasks and responsibilities. This policy also applies to
namun tidak terbatas pada pegawai (misalnya: anggota and against individuals but is not limited to employees (eg:
tim, magang, manajer, pegawai sementara atau kontrak, team members, interns, managers, temporary or contract
customer, pelamar dan vendor). Dan juga berlaku dalam employees, customers, applicants and vendors). And also
konteks pekerjaan, tidak hanya selama jam kerja atau di applies in the context of work, not only during working
tempat kerja (misalnya outing kantor, perjalanan bisnis atau hours or at work (eg office outings, business trips or client
acara hiburan klien, dll). entertainment events, etc.).
BUDAYA PERUSAHAAN
CORPORATE CULTURE
Kepercayaan para pemangku kepentingan (stakeholders) The trust of stakeholders such as employees, customers,
seperti karyawan, pelanggan, pemasok, dan pemangku suppliers and other stakeholders is a very decisive factor
kepentingan lainnya merupakan faktor yang sangat for increasing the value and continuity of the Company’s
menentukan bagi peningkatan nilai dan kelangsungan business activities. The image and reputation of the
kegiatan usaha Perusahaan. Citra dan reputasi Perusahaan Company and the trust of stakeholders are closely related
dengan kepercayaan para pemangku kepentingan sangat erat to the behavior of each individual in the Company in
kaitannya dengan perilaku setiap individu dalam Perusahaan interacting with stakeholders.
dalam berinteraksi dengan para pemangku kepentingan.
Seluruh level organisasi Krom wajib untuk menerima dan All levels of the Krom organisation are required to accept
menerapkan Budaya Perusahaan dan Kode Etik Perusahaan and apply the Corporate Culture and the Company Code of
sebagai panduan bertindak dalam menetapkan hubungan Ethics as a guide to action in establishing work relationships,
kerja, pola pikir, sikap dan perilaku sehari-hari dengan mindsets, attitudes and daily behavior with fellow Krom
sesama insan Krom dan/atau pihak-pihak lainnya yang employees and/ or other parties which include but are not
meliputi namun tidak terbatas pada mitra kerja, masyarakat limited to partners, community or other stakeholders.
atau pemangku kepentingan lainnya.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 335
Page 336
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
KEBIJAKAN TRANSAKSI SAHAM BANK
OLEH ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN
DIREKSI
SHARE TRANSACTION POLICY OF BANK BY THE MEMBERS OF THE
BOARD OF COMMISSIONERS AND THE BOARD OF DIRECTORS
Selaras dengan Kebijakan Kepemilikan Saham Krom oleh In accordance with Krom’s Share Ownership Policy for
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi No. 003/L1/XI/2025, Members of the Board of Commissioners and Board of
setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi wajib melaporkan Directors No. 003/L1/XI/2025, all members of the Board
kepada Krom (melalui Departemen Sekretaris Perusahaan) of Commissioners and Board of Directors are required to
atas kepemilikan maupun setiap perubahan kepemilikan inform Krom (through the Corporate Secretary Department)
saham Krom, baik yang dimiliki secara langsung maupun tidak of their share ownership and any changes in their ownership
langsung. Laporan tersebut wajib disampaikan paling lambat 3 of Krom’s shares, whether direct or indirect, no later than 3
(tiga) hari kerja sejak tanggal terjadinya transaksi. (three) days after the transaction occurs.
Pelaksanaan Implementation
Selama tahun 2025, tidak terdapat transaksi penjualan During 2025, there were no share sale or purchase
maupun pembelian saham Krom yang dilakukan baik oleh transactions of Krom conducted by any members of the
anggota Direksi maupun anggota Dewan Komisaris. Board of Directors or the Board of Commissioners.
PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH
KARYAWAN DAN/ATAU MANAJEMEN
EMPLOYEES AND/OR MANAGEMENT SHARE OPTION PROGRAM
Opsi Saham Share Options
Sampai dengan 31 Desember 2025, tidak ada opsi saham As of December 31, 2025, there were no share options
yang diberikan Krom kepada Dewan Komisaris, Direksi, granted by Krom to the Board of Commissioners, the Board
maupun Pejabat Eksekutif. of Directors, or Executives Officer.
Program Employee Stock Option Employee Stock Option Program
Sampai dengan 31 Desember 2025, tidak ada program As of December 31, 2025, there was no employee stock
employee stock options yang diberikan Krom kepada options program granted by Krom to employees.
karyawan.
336 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 337
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN
WHISTLEBLOWING SYSTEM
Untuk mendukung budaya transparansi dan integritas, To support a culture of transparency and integrity, Krom
Krom menyediakan mekanisme Whistleblowing System provides a Whistleblowing System (WBS) mechanism as
(WBS) sebagai saluran yang aman bagi karyawan dan a secure channel for employees and external parties to
pihak eksternal untuk melaporkan indikasi pelanggaran. report indications of violations. Krom also provides training
Krom juga memberikan pelatihan kepada karyawan to employees on the importance of speaking up as part of
tentang pentingnya speak up sebagai bagian dari upaya efforts to prevent and detect misconduct.
pencegahan dan deteksi pelanggaran.
Cara Penyampaian Laporan Reporting Procedures
Krom menyediakan sarana yang digunakan untuk Krom provides several mechanisms for the submission of
penyampaian laporan pelanggaran, antara lain: violation reports, including:
SARANA FACILITIES KETERANGAN DESCRIPTION
E-mail wbsk@krom.id
SMS atau WhatsApp 0817779980
Website https://krom.id
Selain melalui media pelaporan sebagaimana disebutkan di In addition to the reporting channels mentioned above,
atas, pelapor juga dapat menyampaikan indikasi kecurangan reporters may also submit indications of fraud directly to
secara langsung kepada Unit Anti-Fraud. the Anti-Fraud Unit.
Pihak yang Mengelola Laporan Whistleblowing Parties Responsible for Managing Whistleblowing
Reports
Unit kerja Anti-Fraud bertanggung jawab penuh terhadap The Anti-Fraud Unit is fully responsible for the overall
keseluruhan pengelolaan laporan yang masuk melalui management of reports received through the Whistleblowing
Whistleblowing maupun laporan yang dilaporkan langsung system as well as reports submitted directly to the Anti-
kepada unit kerja Anti-Fraud. Fraud Unit.
Sistem Perlindungan Pelapor dan Penanganan Whistleblower Protection and Report Handling
Laporan System
Krom sudah menjamin perlindungan terhadap pelapor dan Krom guarantees protection for whistleblowers and has also
juga sudah merumuskan proses penanganan laporan ke formalized the report handling process in the Company
dalam peraturan Perusahaan. regulations.
Jumlah Laporan di Tahun 2025 dan Tindak Lanjut Number of Reports in 2025 and Follow-Up Actions
Sepanjangan tahun 2025 tidak terdapat laporan indikasi Throughout 2025, there were no reports of suspected
pelanggaran yang berasal dari Whistleblowing maupun violations, either through the Whistleblowing system or
laporan yang dilaporkan langsung ke unit kerja Anti-Fraud. submitted directly to the Anti-Fraud Unit.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 337
Page 338
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
SEKRETARIS PERUSAHAAN
CORPORATE SECRETARY
Sekretaris Perusahaan berperan sebagai penghubung The Corporate Secretary acts as a liaison between Bank
antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Indonesia, Financial Services Authority (OJK), Indonesia Stock
Efek Indonesia, pemegang saham, investor/calon investor, Exchange, capital market authority, shareholders, investors/
media massa, dan pihak eksternal lainnya. Sekretaris prospective investors, the mass media, and other external
Perusahaan bertanggung jawab menyampaikan laporan parties. The Corporate Secretary is responsible for submitting
tahunan, laporan triwulanan, mengelola laman Bank, rilis annual reports, quarterly reports, managing the Bank’s website,
pers, dan media lainnya. Berdasarkan Peraturan OJK No. press releases and other media. Based on the OJK Regulation
35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten No. 35/POJK.04/2014 concerning Corporate Secretary of
atau Perusahaan, Krom memiliki Sekretaris Perusahaan yang Issuers or Companies, Krom has a Corporate Secretary which
diatur dan ditetapkan oleh ketentuan yang berlaku. is regulated and determined by applicable regulations.
Sekretaris Perusahaan wajib membuat laporan secara The Corporate Secretary is required to prepare periodic
berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun reports at least once a year regarding the implementation of
mengenai pelaksanaan fungsi sekretaris perusahaan the Corporate Secretary function to the Board of Directors,
kepada Direksi dan ditembuskan kepada Dewan Komisaris with a copy provided to the Board of Commissioners,
sebagaimana diatur di dalam Peraturan Otoritas Jasa as stipulated in Financial Services Authority Regulation
Keuangan No. 35/POJK.04/2014 bahwa Sekretaris (POJK) No. 35/POJK.04/2014, stating that the Corporate
Perusahaan membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam Secretary assists the Board of Directors and the Board of
pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik/GCG. Commissioners in the implementation of Good Corporate
Governance (GCG).
Antik Rosalia Indah Warga Negara Nationality
Indonesia / Indonesian
Jabatan Position
Usia Age
Sekretaris Perusahaan
38 tahun / years old
Corporate Secretary
Menjabat sebagai Appointed as
Bergabung dengan Krom pada tahun 2024 dan menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan berdasarkan
Surat Keputusan Direksi Krom No. 005/KROM/SKEP-DIR/IX/2024.
Joined Krom in 2024 and appointed as Corporate Secretary of the Company since based on Board of
Directors Decree No. 005/KROM/SKEP-DIR/IX/2024.
Pengalaman Kerja Work Experience
• Corporate Secretary Senior Manager, PT Krom Bank • Corporate Communications, PT Bank OCBC NISP Indonesia
Indonesia (2024-Sekarang) Tbk (2015-2018)
Corporate Secretary Senior Manager, PT Krom Baank Corporate Communications, PT Bank OCBC NISP Indonesia
Indonesia (2024-Now) Tbk (2015-2018)
• Corporate Communications, PT Bank KEB Hana Indonesia • Corporate Communications, PT Maybank Indonesia Tbk
(2022-2024) (2010-2015)
Corporate Communications, PT Bank KEB Hana Indonesia Corporate Communications, PT Maybank Indonesia Tbk
(2022-2024) (2010-2015)
• Corporate Communications, PT CIMB Niaga Auto Finance
(2018-2022)
Corporate Communications, PT CIMB Niaga Auto Finance
(2018-2022)
338 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 339
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Based on the Financial Services Authority (OJK) Regulation
No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan No. 35/POJK.04/2014 concerning the Corporate
Emiten atau Perusahaan Publik, tugas dan tanggung jawab Secretary of Issuers or Public Companies, the duties and
Sekretaris Perusahaan meliputi: responsibilities of the Corporate Secretary include:
a. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya a. Following the development of the Capital Market,
peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang especially the laws and regulations that apply in the
Pasar Modal; Capital Market sector;
b. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan b. Provide input to the Board of Directors and Board of
Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan Commissioners to comply with the provisions of laws
perundang-undangan di bidang Pasar Modal; and regulations in the Capital Market sector;
c. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam c. Assisting the Board of Directors and Board of
pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi: Commissioners in implementing corporate governance
which includes:
• Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk • Disclosure of information to the public, including the
ketersediaan informasi pada Situs Web Perusahaan; availability of information on the Company’s Website;
• Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan • Timely submission of reports to the Financial Services
tepat waktu; Authority;
• Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum • Implementation and documentation of the General
Pemegang Saham; Meeting of Shareholders;
• Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Direksi dan/ • Implementation and documentation of Board of
atau Dewan Komisaris; dan Directors and/or Board of Commissioners meetings;
and
• Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan • Implementation of a company orientation program
bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris. for the Board of Directors and/or the Board of
Commissioners.
d. Sebagai penghubung antara Perusahaan dengan d. As a liaison between the Company and the Company’s
Pemegang Saham Perusahaan, Otoritas Jasa Keuangan, Shareholders, the Financial Services Authority, and
dan Pemangku Kepentingan lainnya. other Stakeholders.
Pelaksaan Tugas Sekretaris Perusahaan Implementation of Corporate Secretary Duties
Selama tahun 2025, Sekretaris Perusahaan telah During 2025, the Corporate Secretary has carried out the
melaksanakan tugas atau aktivitas sebagai berikut: following duties or activities:
1. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham 1. Organising Annual General Meeting Shareholder or
Tahunan atau RUPST; AGMS;
2. Menyampaikan keterbukaan informasi dan atau laporan- 2. Submit information disclosure and/or reports required
laporan yang diwajibkan oleh otoritas yang berwenang; by the competent authority;
3. Menjaga hubungan baik dengan OJK dan BEI 3. Maintain good relations with OJK and IDX for prepare
untuk mempersiapkan laporan-laporan mengenai reports on the disclosure of the Company’s information
pengungkapan keterbukaan informasi Perseroan sesuai disclosure in accordance with applicable regulations;
dengan ketentuan yang berlaku;
4. Melaksanakan paparan publik tahunan; 4. Carry out annual public exposes;
5. Melaksanakan fungsi kesekretariatan dalam pelaksanaan 5. Carry out secretarial functions in the implementation
rapat Direksi, rapat Dewan Komisaris, serta rapat of meetings of the Board of Directors, meetings of the
gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi; Board of Commissioners, and joint meetings of the
Board of Commissioners with the Board of Directors;
6. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam 6. Assist the Board of Directors and Board of
Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan/Good Corporate Commissioners in the Implementation of Good
Governance (GCG); Corporate Governance (GCG);
7. Berpartisipasi dalam program-program pelatihan 7. Participate in training programs organised by IDX, OJK,
yang diselenggarakan oleh BEI, OJK, Asosiasi Emiten Association of Indonesian Issuers, and other related
Indonesia, dan lembaga terkait lainnya; institutions;
8. Memperbarui informasi pada situs web Bank. 8. Update information on the Bank’s website.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 339
Page 340
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Selama tahun 2025, Sekretaris Perusahaan mengikuti During 2025, the Corporate Secretary attended a number
sejumlah pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan of trainings aimed at increasing competency, including:
kompetensi, meliputi:
NAMA MATERI PELATIHAN WAKTU JENIS & PENYELENGGARA PELATIHAN
NAME TRAINING MATERIALS TIME TYPE & TRAINING ORGANISER
Antik Rosalia Pembekalan Manajemen Risiko 6 Maret 2025 LSP Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
Indah Risk Management Training March 6, 2025 LSP Risk Management Certification Institution
Sertifikasi Manajemen Risiko 11 Juni 2025 LSP Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
Certification in Risk Management June 11, 2025 LSP Risk Management Certification Institution
Sosialisasi ISO 27701: Kesadaran Keamanan Informasi
dan Perlindungan Privasi 22 April 2025 LSP Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
ISO 27701 Introduction: Information Security and April 22, 2025 LSP Risk Management Certification Institution
Privacy Protection
Sosialisasi Perdagangan Karbon Internasional 16 Januari 2025 Bursa Efek Indonesia
International Carbon Trading Outreach January 16, 2025 Indonesia Stock Exchange
Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
14 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 32 Tahun 2015 tentang
Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu 17 Juni 2025 Ikatan Sekertaris Perusahaan Indonesia
In-Depth Review of Financial Services Authority June 17, 2025 Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
Regulation No. 14 of 2019 concerning the Amendment
to Financial Services Authority Regulation No. 32 of
2015 on Capital Increases of Public Companies by
Granting Pre-Emptive Rights.
Webinar: Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan
Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Kepemilikan
Saham Perusahaan Terbuka Dan Laporan Aktivitas
Menjaminkan Saham Perusahan Confirmation 29 Juli 2025 Ikatan Sekertaris Perusahaan Indonesia
“Webinar: In-Depth Review of Financial Services July 29, 2025 Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
Authority Regulation No. 4 of 2024 on Reports of
Ownership or Any Changes in Ownership of Public
Company Shares and Reports on Share Pledging
Activities.”
A Risk-Based Approach to ESG: Building Resilient, 29 Agustus 2025 Ikatan Sekertaris Perusahaan Indonesia
Responsible Businesses August 29, 2025 Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan Atau
Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan
Terbuka Dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham
5 Agustus 2025
Perusahan Confirmation Ikatan Sekertaris Perusahaan Indonesia
August 5, 2025
“In-Depth Review of Financial Services Authority Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
Regulation No. 4 of 2024 concerning Reports of
Ownership or Any Changes in Ownership of Public
Company Shares and Reports on Share Pledging
Activities.”
Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 42 Tahun 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
2 Desember 2025
Transaksi Benturan Kepentingan Ikatan Sekertaris Perusahaan Indonesia
December 2, 2025
Deepening Understanding of Financial Services Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
Authority Regulation No. 42 of 2020 on Affiliated
Transactions and Conflict of Interest Transactions
Sosialisasi Peraturan Perusahaan 3 Juli 2025
Krom
Company Regulations Awareness Program July 3, 2025
Sosialisasi Data Protection 16 Juli 2025
Krom
Data Protection Awareness Program July 16, 2025
Sosialisasi Anti Fraud 29 Agustus 2025
Krom
Anti-Fraud Awareness Program August 29, 2025
23 September 2025
Business Continuity Plan - CMT Krom
September 23, 2025
Sosialisasi APU PPT - HO 26 November 2025
Krom
APU PPT Awareness Program November 26, 2025
340 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 341
AKSES INFORMASI DAN DATA
PERUSAHAAN
ACCESS TO COMPANY INFORMATION AND DATA
Informasi dan data mengenai Krom dapat dilihat oleh publik Information and data regarding Krom can be viewed by the
melalui: public via:
Website Email Call Center
www.krom.id corsec@krom.id (021) 50996920
Facebook Instagram
krombankofficial krom.bank
PT Krom Bank Indonesia Tbk 341
Page 342
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
TRANSAKSI YANG MENGANDUNG
BENTURAN KEPENTINGAN
TRANSACTIONS INVOLVING CONFLICTS OF INTEREST
Krom telah memiliki Prosedur Transaksi Afiliasi dan Transaksi Krom has established formal procedures governing Affiliated
yang Mengandung Benturan Kepentingan. Krom senantiasa Transactions and Transactions Involving Conflicts of Interest. The
memastikan kesesuaian kebijakan internal dengan Company continuously ensures that its internal policies remain
perkembangan regulasi yang berlaku, yaitu Peraturan aligned with prevailing regulatory developments, including
OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan OJK Regulation No. 42/POJK.04/2020 concerning Affiliated
Transaksi Benturan Kepentingan. Transactions and Transactions Involving Conflicts of Interest.
Transaksi-transaksi yang berkaitan dengan para pihak Affiliated transactions undertaken by Krom include those
terafiliasi dengan Krom di antaranya adalah transaksi yang arising from its core business activities, such as lending,
berkaitan dengan kegiatan utama Bank seperti pemberian deposit-taking, and the leasing of office premises used in
kredit, simpanan, sewa menyewa beberapa gedung the Company’s day-to-day operations. All such transactions
perkantoran yang digunakan untuk kegiatan usaha Krom are conducted in the ordinary course of business. These
sehari-hari, di mana seluruh transaksinya berkaitan dengan transactions may be classified as involving conflicts of
kegiatan utama (core business) Krom. Transaksi tersebut interest, as they carry potential risks that could adversely
dikategorikan sebagai transaksi yang mengandung benturan affect the interests of the public or the Company. Accordingly,
kepentingan karena kondisi ini berpotensi merugikan publik Krom is committed to ensuring that all affiliated transactions
atau organisasi. Krom senantiasa memastikan transaksi and transactions involving conflicts of interest are conducted
afiliasi ataupun transaksi yang mengandung benturan in compliance with applicable laws and regulations, as well as
kepentingan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. in accordance with sound governance principles.
342 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 343
PAKTA INTEGRITAS
INTEGRITY PACT
Untuk menilai integritas seluruh karyawan, dibuatkan surat To assess the integrity of all employees, an Integrity Pact
pernyataan pakta integritas yang ditandatangani oleh statement letter is prepared and signed by all employees.
seluruh karyawan. Pakta Integritas dilakukan sebagai acuan The Integrity Pact serves as a reference for evaluating
terhadap penilaian integritas masing-masing karyawan each employee’s integrity, reflecting their commitment
dengan komitmen dalam melaksanakan seluruh tugas, fungsi to carrying out all duties, functions, and responsibilities,
dan tanggung jawab, kewenangan dan peran sesuai dengan as well as their authority and roles, in accordance with
prinsip-prinsip GCG dan peraturan perundang-undangan. the principles of Good Corporate Governance (GCG)
Hal ini dilakukan melalui beberapa tindakan, antara lain: and applicable laws and regulations. This is implemented
through several actions, including:
1. Bersedia bekerja secara profesional dengan penuh 1. Willing to work professionally with full responsibility,
tanggung jawab, jujur, disiplin, efektif, dan efisien, serta honesty, discipline, effectiveness, and efficiency, while
menjunjung tinggi integritas, etika, dan komitmen dalam upholding integrity, ethics, and commitment in every
setiap tindakan dan keputusan. action and decision.
2. Berkomitmen untuk tidak menerima atau meminta 2. Committed to not accepting or soliciting bribes,
suap, hadiah, atau imbalan dalam bentuk apa pun gifts, or any form of compensation from customers,
dari nasabah, vendor, maupun pihak terkait lainnya, vendors, or other related parties, and to not abusing
serta tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan job authority or Bank facilities for personal gain, as well
atau fasilitas Bank untuk kepentingan pribadi dan as avoiding conflicts of interest.
menghindari benturan kepentingan.
3. Sanggup menjaga kerahasiaan data dan informasi Bank, 3. Willing to maintain the confidentiality of the Bank’s
nasabah, serta relasi, serta tidak melakukan tindakan data and information, as well as that of customers and
yang melanggar hukum, norma, atau yang dapat partners, and to refrain from any actions that violate the
merugikan dan mencemarkan nama baik Bank. law or norms, or that could harm or damage the Bank’s
reputation.
4. Berkomitmen untuk mematuhi seluruh kebijakan dan 4. Committed to complying with all applicable policies and
prosedur yang berlaku, bertindak objektif dan hati-hati procedures, acting objectively and prudently in every
dalam setiap keputusan, melaporkan setiap indikasi decision, reporting any indications of fraud or violations
fraud atau pelanggaran kode etik, serta bersedia of the code of ethics, and being willing to accept
menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. sanctions in accordance with the applicable regulations.
5. Turut mendukung upaya pencegahan dan 5. Supporting efforts to prevent and combat illegal
pemberantasan aktivitas ilegal, termasuk judi online, activities, including online gambling, through monitoring
melalui pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan and preventing the misuse of Payment System services.
layanan Sistem Pembayaran.
BUY BACK SHARES DAN/ATAU BUY BACK
OBLIGASI BANK
BUY BACK SHARES AND/OR BANK BOND BUYBACK
Krom tidak melakukan buy back shares maupun buy back Krom has not conducted any share buybacks or bond
obligasi bank dalam upaya mengurangi jumlah saham atau buybacks in an effort to reduce the number of shares
obligasi yang telah diterbitkan Krom yang dilakukan dengan or bonds issued by the Bank. No such repurchases of
cara membeli kembali saham atau obligasi yang diterbitkan. previously issued shares or bonds have been carried out
during the reporting period.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 343
Page 344
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
PEMBERIAN DANA UNTUK KEGIATAN
SOSIAL DAN/ATAU KEGIATAN POLITIK
PROVISION OF FUNDS FOR SOCIAL AND/OR POLITICAL ACTIVITIES
Krom senantiasa berinovasi untuk menghadirkan solusi Krom continuously innovates to deliver effective and
yang efektif dan relevan dalam menjawab tantangan relevant solutions in addressing the environmental and social
lingkungan dan sosial yang dihadapi masyarakat. Tanggung challenges faced by society. This social and environmental
jawab sosial dan lingkungan ini berlangsung secara responsibility is carried out comprehensively, with a focus
komprehensif yang berfokus pada pengembangan individu, on the development of individuals, communities, and
komunitas, dan lingkungan. Uraian selengkapnya mengenai the environment. Further details regarding Krom’s social
kegiatan sosial Krom dan total pemberian dana untuk initiatives and the total funds allocated for social activities
kegiatan sosial yang dilakukan oleh Krom sepanjang tahun throughout 2025 are presented in the separate Krom 2025
2025 tercantum pada Laporan Keberlanjutan Krom 2025 Sustainability Report, which constitutes an integral and
tersendiri yang merupakan satu kesatuan dan bagian yang inseparable part of this Annual Report. Krom is committed
tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan ini. Krom memiliki to not providing any funding for political activities in 2025.
komitmen untuk tidak melakukan pemberian dana untuk
kegiatan politik pada tahun 2025.
344 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 345
Page 346
“
TANGGUNG JAWAB
SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL
RESPONSIBILITY
Uraian terkait pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial We present a complete elaboration of the
dan Lingkungan Perusahaan, kami sampaikan secara implementation of Corporate Social & Environmental
lengkap pada Laporan Keberlanjutan Krom 2025. Responsibility (CSER) in the Krom’s 2025 Sustainability
Report.
346 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 347
PT Krom Bank Indonesia Tbk 347
Page 348
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Filosofi dan Dasar Kebijakan Corporate Social Philosophy and Policy Basis of Corporate Social
Responsibility (CSR) Responsibility (CSR)
Krom bertanggung jawab untuk mengembangkan kualitas Krom is responsible for developing the quality and order
dan tatanan masyarakat di sekitar lokasi operasinya sebagai of the community around its operational locations as part
bagian dari misinya menjalankan bisnis sebagai institusi of its mission to do business as a financial institution with
keuangan yang berkepentingan untuk mempertahankan an interest in maintaining the continuity of its business
keberlanjutan usahanya sepanjang waktu. Kualitas hidup over time. The better quality of life of the surrounding
masyarakat sekitar yang lebih baik berdampak positif community has a positive impact on the Bank’s business
terhadap pertumbuhan bisnis Bank, karena semakin maju growth, because the more advanced a society is, the higher
suatu masyarakat, semakin tinggi kebutuhan mereka akan their need for banking services.
layanan perbankan.
Krom dengan demikian secara berkesinambungan Krom thus continuously formulates and implements various
merumuskan dan melaksanakan berbagai program community empowerment programs to raise the standard
pemberdayaan masyarakat untuk mengangkat taraf hidup of living of the community in a sustainable manner.
masyarakat secara berkelanjutan.
Operasi Krom bergantung pada ketersediaan sumber- Krom operations depend on the availability of natural
sumber daya alam, antara lain kertas, air, dan energi. Oleh resources, including paper, water and energy. Therefore,
karena itu, Krom memiliki kepedulian tinggi terhadap Krom has a high concern for efforts to preserve these natural
upaya pelestarian sumber-sumber daya alam ini dan terus resources and continues to seek ways to run operations
mengupayakan cara-cara untuk menjalankan operasi yang that are more efficient in the use of its resources.
lebih efisien dalam penggunaan sumber dayanya.
Selanjutnya, bisnis Krom sangat bergantung pada Furthermore, Krom business is highly dependent on the
profesionalisme dan kinerja seluruh karyawannya. professionalism and performance of all its employees.
Sebagai aset terpenting, karyawan Krom perlu dipenuhi As the most important asset, Krom employees need
kebutuhan dan hak- haknya, termasuk untuk mendapatkan to have their needs and rights met, including to get a
penghidupan yang layak, kesempatan untuk berkembang, decent living, opportunities to develop, and to work with
dan untuk bekerja dengan perasaan aman dan sehat. a feeling of safety and health. That’s why Krom ensures
Karena itulah Krom memastikan setiap karyawannya bekerja that every employee works in a safe work environment, and
di lingkungan kerja yang aman, dan mendorong karyawan encourages employees to adopt a healthy lifestyle.
untuk menerapkan pola hidup sehat.
348 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 349
Di penghujung mata rantai bisnis Krom adalah para nasabah At the end of the Krom business chain are customers
yang menggunakan jasa Bank untuk berbagai kebutuhan who use the Bank’s services for various financial needs.
keuangan. Krom selalu menjunjung tinggi kepercayaan yang Krom always upholds the trust that has been given by its
telah diberikan nasabah, dan terus berupaya untuk melindungi customers, and continues to strive to protect not only the
tak hanya aset keuangan milik nasabah, tetapi juga kerahasiaan customers’ financial assets, but also the confidentiality of
data pribadi mereka. Dengan demikian, Krom membina dan their personal data. Thus, Krom fosters and maintains their
mempertahankan loyalitas mereka sebagai nasabah Bank, agar loyalty as customers of the Bank, so that they can continue
dapat terus menyumbangkan nilai nyata bagi pertumbuhan to contribute real value to the growth of the Bank, as their
Bank, seiring Bisnis mereka sendiri bertumbuh. own business grows.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Corporate Social Responsibility Towards
Pelestarian Lingkungan Environmental Preservation
Kelestarian lingkungan merupakan hal utama dalam Environmental sustainability is the main thing in the survival
keberlangsungan hidup masyarakat. Lingkungan yang baik of society. A good environment will positively affect all the
akan mempengaruhi secara positif segala aktivitas keseharian daily activities of the community. Krom highlights this in
masyarakat. Krom menyoroti hal ini dalam memperhatikan paying attention to the quality of life of the community.
kualitas hidup masyarakat. Dengan kepedulian tinggi terhadap With high concern for environmental preservation, Krom
pelestarian lingkungan, Krom secara konsisten melakukan consistently carries out activities to support the realisation
kegiatan untuk menunjang terwujudnya lingkungan yang baik of a good environment through the activities described
melalui kegiatan-kegiatan yang dijelaskan berikut. below.
Krom menggunakan lampu hemat energi di kantor bank, Krom uses energy-saving lamps in bank offices, both head
baik kantor pusat, cabang, kantor cabang pembantu, kas, office, branches, sub-branch offices, cash, operational and
kantor fungsional operasional dan non operasional. non-operational functional offices.
Krom telah menerapkan sistem paperless dalam beberapa Krom has implemented a paperless system in several
proses di Bank, menggunakan kertas bekas untuk pembuatan processes at the Bank, using waste paper for making
draft dan konsep, dan menghemat penggunaan kertas melalui drafts and concepts, and saving paper use by providing
pemberian informasi ke seluruh jaringan kantor melalui internet. information to all office networks via the internet.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Corporate Social Resposibility Towards Social &
Pengembangan Sosial & Kemasyarakatan Community Development
Krom menyadari bahwa Perusahaan merupakan bagian Krom realise that the Company is part of the community
dari masyarakat, dan dengan demikian memiliki tanggung and, as such, has a social responsibility to support the
jawab sosial untuk membantu masyarakat sekitar, termasuk surrounding community, including public institutions and
instansi dan sosial kemasyarakatan. social organisations.
Kegiatan CSR diprioritaskan kepada kegiatan yang CSR activities are prioritized toward initiatives that enhance
berdampak pada peningkatan Corporate Awareness serta Corporate Awareness and promote sustainable finance. As
keuangan berkelanjutan. Sampai dengan Desember 2025, of December 2025, Krom has carried out the following CSR
Krom telah melaksanakan kegiatan CSR yaitu: activities:
1
Pendidikan
Education
My Charity Run 2025 dan Donasi Pendidikan, Krom Through My Charity Run 2025 and the Education Donation
ikut serta dalam kegiatan amal tersebut dengan program, Krom participated in these charitable activities
memberikan donasi berupa beasiswa pendidikan by providing educational scholarships to underprivileged
kepada siswa/i yang kurang mampu. students.
PT Krom Bank Indonesia Tbk 349
Page 350
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
2
Lingkungan & Sosial
Environment & Social
Program Ramadhan: Month of Happiness sebagai wujud The Ramadan Program: Month of Happiness as a form of
kepedulian sosial. Melalui kegiatan pembagian paket social care. Through the distribution of iftar meal packages
buka puasa dan pemberian paket sembako Ramadhan, and Ramadan basic food packages, this program not only
program ini tidak hanya membantu memenuhi helps meet the needs of the community but also fosters
kebutuhan mereka, tetapi juga menumbuhkan rasa a sense of togetherness and social awareness. It makes
kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah Ramadan a moment for sharing happiness and blessings
masyarakat, menjadikan Ramadhan sebagai momen with others.
berbagi kebahagiaan dan keberkahan bagi sesama.
3
Lingkungan & Sosial
Environment & Social
“Donasi pendidikan dan Perlengkapan Sekolah” dalam “Education and School Supplies Donation” on National
rangka Hari Anak Nasional (HAN) - Krom beserta Children’s Day (HAN) - Krom and its employee volunteers
relawan (volunteer) karyawan melaksanakan dukungan carried out real support for children’s education through
nyata terhadap pendidikan anak-anak melalui kegiatan the “Education and School Supplies Donation” activity,
“Donasi pendidikan dan Perlengkapan Sekolah” yang held at two locations: Yayasan Putra Nusa Pusat Santunan
dilaksanakan di dua tempat yakni Yayasan Putra Nusa Dalam Keluarga and BKB Paud Kartini, targeting around 150
Pusat Santunan Dalam Keluarga dan BKB Paud Kartini children.
yang menyasar sekitar 150 anak.
4
Lingkungan & Sosial
Environment & Social
Krom berkesempatan mengunjungi Panti Sosial Tresna Krom visited Panti Sosial Tresna Werdha Senjarawi, sharing
Werdha Senjarawi, merupakan kebahagiaan memberikan happiness with the elderly residents by distributing
cinta dan perhatian kepada mereka yang telah memberikan staple food and entertainment, showcasing the bank’s
banyak kontribusi bagi kita. Krom bersama segenap commitment to social responsibility.
karyawan berbagi kebahagiaan bersama-sama Panti
Sosial Tresna Werdha dengan membagikan sembako serta
penghiburan bagi penghuni panti.
5
Filantropi
Philantrophy
Donasi pemberian sembako & hygiene kit kepada Donation of staple food and hygiene kits to victims of
korban bencana alam di Sumatera dan Aceh sebagai natural disasters in Sumatra and Aceh, demonstrating
bentuk kepedulian dan komitmen Krom untuk Krom’s concern and commitment to helping affected
membantu masyarakat yang terdampak bencana. communities.
350 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 351
Pemberian Donasi bencana alam Sumatra. Donation for Natural Disaster Sumatra. PT Krom Bank Indonesia Tbk 351
Page 352
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Corporate Social Responsibility towards
Praktik Ketenagakerjaan, Kesehatan & Employment, Occupational Health & Safety
Keselamatan Kerja Practices
Krom berkomitmen untuk memastikan seluruh karyawannya Krom is committed to ensuring that all of its employees
telah mendapatkan hak dan kesempatan yang sama have received equal rights and opportunities to access
terhadap akses ketenagakerjaan serta kesehatan dan employment and occupational health and safety (K3).
keselamatan kerja (K3).
Dalam bidang ketenagakerjaan, Krom senantiasa In the field of employment, Krom always provides equal
menyediakan kesempatan yang setara bagi seluruh opportunities for all of its employees to pursue a career
karyawannya untuk meniti karir sesuai kompetensi. according to their competence. Opportunities are given
Kesempatan diberikan tanpa membedakan gender, latar regardless of gender, educational background, family,
belakang pendidikan, keluarga, agama, ataupun suku bangsa religion, or ethnicity of employees. On the other hand to
karyawan. Disisi lain untuk menunjang hal tersebut, Krom support this, Krom also develops employee competencies,
juga mengembangkan kompetensi karyawan dimana hal which is supported by the implementation of various
ini didukung dengan penyelenggaraan berbagai program training programs, with the aim that employees can show
pelatihan, dengan tujuan agar karyawan dapat menampilkan their best performance in their respective jobs.
kinerja terbaik di pekerjaannya masing-masing.
Dalam bidang kesehatan, Krom mendukung kebiasaan In the health sector, Krom supports the healthy living habits
hidup sehat para karyawannya, mengikutsertakan semua of its employees, enrolling all employees in the Social
karyawan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Security Administration Agency (BPJS) program.
Sosial (BPJS).
Tanggung Jawab Perusahaan kepada Nasabah Corporate Responsibility to Customers
Mengingat pelindungan terhadap konsumen (Nasabah/ Considering that protection for consumers (Customers/
Non-Nasabah) merupakan kewajiban setiap Pelaku Usaha Non- Customers) is the obligation of every Financial
Jasa Keuangan (PUJK), maka Krom menerapkan prinsip Service Provider (PUJK), Krom applies the principle of
pelindungan konsumen dalam setiap aktivitas dan kegiatan consumer protection in every activity and business activity
usaha Bank. of the Bank.
Untuk meningkatkan pelayanan bagi para nasabah, Krom To improve services for customers, Krom has provided a
telah menyediakan situs web untuk berinteraksi dengan website to interact with customers, as well as providing
nasabah, sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk space for them to submit criticisms and suggestions in
menyampaikan kritik dan saran selain menerima informasi addition to receiving information about the Bank’s banking
mengenai produk dan jasa perbankan Bank. Situs web ini products and services. This website is constantly updated
senantiasa diperbarui dan dapat ditemukan di www.krom.id. and can be found at www.krom.id.
352 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 353
EDUKASI MASYARAKAT DI BIDANG
PERBANKAN
PUBLIC EDUCATION IN THE FIELD OF BANKING
Penyelenggaraan kegiatan Edukasi Literasi Keuangan The implementation of Financial Literacy Education
telah dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Otoritas activities has been carried out in accordance with the
Jasa Keuangan (SEOJK) No. 1/SEOJK.04/2014 mengenai Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK) No.
Pelaksanaan Edukasi Dalam rangka Meningkatkan Literasi 1/SEOJK.04/2014 concerning the Implementation of
Keuangan Kepada Konsumen dan/atau Masyarakat. Education in the Context of Increasing Financial Literacy
for Consumers and/or the Community.
Pada tahun 2025, Kegiatan Literasi Keuangan lebih In 2025, Financial Literacy Activities will be implemented
dilaksanakan kepada seluruh masyarakat secara langsung more to the entire community directly and through social
dan melalui media sosial. Beberapa kegiatan diantaranya media. Some of the activities include:
yaitu:
KEGIATAN SASARAN BENTUK MEDIA ATAU ACTIVITY
AUDIENCE PELAKSANAAN TEMPAT
IMPLEMENTATION PELAKSANAAN
MEDIA/LOCATION
Edukasi atau Literasi Keuangan 2025 Financial Literacy or Education 2025
Kegiatan literasi keuangan dalam Mahasiswa/i Offline Universitas Financial literacy activities in
mengelola keuangan serta Widyatama financial management and
mempelajari Industri Digital studying Digital Banking Industry
Banking
Kegiatan literasi keuangan dalam Mahasiswa/i Offline Universitas Negeri Financial literacy activities in
mengelola keuangan serta Islam Bandung financial management and
mempelajari Industri Digital studying Digital Banking Industry
Banking
Sosialisasi Mengenai Keamanan Publik Online Media Sosial Digital Banking Transaction
Dalam Bertransaksi Dengan Social Media Security Awareness through the
Digital Banking melalui kampanye #PintarDeteksi Campaign
#PintarDeteksi
Sosialisasi dan Edukasi Mengenai Publik Online Media Sosial Driving Awareness and Education
Produk dan Layanan Digital Social Media for Digital Banking Products and
Banking Services
PT Krom Bank Indonesia Tbk 353
Page 354
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Kampanye berkala #PintarDeteksi diluncurkan sejak Q3 2025 melalui
media sosial untuk mengedukasi keamanan transaksi dan mitigasi modus
penipuan.
Launched in Q3 2025, the recurring #PintarDeteksi social media campaign
provides ongoing education on transaction security and fraud prevention.
Sosialisasi berkelanjutan melalui media sosial untuk meningkatkan
pemahaman nasabah mengenai fitur-fitur unggulan Krom.
Continuous social media outreach aimed at enhancing user understanding
of Krom’s core features.
Mengoptimalkan media sosial sebagai kanal literasi untuk mengedukasi
nasabah mengenai manajemen keuangan yang efektif. Kampanye ini
bertujuan memberdayakan nasabah dalam memanfaatkan fitur Krom untuk
membangun kebiasaan finansial yang sehat demi mencapai kemandirian
finansial (financial independence).
Leveraging social media platforms to educate users on effective financial
management. These campaigns empower customers to utilize Krom’s
features to cultivate healthy financial habits as a pathway to achieving
long-term financial independence.
Krom berkomitmen untuk mendukung transformasi digital di sektor
pendidikan sekaligus memperluas dampak sosial melalui program
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada kesempatan kali ini,
Krom menggandeng Universitas Widyatama dalam kerja sama strategis
penyediaan pengetahuan mengenai Bank Digital di Indonesia.
Krom is committed to supporting digital transformation in the education
sector while expanding its social impact through its Social and Environmental
Responsibility (TJSL) program. On this occasion, Krom partnered with
Widyatama University in a strategic collaboration to provide knowledge
about digital banking in Indonesia.
Krom berkomitmen untuk mendukung transformasi digital di sektor
pendidikan sekaligus memperluas dampak sosial melalui program Tanggung
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada kesempatan kali ini, Krom
menggandeng Universitas Negeri Islam Bandung (UNISBA) dalam kerja sama
strategis penyediaan pengetahuan mengenai Bank Digital di Indonesia.
Krom is committed to supporting digital transformation in the education
sector while expanding its social impact through its Social and Environmental
Responsibility (TJSL) program. On this occasion, Krom partnered with the
Islamic State University of Bandung (UNISBA) in a strategic collaboration to
provide knowledge about digital banking in Indonesia.
354 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 355
Page 356
“
LAPORAN KEUANGAN
AUDIT
AUDITED FINANCIAL
REPORT
356 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 357
PT Krom Bank Indonesia Tbk 357
Page 358
Halaman ini sengaja dikosongkan
This page is intentionally left blank
358 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 359
PT KROM BANK INDONESIA Tbk LAPORAN KEUANGAN/ FINANCIAL STATEMENTS UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025/ FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025 DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/ AND INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Page 360
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
DAFTAR ISI TABLE OF CONTENTS
Halaman/
Page
SURAT PERNYATAAN DIREKSI DIRECTORS’ STATEMENT LETTER
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
LAPORAN KEUANGAN – FINANCIAL STATEMENTS –
Pada dan untuk tahun yang berakhir 31 As of and for the year ended December 31,
Desember 2025 2025
Laporan Posisi Keuangan 1 Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan 2 Statement of Profit or Loss and Other
Komprehensif Lain Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas 3 Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas 4 Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan 5 Notes to Financial Statements
Page 361
Page 362
Page 363
Page 364
Page 365
Page 366
Page 367
Page 368
Page 369
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
Catatan/
Notes 2025 2024*)
Rp Rp
ASET ASSETS
Kas 5 9.763.207.000 7.963.973.725 Cash
Giro dan penempatan pada Bank Indonesia 6 515.546.037.438 303.381.302.393 Current accounts and placements with Bank Indonesia
Giro dan penempatan pada Bank Lain - setelah 7 Current accounts and placements with Other Banks -
dikurangi cadangan kerugian penurunan net of allowance for impairment losses
nilai sebesar Rp 203.925.433 tahun 2025 Rp 203,925,433 in 2025
(2024: Rp 317.360.061) - pihak ketiga 203.721.508.162 317.042.701.206 (2024: Rp 317,360,061) - third parties
Efek-efek - setelah 8 Marketable securities - net of
dikurangi cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses
nilai sebesar Rp 21.894.404 tahun 2025 Rp 21,894,404 in 2025
(2024: Rp 101.748.767) - pihak ketiga 1.623.536.671.507 894.482.007.184 (2024: Rp 101,748,767) - third parties
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 9 789.986.646.000 443.096.625.000 Securities purchased with agreements to resell
Kredit yang diberikan - setelah dikurangi 10
cadangan kerugian penurunan nilai Loans - net of allowance for
sebesar Rp 907.175.505.081 tahun 2025 impairment losses Rp 907,175,505,081
(2024: Rp 380.707.996.341) in 2025 (2024: Rp 380,707,996,341)
Pihak berelasi 29, 39 299.271.672.701 270.224.906.280 Related parties
Pihak ketiga 7.425.757.851.814 3.595.807.574.135 Third parties
Aset tetap dan aset hak-guna - setelah 12
dikurangi akumulasi penyusutan Fixed assets and right-of-use assets - net of
sebesar Rp 15.961.468.028 accumulated depreciation Rp 15,961,468,028
tahun 2025 (2024: Rp 9.989.842.711) 179.486.140.338 167.180.237.285 in 2025 (2024: Rp 9,989,842,711)
Aset pajak tangguhan 19 120.008.651.412 52.118.979.368 Deferred tax assets
Aset takberwujud 11 84.219.392.366 44.056.045.979 Intangible assets
Aset lain-lain 13,40 Other assets
Pihak berelasi 29 696.563.415.139 388.599.130.275 Related parties
Pihak ketiga 266.535.290.767 167.494.416.863 Third parties
JUMLAH ASET 12.214.396.484.644 6.651.447.899.693 TOTAL ASSETS
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 14, 29, 40 103.772.566.770 62.627.611.793 Liabilities due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 15, 40 Current accounts
Pihak berelasi 29 7.841.857.764 5.850.166.921 Related parties
Pihak ketiga 16.856.197.525 7.377.965.011 Third parties
Tabungan 16 Savings
Pihak berelasi 29 7.969.993.535 3.396.809.300 Related parties
Pihak ketiga 1.757.341.120.101 492.743.301.471 Third parties
Deposito berjangka 17 Time deposits
Pihak berelasi 29 410.498.215.167 77.512.785.110 Related parties
Pihak ketiga 6.197.921.513.913 2.572.946.955.682 Third parties
Simpanan dari bank lain 18 15.000.000.000 - Deposits from other banks
Utang pajak 19 78.731.970.986 30.478.908.438 Tax payable
Liabilitas imbalan kerja 20 20.232.685.003 14.641.919.734 Employee benefits obligation
Liabilitas lain-lain 21, 40 135.882.001.537 63.831.581.020 Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 8.752.048.122.301 3.331.408.004.480 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham Capital stock
Modal dasar - 8.000.000.000 saham Authorized - 8,000,000,000 shares
dengan nominal Rp 100 per saham with par value Rp 100 per share
Modal ditempatkan dan disetor sebesar Subscribed and paid-up -
3.674.723.301 saham 22 367.472.330.100 367.472.330.100 3,674,723,301 shares
Tambahan modal disetor 23 2.223.685.942.304 2.223.685.942.304 Additional paid-in capital
Surplus revaluasi aset 24 135.187.153.948 135.187.153.948 Asset revaluation surplus
Kerugian aktuarial dari program imbalan kerja (5.717.470.651) (4.438.011.781) Actuarial loss from employee benefits program
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
atas efek-efek yang diukur pada Unrealized gain (losses) on marketable securities at
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain 240.846.367 (62.295.566) fair value through other comprehensive income
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 73.544.466.020 73.544.466.020 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 667.935.094.255 524.650.310.188 Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 3.462.348.362.343 3.320.039.895.213 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 12.214.396.484.644 6.651.447.899.693 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
*) Setelah direklasifikasi (Catatan 40) *) As reclassified (Note 40)
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. which are an integral part of the financial statements.
-1-
Page 370
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
Catatan/
Notes 2025 2024*)
Rp Rp
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL OPERATING INCOME AND EXPENSES
Pendapatan dan Beban Bunga Interest Income and Expenses
Pendapatan bunga 25 2.280.328.111.081 1.083.828.965.262 Interest income
Beban bunga 26 (427.719.101.021) (118.765.517.776) Interest expenses
Pendapatan Bunga - Bersih 1.852.609.010.060 965.063.447.486 Net Interest Income
PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA OTHER OPERATING INCOME
Penerimaan kembali atas
kredit yang telah dihapusbukukan 40 33.553.278.511 8.155.097.150 Recoveries of written-off loans
Provisi dan komisi 3.352.810.522 1.046.717.440 Provisions and commissions
Pendapatan lainnya 40 4.607.179.202 1.337.153.553 Other revenues
Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya 41.513.268.235 10.538.968.143 Total Other Operating Income
JUMLAH PENDAPATAN OPERASIONAL 1.894.122.278.295 975.602.415.629 TOTAL OPERATING INCOME
BEBAN OPERASIONAL OPERATING EXPENSES
Beban tenaga kerja 27 (85.509.085.972) (62.134.523.397) Personnel expenses
Beban umum dan administrasi 27 (218.324.246.262) (112.897.889.435) General and administrative expenses
Jumlah Beban Operasional (303.833.332.234) (175.032.412.832) Total Operating Expenses
Beban Kerugian Penurunan Nilai 28 (1.404.244.479.161) (632.621.554.949) Provision for Impairment Losses
LABA OPERASIONAL 186.044.466.900 167.948.447.848 OPERATING INCOME
PENDAPATAN DAN BEBAN NON-OPERASIONAL NON-OPERATING INCOME AND EXPENSES
Pendapatan non-operasional 224.776.176 223.747.990 Non-operating income
Beban non-operasional (1.971.836.885) (7.835.076.246) Non-operating expenses
Jumlah Beban Non-Operasional - Bersih (1.747.060.709) (7.611.328.256) Total Non-Operating Expenses - Net
LABA SEBELUM PAJAK 184.297.406.191 160.337.119.592 PROFIT BEFORE TAX
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX BENEFIT (EXPENSE)
Kini 19 (108.631.878.520) (63.097.403.600) Current tax
Tangguhan 19 67.619.256.396 26.820.633.383 Deferred tax
Jumlah Pajak Penghasilan (41.012.622.124) (36.276.770.217) Total Income Tax
LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 31 143.284.784.067 124.060.349.375 NET INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified
ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Surplus revaluasi aset 24 - 184.000.000 Asset revaluation surplus
Keuntungan (kerugian) aktuarial Actuarial gain (loss)
program imbalan kerja 20 (1.640.331.884) 626.100.237 from employee benefits program
Pajak penghasilan 19 360.873.014 (137.742.052) Income tax
(1.279.458.870) 672.358.185
Pos-pos yang akan direklasifikasi Item that may be reclassified
ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi Unrealized gain (losses) on marketable securities
atas efek-efek yang diukur pada nilai at fair value through other
wajar melalui penghasilan komprehensif lain 393.599.299 (79.866.110) comprehensive income
Pajak penghasilan 19 (90.457.366) 17.570.544 Income tax
303.141.933 (62.295.566)
Jumlah penghasilan komprehensif lain Total other comprehensive income
tahun berjalan, setelah pajak (976.316.937) 610.062.619 for the year, net of tax
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERJALAN 142.308.467.130 124.670.411.994 FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM 31 39 34 EARNINGS PER SHARE
*) Setelah direklasifikasi (Catatan 40) *) As reclassified (Note 40)
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. which are an integral part of the financial statements.
-2-
Page 371
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
Keuntungan (kerugian) yang
belum direalisasi
atas efek-efek yang diukur pada
Modal saham - nilai wajar melalui penghasilan
ditempatkan dan Keuntungan (kerugian) aktuaria komprehensif lain - bersih /
disetor penuh/ Tambahan dari program imbalan kerja - Unrealized gain (losses) on Saldo laba/Retained earnings
Share capital - modal disetor/ Surplus revaluasi bersih/Actuarial marketable securities at Telah ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ issued and Additional paid-in aset/Asset gain (loss) from employee fair value through penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas/
Notes fully paid-in capital revaluation surplus benefits program - net other comprehensive income - net Appropriated Unappropriated Total equity
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Saldo per 1 Januari 2024 367.472.330.100 2.223.685.942.304 147.662.219.863 (4.926.369.966) - 73.544.466.020 387.930.894.898 3.195.369.483.219 Balance as of January 1, 2024
Laba bersih tahun berjalan - - - - - - 124.060.349.375 124.060.349.375 Net income for the year
Penghasilan komprehensif lain - - 184.000.000 488.358.185 (62.295.566) - - 610.062.619 Other comprehensive income
Reklasifikasi surplus revaluasi aset Reclassification of asset revaluation
ke saldo laba - - (12.659.065.915) - - - 12.659.065.915 - surplus to retained earnings
Saldo per 31 Desember 2024 367.472.330.100 2.223.685.942.304 135.187.153.948 (4.438.011.781) (62.295.566) 73.544.466.020 524.650.310.188 3.320.039.895.213 Balance as of December 31, 2024
Laba bersih tahun berjalan - - - - - - 143.284.784.067 143.284.784.067 Net income for the year
Penghasilan komprehensif lain - - - (1.279.458.870) 303.141.933 - - (976.316.937) Other comprehensive income
Saldo per 31 Desember 2025 367.472.330.100 2.223.685.942.304 135.187.153.948 (5.717.470.651) 240.846.367 73.544.466.020 667.935.094.255 3.462.348.362.343 Balance as of December 31, 2025
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. which are an integral part of the financial statements.
-3-
Page 372
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
Catatan/
Notes 2025 2024
Rp Rp
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Pendapatan bunga yang diterima 2.242.042.170.930 1.073.992.244.423 Interest income received
Beban bunga yang dibayar (392.815.566.717) (92.799.577.096) Interest expenses paid
Pendapatan operasional lainnya 41.513.268.235 10.538.968.143 Other operating income
Beban tenaga kerja (85.367.427.150) (51.761.083.980) Labor expenses
Beban umum dan administrasi (197.897.896.586) (104.024.019.301) General and administrative expenses
Beban non-operasional (244.710.163) (2.211.061.359) Non-operating expenses
Pendapatan non-operasional 207.184.403 190.012.311 Non-operating income
Pembayaran pajak penghasilan badan (65.941.531.289) (37.974.509.837) Payments of corporate income taxes
Arus kas dari aktivitas operasi sebelum Cash flows from operating activities before
perubahan aset dan liabilitas operasi 1.541.495.491.663 795.950.973.304 changes in operating assets and liabilities
Penurunan (kenaikan) aset operasi: Decrease (increase) in operating assets:
Efek-efek (728.751.522.390) (682.467.607.459) Marketable securities
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (346.890.021.000) 771.349.271.000 Securities purchased with agreements to resell
Kredit yang diberikan (5.263.241.523.261) (2.816.905.973.768) Loans
Aset lain-lain (345.198.478.291) (378.936.534.306) Other assets
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi: Increase (decrease) in operating liabilities:
Simpanan nasabah 15, 16, 17 5.238.600.914.510 2.811.216.925.021 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 18 15.000.000.000 - Deposits from other banks
Liabilitas segera 14 15.747.815.023 25.528.398.482 Liabilities due immediately
Utang pajak 19 5.653.172.681 (23.915.836.613) Tax payable
Liabilitas lain-lain 21 42.745.793.116 871.056.906 Other liabilities
Arus Kas Bersih Diperoleh dari
Aktivitas Operasi 175.161.642.051 502.690.672.567 Net Cash Provided by Operating Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Pembelian aset tetap 12 (23.389.263.026) (8.631.089.957) Purchase of fixed assets
Pembelian aset takberwujud 11 (51.919.216.439) (35.098.995.651) Purchase of intangible assets
Penjualan aset tetap 12 3.453.762.276 207.117.393 Proceeds from sale of fixed assets
Penjualan aset diklasifikasikan sebagai Proceeds from assets classified
dimiliki untuk dijual - 10.400.000.000 as held-for-sale
Arus Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi (71.854.717.189) (33.122.968.215) Net Cash Used in Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITY
Pembayaran pokok liabilitas sewa 41 (2.777.584.214) (481.950.000) Lease liabilities principal payments
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 100.529.340.648 469.085.754.352 NET INCREASE IN CASH AND CASH EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 628.705.337.385 159.619.583.033 THE BEGINNING OF YEAR
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 729.234.678.033 628.705.337.385 THE END OF YEAR
CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS TERDIRI DARI: CONSIST OF:
Kas 5 9.763.207.000 7.963.973.725 Cash
Penempatan pada Bank Indonesia 6 515.546.037.438 303.381.302.393 Placements with Bank Indonesia
Penempatan pada Bank Lain 7 203.925.433.595 317.360.061.267 Placements with Other Banks
Jumlah 729.234.678.033 628.705.337.385 Total
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. which are an integral part of the financial statements.
-4-
Page 373
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Krom Bank Indonesia Tbk (untuk selanjutnya PT Krom Bank Indonesia Tbk (hereinafter referred
disebut sebagai “Bank”) didirikan di Bandung to as “Bank”) was established in Bandung under
dengan nama Bank Ekonomi Nasional NV the name Bank Ekonomi Nasional NV based on
berdasarkan Akta Notaris Meester Tan Eng Kiam Notary Deed Meester Tan Eng Kiam No. 76 dated
No. 76 tanggal 16 Maret 1957 yang perubahan March 16, 1957 which amended all of its articles of
seluruh anggaran dasarnya sebagaimana dimuat association as contained in the notarial deed of
dalam Akta Notaris Kikit Wirianti Sugata, S.H. Kikit Wirianti Sugata, S.H. No. 5 on February 10,
No. 5 tanggal 10 Februari 1999 dan No. 23 1999 and No. 23 dated July 21, 1999, was
tanggal 21 Juli 1999, telah disahkan oleh Menteri approved by the Minister of Justice based on
Kehakiman berdasarkan Surat Keputusan Decree No. C-17733 HT.01.04.TH. 99 dated
No. C-17733 HT.01.04.TH. 99 tanggal 15 Oktober October 15, 1999 and announced in State Gazette
1999 serta diumumkan dalam Berita Negara of the Republic of Indonesia No. 25 dated
Republik Indonesia No. 25 tanggal 28 Maret March 28, 2000, Supplement No. 1563/2000.
2000, Tambahan No. 1563/2000.
Bank mulai beroperasi secara komersial sejak The Bank has started its commercial operations
tanggal 11 April 1957 dengan izin Menteri since April 11, 1957 upon the approval of the
Keuangan dalam Surat Keputusan Ministry of Finance in its Decision Letter
No. 56202/U.M.II. No. 56202/U.M.II.
Berdasarkan Akta Pernyataan Sirkuler Based on the Deed of Shareholders Circular
Pemegang Saham No. 18 tanggal 18 Mei 2020, Statement No. 18 dated May 18, 2020, the Bank
Bank telah mengalami perubahan status Bank has undergone a change in its status of the Bank
dari Perseroan Tertutup menjadi Perseroan from a private company to a public, and the
Terbuka, dan Pemegang Saham menyetujui shareholders approved the change of Bank’s
perubahan nama menjadi PT Bank Bisnis name to PT Bank Bisnis Internasional Tbk.
Internasional Tbk.
Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Based on the Deed of Extraordinary General
Saham Luar Biasa No. 03 tanggal 15 September Meeting of Shareholders No. 03 dated
2022, Pemegang Saham telah menyetujui September 15, 2022, the shareholders has
perubahan nama Bank menjadi PT Krom Bank approved the change of Bank’s name to PT Krom
Indonesia Tbk. Bank Indonesia Tbk.
Anggaran Dasar Bank mengalami perubahan The Bank's Articles of Association were amended
dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat by the Deed of the Extraordinary General Meeting
Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 23 of Shareholders No. 23 dated December 28, 2022
tanggal 28 Desember 2022 dibuat di hadapan made before Syarifudin, S.H., Notary in
Syarifudin, S.H., Notaris di Tangerang, yang telah Tangerang, which has obtained approval from the
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Minister of Law and Human Rights of the Republic
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan of Indonesia with Decree No. AHU-AH.01.03-
Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0497547 0497547 TAHUN 2022 dated December 30, 2022
TAHUN 2022 tanggal 30 Desember 2022 serta and has been registered in Company Register
telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan No. AHU-0263714.AH.01.11.TAHUN 2022 on
No. AHU-0263714.AH.01.11 TAHUN 2022 December 30, 2022. Bank has amendments to the
tanggal 30 Desember 2022. Bank memiliki Deed regarding:
perubahan Akta mengenai:
- Memutuskan dan menyetujui Penambahan - Decide and approve the addition of the issued
Modal ditempatkan dan disetor Bank dengan and paid-up capital of the Bank by granting
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Pre-emptive rights (HMETD III), and issuing
Dahulu (HMETD III), dengan mengeluarkan shares in the Bank's savings with a maximum
saham dalam simpanan Bank dengan jumlah of 465,082,165 new shares.
sebanyak-banyaknya 465.082.165 saham
baru.
- Mengubah anggaran dasar khususnya Pasal - Amend the Articles of Association, especially
4 ayat 2 mengenai penambahan modal Article 4 paragraph 2 regarding the increase
ditempatkan dan disetor Bank dalam rangka in issued and paid-up capital of the Bank
Penambahan Modal Dengan Hak Memesan through Capital Increase with Pre-emptive
Efek Terlebih Dahulu (“PMHMETD”). Rights ("PMHMETD").
-5-
Page 374
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
- Memberikan kuasa kepada Direksi dan/atau - To authorize the Board of Directors and/or the
Dewan Komisaris Bank untuk melaksanakan Board of Commissioners of the Bank to carry
segala tindakan yang dianggap perlu out all actions deemed necessary in relation
berkaitan dengan Penawaran Umum to the Limited Public Offering III.
Terbatas III.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, In accordance with article 3 of the Bank's Articles
ruang lingkup kegiatan Bank adalah menjalankan of Association, the scope of its activities is to
usaha sebagai bank umum swasta non-devisa. conduct business as a non-foreign exchange
private commercial bank.
Pada tanggal 31 Desember 2025, kantor pusat As of December 31, 2025, the Bank’s head office
Bank berlokasi di Dipo Tower Lantai 9, Jakarta. is located at Dipo Tower 9th floor, Jakarta. The
Bank memiliki dua kantor cabang di Bandung dan Bank has two branches office located in Bandung
Jakarta. and Jakarta.
Pemegang saham pengendali dari Bank adalah The ultimate shareholder of the Bank is
PT FinAccel Teknologi Indonesia, dengan entitas PT FinAccel Teknologi Indonesia, with ultimate
induk akhir adalah Kredivo Group Ltd. parent is Kredivo Group Ltd.
b. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan b. Boards of Commissioners, Directors and
Employees
Personil manajemen kunci mencakup Dewan Key management personnel consist of the Board
Komisaris, Direksi, dan pejabat eksekutif yaitu of Commissioners, Board of Directors, and key
pejabat yang bertanggung jawab langsung executives who have direct responsibility to the
kepada Direksi. Board of Directors.
Susunan Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite As of December 31, 2025 and 2024 the
Audit Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan composition of the Bank’s Board of
2024 adalah sebagai berikut: Commissioners, Board of Directors, and Audit
Committee was as follows:
2025 dan/and 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris Dinno Indiano President Commissioner
Komisaris Independen Zainal Abidin Independent Commissioner
Komisaris Independen Markus Sugiono Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Presiden Direktur Anton Hermawan President Director
Direktur Laniwati Tjandra Director
Direktur Alvin James Kurniawan Director
Direktur Wisaksana Djawi Director
Direktur Tan Alie Director
Komite Audit Audit Committee
Ketua Markus Sugiono Chairman
Anggota Waldy Gutama Member
Anggota Liauw She Jin Member
Audit Internal Windu Tri Andaruno Internal Audit
Sekretaris Perusahaan Antik Rosalia Indah Corporate Secretary
Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah As of December 31, 2025, the number of
karyawan tetap Bank berjumlah 340 orang permanent employees of the Bank was 340
(2024: 239 karyawan) (tidak diaudit). employees (2024: 239 employees) (unaudited).
-6-
Page 375
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
c. Penawaran Umum Efek Bank c. Public Offering of Shares of the Bank
Penawaran Umum Perdana Saham Initial Public Offering
Pada tanggal 31 Agustus 2020, Bank melakukan On August 31, 2020, the Bank conducted an initial
penawaran umum perdana atas 394.764.700 public offering of 394,764,700 new shares with a
saham baru dengan nilai nominal sebesar Rp 100 par value of Rp 100 per share and an offering price
per lembar saham dan harga penawaran setiap of Rp 480 per share to the public in Indonesia. The
saham sebesar Rp 480 per lembar saham kepada offered shares were traded at the Indonesia Stock
masyarakat di Indonesia. Saham yang ditawarkan Exchange (IDX) since September 7, 2020.
tersebut diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia
(BEI) sejak tanggal 7 September 2020.
Dari Penawaran Umum Perdana Saham, Bank From the Initial Public Offering of Shares, the Bank
mencatat kelebihan penerimaan di atas nominal recorded excess receipts over the nominal shares
saham sebesar Rp 150.010.587.900, dikurangi amounting to Rp 150,010,587,900, minus the
biaya emisi penerbitan saham. issuance costs of shares.
Penawaran Umum Saham Terbatas I Limited Public Offering I
Pada tanggal 14 Desember 2020, Bank On December 14, 2020, the Bank undertook a
melakukan Penawaran Umum Terbatas I dalam Limited Public Offering I (“LPO I”) through the
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih issuance of Pre-emptive rights of 394,764,705
Dahulu (HMETD) sebanyak 394.764.705 saham new shares with a nominal value of Rp 100 per
baru dengan nilai nominal sebesar Rp 100 per share. Every holder of 20 old shares registered in
lembar saham. Setiap pemegang 20 saham lama the DPS on December 10, 2020 is entitled to 3
yang tercatat dalam DPS pada tanggal Rights, where every 1 Rights gives the holder the
10 Desember 2020 berhak atas 3 HMETD, di right to buy 1 new share at an offering price of
mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada Rp 735 per share.
pemegangnya untuk membeli 1 saham baru
dengan harga penawaran Rp 735 per lembar
saham.
Tambahan modal disetor atas Penambahan Additional paid-in capital for Additional Capital with
Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Pre-emptive Rights ("PMHMETD") notarized on
Dahulu ("PMHMETD") diaktakan pada tanggal December 23, 2020 based on Deed No. 16
23 Desember 2020 berdasarkan Akta No. 16 concerning the Statement of Meeting Resolutions
tentang Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan on Amendments to the Articles of Association of
Anggaran Dasar PT Bank Bisnis Internasional PT Bank Bisnis Internasional Tbk, the issued and
Tbk, modal ditempatkan dan disetor yang semula paid-up capital which was originally
sebesar Rp 263.176.470.000 ditingkatkan Rp 263,176,470,000 was increased to
menjadi Rp 302.652.940.500. Atas Penawaran Rp 302,652,940,500. For the Limited Public
Umum Saham Terbatas I, Bank mencatat Offering I, the Bank recorded excess receipts over
kelebihan penerimaan di atas nominal saham the nominal shares amounting to
sebesar Rp 250.675.587.675, dikurangi biaya Rp 250,675,587,675, minus the issuance costs of
emisi penerbitan saham. shares.
Penawaran Umum Saham Terbatas II Limited Public Offering II
Pada tanggal 20 Desember 2021, telah On December 20, 2021, an Extraordinary General
dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Meeting of Shareholders (RUPSLB) was held,
Luar Biasa (RUPSLB), mengenai terpenuhinya regarding the fulfillment of the Limited Public
proses pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas Offering II process, the Shareholders have
II, Pemegang Saham telah memutuskan untuk decided to increase the issued and paid-up capital
meningkatkan modal ditempatkan dan disetor by issuing a total of 280,721,568 new shares with
dengan menerbitkan sejumlah 280.721.568 a nominal value of Rp 100 per share and an
saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per offering price of Rp 3,510 per share, which comes
lembar saham dan harga penawaran sebesar from Capital Increase with Pre-emptive Rights
Rp 3.510 per lembar saham, yang berasal dari ("PMHMETD") from December 6, 2021 to
Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek December 10, 2021.
Terlebih Dahulu ("PMHMETD") dari tanggal
6 Desember 2021 sampai dengan tanggal
10 Desember 2021.
-7-
Page 376
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Dari Penawaran Umum Terbatas II, Bank From the Limited Public Offering II, the Bank
mendapatkan tambahan modal disetor sebesar received additional paid-in capital of
Rp 28.072.156.800 dan tambahan agio saham Rp 28,072,156,800 and additional share premium
sebesar Rp 957.260.549.180. Sehingga modal of Rp 957,260,549,180. So that the
ditempatkan dan disetor yang semula issued and paid-up capital which was
sebesar Rp 302.652.940.500 menjadi originally Rp 302,652,940,500 becomes
Rp 330.725.097.300. Pada bulan Maret 2022, Rp 330,725,097,300. In March 2022, Bank has
Bank mendapat persetujuan penggunaan dari received approval from the Banking Financial
Otoritas Jasa Keuangan Perbankan, sehingga Services Authority, so that the additional capital as
penambahan modal tersebut per 31 Desember of December 31, 2021, classified as issued and
2021 diklasifikasikan sebagai modal ditempatkan paid-up capital and presented in Equity, minus the
dan disetor dan disajikan dalam Ekuitas, issuance costs of shares.
dikurangi dengan biaya emisi penerbitan saham.
Penawaran Umum Saham Terbatas III Limited Public Offering III
Pada tanggal 28 Desember 2022, telah On December 28, 2022, a meeting for the
dilaksanakan Rapat Perubahan Anggaran Dasar, Amendment of Articles of Association Meeting was
mengenai terpenuhinya proses pelaksanaan held, regarding the fulfillment of the Limited Public
Penawaran Umum Terbatas III, pemegang Offering III process, the Shareholders have
saham telah memutuskan untuk meningkatkan decided to increase the issued and paid-up capital
modal ditempatkan dan disetor dengan by issuing a total of 367,472,328 new shares with
menerbitkan sejumlah 367.472.328 saham baru a nominal value of Rp 100 per share and an
dengan nilai nominal Rp 100 per lembar saham offering price of Rp 2,480 per share, which comes
dan harga penawaran sebesar Rp 2.480 per from Capital Increase with Pre-emptive Rights
lembar saham, yang berasal dari Penambahan (“PMHMETD”) from December 14, 2022 to
Modal dengan Hak Memesan Efek terlebih dahulu December 21, 2022.
(“PMHMETD”) dari tanggal 14 Desember 2022
sampai dengan tanggal 21 Desember 2022.
Dari Penawaran Umum Terbatas III, Bank From the Limited Public Offering III, the Bank
mendapatkan tambahan modal disetor sebesar received additional paid-in capital of
Rp 36.747.232.800 dan tambahan agio saham Rp 36,747,232,800 and additional share premium
sebesar Rp 872.298.974.288. Atas penambahan of Rp 872,298,974,288. For the capital increase of
modal sebesar tersebut belum ada persetujuan this amount there has been no approval for use
penggunaan dari Otoritas Jasa Keuangan from the Banking Financial Services Authority, so
Perbankan, sehingga penambahan modal that the additional capital as of December 31,
tersebut per 31 Desember 2022 masih 2022, is still classified as Advance Stock
diklasifikasikan sebagai Uang Muka Setoran Subscription and presented in Equity.
Modal dan disajikan dalam Ekuitas.
Berdasarkan Surat Otoritas Jasa Keuangan Based on Banking Financial Services Authority
Perbankan No. S/60/KR.021/2023 tanggal Letter No. S/60/KR.021/2023 dated May 12, 2023,
12 Mei 2023, penambahan modal disetor sebesar additional paid-in capital of Rp 36,747,232,800 has
Rp 36.747.232.800 telah disetujui sehingga been approved so that the issued and paid-up
modal ditempatkan dan disetor yang semula capital which was originally Rp 330,725,097,300
sebesar Rp 330.725.097.300 menjadi becomes Rp 367,472,330,100 and issuance
Rp 367.472.330.100 dan biaya emisi yang costs of shares charged amounting to
dibebankan sebesar Rp 2.454.820.690. Rp 2,454,820,690.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024, all of the
seluruh saham Bank telah dicatatkan pada Bursa Bank's outstanding shares have been listed at the
Efek Indonesia (“BEI”). Indonesia Stock Exchange (“IDX”).
-8-
Page 377
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
2. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS
BARU DAN REVISI (PSAK) DAN INTERPRETASI OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK) (“PSAK”) AND INTERPRETATIONS OF PSAK
(“ISAK”)
a. Amendemen/penyesuaian Standar yang a. Amendments/improvements to Standards
berlaku efektif pada tahun berjalan Effective in the Current Year
Dalam tahun berjalan, Bank telah menerapkan In the current year, the Bank has applied a number
sejumlah amendemen/ penyesuaian PSAK yang of amendments/ improvements to PSAK that are
relevan dengan operasinya dan efektif untuk relevant to its operations and effective for
periode akuntansi yang dimulai pada atau setelah accounting period beginning on or after January 1,
1 Januari 2025. Penerapan atas PSAK baru/ revisi 2025. The adoption of these new/ revised PSAKs
tidak mengakibatkan perubahan atas kebijakan does not result in changes to the Bank’s accounting
akuntansi Bank dan tidak memiliki dampak policies and has no material effect on the amounts
material terhadap jumlah yang dilaporkan dalam reported in these financial statements.
laporan keuangan.
b. Standar dan Amendemen/Penyesuaian b. Standard and Amendments/Improvements to
Standar Telah Diterbitkan tapi Belum Standards Issued not yet Adopted
Diterapkan
Pada tanggal persetujuan laporan keuangan, At the date of authorization of the financial
standar, interpretasi, dan amendemen- statements, the following standard, interpretation,
amendemen atas PSAK yang telah diterbitkan and amendments to PSAK were issued but not
namun belum berlaku efektif, dengan penerapan effective, with early application permitted.
dini diizinkan.
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2026 January 1, 2026
Amendemen PSAK 109 Instrumen Keuangan Amendment to PSAK 109 Financial
dan Amendemen PSAK 107 Instrumen Instruments and Amendment to PSAK 107
Keuangan: Pengungkapan tentang Financial Instruments: Disclosures on
Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Classification and Measurement of Financial
Keuangan Instruments
Penyesuaian Tahunan 2024 SAK Indonesia Annual Improvement 2024 SAK Indonesia
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan As for the issuance date of the financial statements,
keuangan, dampak dari penerapan standar, the effects of adopting these standards,
amendemen dan interpretasi tersebut terhadap amendments and interpretations on the financial
laporan keuangan tidak dapat diketahui atau statements are not known nor reasonably
diestimasi oleh manajemen. estimable by management.
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau Effective for periods beginning on or after
setelah tanggal 1 Januari 2027 January 1, 2027
PSAK 118 Penyajian dan Pengungkapan PSAK 118 Presentation and Disclosures in
dalam Laporan Keuangan Financial Statements
PSAK 118 menggantikan PSAK 201 PSAK 118 replaces PSAK 201 Presentation of
Penyajian Laporan Keuangan, dengan Financial Statements, carrying forward many of
banyak persyaratan dalam PSAK 201 yang the requirements in PSAK 201 unchanged and
tidak berubah dan dilanjutkan serta complementing them with new requirements.
melengkapinya dengan persyaratan In addition, some paragraphs from PSAK 201
persyaratan baru. Selain itu, beberapa have been moved to PSAK 208 Accounting
paragraf dari PSAK 201 telah dipindahkan ke Policies, Changes in Accounting Estimates,
PSAK 208 Kebijakan Akuntansi, Perubahan and Errors and PSAK 107 Financial
Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan, dan Instruments: Disclosures. Furthermore, there
PSAK 107 Instrumen Keuangan: are minor amendments to PSAK 207
Pengungkapan. Serta, terdapat perubahan Statement of Cash Flows and PSAK 233
minor pada PSAK 207 Laporan Arus Kas dan Earnings Per Share.
PSAK 233 Laba Per Saham.
-9-
Page 378
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
PSAK 118 memperkenalkan persyaratan PSAK 118 introduces new requirements to:
baru untuk:
menyajikan kategori-kategori tertentu present specified categories and defined
dan subtotal yang ditentukan dalam subtotals in the statement of profit or
laporan laba rugi loss
memberikan pengungkapan tentang provide disclosures on management-
ukuran kinerja tetapan manajemen defined performance measures (MPMs) in
(UKTM) dalam catatan laporan keuangan the notes to the financial statements
perbaikan agregasi dan disagregasi. improve aggregation and disaggregation.
Bank diwajibkan untuk menerapkan Bank is required to apply PSAK 118 for annual
PSAK 118 untuk periode pelaporan tahunan reporting periods beginning on or after
yang dimulai pada atau setelah 1 Januari January 1, 2027, with earlier application
2027, dengan penerapan dini diizinkan. permitted. The amendments to PSAK 207 and
Amendemen PSAK 207 dan PSAK 233, serta PSAK 233, as well as the revised PSAK 208
amendemen PSAK 208 dan PSAK 107, and PSAK 107, become effective when an
berlaku ketika entitas menerapkan entity applies PSAK 118. PSAK 118 requires
PSAK 118. PSAK 118 memerlukan retrospective application with specific transition
penerapan retrospektif dengan ketentuan provisions.
transisi.
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan As of the issuance date of the financial statements,
keuangan, dampak dari penerapan standar, the effects of adoption of these standards,
amendemen dan interpretasi tersebut terhadap amendments and interpretations on the financial
laporan keuangan tidak dapat diketahui atau statements are not known nor reasonably
diestimasi oleh manajemen. estimable by management.
3. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
a. Pernyataan kepatuhan a. Statement of compliance
Laporan keuangan Bank disusun sesuai dengan The financial statements of the Bank have been
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dan prepared in accordance with Indonesian Financial
peraturan Bapepam-LK No. KEP 347/BL/2012 Accounting Standards and the Bapepam-LK No.
tanggal 25 Juni 2012 No. VIII.G.7 tentang KEP 347/BL/2012 dated June 25, 2012 Regulation
Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan No. VIII.G.7 regarding the Guideline for Financial
keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Statement Presentation and Disclosure of Issuers
or Public Entities.
b. Dasar penyusunan b. Basis of preparation
Dasar penyusunan laporan keuangan Bank The Bank’s financial statements have been
adalah biaya historis, kecuali instrumen keuangan prepared on the historical cost basis, except for
tertentu yang diukur pada jumlah revaluasian atau financial instruments that are measured at revalued
nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan, amounts or fair values at the end of each reporting
yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi di period, as explained in the accounting policies
bawah ini. below.
Biaya historis umumnya didasarkan pada nilai Historical cost is generally based on the fair value
wajar dari imbalan yang diberikan dalam of the consideration given in exchange for goods
pertukaran barang dan jasa. and services.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to sell
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar an asset or paid to transfer a liability in an orderly
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu transaction between market participants at the
transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal measurement date, regardless of whether that price
pengukuran, terlepas dari apakah harga tersebut is directly observable or estimated using another
dapat diamati secara langsung atau diestimasi valuation technique. In estimating the fair value of
menggunakan teknik penilaian lain. Dalam an asset or a liability, the Bank takes into account
mengestimasi nilai wajar dari suatu aset atau the characteristics of the asset or liability if market
liabilitas, Bank memperhitungkan karakteristik participants would take those characteristics into
aset atau liabilitas jika pelaku pasar akan account when pricing the asset or liability at the
memperhitungkan karakteristik tersebut ketika measurement date.
menentukan harga aset atau liabilitas pada
tanggal pengukuran.
- 10 -
Page 379
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Laporan arus kas Bank disusun dengan The Bank’s statements of cash flows are prepared
menggunakan metode langsung dengan using the direct method with classifications of cash
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas flows into operating, investing, and financing
operasi, investasi, dan pendanaan. activities.
Direksi memiliki, pada saat persetujuan laporan The Directors have, at the time of approving the
keuangan, suatu ekspektasi yang memadai bahwa financial statements, a reasonable expectation that
Bank memiliki sumber daya yang cukup untuk the Bank has adequate resources to continue in
melanjutkan keberadaan operasinya untuk di operational existence for the foreseeable future.
masa yang akan datang. Sehingga, mereka Thus, they continue to adopt the going concern
melanjutkan penerapan dasar akuntansi basis of accounting in preparing the financial
kelangsungan usaha dalam penyusunan laporan statements.
keuangan.
c. Transaksi dan penjabaran dalam mata uang c. Foreign currency transactions and translation
asing
Laporan keuangan Bank diukur dan disajikan The Bank’s financial statements are measured and
dalam mata uang dari lingkungan ekonomi utama presented in the currency of the primary economic
di mana entitas beroperasi (mata uang fungsional). environment in which the entity operates (its
Laporan keuangan Bank disajikan dalam mata functional currency). The Bank’s financial
uang Rupiah yang merupakan mata uang statements are presented in Indonesian Rupiah,
fungsional dan mata uang penyajian untuk laporan which is the functional currency and the
keuangan Bank. presentation currency for the financial statements.
d. Transaksi pihak-pihak berelasi d. Transactions with related parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas A related party is a person or entity that is related to
yang terkait dengan Bank (entitas pelapor): the Bank (the reporting entity):
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya a. A person or a close member of that person's
mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika family is related to the reporting entity if that
orang tersebut: person:
i. memiliki pengendalian atau i. has control or joint control over the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
pelapor;
ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas ii. has significant influence over the reporting
pelapor; atau entity; or
iii. merupakan personil manajemen kunci iii. is a member of the key management
entitas pelapor atau entitas induk dari personnel of the reporting entity or of a
entitas pelapor. parent of the reporting entity.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor b. An entity is related to the reporting entity if any
jika memenuhi salah satu hal berikut: of the following conditions applies:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah i. The entity, and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang sama members of the same group (which
(artinya entitas induk, entitas anak, dan means that each parent, subsidiary and
entitas anak berikutnya saling berelasi fellow subsidiary is related to the others).
dengan entitas lainnya).
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ii. One entity is an associate or joint venture
ventura bersama dari entitas lain (atau of the other entity (or an associate or joint
entitas asosiasi atau ventura bersama venture of a member of a group of which
yang merupakan anggota suatu the other entity is a member).
kelompok usaha, yang mana entitas lain
tersebut adalah anggotanya).
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura iii. Both entities are joint ventures of the same
bersama dari pihak ketiga yang sama. third party.
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari iv. One entity is a joint venture of a third entity
entitas ketiga dan entitas yang lain and the other entity is an associate of the
adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. third entity.
- 11 -
Page 380
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
v. Entitas tersebut adalah suatu program v. The entity is a post-employment benefit
imbalan pascakerja untuk imbalan kerja plan for the benefit of employees of either
dari salah satu entitas pelapor atau the reporting entity, or an entity related to
entitas yang terkait dengan entitas the reporting entity. If the reporting entity
pelapor. Jika entitas pelapor adalah is itself such a plan, the sponsoring
entitas yang menyelenggarakan program employers are also related to the reporting
tersebut, maka entitas sponsor juga entity.
berelasi dengan entitas pelapor.
vi. Entitas yang dikendalikan atau vi. The entity is controlled or jointly controlled
dikendalikan bersama oleh orang yang by a person identified in (a).
diidentifikasi dalam huruf (a).
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) vii. A person identified in (a) and (i) has
dan (i) memiliki pengaruh signifikan atas significant influence over the entity or is a
entitas atau merupakan personil member of the key management
manajemen kunci entitas (atau entitas personnel of the entity (or a parent of the
induk dari entitas). entity).
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang viii. The entity, or any member of a group of
mana entitas merupakan bagian dari which it is a part, provides key
kelompok tersebut, menyediakan jasa management personnel services to the
personil manajemen kunci kepada entitas reporting entity or to the parent of the
pelapor atau kepada entitas induk dari reporting entity.
entitas pelapor.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak- Significant transactions with related parties,
pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan whether carried out with the same terms and
persyaratan yang sama dengan pihak ketiga conditions as third parties or not, are disclosed in
maupun tidak, diungkapkan pada laporan the Bank’s financial statements.
keuangan Bank.
e. Instrumen Keuangan e. Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui pada Financial assets and financial liabilities are
laporan posisi keuangan pada saat Bank menjadi recognized on the statement of financial position
salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual when the Bank becomes a party to the contractual
instrumen tersebut. provisions of the instrument.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan pada Financial assets and financial liabilities are initially
awalnya diukur pada nilai wajar. Biaya transaksi measured at fair value. Transaction costs that are
yang dapat diatribusikan secara langsung dengan directly attributable to the acquisition or issue of
perolehan atau penerbitan aset keuangan dan financial assets and financial liabilities are added to
liabilitas keuangan ditambahkan atau dikurangkan or deducted from the fair value of the financial
dari nilai wajar aset keuangan dan liabilitas assets and financial liabilities, as appropriate, on
keuangan, di mana sesuai, pada pengakuan awal. initial recognition. Transaction costs directly
Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara attributable to the acquisition of financial assets or
langsung dengan perolehan aset keuangan dan financial liabilities at fair value through profit or loss
liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba are recognized immediately in profit or loss.
rugi diakui langsung pada laba rugi.
Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya All recognized financial assets are measured
diukur secara keseluruhan pada biaya perolehan subsequently in their entirety at either amortized
yang diamortisasi atau nilai wajar, tergantung pada cost or fair value, depending on the classification of
klasifikasi aset keuangan tersebut. the financial assets.
Klasifikasi aset keuangan Classification of financial assets
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi; Measured at amortized cost;
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan Measured at fair value through other
komprehensif lain (FVTOCI); comprehensive income (FVTOCI);
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Measured at fair value through profit or loss
(FVTPL). (FVTPL).
- 12 -
Page 381
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Instrumen utang yang memenuhi persyaratan Debt instruments that meet the following conditions
berikut selanjutnya diukur pada biaya perolehan are subsequently measured at amortized cost:
diamortisasi:
aset keuangan dikelola dalam model bisnis the financial asset is held within a business
yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan model whose objective is to hold financial
dalam rangka mendapatkan arus kas assets in order to collect contractual cash
kontraktual; dan flows; and
persyaratan kontraktual dari aset keuangan the contractual terms of the financial asset
menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu give rise on specified dates to cash flows that
yang semata dari pembayaran pokok dan are solely payments of principal and interest
bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok terutang. (“SPPI”) on the principal amount outstanding.
Instrumen utang selanjutnya diukur pada nilai Debt instruments that meet the following
wajar melalui penghasilan komprehensif lain conditions are subsequently measured at fair
(“FVTOCI”), jika memenuhi kedua kondisi berikut value through other comprehensive income
ini: (“FVTOCI”):
aset keuangan dikelola dalam model bisnis the financial asset is held within a business
yang tujuannya akan tercapai dengan model whose objective is achieved by both
mendapatkan arus kas kontraktual dan collecting contractual cash flows and selling
menjual aset keuangan; dan the financial assets; and
persyaratan kontraktual dari aset keuangan the contractual terms of the financial asset give
menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu rise on specified dates to cash flows that are
yang semata-mata dari pembayaran pokok solely payments of principal and interest on the
dan bunga dari jumlah pokok terutang. principal amount outstanding.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset As of December 31, 2025 and 2024, the Bank’s
keuangan Bank diklasifikasikan sebagai aset financial assets were classified as financial assets
keuangan diukur pada biaya perolehan measured at amortized cost and at fair value
diamortisasi dan pada nilai wajar melalui through other comprehensive income (FVTOCI).
penghasilan komprehensif lain (FVTOCI).
Biaya perolehan diamortisasi dan metode suku Amortized cost and effective interest method
bunga efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode The effective interest method is a method of
menghitung biaya perolehan diamortisasi dari calculating the amortized cost of a debt instrument
instrumen utang dan mengalokasikan pendapatan and of allocating interest income over the relevant
bunga selama periode yang relevan. period.
Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau For financial instruments other than purchased or
berasal dari aset keuangan memburuk, suku originated credit-impaired financial assets, the
bunga efektif adalah tingkat suku bunga yang effective interest rate is the rate that exactly
secara tepat mendiskontokan penerimaan kas discounts estimated future cash receipts (including
masa depan (termasuk semua biaya dan poin yang all fees and points paid or received that form an
dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian integral part of the effective interest rate,
yang tidak terpisahkan dari suku bunga efektif, transaction costs and other premiums or discounts)
biaya transaksi dan premi atau diskon lainnya) excluding expected credit losses, through the
tidak termasuk kerugian ekspektasian, melalui expected life of the debt instrument, or, where
umur ekspektasian dari instrumen utang, atau, jika appropriate, a shorter period, to the gross carrying
sesuai, periode yang lebih pendek, ke jumlah amount of the debt instrument on initial recognition.
tercatat bruto instrumen utang pada saat For purchased or originated credit-impaired
pengakuan awal. Untuk aset keuangan yang dibeli financial assets, a credit adjusted effective interest
atau yang berasal dari aset keuangan memburuk, rate is calculated by discounting the estimated
suku bunga efektif yang disesuaikan dengan risiko future cash flows, including expected credit losses,
kredit dihitung dengan mendiskontokan estimasi to the amortized cost of the debt instrument on
arus kas masa depan, termasuk estimasi kerugian initial recognition.
kredit, ke biaya perolehan diamortisasi instrumen
utang pada pengakuan awal.
- 13 -
Page 382
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan The amortized cost of a financial asset is the
adalah nilai aset keuangan yang diukur pada saat amount at which the financial asset is measured at
pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, initial recognition minus the principal repayments,
ditambah amortisasi kumulatif menggunakan plus the cumulative amortization using the effective
metode suku bunga efektif dari selisih antara nilai interest method of any difference between that
awal dan nilai jatuh temponya, disesuaikan dengan initial amount and the maturity amount, adjusted for
penyisihan kerugiannya. Di sisi lain, jumlah any loss allowance. On the other hand, the gross
tercatat bruto aset keuangan adalah biaya carrying amount of a financial asset is the
perolehan diamortisasi dari aset keuangan, amortized cost of a financial asset before adjusting
sebelum disesuaikan dengan penyisihan kerugian. for any loss allowance.
Bunga diakui dengan menggunakan metode suku Interest income is recognized using the effective
bunga efektif untuk instrumen utang yang diukur interest method for debt instruments measured
selanjutnya pada biaya perolehan diamortisasi dan subsequently at amortized cost and at FVTOCI.
pada FVTOCI. Untuk instrumen keuangan lain, For financial instruments other than purchased or
kecuali aset keuangan yang dibeli atau berasal originated credit-impaired financial assets, interest
dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga income is calculated by applying the effective
dihitung dengan menerapkan suku bunga efektif interest rate to the gross carrying amount of a
terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan, financial asset, except for financial assets that have
kecuali aset keuangan yang kemudian mengalami subsequently become credit-impaired. For
penurunan nilai kredit. Untuk aset keuangan yang financial assets that have subsequently become
berasal dari aset keuangan memburuk, credit-impaired, interest income is recognized by
pendapatan bunga diakui dengan menerapkan applying the effective interest rate to the amortized
suku bunga efektif terhadap biaya perolehan cost of the financial asset. If, in subsequent
diamortisasi dari aset keuangan tersebut. Jika reporting periods, the credit risk on the credit-
pada periode pelaporan keuangan selanjutnya, impaired financial instrument improves so that the
risiko kredit aset keuangan tersebut membaik financial asset is no longer credit-impaired, interest
sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami income is recognized by applying the effective
penurunan nilai kredit, maka pendapatan bunga interest rate to the gross carrying amount of the
diakui dengan menerapkan suku bunga efektif financial asset.
terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan.
Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi dan Interest income is recognized in profit or loss and
dimasukkan dalam pos “Pendapatan bunga”. is included in the "Interest income" line item.
Instrumen utang diklasifikasikan pada FVTOCI Debt instruments classified as at FVTOCI
Efek utang yang tercatat di bursa yang dimiliki oleh Listed debt securities held by the Bank are
Bank diklasifikasikan sebagai FVTOCI. Efek utang classified as at FVTOCI. The listed debt securities
yang tercatat di bursa pada awalnya diukur pada are initially measured at fair value plus transaction
nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi. costs. Subsequently, changes in the carrying
Selanjutnya, perubahan nilai tercatat pada efek amount of these listed debt securities as a result of
utang yang tercatat di bursa tersebut sebagai foreign exchange gains and losses, impairment
akibat dari keuntungan dan kerugian selisih kurs, gains or losses, and interest income calculated
keuntungan atau kerugian penurunan nilai, dan using the effective interest method are recognized
pendapatan bunga yang dihitung dengan in profit or loss. The amounts that are recognized
menggunakan metode suku bunga efektif, diakui in profit or loss are the same as the amounts that
dalam laba rugi. Jumlah yang diakui dalam laba would have been recognized in profit or loss if
rugi akan sama dengan jika efek utang yang these listed debt securities had been measured at
tercatat di bursa ini diukur pada biaya perolehan amortized cost. All other changes in the carrying
diamortisasi. Semua perubahan lain dalam nilai amount of these listed debt securities are
tercatat dari efek utang yang tercatat di bursa recognized in other comprehensive income in
diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan unrealized gain or losses. When these listed debt
dicatat dalam keuntungan atau kerugian yang securities are derecognized, the unrealized gain or
belum direalisasi. Jika efek utang yang tercatat losses previously recognized in other
yang terdaftar ini dihentikan pengakuannya, comprehensive income are reclassified to profit or
keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi loss.
tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif
lain akan direklasifikasi ke laba rugi.
- 14 -
Page 383
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Penurunan nilai aset keuangan Impairment of financial assets
PSAK 109 memperkenalkan metode kerugian kredit PSAK 109 introduces the expected credit loss
ekspektasian yang lebih melihat ke depan dalam method which is more forward looking at
mengukur penurunan nilai instrumen keuangan measuring impairment of financial instruments
(expected loss). Setiap tanggal pelaporan, Bank (expected loss). At each reporting date, the Bank
menilai apakah risiko kredit atas instrumen assesses whether credit risk on financial
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak instruments has increased significantly since initial
pengakuan awal menggunakan informasi forward- recognition using reasonable and supportable
looking yang wajar dan terdukung (reasonable and information. The Bank measures the allowance for
supportable information). Bank mengukur possible losses on financial instruments at the
penyisihan kerugian instrumen keuangan sejumlah amount of expected credit losses throughout their
kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya life or 12 months in accordance with the level of
atau 12 bulan sesuai dengan tingkat risiko kreditnya. credit risk.
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur Lifetime ECL represents the expected credit losses
merupakan kerugian kredit ekspektasian yang that will result from all possible default events over
timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal the expected life of a financial instrument. In
bayar selama perkiraan umur instrumen contrast, 12-month ECL represents the portion of
keuangan. Sebaliknya, KKE 12 bulan mewakili lifetime ECL that is expected to result from default
porsi KKE sepanjang umur yang timbul dari events on a financial instrument that are possible
peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan within 12 months after the reporting date.
yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
Peningkatan risiko kredit secara signifikan Significant increase in credit risk
Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen In assessing whether the credit risk on a financial
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak instrument has increased significantly since initial
pengakuan awal, Bank membandingkan risiko recognition, the Bank compares the risk of a default
gagal bayar yang terjadi pada instrumen keuangan occurring on the financial instrument as at the
pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar reporting date with the risk of a default occurring on
yang terjadi pada instrumen keuangan pada the financial instrument as at the date of initial
tanggal pengakuan awal. Dalam melakukan recognition. In making this assessment, the Bank
penilaian, Bank mempertimbangkan baik informasi considers both quantitative and qualitative
kuantitatif maupun kualitatif yang wajar dan information that is reasonable and supportable,
mendukung, termasuk pengalaman historis dan including historical experience and forward-looking
informasi bersifat perkiraan masa depan, yang information that is available without undue cost or
tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan. effort. Forward-looking information considered
Informasi masa depan yang dipertimbangkan includes the future prospects of the industries in
mencakup prospek masa depan industri di mana which the Bank’s debtors operate, obtained from
debitur Bank beroperasi, yang diperoleh dari economic expert reports, financial analysts,
laporan ahli ekonomi, analis keuangan, badan government and other similar organizations, as
pemerintah dan organisasi serupa lainnya, serta well as consideration of various external sources of
pertimbangan berbagai sumber eksternal aktual actual and forecast economic information that
dan prakiraan informasi ekonomi yang terkait relate to the Bank’s core operations.
dengan operasi inti Bank.
Jika informasi bersifat perkiraan masa depan If reasonable and supportable forward-looking
(forward-looking) yang wajar dan terdukung information is available without undue cost or effort,
tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan, Bank the Bank cannot rely solely on delinquent
tidak bisa hanya bergantung pada informasi information to determine whether credit risk has
tunggakan dalam menentukan apakah risiko kredit increased significantly since initial recognition.
telah meningkat secara signifikan sejak However, when information that is more forward-
pengakuan awal. Akan tetapi, ketika informasi looking than the status of arrears (either
yang lebih bersifat perkiraan masa depan (forward- individually or collectively) is not available without
looking) daripada status tunggakan (baik secara undue cost or effort, the Bank may use the arrears
individu maupun kolektif) tidak tersedia tanpa information referred to determine whether there is
biaya atau upaya berlebihan, Bank dapat a significant increase in credit risk since the initial
menggunakan informasi tunggakan yang recognition.
dimaksud untuk menentukan apakah terdapat
peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak
pengakuan awal.
- 15 -
Page 384
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Terlepas dari hasil penilaian di atas, Bank Irrespective of the outcome of the above
membuat praduga risiko kredit aset keuangan assessment, the Bank presumes that the credit risk
telah meningkat signifikan sejak pengakuan awal on a financial asset has increased significantly
ketika pembayaran kontraktual tertunggak lebih since initial recognition when contractual payments
dari 30 hari, kecuali jika Bank memiliki informasi are more than 30 days past due, unless the Bank
yang wajar dan terdukung yang menunjukkan hal has reasonable and supportable information that
sebaliknya. demonstrates otherwise.
Meskipun demikian, Bank mengasumsikan bahwa Despite the foregoing, the Bank assumes that the
risiko kredit pada instrumen keuangan tidak credit risk on a financial instrument has not
meningkat secara signifikan sejak pengakuan increased significantly since initial recognition if the
awal jika instrumen keuangan tersebut ditetapkan financial instrument is determined to have low
memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal credit risk at the reporting date. A financial
pelaporan. Instrumen keuangan ditetapkan instrument is determined to have low credit risk if:
memiliki risiko kredit rendah jika:
1. instrumen keuangan memiliki risiko gagal 1. the financial instrument has a low risk of
bayar yang rendah; default;
2. debitur memiliki kapasitas yang kuat untuk 2. the debtor has a strong capacity to meet its
memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya contractual cash flow obligations in the near
dalam waktu dekat; dan term; and
3. memburuknya kondisi ekonomi dan bisnis 3. adverse changes in economic and business
dalam jangka panjang dapat, tetapi tidak conditions in the longer term may, but will not
selalu, menurunkan kemampuan peminjam necessarily, reduce the ability of the borrower
untuk memenuhi kewajiban arus kas to fulfil its contractual cash flow obligations.
kontraktualnya.
Bank menganggap aset keuangan memiliki risiko The Bank considers a financial asset to have low
kredit rendah ketika aset memiliki peringkat kredit credit risk when the asset has external credit rating
eksternal 'investment grade' sesuai dengan definisi of ‘investment grade’ in accordance with the
yang dipahami secara global atau jika peringkat globally understood definition or if an external
eksternal tidak tersedia, aset tersebut memiliki rating is not available, the asset has an internal
peringkat internal 'Performing' yang berarti bahwa rating of ‘Performing’ which means that the
rekanan memiliki posisi keuangan yang kuat dan counterparty has a strong financial position and
tidak ada jumlah yang tertunggak. there is no past due amounts.
Bank secara teratur memantau efektivitas kriteria The Bank regularly monitors the effectiveness of
yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah the criteria used to identify whether there has been
telah terjadi peningkatan risiko kredit yang a significant increase in credit risk and revises them
signifikan dan merevisinya jika perlu untuk as appropriate to ensure that the criteria are
memastikan bahwa kriteria tersebut mampu capable of identifying significant increase in credit
mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang risk before the amount becomes past due.
signifikan sebelum jumlahnya jatuh tempo.
Definisi gagal bayar Definition of default
Bank menganggap hal-hal berikut ini merupakan The Bank considers the following as constituting an
peristiwa gagal bayar untuk tujuan manajemen event of default for internal credit risk management
risiko kredit internal karena pengalaman historis purposes as historical experience indicates that
menunjukkan bahwa aset keuangan yang financial assets that meet either of the following
memenuhi salah satu kriteria berikut umumnya criteria are generally not recoverable:
tidak dapat dipulihkan:
ketika terdapat pelanggaran persyaratan when there is a breach of financial covenants
keuangan oleh debitur; atau by the debtor; or
informasi yang dikembangkan secara internal information developed internally or obtained
atau diperoleh dari sumber eksternal from external sources indicates that the debtor
menunjukkan bahwa debitur kemungkinan is unlikely to pay its creditors, including the
tidak akan membayar kreditornya, termasuk Bank, in full (without taking into account any
Bank, secara penuh (tanpa memperhitungkan collateral held by the Bank).
jaminan yang dimiliki oleh Bank).
- 16 -
Page 385
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Terlepas dari analisis di atas, Bank menganggap Irrespective of the above analysis, the Bank
bahwa gagal bayar telah terjadi ketika aset considers that default has occurred when a
keuangan tertunggak lebih dari 90 hari kecuali jika financial asset is more than 90 days past due
Bank memiliki informasi yang wajar dan terdukung unless the Bank has reasonable and supportable
untuk menunjukkan bahwa kriteria yang lebih information to demonstrate that a more lagging
panjang lebih tepat. default criterion is more appropriate.
Aset keuangan memburuk Credit-impaired financial assets
Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit A financial asset is credit-impaired when one or
ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki more events that have a detrimental impact on the
dampak buruk pada estimasi arus kas masa depan estimated future cash flows of that financial asset
dari aset keuangan tersebut telah terjadi. Bukti have occurred. Evidence that a financial asset is
bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai credit-impaired includes observable data about the
termasuk data yang dapat diobservasi tentang following events:
peristiwa berikut:
kesulitan keuangan signifikan yang dialami significant financial difficulty of the issuer or
penerbit atau peminjam; the borrower;
pelanggaran kontrak, seperti peristiwa gagal a breach of contract, such as a default or past
bayar atau tunggakan; due event;
pihak pemberi pinjaman, untuk alasan the lender(s) of the borrower, for economic or
ekonomi atau kontraktual sehubungan contractual reasons relating to the borrower’s
dengan kesulitan keuangan yang dialami financial difficulty, having granted to the
pihak peminjam, telah memberikan konsesi borrower a concession(s) that the lender(s)
pada pihak peminjam yang tidak mungkin would not otherwise consider;
diberikan jika pihak peminjam tidak
mengalami kesulitan tersebut;
terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam it is becoming probable that the borrower will
akan dinyatakan pailit atau melakukan enter bankruptcy or other financial
reorganisasi keuangan lainnya; reorganization;
hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan itu the disappearance of an active market for
akibat kesulitan keuangan; atau that financial asset because of financial
difficulties; or
pembelian atau penerbitan aset keuangan the purchase or origination of a financial asset
dengan diskon sangat besar yang at a deep discount that reflects the incurred
mencerminkan kerugian kredit yang terjadi. credit losses.
Kebijakan penghapusan Write-off policy
Hapus buku merupakan upaya penyelesaian atas Write-off is an attempt to resolve uncollectible
aset keuangan yang tidak dapat ditagih. Hapus financial asset. Write-off is an administrative action
buku adalah tindakan administratif Bank untuk of the Bank to write-off the financial asset with bad
menghapusbukukan aset keuangan yang memiliki quality and/or financial asset with 100% allowance
kualitas macet dan/atau telah dibentuk cadangan for impairment losses of the debtor's obligation to
kerugian penurunan nilai sebesar 100% dari the Bank. Writen-off financial assets are recorded
kewajiban debitur kepada Bank. Hapus buku aset off-balance sheet. Financial assets written off may
keuangan dicatat pada rekening administratif (off- still be subject to enforcement activities under the
balance sheet). Aset keuangan yang dihapuskan Bank’s recovery procedures, taking into account
dapat menjadi subjek aktivitas paksaan dalam legal advice where appropriate. Any recoveries
prosedur pemulihan Bank, dengan made are recognized in profit or loss.
mempertimbangkan nasihat hukum yang sesuai.
Setiap pemulihan yang terjadi diakui dalam laba
rugi.
- 17 -
Page 386
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Pengukuran dan pengakuan atas kerugian kredit Measurement and recognition of expected credit
ekspektasian losses
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses is a
merupakan fungsi dari probability of default, loss function of the probability of default, loss given
given default, dan eksposur pada gagal bayar. default, and the exposure at default. The
Penilaian probability of default dan loss given assessment of the probability of default and loss
default berdasarkan data historis yang disesuaikan given default is based on historical data adjusted
dengan informasi masa depan seperti dijelaskan di by forward-looking information as described above.
atas. Adapun eksposur atas gagal bayar, untuk As for the exposure at default, for financial assets,
aset keuangan, diwakili oleh nilai tercatat bruto this is represented by the assets gross carrying
aset pada tanggal pelaporan; untuk kontrak amount at the reporting date; for financial
jaminan keuangan, eksposur mencakup jumlah guarantee contracts, the exposure includes the
yang ditarik pada tanggal pelaporan, ditambah amount drawn down as at the reporting date,
dengan jumlah yang diperkirakan akan ditarik di together with any additional amounts expected to
masa depan sebelum tanggal gagal bayar yang be drawn down in the future by default date
ditentukan berdasarkan tren historis, pemahaman determined based on historical trend, the Bank’s
Bank mengenai kebutuhan pembiayaan masa understanding of the specific future financing
depan yang spesifik dari debiturnya, dan informasi needs of the debtors, and other relevant forward-
perkiraan masa depan lainnya yang relevan. looking information.
Perhitungan cadangan kerugian kredit Calculation of expected credit loss (ECL)
ekspektasian (KKE) dibagi menjadi 3 tahap yaitu: reserves is divided into 3 stages:
Tahap 1 Stage 1
Bank membukukan cadangan KKE untuk 12 Bank records ECL reserves for 12 months
bulan sejak hari pengakuan awal untuk from the day of initial recognition for Stage
Tahap 1. Untuk periode selanjutnya, Bank 1. For the next period, Bank continues to
terus memonitor apakah terdapat peningkatan monitor whether there is a significant increase
risiko kredit yang signifikan dari pengakuan in credit risk from initial recognition.
awal.
Tahap 2 Stage 2
Jika terdapat peningkatan risiko kredit yang If there is a significant increase in credit risk,
signifikan, eksposur akan pindah ke Tahap 2 the exposure will move to Stage 2 where
di mana pencadangan dibukukan reserves are posted on the ECL basis
berdasarkan KKE sepanjang umur eksposur. throughout the lifetime of the exposure.
Sebaliknya, jika terdapat perbaikan yang Conversely, if there is a significant
signifikan pada kualitas kredit, eksposur akan improvement in credit quality, the exposure
pindah kembali ke Tahap 1. will move back to Stage 1.
Tahap 3 Stage 3
Eksposur pada Tahap 2 dapat pindah ke Exposures on Stage 2 can move to Stage 3 if
Tahap 3 jika terdapat bukti penurunan nilai there is evidence of objective impairment (for
yang objektif (contohnya wanprestasi/ gagal example non-performance of contract/ default)
bayar) yang teridentifikasi sejak pengakuan identified from initial recognition. Allowance for
awal. Cadangan penurunan nilai pada Tahap impairment on Stage 3 is based on ECL for
3 didasarkan pada KKE sepanjang umur the life of the exposure. Recoverable
eksposur. Eksposur yang dapat dipulihkan exposures will move to Stage 2 or 1.
akan pindah ke Tahap 2 atau Tahap 1.
Untuk aset yang diukur pada biaya perolehan For assets measured at amortized cost, the
diamortisasi, saldo di neraca mencerminkan aset balance in the balance sheet reflects gross
bruto dikurangi kerugian kredit ekspektasian. assets less expected credit losses. For undrawn
Untuk komitmen pinjaman yang belum digunakan, loan commitments, the expected credit loss is the
kerugian kredit ekspektasian merupakan nilai kini present value of the difference between the
dari perbedaan antara arus kas kontraktual yang contractual cash flows that are due to the Bank if
menjadi hak Bank jika pemegang komitmen the holder of the loan commitment draws down the
pinjaman menggunakan pinjaman, dan arus kas loan, and the cash flows that the Bank expects to
yang diharapkan diterima oleh Bank jika pinjaman receive if the loan is drawn down. Expected credit
digunakan. Kerugian kredit ekspektasian atas loss for commitments and contingencies are
komitmen dan kontinjensi diakui pada liabilitas recognized in other liabilities.
lain-lain.
- 18 -
Page 387
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Penghentian pengakuan aset keuangan Derecognition of financial assets
Bank menghentikan pengakuan aset keuangan The Bank derecognizes a financial asset only when
jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas the contractual rights to the cash flows from the
yang berasal dari aset keuangan berakhir, atau asset expire, or it transfers the financial asset and
Bank mentransfer aset keuangan dan secara substantially all the risks and rewards of ownership
substansial mentransfer seluruh risiko dan of the asset to another entity. If the Bank neither
manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. transfers nor retains substantially all the risks and
Jika Bank tidak mentransfer serta tidak memiliki rewards of ownership and continues to control the
secara substansial seluruh risiko dan manfaat transferred asset, the Bank recognizes its retained
kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang interest in the asset and an associated liability for
ditransfer, maka Bank mengakui keterlibatan amounts it may have to pay. If the Bank retains
berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan substantially all the risks and rewards of ownership
liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin of a transferred financial asset, the Bank continues
harus dibayar. Jika Bank memiliki secara to recognize the financial asset and also
substansial seluruh risiko dan manfaat recognizes a collateralized borrowing for the
kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Bank proceeds received.
masih mengakui aset keuangan dan juga
mengakui pinjaman yang dijamin sebesar
pinjaman yang diterima.
Pada penghentian pengakuan aset keuangan On derecognition of a financial asset measured at
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, amortized cost, the difference between the asset’s
perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah carrying amount and the sum of the consideration
imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam received and receivable is recognized in profit or
laba rugi. loss.
Selain itu, pada penghentian pengakuan investasi In addition, on derecognition of an investment in a
dalam instrumen utang yang diklasifikasikan debt instrument classified as at FVTOCI, the
sebagai FVTOCI, keuntungan atau kerugian cumulative gain or loss previously accumulated in
kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam the investment revaluation reserve is reclassified to
cadangan revaluasi investasi, direklasifikasi ke profit or loss.
laba rugi.
f. Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas f. Financial Liabilities and Equity Instruments
Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai Financial liabilities are initially measured at fair
wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan value. Transaction costs that are directly
secara langsung dengan perolehan atau attributable to the acquisition or issue of financial
penerbitan liabilitas keuangan (selain liabilitas liabilities (other than financial liabilities at fair value
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba through profit or loss) are added to or deducted
rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai from the fair value of the financial liabilities, as
wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, pada appropriate, on initial recognition. Transaction
pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat costs directly attributable to the acquisition of
diatribusikan secara langsung dengan perolehan financial liabilities at fair value through profit or loss
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar are recognized immediately in profit or loss.
melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi.
Klasifikasi sebagai liabilitas atau ekuitas Classification as liabilities or equity
Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas yang Financial liabilities and equity instruments issued
diterbitkan oleh Bank diklasifikasi sesuai dengan by the Bank are classified according to the
substansi perjanjian kontraktual dan definisi substance of the contractual arrangements entered
liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. into and the definitions of a financial liability and an
equity instrument.
Instrumen ekuitas Equity instruments
Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang An equity instrument is any contract that evidences
memberikan hak residual atas aset Bank setelah a residual interest in the assets of the Bank after
dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen deducting all of its liabilities. Equity instruments are
ekuitas dicatat sebesar hasil penerimaan bersih recorded at the proceeds received, net of direct
setelah dikurangi biaya penerbitan langsung. issue costs.
- 19 -
Page 388
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai biaya Financial liabilities are classified as at amortized
perolehan diamortisasi. cost.
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan Financial liabilities at amortized cost
diamortisasi
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan At initial recognition, financial liabilities measured
yang diukur pada biaya perolehan yang at amortized cost are recognized at fair value. The
diamortisasi, diakui pada nilai wajarnya. Nilai wajar fair value is reduced by transaction costs which are
tersebut dikurangi biaya transaksi yang dapat directly attributable to the issuance of such
diatribusikan secara langsung dengan penerbitan financial liabilities. Subsequently, these financial
liabilitas keuangan tersebut. Selanjutnya, liabilitas liabilities are measured at amortized cost using the
keuangan diukur pada biaya perolehan effective interest method, where interest expense
diamortisasi dengan menggunakan metode suku is recognized based on the rate of effective return,
bunga efektif, dimana beban bunga diakui except for short-term liabilities when the
berdasarkan tingkat pengembalian yang efektif, recognition of interest would be immaterial.
kecuali untuk liabilitas jangka pendek di mana
pengakuan bunganya tidak material.
Metode suku bunga efektif Effective interest method
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest method is a method of
digunakan untuk menghitung biaya perolehan calculating the amortized cost of a financial liability
diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode and of allocating interest expense over the relevant
untuk mengalokasikan biaya bunga selama period. The effective interest rate is the rate that
periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah exactly discounts estimated future cash payments
suku bunga yang secara tepat mendiskontokan (including all fees and points paid or received that
estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup form an integral part of the effective interest rate,
seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan transaction costs and other premiums or discounts)
dan diterima yang merupakan bagian yang tak through the expected life of the financial liability, or
terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya (where appropriate) a shorter period to the net
transaksi dan premium dan diskonto lainnya) carrying amount on initial recognition.
selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau
(jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih
singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih
pada saat pengakuan awal.
Penghentian pengakuan liabilitas keuangan Derecognition of financial liabilities
Bank menghentikan pengakuan liabilitas The Bank derecognizes financial liabilities when,
keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Bank telah and only when, the Bank’s obligations are
dilepaskan, dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih discharged, cancelled or have expired. The
antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang difference between the carrying amount of the
dihentikan pengakuannya dan imbalan yang financial liability derecognized and the
dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi. consideration paid and payable is recognized in
profit or loss.
g. Saling Hapus Antara Aset Keuangan dan g. Netting of Financial Assets and Financial
Liabilitas Keuangan Liabilities
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities are offset
disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan and the net amount presented in the statement of
dalam laporan posisi keuangan jika Bank tersebut financial position when the Bank has a legally
memiliki hak yang dapat dipaksakan secara enforceable right to set off the recognized amounts;
hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah and intends either to settle on a net basis, or to
yang telah diakui; dan berintensi untuk realize the asset and settle the liability
menyelesaikan secara neto atau untuk simultaneously. A right to set-off must be available
merealisasikan aset dan menyelesaikan today rather than being contingent on a future
liabilitasnya secara simultan. Hak saling hapus event and must be exercisable by any of the
dapat ada pada saat ini dari pada bersifat kontinjen counterparties, both in the normal course of
atas terjadinya suatu peristiwa di masa depan dan business and in the event of default, insolvency or
harus dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam bankruptcy.
situasi bisnis normal dan dalam peristiwa gagal
bayar, peristiwa kepailitan atau kebangkrutan.
- 20 -
Page 389
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
h. Nilai Wajar h. Fair Value
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to sell
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar an asset or paid to transfer a liability in an orderly
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi transaction between market participants at the
teratur antara pelaku pasar pada tanggal measurement date, regardless of whether that
pengukuran tanpa memperhatikan apakah harga price is directly observable or estimated using
tersebut dapat diobservasi secara langsung atau another valuation technique. In estimating the fair
diestimasi menggunakan teknik penilaian lain. value of an asset or a liability, the Bank takes into
Dalam mengukur nilai wajar atas suatu aset atau account the characteristics of the asset or a liability
liabilitas pada tanggal pengukuran, Bank if market participants would take those
memperhitungkan karakteristik suatu aset atau characteristics into account when pricing the asset
liabilitas jika pelaku pasar akan memperhitungkan or liability at the measurement date.
karakteristik tersebut ketika menentukan harga
aset atau liabilitas pada tanggal pengukuran.
Dalam rangka konsistensi dan perbandingan In order to increase consistency and comparability
dalam pengukuran nilai wajar dan pengungkapan in fair value measurements and related
terkait, Bank melakukan pengukuran nilai wajar disclosures, the Bank measures the fair value of
atas instrumen keuangan yang dimiliki dengan the financial instruments held based on the
hierarki berikut: following hierarchy:
Pengukuran nilai wajar level 1 adalah yang Level 1 fair value measurements are those
berasal dari harga kuotasian (tanpa derived from quoted prices (unadjusted) in
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau active markets for identical assets or liabilities;
liabilitas yang identik; di mana Bank dapat that the Bank can access at the measurement
mengakses pada tanggal pengukuran; date;
Pengukuran nilai wajar level 2 adalah yang Level 2 fair value measurements are those
berasal dari input selain harga kuotasian yang derived from inputs other than quoted prices
termasuk dalam level 1 yang dapat included within Level 1 that are observable for
diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik the assets or liability, either directly (i.e. as
secara langsung (misalnya harga) atau prices) or indirectly (i.e. derived from prices);
secara tidak langsung (misalnya deviasi dari and
harga); dan
Pengukuran nilai wajar level 3 adalah yang Level 3 fair value measurements are those
berasal dari teknik penilaian yang mencakup derived from valuation techniques that include
input untuk aset atau liabilitas yang bukan inputs for the asset or liability that are not
berdasarkan data pasar yang dapat based on observable market data
diobservasi (input yang tidak dapat (unobservable inputs).
diobservasi).
i. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain i. Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and other
diklasifikasikan dalam kategori biaya banks are classified as amortized cost.
perolehan diamortisasi.
Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran Recognition, initial measurement, subsequent
setelah pengakuan awal, reklasifikasi, penentuan measurement, reclassification, fair value
nilai wajar, penurunan nilai dan penghentian measurement, impairment and derecognition of
pengakuan giro pada Bank Indonesia dan bank demand deposits with Bank Indonesia and other
lain dibahas pada Catatan 3e dan 3h. banks are discussed in Notes 3e dan 3h.
j. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank j. Placements with Bank Indonesia and other
lain banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks
diklasifikasikan dalam kategori biaya perolehan are classified as amortized cost.
diamortisasi.
- 21 -
Page 390
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran Recognition, initial measurement, subsequent
setelah pengakuan awal, reklasifikasi, penentuan measurement, reclassification, fair value
nilai wajar, penurunan nilai dan penghentian measurement, impairment and derecognition of
pengakuan penempatan pada Bank Indonesia dan placements with Bank Indonesia and other banks
bank lain dibahas pada Catatan 3e dan 3h. are discussed in Notes 3e dan 3h.
k. Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali k. Securities Purchased with Agreements to
Resell
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased with agreements to resell
(reverse repo) diklasifikasikan dalam kategori (reverse repo) are classified as amortized cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased with agreements to resell
(reverse repo) disajikan sebagai tagihan sebesar (reverse repo) are presented as receivables and
harga jual kembali efek-efek yang disepakati stated at the agreed price less the difference
dikurangi selisih antara harga beli dan harga jual between the purchase price and the agreed resale
kembali yang disepakati. Selisih antara harga beli price. The difference between the purchase price
dan harga jual kembali yang disepakati tersebut and the agreed resale price is amortized using
diamortisasi dengan metode suku bunga efektif the effective interest method as interest income
sebagai pendapatan bunga selama jangka waktu over the year commencing from the acquisition
sejak efek-efek tersebut dibeli hingga dijual date to the resale date.
kembali.
Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran Recognition, initial measurement, subsequent
setelah pengakuan awal, reklasifikasi, penentuan measurement, reclassification, fair value
nilai wajar, penurunan nilai dan penghentian measurement, impairment and derecognition of
pengakuan efek yang dibeli dengan janji dijual securities purchased with agreements to resell
kembali (reverse repo) dibahas pada Catatan 3e (reverse repo) are discussed in Notes 3e and 3h.
dan 3h.
l. Efek-efek l. Marketable Securities
Setelah pengakuan awal, efek-efek yang diukur After initial recognition, the securities measured at
pada biaya perolehan diamortisasi dengan cost are amortized using the effective interest rate.
menggunakan suku bunga efektif. Sementara efek While securities classified as FVTOCI are
yang diklasifikasikan sebagai FVTOCI diukur pada measured at fair value after initial recognition,
nilai wajar setelah pengakuan awal, di mana where unrealized gains and losses on changes in
keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi fair value will be recognized as other
atas perubahan nilai wajar akan diakui sebagai comprehensive income. At the time of
penghasilan komprehensif lain. Pada saat derecognition, the accumulated unrealized
penghentian pengakuan, akumulasi laba/rugi yang gain/loss and allowance for losses that have been
belum direalisasi serta cadangan kerugian yang created are recognized in profit or loss.
dibentuk diakui ke laba rugi.
Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran Recognition, initial measurement, subsequent
setelah pengakuan awal, reklasifikasi, penentuan measurement, reclassification, fair value
nilai wajar, penurunan nilai dan penghentian measurement, impairment and derecognition of
pengakuan efek-efek dibahas pada Catatan 3e marketable securities are discussed in Notes 3e
dan 3h. and 3h.
m. Kredit yang Diberikan m. Loans
Kredit diklasifikasikan dalam kategori biaya Loans are classified as amortized cost.
perolehan diamortisasi.
Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran Recognition, initial measurement, subsequent
setelah pengakuan awal, reklasifikasi, penentuan measurement, reclassification, fair value
nilai wajar, penurunan nilai dan penghentian measurement, impairment and derecognition of
pengakuan kredit dibahas pada Catatan 3e dan loans are discussed in Notes 3e and 3h.
3h.
n. Aset Keuangan Memburuk n. Credit Impaired Financial Assets
Restrukturisasi kredit dilakukan terhadap debitur Debt restructuring performed to the borrower that
yang tidak dapat atau diperkirakan tidak dapat unable or predicted to unable to fulfill its principal
memenuhi kewajiban pembayaran angsuran payment installments responsibilities or interest
pokok atau bunga sesuai jadwal yang according to contractual schedule.
diperjanjikan.
- 22 -
Page 391
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit Losses resulting from loan restructuring related to
yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan modification of credit terms are recognized if the
kredit diakui bila nilai sekarang dari jumlah present value of future cash receipts which have
penerimaan kas yang akan datang yang telah been determined in new loan terms, including
ditentukan dalam persyaratan kredit yang baru, receipts designated as interest or principal, is less
termasuk penerimaan yang diperuntukkan than the amount of the outstanding loan before the
sebagai bunga maupun pokok, adalah lebih kecil restructuring.
dari nilai kredit yang diberikan yang tercatat
sebelum restrukturisasi.
Jika persyaratan aset keuangan dimodifikasi, If the terms of financial asset are modified, the Bank
Bank mengevaluasi apakah arus kas dari aset evaluates whether the cash flows of the modified
yang dimodifikasi secara substansial berbeda. asset are substantially different. If the cash flows
Jika arus kas berbeda secara substansial, hak are substantially different, then the contractual
kontraktual atas arus kas dari aset keuangan rights to cash flow from the original financial asset
orisinal dianggap telah kedaluwarsa. Dalam kasus are deemed to have expired. In this case, the
ini, aset keuangan orisinal dihentikan original financial asset is derecognized and a new
pengakuannya dan aset keuangan baru diakui financial asset is recognized at fair value
pada nilai wajar.
Jika arus kas dari aset yang dimodifikasi dicatat If the cash flows of the modified asset carried at
pada biaya perolehan amortisasi tidak jauh amortized cost are not substantially different, then
berbeda, maka modifikasi tersebut tidak the modification does not result in derecognition of
mengakibatkan penghentian pengakuan aset the financial asset. In this case, the Bank
keuangan tersebut. Dalam hal ini, Bank recalculates the gross carrying amount of the
menghitung ulang nilai tercatat bruto aset financial asset and recognizes the amount arising
keuangan dan mengakui jumlah yang timbul dari from adjusting the gross carrying amount as a
penyesuaian jumlah tercatat bruto sebagai modification gain or loss in profit or loss. If such a
modifikasi keuntungan atau kerugian dalam laba modification is carried out because of financial
rugi. Jika modifikasi tersebut dilakukan karena difficulties of the borrower (Note 3e), then the gain
peminjam mengalami kesulitan keuangan or loss is presented together with impairment
(Catatan 3e), maka keuntungan atau kerugian losses. In other cases, it is presented as interest
disajikan bersama dengan kerugian penurunan income.
nilai. Dalam kasus lain, ini disajikan sebagai
pendapatan bunga.
o. Sewa o. Lease
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Bank menilai On the date of the contract's inception, the Bank
apakah suatu kontrak merupakan, atau assesses whether a contract is, or contains, a
mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, lease. A contract is, or contains, a lease if the
atau mengandung, sewa jika kontrak tersebut contract gives the right to control the use of an
memberikan hak untuk mengendalikan identification asset for a period of time to be
penggunaan suatu aset identifikasian selama exchanged for compensation.
suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
imbalan.
Bank sebagai penyewa The Bank as a lessee
PSAK 116 memperkenalkan model akuntansi PSAK 116 introduces a single accounting model
tunggal dan mensyaratkan lessee mengakui aset and requires the lessee to recognize right-of-use
hak-guna dan liabilitas sewa pada tanggal asset and lease liabilities on the date of
dimulainya sewa untuk semua sewa dengan commencement of lease for all leases with terms of
jangka waktu lebih dari 12 bulan, kecuali aset more than 12 months, except for low value asset.
dengan nilai rendah. Aset hak-guna awalnya Right-of-use assets are initially measured at cost,
diukur pada biaya perolehan, yang terdiri dari which consists of the initial measurement of the
jumlah pengukuran awal dari liabilitas sewa lease liabilities adjusted for lease payments made
disesuaikan dengan pembayaran sewa yang on or before the commencement date, plus the
dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, initial direct costs incurred, and the estimated costs
ditambah dengan biaya langsung awal yang to dismantle and move the underlying asset or to
dikeluarkan, dan estimasi biaya untuk restore the underlying asset or the place where the
membongkar dan memindahkan aset pendasar asset is, less the lease incentives received.
atau untuk merestorasi aset pendasar atau tempat
di mana aset berada, dikurangi insentif sewa yang
diterima.
- 23 -
Page 392
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna diukur After the start date, the right-of-use assets are
dengan model biaya. Aset hak-guna selanjutnya measured using the cost model. The right-of-use
disusutkan dengan menggunakan metode garis assets are subsequently depreciated using the
lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang straight-line method from the commencement date
lebih awal antara akhir masa manfaat aset hak- to the earliest date between the end of the useful
guna atau akhir masa sewa. Selain itu, aset hak- life of the right-of-use asset or the end of the lease
guna secara berkala dikurangi dengan kerugian period. In addition, the right-of-use assets are
penurunan nilai, jika ada, dan disesuaikan dengan periodically reduced by impairment losses, if any,
pengukuran kembali liabilitas sewa. and adjusted for the re-measurement of lease
liabilities.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas Lease liabilities are initially measured at the present
pembayaran sewa yang belum dibayar pada value of the unpaid lease payments at the start
tanggal permulaan, didiskontokan menggunakan date, discounted using the implicit interest rate in
suku bunga implisit dalam sewa atau, jika suku the lease or, if the interest rate cannot be
bunga tersebut tidak dapat ditentukan digunakan determined, the Bank's incremental loan interest
suku bunga pinjaman inkremental Bank. rate is used. Generally, the Bank uses the
Umumnya, Bank menggunakan suku bunga incremental loan rate as the discount rate.
pinjaman inkremental sebagai suku bunga
diskonto.
Bank memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna Bank has chosen not to recognize right-of-use
dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek asset and lease liabilities for short-term leases that
yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang have a lease period of 12 months or less and lease
dan sewa atas aset bernilai rendah. for low value assets.
p. Aset Tetap p. Fixed Assets
Tanah dinyatakan berdasarkan nilai revaluasi Land is stated at their revalued amounts, being the
yang merupakan nilai wajar pada tanggal fair value at the date of revaluation, less any
revaluasi dikurangi akumulasi kerugian penurunan subsequent accumulated impairment losses.
nilai yang terjadi setelah tanggal revaluasi. Revaluation is made with sufficient regularity to
Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang ensure that the carrying amount does not differ
cukup reguler untuk memastikan bahwa jumlah materially from the determined fair value as at
tercatat tidak berbeda secara material dengan statement financial position reporting date. Asset
jumlah yang ditentukan dengan menggunakan with insignificant changes in fair value, must be
nilai wajar pada tanggal laporan posisi keuangan. revalued at least every 3 (three) years.
Aset yang tidak mengalami perubahan nilai wajar
secara signifikan wajib direvaluasi paling kurang
setiap 3 (tiga) tahun.
Peningkatan yang berasal dari revaluasi diakui Any revaluation increase arising from the
dalam penghasilan komprehensif lain dan revaluation is recognized in other comprehensive
terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus income and accumulated in revaluation reserve,
revaluasi, kecuali peningkatan tersebut except to the extent that it reverses a revaluation
memulihkan penurunan revaluasi aset yang sama decrease for the same asset previously recognized
yang sebelumnya diakui dalam laba rugi, dalam in profit or loss, in which case the increase is
hal tersebut peningkatan dikreditkan ke laba rugi credited to profit or loss to the extent of the
sebesar penurunan yang sebelumnya decrease previously charged. A decrease in
dibebankan. Penurunan jumlah tercatat yang carrying amount arising on the revaluation is
timbul dari revaluasi dibebankan ke laba rugi charged to profit or loss to the extent that it exceeds
hingga sebesar jumlah yang dicatat di surplus the balance, if any, held in the property revaluation
revaluasi atas revaluasi aset tersebut, jika ada. reserve relating to a previous revaluation of that
asset.
Surplus revaluasi yang telah disajikan dalam The revaluation surplus is directly transferred to
ekuitas dipindahkan langsung ke saldo laba pada retained earnings when the asset is derecognized.
saat aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Aset tetap selain tanah dicatat berdasarkan biaya Other items of fixed assets other than land are
perolehan setelah dikurangi akumulasi stated at cost, less accumulated depreciation and
penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan any accumulated impairment losses.
nilai.
Tanah tidak disusutkan. Land is not depreciated.
- 24 -
Page 393
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Semua aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan All fixed assets, except land, are stated at cost less
sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi accumulated depreciation and impairment. The
penyusutan dan penurunan nilai. Aset tetap fixed assets of a building, furniture and fixture, and
kelompok bangunan, inventaris dan kendaraan vehicles group are depreciated using the straight-
disusutkan dengan menggunakan metode garis line method by allocating acquisition costs over
lurus (straight-line method) dengan their estimated useful life.
mengalokasikan harga perolehan sepanjang
estimasi masa manfaatnya.
Masa/
Useful Life
Jenis Aset Tetap Type of Fixed Assets
Bangunan 20 tahun/years Building
Instalasi 10 tahun/years Installation
Inventaris 4 tahun/years Furniture and Fixture
Kendaraan 4 tahun/years Vehicles
Perbaikan Kantor 1-3 tahun/years Office Improvements
Masa manfaat ekonomis, nilai residu, dan metode The estimated useful life, residual values, and
penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan depreciation methods are reviewed at each year
pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut end, with the effect of any changes in estimate
berlaku prospektif. accounted for on a prospective basis.
Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan The cost of maintenance and repairs is charged to
pada laporan laba rugi dan penghasilan the statement of profit or loss and other
komprehensif lain pada saat terjadinya. Biaya- comprehensive income as incurred. Other
biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul subsequent costs incurred in adding, replacing, or
untuk menambah, mengganti atau memperbaiki repairing assets are recorded as acquisition costs
aset dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan if and only if it is probable that future economic
hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomis benefits relating to the assets flow to the Bank and
dimasa depan berkenaan dengan aset tersebut the cost of the assets can be measured reliably.
mengalir ke Bank dan biaya perolehan aset dapat
diukur secara andal.
Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat An item of property, plant and equipment is
pelepasan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis derecognized upon disposal or when no future
masa depan yang diharapkan timbul dari economic benefits are expected to arise from the
penggunaan aset secara berkelanjutan. continued use of the asset. Any gain or loss arising
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari on the disposal or retirement of an item of property,
pelepasan atau penghentian pengakuan suatu plant and equipment is determined as the
aset tetap ditentukan sebagai selisih antara hasil difference between the sales proceeds and the
penjualan dan nilai tercatat aset dan diakui dalam carrying amount of the asset and is recognized in
laba rugi. Pada saat penjualan atau penghentian profit or loss. On the subsequent sale or retirement
properti revaluasian, surplus revaluasi yang dapat of a revalued property, the attributable revaluation
diatribusikan yang tercatat sebagai cadangan surplus remaining in the properties revaluation
revaluasi properti dialihkan langsung ke saldo reserve is transferred directly to retained earnings.
laba. Tidak ada pengalihan dari cadangan No transfer is made from the revaluation reserve to
revaluasi ke saldo laba kecuali jika aset dihentikan retained earnings except when an asset is
pengakuannya. derecognized.
q. Aset yang Dimiliki Untuk Dijual q. Assets Held-for-Sale
Aset diklasifikasi sebagai yang dimiliki untuk dijual Assets classified as held-for-sale are measured at
diukur pada nilai yang lebih rendah antara jumlah the lower of their carrying amount and fair value
tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya less cost to sell.
untuk menjual.
Aset yang dimiliki untuk dijual diklasifikasi sebagai Assets are classified as held-for-sale if their
dimiliki untuk dijual jika jumlah tercatatnya akan carrying amount will be recovered principally
dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan through a sale transaction rather than through
dari pada melalui pemakaian berlanjut. Kondisi ini continuing use. This condition is regarded as met
dianggap terpenuhi hanya ketika aset berada only when the asset is available for immediate sale
dalam keadaan segera dapat dijual dengan syarat- in its present condition subject only to terms that are
syarat yang biasa dan umum yang diperlukan usual and customary for sales of such asset and its
dalam penjualan aset tersebut dan penjualannya sale is highly probable. Management must be
harus sangat mungkin terjadi. Manajemen harus committed to the sale, which should be expected to
memiliki komitmen untuk menjual dan penjualan qualify for recognition as a completed sale within
diharapkan untuk diselesaikan dalam waktu satu one year from the date of classification.
tahun sejak tanggal klasifikasi.
- 25 -
Page 394
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
r. Aset Takberwujud r. Intangible Assets
Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah Intangible assets acquired separately are reported
dilaporkan sebesar biaya dikurangi akumulasi at cost less accumulated amortization (where they
amortisasi (jika aset takberwujud tersebut memiliki have finite useful lives) and accumulated
umur manfaat terbatas) dan akumulasi kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
Pengeluaran kegiatan penelitian diakui sebagai Expenditure on research activities is recognized as
beban dalam periode terjadinya. Aset takberwujud an expense in the period in which it is incurred. An
yang dihasilkan secara internal dari internally generated intangible asset arising from
pengembangan (atau dari tahap pengembangan development (or from the development phase of an
suatu proyek internal) diakui jika, dan hanya jika, internal project) is recognized if, and only if, all of
seluruh kondisi berikut telah terpenuhi: the following have been demonstrated:
kelayakan teknis penyelesaian aset the technical feasibility of completing the
takberwujud tersebut sehingga aset tersebut intangible asset so that it will be available for use
dapat digunakan atau dijual; or sale;
intensi untuk menyelesaikan aset takberwujud the intention to complete the intangible asset
tersebut dan menggunakannya atau and use or sell;
menjualnya;
kemampuan untuk menggunakan atau menjual the ability to use or sell the intangible asset;
aset takberwujud tersebut;
bagaimana aset takberwujud akan how the intangible asset will generate probable
menghasilkan kemungkinan besar manfaat future economic benefits;
ekonomi masa depan;
tersedianya kecukupan sumber daya teknis, the availability of adequate technical, financial
keuangan, dan sumber daya lain untuk and other resources to complete the
menyelesaikan pengembangan aset development and to use or sell the intangible
takberwujud dan untuk menggunakan atau asset; and
menjual aset tersebut; dan
kemampuan untuk mengukur secara andal the ability to measure reliably the expenditure
pengeluaran yang dapat diatribusikan terhadap attributable to the intangible asset during its
aset takberwujud selama pengembangannya. development.
Jumlah yang awalnya diakui sebagai aset The amount initially recognized for internally
takberwujud yang dihasilkan secara internal generated intangible assets is the sum of the
merupakan jumlah dari pengeluaran yang terjadi expenditure incurred from the date when the
sejak tanggal aset takberwujud pertama kali intangible asset first meets the recognition criteria
memenuhi kriteria pengakuan di atas. Jika tidak listed above. Where no internally generated
ada aset takberwujud yang dihasilkan secara intangible asset can be recognized, development
internal yang dapat diakui, pengeluaran expenditure is charged to profit or loss in the period
pengembangan dibebankan ke laba rugi pada saat in which it is incurred.
terjadinya.
Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan Amortization is recognized in profit or loss using the
menggunakan metode garis lurus berdasarkan straight-line method based on its estimated useful
taksiran masa manfaat ekonomis yaitu 3 - 4 tahun. life of 3 - 4 years. Amortization is recognized from
Amortisasi dimulai ketika aset tersedia untuk the date of the asset is available for use.
digunakan.
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode The estimated useful life, residual values and
amortisasi ditinjau kembali setiap akhir tahun dan amortization method are reviewed at each year
pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut end, with the effect of any changes in estimate
berlaku prospektif. accounted for on a prospective basis.
- 26 -
Page 395
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
s. Agunan yang Diambil Alih s. Foreclosed Collateral
Tanah dan aset lainnya (agunan yang telah diambil Land and other assets (collateral foreclosed by the
alih oleh Bank) disajikan dalam akun Agunan yang Bank) are presented in the Foreclosed Collateral
Diambil Alih dalam kelompok “Aset lain-lain”. account under “Other assets”.
Agunan yang diambil alih diakui sebesar nilai Foreclosed collaterals are stated at net realizable
realisasi bersih. Selisih lebih saldo kredit di atas value. The excess of loan receivable over the net
nilai realisasi bersih dari agunan yang diambil alih, realizable value of the foreclosed collateral is
dibebankan ke dalam akun cadangan kerugian charged against allowance for impairment losses.
penurunan nilai.
Selisih antara nilai agunan yang telah diambil alih The difference between the carrying amount of
dan hasil penjualannya diakui sebagai keuntungan foreclosed collateral and the proceeds from the
atau kerugian pada saat penjualan agunan. sale of such collateral is recorded as gain or loss at
the time of sale.
Manajemen mengevaluasi nilai agunan yang Management evaluates the value of foreclosed
diambil alih secara berkala. Cadangan kerugian collateral periodically. Allowance for impairment
penurunan nilai agunan yang diambil alih dibentuk losses on foreclosed collateral is reserved on
atas penurunan nilai agunan yang diambil alih. reduction of foreclosed collateral value.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat The carrying amount of foreclosed collateral is
permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi untuk written down to recognize a permanent decline in
mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya the value of the foreclosed collateral, which is
dibebankan pada laba rugi. charged to current operations.
t. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan t. Impairment of Non-financial Assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, Bank At the end of each reporting period, the Bank
menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk reviews the carrying amounts of non-financial
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset assets to determine whether there is any indication
tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika that those assets have suffered an impairment
terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari loss. If any such indication exists, the recoverable
aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian amount of the asset is estimated in order to
penurunan nilai (jika ada). Bila tidak determine the extent of the impairment loss (if any).
memungkinkan untuk mengestimasi jumlah Where it is not possible to estimate the recoverable
terpulihkan atas suatu aset individu, Bank akan amount of an individual asset, the Bank estimates
mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit the recoverable amount of the cash generating unit
penghasil kas atas aset. to which the asset belongs.
Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi Estimated recoverable amount is the higher of fair
antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual value less cost to sell and value in use. In
dan nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi assessing value in use, the estimated future cash
arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini flows are discounted to their present value using a
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak pre-tax discount rate that reflects current market
yang menggambarkan penilaian pasar kini dari assessments of the time value of money and the
nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang risks specific to the asset for which the estimates
mana estimasi arus kas masa depan belum of future cash flows have not been adjusted.
disesuaikan.
Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan If the recoverable amount of a non-financial asset
(unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya, (cash generating unit) is less than its carrying
nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi amount, the carrying amount of the asset (cash
menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali generating unit) is reduced to its recoverable
dan rugi penurunan nilai diakui langsung ke laba amount and an impairment loss is recognized
rugi. immediately against earnings.
- 27 -
Page 396
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Apabila penurunan nilai selanjutnya dipulihkan, When an impairment loss subsequently reverses,
jumlah tercatat aset (atau unit penghasil kas) the carrying amount of the asset (or a cash
ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari jumlah generating unit) is increased to the revised
terpulihkannya, namun kenaikan jumlah tercatat estimate of its recoverable amount, but the
tidak boleh melebihi jumlah tercatat yang tidak ada increased carrying amount does not exceed the
kerugian penurunan nilai yang diakui untuk aset carrying amount that would have been determined
(atau unit penghasil kas) pada tahun-tahun had no impairment loss been recognized for the
sebelumnya. Pemulihan rugi penurunan nilai diakui asset (or cash generating unit) in prior years. A
segera dalam laba rugi. reversal of an impairment loss is recognized
immediately in profit or loss.
u. Liabilitas Segera u. Liabilities Due Immediately
Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya Liabilities due immediately are immediately
kewajiban atau diterima perintah dari pemberi recorded when the obligations arise or orders are
amanat, baik dari masyarakat maupun dari Bank received from the trustor, both from the public and
lain. from other Banks.
Liabilitas segera disajikan sebesar biaya Liabilities due immediately are stated at amortized
perolehan yang diamortisasi. cost.
v. Simpanan v. Deposits
Simpanan diklasifikasikan dalam kategori liabilitas Deposits are classified as financial liabilities at
keuangan diukur pada biaya perolehan amortized costs.
diamortisasi.
Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran Recognition, initial measurement, subsequent
setelah pengakuan awal, penentuan nilai wajar measurement, fair value and derecognition of
dan penghentian pengakuan simpanan dibahas deposits are discussed in Note 3f.
pada Catatan 3f.
w. Pengakuan pendapatan dan beban bunga w. Recognition of interest revenues and expenses
Pendapatan dan beban bunga diakui secara akrual Interest income and expenses are recognized on
menggunakan metode suku bunga efektif (Catatan an accrual basis using the effective interest method
3e dan 3f). (Notes 3e and 3f).
Pendapatan dan beban bunga yang diakui dalam Interest income and expense recognized in the
laporan keuangan adalah bunga pada aset dan financial statement is interest on financial assets
liabilitas keuangan pada biaya perolehan and liabilities measured at amortized costs using
diamortisasi yang dihitung menggunakan suku the effective interest method.
bunga efektif.
x. Pengakuan pendapatan dan beban provisi dan x. Recognition of revenues and expenses on
komisi provision and commissions
Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan Provision and commissions income related to loan
langsung dengan kegiatan perkreditan atau jangka activities or specific terms and with significant
waktu tertentu yang jumlahnya signifikan amounts are treated as deferred transaction cost
ditangguhkan dan diamortisasi sesuai dengan which are directly attributable to the financial
jangka waktunya dengan menggunakan metode instruments and amortized over the periods of the
suku bunga efektif. Untuk kredit yang dilunasi related financial instruments using the effective
sebelum jatuh temponya, saldo pendapatan provisi interest rate method. For loans settled prior to
dan/atau komisi yang ditangguhkan, diakui pada maturity date, the balances of deferred fee or
saat kredit dilunasi. commission are recognized as income at loan
settlement date.
Provisi dan komisi yang tidak berkaitan dengan Provision and commissions, which are not related
kegiatan perkreditan atau pinjaman dan jangka to loan activities and terms of the loan or whose
waktu tertentu atau nilainya tidak material menurut amount is not material according to the Bank are
Bank diakui sebagai pendapatan atau beban pada recognized as revenues or expenses at the time the
saat terjadinya transaksi. transactions are made.
- 28 -
Page 397
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Seluruh penghasilan dan beban yang terjadi All income and expenses incurred are charged to
dibebankan pada laporan laba rugi dan profit or loss and other comprehensive income as
penghasilan komprehensif lain pada saat incurred.
terjadinya.
y. Informasi Segmen y. Segment Information
Informasi segmen diidentifikasi berdasarkan Segment information identified on the basis of
laporan internal mengenai komponen dari Bank internal reports about components of the Bank that
yang secara reguler ditelaah oleh “pengambil are regularly reviewed by the “chief operating
keputusan operasional” dalam rangka decision maker” in order to allocate resources to the
mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segments and to assess their performances.
informasi segmen.
Informasi operasi adalah suatu komponen dari An operating segment information is a component
entitas: of an entity:
a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana a) that engages in business activities from which
memperoleh pendapatan dan menimbulkan it may earn revenues and incur expenses
beban (termasuk pendapatan dan beban (including revenues and expenses relating to
terkait dengan transaksi dengan komponen the transactions with other components of the
lain dari entitas yang sama); same entity);
b) yang hasil operasinya dikaji ulang secara b) whose operating results are reviewed regularly
reguler oleh pengambil keputusan by the entity’s chief operating decision maker
operasional untuk membuat keputusan to make decision about resources to be
tentang sumber daya yang dialokasikan pada allocated to the segments and assess its
segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan performance; and
c) di mana tersedia informasi keuangan yang c) for which discrete financial information is
dapat dipisahkan. available.
Informasi yang digunakan oleh pengambil Information reported to the chief operating
keputusan operasional dalam rangka alokasi decision maker for the purpose of resource
sumber daya dan penilaian kinerja mereka allocation and assessment of performance is
terfokus pada lokasi geografis. more specifically focused on the geographic
location.
z. Laba Per Saham z. Earnings Per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi Basic earnings per share are calculated by dividing
laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham the profit attributable to the equity holders of the
Bank dengan jumlah rata-rata tertimbang saham Bank by the weighted average number of ordinary
biasa yang beredar pada periode berjalan. shares outstanding during the period.
Laba per saham dilusian dihitung dengan Diluted earnings per share is computed by dividing
membagi laba bersih yang diatribusikan kepada net income attributable to the owners by the
pemilik dengan jumlah rata-rata tertimbang saham weighted average number of shares outstanding as
biasa yang telah disesuaikan dengan dampak dari adjusted for the effects of all dilutive potential
semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif. ordinary shares.
aa. Imbalan kerja aa. Employee benefits
Bank menyelenggarakan program pensiun The Bank established a defined benefit pension
imbalan pasti untuk semua karyawan tetapnya. plan covering all the local permanent employees. In
Bank juga memberikan imbalan pascakerja addition, the Bank also provides post-employment
imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan benefits as required under Labor Law No. 6 of year
Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 Tentang Cipta 2023 on Job Creation (Job Creation Law). For
Kerja (Undang-Undang Cipta Kerja). Bank normal pension scheme, the Bank calculates and
menghitung selisih antara imbalan yang diterima recognizes the higher of the benefits under the Job
karyawan berdasarkan Undang-Undang Cipta Creation Law and those under such pension plan.
Kerja yang berlaku dengan manfaat yang diterima
dari program pensiun untuk pensiun normal.
- 29 -
Page 398
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan The cost of providing benefits is determined using
menggunakan metode projected unit credit dengan the projected unit credit method, with actuarial
penilaian aktuaria yang dilakukan pada setiap valuations being carried out at the end of each
akhir periode pelaporan tahunan. Pengukuran annual reporting period. Remeasurement
kembali terdiri dari keuntungan dan kerugian comprising actuarial gains and losses, the effect of
aktuarial, dampak batas atas aset (jika ada) dan the asset ceiling (if applicable) and the return on
dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk plan assets (excluding interest), are recognized
bunga), diakui langsung dalam laporan posisi immediately in the statement of financial position
keuangan yang dibebankan atau dikreditkan ke with a charge or credit recognized in other
penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. comprehensive income in the period in which they
Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan occur. Remeasurements recognized in other
komprehensif lain tercermin segera dalam ”saldo comprehensive income are reflected immediately in
laba” tidak direklasifikasi ke laba rugi. “retained earnings” not reclassified.
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi Past service cost is recognized in profit or loss
amendemen program atau kurtailmen, atau ketika when the plan amendment or curtailment occurs, or
Bank mengakui biaya restrukturisasi terkait atau when the Bank recognizes related restructuring
pesangon, jika lebih dahulu. Bunga neto dihitung costs or termination benefits, if earlier. Net interest
dengan mengalikan tingkat diskonto dengan is calculated by applying a discount rate to the net
liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya defined benefit liability or asset. Defined benefit
imbalan pasti dibagi menjadi tiga kategori: costs are in to three categories:
Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya Service cost (including current service cost,
jasa lalu serta keuntungan dan kerugian past service cost, as well as gains and losses
kurtailmen dan penyelesaian) on curtailments and settlements)
Beban atau pendapatan bunga neto Net interest expense or income
Pengukuran kembali Remeasurement
Bank menyajikan dua komponen pertama dari The Bank presents the first two components of
biaya imbalan pasti di laba rugi, keuntungan dan defined benefit costs in profit or loss. Curtailment
kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu. gains and losses are accounted for as past service
costs.
Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang terjadi A liability for a termination benefit is recognized at
lebih dulu ketika entitas tidak dapat lagi menarik the earlier of when the entity can no longer
penawaran imbalan tersebut dan ketika entitas withdraw the offer of the termination benefit and
mengakui biaya restrukturisasi terkait. when the entity recognizes any related
restructuring costs.
ab. Pajak Penghasilan ab. Income Tax
Beban pajak penghasilan merupakan jumlah pajak Income tax expense represents the sum of the tax
kini terutang dan pajak tangguhan. currently payable and deferred tax.
Pajak kini Current tax
Pajak kini terutang berdasarkan laba kena pajak The tax currently payable is based on taxable profit
untuk tahun berjalan. Laba kena pajak berbeda for the year. Taxable profit differs from net profit as
dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan di reported in profit or loss because it excludes items
laba rugi karena tidak memperhitungkan of income or expense that are taxable or deductible
penghasilan atau beban yang dikenakan pajak in other years and it further excludes items that are
atau dikurangkan pada tahun berbeda dan tidak never taxable or deductible. The Bank’s liability for
memperhitungkan pos-pos yang tidak pernah current tax is calculated using tax rates that have
dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan. been enacted or substantively enacted by the end
Liabilitas Bank untuk pajak kini dihitung of the reporting period.
berdasarkan tarif pajak yang telah berlaku pada
akhir periode pelaporan.
Provisi diakui untuk penentuan pajak yang tidak A provision is recognized for those matters for
pasti, tetapi kemungkinan besar akan which the tax determination is uncertain, but it is
mengakibatkan arus keluar dana kepada otoritas considered probable that there will be a future
pajak. Provisi diukur sebesar estimasi terbaik atas outflow of funds to a tax authority. The provisions
jumlah ekspektasian yang terhutang. Penilaian are measured at the best estimate of the amount
berdasarkan pada pertimbangan profesional pajak expected to become payable. The assessment is
dalam Bank yang didukung dengan pengalaman based on the judgement of tax professionals within
lalu atas aktivitas tersebut dan dalam kasus the Bank supported by previous experience in
tertentu berdasarkan saran pakar pajak respect of such activities and in certain cases
independen. based on specialist independent tax advice.
- 30 -
Page 399
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Pajak tangguhan Deferred tax
Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax is recognized on temporary
antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam differences between the carrying amounts of assets
laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak and liabilities in the financial statements and the
yang digunakan dalam perhitungan laba kena corresponding tax bases used in the computation
pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui of taxable profit. Deferred tax liabilities are
untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak. generally recognized for all taxable temporary
Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk differences. Deferred tax assets are generally
seluruh perbedaan temporer yang dapat recognized for all deductible temporary differences
dikurangkan sepanjang kemungkinan besar to the extent that is probable that taxable profits will
bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga be available against which those deductible
perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset temporary differences can be utilized. Such
dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika deferred tax assets and liabilities are not
perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal recognized if the temporary differences arise from
(selain dari kombinasi bisnis) dari aset dan the initial recognition (other than in a business
liabilitas suatu transaksi yang tidak memengaruhi combination) of assets and liabilities in a
laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, transaction that affects neither the taxable profit nor
liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika the accounting profit. In addition, deferred tax
perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal liabilities are not recognized if the temporary
goodwill. differences arise from the initial recognition of
goodwill.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan Deferred tax assets and liabilities are measured at
menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku the tax rates that are expected to apply in the period
dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau in which the liability is settled or the asset realized,
aset dipulihkan berdasarkan tarif pajak (dan based on the tax rates (and tax laws) that have
peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara been enacted, or substantively enacted, by the end
substantif telah berlaku pada akhir periode of the reporting period.
pelaporan.
Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan The measurement of deferred tax assets and
mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai liabilities reflects the tax consequences that would
dengan cara Bank memperkirakan, pada akhir follow from the manner in which the Bank expects,
periode pelaporan, untuk memulihkan atau at the end of the reporting period, to recover or
menyelesaikan jumlah tercatat aset dan settle the carrying amount of their assets and
liabilitasnya. liabilities.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax asset is
ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi reviewed at the end of each reporting period and
jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba reduced to the extent that it is no longer probable
kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang that sufficient taxable profits will be available to
memadai untuk mengompensasikan sebagian allow all or part of the asset to be recovered.
atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai Current and deferred tax are recognized as an
beban atau penghasilan dalam laba rugi periode expense or income in profit or loss, except when
berjalan, kecuali untuk pajak penghasilan yang they relate to items that are recognized outside of
timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui di profit or loss (whether in other comprehensive
luar laba rugi (baik dalam penghasilan income or directly in equity), in which case the tax
komprehensif lain maupun secara langsung di is also recognized outside of profit or loss, or where
ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di they arise from the initial accounting for a business
luar laba rugi, atau yang timbul dari akuntansi awal combination. In the case of a business
kombinasi bisnis. Dalam hal kombinasi bisnis, combination, the tax effect is included in the
pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi accounting for the business combination.
kombinasi bisnis.
- 31 -
Page 400
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Bank, yang In the application of the Bank accounting policies,
dijelaskan dalam Catatan 3, manajemen diwajibkan which are described in Note 3, the management is
untuk membuat pertimbangan, estimasi, dan asumsi required to make judgements, estimates, and
tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas yang tidak assumptions about the carrying amounts of assets and
tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang liabilities that are not readily apparent from other
terkait didasarkan pada pengalaman historis dan sources. The estimates and associated assumptions
faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil are based on historical experience and other factors
aktualnya mungkin berbeda dari estimasi tersebut. that are considered to be relevant. Actual results may
differ from these estimates.
Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara The estimates and underlying assumptions are
berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui dalam reviewed on an ongoing basis. Revisions to accounting
periode yang perkiraan tersebut direvisi jika revisi estimates are recognized in the period which the
hanya memengaruhi periode itu, atau pada periode estimates are revised if the revision affects only that
revisi dan periode masa depan jika revisi period, or in the period of the revision and future
memengaruhi kedua periode tersebut. periods if the revision affects both periods.
Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Critical Judgement in Applying Accounting
Akuntansi Policies
Di bawah ini adalah pertimbangan kritis, selain dari Below are the critical judgments, apart from those
yang melibatkan estimasi yang telah dibuat involving estimations, that the management have
manajemen dalam proses penerapan kebijakan made in the process of applying the Bank’s accounting
akuntansi Bank dan memiliki pengaruh paling policies and that have the most significant effect on the
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan amounts recognized in the financial statements.
keuangan.
Penentuan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Determination of Allowance for Impairment Losses
Bank melakukan peninjauan kembali atas aset The Bank reviews its financial assets at reporting date
keuangan pada setiap tanggal pelaporan untuk to evaluate the allowance for expected credit losses.
melakukan penilaian atas cadangan kerugian kredit The Management's judgment is applied in the
ekspektasian yang telah dicatat. Pertimbangan estimation when determining the level of allowance
manajemen diperlukan dalam menentukan tingkat required. The assessment of credit risk of an asset
cadangan yang dibutuhkan. Penilian risiko kredit dari portfolio entails further estimation as to the likelihood of
portofolio aset memerlukan estimasi mengenai defaults occurring, of the associated loss rations and of
kemungkinan terjadinya gagal bayar, dari rasio default correlations between counterparties.
kerugian yang terkait dan korelasi gagal bayar antar
pihak.
Pertimbangan kritis yang dilakukan manajemen di Critical judgment made by the management in
dalam penentuan cadangan kerugian kredit determination of allowance for expected credit losses
ekspektasian meliputi: includes:
Peningkatan Risiko Kredit yang Signifikan Significant Increase in Credit Risk
Sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 3, As explained in Note 3, expected credit losses are
kerugian kredit ekspektasian diukur sebagai measured as an allowance equal to 12-month ECL
cadangan yang setara dengan KKE 12 bulan for stage 1 assets, or lifetime ECL for stage 2 or
untuk aset tahap 1, atau KKE sepanjang umur stage 3 assets. An asset moves to stage 2 when
untuk aset tahap 2 atau tahap 3. Suatu aset its credit risk has increased significantly since
bergerak ke tahap 2 ketika risiko kreditnya telah initial recognition. In assessing whether the credit
meningkat secara signifikan sejak pengakuan risk of an asset has significantly increased the
awal. Dalam menilai apakah risiko kredit suatu Bank takes into account qualitative and
aset telah meningkat secara signifikan, Bank quantitative reasonable and supportable forward-
mempertimbangkan informasi masa depan yang looking information.
wajar dan dapat didukung secara kualitatif dan
kuantitatif.
- 32 -
Page 401
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Informasi Forward-Looking Forward-Looking Information
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses
mencerminkan jumlah rata-rata probabilitas reflects an unbiased, probability-weighted average
tertimbang yang tidak bias dari rentang hasil akhir of the range of possible future outcomes, taking
masa depan yang mungkin terjadi dengan into account macroeconomic variables that exhibit
mempertimbangkan variabel makroekonomi yang correlation.
berkorelasi.
Sumber Utama Ketidakpastian Estimasi Key Sources of Estimation Uncertainty
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber The key assumptions concerning future and other key
estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir sources of estimation uncertainty at the end of the
periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan reporting period, that have a significant risk of causing
yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap a material adjustment to the carrying amounts of assets
jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode and liabilities within the next reporting period are
pelaporan berikutnya dijelaskan di bawah ini. discussed below.
Perhitungan Cadangan Kerugian Kredit Calculation of Expected Credit Loss (ECL)
Ekspektasian (KKE)
Saat mengukur KKE, Bank menggunakan informasi When measuring ECL the Bank uses information at
pada tanggal pelaporan dan informasi masa depan reporting date and reasonable and supportable
yang wajar dan dapat didukung, yang didasarkan forward-looking information, which is based on
pada asumsi untuk pergerakan masa depan dari assumptions for the future movement of different
berbagai pendorong ekonomi dan bagaimana economic drivers and how these drivers will affect each
penggerak ini akan saling memengaruhi. other.
Loss given default adalah estimasi kerugian yang Loss given default is an estimate of the loss arising on
timbul karena gagal bayar. Perhitungan didasarkan default. It is based on the difference between the
pada perbedaan antara arus kas kontraktual terutang contractual cash flows due and those that the Bank
dan yang diharapkan akan diterima Bank, dengan would expect to receive, taking into account cash flows
mempertimbangkan arus kas dari agunan dan from collateral and integral credit enhancements.
peningkatan kredit integral.
Probability of default merupakan input utama dalam Probability of default constitutes a key input in
mengukur KKE. Probability of default adalah perkiraan measuring ECL. Probability of default is an estimate of
kemungkinan gagal bayar selama jangka waktu the likelihood of default over a given time horizon, the
tertentu, yang penghitungannya mencakup data calculation of which includes historical data,
historis, asumsi, dan ekspektasi kondisi masa depan. assumptions and expectations of future conditions.
Dalam menetapkan informasi forward-looking dalam In applying forward-looking information in the PSAK
model PSAK 109, Bank menggunakan makroekonomi 109 models, the Bank uses macroeconomics
dalam menentukan kerugian kredit ekspektasian. variables. The macroeconomic variables used as of
Variabel makroekonomi yang digunakan pada tanggal December 31, 2025 were Gross Domestic Product
31 Desember 2025 adalah pertumbuhan Pendapatan (GDP) growth, inflation rate, foreign exchange rate, BI
Domestik Bruto (PDB), tingkat inflasi, harga tukar 7-Day reverse repo rate, oil brent crude, and BI rate.
mata uang asing, BI 7-Day Reverse Repo Rate, harga
minyak mentah, dan BI rate.
- 33 -
Page 402
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
5. KAS 5. CASH
2025 2024
Rp Rp
Rupiah 9.763.207.000 7.963.973.725 Rupiah
Kas telah diasuransikan pada PT Asuransi Central Cash has been insured with PT Asuransi Central Asia
Asia yang meliputi Cash in Safe (CIS), Cash in which includes Cash in Safe (CIS), Cash in Counter
Counter (CIC), Cash in Transit (CIT), dengan nilai (CIC), Cash in Transit (CIT), with a sum insured of
pertanggungan sebesar Rp 60.466.080.200 per Rp 60,466,080,200 as of December 31, 2025 (2024:
31 Desember 2025 (2024: Rp 58.002.018.000). Rp 58,002,018,000).
Manajemen Bank berpendapat bahwa nilai The Bank's management believes that the insurance
pertanggungan tersebut telah memadai untuk coverage is adequate to cover possible losses and
menutup kemungkinan kerugian dan risiko tersebut. risks.
6. GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK 6. CURRENT ACCOUNTS AND PLACEMENTS WITH
INDONESIA BANK INDONESIA
2025 2024
Rp Rp
Rupiah: Rupiah:
Giro Bank Indonesia 433.750.556.913 261.381.302.393 Current Accounts with Bank Indonesia
Deposito Bank Indonesia: 81.795.480.525 42.000.000.000 Bank Indonesia Deposits:
Jumlah Giro dan Penempatan Total Current Accounts and Placements
pada Bank Indonesia 515.546.037.438 303.381.302.393 with Bank Indonesia
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Minimum Statutory Reserve (GWM) Bank in
Peraturan Bank Indonesia dan Peraturan Anggota accordance with Bank Indonesia (BI) Regulation and
Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan pada Regulation of Members of The Board of Governors
Catatan 39a. (PADG) are disclosed in Note 39a.
Tingkat bunga efektif rata-rata untuk giro dan The average annual effective interest rates of current
penempatan pada Bank Indonesia adalah sebagai accounts and placements with Bank Indonesia are as
berikut: follows:
2025 2024
% %
Giro Bank Indonesia 1,50 1,50 Current accounts with Bank Indonesia
Deposito Bank Indonesia 3,75 5,25 Bank Indonesia Deposit
Manajemen berpendapat bahwa seluruh giro dan Management believes that current accounts and
penempatan pada Bank Indonesia dapat ditagih dan placements with Bank Indonesia are fully collectible
cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal and allowance for impairment losses as of
31 Desember 2025 dan 2024 tidak diperlukan. December 31, 2025 and 2024 are not required.
- 34 -
Page 403
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
7. GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK LAIN 7. CURRENT ACCOUNTS AND PLACEMENTS WITH
OTHER BANKS
2025 2024
Rp Rp
Giro Current accounts
Pihak Ketiga Third Parties
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 83.717.703.347 78.008.958.128 Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 10.865.525.832 10.003.584.791 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 5.757.304.395 5.468.595.850 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 1.590.638.569 3.546.651.073 PT Bank Pan Indonesia Tbk
Standard Chartered Bank Indonesia 912.653.437 51.000.000 Standard Chartered Bank Indonesia
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 562.066.040 133.798.544 (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 317.112.074 130.191.080 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank DBS Indonesia 202.429.901 17.281.801 PT Bank DBS Indonesia
Jumlah Giro 103.925.433.595 97.360.061.267 Total Current Accounts
Deposito berjangka Time deposits
Pihak Ketiga Third Party
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 100.000.000.000 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 220.000.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Jumlah Deposito Berjangka 100.000.000.000 220.000.000.000 Total Time Deposits
Jumlah Penempatan pada Bank Lain 203.925.433.595 317.360.061.267 Total Placements with Other Banks
Cadangan kerugian penurunan nilai (203.925.433) (317.360.061) Allowance for impairment losses
Jumlah - Bersih 203.721.508.162 317.042.701.206 Total - Net
Tidak terdapat saldo giro pada bank lain dan deposito There were no current accounts with other banks and
berjangka yang diblokir atau digunakan sebagai time deposits that were blocked or used as collateral on
agunan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
Tingkat suku bunga rata-rata giro pada bank lain pada The average interest rate from current accounts with
tanggal 31 Desember 2025 adalah 0,13% per tahun other banks as of December 31, 2025 is 0.13% per
(2024: 1,30% per tahun). annum (2024: 1.30% per annum).
Tingkat deposito pada bank lain pada tanggal The average interest rate from deposits with other
31 Desember 2025 adalah 4,80% (2024: 6,42%). banks as of December 31, 2025 is 4.80% per year
(2024: 6.42%).
Seluruh giro dan penempatan pada bank lain pada As of December 31, 2025 and 2024, all current
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berada pada accounts and placements with other banks were on
tahap 1. stage 1.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai giro The changes in allowance for impairment losses of
dan penempatan pada bank lain adalah sebagai current accounts and placements with other banks are
berikut: as follows:
2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Rp Rp Rp Rp
Saldo awal tahun 317.360.061 - - 317.360.061 Balance at the beginning of the year
Penempatan selama tahun berjalan 108.521.386 - - 108.521.386 Placements during the year
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (221.956.014) - - (221.956.014) Financial assets derecognized
Total pembalikan tahun berjalan (113.434.628) - - (113.434.628) Total reversal for the current year
Saldo akhir tahun 203.925.433 - - 203.925.433 Balance at the end of the year
- 35 -
Page 404
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Rp Rp Rp Rp
Saldo awal tahun 33.106.783 - - 33.106.783 Balance at the beginning of the year
Penempatan selama tahun berjalan 285.863.669 - - 285.863.669 Placements during the year
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.610.391) - - (1.610.391) Financial assets derecognized
Total penambahan tahun berjalan 284.253.278 - - 284.253.278 Total additions for the current year
Saldo akhir tahun 317.360.061 - - 317.360.061 Balance at the end of the year
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai cukup untuk menutup kemungkinan impairment losses is adequate to cover the losses
tidak tertagihnya giro dan penempatan pada bank lain. which might arise from uncollectible current accounts
and placements with other banks.
8. EFEK - EFEK 8. MARKETABLE SECURITIES
2025 2024
Rp Rp
Diukur pada
biaya perolehan amortisasi Measured at amortized cost
Surat Berharga Negara (SBN) Government Securities (SBN)
Nilai nominal 9.804.595.701 9.820.478.617 Nominal value
Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Government Islamic Securities (SBSN)
Nilai Nominal 100.000.000.000 100.000.000.000 Nominal Value
Premium yang belum diamortisasi 54.751.314 69.510.717 Unamortized premium
100.054.751.314 100.069.510.717
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Bank Indonesia Rupiah Securities (SRBI)
Nilai Nominal 10.000.000.000 - Nominal Value
Diskonto yang belum diamortisasi (286.550.389) - Unamortized discount
9.713.449.611 -
Obligasi Korporasi Corporate Bonds
Nilai Nominal 22.000.000.000 102.000.000.000 Nominal Value
Diskonto yang belum diamortisasi (105.595.925) (251.233.378) Unamortized discount
21.894.404.075 101.748.766.622
Cadangan kerugian penurunan nilai (21.894.404) (101.748.767) Allowance for impairment losses
Subjumlah 141.445.306.297 211.537.007.189 Subtotal
Diukur pada nilai wajar melalui Measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia
Bank Indonesia (SRBI) 1.482.091.365.210 682.944.999.995 Rupiah Securities (SRBI)
Jumlah 1.623.536.671.507 894.482.007.184 Total
Efek-efek pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Marketable securities as of December 31, 2025 and
merupakan efek-efek pada pihak ketiga. Tidak 2024 relate to marketable securities with third parties.
terdapat saldo efek-efek yang diblokir atau digunakan There were no securities balances that were blocked
sebagai agunan pada tanggal tersebut. or used as collateral on these dates.
- 36 -
Page 405
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Rata-rata tertimbang suku bunga efektif SBN pada Weighted effective interest rate for SBN on
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar 7,25%. December 31, 2025 and 2024 is 7.25%.
Rata-rata tertimbang suku bunga efektif SBSN pada Weighted effective interest rate for SBSN on
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar 6,60%. December 31, 2025 and 2024 is 6.60%.
Rata-rata tertimbang suku bunga efektif SRBI pada Weighted effective interest rate for SRBI on
tanggal 31 Desember 2025 sebesar 4,87% (2024: December 31, 2025 4.87% (2024: 7.02%).
7,02%).
Rata-rata tertimbang suku bunga efektif obligasi Weighted effective interest rate for corporate bonds on
korporasi pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar December 31, 2025 is 6.46% (2024: 6.35%).
6,46% (2024: 6,35%).
Jangka waktu efek-efek sejak tanggal pembelian The term of securities from acquisition date to maturity
hingga jatuh tempo adalah 6 tahun untuk SBN, 7 tahun date were 6 years for SBN, 7 years for SBSN, less
untuk SBSN, kurang dari 1 tahun untuk SRBI, dan 2-5 than 1 year for SRBI, and 2-5 years for corporate
tahun untuk obligasi korporasi. bonds.
Peringkat efek pada tanggal 31 Desember 2025 dan Rating of securities as of December 31, 2025 and
2024 adalah: 2024 are:
2025 2024
SBN BBB BBB SBN
SBSN BBB BBB SBSN
SRBI AAA AAA SRBI
Obligasi korporasi: Corporate Bonds:
- PT Bank Rakyat Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk - AAA (Persero) Tbk
- PT Pegadaian (Persero) AAA AAA - PT Pegadaian (Persero)
- PT Sarana Multigriya Financial - PT Sarana Multigriya Financial
(Persero) - AAA (Persero)
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk AAA AAA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- PT Sarana Multi Infrastruktur - PT Sarana Multi Infrastruktur
(Persero) - AAA (Persero)
Efek-efek telah diperingkat oleh pihak ketiga yang Marketable securities are rated by third parties that are
tidak terkait dengan Bank, yaitu Moody’s; Fitch not related to the Bank and include Moody’s; Fitch
Ratings; S&P (untuk SBN dan SBSN) dan Pefindo Ratings; S&P (for Government securities) and Pefindo
(untuk SRBI dan obligasi korporasi). (for SRBI and corporate securities).
Seluruh efek-efek pada tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, all marketable
dan 2024 berada pada tahap 1. securities were on stage 1.
Perubahan cadangan penurunan nilai penempatan The changes in allowance for impairment losses of
pada efek-efek adalah sebagai berikut: marketable securities are as follows:
2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Rp Rp Rp Rp
Saldo awal tahun 101.748.767 - - 101.748.767 Balance at the beginning of the year
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (79.854.363) - - (79.854.363) Financial assets derecognized
Total pembalikan tahun berjalan (79.854.363) - - (79.854.363) Total reversal for the current year
Saldo akhir tahun 21.894.404 - - 21.894.404 Balance at the end of the year
- 37 -
Page 406
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Rp Rp Rp Rp
Saldo awal tahun 102.274.695 - - 102.274.695 Balance at the beginning of the year
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (525.928) - - (525.928) Financial assets derecognized
Total pembalikan tahun berjalan (525.928) - - (525.928) Total reversal for the current year
Saldo akhir tahun 101.748.767 - - 101.748.767 Balance at the end of the year
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai cukup untuk menutup kemungkinan impairment losses is adequate to cover the losses
tidak tertagihnya efek-efek. which might arise from uncollectible marketable
securities.
9. EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL 9. SECURITIES PURCHASED WITH AGREEMENTS
KEMBALI TO RESELL
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali terdiri dari: The details of securities purchased with agreements to
resell are as follows:
2025
Jenis Efek yang
Mendasari/Type of Tanggal Dimulai/
Pihak Lawan/ Underlying Commencement Tanggal Jatuh Nilai Penjualan Tingkat Suku Nilai Tercatat/
Counterparty Securities Date Tempo/Maturity Date Kembali/Resell Amount Bunga/Interest Rate Carrying Amount
PT Bank Capital 2 Oktober/ 6 Januari/
IDSR150526364S 196.634.805.824 5,40% 193.843.460.000
Indonesia Tbk October 2, 2025 January 6, 2026
PT Bank KB 29 Desember/ 2 Januari/
FR096 150.603.220.510 4,30% 150.531.300.000
Bukopin Tbk December 29, 2025 January 2, 2026
PT Bank CIMB 31 Desember/ 14 Januari/
FR056 103.132.723.581 4,85% 102.938.570.000
Niaga Tbk December 31, 2025 January 14 , 2026
PT Bank CIMB 30 Desember/ 13 Januari/
FR082 102.606.123.172 4,83% 102.413.756.000
Niaga Tbk December 30, 2025 January 13, 2026
PT Bank Danamon 30 Desember/ 8 Januari/
IDSR180926364S 96.662.521.370 4,85% 96.545.460.000
Indonesia Tbk December 30, 2025 January 8, 2026
PT Bank Nationalnobu 24 Desember/ 7 Januari/
IDSR041226364S 95.619.527.224 4,80% 95.441.370.000
Tbk December 24, 2025 January 7, 2026
PT Bank Danamon 30 Desember/ 13 Januari/
IDSR180926364S 48.363.777.732 4,85% 48.272.730.000
Indonesia Tbk December 30, 2025 January 13, 2026
Jumlah/Total 793.622.699.413 789.986.646.000
2024
Jenis Efek yang
Mendasari/Type of Tanggal Dimulai/
Pihak Lawan/ Underlying Commencement Tanggal Jatuh Nilai Penjualan Tingkat Suku Nilai Tercatat/
Counterparty Securities Date Tempo/Maturity Date Kembali/Resell Amount Bunga/Interest Rate Carrying Amount
27 Desember/ 3 Januari/
Bank Indonesia VR0034 247.308.215.029 6,00% 247.020.025.000
December 27, 2024 January 3, 2025
30 Desember/ 6 Januari/
Bank Indonesia VR0059 196.305.356.033 6,00% 196.076.600.000
December 30, 2024 January 6 , 2025
Jumlah/Total 443.613.571.062 443.096.625.000
- 38 -
Page 407
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Seluruh efek yang dibeli dengan janji dijual kembali All securities purchased with agreements to resell are
berlokasi di Jakarta. located in Jakarta.
Semua efek yang dibeli dengan janji dijual kembali As of December 31, 2025 and 2024, all securities
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berada purchased with agreements to resell were on stage 1.
pada tahap 1.
Manajemen berpendapat bahwa seluruh efek yang Management believes that securities purchased with
dibeli dengan janji dijual kembali dapat ditagih dan agreements to resell are fully collectible and
cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal allowance for impairment losses as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 tidak material. 2025 and 2024 are not material.
10. KREDIT YANG DIBERIKAN 10. LOANS
a. Berdasarkan jenis kredit dan mata uang a. By type and currency
2025 2024
Rp Rp
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 29) Related parties (Note 29)
Kredit modal kerja 299.177.172.848 271.180.643.398 Working capital loans
Kredit konsumsi 973.012.647 - Consumer loans
Subjumlah 300.150.185.495 271.180.643.398 Subtotal
Pihak ketiga Third parties
Kredit konsumsi 8.081.207.881.596 3.701.693.159.411 Consumer loans
Kredit modal kerja 180.718.444.590 193.831.511.887 Working capital loans
Kredit investasi 70.128.517.915 80.035.162.060 Investment loans
Subjumlah 8.332.054.844.101 3.975.559.833.358 Subtotal
Jumlah 8.632.205.029.596 4.246.740.476.756 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (907.175.505.081) (380.707.996.341) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 7.725.029.524.515 3.866.032.480.415 Total - net
b. Berdasarkan sektor ekonomi b. By economic sector
2025
Cadangan kerugian
Jumlah kredit penurunan nilai/ Jumlah kredit yang
yang diberikan/ Allowance for diberikan - bersih/
Total loans impairment losses Total loans - net
Rp Rp Rp
Konsumsi lainnya 8.082.814.326.774 (897.783.695.284) 7.185.030.631.490 Other consumption
Perusahaan jasa lainnya 282.741.005.895 (953.296.995) 281.787.708.900 Other services company
Perdagangan 83.652.181.868 (7.070.314.852) 76.581.867.016 Trading
Sektor Perindustrian 78.173.830.107 (744.512.935) 77.429.317.172 Industrial sector
Real Estate 63.828.589.515 (179.797.910) 63.648.791.605 Real estate
Konstruksi 21.718.727.076 (392.762.366) 21.325.964.710 Construction
Jasa Kemasyarakatan 14.687.551.429 (35.975.941) 14.651.575.488 Social services
Jasa Kesehatan 2.303.097.334 (4.216.220) 2.298.881.114 Health services
Restoran dan Perhotelan 2.171.086.739 (6.737.276) 2.164.349.463 Restaurant and hotel
Sektor Pertambangan 114.632.859 (4.195.302) 110.437.557 Mining sector
Jumlah 8.632.205.029.596 (907.175.505.081) 7.725.029.524.515 Total
- 39 -
Page 408
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
2024
Cadangan kerugian
Jumlah kredit penurunan nilai/ Jumlah kredit yang
yang diberikan/ Allowance for diberikan - bersih/
Total loans impairment losses Total loans - net
Rp Rp Rp
Konsumsi lainnya 3.764.340.936.102 (378.635.565.114) 3.385.705.370.988 Other consumption
Perusahaan jasa lainnya 227.110.597.159 (836.199.532) 226.274.397.627 Other services company
Sektor perindustrian 84.152.705.799 (517.485.144) 83.635.220.655 Industrial sector
Perdagangan 80.057.352.722 (394.612.516) 79.662.740.206 Trading
Real estate 61.394.722.206 (210.405.182) 61.184.317.024 Real estate
Konstruksi 26.585.904.186 (97.626.239) 26.488.277.947 Construction
Restoran dan perhotelan 1.750.000.000 (6.292.907) 1.743.707.093 Restaurant and hotel
Jasa kemasyarakatan 825.843.186 (5.506.120) 820.337.066 Social services
Sektor pertambangan 498.333.336 (4.225.267) 494.108.069 Mining sector
Jasa kesehatan 24.082.060 (78.320) 24.003.740 Health services
Jumlah 4.246.740.476.756 (380.707.996.341) 3.866.032.480.415 Total
c. Berdasarkan jangka waktu c. By period
Perjanjian kredit Loans agreement
2025 2024
Rp Rp
< 1 tahun 5.706.966.359.804 3.136.747.643.824 < 1 year
> 1 - 5 tahun 2.761.257.573.183 890.746.453.047 > 1 - 5 years
> 5 tahun 163.981.096.609 219.246.379.885 > 5 years
Jumlah 8.632.205.029.596 4.246.740.476.756 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (907.175.505.081) (380.707.996.341) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 7.725.029.524.515 3.866.032.480.415 Total - net
Sisa umur jatuh tempo Remaining period to maturity
2025 2024
Rp Rp
< 1 tahun 7.135.666.136.973 3.823.888.109.024 < 1 year
> 1 - 5 tahun 1.388.326.232.923 273.485.931.248 > 1 - 5 years
> 5 tahun 108.212.659.700 149.366.436.484 > 5 years
Jumlah 8.632.205.029.596 4.246.740.476.756 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (907.175.505.081) (380.707.996.341) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 7.725.029.524.515 3.866.032.480.415 Total - net
- 40 -
Page 409
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
d. Berdasarkan staging PSAK 109 d. Based on PSAK 109 staging
Perubahan nilai tercatat bruto kredit yang The changes in gross carrying amount of loans
diberikan adalah sebagai berikut: are as follows:
2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Rp Rp Rp Rp
Saldo awal tahun 3.967.691.886.783 146.580.585.785 132.468.004.188 4.246.740.476.756 Balance at the beginning of the year
Pemindahan ke kerugian ekspektasian Transfer to 12-months expected
12 bulan (tahap 1) 2.922.070.222 (2.913.292.348) (8.777.874) - credit loss (stage 1)
Pemindahan ke kredit yang diberikan
sepanjang umurnya - tidak mengalami (82.235.072.764) 82.235.072.764 - Transfer to Lifetime ECL - Not
penurunan nilai (tahap 2) - Credit Impaired (stage 2)
Pemindahan ke kredit yang diberikan yang Transfer to Lifetime ECL - Credit
mengalami penurunan nilai (tahap 3) (97.486.658.464) (316.785.990) 97.803.444.454 - Impaired (stage 3)
Balance at beginning of the year
Total saldo awal setelah pemindahan 3.790.892.225.777 225.585.580.211 230.262.670.768 4.246.740.476.756 after transfer
Perubahan bersih nilai tercatat (315.750.461.914) 116.999.760.906 967.171.537.729 768.420.836.721 Net changes of carrying value
Aset keuangan baru yang diperoleh 6.253.036.333.876 - - 6.253.036.333.876 New financial assets originated
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.749.150.558.423) (8.874.843.051) (2.067.273.634) (1.760.092.675.108) Financial assets derecognized
Penghapusbukuan
selama tahun berjalan - - (875.899.942.649) (875.899.942.649) Write-offs during the year
Total penambahan tahun berjalan 4.188.135.313.539 108.124.917.855 89.204.321.446 4.385.464.552.840 Total addition for the current year
Saldo akhir tahun 7.979.027.539.316 333.710.498.066 319.466.992.214 8.632.205.029.596 Balance at the end of the year
2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Rp Rp Rp Rp
Saldo awal tahun 1.704.302.213.586 53.566.208.640 76.920.135.280 1.834.788.557.506 Balance at the beginning of the year
Pemindahan ke kerugian ekspektasian Transfer to 12-months expected
12 bulan (tahap 1) 6.311.890.803 (4.812.553.095) (1.499.337.708) - credit loss (stage 1)
Pemindahan ke kredit yang diberikan
sepanjang umurnya - tidak mengalami Transfer to Lifetime ECL - Not
penurunan nilai (tahap 2) (11.836.981.559) 11.836.981.559 - - Credit Impaired (stage 2)
Pemindahan ke kredit yang diberikan yang Transfer to Lifetime ECL - Credit
mengalami penurunan nilai (tahap 3) (8.326.052.147) (410.196.953) 8.736.249.100 - Impaired (stage 3)
Balance at beginning of the year
Total saldo awal setelah pemindahan 1.690.451.070.683 60.180.440.151 84.157.046.672 1.834.788.557.506 after transfer
Perubahan bersih nilai tercatat (296.999.900.608) 133.988.278.205 526.119.450.474 363.107.828.071 Net changes of carrying value
Aset keuangan baru yang diperoleh 3.638.110.669.815 - - 3.638.110.669.815 New financial assets originated
Aset keuangan yang dihentikan
pengakuannya (1.063.869.953.107) (47.588.132.571) (73.758.795.789) (1.185.216.881.467) Financial assets derecognized
Penghapusbukuan
selama tahun berjalan - - (404.049.697.169) (404.049.697.169) Write-offs during the year
Total penambahan tahun berjalan 2.277.240.816.100 86.400.145.634 48.310.957.516 2.411.951.919.250 Total addition for the current year
Saldo akhir tahun 3.967.691.886.783 146.580.585.785 132.468.004.188 4.246.740.476.756 Balance at the end of the year
e. Cadangan kerugian penurunan nilai e. Allowance for impairment losses
Perubahan cadangan penurunan nilai kredit The changes in allowance for impairment losses
adalah sebagai berikut: of loans are as follows:
2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Rp Rp Rp Rp
Saldo awal tahun 146.578.578.083 119.444.810.241 114.684.608.017 380.707.996.341 Balance at the beginning of the year
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to 12 months expected
12 bulan (tahap 1) 2.309.176.516 (2.301.562.019) (7.614.497) - credit losses (stage 1)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected
sepanjang umur (tahap 2) (3.073.586.079) 3.073.586.079 - - credit losses (stage 2)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected
sepanjang umur (tahap 3) (3.776.888.541) (253.962.999) 4.030.851.540 - credit losses (stage 3)
Perubahan bersih pada eksposur dan Net change in exposure and
pengukuran kembali 217.279.677.764 152.377.746.552 1.032.710.027.073 1.402.367.451.389 remeasurement
Penghapusbukuan
selama tahun berjalan - - (875.899.942.649) (875.899.942.649) Write-off during the year
Saldo akhir tahun 359.316.957.743 272.340.617.854 275.517.929.484 907.175.505.081 Balance at the end of the year
- 41 -
Page 410
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Rp Rp Rp Rp
Saldo awal tahun 55.656.584.457 41.612.302.492 56.386.312.491 153.655.199.440 Balance at the beginning of the year
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to 12 months expected
12 bulan (tahap 1) 664.462.215 (430.831.217) (233.630.998) - credit losses (stage 1)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected
sepanjang umur (tahap 2) (225.915.608) 225.915.608 - - credit losses (stage 2)
Transfer ke kerugian kredit ekspektasian Transferred to lifetime expected
sepanjang umur (tahap 3) (322.314.932) (44.554.164) 366.869.096 - credit losses (stage 3)
Perubahan bersih pada eksposur dan Net change in exposure and
pengukuran kembali 90.805.761.951 78.081.977.522 462.214.754.597 631.102.494.070 remeasurement
Penghapusbukuan
selama tahun berjalan - - (404.049.697.169) (404.049.697.169) Write-off during the year
Saldo akhir tahun 146.578.578.083 119.444.810.241 114.684.608.017 380.707.996.341 Balance at the end of the year
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai kredit adalah cukup impairment losses on loans is adequate to cover
untuk menutup kerugian yang mungkin timbul the losses which might arise from uncollectible
akibat tidak tertagihnya kredit. loans.
Berikut adalah informasi pokok lainnya Following are the main information provided with
sehubungan dengan kredit yang diberikan: loans:
a. Kredit yang diberikan pada umumnya dijamin a. Loans are generally guaranteed by demand
dengan giro, deposito berjangka, harta deposits, time deposits, movable and
bergerak dan tidak bergerak yang diaktakan immovable property covered by deed of
dengan akta pemberian hak tanggungan granting mortgage or power of attorney to
atau surat kuasa memasang hak tanggungan install mortgage or power of attorney to sell,
atau surat kuasa untuk menjual, atau jaminan or other collateral generally accepted by the
lain yang umumnya diterima oleh Bank. Bank.
Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah As of December 31, 2025, the total loans
kredit yang dijamin dengan deposito guaranteed by time deposits amounted to
berjangka sebesar Rp 33.195.327.640 Rp 33,195,327,640 (2024: Rp 15,310,054,981).
(2024: Rp 15.310.054.981).
b. Tingkat bunga rata-rata per tahun untuk b. The average annual interest rates for loans as
kredit yang diberikan pada tanggal of December 31, 2025 are 11.97% for
31 Desember 2025 sebesar 11,97% untuk conventional loans, and 44.42% for
kredit konvensional, dan 44,42% untuk kredit channeling loans (2024: 18.12% for
channeling, (2024: 18,12% untuk kredit conventional loans and 55.01% for
konvensional, 55,01% untuk kredit channeling loans).
channeling).
c. Pada tanggal 31 Desember 2025 c. As of December 31, 2025 there were
terdapat kredit yang dihapus buku Rp 875,899,942,649 for written-off loans
sebesar Rp 875.899.942.649 (2024: (2024: Rp 404,049,697,169).
Rp 404.049.697.169).
- 42 -
Page 411
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
11. ASET TAKBERWUJUD 11. INTANGIBLE ASSETS
1 Januari/ 31 Desember/
January 1, Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ December 31,
2025 Additions Deductions Reclassification 2025
Rp Rp Rp Rp
Biaya perolehan: At cost:
Perangkat lunak 3.070.990.460 - 1.519.200.000 - 1.551.790.460 Software
IT Capitalization 18.607.013.895 - - 29.460.545.954 48.067.559.849 IT Capitalization
IT Capitalization IT Capitalization
dalam penyelesaian 30.670.485.188 51.919.216.439 - (29.460.545.954) 53.129.155.673 in progress
Jumlah 52.348.489.543 51.919.216.439 1.519.200.000 - 102.748.505.982 Total
Akumulasi amortisasi: Accumulated amortization:
Perangkat lunak (2.385.272.640) (533.393.442) 1.519.200.000 - (1.399.466.082) Software
IT Capitalization (5.907.170.924) (11.222.476.610) - - (17.129.647.534) IT Capitalization
Jumlah (8.292.443.564) (11.755.870.052) 1.519.200.000 - (18.529.113.616) Total
Jumlah tercatat bersih 44.056.045.979 84.219.392.366 Net carrying value
1 Januari/ 31 Desember/
January 1, Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ December 31,
2024 Additions Deductions Reclassification 2024
Rp Rp Rp Rp
Biaya perolehan: At cost:
Perangkat lunak 4.889.046.135 - 1.818.055.675 - 3.070.990.460 Software
IT Capitalization 11.019.379.000 - - 7.587.634.895 18.607.013.895 IT Capitalization
IT Capitalization IT Capitalization
dalam penyelesaian 3.159.124.432 35.098.995.651 - (7.587.634.895) 30.670.485.188 in progress
Jumlah 19.067.549.567 35.098.995.651 1.818.055.675 - 52.348.489.543 Total
Akumulasi amortisasi: Accumulated amortization:
Perangkat lunak (3.366.691.568) (836.636.747) 1.818.055.675 - (2.385.272.640) Software
IT Capitalization (618.613.925) (5.288.556.999) - - (5.907.170.924) IT Capitalization
Jumlah (3.985.305.493) (6.125.193.746) 1.818.055.675 - (8.292.443.564) Total
Jumlah tercatat bersih 15.082.244.074 44.056.045.979 Net carrying value
Amortisasi selama tahun 2025 sebesar Amortization during the 2025 period amounted at
Rp 11.755.870.052 (2024: Rp 6.125.193.746) termasuk Rp 11,755,870,052 (2024: Rp 6,125,193,746) is
dalam “Beban Umum dan Administrasi” (Catatan 27). included in the “General and Administrative Expenses”
(Note 27).
12. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA 12. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
1 Januari/ 31 Desember/
January 1, Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Decemb er 31,
2025 Additions Deductions Reclassification 2025
Rp Rp Rp Rp
Biaya perolehan / nilai revaluasi: At cost / revaluation amount:
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 153.077.000.000 - - - 153.077.000.000 Land
Bangunan dan instalasi 7.240.877.079 62.853.260 78.868.000 - 7.224.862.339 Buildings and installation
Perbaikan kantor 1.422.001.360 195.536.990 1.422.001.360 6.687.564.142 6.883.101.132 Office improvements
Inventaris kantor 9.246.219.898 4.283.395.911 1.478.808.265 2.783.880.500 14.834.688.044 Office equipments
Kendaraan 2.372.206.000 - - - 2.372.206.000 Vehicles
Aset dalam penyelesaian 1.679.718.628 7.791.726.014 - (9.471.444.642) - Asset in progress
Aset hak-guna Right-of-use assets
Bangunan 2.132.057.031 11.055.750.851 2.132.057.031 - 11.055.750.851 Buildings
Jumlah 177.170.079.996 23.389.263.026 5.111.734.656 - 195.447.608.366 Total
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Kepemilikan langsung Direct ownership
Bangunan dan instalasi (3.974.200.643) (310.878.609) 78.867.993 - (4.206.211.259) Buildings and installation
Perbaikan kantor (43.311.654) (1.726.402.359) 247.561.974 - (1.522.152.039) Office improvements
Inventaris kantor (3.485.476.348) (2.677.487.727) 738.894.575 - (5.424.069.500) Office equipments
Kendaraan (2.099.207.333) (260.310.330) - - (2.359.517.663) Vehicles
Aset hak-guna Right-of-use assets
Bangunan (387.646.733) (2.707.948.722) 646.077.888 - (2.449.517.567) Buildings
Jumlah (9.989.842.711) (7.683.027.747) 1.711.402.430 - (15.961.468.028) Total
Jumlah tercatat bersih 167.180.237.285 179.486.140.338 Net carrying value
- 43 -
Page 412
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
1 Januari/ 31 Desember/
January 1, Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Decemb er 31,
2024 Additions Deductions Reclassification 2024
Rp Rp Rp Rp
Biaya perolehan / nilai revaluasi: At cost / revaluation amount:
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 153.077.000.000 - - - 153.077.000.000 Land
Bangunan dan instalasi 7.092.716.089 155.050.090 6.889.100 - 7.240.877.079 Buildings and installation
Perbaikan kantor - 1.422.001.360 - - 1.422.001.360 Office improvements
Inventaris kantor 6.902.409.784 3.724.212.848 1.380.402.734 - 9.246.219.898 Office equipm ents
Kendaraan 2.610.906.000 - 238.700.000 - 2.372.206.000 Vehicles
Aset dalam penyelesaian - 1.679.718.628 - - 1.679.718.628 Asset in progress
Aset hak-guna Right-of-use assets
Bangunan - 2.132.057.031 - - 2.132.057.031 Buildings
Jumlah 169.683.031.873 9.113.039.957 1.625.991.834 - 177.170.079.996 Total
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Kepemilikan langsung Direct ownership
Bangunan dan instalasi (3.621.650.829) (352.897.882) 348.068 - (3.974.200.643) Buildings and installation
Perbaikan kantor - (43.311.654) - - (43.311.654) Office improvements
Inventaris kantor (3.386.384.842) (1.412.111.879) 1.313.020.373 - (3.485.476.348) Office equipm ents
Kendaraan (1.685.740.772) (552.708.240) 139.241.679 - (2.099.207.333) Vehicles
Aset hak-guna Right-of-use assets
Bangunan - (387.646.733) - - (387.646.733) Buildings
Jumlah (8.693.776.443) (2.748.676.388) 1.452.610.120 - (9.989.842.711) Total
Jumlah tercatat bersih 160.989.255.430 167.180.237.285 Net carrying value
Pengurangan aset tetap merupakan penjualan aset Disposal of assets consists of sales and write-off of
tetap dan hapus buku untuk tahun-tahun yang fixed assets for the years ended December 31, 2025
berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 adalah and 2024, are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Rp Rp
Hapus buku aset tetap Written off fixed assets
Nilai perolehan 175.117.809 879.911.460 At cost
Akumulasi penyusutan (139.279.529) (828.313.572) Accumulated depreciation
35.838.280 51.597.888
Penjualan aset tetap Sale of fixed assets
Nilai perolehan 4.936.616.847 746.080.374 At cost
Akumulasi penyusutan (1.572.122.901) (624.296.548) Accumulated depreciation
Nilai buku 3.364.493.946 121.783.826 Net book value
Hasil dari penjualan 3.453.762.276 207.117.393 Proceeds from sale
Laba penjualan aset tetap 89.268.330 85.333.567 Gain on sale of assets
Penyusutan selama tahun 2025 sebesar Depreciation during the 2025 period amounted at
Rp 7.683.027.747 (2024: Rp 2.748.676.388) termasuk Rp 7,683,027,747 (2024: Rp 2,748,676,388) is
dalam “Beban Umum dan Administrasi” (Catatan 27). included in the “General and Administrative Expenses”
(Note 27).
Aset tetap yang telah terdepresiasi penuh namun The fixed assets that have been fully depreciated but
masih digunakan oleh Bank sebesar still used by the Bank amounted to
Rp 4.175.159.041 pada tanggal 31 Desember 2025 Rp 4,175,159,041 as of December 31, 2025 (2024:
(2024: Rp 4.422.328.575), antara lain berupa Rp 4,422,328,575), including vehicles and office
kendaraan dan inventaris kantor. equipment.
- 44 -
Page 413
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Nilai wajar dari tanah yang dimiliki Bank terakhir kali The fair value of the land owned by the Bank was last
dinilai kembali dengan tanggal penilaian per 30 Juni revalued with the valuation date as of June 30, 2022
2022 yang dinilai oleh Kantor Jasa Penilai Publik which was assessed by the Public Appraisal Services
(KJPP) Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan Office (KJPP) Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti &
(KJPP-NDR) berdasarkan laporan No. 00500/2.0018- Partners (KJPP-NDR) based on report
00/PI/07/0148/1/VIII/2022 tertanggal 29 Agustus 2022. No. 00500/2.0018-00/PI/07/0148/1/VIII/2022 dated
August 29, 2022.
Berdasarkan penilaian kembali terakhir per tanggal Based on the latest revaluation as of June 30, 2022,
30 Juni 2022, nilai wajar atas tanah sebesar the fair value of the land is amounting to
Rp 171.066.000.000, dimana nilai bukunya Rp 171,066,000,000, where the book value is
sebesar Rp 163.779.000.000. Selisih sebesar amounting to Rp 163,779,000,000. The difference of
Rp 7.287.000.000 dicatat sebagai surplus revaluasi Rp 7,287,000,000 was recorded as asset revaluation
aset. surplus.
Tidak terdapat penilaian kembali atas tanah yang There was no revaluation for the land owned by the
dimiliki Bank selama tahun 2025 dan 2024. Bank during 2025 and 2024.
Penilaian dilakukan berdasarkan Standar Penilaian The valuation is based on the Indonesian Appraisal
Indonesia, ditentukan berdasarkan transaksi pasar Standard, determined based on current market
terkini dan dilakukan dengan ketentuan-ketentuan transactions and is carried out with the usual
yang lazim. Pendekatan penilaian yang dipakai adalah provisions. The valuation approach used is the market
pendekatan pasar, sesuai dengan karakteristik dari approach, in accordance with the characteristics of the
aset yang dinilai, dimana tersedia data pasar yang assets being valued, in which adequate market data is
memadai, sebanding dan sepadan dengan properti available, comparable and commensurate with the
yang dinilai untuk dijadikan sebagai pembanding dan property valued to be used as a comparison and in
dalam menggunakan pendekatan pasar dengan using a market approach using the Market Data
menggunakan Metode Perbandingan Data Pasar Comparison Method (Direct Comparison Method).
(Direct Comparison Method).
Aset tetap (kecuali tanah) telah diasuransikan Fixed assets (except land) have been insured against
terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya fire and other risks under a certain policy package to
berdasarkan suatu paket polis tertentu kepada PT Lippo General Insurance Tbk, PT Asuransi Sinar
PT Lippo General Insurance Tbk, PT Asuransi Sinar Mas, and PT Asuransi Central Asia, with a sum of
Mas, dan PT Asuransi Central Asia, dengan nilai Rp 8,200,562,877 (2024: Rp 7,606,500,000). The
pertanggungan sebesar Rp 8.200.562.877 (2024: Bank’s management believes that the insurance
Rp 7.606.500.000). Manajemen Bank berpendapat coverage is adequate to cover possible losses from
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk fire and other risks.
menutup kemungkinan kerugian atas risiko kebakaran
dan risiko lainnya.
Berdasarkan hasil penelaahan terhadap aset tetap Based on the review of fixed assets as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, December 31, 2025 and 2024, management believes
manajemen menyatakan bahwa tidak terdapat indikasi that there was no indication of impairment.
adanya penurunan nilai.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank tidak As of December 31, 2025 and 2024, the Bank has no
memiiki aset tetap yang dijadikan jaminan. fixed assets that are pledged as collateral.
- 45 -
Page 414
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
13. ASET LAIN-LAIN 13. OTHER ASSETS
2025 2024*)
Rp Rp
Pihak berelasi (Catatan 29) Related parties (Note 29)
Piutang risk premium 611.185.924.278 353.003.272.778 Risk premium receivables
Tagihan terkait pembayaran Receivables related to
kredit channeling 85.377.490.861 35.595.857.497 channeling loan repayment
Subjumlah 696.563.415.139 388.599.130.275 Subtotal
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan bunga yang akan diterima 119.874.128.857 56.151.015.628 Accrued interest
Setoran jaminan 77.387.978.679 44.038.178.702 Security deposits
Biaya dibayar dimuka 17.093.565.138 16.872.115.288 Prepaid expenses
Tagihan ATM Bersama Receivables from ATM Bersama
dan Prima 14.422.471.219 10.927.208.140 and Prima
Agunan yang diambil alih - bersih 13.556.055.000 19.761.020.000 Foreclosed collateral - net
Aset terbengkalai 12.328.000.000 12.328.000.000 Abandoned assets
Aset yang dimiliki untuk dijual - bersih 5.224.979.994 5.532.331.758 Assets held for sale - net
Persediaan 207.427.609 153.078.264 Inventories
Tagihan lainnya 6.440.684.271 1.731.469.083 Other charges
Subjumlah 266.535.290.767 167.494.416.863 Subtotal
Jumlah 963.098.705.906 556.093.547.138 Total
*) Setelah direklasifikasi (Catatan 40) *) As reclassified (Note 40)
Piutang risk premium adalah pendapatan risk Risk premium receivable represents risk premium
premium pada kredit channeling yang ditahan oleh income on channeling loans that are held by partners
mitra dan akan dibayarkan oleh mitra sesuai dengan and will be paid by partners in accordance with the
porsi dan jangka waktu yang sudah disepakati agreed portion and term (Note 29).
(Catatan 29).
Tagihan terkait pembayaran kredit channeling Receivables related to channeling loan repayments
merupakan tagihan kepada mitra atas pembayaran represent receivables to partners for channeling loan
kredit channeling yang akan diterima Bank pada hari repayments that will be received by the Bank on the
kerja berikutnya. following business day.
Pendapatan bunga yang akan diterima terdiri dari Accrued interest consisting of deposit interest income
pendapatan bunga deposito dari bank lain, from other banks, interest income from placements with
pendapatan bunga dari penempatan pada Bank Bank Indonesia, interest income from securities and
Indonesia, pendapatan bunga dari obligasi dan loans interest income.
pendapatan bunga kredit yang diberikan.
Setoran jaminan terutama terdiri dari jaminan kepada The security deposit mainly consists of deposits to
Artajasa sebagai pengelola ATM Bersama, Prima, Artajasa as the administrator of ATM Bersama, Prima,
merchant billers, pengelola gedung, dan pihak ketiga merchant billers, building management, and other third
lainnya. parties.
Biaya dibayar dimuka sebagian besar terdiri atas uang Prepaid expenses consist mainly of security deposits,
muka jaminan, biaya asuransi, biaya umum dan insurance costs, general and personnel costs,
personalia, biaya teknologi, dan kelebihan technology costs, and excess payment of Income tax
pembayaran PPh pasal 21 yang akan dikompensasi Article 21 which will be compensated for in the next tax
ke masa pajak berikutnya. period.
Pada tahun 2024, nilai wajar dari aset amnesti pajak In 2024, the fair value of the tax amnesty asset is a
berupa sebidang tanah kosong seluas 1.840m² yang piece of vacant land with an area of 1,840m² which is
terletak di Komplek Permata Ayu, Kelurahan Babakan located in the Permata Ayu Complex, Babakan Ciparay
Ciparay, Kecamatan Ciparay, Kota Bandung dengan Village, Ciparay District, Bandung City with SHM
SHM No. 835 telah dilakukan penilaian kembali No. 835 have been reassessed with an assessment
dengan tanggal penilaian per 19 Desember 2024 yang date of December,19 2024 which was assessed by the
dinilai oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Nirboyo Public Appraiser Service Office (KJPP) Nirboyo
Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan berdasarkan Adiputro, Dewi Apriyanti & Partners based on report
laporan No. 00059/2.0018-00/PI/07/0496/1/II/2025 No. 00059/2.0018-00/PI/07/0496/1/II/2025 dated
tertanggal 10 Februari 2025. Nilai wajar dari aset February 10, 2025. The fair value of the tax amnesty
amnesti pajak tersebut sebesar Rp 12.328.000.000. asset amounting to Rp 12,328,000,000.
- 46 -
Page 415
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Penilaian dilakukan berdasarkan Standar Penilaian The valuation is based on the Indonesian Appraisal
Indonesia, ditentukan berdasarkan transaksi pasar Standard, determined based on current market
terkini dan dilakukan dengan ketentuan-ketentuan transactions and is carried out with the usual provisions.
yang lazim. Pendekatan penilaian yang dipakai adalah The valuation approach used is a market approach, in
pendekatan pasar, sesuai dengan karakteristik dari accordance with the characteristics of the asset being
aset yang dinilai, di mana tersedia data pasar yang assessed, where adequate, comparable and
memadai, sebanding dan sepadan dengan properti commensurate market data are available to the
yang dinilai untuk dijadikan sebagai pembanding dan property being assessed for comparison and in using a
dalam menggunakan pendekatan data pasar dengan market data approach using the added less
menggunakan metode teknik tambah kurang secara comprehensive technique method (Overall
menyeluruh (Overall Adjustment/Pluses Minuses). Adjustments/Pluses Minuses).
Bank bermaksud untuk menjual aset yang dimiliki The Bank intends to dispose of assets held for sale in
untuk dijual berupa tanah dan bangunan yang tidak the form of land and buildings no longer in use in the
lagi digunakan dalam 12 bulan mendatang. Properti next 12 months. The property located on the land was
yang terletak di lokasi tanah tersebut sebelumnya previously used in the Bank’s retail operations. A
digunakan dalam kegiatan usaha ritel Bank. Pencarian search is underway for a buyer. Some efforts have
pembeli sedang berlangsung. Berbagai upaya telah been and will continuously be performed by the Bank
dan akan terus dilakukan Bank untuk menjual aset to sell the assets by sending offering to some parties.
tersebut dengan mengirimkan penawaran kepada
beberapa pihak.
Agunan yang diambil alih merupakan agunan kredit Foreclosed collaterals represent collaterals on loan in
dalam bentuk tanah yang telah diambil alih oleh Bank. the form of land that have been foreclosed by the Bank.
Bank telah melakukan upaya penyelesaian atas The Bank has taken action for the resolution of
agunan yang diambil alih, antara lain melalui foreclosed collateral, among others through sales.
penjualan.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The changes in the allowance for impairment losses on
agunan yang diambil alih adalah sebagai berikut: foreclosed collaterals are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Saldo awal tahun 629.280.000 8.650.000 Balance at the beginning of the year
Penyisihan tahun berjalan Provision during the year
(Catatan 28) 1.762.965.000 620.630.000 (Note 28)
Saldo akhir tahun 2.392.245.000 629.280.000 Balance at the end of the year
14. LIABILITAS SEGERA 14. LIABILITIES DUE IMMEDIATELY
2025 2024*)
Rp Rp
Pihak berelasi (Catatan 29) Related parties (Note 29)
Kewajiban terkait disbursement Liabilities related to
kredit channeling 58.920.796.959 28.022.215.644 channeling loan disbursement
Lainnya 43.900.000 14.250.000 Others
Subjumlah 58.964.696.959 28.036.465.644 Subtotal
Pihak ketiga Third parties
Kewajiban ATM Bersama Liabilities to ATM Bersama
dan Prima 22.363.458.977 16.456.176.203 and Prima
Kewajiban terkait pemasaran 8.721.730.192 8.858.805.014 Marketing-related liabilities
Lainnya 13.722.680.642 9.276.164.932 Others
Subjumlah 44.807.869.811 34.591.146.149 Subtotal
Jumlah 103.772.566.770 62.627.611.793 Total
*) Setelah direklasifikasi (Catatan 40) *) As reclassified (Note 40)
- 47 -
Page 416
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
15. GIRO 15. CURRENT ACCOUNTS
2025 2024*)
Rp Rp
Pihak berelasi (Catatan 29) 7.841.857.764 5.850.166.921 Related parties (Note 29)
Pihak ketiga 16.856.197.525 7.377.965.011 Third parties
Jumlah 24.698.055.289 13.228.131.932 Total
*) Setelah direklasifikasi (Catatan 40) *) As reclassified (Note 40)
Tingkat bunga efektif rata-rata per tahun untuk giro The average annual effective interest rate for current
pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar accounts as of December 31, 2025 are 1.57%, (2024:
1,57%, (2024: 0,89%). 0.89%).
Pada tanggal 31 Desember 2025 saldo giro yang As of December 31, 2025 the blocked current
diblokir adalah sebesar Rp 3.017.211.312 (2024: accounts balance was Rp 3,017,211,312 (2024:
Rp 1.300.000.000). Rp 1,300,000,000).
16. TABUNGAN 16. SAVINGS
2025 2024
Rp Rp
Pihak berelasi (Catatan 29) 7.969.993.535 3.396.809.300 Related parties (Note 29)
Pihak ketiga 1.757.341.120.101 492.743.301.471 Third parties
Jumlah 1.765.311.113.636 496.140.110.771 Total
Tingkat bunga efektif rata-rata per tahun: Average annual effective interest rate:
2025 2024
% %
Tabungan 5,99 5,99 Savings
Pada tanggal 31 Desember 2025 saldo tabungan yang As of December 31, 2025 the blocked savings balance
diblokir adalah sebesar Rp 226.325.979 (2024: was Rp 226,325,979 (2024: Rp 527,332,248).
Rp 527.332.248).
17. DEPOSITO BERJANGKA 17. TIME DEPOSITS
Berdasarkan jangka waktu Based on time period
2025 2024
Rp Rp
Pihak berelasi (Catatan 29) Related parties (Note 29)
Kurang dari 1 bulan 8.663.519.566 20.500.000 Less than 1 month
1 - 3 bulan 90.650.326.774 59.048.561.494 1 - 3 months
3 - 6 bulan 286.566.917.264 18.443.723.616 3 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 24.617.451.563 - More than 6 months
Subjumlah 410.498.215.167 77.512.785.110 Subtotal
Pihak ketiga Third parties
Kurang dari 1 bulan 2.269.412.834.310 160.616.640.841 Less than 1 month
1 - 3 bulan 1.662.833.641.061 1.489.699.079.494 1 - 3 months
3 - 6 bulan 1.299.216.878.578 922.631.235.347 3 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 966.458.159.964 - More than 6 months
Subjumlah 6.197.921.513.913 2.572.946.955.682 Subtotal
Jumlah 6.608.419.729.080 2.650.459.740.792 Total
- 48 -
Page 417
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Berdasarkan sisa umur sampai dengan saat jatuh By remaining period to maturity
tempo
2025 2024
Rp Rp
Pihak berelasi (Catatan 29) Related parties (Note 29)
Kurang dari 1 bulan 74.567.508.787 16.627.704.661 Less than 1 month
1 - 6 bulan 311.898.427.420 60.885.080.449 1 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 24.032.278.960 - More than 6 months
Subjumlah 410.498.215.167 77.512.785.110 Subtotal
Pihak ketiga Third parties
Kurang dari 1 bulan 3.092.123.338.637 513.197.732.229 Less than 1 month
1 - 6 bulan 2.263.803.889.682 2.059.749.223.453 1 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 841.994.285.594 - More than 6 months
Subjumlah 6.197.921.513.913 2.572.946.955.682 Subtotal
Jumlah 6.608.419.729.080 2.650.459.740.792 Total
Tingkat bunga efektif rata-rata per tahun: Average annual effective interest rate:
2025 2024
% %
Deposito berjangka 7,62 8,06 Time deposits
Pada tanggal 31 Desember 2025 saldo deposito As of December 31, 2025 the blocked time deposits
berjangka yang diblokir adalah sebesar balance was Rp 38,614,533,969 (2024:
Rp 38.614.533.969 (2024: Rp 18.656.111.830) Rp 18,656,111,830)
Pada tanggal 31 Desember 2025, deposito berjangka As of December 31, 2025, time deposits which were
yang dijadikan agunan atas fasilitas kredit yang used as collateral for credit facilities provided by the
diberikan oleh Bank berjumlah Rp 38.258.831.919 Bank amounted to Rp 38,258,831,919 (2024:
(2024: Rp 15.821.817.421). Rp 15,821,817,421).
18. SIMPANAN DARI BANK LAIN 18. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
2025 2024
Rp Rp
Deposito berjangka - Pihak ketiga Time deposits - Third parties
Kurang dari 1 bulan 10.000.000.000 - Less than 1 month
1 - 3 bulan 5.000.000.000 - 1 - 3 months
Jumlah 15.000.000.000 - Total
Tingkat bunga efektif rata-rata per tahun: Average annual effective interest rate:
2025 2024
% %
Deposito berjangka 6,63 - Time deposits
- 49 -
Page 418
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
19. PAJAK PENGHASILAN 19. INCOME TAX
Utang pajak Income tax payables
2025 2024
Rp Rp
Pajak penghasilan Pasal 4(2) 9.037.626.796 3.618.115.467 Income tax Article 4(2)
Pajak penghasilan Pasal 21 - 178.382.354 Income tax Article 21
Pajak penghasilan Pasal 23 & 26 282.659.129 169.792.149 Income tax Article 23 & 26
Pajak pertambahan nilai 208.719.361 - Value added tax
Pajak penghasilan Pasal 25 8.933.744.600 2.308.752.055 Income tax Article 25
Pajak penghasilan Pasal 29 60.269.221.100 24.203.866.413 Income tax Article 29
Jumlah 78.731.970.986 30.478.908.438 Total
Pajak Penghasilan Badan Corporate Income tax
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan The reconciliation between income before corporate
badan yang dimuat dalam laporan laba rugi dan income tax contained in the income statement and
penghasilan komprehensif lain dengan penghasilan other comprehensive income with taxable income for
kena pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal the years ended December 31, 2025 and 2024 is as
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Rp Rp
Laba sebelum pajak 184.297.406.191 160.337.119.592 Profit before tax
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Beban manfaat pensiun 6.318.729.451 5.410.851.239 Pension benefit expenses
Realisasi manfaat pensiun (2.368.846.918) (1.221.707.290) Realization of pension benefits
Cadangan kerugian penurunan nilai 294.499.648.281 104.513.317.656 Allowance for impairment losses
Cadangan bonus dan
Tunjangan Hari Raya (THR) 4.415.157.823 11.078.912.857 Bonus and festive allowances
Penyusutan dan amortisasi 3.923.253.182 509.623.725 Depreciation and amortization
Aset hak-guna 2.707.948.722 387.646.733 Right-of-use assets
Liabilitas sewa (2.710.311.674) (232.286.092) Lease liabilities
Kerugian penurunan nilai atas Impairment loss from
agunan yang diambil alih 574.677.477 1.465.611.098 foreclosed collateral
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Beban yang tidak dapat dikurangkan 2.123.603.859 4.557.290.766 Non-deductible expenses
Penghasilan kena pajak 493.781.266.394 286.806.380.284 Taxable income
Penghasilan kena pajak dibulatkan 493.781.266.000 286.806.380.000 Taxable income rounded
Tarik pajak penghasilan badan 22% 22% Corporate income tax rate
Pajak Penghasilan 108.631.878.520 63.097.403.600 Income Tax
Kredit pajak: Tax credit:
Pajak penghasilan Pasal 25 (48.362.657.420) (38.893.537.187) Income tax Article 25
Utang pajak 60.269.221.100 24.203.866.413 Tax payable
Menurut Undang-undang Perpajakan di Indonesia, According to the Taxation Law in Indonesia, the Bank
Bank menghitung, menetapkan, dan membayar calculates, determines, and pays for itself the amount
sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. Kantor of tax owed. The tax office may determine or amend
Pajak dapat menetapkan atau mengubah kewajiban taxes within five years from the date the tax became
pajak tersebut dalam jangka waktu lima tahun sejak due.
tanggal terutangnya pajak.
- 50 -
Page 419
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Koreksi kewajiban pajak Bank dicatat pada saat Surat Amendments to the Bank's tax obligations are recorded
Ketetapan Pajak diterima, atau jika mengajukan when the Tax Assessment Letter is received, or if you
keberatan, pada saat keputusan atas keberatan Bank submit an objection, when the decision on the Bank's
tersebut telah ditetapkan. objection is determined.
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Pengaruh pajak tangguhan atas beda waktu yang The tax effects of significant temporary differences
signifikan antara pelaporan komersial dan perpajakan between commercial reporting and tax purposes are as
adalah sebagai berikut: follows:
2025
Didebitkan
Didebitkan (dikreditkan)
(dikreditkan) ke penghasilan
ke laba rugi/ komprehensif lain/
1 Januari/ Debited (credited) Debited (credited) to 31 Desember/
January 1, to profit other comprehensive December 31,
2025 and loss income 2025
Rp Rp Rp Rp
Cadangan imbalan pasca kerja 3.148.218.265 868.974.158 360.873.014 4.378.065.437 Employee benefits obligation
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai 44.295.242.694 64.789.922.622 - 109.085.165.316 losses
Penyusutan dan amortisasi 244.015.977 863.115.699 - 1.107.131.676 Depreciation and amortization
Cadangan bonus dan THR 4.057.318.106 971.334.721 - 5.028.652.827 Bonus and festive allowances
Aset hak-guna 85.282.281 595.748.719 - 681.031.000 Right-of-use assets
Liabilitas sewa (51.102.940) (596.268.568) - (647.371.508) Lease liabilities
Kerugian penurunan nilai atas Impairment loss from
agunan diambil alih 322.434.441 126.429.045 - 448.863.486 foreclosed asset
(Keuntungan) kerugian yang belum
direalisasi atas efek-efek yang Unrealized (gain) losses on
diukur pada nilai wajar melalui financial assets at fair value through
penghasilan komprehensif lain 17.570.544 - (90.457.366) (72.886.822) other comprehensive income
Aset pajak tangguhan - bersih 52.118.979.368 67.619.256.396 270.415.648 120.008.651.412 Deferred tax assets - net
2024
Didebitkan
(dikreditkan)
Didebitkan (dikreditkan) ke penghasilan
ke laba rugi/ komprehensif lain/
1 Januari/ Debited (credited) Debited (credited) to 31 Desember/
January 1, to profit other comprehensive December 31,
2024 and loss income 2024
Rp Rp Rp Rp
Cadangan imbalan pasca kerja 2.364.348.648 921.611.669 (137.742.052) 3.148.218.265 Employee benefits obligation
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai 21.302.312.810 22.992.929.884 - 44.295.242.694 losses
Penyusutan dan amortisasi 131.898.758 112.117.219 - 244.015.977 Depreciation and amortization
Cadangan bonus dan THR 1.619.957.277 2.437.360.829 - 4.057.318.106 Bonus and festive allowances
Aset hak-guna - 85.282.281 - 85.282.281 Right-of-use assets
Liabilitas sewa - (51.102.940) - (51.102.940) Lease liabilities
Kerugian penurunan nilai atas Impairment loss from
agunan diambil alih - 322.434.441 - 322.434.441 foreclosed asset
Kerugian yang belum
direalisasi atas efek-efek yang Unrealized losses on
diukur pada nilai wajar melalui financial assets at fair value through
penghasilan komprehensif lain - - 17.570.544 17.570.544 other comprehensive income
Aset pajak tangguhan - bersih 25.418.517.493 26.820.633.383 (120.171.508) 52.118.979.368 Deferred tax assets - net
Pillar Two Global Minimum Tax Pillar Two Global Minimum Tax
Pada Desember 2024, pemerintah Indonesia, tempat In December 2024, the government of Indonesia, where
Bank didirikan, mengesahkan peraturan pajak the Bank is incorporated, enacted the Pillar Two income
penghasilan Pilar Dua yang berlaku mulai 1 Januari taxes legislation effective from January 1, 2025 by
2025 dengan mengeluarkan Peraturan Menteri issuing Ministry of Finance (“MOF”) Regulation No. 136
Keuangan No. 136 Tahun 2024 (“PMK-136”). Bank Year 2024 (“PMK-136”). Bank does not expect material
tidak berekspektasi terdapat eksposur material exposure to Pillar Two income taxes to the financial
terhadap pajak penghasilan Pilar Dua atas laporan statement.
keuangan ini.
Kredivo Group secara berkelanjutan menilai dampak Kredivo Group continuously assess the impact of the
peraturan pajak penghasilan Pilar Dua terhadap Pillar Two income taxes legislation on its future financial
kinerja keuangannya di masa depan. performance.
- 51 -
Page 420
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
20. LIABILITAS IMBALAN KERJA 20. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
Bank menghitung imbalan kerja imbalan pasti untuk The Bank calculates defined post-employment benefits
karyawan sesuai dengan Undang-undang Cipta Kerja for its employees in accordance with Job Creation Law
No. 6/2023. Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah No. 6/2023. As of December 31, 2025, the number of
karyawan yang berhak memperoleh manfaat tersebut employees entitled to the benefits is 340 permanent
sebanyak 340 karyawan tetap dan 28 karyawan employees and 28 Fixed Term Employment Contract
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (2024: 239 karyawan (2024: 239 permanent employees and 17 Fixed Term
tetap dan 17 karyawan Perjanjian Kerja Waktu Employment Contract) (unaudited).
Tertentu) (tidak diaudit).
Liabilitas imbalan pascakerja imbalan pasti The defined employment benefit liabilities plan typically
memberikan eksposur Bank terhadap risiko aktuarial exposes the Bank to actuarial risks such as interest rate
seperti risiko tingkat bunga, risiko harapan hidup, dan risk, longevity risk, and salary risk.
risiko gaji.
Risiko Tingkat Bunga Interest risk
Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan A decrease in the bond interest rate will increase the
liabilitas program. plan liability.
Risiko Harapan Hidup Longevity risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit plan liability is
mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas peserta calculated by reference to the best estimate of the
program baik selama dan setelah kontrak kerja. mortality of plan participants both during and after their
Peningkatan harapan hidup peserta program akan employment. An increase in the life expectancy of the
meningkatkan liabilitas program. plan participants will increase the plan’s liability.
Risiko Gaji Salary risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit plan liability is
mengacu pada gaji masa depan peserta program. calculated by reference to the future salaries of plan
Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan participants. As such, an increase in the salary of the
meningkatkan liabilitas program itu. plan participants will increase the plan’s liability.
Beban imbalan pasti yang diakui di dalam laporan laba Amounts recognized in the statement of profit or loss in
rugi: respect of the defined benefit plans are as follows:
2025 2024
Rp Rp
Biaya jasa Service cost
Biaya jasa kini 6.573.355.829 4.718.630.129 Current service cost
Biaya jasa lalu (1.240.228.510) - Past service cost
Biaya bunga bersih 883.925.356 717.095.783 Net interest expense
Pengukuran kembali manfaat jangka Remeasurement of other
panjang lainnya 101.676.776 (24.874.673) long-term employee benefits
Jumlah yang diakui dalam laporan Amount recognized in the profit or loss
laba rugi (Catatan 27) 6.318.729.451 5.410.851.239 (Note 27)
- 52 -
Page 421
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Beban imbalan pasti yang diakui di dalam penghasilan Amounts recognized in the other comprehensive
komprehensif lain: income in respect of the defined benefit plans are as
follows:
2025 2024
Rp Rp
(Keuntungan) kerugian aktuaria: Actuarial (gain) losses:
Dampak perubahan asumsi
keuangan 1.070.357.841 (371.139.627) Changes in financial assumption
Penyesuaian pengalaman 569.974.043 (254.960.610) Experience adjustments
Jumlah yang diakui dalam penghasilan Amounts recognized in the current year
komprehensif lainnya periode kini 1.640.331.884 (626.100.237) other comprehensive income
Perubahan dari nilai kini kewajiban imbalan pasti Movements in present value of the defined benefits
adalah sebagai berikut: obligation were as follows:
2025 2024
Rp Rp
Nilai kini kewajiban imbalan pasti Present value of the defined benefit
pada awal tahun 14.641.919.734 10.747.039.312 obligation at beginning of the year
Penyesuaian oleh Adjustment due to
perpindahan karyawan 550.852 331.836.710 employees transfer
Biaya jasa kini 6.573.355.829 4.718.630.129 Current service cost
Biaya jasa lalu (1.240.228.510) - Past service cost
Beban bunga 883.925.356 717.095.783 Interest cost
Pembayaran manfaat (2.368.846.918) (1.221.707.290) Benefits paid
Pengukuran kembali manfaat jangka Remeasurement of other
panjang lainnya 101.676.776 (24.874.673) long-term employee benefits
Pengukuran kembali kerugian (keuntungan): Remeasurement losses (gain):
(Keuntungan) kerugian aktuarial yang
timbul dari perubahan asumsi Actuarial (gain) loss from changes in
keuangan 1.070.357.841 (371.139.627) financial assumption
Keuntungan aktuarial yang timbul dari Actuarial gain from changes in
penyesuaian atas pengalaman 569.974.043 (254.960.610) experience adjustments
Nilai kini kewajiban imbalan pasti Present value of the defined benefit
pada akhir tahun 20.232.685.003 14.641.919.734 obligation at the end of the year
Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan Significant actuarial assumptions for the determination
liabilitas imbalan pasti adalah tingkat diskonto dan of the defined benefits obligation are discount rate and
kenaikkan gaji yang diharapkan. Analisis sensitivitas expected salary increase. The sensitivity analysis below
di bawah ini ditentukan berdasarkan masing-masing have been determined based on reasonably possible
perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada akhir changes of the respective assumptions occurring at the
periode pelaporan, dengan semua asumsi lain end of the reporting period, while holding all other
konstan. assumptions constant.
Jika tingkat diskonto lebih tinggi (lebih rendah) 1%, If the discount rate is 1% basis points higher (lower), the
kewajiban imbalan pasti akan berkurang defined benefits obligation would decrease by
sebesar Rp 2.115.910.728 (meningkat sebesar Rp 2,115,910,728 (increase by Rp 2,494,413,903) as of
Rp 2.494.413.903) pada tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025 and decrease by
dan berkurang sebesar Rp 1.276.112.720 (meningkat Rp 1,276,112,720 (increase by Rp 1,763,250,899) as of
sebesar Rp 1.763.250.899) pada tanggal December 31, 2024.
31 Desember 2024.
Jika pertumbuhan gaji yang diharapkan naik (turun) If the expected salary growth increases (decreases) by
sebesar 1% kewajiban imbalan pasti akan naik 1%, the defined benefits obligation would increase by
sebesar Rp 2.489.755.258 (turun sebesar Rp 2,489,755,258 (decrease by Rp 2,156,359,585) as
Rp 2.156.359.585) pada tanggal 31 Desember 2025 of December 31, 2025 and increase by
dan naik sebesar Rp 1.780.414.315 (turun sebesar Rp 1,780,414,315 (decrease by Rp 1,319,418,824) as
Rp 1.319.418.824) pada tanggal 31 Desember 2024. of December 31, 2024.
- 53 -
Page 422
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin The sensitivity analysis presented above may not be
tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam representative of the actual change in the defined
kewajiban imbalan pasti mengingat bahwa perubahan benefits obligation as it is unlikely that the change in
asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain assumptions would occur in isolation of one another as
karena beberapa asumsi tersebut mungkin some of the assumptions may be correlated.
berkorelasi.
Perhitungan liabilitas imbalan kerja pada tanggal The calculation of employee benefit obligation as of
31 Desember 2025 dan 2024 dilakukan oleh aktuaris December 31, 2025 and 2024 was calculated by an
independen, KKA Riana & Rekan, dengan independent actuary, KKA Riana & Rekan, using the
menggunakan asumsi-asumsi utama, sebagai berikut: following key assumptions:
2025 2024
Tingkat diskonto 6,75% 7,25% Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 9,0% 9,0% Salary increment rate
Tingkat kematian 100% TMI-IV 100% TMI-IV Mortality rate
Tingkat cacat 10% TMI-IV 10% TMI-IV Disability rate
Tingkat pengunduran diri 10% sampai dengan 10% sampai dengan Resignation rate
usia 30 tahun dan usia 30 tahun dan
menurun secara linear menurun secara linear
sampai dengan 0% sampai dengan 0%
pada usia pensiun normal/ pada usia pensiun normal/
10% up to age 30 and 10% up to age 30 and
reducing linearly to reducing linearly to
0% at the age of normal 0% at the age of normal
retirement age retirement age
21. LIABILITAS LAIN-LAIN 21. OTHER LIABILITIES
2025 2024*)
Rp Rp
Bunga masih harus dibayar 62.350.229.417 27.438.441.688 Accrued interest expense
Pendapatan bunga ditangguhkan 47.842.365.661 21.362.517.465 Deferred interest income
Cadangan atas Tunjangan Hari Raya Accrued of festive allowances
dan bonus 17.024.675.490 13.215.900.928 and bonuses
Liabilitas sewa 8.664.730.969 1.814.720.939 Lease liabilities
Jumlah 135.882.001.537 63.831.581.020 Total
*) Setelah direklasifikasi (Catatan 40) *) As reclassified (Note 40)
22. MODAL SAHAM 22. CAPITAL STOCK
Berdasarkan laporan Biro Administrasi Efek, rincian Based on report from the Securities Administration
pemegang saham Bank pada tanggal 31 Desember Bureau, the Bank’s stockholders as of December 31,
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 2025 and 2024 are as follows:
2025 dan/and 2024
Jumlah saham % kepemilikan/ Jumlah/
Pemegang saham Number of shares % of ownership Amount Shareholders
Rp Rp
PT FinAccel Teknologi Indonesia 2.756.042.477 75,00% 275.604.247.700 PT FinAccel Teknologi Indonesia
PT Sun Land Investama 182.533.737 4,97% 18.253.373.700 PT Sun Land Investama
Sundjono Suriadi 180.471.077 4,91% 18.047.107.700 Sundjono Suriadi
PT Sun Antarnusa Investment 178.971.567 4,87% 17.897.156.700 PT Sun Antarnusa Investment
Masyarakat 376.704.443 10,25% 37.670.444.300 Public
Jumlah 3.674.723.301 100,00% 367.472.330.100 Total
- 54 -
Page 423
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
23. TAMBAHAN MODAL DISETOR 23. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
2025 dan/and 2024
Rp
Tambahan modal disetor - amnesti pajak 250.000.000 Additional paid-in capital - tax amnesty
Kelebihan penerimaan diatas Excess of proceeds from issuance of
nilai nominal saham 2.223.435.942.304 Share capital over par value
Jumlah 2.223.685.942.304 Total
Pada tanggal 15 Juli 2016, Pemerintah mengeluarkan
[ On July 15, 2016, the Government issued a tax
regulasi pajak berupa Peraturan Menteri Keuangan regulation in the form of the Minister of Finance
(PMK) Nomor 118/PMK.03/2016 tentang Pelaksanaan Regulation (PMK) Number 118/PMK.03/2016
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang concerning the Implementation of Law Number 11 Year
Pengampunan Pajak, berupa program Tax Amnesty. 2016 concerning Tax Amnesty, in the form of the Tax
Program Tax Amnesty merupakan sarana atau Amnesty program. The Tax Amnesty Program is a
fasilitas yang diberikan kepada semua wajib pajak facility or facility provided to all taxpayers of both
baik Entitas maupun Pribadi yang memiliki Aset tetapi Entities and Individuals who own Assets but have not
belum dilaporkan dalam laporan SPT (Surat been reported in the SPT report (Annual Notification
Pemberitahuan Tahunan) dengan cara membayar Letter) by paying a ransom.
uang tebusan.
Manajemen memutuskan mengikuti program Tax Management decided to join the Tax Amnesty program.
Amnesty tersebut. Dalam PSAK 370 "Akuntansi Aset In PSAK 370 "Accounting for Tax Amnesty Assets &
& Liabilitas Pengampunan Pajak", tambahan aset Liabilities", an additional asset of Rp 250,000,000 was
sebesar Rp 250.000.000 dicatat sebagai tambahan recorded as additional paid-in capital. As explained in
modal disetor. Sebagaimana dijelaskan dalam paragraph 12 of PSAK 370, "The entity recognizes the
paragraf 12 dalam PSAK 370 bahwa "Entitas difference between the tax amnesty asset and the tax
mengakui selisih antara aset pengampunan pajak dan amnesty liability in equity in the additional paid-in
liabilitas pengampunan pajak di ekuitas dalam pos capital. The amount cannot be recognized as a realized
tambahan modal disetor. Jumlah tersebut tidak dapat gain or loss or reclassified to retained earnings".
diakui sebagai laba rugi direalisasi maupun
direklasifikasi ke saldo laba".
Tambahan modal disetor yang berasal dari Additional paid-in capital from limited public offerings I,
penawaran umum saham terbatas I, II dan III, II and III, has been disclosed in Note 1c.
dijelaskan di Catatan 1c.
24. SURPLUS REVALUASI ASET 24. ASSET REVALUATION SURPLUS
Perubahan surplus revaluasi aset adalah sebagai The changes in the asset revaluation surplus are as
berikut: follows:
2025 2024
Rp Rp
Saldo Awal 135.187.153.948 147.662.219.863 Beginning Balance
Penambahan surplus revaluasi - 184.000.000 Addition of revaluation surplus
Reklasifikasi ke saldo laba - (12.659.065.915) Reclassification to retained earnings
Jumlah 135.187.153.948 135.187.153.948 Total
- 55 -
Page 424
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
25. PENDAPATAN BUNGA 25. INTEREST INCOME
2025 2024
Rp Rp
Pendapatan bunga diperoleh atas: Interest income is earned on:
Penempatan pada Bank Indonesia: Placement with Bank Indonesia:
Giro 2.626.676.521 900.495.188 Current accounts
Deposito 2.860.327.330 3.830.467.085 Deposits
Surat Berharga Negara (SBN) 72.911.525.023 95.263.371.102 Government Securities (SBN)
Penempatan pada Bank Lain: Placements with Other Banks:
Giro 78.133.114 14.011.488 Current Accounts
Deposito Bank lain 4.907.845.053 231.572.603 Other Bank deposits
Kredit yang diberikan 2.160.878.127.501 970.444.447.396 Loans
Efek-efek 36.065.476.539 13.144.600.400 Marketable securities
Jumlah 2.280.328.111.081 1.083.828.965.262 Total
26. BEBAN BUNGA 26. INTEREST EXPENSES
2025 2024
Rp Rp
Beban bunga terdiri atas: Interest expense consists of:
Deposito 364.525.645.728 107.105.551.684 Deposits
Tabungan 62.428.580.112 11.581.823.186 Savings
Giro 588.847.593 78.142.906 Current accounts
Lainnya 176.027.588 - Others
Jumlah 427.719.101.021 118.765.517.776 Total
27. BEBAN OPERASIONAL 27. OPERATING EXPENSES
2025 2024
Rp Rp
Beban Tenaga Kerja Personnel Expenses
Beban gaji dan upah 40.473.149.465 26.887.653.706 Salary and wage expenses
Beban tenaga kerja lainnya 24.016.482.028 18.781.613.425 Other personnel expenses
Honor Direksi & Komisaris/ Directors and Commissioner/
Pengawas 11.781.185.901 9.340.944.877 Supervisor honor
Imbalan pasca kerja (Catatan 20) 6.318.729.451 5.410.851.239 Post-employment benefits (Note 20)
Pendidikan dan pelatihan 2.919.539.127 1.713.460.150 Education and training
Jumlah 85.509.085.972 62.134.523.397 Total
Beban Umum dan Administrasi General and Administrative Expenses
Beban promosi 65.642.937.020 28.410.764.263 Promotional expenses
Beban teknologi 61.996.220.314 26.448.750.926 Technology expenses
Beban barang dan jasa 29.137.710.843 24.595.631.674 Goods and services expenses
Beban pajak 17.767.141.489 11.917.870.241 Taxes expenses
Beban amortisasi (Catatan 11) 11.755.870.052 6.125.193.746 Amortization expenses (Note 11)
Beban asuransi Insurance guarantee
penjaminan (Catatan 36) 11.575.357.957 1.825.806.410 expenses (Note 36)
Beban penyusutan (Catatan 12) 7.683.027.747 2.748.676.388 Depreciation expenses (Note 12)
Beban asuransi lainnya 6.284.707.563 3.301.001.191 Other insurance expenses
Beban legal dan profesional 3.941.146.679 6.248.645.678 Legal and professional expenses
Beban sewa 1.282.743.701 188.396.269 Rent expenses
Beban pemeliharaan dan perbaikan 1.257.382.897 1.087.152.649 Maintenance and repairs expenses
Jumlah 218.324.246.262 112.897.889.435 Total
303.833.332.234 175.032.412.832
- 56 -
Page 425
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
28. BEBAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI 28. PROVISION FOR IMPAIRMENT LOSSES
2025 2024
Rp Rp
Giro dan penempatan Current accounts and Placements
pada bank lain (Catatan 7) (113.434.628) 284.253.278 with other banks (Note 7)
Efek-efek (Catatan 8) (79.854.363) (525.928) Marketable securities (Note 8)
Aset yang dimiliki
untuk dijual 307.351.763 614.703.529 Assets held-for-sale
Agunan yang diambil alih (Catatan 13) 1.762.965.000 620.630.000 Foreclosed collateral (Note 13)
Kredit yang diberikan (Catatan 10) 1.402.367.451.389 631.102.494.070 Loans (Note 10)
Jumlah 1.404.244.479.161 632.621.554.949 Total
29. SIFAT DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK 29. NATURE OF RELATIONSHIP AND TRANSACTIONS
BERELASI WITH RELATED PARTIES
Hubungan dengan pihak berelasi adalah sebagai The relationships with related parties are as follows:
berikut:
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
PT FinAccel Teknologi Indonesia Entitas Induk/Parent Company Kredit yang diberikan, Giro dan Liabilitas
segera /Loans, Current accounts,
and Liabilities due immediately
PT Sun Antarnusa Investment Pemegang saham Bank/ Giro/Current accounts
Bank’s Shareholders
Sundjono Suriadi Pemegang saham Bank/ Giro dan Deposito berjangka/Current accounts
Bank’s Shareholders and Time deposits
PT Sun Land Investama Pemegang saham Bank/ Giro/Current accounts
Bank’s Shareholders
PT Bandung Pakar Entitas yang dikendalikan oleh Kredit yang diberikan, Giro dan Deposito
pemegang saham Bank/ berjangka/Loans, Current accounts and
Entity controlled by Bank’s Time deposits
Shareholders
PT Hotel Dago Pakar Entitas yang dikendalikan oleh Kredit yang diberikan, Giro dan Deposito
pemegang saham Bank/ berjangka/Loans, Current accounts and
Entity controlled by Bank’s Time deposits
Shareholders
PT Hotel Pakar Indah Entitas yang dikendalikan oleh Giro/Current accounts
pemegang saham Bank/
Entity controlled by Bank’s
Shareholders
PT Invetco Nusantara Entitas yang dikendalikan oleh Deposito berjangka/Time deposits
pemegang saham Bank/
Entity controlled by Bank’s
Shareholders
PT Indah Permai Investama Entitas yang dikendalikan oleh Giro/Current accounts
pemegang saham Bank/
Entity controlled by Bank’s
Shareholders
PT Sunsonindo Textile Investama Entitas yang dikendalikan oleh Giro/Current accounts
pemegang saham Bank/
Entity controlled by Bank’s
Shareholders
PT Sunson Textile Manufacturer Entitas yang dikendalikan oleh Giro/Current accounts
pemegang saham Bank/
Entity controlled by Bank’s
Shareholders
PT Sunindo Investama Entitas yang dikendalikan oleh Giro/Current accounts
pemegang saham Bank/
Entity controlled by Bank’s
Shareholders
- 57 -
Page 426
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
PT Kredivo Finance Indonesia Pihak berelasi lainnya dalam Aset lain-lain dan Liabilitas segera/Other
kendali entitas induk akhir yang assets and Liabilities due immediately
sama/Other related party
controlled under same ultimate
parent
PT Kredifazz Digital Indonesia Pihak berelasi lainnya dalam Aset lain-lain dan Liabilitas segera/Other
kendali entitas induk akhir yang assets and Liabilities due immediately
sama/Other related party
controlled under same ultimate
parent
Transaksi dan saldo yang signifikan Significant transactions and balances
31 Desember/ Persentase Aset atau
December 31, Liabilitas/Assets or
2025 Liabilities Percentage
Rp %
Kredit yang diberikan (Catatan 10) Loans (Note 10)
PT FinAccel Teknologi Indonesia 234.895.833.334 1,92% PT FinAccel Teknologi Indonesia
PT Bandung Pakar 42.109.700.024 0,34% PT Bandung Pakar
PT Hotel Dago Pakar 1.750.000.000 0,01% PT Hotel Dago Pakar
Pihak berelasi lainnya 21.394.652.137 0,18% Others related parties
Jumlah 300.150.185.495 2,45% Total
Aset lain-lain (Catatan 13) Other assets (Note 13)
PT Kredivo Finance Indonesia 333.375.301.503 2,73% PT Kredivo Finance Indonesia
PT Kredifazz Digital Indonesia 363.188.113.636 2,97% PT Kredifazz Digital Indonesia
Jumlah 696.563.415.139 5,70% Total
Giro (Catatan 15) Current accounts (Note 15)
PT Sunson Textile Manufacturer 631.629.030 0,01% PT Sunson Textile Manufacturer
PT Bandung Pakar 621.317.083 0,01% PT Bandung Pakar
PT FinAccel Teknologi Indonesia 185.245.395 0,00% PT FinAccel Teknologi Indonesia
PT Hotel Dago Pakar 62.063.052 0,00% PT Hotel Dago Pakar
PT Hotel Pakar Indah 12.248.050 0,00% PT Hotel Pakar Indah
PT Sun Antarnusa Investment 4.440.594 0,00% PT Sun Antarnusa Investment
PT Sunindo Investama 3.552.449 0,00% PT Sunindo Investama
PT Sunsonindo Textile Investama 1.114.767 0,00% PT Sunsonindo Textile Investama
PT Sun Land Investama 1.101.498 0,00% PT Sun Land Investama
PT Indah Permai Investama 1.025.647 0,00% PT Indah Permai Investama
Pihak berelasi lainnya 6.318.120.199 0,07% Other related parties
Jumlah 7.841.857.764 0,09% Total
Tabungan (Catatan 16) Savings (Note 16)
Manajemen kunci 934.481.908 0,01% Key management
Pihak berelasi lainnya 7.035.511.627 0,08% Other related parties
Jumlah 7.969.993.535 0,09% Total
Deposito berjangka (Catatan 17) Time deposits (Note 17)
PT Invetco Nusantara 4.797.191.404 0,05% PT Invetco Nusantara
PT Bandung Pakar 4.669.965.185 0,05% PT Bandung Pakar
PT Hotel Dago Pakar 2.237.552.662 0,03% PT Hotel Dago Pakar
Manajemen kunci 10.495.273.709 0,12% Key management
Pihak berelasi lainnya 388.298.232.207 4,44% Other related parties
Jumlah 410.498.215.167 4,69% Total
Liabilitas segera (Catatan 14) Liabilitas due immediately (Note 14)
PT Kredivo Finance Indonesia 51.187.428.472 0,58% PT Kredivo Finance Indonesia
PT Kredifazz Digital Indonesia 7.777.268.487 0,09% PT Kredifazz Digital Indonesia
Jumlah 58.964.696.959 0,67% Total
- 58 -
Page 427
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
31 Desember/ Persentase Aset atau
December 31, Liabilitas/Assets or
2024 Liabilities Percentage
Rp %
Kredit yang diberikan (Catatan 10) Loans (Note 10)
PT FinAccel Teknologi Indonesia 220.000.000.000 3,31% PT FinAccel Teknologi Indonesia
PT Bandung Pakar 42.962.107.366 0,65% PT Bandung Pakar
PT Hotel Dago Pakar 1.750.000.000 0,03% PT Hotel Dago Pakar
Pihak berelasi lainnya 6.468.536.032 0,10% Others related parties
Jumlah 271.180.643.398 4,09% Total
Aset lain-lain (Catatan 13) Other assets (Note 13)
PT Kredivo Finance Indonesia 212.827.092.980 3,20% PT Kredivo Finance Indonesia
PT Kredifazz Digital Indonesia 175.772.037.295 2,64% PT Kredifazz Digital Indonesia
Jumlah 388.599.130.275 5,84% Total
Giro (Catatan 15) Current accounts (Note 15)
PT FinAccel Teknologi Indonesia 150.773.288 0,00% PT FinAccel Teknologi Indonesia
PT Hotel Pakar Indah 141.198.765 0,00% PT Hotel Pakar Indah
PT Hotel Dago Pakar 89.864.838 0,00% PT Hotel Dago Pakar
PT Sunson Textile Manufacturer 18.857.798 0,00% PT Sunson Textile Manufacturer
PT Sun Antarnusa Investment 5.084.547 0,00% PT Sun Antarnusa Investment
PT Sunindo Investama 4.584.862 0,00% PT Sunindo Investama
PT Sun Land Investama 2.653.082 0,00% PT Sun Land Investama
PT Sunsonindo Textile Investama 1.304.059 0,00% PT Sunsonindo Textile Investama
PT Indah Permai Investama 1.200.000 0,00% PT Indah Permai Investama
PT Bandung Pakar 1.158.385 0,00% PT Bandung Pakar
Pihak berelasi lainnya 5.433.487.297 0,16% Other related parties
Jumlah 5.850.166.921 0,16% Total
Tabungan (Catatan 16) Savings (Note 16)
Manajemen kunci 334.827.351 0,01% Key management
Pihak berelasi lainnya 3.061.981.949 0,09% Other related parties
Jumlah 3.396.809.300 0,10% Total
Deposito berjangka (Catatan 17) Time deposits (Note 17)
PT Invetco Nusantara 4.637.282.377 0,14% PT Invetco Nusantara
PT Bandung Pakar 4.541.285.322 0,14% PT Bandung Pakar
PT Hotel Dago Pakar 2.175.853.407 0,07% PT Hotel Dago Pakar
Manajemen kunci 6.249.616.922 0,19% Key management
Pihak berelasi lainnya 59.908.747.082 1,80% Other related parties
Jumlah 77.512.785.110 2,34% Total
Liabilitas segera (Catatan 14) Liabilitas due immediately (Note 14)
PT Kredivo Finance Indonesia 25.228.403.080 0,76% PT Kredivo Finance Indonesia
PT Kredifazz Digital Indonesia 2.808.062.564 0,08% PT Kredifazz Digital Indonesia
Jumlah 28.036.465.644 0,84% Total
Kompensasi dibayarkan kepada Dewan Komisaris Compensation was paid to the Board of
selama tahun berakhir pada 31 Desember 2025 Commissioners for the year ended December 31, 2025
sebesar Rp 2.095.190.174 (2024: Rp 1.891.067.735), amounting to Rp 2,095,190,174 (2024:
sedangkan remunerasi untuk Direksi selama tahun Rp 1,891,067,735), meanwhile, the remuneration for
berakhir pada 31 Desember 2025 sebesar the Board of Directors for the year ended December 31,
Rp 9.685.995.727 (2024: Rp 7.449.877.142). 2025 amounted to Rp 9,685,995,727 (2024:
Rp 7,449,877,142).
- 59 -
Page 428
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
30. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 30. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
2025 2024
Rp Rp
Komitmen Commitment
Liabilitas Komitmen Commitment Liabilities
Fasilitas kredit yang belum digunakan (87.377.186.339) (25.904.426.290) Unused loan facilitIes
Kontinjensi Contingencies
Tagihan Kontinjensi Contingent Receivables
Pendapatan bunga Interest income
yang ditangguhkan 175.386.657.493 66.247.717.409 in suspend
Liabilitas Kontinjensi Contingent Liabilities
Lain-lain (2.962.681.975) (4.645.807.410) Others
Jumlah Kontinjensi 172.423.975.518 61.601.909.999 Total Contingencies
Jumlah Liabilitas Komitmen dan Total Commitment Liabilities
Kontinjensi - Bersih 85.046.789.179 35.697.483.709 and Contingencies-Net
Bank menghadapi beberapa tuntutan hukum, The Bank is facing various unresolved legal actions,
pengurusan administrasi, dan klaim yang belum administrative proceedings, and claims in the ordinary
terselesaikan, yang berhubungan dengan kegiatan course of its business. It is not possible to predict with
usaha Bank. Tidak memungkinkan untuk memastikan certainty whether the Bank will ultimately be successful
apakah Bank akan memenangkan masalah atau in any of these legal matters or, if not, what the impact
tuntutan hukum tersebut, atau dampaknya jika Bank might be. However, the Bank’s management does not
kalah. Namun demikian, manajemen Bank yakin expect that the result in any of these proceedings will
bahwa hasil keputusan masalah atau tuntutan hukum have a material adverse effect on the Bank’s result of
tersebut tidak akan membawa dampak yang signifikan operations, financial position, or liquidity.
pada hasil usaha, posisi keuangan atau likuiditas
Bank.
31. LABA PER SAHAM 31. EARNINGS PER SHARE
Berikut adalah perhitungan laba bersih per saham The following presents the computations of basic and
dasar dan dilusian: diluted earnings per share:
2025 2024
Rp Rp
Laba bersih untuk perhitungan laba Net income for computation
per saham dasar/dilusian 143.284.784.067 124.060.349.375 of basic/diluted earnings per share
Rata-rata tertimbang jumlah saham Weighted average number of ordinary
biasa untuk perhitungan laba shares for computation
bersih per saham dasar/dilusian 3.674.723.301 3.674.723.301 of basic/diluted earnings per share
Laba bersih per saham dasar/dilusian 39 34 Basic/diluted earnings per share
Laba bersih per saham dasar dan dilusian adalah Basic and diluted earnings per share are the same,
sama, karena Bank tidak memiliki potensi dilutif atas because the Bank does not have dilutive effect of
saham yang telah dikeluarkan. issued share.
- 60 -
Page 429
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
32. SEGMEN OPERASI 32. OPERATING SEGMENT
2025
Bandung Jakarta Jumlah/Total
Rp Rp Rp
Pendapatan bunga 2.239.637.535.326 40.690.575.755 2.280.328.111.081 Interest income
Beban bunga (12.155.142.313) (415.563.958.708) (427.719.101.021) Interest expenses
Pendapatan bunga - bersih 2.227.482.393.013 (374.873.382.953) 1.852.609.010.060 Interest income - net
Pendapatan operasional lainnya 37.053.984.555 4.459.283.680 41.513.268.235 Other operating income
Beban kerugian penurunan nilai (1.392.169.719.995) (12.074.759.166) (1.404.244.479.161) Provision for impairment losses
Beban operasional (259.407.646.161) (44.425.686.073) (303.833.332.234) Operating expenses
Laba operasional 612.959.011.412 (426.914.544.512) 186.044.466.900 Operating income
Pendapatan non-operasional 221.168.209 3.607.967 224.776.176 Non-operating income
Beban non-operasional (1.615.686.427) (356.150.458) (1.971.836.885) Non-operating expenses
Laba sebelum pajak 611.564.493.194 (427.267.087.003) 184.297.406.191 Profit before tax
Aset Segmen Segment Assets
Kredit yang diberikan - bruto 8.290.439.992.187 341.765.037.409 8.632.205.029.596 Loans - gross
Total aset 4.159.967.202.447 8.054.429.282.197 12.214.396.484.644 Total assets
Liabilitas Segmen Segment Liability
Total simpanan nasabah (495.673.462.377) (7.902.755.435.628) (8.398.428.898.005) Deposits from customers
Total liabilitas (712.662.908.453) (8.039.385.213.848) (8.752.048.122.301) Total liabilities
2024
Bandung Jakarta Jumlah/Total
Rp Rp Rp
Pendapatan bunga 1.051.600.762.842 32.228.202.420 1.083.828.965.262 Interest income
Beban bunga (4.153.234.791) (114.612.282.985) (118.765.517.776) Interest expenses
Pendapatan bunga - bersih 1.047.447.528.051 (82.384.080.565) 965.063.447.486 Interest income - net
Pendapatan operasional lainnya 9.298.679.394 1.240.288.749 10.538.968.143 Other operating income
Beban kerugian penurunan nilai (631.347.481.556) (1.274.073.393) (632.621.554.949) Provision for impairment losses
Beban operasional (168.481.877.439) (6.550.535.393) (175.032.412.832) Operating expenses
Laba operasional 256.916.848.450 (88.968.400.602) 167.948.447.848 Operating income
Pendapatan non-operasional 126.630.233 97.117.757 223.747.990 Non-operating income
Beban non-operasional (5.888.305.342) (1.946.770.904) (7.835.076.246) Non-operating expenses
Laba sebelum pajak 251.155.173.341 (90.818.053.749) 160.337.119.592 Profit before tax
Aset Segmen Segment Assets
Kredit yang diberikan - bruto 3.877.495.450.393 369.245.026.363 4.246.740.476.756 Loans - gross
Total aset 6.181.928.951.012 469.518.948.681 6.651.447.899.693 Total assets
Liabilitas Segmen Segment Liability
Total simpanan nasabah (111.570.589.818) (3.047.205.558.579) (3.158.776.148.397) Deposits from customers
Total liabilitas (233.962.858.949) (3.097.445.145.531) (3.331.408.004.480) Total liability
- 61 -
Page 430
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
33. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN 33. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES BASED ON
BERDASARKAN SISA UMUR JATUH TEMPO REMAINING PERIOD TO MATURITY
Jatuh tempo aset dan liabilitas Bank pada tanggal The maturities of the Bank's assets and liabilities as at
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025
≤ 1 tahun/ > 1 ≤ 5 tahun/ > 5 tahun/ Jumlah/
≤ 1 year > 1 ≤ 5 years > 5 years Total
Rp Rp Rp Rp
ASET ASSETS
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada Bank Indonesia 515.546.037.438 - - 515.546.037.438 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada Bank lain 203.925.433.595 - - 203.925.433.595 with other Banks
Efek-efek 1.513.600.978.776 109.957.587.135 - 1.623.558.565.911 Marketable securities
Efek yang dibeli dengan Securities purchased with
janji dijual kembali 789.986.646.000 - - 789.986.646.000 agreements to resell
Kredit yang diberikan 7.135.666.136.973 1.388.326.232.923 108.212.659.700 8.632.205.029.596 Loans
Aset lain-lain 914.688.678.165 - - 914.688.678.165 Other assets
Jumlah aset 11.073.413.910.947 1.498.283.820.058 108.212.659.700 12.679.910.390.705 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 103.772.566.770 - - 103.772.566.770 Liabilities due immediately
Giro 24.698.055.289 - - 24.698.055.289 Current accounts
Tabungan 1.765.311.113.636 - - 1.765.311.113.636 Savings
Deposito berjangka 6.608.419.729.080 - - 6.608.419.729.080 Time deposits
Simpanan dari bank lain 15.000.000.000 - - 15.000.000.000 Deposits from other banks
Liabilitas lain-lain 127.217.270.568 - - 127.217.270.568 Other liabilities
Jumlah liabilitas 8.644.418.735.343 - - 8.644.418.735.343 Total liabilities
Jumlah - bersih 2.428.995.175.604 1.498.283.820.058 108.212.659.700 4.035.491.655.362 Total - net
2024
≤ 1 tahun/ > 1 ≤ 5 tahun/ > 5 tahun/ Jumlah/
≤ 1 year > 1 ≤ 5 years > 5 years Total
Rp Rp Rp Rp
ASET ASSETS
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada Bank Indonesia 303.381.302.393 - - 303.381.302.393 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada Bank lain 317.360.061.267 - - 317.360.061.267 with other Banks
Efek-efek 762.856.784.007 31.657.461.228 100.069.510.716 894.583.755.951 Marketable securities
Efek yang dibeli dengan Securities purchased with
janji dijual kembali 443.096.625.000 - - 443.096.625.000 agreements to resell
Kredit yang diberikan 3.823.888.109.024 273.485.931.248 149.366.436.484 4.246.740.476.756 Loans
Aset lain-lain 501.447.001.827 - - 501.447.001.827 Other assets
Jumlah aset 6.152.029.883.518 305.143.392.476 249.435.947.200 6.706.609.223.194 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 62.627.611.793 - - 62.627.611.793 Liabilities due immediately
Giro 13.228.131.932 - - 13.228.131.932 Current accounts
Tabungan 496.140.110.771 - - 496.140.110.771 Savings
Deposito berjangka 2.650.459.740.792 - - 2.650.459.740.792 Time deposits
Liabilitas lain-lain 62.016.860.081 - - 62.016.860.081 Other liabilities
Jumlah liabilitas 3.284.472.455.369 - - 3.284.472.455.369 Total liabilities
Jumlah - bersih 2.867.557.428.149 305.143.392.476 249.435.947.200 3.422.136.767.825 Total - net
- 62 -
Page 431
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
34. INSTRUMEN KEUANGAN 34. FINANCIAL INSTRUMENTS
a. Klasifikasi instrumen keuangan a. Classification of financial instruments
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai Financial instruments not measured at fair value
wajar
Tabel di bawah ini menyajikan nilai wajar The following table sets out the fair values of
instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai financial instruments not measured at fair value
wajar dan analisa atas instrumen keuangan and analysis on those financial instruments by level
tersebut sesuai dengan masing-masing level in the fair value hierarchy. The table does not
pada hierarki nilai wajar. Tabel ini tidak termasuk include fair value information for financial assets
informasi nilai wajar untuk aset dan liabilitas and liabilities not measured at fair value if the
keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar jika varying amount is as reasonable approximation of
nilai tercatatnya mendekati nilai wajarnya. fair value.
2025 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/ Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying amount Fair value Carrying amount Fair value
Rp Rp Rp Rp
Aset Assets
Diukur pada biaya amortisasi Measured at amortized cost
Efek-efek 141.445.306.297 141.802.000.000 211.537.007.189 211.802.000.000 Marketable securities
Efek yang dibeli dengan Securities purchase with
janji dijual kembali 789.986.646.000 793.622.699.413 443.096.625.000 443.613.571.062 agreements to resell
Kredit yang diberikan - bersih 7.725.029.524.515 7.725.029.524.515 3.866.032.480.415 3.866.032.480.415 Loans - net
Jumlah 8.656.461.476.812 8.660.454.223.928 4.520.666.112.604 4.521.448.051.477 Subtotal
b. Nilai wajar instrumen keuangan b. Fair value of financial instruments
Teknik penilaian dan asumsi yang diterapkan Valuation techniques and assumptions applied for
untuk tujuan pengukuran nilai wajar the purposes of measuring fair value
Nilai wajar aset keuangan dan non-keuangan dan The fair value of financial and non-financial assets
liabilitas keuangan ditentukan sebagai berikut: and financial liabilities are determined as follows:
Manajemen menganggap bahwa nilai Management considers that the carrying
tercatat kas, giro dan penempatan pada amount of cash, current accounts and
Bank Indonesia, giro dan penempatan pada placements with Bank Indonesia, current
bank lain, aset lain-lain dan liabilitas segera, accounts and placements with other banks,
simpanan nasabah dan liabilitas lain-lain other assets, deposits from customer, and
yang diakui dalam laporan keuangan other liabilities recognized in the financial
mendekati nilai wajarnya karena jatuh tempo statement approximate their fair values either
dalam jangka pendek atau memiliki tingkat because of their short-term maturities or carry
suku bunga pasar. market rates of interest.
Nilai wajar efek-efek dengan syarat dan Fair value of securities with standard terms
kondisi standar dan diperdagangkan di pasar and conditions and traded on active markets.
aktif.
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas Fair value of other financial assets and
keuangan lainnya (tidak termasuk yang financial liabilities (excluding those described
dijelaskan di atas) ditentukan sesuai dengan above) are determined in accordance with
model penentuan harga yang berlaku umum generally accepted pricing models on
berdasarkan analisis discounted cash flow discounted cash flow analysis using prices
menggunakan harga dari transaksi pasar from observable current market transactions
yang dapat diamati saat ini dan kutipan and dealer quotes for similar instruments.
dealer untuk instrumen sejenis.
- 63 -
Page 432
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Nilai wajar aset tetap (tanah) ditentukan Fair value of fixed assets (land) were
antara lain dengan menggunakan determined based on market approach that
pendekatan pasar yang mempertimbangkan consider current market value from identical or
harga yang baru terjadi di pasar dari comparable assets transaction, income
transaksi aset yang identik atau sebanding, approach that consider the value of income
pendekatan pendapatan yang that generates by the assets during its useful
mempertimbangkan pendapatan yang akan life and calculating the value through
dihasilkan aset selama masa manfaatnya capitalization. Capitalization is conversion
dan menghitung nilai melalui proses process from revenue into equity through
kapitalisasi. Kapitalisasi merupakan konversi appropriate discount rate, also cost approach
pendapatan menjadi sejumlah modal dengan that based on cost principal that will be paid
menggunakan tingkat diskonto yang sesuai, by the buyer in the market for the assets that
serta pendekatan biaya yang berdasarkan valued less than its cost to buy or to build the
prinsip harga yang akan dibayarkan pembeli comparable assets, except for unfair timing
di pasar untuk aset yang akan dinilai, tidak factor, inconvenience, risk or other factors.
lebih dari biaya untuk membeli atau
membangun untuk aset yang setara, kecuali
ada faktor waktu yang tidak wajar,
ketidaknyamanan, risiko atau faktor lainnya.
Tabel berikut ini memberikan analisis dari nilai The following table provides an analysis of fair
wajar aset dan liabilitas yang dikelompokkan ke value of assets and liabilities, grouped into level 1
level 1 sampai 3 didasarkan pada sejauh mana to 3 based on the degree to which the fair value is
nilai wajar diamati. observable.
2025
Jumlah/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Rp Rp Rp Rp
Aset keuangan Financial assets
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Efek- efek 141.802.000.000 - - 141.802.000.000 Marketable securities
Kredit yang diberikan - 7.725.029.524.515 - 7.725.029.524.515 Loans
Efek yang dibeli dengan janji Securities purchased with agreements
dijual kembali 793.622.699.413 - - 793.622.699.413 to resell
Subjumlah 935.424.699.413 7.725.029.524.515 - 8.660.454.223.928 Subtotal
Diukur pada nilai wajar melaui penghasilan Measured at fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 1.520.967.000.000 - - 1.520.967.000.000 Marketable Securities
Jumlah 2.456.391.699.413 7.725.029.524.515 - 10.181.421.223.928 Total
Aset non-keuangan Non-financial assets
Tanah - 153.077.000.000 - 153.077.000.000 Land
2024
Jumlah/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Rp Rp Rp Rp
Aset keuangan Financial assets
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi Measured at amortized cost
Efek- efek 211.802.000.000 - - 211.802.000.000 Marketable securities
Kredit yang diberikan - 3.866.032.480.415 - 3.866.032.480.415 Loans
Efek yang dibeli dengan janji Securities purchased with agreements
dijual kembali 443.613.571.062 - - 443.613.571.062 to resell
Subjumlah 655.415.571.062 3.866.032.480.415 - 4.521.448.051.477 Subtotal
Diukur pada nilai wajar melaui penghasilan Measured at fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 710.000.000.000 - - 710.000.000.000 Marketable Securities
Jumlah 1.365.415.571.062 3.866.032.480.415 - 5.231.448.051.477 Total
Aset non-keuangan Non-financial assets
Tanah - 153.077.000.000 - 153.077.000.000 Land
- 64 -
Page 433
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
35. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 35. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Pengenalan dan Gambaran Umum Introduction and Overview
Bank terus berupaya mengembangkan fungsi Bank continues to develop its risk management
manajemen risiko secara berkelanjutan, serta terus function on an ongoing basis, and continues to develop
mengembangkan dan meningkatkan kerangka sistem and improve the integrated and comprehensive
pengelolaan risiko dan pengendalian internal yang framework of risk management and internal control
terpadu dan komprehensif. Hal ini dimaksudkan agar systems. This is intended to obtain information about
diperoleh informasi tentang adanya potensi risiko potential risks earlier and then take adequate steps to
secara lebih dini dan selanjutnya mengambil langkah- minimize the impact of risks. In the day-to-day
langkah yang memadai untuk meminimalkan dampak implementation of risk management, the Bank is guided
risiko. Dalam penerapan manajemen risiko sehari- by the Policy for the Implementation of Bank Risk
hari, Bank berpedoman pada Kebijakan Manajemen Management which has been approved by the
Risiko Bank yang telah mendapat persetujuan Direksi Directors and approved by the Board of
dan disahkan Dewan Komisaris. Commissioners.
Kerangka Manajemen Risiko Bank diimplementasikan The Bank's Risk Management Framework is
melalui kebijakan-kebijakan, prosedur, limit transaksi implemented through policies, procedures, transaction
dan kewenangan, toleransi risiko serta perangkat and authority limits, risk tolerance and risk
manajemen risiko. Bank melakukan pengembangan management tools. The Bank continues to develop risk
manajemen risiko secara berkesinambungan sesuai management in accordance with the increasing
dengan meningkatnya perkembangan dan development and complexity of business, strategy and
kompleksitas bisnis, strategi dan sistem informasi management information systems.
manajemen.
Organisasi manajemen risiko Bank melibatkan The Bank's risk management organization involves
pengawasan dari Dewan Komisaris dan Direksi. Bank supervision from the Board of Commissioners and
telah membentuk Komite Pemantau Risiko sebagai Directors. The Bank has established a Risk Monitoring
pengawas tertinggi di tingkat Komisaris. Di tingkat Committee as the highest supervisor at the
Direksi telah dibentuk Komite Manajemen Risiko yang Commissioner level. At the Board of Directors level, a
merupakan bagian yang sangat penting dalam Risk Management Committee has been formed which
pengendalian risiko, control unit yang memantau is a very important part of risk control, a control unit that
seluruh risiko yang terdapat pada kegiatan monitors all risks inherent in the Bank's operational
operasional Bank. Komite Manajemen Risiko activities. The Risk Management Committee
menentukan kebijakan dan membahas permasalahan determines the policy and discusses the overall risk
risiko yang dihadapi Bank secara keseluruhan. problems faced by the Bank.
Informasi tambahan kerangka manajemen risiko yang The following additional information of risk
merupakan informasi yang disyaratkan oleh regulasi management framework that is required by applicable
yang berlaku dan bukan/tidak merupakan informasi regulations and is not required by Indonesian
yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Accounting Standards are disclosed in Note 39.
Indonesia diungkapkan pada Catatan 39.
Fungsi dan Ruang Lingkup Manajemen Risiko Functions and Scope of Risk Management
Sejalan dengan kerangka ketentuan Bank Indonesia, In line with the Bank Indonesia regulatory framework,
Bank senantiasa melakukan pengelolaan risiko untuk Bank always manages risks for 8 (eight) types of risk,
8 (delapan) jenis risiko, yaitu: risiko kredit, risiko pasar, namely: credit risk, market risk, liquidity risk,
risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko operational risk, legal risk, reputation risk, compliance
reputasi, risiko kepatuhan, dan risiko strategis. risk, and strategic risk.
a. Manajemen Risiko Kredit a. Credit Risk Management
Risiko kredit adalah risiko yang terjadi akibat Credit risk is the risk arising from the failure of
kegagalan pihak lawan (counterparty) memenuhi counterparties to fulfill their obligations arising
kewajibannya yang timbul dari aktivitas fungsional from the functional activities of the Bank such as
Bank seperti perkreditan, treasury, dan investasi. credit, treasury, and investment.
- 65 -
Page 434
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Fungsi Manajemen Risiko Kredit adalah The function of Credit Risk Management is to
melakukan pemantauan dan mengoordinasikan monitor and coordinate the implementation of
pelaksanaan manajemen risiko kredit dengan credit risk management with related work units to
satuan kerja terkait untuk menghindari kerugian avoid losses due to defaults on customers or
akibat gagal bayar nasabah atau counterparty counterparties when due to fulfill their obligations
pada saat jatuh tempo dalam memenuhi to the Bank. The Credit Risk Management Division
kewajiban mereka kepada Bank. Bagian performs the functions of identifying and
Manajemen Risiko Kredit melakukan fungsi monitoring credit risk with the following scope:
identifikasi dan pemantauan risiko kredit dengan
ruang lingkup sebagai berikut:
a. Pemantauan terhadap implementasi strategi a. Monitoring of the implementation of the credit
manajemen risiko kredit yang risk management strategy recommended by
direkomendasikan oleh Komite Manajemen the Risk Management Committee and
Risiko dan yang telah disetujui oleh Direksi. approved by the Board of Directors.
b. Pemantauan posisi/eksposur risiko kredit b. Monitoring of credit risk positions/exposures,
antara lain berupa penyusunan laporan among others, in the form of preparing reports
kepada Komite Manajemen Risiko dan to the Risk Management Committee and the
Direksi mengenai perkembangan risiko kredit Board of Directors on the development of
secara berkala, termasuk faktor-faktor credit risk on a regular basis, including the
penyebabnya. causal factors.
c. Pengkajian risiko kredit terhadap usulan c. Credit risk assessment of proposed activities
aktivitas dan/atau produk baru yang diajukan and/or new products proposed or developed
atau dikembangkan oleh suatu unit tertentu by a particular unit at the Bank.
yang ada pada Bank.
d. Penyusunan dan penyampaian laporan profil d. Periodic preparation and submission of credit
risiko kredit kepada Presiden Direktur dan risk profile reports to the President Director
Komite Manajemen Risiko secara berkala. and Risk Management Committee.
e. Setiap kredit dengan plafon diatas e. Every credit with a ceiling above
Rp 500.000.000 harus mendapatkan opini Rp 500,000,000 must get an opinion from the
dari Satuan Kerja Manajemen Risiko Risk Management Work Unit (SKMR),
(SKMR), Satuan Kerja Kepatuhan dan Legal Compliance and Legal Work Unit and
dan disetujui oleh Pemutus Kredit sesuai approved by the Credit Terminator in
Batas Wewenang Memutus Kredit (BWMK). accordance with the Credit Termination
Authority Limit (BWMK).
f. Bank secara teratur meninjau dan f. The Bank regularly reviews and updates the
memperbarui Pedoman Kebijakan Risk Management Policy Guidelines as a risk
Manajemen Risiko sebagai proses penilaian assessment process.
risiko.
g. Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), g. The Risk Management Work Unit (SKMR),
yang independen terhadap kegiatan bisnis, which is independent of business activities, is
bertanggung jawab untuk memberikan responsible for providing input on risk for
masukan atas risiko pada setiap eksposur each credit risk exposure that is considered
risiko kredit yang dinilai signifikan bagi Bank. significant for the Bank.
h. Melakukan Stress Testing terhadap NPL h. Stress Testing the Bank's NPL loan portfolio
portofolio kredit Bank akibat perubahan due to changes in several parameters of
beberapa parameter kondisi ekonomi makro. macroeconomic conditions.
Mitigasi Risiko Kredit Credit Risk Mitigation
Dalam menghitung ATMR risiko kredit In calculating credit risk RWA using the
menggunakan Standardized Approach, Bank Standardized Approach, the Bank can recognize
dapat mengakui keberadaan agunan, garansi, the existence of collateral, guarantees,
penjaminan atau asuransi kredit sebagai teknik guarantees or credit insurance as a credit risk
mitigasi risiko kredit (Teknik MRK). mitigation technique (MRK Technique).
Bank memiliki kebijakan yang menilai agunan The Bank has a policy that assesses credit
kredit berfungsi sebagai cadangan, yaitu apabila collateral functions as a backup, that is, if the
Debitur tidak mampu membayar seluruh Debtor is unable to pay all obligations arising from
kewajibannya yang bersumber dari usaha yang the business being financed, then the collateral
dibiayai, maka agunan yang diserahkan kepada submitted to the Bank will be a source of payment
Bank akan menjadi sumber pembayaran untuk to cover the remaining obligations of the Debtor.
menutupi sisa kewajiban dari Debitur.
- 66 -
Page 435
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Bank mengutamakan agunan yang memenuhi The Bank prioritizes collateral that meets the
kriteria dan syarat untuk dapat diperhitungkan criteria and conditions to be calculated as a
sebagai faktor pengurang dalam pembentukan deduction factor in the formation of Allowance for
Penyisihan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Impairment Losses in accordance with applicable
mengacu kepada peraturan yang berlaku. regulations.
Secara umum prinsip yang digunakan Bank In general, the principles used by the Bank in the
dalam pemilihan agunan berdasarkan pada selection of collateral are based on legal certainty,
kepastian hukum, low correlation antara kualitas low correlation between credit quality and
kredit dan nilai agunan, marketability atau collateral value, marketability or the ability of the
kemampuan nilai ekonomi agunan saat collateral economic value when liquidated, and
dilikuidasi, dan kemudahan identifikasi lokasi the ease of identifying collateral locations.
agunan.
Bank saat ini mengakui keberadaan agunan The Bank currently recognizes the existence of
sebagai Teknik MRK. Dalam menggunakan collateral as a MRK technique. In using collateral
agunan sebagai Teknik MRK, Bank as a MRK technique, the Bank pays attention to
memperhatikan prinsip-prinsip utama yang the main principles used, namely:
digunakan, yaitu:
1. Teknik MRK hanya diakui apabila ATMR 1. The MRK Technique is only recognized if the
Risiko Kredit dari eksposur yang Credit Risk RWA of the exposure using the
menggunakan Teknik MRK lebih rendah dari MRK Technique is lower than the Credit Risk
ATMR Risiko Kredit dari eksposur tersebut RWA of the exposure which does not use the
yang tidak menggunakan Teknik MRK. Hasil MRK Technique. Credit Risk RWA calculation
perhitungan ATMR Risiko Kredit setelah results after calculating the lowest impact of
memperhitungkan dampak Teknik MRK the MRK Technique by zero.
paling rendah sebesar nol.
2. Dampak keberadaan agunan yang diakui 2. The impact of the existence of collateral
sebagai Teknik MRK tidak boleh recognized as MRK Technique must not be
diperhitungkan ganda dalam perhitungan taken into account in calculating Credit Risk
ATMR Risiko Kredit. RWA.
3. Masa berlakunya pengikatan agunan paling 3. The validity period of collateral binding is at
kurang sama dengan sisa jangka waktu least the same as the remaining period of
eksposur. exposure.
4. Seluruh dokumen agunan yang digunakan 4. All collateral documents used in the MRK
dalam Teknik MRK memenuhi persyaratan Technique meet the requirements in
sesuai dengan ketentuan perundang- accordance with the applicable laws and
undangan yang berlaku. regulations.
5. Melakukan review untuk memastikan bahwa 5. Conduct a review to ensure that the collateral
agunan tetap memenuhi kriteria yang berlaku still meets the applicable criteria in
sesuai dengan peraturan Bank Indonesia. accordance with Bank Indonesia regulations.
6. Dokumentasi yang digunakan dalam Teknik 6. The documentation used in the MRK
MRK harus memuat klausul yang Technique must contain a clause specifying a
menetapkan jangka waktu yang wajar untuk reasonable period of time for collateral
eksekusi atau pencairan agunan yang execution or disbursement based on the
didasarkan pada terjadinya kondisi yang occurrence of conditions that cause the
menyebabkan debitur tidak mampu debtor to be unable to carry out his
melaksanakan kewajibannya sesuai dengan obligations in accordance with the agreement
perjanjian penyediaan dana (events of of the provision of funds (events of default).
default).
- 67 -
Page 436
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum The following table presents the Bank’s maximum
Bank terhadap risiko kredit untuk instrumen exposure to credit risk of financial instruments in
keuangan pada laporan posisi keuangan dan the statement of financial position and off-balance
rekening administratif dengan risiko kredit, tanpa sheet accounts with credit risk, without taking into
memperhitungkan agunan yang dimiliki atau account any collateral held or other credit
perlindungan kredit lainnya: enhancement:
2025 2024
Rp Rp
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada Bank Indonesia 515.546.037.438 303.381.302.393 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada bank lain - bersih 203.721.508.162 317.042.701.206 with other banks - net
Efek- efek - bersih 1.623.536.671.507 894.482.007.184 Marketable securities - net
Efek yang dibeli dengan janji Securities purchased with agreements
dijual kembali 789.986.646.000 443.096.625.000 to resell
Kredit yang diberikan - bersih 7.725.029.524.515 3.866.032.480.415 Loans - net
Aset lain-lain 914.688.678.165 501.447.001.827 Other assets
Rekening administratif dengan Off-balance sheet accounts with
risiko kredit credit risk
Fasilitas kredit yang diberikan yang
belum digunakan - committed (87.377.186.339) (25.904.426.290) Unused loan facilities - committed
Liabilitas kontinjensi - lain-lain (2.962.681.975) (4.645.807.410) Contingent liabilities - others
Jumlah 11.682.169.197.473 6.294.931.884.325 Total
Bank menerapkan kebijakan dan praktik untuk The Bank implements policies and practices to
memitigasi risiko kredit. Praktik yang umum mitigate credit risk. The most common practice is
dilakukan adalah dengan meminta agunan to receive collateral. The Bank implements
sebagai jaminan. Bank menerapkan berbagai guidelines on the acceptability of specific
panduan atas jenis-jenis agunan yang dapat collateral that can be accepted to mitigate the
diterima dalam rangka memitigasi risiko kredit. credit risk. The types of collateral accepted
Jenis-jenis agunan yang diterima antara lain includes; mortgage, land and building,
adalah hipotek, tanah dan bangunan, inventories, account receivable and financial
persediaan, piutang usaha dan instrumen instruments.
keuangan.
Berikut adalah tabel eksposur kredit dibanding The credit exposure compared with the value of
dengan nilai jaminan: collateral are as follows:
2025
Korporasi/ Retail/ Karyawan/ Jumlah/
Corporate Retail Employee Total
Rp Rp Rp Rp
Eksposur kredit 474.028.606.411 8.157.944.352.627 232.070.558 8.632.205.029.596 Credit exposure
Nilai jaminan berdasarkan
penilaian yang dilakukan Collateral value based on
oleh Bank 1.032.783.609.954 476.599.802.820 - 1.509.383.412.774 Bank's assessment
Jumlah eksposur kredit Total unsecured
tanpa jaminan 41.474.266.418 7.980.067.346.689 232.070.558 8.021.773.683.665 credit exposure
Porsi eksposur kredit Unsecured portion
tanpa jaminan - 97,82% 100% 92,93% of credit exposure
Jenis agunan Types of collaterals
Tanah dan bangunan 759.172.819.000 454.912.496.000 - 1.214.085.315.000 Land and buldings
Deposito dan tabungan 20.485.874.904 738.356.820 - 21.224.231.724 Deposits and savings
Lainnya 253.124.916.050 20.948.950.000 - 274.073.866.050 Others
Jumlah 1.032.783.609.954 476.599.802.820 - 1.509.383.412.774 Total
- 68 -
Page 437
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
2024
Korporasi/ Retail/ Karyawan/ Jumlah/
Corporate Retail Employee Total
Rp Rp Rp Rp
Eksposur kredit 406.500.265.112 3.840.106.283.311 133.928.333 4.246.740.476.756 Credit exposure
Nilai jaminan berdasarkan
penilaian yang dilakukan Collateral value based on
oleh Bank 537.281.807.521 526.739.502.827 1.402.500.000 1.065.423.810.348 Bank's assessment
Jumlah eksposur kredit Total unsecured
tanpa jaminan - 3.621.156.762.219 - 3.621.156.762.219 credit exposure
Porsi eksposur kredit Unsecured portion
tanpa jaminan - 94,30% - 85,27% of credit exposure
Jenis agunan Types of collaterals
Tanah dan bangunan 262.781.726.000 501.940.840.000 1.402.500.000 766.125.066.000 Land and buldings
Deposito dan tabungan 14.541.694.693 1.280.122.728 - 15.821.817.421 Deposits and savings
Lainnya 259.958.386.828 23.518.540.099 - 283.476.926.927 Others
Jumlah 537.281.807.521 526.739.502.827 1.402.500.000 1.065.423.810.348 Total
Risiko konsentrasi kredit Credit concentration risks
Pengungkapan risiko kredit maksimum The disclosure on the maximum credit risk by
berdasarkan konsentrasi sebelum concentration without taking into account any
memperhitungkan agunan yang dimiliki: collateral held:
2025
Pemerintah
(termasuk Bank
Indonesia)/ Badan Usaha
Government Milik Negara/
(including Bank State Owned Bank/ Perusahaan/ Ritel/ Jumlah/
Indonesia) Enterprises Banks Corporate Retail Total
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada Bank Indonesia 515.546.037.438 - - - - 515.546.037.438 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada bank lain - 90.037.073.782 113.888.359.813 - - 203.925.433.595 with other banks
Efek-efek 1.601.664.161.836 - 9.902.835.821 11.991.568.254 - 1.623.558.565.911 Marketable securities
Efek yang dibeli dengan janji Securities purchased with
dijual kembali - - 789.986.646.000 - - 789.986.646.000 agreements to resell
Kredit yang diberikan - - - 474.028.606.411 8.158.176.423.185 8.632.205.029.596 Loans
Aset lain-lain 2.620.478.051 - 2.922.077.334 96.714.722.594 812.431.400.186 914.688.678.165 Other assets
Rekening administratif dengan Off-balance sheet accounts with
risiko kredit credit risk
Fasilitas kredit yang diberikan yang
belum digunakan - committed - - - 78.867.809.688 8.509.376.651 87.377.186.339 Unused loan facilities - committed
Lain-lain - - - 2.868.100.775 94.581.200 2.962.681.975 Others
Jumlah 2.119.830.677.325 90.037.073.782 916.699.918.968 664.470.807.722 8.979.211.781.222 12.770.250.259.019 Total
Persentase 17% 1% 7% 5% 70% 100% Percentage
2024
Pemerintah
(termasuk Bank
Indonesia)/ Badan Usaha
Government Milik Negara/
(including Bank State Owned Bank/ Perusahaan/ Ritel/ Jumlah/
Indonesia) Enterprises Banks Corporate Retail Total
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada Bank Indonesia 303.381.302.393 - - - - 303.381.302.393 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada bank lain - 303.611.352.522 13.748.708.745 - - 317.360.061.267 with other banks
Efek-efek 792.834.989.329 - 58.724.554.025 43.024.212.597 - 894.583.755.951 Marketable securities
Efek yang dibeli dengan janji Securities purchased with
dijual kembali 443.096.625.000 - - - - 443.096.625.000 agreements to resell
Kredit yang diberikan - - - 406.500.265.112 3.840.240.211.644 4.246.740.476.756 Loans
Aset lain-lain 271.208.887 - 38.695.890 49.901.478.847 451.235.618.203 501.447.001.827 Other assets
Rekening administratif dengan Off-balance sheet accounts with
risiko kredit credit risk
Fasilitas kredit yang diberikan yang
belum digunakan - committed - - - 15.695.995.699 10.208.430.590 25.904.426.289 Unused loan facilities - committed
Lain-lain - - - 4.572.698.910 73.108.500 4.645.807.410 Others
Jumlah 1.539.584.125.609 303.611.352.522 72.511.958.660 519.694.651.165 4.301.757.368.937 6.737.159.456.893 Total
Persentase 22% 5% 1% 8% 64% 100% Percentage
- 69 -
Page 438
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
b. Manajemen Risiko Pasar dan Likuiditas b. Market and Liquidity Risk Management
Risiko pasar merupakan risiko yang timbul karena Market risk is the risk that arises due to the
adanya pergerakan variabel pasar dari portofolio movement of market variables from the portfolio
yang dimiliki oleh Bank yang dapat merugikan owned by the Bank that can be detrimental to the
Bank. Pengukuran risiko pasar dilakukan melalui Bank. Market risk measurement is carried out
pendekatan analisis sensitivitas tingkat bunga through an interest rate sensitivity analysis
untuk risiko suku bunga dan risiko surat berharga approach to interest rate risk and bond risk. Market
(bonds). Risiko pasar dikendalikan dengan risk is controlled by applying limits, specifically
penerapan limit, khususnya transaksi trading limit. trading limit transactions.
Risiko tingkat suku bunga Interest rate risk
Perhitungan risiko suku bunga dalam banking Calculation of Interest Rate Risk in the Banking
book atau Interest Rate Risk in the Banking Book Book or Interest Rate Risk in the Banking Book
(IRRBB) menggunakan 2 (dua) perspektif yaitu (IRRBB) uses 2 (two) perspectives, namely the
perspektif nilai ekonomis (economic value) dan economic value perspective and the earnings
perspektif rentabilitas (earnings). Hal tersebut perspective. This is intended so that the Bank can
bertujuan agar Bank dapat mengidentifikasi risiko identify Risks more accurately and carry out
secara lebih akurat dan melakukan tindak lanjut appropriate follow-up improvements.
perbaikan yang sesuai.
Untuk memitigasi IRRBB, Bank menetapkan limit To mitigate IRRBB, the Bank sets a nominal limit
nominal untuk pinjaman dan surat berharga for fixed-rate loans and banking book securities,
banking book berbunga tetap, limit IRRBB serta an IRRBB limit and a pricing strategy.
strategi pricing.
Pengukuran IRRBB dengan menggunakan IRRBB measurement using 2 (two) methods
2 (dua) metode yang mengacu pada SE OJK referring to SE OJK No. 12/SEOJK.03/2018
No. 12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan regarding the Implementation of Risk
Manajemen Risiko dan Pengukuran Risiko Management and Risk Measurement Standard
Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga Approach for Interest Rate Risk in the Banking
dalam Banking Book (Interest Rate Risk in The Book (Interest Rate Risk in The Banking Book) for
Banking Book) bagi Bank Umum: Commercial Banks:
Pengukuran berdasarkan perubahan pada Measurement based on changes in the
nilai ekonomis dari ekuitas (economic value economic value of equity, which measures
of equity), yang mengukur dampak the impact of changes in interest rates on the
perubahan suku bunga terhadap nilai economic value of the Bank's equity; and
ekonomis dari ekuitas Bank; dan
Pengukuran berdasarkan perubahan pada The measurement is based on changes in net
pendapatan bunga bersih (net interest interest income, which measures the impact
income), yang mengukur dampak perubahan of changes in interest rates on the profitability
suku bunga terhadap rentabilitas (earnings) (earnings) of the Bank.
Bank.
Risiko suku bunga dalam trading book Interest rate risk in the trading book
Pengukuran risiko dilakukan terhadap mata uang Risk measurement is carried out in Rupiah to be
Rupiah untuk kemudian dilaporkan kepada ALCO. reported to ALCO. To measure interest rate risk in
Untuk pengukuran risiko suku bunga pada trading the trading book, the Bank uses the VaR method
book, Bank menggunakan metode VaR dengan with the Historical Simulation method approach for
pendekatan metode Historical Simulation untuk internal reporting purposes, while for the
kepentingan pelaporan internal, sedangkan untuk calculation of the Bank's CAR reporting, the Bank
perhitungan pelaporan KPMM Bank, Bank uses the Financial Services Authority’s (OJK)
menggunakan metode standar Otoritas Jasa standard method.
Keuangan (OJK).
- 70 -
Page 439
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Risiko tingkat suku bunga arus kas adalah risiko Cash flow interest rate risk is the risk that the future
di mana arus kas masa depan dari suatu cash flows of a financial instrument will fluctuate
instrumen keuangan berfluktuasi karena due to changes in market interest rates. Interest
perubahan suku bunga pasar. Risiko nilai wajar rate fair value risk is the risk that the fair value of a
suku bunga adalah risiko di mana nilai wajar dari financial instrument fluctuates due to changes in
suatu instrumen keuangan berfluktuasi karena market interest rates. The Bank has exposure to
perubahan suku bunga pasar. Bank memiliki fluctuations in the prevailing market interest rates,
eksposur terhadap fluktuasi tingkat suku bunga both to fair value risk and cash flow.
pasar yang berlaku, baik atas risiko nilai wajar
maupun arus kas.
Tabel di bawah ini merangkum aset dan liabilitas The table below summarizes financial assets and
keuangan (tidak diukur pada nilai wajar melalui liabilities (not measured at fair value through profit
laba rugi) pada nilai tercatat, yang dikelompokkan or loss) at carrying amounts, grouped according to
menurut mana yang lebih awal antara tanggal re- whichever is earlier between the re-pricing date or
pricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual: the contractual maturity date:
31 Desember/December 31, 2025
Suku bunga variable/Variable interest rate Suku bunga Tidak dikenakan
tetap/ bunga/
< 3 bulan/ 3 - 12 bulan/ > 12 Bulan/ Fixed Interest No interest Jumlah/
Month Month Month Rate charged Total
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Aset Assets
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada Bank Indonesia - - - 515.546.037.438 - 515.546.037.438 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada bank lain - bersih - - - 203.721.508.162 - 203.721.508.162 with other banks - net
Efek-efek - bersih - - - 1.623.536.671.507 - 1.623.536.671.507 Marketable securities - net
Efek yang dibeli dengan janji Securities purchased with
dijual kembali - - - 789.986.646.000 - 789.986.646.000 agreements to resell
Kredit yang diberikan - bersih 39.093.556 78.921.140.201 569.771.088.919 7.076.298.201.839 - 7.725.029.524.515 Loans - net
Aset lain-lain 247.845 81.172.793 1.546.311.757 118.246.396.462 794.814.549.308 914.688.678.165 Other assets
Jumlah 39.341.401 79.002.312.994 571.317.400.676 10.327.335.461.408 794.814.549.308 11.772.509.065.787 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas Segera - - - 81.284.255.936 22.488.310.834 103.772.566.770 Liabilities due immediately
Giro - - - 24.698.055.289 - 24.698.055.289 Current accounts
Deposito berjangka - - - 6.608.419.729.080 - 6.608.419.729.080 Time deposits
Tabungan - - - 1.765.311.113.636 - 1.765.311.113.636 Savings
Simpanan dari bank lain - - - 15.000.000.000 - 15.000.000.000 Deposits from other banks
Liabilitas lain-lain - - - 47.842.365.661 79.374.904.907 127.217.270.568 Other liabilities
Jumlah - - - 8.542.555.519.602 101.863.215.741 8.644.418.735.343 Total
Neto 39.341.401 79.002.312.994 571.317.400.676 1.784.779.941.806 692.951.333.567 3.128.090.330.444 Net
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga variable/Variable interest rate Suku bunga Tidak dikenakan
tetap/ bunga/
< 3 bulan/ 3 - 12 bulan/ > 12 Bulan/ Fixed Interest No interest Jumlah/
Month Month Month Rate charged Total
Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Aset Assets
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada Bank Indonesia - - - 303.381.302.393 - 303.381.302.393 with Bank Indonesia
Giro dan penempatan Current accounts and placements
pada bank lain - bersih - - - 317.042.701.206 - 317.042.701.206 with other banks - net
Efek-efek - bersih - - - 894.482.007.184 - 894.482.007.184 Marketable securities - net
Efek yang dibeli dengan janji Securities purchased with
dijual kembali - - - 443.096.625.000 - 443.096.625.000 agreements to resell
Kredit yang diberikan - bersih 242.364.539 382.693.558.182 240.180.225.007 3.242.916.332.687 - 3.866.032.480.415 Loans - net
Aset lain-lain 442.849 630.337.593 1.220.637.608 54.299.597.577 445.295.986.200 501.447.001.827 Other assets
Jumlah 242.807.388 383.323.895.775 241.400.862.615 5.255.218.566.047 445.295.986.200 6.325.482.118.025 Total
Liabilitas Liabilities
Liabilitas Segera - - - 23.115.874.381 39.511.737.412 62.627.611.793 Liabilities due immediately
Giro - - - 13.228.131.932 - 13.228.131.932 Current accounts
Deposito berjangka - - - 2.650.459.740.792 - 2.650.459.740.792 Time deposits
Tabungan - - - 496.140.110.771 - 496.140.110.771 Savings
Liabilitas lain-lain - - - 22.125.403.307 41.706.177.713 63.831.581.020 Other liabilities
Jumlah - - - 3.205.069.261.183 81.217.915.125 3.286.287.176.308 Total
Neto 242.807.388 383.323.895.775 241.400.862.615 2.050.149.304.864 364.078.071.075 3.039.194.941.717 Net
- 71 -
Page 440
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Analisis Sensitivitas Sensitivity Analysis
Kenaikan 100 bp/ Penurunan 100 bp/
100 bp parallel increase 100 bp parallel decrease
Efek pada Efek pada Efek pada Efek pada
Laba rugi ekuitas Laba rugi ekuitas
Sebelum pajak/ Sebelum pajak/ Sebelum pajak/ Sebelum pajak/
Effect on Effect on Effect on Effect on
Profit and loss Equity Profit and loss Equity
Before tax Before tax Before tax Before tax
Rp Rp Rp Rp
Sensitivitas terhadap risiko Sensitivity interest
Suku bunga rate risk
Per tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
Rupiah 6.503.590.551 6.503.590.551 (6.503.590.551) (6.503.590.551) Rupiah
Per tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
Rupiah 6.249.675.658 6.249.675.658 (6.249.675.658) (6.249.675.658) Rupiah
Risiko likuiditas adalah risiko di mana Bank tidak Liquidity risk is the risk that the Bank is unable to
mampu memenuhi kewajibannya kepada fulfill its obligations to customers and
nasabah maupun counterparty sesuai waktu yang counterparties as promised. The measurement of
dijanjikan. Pengukuran risiko likuiditas dilakukan liquidity risk is carried out by examining all cash
dengan meneliti seluruh arus kas masuk dan arus inflows and cash outflows from the Bank, then
kas keluar dari Bank, kemudian mengidentifikasi identifying any possible shortages of funds in the
segala kemungkinan kekurangan dana di masa future including the need for commitments and
depan termasuk kebutuhan komitmen dan contingencies.
kontinjensi.
Pengelolaan risiko likuiditas menjadi bagian dari Liquidity risk management is part of the market risk
proses manajemen risiko pasar. management process.
Fungsi Manajemen Risiko Pasar dan Likuiditas The function of Market and Liquidity Risk
adalah memantau dan mengoordinasikan Management is to monitor and coordinate the
pelaksanaan manajemen Risiko Pasar dan implementation of Market and Liquidity Risk
Likuiditas dengan satuan kerja terkait untuk Management with related work units to prevent
mencegah kerugian yang disebabkan oleh losses caused by changes in interest rate and
perubahan parameter suku bunga dan nilai tukar exchange rate parameters and monitor the
dan memantau kecukupan aset lancar untuk adequacy of current assets to support the Bank's
mendukung bisnis Bank serta menyampaikan business and deliver the results of the application
hasil penerapan manajemen Risiko Pasar dan of Market Risk management and Liquidity Risk to
Risiko Likuiditas kepada Komite Manajemen the Risk Management Committee (KMR), with the
Risiko (KMR), dengan ruang lingkup pekerjaan scope of work as follows:
sebagai berikut:
- Berkoordinasi dengan satuan kerja - Coordinate with operational work units (risk
operasional (risk taking unit) untuk taking units) for the implementation of Market
pelaksanaan manajemen Risiko Pasar dan and Liquidity risk management.
Likuiditas.
- Menyusun dan menyampaikan Profil Risiko - Compile and submit Market and Liquidity Risk
Pasar dan Likuiditas kepada KMR. Profiles to KMR.
- Memantau Risiko Pasar dan Likuiditas - Monitoring Market and Liquidity Risk in a
secara portofolio dan melaporkannya kepada portfolio manner and report it to the Directors
Direksi/KMR. /KMR.
- 72 -
Page 441
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Untuk melakukan mitigasi risiko pasar dan To mitigate market and liquidity risk, the Bank has
likuiditas Bank telah melakukan langkah-langkah taken the following steps:
sebagai berikut:
- Menetapkan limit transaksi treasuri. - Setting treasury transaction limits.
- Melakukan stress testing untuk menguji - Conduct stress testing to test capital
ketahanan modal terhadap perubahan Risiko resilience to significant changes in Market and
Pasar dan Likuiditas yang signifikan. Liquidity Risk.
- Pemantauan risiko pasar dan likuiditas - Market and liquidity risk monitoring is carried
dilakukan secara rutin dan berkala baik out regularly and periodically both daily and
harian maupun bulanan. monthly.
- Selama tahun 2025 dan 2024 telah dilakukan - During 2025 and 2024, efforts have been
upaya untuk mitigasi risiko likuiditas di made to mitigate liquidity risk, among which
antaranya Bank terus berusaha untuk the Bank continues to strive to increase its
meningkatkan buffer likuiditasnya dengan liquidity buffer by maintaining the availability
menjaga ketersediaan aset lancar berupa of current assets in the form of interbank
interbank placements dan surat-surat placements and liquid securities such as SBI,
berharga likuid seperti SBI, SBN, dan SRBI SBN, and SRBI in sufficient quantities to
dalam jumlah yang memadai guna protect banks from potential risks liquidity.
melindungi bank dari potensi risiko likuiditas.
36. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP KEWAJIBAN 36. GOVERNMENT GUARANTEE ON OBLIGATION OF
PEMBAYARAN BANK UMUM COMMERCIAL BANKS
Berdasarkan Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan Based on the Indonesia Deposit Insurance Agency
(LPS) No. 1/PLPS/2005 pada tanggal (LPS) Regulation No. 1/PLPS/2005 dated
26 September 2005 tentang Program Penjaminan September 26, 2005 regarding Deposit Guarantee
Simpanan yang telah disempurnakan dengan Program that has been enhanced with LPS regulation
peraturan LPS No. 1/PLPS/2006 tanggal 9 Maret 2006 No. 1/ PLPS/2006 dated March 9, 2006 that stated
yang menyatakan bahwa sejak tanggal 22 September since September 22, 2005 LPS will guarantee bank
2005, LPS menjamin simpanan yang meliputi giro, deposits consisting of demand deposits, time deposits,
deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan, dan certificate of deposits, savings deposit, and other forms
atau bentuk lain yang dipersamakan dengan itu yang of deposits from public, including deposits from other
merupakan simpanan yang berasal dari masyarakat banks.
termasuk yang berasal dari bank lain.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 66/2008 Based on Government Regulation No. 66/2008 dated
tanggal 13 Oktober 2008 tentang Besaran Nilai October 13, 2008 regarding Deposits Balance
Simpanan yang Dijamin LPS, saldo yang dijamin Guaranteed by LPS, the guaranteed bank balance of
untuk setiap nasabah pada satu bank adalah each customer is Rp 2 billion.
maksimal Rp 2 miliar.
Beban premi penjaminan Pemerintah yang dibayar The Government guarantee premiums paid for the year
untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 ended December 31, 2025 amounted to
sebesar Rp 11.575.357.957 (2024: Rp1.825.806.410). Rp 11,575,357,957 (2024: Rp 1,825,806,410).
37. PERJANJIAN PENTING 37. SIGNIFICANT AGREEMENTS
i. Pada tanggal 30 Oktober 2024, Bank i. On October 30, 2024, the Bank signed an Head
menandatangani perjanjian Sewa Ruang Kantor Office Space Lease Agreement
Pusat No: 192/DP/DBC/10/2024 antara PT Dipo No: 192/DP/DBC/10/2024 between PT Dipo
Properti sebagai pihak “Yang Menyewakan” dan Properti as the “Lesser” and PT Krom Bank
PT Krom Bank Indonesia Tbk sebagai pihak Indonesia Tbk as the “Lessee”. The lease date
“Penyewa”. Tanggal sewa mulai dari 1 Mei 2025 starts from May 1, 2025 to April 30, 2028.
sampai 30 April 2028.
- 73 -
Page 442
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
ii. Pada tanggal 26 Maret 2025, ii. On March 26, 2025, the Bank signed
Bank menandatangani amendemen VIII amendments VIII of the Master Cooperation
Perjanjian Induk Kerjasama Pemberian Agreement for the provision of financing facilities
Fasilitas Pembiayaan antara PT Krom Bank between PT Krom Bank Indonesia Tbk., “Bank”
Indonesia Tbk., “Bank”, PT Kredifazz Digital PT Kredifazz Digital Indonesia “PT KDI”, dan
Indonesia “PT KDI”, dan PT Kredivo Finance PT Kredivo Finance Indonesia “PT KFI” or
Indonesia “PT KFI” atau selanjutnya disebut Para hereinafter referred to as Parties. (i) Parties intend
Pihak. Para Pihak sepakat untuk mengubah limit to amend the Cooperation limit and (ii) as well
kerjasama (i) dan melakukan penyesuaian further adjust a term from the current amount of
terhadap perubahan limit kerjasama (ii) dari Rp 5,000,000,000,000 (five trillion Rupiah) to
semula Rp 5.000.000.000.000 (lima triliun become Rp 10,000,000,000,000 (ten trillion
Rupiah) menjadi Rp10.000.000.000.000 (sepuluh Rupiah). This amendment will be validly effective
triliun Rupiah). Perjanjian amendemen ini berlaku on the date of execution of this amendment.
sejak ditandatangani.
iii. Pada tanggal 21 Mei 2025, Bank menandatangani iii. On May 21, 2025, the Bank signed a Cooperation
perjanjian kerjasama Pemasaran Fasilitas Kredit Agreement for the Marketing of the Krom Credit
Krom melalui Platform GajiGesa Facility through the GajiGesa Platform
No. 090/LGL/KROM-GG/PKS/V/2025 antara No. 090/LGL/KROM-GG/PKS/V/2025 between
PT Krom Bank Indonesia Tbk. dan PT Easy PT Krom Bank Indonesia Tbk. and PT Easy
Management Systems yang selanjutnya disebut Management Systems, hereinafter referred to as
GajiGesa. Para Pihak bermaksud untuk GajiGesa. The Parties intend to cooperate where
bekerjasama dimana Krom akan menawarkan Krom will offer credit facilities to Borrowers to
fasilitas kredit kepada Penerima Pinjaman untuk access and obtain Credit Facility services from
mengakses dan mendapatkan layanan Fasilitas Krom through the GajiGesa Platform.
Kredit dari Krom melalui Platform GajiGesa.
iv. Pada tanggal 5 Juni 2025, Bank menandatangani iv. On June 5, 2025, the Bank signed Amendment IX
amendemen IX Perjanjian Induk Kerjasama to the Master Cooperation Agreement for the
Pemberian Fasilitas Pembiayaan antara PT Krom Provision of Financing Facilities between
Bank Indonesia Tbk., “Bank”, PT Kredifazz Digital PT Krom Bank Indonesia Tbk. (“Bank”),
Indonesia “PT KDI”, dan PT Kredivo Finance PT Kredifazz Digital Indonesia (“PT KDI”), and
Indonesia “PT KFI” atau selanjutnya disebut Para PT Kredivo Finance Indonesia (“PT KFI”)
Pihak. Para Pihak bermaksud untuk (hereinafter collectively referred to as the
menambahkan tenor pada segmen end-user “Parties”). The Parties intend to add a new tenor
premium pada produk e-commerce dan personal for the premium end-user segment under the e-
loan serta menambahkan ketentuan produk commerce and personal loan products, as well as
tersebut pada nilai risk premium sesuai dengan to include provisions regarding the risk premium
ketentuan. value for those products in accordance with the
applicable terms and conditions.
v. Pada tanggal 6 Agustus 2025, Bank v. On August 6, 2025, the Bank signed the
menandatangani Penegasan Kembali Perjanjian Restatement of License Agreement No. 28
Lisensi No. 28 antara PT Krom Bank Indonesia between PT Krom Bank Indonesia Tbk. as the
Tbk. sebagai “Penerima Lisensi” dan PT FinAccel “Licensee” and PT FinAccel Teknologi Indonesia
Teknologi Indonesia sebagai “Pemberi Lisensi’. as the “Licensor.” The Licensor grants the
Pemberi Lisensi memberikan kepada Penerima Licensee a non-exclusive, worldwide license to
Lisensi hak dan lisensi non eksklusif di seluruh use the Licensed IP in the Licensee’s day-to-day
dunia untuk menggunakan IP Berlisensi dalam business activities in Indonesia. The Licensee is
kegiatan bisnis Penerima Linsensi sehari-hari di required to pay a royalty fee to the Licensor for the
Indonesia. Penerima Lisensi harus membayar use of the Licensed IP, amounting to 1.5% of the
biaya royalti kepada Pemberi Lisensi atas Licensee’s annual net interest income as
penggunaan IP Berlisensi dengan besaran 1,5% recorded in the Licensee’s financial statements.
dari pendapatan bunga bersih Penerima Lisensi The royalty payment calculation is effective
setiap tahun sebagaimana tercatat dalam laporan starting from January 1, 2025. The term of the
keuangan Penerima Lisensi dimana perhitungan agreement commences from June 30, 2025 and
pembayaran biaya royalti dilakukan sejak tanggal will continue until the Term ends.
1 Januari 2025. Jangka waktu perjanjian tersebut
dimulai terhitung sejak tanggal 30 Juni 2025
sampai dengan Jangka Waktu akan berakhir.
- 74 -
Page 443
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
vi. Pada tanggal 24 September 2025, Bank vi. On September 24, 2025, the Bank signed a
menandatangani Perjanjian Kerja Sama Cooperation Agreement for the Channeling of
Penerusan Pemberian Fasilitas Pembiayaan Financing Facilities between PT Krom Bank
(Channeling) antara PT Krom Bank Indonesia Indonesia Tbk. and PT Kredivo Finance
Tbk. dan PT Kredivo Finance Indonesia. Para Indonesia. The Parties intend to add the definition
Pihak bermaksud untuk menambahkan definisi of the Payment Holiday Feature, which means a
Fitur Payment Holiday yang berarti fasilitas yang facility provided and offered by PT KFI to End
disediakan dan ditawarkan oleh PT KFI kepada Users with certain qualifications that can be used
End User dengan kualifikasi tertentu yang dapat by the End User in the Kredivo Application when
digunakan oleh End User pada Aplikasi Kredivo applying for a Credit Facility. This feature allows
pada saat pengajuan Fasilitas Kredit, yang dapat the End User to defer or take a one-month
menyebabkan End User untuk melakukan installment payment holiday without increasing
penundaan/libur pembayaran Angsuran selama the number of installments, as part of the product
1 (satu) bulan tanpa menambah jumlah Angsuran known as Kredi Flex, which has been notified to
sebagaimana dinamakan Kredi Flex yang telah and approved by the End User in the Kredivo
diberitahukan dan disetujui End User dalam Application, and whose terms and conditions are
Aplikasi Kredivo dan sebagaimana syarat dan further regulated in Article 5A of this Agreement.
ketentuannya diatur lebih lanjut pada Pasal 5A The Credit Facility is provided by the Bank
Perjanjian ini. Fasilitas Kredit diberikan oleh Bank through PT KFI to the End User for a maximum
melalui PT KFI kepada End User untuk jangka period of 24 months, effective from the date of
waktu maksimum 24 bulan terhitung sejak tanggal signing the Credit Agreement between PT KFI,
ditandatanganinya Perjanjian Kredit antara acting as the Bank’s attorney, and the End User.
PT KFI selaku kuasa dari Bank dengan End User.
vii. Pada tanggal 18 Desember 2025, Bank vii. On December 18, 2025, the Bank signed an
menandatangani Perubahan dan Pernyataan Amendment and Restatement of the
Kembali Perjanjian Induk Kerjasama Pemberian Master Agreement for Financing Facility
Fasilitas Pembiayaan antara PT Krom Bank Cooperation between PT Krom Bank Indonesia,
Indonesia, PT Kredivo Finance Indonesia, dan PT Kredivo Finance Indonesia, and PT Kredifazz
PT Kredifazz Digital Indonesia. Para Pihak Digital Indonesia. The Parties agreed to change
sepakat untuk mengubah Limit Kerjasama the Joint Cooperation Limit from
Gabungan dari semula Rp 10.000.000.000.000 Rp 10,000,000,000,000 (ten trillion Rupiah) to
(sepuluh triliun Rupiah) menjadi Rp 15,000,000,000,000 (fifteen trillion Rupiah).
Rp 15.000.000.000.000 (lima belas triliun This amendment agreement is effective from the
Rupiah). Perjanjian amendemen ini berlaku sejak date of signing.
ditandatangani.
38. PERISTIWA SETELAH TANGGAL LAPORAN 38. SUBSEQUENT EVENT AFTER REPORTING
PERIOD
Perjanjian Penting Significant Agreement
i. Pada tanggal 2 Januari 2026, Bank i. On January 2, 2026, the Bank signed Side Letter
menandatangani Surat Kesepakatan Tambahan to the Licensing Agreement dated 30 June 2025
atas Perjanjian Lisensi Tanggal 30 Juni 2025 No. Krom: 046/PKS/LGL/KROM/I/2026 between
No. Krom: 046/PKS/LGL/KROM/I/2026 antara PT Krom Bank Indonesia Tbk. as the “Licensee”
PT Krom Bank Indonesia Tbk. sebagai “Penerima and PT FinAccel Teknologi Indonesia as the
Lisensi” dan PT FinAccel Teknologi Indonesia “Licensor”. With reference to the letter from Krom
sebagai “Pemberi Lisensi’. Merujuk surat to FTI regarding request to waive the royalty fees
permohonan dari Krom kepada FTI terkait based on the Licensing Agreement as stated in
penghapusan biaya royalti the Letter No. 289/LGL/S/KROM/XII/2025 dated
No. 289/LGL/S/KROM/XII/2025 tanggal 31 December 31, 2025, FTI agrees to waive the
Desember 2025, FTI setuju untuk menghapuskan royalty payment obligation shall take effect on
kewajiban pembayaran biaya royalti yang berlaku January 2, 2026 and shall remain in effect until
terhitung sejak tanggal 2 Januari 2026 dan akan there is another agreement between Krom and
terus berlaku sampai dengan terdapat FTI. FTI agrees that with the removal of the
kesepakatan lain diantara Krom dan FTI. FTI payment obligation, Krom retains the right to use
setuju bahwa dengan dihapuskannya kewajiban the trademarks licensed by FTI to Krom under the
pembayaran tersebut, Krom tetap berhak License Agreement.
menggunakan merek-merek yang dilisensikan
oleh FTI kepada Krom berdasarkan Perjanjian
Lisensi.
- 75 -
Page 444
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
ii. Pada tanggal 27 Januari 2026, Bank ii. On January 27, 2026, the Bank signed a
menandatangani Perjanjian Kerjasama Cooperation Agreement for the Channeling of
Penerusan Pemberian Fasilitas (Channeling) Productive Funding Facilities (Channeling)
Pendanaan Produktif antara PT Krom Bank between PT Krom Bank Indonesia Tbk and
Indonesia Tbk dan PT Kredifazz Digital Indonesia PT Kredifazz Digital Indonesia. The Bank intends
(KDI). Bank bermaksud untuk menyediakan dana to provide funds for the purpose of distributing
untuk kepentingan penyaluran Fasilitas Kredit Credit Facilities with a maximum amount of the
dengan jumlah maksimum sebesar Limit Cooperation Limit of Rp 250,000,000,000 (two
Kerjasama yaitu Rp 250.000.000.000 (dua ratus hundred fifty billion Rupiah) calculated based on
lima puluh miliar Rupiah) pada jumlah baki debet the outstanding balance. The Cooperation Limit
(outstanding), dimana jumlah Limit Kerjasama ini shall be subject to periodic review by the Bank
akan ditinjau secara berkala dari waktu ke waktu from time to time. PT KDI shall carry out the
oleh Bank. PT KDI akan melaksanakan disbursement of the Credit Facilities for and on
penyaluran Fasilitas Kredit untuk dan atas nama behalf of the Bank to End Users registered in the
Bank kepada End User yang terdaftar pada Kredifazz Electronic System and approved by the
Sistem Elektronik Kredifazz yang telah disetujui Bank.
oleh Bank.
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
KEUANGAN INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS
Informasi tambahan berikut yang disajikan di bawah ini The following additional information presented below is
merupakan informasi yang disyaratkan oleh regulasi information required by applicable regulations and is
yang berlaku dan bukan/tidak merupakan informasi not information required by Indonesian Financial
yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Accounting Standards:
Keuangan Indonesia:
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current accounts with Bank Indonesia
Pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM) Bank Fulfillment of Bank’s Statutory Reserve
dalam mata uang Rupiah sesuai Peraturan Bank Requirement (GWM) in Rupiah as regulated in
Indonesia (PBI) No.11 tahun 2024 dan Bank Indonesia Regulation (PBI) No.11 year 2024
pemenuhan Penyangga Likuiditas and fulfilment of Macroprudential Liquidity Buffer
Makroprudensial (PLM) sesuai PBI (PLM) as regulated in PBI No.20/4/PBI/2018 and
No.20/4/PBI/2018 dan perubahan terakhirnya its latest amendment in PBI No.24/16/PBI/2022
dalam PBI No.24/16/PBI/2022 serta peraturan- along with its implementation regulations.
peraturan pelaksanaannya
Rasio Giro Wajib Minimum (GWM) pada Bank The Statutory Reserves Requirement ratio (GWM)
Indonesia Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan at Bank Indonesia as at December 31, 2025 and
2024 adalah sebagai berikut: 2024 is as follows:
2025 2024
Minimal/ Minimal/
Minimum Minimum
% % % %
Rupiah Rupiah
GWM Primer Primary GWM
GWM Harian 5,48 0,00 9,02 0,00 Daily GWM
GWM Rata-rata *) 4,95 4,90 8,11 8,00 Average GWM *)
Penyangga Likuiditas Macroprudential Intermediation
Makroprudensial 30,22 4,00 55,61 5,00 Ratio
*) Sejak 1 Maret 2022, Bank yang melakukan *) Since March 1, 2022, Bank that provide funds for
penyediaan dana untuk kegiatan ekonomi tertentu certain and inclusive economic activities will
dan inklusif mendapatkan insentif berupa receive incentives in the form of relaxation on the
kelonggaran atas kewajiban pemenuhan GWM obligation to fulfill the Average Statutory Reserves
Rata-rata Rupiah. Pada tanggal 31 Desember in Rupiah. As of December 31, 2025 Bank receive
2025, Bank memperoleh insentif sebesar 4,1% an incentive amounting to 4.1% affecting the
sehingga syarat minimum GWM rata rata bank minimum average statutory reserves decrease
turun dari 9% menjadi 4,9%. Parameter terbaru from 9% to 4.9%. The latest macroprudential
kebijakan insentif makroprudensial diatur dalam incentive policy parameters are regulated in PBI
PBI No. 9 Tahun 2025 dan PADG No. 27 Tahun No. 9 Year 2025 and PADG No. 27 Year 2025
2025 yang berlaku mulai 1 Desember 2025. effective from December 1, 2025.
Bank telah memenuhi ketentuan Bank Indonesia The Bank has complied with the applicable Bank
yang berlaku tentang Giro Wajib Minimum Bank Indonesia regulations concerning the Statutory
- 76 -
Page 445
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Umum pada tanggal 31 Desember 2025 dan Reserves for Commercial Banks as of
2024. December 31, 2025 and 2024.
b. Kredit b. Loans
Kualitas kredit berdasarkan Peraturan OJK Quality of loans based on OJK Regulation
mengenai grading kolektibilitas concerning collectibility grading
Berdasarkan kriteria yang ditetapkan dalam Based on the criteria stated in OJK Regulations,
Peraturan OJK, kredit berdasarkan klasifikasi loans classified according to collectibility are as
kualitas adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Rp Rp
Pihak berelasi (Catatan 10 dan 29) Related parties (Notes 10 and 29)
Lancar 300.150.185.495 271.180.643.398 Current
Subjumlah 300.150.185.495 271.180.643.398 Subtotal
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses
Lancar (878.512.794) (955.737.118) Current
Subjumlah 299.271.672.701 270.224.906.280 Subtotal
Pihak ketiga (Catatan 10) Third parties (Note 10)
Lancar 7.318.716.151.213 3.561.823.633.001 Current
Dalam perhatian khusus 693.871.700.674 281.268.196.168 Special mention
Kurang lancar 147.716.760.594 63.448.691.479 Substandard
Diragukan 136.921.119.245 56.579.742.134 Doubtful
Macet 34.829.112.375 12.439.570.576 Loss
Subjumlah 8.332.054.844.101 3.975.559.833.358 Subtotal
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses
Lancar (211.090.745.170) (87.565.813.018) Current
Dalam perhatian khusus (419.688.317.633) (177.501.838.190) Special mention
Kurang lancar (127.262.514.840) (55.039.507.244) Substandard
Diragukan (117.724.947.672) (49.080.935.390) Doubtful
Macet (30.530.466.972) (10.564.165.381) Loss
Subjumlah (906.296.992.287) (379.752.259.223) Subtotal
Jumlah - bersih 7.725.029.524.515 3.866.032.480.415 Total - net
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 rasio As of December 31, 2025 and 2024, the Bank's
non-performing loan (NPL) Bank sesuai dengan non-performing loan (NPL) ratio in accordance
peraturan OJK yang berlaku adalah sebagai with applicable OJK regulations is as follows:
berikut:
2025 2024
NPL Bruto 3,70% 3,12% Gross NPL
NPL Neto 0,51% 0,42% Net NPL
- 77 -
Page 446
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the details of
rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor non-performing loans based on the economic
ekonomi dan cadangan kerugian penurunan nilai sector and allowance for impairment losses based
berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan on Financial Services Authority (OJK) regulations
(OJK) adalah sebagai berikut: are as follows:
2025
Cadangan kerugian
penurunan nilai/
Pokok/ Allowance for
Principal impairment losses
Rp Rp
Kredit konsumsi dan jasa Consumer loan and community
kemasyarakatan 312.086.989.714 (268.359.327.059) services
Konstruksi dan sektor Constructions and industries
perindustrian 345.000.000 (334.650.000) sectors
Perdagangan dan komunikasi 7.035.002.500 (6.823.952.425) Trade and communication
Jumlah 319.466.992.214 (275.517.929.484) Total
2024
Cadangan kerugian
penurunan nilai/
Pokok/ Allowance for
Principal impairment losses
Rp Rp
Kredit konsumsi dan jasa Consumer loan and community
kemasyarakatan 132.168.004.189 (114.651.092.945) services
Jasa penunjang usaha 300.000.000 (33.515.070) Business support services
Jumlah 132.468.004.189 (114.684.608.015) Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of December 31, 2025 and 2024, there was
terdapat pelampauan atas Batas Maksimum no exceeding the Legal Lending Limit ("LLL") for
Pemberian Kredit (“BMPK”) baik kepada pihak related parties and third parties, as stated in the
berelasi maupun kepada pihak ketiga, sesuai legal lending limit report to Financial Services
dengan laporan BMPK kepada Otoritas Jasa Authority (OJK).
Keuangan (OJK).
Rasio kredit yang diberikan kepada Usaha Mikro The ratio of loans to Micro, Small and Medium
Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap jumlah Enterprises (MSME) to the amount of loans as of
kredit yang diberikan pada tanggal December 31, 2025 was 0.16% (2024: 0.74%).
31 Desember 2025 sebesar 0,16% The ratio is calculated in accordance with
(2024: 0,74%). Rasio tersebut dihitung sesuai applicable Bank Indonesia regulations.
dengan peraturan Bank Indonesia yang berlaku.
- 78 -
Page 447
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the details of
rincian kredit yang direstrukturisasi loans restructured based on the economic sector
berdasarkan sektor ekonomi dan cadangan and allowance for impairment losses based on
kerugian penurunan nilai berdasarkan Financial Services Authority (OJK) regulations are
peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) as follows:
adalah sebagai berikut:
2025
Cadangan kerugian
Jumlah penurunan nilai/
restrukturisasi kredit/ Allowance for Jumlah - bersih/
Total loan restructuring impairment losses Total - net
Rp Rp Rp
Sektor perindustrian 7.562.996.233 (477.511.662) 7.085.484.571 Industrial sector
Perusahaan jasa lainnya 2.721.537.064 (44.204.834) 2.677.332.230 Other service company
Konsumsi lainnya 7.313.892.662 (98.259.825) 7.215.632.837 Other consumption
Jumlah 17.598.425.959 (619.976.321) 16.978.449.638 Total
2024
Cadangan kerugian
Jumlah penurunan nilai/
restrukturisasi kredit/ Allowance for Jumlah - bersih/
Total loan restructuring impairment losses Total - net
Rp Rp Rp
Sektor perindustrian 56.663.882.815 (367.231.993) 56.296.650.822 Industrial sector
Jasa kesehatan dan Health services and
masyarakat 713.762.201 (4.567.166) 709.195.035 public
Perusahaan jasa lainnya 2.824.647.457 (9.542.168) 2.815.105.289 Other services company
Konsumsi lainnya 3.321.347.063 (4.725.075) 3.316.621.988 Other consumption
Jumlah 63.523.639.536 (386.066.402) 63.137.573.134 Total
c. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum c. Capital Adequacy Ratio (CAR)
(KPMM)
Bank telah melakukan perhitungan kecukupan Bank calculated its capital adequacy
modal berdasarkan ketentuan OJK yang requirements using the prevailing OJK regulation,
berlaku, di mana modal yang dimiliki where the regulatory capital is classified into two
diklasifikasikan dalam 2 Tier yaitu Modal Tier 1 tiers: Tier 1 Capital and Tier 2 Capital.
dan Modal Tier 2.
Bank mematuhi semua persyaratan modal yang Bank has complied with all externally imposed
ditetapkan oleh pihak eksternal sepanjang capital requirements throughout the reporting
periode pelaporan, khususnya berkenaan period, particularly regarding Capital Adequacy
dengan perhitungan Kewajiban Penyediaan Ratio (CAR) and calculation of Risk Weighted
Modal Minimum (KPMM) dan Aktiva Tertimbang Assets (RWA).
Menurut Risiko (ATMR).
- 79 -
Page 448
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) The Bank's Capital Adequacy Ratio (CAR) with
Bank dengan memperhitungkan risiko kredit, consideration for credit, operational, and market
risiko operasional, dan risiko pasar adalah risks was as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Rp Rp
Modal Tier 1 3.255.035.000.000 3.222.879.000.000 Tier 1 capital
Modal Tier 2 78.059.000.000 42.368.000.000 Tier 2 capital
Jumlah modal 3.333.094.000.000 3.265.247.000.000 Total capital
ATMR untuk risiko kredit setelah RWA for credit risks after
memperhitungkan risiko spesifik 7.220.821.080.000 3.870.403.100.000 considering specific risks
ATMR untuk risiko operasional 135.965.875.000 81.259.875.000 RWA for operational risks
Jumlah ATMR untuk risiko kredit, Total RWA for credit, market, and
pasar, dan operasional 7.356.786.955.000 3.951.662.975.000 operational risks
Rasio CET 1 44,25% 81,56% CET 1 ratio
Rasio Tier 1 44,25% 81,56% Tier 1 ratio
Rasio Tier 2 1,06% 1,07% Tier 2 ratio
Rasio total 45,31% 82,63% Total ratio
Rasio KPMM yang diwajibkan
sebelum modal penyangga 9,20% 9,20% Required CAR before buffer
d. Manajemen Risiko Keuangan d. Financial Risk Management
Manajemen Risiko Operasional Operational Risk Management
Risiko operasional adalah risiko yang Operational risk is the risk caused by inadequate
disebabkan ketidakcukupan dan/atau tidak and/or malfunctioning of internal processes,
berfungsinya proses internal, kesalahan human error, system failure, or the presence of
manusia, kegagalan sistem, atau adanya external problems that affect the Bank's
problem eksternal yang memengaruhi operations.
operasional Bank.
Penerapan manajemen Risiko Operasional The implementation of Operational Risk
ditujukan untuk mencegah dan meminimalkan management is intended to prevent and minimize
dampak negatif kerugian operasional baik the negative impact of operational losses both
secara finansial dan non finansial yang financially and non-financially caused by
disebabkan oleh tidak berfungsinya proses malfunctioning internal processes, human error,
internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem system failures and external events, with the
dan kejadian-kejadian eksternal, dengan ruang scope of covering:
lingkup meliputi:
- Melakukan sosialisasi pelatihan dan - Conduct training socialization and
refreshment kepada risk taking unit (risk refreshment to the risk-taking unit (risk owner)
owner) untuk meningkatkan skill dan to improve skills and operational risk
operational-risk awareness. awareness.
- Berkoordinasi dengan satuan kerja - Coordinate with operational work units (risk
operasional (risk taking unit) untuk taking units) for the implementation of
pelaksanaan manajemen Risiko Operational Risk management.
Operasional.
- Melakukan pemantauan terhadap - Monitoring the implementation of Operational
pelaksanaan strategi manajemen Risiko Risk management strategies in all functional
Operasional pada seluruh aktivitas activities of the Bank.
fungsional Bank.
- Memantau Risiko Operasional secara - Monitoring Operational Risk on a
konsolidasi serta melaporkannya kepada consolidated basis and report it to
manajemen (Direksi/KMR) dan stakeholder. management (Directors/KMR) and
stakeholders.
- Menyusun dan menyampaikan profil risiko - Compile and submit operational risk profiles
operasional dan risiko lainnya kepada KMR. and other risks to KMR.
- 80 -
Page 449
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
- Melakukan kaji ulang/review terhadap - Reviewing policies and procedures related to
Kebijakan dan Prosedur yang terkait dengan the implementation of operational risk
penerapan manajemen risiko operasional management in accordance with the latest
sesuai dengan ketentuan/peraturan terkini. rules/regulations.
- Melakukan analisa dan identifikasi risiko - Analyzing and identifying inherent risk and
inheren serta pemantauan dan pengukuran monitoring and measuring inherent risk in the
risiko inheren dalam proses penerbitan process of issuing new products or
produk atau aktivitas baru/ activities/developments by the Bank.
pengembangannya oleh Bank.
- Menyusun laporan inventarisasi kejadian - Prepare reports on inventory of fraud
fraud dan tindak lanjut serta melaksanakan incidents and follow-up and implement
aspek pencegahan (pilar 1) yaitu identifikasi prevention aspects (pillar 1), namely
kerawanan/Fraud Risk Assessment (FRA) identification of vulnerability/Fraud Risk
sebagai bagian dari Penerapan Strategi Anti Assessment (FRA) as part of the Commercial
Fraud Bank Umum. Bank Anti-Fraud Strategy Implementation.
- Melakukan pemantauan penerapan - Monitor the implementation of Business
Business Continuity Management (BCM) Continuity Management (BCM) which
yang meliputi Business Contuinity Plan includes a Business Continuity Plan (BCP)
(BCP) dan Disaster Recovery Plan (DRP) and Disaster Recovery Plan (DRP) to ensure
untuk menjamin operasional Bank tetap the Bank's operations continue to function
berfungsi serta memastikan kelangsungan and ensure the continuity of all Bank
seluruh pelayanan nasabah Bank walaupun customer services despite
terdapat gangguan/bencana. disruptions/disasters.
- Memantau perhitungan ATMR operasional - Monitor operational RWA calculations using
dengan menggunakan Pendekatan the Basic Indicator Approach (PID) and their
Indikator Dasar (PID) dan pengaruhnya influence on the Bank's Minimum Capital
terhadap Kewajiban Penyediaan Modal Adequacy Requirement (CAR) and allocate
Minimum (KPMM) Bank serta operational risk reserves in accordance with
mengalokasikan cadangan risiko Bank Indonesia regulations.
operasional sesuai dengan ketentuan Bank
Indonesia.
Manajemen Risiko Hukum Legal Risk Management
Risiko hukum adalah risiko yang disebabkan oleh Legal risk is the risk caused by the weakness of
adanya kelemahan aspek yuridis, yang antara lain the juridical aspects, which among others is due
disebabkan adanya tuntutan hukum, ketiadaan to lawsuits, the absence of supporting legislation,
peraturan perundang-undangan yang or weaknesses in the engagement.
mendukung, atau kelemahan perikatan.
Bank juga selalu memperhatikan kelengkapan The Bank also always pays attention to the
dan keabsahan dokumentasi yang berkaitan completeness and validity of documentation
dengan hukum serta memperhatikan relating to the law as well as taking into account
peraturan/ketentuan yang berlaku khususnya applicable regulations/regulations, especially
ketentuan perbankan. banking regulations.
Manajemen Risiko Strategis Strategic Risk Management
Risiko strategis adalah risiko yang disebabkan Strategic risk is the risk caused by the
oleh adanya penetapan dan pelaksanaan strategi inappropriate determination and implementation
Bank yang tidak tepat, pengambilan keputusan of the Bank's strategy, inappropriate business
bisnis yang tidak tepat atau kurang responsifnya decision making or the Bank's lack of
Bank terhadap perubahan eksternal. responsiveness to external changes.
Satuan Kerja Manajemen Risiko mengelola Risiko The Risk Management Work Unit manages
Stratejik melalui pemantauan, evaluasi Strategic Risk through monitoring, evaluating the
implementasi strategi bisnis melalui business plan implementation of business strategies through
yaitu dengan pengumpulan data, analisis, business plans, namely by collecting data,
pengukuran dan pemantauan serta pengendalian analyzing, measuring and monitoring as well as
perkembangan pencapaian target aset, aset controlling the development of the achievement of
produktif, sumber dana, laba sebelum pajak, target assets, productive assets, sources of funds,
produk/aktivitas baru, jaringan kantor baru, dan profit before tax, new products/activities, networks
lainnya dibandingkan dengan realisasinya yang new offices, and others compared to their periodic
dilakukan secara periodik. realization.
- 81 -
Page 450
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
Manajemen Risiko Kepatuhan Compliance Risk Management
Risiko kepatuhan merupakan risiko yang Compliance risk is the risk caused by the Bank not
disebabkan Bank tidak mematuhi atau tidak complying with or not implementing the laws and
melaksanakan peraturan perundang-undangan regulations and other applicable regulations. The
dan ketentuan lain yang berlaku. inability of the Bank to follow and comply with all
Ketidakmampuan Bank untuk mengikuti dan laws and regulations relating to its business
mematuhi seluruh peraturan perundangan yang activities can have a negative impact on the
terkait dengan kegiatan usahanya dapat business continuity of the Bank.
berdampak negatif terhadap kelangsungan usaha
Bank.
Dalam mengelola Manajemen Risiko Kepatuhan, In managing Compliance Risk Management,
upaya peningkatan Budaya Kepatuhan yang terus efforts to continuously improve the Compliance
menerus senantiasa dilakukan melalui program- Culture are always carried out through programs
program antara lain: including:
- Melakukan kaji ulang (review) atas - Reviewing draft new policies, regulations,
rancangan kebijakan, ketentuan, sistem systems and internal procedures.
maupun prosedur internal baru.
- Sosialisasi/pelatihan melalui regulation - Socialization/training through regulation
update dan in-class training terkait update and in-class training related to the
penerapan Anti Pencucian Uang dan implementation of Anti Money Laundering
Pencegahan Pendanaan Terorisme and Prevention of Terrorism Funding
(APU/PPT) serta ketentuan baru lainnya. (APU/PPT) as well as other new provisions.
- Melakukan kaji ulang (review) terhadap - Conduct a review of new products/activities.
produk/aktivitas baru.
- Memonitor pelaksanaan kepatuhan atas - Monitor the implementation of compliance
penyampaian laporan-laporan yang harus with reports that must be submitted to Bank
disampaikan kepada Bank Indonesia sesuai Indonesia in accordance with applicable
ketentuan yang berlaku. regulations.
- Pengkinian dan penatausahaan database - Updating and administering database of
peraturan/ketentuan yang berlaku. applicable rules/regulations.
- Pembuatan Laporan Kepatuhan kepada - Making Compliance Reports to Bank
Bank Indonesia serta untuk pihak internal. Indonesia as well as for internal parties.
- Pemantauan terhadap denda atau sanksi - Monitoring of fines or sanctions received from
yang diterima dari regulator/pihak eksternal. regulators/external parties.
Manajemen Risiko Reputasi Reputation Risk Management
Risiko reputasi adalah risiko yang disebabkan Reputational risk is the risk caused by the
oleh adanya publikasi negatif yang terkait dengan presence of negative publications related to
kegiatan usaha atau persepsi negatif terhadap business activities or negative perceptions of the
Bank. Bank.
Untuk mengendalikan risiko reputasi ini, Bank To control this reputation risk, the Bank
secara terus menerus meningkatkan kualitas continuously improves the quality of customer
pelayanan nasabah sejalan dengan ketentuan services in line with applicable regulations,
yang berlaku, yaitu mengenai perlindungan namely regarding customer protection, including
nasabah, termasuk menerapkan strategi implementing an effective media use strategy to
penggunaan media yang efektif untuk anticipate the possibility of negative news.
mengantisipasi kemungkinan munculnya berita
negatif.
- 82 -
Page 451
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
40. REKLASIFIKASI AKUN 40. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS
Reklasifikasi tertentu telah dilakukan terhadap Certain reclassifications have been made to the
informasi keuangan komparatif tahun sebelumnya previous year’s comparative financial information to
untuk meningkatkan keterbandingan dengan laporan improve comparability with the current year's financial
keuangan tahun berjalan. statements.
Angka komparatif telah disesuaikan dengan penyajian Comparative figures have been adjusted to reflect the
tahun berjalan sebagai berikut. current year’s presentation as follows.
Seperti yang
dilaporkan sebelumnya/ Reklasifikasi/ Setelah reklasifikasi/
As previously reported Reclassification As reclassified
Rp Rp Rp
ASET ASSETS
Aset lain-lain 550.561.215.380 5.532.331.758 556.093.547.138 Other assets
Aset yang dimiliki
untuk dijual 5.532.331.758 (5.532.331.758) - Assets held-for-sale
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 83.990.129.259 (21.362.517.466) 62.627.611.793 Liabilities due immediately
Giro 12.176.296.834 1.051.835.098 13.228.131.932 Current accounts
Liabilitas lain-lain 43.520.898.652 20.310.682.368 63.831.581.020 Other liabilities
PENDAPATAN OPERASIONAL
LAINNYA OTHER OPERATING INCOME
Penerimaan kembali atas
kredit yang telah Recoveries of
dihapusbukukan - 8.155.097.150 8.155.097.150 written-off loans
Pendapatan lainnya 8.398.826.616 (7.061.673.063) 1.337.153.553 Other revenues
Administrasi dan denda 1.093.424.087 (1.093.424.087) - Administration and fines
Tidak ada dampak terhadap laporan arus kas. There is no impact on the statement of cash flows.
41. REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI 41. RECONCILIATION OF LIABILITIES ARISING FROM
KEGIATAN PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Tabel di bawah ini menjelaskan perubahan dalam The table below details changes in the Bank’s liabilities
liabilitas Bank yang timbul dari aktivitas pendanaan, arising from financing activities, including both cash
termasuk perubahan yang timbul dari arus kas dan and non-cash changes. Liabilities arising from
perubahan nonkas. Liabilitas yang timbul dari aktivitas financing activities are those for which cash flows
pendanaan adalah liabilitas yang arus kas, atau arus were, or future cash flows will be, classified in the
kas masa depannya, diklasifikasikan dalam laporan Bank’s statement of cash flows as cash flows from
arus kas Bank sebagai arus kas dari aktivitas financing activities.
pendanaan.
Arus kas dari
aktivitas pendanaan/ Perubahan
1 Januari/ Financing transaksi non kas/ 31 Desember/
January 1, 2025 cash flows Non-cash transaction December 31, 2025
Rp Rp Rp Rp
Liabilitas sewa 1.814.720.939 (2.777.584.214) 9.627.594.244 8.664.730.969 Lease liabilities
Arus kas dari
aktivitas pendanaan/ Perubahan
1 Januari/ Financing transaksi non kas/ 31 Desember/
January 1, 2024 cash flows Non-cash transaction December 31, 2024
Rp Rp Rp Rp
Liabilitas sewa - (481.950.000) 2.296.670.939 1.814.720.939 Lease liabilities
- 83 -
Page 452
PT KROM BANK INDONESIA Tbk PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued
42. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN 42. MANAGEMENT’S RESPONSIBILITY AND
PERSETUJUAN LAPORAN KEUANGAN APPROVAL TO ISSUE THE FINANCIAL
STATEMENTS
Penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan The preparation and fair presentation of the financial
dari halaman 1 sampai dengan 84 merupakan statements on pages 1 to 84 were the responsibilities
tanggung jawab manajemen dan telah disetujui oleh of the management and were approved by the
Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 17 Maret 2026. Directors and authorized for issuance by the Directors
on March 17, 2026.
*********
- 84 -
Page 453
20 LAPORAN TAHUNAN
25
ANNUAL REPORT
PT Krom Bank Indonesia Tbk
Dipo Tower, Lantai 9
Jl. Gatot Subroto No Kav 50-52, Jakarta Pusat
Email | support@krom.id
Hunting | (021) 50899777
www.krom.id
Names mentioned 166 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.2 ×156
unresolved
org
Financial Services Authority
p.2 ×8
unresolved
org
Bank Bisnis Internasional Tbk
p.5 ×20
unresolved
org
Bank PERFORMANCE HIGHLIGHTS
p.6
unresolved
—
Share Option
p.7
unresolved
org
Bank Terhadap Pelindungan
p.7
unresolved
—
Legal Issues
p.7
unresolved
—
tentang Sanksi Administratif
p.7
unresolved
—
Budaya
p.7
unresolved
org
Share Transaction Policy of Bank by
p.7
unresolved
org
dan/atau Manajemen
p.7
unresolved
—
Pakta Integritas
p.7
unresolved
—
Integrity Pact
p.7
unresolved
org
Obligasi Bank
p.7
unresolved
—
Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan/
p.7
unresolved
org
Provision of Funds for Social and/or Political
p.7
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.11 ×4
unresolved
org
Bank Iconomics
p.22
unresolved
org
Bank Awards
p.22
unresolved
org
Bank Category Kemal E. Gani
p.22
unresolved
org
Bank Category That
p.22
unresolved
org
Bank Thursday
p.23
unresolved
org
Bank Digital Murni
p.23
unresolved
org
Bank Asset Category Improving Customer Experience Within Rp
p.23
unresolved
org
Bank With Consistent Excellent
p.23
unresolved
org
Bank KBMI
p.23
unresolved
org
PT Intertek Utama Services
p.23
unresolved
org
PT Intertek Utama Services Masa Berlaku Validity Period
p.23
unresolved
org
Pusat Statistik
p.27 ×2
unresolved
person
Kunjungan Kerja
· Komisaris
p.31
unresolved
org
Bank Indonesia’s
p.36
unresolved
org
PT Krom
p.44 ×4
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.45 ×4
unresolved
org
Bank Umum Swasta Non Devisa Dipo Tower
p.48
unresolved
person
Meester Tan Eng Kiam
· Notaris
p.49
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.49
unresolved
org
Minister of Justice
p.49 ×2
unresolved
org
Pengadilan Negeri Bandung
p.49
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.49
unresolved
org
Direktorat Jenderal Hukum dan Perundang
p.49
unresolved
org
Departemen Kehakiman No. Y.A.
p.49
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Nasional. Di
p.49
unresolved
org
PT Business International Bank
p.49
unresolved
org
Ministry of Finance
p.49
unresolved
org
Minister of Keuangan
p.49
unresolved
org
Minister of Keuangan Republik Indonesia
p.49
unresolved
org
PT Business Internasional Bank
p.49
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.49 ×2
unresolved
org
Bank Bisnis Tbk
p.49 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.49 ×2
unresolved
org
Minister of Law Republik Indonesia
p.49
unresolved
org
PT Finaccel
p.49 ×2
unresolved
org
PT Finaccel Teknologi Indonesia
p.49 ×6
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.49
unresolved
org
PT Krom Bank
p.50 ×3
unresolved
org
Krom Indonesia Tbk.
p.50 ×2
unresolved
org
PT Krom Mobile Banking
p.50
unresolved
org
Krom Bank Indonesia Tbk’s Tbk
p.50 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia Tbk’s
p.50
unresolved
org
PT Finaccel Bank. Nama
p.52
unresolved
person
Bandung, 1 cabang
p.53
unresolved
person
Ir. H. Juanda
p.54
unresolved
person
Committee
· Director
p.63
unresolved
org
Bank Association Forum Komunikasi
p.64
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.64 ×2
unresolved
org
Musyawarah Perbankan Daerah
p.64
unresolved
org
Sentral Efek Indonesia
p.64
unresolved
org
Bank Niaga Tbk
p.65 ×32
unresolved
org
PT Panin Dubai Syariah
p.65 ×2
unresolved
org
PT Cakra Motor Sport
p.65 ×2
unresolved
org
Niaga Tbk
p.65 ×3
unresolved
org
PT Kredit Biro Indonesia Jaya
p.65 ×2
unresolved
org
Asuransi Kresna Mitra Tbk
p.65 ×4
unresolved
org
PT Bank BNI Syariah
p.65 ×2
unresolved
org
Bank Kesawan Tbk
p.65 ×4
unresolved
org
Bank Swaguna
p.65 ×2
unresolved
org
Bank Nusantara Parahyangan
p.66 ×8
unresolved
org
Bank Bali
p.66 ×2
unresolved
org
Bank UOB Indonesia Bandung
p.66
unresolved
org
Bank Bandung
p.66
unresolved
org
Bank Pikko Bandung
p.66
unresolved
org
Bank Pikko
p.66
unresolved
org
Bank Bisnis International
p.66 ×2
unresolved
org
Bank Eksekutif
p.67
unresolved
org
Bank Supervisor
p.67 ×2
unresolved
org
Bank Senior
p.67
unresolved
org
PT Artajasa Pembayaran Elektronis
p.67 ×2
unresolved
org
PT Mekar Prana Indah
p.67 ×2
unresolved
org
Bank Examiner
p.67
unresolved
org
Bank Audit Staff
p.67
unresolved
org
Departemen Pengawasan BPR
p.67
unresolved
org
Philips Singapore Pta Ltd
p.68
unresolved
org
PT CIMB Niaga Tbk
p.68 ×2
unresolved
org
Central Asia Tbk
p.68
unresolved
org
Pratama Tbk
p.70
unresolved
org
PT FinAccel Finance Indonesia
p.70 ×2
unresolved
org
PT FinAccel Finance
p.70
unresolved
org
Affiliate Relationships Indonesia Tbk
p.70
unresolved
org
PT Celebes
p.70 ×2
unresolved
org
Departemen Kemitraan Bisnis dan Pengendalian
p.70
unresolved
org
PT Sorini
p.70
unresolved
org
Agro Asia Corporindo Tbk
p.70
unresolved
org
Sorini Agro Asia Corporindo Tbk
p.70 ×2
unresolved
org
PT HSBC Indonesia
p.71 ×13
unresolved
org
PT HSBC Indonesia Jago Tbk
p.71
unresolved
org
Indonesia Jago Tbk
p.71
unresolved
org
PT FTI Consulting
p.71
unresolved
org
PT FTI Consulting Indonesia
p.71
unresolved
org
PT Bank Muamalat Indonesia
p.71 ×5
unresolved
org
PT Carrefour Indonesia
p.71 ×2
unresolved
org
PT HSBC
p.71 ×2
unresolved
org
Affle Pte Ltd
p.72 ×6
unresolved
org
PT Kredifazz Digital Indonesia
p.72 ×2
unresolved
org
PT FinAccel Rangkap
p.72
unresolved
org
Ltd
p.72
unresolved
org
Pte Ltd
p.72
unresolved
person
Changes In
· Komisaris
p.79
unresolved
—
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan komposisi
p.79
unresolved
org
Accountant Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan
p.83
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia
p.83
unresolved
person
H. Thamrin
p.83
unresolved
—
Law Consultant
· Konsultan Hukum
p.83
unresolved
person
Notary Mohamad Fajri Mekka Putra S.H.
p.83
unresolved
person
Notary
· Notaris
p.83
unresolved
org
Kredivo Group Ltd
p.85
unresolved
org
FPL Capital Pte. Ltd
p.85
unresolved
org
PT Sun Land
p.85
unresolved
org
PT Sun
p.85
unresolved
org
Bank Sentral Eropa
p.90
unresolved
org
Bank Total Deposit Peningkatan DPK
p.97
unresolved
org
Bank Deposit Kredit
p.98
unresolved
org
Departemen Enterprise Governance
p.151
unresolved
org
Bank Officials
p.153 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.