Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BBSI-att3.pdf

Other Text extracted BBSI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 453

Page 1
20 LAPORAN   TAHUNAN

25
   ANNUAL REPORT




                                        “
               NEW CHAPTER OF DRIVING
               GROWTH & INNOVATION
Page 2
TENTANG LAPORAN INI
ABOUT THIS REPORT


Selamat datang di Laporan Tahunan PT Krom Bank
Indonesia Tbk per 31 Desember 2025. Laporan Tahunan
ini diterbitkan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten
atas Perusahaan Publik. Penyusunan Laporan Tahunan
ini mengikuti ketentuan pada Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.

Berbagai pernyataan prospektif dalam Laporan Tahunan
ini disusun berdasarkan asumsi mengenai kondisi terkini
serta proyeksi atas situasi yang akan datang. Proyeksi dan
asumsi tersebut dapat berubah sesuai dengan kondisi
dan risiko bisnis, ekonomi dan kompetisi. PT Krom Bank
Indonesia Tbk tidak menjamin bahwa proyeksi dan asumsi
yang digunakan memberikan hasil yang sesuai. Krom
tidak bertanggung jawab atas kejadian masa depan yang
berbeda dengan proyeksi dan asumsi akibat perubahan
lingkungan bisnis.

Laporan Tahunan ini memuat kata “Bank” “Krom” “Krom Bank”
atau “Perusahaan” yang mengacu kepada PT Krom Bank
Indonesia Tbk.



Welcome to the Annual Report of PT Krom Bank Indonesia Tbk
as of December 31, 2025. The Annual Report is published in
accordance with the Financial Services Authority Regulation
No. 29/POJK.04/2016 concerning Issuers’ Annual Reports on
Public Companies and Financial Services Authority Circular
Letter No. 16/ SEOJK.04/2021 concerning the Form and
Content of the Annual Report of Issuers or Public Companies.

The various prospective statements in this Annual Report
have been prepared based on assumptions regarding
current conditions and projections of future situations.
These projections and assumptions may change according
to business, economic and competitive conditions and
risks. PT Krom Bank Indonesia Tbk does not guarantee
that the projections and assumptions used will produce
appropriate results. Krom is not responsible for future
events that differ from projections and assumptions due
to changes in the business environment.

This Annual Report contains the words “Bank” “Krom”
“Krom Bank” or “Company” which refers to PT Krom Bank
Indonesia Tbk.




2                                                              Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 3
                              NEW CHAPTER OF                                               “
                                    DRIVING
                              &      GROWTH
                                      INNOVATION

                             Melanjutkan langkah-langkah Krom di tahun sebelumnya dengan
                             modal jangkauan yang terkoneksi secara digital, kami fokus pada
                             membangun pertumbuhan secara eksponensial. Krom terus
                             berinovasi mengembangkan fitur-fitur baru yang memberikan
                             pengalaman seamless dan tak terlupakan bagi konsumen.

                             Didukung oleh tim manajemen dan karyawan yang penuh semangat
                             membangun bersama, Krom terus mencatatkan kinerja-kinerja
                             positif dan mengukuhkan posisi kami di dalam industri keuangan
                             digital.


                             Continuing Krom’s steps in the previous year with an equity of digital
                             connected network, we focus on building exponential growth. Krom
                             makes non-stop innovations to develop new features to deliver
                             seamless and unforgettable experience for our consumers.

                             Supported by our management and employee team that
                             enthusiastically build together, Krom keeps recording positive
                             performance and strengthening our position in the digital finance
                             industry.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                      3
Page 4
KESINAMBUNGAN TEMA
THEME CONTINUITY




    2024

      Terkoneksi Digital, Melangkah Maju
      Digitally Connected, Leaping Forwards


      Tahun 2024 merupakan momentum penting bagi Krom dalam                  2024 is a big momentum for Krom in expanding the digitally connected
      memperluas jangkauan yang terkoneksi secara digital dan                network and accelerating business growth amidst the digital banking
      mempercepat pertumbuhan bisnis di tengah dinamika industri             industry dynamics. Supported by a solid and prudent business strategy,
      perbankan digital. Didukung oleh strategi bisnis yang solid dan        Krom has succeeded in recording positive performance and building a
      penuh kehati-hatian, Krom berhasil mencatatkan kinerja positif serta   strong foundation for sustainable growth.
      membangun fondasi kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan.

      Dengan terus berinovasi dan mengembangkan layanan teknologi
      melalui kehadiran fitur-fitur baru, Krom memperkuat posisi sebagai     By continuing to innovate and develop technology services through the
      platform keuangan digital terpercaya yang menghubungkan                presence of new features, Krom strengthens its position as a trusted digital
      nasabah dengan solusi finansial yang seamless, relevan, dan bernilai   financial platform that connects customers with seamless, relevant and add
      tambah bagi nasabah. Krom berkomitmen untuk mengoptimalkan             value to customers financial solutions. Krom is committed to optimizing this
      momentum ini dengan terus berekspansi, menghadirkan inovasi            momentum by continuing to expand, presenting progressive innovation
      progresif, dan memperkuat konektivitas digital guna mewujudkan         and strengthening digital connectivity to achieve the company’s vision.
      visi perusahaan.




    2023

      Akselerasi Transformasi Digital
      Empowering Our Digital Journey


      Tahun 2023, Krom telah berhasil mencatatkan sejarah baru dengan        In 2023, Krom has succeeded in recording new history with the launch of
      telah diluncurkannya Aplikasi Digital Banking dengan nama “Krom”       the Krom Digital Banking Application in October 2023 with the name “Krom”
      pada bulan Oktober 2023 sebagai awal dari seluruh rangkaian            as the beginning of a whole series of journeys in the process of transforming
      perjalanan proses transformasi kegiatan usaha Krom menjadi bank        Krom business activities into a bank that provides Digital Banking Services
      yang memberikan Layanan Perbankan Digital (LPD) yang sudah             (LPD) which have been designated as the main business activity of Krom in
      ditetapkan sebagai kegiatan usaha utama Krom dalam rencana             the bank’s short-term, medium-term and long term plans.
      bank jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

      Dengan demikian, Krom menetapkan tema Laporan Tahunan                  Thus, Krom set the theme for the 2023 Annual Report to prepare all parties
      2023 untuk mempersiapkan semua pihak untuk mengembangkan               to develop the digital journey that will be undertaken. The digital era has
      perjalanan digital yang akan dijalani. Era digital telah tiba dan      arrived and will bring new opportunities and challenges. Krom invites all
      akan menghadirkan peluang dan tantangan baru. Krom mengajak            stakeholders to participate enthusiastically in this journey together and
      semua pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dengan penuh           accept the results of the hard work that has been done.
      semangat dalam perjalanan ini bersama-sama dan menerima hasil
      kerja keras yang telah dilakukan.




4
Page 5
  2022

      Siap Menghadapi Era Digital
      Ready to Face the Digital Era


      Tahun 2022 dapat disebut sebagai tahun penuh pencapaian. Bank           Ready to Face the Digital Era The year 2022 may be regarded as a year full
      telah mengubah namanya menjadi PT Krom Bank Indonesia Tbk               of achievements. The Bank has changed its name to PT Krom Bank Indonesia
      (Krom) dari PT Bank Bisnis Internasional untuk lebih mencerminkan       Tbk (Krom) from PT Bank Bisnis Internasional to better reflect the direction
      arah yang akan diambil. Krom juga berhasil mencapai Rp3 triliun untuk   Krom is going to take. Krom has also managed to attain the IDR3 trillion
      memenuhi persyaratan modal inti minimal dari Otoritas Jasa Keuangan.    minimum core capital requirements from the Financial Authority Services.
      Selain itu, tim manajemen baru telah siap untuk mempersiapkan dan       In addition to those achievements, a new management team has been
      memuluskan proses digitalisasi yang telah dilakukan. Dengan demikian,   on board to introduce and smoothen out the digitalization process that
      Krom menetapkan tema Laporan Tahunan 2022 untuk mempersiapkan           has been undertaken. Krom therefore sets the theme of the 2022 Annual
      semua pihak dalam perjalanan baru yang akan dijalani.                   Report to prepare all parties for the new journey that will be undertaken.

      Era digital telah tiba dan akan menghadirkan peluang dan tantangan      The digital era has arrived and will present new opportunities and
      baru. Krom mengajak semua pemangku kepentingan untuk                    challenges. Krom invites all stakeholders to excitedly participate in this
      berpartisipasi dengan penuh semangat dalam perjalanan ini bersama-      journey together and receive the fruits of the labours that have been done.
      sama dan menerima hasil kerja keras yang telah dilakukan. Siap
      Menghadapi Era Digital.




  2021

      Pertumbuhan yang Terus Berlanjut
      The Growth Continues


      PT Bank Bisnis Internasional Tbk (Bank Bisnis) mampu membangun          PT Bank Bisnis Internasional Tbk (Bank Bisnis) is able to build up momentum
      momentum setelah Penawaran Umum Perdana (IPO) dan                       set after the Initial Public Offering (IPO) and grow tremendously in the
      tumbuh pesat di tahun kedua era Perbankan baru. Visi dan misi           second year of the new Banking era. A new vision and mission have been set
      baru telah ditetapkan yang menginspirasi kami untuk tumbuh              which inspires us to grow for the benefit of customers, shareholders and
      demi kepentingan pelanggan, pemegang saham, dan seluruh                 all relevant stakeholders. Bank Bisnis has survived the various challenges
      pemangku kepentingan terkait. Bank Bisnis telah bertahan dari           being faced and in fact, over and over again Bank Bisnis manages to meet
      berbagai tantangan yang dihadapi dan bahkan berulang kali Bank          or even exceed the expectations of stakeholders. Bank Bisnis therefore sets
      Bisnis berhasil memenuhi atau bahkan melampaui harapan para             the theme of the 2021 Annual Report to encourage all stakeholders and
      pemangku kepentingan. Oleh karena itu Bank Bisnis menetapkan            the Bank itself to continuously maintain the momentum that has been set.
      tema Laporan Tahunan 2021 untuk mendorong seluruh pemangku              This theme will ensure that there are high expectations from stakeholders
      kepentingan dan Bank sendiri untuk terus menjaga momentum               that must be and will be met. Bank Bisnis might even outperform the set
      yang telah ditetapkan. Tema ini akan memastikan adanya                  anticipation which is an achievement to be proud of.
      ekspektasi tinggi dari para pemangku kepentingan yang harus dan
      akan dipenuhi. Bank Bisnis bahkan bisa mengungguli ekspektasi
      yang telah ditetapkan yang merupakan prestasi yang patut
      dibanggakan.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                             5
Page 6
DAFTAR ISI
TABLE OF CONTENTS

    2
         Tentang Laporan Ini
         About this Report
                                                    46                                                   101
                                                                                                               Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                               Statement of Financial Position

    3
         Tema
         Theme
                                                    PROFIL PERUSAHAAN                                    104
                                                                                                               Analisis Arus Kas
                                                                                                               Cash Flow Analysis
         Kesinambungan Tema
                                                    COMPANY PROFILE                                            Rasio Keuangan Perseroan
    4    Theme Continuity                                                                                105   Company Financial Ratio
                                                          Identitas Perusahaan
         Daftar Isi                                  48   Corporate Identity                                   Kemampuan Membayar Utang
    6    Table of Contents                                                                               108   Ability to Pay Debts
                                                          Riwayat Singkat Krom
                                                     49   Krom at a Glance                                     Tingkat Kolektabilitas Piutang
                                                                                                         109   Collectability of Receivables
                                                          Jejak Langkah
                                                     52
08                                                        Milestones                                           Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen
                                                                                                               atas Struktur Modal
                                                          Wilayah Operasional                            110   Capital Structure and Management Policy
                                                     54
IKHTISAR UTAMA                                            Operational Areas
                                                                                                               for Capital Structure
                                                          Kegiatan Usaha Bank
PERFORMANCE HIGHLIGHTS                               55   Bank Business Operations                       110
                                                                                                               Struktur Modal yang Terkelola
                                                                                                               Managed Capital Structure
         Ikhtisar Kinerja 2025                            Visi dan Misi
                                                     59                                                        Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
 10      2025 Performance Highlight                       Vision and Mission                             111   Management Policy on Capital Structure
         Laporan Posisi Keuangan                          Nilai-Nilai Perusahaan                               Basis Pemilihan Kebijakan Manajemen atas
    11                                               60   Corporate Values
         Statement of Financial Position                                                                       Struktur Modal
                                                          Logo
                                                                                                         112   Basis for Selecting Management Policy on
         Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
         Komprehensif Lain                           61   Logo                                                 Capital Stucture
 12      Statement of Profit or Loss and Other
                                                          Struktur Organisasi                                  Ikatan Material untuk Investasi Barang
         Comprehensive Income                        62                                                        Modal
                                                          Organisation Structure
         Laporan Arus Kas
                                                                                                         113   Material Commitments for Investment of
 12      Cash Flow Statements
                                                          Daftar Keanggotaan Asosiasi Industri                 Capital Goods
                                                     64   List of Industry Association Memberships
         Kualitas Aset                                                                                         Realisasi Investasi Barang Modal
 13                                                       Profil Dewan Komisaris                         113   Realisation of Capital Goods Investment
         Assets Quality                              65   Board of Commissioners’ Profiles
         Rasio Keuangan                                                                                        Informasi dan Fakta Material yang Terjadi
 13      Financial Ratio
                                                          Profil Direksi                                 114   Setelah Tanggal Laporan Akuntan
                                                     68   Board of Directors’ Profiles                         Events After the Reporting Date
         Informasi Saham
 14      Shares Information
                                                          Pejabat Eksekutif                                    Prospek Usaha
                                                     74   Executive Officers                             114   Business Prospect
         Grafik Pergerakan Harga Saham
 15                                                       Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris            Perbandingan Antara Target dan Realisasi
         Stock Price Movement Chart
                                                     79   Board of Commissioners’ Affiliated                   2025
         Peristiwa Penting 2025                           Relationships                                  115   Comparison Between 2025 Target and
 16      Important Events of 2025                                                                              Realisation
                                                          Hubungan Afiliasi Anggota Direksi
                                                     80   Board of Directors’ Affiliated Relationships
         Penghargaan & Sertifikasi                                                                             Proyeksi Satu Tahun ke Depan
 22      Awards & Certification                                                                          116   Projection for the Next Year
                                                          Demografi Karyawan
                                                     81   Employees Demographics                               Kebijakan Dividen
                                                                                                         116   Dividend Policy
                                                          Lembaga Penunjang Pasar Modal
                                                     83   Capital Market Supporting Institutions               Strategi Pengembangan Bisnis
                                                                                                         117   Business Development Strategy
                                                          Komposisi Pemegang Saham
24                                                   84   Composition of Shareholders
                                                                                                         118
                                                                                                               Aspek Pemasaran atas Produk Bank
                                                          Informasi Pemegang Saham Utama                       Marketing Aspect of Bank Products
LAPORAN MANAJEMEN                                    85   Information Regarding the Main Shareholders          Realisasi Penggunaan Dana Hasil
MANAGEMENT REPORT                                    86
                                                          Kronologi Pencatatan Saham                     119
                                                                                                               Penawaran Umum
                                                                                                               Realisation of the Use of Public Offering
                                                          Chronological Listing of Shares
                                                                                                               Fund
         Laporan Dewan Komisaris
 27      Report of the Board of Commissioners                                                                  Informasi Penting Terkait: Investasi,
                                                                                                               Ekspansi, Akuisisi, Divestasi,
         Laporan Direksi
 35                                                                                                            Penggabungan/Peleburan Usaha dan
         Report of the Board of Directors
         Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
                                                    88                                                   119
                                                                                                               Restrukturisasi Utang/Modal
                                                                                                               Important Information Related to:
         tentang Tanggung Jawab atas Laporan
         Tahunan PT Krom Bank Indonesia Tbk 2025
                                                    ANALISIS DAN                                               Investment, Expansion, Acquisition,
                                                                                                               Divestment, Combination/Business Loss and
 44      Board of Commissioners’ Responsibility
         Statement for the 2025 Annual Report of
                                                    PEMBAHASAN                                                 Debt/Capital Restructuring

         PT Krom Bank Indonesia Tbk                 MANAJEMEN                                                  Informasi Transaksi Material yang
                                                                                                               Mengandung Benturan Kepentingan
         Pernyataan Anggota Dewan Direksi tentang   MANAGEMENT ANALYSIS AND                                    dan/atau Transaksi Afiliasi dengan Pihak
         Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan                                                                   Afiliasi/Pihak Berelasi
         PT Krom Bank Indonesia Tbk 2025            DISCUSSION                                           120   Material Transaction Information Containing
 45      Board of Directors’ Responsibility                                                                    Conflicts of Interest and/or Affiliated
         Statement for the 2025 Annual Report of                                                               Transactions with Affiliated Parties/Related
                                                          Tinjauan Ekonomi dan Industri
         PT Krom Bank Indonesia Tbk                  90   Economic and Industry Overview
                                                                                                               Parties

                                                          Tinjauan Operasi Segmen Bank                         Perubahan Peraturan Perundang-
                                                     94   Bank Segment Operations                              Undangan yang Berpengaruh Signifikan
                                                                                                               terhadap Perusahaan dan Dampaknya
                                                          Tinjauan Operasional                                 terhadap Laporan Keuangan
                                                     95                                                  122
                                                          Operational Overview                                 Amendments to Laws and Regulations that
                                                          Pencapaian Kinerja Operasional Segmen                Significantly Affect the Company and It’s
                                                     97   Usaha                                                Impact on Financial Statements
                                                          Business Segment Operational
                                                                                                               Perubahan Kebijakan Akuntansi
                                                          Analisis Laporan Keuangan                      123   Change of Accounting Policies
                                                     98   Analysis of Financial Statements




6
Page 7
124                                                      Hubungan Keuangan & Hubungan Keluarga
                                                         Anggota Dewan Komisaris & Direksi dengan
                                                                                                          346
ASPEK OPERASIONAL                                        Anggota Dewan Komisaris Lainnya, Direksi
                                                         Lainnya, dan/atau Pemegang Saham
                                                                                                          TANGGUNG JAWAB
OPERATIONAL ASPECTS                                322
                                                         Financial Relationships & Family
                                                         Relationships of Members of the Board
                                                                                                          SOSIAL PERUSAHAAN
       Sumber Daya Manusia
                                                         of Commissioners & Directors with Other          CORPORATE SOCIAL
 126                                                     Members of The Board of Commissioners,
       Human Resources
                                                         Other Directors, and/or Bank Controlling         RESPONSIBILITY
       Teknologi Informasi dan Operasional               Shareholders
 132   Information Technology and Operations
                                                         Paket Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas                Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
                                                         Lain Bagi Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                                                          348    Corporate Social Responsibility
       Manajemen Risiko
 136   Risk Management                             323   Remuneration Policy Package and Other                   Edukasi Masyarakat di Bidang Perbankan
                                                         Facilities for the Board of Commissioners         353   Public Education in the Field of Banking
                                                         and Board of Directors
                                                         Share Option
                                                   325
248                                                      Share Option
                                                         Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
TATA KELOLA                                        325   Highest and Lowest Salary Ratio                  356
PERUSAHAAN                                         326
                                                         Kebijakan Strategi Anti Fraud
                                                         Anti-Fraud Strategy Policy                       LAPORAN KEUANGAN AUDIT
GOOD CORPORATE                                           Komitmen Bank Terhadap Pelindungan               AUDITED FINANCIAL REPORT
GOVERNANCE                                         328   Konsumen
                                                         Bank’s Commitment to Consumer Protection
                                                         Penyimpangan Internal
       Komitmen Penerapan Tata Kelola              330   Internal Fraud
       Perusahaan yang Baik
 250   Commitment to Good Corporate                      Permasalahan Hukum
                                                   331   Legal Issues
       Governance Implementation
       Prinsip-Prinsip GCG Krom                          Informasi tentang Sanksi Administratif
 251                                               332   Information about Administrative Sanctions
       GCG Principles Krom
       Tahapan Proses GCG                                Informasi Mengenai Kode Etik Perusahaan
 252   GCG Process Stages                          332   Information Regarding the Company’s Code
                                                         of Ethics
       Penilaian Diri GCG
 252                                                     Budaya Perusahaan
       GCG Self-Assessment                         335   Corporate Culture
       Prinsip dan Rekomendasi Tata Kelola               Kebijakan Transaksi Saham Bank oleh
       Perusahaan                                        Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
 264   Corporate Governance Principles and
                                                   336   Share Transaction Policy of Bank by the
       Recommendations                                   Members of the Board of Commissioners
       Struktur GCG                                      and the Board of Directors
 268   GCG Structure                                     Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan
       Rapat Umum Pemegang Saham                         dan/atau Manajemen
 269                                               336   Employees and/or Management Share
       General Meeting of Shareholders
                                                         Option Program
       Pengungkapan Pelaksanaan Good
       Corporate Governance (GCG)                        Sistem Pelaporan Pelanggaran
 272                                               337   Whistleblowing System
       Disclosure of Good Corporate Governance
       (GCG) Implementation                              Sekretaris Perusahaan
                                                   338   Corporate Secretary
       Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit
       Internal, dan Audit Eksternal                     Akses Informasi dan Data Perusahaan
 303   Implementation of Compliance, Internal      341   Access to Company Information and Data
       Audit, and External Audit Functions
                                                         Transaksi yang Mengandung Benturan
       Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait              Kepentingan
       (Related Party) dan Penyediaan Dana Besar   342   Transactions that Contain Conflicts of
 317   (Large Exposure)                                  Interest
       Provision of Funds to Related Parties and
       Provision of Large Funds (Large Exposure)         Pakta Integritas
                                                   343   Integrity Pact
       Rencana Strategis Bank
 318   Bank’s Strategic Plan                             Buy Bank Shares dan/atau Buy Back
                                                   343   Obligasi Bank
       Transparansi Kondisi Keuangan dan Non
                                                         Buy Back Shares and/or Bank Bond Buyback
       Keuangan Bank yang Belum Diungkapkan
       dalam Laporan Lainnya                             Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan/
 319   Transparency of the Bank’s Financial and          atau Kegiatan Politik
       Non-Financial Conditions that Have Not
                                                   344   Provision of Funds for Social and/or Political
       Been Disclosed in Other Reports                   Activities
       Informasi Lain Terkait dengan Penerapan
       Good Corporate Governance (GCG)
 321   Other Information Related to the
       Implementation of Good Corporate
       Governance (GCG)
       Kepemilikan Saham Anggota Dewan
       Komisaris dan Direksi yang Mencapai 5%
       atau Lebih dari Modal Disetor
 321   Share Ownership of Members of the Board
       of Commissioners and Directors which
       Achieve 5% or More of Paid-Up Capital




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                                  7
Page 8
    “
        IKHTISAR UTAMA
        PERFORMANCE
        HIGHLIGHTS




8                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 9
PT Krom Bank Indonesia Tbk   9
Page 10
      Ikhtisar Utama
      Performance Highlights




IKHTISAR KINERJA 2025
2025 PERFORMANCE HIGHLIGHTS


Pendapatan Bunga - Bersih Net Interest Income                                Jumlah Aset Total Assets




        965                1.853                                                    6.651               12.214




                                           92            %
                                                                                                                     84            %


       2024                2025           (jutaan Rupiah) (million Rupiah)          2024                2025        (jutaan Rupiah) (million Rupiah)




Jumlah Kredit Bruto Total Loan Gross                                         Jumlah Dana Pihak Ketiga Total Third Parties Funds




       4.247               8.632                                                    3.159               8.398




                                           103                  %
                                                                                                                     166                  %


       2024                2025           (jutaan Rupiah) (million Rupiah)          2024                2025        (jutaan Rupiah) (million Rupiah)




Marjin Bunga Bersih Net Interest Margin (NIM)                                Rasio Biaya terhadap Pendapatan Cost to Income (CIR)




       20,01               20,40                                                    18,07               16,15




                                            1,93                                                                     10,63
                                                                %                                                                                %
                                                                                                                   -


       2024                2025        (dalam persentase) (in percentage)           2024                2025       (dalam persentase) (in percentage)




10                                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 11
LAPORAN POSISI KEUANGAN
STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
                                                                            31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)


  ASET                                          2025         2024          2023                                             ASSETS

  Kas                                            9.763        7.964        3.803                                                Cash
  Giro dan Penempatan pada Bank                                                             Current Accounts and Placement with
                                              515.546       303.381       122.710
  Indonesia                                                                                                      Bank Indonesia
  Giro dan Penempatan pada Bank Lain                                                       Current Accounts and Placements with
                                              203.722       317.043       33.074
  - Bersih                                                                                                    Other Banks - Net
  Efek-Efek - Bersih                         1.623.537      894.482      212.094                        Marketable Securities - Net
                                                                                           Securities Purchased with Agreements
  Efek Dibeli dengan Janji Dijual Kembali     789.987       443.097     1.214.446
                                                                                                                        to Resell
  Kredit yang Diberikan - Bersih             7.725.030    3.866.032      1.681.133                                       Loans - Net
  Aset Tetap dan Aset Hak Guna - Bersih        179.486       167.180     160.989        Fixed Assets and Right of Use Asset - Net
  Aset Pajak Tangguhan                        120.008         52.119      25.419                                Deferred Tax Assets
  Aset Tak Berwujud - Bersih                    84.219       44.056       15.082                             Intangible Assets - Net
  Aset Lain-Lain                              963.098       556.094      169.663                                       Other Assets

  Jumlah Aset                               12.214.396    6.651.448    3.638.413                                       Total Assets

  Liabilitas dan Ekuitas                                                                                 Liabilities and Equity

  Liabilitas Segera                            103.773       62.627       44.798                         Liabilities due Immediately
  Giro                                         24.698        13.228        5.788                                  Current Accounts
  Tabungan                                    1.765.311     496.140       43.318                                             Savings
  Deposito Berjangka                        6.608.420     2.650.460     298.454                                       Time Deposits
  Simpanan dari bank lain                      15.000             -             -                        Deposits from other banks
  Utang Pajak                                   78.732       30.479       29.272                                         Tax Payable
  Liabilitas Imbalan Kerja                     20.233        14.642        10.747                     Employee Benefits Obligation
  Liabilitas Lain-Lain                         135.881       63.832       10.667                                     Other Liabilities

  Jumlah Liabilitas                         8.752.048     3.331.408     443.044                                    Total Liabilities

  Jumlah Ekuitas                            3.462.348     3.320.040    3.195.369                                       Total Equity

  Jumlah Liabilitas dan Ekuitas             12.214.396    6.651.448    3.638.413                      Total Liabilities and Equity




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                            11
Page 12
      Ikhtisar Utama
      Performance Highlights




LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN
STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE
INCOME
                                                                            31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)


 HASIL-HASIL OPERASIONAL                         2025         2024         2023                       OPERATIONAL RESULTS

 Pendapatan Bunga                             2.280.328    1.083.829     436.897                                    Interest Income
 Beban Bunga                                   (427.719)    (118.766)     (7.615)                                 Interest Expenses
 Pendapatan Bunga - Bersih                    1.852.609     965.063      429.282                                Net Interest Income
 Pendapatan Operasional Lainnya                   41.513      10.539        1.273                          Other Operating Income
 Beban Operasional                            (303.833)    (175.032)    (101.980)                              Operating Expenses
 Beban Kerugian Penurunan Nilai              (1.404.244)   (632.622)     (156.611)                Provision for Impairment Losses

 Laba Operasional                              186.045      167.948      171.964                                Operating Income

 Pendapatan (Beban) Non Operasional              (1.747)      (7.611)        288               Non - Operating Income (Expense)

 Laba Sebelum Pajak Penghasilan                184.298      160.337      172.252                                  Profit Before Tax
 Pajak Penghasilan                              (41.013)    (36.277)    (39.682)                                         Income Tax

 Laba Bersih Tahun Berjalan                    143.285      124.060      132.570                          Net Income for the Year

 Penghasilan Komprehensif Lain                    (977)          610         (87)                   Other Comprehensive Income
 Jumlah Penghasilan Komprehensif                                                                  Total Comprehensive Income
                                               142.308      124.670     132.483
 Tahun Berjalan                                                                                                  for the Year

 Laba per Saham                                      39           34          36                                 Earnings per Share




LAPORAN ARUS KAS
STATEMENT OF CASH FLOWS
                                                                           31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)


 KETERANGAN                                      2025         2024         2023                                     DESCRIPTION

 Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan                                                         Net Cash Provided by (Used in)
                                                 175.162    502.691     (123.627)
 untuk) Aktivitas Operasi                                                                                     Operating Activities
 Arus Kas Bersih Digunakan untuk                                                                        Net Cash Used in Investing
                                                (71.855)    (33.123)     (18.504)
 Aktivitas Investasi                                                                                                    Activities
 Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas
                                                 (2.778)       (482)     (2.455)             Net Cash Used in Financing Activities
 Pendanaan

 Kenaikan (Penurunan) Kas dan Setara                                                         Net Increase (Decrease) in Cash and
                                                100.529     469.086     (144.585)
 Kas Bersih                                                                                                     Cash Equivalents

                                                                                                 Cash and Cash Equivalents at the
 Kas dan Setara Kas Awal Tahun                 628.706      159.620     304.205
                                                                                                            Beginning of the Year

                                                                                                 Cash and Cash Equivalents at the
 Kas dan Setara Kas Akhir Tahun                 729.235     628.706      159.620
                                                                                                                 End of the Year




12                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 13
KUALITAS ASET
ASSETS QUALITY
                                                                   31 Desember (Dalam Persentase) December 31 (In Percentage)


  KETERANGAN                                  2025      2024      2023                                   DESCRIPTION
  Aset produktif bermasalah dan aset non-                                      Non-Performing Earning Assets and Non-
  produktif bermasalah terhadap total aset      2.97      2.44      2.31        Performing Non-Earning Assets to Total
  produktif dan aset non-produktif                                              Earning Assets and Non-Earning Assets
  Aset produktif bermasalah terhadap total                                       Non-Performing Earning Assets to Total
                                                2.82      2.23      2.34
  aset produktif                                                                                        Earning Assets
  Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
                                                                              Allowance for Impairment Loss (CKPN) for
  (CKPN) Aset Keuangan terhadap Aset            8.07      6.46      4.67
                                                                                     Financial Assets to Earning Assets
  Produktif
  Rasio Kredit Bermasalah - Bruto               3.70      3.12      4.23            Non-Performing Loans (NPL) - Gross

  Rasio Kredit Bermasalah - Bersih              0.51      0.42       1.16                    Non-Performing Loans - Net




RASIO KEUANGAN
FINANCIAL RATIO
                                                                                                Dalam Persentase In Percentage


  KETERANGAN                                  2025      2024      2023                                   DESCRIPTION

  Kewajiban Pemenuhan Modal Minimum
                                              45,31%   82,63%    158,06%                   Capital Adequacy Ratio (CAR)
  (KPMM)

  Rasio Tingkat Pengembalian Aset              1,92%     3,16%    3,64%                           Return on Assets (ROA)
  Rasio Tingkat Pengembalian Ekuitas          4,36%     3,84%      4,15%                          Return on Equity (ROE)
  Marjin Bunga Bersih                        20,40%     20,01%    13,58%                        Net Interest Margin (NIM)
  Biaya Operasional terhadap                                                                         Operating Expenses
                                             91,99%    84,65%    23,69%
  Pendapatan Operasional                                                                            to Operating Income

  Rasio Biaya terhadap Pendapatan             16,15%    18,07%   23,69%                       Cost to Income Ratio (CIR)

  Rasio Kredit yang Diberikan terhadap DPK   102,78%   134,40%   527,91%                     Loan to Deposit Ratio (LDR)

  Giro Wajib Minimum (GWM)                    4,95%      8,11%     9,01%                    Minimum Statutory Reserves




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                               13
Page 14
         Ikhtisar Utama
         Performance Highlights




INFORMASI SAHAM
SHARES INFORMATION


2025                                                                                              31 Desember (Dalam Rupiah) December 31 (In IDR)


                            HARGA             HARGA            HARGA             VOLUME                 KAPITALISASI
 BULAN                   TERTINGGI         TERENDAH        PENUTUPAN        PERDAGANGAN                       PASAR                MONTH
                        HIGHEST PRICE      LOWEST PRICE    CLOSING PRICE     TRADING VOLUME      MARKET CAPITALIZATION

 Januari                          4.200          4.000             4.160            53.000                   218.163.000             January

 Februari                         4.170          3.920            4.030              78.200                  318.281.000            February

 Maret                            4.050          3.800             4.010            39.500                  158.232.000               March

 April                            4.070           3.410           4.000             124.200                 478.733.000                 April

 Mei                              4.050          3.830            4.050           1.070.000               4.292.332.000                  May

 Juni                             4.050          3.650            4.030             148.700                 597.589.000                 June

 Juli                             4.070          3.700            3.900             158.900                630.399.000                   July

 Agustus                          4.050           3.410            4.010            314.100               1.258.203.000               August

 September                        5.200          3.630            4.790            1.133.600              4.987.773.000          September

 Oktober                          5.225          3.580            3.990           3.859.300               17.778.432.500            October

 November                         4.100          3.900            3.990             142.300                 565.576.000           November

 Desember                         4.030          3.700            3.900            326.200                1.284.604.000           December




2024                                                                                              31 Desember (Dalam Rupiah) December 31 (In IDR)


                            HARGA             HARGA            HARGA             VOLUME                 KAPITALISASI
 BULAN                   TERTINGGI         TERENDAH        PENUTUPAN        PERDAGANGAN                       PASAR                MONTH
                        HIGHEST PRICE      LOWEST PRICE    CLOSING PRICE     TRADING VOLUME      MARKET CAPITALIZATION

 Januari                           3.760           3.330            3.760            314.300                1.154.368.000            January

 Februari                          4.500          3.600            4.390             516.700                2.126.232.000           February

 Maret                             4.730           4.310           4.600              414.100              1.900.908.000              March

 April                             4.720          4.500            4.680             239.700                   1.111.163.000            April

 Mei                               4.720          4.500            4.500              51.300                  237.775.000                May

 Juni                              4.500           3.380           4.300             68.600                   277.324.000               June

 Juli                              4.300           3.700           4.200              46.600                  192.164.000                July

 Agustus                           4.300           3.780           4.260             115.900                 478.908.000              August

 September                         4.300          4.060             4.270             57.500                 242.557.000         September

 Oktober                           4.290           3.930            4.270            108.200                 448.660.000            October

 November                          4.280          4.000            4.200              72.100                 299.722.000          November

 Desember                          4.200           4.010           4.200               6.600                   27.548.000         December




14                                                                                              Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 15
GRAFIK PERGERAKAN HARGA SAHAM
STOCK PRICE MOVEMENT CHART


Bulan Month                                               31 Desember (Dalam Rupiah) December 31 (In IDR)




Januari                                          4.200
January                                     4.000


Februari                                         4.170
February                                  3.920


Maret                                        4.050
March                                   3.800


April                                         4.070
April                           3.410


Mei                                          4.050
May                                      3.830


Juni                                         4.050
June                                 3.650


Juli                                          4.070
July                                  3.700


                                             4.050
Agustus
August                          3.410


September                                                              5.200
September                           3.630


Oktober                                                                 5.225
October                            3.580


November                                       4.100
November                                  3.900


                                             4.030
Desember
December                              3.700


                             Harga Teretinggi Highest Price          Harga Terendah Lowest Price




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                          15
Page 16
     Ikhtisar Utama
     Performance Highlights




PERISTIWA PENTING 2025
IMPORTANT EVENTS OF 2025



 Maret March

     Program CSR dengan kegiatan Sedekah
     Ramadan Krom 2025
     CSR program with Ramadan Charity activities
     Krom 2025

     Krom menggelar kegiatan Corporate Social             Krom held a Corporate Social Responsibility (CSR) activity
     Responsibility (CSR) bertajuk “Berbagi Kebahagiaan   titled “Sharing the Happiness of Ramadan 2025.” The event
     Ramadan 2025”. Adapun kegiatan ini diselenggarakan   was held in Jakarta and Bandung.
     di kota Jakarta dan kota Bandung.

     Kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan     This activity demonstrated the company’s commitment to
     kepada masyarakat khususnya bagi warga sekitar       the community by distributing hundreds of food packages
     dengan membagikan ratusan paket sembako dan          and Iftar packages.
     paket Iftar.




 Mei May




     RUPST PT Krom Bank Indonesia Tbk 2025
     AGMS of PT Krom Bank Indonesia Tbk 2025

     Bank melaksanakan agenda tahunan yaitu Rapat         The Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) held
     Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang             on May 20, 2025. AGMS approved the Annual Report and
     berlangsung pada 20 Mei 2025. RUPST ini menyetujui   ratified Krom Financial Statements for the 2024 financial
     Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan              year. They also accepted the Management Report of the
     Keuangan Krom tahun buku 2024, serta menerima        Board of Directors and the Supervisory Duties of the Board
     Laporan Pengurusan Direksi dan Tugas Pengawasan      of Commissioners for the 2024 book year.
     Dewan Komisaris Krom tahun buku 2024.




16                                                                               Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 17
  Mei May




      Paparan Publik 2025
      Public Expose 2025

      Krom menggelar Public Expose untuk memaparkan             Krom Public Expose present its first quarter 2025 financial
      laporan keuangan kuartal satu 2025. Krom                  report. Krom revealed positive results as of March 31, 2025,
      mengungkapkan pencapaian positif per 31 Maret             across several financial indicators, including Third Party
      2025 pada beberapa indikator keuangan, termasuk           Funds (TPF), increased 44.7% Year-to-Date (YTD), reaching
      Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tercatat tumbuh              IDR4.6 trillion. This achievement reflects the effectiveness
      44,7% secara Year-to-Date (YTD), mencapai Rp4,6           of the company’s strategy in strengthening business
      triliun. Capaian ini mencerminkan efektivitas strategi    fundamentals amidst intense competition for fundraising,
      perusahaan dalam memperkuat fundamental bisnis            liquidity pressures due to high cost of funds, and ongoing
      di tengah ketatnya persaingan penghimpunan dana,          macroeconomic dynamics.
      tekanan likuiditas akibat tingginya cost of fund, serta
      dinamika makroekonomi yang terus berlanjut.




  Mei May




      Lomba Jurnalistik
      Journalist Competition

      Krom mengumumkan pemenang kompetisi Krom                  Krom announced the winners of the 2025 Krom Journalism
      Journalism Award 2025. Kompetisi ini digelar              Award. The competition was held to mark the first
      dalam rangka memperingati 1 tahun Aplikasi Krom.          anniversary of the Krom application. The competition, held
      Kegiatan yang digelar sejak periode Februari-Mei          from February to May 2025, featured three journalistic
      2025 ini memiliki 3 kategori karya jurnalistik yang       categories: Straight News, Opinion Piece, and Feature
      telah dilombakan yaitu Straight News, Opinion             Article, and generated over 40 entries.
      Piece, dan Feature Article dan menghasilkan lebih
      dari 40 karya.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                              17
Page 18
     Ikhtisar Utama
     Performance Highlights




 Juni June




     Krom di TikTok Beauty Fest
     Krom at TikTok Beauty Fest

     Krom hadir dalam acara TikTok Beauty Fest 2025      Krom participated in TikTok Beauty Fest 2025 on June 13-15,
     pada 13-15 Juni 2025 di City Hall PIM 3, Jakarta,   2025 at City Hall PIM 3, Jakarta, offering various attractive
     menawarkan berbagai promo menarik dan               promotions and becoming one of the financial inclusion
     menjadi salah satu kegiatan inklusi keuangan guna   activities to expand access to financial services.
     memperluas akses layanan keuangan.




 Juni June




     Program Beasiswa Pendidikan
     Educational Scholarship Program

     Krom ikut serta pada kegiatan ‘My Charity Run’      Krom participated in ‘My Charity Run’, held on June 28,
     yang dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2025 di      2025, in Bandung. The event featured sports, arts, and
     Kota Bandung. Kegiatan berupa Olahraga, kesenian    micro, small, and medium enterprises (MSMEs). It also
     dan UMKM, selain itu juga memberikan beasiswa       provided educational scholarships.
     pendidikan.




 Juni June




     Literasi Keuangan Universitas Widyatama
     Financial Literacy of Widyatama University

     Krom berkomitmen untuk mendukung transformasi       Krom is committed to supporting digital transformation
     digital di sektor pendidikan sekaligus memperluas   in the education sector while expanding its social impact
     dampak sosial melalui program Tanggung Jawab        through its Social and Environmental Responsibility (TJSL)
     Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada kesempatan       program. On this occasion, Krom partnered with Widyatama
     kali ini, Krom menggandeng Universitas Widyatama    University in a strategic collaboration to provide knowledge
     dalam kerja sama strategis penyediaan pengetahuan   about digital banking in Indonesia.
     mengenai Bank Digital di Indonesia.




18                                                                               Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 19
  Juli July




      CSR Hari Anak Nasional 2025
      CSR National Children’s Day 2025

      Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional          In commemoration of National Children’s Day (HAN) 2025,
      (HAN) tahun 2025,       Krom beserta relawan          Krom and its employee volunteers are taking part in providing
      (volunteer) karyawan turut ambil bagian dalam         tangible support for children’s education through the
      memberikan dukungan nyata terhadap pendidikan         “Education Donation and School Equipment” program. This
      anak-anak melalui kegiatan “Donasi Pendidikan         activity is part of Krom’s commitment in education support.
      dan Perlengkapan Sekolah”. Kegiatan ini merupakan
      bagian dari upaya berkelanjutan Krom untuk
      mendorong kemajuan di bidang pendidikan.




  Juli July



      Peluncuran Produk Deposito Krom Flex dan
      Krom Max
      Launch of Krom Flex and Krom Max Deposit Products

      Dalam upaya memberikan layanan keuangan yang          As part of our commitment to providing financial services
      lebih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi          for customer needs and preferences, Krom has launched
      nasabah, Krom memperkenalkan produk terbaru           its newest time deposit product called “Krom Flex” and
      deposito berjangka. Peluncuran ini diharapkan dapat   “Krom Max” , designed to offer enhanced flexibility and a
      memberikan fleksibilitas maupun pilihan imbal hasil   wider range of optimal return options aligned with each
      yang lebih optimal, sesuai dengan tujuan keuangan     customer’s financial objectives
      masing-masing nasabah.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                           19
Page 20
     Ikhtisar Utama
     Performance Highlights




 Agustus August




     Peluncuran Krom Kredit untuk Nasabah Terpilih
     Launch of Krom Kredit for Selected Customers

     Bank memperluas cakupan layanan perbankan                 The bank is expanding the scope of its digital banking
     digital dengan meluncurkan Krom Kredit, sebuah            services by launching Krom Kredit, an integrated financing
     solusi pembiayaan yang mengintegrasikan fitur             solution with cash loan (Flexi Loan) and Paylater features.
     pinjaman tunai (Flexi Loan) dan Paylater. Inisiatif ini   The initiative was rolled out on a limited basis to selected
     diluncurkan secara terbatas bagi nasabah terpilih         customers as part of the bank’s strategy to improve its
     sebagai upaya Bank untuk meningkatkan nilai               service value proposition and reinforce its presence in the
     proposisi layanan serta memperkuat penetrasi di           digital retail credit market.
     sektor kredit ritel digital.




 Agustus August




     Literasi Keuangan UNISBA
     UNISBA Financial Literacy

     Krom berkomitmen untuk mendukung transformasi             Krom is committed to supporting digital transformation
     digital di sektor pendidikan sekaligus memperluas         in the education sector while expanding its social impact
     dampak sosial melalui program Tanggung Jawab              through its Social and Environmental Responsibility (TJSL)
     Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada kesempatan             program. On this occasion, Krom partnered with the
     kali ini, Krom menggandeng Universitas Negeri             Islamic State University of Bandung (UNISBA) in a strategic
     Islam Bandung (UNISBA) dalam kerja sama strategis         collaboration to provide knowledge about digital banking
     penyediaan pengetahuan mengenai Bank Digital di           in Indonesia.
     Indonesia.



 Oktober October




     Krom 2nd Anniversary
     Krom 2nd Anniversary

     Dalam perayaan Anniversary Krom yang ke-2,                To mark Krom’s 2nd Anniversary, Krom held an celebration’s
     Krom mengadakan perayaan sebagai wujud syukur             event as gratitude for the company’s second year milestone.
     anniversary perusahaan yang kedua. Krom juga              Krom also offered a variety of anniversary promotions,
     memberikan banyak promo ulang tahun Krom                  featuring attractive cashback and rewards for both new
     dengan menawarkan berbagai cashback dan hadiah            and existing users.
     menarik untuk pengguna baru dan nasabah existing.




20                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 21
  Oktober October




      Annual Gathering 2025
      Annual Gathering 2025

      Krom mengadakan Annual Gathering 2025 untuk           Krom held Annual Gathering 2025 for all employees at
      seluruh karyawan yang dilaksanakan di Novotel Bogor   Novotel Bogor on October 24–25, 2025. The activity was
      pada 24-25 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan    conducted to strengthen employee engagement and
      dalam rangka meningkatkan engagement serta            recognize employees’ dedication and hard work in 2025.
      memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras
      karyawan di tahun 2025.




  November November




      Kegiatan CSR Panti Sosial Werdha
      CSR Event at Werdha Social Home

      Krom bersama karyawan volunteer berkesempatan         Together with employee volunteers, Krom had the
      berbagi kebahagiaan bersama dengan mengunjungi        opportunity to share happiness by visiting the Tresna
      Panti Sosial Tresna Werdha Senjarawi di Bandung.      Werdha Senjarawi Social Home in Bandung.




  Desember December




      Donasi Bencana Alam Sumatra
      Natural Disaster Donations for Sumatra

      Krom mewujudkan kepedulian sosial melalui             Krom demonstrated its social commitment through
      aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak            humanitarian actions for communities affected by floods
      bencana di Sumatra. Melalui program Corporate         and landslides natural disaster in Sumatra in December
      Social Responsibility (CSR), bantuan disalurkan ke    2025. Through its Corporate Social Responsibility (CSR)
      beberapa titik lokasi, yaitu Desa Aek Horsik (Dusun   program, Aid was delivered to multiple disaster sites,
      1 dan Dusun 2) di Kabupaten Tapanuli Tengah,          namely Aek Horsik Village (Hamlet 1 and Hamlet 2) in
      serta Desa Kampung Alur Bemban di Kabupaten           Tapanuli Distric, as well as Kampung Alur Bemban Village in
      Aceh Tamiang.                                         Aceh Tamiang Distric.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                         21
Page 22
      Ikhtisar Utama
      Performance Highlights




PENGHARGAAN & SERTIFIKASI
AWARDS & CERTIFICATION

Penghargaan Awards

 Februari February                                                                                                    Maret March


                                                                                                      6th
                                                                                                      Anniversary
                                                                                                      Indonesia
                                                                                                      Top Digital
                                                                                                      Innovation
        PT KROM BANK INDONESIA TBK
                                                                                                      Award 2025
                                 As the Winner of                                                                                                              ANTON HERMAWAN
                               6th Anniversary                                                                                                           PRESIDEN DIREKTUR
      Indonesia Top Digital Innovation Award 2025
                      Auditorium RRI, February 14th, 2025
                                                                                                      by The                                                                            The 3rd Best Tabungan Bank
                                                                                                      Iconomics                                                                         Umum Konvensional 2025
                                                                                                                                                                                        - KBMI 1 (Modal Inti s.d. Rp6 Triliun)
                                                                                                                         Indonesia Most Popular CEO
                                                                                                                                                                                        - Aset < Rp10 Triliun Peringkat III
                                                                                                                         2025 - Anton Hermawan
                                                                                                                                                                                        by Infobank
                                                                                                                         by The Iconomics
 Mei May



                                                                                                      6th Indonesia
                                                                                                      Top Bank
                                                                                                      Awards 2025
                                                                                                      in KBMI 1
                                                                                                      Category

                                                                                                      by The             The 2nd Best Bank Umum                                         The 2nd Best Bank Digital 2025
                                                                                                      Iconomics          Konvensional 2025                                              - KBMI 1 (Modal Inti s.d. Rp6 Triliun)
                                                                                                                         - KBMI 1 (Modal Inti s.d. Rp6 Triliun)                         - Aset < Rp10 Triliun Peringkat II
                                                                                                                         - Aset < Rp10 Triliun Peringkat II
                                                                                                                                                                                        by Infobank
                                                                                                                         by Infobank

 Juni June


                                                                                                                      Juli July                                                            Agustus August


                                                                Warta Ekonomi proudly honors:


                                                    PT Krom Bank Indonesia Tbk




                                                                                                as

              Indonesia Best Bank 2025 for Driving Financial Inclusion through Adaptive
                                  Innovation, Cloud Technology, and Youth Engagement                                                         The Highest Appreciation
                                                                                         Category
                                                                                                                                                  is Dedicated to
                                                                    KBMI 1, Bank Digital


                                                                                                                             PT. Krom Bank Indonesia, Tbk
                                                                         Wednesday, June 25th 2025
                                                           The Sultan Hotel & Residence Jakarta

                                                                                                                                                 That has attained
                                                                                                                                                       Good
                                                                               Muhamad Ihsan
                                                                                 CEO & Chief Editor
                                                                                                                             Who has Implemented Business Transformation Successfully
                                                                                                                                               in the Disruption Era



                                                                                                                                                                                                         PT Krom Bank Indonesia Tbk

                                                                                                                                                Jakarta, July 29th 2025                                     AS THE WINNER OF
                                                                                                                                                                                                            6th INDONESIA
                                                                                                                                                                                                  PR POPULAR COMPANIES AWARDS 2025


     Indonesia Best Bank 2025
                                                                                                                                                                                                               in Bank Category



                                                                                                                                                    Kemal E. Gani




     for Driving Financial Inclusion
                                                                                                                                                 SWA Group Chief Editor




     through Adaptive Innovation, Cloud
     Technology, and Youth Engagement,                                                                                   Indonesia Best Business                                               PR Popular Companies Awards
     (Category: KBMI 1, Bank Digital)                                                                                    Transformation 2025                                                   2025 Bank Category
                                                                                                                         That has Attained “Good” Who
     by Warta Ekonomi                                                                                                    has Implemented Business                                              by The Iconomics
                                                                                                                         Transformation Successfully in
                                                                                                                         the Disruption Era

                                                                                                                         by SWA




22                                                                                                                                                                                         Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 23
  Agustus August                                                                      Oktober October                         November November




                                                                                                                                    Warta Ekonomi proudly honors:


                                                                                                                                    PT Krom Bank Indonesia Tbk




                                                                                                                                    as

                                                                                                                                    Best Digital Finance 2025 for Improving Customer Experience through AI
                                                                                                                                    Utilization and Digital Platform Innovation

                                                                                                                                    Category

                                                                                                                                    Digital Bank




                                                                                                                                    Thursday, November 27th 2025
                                                                                                                                    The President Lounge, Menara Batavia, Jakarta




      Investortrust Digital Banking                                                       The Finance Award 2025
                                                                                                                                    Muhamad Ihsan
                                                                                                                                    CEO & Chief Editor




      Award 2025                                                                          The Most Promising Bank 2025
      Dimensi Manajemen Risiko                                                            Based on Financial Perfomance
                                                                                                                                  Best Digital Finance 2025 for
      Kelompok Bank Digital Murni                                                         2023-2025 Bank Asset Category
                                                                                                                                  Improving Customer Experience
                                                                                          Within Rp5 Trillion Less Than
                                                                                                                                  through AI Utilization and Digital
      by Investortrust                                                                    Rp10 Trillion
                                                                                                                                  by Warta Ekonomi
                                                                                          by The Finance Infobank Group

                                                               Titanium
                                                               Champion Bank
                                                               With Consistent
                                                               Excellent              Desember December
                                                               Perfomance for
                                                               15 Consecutive
                                                               Years (2010-
                                                               2024)

                                                               by Infobank                                          Disway Awards 2025
                                                                                                                    Anugerah Brand Populer Indonesia Kategori
                                                                                                                    Jasa Keuangan Perbankan Digital



                                                               The Excellent
              Certificate of Achievement
                                                               Perfomance
                                                               Bank
                                                               KBMI 1 (Asset
                    PT KROM BANK INDONESIA TBK




          THE EXCELLENT PERFORMANCE BANK - KBMI 1


                                                               Class Under IDR
                (Asset Class Under IDR 10 Trillion)


                                                                                                                                                                                                             Top 100 CEO
                     JAKARTA, AUGUST 29TH 2025




                         EKO B. SUPRIYANTO
                                                               10 Trillion)                                                                                                                                  & 200 Future
                   CHAIRMAN INFOBANK MEDIA GROUP    RATING

                                                   105

                                                                                                                                                                                                             Leaders
                                                   BANK 2025




                                                               by Infobank
                                                                                                                                                                                                             by Infobank




Sertifikasi Certification

   ISO/IEC 27001 as extended by ISO/IEC 27701:2019                                                       ISO/IEC 27001:2022




                                                                       Tanggal Perolehan                                                                           Tanggal Perolehan
                                                                       Date of Acceptance                                                                          Date of Acceptance
                                                                       22 Juli 2025 July 22, 2025                                                                  22 Juli 2025 July 22, 2025

                                                                       Pihak Pemberi Issuer                                                                        Pihak Pemberi Issuer
                                                                       PT Intertek Utama Services                                                                  PT Intertek Utama Services

                                                                       Masa Berlaku Validity Period                                                                Masa Berlaku Validity Period
                                                                       11 Juli 2026 July 11, 2026                                                                  11 Juli 2026 July 11, 2026




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                                                                                            23
Page 24
     “
         LAPORAN MANAJEMEN
         MANAGEMENT
         REPORT




24                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 25
PT Krom Bank Indonesia Tbk   25
Page 26
       Laporan Manajemen
       Management Report




     Sepanjang 2025, Dewan Komisaris
     menjalankan fungsi pengawasan
     dan penasihat kepada Direksi
     secara efektif dalam memastikan
     implementasi strategi, penguatan
     tata kelola, serta pemantauan kinerja
     dan inisiatif strategis guna menjaga
     pertumbuhan perusahaan.

     Throughout 2025, the Board of
     Commissioners effectively carried
     out its supervisory and advisory
     functions to the Board of Directors
     in ensuring the implementation of
     strategies, strengthening corporate
     governance,      and     monitoring
     performance and strategic initiatives
     to sustain the company’s growth.




     DINNO
     INDIANO
     Presiden Komisaris
     President Commissioner




26                                           Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 27
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
REPORT OF THE BOARD OF COMMISSIONERS

Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan                  Our Respected Shareholders and Stakeholders,
Yang Terhormat,
Sepanjang tahun buku 2025, Dewan Komisaris telah              Throughout 2025 financial year, the Board of
melaksanakan fungsi pengawasan dan pemberian                  Commissioners performed its supervisory and advisory
nasihat kepada Direksi secara independen dan objektif.        functions to the Directors independently and objectively.
Pengawasan tersebut difokuskan pada upaya Direksi dalam       This oversight focused on the Directors’ efforts to enhance
meningkatkan daya saing serta memperkuat arah strategis       competitiveness and strengthen the Bank’s strategic
Bank guna mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di         direction to drive sustainable growth amidst economic
tengah dinamika ekonomi, percepatan transformasi digital,     dynamics, accelerated digital transformation, and demands
dan tuntutan penerapan prinsip keberlanjutan.                 for the implementation of sustainability principles.
Melalui pengawasan yang konsisten dan konstruktif,            Through consistent and constructive oversight, the
Bank berhasil mencatatkan kinerja yang positif, baik          Bank successfully recorded positive perfromance, both
dari sisi operasional maupun keuangan. Pencapaian ini         operationally and financially. This achievement reflects
mencerminkan efektivitas implementasi strategi serta          the effectiveness of strategy implementation and the
ketangguhan model bisnis dalam merespons berbagai             resilience of its business model in responding to various
tantangan eksternal.                                          external challenges.
Dalam Laporan Tahunan ini, Dewan Komisaris menyampaikan       In this Annual Report, the Board of Commissioners reports on
laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pengawasan       the implementation of its supervisory duties and responsibilities
yang telah dijalankan sepanjang tahun 2025 sesuai dengan      throughout 2025, in accordance with the Company’s Articles
Anggaran Dasar Perseroan serta arahan Rapat Umum              of Association and the directives of the General Meeting of
Pemegang Saham (RUPS). Laporan ini juga memuat evaluasi       Shareholders (GMS). This report also includes the Board of
dan penilaian Dewan Komisaris atas kinerja Direksi selama     Commissioners’ evaluation and assessment of the Directors’
tahun buku, yang mencakup kinerja operasional dan             performance during the fiscal year, including operational
keuangan, efektivitas pelaksanaan strategi, prospek usaha     and financial performance, the effectiveness of strategy
yang disusun Direksi, serta penerapan prinsip tata kelola     implementation, the formulated by the Directors, and the
perusahaan yang baik.                                         application of good corporate governance principles.

Makro Ekonomi 2025                                            Macroeconomics 2025
Secara global, pertumbuhan ekonomi diperkirakan tetap         Globally, economic growth is expected to remain moderate
moderat dan masih menghadapi banyak risiko ketidakpastian     and still faces numerous risks of uncertainty, such as trade
seperti tensi perdagangan, kebijakan moneter yang tidak       tensions, inconsistent monetary policies across countries,
seragam di berbagai negara, serta dampak geopolitik.          and geopolitical impacts. International institutions such
Lembaga internasional seperti IMF memproyeksikan              as the IMF project global economic growth in the range of
pertumbuhan ekonomi dunia di kisaran sekitar 3,0–3,2 %        3.0–3.2% for 2025–2026, slightly lower than the previous
untuk 2025–2026, sedikit lebih rendah dibanding periode       period. Risks such as slowing investment and market
sebelumnya. Risiko seperti perlambatan investasi dan          instability remain constraining factors. Interest rate policies
ketidakstabilan pasar tetap menjadi faktor penghambat.        in various countries are entering a gradual easing phase
Kebijakan suku bunga di berbagai negara mulai memasuki fase   after a period of aggressive tightening in 2022–2023, but
pelonggaran secara bertahap setelah periode pengetatan        the policy direction remains cautious given core inflation
agresif sejak 2022–2023, namun arah kebijakan tetap           pressures and capital flow volatility. This uncertainty
berhati-hati mengingat tekanan inflasi inti dan volatilitas   is driving global investors’ preference for safe-haven
arus modal. Ketidakpastian tersebut mendorong preferensi      instruments, while capital flows to developing countries
investor global terhadap instrumen safe haven, sementara      remain selective and heavily influenced by each country’s
arus modal ke negara berkembang tetap selektif dan sangat     domestic fundamentals.
dipengaruhi fundamental domestik masing-masing negara.
Di tengah dinamika global tersebut, perekonomian Indonesia    Amid these global dynamics, the Indonesian economy
menunjukkan ketahanan yang solid. Berdasarkan data resmi      demonstrates solid resilience. According to official data from
Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada     the Central Statistics Agency, Indonesia’s economic growth
tahun 2025 tercatat sekitar 5,1%, didukung oleh kuatnya       in 2025 was projected to reach around 5.1% supported
permintaan domestik, peningkatan investasi, serta kinerja     by strong domestic demand, increased investment, and
ekspor yang tetap resilien. Stabilitas makroekonomi tetap     resilient export performance. Macroeconomic stability
terjaga dengan inflasi yang berada dalam rentang sasaran      remains maintained, with inflation within the target range set
yang ditetapkan Bank Indonesia, serta posisi cadangan         by Bank Indonesia and adequate foreign exchange reserve
devisa yang memadai untuk mendukung ketahanan                 position to support external sector resilience. Monetary and




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                27
Page 28
       Laporan Manajemen
       Management Report




sektor eksternal. Koordinasi kebijakan moneter dan fiskal          fiscal policy coordination continues to be strengthened to
terus diperkuat guna menjaga momentum pertumbuhan                  maintain growth momentum while mitigating the impact of
sekaligus memitigasi dampak rambatan eksternal.                    external spilovers.
Dari sisi fiskal, Pemerintah tetap menerapkan kebijakan            From the fiscal side, the Government continues to
yang disiplin dan prudent dengan menjaga defisit anggaran          implement disciplined and prudent policies by maintaining
dalam batas yang terkendali, sekaligus mengoptimalkan              a manageable budget deficit and optimizing productive
belanja produktif untuk mendukung transformasi ekonomi             spending to support economic transformation and
dan pembangunan infrastruktur strategis. Sementara itu,            strategic infrastructure development. Meanwhile, monetary
kebijakan moneter diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai         policy was directed at maintaining exchange rate stability
tukar dan inflasi, serta mendukung intermediasi perbankan          and inflation, while supporting banking intermediation
melalui bauran kebijakan yang akomodatif namun terukur.            through an accommodative but measured policy mix.
Kinerja sektor perbankan nasional pada tahun 2025 tetap            The performance of the national banking sector in 2025
terjaga dengan baik. Pada Desember 2025, pertumbuhan               remain well maintained. In December 2025, the growth of
bank digital (digital bank) di tahun 2025 menunjukkan              digital banks in 2025 showed a strong expansion trend both
tren ekspansi yang kuat baik di Indonesia maupun secara            in Indonesia or globally, driven by changes in consumer
global, didorong oleh perubahan perilaku konsumen,                 behavior, technological developments, and innovations in
perkembangan teknologi, dan inovasi layanan keuangan               digital financial services. This was reflected in the increase
digital. Hal tersebut tercermin dalam meningkatnya nilai           in the value of BI-RTGS transactions, which grew 34.58%
transaksi BI-RTGS tumbuh 34,58% (yoy) menjadi Rp11.995             (yoy) to IDR11,995 trillion. In the retail sector, digital payment
triliun. Di sektor ritel, Volume transaksi pembayaran digital      transaction volume reached 14.26 billion transactions, or
mencapai 14,26 miliar transaksi atau tumbuh 39,21%                 grew 39.21% year-on-year in the fourth quarter of 2025,
secara year on year pada triwulan IV-2025 didukung oleh            supported by the expansion of digital payment acceptance.
perluasan akseptasi pembayaran digital. Volume transaksi           Transaction volume through mobile applications and the
melalui aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh          internet grew by 12.10% (yoy) and 15.10% (yoy), respectively,
sebesar 12,10% (yoy) dan 15,10% (yoy), termasuk transaksi          including QRIS transactions which continued to grow
QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 139,99% (yoy),              strongly, reaching 139.99% (yoy). This positive performance
kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah          was supported by an increase in the number of users
pengguna dan merchant. Adapun dari sisi infrastruktur,             and merchants. In terms of infrastructure, the volume of
volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST               retail transactions processed through BI-FAST reached
mencapai Rp1.358,65 juta transaksi atau tumbuh 30,44%              IDR1,358.65 million, representing a 30.44% (yoy) growth,
(yoy) dengan nilai transaksi mencapai Rp3.442,26 triliun           with a transaction value of IDR3,442.26 trillion in the fourth
pada triwulan IV-2025. Sementara itu, volume transaksi             quarter of 2025. Meanwhile, the volume of large-value
nilai besar yang diproses melalui BI-RTGS tercatat sebanyak        transactions processed through BI-RTGS reached 2.88
2,88 juta transaksi atau tumbuh 3,82 persen (yoy), dengan          million, representing a 3.82% (yoy) growth, with a value of
nilai sebesar Rp65.069,78 triliun pada triwulan IV-2025.           IDR65,069.78 trillion in the fourth quarter of 2025.

Penilaian atas Kinerja Direksi                                     The Directors’ Performance Assessment
Mempertimbangkan dinamika makro ekonomi dan                        Considering the challenging macroeconomic and
industri perbankan sepanjang tahun 2025 yang masih                 banking industry dynamics throughout 2025, the Board
penuh tantangan, Dewan Komisaris menilai Krom mampu                of Commissioners assesses that Krom has maintained
menjaga kinerja dan stabilitas usaha dengan baik.                  strong performance and business stability. The Directors
Direksi menunjukkan kepemimpinan yang adaptif dan                  has demonstrated adaptive and responsive leadership in
responsif dalam mengantisipasi berbagai risiko sekaligus           anticipating various risks while capitalizing on measured
memanfaatkan peluang pertumbuhan secara terukur.                   growth opportunities.
Dewan Komisaris secara konsisten melakukan pengawasan              The Board of Commissioners consistently oversees the
atas realisasi Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun 2025 yang telah     implementation of the Bank’s 2025 Business Plan (RBB),
disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan. Berdasarkan             which has been submitted to the Financial Services Authority.
evaluasi yang dilakukan, Direksi dinilai telah menjalankan tugas   Based on the evaluation, the Directors was deemed to have
dan tanggung jawabnya secara efektif serta selaras dengan          carried out its duties and responsibilities effectively and line
prinsip tata kelola perusahaan yang baik.                          with the principles of good corporate governance.
Sepanjang tahun 2025, Krom berhasil mempertahankan                 Throughout 2025, Krom successfully maintained solid
kinerja keuangan yang solid, menjaga kualitas aset,                financial performance, safeguarded asset quality, recorded
mencatatkan pertumbuhan yang sehat dengan tetap                    healthy growth while adhering to prudent principles and
menerapkan prinsip kehati-hatian serta perbaikan struktur          improved its funding structure. This was reflected in the
dana. Hal ini tercermin dari perbaikan rasio Net Interest          Year On Year (yoy) improvement in the Net Interest Margin
Margin (NIM) secara Year On Year (yoy) membaik dari                (NIM) ratio, which increased from 20.01% in December 2024
20,01% pada Desember 2024 menjadi sebesar 20,40%                   to 20.40% in December 2025.
pada Desember 2025.




28                                                                                           Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 29
Dewan Komisaris mengacu pada beberapa indikator                    The Board of Commissioners refers to several indicators
penilaian kinerja Direksi yang dibagi dalam beberapa kategori      for assessing the performance of the Directors, divided
antara lain: Penguatan aspek tata kelola bank yang baik            into several categories including: Strengthening aspects of
(GCG) dengan terus melengkapi dan memastikan kesiapan              good bank governance (GCG) by continuously completing
Kebijakan dan Prosedur Produk dan Operasional Bisnis               and ensuring the readiness of the bank’s latest Product and
bank yang terkini serta peningkatan pada kerangka kerja            Business Operational Policies and Procedures, as well as
pengawasan internal atau Internal Control Framework bank.          improving the bank’s Internal Control Framework.
Indikator kinerja aspek finansial Bank pada tahun 2025             The bank’s Financial Performance Indicators for 2025
menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Total aset meningkat            include Total Assets, which increased by 83.64% (yoy) to
sebesar 83,64% menjadi Rp12.214.396 juta dari Rp6.651.448          IDR12,214,396 million compared to IDR6,651,448 million in
juta pada tahun 2024. Kredit yang diberikan meningkat sebesar      2024. Loans increased by 99.82% (yoy) to IDR7,725,030
99,82% menjadi Rp7.725.030 juta dari Rp3.866.032 juta.             million compared to IDR3,866,032 million in 2024.
Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat signifikan sebesar 165,79%       Third Party Funds (TPF) increased by 165.79% (yoy) to
menjadi Rp8.398.429 juta dari Rp3.159.828 juta. Sejalan            IDR8,398,429 million compared to IDR3,159,828 million in
dengan itu, laba bersih juga meningkat sebesar 15,50%              2024. Net profit; increased by 15.50% (yoy) to IDR143,285
menjadi Rp143.285 juta dari Rp124.060 juta.                        million compared to 2024 which was IDR124,060 million.

  RASIO UTAMA (%)                                         2025               2024                                 KEY RATIO (%)

 Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                                                               Capital Adequacy Ratio (CAR)
                                                         45,31%             82,63%
 (KPMM)
 Biaya Operasional terhadap Pendapatan                   91,99%             84,65%            Operation Expenses to Operating Income
 Operasional
 Rasio Tingkat Pengembalian Aset                          1,92%               3,16%                            Return on Asset (ROA)

 Rasio Tingkat Pengembalian Ekuitas                       4,36%              3,84%                             Return on Equity (ROE)

 Marjin Bunga Bersih                                    20,40%               20,01%                          Net Interest Margin (NIM)

 Rasio Kredit Bermasalah - Bersih                         0,51%              0,42%                         Non Performing Loan - Net



Pandangan atas Prospek Usaha yang Disusun                          Outlook on Business Prospects as Prepared by
Direksi                                                            the Board of Directors
Ke depan, pertumbuhan ekonomi global 2026 diperkirakan             Looking ahead, global economic growth in 2026 was
tetap menghadapi ketidakpastian yang tinggi, meskipun              expected to remain highly uncertain, although several
beberapa indikator menunjukkan pemulihan moderat di                indicators point to a moderate recovery in several regions.
beberapa wilayah. Kebijakan moneter global diprediksi              Global monetary policy was predicted to adjust to inflation
akan menyesuaikan diri dengan dinamika inflasi dan                 dynamics and regional growth, while fiscal policies in major
pertumbuhan regional, sementara kebijakan fiskal negara-           countries remain focused on strengthening domestic
negara utama tetap fokus pada penguatan perekonomian               economies. Overall, the global economy in 2026 was
domestik. Secara keseluruhan, ekonomi global pada 2026             projected to grow at a moderate rate of around 3.3%
berada pada kisaran moderat sekitar 3,3% (sumber: IMF).            (source: IMF).
Di tengah kondisi tersebut, lanskap perbankan Indonesia            Amidst these conditions, the Indonesian banking landscape
pada 2026 menawarkan peluang signifikan, khususnya                 in 2026 offers significant opportunities, particularly in
dalam digitalisasi layanan dan inovasi produk, sekaligus           service digitalization and product innovation, while also
menghadirkan tantangan terkait likuiditas, biaya operasional,      presenting challenges related to liquidity, operational costs,
dan manajemen risiko. Adaptasi yang cepat dan tepat                and risk management. Rapid and appropriate adaptation is
menjadi kunci keberhasilan Bank di masa depan.                     key to banks’ future success.
Memahami hal ini, Dewan Komisaris menilai prospek                  Understanding this, the Board of Commissioners assesses
usaha yang disusun Direksi dalam Rencana Korporasi,                that the business prospects outlined by the Directors in
Rencana Bisnis Bank (RBB), serta Rencana Aksi Keuangan             the Corporate Plan, the Bank Business Plan (RBB), and the
Berkelanjutan (RAKB) 2025–2029 telah dirancang                     2025–2029 Sustainable Finance Action Plan (SFAP) have
secara cermat dan realistis. Strategi ini mencerminkan             been carefully and realistically designed. This strategy
komitmen Bank untuk mengoptimalkan peluang digitalisasi,           reflects the Bank’s commitment to optimizing digitalization
memperkuat manajemen risiko dan pengendalian intern,               opportunities, strengthening risk management and internal
serta memastikan kelangsungan usaha yang berkelanjutan             controls, and ensuring sustainable and responsible business
dan bertanggung jawab.                                             continuity.
Selain itu, Krom perlu terus proaktif mengantisipasi risiko yang   Furthermore, Krom needs to continue to proactively
timbul dari dinamika politik, ekonomi, dan pasar keuangan          anticipate risks arising from global political, economic,
global, melalui strategi manajemen risiko yang tangguh,            and financial market dynamics through a robust risk
penguatan portofolio bisnis, dan diversifikasi produk serta        management strategy, strengthening its business portfolio,




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                        29
Page 30
      Laporan Manajemen
      Management Report




layanan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan       and diversifying its products and services. These steps
stabilitas, pertumbuhan yang berkelanjutan, dan penciptaan     were expected to ensure stability, sustainable growth, and
nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.        long-term value creation for all stakeholders.

Pandangan atas Penerapan Tata Kelola Bank                      Views on the Implementation of Bank
                                                               Governance
Kami meyakini bahwa penerapan Tata Kelola Perusahaan           We believe that the implementation of Good Corporate
yang Baik merupakan fondasi utama dalam mengarahkan            Governance (GCG) is the primary foundation for directing
dan mengelola Krom agar mampu mencapai pertumbuhan             and managing Krom, enabling it to achieve sustainable
usaha yang berkelanjutan serta memastikan akuntabilitas        business growth and ensure high levels of accountability.
yang tinggi. Dengan implementasi GCG yang selaras dengan       By implementing GCG in line with industry best practices,
praktik terbaik industri, Perseroan dapat menciptakan nilai    the Company can create corporate value and sustainably
korporasi dan meningkatkan nilai pemegang saham secara         enhance shareholder value, while still considering the
berkelanjutan, sekaligus tetap memperhatikan kepentingan       interests of all stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.
Dewan Komisaris, dibantu oleh Komite Audit, secara aktif       The Board of Commissioners, assisted by the Audit
melakukan pengawasan terhadap implementasi GCG di              Committee, actively oversees the implementation of GCG
Perseroan. Berdasarkan pemantauan melalui berbagai             in the Company. Based on monitoring through various
laporan dan aktivitas baik periodik maupun ad-hoc, kami        periodic and ad-hoc reports and activities, we assess
menilai bahwa penerapan GCG di tahun 2025 telah berjalan       that the implementation of GCG in 2025 has been well-
dengan baik, serta memberikan kontribusi positif terhadap      understood and has positively contributed to the Bank’s
pencapaian kinerja Bank dan kepercayaan nasabah yang           performance and customer trust, as reflected in the Bank’s
tercermin dalam pertumbuhan laba Bank.                         profit growth.
Penerapan GCG di Krom dijalankan secara konsisten              GCG implementation at Krom was consistently implemented
dalam praktik bisnis sehari-hari, berlandaskan pada empat      in daily business practices, based on four main pillars
pilar utama tata kelola, yakni governance commitment,          of governance: governance commitment, governance
governance     structure,   governance      process, dan       structure, governance process, and governance outcome.
governance outcome. Hingga saat ini, Hasil Penilaian Sendiri   The results of the Self-Assessment of Bank Health Level or
Tingkat Kesehatan Bank atau Risk Based Bank Rating atau        Risk Based Bank Rating or RBBR remain maintained with a
RBBR tetap terjaga dengan Nilai Komposit 2 (dua).              Composite Value of 2 (two).

Pandangan atas Sistem Pelaporan Pelanggaran                    Views on the Whistleblowing System
Krom memiliki dan menjalankan Sistem Pelaporan Pelanggaran     Krom maintains and operates a Whistleblowing System
sebagai sarana bagi pihak internal maupun eksternal untuk      (WBS) as a means for internal and external parties to report
menyampaikan dugaan pelanggaran terhadap prinsip tata          suspected violations of corporate governance principles,
kelola, kode etik, kebijakan, atau prosedur yang berlaku.      code of ethics, policies, or applicable procedures. Reports
Laporan yang diterima melalui WBS wajib didasarkan pada        received through the WBS must be based on credible
bukti yang dapat dipertanggungjawabkan dan disampaikan         evidence and submitted in good faith for the benefit of the
dengan niat baik untuk kepentingan Bank.                       Bank.
Untuk memastikan penerapan yang efektif, WBS dikelola          To ensure effective implementation, the WBS is managed
oleh pihak independen dan profesional (Deloitte), yang         by an independent and professional party (Deloitte), tasked
bertugas menerima laporan, meneruskannya kepada                with receiving reports, forwarding them to the Bank, and
Bank, serta memfasilitasi komunikasi dengan pelapor            facilitating communication with the whistleblower when
bila diperlukan. Pengelolaan oleh pihak independen ini         necessary. This independent management was expected
diharapkan mendorong keterbukaan dan rasa aman bagi            to encourage openness and a sense of security for all
semua pihak untuk melaporkan dugaan kecurangan (fraud)         parties in reporting suspected fraud or violations of the
atau pelanggaran kode etik, serta keyakinan bahwa setiap       code of ethics, as well as confidence that each report will
laporan akan ditindaklanjuti secara profesional.               be followed up professionally.
Dewan Komisaris berperan aktif dalam pengawasan WBS            The Board of Commissioners plays an active role in
sebagai komitmen untuk berpartisipasi dalam upaya              overseeing the WBS as a commitment to participate in
pencegahan dan pengendalian fraud, serta bersedia              fraud prevention and control efforts, and is willing to report
melaporkan jika terjadi pelanggaran di lingkungan Bank.        any violations within the Bank. In addition, the Board of
Selain itu, Dewan Komisaris menerima dan menelaah              Commissioners receives and reviews quarterly reports from
laporan triwulanan dari Unit Anti-Fraud Management             the Anti-Fraud Management (AFM) Unit through the Risk
(AFM) melalui Komite Pemantau Risiko. Laporan tersebut         Oversight Committee. These reports include a summary
mencakup ringkasan jumlah laporan, status terbukti atau        of the number of reports, their proven or unproven status,
tidak terbukti, sanksi yang diberikan, serta tindak lanjut     sanctions imposed, and the Bank’s follow-up corrective
perbaikan yang dilakukan Bank.                                 actions.




30                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 31
Berdasarkan laporan WBS, Dewan Komisaris memberikan              Based on the WBS report, the Board of Commissioners
arahan atas tindak lanjut perbaikan untuk isu signifikan, guna   provides guidance on follow-up corrective actions for
memastikan penerapan tata kelola yang kuat, pengendalian         significant issues to ensure the implementation of strong
risiko yang efektif, dan terciptanya lingkungan kerja yang       governance, effective risk control, and the creation of a
transparan dan berintegritas.                                    transparent and integrity based work environment.

Mekanisme dan Frekuensi Cara Pemberian                           Mechanism and Frequency of Providing Advice
Nasihat kepada Direksi                                           to the Directors
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah melaksanakan         Throughout 2025, the Board of Commissioners carried
berbagai kegiatan sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi         out various activities as part of its supervisory and
pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi. Sesuai          advisory functions to the Directors. In accordance with
dengan Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan peraturan          the Company’s Articles of Association and applicable
perundang-undangan yang berlaku, Dewan Komisaris secara          laws and regulations, the Board of Commissioners actively
aktif melakukan pengawasan atas kebijakan dan pengurusan         supervises the Bank’s policies and management carried
Bank yang dijalankan oleh Direksi, serta memberikan arahan       out by the Directors, and provides strategic direction and
dan rekomendasi strategis guna memastikan pengelolaan            recommendations to ensure prudent and sustainable
Bank berjalan secara prudent dan berkelanjutan.                  management of the Bank.
Pengawasan dan pemberian nasihat tersebut dilaksanakan           This oversight and advisory work was carried out through
melalui berbagai forum, antara lain Rapat Dewan Komisaris,       various forums, including Board of Commissioners
rapat bersama Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris,            Meetings, joint meetings with Committees under the Board
Kunjungan Kerja Dewan Komisaris, serta Rapat Gabungan            of Commissioners, Board of Commissioners Working Visits,
Dewan Komisaris dan Direksi.                                     and Joint Meetings of the Board of Commissioners and the
                                                                 Directors.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah                      Throughout 2025, the Board of Commissioners held 12
menyelenggarakan 12 (dua belas) kali rapat internal Dewan        (twelve) internal meetings and additional 5 (five) joint
Komisaris dan sebagai tambahan menyelenggarakan 5                meetings with the Directors as part of its efforts to maintain
(lima) kali rapat gabungan dengan mengundang Direksi             the effectiveness of its oversight function.
sebagai bagian dari upaya menjaga efektivitas pelaksanaan
fungsi pengawasan.

Penilaian atas Kinerja Komite di Bawah Dewan                     Performance Assessment of Committees under
Komisaris                                                        the Board of Commissioners
Dewan Komisaris dibantu oleh Komite di bawah Dewan               The Board of Commissioners was assisted by Committees
Komisaris dalam melaksanakan tugas dan tanggung                  under the Board of Commissioners in carrying out its
jawab. Komite tersebut meliputi Komite Audit, Komite             duties and responsibilities. These committees include the
Pemantau Risiko, serta Komite Nominasi dan Remunerasi.           Audit Committee, the Risk Monitoring Committee, and the
Sepanjang tahun 2025, komite-komite tersebut telah               Nomination and Remuneration Committee. Throughout 2025,
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik              these committees performed their duties and responsibilities
dalam mendukung fungsi pengawasan yang dijalankan                effectively, supporting the Board of Commissioners’ oversight
Dewan Komisaris selaras dengan Piagam masing-masing              function in accordance with their respective Charters. The
Komite. Adapun yang menjadi dasar penilaian kinerja              basis for assessing committee performance includes, among
komite antara lain meliputi penilaian kinerja komite secara      other things, a collegial assessment of the committee’s
kolegial, individu masing-masing anggota dan ketua komite.       performance, individual performance of each member, and
Penilaian-penilaian tersebut mencakup struktur komite,           the committee chairman. These assessments cover the
capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi, kehadiran         committee’s structure, performance achievements during
dalam rapat, serta efektivitas pelaksanaan tugas dan             the fiscal year, competency, meeting attendance, and
tanggung jawab pada tahun buku.                                  the effectiveness of the implementation of its duties and
                                                                 responsibilities during the financial year.
Komite di bawah Dewan Komisaris juga telah memberikan            Committees under the Board of Commissioners have also
masukan, saran dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris            provided input, suggestions, and recommendations to the
sesuai dengan bidang tanggung jawabnya. Komite Audit             Board of Commissioners in accordance with their areas
telah menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik           of responsibility. The Audit Committee has carried out
dalam melakukan pengawasan atas beberapa hal yang                its duties and responsibilities well in supervising several
terkait dengan kualitas informasi keuangan, efektivitas          matters related to the quality of financial information, the
dan kecukupan sistem pengendalian intern, efektivitas            effectiveness and adequacy of the internal control system,
dan kecukupan manajemen risiko, efektivitas pemeriksaan          the effectiveness and adequacy of risk management, the
auditor eksternal dan internal, serta kepatuhan terhadap         effectiveness of external and internal auditor audits, and
peraturan perundang undangan yang berlaku. Komite                compliance with applicable laws and regulations. The
Pemantau Risiko telah menjalankan tugas dan tanggung             Risk Monitoring Committee has carried out its duties and
jawab dengan baik dalam melakukan pengawasan dan                 responsibilities well in supervising and providing advice
pemberian nasihat terkait penerapan manajemen risiko Bank        regarding the implementation of the Bank’s risk management
agar tetap memenuhi unsur-unsur kecukupan prosedur               to ensure that it continues to meet the elements of adequacy



PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                 31
Page 32
       Laporan Manajemen
       Management Report




dan metodologi pengelolaan risiko. Dengan ini, kegiatan         of risk management procedures and methodologies. With
usaha Bank tetap dapat terkendali pada batas yang dapat         this, the Bank’s business activities can remain controlled
diterima dan menguntungkan Bank. Komite Nominasi dan            within acceptable limits and benefit the Bank. The Nomination
Remunerasi telah menjalankan tugas dan tanggung jawab           and Remuneration Committee has carried out its duties and
dengan baik di bidang yang berkaitan dengan nominasi            responsibilities well in areas related to the nomination and
dan remunerasi terhadap anggota Dewan Komisaris, Direksi        remuneration of members of the Board of Commissioners,
dan anggota Komite di bawah Dewan Komisaris, termasuk           the Directors, and members of Committees under the Board
remunerasi karyawan secara keseluruhan.                         of Commissioners, including overall employee remuneration.

Perubahan Susunan Anggota Dewan Komisaris                       Changes to the Composition of the Board of
                                                                Commissioners
Sepanjang tahun 2025, susunan anggota Dewan Komisaris           Throughout 2025, the composition of the Board of
Krom tidak mengalami perubahan sehingga susunan Dewan           Commissioners of Krom remained unchanged. Therefore,
Komisaris pada akhir tahun buku 2025 adalah sebagai             the composition of the Board of Commissioners at the end
berikut:                                                        of the 2025 financial year is as follows:

  JABATAN                                NAMA NAME                                                                POSITION

  Presiden Komisaris                     Dinno Indiano                                                 President Commissioner

  Komisaris Independen                   Markus Sugiono                                             Independent Commissioner

  Komisaris Independen                   Zainal Abidin                                              Independent Commissioner



APRESIASI                                                       Appreciation
Dewan Komisaris senantiasa mengamanatkan seluruh                The Board of Commissioners consistently mandates all
jajaran manajemen dan karyawan untuk secara konsisten           levels of management and employees to consistently
bersinergi dalam menghadirkan layanan perbankan                 synergize in providing the best banking services and
terbaik serta menjaga kepercayaan nasabah. Dengan               maintaining customer trust. With this approach, the Board
pendekatan ini, Dewan Komisaris optimis bahwa Krom akan         of Commissioners is optimistic that Krom will continue to
terus menumbuhkan kinerja yang berkelanjutan melalui            grow its sustainable performance by providing integrated
penyediaan layanan perbankan digital terpadu dan unggul.        and superior digital banking services.
Sebagai penutup, mewakili seluruh anggota Dewan                 In closing, on behalf of all members of the Board of
Komisaris, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-           Commissioners, we express our highest appreciation
tingginya atas dedikasi, komitmen, dan kerja keras Direksi      for the dedication, commitment, and hard work of the
beserta jajaran manajemen dalam menerapkan prinsip              Board of Directors and management in implementing
tata kelola yang baik serta mendorong pencapaian tujuan         good governance principles and driving the achievement
strategis Perseroan. Prinsip governansi korporat secara         of the Company’s strategic objectives, consistently and
konsisten dan berkesinambungan.                                 sustainably, and corporate governance principles.
Kami juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-          We also express our deepest gratitude for the trust placed
besarnya atas kepercayaan yang diberikan oleh segenap           in us by all our partners and other stakeholders. We also
mitra kerja dan para pemangku kepentingan lainnya. Kami         extend our sincere appreciation to all employees for their
juga menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh           dedication, enthusiasm, and contributions in driving Krom’s
karyawan atas dedikasi, semangat, dan kontribusi mereka         growth throughout 2025. As we look forward to 2026, we
dalam mendorong pertumbuhan Krom sepanjang tahun                look forward to closer and more synergistic collaboration,
2025. Menyongsong tahun 2026, kami berharap tercipta            as we implement a new strategic plan that is more
kolaborasi yang lebih erat dan sinergis, seiring implementasi   innovative, effective, and focused on the Company’s long-
rencana strategis baru yang lebih inovatif, efektif, dan        term sustainability.
berfokus pada keberlanjutan jangka panjang Perseroan.




                                                         Dinno Indiano
                                                      Presiden Komisaris
                                                   President Commissioner



32                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 33
 DEWAN KOMISARIS
 BOARD OF COMMISSIONER




MARKUS
SUGIONO
Komisaris Independen
Independent
Commissioner




                                                       ZAINAL
                                                       ABIDIN
                                                       Komisaris Independen
                                                       Independent
                                                       Commissioner




                              DINNO
                              INDIANO
                              Presiden Komisaris
                              President Commissioner




 PT Krom Bank Indonesia Tbk                                             33
Page 34
     Laporan Manajemen
     Management Report




        Pertumbuhan di tahun 2025
        lahir dari inovasi yang konsisten
        dan tata kelola yang kuat. Hal ini
        dengan didukung oleh berbagai
        inisiatif strategis, mulai dari
        akuisisi    nasabah,   penguatan
        kolaborasi dengan mitra strategis,
        diversifikasi produk digital serta
        pengembangan inovasi.

        The Bank’s growth in 2025 was
        fueled by consistent innovation and
        strong governance. This progress
        was underpinned by a range of
        strategic    initiatives,    including
        targeted customer acquisition,
        enhanced       collaboration      with
        strategic partners, diversification of
        digital products, and the continuous
        development         of     innovative
        solutions.

        ANTON
        HERMAWAN
        Presiden Direktur
        President Director




34                                               Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 35
LAPORAN DIREKSI
REPORT OF THE BOARD OF DIRECTORS

Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan                        Our Respected Shareholders and Stakeholders,
yang terhormat,
Merupakan suatu kehormatan bagi kami mewakili Direksi Krom,         It is an honor for us, on behalf of the Directors of Krom,
untuk menyampaikan laporan kinerja Bank untuk tahun buku            to present the Bank’s performance report for the 2025
2025. Pencapaian kinerja, baik operasional maupun keuangan          financial year. The Bank’s performance achievements,
Bank di tahun 2025 patut menjadi apresiasi bagi kita semua.         both operational and financial, in 2025 were worthy of
Krom berhasil mencapai kinerja yang membanggakan sebagai            our appreciation. Krom achieved impressive performance,
cerminan implementasi strategi bisnis yang tepat serta              reflecting the implementation of appropriate business
penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan bisnis            strategies and the application of prudent principles
Bank. Di tengah kondisi makro ekonomi dan industri yang             in managing the Bank’s business. Amidst challenging
menantang, Bank tetap berhasil menutup tahun buku 2025              macroeconomic and industry conditions, the Bank managed
dengan mencatatkan peningkatan kinerja yang baik, yang di           to close the 2025 financial year with a strong performance
antaranya tercermin dalam capaian laba sebelum pajak yang           increase, reflected in a 14.94% increase in profit before tax
naik 14,94%, menjadi Rp184 miliar.                                  to IDR184 billion.
Peningkatan kinerja ini mencerminkan fokus dan disiplin kami        This improved performance reflects our focus and discipline
pada pertumbuhan portofolio kredit yang berkualitas dan             on growing a quality loan portfolio and the Bank’s efficient
operasional Bank yang berjalan efisien dan efektif. Kualitas aset   and effective operations. Our assets quality remains solid,
kami tetap solid, dengan rasio kredit bermasalah (NPL Net)          with a non-performing loan (Net NPL) ratio of 0.51% below
sebesar 0,51%, di bawah rata-rata industri. Hal ini merupakan       the industry average. This reflects our prudent and proactive
wujud dari pengelolaan kualitas aset dengan prinsip kehati-         asset quality management, portfolio strengthening, and our
hatian dan proaktif, serta memperkuat portofolio sekaligus          commitment to sustainable performance. Amidst these
komitmen kami terhadap kinerja yang berkelanjutan. Di tengah        dynamic economic conditions, we are grateful to be able
kondisi ekonomi yang dinamis ini, kami bersyukur dapat              to deliver attractive returns to our shareholders while
memberikan imbal hasil yang menarik bagi para shareholders,         continuing to strengthen the Bank’s capital position.
dengan terus memperkuat posisi modal Bank.
Dengan mengusung mengusung brand promise “Grow Your                 Carrying the brand promise “Grow Your Money,” Krom
Money”, Krom berkomitmen menjadi partner finansial bagi             was committed to being a financial partner for customers
nasabah dan digital natives dengan memberikan layanan               and digital natives by providing modern banking services,
perbankan modern terutama untuk generasi muda dan                   especially for the younger generation and digital customers.
nasabah digital. Krom juga secara konsisten menerapkan              Krom also consistently applies sustainability principles
prinsip keberlanjutan (sustainability) dalam menjalankan            in its business operations, including through synergy and
usahanya, antara lain melalui sinergi dan penguatan aspek           strengthening environmental aspects.
lingkungan.

Perkembangan Makro Ekonomi 2025                                     Macroeconomic Developments 2025
Pada tahun 2025, perekonomian global masih menghadapi               In 2025, the global economy continued to face challenging
dinamika ketidakpastian yang cukup menantang.                       uncertain dynamics. Global economic growth was projected
Pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan tetap berada                to remain moderate and not yet fully return to its long-
pada level moderat dan belum sepenuhnya kembali ke                  term trend, as the recovery in international trade and global
tren jangka panjangnya, seiring dengan masih terbatasnya            investment remains limited due to geopolitical tensions.
pemulihan perdagangan internasional dan investasi global
yang diakibatkan oleh ketegangan geopolitik.
Menurut World Economic Outlook (WEO) Dana Moneter                   According to the International Monetary Fund’s (IMF) World
Internasional (IMF), prospek ekonomi global untuk tahun 2025        Economic Outlook (WEO), the global economic outlook for
menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat dan penuh risiko,         2025 showed slower and riskier growth, although slightly
meskipun sedikit lebih baik dibandingkan beberapa proyeksi          better than some previous projections. Global growth is
sebelumnya. Pertumbuhan global diproyeksikan mencapai               projected to reach around ±3.2% in 2025, slightly higher
sekitar ±3,2% pada 2025, sedikit lebih tinggi dibandingkan          than some previous revisions of 3.1% in 2024.
beberapa revisi sebelumnya sebesar 3,1% pada 2024.
Di tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga          In 2025, Indonesia’s economic growth remained stable,
didukung oleh permintaan domestik. Badan Pusat Statistik            supported by domestic demand. The Central Statistics
mencatat pertumbuhan ekonomi dalam negeri mencapai                  Agency recorded domestic economic growth of 5.11%, year-
5,11%, secara year on year (yoy) lebih tinggi dari 2024 sebesar     on-year (yoy), higher than the 5.03% recorded in 2024.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                  35
Page 36
       Laporan Manajemen
       Management Report




5,03%. Investasi tahun 2025 tumbuh positif yaitu sebesar            Investment in 2025 grew positively, reaching 12.7% (yoy),
12,7% (YoY) didorong oleh penanaman modal dalam negeri              driven by domestic direct investment (PMDN). Meanwhile,
(PMDN). Sementara transmisi kebijakan moneter berjalan              monetary policy transmission is functioning well, with Bank
baik dimana Bank Indonesia telah mempertahankan suku                Indonesia maintaining its benchmark interest rate, the BI
bunga acuan, yaitu BI 7-day (Reverse) Repo Rate, hingga             7-day (Reverse) Repo Rate, at 5.75% in an effort to mitigate
menjadi 5,75% sebagai upaya meredam tekanan terhadap                pressure on the rupiah exchange rate and control inflation.
nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi.
Ketahanan sistem keuangan terjaga baik, termasuk pada               Financial system resilience was well maintained, including
industri perbankan seiring dengan stabilnya kondisi                 in the banking industry, in line with the stable national
perekonomian nasional, likuiditas perbankan nasional                economic conditions and maintained national banking
terjaga, didukung oleh kebijakan makroprudensial Bank               liquidity, supported by Bank Indonesia’s pro-growth
Indonesia yang pro-growth dengan rasio LDR (Loan to                 macroprudential policies, with a Loan to Deposit Ratio
Deposit Ratio) di kisaran 84%, didorong oleh akselerasi.            (LDR) of around 84%, driven by acceleration. Supported
Didukung oleh data Bank Indonesia yang mencatat                     by Bank Indonesia data, which recorded growth in digital
pertumbuhan transaksi digital banking mencapai 14,26                banking transactions reaching 14.26 billion transactions,
miliar transaksi atau tumbuh sebesar 39,21% (yoy) pada              or 39.21% (yoy) in December 2025, this trend reflects the
Desember 2025, tren ini mencerminkan meningkatnya                   increasing adoption and public trust in technology based
adopsi dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan                  banking services.
perbankan berbasis teknologi.

Analisis Kinerja Bank                                               Bank Performance
Strategi dan Kebijakan Bank                                         Bank Strategy and Policies
Pertumbuhan kinerja Perseroan merupakan hasil dari peran            The Company’s performance growth is the result of
strategis dalam mengakselerasi berbagai inisiatif digitalisasi      its strategic role in accelerating various digitalization
yang menjadi pilar utama transformasi bisnis. Sepanjang tahun       initiatives, which are key pillars of business transformation.
2025, Perseroan secara konsisten melakukan pengembangan             Throughout 2025, the Company consistently developed
teknologi informasi serta memperkuat kapabilitas digital            information technology and strengthened its digital
melalui peningkatan kapasitas dan keandalan infrastruktur TI,       capabilities by increasing the capacity and reliability of
khususnya pada aspek keamanan dan ketahanan sistem guna             its IT infrastructure, particularly in terms of security and
mendukung kesinambungan operasional.                                system resilience, to support operational continuity.
Optimalisasi strategi digital juga terus dilakukan secara terarah   Digital strategy optimization is also being carried out
untuk menyederhanakan proses, meningkatkan efisiensi                in a targeted manner to simplify processes, increase
pelayanan, serta memperkuat kualitas interaksi dengan nasabah.      service efficiency, and strengthen the quality of customer
Upaya tersebut ditujukan untuk menghadirkan pengalaman              interactions. These efforts were aimed at providing an
perbankan yang terintegrasi, mudah diakses, dan intuitif, sejalan   integrated, accessible, and intuitive banking experience,
dengan komitmen Perseroan dalam menciptakan nilai tambah            in line with the Company’s commitment to creating
yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.               sustainable added value for all stakeholders.
Dalam menghadapi lanskap digital yang semakin kompleks,             In the face of an increasingly complex digital landscape,
Perseroan menempatkan penguatan keamanan siber                      the Company has made strengthening cybersecurity a
sebagai prioritas strategis. Berbagai peningkatan pada              strategic priority. Various enhancements to its information
sistem dan infrastruktur teknologi informasi terus dilakukan        technology systems and infrastructure are continuously
untuk memastikan perlindungan data nasabah dari                     being implemented to ensure the protection of customer
potensi ancaman siber, serta menjamin keberlangsungan               data from potential cyber threats and to ensure reliable,
operasional yang andal, aman, dan tanpa gangguan.                   secure, and uninterrupted operational continuity.
Memasuki tahun 2026, Perseroan semakin memperkuat                   Entering 2026, the Company is further strengthening
transformasi digital melalui implementasi product                   its digital transformation through the implementation
roadmap yang terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan            of a structured product roadmap oriented to envolving
nasabah yang terus berkembang. Inisiatif ini diwujudkan             customer needs. This initiative was realised through the
melalui pengembangan layanan berbasis teknologi yang                development of innovative technology based services
inovatif guna meningkatkan kemudahan, kecepatan, dan                to improve the convenience, speed, and quality of the
kualitas pengalaman transaksi, sekaligus mendorong                  transaction experience, while simultaneously driving
pertumbuhan usaha secara berkelanjutan. Sejalan dengan              sustainable business growth. In line with the strategy, the
strategi tersebut, Perseroan tetap menjaga keseimbangan             Company continues to maintain a balanced portfolio by
portofolio dengan mengelola bisnis konvensional secara              prudently managing its conventional business to maintain
prudent untuk mempertahankan kualitas aset yang sehat               healthy asset quality and optimal returns on capital.
serta tingkat pengembalian modal yang optimal.
Kendala yang Dihadapi dan Antisipasi yang Dilakukan                 Challenges Faced and Anticipations
Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Krom dalam                 2025 was a crucial year for Krom to strengthen its position
mempertegas posisinya sebagai bank digital yang adaptif             as an adaptive and innovation-oriented digital bank.
dan berorientasi pada inovasi. Di tengah dinamika ekonomi           Amidst the dynamics of the global economy and changes




36                                                                                          Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 37
global dan perubahan perilaku nasabah yang semakin             in increasingly digitalized customer behaviour, Krom
terdigitalisasi, Krom terus memperkuat model bisnis            continues to strengthen its technology based business
berbasis teknologi dengan mengedepankan kecepatan,             model by prioritizing speed, convenience, and personalized
kemudahan, dan personalisasi layanan sebagai proposisi         service as its core value proposition.
nilai utama.
Sebagai    bank     digital,   Krom    secara    konsisten     As a digital bank, Krom consistently develops its platform
mengembangkan kapabilitas platform dan infrastruktur           capabilities and information technology infrastructure to
teknologi informasi untuk memastikan skalabilitas,             ensure scalability, and a seamless customer experience. This
keandalan sistem, serta pengalaman nasabah yang                digital architecture was strengthened through application
seamless. Penguatan arsitektur digital dilakukan melalui       optimization, more efficient system integration, and the use
optimalisasi aplikasi, integrasi sistem yang lebih efisien,    of data analytics to support more precise, customer driven
serta pemanfaatan analitik data untuk mendukung                decision-making.
pengambilan keputusan yang lebih presisi dan berbasis
kebutuhan nasabah.
Dalam mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,                To support sustainable growth, Krom continues to apply
Krom tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam              prudent principles in risk management, including through
pengelolaan risiko, termasuk melalui penguatan manajemen       strengthening data-driven credit risk management and
risiko kredit berbasis data dan pemantauan kualitas aset       real-time asset quality monitoring. This approach enables
secara real-time. Pendekatan ini memungkinkan Bank untuk       the Bank to maintain a balance between digital business
menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis digital dan        expansion and measurable risk management.
pengendalian risiko secara terukur.
Seiring dengan meningkatnya aktivitas digital, keamanan        As digital activity increases, cybersecurity has become a
siber menjadi pondasi utama operasional Bank. Krom terus       key foundation for the Bank’s operations. Krom continues
memperkuat sistem keamanan berlapis, meningkatkan              to strengthen its multi-layered security system, enhance
kemampuan deteksi dan respons terhadap potensi                 its detection and response capabilities to potential threats,
ancaman, serta membangun budaya keamanan informasi             and build an information security culture throughout the
di seluruh organisasi. Upaya tersebut bertujuan untuk          organisation. These efforts aim to ensure the protection of
memastikan perlindungan data dan transaksi nasabah,            customer data and transactions, while maintaining trust as
sekaligus menjaga kepercayaan sebagai institusi perbankan      a secure, reliable, and sustainable digital banking institution.
digital yang aman, andal, dan berkelanjutan.
Pada tahun 2025, dinamika persaingan di industri perbankan     In 2025, the competitive dynamics in the digital banking
digital semakin meningkat seiring dengan bertambahnya          industry intensified with the addition of new players and
pemain baru serta penguatan strategi oleh bank digital         the strengthening of strategies by existing digital banks
dan perusahaan fintech yang telah eksis. Kondisi tersebut      and fintech companies. This situation encourages Krom
mendorong Krom untuk terus memperkuat proposisi nilai          to continuously strengthen its value proposition and
dan memastikan strategi bisnis tetap relevan, adaptif,         ensure its business strategy remains relevant, adaptive,
serta berorientasi pada kebutuhan nasabah yang semakin         and oriented to the needs of increasingly sophisticated
sophisticated. Potensi kejenuhan pasar dan tekanan             customers. Potential market saturation and pressure on
terhadap margin menjadi perhatian utama, sehingga              margins are key concerns, so the Company is emphasizing
Perseroan menitikberatkan pada diferensiasi produk,            product differentiation, optimizing its digital ecosystem,
optimalisasi ekosistem digital, serta pengelolaan biaya yang   and disciplined cost management to maintain sustainable
disiplin guna menjaga profitabilitas yang berkelanjutan.       profitability.
Transformasi digital yang terus berakselerasi sepanjang        To continued acceleration of digital transformation
2025 turut meningkatkan kompleksitas risiko, khususnya         throughout 2025 also increased the complexity of risks,
pada aspek keamanan siber dan perlindungan data. Krom          particularly in cybersecurity and data protection. Krom
secara konsisten melakukan penguatan sistem keamanan           consistently strengthens its multi-layered security
berlapis, peningkatan kapasitas infrastruktur TI, serta        systems, increase IT infrastructure capacity, and refines
penyempurnaan kerangka manajemen risiko teknologi              its information technology risk management framework
informasi untuk memastikan operasional yang aman, andal,       to ensure secure, reliable, and resilient operations. These
dan resilien. Upaya ini disertai dengan peningkatan literasi   efforts were accompanied by increased cybersecurity
keamanan siber di seluruh lini organisasi guna memperkuat      literacy across the organisation to strengthen its information
budaya keamanan informasi.                                     security culture.
Di sisi regulasi, perkembangan kebijakan dan standar           On the regulatory side, increasingly comprehensive
pengawasan yang semakin komprehensif menuntut                  developments in policies and supervisory standards
kepatuhan yang berkelanjutan. Krom memastikan                  demand continuous compliance. Krom ensures the
implementasi tata kelola yang baik serta kepatuhan terhadap    implementation of good governance and compliance with
ketentuan regulator sebagai bagian dari upaya menjaga          regulatory requirements as part of its efforts to maintain
reputasi dan kepercayaan pemangku kepentingan. Selain          its reputation and stakeholder trust. Furthermore, the
itu, integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance   integration of Environmental, Social, and Governance (ESG)




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                37
Page 38
        Laporan Manajemen
        Management Report




(ESG) terus diperkuat dalam strategi dan operasional            principles continues to be strengthened in the Company’s
Perseroan untuk menjawab tuntutan transparansi dan              strategy and operations to address increasing demands for
keberlanjutan yang semakin tinggi.                              transparency and sustainability.
Dengan pendekatan strategis yang adaptif dan terukur,           With an adaptive and measured strategic approach, Krom
Krom berkomitmen untuk menjaga daya saing di tengah             was committed to maintaining competitiveness amidst a
perubahan lingkungan usaha yang dinamis. Kemampuan              dynamic business environment. The Company’s ability to
Perseroan dalam mengelola risiko, memperkuat fondasi            manage risks, strengthen its digital foundation, and deliver
digital, serta menghadirkan inovasi yang relevan menjadi        relevant innovations is key to maintaining healthy and
kunci dalam mempertahankan pertumbuhan yang sehat               sustainable growth throughout 2025.
dan berkelanjutan sepanjang tahun 2025.
Pencapaian Kinerja 2025 dan Perbandingannya dengan              2025 Performance Achievements and Comparison to
Target                                                          Targets
Kami berhasil mencatat peningkatan kinerja Bank di tengah       We successfully recorded improved Bank performance
kondisi ekonomi makro yang menantang. Tahun 2025, Krom          amidst challenging macroeconomic conditions. In 2025,
mencatat kinerja keuangan yang baik tercermin dari Total        Krom recorded strong financial performance, reflected
Aset tumbuh 83.64% YoY, sebagian besar didukung oleh            in Total Assets growing 83.64% YoY, largely supported by
pertumbuhan DPK sebesar Rp5,2 triliun (165,79%) yang            DPK growth of IDR5.2 trillion (165.79%), channeled through
disalurkan melalui kredit, penempatan bank lain, dan surat      loans, placements with other banks, and securities. Total
berharga. Total Kredit meningkat 99,82% YoY, terutama dari      Loans increased 99.82% YoY, primarily driven by increased
peningkatan kredit Channelling. Pada akhir tahun, Krom          Channeling loans. At year-end, Krom successfully met
berhasil memenuhi dan melampaui sebagian besar target-          and exceeded most of its key financial targets, as outlined
target keuangan utama seperti yang diuraikan di bawah ini.      below.

  KATEGORI                       TARGET 2025       REALISASI TAHUN 2025         PENCAPAIAN                       FINANCIAL
  KEUANGAN                       2025 TARGET         REALISATION IN 2025       ACHIEVEMENT                       CATEGORY

  Total Aset                          11.481.940                12.214.396             106%                      Total Assets

  Total Dana Pihak Ketiga              7.791.150                8.398.429              108%            Total Third Party Funds

  Laba - Bersih                        134.363                    143.285               107%                      Net Income

  Rasio Kewajiban Penyediaan
                                       45,00%                      45,31%               101%     Capital Adequacy Ratio (CAR)
  Modal Minimum (KPMM)


Peranan Direksi dalam Perumusan dan Proses yang                 The Directors Role in Formulation and Processes
Dilakukan dalam Memastikan Penerapan Strategi dan               Implemented to Ensure the Implementation of
Kebijakan                                                       Strategies and Policies
Setiap tahun, Direksi menyusun arah strategis dan               Every year, the Directors formulate the Company’s short
kebijakan Perseroan dalam jangka pendek dan menengah            and medium term strategic direction and policies, outlined
yang dituangkan dalam Rencana Korporasi serta Rencana           in the Corporate Plan and the Bank Business Plan (RBB), in
Bisnis Bank (RBB), selaras dengan Visi dan Misi yang telah      alignment with the established Vision and Mission. These
ditetapkan. Dokumen perencanaan tersebut menjadi                planning documents serve as the primary guideline for
pedoman utama dalam pelaksanaan kegiatan usaha serta            implementing business activities and strategic decision
pengambilan keputusan strategis di seluruh lini organisasi.     making across all levels of the organisation.
Direksi bersama manajemen senior secara berkala                 The Directors along with senior management, periodically
melakukan evaluasi atas efektivitas strategi dan kebijakan      evaluates the effectiveness of established strategies
yang telah ditetapkan, termasuk pemantauan atas                 and policies, including implementation at all levels of the
implementasinya pada seluruh tingkat organisasi. Proses         organisation. This evaluation process aims to ensure that
evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa strategi          the Company’s strategies remain relevant to industry
Perseroan tetap relevan dengan dinamika industri dan            dynamics and envolving business environments, and that
perkembangan lingkungan usaha, serta berjalan sesuai            they were aligned with established performance goals and
dengan sasaran kinerja dan target yang telah ditentukan.        targets.
Direksi juga berperan aktif dalam memastikan pemahaman          The Directors also plays an active role in ensuring the
dan penerapan strategi secara konsisten di setiap unit kerja.   consistent understanding and implementation of the strategy
Pengawasan atas pelaksanaan strategi dilakukan secara           across all work units. Oversight of strategy implementation
menyeluruh, disertai dengan pembukaan ruang komunikasi          was conducted comprehensively, along with an open
yang konstruktif agar seluruh elemen organisasi memiliki        and constructive communication space to ensure that all
kesempatan yang setara dalam menyampaikan gagasan,              elements of the organisation have equal opportunities to
inovasi, dan inisiatif yang dapat mendukung pencapaian          share ideas, innovations, and initiatives that can support the
tujuan Perseroan secara berkelanjutan.                          sustainable achievement of the Company’s goals.




38                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 39
Prospek Usaha, Perkembangan Perekonomian,                     Business Prospects, Economic Development,
dan Target Pasar                                              and Target Market
Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan pertumbuhan           In 2026, the governments is targeting Indonesia’s
ekonomi Indonesia sebesar 5,4% di tahun 2026. Target          economic growth of 5.4%. This target is an important and
tersebut menjadi langkah awal yang penting dan strategis      strategic initial step in driving higher economic growth
dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi              as a foundation for the medium term scenario, relying
sebagai pijakan menuju skenario jangka menengah dengan        on accelerated state spending and strengthened fiscal
mengandalkan percepatan belanja negara dan penguatan          monetary coordination. As the situation develops, several
koordinasi fiskal-moneter. Dalam perkembangannya, ada         external factors remain of concern, such as the global
beberapa faktor eksternal yang masih menjadi perhatian        economic slowdown, fluctuating commodity prices, and
seperti perlambatan ekonomi global, fluktuasi harga           geopolitical issues, which will undoubtedly be determining
komoditas, dan isu geopolitik tentu akan menjadi faktor       factors for future growth.
penentu pertumbuhan yang akan datang.
Kinerja Krom sampai dengan akhir tahun 2025 tumbuh di         Krom’s performance through the end 2025 grew across
segala aspek bisnis, membuktikan bahwa komitmen Krom          all business aspects, demonstrating its commitment to
tumbuh secara berkelanjutan. Pada tahun 2026 Krom             sustainable growth. Krom views 2026 as a challenging year,
melihat sebagai tahun yang menantang, banyak sejumlah         with a number of risks expected to impact global economic
risiko diperkirakan dapat memberikan dampak pada              uncertainty, including continued geopolitical tensions in
ketidakpastian perekonomian global, diantaranya masih         several regions, economic slowdown in several countries,
berlanjutnya ketegangan geopolitik di beberapa wilayah,       and continued low purchasing power on a national scale.
pelemahan ekonomi di sejumlah negara, serta masih
rendahnya daya beli dalam skala nasional.
Setelah sukses di tahun 2025 dalam hal memperluas             After success in 2025 in expanding and accelerating its
jangkauan dan mempercepat pertumbuhan bisnis dengan           reach and business growth, Krom continues to develop
terus mengembangkan layanan melalui kehadiran fitur baru      services through new features and expanded product
dan memperluas layanan produk. Ke depannya, Krom akan         offerings. Going forward, Krom will consistently implement
konsisten menjalankan strategi pengembangan bisnis salah      its business development strategy, including prioritizing
satunya dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan        prudent principles and collaborating with the digital
melakukan kolaborasi dengan ekosistem digital. Melalui        ecosystem. Through this collaboration, Krom was expected
kolaborasi ini, Krom diharapkan dapat terus bertumbuh         to continue its positive and sustainable growth in all
secara positif berkelanjutan di segala aspeknya.              aspects.
Krom telah menyusun sejumlah langkah menghadapi               Krom has developed a number of steps to address future
tantangan ke depan yang tertuang dalam Rencana Bisnis         challenges, outlined in the 2026 Business Plan, formulated
Tahun 2026 yang telah dirumuskan oleh Direksi dan             by the Directors and discussed with the Board of
dibahas bersama Dewan Komisaris. Prospek usaha tersebut       Commissioners. These business prospects were outlined in
tertuang dalam Rencana Bisnis Tahunan Tahun 2026 yang         the 2026 Annual Business Plan, which also outlines business
juga memuat mengenai target bisnis dan rencana strategi       targets and strategic plans, and has been submitted to the
yang akan dilakukan dan telah disampaikan kepada OJK.         Financial Services Authority (OJK).
Tahun 2026 akan menjadi kelanjutan dari implementasi          2026 will see the continuation of the Bank’s strategy
strategi Bank sebagaimana telah ditetapkan dalam rencana      implementation as outlined in its business plan, which
bisnis Bank, yang mencakup antara lain:                       includes, among other things:

1.   Krom terus berinovasi mengembangkan aplikasi Krom        1.   Krom continues to innovative by developing the Krom
     untuk segmen nasabah retail seperti menambah                  application for the retail customer segment, such as
     fitur baru, memperluas layanan e-channel dengan               adding new features, expanding e-channel services
     menerbitkan kartu debit, dan berkolaborasi dengan             by issuing debit cards, and collaborating with the
     grup (Kredivo Finance Indonesia) untuk pembukaan              Kredivo Finance Indonesia group for account opening
     rekening dan pengaitan rekening, memungkinkan                 and linking, allowing users to link their Krom accounts
     pengguna untuk menghubungkan rekening Krom                    directly through the Kredivo application.
     mereka secara langsung melalui aplikasi Kredivo.
2. Pengembangan      kemitraan     strategis        dalam     2. Development of strategic partnerships to increase
   meningkatkan akses perbankan bagi nasabah.                    banking access for customers.

Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik                    Implementation of Good Corporate Governance
Bank menyadari bahwa capaian kinerja Krom sepanjang           The Bank recognizes that Krom’s performance
tahun 2025 tidak terlepas dari komitmen kuat Bank dalam       achievements throughout 2025 were inseparable from
memperkuat penerapan Good Corporate Governance                the Bank’s strong commitment to strengthening the
(GCG) atau governansi korporat. Krom secara konsisten         implementation of Good Corporate Governance (GCG).
mengimplementasikan Lima pilar utama governance, yaitu        Krom consistently implements the Five main pillars of
Transparency, Accountability, Responsibility, Independency,   governance, Transparency, Accountability, Responsibility,
Fairness (TARIF) dalam setiap aspek operasional dan           Independency, Fairness (TARIF) in every aspect of its



PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                           39
Page 40
       Laporan Manajemen
       Management Report




pengambilan keputusan. Praktik tata kelola tersebut              operations and decision making. These governance
senantiasa diselaraskan dengan ketentuan peraturan               practices are consistently aligned with applicable laws and
perundang-undangan serta standar praktik terbaik di              regulations and best practices standards at the national
tingkat nasional maupun internasional.                           and international levels.
Direksi, Dewan Komisaris, serta seluruh internal Krom memiliki   The Directors, the Board of Commissioners, and all internal
komitmen yang kuat untuk menerapkan praktik Tata Kelola          staff at Krom are strongly committed to implementing best
terbaik guna memastikan setiap strategi dan rencana kerja        corporate governance practices to ensure that every strategy
dapat dijalankan secara efektif dan sesuai target. Upaya         and work plan was implemented effectively and on target.
penguatan dan penyempurnaan penerapan GCG juga                   Efforts to strengthen and improve GCG implementation were
dilakukan secara berkelanjutan dari tahun ke tahun.              also carried out continuously form year to year.
Sebagai wujud nyata komitmen Bank dalam penerapan                As a concrete manifestation of the Bank’s commitment to
praktik GCG terlihat dari berbagai inisiatif yang telah          implementing GCG practices, various initiatives undertaken
dilakukan sepanjang tahun 2025, bank telah melakukan             throughout 2025 demonstrate the Bank’s renewal of its
pembaruan atau pengkinian Kebijakan, Pedoman, Prosedur           Policies, Guidelines, Procedures, and Charters, including
serta Piagam diantaranya Piagam Komite Etik dan perilaku,        the Ethics and Conduct Committee Charter, the Credit
Komite Kredit, Komite Pengarah Teknologi Informasi, Komite       Committee Charter, the Information Technology Steering
Aset dan Liabilitas dan Piagam Manajemen Risiko.                 Committee Charter, and the Risk Management Charter.
Pada tahun 2025, berdasarkan penilaian sendiri yang Bank         In 2025 based on the Bank’s self assessment, it achieved a
lakukan, berhasil memperoleh peringkat komposit GCG 2,           composite GCG rating of 2, reflecting effective governance
yang mencerminkan implementasi tata kelola yang efektif          implementation aligned with banking industry standards
dan selaras dengan standar industri perbankan serta              and regulatory requirements. Moving forward, the Bank will
ketentuan regulator. Ke depan, Bank akan terus memperkuat        continue to strengthen the capacity and effectiveness of
kapasitas dan efektivitas Dewan Komisaris dan Direksi,           its Board of Commissioners and the Directors, improve the
meningkatkan kualitas praktik tata kelola, serta responsif       quality of its governance practices, and be responsive to
terhadap dinamika regulasi guna mendukung pertumbuhan            regulatory dynamics to support healthy, sustainable, and
yang sehat, berkelanjutan, dan berintegritas.                    integrated growth.
Bank juga secara konsisten melanjutkan komitmen terhadap         The Bank also consistently maintains its commitment to
penerapan prinsip keuangan berkelanjutan. Seluruh                implementing sustainable finance principles. All operational
aktivitas operasional dijalankan dengan mengintegrasikan         activities were carried out by integrating economic,
aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan sebagai bagian dari        social, and environmental aspects as part of the Bank’s
tanggung jawab keberlanjutan Bank.                               sustainability responsibility.

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                             Corporate Social and Environmental
Perusahaan                                                       Responsibility
Pada 2025, Bank aktif menyalurkan bantuan sosial yang            In 2025, the Bank actively distributed social assistance
berdampak positif bagi masyarakat sekaligus lingkungan. Fokus    that has a positive impact on both the community and the
internal pun ditingkatkan melalui berbagai program pelatihan     environment. Internal focus is also being increased through
dan pengembangan kompetensi karyawan, baik secara                various employee training and competency development
internal maupun bekerja sama dengan mitra, guna mendukung        programs, both internally and in collaboration with
pertumbuhan profesional setiap individu. Langkah-langkah ini     partners, to support individual professional growth. These
menegaskan komitmen Bank dalam menciptakan nilai sosial,         steps underscore the Bank’s commitment to creating
meningkatkan kesejahteraan karyawan, dan berkontribusi           social value, improving employee welfare, and making a
nyata terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan, selaras         real contribution to sustainable development goals, in line
dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan             with the government’s efforts to achieve inclusive and
yang inklusif dan berkelanjutan.                                 sustainable development.

Penilaian Kinerja Komite di Bawah Direksi                        Performance Assessment of Committees Under
                                                                 the Directors
Direksi dibantu oleh 6 komite utama dalam melaksanakan           The Directors was assisted by 6 main committees in
tugas dan tanggung jawabnya dalam mengelola Bank yaitu           carrying out its duties and responsibilities in managing
Komite Aset dan Liabilitas (ALCO), Komite Manajemen Risiko,      the Bank, namely the Asset and Liability Committee
Komite Etik dan Perilaku, Komite Kredit, Komite Pengarah         (ALCO), Risk Management Committee, Ethics and Conduct
Teknologi Informasi, dan Komite Kebijakan Perkreditan.           Committee, Credit Committee, Information Technology
                                                                 Steering Committee, and Credit Policy Committee.
Sepanjang tahun 2025, Direksi menilai bahwa komite-komite        Throughout 2025, the Directors assessed that the
di bawahnya telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab          committees under its jurisdiction had adequately carried
dengan baik. Hal ini tercermin melalui beberapa aspek,           out their duties and responsibilities. This was reflected
antara lain: jumlah rapat yang diselenggarakan, kehadiran        in several aspects, including: the number of meetings
Direksi atau anggota Komite, pemenuhan Service Level             held, attendance by Directors or Committee members,
Agreement (SLA) risalah rapat, tindak lanjut atas notulen        compliance with the Service Level Agreement (SLA) for
rapat, serta distribusi undangan rapat.                          meeting minutes, follow-up on meeting minutes, and
                                                                 distribution of meeting invitations.


40                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 41
Direksi juga melakukan penilaian terhadap kualitas                The Directors also assessed the quality of decisions and
keputusan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam                   recommendations generated during the meetings, which
pembahasan rapat, yang secara umum dinilai telah                  were generally deemed to have supported the effective
mendukung efektivitas pelaksanaan fungsi masing-masing            implementation of each Committee’s functions. This
Komite. Evaluasi ini menunjukkan komitmen komite-komite           evaluation demonstrated the committees’ commitment
dalam mendukung tata kelola Bank yang efektif dan                 to supporting effective Bank governance and oriented
berorientasi pada pencapaian kinerja yang berkelanjutan.          towards achieving sustainable performance.

Perubahan Komposisi Anggota Direksi dan                           Changes in the Composition of the Directors
Alasannya                                                         and Their Reasons
Sepanjang 2025, Bank tidak melakukan perubahan atas               Throughout 2025, the Bank made no changes to the
susunan anggota Direksi.                                          composition of the Directors.

  JABATAN                                 NAMA NAME                                                                  POSITION

  Presiden Direktur                       Anton Hermawan                                                       President Director

  Direktur                                Laniwati Tjandra                                                              Director

  Direktur                                Alvin James Kurniawan                                                         Director

  Direktur                                Wisaksana Djawi                                                               Director

  Direktur                                Tan Alie                                                                      Director


Apresiasi                                                         Appreciation
Menutup tahun buku 2025, atas nama seluruh anggota                As we closed the 2025 financial year, on behalf of all members
Direksi, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya           of the Directors, we express our highest appreciation to
kepada Dewan Komisaris atas arahan strategis, pengawasan          the Board of Commissioners for their strategic direction,
yang konstruktif, serta berbagai rekomendasi yang secara          constructive oversight, and various recommendations that
konsisten memperkuat tata kelola dan arah pertumbuhan             have consistently strengthened the Bank’s governance and
Bank sepanjang tahun.                                             growth direction throughout the year.
Kepada para pemegang saham dan seluruh pemangku                   To our shareholders and all stakeholders, we affirm
kepentingan, kami menegaskan komitmen untuk terus                 our commitment to continue building productive and
membangun kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan             sustainable collaborations to encourage healthy, prudent
guna mendorong pertumbuhan usaha yang sehat, prudensial,          business growth oriented towards long-term value creation.
dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang.
Tahun 2025 menjadi periode penting bagi Krom, ditandai            2025 was a crucial year for Krom, marked by various positive
dengan berbagai pencapaian positif yang memperkuat                achievements that strengthen its business fundamentals
fundamental bisnis serta memperkokoh posisi Bank                  and solidify its position as an adaptive and innovative
sebagai institusi perbankan digital yang adaptif dan inovatif.    digital banking institution. These achievements provide
Capaian tersebut menjadi landasan yang kuat untuk terus           a strong foundation for continuing to deliver competitive
menghadirkan imbal hasil yang kompetitif, layanan berbasis        returns, reliable technology-based services, and products
teknologi yang andal, serta produk yang relevan dengan            relevant to customer needs.
kebutuhan nasabah.
Memasuki tahun 2026, kami memandang prospek                       As we enter 2026, we view the business prospects with
usaha dengan optimisme yang terukur. Dengan strategi              measured optimism. With a strategy focused on continuous
yang berfokus pada inovasi berkelanjutan, penguatan               innovation, strengthened risk management, and enhanced
manajemen risiko, serta peningkatan pengalaman nasabah,           customer experience, we are confident the Bank will
kami yakin Bank akan terus tumbuh secara berkelanjutan            continue to grow sustainably and strengthen its position as
dan mempertegas posisinya sebagai bank digital yang               a resilient, trusted, and sustainability-oriented digital bank.
tangguh, terpercaya, dan berorientasi pada keberlanjutan.




                                                      Anton Hermawan
                                                        Presiden Direktur
                                                        President Director



PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                     41
Page 42
     Laporan Manajemen
     Management Report




DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS




                               WISAKSANA
                               DJAWI
                               Direktur Kepatuhan
                               Compliance
                               Director
                                                    LANIWATI
                                                    TJANDRA
                                                    Direktur
                                                    Konvensional dan
                                                    Penjualan
                                                    Conventional and
                                                    Sales Director




           ALVIN
           JAMES
           KURNIAWAN
           Direktur Keuangan
           Finance Director




42                                                               Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 43
                             TAN ALIE
                             Direktur TI dan
                             Operasional
                             IT and Operations
                             Director


      ANTON
      HERMAWAN
      Presiden Direktur
      President Director




PT Krom Bank Indonesia Tbk                       43
Page 44
      Laporan Manajemen
      Management Report




PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN
TAHUNAN PT KROM BANK INDONESIA TBK 2025
BOARD OF COMMISSIONERS’ RESPONSIBILITY STATEMENT FOR THE
2025 ANNUAL REPORT OF PT KROM BANK INDONESIA TBK


Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Dewan Komisaris    We, the undersigned, Board of Commissioners of PT Krom
PT Krom Bank Indonesia Tbk menyatakan bahwa semua          Bank Indonesia Tbk hereby declare that all information
informasi dalam Laporan Tahunan tahun 2025 telah           in the 2025 Annual Report has been presented entirely
dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas     and we posess full responsibility for the accuracy of the
kebenaran isi Laporan Tahunan ini.                         contents of this Annual Report.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.          This statement is hereby made in all truthfulness.




                                                Jakarta, April 2026

                                                Dewan Komisaris
                                             Board of Commissioners




                                                    Dinno Indiano
                                                Presiden Komisaris
                                             President Commissioner




             Markus Sugiono                                                             Zainal Abidin
           Komisaris Independen                                                     Komisaris Independen
        Independent Commissioner                                                 Independent Commissioner




44                                                                                Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 45
PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI TENTANG
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN TAHUNAN
PT KROM BANK INDONESIA TBK 2025
BOARD OF DIRECTORS’ RESPONSIBILITY STATEMENT FOR THE
2025 ANNUAL REPORT OF PT KROM BANK INDONESIA TBK


Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Direksi PT Krom    We, the undersigned, Board of Directors of PT Krom Bank
Bank Indonesia Tbk menyatakan bahwa semua informasi        Indonesia Tbk hereby declare that all information in the
dalam Laporan Tahunan tahun 2025 telah dimuat secara       2025 Annual Report has been presented entirely and we
lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi     posess full responsibility for the accuracy of the contents
Laporan Tahunan ini.                                       of this Annual Report.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.          This statement is hereby made in all truthfulness.




                                                Jakarta, April 2026

                                                     Direksi
                                                Board of Directors




                                               Anton Hermawan
                                                Presiden Direktur
                                                President Director




           Laniwati Tjandra                                                    Alvin James Kurniawan
    Direktur Konvensional dan Penjualan                                             Direktur Keuangan
      Conventional and Sales Director                                                Finance Director




           Wisaksana Djawi                                                              Tan Alie
           Direktur Kepatuhan                                           Direktur Teknologi Informasi dan Operasional
           Compliance Director                                        Information Technology and Operations Director




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                       45
Page 46
     “
         PROFIL PERUSAHAAN
         COMPANY
         PROFILE




46                   Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 47
PT Krom Bank Indonesia Tbk   47
Page 48
      Profil Perusahaan
      Company Profile




IDENTITAS PERUSAHAAN
CORPORATE IDENTITY


 Nama
 Name

 PT Krom Bank Indonesia Tbk *)                          Tanggal Efektif Perubahan Nama
 *)(dahulu/formerly PT Bank Bisnis Internasional Tbk)   Effective Date of Name Change

                                                        15 September 2022
                                                        September 15, 2022

 Alasan Perubahan Nama
 Reason for Name Change

 Menyesuaikan dengan visi
 Bank dalam menghadapi                                  Tanggal Pendirian
 tantangan digital                                      Establishment Date
 Adjusting to the Bank vision in dealing with
 digital challenges                                     16 Maret 1957
                                                        March 16, 1957




 Bidang Usaha
 Business Sector                                        Alamat Kantor Pusat
                                                        Head Office Address
 Bank Umum Swasta Non Devisa
                                                        Dipo Tower, Lt. 9
 Non - Foreign Exchange Private                         Jl Gatot Subroto Kav 50-52
 Commercial Bank                                        Petamburan, Kec Tanah Abang
                                                        Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10260

                                                         (021) 50899777
                                                         corsec@krom.id
 Modal Dasar                                             www.krom.id
 Authorized Capital

 Rp800.000.000.000
                                                        Modal Ditempatkan dan Disetor
                                                        Issued and Paid-Up Capital

                                                        Rp367.472.330.100
 Pencatatan Saham
 Listing Date

 7 September 2020
                                                        Kode Saham
 September 7, 2020                                      Short Code




 Media Sosial
                                                        BBSI
 Social Media

     Krom    @krom.bank
     krombankofficial krom.bank




48                                                           Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 49
RIWAYAT SINGKAT KROM
KROM AT A GLANCE

PT Krom Bank Indonesia Tbk (selanjutnya disebut sebagai        PT Krom Bank Indonesia Tbk (referred to as “Bank”, “Krom” or
“Bank”, “Krom” atau “Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta    “Company”) was established based on the Deed of Limited
Perseroan Terbatas Bank Ekonomi Nasional N.V. (BEN N.V) No.    Liability Company Bank Ekonomi Nasional N.V. (BEN N.V) No.
76 tanggal 16 Maret 1957, juncto Akta Perubahan Anggaran       76 dated March 16, 1957, in conjunction with the Deed of
Dasar No. 139 tanggal 30 Maret 1957 keduanya dibuat di         Amendment to the Articles of Association No. 139 dated
hadapan Meester Tan Eng Kiam, Notaris di Bandung, yang         March 30, 1957, both of them were made before Meester
telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia       Tan Eng Kiam, Notary in Bandung, which was approved by
dengan Keputusan No. J.A. 5/61/3 tanggal 5 Agustus             the Minister of Justice of the Republic of Indonesia with
1957, didaftarkan dalam buku register di Kantor Panitera       Decree No. J.A. 5/61/3 dated August 5, 1957, registered in
Pengadilan Negeri Bandung di bawah No. 258/1957 dan            the register book at the Office of the Clerk of the Bandung
No. 258a/1957 tanggal 26 Agustus 1957, dan diumumkan           District Court under No. 258/1957 and No. 258a/1957 dated
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 89 tanggal 5        August 26, 1957, and announced in the State Gazette of
November 1957, Tambahan No. 1179 (Akta Pendirian). Bank        the Republic of Indonesia No. 89 dated November 5, 1957,
kemudian melakukan penggantian nama dan berdasarkan            Supplement No. 1179 (Deed of Establishment). The bank
kutipan dari Daftar Keputusan Menteri Kehakiman yang           then changed its name and based on an excerpt from the
dikeluarkan Direktorat Jenderal Hukum dan Perundang            Decree of the Minister of Justice issued by the Directorate
Undangan Departemen Kehakiman No. Y.A.5/293/4 tanggal          General of Laws and Regulations - Invitation to the Ministry
2 Juni 1976 nama Perseroan berubah menjadi PT Bank             of Justice No. Y.A.5/293/4 dated 2 June 1976 the name of
Pembangunan Nasional.                                          the Company changed to PT Bank Pembangunan Nasional.

Di tahun 1995, nama Perseroan kembali diubah menjadi PT        In 1995, the name of the Company was again changed to
Business International Bank berdasarkan Surat Departemen       PT Business International Bank based on the Letter of the
Keuangan No. 030/MK.17/1995 tanggal 10 Januari 1995            Ministry of Finance No. 030/MK.17/1995 dated January 10,
perihal Perubahan nama Bank yang dikeluarkan oleh Menteri      1995 concerning Change of Name issued by the Minister of
Keuangan Direktur Jenderal Lembaga Keuangan. Nama              Finance, Director General of Financial Institutions. The name
Perseroan kembali diubah berdasarkan Keputusan Menteri         was again changed based on the Decree of the Minister of
Keuangan Republik Indonesia No. Kep-163/KM.17/1996             Finance of the Republic of Indonesia No. Kep-163/KM.17/1996
tanggal 3 Mei 1996 perihal Perubahan Nama PT Business          dated May 3, 1996 regarding the Change from PT Business
Internasional Bank menjadi P T Bank Bisnis Internasional.      Internasional Bank to PT Bank Bisnis Internasional.

Dalam rangka pengembangan usaha yang terus dilakukan           In the context of continuing business development,
terutama dalam aspek permodalan, Bank melakukan                especially in the capital aspect, the Bank conducted an
penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia sehingga       initial public offering on the Indonesia Stock Exchange
nama Bank berubah menjadi PT Bank Bisnis Internasional,        so that the name of the Bank changed to PT Bank Bisnis
Tbk melalui Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan          Internasional, Tbk through the Deed of Statement of Limited
Terbatas No. 18 tanggal 18 Mei 2020 yang telah memperoleh      Liability Company Meeting Resolutions No. 18 dated May
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia           18, 2020 which has obtained approval from Minister of Law
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-             and Human Rights of the Republic of Indonesia with Decree
0036725.AH.01.02.Tahun 2020 Tanggal 19 Mei 2020 serta          No. AHU-0036725.AH.01.02.Year 2020 dated May 19, 2020
didaftarkan dalam Daftar Perusahaan No. AHU-0084297.           and registered in the Company Register No. AHU-0084297.
AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 19 Mei 2021. Penawaran Saham       AH.01.11.Year 2020 dated May 19, 2021. Initial Public Offering
Perdana efektif berlaku pada 7 September 2020.                 was effective on September 7, 2020.

Dalam rangka perluasan lini bisnis dan usaha, Bank melakukan   In order to expand the line of business and business, the
transaksi jual beli saham sehingga menjadikan PT Finaccel      Bank conducted a share sale and purchase transaction so
Teknologi Indonesia sebagai pemegang saham mayoritas           that PT Finaccel Teknologi Indonesia became the majority
dengan jumlah lembar saham sebanyak 1.322.900.389              shareholder with a total of 1,322,900,389 shares or a
atau dengan nilai nominal sebesar Rp132.290.038.900            nominal value of IDR132,290,038,900 through the deed
melalui akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa              of the Extraordinary General Meeting of Shareholders No.
No. 25 tanggal 20 Desember 2021 yang telah memperoleh          25 dated December 20, 2021 which has obtained approval
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia           from the Minister of Law and Human Rights of the Republic
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-             of Indonesia with Decree No. AHU-0073807.AH.01.02.Year
0073807.AH.01.02.Tahun 2021 tanggal 20 Desember 2021           2021 dated December 20, 2021 and has been registered in
serta telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan No. AHU-       the Company Register No. AHU- 0225875.AH.01.11.Year 2021
0225875.AH.01.11.Tahun 2021 tanggal 20 Desember 2021.          dated December 20, 2021.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                              49
Page 50
      Profil Perusahaan
      Company Profile




Pada tanggal 15 September 2022, Bank melakukan                 On September 15, 2022, the Bank has changed its
perubahan nama melalui Rapat Umum Pemegang Saham               name through the Extraordinary General Meeting of
Luar Biasa yang diformalkan melalui Akta No. 03 Tahun          Shareholders which was formalized through Deed No. 03
2022 tanggal 15 September 2022 menjadi PT Krom Bank            of 2022 dated September 15, 2022 to become PT Krom
Indonesia Tbk.                                                 Bank Indonesia Tbk.

Pada tanggal 24 Oktober 2023, Bank meluncurkan Aplikasi        On October 24, 2023, the Bank launched the PT Krom
Mobile Banking PT Krom Bank Indonesia Tbk dengan nama          Bank Indonesia Tbk Mobile Banking Application with the
“Krom” sebagai awal dari seluruh rangkaian perjalanan          name “Krom” as the beginning of the entire journey of the
proses transformasi kegiatan usaha PT Krom Bank Indonesia      transformation process of PT Krom Bank Indonesia Tbk’s
Tbk menjadi bank yang memberikan Layanan Perbankan             business activities into a bank that provides Digital Banking
Digital (LPD) yang sudah ditetapkan sebagai kegiatan usaha     Services (LPD) which has been designated as PT Krom
utama PT Krom Bank Indonesia Tbk dalam rencana bank            Bank Indonesia Tbk’s main business activities in the bank’s
jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.            short-term, medium-term and long-term plans.

Saat ini Bank mempunyai 1 Kantor Pusat di Jakarta, 2 Kantor    Currently Bank has 1 Head Office in Jakarta, 2 Branch
Cabang di Bandung dan Jakarta, 2 Kantor Fungsional di          Offices in Bandung and Jakarta, 2 Functional Office in
Bandung dan Jakarta.                                           Bandung and Jakarta.

Pada tanggal 27 Februari 2024, Bank secara resmi               On February 27, 2024, the Bank officially launched the
meluncurkan aplikasi perbankan digital Krom yang               Krom digital banking App. its offers banking services with
menawarkan layanan perbankan dengan suku bunga                 attractive interest rates and high security. Krom digital App
menarik dan keamanan tinggi. Aplikasi digital Krom, tersedia   available on the Google Play Store and Apple App Store. In
di Google Play Store dan Apple App Store. Selain itu, Bank     addition, the Bank inaugurated the New Head Office at Dipo
meresmikan Kantor Pusat Baru yang sebelumnya di Bandung        Tower, Jakarta in December 2024 whose former office was
berpindah ke Dipo Tower, Jakarta pada Desember 2024.           in Bandung.

Tahun 2024 menjadi momentum penting bagi Krom untuk            2024 is the year of momentum for Krom to expand and
memperluas jangkauan dan mempercepat pertumbuhan               accelerate business growth amidst the dynamics of the digital
bisnis di tengah dinamika industri perbankan digital. Dengan   banking industry. By continuing to develop services through
terus mengembangkan layanan melalui kehadiran fitur baru       the presence of new features such as QRIS and BI Fast, Krom
seperti QRIS dan BI Fast, Krom memperkuat posisi sebagai       strengthens its position as a trusted digital financial platform
platform keuangan digital terpercaya yang menghubungkan        that connects customers with financial solutions that are
nasabah dengan solusi finansial yang seamless, relevan, dan    seamless, relevant, and add value to customers.
bernilai tambah bagi nasabah.

Didukung oleh strategi bisnis yang solid dan prudent, Krom     Supported by a solid and prudent business strategy, Krom
berhasil mencatatkan kinerja positif serta pembangun           has succeeded in recording positive performance and
fondasi kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan. Ke depan,        building a strong foundation for sustainable growth. Going
Krom berkomitmen untuk mengoptimalkan momentum ini             forward, Krom is committed to optimizing this momentum
dengan terus berekspansi, menghadirkan inovasi progresif,      by continuing to expand, presenting progressive innovation
dan memperkuat konektivitas digital guna mewujudkan            and strengthening digital connectivity to realise the
visi perusahaan.                                               company’s vision.

Tahun 2025 menjadi periode dengan pertumbuhan yang             In 2025, Krom recorded a period of notable growth, marked
cukup signifikan bagi Krom. Berbagai pencapaian strategis      by the successful achievement of several key strategic
berhasil diraih, salah satunya Krom berhasil masuk kedalam     milestones. One of the most significant accomplishments
Kelas Aset diatas Rp10 Triliun. Pencapaian ini mencerminkan    was Krom’s entry into the asset class exceeding IDR10
pertumbuhan yang solid, didukung oleh berbagai inisiatif       trillion. This milestone reflects the Company’s solid and
strategis, mulai dari akuisisi nasabah, penguatan kolaborasi   sustainable growth, driven by a series of strategic initiatives,
dengan mitra strategis, diversifikasi produk digital melalui   including customer acquisition, strengthened collaboration
peluncuran Krom Kredit, pengembangan inovasi yang              with strategic partners, digital product diversification
progresif seperti Krom Flex dan Krom Max.                      through Krom Kredit, and the development of progressive
                                                               innovations such as Krom Flex and Krom Max.




50                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 51

          
Page 52
     Profil Perusahaan
     Company Profile




JEJAK LANGKAH
MILESTONES




 1957                                                        2020
 PT Krom Bank Indonesia      PT Krom Bank Indonesia          Bank             melakukan     The Bank conducted
 Tbk (selanjutnya disebut    Tbk (referred to as             penawaran           saham      an initial public offering
 sebagai “Bank” atau         “Bank” or “Company”)            perdana di Bursa Efek          on the Indonesia Stock
 “Perseroan”) didirikan      was established based           Indonesia sehingga nama        Exchange so that the
 berdasarkan         Akta    on the Deed of Limited          Bank berubah menjadi PT        name of the Bank
 Perseroan Terbatas Bank     Liability Company Bank          Bank Bisnis Internasional,     changed to PT Bank Bisnis
 Ekonomi Nasional N.V.       Ekonomi Nasional N.V.           Tbk       melalui      Akta    Internasional, Tbk through
 (BEN N.V) No. 76 tanggal    (BEN N.V) No. 76 dated          Pernyataan       Keputusan     the Deed of Statement of
 16 Maret 1957 lalu          March 16, 1957 and then         Rapat Perseroan Terbatas       Limited Liability Company
 melakukan penggantian       The bank then changed           No. 18 tanggal 18 Mei 2020.    Meeting Resolutions No.
 nama tanggal 2 Juni         its name dated June 2,                                         18 dated May 18, 2020.
 1976 nama Perseroan         1976 the name of the
 berubah         menjadi     Company changed to
 PT Bank Pembangunan         PT Bank Pembangunan
 Nasional.                   Nasional.




                                                                   2021
       1995-1996                                                    Dalam          rangka
                                                                    perluasan lini bisnis
                                                                                              In order to expand
                                                                                              the line of business
                                                                    dan    usaha,    Bank     and business, the
       Pada 10 Januari 1995        In January 10, 1995 the          melakukan transaksi       Bank      conducted
       nama Perseroan kembali      name of the Company              jual   beli    saham      a share sale and
       diubah     menjadi     PT   was again changed to PT          sehingga menjadikan       purchase transaction
       Business International      Business International           PT Finaccel Teknologi     so that PT Finaccel
       Bank. Nama Perseroan        Bank. The name was               Indonesia     sebagai     Teknologi Indonesia
       kembali diubah pada         again changed on dated           pemegang       saham      became the majority
       tanggal 3 Mei 1996          May 3, 1996 regarding            mayoritas.                shareholder.
       perihal        Perubahan    the Change from PT
       Nama      PT     Business   Business Internasional
       Internasional        Bank   Bank to PT Bank Bisnis
       menjadi PT Bank Bisnis      Internasional.
       Internasional.




52                                                                              Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 53
                                                     2024
                                                     Bank    secara    resmi       The     Bank    officially
                                                     meluncurkan     aplikasi      launched the Krom
                                                     perbankan         digital     digital banking App on
                                                     Krom pada tanggal 27          February 27, 2024, it

      2022                                           Februari 2024, yang
                                                     menawarkan      layanan
                                                     perbankan dengan suku
                                                                                   offers banking services
                                                                                   with attractive interest
                                                                                   rates. Krom digital App
      Pada tanggal 15        On September 15,        bunga menarik. Selain         available on the Google
      September 2022,        2022, the Bank          itu, Bank meresmikan          Play Store and Apple
      Bank melakukan         has changed its         Kantor Pusat Baru yang        App Store. In addition,
      perubahan nama         name to become          sebelumnya di Bandung         the Bank inaugurated
      menjadi PT Krom        PT Krom Bank            berpindah    ke    Dipo       the New Head Office at
      Bank    Indonesia      Indonesia Tbk.          Tower, Jakarta pada           Dipo Tower, Jakarta in
      Tbk.                                           Desember 2024.                December 2024 whose
                                                                                   former office was in
                                                                                   Bandung.




                                                  2025
     2023                                         Pada Tahun 2025 Bank
                                                  memperluas          cakupan
                                                                                    In 2025, Bank expanded its
                                                                                    digital banking capabilities
     Pada tanggal 24        On October 24,        layanan perbankan digital         through the launch of Krom
     Oktober        2023,   2023, the Bank        dengan         meluncurkan        Kredit, a financing solution
     Bank meluncurkan       launched       the    Krom     Kredit,     sebuah       that integrates cash loan
     Aplikasi      Mobile   Mobile Banking        solusi pembiayaan yang            facilities (Flexi Loan) and
     Banking dengan         Application           mengintegrasikan         fitur    Paylater     features.    The
     nama         “Krom”.   with the name         pinjaman tunai (Flexi Loan)       initiative was implemented
     Saat     ini    Bank   “Krom”. Currently     dan Paylater. Inisiatif ini       on a limited basis for
     mempunyai          2   the Bank has 2        diluncurkan secara terbatas       selected customers as
     kantor       cabang    brand      offices    bagi    nasabah       terpilih    part of the Bank’s strategy
     yang terdiri dari      consisting      of    sebagai upaya Bank untuk          to enhance its value
     1 kantor pusat         1 head office         meningkatkan nilai proposisi      proposition and strengthen
     dan cabang di          and        branch     layanan serta memperkuat          market      penetration     in
     Bandung, 1 cabang      in       Bandung,     penetrasi di sektor kredit        the digital retail credit
     di Jakarta.            1   branch       in   ritel digital. Selain itu         segment.          Additionally,
                            Jakarta.              Krom      memperkenalkan          Krom      introduced      new
                                                  produk terbaru deposito           time deposit products,
                                                  berjangka yaitu (Krom Flex        namely Krom Flex and
                                                  dan Krom Max). Peluncuran         Krom Max. These products
                                                  ini   diharapkan       dapat      are designed to offer
                                                  memberikan       fleksibilitas    greater flexibility and more
                                                  maupun pilihan imbal hasil        competitive return options,
                                                  yang lebih optimal, sesuai        aligned with customers’
                                                  dengan tujuan keuangan.           varying financial objectives.
                                                  masing-masing nasabah.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                       53
Page 54
     Profil Perusahaan
     Company Profile




WILAYAH OPERASIONAL
OPERATIONAL AREAS




                                                 Kantor Pusat
                                                 Head Office
                                                 Dipo Tower, Lantai 9
                                                 Jl. Gatot Subroto No. Kav. 50-52, Jakarta Pusat
                                                 No Tel. (021) 50899777




                         Kantor Cabang
                         Branch Office

                         Bandung                                 Jakarta
                         Kantor Cabang Juanda Bandung            Kantor Cabang Mangga Dua Jakarta
                         Jl. Ir. H. Juanda No. 137, Bandung      Komp. Ruko Agung Sedayu,
                                                                 Jl. Mangga Dua Raya No. 5B Blok J, Jakarta




                                                 Kantor Fungsional
                                                 Functional Office

                                                 Kantor Fungsional Jakarta 1
                                                 Gedung FinAccel Lantai 2 Jl. Tomang Raya No. 1
                                                 Tomang Kec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat




54                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 55
KEGIATAN USAHA BANK
BANK BUSINESS OPERATIONS

Krom menyediakan beragam produk dan jasa layanan              Krom provides a variety of products and services to
kepada nasabah, mulai dari produk simpanan dan                customers, ranging from savings and funding products to
pendanaan hingga beragam jasa perbankan lainnya.              various other banking services.

Berdasarkan Akta No. 18 tahun 2020, kegiatan usaha bank       Based on the Deed No. 18 of 2020, the Bank’s business activity
adalah berusaha sebagai bank umum swasta non devisa.          is to act as a non foreign exchange private commercial bank.
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, berikut            To achieve those purposes and objectives, the following are
adalah kegiatan usaha sehari–hari yang dijalankan Bank:       the daily business activities of the Bank:

• Menghimpun  dana dari masyarakat dalam bentuk               • Collecting funds from the public in the form of deposits in
 simpanan berupa: giro, deposito berjangka, sertifikat          the form of: demand deposits, time deposits, certificates
 deposito, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang               of deposit, savings and/or other equivalent forms;
 dipersamakan dengan itu;
• Memberikan    pinjaman dan/atau kredit baik jangka          • To provide loans and/or credit, either long term, medium
  panjang, jangka menengah maupun Jangka pendek atau            term or short term, or other forms of loans commonly
  pinjaman dalam bentuk lainnya yang lazim diberikan            provided in the banking business industry with strict
  dalam usaha perbankan dengan tetap memperhatikan              observance and compliance with the prevailing and
  ketentuan perundang-undangan yang berlaku;                    relevant laws and regulations;
• Memindahkan uang untuk kepentingan sendiri maupun           • Transferring money for both the Bank’s own and
  kepentingan nasabah;                                          customer interests;
• Melakukan penyertaan modal pada Bank atau                   • Conduct equity participation in other banks or
  perusahaan lain;                                              companies;
• Menerbitkan dokumen kredit dalam berbagai bentuk dan        • Issuing credit documents in various forms and bank
  bank garansi;                                                 guarantees;
• Menyediakan pembiayaan bagi nasabah berdasarkan             • Providing financing for customers based on profit
  bagi hasil;                                                   sharing;
• Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank               • Conducting equity participation activities in banks
  (termasuk bank syariah) atau perusahaan lain di bidang        (including Islamic banks) or other companies in the
  keuangan seperti pembiayaan, pengolahan dana,                 financial sector such as financing, fund processing,
  sewa guna usaha, modal venture, perusahaan efek,              leasing, venture capital, securities companies, insurance,
  asuransi, lembaga kliring dan penjaminan serta lembaga        clearing and guarantee institutions as well as settlement
  penyelesaian dan penyimpanan dengan memenuhi                  and depository institutions in compliance with the
  ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, dan/atau       provisions determined by Bank Indonesia, and/or OJK
  OJK dan/atau otoritas lain yang berwenang;                    and/or other authorized authorities;
• Menerbitkan Instrumen surat berharga pasar uang dan         • Issuing money market and/or capital market securities
  atau pasar modal dengan memenuhi ketentuan yang               instruments by complying with the provisions stipulated
  ditetapkan oleh OJK dan/atau Bank Indonesia dan/atau          by the OJK and/or Bank Indonesia and/or other authorized
  Otoritas lain yang berwenang seperti: PN, MTN, Obligasi,      authorities such as: PN, MTN, Bonds, Subordinated Bonds;
  Obligasi Subordinasi;
• Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit;       • Perform receivables factoring, credit card business;
• Melakukan    kegiatan penitipan untuk pihak lain            • Carry out custodian activities for other parties based on
  berdasarkan suatu kontrak;                                    a contract;
• Produk yang dimiliki oleh Bank untuk menghimpun dana        • Products owned by the Bank to raise funds from the
  dari masyarakat antara lain produk Simpanan Nasabah           public include Customer Deposit products in the
  berupa Giro, Deposito Berjangka dan Tabungan. Bank            form of Current Accounts, Time Deposits and Savings.
  juga menyalurkan kredit kepada nasabah perorangan             Banks also provide loans to individual customers and
  maupun badan usaha/perusahaan. Bank menempatkan               business entities companies. The Bank places its funds
  dananya dalam aset produktif melalui penempatan pada          in productive assets through placements with Bank
  Bank Indonesia, penempatan pada bank lain, surat-             Indonesia, placements with other banks, securities and
  surat berharga serta menyalurkan kredit ke sektor yang        channeling credit to sectors that are considered to have
  dianggap mempunyai prospek baik dengan melakukan              good prospects by carrying out various risk analyzes
  berbagai analisa risiko sesuai pada prinsip kehati-hatian     guided by the principle of prudence in accordance with
  sesuai keputusan dari Komite Kredit.                          the decisions of the Credit Committee.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                             55
Page 56
      Profil Perusahaan
      Company Profile




 Giro                                                         Current Accounts

Rekening Giro diperuntukkan bagi perorangan dan badan        Current Accounts are intended for individuals and business
usaha untuk menampung hasil transaksi maupun sebagai         entities to accommodate the results of transactions and as
media penyimpanan dana sementara yang digunakan untuk        a medium for temporary storage of funds used to carry out
menjalankan aktivitas usahanya. Layanan yang disediakan      their business activities. The services provided by Current
oleh Giro bank antara lain:                                  Accounts include the following:
• Penarikan dengan menggunakan security paper (Cek/          • WIthdrawals using security paper (Cheques/Current
 Giro);                                                        Accounts);
• Transfer melalui Real Time Gross Settlement (RTGS),        • Transfers by means of Real Time Gross Settlement
 Sistem Kliring Nasional (SKN) dan sarana lain;                (RTGS), National Clearing System (SKN) and other means;
• Automatic transfer (intern) dengan Produk Bank dan         • Automatic transfer (internal) with Bank and Savings
 Tabungan.                                                     Products


 Tabungan                                                     Savings

Rekening Tabungan yang ditawarkan terdiri dari Tabungan      Savings accounts offered consist of Extra Savings and
Extra dan Tabungan Extra Plus.                               Extra Plus Savings.

Manfaat Tabungan Extra adalah sebagai berikut:               The benefits of Extra Savings are as follows:
• Tidak terikat jangka waktu;                                • Not bound by a period of time;
• Automatic transfer (intern) dengan Produk bank Giro;       • Automatic transfer (internal) with Giro bank products;
• Dapat melakukan transfer melalui sarana Real Time Gross    • Transfers can be made through Real Time Gross
 Settlement (RTGS) dan Nota Kredit;                            Settlement (RTGS) and Credit Notes;
• Dapat dipergunakan untuk pembayaran tagihan rekening       • Can be used to pay telephone bills, electricity, and credit
 telepon, listrik, dan kartu kredit.                           cards.

Manfaat          Tabungan Extra Plus dari Bank adalah        The benefits of the Extra Plus Savings from the Bank
sebagai berikut:                                             are as follows:
• Terikat jangka waktu;                                      • Bound for a period of time;
• Dapat melakukan transfer melalui sarana Real Time Gross    • Transfers can be made by means of Real Time Gross
 Settlement (RTGS) atau sarana SKN-BI;                         Settlement (RTGS) or SKN-BI;
• Bunga atau hadiah setara dengan bunga deposito;            • Interest or gifts equivalent to deposit interest;
• Bunga atau hadiah di muka; Bebas biaya administrasi        • Interest or gifts received in advance; Free monthly
 bulanan.                                                      administration fee.


 Tabungan Digital                                             Digital Savings

Rekening Tabungan yang ditawarkan melalui aplikasi Krom.     Saving accounts offered through Krom App. The benefits of
Manfaat Tabungan Digital adalah sebagai berikut:             the Digital Savings are as follows:
• Tidak terikat jangka waktu;                                • Not Bound by a period of time;
• Pembukaan Rekening secara digital;                         • Fully digital account opening;
• Dapat melakukan transfer melalui sarana Real Time Online   • Transfers can be made through Real Time Online (RTOL),
 (RTOL), BI Fast yang tersedia selama 24/7;                    BI- Fast that is available 24/7;
• Pembayaran kepada merchant yang menggunakan                • Payment to merchants using QRIS MPM (merchant
 metode QRIS MPM (merchant presented mode);                    presented mode);
• Dapat dipergunakan untuk pembayaran tagihan antara         • Can be used to pay bills such as telephone bills,
 lain rekening telepon, listrik, BPJS, dan kartu kredit;       electricity, BPJS, and credit cards.
• Bebas biaya administrasi bulanan;                          • Free monthly administration fee;
• Bebas saldo minimum;                                       • No minimum balance.
• Pembukaan kantong dan penggunaan dengan maksimal           • Pocket creation and utilization of up to 20 Pockets
 20 Kantong;
• Bunga yang kompetitif.                                     • Competitive interest rates.




56                                                                                   Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 57
 Deposito                                                      Deposit

Bentuk simpanan yang sifatnya lebih permanen                  A form of savings that is more permanent than savings in
dibanding simpanan dalam bentuk tabungan karena               the form of savings because the nature of its placement is
sifat penempatannya sesuai dengan kesepakatan antara          in accordance with the agreement between the depositor
deposan sebagai penyimpan dana dengan Bank. Suku              as the depositor and the Bank. Interest rates are not
bunga tidak terpengaruh oleh fluktuasi suku bunga selama      affected by fluctuations in interest rates over the promised
jangka waktu yang dijanjikan. Terdapat 2 tipe deposito yang   period. There are 2 type of digital deposit product that can
dapat digunakan oleh nasabah, yaitu:                          be used by the customers, they are as follows:

Krom Flex                                                     Krom Flex
• Dirancang untuk fleksibilitas;                              • Designed to provide flexibility;
• Tariksaldo lebih awal tetap mendapatkan bunga               • Early withdrawal of deposit with interest paid out based
 berdasarkan suku bunga tabungan utama.                         on the main account interest rate.

Krom Max                                                      Krom Max
• Dirancang untuk hasil/keuntungan maksimal;                  • Designed for maximal return/result;
• Memberikan suku bunga lebih besar dibandingkan              • Provide a bigger interest rate in comparison to Krom Flex.
 Krom Flex.


 Penyaluran Dana (Pinjaman)                                    Distributor of Funds (Loans)

Adapun jenis produk penyaluran dana ke masyarakat adalah      The types of products for channeling funds to the public
sebagai berikut:                                              are as follows:

Pinjaman Rekening Koran (PRK)                                 Current Account Loan (CAL)
Merupakan fasilitas kredit jangka pendek yang sifatnya        This is a short-term credit facility that is fluctuating in
fluktuatif dan metode penarikan dana bebas (sesuai            nature and is a free withdrawal method (as needed) using a
kebutuhan) dengan menggunakan bilyet giro, cek atau           current accounts, cheques or debit note.
nota debet.

Pinjaman Tetap (PT)                                           Fixed Loan (FL)
Merupakan fasilitas kredit jangka pendek dengan metode        A short-term credit facility with a scheduled withdrawal
penarikan terjadwal menggunakan aksep.                        method using acceptances.

Pinjaman Aksep (PA)                                           Acceptance Loans (AL)
Merupakan fasilitas kredit dengan menerbitkan Surat           Credit facility by issuing Promissory Notes/acceptances
Sanggup/aksep dan siklus penarikan dana bersifat revolving.   and a revolving withdrawal cycle.

Pinjaman Diskonto (PD)                                        Discount Loan (DL)
Merupakan fasilitas kredit dengan jaminan cek/giro            A credit facility with a backward check/demand deposit
mundur, proses penarikannya sesuai kebutuhan dengan           guarantee, the withdrawal process is as needed basis by
menerbitkan Surat Sanggup/Aksep Siklus penarikan dana         issuing a letter of commitment/acceptance with revolving
bersifat revolving dan non revolving.                         and non revolving types.

Pinjaman Berjangka (PB)                                       Term Loan (TL)
Siklus penarikan dana bersifat non revolving di mana          The withdrawal cycle is non revolving in which the
penarikannya dapat dilakukan sekaligus atau bertahap          withdrawal can be done all at once or in stages by issuing a
dengan menerbitkan Surat Sanggup/aksep.                       letter of commitment/acceptance.

Pinjaman Pemilikan Rumah (PPR)                                Home Ownership Loan
Merupakan kredit konsumtif jangka panjang yang                This is a long-term consumptive loan that is used to
dipergunakan untuk membiayai pembelian properti               finance the purchase of new or used residential properties
residential baru atau bekas untuk dipergunakan sendiri.       for own use.

Pinjaman Pemilikan Kendaraan Bermotor                         Motor Vehicle Ownership Loan
Merupakan kredit konsumtif jangka menengah yang               A medium-term consumptive loan that is used to finance
dipergunakan untuk membiayai pembelian kendaraan baru         the purchase of new or used vehicles that are used for
atau bekas yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi.       personal gain.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                           57
Page 58
      Profil Perusahaan
      Company Profile




Pinjaman Pemilik Kavling Siap Bangun                           Ready to Build Owner Loan
Fasilitas kredit konsumsi dengan tujuan untuk pembiayaan       Consumer credit facility with the objective of financing the
pembelian kavling siap bangun. Penarikan dananya dapat         purchase of ready-to-build lots. Withdrawal of funds can
dilakukan secara sekaligus dan bersifat non revolving.         be done simultaneously and is non revolving. Repayment is
Pembayaran kembali dilakukan dengan cara angsuran bulan.       made by monthly installments.

Kredit Penerusan Pembiayaan                                    Loan Channeling
Fasilitas kredit yang disalurkan melalui mitra pembiayaan      Credit facility that is channeled through channeling partners
dengan tujuan konsumsi atau produktif. Metode penarikan,       with the aim of consumption or productive purposes,
jumlah penarikan, dan metode pembayaran dapat                  with the aim of consumption or productive purposes.
diatur berdasarkan perjanjian kerja sama atau perjanjian       Withdrawal method, amount and repayment schedule can
penerusan pembiayaan antara Bank dan Mitra terpilih.           be governed by the cooperation agreement or channeling
                                                               agreement between Bank and selected partners.

Kredit Tanpa Agunan                                            Unsecured Loan
Fasilitas kredit konsumtif tanpa adanya jaminan fisik (aset)   Consumer loan facility without physical collateral (assets)
dari nasabah perorangan/individu yang terdiri dari 2           for individual customers. It offers 2 options: Flexi Loan and
pilihan yaitu Flexi Loan dan Paylater dengan pilihan tenor     Paylater with terms of up to 6 months.
hingga 6 bulan.




58                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 59
VISI & MISI
VISION & MISSION




     VISI VISION                             Menjadi Bank berbasis teknologi digital yang
                                             inovatif dalam melayani nasabah di segmen
                                             ritel dan UMKM.
                                             Become an innovative digital technology based Bank in serving customers in the
                                             retail and MSME segments.




     MISI MISSION                            Menetapkan strategi bisnis, teknologi informasi,
                                             dan sumber daya manusia yang tepat agar dapat
                                             menyediakan produk dan layanan perbankan berbasis
                                             teknologi digital yang cepat, aman, terjangkau dan
                                             dapat diakses oleh nasabah secara mudah.

                                             Menjaga kinerja agar terus berkontribusi positif
                                             terhadap seluruh stakeholders dengan tetap
                                             menerapkan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang
                                             baik.

                                             Determine appropriate business strategies, information technology and human
                                             resources to be able to provide digital technology-based banking products and
                                             services that are fast, safe, affordable and easily accessible to customers.

                                             Maintain performance in order to continue to contribute positively to all
                                             stakeholders while still applying the principles of prudence and good governance.




   Krom telah melakukan review mengenai kesesuaian Visi           Krom has reviewed the suitability of the Company’s Vision and
   dan Misi Perusahaan terhadap kondisi Bank saat ini dan         Mission for the current state of the Bank and future business
   tantangan usaha yang akan dihadapi ke depan. Berdasarkan       challenges. Based on the review conducted by the Bank’s
   kaji ulang yang telah dilaksanakan oleh manajemen Bank         management, it can be concluded that the Company’s Vision
   dapat disimpulkan bahwa Visi dan Misi Perusahaan masih         and Mission remain relevant with Krom current conditions
   selaras dengan kondisi Krom saat ini dan tantangan yang akan   and to address future challenges.
   dihadapi Bank ke depan.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                       59
Page 60
     Profil Perusahaan
     Company Profile




NILAI-NILAI PERUSAHAAN
CORPORATE VALUES



                         Bertanggung Jawab
                         High Ownership

                         Rasa memiliki yang tinggi atas pekerjaan           yang    dijalani
                         mengutamakan kualitas kerja yang baik.
                         Sense of urgency, hi-quality work, Outcame focused.




                         Kerja Sama yang Baik
                         Good Teamwork

                         Menjalin komunikasi dengan baik, fokus pada kepentingan bersama
                         dan Perusahaan, kolaborasi dan pengambilan keputusan yang baik.


                         Establish good communication, focus on common interests
                         and the company, collaboration and good decision making.




                         Peningkatan Diri
                         Cycle of Improvement

                         Keterbukaan terhadap ide dan umpan balik, berusaha untuk
                         memperbaiki dan menjadi lebih baik.
                         Openness to feedback (accepting mistakes as an opportunity
                         to learn and get better).




60                                                             Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 61
LOGO
LOGO


  Logo App | App Logo



                                                    Warna Primer Primary Color       Warna Sekunder Secondary Color


                                                    #6A36D3                          #3648D3

                                                    Logo Alternatif | Alternative Logo




        Versi logo Krom dengan penulisan wordmark           The version of the Krom logo with the
        “krom bank” hanya diperbolehkan digunakan untuk     wordmark “krom bank” is only permitted to be
        keperluan marketing dengan tujuan komunikasi        used for marketing needs with the purpose
        eksternal kepada calon nasabah aplikasi bank        of external communication for Krom digital
        digital Krom, contoh: media sosial, brosur cetak,   bank App potential customers, for example:
        aset iklan video atau gambar.                       social media, printed brochures, video or image
                                                            advertising assets.

        Warna ungu pada Logo Krom sebagai warna utama       The Chrome Logo’s main color is purple color
        karena warna ini mewakili, kekayaan, kreativitas    because this color represents wealth, creativity
        dan kekuatan seperti namanya. Untuk warna           and strength as the name suggests. For secondary
        secondary, bisa menggunakan warna biru safir        colors is blue sapphire the colour composition
        untuk memberikan nuansa tenang dan elegan pada      gives a feel calm and elegant. The combination of
        komposisi. Kombinasi keduanya sangat cocok          the two is very suitable for designs that want to
        untuk desain yang ingin menonjolkan harmoni,        emphasize harmony, creativity and elegance.
        kreativitas, dan keanggunan.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                      61
Page 62
      Profil Perusahaan
      Company Profile




STRUKTUR ORGANISASI
ORGANISATION STRUCTURE


                                         Board of Commissioner




Risk Monitoring Committee                                             Nomination & Remuneration Committee
                                          President Director
                                             Anton Hermawan




              Compliance Director             Finance Director                 IT & Operations Director
                    Wisaksana Djawi           Alvin James Kurniawan                       Tan Alie



               Risk & Governance                 Finance &                       Engineering Personal
                     Division                Accounting Division                   Account Division
               Hanifah A Sosrokoesoemo           Ariswari Hening P                        Wilson



              Compliance Division                                                    Engineering
                    Dimas H Nugroho                                               Corporate Account
                                             Finance Operations
                                                Departments                            Division
                                               Imam Catur Harimukti                       Yansen

                Legal Department
                  Bayu Rizky Arofianto
                                                                                    Mobile Engineer
                                                                                       Division
                                                                                       Catur Sugianto
                     Enterprise
                    Governance
                    Department
                   Mangara Andreas L                                               Product Division
                                                                                  Angginta Ramdani Ibrahim



                                                                                    IT Operations &
                                                                                      GRC Division
                                                                                        Zaini Akhsan



                                                                                 Operations Division
                                                                                       Ichfan Maulana



                                                                                   Functional Office
                                                                                     (KF) Tomang
                                                                                       Hardi Wibawa


                                                                                 Information Security
                                                                                      Department
                                                                                       Sri Setia Bella




62                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 63
                   Audit Committee                                     Committee:
                                                                 • Ethics & Conduct
                                                                   Committee
                                                                 • Credit Committee
                                                                 • Information Technology
                                                                   Steering Committee
                                                                 • Asset and Liability
                                                                   Committee (ALCO)
                                                                 • Risk Management
      Conventional & Sales Director                                Committee
               Laniwati Tjandra                                  • Credit Policy Committee


           Trasury & FI Division
                 Andri Satria

                                       Business Division
                                                Iwan



                                        HR & GA Division
                                       Krisna Wardhana Parapat



                                       Marketing Division
                                           Felicia Thenardy



                                         Internal Audit
                                            Division
                                         Windu Tri Andaruno



                                      Corporate Secretary
                                         Department
                                         Antik Rosalia Indah




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                   63
Page 64
       Profil Perusahaan
       Company Profile




DAFTAR KEANGGOTAAN ASOSIASI
INDUSTRI
LIST OF INDUSTRY ASSOCIATION MEMBERSHIPS

Tahun 2025, Krom berpartisipasi dalam asosiasi berikut:               In 2025, Krom participates in the following associations:


  NAMA ORGANISASI                                   STATUS ANGGOTA MEMBER STATUS                              ORGANISATION NAME


  Perhimpunan Bank Umum Nasional (PERBANAS)         President Directors serves as members                      National Bank Association


  Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan                                             Communication Forum of Banking Compliance
                                                                                   Active
  (FKDKP)                                                                                                                    Directors

                                                                                               Financial Services Industry Communication
  Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK)                                  Active
                                                                                                                                  Forum


  Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD)                                         Active        Regional Banking Deliberation Institution



  Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)                              Regular/Active        Indonesian Payment System Association


  Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor                                                  Indonesian Banking Dispute Resolution
                                                                                   Active
  Jasa Keuangan (LAPS SJK)                                                                                            Alternative Agency

  Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan                                           Communication Forum for Director of Banking
                                                                                   Active
  (FKDOP)                                                                                                                  Operational


  Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)                                          Active        Indonesian Central Securities Depository


                                                                                              Indonesia Corporate Secretary Associations
  Ikatan Sekertaris Perusahaan Indonesia                                           Active
                                                                                                                                  (ICSA)


  Indonesia Anti-Scam Center (IASC)                                                Active             Indonesia Anti-Scam Center (IASC)




64                                                                                            Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 65
PROFIL DEWAN KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS’ PROFILES


                                                            Dinno Indiano                                                   Warga Negara Nationality
                                                                                                                            Indonesia / Indonesian

                                                                                                                            Usia Age
                                                            Presiden Komisaris
                                                            President Commisioner                                           65 tahun / years old


                                                            Riwayat Pendidikan Educational Background

                                                                  • Sarjana Ekonomi Manajemen dari Universitas Padjajaran, Bandung pada
                                                                    tahun 1990.
                                                                  • Bachelor of Management Economics from Padjadjaran University, Bandung
                                                                    in 1990.




          Menjabat sebagai Appointed as


              Presiden Komisaris Krom sejak 2024. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Presiden Komisaris Perusahaan
              melalui keputusan RUPS tanggal 25 April 2024, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang
              Saham PT Krom Bank Indonesia Tbk No. 7 tanggal 25 April 2024.

              President Commissioner of Krom since 2024. Legal Basis for Appointment as President Commissioner
              through the decision of the GMS on April 25, 2024, which was notarized by the Deed of the General
              Meeting of Shareholders of PT Krom Bank Indonesia Tbk No. 7 dated April 25, 2024.


                                                                                                   • Divisi Komersial, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2000-2002)
                                                                                                     Commercial Division, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2000-2002)
          Pengalaman Kerja Work Experience
                                                                                                   • Komisaris, Perusahaan Manajemen Niaga (1999-2000)
                                                                                                     Commissioner, Perusahaan Manajemen Niaga (1999-2000)
                                                                                                   • Kepala Tim Litigasi-Manajemen Aset Khusus Grup I, Bank Niaga (2000-2000)
          • Presiden Komisaris, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2024-Sekarang)                           Litigation Team Head – Special Asset Management Group I, Bank Niaga (2000-2000)
            President Commissioner, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2024-Now)
                                                                                                   • Grup Manajemen Aset Khusus II, PT Bank Niaga Tbk (1999-2000)
          • Komisaris Independen, PT FinAccel Teknologi Indonesia (2022-2024)                        Special Asset Management Group II, PT Bank Niaga Tbk (1999-2000)
            Independent Commissioner, PT FinAccel Teknologi Indonesia (2022-2024)
                                                                                                   • Kepala Perbankan Litigasi Komersial-Area I, PT Bank Niaga Tbk (1998-1999)
          • Anggota Komite Audit dan Pemantau Risiko, PT Panin Dubai Syariah (2022-Sekarang)         Commercial Litigation Banking Head– Area I, PT Bank Niaga Tbk (1998-1999)
            Member of the Audit and Risk Monitoring Committee, PT Panin Dubai Syariah (2022-Now)
                                                                                                   • Kepala Pusat Perbankan Komersial Merangkap sebagai Branch Manager,
          • Komisaris Utama, PT Red Planet Indonesia (2021-Sekarang)                                 PT Bank Niaga Tbk (1998)
            President Commissioner, PT Red Planet Indonesia (2021-Now)                               Commercial Center Banking Head concurrently serving as Branch Manager,
          • Komisaris Independen, PT Cakra Motor Sport (2021-2024)                                   PT Bank Niaga Tbk (1998)
            Independent Commissioner, PT Cakra Motor Sport (2021-2024)                             • Remedial Management Head-Credit Policy & Administration Group, PT Bank
          • Komisaris Independen, PT Majoris Asset Management (2021-2024)                            Niaga Tbk (1997-1998)
            Independent Commissioner, PT Majoris Asset Management (2021-2024)                        Remedial Management Head – Credit Policy & Administration Group, PT Bank
                                                                                                     Niaga Tbk (1997-1998)
          • Presiden Direktur, PT Kredit Biro Indonesia Jaya (2018-2021)
            President Director, PT Kredit Biro Indonesia Jaya (2018-2021)                          • Manajer Cabang Semarang Pemuda, PT Bank Niaga Tbk (1994-1997)
                                                                                                     Branch Manager, Semarang Pemuda, PT Bank Niaga Tbk (1994-1997)
          • Komisaris Independen, PT Asuransi Kresna Mitra Tbk (2016-2018)
            Independent Commissioner, PT Asuransi Kresna Mitra Tbk (2016-2018)                     • Manajer Cabang Solo Slamet Riyadi, PT Bank Niaga Tbk (1992-1994)
                                                                                                     Branch Manager, Solo Slamet Riyadi, PT Bank Niaga Tbk (1992-1994)
          • Presiden Direktur, PT Bank BNI Syariah (2012-2016)
            President Director, PT Bank BNI Syariah (2012-2016)                                    • Kepala Divisi Marketing, PT Bank Niaga Tbk (1990-1992)
                                                                                                     Head of Marketing Division, PT Bank Niaga Tbk (1990-1992)
          • Head of Division GM Commercial and Small Bank, PT Bank Negara Indonesia Tbk (2012)
            Head of Division, GM Commercial and Small Bank, PT Bank Negara Indonesia Tbk (2012)    • Marketing Officer Bandung, PT Bank Niaga Tbk (1987-1990)
                                                                                                     Marketing Officer, Bandung, PT Bank Niaga Tbk (1987-1990)
          • Head of Division GM Commercial, PT Bank Negara Indonesia Tbk (2010-2012)
            Head of Division, GM Commercial, PT Bank Negara Indonesia Tbk (2010-2012)
          • Presiden Direktur, PT Bank Kesawan Tbk (2006-2010)                                     Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
            President Director, PT Bank Kesawan Tbk (2006-2010)
          • Komisaris Independen, Bank Swaguna (2005-2006)                                         Memiliki hubungan afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali
            Independent Commissioner, Bank Swaguna (2005-2006)                                     Has affiliated relationship with the Controlling Shareholders

          • Early Warning Head-Div SME & Commercial Credit Risk, PT Bank Danamon Indonesia
            Tbk (2003-2005)                                                                        Rangkap Jabatan Dual Position
            Early Warning Head – SME & Commercial Credit Risk Division, PT Bank Danamon
            Indonesia Tbk (2003-2005)                                                              Beliau merangkap jabatan sebagai Komisaris Utama dan Pihak Independen pada
                                                                                                   perusahaan lain
          • Indonesia Head of Eastern Indonesia, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2003-2003)         He also as a President Commissioner and Independent Parties at an other company
            Head of Eastern Indonesia, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2003-2003)
          • Kepala Manajer Regional 4, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2002-2003)
            Regional Manager Head 4, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2002-2003)




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                                                       65
Page 66
     Profil Perusahaan
     Company Profile




                                              Markus Sugiono                                       Warga Negara Nationality
                                                                                                   Indonesia / Indonesian

                                                                                                   Usia Age
                                              Komisaris Independen
                                              Independent Commissioner                             60 tahun / years old


                                              Riwayat Pendidikan Educational Background

                                                 • Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Nasional, Bandung pada
                                                   tahun 1990.
                                                 • Bachelor of Industrial Engineering from the National Institute of Technology,
                                                   Bandung in 1990.




           Menjabat sebagai Appointed as


               Komisaris Independen Krom sejak 2021. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Komisaris Independen
               Perusahaan melalui keputusan RUPS tanggal 16 Maret 2021, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum
               Pemegang Saham Krom No. 9 tanggal 16 Maret 2021.

               Independent Commissioner of Krom since 2021. Legal Basis for Appointment as Independent
               Commissioner of the Company through the decision of the GMS dated March 16, 2021 which was
               notarized by the Deed of the General Meeting of Shareholders of Krom No. 9 date March 16, 2021.



           Pengalaman Kerja Work Experience                                     • Manajer, Bank Nusantara Parahyangan (1994)
                                                                                  Manager, Bank Nusantara Parahyangan (1994)

           • Komisaris Independen, PT Krom Bank Indonesia Tbk                   • Assistant Manager, Bank Bali, Bandung (1989-1994)
             (2021-Sekarang)                                                      Assistant Manager, Bank Bali, Bandung (1989-1994)
             Independent Commissioner, PT Krom Bank Indonesia Tbk               • Project Assistant, Lembaga Penelitian dan Afiliasi
             (2021-Now)                                                           Industri ITB (1988-1989)
           • Direktur IT and Operasional, Bank Nusantara Parahyangan              Project Assistant, Research Institute and ITB Industry
             (2009-2019)                                                          Affiliates (1988-1989)
             Operational Division Head, Bank Nusantara Parahyangan
             (2009-2019)
                                                                                Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
           • Kepala Divisi Operasional, Bank Nusantara Parahyangan
             (2006-2009)
                                                                                Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
             Operational Division Head, Bank Nusantara Parahyangan
                                                                                Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
             (2006-2009)                                                        Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
           • Kepala Departemen, Bank Nusantara Parahyangan                      kepada pemilik individu
             (2003-2006)                                                        Has no affiliation with members of the Board of Directors,
             Department Head, Bank Nusantara Parahyangan (2003-2006)            Board of Commissioners, or Major and Controlling
                                                                                Shareholders, either directly or indirectly to individual owners
           • Manajer, Bank UOB Indonesia Bandung (2001-2003)
             Manager, Bank UOB Indonesia, Bandung (2001-2003)
           • Manajer, Keppel Tatlee Buana Bank Bandung (1998-2001)              Rangkap Jabatan Dual Position
             Manager, Keppel Tatlee Buana Bank, Bandung (1998-2001)
           • Manajer, Bank Pikko Bandung (1997-1998)                            Beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan
             Manager, Bank Pikko, Bandung (1997-1998)                           Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank,
                                                                                perusahaan, dan/atau lembaga lain
           • Manajer, Bank Bisnis International (1994-1997)                     He does not hold concurrent positions as a member of the
             Manager, Bank Bisnis International(1994-1997)                      Board of Commissioners, member of the Board of Directors or
                                                                                Executive Officer at a bank, company and/or other institution




66                                                                                               Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 67
                                                       Zainal Abidin                                                  Warga Negara Nationality
                                                                                                                      Indonesia / Indonesian

                                                                                                                      Usia Age
                                                       Komisaris Independen
                                                       Independent Commissioner                                       70 tahun / years old


                                                       Riwayat Pendidikan Educational Background

                                                           • Sarjana Ekonomi dari Universitas Airlangga, Surabaya.
                                                           • Master of Arts dari Williams College, Massachusetts USA.
                                                           • Bachelor of Economics from Airlangga University, Surabaya.
                                                           • Master of Arts from Williams College, Massachusetts, USA.




          Menjabat sebagai Appointed as


              Komisaris Independen Krom sejak 2022. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Komisaris Independen
              Perusahaan melalui keputusan RUPS tanggal 15 September 2022, yang diaktakan dengan Akta Rapat
              Umum Pemegang Saham Krom No. 03 tanggal 15 September 2022.

              Independent Commissioner of Krom since 2022. Legal Basis for Appointment as Independent
              Commissioner of the Company through the decision of the GMS dated September 15, 2022 which was
              notarized by the Deed of the General Meeting of Shareholders of Krom No. 03 date September 15, 2022.



          Pengalaman Kerja Work Experience                                                  • Deputi Direktur dan Kepala Biro Pengelolaan Devisa dan Nilai Tukar
                                                                                               pada Direktorat Pengelolaan Devisa (2001-2007)
                                                                                               Deputy Director and Head of Bureau of Foreign Exchange and
                                                                                               Exchange Rate Management, Directorate of Foreign Exchange
          • Komisaris Independen, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2022-Sekarang)                   Management (2001-2007)
            Independent Commissioner, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2022-Now)
                                                                                            • Deputi Direktur Pengawasan Bank, BI (2001-2001)
          • Pihak Independen, PT Bank Danamon Indonesia (2020-Sekarang)                        Deputy Director of Bank Supervision, Bank Indonesia (2001-2001)
            Independent Parties, PT Bank Danamon Indonesia (2020-Now)
            - Anggota Komite Audit Member of the Audit Committee                            • Pengawas Bank Eksekutif, BI (1998-2001)
            - Anggota Komite Pemantau Risiko Member of the Risk Monitoring Committee           Executive Bank Supervisor, Bank Indonesia (1998-2001)
            - Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Member of the Integrated Governance   • Pengawas Bank Senior, BI (1994-1998)
            Committee                                                                          Senior Bank Supervisor, Bank Indonesia (1994-1998)
          • Komisaris Utama, PT Artajasa Pembayaran Elektronis (2017-2020)                  • Kepala Seksi Administrasi, BI (1993-1994)
            President Commissioner, PT Artajasa Pembayaran Elektronis (2017-2020)              Head of Administration Section, Bank Indonesia (1993-1994)
          • Komisaris Utama, PT Mekar Prana Indah (MPI-Bidakara Group) (2013-2017)          • Pemeriksa Bank, BI (1992-1993)
            President Commissioner, PT Mekar Prana Indah (MPI–Bidakara Group)                  Bank Examiner, Bank Indonesia (1992-1993)
            (2013-2017)
                                                                                            • Staf Pemeriksa Bank, BI (1983-1992)
          • Advisor Senior, BI (2013-2013)                                                     Bank Audit Staff, Bank Indonesia (1983-1992)
            Senior Advisor, Bank Indonesia (BI) (2013-2013)
                                                                                            • Trainee, BI (1982-1983)
          • Direktur  Eksekutif pada Departemen Pengawasan BPR, Kredit dan                     Trainee, Bank Indonesia (1982-1983)
            Pengembangan UMKM (DKBU), BI (2012-2013)
            Executive Director, Department of Rural Bank Supervision, Credit and MSME
                                                                                            • Auditor, Kantor Akuntan Publik (1981-1982)
                                                                                               Auditor, Public Accounting Firm (1981-1982)
            Development (DKBU), Bank Indonesia (2012-2013)
          • Direktur Akuntansi dan Sistem Pembayaran (DASP), BI (2012-2012)
            Director of Accounting and Payment Systems (DASP), Bank Indonesia (2012-2012)   Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
          • Peneliti Utama Senior pada Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan, BI
            (2010-2012)                                                                     Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun
                                                                                            Pemegang Saham Utama dan Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
            Senior Principal Researcher, Center for Central Banking Education and           kepada pemilik individu
            Studies, Bank Indonesia (2010-2012)                                             Has no affiliation with members of the Board of Directors, Board of Commissioners, or
                                                                                            Major and Controlling Shareholders, either directly or indirectly to individual owners
          • Peneliti  Utama Senior pada Direktorat Penelitian, Pengaturan, dan
            Pengembangan Perbankan (2008-2010)
            Senior Principal Researcher, Directorate of Banking Research, Regulation and    Rangkap Jabatan Dual Position
            Development (2008-2010)
          • Direktur Pengawasan Bank, BI (2007-2008)                                        Beliau merangkap jabatan sebagai Pihak Independen pada bank lain
            Director of Bank Supervision, Bank Indonesia (2007-2008)                        He also as an Independent Parties at an other company




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                                                67
Page 68
     Profil Perusahaan
     Company Profile




PROFIL DIREKSI
BOARD OF DIRECTOR’S PROFILES


                                             Anton Hermawan                                      Warga Negara Nationality
                                                                                                 Indonesia / Indonesian

                                                                                                 Usia Age
                                             Presiden Direktur
                                             President Director                                  57 tahun / years old


                                             Riwayat Pendidikan Educational Background

                                                • Sarjana Fisika dari Institut Teknologi Bandung.
                                                • Magister Manajemen dari Universitas Indonesia.
                                                • Bachelor of Physics from Institut Teknologi Bandung.
                                                • Magister Management from University of Indonesia.




           Menjabat sebagai Appointed as


               Presiden Direktur sejak 2024. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Presiden Direktur Perusahaan melalui
               keputusan RUPS tanggal 21 Februari 2024, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham
               Krom No. 6 tanggal 21 Februari 2024.

               President Director since 2024. Legal Basis for Appointment as President Director of the Company
               through the decision of the GMS dated February 21, 2024 which was notarized by the Deed of the
               General Meeting of Shareholders of Krom No. 6 dated February 21, 2024.



           Pengalaman Kerja Work Experience                                   • Senior Maintenance Engineer Philips Industries
                                                                                Batam Tuner Factory (1994-1996)
                                                                                Senior Maintenance Engineer, Philips Industries
           • Presiden Direktur, PT Krom Bank Indonesia Tbk                      Batam Tuner Factory (1994-1996)
             (2024-Sekarang)
             President Director, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2024-Now)        • Electrical Fabrication Engineer di Philips Singapore
                                                                                Pta Ltd Tuner Factory (1993-1994)
           • Direktur Perbankan Konsumer, PT Bank KEB Hana Indonesia            Electrical Fabrication Engineer, Philips Singapore Pte
             (2021-2023)                                                        Ltd, Tuner Factory (1993-1994)
             Consumer Banking Director, PT Bank KEB Hana Indonesia
             (2021-2023)
           • Executive Vice President, PT CIMB Niaga Tbk (2018-2021)          Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
             Executive Vice President, PT CIMB Niaga Tbk (2018-2021)
           • Group Head of Digital Banking, PT Sinarmas Tbk (2017-2018)       Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
             Group Head of Digital Banking, PT Sinarmas Tbk (2017-2018)       Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
           • Senior Vice President, PT Bank Permata Tbk (2016-2017)           Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
             Senior Vice President, PT Bank Permata Tbk (2016-2017)           kepada pemilik individu
                                                                              Has no affiliation with members of the Board of Directors,
           • Head, Astra Synergy PT Bank Permata Tbk (2014-2016)              Board of Commissioners, or Major and Controlling
             Head of Astra Synergy, PT Bank Permata Tbk (2014-2016)           Shareholders, either directly or indirectly to individual owners
           • Head, e-Channel PT Bank Permata Tbk (2009-2014)
             Head of e-Channel, PT Bank Permata Tbk (2009-2014)
                                                                              Rangkap Jabatan Dual Position
           • Kepala Biro Sentra Operasi Domestik, PT Bank Central Asia
             Tbk (1996-2009)
                                                                              Beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan
             Head of Domestic Operations Center Bureau, PT Bank               Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank,
             Central Asia Tbk (1996-2009)                                     perusahaan, dan/atau lembaga lain
                                                                              He does not hold concurrent positions as a member of the
                                                                              Board of Commissioners, member of the Board of Directors or
                                                                              Executive Officer at a bank, company and/or other institution




68                                                                                             Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 69
                                             Laniwati Tjandra                                   Warga Negara Nationality
                                                                                                Indonesia / Indonesian

                                                                                                Usia Age
                                             Direktur Konvensional dan Penjualan
                                             Conventional and Sales Director                    65 tahun / years old


                                             Riwayat Pendidikan Educational Background

                                                • Sarjana Hukum dari Universitas Katolik Parahyangan pada tahun 1985.

                                                • Bachelor of Law from Parahyangan Catholic University in 1985.




          Menjabat sebagai Appointed as


             Direktur Konvensional dan penjualan Krom sejak 2024. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota
             Direksi Perusahaan melalui keputusan RUPS tanggal 21 Februari 2024, yang diaktakan dengan Akta Rapat
             Umum Pemegang Saham Krom No. 6 tanggal 21 Februari 2024.

             Conventional and Sales Director of Krom since 2024. Legal Basis for Appointment as Member of the
             Company’s Board of Directors through the decision of the GMS dated February 21, 2024 which was
             notarized by the Deed of the General Meeting of Shareholders of Krom No. 6 dated February 21, 2024.



          Pengalaman Kerja Work Experience                                   Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships

                                                                             Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
          • Direktur Konvensional dan Penjualan, PT Krom Bank Indonesia
                                                                             Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
            Tbk (2024-Sekarang)                                              Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
            Conventional Banking and Sales Director, PT Krom Bank            kepada pemilik individu
            Indonesia Tbk (2024-Now)                                         Has no affiliation with members of the Board of Directors,
          • Presiden Direktur, PT Bank Bisnis Indonesia (2023-2024)          Board of Commissioners, or Major and Controlling
                                                                             Shareholders, either directly or indirectly to individual owners
            President Director, PT Bank Bisnis Indonesia (2023-2024)
          • Direktur, PT Bank Bisnis Indonesia (1997-2023)
            Director, PT Bank Bisnis Indonesia (1997-2023)
          • Kepala Cabang, PT Bank Bisnis Indonesia (1993-1997)              Rangkap Jabatan Dual Position
            Head of Branch, PT Bank Bisnis Indonesia (1993-1997)
          • Kepala Pemasaran dan Penjualan, PT Bank Bisnis Indonesia         Beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan
            (1987-1993)                                                      Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank,
            Head of Marketing and Sales, PT Bank Bisnis Indonesia            perusahaan, dan/atau lembaga lain
                                                                             She does not hold concurrent positions as a member of the
            (1987-1993)
                                                                             Board of Commissioners, member of the Board of Directors or
          • Kepala Bagian Pemasaran, Bank Industri di Kantor Pusat           Executive Officer at a bank, company and/or other institution
            Jakarta (1985-1987)
            Head of Marketing Department, Bank Industri, Head Office
            Jakarta (1985-1987)




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                             69
Page 70
     Profil Perusahaan
     Company Profile




                                              Alvin James                                        Warga Negara Nationality
                                                                                                 Indonesia / Indonesian
                                              Kurniawan
                                                                                                 Usia Age
                                              Direktur Keuangan
                                              Finance Director                                   40 tahun / years old


                                              Riwayat Pendidikan Educational Background

                                                 • Sarjana Ekonomi dari Universitas Surabaya pada tahun 2007.

                                                 • Bachelor of Economics from the University of Surabaya in 2007.




           Menjabat sebagai Appointed as


               Direktur Keuangan Krom sejak 2022. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan
               melalui keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 18 Maret 2022, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum
               Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Bisnis Internasional Tbk No. 3 tanggal 15 September 2022.
               Finance Director of Krom since 2022. Legal Basis for Appointment as a Member of the Company’s Board
               of Directors through the resolution of the Extraordinary GMS dated March 18, 2022, which is notarized by
               the Deed of the Extraordinary General Meeting of Shareholders of PT Bank Bisnis Internasional Tbk No. 3
               dated September 15, 2022.



           Pengalaman Kerja Work Experience                                   • Corporate Budget Controller, PT Salim Ivomas
                                                                                Pratama Tbk (2010-2011)
                                                                                Corporate Budget Controller, PT Salim Ivomas
           • Direktur Keuangan, PT Krom Bank Indonesia Tbk                      Pratama Tbk (2010-2011)
             (2022-Sekarang)
             Finance Director, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2022-Now)          • Auditor Senior, Pricewaterhouse Coopers Indonesia
                                                                                (2007-2010)
           • Wakil Presiden Keuangan, PT FinAccel Finance Indonesia             Senior Auditor, Pricewaterhouse Coopers Indonesia
             (2019-2022)                                                        (2007-2010)
             Vice President of Finance, PT FinAccel Finance Indonesia
             (2019-2022)
           • Direktur Finance Controller Regional, PT FinAccel Finance        Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
             Indonesia Tbk (Maret 2019-Oktober 2019)
             Regional Finance Controller Director, PT FinAccel Teknologi
                                                                              Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
             Indonesia Tbk (March 2019-October 2019)
                                                                              Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
           • General Manager (GM) Manajemen Portofolio, PT Celebes            Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
             Artha Ventura (2017-2018)                                        kepada pemilik individu
             General Manager (GM) of Portfolio Management, PT Celebes         Has no affiliation with members of the Board of Directors,
             Artha Ventura (2017-2018)                                        Board of Commissioners, or Major and Controlling
                                                                              Shareholders, either directly or indirectly to individual owners
           • Kepala Departemen Kemitraan Bisnis dan Pengendalian
             (2013-2017)
             Head Department Business Partnership and Control                 Rangkap Jabatan Dual Position
             (2013-2017)
           • Assistant Manager Corporate Finance Reporting, PT Sorini         Beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan
             Agro Asia Corporindo Tbk (2011-2013)                             Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank,
             Assistant Manager of Corporate Finance Reporting,                perusahaan, dan/atau lembaga lain
                                                                              He does not hold concurrent positions as a member of the
             PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk (2011-2013)
                                                                              Board of Commissioners, member of the Board of Directors or
                                                                              Executive Officer at a bank, company and/or other institution




70                                                                                             Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 71
                                                       Wisaksana Djawi                                             Warga Negara Nationality
                                                                                                                          Indonesia / Indonesian

                                                                                                                   Usia Age
                                                       Direktur Kepatuhan
                                                       Compliance Director                                                50 tahun / years old


                                                       Riwayat Pendidikan Educational Background

                                                           • Bachelor of Arts, Economics dari The University of Greenwich, UK.
                                                           • Master of Business Studies dari The University of Kent, UK.
                                                           • Bachelor of Arts, Economics from The University of Greenwich, UK.
                                                           • Master of Business Studies from The University of Kent, UK.




          Menjabat sebagai Appointed as


               Direktur Kepatuhan Krom sejak 2022. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan
               melalui keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 15 September 2022, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum
               Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Bisnis Internasional Tbk No. 3 tanggal 15 September 2022.
               Compliance Director of Krom since 2022. The Legal Basis for Appointment as a Member of the Company’s
               Board of Directors through the resolution of the Extraordinary GMS dated September 15, 2022, which is
               notarized by the Extraordinary General Meeting of Shareholders of PT Bank Bisnis Internasional Tbk No.
               3 dated September 15, 2022.



          Pengalaman Kerja Work Experience                                                  • Vice President Consumer Credit Risk & Portfolio Management, PT
                                                                                              HSBC Indonesia (2007-2008)
                                                                                              Vice President, Consumer Credit Risk & Portfolio Management, PT
                                                                                              HSBC Indonesia (2007-2008)
           • Direktur Kepatuhan, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2022-Sekarang)
             Compliance Director, PT Krom Bank Indonesia Tbk (2022-Now)                     • Vice President Consumer Credit Operations, PT HSBC Indonesia
                                                                                              (2006-2007)
           • Head of Business Performance Management and Risk & Compliance, PT Bank           Vice President, Consumer Credit Operations, PT HSBC Indonesia
             Jago Tbk (2020-2022)                                                             (2006-2007)
             Head of Business Performance Management and Risk & Compliance, PT Bank
             Jago Tbk (2020-2022)                                                           • Assistant Vice President Consumer Credit Risk Policy, PT HSBC
                                                                                              Indonesia (2005-2006)
           • Senior Director Corporate Finance & Restructuring, PT FTI Consulting             Assistant Vice President, Consumer Credit Risk Policy, PT HSBC
             Indonesia (2019-2020)                                                            Indonesia (2005-2006)
             Senior Director of Corporate Finance & Restructuring, PT FTI Consulting
             Indonesia (2019-2020)                                                          • Card Operations Manager, PT HSBC Indonesia (2004-2006)
                                                                                              Card Operations Manager, PT HSBC Indonesia (2004-2006)
           • Head of Business Finance Intelligence & Corporate Strategy Planning,
             PT Bank Muamalat Indonesia (2016-2019)                                         • Management Trainee, PT HSBC Indonesia (2003-2004)
             Head of Business Finance Intelligence & Corporate Strategy Planning, PT Bank     Management Trainee, PT HSBC Indonesia (2003-2004)
             Muamalat Indonesia (2016-2019)                                                 • Senior Sales Development Manager, PT Carrefour Indonesia (1999-2003)
           • Head of Commercial Banking, PT Bank Muamalat Indonesia (2014-2016)               Senior Sales Development Manager, PT Carrefour Indonesia (1999-2003)
             Head of Commercial Banking, PT Bank Muamalat Indonesia (2014-2016)
           • Head of Business Process Management, PT Bank Muamalat Indonesia (2014-2014)    Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
             Head of Business Process Management, PT Bank Muamalat Indonesia (2014-2014)
           • Senior Vice President Loan Management Unit & Risk Identification, PT HSBC      Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi, Dewan Komisaris,
             Indonesia (2011-2014)                                                          maupun Pemegang Saham Utama dan Pengendali, baik langsung maupun tidak
             Senior Vice President, Loan Management Unit & Risk Identification, PT HSBC     langsung sampai kepada pemilik individu
             Indonesia (2011-2014)                                                          Has no affiliation with members of the Board of Directors, Board of
                                                                                            Commissioners, or Major and Controlling Shareholders, either directly or
           • Senior Vice President Corporate Credit Risk Strategy, PT HSBC Indonesia        indirectly to individual owners
             (2009-2011)
             Senior Vice President, Corporate Credit Risk Strategy, PT HSBC Indonesia
             (2009-2011)                                                                    Rangkap Jabatan Dual Position
           • Vice President Consumer Finance Collections, PT HSBC Indonesia (2008-2009)     Beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota
             Vice President, Consumer Finance Collections, PT HSBC Indonesia (2008-2009)    Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain
                                                                                            He does not hold concurrent positions as a member of the Board of
                                                                                            Commissioners, member of the Board of Directors or Executive Officer at a
                                                                                            bank, company and/or other institution




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                                          71
Page 72
     Profil Perusahaan
     Company Profile




                                              Tan Alie                                            Warga Negara Nationality
                                                                                                  Indonesia / Indonesian

                                                                                                  Usia Age
                                              Direktur TI dan Operasional
                                              IT and Operations Director                          44 tahun / years old


                                              Riwayat Pendidikan Educational Background

                                                 • Sarjana Teknologi Informasi dari Universitas Bina Nusantara.

                                                 • Bachelor of Information Technology from Bina Nusantara University.




           Menjabat sebagai Appointed as


               Direktur TI sejak 2024. Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Direktur Perusahaan melalui keputusan RUPS
               Luar Biasa tanggal 5 November 2024, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar
               Biasa Krom No. 2 tanggal 5 November 2024.

               IT Director since 2024. Legal Basis for Appointment as Director of the Company through the decision of
               the Extraordinary GMS dated November 5 2024, which was notarized by the Deed of the Extraordinary
               General Meeting of Shareholders of Krom No. 2 on November 5, 2024.



           Pengalaman Kerja Work Experience                                    • Manajer Produk, Affle Pte Ltd (2010-2012)
                                                                                 Product Manager, Affle Pte Ltd (2010-2012)

           • Direktur TI dan Operasional, PT Krom Bank Indonesia Tbk           • Sr Software Engineer, Affle Pte Ltd (2006-2010)
             (2024-Sekarang)                                                     Senior Software Engineer, Affle Pte Ltd (2006-2010)
             IT and Operations Director, PT Krom Bank Indonesia Tbk            • Software Engineer, Intouch Innovate (2005-2006)
             (2024-Now)                                                          Software Engineer, Intouch Innovate (2005-2006)
           • Direktur, PT Kredifazz Digital Indonesia (2022-2024)
             Director, PT Kredifazz Digital Indonesia (2022-2024)
           • Presiden Komisaris, PT FinAccel Teknologi Indonesia               Hubungan Afiliasi Affiliate Relationships
             (2022-2024)
             President Commissioner, PT FinAccel Teknologi Indonesia           Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
             (2022-2024)                                                       Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
                                                                               Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
           • Presiden Direktur, PT FinAccel Teknologi         Indonesia        kepada pemilik individu
             (2017-2022)                                                       Has no affiliation with members of the Board of Directors,
             President Director, PT FinAccel Teknologi        Indonesia        Board of Commissioners, or Major and Controlling
             (2017-2022)                                                       Shareholders, either directly or indirectly to individual owners
           • CTPO, PT FinAccel Teknologi Indonesia (2015-2017)
             Chief Technology & Product Officer (CTPO), PT FinAccel
                                                                               Rangkap Jabatan Dual Position
             Teknologi Indonesia (2015-2017)
           • Head of Application Development, Risto Mobile Solution Pte        Beliau tidak merangkap jabatan sebagai anggota Dewan
             Ltd (2013-2014)                                                   Komisaris, anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank,
             Head of Application Development, Risto Mobile Solution            perusahaan, dan/atau lembaga lain
             Pte Ltd (2013-2014)                                               He does not hold concurrent positions as a member of the
                                                                               Board of Commissioners, member of the Board of Directors or
           • Assoc Director – Products, Affle Pte Ltd (2012-2013)              Executive Officer at a bank, company and/or other institution
             Associate Director – Products, Affle Pte Ltd (2012-2013)




72                                                                                              Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 73

          
Page 74
      Profil Perusahaan
      Company Profile




PEJABAT EKSEKUTIF
EXECUTIVE OFFICERS



 AGUNG SWANDRANA                      ANDRI                                             ANGGINTA RAMDANI
 FEBRIYAN                             SATRIA                                            IBRAHIM
 Branch Manager KC Mangga Dua         Head of Treasury & FI                             Head of Product




 ANTIK                                                        ARISWARI
 ROSALIA INDAH                                                HENING P
 Corporate Secretary Senior Manager                           Head of Finance & Accounting




74                                                                                           Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 75
  CATUR                      DIMAS H                                   FELICIA
  SUGIANTO                   NUGROHO                                   THENARDY
  Head of Mobile Engineer    Head of Compliance                        Head of Marketing




  HANIFAH A                                       ICHFAN
  SOSROKOESOEMO                                   MAULANA
  Head of Risk                                    Head of Operations




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                 75
Page 76
      Profil Perusahaan
      Company Profile




 IMAM CATUR                          IWAN                                          KRISNA
 HARI MUKTI                                                                        WARDHANA PARAPAT
 Senior Finance Operations Manager   Head of Business                              Head of HR & GA




 MANGARA                                                TEJA
 ANDREAS L                                              KURNIA
 Enterprise Governance Lead                             Branch Manager KC Juanda




76                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 77
  WILSON                                 WINDU TRI
                                         ANDARUNO
  Head of Engineering Personal Account   Head of Internal Audit




  YANSEN                                 ZAINI
                                         AKHSAN
  Head of Engineering                    Head of IT
  Corporate Account




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                        77
Page 78
        Profil Perusahaan
        Company Profile




 NAMA                       JABATAN                           PENDIDIKAN                                                         USIA           TAHUN
 NAME                       POSITION                          EDUCATION                                                          AGE            BERGABUNG
                                                                                                                                                YEAR OF JOINING

                            Branch Manager                    S1 Ekonomi Pembangunan di Universitas Jenderal Soedirman           44 tahun
 Agung Swandrana Febriyan                                                                                                                       2025
                            KC Mangga Dua                     Bachelor of Economic at Jenderal Soedirman University              44 years old


                                                              S1 Ekonomi di Universitas Padjadjaran
                                                              S2 Ekonomi & Bisnis di Universitas Gadjah Mada                     41 tahun
 Andri Satria               Head of Treasury & FI                                                                                               2024
                                                              Bachelor of Economic at Padjadjaran University                     41 years old
                                                              Magister of Economic & Business at Gadjah Mada University


                                                              S1 di Universitas Indonesia
                                                              S2 di Delft University of Technology                               31 tahun
 Angginta Ramdani Ibrahim   Head of Product                                                                                                     2022
                                                              Bachelor at University of Indonesia                                31 years old
                                                              Magister at Delft University of Technology


                            Profile telah tercantum di Profil Corporate Secretary
 Antik Rosalia Indah
                            The profile has been listed in the Corporate Secretary’s Profile


                            Head of Finance &                 S1 Akuntansi di Universitas Indonesia                              46 tahun
 Ariswari Hening P                                                                                                                              2025
                            Accounting                        Bachelor of Accountant at University Indonesia                     46 years old


                                                              S1 Teknik Informatika di Universitas Surabaya                      40 tahun
 Catur Sugianto             Head of Mobile Engineer                                                                                             2022
                                                              Bachelor of Infomation Technology at Surabaya University           40 years old


                                                              S1 Ekonomi di Universitas Pancasila                                42 tahun
 Dimas H Nugroho            Head of Compliance                                                                                                  2025
                                                              Bachelor of Economic at Pancasila University                       42 years old


                                                              S1 Teknologi Informasi di Monash University                        40 tahun
 Felicia Thenardy           Head of Marketing                                                                                                   2023
                                                              Bachelor of Information Technology at Monash University            40 years old


                                                              S2 Kebijakan Publik di University of Oxford                        33 tahun
 Hanifah A Sosrokoesoemo    Head of Risk                                                                                                        2024
                                                              Magister of Public Policy at University of Oxford                  33 years old


                                                              S1 di STIE Tribuana                                                40 tahun
 Ichfan Maulana             Head of Operations                                                                                                  2023
                                                              Bachelor at STIE Tribuana                                          40 years old


                            Senior Finance                    S1 Ilmu Administrasi Fiskal di Universitas Indonesia               36 tahun
 Imam Catur Hari Mukti                                                                                                                          2023
                            Operations Manager                Bachelor of Fiscal Administration at University of Indonesia       36 years old


                                                              S1 Komersial di University of Sydney                               39 tahun
 Iwan                       Head of Business                                                                                                    2023
                                                              Bachelor of Commercial at University of Sydney                     39 years old


                                                              S1 Psikologi di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya            38 tahun
 Krisna Wardhana Parapat    Head of HR & GA                                                                                                     2022
                                                              Bachelor of Psychology at Katolik Indonesia Atma Jaya University   38 years old


                                                              S1 Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Padjadjaran
                            Enterprise                        S2 Ekonomi Bisnis di Universitas Indonesia                         38 tahun
 Mangara Andreas L                                                                                                                              2022
                            Governance Lead                   Bachelor of Social and Political at Padjadjaran University         38 years old
                                                              Magister of Business Economic at University of Indonesia


                            Branch Manager                    S1 di Universitas Widyatama                                        49 tahun
 Teja Kurnia                                                                                                                                    2025
                            KC Juanda                         Bachelor at Widyatama University                                   49 years old


                            Head of Engineering               S1 di STMIK Mikroskil                                              33 tahun
 Wilson                                                                                                                                         2022
                            Personal Account                  Bachelor at STMIK Mikroskil                                        33 years old


                            Profile telah tercantum di Profil Internal Audit
 Windu Tri Andaruno
                            The profile has been listed in the Internal Audit’s Profile


                            Head of Engineering               S1 di BINUS University                                             39 tahun
 Yansen                                                                                                                                         2024
                            Corporate Account                 Bachelor at BINUS University                                       39 years old


                                                              S1 di Universitas AMIKOM Yogyakarta                                36 tahun
 Zaini Akhsan               Head of IT                                                                                                          2022
                                                              Bachelor at AMIKOM Yogyakarta University                           36 years old




78                                                                                                                           Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 79
HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DEWAN
KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS’ AFFILIATED RELATIONSHIPS


                                         HUBUNGAN KEUANGAN DENGAN                          HUBUNGAN KELUARGA DENGAN
                                             FINANCIAL RELATIONSHIP WITH                           FAMILY RELATIONSHIP WITH

                             DIREKTUR         DEWAN         PEMEGANG           DIREKTUR         DEWAN          PEMEGANG
                             DIRECTORS      KOMISARIS          SAHAM           DIRECTORS      KOMISARIS           SAHAM
  NAMA                                       BOARD OF                                          BOARD OF
                                                           PENGENDALI                                         PENGENDALI
  NAME                                   COMMISSIONERS                                     COMMISSIONERS
                                                          SHAREHOLDERS                                       SHAREHOLDERS

                         YA      TIDAK      YA   TIDAK       YA    TIDAK      YA   TIDAK      YA    TIDAK       YA   TIDAK
                        YES         NO     YES      NO      YES       NO     YES      NO     YES       NO      YES      NO


  Dinno Indiano              -      √        -       √       √         -       -      √        -       √         -       √


  Markus Sugiono             -      √        -       √        -        √       -      √        -       √         -       √


  Zainal Abidin              -      √        -       √        -        √       -      √        -       √         -       √




Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris                       Changes In The Board of Commissioners
dan Alasan Perubahannya                                           Member Composition and Reason for The
                                                                  Changes

Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan komposisi          Throughout 2025, there no change in the composition of
anggota Dewan Komisaris.                                          the members of the Board of Commissioners.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                              79
Page 80
       Profil Perusahaan
       Company Profile




HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS’ AFFILIATED RELATIONSHIPS


                                           HUBUNGAN KEUANGAN DENGAN                              HUBUNGAN KELUARGA DENGAN
                                                 FINANCIAL RELATIONSHIP WITH                             FAMILY RELATIONSHIP WITH

                               DIREKTUR         DEWAN           PEMEGANG             DIREKTUR         DEWAN          PEMEGANG
                               DIRECTORS      KOMISARIS            SAHAM             DIRECTORS      KOMISARIS           SAHAM
  NAMA                                         BOARD OF        PENGENDALI                            BOARD OF       PENGENDALI
  NAME                                     COMMISSIONERS      SHAREHOLDERS                       COMMISSIONERS     SHAREHOLDERS

                            YA    TIDAK       YA     TIDAK       YA    TIDAK      YA     TIDAK      YA    TIDAK       YA   TIDAK
                           YES       NO      YES        NO      YES       NO     YES        NO     YES       NO      YES      NO


  Anton Hermawan           -        √        -         √        -        √       -        √        -        √        -       √


  Laniwati Tjandra         -        √        -         √        -        √       -        √        -        √        -       √


  Alvin James Kurniawan    -        √        -         √        -        √       -        √        -        √        -       √


  Wisaksana Djawi          -        √        -         √        -        √       -        √        -        √        -       √


  Tan Alie                 -        √        -         √        -        √       -        √        -        √        -       √




Perubahan Komposisi Anggota Direksi dan                               Changes In The Board of Directors Member
Alasan Perubahannya                                                   Composition and Reasons For The Changes

Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan komposisi              Throughout 2025, there no change in the composition of
anggota Direksi.                                                      the members of the Board of Directors.




80                                                                                            Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 81
DEMOGRAFI KARYAWAN
EMPLOYEES DEMOGRAPHICS

Berikut adalah komposisi karyawan menurut jenjang              The following is the composition of employees according
jabatan, usia, pendidikan status, aktivitas utama dan lokasi   to position level, age, educational status, main activities
Perseroan per tanggal 31 Desember 2025, 31 Desember            and location of the Company as of December 31, 2025,
2024, dan 31 Desember 2023:                                    December 31, 2024, and December 31, 2023:



Komposisi Karyawan Berdasarkan                                 Employee Composition Based on Position
Jenjang Jabatan

                              31 DESEMBER 2025      31 DESEMBER 2024      31 DESEMBER 2023
                               DECEMBER 31, 2025     DECEMBER 31, 2024     DECEMBER 31, 2023
  JABATAN                                                                                                        POSITION
                             JUMLAH                 JUMLAH                JUMLAH
                                              %                     %                     %
                               TOTAL                  TOTAL                 TOTAL

  Komisaris                        3         0,8          3        1,14         3        1,59               Commissioners

  Direksi                          5          1,3         5        1,89         3        1,59                     Directors

  Wakil Presiden                   5          1,3         3        1,14         1       0,53                 Vice President

  Asisten Wakil Presiden           6          1,6         6       2,27         6         3,17       Assistant Vice President

  Lead                             19         5,1        14        5,3         6         3,17                          Lead

  Senior Manajer                  37         9,8         27      10,23         11       5,82               Senior Managers

  Manajer                         78        20,7         52        19,7        34       17,99                     Managers

  Asisten Manajer                 87         23,1        52        19,7        32      16,93            Assistant Managers

  Senior Officer                  50         13,3        35      13,26        36       19,05                  Senior Officer

  Officer                         60          16        50       18,94        46       24,34                         Officer

  Non-Officer                     26         6,9         17       6,44         11       5,82                    Non-Officer

  Jumlah                         376        100        264        100         189        100                          Total




Komposisi Karyawan Perseroan Berdasarkan                       Composition of Company Employees Based on
Jenjang Usia                                                   Age Levels

                              31 DESEMBER 2025      31 DESEMBER 2024      31 DESEMBER 2023
                               DECEMBER 31, 2025     DECEMBER 31, 2024     DECEMBER 31, 2023
  USIA                                                                                                                 AGE
                             JUMLAH                 JUMLAH                JUMLAH
                                              %                     %                     %
                               TOTAL                  TOTAL                 TOTAL

  >55 tahun                        7          1,9         5        1,89        6         3,17                     >55 years

  41 - 55 tahun                   28         7,4         23        8,71        21        11,11                 41 - 55 years

  31 - 40 tahun                   150       39,9        102      38,64        64       33,86                   31 - 40 years

  Sampai dengan 30 tahun          191       50,8        134      50,76        98       51,85                 Up to 30 years

  Jumlah                         376         100       264        100         189        100                          Total




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                81
Page 82
        Profil Perusahaan
        Company Profile




Komposisi Karyawan Perseroan Berdasarkan                     Composition Of The Company’s Employees Base
Jenjang Pendidikan                                           on Educational Level

                            31 DESEMBER 2025      31 DESEMBER 2024      31 DESEMBER 2023
                             DECEMBER 31, 2025     DECEMBER 31, 2024     DECEMBER 31, 2023
 PENDIDIKAN                                                                                               EDUCATION
                            JUMLAH                JUMLAH                JUMLAH
                                            %                     %                     %
                              TOTAL                 TOTAL                 TOTAL

 Pasca Sarjana                   25        6,6         18       6,82          11      5,82                Postgraduate

 Sarjana                        314       83,5        210      79,55        142       75,13                   Bachelor

 Diploma                         19         5,1        14       5,30         17       8,99                     Diploma

 Sampai SMA                      18        4,8         22       8,33         19      10,05            Up to High School

 Jumlah                         376       100        264        100         189       100                        Total




Komposisi Karyawan Perseroan Berdasarkan                     Composition Of The Company’s Employees
Status                                                       Based on Status

                            31 DESEMBER 2025      31 DESEMBER 2024      31 DESEMBER 2023
                             DECEMBER 31, 2025     DECEMBER 31, 2024     DECEMBER 31, 2023
 POSISI                                                                                                     POSITION
                            JUMLAH                JUMLAH                JUMLAH
                                            %                     %                     %
                              TOTAL                 TOTAL                 TOTAL

 Karyawan Tetap                340        90,4        239      90,53        168      88,89           Full Time Employee

 Karyawan Kontrak               36         9,6         25       9,47         21        11,11         Contract Employee

 Jumlah                         376       100        264        100         189       100                        Total




Komposisi Karyawan Perseroan Berdasarkan                     Composition of the Company’s Employees
Lokasi Perseroan                                             Based on the Location of the Company

                            31 DESEMBER 2025      31 DESEMBER 2024      31 DESEMBER 2023
                             DECEMBER 31, 2025     DECEMBER 31, 2024     DECEMBER 31, 2023
 LOKASI                                                                                                     LOCATION
                            JUMLAH                JUMLAH                JUMLAH
                                            %                     %                     %
                              TOTAL                 TOTAL                 TOTAL

 Bandung                         29        7,7         42       15,91       50       26,46                    Bandung

 Jakarta                        347       92,3        222      84,09        139      75,54                      Jakarta

 Jumlah                         376       100        264        100         189       100                        Total




Komposisi Karyawan Perseroan Berdasarkan                     Composition of the Company’s Employees
Jenis Kelamin                                                Based on Gender

                            31 DESEMBER 2025      31 DESEMBER 2024      31 DESEMBER 2023
                             DECEMBER 31, 2025     DECEMBER 31, 2024     DECEMBER 31, 2023
 JENIS KELAMIN                                                                                                GENDER
                            JUMLAH                JUMLAH                JUMLAH
                                            %                     %                     %
                              TOTAL                 TOTAL                 TOTAL

 Pria                          240        63,8        165      62,50         113     59,79                        Male

 Wanita                         136       36,2        99       37,50         76      40,21                      Female

 Jumlah                         376       100        264        100         189       100                        Total




82                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 83
LEMBAGA PENUNJANG PASAR MODAL
CAPITAL MARKET SUPPORTING INSTITUTIONS


Akuntan Publik                                                            Public Accountant

  Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan, Part of Deloitte Network
  ALAMAT                                                                 JASA                                                         PERIODE
  ADDRESS                                                                SERVICE                                                       PERIOD

  The Plaza Office Tower, 32nd Floor
  Jl. M.H. Thamrin Kav 28-30, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat,          Audit Laporan Keuangan Tahun
                                                                                                                              31 Desember 2025
  Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350                                    Buku 2025
                                                                                                                              December 31, 2025
      (021) 5081 8000                                                    Audit of 2025 Financial Statements
      iddttl@deloitte.com




Konsultan Hukum                                                           Law Consultant

  Gunawan Darmawan Octavian Candra Advocates & Counsellors at Law
  ALAMAT                                                                 JASA                                                         PERIODE
  ADDRESS                                                                SERVICE                                                       PERIOD

                                                                         Melakukan pemeriksaan dan memberikan
  Jl. Pejaten Raya No. 9, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan   pendapat hukum dengan kemampuan profesional         Januari - Desember
  12510 - Indonesia                                                      terbaik untuk kepentingan perusahaan.                             2025
       +6282246619058                                                    To conduct examinations and provide legal           January - December
       info@gdoclaw.co.id                                                opinions using the best professional expertise in                 2025
                                                                         the interest of the company.




Biro Administrasi Efek                                                    Share Register

  PT Sinartama Gunita
  ALAMAT                                                                 JASA                                                         PERIODE
  ADDRESS                                                                SERVICE                                                       PERIOD

  Menara Tekno Lantai 7 Jl. Fachrudin No. 19 RT.01/RW.07, Kelurahan
                                                                         Mengelola administrasi saham atau mencatat          Januari - Desember
  Kampung Bali Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat 10250
                                                                         daftar pemegang saham.                                            2025
    (021) 392 - 2332
                                                                         Managing share administration or keeping records    January - December
    helpdesk1@sinartama.co.id
                                                                         of shareholders.                                                  2025
    www.sinartamagunita.co.id




Notaris                                                                   Notary

  Mohamad Fajri Mekka Putra S.H., M.Kn.
  ALAMAT                                                                 JASA                                                         PERIODE
  ADDRESS                                                                SERVICE                                                       PERIOD

                                                                         Menyiapkan dan membuat akta-akta Berita Acara       Januari - Desember
  SOHO Pancoran, Tower Splendor Unit S-2512                              RUPS Perseroan dan Perjanjian-Perjanjian.                         2025
  Jl. Letjen M.T Haryono, Kav 2-3, Jakarta Selatan, DKI Jakarta          Prepare and make deeds of the Minutes of the        January - December
                                                                         Company’s GMS and the Agreements.                                 2025




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                  83
Page 84
       Profil Perusahaan
       Company Profile




KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
COMPOSITION OF SHAREHOLDERS

Tabel berikut menunjukkan komposisi pemegang saham                         The table below shows the shareholder composition as of
per 31 Desember 2025 dan 2024:                                             December 31, 2025 and 2024:

                                                                             2025                                                 2024
  PEMEGANG
  SAHAM                             LEMBAR                       NILAI          %                LEMBAR                 NILAI        %
  SHAREHOLDERS                   NUMBER OF                     VALUES                          NUMBER OF               VALUES
                                    SHARES                                                        SHARES

  PT FinAccel Teknologi
                               2.756.042.477           275.604.247.700       75,00         2.756.042.477       275.604.247.700    75,00
  Indonesia

  Sundjono Suriadi                180.471.077            18.047.107.700        4,91             180.471.077      18.047.107.700    4,91

  PT Sun Antarnusa
                                  178.971.567             17.897.156.700      4,87              178.971.567      17.897.156.700    4,87
  Investment

  PT Sun Land Investama           182.533.737            18.253.373.700       4,97             182.533.737      18.253.373.700     4,97

  Masyarakat
                                 376.704.443            37.670.444.300        10,25            376.704.443      37.670.444.300    10,25
  Public

  Jumlah
                               3.674.723.301           367.472.330.100         100         3.674.723.301      367.472.330.100      100
  Total




Tabel berikut menunjukkan kepemilikan saham Dewan                          The table shows the share ownership of the Board of
Komisaris dan Direksi di Krom:                                             Commissioners and Directors in the Krom:

                                                                                                     2025                         2024
  PEMEGANG
                           JABATAN                                                     NILAI            %               NILAI        %
  SAHAM                                                                               VALUES                           VALUES
                           POSITIONS
  SHAREHOLDERS

                           Presiden Komisaris
  Dinno Indiano                                                                            -             -                   -        -
                           President Commissioner

                           Komisaris Independen
  Markus Sugiono                                                                           -             -                   -        -
                           Independent Commissioner

                           Komisaris Independen
  Zainal Abidin                                                                            -             -                   -        -
                           Independent Commissioner

                           Presiden Direktur
  Anton Hermawan                                                                           -             -                   -        -
                           President Director

                           Direktur Konvensional & Penjualan
  Laniwati Tjandra                                                                         -             -                   -        -
                           Conventional & Sales Director

                           Direktur Keuangan
  Alvin James Kurniawan                                                                    -             -                   -        -
                           Finance Director

                           Direktur Kepatuhan
  Wisaksana Djawi                                                                          -             -                   -        -
                           Compliance Director

                           Direktur TI & Operasional
  Tan Alie                                                                                 -             -                   -        -
                           IT & Operations Director




84                                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 85
INFORMASI PEMEGANG SAHAM UTAMA
INFORMATION REGARDING THE MAIN SHAREHOLDERS

Tabel di bawah menunjukkan kepemilikan saham Krom   The table below shows the share ownership of Krom
beserta persentase kepemilikan pemegang saham       along with the percentage of ownership of the Bank’s
utama Bank:                                         major shareholders:




     Akshay Garg
         6%



   Kredivo Group Ltd
        100%



  FPL Capital Pte. Ltd
     99,995%



    PT FinAccel              PT Sun Land       PT Sun               Sundjono             Masyarakat
     Teknologi                Investama       Antarnusa              Suriadi               Public
     Indonesia                               Investment

       75%                    4,96%           4,87%                 4,91%                 10,25%




                             PT Krom Bank Indonesia Tbk




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                            85
Page 86
      Profil Perusahaan
      Company Profile




KRONOLOGI PENCATATAN SAHAM
CHRONOLOGICAL LISTING OF SHARES

Untuk memperkuat permodalan dan memenuhi ketentuan           To strengthen capital and comply with the provisions of the
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 12/2020,         Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 12/2020,
Krom melakukan Penawaran Saham Perdana (IPO) dengan          Krom conducted an Initial Public Offering (IPO) with a total
total penawaran sebesar 394.764.700 saham atau 15%           offering of 394,764,700 shares or 15% of the total paid-up
dari jumlah modal disetor. Penawaran umum efektif dicatat    capital. The public offering was effectively listed on the
di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 7 September 2020        Indonesia Stock Exchange on September 7, 2020 with an
dengan harga penawaran Rp480. Dana yang diperoleh dari       offering price of IDR480. The proceeds from the public
hasil penawaran umum adalah sebesar Rp189.487.056.000        offering amounted to IDR189,487,056,000 (one hundred
(seratus delapan puluh sembilan miliar empat ratus delapan   eighty-nine billion four hundred eighty-seven million and
puluh tujuh juta lima puluh enam ribu rupiah).               fifty-six thousand rupiah).

Tepat setelah keberhasilan Bank untuk melakukan penawaran    Right after the success of the Bank in conducting an initial
saham perdana, Bank melakukan rencana untuk melakukan        public offering, the Bank made plans to make additional
penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan               capital by providing Pre-emptive Rights (HMETD) to bank
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham           shareholders through a Limited Public Offering. The plan is
bank melalui Penawaran Umum Terbatas. Rencana tersebut       listed in the Extraordinary General Meeting of Shareholders
tercantum pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa          (EGMS) No. 003/A/BBSI/11/2020 dated November 4,
(RUPSLB) No. 003/A/BBSI/11/2020 tanggal 4 November           2020 which was attended by shareholders representing
2020 yang dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili         2,237,000,000 shares or 85% of all shares.
2.237.000.000 saham atau 85% dari seluruh saham.

Rights Issue dinyatakan efektif pada 14 Desember             The Rights Issue was declared effective on December
2020 sehingga Bank menambah modal menjadi                    14, 2020 so that the Bank increased its capital to
Rp302.652.940.500, kenaikan sebesar Rp39.476.470.500         IDR302,652,940,500, an increase of IDR39,476,470,500
dari modal dasar sebelum Rights Issue. Penambahan            from authorized capital before Rights Issue. The capital
modal tersebut telah didokumentasikan melalui Akta No. 16    increase has been documented through Deed No. 16 dated
tanggal 23 Desember 2020.                                    December 23, 2020.

Bank kembali melakukan penambahan modal dengan               The Bank again made additional capital by providing Pre-
memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)          emptive Rights (HMETD) to bank shareholders through a
kepada pemegang saham bank melalui Penawaran Umum            Limited Public Offering. The plan is stated in the Deed No.
Terbatas. Rencana tersebut tercantum pada Akta No. 31        31 dated August 27, 2021.
tanggal 27 Agustus 2021.

Rights Issue kedua dinyatakan efektif pada tanggal 22        The second Rights Issue was declared effective on
November 2021 sehingga bank menambah modal menjadi           November 22, 2021 so that the bank increased its capital to
Rp330.725.097.300, kenaikan sebesar Rp280.721.568.000,       IDR330,725,097,300, an increase of IDR280,721,568,000 of
dari modal dasar sebelum Rights Issue kedua. Penambahan      the authorized capital before the second Rights Issue. The
modal tersebut telah tercatat melalui akta No. 25 tanggal    increase in capital has been documented by deed No. 25
20 Desember 2021.                                            dated December 20, 2021.

Bank kembali melakukan penambahan modal dengan               The Bank again increased its capital by granting Pre-
memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)          emptive Rights (HMETD) to shareholders. The HMETD III
kepada pemegang saham. Rencana HMETD III ini tertuang        plan is stated in the Deed of EGMS No. 3 dated September
pada Akta RUPSLB No. 3 tanggal 15 September 2022 yang        15, 2022 which was attended by 2,921,894,018 shares or
dihadiri oleh sebanyak 2.921.894.018 lembar saham atau       88.35% of the total shares. Rights Issue 3 was declared
88,35% dari keseluruhan saham. Rights Issue 3 dinyatakan     effective on November 30, 2022.
efektif pada tanggal 30 November 2022.




86                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 87

          
Page 88
     “
         ANALISIS DAN
         PEMBAHASAN
         MANAJEMEN
         MANAGEMENT ANALYSIS
         AND DISCUSSION




88                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 89
PT Krom Bank Indonesia Tbk   89
Page 90
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Analysis and Discussion




TINJAUAN EKONOMI DAN INDUSTRI
ECONOMIC AND INDUSTRY OVERVIEW


Kondisi Perekonomian Global                                       Global Economic Condition
Memasuki tahun 2025, perekonomian global berada dalam             Entering 2025, the global economy was in a crucial
fase transisi yang krusial, di mana dunia mulai beradaptasi       transitional phase as the world adapts to a “new normal”
dengan era “normal baru” pasca-inflasi tinggi. Amerika            following a period of high inflation. The United States
Serikat mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah         shows signs of stabilization after a prolonged cycle of
periode panjang suku bunga tinggi, meskipun pertumbuhan           high interest rates, although growth remains moderate as
tetap moderat karena konsumen mulai mengurangi                    consumers scale back spending due to rising credit card
belanja akibat penumpukan utang kartu kredit. Di sisi lain,       debt. Conversely, China is demonstrating a more robust
Tiongkok mulai menunjukkan pemulihan yang lebih solid             recovery following the implementation of massive fiscal
setelah pemerintahannya meluncurkan stimulus fiskal               stimulus packages aimed at resolving its property crisis,
besar-besaran untuk mengatasi krisis properti, yang pada          which in turn has provided much-needed momentum for
gilirannya memberikan napas bagi negara-negara mitra              its global trading partners. However, this recovery remains
dagangnya. Namun, pemulihan ini tidak merata di seluruh           uneven across regions; Europe continues to grapple
kawasan; Eropa masih tertatih-tatih menghadapi stagnasi           with stagnant productivity and energy costs that remain
produktivitas dan biaya energi yang tetap lebih tinggi            significantly higher than pre-pandemic levels, creating a
dibandingkan level sebelum pandemi, menciptakan jurang            widening growth gap among developed nations.
pertumbuhan yang semakin lebar antar negara maju.
Lanskap geopolitik di tahun 2025 tetap menjadi sumber             The geopolitical landscape in 2025 remains a primary
volatilitas utama yang sulit diprediksi, dengan pergeseran        source of volatility that is hard to predict, characterized
aliansi perdagangan yang semakin nyata. Meskipun                  by a distinct shift in trade alliances. While some regional
beberapa konflik regional mulai menunjukkan tanda-tanda           conflicts show signs of de-escalation, emerging economic
deeskalasi, blok-blok ekonomi baru semakin memperkuat             blocs are consolidating their positions, further accelerating
posisi mereka, memicu fragmentasi perdagangan global.             global trade fragmentation. Protectionist policies and
Kebijakan proteksionisme dan “friend-shoring” menjadi             “friend-shoring” have become the new standard for
standar baru dalam rantai pasok industri strategis seperti        strategic supply chains, particularly in the semiconductor
semikonduktor dan kendaraan listrik, di mana negara-              and electric vehicle industries, as nations prioritize national
negara lebih memprioritaskan keamanan nasional di atas            security over cost efficiency. The technological rivalry
efisiensi biaya. Persaingan teknologi antara Barat dan            between West and East has expanded beyond software
Timur tidak lagi terbatas pada perangkat lunak, melainkan         into the control of critical raw materials, triggering a
telah merambah ke penguasaan bahan mentah kritis, yang            competition for influence in Africa and Latin America as key
memicu perebutan pengaruh di wilayah Afrika dan Amerika           mineral suppliers.
Latin sebagai penyedia mineral utama.
Dari sisi kebijakan moneter, tahun 2025 menjadi saksi siklus      In terms of monetary policy, 2025 marks a broader global
pelonggaran global yang lebih luas seiring dengan terkendalinya   easing cycle as inflation converges toward the 2% target in
inflasi menuju target 2% di banyak negara. Federal Reserve        many economies. The Federal Reserve and the European
dan Bank Sentral Eropa mulai melakukan pemangkasan suku           Central Bank have initiated gradual interest rate cuts,
bunga secara bertahap, yang memberikan ruang bagi bank            providing emerging market central banks the policy space
sentral di negara berkembang untuk menurunkan biaya               to lower borrowing costs without risking extreme capital
pinjaman mereka tanpa risiko pelarian modal yang ekstrem.         flight.
Kondisi likuiditas yang lebih longgar ini mulai menggairahkan     This improved liquidity has begun to revitalize capital
kembali pasar modal dan investasi pada sektor teknologi,          markets and technology investments, particularly in the
terutama dalam pengembangan infrastruktur Kecerdasan              development of Artificial Intelligence (AI) infrastructure,
Buatan (AI) yang kini mulai memasuki tahap monetisasi             which is now entering a stage of tangible monetization.
nyata. Industri manufaktur global juga mulai bangkit dari         Furthermore, the global manufacturing sector is rebounding
keterpurukan seiring dengan pulihnya permintaan global            from its previous slump, supported by recovering global
dan menurunnya biaya input energi.                                demand and declining energy input costs.
Tahun 2025 menandai percepatan yang signifikan dalam              The year 2025 marks a major acceleration in green industries
industri hijau dan implementasi teknologi berkelanjutan           and the implementation of sustainable technologies as new
sebagai penggerak ekonomi baru. Investasi pada energi             drivers of the economy. Investment in renewable energy is
terbarukan kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai upaya        no longer viewed solely as climate mitigation effort but as an
mitigasi iklim, melainkan sebagai strategi kemandirian            urgent strategy for energy independence. The automotive
energi yang mendesak. Sektor industri otomotif dan                and energy sectors are undergoing massive transformations
energi mengalami transformasi besar-besaran dengan                as Carbon Border Adjustment Mechanisms (CBAM) are



90                                                                                         Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 91
penguatan regulasi karbon di perbatasan (CBAM) yang                   strictly enforced, compelling global manufacturers to adopt
mulai diberlakukan secara ketat, memaksa produsen di                  low-emission production standards. Although extreme
seluruh dunia untuk mengadopsi standar produksi rendah                weather remains a threat to the food and insurance
emisi. Meskipun cuaca ekstrem tetap menjadi ancaman                   sectors the adoption of precision agriculture technologies
bagi sektor pangan dan asuransi, adopsi teknologi                     and AI based early warning systems is beginning to help
pertanian presisi dan sistem peringatan dini berbasis                 mitigate the risk of economic losses, demonstrating that
AI mulai membantu memitigasi risiko kerugian ekonomi,                 global economic resilience now heavily depends on the
menunjukkan bahwa ketahanan ekonomi global kini sangat                integration of technological innovation and environmental
bergantung pada integrasi antara inovasi teknologi dan                sustainability.
keberlanjutan lingkungan.
Di samping dinamika sektoral tersebut, pasar tenaga kerja             Alongside these sectoral dynamics, the global labor market
global di tahun 2025 mengalami transformasi struktural yang           in 2025 is undergoing a structural transformation driven by
dipicu oleh integrasi kecerdasan buatan generatif di berbagai         the integration of generative artificial intelligence across
lini industri. Fenomena ini menciptakan paradoks dimana               various industries. This phenomenon creates a paradox
terjadi kekurangan tenaga kerja terampil di bidang teknologi          there is a shortage of skilled labor in technology and green
dan energi hijau, sementara sektor administratif konvensional         energy sectors, while the conventional administrative
menghadapi risiko otomasi yang semakin nyata. Perusahaan-             sector faces an increasingly tangible risk of automation.
perusahaan besar kini mengalihkan fokus investasi mereka              Major corporations are now shifting their investment focus
dari sekadar ekspansi fisik menuju peningkatan kapasitas              from mere physical expansion toward human resources
sumber daya manusia agar tetap relevan dalam ekosistem                development to remain relevant within an increasingly
digital yang semakin kompleks. Selain itu, pola kerja hibrida         complex digital ecosystem. Furthermore, hybrid work
telah menetap sebagai standar baru yang mengubah lanskap              patterns have become the new norm, transforming the
ekonomi perkotaan, mempengaruhi permintaan properti                   urban economic landscape, influencing commercial
komersial, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis                 property demand, and driving growth in digital service-
layanan digital di wilayah penyangga. Adaptasi terhadap               based economy in the buffer zone. Adaptating to work
fleksibilitas kerja dan literasi digital ini menjadi faktor penentu   flexibility and digital literacy is a determining factor in
daya saing ekonomi nasional dalam menghadapi persaingan               national economic competitiveness facing increasingly
global yang semakin ketat.                                            fierce global competition.

Kondisi Perekonomian Nasional                                         National Economic Conditions
Perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2025 menunjukkan               The Indonesian economy throughout 2025 demonstrated
resiliensi yang cukup solid di tengah transisi kepemimpinan           solid resilience amidst a national leadership transition
nasional dan penyesuaian terhadap arah kebijakan ekonomi              and adjustments to new economic policy directions. The
baru. Pemerintah fokus pada penguatan fondasi pertumbuhan             government focused on strengthening the economic
ekonomi untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah                 foundations to escape the middle-income trap by
dengan mendorong konsumsi rumah tangga yang tetap terjaga             encouraging sustained household consumption, through
melalui pengendalian inflasi pangan yang ketat. Meskipun              thight control food inflation. Although purchasing power
tantangan daya beli sempat membayangi di awal tahun akibat            challenges loomed early in the year due to fiscal policy
penyesuaian kebijakan fiskal, stimulus pada sektor perumahan          adjustments, targeted stimulus in the housing growth
dan perlindungan sosial yang tepat sasaran berhasil menjaga           momentum at approximately 5 percent. Furthermore, the
momentum pertumbuhan di kisaran 5 persen. Selain itu,                 stability of the Rupiah exchange rate began to improve
stabilitas nilai tukar Rupiah mulai membaik seiring dengan            along with the return of foreign capital inflows after global
masuknya kembali aliran modal asing setelah bank sentral              central banks began easing their monetary policies, which
global mulai melonggarkan kebijakan moneternya, yang                  provided Bank Indonesia with room to support domestic
memberikan ruang bagi Bank Indonesia untuk mendukung                  liquidity without sacrificing price stability.
likuiditas domestik tanpa mengorbankan stabilitas harga.
Sektor industri manufaktur tetap menjadi tulang punggung              The manufacturing sector continues to be the backbone
ekonomi dengan fokus utama pada percepatan hilirisasi                 of the economy, with a primary focus on accelerating
yang kini mulai merambah ke komoditas non-tambang,                    downstreaming (hilirisasi)—which has now expanded into
seperti kelapa sawit dan rumput laut. Keberlanjutan                   non-mining commodities such as palm oil and seaweed. The
proyek strategis nasional dalam pembangunan ekosistem                 sustainability of National Strategic Projects in developing the
baterai kendaraan listrik mulai membuahkan hasil dengan               electric vehicle battery ecosystem has begun to yield results,
beroperasinya beberapa pabrik sel baterai secara penuh,               with several battery cell factories becoming fully operational,
yang menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci                       positioning Indonesia as a key player in the global green
dalam rantai pasok global hijau. Pemerintah juga semakin              supply chain. The government is also become increasingly
agresif dalam mendorong standarisasi industri hijau melalui           aggressive in promoting green industry standards by
pemberian insentif bagi perusahaan yang menerapkan                    providing incentives for companies implementing low-
teknologi rendah emisi, sejalan dengan komitmen                       emission technologies, in line with commitments to achieving
pencapaian target emisi nol bersih. Namun, tantangan                  net-zero emission targets. However, challenges such as
berupa hambatan dagang dari negara maju dan tuntutan                  trade barriers from developed countries and the demand
kepatuhan terhadap regulasi lingkungan internasional                  for compliance with international environmental regulations
menuntut industri manufaktur nasional untuk terus                     require the national manufacturing industry to continue
berinovasi dan meningkatkan efisiensi operasionalnya.                 innovating and improving its operational efficiency.


PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                       91
Page 92
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Analysis and Discussion




Transformasi digital di Indonesia mencapai titik balik baru pada      Indonesia’s Digital transformation in reached a new turning
tahun 2025 dengan integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI)          point in 2025 with the widespread integration of Artificial
yang semakin luas di sektor jasa keuangan dan perdagangan             Intelligence (AI) technology into the financial services and
elektronik (e-commerce). Ekonomi digital tidak lagi hanya             e-commerce sectors. The digital economy is no longer
terpusat pada platform belanja, tetapi telah merambah                 solely focused on retail platforms but has expanded into
ke digitalisasi sistem logistik nasional yang membantu                the digitalization of the national logistics system, helping
menurunkan biaya distribusi antar wilayah yang selama ini             to lower inter-regional distribution costs key barier to
menjadi kendala utama daya saing. Peningkatan infrastruktur           competitiveness. Improved connectivity infrastructure in
konektivitas di wilayah Indonesia Timur juga mulai membuka            Eastern Indonesia has also begun to open up opportunities
peluang bagi pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa,             for new economic growth outside of Java, as reflected in
yang tercermin dari meningkatnya kontribusi investasi luar            the increasing contribution of ex-Java investment to the
Jawa terhadap total investasi nasional. Pertumbuhan sektor            total national investment pool. The growth of the fintech
fintech yang lebih teratur dengan pengawasan ketat berhasil           sector which was more regulated and subject to strict
memperluas inklusi keuangan, memberikan akses permodalan              supervision has successfully expanded financial inclusion,
bagi jutaan pelaku UMKM yang sebelumnya tidak terjangkau              providing capital access to millions of MSMEs previously
oleh perbankan konvensional.                                          underserved by conventional banking.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur fisik tetap berjalan secara   On the other hand, physical infrastructure development
berkelanjutan dengan fokus pada penyelesaian konektivitas             continues to progress sustainably, with a focus on completing
pendukung pusat-pusat pertumbuhan baru dan Ibukota                    connectivity to supports new growth centers and the
Nusantara (IKN) yang mulai berfungsi sebagai penggerak aktivitas      Nusantara Capital City (IKN), which has begin to function as
ekonomi di Kalimantan. Pembangunan ini dibarengi dengan               a driver of economic activity in Kalimantan. This development
upaya penguatan ketahanan energi nasional melalui diversifikasi       was accompanied by efforts to strengthen national energy
ke energi terbarukan dan pemanfaatan gas bumi sebagai energi          security through diversification into renewable energy and the
transisi. Namun, pemerintah juga harus waspada terhadap               use of natural gas as a transitional energy source. However,
risiko perubahan iklim yang mempengaruhi produktivitas sektor         the government must also be vigilant about the risks of
pertanian, sehingga investasi pada infrastruktur pengairan dan        climate change affecting agricultural productivity, prioritizing,
teknologi pertanian menjadi prioritas untuk menjaga ketahanan         investments in irrigation infrastructure and agricultural
pangan nasional. Sinergi antara kebijakan fiskal yang disiplin dan    technology to maintain national food security. The synergy
kebijakan moneter yang akomodatif menjadi kunci utama bagi            between disciplined fiscal policy and accommodative
Indonesia dalam menavigasi ketidakpastian ekonomi global              monetary policy is key for Indonesia in navigating global
sepanjang tahun 2025 ini.                                             economic uncertainties throughout 2025.

Kondisi Industri Perbankan Tahun 2025                                 Banking Industry Conditions in 2025
Industri perbankan Indonesia di tahun 2025 menunjukkan                The Indonesian banking industry was projected to perform
performa yang cukup tangguh dengan pertumbuhan kredit                 quite resiliently in 2025, with credit growth in the range of
yang berada pada kisaran 8% hingga 11%, didorong oleh                 8% to 11%, driven by domestic macroeconomic stability
stabilitas makroekonomi domestik dan pelonggaran kebijakan            and of monetary policy easing. Bank Indonesia has begun
moneter. Bank Indonesia mulai menurunkan suku bunga                   gradually lowering its benchmark interest rate to stimulate
acuan secara bertahap untuk merangsang intermediasi,                  intermediation, and banks have responded by channeling
yang direspons perbankan dengan penyaluran kredit yang                more selective credit, particularly to strategic sectors
lebih selektif, terutama ke sektor-sektor strategis seperti           such as commodity downstreaming, renewable energy, and
hilirisasi komoditas, energi terbarukan, dan infrastruktur.           infrastructure. Although some tightening of liquidity at the
Meskipun likuiditas sempat mengalami pengetatan di awal               beginning of the year, Third-Party Funds (TPF) has begun
tahun, peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) mulai pulih seiring        to recover in line with improve consumer confidence and
dengan membaiknya kepercayaan nasabah dan aktivitas                   public economic activity. However, banking profitability, as
ekonomi masyarakat. Namun, profitabilitas perbankan yang              reflected in the Net Interest Margin (NIM), has tended to
tercermin melalui Net Interest Margin (NIM) cenderung                 moderate or slightly decline due to intense competition
mengalami moderasi atau sedikit melandai akibat persaingan            for low-cost funds and more responsive adjustments in
perebutan dana murah dan penyesuaian bunga kredit yang                lending rates to lower benchmark interest rates.
lebih responsif terhadap penurunan suku bunga acuan.
Dalam menjalankan fungsi intermediasinya, perbankan nasional          In carrying out its intermediation function, the national
di tahun 2025 berupaya menyeimbangkan penyaluran kredit               banking sector in 2025 strived to balance general credit
umum dengan penguatan akses modal bagi segmen UMKM                    distribution with strengthened capital access for the
yang menjadi motor penggerak ekonomi. Meskipun kredit                 MSME segment, which is the driving force of the economy.
investasi menunjukkan pertumbuhan yang kuat di atas 12%               While investment credit has shown growth above 12% in
sejalan dengan ekspansi korporasi, penyaluran kredit ke               line with corporate expansion, credit distribution to the
segmen UMKM menghadapi tantangan tersendiri dengan                    MSME segment faces its own challenges, moderate growth
pertumbuhan yang cenderung moderat dan risiko kredit                  and more closely monitored credit risks (Non-Performing
(Non-Performing Loan) yang dipantau lebih ketat. Untuk                Loans). To address this, banks have begun adopting
mengatasi hal ini, perbankan mulai mengadopsi Kebijakan               more progressive Macroprudential Liquidity Policy
Makroprudensial Likuiditas (KLM) yang lebih progresif serta           (KLM) frameworks and utilizing alternative data for credit
pemanfaatan data alternatif untuk proses penilaian kredit             assessment processes to reach micro-entrepreneurs
guna menjangkau pelaku usaha mikro yang belum tersentuh               who remain underserved by formal banking services (the
layanan perbankan formal (unbanked).                                  unbanked).

92                                                                                             Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 93
Kebijakan Strategi                                                Strategy Policy
Merespon kondisi ekonomi global dan nasional serta                In response to global and national economic conditions
dinamika industri perbankan nasional, tahun 2025 Bank             and the dynamics of the national banking industry, in 2025
telah menerapkan sejumlah kebijakan strategis. Krom               the Bank has implemented a number of strategic policies.
Indonesia tetap fokus untuk mencapai target-target yang           Krom Indonesia remains focused on achieving the targets
telah ditetapkan di Rencana Bisnis Bank (RBB).                    set in the Bank Business Plan (RBB).
Manajemen Bank menetapkan kebijakan berikut yang                  Bank management establishes the following policies that
melekat pada seluruh kegiatan usaha Bank:                         are inherent in all business activities of the Bank:
Mempertahankan tingkat kesehatan bisnis Bank dengan tetap         Maintaining the Bank’s business health by complying
mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku,               with applicable laws and regulations, implementing good
melaksanakan tata kelola yang baik dan menjalankan praktik        corporate governance, and implementing prudent risk
manajemen risiko yang menerapkan prinsip kehati-hatian            management practices for all Bank’s business activities.
untuk semua kegiatan usaha Bank. Melanjutkan transformasi         Continuing digital transformation by developing services
digital dengan mengembangkan layanan pada aplikasi Krom           on the Krom application to provide a better customer
untuk memberikan pengalaman dan kepuasan nasabah yang             experience and satisfaction. Integrating with strategic
lebih baik. Berintegrasi dengan ekosistem mitra strategis untuk   partner ecosystems for faster business growth by gaining
pertumbuhan bisnis yang lebih cepat dengan mendapatkan            access to existing partner service users and providing more
akses terhadap pengguna layanan mitra eksisting dan juga          comprehensive services through the synergy of partner
memberikan pelayanan yang lebih menyeluruh dari ekosistem         ecosystems and banking services. Focus on stabilizing and
mitra dan layanan perbankan. Fokus untuk menstabilkan dan         improving the operations of digital banking services and
memperbaiki operasional layanan dan produk perbankan              products while conducting marketing activities to attract
digital sambil melakukan kegiatan pemasaran yang disajikan        new customers to register for digital banking services and
untuk menarik minat nasabah baru agar mendaftar pada              products. Strengthening the technological infrastructure,
layanan dan produk perbankan digital. Memperkuat                  human resources, policies, and risk management frameworks
infrastruktur teknologi, sumber daya manusia, kebijakan dan       necessary for the Bank to implement new products
kerangka kerja manajemen risiko yang diperlukan agar Bank         while remaining compliant with all applicable regulations.
dapat mengimplementasikan produk baru dengan tetap                Continue to investing in new systems, technology, and
mematuhi semua peraturan yang berlaku. Terus berinvestasi         human resources to collaboratively expand the Bank’s
dalam sistem, teknologi dan sumber daya manusia yang baru         scale, maintain a competitive advantage, and provide a
untuk secara bersama-sama mengembangkan skala Bank,               meaningful contribution to Indonesia’s national mission to
mempertahankan keunggulan dari pesaing dan memberikan             achieve financial inclusion for individuals and Micro, Small,
kontribusi yang berarti kepada misi nasional Indonesia            and Medium Enterprises (MSMEs) that struggle to access
untuk mencapai keuangan yang inklusif bagi individu dan           banking services.
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang kesulitan
mendapatkan akses layanan perbankan.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                93
Page 94
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Analysis and Discussion




TINJAUAN OPERASI SEGMEN BANK
BANK SEGMENT OPERATIONS


Pendapatan Bunga Bersih                                         Net Interest Income
Bank mengklasifikasikan aktivitas usahanya menjadi 2            The Bank classifies its business activities into 2 (two)
(dua) segmen usaha berdasarkan lokasi operasional, yaitu        business segments based on operational location, Bandung
Bandung dan Jakarta.                                            and Jakarta.
                                                                                31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                           2025                    2024                                     DESCRIPTION
  Bandung                                          2.227.482                 1.047.447                                          Bandung

  Jakarta                                          (374.873)                 (82.384)                                             Jakarta

  Jumlah                                           1.852.609                 965.063                                                Total



Pendapatan bunga bersih Bank pada tahun 2025 tercatat           The Bank’s net interest income in 2025 was recorded at
sebesar Rp1.852.609 juta, meningkat sebesar Rp887.546           IDR1,852,609 million, increased by IDR887,546 million or
juta atau 91,97% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar          91.97% compared to previous year of IDR965,063 million,
Rp965.063 juta, yang sebagian besar didapatkan dari             most of which was obtained from the Bank’s operations
operasional Bank yang berlokasi di Bandung sebesar              located in Bandung, amounting to IDR2,227,482 million
Rp2.227.482 juta atau 120,23% dari total pendapatan bunga       or 120.23% of total net interest income, and a negative
bersih dan kontribusi negatif dari operasional Bank yang        contribution from the Bank’s operations located in Jakarta
berlokasi di Jakarta sebesar Rp374.873 juta atau 20,23% dari    amounting to IDR374,873 million or 20.23% of total net
total pendapatan bunga bersih.                                  interest income.

Laba Operasional                                                Operating Income
                                                                                31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)
  KETERANGAN                                           2025                    2024                                     DESCRIPTION
  Bandung                                            612.959                  256.916                                           Bandung

  Jakarta                                           (426.914)                (88.968)                                             Jakarta

  Jumlah                                            186.045                   167.948                                               Total


Laba operasional Bank pada tahun 2025 tercatat sebesar          The Bank’s operating profit in 2025 was recorded at
Rp186.045 juta, meningkat sebesar Rp18.097 juta atau            IDR186,045 million, increased by IDR18,097 million or 10.78%
10,78%, yang sebagian besar didapatkan dari wilayah             compared to the previous year, which was obtained from
Bandung sebesar Rp612.959 juta atau 329.47% dari total          Bandung region, amounting to IDR612,959 million or 329.47%
Laba Operasional dan konstribusi negatif dari wilayah           of total Operating Profit, and a negative contribution from
Jakarta sebesar Rp426.914 juta atau 229,47% dari total Laba     Jakarta region amounting to IDR426,914 million or 229.47%
Operasional.                                                    of total Operating Profit.

Laba Sebelum Pajak                                              Profit Before Tax
                                                                                31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)


  KETERANGAN                                           2025                    2024                                     DESCRIPTION
  Bandung                                            611.565                   251.155                                          Bandung

  Jakarta                                          (427.267)                  (90.818)                                            Jakarta

  Jumlah                                            184.298                  160.337                                                Total


Laba sebelum pajak Bank pada tahun 2025 tercatat sebesar        The Bank’s profit before tax in 2025 was recorded at
Rp184.298 juta, meningkat sebesar Rp23.961 juta atau            IDR184,298 million, increased by IDR23,961 million or 14.94%
14,94% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp160.337          from previous year of IDR160,337 million, which primarily
juta, yang sebagian besar didapatkan dari wilayah Bandung       from Bandung area of IDR611,565 million, or 331.83% of total
sebesar Rp611.565 juta atau 331,83% dari total Laba Sebelum     profit before tax with a negative contribution from Jakarta
Pajak dan kontribusi negatif untuk operasional Bank yang        area amounting to IDR427,267 million or 231.83% of total
berlokasi di Jakarta sebesar Rp427.267 juta atau 231,83%        profit before tax.
dari total Laba Sebelum Pajak.



94                                                                                        Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 95
TINJAUAN OPERASIONAL
OPERATIONAL OVERVIEW


Secara umum, kegiatan usaha yang dilakukan Bank adalah                      In general, the business activities carried out by the Bank
menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya kembali                       include collecting public funds and channeling them back
dalam bentuk kredit (fungsi intermediasi), serta memberikan                 in the form of credit (intermediation function), as well as
layanan jasa perbankan lainnya. Secara spesifik produk dan                  providing other banking services. Specifically, banking
jasa layanan perbankan yang diberikan oleh Bank berupa:                     products and services provided by Bank are in the form of:

Produk Simpanan                                                             Savings Products

 Giro                         Rekening Giro diperuntukkan bagi perorangan dan badan       Demand Deposits are intended for individuals and business
 Giro                         usaha untuk menampung hasil transaksi maupun sebagai        entities to accommodate the results of transactions and as
                              media penyimpanan dana sementara yang digunakan             a medium for temporary storage of funds used to carry out
                              untuk menjalankan aktivitas usahanya.                       their business activities
                              Layanan yang disediakan oleh Bank antara lain:              The services provided by the Bank include:
                              1.  Penarikan dengan menggunakan security paper (Cek/       1.  Withdrawals using security paper (Check/Giro);
                                  Giro);
                              2. Transfer melalui sarana Real Time Gross Settlement       2.   Transfers by means of Real Time Gross Settlement
                                  (RTGS), Sistem Kliring Nasional (SKN) dan sarana lain        (RTGS),
                                  yang tersedia;                                          3.   National Clearing System (SKN) and other means;
                              3. Automatic transfer (internal) dengan Produk Bank dan     4.   Automatic transfer (internal) with Bank and Savings
                                  Tabungan.                                                    Products.

 Tabungan                     Produk Tabungan yang ditawarkan adalah:                     Savings products offered by the Bank include:
 Savings                      1.  Tabungan Extra                                          1.  Extra savings
                              2. Tabungan Extra Plus                                      2. Extra Plus Savings
                              3. Tabungan Digital                                         3. Digital Saving

 Giro                         Bentuk simpanan yang sifatnya lebih permanen                A form of savings that is more permanent than savings in
 Giro                         dibanding simpanan dalam bentuk tabungan karena             the form of savings because the nature of its placement is
                              sifat penempatannya sesuai dengan kesepakatan antara        in accordance with the agreement between the depositor as
                              deposan sebagai penyimpan dana dengan Bank. Suku            the depositor and the Bank. Interest rates are not affected
                              bunga tidak terpengaruh oleh fluktuasi suku bunga           by fluctuations in interest rates over the promised period.
                              selama jangka waktu yang dijanjikan.
                              Terdapat 2 tipe deposito yang dapat digunakan oleh          There are 2 type of digital deposit product that can be
                              nasabah, yaitu:                                             used by the customers, they are as follows:
                              1.  Krom Flex                                               1.  Krom Flex
                              2. Krom Max                                                 2. Krom Max



Produk Kredit                                                               Loan Products

 Kredit Modal Kerja           Bentuk penyaluran kredit yang ditujukan kepada              Bentuk penyaluran kredit yang ditujukan kepada
 Working Capital              masyarakat dengan tujuan produktif untuk mendukung          masyarakat dengan tujuan produktif untuk mendukung
 Loan                         kebutuhan modal kerja usaha.                                kebutuhan modal kerja usaha.


 Pinjaman Rekening Koran      Fasilitas kredit jangka pendek bersifat fluktuatif dan      This is a short-term loan facility that is fluctuating in nature
 (PRK)                        metode penarikan dana bebas (seperlunya) menggunakan        and is a free withdrawal method (as needed) using a bilyet
 Current Account Loan (PRK)   bilyet giro, cek atau nota debit.                           giro, check or debit note.


 Pinjaman Tetap (PT)          Merupakan fasilitas kredit jangka pendek dengan metode      This is a short-term loan facility with a scheduled
 Fixed Loan (PT)              penarikan terjadwal menggunakan aksep.                      withdrawal method using acceptances.


 Pinjaman Aksep (PA)          Merupakan fasilitas kredit dengan menerbitkan Surat         Is a loan facility by issuing Promissory Notes and a
 Acceptance Loans (PA)        Sanggup dan siklus penarikan dana bersifat revolving.       revolving withdrawal cycle.




 Pinjaman Diskonto (PD)       Merupakan fasilitas kredit di mana proses penarikannya      Is a loan facility where the withdrawal process is free (as
 Discount Loan                bebas (sesuai kebutuhan) dengan menggunakan cek/giro        needed) by using a backward check/demand deposit
 (PD)                         mundur atau dengan menerbitkan Surat Sanggup/aksep.         or by issuing a letter of commitment/acceptance. The
                              Siklus penarikan dana bersifat revolving & non revolving.   withdrawal cycle is revolving & non revolving.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                           95
Page 96
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Analysis and Discussion




Penerusan Pembiayaan (LC)       Fasilitas kredit yang disalurkan melalui mitra pembiayaan      Loan facility that is channeled through channeling partners,
Loan Channeling (LC)            dengan tujuan produktif. Metode penarikan, jumlah              with the aim of productive purposes. Withdrawal method,
                                penarikan dan metode pembayaran dapat diatur                   amount and repayment schedule.can be governed by the
                                berdasarkan perjanjian kerja sama atau perjanjian              cooperation agreement or channeling agreement between
                                penerusan pembiayaan antara Bank dan Mitra terpilih.           Bank and selected partners.

Kredit Investasi
Investment Loan

Pinjaman Berjangka (PB)         Siklus penarikan dana bersifat non revolving di mana           The withdrawal cycle is non revolving in which the
Term Loan (PB)                  penarikannya dapat dilakukan sekaligus atau bertahap           withdrawal can be done all at once or in stages (for
                                (untuk renovasi) dengan menerbitkan surat sanggup/aksep.       renovation) by issuing a letter of commitment/acceptance.

Kredit Konsumsi
Consumer Loan

Pinjaman Pemilikan Rumah        Kredit konsumtif jangka panjang yang dipergunakan untuk        A long-term consumer loan that is used to finance the
(PPR)                           membiayai pembelian properti residential baru atau bekas       purchase of new or used residential properties for own
Home Ownership Loan (PPR)       untuk digunakan sendiri.                                       use.

Pinjaman Milik Kendaraan        Kredit konsumtif jangka menengah dipergunakan untuk            A medium-term consumer loan that is used to finance
Bermotor (PPKB)                 membiayai pembelian kendaraan baru atau bekas untuk            the purchase of new or used vehicles that are used for
Motor Vehicle Ownership         pribadi.                                                       personal gain.
Loan (PPKB)

Pinjaman Kavling Siap           Merupakan fasilitas kredit konsumsi dengan tujuan untuk        A consumer loan facility with the objective of financing the
Bangun (PPKSB)                  pembiayaan pembelian kavling siap bangun. Penarikan            purchase of ready-to-build lots. Withdrawal of funds can
Loans for Ready-to-Build        dananya dapat dilakukan secara sekaligus dan bersifat          be done simultaneously and is non revolving. Repayment is
Plots (PPKSB)                   non revolving. Pembayaran kembali dilakukan dengan cara        made by monthly installments.
                                angsuran bulan.

Penerusan Pembiayaan (LC)       Fasilitas kredit yang disalurkan melalui mitra pembiayaan      Loan facility that is channeled through channeling
Loan Channeling (LC)            dengan tujuan konsumsi. Metode penarikan, jumlah               partners, with the aim of consumption purposes.
                                penarikan dan metode pembayaran dapat diatur                   Withdrawal method, amount and repayment schedule.can
                                berdasarkan perjanjian kerja sama atau perjanjian              be governed by the cooperation agreement or channeling
                                penerusan pembiayaan antara Bank dan Mitra terpilih.           agreement between Bank and selected partners.

Kredit Tanpa Agunan             Fasilitas kredit konsumtif tanpa adanya jaminan fisik (aset)   Consumer loan facility without physical collateral (assets)
(KTA)                           dari nasabah perorangan/individu yang terdiri dari 2 pilihan   for individual customers. It offers 2 options: Flexi Loan and
Unsecured Loan (KTA)            yaitu Flexi Loan dan Paylater dengan pilihan tenor hingga      Paylater with terms of up to 6 months.
Loan                            6 bulan.




96                                                                                                           Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 97
PENCAPAIAN KINERJA OPERASIONAL
SEGMEN USAHA
BUSINESS SEGMENT OPERATIONAL


Kinerja operasional bisnis bank diklasifikasikan berdasarkan       The Bank’s operational performance was classified by its
produk dan layanan yang dimiliki. Dalam industri jasa perbankan,   products and services. In the banking industry, performance
produksi adalah hasil dari kegiatan pemasaran produk dan jasa      reflects the results of product and service marketing
yang dihasilkan, berikut analisis peningkatan/penurunan dari       activities. An analysis of the increase/decrease for each
tiap-tiap produk dijelaskan dalam uraian di bawah ini:             product is detailed below:

Segmentasi Produk Kredit                                           Loan Product Segmentation
Bank menyediakan pembiayaan kepada badan usaha                     The Bank provides financing to both corporates and
maupun perorangan untuk memenuhi kebutuhan modal                   individuals to support working capital, investment, and
kerja, investasi, dan konsumsi. Adapun rincian penyaluran          consumer needs. The details of credit disbursement during
kredit selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:                   2025 are as follows:
                                                                                                        Dalam Jutaan Rupiah (In Million IDR)

                                        2025             2024            PERTUMBUHAN GROWTH
  KETERANGAN                                                                                                          DESCRIPTION
                                         (RP)             (RP)               (RP)               %

  Kredit Modal Kerja                   470.717         462.836              7.881            1,70%                    Working Capital

  Kredit Investasi                     69.896             79.511           (9.615)        (12,09%)                         Investment

  Kredit Konsumsi                     7.184.417       3.323.685         3.860.732           116,16%                         Consumer

  Jumlah                            7.725.030        3.866.032         3.858.998           99,82%                                 Total




Selama tahun 2025, Bank berhasil menyalurkan kredit                During 2025, the Bank successfully disbursed loans amounting
sebesar Rp7.725.030 juta, meningkat sebesar Rp3.858.998            to IDR7,725,030 million, increased by IDR3,858,998 million
dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp3.866.032.                  compared to the previous year of IDR3,866,032 million.

Segmentasi Produk Simpanan                                         Deposits Product Segmentation
Produk simpanan merupakan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang             Deposits represent Third Party Funds (TPF) consist of
terdiri dari Giro, Tabungan ataupun Deposito Berjangka,            Current Accounts, Savings or Time Deposits, detailed as
dengan rincian sebagai berikut:                                    follows:
                                                                                                        Dalam Jutaan Rupiah (In Million IDR)

                                        2025             2024            PERTUMBUHAN GROWTH
  KETERANGAN                                                                                                          DESCRIPTION
                                         (RP)             (RP)     NOMINAL (RP)                 %

  Giro                                 24.698            13.228            11.470           86,71%                 Current Accounts

  Tabungan                            1.765.311         496.140          1.269.171         255,81%                             Savings

  Deposito Berjangka                6.608.420         2.650.460         3.957.960          149,33%                     Time Deposits

  Jumlah Perhimpunan Bank           8.398.429         3.159.828        5.238.601          165,79%                Bank Total Deposit



Peningkatan DPK terbesar berasal dari tabungan dan                 The increase in TPF was primarily contributed by savings
deposito berjangka masing-masing sebesar 255,81% dan               and time deposits, which increased by 255.81% and
149,33%. Peningkatan tersebut sejalan dengan strategi Bank         149.33%, respectively. This align with Bank’s strategy to offer
dalam menawarkan suku bunga yang kompetitif.                       a competitive interest rate.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                           97
Page 98
         Analisis dan Pembahasan Manajemen
         Management Analysis and Discussion




ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
ANALYSIS OF FINANCIAL STATEMENTS


Pendapatan Bunga                                                Interest Income
Pendapatan bunga Bank terdiri dari sebagai berikut:             The Bank’s interest income consists of:

                                                                                31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                           2025                    2024                                      DESCRIPTION

  Penempatan pada Bank Indonesia                                                                  Placements with Bank Indonesia

  Giro                                                  2.627                    900                                  Current Accounts

  Deposito                                              2.860                  3.830                                            Deposits

  Surat Berharga Negara (SBN)                          72.912                 95.264                              Goverment Securities

  Penempatan pada Bank Lain                                                                           Placements with Other Banks

  Giro                                                    78                       14                                 Current Accounts

  Deposito Bank Lain                                    4.908                    232                                Other Bank Deposit

  Kredit yang diberikan                           2.160.878                  970.444                                                Loan

  Efek-efek                                            36.065                   13.145                          Marketable Securities

  Jumlah Pendapatan Bunga                        2.280.328                  1.083.829                            Total Interest Income



Selama tahun 2025, Bank membukukan Pendapatan bunga             During 2025, the Bank recorded interest income amounting
sebesar Rp2.280.328, meningkat sebesar Rp1.196.499 juta         to IDR2,280,328 million, increased by IDR1,196,499 million
atau 110,40% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.              or 110.40% compared to the previous year. This increase
Kenaikan tersebut didukung oleh meningkatnya pendapatan         was supported by growth of interest income from loans of
bunga Kredit yang diberikan sebesar Rp1.190.434 juta atau       IDR1,190,434 million or 122.67%, and securities of IDR22,920
122,67%, dan efek-efek sebesar Rp22.920 atau 174,36%.           million or 174.36%.

Beban Bunga                                                     Interest Expenses
Beban bunga Bank didominasi dari bunga atas deposito            The Bank’s interest expense is dominated by the Bank’s
berjangka.                                                      time deposit.

                                                                                31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                           2025                    2024                                      DESCRIPTION

  Giro                                                   589                       78                                 Current Accounts

  Tabungan                                             62.428                   11.582                                            Savings

  Deposito Berjangka                                  364.526                 107.106                                     Time Deposits

  Lainnya                                                 176                       -                                             Others

  Jumlah                                              427.719                 118.766                                               Total



Selama tahun 2025, beban bunga Bank tercatat sebesar            During 2025, the Bank recorded interest expense
Rp427.719 juta, meningkat sebesar Rp308.953 juta                amounting to IDR427,719 million, increased by IDR308,953
dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Peningkatan               million compared to the previous year. This increase
tersebut disebabkan oleh meningkatnya beban bunga dari          was supported by growth of interest expense from time
deposito berjangka sebesar Rp257.420 atau 240,34%.              deposits of IDR257,420 million or 240.34%.




98                                                                                        Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 99
Pendapatan Bunga - Bersih                                       Net Interest Income
                                                                                 31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                          2025                      2024                                      DESCRIPTION

  Pendapatan Bunga                                 2.280.328                 1.083.829                                    Interest Income

  Beban Bunga                                       (427.719)                 (118.766)                                Interest Expenses

  Pendapatan Bunga - Bersih                        1.852.609                 965.063                                 Net Interest Income


Pendapatan bunga bersih Bank pada tahun 2025 tercatat           The Bank’s net interest income for 2025 were recorded at
sebesar Rp1.852.609 juta, meningkat Rp887.546 juta atau         IDR1,852,609 million, increased by IDR887,546 million or
91,97% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp965.063          91.97% from the previous year of IDR965,063 million. This
juta. Peningkatan ini mencerminkan kinerja intermediasi Bank    growth reflects the Bank’s consistently solid intermediation
yang tetap solid sepanjang tahun 2025.                          performance throughout 2025.
Di sisi lain, beban bunga Bank tercatat sebesar Rp427.719       Meanwhile, the Bank’s interest expenses were recorded
juta, meningkat Rp308.953 juta atau 260,14% dibandingkan        at IDR427,719 million, increased by IDR308,953 million
tahun sebelumnya sebesar Rp118.766 juta, sejalan dengan         or 260.14% compared to the previous year of IDR118,766
peningkatan DPK selama periode tersebut.                        million, align with the increase of TPF during the period.

Pendapatan Operasional Lainnya                                  Other Operating Income

                                                                                 31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                          2025                      2024                                      DESCRIPTION

  Pendapatan dari Kredit yang dihapus buku           33.553                      8.155                   Recoveries of written-off loans

  Komisi dan Provisi                                   3.353                     1.047                       Commission and Provisions

  Administrasi dan Denda                                 372                     1.093                          Administration and Fines

  Pendapatan Lainnya                                   4.235                      244                                    Other Revenues

  Jumlah                                              41.513                   10.539                                                Total


Pendapatan operasional lainnya Bank untuk tahun 2025            The Bank’s other operating income for 2025 were recorded
tercatat sebesar Rp41.513 juta, meningkat Rp30.974 juta         at IDR41,513 million, increased by IDR30,974 million or
atau 293,90% dibandingkan periode sebelumnya sebesar            293.90% compared to the previous year of IDR10,539
Rp10.539 juta. Peningkatan ini terutama didukung oleh           million, mainly driven by income from written-off loans,
pertumbuhan pendapatan dari kredit yang dihapus buku,           which increase from IDR8,155 million to IDR33,553 million.
yang naik dari Rp8.155 juta menjadi Rp33.553 juta.

Beban Operasional Lainnya                                       Other Operating Expenses

                                                                                 31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                          2025                      2024                                      DESCRIPTION

  Beban Tenaga Kerja                                 85.509                     62.134                               Personnel Expenses

  Beban Umum dan Administrasi                        218.324                   112.898            General and Administrative expenses

  Jumlah                                            303.833                   175.032                                                Total




Beban operasional Bank untuk tahun 2025 tercatat sebesar        The Bank’s operating expenses for 2025 were recorded at
Rp303.833 juta, meningkat Rp128.801 juta atau 73,59%            IDR303,833 million, increased by IDR128,801 million or 73.59%
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp175.032 juta.           compared to the previous year of IDR175,032 million.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                              99
Page 100
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Analysis and Discussion




Beban Kerugian Penurunan Nilai                               Provision for Impairment Losses
                                                                              31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                        2025                     2024                                      DESCRIPTION

  Penempatan pada Bank Lain                            113                    (284)                     Placements with Other Banks

  Efek-efek                                            80                          1                            Marketable Securities

  Agunan yang Diambil Alih                         (1.763)                    (621)                              Foreclosed Collateral

  Kredit yang Diberikan                        (1.402.367)                 (631.102)                                             Loans

  Aset yang Dimiliki untuk Dijual                   (307)                     (616)                           Assets Held - for - Sale

  Jumlah                                      (1.404.244)                (632.622)                                                Total



Beban kerugian penurunan nilai Bank untuk tahun 2025         The Bank’s impairment losses for 2025 were recorded
tercatat sebesar Rp1.404.244 juta, meningkat Rp771.623       at IDR1,404,244 million, increased by IDR771,623 million
juta atau 121,97% dibandingkan tahun sebelumnya              or 121.97% compared to the previous year of IDR632,622
sebesar Rp632.622 juta. Peningkatan ini sejalan dengan       million. This increase aligns with strong loans growth.
pertumbuhan kredit yang signifikan.

Laba Operasional                                             Operating Income
Laba operasional Bank untuk tahun 2025 tercatat sebesar      The Bank’s operating income for 2025 were recorded at
Rp186.045 juta, meningkat Rp18.097 juta atau 10,78%          IDR186,045 million, increased by IDR18,097 million or 10.78%
dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp167.948 juta.         compared to the previous year of IDR167,948 million. This
Peningkatan ini mencerminkan pertumbuhan pendapatan          increase reflects that growth in operating income outpaced
operasional yang lebih tinggi dibandingkan kenaikan beban    operating expenses.
operasional.

Pendapatan (Beban) Non Operasional                           Non-Operating Income (Expenses)
Pendapatan (beban) non operasional Bank untuk tahun          The Bank’s non-operating income (expenses) for 2025
2025 tercatat sebesar Rp1.747 juta, menurun Rp5.864 juta     were recorded at IDR1,747 million, decreased by IDR5,864
atau 77,05% dibandingkan tahun sebelumnya.                   million or 77.05% compared to the previous year.

Laba Bersih Tahun Berjalan                                   Net Income for the Year
Pada tahun 2025 Bank membukukan laba bersih sebesar          In 2025, the Bank recorded a net profit of IDR143,285 million,
Rp143.285 juta, meningkat Rp19.225 juta atau 15,50%          increased by IDR19,225 million or 15.50% compared to the
dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didukung      previous year. This growth was driven by strong income
oleh pertumbuhan pendapatan yang kuat, yang mampu            growth outpaced the increase in operating expenses and
melampaui kenaikan beban operasional dan beban kerugian      impairment losses during the year.
penurunan nilai selama tahun berjalan.

Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan                      Comprehensive Income for the Year
Penghasilan komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar     Comprehensive income for the year were recorded at
Rp142.308 juta, meningkat Rp17.638 juta atau 14,15%          IDR142,308 million, increased by IDR17,638 million or 14.15%
dibandingkan tahun sebelumnya.                               compared to the previous year.




100                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 101
LAPORAN POSISI KEUANGAN
STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
                                                                                31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                           2025                     2024                                     DESCRIPTION

  Kas                                                  9.763                    7.964                                               Cash
                                                                                               Current Accounts and Placements with
  Giro dan Penempatan pada Bank Indonesia            515.546                  303.381
                                                                                                                      Bank Indonesia
  Giro dan Penempatan pada Bank Lain -                                                      Current Accounts Placements with Other
                                                     203.722                   317.043
  Bersih                                                                                                               Banks - Net

  Efek-efek - Bersih                                1.623.537                 894.482                       Marketable Securities - Net

                                                                                            Securities Purchased with Agreements to
  Efek Dibeli dengan Janji Dijual Kembali            789.987                  443.097
                                                                                                                             Resell

  Kredit yang Diberikan - Bersih                   7.725.030                3.866.032                                        Loans - Net

  Aset Tetap dan Aset Hak Guna - Bersih              179.486                   167.180   Fixed Assets and Right-of-Used Assets - Net

  Aset Pajak Tangguhan                               120.008                    52.119                              Deferred Tax Assets

  Aset Tak Berwujud                                   84.219                   44.056                                  Intangible Assets

  Aset Lain-Lain                                    963.098                   556.094                                       Other Assets

  Jumlah Aset                                     12.214.396                6.651.448                                      Total Assets


Aset                                                            Assets
Jumlah aset pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar              Total assets as of December 31, 2025, were recorded at
Rp12.214.396 juta, meningkat Rp5.562.948 juta atau 83,64%       IDR12,214,396 million, increased by IDR5,562,948 million
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp6.651.448 juta.         or 83.64% compared to the previous year of IDR6,651,448
Peningkatan ini terutama didukung oleh pertumbuhan kredit       million. This increase was primarily driven by strong loan
yang diberikan secara signifikan selama tahun berjalan.         growth during the year.

Kas                                                             Cash
Kas pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp9.763 juta,        Cash as of December 31, 2025, were recorded at IDR9,763
meningkat Rp1.799 juta atau 22,59% dibandingkan tahun           million, increased by IDR1,799 million or 22.59% compared
sebelumnya sebesar Rp7.964 juta.                                to the previous year of IDR7,964 million.

Giro dan Penempatan pada Bank Indonesia                         Current Accounts and Placements with Bank
                                                                Indonesia
Giro dan Penempatan pada Bank Indonesia pada 31 Desember        Current accounts and placements with Bank Indonesia as
2025 tercatat sebesar Rp515.546 juta, meningkat Rp212.165       of December 31, 2025, were recorded at IDR515,546 million,
juta atau 69,93% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar          increased by IDR212,165 million or 69.93% compared to the
Rp303.381 juta. Peningkatan ini sejalan dengan kenaikan Giro    previous year of IDR303,381 million. This increase aligns with
Wajib Minimum selaras dengan pertumbuhan DPK.                   higher Minimum Statutory Reserves, reflecting the growth in
                                                                Third Party Funds (TPF).

Giro dan Penempatan pada Bank Lain - Bersih                     Current Accounts Placements with Other Banks
                                                                - Net
Giro dan Penempatan pada bank lain pada 31 Desember             Current accounts and placements with other banks as of
2025 tercatat sebesar Rp203.722 juta, menurun Rp113.321         December 31, 2025, were recorded at IDR203,722 million
juta atau 35,74% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar          decreased by IDR113,321 million or 35.74% compared to the
Rp317.043 juta.                                                 previous year of IDR317,043 million.

Efek-Efek - Bersih                                              Marketable Securities - Net
Efek-efek pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar                Marketable Securities as of December 31, 2025, were
Rp1.623.537 juta, meningkat Rp729.055 juta atau 81,51%          recorded at IDR1,623,537 million, increased by IDR729.055
dibandingkan tahun sebelumnya.                                  million or 81.51% compared to the previous year.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                            101
Page 102
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Analysis and Discussion




Efek Dibeli untuk Dijual Kembali                                Securities Purchased with Agreements to Resell
Efek dibeli untuk dijual kembali pada 31 Desember 2025          Securities purchased with agreements to resell as of December
tercatat sebesar Rp789.987 juta, meningkat Rp346.890            31, 2025, were recorded at IDR789,987 million, increased by
juta atau 78,29% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar          IDR346,890 million or 78.29% compared to the previous year,
Rp443.097 juta. Peningkatan ini mencerminkan optimalisasi       which was IDR443,097 million. This increase reflects the Bank’s
pengelolaan likuiditas Bank selama periode berjalan.            optimization of liquidity management during the period.

Kredit yang Diberikan                                           Loans
Kredit yang diberikan pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar    Loans as of December 31, 2025, were recorded at
Rp7.725.030 juta, meningkat Rp3.858.998 juta atau 99,82%        IDR7,725,030 million, increased by IDR3,858,998 million or
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3.866.032 juta.         99.82% compared to the previous year of IDR3,866,032
Pertumbuhan ini terutama didukung oleh kredit konsumsi.         million. This growth was primarily driven by consumer loans.

                                                                                 31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                          2025                      2024                                      DESCRIPTION

  Pihak Berelasi                                                                                                         Related Parties

  Kredit Modal Kerja                                 299.177                    271.181                            Working Capital Loans

  Kredit Konsumsi                                        973                         -                                  Consumer Loans

  Jumlah Pihak Berelasi                             300.150                    271.181                            Total Related Parties

  Pihak Ketiga                                                                                                               Third Party

  Kredit Modal Kerja                                  180.718                  193.832                             Working Capital Loans

  Kredit Investasi                                    70.129                   80.035                                   Investment Loans

  Kredit Konsumsi                                  8.081.209                 3.701.693                                   Consumer Loans

  Jumlah Pihak Ketiga                             8.332.056                 3.975.560                                 Total Third Parties

  Jumlah Kredit yang Diberikan                    8.632.206                  4.246.741                                        Total Loans

  Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                 (907.176)                (380.709)                 Allowance for Impairment Losses

  Jumlah - Bersih                                  7.725.030                3.866.032                                         Total - Net




Aset Tetap dan Aset Hak Guna - Bersih                           Fixed Assets and Right of Use Assets - Net
Aset tetap dan aset hak guna tahun 2025 tercatat sebesar        Fixed assets and right-of-use assets in 2025 were recorded
Rp179.486 juta, meningkat Rp12.306 juta atau 7,36%              at IDR179,486 million increased by IDR12,306 million or
dibandingkan tahun sebelumnya.                                  7.36% compared to the previous year.

Aset Pajak Tangguhan                                            Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan pada 31 Desember 2025 tercatat             Deferred tax assets as of December 31, 2025, were recorded
sebesar Rp120.008 juta, meningkat Rp67.889 juta atau            at IDR120,008 million, an increase of IDR67,889 million or
130,26% dibandingkan tahun sebelumnya.                          130.26% compared to the previous year.

Aset Tak Berwujud                                               Intangible Assets
Aset tak berwujud pada 31 Desember 2025 tercatat                Intangible assets as of December 31, 2025, were recorded
sebesar Rp84.219 juta, meningkat Rp40.163 juta atau 91,16%      at IDR84,219 million, increased by IDR40,163 million or 91.16%
dibandingkan tahun sebelumnya.                                  compared to the previous year.

Aset Lain-Lain                                                  Other Assets
Aset lain-lain pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar           Other assets as of December 31, 2025, were recorded
Rp963.098 juta, meningkat Rp407.004 juta atau 73,19%            at IDR963,098 million, increased by IDR407,004 million
dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini terutama         or 73.19% compared to the previous year. This primarily
didukung oleh kenaikan tagihan terkait kredit channeling.       reflects increase in receivables related to channeling loan.




102                                                                                        Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 103
                                                                                31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                        2025                        2024                                     DESCRIPTION

  Liabilitas Segera                                103.773                     62.627                        Liabilities Due Immediately

  Simpanan Nasabah                               8.398.429                   3.159.828                       Deposits from Customers

  Simpanan dari Bank Lain                           15.000                          -                       Deposits from Other Banks

  Utang Pajak                                       78.732                     30.479                                        Tax Payable

  Liabilitas Imbalan Kerja                          20.233                     14.642                     Employee Benefits Obligation

  Liabilitas Lain-Lain                              135.881                    63.832                                    Other Liabilities

  Jumlah                                         8.752.048                  3.331.408                                               Total



Liabilitas                                                    Liabilities
Jumlah liabilitas pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar      Total liabilities as of December 31, 2025, were recorded at
Rp8.752.048 juta, meningkat Rp5.420.640 juta atau 162,71%     IDR8,752,048 million, an increase of IDR5,420,640 million
dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini terutama       or 162.71% compared to the previous year. This increase
didorong oleh pertumbuhan simpanan nasabah yang               was primarily driven by significant growth in deposits from
signifikan selama periode berjalan.                           customers during the period.

Liabilitas Segera                                             Liabilities Due Immediately
Liabilitas Segera pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar      Liabilities due immediately as of December 31, 2025, were
Rp103.773 juta, meningkat Rp41.146 juta atau 65,70%           recorded at IDR103,773 million increased by IDR41,146
dibandingkan tahun sebelumnya.                                million or 65.70% compared to the previous year.

Simpanan Nasabah                                              Deposits from Customers
Simpanan Nasabah pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar       Deposits from Customers as of December 31, 2025, were
Rp8.398.429 juta, peningkatan berasal dari tabungan dan       recorded at IDR8,398,429 million. This increased was driven
deposito berjangka masing-masing sebesar 255,81% dan          by savings and time deposits, which grew by 255.81% and
149,33%. Peningkatan tersebut sejalan dengan strategi Bank    149.33% respectively. This growth is in line with the Bank’s
dalam memberikan suku bunga yang kompetitif.                  strategy of offering competitive interest rates.

Simpanan dari Bank Lain                                       Deposits from Other Banks
Simpanan dari Bank Lain pada 31 Desember 2025 tercatat        Deposits from Other Banks as of December 31, 2025,
Rp15.000 juta meningkat 100% dibandingkan tahun               were recorded at IDR15,000 million, increased by 100%
sebelumnya.                                                   compared to the previous year.

Utang Pajak                                                   Tax Payable
Utang Pajak pada 31 Desember 2025 tercatat Rp78.732           Taxes Payable as of December 31, 2025, were recorded at
juta atau meningkat sebesar Rp48.253 atau 158,32%             IDR78,732 million, increased by IDR48,253 million or 158.32%
dibandingkan tahun sebelumnya.                                compared to the previous year.

Liabilitas Imbalan Kerja                                      Employee Benefits Obligation
Liabilitas Imbalan Kerja pada 31 Desember 2025 tercatat       Employee Benefit Liabilities as of December 31, 2025, were
Rp20.233 juta meningkat sebesar Rp5.591 atau 38,18%           recorded at IDR20,233 million, increased by IDR5,591 million
dibanding tahun sebelumnya.                                   or 38.18% compared to the previous year.

Liabilitas Lain-Lain                                          Other Liabilities
Liabilitas Lain-Lain pada 31 Desember 2025 tercatat           Other Liabilities as of December 31, 2025, were recorded at
Rp135.881 juta meningkat sebesar Rp72.049 atau 112,87%        IDR135,881 million, increased by IDR72,049 million or 112.87%
dibanding tahun sebelumnya.                                   compared to the previous year.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                           103
Page 104
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Analysis and Discussion




                                                                              31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                         2025                    2024                                      DESCRIPTION

  Modal Saham                                       367.472                 367.472                                      Capital Stock

  Tambahan Modal Disetor                          2.223.686               2.223.686                          Additional Pad-in Capital

  Surplus Revaluasi Aset                             135.187                 135.187                        Asset Revaluation Surplus

  Kerugian Aktuarial dari Program Imbalan                                                      Actuarial Loss from Employee Benefit
                                                     (5.717)                (4.438)
  Kerja                                                                                                                   Program

  Keuntungan (Kerugian) yang belum
                                                                                             Unrealised gain (losses) on changes in
  direalisasi atas efek-efek yang diukur
                                                        241                     (61)      marketable securities at fair value through
  pada nilai wajar melalui Penghasilan
                                                                                                other comprehensive income - Net
  Komprehensif Lain - Bersih

  Saldo Laba telah Ditentukan Penggunanya            73.544                  73.544                  Appropriated Retained Earnings

  Saldo Laba Belum DItentukan                                                                               Unappropriated Retained
                                                    667.935                524.650
  Penggunanya                                                                                                              Earnings

  Jumlah                                         3.462.348               3.320.040                                                Total



Ekuitas                                                        Equity
Jumlah Ekuitas pada 31 Desember 2025 tercatat sebesar          Total Equity as of December 31, 2025, was recorded at
Rp3.462.348 juta, meningkat Rp142.308 juta atau 4,29%          IDR3,462,348 million, increased by IDR142,308 million or
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3.320.040 juta.        4.29% compared to the previous year of IDR3,320,040
Kenaikan ini merupakan kontribusi dari laba tahun berjalan.    million, which contributed from current year profit.




ANALISIS ARUS KAS
CASH FLOW ANALYSIS

                                                                              31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                         2025                    2024                                      DESCRIPTION

  Arus Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas
                                                     175.162                502.691       Net Cash Provided by Operating Activities
  Operasi

  Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas                                                      Net Cash Used in Investing Activities
                                                    (71.855)                (33.123)
  Investasi

  Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas
                                                     (2.778)                  (482)            Net Cash Used in Financing Activities
  Pendanaan

  Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas                100.529                469.086       Net Increase in Cash and Cash Equivalents

                                                                                                   Cash and Cash Equivalents at the
  Kas dan Setara Kas Awal Tahun                    628.706                  159.620
                                                                                                                  Beginning of Year

                                                                                                   Cash and Cash Equivalents at the
  Kas dan Setara Kas Akhir Tahun                    729.235                 628.706
                                                                                                                       End of Year



Arus Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi               Net Cash Provided by Operating Activities
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasional      Net cash flow from operating activities in 2025 was
pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp175.162 juta, menurun       recorded at IDR175,162 million, decreased by IDR327,529
Rp327.529 juta atau 65,16% dibandingkan tahun sebelumnya.      million or 65.16% compared to the previous year.
Meskipun demikian, arus kas operasional tetap positif,         Nevertheless, operating cash flow remained positive,
didukung oleh pertumbuhan penerimaan bunga selama              supported by growth in interest income during the year.
periode berjalan.




104                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 105
Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas                     Net Cash Used in Investing Activities
Investasi
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi pada      Net cash used in investing activities in 2025 was recorded
tahun 2025 tercatat sebesar Rp71.855 juta, meningkat          at IDR71,855 million, increased by IDR38,732 million or
sebesar Rp38.732 juta atau 116,93% dibandingkan tahun         116.93% compared to the previous year, mainly used for the
sebelumnya yang sebagian besar digunakan untuk                acquisition of intangible assets.
pembelian aset tak berwujud.

Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas                     Net Cash Used in Financing Activities
Pendanaan
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan           Net cash used in the Bank’s financing activities in 2025
pada tahun 2025 adalah sebesar Rp2.778 juta, di mana          amounted to IDR2,778 million. This represents a decrease
mengalami penurunan sebesar Rp2.296 juta atau 476,35%         of IDR2,296 million or 476.35% compared to the previous
dari tahun sebelumnya.                                        year.




RASIO KEUANGAN PERSEROAN
COMPANY FINANCIAL RATIO

                                                                                                     Dalam Persentase In Percentage

  KETERANGAN                                         2025                    2024                              DESCRIPTION

  Permodalan (%)                                                                                                  Capital (%)

  Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
                                                     45,31%                 82,63%              Capital Adequacy Ratio (CAR)
  (KPMM)

  Kualitas Kredit                                                                                             Credit Quality

  Rasio Kredit Bermasalah - Bruto                    3,70%                   3,12%              Non-Performing Loan – Gross

  Rasio Kredit Bermasalah - Bersih                    0,51%                  0,42%                Non-Performing Loan – Net

  Rentabilitas (%)                                                                                          Profitability (%)

  Rasio Tingkat Pengembalian Aset                     1,92%                  3,16%                           Return on Assets

  Rasio Tingkat Pengembalian Ekuitas                 4,36%                   3,84%                           Return on Equity

  Marjin Bunga Bersih                               20,40%                  20,01%                         Net Interest Margin

  Biaya Operasional terhadap                                                                              Operating Expenses
                                                    91,99%                  84,65%
  Pendapatan Operasional                                                                                 to Operating Income

  Likuiditas (%)                                                                                                Liquidity (%)

  Rasio Kredit yang Diberikan terhadap DPK          102,78%                134,40%                      Loan to Deposit Ratio

  Kepatuhan                                                                                                       Obedience

  Giro Wajib Minimum Primer                          5,48%                   9,02%      Primary Statutory Reverse Requirement

  Penyangga Likuiditas Makroprudensial              30,22%                  55,61%       Macroprudential Intermediation Ratio



Permodalan                                                    Capital
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum mencerminkan               The Minimum Capital Requirement reflects the Bank’s
kemampuan Bank dalam menjaga kecukupan modal sesuai           ability to maintain adequate capital in accordance with
dengan profil risiko, yang didukung oleh penerapan Internal   its risk profile, supported by the implementation of the
Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP) serta             Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP)
strategi permodalan yang berkelanjutan.                       and a sustainable capital strategy.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                105
Page 106
        Analisis dan Pembahasan Manajemen
        Management Analysis and Discussion




                                                                               31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                         2025                     2024                                      DESCRIPTION

  Modal Inti (Tier 1)                            3.255.035                 3.222.879                               Core Capital (Tier 1)

  Modal Inti (Tier 2)                               78.059                    42.368                   Supplementary Capital (Tier 2)

  Jumlah Modal Inti dan Pelengkap                3.333.094                 3.265.247           Total Core and Supplementary Capital

  Jumlah Aset Tertimbang Menurut Risiko                                                         Total Risk Weighted Assets (RWA) by
  (ATMR) dengan Mempertimbangkan                  7.356.787                3.951.663           Considering Credit Risk and Weighted
  Risiko Kredit dan Risiko Tertimbang                                                                                           Risk

  Rasio Kewajiban Penyediaan Modal                                                              Minimum Capital Adequacy Ratio by
  Minimum dengan Mempertimbangkan                   45,31%                    82,63%           Considering Credit Risk and Weighted
  Risiko Kredit dan Risiko Tertimbang                                                                                           Risk

  Rasio Kewajiban Penyediaan Modal                                                              Minimum Required Capital Adequacy
                                                     9,20%                    9,20%
  Minimum yang Diwajibkan                                                                                                    Ratio




Kualitas Kredit                                               Credit Quality
Rasio Kredit Bermasalah Bruto pada tahun 2025 sebesar         The NPL-gross in 2025 were 3.70%, increased from the
3,70% meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 3,12%           previous year of 3.12%. This increase is align with credit
selaras dengan peningkatan kredit, namun rasio tersebut       growth; nevertheless, the ratio remains manageable and
masih terukur dan dibawah batas maksimum yang                 stays below the maximum limit set by Financial Services
ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).                 Authority (OJK).

Rentabilitas                                                  Profitability
Rentabilitas mencerminkan kemampuan Bank dalam                Profitability reflects the Bank’s ability to generate earnings
menghasilkan laba serta efisiensi dalam pengelolaan           as well as its efficiency in managing assets and expenses.
aset dan biaya. Secara keseluruhan, kinerja rentabilitas      Overall, profitability performance indicates some pressure
menunjukkan tekanan pada profitabilitas dan efisiensi,        on earnings and efficiency, as reflected in the decline in
tercermin dari penurunan ROA dan kenaikan BOPO.               ROA and the increase in BOPO. Nevertheless, NIM remained
Namun demikian, NIM tetap terjaga dan ROE mengalami           stable, and ROE increased align with the Bank’s business
peningkatan, seiring dengan pertumbuhan bisnis Bank.          growth.

Likuiditas                                                    Liquidity
Untuk menilai kemampuan Bank dalam memenuhi kewajiban         To assess the Bank’s ability to meet its primary obligations
utama serta risiko likuiditasnya, digunakan rasio-rasio       and manage liquidity risk, the following liquidity ratios are
likuiditas sebagai berikut:                                   used:
                                                                               31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                         2025                     2024                                      DESCRIPTION

  Kredit yang Diberikan                          8.632.205                 4.246.741                                               Loans

  Simpanan Nasabah                               8.398.429                 3.159.828                         Deposits from Customers

  Rasio Kredit yang Diberikan terhadap DPK         102,78%                  134,40%                        Loan to Deposit Ratio (LDR)


Pada tahun 2025, Bank berhasil memperkuat posisi              In 2025, the Bank successfully improved its liquidity
likuiditasnya secara signifikan, sebagaimana tercermin        position, as evidenced by the significant reduction in the
dari penurunan Loan to Deposit Ratio (LDR) dari 134,40%       Loan to Deposit Ratio (LDR) from 134.40% to 102.78%. This
menjadi 102,78%. Perbaikan ini terutama didukung oleh         improvement was driven by an aggressive 165% growth in
peningkatan Dana Pihak Ketiga sebesar 165%, yang              Customer Deposits (reaching IDR8,398,429 million), which
mencapai Rp8.398.429 juta dan melampaui pertumbuhan           outpaced the doubling of the loan portfolio. By focusing
portofolio kredit yang meningkat lebih dari dua kali lipat    on competitive interest rates, the Bank has successfully
selama tahun berjalan. Melalui penawaran suku bunga           narrowed the gap between its lending and funding bases.
yang kompetitif, Bank berhasil mempersempit kesenjangan
antara penyaluran kredit dan sumber pendanaannya.




106                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 107
Meskipun rasio tersebut melebihi ketentuan yang berlaku,         Although this ratio surpasses the applicable regulatory
kondisi Bank dalam menjalankan fungsinya sebagai                 threshold, the Bank remains well-positioned its role as a
lembaga perantara keuangan pada kondisi sehat sesuai             financial intermediary institution, in full compliance with
dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dalam menjaga            OJK liquidity requirements, including:
likuiditas, termasuk:

1.   Meningkatkan penghimpunan dana pihak ketiga dan             1.   Expanding third-party and retail fund mobilization to
     retail agar konsentrasi atau ketergantungan terhadap             mitigate concentration risk and reduce reliance on
     deposan inti berkurang.                                          core depositors.
2. Menawarkan suku bunga yang kompetitif untuk produk            2. Offering competitive interest rates on third-party fund
   dana pihak ketiga agar dapat bersaing dengan bank lain           products to remain competitive against other banks, in
   sesuai dengan kemampuan Bank sendiri.                            accordance with the Bank’s financial capacity.
3. Melakukan penyesuaian suku bunga dana pihak ketiga            3. Aligning third-party fund interest rates with lending
   dengan suku bunga pinjaman serta menjaga efisiensi               rates while maintaining overhead cost efficiency to
   atas biaya overhead agar rasio BOPO tetap ideal.                 ensure the BOPO ratio remains at an optimal level.
Likuiditas Bank berasal dari modal sendiri, dana pihak ketiga    The Bank’s liquidity comes from its own capital, third party
dan pembayaran kredit nasabah. Sumber likuiditas utama           funds and customer credit payments. The main source
Perseroan adalah modal sendiri, dana pihak ketiga yang           of liquidity for the Company is its own capital, third party
diperoleh melalui jaringan kantor.                               funds obtained through office networks.

Kepatuhan                                                        Compliance
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)                           Legal Lending Limit (BMPK)
Bank tidak memiliki pelanggaran maupun pelampauan                The bank does not have a violation or exceeding of the
terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) terhadap         Legal Lending Limit (LLL) for related parties or non- related
pihak terkait maupun tidak terkait sesuai ketentuan regulator.   parties in accordance with regulatory requirements. To
Untuk menghindari pemberian kredit secara terpusat kepada        avoid centralized lending to one or certain customer
satu atau kelompok nasabah tertentu dan untuk menghindari        groups and to avoid the risks that will arise, Bank Indonesia
risiko yang akan timbul, Bank Indonesia melakukan pembatasan     limits the percentage of lending to one party or a group of
persentase pemberian kredit kepada satu pihak atau satu          the total capital owned by the Bank.
kelompok terhadap total modal yang dimiliki bank.
Giro Wajib Minimum (“GWM”)                                       Statutory Reserve Requirement (“GWM”)
Bank Indonesia menentukan bahwa bank di Indonesia                Bank Indonesia determines that banks in Indonesia are
diwajibkan menjaga posisi GWM yang ditempatkan pada              required to maintain the statutory reserve position placed
rekening di Bank Indonesia dari jumlah dana masyarakat           in an account at Bank Indonesia from the amount of public
yang dihimpun dari liabilitas kepada pihak ketiga lain, baik     funds collected from liabilities to other third parties, both in
dalam Rupiah maupun valuta asing.                                Rupiah and foreign currency.
Rasio GWM Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                 The Statutory Reserve Requirement ratios as of December
telah sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. 11              31, 2025, and 2024, are in compliance with Bank Indonesia
Tahun 2024 tentang Pengendalian Moneter dan Peraturan            Regulation No. 11 of 2024 concerning Monetary Control
Anggota Dewan Gubernur No. 24/8/PADG/2022 Tahun                  and the Regulation of the Members of the Board of
2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan Giro                Governors No. 24/8/PADG/2022 of 2022 concerning the
Wajib Minimum Dalam Rupiah Dan Valuta Asing Bagi Bank            Implementing Regulation for the Fulfillment of Statutory
Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, Dan Unit Usaha             Reserve Requirements in Rupiah and Foreign Currencies
Syariah dengan seluruh perubahannya.                             for Conventional Commercial Banks, Islamic Commercial
                                                                 Banks, and Islamic Business Units, including all subsequent
                                                                 amendments thereof.
Bank telah memenuhi ketentuan Bank Indonesia yang                The Bank has complied with the applicable Bank Indonesia
berlaku tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum pada                regulations concerning the Statutory Reserves for
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                               Commercial Banks as of December 31, 2025 and 2024.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                107
Page 108
      Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Management Analysis and Discussion




KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG
ABILITY TO PAY DEBTS

Kemampuan Bank dalam memenuhi seluruh kewajiban                The Bank’s ability to fulfill all obligations, both long-term and
baik kewajiban jangka panjang maupun jangka pendek,            short-term obligations, is measured through several ratios,
diukur melalui beberapa rasio, antara lain rasio likuiditas,   including the liquidity ratio, solvency ratio, and profitability
rasio solvabilitas, dan rasio rentabilitas. Kemampuan          ratio. The ability to pay debts is also reflected in the
membayar utang juga tercermin dari telah ikutnya Bank          participation of the Bank as a participant in the guarantee
sebagai peserta program penjaminan pada pada Lembaga           program at the Deposit Insurance Corporation.
Penjaminan Simpanan.

Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek                         Ability to Pay Short-term Debt
Kemampuan Bank dalam memenuhi kewajiban jangka                 The Bank’s ability to meet its short-term obligations is
pendek tercermin dari rasio kredit yang diberikan terhadap     reflected in the Loan to Deposit Ratio (LDR). In 2025, the
DPK. Pada tahun 2025, LDR tercatat sebesar 102,78%,            LDR was recorded at 102.78%, improved from 134.40% in
menurun dari 134,40% pada tahun 2024, yang menunjukkan         2024, indicating an improvement in the Bank’s liquidity
perbaikan posisi likuiditas Bank.                              position.
Bank tetap menjaga LDR dalam kisaran target yang sesuai        The Bank continues to maintain the LDR within the target
dengan ketentuan regulator serta pada level yang optimal       range in accordance with regulatory requirements and
untuk mendukung pengelolaan likuiditas dan efisiensi biaya     at an optimal level to support liquidity management and
dana.                                                          funding cost efficiency.

Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang                        Ability to Pay Long-term Debt
Kemampuan Bank dalam memenuhi kewajiban jangka                 The Bank’s ability to meet its long-term obligations was
panjang tercermin dari rasio permodalan (Capital Adequacy      reflected in the capital adequacy ratio (CAR). In 2025, the
Ratio/CAR). Pada tahun 2025, CAR tercatat sebesar 45,31%,      CAR was recorded at 45.31%, decreased from 82.63% in the
menurun dari 82,63% pada tahun sebelumnya, seiring             previous year, align with loans growth of loans granted.
dengan pertumbuhan kredit yang diberikan.
Meskipun demikian, CAR tetap berada jauh di atas ketentuan     Nevertheless, the CAR remains well above the regulatory
minimum regulator, sehingga menunjukkan permodalan             minimum, reflecting the Bank’s strong capitalization
Bank yang sangat kuat dan tetap memadai dalam menyerap         and continued capacity to absorb credit, market, and
risiko kredit, pasar, dan operasional.                         operational risks.




108                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 109
TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG
COLLECTABILITY OF RECEIVABLES

Berdasarkan tingkat kolektibilitas, sebagian besar kredit        Based on collectibility, the majority of the Bank’s loans,
yang diberikan oleh Bank yaitu sebesar 91,44% berada dalam       representing 91.44%, were classified as current. The details
status lancar. Adapun rincian saldo kredit berdasarkan           of loan balances by collectibility for 2025 and 2024 are
tingkat kolektibilitas untuk tahun 2025 dan 2024 adalah          presented as follows:
sebagai berikut:
                                                                                  31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

                                         2025          2024           KENAIKAN (PENURUNAN)
                                                                           INCREASE (DECREASE)
  KETERANGAN                                                                                                               DESCRIPTION
                                          (RP)          (RP)              (RP)                    %

  Pihak Berelasi                                                                                                          Related Parties

  Lancar                               300.150         271.181          28.969              10,68%                                  Current

  Pihak Ketiga                                                                                                              Third Parties

  Lancar                               7.318.717    3.561.823         3.756.894            105,48%                                  Current

  Dalam Perhatian Khusus               693.872       281.267           412.605             146,69%                        Special Mention

  Kurang Lancar                         147.717       63.449            84.268              132,81%                           Substandard

  Diragukan                             136.921       56.580             80.341            142,00%                                Doubtful

  Macet                                 34.829        12.440            22.389             179,98%                                     Loss

  Total Kredit yang diberikan        8.632.206     4.246.740         4.385.466            103,27%                             Total Loans



Berikut disampaikan perbandingan rasio kualitas kredit           Here is a comparison of credit quality ratios (gross and net)
(bruto dan bersih) dibandingkan tahun sebelumnya.                compared to the previous year.

  RASIO KUALITAS KREDIT                                2025                       2024                            LOAN QUALITY RATIO

  Rasio Kredit Bermasalah - Bruto                      3,70%                      3,12%                    Non-Performing Loan - Gross

  Rasio Kredit Bermasalah - Bersih                      0,51%                     0,42%                       Non-Performing Loan - Net




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                             109
Page 110
        Analisis dan Pembahasan Manajemen
        Management Analysis and Discussion




STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN
MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL
CAPITAL STRUCTURE AND MANAGEMENT POLICY FOR CAPITAL
STRUCTURE

Krom mampu mempertahankan tingkat modal aktualnya di             Krom is able to maintain its actual capital level above the
atas ketentuan permodalan minimum, bank berkomitmen              minimum capital requirement, the Bank is committed to
untuk terus melakukan penguatan permodalan salah                 continue strengthening capital both from internal sources
satunya dengan memperbaiki pencapaian rentabilitas.              by improving the achievement of profitability as well as
                                                                 from external sources through right issues.
Bank senantiasa memantau pemanfaatan modal dengan                The Bank constantly monitors the use of capital using
menggunakan metodologi Risk Adjusted Performance                 the Risk Adjusted Performance Measurement (RAPM)
Measurement (RAPM). Dengan metodologi yang sama, Bank            methodology. With the same methodology, the Bank always
selalu memantau posisi modal untuk memastikan modal              monitors the capital position to ensure that Krom capital is
Krom sejalan dengan strategi bisnis pertumbuhan Bank, serta      in line with the Bank’s business growth strategy, as well as
menyiapkan cadangan dalam menghadapi potensi risiko              prepares reserves in the face of potential risk of loss and
kerugian dan melanjutkan kegiatan Bank secara berkelanjutan.     continues the Bank’s activities in a sustainable manner.




STRUKTUR MODAL YANG TERKELOLA
MANAGED CAPITAL STRUCTURE


Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.               In accordance with the Financial Services Authority
11/POJK.03/2-16 tentang kewajiban Penyediaan Modal               Regulation No. 11/POJK.03/2-16 concerning the Minimum
Minimum Bank Umum dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan           Capital Requirement for Commercial Banks and the Financial
No. 34/POJK.03/2016 tentang perubahan dari POJK No. 11/          Services Authority Regulation No. 34/POJK.03/2016
POJK.03/2016, Bank wajib menyediakan modal minimum               regarding changes from POJK No. 11/POJK.03/2016, Banks
Bank berdasarkan profil risiko yang berlaku dengan paling        are required to provide the minimum Bank capital based on
rendah yaitu:                                                    the applicable risk profile with the lowest, namely:
1.   8% (delapan persen) dari Aset Tertimbang Menurut            1.   8% (eight percent) of the Risk Weighted Assets (RWA)
     Risiko (ATMR) bagi Bank dengan profil risiko Peringkat 1;        for Banks with risk profile Rating 1;
2. 9% (sembilan persen) sampai dengan 10% (sepuluh               2. 9% (nine percent) to 10% (ten percent) of RWA for
   persen) dari ATMR bagi Bank dengan profil risiko                 Banks with risk profile Rating 2;
   Peringkat 2;
3. 10% (sepuluh persen) sampai dengan 11% (sebelas               3. 10% (ten percent) to 11% (eleven percent) of RWA for
   persen) dari ATMR bagi Bank dengan profil risiko                 Bank with risk profile Rating 3; or
   Peringkat 3; atau
4. 11% (sebelas persen) sampai dengan 14% (empat                 4. 11% (eleven percent) up to 14% (fourteen percent) of
   belas persen) dari ATMR bagi Bank dengan profil risiko           RWA fo Banks with risk profile Rating 4 or Rating.
   Peringkat 4 atau 5.
Sebagai Bank dengan profil Peringkat 2, Krom tidak memiliki      As a Bank with a Rank II profile, Krom has no obligation
kewajiban untuk menyediakan tambahan modal penyangga             to provide additional buffer capital (Buffer = Capital
(Buffer Capital Conservation, Buffer, Countercyclical Buffer,    Conservation, Buffer, Countercyclical Buffer, and Capital
dan Capital Surcharge).                                          Surcharge).




110                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 111
Per posisi 31 Desember 2025 (audited), posisi Capital             As per December 31, 2025 (audited), the position of Capital
Adequacy Ratio (CAR) berada pada tingkat 45,31%, berada           Adequacy Ratio (CAR) was at 45,31%, above the capital
di atas ketentuan modal minimum, hal ini mengindikasikan          requirement minimum, which indicates that the Bank has
Bank memiliki cadangan modal yang dibutuhkan untuk                reserves of capital required to bear all the risks identified
menanggung semua risiko yang teridentifikasi dan                  and ensure the availability of sustainable capital to address
memastikan tersedianya modal yang berkesinambungan                all risks.
untuk mengatasi seluruh risiko.
Untuk selanjutnya, Bank akan terus menjaga struktur               Going forward, the Bank will continue to maintain a strong
permodalan yang kuat dan sehat untuk menyediakan ruang            and healthy capital structure to provide adequate space
yang memadai bagi pertumbuhan bisnis yang optimal, dan            for optimal business growth, and at the same time manage
pada saat bersamaan mengelola modal pada tingkat yang             capital at a safe level.
aman.
Adapun komposisi Modal Krom pada tanggal 31 Desember              The composition of the Capital of Krom as of December 31,
2025, 2024, dan 2023 adalah sebagai berikut:                      2025, 2024, and 2023 is as follows:

                                                                                  31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KETERANGAN                                 2025                2024             2023                                    DESCRIPTION

  Modal Inti (Tier 1)                     3.255.035           3.222.879        3.154.498                              Core Capital (Tier 1)

  Modal Pelengkap (Tier 2)                   78.059             42.368            17.682                  Supplementary Capital (Tier 2)

  Total Modal                            3.333.094        3.265.247            3.172.180                                     Total Capital

  ATMR Risiko Kredit                       7.220.821      3.870.403            1.808.577                                  Credit Risk RWA

  ATMR Risiko Operasional                   135.966             81.260          198.390                             Operational Risk RWA

  ATMR Risiko Pasar                               -                  -                -                                   Market Risk RWA

  Total ATMR                              7.356.787       3.951.663           2.006.967                                         Total RWA

  KPMM                                       45,31%             82,63%          158,06%                                                CAR




KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS
STRUKTUR MODAL
MANAGEMENT POLICY ON CAPITAL STRUCTURE


Manajemen Bank merancang struktur modal yang optimal              The Bank’s management designs the optimal capital
dalam proses perencanaan modal dan memantau                       structure in the capital planning process and monitors
kebutuhan permodalan secara rutin dengan dukungan                 capital requirements on a regular basis with the support
analisis data. Struktur modal yang optimal akan senantiasa        of data analysis. The optimal capital structure will always
dipertahankan untuk dapat memastikan tingkat permodalan           be maintained to ensure a strong level of capital and at the
yang kuat dan di waktu bersamaan dapat menyediakan                same time provide space to support business growth.
ruang yang untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
Pemenuhan kecukupan modal bank dihitung menggunakan               Fulfillment of bank capital adequacy was calculated using
Capital Adequacy Ratio (CAR), yang mencerminkan                   the Capital Adequacy Ratio (CAR), which reflects the ability
kemampuan untuk menampung risiko kerugian yang                    to accommodate the risk of loss that may be borne by the
mungkin ditanggung oleh Bank. CAR yang lebih tinggi               Bank. A higher CAR reflects the Bank’s improved ability to
mencerminkan kemampuan Bank yang semakin bertambah                bear credit risk or other productive assets as well as to
baik dalam menanggung risiko kredit atau aset produktif           contribute significantly to profits. Based on the assessment
lainnya serta memberikan kontribusi profit yang signifikan.       of the Bank’s health rating position in December 31, 2025,
Berdasarkan penilaian atas Tingkat Kesehatan Bank (TKB)           the Bank’s risk profile is ranked Low to Moderate (2) which
posisi 31 Desember 2025, profil risiko Bank berada pada           requires a minimum total capital of 10% of Risk Weighted




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                111
Page 112
        Analisis dan Pembahasan Manajemen
        Management Analysis and Discussion




peringkat Low to Moderate yang mensyaratkan total modal         Assets (RWA), with the following description:
minimum sebesar 9% dari Aset Tertimbang Menurut Risiko
(ATMR), sebagai berikut:
1.   Risiko Kredit memiliki tingkat risiko Low to Moderate      1.   Credit risk has a Low to Moderate risk level
2. Risiko Pasar memiliki tingkat risiko Low to Moderate         2. Market risk has a Low to Moderate risk level
3. Risiko Likuiditas memiliki tingkat risiko Low to Moderate    3. Liquidity risk has a Low to Moderate risk level
4. Risiko Operasional memiliki tingkat risiko Low to Moderate   4. Operational risk has a Low to Moderate risk level
5. Risiko Hukum memiliki tingkat risiko Low to Moderate         5. Legal risk has a Low to Moderate risk level
6. Risiko Reputasi memiliki tingkat risiko Low to Moderate      6. Reputation risk has a Low to Moderate risk level
7. Risiko Strategik memiliki tingkat risiko Low to Moderate     7. Strategic risk has a Low to Moderate risk level
8. Risiko Kepatuhan memiliki tingkat risiko Low to Moderate     8. Compliance risk has a Low to Moderate risk level
Posisi CAR Bank setelah memperhitungkan faktor risiko           The position of the Bank’s CAR after calculating creditor
kredit, dan risiko operasional untuk posisi 31 Desember 2025    risk factors, market risk and operational risk for the position
(audited) adalah sebesar 45,31%, atau di atas ketentuan         of December 31, 2025 (audited) is 45.31%, or above the
minimum yang diwajibkan oleh regulator. Bank berkomitmen        minimum requirement required by the regulator. The Bank
untuk mengelola struktur permodalan yang sehat dan kuat         is committed to managing a healthy and strong capital
sehingga dapat mendukung pertumbuhan bisnis.                    structure so that it can support business growth.




BASIS PEMILIHAN KEBIJAKAN
MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL
BASIS FOR SELECTING MANAGEMENT POLICY ON CAPITAL STRUCTURE


Dalam      pengelolaan     rencana    permodalan,      Bank     In managing the capital plan, the Bank considers the
mempertimbangkan potensi atas pertumbuhan bisnis, risk          potential for business growth, risk appetite, potential risk
appetite, potensi risiko kerugian, hasil stress test, target    of loss, results of stress tests, target capital ratios and
rasio permodalan dan perkembangan ekonomi. Berdasarkan          economic developments. Based on these considerations,
pertimbangan tersebut, Bank dapat memanfaatkan atas             the Bank can take advantage of business growth and
pertumbuhan bisnis dan peluang strategis, memaksimalkan         strategic opportunities, maximize shareholder returns,
tingkat pengembalian pemegang saham, dan menjalankan            and run the risk appetite business corridor and comply
bisnis koridor risk appetite dan mematuhi peraturan yang        with prevailing regulations. To meet this objective, capital
berlaku. Untuk memenuhi tujuan ini, kebijakan pengelolaan       management policies are always in line with the Bank’s
permodalan senantiasa sejalan dengan strategi bisnis Bank       business strategy with business growth estimates and
dengan estimasi pertumbuhan bisnis serta memastikan             ensuring compliance with regulations. In addition, the Risk
kepatuhan terhadap peraturan. Selain itu sistem                 Management internal control system was carried out by
pengendalian intern Manajemen Risiko dilakukan oleh             the Risk Management Unit to the Board of Directors and
Satuan Kerja Manajemen Risiko kepada Direksi dan secara         is periodically reviewed by the Risk Monitoring Committee
periodik dikaji ulang oleh komite Pemantau Risiko serta         and the Audit Committee.
Komite Audit.




112                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 113
IKATAN MATERIAL UNTUK INVESTASI
BARANG MODAL
MATERIAL COMMITMENTS FOR INVESTMENT OF CAPITAL GOODS


Tujuan dari Ikatan Material untuk Investasi                   Purpose of Material Commitments of Capital
Barang Modal                                                  Expenditure
Pada tahun 2024, Krom melakukan perikatan atas                In 2024, Krom entered into a capital expenditure agreement
investasi barang modal yang ditujukan untuk mendukung         to support the Bank’s operational activities in the future,
kegiatan operasional Bank di masa mendatang, khususnya        especially in information technology and network
infrastruktur teknologi informasi dan jaringan.               infrastructure.

Sumber Dana untuk Investasi Barang Modal                      Sources of Funds for Capital Expenditure
Bank sudah mengalokasikan sejumlah dana sebesar               The Bank has allocated a projected amount IDR46,941
Rp46.941 juta yang diproyeksikan untuk kebutuhan investasi    million of its capital expenditure. These funds are the result
barang modalnya. Dana tersebut merupakan hasil dari right     of a right issue or HMETD/PUT III.
issue atau HMETD/PUT III.

Mata Uang dan Mitigasi Risiko                                 Currency and Risk Mitigation
Tagihan dan pembayaran investasi barang modal tersebut        Claims and payments for investment in capital expenditure
sebagian besar menggunakan mata uang Rupiah untuk             are mostly denominated in Rupiah to minimise exchange
meminimalisasi risiko nilai tukar.                            rate risk.




REALISASI INVESTASI BARANG MODAL
REALISATION OF CAPITAL GOODS INVESTMENT


Pada tahun 2025, Krom merealisasikan investasi barang         In 2025, Krom realised a capital goods investment in
modal dalam bentuk infrastruktur teknologi informasi dan      information technology and network infrastructure. Krom
jaringan. Krom secara konsisten melakukan investasi barang    consistently invests in capital goods to strengthen its
modal guna memperkuat bisnis inti dalam perbankan             core business in transaction banking by providing quality
transaksi dengan memberikan layanan yang berkualitas sesuai   services according to increasingly diverse customer needs.
dengan kebutuhan nasabah yang semakin beragam. Dalam          In financing its investment in capital goods, Krom uses
pembiayaan investasi barang modalnya, Krom menggunakan        funds originating from business results and prioritizes the
dana yang berasal dari hasil usaha dan mengutamakan           purchase of capital goods in the rupiah currency.
pembelian barang modal dalam mata uang rupiah.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                             113
Page 114
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Analysis and Discussion




INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL
YANG TERJADI SETELAH TANGGAL
LAPORAN AKUNTAN
EVENTS AFTER THE REPORTING DATE

Tidak terdapat informasi dan fakta material yang terjadi           There is no material information and facts that occurred
setelah tanggal laporan akuntan, sehingga tidak memerlukan         after the accountant’s report date, so there is no need
penyesuaian terhadap penyajian dan pengungkapan                    for adjustments to the presentation and disclosure of the
laporan tahunan Krom tahun 2025.                                   Krom 2025 annual report.




PROSPEK USAHA
BUSINESS PROSPECT


Memasuki tahun 2026, kami optimis namun tetap berhati-             As we are entering 2026, we remain optimistic yet cautious.
hati. Prospek dunia usaha khususnya perbankan di Indonesia         The outlook for the business sector, particularly Indonesia’s
tahun 2026 secara umum masih positif dengan pertumbuhan            banking industry, remains generally positive with economic
ekonomi yang diperkirakan stabil di kisaran 5%, inflasi terjaga,   growth projected to stabilize around 5%, controlled inflation,
dan konsumsi domestik tetap kuat sebagai penopang utama,           and strong domestic consumption as the primary pillar,
sehingga permintaan kredit terutama di segmen ritel dan            ensuring steady credit demand, especially in the retail and
UMKM masih terjaga. Selain itu transaksi digital banking akan      MSME segments. Furthermore, digital banking transactions
terus bertumbuh eksponensial, mengingat fokus perbankan            are expected to grow exponentially as banks shift their
beralih kepada penguatan ekosistem super-app dan open              focus toward strengthening super-app ecosystems and
banking untuk meningkatkan efisiensi operasional.                  open banking to enhance operational efficiency.
Di sisi lain, tekanan global seperti ketidakpastian geopolitik,    On the other hand, global pressures such as geopolitical
potensi capital outflow, pelemahan rupiah, serta outlook           uncertainty, potential capital outflow, the weakening rupiah,
rating yang cenderung negatif membuat industri perbankan           and a negative rating outlook have forced the banking
bergerak lebih hati-hati dengan pertumbuhan kredit yang            industry to act more cautiously with credit growth that is
belum agresif, diiringi kenaikan cost of fund dan kompetisi        not yet aggressive, accompanied by rising cost of funds and
likuiditas yang semakin ketat, sehingga tahun 2026 dapat           increasingly tight liquidity competition, so that 2026 can
dikategorikan sebagai periode “moderate growth with high           be categorized as a period of “moderate growth with high
selectivity” di mana keberhasilan bank sangat ditentukan           selectivity” where the success of banks is largely determined
oleh kemampuan menjaga dana murah (CASA), memperkuat               by the ability to maintain low-cost funds (CASA), strengthen
ekosistem digital, serta mengoptimalkan fee-based income           the digital ecosystem, optimize fee-based income and open
dan membuka peluang potensi bisnis lainnya.                        up other potential business opportunities.
Dengan ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang positif,                With the expectation of positive economic growth, the
penerapan berbagai rencana pengembangan produk dan                 implementation of various product and service development
layanan, serta dengan mempertimbangkan kondisi saat ini,           plans, and taking into account current conditions, we have
kami telah menetapkan target untuk tahun 2026 dengan               set targets for 2026 with financial metrics including the
metrik keuangan diantaranya adalah sebagai berikut:                following:




114                                                                                        Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 115
  KATEGORI                                                             2026                                                      CATEGORY

  Marjin Bunga Bersih (NIM)                                            21,17%                                      Net Interest Margin – NIM

  Rasio Kredit Bermasalah - Bruto                                      3,10%                                  Non-Performing Loan – Gross

  Rasio Kredit yang Diberikan terhadap DPK                            95,45%                                    Loan to Deposit Ratio - LDR

  Rasio Tingkat Pengembalian atas Aset (ROA)                            1,38%                                  Return On Asset Ratio – ROA



Untuk meraih target yang telah ditetapkan, kami berupaya           To achieve the set targets, we strive to increase the level of
untuk meningkatkan tingkat keterlibatan nasabah melalui            customer engagement through improving and developing
peningkatan dan pengembangan layanan dan produk serta              services and products and strengthening the digital
memperkuat ekosistem digital.                                      ecosystem.




PERBANDINGAN ANTARA TARGET
DAN REALISASI 2025
COMPARISON BETWEEN 2025 TARGET AND REALISATION

                                                                                     31 Desember (Dalam Jutaan Rupiah) December 31 (In Million IDR)

  KOMPONEN RBB                                  TARGET        REALISASI          PENCAPAIAN                             RBB COMPONENTS
                                                TARGET      REALISATION         ACHIEVEMENT

  Pos-pos Keuangan                                                                                                           Financial Items

  Kredit yang Diberikan - Bruto                8.870.846      8.632.205               97,31%                                    Loans - Gross

  Simpanan Nasabah                              7.791.150      8.398.429             107,79%                       Deposits from Customers

  Laba - Bersih                                  134.363         143.285             106,64%                                      Net Income

  Total Aset                                   11.481.940      12.214.396            106,38%                                      Total Assets

  Modal Inti                                   3.301.678      3.255.035              98,59%                                      Core Capital

  Rasio Keuangan                                                                                                             Financial Ratio

  Rasio Aset Produktif Bermasalah                                                                     Non-Performing Productive Assets to
                                                  2,47%            2,82%              114,17%
  terhadap Total Aset Produktif                                                                                         Productive Assets

  Rasio Kredit Bermasalah - Bruto                  3,17%           3,70%              116,72%                  Non-Performing Loan - Gross

  Rasio Kredit Bermasalah - Bersih                 1,43%           0,51%             35,66%                      Non-Performing Loan - Net

  Marjin Bunga Bersih                            20,43%          20,40%              99,85%                        Net Interest Margin (NIM)

  Biaya Operasional terhadap Pendapatan
                                                 92,10%           91,99%             99,88%      Operating Expenses to Operating Income
  Operasional (BOPO)

  Rasio Pengembalian Aset (ROA)                    1,84%           1,92%             104,35%                          Return on Asset (ROA)

  Rasio Pengembalian Ekuitas (ROE)                  4,11%          4,35%             105,84%                          Return on Equity (ROE)

  Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
                                                 45,00%           45,31%             100,69%                  Capital Adequacy Ratio (CAR)
  Minimum (KPMM)

  Rasio Kredit yang Diberikan terhadap
                                                 113,86%         102,78%             90,27%                      Loan to Deposit Ratio (LDR)
  DPK




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                  115
Page 116
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Analysis and Discussion




PROYEKSI SATU TAHUN KE DEPAN
PROJECTION FOR THE NEXT YEAR


  KATEGORI                                                     2026                                          CATEGORY

  Jumlah Aset                                              18.335.627                                          Total Asset

  Kredit yang Diberikan - Bruto                            13.856.280                                      Loans - Gross

  Simpanan Nasabah                                          14.516.616                          Deposits from Customers

  Laba Bersih setelah Pajak                                   162.515                                Net Income After Tax




  KATEGORI                                                     2026                                          CATEGORY

  Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)             30,12%                         Capital Adequacy Ratio (CAR)

  Rasio Pengembalian Aset                                       1,38%                               Return on Asset (ROA)

  Rasio Pengembalian Ekuitas                                   4,74%                               Return on Equity (ROE)

  Marjin Bunga Bersih                                          21,17%                            Net Interest Margin (NIM)



Bank telah menetapkan target utama Bank dalam jangka       The Bank has set the Bank’s main targets in the short and
pendek maupun menengah dengan mempertimbangkan             medium term by considering financial and non-financial
kondisi keuangan maupun non-keuangan, rencana              conditions, business development plans, and industry
pengembangan bisnis, serta faktor makroekonomi industri.   macroeconomic factors.




KEBIJAKAN DIVIDEN
DIVIDEND POLICY

Pelaksanaan kebijakan Dividen yang diterapkan Bank         Dividend policy implemented by the Bank was based on
didasarkan kepada UUPT Bank tentang kebijakan              the Bank’s Company Law concerning dividend policy.
dividen. Berdasarkan UUPT, pembagian dividen dilakukan     Based on the Company Law, dividend distribution was
berdasarkan keputusan RUPS Tahunan dan hanya boleh         made based on the resolution of the Annual GMS and may
dibagikan apabila Perseroan mempunyai saldo laba yang      only be distributed if the Company has positive retained
positif. Sebelum berakhirnya tahun keuangan, dividen       earnings. Prior to the end of the financial year, interim
interim dapat dibagikan sepanjang hal itu diperbolehkan    dividends may be distributed as long as it is permitted by
oleh Anggaran Dasar Perseroan dan pembagian dividen        the Company’s Articles of Association and the distribution
interim tidak menyebabkan aset bersih Perseroan menjadi    of interim dividends does not result in the Company’s net
kurang dari modal ditempatkan dan disetor penuh serta      assets being less than the issued and fully paid capital and
cadangan wajib Perseroan. Pada tahun 2025 dan 2024,        the Company’s obligatory reserves. In 2025 and 2024, the
Bank tidak melaksanakan pembagian dividen tunai.           Bank did not distribute cash dividends.




116                                                                               Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 117
STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS
BUSINESS DEVELOPMENT STRATEGY

Strategi bisnis yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan        The business strategies that will be carried out to achieve
atas kebijakan–kebijakan yang telah ditetapkan, adalah           the objectives of the policies that have been set are as
sebagai berikut:                                                 follows:

Menarik dan Memperoleh Pelanggan Baru untuk                      Attract and Acquire New Customers to Grow The
Mengembangkan Buku Dana Pihak Ketiha (DPR)                       Digital Third Party Fund (TPF) Book
Digital

• Mengembangkan aplikasi Krom untuk memberi layanan yang         • Developing Krom applications to provide complete
 lengkap dan dapat memenuhi kebutuhan nasabah dan calon            services and meet the needs of customers and
 nasabah. Pengembangan ini bermaksud untuk mengadakan              prospective customers. This development aims to
 layanan layanan yang sudah umum pada industri perbankan           provide services that are common in the banking industry
 dan juga untuk meningkatkan tingkat stickiness dari para          and also to increase the level of stickiness of customers
 nasabah untuk menggunakan aplikasi Krom. Strategi ini             to use the Krom application. This strategy is specifically
 secara spesifik diharapkan dapat meningkatkan tingkat             expected to increase CASA levels, where customers are
 CASA, di mana nasabah diharapkan untuk menggunakan                expected to use Krom services as the customer’s main
 layanan Krom sebagai layanan perbankan utama nasabah;             banking service;
• Bermitra dengan mitra yang memiliki ekosistem yang             • Partnering with partners who have a large ecosystem
 besar sehingga Bank mendapat akses terhadap                       so that the Bank gets access to the captive market as
 captive market sebagai calon nasabah. Rencana untuk               potential customers. Plans to increase the number of
 meningkatkan jumlah nasabah pada aplikasi Krom melalui            customers on the Krom application through partnerships,
 kemitraan, dilakukan dengan mengizinkan pembukaan                 are carried out by allowing account openings through
 rekening melalui aplikasi mitra dan/atau melakukan                partner applications and/or conducting joint marketing
 pemasaran secara bersama antara Bank dan Mitra;                   between the Bank and Partners;
• Menawarkan suku bunga yang menarik kepada nasabah              • Offering attractive interest rates to customers to ensure
 untuk memastikan Bank memiliki penawaran yang baik                the Bank has a good offer compared to competitors.
 dibandingkan kompetitor, di mana strategi ini akan fokus          This strategy will focus on developing TPF specifically on
 dalam pengembangan DPK khusus nya pada tabungan dan               savings and deposits. As part of the strategy to offer
 deposito. Sebagai bagian dari strategi untuk menawarkan           high interest rates, this must be balanced with lending
 suku bunga yang tinggi ini, harus diimbangi dengan penyaluran     at higher interest rates, so that this strategy can be
 kredit dengan tingkat suku bunga yang lebih tinggi, sehingga      carried out by ensuring the Bank’s profitability level is
 strategi ini dapat dilakukan dengan memastikan tingkat            maintained; and
 rentabilitas Bank yang tetap terjaga; dan
• Menambah segmen nasabah yang disasar untuk juga                • Increasing targeted customer segments to also offer digital
 menawarkan jasa giro digital melalui pengembangan internet        current account services through the development of internet
 banking untuk badan usaha atau wiraswasta pribadi.                banking for business entities or private entrepreneurs.

Meningkatkan Penyaluran Kredit Sebagai                           Launched Credit Channeling with Selected
Sumber Pendapatan Bungan yang Berkelanjutan                      Partners to Create a Sustainable Source of
Bagi Bank                                                        Interest Income for The Bank

• Bank akan meneruskan program pembiayaan dengan                 • The Bank will continue the financing program with
 mitra yang sudah ada maupun mitra baru.                           existing partners and new partners.
• Bank akan terus mengembangkan program penyaluran               • The Bank will continue to develop a credit distribution
 kredit melalui aplikasi Krom, dengan meningkatkan kanal           program through the Krom application, by increasing the
 penggunaan kredit tersebut.                                       channels for using this credit.
• Terus memonitor aktivitas bisnis lama untuk memastikan         • Continuously monitor legacy business activities to
 kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku dan kerangka            ensure compliance with applicable regulations and risk
 kerja manajemen risiko.                                           management frameworks.
• Memantau pertumbuhan bisnis lama di seluruh aktivitas utama    • Monitor the growth of the existing business across
 (pendanaan dan kredit) untuk memastikan bahwa kinerjanya          key activities (funding and credit) to ensure that its
 sejalan dengan rencana bisnis yang telah ditetapkan.              performance is in line with the established business plan.
• Menerapkan    kerangka kerja, kebijakan, dan proses            • lement the necessary risk management framework,
 manajemen risiko yang diperlukan yang memungkinkan                policies and processes that enable the Bank to effectively
 Bank untuk secara efektif mengelola dan memitigasi                manage and mitigate risks arising from Channeling credit
 risiko yang timbul dari kegiatan kredit Channeling.               activities.

PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                117
Page 118
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Analysis and Discussion




Meluncurkan Produk Baru Lainnya Sesuai dengan                     Launch Other New Products in Accordance with
Roadmap Produk                                                    The Product Roadmap

• Mempersiapkan   infrastruktur TI dan sumber daya                • Prepare IT infrastructure and human resources required
 manusia yang diperlukan untuk mengimplementasikan                  to implement other new products in accordance with
 produk baru lainnya sesuai dengan roadmap produk.                  the product roadmap.
• Mengajukan permohonan izin dan/atau persetujuan yang            • Apply for relevant licenses and/or approvals from OJK, BI
 relevan dari OJK, BI dan otoritas lainnya, sebagaimana             and other authorities, as applicable.
 berlaku.




ASPEK PEMASARAN ATAS PRODUK BANK
MARKETING ASPECT OF BANK PRODUCTS


Melanjutkan fondasi strategis yang telah diletakkan pada          Building upon the strategic foundation established in
tahun 2024, Krom di tahun 2025 melakukan akselerasi               2024, Krom accelerated its marketing strategy in 2025,
strategi pemasaran dengan bertransformasi dari tahap              transitioning from product education to user base
edukasi produk menuju ekspansi basis pengguna dan                 expansion and enhanced customer loyalty.
penguatan loyalitas nasabah.
                                                                  This year’s marketing strategy was comprehensively
Strategi pemasaran tahun ini dirancang secara komprehensif        designed to achieve two primary objectives: expanding
untuk mencapai dua tujuan utama: memperluas jangkauan             acquisition reach while maintaining optimal Customer
akuisisi dengan efisiensi biaya operasional (CAC) yang optimal,   Acquisition Cost (CAC) efficiency, and cultivating a deep
serta membangun ekosistem transaksional yang mendalam.            transactional ecosystem. These initiatives were aimed at
Hal ini bertujuan untuk memposisikan Krom sebagai mitra           positioning Krom as the primary financial partner in our
finansial utama dalam aktivitas keseharian nasabah.               customers’ daily lives.
Pemasaran produk di tahun 2025 berfokus secara spesifik           Product marketing in 2025 focused specifically on four
pada lima pilar unggulan:                                         core pillars:
1. Tabungan                                                       1. Savings
   Menekankan pada fleksibilitas pengelolaan dana.                   Emphasizing flexibility in fund management.
2. Deposito                                                       2. Term Deposits
   Menawarkan optimalisasi imbal hasil aset yang aman.               Offering secure asset growth with optimized yields.
3. Layanan Tagihan (Biller)                                       3. Bill Payment Services (Biller)
   Memberikan kemudahan pembayaran rutin.                            Providing convenience for routine payments.
4. Transaksi QRIS                                                 4. QRIS Transactions
   Mendorong frekuensi penggunaan transaksi harian yang              Driving the frequency of fast and practical daily
   cepat dan praktis.                                                transactions.
5. Kredit                                                         5. Credit
   Krom juga menjalin kemitraan strategis untuk                      Expanding our reach through strategic partnerships to
   memperluas jangkauan produk kreditnya dan                         diversify our lending portfolio and generate sustainable
   menciptakan pendapatan bunga yang berkelanjutan.                  interest income.
Selaras dengan komitmen efisiensi sejak tahun 2024, Krom          In line with the efficiency commitments initiated in 2024,
terus mengoptimalkan kanal digital dan media sosial guna          Krom continues to optimize digital and social media channels
memastikan penetrasi target pasar yang presisi dan terukur.       to ensure precise and measurable market penetration.
Seluruh inisiatif pemasaran ini dijalankan dengan senantiasa      All marketing initiatives were conducted with an unwavering
menjunjung tinggi prinsip transparansi informasi dan              commitment to transparency and full compliance with
kepatuhan terhadap ketentuan perlindungan konsumen                consumer protection standards as mandated by regulatory
yang ditetapkan oleh regulator.                                   authorities.




118                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 119
REALISASI PENGGUNAAN DANA
HASIL PENAWARAN UMUM
REALISATION OF THE USE OF PUBLIC OFFERING FUND


Pada tahun 2025, penggunaan dana hasil penawaran umum       In 2025, the use of funds from the public offering over all
telah direalisasikan secara keseluruhan.                    has been realised.




INFORMASI PENTING TERKAIT:
INVESTASI, EKSPANSI, AKUISISI, DIVESTASI,
PENGGABUNGAN/PELEBURAN USAHA DAN
RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL
IMPORTANT INFORMATION RELATED TO: INVESTMENT, EXPANSION,
ACQUISITION, DIVESTMENT, COMBINATION/BUSINESS LOSS AND
DEBT/CAPITAL RESTRUCTURING

Tidak    terdapat     pelaksanaan    investasi, ekspansi,   There were no investment, expansion, divestment, merger/
divestasi, penggabungan/peleburan usaha, akuisisi atau      amalgamation, acquisition or debt/capital restructuring in
restrukturisasi utang/modal di tahun 2025.                  2025.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                        119
Page 120
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Analysis and Discussion




INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL
YANG MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN DAN/
ATAU TRANSAKSI AFILIASI DENGAN PIHAK AFILIASI/PIHAK
BERELASI
MATERIAL TRANSACTION INFORMATION CONTAINING CONFLICTS
OF INTEREST AND/OR AFFILIATED TRANSACTIONS WITH AFFILIATED
PARTIES/RELATED PARTIES

Dalam rangka melindungi kepentingan pemegang saham               In order to protect the interests of shareholders and
dan pemangku kepentingan, setiap transaksi material              stakeholders, every material transaction, especially
khususnya yang mengandung benturan kepentingan dan/              those containing a conflict of interest and/or affiliated
atau transaksi afiliasi dilakukan melalui prosedur yang          transactions, is carried out through adequate procedures.
memadai. Direksi juga memastikan bahwa transaksi material        The Board of Directors also ensures that material
maupun transaksi afiliasi/ pihak berelasi dilaksanakan sesuai    transactions and affiliated/related party transactions
dengan praktik bisnis yang berlaku umum. Dewan Komisaris         are carried out in accordance with generally accepted
dan Komite Audit berperan dalam memastikan transaksi             business practices. The Board of Commissioners and the
dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku           Audit Committee play a role in ensuring that transactions
umum dan dilakukan melalui prosedur yang memadai, serta          are carried out in accordance with generally accepted
menunjuk pihak independen untuk mengevaluasi kewajaran           business practices and are carried out through adequate
nilai transaksi.                                                 procedures, as well as appointing an independent party to
                                                                 evaluate the fairness of the transaction value.
Transaksi material dan transaksi afiliasi/pihak berelasi         Material transactions and affiliated/related party
dilakukan berpedoman pada peraturan perundang-                   transactions are carried out in accordance with laws
undangan antara lain PSAK, Peraturan OJK No. 42/                 and regulations, including PSAK, OJK Regulation No. 42/
POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi            POJK.04/2020 concerning Affiliated Transactions and
Benturan Kepentingan (“POJK 42”), serta Peraturan OJK            Conflict of Interest Transactions (“POJK 42”), and OJK
No. 32/POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum Pemberian             Regulation No. 32/POJK.03/2018 concerning the Maximum
Kredit (BMPK) Bank Umum.                                         Credit Limit (BMPK) of Commercial Banks.

Transaksi Material dan Transaksi yang                            Material Transactions and Transactions
Mengandung Benturan Kepentingan                                  Containing Conflict of Interest
Selama tahun 2025, tidak terdapat transaksi material maupun      During 2025, there were no material transactions or
transaksi yang mengandung benturan kepentingan yang              transactions containing a conflict of interest that required
memerlukan persetujuan pemegang saham independen/                the approval of independent/minority shareholders at the
minoritas dalam RUPS.                                            GMS.

Transaksi Afiliasi dengan Pihak Afiliasi/Pihak                   Afflite Transactions with Affiliated/Related
Berelasi                                                         Parties
Definisi Pihak Afiliasi/Berelasi yang dimaksud dengan afiliasi   Definition of Affiliated/Related Parties Affiliation is defined
adalah:                                                          as:

1.   Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan           1.   Family relationship by marriage and descent to the
     sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun              second degree, both horizontally and vertically.
     vertikal.
2. Hubungan antara pihak dengan pegawai, direktur, atau          2. Relationship between the party and the employee,
   komisaris dari pihak tersebut.                                   director, or commissioner of the party.
3. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan di mana terdapat           3. Relationship between 2 (two) companies in which
   1 (satu) atau lebih anggota direksi atau dewan komisaris         there are 1 (one) or more members of the same board
   yang sama.                                                       of directors or board of commissioners.




120                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 121
4. Hubungan antara perusahaan dan pihak, baik                             4. Relationship between the company and the party,
   langsung maupun tidak langsung, mengendalikan atau                        either directly or indirectly, controlling or controlled by
   dikendalikan oleh perusahaan tersebut.                                    the company.
5. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan,                  5. Relationship between 2 (two) companies that were
   baik langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang                      controlled, either directly or indirectly, by the same
   sama.                                                                     party.
6. Hubungan antara perusahaan dan pemegang saham                          6. Relationship between the company and its major
   utama.                                                                    shareholders.

PENGUNGKAPAN TRANSAKSI AFILIASI/BERELASI                                  Affiliate/Related Transaction Disclosure
POJK 42 mengatur mengenai kewajiban prosedur bagi                         POJK 42 regulates the procedural obligations for Public
Perusahaan Terbuka termasuk pengecualiannya, dalam hal                    Companies, including exceptions, in terms of implementing
melaksanakan Transaksi Afiliasi. Merujuk pada ketentuan                   Affiliate Transactions. Referring to the provisions of Article 6
Pasal 6 ayat (2) POJK 42 tentang Transaksi Afiliasi dan                   paragraph (2) of POJK 42 concerning Affiliate Transactions
Transaksi Benturan Kepentingan, berikut ini adalah transaksi              and Conflict of Interest Transactions, the following are
afiliasi pada tahun 2025:                                                 affiliate transactions in 2025:

  PIHAK AFILIASI/BERELASI/             JENIS TRANSAKSI AFILIASI/          SIFAT HUBUNGAN AFILIASI/                    NILAI TRANSAKSI (RP)
  PIHAK YANG BERTRANSAKSI              BERELASI                           BERELASI                                 TRANSACTION VALUE (IDR)
  AFFILIATE/RELATED PARTY/             TYPE OF AFFILIATE/RELATED          NATURE OF AFFILIATE/
  TRANSACTING PARTY                    TRANSACTION                        RELATED RELATIONSHIP


  PT Kredivo Finance Indonesia dan     Kerjasama Account Opening dan      PT Kredivo Finance Indonesia           Rp50.000/akuisisi user kredivo
  PT Krom Bank Indonesia Tbk           Account Linkage Akun/rekening      dan PT Krom Bank Indonesia Tbk      sesuai ketentuan dalam perjanjian
                                       Krom melalui aplikasi Kredivo      memiliki pengendali akhir yang                             kerjasama
                                                                          sama
                                                                                                                   IDR50,000 per Kredivo user
                                       Collaboration on Account Opening   PT Kredivo Finance Indonesia and      acquisition, as stipulated in the
                                       and Account Linkage for Krom       PT Krom Bank Indonesia Tbk are               cooperation agreement
                                       Accounts through the Kredivo       under common ultimate control
                                       Application

  PT Kredifazz Digital Indonesia dan   Perubahan atas perjanjian sewa     PT Kredifazz Digital Indonesia                  Rp92.000.000/Bulan
  PT Krom Bank Indonesia Tbk           ruang kantor tomang dimana dari    dan PT Krom Bank Indonesia
                                                                                                                        IDR92,000,000/Month
                                       yang sebelumnya per bulan Krom     Tbk memiliki pemegang saham
                                       wajib melakukan pembayaran         pengendali terakhir (UBO) yang
                                       sebesar Rp10.000.000/bulan         sama
                                       menjadi Rp92.000.000/bulan
                                                                          PT Kredifazz Digital Indonesia
                                       Amendment to the lease agreement   and PT Krom Bank Indonesia Tbk
                                       for the Tomang office space,       have the same ultimate beneficial
                                       under which Krom’s monthly         owner (UBO)
                                       rental payment was revised from
                                       IDR10,000,000 to IDR92,000,000




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                   121
Page 122
       Analisis dan Pembahasan Manajemen
       Management Analysis and Discussion




PERUBAHAN PERATURAN
PERUNDANGAN-UNDANGAN
YANG BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP PERUSAHAAN
DAN DAMPAKNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN
AMENDMENTS TO LAWS AND REGULATIONS THAT
SIGNIFICANTLY AFFECT THE COMPANY AND IT’S IMPACT ON
FINANCIAL STATEMENTS

Beberapa perubahan peraturan perundang-undangan yang                          Several changes in laws and regulations that occurred
terjadi di sepanjang tahun 2025 yang berdampak signifikan                     throughout 2025 which had a significant impact on the
terhadap Bank secara konsolidasi adalah sebagai berikut:                      Bank on a consolidated basis were as follows:


 1 Peraturan:                                                                 Regulation:
   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 24 Tahun 2025 tentang                 Financial Services Authority (OJK) Regulation No. 24 of 2025 on Account
   Pengelolaan Rekening Pada Bank Umum                                        Management in Commercial Banks

   Resume Peraturan:                                                          Resume Regulation:
   Peraturan ini mengatur mengenai klasifikasi rekening aktif, rekening       This regulation governs the classification of accounts into active accounts,
   tidak aktif, dan rekening dormant. Peraturan ini memberikan pengaturan     inactive accounts, and dormant accounts. It specifically provides definitions
   khususnya terhadap definisi terhadap rekening aktif, rekening tidak        of active, inactive, and dormant accounts, as well as the prudential principles
   aktif dan rekening dormant termasuk prinsip kehati-hatian yang perlu       that banks must apply in managing and handling such accounts.
   diterapkan oleh Bank dalam memperlakukan rekening aktif, rekening
   tidak aktif dan rekening dormant.

   Dampak terhadap Bank:                                                      Impact to Bank:
   Bank perlu menginformasikan kepada setiap nasabah sehubungan               Banks are required to inform all customers regarding the new account
   dengan klasifikasi baru atas rekening sesuai dengan POJK tersebut.         classifications in accordance with the POJK. This notification is intended
   Pemberitahuan tersebut ditujukan agar setiap nasabah (baik nasabah         to ensure that all customers (both existing and new) are aware of and
   eksisting/nasabah baru) mengetahui dan memahami risiko apabila             understand the risks associated with their accounts being reclassified as
   rekening nasabah diubah klasifikasinya menjadi rekening tidak aktif        inactive and/or dormant accounts. It also aims to ensure that customers
   dan/atau rekening dormant. Pemberitahuan tersebut juga bertujuan           understand the procedures that must be followed to prevent their accounts
   agar nasabah mengetahui tata cara yang wajib dilakukan agar rekening       from being classified as inactive or dormant.
   nasabah tidak diklasifikasikan sebagai rekening tidak aktif atau sebagai
   rekening dormant.

 2 Peraturan:                                                                 Regulation:
   Peraturan Anggota Dewan Komisioner OJK 37/PADK.08/2025 tentang             Regulation of the Members of the Board of Commissioners of the Financial
   Penyediaan Informasi Dan Penyampaian Informasi Untuk Pemasaran             Services Authority No. 37/PADK.08/2025 concerning the Provision of
   Produk Dan Layanan Jasa Keuangan                                           Information and Disclosure for the Marketing of Financial Products and
                                                                              Services

   Resume Peraturan:                                                          Resume Regulation:
   Peraturan ini mengatur mengenai prinsip keterbukaan informasi dan          This regulation governs the principles of information transparency and
   pelindungan nasabah pengguna produk dan/atau layanan jasa keuangan.        customer protection in the use of financial products and/or services. It
   Dalam peraturan diatur mengenai prinsip-prinsip keterbukaan informasi      sets out the principles of information disclosure that must be provided by
   yang perlu disampaikan oleh Bank kepada Nasabah sehubungan dengan          banks to customers regarding the types, benefits, risks, and procedures for
   jenis, manfaat, risiko dan tata cara penggunaan produk dan/atau layanan    using financial products and/or services prior to the customer’s use of such
   jasa keuangan sebelum nasabah menggunakan produk dan/atau layanan          products and/or services.
   jasa keuangan.

   Dampak terhadap Bank:                                                      Impact to Bank:
   Dengan adanya aturan ini, Bank perlu menyesuaikan kembali aspek            With the introduction of this regulation, banks are required to realign and
   transparansi dan keterbukaan informasi sehubungan dengan seluruh           enhance the aspects of transparency and information disclosure in relation
   produk dan/atau layanan yang ditawarkan oleh Bank kepada nasabah.          to all products and/or services offered to customers. This includes, but
   Hal ini termasuk namun tidak terbatas pada penyediaan informasi            is not limited to, the provision of information regarding product and/or
   sehubungan dengan informasi dan risiko produk dan/atau layanan dan         service details and associated risks, as well as the guidelines governing the
   juga pedoman iklan atas produk dan/atau layanan jasa keuangan.             advertising of financial products and/or services.




122                                                                                                          Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 123
 3 Peraturan:                                                              Regulation:
   Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2025                                  Government Regulation No. 17 of 2025

   Resume Peraturan:                                                       Resume Regulation:
   PP ini mewajibkan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) atau platform   This Government Regulation requires Electronic System Providers (PSEs) or
   digital untuk bertanggung jawab secara langsung terhadap keamanan       digital platforms to take direct responsibility for the safety of child users
   pengguna anak (usia di bawah 18 tahun).                                 (under 18 years of age).

   Dampak terhadap Bank:                                                   Impact to Bank:
   Dengan adanya aturan ini, Bank perlu memperhatikan ketentuan tersebut   With the introduction of this regulation, banks need to take these provisions
   dalam hal Bank akan mengembangkan produk dan/atau layanan yang          into account when developing products and/or services intended for
   ditujukan untuk usia di bawah 18 tahun.                                 individuals under the age of 18.

 4 Peraturan:                                                              Regulation:
   Putusan Mahkamah Konstitusi No. 151/PUU-XXII/2024, sehubungan           No. 151/PUU-XXII/2024, regarding the amendment to Article 53 of Law No. 27
   dengan perubahan pada Pasal 53 atas Undang-Undang No. 27 Tahun          of 2022 on Personal Data Protection (“PDP Law”)
   2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (“UU PDP”)

   Resume Peraturan:                                                       Resume Regulation:
   Putusan MK tersebut mengubah frasa pada Pasal 53 UU PDP dari yang       The Constitutional Court ruling amends the wording of Article 53 of the
   sebelumnya kewajiban penyusunan penilaian dampak risiko pemrosesan      PDP Law. Previously, the obligation to conduct a personal data processing
   data pribadi diwajibkan bagi kategori pemrosesan data pribadi yang      risk impact assessment applied to categories of personal data processing
   memenuhi seluruh unsur yang terdapat pada Pasal 53 tersebut menjadi     that met all the elements specified in Article 53. Following the ruling, this
   diwajibkan apabila pemrosesan data pribadi memenuhi salah satu dari     obligation now applies if the personal data processing meets any one of the
   unsur yang terdapat pada Pasal 53 tersebut.                             elements specified in Article 53.

   Dampak terhadap Bank:                                                   Impact to Bank:
   Bank perlu menyusun penilaian dampak risiko pemrosesan data pribadi     Banks are required to prepare a personal data processing risk impact
   selama pemrosesan data pribadi yang dilakukan oleh Bank memenuhi        assessment whenever the processing of personal data conducted by the
   salah satu unsur dari unsur-unsur sebagaimana ditetapkan pada Pasal     bank meets any one of the elements set forth in Article 53 of the PDP Law.
   53 UU PDP.




PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
CHANGE OF ACCOUNTING POLICIES


Mulai tanggal 1 Januari 2025, referensi terhadap masing-                   Beginning January 1, 2025, references to the individual
masing PSAK dan ISAK sudah diubah sebagaimana                              PSAKs and ISAKs have changed as published by Dewan
diumumkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan                     Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
Akuntan Indonesia (“DSAK - IAI”).                                          (“DSAK – IAI”).
Dalam tahun berjalan, Bank telah menerapkan sejumlah                       In the current year, the Bank has applied a number of
amendemen/penyesuaian PSAK yang relevan dengan                             amendments/improvements to PSAK that are relevant
operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai                to its operations and effective for the accounting period
pada atau setelah 1 Januari 2025. Penerapan atas PSAK                      beginning on or after January 1, 2025. The adoption of
baru/revisi tidak mengakibatkan perubahan atas kebijakan                   these new/revised PSAKs does not result in changes to the
akuntansi Bank dan tidak memiliki dampak material terhadap                 Bank’s accounting policies and has no material effect on
jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan.                             the amounts reported in these financial statements




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                      123
Page 124
      “
          ASPEK OPERASIONAL
          OPERATIONAL
          ASPECTS




124                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 125
PT Krom Bank Indonesia Tbk   125
Page 126
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




SUMBER DAYA MANUSIA
HUMAN RESOURCES




Krom senantiasa berupaya meningkatkan employee                 Krom continuously strives to enhance the employee
experience melalui penciptaan lingkungan kerja yang aman,      experience by creating a work environment that is safe,
nyaman, dan mendukung pertumbuhan karyawan                     comfortable, and supportive of employee growth.
Krom percaya bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai           Krom believes that Human Resources (HR) as one of
salah satu aset utama yang berperan strategis dalam            the main asset that plays a strategic role in realizing the
mewujudkan visi, misi, serta pencapaian target kinerja         vision, mission, and achieving short-term, long-term, and
jangka pendek, jangka panjang, dan keberlanjutan.              sustainability performance targets.
Oleh karena itu, pengelolaan SDM dilakukan secara              Therefore, HR management is carried out professionally,
profesional, objektif, berkelanjutan, dan menyeluruh untuk     objectively, sustainably, and comprehensively to create
menciptakan SDM yang unggul. Pengelolaan tersebut              excellent people. This management covers various aspects,
mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan                ranging from human resources planning, recruitment
kebutuhan SDM, proses rekrutmen, pengembangan                  processes, competency development, performance
kompetensi, penilaian kinerja dan kesejahteraan karyawan.      appraisal, and employee welfare.
Sejalan dengan komitmen Bank dalam menerapkan praktik          In line with the Bank’s commitment to implementing good
tata kelola perusahaan yang baik, Bank senantiasa mengacu      corporate governance practices, the Bank always refers to
pada ketentuan yang berlaku.                                   the applicable regulations.
Realisasi pengembangan dan pengelolaan SDM tersebut            The realisation of HR development and management is
difokuskan pada 3 (tiga) aspek utama:                          focused on 3 (three) main aspects:



           Mengevaluasi organisasi agar        Menentukan SDM yang tepat             Meningkatkan kompetensi melalui
        tetap sejalan dengan strategi yang    melalui proses rekrutmen sesuai         program pengembangan SDM
                    ditentukan                    kriteria dan kebutuhan                 untuk semua karyawan
             Evaluating the organisation         Selecting the right human           Enhancing competencies through
            to ensure alignment with the      resources through a recruitment         human resources development
                established strategy           process based on criteria and            programs for all employees
                                                    organisational needs




126                                                                                   Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 127
Perencanaan SDM                                                  Human Resources Planning
Menentukan kebutuhan tenaga kerja, kualifikasi yang              Determining workforce requirements, the necessary
diperlukan, serta strategi untuk memenuhi kebutuhan              qualifications, and strategies to fulfill these needs to ensure
tersebut agar organisasi memiliki jumlah dan kompetensi          the organisation has the appropriate number of employees
pegawai yang tepat.                                              with the right competencies.

Rekrutmen                                                        Recruitment
Kebijakan rekrutmen karyawan di lingkungan Krom                  Employee recruitment policy in Krom is carried out in 2
dilakukan melalui 2 (dua) cara, yakni internal dan eksternal.    (two) ways, internal and external. For internal, implements
Untuk internal dilakukan melalui Internal Employee Referral      through Internal Employee Referral Program, while external
Program dan eksternal melalui job posting, career fair           recruitment is conducted through job postings, career fairs,
maupun kerja sama dengan pihak ketiga. Manajemen Bank            and collaborations with third parties. Bank Management
memastikan bahwa rekrutmen dilakukan secara terbuka              ensures that recruitment is carried out openly and meets
dan memenuhi prinsip keadilan.                                   the principles of fairness.


Dalam melakukan rekrutmen, Krom menerapkan kebijakan             In conducting recruitment, Krom implements a diversity
keberagaman dengan tidak memandang perbedaan jenis               policy without regard to differences in gender, ethnicity,
kelamin, suku, agama, ras, maupun golongan politik. Bagi         religion, race, or political groups. For prospective employees
calon karyawan yang dianggap memenuhi syarat, selanjutnya        who are deemed qualified, they will then follow the selection
mengikuti proses seleksi sesuai dengan kualifikasi, kompetensi   process according to the qualifications, competencies, and
dan kriteria yang telah ditetapkan sesuai kebutuhan Bank.        criteria that have been set according to the Bank’s needs.

Pengembangan SDM                                                 Human Resources Development
Meliputi pendidikan, pelatihan, dan peningkatan kompetensi       Includes education, training, and competency enhancement
pegawai agar kinerja mereka semakin baik dan mampu               programs aimed at improving employee performance and
menyesuaikan diri dengan perkembangan organisasi.                enabling them to adapt to organisational developments.

Pengelolaan Kinerja dan Kesejahteraan                            Performance and Welfare Management
Mencakup penilaian kinerja, pemberian kompensasi,                Covers performance evaluation, compensation provision,
motivasi kerja, serta upaya meningkatkan kesejahteraan           work motivation, and initiatives to improve employee
pegawai agar produktivitas dan loyalitas tetap terjaga.          welfare in order to maintain productivity and loyalty.
Sepanjang tahun 2025. Krom telah merekrut 154 karyawan baru.     Throughout 2025, Krom has recruited 154 new employees.
Rincian jumlah karyawan hingga akhir            tahun    buku    Details of the number of employees until the end of the
disampaikan pada bab “Profil Perusahaan”.                        financial year are presented in the “Company Profile” chapter.

Tingkat Perputaran Karyawan                                      Employee Turnover Rate
Pada tahun 2025, jumlah karyawan yang masa kerjanya              In 2025, the number of employees whose work period
berakhir di Krom mencapai 42 orang, baik karena pensiun          ended at Krom reached 42 people, either due to retirement
maupun mengundurkan diri. Dengan demikian, tingkat               or resignation. Therefore, the Bank’s employee turnover rate
perputaran karyawan Bank adalah 11,17%, lebih rendah             is 11.17%, lower than the previous year which was 11.74%.
dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 11,74%.

Pengembangan Kompetensi Karyawan                                 Employee Competency Development

  JUMLAH KARYAWAN                  JUMLAH KARYAWAN            TINGKAT PERPUTARAN KARYAWAN                    TOTAL EMPLOYEE
                                      TOTAL EMPLOYEE         EMPLOYEE TURNOVER RATE (YTD) (%)

  Jumlah Karyawan Resign/                                                                                   Total Resign Employee/
                                                    42                                   11,17%
  Pemutusan Hubungan Kerja                                                                                                  Layoff

  Jumlah Karyawan Baru/Pengganti                   138                                 36,70%        Total New Employee/Substitute


Perusahaan memahami bahwa Sumber Daya Manusia                    Company realised that Human Resources (HR) are
(SDM) merupakan aset penting untuk kemajuan dan                  critical asset for Bank’s growth and long term business
keberlanjutan bisnis Bank. Oleh karena itu, penyusunan           sustainability. Competency Development Program was
Program Pengembangan Kompetensi dilakukan secara                 designed comprehensively by taking noted into several
komprehensif dengan memperhatikan beberapa aspek                 aspects, including company’s strategic initiatives, job
diantaranya; inisiatif strategis perusahaan, job description,    descriptions, and comply with regulations.
serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                  127
Page 128
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




Dengan memperhatikan prinsip pemerataan, Krom                  By upholding the principle of equal treatment, Krom ensures
memastikan seluruh karyawan memiliki kesempatan                that all employees have the same access to competency
yang sama dalam mengikuti program pengembangan                 development programs to enhance their knowledge, skills,
kompetensi untuk meningkatkan pengetahuan, skills,             and attitudes. These programs are implemented through
dan attitude. Program tersebut diterjemahkan dalam             several training categories, including mandatory regulatory
beberapa kategori pelatihan di antaranya; sertifikasi          certifications, technical banking training (hard skills), soft
mandatory regulator, pelatihan teknis di bidang perbankan      skills development, and leadership programs for high
(hard skill), soft skills, serta program kepemimpinan bagi     potential talents. Through a structured and continuous
talenta potensial. Melalui pendekatan pembelajaran yang        learning approach, the Bank strives to ensure that every
terstruktur dan berkelanjutan, Bank berupaya memastikan        employee possesses competencies that are relevant to
bahwa setiap karyawan memiliki kompetensi yang relevan         industry demands and technological advancements.
dengan tuntutan industri dan perkembangan teknologi.
Pelaksanaan     pengembangan       kompetensi    karyawan      The     implementation        of   employee     competency
menggunakan metode yang variatif sehingga tujuan               development used a variety learning methods to optimize
pelatihan menjadi lebih optimal seperti; in-house training,    training outcomes, such as in-house training (offline/
public training, sosialisasi, workshop, town hall, hingga      online), public training, socialization sessions, workshops,
sharing session. Di samping itu, Bank juga mendorong           town halls, and learning/sharing sessions. In addition, the
budaya pembelajaran secara informal melalui coaching           Bank also encourages an informal learning culture through
& mentoring (one on one session). Pendekatan ini               coaching and mentoring (one-on-one sessions). This
memungkinkan karyawan untuk terus meningkatkan                 approach enables employees to continuously enhance
kapasitas diri secara fleksibel.                               their capabilities in a flexible manner.
Realisasi investasi yang dikeluarkan oleh Krom dalam           In 2025, the total investment by Krom for training and
pelaksanaan program pelatihan sepanjang tahun 2025             development programs reached IDR2,919,539,127.
mencapai Rp2.919.539.127.
Kebijakan pengembangan kompetensi karyawan di                  The employee competency development policy within
lingkungan Krom, yang mengacu pada POJK No. 24 Tahun           Krom, refers to POJK Number 24 of 2022, which requires the
2022 yang mewajibkan Bank melakukan pengembangan               Bank to carry out continuous development of HR quality.
kualitas SDM secara berkelanjutan. Bersamaan dengan itu,       At the same time, the Bank also acknowledges its long-
Bank juga menyadari bahwa kelangsungan dan keberhasilan        term sustainability and success in business operations are
Bank dalam menjalankan bisnis tidak terlepas dari              fundamentally reliant on the strength and excellence of its
keberadaan SDM yang unggul.                                    human resources.

Persentase Karyawan yang Mengikuti Pelatihan                   Percentage of Employee Participated in Training by Job
berdasarkan Level Jabatan (%)                                  Levels (%)

  LEVEL JABATAN                              2025              2024              2023                               POSITION

  Direksi                                     100                100              100                                 Directors

  Kepala Departemen/Divisi                    100                100              99,7                Department/Division Head

  Supervisor/Manajer                          100               99,8              99,8                     Supervisor/Manager

  Officer/Associate                           93,5              99,6              99,7                        Officer/Associate

  Jumlah                                     98,4               99,7              99,8                                   Total



Realisasi Pelatihan berdasarkan Level Jabatan Tahun            Implementation in Training based on Job Levels in 2025
2025
  LEVEL JABATAN                     JUMLAH JAM PELATIHAN               RATA-RATA JAM                                POSITION
                                       NUMBER OF TRAINING                   PELATIHAN
                                                   HOURS       AVERAGE TRAINING HOURS

  Direksi                                                65                         8,1                               Directors

  Kepala Departemen/Divisi                            117,59                     14,69                Head Department/Division

  Supervisor/Manajer                                 168,37                      21,04                     Supervisor/Manager

  Officer/Associate                                  201,25                      25,15                        Officer/Associate




128                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 129
Data Pelatihan Wajib berdasarkan Jenis Pelatihan              Training Mandatory by Type of Training

  PROGRAM                                    2025             2024              2023                             PROGRAM

  Sertifikasi                                  1,3              1,4                1,6                          Certification

  Class Program                                3,6              15,1               16                         Class Program

  Kepemimpinan                                  0                1,1               1,1                           Leadership

  Soft Skill                                    0                  1               1,4                             Soft Skills

  Technical                                    4,4              7,3               4,8                         Technical skills

  Rata-rata keseluruhan Program                9,3              8,9               6,9                   Average All Program



Penilaian Kinerja Karyawan                                    Employee Performance Assessment
Krom melakukan penilaian kepada karyawan secara periodik      Krom conducts employee performance assessment
setiap tahun. Parameter penilaiannya menggunakan Key          periodically every year. The assessment parameters use
Performance Indicator (KPI) dan target lain yang telah        Key Performance Indicators (KPI) and other predetermined
ditentukan sebelumnya. Bank menjadikan hasil penilaian        targets. The Bank uses the assessment results as the basis
tersebut sebagai dasar pemberian penghargaan, promosi,        for providing awards, promotions, remuneration, and other
remunerasi, dan fasilitas kesejahteraan lainnya.              welfare facilities.

Fasilitas dan Kesejahteraan                                   Facilities and Welfare
Fasilitas dan kesejahteraan yang disediakan Krom untuk        The facilities and welfare provided by Krom for employees
karyawan adalah selaras dengan ketentuan peraturan            are in accordance with the provisions of applicable
perundang-undangan yang berlaku dan berpedoman                laws and regulations and are guided by the principles of
pada prinsip keadilan, kehati-hatian, transparansi, dan       fairness, prudent risk, transparency, and accountability.
akuntabilitas. Pendekatan ini untuk memastikan bahwa          This approach is to ensure that the facility and welfare
kebijakan fasilitas dan kesejahteraan disusun secara wajar,   policies are formulated fairly, balanced, and aligned with the
seimbang, dan selaras dengan tujuan strategis perusahaan.     company’s strategic objectives.
Selain itu, Bank mempertimbangkan berbagai faktor,            In addition, the Bank considers various factors, including the
termasuk tingkat inflasi, perbandingan dengan peer group,     inflation rate, comparison with peer groups, competitive
tingkat kompetitif di lingkungan industri yang sejenis, job   levels in similar industrial environments, employee job
grade dan nilai pekerjaan karyawan, serta kinerja, kondisi    grades and job values, as well as the Bank’s performance,
dan kemampuan Bank.                                           conditions, and capabilities.

Penghargaan dan Sanksi                                        Awards and Sanctions
Krom telah memiliki kebijakan dalam pemberian                 Krom has a policy in providing awards and sanctions to all
penghargaan dan sanksi kepada seluruh karyawan.               employees.
Penghargaan diberikan terhadap karyawan yang memiliki         Awards are given to employees who have good performance
kinerja baik dengan pemberian bonus atau insentif.            in the form of bonuses or incentives.
Sedangkan sanksi diberikan kepada karyawan yang               While sanctions are given to employees who behave
berperilaku tidak sejalan dengan peraturan yang telah         inconsistently with the regulations set by the Bank or
ditetapkan oleh Bank maupun pemerintah. Pemberian             the government. The purpose of these sanctions is for
sanksi tersebut bertujuan sebagai bentuk pembinaan agar       employees to be more careful in acting and not to commit
karyawan lebih berhati-hati dalam bertindak dan tidak         violations, especially in the form of criminal acts. The type
melakukan pelanggaran, terutama berupa tindakan pidana.       of sanctions given is adjusted to the level of violation
Jenis sanksi yang diberikan disesuaikan dengan tingkatan      committed. If necessary, the Bank can take legal action.
pelanggaran yang dilakukan. Apabila diperlukan, Bank dapat
menempuh jalur hukum.

Program Pensiun                                               Pension Program
Krom telah memiliki program pensiun sebagai apresiasi atas    Krom has a pension program as an appreciation for
pengabdian karyawan selama bekerja. Program ini bertujuan     employee dedication while working. This program aims
agar kesejahteraan karyawan setelah tidak bekerja lagi        to ensure that employee welfare is maintained after they
tetap terjaga. Pada tahun 2025, jumlah karyawan pensiun       are no longer working. In 2025, the number of employees
sebanyak 4 orang atau 1,06% dari total 376 karyawan.          retiring was 4 people, or 1.06 % of the total 376 employees.
Pelaksanaan program pensiun Bank disesuaikan dengan           The implementation of the Bank’s pension program is
ketentuan yang berlaku, yakni mengikutsertakan seluruh        in accordance with applicable provisions, and includes
karyawan dalam program jaminan dana pensiun yang              all employees in the pension fund guarantee program



PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                               129
Page 130
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial           organised by the Social Security Administering Agency
(BPJS) Ketenagakerjaan. Adapun fungsi dan manfaat dari            (BPJS) for Employment. The function and benefits of this
program ini adalah memberikan perlindungan jaminan                program are to provide social security protection for
sosial bagi pekerja atas risiko kecelakaan kerja, kematian,       workers against the risks of work-related accidents, death,
hari tua, dan pensiun.                                            old age, and retirement.

Pembentukan Lingkungan Kerja yang Kondusif                        Establishing a Conducive and Comfortable Work
dan Nyaman                                                        Environment
Perusahaan meyakini bahwa pembentukan lingkungan                  Company believes that fostering a conducive work
kerja yang kondusif akan berdampak positif terhadap               environment has a positive impact on employee
produktivitas karyawan. Selain itu, lingkungan kerja yang         productivity. In addition, a comfortable workplace
nyaman akan memperkuat keterlibatan (engagement),                 strengthens employee engagement, job satisfaction, and
kepuasan kerja, serta loyalitas karyawan terhadap                 loyalty toward to Company. Ultimately, this contributes
perusahaan. Hal ini pada akhirnya berdampak positif               positively to the overall performance of the organisation.
terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan.
Melalui penyediaan fasilitas yang memadai dan peningkatan         Through the provision of adequate facilities and the
kualitas lingkungan kerja secara berkelanjutan, perusahaan        continuous improvement of workplace quality, the
berkomitmen untuk menciptakan ekosistem kerja yang                Company is committed to creating a healthy, productive,
sehat, produktif, dan berkelanjutan. Upaya ini menjadi            and sustainable work ecosystem. These efforts form an
bagian integral dari strategi perusahaan dalam membangun          integral part of the Company’s strategy to develop high-
sumber daya manusia yang unggul dan mendukung                     quality human resources and support the achievement of
pencapaian tujuan jangka panjang perusahaan.                      its long-term objectives.
Beberapa upaya yang dilakukan oleh bank dalam mendukung           Several initiatives undertaken by the Bank to support this
tujuan tersebut dari aspek sarana & prasarana antara lain;        objective from the facilities and infrastructure perspective
                                                                  include:
1.   Penyediaan sarana dan prasarana ibadah yang layak            1.   Providing proper worship facilities for employees.
     bagi karyawan.
2. Tata letak ruang kerja yang dinamis untuk meningkatkan         2. Implementing a dynamic workspace layout to enhance
   kolaborasi antar karyawan.                                        collaboration among employees.
Selain sarana & prasarana, perusahaan juga berfokus pada          In addition to facilities and infrastructure, the Company also
kegiatan wellness & engagement activity seperti: Townhall         focuses on wellness and engagement activities, including:
Meeting, program pendampingan untuk karyawan baru                 Town Hall Meeting, Buddy Program, and several employee
kegiatan employee engagement lainnya yang dilaksanakan            engagement that held routine.
secara rutin.
Krom menyediakan berbagai fasilitas dan sarana kepada             Krom provides various facilities and infrastructure to
karyawan, di antaranya sarana ibadah, program employee            employees, including places of worship, employee gathering
gathering yang dilakukan sebanyak 1 (satu) kali setiap tahun,     programs held 1 (one) times a year, as well as sports
serta sarana tunjangan olahraga. Seluruh program tersebut         facilities allowances. All of these programs are carried out
dilakukan dalam rangka membentuk lingkungan kerja yang            in order to create a conducive, comfortable, and safe work
kondusif, nyaman, dan aman.                                       environment.
Manajemen juga senantiasa berupaya menjaga hubungan               Management also always strives to maintain harmonious
kerja sama yang harmonis dengan seluruh karyawan. Hal             working relationships with all employees. This is because
tersebut dikarenakan dapat berdampak positif terhadap             it can have a positive impact on increasing employee
peningkatan produktivitas karyawan.                               productivity.
Hubungan yang baik di antara para karyawan juga diharapkan        Good relationships between employees are also expected
dapat memberikan kenyamanan dan mempererat komunikasi             to provide comfort and strengthen communication in
di lingkungan kerja, serta menjaga kondisi perbankan agar         the work environment, as well as maintain stable banking
tetap stabil, baik dari lingkup internal maupun eksternal Bank.   conditions, both internally and externally to the Bank.
Dalam lingkungan kerja yang nyaman, Bank menciptakan              In a comfortable working environment, the Bank creates
budaya komunikasi antar karyawan, kerja sama antar                a culture of communication between employees and
karyawan termasuk keterlibatan antara karyawan dengan             cooperation between employees, including continuous
perwakilan perusahaan secara berkesinambungan.                    involvement     between   employees    and   company
                                                                  representatives.




130                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 131

          
Page 132
         Aspek Operasional
         Operational Aspects




TEKNOLOGI INFORMASI DAN
OPERASIONAL
INFORMATION TECHNOLOGY AND OPERATIONS

Dalam rangka mendukung visi bank menjadi Bank Berbasis             In order to support the Bank’s vision of becoming an innovative,
Teknologi Digital yang Inovatif dalam Melayani Nasabah             technology-driven digital bank in serving customers within
di Segmen Ritel dan UMKM, Bank menerapkan Strategi                 the retail and MSME segments, the Bank implements the
Teknologi Informasi “GREAT” sebagai kerangka kerja utama           “GREAT” Information Technology Strategy as the primary
pengembangan dan pengelolaan teknologi informasi.                  framework for the development and management of its IT
Strategi GREAT (Groom, Resilience, Excel, Adaptive,                capabilities. The GREAT Strategy (Groom, Resilience, Excel,
Transform) berfungsi sebagai pilar penggerak transformasi          Adaptive, Transform) serves as a key pillar in driving the
digital Bank.                                                      Bank’s digital transformation initiatives.
Bank akan menyiapkan Arsitektur Teknologi Informasi                The Bank will establish an Information Technology
yang akan mendukung seluruh proses penyediaan                      Architecture that supports the end-to-end delivery
produk, fitur, layanan berbasis digital secara menyeluruh,         of digital-based products, features, and services, by
dengan mengedepankan penggunaan teknologi terkini                  prioritizing the adoption of the latest technologies, as well
serta melakukan kerja sama dengan penyedia jasa sistem             as collaborating with payment system service providers for
pembayaran untuk produk-produk digital dan berbagai                digital products and various other Information Technology
pihak penyedia solusi Teknologi Informasi lainnya.                 solution providers.




                                                                                 G – Groom Breakthrough Product Innovation
                                                                             1
                                                                                 Mengembangkan produk dan layanan digital berbasis teknologi
                                                                                 baru dengan kecepatan dan diferensiasi tinggi.
                                                                                 Developing digital products and services based on emerging
                                                                                 technologies with high speed and strong differentiation.
                  R – Resilience Platform and Delivery
                                                               2                 AI, Microservices, API Gateway, CI/CD, Internal Tools.
Memastikan layanan perbankan selalu tersedia, tangguh,
                    dan aman menghadapi gangguan.
      Ensuring that banking services remain consistently
available, resilient, and secure in the face of disruptions.                                        E – Excel Data Organisation
                                                                                               3
  Cloud-native infra, Zero Trust, DR automation (Multi AZ),                                         Mengelola data sebagai aset strategis untuk
                                            Observability.                                          pengambilan keputusan dan personalisasi
                                                                                                    layanan.
                                                                                                    Managing data as a strategic asset to support
                                                                                                    decision-making and enable service personalization.
    A – Adaptive Governance, Risk &
                  Compliance (GRC)
                                             4                                                      Data Governance, Data Lakehouse, Data
                                                                                                    Warehouse, Data Analytics, ETL pipeline, AI/ML
        Menjamin tata kelola, risiko, dan                                                           Model, CDC (Change data capture).
      kepatuhan tetap lincah mengikuti
               regulasi digital banking.
   Ensuring that governance, risk, and
compliance remain agile in adapting to
  evolving digital banking regulations.
                                                                                                             5    T – Transform Digital Talent
                                                                                                                  Membangun SDM digital yang
        ISO 27001:2022, ISO 27701:2019.                                                                           adaptif, agile, dan mampu
                                                                                                                  mengoperasikan teknologi modern.
                                                                                                                  Developing a digital workforce that
                                                                                                                  is adaptive, agile, and capable of
                                                                                                                  operating modern technologies.
                                                                                                                  Internal knowledge hub, Enterprise
                                                                                                                  Collaboration tools.




132                                                                                                Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 133
Teknologi   Informasi          sebagai       pendukung        Information Technology               as     Organisational
Operasional Organisasi                                        Operations Support
Krom menyadari urgensi penerapan teknologi mutakhir di        Krom recognizes the urgency of implementing advanced
sektor keuangan serta penguatan sistem keamanan informasi     technology in the financial sector, as well as strengthening
sebagai pilar utama dalam menjaga keberlangsungan             information security systems as the main pillar in
operasional harian. Sejalan dengan hal tersebut, Krom         maintaining daily operations continuity. In line with this,
memiliki komitmen yang kuat untuk mengimplementasikan         Krom has a strong commitment to implementing adequate
sistem Teknologi Informasi (TI) yang memadai dan adaptif      Information Technology (IT) systems that are adaptive to
terhadap dinamika industri, sebagai enabler dalam proses      industry dynamics, serving as an enabler in the digitalization
digitalisasi serta untuk menghadirkan layanan perbankan       process and in delivering safe and convenient banking
yang aman dan nyaman bagi nasabah.                            services to customers.
Melalui Direktorat Teknologi Informasi dan Operasional,       Through the Information Technology and Operations
Krom secara berkesinambungan melaksanakan transformasi        Directorate, Krom continuously carries out transformation
dalam pengembangan TI guna mendukung realisasi janji          in IT development to support the realisation of the Bank’s
Bank, yaitu “Grow Your Money”, di mana penguatan TI           promise, “Grow Your Money,” where IT strengthening becomes
menjadi elemen strategis. Aspirasi ini juga selaras dengan    a strategic element. This aspiration is also aligned with Krom’s
visi jangka panjang Krom untuk menjadi bank berbasis          long-term vision to become a digital technology-based bank
teknologi digital yang inovatif dalam melayani segmen ritel   that is innovative in serving the retail and MSME segments. The
dan UMKM. Komitmen terhadap percepatan transformasi           commitment to accelerating technological transformation
teknologi dan inovasi digital semakin memperkokoh posisi      and digital innovation further strengthens Krom’s position as a
Krom sebagai institusi yang unggul dalam memenuhi             leading institution in meeting customer needs through service
kebutuhan nasabah melalui digitalisasi layanan.               digitalization.
Melalui inovasi yang berkelanjutan dan implementasi           Through continuous innovation and the consistent
transformasi TI secara konsisten, Krom berhasil               implementation of IT transformation, Krom has successfully
meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional,         increased productivity and operational efficiency, achieved
antara lain melalui otomatisasi pekerjaan serta penerapan     through task automation and the application of effective,
manajemen biaya yang efektif dan terukur.                     measurable cost management.
Dalam upaya memberikan layanan perbankan digital yang         In an effort to provide optimal digital banking services,
optimal, Krom telah mengimplementasikan berbagai langkah      Krom has implemented various strategic steps to enhance
strategis guna meningkatkan kemudahan dan kenyamanan          the ease and convenience of transactions for customers
bertransaksi bagi nasabah melalui aplikasi mobile banking     through its mobile banking application, the Krom App.
Krom App.

Komitmen Pengembangan TI yang selaras dengan                  IT Development Commitment Aligned                         with
Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)                        Human Resources (HR) Development
Dalam menghadapi percepatan era digitalisasi, peran           In response to the accelerating digital era, the role of digital
talenta digital menjadi semakin krusial sebagai penghubung    talent has become increasingly crucial, serving as both a
sekaligus penyeimbang antara kebutuhan internal Bank dan      bridge and a balancing force between the Bank’s internal
dinamika tantangan yang berkembang di industri.               needs and the evolving challenges within the industry.
Untuk menjawab tingginya kebutuhan akan sumber daya           To address the growing demand for skilled human
manusia yang kompeten di bidang Teknologi Informasi, Krom     resources in Information Technology, Krom is committed
berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas karyawan     to continuously enhancing employee capabilities through a
melalui penyelenggaraan berbagai program pelatihan            variety of training and learning programs. These programs
dan pembelajaran. Program-program tersebut dirancang          are designed to strengthen technical competencies and
untuk memperkuat kompetensi teknis serta memperdalam          deepen specialized knowledge in IT. Training materials
pengetahuan spesifik di bidang TI. Materi pelatihan yang      cover a wide range of areas, including initiatives to enhance
diberikan mencakup berbagai aspek, termasuk upaya             digital security resilience from multiple perspectives, in line
peningkatan ketahanan keamanan digital dari beragam           with the rapid pace of digitalization and the increasing risk
perspektif, seiring dengan pesatnya perkembangan              of cyber attack.
digitalisasi dan meningkatnya risiko serangan siber.
Selain penguatan kompetensi teknis, Krom juga                 In addition to strengthening technical competencies,
menyelenggarakan pelatihan soft skills yang bertujuan         Krom also conducts soft skills training programs aimed at
untuk mempersiapkan karyawan menjadi pemimpin                 preparing employees to become resilient and competitive
yang tangguh dan kompetitif di era digital. Sepanjang         leaders in the digital era. Throughout 2025, the majority of
tahun 2025, mayoritas personel pada Divisi Teknologi          personnel in Krom’s Information Technology and Operations
Informasi dan Operasional Krom telah mengikuti program        Division participated in intensive training programs, with
pelatihan intensif dengan kurikulum yang selaras dengan       curricula aligned to the latest developments in the IT sector.
perkembangan terkini di bidang TI.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                              133
Page 134
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




Di samping penyediaan fasilitas pelatihan yang memadai,         In addition to providing adequate training facilities, Krom
Krom secara aktif mendorong karyawan di bidang TI untuk         actively encourages its IT employees to continuously keep
senantiasa mengikuti perkembangan teknologi terbaru             pace with emerging technologies that have significant
yang memiliki potensi signifikan dalam mendorong inovasi        potential to drive innovation and support the development
serta pengembangan produk dan layanan perbankan.                of banking products and services.

Pencapaian dan Realisasi Kinerja Teknologi                      Information Technology Performance
Informasi Tahun 2025                                            Achievements and Realisation in 2025
Krom memiliki komitmen tinggi untuk memberikan                  Krom is firmly committed to ensuring comfort and
kenyamanan dan kemudahan bagi nasabah saat melakukan            convenience for customers in their banking transactions.
transaksi perbankan.
Aspirasi tersebut sejalan dengan fokus kegiatan                 This commitment aligns with the focus of the Bank’s product
pengembangan produk dan layanan di tahun 2025 yaitu:            and service development initiatives in 2025, which are:

1.   Cross-Selling (Account Linkage dengan BI SNAP)             1.   Cross-Selling (Account Linkage with BI SNAP): The
     dimana Bank akan berintegrasi dengan mitra, untuk               Bank will integrate with partners to enable users or
     memungkinkan pengguna atau calon pengguna untuk                 prospective users to access Krom’s banking services
     mendapatkan layanan perbankan dari Krom melalui                 through partner applications.
     aplikasi mitra.
2. Penambahan Kategori Billers: Streaming Voucher, Modul        2. Expansion of Biller Categories: This includes streaming
   Penerimaan Negara (SBN, Pajak Online, BeaCukai, PNBP)           vouchers, the Government Revenue Module (SBN,
   dan Pembelian Game Voucher, dimana pengembangan                 Online Tax, Customs, Non-Tax State Revenues/PNBP),
   penambahan kategori billers seperti voucher streaming,          and game voucher purchases. These additional biller
   voucher game, dan Modul Penerimaan Negara (MPN)                 categories can be accessed through Krom’s digital
   yang dapat dilakukan melalui aplikasi digital Krom.             application.
3. Personal Loan berupa pinjaman tunai dan paylater,            3. Personal Loans: Offering cash loans and paylater
   yaitu penawaran produk pinjaman melalui aplikasi                options, allowing customers to access loan products
   Krom, seperti pinjaman tunai dan paylater.                      via the Krom application.
4. Transaksi Berulang (Otomatisasi Transfer, Otomatisasi        4. Recurring     Transactions   (Automated     Transfers,
   Billers, Otomatisasi Tabungan) dimana layanan untuk             Automated Billers, Automated Savings): Services that
   Nasabah yang dapat melakukan otomatisasi transaksi              allow customers to automate scheduled and recurring
   (transaksi berulang dan terjadwal), termasuk untuk              transactions, including transfers, bill payments, and
   transaksi transfer, billers, dan pemindahan dana                fund allocations to savings.
   tabungan.
5. Bank sedang mempersiapkan penerbitan kartu debit             5. Bank prepared Krom Debit Card to provide customers
   Krom yang dapat melayani Nasabah untuk layanan                  with access to a range of financial services, including—
   antara lain (namun tidak terbatas) pembayaran atau              but not limited to—payments and other financial
   transaksi keuangan lainnya.                                     transactions.
Krom menyadari bahwa dalam menghadapi persaingan                Krom recognizes that in facing increasingly intense industry
industri yang semakin ketat dibutuhkan inovasi produk dan       competition, continuous innovation in products and
layanan yang berkelanjutan.                                     services is essential.

Biaya Investasi Teknologi Informasi Tahun 2025                  Information Technology Investment in 2025
Sepanjang tahun 2025, Krom merealisasikan investasi             Throughout 2025, Krom made investments in information
di bidang teknologi informasi guna mendukung kegiatan           technology to support both operational activities and IT
operasional dan pengembangan TI. Alokasi tersebut               development. These allocations covered the development
mencakup pengembangan produk baru, operasional core             of new products, the operation of the core banking system
banking system untuk layanan digital maupun konvensional,       for both digital and conventional services, the provision and
penyediaan dan pemeliharaan infrastruktur TI, operasional       maintenance of IT infrastructure, cybersecurity operations,
keamanan siber, serta berbagai biaya operasional lainnya        as well as other operational expenses to support the
yang menunjang kelangsungan aktivitas operasional Bank.         Company’s ongoing activities.

Rencana Strategis Pengembangan TI Tahun 2026                    Strategic Plan for IT Development in 2026
Pada tahun 2026 mendatang, Direktorat Teknologi                 In 2026, the Directorate of Information Technology and
Informasi dan Operasional telah mempersiapkan rencana           Operations has established a strategic plan, architecture,
strategis, arsitektur, dan inisiatif teknologi informasi yang   and key information technology initiatives that will
akan menjadi fokus Krom di tahun 2026 mendatang, antara         constitute Krom’s primary focus. These initiatives include
lain pengembangan pada:                                         the development of:




134                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 135
a. Junior/Family account;                                   a. Junior/family accounts;
b. Layanan kartu debit untuk mitra;                         b. Debit card services for partners;
c. QRIS Paylater;                                           c. QRIS Paylater;
d. QRIS transfer;                                           d. QRIS transfer;
e. QRIS CPM (Customer Presented Mode);                      e. QRIS Customer Presented Mode (CPM);
f.   BI Fast direct connection;                             f.   Direct connection to BI-FAST;
g. BI Fast untuk mitra;                                     g. BI-FAST services for partners;
h. Konversi transaksi ke cicilan;                           h. Transaction-to-installment conversion;
i.   Tarik tunai tanpa kartu;                               i.   Cardless cash withdrawal;
j.   Layanan Perbankan Digital untuk Badan Usaha;           j.   Digital banking services for corporate customers;
k. Rekening giro;                                           k. Current accounts;
l.   Tabungan Bersama;                                      l.   Joint savings accounts;
m. Split Bill;                                              m. Split bill features;
n. RTGS/SKN Digital (transfer keluar); dan                  n. Digital RTGS/SKN (outgoing transfers); and
o. Kartu kredit.                                            o. Credit card.
Sebagai institusi perbankan digital yang mengutamakan       As a digital banking institution that prioritizes the security
keamanan data dan transaksi nasabah, terdapat               of customer data and transactions, the Bank continuously
peningkatan kapabilitas keamanan TI melalui pengadaan       enhances its IT security capabilities through the
dan implementasi diantaranya:                               procurement and implementation of, among others:

a. Cyber Forensic Program untuk analisis insiden dan        a. A Cyber Forensic Program for incident analysis and
   investigasi digital;                                        digital investigations;
b. Security Operation Center (SOC) 24/7             untuk   b. A 24/7 Security Operations Center (SOC) for real-time
   pemantauan ancaman siber secara real-time;                  cyber threat monitoring;
c. Mobile Apps Security Protection untuk pengamanan         c. Mobile Application Security Protection to safeguard
   aplikasi mobile dari potensi eksploitasi;                   mobile applications from potential exploitation;
d. Vulnerability Scanner & Security Automation sebagai      d. Vulnerability Scanners and Security Automation to
   upaya deteksi dan remediasi kerentanan secara               enable continuous detection and remediation of
   berkelanjutan; dan                                          vulnerabilities; and
e. Data Loss Prevention (DLP) Tools untuk mencegah          e. Data Loss Prevention (DLP) tools to prevent sensitive
   kebocoran data sensitif dan memastikan kepatuhan            data leakage and ensure compliance with personal
   terhadap ketentuan perlindungan data pribadi.               data protection regulations.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                          135
Page 136
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




MANAJEMEN RISIKO
RISK MANAGEMENT




    Manajemen risiko di Krom merupakan bagian integral          Risk management at Krom is an integral part of good
    dari tata kelola perusahaan yang berperan dalam             corporate governance, supporting business resilience
    menjaga ketahanan usaha di tengah ketidakpastian.           amidst uncertainty. Through a structured and proactive
    Melalui pendekatan yang terstruktur dan proaktif, Krom      approach, Krom manages risks while identifying
    mengelola risiko sekaligus mengidentifikasi peluang         opportunities to support the achievement of strategic
    untuk mendukung pencapaian tujuan strategis dan             objectives and long-term sustainability.
    keberlanjutan jangka panjang.




Penerapan Manajemen Risiko                                      Implementation of Risk Management
Acuan dasar penerapan manajemen risiko di Krom                  The implementation of risk management at Krom is
berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.            fundamentally guided by Financial Services Authority Regulation
18/POJK.03/2016 tanggal 22 Maret 2016 dan Surat Edaran          No. 18/POJK.03/2016 dated 22 March 2016 and Financial
Otoritas Jasa Keuangan No. 34/SEOJK.03/2016 tanggal 1           Services Authority Circular Letter No. 34/SEOJK.03/2016
September 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko               dated 1 September 2016 concerning the Implementation of
bagi Bank Umum. Penerapan manajemen risiko dilakukan            Risk Management for Commercial Banks. Risk management is
melalui kerangka kerja yang terintegrasi, mencakup proses       carried out through an integrated framework encompassing
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian          the processes of risk identification, measurement, monitoring,
risiko di seluruh unit kerja dan lini organisasi Bank. Proses   and control across all business units and organisational lines
ini didukung oleh Sistem Informasi Manajemen Risiko, yang       of the Bank. This process is supported by a Risk Management
memastikan pengambilan keputusan berbasis data yang             Information System, which ensures data-driven decision-
akurat, relevan, dan tepat waktu.                               making that is accurate, relevant, and timely.
Dalam menghadapi peningkatan kompleksitas risiko, Krom          Amidst the increasing complexity of risks, Krom remains
tetap konsisten mengedepankan prinsip kehati-hatian. Hal        steadfast in upholding the prudential principle as the
ini diwujudkan melalui peningkatan tata kelola Manajemen        foundation of its operations. This commitment is reflected
Risiko yang berkesinambungan.                                   in the continuous strengthening and enhancement of its
                                                                Risk Management governance framework.
Adapun dalam melakukan penerapan manajemen risiko               To ensure the effective implementation of risk management
yang efektif, Krom mengacu pada 4 (empat) pilar yaitu:          practices, Krom is guided by four (4) fundamental pillars, namely:


136                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 137
Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi                        Active Supervision of the Board Commissioners and
                                                                    Directors
Pengawasan aktif terhadap penerapan Manajemen Risiko di             Active Supervision of the implementation of Risk Management
Krom dilakukan melalui dua komite utama:                            at Krom was carried out through two main committees:
1. Komite Pemantau Risiko (KPR)                                     1. Risk Monitoring Committee (KPR)
   KPR merupakan komite yang berada di bawah                           KPR is a committee under the supervision of the Board of
   pengawasan Dewan Komisaris dan pihak independen                     Commissioners and Independent parties with expertise
   dengan keahlian di bidang keuangan maupun manajemen                 in finance and risk management. The main task of KPR
   risiko. Tugas utama KPR adalah mengevaluasi kesesuaian              is to evaluate the adherence and implementation of
   antara kebijakan dan pelaksanaan kebijakan Manajemen                Risk Management policies; and to monitor and evaluate
   Risiko; serta memantau dan mengevaluasi kinerja                     the implementation of duties of the Risk Management
   penerapan manajemen risiko, Komite Manajemen Risiko                 Committee (KMR) and the Risk Management Work Unit
   (KMR) serta Satuan Kerja Manajemen Risiko.                          (SKMR).
2. Komite Manajemen Risiko (KMR)                                    2. Risk Management Committee (KMR)
   KMR merupakan komite yang beranggotakan Direksi,                    KMR is a committee consisting of the Board of Directors,
   Kepala Divisi, dan/atau Kepala Departemen. Tugas                    Division Heads, and/or Department Heads. The main
   utama KMR adalah menyusun dan menyetujui kebijakan                  task of the KMR is formulate Risk Management policies,
   Manajemen Risiko, termasuk merancang dan menetapkan                 including designing and establishing risk management
   strategi manajemen risiko serta rencana darurat                     strategies and contingency plans to deal with external
   (contingency plan) untuk menghadapi kondisi eksternal;              conditions; supervise the implementation of Risk
   mengawasi penerapan kebijakan Manajemen Risiko                      Management policies; and provide recommendations
   serta limit risiko; serta memberikan rekomendasi kepada             to the Board of Directors regarding strategic matters in
   Direksi terkait hal-hal strategis dalam pengelolaan risiko.         risk management.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit                  Adequacy of Company Policies, Procedures, and Limit
Perusahan                                                           Determination
Krom secara rutin melakukan kaji ulang terhadap kebijakan           Krom routinely reviews internal policies and procedures to
dan prosedur internal untuk memastikan kepatuhan                    ensure compliance with applicable laws and regulations; as
terhadap ketentuan dan perundang-undangan yang                      well as conducting routine review of Risk Appetite and Risk
berlaku. Selain itu, evaluasi terhadap limit Risk Appetite dan      Tolerance limits to ensure compliance with Bank’s Business
Risk Tolerance dilakukan secara berkala untuk memastikan            Plan as well as market conditions, so that both can support
kesesuaiannya dengan Rencana Bisnis Bank serta kondisi              the achievement of strategic objectives without ignoring
pasar, agar mampu mendukung pencapaian tujuan strategis             the principle of prudence.
tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,                          Adequacy of Risk Identification, Measurement,
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko serta Sistem                    Monitoring, and Control Processes and Information
Informasi Manajemen Risiko                                          System
Krom telah mengimplementasikan proses identifikasi,                 Krom has implemented a process of risk identification,
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko yang                measurement, monitoring, and control that covers all
mencakup seluruh lini bisnis dan aktivitas operasional. Proses      business lines and operational activities. This process was
ini didukung oleh Sistem Informasi Manajemen Risiko yang            supported by a Risk Management Information System
dirancang untuk memastikan pengambilan keputusan yang               designed to ensure decision-making based on accurate
berbasis data akurat. Kebijakan dan prosedur terkait dikaji         data. Related policies and procedures are continuously
ulang secara berkala untuk memastikan kesesuaiannya dengan          reviewed periodically to ensure their compliance with the
regulasi terkini dan praktik terbaik di industri perbankan.         latest regulations and best practices in the banking industry.
Sistem Pengendalian Intern yang Menyeluruh                          Comprehensive Internal Control System
Krom menerapkan Sistem Pengendalian Intern berdasarkan              Krom implements an Internal Control System based on
prinsip Three Lines of Defense untuk memastikan pengelolaan         the Three Lines of Defense principle to ensure effective
risiko yang efektif dan terintegrasi di seluruh lini organisasi.    and integrated risk management across all lines of
Penerapan tata kelola Manajemen Risiko dan Kepatuhan                the organisation. The implementation of effective Risk
yang efektif mendukung pencapaian rencana bisnis Bank               Management and Compliance governance supports the
secara sehat dan berkelanjutan, baik dalam jangka pendek,           achievement of the Bank’s business plan in a healthy and
menengah, maupun panjang. Setiap keputusan strategis                sustainable manner, both in the short, medium, and long
yang diambil senantiasa mempertimbangkan prinsip kehati-            term. Every strategic decision taken always considers the
hatian, kewajaran, serta , tingkat risiko (Risk Appetite dan Risk   principle of prudence, fairness, and risk level (Risk Appetite
Tolerance). Pengelolaan risiko di Krom didasarkan pada lima         and Risk Tolerance). Risk management at Krom is based on
prinsip utama, yaitu:                                               five main principles, namely:
1. Transparansi                                                     1. Transparency
   Pengelolaan risiko bersifat terbuka dan transparan,                 Risk management is open and transparent, involving
   melibatkan seluruh pihak terkait, serta menyampaikan                all related parties, and conveying relevant information
   informasi relevan secara terbuka dalam proses                       openly in the risk-taking process.
   pengambilan risiko.


PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                  137
Page 138
        Aspek Operasional
        Operational Aspects




2. Akuntabilitas                                                2. Accountability
   Krom memastikan akuntabilitas manajemen terhadap                Krom ensures management accountability to
   para pemangku kepentingan melalui penerapan                     stakeholders through the implementation of clear
   kebijakan dan prosedur yang jelas.                              policies and procedures.
3. Responsibilitas                                              3. Responsibility
   Setiap pemilik risiko (risk owner) memiliki pemahaman           Each risk owner has a good understanding in identifying
   yang baik dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko           and managing risks with full responsibility.
   dengan penuh tanggung jawab.
4. Independensi                                                 4. Independence
   Manajemen Bank bertindak secara profesional dan                 Bank Management acts professionally and integrity, free
   berintegritas, bebas dari tekanan dan pengaruh pihak lain,      from pressure and influence from other parties, in order
   guna menjaga objektivitas dalam pengambilan keputusan.          to maintain objectivity in decision-making.
5. Terintegrasi                                                 5. Integrated
   Pengelolaan risiko dilakukan secara komprehensif                Risk management was carried out in a comprehensive
   dan terintegrasi, mencakup seluruh lini organisasi dan          and integrated manner, covering all lines of the Bank’s
   proses bisnis Bank untuk mendukung pencapaian                   organisation and business processes to support the
   tujuan strategis secara optimal.                                achievement of strategic goals optimally.

Kerangka Kerja Manajemen Risiko                                 Risk Management Framework

Kerangka kerja manajemen risiko Krom menjadi landasan           Krom risk management framework is the main foundation
utama dalam menata seluruh kegiatan operasional di              in organising all operational activities across all lines of the
semua lini organisasi. Kerangka ini dirancang untuk             organisation. This framework was designed to assist the
membantu organisasi dalam mengelola risiko secara               organisation in managing risk effectively, ensuring that risk
efektif, memastikan bahwa informasi risiko yang diperoleh       information obtained by the Risk Management Work Unit is
oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko bersifat lengkap,            complete, integrated, and accurate from all risk-taking units.
terintegrasi, dan akurat dari seluruh risk-taking units.        The information was then reported transparently, accountably,
Informasi tersebut kemudian dilaporkan secara transparan,       and used as a basis for strategic decision-making.
dapat dipertanggungjawabkan, dan digunakan sebagai
dasar pengambilan keputusan strategis.
Sebagai bagian dari misi Krom untuk mendukung                   As part of Krom’s mission to support economic growth and
pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional,                   national development, particularly in the retail sector, the
khususnya di sektor ritel, Bank mendorong pertumbuhan           Bank encourages balanced credit growth, including in the
kredit secara seimbang, termasuk pada segmen Usaha              Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) segment
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kredit konsumsi.        as well as consumer credit. To support this credit growth,
Dalam rangka mendukung pertumbuhan kredit ini, Bank             the Bank implements comprehensive risk management,
menerapkan pengelolaan risiko yang komprehensif, meliputi       covering the identification, assessment, monitoring, and
identifikasi, penilaian, pemantauan, dan pengendalian risiko    control of risks across the entire credit portfolio, to ensure
di seluruh portofolio kredit, untuk memastikan pertumbuhan      sustainable growth in accordance with the principles of
yang berkelanjutan dan sesuai dengan prinsip kehati-hatian.     prudence.
Pengelolaan Risiko Melalui Permodalan                           Risk Management Through Capital
Pengelolaan risiko melalui permodalan dilakukan Krom            Risk Management through capital was carried out by Krom
dengan memastikan kecukupan modal untuk mendukung               by ensuring sufficient capital to support business activities
aktivitas bisnis serta menjaga tingkat permodalan sesuai        and maintaining capital levels in accordance with the risk
dengan profil risiko dan regulasi yang berlaku. Krom            profile and applicable regulations. Krom was committed to
berkomitmen untuk menjaga tingkat Rasio Kecukupan               maintaining the Capital Adequacy Ratio (CAR) level above
Modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) di atas ambang               the minimum threshold set by the regulator in order to
batas minimum yang ditetapkan oleh regulator guna               anticipate potential losses from composite risk.
mengantisipasi potensi kerugian dari risiko secara komposit.

  KETERANGAN                                 DESEMBER 2025            DESEMBER 2024                              INFORMATION
                                             DECEMBER 2025            DECEMBER 2024

  Rasio Tier 1                                        44,25%                    81,56%                               Tier 1 Ratio

  Rasio Tier 2                                         1,06%                     1,07%                               Tier 2 Ratio

  Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal
                                                      45,31%                     82,63    Minimum Capital Adequacy Ratio (KPMM)
  Minimum (KPMM)




138                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 139
Bank memastikan kecukupan modal yang memadai guna                 The Bank ensures adequate capital adequacy to absorb
menyerap potensi kerugian yang dapat timbul dari berbagai         potential losses that may arise from various risks,
risiko, termasuk diantaranya kegagalan kredit (risiko             including credit failure (credit risk) and operational errors
kredit) serta kesalahan operasional (risiko operasional).         (operational risk). The availability of adequate capital not
Ketersediaan modal yang memadai tidak hanya berfungsi             only serves as a buffer to deal with uncertainty, but also
sebagai buffer untuk menghadapi ketidakpastian, tetapi juga       strengthens the Bank’s resilience in carrying out healthy
memperkuat daya tahan Bank dalam menjalankan ekspansi             and sustainable business expansion. As part of its capital
bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari          based risk management strategy, Krom implements risk
strategi pengelolaan risiko berbasis modal, Krom menerapkan       measurements and monitoring that includes:
pengukuran dan pemantauan risiko yang mencakup:

• Risiko Kredit – Menggunakan Pendekatan Standar untuk            • Credit Risk – Using the Standardized Approach to
 menilai eksposur kredit dan menetapkan pencadangan                 assess credit exposure and establish appropriate capital
 modal yang sesuai;                                                 reserves;
• Risiko Operasional – Menggunakan Basic     Indicator            • Operational Risk – Using the Basic Indicator Approach
 Approach (BIA) sebagai metode perhitungan modal yang               (BIA) as a capital calculation method that considers
 mempertimbangkan pendapatan operasional historis                   historical operating income in assessing operational risk
 dalam menilai eksposur risiko operasional.                         exposure.

Melalui penerapan manajemen risiko berbasis modal, Bank           Through the implementation of capital based risk
mampu:                                                            management, the Bank is able to:
• Mengalokasikan modal secara optimal, sejalan dengan             • Allocate capital optimally, in line with business strategy
 strategi bisnis dan target pertumbuhan kredit;                     and credit growth targets;
• Mengintegrasikanprofil risiko dengan perencanaan                • Integrate risk profiles with capital planning to ensure the
 permodalan guna memastikan Bank tetap resilient                    Bank remains resilient to changes in external and internal
 terhadap perubahan kondisi eksternal maupun internal;              conditions;
• Melakukan stress testing secara berkala untuk mengukur          • Conducting periodic stress testing to measure capital
 ketahanan modal terhadap skenario krisis atau kejadian             resilience to extreme risk scenarios or other extreme
 ekstrim lainnya, sehingga langkah mitigasi dapat disusun           events, so that mitigation steps can be formulated
 dengan tepat.                                                      appropriately.

Pengelolaan Risiko Melalui Aktivitas Operasional                  Risk Management Through Operational Activities
Krom berkomitmen untuk meminimalkan dampak negatif                Krom was committed to minimising the negative impact of
dari risiko yang dapat mengganggu kelancaran operasional,         risks that can disrupt the Bank’s op’s operation, business
aktivitas bisnis, dan pencapaian tujuan strategis Bank.           activities, and achievement of the Bank’s strategic
Pengelolaan risiko melalui aktivitas operasional mencakup         objectives. Risk Management through operational activities
seluruh proses yang terjadi dalam operasional sehari-             covers all processes that occur in daily operations, both
hari, baik yang bersifat internal maupun eksternal, dengan        internal and external, with a focus on operational risks
fokus pada risiko operasional yang timbul dari aktivitas          arising from credit, market, and other operational activities
perkreditan, pasar, dan operasional lainnya pada level yang       at an acceptable level by the Bank.
dapat diterima oleh Bank.
Penetapan Limit Risiko                                            Determination of Risk Limits
Sebagai bagian dari proses manajemen risiko, penetapan            As part of the risk management process, risk limits were
limit risiko dilakukan untuk menentukan batas maksimal            determined to determine the maximum risk limit that can
risiko yang dapat ditoleransi oleh Bank. Limit ini berfungsi      be tolerated by the Bank. This limit serves as an indicator
sebagai indikator tingkat risiko yang dapat diterima tanpa        of the level of risk that can be accepted without affecting
mempengaruhi kelangsungan operasional, stabilitas                 the continuity of operations, financial stability, or the
keuangan, atau reputasi Bank. Dengan adanya limit yang            Bank’s reputation. With clear limits, Krom can manage risks
jelas, Krom dapat mengelola risiko secara proaktif dengan         proactively by monitoring risk exposure to the specified
memonitor eksposur risiko terhadap batas yang ditentukan;         limits; and taking appropriate mitigation steps when the
serta mengambil langkah mitigasi yang tepat saat risiko           risk approaches or exceeds the specified limits. Limit
mendekati atau melampaui batas yang telah ditetapkan.             determination was carried out comprehensively, including
Penetapan limit dilakukan secara menyeluruh, mencakup             limits based on the all type of risk.
limit berdasarkan seluruh tipe risiko.
Strategi Pengelolaan Risiko Operasional                           Operational Risk Management Strategy
• Risiko kredit dikelola melalui tiga lapisan pendekatan, yaitu   • Credit Risk was managed throughs three layer approach,
 front-end (penerapan kebijakan kredit yang hati-hati),             namely front-end (prudent application of credit policies),
 middle-end (proses pemantauan dan pengawasan), dan                 middle-end (monitoring and supervision processes), and
 back-end (penanganan risiko kredit yang sudah terealisasi);        back-end (handling realised credit risks);
• Risiko  likuiditas dan risiko pasar dikelola dengan             • Liquidity risk and market risk were managed using a limit
 menggunakan sistem limit dan continuous monitoring                 and continuous monitoring system designed to maintain
 yang dirancang untuk menjaga keseimbangan antara                   a balance between risk and investment returns (risk-
 risiko dan pengembalian investasi (risk-return);                   return);

PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                               139
Page 140
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




• Risiko operasional serta risiko lainnya Bank dikelola oleh       • Operational risk and other Bank risks are managed
 seluruh unit kerja melalui kebijakan dan prosedur yang              by all working units through established policies and
 ditetapkan, proses identifikasi risiko secara berkala,              procedures, periodic risk identification processes, and
 kemudian ditinjau ulang oleh Satuan Kerja Manajemen                 subsequent reviews by the Risk Management Unit. In
 Risiko. Selain itu, efektivitas pelaksanaannya diukur               addition, the effectiveness of their implementation
 secara menyeluruh oleh Internal Audit sebagai fungsi                is comprehensively assessed by Internal Audit as an
 pengawasan independen.                                              independent oversight function.

Dengan pendekatan ini, Krom mampu mengintegrasikan                 With this approach, Krom is able to integrate risk appetite
risk appetite dan risk tolerance ke dalam strategi bisnisnya,      and risk tolerance into its business strategy, creating a
menciptakan keseimbangan antara ekspansi bisnis dan                balance between business expansion and risk management,
pengelolaan risiko, sekaligus memastikan operasional Bank          while ensuring that the Bank’s operations run healthily and
berjalan secara sehat dan berkelanjutan.                           sustainably.

Pengelolaan Manajemen Risiko                                       Risk Management
Risiko Kredit                                                      Credit Risk
Risiko kredit merupakan potensi kerugian yang dihadapi             Credit Risk is the potential loss faced by Krom due to
Krom akibat ketidakmampuan debitur atau pihak rekanan              the inability of debtors or counterparties to fulfil their
dalam memenuhi kewajibannya sesuai perjanjian. Risiko              obligations according to the agreement. This risk can arise
ini dapat muncul dari berbagai aktivitas, seperti pemberian        from various activities, such as providing credit, placing
kredit, penempatan surat berharga, transaksi komitmen              securities, commitment and contingency transactions, and
dan kontinjensi, serta hubungan dengan pihak rekanan.              relationships with counterparties. Credit risk management
Pengelolaan risiko kredit bertujuan untuk memastikan bahwa         aims to ensure that the Banks is able to maintain financial
Bank mampu menjaga stabilitas keuangan, mencegah                   stability, prevent significant losses, and support the
kerugian yang signifikan, serta mendukung pencapaian target        achievement of business targets while still paying attention
bisnis dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.           to the principle of prudence.
Pengukuran dan Identifikasi Risiko Kredit                          Credit Risk Measurement and Identification
Krom secara sistematis melakukan pengukuran dan                    Krom systematically measures and identifies credit risk
identifikasi risiko kredit melalui berbagai pendekatan dan         through various approaches and analysis tools. Credit Risk
alat analisis. Risiko kredit diidentifikasi sejak awal proses      was identified from the beginning of the credit granting
pemberian kredit, dengan penilaian terhadap kemampuan              process, with an assessment of the debtor’s ability to pay,
bayar debitur, kelayakan kredit, serta kualitas agunan. Analisis   creditworthiness, and collateral quality. This analysis was
ini diperkuat dengan penerapan four eyes principles sebagai        strengthened by the application of the four eyes principles
standar evaluasi kredit, melibatkan berbagai pihak seperti         as a credit evaluation standard, involving various parties
Komite Kredit, Legal Credit, Credit Review, Kepatuhan, dan         such as the Credit Committee, Legal Credit, Credit Review,
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR). Selain itu, Bank             Compliance, and the Risk Management Work Unit (SKMR).
melakukan penilaian terhadap eksposur risiko kredit pada           In addition, the Bank assesses credit risk exposure in the
portofolio kredit maupun aset surat berharga.                      credit portfolio and securities assets.
Pemantauan Risiko Kredit                                           Credit Risk Monitoring
Pemantauan risiko kredit dilakukan secara berkala melalui          Credit risk monitoring was carried out periodically through
pengawasan terhadap portofolio kredit untuk memastikan             supervision of the credit portfolio to ensure that credit
kualitas kredit tetap terjaga. Krom menggunakan indikator          quality was maintained. Krom uses key indicators such as the
utama seperti tingkat Non-Performing Loan (NPL),                   level of Non-Performing Loans (NPL), credit concentration,
konsentrasi kredit, dan eksposur risiko terhadap sektor atau       and risk exposure to certain sectors or regions. In addition,
wilayah tertentu. Selain itu, Bank juga mengawasi kecukupan        the Bank also monitors the adequacy of the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sebagai langkah           impairment losses (CKPN) as a mitigation measure against
mitigasi terhadap potensi kerugian. Proses pemantauan              potential losses. This monitoring process was supported by
ini didukung oleh sistem informasi yang terintegrasi untuk         an integrated information system to provide accurate and
memberikan laporan risiko yang akurat dan tepat waktu.             timely risk reports.
Strategi Mitigasi Risiko Kredit                                    Credit Risk Mitigation Strategy
Krom menerapkan berbagai strategi mitigasi untuk                   Krom implements various mitigation strategies to minimise
meminimalkan dampak negatif dari risiko kredit. Strategi ini       the negative impact of credit risk. These strategies include:
mencakup:
1. Kebijakan Wewenang Kredit                                       1. Credit Authority Policy
   Menyusun batasan wewenang pemutus kredit yang                      Establishing credit decision authority limits that ensure
   memastikan setiap keputusan kredit didasarkan pada                 that every credit decision was based on the principle of
   prinsip kehati-hatian dan analisis risiko yang komprehensif.       prudence and comprehensive risk analysis.
2. Diversifikasi Portofolio Kredit                                 2. Credit Portfolio Diversification
   Memastikan portofolio kredit tersebar secara optimal               Ensuring that the credit portfolio is optimally distributed
   untuk menghindari konsentrasi risiko pada sektor,                  to avoid risk concentration in certain sectors, regions, or
   wilayah, atau debitur tertentu.                                    debtors.



140                                                                                        Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 141
3. Penguatan Infrastruktur dan SDM                               3. Strengthening Infrastructure and Human Resources
   Mengembangkan sistem dan teknologi terkini, serta                Developing the latest systems and technology, and
   meningkatkan kompetensi tim pengelola risiko melalui             improving the competence of the risk management
   pelatihan dan pengembangan profesional.                          team through training and professional development.
4. Cadangan Kerugian                                             4. Loss Reserves
   Menetapkan cadangan kerugian yang memadai                        Establishing adequate loss reserves to anticipate
   untuk mengantisipasi potensi risiko kredit, sekaligus            potential credit risks, while minimising their impact on
   meminimalkan dampaknya terhadap profitabilitas Bank.             the Bank’s profitability.
5. Proses Recovery                                               5. Recovery Process
   Mengelola proses penagihan dan pemulihan kredit secara           Managing the credit collection and recovery process
   efektif untuk meminimalkan kerugian dari kredit bermasalah.      effectively to minimise losses from problem loans.
Dengan langkah-langkah ini, Krom berupaya menjaga                With these steps, Krom strives to maintain a balance
keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pengendalian          between business growth and sustainable credit risk
risiko kredit secara berkelanjutan. Hal ini mendukung            control. This supports the achievement of financial stability,
tercapainya stabilitas keuangan, reputasi yang baik, serta       good reputation, and business sustainability in the future.
keberlanjutan bisnis di masa depan.
Risiko Pasar                                                     Market Risk
Risiko pasar mencakup potensi kerugian yang timbul akibat        Market risk includes potential losses arising from changes
perubahan suku bunga, nilai tukar, serta fluktuasi harga         in interest rates, exchange rates, and fluctuations in the
instrumen keuangan. Pengelolaan risiko pasar di Krom             prices of financial instruments. Market risk management
bertujuan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau,            at Krom aims to identify, measure, monitor, and mitigate
dan memitigasi dampak dari perubahan pasar yang dapat            the impact of market changes that can affect the Bank’s
mempengaruhi stabilitas keuangan Bank. Melalui pendekatan        financial stability. Through a systematic approach, market
yang sistematis, pengelolaan risiko pasar dilakukan untuk        risk management is carried out to ensure that market
memastikan aktivitas pasar tetap berada dalam batas yang         activity remains within safe limits and in accordance with
aman dan sesuai dengan profil risiko yang telah ditetapkan.      the established risk profile.
Pengukuran dan Identifikasi Risiko Pasar                         Market Risk Measurement and Identification
Krom mengidentifikasi risiko pasar melalui pengukuran            Krom identifies market risk by measuring exposure to
eksposur terhadap perubahan suku bunga, nilai tukar, dan         changes in interest rates, exchange rates, and financial
harga instrumen keuangan. Proses ini dilakukan menggunakan       instrument prices. This process was carried out using
model pengukuran risiko dan analisis skenario. Pengukuran ini    risk measurement models and scenario analysis. This
membantu dalam memahami potensi dampak risiko pasar              measurement helps in understanding the potential impact
pada profitabilitas dan stabilitas Bank.                         of market risk on the Bank’s profitability and stability.
Pemantauan Risiko Pasar                                          Market Risk Monitoring
Pemantauan risiko pasar dilakukan secara berkala melalui         Market risk monitoring was carried out periodically through
pelaporan dan pengawasan terhadap posisi pasar, termasuk         reporting and monitoring of the market positions, including
portofolio surat berharga, dan eksposur nilai tukar atau         securities portfolios, and exchange rate exposures or
suku bunga. Proses ini melibatkan pengawasan terhadap            interest rates. This process involves monitoring compliance
kepatuhan terhadap limit yang telah ditetapkan, serta            with established limits, as well as monitoring key indicators
pemantauan terhadap indikator utama seperti sensitivitas         such as portfolio sensitivity to interest rates.
portofolio terhadap suku bunga.
Strategi Mitigasi Risiko Pasar                                   Market Risk Mitigation Strategies
Krom menerapkan berbagai strategi mitigasi untuk                 Krom implements various mitigation strategies to minimise
meminimalkan potensi dampak negatif risiko pasar. Strategi       the potential negative impact of market risk. These
tersebut meliputi:                                               strategies include:
1. Penetapan dan Kaji Ulang Limit Risiko Pasar                   1. Determination and Review of Market Risk Limits
   Secara berkala, Bank menetapkan dan mengevaluasi limit           Periodically, the Bank determines and evaluates market
   risiko pasar untuk memastikan bahwa eksposur risiko tetap        risk limits to ensure that risk exposure remains in line
   sesuai dengan risk appetite dan risk tolerance yang telah        with the established risk appetite and risk tolerance.
   ditetapkan. Limit ini mencakup eksposur pada perubahan           These limits include exposure to changes in interest
   suku bunga, nilai tukar, dan portofolio instrumen keuangan.      rates, exchange rates, and financial instrument portfolio.
2. Pelaksanaan Asset and Liability Committee (ALCO)              2. Implementation of the Asset and Liability Committee
                                                                    (ALCO)
   ALCO diselenggarakan secara periodik untuk mengelola             ALCO was held periodically to manage policies and
   kebijakan dan strategi terkait:                                  strategies related to:
   • Pengelolaan likuiditas untuk memastikan ketersediaan           • Liquidity management to ensure adequate funds are
     dana yang memadai;                                               available;
   • Penyesuaian suku bunga agar tetap kompetitif dan               • Adjustment of interest rates to remain competitive
     selaras dengan dinamika pasar;                                   and in line with market dynamics;

PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                               141
Page 142
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




   • Penetapan batas risiko dan pengukuran risiko pasar                 • Determination of risk limits and measurement of
     yang ditunjang oleh sistem informasi manajemen                       market risk supported by a reliable risk management
     risiko yang andal.                                                   information system.
3. Pemantauan Suku Bunga Penempatan                                  3. Monitoring of Placement Interest Rates
   Krom secara rutin memantau suku bunga penempatan                     Krom routinely monitors placement interest rates on
   pada sektor pembiayaan, surat berharga dan bank lain untuk           securities and other banks to ensure that the average
   memastikan rata-rata suku bunga tersebut lebih tinggi                interest rate is higher than the Third Party Fund (DPK)
   daripada suku bunga Dana Pihak Ketiga (DPK). Langkah ini             interest rate. This step was taken to optimize the
   dilakukan untuk mengoptimalkan hasil pengelolaan dana                Bank’s fund management results without significantly
   Bank tanpa meningkatkan eksposur risiko secara signifikan.           increasing risk exposure.
Dengan pendekatan yang menyeluruh dan terintegrasi,                  With a comprehensive and integrated approach, Krom
Krom memastikan pengelolaan risiko pasar berjalan                    ensures that market risk management runs effectively to
efektif untuk mendukung stabilitas keuangan, melindungi              support financial stability, protect profitability, and maintain
profitabilitas, serta menjaga keseimbangan antara peluang            a balance between market opportunities and risks faced.
pasar dan risiko yang dihadapi.
Risiko Operasional                                                   Operational Risk
Risiko operasional timbul akibat ketidakcukupan atau tidak           Operational risk arises from inadequate or non functioning
berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, kegagalan           internal processes, human error, system failure, or external
sistem, atau faktor eksternal yang mempengaruhi kegiatan             factors that affect the Bank’s operational activities.
operasional Bank. Pengelolaan risiko operasional yang efektif        Effective operational risk management aims to minimise
bertujuan untuk meminimalkan potensi kerugian yang mungkin           potential losses that may arise from these risks. “Krom
timbul dari berbagai risiko ini. Krom mengelola risiko operasional   manages operational risk independently in accordance
secara mandiri dengan mengacu pada regulasi serta ketentuan          with regulations, as well as applicable internal provisions, to
internal yang berlaku, untuk memastikan pengendalian yang            ensure comprehensive control over all activities.
menyeluruh terhadap seluruh kegiatan operasional.
Pengukuran dan Identifikasi Risiko Operasional                       Operational Risk Measurement and Identification
Pengelolaan risiko operasional diawali dengan identifikasi           Operational risk management begins with risk identification
dan penilaian risiko melalui Risk Control Self-Assessment            and risk assessment through Risk Control Self- Assessment
(RCSA). Proses ini bertujuan untuk menilai efektivitas kontrol       (RCSA). This process aims to assess the effectiveness of
internal dalam setiap aktivitas operasional dan bisnis.              internal control in every operational and business activity.
Selain itu, insiden risiko operasional yang terjadi dicatat dan      In addition, operational risk incidents that occur were
dilaporkan melalui Risk Incident Report secara transparan            recorded and reported through the Risk Incident Report in
untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai jenis dan              a transparent manner to provide a clear picture of the type
frekuensi risiko yang terjadi.                                       and frequency of risks that occur.
Pemantauan Risiko Operasional                                        Operational Risk Monitoring
Pemantauan risiko operasional dilakukan melalui sistem               Operational risk monitoring was carried out through an
pengawasan terpadu yang mencakup laporan berkala                     integrated monitoring system that includes periodic reports
dan mekanisme pelaporan risiko secara terstruktur.                   and structured risk reporting mechanisms. This monitoring
Pengawasan ini mengedepankan prinsip pengendalian                    prioritizes the principle of internal control which aims to
intern yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap                  ensure that every operational activity is in accordance with
kegiatan operasional sesuai dengan kebijakan dan prosedur            established policies and procedures.
yang telah ditetapkan.
Strategi Mitigasi Risiko Operasional                                 Operational Risk Mitigation Strategy
Untuk meminimalkan dampak risiko operasional, Krom                   To minimise the impact of operational risk, Krom implements
menerapkan berbagai langkah mitigasi, antara lain:                   various mitigation measurers, including:
1. Pengembangan Budaya Risiko                                        1. Risk Culture Development
   Bank memberikan pengarahan dan pemahaman                             The Bank provides direction and understanding related
   terkait budaya risiko kepada seluruh karyawan untuk                  to risk culture to all employees to increase awareness
   meningkatkan kesadaran dan kemampuan dalam                           and ability in maintaining internal control systems. This
   menjaga sistem pengendalian intern. Hal ini mencakup                 includes efforts to prevent losses due to system failure,
   upaya untuk mencegah kerugian akibat kegagalan sistem,               human error, or external events.
   kesalahan manusia, atau kejadian eksternal.
2. Penguatan Sistem Pengawasan                                       2. Strengthening the Supervisory System
   Bank menetapkan sistem pengawasan yang terpadu                       The Bank establishes an integrated supervisory system
   dan meningkatkan efektivitas pengawasan dengan                       and increases the effectiveness of supervision with a
   format laporan dan mekanisme pelaporan yang                          structured report format and reporting mechanism.
   terstruktur. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas            This step was taken to maintain the quality of internal
   pengendalian intern secara menyeluruh.                               control as a whole.



142                                                                                           Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 143
3. Peningkatan Kebijakan dan Prosedur                          3. Improving Policies and Procedures
   Pengelolaan risiko operasional dilakukan melalui               Operational risk management was carried out through
   pengembangan kebijakan dan prosedur yang jelas,                the development of clear policies and procedures,
   termasuk pengendalian terhadap setiap aspek                    including control over every aspect of operations with
   operasional dengan panduan keamanan yang mendetail.            detailed security guidelines.
4. Business Continuity Plan (BCP)                              4. Bank Continuity Plan (BCP)
   Bank merancang dan menguji rencana kesinambungan               The Bank designs and tests operational and business
   operasional dan bisnis untuk memastikan kelangsungan           continuity of operations in emergency situations, such
   kegiatan operasional dalam situasi darurat, seperti            as natural disasters, fires, or riots. This process also
   bencana alam, kebakaran, atau huru-hara. Proses ini            includes testing the Evacuation Process to deal with
   juga mencakup pengujian terhadap Proses Evakuasi               various disruption scenarios.
   untuk menghadapi berbagai skenario gangguan.
5. Mitigasi Risiko Siber, TI dan Keandalan Sistem              5. Cyber Risk, IT, and System Reliability Mitigation
   Bank memiliki Disaster Recovery Plan (DRP) yang                The Bank has a Disaster Recovery Plan (DRP) designed
   dirancang untuk memastikan kelangsungan operasional            to ensure business continuity in the event of disruptions
   apabila terjadi gangguan akibat serangan siber atau            caused by cyberattacks or system failures. The DRP
   kegagalan sistem. DRP mencakup prosedur respons                includes structured response and recovery procedures
   dan pemulihan yang terstruktur untuk meminimalkan              to minimise the impact on the Bank’s operations.
   dampak terhadap operasional Bank.
Dengan pendekatan terstruktur dan berkesinambungan, Krom       With a structured and continuous approach, Krom ensure
memastikan bahwa risiko operasional dikelola secara efektif    that operational risk were managed effectively to support
untuk mendukung stabilitas dan kesinambungan operasional,      operational stability and continuity, while protecting the
sekaligus melindungi kepentingan Bank dan nasabah.             interest of the Bank and its customers.
Risiko Hukum                                                   Legal Risk
Risiko hukum mencakup potensi kerugian yang timbul akibat      Legal Risk includes potential losses arising from violations
pelanggaran hukum, ketidakpatuhan terhadap peraturan           of law, non compliance with applicable regulations, breach
yang berlaku, pelanggaran kontrak, sengketa hukum,             of contract, legal disputes, or other legal issues that may
atau masalah hukum lainnya yang dapat mempengaruhi             affect the operations,` stability, and reputation of Krom.
operasional, stabilitas, dan reputasi Krom. Untuk memitigasi   To mitigate legal risk, management was carried out in a
risiko hukum, pengelolaan dilakukan secara terstruktur         structured ,manner with steps that include identification,
dengan langkah-langkah yang mencakup identifikasi,             mitigation, monitoring, and control in all activities and
mitigasi, pemantauan, dan pengendalian dalam seluruh           relationships of the Bank with external parties. The aims to
aktivitas dan hubungan Bank dengan pihak eksternal. Hal        protect the interests of the Bank and ensure the stability
ini bertujuan untuk melindungi kepentingan Bank serta          and sustainability of operations.
memastikan stabilitas dan keberlanjutan operasional.
Identifikasi dan Pengukuran Risiko Hukum                       Legal Risk Identification and Measurement
Identifikasi risiko hukum dilakukan dengan memantau            Legal Risk Identification was carried out by monitoring the
aktivitas dan hubungan Bank terhadap regulasi, kontrak, atau   Bank’s activities and relationships with relevant regulations,
perjanjian yang relevan. Bank juga secara aktif melakukan      contracts, or agreements. The Bank also actively analyses
analisis terhadap potensi pelanggaran hukum, baik terkait      potential violations of the law, both related to compliance
kepatuhan pada peraturan perundang-undangan maupun             with laws and regulations and breach contact, which can
pelanggaran kontrak, yang dapat menimbulkan kerugian           cause financial losses or damage the Bank’s reputation.
finansial atau merusak reputasi Bank.
Organisasi Manajemen Risiko Hukum                              Legal Risk Management Organisation
Department Legal pada PT Krom Bank Indonesia Tbk               The Legal Department of PT Krom Bank Indonesia Tbk
bertanggung jawab kepada Direktur Kepatuhan. Secara            reports to the Director of Compliance. Organisationally,
organisasi, Department Legal juga bertanggung jawab            the Legal Department is also responsible for monitoring
untuk melakukan pemantauan terhadap risiko hukum yang          the legal risks faced by the Company, including but not
dihadapi perusahaan, termasuk namun tidak terbatas             limited to litigation cases involving the Bank as well as non-
pada kasus-kasus litigasi yang melibatkan bank dan juga        litigation matters (such as monitoring all documents that
non litigasi (seperti misalnya pemantauan terhadap setiap      create rights and obligations for the Bank). Members of
dokumen yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi                the Legal Department of PT Krom Bank Indonesia Tbk are
Bank). Anggota dari Departement Legal PT Krom Bank             a combination of professionals with experience working in
Indonesia Tbk adalah kombinasi dari mereka yang memiliki       law firms, those who have worked in the banking industry
pengalaman bekerja pada firma hukum, mereka yang               (particularly within legal departments or divisions), and
pernah bekerja pada industri perbankan (khususnya pada         those from non-bank financial services industries (including
departemen atau divisi hukum), dan industri jasa keuangan      but not limited to fintech).
selain bank (termasuk namun tidak terbatas pada fintech).




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                             143
Page 144
        Aspek Operasional
        Operational Aspects




Mekanisme Pengendalian Risiko Hukum                              Legal Risk Control Mechanism
Identifikasi mekanisme pengendalian risiko hukum dilakukan       The identification of legal risk control mechanisms is carried
dengan proses sebagai berikut:                                   out through the following processes:
a. Identifikasi (Legal Horizons Scanning): Secara aktif          a. Identification (Legal Horizons Scanning): The Legal
   Departemen Legal memantau perubahan regulasi yang                Department actively monitors upcoming regulatory
   akan datang (misalnya, memantau RUU di parlemen)                 changes (for example, monitoring draft bills in
   agar perusahaan mempersiapkan hal-hal yang                       parliament) to ensure that the Company prepares the
   diperlukan untuk dapat mematuhi ketentuan tersebut.              necessary measures to comply with such regulations.
b. Penilaian (Assessment): Departemen Legal Mengukur             b. Assessment: The Legal Department assesses the
   dampak (finansial/reputasi) dan probabilitas terjadinya          impact (financial and/or reputational) and the likelihood
   risiko hukum.                                                    of the occurrence of legal risks.
c. Mitigasi (Mitigation): Departemen Legal menerapkan            c. Mitigation: The Legal Department implements controls
   kontrol terhadap dokumen yang akan menimbulkan hak               over documents that give rise to rights and obligations
   dan kewajiban bagi Bank.                                         for the Bank.
d. Pemantauan & Pelaporan (Monitoring & Reporting):              d. Monitoring & Reporting: The Legal Department reports
   Departemen Legal melaporkan status risiko kepada                 the status of legal risks to the Bank’s management in
   manajemen Bank sehubungan dengan risiko hukum                    relation to the legal risks faced by the Bank.
   yang dihadapi oleh Bank.
Selain itu, Department Legal juga bertanggung jawab              In addition, the Legal Department is responsible for
untuk melakukan sosialisasi dalam rangka meningkatkan            conducting internal dissemination and awareness
awareness dari masing-masing divisi dan/atau departemen          programs to enhance each division’s and/or department’s
terhadap peraturan dan/atau prinsip-prinsip hukum. Dalam         understanding of applicable regulations and/or legal
pelaksanaannya, Department Legal juga bertanggung jawab          principles. In its implementation, the Legal Department
untuk memanfaatkan teknologi (legal tech) sehingga proses        also leverages technology (legal tech) to ensure that
identifikasi, penilaian, mitigasi, pemantauan dan monitoring     the processes of identification, assessment, mitigation,
dilakukan secara real time, efisien dan tepat sasaran.           monitoring, and reporting are conducted in real time,
                                                                 efficiently, and in a targeted manner.
Pemantauan Risiko Hukum                                          Legal Risk Monitoring
Krom melakukan pemantauan            risiko   hukum    secara    Krom conducts continuous monitoring of legal risk through:
berkesinambungan melalui:
1.   Monitor aset-aset Bank, seperti hak kekayaan intelektual,   1.   Monitoring the Bank’s assets, such as intellectual
     tanah, dan bangunan, untuk memastikan kepatuhan                  property rights, land, and buildings, to ensure
     terhadap hukum dan mencegah pelanggaran.                         compliance with the law and prevent violations.
2. Inventarisasi, analisis, dan penghitungan potensi             2. Conducting an inventory, analysis, and calculation of
   kerugian atas kasus-kasus hukum yang terjadi.                    potential losses from legal cases that occur.
3. Melakukan monitoring terhadap pelaksanaan kontrak             3. Monitoring the implementation of contracts or
   atau perjanjian yang melibatkan Bank, guna memastikan            agreements involving the Bank, to ensure that there
   tidak ada pelanggaran yang dapat mempengaruhi hak                are no violations that could affect the Bank’s rights and
   dan kewajiban Bank.                                              obligations.
Strategi Mitigasi Risiko Hukum dan Reputasi                      Legal and Reputation Risk Mitigation Strategy
Untuk meminimalkan potensi dampak risiko hukum, Krom             To minimise the potential impact of legal risks, Krom
menerapkan langkah-langkah mitigasi yang meliputi:               implements mitigation measures including:
1. Penguatan Struktur dan Kebijakan Internal                     1. Strengthening Internal Structure and Policies
     • Menyusun dan menerapkan ketentuan internal yang                • Preparing and implementing internal provisions
      mengatur struktur organisasi dan deskripsi pekerjaan             that regulate the organisational structure and job
      Departemen Legal.                                                descriptions of the Legal Department.
     • Menstandarisasi dokumen hukum seperti kontrak kerja            • Standardize legal documents such as cooperation
      sama, perjanjian kredit, dan dokumen perbankan lainnya           contracts, credit agreements, and other banking
      untuk memastikan keseragaman dan kepatuhan.                      documents to ensure uniformity and compliance.
2. Sosialisasi dan Kepatuhan terhadap Regulasi                   2. Socialization and Compliance with Regulations
     • Memastikan kesesuaian antara aksi korporasi Bank               • Ensure compliance between the Bank’s corporate
      dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.                actions and applicable laws and regulations.
3. Penanganan Kredit Bermasalah                                  3. Handling of Problematic Credit
     • Bekerja sama dengan Divisi Bisnis dan Remedial untuk           • Collaborating with the Business and Remedial
      menyusun strategi pengamanan hukum kredit terkait                Divisions to develop legal safeguard strategies for
      kredit macet.                                                    non-performing loans.




144                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 145
4. Pelindungan dan Penegakan Hukum atas Aset Bank                4. Protection and Legal Enforcement of Bank Assets
   • Mendaftarkan aset-aset Bank, termasuk hak kekayaan             • Registering the Bank’s assets, including intellectual
     intelektual, tanah, dan bangunan, pada instansi yang             property rights, land, and buildings, with the relevant
     berwenang.                                                       authorities.
   • Melakukan   tindakan hukum atas pelanggaran                    • Taking legal action for violations of the Bank’s assets,
    terhadap aset Bank, seperti dugaan pelanggaran hak               such as alleged violations of intellectual property
    kekayaan intelektual.                                            rights.
5. Review Kontrak dan Perjanjian                                 5. Reviewing Contracts and Agreements
   • Melakukan review terhadap kontrak-kontrak yang                 • Reviewing contracts involving the Bank to ensure
     melibatkan Bank untuk memastikan kepatuhan dan                   compliance and protect the Bank’s rights.
     melindungi hak Bank.
Dengan kerangka pengelolaan risiko hukum yang menyeluruh,        With a comprehensive legal risk management framework,
Krom memastikan bahwa setiap potensi masalah hukum               Krom ensures that any potential legal issues can be
dapat diantisipasi dan ditangani secara efektif, sehingga        anticipated and handled effectively, so that the Bank’s
stabilitas operasional dan reputasi Bank tetap terjaga.          operational stability and reputation were maintained.
Risiko Reputasi                                                  Reputation Risk
Risiko reputasi merupakan potensi kerugian yang timbul           Reputation Risk is the potential loss arising from a decline
akibat menurunnya kepercayaan publik terhadap Krom               in public trust in Krom as a result of customer complaints,
sebagai akibat dari keluhan nasabah, pemberitaan                 negative news, or negative responses to the Bank’s
negatif, atau tanggapan negatif terhadap aktivitas Bank.         activities. Reputation risk management aims to protect the
Pengelolaan risiko reputasi bertujuan untuk melindungi           Bank’s image and integrity through identification, mitigation,
citra dan integritas Bank melalui identifikasi, mitigasi,        monitoring, and integrated control in all operational
pemantauan, serta pengendalian yang terintegrasi dalam           activities and the Bank’s relationships with stakeholders.
seluruh aktivitas operasional dan hubungan Bank dengan
para pemangku kepentingan.
Identifikasi dan Pengukuran Risiko Reputasi                      Identification and Measurement of Reputation Risk
Krom mengidentifikasi risiko reputasi melalui pemantauan         Krom identifies reputation risk through proactive monitoring
proaktif terhadap berbagai faktor yang dapat mempengaruhi        of various factors that can affect the Bank’s image, such as:
citra Bank, seperti:
• Keluhan dan pengaduan nasabah                                  • Customer complaints and grievances.
• Pemberitaan di media, baik konvensional maupun digital.        • News coverage in the media, both conventional and digital.
• Persepsi publik terhadap produk, layanan, atau kebijakan       • Public perception of the Bank’s products, services, or
 Bank.                                                             policies.
Selain itu, risiko reputasi diukur dengan menganalisis potensi   In addition, reputational risk is measured by analyzing its
dampaknya terhadap operasional Bank dan kepercayaan              potential impact on the Bank’s operations and customer
nasabah.                                                         trust.
Pemantauan Risiko Reputasi                                       Reputation Risk Monitoring
Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk                  Monitoring was carried out continuously to ensure that
memastikan bahwa setiap potensi risiko reputasi dapat            any potential reputation risk can be anticipated early.
diantisipasi secara dini. Langkah pemantauan meliputi:           Monitoring steps include:
• Pemantauan pemberitaan di berbagai media untuk                 • Monitoring news across various media to detect negative
 mendeteksi adanya informasi negatif atau tanggapan                information or responses that could pose a risk to the
 yang berpotensi risiko bagi citra Bank.                           Bank’s reputation.
• Pengawasan terhadap tren keluhan dan pengaduan                 • Monitoring of customer complaints and complaint
 nasabah melalui saluran pengaduan yang telah disediakan.          trends through the complaint channels that have been
                                                                   provided.
Strategi Mitigasi Risiko Reputasi
Untuk meminimalkan dampak risiko reputasi,              Krom     Reputation Risk Mitigation Strategy
menerapkan strategi mitigasi yang meliputi:                      To minimise the impact of reputation risk, Krom implements
                                                                 a mitigation strategy that includes:
1. Penanganan Keluhan dan Pengaduan Nasabah
   • Menangani setiap keluhan dan pengaduan nasabah              1. Handling Customer Complaints and Grievance
     dengan cepat, tepat, dan sesuai dengan prosedur                • Handle every customer complaint and grievance
     internal Bank.                                                   quickly, accurate and in accordance with the Bank’s
   • Membangun     sistem respons pengaduan yang                      internal procedures.
     transparan dan efisien untuk memberikan solusi yang            • Building a transparent and efficient complaint system
     memuaskan bagi nasabah.                                          to provide satisfactory solutions for customers.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                              145
Page 146
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




2. Pengelolaan Pemberitaan dan Komunikasi Publik               2. Public News and Communication Management
   • Melakukan koordinasi dengan tim terkait untuk                • Coordinating with the relevant teams to ensure that
     memastikan informasi publik yang dikeluarkan Bank              the Bank’s public information is positive and accurate.
     bersifat positif dan akurat.
   • Mengelola  pemberitaan negatif dengan cepat                  • Managing negative news quickly and accurately
    dan tepat melalui klarifikasi atau rilis pers untuk             through clarification or press releases to reduce the
    mengurangi dampak terhadap reputasi Bank.                       impact on the Bank’s reputation.
3. Peningkatan Citra dan Pelayanan                             3. Improving Image and Service
   • Menyediakan   layanan berkualitas tinggi yang                • Providing high-quality services that focus on
     fokus pada kepuasan nasabah untuk memperkuat                   customer satisfaction to strengthen public trust.
     kepercayaan publik.
   • Menginisiasi program tanggung jawab sosial                   • Initiating a corporate social responsibility (CSR)
     perusahaan (CSR) sebagai upaya memperbaiki citra               program as an effort to improve the image and
     dan memberikan nilai tambah kepada masyarakat.                 provide added value to the community.
Dengan langkah-langkah di atas, Krom berkomitmen untuk         With the steep above, Krom was committed to maintaining
menjaga dan meningkatkan reputasi melalui pendekatan           and improving its reputation through a responsive,
yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan     transparent, and customer satisfaction-oriented approach
nasabah serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.       and compliance with applicable regulations.
Risiko Stratejik                                               Strategic Risk
Risiko stratejik adalah potensi kerugian yang timbul akibat    Strategic risk is the potential loss arising from discrepancies
ketidaksesuaian antara rencana strategis yang disusun          between the Bank’s formulated strategic plans and actual
dengan pencapaian aktual Bank, yang dapat disebabkan           achievements, which can be caused by various factors.
oleh berbagai faktor. Pengelolaan risiko stratejik di Krom     Strategic risk management at Krom aims to ensure that
bertujuan untuk memastikan bahwa strategi yang diterapkan      the implemented strategies run according to target, while
dapat berjalan sesuai target, serta meminimalkan dampak        minimising the impact of obstacles that could affect the
dari berbagai hambatan yang dapat mempengaruhi                 Bank’s long-term objectives.
pencapaian tujuan jangka panjang Bank.
Identifikasi dan Pengukuran Risiko Stratejik                   Strategic Risk Identification and Measurement
Identifikasi risiko stratejik dilakukan secara berkelanjutan   Strategic risk identification was carried out continuously to
untuk mengantisipasi berbagai faktor yang berpotensi           anticipate various factors that have the potential to hinder
menghambat pencapaian rencana strategis Bank. Faktor-          the achievement of the Bank’s strategic plan. These factors
faktor tersebut meliputi:                                      include:

a. Faktor Eksternal                                            a. External Factors
   • Kondisi ekonomi global dan regional, termasuk                • Global and regional economic conditions, including
     perubahan kebijakan moneter dan fiskal.                        changes in monetary and fiscal policies
   • Perubahan suku bunga yang mempengaruhi biaya                 • Changes in interest rates that affect funding costs
     pendanaan dan permintaan kredit.                               and credit demand.
   • Persaingan di industri perbankan, termasuk inovasi           • Competition    in the banking industry, including
     teknologi oleh kompetitor.                                     technological innovation by competitors
   • Perkembangan     teknologi   yang    mengubah     pola       • Technological developments that change customer
     perilaku nasabah.                                              behaviour patterns.

b. Faktor Internal                                             b. Internal Factors
   • Keterbatasan sumber daya manusia yang berkualitas            • Limited quality and competent human resources.
     dan kompeten.
   • Ketidakefisienan dalam sistem pengendalian intern.           • Inefficiency in the internal control system.
   • Ketidakjelasan kebijakan, prosedur, kewenangan, atau         • Ambiguity of policies, procedures, authority, or
     tanggung jawab dalam pelaksanaan strategi.                     responsibility in implementing the strategy.
Pengukuran     risiko    stratejik   dilakukan       dengan    Measurement of strategic risk was carried out by comparing
membandingkan rencana bisnis yang telah disusun dengan         the business plan that has been prepared with the actual
hasil pencapaian aktual dari setiap unit kerja. Analisis gap   achievement results of each work unit. This gap analysis is
ini menjadi dasar untuk mengevaluasi keberhasilan atau         the basis for evaluating the success or obstacles that exist.
hambatan yang ada.
Pemantauan Risiko Stratejik                                    Strategies Risk Monitoring
Pemantauan risiko stratejik dilakukan secara periodik oleh     Strategic Risk Monitoring was carried out periodically by
Direksi, Manajemen Risiko, dan unit Bisnis melalui berbagai    the Board of Directors, Risk Management, and Business
mekanisme, antara lain:                                        units through various mechanism, including:



146                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 147
• Pengawasan terhadap indikator kinerja utama (Key                  • Supervision of the Key Performance Indicators (KPI) of
 Performance Indicators/KPI) setiap unit kerja.                       each work unit.
• Evaluasi  terhadap pencapaian rencana              bisnis dan     • Evaluation of the achievement of the business plan and
 identifikasi penyebab terjadinya deviasi.                            identification of the causes of deviations.
• Analisis tren perubahan di lingkungan eksternal yang              • Analysis of changing trends in the external environment
 dapat mempengaruhi strategi Bank.                                    that can affect the Bank’s strategy.
Strategi Mitigasi Risiko Stratejik                                  Strategic Risk Mitigation Strategy
Untuk memitigasi risiko stratejik,         Krom    mengadopsi       To mitigate strategic risk, Krom adopts the following steps:
langkah- langkah berikut:
1. Penyelarasan Rencana Bisnis dan Implementasi                     1. Alignment of Business Plan and Implementation
   • Melakukan evaluasi dan pembaruan rencana strategis                • Conducting   periodic evaluation and updating
     secara berkala agar tetap relevan dengan kondisi                    of strategic plans to remain relevant to market
     pasar dan dinamika industri.                                        conditions and industry dynamics.
   • Memastikan bahwa setiap unit kerja memahami                       • Ensuring that each work unit understands their role
     peran dan tanggung jawab mereka dalam mendukung                     and responsibilities in supporting the Bank’s strategic
     rencana strategis Bank.                                             plan.
2. Penguatan Kapasitas Internal                                     2. Internal Capacity Building
   • Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia                       • Enhancing human resource competency through
     melalui pelatihan dan pengembangan yang sesuai                      training and development that is in line with strategic
     dengan kebutuhan strategis.                                         needs.
   • Mengoptimalkan sistem pengendalian intern untuk                   • Optimizing    internal control system to support
     mendukung pelaksanaan strategi secara efektif.                      effective strategy implementation.
3. Pengelolaan Risiko Eksternal                                     3. External Risk Management
   • Melakukan analisis sensitivitas terhadap perubahan                • Conducting sensitivity analysis to changes in external
     faktor eksternal, seperti kondisi ekonomi dan regulasi,             factors, such as economic conditions and regulations,
     untuk mengantisipasi dampaknya terhadap Bank.                       to anticipate their impact on the Bank.
   • Mengembangkan       inisiatif yang inovatif untuk                 • Developing innovative initiatives to face competition,
     menghadapi persaingan, seperti implementasi                         such as implementing new technologies               or
     teknologi baru atau diversifikasi produk dan layanan.               diversifying products and services.
4. Monitoring      Progres     dan     Responsif      terhadap      4. Progress Monitoring and Responsiveness to Change
   Perubahan
   • Memastikan adanya pengawasan yang ketat terhadap                  • Ensuring strict supervision of strategy implementation
     pelaksanaan strategi melalui rapat berkala dan                      through regular meetings and performance reports.
     laporan kinerja.
   • Menyusun rencana kontinjensi untuk menghadapi                     • Preparing contingency plans to deal with unexpected
     skenario yang tidak terduga.                                        scenarios.
Dengan pendekatan yang terstruktur, Krom berkomitmen                With a structured approach, Krom was committed to
untuk memitigasi risiko stratejik melalui perencanaan               mitigating strategic risks through adaptive planning,
yang adaptif, eksekusi yang efektif, dan pemantauan yang            effective execution, and consistent monitoring to achieve
konsisten guna mencapai tujuan jangka panjang Bank.                 the Bank’s long-term goals.
Risiko Kepatuhan                                                    Compliance Risk
Risiko kepatuhan adalah potensi kerugian yang timbul akibat         Compliance Risk is the potential loss arising from
ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,               non-compliance with applicable laws and regulations,
ketentuan regulator, maupun kebijakan internal yang                 regulatory provisions, and internal policies. Compliance
berlaku. Pengelolaan risiko kepatuhan di Krom bertujuan             Risk Management at Krom aims to ensure that all Bank
untuk memastikan seluruh aktivitas Bank berjalan sesuai             activities are carried out in accordance with established
dengan standar regulasi dan kebijakan yang telah ditetapkan,        regulatory standards and policies, so as to maintain the
sehingga dapat menjaga integritas dan reputasi Bank.                Bank’s integrity and reputation.
Identifikasi dan Pengukuran Risiko Kepatuhan                        Compliance Risk Identification and Measurement
Divisi Kepatuhan melakukan identifikasi risiko kepatuhan            The Compliance Division identifies compliance risks
melalui analisis terhadap peraturan-peraturan yang berlaku,         through analysis of applicable regulations, both from
baik dari regulator maupun kebijakan internal Bank. Pengukuran      regulators and the Bank’s internal policies. Compliance Risk
risiko kepatuhan dilakukan dengan mengevaluasi potensi              measurement was carried out by evaluating the potential
dampak dari pelanggaran terhadap regulasi atau ketentuan            impact of violations of certain regulations or provisions,
tertentu, baik dari sisi operasional, finansial, maupun reputasi.   both in terms of operations, finances, and reputation.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                147
Page 148
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




Pemantauan Risiko Kepatuhan                                  Compliance Risk Monitoring
Pemantauan dilakukan secara rutin melalui berbagai           Monitoring was carried out routinely through various
mekanisme, antara lain:                                      mechanism, including:
a. Pengawasan atas Kepatuhan Operasional                     a. Supervision of Operational Compliance
   • Memastikan setiap unit kerja menjalankan aktivitasnya      • Ensure that each working unit carries out its
     sesuai dengan ketentuan dan standar operasional              activities in accordance with applicable provisions
     yang berlaku.                                                and operational standards.
   • Melakukan   review berkala terhadap penerapan              • Conduct periodic reviews of implementation of
     kebijakan dan prosedur di seluruh unit kerja.                policies and procedures in all work units.

b. Monitoring Regulasi                                       b. Regulatory Monitoring
   • Mengidentifikasi dan mengomunikasikan peraturan            • Identify and communicate new regulations issued by
     baru yang diterbitkan oleh regulator kepada seluruh          regulators to all related units.
     unit terkait.
   • Memastikan implementasi peraturan baru dilakukan           • Ensure the implementation of new regulations was
     sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan.                 carried out in accordance with the specified deadline.
Strategi Mitigasi Risiko Kepatuhan                           Compliance Risk Mitigation Strategy
Dalam mengelola risiko kepatuhan, Krom melaksanakan          In managing compliance risk, Krom carries out the following
langkah- langkah berikut:                                    steps:
1. Penyusunan Kebijakan dan Prosedur                         1. Preparation of Policies and Procedures
   • Merumuskan kebijakan kepatuhan yang terintegrasi           • Formulate compliance policies that were integrated
     dengan seluruh aktivitas operasional Bank.                   with all operational activities of the Bank.
   • Meninjau prosedur standar pada setiap unit kerja           • Reviewing standard procedures in each work unit to
     agar dapat meminimalkan potensi risiko kepatuhan.            minimise potential compliance risks.
2. Sosialisasi dan Pelatihan Kepatuhan                       2. Compliance Socialization and Training
   • Memberikan pemahaman kepada seluruh karyawan               • Provide an understanding to all employees through
     melalui program pelatihan dan sosialisasi terkait            training programs and socialization related to
     regulasi yang berlaku.                                       applicable regulations.
   • Memastikan setiap karyawan memahami tanggung               • Ensure  that each employee understands their
     jawab mereka terhadap kepatuhan dalam setiap                 responsibilities towards compliance in every
     aktivitas fungsional.                                        functional activity.
3. Pelaksanaan Program Kepatuhan Secara Rutin                3. Routine Implementation of Compliance Programs
   • Mengadakan pengawasan berkala terhadap aktivitas           • Conducting    regular monitoring of operational
     operasional untuk memastikan kesesuaian dengan               activities to ensure compliance with applicable
     ketentuan dan peraturan yang berlaku.                        provisions and regulations.
   • Melakukan evaluasi secara berkala di berbagai unit         • Conducting periodic evaluations across various work
     kerja.                                                       units.
4. Pengendalian Risiko Kepatuhan                             4. Compliance Risk Control
   • Menyediakan mekanisme pelaporan yang transparan            • Providing  a transparent and easily accessible
     dan mudah diakses untuk mendeteksi potensi                   reporting mechanism to detect potential violations.
     pelanggaran.
   • Mengambil   langkah korektif terhadap temuan               • Taking corrective action on identified violations to
     pelanggaran untuk meminimalkan dampaknya.                    minimise their impact.
Dengan pendekatan yang sistematis, Divisi Kepatuhan, yang    With a systematic approach, the Compliance Division,
bertanggung jawab langsung kepada Direktur Kepatuhan,        which reports directly to the Compliance Director, ensures
memastikan bahwa risiko kepatuhan dikelola secara efektif.   that compliance risks are managed effectively. This effort
Upaya ini memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga     makes a significant contribution to maintaining stakeholder
kepercayaan pemangku kepentingan sekaligus melindungi        trust while protecting the Bank’s operational stability and
stabilitas operasional dan reputasi Bank.                    reputation.




148                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 149
Profil Risiko                                                                Risk Profile

Krom secara rutin melakukan penilaian profil risiko untuk                    Krom routinely conducts risk profile assessments to
memastikan bahwa seluruh aktivitas fungsional Bank                           ensure that all functional activities of the Bank were carried
berjalan sesuai dengan kerangka manajemen risiko yang                        out in accordance with an effective and controlled risk
efektif dan terkendali. Penilaian ini dilakukan setiap bulan,                management framework. This assessment was carried out
kemudian dilaporkan dan ditinjau dalam rapat Direksi.                        every month, then reported and reviewed at the Board of
Selain itu, setiap triwulan hasil penilaian profil risiko                    Directors meeting. In addition, every quarter the results
dipresentasikan kepada Komite Manajemen Risiko (KMR)                         of the risk profile assessment are presented to the Risk
sebelum disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan                            Management Committee (KMR) before being submitted to
(OJK).                                                                       the Financial Services Authority (OJK).
Penilaian profil risiko mencakup risiko inheren dan kualitas                 Risk profile assessment includes inherent risk and the quality
penerapan manajemen risiko. Risiko inheren merupakan risiko                  of risk management implementation. Inherent risk is the risk
yang melekat pada setiap aktivitas fungsional Bank, sedangkan                inherent in each of the Bank’s functional activities, while
kualitas penerapan manajemen risiko mencerminkan tingkat                     the quality of risk management implementation reflects
maturitas implementasi kerangka manajemen risiko. Ruang                      the maturity level of the risk management framework. The
lingkup penilaian ini meliputi delapan jenis risiko utama, yaitu             scope of this assessment covers eight main types of risk:
risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, risiko   credit risk, market risk, liquidity risk, operational risk, legal
hukum, risiko reputasi, risiko stratejik, dan risiko kepatuhan.              risk, reputational risk, strategic risk, and compliance risk.
Pada akhir kuartal IV tahun 2025, hasil penilaian profil                     At the end of the fourth quarter of 2025, the Bank’s composite
risiko Bank secara komposit menunjukkan kategori “Low                        risk profile assessment indicated a “Low to Moderate” category.
to Moderate”. Risiko inheren berada dalam kategori “Low                      Inherent risk fell within the “Low to Moderate” category, while
to Moderate” serta kualitas penerapan manajemen risiko                       the quality of risk management implementation was assessed
berada dalam kategori “Satisfactory”. Meskipun hasil ini                     as “Satisfactory.” Although these results indicate a controlled
menunjukkan kondisi risiko yang terkendali, Krom tetap perlu                 risk environment, Krom still needs to conduct an integrated
melakukan evaluasi yang terintegrasi dan menyeluruh untuk                    and comprehensive evaluation to ensure the effectiveness of
memastikan efektivitas sistem manajemen risiko serta                         the risk management system and its implementation through
implementasinya melalui penguatan kerangka manajemen                         strengthening the risk management framework and optimizing
risiko dan optimalisasi fungsi pengendalian risiko.                          risk control functions.

Sistem Pengendalian Intern                                                   Internal Control System

Sistem Pengendalian Intern (SPI) merupakan suatu                             The Internal Control System (ICS) is a control mechanism
mekanisme pengendalian yang ditetapkan oleh Direksi dengan                   established by the Board of Directors with the approval of
persetujuan Dewan Komisaris secara berkesinambungan                          the Board of Commissioners on an ongoing basis, tailored to
yang disesuaikan dengan tujuan, ukuran dan kompleksitas                      the objectives, scale, and complexity of the Bank’s activities.
kegiatan Bank. Penerapan SPI Krom berpedoman kepada                          Krom’s ICS implementation refers to OJK Circular No. 35/
SE OJK No.35/SEOJK.03/2017 tanggal 7 Juli 2017 tentang                       SEOJK.03/2017 dated July 7, 2017, regarding Guidelines for
Pedoman Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum.                           Internal Control Systems for Commercial Banks.
Krom merancang SPI untuk dapat memberikan keyakinan                          Krom designs the ICS to provide reasonable assurance in
yang wajar (reasonable assurance) dalam rangka menjaga                       safeguarding the Bank’s assets, ensuring the availability of
dan mengamankan aset Bank, menjamin tersedianya                              accurate reports, enhancing compliance with applicable
laporan yang akurat, meningkatkan kepatuhan terhadap                         regulations, reducing financial losses, irregularities including
ketentuan yang berlaku, mengurangi dampak kerugian                           fraud, and violations of prudential aspects, as well as
keuangan, penyimpangan termasuk kecurangan (fraud) dan                       improving operational effectiveness and cost efficiency.
pelanggaran aspek-aspek kehati-hatian, serta meningkatkan                    The implementation of ICS supports the achievement of
efektivitas operasional dan meningkatkan efisiensi biaya.                    the Bank’s vision and mission, enhances stakeholder value,
Penerapan SPI dapat mendukung tercapainya visi dan                           and minimises the risk of losses.
misi Bank, meningkatkan nilai bagi stakeholder, serta
meminimalisir risiko kerugian.
Tujuan Penerapan Sistem Pengendalian Intern                                  Objectives of Internal Control System Implementation
Tujuan penerapan SPI Bank antara lain:                                       The objectives of the Bank’s ICS implementation include:
1. Tujuan Kepatuhan                                                          1. Compliance Objective
   Memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-                           Ensuring adherence to applicable laws and regulations,
   undangan serta kebijakan/ketentuan internal yang berlaku.                    as well as internal policies and provisions.
2. Tujuan Informasi                                                          2. Information Objective
   Menyediakan informasi yang akurat, lengkap, tepat waktu                      To provide accurate, complete, timely, and relevant
   dan relevan yang diperlukan dalam rangka pengambilan                         information necessary for making appropriate and
   keputusan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan,                        accountable decisions, including both financial and
   mencakup pelaporan finansial dan non-finansial yang                          non-financial reporting required by internal and external
   diperlukan pihak internal maupun pihak eksternal.                            parties.


PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                             149
Page 150
         Aspek Operasional
         Operational Aspects




3. Tujuan Operasional                                        3. Operational Objective
   Meningkatkan      efektivitas   dan efisiensi dalam          To enhance the effectiveness and efficiency in utilizing
   menggunakan aset dan sumber daya lainnya serta               assets and other resources, while protecting the Bank
   melindungi Bank dari risiko kerugian termasuk yang           from the risk of losses, including those resulting from
   diakibatkan oleh kejadian fraud.                             fraud.
4. Tujuan Budaya Risiko                                      4. Risk Culture Objective
   Meningkatkan efektivitas budaya risiko secara                To enhance the overall effectiveness of the risk culture.
   menyeluruh. Tujuan budaya risiko dimaksudkan untuk           This objective aims to identify weaknesses and detect
   mengidentifikasi kelemahan dan menilai penyimpangan          deviations at an early stage, as well as to continuously
   secara dini serta menilai kembali kewajaran kebijakan        reassess the appropriateness of existing policies and
   dan prosedur yang ada di intern Bank secara                  procedures within the Bank.
   berkesinambungan.
Sistem Pengendalian Intern (SPI) Krom dirancang sesuai       Krom’s Internal Control System (ICS) is designed in
dengan ketentuan regulator, yakni Peraturan Otoritas Jasa    accordance with regulatory requirements, namely OJK
Keuangan (POJK) No. 18/POJK.03/2016, Surat Edaran Otoritas   Regulation (POJK) No. 18/POJK.03/2016, OJK Circular
Jasa Keuangan (SEOJK) No. 34/SEOJK.03/2016, serta            Letter (SEOJK) No. 34/SEOJK.03/2016, and SEOJK No. 35/
SEOJK No. 35/SEOJK.03/2017. SPI ini menjadi landasan bagi    SEOJK.03/2017. The ICS serves as the foundation for a
pengendalian intern yang komprehensif untuk memastikan       comprehensive internal control framework to ensure the
tujuan Bank tercapai, baik dari segi pertumbuhan bisnis      Bank’s objectives are achieved, both in terms of business
maupun kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.            growth and compliance with applicable regulations. In
Selain itu, SPI juga berperan penting dalam mendeteksi       addition, the ICS plays a key role in detecting and preventing
dan mencegah kecurangan (fraud) di lingkungan Bank,          fraud within the Bank by strengthening internal control
dengan memperkuat cakupan pengendalian intern untuk          coverage to enhance operational effectiveness.
meningkatkan efektivitas operasional.
Kerangka Sistem Pengendalian Intern                          Internal Control System Framework
Krom menerapkan kerangka Model Tiga Lini (Three              Krom implements the Three Lines Model framework to
Lines Model) untuk mendukung terciptanya tata kelola,        support adequate governance, risk management, and
manajemen risiko dan pengendalian intern yang memadai.       internal control. The application of the Three Lines Model
Penerapan prinsip Model Tiga Lini pada Krom adalah           principles at Krom is as follows:
sebagai berikut:
Organ Pengurus                                               Governing Bodies
Tanggung jawab Dewan Komisaris dan komite di bawah           Responsibilities of the Board of Commissioners and its
koordinasinya, antara lain:                                  subordinate committees include:
• Memiliki akuntabilitas kepada pemangku kepentingan         • Being accountable to stakeholders for overseeing the
     untuk melakukan pengawasan terhadap Bank.                 Bank.
• Memastikan struktur dan proses yang ada, telah memadai     • Ensuring that existing structures and processes
     dan telah tersedia untuk pelaksanaan tata kelola yang     are adequate and available to implement effective
     efektif.                                                  governance.
• Memastikan tujuan dan aktivitas Bank telah selaras         • Ensuring that the Bank’s objectives and activities are
     dengan kepentingan pemangku kepentingan.                  aligned with stakeholder interests.
Model pengendalian intern Krom menggunakan pendekatan        Krom’s internal control model uses the Three Lines Model
Three Lines Model yang melibatkan seluruh unit kerja         approach, involving all work units in an integrated manner.
secara terintegrasi. Model ini membagi fungsi pengendalian   This model divides control functions into three main layers:
ke dalam tiga lapis utama:

1.    Lini Pertama bertanggung jawab dalam penyediaan        1.   First Line of Defense is responsible for delivering
      produk dan jasa kepada customer termasuk                    products and services to customers, including
      mengembangkan dan memelihara struktur dan proses-           developing and maintaining adequate structures
      proses yang memadai untuk pengelolaan operasional           and processes for operational and risk management
      dan risiko (termasuk pengendalian intern). Menjaga          (including internal controls). They maintain ongoing
      dialog yang berkelanjutan dengan organ pengurus             dialogue with the governing bodies and report plans,
      dan melaporkan rencana, realisasi dan hasil yang            realisations, and expected outcomes in relation to the
      diharapkan dihubungkan dengan pencapaian tujuan             Bank’s objectives and associated risks.
      Bank dan risikonya.
2. Lini Kedua berperan memberikan keahlian penunjang,        2. Second Line of Defense plays a role in providing expertise,
   dukungan, pemantauan dan tantangan dalam proses              support, monitoring, and challenge in the process of
   mengelola risiko pada level entitas, proses dan sistem       managing risks at the entity, process, and system levels,
   termasuk memberikan analisis dan laporan-laporan             including delivering analyses and reports on the adequacy
   mengenai kecukupan dan efektivitas manajemen                 and effectiveness of risk management (including
   risiko (termasuk pengendalian intern). Peran lini kedua      internal controls). The second line’s role is carried out



150                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 151
   dilakukan oleh Direktur Kepatuhan, Satuan Kerja                 by the Compliance Director, Risk Management Unit
   Manajemen Risiko (SKMR), Satuan Kerja Kepatuhan                 (SKMR), Compliance Unit (SKK), Enterprise Governance
   (SKK), Departemen Enterprise Governance, Departemen             Department, and Legal Department.
   Legal.
3. Lini Ketiga yang dilakukan oleh Satuan Kerja Audit Intern    3. Third Line of Defense carried out by the Internal
   (SKAI) berperan untuk memperkuat kemampuan Bank                 Audit Division (SKAI), strengthens the Bank’s
   dalam menciptakan, melindungi dan mempertahankan                capability to create, protect, and sustain value by
   nilai Bank dengan memberikan asurans, advis, wawasan            providing independent, risk-based, and objective
   dan pandangan ke depan yang independen, berbasis                assurance, along with advice, insights, and forward-
   risiko dan objektif serta sebagai mitra strategis               looking perspectives. It acts as a strategic partner to
   manajemen dalam mencapai tujuan Bank melalui                    management in achieving the Bank’s objectives through
   penilaian kecukupan dan efektivitas proses tata kelola,         the assessment of the adequacy and effectiveness
   manajemen risiko dan pengendalian intern. Divisi                of governance, risk management, and internal control
   Internal Audit mengkomunikasikan laporan hasil audit            processes. The Internal Audit Division communicates
   kepada Presiden Direktur, Dewan Komisaris dan Komite            audit reports to the President Director, Board of
   Audit serta ditembuskan kepada Direktur Kepatuhan.              Commissioners, and Audit Committee, with copies
                                                                   forwarded to the Compliance Director.
Dalam menjalankan perannya, semua lini melakukan                In carrying out their roles, all lines engage in regular
komunikasi dan kolaborasi secara rutin serta berkontribusi      communication and collaboration, contributing to the
dalam menciptakan dan menjaga nilai yang selaras dengan         creation and preservation of value aligned with stakeholder
kepentingan pemangku kepentingan.                               interests.
Komponen Utama Sistem Pengendalian Intern                       Key Components of the Internal Control System
Pengendalian intern Krom terdiri dari 5 (lima) komponen         Krom’s internal control consists of five main components
utama sejalan dengan Internal Control Integrated Framework      in line with the Internal Control Integrated Framework
yang dikembangkan oleh The Committee of Sponsoring              developed by the Committee of Sponsoring Organisations
Organisation of the Treadway Commission (COSO), meliputi:       of the Treadway Commission (COSO), including:
1. Lingkungan Pengendalian                                      1. Control Environment
   Lingkungan pengendalian mencerminkan keseluruhan                The control environment reflects the overall
   komitmen, perilaku, kepedulian serta langkah Direksi            commitment, behavior, concern, and actions of the
   dan Dewan Komisaris dalam melaksanakan kegiatan                 Board of Directors and Board of Commissioners in
   pengendalian operasional.                                       carrying out operational control activities.
   Budaya pengendalian meningkatkan etika kerja dan                The control culture fosters high work ethics and
   integritas yang tinggi serta menciptakan suatu budaya Bank      integrity, creating a Bank culture that emphasizes to all
   yang menekankan kepada seluruh karyawan mengenai                employees the importance of effective internal controls.
   pentingnya pengendalian intern yang berlaku. Dewan              The Board of Commissioners and the Board of Directors
   Komisaris dan Direksi telah berperan aktif melakukan            have actively participated in oversight and in shaping
   pengawasan dan membentuk budaya pengendalian Bank.              the Bank’s control culture.
2. Identifikasi dan Penilaian Risiko                            2. Risk Identification and Assessment
   Direksi telah menetapkan prosedur untuk mengantisipasi,         The Board of Directors has established procedures to
   mengidentifikasi dan menanggapi kejadian dan kendala            anticipate, identify, and respond to events and obstacles
   yang dapat berpengaruh terhadap pencapaian sasaran              that may affect the achievement of the Bank’s objectives.
   Bank. Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau                   The Board of Commissioners, through the Risk Monitoring
   Risiko, memastikan bahwa Direksi telah melaksanakan             Committee, ensures that the Board of Directors has
   pengelolaan risiko secara memadai.                              implemented risk management adequately.
3. Kegiatan Pengendalian                                        3. Control Activities
   Penetapan kebijakan, pedoman dan prosedur operasional           The establishment of policies, guidelines, and operational
   menjadi pedoman pelaksanaan tugas dan pemisahan                 procedures serves as a reference for task execution and
   fungsi pada masing-masing unit kerja agar setiap individu       segregation of duties within each work unit, ensuring that
   dalam jabatannya tidak memiliki peluang untuk melakukan         individuals in their positions have minimal opportunity
   kesalahan/penyimpangan di dalam pelaksanaan tugas               to commit errors or deviations in carrying out their
   tersebut.                                                       responsibilities.
Pelaksanaan pengendalian intern antara lain:                    Internal Control Implementation, including:

a. Pengendalian Keuangan                                        a. Financial Controls
   Untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan rencana               To ensure the successful execution of strategic plans
   strategis yang mendukung perkembangan, Bank telah               that support the Bank’s development, several measures
   menerapkan beberapa hal, antara lain:                           have been implemented, including:
   1.   Direksi telah menyusun dan mendapat persetujuan            1.   The Board of Directors has prepared and obtained
        dari Dewan Komisaris atas rencana strategis dan                 approval from the Board of Commissioners for the
        Rencana Bisnis Bank (RBB) sebagai strategi bisnis               Bank’s strategic plan and three-year Business Plan

PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                              151
Page 152
        Aspek Operasional
        Operational Aspects




        3 (tiga) tahunan serta telah didistribusikan kepada            (RBB), which has been distributed to relevant Bank
        pejabat Bank yang terkait dalam rangka implementasi.           officials for implementation.
   2. Direksi secara aktif melakukan diskusi/memberikan           2. The Board of Directors actively engages in
      saran serta memantau kondisi internal dan                      discussions, provides recommendations, and
      perkembangan faktor eksternal yang secara                      monitors internal conditions as well as external
      langsung maupun tidak langsung mempengaruhi                    developments that directly or indirectly affect the
      bisnis Bank.                                                   Bank’s business.
   3. Bank telah memastikan secara berkelanjutan seluruh          3. The Bank continuously ensures that all accounting
      ketentuan dan standar akuntansi diperbaharui                   standards and regulations are regularly updated in
      secara berkala sesuai dengan ketentuan dan                     accordance with applicable laws and regulations.
      peraturan perundang-undangan yang berlaku.
   4. Bank telah melaksanakan proses pengendalian                 4. The Bank has implemented financial control
      keuangan guna memantau pencapaian kinerja                      processes to monitor performance achievements
      secara berkala untuk meningkatkan pertumbuhan                  periodically, aiming to enhance the Bank’s growth
      dan kinerja Bank.                                              and overall performance.

b. Pengendalian Operasional                                    b. Operational Controls
   Dalam rangka mendukung pengendalian risiko                     To support comprehensive operational risk management,
   operasional secara menyeluruh, Bank telah menerapkan           the Bank has implemented several measures, including:
   beberapa hal antara lain:

   1.   Direksi melakukan kaji ulang dengan meminta               1.   The Board of Directors conducts reviews
        penjelasan dan laporan kinerja operasional Bank                by requesting explanations and operational
        sehingga Direksi dapat mendeteksi jika terjadi                 performance reports to detect weaknesses
        kelemahan pengendalian, kesalahan pelaporan                    in controls, financial reporting errors, or other
        keuangan, atau penyimpangan lainnya (fraud).                   irregularities (fraud).
   2. Melakukan kaji ulang terhadap penilaian risiko              2. Reviewing risk assessments (risk profile reports)
      (laporan profil risiko) yang dihasilkan oleh SKMR dan          produced by the Risk Management Unit (SKMR) and
      menganalisis data operasional oleh SKAI.                       analyzing operational data provided by the Internal
                                                                     Audit Unit (SKAI).
   3. Melakukan kaji ulang terhadap realisasi pelaksanaan         3. Reviewing the realisation of work plans and budgets.
      rencana kerja dan anggaran.
   4. Menerapkan pemisahan fungsi yang dimaksudkan agar           4. Implementing segregation of duties to ensure that
      setiap orang dalam jabatannya tidak memiliki peluang           no individual has the opportunity to commit or
      untuk melakukan dan menyembunyikan kesalahan atau              conceal errors or deviations in performing their
      penyimpangan dalam pelaksanaan tugasnya.                       tasks.
   5. Melakukan pengendalian atas teknologi informasi             5. Exercising IT controls, including general controls
      meliputi pengendalian umum termasuk terhadap                   over data center operations and application
      operasional pusat data serta pengendalian aplikasi.            controls.
   6. Pengendalian aset fisik dilaksanakan untuk menjamin         6. Conducting physical asset controls to ensure
      terselenggaranya pengamanan risiko terhadap aset               protection against risks to the Bank’s assets.
      Bank.
   7. Pendokumentasian atas seluruh kebijakan, prosedur           7. Documenting all policies,         procedures,     and
      dan instruksi operasional.                                     operational instructions.

c. Pengendalian Kepatuhan terhadap Peraturan                   c. Compliance Controls with Applicable Laws and
   Perundang-undangan yang berlaku.                               Regulations
   Dalam rangka memastikan kepatuhan Bank terhadap                To ensure the Bank’s adherence to applicable laws and
   peraturan perundang-undangan yang berlaku, Bank                regulations, the Bank has implemented measures including:
   telah menerapkan antara lain:

   1.   Bank memiliki komitmen mematuhi peraturan                 1.   The Bank is committed to complying with applicable
        perundang-undangan yang berlaku dan mengambil                  laws and regulations and takes corrective actions
        langkah-langkah untuk memperbaiki kelemahan                    to address any identified risk weaknesses.
        risiko tersebut, apabila terjadi.
   2. Bank telah melakukan pemantauan kepatuhan                   2. The Bank monitors compliance in reporting to
      pelaporan kepada regulator.                                    regulators.
   3. Bank telah melakukan penilaian terhadap kecukupan           3. The Bank periodically assesses the adequacy
      implementasi Fungsi Kepatuhan secara berkala                   of the Compliance Function implementation
      melalui Laporan Fungsi Kepatuhan yang secara per               through the Compliance Function Report, which




152                                                                                   Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 153
      semester juga disampaikan kepada OJK. Ringkasan                  is also submitted to OJK on a semi-annual basis.
      pelaksanaan implementasi yang tertuang dalam                     The report provides comprehensive information,
      Laporan Fungsi Kepatuhan memuat informasi yang                   including compliance risk management, the AML/
      cukup menyeluruh antara lain pengelolaan risiko                  CFT & PPPSPM program, and other related areas.
      kepatuhan, program APU-PPT & PPPSPM, dan lainnya.
4. Sistem Akuntansi, Informasi dan Komunikasi                    4. Accounting, Information, and Communication
                                                                    Systems
   Bank telah memiliki kebijakan akuntansi secara tertulis          The Bank has established written accounting policies
   yang memenuhi prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku             that comply with generally accepted accounting
   umum yang didalamnya tertuang metode dan pencatatan              principles, detailing methods and record-keeping to
   dalam rangka mengidentifikasi, mengelompokkan,                   identify, classify, analyze, record, and report all Bank
   menganalisis, mengklasifikasi, mencatat/membukukan               transactions and activities.
   dan melaporkan seluruh transaksi dan aktivitas Bank.
   Sistem informasi yang dimiliki Bank terus dikembangkan           The Bank’s information systems are continuously
   sejalan dengan perkembangan bisnis Bank dan teknologi            developed in line with business and technological
   agar dapat mendukung seluruh aktivitas operasional Bank.         advancements to support all operational activities.
   Sistem informasi tersebut dapat menghasilkan laporan             These systems generate reports on business activities,
   mengenai kegiatan usaha, kondisi keuangan, penerapan             financial condition, risk management implementation,
   manajemen risiko, pemenuhan ketentuan yang mendukung             and regulatory compliance to assist the Board of
   pelaksanaan tugas Direksi dan Dewan Komisaris. Selain            Directors and Board of Commissioners in their duties.
   itu, Bank juga telah memastikan pengamanan informasi             The Bank ensures effective information security to
   dilaksanakan secara efektif agar informasi yang dikelola         maintain the confidentiality, integrity, and availability of
   terjaga kerahasiaan, integritas dan ketersediaannya.             managed information.
   Bank telah berkomunikasi untuk memberikan informasi              The Bank communicates and provides information to all
   kepada seluruh pemangku kepentingan baik internal                internal and external stakeholders, including regulators,
   maupun eksternal seperti regulator, pemegang saham,              shareholders, external auditors, and customers, and has
   auditor eksternal dan nasabah serta telah menerapkan             implemented a whistleblowing system.
   whistleblowing system.
5. Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi                      5. Monitoring Activities and Corrective Actions for
   Penyimpangan                                                     Deviations
   Direksi, Pejabat Bank dan SKAI melakukan pemantauan              The Board of Directors, Bank Officials, and the Internal
   secara terus menerus terhadap efektivitas keseluruhan            Audit Unit (SKAI) continuously monitor the overall
   pelaksanaan pengendalian intern.                                 effectiveness of internal control implementation.
   Pemantauan terhadap risiko utama telah diprioritaskan dan        Monitoring of key risks is prioritized and integrated
   menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari, termasuk evaluasi      into daily activities, including periodic evaluations. The
   secara berkala. Direksi dan Pejabat Bank memiliki komitmen       Board of Directors and Bank Officials are committed to
   dan telah melakukan tindak lanjut atas hasil pemantauan          following up on monitoring results and recommendations
   yang telah dilakukan maupun rekomendasi SKAI.                    provided by SKAI.
Evaluasi Pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern                  Evaluation of Internal Control System Implementation
Direksi bertanggung jawab untuk memastikan penerapan             The Board of Directors is responsible for ensuring the
SPI yang baik untuk mencapai tujuan Bank. Dewan Komisaris        proper implementation of the ICS to achieve the Bank’s
dibantu oleh Komite Audit bertanggung jawab untuk                objectives. The Board of Commissioners, assisted by the
melakukan pengawasan atas penyelenggaraan sistem                 Audit Committee, is responsible for overseeing the Bank’s
pengendalian intern Bank.                                        internal control system.
Direksi juga telah diberikan laporan berkaitan dengan            The Board of Directors receives reports concerning the
permasalahan kecukupan pengendalian intern, serta                adequacy of internal controls, and follow-up actions
langkah-langkah tindak lanjut telah dilakukan untuk              have been taken to minimise risks. These reports are also
meminimalisasi risiko. Laporan ini juga disampaikan kepada       submitted to the Board of Commissioners and the Audit
Dewan Komisaris dan Komite Audit.                                Committee.
Sepanjang tahun 2025, evaluasi tersebut telah menghasilkan       Throughout 2025, the evaluation concluded that the
keputusan bahwa SPI Bank masih selaras dengan prinsip-           Bank’s ICS remains aligned with overall control principles,
prinsip pengendalian secara keseluruhan memperlihatkan           demonstrating that the quality of internal controls
kualitas pengendalian intern tetap berjalan dengan baik.         continues to operate effectively.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                               153
Page 154
        Aspek Operasional
        Operational Aspects




PENGUNGKAPAN INFORMASI KUANTITATIF EKSPOSUR RISIKO
QUANTITATIVE DISCLOSURE OF RISK EXPOSURES



1.   PT Krom Bank Indonesia Tbk tidak memiliki entitas anak,    1.   PT Krom Bank Indonesia Tbk has no subsidiary entities;
     sehingga Bank hanya mencantumkan pengungkapan                   therefore, the Bank presents quantitative risk exposure
     informasi kuantitatif eksposur risiko secara individu.          disclosures on an individual basis only.
2. Bank tidak memiliki eksposur Sekuritisasi Aset, Derivatif,   2. The Bank had no exposure to Asset Securitisation,
   dan Akseptasi per posisi tanggal 31 Desember 2025.              Derivatives, or Acceptances as at December 31, 2025.
   Oleh karena itu, Bank tidak menyajikan tabel yang               Accordingly, the Bank does not present tables relating
   berhubungan dengan pengungkapan-pengungkapan                    to those exposure disclosures.
   eksposur tersebut.
Berikut dibawah ini daftar pengungkapan Risiko di mana bank     The following is a list of risk disclosures for which the Bank
belum memiliki eksposur pada Posisi 31 Desember 2025:           had no exposure as at December 31, 2025:

Risiko Kredit - Pengungkapan                     Kualitatif     Credit Risk – Qualitative Disclosure                      on
Counterparty Credit Risk (CCRA)                                 Counterparty Credit Risk (CCRA)
Bank tidak memiliki eksposur Pengungkapan Kualitatif            The Bank had no Counterparty Credit Risk exposure as at
Counterparty Credit Risk per 31 Desember 2025.                  December 31, 2025.

Risiko Kredit - Analisis Eksposur Counterparty                  Credit Risk – Counterparty Credit Risk Exposure
Credit Risk (CCR1)                                              Analysis (CCR1)
Bank tidak memiliki eksposur Counterparty Credit Risk per       The Bank had no Counterparty Credit Risk exposure as at
31 Desember 2025.                                               December 31, 2025.

Risiko Kredit - Capital Charge untuk Credit                     Credit Risk – Capital Charge for Credit Valuation
Valuation Adjustment (CCR2)                                     Adjustment (CCR2)
Bank tidak memiliki eksposur Capital Charge untuk Credit        The Bank had no Capital Charge for Credit Valuation
Valuation Adjustment per 31 Desember 2025.                      Adjustment exposure as at December 31, 2025.

Risiko Kredit - Eksposur CCR berdasarkan                        Credit Risk – CCR Exposure by Portfolio Category
Kategori Portofolio dan Bobot Risiko (CCR3)                     and Risk Weight (CCR3)
Bank tidak memiliki Eksposur CCR berdasarkan Kategori           The Bank had no CCR Exposure by Portfolio Category and
Portofolio dan Bobot Risiko per 31 Desember 2025.               Risk Weight as at December 31, 2025.

Risiko Kredit - Tagihan Bersih Derivatif Kredit                 Credit Risk – Credit Derivative Net Receivables
(CCR6)                                                          (CCR6)
Bank tidak memiliki Eksposur Tagihan Bersih Derivatif           The Bank had no Credit Derivative Net Receivables
Kredit per 31 Desember 2025.                                    exposure as at December 31, 2025.

Risiko Kredit - Pengungkapan Kualitatif mengenai                Credit Risk – Qualitative Disclosure                      on
Eksposur Sekuritisasi (SECA)                                    Securitisation Exposures (SECA)
Bank tidak memiliki eksposur Pengungkapan Kualitatif            The Bank had no Securitisation exposure subject to
mengenai Eksposur Sekuritisasi per 31 Desember 2025.            qualitative disclosure as at December 31, 2025.

Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Banking              Credit Risk – Securitisation Exposures in the
Book (SEC1)                                                     Banking Book (SEC1)
Bank tidak memiliki eksposur Sekuritisasi pada Banking          The Bank had no Securitisation exposure in the Banking
Book per 31 Desember 2025.                                      Book as at December 31, 2025.




154                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 155
Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Trading         Credit Risk – Securitisation Exposures in the
Book (SEC2)                                                Trading Book (SEC2)
Bank tidak memiliki eksposur Sekuritisasi pada Trading     The Bank had no Securitisation exposure in the Trading
Book per 31 Desember 2025.                                 Book as at December 31, 2025.

Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada Banking         Credit Risk – Securitisation Exposures in the
Book dan terkait Persyaratan Modalnya – Bank yang          Banking Book and Related Capital Requirements
Bertindak Sebagai Originator atau Sponsor (SEC3)           – Bank Acting as Originator or Sponsor (SEC3)
Bank tidak memiliki eksposur Sekuritisasi pada Banking     The Bank had no Securitisation exposure in the Banking
Book dan terkait persyaratan modalnya sebagai originator   Book and related capital requirements in its capacity as
atau sponsor per 31 Desember 2025.                         originator or sponsor as at December 31, 2025.

Risiko Kredit - Eksposur Sekuritisasi pada                 Credit Risk – Securitisation Exposures in the
Banking Book dan Persyaratan Modalnya - Bank               Banking Book and Related Capital Requirements
yang Bertindak Sebagai Investor (SEC4)                     – Bank Acting as Investor (SEC4)
Bank tidak memiliki eksposur Sekuritisasi pada Banking     The Bank had no Securitisation exposure in the Banking
Book dan terkait persyaratan modalnya sebagai investor     Book and related capital requirements in its capacity as
per 31 Desember 2025.                                      investor as at December 31, 2025.

Risiko Kredit - Laporan Eksposur Terkait Transaksi         Credit Risk – Exposure Report for Transactions
Dengan Lembaga Central Counterparty (CCP)                  with Central Counterparty (CCP)
Bank tidak memiliki eksposur Terkait Transaksi Dengan      Institutions The Bank had no exposure to transactions with
Lembaga Central Counterparty per 31 Desember 2025.         Central Counterparty institutions as at December 31, 2025.

Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk                   Risk Management Implementation Report for
Risiko Suku Bunga Dalam Banking Book (Interest             Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB)
Rate Risk in Banking Book)
Bank belum menerapkan IRRBB Per 31 Desember 2025.          The Bank has not yet implemented IRRBB as at December
                                                           31, 2025.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                     155
Page 156
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




PENGUNGKAPAN PERMODALAN DAN MANAJEMEN RISIKO BANK
SECARA UMUM
DISCLOSURE OF BANK CAPITAL AND RISK MANAGEMENT IN GENERAL


Ukuran Utama (KM1) Key Metrics (KM1)

                                                                                                                 a                                  b

NO      DESKRIPSI                                                                             31 DES 2025                        30 SEP 2025
                                                                                              DEC 31, 2025                       SEP 30, 2025
        Modal yang Tersedia (Nilai)
  1     Modal Inti Utama (CET1)                                                                         3.255.035                           3.319.320
  2     Modal Inti (Tier 1)                                                                             3.255.035                           3.319.320
  3     Modal Pelengkap (Tier 2)                                                                           78.059                             72.203
  4     Total Modal                                                                                     3.333.094                           3.391.523
        Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
  5     Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                                                      7.356.787                         6.858.347
        Rasio Modal Berbasis Risiko dalam Bentuk Persentase dari ATMR
  6     Rasio CET1 (%)                                                                                      44,25                              48,40
  7     Rasio Tier 1 (%)                                                                                    44,25                              48,40
  8     Rasio Tier 2 (%)                                                                                      1,06                               1,05
  9     Rasio Total Modal (%)                                                                                45,31                              49,45
        Tambahan CET1 yang Berfungsi sebagai Buffer dalam Bentuk Persentase
        dari ATMR
 10     Capital Conservation Buffer (2,5% dari ATMR) (%)                                                     0,00                                0,00
  11    Countercyclical Buffer (0 - 2,5% dari ATMR) (%)                                                      0,00                                0,00
 12     Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2,5%) (%)                                                0,00                                0,00
 13     Total CET1 sebagai Buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10)                                             0,00                                0,00
 14     Komponen CET1 untuk Buffer (%)                                                                       36,11                              40,25
        Rasio Pengungkit Sesuai Basel III
 15     Total Eksposur                                                                                 12.055.552                           10.581.162
        Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
 16     sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi                            27,00                               31,37
        ketentuan GWM (jika ada) (%)
        Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
 16b    pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka                        27,00                               31,37
        memenuhi ketentuan GWM (jika ada) (%)
        Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
        sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
 16c    ketentuan GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat
                                                                                                             27,15                              31,37
        aset Securities Financing Transaction (SFT) secara gross (%)
        Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
        pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
 16d    memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
                                                                                                             27,15                              31,37
        nilai tercatat aset SFT secara gross

        Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)

 17     Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA)                                                     2.395.076                           1.542.477

 18     Total Arus Kas Keluar Bersih                                                                       214.180                           164.865

 19     LCR (%)                                                                                             1.118%                              936%

        Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)

 20     Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF)                                                      11.031.684                          9.775.747

 21     Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF)                                                     6.163.375                          5.511.706

 22     NSFR (%)                                                                                             179%                               177%

        Analisis Kualitatif

        KPMM pada Desember 2025 adalah 45,31% berada jauh diatas persyaratan permodalan minimum. Penurunan KPMM sebesar 4,14% dari bulan
        September 2025 disebabkan oleh kenaikan eksposur ATMR. Dari sisi rasio likuiditas, rasio kecukupan likuiditas (LCR) dan rasio pendanaan stabil
        bersih (NSFR) sangat memadai dimana selama kurun waktu diatas, rasio LCR dan NSFR berada jauh diatas minimum ketentuan OJK
        yang masing-masing sebesar 100%.




156                                                                                                        Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 157
                                                                                                         Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                    c                       d                         e

  30 JUN 2025              31 MAR 2025              31 DES 2024                                                              DESCRIPTION
  JUN 30, 2025             MAR 31, 2025             DEC 31, 2024
                                                                                                                        Available Capital (Value)
           3.277.443                 3.260.811               3.222.879                                               Common Equity Tier 1 (CET1)
           3.277.443                 3.260.811               3.222.879                                                        Core Capital (Tier 1)
              60.693                   50.646                   42.368                                             Supplementary Capital (Tier 2)
           3.338.136                 3.311.457               3.265.247                                                                Total Capital
                                                                                                                    Risk Weighted Asset (Value)
           5.758.667                 4.952.173                3.951.663                                          Total Risk Weighted Asset (RWA)
                                                                                                Risk-Based Capital Ratio in Percentage of RWA
                56,91                   65,85                     81,56                                                             CET1 Ratio (%)
                56,91                   65,85                     81,56                                                             Tier 1 Ratio (%)
                 1,05                     1,02                     1,07                                                            Tier 2 Ratio (%)
                57,96                   66,87                    82,63                                                      Total Capital Ratio (%)

                                                                                              Additional CET1 as Buffer Percentage of RWA (%)

                 0,00                    0,00                     0,00                            Capital Conservation Buffer (2.5% of RWA) (%)
                 0,00                    0,00                     0,00                              Countercyclical Buffer (0 - 2.5% of RWA) (%)
                 0,00                    0,00                     0,00                     Capital Surcharge for Systemic Banks (1% - 2.5%) (%)
                 0,00                    0,00                     0,00                             Total CET 1 as Buffer (Line 8 + Line 9 + Line 10)
                48,76                    57,67                    73,43                                          CET 1 Component for Buffer (%)
                                                                                                               Leverage Ratio Based on Basel III
           9.220.927                 8.215.055                6.724.595                                                             Total Exposure
                                                                                Leverage Ratio, including the impact of temporary exemption on
               35,54                    39,69                    48,39       current accounts wiht Bank Indonesia in order to fulfill the minimum
                                                                                                                        reserve requrements (%)
                                                                                Leverage Ratio, excluding the impact of temporary exemption on
               35,54                    39,69                    48,39        current account with Bank Indonesia in order to fulfill the minimum
                                                                                                                       reserve requirements (%)
                                                                                 Leverage Ratio, including the impact of temporary exemption on
                                                                             current accounts with Bank Indonesia in order to fulfill the minimum
               35,54                    39,69                    48,39        reserve requirements, taken into account average balance of gross
                                                                           carrying amount of Securities Financing Transactions (SFT) assets (%)
                                                                               Leverage Ratio, excluding the impact of temporary exemption on
                                                                             current accounts with Bank Indonesiain order to fulfill the minimum
               35,54                    39,69                    48,39       reserve requirements, taken into account average balance of gross
                                                                                                              carrying amount of SFT assets (%)
                                                                                                                 Liquidity Coverage Ratio (LCR)

             2.010.141              2.068.903                 1.832.138                                        High Quality Liquid Assets (HQLA)

              137.355                 108.064                   76.395                                                           Net Cash Outflow

              1.463%                    1.915%                  2.398%                                                                     LCR (%)

                                                                                                                Net Stable Funding Ratio (NSFR)

           8.530.573                 7.520.916                 6.137.671                                     Total Available Stable Funding (ASF)

           4.809.650                 4.573.121                3.616.586                                      Total Required Stable Funding (RSF)

                177%                     164%                     170%                                                                    NSFR (%)

   Qualitative Analysis

   As of December 2025, the Capital Adequacy Ratio (CAR) stood at 45.31%, significantly above the minimum regulatory capital requirement. The
   4.14% decrease compared to September 2025 was primarily driven by an increase in Risk-Weighted Assets (RWA). From a liquidity perspective,
   both the Liquidity Coverage Ratio (LCR) and the Net Stable Funding Ratio (NSFR) remain highly adequate. Throughout the period, both ratios
   were maintained well above the minimum regulatory threshold set by OJK of 100%.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                      157
Page 158
          Aspek Operasional
          Operational Aspects




PERBEDAAN ANTARA CAKUPAN KONSOLIDASI DAN MAPPING PADA
LAPORAN KEUANGAN SESUAI STANDAR AKUNTANSI DENGAN
KATEGORI RISIKO SESUAI DENGAN KETENTUAN OTORITAS JASA
KEUANGAN KATEGORI RISIKO (LI1)
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025

                                                                       a                         b                     c                        d

                                                        NILAI TERCATAT             NILAI TERCATAT
                                              SEBAGAIMANA TERCANTUM          BERDASARKAN PRINSIP                                 SESUAI KERANGKA
                                              DALAM PUBLIKASI LAPORAN              KEHATI-HATIAN       SESUAI KERANGKA       COUNTERPARTY CREDIT
  DESKRIPSI                                                  KEUANGAN            CARRYING VALLUES           RISIKO KREDIT                     RISK
                                                    CARRYING VALUES AS              UNDER SCOPES       SUBJECT TO CREDIT                SUBJECT TO
                                                  REPORTED IN PUBLISHED            OF REGULATORY         RISK FRAMEWORK       COUNTERPARTY CREDIT
                                                  FINANCIAL STATEMENTS             CONSOLIDATION                                  RISK FRAMEWORK

  Aset
  Kas                                                              9.763                      9.763                  9.763                          -
  Penempatan pada Bank Indonesia                                 515.546                    515.546                515.546                          -
  Penempatan pada Bank Lain                                      203.925                    203.925                203.925                          -
  Surat Berharga yang Dimiliki                                 1.623.559                  1.623.559              1.623.559                          -
  Surat Berharga yang Dijual dengan
                                                                        -                         -                     -                           -
  Janji Dibeli Kembali (Repo)
  Tagihan Atas Surat Berharga yang
  Dibeli dengan Janji Dijual Kembali                             789.987                   789.987                      -                  789.987
  (Reverse Repo)
  Tagihan Akseptasi                                                     -                         -                      -                          -
  Kredit yang Diberikan                                        8.632.205                 8.632.205              8.632.205                           -
  Pembiayaan Syariah                                                    -                         -                      -                          -
  Penyertaan Modal                                                      -                         -                      -                          -
  Aset Keuangan Lainnya                                           119.874                   119.874                119.874                          -
  Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
                                                               -907.402                   -907.402               -907.402                           -
  Aset Keuangan -/-
  Aset Tidak Berwujud                                            102.749                   102.749                      -                           -
  Akumulasi Amortisasi Aset Tidak
                                                                 -18.529                   -18.529                      -                           -
  Berwujud -/-
  Aset Tetap dan Inventaris                                      195.447                   195.447                195.447                           -
  Akumulasi Penyusutan Aset Tetap dan
                                                                  -15.961                   -15.961                -15.961                          -
  Inventasris -/-
  Aset Non Produktif                                               45.531                    45.531                45.531                           -
  Aset Lainnya                                                    917.702                   917.702               917.702                           -
  Total                                                      12.214.396                 12.214.396             11.340.189                  789.987

  Kewajiban
  Giro                                                             24.698                    24.698                     -                           -
  Tabungan                                                       1.765.311                 1.765.311                    -                           -
  Simpanan Berjangka                                           6.608.420                 6.608.420                      -                           -
  Uang Elektronik                                                       -                         -                     -                           -
  Liabilitas Kepada Bank Indonesia                                      -                         -                     -                           -
  Liabilitas Kepada Bank Lain                                      15.000                    15.000                     -                           -
  Liabilitas Spot dan Derivatif/Forward                                 -                         -                     -                           -
  Liabilitas Atas Surat Berharga yang
                                                                        -                         -                     -                           -
  Dijual dengan Janji Dibeli Kembali (Repo)
  Liabilitas Akseptasi                                                 -                         -                      -                           -
  Surat Berharga yang Diterbitkan                                      -                         -                      -                           -
  Pinjaman/Pembiayaan yang Diterima                                    -                         -                      -                           -
  Setoran Jaminan                                                      -                         -                      -                           -
  Liabilitas Antarkantor                                               -                         -                      -                           -
  Liabilitas Lainnya                                             338.619                   338.619                      -                           -
  Kepentingan Minoritas                                                -                         -                      -                           -
  Total Liabilitas                                           8.752.048                 8.752.048                       -                        -

  Analisis Kualitatif

  Atas perhitungan masing-masing kerangka risiko pada aset keuangan telah mengikuti aturan OJK yaitu:
  • SEOJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi
     Bank Umum.
  • SEOJK No. 23/SEOJK.03/2022 tentang Pedoman Penggunaan Metode Standar dalam Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum
     dengan Memperhitungkan Metode Risiko Pasar.
  • POJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum serta perubahannya terakhir kali sesuai POJK No. 27 Tahun 2022.




158                                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 159
DIFFERENCE BETWEEN CONSOLIDATED COVERAGE AND MAPPING ON FINANCIAL
STATEMENTS ACCORDING TO THE FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS AND RISK
CATEGORY IN ACCORDANCE WITH OJK REGULATIONS FOR RISK CATEGORY (LI1)




                                                                                                           Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                         e                             f                                                  g

      NILAI TERCATAT MASING-MASING RISIKO CARRYING VALUE FOR EACH RISK
        SESUAI KERANGKA                                              TIDAK MENGACU PADA PERSYARATAN
                              SESUAI KERANGKA RISIKO
             SEKURITISASI
                                               PASAR
                                                                       PERMODALAN ATAU BERDASARKAN                                DESCRIPTION
          SUBJECT TO THE                                                         PENGURANGAN MODAL
                               SUBJECT TO THE MARKET
           SECURITIZATION                                      NOT SUBJECT TO CAPITAL REQUIREMENTS OR
                                      RISK FRAMEWORK
              FRAMEWORK                                             SUBJECT TO DEDUCTION FROM CAPITAL

                                                                                                                                                  Assets
                          -                             -                                                  -                                     Cash
                          -                             -                                                  -            Placements in Bank Indonesia
                          -                             -                                                  -                 Placement in Other Banks
                          -                             -                                                  -                     Marketable Securities
                                                                                                                     Securities Sold under Repurchase
                          -                             -                                                  -
                                                                                                                                    Agreements (Repo)
                                                                                                                   Claim to Securities Purchase under
                          -                             -                                                  -
                                                                                                                   Resale Agreements (Reverse Repo)
                          -                             -                                                  -                 Acceptance Receivables
                          -                             -                                                  -                                     Loans
                          -                             -                                                  -                          Sharia Financing
                          -                             -                                                  -                        Equity Investment
                          -                             -                                                  -                   Other Financial Assets
                                                                                                                 Alllowance for Impairment Losses on
                          -                             -                                                  -
                                                                                                                                  Financial Assets -/-
                          -                             -                                            102.749                         Intangible Assets
                                                                                                                Accumulated Amortization of Intagible
                          -                             -                                            -18.529
                                                                                                                                             Assets-/-
                          -                             -                                                  -            FIxed Assets and Equipments
                                                                                                                   Accumulated Depreciation of Fixed
                          -                             -                                                  -
                                                                                                                           Assets and Equipments -/-
                          -                             -                                                  -                  Non-Productive Assets
                          -                             -                                                  -                             Other Assets
                          -                            -                                            84.220

                                                                                                                                              Liabilities
                          -                             -                                             24.698                           Current Accounts
                          -                             -                                           1.765.311                           Saving Accounts
                          -                             -                                         6.608.420                                Time Deposits
                          -                             -                                                  -                            Electronic Money
                          -                             -                                                  -               Liabilities to Bank Indonesia
                          -                             -                                             15.000                   Liabilites to Other Banks
                          -                             -                                                  -    Spot and Derivative/Forward Liabilities
                                                                                                                    Liablities on Securities Sold under
                          -                             -                                                  -
                                                                                                                      Repurchase Agreements (Repo)
                          -                             -                                                 -                       Acceptance Liabilities
                          -                             -                                                 -                             Securities Issued
                          -                             -                                                 -                  Loans/Financing Received
                          -                             -                                                 -                               Margin Deposit
                          -                             -                                                 -                          Interoffice Liablities
                          -                             -                                           338.619                               Other Liabilities
                          -                             -                                                 -                              Minority Interest
                         -                             -                                        8.752.048

Qualitative Analysis

The calculation of each risk framework for financial assets is in accordance with OJK regulation, namely:
• SEOJK No. 24/SEOJK.03/2021 concerning Calculation of Risk-Weighted Assets for Credit Risk Using a Standard Approach for Commercial Banks
• SEOJK No. 23/SEOJK.03/2022 concerning Guidelines for Using the Standard Method in Calculating the Minimum Capital Requirement for Commercial
   Banks by Taking into Account the Market Risk Method.
• POJK No. 11/POJK.03/2016 concerning Minimum Capital Requirements for Commercial Banks and it’s lates amendments in accordance with POJK No. 27
   of 2022.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                            159
Page 160
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




PERBEDAAN UTAMA ANTARA NILAI TERCATAT SESUAI STANDAR
AKUNTANSI KEUANGAN DENGAN NILAI EKSPOSUR SESUAI
DENGAN KETENTUAN OJK (LI2)


Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025

                                                                                           a                                              b




  DESKRIPSI
                                                                                   TOTAL                  KERANGKA RISIKO KREDIT
                                                                                                               CREDIT RISK FRAMEWORK



  Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan
                                                                                   12.214.396                                     11.340.189
  kehati-hatian (sebagaimana dilaporkan pada template LI1)

  Nilai tercatat liabilitas sesuai lingkup sesuai dengan cakupan
  konsolidasi ketentuan kehati-hatian (sebagaimana dilaporkan                      8.752.048                                              -
  pada template LI1)

  Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan
                                                                                   3.462.348                                      11.340.189
  kehati-hatian

  Nilai rekening administratif                                                        87.377                                         42.747

  Perbedaan valuasi                                                                        -                                              -

  Perbedaan antara netting rules, selain dari yang termasuk pada
                                                                                           -                                              -
  baris 2

  Perbedaan provisi                                                                        -                                              -

  Perbedaan prudential filters                                                             -                                              -

  Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai dengan cakupan
                                                                                   12.130.176                                     11.340.189
  konsolidasi ketentuan kehati-hatian

  Analisis Kualitatif


  Tidak terdapat perbedaan antara nilai tercatat dalam laporan publikasi keuangan dengan ketentuan OJK.




160                                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 161
KEY DIFFERENCES BETWEEN CARRYING VALUE ACCORDING TO FINANCIAL ACCOUNTING
STANDARDS AND EXPOSURE VALUE ACCORDING TO FINANCIAL SERVICES AUTHORITY
PROVISIONS




                                                                                                            Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                         c                             d                             e

                                           ITEM SESUAI ITEM SUBJECT TO
                                    KERANGKA
        KERANGKA                COUNTERPARTY                        KERANGKA                                                   DESCRIPTION
      SEKURITISASI                 CREDIT RISK                    RISIKO PASAR
     SECURITIZATION               COUNTERPARTY                       MARKET RISK
       FRAMEWORK                CREDIT RISK (CCR)                    FRAMEWORK
                                    FRAMEWORK

                                                                                                       Asset carrying value amount under scope of
                         -                       789.987                              -
                                                                                                      regulatory consolidation (as per template LI1)

                                                                                                  Liabilities carrying value amount under regulatory
                         -                             -                              -
                                                                                                         scope of consolidation (as per template LI1)

                                                                                                        Total net amount under regulatory scope of
                         -                       789.987                              -
                                                                                                                                     consolidation

                         -                             -                              -                                 Off-balance sheet amounts

                         -                             -                              -                                    Differences in valuations

                                                                                               Differences due to different netting rules, other than
                         -                             -                              -
                                                                                                                    those already included in row 2

                         -                             -                              -              Differences due to consideration of provisions

                         -                             -                              -                         Differences due to prudential filters

                         -                       789.987                              -      Exposure amounts considered for regulatory purposes


Qualitative Analysis


There are no differences between the carrying values in the published financial statements and those according to OJK regulations.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                       161
Page 162
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




PERMODALAN - KOMPOSISI PERMODALAN (CC1)
CAPITAL – COMPOSITION OF CAPITAL (CC1)

Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025                                               Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                                                                   NO. REF. DERIVED FROM
                                                                        THE PUBLICATION
                                                      JUMLAH             BALANCE (CC-2)
NO      KOMPONEN                                      AMOUNT              NO. REF. DERIVED                            COMPONENT
                                                                   FROM THE PUBLICATION
                                                                          BALANCE (CC-2)

        CET 1: Instrumen dan Tambahan                                                              CET 1: Instruments and Additional
        Modal Disetor                                                                                                Paid-in Capital
                                                                                                 Directly issued qualifying common share
                                                                                                       (and equivalent for non-joint stock
  1     Saham biasa (termasuk stock surplus)           2.591.158                     d +e
                                                                                                    companies) capital plus related stock
                                                                                                                                   surplus
  2     Laba ditahan                                   667.935                          h                                Retained earnings
        Akumulasi penghasilan komprehensif lain                                               Accumulated other comprehensive income
  3     (dan cadangan lain)
                                                       203.255                        f+g
                                                                                                                    (and other reserves)
                                                                                                 Directly issued capital subject to phase
  4     Modal yang termasuk phase out dari CET1             N/A                               out from CET1 (only applicable to non-joint
                                                                                                                       stock companies)
                                                                                                        Common share capital issued by
        Kepentingan Non Pengendali yang dapat
  5     diperhitungkan
                                                              -                                     subsidiaries and held by third parties
                                                                                                         (amount allowed in group CET1)
                                                                                                     Common Equity Tier 1 capital before
  6     CET1 sebelum regulatory adjustment            3.462.348
                                                                                                               regulatory adjustments

        CET 1: Faktor Pengurang
                                                                                                        CET 1: Regulatory Adjustment
        (Regulatory Adjustment)
        Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai
  7     wajar dari instrumen keuangan dalam                   -                                          Prudential valuation adjustments
        trading book
  8     Goodwill                                              -                                       Goodwill (net of related tax liability)
        Aset tidak berwujud lainnya (selain                                                     Other intangibles other than mortgage-
  9     Mortgage-Servicing Rights)
                                                         84.219                      a +b
                                                                                              servicing rights (net of related tax liability)
                                                                                                   Deferred tax assets that rely on future
        Aset pajak tangguhan yang berasal dari                                                   profitability excluding those arising from
 10     future profitability
                                                            N/A
                                                                                                temporary differences (net of related tax
                                                                                                                                    liability)
  11    Cash-flow hedge reserve                             N/A                                                   Cash-flow hedge reserve
 12     Shortfall on provisions to expected losses          N/A                                 Shortfall of provisions to expected losses
        Keuntungan penjualan aset dalam transaksi
 13     sekuritisasi
                                                              -                                                  Securitisation gain on sale
        Peningkatan/penurunan nilai wajar atas                                                   Gains and losses due to changes in own
 14     kewajiban keuangan (DVA)
                                                              -
                                                                                                       credit risk on fair valued liabilities
 15     Aset pensiun manfaat pasti                          N/A                                  Defined-benefit pension fund net assets
        Investasi pada saham sendiri (jika belum                                                Investments in own shares (if not already
 16     di net dalam modal di Laporan Posisi                N/A                                     netted off paid-in capital on reported
        Keuangan)                                                                                                             balance sheet)
        Kepemilikan silang pada instrumen CET 1                                                     Reciprocal cross-holdings in common
 17     pada entitas lain
                                                              -
                                                                                                                                        equity
        Investasi pada modal bank. entitas                                                           Investments in the capital of Banking,
        keuangan dan asuransi diluarcakupan                                                            financial and insurance entities that
        konsolidasi secara ketentuan. net posisi                                                        are outside the scope of regulatory
 18     short yang diperkenankan. di mana Bank              N/A                                           consolidation, net of eligible short
        tidak memiliki lebih dari 10% modal saham                                                 positions, where the Bank does not own
        yang diterbitkan (jumlah di atas batasan                                               more than 10% of the issued share capital
        10%)                                                                                                 (amount above 10% threshold)
                                                                                                   Significant investments in the common
        Investasi signifikan pada saham biasa
                                                                                                 stock of Banking, financial and insurance
        Bank. entitas keuangan dan asuransi di luar
                                                                                                     entities that are outside the scope of
 19     cakupan konsolidasi secara ketentuan. net           N/A
                                                                                                   regulatory consolidation, net of eligible
        posisi short yang diperkenankan (jumlah di
                                                                                                        short positions (amount above 10%
        atas batasan 10%)
                                                                                                                                   threshold)
                                                                                                Mortgage servicing rights (amount above
 20     Mortgage servicing rights                             -
                                                                                                                              10% threshold)
        Aset pajak tangguhan yang berasal dari                                                Deferred tax assets arising from temporary
 21     perbedaan temporer (jumlah di atas                  N/A                                differences (amount above 10% threshold,
        batasan 10%, net dari kewajiban pajak)                                                                    net of related tax liability)
 22     Jumlah melebihi batasan 15% dari:                   N/A                                     Amount exceeding the 15% threshold:
        Investasi signifikan pada saham biasa                                                     Significant investments in the common
 23     financials
                                                            N/A
                                                                                                                       stock of financials
 24     Mortgage servicing rights                           N/A                                                  Mortgage servicing rights




162                                                                                          Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 163
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025                                           Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                                                                NO. REF. DERIVED FROM
                                                                     THE PUBLICATION
                                                     JUMLAH           BALANCE (CC-2)
NO     KOMPONEN                                      AMOUNT            NO. REF. DERIVED                         COMPONENT
                                                                FROM THE PUBLICATION
                                                                       BALANCE (CC-2)
                                                                                          Deferred tax assets arising from temporary
 25    Pajak tangguhan dari perbedaan temporer           N/A
                                                                                                                          differences
       Penyesuaian berdasarkan ketentuan
 26    spesifik nasional
                                                            -                               National specific regulatory adjustments

 26a   Selisih PPKA dan CKPN                                -                                      Difference between PPKA and CKP
 26b   PPKA non produktif                               3.085                                                   Non-productive PPKA
 26c   Aset pajak tangguhan                           120.009                        c                             Deferred tax assets
 26d   Penyertaan                                           -                                                             Participation
       Kekurangan modal pada perusahaan anak                                                   Lack of capital in insurance subsidiary
 26e   asuransi
                                                            -
                                                                                                                           companies
 26f   Eksposur sekuritisasi                                -                                                 Securitisation Exposure
 26g   Lainnya                                              -                                                                   Others
                                                                                                Regulatory adjustments applied to
       Penyesuaian pada CET1 akibat AT 1 dan Tier                                           Common Equity Tier 1 due to insufficient
 27    2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya
                                                            -
                                                                                               Additional Tier 1 and Tier 2 to cover
                                                                                                                        deductions
       Jumlah pengurang (regulatory                                                              Total regulatory adjustments to
 28                                                   207.313
       adjustment) terhadap CET 1                                                                          Common Equity Tier 1
       Jumlah CET 1 setelah faktor
 29                                                 3.255.035                               Common Equity Tier 1 capital (CET1)
       pengurang

       Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen                                               Additional Tier 1 capital: instruments

       Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank                                           Directly issued qualifying Additional Tier 1
 30    (termasuk stock surplus)
                                                            -
                                                                                              instruments plus related stock surplus
       Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas                                                    Classified as equity under applicable
 31    berdasarkan standar akuntansi
                                                            -
                                                                                                                 accounting standards
       Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas                                               Classified as liabilities under applicable
 32    berdasarkan standar akuntansi
                                                            -
                                                                                                                 accounting standards
                                                                                          Directly issued capital instruments subject
 33    Modal yang termasuk phase out dari AT 1           N/A
                                                                                                   to phase out from Additional Tier 1
                                                                                              Additional Tier 1 instruments (and CET1
       Instrumen AT 1 yang diterbitkan
                                                                                           instruments not included in row 5) issued
 34    oleh Entitas Anak yang diakui dalam                  -
                                                                                             by subsidiaries and held by third parties
       perhitungan KPMM secara konsolidasi
                                                                                                       (amount allowed in group AT1)
       Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak                                            Instruments issued by subsidiaries subject
 35    yang termasuk phase out
                                                         N/A
                                                                                                                       to phase out
       Jumlah AT 1 sebelum regulatory                                                             Additional Tier 1 capital before
 36                                                        -
       adjustment                                                                                        regulatory adjustments
       Modal Inti Tambahan: Faktor                                                           Additional Tier 1 capital: regulatory
       Pengurang (Regulatory Adjustment)                                                                            adjustments
                                                                                                 Investments in own Additional Tier 1
 37    Investasi pada instrumen AT 1 sendiri             N/A
                                                                                                                           instruments
       Kepemilikan silang pada instrumen AT 1                                                Reciprocal cross-holdings in Additional
 38    pada entitas lain
                                                         N/A
                                                                                                                    Tier 1 instruments
                                                                                               Investments in the capital of Banking,
       Investasi pada modal bank, entitas
                                                                                                 financial and insurance entities that
       keuangan dan asuransi di luar cakupan
                                                                                                  are outside the scope of regulatory
       konsolidasi secara ketentuan, net posisi
                                                                                                    consolidation, net of eligible short
 39    short yang diperkenankan, di mana Bank               -
                                                                                             positions, where the Bank does not own
       tidak memiliki lebih dari 10% modal saham
                                                                                               more than 10% of the issued common
       yang diterbitkan (jumlah di atas batasan
                                                                                           share capital of the entity (amount above
       10%)
                                                                                                                        10% threshold)
                                                                                              Significant investments in the capital of
       Investasi signifikan pada modal Bank,
                                                                                             Banking, financial and insurance entities
       entitas keuangan dan asuransi di luar
 40    cakupan konsolidasi secara ketentuan
                                                         N/A                                 that are outside the scope of regulatory
                                                                                                    consolidation (net of eligible short
       (net posisi short yang diperkenankan)
                                                                                                                              positions)
       Penyesuaian berdasarkan ketentuan
 41    spesifik nasional
                                                            -                               National specific regulatory adjustments
       Penempatan dana pada instrumen AT 1                                                    Placement of funds in AT 1 instruments
 41a   pada Bank lain
                                                            -
                                                                                                                     with other bank




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                         163
Page 164
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025                                              Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                                                                  NO. REF. DERIVED FROM
                                                                       THE PUBLICATION
                                                       JUMLAH           BALANCE (CC-2)
NO      KOMPONEN                                       AMOUNT            NO. REF. DERIVED                          COMPONENT
                                                                  FROM THE PUBLICATION
                                                                         BALANCE (CC-2)
                                                                                                     Regulatory adjustments applied to
        Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih
 42     kecil daripada faktor pengurangnya
                                                              -                                      Additional Tier 1 due to insufficient
                                                                                                             Tier 2 to cover deductions
        Jumlah faktor pengurang (regulatory                                                         Total regulatory adjustments to
 43                                                          -
        adjustment) terhadap AT 1                                                                            Additional Tier 1 capital

 44     Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang                 -                                        Additional Tier 1 capital (AT 1)


 45     Jumlah Modal Inti (T1 = CET 1 + AT 1)         3.255.035                                       Tier 1 capital (T1 = CET 1 + AT 1)

        Modal Pelengkap (Tier 2):                                                                                     Tier 2 Capital:
        Instrumen dan cadangan                                                                           Instruments and provisions
        Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank                                                     Directly issued qualifying Tier 2
 46     (termasuk stock surplus)
                                                              -
                                                                                                 instruments plus related stock surplus
                                                                                             Directly issued capital instruments subject
 47     Modal yang termasuk phase out dari Tier 2           N/A
                                                                                                                to phase out from Tier 2
                                                                                                   Tier 2 instruments (and CET1 and AT1
        Instrumen Tier 2 yang diterbitkan
                                                                                              instruments not included in rows 5 or 34)
 48     oleh Entitas Anak yang diakui dalam                   -
                                                                                                issued by subsidiaries and held by third
        perhitungan KPMM secara konsolidasi
                                                                                                parties (amount allowed in group Tier 2)
        Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang                                             Instruments issued by subsidiaries subject
 49     termasuk phase out
                                                            N/A
                                                                                                                          to phase out
        Cadangan umum PPKA atas aset produktif
                                                                                                        Regulatory general reserves for
        yang wajib dihitung dengan jumlah paling
 50     tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk
                                                         78.059                                    productive assets maximum of 1.25%
                                                                                                                     of RWA Credit Risk
        Risiko Kredit
        Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2)                                                                         Tier 2 Capital before
 51                                                     78.059
        sebelum faktor pengurang                                                                             regulatory adjustments
        Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor                                                                              Tier 2 Capital:
        Pengurang (Regulatory Adjustment)                                                                    Regulatory adjustments
 52     Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri             N/A                                  Investments in own Tier 2 instruments
        Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2                                                     Reciprocal cross-holdings in Tier 2
 53     pada entitas lain
                                                              -
                                                                                                  instruments and other TLAC liabilities
                                                                                                  Investments in other TLAC liabilities of
        Investasi pada kewajiban TLAC modal
                                                                                               banking, financial, and insurance entities
        bank, entitas keuangan dan asuransi di luar
                                                                                                that fall outside the scope of regulatory
        cakupan konsolidasi secara ketentuan, net
                                                                                                   consolidation and, for which the bank
        posisi short yang diperkenankan, di mana
                                                                                             does not own more than 10% of the issued
        Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
                                                                                            entity's common stock: amounts previously
        saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya
                                                                                              designated to the 5% limit but which are
        ditetapkan dengan threshold 5% namun
                                                                                                   no longer qualify (for Systemic banks)
        tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank
        Sistemik)
 54     Investasi pada kewajiban TLAC lainnya dari
                                                            N/A                                 Investments in TLAC liabilities as capital
                                                                                               of banks, financial entities and insurance
        entitas perbankan, keuangan, dan asuransi
                                                                                                    companies outside the scope of the
        yang berada di luar lingkup konsolidasi
                                                                                             consolidation according to the provisions,
        peraturan dan, yang mana bank tidak
                                                                                               net short positions are permitted, where
        memiliki lebih dari 10% dari saham biasa
                                                                                               the Bank does not own more than 10% of
        entitas yang dikeluarkan: jumlah yang
                                                                                            the issued share capital; the previous value
        sebelumnya ditunjuk untuk batas 5% tetapi
                                                                                                  was set with a threshold of 5% but no
        yang tidak lagi memenuhi syarat (hanya
                                                                                              longer meets the criteria (only for G-SIBs
        untuk Bank Sistemik G-SIBs)
                                                                                                                          Systemic Banks)
        Investasi signifikan pada modal atau                                                  Significant investments in the capital and
        instrumen TLAC Bank, entitas keuangan                                                  other TLAC liabilities of banking, financial
 55     dan asuransi di luar cakupan konsolidasi            N/A                              and insurance entities that are outside the
        secara ketentuan (net posisi short yang                                               scope of regulatory consolidation (net of
        diperkenankan)                                                                                            eligible short positions)
        Penyesuaian berdasarkan ketentuan
 56     spesifik nasional
                                                              -                                National specific regulatory adjustments

 56a    Sinking fund                                          -                                                              Sinking fund
        Penempatan dana pada instrumen Tier 2                                                  Placement of funds in Tier 2 instruments
 56b    pada Bank lain
                                                              -
                                                                                                                        with other bank
        Jumlah faktor pengurang (regulatory                                                   Total regulatory adjustments to Tier
 57                                                          -
        adjustment) Modal Pelengkap                                                                                     2 capital
        Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2)
 58                                                     78.059                                                       Tier 2 capital (T2)
        setelah regulatory adjustment
        Total Modal (Modal Inti + Modal
 59                                                   3.333.094                                                            Total Capital
        Pelengkap)
        Total Aset Tertimbang Menurut Risiko
 60                                                   7.356.787                                          Total Risk Weighted Assets
        (ATMR)




164                                                                                         Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 165
Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025                                             Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                                                                  NO. REF. DERIVED FROM
                                                                        THE PUBLICATION
                                                     JUMLAH              BALANCE (CC-2)
NO     KOMPONEN                                      AMOUNT        NO. REF. DERIVED FROM                          COMPONENT
                                                                THE PUBLICATION BALANCE
                                                                                   (CC-2)
       Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal
       Minimum (KPMM) dan Tambahan                                                                        Capital Ratios and Buffers
       Modal (Capital Buffer)
       Rasio Modal Inti Utama CET 1                                                                                 Common Equity Tier 1
 61    (persentase terhadap ATMR)
                                                      44,25%
                                                                                            (as a percentage of risk weighted assets) (%)

       Rasio Modal Inti Tier 1                                                                                                      Tier 1
 62    (persentase terhadap ATMR)
                                                      44,25%
                                                                                            (as a percentage of risk weighted assets) (%)

       Rasio Total Modal                                                                                                     Total capital
 63    (persentase terhadap ATMR)
                                                      45,31%
                                                                                            (as a percentage of risk weighted assets) (%)
                                                                                                 Institution specific buffer requirement
                                                                                               (minimum CET1 requirement plus capital
                                                                                              conservation buffer plus countercyclical
 64    Buffer (persentase terhadap ATMR)               0,00%
                                                                                                 buffer requirements plus G-SIB buffer
                                                                                            requirement, expressed as a percentage of
                                                                                                               risk weighted assets) (%)
 65    Capital Conservation Buffer                     0,00%                                Capital conservation buffer requirement (%)
                                                                                                   Bank specific countercyclical buffer
 66    Countercyclical Buffer                          0,00%
                                                                                                                      requirement (%)
 67    Higher Loss Absorbency Requirement              0,00%                                   Higher loss absorbency requirement (%)

       Untuk bank umum konvensional: CET 1
                                                                                             For conventional commercial banks: CET 1
       yang tersedia untuk memenuhi Buffer
                                                                                                          available to meet the Buffer
       (persentase terhadap ATMR)
                                                                                                                 (percentage of RWA).
       Untuk kantor cabang dari Bank yang
                                                                                                For branch offices of a Bank domiciled
 68    berkedudukan di luar negeri: Bagian Dana        36,11%
                                                                                                     overseas: The portion of Business
       Usaha yang ditempatkan dalam CEMA
                                                                                                Funds placed in CEMA (expressed as a
       (diungkapkan sebagai persentase dari
                                                                                              percentage of RWA) available to fulfill the
       ATMR) yang tersedia untuk memenuhi
                                                                                                                             Buffer (%)
       Buffer.

       National Minima                                                                                                National minima
       (jika berbeda dari Basel 3)                                                                         (if different from Basel 3)
       Rasio terendah CET 1 nasional                                                           National Common Equity Tier 1 minimum
 69    (jika berbeda dengan Basel 3)
                                                         N/A
                                                                                                         ratio (if different from Basel 3)

       Rasio terendah Tier 1 nasional                                                                      National Tier 1 minimum ratio
 70    (jika berbeda dengan Basel 3)
                                                         N/A
                                                                                                              (if different from Basel 3)

       Rasio terendah total modal nasional                                                          National total capital minimum ratio
 71    (jika berbeda dengan Basel 3)
                                                         N/A
                                                                                                               (if different from Basel 3)

       Jumlah di bawah batasan
                                                                                                Amounts below the thresholds for
       pengurangan (sebelum pembobotan
                                                                                                deduction (before risk weighting)
       risiko)
       Investasi non-signifikan pada modal atau                                              Non-significant investments in the capital
 72    kewajiban TLAC lainnya pada entitas               N/A                                 and other TLAC liabilities of other financial
       keuangan lain                                                                                                              entities

       Investasi signifikan pada saham biasa                                                    Significant investments in the common
 73    entitas keuangan
                                                         N/A
                                                                                                               stock of financial entities

       Mortgage servicing rights (net dari                                                                    Mortgage servicing rights
 74    kewajiban pajak)
                                                         N/A
                                                                                                             (net of related tax liability)
       Aset pajak tangguhan yang berasal dari
                                                                                            Deferred tax assets arising from temporary
 75    perbedaan temporer (net dari kewajiban            N/A
                                                                                                differences (net of related tax liability)
       pajak)
       Cap yang dikenakan untuk provisi                                                        Applicable caps on the inclusion of
       pada Tier 2                                                                                            provisions in Tier 2
       Provisi yang dapat diakui sebagai Tier                                                     Provisions eligible for inclusion in Tier
       2 sesuai dengan eksposur berdasarkan                                                        2 in respect of exposures subject to
 76    pendekatan standar (sebelum dikenakan
                                                         N/A
                                                                                                                 standardised approach
       cap)                                                                                                 (prior to application of cap)
       Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2                                               Cap on inclusion of provisions in Tier 2
 77    berdasarkan pendekatan standar
                                                         N/A
                                                                                                         under standardised approach
                                                                                             Provisions eligible for inclusion in Tier 2 in
       Provisi yang dapat diakui sebagai Tier
                                                                                              respect of exposures subject to internal
 78    2 sesuai dengan eksposur berdasarkan              N/A
                                                                                                                ratings-based approach
       pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
                                                                                                            (prior to application of cap)
       Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2                                              Cap for inclusion of provisions in Tier 2
 79    berdasarkan pendekatan IRB
                                                         N/A
                                                                                                under internal ratings-based approach




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                            165
Page 166
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025                                          Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                                                              NO. REF. DERIVED FROM
                                                                   THE PUBLICATION
                                                     JUMLAH         BALANCE (CC-2)
NO     KOMPONEN                                      AMOUNT          NO. REF. DERIVED                       COMPONENT
                                                              FROM THE PUBLICATION
                                                                     BALANCE (CC-2)
                                                                                               Capital instruments subject to
       Instrumen Modal yang termasuk
                                                                                               phase-out arrangements (only
       phase out (hanya berlaku antara 1
                                                                                        applicable between January 1, 2018 to
       Januari 2018 s.d. 1 Januari 2022)
                                                                                                             January 1, 2022)
                                                                                          Current cap on CET1 instruments subject
 80    Cap pada CET 1 yang temasuk phase out            N/A
                                                                                                       to phase out arrangements

       Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena                                           Amount excluded from CET1 due to cap
 81    adanya cap (kelebihan di atas cap setelah        N/A                                (excess over cap after redemptions and
       redemptions dan maturities)                                                                                     maturities)
                                                                                         Current cap on AT1 instruments subject to
 82    Cap pada AT 1 yang temasuk phase out             N/A
                                                                                                          phase out arrangements
       Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena                                             Amount excluded from AT1 due to cap
 83    adanya cap (kelebihan di atas cap setelah        N/A                                (excess over cap after redemptions and
       redemptions dan maturities)                                                                                     maturities)

                                                                                          Current cap on T2 instruments subject to
 84    Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out           N/A
                                                                                                          phase out arrangements

       Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena                                            Amount excluded from T2 due to cap
 85    adanya cap (kelebihan di atas cap setelah        N/A                                (excess over cap after redemptions and
       redemptions dan maturities)                                                                                     maturities)




166                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 167
PERMODALAN - REKONSILIASI PERMODALAN (CC2)
CAPITAL - CAPITAL RECONCILIATION (CC2)


Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025

                                                                     NERACA PUBLIKASI
                                                                        BALANCE SHEET
                                                                  NO. REF. KE KOMPOSISI
NO     POS-POS                                    31 DES 2025      PERMODALAN (CC-1)
                                                                                                                         POSTS
                                                  DEC 31, 2025       NO. REF. TO CAPITAL
                                                                    COMPOSITION (CC-1)
       Aset                                                                                                                 Assets

  1    Kas                                               9.763                                                                Cash

  2    Penempatan pada Bank Indonesia                  515.546                                     Placement with Bank Indonesia

  3    Penempatan pada bank lain                      203.925                                          Placement with other bank

  4    Tagihan spot dan derivatif/forward                    -                             Spot and derivative/forward receivables

  5    Surat berharga yang dimiliki                  1.623.559                                               Marketable securities
       Surat berharga yang dijual dengan janji                                                   Securities sold under repurchase
  6                                                          -
       dibeli kembali (repo)                                                                                    agreements (repo)
       Tagihan atas surat berharga yang
                                                                                                Securities purchased under resale
  7    dibeli dengan janji dijual kembali              789.987
                                                                                                        agreements (reverse repo)
       (reverse repo)
  8    Tagihan akseptasi                                     -                                            Acceptance receivables

  9    Kredit yang diberikan                         8.632.205                                                               Loans

 10    Pembiayaan syariah                                    -                                                     Sharia financing

  11   Penyertaan modal                                      -                                                   Equity investment

 12    Aset keuangan lainnya                           119.874                                               Other financial assets
       Cadangan kerugian penurunan nilai aset                                                     Allowance for impairment losses
 13                                                  -907.402
       keuangan                                                                                                 on financial assets
       Aset tidak berwujud                             102.749                        a                           Intangible assets
       Akumulasi amortisasi aset tidak                                                               Accumulated amortization of
                                                       -18.529                        b
 14    berwujud                                                                                                intangible assets
       Cadangan kerugian penurunan nilai aset                                                  Allowance for impairment losses on
                                                             -
       tidak berwujud                                                                                            intangible assets
       Aset tetap dan inventaris                       195.447                                       Fixed assets and equipments
 15    Akumulasi penyusutan aset tetap dan                                                      Accumulated depreciation of fixed
                                                       -15.961
       inventaris                                                                                        assets and equipments
 16    Aset non produktif                               45.531                                             Non-productive assets

       Aset lainnya                                    917.702                                                        Other assets

 17    a. Aset pajak tangguhan                         120.009                        c                        Deferred tax assets

       b. Lainnya                                      797.693                                                              Others

       Total Aset                                   12.214.396                                                        Total Assets

       Liabilitas dan Ekuitas                                                                               Liabilities and Equity

       Liabilitas                                                                                                        Liabilities

  1    Giro                                            24.698                                                     Current account

  2    Tabungan                                       1.765.311                                                   Saving accounts

  3    Simpanan berjangka                            6.608.420                                                       Time deposits

  4    Uang elektronik                                       -                                                   Electronic money

  5    Liabilitas kepada Bank Indonesia                      -                                         Liabilities to Bank Indonesia

  6    Liabilitas kepada bank lain                      15.000                                             Liabilities to other bank

  7    Liabilitas spot dan derivatif/forward                 -                               Spot and derivative/forward liabilities




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                      167
Page 168
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025

                                                                      NERACA PUBLIKASI
                                                                         BALANCE SHEET

NO     POS-POS                                                     NO. REF. KE KOMPOSISI                                    POSTS
                                                    31 DES 2025     PERMODALAN (CC-1)
                                                    DEC 31, 2025      NO. REF. TO CAPITAL
                                                                     COMPOSITION (CC-1)
       Liabilitas atas surat berharga yang dijual                                                Liabilities for securities sold under
  8                                                           -
       dengan janji dibeli kembali (repo)                                                            repurchase agreements (repo)
  9    Liabilitas akseptasi                                   -                                                Acceptance liabilities

 10    Surat berharga yang diterbitkan                        -                                                     Securities issued

 11    Pinjaman/pembiayaan yang diterima                      -                                                           Borrowings

 12    Setoran jaminan                                        -                                                       Margin deposit

 13    Liabilitas antarkantor                                 -                                                  Interoffice liabilities

 14    Liabilitas lainnya                                338.619                                                      Other liabilities

 15    Kepentingan minoritas                                  -                                                     Minority interest

       Total Liabilitas                               8.752.048                                                      Total Liabilities

       Ekuitas                                                                                                                 Equity

 20    Modal disetor                                     367.472                       d                                Share capital

       a. Modal dasar                                   800.000                                                a. Authorized Capital

       b. Modal yang belum disetor -/-                 -432.528                                                 b. Unpaid capital -/-
       c. Saham yang dibeli kembali (treasury
                                                              -                                                c. Treasury stock -/-
          stock) -/-
       Tambahan modal disetor                          2.223.686                       e                   Additional paid-in capital

       a. Agio                                         2.223.436                                                               a. Agio

       b. Disagio -/-                                         -                                                        b. Disagio -/-

       c. Dana setoran modal                                250                                                c. Capital in advance

       d. Lainnya                                             -                                                             d. Others

       Penghasilan komprehensif lain                     129.710                        f             Other comprehensive income
       a. Keuntungan (kerugian) dari
                                                                                                a. Unrealized gain (loss) on financial
          perubahan nilai aset keuangan
                                                                                                       assets measured at fair value
          yang diukur pada nilai wajar melalui              240
                                                                                                      through other comprehensive
          penghasilan komprehensif lainnya
                                                                                                                 income (net of tax)
          (net setelah pajak)
       b. Pengukuran kembali atas program                                                             b. Remeasurement of defined
                                                          -5.717
          imbalan pasti (net setelah pajak)                                                                benefit plans (net of tax)
       c. Lainnya                                        135.187                                                            c. Others

       Cadangan                                          73.545                        g                                     Reserves

       a. Cadangan umum                                  73.545                                                  a. General reserves

       b. Cadangan tujuan                                     -                                            b. Appropriated reserves

       Laba/rugi                                        667.935                        h                           Retained earnings

       a. Tahun-tahun lalu                              524.650                                                    a. Previous years

       b. Tahun berjalan                                 143.285                                                     b. Current year

       c. Dividen yang dibayarkan -/-                         -                                                 c. Dividend Paid -/-

       Total Ekuitas                                  3.462.348                                                          Total Equity

       Total Liabilitas dan Ekuitas                   12.214.396                                        Total Liabilities and Equity




168                                                                                         Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 169
PERMODALAN - FITUR UTAMA INSTRUMEN PERMODALAN DAN
INSTRUMEN TLAC - ELIGIBLE (CCA)
CAPITAL – MAIN FEATURES OF CAPITAL INSTRUMENTS AND TLAC -
ELIGIBLE INSTRUMENTS (CCA)

Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025

                                                                31 DES 2025 DEC 31, 2025


NO     DESKRIPSI                                              INFORMASI KUANTITATIF/                                     DESCRIPTION
                                                                            KUALITATIF
                                                             QUANTITATIVE INFORMATION

  1    Penerbit                                                     PT Krom Bank Indonesia                                              Issuer

  2    Nomor identifikasi                                                     ID1000157100                              Identification Number

  3    Hukum yang digunakan                               Hukum Indonesia Indonesian Law                                       Governing Law

       Sarana yang memungkinkan kewajiban                                                       Means by which the enforceability of Section
       pelaksanaan pada Bagian 13 dari lembar Istilah                                             13 of the TLAC Term Sheet is achieved (for
 3a                                                                                      N/A
       TLAC tercapai (untuk instrumen TLAC sah                                                  other TLAC-eligible instruments governed by
       lainnya yang diatur oleh hukum asing)                                                                                     foreign law)

                                                                                                 Treatment of Instrument under Minimum
       Perlakuan instrumen berdasarkan
                                                                                                    Capital Adequacy Requirement (CAR)
       ketentuan KPMM
                                                                                                                            Regulations
  4    Pada saat masa transisi                                                           N/A                             In Transisition Period

  5    Setelah masa transisi                                                           CET I                           After Transition Period
       Apakah instrumen eligible untuk individu/                    Individu dan Konsolidasi      Instrument eligible for solo/consolidated or
  6
       konsolidasi atau konsolidasi dan individu                Individual and Consolidated                             consolidated and solo
  7    Jenis instrumen                                         Saham Biasa Common Stock                                       Instrument type
                                                                                                    Amount recognized in the calculation of
       Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM
  8                                                                               Rp367.472         Minimum Capital Adequacy Requirement
       (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                                     (in millions of Rupiah)
  9    Nilai par dari instrumen (dalam jutaan Rupiah)                             Rp367.472     Par value of instrument (in millions of Rupiah)

 10    Klasifikasi sesuai standar akuntansi keuangan                          Ekuitas Equity                     Materi dalam Bahasa Inggris
                                                             IPO tanggal 07 September 2020
                                                            PUT I tanggal 14 Desember 2020
                                                            PUT II tanggal 06 Desember 2021
                                                           PUT III tanggal 14 Desember 2022
                                                          *tanggal pencatatan di Bursa Efek
                                                                                   Indonesia                       Classification according to
  11   Tanggal penerbitan
                                                                     IPO: September 07, 2020                   financial accounting standards
                                                           Rights Issue I: December 14, 2020
                                                          Rights Issue II: December 06, 2021
                                                          Rights Issue III: December 14, 2022
                                                        *listing date on the Indonesia Stock
                                                                                   Exchange
       Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau                Tidak ada tanggal jatuh tempo
 12                                                                                                                        Perpetual or dated
       dengan jatuh tempo                                                      No due date
                                                             Tidak ada tanggal jatuh tempo
 13    Tanggal jatuh tempo                                                                                                           Due Date
                                                                               No due date
       Eksekusi call option atas persetujuan                           Tidak ada call option
 14                                                                                              Call option exercise subject to OJK approval
       Otoritas Jasa Keuangan                                                 No call option
       Tanggal call option, jumlah penarikan dan                                                Call date, redemption amount, and other call
 15                                                                                      N/A
       persyaratan call option lainnya (bila ada)                                                               option requirements (if any)
 16    Subsequent call option                                                            N/A                           Subsequent call option

       Kupon/dividen                                                                    N/A                                          Divident

       Dividen/kupon dengan bunga tetap atau
 17                                                                                      N/A                Fixed or floating dividend/coupon
       floating
       Tingkat dari coupon rate atau index lain yang
 18                                                                                      N/A          Coupon rate or other benchmark index
       menjadi acuan
 19    Ada atau tidaknya dividend stopper                                          Tidak No              Ada atau tidaknya dividend stopper




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                169
Page 170
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025

                                                                      31 DES 2025 DEC 31, 2025


NO      DESKRIPSI                                                   INFORMASI KUANTITATIF/                                       DESCRIPTION
                                                                                  KUALITATIF
                                                                   QUANTITATIVE INFORMATION

 20     Fully discretionary; partial atau mandatory                                              N/A        Fully discretionary; partial or mandatory

 21     Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain                                    Tidak No                 Existence of a dividend stopper

 22     Non-kumulatif atau kumulatif                             Non-kumulatif Non-Cumulative                         Non-cumulative or cumulative

 23     Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi        Tidak dapat dikonversi Inconvertible                     Convertable or not convertable
        Jika dapat dikonversi, sebutkan
 24                                                         Tidak dapat dikonversi Inconvertible           If convertible, specify the trigger point(s)
        trigger point-nya
        Jika dapat dikonversi, apakah seluruh atau
 25                                                         Tidak dapat dikonversi Inconvertible              If convertible, whether in full or in part
        sebagian
        Jika dapat dikonversi, bagaimana rate
 26                                                         Tidak dapat dikonversi Inconvertible          If convertible, what is the conversion rate?
        konversinya
        Jika dapat dikonversi; apakah mandatory atau
 27                                                         Tidak dapat dikonversi Inconvertible           If convertible, is it mandatory or optional
        optional
        Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis instrumen                                                            If convertible, specify the type of
 28                                                         Tidak dapat dikonversi Inconvertible
        konversinya                                                                                                       instrument it converts into
        Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of                                                                 If convertible, specify the issuer of
 29                                                         Tidak dapat dikonversi Inconvertible
        instrument it converts into                                                                                       instrument it converts into

 30     Fitur write-down                                                                    Tidak No                              write-down feature

                                                                       Tidak ada fitur write-down
 31     Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya                                                            If write-down, specify the trigger(s)
                                                                           No write-down feature
        Jika terjadi write-down, apakah penuh atau                     Tidak ada fitur write-down
 32                                                                                                             If write-down, whether full or partial
        sebagian                                                           No write-down feature
        Jika terjadi write down; permanen atau                         Tidak ada fitur write-down
 33                                                                                                          if write-down, permanent or temporary
        temporer                                                           No write-down feature
        Jika terjadi write down temporer, jelaskan                     Tidak ada fitur write-down                 If temporary write-down, describe
 34
        mekanisme write-up                                                 No write-down feature                           the write-up mechanism
 34a    Tipe subordinasi                                                                         N/A                               Subordination rank
                                                                  Urutan terakhir setelah seluruh
                                                                               kewajiban dipenuhi
 35     Hierarki instrumen pada saat likuidasi                                                                 Hierarchy of instrument in liquidation
                                                           Last in priority after all liabilities have
                                                                                        been settled
 36     Apakah terdapat fitur yang non-compliant                                            Tidak No            Is there any non-compliant features

 37     Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant                                          Tidak No      If yes, specify the non-compliant features

        Analisis Kualitatif                                                        Qualitative Analysis


        Instrumen permodalan yang dimiliki oleh Bank mengacu pada POJK             The Capital Instruments held by the Bank refer to POJK No.
        No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum             11/POJK.03/2016 concerning the Minimum Capital Adequacy
        Bank Umum, beserta perubahannya. Bank senantiasa berupaya                  Requirement for Commercial Banks, along with its amendments.
        menjaga permodalan yang kuat dengan melakukan manajemen                    The Bank continuously strives to maintain strong capitalization
        permodalan yang baik untuk mendukung pertumbuhan bisnis Bank               through sound capital management to support the Bank’s
        serta untuk memenuhi persyaratan modal minimum                             business growth and to meet the minimum capital requirements in
        sesuai regulasi yang berlaku.                                              accordance with applicable regulations.




170                                                                                                        Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 171
PERMODALAN - FITUR UTAMA INSTRUMEN PERMODALAN DAN
INSTRUMEN TLAC - ELIGIBLE (CCA)
CAPITAL – MAIN FEATURES OF CAPITAL INSTRUMENTS AND TLAC -
ELIGIBLE INSTRUMENTS (CCA)


1.   Bank    menghitung      dan   memantau      kecukupan       1.   The Bank calculates and monitors its capital adequacy
     permodalan sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa                 in accordance with the regulations issued by the
     Keuangan mengenai Kewajiban Penyediaan Modal                     Otoritas Jasa Keuangan concerning the Minimum
     Minimum (KPMM). Pada posisi 31 Desember 2025,                    Capital Adequacy Requirement (Kewajiban Penyediaan
     total modal Bank tercatat sebesar Rp3,33 triliun                 Modal Minimum – KPMM). As of December 31, 2025, the
     yang seluruhnya didominasi oleh Modal Inti (Tier 1)              Bank’s total capital amounted to IDR3.33 trillion, which
     sebesar Rp3,26 triliun, yang berasal dari modal disetor,         was predominantly composed of Core Capital (Tier 1)
     tambahan modal disetor, cadangan umum, laba                      amounting to IDR3.26 trillion. This consisted of paid-
     tahun berjalan, penghasilan komprehensif lain, setelah           up capital, additional paid-in capital, general reserves,
     memperhitungkan faktor pengurang berupa aset pajak               current year profit, and other comprehensive income,
     tangguhan dan aset tidak berwujud. Adapun, modal                 after deducting regulatory adjustment items including
     pelengkap (Tier 2) sebesar Rp78,06 miliar terutama               deferred tax assets and intangible assets. Meanwhile,
     berasal dari cadangan umum PPKA atas aset produktif              supplementary capital (Tier 2) of IDR78.06 billion mainly
     sesuai ketentuan regulator.                                      consisted of general reserves for productive asset
                                                                      allowances in accordance with regulatory requirements.
2. Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Bank tercatat           2. The Bank’s Risk-Weighted Assets (RWA) amounted to
   sebesar Rp7,36 triliun, yang sebagian besar berasal              IDR7.36 trillion, largely driven by credit risk exposures,
   dari risiko kredit dan risiko operasional relatif terbatas.      while operational risk remained relatively limited. Based
   Dengan struktur tersebut, rasio KPMM Bank mencapai               on this structure, the Bank’s Capital Adequacy Ratio
   45,31%, jauh di atas rasio minimum sesuai profil risiko          (CAR) stood at 45.31%, significantly above the minimum
   sebesar 9,20%. Rasio modal inti utama tercatat sebesar           requirement based on the Bank’s risk profile of 9.20%.
   44,25%, menunjukkan posisi permodalan yang sangat                The Common Equity Tier 1 ratio was recorded at 44.25%,
   kuat dan memadai untuk menyerap potensi risiko yang              reflecting a very strong capital position and a high level
   dihadapi Bank. Sepanjang periode pelaporan, Bank                 of capacity to absorb potential risks faced by the Bank.
   telah memenuhi seluruh ketentuan permodalan yang                 Throughout the reporting period, the Bank complied
   ditetapkan oleh OJK.                                             with all capital requirements stipulated by the regulator.




PENGUNGKAPAN KUALITATIF MENGENAI STRUKTUR PERMODALAN
DAN KECUKUPAN PERMODALAN
QUALITATIVE DISCLOSURE ON CAPITAL STRUCTURE AND CAPITAL ADEQUACY


Bank secara konsisten melaksanakan pengelolaan                   The Bank consistently implements capital management
permodalan dan manajemen risiko sesuai ketentuan Otoritas        and risk management in accordance with the regulations of
Jasa Keuangan yang telah tercantum pada Peraturan                the Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan –
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 11/POJK.03/2016,               OJK) as stipulated in Financial Services Authority Regulation
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan           (POJK) No. 11/POJK.03/2016, as amended several times,
POJK No. 27 tahun 2022 tentang Kewajiban Penyediaan              most recently by POJK No. 27 of 2022 concerning Minimum
Modal Minimum Bank Umum. Bank berupaya menjaga                   Capital Adequacy Requirements for Commercial Banks. The
stabilitas keuangan serta mendukung operasional bank             Bank strives to maintain financial stability while supporting
yang sehat, efisien dan bertanggungjawab. Pengelolaan            sound, efficient, and responsible banking operations. Capital
permodalan berada dibawah wewenang Direksi, sebagai              management is under the authority of the Board of Directors,
bagian tidak terpisahkan dari Rencana Bisnis Bank dan            forming an integral part of the Bank’s Business Plan, and
dilaksanakan dengan persetujuan serta pengawasan Dewan           is implemented with the approval and supervision of the
Komisaris. Bank memiliki struktur permodalan yang sehat          Board of Commissioners. The Bank maintains a sound capital
dan sesuai dengan profil risiko, target bisnis dan ketentuan     structure aligned with its risk profile, business targets, and
permodalan dari Regulator.                                       regulatory capital requirements.



PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                171
Page 172
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




1. Pengungkapan Struktur Permodalan                              1. Capital Structure Disclosure
Pengungkapan struktur permodalan PT Krom                Bank     The capital structure disclosure of PT Krom Bank Indonesia,
Indonesia, Tbk dapat diuraikan sebagai berikut:                  Tbk is described as follows:

a. Modal Inti (Tier 1)                                           a. Core Capital (Tier 1)
   Modal Inti terdiri dari modal inti utama dan modal inti          Core Capital consists of Common Equity Tier 1 and
   tambahan. Modal inti utama antara lain meliputi modal            Additional Tier 1 Capital. Common Equity Tier 1 includes,
   ditempatkan dan disetor penuh, tambahan modal                    among others: Issued and fully paid-up capital,
   disetor, cadangan umum, laba tahun-tahun lalu dan                Additional paid-in capital, General reserves, Retained
   tahun berjalan, Penghasilan komprehensif lainnya berupa          earnings and current year profit, Other comprehensive
   potensi keuntungan/kerugian yang berasal dari perubahan          income representing potential gains/losses arising
   nilai wajar aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk          from fair value changes of financial assets classified
   dijual, PPA aset non produktif yang wajib dibentuk, selisih      as available-for-sale, Required allowance for non-
   kurang dari penyisihan penghapusan aset produktif                productive assets, Shortfall between regulatory
   sesuai ketentuan regulator dan cadangan kerugian                 required allowance for earning assets and impairment
   penurunan nilai aset produktif yang diperbolehkan, aset          allowance permitted under regulations, Deferred tax
   pajak tangguhan, aset tak berwujud (software).                   assets, Intangible assets (software).

b. Modal Pelengkap (Tier 2)                                      b. Supplementary Capital (Tier 2)
   Modal pelengkap terdiri dari cadangan umum PPA atas              Supplementary Capital consists of general reserves for
   aset produktif yang wajib dibentuk (paling tinggi 1,25%          allowance for impairment losses (PPA) on productive
   ATMR Risiko Kredit).                                             assets required to be established (maximum 1.25% of
                                                                    Risk-Weighted Assets for Credit Risk).

   Pada Desember 2025 PT Krom Bank Indonesia, Tbk                   As of December 2025, PT Krom Bank Indonesia, Tbk has
   telah memenuhi kewajiban terkait struktur modal, yang            fulfilled capital structure requirements as disclosed
   diungkapkan sebagai berikut:                                     below:



                                                                   DESEMBER 2025
                                                           (DALAM JUTAAN RUPIAH)
  JENIS MODAL                                                   DECEMBER 2025 (IN
                                                                                                         CAPITAL TYPE
                                                                   MILLION RUPIAH)

  Modal Inti                                                             3.255.035                         Core Capital (Tier 1)

  Modal Pelengkap                                                           78.059               Supplementary Capital (Tier 2)

  Total Modal                                                            3.333.094                                Total Capital

  Total ATMR                                                              7.356.787         Total Risk-Weighted Assets (RWA)




2. Kecukupan Permodalan                                          2. Capital Adequacy
PT Krom Bank Indonesia, Tbk selalu berupaya untuk memenuhi       PT Krom Bank Indonesia, Tbk continuously endeavours
ketentuan yang berlaku dari regulator dengan menjaga rasio       to comply with regulatory requirements by maintaining
KPMM di atas persyaratan minimum yang ditentukan oleh            the Minimum Capital Adequacy Ratio (KPMM/CAR) above
Otoritas Jasa Keuangan. Beberapa batasan berlaku untuk           the minimum threshold set by the Financial Services
bagian-bagian modal yang diwajibkan oleh regulator, antara       Authority. Certain regulatory limitations apply to capital
lain Bank wajib menyediakan modal inti (Tier 1) paling rendah    components, including Tier 1 Capital must be at least 6% of
sebesar 6% dari ATMR dan modal inti utama (Common Equity         Risk-Weighted Assets (RWA), Common Equity Tier 1 must
Tier 1) paling rendah sebesar 4,5% dari ATMR.                    be at least 4.5% of Risk-Weighted Assets (RWA).
Pada Desember 2025, Bank menilai sendiri (self-assessment)       As of December 2025, the Bank conducted a self-
profil risiko pada peringkat 2 (dua) atau rendah-moderat         assessment and determined its risk profile rating at Rank
(low-moderate) dengan rasio Kewajiban Penyediaan Modal           2 (low-moderate), with a Capital Adequacy Ratio (KPMM/
Minimum (KPMM) adalah 45,31%. Rasio ini telah sesuai             CAR) of 45.31%. This ratio complies with OJK requirements,
dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa              which range from a minimum of 9% up to less than 10% of
Keuangan yaitu paling rendah 9% sampai dengan kurang             Risk-Weighted Assets (RWA) for banks with a Risk Profile
dari 10% dari Asset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk       Rating of Rank 2.
Bank dengan profil risiko peringkat 2 (dua).




172                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 173
Berikut adalah pengungkapan atas pemenuhan kecukupan           The following is the disclosure of capital adequacy
KPMM:                                                          fulfilment:



                                                                  DESEMBER 2025
  RASIO KPMM                                                 (DALAM PERSENTASE)      CAPITAL ADEQUACY RATIO
                                                               DECEMBER 2025 (%)

  Rasio KPPM (Aktual)                                                       45,31                            CAR (Actual)

  Rasio Modal Inti                                                         44,25                       Tier 1 Capital Ratio

  Rasio Modal Inti Utama                                                   44,25               Common Equity Tier 1 Ratio

  Rasio Modal Inti Tambahan                                                    -                    Additional Tier 1 Ratio

  Rasio Modal Pelengkap                                                      1,06                      Tier 2 Capital Ratio


Bank telah mematuhi semua persyaratan modal yang               The Bank has complied with all capital requirements
ditetapkan oleh OJK sepanjang periode pelaporan.               established by OJK throughout the reporting period.
Manajemen menggunakan rasio permodalan yang                    Management utilises regulatory capital ratios to monitor
diwajibkan regulator untuk memantau permodalan Bank dan        the Bank’s capital position, and these ratios remain the
rasio-rasio modal ini tetap menjadi standar industri untuk     industry standard for measuring capital adequacy.
mengukur kecukupan modal.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                             173
Page 174
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




PENDEKATAN MANAJEMEN RISIKO (OVA)
RISK MANAGEMENT OVERVIEW


1. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Bank                   1. Bank Risk Management Objectives and Policies
   • Manajemen    risiko di Bank diarahkan untuk                   • Risk management at the Bank is designed to ensure
    memastikan bahwa seluruh eksposur yang timbul                    that all exposures arising from business activities
    dari kegiatan usaha dapat diidentifikasi dan dikelola            can be properly identified and managed within
    agar tetap berada dalam batas yang dapat diterima                acceptable limits, while supporting the achievement
    serta mendukung pencapaian strategi bisnis                       of the Bank’s business strategy. This framework
    Bank. Kerangka ini disusun agar pengelolaan risiko               is established to ensure that risk management is
    berlangsung secara terukur dan konsisten dengan                  conducted in a structured and consistent manner, in
    arahan dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh                  line with the direction and policies set by the Board
    Direksi dan Dewan Komisaris.                                     of Directors and the Board of Commissioners.
   • Dalam    menjalankan kegiatan usahanya, Bank                  • In conducting its business activities, the Bank
    menetapkan model bisnis dengan mempertimbangkan                  determines its business model by considering
    kecukupan permodalan, kondisi likuiditas, kesiapan               capital adequacy, liquidity conditions, the readiness
    infrastruktur teknologi, serta kapabilitas fungsi                of its technology infrastructure, and the capability
    manajemen risiko. Setiap pengembangan produk,                    of its risk management function. The development
    inisiatif usaha baru, maupun perubahan proses                    of new products, business initiatives, or changes to
    operasional terlebih dahulu melalui proses risk                  operational processes is subject to a risk assessment
    assessment guna memastikan bahwa langkah                         process to ensure alignment with the Bank’s overall
    tersebut tetap sejalan dengan profil risiko Bank                 risk profile.
    secara menyeluruh.
   • Sejalan dengan karakteristik kegiatan usaha Bank,             • In line with the nature of the Bank’s business
    sejumlah jenis risiko utama perlu dikelola secara                activities, several key risk types are managed
    komprehensif, antara lain risiko kredit, likuiditas,             comprehensively, including credit risk, liquidity risk,
    pasar, operasional—termasuk yang berkaitan dengan                market risk, operational risk—including those related
    teknologi informasi—serta risiko kepatuhan, hukum,               to information technology—as well as compliance,
    reputasi, dan stratejik. Seluruh kategori risiko tersebut        legal, reputational, and strategic risks. These risk
    dipantau melalui proses identifikasi, pengukuran,                categories are monitored through an integrated
    pemantauan, dan pengendalian yang dilakukan                      process of identification, measurement, monitoring,
    secara terpadu, dengan mempertimbangkan potensi                  and control, while taking into account potential
    keterkaitan di antara masing-masing risiko.                      interdependencies among the various risks.
   • Secara berkala, posisi profil risiko Bank dievaluasi          • The Bank’s risk profile is periodically evaluated against
    terhadap batasan risk appetite dan risk tolerance yang           the established risk appetite and risk tolerance limits.
    telah ditetapkan. Apabila terdapat kecenderungan                 If trends indicate the potential for exceeding those
    yang menunjukkan potensi pelampauan batas                        limits, the Bank will promptly take the necessary
    tersebut, Bank akan segera mengambil langkah                     corrective actions, which may include adjustments
    perbaikan yang diperlukan, baik melalui penyesuaian              to business direction, strengthening of control
    arah bisnis, penguatan mekanisme pengendalian,                   mechanisms, or the implementation of additional
    maupun penerapan langkah mitigasi tambahan.                      mitigation measures.

2. Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko                        2. Risk Management Governance Structure
   • Struktur tata kelola manajemen risiko di Bank disusun         • The Bank’s risk management governance structure is
    untuk mendukung mekanisme pengawasan yang                        designed to support effective oversight, clarify roles
    efektif, memperjelas pembagian tugas dan tanggung                and responsibilities, and ensure adequate segregation
    jawab, serta memastikan adanya pemisahan fungsi                  of duties within the organisation. The relationship
    yang memadai di dalam organisasi. Hubungan                       among organisational elements are coordinated
    antar unsur organisasi bersifat koordinatif, dengan              in nature, supported by escalation mechanisms to
    mekanisme eskalasi guna memastikan setiap risiko                 ensure that risks are addressed in a timely manner
    dapat ditangani secara tepat waktu dan pada tingkat              and at the appropriate decision-making level.
    pengambilan keputusan yang sesuai.
   • Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan                 • The Board of Commissioners performs an oversight
    terhadap implementasi manajemen risiko, termasuk                 function over the implementation of risk management,
    menilai kecukupan kebijakan, strategi, serta efektivitas         including assessing the adequacy of policies,
    penerapannya dalam mendukung kegiatan usaha                      strategies, and their effectiveness in supporting the
    Bank. Direksi memegang tanggung jawab utama dalam                Bank’s business activities. The Board of Directors




174                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 175
     menetapkan arah strategi bisnis, kerangka kebijakan           holds primary responsibility for establishing the
     pengelolaan risiko, serta batasan risk appetite dan           Bank’s business strategy, risk management policy
     risk tolerance. Selain itu, Direksi memastikan bahwa          framework, and risk appetite and risk tolerance limits.
     kerangka manajemen risiko diterapkan secara                   The Board of Directors also ensures that the risk
     konsisten dan efektif di seluruh unit kerja.                  management framework is implemented consistently
                                                                   and effectively across all organisational units.
   • Komite   Manajemen Risiko dan komite terkait                 • The Risk Management Committee and other
     lainnya berperan memberikan pertimbangan dan                   related committees provide considerations and
     rekomendasi kepada Direksi mengenai kebijakan                  recommendations to the Board of Directors regarding
     manajemen risiko, perkembangan eksposur risiko                 risk management policies, developments in significant
     yang signifikan, serta berbagai isu strategis yang             risk exposures, and various strategic issues that may
     berpotensi mempengaruhi profil risiko Bank.                    affect the Bank’s risk profile.
   • Pejabat Eksekutif Manajemen Risiko atau Satuan               • The Risk Management Executive Officer or the Risk
     Kerja Manajemen Risiko (SKMR) bertanggung jawab                Management Unit is responsible for developing risk
     dalam pengembangan kebijakan dan metodologi                    management policies and methodologies, monitoring
     pengelolaan risiko, melakukan pemantauan terhadap              the Bank’s risk profile, and delivering independent risk
     profil risiko Bank, serta menyampaikan laporan risiko          reports to management.
     secara independen kepada manajemen.
   • Unit bisnis berfungsi sebagai lini pertama pertahanan        • Business units act as the first line of defence, directly
     (first line of defence), yang secara langsung mengelola        managing and controlling risks arising from their day-
     dan mengendalikan risiko yang muncul dari aktivitas            to-day operational activities. The Compliance Unit
     operasional sehari-hari. Satuan Kerja Kepatuhan (SKK)          ensures that all operational activities of the Bank
     memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional Bank             are conducted in accordance with applicable laws,
     dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan                 regulations, and regulatory requirements.
     perundang-undangan serta regulasi yang berlaku.
   • Sementara itu, Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)            • Meanwhile, the Internal Audit Unit serves as the
     menjalankan peran sebagai lini ketiga pertahanan               third line of defence by conducting independent
     (third line of defence) dengan melakukan penilaian             assessments of the effectiveness of the Bank’s risk
     secara independen terhadap efektivitas penerapan               management implementation and the adequacy of
     manajemen risiko dan kecukupan sistem pengendalian             its internal control system.
     internal Bank.

3. Budaya Risiko, Sistem             Pengukuran,        dan     3. Risk Culture, Risk Measurement, and Risk
   Pelaporan Risiko                                                Reporting
   • Bank menempatkan budaya manajemen risiko sebagai             • The Bank places risk management culture as an integral
     bagian integral dari tata kelola perusahaan sehari-hari.       part of its daily corporate governance practices. Risk
     Prinsip-prinsip pengelolaan risiko disosialisasikan            management principles are communicated through
     melalui kebijakan dan prosedur internal, pengaturan            internal policies and procedures, the establishment
     limit serta kewenangan pengambilan keputusan,                  of limits and delegated authorities, and various
     dan berbagai program komunikasi, sosialisasi, serta            communication, awareness, and training programmes
     pelatihan yang dilakukan secara berkelanjutan. Selain          conducted on a continuous basis. In addition, risk
     itu, mekanisme eskalasi risiko diterapkan agar setiap          escalation mechanisms are implemented to ensure
     isu yang berpotensi berdampak signifikan dapat                 that issues with potential significant impact can be
     disampaikan secara tepat waktu dari unit bisnis                reported in a timely manner from business units to
     kepada SKMR dan Direksi.                                       the Risk Management Unit and the Board of Directors.
   • Untuk  memperkuat penerapan budaya tersebut,                 • To strengthen the implementation of this culture, the
     Bank mengembangkan kerangka pengukuran risiko                  Bank has developed a risk measurement framework
     yang mencakup seluruh kategori risiko utama.                   covering all major risk categories. The measurement
     Proses pengukuran dilakukan secara terpadu dengan              process is conducted in an integrated manner using
     memanfaatkan indikator kuantitatif maupun kualitatif,          both quantitative and qualitative indicators, including
     termasuk penilaian atas tingkat risiko inheren, kualitas       assessments of inherent risk levels, the quality of
     penerapan manajemen risiko, serta pemantauan                   risk management implementation, and monitoring
     terhadap batasan risk appetite dan risk tolerance              of established risk appetite and risk tolerance limits.
     yang telah ditetapkan. Metodologi yang digunakan               The methodologies applied are periodically reviewed
     juga ditinjau secara berkala guna memastikan                   to ensure their continued relevance with evolving
     kesesuaiannya dengan dinamika bisnis serta                     business dynamics and increasing operational
     meningkatnya kompleksitas kegiatan operasional Bank.           complexity.
   • Hasil dari proses pengukuran tersebut kemudian               • The results of this measurement process are
     disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris                 reported to the Board of Directors and the Board
     melalui Laporan Profil Risiko kuartalan. Laporan ini           of Commissioners through the quarterly Risk Profile
     memuat informasi mengenai tingkat eksposur pada                Report. This report includes information on the level




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                             175
Page 176
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




     berbagai jenis risiko utama, perkembangan tren                  of exposure across major risk types, developments
     risiko, posisi Bank terhadap batasan risk appetite,             in risk trends, the Bank’s position relative to its risk
     serta berbagai isu risiko material yang memerlukan              appetite limits, as well as material risk issues requiring
     perhatian manajemen, lengkap dengan rekomendasi                 management attention, together with recommended
     langkah tindak lanjut. Mekanisme pelaporan ini                  follow-up actions. This reporting mechanism is
     diharapkan dapat mendukung proses pengambilan                   intended to support more informed and risk-based
     keputusan yang lebih tepat dan berbasis pada                    decision-making.
     pertimbangan risiko.

4. Penilaian Risiko                                             4. Risk Assessment
   • Bank melaksanakan stress testing sebagai bagian dari           • The Bank conducts stress testing as part of its
     kerangka pengelolaan risiko guna menilai ketahanan               risk management framework to assess its financial
     keuangan Bank apabila menghadapi kondisi ekstrem                 resilience under extreme yet plausible conditions.
     yang masih berada dalam batas kewajaran. Pengujian               These tests are performed on key portfolios,
     ini dilakukan terhadap portofolio utama, khususnya               particularly those related to credit and liquidity
     yang terkait dengan risiko kredit dan likuiditas,                risks, using various scenarios representing potential
     dengan menggunakan berbagai skenario yang                        macroeconomic stress, increased debtor default
     merepresentasikan potensi tekanan makroekonomi,                  rates, and possible disruptions to funding and
     peningkatan tingkat gagal bayar debitur, maupun                  liquidity conditions.
     potensi gangguan terhadap kondisi pendanaan dan
     likuiditas.
   • Temuan     stress testing dimanfaatkan sebagai                 • The findings from stress testing are used as a
     alat bantu manajemen dalam menilai kecukupan                     management tool to assess the adequacy of the
     permodalan, ketahanan likuiditas Bank, serta postur              Bank’s capital, the resilience of its liquidity position,
     manajemen risiko kredit. Selain itu, hasil analisis              and the posture of its credit risk management. In
     tersebut juga menjadi dasar untuk meninjau kembali               addition, the results serve as a basis for reviewing
     keselarasan risk appetite dan batasan risiko yang                the alignment of the Bank’s risk appetite and risk
     berlaku, sekaligus mendukung penyusunan langkah                  limits, while also supporting the development of
     mitigasi yang lebih tepat serta penguatan rencana                appropriate mitigation measures and strengthening
     kontinjensi apabila diperlukan.                                  contingency planning where necessary.

5. Mitigasi Risiko                                              5. Risk Mitigation
   • Bank menerapkan berbagai strategi serta proses                 • The Bank implements various strategies and control
     pengendalian untuk memitigasi risiko yang disesuaikan            processes to mitigate risks in accordance with the
     dengan karakteristik model bisnis dan profil risiko yang         characteristics of its business model and risk profile.
     dimiliki. Pendekatan ini antara lain diwujudkan melalui          These measures include the establishment of risk
     penetapan batasan eksposur risiko, penguatan sistem              exposure limits, strengthening of internal control
     pengendalian internal, peningkatan kualitas aset,                systems, enhancement of asset quality, improvement
     penyempurnaan proses operasional, serta penerapan                of operational processes, and the implementation of
     langkah mitigasi lain yang dianggap relevan dengan               other mitigation measures deemed relevant to the
     perkembangan kegiatan usaha Bank.                                development of the Bank’s business activities.
   • Efektivitas  dari langkah-langkah pengendalian                 • The effectiveness of these control measures is
     tersebut dipantau secara berkesinambungan melalui                continuously monitored through oversight of key
     pengawasan terhadap indikator risiko utama, evaluasi             risk indicators, periodic evaluations conducted by
     periodik yang dilakukan oleh fungsi manajemen risiko,            the risk management function, and independent
     serta penilaian independen yang dihasilkan dari                  assessments arising from internal audit activities.
     kegiatan audit internal. Apabila hasil pemantauan                Where monitoring results indicate the need for
     menunjukkan perlunya penyesuaian, Bank akan                      adjustment, the Bank will refine its mitigation
     melakukan penyempurnaan terhadap strategi mitigasi               strategies to ensure that risk levels remain within the
     yang ada guna memastikan bahwa tingkat risiko tetap              established tolerance limits.
     berada dalam batas toleransi yang telah ditetapkan.

Dengan menerapkan kerangka manajemen risiko yang                Through the consistent implementation of an integrated
terintegrasi dan dijalankan secara konsisten, Bank              risk management framework, the Bank seeks to ensure the
berupaya memastikan ketahanan dan kesinambungan                 resilience and sustainability of its business activities. This
kegiatan usahanya. Pendekatan ini juga ditujukan untuk          approach is also intended to maintain trust and protect
menjaga kepercayaan serta melindungi kepentingan                the interests of all stakeholders, while supporting prudent,
seluruh pemangku kepentingan, sekaligus mendukung               sound, and sustainable business growth.
pertumbuhan bisnis yang prudent, sehat, dan berkelanjutan.




176                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 177

          
Page 178
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




LAPORAN TOTAL EKSPOSUR DALAM RASIO PENGUNGKIT
TOTAL EXPOSURE REPORT IN LEVERAGE RATIO


Posisi 31 Desember 2025 As of Desember 31, 2025                                                       Dalam jutaan rupiah In million rupiah


                                                                    JUMLAH
NO      KETERANGAN                                                  AMOUNT
                                                                                                                         DESCRIPTION
        Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi                             Total consolidated assets as per published financial
  1                                                                  13.121.798
        (nilai gross sebelum dikurangi CKPN)                                              statements (gross value before deductions CKPN)

        Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga
                                                                                   Adjusment for invesments in banking, financial, insurance
        keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau entitas lain
                                                                                            or commercial entities that are consolidated for
  2     yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus                     -
                                                                                   accounting porposes but outside the scope of regulatory
        dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi
                                                                                                consolidation of the Otoritas Jasa Keuangan
        berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan

        Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan atau                             Adjustments for the value of a pool of financial assets
        aset syariah yang mendasari (underlying) yang telah                          or underlying Syariah assets that have been transferred
        dialihkan dalam sekuritisasi aset yang memenuhi                                     in an asset securitization that meets the true sale
        persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam                            requirements as stipulated in the Otoritas Jasa Keuangan
        peraturan perundang-undangan OJK mengenai Prinsip                                 (OJK) regulations regarding the Prudent Principles in
  3                                                                           -
        Kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi Aset bagi Bank                        Asset Securitization Activities for Commercial Banks.
        Umum. Dalam hal aset keuangan atau aset syariah yang                           If the underlying financial or Syariah-compliant assets
        mendasari (underlying) tersebut telah dikurangkan dari                        have been deducted from total assets in the published
        total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi                        balance sheet (line number 1), this line should be filled in
        (baris nomor 1) maka baris ini diisi sebesar 0 (nol)                                                                        as 0 (zero)

        Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
                                                                                   Adjustment for the temporary exemption from central
  4     penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka                   N/A
                                                                                               bank reserve requirements (if applicable)
        memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)

        Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai                             Adjustment for fiduciary assets recognized on the
        komponen neraca berdasarkan standar akuntansi                                   balance sheet in accordance with the applicable
  5                                                                        N/A
        keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total                          accounting framework but excluded from the leverage
        eksposur dalam Rasio Leverage                                                                            ratio exposure measure

        Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset
                                                                                        Adjustments for regular-way purchases and sales of
  6     keuangan secara regular dengan menggunakan metode                     -
                                                                                          ffinancial assets subject to trade date accounting
        akuntansi tanggal perdagangan

        Penyesuaian untuk nilai transaksi dalam fasilitas cash                        Adjustment for the value of transactions under eligible
  7     pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur                  -      cash pooling facilities in accordance with Otoritas Jasa
        dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini                                                                      Keuangan Regulation

  8     Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif                  -               Adjusment for derivative financial instruments
        Penyesuaian untuk nilai eksposur Securitities Financing                    Adjustment for the exposure value of Securities Financing
  9                                                                        754
        Transaction (SFT) sebagai contoh transaksi reverse repo                      Transactions (SFT), including reverse repo transactions

        Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening                            Adjustment for the exposure value of Administrative
 10     Administratif (TRA) yang telah dikalikan dengan Faktor          44.630     Account Transactions (TRA), that have been multiplied by
        Konversi Kredit (FKK)                                                                          the Credit Conversion Factor (CCF)
                                                                                       Prudent valuation adjustments in the form of capital
        Prudent valuation adjustments berupa faktor pengurang
  11                                                                  -1.111.630    deduction factors and Allowance for Impairment Losses
        modal dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
                                                                                                                                   (CKPN).
 12     Penyesuaian lainnya (jika ada)                                        -                                            Other adjustments

 13     Total Eksposur dalam Perhitungan Rasio Pengungkit           12.055.552                                Total Leverage Ratio Exposure

        Total eksposur dalam perhitungan rasio pengungkit                   Total exposure in leverage ratio as of 31st December 2025
        (leverage ratio) Bank pada tanggal 31 Desember 2025                 was IDR12,055,552, Increase in total exposure within the
        adalah sebesar Rp12.055.552 juta mengalami peningkatan              Leverage Ratio calculation, driven by a growth in total assets of
        dari total eksposure di September 2025, yaitu sebesar               IDR1,578,348 million compared to the previous period.
        Rp10.581.162 juta terutama karena pencairan kredit.




178                                                                                                Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 179
LAPORAN PERHITUNGAN RASIO PENGUNGKIT
LEVERAGE RATIO CALCULATION REPORT


Posisi 31 Desember 2025 As of Desember 31, 2025                                           Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                                                         PERIODE PERIOD
NO     KETERANGAN                                 31 DES 2025             30 SEP 2025                         DESCRIPTION
                                                  DEC 31, 2025            SEP 30, 2025
       Eksposur Aset dalam Laporan Posisi                                                   Asset Exposure in the Statement of
       Keuangan (Neraca)                                                                     Financial Position (Balance Sheet)
                                                                                                 Asset Exposures in the Statement
       Eksposur Aset dalam Laporan Posisi                                                      of Financial Position (Balance Sheet)
       Keuangan (Neraca) termasuk aset                                                    include collateral assets recorded on the
       jaminan yang tercatat dalam neraca,                                                    balance sheet, but exclude derivative
  1                                                   12.331.811             10.730.155
       namun tidak termasuk eksposur                                                          transaction exposures and Securities
       transaksi derivatif dan eksposur SFT                                                 Financing Transaction (SFT) exposures.
       *Nilai gross sebelum dikurangi CKPN                                                           *Gross value before deducting
                                                                                          Allowance for Impairment Losses (CKPN)
       Nilai penambahan kembali untuk agunan                                                       Add-on amounts for derivative
       derivatif yang diserahkan kepada pihak                                                collateral provided to counterparties
       lawan yang mengakibatkan penurunan                                                   that results in a reduction of total on-
  2                                                           -                      -
       total eksposur aset dalam neraca                                                      balance sheet asset exposure due to
       karena adanya penerapan standar                                                     the application of financial accounting
       akuntansi keuangan                                                                                                standards
       (Pengurangan atas piutang terkait                                                     (Deductions of receivable assets for
  3    CVM yang diberikan dalam transaksi                     -                      -          cash variation margin provided in
       derivatif)                                                                                       derivatives transactions)
       (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat                                                (Adjustment for securities received
  4    berharga yang diterima dalam eksposur                  -                      -     under securities financing transactions
       SFT yang diakui sebagai aset)                                                             that are recognised as an asset)
                                                                                             (Allowance for impairment losses on
       (CKPN atas aset tersebut sesuai standar
  5                                                  -907.402                -692.338         assets in accordance with financial
       akuntansi keuangan)
                                                                                                          accounting standards)
       (Aset yang telah diperhitungkan                                                     (Assets that have been accounted for
       sebagai faktor pengurang Modal Inti                                                   as a deduction from Tier 1 Capital as
       sebagaimana dimaksud dalam Peraturan                                                   referred to in the Financial Services
  6                                                  -204.228                  -128.172
       Otoritas Jasa Keuangan mengenai                                                       Authority Regulation concerning the
       kewajiban penyediaan modal minimum                                                 minimum capital adequacy requirement
       bagi bank umum)                                                                                      for commercial banks)
       Total Eksposur Aset dalam Laporan
                                                                                                  Total On-Balance Sheet Asset
       Posisi Keuangan (Neraca)
  7                                                  11.220.181             9.909.645        Exposures (Statement of Financial
       (Penjumlahan dari baris 1 sampai
                                                                                            Position) (Sum of items 1 through 6)
       dengan baris 6)
       Eksposur Transaksi Derivatif                                                            Derivative Transaction Exposure

       Nilai Replacement Cost (RC) untuk
       seluruh transaksi derivatif baik dalam                                                  Replacement cost associated with
       hal terdapat variation margin yang                                                      all derivatives transactions (where
  8                                                           -                      -
       memenuhi syarat ataupun terdapat                                                    applicable net of eligible cash variation
       perjanjian saling hapus yang memenuhi                                                 margin and/or with bilateral netting)
       persyaratan tertentu.

       Nilai penambahan yang merupakan                                                       Add-on amounts for potential future
  9    Potential Futures Exposures (PFE) untuk                -                      -    exposure associated with all derivatives
       seluruh transaksi derivatif                                                                                  transactions

       (Pengecualian atas eksposur                                                             (Exempted central counterparty
       transaksi derivatif yang diselesaikan
 10                                                        N/A                    N/A           (CCP) leg of clientcleared trade
       melalui central clearing counterparty
       (CCP))                                                                                                         exposures)

       Penyesuaian untuk nilai nosional efektif                                             Adjusted effective notional amount of
  11                                                          -                      -
       dari derivatif kredit                                                                            written credit derivatives
       (Penyesuaian untuk nilai nosional
                                                                                          (Adjusted effective notional offsets and
       efektif yang dilakukan saling hapus dan
 12                                                           -                      -      add-on deductions for written credit
       pengurangan add-on untuk transaksi
                                                                                                                      derivatives)
       penjualan derivatif kredit)
       Total Eksposur Transaksi Derivatif                                                 Total Derivative Transaction Exposure
 13    (Penjumlahan baris 8 sampai dengan                     -                      -
       baris 12)                                                                                            (Sum of lines 8 to 12)




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                      179
Page 180
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




Posisi 31 Desember 2025 As of Desember 31, 2025                                            Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                                                         PERIODE PERIOD

NO      POS-POS                                    31 DES 2025            30 SEP 2025
                                                                                                              COMPONENT
                                                   DEC 31, 2025           SEP 30, 2025
        Eksposur Securities Financing                                                         Securities Financing Transaction
        Transaction (SFT)                                                                                       (SFT) Exposure

 14     Nilai tercatat aset SFT secara gross            789.987               636.934                    Gross value of SFT assets

        (Nilai bersih antara liabilitas kas dan                                              (Net value of cash payables and cash
 15                                                          -                       -
        tagihan kas)                                                                                                  receivables)

        Risiko Kredit akibat kegagalan pihak                                                      Counterparty Credit Risk for SFT
        lawan terkait aset SFT yang mengacu                                                 assets based on the Current Exposure
 16     perhitungan Current Exposure                       754                       -       calculation as stipulated in Appendix
        sebagaimana diatur dalam Lampiran I                                                   I of this Financial Services Authority
        Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini                                                                              Regulation

 17     Eksposur sebagai agen SFT                            -                       -               Agent transaction exposures

        Total eksposur SFT                                                                                  Total SFT Exposures
 18     (Penjumlahan baris 14 sampai dengan             790.741               636.934
        baris 17)                                                                                    (Sum of rows 14 through 17)

        Eksposur Transaksi Rekening                                                                     Off-Balance Sheet (OBS)
        Administrasi (TRA)                                                                                 Transaction Exposure
                                                                                                    Total value of commitment or
        Nilai seluruh kewajiban komitmen atau
                                                                                                contingent liabilities. *Gross value
 19     kewajiban kontijensi                             87.377                  71.117
                                                                                                  before deducting Allowance for
        *Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
                                                                                                       Impairment Losses (CKPN)
                                                                                                    (Adjustment to the product of
        (Penyesuaian terhadap hasil perkalian                                                multiplying the value of commitment
        antara nilai kewajiban komitmen atau                                                 or contingent liabilities by the Credit
 20                                                     -42.747               -36.534
        kewajiban kontijensi dan Faktor Konversi                                           Conversion Factor (CCF), subsequently
        Kredit (FKK) kemudian dikurangi CKPN)                                                         deducting the Allowance for
                                                                                                              Impairment Losses)
                                                                                                (Allowance for Impairment Losses
        (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
                                                                                                   on said Administrative Account
 21     (CKPN) atas TRA tersebut sesuai                      -                       -
                                                                                                 Transactions in accordance with
        standar akuntansi keuangan)
                                                                                                  financial accounting standards)

        Total Eksposur Transaksi Rekening
                                                                                                   Total Administrative Account
        Administratif (TRA)
 22                                                     44.630                 34.583                     Transaction Exposures
        (Penjumlahan dari baris 19 sampai
                                                                                                     (Sum of rows 19 through 21)
        dengan baris 21)

        Modal dan Total Eksposur                                                                      Capital and Total Exposure

 23     Modal Inti (Tier 1)                           3.255.035              3.319.320                                Tier 1 capital

        Total Eksposur                                                                                           Total Exposure
 24                                                 12.055.552              10.581.162
        (Penjumlahan baris 7, 13, 18, dan 22)                                                      (Sum of rows 7, 13, 18, and 22)
        Rasio Pengungkit (Leverage)                                                                                Leverage Ratio

        Nilai Rasio Pengungkit, termasuk                                                     Value of Leverage Ratio, including the
        dampak dari penyesuaian terhadap                                                      impact of adjustments to temporary
        pengecualian sementara atas                                                        exceptions to the placement of current
 25                                                     27,00%                  31,37%
        penempatan giro pada Bank Indonesia                                                        accounts with Bank Indonesia in
        dalam rangka memenuhi ketentuan giro                                                   the contextof meeting the minimum
        wajib minimum (jika ada) (%)                                                             required demand deposits (if any)

        Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk                                               Value of the Leverage Ratio, excluding
        dampak dari penyesuaian terhadap                                                  the impact of adjustments to temporary
        pengecualian sementara atas                                                        exceptions to the placement of current
 25a                                                    27,00%                  31,37%
        penempatan giro pada Bank Indonesia                                                    accounts with Bank Indonesia in the
        dalam rangka memenuhi ketentuan giro                                                      context of meeting the minimum
        wajib minimum (jika ada) (%)                                                        required demand deposits (if any) (%)
                                                                                                 National Minimum Leverage Ratio
 26     Nilai Minimum Rasio Pengungkit                      3%                     3%
                                                                                                                    Requirement
        Bantalan terhadap nilai Rasio
 27                                                        N/A                    N/A                        Leverage Ratio Buffer
        Pengungkit




180                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 181
Posisi 31 Desember 2025 As of Desember 31, 2025                                                               Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                                                                      PERIODE PERIOD

NO     POS-POS                                                31 DES 2025                  30 SEP 2025                           COMPONENT
                                                              DEC 31, 2025                 SEP 30, 2025

       Pengungkapan Nilai Rata-Rata                                                                                    Disclosure of Average Values


       Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
                                                                                                                 Average value of the gross carrying
       SFT secara gross, setelah penyesuaian
                                                                                                                          amount of SFT assets, after
       untuk transaksi akuntansi penjualan
                                                                                                                     adjustments for sale accounting
 28    (sale accounting transaction) yang                          722.346                       568.896
                                                                                                              transactions, calculated on a net basis
       dihitung secara bersih (nett) dengan
                                                                                                             against SFT cash liabilities and SFT cash
       liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas
                                                                                                                                            receivables
       dalam SFT

       Nilai akhir triwulan laporan dari nilai
                                                                                                                  Quarter-end reporting value of the
       tercatat aset SFT secara gross, setelah
                                                                                                                gross carrying amount of SFT assets,
       penyesuaian untuk transaksi akuntansi
                                                                                                               after adjustments for sale accounting
 29    penjualan (sale accounting transaction)                      789.987                      636.934
                                                                                                              transactions, calculated on a net basis
       yang dihitung secara bersih (nett)
                                                                                                             against SFT cash liabilities and SFT cash
       dengan liabilitas kas dalam SFT dan
                                                                                                                                            receivables
       tagihan kas dalam SFT

       Total Eksposur, termasuk dampak dari
                                                                                                                  Total Exposure, including the impact
       penyesuaian terhadap pengecualian
                                                                                                                    of adjustments for the temporary
       sementara atas penempatan giro pada
                                                                                                                    exemption of reserve requirement
       Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
 30                                                                11.987.911                   10.513.124       balances placed with Bank Indonesia
       ketentuan giro wajib minimum (jika ada),
                                                                                                             (if any), which incorporates the average
       yang telah memasukkan nilai rata-rata
                                                                                                                value of the gross carrying amount of
       dari nilai tercatat aset SFT secara gross
                                                                                                                   SFT assets as referred to in row 28
       sebagaimana dimaksud dalam baris 28

       Total Eksposur, tidak termasuk
       dampak dari penyesuaian terhadap                                                                           Total Exposure, excluding the impact
       pengecualian sementara atas                                                                                   of adjustments for the temporary
       penempatan giro pada Bank Indonesia                                                                           exemption of reserve requirement
 30a   dalam rangka memenuhi                                       11.987.911                   10.513.124       balances placed with Bank Indonesia
       ketentuan giro wajib minimum (jika ada),                                                              (if any), which incorporates the average
       yang telah memasukkan nilai rata-rata                                                                    value of the gross carrying amount of
       dari nilai tercatat aset SFT secara gross                                                                    SFT assets as referred to in row 28
       sebagaimana dimaksud dalam baris 28


       Nilai Rasio Pengungkit, termasuk
       dampak dari penyesuaian terhadap                                                                           Leverage Ratio, including the impact
       pengecualian sementara atas                                                                                  of adjustments for the temporary
       penempatan giro pada Bank Indonesia                                                                          exemption of reserve requirement
 31    dalam rangka memenuhi ketentuan                               27,15%                        31,57%        balances placed with Bank Indonesia
       giro wajib minimum (jika ada), yang                                                                   (if any), which incorporates the average
       telah memasukkan nilai rata-rata dari                                                                    value of the gross carrying amount of
       nilai tercatat aset SFT secara gross                                                                    SFT assets as referred to in row 28 (%)
       sebagaimana dimaksud dalam baris 28


       Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk
       dampak dari penyesuaian terhadap                                                                          Leverage Ratio, excluding the impact
       pengecualian sementara atas                                                                                  of adjustments for the temporary
       penempatan giro pada Bank Indonesia                                                                          exemption of reserve requirement
 31a   dalam rangka memenuhi ketentuan                               27,15%                        31,57%        balances placed with Bank Indonesia
       giro wajib minimum (jika ada), yang                                                                   (if any), which incorporates the average
       telah memasukkan nilai rata-rata                                                                         value of the gross carrying amount of
       dari nilai tercatat aset SFT secara gross                                                               SFT assets as referred to in row 28 (%)
       sebagaimana dimaksud dalam baris 28 (%)


       Analisa Kualitatif                                                       Qualitative Analysis

       Pada tanggal 31 Desember 2025, rasio pengungkit bank adalah              As of December 31, 2025, the Bank’s Leverage Ratio was recorded
       27,00% menurun sebesar sebesar (-4,37%) dibandingkan posisi              at 27.00%, representing a decrease of 4.37% compared to 30
       30 Sep 2025, yaitu sebesar 31,37%.                                       September 2025, which stood at 31.37%.
       Penurunan rasio disebabkan oleh total eksposur yang tumbuh               The decline in the ratio was primarily driven by a 13.9% increase
       (+13,9%), di sisi lain modal inti turun sebesar -Rp64,3 miliar yang      in total exposure. At the same time, Tier 1 capital decreased by
       disebabkan oleh kenaikan CKPN yang cukup signifikan (+30,9%).            IDR64.3 billion, mainly due to a significant increase in allowance for
       Rasio pengungkit periode 31 Desember 2025 berada jauh                    impairment losses (CKPN) of 30.9%. Despite the decline, the Leverage
       diatas nilai minimum yang ditetapkan Otoritas sebesar 3% yang            Ratio as of December 31, 2025 remains well above the regulatory
       menunjukkan bahwa struktur permodalan Bank cukup kuat untuk              minimum requirement of 3%, indicating that the Bank’s capital
       melakukan ekspansi usaha di masa yang akan datang.                       structure is sufficiently strong to support future business expansion.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                          181
Page 182
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




PENGUNGKAPAN KUALITAS KREDIT ATAS ASET (CR1)
DISCLOSURE OF CREDIT QUALITY ON ASSETS (CR1)




Posisi 31 Desember 2025 As of Desember 31, 2025



                                                  NILAI TERCATAT BRUTO
                                                  GROSS CARRYING AMOUNT

                                                                                                           CKPN
NO     POS ASET                           TAGIHAN YANG             TAGIHAN YANG                ALLOWANCE FOR
                                           TELAH JATUH              BELUM JATUH             IMPAIRMENT LOSSES
                                                TEMPO                    TEMPO
                                                 PAST DUE           NON-PAST DUE
                                              RECEIVABLES            RECEIVABLES

  1    Kredit                                         319.467              8.427.070                       -907.176

  2    Surat Berharga                                      -                1.626.179                          -22

  3    Transaksi Rekening Administratif                    -                  87.377                             -

                        Total                         319.467             10.140.626                      -907.198




Catatan Notes:
Nilai tercatat bruto adalah bulan laporan ditambah piutang bunga
Gross carrying amount including accrued interest receivable




182                                                                               Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 183
                                                                            Dalam jutaan rupiah in million rupiah



                CKPN
ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT LOSSES
                                                    CKPN
                                          (PENDEKATAN IRB)     NILAI BERSIH
  STAGE 2 DAN                                ALLOWANCE FOR                                    ASSET ITEM
                                                                  NET VALUE
      STAGE 3                STAGE 1      IMPAIRMENT LOSSES
    STAGE 2 AND               STAGE 1         (IRB APPROACH)
        STAGE 3

           -547.859            -359.317                              7.839.361                            Loans

                  -                -22                               1.626.157                        Securities

                  -                  -                                 87.377     Off-Balance Sheet Transactions

           -547.859           -359.339                              9.552.895




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                  183
Page 184
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




PENGUNGKAPAN MUTASI KREDIT DAN SURAT BERHARGA YANG
TELAH JATUH TEMPO (CR2)
DISCLOSURE OF PAST DUE LOANS AND SECURITIES MOVEMENT (CR2)


Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025                         Dalam jutaan rupiah In million rupiah



NO     KETERANGAN                                            (a)                           DESCRIPTION
       Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo                        Past due Loans and Securities in
  1                                                       175.754
       pada periode pelaporan terakhir                                                the last reporting period

       Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo                     Past due Loans and Securities since
  2                                                       661.689
       sejak periode pelaporan terakhir                                                the last reporting period

       Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi                           Loans and Securities becoming
  3                                                        2.246
       tagihan yang belum jatuh tempo                                                 receivables not past due

  4    Nilai hapus buku                                   515.609                               Write-off value


  5    Perubahan lain                                        -121                                Other changes

       Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo                         Past due Loans and Securities at
  6                                                       319.467
       pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5)                     the end of the reporting period (1+2-3-4+5)




184                                                                   Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 185
RISIKO KREDIT – KUALITAS ASET (CRB)
CREDIT RISK - ASSET QUALITY


1. Tagihan yang Telah Jatuh Tempo dan Tagihan                  1. Past   Due        Receivables        and      Impaired
   yang Mengalami Penurunan Nilai                                 Receivables
   • Tagihan yang telah jatuh tempo mencerminkan                  • Past due receivables represent the Bank’s total
     seluruh eksposur Bank kepada debitur yang kewajiban            exposure to debtors whose payment obligations have
     pembayarannya belum dipenuhi setelah melewati                  not been fulfilled after the contractual due date as
     tanggal jatuh tempo sebagaimana ditetapkan dalam               stipulated in the credit agreement, whether related
     perjanjian kredit, baik terkait pembayaran pokok               to principal or interest payments. This position
     maupun bunga. Posisi ini menunjukkan adanya                    indicates the existence of payment delays by debtors
     keterlambatan pembayaran oleh debitur yang                     that require further monitoring as part of the Bank’s
     memerlukan pemantauan lebih lanjut dalam rangka                credit risk management process.
     pengelolaan risiko kredit.
   • Sementara itu, tagihan yang mengalami penurunan              • Meanwhile, impaired receivables refer to exposures
     nilai merupakan tagihan yang telah menunjukkan                 that have shown indications of a decline in credit
     adanya indikasi penurunan kualitas kredit, dimana              quality, where there is objective evidence of a loss
     terdapat bukti objektif atas terjadinya suatu peristiwa        event occurring after the credit facility was granted.
     yang merugikan (loss event) setelah fasilitas kredit           Such events may affect the debtor’s ability to meet
     diberikan. Peristiwa tersebut dapat mempengaruhi               future payment obligations in accordance with the
     kemampuan debitur untuk memenuhi kewajiban                     agreed repayment schedule.
     pembayaran sesuai dengan jadwal yang telah
     disepakati di masa mendatang.
   • Sejalan  dengan kebijakan internal Bank serta                • In line with the Bank’s internal policies and applicable
     ketentuan standar akuntansi yang berlaku, seluruh              accounting standards, all receivables that are past
     tagihan yang telah jatuh tempo lebih dari 90 hari              due for more than 90 days are classified as impaired
     dikategorikan sebagai tagihan yang mengalami                   receivables. This classification forms the basis for the
     penurunan nilai. Klasifikasi ini menjadi dasar bagi            Bank in assessing asset quality and determining the
     Bank dalam melakukan penilaian kualitas aset serta             appropriate level of allowance for impairment losses.
     pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai
     yang memadai.

2. Eksposur Risiko Kredit                                      2. Credit Risk Exposure
   • Berdasarkan klasifikasi kualitas aset pada tanggal           • Based on the asset quality classification as of the
     pelaporan, portofolio aset keuangan Bank secara                reporting date, the Bank’s financial asset portfolio
     umum masih menunjukkan kondisi yang relatif baik.              generally remains in a relatively sound condition.
     Sebagian besar eksposur aset keuangan berada                   Most financial asset exposures fall within the not
     pada kategori tagihan yang belum jatuh tempo, yang             yet due category, indicating that debtors’ payment
     mencerminkan bahwa kewajiban pembayaran dari                   obligations are generally being fulfilled in accordance
     debitur pada umumnya masih berjalan sesuai dengan              with the agreed schedule.
     jadwal yang telah disepakati.
   • Portofolio aset keuangan Bank didominasi oleh                • The Bank’s financial asset portfolio is predominantly
     kredit, yang merupakan komponen utama dalam                    composed of loans, which represent the primary
     pembentukan aset produktif Bank. Kondisi ini                   component of the Bank’s earning assets. This
     sejalan dengan karakteristik kegiatan usaha Bank               condition is consistent with the Bank’s business
     yang berfokus pada penyaluran pembiayaan kepada                model, which focuses on extending financing to
     debitur sebagai sumber utama pendapatan.                       debtors as a key source of revenue.
   • Sementara itu, tagihan yang telah melewati tanggal           • Meanwhile, exposures that have passed their
     jatuh tempo terutama berasal dari portofolio kredit.           contractual due dates primarily originate from
     Eksposur tersebut terus dipantau secara berkala                the loan portfolio. These exposures continue to be
     sebagai bagian dari proses pengelolaan risiko kredit,          monitored regularly as part of the Bank’s credit risk
     termasuk melalui evaluasi terhadap kualitas kredit             management process, including through periodic
     dan penerapan langkah mitigasi yang diperlukan                 evaluation of credit quality and the implementation
     guna menjaga stabilitas kualitas aset Bank secara              of necessary mitigation measures to maintain the
     keseluruhan.                                                   overall stability of the Bank’s asset quality.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                           185
Page 186
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




3. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)                 3. Allowance for Impairment Losses (CKPN)
  • Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) merupakan        • The Allowance for Impairment Losses (CKPN)
   estimasi kerugian atas instrumen keuangan yang timbul        represents the estimated losses on financial
   akibat penurunan nilai, khususnya kerugian kredit            instruments arising from impairment, particularly
   dimana estimasi nilai yang dapat dipulihkan dari suatu       credit losses where the estimated recoverable value
   aset keuangan lebih rendah dibandingkan dengan               of a financial asset is lower than its carrying amount.
   nilai tercatatnya. Bank mengakui CKPN berdasarkan            The Bank recognises CKPN using the standard
   pendekatan standar untuk seluruh instrumen keuangan          approach for all financial instruments in accordance
   sesuai dengan ketentuan PSAK 109.                            with the provisions of PSAK 109.
  • Bank telah membentuk Cadangan Kerugian Penurunan          • As of the reporting date, the Bank recognised
   Nilai (CKPN) yang mencakup eksposur aset keuangan            allowances for expected credit losses (CKPN) covering
   pada berbagai tahapan penurunan kualitas kredit.             financial asset exposures across different stages of
   Pembentukan cadangan tersebut mencerminkan                   credit quality deterioration. The establishment of
   penilaian manajemen terhadap potensi kerugian                these allowances reflects management’s assessment
   kredit yang mungkin timbul dari portofolio aset              of potential credit losses that may arise from the
   keuangan Bank, dengan mempertimbangkan kondisi               Bank’s financial asset portfolio, taking into account
   ekonomi, profil risiko debitur, serta perkembangan           borrower risk profiles, historical performance, and
   kualitas kredit.                                             prevailing economic conditions.
  • Setelah memperhitungkan CKPN, nilai tercatat bersih       • After considering the CKPN, the net carrying value
   aset keuangan Bank mencerminkan posisi yang                  of the Bank’s financial assets reflects balances that
   telah disesuaikan dengan estimasi kerugian kredit            have been adjusted for expected credit losses.
   yang diharapkan. Manajemen secara berkelanjutan              Management continuously monitors developments
   melakukan pemantauan terhadap perkembangan                   in asset quality and the adequacy of provisioning to
   kualitas aset dan kecukupan pencadangan untuk                ensure that the level of reserves remains sufficient
   memastikan bahwa tingkat cadangan yang dibentuk              to absorb potential losses that may arise from the
   tetap memadai dalam menyerap potensi kerugian yang           Bank’s financial asset portfolio.
   mungkin timbul dari portofolio aset keuangan Bank.
  • Sebagai bagian dari kerangka manajemen risiko             • As part of the credit risk management framework, the
   kredit, Bank juga secara berkala mengevaluasi                Bank also conducts periodic evaluations of portfolio
   kualitas portofolio, melakukan pemantauan terhadap           quality, monitors exposures that show signs of
   eksposur yang mengalami penurunan kualitas kredit,           credit deterioration, and implements the necessary
   serta mengambil langkah mitigasi yang diperlukan             mitigation measures to maintain the stability of asset
   guna menjaga stabilitas kualitas aset dan ketahanan          quality and the Bank’s overall financial resilience.
   keuangan Bank.




186                                                                               Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 187
RISIKO KREDIT - PENGUNGKAPAN TAGIHAN BERSIH
BERDASARKAN WILAYAH
CREDIT RISK - DISCLOSURE OF NET CLAIMS BY REGION


                                                                                                        Dalam jutaan rupiah In million rupiah


                                           31 DES 2025                                       31 DES 2024
                                           DEC 31, 2025                                      DEC 31, 2024

       KATEGORI             TAGIHIAN BERSIH BERDASARKAN WILAYAH                TAGIHIAN BERSIH BERDASARKAN WILAYAH                       PORTFOLIO
 NO
       PORTOFOLIO                 NET RECEIVABLES BY REGION                          NET RECEIVABLES BY REGION                           CATEGORY

                                                      LAINNYA                                         LAINNYA
                                JAWA SUMATERA                      TOTAL         JAWA SUMATERA                        TOTAL
                                                       OTHERS                                          OTHERS
       Tagihan kepada                                                                                                                Receivables from
  1    Pemerintah
                              2.119.593          -           -    2.119.593     1.541.912         -            -      1.541.912
                                                                                                                                       the Goverment
       Tagihan kepada                                                                                                                Receivables from
  2    Entitas Sektor            12.071          -           -       12.071      43.277           -            -       43.277           Public Sector
       Publik                                                                                                                                 Entities
       Tagihan
                                                                                                                                      Receivables
       kepada Bank
                                                                                                                                  from Multilateral
       Pembangunan
  3    Multilateral
                                     -           -           -           -             -          -            -             - Development Banks
                                                                                                                                 and International
       dan Lembaga
                                                                                                                                          Entities
       Internasional
       Tagihan kepada                                                                                                                Receivables from
  4    Bank
                             1.006.670           -           -    1.006.670      376.419          -            -      376.419
                                                                                                                                                Banks
       Tagihan berupa                                                                                                                   Covered Bond
  5    Covered Bonds
                                     -           -           -           -             -          -            -             -
                                                                                                                                          Receivables

                                                                                                                                          Receivables
       Tagihan kepada
                                                                                                                                       from Securities
       Perusahaan Efek
 6     dan Lembaga Jasa
                                     -           -           -           -             -          -            -             -         Companies and
                                                                                                                                       Other Financial
       Keuangan lainnya
                                                                                                                                  Services Institutions

       Tagihan berupa
       Surat Berharga/                                                                                                           Receivables in the
       Piutang                                                                                                                  form of Securities/
  7    Subordinasi,                  -           -           -           -             -          -            -             - Subordinated Debt,
       Ekuitas, dan                                                                                                               Equity, and Other
       Instrumen Modal                                                                                                         Capital Instruments
       Lainnya
                                                                                                                                       Loans Secured
       Kredit Beragun
  8    Rumah Tinggal
                                118.227          -           -      118.227      153.292          -            -      153.292           by Residential
                                                                                                                                           Properties
                                                                                                                                       Loans Secured
       Kredit Beragun
 9     Properti Komersial
                                56.136           -           -      56.136        48.015          -            -       48.015          by Commercial
                                                                                                                                           Properties
       Kredit untuk                                                                                                                    Loans for Land
       Pengadaan Tanah,                                                                                                              Acquisition, Land
 10    Pengolahan Tanah,
                                     -           -           -           -             -          -            -             -
                                                                                                                                      Processing, and
       dan Konstruksi                                                                                                                   Construction
       Kredit Pegawai/                                                                                                                     Employee/
 11    Pensiunan
                                   246           -           -         246          6.151         -            -          6.151
                                                                                                                                      Pensioner Loans
       Tagihan kepada
                                                                                                                                     Receivables from
       Usaha Mikro,
 12    Usaha Kecil dan
                              5.376.851   1.004.358    818.456    7.199.665    2.611.404    406.415     318.962      3.336.781        Micro, Small and
                                                                                                                                      Retail Portfolios
       Portofolio Ritel
       Tagihan kepada                                                                                                                Receivables from
 13    Korporasi
                              505.265        2.500         750     508.515      382.461           -            -      382.461
                                                                                                                                          Corporates
       Tagihan yang Telah                                                                                                                    Past Due
 14    Jatuh Tempo
                                34.308       5.504        4.137     43.949        13.334      2.526         1.922       17.782
                                                                                                                                          Receivables
 15    Aset Lainnya           1.152.482          -           -    1.152.482     727.205           -            -      727.205            Other Assets

       Jumlah               10.381.849    1.012.362   823.343 12.217.554      5.903.470     408.941    320.884      6.633.295                    Total




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                      187
Page 188
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




RISIKO KREDIT - PENGUNGKAPAN TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN
SISA JANGKA WAKTU KONTRAK
CREDIT RISK - DISCLOSURE OF NET CLAIMS BY RESIDUAL CONTRACTUAL MATURITY




                                                                             31 DES 2025 DEC 31, 2025


                                                            TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN SISA JANGKA WAKTU KONTRAK
                                                                  NET RECEIVABLES BY REMAINING CONTRACT PERIOD

NO    KATEGORI PORTOFOLIO
                                                               > 1 TAHUN       > 3 TAHUN                       NON
                                                                                                 >5
                                               < 1 TAHUN    S.D 3 TAHUN     S.D 5 TAHUN                 KONTRAKTUAL
                                                                                             TAHUN                         TOTAL
                                                 < 1 YEAR   > 1 YEARS UP    > 3 YEARS UP                        NON
                                                                                           > 5 YEAR
                                                               TO 3 YEAR       TO 5 YEAR                CONTRACTUAL

 1    Tagihan kepada Pemerintah                 1.583.405              -         100.055          -          436.133     2.119.593

 2    Tagihan kepada Entitas Sektor Publik         11.980              -               -          -               91        12.071

      Tagihan kepada Bank Pembangunan
 3                                                     -               -               -          -                -            -
      Multilateral dan Lembaga Internasional

 4    Tagihan kepada Bank                        889.887           9.893               -          -          106.890     1.006.670

 5    Tagihan berupa Covered Bonds                     -               -               -          -                -            -

      Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
 6                                                     -               -               -          -                -            -
      Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
      Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
 7    Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen              -               -               -          -                -            -
      Modal Lainnya
 8    Kredit Beragun Rumah Tinggal                 2.206         26.566           39.084     49.731             640        118.227

 9    Kredit Beragun Properti Komersial            44.157         10.430               -       1.418              131       56.136

      Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10                                                     -               -               -          -                -            -
      Pengolahan Tanah, dan Konstruksi

 11   Kredit Pegawai/Pensiunan                         14              -            232           -                -          246

      Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
12                                              6.040.015       1.042.415          2.051      2.383           112.801    7.199.665
      Kecil dan Portofolio Ritel

13    Tagihan kepada Korporasi                   443.632           7.434           6.735    49.955               759      508.515

14    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo               41.358          2.591               -          -                -       43.949

15    Aset Lainnya                                     -               -               -          -         1.152.482    1.152.482

      Total                                    9.056.654       1.099.329         148.157   103.487         1.809.927    12.217.554




188                                                                                            Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 189
                                                                                                Dalam jutaan rupiah In million rupiah


                                  31 DES 2024 DEC 31, 2024


                TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN SISA JANGKA WAKTU KONTRAK
                      NET RECEIVABLES BY REMAINING CONTRACT PERIOD

                                                                                                    PORTFOLIO CATEGORY
                > 1 TAHUN S.D       > 3 TAHUN                            NON
  < 1 TAHUN           3 TAHUN    S.D 5 TAHUN     > 5 TAHUN       KONTRAKTUAL
                                                                                    TOTAL
    < 1 YEAR      > 1 YEARS UP   > 3 YEARS UP      > 5 YEAR              NON
                     TO 3 YEAR      TO 5 YEAR                    CONTRACTUAL

    1.168.042           9.820         100.070                -        263.980     1.541.912            Receivables from the Goverment

       31.021           11.960              -                -            295       43.276       Receivables from Public Sector Entities

                                                                                              Receivables from Multilateral Development
           -                -               -                -              -            -
                                                                                                        Banks and International Entities

    268.590                 -           9.855                -         97.973      376.418                       Receivables from Banks

           -                -               -                -              -            -                    Covered Bond Receivables

                                                                                                 Receivables from Securities Companies
           -                -               -                -              -            -
                                                                                                and Other Financial Services Institutions
                                                                                                   Receivables in the form of Securities/
           -                -               -                -              -            -         Subordinated Debt, Equity, and Other
                                                                                                                     Capital Instruments
       5.582           21.666          35.936        89.290               818      153.292      Loans Secured by Residential Properties

      31.489             1.301          13.513        1.559               153       48.015     Loans Secured by Commercial Properties

                                                                                                            Loans for Land Acquisition,
           -                -               -                -              -            -
                                                                                                     Land Processing, and Construction

         386                -               -          5.721               43        6.150                   Employee/Pensioner Loans

                                                                                                Receivables from Micro, Small and Retail
    2.462.114         815.857           3.516         4.471            50.823     3.336.781
                                                                                                                              Portfolios

    326.609                 -             123        55.019               710      382.461                 Receivables from Corporates

       17.227             557               -                -              -        17.784                        Past Due Receivables

           -                -               -                -        727.206      727.206                                 Other Assets

   4.311.060          861.161         163.013      156.060           1.142.001   6.633.295                                         Total




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                          189
Page 190
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




RISIKO KREDIT - PENGUNGKAPAN TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN
SEKTOR EKONOMI
CREDIT RISK - DISCLOSURE OF NET CLAIMS BY ECONOMIC SECTOR


                                                   TAGIHAN      TAGIHAN              TAGIHAN         TAGIHAN       TAGIHAN     TAGIHAN KEPADA            TAGIHAN BERUPA
                                                    KEPADA       KEPADA         KEPADA BANK      KEPADA BANK        BERUPA    PERUSAHAAN EFEK           SURAT BERHARGA/
                                               PEMERINTAH        ENTITAS      PEMBANGUNAN         RECEIVABLES      COVERED        DAN LEMBAGA     PIUTANG SUBORDINASI,
                                               RECEIVABLES       SEKTOR         MULTILATERAL      FROM BANKS         BONDS      JASA KEUANGAN                EKUITAS, DAN
                                                  FROM THE        PUBLIK        DAN LEMBAGA                        COVERED              LAINNYA        INSTRUMEN MODAL
NO     SEKTOR EKONOMI                           GOVERMENT    RECEIVABLES      INTERNASIONAL                           BOND          RECEIVABLES                   LAINNYA
                                                             FROM PUBLIC    RECEIVABLES FROM                    RECEIVABLES     FROM SECURITIES        RECEIVABLES IN THE
                                                                  SECTOR         MULTILATERAL                                    COMPANIES AND       FORM OF SECURITIES/
                                                                 ENTITIES       DEVELOPMENT                                     OTHER FINANCIAL       SUBORDINATED DEBT,
                                                                                   BANKS AND                                           SERVICES         EQUITY, AND OTHER
                                                                               INTERNATIONAL                                       INSTITUTIONS     CAPITAL INSTRUMENTS
                                                                                      ENTITIES

       31 Des 2025
       Pertanian, kehutanan, dan
 1                                                      -              -                    -              -             -                   -                         -
       perikanan
 2     Pertambangan dan penggalian                      -              -                    -              -             -                   -                         -

 3     Industri pengolahan                              -              -                    -              -             -                   -                         -
       Pengadaan listrik, gas, uap/air
 4                                                      -              -                    -              -             -                   -                         -
       panas dan udara dingin
       Pengelolaan air, pengelolaan air
 5     limbah, pengelolaan dan daur                     -              -                    -              -             -                   -                         -
       ulang sampah
 6     Konstruksi                                       -              -                    -              -             -                   -                         -
       Perdagangan besar dan eceran;
 7     Reparasi dan perawatan mobil dan                 -              -                    -              -             -                   -                         -
       sepeda motor
 8     Pengangkutan dan pergudangan                     -              -                    -              -             -                   -                         -
       Penyediaan akomodasi dan
 9                                                      -              -                    -              -             -                   -                         -
       penyediaan makan minum
 10    Informasi dan komunikasi                         -              -                    -              -             -                   -                         -

 11    Aktivitas keuangan dan asuransi                  -        11.980                     -         9.893              -                   -                         -

 12    Real estat                                       -              -                    -              -             -                   -                         -

 13    Aktivitas profesi, ilmiah, dan teknis            -              -                    -              -             -                   -                         -

       Aktivitas penyewaan dan sewa
       guna usaha tanpa hak opsi,
 14                                                     -              -                    -              -             -                   -                         -
       ketenagakerjaan, agen perjalanan,
       dan penunjang usaha lainnya
       Administrasi pemerintahan,
 15    pertahanan, dan jaminan sosial                   -              -                    -              -             -                   -                         -
       wajib
 16    Pendidikan                                       -              -                    -              -             -                   -                         -
       Aktivitas kesehatan manusia dan
 17                                                     -              -                    -              -             -                   -                         -
       aktivitas sosial
 18    Kesenian, hiburan, dan rekreasi                  -              -                    -              -             -                   -                         -

 19    Aktivitas jasa lainnya                           -              -                    -              -             -                   -                         -
       Aktivitas rumah tangga sebagai
20                                                      -              -                    -              -             -                   -                         -
       pemberi kerja

       Aktivitas Badan Internasional dan
 21                                                     -              -                    -              -             -                   -                         -
       Badan Ekstra Internasional lainnya

22     Rumah tangga                                     -              -                    -              -             -                   -                         -

23     Bukan lapangan usaha lainnya              2.117.211             -                    -      993.708               -                   -                         -

24     Lainnya                                     2.382              91                    -         3.069              -                   -                         -

       Total                                   2.119.593         12.071                     -    1.006.670               -                   -                         -




190                                                                                                                Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 191
                                                                                                                          Dalam jutaan rupiah In million rupiah

      KREDIT           KREDIT      KREDIT UNTUK         KREDIT   TAGIHAN KEPADA        TAGIHAN    TAGIHAN YANG            ASET
   BERAGUN          BERAGUN          PENGADAAN       PEGAWAI/      USAHA MIKRO,         KEPADA     TELAH JATUH        LAINNYA
     RUMAH          PROPERTI              TANAH,    PENSIUNAN       USAHA KECIL,     KORPORASI           TEMPO    OTHER ASSETS
   TINGGAL         KOMERSIAL        PENGOLAHAN       EMPLOYEE/   DAN PORTOFOLIO     RECEIVABLES        PAST DUE
       LOANS   LOANS SECURED          TANAH, DAN     PENSIONER              RITEL         FROM      RECEIVABLES
 SECURED BY    BY COMMERCIAL         KONSTRUKSI          LOANS       RECEIVABLES    CORPORATES                                                ECONOMIC SECTOR
 RESIDENTIAL       PROPERTIES     LOANS FOR LAND                     FROM MICRO,
 PROPERTIES                     ACQUISITION, LAND                SMALL AND RETAIL
                                 PROCESSING, AND                      PORTFOLIOS
                                   CONSTRUCTION




                                                                                                                                                       Dec 31, 2025

          -                -                   -            -                  -             -               -              -    Agriculture, Forestry, and Fisheries

          -                -                   -            -             1.488              -               -              -                 Mining and Quarrying

       380           16.396                    -            -              3.421       75.806                -              -                        Manufacturing
                                                                                                                                   Electricity, Gas, and Hot Steam/
          -                -                   -            -                  -         9.971               -              -
                                                                                                                                                 Water and Cold Air
                                                                                                                                         Water and Wastewater
          -                -                   -            -                  -             -               -              -    Management, Waste Management
                                                                                                                                                  and Recycling
     1.509                 -                   -            -            14.985         5.594               10              -                          Construction
                                                                                                                                    Wholesale and Retail Trade; Car
       183           39.740                    -            -            12.248         38.157             211              -       and Motorcycle Reparation and
                                                                                                                                                     Maintenance
          -                -                   -            -                165        9.465                -              -     Transportation and Warehousing
                                                                                                                                          Accomodation, Food and
          -                -                   -            -                  -        4.743                5              -
                                                                                                                                                Beverage Supply
          -                -                   -            -             1.994      244.600                 -              -      Information and Communication

          -                -                   -            -                  -             -               -              -     Financial Activities and Insurance

     7.007                 -                   -            -             17.745       42.407                -              -                            Real Estate
                                                                                                                                        Professional, Scientific, and
          -                -                   -            -               725              -               -              -
                                                                                                                                                Technical Activities
                                                                                                                                      Leasing and Leasing without
                                                                                                                                          Option Rights Activities,
          -                -                   -            -                  -       69.259                -              -
                                                                                                                                 Employment, Travel Agencies, and
                                                                                                                                         Other Business Supports
                                                                                                                                       Government Administration,
          -                -                   -            -                  -             -               -              -            Defense, and Compulsory
                                                                                                                                                   Social Security
          -                -                   -            -                  -        7.269                -              -                             Education

      1.475                -                   -            -                  -         1.243               -              - Human Health and Social Activities

          -                -                   -            -               709              -               -              - Art, Entertainment, and Recreation

          -                -                   -            -                  -             -               -              -               Other Service Activities

          -                -                   -            -                  -             -               -              -    Households as Employer Activities

                                                                                                                                   Internatinal Agencies and Other
          -                -                   -            -                  -             -               -              -          Extra International Agencies
                                                                                                                                                           Activities
   107.673                 -                   -          231         7.146.185              -         43.723               -                           Households

          -                -                   -           15                  -              1              -              -               Non-Business Activities

          -                -                   -            -                  -             -               -      1.152.482                                Others

   118.227           56.136                    -         246         7.199.665       508.515          43.949       1.152.482                                   Total




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                                       191
Page 192
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




                                                   TAGIHAN      TAGIHAN              TAGIHAN         TAGIHAN       TAGIHAN     TAGIHAN KEPADA            TAGIHAN BERUPA
                                                    KEPADA       KEPADA         KEPADA BANK      KEPADA BANK        BERUPA    PERUSAHAAN EFEK           SURAT BERHARGA/
                                               PEMERINTAH        ENTITAS      PEMBANGUNAN         RECEIVABLES      COVERED        DAN LEMBAGA     PIUTANG SUBORDINASI,
                                               RECEIVABLES       SEKTOR         MULTILATERAL      FROM BANKS         BONDS      JASA KEUANGAN                EKUITAS, DAN
                                                  FROM THE        PUBLIK        DAN LEMBAGA                        COVERED              LAINNYA        INSTRUMEN MODAL
NO     SEKTOR EKONOMI                           GOVERMENT    RECEIVABLES      INTERNASIONAL                           BOND          RECEIVABLES                   LAINNYA
                                                             FROM PUBLIC    RECEIVABLES FROM                    RECEIVABLES     FROM SECURITIES        RECEIVABLES IN THE
                                                                  SECTOR         MULTILATERAL                                    COMPANIES AND       FORM OF SECURITIES/
                                                                 ENTITIES       DEVELOPMENT                                     OTHER FINANCIAL       SUBORDINATED DEBT,
                                                                                   BANKS AND                                           SERVICES         EQUITY, AND OTHER
                                                                               INTERNATIONAL                                       INSTITUTIONS     CAPITAL INSTRUMENTS
                                                                                      ENTITIES

       31 Des 2024
       Pertanian, kehutanan, dan
 1                                                      -              -                    -              -             -                   -                         -
       perikanan
 2     Pertambangan dan penggalian                      -              -                    -              -             -                   -                         -

 3     Industri pengolahan                              -              -                    -              -             -                   -                         -
       Pengadaan listrik, gas, uap/air
 4                                                      -              -                    -              -             -                   -                         -
       panas dan udara dingin
       Pengelolaan air, pengelolaan air
 5     limbah, pengelolaan dan daur                     -              -                    -              -             -                   -                         -
       ulang sampah
 6     Konstruksi                                       -              -                    -              -             -                   -                         -
       Perdagangan besar dan eceran;
 7     Reparasi dan perawatan mobil dan                 -              -                    -              -             -                   -                         -
       sepeda motor
 8     Pengangkutan dan pergudangan                     -              -                    -              -             -                   -                         -
       Penyediaan akomodasi dan
 9                                                      -              -                    -              -             -                   -                         -
       penyediaan makan minum
10     Informasi dan komunikasi                         -              -                    -              -             -                   -                         -

 11    Aktivitas keuangan dan asuransi                  -        42.981                     -        58.666              -                   -                         -

12     Real estat                                       -              -                    -              -             -                   -                         -

13     Aktivitas profesi, ilmiah, dan teknis            -              -                    -              -             -                   -                         -

       Aktivitas penyewaan dan sewa
       guna usaha tanpa hak opsi,
14                                                      -              -                    -              -             -                   -                         -
       ketenagakerjaan, agen perjalanan,
       dan penunjang usaha lainnya
       Administrasi pemerintahan,
15     pertahanan, dan jaminan sosial                   -              -                    -              -             -                   -                         -
       wajib
16     Pendidikan                                       -              -                    -              -             -                   -                         -
       Aktivitas kesehatan manusia dan
 17                                                     -              -                    -              -             -                   -                         -
       aktivitas sosial
18     Kesenian, hiburan, dan rekreasi                  -              -                    -              -             -                   -                         -

19     Aktivitas jasa lainnya                           -              -                    -              -             -                   -                         -
       Aktivitas rumah tangga sebagai
20                                                      -              -                    -              -             -                   -                         -
       pemberi kerja

       Aktivitas Badan Internasional dan
21                                                      -              -                    -              -             -                   -                         -
       Badan Ekstra Internasional lainnya

22     Rumah tangga                                     -              -                    -              -             -                   -                         -

23     Bukan lapangan usaha lainnya             1.539.313              -                    -       317.042              -                   -                         -

24     Lainnya                                     2.599            295                     -            710             -                   -                         -

       Total                                   1.541.912        43.276                      -      376.418               -                   -                         -




192                                                                                                                Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 193
                                                                                                                           Dalam jutaan rupiah In million rupiah

      KREDIT           KREDIT      KREDIT UNTUK         KREDIT   TAGIHAN KEPADA        TAGIHAN    TAGIHAN YANG            ASET
   BERAGUN          BERAGUN          PENGADAAN       PEGAWAI/      USAHA MIKRO,         KEPADA     TELAH JATUH        LAINNYA
     RUMAH          PROPERTI              TANAH,    PENSIUNAN       USAHA KECIL,     KORPORASI           TEMPO    OTHER ASSETS
   TINGGAL         KOMERSIAL        PENGOLAHAN       EMPLOYEE/   DAN PORTOFOLIO     RECEIVABLES        PAST DUE
       LOANS   LOANS SECURED          TANAH, DAN     PENSIONER              RITEL         FROM      RECEIVABLES
 SECURED BY    BY COMMERCIAL         KONSTRUKSI          LOANS       RECEIVABLES    CORPORATES                                                ECONOMIC SECTOR
 RESIDENTIAL       PROPERTIES     LOANS FOR LAND                     FROM MICRO,
 PROPERTIES                     ACQUISITION, LAND                SMALL AND RETAIL
                                 PROCESSING, AND                      PORTFOLIOS
                                   CONSTRUCTION




                                                                                                                                                      Dec 31, 2024
                                                                                                                                              Agriculture, Forestry,
          -                -                   -            -                  -             -               -              -
                                                                                                                                                      and Fisheries
          -                -                   -            -             1.495              -               -              -                 Mining and Quarrying

          -            1.565                   -        5.757             8.590        72.893                -              -                        Manufacturing
                                                                                                                                   Electricity, Gas, and Hot Steam/
          -                -                   -            -                  -             -               -              -
                                                                                                                                                 Water and Cold Air
                                                                                                                                          Water and Wastewater
          -                -                   -            -                  -             -               -              -               Management, Waste
                                                                                                                                       Management and Recycling
     2.889                 -                   -            -            22.841          2.159               -              -                         Construction
                                                                                                                                       Wholesale and Retail Trade;
      1.212         46.450                     -            -           58.396         24.827             266               -       Car and Motorcycle Reparation
                                                                                                                                                and Maintenance
          -                -                   -            -                  -             -               -              -     Transportation and Warehousing
                                                                                                                                          Accomodation, Food and
          -                -                   -            -               495          1.745               -              -
                                                                                                                                                Beverage Supply
          -                -                   -            -              4.211     230.336                 -              -     Information and Communication

          -                -                   -            -                  -             -               -              -    Financial Activities and Insurance

     5.156                 -                   -            -            13.825        44.327                -              -                            Real Estate
                                                                                                                                       Professional, Scientific, and
          -                -                   -            -               785              -               -              -
                                                                                                                                               Technical Activities
                                                                                                                                      Leasing and Leasing without
                                                                                                                                          Option Rights Activities,
          -                -                   -            -             11.955         6.031               -              -
                                                                                                                                     Employment, Travel Agencies,
                                                                                                                                     and Other Business Supports
                                                                                                                                      Government Administration,
          -                -                   -            -                  -             -               -              -           Defense, and Compulsory
                                                                                                                                                  Social Security
          -                -                   -            -                  -             -               -              -                             Education
                                                                                                                                                 Human Health and
          -                -                   -            -                24              -               -              -
                                                                                                                                                   Social Activities
          -                -                   -            -                95              -               -              -    Art, Entertainment, and Recreation

          -                -                   -            -                118             -               -              -              Other Service Activities

          -                -                   -            -                  -             -               -              -    Households as Employer Activities

                                                                                                                                   Internatinal Agencies and Other
          -                -                   -            -                  -             -               -              -          Extra International Agencies
                                                                                                                                                           Activities
  144.035                  -                   -            -         3.213.951              -          17.517              -                           Households

          -                -                   -         393                   -           143               -              -              Non-Business Activities

          -                -                   -            -                  -             -               -       727.205                                 Others

  153.292           48.015                     -       6.150         3.336.781       382.461           17.783       727.205                                    Total




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                                      193
Page 194
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




RISIKO KREDIT - PENGUNGKAPAN TAGIHAN DAN PENCADANGAN
BERDASARKAN WILAYAH
CREDIT RISK - DISCLOSURE OF CLAIMS AND PROVISIONING BY REGION



                                                            31 DES 2025 DEC 31, 2025


                                                               WILAYAH REGION
NO     KETERANGAN

                                                                                  LAINNYA
                                                  JAWA      SUMATERA                                   TOTAL
                                                                                   OTHERS

 1     Tagihan                                 11.043.635     1.149.886                931.434      13.124.955
       Tagihan yang mengalami peningkatan
 2     dan pemburukan risiko kredit (Stage 2    504.085         83.844                 65.249         653.178
       dan Stage 3)
       a. Belum jatuh tempo                     254.556         44.096                 35.059          333.711

       b. Telah jatuh tempo                      249.529        39.748                  30.190        319.467

 3     CKPN - Stage 1                           269.482         50.103                 39.958         359.543


 4     CKPN - Stage 2                            207.237        36.293                  28.812        272.342


 5     CKPN - Stage 3                             215.221       34.244                 26.052         275.517

 6     Tagihan yang dihapus buku                 928.212        197.784                137.287       1.263.283




194                                                                          Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 195
                                                                                  Dalam jutaan rupiah In million rupiah


                             31 DES 2024 DEC 31, 2024


                                WILAYAH REGION
                                                                                                          DESCRIPTION

                                                    LAINNYA
             JAWA            SUMATERA                                TOTAL
                                                     OTHERS

           6.180.919           468.433                  365.070    7.014.422                                 Receivables


            219.712             40.391                   29.848     289.951                        Impaired Receivables


            143.663             22.813                   15.588     182.064                                Non past due

             76.049              17.578                  14.260     107.887                                     Past due

            114.347             18.690                    13.961    146.998    Allowance for Impairment Losses - Stage 1


            90.538              16.822                   12.085     119.445    Allowance for Impairment Losses - Stage 2


            85.562              16.533                   12.589     114.684    Allowance for Impairment Losses - Stage 3

           309.086              56.303                   43.411    408.800                        Receivables written off




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                          195
Page 196
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




RISIKO KREDIT - PENGUNGKAPAN TAGIHAN DAN PENCADANGAN
BERDASARKAN SEKTOR EKONOMI
CREDIT RISK - DISCLOSURE OF CLAIMS AND PROVISIONING BY ECONOMIC SECTOR



                                                                  TAGIHAN YANG MENGALAMI
                                                                      PENURUNAN NILAI
                                                                    IMPAIRED RECEIVABLES                  CADANGAN KERUGIAN
                                                                                                      PENURUNAN NILAI (CKPN) -
NO     SEKTOR EKONOMI                             TAGIHAN
                                                                                                                       STAGE 1
                                               RECEIVABLES      BELUM JATUH      TELAH JATUH         ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT
                                                                      TEMPO            TEMPO                   LOSSES-STAGE 1
                                                                NON PAST DUE         PAST DUE

       31 Des 2025

 1     Pertanian, kehutanan, dan perikanan                 -               -                  -                              -

 2     Pertambangan dan penggalian                     1.492               -                  -                              4

 3     Industri pengolahan                           96.719                -                  -                            716
       Pengadaan listrik, gas, uap/air panas
 4                                                    9.999                -                  -                             28
       dan udara dingin
       Pengelolaan air, pengelolaan air
 5     limbah, pengelolaan dan daur ulang                  -               -                  -                              -
       sampah
 6     Konstruksi                                    22.491                -                345                             58
       Perdagangan besar dan eceran;
 7     Reparasi dan perawatan mobil dan              97.610                -               7.035                           246
       sepeda motor
 8     Pengangkutan dan pergudangan                   9.656                -                  -                             26
       Penyediaan akomodasi dan
 9                                                    4.905                -                155                              7
       penyediaan makan minum
 10    Informasi dan komunikasi                     247.291                -                  -                            697

 11    Aktivitas keuangan dan asuransi               21.894                -                  -                             22

 12    Real estat                                    67.347                -                  -                            188

 13    Aktivitas profesi, ilmiah, dan teknis            733                -                  -                              7

       Aktivitas penyewaan dan sewa
       guna usaha tanpa hak opsi,
 14                                                 69.340                 -                  -                              81
       ketenagakerjaan, agen perjalanan,
       dan penunjang usaha lainnya

       Administrasi pemerintahan,
 15    pertahanan, dan jaminan sosial                      -               -                  -                              -
       wajib
 16    Pendidikan                                     7.288                -                  -                             20
       Aktivitas kesehatan manusia dan
 17                                                   2.722                -                  -                              4
       aktivitas sosial
 18    Kesenian, hiburan, dan rekreasi                  729                -                  -                             20

 19    Aktivitas jasa lainnya                              -               -                  -                              -
       Aktivitas Rumah Tangga sebagai
 20                                                        -               -                  -                              -
       Pemberi Kerja

       Aktivitas Badan Internasional dan
 21                                                        -               -                  -                              -
       Badan Ekstra Internasional Lainnya

 22    Rumah tangga                               8.195.577           333.711          311.932                          357.215

 23    Bukan lapangan usaha lainnya                 3.111.136              -                  -                            204

 24    Lainnya                                     1.158.026               -                  -                              -

       Total                                     13.124.955           333.711         319.467                          359.543




196                                                                                           Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 197
                                                                                      Dalam jutaan rupiah In million rupiah




        CADANGAN KERUGIAN             CADANGAN KERUGIAN
    PENURUNAN NILAI (CKPN) -      PENURUNAN NILAI (CKPN) -             TAGIHAN YANG
                     STAGE 2                       STAGE 3              DIHAPUS BUKU                    ECONOMIC SECTOR
   ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT      ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT     RECEIVABLES WRITTEN OFF
             LOSSES-STAGE 2                LOSSES-STAGE 3


                                                                                                                Dec 31, 2025

                             -                           -                           -    Agriculture, Forestry, and Fisheries

                             -                           -                           -                  Mining and Quarrying

                             -                           -                       3.942                         Manufacturing
                                                                                             Electricity, Gas, and Hot Steam/
                             -                           -                           -
                                                                                                           Water and Cold Air
                                                                                                    Water and Wastewater
                             -                           -                           -                Management, Waste
                                                                                                 Management and Recycling
                             -                         335                           -                          Construction
                                                                                                Wholesale and Retail Trade;
                             -                       6.824                         270       Car and Motorcycle Reparation
                                                                                                         and Maintenance
                             -                           -                           -      Transportation and Warehousing
                                                                                                  Accomodation, Food and B
                             -                         150                           -
                                                                                                           everage Supply
                             -                           -                           -      Information and Communication

                             -                           -                           -     Financial Activities and Insurance

                             -                           -                           -                            Real Estate
                                                                                                 Professional, Scientific, and
                             -                           -                           -
                                                                                                         Technical Activities
                                                                                                Leasing and Leasing without
                                                                                                    Option Rights Activities,
                             -                           -                           -
                                                                                               Employment, Travel Agencies,
                                                                                               and Other Business Supports

                                                                                                Government Administration,
                             -                           -                           -            Defense, and Compulsory
                                                                                                            Social Security
                             -                           -                           -                              Education

                             -                           -                           -    Human Health and Social Activities

                             -                           -                           -    Art, Entertainment, and Recreation

                             -                           -                           -               Other Service Activities

                             -                           -                           -    Households as Employer Activities

                                                                                             Internatinal Agencies and Other
                             -                           -                           -           Extra International Agencies
                                                                                                                     Activities
                     272.342                       268.209                    1.259.071                           Households

                             -                           -                           -               Non-Business Activities

                             -                           -                           -                                 Others

                     272.342                        275.517                  1.263.283                                   Total




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                 197
Page 198
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




                                                                TAGIHAN YANG MENGALAMI
                                                                    PENURUNAN NILAI
                                                                  IMPAIRED RECEIVABLES               CADANGAN KERUGIAN
                                                                                                 PENURUNAN NILAI (CKPN) -
NO     SEKTOR EKONOMI                             TAGIHAN
                                                                                                                  STAGE 1
                                               RECEIVABLES    BELUM JATUH      TELAH JATUH      ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT
                                                                    TEMPO            TEMPO                LOSSES-STAGE 1
                                                              NON PAST DUE         PAST DUE

       31 Des 2024

 1     Pertanian, kehutanan, dan perikanan               -               -                 -                            -

 2     Pertambangan dan penggalian                   1.499               -                 -                            4

 3     Industri pengolahan                          89.364               -                 -                          557
       Pengadaan listrik, gas, uap/air panas
 4                                                       -               -                 -                            -
       dan udara dingin
       Pengelolaan air, pengelolaan air
 5     limbah, pengelolaan dan daur ulang                -               -                 -                            -
       sampah
 6     Konstruksi                                   27.997               -                 -                          108
       Perdagangan besar dan eceran;
 7     Reparasi dan perawatan mobil dan             131.946              -               300                          761
       sepeda motor
 8     Pengangkutan dan pergudangan                      -               -                 -                            -
       Penyediaan akomodasi dan
 9                                                    2.251              -                 -                            11
       penyediaan makan minum
10     Informasi dan komunikasi                    235.370               -                 -                          824

 11    Aktivitas keuangan dan asuransi              101.749              -                 -                          102

12     Real estat                                   63.539               -                 -                          230

13     Aktivitas profesi, ilmiah, dan teknis           807               -                 -                           23

       Aktivitas penyewaan dan sewa
       guna usaha tanpa hak opsi,
14                                                   18.133              -                 -                          147
       ketenagakerjaan, agen perjalanan,
       dan penunjang usaha lainnya

       Administrasi pemerintahan,
15     pertahanan, dan jaminan sosial                    -               -                 -                            -
       wajib
16     Pendidikan                                        -               -                 -                            -
       Aktivitas kesehatan manusia dan
17                                                      24               -                 -                            -
       aktivitas sosial
18     Kesenian, hiburan, dan rekreasi                  95               -                 -                            -

19     Aktivitas jasa lainnya                           119              -                 -                             1
       Aktivitas Rumah Tangga sebagai
20                                                       -               -                 -                            -
       Pemberi Kerja

       Aktivitas Badan Internasional dan
21                                                       -               -                 -                            -
       Badan Ekstra Internasional lainnya

22     Rumah tangga                              3.753.510         182.064           107.587                       143.912

23     Bukan lapangan usaha lainnya               1.857.209              -                 -                          318

24     Lainnya                                     730.810               -                 -                            -

       Total                                     7.014.422         182.064           107.887                      146.998




198                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 199
                                                                                     Dalam jutaan rupiah In million rupiah




      CADANGAN KERUGIAN            CADANGAN KERUGIAN
  PENURUNAN NILAI (CKPN) -     PENURUNAN NILAI (CKPN) -
                                                           TAGIHAN YANG DIHAPUS BUKU                   ECONOMIC SECTOR
                   STAGE 2                      STAGE 3
                                                               RECEIVABLES WRITTEN OFF
 ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT     ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT
           LOSSES-STAGE 2               LOSSES-STAGE 3


                                                                                                               Dec 31, 2024

                         -                            -                              -   Agriculture, Forestry, and Fisheries

                         -                            -                              -                 Mining and Quarrying

                         -                            -                              -                        Manufacturing
                                                                                            Electricity, Gas, and Hot Steam/
                         -                            -                              -
                                                                                                          Water and Cold Air
                                                                                                   Water and Wastewater
                         -                            -                              -               Management, Waste
                                                                                                Management and Recycling
                         -                            -                              -                         Construction
                                                                                               Wholesale and Retail Trade;
                         -                           34                              -      Car and Motorcycle Reparation
                                                                                                        and Maintenance
                         -                            -                              -     Transportation and Warehousing
                                                                                                 Accomodation, Food and B
                         -                            -                              -
                                                                                                          everage Supply
                         -                            -                              -     Information and Communication

                         -                            -                              -    Financial Activities and Insurance

                         -                            -                              -                            Real Estate
                                                                                                Professional, Scientific, and
                         -                            -                              -
                                                                                                        Technical Activities

                                                                                               Leasing and Leasing without
                                                                                                   Option Rights Activities,
                         -                            -                              -
                                                                                              Employment, Travel Agencies,
                                                                                              and Other Business Supports

                                                                                               Government Administration,
                         -                            -                              -           Defense, and Compulsory
                                                                                                           Social Security
                         -                            -                              -                             Education

                         -                            -                              -   Human Health and Social Activities

                         -                            -                              -   Art, Entertainment, and Recreation

                         -                            -                              -              Other Service Activities

                         -                            -                              -   Households as Employer Activities

                                                                                            Internatinal Agencies and Other
                         -                            -                              -          Extra International Agencies
                                                                                                                    Activities
                    119.445                      114.650                       408.800                           Households

                         -                            -                              -              Non-Business Activities

                         -                            -                              -                                Others

                    119.445                     114.684                       408.800                                   Total




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                               199
Page 200
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




PENGUNGKAPAN TAGIHAN BERDASARKAN HARI TUNGGAKAN
DISCLOSURE OF NET CLAIMS BY PAST DUE DAYS



                                                                          31 DES 2025 DEC 31, 2025


                                                            TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN HARI TUNGGAKAN
                                                                NET RECEIVABLES BASED ON DAYS PAST DUE

NO     JENIS EKSPOSUR
                                                 >90 HARI S.D.          >120 HARI S.D.
                                                      120 HARI               180 HARI            > 180 HARI
                                                                                                                    TOTAL
                                            >90 DAYS UP TO 120    >120 DAYS UP TO 180             >180 DAYS
                                                          DAYS                   DAYS

       Surat Berharga yang termasuk dalam
  1                                                     147.717                136.921               34.829        319.467
       Tagihan yang Telah Jatuh Tempo

       Surat Berharga yang termasuk dalam
 2                                                           -                      -                     -             -
       Tagihan yang Telah Jatuh Tempo

       Total                                           147.717                 136.921               34.829        319.467




Catatan Notes:
Tabel ini hanya mengungkapkan tagihan gross dengan hari tunggakan di atas 90 hari.
This table only discloses net claims with past due days exceeding 90 days.




200                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 201
                                                                                 Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                                31 DES 2024 DEC 31, 2024


                   TAGIHAN BERSIH BERDASARKAN HARI TUNGGAKAN
                       NET RECEIVABLES BASED ON DAYS PAST DUE

                                                                                                EXPOSURE TYPE
       >90 HARI S.D.         >120 HARI S.D.
            120 HARI              180 HARI            > 180 HARI
                                                                     TOTAL
  >90 DAYS UP TO 120   >120 DAYS UP TO 180             >180 DAYS
                DAYS                  DAYS


             63.449                 56.580                 12.440   132.469        Loan included in Past Due Receivables



                   -                     -                      -         -   Securities included in Past Due Receivables


             63.449                 56.580                 12.440   132.469                                        Total




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                          201
Page 202
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




PERLAKUAN TERHADAP ASET BERMASALAH (CRB-A)
CREDIT RISK - ASSET QUALITY: TREATMENT OF NON-PERFORMING ASSETS


1. Definisi Kualitas Aset                                     1. Asset Quality Definition
   • Bank melakukan penilaian kualitas aset secara berkala       • The Bank periodically assesses asset quality in
    sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-                   accordance with applicable laws and regulations,
    undangan serta peraturan Otoritas Jasa Keuangan                as well as regulations issued by the Otoritas Jasa
    mengenai penilaian kualitas aset bagi bank umum.               Keuangan regarding asset quality assessment for
    Penilaian tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa            commercial banks. This assessment aims to ensure
    kondisi portofolio aset keuangan Bank tercermin                that the condition of the Bank’s financial asset
    secara memadai serta untuk menentukan kebutuhan                portfolio is adequately reflected and to determine the
    pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai.                 appropriate level of allowance for impairment losses.
   • Aset bermasalah atau non-performing asset merupakan         • Non-performing assets refer to financial assets
    aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kualitas             classified under substandard, doubtful, or loss
    kurang lancar, diragukan, atau macet. Penentuan                categories. The determination of such classifications
    kualitas tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi               is based on evaluations of several factors, including
    terhadap kondisi-kondisi antara lain prospek usaha,            business prospects, financial performance, and the
    kinerja keuangan, serta kemampuan pembayaran.                  debtor’s repayment capacity.
   • Kredit dan surat berharga yang telah melewati tanggal       • Loans and securities that have passed the due
    jatuh tempo pembayaran pokok dan/atau bunga atau               date for principal and/or interest payments or are
    berada dalam kondisi wanprestasi diklasifikasikan              in default are classified as impaired receivables. For
    sebagai tagihan yang mengalami penurunan nilai.                such exposures, the Bank establishes an Allowance
    Atas eksposur tersebut, Bank membentuk Cadangan                for Impairment Losses (CKPN) in accordance with the
    Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sesuai dengan                  applicable financial accounting standards.
    standar akuntansi keuangan yang berlaku.
   • Aset performing merupakan aset keuangan Bank yang           • Performing assets represent the Bank’s financial
    dikategorikan memiliki kualitas Lancar dan Dalam               assets classified under the Current and Special
    Perhatian Khusus (DPK) sebagaimana diatur dalam                Mention categories, as stipulated under applicable
    ketentuan peraturan perundang-undangan serta                   regulations governing asset quality assessments
    regulasi Otoritas Jasa Keuangan mengenai penilaian             for commercial banks. Assets within this category
    kualitas aset bank umum. Aset dalam kategori ini               generally demonstrate an adequate repayment
    pada umumnya masih menunjukkan kemampuan                       capacity by debtors in accordance with the agreed
    pembayaran yang memadai dari debitur sesuai                    payment schedule.
    dengan jadwal yang telah disepakati.
   • Sementara itu, aset restrukturisasi merupakan aset          • Meanwhile, restructured assets refer to assets that
    yang telah mengalami penyesuaian persyaratan                   have undergone adjustments to credit terms as part
    kredit sebagai bagian dari upaya perbaikan terhadap            of efforts to support debtors facing difficulties in
    debitur yang menghadapi kesulitan dalam memenuhi               meeting their payment obligations. Restructuring
    kewajiban pembayaran. Tindakan restrukturisasi                 measures may be implemented when, based on the
    dapat dilakukan apabila berdasarkan hasil evaluasi             Bank’s evaluation, the debtor still demonstrates viable
    Bank debitur masih memiliki prospek usaha yang                 business prospects and is considered capable of
    memadai serta dinilai mampu melanjutkan pemenuhan              continuing to fulfil their obligations after adjustments
    kewajibannya setelah dilakukan penyesuaian terhadap            to the applicable credit terms.
    ketentuan kredit yang berlaku.

2. Segmen Kredit                                              2. Credit Segmentation
   • Dalam rangka pengungkapan aset performing dan               • For the purpose of disclosing performing and
    non-performing, Bank mengelompokkan portofolio                 non-performing assets, the Bank groups its loan
    kredit berdasarkan karakteristik debitur dan jenis             portfolio based on debtor characteristics and the
    pembiayaan yang diberikan. Secara umum, portofolio             type of financing provided. In general, the Bank’s
    kredit Bank terdiri dari segmen kredit korporasi dan           loan portfolio consists of corporate and retail credit
    kredit ritel, yang masing-masing memiliki profil risiko        segments, each of which carries different risk profiles
    dan karakteristik pengelolaan yang berbeda.                    and management characteristics.




202                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 203
   • Secara keseluruhan, kualitas portofolio kredit Bank     • Overall, the quality of the Bank’s loan portfolio remains
     masih berada dalam kondisi yang relatif baik, dimana      in relatively sound condition, with the majority of
     sebagian besar eksposur berada dalam kategori             exposures classified as performing assets under the
     performing dengan kualitas lancar maupun dalam            current and special mention categories. This reflects
     perhatian khusus. Kondisi ini mencerminkan bahwa          that, in general, debtors remain capable of meeting
     secara umum debitur masih mampu memenuhi                  their payment obligations in accordance with the
     kewajiban pembayaran sesuai dengan ketentuan              agreed terms.
     yang telah disepakati.
   • Eksposur kredit yang mengalami penurunan nilai          • Credit exposures that have experienced impairment
     terutama berasal dari segmen kredit ritel. Hal ini        primarily originate from the retail credit segment.
     sejalan dengan karakteristik portofolio ritel yang        This is consistent with the characteristics of retail
     umumnya memiliki jumlah debitur yang lebih besar          portfolios, which typically involve a larger number of
     dan tingkat granularitas yang tinggi, sehingga secara     borrowers and a higher level of portfolio granularity,
     statistik memiliki potensi terjadinya penurunan           thereby statistically presenting a greater likelihood
     kualitas kredit pada sebagian kecil portofolio.           of credit quality deterioration within a small portion
     Selain itu, kredit yang mengalami keterlambatan           of the portfolio. In addition, loans that experience
     pembayaran pada umumnya telah diidentifikasi dan          payment delays are generally identified and classified
     diklasifikasikan secara tepat sesuai dengan ketentuan     appropriately in accordance with the prevailing asset
     penilaian kualitas aset yang berlaku.                     quality assessment regulations.
   • Segmentasi portofolio tersebut menjadi dasar bagi       • This portfolio segmentation serves as a basis for
     Bank dalam melakukan pemantauan kualitas aset,            the Bank in monitoring asset quality, managing
     pengelolaan risiko kredit, serta proses pengambilan       credit risk, and supporting management decision-
     keputusan manajemen, sehingga potensi penurunan           making processes, enabling potential deterioration in
     kualitas kredit dapat diidentifikasi secara dini dan      credit quality to be identified at an early stage and
     langkah mitigasi yang diperlukan dapat dilakukan          allowing the necessary mitigation measures to be
     segera.                                                   implemented promptly.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                      203
Page 204
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




PENGUNGKAPAN ASET PERFORMING DAN NON PERFORMING
DISCLOSURE OF PERFORMING AND NON-PERFORMING ASSETS




                                                                   PERFORMING (KUALITAS L DAN DPK)
                                                               PERFORMING (CURRENT AND SPECIAL MENTION)

NO     KETERANGAN


                                                         NILAI TERCATAT BRUTO                                      CKPN
                                                       GROSS CARRYING AMOUNT                              ECL ALLOWANCE


  1    Surat Berharga                                                     1.626.179                                  22

 2     Kredit                                                            8.427.070                               631.658

       a. Korporasi                                                       442.836                                  1.677

       b. Ritel                                                          7.984.234                               629.981

 3     Transaksi Rekening Administratif                                     87.377                                    -




Catatan Notes:
Komponen pada masing-masing pos aset termasuk pendapatan bunga yang akan diterima.
Gross carrying amount including accrued interest receivable.




204                                                                                   Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 205
                                                                                        Dalam jutaan rupiah In million rupiah


                                         NON PERFORMING
                                         NON PERFORMING

                                         TAGIHAN YANG TIDAK MENGALAMI PENURUNAN NILAI
  TAGIHAN YANG MENGALAMI                            RECEIVABLES NOT IMPAIRED
      PENURUNAN NILAI
    IMPAIRED RECEIVABLES         MEMILIKI TUNGGAKAN > 90 HARI   MEMILIKI TUNGGAKAN ≤ 90 HARI            DESCRIPTION
                                      > 90 DAYS OVERDUE              ≤ 90 DAYS OVERDUE

 NILAI TERCATAT                   NILAI TERCATAT                 NILAI TERCATAT
                        CKPN                            CKPN                           CKPN
          BRUTO                            BRUTO                          BRUTO
                         ECL                             ECL                            ECL
GROSS CARRYING                   GROSS CARRYING                 GROSS CARRYING
                   ALLOWANCE                       ALLOWANCE                      ALLOWANCE
        AMOUNT                           AMOUNT                         AMOUNT

              -              -                 -            -                 -              -                   Securities

         319.467      275.518                  -            -                 -              -                       Loans

              -              -                 -            -                 -              -                a. Corporate

         319.467      275.518                  -            -                 -              -                     b. Retail

              -              -                 -            -                 -              -   Off-Balance Sheet Accounts




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                            205
Page 206
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




PENGUNGKAPAN ASET RESTRUKTURISASI PERFORMING DAN NON
PERFORMING
DISCLOSURE OF RESTRUCTURED PERFORMING AND NON-PERFORMING ASSETS



                                              PERFORMING (KUALITAS L DAN DPK)          NON PREFORMING KUALITAS KL, D, M
                                              PERFORMING (CURRENT AND SPECIAL           NON-PERFORMING (SUBSTANDARD,
                                                         MENTION)                            DOUBTFUL, AND LOSS)
NO     KETERANGAN                             NILAI TERCATAT                           NILAI TERCATAT
                                                       BRUTO              CKPN                  BRUTO              CKPN
                                             GROSS CARRYING      ECL ALLOWANCE        GROSS CARRYING      ECL ALLOWANCE
                                                     AMOUNT                                   AMOUNT

  1    Surat Berharga                                      -                     -                  -                     -

 2     Kredit                                          17.721               620                     -                     -

       a. Korporasi                                    8.479                439                     -                     -

       b. Ritel                                        9.242                    181                 -                     -

 3     Transaksi Rekening Administratif                    -                     -                  -                     -




Catatan Notes:
Komponen pada masing-masing pos aset termasuk pendapatan bunga yang akan diterima.
Gross carrying amount including accrued interest receivable.




206                                                                                   Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 207
                                                                                       Dalam jutaan rupiah In million rupiah


           STAGE 1                          STAGE 2                      STAGE 3
           STAGE 1                          STAGE 2                      STAGE 3

 NILAI TERCATAT                   NILAI TERCATAT                NILAI TERCATAT
                                                                                                       DESCRIPTION
                         CKPN                           CKPN                          CKPN
          BRUTO                            BRUTO                         BRUTO
                          ECL                            ECL                           ECL
GROSS CARRYING                   GROSS CARRYING                GROSS CARRYING
                    ALLOWANCE                      ALLOWANCE                     ALLOWANCE
        AMOUNT                           AMOUNT                        AMOUNT

               -             -                 -           -                 -           -                      Securities

           17.721         620                  -           -                 -           -                          Loans

          8.479           439                  -           -                 -           -                   a. Corporate

          9.242            181                 -           -                 -           -                        b. Retail

               -             -                 -           -                 -           -      Off-Balance Sheet Accounts




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                           207
Page 208
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




PENGUNGKAPAN KUANTITATIF TERKAIT TEKNIK MRK (CR3)
QUANTITATIVE DISCLOSURE OF CRM TECHNIQUES (CR3)


                                                       TAGIHAN YANG TIDAK        TAGIHAN YANG      TAGIHAN YANG DIJAMIN
                                                    DIJAMIN DENGAN TEKNIK      DIJAMIN DENGAN            DENGAN AGUNAN
NO     KETERANGAN                                                    MRK            TEKNIK MRK          CARRYING AMOUNT
                                                       UNSECURED CARRYING     SECURED CARRYING     SECURED BY COLLATERAL
                                                                  AMOUNT               AMOUNT

 1     Kredit                                                     7.800.651              38.710                    38.710

 2     Surat Berharga                                             1.626.157                  -                         -

 3     Total                                                    9.426.808               38.710                     38.710

       Kredit Dan Surat Berharga yang telah jatuh
 4                                                                 319.467                   -                         -
       tempo




PENGUNGKAPAN PENGGUNAAN PERINGKAT KREDIT
EKSTERNAL (CRD)
DISCLOSURE OF THE USE OF EXTERNAL CREDIT RATINGS (CRD)



 KUALITATIF

 1.   Lembaga Pemeringkat yang Digunakan Selama Periode Pelaporan
      Sesuai Ketentuan dalam SEOJK No. 37/SEOJK.03/2016 tentang Lembaga Pemeringkat dan Peringkat yang Diakui
      Otoritas Jasa Keuangan, Bank menggunakan Lembaga Pemeringkat yang diakui OJK, yaitu Perusahaan Pemeringkat
      Fitch Rating, Moody’s Investor Service, Standard and Poor’s, PT. Fitch Ratings Indonesia dan PT Pemeringkat Efek
      Indonesia
 2. Lembaga Pemeringkat yang Digunakan Selama Periode Pelaporan
      Kategori portofolio yang menggunakan peringkat adalah tagihan yang berupa surat berharga ,tagihan kepada bank,
      dan tagihan kepada entitas sektor publik. Sedangkan, tagihan yang lain menggunakan unrated (tanpa peringkat)
      karena Bank belum menggunakan metode berbasis peringkat/rating yang dapat diselaraskan dengan Peringkat Kredit
      Eksternal.




208                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 209
                                                                                        Dalam jutaan rupiah In million rupiah

     TAGIHAN YANG DIJAMIN DENGAN GARANSI,      TAGIHAN YANG DIJAMIN DENGAN
      PENJAMINAN DAN/ATAU ASURANSI KREDIT                   DERIVATIF KREDIT
                  CARRYING AMOUNT SECURED           CLAIMS SECURED BY CREDIT                             DESCRIPTION
                   BY FINANCIAL GUARANTEES                       DERIVATIVES


                                         -                                 -                                            Loans

                                         -                                 -                                        Securities

                                         -                                 -                                             Total


                                         -                                 -                Past Due Loans and Debt Securities




QUALITATIVE

1.    Rating Agencies Used During the Reporting Period
      In accordance with the provisions of SEOJK No. 37/SEOJK.03/2016 regarding Rating Agencies and Ratings
      Recognized by the Financial Services Authority (OJK), the Bank utilises OJK-recognized Rating Agencies, namely
      Fitch Ratings, Moody’s Investors Service, Standard & Poor’s, PT Fitch Ratings Indonesia, and PT Pemeringkat Efek
      Indonesia (Pefindo).
2. Portfolio Categories Using Ratings
      Portfolio categories that utilise ratings consist of claims in the form of securities, claims on banks, and claims
      on public sector entities. Meanwhile, other claims are categorized as unrated because the Bank has not yet
      implemented a rating-based method that can be aligned with External Credit Ratings.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                              209
Page 210
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




PENGUNGKAPAN EKSPOSUR RISIKO KREDIT DAN DAMPAK
TEKNIK MRK (CR4)
DISCLOSURE OF CREDIT RISK EXPOSURE AND CRM EFFECTS (CR4)




                                                                 TAGIHAN BERSIH SEBELUM PENERAPAN
                                                                                FKK DAN TEKNIK MRK
                                                                   NET EXPOSURE BEFORE CCF AND CRM
NO     KATEGORI PORTOFOLIO
                                                           LAPORAN POSISI                                        LAPORAN POSISI
                                                                                                  TRA
                                                               KEUANGAN                                              KEUANGAN
                                                                               OFF-BALANCE SHEET (OBS)
                                                    STATEMENT OF FINANCIAL                                STATEMENT OF FINANCIAL
                                                                                        TRANSACTIONS
                                                                  POSITION                                              POSITION

 1     Tagihan kepada Pemerintah                                   2.119.592                         -                   2.119.592

 2     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                           12.071                         -                      12.071

       Tagihan kepada Bank Pembangunan
 3                                                                        -                          -                          -
       Multilateral dan Lembaga Internasional

       Tagihan kepada Bank                                        1.006.670                          -                  1.006.670
 4
       Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
                                                                          -                          -                          -
       Lembaga Jasa Keuangan Lain

 5     Tagihan berupa Covered Bond                                        -                          -                          -

       Tagihan kepada Korporasi - Eksposur
                                                                    441.159                     67.355                    402.931
       Korporasi Umum

 6     Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
                                                                          -                          -                          -
       Lembaga Jasa Keuangan Lain

       Eksposur Pembiayaan Khusus                                         -                          -                          -
       Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
 7     Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal                          -                          -                          -
       Lainnya
       Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil
 8                                                                 7.191.849                    10.605                   7.191.367
       dan Portofolio Ritel

       Kredit Beragun Properti                                            -                          -                          -
       Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang
       Pembayarannya Tidak Bergantung Secara                         117.747                       100                     117.747
       Material pada Arus Kas Properti
       Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang
       Pembayarannya Bergantung Secara Material                           -                          -                          -
       pada Arus Kas Properti
 9     Kredit Beragun Properti Komersial yang
       Pembayarannya Tidak Bergantung Secara                          44.411                      9.317                    44.411
       Material pada Arus Kas Properti
       Kredit Beragun Properti Komersial yang
       Pembayarannya Bergantung Secara Material                           -                          -                          -
       pada Arus Kas Properti
       Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah,
                                                                          -                          -                          -
       dan Konstruksi

 10    Kredit Pegawai atau Pensiunan                                    246                          -                       246

 11    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                               43.950                           -                    43.950

 12    Aset Lainnya                                                1.152.482                         -                   1.152.482

       Total                                                      12.130.177                    87.377                 12.091.467




210                                                                                           Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 211
                                                                             Dalam jutaan rupiah In million rupiah


       TAGIHAN BERSIH SEBELUM
 PENERAPAN FKK DAN TEKNIK MRK           ATMR DAN RATA-RATA BOBOT RISIKO
      NET EXPOSURE BEFORE CCF               RWA AND AVERAGE RISK WEIGHT
                      AND CRM
                                                                                 PORTFOLIO CATEGORY
                          TRA
                                     ATMR        RATA-RATA BOBOT RISIKO
                  OFF-BALANCE
                                      RWA           AVERAGE RISK WEIGHT
     SHEET (OBS) TRANSACTIONS

                              -          -                           0%           Receivables from the Government

                              -       2.414                         20%      Receivables from Public Sector Entities

                                                                          Receivables from Multilateral Development
                              -          -
                                                                                 Banks and International Institutions

                              -     74.936                           7%                      Receivables from Banks

                                                                             Receivables from Securities Companies
                              -          -
                                                                            and Other Financial Services Institutions

                              -          -                                            Receivables in Covered Bonds

                                                                               Receivables from Corporates General
                       33.678      436.609                         100%
                                                                                               Corporate Exposure
                                                                             Receivables from Securities Companies
                              -          -
                                                                            and Other Financial Services Institutions

                              -          -                                               Special Financing Exposure

                                                                             Receivables in Subordinated Securities,
                              -          -
                                                                              Equity, and Other Capital Instruments

                                                                                       Receivables from Micro, Small
                        5.302     5.398.827                         75%
                                                                                      Businesses and Retail Portfolio

                              -          -                                             Loans Secured by Properties
                                                                            Loans Secured by Residential Properties
                             30     88.340                          75%      where the Payments are Not Materially
                                                                                 Dependant on Property Cash Flow
                                                                            Loans Secured by Residential Properties
                              -          -                                           which Payments are Materially
                                                                                 Dependant on Property Cash Flow
                                                                           Loans Secured by Commercial Properties
                        3.727        47.767                         99%          which Payments are Not Materially
                                                                                 Dependant on Property Cash Flow
                                                                           Loans Secured by Commercial Properties
                              -          -                                       where the Payments are Materially
                                                                                 Dependant on Property Cash Flow
                                                                                  Land Acquisition, Land Processing,
                              -          -
                                                                                           and Construction Loans

                              -        123                          50%                Employee or Pensioner Loans

                              -     22.308                          51%                        Past Due Receivables

                              -   1.149.497                        100%                                Other Assets

                       42.737     7.220.821                        60%                                         Total




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                        211
Page 212
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




PENGUNGKAPAN EKSPOSUR BERDASARKAN KELAS ASET DAN
BOBOT RISIKO (CR5)
DISCLOSURE OF EXPOSURES BY ASSET CLASS AND RISK WEIGHT (CR5)



NO     KATEGORI PORTOFOLIO                                  0%            20%                     50%        100%            150%


 1     Tagihan kepada Pemerintah                       2.119.592                                      -          -               -


       KATEGORI PORTOFOLIO                                                20%                     50%        100%            150%


       Tagihan kepada Entitas Sektor
 2                                                                        12.071                      -          -               -
       Publik


       KATEGORI PORTOFOLIO                      0%                 20%                   30%                  50%            100%


       Tagihan kepada Bank
 3     Pembangunan Multilateral dan               -                   -                    -                     -               -
       Lembaga Internasional


       KATEGORI PORTOFOLIO                     20%                 30%             40%            50%         75%            100%



       Tagihan kepada Bank                 1.006.670                  -              -                -          -               -
 4
       Tagihan kepada Perusahaan Efek
                                                  -                   -              -                -          -               -
       dan Lembaga Jasa Keuangan Lain 1)


       KATEGORI PORTOFOLIO                     10%                  15%            20%            25%         35%             50%



 5     Tagihan berupa Covered Bond                -                   -              -                -          -               -



       KATEGORI PORTOFOLIO                     20%                 50%             65%            75%         80%             85%



       Tagihan kepada Korporasi Umum 2)           -                   -              -                -          -               -

       Tagihan kepada Perusahaan Efek
 6                                                -                   -              -                -                          -
       dan Lembaga Jasa Keuangan lain 3)

       Eksposur Pembiayaan Khusus 4)              -                   -                               -          -



       KATEGORI PORTOFOLIO                                         100%                          150%                        250%



       Tagihan berupa Surat Berharga/
 7     Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan                              -                               -                          -
       Instrumen Modal Lainnya



       KATEGORI PORTOFOLIO                                         45%                            75%                         85%



       Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
 8     Kecil, dan Portofolio Ritel
                                                                                               7.191.367                         -




212                                                                                              Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 213
                                                                                            Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                                                 TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
                                    LAINNYA   NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
                                                    CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION         PORTFOLIO CATEGORY
                                     OTHER      TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
                                                    FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES

                                          -                                           2.119.592     Receivables from Government

                                                 TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
                                    LAINNYA   NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
                                                    CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION         PORTFOLIO CATEGORY
                                     OTHER      TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
                                                    FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES


                                          -                                              12.071    Receivables from Public Sector

                                                 TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
                                    LAINNYA   NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
                     150%                           CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION         PORTFOLIO CATEGORY
                                     OTHER      TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
                                                    FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES

                                                                                                     Receivables from Multilateral
    -                   -                 -                                                   -           Development Banks and
                                                                                                         International Institutions

                                                 TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
                                    LAINNYA   NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
                     150%                           CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION         PORTFOLIO CATEGORY
                                     OTHER      TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
                                                    FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES

    -                   -                 -                                          1.006.670            Receivables from Banks
                                                                                                     Receivables from Securities
    -                   -                 -                                                   -    Companies and Other Financial
                                                                                                              Services Insitution
                                                 TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
                                    LAINNYA   NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
                     100%                           CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION         PORTFOLIO CATEGORY
                                     OTHER      TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
                                                    FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES

                        -                 -                                                   -     Receivables in Covered Bonds

                                                 TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
                                    LAINNYA   NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
         100%        130%    150%                   CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION         PORTFOLIO CATEGORY
                                     OTHER      TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
                                                    FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES

                                                                                                       Receivables from general
        436.609         -       -         -                                           436.609                       corporation
                                                                                                     Receivables from securities
              -                 -         -                                                   -    Companies and other financial
                                                                                                            services institutions
              -         -       -         -                                                   -       Special Financing Exposure

                                                 TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
                                    LAINNYA   NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
                    400%                            CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION         PORTFOLIO CATEGORY
                                     OTHER      TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
                                                    FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES

                                                                                                     Receivables in Subordinated
                        -                 -                                                   -      Securities, Equity, and Other
                                                                                                              Capital Instruments

                                                 TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
                                    LAINNYA   NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
                     100%                           CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION         PORTFOLIO CATEGORY
                                     OTHER      TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
                                                    FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES


                     5.302                -                                           7.196.669
                                                                                                    Receivables from Micro, Small
                                                                                                   Businesses, and Retail Portfolio




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                     213
Page 214
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




NO     KATEGORI PORTOFOLIO                    0%5)   20%    25%        30%       35%     40%     45%     50%     60%      65%5)      70%    75%


       Kredit Beragun Properti                   -      -      -           -        -       -        -       -       -          -      -        -
       Kredit Beragun Properti Rumah
       Tinggal yang Pembayarannya Tidak
                                                 -      -      -           -                -                -                  -      -   117.777
       Bergantung Secara Material pada
       Arus Kas Properti
       Tanpa Pendekatan Pembagian Kredit 5)      -      -      -           -                -                -                  -      -        -
       Dengan Menggunakan Pendekatan
                                                        -
       Pembagian Kredit (dijamin) 5)
       Dengan Menggunakan Pendekatan
                                                 -      -                  -                -                -                  -               -
       Pembagian Kredit (dijamin) 5)
       Kredit Beragun Properti Rumah
       Tinggal yang Pembayarannya
                                                                           -        -                -               -                          -
       Bergantung Secara Material pada
       Arus Kas Properti
 9     Kredit Beragun Properti Komersial
       yang Pembayarannya Tidak
                                                 -      -                  -                -                -       -          -           1.484
       Bergantung Secara Material pada
       Arus Kas Properti
       Tanpa Pendekatan Pembagian Kredit 5)      -      -                  -                -                -       -
       Dengan Menggunakan Pendekatan
                                                                                                                     -
       Pembagian Kredit (dijamin) 5)
       Dengan Menggunakan Pendekatan
                                                 -      -                  -                -                -                  -               -
       Pembagian Kredit (dijamin) 5)
       Kredit Beragun Properti Komersial
       yang Pembayarannya Bergantung
                                                                                                                                       -
       Secara Material pada Arus Kas
       Properti
       Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
       Tanah, dan Konstruksi 5)



       KATEGORI PORTOFOLIO                                                       50%                                      100%



10     Kredit Pegawai atau Pensiunan                                              246



       KATEGORI PORTOFOLIO                                                       50%                                      100%



 11    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                                           43.285                                       665



       KATEGORI PORTOFOLIO                                   0%                          20%                              100%



12     Aset Lainnya                                         9.763                           -                            1.129.163

                                               TAGIHAN BERSIH LAPORAN TAGIHAN BERSIH TRA (SEBELUM PENGENAAN FKK)
                                                      POSISI KEUANGAN  NET RECEIVABLE OFF-BALANCE SHEET TRANSACTIONS
       BOBOT RISIKO
                                              NET RECEIVABLES ON BALANCE            (BEFORE IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
                                                                   SHEET                                                FACTOR)

 1     < 40%                                                    3.148.096                                                       -

 2     40% - 70%                                                      43.531                                                    -

 3     75%                                                      7.309.596                                                     100

 4     85%                                                                 -                                                    -

 5     90% - 100%                                                   1.615.398                                              87.277

 6     105% - 130%                                                         -                                                    -

 7     150%                                                           13.556                                                    -

 8     250%                                                                -                                                    -

 9     400%                                                                -                                                    -

10     1250%                                                               -                                                    -

 11    Total Tagihan Bersih                                    12.130.177                                                 87.377




214                                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 215
                                                                                                               Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                                                                  TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
                                                  LAINNYA      NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
 85%     90%   100%     105%   110%    150%                          CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION              PORTFOLIO CATEGORY
                                                    OTHER        TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
                                                                     FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES

    -      -       -       -      -         -             -                                                     -          Loans Secured by Properties
                                                                                                                            Loans Secured by Residental
    -              -                        -             -                                                117.777
                                                                                                                         Properties where the Payments
                                                                                                                        are Not Materially Dependant on
                                                                                                                                     Property Cash Flow
    -              -                                      -                                                     -            No credit sharing approach

                                                          -                                                     -
                                                                                                                      Using the credit sharing approach
                                                                                                                                           (guaranteed)
    -              -                        -             -                                                     -
                                                                                                                      Using the credit sharing approach
                                                                                                                                           (guaranteed)
                                                                                                                           Residential Property Backed
                           -                -             -                                                     -      Loans whose Payments Depend
                                                                                                                      Materially on Property Cash Flows
                                                                                                                          Commercial Property Backed
    -          46.654                       -             -                                                48.138
                                                                                                                       Loans whose Payments Does not
                                                                                                                         Depend Materially on Property
                                                                                                                                           Cash Flows
                                                          -                                                     -           No credit sharing approach

                                                          -                                                     -
                                                                                                                      Using the credit sharing approach
                                                                                                                                           (guaranteed)

    -              -                        -             -                                                     -

                                                                                                                          Loans Secured by Commercial
           -                      -         -             -                                                     -
                                                                                                                        Properties whose Payments Are
                                                                                                                       Materially Dependant on Property
                                                                                                                                              Cash Flow
                   -                        -             -                                                     -
                                                                                                                      Land Acquisition, Land Processing,
                                                                                                                                 and Construction Loans
                                                                  TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
                                                               NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
                        150%                     LAINNYA             CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION              PORTFOLIO CATEGORY
                                                                 TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
                                                                     FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES

                                                          -                                                   246          Employee or Pensioner Loans

                                                                  TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
                                                               NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
                        150%                     LAINNYA             CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION              PORTFOLIO CATEGORY
                                                                 TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
                                                                     FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES

                           -                              -                                               43.950                   Past Due Receivables

                                                                  TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
                                                               NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT
 150%               1250% 5)                     LAINNYA             CONVERSION FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION              PORTFOLIO CATEGORY
                                                                 TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION
                                                                     FACTOR AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES

13.556                     -                              -                                              1.152.482                         Other Assets

                                                                   TAGIHAN BERSIH SETELAH FKK DAN MRK
                  RATA-RATA FKK          NET RECEIVABLES AFTER THE IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION FACTOR AND
                                                                                                                                         RISK WEIGHT
AVERAGE CREDIT CONVERSION FACTOR      CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES IMPLEMENTATION OF CREDIT CONVERSION FACTOR
                                                                              AND CREDIT RISK MITIGATION TECHNIQUES

                                0%                                                                       3.148.096                                < 40%

                                0%                                                                          43.531                           40% - 70%

                               40%                                                                       7.310.628                                  75%

                                0%                                                                               -                                  85%

                               50%                                                                       1.618.393                          90% - 100%

                                0%                                                                               -                          105% - 130%

                                0%                                                                          13.556                                 150%

                                0%                                                                               -                                250%

                                0%                                                                               -                                400%

                                0%                                                                               -                                1250%

                                                                                                      12.134.204




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                          215
Page 216
        Aspek Operasional
        Operational Aspects




RISIKO KREDIT – PENGUNGKAPAN UMUM
CREDIT RISK - GENERAL DISCLOSURE


1.   Risiko kredit merupakan risiko yang timbul dari potensi     1.   Credit risk refers to the risk arising from the potential
     kegagalan debitur atau pihak lawan (counterparty)                failure of a debtor or counterparty to fulfil its payment
     dalam memenuhi kewajiban pembayaran kepada                       obligations to the Bank in accordance with the terms
     Bank sesuai dengan ketentuan yang disepakati dalam               agreed in the contract, whether related to principal
     perjanjian, baik atas pokok maupun bunga. Risiko ini             or interest. This risk represents one of the primary
     merupakan salah satu risiko utama dalam kegiatan                 risks inherent in the Bank’s business activities and
     usaha Bank sehingga dikelola secara menyeluruh                   is therefore managed comprehensively through
     melalui kerangka kebijakan, prosedur, serta mekanisme            a framework of policies, procedures, and control
     pengendalian yang dirancang untuk menjaga kualitas               mechanisms designed to maintain asset quality and
     aset dan mendukung stabilitas keuangan Bank.                     support the Bank’s financial stability.

2. Dalam memantau eksposur risiko kredit, Bank                   2. In monitoring credit risk exposure, the Bank utilises
   menggunakan berbagai indikator kualitas aset,                    various asset quality indicators, including the Non-
   termasuk antara lain rasio kredit bermasalah atau                Performing Loan (NPL) ratio. Such monitoring is
   Non-Performing Loan (NPL). Pemantauan tersebut                   conducted on an ongoing basis to ensure that the level
   dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan                  of credit risk remains within acceptable limits and does
   bahwa tingkat risiko kredit tetap berada dalam batas             not create a significant impact on the Bank’s liquidity,
   yang dapat diterima serta tidak menimbulkan dampak               capital position, or operational sustainability.
   yang signifikan terhadap kondisi likuiditas, permodalan,
   maupun keberlanjutan operasional Bank.

3. Pengelolaan risiko kredit dilaksanakan melalui berbagai       3. Credit risk management is carried out through several
   aktivitas dan proses bisnis sebagai berikut:                     key activities and business processes.
     • Sebelum pemberian fasilitas kredit, Bank terlebih              • Prior to the granting of credit facilities, the Bank
      dahulu melakukan analisis kredit secara komprehensif              performs a comprehensive credit analysis to assess
      guna menilai kelayakan usaha serta kemampuan calon                the viability of the borrower’s business and the
      debitur dalam memenuhi kewajiban pembayaran                       borrower’s capacity to meet repayment obligations
      sesuai dengan ketentuan yang disepakati. Proses                   in accordance with the agreed terms. The results of
      penilaian tersebut menjadi dasar bagi Bank dalam                  this assessment form the basis for determining an
      menentukan struktur pembiayaan yang sesuai                        appropriate financing structure that is aligned with
      dengan profil risiko debitur.                                     the debtor’s risk profile.
     • Setelah  fasilitas kredit diberikan, Bank secara               • Following the disbursement of credit facilities, the
      berkelanjutan melakukan pemantauan terhadap                       Bank continuously monitors the development of
      perkembangan portofolio kredit untuk mengidentifikasi             its loan portfolio to identify potential deterioration
      potensi penurunan kualitas aset secara dini.                      in asset quality at an early stage. This monitoring
      Pemantauan ini antara lain dilakukan melalui penerapan            process includes the implementation of early warning
      mekanisme early warning system serta analisis tren                mechanisms as well as trend analysis of credit quality,
      kualitas kredit yang memungkinkan Bank mengambil                  enabling the Bank to take timely control actions when
      langkah pengendalian secara tepat waktu.                          necessary.
     • Bank juga menerapkan berbagai langkah pengendalian,            • The Bank also implements various risk control measures,
      termasuk penetapan batasan eksposur kredit,                       including the establishment of credit exposure limits,
      pengelolaan portofolio secara tailor-based mengikuti              portfolio management tailored to the inherent risk
      risiko inheren dari segmen tersebut, serta penggunaan             characteristics of each segment, and the application
      instrumen mitigasi risiko seperti risk premium atau               of risk mitigation instruments such as risk premiums or
      bentuk perlindungan lainnya apabila dianggap diperlukan.          other forms of protection when considered appropriate.
     • Terakhir,  Bank melakukan pengelolaan kredit                   • In addition, the Bank actively manages non-
      bermasalah secara aktif melalui berbagai langkah                  performing loans through a range of remedial
      penanganan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan                 actions. One approach that may be undertaken
      adalah restrukturisasi kredit terhadap debitur                    is credit restructuring for debtors who continue
      yang masih memiliki prospek usaha yang memadai                    to demonstrate viable business prospects and
      serta dinilai memiliki kemampuan untuk memenuhi                   are assessed to have the capacity to meet their
      kewajibannya setelah dilakukan penyesuaian terhadap               obligations following adjustments to the credit terms.
      persyaratan kredit. Pendekatan tersebut bertujuan                 This approach aims to minimise potential losses while
      untuk meminimalkan potensi kerugian sekaligus                     supporting the recovery of the Bank’s asset quality.
      mendukung pemulihan kualitas aset Bank.




216                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 217
4. Sebagai bagian dari kerangka pengendalian risiko        4. As part of the credit risk control framework, the Bank
   kredit, Bank juga melakukan stress testing secara          also conducts periodic stress testing to assess the
   berkala guna menilai ketahanan portofolio kredit           resilience of the credit portfolio under various adverse
   terhadap berbagai skenario kondisi ekonomi yang            economic scenarios. The results of these assessments
   kurang menguntungkan. Hasil pengujian tersebut             are used by management as a basis for evaluating the
   digunakan sebagai bahan pertimbangan manajemen             adequacy of existing risk mitigation measures and for
   dalam mengevaluasi kecukupanmitigasi risiko yang ada       refining future credit risk management strategies.
   serta dalam penyempurnaan strategi pengelolaan risiko
   kredit ke depan.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                      217
Page 218
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




LAPORAN PERHITUNGAN KEWAJIBAN PEMENUHAN RASIO
KECUKUPAN LIKUIDITAS (LIQUIDITY COVERAGE RATIO)
LIQUIDITY COVERAGE RATIO (LCR) CALCULATION REPORT

Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025

                                                                                          INDIVIDUAL INDIVIDUAL

                                                                    TW III-2025 Q3-2025                           TW IV-2025 Q4-2025

                                                                                       NILAI SETELAH                                  NILAI SETELAH
 NO    KOMPONEN                                                                        HAIRCUT ATAU                                   HAIRCUT ATAU
                                                           NILAI OUTSTANDING                             NILAI OUTSTANDING
                                                                                  RUN-OFF RATE ATAU                              RUN-OFF RATE ATAU
                                                             ATAU NILAI PASAR                              ATAU NILAI PASAR
                                                                                        INFLOW RATE                                    INFLOW RATE
                                                           OUTSTANDING VALUE                             OUTSTANDING VALUE
                                                                                 VALUE AFTER HAIRCUT                            VALUE AFTER HAIRCUT
                                                              OR MARKET VALUE                               OR MARKET VALUE
                                                                                  OR RUN-OFF RATE OR                             OR RUN-OFF RATE OR
                                                                                         INFLOW RATE                                    INFLOW RATE
       Jumlah data poin yang digunakan dalam
  1    perhitungan LCR
                                                                                       30 Hari 30 Days                                30 Hari 30 Days

       High Quality Liquid Asset (HQLA)

  2    Total High Quality Liquid Asset (HQLA)                                                1.542.477                                     2.395.076

       Arus Kas Keluar

       Simpanan nasabah perorangan dan pendanaan
       yang berasal dari nasabah usaha mikro dan                    6.542.884                 642.331              7.955.284                 773.480
       usaha kecil, terdiri dari:
  3
       a. Simpanan/pendanaan stabil                                    239.139                  11.957              440.976                   22.049
       b. Simpanan/pendanaan kurang stabil                           6.303.745                630.375              7.514.307                  751.431
       Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi,
                                                                       33.892                   12.225               168.143                  66.768
       terdiri dari:
       a. Simpanan operasional                                              -                       -                      -                       -
  4    b. Simpanan non operasional dan/atau
          kewajiban lainnya yang bersifat non                          33.892                   12.225               168.143                  66.768
          operasional
       c. Surat berharga berupa surat utang yang
                                                                            -                       -                      -                       -
          diterbitkan oleh bank (unsecured debt)
  5    Pendanaan dengan agunan (secured funding)                            -                       -                      -                       -
       Arus kas keluar lainnya (additional requirement),
                                                                       64.252                   4.904                95.443                    16.472
       terdiri dari:
       a. Arus kas keluar atas transaksi derivatif                          -                       -                      -                       -
       b. Arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan
                                                                            -                       -                      -                       -
          likuiditas
       c. Arus kas keluar atas kehilangan pendanaan                         -                       -                      -                       -
  6    d. Arus kas keluar atas penarikan komitmen
                                                                       64.252                   4.904                  87.181                   8.210
          fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas
       e. Arus kas keluar atas kewajiban kontraktual
                                                                            -                       -                      -                       -
          lainnya terkait penyaluran dana
       f. Arus kas keluar atas kewajiban kontijensi
                                                                            -                       -                      -                       -
          pendanaan lainnya
       g. Arus kas keluar kontraktual lainnya                               -                       -                  8.262                   8.262

  7    Total Arus Kas Keluar                                                                 659.461                                        856.719

       Arus Kas Masuk

  8    Pinjaman dengan agunan (secured lending)                             -                       -                      -                       -
       Tagihan berasal dari pihak lawan (counter
  9    party) yang bersifat lancar (inflows from fully               1.241.028                 587.716              1.501.130                 776.171
       performing exposures)
 10    Arus kas masuk lainnya                                               -                       -                      -                       -

 11    Total Arus Kas Masuk                                         1.241.028                 587.716             1.501.130                  776.171

 12    Total HQLA                                                                           1.542.477                                     2.395.076

 13    Total Arus Kas Keluar Bersih                                                          164.865                                         214.180

 14    LCR (%)                                                                                   936                                            1.118




218                                                                                                        Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 219
                                                                                            Dalam jutaan rupiah in million rupiah

                           KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED

          TW III-2025 Q3-2025                        TW IV-2025 Q4-2025

                             NILAI SETELAH                              NILAI SETELAH
                             HAIRCUT ATAU                               HAIRCUT ATAU                                     COMPONENT
  NILAI OUTSTANDING                          NILAI OUTSTANDING
                        RUN-OFF RATE ATAU                          RUN-OFF RATE ATAU
    ATAU NILAI PASAR                           ATAU NILAI PASAR
                              INFLOW RATE                                INFLOW RATE
  OUTSTANDING VALUE                          OUTSTANDING VALUE
                       VALUE AFTER HAIRCUT                        VALUE AFTER HAIRCUT
     OR MARKET VALUE                            OR MARKET VALUE
                        OR RUN-OFF RATE OR                         OR RUN-OFF RATE OR
                               INFLOW RATE                                INFLOW RATE
                                                                                                         Number of data points used in
                                      N/A                                        N/A
                                                                                                                   the LCR calculation

                                                                                                High Quality Liquid Assets (HQLA)

                                      N/A                                        N/A           Total High-Quality Liquid Assets (HQLA)

                                                                                                                        Cash Outflows

                                                                                            Retail deposits and funding from individual
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A
                                                                                                    and MSME customers, consisting of:

                N/A                   N/A                  N/A                   N/A                        a. Stable deposits/funding
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A                   b. Less stable deposits/funding
                                                                                                   Funding from corporate customers,
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A
                                                                                                                       consisting of:
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A                           a. Operational deposits

                                                                                                  b. Non-operational deposits and/or
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A
                                                                                                      other non-operational liabilities
                                                                                                 c. Debt securities issued by the bank
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A
                                                                                                                      (unsecured debt)
                                      N/A                                        N/A                                   Secured funding
                                                                                                                   Other cash outflows
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A
                                                                                               (additional requirements), consisting of:
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A    a. Cash outflows from derivative transactions
                                                                                                     b. Cash outflows from increased
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A
                                                                                                                         liquidity needs
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A            c. Cash outflows from loss of funding
                                                                                                   d. Cash outflows from drawdowns
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A
                                                                                                        of credit and liquidity facilities
                                                                                             e. Cash outflows from other contractual
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A
                                                                                                                    lending obligations
                                                                                              f. Cash outflows from other contingent
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A
                                                                                                                    funding obligations
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A              g. Other contractual cash outflows

                                      N/A                                        N/A                             Total Cash Outflows

                                                                                                                           Cash Inflow

                N/A                   N/A                  N/A                   N/A                                    Secured lending

                                                                                                           Inflows from fully performing
                N/A                   N/A                  N/A                   N/A
                                                                                                                counterparty exposures

                N/A                   N/A                  N/A                   N/A                                 Other cash inflows

                N/A                   N/A                  N/A                   N/A                               Total Cash Inflows

                                      N/A                                        N/A                                        Total HQLA

                                      N/A                                        N/A                        Total Net Cash Outflows

                                      N/A                                        N/A           Liquidity Coverage Ratio (LCR) (%)




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                           219
Page 220
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




 ANALISIS SECARA INDIVIDU

 Berdasarkan POJK No. 42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas bagi Bank Umum,
 maka dengan ini kami sampaikan sebagai berikut:
 1.   Hasil perhitungan LCR Bank posisi Kuartal IV adalah sebesar 1118%, masih jauh di atas batas minimum yang ditentukan
      OJK yaitu 100%. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi kecukupan likuiditas Bank sangat memadai dan mampu
      memenuhi kebutuhan likuiditas selama periode 30 (tiga puluh) hari ke depan dalam skenario stres.

 2. Total HQLA yang dimiliki Bank pada Kuartal IV merupakan HQLA level 1 dan HQLA Level 2A. HQLA level 1 dengan
    rata-rata kepemilikan surat berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia sebesar Rp2.347
    triliun, penempatan pada BI sebesar Rp31.5 miliar dan kas sebesar Rp6.6 miliar. HQLA Level 2A dengan rata-rata
    kepemilikan surat berharga yang diterbitkan oleh entitas sektor publik sebesar Rp10.19 miliar.

 3. Estimasi total Arus Kas Keluar Bersih (Net Cash Outflow) periode Kuartal IV adalah sebesar Rp214.2 miliar, yang
    merupakan hasil pengurangan dari estimasi total arus kas keluar sebesar Rp856.7 miliar dan estimasi total arus kas
    masuk yang dapat diperhitungkan dalam perhitungan LCR sebesar Rp642.5 miliar.

 4. Dibandingkan dengan Kuartal III 2025, rata-rata rasio LCR naik +182% pada kuartal IV 2025. Kenaikan rasio ini
    disebabkan oleh naiknya HQLA +55,3% sedangkan kenaikan net cash outflow hanya +29,9%.

 5. Kenaikan HQLA +Rp852.6 miliar dibanding dengan posisi Kuartal III 2025 didominasi oleh kenaikan pada jumlah SBN
    & Surat Berharga BI +Rp889.4 miliar dibantu oleh kenaikan kas +Rp2.6 miliar, meskipun di sisi lain terjadi penurunan
    penempatan pada Bank Indonesia -Rp33.7 miliar.

 6. Kenaikan Cash Outflow +Rp197.3 miliar dibanding dengan posisi Kuartal III 2025 dipicu oleh kenaikan pada simpanan
    kurang stabil perorangan +Rp121.1 miliar dan simpanan korporasi non operasional +Rp54.5 miliar. Kenaikan ini
    mengindikasikan bahwa struktur pendanaan bank yang masih didominasi oleh simpanan tidak stabil dimana
    konsentrasinya mencapai 97% pada simpanan perorangan dan 99% pada simpanan korporasi.

 7. Kenaikan Cash Inflow +Rp188.5 miliar dibanding dengan posisi Kuartal III 2025 didominasi oleh Pasar Uang Antar
    Bank sebesar Rp135.2 miliar, meskipun di sisi kredit nasabah perorangan turun sebesar -0,9% atau -Rp5 miliar.




220                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 221
INDIVIDUAL ANALYSIS

Based on POJK No. 42/POJK.03/2015 concerning the Obligation to Fulfill the Liquidity Coverage Ratio (LCR) for General
Banks, we hereby present the following:
1.   As of Q4, the Bank’s LCR was recorded at 1118%, significantly above the minimum regulatory requirement set by OJK
     of 100%. This indicates that the Bank’s liquidity position is highly adequate and capable of meeting liquidity needs
     over the next 30 (thirty) days under stress conditions.

2. The Bank’s total High-Quality Liquid Assets (HQLA) in Q4 consist of Level 1 and Level 2A HQLA. Level 1 HQLA includes
   an average holding of securities issued by the Central Government and Bank Indonesia amounting to IDR2,347
   trillion, placements with Bank Indonesia of IDR31,5 billion, and cash of IDR6,6 billion. Level 2A HQLA consists of an
   average holding of securities issued by public sector entities amounting to IDR10,19 billion.

3. The estimated total Net Cash Outflows for Q4 amounted to IDR214,2 billion, derived from total estimated cash
   outflows of IDR856,7 billion and total eligible cash inflows of IDR642,5 billion for LCR calculation purposes.


4. Compared to Q3 2025, the average LCR increased by 182% in Q4 2025. This increase was driven by a +55.3% rise
   in HQLA, while net cash outflows increased by only +29.9%.

5. The increase in HQLA by +IDR852,6 billion compared to Q3 2025 was primarily driven by higher holdings of
   Government Securities (SBN) and Bank Indonesia securities, which rose by +IDR889,4 billion, supported by an
   increase in cash of +IDR2,6 billion, despite a decrease in placements with Bank Indonesia of -IDR33,7 billion.

6. The increase in cash outflows by +IDR197,3 billion compared to Q3 2025 was mainly driven by higher less stable
   individual deposits (+IDR121,1 billion) and non-operational corporate deposits (+IDR54,5 billion). This reflects that
   the Bank’s funding structure remains heavily dominated by less stable deposits, with concentrations reaching 97%
   in individual deposits and 99% in corporate deposits.

7. The increase in cash inflows by +IDR188,5 billion compared to Q3 2025 was primarily driven by interbank money
   market placements amounting to +IDR135,2 billion, although digital lending and channeling activities declined
   slightly by -0.9% (or IDR5 billion).




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                            221
Page 222
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




NET STABLE FUNDING RATIO (NSFR)
NET STABLE FUNDING RATIO (NSFR)

Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025



                                                                         30 SEP 2025 SEP 30, 2025

                                                            NILAI TERCATAT BERDASARKAN SISA JANGKA WAKTU
                                                                     CARRYING AMOUNT BY REMAINING MATURITY

                                                                                                                     TOTAL NILAI
 NO     KOMPONEN ASF
                                                 TANPA                                                              TERTIMBANG
                                                                               ≥ 6 BULAN -
                                               JANGKA                                                            TOTAL WEIGHTED
                                                                < 6 BULAN         < 1 TAHUN         ≥ 1 TAHUN
                                               WAKTU 1                                                                  AMOUNT
                                                                < 6 MONTH      ≥ 6 MONTH -            ≥ 1 YEAR
                                                    NO
                                                                                    < 1 YEAR
                                              MATURITY 1


  1     Modal                                  3.519.695                -                 -                 -           3.519.695

  2     Modal sesuai POJK KPMM                 3.519.695                -                 -                 -           3.519.695

  3     Instrumen modal lainnya                        -                -                 -                 -                   -

        Simpanan yang berasal dari
        nasabah perorangan dan
  4     pendanaan yang berasal dari             1.398.474        4.938.543          477.289             93.176          6.226.401
        nasabah usaha mikro dan usaha
        kecil:

  5     Simpanan dan pendanaan stabil              6.905               84                 -                 -              6.640

        Simpanan dan pendanaan kurang
  6                                             1.391.569        4.938.459          477.289             93.176           6.219.761
        stabil
        Pendanaan yang berasal dari
  7                                                 3.318           67.302                -                 -              29.651
        nasabah korporasi:

  8     Simpanan operasional                           -                -                 -                 -                   -

        Pendanaan lainnya yang berasal
  9                                                 3.318           67.302                -                 -              29.651
        dari nasabah korporasi
        Liabilitas yang memiliki pasangan
 10                                                    -                -                 -                 -                   -
        aset yang saling bergantung

  11    Liabilitas dan ekuitas lainnya :         249.156                -                 -                 -                   -

 12     NSFR liabilitas derivatif                      -                -                 -                 -                   -
        Ekuitas dan liabilitas lainnya yang
 13                                              249.156                -                 -                 -                   -
        tidak masuk dalam kategori di atas

 14     Total ASF                                                                                                       9.775.747




222                                                                                            Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 223
                                                                                                 Dalam jutaan rupiah In million rupiah



                           31 DES 2025 DEC 31, 2025

          NILAI TERCATAT BERDASARKAN SISA JANGKA WAKTU
                   CARRYING AMOUNT BY REMAINING MATURITY                                NO. REF.
                                                                    TOTAL NILAI     DARI KERTAS
                                                                   TERTIMBANG        KERJA NSFR
                                                                                                                    ASF COMPONENT
                                  ≥ 6 BULAN -                            TOTAL      NO. REF DARI
TANPA JANGKA                                                                       KERTAS KERJA
                  < 6 BULAN          < 1 TAHUN        ≥ 1 TAHUN       WEIGHTED
      WAKTU 1                                                                              SDFR
                  < 6 MONTH       ≥ 6 MONTH -           ≥ 1 YEAR       AMOUNT
 NO MATURITY 1
                                       < 1 YEAR



     3.540.950             -                 -                -       3.540.950                                                  Capital

                                                                                                         Regulatory capital (as per OJK
     3.540.950             -                 -                -       3.540.950        1.1 dan 1.2
                                                                                                         Capital Adequacy Regulation)

             -             -                 -                -               -                1.3           Other capital instruments



                                                                                                      Retail deposits and funding from
      1.781.834     5.116.694         1.170.939          129.767       7.392.724         2 dan 3
                                                                                                         individual & MSME customers



         8.650            85                 -                -           8.298        2.1 dan 3.1         Stable deposits and funding

      1.773.184     5.116.609         1.170.939          129.767      7.384.426       2.2 dan 3.2     Less stable deposits and funding


         8.176       185.519            15.500            5.000          98.010                 4                    Corporate funding

             -             -                 -                -               -                4.1                Operational deposits

         8.176       185.519            15.500            5.000          98.010               4.2             Other corporate funding

                                                                                                        Liabilities with interdependent
             -             -                 -                -               -                 5
                                                                                                                                 assets

       338.619             -                 -                -               -                 6           Other liabilities and equity

             -             -                 -                -               -                6.1            NSFR derivative liabilities
                                                                                                        Other equity and liabilities not
       338.619             -                 -                -               -       6.2 s.d. 6.5
                                                                                                                      classified above

                                                                      11.031.684                7       Total Available Stable Funding




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                         223
Page 224
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




Posisi 31 Desember 2025 As of December 31, 2025


                                                                            30 SEP 2025 SEP 30, 2025

                                                             NILAI TERCATAT BERDASARKAN SISA JANGKA WAKTU
                                                                      CARRYING AMOUNT BY REMAINING MATURITY

                                                                                                                          TOTAL NILAI
 NO    KOMPONEN RSF
                                                   TANPA                                                                 TERTIMBANG
                                                                                  ≥ 6 BULAN -
                                                 JANGKA                                                               TOTAL WEIGHTED
                                                                 < 6 BULAN           < 1 TAHUN          ≥ 1 TAHUN
                                                 WAKTU 1                                                                     AMOUNT
                                                                 < 6 MONTH        ≥ 6 MONTH -             ≥ 1 YEAR
                                                      NO
                                                                                       < 1 YEAR
                                                MATURITY 1


       Total HQLA dalam rangka perhitungan
 15    NSFR
                                                         -                 -                   -                                37.999
       Simpanan pada lembaga keuangan lain
 16    untuk tujuan operasional
                                                    85.129                 -                   -                 -              42.565
       Pinjaman dengan kategori lancar dan
 17    dalam perhatian khusus (performing)
                                                         -         1.545.558          4.341.728           1.734.149           4.417.670
       Kepada lembaga keuangan yang
 18    dijamin dengan HQLA Level 1
                                                         -                 -                   -                 -                   -

       Kepada lembaga keuangan yang
       dijamin bukan dengan HQLA Level
 19    1 dan pinjaman kepada lembaga
                                                         -                 -                   -                 -                   -
       keuangan tanpa jaminan
       Kepada korporasi non-keuangan,
       nasabah ritel dan nasabah usaha
       mikro dan kecil, pemerintah pusat,
 20    pemerintah negara lain, Bank                      -         1.544.988           4.340.115          1.612.553          4.313.222
       Indonesia, bank sentral negara lain
       dan entitas sektor publik, yang di
       antaranya:
       Memenuhi kualifikasi untuk mendapat
 21    bobot risiko 35% atau kurang, sesuai              -                 -                   -                 -                   -
       SEOJK ATMR untuk Risiko Kredit
       Kredit beragun rumah tinggal yang
 22    tidak sedang dijaminkan, yang di                  -              570                1.613           121.596             104.448
       antaranya:
       Memenuhi kualifikasi untuk mendapat
 23    bobot risiko 35% atau kurang, sesuai              -                 -                   -                 -                   -
       SEOJK ATMR untuk Risiko Kredit
       Surat Berharga dengan kategori
       lancar dan kurang lancar (performing)
       yang tidak sedang dijaminkan,
 24    tidak gagal bayar, dan tidak masuk
                                                         -                 -                   -                 -                   -
       sebagai HQLA, termasuk saham yang
       diperdagangkan di bursa
       Aset yang memiliki pasangan liabilitas
 25    yang saling bergantung
                                                         -                 -                   -                 -                   -

 26    Aset lainnya:                               693.040           313.591              2.257              1.029            1.009.917
       Komoditas fisik yang yang
 27    diperdagangkan, termasuk emas
                                                         -                                                                           -

       Kas, surat berharga dan aset lainnya
       yang dicatat sebagai initial margin
       untuk kontrak derivatif dan kas
 28    atau aset lain yang diserahkan
                                                                           -                   -                 -                   -
       sebagai default fund pada central
       counterparty (CCP)
 29    NSFR aset derivatif                               -                 -                   -                 -                   -
       NSFR liabilitas derivatif sebelum
 30    dikurangi dengan variation margin
                                                                           -                   -                 -                   -
       Seluruh aset lainnya yang tidak masuk
 31    dalam kategori di atas
                                                   693.040           313.591              2.257              1.029            1.009.917

 32    Rekening Administratif                                          71.117              71.117            71.117              3.556

 33    Total RSF                                                                                                             5.511.706


 34    Rasio Pendanaan Stabil Bersih                                                                                             177%




224                                                                                                 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 225
                                                                                                    Dalam jutaan rupiah in million rupiah


                          31 DES 2025 DEC 31, 2025

          NILAI TERCATAT BERDASARKAN SISA JANGKA WAKTU
                   CARRYING AMOUNT BY REMAINING MATURITY                                 NO. REF.
                                                                    TOTAL NILAI      DARI KERTAS
                                                                   TERTIMBANG         KERJA NSFR
                                                                                                                          RSF COMPONENT
       TANPA                     ≥ 6 BULAN -                             TOTAL       NO. REF DARI
     JANGKA      < 6 BULAN          < 1 TAHUN        ≥ 1 TAHUN        WEIGHTED      KERTAS KERJA
     WAKTU 1     < 6 MONTH       ≥ 6 MONTH -           ≥ 1 YEAR        AMOUNT               SDFR
 NO MATURITY 1                        < 1 YEAR



             -            -                 -                 -          65.453                    1          Total HQLA for NSFR calculation
                                                                                                            Operational deposits placed with
       103.925            -                 -                 -           51.963                   2
                                                                                                                         financial institutions
                                                                                                                             Performing loans
             -     2.500.020         3.827.021         1.927.728       4.767.075                   3
                                                                                                               (current and special mention)
                                                                                                                Loans to financial institutions
             -            -                 -                 -                -               3.1.1
                                                                                                                    secured by Level 1 HQLA

                                                                                               3.1.2    Loans to financial institutions secured
             -       100.040                -                 -           15.006                         by Non-Level 1 HQLA and unsecured
                                                                                               3.1.3                                      loans



                                                                                             3.1.4.2       Loans to non-financial corporates,
             -     2.399.766         3.825.023         1.810.381        4.651.218              3.1.5       retail & MSMEs, sovereigns, central
                                                                                               3.1.6            banks & public sector entities



                                                                                                               Qualifying for ≤35% risk weight
             -            -                 -                 -                -             3.1.4.1
                                                                                                                 (Credit Risk RWA Regulation)


             -           214             1.998           117.347         100.851             3.1.7.2               Residential mortgage loans


                                                                                                               Qualifying for ≤35% risk weight
             -            -                 -                 -                -              3.1.7.1
                                                                                                                 (Credit Risk RWA Regulation)


                                                                                                            Performing securities (Non-HQLA,
             -            -                 -                 -                -                3.2           Unencumbered, Non-Defaulted,
                                                                                                                      Including Listed Equity)


             -            -                 -                 -                -                   4    Assets with interdependent liabilities

       843.224       417.933             9.078            4.280         1.274.515                  5                              Other assets

             -            -                 -                 -                -                 5.1    Physical commodities (including gold)



                                                                                                                   Derivative initial margin &
       843.224            -                 -                 -                -                5.2
                                                                                                              CCP default fund contributions


             -            -                 -                 -                -                5.3                    NSFR derivative assets
                                                                                                              NSFR derivative liabilities before
                          -                 -                 -                -                5.4
                                                                                                                  deducting variation margin
       843.224       417.933             9.078            4.280         1.274.515      5.5 s.d. 5.12      All other assets not classified above

                      87.377            87.377           87.377            4.369                  12                  Off-balance sheet items

                                                                       6.163.375                 13         Total Required Stable Funding


                                                                           179%                  14          Net Stable Funding Ratio (%)




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                225
Page 226
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




 ANALISIS SECARA INDIVIDU

 Berdasarkan POJK no.50/POJK.03/2017 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
 Funding Ratio) bagi Bank Umum, maka dengan ini kami sampaikan sebagai berikut:

 1.   Hasil perhitungan NSFR Bank posisi bulan Desember 2025 adalah sebesar 179% dengan jumlah pendanaan stabil
      yang tersedia (ASF) dan pendanaan stabil yang diperlukan (RSF) masing-masing sebesar Rp11,03 triliun dan Rp6,16
      triliun. ASF dan RSF posisi Desember 2025 bila dibandingkan dengan posisi September 2025 meningkat sebesar
      Rp1,3 triliun dan Rp0,6 triliun.

 2. Net Stable Funding Ratio (NSFR) tercatat sebesar 179%, berada jauh di atas ketentuan minimum sebesar 100%.
    Nilai NSFR meningkat 2% dibandingkan periode sebelumnya. Faktor yang mempengaruhi peningkatan tersebut
    adalah meningkatnya ASF yang di dominasi oleh simpanan kurang stabil nasabah perorangan. RSF juga meningkat
    terutama berasal dari peningkatan HQLA dan kredit yang diberikan. Peningkatan NSFR ini mencerminkan bahwa
    struktur pendanaan dan komposisi aset produktif Bank berada dalam kondisi stabil.

 3. Komposisi ASF (Available Stable Funding) terdiri dari Modal (32,1%), simpanan stabil (0,08%), simpanan kurang stabil
    (67%) dan pendanaan korporasi (0,89%). Dibandingkan dengan kuartal III 2025, proporsi simpanan kurang stabil
    meningkat +3,3% sedangkan proporsi modal relatif turun -3,9% dari total ASF. Hal ini menunjukkan bahwa bank
    masih sangat bergantung pada pendanaan ritel tidak stabil.

 4. Bank tidak memiliki liabilitas yang memiliki hubungan kebergantungan dengan aset tertentu, demikian pula dengan
    aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling bergantung.

 5. Kenaikan ASF (Available Stable Funding) didominasi oleh simpanan perorangan dan UMKM di mana menyumbang
    92,9% dari total kenaikan ASF dengan rincian Current Account dan Saving Account naik +Rp381,6 miliar, deposito
    dengan tenor <6 bulan naik +Rp178,2 miliar dan deposito tenor <1 tahun naik drastis +Rp693,7 miliar. Selain itu,
    pendanaan korporasi juga meningkat +230% dibandingkan dengan kuartal III 2025. Kenaikan ini didominasi oleh
    deposito tenor <6 bulan +Rp118,2 miliar. Di sisi lain, modal yang diperhitungkan cukup stabil atau mengalami kenaikan
    sedikit +Rp21,3 miliar (+0,6%).

 6. Kenaikan RSF (Required Stable Funding) didominasi oleh kredit nasabah perorangan +Rp337,996 miliar, namun
    terjadi pergeseran tenor kredit yang mana kredit dengan sisa tenor <6 bulan naik +Rp854,8 miliar sedangkan kredit
    dengan sisa tenor <1 tahun turun -Rp515,1 miliar.


 7. Dengan demikian, dapat disampaikan bahwa Bank memiliki pendanaan stabil yang memadai untuk mendanai
    aktivitas Bank dalam rangka mengelola dan mengurangi risiko likuiditas (kesulitan pendanaan) jangka panjang.




226                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 227
INDIVIDUAL ANALYSIS

Based on POJK No. 50/POJK.03/2017 concerning the Obligation to Fulfill the Net Stable Funding Ratio (NSFR) for
General Banks, we hereby present the following:

1.   As of December 2025, the Bank’s NSFR was recorded at 179%, with Available Stable Funding (ASF) and Required
     Stable Funding (RSF) amounting to IDR11,03 trillion and IDR6,16 trillion, respectively. Compared to September 2025,
     ASF and RSF increased by IDR1,3 trillion and IDR0.6 trillion, respectively.


2. The NSFR stood at 179%, well above the regulatory minimum requirement of 100%, and increased by 2% compared
   to the previous period. This improvement was primarily driven by an increase in ASF, largely contributed by less
   stable retail deposits. RSF also increased, mainly due to higher holdings of High-Quality Liquid Assets (HQLA) and
   growth in loans. The higher NSFR indicates that the Bank’s funding structure and composition of earning assets
   remain sound and stable.

3. The composition of ASF comprises Capital (32.1%), stable deposits (0.08%), less stable deposits (67%), and
   corporate funding (0.89%). Compared to Q3 2025, the proportion of less stable deposits increased by +3.3%,
   while the proportion of capital decreased by -3.9% of total ASF. This indicates that the Bank continues to rely
   significantly on less stable retail funding.

4. The Bank does not have liabilities that are interdependent with specific assets, nor does it have assets that are
   paired with mutually dependent liabilities.

5. The increase in ASF was primarily driven by individual and MSME deposits, contributing 92.9% of the total ASF
   growth. Current Accounts and Savings Accounts increased by +IDR381,6 billion, deposits with tenors of less than 6
   months rose by +IDR178,2 billion, and deposits with tenors of less than 1 year increased significantly by +IDR693,7
   billion. In addition, corporate funding grew by +230% compared to Q3 2025, mainly driven by deposits with tenors
   of less than 6 months amounting to +IDR118,2 billion. Meanwhile, eligible capital remained relatively stable, increasing
   slightly by +IDR21,3 billion (+0.6%).

6. The increase in RSF was mainly driven by individual lending activities, which rose by +IDR337,996 billion. There was also
   a shift in loan tenor composition, where loans with remaining tenors of less than 6 months increased by +IDR854,8
   billion, while loans with remaining tenors of less than 1 year decreased by -IDR515,1 billion. Additionally, the increase in
   other assets was a major contributor to RSF growth, rising by +IDR264,6 billion compared to Q3 2025.

7. In conclusion, the Bank maintains sufficient stable funding to support its operations and effectively manage and
   mitigate long-term liquidity (funding) risk.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                 227
Page 228
        Aspek Operasional
        Operational Aspects




RISIKO LIKUIDITAS (LIQA)
LIQUIDITY RISK (LIQA)

1.   Risiko likuiditas merupakan risiko yang timbul apabila       1.   Liquidity risk refers to the risk that the Bank may not
     Bank tidak memiliki kemampuan yang memadai untuk                  have sufficient capacity to meet its financial obligations
     memenuhi kewajiban keuangan pada saat jatuh tempo                 as they fall due without causing a significant impact on
     tanpa menimbulkan dampak yang signifikan terhadap                 its operational continuity or financial condition. This
     kelangsungan operasional maupun kondisi keuangan                  risk may arise from mismatches between cash inflows
     Bank. Risiko ini dapat berasal dari ketidaksesuaian               and outflows, changes in the funding structure, and
     antara arus kas masuk dan arus kas keluar, perubahan              obligations arising from the Bank’s business activities.
     dalam struktur pendanaan, serta kewajiban yang                    The Bank’s liquidity position is influenced by several
     timbul dari aktivitas bisnis Bank. Tingkat likuiditas Bank        factors, including the structure of funding sources, the
     dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain struktur            composition of liquid assets, obligations to third parties,
     sumber pendanaan, komposisi aset likuid, kewajiban                and financing commitments extended to debtors.
     kepada pihak ketiga, serta komitmen pembiayaan yang
     telah diberikan kepada debitur.

2. Krom menerapkan kebijakan dan prosedur pengelolaan             2. Krom implements liquidity management policies
   likuiditas yang dirancang untuk memastikan bahwa                  and procedures designed to ensure that funding
   kebutuhan pendanaan dapat dipenuhi secara tepat                   requirements can be met in a timely manner under
   waktu dalam berbagai kondisi pasar. Pendekatan ini                various market conditions. This approach focuses on
   berfokus pada pengelolaan arus kas secara disiplin                disciplined cash flow management and the maintenance
   serta pemeliharaan portofolio aset likuid yang                    of an adequate portfolio of liquid assets so that the
   memadai, sehingga kewajiban jangka pendek Bank                    Bank’s short-term obligations can be fulfilled without
   dapat dipenuhi tanpa menimbulkan tekanan terhadap                 placing pressure on operational activities or financial
   aktivitas operasional maupun stabilitas keuangan Bank.            stability.

3. Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan secara proaktif        3. Liquidity risk management is conducted proactively
   melalui pemantauan terhadap berbagai indikator                    through the monitoring of various key indicators
   utama yang berfungsi sebagai mekanisme peringatan                 that serve as early warning mechanisms for potential
   dini terhadap potensi tekanan likuiditas. Pemantauan              liquidity pressures. This monitoring includes periodic
   tersebut antara lain mencakup evaluasi berkala                    evaluations of internal liquidity ratios, compliance with
   atas rasio-rasio likuiditas internal, pemenuhan rasio             regulatory liquidity requirements such as the Liquidity
   likuiditas yang dipersyaratkan oleh regulator seperti             Coverage Ratio (LCR) and Net Stable Funding Ratio
   Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding             (NSFR), and analysis of the maturity profile of assets
   Ratio (NSFR), serta analisis terhadap profil jatuh tempo          and liabilities to identify potential liquidity risks.
   aset dan liabilitas guna mengidentifikasi potensi risiko.

4. Selain itu, Bank secara berkala melakukan pengujian            4. In addition, the Bank periodically conducts liquidity
   stres likuiditas (liquidity stress testing) untuk menilai         stress testing to assess the resilience of its liquidity
   ketahanan posisi likuiditas Bank dalam menghadapi                 position under various adverse market scenarios. The
   berbagai skenario kondisi pasar yang kurang                       results of these tests are used by management to
   menguntungkan. Hasil dari pengujian tersebut                      evaluate the adequacy of liquidity buffers and to refine
   digunakan sebagai bahan evaluasi bagi manajemen                   the Bank’s funding management strategies.
   dalam memastikan kecukupan buffer likuiditas
   serta dalam menyempurnakan strategi pengelolaan
   pendanaan Bank.

5. Sebagai bagian dari kerangka tata kelola pengelolaan           5.   As part of the governance framework for liquidity
   likuiditas, perkembangan kondisi likuiditas Bank                    management, developments in the Bank’s liquidity
   serta potensi risiko yang terkait dibahas secara rutin              condition and related risks are regularly discussed
   dalam rapat Asset Liability Committee (ALCO) yang                   in meetings of the Asset Liability Committee (ALCO),
   diselenggarakan secara berkala. Forum ini menjadi                   which are held periodically. This forum enables
   sarana bagi manajemen untuk melakukan evaluasi                      management to evaluate the Bank’s liquidity position,
   terhadap posisi likuiditas Bank, meninjau strategi                  review asset and liability management strategies, and
   pengelolaan aset dan liabilitas, serta mengambil                    determine necessary actions to maintain the Bank’s
   langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga                       liquidity stability on an ongoing basis.
   stabilitas likuiditas Bank secara berkelanjutan.




228                                                                                         Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 229

          
Page 230
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




RISIKO PASAR - PENGUNGKAPAN RISIKO PASAR DENGAN
MENGGUNAKAN METODE STANDAR
MARKET RISK – DISCLOSURE OF MARKET RISK USING THE STANDARDIZED APPROACH



                                                       31 DES 2025 DEC 31, 2025

                                        INDIVIDUAL                                KONSOLIDASIAN
NO     JENIS RISIKO                      INDIVIDUAL                                CONSOLIDATED
                                                            ATMR                                       ATMR
                             BEBAN MODAL                                BEBAN MODAL
                                              RWA (RISK-WEIGHTED                         RWA (RISK-WEIGHTED
                            CAPITAL CHARGE                             CAPITAL CHARGE
                                                         ASSETS)                                    ASSETS)

 1     Risiko Suku Bunga                 -                     -                    -                     -


       a. Risiko Spesifik                -                     -                    -                     -


       b. Risiko Umum                    -                     -                    -                     -


 2     Risiko Nilai Tukar                -                     -                    -                     -


 3     Risiko Ekuitas                                                               -                     -


 4     Risiko Komoditas                                                             -                     -


 5     Risiko Option                     -                     -                    -                     -


       Total                             -                     -                    -                     -




230                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 231
                                                                                    Dalam jutaan rupiah In million rupiah



                                31 DES 2024 DEC 31, 2024

                INDIVIDUAL                                 KONSOLIDASIAN
                 INDIVIDUAL                                 CONSOLIDATED                                     RISK TYPE
                                     ATMR                                        ATMR
    BEBAN MODAL                                  BEBAN MODAL
                       RWA (RISK-WEIGHTED                          RWA (RISK-WEIGHTED
   CAPITAL CHARGE                               CAPITAL CHARGE
                                  ASSETS)                                     ASSETS)

                -                       -                    -                      -                  Interest Rate Risk


                -                       -                    -                      -                    a. Specific Risk


                -                       -                    -                      -                    b. General Risk


                -                       -                    -                      -              Foreign Exchange Risk


                                                             -                      -                        Equity Risk


                                                             -                      -                   Commodity Risk


                -                       -                    -                      -                       Options Risk


                -                       -                    -                      -                              Total




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                           231
Page 232
        Aspek Operasional
        Operational Aspects




RISIKO PASAR – PENGUNGKAPAN UMUM
MARKET RISK - GENERAL DISCLOSURE


1.   Risiko pasar merupakan risiko yang timbul pada posisi    1.   Market risk refers to the risk arising from positions in
     neraca Bank akibat perubahan kondisi pasar yang               the Bank’s balance sheet due to changes in market
     dapat mempengaruhi nilai ekonomi aset dan liabilitas          conditions that may affect the economic value of
     serta pendapatan Bank. Dalam konteks kegiatan                 assets and liabilities as well as the Bank’s earnings. In
     usaha Bank, eksposur risiko pasar relatif terbatas dan        the context of the Bank’s business activities, exposure
     terutama berkaitan dengan potensi perubahan tingkat           to market risk is relatively limited and primarily relates
     suku bunga. Saat ini, Krom tidak memiliki izin sebagai        to potential changes in interest rates. Currently, Krom
     bank devisa dan seluruh aktivitas operasional Bank            does not hold a foreign exchange bank licence, and all
     dilakukan dalam mata uang Rupiah. Dengan demikian,            of the Bank’s operational activities are conducted in
     Bank tidak memiliki eksposur yang material terhadap           Indonesian Rupiah. As a result, the Bank does not have
     risiko nilai tukar. Selain itu, Bank tidak melakukan          material exposure to foreign exchange risk. In addition,
     aktivitas perdagangan instrumen keuangan untuk                the Bank does not engage in financial instrument
     tujuan memperoleh keuntungan dari pergerakan harga            trading activities aimed at generating profits from
     jangka pendek.                                                short-term price movements.

2. Surat berharga yang dimiliki Bank pada umumnya             2. Securities held by the Bank are generally managed as
   dikelola sebagai bagian dari portofolio banking book dan      part of the banking book portfolio and are primarily
   dimanfaatkan terutama untuk mendukung pengelolaan             utilised to support asset and liability management
   Asset Liability Management (ALM) serta sebagai buffer         (ALM) and to serve as a liquidity buffer. Under this
   likuiditas. Dengan pendekatan tersebut, kepemilikan           approach, the Bank’s bond holdings are mainly intended
   obligasi oleh Bank lebih difokuskan pada pengelolaan          to support balance sheet management and liquidity
   struktur neraca dan pemenuhan kebutuhan likuiditas,           needs rather than active trading activities.
   bukan untuk aktivitas perdagangan aktif.

3. Eksposur risiko pasar Bank terutama berasal dari           3. The Bank’s market risk exposure mainly arises from
   potensi perubahan tingkat suku bunga yang dapat               potential changes in interest rates that may affect
   mempengaruhi struktur pendanaan Bank, khususnya               the Bank’s funding structure, particularly in relation
   terkait dengan produk simpanan berjangka (time                to time deposit products, which represent one of the
   deposit) yang merupakan salah satu sumber pendanaan           Bank’s primary sources of funding. Changes in market
   utama. Perubahan kondisi pasar dapat mempengaruhi             conditions may influence the interest rates offered to
   tingkat suku bunga yang ditawarkan kepada nasabah             customers and the Bank’s overall cost of funds.
   serta biaya dana Bank secara keseluruhan.

4. Dalam rangka mengelola eksposur tersebut, Bank             4. To manage this exposure, the Bank conducts periodic
   melakukan pemantauan secara berkala terhadap                  monitoring of market developments and interest rate
   perkembangan kondisi pasar serta tren pergerakan              trends that may affect the Bank’s balance sheet position.
   suku bunga yang dapat mempengaruhi posisi neraca              This monitoring also includes evaluating deposit pricing
   Bank. Pemantauan ini juga mencakup evaluasi terhadap          policies to ensure alignment with the Bank’s funding
   kebijakan penetapan suku bunga simpanan agar tetap            strategy, liquidity conditions, and acceptable risk levels.
   selaras dengan strategi pendanaan, kondisi likuiditas,
   serta tingkat risiko yang dapat diterima oleh Bank.

5. Sebagai bagian dari kerangka pengelolaan risiko pasar,     5. As part of the market risk management framework, the
   Bank juga melakukan pengujian skenario secara berkala         Bank also conducts periodic scenario testing to assess
   untuk menilai potensi dampak perubahan tingkat suku           the potential impact of interest rate changes on the
   bunga terhadap posisi keuangan dan kinerja Bank. Hasil        Bank’s financial position and performance. The results
   evaluasi tersebut digunakan oleh manajemen sebagai            of these evaluations are used by management as a
   dasar dalam memastikan bahwa eksposur risiko pasar            basis for ensuring that market risk exposures remain
   tetap berada dalam batas yang dapat diterima serta            within acceptable limits and are aligned with the Bank’s
   selaras dengan profil risiko dan strategi bisnis Bank.        overall risk profile and business strategy.




232                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 233

          
Page 234
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




LAPORAN DATA KERUGIAN HISTORIS
HISTORICAL LOSS DATA REPORT




       INDIKATOR BISNIS (IB)
NO                                                        T 2024      T-1    T-2          T-3          T-4
       DAN SUBKOMPONEN IB



       Batasan minimum untuk suatu kejadian
       kerugian operasional (loss event) sebesar
       Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah)
       atau lebih

       Jumlah kerugian operasional bersih setelah
 1     memperhitungkan nilai pemulihan (tanpa                   66    380      201          40           57
       pengecualian) (dalam jutaan Rupiah)

 2     Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional             6      8        5           3            5

       Jumlah kerugian risiko operasional yang
 3                                                                -     -        -           -            -
       dikecualikan
       Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional
 4                                                                -     -        -           -            -
       yang dikecualikan

       Jumlah kerugian operasional bersih setelah
       memperhitungkan nilai pemulihan dan
 5                                                              66    380      201          40           57
       kerugian risiko operasional yang dikecualikan
       (dalam jutaan Rupiah)

       Batasan minimum untuk suatu kejadian
       kerugian operasional (loss event) sebesar
       Rp1.500.000.000,00 (satu milyar lima
       ratus juta rupiah) atau lebih

       Jumlah kerugian operasional bersih setelah
 6     memperhitungkan nilai pemulihan (tanpa                     -     -     1.794          -            -
       pengecualian)

 7     Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional              -     -         1          -            -

       Jumlah kerugian risiko operasional yang
 8                                                                -     -        -           -            -
       dikecualikan
       Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional
 9                                                                -     -        -           -            -
       yang dikecualikan

       Jumlah kerugian operasional bersih setelah
 10    memperhitungkan nilai pemulihan dan                        -     -     1.794          -            -
       kerugian risiko operasional yang dikecualikan

       Rincian perhitungan modal untuk risiko
       operasional
       Apakah kerugian digunakan dalam                        Tidak
 11
       perhitungan FPKI? (Ya/Tidak)                              No

       Dalam hal baris 11 diisi "Tidak", apakah tidak
       digunakannya data kerugian intern tersebut             Tidak
 12
       disebabkan ketidaksesuaian standar                        No
       minimum untuk data kerugian? (Ya/Tidak)

       Threshold yg digunakan dalam perhitungan
 13    modal untuk risiko operasional (dalam            300.000.000
       satuan Rupiah penuh)

 14    Keterangan tambahan (jika ada)                      Optional




234                                                                         Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 235
                                                             Dalam jutaan rupiah In million rupiah




                                                 RATA-
                                               RATA 10             INDIKATOR BISNIS (IB)
      T-5          T-6       T-7   T-8   T-9    TAHUN             DAN SUBKOMPONEN IB
                                               10 YEARS
                                               AVERAGE


                                                              Minimum limit for an operational loss
                                                                event of Rp300,000,000.00 (three
                                                                   hundred million rupiah) or more

                                                             Total net operating loss after taking into
         7            4        -     -     -         76         account the recovery value (without
                                                                        exception) (in million Rupiah)

         4            4        -     -     -          4       Total occurance of operational risk loss

         -            -        -     -     -          -         Total excluded operational risk losses

                                                            Total occurrence of excluded operational
         -            -        -     -     -          -
                                                                        risk losses (in million Rupiah)

                                                            Total net operating loss after taking into
         7            4        -     -     -         76       account recovery values and excluded
                                                            operational risk losses (in million Rupiah)


                                                             Minimum limit for an operational loss
                                                          event of Rp1,500,000,000.00 (one billion
                                                              five hundred million Rupiah) or more

                                                                  Total net operating loss after taking
         -            -        -     -     -        179        into account recovery values (without
                                                                                            exception)

         -            -        -     -     -          -   Total occurrence of operational risk losses

         -            -        -     -     -          -         Total excluded operational risk losses

                                                            Total occurrence of excluded operational
         -            -        -     -     -          -
                                                                                          risk losses

                                                             Total net operating loss after taking into
         -            -        -     -     -        179        account recovery value and excluded
                                                                               operational risk losses

                                                                    Details of capital calculation for
                                                                                     operational risk
                                                           Are losses used in the calculation of FPKI?
                                                                                             (Yes/No)

                                                                In the event that line 11 is filled in "No",
                                                           is the non-use of internal loss data due to
                                                           non-compliance with minimum standards
                                                                               for loss data? (Yes/No)"

                                                          Threshold used in the calculation of capital
                                                             for operational risk (in full Rupiah units)

                                                                         Additional information (if any)




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                            235
Page 236
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




LAPORAN RINCIAN INDIKATOR BISNIS
DETAILS OF BUSINESS INDICATOR REPORT


                                                                  Dalam jutaan rupiah In million rupiah

                                           T         T-1         T-2
                                                                                        BUSINESS
 INDIKATOR BISNIS (IB)
                                                                            INDICATOR (IB) AND IB
 DAN SUBKOMPONEN IB                    2024       2023         2022             SUBCOMPONENTS
 Komponen Bunga, Sewa, dan                                                   Interest, Rent, and Dividend
                                       87.382
 Dividen (KBSD)                                                                       Component (KBSD)

 Pendapatan Bunga                   1.083.829    442.415      162.941                    Interest Income

 Beban Bunga                          118.954       7.745     22.662                   Interest Expenses

 Aset Produktif                     5.586.553   3.261.432   2.802.983                 Productive Assets

 Pendapatan Dividen                        -           -           -                    Dividend Income

 Komponen Jasa (KJ)                    3.262                                   Service Component (SC)

 Pendapatan Jasa dan Komisi             1.046        319         585    Service and Commission Income

                                                                                Service and Commission
 Beban Jasa dan Komisi                   224           -           -
                                                                                              Expenses

 Pendapatan Operasional Lainnya          224           -           -            Other Operating Income

 Beban Operasional Lainnya              7.835          -           -          Other Operating Expenses

 Komponen Keuangan (KK)                    -                                  Financial Component (CC)

 Laba Rugi Bersih Trading Book             -           -           -    Trading Book Net Profit and Loss

 Laba Rugi Bersih Banking Book             -           -           -    Banking Book Net Profit and Loss

 IB                                   90.644                                                            IB

                                                                          Business Indicator Component
 Komponen Indikator Bisnis (KIB)       10.877
                                                                                                   (IB)

 Pengungkapan IB                                                                           IB Disclosure

 IB Total Termasuk Aktivitas yang                                             Total IB including divested
                                      90.644
 Didivestasi                                                                                    activities
 Pengurangan IB Dikarenakan
                                                                         IB reduction due to exclusion of
 Pengecualian Atas Aktivitas yang          -
                                                                                      divested activities
 Didivestasi
 Keterangan Tambahan                 Optional                                     Additional information




236                                                             Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 237
LAPORAN PERHITUNGAN ATMR UNTUK RISIKO OPERASIONAL
DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN STANDAR
CALCULATION OF RWA OPERATIONAL RISK USING STANDARDIZED APPROACH


                                                                              Dalam jutaan rupiah In million rupiah


  RINCIAN                                                  JUMLAH                                        DETAILS
                                                           AMOUNT
  Komponen Indikator Bisnis (KIB)                            10.877,27           Business Indicator Component (KIB)

  Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) (dalam satuan)             1                  Internal Loss Multiplier (FPKI)

  Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)                    10.877,27   Minimum Capital for Operational Risk (MMRO)

  ATMR untuk Risiko Operasional                             135.965,88                      RWA for Operational Risk




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                        237
Page 238
        Aspek Operasional
        Operational Aspects




RISIKO OPERASIONAL
OPERATIONAL RISK


1.   Risiko operasional merupakan risiko yang timbul           1.   Operational risk refers to the risk arising from
     akibat ketidakcukupan atau tidak berfungsinya                  inadequate or failed internal processes, human error,
     proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem,          system failures, or external events that may affect the
     maupun kejadian eksternal yang dapat mempengaruhi              Bank’s operational activities. This risk is inherent in all
     kegiatan operasional Bank. Risiko ini melekat pada             business and operational activities and is therefore
     seluruh aktivitas bisnis dan operasional, sehingga             managed comprehensively and in an integrated manner
     pengelolaannya dilakukan secara menyeluruh dan                 across all organisational units to ensure that potential
     terintegrasi pada setiap unit kerja untuk memastikan           operational disruptions can be properly identified and
     bahwa      potensi    gangguan      operasional dapat          managed.
     diidentifikasi dan dikelola secara memadai.

2. Dalam rangka mendukung pengelolaan risiko operasional       2. To support effective operational risk management,
   yang efektif, Bank telah menetapkan kebijakan serta            the Bank has established risk management policies
   prosedur manajemen risiko yang menjadi pedoman                 and procedures that serve as guidance for all
   bagi seluruh unit kerja dalam menjalankan aktivitas            organisational units in conducting operational activities
   operasional dan menerapkan pengendalian internal.              and implementing internal controls. These policies and
   Kebijakan dan prosedur tersebut dirancang untuk                procedures are designed to ensure that all business
   memastikan bahwa setiap aktivitas bisnis dilaksanakan          activities are carried out in a structured manner and in
   secara terarah dan selaras dengan strategi bisnis              alignment with the Bank’s business strategy and prudent
   serta prinsip kehati-hatian yang berlaku. Kebijakan            banking principles. The risk management policies
   manajemen risiko serta prosedur terkait ditinjau               and related procedures are reviewed and updated
   dan diperbarui secara berkala guna memastikan                  periodically to ensure their continued relevance to
   kesesuaiannya dengan perkembangan kegiatan usaha,              the Bank’s evolving business activities, regulatory
   perubahan regulasi, serta praktik terbaik dalam                developments, and best practices in risk management.
   pengelolaan risiko.

3. Penerapan manajemen risiko operasional di Bank              3. The implementation of operational risk management at
   didukung oleh struktur organisasi yang memastikan              the Bank is supported by an organisational structure
   adanya pembagian peran dan tanggung jawab yang                 that ensures clear roles and responsibilities. Each
   jelas. Setiap unit kerja sebagai lini pertama bertanggung      organisational unit, as the first line of defence,
   jawab untuk mengelola risiko yang timbul dari aktivitas        is responsible for managing risks arising from its
   operasional sehari-hari dan memastikan bahwa                   day-today operational activities and ensuring that
   kegiatan usaha dijalankan sesuai dengan kebijakan dan          business activities are conducted in accordance
   prosedur yang telah ditetapkan. Fungsi pengendalian            with established policies and procedures. The risk
   risiko dilaksanakan oleh Satuan Kerja Manajemen                control function is performed by the Risk Management
   Risiko sebagai lini kedua yang menjalankan tugas               Unit as the second line of defence, which conducts
   pemantauan dan pengawasan secara independen dari               monitoring and oversight independently from the risk-
   unit pengambil risiko. Sementara itu, Satuan Kerja Audit       taking units. Meanwhile, the Internal Audit Unit acts as
   Internal berperan sebagai lini ketiga yang melakukan           the third line of defence by performing independent
   penilaian secara independen terhadap efektivitas               assessments of the effectiveness of internal controls
   pengendalian internal serta penerapan manajemen                and the implementation of risk management across
   risiko di seluruh organisasi.                                  the organisation.

4. Pada tingkat tata kelola, penerapan manajemen               4. At the governance level, operational risk management
   risiko operasional juga didukung oleh mekanisme                is also supported through oversight and discussions
   pengawasan dan pembahasan pada forum manajemen.                within management forums. Operational risk matters
   Pengelolaan risiko operasional secara berkala dibahas          are periodically discussed in meetings of the Risk
   dalam rapat Komite Manajemen Risiko yang melibatkan            Management Committee, which involve relevant
   manajemen terkait untuk memastikan bahwa potensi               management members to ensure that significant
   risiko yang signifikan dapat diidentifikasi dan ditangani      risk issues are identified and addressed in a timely
   secara tepat waktu. Dewan Komisaris juga melakukan             manner. The Board of Commissioners also performs
   pengawasan melalui Komite Pemantau Risiko yang                 oversight through the Risk Monitoring Committee,
   berperan dalam memantau efektivitas penerapan                  which monitors the effectiveness of risk management
   manajemen risiko di Bank.                                      implementation within the Bank.




238                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 239
5. Untuk mendukung proses identifikasi dan pengukuran          5. To support the identification and measurement of
   risiko operasional, Bank telah mengimplementasikan             operational risk, the Bank has implemented various
   berbagai perangkat manajemen risiko yang digunakan             risk management tools that are consistently applied
   secara konsisten di seluruh unit kerja. Perangkat              across organisational units. These tools include the
   tersebut antara lain mencakup pelaksanaan Risk                 implementation of Risk Control Self-Assessment
   Control Self-Assessment (RCSA) untuk mengidentifikasi          (RCSA) to identify risks and assess the effectiveness
   risiko serta menilai efektivitas pengendalian yang             of existing controls, the use of Key Risk Indicators (KRI)
   ada, penggunaan Key Risk Indicators (KRI) sebagai              as an early warning mechanism for potential increases
   mekanisme peringatan dini terhadap potensi                     in risk levels, and the documentation of risk events
   peningkatan risiko, serta pencatatan kejadian risiko           through risk event reports to ensure that operational
   melalui risk event reports guna memastikan setiap              incidents are properly recorded and followed up with
   insiden operasional terdokumentasi dan ditindaklanjuti         appropriate corrective actions. In addition, the Bank
   dengan langkah perbaikan yang memadai. Selain itu,             conducts Business Impact Analysis (BIA) to identify
   Bank juga melakukan Business Impact Analysis (BIA)             critical business processes, which subsequently serve
   untuk mengidentifikasi proses bisnis yang bersifat             as the basis for the development and testing of the
   kritikal, yang selanjutnya menjadi dasar dalam                 Business Continuity Plan (BCP) and Disaster Recovery
   penyusunan dan pengujian Business Continuity Plan              Plan (DRP).
   (BCP) serta Disaster Recovery Plan (DRP).

6. Informasi terkait risiko operasional dilaporkan secara      6. Information related to operational risk is reported
   berkala kepada manajemen sebagai bagian dari                   periodically to management as part of the ongoing
   proses pemantauan risiko yang berkelanjutan. Laporan           risk monitoring process. Such reports include, among
   tersebut mencakup antara lain perkembangan insiden             others, developments in operational risk incidents,
   risiko operasional, hasil pemantauan terhadap risk             monitoring results of the risk register, and assessments
   register, serta penilaian terhadap tingkat risiko inheren      of inherent risk levels and the quality of operational
   dan kualitas penerapan manajemen risiko operasional.           risk management implementation. This reporting
   Proses pelaporan ini bertujuan untuk memastikan                process aims to ensure that management receives
   bahwa manajemen memperoleh informasi yang                      adequate information to support decision-making and
   memadai dalam rangka pengambilan keputusan dan                 continuous improvement of internal controls.
   perbaikan pengendalian secara berkelanjutan.

7. Dalam rangka memitigasi risiko operasional, Bank terus      7. To mitigate operational risk, the Bank continuously
   melakukan penguatan terhadap kebijakan, prosedur,              strengthens its policies, procedures, and internal
   serta proses pengendalian internal, termasuk melalui           control processes, including through enhancing
   peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui             the competencies of its human resources through
   program pelatihan yang relevan. Selain itu, Satuan             relevant training programmes. In addition, the Internal
   Kerja Audit Internal secara berkala melakukan kegiatan         Audit Unit periodically conducts audit activities to
   audit untuk menilai kecukupan pengendalian yang                assess the adequacy of implemented controls and
   diterapkan serta mengidentifikasi potensi risiko secara        identify potential risks at an early stage. As part of its
   dini. Sebagai bagian dari strategi pengelolaan risiko          operational risk management strategy, the Bank also
   operasional, Bank juga memanfaatkan mekanisme                  utilises risk transfer mechanisms through cooperation
   transfer risiko melalui kerja sama dengan perusahaan           with insurance companies to mitigate potential losses
   asuransi guna memitigasi potensi kerugian yang dapat           that may arise from certain operational activities.
   timbul dari aktivitas operasional tertentu.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                           239
Page 240
     Aspek Operasional
     Operational Aspects




RISIKO HUKUM
LEGAL RISK


1. Risiko Hukum – Pengungkapan Kualitatif Umum              1. Legal Risk – General Qualitative Disclosure
  Risiko hukum merupakan risiko yang melekat pada             Legal risk refers to the risk inherent in the Bank’s
  produk dan/atau aktivitas Bank yang timbul sebagai          products and/or activities arising from legal claims
  akibat adanya tuntutan hukum dan/atau potensi               and/or potential risks originating from legal or juridical
  risiko yang bersumber dari aspek yuridis dalam              aspects in the implementation of the Bank’s products
  pelaksanaan produk dan aktivitas Bank. Risiko hukum         and activities. Legal risk may arise, among others,
  dapat muncul antara lain akibat kelemahan perikatan         from weaknesses in contractual arrangements, non-
  hukum, ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan          compliance with applicable laws and regulations, as
  perundang-undangan, serta perbedaan interpretasi            well as differences in legal interpretation with other
  hukum dengan pihak lain yang dapat berdampak pada           parties that may affect the Bank’s financial condition,
  kondisi keuangan, operasional, dan reputasi Bank.           operations, and reputation.

2. Organisasi Manajemen Risiko Hukum                        2. Legal Risk Management Organisation
  a. Pengelolaan risiko hukum di PT Krom Bank Indonesia       a. The management of legal risk at PT Krom Bank
     Tbk dilaksanakan oleh Departemen Hukum yang                 Indonesia Tbk is carried out by the Legal Department,
     bertanggung jawab langsung kepada Direktur                  which reports directly to the Compliance Director.
     Kepatuhan. Secara organisasi, Departemen Hukum              Organisationally, the Legal Department is responsible
     memiliki peran dalam melakukan pemantauan,                  for monitoring, managing, and controlling the legal
     pengelolaan, dan pengendalian risiko hukum yang             risks faced by the Bank, including but not limited to
     dihadapi Bank, termasuk namun tidak terbatas                the handling of litigation and non-litigation matters,
     pada penanganan perkara litigasi dan non-litigasi,          as well as monitoring all documents and agreements
     serta pemantauan terhadap seluruh dokumen dan               that create legal rights and obligations for the Bank.
     perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban
     hukum bagi Bank.
  b. Sumber daya manusia pada Departemen Hukum                b. The Legal Department is supported by professionals
     terdiri dari kombinasi tenaga profesional yang              with diverse backgrounds and experience, including
     memiliki pengalaman bekerja di firma hukum, industri        individuals who have worked in law firms, the banking
     perbankan (khususnya pada fungsi hukum), serta              industry (particularly in legal functions), and the
     industri jasa keuangan non-bank, termasuk namun             non-bank financial services industry, including but
     tidak terbatas pada sektor teknologi finansial.             not limited to the financial technology sector. This
     Komposisi tersebut mendukung kemampuan Bank                 composition supports the Bank’s ability to manage
     dalam mengelola risiko hukum secara komprehensif            legal risk comprehensively and in a manner that
     dan relevan dengan dinamika bisnis yang dijalankan.         remains relevant to the dynamics of its business
                                                                 activities.

3. Mekanisme Pengendalian Risiko Hukum                      3. Legal Risk Control Mechanism
  Dalam rangka mengendalikan risiko hukum, Bank               In managing and controlling legal risk, the Bank
  menerapkan mekanisme pengelolaan risiko hukum               applies a structured legal risk management framework
  yang mencakup tahapan sebagai berikut:                      comprising the following stages:
  a. Identifikasi (Legal Horizon Scanning)                    a. Identification (Legal Horizon Scanning)
      Departemen Hukum secara aktif melakukan                    The Legal Department actively monitors regulatory
      pemantauan      terhadap     perkembangan   dan            developments and changes that may affect the
      perubahan regulasi yang berpotensi mempengaruhi            Bank’s business activities, including proposed
      kegiatan usaha Bank, termasuk rencana peraturan            regulations or draft laws currently under discussion.
      atau rancangan undang-undang yang sedang                   This process aims to ensure the Bank’s readiness to
      dibahas. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan           comply with new legal and regulatory requirements
      kesiapan Bank dalam memenuhi ketentuan hukum               once they come into effect.
      yang akan berlaku.




240                                                                               Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 241
   b. Penilaian (Assessment)                                        b. Assessment
      Departemen Hukum melakukan penilaian terhadap                    The Legal Department evaluates potential legal risks
      potensi risiko hukum dengan mengukur dampak                      by assessing the potential impact that may arise,
      yang mungkin timbul, baik dari sisi finansial maupun             both from financial and reputational perspectives,
      reputasi, serta probabilitas terjadinya risiko tersebut.         as well as the likelihood of such risks occurring.
   c. Mitigasi (Mitigation)                                         c. Mitigation
      Sebagai langkah mitigasi, Departemen Hukum                       As part of mitigation efforts, the Legal Department
      menerapkan pengendalian atas seluruh dokumen                     exercises control over all documents and
      dan perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban                agreements that create legal rights and obligations
      hukum bagi Bank, termasuk melalui pemberian                      for the Bank. This includes providing legal opinions
      pendapat dan kajian hukum atas perikatan baru                    and reviews on new contractual arrangements as
      maupun perubahan (amandemen) perjanjian yang                     well as amendments to existing agreements.
      telah ada.
   d. Pemantauan dan Pelaporan (Monitoring and                      d. Monitoring and Reporting
      Reporting)
      Departemen Hukum melakukan pemantauan secara                     The Legal Department continuously monitors
      berkelanjutan terhadap status risiko hukum yang                  the status of legal risks faced by the Bank and
      dihadapi Bank serta melaporkan perkembangan                      reports developments and key legal risk issues to
      dan isu-isu risiko hukum kepada manajemen Bank                   management as input for decision-making.
      sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan
      keputusan.

4. Selain itu, Departemen Hukum secara aktif melakukan           4. In addition, the Legal Department actively conducts
   sosialisasi dan edukasi kepada unit kerja terkait guna           socialisation and educational initiatives for relevant
   meningkatkan kesadaran (legal awareness) terhadap                business units to enhance legal awareness regarding
   ketentuan peraturan perundang-undangan dan                       applicable laws, regulations, and legal principles
   prinsip-prinsip hukum yang relevan dengan aktivitas              relevant to the Bank’s activities. In carrying out its
   Bank. Dalam pelaksanaannya, Departemen Hukum juga                responsibilities, the Legal Department also utilises
   memanfaatkan teknologi pendukung (legal technology)              supporting legal technology to ensure that the
   untuk memastikan proses identifikasi, penilaian,                 processes of identification, assessment, mitigation,
   mitigasi, pemantauan, dan pelaporan risiko hukum                 monitoring, and reporting of legal risks can be
   dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan tepat         performed in a more effective, efficient, and timely
   waktu.                                                           manner.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                           241
Page 242
        Aspek Operasional
        Operational Aspects




RISIKO REPUTASI
REPUTATIONAL RISK


1.   Risiko reputasi merupakan risiko yang timbul akibat       1.   Reputational risk refers to the risk arising from the
     terbentuknya persepsi negatif dari pemangku                    formation of negative perceptions among stakeholders
     kepentingan terhadap Bank. Persepsi tersebut dapat             toward the Bank. Such perceptions may arise from
     muncul sebagai dampak dari berbagai faktor, antara             various factors, including customer complaints that are
     lain keluhan nasabah yang tidak ditangani secara               not adequately addressed, negative publicity related
     memadai, pemberitaan negatif yang berkaitan dengan             to the Bank’s business activities or its affiliated parties,
     kegiatan usaha Bank atau pihak yang berafiliasi dengan         as well as non-compliance with applicable laws and
     Bank, serta ketidakpatuhan terhadap ketentuan                  regulations. Reputational risk may affect customer trust,
     peraturan    perundang-undangan      yang      berlaku.        relationships with business partners, and the overall
     Risiko reputasi berpotensi mempengaruhi tingkat                performance and sustainability of the Bank’s operations.
     kepercayaan nasabah, hubungan dengan mitra usaha,
     serta kinerja dan keberlanjutan kegiatan usaha Bank
     secara keseluruhan.

2. Untuk memitigasi risiko tersebut, Bank menerapkan           2. To mitigate this risk, the Bank implements various
   berbagai langkah pengendalian yang terintegrasi dalam          control measures integrated within its risk management
   kerangka manajemen risiko. Salah satu pendekatan               framework. One of the primary approaches is the
   utama dilakukan melalui penyediaan layanan nasabah             provision of customer service channels that serve as a
   yang berfungsi sebagai sarana bagi nasabah untuk               platform for customers to submit inquiries, complaints,
   menyampaikan pertanyaan, keluhan, maupun masukan               and feedback regarding the Bank’s products and
   terkait produk dan layanan Bank. Penanganan                    services. Customer complaints are handled through a
   pengaduan nasabah dilakukan secara terstruktur guna            structured process to ensure that issues are resolved
   memastikan setiap permasalahan dapat diselesaikan              in a timely manner and in accordance with the Bank’s
   secara tepat waktu dan sesuai dengan standar layanan           established service standards.
   yang ditetapkan.

3. Selain itu, Bank juga melakukan pemantauan secara           3. In addition, the Bank actively monitors public
   aktif terhadap informasi publik dan pemberitaan yang           information and media coverage related to the Bank.
   berkaitan dengan Bank. Pemantauan ini bertujuan                This monitoring aims to identify potential reputational
   untuk mengidentifikasi secara dini potensi isu reputasi        issues at an early stage, allowing the Bank to take
   yang dapat berkembang di ruang publik, sehingga Bank           appropriate actions to manage and mitigate any
   dapat mengambil langkah yang tepat untuk mengelola             potential impact that may arise.
   dampak yang mungkin timbul.

4. Sebagai bagian dari proses pemantauan risiko secara         4. As part of the overall risk monitoring process, the
   menyeluruh, Satuan Kerja Manajemen Risiko secara               Risk Management Unit periodically reports the level of
   berkala menyampaikan laporan mengenai tingkat risiko           reputational risk to the Board of Directors and the Board
   reputasi kepada Direksi dan Dewan Komisaris. Penilaian         of Commissioners. The assessment of reputational risk
   risiko reputasi dilakukan dengan mempertimbangkan              takes into account various relevant indicators, including
   berbagai indikator yang relevan, antara lain                   trends in customer complaints, media coverage related
   perkembangan keluhan nasabah, pemberitaan yang                 to the Bank, customer complaints submitted through
   berkaitan dengan Bank, pengaduan nasabah yang                  regulatory channels, and customer feedback on the
   disampaikan melalui kanal regulator, serta umpan               Bank’s services through various available platforms.
   balik nasabah terhadap layanan Bank melalui berbagai           This approach is intended to ensure that potential
   platform yang tersedia. Pendekatan ini bertujuan               reputational risks can be identified and managed
   untuk memastikan bahwa potensi risiko reputasi dapat           proactively.
   diidentifikasi dan dikelola secara proaktif.




242                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 243
RISIKO STRATEJIK
STRATEGIC RISK


1.   Risiko stratejik merupakan risiko yang timbul akibat       1.   Strategic risk refers to the risk arising from the
     perumusan maupun pelaksanaan strategi Bank yang                 formulation or implementation of the Bank’s strategy that
     tidak tepat, tidak konsisten, atau kurang responsif             is inaccurate, inconsistent, or insufficiently responsive
     terhadap perubahan lingkungan usaha. Risiko ini dapat           to changes in the business environment. This risk may
     muncul apabila keputusan strategis yang diambil tidak           arise when strategic decisions do not fully consider
     sepenuhnya mempertimbangkan kondisi internal Bank,              the Bank’s internal conditions, developments in the
     dinamika industri perbankan, perkembangan ekonomi,              banking industry, macroeconomic trends, or changes
     maupun perubahan kerangka regulasi. Dalam kondisi               in the regulatory framework. In such circumstances,
     tersebut, strategi yang kurang selaras dengan kapasitas         strategies that are not aligned with the Bank’s capacity
     dan profil risiko Bank berpotensi mempengaruhi kinerja,         and risk profile may affect its performance, operational
     efisiensi operasional, serta keberlanjutan kegiatan             efficiency, and long-term business sustainability.
     usaha Bank dalam jangka panjang.

2. Untuk mengelola dan memitigasi risiko stratejik, Bank        2. To manage and mitigate strategic risk, the Bank
   menerapkan proses perencanaan dan pengawasan                    implements a structured process for strategic planning
   strategi yang dilakukan secara terstruktur. Perumusan           and oversight. The formulation of business strategies
   strategi bisnis dilakukan melalui pembahasan dan                is conducted through discussions and assessments
   kajian pada forum manajemen yang relevan, dengan                within relevant management forums, taking into
   mempertimbangkan berbagai faktor strategis yang                 consideration various strategic factors that may
   mempengaruhi kegiatan usaha Bank. Proses ini bertujuan          influence the Bank’s business activities. This process
   untuk memastikan bahwa arah pengembangan usaha                  aims to ensure that the Bank’s business direction
   Bank telah mempertimbangkan peluang pertumbuhan,                takes into account growth opportunities, competitive
   kondisi persaingan industri, serta kemampuan internal           dynamics within the industry, and the Bank’s internal
   Bank dalam menjalankan strategi yang ditetapkan.                capabilities in executing the established strategy.

3. Selain itu, pelaksanaan strategi Bank dipantau secara        3. In addition, the implementation of the Bank’s strategy
   berkala melalui evaluasi terhadap kinerja dan pencapaian        is monitored periodically through evaluations of
   tujuan bisnis yang telah ditetapkan. Pemantauan ini             performance and the achievement of established
   dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa                 business objectives. This monitoring process
   implementasi strategi tetap berjalan sesuai dengan              is conducted regularly to ensure that strategic
   rencana serta untuk mengidentifikasi secara dini                implementation remains aligned with the planned
   potensi penyimpangan yang dapat mempengaruhi                    direction and to identify at an early stage any potential
   pencapaian target Bank.                                         deviations that could affect the achievement of the
                                                                   Bank’s targets.

4. Sebagai bagian dari mekanisme tata kelola, hasil             4. As part of the governance mechanism, the results of
   pemantauan dan evaluasi kinerja tersebut disampaikan            these monitoring and performance evaluations are
   secara berkala kepada Direksi dan Dewan Komisaris               reported periodically to the Board of Directors and
   sebagai dasar dalam melakukan penilaian atas                    the Board of Commissioners as a basis for assessing
   efektivitas strategi yang telah dijalankan. Melalui proses      the effectiveness of the strategies that have been
   evaluasi ini, manajemen dapat melakukan penyesuaian             implemented. Through this evaluation process,
   strategi secara tepat waktu apabila terdapat perubahan          management is able to make timely adjustments to the
   kondisi internal maupun eksternal yang memerlukan               Bank’s strategy when internal or external developments
   respons strategis dari Bank. Pendekatan ini bertujuan           require a strategic response. This approach is intended
   untuk memastikan bahwa strategi Bank tetap selaras              to ensure that the Bank’s strategy remains aligned with
   dengan arah pengembangan usaha, kemampuan                       its business direction, organisational capabilities, and
   organisasi, serta tingkat risiko yang dapat diterima oleh       acceptable risk levels.
   Bank.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                             243
Page 244
      Aspek Operasional
      Operational Aspects




RISIKO KEPATUHAN
COMPLIANCE RISK


1. Risiko Kepatuhan – Pengungkapan Kualitatif              1. Compliance       Risk    -    General      Qualitative
   Umum                                                       Disclosure
  Risiko kepatuhan adalah risiko yang timbul akibat          Compliance risk refers to the risk arising from the Bank’s
  Bank tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan            failure to comply with applicable laws and regulations,
  ketentuan peraturan perundang-undangan yang                commitments made to regulators, and internal policies
  berlaku, komitmen kepada regulator, serta ketentuan        established by the Bank. Such non-compliance may
  internal yang ditetapkan oleh Bank. Risiko kepatuhan       result in regulatory sanctions, financial losses, and
  dapat berdampak pada sanksi regulator, kerugian            potential reputational damage to the Bank.
  finansial, serta penurunan reputasi Bank.

2. Organisasi Manajemen Risiko Kepatuhan                   2. Compliance Risk Management Organisation
  a. Dalam pengelolaan risiko kepatuhan, Dewan               a. In managing compliance risk, the Board of
     Komisaris dan Direksi memastikan bahwa manajemen           Commissioners and the Board of Directors ensure
     risiko kepatuhan diterapkan secara terintegrasi            that compliance risk management is implemented
     dengan manajemen risiko lainnya. Penerapan fungsi          in an integrated manner alongside other risk
     kepatuhan dilakukan secara preventif (ex-ante)             management functions. The compliance function is
     untuk memastikan bahwa kebijakan, ketentuan,               applied on a preventive (ex-ante) basis to ensure
     sistem, prosedur, serta kegiatan usaha Bank telah          that the Bank’s policies, regulations, systems,
     sesuai dengan peraturan perundang-undangan                 procedures, and business activities are in line
     yang berlaku, serta untuk memastikan pemenuhan             with applicable laws and regulations, as well as to
     atas komitmen Bank kepada otoritas pengawas                ensure fulfilment of the Bank’s commitments to the
     yang berwenang.                                            relevant supervisory authorities.
  b. Direksi bertanggung jawab untuk memastikan              b. The Board of Directors is responsible for ensuring
     terlaksananya budaya kepatuhan di seluruh                  the establishment of a strong compliance culture
     tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank, serta        across all levels of the organisation and business
     efektivitas pelaksanaan fungsi kepatuhan. Dewan            activities, as well as the effective implementation
     Komisaris melakukan pengawasan secara aktif                of the compliance function. The Board of
     terhadap pelaksanaan fungsi kepatuhan tersebut.            Commissioners exercises active oversight over the
                                                                implementation of this function.
  c. Pelaksanaan fungsi kepatuhan berada di bawah            c. The compliance function is coordinated by the
     koordinasi Direktur Kepatuhan dan didukung oleh            Compliance Director and supported by the
     Satuan Kerja Kepatuhan. Setiap permasalahan                Compliance Unit. Any compliance-related issues
     kepatuhan yang timbul ditangani secara efektif,            that arise are addressed effectively, accompanied
     disertai dengan pemantauan atas pelaksanaan                by monitoring of corrective actions carried out by
     tindakan perbaikan oleh Satuan Kerja Kepatuhan.            the Compliance Unit.

3. Strategi Manajemen Risiko dan Efektivitas               3. Risk    Management     Strategy    and  the
   Penerapan Manajemen Risiko Kepatuhan                       Effectiveness of Compliance Risk Management
                                                              Implementation
  Bank secara berkelanjutan melakukan evaluasi atas          The Bank continuously evaluates the effectiveness
  efektivitas sistem manajemen risiko kepatuhan.             of its compliance risk management system. This
  Evaluasi tersebut mencakup penyesuaian strategi            evaluation includes adjustments to the compliance risk
  dan kerangka manajemen risiko kepatuhan sebagai            management strategy and framework as part of the
  bagian dari kebijakan manajemen risiko, kecukupan          Bank’s overall risk management policy, the adequacy
  sistem informasi manajemen risiko, serta kecukupan         of the risk management information system, as well as
  proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan           the adequacy of processes for identifying, measuring,
  pengendalian risiko kepatuhan.                             monitoring, and controlling compliance risk.




244                                                                              Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 245
4. Mekanisme Pemantauan dan Pengendalian                     4. Monitoring and         Control    Mechanism       for
   Risiko Kepatuhan                                             Compliance Risk
   Dalam rangka melakukan pemantauan dan pengendalian          To monitor and control compliance risk, the Bank
   risiko kepatuhan, Bank melaksanakan langkah-langkah         implements the following measures:
   sebagai berikut:
   a. Menetapkan dan mengimplementasikan langkah-              a. Establishing and implementing initiatives to support
      langkah untuk mendukung terciptanya budaya                  the development of a strong compliance culture
      kepatuhan pada seluruh kegiatan usaha Bank di               across all business activities and organisational
      setiap jenjang organisasi.                                  levels of the Bank.
   b. Mengelola dan memantau risiko kepatuhan yang             b. Managing and monitoring compliance risk faced by
      dihadapi oleh Bank secara berkelanjutan.                    the Bank on an ongoing basis.
   c. Menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan,         c. Assessing and evaluating the effectiveness,
      dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem, serta          adequacy, and alignment of the Bank’s policies,
      prosedur Bank terhadap peraturan perundang-                 systems, and procedures with applicable laws and
      undangan yang berlaku melalui kerja sama dengan             regulations through collaboration with business
      unit bisnis dan unit pendukung.                             and support units.
   d. Meninjau serta merekomendasikan pengkinian dan           d. Reviewing and recommending updates and
      penyempurnaan kebijakan internal agar senantiasa            enhancements to internal policies to ensure
      sesuai dengan ketentuan yang berlaku.                       continued alignment with regulatory requirements.
   e. Memastikan bahwa kebijakan, sistem, prosedur, dan        e. Ensuring that the Bank’s policies, systems,
      kegiatan usaha Bank telah sesuai dengan ketentuan           procedures, and business activities comply with
      peraturan perundang-undangan.                               applicable laws and regulations.
   f.   Memastikan kepatuhan Bank terhadap regulator           f.   Ensuring the Bank’s compliance with regulators and
        dan/atau otoritas berwenang lainnya.                        other relevant authorities.
   g. Memutakhirkan serta mensosialisasikan peraturan          g. Updating and disseminating relevant regulatory
      perundang-undangan yang berlaku kepada unit                 developments to the appropriate internal units.
      kerja terkait.
   h. Bertindak sebagai narahubung bagi pihak internal         h. Acting as a liaison between internal and external
      dan eksternal, termasuk otoritas, dalam hal-hal yang        parties, including regulators, on matters related to
      berkaitan dengan kepatuhan Bank.                            the Bank’s compliance




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                     245
Page 246
       Aspek Operasional
       Operational Aspects




TATA KELOLA – KEBIJAKAN REMUNERASI
GOVERNANCE – REMUNERATION POLICY

Remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi Krom                   Remuneration for the Board of Commissioners and
direkomendasikan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi               Directors of Krom is recommended by the Nomination
berdasarkan perumusan remunerasi yang berpedoman                   and Remuneration Committee based on the formulation
kepada kebijakan internal Krom, peraturan eksternal                of remuneration that is guided by Krom internal policies,
yang berlaku, serta pertimbangan atas kinerja Krom.                applicable external regulations, and considerations for Krom
Rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi tersebut                performance. The recommendation of the Nomination and
kemudian diserahkan kepada Dewan Komisaris dan                     Remuneration Committee is then submitted to the Board
disampaikan pada RUPS untuk mendapatkan persetujuan,               of Commissioners and submitted to the GMS for approval,
sebagaimana telah diatur dalam Anggaran Dasar Bank.                as stipulated in the Bank’s Articles of Association.
Paket Kebijakan remunerasi dan fasilitas lain yang diperoleh       The remuneration policy package and other facilities obtained
Dewan Komisaris dan Direksi meliputi:                              by the Board of Commissioners and Board of Directors include:
a. Remunerasi dalam bentuk non-natura, termasuk gaji.              a. Remuneration in non-natura forms, including salaries,
   dan bonus/tantiem penghasilan tetap lainnya antara                 bonus/tantiem, and other fixed income, including
   lain tunjangan, kompensasi berbasis saham, dan bentuk              allowances, share-based compensation, and other
   remunerasi lainnya; dan                                            forms of remuneration; and
b. Fasilitas lain dalam bentuk natura/non-natura yaitu             b. Other facilities in kind/non-natura, namely other
   penghasilan tidak tetap lainnya, termasuk tunjangan                non-fixed income, including allowances for housing,
   untuk perumahan, transportasi, asuransi kesehatan, dan             transportation, health insurance, and other facilities
   fasilitas lainnya yang dimiliki maupun tidak dapat dimiliki.       that are owned or cannot be owned.
Pengungkapan paket/kebijakan remunerasi, paling kurang             Disclosure of remuneration packages/policies, at least
meliputi paket/kebijakan remunerasi dan fasilitas lain bagi        covering remuneration packages/policies and other
anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang ditetapkan                facilities for members of the Board of Commissioners
Rapat Umum Pemegang Saham Bank.                                    and Directors determined by the General Meeting of
                                                                   Shareholders of the Bank.
Jenis remunerasi dan fasilitas lain bagi seluruh anggota           Types of remuneration and other facilities for all members
Dewan Komisaris dan Direksi, paling kurang mencakup                of the Board of Commissioners and Board of Directors,
jumlah anggota Dewan Komisaris, jumlah anggota Direksi,            at least include the number of members of the Board of
dan jumlah seluruh paket/kebijakan remunerasi dan                  Commissioners, the number of members of the Board of
fasilitas lain sebagaimana tabel di bawah ini:                     Directors, and the total number of remuneration packages/
                                                                   policies and other facilities as shown in the table below:


                                                                             Dinilai dalam ekuivalen Rupiah Valued in Rupiah equivalents


                                                 JUMLAH DITERIMA DALAM 1 TAHUN
                                                    TOTAL RECEIVED IN 1 YEAR

                                        DEWAN KOMISARIS                        DIREKSI
  JUMLAH REMUNERASI DAN                                                                                TOTAL REMUNERATION AND
                                      BOARD OF COMMISSIONER                    DIRECTOR
  FASILITAS LAIN                                                                                               OTHER FACILITIES
                                     ORANG            JUTAAN RP         ORANG          JUTAAN RP
                                     PEOPLE          IDR MILLION        PEOPLE        IDR MILLION

  Remunerasi (gaji, bonus,                                                                               Remuneration (salary, bonus,
  tunjangan rutin, dan fasilitas          3                2.827              5             15.495      regular allowances, and other
  lainnya dalam bentuk non-natura)                                                                              non-natura facilities)


  Fasilitas lain dalam bentuk
                                                                                                      Other facilities in kind (housing,
  natura (perumahan, transportasi,
                                                                                                               transportation, health
  asuransi kesehatan, dan
                                          3                   0               4               1.047     insurance, and so on) which:
  sebagainya) yang:
                                                                                                                     a. can be owned
  a. dapat dimiliki
                                                                                                                 b. cannot be owned
  b. tidak dapat dimiliki


  Jumlah                                  6                2.827              9             16.569                                Total




246                                                                                         Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 247
Jumlah anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang                              The number of members of the Board of Commissioners and
menerima paket remunerasi dalam 1 (satu) tahun                               Board of Directors who receive a remuneration package in 1
dikelompokkan sesuai tingkat penghasilan sebagai berikut:                    (one) year is grouped according to income level as follows:


  JUMLAH REMUNERASI                                               JUMLAH              JUMLAH             TOTAL REMUNERATION PER PERSON IN 1
  PER ORANG DALAM 1 TAHUN*                                         DIREKSI          KOMISARIS                                       YEAR*
                                                                     TOTAL          TOTAL BOC
                                                                 DIRECTOR

  Di atas Rp2 Milliar                                                   5                      0                                   Above IDR2 Billion
  Di atas Rp1 Miliar sampai dengan Rp2 Miliar                           0                      0                  Above IDR1 Billion up to IDR2 Billion
  Di atas Rp500 Juta sampai dengan Rp1 Miliar                           0                      2              Above IDR500 Million up to IDR1 Billion
  Rp500 juta ke Bawah                                                   0                      1                            IDR500 Million and Below




Saat ini di Krom masih dalam tahap persiapan untuk                           Currently at Krom it is still in the preparation stage for
penerapan remunerasi sesuai dengan yang diatur dalam                         implementing remuneration in accordance with what is
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015                         regulated in the Financial Services Authority Regulation No.
mengenai Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian                               45/ POJK.03/2015 concerning Implementation of Governance
Remunerasi Bagi Bank Umum.                                                   in Providing Remuneration for Commercial Banks.

Share Option                                                                 Share Option
Krom tidak menyediakan hak opsi (share option) untuk                         Krom does not provide share options to buy shares by
membeli saham oleh anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan                     members of the Board of Commissioners, Directors
Pejabat Eksekutif yang dilakukan melalui penawaran saham                     and Executive Officers which is carried out through a
atau penawaran opsi saham dalam rangka pemberian                             stock offering or share option offer in the framework of
kompensasi yang diberikan kepada anggota Dewan                               providing compensation given to members of the Board
Komisaris, Direksi, dan Pejabat Eksekutif Bank dan yang                      of Commissioners, Directors and Executive Officers of the
telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham                             Bank and which has been decided in the General Meeting
dan/atau Anggaran Dasar Krom.                                                of Shareholders and/or the Articles of Association of Krom.

Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah                                            Highest and Lowest Salary Ratio
Gaji adalah hak pegawai yang diterima dan dinyatakan
dalam bentuk uang sebagai imbalan dari perusahaan                            Salary is an employee’s right that is received and expressed
atau pemberi kerja kepada pegawai yang ditetapkan dan                        in the form of money as compensation from the company
dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan,                      or employer to the employee that is determined and paid
atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan                        according to a work agreement, agreement, or laws and
bagi pegawai dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/                       regulations, including benefits for employees and their
atau jasa yang telah dilakukannya. Rasio gaji tertinggi dan                  families for a job and/or service what he had done. The
terendah, dalam skala perbandingan ditampilkan dalam                         ratio of the highest and lowest salaries, in a comparison
tabel di bawah ini:                                                          scale is shown in the table below:


  URAIAN                                                                     RASIO                                                   DESCRIPTION
                                                                             RATIO
  Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah                             33,45: 1          The ratio of the highest and lowest employee salaries
  Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah                                1,9: 1         The ratio of the highest and lowest Directors’ salaries
  Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah                            3,06: 1    The ratio of the highest and lowest Commissioners’ salaries

                                                                                          The ratio of the highest Directors’ salaries and the highest
  Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan pegawai yang tertinggi                 2,01: 1
                                                                                                                                            employees




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                       247
Page 248
      “
          TATA KELOLA
          PERUSAHAAN
          GOOD CORPORATE
          GOVERNANCE




248                        Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 249
PT Krom Bank Indonesia Tbk   249
Page 250
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




KOMITMEN PENERAPAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN YANG BAIK
COMMITMENT TO GOOD CORPORATE GOVERNANCE IMPLEMENTATION


Krom senantiasa berkomitmen untuk menerapkan prinsip-           Krom remains committed to implementing the principles
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dengan mematuhi        of Good Corporate Governance (GCG) by complying with
seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang             all applicable laws and regulations and referring to best
berlaku serta mengacu pada praktik terbaik di tingkat           practices at both national and international levels. The
nasional dan internasional. Perseroan secara berkelanjutan      Company continuously evaluates, refines, and strengthens
melakukan evaluasi, penyempurnaan, dan penguatan                the implementation of GCG to ensure alignment with
implementasi GCG guna memastikan kesesuaian dengan              evolving regulatory standards and industry developments.
standar dan dinamika regulasi yang berkembang.
Penerapan GCG di Krom dilaksanakan secara konsisten             The implementation of GCG at Krom is carried out
dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas,   consistently by upholding the principles of transparency,
responsibilitas, independensi, dan kewajaran dalam setiap       accountability, responsibility, independence, and fairness
aspek kegiatan usaha dan operasional. Komitmen ini              in all aspects of business and operational activities.
ditujukan untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan            This commitment is intended to maintain and enhance
para pemangku kepentingan serta mendukung tercapainya           stakeholders’ trust while supporting the achievement of
kinerja yang berkelanjutan.                                     sustainable performance.
Melalui implementasi GCG yang menyeluruh dan                    Through     comprehensive     and     integrated    GCG
terintegrasi, Krom meyakini mampu mencapai sasaran              implementation, Krom believes it can achieve its short-
strategis jangka pendek maupun jangka panjang, sekaligus        term and long-term strategic objectives, while generating
menciptakan pertumbuhan usaha yang sehat dan hasil yang         healthy business growth and optimal results as the
optimal sebagai fondasi utama keberlanjutan Perseroan.          foundation for the Company’s sustainability.
Krom juga memahami bahwa keberlanjutan usaha tidak              Krom also recognizes that long-term business sustainability
semata-mata ditentukan oleh pencapaian kinerja keuangan,        depends not only on financial performance and profit
tetapi juga oleh efektivitas sistem pengendalian intern dan     growth, but also on effective internal control systems and
kualitas pengelolaan organisasi. Oleh karena itu, Perseroan     strong organisational governance. Therefore, the Company
terus memperkuat budaya GCG sebagai landasan dalam              continues to strengthen its GCG culture as the foundation
setiap pengambilan keputusan dan pelaksanaan aktivitas          for decision-making and the execution of all banking
perbankan.                                                      activities.


Dasar Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang                     Basis for GCG Implementation
Baik
Standar dan pedoman tata kelola yang menjadi landasan           The governance standards and guidelines that form the
operasional Bank mengacu pada peraturan yang telah              foundation of the Bank’s operations refer to the regulations
ditetapkan oleh Undang-Undang Republik Indonesia dan            stipulated by the Laws of the Republic of Indonesia and the
Otoritas Jasa Keuangan, sebagaimana diatur antara lain dalam:   Financial Services Authority, as regulated, among others, in:

1.   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023         1.   Financial Services Authority Regulation No. 17/2023,
     tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata                September 14, 2023 concerning implementation of
     Kelola Bagi Bank Umum;                                          Governance for Commercial Bank;
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/                  2. Financial Services Authority Circular No.             14/
   SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi                SEOJK.03/2025    concerning   Implementation           of
   Bank Umum;                                                      Governance for Commercial Bank;
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21/POJK.04/2015         3. Financial Services Authority Regulation No. 21/
   tanggal 16 November 2015 tentang Pedoman Tata                   POJK.04/2015 November 16, 2015 concerning
   Kelola Perusahaan Terbuka;                                      Governance for Public Company guidance;
4. Surat Edaran No. 32/SEOJK.04/2015 tanggal 17                 4. Financial Services Authority Circular No. 32/
   November 2015 tentang Pedoman Tata Kelola                       SEOJK.04/2015 November 17, 2015 concerning
   Perusahaan Terbuka.                                             Governance for Public Company guidance.




250                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 251
PRINSIP-PRINSIP GCG KROM
GCG PRINCIPLES KROM




Kegiatan usaha Krom senantiasa didasari atas pemenuhan                 Krom’s business activities are consistently grounded in
5 (lima) prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang                   the fulfillment of the five (5) principles of good corporate
baik sebagaimana Krom melaksanakan pilar-pilar tata                    governance, as Krom implements the key pillars of good
kelola perusahaan yang baik yang meliputi: governance                  corporate governance, namely: governance structure,
structure, governance process, dan governance outcome                  governance process, and governance outcome, all
dengan berlandaskan komitmen. Pilar-pilar tersebut                     underpinned by a strong commitment. These pillars are
diimplementasikan pada organ Tata Kelola Bank yang                     implemented through the Bank Governance organs, which
terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan                   include the General Meeting of Shareholders (GMS), the
Komisaris, dan Direksi serta organ pendukung lainnya                   Board of Commissioners (BOC) and Board of Directors
sebagaimana digambarkan pada tabel di bawah ini.                       (BOD), and other supporting organs, as shown in the table
                                                                       below.


           Keterbukaan                                                     Transparency
           Merupakan keterbukaan Perusahaan dalam menyampaikan informasi   The Company’s openness in conveying material and relevant
           yang material dan relevan dalam melakukan kegiatan usaha.       information in conducting business activities.

           Krom memberikan informasi secara jelas, tepat waktu, akurat     Krom provides clear, timely, accurate and easily accessible
           dan mudah diakses oleh para pemegang saham sesuai dengan        information to stakeholders in accordance with applicable laws
           perundang-undangan yang berlaku.                                and regulations.



           Akuntabilitas                                                   Accountability
           Merupakan kejelasan fungsi, struktur, sistem, dan pelaksanaan   Accountability represents the clarity of functions, structures, and
           tanggung jawab organ perusahaan sehingga pengelolaannya         systems. It ensures Corporate Bodies execute their responsibilities
           berjalan efektif.                                               so that management runs effectively.

           Pengelolaan Krom terlaksana secara efektif melalui pengawasan   Krom manages operations effectively through proper monitoring
           setiap kinerja organ perusahaan dengan baik.                    of each Company organ.




           Tanggung Jawab                                                  Responsibility
           Merupakan kesesuaian pengelolaan perusahaan dengan              It is the suitability of company management with applicable laws
           peraturan yang berlaku dan prinsip korporasi yang sehat.        and regulations and sound corporate principles.

           Krom secara konsisten memegang teguh prinsip pengelolaan        Krom consistently adheres to the principles of sound bank
           Bank yang sehat dan bertanggung jawab.                          management and maintains responsible.




           Independensi                                                    Independency
           Merupakan pengelolaan perusahaan secara profesional tanpa       Is managing the Company in a professional manner without any
           adanya pengaruh atau tekanan dari pihak manapun yang tidak      influence or pressure from any party that is not in accordance
           sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan     with the applicable laws and regulations and sound corporate
           prinsip-prinsip korporasi yang sehat.                           principles.

           Krom dikelola secara profesional dan independen tanpa adanya    Krom is managed professionally and independently without any
           benturan kepentingan.                                           conflict of interest.




           Kewajaran                                                       Fairness
           Merupakan perlakuan yang adil dan setara dalam memenuhi hak-    Is a fair and equal treatment in fulfilling the rights of stakeholders
           hak pemangku kepentingan yang timbul berdasarkan perjanjian     that arise based on agreements and applicable laws and
           dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.                  regulations.

           Krom senantiasa memperhatikan kepentingan pemegang saham        Krom always pays attention to the interests of stakeholders
           dengan baik sesuai asas kewajaran dan kesetaraan.               properly according to the principles of fairness and equality.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                    251
Page 252
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




TAHAPAN PROSES GCG
GCG PROCESS STAGES

Krom menyadari bahwa implementasi GCG yang                   Krom recognizes that the continuous implementation of
berkelanjutan sangat penting dalam menghadapi daya           Good Corporate Governance (GCG) is crucial in facing
saing yang semakin kompetitif. Untuk itu, suatu peta jalan   increasingly competitive market conditions. Therefore,
tata kelola perusahaan disusun oleh Krom sesuai acuan        Krom has developed a corporate governance roadmap in
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia         accordance with guidelines from the Financial Services
agar menjadi warga negara korporat yang baik dalam           Authority (OJK) and Bank Indonesia, with the aim of being a
melaksanakan penerapan GCG.                                  good corporate citizen in implementing GCG.
Tahun 2025 ini, Krom telah melaksanakan apa yang diuraikan   In 2025, Krom has implemented the initiatives outlined in
di dalam peta arahan tata kelola perusahaan. Pedoman         its corporate governance roadmap. The GCG infrastructure
infrastruktur GCG disusun untuk dijadikan sebagai            guidelines have been developed to serve as a reference
panduan GCG bagi Krom dan akan menjadi rujukan penting       framework for Krom and will become an important guide for
bagi seluruh elemen perusahaan dalam penerapan GCG di        all elements of the Company in applying GCG across every
setiap aktivitas Perusahaan. Internal perusahaan terlibat    business activity. The Company’s internal stakeholders have
penuh atas penyusunan pedoman ini khususnya pada top         been fully involved in the development of these guidelines,
level perusahaan, mengingat pendekatan top down masih        particularly at the top management level, recognizing that
menjadi pendekatan yang paling efektif dalam menerapkan      a top-down approach remains the most effective method
GCG.                                                         for implementing GCG.
Berikut ini merupakan diagram tahapan proses GCG yang        The following is a diagram of the stages of the GCG process
akan diterapkan Krom:                                        that will be implemented by Krom:



                                                                                        Penyusunan Rencana
      Presepsi GCG                               Pra-Asesmen GCG                        Strategi Implementasi GCG
      GCG Perception                             GCG Pra-Assesment                      GCG Implement Strategy
                                                                                        Planning
  1                                        2                                        3
                                  6                                        5                                          4
                                               Pelaksanaan Sosialisasi &                Penyusunan Pedoman
  Monitoring & Evaluasi                        Internalisasi GCG                        Infrastruktur GCG
  Monitoring & Evaluation                      GCG Internalization &                    GCG Infrastructure
                                               Dissemination                            Guideline Preparation




PENILAIAN DIRI GCG
GCG SELF-ASSESSMENT

Krom melakukan penilaian atas kualitas penerapan             Krom conducts a self-assessment of the quality of its GCG
GCG, secara mandiri (self-assessment) bertujuan              implementation, with the aim of monitoring and evaluating
untuk mengawasi dan mengevaluasi implementasi GCG            its application, as well as demonstrating the Bank’s
serta wujud Bank dalam mengembangkan GCG yang                commitment to developing sustainable GCG practices.
berkelanjutan.




252                                                                                 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 253
Penilaian Sendiri Pelaksanaan Tata Kelola                     Self-assessment of GCG Implementation
Perusahaan

Prosedur Penilaian                                            Assessment Procedure
Setiap semester, Krom melakukan penilaian mandiri atas        Each semester, Krom conducts a self-assessment of its GCG
penerapan GCG yang baik sesuai dengan ketentuan POJK          implementation in accordance with the provisions of POJK No.
No. 17/2023 dan SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 (SEOJK             17/2023 and SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 (SEOJK 14/2025)
14/2025) tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.        on the Implementation of Governance for Commercial
Penilaian dilakukan secara komprehensif dan terstruktur       Banks. The assessment is carried out in a comprehensive
atas pelaksanaan prinsip tata kelola yang meliputi 3 (tiga)   and structured manner, covering the implementation of
aspek, yaitu: governance structure, governance process,       governance principles across three (3) aspects: governance
dan governance outcome.                                       structure, governance process, and governance outcome.
Kriteria Penilaian                                            Assessment Criteria
Merujuk pada regulasi SEOJK 13/2017, Krom menggunakan         Referring to the SEOJK 13/2017 regulation, Krom utilised
11 (sebelas) faktor penilaian sendiri (self-assessment)       11 (eleven) self-assessment factors in the first semester
pada semester pertama tahun 2025. Sementara itu,              of 2025. Meanwhile, in the second semester of 2025, in
pada semester kedua tahun 2025, sesuai dengan regulasi        accordance with the SEOJK 14/2025 regulation, Krom
SEOJK 14/2025, Krom menggunakan 16 (enam belas) faktor        used 16 (sixteen) self-assessment factors to measure the
penilaian sendiri untuk mengukur kualitas penerapan Tata      quality of the Bank’s GCG (Good Corporate Governance)
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/       implementation, including:
GCG) Bank, yang meliputi:

1.   Pelaksanaan tugas, tanggung jawab dan wewenang           1.   Implementation of the Duties, Responsibilities, and
     Dewan Komisaris, dengan memastikan terselenggaranya           Authorities of the Board of Commissioners, by ensuring
     pelaksanaan GCG melalui peran pengawasan yang                 the implementation of GCG through an active and
     aktif dan efektif, serta memberi masukan/rekomendasi          effective supervisory role, as well as providing input/
     kepada Direksi untuk kepentingan perseroan sesuai             recommendations to the Board of Directors for the
     dengan ukuran dan kompleksitas usaha Krom.                    benefit of the company in accordance with the size
                                                                   and complexity of Krom business.
2. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab dan wewenang             2. Implementation of the Duties, Responsibilities, and
   Direksi, dengan memastikan bahwa operasional dan              Authorities of the Board of Directors, by ensuring that
   usaha Krom telah diwujudkan dalam pelaksanaan tugas           Krom operations and business have been realised in
   dan tanggung jawab yang berjalan sangat efektif.              the implementation of duties and responsibilities that
                                                                 run very effectively.
3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite, dengan           3. Completeness and implementation of the duties of the
   memastikan Krom telah memiliki semua Komite yang              Committees, by ensuring that Krom has all the required
   dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan regulator,             Committees in accordance with regulatory provisions,
   dan telah melaksanakan fungsi serta tugasnya secara           and has carried out its functions and duties optimally
   optimal dan efektif dalam memberikan rekomendasi              and effectively in providing recommendations that are
   yang digunakan sebagai acuan Dewan Komisaris.                 used as references for the Board of Commissioners.
4. Penanganan benturan kepentingan, dengan memastikan         4. Handling conflicts of interest, by ensuring Krom has
   Krom telah memiliki kebijakan dan prosedur penanganan         policies and procedures for handling conflicts of
   benturan kepentingan, yang dilakukan agar tidak               interest, which are carried out so as not to harm and
   merugikan dan mengurangi keuntungan Krom serta                reduce Krom profits and are well documented for every
   terdokumentasikan dengan baik untuk setiap keputusan          decision accompanied by minutes of meetings.
   yang dilengkapi dengan risalah rapat.
5. Penerapan fungsi kepatuhan, dengan memastikan Krom         5. Implementation of the compliance function, by ensuring
   terus menerus melakukan penerapan fungsi kepatuhan            that Krom continues to implement the compliance
   terhadap aktivitas operasional maupun terhadap usaha          function for operational activities and for the Bank’s
   Bank, agar senantiasa sesuai dengan ketentuan yang            business, so that it always complies with applicable
   berlaku, serta meminimalisasi pelanggaran.                    regulations, and minimises violations.
6. Penerapan fungsi Audit Internal, dengan memastikan         6. Implementation of the Internal Audit function, by
   pelaksanaan fungsi Audit Internal Krom telah berjalan         ensuring the implementation of the Krom Internal
   lebih efektif, independen dan obyektif. Pelaksanaan           Audit function has been running more effectively,
   Audit Internal senantiasa berpedoman pada standar             independently, and objectively. The implementation of
   yang ditetapkan dalam SPFAIB (Standar Pelaksanaan             the Internal Audit is always guided by the standards set
   Fungsi Audit Internal Bank).                                  out in the SPFAIB (Standards for Implementation of the
                                                                 Bank’s Internal Audit Function).
7. Penerapan fungsi Audit Eksternal, dengan memastikan        7. Implementation of the External Audit function, by
   pelaksanaan fungsi Audit Eksternal berjalan dengan            ensuring the implementation of the External Audit
   independen serta sangat efektif sesuai dengan                 function runs independently and has been very




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                         253
Page 254
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




   persyaratan yang ditetapkan dalam ketentuan, dengan          effective in accordance with the requirements
   menghasilkan kualitas dan cakupan hasil audit yang           stipulated in the provisions, by producing excellent
   sangat baik.                                                 quality and scope of audit results.
8. Penerapan manajemen risiko termasuk sistem                8. Function of risk management including the internal
   pengendalian intern, dengan memastikan pelaksanaan           control system, by ensuring that the implementation
   fungsi manajemen risiko lebih efektif melakukan peran        of the risk management function has more
   dan fungsinya dalam sistem pengendalian intern yang          effectively carried out its roles and functions in a
   lebih komprehensif seperti melakukan pengkinian              more comprehensive internal control system such
   kebijakan, prosedur dan penetapan limit, sesuai dengan       as updating policies, procedures and setting limits,
   regulasi, tujuan, ukuran dan kompleksitas usaha Bank.        in accordance with regulations, objectives, size and
                                                                business complexity of the Bank.
9. Pemberian Remunerasi, dengan memastikan penerapan         9. Remuneration Provision, by ensuring the implementation
   tata kelola dalam pemberian remunerasi yang berlaku          of proper governance in the granting of remuneration
   bagi Direksi, Dewan Komisaris, dan pegawai Bank.             applicable to the Board of Directors, the Board of
                                                                Commissioners, and the Bank’s employees.
10. Penyediaan dana kepada pihak terkait (related party)     10. Provision of funds to related parties and large
    dan penyediaan dana besar (large exposures), dengan          exposures, by ensuring that Krom has a written
    memastikan bahwa Krom telah memiliki kebijakan               policy regarding providing funds to related parties
    tertulis mengenai penyediaan dana kepada pihak               and providing large funds. There were no violations
    terkait dan penyediaan dana besar. Tidak terdapat            or exceedances of the Legal Lending Limit (LLL), the
    pelanggaran maupun pelampauan Batas Maksimum                 diversification of the provision of funds was fairly even
    Pemberian Kredit (BMPK), diversifikasi penyediaan            and the decision making in the provision of funds was
    dana yang cukup merata serta pengambilan keputusan           carried out independently.
    dalam penyediaan dana dilakukan secara independen.
11. Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Informasi,     11. Reporting Integrity and Information Technology
    dengan memastikan Krom telah melakukan transparansi          Systems, by ensuring Krom has carried out transparency
    dalam menyampaikan informasi keuangan maupun non             in conveying financial and non-financial information to
    keuangan kepada publik secara tepat waktu, lengkap,          the public in a complete, accurate, and current manner,
    akurat, kini dan utuh, termasuk penyampaian laporan          including submission of GCG implementation reports
    pelaksanaan GCG kepada shareholder dan pemangku              to shareholders and other stakeholders supported by
    kepentingan lainnya didukung dengan Sistem Informasi         the Bank’s Management Information System which is
    Manajemen Bank yang mampu menyediakan data dan               able to provide data and information for management
    informasi untuk pengambilan keputusan manajemen.             decision making.
12. Rencana strategis Bank, dengan memastikan                12. The Bank’s strategic plan, by ensuring that the
    penyusunan RBB Krom dilakukan dengan realistis dan           preparation of RBB Krom is carried out realistically and
    telah memperhatikan faktor eksternal dan internal,           has taken into account external and internal factors,
    prinsip prudent dan asas perbankan yang sehat                prudent principles and sound banking principles and
    dan sesuai dengan visi dan misi Bank serta rencana           in accordance with the vision and mission of the Bank
    korporasi Bank.                                              and the Bank’s corporate plans.
13. Aspek Pemegang Saham, dengan memastikan                  13. Shareholder Aspect, by ensuring that the Bank’s controlling
    pemegang saham pengendali Bank dan pemegang                  shareholder and ultimate controlling shareholder
    saham pengendali terakhir Bank wajib memenuhi POJK           comply with POJK regulations and prevailing laws and
    dan ketentuan peraturan perundang-undangan di                regulations in the financial services sector, and support
    sektor jasa keuangan, serta mendukung terlaksananya          the implementation of sound and competitive business
    kegiatan usaha dan pengelolaan Bank yang sehat,              activities and management of the Bank in accordance
    berdaya saing serta sesuai prinsip kehati-hatian dan         with prudential principles and risk management
    manajemen risiko. Pemegang saham Bank turut serta            practices. The Bank’s shareholders also actively support
    mendukung terlaksananya kegiatan usaha Bank yang             the conduct of sound business operations and safeguard
    sehat dan menjaga kesinambungan usaha Bank.                  the Bank’s business sustainability.
14. Penerapan Strategi Anti Fraud, Termasuk Anti             14. Implementation of Anti-Fraud Strategy, Including Anti-
    Penyuapan, dengan memastikan manajemen risiko                Bribery, by ensuring effective risk management and
    dan sistem pengendalian intern untuk meminimalkan            internal control systems to minimise the occurrence
    terjadinya fraud dan mekanisme dan kerangka                  of fraud, as well as establishing adequate anti-bribery
    manajemen anti penyuapan yang memadai.                       mechanisms and management frameworks.
15. Penerapan Keuangan Berkelanjutan, Termasuk Penerapan     15. Implementation of Sustainable Finance, Including the
    Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan, dengan                 Application of Social and Environmental Responsibility, by
    memastikan bahwa Bank menyusun rencana aksi keuangan         ensuring that the Bank formulates a Sustainable Finance
    berkelanjutan serta menerapkan aspek sosial dan              Action Plan and implements social and environmental
    lingkungan yang sampaikan dalam laporan keberlanjutan.       aspects as disclosed in the Sustainability Report.
16. Penerapan Tata Kelola Dalam Kelompok Usaha Bank          16. Implementation of Governance within the Banking
    (KUB), saat ini Bank tidak ada kerja sama antar bank         Business Group (KUB), currently the Bank does not have
    yang tergabung dalam KUB.                                    any collaboration with other banks within a Banking
                                                                 Business Group (KUB).


254                                                                                   Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 255
Self-assessment tersebut dilakukan Krom secara                The self-assessment is carried out by Krom in a
komprehensif dan terstruktur yang digabungkan ke dalam        comprehensive and structured manner which is combined
3 (tiga) aspek governance, yaitu governance structure,        into 3 (three) aspects of governance, namely governance
governance process, dan governance outcome. Di tahun          structure, governance process, and governance outcome.
2025, Krom telah melakukan penilaian.                         In 2025 Krom is trying to do an assessment.
1. Penilaian Governance Structure                             1. Governance Structure Assessment
   Penilaian Governance Structure bertujuan untuk menilai        Governance Structure Assessment aims to assess
   kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola Bank         the adequacy of the Bank’s governance structure and
   agar proses pelaksanaan prinsip GCG menghasilkan              infrastructure so that the process of implementing GCG
   outcome yang sesuai dengan harapan para pemangku              principles produces outcomes that are in accordance
   kepentingan Bank.                                             with the expectations of the Bank’s stakeholders.
2. Penilaian Governance Process                               2. Assessment of Governance Process
   Penilaian Governance Process bertujuan untuk menilai          Assessment of Governance Process aims to assess
   efektivitas proses pelaksanaan prinsip GCG yang               the effectiveness of the process of implementing
   didukung oleh kecukupan struktur dan infrastruktur tata       GCG principles supported by the adequacy of the
   kelola Bank sehingga menghasilkan outcome yang sesuai         Bank’s governance structure and infrastructure so as
   dengan harapan para pemangku kepentingan Bank.                to produce outcomes that are in accordance with the
                                                                 expectations of the Bank’s stakeholders.
3. Penilaian Governance Outcome                               3. Governance Outcome Assessment
   Penilaian Governance Outcome bertujuan untuk                  Governance Outcome Assessment aims to assess the
   menilai kualitas outcome yang memenuhi harapan                quality of outcomes that meet the expectations of the
   pemangku kepentingan Bank yang merupakan hasil                Bank’s stakeholders which are the result of the process of
   proses pelaksanaan prinsip GCG yang didukung oleh             implementing GCG principles supported by the adequacy
   kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola Bank.        of the Bank’s governance structure and infrastructure.
Teknis penilaian mandiri/self-assessment GCG di Krom          The technical aspects of GCG self-assessment at Krom are
dilakukan dengan cara sebagai berikut:                        as follows:

• Melakukan review, konfirmasi dan diskusi dengan para        • Conducting reviews, confirmations and discussions
 pihak pemangku kepentingan atas pelaksanaan 16                 with stakeholders on the implementation of 16 (sixteen)
 (enam belas) aspek penilaian GCG untuk mendapatkan             aspects of GCG assessment to obtain certainty about
 kepastian atas nilai yang diberikan;                           the value given;
• Merangkum dan melakukan rekap penilaian atas hasil          • Summarize and conduct a recap of the assessment of
 assessment tersebut;                                           the assessment results;
• Rangkuman    atas kertas kerja penilaian tersebut           • The summary of the assessment working papers is
 dipresentasikan kepada Direksi dan Komisaris dapat             presented to the Directors and Commissioners through
 melalui mekanisme Rapat Komite Kepatuhan atau melalui          the mechanism of the Compliance Committee Meeting
 rapat gabungan/joint meeting (Direksi dan Dewan                or through a joint meeting (Directors and Board of
 Komisaris) untuk diperoleh persetujuannya.                     Commissioners) to obtain approval.
Pihak yang Melakukan Penilaian                                Parties Conducting the Assessment
Proses penilaian sendiri (self-assessment) penerapan GCG      The self-assessment methodology for Krom GCG
Krom melibatkan seluruh Dewan Komisaris, Direksi, dan         implementation includes full participation from the Board
unit kerja yang terkait dengan faktor penilaian Tata Kelola   of Commissioners, the Board of Directors, and relevant
dimaksud.                                                     work units related to the aforementioned Governance
                                                              assessment criteria.
Peringkat                                                     Rating
Di tahun 2025, Krom telah melakukan self-assessment           In 2025, Krom conducted a self-assessment on the
terhadap pelaksanaan prinsip-prinsip GCG dengan detail:       implementation of GCG principles, with the following details:

• Semester 1-2025 dengan peringkat “2 atau BAIK”.             • First Semester of 2025 (1H-2025): Rated ‘2’ or ‘GOOD’.
 Mencerminkan manajemen Bank telah melakukan                    This indicates that the Bank’s management has
 penerapan tata kelola yang secara umum baik. Hal ini           implemented governance practices that are generally
 tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip             sound. This is reflected in the adequate fulfillment of
 tata kelola. Dalam hal terdapat kelemahan penerapan            governance principles. Any existing weaknesses in
 prinsip tata kelola, secara umum kelemahan tersebut            the implementation of these principles are generally
 kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan       insignificant and can be resolved through the Bank
 normal oleh manajemen Bank.                                    management’s normal course of action.
• Semester 2-2025 dengan peringkat “2 atau BAIK”.             • Second Semester of 2025 (2H-2025): Rated ‘2’ or
 Mencerminkan manajemen Bank telah melakukan                    ‘GOOD’. This indicates that the Bank’s management has
 penerapan tata kelola yang secara umum baik. Hal ini           implemented governance practices that are generally




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                          255
Page 256
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




 tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip                             sound. This is reflected in the adequate fulfillment of
 tata kelola. Dalam hal terdapat kelemahan penerapan                            governance principles. Any existing weaknesses in
 prinsip tata kelola, secara umum kelemahan tersebut                            the implementation of these principles are generally
 kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan                       insignificant and can be resolved through the Bank
 normal oleh manajemen Bank.                                                    management’s normal course of action.
Kesimpulan umum self-assessment Tata Kelola Perusahaan                        The general conclusions of the Corporate Governance
(GCG) di Krom Semester 1 Tahun 2025 dari Lampiran III                         (GCG) self-assessment at Krom for the first semester of
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/SEOJK.03/2017,                     2025, in accordance with Appendix III of the Circular Letter
dan self-assessment Tata Kelola Perusahaan (GCG) di                           of the Financial Services Authority No. 13/SEOJK.03/2017,
Krom Semester 2 Tahun 2025 dari Lampiran III Surat Edaran                     and the Corporate Governance (GCG) self-assessment for
Otoritas Jasa Keuangan No. 14/SEOJK.03/2025 secara garis                      the second semester of 2025, in accordance with Appendix
besar antara lain sebagai berikut:                                            III of the Circular Letter of the Financial Services Authority
                                                                              No. 14/SEOJK.03/2025, are broadly outlined as follows:


Self-assessment Tata Kelola Perusahaan                                        Good Corporate Governance (GCG)
Semester 1 Tahun 2025                                                         Self-assessment 1st Semester of 2025


 1 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                            Rating of each Factor:                                                  Nilai
   Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi                               Implementation of Duties and Responsibilities of the Board              Rating
                                                                              of Directors                                                            2

   Analisis:                                                                  Analysis:
   Direksi mengelola Bank secara profesional dengan mengedepankan             The Board of Directors manages the Bank professionally by
   integritas dan kepatuhan terhadap prinsip kehati-hatian perbankan.         upholding integrity and adherence to prudential banking principles.
   Seluruh kebijakan strategis diimplementasikan melalui proses manajerial    All strategic policies are implemented through measurable
   yang terukur, didukung oleh peningkatan kompetensi SDM di seluruh          managerial processes, supported by continuous enhancement
   unit kerja. Komitmen Direksi tercermin pada pencapaian target kinerja      of human resources competencies across all units. The Board of
   keuangan yang stabil serta terciptanya budaya kerja yang selaras dengan    Directors’ commitment is reflected in the achievement of stable
   nilai-nilai tata kelola yang baik.                                         financial performance targets as well as the establishment of a
                                                                              work culture aligned with good governance values.

 2 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                            Rating of each Factor:                                                  Nilai
   Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris                       Execution of the duties and responsibilities of the Board of            Rating
                                                                              Commissioners                                                           2

   Analisis:                                                                  Analysis:
   Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan secara independen            The committees under the Board of Commissioners have
   dengan komposisi yang memenuhi ketentuan regulator serta didukung          carried out their oversight support functions optimally, with
   oleh kompetensi yang relevan. Proses pengawasan dilakukan melalui          a membership structure comprising individuals with deep
   rapat berkala yang efektif untuk mengevaluasi kinerja Direksi dan          expertise in their respective fields. Each committee actively
   memastikan kebijakan strategis berjalan sesuai rencana bisnis.             provides objective recommendations related to audit, risk
   Hasilnya, Dewan Komisaris berhasil memberikan arahan yang tepat            management, as well as remuneration and nomination, through
   dalam memitigasi risiko serta memastikan seluruh rekomendasi audit         comprehensive periodic evaluations. The execution of these
   ditindaklanjuti secara tepat waktu.                                        committee duties adds value to the effectiveness of the Board
                                                                              of Commissioners’ oversight and enhances the transparency of
                                                                              the Bank’s management.

 3 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                            Rating of each Factor:                                                  Nilai
   Kelengkapan Dan Pelaksanaan Tugas Komite                                   Completeness and Implementation of Committee Duties                     Rating
                                                                                                                                                      2
   Analisis:                                                                  Analysis:
   Komite-komite di bawah Dewan Komisaris telah menjalankan fungsi            The committees under the Board of Commissioners have optimally
   pendukung pengawasan secara optimal dengan struktur anggota                performed their supervisory support functions with a membership
   yang memiliki keahlian mendalam di bidangnya. Setiap komite aktif          structure possessing deep expertise in their respective fields. Each
   memberikan rekomendasi yang objektif terkait audit, manajemen              committee actively provides objective recommendations regarding
   risiko, serta remunerasi dan nominasi melalui evaluasi berkala yang        audit, risk management, as well as remuneration and nomination
   komprehensif. Pelaksanaan tugas komite ini memberikan nilai tambah         through comprehensive periodic evaluations. The implementation of
   bagi efektivitas pengawasan Dewan Komisaris dan transparansi               these committee duties provides added value to the effectiveness
   pengelolaan Bank.                                                          of the Board of Commissioners’ oversight and the transparency of
                                                                              the Bank’s management.

 4 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                            Rating of each Factor:                                                  Nilai
   Penanganan Benturan Kepentingan                                            Handling of Conflicts of Interest                                       Rating
                                                                                                                                                      2
   Analisis:                                                                  Analysis:
   Bank secara konsisten menerapkan kebijakan penanganan benturan             The Bank consistently implements a conflict of interest management
   kepentingan yang wajib dipatuhi oleh seluruh pengurus dan pegawai.         policy that must be adhered to by all members of management and
   Proses pengambilan keputusan dilakukan secara objektif tanpa adanya        employees. Decision-making processes are conducted objectively,
   pengaruh negatif dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan pribadi. Hal   without undue influence from parties with personal interests. This
   ini memastikan setiap transaksi dilakukan demi kepentingan terbaik Bank    ensures that every transaction is carried out in the best interest of
   dan menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan.                      the Bank and helps maintain the trust of all stakeholders.




256                                                                                                           Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 257
 5 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                              Rating of each Factor:                                                   Nilai
   Penerapan Fungsi Kepatuhan                                                   Implementation of the Compliance Function                                Rating
                                                                                                                                                         2
   Analisis:                                                                    Analysis:
   Fungsi kepatuhan berjalan secara independen dan proaktif dalam               The compliance function operates independently and proactively
   mengawal seluruh aktivitas bisnis agar senantiasa selaras dengan             in overseeing all business activities to ensure they remain
   regulasi OJK dan peraturan perundang-undangan. Bank berhasil                 aligned with OJK regulations and statutory laws. The Bank has
   meminimalkan risiko kepatuhan melalui pemantauan berkelanjutan dan           successfully minimised compliance risks through continuous
   sosialisasi regulasi yang efektif di seluruh jenjang organisasi. Kesadaran   monitoring and effective dissemination of regulations across all
   akan kepatuhan telah menjadi bagian integral dari budaya operasional         levels of the organisation. Compliance awareness has become
   Bank, yang mendukung keberlanjutan usaha secara sehat.                       an integral part of the Bank’s operational culture, supporting
                                                                                sustainable and sound business growth.

 6 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                              Rating of each Factor:                                                   Nilai
   Fungsi Audit Intern                                                          Internal Audit Function                                                  Rating
                                                                                                                                                         2
   Analisis:                                                                    Analysis:
   Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) menjalankan fungsinya secara                The Internal Audit Task Force (SKAI) performs its functions
   independen dan melaporkan hasil pengawasannya langsung kepada                independently and reports its audit results directly to the
   Presiden Direktur dan Komite Audit. SKAI melakukan pemeriksaan               President Director and the Audit Committee. SKAI conducts
   berbasis risiko sesuai rencana audit tahunan dan memberikan                  risk-based audits in accordance with the annual audit plan
   rekomendasi perbaikan yang bernilai tambah bagi operasional Bank.            and provides recommendations that add value to the Bank’s
   Manajemen menunjukkan komitmen tinggi dengan menindaklanjuti                 operations. Management demonstrates a strong commitment
   seluruh temuan audit secara tepat waktu guna memitigasi risiko di masa       by following up on all audit findings in a timely manner to
   depan.                                                                       mitigate future risks.

 7 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                              Rating of each Factor:                                                   Nilai
   Fungsi Audit Ekstern                                                         External Audit Function                                                  Rating
                                                                                                                                                         2
   Analisis:                                                                    Analysis:
   Audit eksternal dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik yang independen         External audits are conducted by an independent and competent
   dan kompeten, yang ditunjuk secara transparan melalui mekanisme              Public Accounting Firm, appointed transparently through
   Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Auditor eksternal memberikan               the General Meeting of Shareholders (GMS) mechanism. The
   opini objektif atas kewajaran laporan keuangan Bank yang sesuai dengan       external auditor provides an objective opinion on the fairness
   standar akuntansi yang berlaku. Rekomendasi yang diberikan melalui           of the Bank’s financial statements in accordance with applicable
   management letter diimplementasikan secara serius oleh Bank untuk            accounting standards. Recommendations provided through the
   terus meningkatkan integritas pelaporan keuangan.                            management letter are seriously implemented by the Bank to
                                                                                continuously enhance the integrity of financial reporting.

 8 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                              Rating of each Factor:                                                   Nilai
   Fungsi Manajemen Risiko Termasuk Sistem Pengendalian Intern                  Risk Management Function Including Internal Control System               Rating
                                                                                                                                                         2
   Analisis:                                                                    Analysis:
   Bank mengimplementasikan kerangka manajemen risiko yang                      The Bank implements a comprehensive risk management framework
   komprehensif dengan menetapkan limit dan parameter risiko yang               by establishing risk limits and parameters aligned with the Bank’s
   selaras dengan profil risiko Bank. Sistem pengendalian intern berjalan       risk profile. The internal control system operates effectively across
   efektif di seluruh lini bisnis, yang memungkinkan pendeteksian               all business lines, enabling early detection of potential operational
   dini terhadap potensi penyimpangan operasional. Integrasi antara             deviations. The integration of risk management and internal control
   manajemen risiko dan pengendalian intern ini menciptakan landasan            creates a solid foundation for maintaining financial stability and the
   yang kokoh dalam menjaga stabilitas keuangan dan keamanan aset Bank.         security of the Bank’s assets.

 9 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                              Rating of each Factor:                                                   Nilai
   Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar               Provision of Funds to Related Parties and Large Exposures                Rating
                                                                                                                                                         2
   Analisis:                                                                    Analysis:
   Penyediaan dana dikelola dengan prinsip kehati-hatian yang ketat             The provision of funds is managed with strict prudential
   dan dipastikan selalu berada dalam batas maksimum pemberian                  principles and is ensured to always remain within the Legal
   kredit (BMPK) yang ditetapkan regulator. Proses persetujuan kredit           Lending Limit (BMPK) set by the regulator. The approval process
   kepada pihak terkait dilakukan secara transparan dan independen,             for credit to related parties is conducted transparently and
   serta dilaporkan secara tepat waktu kepada otoritas terkait. Kebijakan       independently, and is reported in a timely manner to the relevant
   ini berhasil menjaga kualitas aset produktif Bank dan menghindari            authorities. This policy has helped maintain the quality of the
   konsentrasi risiko yang berlebihan pada pihak tertentu.                      Bank’s earning assets and prevent excessive risk concentration
                                                                                on specific parties.

10 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                              Rating of each Factor:                                                   Nilai
   Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan Bank, Laporan                 Transparency of Financial and Non-Financial Condition, GCG               Rating
   pelaksanaan GCG dan Laporan Internal                                         Implementation Report, and Internal Reporting                            2

   Analisis:                                                                    Analysis:
   Bank menjamin transparansi informasi melalui publikasi laporan keuangan      The Bank guarantees information transparency through
   dan laporan pelaksanaan GCG yang akurat serta mudah diakses oleh             the publication of accurate financial statements and GCG
   publik. Sistem pelaporan internal yang andal mendukung manajemen             implementation reports that are easily accessible to the public.
   dalam pengambilan keputusan strategis berdasarkan data yang                  A reliable internal reporting system supports management in
   terkini dan terverifikasi. Transparansi ini mencerminkan akuntabilitas       strategic decision-making based on current and verified data. This
   manajemen dalam mengelola Bank dan menjaga komunikasi yang jujur             transparency reflects management’s accountability in managing the
   dengan seluruh stakeholders.                                                 Bank and maintaining honest communication with all stakeholders.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                               257
Page 258
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




 11 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                          Rating of each Factor:                                                   Nilai
    Rencana Strategis Bank                                                   Bank’s Strategic Plan                                                    Rating
                                                                                                                                                      2

   Analisis:                                                                 Analysis:
   Rencana Strategis dan Rencana Bisnis Bank (RBB) disusun secara            The Strategic Plan and Bank Business Plan (RBB) are developed
   komprehensif melalui analisis SWOT yang mendalam serta                    comprehensively through in-depth SWOT analysis and by taking
   mempertimbangkan kondisi ekonomi terkini. Strategi pertumbuhan yang       into account current economic conditions. A stable and sustainable
   stabil dan berkesinambungan diimplementasikan secara konsisten oleh       growth strategy is consistently implemented by management,
   manajemen dengan dukungan infrastruktur TI yang memadai. Pencapaian       supported by adequate IT infrastructure. The achievement of these
   target strategis ini telah memberikan manfaat ekonomis bagi pemegang      strategic targets has delivered economic benefits to shareholders
   saham dan nilai tambah bagi nasabah secara berkelanjutan.                 and sustained added value to customers.

  Nilai Komposit:                                                            Composite Rating:
  2                                                                          2

  Secara keseluruhan hal tersebut mencerminkan manajemen Bank telah          Overall, this reflects that the Bank’s management has implemented
  melakukan penerapan tata kelola yang secara umum baik. Hal ini tercermin   generally sound corporate governance practices. This is demonstrated
  dari pemenuhan yang memadai atas prinsip tata kelola. Dalam hal terdapat   by the adequate fulfillment of governance principles. Any identified
  kelemahan penerapan prinsip tata kelola, secara umum kelemahan tersebut    weaknesses in the application of these principles are generally
  kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh       non-material and are believed to be fully mitigable by the Bank’s
  manajemen Bank.                                                            management.




Self-assessment Tata Kelola Perusahaan                                       Good Corporate Governance (GCG)
Semester 2 Tahun 2025                                                        Self-assessment 2nd Semester of 2025


 1 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                           Rating of each Factor:                                                   Nilai
   Pelaksanaan Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Direksi                   Implementation of the Duties, Responsibilities, and Authorities of       Rating
                                                                             the Board of Directors                                                   2

   Analisis:                                                                 Analysis:
   Direksi yang terdiri dari 5 (lima) orang berdomisili di Indonesia         The Board of Directors, consisting of 5 (five) members residing in
   telah melaksanakan kepengurusan Bank secara independen sesuai             Indonesia, has managed the Bank independently in accordance
   Anggaran Dasar dan peraturan yang berlaku. Seluruh anggota Direksi        with the Articles of Association and prevailing regulations. All
   memiliki integritas dan kompetensi yang memadai, dibuktikan dengan        members possess the requisite integrity and competence, as
   kepemilikan sertifikasi Manajemen Risiko serta peningkatan kinerja Bank   evidenced by their Risk Management certifications and the Bank’s
   yang tercermin dalam laporan keuangan tahunan. Direksi juga aktif         improved performance reflected in the annual financial statements.
   membudayakan pembelajaran berkelanjutan dan memastikan tindak             Furthermore, the Board actively fosters a culture of continuous
   lanjut atas temuan audit dari otoritas terkait telah dilakukan sesuai     learning and ensures that all audit findings from relevant authorities
   komitmen.                                                                 are addressed according to established commitments.

 2 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                           Rating of each Factor:                                                   Nilai
   Pelaksanaan Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Dewan Komisaris           Implementation of the Duties, Responsibilities, and Authorities of       Rating
                                                                             the Board of Commissioners                                               2

   Analisis:                                                                 Analysis:
   Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat       The Board of Commissioners performs its supervisory and
   secara optimal, dengan komposisi yang telah memenuhi ketentuan            advisory functions optimally through a structure that meets the
   independensi, yaitu lebih dari 50% anggota merupakan Komisaris            requirement of having more than 50% independent members.
   Independen.Komisaris aktif mengarahkan dan mengevaluasi kebijakan         The Board actively directs and evaluates strategic policies within
   strategis dalam Rencana Bisnis Bank serta memantau efektivitas tindak     the Bank’s Business Plan and monitors the effectiveness of the
   lanjut temuan audit oleh Direksi. Seluruh hasil rapat Dewan Komisaris     Board of Directors’ follow-up on audit findings. All outcomes of
   didokumentasikan dengan baik dalam risalah rapat dan menjadi              the Board of Commissioners’ meetings are well-documented
   rekomendasi yang diimplementasikan secara efektif.                        in minutes and serve as recommendations that are effectively
                                                                             implemented.

 3 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                           Rating of each Factor:                                                   Nilai
   Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite                                  Completeness and Implementation of Committee Duties                      Rating
                                                                                                                                                      2
   Analisis:                                                                 Analysis:
   Bank telah membentuk Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, serta          The Bank has established an Audit Committee, a Risk Monitoring
   Komite Nominasi dan Remunerasi yang beroperasi secara efektif di bawah    Committee, and a Nomination and Remuneration Committee, all
   koordinasi Dewan Komisaris. Setiap komite dipimpin oleh Komisaris         of which operate effectively under the coordination of the Board
   Independen dan beranggotakan pihak-pihak dengan kompetensi di             of Commissioners. Each committee is chaired by an Independent
   bidang keuangan, manajemen risiko, hukum, dan perbankan. Komite-          Commissioner and comprises members with expertise in finance,
   komite tersebut secara rutin memberikan rekomendasi strategis,            risk management, law, and banking. These committees regularly
   termasuk penunjukan akuntan publik dan evaluasi kebijakan remunerasi,     provide strategic recommendations, including the appointment of
   guna mendukung fungsi pengawasan Bank.                                    public accountants and the evaluation of remuneration policies, to
                                                                             support the Bank’s supervisory function.




258                                                                                                          Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 259
 4 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                               Rating of each Factor:                                                Nilai
   Penanganan Benturan Kepentingan                                               Management of Conflicts of Interest                                   Rating
                                                                                                                                                       2
   Analisis:                                                                     Analysis:
   Bank memiliki kebijakan dan prosedur yang mengikat seluruh pengurus           The Bank maintains policies and procedures that bind all
   dan karyawan untuk mengidentifikasi serta mengelola potensi benturan          management and employees to identify and manage potential
   kepentingan secara tertib. Selama Semester II 2025, tidak ditemukan           conflicts of interest in an orderly manner. During the second
   kasus benturan kepentingan, dan seluruh transaksi dengan pihak terkait        semester of 2025, no conflict of interest cases were found, and all
   dilakukan sesuai prinsip kewajaran (arm’s length principle). Administrasi     transactions with related parties were conducted in accordance
   pengungkapan potensi benturan kepentingan didokumentasikan secara             with the arm’s length principle. The administration of conflict of
   akurat dalam risalah rapat untuk menjamin transparansi.                       interest disclosures is accurately documented in meeting minutes
                                                                                 to ensure transparency.

 5 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                               Rating of each Factor:                                                Nilai
   Penerapan Fungsi Kepatuhan                                                    Implementation of the Compliance Function                             Rating
                                                                                                                                                       2
   Analisis:                                                                     Analysis:
   Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan bersama Satuan Kerja               The Director in charge of the compliance function, together with
   Kepatuhan yang independen memastikan seluruh kegiatan usaha Bank              an independent Compliance Unit, ensures that all Bank business
   selaras dengan regulasi OJK dan perundang-undangan. Bank secara               activities align with OJK regulations and statutory laws. The Bank
   konsisten memantau kepatuhan terhadap perjanjian otoritas serta               consistently monitors compliance with regulatory agreements
   merumuskan strategi untuk menumbuhkan budaya kepatuhan di setiap              and formulates strategies to cultivate a compliance culture
   jenjang organisasi. Pengambilan keputusan operasional telah dilakukan         across all organisational levels. Operational decision-making is
   dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian dan sesuai ketentuan               conducted with due regard to the principle of prudence and is
   yang berlaku, yang dilaporkan secara berkala kepada Direksi dan Dewan         reported periodically to the Board of Directors and the Board of
   Komisaris.                                                                    Commissioners.

 6 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                               Rating of each Factor:                                                Nilai
   Penerapan Fungsi Audit Intern                                                 Implementation of the Internal Audit Function                         Rating
                                                                                                                                                       2
   Analisis:                                                                     Analysis:
   Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) menjalankan tugasnya secara                  The Internal Audit Task Force (SKAI) performs its duties
   independen dengan struktur organisasi yang memadai dan berpedoman             independently with an adequate organisational structure,
   pada Piagam Audit yang telah diperbarui. SKAI melakukan audit berbasis        guided by an updated Audit Charter. SKAI conducts risk-based
   risiko sesuai rencana kerja tahunan, di mana realisasi pemeriksaan pada       audits in accordance with the annual work plan, achieving a
   Semester II 2025 mencapai 100%. Seluruh temuan audit dipantau ketat           100% audit realisation rate in the second semester of 2025.
   penyelesaiannya oleh manajemen dan dilaporkan secara berkala kepada           All audit findings are closely monitored by management for
   Presiden Direktur serta Komite Audit.                                         resolution and reported periodically to the President Director
                                                                                 and the Audit Committee.

 7 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                               Rating of each Factor:                                                Nilai
   Penerapan Fungsi Audit Ekstern                                                Implementation of the External Audit Function                         Rating
                                                                                                                                                       2
   Analisis:                                                                     Analysis:
   Penunjukan Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP)                The appointment of the Public Accountant (AP) and the Public
   dilakukan melalui RUPS berdasarkan rekomendasi Komite Audit dengan            Accounting Firm (KAP) is conducted through the General
   mempertimbangkan aspek independensi dan kapasitas. Auditor                    Meeting of Shareholders (GMS) based on the Audit Committee’s
   eksternal bekerja secara independen sesuai standar profesional untuk          recommendation, considering independence and capacity.
   memberikan gambaran kondisi Bank yang objektif melalui management             External auditors work independently according to professional
   letter. Bank membatasi penggunaan jasa audit sesuai regulasi guna             standards to provide an objective overview of the Bank’s
   menjaga integritas dan kualitas hasil audit keuangan historis.                condition through management letter. The Bank limits the use
                                                                                 of audit services in accordance with regulations to maintain the
                                                                                 integrity and quality of historical financial audit results.

 8 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                               Rating of each Factor:                                                Nilai
   Fungsi Manajemen Risiko Termasuk Sistem Pengendalian Intern                   Risk Management Function Including Internal Control System            Rating
                                                                                                                                                       2
   Analisis:                                                                     Analysis:
   Bank telah mengimplementasikan kerangka manajemen risiko yang                 The Bank has implemented a comprehensive risk management
   komprehensif, didukung oleh kebijakan, prosedur, dan penetapan                framework, supported by policies, procedures, and risk limits
   limit risiko yang selaras dengan rencana bisnis. Sistem Pengendalian          aligned with the business plan. The Internal Control System (SPI)
   Intern (SPI) berjalan efektif di seluruh unit kerja untuk memitigasi risiko   operates effectively across all business units to mitigate banking
   perbankan serta menerapkan program anti pencucian uang secara                 risks and consistently implement anti-money laundering programs.
   konsisten. Manajemen aktif mengevaluasi profil risiko dan memastikan          Management actively evaluates the risk profile and ensures the
   ketersediaan infrastruktur yang memadai untuk mendukung pengambilan           availability of adequate infrastructure to support integrated
   keputusan yang terintegrasi.                                                  decision-making.

 9 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                               Rating of each Factor:                                                Nilai
   Pemberian Remunerasi                                                          Provision of Remuneration                                             Rating
                                                                                                                                                       2
   Analisis:                                                                     Analysis:
   Pemberian remunerasi bagi Direksi, Dewan Komisaris, dan pegawai               The provision of remuneration for the Board of Directors,
   dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kinerja, risiko, serta                Board of Commissioners, and employees is determined by
   kewajaran pasar guna menjaga kelangsungan usaha Bank. Dewan                   considering performance, risk, and market fairness to ensure
   Komisaris melakukan pengawasan dan evaluasi berkala terhadap                  the Bank’s business continuity. The Board of Commissioners
   kebijakan remunerasi berdasarkan rekomendasi dari Komite Nominasi             performs periodic oversight and evaluation of the remuneration
   dan Remunerasi. Informasi mengenai kebijakan dan praktik remunerasi           policy based on recommendations from the Nomination and
   telah diungkapkan secara transparan dalam laporan pelaksanaan Tata            Remuneration Committee. Information regarding remuneration
   Kelola Bank.                                                                  policies and practices is transparently disclosed in the Bank’s
                                                                                 Corporate Governance Implementation Report.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                             259
Page 260
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




10 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                              Rating of each Factor:                                                     Nilai
   Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar               Provision of Funds to Related Parties and Large Exposures                  Rating
                                                                                                                                                           2
   Analisis:                                                                    Analysis:
   Bank memiliki strategi diversifikasi portofolio penyediaan dana yang         The Bank employs a portfolio diversification strategy for fund
   dikelola dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan            provision, managed by prioritizing the principle of prudence and
   terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK). Setiap penyediaan           compliance with the Legal Lending Limit (BMPK). Every provision
   dana kepada pihak terkait wajib mendapatkan persetujuan dari Dewan           of funds to related parties must obtain approval from the Board
   Komisaris serta opini dari satuan kerja risiko dan kepatuhan. Laporan        of Commissioners and an opinion from the risk and compliance
   terkait penyediaan dana besar dan pihak terkait disampaikan secara           units. Reports concerning large exposures and related parties
   akurat dan tepat waktu kepada Otoritas Jasa Keuangan.                        are submitted accurately and punctually to the Financial
                                                                                Services Authority (OJK).

11 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                              Rating of each Factor:                                                     Nilai
   Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Informasi                          Reporting Integrity and Information Technology Systems                     Rating
                                                                                                                                                           2
   Analisis:                                                                    Analysis:
   Integritas pelaporan keuangan Bank didukung oleh sistem informasi            The integrity of the Bank’s financial reporting is supported by reliable
   manajemen yang andal serta pengendalian intern (internal control over        management information systems and adequate internal control
   financial reporting) yang memadai. Bank menjamin transparansi kondisi        over financial reporting. The Bank ensures transparency regarding
   keuangan dan non-keuangan melalui publikasi laporan berkala yang             its financial and non-financial condition through the publication
   dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan. Pengelolaan teknologi       of periodic reports accessible to all stakeholders. Information
   informasi dilakukan oleh SDM kompeten dengan sistem keamanan yang            technology management is conducted by competent personnel
   terus ditingkatkan untuk menjaga kerahasiaan data nasabah.                   with continuously upgraded security systems to protect customer
                                                                                data confidentiality.

12 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                              Rating of each Factor:                                                     Nilai
   Rencana Strategis Bank                                                       Bank’s Strategic Plan                                                      Rating
                                                                                                                                                           2
   Analisis:                                                                    Analysis:
   Direksi   bertanggung    jawab   penuh   dalam    menyusun    dan            The Board of Directors holds full responsibility for formulating and
   mengimplementasikan Rencana Strategis serta Rencana Bisnis Bank              implementing a realistic and measurable Strategic Plan and Bank
   yang realistis dan terukur. Dewan Komisaris secara aktif memantau            Business Plan. The Board of Commissioners actively monitors
   pencapaian target bisnis serta memberikan arahan perbaikan agar              the achievement of business targets and provides guidance
   selaras dengan visi dan misi Bank. Komunikasi mengenai arah bisnis           for improvement to ensure alignment with the Bank’s vision
   dilakukan secara efektif kepada seluruh jenjang organisasi untuk             and mission. Communication regarding the business direction
   memastikan kesatuan pemahaman dalam mencapai tujuan strategis.               is effectively conveyed across all levels of the organisation to
                                                                                ensure a unified understanding of strategic goals.

13 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                              Rating of each Factor:                                                     Nilai
   Aspek Pemegang Saham                                                         Shareholder Aspects                                                        Rating
                                                                                                                                                           2
   Analisis:                                                                    Analysis:
   Penyelenggaraan RUPS dilakukan secara transparan sesuai ketentuan            The General Meeting of Shareholders (GMS) is conducted
   regulasi guna menjamin pemenuhan hak-hak seluruh pemegang saham.             transparently in accordance with regulatory requirements
   Pemegang Saham Pengendali mendukung independensi operasional Bank            to ensure the fulfillment of the rights of all shareholders.
   tanpa melakukan intervensi yang merugikan kepentingan perusahaan.            The Controlling Shareholder supports the Bank’s operational
   Direksi mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada pemegang saham              independence without exercising any intervention that could be
   melalui RUPS dalam rangka menciptakan hubungan yang harmonis dan             detrimental to the Company’s interests. The Board of Directors
   nilai tambah berkelanjutan.                                                  is accountable to the shareholders through the GMS, fostering a
                                                                                harmonious relationship and creating sustainable value.

14 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                              Rating of each Factor:                                                     Nilai
   Penerapan Strategi Anti Fraud, Termasuk Anti Penyuapan                       Implementation of Anti-Fraud Strategy, Including Anti-Bribery              Rating
                                                                                                                                                           2
   Analisis:                                                                    Analysis:
   Bank menerapkan strategi anti-fraud yang mencakup pilar pencegahan,          The Bank implements an anti-fraud strategy encompassing
   deteksi, investigasi, dan pemantauan di seluruh lini organisasi. Kebijakan   four pillars: prevention, detection, investigation, and monitoring
   anti-penyuapan dan sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing              across the organisation. Anti-bribery policies and the
   system) telah disosialisasikan secara intensif untuk membangun               whistleblowing system have been intensively socialized to foster
   integritas karyawan. Komitmen manajemen terhadap budaya anti-                employee integrity. Management’s commitment to an anti-fraud
   kecurangan tercermin dari pemantauan rutin dan tindak lanjut tegas           culture is reflected in routine monitoring and firm follow-up on
   terhadap setiap potensi penyimpangan.                                        any potential irregularities.

15 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                              Rating of each Factor:                                                     Nilai
   Penerapan Keuangan Berkelanjutan, Termasuk Penerapan Tanggung Jawab          Implementation of Sustainable Finance, Including Corporate Social          Rating
   Sosial dan Lingkungan                                                        and Environmental Responsibility                                           2

   Analisis:                                                                    Analysis:
   Bank berkomitmen pada prinsip keuangan berkelanjutan dengan                  The Bank is committed to sustainable finance principles by
   mengalokasikan dana tanggung jawab sosial dan llingkungan (TJSL) secara      allocating corporate social and environmental responsibility (TJSL)
   efektif dan terencana. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)            funds effectively and according to plan. The Sustainable Finance
   telah disusun dan disampaikan secara tepat waktu kepada otoritas             Action Plan (RAKB) has been prepared and submitted punctually
   serta disosialisasikan ke seluruh organisasi. Implementasi ini mencakup      to the authorities and socialized throughout the organisation.
   pengelolaan risiko terkait iklim serta penggunaan dana CSR yang bebas        This implementation includes managing climate-related risks and
   dari kepentingan pribadi pihak manapun.                                      ensuring that CSR fund allocation is free from conflict of interest.




260                                                                                                              Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 261
16 Peringkat untuk Masing-Masing Faktor Penilaian:                             Rating of each Factor:                                                      Nilai
   Penerapan Tata Kelola dalam KUB                                             Implementation of Governance within the Bank Business Group                 Rating
                                                                               (KUB)                                                                       2

   Analisis:                                                                   Analysis:
   Hingga saat ini, Krom tidak memiliki kerja sama aktif antar bank yang       To date, Krom does not have active inter-bank cooperation
   tergabung dalam Kelompok Usaha Bank (KUB). Meskipun demikian,               within the Bank Business Group (KUB). Nevertheless, the Bank
   Bank tetap menyiapkan kerangka tata kelola yang memadai untuk               maintains an adequate governance framework to support
   mendukung potensi sinergi di masa depan sesuai regulasi yang berlaku.       potential future synergies in accordance with prevailing
   Seluruh kebijakan tata kelola tetap memperhatikan karakteristik dan         regulations. All governance policies continue to take into
   kompleksitas usaha Bank secara mandiri dan profesional.                     account the Bank’s characteristics and complexity, and are
                                                                               implemented independently and professionally.

  Nilai Komposit:                                                              Composite Rating:
  2                                                                            2

  Secara keseluruhan hal tersebut mencerminkan manajemen Bank telah            Overall, this indicates that the Bank’s management has implemented
  melakukan penerapan tata kelola yang secara umum baik. Hal ini tercermin     governance practices that are generally sound. This is reflected in the
  dari pemenuhan yang memadai atas prinsip tata kelola. Dalam hal terdapat     adequate fulfillment of governance principles. Any existing weaknesses
  kelemahan penerapan prinsip tata kelola, secara umum kelemahan tersebut      in the implementation of these principles are generally insignificant
  tidak bersifat material dan diyakini dapat dilakukan mitigasi sepenuhnya     and can be resolved through the Bank management’s normal course
  oleh manajemen Bank.                                                         of action.




Semester 1 Tahun 2025                                                          1st Semester of 2025

Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan                            Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan
Tata Kelola                                                                    Tata Kelola

                                                                  PERINGKAT RECOMMENDATION                     DEFINISI PERINGKAT IMPLEMENTATION

  Individu                                                                                           2                                               Baik Good

  Konsolidasi                                                                                     n/a                                                        n/a

                                                                     Analisis Analysis


  Berdasarkan analisis terhadap seluruh kriteria/indikator, maka disimpulkan   Based on the analysis of all criteria/indicators, the assessment for the
  penilaian untuk faktor Good Corporate Governance (GCG) adalah                Good Corporate Governance (GCG) factor is concluded to be rank 2
  peringkat 2 (dua), dengan pertimbangan atau dasar analisis sebagai           (two), with the following considerations or analytical basis.
  berikut.

  Analisis Governance Structure                                                Governance Structure Analysis
  Bank telah membangun struktur tata kelola yang kokoh dan komprehensif,       The Bank has established a robust and comprehensive governance structure,
  tercermin dari komposisi Dewan Komisaris dan Direksi yang sepenuhnya         as reflected in the composition of the Board of Commissioners and the Board
  selaras dengan ukuran serta kompleksitas usaha. Saat ini, Dewan              of Directors, which is fully aligned with the size and complexity of its business.
  Komisaris terdiri dari 3 (tiga) anggota dengan mayoritas (lebih dari 50%)    Currently, the Board of Commissioners consists of 3 (three) members, with
  merupakan Komisaris Independen, sementara Direksi diperkuat oleh 5           a majority (more than 50%) serving as Independent Commissioners, while
  (lima) anggota yang seluruhnya berdomisili di Indonesia guna memastikan      the Board of Directors is strengthened by 5 (five) members, all of whom
  efektivitas pengawasan dan operasional. Seluruh pengurus memiliki            are domiciled in Indonesia to ensure effective oversight and operations. All
  integritas, kompetensi, dan reputasi keuangan yang teruji, serta bebas       members of the governing bodies possess proven integrity, competence,
  dari hubungan keuangan, kepemilikan, maupun kekeluargaan hingga              and sound financial reputations, and are free from financial, ownership,
  derajat ke-2. Komitmen terhadap prinsip Good Corporate Governance            and familial relationships up to the second degree. The commitment to the
  (GCG) lebih lanjut diwujudkan melalui pembentukan komite-komite              principles of Good Corporate Governance (GCG) is further demonstrated
  spesialis di bawah Dewan Komisaris—seperti Komite Audit, Pemantau            through the establishment of specialized committees under the Board of
  Risiko, serta Nominasi & Remunerasi—maupun di bawah Direksi, termasuk        Commissioners—such as the Audit Committee, Risk Monitoring Committee,
  Komite Etik & Perilaku, Komite ALCO, hingga Komite Pengarah Teknologi        and Nomination & Remuneration Committee—as well as under the Board of
  Informasi, yang seluruhnya menjalankan fungsi koordinasi secara berkala      Directors, including the Ethics & Conduct Committee, the Asset and Liability
  sesuai dengan pedoman tata kerja yang berlaku.                               Committee (ALCO), and the Information Technology Steering Committee. All
                                                                               of these committees carry out coordination functions on a regular basis in
                                                                               accordance with the applicable governance guidelines.

  Guna memastikan mitigasi risiko dan pengendalian intern yang                 To ensure effective risk mitigation and reliable internal control, the
  andal, Bank telah menetapkan kebijakan benturan kepentingan yang             Bank has established conflict of interest policies that are binding within
  mengikat dalam Piagam Kode Etik serta prosedur SDM dan perkreditan.          the Code of Ethics Charter as well as in HR and lending procedures.
  Infrastruktur pengendalian diperkuat oleh unit kerja fungsional yang         The control infrastructure is reinforced by comprehensive functional
  lengkap, mulai dari SKAI, Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), hingga       units, ranging from the Internal Audit Unit (SKAI) and Risk Management
  unit khusus seperti Data Privacy Officer dan Strategi Anti-Fraud, yang       Unit (SKMR) to specialized roles such as the Data Privacy Officer and
  didukung oleh audit eksternal dari Kantor Akuntan Publik yang terdaftar      Anti-Fraud Strategy unit, all supported by external audits conducted
  di OJK. Seluruh aktivitas fungsional dipandu oleh kebijakan dan prosedur     by Public Accounting Firms registered with the Financial Services
  kerja yang sistematis serta didukung oleh Sistem Informasi Manajemen         Authority (OJK). All functional activities are guided by systematic
  yang mutakhir demi menjamin akurasi dan ketepatan waktu pelaporan.           policies and procedures and supported by a modern Management
  Landasan strategis ini bermuara pada Rencana Korporasi dan Rencana           Information System to ensure the accuracy and timeliness of reporting.
  Bisnis yang visioner, yang secara konsisten diarahkan untuk mewujudkan       This strategic foundation is reflected in the Corporate Plan and Business
  visi Bank menjadi institusi berbasis teknologi digital yang inovatif dalam   Plan, which are visionary and consistently directed toward achieving
  melayani segmen Ritel dan UMKM secara berkelanjutan.                         the Bank’s vision of becoming an innovative digital technology–based
                                                                               institution in serving the Retail and MSME segments sustainably.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                                  261
Page 262
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




 Analisis Governance Process                                                 Governance Process Analysis
 Pelaksanaan proses tata kelola Bank berjalan dengan sangat baik dan         The Bank’s governance processes are implemented very effectively,
 memenuhi standar independensi serta profesionalisme yang tinggi. Hal        meeting high standards of independence and professionalism. This is
 ini tercermin dari peran Dewan Komisaris yang fokus pada pengawasan         reflected in the role of the Board of Commissioners, which focuses on
 strategis tanpa terlibat dalam operasional harian, kecuali pada aspek       strategic oversight without involvement in daily operations, except in
 krusial seperti penyediaan dana kepada pihak terkait dan batas besar        critical areas such as providing funds to related parties and setting limits
 sesuai Anggaran Dasar. Independensi ini diperkuat dengan tidak adanya       in accordance with the Articles of Association. This independence is
 intervensi dari Pemegang Saham, sehingga Direksi dapat menjalankan          reinforced by the absence of shareholder intervention, allowing the Board
 tugas secara mandiri demi kepentingan Bank. Selain itu, terdapat            of Directors to carry out its duties autonomously in the best interest of
 pemisahan fungsi yang memadai antara operasional dan pengendalian           the Bank. Moreover, there is an adequate separation of functions between
 intern, di mana seluruh aktivitas berpedoman pada kebijakan dan             operations and internal control, with all activities guided by policies and
 prosedur kerja yang dikaji ulang secara periodik. Komitmen Bank terhadap    procedures that are periodically reviewed. The Bank’s commitment
 kepatuhan juga ditunjukkan dengan tindak lanjut proaktif Direksi atas       to compliance is further demonstrated by the proactive follow-up by
 seluruh temuan audit sesuai arahan Dewan Komisaris, serta penyusunan        the Board of Directors on all audit findings as directed by the Board of
 Rencana Bisnis Bank (RBB) dan laporan keuangan yang disusun secara          Commissioners, as well as the preparation of the Bank’s Business Plan
 lengkap, realistis, dan tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku.          (RBB) and financial statements, which are compiled comprehensively,
                                                                             realistically, and timely in accordance with applicable regulations.

 Guna memastikan keberlanjutan usaha dan mitigasi risiko yang lebih          To ensure business continuity and more effective risk mitigation, the
 efektif, Bank secara konsisten melakukan penguatan pada fungsi              Bank consistently strengthens its control and operational functions.
 pengendalian dan operasional. Meskipun belum pernah terjadi benturan        Although no conflicts of interest have occurred, the Bank remains
 kepentingan, Bank tetap waspada dan melakukan mitigasi preventif            vigilant and implements preventive measures against potential conflicts
 terhadap potensi benturan pada sektor pembiayaan properti di                in the property financing sector involving related parties. Performance
 lingkungan pihak terkait. Upaya peningkatan kinerja terus difokuskan pada   improvement efforts continue to focus on the active role of the Board
 peran aktif Direksi dalam penghimpunan dan penyaluran dana ke sektor        of Directors in mobilizing and distributing funds to productive sectors
 produktif serta UMKM guna mengoptimalkan modal sesuai RBB. Dalam            and MSMEs, optimizing capital in accordance with the Bank’s Business
 aspek pengawasan, Bank memanfaatkan sistem informasi manajemen              Plan (RBB). In terms of oversight, the Bank leverages an adaptive risk
 risiko yang adaptif serta memastikan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI)       management information system and ensures that the Internal Audit Unit
 melakukan penilaian efektivitas pengendalian secara tahunan, yang           (SKAI) conducts annual assessments of control effectiveness, with the
 kualitasnya diuji secara berkala oleh Akuntan Publik. Bank berkomitmen      quality of these assessments periodically tested by Public Accountants.
 untuk terus meningkatkan fungsi kepatuhan dan audit intern guna             The Bank is committed to continuously enhancing compliance and
 meminimalisir kelemahan minor, memastikan seluruh kebijakan selaras         internal audit functions to minimise minor weaknesses and ensure that all
 dengan dinamika regulasi terkini.                                           policies remain aligned with the latest regulatory developments.

 Analisis Governance Outcome                                                 Governance Outcome Analysis
 Hasil tata kelola Bank pada semester I tahun 2025 menunjukkan performa      The Bank’s governance outcomes for the first half of 2025 demonstrate
 yang sangat solid dan resilien, tercermin dari rasio rentabilitas yang      a very solid and resilient performance, reflected in adequate profitability
 memadai dan efisiensi operasional yang terjaga. Bank berhasil membukukan    ratios and maintained operational efficiency. The Bank recorded a
 laba setelah taksiran pajak sebesar Rp 73.194 juta, dengan didukung oleh    post-tax profit of IDR 73,194 million, supported by a Return on Assets
 rasio ROA sebesar 2,25%, NIM yang kompetitif di angka 18,82%, serta BOPO    (ROA) of 2.25%, a competitive Net Interest Margin (NIM) of 18.82%, and
 sebesar 89,66% yang mengindikasikan pengelolaan biaya yang efisien untuk    an Operating Expense to Operating Income (BOPO) ratio of 89.66%,
 mendukung pertumbuhan modal organik. Pencapaian ini diperkuat oleh          indicating efficient cost management to support organic capital growth.
 struktur permodalan yang sangat memadai dengan rasio KPMM mencapai          These achievements are reinforced by a very adequate capital structure,
 57,96% dan total modal sebesar Rp 3.338.136 juta. Kapasitas permodalan      with a Capital Adequacy Ratio (KPMM) of 57.96% and total capital of
 yang kuat ini tidak hanya menunjukkan komitmen tinggi pemegang saham        IDR 3,338,136 million. This strong capital capacity not only reflects the
 melalui kebijakan penahanan laba dan aksi korporasi strategis seperti IPO   shareholders’ high commitment through profit retention policies and
 serta right issue untuk pemenuhan konsolidasi perbankan, tetapi juga        strategic corporate actions such as IPOs and rights issues for banking
 memastikan Bank memiliki bantalan yang kokoh dalam memitigasi risiko        consolidation purposes but also ensures that the Bank has a solid buffer
 aset bermasalah di masa depan.                                              to mitigate potential future problem asset risks.

 Dalam aspek manajemen risiko dan kepatuhan, Bank secara konsisten           In terms of risk management and compliance, the Bank consistently
 menerapkan prinsip kehati-hatian yang berdampak pada kualitas aset          applies prudential principles, resulting in healthy and well-controlled asset
 yang sehat dan terkendali. Hal ini terbukti dari rasio NPL gross yang       quality. This is evidenced by a maintained gross NPL ratio of 2.70% and a
 terjaga pada level 2,70% dan NPL net yang sangat rendah sebesar 0,12%,      very low net NPL of 0.12%, supported by the establishment of a prudent
 didukung oleh pembentukan CKPN yang pruden sesuai ketentuan dengan          Loan Loss Provision (CKPN) in accordance with regulations, with a ratio
 rasio 8,09%. Bank juga menegaskan integritas operasionalnya melalui         of 8.09%. The Bank also reinforces its operational integrity through full
 kepatuhan penuh terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)             compliance with the Maximum Credit Limit (BMPK), without any violations
 tanpa adanya pelanggaran atau pelampauan batas. Komitmen terhadap           or exceedances. Commitment to transparency is demonstrated through
 transparansi diwujudkan melalui publikasi laporan kondisi keuangan, non-    the accurate and timely publication of financial and non-financial reports,
 keuangan, serta laporan pelaksanaan GCG yang dilakukan secara akurat        as well as GCG implementation reports. Overall, the realisation of the
 dan tepat waktu. Secara keseluruhan, realisasi Rencana Bisnis Bank (RBB)    Bank’s Business Plan (RBB) for the first half of 2025 has proceeded as
 semester I tahun 2025 telah berjalan sesuai rencana, membuktikan            planned, proving that effective governance can sustainably drive the
 bahwa efektivitas tata kelola mampu mendorong pencapaian target             achievement of the Bank’s strategic targets.
 strategis Bank secara berkelanjutan.




262                                                                                                         Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 263
Semester 2 Tahun 2025                                                           2nd Semester of 2025

Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan                             Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan
Tata Kelola                                                                     Tata Kelola

                                                                   PERINGKAT RECOMMENDATION                    DEFINISI PERINGKAT IMPLEMENTATION

                     Individu                                                                       2                                             Baik Good

                   Konsolidasi                                                                    n/a                                                     n/a

                                                                      Analisis Analysis
  Berdasarkan analisis terhadap seluruh kriteria/indikator, maka disimpulkan    Based on the analysis of all criteria and indicators, it is concluded that
  penilaian untuk faktor Good Corporate Governance (GCG) adalah                 the assessment for the Good Corporate Governance (GCG) factor is
  peringkat 2 (dua), dengan pertimbangan atau dasar analisis sebagai            rank 2 (two), with the following considerations or analytical basis.
  berikut.

  Analisis Governance Structure                                                 Governance Structure Analysis
  Bank telah membangun struktur tata kelola yang kokoh dan kredibel             The Bank has established a strong and credible governance structure, with
  dengan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi yang sangat memadai              a Board of Commissioners and Board of Directors composition that is well-
  sesuai dengan ukuran serta kompleksitas usaha. Struktur ini didukung          suited to the size and complexity of its business. The structure comprises
  oleh tiga orang anggota Dewan Komisaris, di mana mayoritas atau lebih         three members of the Board of Commissioners, with a majority over 50%
  dari 50% di antaranya merupakan Komisaris Independen, serta lima              serving as Independent Commissioners, and five members of the Board of
  orang anggota Direksi yang seluruhnya berdomisili di Indonesia untuk          Directors, all domiciled in Indonesia to ensure effective management. Each
  memastikan efektivitas manajemen. Setiap anggota pengurus memiliki            governing member possesses integrity, competence, and a solid financial
  integritas, kompetensi, dan reputasi keuangan yang baik, serta terjaga        reputation, with independence maintained through the absence of financial,
  independensinya melalui ketiadaan hubungan keuangan, kepemilikan,             ownership, or familial relationships among members up to the second
  maupun kekeluargaan antar-pengurus hingga derajat kedua. Guna                 degree. To strengthen oversight functions, the Board of Commissioners has
  memperkuat fungsi pengawasan, Dewan Komisaris telah membentuk                 established an Audit Committee, Risk Monitoring Committee, and Nomination
  Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite Nominasi &                 & Remuneration Committee, with composition and competencies fully
  Remunerasi dengan komposisi dan kompetensi yang sepenuhnya selaras            aligned with regulations, supported by disciplined and periodic committee
  dengan regulasi, serta didukung oleh pelaksanaan rapat komite yang            meetings conducted in accordance with the applicable governance
  disiplin dan berkala sesuai pedoman tata kerja yang berlaku.                  guidelines.

  Dalam aspek pengendalian intern dan kerangka kerja organisasi, Bank           In terms of internal control and organisational framework, the Bank has
  telah menetapkan fondasi yang komprehensif melalui pembentukan SKAI,          established a comprehensive foundation through the formation of the
  KMR, SKMR, dan SKK yang beroperasi berdampingan dengan auditor                Internal Audit Unit (SKAI), Risk Management Committee (KMR), Risk
  eksternal dari Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di OJK. Seluruh           Management Unit (SKMR), and Compliance Unit (SKK), operating alongside
  aktivitas fungsional Bank berpedoman pada kebijakan dan prosedur kerja        external auditors from Public Accounting Firms registered with the
  yang jelas, serta didukung oleh Sistem Informasi Manajemen yang andal         Financial Services Authority (OJK). All functional activities are guided by
  guna menjamin ketersediaan pelaporan internal yang lengkap, akurat, dan       clear policies and procedures and supported by a reliable Management
  tepat waktu. Prinsip integritas juga telah diinternalisasi melalui Piagam     Information System to ensure internal reporting is complete, accurate, and
  Kode Etik, Kebijakan SDM, dan Kebijakan Perkreditan yang secara tegas         timely. Integrity principles have also been internalized through the Code
  mengatur pencegahan benturan kepentingan bagi seluruh pengurus                of Ethics Charter, HR Policies, and Credit Policies, which explicitly regulate
  dan karyawan. Seluruh struktur ini diarahkan untuk mendukung Rencana          the prevention of conflicts of interest for all management and employees.
  Korporasi dan Rencana Bisnis Bank yang strategis, sejalan dengan visi         This entire structure is designed to support the Bank’s Corporate Plan
  Bank untuk menjadi lembaga keuangan berbasis teknologi digital yang           and Business Plan strategically, in line with the Bank’s vision to become
  inovatif, khususnya dalam melayani segmen ritel dan UMKM secara               an innovative digital technology–based financial institution, particularly in
  berkelanjutan.                                                                sustainably serving the retail and MSME segments.

  Analisis Governance Process                                                   Governance Process Analysis
  Bank telah mengimplementasikan struktur tata kelola yang kuat dengan          The Bank has implemented a strong governance structure that upholds
  menjunjung tinggi prinsip independensi, di mana Dewan Komisaris dan           the principle of independence, where the Board of Commissioners and
  Direksi menjalankan fungsi masing-masing tanpa adanya intervensi              the Board of Directors each perform their respective functions without
  dari Pemegang Saham. Pengambilan keputusan operasional dilakukan              shareholder intervention. Operational decisions are made entirely by
  sepenuhnya oleh Direksi, sementara Dewan Komisaris tetap menjalankan          the Board of Directors, while the Board of Commissioners continues to
  fungsi pengawasan strategis, termasuk persetujuan penyediaan dana             perform strategic oversight, including approving fund provision to related
  kepada pihak terkait dan jumlah besar sesuai dengan Anggaran Dasar.           parties and setting large exposures in accordance with the Articles of
  Guna mendukung keberlanjutan usaha, Bank secara disiplin menerapkan           Association. To support business continuity, the Bank rigorously enforces
  pemisahan fungsi yang memadai antara unit operasional dengan fungsi           adequate functional separation between operational units and internal
  pengendalian intern, serta memastikan seluruh aktivitas berpedoman            control functions, ensuring all activities adhere to policies and procedures
  pada kebijakan dan prosedur yang dikaji ulang secara periodik. Komitmen       that are periodically reviewed. The commitment to transparency is
  terhadap transparansi juga tercermin dalam penyusunan laporan                 also reflected in the preparation of financial statements, governance
  keuangan, laporan pelaksanaan tata kelola, dan laporan internal yang          implementation reports, and internal reports that are accurate and timely,
  akurat, tepat waktu, serta didukung oleh penyusunan Rencana Bisnis            supported by the preparation of a comprehensive and realistic Bank
  Bank (RBB) yang lengkap dan realistis sesuai visi dan misi Bank.              Business Plan (RBB) aligned with the Bank’s vision and mission.

  Dalam rangka memperkuat efektivitas tata kelola, Bank terus proaktif          To strengthen governance effectiveness, the Bank continues to proactively
  melakukan identifikasi, pemantauan, dan pengukuran risiko melalui sistem      identify, monitor, and measure risks through a risk management
  informasi manajemen risiko yang adaptif terhadap kompleksitas usaha.          information system that is adaptive to the complexity of its business.
  Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) secara rutin menilai kecukupan sistem        The Internal Audit Unit (SKAI) routinely assesses the adequacy of internal
  pengendalian intern di seluruh kantor, dengan kualitas dan objektivitas       control systems across all offices, with the quality and objectivity of
  yang diuji secara berkala oleh Akuntan Publik. Meskipun Bank telah berhasil   these assessments periodically tested by Public Accountants. Although
  menjaga integritasnya dengan tidak adanya benturan kepentingan yang           the Bank has successfully maintained its integrity with no conflicts of
  terjadi, langkah-langkah mitigasi preventif tetap diperkuat, khususnya        interest occurring, preventive mitigation measures are continuously
  pada potensi benturan kepentingan dalam penyaluran kredit di area             reinforced, particularly for potential conflicts in credit distribution within
  yang terafiliasi dengan pihak terkait. Bank berkomitmen untuk terus           areas affiliated with related parties. The Bank is committed to further
  meningkatkan peran aktif Direksi dalam pengembangan kinerja sektor            enhancing the active role of the Board of Directors in developing the
  produktif dan UMKM, mengefektifkan penggunaan modal sesuai rencana            performance of the productive sectors and MSMEs, optimizing the use
  strategis, serta memperkuat fungsi kepatuhan dan audit intern guna            of capital in line with strategic plans, and strengthening compliance and
  mengeliminasi kelemahan minor dan memastikan seluruh kebijakan                internal audit functions to eliminate minor weaknesses and ensure all
  selaras dengan dinamika ketentuan eksternal yang berlaku.                     policies remain aligned with evolving external regulations.


PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                              263
Page 264
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




  Analisis Governance Outcome                                                   Governance Outcome Analysis
  Bank menunjukkan capaian tata kelola yang solid pada Semester II tahun        The Bank demonstrated solid governance performance in the second
  2025, yang tercermin dari indikator rentabilitas yang tetap memadai dan       half of 2025, reflected in adequate profitability indicators and operational
  efisien guna mendukung pertumbuhan modal secara organik. Keberhasilan         efficiency that support organic capital growth. The Bank achieved a
  Bank membukukan laba setelah taksiran pajak sebesar Rp171.468 juta            post-tax profit of IDR171,468 million, driven by a maintained ROA of 2.29%
  didorong oleh rasio ROA yang terjaga di angka 2,29% dan NIM yang menguat      and a strengthened NIM of 20.40%. Although the BOPO ratio stood at
  menjadi 20,40%. Meskipun rasio BOPO berada pada level 90,46%, kinerja         90.46%, the Bank’s operational performance is still considered efficient in
  operasional Bank dinilai tetap efisien dalam menghasilkan laba. Kondisi ini   generating profits. This performance is reinforced by a very strong capital
  diperkuat oleh struktur permodalan yang sangat tangguh dengan rasio KPMM      structure, with a Capital Adequacy Ratio (KPMM) of 46.47% and total
  sebesar 46,47% dan total modal mencapai Rp3.429.889 juta. Komitmen            capital of IDR3,429,889 million. Continuous shareholder commitment
  berkelanjutan dari Pemegang Saham melalui kebijakan penahanan laba serta      through profit retention policies, along with successful corporate actions
  keberhasilan aksi korporasi berupa IPO dan right issue menegaskan posisi      such as the IPO and rights issue, underscores the Bank’s readiness to
  Bank yang siap memenuhi ketentuan konsolidasi perbankan sesuai regulasi       meet banking consolidation requirements under OJK regulations, while
  POJK, sekaligus memastikan ketersediaan bantalan permodalan yang kuat         also ensuring a robust capital buffer to absorb potential risks from
  untuk menyerap potensi risiko dari aset bermasalah.                           problem assets.

  Dalam aspek kepatuhan dan manajemen risiko, Bank secara konsisten             In terms of compliance and risk management, the Bank consistently
  menerapkan prinsip kehati-hatian guna menjaga kualitas aset tetap             applies prudential principles to maintain asset quality within a healthy
  berada dalam koridor yang sehat. Hal ini dibuktikan dengan rasio NPL          range. This is evidenced by a very low net NPL of 0.19% and a gross
  net yang sangat rendah sebesar 0,19% dan NPL gross sebesar 3,70%,             NPL of 3.70%, fully supported by the establishment of prudent Loan
  yang didukung penuh oleh pembentukan CKPN yang pruden dengan                  Loss Provisions (CKPN) at a ratio of 10.05% of total loans. The Bank also
  rasio 10,05% terhadap total kredit. Bank juga mempertahankan integritas       maintains operational integrity, with no violations of the Maximum Credit
  operasionalnya dengan tidak adanya pelanggaran Batas Maksimum                 Limit (BMPK) and disciplined reporting and timely publication of GCG
  Pemberian Kredit (BMPK) serta disiplin dalam melakukan pelaporan dan          reports and financial statements. Overall, the Bank’s Business Plan (RBB)
  publikasi laporan GCG maupun laporan keuangan secara tepat waktu.             realisation by the end of the second half of 2025 has met the established
  Secara umum, realisasi Rencana Bisnis Bank (RBB) hingga akhir Semester        targets. Moving forward, the Bank remains committed to optimizing the
  II tahun 2025 telah tercapai sesuai target yang ditetapkan. Ke depannya,      use of its core capital more effectively and productively to enhance value
  Bank terus berkomitmen untuk mengoptimalkan pemanfaatan modal                 for all stakeholders.
  inti yang dimiliki agar lebih efektif dan produktif guna meningkatkan nilai
  tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.




PRINSIP DAN REKOMENDASI TATA
KELOLA PERUSAHAAN
CORPORATE GOVERNANCE PRINCIPLES AND RECOMMENDATIONS


Prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam pedoman                          The principles of good corporate governance in the
tata kelola adalah konsep dasar tata kelola perusahaan                          governance guidelines are the basic concepts of good
yang baik, sesuai dengan praktik internasional yang patut                       corporate governance, consistent with exemplary
diteladani. Rekomendasi penerapan aspek dan prinsip tata                        international practice. Recommendations for implementing
kelola perusahaan yang baik dalam pedoman tata kelola                           aspects and principles of good corporate governance in
adalah standar penerapan aspek dan prinsip tata kelola                          the governance guidelines are standards for implementing
perusahaan yang baik, yang diharapkan dapat diterapkan                          aspects and principles of good corporate governance,
oleh Perusahaan Terbuka untuk mengimplementasikan                               which are to be implemented by Public Companies to
prinsip tata kelola.                                                            implement governance principles.
Krom selaku perusahaan terbuka telah menerapkan prinsip                         Krom, as a public company, has implemented the principles
dan rekomendasi tata kelola perusahaan sebagaimana                              and recommendations of good corporate governance as
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)                            stipulated in Financial Services Authority Regulation (POJK)
No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata                              No. 21/POJK.04/2015 on the Implementation of Public
Kelola Perusahaan Terbuka serta Surat Edaran Otoritas                           Company Governance Guidelines and Financial Services
Jasa Keuangan (SEOJK) No. 32/SEOJK.04/2015 tentang                              Authority Circular Letter (SEOJK) No. 32/SEOJK.04/2015
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan akan                                 on Public Company Governance Guidelines, and will further
menyempurnakan penerapan tersebut selanjutnya sesuai                            enhance such implementation in accordance with OJK
dengan rekomendasi OJK. Dalam penerapan 5 (lima) aspek,                         recommendations. In applying the five (5) aspects, eight (8)
8 (delapan) prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta                      principles of good corporate governance, and twenty-five
25 (dua puluh lima) rekomendasi yang disampaikan oleh                           (25) recommendations issued by OJK, the Bank adopts a
OJK. Bank menerapkan aspek dan prinsip GCG berdasarkan                          “comply or explain” approach as follows:
pendekatan “comply or explain” sebagai berikut:




264                                                                                                            Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 265
Aspek                                                                         Aspect

Hubungan Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham                             Relationship Between the Public Company and Shareholders
Dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang Saham.                                        in Ensuring Shareholders’ Rights.

Prinsip                                                                       Principle

Prinsip 1                                                                     Principle 1
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan                    Rapat       umum        Enhancing the Quality of the Organisation of the General
Pemegang Saham (RUPS).                                                        Meeting of Shareholders (GMS).
 NO       REKOMENDASI                                                                                                           PELAKSANAAN
          RECOMMENDATION                                                                                                       IMPLEMENTATION
          Perusahaan terbuka memiliki cara atau prosedur teknis pengumpulan suara baik secara terbuka maupun tertutup
          yang mengedepankan independensi dan kepentingan pemegang saham.                                                     Telah Dilaksanakan
   1
                                                                                                                             Already Implemented
          Enhancing the Quality of the Organisation of the General Meeting of Shareholders (GMS).
          Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris perusahaan terbuka hadir dalam RUPS tahunan.
                                                                                                                              Telah Dilaksanakan
  2       All members of the Board of Directors and members of the Board of Commissioners of a public company attend         Already Implemented
          the annual GMS.
          Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam situs web perusahaan terbuka paling sedikit selama 1 (satu) tahun.            Telah Dilaksanakan
  3
          A summary of the minutes of the GMS is available on the public company’s website for at least 1 (one) year.        Already Implemented



Prinsip 2                                                                     Principle 2
Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka                           Enhancing the Quality of Communication Between the
dengan Pemegang Saham atau Investor.                                          Public Company and Its Shareholders or Investors.

 NO       REKOMENDASI                                                                                                           PELAKSANAAN
          RECOMMENDATION                                                                                                       IMPLEMENTATION
          Perusahaan terbuka memiliki suatu kebijakan komunikasi dengan pemegang saham atau investor.                         Telah Dilaksanakan
   1
          A public company has a communication policy with shareholders or investors.                                        Already Implemented
          Perusahaan terbuka mengungkapkan kebijakan komunikasi perusahaan terbuka dengan pemegang saham atau
          investor dalam situs web.                                                                                           Telah Dilaksanakan
  2
          A public company discloses the communication policy of the public company with shareholders or investors on        Already Implemented
          the website.



Aspek                                                                         Aspect

Fungsi dan Peran Dewan Komisaris.                                             Functions and Roles of the Board of Commissioners.
Prinsip 3                                                                     Principle 3
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.                         Strengthening the Membership and Composition of the
                                                                              Board of Commissioners.

 NO       REKOMENDASI                                                                                                           PELAKSANAAN
          RECOMMENDATION                                                                                                       IMPLEMENTATION
          Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris mempertimbangkan kondisi perusahaan terbuka.
                                                                                                                              Telah Dilaksanakan
   1      The determination of the number of members of the Board of Commissioners takes into account the condition of       Already Implemented
          the Public Company.
          Penentuan komposisi anggota Dewan Komisaris memperhatikan keragaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman
          yang dibutuhkan.                                                                                                    Telah Dilaksanakan
  2
          The determination of the Board of Commissioners’ composition takes into account the diversity of expertise,        Already Implemented
          knowledge, and experience required.



Prinsip 4                                                                     Principle 4
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung                          Strengthening the Oversight and Accountability of the
Jawab Dewan Komisaris.                                                        Board of Commissioners.

 NO       REKOMENDASI                                                                                                           PELAKSANAAN
          RECOMMENDATION                                                                                                       IMPLEMENTATION
          Dewan Komisaris mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris.      Telah Dilaksanakan
   1
          The Board of Commissioners has a self-assessment policy to assess the performance of the Board of Commissioners.   Already Implemented
          Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris, diungkapkan melalui laporan
          tahunan perusahaan terbuka.                                                                                         Telah Dilaksanakan
  2
          The self-assessment policy to assess the performance of the Board of Commissioners is disclosed in the annual      Already Implemented
          report of a public company.


PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                 265
Page 266
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




  NO      REKOMENDASI                                                                                                              PELAKSANAAN
          RECOMMENDATION                                                                                                          IMPLEMENTATION

   3      Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait pengunduran diri anggota Dewan Komisaris apabila terlibat dalam            Telah Dilaksanakan
          kejahatan keuangan.                                                                                                   Already Implemented
          The Board of Commissioners has a policy regarding the resignation of board members in the event of involvement
          in financial crimes.

  4       Dewan Komisaris atau komite yang menjalankan fungsi nominasi dan remunerasi menyusun kebijakan suksesi dalam           Telah Dilaksanakan
          proses nominasi anggota direksi.                                                                                      Already Implemented
          The Board of Commissioners or the committee performing the nomination and remuneration functions has a
          succession policy for the board of directors’ nomination process.




Aspek                                                                           Aspect

Fungsi dan Peran Direksi.                                                       Functions and Roles of the Board of Directors.

Prinsip                                                                         Principle

Prinsip 5                                                                       Principle 5
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi.                                   Strengthening the Membership and Composition of the
                                                                                Board of Directors.

  NO      REKOMENDASI                                                                                                              PELAKSANAAN
          RECOMMENDATION                                                                                                          IMPLEMENTATION

   1      Penentuan jumlah anggota Direksi mempertimbangkan kondisi perusahaan terbuka serta efektivitas dalam                   Telah Dilaksanakan
          pengambilan keputusan.                                                                                                Already Implemented
          Determination of the number of members of the Board of Directors takes into account the condition of a public
          company and effectiveness in decision making.

   2      Penentuan komposisi anggota Direksi memperhatikan, keragaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang                Telah Dilaksanakan
          dibutuhkan.                                                                                                           Already Implemented
          Determination of the composition of members of the Board of Directors takes into account the diversity of skills,
          knowledge and experience required.

   3      Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi atau keuangan memiliki keahlian dan/atau pengetahuan di                Telah Dilaksanakan
          bidang akuntansi.                                                                                                     Already Implemented
          Members of the Board of Directors in charge of accounting or finance have expertise and/or knowledge in accounting.



Prinsip 6                                                                       Principle 6
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung                            Enhancing the Quality of the Board of Directors’ Duties and
Jawab Direksi.                                                                  Responsibilities.

  NO      REKOMENDASI                                                                                                              PELAKSANAAN
          RECOMMENDATION                                                                                                          IMPLEMENTATION

   1      Direksi mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi.                         Telah Dilaksanakan
                                                                                                                                Already Implemented
          The Board of Directors has a self-assessment policy to assess the performance of the Board of Directors.

   2      Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan melalui laporan tahunan        Telah Dilaksanakan
          perusahaan terbuka.                                                                                                   Already Implemented
          The self-assessment policy to assess the performance of the Board of Directors is disclosed in the annual report of
          a public company.

  3       Direksi mempunyai kebijakan terkait pengunduran diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan keuangan.        Telah Dilaksanakan
                                                                                                                                Already Implemented
          The Board of Directors has a policy regarding the resignation of board members in the event of involvement in
          financial crimes.




266                                                                                                          Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 267
Aspek                                                                            Aspect

Partisipasi Pemangku Kepentingan.                                                Stakeholder Participation.

Prinsip                                                                          Principle

Prinsip 7                                                                        Principle 7
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui                                Improving Corporate Governance                     Aspects     through
Partisipasi Pemangku Kepentingan.                                                Stakeholder Participation.

  NO      REKOMENDASI                                                                                                                  PELAKSANAAN
          RECOMMENDATION                                                                                                              IMPLEMENTATION

   1      Perusahaan terbuka memiliki kebijakan untuk mencegah terjadinya insider trading.                                           Telah Dilaksanakan
                                                                                                                                    Already Implemented
          A public company has a policy to prevent insider trading.

  2       Perusahaan terbuka memiliki kebijakan anti-korupsi dan Anti-Fraud.                                                         Telah Dilaksanakan
                                                                                                                                    Already Implemented
          A public company has anti-corruption and Anti-Fraud policies.

  3       Perusahaan terbuka memiliki kebijakan tentang seleksi dan peningkatan kemampuan pemasok atau vendor.                       Telah Dilaksanakan
                                                                                                                                    Already Implemented
          A public company has policies regarding the selection and capacity building of suppliers or vendors.

  4       Perusahaan terbuka memiliki kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur.                                                  Telah Dilaksanakan
                                                                                                                                    Already Implemented
          A public company has policies regarding the fulfillment of creditor rights.

  5       Perusahaan terbuka memiliki kebijakan sistem whistleblowing.                                                               Telah Dilaksanakan
                                                                                                                                    Already Implemented
          A public company has a whistle blowing system policy.

  6       Perusahaan memiliki kebijakan pemberian insentif jangka panjang kepada Direksi dan karyawan.                               Telah Dilaksanakan
                                                                                                                                    Already Implemented
          A public company has a policy of providing long-term incentives to Directors and employees.




Aspek                                                                            Aspect

Keterbukaan Informasi.                                                           Information Disclosure.

Prinsip                                                                          Principle

Prinsip 8                                                                        Principle 8
Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi.                                  Improving the Implementation of Information Disclosure.

  NO      REKOMENDASI                                                                                                                  PELAKSANAAN
          RECOMMENDATION                                                                                                              IMPLEMENTATION

   1      Perusahaan terbuka memanfaatkan penggunaan teknologi informasi secara lebih luas selain situs web sebagaimana              Telah Dilaksanakan
          media keterbukaan informasi.                                                                                              Already Implemented
          A public company expanding its use of information technology beyond official websites as a medium for information
          disclosure.

  2       Laporan tahunan perusahaan terbuka mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham perusahaan                  Telah Dilaksanakan
          terbuka paling sedikit 5% (lima persen), selain pengungkapan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham                Already Implemented
          perusahaan terbuka melalui pemegang saham utama dan pengendali.
          The annual report of a public company shall disclose the ultimate beneficial owners with a shareholding of at least
          5% (five percent), in addition to the disclosure of ultimate beneficial ownership through the principal and controlling
          shareholders.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                        267
Page 268
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




STRUKTUR GCG
GCG STRUCTURE

Krom menyusun struktur GCG berdasarkan Peraturan OJK,               Krom establishes its GCG structure based on OJK
Peraturan Bank Indonesia, Anggaran Dasar Perusahaan                 Regulations, Bank Indonesia Regulations, the Company’s
dan ketentuan terkait lainnya yang sejalan dengan praktik-          Articles of Association and other relevant provisions aligned
praktik terbaik. Struktur GCG Bank memastikan pelaksanaan           with best practices. The Bank’s GCG structure ensures a
GCG berjalan dengan sistematis melalui pembagian peran              systematic implementation of governance through a clear
dan tanggung jawab yang jelas.                                      division of roles and responsibilities.
Struktur GCG Krom terdiri dari Rapat Umum Pemegang                  Krom’s GCG structure consists of the General Meeting
Saham (RUPS), Dewan Komisaris, Direksi, Komite-komite               of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners, the
yang membantu Dewan Komisaris, Fungsi Audit Internal,               Board of Directors, committees assisting the Board of
Fungsi Kepatuhan, Fungsi Pengendalian intern, dan Sekretaris        Commissioners, the Internal Audit Function, the Compliance
Perusahaan. Setiap bagian dari struktur ini harus menjalankan       Function, the Internal Control Function, and the Corporate
fungsinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.                     Secretary. Each component of this structure must carry
                                                                    out its functions in accordance with applicable regulations.




                                                Rapat Umum Pemegang Saham
                                                   General Meeting Shareholders




      Dewan Komisaris
     Board of Commissioners
                                                                                          Direksi
                                                                                      Board of Directors

                 Komite Audit
                 Audit Committee

                                                             Komite Aset dan                               Komite Manajemen
                                                             Liabilitas (ALCO)                                   Risiko
                                                          Asset and Liability Committee               Risk Management Committee

            Komite Pemantau Risiko
               Risk Monitoring Committee

                                                               Komite Kredit                                Komite Pengarah
                                                            Credit Policy Committee                        Teknologi Informasi
                                                                                                     Information Technology Steering
                                                                                                               Committee
              Komite Nominasi dan
                 Remunerasi
             Remuneration and Nomination                     Komite Kebijakan
                     Committee                                 Perkreditan
                                                            Credit Policy Committee                  Komite Etik dan Perilaku
                                                                                                     Ethics and Conduct Committee




                     Sekretaris Perusahaan                  Fungsi Kepatuhan                               Fungsi Audit Intern
                          Corporate Secretary                 Compliance Function                           Internal Audit Function




268                                                                                               Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 269
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS

Organ tertinggi di Perusahaan yang memegang seluruh                                   The General Meeting of Shareholders (GMS) is the
kewenangan yang tidak terdapat pada Direksi dan                                       Company’s highest organ, holding all authorities not granted
Dewan Komisaris adalah Rapat Umum Pemegang Saham                                      to the Board of Directors or the Board of Commissioners.
(RUPS). Direksi dan Dewan Komisaris melaporkan dan                                    The Board of Directors and the Board of Commissioners
mempertanggungjawabkan kinerja Krom kepada para                                       report and are accountable for Krom’s performance to the
pemegang saham dengan pembahasan mengenai strategi,                                   shareholders through discussions on strategies, policies,
kebijakan, hasil-hasil usaha dan hal-hal penting lainnya.                             business results, and other material matters. Krom may also
Krom juga sewaktu-waktu dapat menyelenggarakan RUPS                                   convene an Extraordinary General Meeting of Shareholders
Luar Biasa (RUPSLB) jika diperlukan.                                                  (EGMS) at any time, if necessary.
Selama tahun 2025, Krom menyelenggarakan 1 (satu) kali                                During 2025, Krom held 1 (one) Annual GMS, with details as
RUPS Tahunan, yaitu dengan rincian sebagai berikut:                                   follows:


 1 Tanggal Pelaksanaan:                                                               Date:
   20 Mei 2025                                                                        May 20, 2025

 2 Tempat Pelakasanaan:                                                               Venue:
   Jakarta Design Center (JDC) Ruang Lotus 1                                          Jakarta Design Center (JDC) Lotus Room 1
   Jl. Gatot Subroto No.53, RT.10/RW.6, Petamburan,                                   Gatot Subroto Street No. 53, RT.10/RW.6, Petamburan,
   Kec. Tanah Abang Jakarta Pusat.                                                    Tanah Abang District, Central Jakarta.

 3 Anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang hadir dalam Rapat:                        Members of the Board of Commissioners and Board of Directors present
                                                                                      at the meeting:
   Rapat dihadiri dan diikuti secara fisik oleh anggota Dewan Komisaris               The meeting was physically attended by the members of the Board of
   dan Direksi sebagai berikut:                                                       Commissioners and the Board of Directors as follows:
   Dewan Komisaris:                                                                   Board of Commissioners:
   • Presiden Komisaris : Dinno Indiano                                               • President Commissioner             : Dinno Indiano
   • Komisaris          : Markus Sugiono                                              • Commissioner		                     : Markus Sugiono
   • Komisaris          : Zainal Abidin                                               • Commissioner		                     : Zainal Abidin
   Direksi:                                                                           Board of Directors:
   • Presiden Direktur      : Anton Hermawan                                          • President Director		               : Anton Hermawan
   • Direktur		             : Laniwati Tjandra                                        • Director			                        : Laniwati Tjandra
   • Direktur		             : Wisaksana Djawi                                         • Director			                        : Wisaksana Djawi
   • Direktur		             : Alvin James Kurniawan                                   • Director			                        : Alvin James Kurniawan
   • Direktur		             : Tan Alie                                                • Director			                        : Tan Alie




RUPS Tahunan diadakan pada tanggal 20 Mei 2025 dengan                                 The Annual GMS was held on May 20, 2025 with the
hasil keputusan sebagai berikut:                                                      following resolutions:

Mata Acara 1                                                                          Agenda 1
  KEPUTUSAN                                                                                                                                           REALISASI
  DECISION                                                                                                                                           REALISATION

  MEMUTUSKAN dan MENYETUJUI untuk menerima baik Laporan Direksi perihal Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2024                             Telah Direalisasi
  yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sebagaimana termaktub dalam Laporan Keuangan Tahunan perseroan per                                       Realised
  tanggal 31 Desember 2024, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan sesuai dengan Laporan
  Auditor Independen No. 00138/2.1460/AU.1/07/085 1-1/1/I/2025, tanggal 28 Maret 2025, dengan opini “Laporan keuangan
  terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Bank tanggal 31 Desember 2024, serta
  kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
  Indonesia”, serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada para anggota Direksi
  dan Komisaris perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku 2024.
  DECIDED and AGREED to accept and approve the Board of Directors’ Report concerning the Company’s Financial Statements for
  the 2024 financial year ended December 31, 2024, as set forth in the Company’s Annual Financial Statements as of December
  31, 2024, which have been audited by the Public Accounting Firm Liana Ramon Xenia & Rekan in accordance with Independent
  Auditor’s Report No. 00138/2.1460/AU.1/07/085 1-1/1/I/2025 dated March 28, 2025, with the opinion stating that “the accompanying
  financial statements present fairly, in all material respects, the Bank’s financial position as of December 31, 2024, and its financial
  performance and cash flows for the year then ended, in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards,” and to
  grant full release and discharge of responsibility (acquit et de charge) to the members of the Company’s Board of Directors and
  Board of Commissioners for the management and supervisory actions carried out during the 2024 financial year.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                                 269
Page 270
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Mata Acara 2                                                                     Agenda 2
 KEPUTUSAN                                                                                                                                REALISASI
 DECISION                                                                                                                               REALISATION

 MEMUTUSKAN dan MENYETUJUI untuk menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2024, dengan                           Telah Direalisasi
 rincian sebagai berikut:                                                                                                                     Realised
 Sebesar Rp124.060.349.375 (seratus dua puluh empat miliar enam puluh juta tiga ratus empat puluh sembilan ribu tiga ratus
 tujuh puluh lima Rupiah) atau sebesar 100% (seratus persen) seluruhnya digunakan untuk menambah Saldo Laba Ditahan
 Perseroan (Retained Earning).
 Dikarenakan Cadangan Umum yang dibentuk Perseroan telah memenuhi 20% (dua puluh persen) dari jumlah modal yang
 ditempatkan dan disetor sesuai dengan ketentuan Pasal 70 ayat 1 Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
 Terbatas, maka tidak ada Laba Bersih Perseroan tahun buku 2024 yang dialokasikan untuk Cadangan Umum. Dari Laba Bersih
 tahun buku 2024 tidak dibagikan dividen kepada pemegang saham.
 DECIDED and AGREED to determine the appropriation of the Company’s net profit for the 2024 financial year, with the
 following details:
 An amount of IDR124,060,349,375 (one hundred twenty-four billion sixty million three hundred forty-nine thousand three
 hundred seventy-five Rupiah), representing 100% (one hundred percent) of the net profit, shall be entirely allocated to
 increase the Company’s Retained Earnings.
 As the General Reserve established by the Company has reached 20% (twenty percent) of the total issued and paid-up
 capital in accordance with the provisions of Article 70 paragraph (1) of Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies,
 no portion of the Company’s net profit for the 2024 financial year is allocated to the General Reserve. Accordingly, no
 dividends are distributed to the shareholders from the net profit for the 2024 financial year.



Mata Acara 3                                                                     Agenda 3
 KEPUTUSAN                                                                                                                                REALISASI
 DECISION                                                                                                                               REALISATION

 MEMUTUSKAN dan MENYETUJUI untuk memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor                          Telah Direalisasi
 Akuntan Publik yang akan melakukan audit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31                           Realised
 Desember 2025 dan Penetapan Honorarium Akuntan Publik tersebut serta Persyaratan Lain Penunjukannya.
 DECIDED and AGREED to grant authority and power to the Board of Commissioners to appoint a Public Accounting Firm to
 conduct the audit of the Company’s financial statements for the financial year ending December 31, 2025, and to determine
 the remuneration of the Public Accountant, as well as other terms and conditions of such appointment.


Mata Acara 4                                                                     Agenda 4
 KEPUTUSAN                                                                                                                                REALISASI
 DECISION                                                                                                                               REALISATION

 MEMUTUSKAN dan MENYETUJUI untuk:                                                                                                    Telah Direalisasi
                                                                                                                                              Realised
 1. Memberikan gaji, honorarium dan/atau tunjangan lainnya bagi seluruh Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang baru
    adalah maksimal secara keseluruhan Rp11.700.000.000 (sebelas miliar tujuh ratus juta Rupiah), terhitung sejak ditutupnya
    rapat sampai dengan rapat berikutnya dan penghargaan dalam bentuk bonus/tantiem dengan total maksimal sebesar
    Rp1.840.000.000 (satu miliar delapan ratus empat puluh juta Rupiah), yang pemberiannya hanya dilakukan setahun satu
    kali dan menjadi Beban Usaha di Tahun Buku 2025.
 DECIDED and AGREED to:
 1. Grant salaries, honoraria and/or other allowances to all members of the newly appointed Board of Directors and Board of
    Commissioners in an aggregate maximum amount of IDR11,700,000,000 (eleven billion seven hundred million Rupiah), effective
    from the closing of this meeting until the next meeting, and to grant remuneration in the form of bonuses/tantiem with a total
    maximum amount of IDR1,840,000,000 (one billion eight hundred forty million Rupiah), which shall be granted only once a year
    and recorded as operating expenses in the 2025 financial year.

 2. Memberikan kuasa kepada Komite Nominasi dan Remunerasi yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris dalam rangka penetapan
    gaji, uang jasa, dan tunjangan lainnya untuk anggota Direksi dan Dewan Komisaris perseroan tahun buku 2025.
 2. Grant authority to the Nomination and Remuneration Committee appointed by the Board of Commissioners to
    determine the salaries, fees, and other allowances for the members of the Company’s Board of Directors and Board of
    Commissioners for the 2025 financial year.




270                                                                                                              Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 271
Mata Acara 5                                                           Agenda 5
  KEPUTUSAN                                                                                                              REALISASI
  DECISION                                                                                                             REALISATION

  MEMUTUSKAN dan MENYETUJUI untuk menerima baik Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan.                   Telah Direalisasi
                                                                                                                             Realised
  DECIDED and AGREED to accept the Company’s Recovery Action Plan.




RUPS Luar Biasa                                                        Extraordinary GMS
Pada tahun 2025 Krom tidak menyelenggarakan RUPS                       In 2025, Krom did not hold an Extraordinary GMS.
Luar Biasa.

Informasi Pemegang Saham Utama dan                                     Information on Ultimate and Controlling
Pengendali                                                             Shareholders
Pihak yang secara langsung maupun tidak langsung, memiliki             Parties who, directly or indirectly, own at least 20% (twenty
sekurang-kurangnya 20% (dua puluh persen) hak suara dari               percent) of the voting rights of all shares with voting rights
seluruh saham yang mempunyai hak suara yang dikeluarkan                issued by the Company or Bank, or a smaller amount than
oleh Perusahaan atau Bank, atau jumlah yang lebih kecil dari           that as determined by the Financial Services Authority
itu sebagaimana ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan                 (OJK) are called the Main Shareholder.
(OJK) disebut Pemegang Saham Utama.
Badan hukum, orang perseorangan dan/atau kelompok                      Legal entities, individuals and/or business groups that own
usaha yang memiliki saham perusahaan atau Bank sebesar                 Company or bank shares of 25% (twenty five percent)
25% (dua puluh lima persen) atau lebih dari jumlah saham               or more of the number of shares issued and have voting
yang dikeluarkan dan mempunyai hak suara atau memiliki                 rights or own Company and/or bank shares of less than
saham perusahaan dan/atau Bank kurang dari 25% (dua                    25% (twenty five percent) of the number of shares issued
puluh lima persen) dari jumlah saham yang dikeluarkan dan              and with voting rights but the parties concerned can be
mempunyai hak suara namun yang bersangkutan dapat                      proven to have exercised control over the company or
dibuktikan telah melakukan pengendalian perusahaan atau                the Bank, either directly or indirectly, are called Controlling
Bank, baik secara langsung maupun tidak langsung disebut               Shareholders.
Pemegang Saham Pengendali.
Informasi Pemegang Saham Utama dan Pemegang Saham                      Information on Ultimate Shareholders and Controlling
Pengendali disampaikan dalam Bab Profil Perusahaan pada                Shareholders is presented in the Company Profile Chapter
Laporan Tahunan ini.                                                   of this Annual Report.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                       271
Page 272
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




PENGUNGKAPAN PELAKSANAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
(GCG)
DISCLOSURE OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG)
IMPLEMENTATION


Dewan Komisaris                                              Board of Commissioners

Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan                   Implementations of Duties and Responsibilities of the
Komisaris                                                    Board of Commissioners

Jumlah, Komposisi dan Kriteria Dewan Komisaris               Number, Composition and Criteria of the Board of
                                                             Commissioners
Dewan Komisaris merupakan salah satu organ perusahaan        The Board of Commissioners is one of the Company’s
yang melakukan pengawasan dan memberikan arahan              organs that supervises and provides direction to the Board
kepada Direksi dalam menjalankan kepengurusan Bank.          of Directors in carrying out the management of the Bank. The
Dewan Komisaris turut melakukan pemantauan terhadap          Board of Commissioners also monitors the effectiveness of
efektivitas implementasi GCG yang dilakukan Bank sesuai      GCG implementation by the Bank in accordance with the
dengan Anggaran Dasar.                                       Articles of Association.

Jumlah anggota Dewan Komisaris terdiri dari 3 (tiga) orang   The number of members of the Board of Commissioners
dengan susunan sebagai berikut:                              consists of 3 (three) people with the following composition:

  NAMA NAME                                                  KETERANGAN DESCRIPTION

  Dinno Indiano                                              Presiden Komisaris President Commissioner

  Markus Sugiono                                             Komisaris Independen Independent Commissioner

  Zainal Abidin                                              Komisaris Independen Independent Commissioner


Komposisi Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan yang       The composition of the Board of Commissioners in
berlaku, menetapkan bahwa 100% anggota Dewan Komisaris       accordance with applicable regulations, stipulates that 100%
wajib memiliki kewarganegaraan Indonesia.                    or more of the members of the Board of Commissioners
                                                             must have Indonesian citizenship.
Dalam menjalankan fungsinya di Bank, Dewan Komisaris         In carrying out its functions at the Bank, the Board of
mempunyai piagam Dewan Komisaris yang berisi pedoman         Commissioners has a Board of Commissioners Charter
dan tata tertib kerja Dewan Komisaris. Di dalamnya           containing guidelines and rules of procedure for its
berisi antara lain mengenai tugas dan tanggung jawab         operations. It includes, among other things, the duties
Dewan Komisaris, struktur, uraian mengenai aktivitas dan     and responsibilities of the Board of Commissioners, its
kewenangan, waktu kerja dan pengaturan rapat.                structure, descriptions of activities and authorities, working
                                                             hours, and meeting arrangements.
Independensi dan Transparansi Dewan Komisaris                Independence and Transparency of the Board of
                                                             Commissioners
Independensi dan aspek transparansi Dewan Komisaris          The independence and transparency aspects of the Board
sebagaimana dinyatakan dalam Surat Pernyataan masing-        of Commissioners as stated in the respective Statements
masing dari seluruh anggota Dewan Komisaris. Anggota         of all members of the Board of Commissioners. Members
Dewan Komisaris tidak boleh merangkap jabatan, baik          of the Board of Commissioners may not hold concurrent
sebagai anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau           positions, either as members of the Board of Commissioners,
Pejabat Eksekutif pada Lembaga/Perusahaan bukan              Directors, and/or Executive Officers at other non-financial
lembaga keuangan lain/bukan bank atau sebagai anggota        institution/non-bank Institutions/Companies or as members
Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau Pejabat Eksekutif yang    of the Board of Commissioners, Directors, and/or Executive
melaksanakan fungsi pengawasan pada perusahaan anak          Officers who carry out supervisory functions on non-bank
bukan bank yang dikendalikan oleh bank.                      subsidiary companies controlled by banks.




272                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 273
Komisaris Independen merupakan anggota Dewan Komisaris      An Independent Commissioner is a member of the Board
yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,        of Commissioners who has no financial, management,
kepemilikan saham dan/atau dengan pemegang saham            share ownership and/or other relationship with the
mayoritas atau hubungan lainnya dengan bank, di mana        majority shareholder or other relationship with the bank,
hal tersebut dapat mempengaruhi pengambilan keputusan       where this can influence independent decision-making
dan tindakan secara independen. Berdasarkan Peraturan       and action. Based on Bank Indonesia Regulations, Krom
Bank Indonesia, Krom memiliki 2 (dua) orang anggota         has 2 (two) members of Independent Commissioners with
Komisaris Independen dengan setiap Komisaris Independen     each Independent Commissioner chairing the Committees
mengetuai Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris.           under the Board of Commissioners.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris                    Duties and Responsibilities of the Board of
                                                            Commissioners
Sesuai dengan POJK No. 17 Tahun 2023 tanggal 14             In accordance with POJK No. 17 of 2023 dated September
September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank      14, 2023 concerning Implementation of Governance for
Umum. Dewan Komisaris tidak terlibat dalam pengambilan      Commercial Banks. The Board of Commissioners is not
keputusan yang berkaitan dengan kegiatan operasional        involved in making decisions related to daily operational
sehari-hari.                                                activities.
Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan atas          The Board of Commissioners is responsible for supervising
kebijakan pengurusan dan mengarahkan Direksi untuk          management policies and providing guidance to the Board
menjamin keberlangsungan bisnis Krom. Dewan Komisaris       of Directors to ensure the continuity of the Krom business.
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan             The Board of Commissioners carries out its duties and
mengadakan rapat Dewan Komisaris dan rapat gabungan         responsibilities by holding Board of Commissioners
dengan Direksi.                                             meetings and joint meetings with the Directors.
Dalam upaya mewujudkan visi dan misi Perusahaan, Dewan      In an effort to achieve the Company’s vision and mission,
Komisaris berkomitmen untuk membangun Krom yang             the Board of Commissioners is committed to establishing
berintegritas tinggi, berlandaskan prinsip kejujuran dan    Krom as an institution of high integrity, founded on the
transparansi, serta senantiasa menghindari segala bentuk    principles of honesty and transparency, while strictly
benturan kepentingan.                                       avoiding any conflicts of interest.
Hak dan Kewenangan Dewan Komisaris                          Rights and Authorities of the Board of Commissioners
a. Anggota Dewan berhak menerima gaji/remunerasi            a. Members of the Board are entitled to receive salaries/
   dan/atau tunjangan lainnya yang besaran dan bentuk          remuneration and/or other allowances, the amount and
   tunjangan lainnya dari waktu ke waktu disesuaikan           type of which are adjusted from time to time based on the
   berdasarkan rekomendasi dari Komite Nominasi                recommendations of the Nomination and Remuneration
   dan Remunerasi yang telah ditetapkan dan disetujui          Committee, as approved by the General Meeting of
   oleh RUPS serta dituangkan dalam Surat Keputusan            Shareholders (GMS) and stipulated in a separate Decree
   tersendiri sesuai amanat RUPS.                              in accordance with the mandate of the GMS.
b. Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasannya            b. The Board in carrying out its supervision is prohibited
   dilarang terlibat dalam pengambilan keputusan kegiatan      from being involved in making decisions on Bank
   operasional Bank, kecuali:                                  operational activities, except:
   • Penyediaan dana kepada pihak terkait, sebagaimana         • Provision of funds to related parties, as stipulated in
     diatur dalam ketentuan Bank Indonesia tentang Batas         the provisions of Bank Indonesia regarding the Legal
     Maksimum Pemberian Kredit Bank Umum;                        Lending Limit for Commercial Banks;
   • Hal-hal lain yang diatur dalam Anggaran Dasar Krom        • Other  matters stipulated in Krom Articles of
     atau peraturan perundangan yang berlaku.                    Association or the applicable laws and regulations.
c. Dalam hal pemberian persetujuan penyediaan dana          c. In the case of granting approval for the provision of funds
   kepada pihak terkait, maka penetapan limit plafon           to related parties, the determination of the lending limit for
   penyediaan dana kepada pihak terkait harus diputuskan       the provision of funds to related parties must be decided
   minimum oleh 2 (dua) dari 3 (tiga) Komisaris.               by a minimum of 2 (two) out of 3 (three) Commissioners.
   Pengambilan keputusan tersebut merupakan bagian             The decision-making is part of the supervisory duties
   dari tugas pengawasan oleh Dewan Komisaris, sehingga        of the Board of Commissioners, and hence, it does not
   tidak menghapuskan/meniadakan tanggung jawab                abolish/eliminate the Board of Directors’ responsibility for
   Direksi atas pelaksanaan pengurusan Bank.                   the implementation of the management of the Bank.
d. Anggota Dewan melalui Rapat Dewan setiap waktu           d. Members of the Board through Board Meetings at
   berhak dan dapat memberhentikan untuk sementara             Members of the Board through Board Meetings at any
   waktu seorang atau lebih anggota Direksi apabila            time have the right and can temporarily dismiss one or
   anggota Direksi tersebut bertindak bertentangan             more members of the Board of Directors if the member
   dengan Anggaran Dasar dan atau peraturan                    of the Board of Directors acts contrary to the Articles of
   perundang-undangan yang berlaku. Pemberhentian              Association and or the applicable laws and regulations.
   anggota Direksi tersebut wajib diberitahukan kepada         The dismissal of the member of the Board of Directors
   yang bersangkutan dengan disertai alasannya. Dalam          must be notified to the person concerned along with
   waktu 90 (sembilan puluh) hari kalender setelah             the reasons. Within 90 (ninety) calendar days after



PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                            273
Page 274
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




     pemberhentian sementara tersebut, Dewan diwajibkan                  the temporary dismissal, the Board is required to
     untuk menyelenggarakan RUPS (sesuai ketentuan yang                  hold a GMS (according to the provisions governing it)
     mengaturnya) yang akan memutuskan apakah anggota                    which will decide whether the member of the Board
     Direksi tersebut akan diberhentikan seterusnya atau                 of Directors will be permanently dismissed or returned
     dikembalikan kepada kedudukannya semula. Terhadap                   to his/her original position. The members of the Board
     anggota Direksi yang diberhentikan sementara tersebut               of Directors who are temporarily dismissed are given
     diberikan kesempatan untuk hadir guna membela diri.                 the opportunity to attend to defend themselves. If
     Apabila setelah melewati batas 90 (sembilan puluh) hari             a General Meeting of Shareholders cannot be held
     kalender setelah tanggal pemberhentian sementara                    within 90 (ninety) calendar days following the date of
     tidak dapat dilaksanakan RUPS, maka dengan sendirinya               temporary suspension, such suspension shall be void
     pemberhentian sementara itu menjadi batal demi                      by law, and the individual concerned may resume their
     hukum dan yang bersangkutan dapat melaksanakan                      duties in their original position and office.
     tugasnya kembali seperti posisi dan jabatan semula.
e. Berwenang memanggil anggota Direksi untuk                        e. Authorized to summon members of the Board of
   memberikan penjelasan mendalam terkait pelaksanaan                  Directors to provide in-depth explanations regarding
   tugas-tugas mereka.                                                 the performance of their duties.
f.   Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,                f.   In carrying out its duties and responsibilities, the Board
     Dewan Komisaris berhak untuk mendapatkan data serta                 has the right to obtain accurate, relevant and timely
     informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu dari Direksi,        data and information from the Board of Directors,
     termasuk namun tidak terbatas pada hal-hal berikut:                 including but not limited to the following:
     • Rencana penyusunan, penyusunan dan hasil akhir                    • The planning, preparation, and final results of the
      dari Rencana Bisnis Bank (RBB);                                     Bank Business Plan (RBB);
     • Laporan Bulanan/Periodik dalam bentuk Financial                   • Monthly/Periodic Reports in the form of Financial
      Highlight; dan                                                      Highlights; and
     • Laporan-laporan   tertentu dan laporan lainnya,                   • Specific reports and other relevant reports, provided
      segera    setelah   diketahui  mengenai     adanya                  immediately upon discovery of any violations of laws
      pelanggaran peraturan perundang-undangan, fraud/                    and regulations, fraud or irregularities, and any other
      penyimpangan dan kondisi lainnya serta kondisi yang                 conditions, including those projected to jeopardize
      diperkirakan dapat membahayakan kelangsungan                        the Bank’s business continuity, in accordance with
      usaha Bank, sesuai dengan ketentuan.                                applicable provisions.
g. Setiap keputusan/kebijakan Dewan Komisaris dilakukan             g. Every decision/policy of the Board of Commissioners
   melalui mekanisme Rapat Dewan Komisaris yang                        is carried out through the mechanism of a Board of
   dihadiri secara kuorum anggota Dewan, atau dalam hal                Commissioners meeting which is attended by a quorum of
   rapat Dewan tidak terlaksana, maka mekanisme Circular               members of the Board, or in the case of a Board meeting
   Resolution/Sirkulasi diperkenankan kepada seluruh                   not being held, then the Circular Resolution/Circulation
   Anggota Dewan.                                                      mechanism is permitted to all members of the Board.
h. Menandatangani seluruh dokumen yang berkaitan dengan             h. Sign all documents related to the administration of
   administratif Dewan Komisaris, perkreditan, pelaporan               the Board, credit, reporting and other administrative
   dan kelengkapan administrasi lainnya yang berkaitan                 requirements related to the smooth operation of the
   dengan kelancaran operasional bank sejauh sesuai dengan             bank to the extent that it is in accordance with their
   kewenangannya berdasarkan peraturan perundang-                      authority based on the applicable laws and regulations
   undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar Bank.                      and the Articles of Association of the Bank.
i.   Untuk keperluan administrasi hukum dan dokumentasi             i.   For formal legal administration or documentation
     keputusan, Rapat Dewan Komisaris dapat menunjuk                     of Board of Commissioners’ decisions, the Board of
     Presiden Komisaris dan seorang Komisaris Independen                 Commissioners Meeting may appoint the President
     untuk menandatangani dokumen atas nama Dewan.                       Commissioner and an Independent Commissioner
     Apabila Presiden Komisaris berhalangan, maka Komisaris              to sign said documents on behalf of the Board. In
     Independen bersama anggota Dewan lainnya dapat                      the event the President Commissioner is unavailable,
     bertindak untuk dan atas nama Dewan berdasarkan                     an Independent Commissioner and another Board
     surat penunjukan, tanpa perlu membuktikan alasan                    member, acting under a letter of appointment from
     ketidakhadiran Presiden Komisaris.                                  the President Commissioner, may act on behalf of
                                                                         the Board without further proof of the President
                                                                         Commissioner’s absence.
Pengawasan dan Rekomendasi Dewan Komisaris                          Oversight and Recommendations from the Board of
                                                                    Commissioners
Pengawasan dan rekomendasi atas kebijakan kepengurusan              Oversight and recommendations on management policies
yang telah dilakukan oleh Dewan Komisaris meliputi:                 that have been carried out by the Board of Commissioners
                                                                    include:
a. Mengawasi Direksi dalam melaksanakan jalannya                    a. Supervise the Board of Directors in carrying out the
   operasional Bank dalam mencapai target atau sasaran                  Bank’s operations in achieving targets or goals in
   sesuai dengan rencana bisnis Bank;                                   accordance with the Bank’s business plan;



274                                                                                          Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 275
b. Mengawasi komitmen Direksi untuk menindaklanjuti                               b. Supervise the commitment of the Board of Directors
   hasil temuan Pemeriksaan Audit Internal maupun                                    to follow up on the findings of the Internal and External
   Eksternal;                                                                        Audit Examinations;
c. Mengawasi pelaksanaan GCG dan Manajemen Risiko                                 c. Supervise the implementation of GCG and Risk
   pada seluruh level atau tingkatan organisasi unit kerja;                          Management at all levels or levels of the work unit
                                                                                     organisation;
d. Merekomendasikan usulan kenaikan gaji karyawan                                 d. Recommended a proposed increase in employee
   tahun 2025;                                                                       salaries in 2025;
e. Merekomendasikan usulan perubahan remunerasi                                   e. Recommended the proposed changes to the
   Direksi dan Dewan Komisaris serta pemberian bonus                                 remuneration of the Board of Directors and the Board
   atas Laba Perseroan Tahun Buku 2025;                                              of Commissioners as well as the provision of bonuses
                                                                                     for the Company’s profit for the 2025 Fiscal Year;
f.    Merekomendasikan Kantor Akuntan Publik yang akan                            f.   Recommended a Public Accounting Firm that will
      melakukan pemeriksaan laporan keuangan perusahaan                                conduct an audit of the company’s financial statements
      untuk Tahun Buku 2025 yaitu Kantor Akuntan Publik                                for the 2025 Fiscal Year, namely the Public Accounting
      Liana Ramon Xenia & Rekan, bagian dari jaringan Deloitte.                        Firm Liana Ramon Xenia & Rekan, part of Deloitte network.
Rapat Dewan Komisaris                                                             Board Of Commissioners Meeting
Selama tahun 2025, Dewan Komisaris melakukan 11 (Sebelas)                         During 2025, the Board of Commissioners held 11 (Eleven)
kali pertemuan dalam rapat internalnya dan keseluruhan                            internal meetings and all meetings were attended by 100%
rapat dihadiri oleh 100% Dewan Komisaris. Pengambilan                             Board of Commissioners. Meeting decisions are made
keputusan rapat dilakukan melalui musyawarah dan mufakat,                         through deliberation and consensus, and are set forth in
serta dituangkan dalam risalah rapat yang diberikan kepada                        the minutes of meetings which are given to all members of
seluruh anggota Dewan Komisaris untuk selanjutnya                                 the Board of Commissioners to be properly documented.
didokumentasikan dengan baik. Jika dalam mekanisme                                If a consensus cannot be reached during the meeting,
rapat tidak terjadi musyawarah mufakat, pengambilan                               decisions shall be made by a majority vote. However,
keputusan dilakukan melalui suara terbanyak. Namun, jika                          should there be any dissenting opinions during the Board
terjadi perbedaan pendapat (dissenting opinions) dalam                            of Commissioners’ meeting, such differences, along with
rapat Dewan Komisaris, dicantumkan dengan jelas dalam                             the underlying reasons, must be clearly recorded in the
risalah rapat tersebut perbedaannya beserta alasannya.                            minutes of the meeting.
Informasi Fit and Proper Test                                                     Information on Fit and Proper Test
Seluruh anggota Dewan Komisaris memiliki integritas,                              All members of the Board of Commissioners have integrity,
kompetensi, dan reputasi keuangan yang baik, dan tidak                            competence and good financial reputation, and are not
berasal dari mantan anggota Direksi. Setiap anggota Dewan                         former members of the Board of Directors. Each member
Komisaris juga telah lulus Fit & Proper Test (Uji Kemampuan                       of the Board of Commissioners has also passed the Fit
dan Kepatutan) dan memperoleh persetujuan dari Otoritas                           & Proper Test and obtained approval from the Financial
Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, Dewan Komisaris                             Services Authority (OJK). Accordingly, the appointment of
secara efektif diangkat setelah dinyatakan lulus Fit & Proper                     the Board of Commissioners becomes effective only after
Test.                                                                             they are declared to have passed the Fit and Proper Test.
Program Pelatihan Komisaris                                                       Commissioner Training Program
Selama 2025, anggota Dewan Komisaris mengikuti sejumlah                           Throughout 2025, members of the Board of Commissioners
pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi                            participated in various training programs aimed at
dalam hal kepemimpinan maupun kewajiban pemenuhan                                 enhancing leadership competencies and fulfilling mandatory
sertifikasi yang ditetapkan oleh regulator, meliputi:                             certification requirements set by the regulator, including::

     NAMA                MATERI PELATIHAN                                               WAKTU & TEMPAT              JENIS PELATIHAN &
     NAME                TRAINING MATERIALS                                             TIME & PLACE                PENYELENGGARA PELATIHAN
                                                                                                                    TYPE OF TRAINING & TRAINING
                                                                                                                    ORGANISER

     Dinno Indiano       Program Pemeliharaan Manajemen Risiko Jenjang                  Jakarta, 28 Agustus 2025    Bankers Association for Risk
                         Kualifikasi 6 (Komisaris)                                      Jakarta, August 28, 2025    Management (Pelatihan Publik)
                         Risk Management Refreshment Program Qualification                                          (Public Training)
                         Level 6 (Commissioner)

     Markus Sugiono      Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7         Jakarta, 16 Januari 2025    Lembaga Sertifikasi Profesi
                         Risk Management Certification Test Qualification               Jakarta, January 16, 2025   Perbankan
                         Level 7                                                                                    Banking Professional Certification
                                                                                                                    Institute

                         Pelatihan Integritas Pelaporan Keuangan Bank Strategi          Jakarta, 10 Oktober 2025    Equivalent Training Center
                         Implementasi POJK 15 Tahun 2024                                Jakarta, October 10, 2025   (Pelatihan Publik)
                         Bank Financial Reporting Integrity: Strategy for                                           (Public Training)
                         Implementing POJK 15 of 2024 Training




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                       275
Page 276
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




  NAMA                    MATERI PELATIHAN                                              WAKTU & TEMPAT                JENIS PELATIHAN &
  NAME                    TRAINING MATERIALS                                            TIME & PLACE                  PENYELENGGARA PELATIHAN
                                                                                                                      TYPE OF TRAINING & TRAINING
                                                                                                                      ORGANISER

  Zainal Abidin           Pelatihan Integritas Pelaporan Keuangan Bank Strategi         Jakarta, 10 Oktober 2025      Equivalent Training Center
                          Implementasi POJK 15 Tahun 2024                               Jakarta, October 10, 2025     (Pelatihan Publik)
                          Bank Financial Reporting Integrity: Strategy for                                            (Public Training)
                          Implementing POJK 15 of 2024 Training

                          Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7        Jakarta, 24 Februari 2025     Lembaga Sertifikasi Profesi
                          Risk Management                                               Jakarta, February 24, 2025    Perbankan
                          Certification Test Qualification Level 7                                                    Banking Professional Certification
                                                                                                                      Institute




Program Orientasi bagi Komisaris Baru                                              Orientation Program for New Commissioners
Program Orientasi bagi Komisaris yang baru diangkat,                               Orientation Program for newly appointed Commissioners,
dapat berupa sebuah sesi pertemuan yang disertai dengan                            can be in the form of a meeting session accompanied
presentasi baik dari Dewan maupun Direksi, kunjungan ke                            by presentations from both the Board and Directors,
kantor pusat dan seluruh jaringan kantor cabang Bank,                              visits to the Head offices and all bank branch network,
perkenalan dengan para pejabat eksekutif/Branch Manager                            introductions to executive officers/Branch Managers as
serta pengenalan program-program SDM lainnya sesuai                                well as introduction to other HR programs as needed.
dengan kebutuhan.
Penilaian Kinerja Kerja Dewan Komisaris                                            Board of Commissioners Performance Assessment
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dibuat sebagai pedoman                           The performance evaluation of the Board of Commissioners
untuk menilai efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung                           is established as a guideline to assess the effectiveness
jawab Dewan Komisaris secara kolegial dan individu.                                of the Board’s duties and responsibilities, both collectively
Evaluasi penilaian kinerja Dewan dilakukan oleh Pemegang                           and individually. This evaluation is conducted by the
Saham, khususnya Pemegang Saham Mayoritas/Pengendali.                              Shareholders,    specifically   the     Majority/Controlling
Penilaian kinerja Dewan Komisaris yang telah ditetapkan di                         Shareholders. The performance assessment criteria,
awal periode dituangkan sebagai Indikator Kinerja Utama                            established at the beginning of the period, are formulated
(Key Performance Indicator–KPI) Dewan Komisaris sesuai                             as Key Performance Indicators (KPIs) in alignment with the
dengan target-target yang ada di dalam Rencana Bisnis                              targets set in the Bank’s Business Plan (RBB). Essentially,
Bank (RBB). KPI Dewan Komisaris, pada dasarnya adalah KPI                          the Board’s KPIs mirror the Corporate KPIs, with primary
Korporat, hanya saja penekanan pertanggungjawabannya                               accountability focused on supervisory functions, risk
adalah pada aspek fungsi pengawasan, mitigasi risiko dan                           mitigation, and compliance with all applicable laws and
kepatuhan pada seluruh peraturan perundangan yang                                  regulations.
berlaku.
Selain penilaian KPI yang dilaksanakan berdasarkan                                 In addition to the KPI assessment conducted based on
pencapaian kinerja korporat, Krom juga melakukan penilaian                         corporate performance achievements, Krom also performs
kinerja Dewan Komisaris dalam rangka pelaksanaan                                   a performance evaluation of the Board of Commissioners to
penilaian kualitas penerapan praktik GCG sesuai kriteria                           assess the quality of GCG implementation, in accordance
indikator penilaian penerapan best practices GCG di Krom.                          with the GCG best practices indicators established at Krom.


Direksi                                                                            Board of Directors

Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi                                       Implementation of Duties and Responsibilities of the
                                                                                   Directors
Jumlah, Komposisi dan Kriteria Direksi                                             Number, Composition and Criteria of the Board of
                                                                                   Directors
Direksi merupakan organ perusahaan yang bertanggung                                The Board of Directors is the corporate organ responsible
jawab terhadap pengelolaan seluruh kegiatan usaha Krom                             for the management of all Krom’s business activities and is
dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya                                    accountable to the GMS for the performance of its duties.
melalui RUPS. Direksi berwenang dan bertanggung jawab                              The Board of Directors holds the authority and responsibility
sesuai dengan Anggaran Dasar Krom yang merujuk kepada                              in accordance with Krom’s Articles of Association, which
Undang-Undang Perseroan Terbatas, ketentuan Bank                                   refer to the Law on Limited Liability Companies, regulations
Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ketentuan                              of Bank Indonesia, the Financial Services Authority (OJK),
terkait lainnya.                                                                   and other relevant provisions.




276                                                                                                            Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 277
Jumlah anggota Direksi adalah 5 (lima) orang dengan               The number of members of the Board of Directors is 5
susunan sebagai berikut:                                          (five) people with the following composition:

  NAMA NAME                                      KETERANGAN DESCRIPTION

  Anton Hermawan                                 Presiden Direktur President Director

  Laniwati Tjandra                               Direktur Konvensional dan Penjualan Conventional and Sales Director

  Alvin James Kurniawan                          Direktur Keuangan Finance Director

  Wisaksana Djawi                                Direktur Kepatuhan Compliance Director

  Tan Alie                                       Direktur TI & Operasional IT & Operations Director



Terkait persyaratan dan ketentuan mengenai Direksi,               Regarding the requirements and provisions for the Board
Krom patuh pada ketentuan Bank Indonesia/Otoritas Jasa            of Directors, Krom complies with Bank Indonesia/Financial
Keuangan (OJK) yang mengharuskan calon Direktur wajib             Services Authority (OJK) regulations, which mandate that
memenuhi persyaratan dan lolos seleksi Uji Kemampuan &            Director candidates must meet the requirements and pass
Kepatutan yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia/Otoritas          the Fit and Proper Test conducted by the Financial Services
Jasa Keuangan (OJK).                                              Authority (OJK).
Demikian halnya, merujuk pada Peraturan Bursa Efek                Similarly, referring to the Indonesia Stock Exchange
Indonesia mengenai perubahan Peraturan No. I-A tentang            Regulation regarding the amendment to Regulation No.
Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham           I-A on the Listing of Shares and Equity-Type Securities
yang diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat yang mewajibkan         Other Than Shares issued by Listed Companies, which
setiap Perusahaan Tercatat sekurang-kurangnya memiliki 1          mandates that every Listed Company must have at least
(satu) Direktur Independen, Direktur yang membawahkan             1 (one) Independent Director, the Director in charge of
Kepatuhan & Manajemen Risiko telah ditetapkan sebagai             Compliance & Risk Management has been designated as
Direktur Independen.                                              the Independent Director.
Dalam menjalankan fungsinya di Bank, Direksi mempunyai            In performing its functions at the Bank, the Board of
piagam Direksi yang berisi pedoman dan tata tertib kerja          Directors has a Board Charter that serves as a guideline
Direksi. Di dalamnya berisi antara lain mengenai tugas dan        and code of conduct. It contains, among other things,
tanggung jawab Direksi, struktur, uraian mengenai aktivitas       the duties and responsibilities of the Board, its structure,
dan kewenangan, waktu kerja dan pengaturan rapat.                 descriptions of activities and authorities, working hours,
                                                                  and meeting arrangements..
Independensi dan Transparansi Direksi                             Independence and Transparency of the Board of
                                                                  Directors
Independensi Direksi Krom dapat dilihat dari tidak terdapat       The independence of the Krom Directors can be seen
perangkapan jabatan dan kepemilikan saham yang tidak              from the absence of concurrent positio ns and share
sesuai peraturan, tidak terdapat hubungan keluarga, baik          ownership that is not in accordance with regulations, there
antara anggota Direksi maupun anggota Direksi dengan              is no family relationship, either between members of the
Dewan Komisaris dan pemegang saham pengendali. Seluruh            Board of Directors or members of the Board of Directors
anggota Direksi Krom tidak memiliki rangkap jabatan               with the Board of Commissioners and the controlling
sebagai Komisaris, Direksi atau Pejabat Eksekutif pada Bank,      shareholder. All members of Krom Board of Directors do
perusahaan dan atau lembaga lain, selain yang diizinkan           not have concurrent positions as Commissioners, Directors
oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023           or Executive Officers at other banks, companies and/
tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.                     or institutions, other than those permitted by Financial
                                                                  Services Authority Regulation No. 17 of 2023 concerning
                                                                  Implementation of Governance for Commercial Banks.
Aspek Transparansi seluruh anggota Direksi antara lain:           Aspects of Transparency All members of the Board of
                                                                  Directors include:

• Tidak pernah dinyatakan pailit dan/atau dinyatakan              • Never been declared bankrupt and/or found guilty of
 bersalah menyebabkan suatu perseroan diputuskan                    causing a Company to be declared bankrupt based on
 pailit berdasarkan ketetapan Pengadilan.                           a court decision.
• Seluruh anggota Direksi tidak pernah           melakukan        • All members of the Board of Directors have never
 perbuatan tercela di bidang perbankan.                             committed a disgraceful act in the banking sector.
• Keuangan dan usaha lainnya dan atau tidak pernah                • Finance and other businesses and/or have never been
 dihukum karena terbukti melakukan tindak pidana                    punished for being proven guilty of committing a certain
 tertentu atau tindak pidana kejahatan, serta tidak sedang          crime or criminal act, and are not currently under the




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                              277
Page 278
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




 dalam masa pengenaan sanksi untuk dilarang menjadi                        imposition of sanctions to be prohibited from becoming
 pengurus bank, sebagaimana diatur dalam ketentuan                         bank administrators, as stipulated in the provisions of
 penilaian Kemampuan dan Kepatutan yang ditetapkan                         the Fit and Proper Test (F&P Test) stipulated by OJK.
 oleh regulator.
• Seluruh anggota Direksi tidak merangkap jabatan sebagai                • All members of the Board of Directors do not take
 komisaris, direksi atau pejabat eksekutif pada lembaga                    advantage of Krom for personal, family and/ or other
 perbankan, perusahaan atau lembaga lain, baik di dalam                    party interests that harm or reduce Krom profits, do not
 negeri maupun di luar negeri. Seluruh anggota Direksi                     take and/or receive personal benefits from Krom other
 tidak saling memiliki hubungan keluarga sampai dengan                     than what has been determined based on the Resolution
 derajat kedua dengan sesama anggota Direksi, anggota                      of the General Meeting of Shareholders (GMS).
 Dewan Komisaris, atau dengan Pemegang Saham
 Pengendali Krom.
• Presiden Direktur berasal dari pihak yang independen                   • The President Director is from a party that is independent
 terhadap Pemegang Saham Pengendali.                                       of the Controlling Shareholders.
• Sesuai dengan ketentuan yang berlaku seluruh anggota                   • In accordance with the provisions that apply to all members
 Direksi menurut Kode Etik Krom.                                           of the Directors according to the Krom Code of Ethics.
• Tidak memberikan kuasa umum kepada pihak lain yang                     • Do not give general power of attorney to other parties which
 mengakibatkan pengalihan tugas dan fungsi Direksi.                        results in the transfer of duties and functions of the Directors.
• Berdomisili di Indonesia.                                              • Domiciled in Indonesia.
Independensi dan Transparansi Direksi                                    Independence and Transparency of the Board of
                                                                         Directors
Direksi bertugas dan bertanggung jawab atas keseluruhan                  The Board of Directors is in charge of and responsible for
kegiatan usaha Krom, yaitu terselenggaranya kegiatan                     the overall business activities of the Krom, namely the
bisnis Krom sesuai dengan ketentuan yang mengatur                        implementation of Krom business activities in accordance
dan memenuhi sasaran yang ditetapkan dalam Rencana                       with the provisions governing and fulfilling the targets set in
Bisnis Bank (RBB), serta amanat yang dituangkan dalam                    the Bank’s Business Plan (RBB), as well as the mandate set
RUPS. Direksi turut bertanggung jawab dan terlibat dalam                 forth in the GMS. The Board of Directors is also responsible
pengambilan keputusan mengenai kegiatan operasional                      for and involved in making decisions regarding the Bank’s
Bank sehari-hari.                                                        daily operational activities.

  NAMA                       JABATAN                               TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
  NAME                       POSITION                              THE ASSIGNMENT OF RESPONSIBILITIES

  Anton Hermawan             Presiden Direktur                     Memimpin (mengkoordinasi anggota) Direksi dalam menjalankan kepengurusan
                             President Director                    Krom sesuai aspirasi pemegang saham dan berpegang teguh pada prinsip kehati-
                                                                   hatian dan pelaksanaan tata kelola.
                                                                   Lead (coordinate members) of the Board of Directors in carrying out the management
                                                                   of Krom according to the aspirations of shareholders and adhering to the principle of
                                                                   prudence and implementation of good governance.

  Laniwati Tjandra           Direktur Konvensional dan Penjualan   Mengarahkan dan mengelola strategi penjualan produk dan layanan perbankan
                             Conventional and Sales Director       yang efektif dengan mendefinisikan, menerapkan, dan merevisi kebijakan pada
                                                                   unit kerja terkait.
                                                                   Direct and manage effective banking product and service sales strategies by
                                                                   defining, implementing and revising policies in related work units.

  Alvin James Kurniawan      Direktur Keuangan                     Memimpin dan mengarahkan penyusunan serta perumusan kebijakan, strategi,
                             Finance Director                      tujuan dan target finansial jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang
                                                                   secara komprehensif di Direktorat Keuangan.
                                                                   Leading and directing the policies preparation and formulation, also directing
                                                                   short, medium and long-term financial strategies, objectives, and targets in a
                                                                   comprehensive manner at the Finance Directorate.

  Wisaksana Djawi            Direktur Kepatuhan                    Memastikan kepatuhan Bank terhadap regulasi dan melakukan pengukuran
                             Compliance Director                   terhadap risiko-risiko yang mungkin timbul serta mitigasinya.
                                                                   Ensuring the Bank’s compliance with regulations and measuring the risks that may
                                                                   arise and their mitigation.

  Tan Alie                   Direktur TI & Operasional             Mengarahkan dan mengevaluasi Strategi Teknologi Informasi perusahaan jangka
                             IT & Operations Director              pendek, jangka menengah, dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan
                                                                   perseroan serta memastikan kelancaran dan efektivitas operasional Krom.
                                                                   Directing and evaluating the company’s short-term, medium-term and long-term
                                                                   Information Technology Strategy to align with company policy and ensuring the
                                                                   smoothness and effectiveness of Krom’s operations.




278                                                                                                      Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 279
a. Pernyataan Pedoman Direksi                                   a. Directors’ Guidelines Statement
   Dalam upaya mewujudkan visi dan misi perusahaan,                In pursuit of the company’s vision and mission, the
   Direksi berkomitmen membangun tata kelola Krom                  Board of Directors is committed to establishing a
   yang bersih berdasarkan prinsip kejujuran, transparansi,        clean corporate governance framework for Krom. This
   serta senantiasa menghindari segala bentuk benturan             framework is anchored in the principles of integrity,
   kepentingan.                                                    transparency, and a steadfast commitment to avoiding
                                                                   all forms of conflict of interest.

b. Pedoman Kerja Direksi (Board Manual)                         b. Board of Directors Work Guidelines (Board Manual)
   Beberapa pokok pedoman kerja Direksi dijabarkan                 Some of the main guidelines for the work of the Board
   sebagai berikut:                                                of Directors are described as follows:
Tugas Pokok, Fungsi (TUPOKSI) & Tanggung Jawab                  Main Duties, Functions (TUPOKSI) & Responsibilities
Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan                The Board of Directors is fully responsible for the
kepengurusan Perseroan serta mengelolanya sesuai                implementation of the management of the Company
dengan kewenangan dan tanggung jawab yang diberikan             and manages it in accordance with the authority and
kepadanya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar               responsibility as stipulated in the Krom Articles of
Krom serta peraturan perundang-undangan lainnya yang            Association and other applicable laws and regulations.
berlaku. Secara khusus tugas dan wewenang Direksi diatur        In particular, the duties and authorities of the Board of
lebih terperinci sebagaimana garis besar yang dituangkan        Directors are regulated in more detail as outlined in the
dalam Anggaran Dasar Bank sebagai berikut:                      Bank’s Articles of Association as follows:
Presiden Direktur                                               President Director
1.   Membawahi dan melaksanakan koordinasi langsung dalam       1.   To exercise direct oversight and coordination in the
     hal pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap:            guidance, supervision, and control of the following:
     • Divisi SKAI yang meliputi unit kerja Internal Audit           • SKAI Division which includes Internal Audit
     • Departemen Sekretaris Perusahaan                              • Corporate Secretary Department
     • Divisi Business                                               • Business Division
     • Divisi Human Resources dan General Affair (HR & GA)           • Human Resources and General Affairs Division (HR & GA)
     • Divisi Marketing                                              • Marketing Division
2. Mengarahkan dan mengevaluasi terhadap situasi                2. Direct and provide information on economic situations
   ekonomi yang dapat mempengaruhi penghimpunan                    that may affect the Bank’s fundraising and then seek
   dana Bank dan selanjutnya mencari upaya alternatif              other alternative efforts to meet the Bank’s funding
   lainnya dalam rangka memenuhi kebutuhan dana Bank               needs in accordance with applicable laws and
   sesuai perundang-undangan yang berlaku. Ketentuan               regulations. Provisions with regulations.
   dengan peraturan.
3. Memantau dan mengevaluasi upaya                peningkatan   3. Monitor and initiate efforts to improve customer
   pelayanan nasabah dan kinerja cabang.                           service and branch performance.
4. Memberikan arahan strategis (strategic direction)            4. Provide strategic directives for the Bank’s long-term
   terhadap pengembangan bisnis Bank dalam jangka                  business development which includes:
   panjang yang mencakup:
     • Melakukan review dan menetapkan Corporate                     • Review and determine the Bank’s Corporate Plan
      Plan Bank yang mencakup visi, misi dan tujuan                   which includes the vision, mission and long-term
      jangka panjang serta strategi utama yang akan                   goals as well as the grand strategy to be implemented
      diimplementasikan di Bank.                                      in the Bank.
     • Mengkomunikasikan arah strategis Bank kepada                  • Communicate the Bank’s strategic direction to all
      segenap Manajemen Bank.                                         Bank Management.
     • Memastikan bahwa seluruh tujuan, strategi dan                 • Ensure  that all goals, strategies and business
      program-program bisnis di Bank merupakan turunan                programs in the Bank are derived from the Corporate
      dari Corporate Plan yang telah ditetapkan oleh Bank.            Plan that has been determined by the Bank.
5. Menjaga hubungan baik dengan pihak luar yang                 5. Maintaining professional relationships with relevant
   berkepentingan dalam rangka proses litigasi, proses             external stakeholders in support of litigation processes,
   pengikatan kredit dan aktivitas operasional perbankan           credit documentation/contracting, and other banking
   lainnya.                                                        operational activities.
6. Melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan          6. Implement the principles of Good Corporate
   yang Baik/Good Corporate Governance (GCG) dalam                 Governance (GCG) in all Bank business activities.
   setiap kegiatan usaha Bank.
7. Mengembangkan hubungan dengan shareholder dan                7. Develop relations with shareholders and stakeholders
   stakeholder untuk kepentingan pengembangan bisnis               for the benefit of the Bank’s business development,
   Bank, baik jangka pendek, jangka menengah, maupun               both short-term, medium-term and long-term
   jangka panjang.                                                 business development.



PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                            279
Page 280
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




8. Memberikan semua keterangan dan/atau data/dokumen          8. Provide all information and/or data/documents related
   terkait dengan Perseroan sebagaimana ketentuan                to the Company as stipulated in the Company’s Articles
   Anggaran Dasar Perusahaan dan yang dibutuhkan oleh            of Association and required by the Members of the
   Anggota Dewan Komisaris untuk kepentingan Bank.               Board of Commissioners for the benefit of the Bank.
9. Bersama-sama dengan Direksi lainnya dan Dewan              9. Together with other Directors and the Board of
   Komisaris menyampaikan laporan neraca dan                     Commissioners submit balance sheet and profit
   perhitungan laba rugi dan laporan tahunan lainnya             and loss calculations and other annual reports to
   kepada para pemegang Saham dalam RUPS.                        Shareholders in the GMS.
10. Bersama-sama dengan Direksi terkait mereview Laporan      10. Conducting joint reviews with relevant Directors on Bank
    Bank, seperti laporan Tahunan, Laporan Realisasi              reports, including the Annual Report, Business Plan (RBB)
    RBB, Laporan Keuangan Publikasi dan lain-lain yang            Realisation Report, Published Financial Statements, and
    merupakan kewajiban Bank kepada pihak eksternal.              other mandatory regulatory filings to external parties.
11. Mewakili Bank di dalam dan di luar Pengadilan sesuai      11. Represent the Bank in and out of Court in accordance
    ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar Bank.              with the provisions stipulated in the Bank’s Articles of
                                                                  Association.
12. Melakukan  evaluasi   setiap   waktu     terhadap         12. Conducting continuous evaluations of pivotal
    perkembangan yang menentukan kinerja Bank.                    developments that impact the Bank’s performance.
13. Menyetujui Internal Audit Charter, Program Kerja          13. Approve the Internal Audit Charter, Annual Audit Work
    Pemeriksaan Tahunan dan penugasan audit khusus,               Program and special audit assignments, and monitor
    serta melakukan monitoring terhadap tindak lanjut             the follow-up to Audit Result, both internal and external.
    Laporan Hasil Pemeriksaan baik yang bersifat internal
    maupun eksternal.
14. Menetapkan langkah-langkah dalam mencegah                 14. Determine steps to prevent fraud and manage and
    terjadinya fraud dan mengelola serta mengembangkan            develop an Anti-Fraud culture.
    budaya Anti-Fraud.
15. Melakukan koordinasi dengan para Direktur untuk:          15. Coordinate with the Directors to:
     • Melakukan   evaluasi dan menetapkan kebijakan               • Conducting evaluations and establishing policies
      mengenai remunerasi bagi karyawan dengan                      regarding employee remuneration by considering the
      mempertimbangkan fairness segenap karyawan,                   fairness of all employees, competitive position in the
      posisi yang kompetitif di pasaran dan terciptanya             market and the creation of a work climate that can
      suatu iklim kerja yang dapat memacu karyawan untuk            spur employees to perform better.
      berprestasi lebih baik.
     • Menetapkan garis besar kebijakan dan program                • Establishing the outline of policies and development
      pengembangan di bidang sumber daya manusia,                   programs in the field of human resources, starting from
      yang dimulai dari rekrutmen karyawan, pelatihan dan           employee recruitment, training and development,
      pengembangan, sistem remunerasi, manajemen jalur              remuneration systems, career path management and
      karir dan terminasi.                                          termination.

Direktur Keuangan                                             Finance Director
1.   Membawahi dan melaksanakan koordinasi langsung dalam     1.   Supervise and carry out direct coordination in terms of
     hal pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap:          coaching, supervision and control of:
     • Divisi Finance & Accounting.                                • Finance & Accounting Division
     • Departemen Finance Operation.                               • Finance Operation Department
2. Memantau dan mengevaluasi pencapaian rencana               2. Monitor and evaluate the achievement of the Bank’s
   strategi bisnis Bank.                                         business strategy plan.
3. Mengelola fungsi akuntansi dan keuangan Bank untuk         3. Manage the Bank’s accounting and financial functions
   memastikan keakuratan, efisiensi, dan kepatuhan               to ensure accuracy, efficiency, and compliance with
   terhadap semua persyaratan, standar, hukum, dan               all applicable requirements, standards, laws and
   peraturan yang berlaku.                                       regulations.
4. Memastikan Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan            4. Ensure that the Bank’s Financial Reports and Annual
   Bank telah disusun sesuai dengan kaidah-kaidah dan            Reports have been prepared in accordance with
   standar ketentuan yang berlaku.                               applicable rules and standards.
5. Bersama-sama dengan Direksi terkait mereview Laporan       5. Together with the relevant Board of Directors, review
   Bank, seperti Laporan Tahunan, Laporan Keuangan               the Bank’s Reports, such as the Annual Report, Annual
   Tahunan/Laporan      Publikasi   Keuangan,      Laporan       Financial Report/Financial Publication Report, RBB
   RBB, Laporan Realisasi RBB, Rencana Keuangan Aksi             Report, RBB Realisation Report, Sustainability Action
   Keberlanjutan, Laporan Keberlanjutan, dan lain-lain yang      Financial Plan, Sustainability Report, and others which
   merupakan kewajiban Bank kepada pihak eksternal.              are the Bank’s obligations to external parties.




280                                                                                   Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 281
6. Melakukan koordinasi secara langsung dalam                 6. Coordinate directly in coaching, supervision, and
   pembinaan, pengawasan, dan pengendalian terhadap              control of tasks that are the responsibility of the Work
   tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab Unit Kerja            Unit directly under his/her supervision based on his/her
   yang langsung di bawah supervisinya berdasarkan               field of duties which include programs, implementation,
   bidang tugasnya yang meliputi program, pelaksanaan,           and risk-based control.
   dan pengendalian berbasis risiko.
7. Mengarahkan dan mengevaluasi usulan kebijakan              7. Direct and evaluate policy proposals through related
   melalui kajian terkait yang menjadi tanggung jawab unit       studies that are the responsibility of the work unit
   kerja di bawah Direktur Keuangan.                             under the Director of Finance.
8. Mewakili Bank di dalam dan di luar Pengadilan sesuai       8. Represent the Bank inside and outside the Court in
   ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar Bank.              accordance with the provisions stipulated in the Bank’s
                                                                 Articles of Association.
9. Mengarahkan, mengevaluasi, dan menyetujui kebijakan        9. Direct, evaluate, and approve system and procedure
   sistem dan prosedur yang sesuai dengan perkembangan           policies that are in accordance with company
   perusahaan, perkembangan pasar, dan pelayanan                 developments, market developments, and banking
   perbankan untuk mengurangi risiko perusahaan.                 services to reduce company risks.
10. Memberikan semua keterangan dan/atau data/                10. Provide all information and/or data/documents related
    dokumen terkait dengan Perseroan sebagaimana                  to the Company as required by the Members of the
    dibutuhkan oleh Anggota Dewan Komisaris.                      Board of Commissioners.
11. Melaksanakan  prinsip-prinsip   Good     Corporate        11. Implement the principles of Good Corporate Governance
    Governance (GCG) dalam setiap kegiatan usaha Bank.            (GCG) in every business activity of the Bank.
12. Memastikan bahwa tugas dan tanggung jawab yang            12. Ensure that the tasks and responsibilities under his/her
    berada di bawah supervisinya berjalan sebagaimana             supervision run as they should in terms of compliance
    mestinya dipandang dari aspek kepatuhan baik                  with both BI/OJK provisions and applicable laws and
    terhadap ketentuan BI/OJK maupun peraturan                    regulations.
    perundang-undangan yang berlaku.
13. Bersama-sama dengan Direksi lainnya dan Dewan             13. Together with other Directors and the Board of
    Komisaris menyampaikan laporan neraca dan                     Commissioners submit balance sheet and profit
    perhitungan laba rugi dan laporan tahunan lainnya             and loss calculations and other annual reports to
    kepada para pemegang Saham dalam RUPS.                        Shareholders in the GMS.
14. Bersama-sama dengan Direksi terkait me-review             14. Conducting joint reviews with other relevant Directors
    Laporan Bank, seperti laporan Tahunan, Laporan                on Bank reports, including the Annual Report, Business
    Realisasi RBB, Laporan Keuangan Publikasi dan lain-           Plan (RBB) Realisation Report, Published Financial
    lain yang merupakan kewajiban Bank kepada pihak               Statements, and other mandatory regulatory filings to
    eksternal.                                                    external parties.

Direktur Konvensional dan Pemasaran                           Conventional and Marketing Director
1.   Membawahi dan melaksanakan koordinasi langsung           1.   Supervise and carry out direct coordination in terms
     dalam hal pembinaan, pengawasan, dan pengendalian             of coaching, supervision, and control of Treasury & FI
     terhadap Divisi Treasury & FI.                                Division.
2. Memantau dan mengevaluasi pencapaian rencana               2. Monitor and evaluate the achievement of the Bank’s
   strategi bisnis Bank.                                         business strategy plan.
3. Memantau dan mengevaluasi upaya peningkatan                3. Monitor and evaluate efforts to improve customer
   pelayanan nasabah dan kinerja cabang khususnya                service and branch performance, especially marketing
   pemasaran produk dan layanan perbankan di seluruh             of banking products and services in all Bank branch
   kantor cabang Bank.                                           offices.
4. Bersama-sama dengan Direksi terkait me-review              4. Conduct joint reviews with other relevant Directors,
   Laporan Bank, seperti Laporan Tahunan, Laporan                on the Bank Reports, such as Annual Reports, Annual
   Keuangan Tahunan/Laporan Publikasi Keuangan,                  Financial Reports/Financial Publication Reports, RBB
   Laporan RBB, Laporan Realisasi RBB, Rencana Keuangan          Reports, RBB Realisation Reports, Sustainability Action
   Aksi Keberlanjutan, Laporan Keberlanjutan, dan lain-lain      Financial Plans, Sustainability Reports, and other
   yang merupakan kewajiban Bank kepada pihak eksternal.         mandatory regulatory filings to external parties..
5. Memastikan aktivitas treasury dijalankan sesuai dengan     5. Ensure that treasury activities are carried out in
   standar dan code of conduct perilaku pasar yang               accordance with applicable market behavior standards
   berlaku.                                                      and codes of conduct.
6. Memastikan pemeliharaan sertifikasi treasury telah         6. Ensure that the maintenance of treasury certification
   sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.                is in according to applicable regulatory provisions.
7. Bersama-sama dengan Direksi lainnya dan Dewan              7. Together with other Directors and the Board of
   Komisaris menyampaikan laporan neraca dan                     Commissioners submit balance sheet reports and
   perhitungan laba rugi dan laporan tahunan lainnya             profit and loss calculations and other annual reports to
   kepada para pemegang Saham dalam RUPS.                        Shareholders at the GMS.


PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                          281
Page 282
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




8. Bersama-sama dengan Direksi terkait me-review                8. Together with the relevant Directors, they review
   Laporan Bank, seperti laporan Tahunan, Laporan                  Bank Reports, such as Annual Reports, RBB Realisation
   Realisasi RBB, Laporan Keuangan Publikasi dan lain-lain         Reports, Published Financial Reports and others which
   yang merupakan kewajiban Bank kepada pihak eksternal.           are the Bank’s obligations to external parties.
9. Mewakili Bank di dalam dan di luar Pengadilan sesuai         9. Represent the Bank inside and outside the Court in
   ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar Bank.                accordance with the provisions stipulated in the Bank’s
                                                                   Articles of Association.
10. Mengarahkan, mengevaluasi, dan menyetujui kebijakan         10. Direct, evaluate, and approve system policies
    sistem dan prosedur yang sesuai dengan perkembangan             and procedures in accordance with Company
    perusahaan, perkembangan pasar, dan pelayanan                   developments, market developments, and banking
    perbankan untuk mengurangi risiko perusahaan.                   services to reduce Company risk.
11. Memberikan semua keterangan dan/atau data/                  11. Provide all information and/or data/documents related
    dokumen terkait dengan Perseroan sebagaimana                    to the Company as required by Members of the Board
    dibutuhkan oleh Anggota Dewan Komisaris.                        of Commissioners.
12. Melaksanakan  prinsip-prinsip   Good     Corporate          12. Implement the principles of Good Corporate Governance
    Governance (GCG) dalam setiap kegiatan usaha Bank.              (GCG) in every business activity of the Bank.
13. Memastikan bahwa tugas dan tanggung jawab yang              13. Ensure that the tasks and responsibilities under his/
    berada di bawah supervisinya berjalan sebagaimana               her supervision are carried out properly in terms of
    mestinya dipandang dari aspek kepatuhan baik                    compliance with both BI/OJK provisions and applicable
    terhadap ketentuan BI/OJK maupun peraturan                      laws and regulations.
    perundang-undangan yang berlaku.
14. Bersama-sama dengan Direksi lainnya dan Dewan               14. Together with other Directors and the Board of
    Komisaris menyampaikan laporan neraca dan                       Commissioners, submit balance sheet reports and
    perhitungan laba rugi dan laporan tahunan lainnya               profit and loss calculations and other annual reports to
    kepada para pemegang Saham dalam RUPS.                          Shareholders in the GMS.

Direktur Kepatuhan                                              Compliance Director
1.   Membawahi dan melaksanakan koordinasi langsung dalam       1.   Supervise and carry out direct coordination in terms of
     hal pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap:            coaching, supervision and control of:
     • Divisi Risk & Governance.                                     • Risk Governance Division
     • Divisi Kepatuhan.                                             • Compliance Division
     • Departemen Legal.                                             • Legal Department
     • Departemen Enterprise Governance.                             • Enterprise Governance Department
2. Mengevaluasi langkah-langkah yang diperlukan dan             2. Evaluate the steps required and carry out monitoring
   melakukan pemantauan untuk memastikan Bank                      to ensure that the Bank has complied with all OJK/BI
   telah memenuhi seluruh peraturan OJK/BI, Peraturan              regulations, laws and regulations and other applicable
   Perundang-undangan dan peraturan eksternal dan                  external and internal regulations in the framework of
   internal lainnya yang berlaku dalam rangka prinsip kehati-      the principle of prudence and compliance as an effort
   hatian dan kepatuhan sebagai upaya meminimalisir risiko.        to minimise risk.
3. Mengevaluasi pemantauan dan menjaga kepatuhan                3. Evaluate monitoring and maintain the Bank’s compliance
   Bank terhadap seluruh perjanjian dan komitmen yang              with all agreements and commitments made by the
   telah dibuat oleh Bank kepada OJK dan lembaga lainnya.          Bank to the OJK and other institutions.
4. Mengevaluasi langkah-langkah yang diperlukan untuk           4. Evaluate the steps required to develop a risk
   mengembangkan       program   internalisasi  budaya             management culture internalization program including
   manajemen risiko termasuk proses identifikasi,                  the process of identifying, measuring, monitoring,
   pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko yang            and controlling risks arising from the Bank’s business
   timbul pada kegiatan usaha Bank.                                activities.
5. Mengevaluasi penghimpunan data, pemrosesan dan               5. Evaluate data collection, processing and distribution
   pendistribusian angka rata-rata industri dan angka              of industry average figures and industry risk figures
   risiko industri (industry rating).                              (industry rating).
6. Mengevaluasi analisis dan pengembangan kebijakan             6. Evaluate the analysis and development of APU, PPT, &
   dan prosedur APU, PPT, & P3SPM agar sesuai dengan               P3SPM policies and procedures to be in accordance with
   perkembangan program APU, PPT, & P3SPM yang terkini,            the latest developments in APU, PPT, & P3SPM programs,
   risiko prosedur Bank, kegiatan kompleksitas usaha Bank          the Bank’s procedural risks, the Bank’s business
   dan volume transaksi bank.                                      complexity activities and the Bank’s transaction volume.
7. Melakukan kajian terhadap peraturan dan ketentuan            7. Conduct a review of applicable regulations and
   yang berlaku serta menganalisis dampaknya bagi Bank             provisions and analyze their impact on the Bank and
   dan melakukan perbaikan/revisi sebagaimana mestinya.            make improvements/revisions as appropriate.




282                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 283
8. Mengembangkan budaya manajemen risiko pada seluruh          8. Develop a risk management culture at all levels of the
   jenjang organisasi, antara lain meliputi komunikasi yang       organisation, including adequate communication to
   memadai kepada seluruh jenjang organisasi tentang              all levels of the organisation about the importance of
   pentingnya pengendalian intern yang efektif.                   effective internal control.
9. Memastikan bahwa fungsi manajemen risiko telah              9. Ensure that the risk management function has been
   diterapkan secara independen yang dicerminkan antara           implemented independently, reflected in, among other
   lain adanya pemisahan fungsi antara Satuan Kerja               things, the separation of functions between the Risk
   Manajemen Risiko yang melakukan identifikasi, pengukuran,      Management Work Unit that identifies, measures,
   pemantauan, dan pengendalian risiko dengan satuan kerja        monitors, and controls risks with the work unit that
   yang melakukan dan menyelesaikan transaksi.                    carries out and completes transactions.
10. Mengevaluasi dan memastikan terlaksananya budaya           10. Evaluate and ensure the implementation of a culture of
    kepatuhan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung                 compliance in carrying out duties and responsibilities
    jawab sesuai job description.                                  according to the job description.
11. Melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan        11. Implement the principles of Good Corporate
    yang Baik/Good Corporate Governance (GCG) dalam                Governance (GCG) in every business activity.
    setiap kegiatan usaha.
12. Mengirimkan pelaksanaan dan penyampaian laporan            12. Submit the implementation and delivery of reports
    mengenai tugas dan tanggung jawabnya agar sesuai               regarding duties and responsibilities to comply with
    dengan ketentuan yang berlaku.                                 applicable provisions.

Direktur Teknologi Informasi dan Operasional                   Information Technology & Operations Director
1.   Membawahi dan melaksanakan koordinasi langsung dalam      1.   Supervise and carry out direct coordination in terms of
     hal pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap:           coaching, supervision and control of:
     • Divisi Engineering Personal Account                          • Engineering Personal Account Division
     • Divisi Engineering Corporate Account                         • Engineering Corporate Account Division
     • Divisi Mobile Engineer                                       • Mobile Engineer Division
     • Divisi Produk                                                • Product Division
     • Divisi IT Ops & GRC                                          • IT Ops & GRC Division
     • Divisi Operasional                                           • Operational Division
     • Department Information Security                              • Information Security Department
2. Mengarahkan dan mengevaluasi strategi teknologi             2. Directing and evaluating the Company’s short-term,
   informasi perusahaan jangka pendek, jangka menengah            medium-term and long-term information technology
   dan jangka panjang agar sejalan dengan kebijakan               strategies related to IT organisational infrastructure
   Perseroan yang berkaitan dengan infrastruktur                  (computers, information systems, security, and
   organisasi TI (komputer, sistem informasi, keamanan,           communication systems) to maximize banking business
   dan sistem komunikasi) untuk memaksimalkan proses              processes by utilizing the potential of information
   bisnis perbankan dengan memanfaatkan potensi                   technology.
   teknologi informasi.
3. Mengarahkan, mengevaluasi, dan mengkoordinasikan            3. Directing, evaluating and coordinating the implementation
   pelaksanaan pengurusan Perseroan di bidang                     of the Company’s management in the field of Application
   Application Development dan Information Technology             Development and Information Technology as stipulated
   sebagaimana diatur dalam anggaran dasar, keputusan             in the Company’s articles of association, decisions of the
   RUPS Perseroan, dan peraturan perundangan.                     Company’s GMS and laws and regulations.
4. Memastikan tata kelola yang tepat, manajemen risiko,        4. Ensure proper governance, risk management, and
   dan manajemen kepatuhan pada semua sistem dan                  compliance management of all Information Technology
   proses Teknologi Informasi sehingga perusahaan                 systems and processes so that the company has
   memiliki kebijakan, prosedur dalam menjalankan                 policies and procedures in carrying out activities to
   aktivitas dalam mendukung operasional bisnis.                  support business operations.
5. Menerapkan tata kelola manajemen teknologi informasi        5. Implementing adequate information technology
   yang memadai dengan menyelenggarakan rapat Komite              management governance by holding regular Information
   Pengarah Teknologi Informasi (TI) secara berkala untuk         Technology (IT) Steering Committee meetings to
   untuk mengetahui efektivitas penerapan TI dan evaluasi         determine the effectiveness of IT implementation
   infrastruktur TI termasuk keandalan, keamanan dan              and evaluation of IT infrastructure including reliability,
   kemampuan TI dalam mengantisipasi serangan siber.              security and IT capabilities in anticipating cyber attacks.
6. Mendukung peran Presiden Direktur dalam menjalankan         6. Supporting the role of the President Director in carrying
   fungsi koordinasi untuk melakukan pengembangan                 out the coordination function to carry out business
   bisnis.                                                        development.
7. Menjaga citra perusahaan dan turut membina hubungan         7. Maintaining the company’s image and helping to foster
   baik dengan regulator dan stakeholder.                         good relations with regulators and stakeholders.



PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                            283
Page 284
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




Hak dan Kewenangan Direksi                                     Rights and Authorities of the Board of Directors
Direksi berwenang untuk melakukan hal-hal antara lain          The Board of Directors shall have the authority to perform,
sebagai berikut:                                               among others, the following:

a. Anggota Direksi berhak menerima gaji/remunerasi             a. Members of the Board of Directors are entitled to receive
   dan/atau tunjangan lainnya yang besaran dan bentuk             salary/remuneration and/or other benefits, the amount
   tunjangan lainnya dari waktu ke waktu disesuaikan              and form of other benefits from time to time adjusted
   berdasarkan rekomendasi dari Komite Nominasi                   based on the recommendation from the Nomination and
   dan Remunerasi yang telah ditetapkan dan disetujui             Remuneration Committee which has been determined
   oleh RUPS serta dituangkan dalam Surat Keputusan               and approved by the GMS and set forth in a separate
   tersendiri sesuai amanat RUPS.                                 decision according to the GMS mandate.
b. Dalam hal pemberian persetujuan penyediaan dana             b. The approval for the provision of funds to third
   kepada pihak ketiga, berdasarkan jumlah tertentu               parties exceeding a certain threshold must be
   harus diputuskan melalui mekanisme Rapat Komite                determined through a Credit Committee Meeting or
   Perkreditan, atau ditetapkan lain sebagaimana                  other mechanisms as decided in a Board of Directors
   keputusan Rapat Direksi, kecuali penetapan limit plafon        Meeting. Notwithstanding, the determination of
   dan penyediaan dana kepada pihak terkait harus                 credit limit and the provision of funds to related
   disetujui Dewan Komisaris. Pengambilan keputusan               parties require prior approval from the Board of
   tersebut merupakan bagian dari tugas pengawasan                Commissioners. Such approval constitutes part of
   oleh Dewan Komisaris, namun tidak menghapuskan/                the Board of Commissioners’ oversight function
   meniadakan tanggung jawab Direksi atas pelaksanaan             and does not absolve or eliminate the Board of
   pengurusan Bank dengan mengacu pada ketentuan                  Directors’ responsibility for the Bank’s management
   yang berlaku dan Anggaran Dasar Bank.                          in accordance with the Articles of Association and
                                                                  prevailing regulations.
c. Mewakili dan mengikat Perseroan dengan pihak lain           c. Representing and binding the Company with other parties
   serta menjalankan segala tindakan kepengurusan dan             and carrying out all management and ownership actions
   kepemilikan sesuai ketentuan yang mengaturnya.                 in accordance with the provisions governing them.
d. Mengangkat seorang atau lebih sebagai wakil atau            d. Appoint one or more as representatives or proxies by
   kuasanya dengan memberikan surat kuasa untuk                   providing power of attorney for certain actions.
   tindakan-tindakan tertentu.
e. Direksi diberikan hak untuk melakukan entertain dengan      e. The Board of Directors is given the right to entertain
   pihak ketiga yang berkaitan dengan usaha Bank, dalam           third parties related to the Bank’s business, in the
   jumlah dan limit yang telah ditetapkan oleh peraturan          amount and limit set by the regulations in force at
   yang berlaku di Krom.                                          Krom.
f.   Anggota Direksi yang diberhentikan untuk sementara        f.   A member of the Board of Directors who is temporarily
     waktu berhak untuk memperoleh kembali posisinya/               dismissed has the right to regain his/her position/
     dikembalikan kepada kedudukannya semula, apabila               returned to his/her original position, if within no later than
     dalam waktu paling lambat 90 (sembilan puluh) hari             90 (ninety) calendar days after the temporary dismissal,
     kalender setelah pemberhentian sementara tersebut,             the Bank does not/neglects to hold a GMS (according
     Bank tidak/lalai menyelenggarakan RUPS (sesuai                 to the provisions governing it) or a GMS is held in
     ketentuan yang mengaturnya) atau RUPS diselenggarakan          accordance with the provisions and the member of the
     sesuai ketentuan dan anggota Direksi yang diberhentikan        Board of Directors who was temporarily dismissed was
     sementara tersebut diberikan kesempatan untuk hadir            given the opportunity to attend to defend himself so
     guna membela diri sehingga hasil akhir RUPS tersebut           that the final results of the GMS rejected the proposed
     menolak usulan pemberhentian anggota Direksi tersebut.         dismissal of the member of the Board of Directors.
Rapat Direksi                                                  Board of Directors Meeting
Direksi menyelenggarakan rapat di tahun 2025 sebanyak 22       In 2025, the Board of Directors held 22 (twenty-two)
(dua puluh dua) kali rapat internal dan keseluruhan rapat      internal meetings, with an overall attendance rate of 95.2%.
dihadiri oleh 95,2% Direksi.
Rincian rapat adalah sebagai berikut:                          The meeting details are as follows:

a. Rapat Internal                                              a. Internal Meeting
   Direksi menyelenggarakan rapat di tahun 2025 sebanyak          In 2025, the Board of Directors held 22 (twenty-two)
   22 (dua puluh dua) kali rapat internal dan keseluruhan         internal meetings, with an overall attendance rate of
   rapat dihadiri oleh 95,2% Direksi.                             95.2%.

b. Rapat Gabungan Direksi dengan Dewan Komisaris               b. Joint Meeting of the Board of Directors and the Board
                                                                  of Commissioners
     Sepanjang tahun 2025, Direksi menyelenggarakan 5             Throughout 2025, the Board of Directors held 5 (five
     (lima) kali rapat gabungan dengan Dewan Komisaris.           joint meetings with the Board of Commissioners. The
     Mekanisme pengambilan keputusan rapat yang                   decision-making mechanism for these meetings,
     dilaksanakan berdasarkan musyawarah dan mufakat              based on deliberation and consensus, follows the same
     tersebut sama dengan rapat Dewan Komisaris,                  procedure as the Board of Commissioners’ meetings;

284                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 285
   yaitu juga dituangkan ke dalam risalah rapat yang                                  resolutions are recorded in the minutes of the meeting,
   ditandatangani seluruh peserta rapat dan diberikan                                 signed by all attendees, and distributed to all members
   kepada seluruh anggota Dewan Komisaris untuk                                       of the Board of Commissioners for documentation.
   selanjutnya didokumentasikan. Jika dalam mekanisme                                 Should a consensus not be reached, decisions are
   rapat tidak terjadi musyawarah mufakat, pengambilan                                made by majority vote. Any dissenting opinions arising
   keputusan dilakukan melalui suara terbanyak dan jika                               during the meeting are clearly recorded in the minutes,
   terjadi perbedaan pendapat dalam rapat, dicantumkan                                along with the underlying reasons for such dissent.
   dengan jelas dalam risalah rapat tersebut perbedaan
   pendapatnya beserta alasan perbedaan pendapat.

  NAMA              JABATAN                                                     RAPAT INTERNAL DIREKSI           RAPAT GABUNGAN DENGAN DEWAN
  NAME              POSITION                                                     BOD INTENAL MEETINGS                                 KOMISARIS
                                                                                                                         JOINT MEETINGS WITH BOC

                                                           JUMLAH RAPAT                JUMLAH          %    JUMLAH RAPAT               JUMLAH             %
                                                              NUMBER OF             KEHADIRAN                  NUMBER OF            KEHADIRAN
                                                               MEETINGS             NUMBER OF                   MEETINGS            NUMBER OF
                                                                                  ATTENDANCES                                     ATTENDANCES
  Anton             Presiden Direktur
                                                                           22                 22     100                    5                     5      100
  Hermawan          President Director
  Laniwati          Direktur Konvensional dan Penjualan
                                                                           22                 21      95                    5                     5      100
  Tjandra           Conventional and Sales Director
  Alvin James       Direktur Keuangan
                                                                           22                 21      95                    5                     5      100
  Kurniawan         Finance Director
  Wisaksana         Direktur Kepatuhan
                                                                           22                 21      95                    5                     5      100
  Djawi             Compliance Director

                    Direktur Teknologi Informasi &
                    Operasional
  Tan Alie                                                                 22                 20       91                   5                     5      100
                    Information Technology & Operations
                    Director



Program Pelatihan Direksi 2025                                                    Board of Directors Training Program 2025

 NAMA                      MATERI PELATIHAN                                           WAKTU & TEMPAT                  JENIS PELATIHAN &
 NAME                      TRAINING MATERIALS                                         TIME & PLACE                    PENYELENGGARA PELATIHAN
                                                                                                                      TYPE OF TRAINING & TRAINING
                                                                                                                      ORGANISER

 Anton Hermawan            Mentoring Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko           Jakarta, 6 Agustus 2025         EfektifPro Knowledge Source
                           Jenjang Kualifikasi 7                                      Jakarta, August 6, 2025         (Pelatihan In-House Krom)
                           Mentoring Preparation Risk Management Certification                                        (In-House Training Krom)
                           Qualification Level 7

                           Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7     Jakarta, 20 Agustus 2025        Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
                           Risk Management Certification Test Qualification Level 7   Jakarta, August 20, 2025        Banking Professional Certification
                                                                                                                      Institute

                           Mentoring Pembekalan Sertifikat Tresuri Dealer Jenjang     Jakarta, 18-19 November 2025    Albertina Dwita Harliani (Pelatihan In-
                           Kualifikasi 7                                              Jakarta, November 18-19, 2025   House Krom)
                           Mentoring Preparation Treasury Dealer Certification                                        (In-House Training Krom)
                           Qualification Level 7

 Laniwati Tjandra          Mentoring Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko           Jakarta, 6 Agustus 2025         EfektifPro Knowledge Source
                           Jenjang Kualifikasi 7                                      Jakarta, August 6, 2025         (Pelatihan In-House Krom)
                           Mentoring Preparation Risk Management Certification                                        (In-House Training Krom)
                           Qualification Level 7

                           Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7     Jakarta, 20 Agustus 2025        Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
                           Risk Management Certification Test Qualification Level 7   Jakarta, August 20, 2025        Banking Professional Certification
                                                                                                                      Institute




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                            285
Page 286
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




 NAMA                    MATERI PELATIHAN                                              WAKTU & TEMPAT                   JENIS PELATIHAN &
 NAME                    TRAINING MATERIALS                                            TIME & PLACE                     PENYELENGGARA PELATIHAN
                                                                                                                        TYPE OF TRAINING & TRAINING
                                                                                                                        ORGANISER

 Alvin James Kurniawan   Mentoring Pembekalan Sertifikat Tresuri Dealer Jenjang        Jakarta, 22 Juli 2025            Ila Nurul Haidah (Pelatihan In-House
                         Kualifikasi 7                                                 Jakarta, July 22, 2025           Krom)
                         Mentoring Preparation Treasury Dealer Certification                                            (In-House Training Krom)
                         Qualification Level 7

                         Mentoring Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko              Jakarta, 6 Agustus 2025          EfektifPro Knowledge Source
                         Jenjang Kualifikasi 7                                         Jakarta, August 6, 2025          (Pelatihan In-House Krom)
                         Mentoring Preparation Risk Management Certification                                            (In-House Training Krom)
                         Qualification Level 7

                         Mentoring Pembekalan Sertifikat Tresuri Dealer Jenjang        Jakarta, 11 Agustus 2025         Ila Nurul Haidah (Pelatihan In-House
                         Kualifikasi 7                                                 Jakarta, August 11, 2025         Krom)
                         Mentoring Preparation Treasury Dealer Certification                                            (In-House Training Krom)
                         Qualification Level 7

                         Uji Sertifikasi Tresuri Dealer Jenjang Kualifikasi 7          Jakarta, 12 Agustus 2025         Association Cambiste Internationale
                         Treasury Dealer Certification Test Qualification Level 7      Jakarta, August 12, 2025         Financial Markets Association

                         Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7        Jakarta, 20 Agustus 2025         Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
                         Risk Management Certification Test Qualification Level 7      Jakarta, August 20, 2025         Banking Professional Certification
                                                                                                                        Institute

                         Uji Sertifikasi Tresuri Dealer Jenjang Kualifikasi 7          Jakarta, 9 Oktober 2025          Association Cambiste Internationale
                         Treasury Dealer Certification Test Qualification Level 7      Jakarta, October 9, 2025         Financial Markets Association

                         Seminar Internasional HUT ke-68 IAI                           Jakarta, 3-4 Desember 2025       Ikatan Akuntan Indonesia (Seminar
                         IAI 68th Anniversary International Seminar                    Jakarta, December 3-4, 2025      Publik)
                                                                                                                        (Public Seminar)

 Wisaksana Djawi         Mentoring Pembekalan Sertifikat Manajemen Risiko              Jakarta, 15 Januari 2025         Edian Fahmy (Pelatihan In-House
                         Jenjang Kualifikasi 7                                         Jakarta, January 15, 2025        Krom)
                         Mentoring Preparation Risk Management Certification                                            (In-House Training Krom)
                         Qualification Level 7

                         Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7        Jakarta, 16 Januari 2025         Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
                         Risk Management Certification Test Qualification Level 7      Jakarta, January 16, 2025        Banking Professional Certification
                                                                                                                        Institute

                         Fraud & Financial Crime Asia 2025                             Singapore, 15 Mei 2025           Regulation Asia
                         Fraud & Financial Crime Asia 2025                             Singapore, May 15, 2025


 Tan Alie                Pelatihan Good Corporate Governance                           Jakarta, 23-24 Januari 2025      Mahaka Institute (Pelatihan Publik)
                         Good Corporate Governance Training                            Jakarta, January 23-24, 2025     (Public Training)

                         Pelatihan dan Sertifikasi Data Protection Officer             Jakarta, 28-30 April 2025        CBQA Global Indonesia
                         Data Protection Officer Training and Certification            Jakarta, April 28-30, 2025

                         Program Pemeliharaan Manajemen Risiko Jenjang                 Jakarta, 28 Agustus 2025         Bankers Association for Risk
                         Kualifikasi 7 (Direktur)                                      Jakarta, August 28, 2025         Management (Pelatihan Publik)
                         Risk Management Refreshment Program Qualification                                              (Public Training)
                         Level 7 (Director)




Independensi dan Transparansi Direksi                                               Independence and Transparency of the Board of
                                                                                    Directors
Program orientasi bagi Direksi yang baru diangkat, diberikan                        The orientation program for newly appointed Directors is
kepada anggota Direksi yang baru pertama menjabat di                                given to members of the Board of Directors who serve for
Krom. Program Orientasi yang diberikan dapat berupa                                 the first time at Krom. The Orientation Program provided
sebuah sesi pertemuan yang disertai dengan presentasi baik                          can be in the form of a meeting session accompanied by
dari Dewan Komisaris maupun Direksi, kunjungan ke kantor-                           presentations from both the Board of Commissioners and
kantor Perseroan, perkenalan dengan para pejabat eksekutif/                         the Board of Directors, visits to the Company’s offices,
Branch Manager serta pengenalan program-program SDM                                 introductions to executive officers/Branch Managers and
lainnya sesuai dengan kebutuhan.                                                    introduction to other HR programs as needed.
Penilaian Kinerja Direksi                                                           Directors Performance Assessment
Peran organ perusahaan dalam pelaksanaan GCG                                        The role of Corporate Bodies is a pivotal aspect of GCG
merupakan salah satu aspek yang penting dalam                                       implementation. A synergy among the governance triad—
mengimplementasikan GCG. Sinergi antara segi tiga organ                             the GMS, the Board of Commissioners, and the Board
yaitu RUPS, Dewan Komisaris, dan Direksi harus terjalin                             of Directors—is essential for both GCG execution and
dalam pelaksanaan GCG maupun pelaksanaan pengurusan                                 corporate management. While each organ maintains its




286                                                                                                                Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 287
Perusahaan. Kedua organ lainya yaitu Dewan Komisaris          respective functions and roles, a performance evaluation
dan Direksi memiliki fungsi dan perannya masing-masing.       for each member of the Board of Directors is conducted
Penilaian kinerja masing-masing anggota Direksi dibuat        annually. This evaluation serves as a guideline to assess
sebagai pedoman untuk menilai efektivitas pelaksanaan         the effectiveness of the Board’s duties and responsibilities,
tugas dan tanggung jawab Direksi secara kolegial dan          both collectively and individually.
individu yang dilaksanakan sekali setiap tahun.
Penilaian kinerja anggota Direksi dilakukan dengan cara       Assessment of the performance of members of the
melaksanakan self-assessment dan di-review oleh Presiden      Board of Directors is carried out by carrying out a self-
Direktur serta direkomendasikan kepada Komite Nominasi        assessment and is reviewed by the President Director and
untuk kemudian mendapatkan persetujuan oleh Dewan             recommended to the Nomination Committee for approval
Komisaris/Presiden Komisaris.                                 by the Board of Commissioners/President Commissioner.
Secara garis besar, hal-hal yang menjadi dasar penilaian      In general, the fundamentals that form the basis for
terhadap anggota Direksi yang tercermin dalam Key             evaluating members of the Board of Directors are reflected
Performance Indicators (KPI) masing-masing anggota            in the Key Performance Indicators (KPI) of each member of
Direksi yang memuat antara lain sebagai berikut:              the Board of Directors which include the following:
1. Kinerja Perencanaan                                        1. Performance Planning
   Bagaimana pelaksanaan Direksi dalam merencanakan/             How the Board of Directors performs in planning and
   menyusun strategi yang sejalan dengan visi dan misi           formulating strategies that align with the Company’s
   Perseroan dalam program kerja di tahun berjalan, jangka       vision and mission within the current, short-term, and
   pendek dan jangka panjangnya dengan tetap berpegang           long-term work programs, while consistently adhering
   kepada nilai-nilai Perseroan dan prinsip- prinsip dalam       to the Company’s values and the principles of Good
   GCG.                                                          Corporate Governance (GCG).
2. Kinerja Pelaksanaan                                        2. Performance Review
   Bagaimana eksekusi/pelaksanaan dari kinerja stratejik         How is the execution of strategic performance within
   dalam perencanaan Krom untuk tahun berjalan dilakukan         Krom’s planning for the current year is carried out by the
   oleh Direksi dengan menggunakan berbagai macam                Board of Directors using various assessment parameters,
   parameter penilaian dan dilakukan secara mandiri/self-        conducted through a self-assessment mechanism based
   assessment berdasarkan KPI yang dimilikinya.                  on their respective Key Performance Indicators (KPIs).
3. Kinerja Monitoring/Evaluasi dan Improvement                3. Performance Monitoring/Evaluation and
                                                                 Improvement
   Bagaimana Direksi melakukan monitoring, evaluasi              How the Board of Directors monitors, evaluates and
   dan melakukan improvement atas kinerja yang telah             makes improvements to the performance that has been
   dilakukan sehingga dapat memastikan kinerjanya sesuai         carried out so that it can ensure that its performance
   dengan target stratejik, prinsip GCG dan Manajemen            is in accordance with strategic targets, GCG principles
   Risiko yang memberi nilai tambah di kemudian hari.            and Risk Management which can provide added value
                                                                 in the future.


Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas dan                         Completeness and Implementation of Duties of
Komite-Komite                                                 the Committees
Komite di Bawah Pengawasan Dewan Komisaris                    Committee Under the Supervision of the Board
                                                              of Commissioners
Komite Audit                                                  Audit Committee
Komite Audit merupakan komite yang dibentuk oleh Dewan        The Audit Committee is a committee formed by the Board
Komisaris untuk bekerja secara kolektif dan berfungsi untuk   of Commissioners to work collectively and function to
menjaga efektivitas tugas dan tanggung jawabnya, khususnya    maintain the effectiveness of its duties and responsibilities,
dari segi pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan        particularly in terms of monitoring and evaluating the
pelaksanaan audit internal serta pemantauan atas tindak       planning and implementation of internal audits as well as
lanjut hasil pemeriksaan audit (eksternal/internal) dalam     monitoring the follow-up of audit results (external/internal)
rangka menilai kecukupan pengendalian intern termasuk         in order to assess the adequacy of internal control including
kecukupan proses pelaporan keuangan.                          the adequacy of the financial reporting process.
Dasar Pembentukan Komite           Audit   mengacu   pada     The basis for the establishment of the Audit Committee
peraturan-peraturan berikut ini:                              refers to the following regulations:
a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17 Tahun       a. Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 17 of
   2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.            2023 concerning the Implementation of Governance
                                                                 for Commercial Banks.
b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/POJK.04/2015       b. Financial Services Authority Regulation No. 55/
   tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja             POJK.04/2015 concerning the Establishment and
   Komite Audit.                                                 Implementation Guidelines. Audit Committee Work.


PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                           287
Page 288
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




c. Peraturan I-A Lampiran I Keputusan Direksi PT Bursa          c. Regulation I-A Attachment I of the Decree of the Board
   Efek Indonesia No. KEP-00001/BEI/01-2014 tanggal                of Directors of PT Bursa Efek Indonesia No. KEP-00001/
   20 Januari 2014 tentang Pencatatan Saham dan Efek               BEI/01-2014 dated January 20, 2014 concerning the
   Bersifat Ekuitas Selain Saham yang diterbitkan oleh             Listing of Shares and Equity Securities Other than
   Perusahaan Tercatat.                                            shares issued by Listed Companies.
d. Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 002/SKEP-DIR/            d. Decree of the Board of Commissioners No. 002/SKEP-
   XII/2024 tanggal 2 Desember 2024 tentang Perubahan              DIR/XII/2024 dated December 2, 2024 concerning
   Susunan Komite Audit.                                           Changes to the Composition of the Audit Committee.
Susunan Keanggotaan Komite Audit                                Composition of Audit Committee Membership
Berdasarkan Surat Keputusan No. 002/SKEP-DIR/XII/2024           Based on Decree No. 002/SKEP-DIR/XII/2024 dated
tertanggal 2 Desember 2024 tentang Perubahan Susunan            December 2, 2024 concerning the Establishment of the
Komite Audit Perseroan, susunan Ketua:                          Company’s Audit Committee, the composition of the
                                                                Chairman and Members of the Audit Committee is as follows:

  NAMA                                                          KETERANGAN
  NAME                                                          DESCRIPTION

  Markus Sugiono                                                Ketua Komite Audit Chairman of Audit Committee

  Waldy Gutama                                                  Anggota Komite Audit Member of Audit Committee

  Liauw She Jin                                                 Anggota Komite Audit Member of Audit Committee



Profil Anggota Komite                                           Committee Member Profiles
Markus Sugiono                                                  Markus Sugiono
Profil telah disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris”     The profile has been presented in the “Profile of the Board of
bab “Profil Perusahaan” yang terdapat dalam laporan ini.        Commissioners” section of the “Company Profile” chapter
                                                                of this Annual Report.
Waldy Gutama                                                    Waldy Gutama
Warga negara Indonesia, berusia 70 tahun, pendidikan terakhir   An Indonesian citizen, aged 70, with a Master’s degree in
Magister Manajemen bidang keuangan di sekolah tinggi swasta     Management specializing in Finance from a private higher
di Jakarta. Pensiun dari Bank Indonesia tahun 2011 terakhir     education institution in Jakarta. Retired from Bank Indonesia
sebagai Pengawas Bank Madya, serta memiliki sertifikat dari     in 2011, with the last position held as Intermediate Bank
Bank Indonesia sebagai Pemeriksa dan Analis Bank.               Supervisor, and holds certifications from Bank Indonesia as
                                                                a Bank Examiner and Analyst.
Beliau pernah mengikuti berbagai seminar di dalam dan           He has participated in various seminars both domestically and
luar negeri (a.l London dan USA), mengikuti pelatihan           internationally (including London and the United States), and
International Finance Corporation (IFC) Audit Committee         completed the International Finance Corporation (IFC) Audit
Master Program di Bangkok Thailand tahun 2017.                  Committee Master Program in Bangkok, Thailand, in 2017.
Beliau pernah menjadi Komite Audit dan Anggota Komite           He has served as a Member of the Audit Committee and
Pemantau Risiko di Bank Woori Indonesia, pernah menjadi         Member of the Risk Monitoring Committee at Bank Woori
anggota Komite Audit di BTN (Bank Tabungan Negara),             Indonesia, as well as a Member of the Audit Committee
serta ICBC (Industrial Commercial Bank of China). Memiliki      at BTN (Bank Tabungan Negara) and ICBC (Industrial and
sertifikat kompetensi kualifikasi 7 management Risiko           Commercial Bank of China). He holds a Risk Management
Perbankan dari LSPP th 2024.                                    Competency Certificate, Qualification Level 7 in Banking
                                                                Risk Management, issued by LSPP in 2024.
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 108/            Based on the Decree of the Board of Commissioners No.
SKEP-DEKOM/VIII/2023 tanggal 1 Agustus 2023, beliau             108/SKEP-DEKOM/VIII/2023 dated August 1, 2023, he
menjabat sebagai anggota komite Audit Krom.                     serves as a member of the Audit committee of Krom.

Liauw She Jin                                                   Liauw She Jin
Warga Negara Indonesia, berusia 54 tahun, memperoleh            An Indonesian citizen, aged 54, holds a Bachelor’s degree in
gelar Sarjana Akuntansi Universitas Tarumanegara, dan           Accounting from Tarumanagara University and a Master of
Magister Sains (MSi) dari Universitas Gadjah Mada.              Science (M.Sc.) from Gadjah Mada University.

Menjadi Anggota Dewan Standar Profesional Akuntan               He served as a Member of the Public Accountant
Publik periode 2001 - 2005 dan Anggota Dewan Standar            Professional Standards Board from 2001 to 2005, and as a
Akuntansi Keuangan Indonesia periode tahun 2009 - 2013.         Member of the Indonesian Financial Accounting Standards
                                                                Board from 2009 to 2013.




288                                                                                        Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 289
Mengawali karir profesional sebagai Auditor di Siddharta         He began his professional career as an Auditor at Siddharta
Widjaja & Rekan (KPMG) pada tahun 1992 hingga 2005               Widjaja & Rekan (KPMG) in 1992, and served until 2005,
dengan jabatan terakhir sebagai Associate Partner.               with his last position as Associate Partner.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit                            Duties and Responsibilities of Audit Committee
Komite Audit Krom bertugas dan bertanggung jawab                 Krom Audit Committee has the duty and responsibility of
mengawasi pelaporan keuangan, pengendalian intern,               overseeing Krom financial reporting, internal control and
dan tata kelola Krom. Dalam menjalankan tugas tersebut,          governance. In carrying out this task, the Audit Committee
Komite Audit diberikan kewenangan untuk menyelidiki              is given the authority to investigate all findings deemed
seluruh temuan yang dinilai perlu sebagai upaya menjamin         necessary as an effort to ensure that Krom internal controls,
bahwa pengendalian intern, praktik akuntansi, dan GCG            accounting practices and GCG are implemented properly.
Krom terlaksana dengan baik.
Dalam menjalankan fungsinya di Bank, Komite Audit                In carrying out its functions at the Bank, the Audit
mempunyai piagam Komite Audit yang berisi pedoman dan            Committee has an Audit Committee charter which contains
tata tertib kerja Komite Audit. Di dalamnya berisi antara lain   the guidelines and work rules of the Audit Committee. It
mengenai tugas dan tanggung jawab Komite Audit, struktur,        contains, among other things, the duties and responsibilities
uraian mengenai aktivitas dan kewenangan, waktu kerja dan        of the Audit Committee, structure, description of activities
pengaturan rapat.                                                and authority, working hours and meeting arrangements.
Adapun rincian tugas dan tanggung jawab Komite Audit             The details of the duties and responsibilities of the Audit
mencakup:                                                        Committee include:
1.   Melakukan penelaahan informasi keuangan yang akan           1.   Reviewing financial information to be issued by
     dikeluarkan Bank kepada publik dan/atau pihak otoritas,          the Bank to the public and/or authorities, including
     termasuk laporan keuangan, proyeksi, dan laporan lain            financial reports, projections, and other reports related
     terkait informasi keuangan;                                      to financial information;
2. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi              2. Providing an independent opinion in the event of a
   perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan                  difference of opinion between management and the Public
   Publik atas jasa yang diberikannya (jika ada);                   Accountant regarding the services provided (if any);
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                 3. Provide recommendations to the Board of
   mengenai penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor               Commissioners regarding the appointment of Public
   Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi,                Accountants and/or Public Accounting Firms based on
   ruang lingkup penugasan, dan imbalan jasa;                       independence, scope of assignment, and service fees;
4. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan             4. Review the implementation of audits by internal
   oleh auditor internal, auditor eksternal dan regulator,          auditors, external auditors and regulators, and
   serta mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi           supervise the implementation of follow-up actions by
   atas temuan auditor internal, auditor eksternal dan              the Board of Directors on findings by internal auditors,
   regulator;                                                       external auditors and regulators;
5. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan           5. Review the implementation of risk management
   manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, melalui            activities carried out by the Board of Directors, through
   koordinasi dengan Komite Pemantau Risiko;                        coordination with the Risk Monitoring Committee;
6. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses               6. Reviewing complaints related to the accounting and
   akuntansi dan pelaporan keuangan (jika ada);                     financial reporting process (if any);
7. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan                    7. Reviewing and providing advice to the Board of
   Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan                 Commissioners regarding potential conflicts of interest
   kepentingan (jika ada);                                          (if any);
8. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian             8. Evaluating the implementation of the provision of audit
   jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan              services for annual historical financial information by
   oleh Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik;              Public Accountants and/or Public Accounting Firms;
9. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi.             9. Maintaining the confidentiality of documents, data, and
                                                                    Information.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                              289
Page 290
          Tata Kelola Perusahaan
          Good Corporate Governance




Wewenang Komite Audit                                               Authority of the Audit Committee
Selama tahun 2025, Komite Audit telah melakukan                     During 2025, the Audit Committee has carried out
pengawasan, pemantauan, evaluasi serta rekomendasi, dan             supervision, monitoring, evaluation and recommendations,
telah dilaporkan kepada Dewan Komisaris secara berkala,             and has reported to the Board of Commissioners
seperti yang tercermin dalam beberapa hal berikut ini:              periodically, as reflected in the following matters:
1.    Melakukan penelaahan atas penyusunan laporan                  1.   Reviewing the preparation of the Bank’s financial
      keuangan Bank untuk memastikan terpenuhinya                        statements to ensure compliance with applicable
      standar dan kebijakan akuntansi yang berlaku;                      accounting standards and policies;
2. Memberikan rekomendasi dan masukan-masukan kepada                2. Provide recommendations and inputs to the Board of
   Dewan Komisaris untuk membantu Dewan Komisaris                      Commissioners to assist the Board of Commissioners
   dalam menjalankan fungsi pengawasan Manajemen;                      in carrying out the Management supervision function;
3. Melakukan pemantauan dan mengevaluasi pelaksanaan                3. Monitor and evaluate the implementation of the Internal
   tugas Satuan Kerja Audit intern (SKAI) secara intensif              Audit Work Unit (SKAI) intensively and periodically;
   dan berkala;
4. Membantu melakukan pemantauan tindak lanjut hasil                4. Assist in monitoring the follow-up of audit results
   audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian intern,           in order to assess the adequacy of internal control,
   termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan, dengan                including the adequacy of the financial reporting
   melakukan komunikasi secara langsung maupun dalam                   process, by communicating directly or in meetings
   rapat dengan Kepala Satuan Kerja Audit Intern (SKAI);               with the Head of Internal Audit Work (SKAI);
5. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan                5. Review the implementation of the examination by
   oleh auditor internal, auditor eksternal dan regulator,             internal auditors, external auditors and regulators,
   serta mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi              and supervise the implementation of follow-up
   atas temuan dan rekomendasi hasil audit dari auditor                actions by the Board of Directors on the findings
   internal, auditor eksternal dan regulator;                          and recommendations of audit results from internal
                                                                       auditors, external auditors and regulators;
6. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadinya              6. Provide an independent opinion in the event of a
   perbedaan pendapat antara manajemen dan akuntan                     difference of opinion between management and
   atas jasa yang diberikannya;                                        accountants regarding the services provided;
7. Melakukan evaluasi pelaksanaan pemberian jasa audit              7. Evaluate the implementation of audit services provided
   oleh Akuntan Publik Liana Lim dan Kantor Akuntan                    by Public Accountant Liana Lim and Public Accounting
   Publik Liana Ramon Xenia & Rekan atas informasi                     Firm Liana Ramon Xenia & Partners for the annual
   keuangan historis tahunan Krom untuk tahun yang                     historical financial information of Krom for the year
   berakhir 31 Desember 2024;                                          ended December 31, 2024;
8. Memberikan rekomendasi mengenai penunjukan                       8. Provide recommendations regarding the appointment
   Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa               of a Public Accounting Firm registered with the
   Keuangan (OJK) dalam rangka pelaksanaan audit                       Financial Services Authority (OJK) in order to carry
   Laporan Keuangan Bank tahun buku 2025, yaitu Kantor                 out the audit of the Bank’s Financial Statements for
   Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan, bagian dari               the 2025 financial year, namely Public Accounting Firm
   jaringan Deloitte.                                                  Liana Ramon Xenia & Rekan, part of Deloitte network.
Jangka waktu masa tugas anggota Komite Audit selama                 The term of office of members of the Audit Committee is 3
3 (tiga) tahun, tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan            (three) years, not longer than the term of office of the Board
Komisaris yaitu sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar.            of Commissioners, as regulated in the Articles of Association.
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Audit memiliki                   In carrying out its duties the Audit Committee has the
wewenang sebagai berikut:                                           following authorities:
• Memberikan       pendapat kepada Dewan Komisaris                  • Provide opinions to the Board of Commissioners
     mengenai Laporan keuangan dan/atau hal-hal lain yang             regarding financial reports and/or other matters
     disampaikan oleh Direksi;                                        submitted by the Board of Directors;
• Melakukan komunikasi dengan unit kerja terkait dan                • Communicate with related work units and other parties
     pihak-pihak lain di Krom serta Kantor Akuntan Publik             at Krom as well as the Public Accounting Firm that
     yang memeriksa Krom untuk memperoleh informasi dan               examines Krom to obtain information and clarification as
     klarifikasi serta meminta dokumen dan laporan yang               well as request documents and reports related to the
     dilakukan terkait dengan pelaksanaan tugas Komite Audit;         implementation of the Audit Committee’s duties;
• Meminta Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Satuan Kerja              • Request a report on the inspection results (LHP) of the
     Audit Internal (SKAI) dan Auditor Eksternal, serta institusi     Internal Audit Work Unit (SKAI) and the External Auditor,
     pengawas/pemeriksa lainnya;                                      as well as other supervisory/examining institutions;
• Meminta Satuan Kerja Audit Internal dan/atau Audit                • Ask the Internal Audit Work Unit and/or External Audit to
     Eksternal, melakukan pemeriksaan/investigasi khusus,             carry out a special examination/investigation, if there is
     apabila terdapat dugaan kuat telah terjadi kecurangan,           a strong allegation of fraud, violation of law, and violation
     pelanggaran hukum, dan pelanggaran terhadap                      of the provisions/statutory regulations in force;
     ketentuan/peraturan perundang-undangan yang berlaku;


290                                                                                          Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 291
• Mengakses data/informasi tentang karyawan, data aset,         • Access data/information about employees, data
     serta sumber daya perusahaan lainnya yang terkait            assets, and other company resources related to the
     dengan pelaksanaan tugasnya;                                 implementation of their duties;
• Meminta      bantuan pihak luar untuk melakukan               • Request assistance from external parties to carry out
     pemeriksaan yang bersifat khusus dan sangat teknis           special and highly technical inspections with approval
     dengan persetujuan dari Dewan Komisaris.                     from the Board of Commissioners.
Rapat Komite Audit                                              Audit Committee Meeting
Komite Audit telah menyelenggarakan rapat sebanyak 12           The Audit Committee has held 12 (twelve) meetings in
(dua belas) kali dalam tahun 2025. Sesuai dengan POJK 17        2025. In accordance with POJK 17 of 2023 concerning
Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum,        the Implementation of Governance for Commercial Banks,
efektif September 2023, Komite Audit menyelenggarakan           effective September 2023, the Audit Committee held
rapat paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.        meetings at least 1 (one) time in 1 (one) month.
Rapat dengan Kepala Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)          The meetings with the Head of the Internal Audit Work
sepanjang tahun 2025 tersebut di atas meliputi rapat untuk      Unit (SKAI) throughout 2025 above include meetings to
membahas ruang lingkup audit internal, rencana audit internal   discuss the scope of internal audits, annual internal audit
tahunan, temuan audit internal, perkembangan pemeriksaan        plans, internal audit findings, developments in internal audit
audit internal, dan hasil pemeriksaan cabang-cabang yang        examinations, and results of branch examinations that
telah dilakukan oleh SKAI, penataan struktur organisasi dan     have been carried out by SKAI, structuring the organisation
sumber daya di SKAI, serta rekomendasi dan usulan-usulan        structure and resources in SKAI, as well as recommendations
yang diberikan oleh Komite Audit kepada SKAI.                   and proposals provided by the Audit Committee to SKAI.
Rapat dengan Kantor Akuntan Publik untuk membahas               Meeting with a Public Accounting Firm to discuss the scope
ruang lingkup audit, rencana audit, temuan audit dan            of the audit, audit plan, audit findings and the progress of
perkembangan pemeriksaan audit yang akan dan sedang             the audit examination that will be and is being carried out
dilakukan oleh Akuntan Publik. Rapat diadakan pula dengan       by the Public Accountant. A meeting was also held with the
Akuntan Publik untuk membahas laporan akhir atas hasil          Public Accountant to discuss the final report on the results
pemeriksaan dan manajemen letter yang telah disampaikan         of the examination and management letter that has been
oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).                               submitted by the Public Accounting Firm (KAP).
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Audit                          Audit Committee Duties Implementation Report
Komite Audit melaporkan hasil pengawasannya kepada              The Audit Committee reports the results of supervision
Dewan Komisaris setelah menjalankan tugas secara                to the Board of Commissioners after carrying out duties
profesional dan independen dalam membantu Dewan                 professionally and independently in assisting the Board of
Komisaris melakukan fungsi pengawasan terhadap proses           Commissioners in carrying out the oversight function of the
pelaporan keuangan, manajemen risiko, pelaksanaan audit,        process of financial reporting, risk management, auditing,
dan implementasi GCG.                                           and GCG implementation.
Sepanjang tahun 2025, laporan pelaksanaan Tugas Komite          Throughout 2025, the report on the implementation of
Audit telah dilaporkan kepada Dewan Komisaris dengan            the Audit Committee’s Duties has been reported to the
beberapa rekomendasi yang dihasilkan antara lain:               Board of Commissioners with several recommendations
                                                                produced, including:

1.    Komite Audit mengingatkan mengenai kewajiban              1.   The Audit Committee reminded the Bank of its
      Bank terkait keamanan data terkait UU 27 tahun 2022            obligations regarding data security related to Law 27
      tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).                     of 2022 concerning Personal Data Protection (UU PDP).
2. Komite Audit mengingatkan POJK 55/POJK.04/2015               2. The Audit Committee reminded POJK 55/POJK.04/2015
   Pasal 10 mengenai informasi keuangan yang akan                  Article 10 regarding financial information to be issued
   dikeluarkan Emiten.                                             by the Issuer.
3. Memberikan masukan terkait             akuntabilitas   dan   3. Provide   input     regarding    accountability       and
   transparansi laporan keuangan.                                  transparency of financial reports.
4. Memberikan masukan terkait kualitas asset, khususnya         4. Provide input regarding asset quality, especially loans
   pinjaman yang diberikan.                                        provided.
5. Memberikan masukan           terkait    kepatuhan      dan   5. Provide input regarding compliance and internal
   pengendalian intern.                                            control.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                              291
Page 292
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




Program Pendidikan/Pelatihan Komite Audit                                        Audit Committee Training Program 2025
Selama tahun 2025 anggota Komite Audit mengikuti                                 During 2025, members of the Audit Committee attended
sejumlah pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan                             a number of training sessions aimed at improving their
kompetensi, meliputi:                                                            competencies, including:

 NAMA                    MATERI PELATIHAN                                              WAKTU & TEMPAT                  JENIS PELATIHAN &
 NAME                    TRAINING MATERIALS                                            TIME & PLACE                    PENYELENGGARA PELATIHAN
                                                                                                                       TYPE OF TRAINING & TRAINING
                                                                                                                       ORGANISER

 Markus Sugiono          Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 Risk   Jakarta, 16 Januari 2025        Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
                         Management                                                    Jakarta, January 16, 2025       Banking Professional Certification
                         Certification Test Qualification Level 7                                                      Institute

                         Pelatihan Integritas Pelaporan Keuangan Bank Strategi         Jakarta, 10 Oktober 2025        Equivalent Training Center (Pelatihan
                         Implementasi POJK 15 Tahun 2024                               Jakarta, October 10, 2025       Publik)
                         Bank Financial Reporting Integrity: Strategy for                                              (Public Training)
                         Implementing POJK 15 of 2024 Training

 Waldy Gutama            Seminar Indonesia Risk Management Outlook 2026                Jakarta, 13 November 2025       Lembaga Pengembangan Perbankan
                         Indonesia Risk Management Outlook 2026 Seminar                Jakarta, November 13, 2025      Indonesia
                                                                                                                       Indonesian Banking Development Institute

 Liauw She Jin           Pelatihan KEPAP 2021: Kepatuhan terhadap Kode Etik, Prinsip   Jakarta, 13 November 2025       Institut Akuntan Publik Indonesia
                         Dasar Etika, NOCLAR, serta Independensi dalam Perikatan       Jakarta, November 13, 2025      (Pelatihan Publik)
                         Audit, Perikatan Reviu, dan Perikatan Asurans Lainnya                                         Indonesian Institute of Public
                         KEPAP 2021 Training: Compliance with the Code of Ethics,                                      Accountants (Public Training)
                         Basic Principles of Ethics, NOCLAR, and Independence
                         in Audit Engagements, Review Engagements, and Other
                         Assurance Engagements

                         Pelatihan Business Analytics for Public Accountant            Jakarta, 5 Desember 2025        Institut Akuntan Publik Indonesia
                         Business Analytics for Public Accountant Training             Jakarta, December 5, 2025       (Pelatihan Publik)
                                                                                                                       Indonesian Institute of Public
                                                                                                                       Accountants (Public Training)

                         Pelatihan Penerapan SAK Entitas Privat dalam                  Jakarta, 8 Desember 2025        Institut Akuntan Publik Indonesia
                         Penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan                        Jakarta, December 8, 2025       (Pelatihan Publik)
                         Application of Private Entity SAK in Preparation of                                           Indonesian Institute of Public
                         Company Financial Report Training                                                             Accountants (Public Training)

                         Pelatihan Standar dan Implementasi Sustainability             Jakarta, 15 Desember 2025       Institut Akuntan Publik Indonesia
                         Reporting                                                     Jakarta, December 15, 2025      (Pelatihan Publik)
                         Sustainability Reporting Standards and Implementation                                         Indonesian Institute of Public
                         Training Training                                                                             Accountants (Public Training)

                         Tax Policy 2026                                               Jakarta, 17 Desember 2025       Institut Akuntan Publik Indonesia
                         Tax Policy 2026 Training                                      Jakarta, December 17, 2025      (Pelatihan Publik)
                                                                                                                       Indonesian Institute of Public
                                                                                                                       Accountants (Public Training)



Komite Pemantau Risiko                                                           Risk Monitoring Committee
Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan GCG melalui                                In order to improve the implementation of GCG by
penguatan fungsi Dewan Komisaris, Krom membentuk                                 strengthening the function of the Board of Commissioners,
Komite Pemantau Risiko Berdasarkan Surat Keputusan No.                           Krom has formed a Risk Monitoring Committee Based on
025/SKEP-DIR/IX/2023 tertanggal 12 September 2023,                               Decree No. 025/SKEP-DIR/IX/2023 dated September 12,
dan berdasarkan SK No. 012/SKEP-DIR/VII/2024 tentang                             2023, and based on Decree No. 012/SKEP-DIR/VII/2024
perubahan Susunan Keanggotaan Komite Pemantau Risiko,                            concerning changes to the Membership Composition of the
dengan anggota sebagai berikut:                                                  Risk Monitoring Committee, with the following members:

• Ketua		           : Zainal Abidin                                              • Chairman             : Zainal Abidin
• Anggota           : Dinno Indiano                                              • Member               : Dinno Indiano
• Anggota           : Ludovicus Arwoko                                           • Member               : Ludovicus Arwoko
• Anggota           : Waldy Gutama                                               • Member               : Waldy Gutama

Profil Anggota Komite                                                            Committee Member Profiles
Zainal Abidin                                                                    Zainal Abidin
Profil telah disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris”                      The profile has been presented in the “Profile of the Board if
bab “Profil Perusahaan” yang terdapat dalam laporan ini.                         Commissioners” section of the “Company Profile” chapter
                                                                                 of this Annual Report.




292                                                                                                                Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 293
Dinno Indiano                                                  Dinno Indiano
Profil telah disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris”    The profile has been presented in the “Profile of the
bab “Profil Perusahaan” yang terdapat dalam laporan ini.       Commissioners” section of the “Company Profile” chapter
                                                               of his Annual Report.
Ludovicus Arwoko                                               Ludovicus Arwoko
Warga Negara Indonesia 63 tahun, memperoleh gelar              An Indonesian citizen, aged 63, holds a Bachelor’s degree in
Sarjana Teknologi Pertanian dari Universitas Gajah Mada        Agricultural Technology from Gadjah Mada University (1986)
pada tahun 1986 dan Magister Manajemen bidang Keuangan         and a Master’s degree in Management with a specialization
dari Institut Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (IPPM).       in Finance from the Institute of Management Education and
                                                               Development (IPPM).
Pada tahun 1987, memulai karier sebagai Kepala Divisi          He began his career in 1987 as Head of the Planning and
Perencanaan dan Pengembangan di Bank Umum Servitia,            Development Division at Bank Umum Servitia, and in 1990
tahun 1990 pindah di Bank Jaya International dengan            moved to Bank Jaya International, where his last position was
jabatan terakhir sebagai Kepala KCU. Saat ini aktif sebagai    Head of the Main Branch Office (KCU). He is currently active
Senior Trainer dan Direktur di PT. Orbit Mitra Edukasi dan     as a Senior Trainer and Director at PT Orbit Mitra Edukasi, and
menjadi anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank              serves as a Member of the Risk Monitoring Committee at PT
Multiarta Sentosa Tbk dan di PT Krom Bank Indonesia Tbk.       Bank Multiarta Sentosa Tbk and PT Krom Bank Indonesia Tbk.
Waldy Gutama                                                   Waldy Gutama
Profil telah disajikan pada bagian “Profil Komite Audit” bab   The profile has been presented in the “Profile of the Audit
“Tata Kelola Perusahaan” yang terdapat dalam laporan ini.      Committee” section of the “Good Corporate Governance”
                                                               chapter of this Annual Report.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko                Duties and Responsibilities of Risk Monitoring
                                                               Committee
Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam            The Risk Monitoring Committee is tasked with assisting the
(charter) Komite Pemantau Risiko bertugas membantu             implementation of the Board of Commissioners’ oversight
pelaksanaan fungsi pengawasan dan pembinaan Dewan              and guidance function towards the Board of Directors in
Komisaris terhadap Direksi dalam penerapan manajemen           the implementation of risk management. In order to provide
risiko. Dalam rangka memberikan rekomendasi kepada             recommendations to the Board of Commissioners regarding
Dewan Komisaris mengenai analisis sistem manajemen             risk management system analysis and improvement, the
risiko dan perbaikannya, Komite Pemantau Risiko Bank           Risk Monitoring Committee of Bank performs the following
melakukan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:            tasks and responsibility:

• Menelaah Kecukupan Kebijakan Manajemen Risiko;               • Reviewing the Adequacy of Risk Management Policy;
• Melakukan  pemantauan dan            evaluasi   terhadap     • Reviewing the functioning of risk management;
 pelaksanaan manajemen risiko;
• Melakukan penelaahan atas kualitas informasi;                • Conduct a review of the quality of information;
• Laporan Profil Risiko yang telah disampaikan kepada Bank     • Risk Profile Report which has been submitted to Bank
 Indonesia;                                                      Indonesia;
• Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian           • Identify matters that require the attention of the Board
 Dewan Komisaris sehubungan dengan pelaksanaan                   of Commissioners in connection with the implementation
 manajemen risiko; dan                                           of risk management; and
• Memberikan pendapat dan rekomendasi kepada Dewan             • Provide opinions and recommendations to the Board of
 Komisaris mengenai Kebijakan Manajemen Risiko dan               Commissioners regarding Risk Management Policy and
 pelaksanaannya.                                                 its implementation.
Wewenang Komite Pemantau Risiko                                Authority of the Risk Monitoring Committee
Untuk melaksanakan tugasnya, anggota Komite Pemantau           To carry out their duties, members of the Risk Monitoring
Risiko sesuai dengan Pedoman Kerja yang berlaku memiliki       Committee in accordance with the applicable Work
wewenang sebagai berikut:                                      Guidelines have the following powers:

• Melakukan penelaahan terhadap masalah yang timbul;           • Conduct a review of the problems that arise;
• Memperoleh informasi secara menyeluruh tentang aset,         • Obtain comprehensive information about the Bank’s
 liabilitas, serta sumber daya Bank lainnya terkait dengan       assets, liabilities and other resources related to the
 pelaksanaan tugasnya;                                           implementation of their duties;
• Melakukan komunikasi langsung dengan karyawan, termasuk      • Communicating directly with employees, including the
 Direksi dan pejabat eksternal dalam melaksanakan fungsi         Board of Directors and external officials in carrying out
 pemantauan risiko dan kegiatan lainnya (apabila ada);           the risk monitoring function and other activities (if any);
• Apabila diperlukan, dengan persetujuan tertulis dari         • If necessary, with written approval from the Board of
 Dewan Komisaris, Komite Pemantau Risiko dapat meminta           Commissioners, the Risk Monitoring Committee may
 bantuan tenaga ahli; dan/atau                                   request the assistance of experts; and/or
• Konsultan Independen.                                        • Independent Consultants.

PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                             293
Page 294
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Melakukan pertemuan dengan pihak eksternal, termasuk        Conduct meetings with external parties, including attending
menghadiri pertemuan anggota Komite lainnya apabila         meetings of other Committee members when necessary.
diperlukan.
Dalam melaksanakan kewenangannya sebagaimana                In carrying out its authority as mentioned above, the
tersebut di atas, Komite Pemantau Risiko dapat bekerja      Risk Monitoring Committee can cooperate with the Risk
sama dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), serta     Management Work Unit (SKMR), as well as other committees
komite-komite lain yang berada di bawah Dewan Komisaris.    under the Board of Commissioners.
Rapat Komite Pemantau Risiko                                Risk Monitoring Committee Meeting
Selama    tahun    2025,     Komite    Pemantau    Risiko   During 2025, the Risk Monitoring Committee held 12
menyelenggarakan rapat sebanyak 12 (dua belas) kali, dan    (twelve) meetings, and all meetings were attended by 98%
keseluruhan rapat dihadiri oleh 98% anggota Komite. Hasil   of the Committee members. The results of the meeting are
rapat berupa kajian, analisis maupun rekomendasi dan        in the form of studies, analyzes as well as recommendations
keputusan yang telah ditetapkan, dituangkan dalam risalah   and decisions that have been stipulated, set forth in the
rapat dan didokumentasikan dengan baik.                     minutes of the meeting and are properly documented.
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Risiko            Report on the Implementation of the Risk Monitoring
                                                            Committee’s Duties
Komite Pemantau Risiko melaporkan hasil pengawasan          The Risk Monitoring Committee reports the results of
kepada Dewan Komisaris setelah menjalankan tugas secara     supervision to the Board of Commissioners after carrying out
profesional dan independen dalam membantu Dewan             their duties professionally and independently in assisting the
Komisaris melakukan fungsi pengawasan.                      Board of Commissioners in carrying out the oversight function.
Pada tahun 2025, Komite Pemantau Risiko melaksanakan        In 2025, the Risk Monitoring Committee will carry out
beberapa hal, antara lain:                                  several things, including:
• Melakukan evaluasi terhadap kesesuaian antara kebijakan   • Evaluate the conformity between the risk management
 manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan yang           policies and the implementation of the policies that
 seharusnya;                                                  should be;
• Melakukan    pemantauan dan evaluasi terhadap             • Monitor and evaluate the implementation of the
 pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Satuan         duties of the risk management committee and the risk
 Kerja Manajemen Risiko, guna memberikan gambaran             management work unit, in order to provide an overview
 tentang risiko kepada Dewan Komisaris;                       of risks to the Board of Commissioners;
• Memberikan laporan kepada Dewan Komisaris tentang         • Provide reports to the Board of Commissioners regarding
 pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya termasuk             the implementation of their duties and responsibilities
 memberikan saran dan rekomendasi terkait dengan              including providing suggestions and recommendations
 peningkatan pengendalian risiko;                             related to improving risk control;
• Melakukan kaji ulang terhadap Komite Pemantau Risiko      • Conducting a review of the Risk Monitoring Committee
 termasuk pengkinian Pedoman Kerja Komite Pemantau            including updating the Risk Monitoring Committee Work
 Risiko.                                                      Guidelines.
Hasil evaluasi Komite Pemantau Risiko menunjukkan bahwa     The evaluation results of the Risk Monitoring Committee
seluruh proses kegiatan Krom telah mampu mendukung          show that the entire Krom activity process has been able to
pelaksanaan manajemen risiko dan GCG.                       support the implementation of risk management and GCG.
Program Pendidikan/Pelatihan Komite Pemantau Risiko         Risk Monitoring Committee Training Program
Selama tahun 2025 anggota Komite Pemantau Risiko            During 2025, members of the Risk Monitoring Committee
mengikuti sejumlah pelatihan yang bertujuan untuk           attended a number of training sessions aimed at improving
meningkatkan kompetensi, meliputi:                          their competencies, including:




294                                                                                 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 295
 NAMA                   MATERI PELATIHAN                                           WAKTU & TEMPAT               JENIS PELATIHAN &
 NAME                   TRAINING MATERIALS                                         TIME & PLACE                 PENYELENGGARA PELATIHAN
                                                                                                                TYPE OF TRAINING & TRAINING
                                                                                                                ORGANISER

 Zainal Abidin          Pelatihan Integritas Pelaporan Keuangan Bank Strategi      Jakarta, 10 Oktober 2025     Equivalent Training Center (Pelatihan
                        Implementasi POJK 15 Tahun 2024                            Jakarta, October 10, 2025    Publik)
                        Bank Financial Reporting Integrity: Strategy for                                        (Public Training)
                        Implementing POJK 15 of 2024 Training

                        Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7     Jakarta, 24 Februari 2025    Lembaga Pengembangan Perbankan
                        Risk Management                                            Jakarta, February 24, 2025   Indonesia
                        Risk Management Certification Test Qualification Level 7                                Banking Professional Certification
                                                                                                                Body

 Dinno Indiano          Program Pemeliharaan Manajemen Risiko Jenjang              Jakarta, 28 Agustus 2025     Bankers Association for Risk
                        Kualifikasi 6 (Komisaris)                                  Jakarta, August 28, 2025     Management (Pelatihan Publik)
                        IRisk Management Refreshment Program Qualification                                      (Public Training)
                        Level 6 (Commissioner)

 Ludivicus Arwoko       Seminar Indonesia Risk Management Outlook 2026             Jakarta, 13 November 2025    Lembaga Pengembangan Perbankan
                        Indonesia Risk Management Outlook 2026 Seminar             Jakarta, November 13, 2025   Indonesia
                                                                                                                Indonesian Banking Development
                                                                                                                Institute

 Waldy Gutama           Seminar Indonesia Risk Management Outlook 2026             Jakarta, 13 November 2025    Lembaga Pengembangan Perbankan
                        Indonesia Risk Management Outlook 2026 Seminar             Jakarta, November 13, 2025   Indonesia
                                                                                                                Indonesian Banking Development
                                                                                                                Institute



Komite Nominasi dan Remunerasi                                                Nomination and Remuneration Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi merupakan Komite yang                          The Nomination and Remuneration Committee (“NRC”) is
dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan                              a Committee formed by and is responsible to the Board
Komisaris dalam membantu melaksanakan fungsi dan                              of Commissioners in assisting the Board of Commissioners
tugas Dewan Komisaris terkait Nominasi dan Remunerasi                         in carrying out the functions and duties of the Board
terhadap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris                          of Commissioners regarding the NRC of members of
serta memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                           the Board of Directors and members of the Board of
terkait dengan kebijakan Remunerasi bagi Pejabat Eksekutif                    Commissioners and provides recommendations to the
dan karyawan secara keseluruhan untuk disampaikan                             Board of Commissioners regarding the Remuneration
kepada Direksi.                                                               policy for Executive Officers and employees as a whole. in
                                                                              its entirety to be submitted to the Board of Directors.
Komite Nominasi dan Remunerasi terdiri dari minimal 3                         The NRC consists of a minimum of 3 (three) people,
(tiga) orang, yaitu 1 (satu) orang Komisaris Independen                       namely 1 (one) Independent Commissioner who serves as
yang menjabat Ketua serta 1 (satu) orang Komisaris dan 1                      Chairman and1 Commissioner and 1 (one) Head of Human
(satu) orang Kepala Sumber Daya Manusia sebagai anggota.                      Resources as members.. Based on the Decree of the Board
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 013/SKEP-DIR/                         of Director No. 013/ SKEP-DIR/VII/2024 dated July 31, 2024,
VII/2024 tertanggal 31 Juli 2024, susunan Ketua dan Anggota                   the composition of the Chairman and Members of the
Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebagai berikut:                        Nomination and Remuneration Committee is as follows:
• Ketua		           : Zainal Abidin                                           • Chairman            : Zainal Abidin
• Anggota           : Dinno Indiano                                           • Member              : Dinno Indiano
• Anggota           : Krisna Wardhana Parapat                                 • Member              : Krisna Wardhana Parapat
Profil Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi                                 Profile of Nomination and Remuneration Committee
                                                                              Members
Zainal Abidin                                                                 Zainal Abidin
Profil telah disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris”                   The profile has been presented in the “Profile of the Board of
bab “Profil Perusahaan” yang terdapat dalam laporan ini.                      Commissioners” section of the “Company Profile” chapter
                                                                              of this Annual Report.
Dinno Indiano                                                                 Dinno Indiano
Profil telah disajikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris”                   The profile has been presented in the “Profile of the
bab “Profil Perusahaan” yang terdapat dalam laporan ini.                      Commissioners” secion of the “Company Profile” chapter
                                                                              of his Annual Report.
Krisna Wardhana Parapat                                                       Krisna Wardhana Parapat
Warga Negara Indonesia 38 tahun, memperoleh gelar                             Indonesian citizen 38 years old, obtained a Bachelor of
Sarjana Psikologi dari Universitas Katolik Atma Jaya dan                      Psychology degree from Atma Jaya Catholic University
sekarang menjabat sebagai Pejabat Eksekutif PT Krom                           and currently serves as Executive Officer of PT Krom Bank
Bank Indonesia Tbk sejak 2022.                                                Indonesia Tbk since 2022.



PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                    295
Page 296
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi dan                        Duties and Responsibilities of the Nomination and
Remunerasi                                                          Remuneration Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki piagam yang                 The NRC operates under a charter that outlines
mengatur keanggotaan, struktur, wewenang, tugas dan tanggung        its membership, structure, authority, duties and
jawab, rapat, aktivitas, serta tata laksana kerja Komite Nominasi   responsibilities, meetings, activities, and work procedures.
dan Remunerasi dalam menjalankan fungsinya dan telah                This charter has been aligned with POJK No. 17 of 2023. To
disesuaikan dengan POJK No. 17 tahun 2023. Piagam Komite            ensure compliance with applicable regulations and meet
Nominasi dan Remunerasi secara berkala dikaji dan dikinikan         the Bank’s needs, the NRC Committee Charter undergoes
agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta kebutuhan           regular reviews. Last update was July 30, 2024 No. 001/L2/
Bank. Terakhir, Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi               VII/2024.
diperbarui pada tanggal 30 Juli 2024 No. 001/L2/VII/2024.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite                 Nominasi    dan     Duties and Responsibilities of the Nomination and
Remunerasi adalah sebagai berikut:                                  Remuneration Committee are as follows:
• Mendorong secara berkelanjutan diterapkannya prinsip-             • Encouraging the continuous application of the
 prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam                        principles of Good Corporate Governance (GCG) in the
 pengelolaan Bank yang meliputi transparansi, akuntabilitas,          management of the Bank which includes transparency,
 pertanggungjawaban, independensi, dan kewajaran;                     accountability, responsibility, independence and fairness;
• Melakukanevaluasi terhadap Kebijakan Remunerasi                   • Evaluating the Remuneration Policy for the Board of
 bagi Dewan Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif, dan                Commissioners, Directors, Executive Officers, and
 Karyawan;                                                            Employees;
• Dalam  menentukan kebijakan Remunerasi, Komite                    • In determining the Remuneration policy, the Nomination
 Nominasi dan Remunerasi wajib mempertimbangkan                       and Remuneration Committee must consider the
 tentang hal-hal sebagai berikut:                                     following matters:
 a. Kondisi kinerja keuangan Bank dan Kewajiban pemenuhan            a. The condition of the Bank’s financial performance
    cadangan sebagaimana diatur di dalam ketentuan atau                 and the obligation to fulfill reserves as stipulated in
    Peraturan Perundang-undangan yang berlaku;                          the applicable provisions or laws and regulations;
 b. Prestasi kerja individual;                                       b. Individual work performance;
 c. Kewajaran Peer Group;                                            c. Fairness Peer Group;
• Menyusun kebijakan dan prosedur pemilihan dan/atau                • Develop policies and procedures for selecting and/or
 penggantian anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi                 replacing members of the Board of Commissioners and/
 untuk disampaikan kepada RUPS;                                       or Directors to be submitted to the GMS;
• Memberikan rekomendasi tentang Calon Anggota Dewan                • Provide recommendations regarding Candidates
 Komisaris dan/atau Direksi untuk disampaikan kepada                  for Members of the Board of Commissioners and/or
 RUPS melalui Dewan Komisaris;                                        Directors to be submitted to the GMS through the Board
                                                                      of Commissioners;
• Memberikan   rekomendasi tentang Calon Pihak                      • Provide recommendations regarding Candidates for
 Independen yang dapat menjadi Anggota Komite                         Independent Parties who can become Members of the
 Nominasi dan Remunerasi Kepada Dewan Komisaris.                      Nomination and Remuneration Committee to the Board
                                                                      of Commissioners.
Jangka waktu masa tugas anggota Komite Nominasi dan                 The term of office of members of the Nomination and
Remunerasi selama 3 (tiga) tahun, tidak lebih lama dari             Remuneration Committee is 3 (three) years, not longer
masa jabatan Dewan Komisaris yaitu sebagaimana diatur               than the term of office of the Board of Commissioners, as
dalam Anggaran Dasar.                                               regulated in the Articles of Association.
Wewenang Komite Nominasi dan Remunerasi                             Authority of the Nomination and Remuneration
                                                                    Committee
Dalam rangka pelaksanaan tugasnya, anggota Komite                   In order to carry out their duties, members of the
Nominasi dan Remunerasi sesuai dengan prosedur yang                 Nomination and Remuneration Committee in accordance
berlaku memiliki wewenang untuk membuat Sistem                      with applicable procedures have the authority to make the
Nominasi dan Remunerasi Perusahaan.                                 Company’s Nomination and Remuneration System.
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi                                Nomination and Remuneration Committee Meeting
Sepanjang tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi                Throughout 2025, the Nomination and Remuneration
mengadakan 4 (empat) kali rapat, dan keseluruhan rapat              Committee held 4 (four) meetings, and all meetings were
dihadiri oleh 100% anggota Komite. Seluruh hasil rapat              attended by 100% of the Committee members. All results
yang memerlukan keputusan dari pemegang saham akan                  of meetings that require decisions from shareholders will
direkomendasikan untuk diagendakan dalam pelaksanaan                be recommended for agenda in the implementation of the
RUPS dan didokumentasikan dengan baik.                              GMS and properly documented.




296                                                                                        Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 297
Program Pendidikan/Pelatihan Komite Nominasi dan                             Nomination and Remuneration Committee Education/
Remunerasi                                                                   Training Program
Selama tahun 2025 anggota Komite Nominasi dan                                During 2025 members of the Nomination and Remuneration
Remunerasi mengikuti sejumlah pelatihan yang bertujuan                       Committee attended a number of trainings aimed at
untuk meningkatkan kompetensi, meliputi:                                     increasing competency, including::

 NAMA                  MATERI PELATIHAN                                           WAKTU & TEMPAT               JENIS PELATIHAN &
 NAME                  TRAINING MATERIALS                                         TIME & PLACE                 PENYELENGGARA PELATIHAN
                                                                                                               TYPE OF TRAINING & TRAINING
                                                                                                               ORGANISER

 Zainal Abidin         Pelatihan Integritas Pelaporan Keuangan Bank Strategi      Jakarta, 10 Oktober 2025     Equivalent Training Center (Pelatihan
                       Implementasi POJK 15 Tahun 2024                            Jakarta, October 10, 2025    Publik)
                       Bank Financial Reporting Integrity: Strategy for                                        (Public Training)
                       Implementing POJK 15 of 2024 Training

                       Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7     Jakarta, 24 Februari 2025    Lembaga Pengembangan Perbankan
                       Risk Management                                            Jakarta, February 24, 2025   Indonesia
                       Risk Management Certification Test Qualification Level 7                                Banking Professional Certification
                                                                                                               Body

 Dinno Indiano         Program Pemeliharaan Manajemen Risiko Jenjang              Jakarta, 28 Agustus 2025     Bankers Association for Risk
                       Kualifikasi 6 (Komisaris)                                  Jakarta, August 28, 2025     Management (Pelatihan Publik)
                       Risk Management Refreshment Program Qualification                                       (Public Training)
                       Level 6 (Commissioner)

 Krisna Wardhana       Pembekalan Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 4          Jakarta, 26 Februari 2025    Asosiasi Pengusaha Indonesia
 Parapat               Risk Management Briefing Qualification Level 4             Jakarta, February 26, 2025   (Pelatihan Publik)
                                                                                                               Indonesian Entrepreneurs Association
                                                                                                               (Public Training)

                       Pelatihan HR Clinic Talent Management : Advancing          Jakarta, 27 Februari 2025    Asosiasi Pengusaha Indonesia
                       Talent Management In The Era Of The Talent War             Jakarta, February 27, 2025   (Pelatihan Publik)
                       HR Clinic Talent Management : Advancing Talent                                          Indonesian Entrepreneurs Association
                       Management In The Era Of The Talent War Training                                        (Public Training)

                       Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 4     Jakarta, 8 Mei 2025          Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
                       Risk Management Certification Test Qualification Level 4   Jakarta, May 8, 2025         Banking Professional Certification
                                                                                                               Institute



Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Nominasi dan                                Report on the Implementation of Duties of the
Remunerasi                                                                   Nomination and Remuneration Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi melaporkan hasil                              The Nomination and Remuneration Committee reports the
pengawasan kepada Dewan Komisaris setelah menjalankan                        results of supervision to the Board of Commissioners after
tugas secara profesional dan independen dalam membantu                       carrying out their duties professionally and independently
Dewan komisaris melakukan fungsi pengawasan.                                 in assisting the Board of Commissioners in carrying out
                                                                             their oversight function.
Pada tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi                              In 2025, the Nomination and Remuneration Committee will
melaksanakan beberapa hal, antara lain:                                      carry out several things, including:
• Membantu   Dewan Komisaris melakukan penilaian                             • Assisting the Board of Commissioners in evaluating
 kerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima                              work according to the remuneration received by each
 oleh masing-masing anggota Direksi dan/atau Dewan                             member of the Board of Directors and/or the Board of
 Komisaris;                                                                    Commissioners;
• Memberikan  rekomendasi kepada Dewan Komisaris                             • Provide recommendations to the Board of Commissioners
 terhadap besaran remunerasi bagi anggota Direksi dan/                         regarding the amount of remuneration for members of
 atau anggota Dewan Komisaris;                                                 the Board of Directors and/or members of the Board of
                                                                               Commissioners;
• Memberikan rekomendasi kenaikan gaji dan bonus                             • Provide recommendations for employee salary increases
 karyawan tahun 2025 melalui Dewan Komisaris;                                  and bonuses in 2025 through the Board of Commissioners;
• Memberikan rekomendasi atas pengangkatan calon                             • Provide recommendations for the appointment of
 Direktur Teknologi;                                                           candidates for Director of Technology;
• Memberikan rekomendasi atas pengangkatan anggota                           • Provide recommendations on the appointment of Audit
 Komite Audit.                                                                 Committee members.
Hasil evaluasi Komite Nominasi dan Remunerasi                                The evaluation results of the Nomination and Remuneration
menunjukkan bahwa seluruh proses kegiatan pemberian                          Committee show that the entire process of awarding
Nominasi dan Remunerasi telah sesuai dengan penerapan                        Nomination and Remuneration activities is in accordance
manajemen risiko.                                                            with the implementation of risk management.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                                    297
Page 298
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




Komite di Bawah Pengawasan Direksi                            Committee Under the Supervision of Directors
Direksi dibantu oleh komite-komite yang berada di bawah       The Board of Directors is assisted by committees that are
tanggung jawab Direksi dan mendukung peran dan tugas          under the responsibility of the Board of Directors and support
keseharian Direksi meliputi:                                  the daily roles and duties of the Board of Directors including:
Komite Kredit                                                 Credit Committee
Komite Kredit, sesuai dengan SK No. 007/KROM/SKEP-DIR/        Credit Committee, according to SK No. 007/KROM/SKEP-
XI/2025 tertanggal 24 November 2025 di mana tugasnya:         DIR/XI/2025 dated November 24, 2025 where the duties are:
• Mengevaluasi   dan memberikan persetujuan atau              • Evaluate and provide approval or rejection of credit
 penolakan atas proposal kredit yang diajukan sesuai            proposals submitted in accordance with the credit
 dengan batas kewenangan memutus kredit yang telah              decision authority limits set by the Board of Directors;
 ditetapkan oleh Direksi;
• Melakukan koordinasi dengan Assets and Liabilities          • Coordinating with the Assets and Liabilities Committee
 Committee (ALCO) dalam aspek pendanaan kredit. Dalam           (ALCO) in aspects of credit funding. In the event that
 hal ALCO belum ada, Komite Kredit harus melakukan              ALCO does not yet exist, the Credit Committee must
 evaluasi atas aspek pendanaan kredit tersebut dan              evaluate the credit funding aspect and periodically
 secara berkala melaporkan secara tertulis kepada Direksi;      report in writing to the Board of Directors;
• Bertanggung jawab melaksanakan tugas terutama dalam         • Responsible for carrying out tasks, especially in providing
 pemberian persetujuan kredit berdasarkan kompetensinya         approvals credit based on competence in an honest,
 secara jujur, objektif, cermat, serta seksama;                 objective, accurate and thorough manner;
• Bertanggung    jawab menolak permintaan dan/atau            • Responsible for rejecting requests and/or influence from
 pengaruh pihak yang berkepentingan dengan pemohon              parties interested in credit applicants to provide credit
 kredit untuk memberikan persetujuan kredit yang hanya          approval just a formality;
 bersifat formalitas;
• Mengevaluasi pengelolaan portofolio kredit yang diberikan   • Evaluate the management of the credit portfolio provided
 dan kecukupan agunan atau jaminan bagi setiap debitur,         and the adequacy of collateral or collateral for each
 termasuk tetapi tidak terbatas terhadap hal-hal berikut:       debtor, including but not limited to matters following:
 1.   Pertumbuhan dan kualitas portofolio kredit yang          1.   Overall growth and quality of the credit portfolio
      diberikan secara keseluruhan maupun per jenis kredit          provided as well as per credit type and target market;
      dan target market;
 2. Efektivitas pelaksanaan kewenangan memutus kredit;         2. Effectiveness of the implementation of credit
    dan                                                           decision authority; and
 3. Kepatuhan pelaksanaan peraturan perundang                  3. Compliance with the implementation of applicable
    undangan yang berlaku antara lain peraturan BMPK              laws and regulations between other LLL regulations
    (Batas Maksimum Pemberian Kredit), Kredit kepada              (Maximum Limit for Granting Credit), Credit to Parties
    Pihak Terkait, Penyediaan Dana Besar (Large Exposure)         Related, Provision of Large Funds (Large Exposure)
    dan Penilaian Kualitas Aset.                                  and Asset Quality Assessment;
• Menetapkan kualitas kredit (kolektibilitas) dari setiap     • Determine the credit quality (collectibility) of each
 debitur yang diajukan oleh unit bisnis, tidak termasuk         debtor submitted by the business unit, excluding the
 kualitas kredit bermasalah;                                    quality of problem loans;
• Mengevaluasi dan memberikan persetujuan atas proposal       • Evaluate and approve financing partnership proposals
 kemitraan pembiayaan yang diajukan;                            submitted;
• Mengevaluasi dan memberikan persetujuan atas risk           • Evaluate and provide approval for risk acceptance
 acceptance criteria yang ditetapkan baik untuk internal        criteria determined both internally and in collaboration
 maupun dalam kerja sama dengan mitra pembiayaan;               with financing partners;
• Memberikan persetujuan atas hal-hal yang memerlukan         • Grant approval for matters that require Credit
 persetujuan Komite Kredit sebagaimana diatur pada              Committee approval as stipulated in the Bank’s Credit
 ketentuan Kebijakan Perkreditan Bank maupun Kebijakan          Policy provisions as well as other Bank policies related
 Bank lainnya terkait perkreditan; dan                          to lending. and
• Batas Maksimum Wewenang Kredit akan diatur dalam            • The maximum limit of credit authority will be regulated in
 Surat Keputusan Direksi yang terpisah.                         a separate Board of Directors Decree.
Komite Asset Liabilities (ALCO)                               Asset Liabilities Committee (ALCO)
Asset Liabilities Committee (ALCO), sesuai dengan No.         Asset Liabilities Committee (ALCO), in accordance with No.
006/KROM/SKEP-DIR/VIII/2025 tertanggal 12 Agustus 2025,       006/KROM/SKEP-DIR/VIII/2025 dated August 12, 2025, has
memiliki wewenang dan tanggung jawab sebagai berikut:         the following authorities and responsibilities:
• Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan strategi          • Determine and evaluate liquidity management policies
 pengelolaan likuiditas untuk menjaga likuiditas sesuai         and strategies to maintain liquidity in accordance with
 dengan ketentuan yang berlaku, memenuhi kebutuhan              applicable regulations, meet the Bank’s liquidity needs
 likuiditas Bank termasuk kebutuhan dana tidak terduga,         including unexpected funding needs, and minimise idle
 dan meminimalkan idle funds;                                   funds;



298                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 299
• Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan strategi          • Determine and evaluate policies and strategies related
 yang berkaitan dengan Risiko Pasar, Risiko Suku Bunga,         to Risk Market, Interest Rate Risk, Liquidity Risk, and
 Risiko Likuiditas, dan Risiko Portofolio;                      Portfolio Risk;
• Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan strategi          • Determine and evaluate pricing policies and strategies
 harga (pricing policy) untuk produk-produk dana,               for fund, loan and interoffice account products (assets
 pinjaman, dan rekening antar kantor (aktiva dan pasiva);       and liabilities);
• Menetapkan dan mengevaluasi kebijakan dan strategi          • Establish and evaluate balance sheet structuring policies
 penataan struktur neraca melalui antisipasi perubahan suku     and strategies by anticipating changes in interest rates
 bunga untuk mencapai net interest margin yang optimal;         to achieve optimal net interest margin;
• Menghimpun dan memantau informasi penting, seperti          • Collect and monitor important information, such as
 situasi dan kondisi makro perekonomian dan moneter             macro situations and conditions national economy and
 nasional serta perkembangan perbankan nasional,                monetary as well as national banking development, such
 seperti produk, likuiditas, suku bunga dana dan kredit         as products, liquidity, interest rates on national banking
 perbankan nasional, serta kinerja perbankan nasional;          funds and credit, as well as national banking performance;
• Melakukan evaluasi secara berkala terkait strategi dan      • Conduct regular evaluations regarding strategies and
 kebijakan serta memberikan petunjuk pengelolaan dan            policies and provide instructions for managing and
 pengendalian kekayaan keuangan serta kewajiban Bank            controlling financial assets and Bank obligations based
 berbasis pengendalian Risiko Likuiditas, Risiko Suku           on controlling Liquidity Risk, Interest Rate Risk and
 Bunga, dan Risiko Portofolio; dan                              Portfolio Risk; and
• Mengoptimalkan struktur neraca dan permodalan Bank,         • Optimizing the Bank’s balance sheet and capital
 serta mengelola struktur neraca dan permodalan Bank            structure, as well as managing the structure The Bank’s
 sejalan dengan kebijakan risiko yang direkomendasikan          balance sheet and capital are in line with its risk policy
 dan telah disetujui dengan ketentuan yang berlaku,             recommended and has been approved with applicable
 termasuk pandangan masa mendatang terhadap                     provisions, including future outlook on changes in
 perubahan dalam kondisi ekonomi, peraturan, dan                economic conditions, regulations, and business
 kompetisi usaha.                                               competition.
Komite Manajemen Risiko                                       Risk Management Committee
Komite Manajemen Risiko, sesuai dengan SK No. 016/KROM/       Risk Management Committee, according to SK No. 016/
SKEP-DIR/VIII/2024 tertanggal 16 Agustus 2024, memiliki       KROM/ SKEP-DIR/VIII/2024 dated August 16, 2024, has the
wewenang dan tanggung jawab memberikan rekomendasi            authority and responsibility to provide recommendations
kepada Presiden Direktur, yang paling sedikit mencakup:       to the President Director, which at least includes:
• Penyusunan kebijakan, strategi, dan pedoman penerapan       • Preparation of policies, strategies and guidelines for
 Manajemen Risiko;                                              implementing Risk Management;
• Perbaikan atau penyempurnaan pelaksanaan Manajemen          • Improvement or refinement of the implementation of
 Risiko berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Manajemen        Risk Management based on the results evaluation of the
 Risiko;                                                        implementation of Risk Management;
• Penetapan hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis      • Determining matters related to business decisions that
 yang memiliki potensi dapat mengancam risk appetite Bank;      have potential threatens the Bank’s risk appetite;
• Membuat  keputusan strategis        terkait   penerapan     • Make strategic decisions regarding the implementation
 Manajemen Risiko Bank; dan                                     of Bank Risk Management; and
• Menetapkan dan menyetujui hal-hal yang terkait dengan       • Determine and approve matters related to business
 keputusan bisnis yang menyimpang dari prosedur                 decisions deviating from normal procedures, which are
 normal, yang dilakukan berdasarkan kajian risiko yang          carried out based on a risk assessment in accordance
 sesuai dan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian.         with and taking into account the precautionary principle.
Komite Pengarah Teknologi Informasi                           Information Technology Steering Committee
Komite Pengarah Teknologi Informasi, sesuai dengan SK No.     Information Technology Steering Committee, in accordance
013/KROM/SKEP-DIR/VIII/2024 tertanggal 16 Agustus 2024,       with SK No. 013/KROM/SKEP-DIR/VIII/2024 dated August 16,
memiliki wewenang dan tanggung jawab meliputi:                2024 has authority and responsibility including:
• Memberikan rekomendasi mengenai Rencana Strategis           • Provide recommendations regarding the Information
 Teknologi Informasi agar sejalan dengan rencana strategis      Technology Strategic Plan to align with the Bank’s
 kegiatan usaha Bank;                                           strategic business activity plan;
• Memberikan rekomendasi terhadap pengelolaan atas            • Providing recommendations on the management of
 perumusan kebijakan dan tata kelola teknologi informasi;       information technology policy formulation and governance;
• Menilai kesesuaian proyek-proyek teknologi informasi        • Assess the conformity of approved information
 yang disetujui dengan Rencana Strategis Teknologi              technology projects with the Information Technology
 Informasi;                                                     Strategic Plan;
• Memberikan   rekomendasi mengenai pengelolaan               • Providing recommendations regarding the management
 pelaksanaan proyek-proyek teknologi informasi dengan           of the implementation of information technology
 rencana proyek (project charter) yang disepakati dalam         projects with project plans (project charters) agreed



PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                         299
Page 300
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




 perjanjian tingkat layanan beserta status prioritas proyek    upon in service level agreements along with the priority
 teknologi informasi yang bersifat kritikal (berdampak         status of critical information technology projects (having
 signifikan terhadap kegiatan operasional Bank);               a significant impact on the Bank’s operational activities);
• Memberikan    rekomendasi      perencanaan      untuk       • Provide planning recommendations to maximize
 memaksimalkan mitigasi risiko atas investasi bank              risk mitigation bank investments in the information
 pada sektor teknologi informasi dan investasi tersebut         technology sector and these investments provide
 memberikan kontribusi terhadap tercapainya tujuan              contribution to achieving the Bank’s business objectives;
 bisnis Bank;
• Memberikan rekomendasi mengenai upaya penyelesaian          • Provide recommendations regarding efforts to resolve
 berbagai masalah terkait teknologi informasi, yang             various related problems information technology, which
 tidak dapat diselesaikan oleh Unit Kerja pengguna              cannot be resolved by user Work Units and organisers
 dan penyelenggara secara efektif, efisien dan tepat            effectively, efficiently and on time. Committees can be:
 waktu. Komite dapat bersifat sebagai penengah dalam            mediator in facilitating relations between the two work
 memfasilitasi hubungan antara kedua satuan kerja tersebut;     units;
• Memastikan   bahwa Rencana Strategis Teknologi              • Ensure that the long-term Information Technology
 Informasi jangka panjang dan rencana pelaksanaan               Strategic Plan and short-term implementation plans
 jangka pendek mendukung rencana strategis bisnis Bank          support the Bank’s strategic business plan overall;
 secara keseluruhan;
• Memberikan rekomendasi guna penetapan Rencana               • Provide recommendations for establishing an Information
 Strategis Teknologi Informasi sesuai rencana strategi          Technology Strategic Plan in accordance with the Bank’s
 bisnis Bank dengan memperhatikan:                              business strategy plan by taking into account:
 1.   Rencana pelaksanaan (roadmap) untuk mencapai             1.   Implementation plan (roadmap) to achieve
      kebutuhan teknologi informasi yang mendukung dan              information technology needs that support and
      mengembangkan arah bisnis dari institusi yang terdiri         develop the business direction of the institution
      dari:                                                         consisting of:
      a. Kondisi saat ini (current state);                          a. Current state
      b. Kondisi yang ingin dicapai (future state);                 b. Future state
      c. Langkah-langkah yang akan dilakukan untuk                  c. Steps that will be taken to achieve the future
         mencapai future state;                                        state;
• Memberikan   rekomendasi mengenai kebijakan dan             • Provide recommendations regarding information technology
 prosedur teknologi informasi yang utama, seperti               policies and procedures the main ones, such as information
 kebijakan keamanan teknologi informasi dan kerangka            technology security policies and frameworks risk
 manajemen risiko terkait penggunaan teknologi informasi        management related to the use of information technology in
 di Bank beserta pengawasan terhadap efektivitasnya;            the Bank along with monitoring its effectiveness;
• Menjaga dan memfasilitasi hubungan antara Satuan Kerja      • Maintain and facilitate relations between the Information
 Teknologi Informasi dan Satuan Kerja Pengguna;                 Technology Work Unit and User Work Unit;
• Meninjau bahwa tata cara pemilihan kegiatan yang di         • Review the procedures for selecting outsourced
 outsourcing maupun pemilihan penyelenggara telah               activities and selection the organiser has internal rules
 memiliki aturan internal dan dilaksanakan sesuai dengan        and is implemented in accordance with the rulesThis is
 aturan tersebut apabila Bank menggunakan jasa pihak            if the Bank uses the services of another party in carrying
 lain dalam penyelenggaraan teknologi informasi;                out the implementation information Technology;
• Meninjau kecukupan dan alokasi sumber daya dalam            • Reviewing the adequacy and allocation of resources in
 lingkup waktu, manusia, pelatihan dan peralatan; dan           terms of time, people, training and equipment; and
• Pemantauan atas kinerja TI dan upaya peningkatan            • Monitoring IT performance and efforts to improve IT
 kinerja TI.                                                    performance.
Komite Kebijakan Pengkreditan                                 Credit Policy Committee
Komite Kebijakan Perkreditan, sesuai dengan SK No. 012/       Credit Policy Committee, in accordance with SK No. 012/
KROM/SKEP-DIR/VIII/2024 tertanggal 16 Agustus 2024            KROM/SKEP-DIR/VIII/2024 dated August 16, 2024 has the
memiliki fungsi sebagai berikut:                              following functions:
• Memutuskan  dan menetapkan ketentuan-ketentuan              • Decide and determine provisions related to credit policy;
 yang berhubungan dengan kebijakan kredit;
• Memelihara rancang bangun (arsitektur) dari bentuk          • Maintaining the design (architecture) of an effective
 pengelolaan kredit yang efektif;                               form of credit management;
• Memastikan arah kebijakan perkreditan sejalan dengan        • Ensure the direction of credit policy is in line with the
 Rencana Bisnis Bank (RBB);                                     Bank Business Plan (RBB);
• Menentukan perencanaan portofolio kredit dan estimasi       • Determine credit portfolio planning and estimate the
 besarnya jumlah kerugian kredit;                               amount of credit losses;
• Menyelaraskan kebijakan kredit Bank dengan regulasi         • Align the Bank’s credit policy with banking regulations
 perbankan dan aspek hukumnya;                                  and legal aspects;



300                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 301
• Melakukan review atas penyimpangan-penyimpangan               • Reviewing deviations from the Bank’s credit policy;
 terhadap kebijakan kredit Bank;
• Menyelesaikan persoalan yang timbul akibat tidak adanya       • Resolve problems arising from the lack of agreement
 kesepakatan mengenai kebijakan kredit;                           regarding credit policy;
• Memastikan pelaksanaan pemberian persetujuan kredit           • Ensure that the implementation of credit approval is in
 telah sesuai dengan limit kewenangannya;                         accordance with the limits its authority;
• Melakukan kajian berkala terhadap Kebijakan Perkreditan       • Conduct periodic reviews of the Bank’s Credit Policy and
 Bank dan memberikan saran kepada Direksi apabila                 provide suggestions to the Board of Directors if changes
 diperlukan perubahan atau perbaikan Kebijakan                    or improvements to the Policy are required Bank Credit;
 Perkreditan Bank;
• Memantau dan mengevaluasi perkembangan dan kualitas           • Monitor and evaluate the development and quality of the
 portofolio perkreditan secara keseluruhan;                       overall credit portfolio;
• Memantau dan mengevaluasi kebenaran pelaksanaan               • Monitor and evaluate the correctness             of    the
 kewenangan memutus kredit;                                       implementation of credit decision authority;
• Memantau dan mengevaluasi kebenaran proses pemberian,         • Monitor and evaluate the correctness of the granting
 perkembangan, dan kualitas kredit yang diberikan kepada          process, development and quality of credit provided to
 pihak terkait dengan Bank dan debitur besar tertentu;            parties related to the Bank and certain large debtors;
• Memberikan rekomendasi atas penawaran kerja sama              • Providing recommendations on offers for cooperation in
 penyaluran Kredit Program;                                       distributing Program Credit;
• Melakukan evaluasi dan memastikan bahwa kredit yang           • Carry out evaluations and ensure that the credit given is
 diberikan sesuai dengan Batas Maksimum Pemberian                 appropriate Maximum Credit Grant Limit (BMPK);
 Kredit (BMPK);
• Memantau     dan mengevaluasi ketaatan terhadap               • Monitor and evaluate compliance with regulatory
 ketentuan     peraturan    perundang-undangan      dan           provisions laws and other regulations in the
 peraturan lain dalam pelaksanaan pemberian Kredit.               implementation of Credit granting;
• Melakukan evaluasi penerapan tata kelola perusahaan           • Evaluating the implementation of corporate governance
 untuk mewujudkan asas perkreditan yang sehat;                    to realise the principles healthy credit;
• Memantau dan mengevaluasi upaya Bank dalam memenuhi           • Monitor and evaluate the Bank’s efforts to meet sufficient
 kecukupan jumlah penyisihan penghapusan kredit;                  amounts allowance for credit losses;
• Mengevaluasi watch list atau early alert dan menetapkan       • Evaluate watch lists or early alerts and determine credit
 langkah penanganan kredit dalam watch list atas tersebut         handling steps in the above watch list so that credit
 agar kualitas kredit tidak memburuk;                             quality does not deteriorate;
• Memutuskan   bentuk penyelamat kredit yang akan               • Decide on the form of credit rescue that will be carried
 dilakukan oleh Bank terhadap debitur yang dinilai                out by the Bank the debtor whose business is assessed
 usahanya masih dapat dijadikan sumber penghasilannya             can still be used as a source of income and the debtor
 dan debitur berniat baik untuk membayar kembali seluruh          has good intentions to repay all the Bank funds that have
 dana Bank yang telah digunakan;                                  been received used;
• Menyampaikan laporan tertulis secara berkala kepada Direksi   • Submit regular written reports to the Board of Directors
 dengan tembusan kepada Dewan Komisaris mengenai:                 with a copy to the Board of Commissioners regarding:
 a. Hasil pengawasan atas penerapan dan pelaksanaan              a. Results of supervision over the implementation and
    Kebijakan Perkreditan Bank; dan                                 implementation of Credit Policy Bank; and
 b. Hasil pemantauan dan evaluasi hal-hal seperti pada           b. Results of monitoring and evaluation of matters as in
    butir 11 sampai dengan butir 18.                                points 11 to item 18.
• Memberikan saran langkah-langkah perbaikan kepada             • Provide suggestions for improvement steps to the Board
 Direksi dengan tembusan kepada Dewan Komisaris                   of Directors with a copy to the Board of Commissioners
 mengenai hal-hal yang terkait dengan butir 21.                   regarding matters related to point 21.
Komite Etik dan Perilaku                                        Committee Ethics and Conduct Committee
Komite Etik dan Perilaku, sesuai dengan SK No. 003/KROM/        Ethics and conduct committee, in accordance with SK No.
SKEP-DIR/VIII/2025 tertanggal 06 Agustus 2025 memiliki          003/KROM/SKEP-DIR/VIII/2025 dated August 06, 2025 has
wewenang dan tanggung jawab sebagai berikut:                    the following authorities and responsibilities:
• Melakukan pembahasan terkait permasalahan terhadap            • Conduct discussions regarding issues regarding
 peraturan perundang-undangan, peraturan internal bank            statutory regulations, other internal bank regulations,
 lainnya, pelanggaran kebijakan atau prosedur kerja yang          violations of work policies or procedures committed by
 dilakukan oleh karyawan;                                         employees;
• Menetapkan rekomendasi pemberian sanksi berdasarkan           • Determine recommendations for imposing sanctions
 prosedur sanksi dan memperhatikan berdasarkan                    based on sanctions procedures and taking into account
 peraturan perundang-undangan yang berlaku;                       applicable laws and regulations;




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                              301
Page 302
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




• Menyampaikan hasil putusan rekomendasi sanksi atas             • Convey the results of decisions recommending sanctions
 pelanggaran kepada Direksi dan Unit Kerja terkait untuk           for violations to the Board of Directors and related Work
 dapat dilaksanakan;                                               Units so that they can be implemented;
• Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap tindak lanjut       • Monitoring and evaluating the follow-up          to   the
 pelaksanaan putusan yang disampaikan;                             implementation of decisions submitted;
• Menyelenggarakan pertemuan Komite apabila terdapat             • Holding Committee meetings if there are urgent
 permasalahan mendesak yang harus segera diputuskan;               problems that must be decided immediately;
• Meninjau pelaksanaan komunikasi kepada pemangku                • Review the implementation of communications to
 kepentingan tentang nilai-nilai inti, perilaku, etika, budaya     stakeholders regarding core values, behavior, ethics,
 dan tindakan untuk memastikan komunikasi tersebut                 culture and actions to ensure such communications are
 sejalan dengan maksud dan arahan Bank;                            in line with the Bank’s intent and direction;
• Melakukan administrasi segala pelanggaran etik dan             • Carry out administration of all ethical and behavioral
 perilaku yang dilakukan oleh karyawan Bank sebagai track          violations committed by Bank employees as a track
 record apabila diperlukan kemudian hari jika diminta oleh         record if needed at a later date if requested by the
 pihak regulator.                                                  regulator.




302                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 303
PENERAPAN FUNGSI KEPATUHAN, AUDIT
INTERNAL, DAN AUDIT EKSTERNAL
IMPLEMENTATION OF COMPLIANCE, INTERNAL AUDIT AND
EXTERNAL AUDIT FUNCTIONS


Satuan Kerja Audit Intern (SKAI)                                Internal Audit Working Unit (SKAI)
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) mengemban visi menjadi         The Internal Audit Working Unit (SKAI) carries the vision of
mitra strategis yang handal, independen, objektif, terpercaya   being a reliable, independent, objective, trusted strategic
untuk mendukung manajemen dalam usaha mencapai                  partner to support management in achieving the Bank’s
sasaran dan tujuan Bank serta membantu terciptanya tata         goals and objectives, as well as assisting the creation of
kelola yang baik.                                               good governance.
SKAI membantu Bank dalam mencapai tujuannya dengan              SKAI helps the Bank achieve its objectives by assessing and
cara mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas tata kelola,     improving the effectiveness of governance, internal control
proses pengendalian intern dan manajemen risiko.                process and risk management.
SKAI juga mengemban tugas untuk memberikan jasa                 SKAI also provides independent and objective assurance,
assurance, consulting dan advisory yang independen              consulting and advisory services that can add value to the
dan objektif yang dapat memberi nilai tambah serta              Bank’s operation.
memperbaiki operasional Bank.
Struktur dan Kedudukan SKAI dalam Organisasi                    Structure and Position of SKAI in the Organisation
Selaras dengan POJK No. 1/POJK.03/2019 tanggal 28               In line with POJK No. 1/POJK.03/2019 dated January 28, 2019
Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern Pada         concerning Implementation of the Internal Audit Function
Bank Umum dan POJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29               in Commercial Banks and POJK No. 56/POJK.04/2015
Desember 2015 tentang Pembentukan dan Penyusunan                dated December 29, 2015 concerning Establishment and
Piagam Audit Internal.                                          Guidelines to Prepare the Internal Audit Charter.
Struktur dan Kedudukan SKAI independen karena                   The structure and position of SKAI is independent, directly
bertanggung jawab langsung di bawah Presiden Direktur           responsible to the President Director with a direct line of
dengan jalur komunikasi langsung (dotted line) kepada           communication (dotted line) to the Board of Commissioner/
Dewan Komisaris melalui Komite Audit.                           Audit Committee.
SKAI dipimpin oleh Kepala Divisi yang pengangkatan dan          SKAI is led by the Head of Division, who is appointed and
pemberhentiannya dilakukan oleh Presiden Direktur dengan        dismissed by the President Director with the approval
persetujuan Dewan Komisaris yang mempertimbangkan               of the Board of Commissioner, after considering the
rekomendasi Komite Audit.                                       recommendation of the Audit Committee.



                          President Director                       The Board of Commissioner/Audit Committee




                        Head of Internal Audit




         IT Audit                  Internal Audit Data              Sr. Head Office &                      QAIP
                                        Analytics                     Branch Audit


                                                                      Head Office &
                                                                      Branch Audit




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                           303
Page 304
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Profil Kepala SKAI                                                          Head of Internal Audit Profile
SKAI dipimpin oleh Windu Tri Andaruno efektif sejak tanggal                 IA is led by Windu Tri Andaruno effective from April 1, 2023.
1 April 2023. Pengangkatan tersebut telah dilaporkan                        The appointment was reported to OJK in letter No. 115/
kepada OJK berdasarkan Surat Bank No. 115/KROM/OJK/                         KROM/OJK/ IV/2023 dated April 6, 2023.
IV/2023 tanggal 6 April 2023.
Adapun profil singkat Kepala SKAI sebagai berikut:                          A brief profile of the Head of IA is as follows:



                                  Windu Tri Andaruno                                                    Warga Negara Nationality
                                                                                                        Indonesia / Indonesian
                                  Jabatan Position
                                                                                                        Usia Age
                                  Kepala Internal Audit
                                  Head of Internal Audit                                                40 tahun / years old



     Riwayat Pendidikan Educational Background

        • Sarjana Ekonomi dari Universitas Pancasila.

        • Bachelor of Economic from Pancasila University.




                                                                            • Wakil Manajer Audit Internal, PT. Suzuki Finance Indonesia
     Pengalaman Kerja Work Experience                                         (2011-2014)
                                                                              Internal Audit Deputy Manager, PT. Suzuki Finance
                                                                              Indonesia (2011-2014)
     • VP/Head of Internal Audit & Anti-Fraud, PT. Bank Neo
       Commerce, Tbk (2020-2023)
       VP/Head of Internal Audit & Anti-Fraud, PT. Bank Neo
       Commerce, Tbk (2020-2023)                                            Sertifikasi Certification
     • Kepala Audit Internal, PT. Digital Alpha Indonesia
       (2019-2020)
       Head of Internal Audit, PT. Digital Alpha Indonesia                  • Certified Fraud Examiner (CFE)
       (2019-2020)                                                            Certified Fraud Examiner (CFE)
     • Kepala Departemen Pengembangan & Audit QA, PT. WOM                   • Qualified Internal Audit (QIA)
       Finance, Tbk (2014-2019)                                               Qualified Internal Audit (QIA)
       Head of Development & QA Audit Department, PT. WOM                   • Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
       Finance, Tbk (2014-2019)                                               Risk Management Certification Level 6



     Pengembangan Kepala SKAI Development of Head of SKAI


        MATERI PENGEMBANGAN KOMPETENSI/PELATIHAN                              WAKTU PELAKSANAAN                LEMBAGA PENYELENGGARA
        COMPETENCY DEVELOPMENT/TRAINING MATERIALS                             EXECUTION TIME                   ORGANISING INSTITUTION

        Sustainability Accounting dan Reporting in the Financial Services     6 Maret 2025               OJK Institute
        Sustainability Accounting dan Reporting in the Financial Services     March 6, 2025

        Pembekalan Manajemen Risiko Jenjang VI                                21 Maret 2025              Efektif Pro
        Risk Management Training Level VI                                     March 21, 2025

        Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang VI                               14 Mei 2025                LSPP
        Risk Management Certification Level VI                                May 14, 2025

        Agentic AI in Finance: A New Era of Autonomous Decision-Making        3 Juli 2025                OJK Institute
        Agentic AI in Finance: A New Era of Autonomous Decision-Making        July 2, 2025

        Konferensi Nasional IIA Indonesia 2025                                27-28 Agustus 2025         IIA Indonesia
        Anti-Fraud Socialization/Training                                     August 27-28, 2025




304                                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 305
Piagam Audit Intern                                               Internal Audit Charter
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, SKAI              In carrying out its duties and responsibilities, IA is guided by the
berpedoman pada Piagam Audit Intern yang memuat prinsip           Internal Audit Charter, which contains the main principles of IA’s
pokok praktik profesional SKAI, visi dan misi, tujuan, struktur   professional practices, vision and mission, objectives, structure
dan kedudukan, wewenang, tugas dan tanggung jawab,                and position, authorities, duties and responsibilities, function
fungsi dan ruang lingkup penugasan, independensi dan              and scope of assignment, independence and objectivity,
objektivitas, profesionalisme, ketidak-berpihakan, hak dan        professionalism, impartiality, right and obligations of the Head
kewajiban Kepala SKAI, serta kode etik SKAI. Piagam Audit         of IA, as well as the IA code of ethics. The Internal Audit Charter
Intern terakhir kali diperbarui pada 26 November 2025 dan         was last updated on November 26, 2025, and was approved by
telah disetujui oleh Presiden Direktur dan Dewan Komisaris.       the President Director and Board of Commissioner.
Penyusunan Piagam Audit Intern berpedoman pada POJK               The Internal Audit Charter was prepared based on OJK
No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman               Regulation No. 56/POJK.04/2015 concerning the Establishment
Penyusunan Piagam Audit Intern serta telah disesuaikan            and Guidelines for the Preparation of the Internal Audit Charter
dengan POJK No. 01/POJK.03/2019 tentang Penerapan                 and in accordance with the OJK Regulation No. 01/POJK.03/2019
Fungsi Audit Intern pada Bank Umum dan standar                    concerning the Implementation of the Internal Audit Function in
profesional yang berlaku.                                         Commercial Banks and applicable professional.
Tugas dan Tanggung Jawab SKAI                                     Duties and Responsibility of SKAI
Dalam melaksanakan fungsinya, tugas dan tanggung jawab            In carrying out its function, duties and responsibilities of
SKAI antara lain sebagai berikut:                                 SKAI are as follows:

1.   Membantu Presiden Direktur dan Dewan Komisaris               1.   Assisting the President Director and the Board of
     dalam    melakukan   pengawasan     dengan  cara                  Commissioners in conducting supervision by describing
     menjabarkan secara operasional baik perencanaan,                  the planning, implementation and monitoring of audit
     pelaksanaan, maupun pemantauan hasil audit.                       results in operational terms.
2. Menilai kecukupan dan efektivitas proses tata kelola,          2. Assess the adequacy and effectiveness of the
   manajemen risiko dan pengendalian intern.                         company’s governance, risk management, and internal
                                                                     control processes.
3. Membuat analisa, melakukan pemeriksaan dan penilaian           3. Performing analysis, conducting examination, and
   atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan,                assessment on the efficiency and effectiveness in
   operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi            financial, operational, human resources, marketing,
   informasi dan kegiatan lainnya melalui pemeriksaan                information technology, and other activities through
   langsung (on-site audit) dan pengawasan secara tidak              direct examination (on-site audit) and indirect and
   langsung dan berkelanjutan (continuous audit) dalam               continuous monitoring (continuous audit) in achieving
   mencapai misi, tujuan dan strategi yang telah ditetapkan.         the established mission, objectives, and strategies.
4. Melakukan dan memberikan kontribusi untuk                      4. Conducting and contributing to the enhancement
   peningkatan pengendalian yang efektif dan melakukan               of effective controls and conducting reviews and
   review dan evaluasi terhadap pengendalian intern pada             evaluations of internal controls in all functions of
   semua fungsi kegiatan di lingkungan Bank.                         activities within the Bank’s environment.
5. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang                  5. Providing improvement advice and objective
   objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua               information on the audited activities at all management
   tingkatan manajemen.                                              levels.
6. Membuat Laporan Hasil Audit dan menyampaikan                   6. Creating Audit Reports and delivering these reports to
   laporan tersebut kepada Presiden Direktur dan Dewan               the President Director and the Board of Commissioners
   Komisaris melalui Komite Audit.                                   through the Audit Committee.
7. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan              7. Monitoring, analyzing, and reporting on                      the
   tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan.                    implementation of suggested corrective actions.
Selain itu, tugas dan tanggung jawab Kepala SKAI, sebagai         In addition, the Head of Internal Audit duties and
berikut:                                                          responsibilities as follows:

1.   Menyusun dan mengkaji Piagam Audit Intern dan                1.   Developing and reviewing the Internal Audit Charter
     Pedoman/Kebijakan Audit Intern yang merupakan                     and Guidelines/Policies of Internal Audit, which are
     penjabaran.                                                       the operational elaboration of the internal audit policy
                                                                       periodically.
2. Menyusun strategi dan Rencana Kerja Audit Intern               2. Developing a strategy and Annual Audit Plan with an
   Tahunan dengan pendekatan risiko (risk based                      adequate risk-based approach. This plan must be
   approach) yang memadai. Rencana ini harus konsisten               consistent with the Internal Audit Charter and the
   dengan Piagam Audit Intern dan tujuan bisnis Bank                 Bank’s business objectives and approved by the
   serta disetujui Presiden Direktur dan Dewan Komisaris             President Director and the Board of Commissioners
   melalui Komite Audit.                                             through the Audit Committee.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                    305
Page 306
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




3. Memastikan pelaksanaan fungsi audit intern sesuai             3. Ensuring the implementation of the internal audit
   dengan Standar Profesional Internal Audit dan Kode               function in accordance with the Professional Standards
   Etik Internal Audit.                                             of Internal Audit and the Code of Ethics of Internal Audit.
4. Menyusun rencana sumber daya manusia Audit                    4. Developing human resources plans for Internal Audit
   Internal dan memelihara profesionalisme Audit Intern             and maintaining the professionalism of Internal Audit
   dengan pengetahuan, keterampilan, pengalaman serta               with adequate knowledge, skills, experience, and
   program sertifikasi yang memadai melalui pendidikan              certification programs through continuous education
   yang berkesinambungan dan keterlibatan dalam                     and involvement in professional organisation
   kegiatan organisasi profesi. Selain itu, dianjurkan              activities. Additionally, it is recommended to
   untuk mempertahankan keanggotaan dan menghadiri                  maintain membership and attend local, national, and
   pertemuan organisasi lokal, nasional dan internasional           international organisation meetings used to promote
   yang dipergunakan untuk mempromosikan praktik                    modern internal audit practices.
   internal audit modern.
5. Memastikan dalam penggunaan jasa pihak eksternal              5. Ensuring that the use of external services for internal audit
   aktivitas audit internal hanya bersifat sementara untuk          activities is temporary to not affect the independence
   tidak mempengaruhi independensi dan objektivitas fungsi          and objectivity of the Internal Audit function, and is in
   SKAI, serta telah sesuai dengan piagam audit internal.           accordance with the internal audit charter.
6. Melakukan evaluasi secara berkesinambungan atas               6. Continuously evaluating the quality of audit activities
   mutu kegiatan audit (quality assurance) yang dilakukan           (quality assurance) conducted through supervision of
   melalui supervisi terhadap pekerjaan Auditor Intern dan          Internal Auditor’s work and reviewing the quality of work
   melakukan kaji ulang kualitas pekerjaan Auditor Intern           produced by Internal Auditors, taking into account the
   yang dihasilkan serta memperhatikan penilaian mutu               quality assessment of audit activities conducted by
   kegiatan audit yang dilakukan oleh pihak eksternal.              external parties.
Wewenang SKAI                                                    Internal Audit Authorities
Agar tugas dan tanggung jawabnya dapat berjalan dengan           To carry out its duties and responsibilities with optimal
hasil yang optimal, SKAI diberikan wewenang untuk:               results, Internal Audit is authorized to:

1.   Memiliki akses secara penuh, bebas, dan tidak terbatas      1.   Having full, unrestricted, and unlimited access to
     terhadap informasi, catatan, karyawan, dana, aset,               information, records, employees, funds, assets,
     lokasi/ area dan sumber daya lainnya yang berkaitan              locations/areas, and other resources related to the
     dengan pelaksanaan audit dan konsultasi.                         conduct of audits and consultations.
2. Menentukan strategi, ruang lingkup, metode, dan               2. Determining audit strategies, scopes, methods, and
   frekuensi audit secara independen.                               frequencies independently.
3. Melakukan komunikasi secara langsung dan mengadakan           3. Engaging in direct communication and holding regular
   rapat secara berkala dan insidentil dengan Presiden              and ad hoc meetings with the Chief Executive Officer,
   Direktur, Dewan Komisaris melalui Komite Audit.                  Board of Commissioners through the Audit Committee.
4. Melakukan koordinasi dan komunikasi dengan auditor            4. Coordinating and communicating with external
   eksternal dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).                      auditors and the Financial Services Authority (OJK).
5. Melakukan penugasan audit investigasi tanpa perlu             5. Assigning investigative audit tasks without the need to
   mengkomunikasikan penugasan tersebut kepada                      communicate such assignments to other parties within
   pihak-pihak lainnya dalam perusahaan. Komunikasi                 the company. Communication is only conducted with
   hanya dilakukan dengan Presiden Direktur, Dewan                  the Chief Executive Officer, Board of Commissioners
   Komisaris melalui Komite Audit.                                  through the Audit Committee.
6. Jika diperlukan, Internal Audit dapat meminta pendapat        6. If necessary, Internal Audit may seek opinions from
   dari tenaga ahli (profesional) dari dalam maupun luar Bank.      experts (professionals) from within or outside the Bank.
7. Mengikuti rapat yang bersifat strategis tanpa memiliki        7. Attending strategic meetings without having voting
   hak suara.                                                       rights.
Kode Etik Auditor                                                Auditor Code of Ethics
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Auditor          In carrying out their duties and responsibilities, Internal
Intern Krom dituntut untuk bersikap profesional dan taat         Auditors at Krom are required to act professionally and
kepada kode etik yang telah ditetapkan, antara lain:             adhere to the established code of ethics, including:
1. Integritas                                                    1. Integrity
   Auditor Intern memiliki integritas dengan membangun              Internal Auditors Internal Auditors have integrity by
   kepercayaan yang menjadi dasar untuk membuat                     building trust which is the basis for making reliable
   penilaian yang handal.                                           judgments.
2. Objektivitas                                                  2. Objectivity
   Auditor Intern menunjukan objektivitas yang tinggi               The Internal Auditor shows high objectivity in
   sesuai dengan standar profesi dalam mengumpulkan,                accordance with professional standards in collecting,
   mengevaluasi, dan mengkomunikasikan informasi                    evaluating and communicating information about the
   tentang aktivitas atau proses yang sedang diperiksa.             activities or processes being audited.


306                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 307
3. Kerahasiaan                                                  3. Confidentiality
   Auditor Intern menghormati nilai dan kepemilikan atas           The Internal Auditor respects the value and ownership
   informasi yang diterima dan tidak mengungkapkan                 of the obtained information and does not disclose the
   informasi tersebut tanpa otorisasi yang berwenang               information without authorization unless there is a legal
   kecuali terdapat kewajiban hukum atau profesi untuk             or professional obligation to disclose the information.
   mengungkapkan informasi tersebut.
4. Kompetensi                                                   4. Competency
   Auditor Intern menggunakan pengetahuan, keahlian                The Internal Auditor uses knowledge, skills and
   dan pengalaman yang diperlukan dalam melaksanakan               experience required to carry out the audit duties.
   tugas audit. Aktivitas internal audit harus dilaksanakan        Internal audit activities must be carried out with
   dengan keahlian dan kemahiran profesional yaitu memiliki        professional skills and expertise that is having the
   pengetahuan, keterampilan dan kompetensi lainnya yang           knowledge, skills and other competencies needed to
   dibutuhkan untuk melaksanakan tanggung jawabnya.                perform their responsibilities.
5. Kecermatan Profesional                                       5. Due Professional Care
   Auditor Intern mempertimbangkan kemungkinan                     The Internal Auditor considers the possibility of
   kesalahan signifikan, kecurangan, dan ketidakpatuhan            significant error, fraud, and non-compliance and is
   dan diharapkan untuk melakukan pemeriksaan dan                  expected to conduct examination and verification at
   verifikasi pada tingkat yang sama seperti auditor internal      the same level as a reasonably prudent and competent
   yang cukup bijaksana dan kompeten dalam situasi yang            internal auditor in the same or similar situation.
   sama atau serupa.
Metodologi Audit                                                Audit Methodology
SKAI menerapkan metodologi Risk Based Audit dalam               IA applies a Risk Based Audit methodology for internal audit
melaksanakan aktivitas audit intern dengan memfokuskan          activities by focusing on high-risk areas. The application of
pada area yang berisiko tinggi. Penerapan metodologi ini        this methodology is in accordance with the needs of the
sesuai dengan kebutuhan organisasi, ketentuan regulator         organisation, regulatory and best practices.
dan best practices.
SKAI terus melakukan pengembangan dalam pemanfaatan             IA strives to continuously optimize the use of data, tools and
data, tools, teknologi untuk meningkatkan efektivitas dan       technology to increase the effectiveness and efficiency of
efisiensi pelaksanaan audit serta meningkatkan nilai tambah     audit implementation as well as increasing added value and
dan deteksi dini potensi terjadinya kelemahan pengendalian/     early warning systems for potential errors/fraud, including
fraud dengan implementasi Continuous Auditing.                  the implementation of Continuous Auditing.
Pengendalian Mutu Audit                                         Audit Quality Assurance
Program yang didesain untuk evaluasi kesesuaian aktivitas       Audit Quality Assurance and Improvement Program (QAIP)
audit intern dengan standar dan evaluasi penerapan kode         designed to evaluate the conformity of internal audit
etik, antara lain dilakukan dalam bentuk pengembangan           activities with standards and to evaluate the application of
metodologi audit dan menyempurnakan audit programnya            the code of ethics. This is carried out, among other things,
agar sesuai dengan perkembangan proses bisnis yang              through developing audit methodology and refining the audit
ada serta best practice. Pengendalian mutu audit intern         program to align with developments in existing business
dilakukan oleh pihak internal dan eksternal. Pengendalian       processes and best practice. Quality Assurance Internal
mutu yang dilakukan oleh pihak internal melekat pada Kepala     Audit is performed by both internal and external parties.
SKAI, dengan tugas antara lain melakukan review terhadap        Quality assurance performed by internal parties is inherent
kualitas pelaksanaan dan hasil audit serta memastikan           to the Head of IA, whose duties include reviewing the quality
penerapan kode etik auditor telah dipatuhi.                     of the execution and results of audits, and ensuring that the
                                                                auditor’s code of ethics is being complied with.
Pengendalian mutu eksternal, dilakukan oleh pihak               External quality assurance is carried out by an independent
independen yaitu Akuntan Publik yang dilakukan 3 (tiga)         party, namely a Public Accountant every 3 (three) years.
tahunan. Review terakhir pada tahun 2025 dilakukan oleh         The last review in 2025 was carried out by PT Bina Audita
PT Bina Audita Indonesia, dengan hasil “Fungsi Satuan           Indonesia with the results “Internal Audit Function comply
Kerja Audit Intern Bank telah berjalan dengan cukup baik        with the provisions of OJK Regulation No. 1/POJK.03/2019
sesuai ketentuan dalam POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang          concerning the Implementation of the Internal Audit
Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum.”                  Function in Commercial Banks”
Selain itu, telah dilakukan review kesesuaian dengan Global     In addition, a review of conformity with the Global Internal
Internal Audit Standards (GIAS).                                Audit Standards (GIAS).
Komposisi dan Pengembangan Kompetensi Auditor                   Auditor Composition and Competency Development
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, SKAI             In carrying out its duties and responsibilities, the Head
didukung oleh Sumber Daya Manusia yang secara kolektif          of Internal Audit is supported by Human Resources with
memiliki kompetensi yang saling melengkapi. Adapun              complementary competencies. The composition of IA
jumlah komposisi personil SKAI adalah sebagai berikut:          personnel is as follows:




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                             307
Page 308
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




  POSISI                                                 JUMLAH PEGAWAI NUMBER OF EMPLOYEES                                                 POSITION

  Kepala Internal Audit                                                                           1                              Head of Internal Audit

  Auditor Kantor Pusat dan Cabang                                                                2                         Head Office & Branch Audit

  Audit TI                                                                                        1                                             IT Audit

  Analisis Data                                                                                   1                                      Data Analytics

  Quality Assurance & Improvement Program                                                         1        Quality Assurance & Improvement Program



SKAI berkomitmen untuk melakukan pengembangan                                  IA is committed to developing the auditor’s competencies
kompetensi dan kapabilitas bagi para auditor. SKAI juga                        and capabilities. IA provides opportunity for auditor to
mengikutsertakan auditor dalam berbagai perhimpunan                            be part of various audit related professional association,
profesi terkait audit, antara lain Institute of Internal Audit                 including the Institute of Internal Auditors (IIA) - Indonesia,
(IIA) - Indonesia, Association of Fraud Examiner (ACFE),                       the Association of Fraud Examiner (ACFE), the Information
Information Systems Audit and Control Association                              Systems Audit and Control Association (ISACA) and
(ISACA), dan Ikatan Auditor Internal Bank (IAIB). Pelaksanaan                  the Association of Bank Internal Auditors (IAIB). The
pengembangan kompetensi yang dilaksanakan SKAI selama                          competency development carried out by IA during 2025,
tahun 2025, sebagai berikut:                                                   as follows:

  MATERI PENGEMBANGAN                                  WAKTU                    LEMBAGA                             COMPETENCY DEVELOPMENT/
  KOMPETENSI/PELATIHAN                                 TIME                     PENYELENGGARA                             TRAINING MATERIALS
                                                                                ORGANISING
                                                                                INSTITUTION

  Sertifikasi QIA Tingkat Dasar                        3 Februari 2025          YPIA                        Basic Level QIA (Qualified Internal Auditor)
                                                       February 3, 2025                                                                    Certification
  Training ISO 27701: Manajemen Informasi Privasi      5 Februari 2025          Intertek                        ISO 27701 Training: Privacy Information
                                                       February 5, 2025                                                                   Management
  Pembekalan Manajemen Risiko Jenjang IV               5 Februari 2025          Efektive Pro                        Risk Management Training Level IV
                                                       February 5, 2025
  Pengkinian Manajemen Risiko Jenjang V                13 Maret 2025            LSPP                       Risk Management Refresher Training Level V
                                                       March 13, 2025
  Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang V               14 Mei 2025              LSPP                                 Risk Management Training Level V
                                                       May 14, 2025
  Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang IV              10 Juni 2025             BSMR                                Risk Management Training Level IV
                                                       June 10, 2025
  Sertifikasi QIA Tingkat Lanjutan                     16 Juni 2025             YPIA                            Advanced Level QIA (Qualified Internal
                                                       June 16, 2025                                                           Auditor) Certification
  Sertifikasi ISO 27001 : 2022                         15 September 2025        Intertek                                  ISO 27001:2022 Certification
                                                       September 15, 2025
  Communication Skills for Auditors: Interviewing      5 Oktober 2025           IIA Indonesia                       Communication Skills for Auditors:
  and Negotiating                                      October 5, 2025                                                  Interviewing and Negotiating
  Workshop Implementasi Internal Control Over          15 Oktober 2025          IIA Indonesia            Workshop Implementasi Internal Control Over
  Financial Reporting (ICOFR)                          October 15, 2025                                                 Financial Reporting (ICOFR)
  Peran Digital Forensik dalam Penanganan dan          16 Oktober 2025          OJK Institute             The Role of Digital Forensics in Handling and
  Pengungkapan Kejahatan Keuangan                      October 16, 2025                                                   Uncovering Financial Crimes
  Sertifikasi QIA Tingkat Manajerial                   27 Oktober 2025          YPIA                            Managerial Level QIA (Qualified Internal
                                                       October 27, 2025                                                          Auditor) Certification
  Sosialisasi LHPK SP dan FMI BI serta KPDHN           27 November 2025         Bank Indonesia            Awareness Program/Training on LHPK SP and
  Tahun 2025 (Batch II)                                November 27, 2025                                     FMI BI (Bank Indonesia) and KPDHN 2025
                                                                                                                                            (Batch II)




Sertifikasi Profesi Auditor                                                    Auditor Professional Certification
Sertifikasi profesi yang telah dimiliki oleh auditor hingga                    Professional certification were held by auditors until 2025:
tahun 2025:

  SERTIFIKASI                                                              JUMLAH TOTAL                                               CERTIFICATION

  Qualified Internal Audit (QIA)                                                           2                              Qualified Internal Audit (QIA)

  Certified Information System Audit (CISA)                                                2                 Certified Information System Audit (CISA)

  Certified Bank Internal Auditor - Level Auditor                                          2            Certified Bank Internal Auditor - Auditor Level

  Certified Bank Internal Auditor - Level Supervisor                                       1          Certified Bank Internal Auditor - Supervisor Level




308                                                                                                        Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 309
     SERTIFIKASI                                                  JUMLAH TOTAL                                          CERTIFICATION

     Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang IV                                   3                    Risk Management Certification Level IV

     Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang V                                    2                    Risk Management Certification Level V

     Sertifikasi Lead Auditor ISO 27001 : 2022                                 1                   Certified Lead Auditor ISO 27001 : 2022




Laporan Kegiatan SKAI Tahun 2025                                       IA Activity Report for 2025
Selama tahun 2025, SKAI telah menyelesaikan 100% penugasan             During 2025, IA has completed 100% of audit assignments,
audit, sesuai dengan rencana penugasan awal (sebanyak 16               in accordance with the initial assignment plan (a total of 16
audit). Adapun kegiatan audit dilakukan terhadap Kantor Cabang         audits). Audit activities are carried out on Branch Offices
dan Divisi/Satuan Kerja Kantor Pusat berdasarkan rencana               and Head Office Divisions/Work Units based on an annual
audit tahunan yang telah disusun yang ditetapkan berdasarkan           audit plan that has been prepared which is determined
hasil risk assessment yang dilakukan secara berkala dengan             based on the results of risk assessments carried out
mempertimbangkan berbagai faktor risiko terkini.                       periodically by considering various current risk factors.
SKAI juga melakukan beberapa kegiatan selain melaksanakan              IA also carried out several activities apart from the routine
penugasan audit rutin, sebagai berikut:                                audit assignments, as follows:

1.    Melanjutkan peran SKAI dalam memberikan consultative             1.   Continued IA’s role in providing independent
      review dan advisory yang independen kepada unit                       consultative review and advisory services to business
      bisnis dan pendukung bisnis. Termasuk di dalamnya                     unit and business support. This includes IA providing
      SKAI memberikan saran di dalam setiap pengembangan                    input for every new Krom product development and
      produk dan aktivitas baru Krom yang diajukan.                         activity proposed.
2. Terus meningkatkan kerja sama dengan setiap lini unit               2. Continued to strengthen collaboration with each
   bisnis dan pendukung bisnis dalam meningkatkan                         line of business unit and support unit to improve the
   kinerja Bank melalui tata kelola yang baik, manajemen                  Bank’s performance through good governance, risk
   risiko dan pengendalian intern, melalui peran SKAI                     management, and internal control, with IA serving as a
   sebagai trusted business partner.                                      trusted business partner.
3. Terus melakukan kajian terhadap kebijakan dan                       3. Continued to review policies and procedures that were
   prosedur yang berlaku di SKAI agar senantiasa terkini                  applicable for IA to ensure they are always up to date
   dan sesuai dengan standar.                                             and in accordance with standards.
Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Audit                                 Audit Results Follow-up Completion
Sebagai bagian dari proses/tahapan audit, setelah pelaporan            As part of the audit process/stages, after reporting the audit,
audit, kegiatan yang harus dilakukan adalah pemantauan tindak          the audit activity that must be carried out is monitoring the
lanjut dari hasil audit. Kegiatan pemantauan merupakan suatu           audit result. Monitoring activity is an activity to find out and
kegiatan untuk mengetahui dan meyakini pelaksanaan tindak              ensure the implementation of follow-up audit results both
lanjut hasil audit baik oleh klien maupun pihak terkait lainnya.       by client and other related parties.
SKAI menyampaikan perkembangan penyelesaian tindak                     IA submit the progress on the completion of follow-up
lanjut hasil audit kepada Direksi dan Dewan Komisaris                  audit results to the Board of Directors and the Board of
melalui Komite Audit untuk mendorong tingkat penyelesaian              Commissioners through the Audit Committee to encourage
tindak lanjut.                                                         the level of completion of audit recommendation.
Selama tahun 2025, SKAI mengeluarkan sebanyak 199                      In 2025, IA issued 199 audit recommendations. All audit
rekomendasi audit. Seluruh rekomendasi audit yang telah                recommendations that were due were promptly followed
jatuh tempo telah ditindaklanjuti dengan tepat waktu.                  up on.
Di samping melakukan pemantauan terhadap hasil audit                   In addition to monitoring the IA results, IA also monitors
SKAI, SKAI juga melakukan pemantauan terhadap tindak                   the follow-up to the external parties audit results. During
lanjut hasil audit pihak eksternal. Selama tahun 2025, tindak          2025, the follow-up on the external audit results shown in
lanjut hasil audit eksternal, tercermin pada berikut ini:              the following table:

     AUDIT                                                   PERIODE DESEMBER 2025 2025 DECEMBER PERIOD                            AUDIT

                                                  SELESAI            DALAM PROSES (BELUM JATUH TEMPO)
                                                 RESOLVED                 IN PROGRESS (BEFORE DUE DATE)
     Otoritas Jasa Keuangan                            115                                              94              Financial Services
     (OJK) - Audit Umum                                                                                                  Authority (OJK) -
                                                                                                                            General Audit




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                          309
Page 310
          Tata Kelola Perusahaan
          Good Corporate Governance




Rencana Kerja Tahun 2026                                         Work Plan for 2026
Pada tahun 2026, SKAI telah membuat dan menetapkan               For 2026, IA has created and established a work plan with
rencana kerja dengan prioritas strategis untuk terus             strategic priorities in continuing to optimize the role of
mengoptimalkan peran data analytics untuk mendukung              data analytics to support the entire audit and continuous
seluruh proses audit dan audit yang berkelanjutan.               auditing process. Continuing IA’s role in providing
Melanjutkan peran SKAI dalam memberikan consultative             consultative reviews and advisory to business units and
review dan advisory kepada unit bisnis dan pendukung             business supporters and continuously improving the
bisnis. Secara terus menerus meningkatkan kompetensi             competency of auditors so they are able to provide added
auditor agar dapat memberikan nilai tambah kepada unit           value to business units and business supporters.
bisnis dan pendukung bisnis.
Fokus Utama Audit 2026                                           Key Audit Focus 2026
1.   Keamanan Cyber                                              1.   Cybersecurity
2. Business Resilience                                           2. Business Resilience
3. Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan                            3. Governance, Risk, and Compliance
4. Sumber Daya Manusia                                           4. Human Resources
5. Pengembangan Teknologi                                        5. Emerging Technologies


Penerapan Fungsi Kepatuhan                                       Implementation of the Compliance Function
Direktur Kepatuhan (Direktur yang membawahkan fungsi             The Compliance Director (Director in charge of the
kepatuhan) berperan dalam memastikan kepatuhan                   compliance function) plays a role in ensuring the Company’s
Perseroan terhadap peraturan-peraturan yang dikeluarkan          compliance with regulations issued by the authorities OJK
Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia (OJK dan BI)           and BI as well as other applicable laws and regulations, in
serta peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku,         the context of implementing Corporate Governance.
dalam rangka pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan.
Tindakan yang dilakukan Perseroan telah disesuaikan              The Company’s action has been adjusted to POJK No.
dengan POJK No. 46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017             46/POJK.03/2017 dated July 12, 2017 concerning the
tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum, yang             Implementation of the Compliance Function of Commercial
selanjutnya telah diatur secara internal melalui Surat           Banks, which has subsequently been regulated internally
Keputusan Direksi No. 010/L1/XII/2024 Tanggal 14 Desember        through Directors’ Decree No. 010/L1/XII/2024 dated
2024 tentang Kebijakan Kepatuhan. Adapun kebijakan               December 14, 2024 concerning Compliance Policy. The
terkait penerapan fungsi kepatuhan meliputi hal-hal berikut:     policies related to the implementation of the compliance
                                                                 function include the following:
1.   Penunjukan Direktur Kepatuhan yang membawahkan              1.   Appointment of a Compliance Director who
     fungsi kepatuhan, dengan tugas dan tanggung jawab                oversees the compliance function, with duties and
     antara lain meliputi hal-hal sebagai berikut:                    responsibilities including the following:
     a. Melakukan kajian aspek kepatuhan terhadap                     a. Conducted compliance reviews on product
        pengembangan produk dan jasa guna memastikan                     and service developments to ensure alignment
        keselarasan antara pemenuhan regulasi dan                        between regulatory adherence and business target
        pencapaian target bisnis.                                        achievements.
     b. Melakukan penelaahan mendalam terhadap rancangan              b. Performed in-depth compliance assessments
        kebijakan Direksi untuk memastikan setiap keputusan              on draft policies to ensure all Board of Directors’
        strategis selaras dengan ketentuan yang berlaku.                 strategic decisions align with prevailing regulations.
     c. Melakukan pengujian kepatuhan secara berkala                  c. Conducted regular compliance testing on
        terhadap aktivitas operasional dan sistem pelaporan              operational activities and reporting systems to
        guna memitigasi risiko pelanggaran.                              mitigate potential non-compliance risks.
     d. Menyampaikan      laporan   komprehensif     dan              d. Submitted comprehensive reports and strategic
        rekomendasi strategis mengenai pelaksanaan fungsi                recommendations regarding the implementation of
        kepatuhan kepada Direktur Kepatuhan.                             the compliance function to the Compliance Director.
     e. Mengelola sistem pemantauan dan pengingat                     e. Managed monitoring and reminder systems to
        pelaporan untuk memastikan seluruh laporan wajib                 ensure all mandatory reports are submitted to
        disampaikan kepada otoritas secara tepat waktu.                  authorities in a timely manner.
     f.   Bertanggung jawab penuh dalam mengawal                      f.   Responsible for overseeing the internalization of
          internalisasi prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan             Good Corporate Governance (GCG) principles
          yang Baik (GCG) di seluruh tingkatan organisasi.                 across all levels of the organisation.
     g. Melakukan kaji ulang terhadap kebijakan internal              g. Continuously reviewed internal policies to ensure
        secara kontinu guna menyesuaikan dengan dinamika                 alignment with the dynamic changes in the latest
        perubahan regulasi terbaru.                                      regulatory landscape.




310                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 311
   h. Menyelenggarakan program sosialisasi dan edukasi             h. Organised ongoing socialization and educational
      secara berkelanjutan untuk memperkuat budaya                    programs to strengthen the compliance culture
      kepatuhan di seluruh lini Bank.                                 across all lines of the Bank.
   i.   Melaksanakan diseminasi atas peraturan baru dari           i.   Disseminated new regulatory requirements to
        regulator untuk memastikan pemahaman yang                       ensure a uniform understanding across all business
        seragam di seluruh unit kerja.                                  units.
   j.   Melakukan penyegaran edukasi atas regulasi                 j.   Conducted     refresher     sessions  on   crucial
        krusial yang memiliki dampak signifikan terhadap                regulations that have a significant impact on the
        keberlangsungan kegiatan usaha Bank.                            Bank’s business continuity.
   k. Memastikan penyaluran kredit, baik skema konvensional        k. Ensured that credit disbursement, through both
      maupun loan channeling, telah memenuhi prinsip                  conventional and loan channeling schemes, adheres
      kehati-hatian dan regulasi yang berlaku.                        to prudential principles and prevailing regulations.
   l.   Memastikan seluruh perizinan produk digital dan            l.   Ensured that all digital product licensing and strategic
        kemitraan strategis telah diajukan dan disetujui oleh           partnerships have been submitted to and approved
        OJK sesuai prosedur hukum.                                      by the OJK in accordance with legal procedures.
   m. Memantau secara ketat penyelesaian komitmen                  m. Closely monitored the fulfillment of the Bank’s
      Bank atas temuan audit dari OJK, Bank Indonesia,                commitments regarding audit findings from OJK,
      dan auditor eksternal lainnya.                                  Bank Indonesia, and other external auditors.
   n. Memastikan pelaporan profil risiko produk dan                n. Ensured that risk profile reporting for mobile banking
      layanan mobile banking telah dilakukan secara                   products and services is accurately conducted in
      akurat sesuai standar regulasi.                                 accordance with regulatory standards.
   o. Menjamin implementasi penuh standar perlindungan             o. Guaranteed full implementation of consumer
      konsumen, termasuk transparansi biaya dan                       protection standards, including fee transparency and
      efektivitas mekanisme pengaduan nasabah.                        the effectiveness of customer grievance mechanisms.
2. Dalam melaksanakan fungsinya Direktur Kepatuhan              2. In carrying out the functions, Compliance Director
   dibantu oleh Satuan Kerja Kepatuhan (SKK). SKK                  assisted by the Compliance Working Unit (SKK). SKK and
   dan SKMR bertindak secara independen terhadap                   SKMR act independently of operational working units. In
   satuan kerja operasional. Dalam upaya menghindari               an effort to avoid conflicts of interest, dedicated work
   conflict or interest, maka dibentuklah unit kerja               unit was formed independently to avoid involvement/
   khusus yang independen dari keterlibatan/kedekatan              closeness with customers. The working unit responsible
   dengan nasabah. Unit kerja yang bertanggung jawab               for overseeing the implementation of Anti Money
   untuk mengawasi penerapan Anti Pencucian Uang                   Laundering (AML) Counter Terrorist Financing (CTF),
   (APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT), dan                and Weapon of Mass Destruction (WMD) as part of
   Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah               Anti-Money Laundering activities, namely Anti-Money
   Massal (PPPSPM) sebagai bagian dari aktivitas Anti              Laundering (AML) and Counter Terrorist Financing
   Pencucian Uang, yaitu Anti-Money Laundering (AML),              (CTF) and the Legal Department which is under the
   Counter Terrorist Financing (CTF) dan Weapon of Mass            control of the Compliance Director.
   Destruction (WMD) dan Departemen Legal yang berada
   di bawah rentang kendali Direktur Kepatuhan.
3. Penerbitan laporan-laporan Direktur Kepatuhan secara         3. Issuance of regular Compliance Director reports,
   berkala, meliputi:                                              including:
   a. Laporan Tugas dan Tanggung Jawab Pelaksanaan                 a. Duties    and     Responsibilities  Report   on
      Fungsi Kepatuhan (Triwulanan) yang ditujukan                    Implementation of the Compliance Function
      kepada Presiden Direktur dengan tembusan kepada                 (Quarterly) addressed to the President Director
      Dewan Komisaris;                                                with a copy to the Board of Commissioners;
   b. Laporan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan kepada OJK              b. Compliance Function Implementation Report to
      enam bulan sekali dengan tembusan kepada Dewan                  OJK once every six months with a copy to the
      Komisaris.                                                      Board of Commissioners.
4. Guna memastikan terselenggaranya pelaksanaan tugas           4. In order to ensure the effective implementation
   dan fungsi kepatuhan yang efektif, Dewan Komisaris              of compliance duties and functions, the Board of
   sebagai Dewan Pengawas Perseroan juga melakukan                 Commissioners as the Company’s Supervisory Board
   pengawasan terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan                also supervises the implementation of the Compliance
   dalam organisasi, yakni melalui evaluasi secara                 Function within the organisation, through regular
   berkala terhadap pelaksanaan fungsi kepatuhan yang              evaluation of the compliance function implementations,
   pembahasannya diselenggarakan dalam rapat Dewan                 which is held in meetings of the Board of Commissioners
   Komisaris dan rapat antara Direksi dan Dewan Komisaris.         discussion and between the Board of Directors and
   Hasil rapat diikuti dengan penyampaian saran-saran              the Board of Commissioners discussion. The meeting
   dalam rangka peningkatan kualitas pelaksanaan Fungsi            results followed by the submission of suggestions
   Kepatuhan Perseroan di masa mendatang.                          in order to improve the quality of the Company’s
                                                                   Compliance Function implementations in the future.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                 311
Page 312
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Langkah-langkah  yang    diambil    dalam      rangka       The steps taken in order to develop a culture of compliance
mengembangkan budaya kepatuhan antara lain melalui:         include:

a. Sosialisasi dan Edukasi                                  a. Outreach and Education
   • Menyampaikan penjelasan singkat tentang peraturan         • Delivering a brief explanation of the regulations and
     dan atau perubahan peraturan yang berlaku serta             or changes to the applicable regulations as well as
     hal-hal lain yang terkait dengan Kepatuhan.                 other matters related to Compliance.
   • Mendistribusikan Peraturan Bank Indonesia terbaru,        • Distributing the latest Bank Indonesia Regulations,
     Otoritas Jasa Keuangan atau peraturan perundang-            Financial Services Authority or other related laws and
     undangan terkait lainnya dan/atau perubahannya              regulations and/or their amendments to the relevant
     kepada Unit Kerja terkait dan membahas                      Work Units and discussing the implementation.
     pelaksanaannya.

b. Verifikasi dan Validasi                                  b. Verification and Validation
   • Melakukan pemantauan dan evaluasi dalam rangka            • Conduct monitoring and evaluation in order to
     memastikan kesesuaian dan keselarasan antara                ensure suitability and alignment between the Policies
     Kebijakan dan Prosedur serta pelaksanaannya                 and Procedures and their implementation with
     terhadap Peraturan Bank Indonesia, Otoritas Jasa            Bank Indonesia Regulations, the Financial Services
     Keuangan dan atau Peraturan Perundang-undangan              Authority and or other relevant laws and regulations
     terkait lain yang berlaku.                                  that apply.
   • Memastikan pemenuhan komitmen bank kepada                 • Ensuring the fulfillment of the bank’s commitment to the
     Otoritas Jasa Keuangan atas hasil pemeriksaan/              Financial Services Authority on the results of inspection/
     pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.                          supervision by the Financial Services Authority.

c. Monitoring dan Review                                    c. Monitoring and Review
   • Membuat pengecekan Kepatuhan (Compliance Check)           • Making   Compliance Checks on operational and
     terhadap kegiatan operasional dan bisnis antara lain        business activities, including compliance with the
     kepatuhan terhadap aturan ketentuan mengenai                provisions regarding the Minimum Capital Adequacy
     Kewajiban Penyediaan Modal Minimum, kepatuhan               Requirement, compliance with Tax Regulations, and
     terhadap Peraturan Perpajakan, dan lain-lain.               others.
   • Melakukan pemantauan terhadap kelengkapan data            • Monitoring the completeness of customer data and
     dan informasi Nasabah pada banking system sebagai           information in the banking system as a place and
     tempat dan sumber data/informasi Nasabah yang               source of customer data/information which is carried
     dilakukan secara bulanan.                                   out on a monthly basis.
   • Melakukan pemantauan terhadap proses Pembukaan            • Monitoring  the Account Opening process and
     Rekening dan penetapan Klasifikasi Risiko Nasabah.          determining Customer Risk Classification.
   • Melakukan pemantauan terhadap kegiatan Transaksi          • Monitoring Customer Transaction activities.
     Nasabah.
   • Melakukan    pemantauan terhadap kelengkapan              • Monitoring   the completeness of information/
     informasi/data termasuk dokumen pendukungnya                data including its supporting documents and the
     dan pelaksanaan Pengkinian Data Nasabah.                    implementation of Customer Data Updating.

d. Ketersediaan dan Kecukupan                               d. Availability and Adequacy
   • Melakukan   kaji ulang terhadap kecukupan dan             • Conduct a review of the adequacy and suitability
     kesesuaian Kebijakan dan Prosedur Internal serta            of Internal Policies and Procedures as well as
     pelaksanaannya yang mengacu pada Peraturan dan              their implementation referring to the applicable
     Perundang-undangan yang berlaku dalam menunjang             Regulations and Legislation in supporting Krom
     kegiatan operasional dan bisnis Krom.                       operational and business activities.
   • Melaksanakan fungsi advisory kepatuhan internal           • Carry out internal compliance advisory functions
     terkait dengan kegiatan di bidang perkreditan,              related to activities in the credit, operational or
     operasional atau treasury.                                  treasury fields.
Bidang-Bidang yang Menjadi Prioritas                        Priorities Areas
Beberapa hal yang menjadi fokus utama pelaksanaan fungsi    Some of the things that are the main focus of implementing
kepatuhan sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:      the compliance function throughout 2025 are as follows:

a. Prinsip Kehati-hatian Bank                               a. Prudential Banking Principles
   Dalam rangka menaati ketentuan Bank Indonesia tentang       In order to comply with Bank Indonesia regulations
   Prinsip Kehati-hatian Bank, maka sepanjang tahun 2025       concerning Bank Prudential Principles, throughout
   Krom senantiasa mematuhi ketentuan tersebut dalam           2025 Krom will always comply with these provisions in
   menjalani kegiatan operasional dan bisnis.                  carrying out operational and business activities.




312                                                                                 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 313
b. Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan                   b. Anti-Money Laundering and Combating the Financing
   Terorisme (APU & PPT)                                             of Terrorism (APU & PPT)
   • Analisa Transaksi Nasabah terkait dengan pelaporan              • Analysis      of Customer Transactions related to
        Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM)/Suspicious                 reporting Suspicious Financial Transactions (LTKM)/
        Transaction Report (STR) ke PPATK apabila terindikasi             Suspicious Transaction Report (STR) to PPATK if they
        sebagai transaksi mencurigakan;                                   are indicated as suspicious transactions;
   • Penerapan dalam Pengenalan dan Pemantauan Risiko                • Implementation in Customer Risk Recognition and
        Nasabah di mana Bank melakukan identifikasi terhadap              Monitoring where the Bank identifies customers
        Nasabah berdasarkan profil risiko dan membagi profil              based on risk profile and divides the risk profile into
        risiko menjadi tinggi, sedang, dan rendah;                        high, medium and low;
   • Penerapan        Risk–Based Approach Pelaksanaan                • Implementation        of    Risk-Based      Approach
        Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due                     Implementation of Customer Due Diligence (CDD) and
        Diligence (EDD) yang berkaitan dengan pemantauan                  Enhanced Due Diligence (EDD) related to monitoring
        profil nasabah;                                                   customer profiles;
   • Penerapan tindak lanjut Indonesia Anti Scam Center              • Implementation of follow-up actions by the Indonesia
        (IASC) dalam rangka meminimalisir adanya kegiatan                 Anti Scam Center (IASC) in order to minimise
        penipuan di mana dapat berdampak terhadap tindak                  fraudulent activities which can have an impact on
        pidana pencucian uang.                                            money laundering crimes.
Dalam tahun 2025, beberapa hal telah dilakukan untuk              In 2025, several things have been done to support the
menunjang terlaksananya penerapan APU & PPT lebih baik            better and adequate implementation of APU & PPT by
dan memadai dengan melakukan:                                     carrying out:
   • Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan                     • Increasing knowledge and understanding of the
        pentingnya penerapan program APU & PPT di                         importance of implementing the APU & PPT program
        setiap kegiatan bisnis dan operasional Bank untuk                 in every business activity and Bank operation to
        menghindarkan Krom dimanfaatkan sebagai sarana                    prevent Krom from being used as a means of money
        tindak pidana pencucian uang dan/atau pendanaan                   laundering and/or terrorist financing by conducting
        teroris dengan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada           outreach and education to all Bank Officers who are
        seluruh Petugas Bank yang berkaitan langsung dengan               directly related to Customers, to all new and existing
        Nasabah, kepada seluruh karyawan baru, dan eksisting;             employees.
   • Mengikuti      pelatihan   dan    sosialisasi untuk             • Participate in training and outreach to increase the
        meningkatkan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan                  principle of caution and compliance with applicable
        terhadap peraturan-peraturan yang berlaku.                        regulations.

c. Pelindungan Nasabah                                            c. Customer Protection
   Pelindungan Nasabah di antaranya mencakup tentang                 Customer Protection includes handling of Customer
   Penanganan Pengaduan Nasabah (Customer Complaint)                 Complaints In accordance with the provisions related
   Sesuai dengan ketentuan yang terkait dengan Pelindungan           to Consumer Protection in the Financial Services sector
   Konsumen & Masyarakat pada Sektor Jasa Keuangan                   based on POJK No. 22 of 2023 which apply the following
   berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 22               7 (seven) principles:
   Tahun 2023 yang menerapkan 7 (tujuh) prinsip sebagai
   berikut:

   1.    Edukasi yang memadai.                                       1.    Adequate education.
   2. Keterbukaan dan transparansi informasi produk                  2. Transparency        information   of   product    and/or
      dan/atau layanan.                                                 services.
   3. Perlakuan yang adil dan perilaku bisnis yang                   3. Air treatment and responsible business conduct
      bertanggung jawab.                                                Reliability.
   4. Pelindungan aset, privasi, dan data Konsumen.                  4. Protection of customers’ assets privacy and data.
   5. Penanganan Pengaduan dan penyelesaian Sengketa                 5. Effective and efficient handling of complaints and
      yang efektif dan efisien.                                         dispute resolution.
   6. Penegakan kepatuhan.                                           6. Enforcement of compliance.
   7. Persaingan yang sehat.                                         7. Healthy competition.
Sepanjang tahun 2025, Krom telah menyelesaikan sebanyak           Throughout 2025, Krom resolved a total of 6,165 customer
6.165 pengaduan nasabah yang masuk ke berbagai channel            complaints received through the various complaint channels
pengaduan yang disediakan. Krom senantiasa melaksanakan           provided. Krom consistently implements and complies with
dan menerapkan ketentuan tersebut dengan melakukan                these provisions by undertaking the following actions:
hal-hal sebagai berikut:
   • Melakukan evaluasi terhadap produk-produk yang                  • Conducting evaluations of the products offered to
        ditawarkan kepada masyarakat;                                     the public;




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                 313
Page 314
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




   • Melakukan   identifikasi  dan    verifikasi atas           • Identifying and verifying operational irregularities
     penyimpangan     kegiatan    operasional    yang             that may potentially cause losses to customers;
     memungkinkan timbulnya kerugian pada nasabah;
   • Membuka    layanan pengaduan nasabah untuk                 • Providing customer complaint services to obtain
     memperoleh masukan secara langsung dari nasabah              direct feedback from customers regarding aspects
     mengenai aspek-aspek yang perlu diperbaiki.                  that need improvement.

d. Pengendalian Intern                                       d. Internal Control
   Pengendalian intern merupakan bentuk pengawasan              Internal control is a form of supervision that must be
   yang harus ditetapkan oleh manajemen secara                  determined by management on an ongoing basis (on
   berkesinambungan (on going basis) guna:                      going basis) in order to:
   • Menjaga dan mengamankan harta kekayaan Bank;               • Maintain and secure the assets of the Bank;
   • Menjamin tersedianya laporan yang lebih akurat;            • Guarantee the availability of more accurate reports;
   • Meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang             • Improving compliance with applicable regulations.
     berlaku.

e. Pengendalian, Deteksi, dan Pencegahan Terjadinya          e. Control, Detection, and Prevention of Violations or
   Pelanggaran atau Kecurangan (Fraud Management)               Fraud Management
   Pengendalian, Deteksi, dan Pencegahan Terjadinya             Control, Detection, and Prevention of Violations or Fraud
   Pelanggaran atau Kecurangan (Fraud Management)               Management which includes:
   yang mencakup tentang:

   • Tone at the top;                                           • Tone at the top;
   • Penyusunan deklarasi Anti-Fraud;                           • Preparation of an Anti-Fraud Declaration;
   • Pengaduan pelanggaran/Whistleblowing;                      • Complaints of violations/Whistleblowing;
   • Kaji ulang pelaksanaan kegiatan operasional dan            • Review the implementation of the Bank’s operational
     bisnis Bank yang memiliki risiko tinggi.                     and business activities that have high risks.
Berdasarkan kegiatan tersebut di atas, maka pelaksanaan      Based on the above activities, the implementation of
fungsi kepatuhan tahun 2025 di Krom dinilai telah memadai,   the compliance function in 2025 at Krom is considered
dengan mempertimbangkan bahwa:                               adequate, taking into account that:
• Krom memiliki strategi manajemen risiko kepatuhan          • Krom has a compliance risk management strategy
 yang searah dengan tingkat risiko yang akan diambil dan      that is in line with the level of risk to be taken and the
 toleransi risiko yang ditetapkan;                            established risk tolerance;
• Krom memiliki perangkat organisasi yang mendukung          • Krom   has organisational tools that support the
 terlaksananya manajemen risiko kepatuhan secara efektif      implementation of compliance risk management
 termasuk kejelasan wewenang dan tanggung jawab;              effectively including clarity of authority and responsibility;
• Tidak terdapat pelanggaran atas ketentuan kehati-hatian    • There is no violation of prudential banking principles;
 perbankan (prudential banking principles);
• Kemungkinan kerugian yang dihadapi Krom dari risiko        • The possibility of loss faced by Krom from compliance
 kepatuhan tergolong rendah;                                  risk is low;
• Pelanggaran/sanksiyang dibebankan oleh regulator           • Violations/sanctions imposed by the regulator are
 merupakan sanksi yang bersifat administratif.                administrative sanctions.


Penerapan Fungsi Audit Eksternal                             Implementation of the External Audit Function

Sesuai dengan ketentuan bahwa penunjukkan Kantor             In accordance with the provisions that the appointment of a
Akuntan Publik (KAP) yang akan digunakan untuk melakukan     Public Accounting Firm (KAP) to be used to carry out a general
pemeriksaan umum atas Laporan Keuangan Tahunan Krom          audit of Krom Annual Financial Report must go through a
harus melalui mekanisme yang telah ditetapkan yaitu          predetermined mechanism, namely obtaining reviews and
mendapat kajian dan rekomendasi dari Komite Audit serta      recommendations from the Audit Committee and being
disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.            approved by the Annual General Meeting of Shareholders.
Penetapan penggunaan KAP Liana Ramon Xenia & Rekan,          Determination of the use of KAP Liana Ramon Xenia &
bagian dari jaringan Deloitte dilakukan dalam RUPS           Rekan, part of the Deloitte network carried out at the
dengan rekomendasi Komisaris dengan Surat Komisaris          GMS with a recommendation from the Commissioner
No. 008/KOM/IX/2025 tanggal 14 September 2025, hal           with the Commissioner’s Letter No. 008/KOM/IX/2025
ini berdasarkan Surat Rekomendasi Komite Audit kepada        dated September 14, 2025, this is based on the Letter of
Dewan Komisaris dan Direksi melalui surat No. 002/KA/        Recommendation from the Audit Committee to the Board
IX/2025 tanggal 14 September 2025, di mana sebelumnya        of Commissioners and Directors through letter No. 002/KA/
Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan Anggaran             IX/2025 dated September 14, 2025, where previously the
Tahunan 2022 Keputusan RUPS telah memperoleh kuasa           Board of Commissioners and Directors based on the 2022


314                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 315
dari pemegang saham untuk menunjuk KAP yang akan               Annual GMS Resolutions had obtained authorization from
melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan yang               the shareholders to appoint a KAP that would conduct an
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 beserta hal-hal         examination of the Financial Statements ending December
yang berkaitan dengan penunjukan KAP tersebut, termasuk        31, 2025 along with matters relating to the appointment of
persetujuan biaya Audit.                                       the KAP, including the approval of Audit fees.
Kapasitas KAP                                                  KAP Capacity

  NAMA KANTOR AKUNTAN PUBLIK                                   NAMA AKUNTAN
  NAME OF PUBLIC ACCOUNTING FIRM                               ACCOUNTANT NAME


  Liana Ramon Xenia & Rekan                                    Liana Lim



KAP Liana Ramon Xenia & Rekan, bagian dari jaringan Deloitte   KAP Liana Ramon Xenia & Rekan, part of Deloitte network
memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman sebagai penyedia       has more than 25 years experience as a provider of public
jasa akuntan publik di Indonesia, pengalaman pemberian         accounting services in Indonesia, experience providing
jasa yang mencakup perusahaan lokal dan multinasional,         services that include local and multinational companies,
perusahaan terbuka dan tidak terbuka.                          public and private companies.
Liana Lim merupakan Akuntan Publik bersertifikat               Liana Lim is an Indonesian Certified Public Accountant
Indonesian Certified Public Accountant (CPA) dan               (CPA) and Indonesian Chartered Accountant (CA) certified
Indonesian Chartered Accountant (CA) sekaligus anggota         Public Accountant as well as a member of the Indonesian
dari Indonesian Institute of Certified Public Accountants      Institute of Certified Public Accountants (IAPI) and
(IAPI) dan Indonesian Accountant Association (IAI).            Indonesian Accountants Association (IAI).
KAP Liana Ramon Xenia & Rekan, bagian dari jaringan            KAP Liana Ramon Xenia & Rekan, part of Deloitte network
Deloitte dipergunakan oleh seluruh perusahaan yang             used by all companies affiliated used by all companies
terafiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali PT FinAccel       affiliated with the controlling shareholder of PT FinAccel
Teknologi Indonesia guna memudahkan konsolidasi laporan        Teknologi Indonesia to facilitate the consolidation of
keuangan tahun buku 2025.                                      financial statements for the 2025 financial year.
Ruang Lingkup Pemeriksaan KAP                                  KAP Inspection Scope
Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab KAP                 The scope of work and responsibilities of the appointed
yang ditunjuk untuk hanya memberikan jasa audit yang           KAP to only provide audit services that examine the
melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan yang               financial statements ending December 31, 2024 include the
berakhir 31 Desember 2025 meliputi sebagai berikut:            following:
• Laporan Posisi Keuangan;                                     • Statement of Financial Position;
• Laporan Laba Rugi Komprehensif;                              • Comprehensive Income Statement;
• Laporan Perubahan Ekuitas;                                   • Statement of Changes in Equity;
• Laporan Arus Kas;                                            • Statement of Cash Flows;
• Catatan atas Laporan Keuangan;                               • Notes to Financial Statements;
• Penggolongan Kualitas Aktiva Produktif dan Kecukupan         • Classification of Earning Asset Quality and Adequacy of
 Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif yang dibentuk           Provision for Earning Assets Losses established by the
 Bank, yang didasarkan atas 3 Pilar Bank Indonesia;              Bank, which is based on Bank Indonesia’s 3 Pillars;
• Penilaian terhadap rupa-rupa aktiva termasuk namun           • Valuation of various assets including but not limited to
 tidak terbatas pada agunan yang diambil alih oleh Bank;         collateral taken over by the Bank;
• Hal-hal lain yang diatur dalam Standar Akuntansi             • Other matters regulated in the applicable Indonesian
 Keuangan dan Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia              Financial Accounting Standards and Banking Accounting
 yang berlaku termasuk Catatan Atas Laporan Keuangan;            Guidelines including Notes to Financial Statements;
• Pendapat terhadap kewajaran atas transaksi dengan            • Opinion on the fairness of transactions with related
 pihak- pihak yang mempunyai hubungan berelasi maupun            parties or transactions carried out with special
 transaksi yang dilakukan dengan perlakuan khusus;               treatment;
• Jumlah dan kualitas penyediaan dana kepada Pihak             • The amount and quality of provision of funds to Related
 Terkait;                                                        Parties;
• Rincian pelanggaran Batas Maksimum Pemberian Kredit          • Details of violations of the Legal Lending Limit (LLL) which
 (BMPK) yang meliputi nama Debitur, kualitas penyediaan          include the name of the Debtor, quality of provision of
 dana, persentase, dan jumlah pelanggaran BMPK;                  funds, percentage, and number of BMPK violations;
• Rincian Pelampauan BMPK yang meliputi persentase dan         • Details of BMPK exceedances which include the
 jumlah pelampauan BMPK;                                         percentage and amount of exceedances of the LLL;
• Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum;              • Calculation of Minimum Capital Adequacy Requirement;




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                             315
Page 316
         Tata Kelola Perusahaan
         Good Corporate Governance




• Hal-hal lain yang ditentukan berdasarkan hasil komunikasi              • Other matters determined based on the results of
 OJK dengan KAP;                                                           communication between OJK and KAP;
• Keandalan sistem pelaporan Bank kepada OJK dan                         • Reliability of the Bank’s reporting system to OJK and
 pengujian terhadap keandalan laporan keuangan yang                        testing of the reliability of financial reports submitted by
 disampaikan oleh Bank kepada OJK;                                         the Bank to OJK;
• Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas                   • Directors’ Statement Letter on Responsibility for the
 Laporan Keuangan Tahun Buku 2025; dan Ruang lingkup                       Financial Report for the 2025 Fiscal Year; and the scope
 sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa                        as referred to in Financial Services Authority Regulation
 Keuangan No. 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023                      No. 17 of 2023 dated September 14, 2023 concerning the
 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dengan                       Implementation of Governance for Commercial Banks with
 Surat Edaran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 13/                     Circular Letter of Financial Services Authority Regulation No.
 SEOJK.03/2017 serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                      13/SEOJK.03/2017 and Financial Services Authority Regulation
 No. 21/POJK.04/2015 tanggal 16 November 2015 tentang                      No. 21/POJK.04/2015 dated November 16, 2015 concerning
 Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan Surat                          Guidelines for Governance of Public Companies and Circular
 Edaran No. 32/SEOJK.04/2015 tanggal 17 November 2015                      Letter No. 32/SEOJK.04/2015 dated November 17, 2015
 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.                           concerning Guidelines for Governance of Public Companies.
Independensi & Profesionalisme Akuntan Publik dan                        Independence & Professionalism of Public
KAP                                                                      Accountants and KAP
Kantor Akuntan Publik (KAP) Liana Ramon Xenia & Rekan, bagian            Public Accounting Firm (KAP) Liana Ramon Xenia & Rekan,
dari jaringan Deloitte, telah menyampaikan hasil audit dan               part of Deloitte network, has submitted audit results and
management letter kepada Krom tepat waktu, dan manajemen                 management letters to Krom on time, and management
menilai KAP tersebut mampu bekerja sama secara independen,               assesses that the KAP is able to work together independently,
memenuhi standar profesional akuntan publik dan perjanjian               meet the professional standards of public accountants and
kerja serta ruang lingkup audit yang ditetapkan.                         work agreements as well as the established audit scope.
Periode KAP dan Akuntan dalam Pemeriksaan                                KAP and Accountant Period in Bank Financial Audit
Keuangan Bank
Kantor Akuntan Publik (KAP) Liana Ramon Xenia & Rekan,                   Public Accounting Firm (KAP) Liana Ramon Xenia & Rekan,
bagian dari jaringan Deloitte pertama kali ditunjuk untuk                part of Deloitte network appointed for the first time to
melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Krom                         examine the Krom Financial Statements ending in 2025.
yang berakhir tahun 2025. Penunjukkan KAP ini masih                      The appointment of this KAP is still in line with the Financial
sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 37/                  Services Authority Regulation No. 37/POJK.03/2019
POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan                  concerning Transparency and Publication of Bank Reports,
Bank, di mana penunjukkan KAP yang sama diperkenankan                    where the appointment of the same KAP is permitted for 5
untuk 5 (lima) tahun berturut-turut.                                     (five) consecutive years.

  TAHUN                      NAMA KANTOR AKUNTAN PUBLIK                              NAMA AKUNTAN
  YEARS                      NAME OF PUBLIC ACCOUNTING FIRM                          ACCOUNTANT NAME

  2021                       Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali               Dadang Mulyana CA., CPA., CPI.

  2022                       Imelda & Rekan                                          Bayu M. Dayat

  2023                       Imelda & Rekan                                          Bayu M. Dayat

  2024                       Liana Ramon Xenia & Rekan                               Liana Lim

  2025                       Liana Ramon Xenia & Rekan                               Liana Lim



Biaya Audit Tahun 2025                                                   2025 Audit Fees
Biaya jasa audit untuk Kantor Akuntan Publik Liana Ramon                 Audit service fee for Liana Ramon Xenia & Rekan Public
Xenia & Rekan, bagian dari jaringan Deloitte untuk tahun buku            Accounting Firm, part of Deloitte network for the financial
yang berakhir 31 Desember 2025 berkisar Rp3.100.000.000                  year ending December 31, 2025 around IDR3,100,000,000
(tiga miliar seratus juta rupiah).                                       (Three billion one hundred million rupiahs).
Opini Kantor Akuntan Publik                                              Public Accounting Firm Opinion
Laporan Keuangan terlampir telah menyampaikan secara                     The attached Financial Statements have presented fairly,
wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan Krom               in all material respects, Krom financial position as of
tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan                     December 31, 2025, as well as its financial performance and
arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut,                cash flows for the year ended on that date, in accordance
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.                   with Indonesian Financial Accounting Standards.




316                                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 317
PENYEDIAAN DANA KEPADA PIHAK
TERKAIT (RELATED PARTY) DAN
PENYEDIAAN DANA BESAR (LARGE
EXPOSURE)
PROVISION OF FUNDS TO RELATED PARTIES AND PROVISION OF
LARGE FUNDS (LARGE EXPOSURE)

Dalam kegiatan penyediaan dana, khususnya pemberian          In fund provision activities, particularly lending, Krom is
pinjaman, Krom wajib melaksanakan ketentuan kehati-hatian    required to implement prudential banking principles by
(prudential banking) berupa penetapan persentase tertentu/   establishing specific percentages or allowable limits as
batas yang diperkenankan sebagaimana diatur Peraturan        regulated by the Bank Indonesia Regulation concerning the
Bank Indonesia tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit       Legal Lending Limit (BMPK) for Commercial Banks, whereby
(BMPK) Bagi Bank Umum, di mana Bank wajib memiliki dan       the Bank is obligated to maintain and administer a detailed
menatausahakan daftar rincian Pihak Terkait dengan Bank.     list of the Bank’s Related Parties.
Selama tahun 2025, Krom tidak melanggar atau melampaui       Throughout 2025, Krom did not violate or exceed the Legal
BMPK.                                                        Lending Limit (BMPK).
Adapun Informasi yang perlu diungkapkan adalah jumlah        The information that needs to be disclosed is the total
total baki debet penyediaan dana kepada pihak terkait        amount of debit balances for provision of funds to related
(related party) dan debitur/grup inti per posisi laporan     parties and debtors/core groups per report position as
sebagaimana tabel di bawah ini:                              shown in the table below:

                                                                                                 Dalam Jutaan Rupiah In Million IDR

  PENYEDIAAN DANA                                                             JUMLAH AMOUNT        PROVISION OF FUNDS

                                         DEBITUR                                    NOMINAL
                                          DEBTOR                                    NOMINAL
  Kepada Pihak Terkait                         4                                      300.150              To Related Parties

  Kepada Debitur Inti                                                                                      To Core Debtors

  • Individual                                 5                                       55.408                    Individuals

  • Grup                                       10                                      427.148                        Group




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                 317
Page 318
           Tata Kelola Perusahaan
           Good Corporate Governance




RENCANA STRATEGIS BANK
BANK’S STRATEGIC PLAN

Krom pada tahun 2025 menetapkan rencana strategis Bank                   Krom in 2025 determines the Bank’s strategic plan for
untuk rencana jangka pendek (business plan), dan rencana                 short term plans (business plan), and medium term plans
jangka menengah (corporate plan) seperti tercantum                       (corporate plan) as listed in the table below:
dalam tabel di bawah ini:
                                                                                                                          Dalam Rupiah In IDR

  URAIAN                                    TARGET        JANGKA PENDEK 1 TAHUN    JANGKA MENENGAH 5 TAHUN               DESCRIPTION
                                            TARGET            SHORT-TERM 1 YEAR          MEDIUM-TERM 5 YEAR

  Total Aset                     18,34 triliun trillion                      √                                              Total Assets

  Total Loan                     13,86 triliun trillion                      √                                               Total Loans

  Total DPK                      14,52 triliun trillion                      √                                    Total Third Party Funds

  Profit                          162,5 miliar billion                       √                                                     Profit
  Kewajiban Penyediaan
                                                                                                                 Capital Adequacy Ratio
  Modal Minimum                               30,12%                         √                                                   (CAR)
  (KPMM)
  Rasio Tingkat
  Pengembalian Aset                             1,38%                        √                                   Return on Assets (ROA)
  (ROA)
  Rasio Tingkat
  Pengembalian Ekuitas                          4,74%                        √                                   Return on Equity (ROE)
  (ROE)
  Marjin Bunga Bersih                                                                                                Net Interest Margin
  (NIM)
                                               21,17%                        √                                                     (NIM)
  Biaya Operasional                                                                                                   Operating Expense
  terhadap Pendapatan                         94,25%                         √                                      to Operating Income
  Operasional (BOPO)                                                                                                             (BOPO)
  Total Aset                     29,44 triliun trillion                                                     √               Total Assets

  Total Loan                     22,68 triliun trillion                                                     √                Total Loans

  Total DPK                      24,10 triliun trillion                                                     √                  Total DPK

  Profit                        525,65 miliar billion                                                       √                      Profit
  Kewajiban Penyediaan
                                                                                                                 Capital Adequacy Ratio
  Modal Minimum                                27,12%                                                       √                    (CAR)
  (KPMM)
  Rasio Tingkat
  Pengembalian Aset                            2,48%                                                        √    Return on Assets (ROA)
  (ROA)
  Rasio Tingkat
  Pengembalian Ekuitas                         11,38%                                                       √    Return on Equity (ROE)
  (ROE)
  Marjin Bunga Bersih                                                                                                Net Interest Margin
                                              23,90%
  (NIM)                                                                                                                            (NIM)
  Biaya Operasional                                                                                                   Operating Expense
  terhadap Pendapatan                         91,25%                                                        √       to Operating Income
  Operasional (BOPO)                                                                                                             (BOPO)


Target jangka pendek direfleksikan dalam Uraian RBB untuk                Short-term targets are reflected in the RBB description for
1 (satu) tahun ke depan atau khusus pembahasan tahun                     the next 1 (one) year or specifically for the 2026 discussion,
2026, sedangkan target jangka menengah dalam uraian                      while medium-term targets are in the description of the
Corporate Planning Bank untuk 5 (lima) tahun ke depan.                   Bank’s Corporate Planning for the next 5 (five) years.




318                                                                                              Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 319
TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN
DAN NON KEUANGAN BANK YANG
BELUM DIUNGKAPKAN DALAM
LAPORAN LAINNYA
TRANSPARENCY OF THE BANK’S FINANCIAL AND NON-FINANCIAL
CONDITIONS THAT HAVE NOT BEEN DISCLOSED IN OTHER REPORTS

Krom telah mengungkapkan seluruh Laporan Kondisi               Krom has disclosed all of the Bank’s Financial and Non-
Keuangan dan Non Keuangan Bank, tidak ada laporan              Financial Condition Reports, there are no reports that
yang belum diungkapkan di dalam laporan lainnya. Krom          have not been disclosed in other reports. Krom discloses
mengungkapkan Laporan transparansi kondisi keuangan            transparency reports on financial and non-financial
dan non keuangan secara berkala baik bulanan, triwulanan       conditions on a regular basis, both monthly, quarterly and
maupun tahunan, seperti yang diungkap sebagai berikut:         annually, as disclosed as follows:

Laporan Tahunan                                                Annual Report
Laporan Tahunan mengacu kepada POJK No. 29/                    The Annual Report refers to POJK No. 29/POJK.04/2016
POJK.04/2016 Tentang Laporan Tahunan Emiten atau               concerning Annual Reports of Issuers or Public Companies
Perusahaan Publik dan SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 Tentang       and SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 Regarding the Form and
Bentuk dan Isi Laporan emiten atau Perusahaan publik,          Content of Issuer or Public Company Reports, as well as
serta POJK No. 37/POJK.03/2019 Tentang Transparansi dan        POJK No. 37/POJK.03/2019 Concerning Transparency and
Publikasi Laporan Bank, dengan cakupan:                        Publication of Bank Reports, covering:
1.   Informasi umum: yang meliputi antara lain kepengurusan,   1.   General information: which includes management,
     rincian kepemilikan saham, perkembangan usaha Bank dan         details of share ownership, business development of
     Kelompok usaha Krom, strategi dan kebijakan manajemen          the Bank and the Krom business group, management
     dalam pengembangan usaha Bank, laporan manajemen               strategies and policies in developing the Bank’s business,
     yang memuat informasi mengenai pengelolaan Bank                management reports containing information regarding
     oleh Pengurus dalam rangka good corporate governance           the management of the Bank by the Management in the
     dengan menginformasikan beberapa cakupan yang telah            context of good corporate governance by informing
     ditentukan dalam ketentuan tersebut;                           several the scope specified in the provision;
2. Laporan Keuangan Tahunan: yang telah diaudit oleh           2. Annual Financial Report: which has been audited by a
   Kantor Akuntan Publik yang telah terdaftar di Bank             Public Accountant Firm that has been registered with
   Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu KAP          Bank Indonesia or the Financial Services Authority (OJK),
   Liana Ramon Xenia & Rekan, bagian dari jaringan Deloitte       namely KAP Liana Ramon Xenia & Rekan, part of Deloitte
   yang menyajikan Laporan Posisi Keuangan (Neraca),              network which presents Statements of Financial Position
   Laporan Laba Rugi Komprehensif, Laporan Perubahan              (Balance Sheet), Comprehensive Income Statements,
   Ekuitas, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan            Statements of Changes in Equity, Statements of Cash
   Keuangan termasuk informasi mengenai komitmen dan              Flows, and Notes to Financial Statements including
   kontijensi dan dibuat untuk 1 (satu) tahun buku yang           information on commitments and contingencies and
   disajikan dengan perbandingan 1 (satu) tahun buku              made for 1 (one) financial year presented with a ratio of 1
   sebelumnya;                                                    (one) the previous financial year;
3. Opini Akuntan Publik atas Laporan Keuangan yaitu            3. Opinion of the Public Accountant on the Financial
   Laporan Keuangan menyajikan secara wajar, dalam                Statements, namely the Financial Statements present fairly,
   semua hal yang material, posisi keuangan Krom tanggal          in all material respects, the financial position of Krom as of
   31 Desember 2025, serta kinerja keuangan dan arus kas          December 31, 2025, as well as its financial performance and
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai        cash flows for the year ended on that date, in accordance
   dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia;                with Accounting Standards Finance in Indonesia;
4. Jenis risiko dan potensi kerugian (risk exposure) yang      4. Types of risks and potential losses (risk exposure)
   dihadapi Krom serta praktik manajemen risiko yang              faced by Krom and risk management practices applied
   diterapkan dalam permodalan Bank;                              to the Bank’s capital;
5. Seluruh aspek transparansi dan informasi yang               5. All aspects of transparency and information required
   diwajibkan untuk Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan;        for Quarterly Published Financial Reports;
6. Aspek pengungkapan yang terkait dengan kelompok usaha;      6. Disclosure aspects related to the business group;


PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                               319
Page 320
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




7. Aspek pengungkapan             sesuai   Standar   Akuntansi   7. Disclosure aspect in accordance with Financial
   Keuangan;                                                        Accounting Standards;
8. Informasi lainnya: Laporan Tahunan Krom dibuat dalam          8. Other information: Krom Annual Report is prepared in
   Bahasa indonesia dan Bahasa Inggris, dipublikasikan              Indonesian and English, published on the Krom website
   dalam website Krom (www.krom.id), dan disampaikan                (www.krom.id), and submitted to shareholders, Bank
   kepada pemegang saham, Otoritas Jasa Keuangan, Bank              Indonesia, other institutions with an interest in Krom
   Indonesia, lembaga lain yang berkepentingan terhadap             business, and other parties according to conditions.
   usaha Krom, serta pihak-pihak lain sesuai ketentuan.

Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan                            Quarterly Published Financial Reports
Laporan Publikasi Triwulanan telah disesuaikan cakupannya        The scope of the Quarterly Publication Report has been aligned
dengan mengacu pada POJK No. 37/POJK.03/2019 Tentang             with POJK No. 37/POJK.03/2019 concerning Transparency
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank, yang memuat:            and Publication of Bank Reports. It consists of the Statement
Laporan Posisi Keuangan (Neraca, Laba rugi dan penghasilan       of Financial Position (Balance Sheet), Statement of Profit
komprehensif, Laporan Komitmen dan Kontijensi) dan               or Loss and Other Comprehensive Income, Statement of
informasi kinerja keuangan. Laporan ini disajikan dalam          Commitments and Contingencies, and financial performance
bentuk perbandingan:                                             information. This report is presented on a comparative basis:
a. Untuk laporan keuangan periode pembanding yaitu               a. For the financial statements, comparative figures
   periode sesuai standar akuntansi keuangan; dan                   correspond to the prior period in accordance with
                                                                    applicable financial accounting standards; and
b. Untuk informasi kinerja keuangan periode pembanding           b. For financial performance information, comparative
   yaitu periode triwulan yang sama pada tahun sebelum              figures correspond to the same quarter of the
   periode pelaporan.                                               preceding year.
Laporan Publikasi Triwulanan ditandatangani oleh 2 (dua)         The Quarterly Publication Report is signed by two (2)
orang anggota Direksi yang pengumumannya, dipublikasikan         members of the Board of Directors and is published on
dalam website Krom (www.krom.id).                                Krom’s website (www.krom.id).

Laporan Keuangan Publikasi Bulanan                               Monthly Published Financial Reports
Laporan keuangan publikasi bulanan disusun berdasarkan           The monthly published financial statements are prepared in
POJK No. 37/POJK.03/2019 yang memuat: Laporan                    accordance with POJKNo. 37/POJK.03/2019 which contains
Posisi Keuangan (Neraca), Laba rugi dan penghasilan              the Statement of Financial Position (Balance Sheet),
komprehensif, serta Laporan Komitmen dan Kontijensi              Statement of Profit or Loss and Other Comprehensive
untuk posisi data akhir bulan Januari, Februari, April, Mei,     Income, and the Statement of Commitments and
Juli, Agustus, Oktober dan November.                             Contingencies, based on month-end positions for January,
                                                                 February, April, May, July, August, October, and November.
Pengumuman Laporan Publikasi keuangan dan informasi              The publication of the monthly financial statements and
kinerja keuangan bulanan pada situs web Krom dilakukan           financial performance information on Krom’s website is
paling lambat akhir bulan berikutnya setelah posisi data         carried out no later than the end of the subsequent month
akhir bulan laporan.                                             following the respective reporting month-end position.

Laporan Non Keuangan Bank                                        Bank Non-Financial Reports
Selain Laporan Transaksi Keuangan, Laporan Transaksi Non-        In addition to Financial Transaction Reports, Reports on
Keuangan yang terjadi di Krom telah disampaikan sesuai           Non-Financial Transactions that occur at Krom have been
ketentuan yang berlaku, yakni pada media keterbukaan             submitted in accordance with applicable regulations,
informasi di Bursa Efek Indonesia dan melalui media              namely in the information disclosure media on the Indonesia
informasi publik lainnya, seperti situs website Bank.            Stock Exchange and through other public information
                                                                 media, such as the Bank’s website.
Selama tahun 2025, terdapat informasi Non-Keuangan               During 2025, there were significant non-financial
yang signifikan yaitu pemindahan Kantor Pusat Krom, yang         developments, including the relocation of Krom’s Head
sebelumnya beralamat di Dipo Tower Lantai 3 Unit D-E             Office from Dipo Tower, 3rd Floor, Unit D–E, Jl. Gatot Subroto
Jl. Gatot Subroto Kav. 50-52 Petamburan Kecamatan Tanah          Kav. 50–52, Petamburan, Tanah Abang Subdistrict, Central
Abang Jakarta Pusat pindah ke Dipo Tower Lantai 9. Selain        Jakarta, to Dipo Tower, 9th Floor. In addition, the Bank closed
itu, adanya penutupan Kantor Fungsional Juanda, Bandung.         its Juanda Functional Office in Bandung. Meanwhile, non-
Sedangkan untuk informasi Non-Keuangan secara periodik           financial information is periodically disclosed by the Bank
dilaporkan oleh Bank secara transparan pada setiap               in a transparent manner during Public Exposés on both
pelaksanaan Paparan Publik atas Kinerja Keuangan maupun          financial and non-financial performance. This includes the
Non-Keuangan, termasuk penyampaian informasi produk              disclosure of information on products and services, the
dan jasa, penerapan pengelolaan pengaduan nasabah                effective implementation of customer complaint handling,
secara efektif, serta pemeliharaan data dan informasi            and the safeguarding of customers’ personal data and
pribadi nasabah sesuai ketentuan yang berlaku.                   information in accordance with applicable regulations.



320                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 321
INFORMASI LAIN TERKAIT DENGAN
PENERAPAN GOOD CORPORATE
GOVERNANCE (GCG)
OTHER INFORMATION RELATED TO THE IMPLEMENTATION OF GOOD
CORPORATE GOVERNANCE (GCG)


Krom dalam penerapan prinsip-prinsip Good Corporate                 In the implementation of Good Corporate Governance
Governance (GCG) tidak terdapat intervensi dari pemegang            (GCG) principles at Krom, there is no intervention from
saham, tidak terjadi perselisihan dalam internal, ataupun           shareholders, no internal disputes have occurred, and no
tidak terdapat permasalahan yang timbul sebagai dampak              issues have arisen as a result of the remuneration policies
kebijakan remunerasi yang ditetapkan kepada Krom.                   established for Krom.




KEPEMILIKAN SAHAM ANGGOTA
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
YANG MENCAPAI 5% ATAU LEBIH DARI MODAL DISETOR
SHARE OWNERSHIP OF MEMBERS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS
AND DIRECTORS WHICH ACHIEVE 5% OR MORE OF PAID-UP CAPITAL


Dewan Komisaris                                                     Board of Commissioners

 NAMA NAME                                                      DINNO INDIANO            MARKUS SUGIONO                 ZAINAL ABIDIN
                                                               PRESIDEN KOMISARIS       KOMISARIS INDEPENDEN       KOMISARIS INDEPENDEN
 JABATAN POSITION                                          PRESIDENT COMMISSIONER   INDEPENDENT COMMISSIONER   INDEPENDENT COMMISSIONER

                    Krom                 Dalam Lembar
                                                                                -                          -                          -
                    Krom                 In Sheet
                                         Nama Bank
                                                                                -                          -                          -
                    Bank Lain            Bank Name
                    Other Banks          Jumlah Saham
 KEPEMILIKAN                                                                    -                          -                          -
                                         Amount Share
 SAHAM >5%
 DARI MODAL         Lembaga              Nama Perusahaan
                                                                                -                          -                          -
 DISETOR            Keuangan Bukan       Company Name
 SHARE              Bank
 OWNERSHIP          Non-Bank Financial   Jumlah Saham
                                                                                -                          -                          -
 >5% OF PAID-       Institutions         Amount Share
 UP CAPITAL
                    Perusahaan           Nama Perusahaan
                    Lainnya Dalam dan                                           -                          -                          -
                                         Company Name
                    Luar Negeri
                    Other Domestic
                    and Foreign          Jumlah Saham
                                                                                -                          -                          -
                    Companies            Amount Share




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                        321
Page 322
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




Direksi                                                                Board of Directors

 NAMA NAME                                                         ANTON        LANIWATI    ALVIN JAMES    WISAKSANA        TAN
                                                                HERMAWAN        TJANDRA      KURNIAWAN         DJAWI        ALIE

                                                           PRESIDEN DIREKTUR     DIREKTUR       DIREKTUR      DIREKTUR   DIREKTUR
 JABATAN POSITION                                          PRESIDENT DIRECTOR    DIRECTOR       DIRECTOR      DIRECTOR   DIRECTOR

                    Krom                 Dalam Lembar
                                                                           -            -              -             -          -
                    Krom                 In Sheet
                                         Nama Bank
                                                                           -            -              -             -          -
                    Bank Lain            Bank Name
                    Other Banks          Jumlah Saham
 KEPEMILIKAN                                                               -            -              -             -          -
                                         Amount Share
 SAHAM >5%
 DARI MODAL         Lembaga              Nama Perusahaan
                                                                           -            -              -             -          -
 DISETOR            Keuangan Bukan       Company Name
 SHARE              Bank
 OWNERSHIP          Non-Bank Financial   Jumlah Saham
                                                                           -            -              -             -          -
 >5% OF PAID-       Institutions         Amount Share
 UP CAPITAL
                    Perusahaan           Nama Perusahaan
                    Lainnya Dalam dan                                      -            -              -             -          -
                                         Company Name
                    Luar Negeri
                    Other Domestic
                    and Foreign          Jumlah Saham
                                                                           -            -              -             -          -
                    Companies            Amount Share




HUBUNGAN KEUANGAN &
HUBUNGAN KELUARGA ANGGOTA
DEWAN KOMISARIS & DIREKSI
DENGAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS LAINNYA,
DIREKSI LAINNYA, DAN/ATAU PEMEGANG SAHAM
FINANCIAL RELATIONSHIPS & FAMILY RELATIONSHIPS OF MEMBERS OF
THE BOARD OF COMMISSIONERS & DIRECTORS WITH OTHER MEMBERS
OF THE BOARD OF COMMISSIONERS, OTHER DIRECTORS, AND/OR BANK
CONTROLLING SHAREHOLDERS


Anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak memanfaatkan                 Members of the Board of Commissioners and Board of
Bank untuk kepentingan pribadi, keluarga, dan/atau pihak               Directors do not use the Bank for personal, family and/or
lain yang merugikan Bank. Dewan Komisaris dan Direksi juga             other party interests that are detrimental to the Bank. The
tidak mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi                   Board of Commissioners and Directors also do not take
dari Bank selain dari yang telah ditetapkan RUPS.                      and/or receive personal benefits from the Bank other than
                                                                       what has been determined by the GMS.
Hubungan keuangan dan hubungan keluarga anggota                        Financial relationships and family relationships of members
Dewan Komisaris dan Direksi dengan anggota Dewan                       of the Board of Commissioners and Directors with other
Komisaris lainnya, Direksi lainnya dan/atau Pemegang                   members of the Board of Commissioners, other Directors
Saham Pengendali Bank dapat digambarkan pada tabel di                  and/ or Controlling Shareholders of the Bank can be
bawah ini:                                                             described in the table below:




322                                                                                           Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 323
                                         HUBUNGAN KEUANGAN DENGAN                              HUBUNGAN KELUARGA DENGAN
                                             FINANCIAL RELATIONSHIP WITH                               FAMILY RELATIONSHIP WITH

                             DIREKTUR         DEWAN         PEMEGANG              DIREKTUR          DEWAN          PEMEGANG
                             DIRECTORS      KOMISARIS          SAHAM              DIRECTORS       KOMISARIS           SAHAM
  NAMA                                       BOARD OF                                             BOARD OF
                                                           PENGENDALI                                             PENGENDALI
  NAME                                   COMMISSIONERS                                        COMMISSIONERS
                                                          SHAREHOLDERS                                           SHAREHOLDERS

                          YA     TIDAK      YA   TIDAK       YA      TIDAK      YA    TIDAK       YA    TIDAK       YA   TIDAK
                         YES        NO     YES      NO      YES         NO     YES       NO      YES       NO      YES      NO

  Dinno Indiano              -      √        -       √         √         -        -       √        -       √         -       √

  Markus Sugiono             -      √        -       √         -        √         -       √        -       √         -       √

  Zainal Abidin              -      √        -       √         -        √         -       √        -       √         -       √

  Anton Hermawan             -      √        -       √         -        √         -       √        -       √         -       √

  Laniwati Tjandra           -      √        -       √         -        √         -       √        -       √         -       √

  Alvin James
                             -      √        -       √         -        √         -       √        -       √         -       √
  Kurniawan

  Wisaksana Djawi            -      √        -       √         -        √         -       √        -       √         -       √

  Tan Alie                   -      √        -       √         -        √         -       √        -       √         -       √




PAKET KEBIJAKAN REMUNERASI
DAN FASILITAS LAIN BAGI DEWAN
KOMISARIS DAN DIREKSI
REMUNERATION POLICY PACKAGE AND OTHER FACILITIES FOR THE
BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTORS


Remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi Krom                   Remuneration for the Board of Commissioners and
direkomendasikan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi               Directors of Krom is recommended by the Nomination
berdasarkan perumusan remunerasi yang berpedoman                   and Remuneration Committee based on the formulation
kepada kebijakan internal Krom, peraturan eksternal yang           of remuneration that is guided by Krom internal policies,
berlaku, serta pertimbangan atas kinerja Krom. Rekomendasi         applicable external regulations, and considerations for Krom
Komite Nominasi dan Remunerasi tersebut kemudian                   performance. The recommendation of the Nomination and
diserahkan kepada Dewan Komisaris dan disampaikan pada             Remuneration Committee is then submitted to the Board
RUPS untuk mendapatkan persetujuan, sebagaimana telah              of Commissioners and submitted to the GMS for approval,
diatur dalam Anggaran Dasar Bank.                                  as stipulated in the Bank’s Articles of Association.
Paket Kebijakan remunerasi dan fasilitas lain yang diperoleh       The remuneration policy package and other facilities obtained
Dewan Komisaris dan Direksi meliputi:                              by the Board of Commissioners and Board of Directors include:
a. Remunerasi dalam bentuk non-natura, termasuk gaji,              a. Remuneration in the form of cash, including
   bonus/tantiem, dan bentuk remunerasi lainnya; dan                  salaries, bonuses/tantiems, and other forms of cash
                                                                      compensation; and
b. Fasilitas lain dalam bentuk natura/non-natura yaitu             b. Other benefits in kind, consisting of other non-fixed
   penghasilan tidak tetap lainnya, termasuk tunjangan                income, including allowances for transportation, health
   untuk transportasi, asuransi kesehatan, dan fasilitas              insurance, and other facilities, whether company-owned
   lainnya yang dimiliki maupun tidak dapat dimiliki.                 or non-owned.



PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                323
Page 324
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




Pengungkapan paket/kebijakan remunerasi, paling kurang                      The disclosure of the remuneration package/policy shall,
meliputi paket/kebijakan remunerasi dan fasilitas lain bagi                 at a minimum, include the remuneration package/policy
anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang ditetapkan                         and other facilities for the members of the Board of
Rapat Umum Pemegang Saham Bank.                                             Commissioners and Board of Directors as established by
                                                                            the Bank’s General Meeting of Shareholders.
Jenis remunerasi dan fasilitas lain bagi seluruh anggota                    The types of remuneration and other facilities for all members
Dewan Komisaris dan Direksi, paling kurang mencakup                         of the Board of Commissioners and Board of Directors shall,
jumlah anggota Dewan Komisaris, jumlah anggota Direksi,                     at a minimum, include the number of members of the Board
dan jumlah seluruh paket/kebijakan remunerasi dan fasilitas                 of Commissioners, the number of members of the Board of
lain sebagaimana tabel di bawah ini:                                        Directors, and the total amount of all remuneration packages/
                                                                            policies and other facilities, as shown in the table below:
                                                                                                                        Dalam jutaan Rupiah In million IDR

  JUMLAH REMUNERASI                           JUMLAH DITERIMA DALAM 1 TAHUN AMOUNT RECEIVED WITHIN 1 YEAR                   TOTAL REMUNERATION
  DAN FASILITAS LAIN                                                                                                        AND OTHER FACILITIES
                                                       DEWAN KOMISARIS                            DIREKSI
                                                 BOARD OF COMMISSIONERS               BOARD OF DIRECTORS
                                                  ORANG        NOMINAL            ORANG         NOMINAL
                                                 PERSON         AMOUNT            PERSON         AMOUNT
  Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan                                                                          Remuneration (salary, bonus, regular
  rutin, dan fasilitas lainnya dalam bentuk            3            2.827              5           15.495       allowances, and other non-natura
  non-natura)                                                                                                                           facilities)
  Fasilitas lain dalam bentuk natura                                                                               Other facilities in kind (housing,
  (perumahan, transportasi, asuransi                                                                              transportation, health insurance,
  kesehatan, dan sebagainya) yang:                     3               0               4            1.047                          and so on) which:
  a. dapat dimiliki                                                                                                                 a. can be owned
  b. tidak dapat dimiliki                                                                                                       b. cannot be owned

  Jumlah                                               6           2.827               9          16.569                                        Total


Jumlah anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menerima                    The number of members of the Board of Commissioners and
paket remunerasi dalam 1 (satu) tahun dikelompokkan                         Board of Directors who receive a remuneration package in 1
sesuai tingkat penghasilan sebagai berikut:                                 (one) year is grouped according to income level as follows:
                                                                                                                  *Diterima secara tunai Received in cash

  JUMLAH REMUNERASI PER                              JUMLAH DIREKSI               JUMLAH KOMISARIS                 TOTAL REMUNERATION PER
  ORANG DALAM 1 TAHUN*                           NUMBER OF DIRECTORS        NUMBER OF COMMISSIONERS                       PERSON IN 1 YEAR*

  Di Atas Rp2 Milliar                                                  5                               0                         Above IDR2 Billion

  Di Atas Rp1 Miliar sampai dengan
                                                                       0                               0       Above IDR1 Billion up to IDR2 Billion
  Rp2 Miliar
  Di Atas Rp500 Juta sampai dengan
                                                                       0                               2    Above IDR500 Million up to IDR1 Billion
  Rp1 Miliar

  Rp500 Juta ke Bawah                                                  0                                1                IDR500 Million and Below



Saat ini di Krom masih dalam tahap persiapan untuk                          Krom is currently in the preparation stage for the
penerapan remunerasi sesuai dengan yang diatur dalam                        implementation of remuneration as mandated by the
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015                        Financial Services Authority Regulation No. 45/POJK.03/2015
mengenai Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian                              concerning the Implementation of Governance in the Provision
Remunerasi Bagi Bank Umum.                                                  of Remuneration for Commercial Banks.




324                                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 325
SHARE OPTION
SHARE OPTION

Krom tidak menyediakan hak opsi (share option) untuk             Krom does not provide share options to buy shares by
membeli saham oleh anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan         members of the Board of Commissioners, Directors
Pejabat Eksekutif yang dilakukan melalui penawaran saham         and Executive Officers which is carried out through a
atau penawaran opsi saham dalam rangka pemberian                 stock offering or share option offer in the framework of
kompensasi yang diberikan kepada anggota Dewan                   providing compensation given to members of the Board
Komisaris, Direksi, dan Pejabat Eksekutif Bank dan yang          of Commissioners, Directors and Executive Officers of the
telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham                 Bank and which has been decided in the General Meeting
dan/atau Anggaran Dasar Krom.                                    of Shareholders and/or the Articles of Association of Krom.




RASIO GAJI TERTINGGI DAN TERENDAH
HIGHEST AND LOWEST SALARY RATIO


Gaji adalah hak pegawai yang diterima dan dinyatakan             Salary is an employee entitlement, received and expressed
dalam bentuk uang sebagai imbalan dari perusahaan                in the form of money, as compensation from the company
atau pemberi kerja kepada pegawai yang ditetapkan dan            or employer to the employee, which is determined and paid
dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan,          according to an employment agreement, consensus, or
atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan            laws and regulations, including allowances for the employee
bagi pegawai dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/           and their family for work and/or services performed.
atau jasa yang telah dilakukannya.
Rasio gaji tertinggi dan terendah, dalam skala perbandingan      The ratio of the highest to the lowest salary, presented in a
ditampilkan dalam tabel di bawah ini:                            comparative scale, is shown in the table below:

  URAIAN                                             RASIO RATIO                                                               DESCRIPTION

  Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah          33,45:1                       The ratio of the highest and lowest employee salaries


  Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah                1,9:1                   The ratio of the highest and lowest Directors’ salaries


  Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah            3,06:1             The ratio of the highest and lowest Commissioners’ salaries

  Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan pegawai
                                                              2,01:1    The ratio of the highest Directors’ salaries and the highest employees
  yang tertinggi




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                               325
Page 326
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




KEBIJAKAN STRATEGI ANTI FRAUD
ANTI-FRAUD STRATEGY POLICY


Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)          In accordance with Financial Services Authority Regulation
No. 12 Tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud        (POJK) No. 12 of 2024 concerning Implementation of Anti-
bagi Bank Umum, Krom telah membentuk unit khusus Anti-         Fraud Strategies for Commercial Banks, Krom has formed
Fraud yang berfungsi untuk mengimplementasikan strategi        a special Anti-Fraud unit which functions to implement
Anti-Fraud secara menyeluruh di seluruh organisasi.            a comprehensive Anti-Fraud strategy throughout the
                                                               organisation.
Sebagai upaya membangun budaya kepatuhan dan                   In an effort to build a culture of compliance and increase
meningkatkan kesadaran risiko terhadap potensi serta           risk awareness of the potential and impact of fraud at
dampak fraud di semua tingkatan organisasi, Krom               all levels of the organisation, Krom is integrating an Anti-
mengintegrasikan kerangka kerja Anti-Fraud ke dalam            Fraud framework into the Bank’s internal control system.
sistem pengendalian intern Bank. Kebijakan dan strategi        Anti-fraud policies and strategies are designed based on
Anti-Fraud dirancang berdasarkan POJK No. 12 Tahun 2024        POJK No. 12 of 2024 and adopting best practices from the
dan mengadopsi praktik terbaik dari Association or Certified   Association of Certified Fraud Examiners (ACFE), including
Fraud Examiners (ACFE), termasuk dalam penanganan              in handling various types of fraud, such as bribery and
berbagai jenis fraud, seperti suap dan korupsi yang            corruption which are categorized as acts of fraud.
dikategorikan sebagai tindakan fraud.

Zero Tolerance Fraud                                           Zero Tolerance Fraud
Krom berkomitmen untuk menerapkan kebijakan zero               Krom is committed to implementing a zero tolerance policy
tolerance terhadap tindakan fraud. Artinya, setiap pelaku      towards fraud. This means that every perpetrator of fraud
fraud akan dikenakan tindakan tegas tanpa terkecuali,          will be subject to firm action without exception, in line with
sejalan dengan prinsip integritas dan kepatuhan yang           the principles of integrity and compliance that are firmly
dipegang teguh oleh Bank.                                      adhered to by the Bank.

Strategi Anti Fraud                                            Anti Fraud Strategy
Krom mengimplementasikan strategi Anti-Fraud sebagai           Krom implements an Anti-Fraud strategy as part of the
bagian dari sistem pengendalian fraud yang merujuk pada        fraud control system which refers to POJK No. 12 of 2024.
POJK No. 12 Tahun 2024. Strategi ini mencakup empat pilar      This strategy includes four main pillars that are integrated
utama yang saling terintegrasi, yaitu:                         with each other, namely:
Pencegahan                                                     Prevention
Pencegahan dilakukan agar Bank dapat secara proaktif           Prevention is carried out so that the Bank can proactively
menanggulangi potensi terjadinya fraud dan kerugian            overcome the potential for fraud and financial losses for
finansial bagi Bank, nasabah, maupun pihak lainnya.            the Bank, customers and other parties. Prevention is the
Pencegahan merupakan tanggung jawab seluruh jajaran            responsibility of all levels of the Bank and is part of the
Bank dan merupakan bagian dari Sistem Pengendalian             Fraud Control System in order to reduce the potential for
Fraud dalam rangka mengurangi potensi terjadinya fraud.        fraud to occur. Programs implemented in this pillar include:
Program yang diterapkan dalam pilar ini antara lain:

1.   Tone at the top: Suasana, kondisi, dan perilaku yang      1.   Tone at the top: The atmosphere, conditions, and
     dibangun, dicontohkan, dan diperintahkan oleh Direksi          behaviors established, exemplified, and mandated by
     dan Dewan Komisaris.                                           the Board of Directors and the Board of Commissioners.
2. Anti-Fraud Awareness: Penyusunan deklarasi anti-fraud       2. Anti-Fraud Awareness: Preparation of an anti-fraud
   untuk seluruh karyawan, sosialisasi berkesinambungan           declaration for all employees, along with continuous
   sepanjang tahun mengenai anti-fraud kepada karyawan,           year-round anti-fraud awareness for employees,
   nasabah, dan pihak ketiga yang dilakukan melalui               customers, and third parties, conducted through
   komunikasi internal dan sosial media.                          internal communications and social media.
3. Penilaian Risiko Fraud: Penerapan prinsip Manajemen         3. Fraud Risk Assessment: The application of Risk
   Risiko untuk mengidentifikasi dan menilai risiko fraud         Management principles to identify and evaluate fraud
   di setiap aktivitas yang berpotensi merugikan Bank.            risks in any activity that could potentially harm the Bank.
   Kebijakan dan prosedur dirancang dengan mengacu                Policies and procedures are designed with reference to
   pada pengendalian intern, prinsip GCG, dan kepatuhan.          internal controls, Good Corporate Governance (GCG)
                                                                  principles, and compliance.




326                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 327
4. Know Your Employee: Pengawasan dan verifikasi dalam            4. Know Your Employee: Oversight and verification in
   pengelolaan Sumber Daya Manusia baik dalam proses                 Human Resource management, both in the employee
   screening kandidat karyawan maupun karyawan.                      candidate screening process and for current employees.
   Adapun pencegahan yang dimaksud melalui sistem                    Prevention is carried out through a careful recruitment
   rekrutmen yang hati-hati, termasuk analisis rekam jejak           system, including analysis of candidates’ background
   calon karyawan (SLIK checking), serta pemantauan                  records (SLIK checking), as well as monitoring employees’
   karakter, perilaku, dan gaya hidup karyawan.                      character, behavior, and lifestyle.
5. Manajemen Vendor: Melakukan uji tuntas vendor untuk            5. Vendor Management: Conducting vendor due diligence
   memastikan vendor yang akan bekerja sama sebagai                  to ensure that vendors partnering with the Bank
   mitra Bank memiliki integritas dan kredibilitas yang              possess adequate integrity and credibility.
   memadai.
Deteksi                                                           Detection
Pilar deteksi bertujuan untuk mengidentifikasi dan                The detection pillar aims to identify and reveal indications
mengungkap indikasi fraud secara dini melalui mekanisme           of fraud early through monitoring and control mechanisms
pengawasan dan kontrol yang melibatkan seluruh lini               that involve all lines of the organisation (first line, second
organisasi (lini pertama, lini kedua, dan lini ketiga). Deteksi   line and third line). Effective detection allows Krom to
yang efektif memungkinkan Krom untuk segera merespons             immediately respond to any indication of fraud and
setiap indikasi fraud dan meminimalkan dampaknya.                 minimise its impact. Some of the main programs in this
Beberapa program utama dalam pilar ini adalah:                    pillar are:
Fraud Detection System: Krom telah mengimplementasikan            Fraud Detection System: Krom has implemented a
Fraud Detection System yang berbasis teknologi untuk              technology-based Fraud Detection System to strengthen
memperkuat kemampuan deteksi secara otomatis. Sistem              automatic detection capabilities. This system uses
ini menggunakan data analitik untuk mengidentifikasi              analytical data to identify suspicious patterns, such
pola-pola mencurigakan, seperti transaksi yang tidak wajar        as unusual transactions or indications of document
atau indikasi pemalsuan dokumen. Penggunaan teknologi             forgery. The use of this technology allows faster and
ini memungkinkan deteksi lebih cepat dan akurat dalam             more accurate detection in dealing with potential fraud.
menghadapi potensi fraud.
Whistleblowing System (WBS): Untuk mendukung budaya               Whistleblowing System (WBS): To support a culture of
transparansi dan integritas, Krom menyediakan mekanisme WBS       transparency and integrity, Krom provides a Whistleblowing
sebagai saluran yang aman bagi karyawan dan pihak eksternal       System (WBS) mechanism as a safe channel for employees
untuk melaporkan indikasi fraud. Bank juga memberikan pelatihan   and external parties to report indications of fraud. The Bank
kepada karyawan tentang pentingnya speak up sebagai bagian        also provides training to employees about the importance of
dari upaya pencegahan dan deteksi fraud.                          speaking up as part of fraud prevention and detection efforts.
Surprise and Regular Audit: Pemeriksaan audit dilakukan           Surprise and Regular Audit: Audit checks are carried out
secara terjadwal untuk memastikan bahwa proses                    on a scheduled basis to ensure that the Bank’s operational
operasional Bank sesuai dengan kebijakan internal dan             processes comply with internal policies and applicable
regulasi yang berlaku. Selain itu, audit mendadak (surprise       regulations. In addition, surprise audits are carried out to
audit) dilakukan untuk memeriksa potensi penyimpangan             check for potential random irregularities, especially in areas
secara acak, terutama di area yang rawan terhadap fraud.          that are prone to fraud.
Investigasi                                                       Investigation
Pilar investigasi bertujuan untuk menelusuri dan mengungkap       The investigation pillar aims to trace and reveal fraud
kejadian fraud secara jelas, objektif, dan transparan sebagai     incidents clearly, objectively and transparently as a basis for
dasar untuk tindakan lebih lanjut. Proses investigasi mencakup    further action. The investigation process includes collecting
pengumpulan bukti, identifikasi pelaku, analisis modus            evidence, identifying the perpetrator, analyzing the methods
operandi, penyebab kejadian, serta pendokumentasian atau          used for crime, causes of the incident, and documenting
laporan hasil investigasi. Hasil investigasi digunakan untuk      or reporting the results of the investigation. The results of
menetapkan sanksi kepada pelaku, memitigasi kerugian              the investigation are used to determine sanctions against
yang timbul, mengambil langkah hukum jika diperlukan, dan         the perpetrator, mitigate losses incurred, take legal steps if
memperbaiki sistem pengendalian agar kejadian serupa              necessary, and improve the control system so that similar
dapat dicegah di masa mendatang.                                  incidents can be prevented in the future.
Pemantauan                                                        Monitoring
Pilar pemantauan memastikan tindak lanjut atas kasus              The monitoring pillar ensures follow-up on fraud cases
fraud yang terjadi serta evaluasi dan pelaporan penerapan         that occur as well as evaluation and reporting on the
strategi Anti-Fraud. Kegiatan ini mencakup penetapan sanksi       implementation of Anti-Fraud strategies. This activity includes
kepada pelaku, pemulihan kerugian, pengambilan langkah            determining sanctions against perpetrators, recovering losses,
hukum bila diperlukan, dan perbaikan pengendalian untuk           taking legal steps if necessary, and improving controls to
mencegah terulangnya kasus serupa. Selain itu, Bank secara        prevent the recurrence of similar cases. In addition, the Bank
rutin melaporkan penerapan strategi Anti-Fraud kepada             routinely reports the implementation of Anti-Fraud strategies
manajemen dan OJK sesuai regulasi, sekaligus melakukan            to management and OJK in accordance with regulations,
pemantauan berkelanjutan untuk memastikan efektivitas             while also carrying out ongoing monitoring to ensure the
langkah-langkah mitigasi fraud di masa mendatang.                 effectiveness of fraud mitigation measures in the future.


PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                327
Page 328
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




KOMITMEN BANK TERHADAP
PELINDUNGAN KONSUMEN
BANK’S COMMITMENT TO CONSUMER PROTECTION

Sebagai wujud tanggung jawab dalam penerapan Good              As a manifestation of its responsibility in implementing
Corporate Governance (GCG) kepada Nasabah atau                 Good Corporate Governance (GCG) to Customers and the
masyarakat yang menggunakan produk atau layanan Krom           public utilizing Krom’s products or services (consumers), and
(konsumen) dan agar sejalan dengan penerapan ketentuan-        to align with the implementation of Consumer Protection
ketentuan yang mengatur mengenai Pelindungan Konsumen          regulations as stipulated in Financial Services Authority
sebagaimana tertuang dalam Peraturan Otoritas Jasa             Regulation (POJK) No. 22 of 2023 concerning Consumer and
Keuangan No. 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen        Public Protection in the Financial Services Sector; POJK No.
dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. POJK No. 18/           18/POJK.07/2018 concerning Consumer Complaint Services
POJK.07/2018 tentang Layanan Pengaduan Konsumen di             in the Financial Services Sector; and Financial Services
Sektor Jasa Keuangan. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan      Authority Circular Letter (SEOJK) No. 17/SEOJK.07/2018
No. 17/SEOJK.07/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Layanan       concerning Guidelines for the Implementation of Consumer
Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan, maka Krom          Complaint Services in the Financial Services Sector, Krom has
telah menerapkan prinsip Pelindungan Konsumen, yaitu:          implemented the following Consumer Protection principles:
1. Edukasi yang memadai;                                       1. Adequate education;
2. Keterbukaan dan transparansi informasi produk dan/          2. Openness and transparency of product and/or service
    atau layanan;                                                  information;
3. Perlakuan yang adil dan perilaku bisnis yang                3. Fair treatment and responsible business conduct;
    bertanggung jawab;
4. Pelindungan aset, privasi, dan data Konsumen;               4. Protection of Consumers’ assets, privacy, and data;
5. Penanganan pengaduan dan penyelesaian sengketa              5. Effective and efficient complaint handling and dispute
    yang efektif dan efisien;                                     resolution;
6. Penegakan kepatuhan;                                        6. Enforcement of compliance;
7. Persaingan yang sehat.                                      7. Fair competition.
Dalam kerangka penerapan Pelindungan Konsumen, Krom            In the framework of implementing Consumer Protection,
selalu menyediakan dan/atau menyampaikan informasi             Krom consistently provides and/or conveys accurate,
mengenai produk dan/atau layanan yang akurat, jujur, dan       honest, and non-misleading information regarding its
tidak menyesatkan yang telah tertuang dalam dokumen            products and/or services, as contained in documents or
atau sarana lain dan disampaikan pada saat konsumen akan       other media, which are presented at the time a consumer
menggunakan produk atau layanan Krom. Penyediaan dan/          intends to use Krom’s products or services. This provision
atau penyampaian informasi oleh Krom ini diharapkan dapat      of information by Krom is expected to provide Consumers
memberikan pemahaman bagi Konsumen terhadap produk             with an understanding of the products and/or services, as
dan/atau layanan serta hak dan kewajiban konsumen.             well as their rights and obligations.
Setelah Nasabah menyetujui untuk menggunakan produk/           Once a Customer agrees to use the products/services
layanan yang disediakan oleh Krom, maka apabila di             provided by Krom, should any changes occur in the future
kemudian hari terjadi perubahan pada produk/layanan            regarding said products/services (including benefits,
(baik mengenai manfaat, biaya, risiko, syarat dan ketentuan)   fees, risks, and terms and conditions), Krom ensures
dan sebelum diberlakukannya perubahan yang dimaksud,           that such changes are communicated to the Customer
Krom telah menginformasikannya kepada Nasabah melalui          through appropriate media in accordance with applicable
media sebagaimana ketentuan hukum yang berlaku. Krom           legal provisions before they take effect. Krom also holds
juga memiliki tanggung jawab untuk memenuhi harapan            the responsibility to meet its customers’ expectations;
nasabahnya, oleh karena itu perlu dilakukan langkah-langkah    therefore, anticipatory measures are taken by following
antisipasi dengan menindaklanjuti setiap Keluhan/Pengaduan     up on every Complaint/Grievance arising from Consumer
yang disebabkan oleh ketidakpuasan Konsumen terhadap           dissatisfaction with the products and/or services provided
produk dan/atau layanan yang disediakan oleh Bank.             by the Bank.
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 22           Referring to POJK No. 22 of 2023 on Consumer Protection
Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat         in Financial Services Sector, POJK No. 18/POJK.07/2018, on
di Sektor Jasa Keuangan. POJK No. 18/POJK.07/2018 tentang      Consumer Complaint Services in the Financial Services
Layanan Pengaduan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan.            Sector, and OJK Circular Letter No. 17/SEOJK.07/2018
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 17/SEOJK.07/2018       on Guidelines for the Implementation of Consumer
tentang Pedoman Pelaksanaan Layanan Pengaduan                  Complaint Services in the Financial Services Sector, Krom
Konsumen di Sektor Jasa Keuangan, Krom telah memiliki          has established a dedicated Unit specifically tasked with
Unit Kerja yang dibentuk secara khusus untuk menangani         handling Consumer Complaints. This unit is responsible for
Pengaduan Konsumen yang berfungsi untuk menerima, dan          receiving and resolving complaints properly and in a timely
menyelesaikan Pengaduan secara baik serta tepat waktu          manner. Effective handling and resolution of complaints at
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan Penanganan        each Krom office enhances customer confidence, which

328                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 329
dan Penyelesaian Pengaduan yang baik di setiap Kantor Krom              in turn strengthens customer loyalty, ultimately increasing
akan meningkatkan kepercayaan Nasabah (confidence), dan                 the Bank’s revenue potential (profitability). This Customer
kepercayaan nasabah akan meningkatkan kesetiaan nasabah                 Complaint Handling Unit is also referred to as “Krom
(loyalty) dan kesetiaan Nasabah akan meningkatkan potensi               Support.”
pendapatan Bank (profitability). Unit Kerja Penanganan
Pengaduan Nasabah (disebut juga “Krom Support”).

Adapun mekanisme sebagai tindak lanjut terhadap                         The mechanisms for the follow-up of Customer Complaints
Pengaduan Nasabah ditentukan sebagai berikut:                           are determined as follows:


Alur Pengaduan Nasabah                                                  Customer Complaint Mechanism

  Nasabah menyampaikan pengaduan melalui:                               Consumers submit complaints through:

     Email                                                  Live Chat Live Chat                           Facebook
     support@krom.id                                        Aplikasi Krom Krom App                        krombankofficial

     Datang Visit                                           Telepon ke By Phone to                        Instagram
     Kantor Cabang Terdekat                                 (021) 50996920                                krom.bank
     The Nearest Branch Offices




  Keluhan/Pengaduan yang tidak                      Keluhan/pengaduan yang tidak                      Petugas Krom/unit kerja yang
  dapat ditangani langsung oleh                     dapat ditangani oleh Unit Kerja dan/              terkait dengan keluhan/pengaduan
  Petugas Customer Service                          atau Pejabat Krom yang berwenang                  harus segera menyampaikan hasil
  Krom, maka akan diteruskan ke                     wajib segera disampaikan dan                      penyelesaian keluhan/pengaduan
  departemen terkait.                               dikonsultasikan kepada Direksi                    kepada Nasabah.
                                                    Krom.
  Complaints that cannot be handled                                                                   The Krom officer/work unit
  directly by customer service of                   Complaints that cannot be handled                 related to the complaint must
  Krom, will be forwarded to the                    by the authorized Work Unit and/or                immediately submit the results of
  relevant department.                              Krom Officers must be submitted                   the settlement of the complaint to
                                                    immediately and consulted with the                the Customer.
                                                    Krom Directors.




  Keluhan/pengaduan yang diterima                   Petugas Krom/unit kerja yang                      Petugas Krom wajib mencantumkan
  secara lisan harus diselesaikan                   terkait dengan keluhan/pengaduan                  tanggal dan hasil penyelesaian
  dalam 5 (lima) hari kerja. Sedangkan              Nasabah wajib melakukan                           penanganan keluhan/pengaduan
  untuk keluhan/pengaduan yang                      dokumentasi dan administrasi                      pada penyampaian hasil.
  diterima secara tertulis harus                    terhadap tanggal dan hasil
                                                                                                      The Krom officer must include the
  diselesaikan dalam 10 (sepuluh) hari              penyelesaian keluhan/pengaduan
                                                                                                      date and result of the completion
  kerja sejak diterimanya keluhan/                  pada Formulir Pengaduan.
                                                                                                      of the handling of complaints in the
  pengaduan dan kelengkapan
                                                    The Krom officer of the Bank/work                 completion notification.
  dokumen persyaratan.
                                                    unit related to complaints from
  Complaints received verbally must                 customers is required to document
  be resolved within 5 (five) working               and administer the dates and
  days. Meanwhile, complaints received              results of complaints resolved on
  in writing must be resolved within 10             the Complaint Form.
  (ten) working days of receipt of the
  complaint and completeness of the
  required documents.




  Dalam hal terdapat ketidaksepakatan terhadap hasil penanganan pengaduan yang dilakukan oleh Bank, Nasabah dapat menyampaikan
  Pengaduan kepada Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan untuk penanganan Pengaduan sesuai dengan kewenangan atau Mengajukan
  Sengketa melalui pengadilan atau diluar pengadilan melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS) Sektor Jasa Keuangan.
  In the event of disagreement with the results of complaint handling carried out by the Bank, Customers can submit a Complaint to Bank
  Indonesia or the Financial Services Authority for Complaint handling in accordance with their authority or submit a Dispute through the
  court or outside the court through the Alternative Dispute Resolution Institution (LAPS) in the Financial Services Sector.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                            329
Page 330
        Tata Kelola Perusahaan
        Good Corporate Governance




Bahwa berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan          Pursuant to Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
No. 22 Tahun 2023 Tentang Pelindungan Konsumen dan          22 of 2023 concerning Consumer and Public Protection in the
Masyarakat di sektor Jasa Keuangan, poin penyelesaian       Financial Services Sector, regarding the resolution of complaints
pengaduan di sektor Jasa Keuangan dan dalam hal             in the Financial Services sector, in the event that an agreement
tidak tercapai kesepakatan terhadap hasil penanganan        is not reached concerning the outcome of complaint handling
pengaduan yang dilakukan oleh Krom, Konsumen dapat:         conducted by Krom, the Consumer may:
1.   Menyampaikan pengaduan kepada Otoritas Jasa            1.   Submit a complaint to the Financial Services Authority
     Keuangan untuk penanganan pengaduan sesuai dengan           (OJK) for handling in accordance with the Authority’s
     kewenangan Otoritas Jasa Keuangan; atau                     jurisdiction; or
2. Mengajukan sengketa kepada Lembaga Alternatif            2. File a dispute through the Alternative Dispute
   Penyelesaian Sengketa (LAPS) Sektor Jasa Keuangan           Resolution Agency for the Financial Services Sector
   yang mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa                (LAPS) approved by the Financial Services Authority,
   Keuangan atau kepada pengadilan.                            or through the court.
Dalam hal pemantauan penanganan dan penyelesaian            Regarding the monitoring of customer complaint handling
Pengaduan Nasabah, Krom melalui Unit Pelayanan              and resolution, Krom, through its Consumer Service Unit
Konsumen (Customer Service Digital) telah melakukan         (Digital Customer Service), has administered all documents
penatausahaan dokumen yang berkaitan dengan                 related to the receipt, handling, and resolution of Customer
penerimaan, penanganan, dan penyelesaian Pengaduan          Complaints. Furthermore, the mandatory reporting
Nasabah. Sedangkan mengenai kewajiban pelaporan             regarding complaint handling, resolution, and consumer
tentang penanganan dan penyelesaian pengaduan dan           protection is submitted to the following regulators:
pelindungan konsumen yaitu kepada regulator:

a. Bank Indonesia, yang meliputi laporan:                   a. Bank Indonesia (BI), which includes:
     • Laporan Penanganan dan Penyelesaian Pengaduan             • Report on the Handling and Resolution of Payment
      Konsumen Sistem Pembayaran                                  System Consumer Complaints
     • Laporan Penanganan Pengaduan Konsumen Terkait             • Report on the Handling of Consumer Complaints
      Penyetoran dan/atau Penarikan Uang                          Related to Cash Deposits and/or Withdrawals
     • Laporan Pengaduan Nasabah                                 • Customer Complaint Report

b. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Sistem              b. Financial Services Authority (OJK), through the
   Informasi Pelaporan dan Pelindungan Konsumen                Consumer Reporting and Protection Information
   (SI PEDULI).                                                System (SI PEDULI), which includes:
     • Laporan Layanan Pengaduan Nasabah                         • Customer Complaint Service Report
     • Laporan Literasi & Inklusi Keuangan                       • Financial Literacy & Inclusion Report
     • Laporan Penilaian Sendiri                                 • Self-Assessment Report




PENYIMPANGAN INTERNAL
INTERNAL FRAUD

Krom menetapkan definisi fraud adalah mengacu kepada        Krom establishes its definition of fraud by referring to the
ketentuan Bank Indonesia yang tercantum dalam Peraturan     provisions of the Financial Services Authority (OJK) as
Otoritas Jasa Keuangan No. 12 Tahun 2024 perihal            stipulated in Financial Services Authority Regulation No.
Penerapan Strategi Anti Fraud bagi Bank Umum. Penerapan     12 of 2024 concerning the Implementation of Anti-Fraud
ketentuan ini telah ditindaklanjuti dengan penetapan        Strategies for Commercial Banks. The implementation of
fungsi pengelolaan penerapan strategi anti fraud yaitu      these provisions has been followed up by the establishment
dengan membentuk Unit Kerja Anti Fraud yang ditetapkan      of the anti-fraud strategy management function, namely
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 003/KROM/SKEP-      through the formation of the Anti-Fraud Work Unit,
DIR/XII/2024 Tentang Pembentukan Unit Kerja Anti Fraud.     established under the Board of Directors’ Decree No. 003/
Unit Kerja Anti Fraud Di Krom diketuai oleh Kepala Satuan   KROM/SKEP-DIR/XII/2024 concerning the Formation of the
Kerja Manajemen Risiko.                                     Anti-Fraud Work Unit. The Anti-Fraud Work Unit at Krom is
                                                            chaired by the Head of the Risk Management Division.




330                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 331
  INTERNAL FRAUD                       JUMLAH KASUS YANG DILAKUKAN OLEH NUMBER OF CASES CONDUCTED BY                    INTERNAL FRAUD
  DALAM 1 TAHUN                                                                                                           WITHIN 1 YEAR
                            ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN
                                                                                    PEGAWAI TIDAK TETAP DAN TENAGA
                                                   DIREKSI
                                                                    PEGAWAI TETAP                         ALIH DAYA
                                   MEMBER OF THE BOARD OF
                                                               PERMANENT EMPLOYEE          TEMPORARY EMPLOYEE AND
                           COMMISSIONERS AND THE BOARD OF
                                                                                                       OUTSOURCING
                                                DIRECTORS

                                     2025            2024        2025       2024             2025             2024

                                                                                                                          Number of Internal
  Jumlah Internal Fraud                 -               -           -           1                -               -
                                                                                                                                     Frauds

  Telah Diselesaikan                    -               -           -           1                -               -           Resolved Cases
  Dalam Proses
                                                                                                                        In Process of Internal
  Penyelesaian                          -               -           -           -                -               -
                                                                                                                                  Settlement
  Internal
  Belum Diupayakan
                                        -               -           -           -                -               -        Pending Settlement
  Penyelesaiannya
  Telah Ditindaklanjuti
                                        -               -           -           -                -               -       Under Legal Process
  melalui Proses Hukum
  Total Kasus Fraud                                                                                                    Total Fraud Cases with
  dengan Nominal di Atas                -               -           -           -                -               -        Nominal Value over
  Rp100 Juta                                                                                                                    IDR100 Million




PERMASALAHAN HUKUM
LEGAL ISSUES


Perkara Penting yang Dihadapi Oleh Perseroan                            Important Cases Faced by The Company During
Selama Periode Tahun 2025                                               The Period of 2025

Permasalahan hukum meliputi perkara pidana dan perdata                  Legal disputes include criminal and civil cases faced by
yang dihadapi oleh Krom selama tahun 2025.                              Krom during 2025.

Permasalahan Hukum Pidana                                               Criminal Law Disputes
Rincian permasalahan hukum pidana yang dihadapi oleh                    Details of the criminal law cases faced by Krom during
Krom selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:                          2025 are as follows:


  PERMASALAHAN HUKUM PIDANA                                  JUMLAH KASUS NUMBER OF CASES                                 CRIMINAL CASES

  Perkara yang sudah mendapatkan putusan                                                              Cases that have been obtained final and
                                                                                             0
  yang berkekuatan hukum tetap                                                                                              binding decision
  Perkara yang sedang dalam proses
                                                                                             0                                Ongoing cases
  penyelesaian

  Jumlah                                                                                     0                                          Total



Permasalahan Hukum Perdata                                              Civil Law Disputes
Rincian permasalahan hukum perdata yang dihadapi oleh                   Details of the civil law cases faced by Krom during 2025
Krom selama tahun 2025 adalah sebagai berikut.                          are as follows:

  PERMASALAHAN HUKUM PERDATA                                 JUMLAH KASUS NUMBER OF CASES                                CIVIL LAW CASES

  Perkara yang sudah mendapatkan putusan                                                              Cases that have been obtained final and
                                                                                             0
  yang berkekuatan hukum tetap                                                                                              binding decision
  Perkara yang sedang dalam proses
                                                                                             1                                Ongoing cases
  penyelesaian

  Jumlah                                                                                     1                                          Total




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                               331
Page 332
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




INFORMASI TENTANG SANKSI
ADMINISTRATIF
INFORMATION ABOUT ADMINISTRATIVE SANCTIONS


Pada tahun 2025, terdapat 10 (sepuluh) sanksi yang diberikan.   In 2025, there were 10 (ten) sanctions imposed. The
Penerapan sanksi ini merupakan bagian dari komitmen             enforcement of these sanctions is part of the Bank’s
perusahaan dalam menjaga disiplin kerja serta memastikan        commitment to maintaining work discipline and ensuring
setiap karyawan mematuhi ketentuan yang berlaku.                that all employees comply with applicable regulations.
Dalam rangka mitigasi agar sanksi tersebut tidak terjadi        In the context of mitigating so that these sanctions do
lagi, maka dilakukan langkah-langkah perbaikan seperti          not occur again, corrective measures are taken such as
pemantauan dan peningkatan ketelitian serta pemahaman           monitoring and increasing the accuracy and understanding
dari unit terkait terhadap berbagai aspek pelaporan-            of the relevant units regarding various aspects of these
pelaporan tersebut.                                             reports.




INFORMASI MENGENAI KODE ETIK
PERUSAHAAN
INFORMATION REGARDING THE COMPANY’S CODE OF ETHICS


Krom telah memiliki dan menerapkan Kode Etik (Code              Krom has had and implemented a Code of Conduct
of Conduct) yang secara tegas mengatur hal-hal                  that strictly regulates matters related to value systems,
terkait sistem nilai, etika bisnis, etika dengan nasabah,       business ethics, ethics with customers, commitments,
komitmen, serta penegakan terhadap peraturan-peraturan          and enforcement of company regulations in conducting
perusahaan dalam menjalankan bisnis dan aktivitas lainnya.      business and other activities. This guideline also clearly
Pedoman ini juga mendeskripsikan secara jelas aturan            describes the rules of attitudes or interactions that are
sikap atau interaksi yang diperbolehkan maupun yang tidak       allowed or not allowed between employees and customers
diperbolehkan antara pegawai dengan nasabah dan para            and other stakeholders. The preparation of Krom Code of
pemangku kepentingan lainnya. Penyusunan Kode Etik Krom         Ethics is always based on principles that are in line with
senantiasa didasarkan pada prinsip-prinsip yang selaras         the bank’s vision and mission while still paying attention to
dengan visi dan misi bank dengan tetap memperhatikan            internal provisions and applicable developments.
ketentuan internal dan perkembangan yang berlaku.

Pokok-Pokok Kode Etik Memuat Pengaturan                         The Main Points of The Code of Ethics Contain
Terkait Etika Bisnis dan Etika Kerja, dengan                    Regulations Related to Business Ethics and work
Rincian Sebagai Berikut:                                        Ethics, with The Following Details:
1. Etika Pribadi                                                1. Personal Ethics

   a. Memiliki perilaku profesional yang mencerminkan              a. Have professional behavior that reflects the Bank’s
      budaya kerja Bank, selaras dengan penerapan nilai-              work culture, in line with the implementation
      nilai etika dan tata kelola yang berlaku umum serta             of generally applicable ethical and governance
      standar Perseroan akan prinsip-prinsip moral yang               values and the Company’s standards for moral
      memandu perilaku dan aktivitas kerja sesuai dengan              principles that guide work behavior and activities in
      Visi dan Misi Perusahaan.                                       accordance with the Company’s Vision and Mission.
   b. Setiap stakeholder Bank wajib membaca dan                    b. Every Bank stakeholder is required to read and
      memahami standar Etika Bank dan sepenuhnya                      understand the Bank’s Ethics standards and fully
      menerapkan perilaku yang diharapkan secara                      implement the expected behavior comprehensively
      menyeluruh di setiap unit terkait.                              in every related unit.

332                                                                                     Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 333
   c. Setiap stakeholder dilarang menyebarluaskan,                  c. Every stakeholder is prohibited from disseminating,
      menceritakan atau menyampaikan informasi                         telling or conveying information regarding financial
      mengenai data keuangan ataupun informasi lainnya                 data or other information from Customers, Relations
      dari Nasabah, Relasi dan/atau Perusahaan Pihak Ketiga            and/or Third Party Companies in accordance with
      sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang                  applicable laws and regulations, except with the
      berlaku, terkecuali atas sepengetahuan/izin pihak                knowledge/ permission of the authorized party and
      yang berwenang serta kepentingan Negara.                         the interests of the State.
   d. Setiap karyawan harus bersikap dan bertingkah laku            d. Every employee must behave and act well to reflect
      yang baik untuk mencerminkan rasa hormat dan                     respect and appreciation for anyone in accordance
      penghargaan terhadap siapapun juga sesuai dengan                 with good ethics of politeness in the Company’s
      etika kesopanan yang baik di lingkungan Perusahaan.              environment
   e. Setiap karyawan harus menyadari menghayati peranannya         e. Every employee must be aware of living their role
      sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Bank, oleh            as an inseparable part of the Bank, therefore always
      karena itu selalu berupaya untuk menjaga nama baik               strive to maintain a good name in every situation
      dalam setiap situasi dan kondisi yang dihadapinya.               and condition they face.
   f.   Setiap karyawan harus menumbuhkan sikap “self-              f.   Every employee must develop an attitude of “self-
        control” dalam setiap tindakannya serta memiliki                 control” in every action and be open to receiving
        keterbukaan dalam menerima penilaian, kritik, atau saran.        assessments, criticisms, or suggestions.
   g. Setiap   karyawan     dilarang  menyalahgunakan               g. Every employee is prohibited from abusing
      wewenang dan mengambil keuntungan baik secara                    authority and taking advantage either directly or
      langsung maupun tidak langsung menerima komisi                   indirectly of receiving commissions or bribes in
      atau suap baik berupa uang maupun bingkisan atau                 the form of money or gifts or any form related to
      bentuk apapun yang berkaitan dalam menjalankan                   carrying out their work either from Customers or
      pekerjaannya baik dari Nasabah atau Relasi apapun                any related Relations.
      yang berhubungan.
   h. Setiap karyawan dilarang melakukan tindakan                   h. Every employee is prohibited from committing acts
      pemalsuan dokumen-dokumen yang berkaitan                         of falsification of documents related to the Bank
      dengan Bank atau tindakan ketidakjujuran lainnya                 or other acts of dishonesty and other actions that
      serta tindakan-tindakan lainnya yang merugikan                   harm the Bank either materially or immaterially.
      Bank baik secara materil atau immateril.
   i.   Setiap karyawan tidak diperkenankan untuk                   i.   Every employee is not permitted to offer a product/
        menawarkan suatu produk/layanan/usaha lain di                    service/business other than the Bank’s business.
        luar bisnis Bank.
   j.   Setiap karyawan wajib menjaga kesehatan,                    j.   Every employee is required to maintain health,
        keselamatan, dan keamanan agar dapat menghindari                 safety, and security in order to avoid risks in the
        risiko di lingkungan kerja.                                      work environment.
   k. Setiap karyawan wajib menjaga Aset, Dokumen,                  k. Every employee is required to safeguard the
      atau informasi Perusahaan.                                       Company’s Assets, Documents, or information.
   l.   Mematuhi prinsip-prinsip terkait anti gratifikasi           l.   Comply with the principles related to anti-
        yang melanggar peraturan, anti suap dan anti                     gratification that violates regulations, anti-bribery
        korupsi sebagaimana yang diatur pada Kebijakan                   and anti- corruption as stipulated in the Bank’s
        Bank tentang Anti Suap dan Korupsi.                              Policy on Anti- Bribery and Corruption.
   m. Setiap karyawan tidak diperkenankan untuk menerbitkan,        m. Every employee is not permitted to publish,
      mengumumkan, dan/atau mengunggah materi apapun                   announce, and/or upload any material on
      dalam media sosial atas nama Perusahaan dan/atau                 social media on behalf of the Company and/or
      mewakili Perusahaan, kecuali diberikan kewenangan                representing the Company, unless specifically
      secara khusus oleh Perusahaan dan/atau berdasarkan               authorized by the Company and/or based on the
      arahan Perusahaan.                                               Company’s direction.
   n. Setiap karyawan agar dapat aktif melaporkan dan               n. Every employee must be able to actively report
      larangan untuk setiap pelanggaran atau perilaku                  and prohibit any violation or dishonest behavior
      tidak jujur yang dilakukan terhadap hal-hal berikut              committed against the following (but not limited
      (namun tidak terbatas) yaitu:                                    to):
        • Aktivitas kriminal;                                            • Criminal activity;
        • Membantu sesama rekan kerja melakukan tindakan                 • Helping fellow co-workers commit fraud, theft,
         kecurangan, pencurian, dan penipuan;                             and deception;
        • Pencemaran nama baik;                                          • Defamation;
        • Pengrusakan terhadap properti Bank;                            • Damage to Bank property;
        • Membahayakan kesehatan dan keselamatan;                        • Endangering health and safety;
        • Tidak memenuhi kewajiban hukum atau kewajiban                  • Not fulfilling legal obligations or professional
         profesional;                                                     obligations;



PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                             333
Page 334
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




      • Atau kewajiban yang diwajibkan oleh peraturan;                • Or obligations required by regulations;
      • Penyuapan dan/atau korupsi;                                   • Bribery and/or corruption;
      • Tindakan penipuan;                                            • Fraudulent acts;
      • Kelalaian;                                                    • Negligence;
      • Pelanggaran terhadap kebijakan dan prosedur internal;         • Violation of internal policies and procedures;
      • Perilaku yang merusak reputasi Bank;                          • Behavior that damages the Bank’s reputation;
      • Pengungkapan informasi rahasia secara tidak sah;              • Unauthorized disclosure of confidential information;
        dan                                                             and
      • Menyembunyikan dengan sengaja segala hal di                   • Intentionally concealing any of the above, or
        atas, atau tidak melapor setelah menyaksikan                    failing to report after witnessing a violation.
        suatu pelanggaran.
2. Etika dengan Nasabah                                         2. Ethics with Customers

   a. Setiap karyawan harus menunjukkan sikap dan                  a. Every employee must demonstrate good attitudes
      tingkah laku yang baik kepada Nasabah, sehingga                 and behavior towards Customers, so as to create
      menimbulkan rasa kepercayaan serta kesan positif                a sense of trust and a positive impression of all
      atas semua pelayanan yang diberikan.                            services provided.
   b. Keluhan dari Nasabah, baik yang dinyatakan secara            b. laints from Customers, whether stated verbally or in
      lisan maupun tertulis, wajib untuk ditindaklanjuti.             writing, must be followed up.
   c. Setiap karyawan dilarang menggunakan fasilitas               c. Every employee is prohibited from using Customer/
      Nasabah/Bank untuk kepentingan pribadi/keluarga.                Bank facilities for personal/family interests.
   d. Bersikap adil, sopan, dan tulus serta menjunjung             d. Be fair, polite, and sincere and uphold professional
      tinggi nilai profesional dalam melayani Nasabah.                values in serving Customers.
   e. Bank akan mengatur pelindungan konsumen pada                 e. The Bank will regulate consumer protection in the
      lampiran.                                                       attachment.
3. Etika dengan Pihak Ketiga                                    3. Ethics with Third Parties

   a. Dalam pemilihan vendor/perusahaan alih daya yang             a. In selecting vendors/outsourcing companies that
      berfungsi sebagai rekanan/mitra wajib menerapkan                function as partners, the following principles must
      prinsip-prinsip: keterbukaan & keadilan, transparansi           be applied: openness & fairness, transparency and
      dan Value for Money.                                            Value for Money.
   b. Setiap karyawan memastikan bahwa vendor/                     b. Each employee ensures that the vendor/
      perusahaan alih daya memahami dan mematuhi                      outsourcing company understands and complies
      kebijakan yang berlaku di Bank.                                 with the policies applicable at the Bank.
   c. Setiap karyawan memastikan bahwa proses                      c. Each employee ensures that the cooperation
      kerja sama dengan vendor/perusahaan alih daya                   process with vendors/outsourcing companies is
      dibuat secara jujur dan objektif, serta bebas dari              carried out honestly and objectively, and free from
      kepentingan atau keuntungan pribadi.                            personal interests or benefits.
4. Etika dengan Pejabat Publik                                  4. Ethics with Public Officials

   a. Perusahaan berkomitmen mematuhi peraturan                    a. The Company is committed to complying with
      perundang-undangan yang berlaku. Maka untuk                     applicable laws and regulations. Therefore, each
      itu, setiap karyawan wajib untuk mempelajari,                   employee is required to study, understand, and
      memahami, dan menaati setiap peraturan                          comply with all applicable laws and regulations.
      perundang-undangan yang berlaku.
   b. Setiap karyawan wajib membina hubungan dan                   b. Each employee is required to foster good relationships
      komunikasi yang baik dengan Pejabat Publik.                     and communication with Public Officials.
5. Etika dengan Pesaing                                         5. Ethics with Competitors

   a. Melaksanakan prinsip        kehati-hatian   dan   etika      a. Implementing the principle of prudence and good
      komunikasi yang baik.                                           communication ethics.
   b. Tidak mencemarkan nama baik pesaing, perusahaan              b. Not defaming competitors, other companies, other
      lain, organisasi lain atau negara.                              organisations or countries.
   c. Memastikan kepatuhan terhadap kebijakan dan                  c. Ensuring compliance with information security
      pedoman keamanan informasi.                                     policies and guidelines.




334                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 335
   d. Memastikan     pertukaran      informasi   tidak            d. Ensure that the exchange of information does
      menghasilkan kolusi (apabila terjadi suatu kerja               not result in collusion (if there is cooperation or
      sama atau pertukaran informasi).                               exchange of information).
   e. Tidak melakukan penguasaan yang mengakibatkan               e. Do not exercise control that results in monopolistic
      praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.             practices and unfair business competition.

Sarana Pelaporan                                               Reporting Tools
Bagi setiap orang atau Karyawan yang mengalami, melihat,       For any person or Employee who experiences, sees, and/or
dan/atau mendengar terjadinya pelanggaran etik yang            hears of an ethical violation that is indicated to have been
indikasinya dilakukan oleh Karyawan Bank, agar dapat           committed by a Bank Employee, to make a report and send
membuat laporan dan mengirimkan melalui e-mail:                it via e-mail: hr.internalreport@krom.id. The Bank will always
hr.internalreport@krom.id. Bank senantiasa akan menjaga        maintain the confidentiality of the reporter’s identity
kerahasiaan informasi identitas pelapor.                       information.

Kode Etik Berlaku untuk Seluruh Level                          Code of Ethics Applies to All Levels of the
Organisasi                                                     Organisation
Kode Etik wajib dipatuhi oleh seluruh pegawai, baik pegawai    The Code of Ethics must be complied with by all employees,
tetap maupun tidak tetap di semua tingkatan organisasi,        both permanent and non-permanent at all levels of the
termasuk Direksi dan Dewan Komisaris. Komitmen dalam           organisation, including the Board of Directors and Board
mematuhi Kode Etik di setiap aktivitas serta pelaksanaan       of Commissioners. Commitment to complying with the
tugas dan tanggung jawab sehari-hari. Kebijakan ini            Code of Ethics in every activity and implementation of
juga berlaku untuk dilakukan oleh dan terhadap individu        daily tasks and responsibilities. This policy also applies to
namun tidak terbatas pada pegawai (misalnya: anggota           and against individuals but is not limited to employees (eg:
tim, magang, manajer, pegawai sementara atau kontrak,          team members, interns, managers, temporary or contract
customer, pelamar dan vendor). Dan juga berlaku dalam          employees, customers, applicants and vendors). And also
konteks pekerjaan, tidak hanya selama jam kerja atau di        applies in the context of work, not only during working
tempat kerja (misalnya outing kantor, perjalanan bisnis atau   hours or at work (eg office outings, business trips or client
acara hiburan klien, dll).                                     entertainment events, etc.).




BUDAYA PERUSAHAAN
CORPORATE CULTURE


Kepercayaan para pemangku kepentingan (stakeholders)           The trust of stakeholders such as employees, customers,
seperti karyawan, pelanggan, pemasok, dan pemangku             suppliers and other stakeholders is a very decisive factor
kepentingan lainnya merupakan faktor yang sangat               for increasing the value and continuity of the Company’s
menentukan bagi peningkatan nilai dan kelangsungan             business activities. The image and reputation of the
kegiatan usaha Perusahaan. Citra dan reputasi Perusahaan       Company and the trust of stakeholders are closely related
dengan kepercayaan para pemangku kepentingan sangat erat       to the behavior of each individual in the Company in
kaitannya dengan perilaku setiap individu dalam Perusahaan     interacting with stakeholders.
dalam berinteraksi dengan para pemangku kepentingan.
Seluruh level organisasi Krom wajib untuk menerima dan         All levels of the Krom organisation are required to accept
menerapkan Budaya Perusahaan dan Kode Etik Perusahaan          and apply the Corporate Culture and the Company Code of
sebagai panduan bertindak dalam menetapkan hubungan            Ethics as a guide to action in establishing work relationships,
kerja, pola pikir, sikap dan perilaku sehari-hari dengan       mindsets, attitudes and daily behavior with fellow Krom
sesama insan Krom dan/atau pihak-pihak lainnya yang            employees and/ or other parties which include but are not
meliputi namun tidak terbatas pada mitra kerja, masyarakat     limited to partners, community or other stakeholders.
atau pemangku kepentingan lainnya.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                             335
Page 336
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




KEBIJAKAN TRANSAKSI SAHAM BANK
OLEH ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN
DIREKSI
SHARE TRANSACTION POLICY OF BANK BY THE MEMBERS OF THE
BOARD OF COMMISSIONERS AND THE BOARD OF DIRECTORS


Selaras dengan Kebijakan Kepemilikan Saham Krom oleh           In accordance with Krom’s Share Ownership Policy for
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi No. 003/L1/XI/2025,        Members of the Board of Commissioners and Board of
setiap anggota Dewan Komisaris dan Direksi wajib melaporkan    Directors No. 003/L1/XI/2025, all members of the Board
kepada Krom (melalui Departemen Sekretaris Perusahaan)         of Commissioners and Board of Directors are required to
atas kepemilikan maupun setiap perubahan kepemilikan           inform Krom (through the Corporate Secretary Department)
saham Krom, baik yang dimiliki secara langsung maupun tidak    of their share ownership and any changes in their ownership
langsung. Laporan tersebut wajib disampaikan paling lambat 3   of Krom’s shares, whether direct or indirect, no later than 3
(tiga) hari kerja sejak tanggal terjadinya transaksi.          (three) days after the transaction occurs.

Pelaksanaan                                                    Implementation
Selama tahun 2025, tidak terdapat transaksi penjualan          During 2025, there were no share sale or purchase
maupun pembelian saham Krom yang dilakukan baik oleh           transactions of Krom conducted by any members of the
anggota Direksi maupun anggota Dewan Komisaris.                Board of Directors or the Board of Commissioners.




PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH
KARYAWAN DAN/ATAU MANAJEMEN
EMPLOYEES AND/OR MANAGEMENT SHARE OPTION PROGRAM


Opsi Saham                                                     Share Options
Sampai dengan 31 Desember 2025, tidak ada opsi saham           As of December 31, 2025, there were no share options
yang diberikan Krom kepada Dewan Komisaris, Direksi,           granted by Krom to the Board of Commissioners, the Board
maupun Pejabat Eksekutif.                                      of Directors, or Executives Officer.

Program Employee Stock Option                                  Employee Stock Option Program
Sampai dengan 31 Desember 2025, tidak ada program              As of December 31, 2025, there was no employee stock
employee stock options yang diberikan Krom kepada              options program granted by Krom to employees.
karyawan.




336                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 337
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN
WHISTLEBLOWING SYSTEM

Untuk mendukung budaya transparansi dan integritas,          To support a culture of transparency and integrity, Krom
Krom menyediakan mekanisme Whistleblowing System             provides a Whistleblowing System (WBS) mechanism as
(WBS) sebagai saluran yang aman bagi karyawan dan            a secure channel for employees and external parties to
pihak eksternal untuk melaporkan indikasi pelanggaran.       report indications of violations. Krom also provides training
Krom juga memberikan pelatihan kepada karyawan               to employees on the importance of speaking up as part of
tentang pentingnya speak up sebagai bagian dari upaya        efforts to prevent and detect misconduct.
pencegahan dan deteksi pelanggaran.

Cara Penyampaian Laporan                                     Reporting Procedures
Krom menyediakan sarana yang digunakan              untuk    Krom provides several mechanisms for the submission of
penyampaian laporan pelanggaran, antara lain:                violation reports, including:

  SARANA FACILITIES                                                                            KETERANGAN DESCRIPTION

  E-mail                                                                                                    wbsk@krom.id

  SMS atau WhatsApp                                                                                           0817779980

  Website                                                                                                   https://krom.id


Selain melalui media pelaporan sebagaimana disebutkan di     In addition to the reporting channels mentioned above,
atas, pelapor juga dapat menyampaikan indikasi kecurangan    reporters may also submit indications of fraud directly to
secara langsung kepada Unit Anti-Fraud.                      the Anti-Fraud Unit.

Pihak yang Mengelola Laporan Whistleblowing                  Parties Responsible for Managing Whistleblowing
                                                             Reports
Unit kerja Anti-Fraud bertanggung jawab penuh terhadap       The Anti-Fraud Unit is fully responsible for the overall
keseluruhan pengelolaan laporan yang masuk melalui           management of reports received through the Whistleblowing
Whistleblowing maupun laporan yang dilaporkan langsung       system as well as reports submitted directly to the Anti-
kepada unit kerja Anti-Fraud.                                Fraud Unit.
Sistem Perlindungan Pelapor dan Penanganan                   Whistleblower Protection and Report Handling
Laporan                                                      System
Krom sudah menjamin perlindungan terhadap pelapor dan        Krom guarantees protection for whistleblowers and has also
juga sudah merumuskan proses penanganan laporan ke           formalized the report handling process in the Company
dalam peraturan Perusahaan.                                  regulations.
Jumlah Laporan di Tahun 2025 dan Tindak Lanjut               Number of Reports in 2025 and Follow-Up Actions
Sepanjangan tahun 2025 tidak terdapat laporan indikasi       Throughout 2025, there were no reports of suspected
pelanggaran yang berasal dari Whistleblowing maupun          violations, either through the Whistleblowing system or
laporan yang dilaporkan langsung ke unit kerja Anti-Fraud.   submitted directly to the Anti-Fraud Unit.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                           337
Page 338
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




SEKRETARIS PERUSAHAAN
CORPORATE SECRETARY

Sekretaris Perusahaan berperan sebagai penghubung             The Corporate Secretary acts as a liaison between Bank
antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa    Indonesia, Financial Services Authority (OJK), Indonesia Stock
Efek Indonesia, pemegang saham, investor/calon investor,      Exchange, capital market authority, shareholders, investors/
media massa, dan pihak eksternal lainnya. Sekretaris          prospective investors, the mass media, and other external
Perusahaan bertanggung jawab menyampaikan laporan             parties. The Corporate Secretary is responsible for submitting
tahunan, laporan triwulanan, mengelola laman Bank, rilis      annual reports, quarterly reports, managing the Bank’s website,
pers, dan media lainnya. Berdasarkan Peraturan OJK No.        press releases and other media. Based on the OJK Regulation
35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten          No. 35/POJK.04/2014 concerning Corporate Secretary of
atau Perusahaan, Krom memiliki Sekretaris Perusahaan yang     Issuers or Companies, Krom has a Corporate Secretary which
diatur dan ditetapkan oleh ketentuan yang berlaku.            is regulated and determined by applicable regulations.
Sekretaris Perusahaan wajib membuat laporan secara            The Corporate Secretary is required to prepare periodic
berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun      reports at least once a year regarding the implementation of
mengenai pelaksanaan fungsi sekretaris perusahaan             the Corporate Secretary function to the Board of Directors,
kepada Direksi dan ditembuskan kepada Dewan Komisaris         with a copy provided to the Board of Commissioners,
sebagaimana diatur di dalam Peraturan Otoritas Jasa           as stipulated in Financial Services Authority Regulation
Keuangan No. 35/POJK.04/2014 bahwa Sekretaris                 (POJK) No. 35/POJK.04/2014, stating that the Corporate
Perusahaan membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam         Secretary assists the Board of Directors and the Board of
pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik/GCG.             Commissioners in the implementation of Good Corporate
                                                              Governance (GCG).




                                  Antik Rosalia Indah                                   Warga Negara Nationality
                                                                                        Indonesia / Indonesian
                                  Jabatan Position
                                                                                        Usia Age
                                  Sekretaris Perusahaan
                                                                                        38 tahun / years old
                                  Corporate Secretary



     Menjabat sebagai Appointed as


        Bergabung dengan Krom pada tahun 2024 dan menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan berdasarkan
        Surat Keputusan Direksi Krom No. 005/KROM/SKEP-DIR/IX/2024.

        Joined Krom in 2024 and appointed as Corporate Secretary of the Company since based on Board of
        Directors Decree No. 005/KROM/SKEP-DIR/IX/2024.




     Pengalaman Kerja Work Experience


     • Corporate Secretary Senior Manager, PT Krom Bank       • Corporate Communications, PT Bank OCBC NISP Indonesia
       Indonesia (2024-Sekarang)                                Tbk (2015-2018)
       Corporate Secretary Senior Manager, PT Krom Baank        Corporate Communications, PT Bank OCBC NISP Indonesia
       Indonesia (2024-Now)                                     Tbk (2015-2018)
     • Corporate Communications, PT Bank KEB Hana Indonesia   • Corporate Communications, PT Maybank Indonesia Tbk
       (2022-2024)                                              (2010-2015)
       Corporate Communications, PT Bank KEB Hana Indonesia     Corporate Communications, PT Maybank Indonesia Tbk
       (2022-2024)                                              (2010-2015)
     • Corporate Communications, PT CIMB Niaga Auto Finance
       (2018-2022)
       Corporate Communications, PT CIMB Niaga Auto Finance
       (2018-2022)



338                                                                                    Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 339
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)           Based on the Financial Services Authority (OJK) Regulation
No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan            No.   35/POJK.04/2014       concerning    the    Corporate
Emiten atau Perusahaan Publik, tugas dan tanggung jawab      Secretary of Issuers or Public Companies, the duties and
Sekretaris Perusahaan meliputi:                              responsibilities of the Corporate Secretary include:
a. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya              a. Following the development of the Capital Market,
   peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang          especially the laws and regulations that apply in the
   Pasar Modal;                                                 Capital Market sector;
b. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan               b. Provide input to the Board of Directors and Board of
   Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan                 Commissioners to comply with the provisions of laws
   perundang-undangan di bidang Pasar Modal;                    and regulations in the Capital Market sector;
c. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam                c. Assisting the Board of Directors and Board of
   pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:            Commissioners in implementing corporate governance
                                                                which includes:
     • Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk          • Disclosure of information to the public, including the
      ketersediaan informasi pada Situs Web Perusahaan;            availability of information on the Company’s Website;
     • Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan          • Timely submission of reports to the Financial Services
      tepat waktu;                                                 Authority;
     • Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum                 • Implementation and documentation of the General
      Pemegang Saham;                                              Meeting of Shareholders;
     • Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Direksi dan/         • Implementation and documentation of Board of
      atau Dewan Komisaris; dan                                    Directors and/or Board of Commissioners meetings;
                                                                   and
     • Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan          • Implementation of a company orientation program
      bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.                       for the Board of Directors and/or the Board of
                                                                   Commissioners.
d. Sebagai penghubung antara Perusahaan dengan               d. As a liaison between the Company and the Company’s
   Pemegang Saham Perusahaan, Otoritas Jasa Keuangan,           Shareholders, the Financial Services Authority, and
   dan Pemangku Kepentingan lainnya.                            other Stakeholders.

Pelaksaan Tugas Sekretaris Perusahaan                        Implementation of Corporate Secretary Duties
Selama tahun 2025, Sekretaris Perusahaan             telah   During 2025, the Corporate Secretary has carried out the
melaksanakan tugas atau aktivitas sebagai berikut:           following duties or activities:
1.   Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham              1.   Organising Annual General Meeting Shareholder or
     Tahunan atau RUPST;                                          AGMS;
2. Menyampaikan keterbukaan informasi dan atau laporan-      2. Submit information disclosure and/or reports required
   laporan yang diwajibkan oleh otoritas yang berwenang;        by the competent authority;
3. Menjaga hubungan baik dengan OJK dan BEI                  3. Maintain good relations with OJK and IDX for prepare
   untuk mempersiapkan laporan-laporan mengenai                 reports on the disclosure of the Company’s information
   pengungkapan keterbukaan informasi Perseroan sesuai          disclosure in accordance with applicable regulations;
   dengan ketentuan yang berlaku;
4. Melaksanakan paparan publik tahunan;                      4. Carry out annual public exposes;
5. Melaksanakan fungsi kesekretariatan dalam pelaksanaan     5. Carry out secretarial functions in the implementation
   rapat Direksi, rapat Dewan Komisaris, serta rapat            of meetings of the Board of Directors, meetings of the
   gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi;                     Board of Commissioners, and joint meetings of the
                                                                Board of Commissioners with the Board of Directors;
6. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam                6. Assist the Board of Directors and Board of
   Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan/Good Corporate            Commissioners in the Implementation of Good
   Governance (GCG);                                            Corporate Governance (GCG);
7. Berpartisipasi dalam program-program pelatihan            7. Participate in training programs organised by IDX, OJK,
   yang diselenggarakan oleh BEI, OJK, Asosiasi Emiten          Association of Indonesian Issuers, and other related
   Indonesia, dan lembaga terkait lainnya;                      institutions;
8. Memperbarui informasi pada situs web Bank.                8. Update information on the Bank’s website.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                         339
Page 340
       Tata Kelola Perusahaan
       Good Corporate Governance




Selama tahun 2025, Sekretaris Perusahaan mengikuti                       During 2025, the Corporate Secretary attended a number
sejumlah pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan                     of trainings aimed at increasing competency, including:
kompetensi, meliputi:


  NAMA            MATERI PELATIHAN                                                  WAKTU            JENIS & PENYELENGGARA PELATIHAN
  NAME            TRAINING MATERIALS                                                  TIME                    TYPE & TRAINING ORGANISER

  Antik Rosalia   Pembekalan Manajemen Risiko                                 6 Maret 2025               LSP Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
  Indah           Risk Management Training                                    March 6, 2025        LSP Risk Management Certification Institution

                  Sertifikasi Manajemen Risiko                                  11 Juni 2025             LSP Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
                  Certification in Risk Management                             June 11, 2025       LSP Risk Management Certification Institution

                  Sosialisasi ISO 27701: Kesadaran Keamanan Informasi
                  dan Perlindungan Privasi                                    22 April 2025              LSP Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
                  ISO 27701 Introduction: Information Security and            April 22, 2025       LSP Risk Management Certification Institution
                  Privacy Protection
                  Sosialisasi Perdagangan Karbon Internasional               16 Januari 2025                              Bursa Efek Indonesia
                  International Carbon Trading Outreach                     January 16, 2025                          Indonesia Stock Exchange

                  Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
                  14 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan
                  Otoritas Jasa Keuangan No. 32 Tahun 2015 tentang
                  Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan
                  Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu                   17 Juni 2025             Ikatan Sekertaris Perusahaan Indonesia
                  In-Depth Review of Financial Services Authority              June 17, 2025   Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
                  Regulation No. 14 of 2019 concerning the Amendment
                  to Financial Services Authority Regulation No. 32 of
                  2015 on Capital Increases of Public Companies by
                  Granting Pre-Emptive Rights.

                  Webinar: Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa
                  Keuangan No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan
                  Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Kepemilikan
                  Saham Perusahaan Terbuka Dan Laporan Aktivitas
                  Menjaminkan Saham Perusahan Confirmation                      29 Juli 2025             Ikatan Sekertaris Perusahaan Indonesia
                  “Webinar: In-Depth Review of Financial Services              July 29, 2025   Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
                  Authority Regulation No. 4 of 2024 on Reports of
                  Ownership or Any Changes in Ownership of Public
                  Company Shares and Reports on Share Pledging
                  Activities.”
                  A Risk-Based Approach to ESG: Building Resilient,        29 Agustus 2025               Ikatan Sekertaris Perusahaan Indonesia
                  Responsible Businesses                                    August 29, 2025    Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
                  Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
                  4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan Atau
                  Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan
                  Terbuka Dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham
                                                                            5 Agustus 2025
                  Perusahan Confirmation                                                                 Ikatan Sekertaris Perusahaan Indonesia
                                                                             August 5, 2025
                  “In-Depth Review of Financial Services Authority                             Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
                  Regulation No. 4 of 2024 concerning Reports of
                  Ownership or Any Changes in Ownership of Public
                  Company Shares and Reports on Share Pledging
                  Activities.”
                  Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                  No. 42 Tahun 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
                                                                          2 Desember 2025
                  Transaksi Benturan Kepentingan                                                         Ikatan Sekertaris Perusahaan Indonesia
                                                                          December 2, 2025
                  Deepening Understanding of Financial Services                                Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)
                  Authority Regulation No. 42 of 2020 on Affiliated
                  Transactions and Conflict of Interest Transactions
                  Sosialisasi Peraturan Perusahaan                               3 Juli 2025
                                                                                                                                          Krom
                  Company Regulations Awareness Program                         July 3, 2025
                  Sosialisasi Data Protection                                   16 Juli 2025
                                                                                                                                          Krom
                  Data Protection Awareness Program                            July 16, 2025
                  Sosialisasi Anti Fraud                                   29 Agustus 2025
                                                                                                                                          Krom
                  Anti-Fraud Awareness Program                              August 29, 2025
                                                                         23 September 2025
                  Business Continuity Plan - CMT                                                                                          Krom
                                                                         September 23, 2025
                  Sosialisasi APU PPT - HO                               26 November 2025
                                                                                                                                          Krom
                  APU PPT Awareness Program                              November 26, 2025




340                                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 341
AKSES INFORMASI DAN DATA
PERUSAHAAN
ACCESS TO COMPANY INFORMATION AND DATA


Informasi dan data mengenai Krom dapat dilihat oleh publik   Information and data regarding Krom can be viewed by the
melalui:                                                     public via:

                 Website                       Email                         Call Center
                 www.krom.id                   corsec@krom.id                (021) 50996920

                              Facebook                         Instagram
                              krombankofficial                 krom.bank




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                     341
Page 342
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




TRANSAKSI YANG MENGANDUNG
BENTURAN KEPENTINGAN
TRANSACTIONS INVOLVING CONFLICTS OF INTEREST


Krom telah memiliki Prosedur Transaksi Afiliasi dan Transaksi   Krom has established formal procedures governing Affiliated
yang Mengandung Benturan Kepentingan. Krom senantiasa           Transactions and Transactions Involving Conflicts of Interest. The
memastikan kesesuaian kebijakan internal dengan                 Company continuously ensures that its internal policies remain
perkembangan regulasi yang berlaku, yaitu Peraturan             aligned with prevailing regulatory developments, including
OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan          OJK Regulation No. 42/POJK.04/2020 concerning Affiliated
Transaksi Benturan Kepentingan.                                 Transactions and Transactions Involving Conflicts of Interest.
Transaksi-transaksi yang berkaitan dengan para pihak            Affiliated transactions undertaken by Krom include those
terafiliasi dengan Krom di antaranya adalah transaksi yang      arising from its core business activities, such as lending,
berkaitan dengan kegiatan utama Bank seperti pemberian          deposit-taking, and the leasing of office premises used in
kredit, simpanan, sewa menyewa beberapa gedung                  the Company’s day-to-day operations. All such transactions
perkantoran yang digunakan untuk kegiatan usaha Krom            are conducted in the ordinary course of business. These
sehari-hari, di mana seluruh transaksinya berkaitan dengan      transactions may be classified as involving conflicts of
kegiatan utama (core business) Krom. Transaksi tersebut         interest, as they carry potential risks that could adversely
dikategorikan sebagai transaksi yang mengandung benturan        affect the interests of the public or the Company. Accordingly,
kepentingan karena kondisi ini berpotensi merugikan publik      Krom is committed to ensuring that all affiliated transactions
atau organisasi. Krom senantiasa memastikan transaksi           and transactions involving conflicts of interest are conducted
afiliasi ataupun transaksi yang mengandung benturan             in compliance with applicable laws and regulations, as well as
kepentingan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.         in accordance with sound governance principles.




342                                                                                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 343
PAKTA INTEGRITAS
INTEGRITY PACT

Untuk menilai integritas seluruh karyawan, dibuatkan surat          To assess the integrity of all employees, an Integrity Pact
pernyataan pakta integritas yang ditandatangani oleh                statement letter is prepared and signed by all employees.
seluruh karyawan. Pakta Integritas dilakukan sebagai acuan          The Integrity Pact serves as a reference for evaluating
terhadap penilaian integritas masing-masing karyawan                each employee’s integrity, reflecting their commitment
dengan komitmen dalam melaksanakan seluruh tugas, fungsi            to carrying out all duties, functions, and responsibilities,
dan tanggung jawab, kewenangan dan peran sesuai dengan              as well as their authority and roles, in accordance with
prinsip-prinsip GCG dan peraturan perundang-undangan.               the principles of Good Corporate Governance (GCG)
Hal ini dilakukan melalui beberapa tindakan, antara lain:           and applicable laws and regulations. This is implemented
                                                                    through several actions, including:

1.   Bersedia bekerja secara profesional dengan penuh               1.   Willing to work professionally with full responsibility,
     tanggung jawab, jujur, disiplin, efektif, dan efisien, serta        honesty, discipline, effectiveness, and efficiency, while
     menjunjung tinggi integritas, etika, dan komitmen dalam             upholding integrity, ethics, and commitment in every
     setiap tindakan dan keputusan.                                      action and decision.
2. Berkomitmen untuk tidak menerima atau meminta                    2. Committed to not accepting or soliciting bribes,
   suap, hadiah, atau imbalan dalam bentuk apa pun                     gifts, or any form of compensation from customers,
   dari nasabah, vendor, maupun pihak terkait lainnya,                 vendors, or other related parties, and to not abusing
   serta tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan                      job authority or Bank facilities for personal gain, as well
   atau fasilitas Bank untuk kepentingan pribadi dan                   as avoiding conflicts of interest.
   menghindari benturan kepentingan.
3. Sanggup menjaga kerahasiaan data dan informasi Bank,             3. Willing to maintain the confidentiality of the Bank’s
   nasabah, serta relasi, serta tidak melakukan tindakan               data and information, as well as that of customers and
   yang melanggar hukum, norma, atau yang dapat                        partners, and to refrain from any actions that violate the
   merugikan dan mencemarkan nama baik Bank.                           law or norms, or that could harm or damage the Bank’s
                                                                       reputation.
4. Berkomitmen untuk mematuhi seluruh kebijakan dan                 4. Committed to complying with all applicable policies and
   prosedur yang berlaku, bertindak objektif dan hati-hati             procedures, acting objectively and prudently in every
   dalam setiap keputusan, melaporkan setiap indikasi                  decision, reporting any indications of fraud or violations
   fraud atau pelanggaran kode etik, serta bersedia                    of the code of ethics, and being willing to accept
   menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.                      sanctions in accordance with the applicable regulations.
5. Turut    mendukung     upaya      pencegahan    dan              5. Supporting efforts to prevent and combat illegal
   pemberantasan aktivitas ilegal, termasuk judi online,               activities, including online gambling, through monitoring
   melalui pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan                    and preventing the misuse of Payment System services.
   layanan Sistem Pembayaran.




BUY BACK SHARES DAN/ATAU BUY BACK
OBLIGASI BANK
BUY BACK SHARES AND/OR BANK BOND BUYBACK


Krom tidak melakukan buy back shares maupun buy back                Krom has not conducted any share buybacks or bond
obligasi bank dalam upaya mengurangi jumlah saham atau              buybacks in an effort to reduce the number of shares
obligasi yang telah diterbitkan Krom yang dilakukan dengan          or bonds issued by the Bank. No such repurchases of
cara membeli kembali saham atau obligasi yang diterbitkan.          previously issued shares or bonds have been carried out
                                                                    during the reporting period.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                 343
Page 344
      Tata Kelola Perusahaan
      Good Corporate Governance




PEMBERIAN DANA UNTUK KEGIATAN
SOSIAL DAN/ATAU KEGIATAN POLITIK
PROVISION OF FUNDS FOR SOCIAL AND/OR POLITICAL ACTIVITIES


Krom senantiasa berinovasi untuk menghadirkan solusi        Krom continuously innovates to deliver effective and
yang efektif dan relevan dalam menjawab tantangan           relevant solutions in addressing the environmental and social
lingkungan dan sosial yang dihadapi masyarakat. Tanggung    challenges faced by society. This social and environmental
jawab sosial dan lingkungan ini berlangsung secara          responsibility is carried out comprehensively, with a focus
komprehensif yang berfokus pada pengembangan individu,      on the development of individuals, communities, and
komunitas, dan lingkungan. Uraian selengkapnya mengenai     the environment. Further details regarding Krom’s social
kegiatan sosial Krom dan total pemberian dana untuk         initiatives and the total funds allocated for social activities
kegiatan sosial yang dilakukan oleh Krom sepanjang tahun    throughout 2025 are presented in the separate Krom 2025
2025 tercantum pada Laporan Keberlanjutan Krom 2025         Sustainability Report, which constitutes an integral and
tersendiri yang merupakan satu kesatuan dan bagian yang     inseparable part of this Annual Report. Krom is committed
tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan ini. Krom memiliki   to not providing any funding for political activities in 2025.
komitmen untuk tidak melakukan pemberian dana untuk
kegiatan politik pada tahun 2025.




344                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 345

          
Page 346
      “
           TANGGUNG JAWAB
           SOSIAL PERUSAHAAN
           CORPORATE SOCIAL
           RESPONSIBILITY




 Uraian terkait pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial   We present a complete elaboration of the
 dan Lingkungan Perusahaan, kami sampaikan secara   implementation of Corporate Social & Environmental
 lengkap pada Laporan Keberlanjutan Krom 2025.      Responsibility (CSER) in the Krom’s 2025 Sustainability
                                                    Report.




346                                                                        Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 347
PT Krom Bank Indonesia Tbk   347
Page 348
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY




Filosofi dan Dasar Kebijakan Corporate Social                 Philosophy and Policy Basis of Corporate Social
Responsibility (CSR)                                          Responsibility (CSR)
Krom bertanggung jawab untuk mengembangkan kualitas           Krom is responsible for developing the quality and order
dan tatanan masyarakat di sekitar lokasi operasinya sebagai   of the community around its operational locations as part
bagian dari misinya menjalankan bisnis sebagai institusi      of its mission to do business as a financial institution with
keuangan yang berkepentingan untuk mempertahankan             an interest in maintaining the continuity of its business
keberlanjutan usahanya sepanjang waktu. Kualitas hidup        over time. The better quality of life of the surrounding
masyarakat sekitar yang lebih baik berdampak positif          community has a positive impact on the Bank’s business
terhadap pertumbuhan bisnis Bank, karena semakin maju         growth, because the more advanced a society is, the higher
suatu masyarakat, semakin tinggi kebutuhan mereka akan        their need for banking services.
layanan perbankan.
Krom dengan demikian secara berkesinambungan                  Krom thus continuously formulates and implements various
merumuskan dan melaksanakan berbagai program                  community empowerment programs to raise the standard
pemberdayaan masyarakat untuk mengangkat taraf hidup          of living of the community in a sustainable manner.
masyarakat secara berkelanjutan.
Operasi Krom bergantung pada ketersediaan sumber-             Krom operations depend on the availability of natural
sumber daya alam, antara lain kertas, air, dan energi. Oleh   resources, including paper, water and energy. Therefore,
karena itu, Krom memiliki kepedulian tinggi terhadap          Krom has a high concern for efforts to preserve these natural
upaya pelestarian sumber-sumber daya alam ini dan terus       resources and continues to seek ways to run operations
mengupayakan cara-cara untuk menjalankan operasi yang         that are more efficient in the use of its resources.
lebih efisien dalam penggunaan sumber dayanya.
Selanjutnya, bisnis Krom sangat bergantung pada               Furthermore, Krom business is highly dependent on the
profesionalisme dan kinerja seluruh karyawannya.              professionalism and performance of all its employees.
Sebagai aset terpenting, karyawan Krom perlu dipenuhi         As the most important asset, Krom employees need
kebutuhan dan hak- haknya, termasuk untuk mendapatkan         to have their needs and rights met, including to get a
penghidupan yang layak, kesempatan untuk berkembang,          decent living, opportunities to develop, and to work with
dan untuk bekerja dengan perasaan aman dan sehat.             a feeling of safety and health. That’s why Krom ensures
Karena itulah Krom memastikan setiap karyawannya bekerja      that every employee works in a safe work environment, and
di lingkungan kerja yang aman, dan mendorong karyawan         encourages employees to adopt a healthy lifestyle.
untuk menerapkan pola hidup sehat.


348                                                                                   Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 349
Di penghujung mata rantai bisnis Krom adalah para nasabah          At the end of the Krom business chain are customers
yang menggunakan jasa Bank untuk berbagai kebutuhan                who use the Bank’s services for various financial needs.
keuangan. Krom selalu menjunjung tinggi kepercayaan yang           Krom always upholds the trust that has been given by its
telah diberikan nasabah, dan terus berupaya untuk melindungi       customers, and continues to strive to protect not only the
tak hanya aset keuangan milik nasabah, tetapi juga kerahasiaan     customers’ financial assets, but also the confidentiality of
data pribadi mereka. Dengan demikian, Krom membina dan             their personal data. Thus, Krom fosters and maintains their
mempertahankan loyalitas mereka sebagai nasabah Bank, agar         loyalty as customers of the Bank, so that they can continue
dapat terus menyumbangkan nilai nyata bagi pertumbuhan             to contribute real value to the growth of the Bank, as their
Bank, seiring Bisnis mereka sendiri bertumbuh.                     own business grows.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap                          Corporate Social Responsibility Towards
Pelestarian Lingkungan                                             Environmental Preservation
Kelestarian lingkungan merupakan hal utama dalam                   Environmental sustainability is the main thing in the survival
keberlangsungan hidup masyarakat. Lingkungan yang baik             of society. A good environment will positively affect all the
akan mempengaruhi secara positif segala aktivitas keseharian       daily activities of the community. Krom highlights this in
masyarakat. Krom menyoroti hal ini dalam memperhatikan             paying attention to the quality of life of the community.
kualitas hidup masyarakat. Dengan kepedulian tinggi terhadap       With high concern for environmental preservation, Krom
pelestarian lingkungan, Krom secara konsisten melakukan            consistently carries out activities to support the realisation
kegiatan untuk menunjang terwujudnya lingkungan yang baik          of a good environment through the activities described
melalui kegiatan-kegiatan yang dijelaskan berikut.                 below.
Krom menggunakan lampu hemat energi di kantor bank,                Krom uses energy-saving lamps in bank offices, both head
baik kantor pusat, cabang, kantor cabang pembantu, kas,            office, branches, sub-branch offices, cash, operational and
kantor fungsional operasional dan non operasional.                 non-operational functional offices.
Krom telah menerapkan sistem paperless dalam beberapa              Krom has implemented a paperless system in several
proses di Bank, menggunakan kertas bekas untuk pembuatan           processes at the Bank, using waste paper for making
draft dan konsep, dan menghemat penggunaan kertas melalui          drafts and concepts, and saving paper use by providing
pemberian informasi ke seluruh jaringan kantor melalui internet.   information to all office networks via the internet.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap                          Corporate Social Resposibility Towards Social &
Pengembangan Sosial & Kemasyarakatan                               Community Development
Krom menyadari bahwa Perusahaan merupakan bagian                   Krom realise that the Company is part of the community
dari masyarakat, dan dengan demikian memiliki tanggung             and, as such, has a social responsibility to support the
jawab sosial untuk membantu masyarakat sekitar, termasuk           surrounding community, including public institutions and
instansi dan sosial kemasyarakatan.                                social organisations.
Kegiatan CSR diprioritaskan kepada kegiatan yang                   CSR activities are prioritized toward initiatives that enhance
berdampak pada peningkatan Corporate Awareness serta               Corporate Awareness and promote sustainable finance. As
keuangan berkelanjutan. Sampai dengan Desember 2025,               of December 2025, Krom has carried out the following CSR
Krom telah melaksanakan kegiatan CSR yaitu:                        activities:




  1


       Pendidikan
       Education

       My Charity Run 2025 dan Donasi Pendidikan, Krom             Through My Charity Run 2025 and the Education Donation
       ikut serta dalam kegiatan amal tersebut dengan              program, Krom participated in these charitable activities
       memberikan donasi berupa beasiswa pendidikan                by providing educational scholarships to underprivileged
       kepada siswa/i yang kurang mampu.                           students.




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                349
Page 350
     Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
     Corporate Social Responsibility




2


      Lingkungan & Sosial
      Environment & Social

    Program Ramadhan: Month of Happiness sebagai wujud        The Ramadan Program: Month of Happiness as a form of
    kepedulian sosial. Melalui kegiatan pembagian paket       social care. Through the distribution of iftar meal packages
    buka puasa dan pemberian paket sembako Ramadhan,          and Ramadan basic food packages, this program not only
    program ini tidak hanya membantu memenuhi                 helps meet the needs of the community but also fosters
    kebutuhan mereka, tetapi juga menumbuhkan rasa            a sense of togetherness and social awareness. It makes
    kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah             Ramadan a moment for sharing happiness and blessings
    masyarakat, menjadikan Ramadhan sebagai momen             with others.
    berbagi kebahagiaan dan keberkahan bagi sesama.


3


      Lingkungan & Sosial
      Environment & Social

    “Donasi pendidikan dan Perlengkapan Sekolah” dalam        “Education and School Supplies Donation” on National
    rangka Hari Anak Nasional (HAN) - Krom beserta            Children’s Day (HAN) - Krom and its employee volunteers
    relawan (volunteer) karyawan melaksanakan dukungan        carried out real support for children’s education through
    nyata terhadap pendidikan anak-anak melalui kegiatan      the “Education and School Supplies Donation” activity,
    “Donasi pendidikan dan Perlengkapan Sekolah” yang         held at two locations: Yayasan Putra Nusa Pusat Santunan
    dilaksanakan di dua tempat yakni Yayasan Putra Nusa       Dalam Keluarga and BKB Paud Kartini, targeting around 150
    Pusat Santunan Dalam Keluarga dan BKB Paud Kartini        children.
    yang menyasar sekitar 150 anak.

4


      Lingkungan & Sosial
      Environment & Social

    Krom berkesempatan mengunjungi Panti Sosial Tresna        Krom visited Panti Sosial Tresna Werdha Senjarawi, sharing
    Werdha Senjarawi, merupakan kebahagiaan memberikan        happiness with the elderly residents by distributing
    cinta dan perhatian kepada mereka yang telah memberikan   staple food and entertainment, showcasing the bank’s
    banyak kontribusi bagi kita. Krom bersama segenap         commitment to social responsibility.
    karyawan berbagi kebahagiaan bersama-sama Panti
    Sosial Tresna Werdha dengan membagikan sembako serta
    penghiburan bagi penghuni panti.


5

      Filantropi
      Philantrophy

      Donasi pemberian sembako & hygiene kit kepada           Donation of staple food and hygiene kits to victims of
      korban bencana alam di Sumatera dan Aceh sebagai        natural disasters in Sumatra and Aceh, demonstrating
      bentuk kepedulian dan komitmen Krom untuk               Krom’s concern and commitment to helping affected
      membantu masyarakat yang terdampak bencana.             communities.


350                                                                                  Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 351
Pemberian
Donasi bencana
alam Sumatra.

Donation     for
Natural Disaster
Sumatra.




PT Krom Bank Indonesia Tbk   351
Page 352
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap                   Corporate Social Responsibility towards
Praktik Ketenagakerjaan, Kesehatan &                        Employment, Occupational Health & Safety
Keselamatan Kerja                                           Practices

Krom berkomitmen untuk memastikan seluruh karyawannya       Krom is committed to ensuring that all of its employees
telah mendapatkan hak dan kesempatan yang sama              have received equal rights and opportunities to access
terhadap akses ketenagakerjaan serta kesehatan dan          employment and occupational health and safety (K3).
keselamatan kerja (K3).
Dalam      bidang    ketenagakerjaan,   Krom   senantiasa   In the field of employment, Krom always provides equal
menyediakan kesempatan yang setara bagi seluruh             opportunities for all of its employees to pursue a career
karyawannya untuk meniti karir sesuai kompetensi.           according to their competence. Opportunities are given
Kesempatan diberikan tanpa membedakan gender, latar         regardless of gender, educational background, family,
belakang pendidikan, keluarga, agama, ataupun suku bangsa   religion, or ethnicity of employees. On the other hand to
karyawan. Disisi lain untuk menunjang hal tersebut, Krom    support this, Krom also develops employee competencies,
juga mengembangkan kompetensi karyawan dimana hal           which is supported by the implementation of various
ini didukung dengan penyelenggaraan berbagai program        training programs, with the aim that employees can show
pelatihan, dengan tujuan agar karyawan dapat menampilkan    their best performance in their respective jobs.
kinerja terbaik di pekerjaannya masing-masing.
Dalam bidang kesehatan, Krom mendukung kebiasaan            In the health sector, Krom supports the healthy living habits
hidup sehat para karyawannya, mengikutsertakan semua        of its employees, enrolling all employees in the Social
karyawan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan          Security Administration Agency (BPJS) program.
Sosial (BPJS).




Tanggung Jawab Perusahaan kepada Nasabah                    Corporate Responsibility to Customers

Mengingat pelindungan terhadap konsumen (Nasabah/           Considering that protection for consumers (Customers/
Non-Nasabah) merupakan kewajiban setiap Pelaku Usaha        Non- Customers) is the obligation of every Financial
Jasa Keuangan (PUJK), maka Krom menerapkan prinsip          Service Provider (PUJK), Krom applies the principle of
pelindungan konsumen dalam setiap aktivitas dan kegiatan    consumer protection in every activity and business activity
usaha Bank.                                                 of the Bank.
Untuk meningkatkan pelayanan bagi para nasabah, Krom        To improve services for customers, Krom has provided a
telah menyediakan situs web untuk berinteraksi dengan       website to interact with customers, as well as providing
nasabah, sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk       space for them to submit criticisms and suggestions in
menyampaikan kritik dan saran selain menerima informasi     addition to receiving information about the Bank’s banking
mengenai produk dan jasa perbankan Bank. Situs web ini      products and services. This website is constantly updated
senantiasa diperbarui dan dapat ditemukan di www.krom.id.   and can be found at www.krom.id.




352                                                                                 Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 353
EDUKASI MASYARAKAT DI BIDANG
PERBANKAN
PUBLIC EDUCATION IN THE FIELD OF BANKING


Penyelenggaraan kegiatan Edukasi Literasi Keuangan                       The implementation of Financial Literacy Education
telah dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Otoritas                   activities has been carried out in accordance with the
Jasa Keuangan (SEOJK) No. 1/SEOJK.04/2014 mengenai                       Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK) No.
Pelaksanaan Edukasi Dalam rangka Meningkatkan Literasi                   1/SEOJK.04/2014 concerning the Implementation of
Keuangan Kepada Konsumen dan/atau Masyarakat.                            Education in the Context of Increasing Financial Literacy
                                                                         for Consumers and/or the Community.
Pada tahun 2025, Kegiatan Literasi Keuangan lebih                        In 2025, Financial Literacy Activities will be implemented
dilaksanakan kepada seluruh masyarakat secara langsung                   more to the entire community directly and through social
dan melalui media sosial. Beberapa kegiatan diantaranya                  media. Some of the activities include:
yaitu:


  KEGIATAN                           SASARAN                  BENTUK               MEDIA ATAU                                    ACTIVITY
                                     AUDIENCE                 PELAKSANAAN          TEMPAT
                                                              IMPLEMENTATION       PELAKSANAAN
                                                                                   MEDIA/LOCATION

  Edukasi atau Literasi Keuangan 2025 Financial Literacy or Education 2025

  Kegiatan literasi keuangan dalam   Mahasiswa/i              Offline              Universitas               Financial literacy activities in
  mengelola keuangan serta                                                         Widyatama                   financial management and
  mempelajari Industri Digital                                                                           studying Digital Banking Industry
  Banking

  Kegiatan literasi keuangan dalam   Mahasiswa/i              Offline              Universitas Negeri        Financial literacy activities in
  mengelola keuangan serta                                                         Islam Bandung               financial management and
  mempelajari Industri Digital                                                                           studying Digital Banking Industry
  Banking

  Sosialisasi Mengenai Keamanan      Publik                   Online               Media Sosial              Digital Banking Transaction
  Dalam Bertransaksi Dengan                                                        Social Media          Security Awareness through the
  Digital Banking melalui kampanye                                                                             #PintarDeteksi Campaign
  #PintarDeteksi

  Sosialisasi dan Edukasi Mengenai   Publik                   Online               Media Sosial         Driving Awareness and Education
  Produk dan Layanan Digital                                                       Social Media          for Digital Banking Products and
  Banking                                                                                                                        Services




PT Krom Bank Indonesia Tbk                                                                                                             353
Page 354
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
      Corporate Social Responsibility




      Kampanye berkala #PintarDeteksi diluncurkan sejak Q3 2025 melalui
      media sosial untuk mengedukasi keamanan transaksi dan mitigasi modus
      penipuan.

      Launched in Q3 2025, the recurring #PintarDeteksi social media campaign
      provides ongoing education on transaction security and fraud prevention.




      Sosialisasi berkelanjutan melalui media sosial untuk meningkatkan
      pemahaman nasabah mengenai fitur-fitur unggulan Krom.

      Continuous social media outreach aimed at enhancing user understanding
      of Krom’s core features.




      Mengoptimalkan media sosial sebagai kanal literasi untuk mengedukasi
      nasabah mengenai manajemen keuangan yang efektif. Kampanye ini
      bertujuan memberdayakan nasabah dalam memanfaatkan fitur Krom untuk
      membangun kebiasaan finansial yang sehat demi mencapai kemandirian
      finansial (financial independence).
      Leveraging social media platforms to educate users on effective financial
      management. These campaigns empower customers to utilize Krom’s
      features to cultivate healthy financial habits as a pathway to achieving
      long-term financial independence.




      Krom berkomitmen untuk mendukung transformasi digital di sektor
      pendidikan sekaligus memperluas dampak sosial melalui program
      Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada kesempatan kali ini,
      Krom menggandeng Universitas Widyatama dalam kerja sama strategis
      penyediaan pengetahuan mengenai Bank Digital di Indonesia.

      Krom is committed to supporting digital transformation in the education
      sector while expanding its social impact through its Social and Environmental
      Responsibility (TJSL) program. On this occasion, Krom partnered with
      Widyatama University in a strategic collaboration to provide knowledge
      about digital banking in Indonesia.




      Krom berkomitmen untuk mendukung transformasi digital di sektor
      pendidikan sekaligus memperluas dampak sosial melalui program Tanggung
      Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada kesempatan kali ini, Krom
      menggandeng Universitas Negeri Islam Bandung (UNISBA) dalam kerja sama
      strategis penyediaan pengetahuan mengenai Bank Digital di Indonesia.

      Krom is committed to supporting digital transformation in the education
      sector while expanding its social impact through its Social and Environmental
      Responsibility (TJSL) program. On this occasion, Krom partnered with the
      Islamic State University of Bandung (UNISBA) in a strategic collaboration to
      provide knowledge about digital banking in Indonesia.




354                                                                                   Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 355

          
Page 356
      “
          LAPORAN KEUANGAN
          AUDIT
          AUDITED FINANCIAL
          REPORT




356                       Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 357
PT Krom Bank Indonesia Tbk   357
Page 358
       Halaman ini sengaja dikosongkan
      This page is intentionally left blank




358                                           Laporan Tahunan 2025 Annual Report
Page 359
PT KROM BANK INDONESIA Tbk

LAPORAN KEUANGAN/
FINANCIAL STATEMENTS

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025/
FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025

DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/
AND INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Page 360
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                         PT KROM BANK INDONESIA Tbk
DAFTAR ISI                                                                 TABLE OF CONTENTS

                                          Halaman/
                                           Page

SURAT PERNYATAAN DIREKSI                             DIRECTORS’ STATEMENT LETTER

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN                           INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT

LAPORAN KEUANGAN –                                   FINANCIAL STATEMENTS –
  Pada dan untuk tahun yang berakhir 31                As of and for the year ended December 31,
  Desember 2025                                        2025

  Laporan Posisi Keuangan                    1         Statement of Financial Position

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan           2         Statement of Profit or Loss and Other
    Komprehensif Lain                                     Comprehensive Income

  Laporan Perubahan Ekuitas                  3         Statement of Changes in Equity

  Laporan Arus Kas                           4         Statement of Cash Flows

  Catatan atas Laporan Keuangan              5         Notes to Financial Statements
Page 361

          
Page 362

          
Page 363

          
Page 364

          
Page 365

          
Page 366

          
Page 367

          
Page 368

          
Page 369
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                                  PT KROM BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                                                                 STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025                                                                                                                      DECEMBER 31, 2025

                                                  Catatan/
                                                   Notes             2025                2024*)
                                                                      Rp                   Rp

ASET                                                                                                      ASSETS

Kas                                                     5          9.763.207.000        7.963.973.725     Cash
Giro dan penempatan pada Bank Indonesia                 6        515.546.037.438      303.381.302.393     Current accounts and placements with Bank Indonesia
Giro dan penempatan pada Bank Lain - setelah            7                                                 Current accounts and placements with Other Banks -
  dikurangi cadangan kerugian penurunan                                                                    net of allowance for impairment losses
  nilai sebesar Rp 203.925.433 tahun 2025                                                                  Rp 203,925,433 in 2025
  (2024: Rp 317.360.061) - pihak ketiga                          203.721.508.162      317.042.701.206      (2024: Rp 317,360,061) - third parties
Efek-efek - setelah                                     8                                                 Marketable securities - net of
  dikurangi cadangan kerugian penurunan                                                                    allowance for impairment losses
  nilai sebesar Rp 21.894.404 tahun 2025                                                                   Rp 21,894,404 in 2025
  (2024: Rp 101.748.767) - pihak ketiga                         1.623.536.671.507     894.482.007.184      (2024: Rp 101,748,767) - third parties
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali           9          789.986.646.000     443.096.625.000     Securities purchased with agreements to resell
Kredit yang diberikan - setelah dikurangi              10
  cadangan kerugian penurunan nilai                                                                       Loans - net of allowance for
  sebesar Rp 907.175.505.081 tahun 2025                                                                     impairment losses Rp 907,175,505,081
  (2024: Rp 380.707.996.341)                                                                                in 2025 (2024: Rp 380,707,996,341)
  Pihak berelasi                                      29, 39      299.271.672.701      270.224.906.280      Related parties
  Pihak ketiga                                                  7.425.757.851.814    3.595.807.574.135      Third parties
Aset tetap dan aset hak-guna - setelah                 12
  dikurangi akumulasi penyusutan                                                                          Fixed assets and right-of-use assets - net of
  sebesar Rp 15.961.468.028                                                                                 accumulated depreciation Rp 15,961,468,028
  tahun 2025 (2024: Rp 9.989.842.711)                            179.486.140.338      167.180.237.285       in 2025 (2024: Rp 9,989,842,711)
Aset pajak tangguhan                                   19        120.008.651.412       52.118.979.368     Deferred tax assets
Aset takberwujud                                       11         84.219.392.366       44.056.045.979     Intangible assets
Aset lain-lain                                        13,40                                               Other assets
  Pihak berelasi                                       29        696.563.415.139      388.599.130.275       Related parties
  Pihak ketiga                                                   266.535.290.767      167.494.416.863       Third parties

JUMLAH ASET                                                    12.214.396.484.644    6.651.447.899.693    TOTAL ASSETS

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                    LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS                                                                                                LIABILITIES
Liabilitas segera                                14, 29, 40      103.772.566.770       62.627.611.793     Liabilities due immediately
Simpanan nasabah                                                                                          Deposits from customers
  Giro                                                15, 40                                                Current accounts
    Pihak berelasi                                     29          7.841.857.764         5.850.166.921        Related parties
    Pihak ketiga                                                  16.856.197.525         7.377.965.011        Third parties
  Tabungan                                             16                                                   Savings
    Pihak berelasi                                     29           7.969.993.535       3.396.809.300         Related parties
    Pihak ketiga                                                1.757.341.120.101     492.743.301.471         Third parties
  Deposito berjangka                                   17                                                   Time deposits
    Pihak berelasi                                     29         410.498.215.167       77.512.785.110        Related parties
    Pihak ketiga                                                6.197.921.513.913    2.572.946.955.682        Third parties
Simpanan dari bank lain                                18          15.000.000.000                  -      Deposits from other banks
Utang pajak                                            19          78.731.970.986       30.478.908.438    Tax payable
Liabilitas imbalan kerja                               20          20.232.685.003       14.641.919.734    Employee benefits obligation
Liabilitas lain-lain                                  21, 40      135.882.001.537       63.831.581.020    Other liabilities

JUMLAH LIABILITAS                                               8.752.048.122.301    3.331.408.004.480    TOTAL LIABILITIES

EKUITAS                                                                                                   EQUITY

Modal saham                                                                                               Capital stock
  Modal dasar - 8.000.000.000 saham                                                                         Authorized - 8,000,000,000 shares
     dengan nominal Rp 100 per saham                                                                          with par value Rp 100 per share
  Modal ditempatkan dan disetor sebesar                                                                     Subscribed and paid-up -
     3.674.723.301 saham                               22         367.472.330.100      367.472.330.100        3,674,723,301 shares
Tambahan modal disetor                                 23       2.223.685.942.304    2.223.685.942.304    Additional paid-in capital
Surplus revaluasi aset                                 24         135.187.153.948      135.187.153.948    Asset revaluation surplus
Kerugian aktuarial dari program imbalan kerja                      (5.717.470.651)      (4.438.011.781)   Actuarial loss from employee benefits program
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
  atas efek-efek yang diukur pada                                                                         Unrealized gain (losses) on marketable securities at
  nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain                  240.846.367           (62.295.566)    fair value through other comprehensive income
Saldo laba                                                                                                Retained earnings
  Telah ditentukan penggunaannya                                  73.544.466.020       73.544.466.020      Appropriated
  Belum ditentukan penggunaannya                                 667.935.094.255      524.650.310.188      Unappropriated

JUMLAH EKUITAS                                                  3.462.348.362.343    3.320.039.895.213    TOTAL EQUITY

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                  12.214.396.484.644    6.651.447.899.693    TOTAL LIABILITIES AND EQUITY

*) Setelah direklasifikasi (Catatan 40)                                                                   *) As reclassified (Note 40)

Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan                                                        See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                                                      which are an integral part of the financial statements.


                                                                             -1-
Page 370
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                          PT KROM BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                                        STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN                                                                                                       COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                   FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025                                                                                                              DECEMBER 31, 2025

                                                 Catatan/
                                                  Notes           2025                2024*)
                                                                   Rp                  Rp

PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL                                                                       OPERATING INCOME AND EXPENSES

Pendapatan dan Beban Bunga                                                                             Interest Income and Expenses
Pendapatan bunga                                   25       2.280.328.111.081     1.083.828.965.262    Interest income
Beban bunga                                        26        (427.719.101.021)     (118.765.517.776)   Interest expenses

Pendapatan Bunga - Bersih                                   1.852.609.010.060      965.063.447.486     Net Interest Income

PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA                                                                         OTHER OPERATING INCOME
Penerimaan kembali atas
  kredit yang telah dihapusbukukan                 40          33.553.278.511         8.155.097.150    Recoveries of written-off loans
Provisi dan komisi                                              3.352.810.522         1.046.717.440    Provisions and commissions
Pendapatan lainnya                                 40           4.607.179.202         1.337.153.553    Other revenues

Jumlah Pendapatan Operasional Lainnya                          41.513.268.235       10.538.968.143     Total Other Operating Income

JUMLAH PENDAPATAN OPERASIONAL                               1.894.122.278.295      975.602.415.629     TOTAL OPERATING INCOME

BEBAN OPERASIONAL                                                                                      OPERATING EXPENSES
Beban tenaga kerja                                 27         (85.509.085.972)      (62.134.523.397)   Personnel expenses
Beban umum dan administrasi                        27        (218.324.246.262)     (112.897.889.435)   General and administrative expenses

Jumlah Beban Operasional                                     (303.833.332.234)     (175.032.412.832)   Total Operating Expenses

Beban Kerugian Penurunan Nilai                     28       (1.404.244.479.161)    (632.621.554.949)   Provision for Impairment Losses

LABA OPERASIONAL                                              186.044.466.900      167.948.447.848     OPERATING INCOME

PENDAPATAN DAN BEBAN NON-OPERASIONAL                                                                   NON-OPERATING INCOME AND EXPENSES
Pendapatan non-operasional                                         224.776.176          223.747.990    Non-operating income
Beban non-operasional                                           (1.971.836.885)      (7.835.076.246)   Non-operating expenses

Jumlah Beban Non-Operasional - Bersih                           (1.747.060.709)      (7.611.328.256)   Total Non-Operating Expenses - Net

LABA SEBELUM PAJAK                                            184.297.406.191      160.337.119.592     PROFIT BEFORE TAX

MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN                                                                      INCOME TAX BENEFIT (EXPENSE)
Kini                                               19        (108.631.878.520)      (63.097.403.600)   Current tax
Tangguhan                                          19          67.619.256.396        26.820.633.383    Deferred tax

Jumlah Pajak Penghasilan                                      (41.012.622.124)      (36.276.770.217)   Total Income Tax

LABA BERSIH TAHUN BERJALAN                         31         143.284.784.067      124.060.349.375     NET INCOME FOR THE YEAR

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                          OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi                                                                Items that will not be reclassified
 ke laba rugi:                                                                                            subsequently to profit or loss:
 Surplus revaluasi aset                            24                      -           184.000.000        Asset revaluation surplus
 Keuntungan (kerugian) aktuarial                                                                          Actuarial gain (loss)
   program imbalan kerja                           20           (1.640.331.884)         626.100.237         from employee benefits program
 Pajak penghasilan                                 19              360.873.014         (137.742.052)      Income tax
                                                                (1.279.458.870)         672.358.185
Pos-pos yang akan direklasifikasi                                                                      Item that may be reclassified
 ke laba rugi:                                                                                            subsequently to profit or loss:
 Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi                                                             Unrealized gain (losses) on marketable securities
   atas efek-efek yang diukur pada nilai                                                                    at fair value through other
   wajar melalui penghasilan komprehensif lain                    393.599.299           (79.866.110)        comprehensive income
 Pajak penghasilan                                 19             (90.457.366)           17.570.544       Income tax
                                                                  303.141.933           (62.295.566)
  Jumlah penghasilan komprehensif lain                                                                   Total other comprehensive income
    tahun berjalan, setelah pajak                                (976.316.937)         610.062.619         for the year, net of tax

JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                        TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
 TAHUN BERJALAN                                               142.308.467.130      124.670.411.994      FOR THE YEAR

LABA PER SAHAM                                     31                      39                   34     EARNINGS PER SHARE

*) Setelah direklasifikasi (Catatan 40)                                                                *) As reclassified (Note 40)

Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan                                                     See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                                                   which are an integral part of the financial statements.




                                                                         -2-
Page 371
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                                                                                                                                                                          PT KROM BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                                                                                                                                                                      STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                                                                                                                                                                                                FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025

                                                                                                                                                        Keuntungan (kerugian) yang
                                                                                                                                                               belum direalisasi
                                                                                                                                                      atas efek-efek yang diukur pada
                                                         Modal saham -                                                                                 nilai wajar melalui penghasilan
                                                        ditempatkan dan                                               Keuntungan (kerugian) aktuaria      komprehensif lain - bersih /
                                                         disetor penuh/       Tambahan                                 dari program imbalan kerja -     Unrealized gain (losses) on            Saldo laba/Retained earnings
                                                         Share capital -    modal disetor/       Surplus revaluasi            bersih/Actuarial             marketable securities at      Telah ditentukan        Belum ditentukan
                                             Catatan/       issued and     Additional paid-in       aset/Asset          gain (loss) from employee             fair value through         penggunaannya/          penggunaannya/     Jumlah ekuitas/
                                              Notes        fully paid-in        capital         revaluation surplus       benefits program - net     other comprehensive income - net     Appropriated            Unappropriated      Total equity
                                                                 Rp               Rp                     Rp                          Rp                                                         Rp                      Rp                Rp

Saldo per 1 Januari 2024                                 367.472.330.100    2.223.685.942.304      147.662.219.863                 (4.926.369.966)                                -        73.544.466.020         387.930.894.898   3.195.369.483.219       Balance as of January 1, 2024

Laba bersih tahun berjalan                                            -                     -                   -                             -                                   -                    -          124.060.349.375     124.060.349.375       Net income for the year

Penghasilan komprehensif lain                                         -                     -          184.000.000                   488.358.185                          (62.295.566)                 -                       -          610.062.619       Other comprehensive income

Reklasifikasi surplus revaluasi aset                                                                                                                                                                                                                        Reclassification of asset revaluation
 ke saldo laba                                                        -                     -      (12.659.065.915)                           -                                   -                    -           12.659.065.915                     -      surplus to retained earnings

Saldo per 31 Desember 2024                               367.472.330.100    2.223.685.942.304      135.187.153.948                 (4.438.011.781)                        (62.295.566)     73.544.466.020         524.650.310.188   3.320.039.895.213       Balance as of December 31, 2024

Laba bersih tahun berjalan                                            -                     -                   -                             -                                   -                    -          143.284.784.067     143.284.784.067       Net income for the year

Penghasilan komprehensif lain                                         -                     -                   -                  (1.279.458.870)                       303.141.933                   -                       -         (976.316.937)      Other comprehensive income

Saldo per 31 Desember 2025                               367.472.330.100    2.223.685.942.304      135.187.153.948                 (5.717.470.651)                       240.846.367       73.544.466.020         667.935.094.255   3.462.348.362.343       Balance as of December 31, 2025



Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan                                                                                                                                                                                               See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                                                                                                                                                                                             which are an integral part of the financial statements.




                                                                                                                                                  -3-
Page 372
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                                            PT KROM BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS                                                                                                                       STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                                                                                                    FOR THE YEAR ENDED
31 DESEMBER 2025                                                                                                                               DECEMBER 31, 2025

                                                       Catatan/
                                                        Notes           2025                  2024
                                                                         Rp                    Rp

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                                                CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Pendapatan bunga yang diterima                                     2.242.042.170.930     1.073.992.244.423     Interest income received
Beban bunga yang dibayar                                            (392.815.566.717)      (92.799.577.096)    Interest expenses paid
Pendapatan operasional lainnya                                        41.513.268.235        10.538.968.143     Other operating income
Beban tenaga kerja                                                   (85.367.427.150)      (51.761.083.980)    Labor expenses
Beban umum dan administrasi                                         (197.897.896.586)     (104.024.019.301)    General and administrative expenses
Beban non-operasional                                                   (244.710.163)       (2.211.061.359)    Non-operating expenses
Pendapatan non-operasional                                               207.184.403           190.012.311     Non-operating income
Pembayaran pajak penghasilan badan                                   (65.941.531.289)      (37.974.509.837)    Payments of corporate income taxes

Arus kas dari aktivitas operasi sebelum                                                                        Cash flows from operating activities before
  perubahan aset dan liabilitas operasi                            1.541.495.491.663       795.950.973.304      changes in operating assets and liabilities

Penurunan (kenaikan) aset operasi:                                                                             Decrease (increase) in operating assets:
 Efek-efek                                                           (728.751.522.390)     (682.467.607.459)    Marketable securities
 Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                        (346.890.021.000)      771.349.271.000     Securities purchased with agreements to resell
 Kredit yang diberikan                                             (5.263.241.523.261)   (2.816.905.973.768)    Loans
 Aset lain-lain                                                      (345.198.478.291)     (378.936.534.306)    Other assets

Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:                                                                       Increase (decrease) in operating liabilities:
 Simpanan nasabah                                     15, 16, 17   5.238.600.914.510     2.811.216.925.021       Deposits from customers
 Simpanan dari bank lain                                 18           15.000.000.000                   -         Deposits from other banks
 Liabilitas segera                                       14           15.747.815.023        25.528.398.482       Liabilities due immediately
 Utang pajak                                             19            5.653.172.681       (23.915.836.613)      Tax payable
 Liabilitas lain-lain                                    21           42.745.793.116           871.056.906       Other liabilities

Arus Kas Bersih Diperoleh dari
  Aktivitas Operasi                                                  175.161.642.051       502.690.672.567     Net Cash Provided by Operating Activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI                                                                              CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Pembelian aset tetap                                     12          (23.389.263.026)       (8.631.089.957)    Purchase of fixed assets
Pembelian aset takberwujud                               11          (51.919.216.439)      (35.098.995.651)    Purchase of intangible assets
Penjualan aset tetap                                     12            3.453.762.276           207.117.393     Proceeds from sale of fixed assets
Penjualan aset diklasifikasikan sebagai                                                                        Proceeds from assets classified
 dimiliki untuk dijual                                                               -      10.400.000.000       as held-for-sale

Arus Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi                  (71.854.717.189)      (33.122.968.215)    Net Cash Used in Investing Activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                                              CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITY
Pembayaran pokok liabilitas sewa                         41            (2.777.584.214)        (481.950.000)    Lease liabilities principal payments

KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                   100.529.340.648       469.085.754.352     NET INCREASE IN CASH AND CASH EQUIVALENTS

                                                                                                               CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                        628.705.337.385       159.619.583.033      THE BEGINNING OF YEAR

                                                                                                               CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                       729.234.678.033       628.705.337.385      THE END OF YEAR

                                                                                                               CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS TERDIRI DARI:                                                                                CONSIST OF:
 Kas                                                      5            9.763.207.000         7.963.973.725      Cash
 Penempatan pada Bank Indonesia                           6          515.546.037.438       303.381.302.393      Placements with Bank Indonesia
 Penempatan pada Bank Lain                                7          203.925.433.595       317.360.061.267      Placements with Other Banks

  Jumlah                                                             729.234.678.033       628.705.337.385       Total



Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan                                                             See accompanying notes to financial statements
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan.                                                           which are an integral part of the financial statements.




                                                                               -4-
Page 373
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                 PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                            DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                                FOR THE YEAR THEN ENDED

1.   UMUM                                                            1.   GENERAL

     a.   Pendirian dan Informasi Umum                                    a.   Establishment and General Information

          PT Krom Bank Indonesia Tbk (untuk selanjutnya                        PT Krom Bank Indonesia Tbk (hereinafter referred
          disebut sebagai “Bank”) didirikan di Bandung                         to as “Bank”) was established in Bandung under
          dengan nama Bank Ekonomi Nasional NV                                 the name Bank Ekonomi Nasional NV based on
          berdasarkan Akta Notaris Meester Tan Eng Kiam                        Notary Deed Meester Tan Eng Kiam No. 76 dated
          No. 76 tanggal 16 Maret 1957 yang perubahan                          March 16, 1957 which amended all of its articles of
          seluruh anggaran dasarnya sebagaimana dimuat                         association as contained in the notarial deed of
          dalam Akta Notaris Kikit Wirianti Sugata, S.H.                       Kikit Wirianti Sugata, S.H. No. 5 on February 10,
          No. 5 tanggal 10 Februari 1999 dan No. 23                            1999 and No. 23 dated July 21, 1999, was
          tanggal 21 Juli 1999, telah disahkan oleh Menteri                    approved by the Minister of Justice based on
          Kehakiman berdasarkan Surat Keputusan                                Decree No. C-17733 HT.01.04.TH. 99 dated
          No. C-17733 HT.01.04.TH. 99 tanggal 15 Oktober                       October 15, 1999 and announced in State Gazette
          1999 serta diumumkan dalam Berita Negara                             of the Republic of Indonesia No. 25 dated
          Republik Indonesia No. 25 tanggal 28 Maret                           March 28, 2000, Supplement No. 1563/2000.
          2000, Tambahan No. 1563/2000.

          Bank mulai beroperasi secara komersial sejak                         The Bank has started its commercial operations
          tanggal 11 April 1957 dengan izin Menteri                            since April 11, 1957 upon the approval of the
          Keuangan      dalam     Surat    Keputusan                           Ministry of Finance in its Decision Letter
          No. 56202/U.M.II.                                                    No. 56202/U.M.II.

          Berdasarkan      Akta Pernyataan    Sirkuler                         Based on the Deed of Shareholders Circular
          Pemegang Saham No. 18 tanggal 18 Mei 2020,                           Statement No. 18 dated May 18, 2020, the Bank
          Bank telah mengalami perubahan status Bank                           has undergone a change in its status of the Bank
          dari Perseroan Tertutup menjadi Perseroan                            from a private company to a public, and the
          Terbuka, dan Pemegang Saham menyetujui                               shareholders approved the change of Bank’s
          perubahan nama menjadi PT Bank Bisnis                                name to PT Bank Bisnis Internasional Tbk.
          Internasional Tbk.

          Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang                                 Based on the Deed of Extraordinary General
          Saham Luar Biasa No. 03 tanggal 15 September                         Meeting of Shareholders No. 03 dated
          2022, Pemegang Saham telah menyetujui                                September 15, 2022, the shareholders has
          perubahan nama Bank menjadi PT Krom Bank                             approved the change of Bank’s name to PT Krom
          Indonesia Tbk.                                                       Bank Indonesia Tbk.

          Anggaran Dasar Bank mengalami perubahan                              The Bank's Articles of Association were amended
          dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat                               by the Deed of the Extraordinary General Meeting
          Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 23                                of Shareholders No. 23 dated December 28, 2022
          tanggal 28 Desember 2022 dibuat di hadapan                           made before Syarifudin, S.H., Notary in
          Syarifudin, S.H., Notaris di Tangerang, yang telah                   Tangerang, which has obtained approval from the
          memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan                        Minister of Law and Human Rights of the Republic
          Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan                          of Indonesia with Decree No. AHU-AH.01.03-
          Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0497547                             0497547 TAHUN 2022 dated December 30, 2022
          TAHUN 2022 tanggal 30 Desember 2022 serta                            and has been registered in Company Register
          telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan                            No. AHU-0263714.AH.01.11.TAHUN 2022 on
          No. AHU-0263714.AH.01.11 TAHUN 2022                                  December 30, 2022. Bank has amendments to the
          tanggal 30 Desember 2022. Bank memiliki                              Deed regarding:
          perubahan Akta mengenai:

          -   Memutuskan dan menyetujui Penambahan                             -   Decide and approve the addition of the issued
              Modal ditempatkan dan disetor Bank dengan                            and paid-up capital of the Bank by granting
              Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih                                 Pre-emptive rights (HMETD III), and issuing
              Dahulu (HMETD III), dengan mengeluarkan                              shares in the Bank's savings with a maximum
              saham dalam simpanan Bank dengan jumlah                              of 465,082,165 new shares.
              sebanyak-banyaknya 465.082.165 saham
              baru.
          -   Mengubah anggaran dasar khususnya Pasal                          -   Amend the Articles of Association, especially
              4 ayat 2 mengenai penambahan modal                                   Article 4 paragraph 2 regarding the increase
              ditempatkan dan disetor Bank dalam rangka                            in issued and paid-up capital of the Bank
              Penambahan Modal Dengan Hak Memesan                                  through Capital Increase with Pre-emptive
              Efek Terlebih Dahulu (“PMHMETD”).                                    Rights ("PMHMETD").



                                                               -5-
Page 374
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                       PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                  DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                 FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

        -   Memberikan kuasa kepada Direksi dan/atau                  -   To authorize the Board of Directors and/or the
            Dewan Komisaris Bank untuk melaksanakan                       Board of Commissioners of the Bank to carry
            segala tindakan yang dianggap perlu                           out all actions deemed necessary in relation
            berkaitan dengan Penawaran Umum                               to the Limited Public Offering III.
            Terbatas III.

        Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank,                    In accordance with article 3 of the Bank's Articles
        ruang lingkup kegiatan Bank adalah menjalankan                of Association, the scope of its activities is to
        usaha sebagai bank umum swasta non-devisa.                    conduct business as a non-foreign exchange
                                                                      private commercial bank.

        Pada tanggal 31 Desember 2025, kantor pusat                   As of December 31, 2025, the Bank’s head office
        Bank berlokasi di Dipo Tower Lantai 9, Jakarta.               is located at Dipo Tower 9th floor, Jakarta. The
        Bank memiliki dua kantor cabang di Bandung dan                Bank has two branches office located in Bandung
        Jakarta.                                                      and Jakarta.

        Pemegang saham pengendali dari Bank adalah                    The ultimate shareholder of the Bank is
        PT FinAccel Teknologi Indonesia, dengan entitas               PT FinAccel Teknologi Indonesia, with ultimate
        induk akhir adalah Kredivo Group Ltd.                         parent is Kredivo Group Ltd.

   b.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan                    b.   Boards of Commissioners, Directors and
                                                                      Employees

        Personil manajemen kunci mencakup Dewan                       Key management personnel consist of the Board
        Komisaris, Direksi, dan pejabat eksekutif yaitu               of Commissioners, Board of Directors, and key
        pejabat yang bertanggung jawab langsung                       executives who have direct responsibility to the
        kepada Direksi.                                               Board of Directors.

        Susunan Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite                  As of December 31, 2025 and 2024 the
        Audit Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan                  composition  of    the    Bank’s  Board  of
        2024 adalah sebagai berikut:                                  Commissioners, Board of Directors, and Audit
                                                                      Committee was as follows:

                                               2025 dan/and 2024

        Dewan Komisaris                                                     Board of Commissioners
        Presiden Komisaris                       Dinno Indiano              President Commissioner
        Komisaris Independen                     Zainal Abidin              Independent Commissioner
        Komisaris Independen                    Markus Sugiono              Independent Commissioner

        Direksi                                                             Board of Directors
        Presiden Direktur                       Anton Hermawan              President Director
        Direktur                                 Laniwati Tjandra           Director
        Direktur                             Alvin James Kurniawan          Director
        Direktur                                Wisaksana Djawi             Director
        Direktur                                     Tan Alie               Director

        Komite Audit                                                        Audit Committee
        Ketua                                   Markus Sugiono              Chairman
        Anggota                                 Waldy Gutama                Member
        Anggota                                  Liauw She Jin              Member

        Audit Internal                        Windu Tri Andaruno            Internal Audit
        Sekretaris Perusahaan                 Antik Rosalia Indah           Corporate Secretary

        Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah                         As of December 31, 2025, the number of
        karyawan tetap Bank berjumlah 340 orang                       permanent employees of the Bank was 340
        (2024: 239 karyawan) (tidak diaudit).                         employees (2024: 239 employees) (unaudited).




                                                          -6-
Page 375
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                        PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                   DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                  FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

    c.   Penawaran Umum Efek Bank                                c.   Public Offering of Shares of the Bank

         Penawaran Umum Perdana Saham                                 Initial Public Offering

         Pada tanggal 31 Agustus 2020, Bank melakukan                 On August 31, 2020, the Bank conducted an initial
         penawaran umum perdana atas 394.764.700                      public offering of 394,764,700 new shares with a
         saham baru dengan nilai nominal sebesar Rp 100               par value of Rp 100 per share and an offering price
         per lembar saham dan harga penawaran setiap                  of Rp 480 per share to the public in Indonesia. The
         saham sebesar Rp 480 per lembar saham kepada                 offered shares were traded at the Indonesia Stock
         masyarakat di Indonesia. Saham yang ditawarkan               Exchange (IDX) since September 7, 2020.
         tersebut diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia
         (BEI) sejak tanggal 7 September 2020.

         Dari Penawaran Umum Perdana Saham, Bank                      From the Initial Public Offering of Shares, the Bank
         mencatat kelebihan penerimaan di atas nominal                recorded excess receipts over the nominal shares
         saham sebesar Rp 150.010.587.900, dikurangi                  amounting to Rp 150,010,587,900, minus the
         biaya emisi penerbitan saham.                                issuance costs of shares.

         Penawaran Umum Saham Terbatas I                              Limited Public Offering I

         Pada tanggal 14 Desember 2020, Bank                          On December 14, 2020, the Bank undertook a
         melakukan Penawaran Umum Terbatas I dalam                    Limited Public Offering I (“LPO I”) through the
         rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih                  issuance of Pre-emptive rights of 394,764,705
         Dahulu (HMETD) sebanyak 394.764.705 saham                    new shares with a nominal value of Rp 100 per
         baru dengan nilai nominal sebesar Rp 100 per                 share. Every holder of 20 old shares registered in
         lembar saham. Setiap pemegang 20 saham lama                  the DPS on December 10, 2020 is entitled to 3
         yang tercatat dalam DPS pada tanggal                         Rights, where every 1 Rights gives the holder the
         10 Desember 2020 berhak atas 3 HMETD, di                     right to buy 1 new share at an offering price of
         mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada                    Rp 735 per share.
         pemegangnya untuk membeli 1 saham baru
         dengan harga penawaran Rp 735 per lembar
         saham.

         Tambahan modal disetor atas Penambahan                       Additional paid-in capital for Additional Capital with
         Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih                       Pre-emptive Rights ("PMHMETD") notarized on
         Dahulu ("PMHMETD") diaktakan pada tanggal                    December 23, 2020 based on Deed No. 16
         23 Desember 2020 berdasarkan Akta No. 16                     concerning the Statement of Meeting Resolutions
         tentang Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan                 on Amendments to the Articles of Association of
         Anggaran Dasar PT Bank Bisnis Internasional                  PT Bank Bisnis Internasional Tbk, the issued and
         Tbk, modal ditempatkan dan disetor yang semula               paid-up       capital   which      was      originally
         sebesar Rp 263.176.470.000 ditingkatkan                      Rp     263,176,470,000       was      increased     to
         menjadi Rp 302.652.940.500. Atas Penawaran                   Rp 302,652,940,500. For the Limited Public
         Umum Saham Terbatas I, Bank mencatat                         Offering I, the Bank recorded excess receipts over
         kelebihan penerimaan di atas nominal saham                   the     nominal       shares       amounting        to
         sebesar Rp 250.675.587.675, dikurangi biaya                  Rp 250,675,587,675, minus the issuance costs of
         emisi penerbitan saham.                                      shares.

         Penawaran Umum Saham Terbatas II                             Limited Public Offering II

         Pada tanggal 20 Desember 2021, telah                         On December 20, 2021, an Extraordinary General
         dilaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham                       Meeting of Shareholders (RUPSLB) was held,
         Luar Biasa (RUPSLB), mengenai terpenuhinya                   regarding the fulfillment of the Limited Public
         proses pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas                   Offering II process, the Shareholders have
         II, Pemegang Saham telah memutuskan untuk                    decided to increase the issued and paid-up capital
         meningkatkan modal ditempatkan dan disetor                   by issuing a total of 280,721,568 new shares with
         dengan menerbitkan sejumlah 280.721.568                      a nominal value of Rp 100 per share and an
         saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per                   offering price of Rp 3,510 per share, which comes
         lembar saham dan harga penawaran sebesar                     from Capital Increase with Pre-emptive Rights
         Rp 3.510 per lembar saham, yang berasal dari                 ("PMHMETD") from December 6, 2021 to
         Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek                     December 10, 2021.
         Terlebih Dahulu ("PMHMETD") dari tanggal
         6 Desember 2021 sampai dengan tanggal
         10 Desember 2021.




                                                           -7-
Page 376
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                 PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                            DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                           FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

       Dari Penawaran Umum Terbatas II, Bank                   From the Limited Public Offering II, the Bank
       mendapatkan tambahan modal disetor sebesar              received     additional     paid-in    capital      of
       Rp 28.072.156.800 dan tambahan agio saham               Rp 28,072,156,800 and additional share premium
       sebesar Rp 957.260.549.180. Sehingga modal              of    Rp   957,260,549,180.        So    that     the
       ditempatkan     dan    disetor  yang     semula         issued and paid-up capital which was
       sebesar      Rp     302.652.940.500     menjadi         originally   Rp     302,652,940,500        becomes
       Rp 330.725.097.300. Pada bulan Maret 2022,              Rp 330,725,097,300. In March 2022, Bank has
       Bank mendapat persetujuan penggunaan dari               received approval from the Banking Financial
       Otoritas Jasa Keuangan Perbankan, sehingga              Services Authority, so that the additional capital as
       penambahan modal tersebut per 31 Desember               of December 31, 2021, classified as issued and
       2021 diklasifikasikan sebagai modal ditempatkan         paid-up capital and presented in Equity, minus the
       dan disetor dan disajikan dalam Ekuitas,                issuance costs of shares.
       dikurangi dengan biaya emisi penerbitan saham.

       Penawaran Umum Saham Terbatas III                       Limited Public Offering III

       Pada tanggal 28 Desember 2022, telah                    On December 28, 2022, a meeting for the
       dilaksanakan Rapat Perubahan Anggaran Dasar,            Amendment of Articles of Association Meeting was
       mengenai terpenuhinya proses pelaksanaan                held, regarding the fulfillment of the Limited Public
       Penawaran Umum Terbatas III, pemegang                   Offering III process, the Shareholders have
       saham telah memutuskan untuk meningkatkan               decided to increase the issued and paid-up capital
       modal ditempatkan dan disetor dengan                    by issuing a total of 367,472,328 new shares with
       menerbitkan sejumlah 367.472.328 saham baru             a nominal value of Rp 100 per share and an
       dengan nilai nominal Rp 100 per lembar saham            offering price of Rp 2,480 per share, which comes
       dan harga penawaran sebesar Rp 2.480 per                from Capital Increase with Pre-emptive Rights
       lembar saham, yang berasal dari Penambahan              (“PMHMETD”) from December 14, 2022 to
       Modal dengan Hak Memesan Efek terlebih dahulu           December 21, 2022.
       (“PMHMETD”) dari tanggal 14 Desember 2022
       sampai dengan tanggal 21 Desember 2022.

       Dari Penawaran Umum Terbatas III, Bank                  From the Limited Public Offering III, the Bank
       mendapatkan tambahan modal disetor sebesar              received    additional    paid-in    capital    of
       Rp 36.747.232.800 dan tambahan agio saham               Rp 36,747,232,800 and additional share premium
       sebesar Rp 872.298.974.288. Atas penambahan             of Rp 872,298,974,288. For the capital increase of
       modal sebesar tersebut belum ada persetujuan            this amount there has been no approval for use
       penggunaan dari Otoritas Jasa Keuangan                  from the Banking Financial Services Authority, so
       Perbankan, sehingga penambahan modal                    that the additional capital as of December 31,
       tersebut per 31 Desember 2022 masih                     2022, is still classified as Advance Stock
       diklasifikasikan sebagai Uang Muka Setoran              Subscription and presented in Equity.
       Modal dan disajikan dalam Ekuitas.

       Berdasarkan Surat Otoritas Jasa Keuangan                Based on Banking Financial Services Authority
       Perbankan No. S/60/KR.021/2023 tanggal                  Letter No. S/60/KR.021/2023 dated May 12, 2023,
       12 Mei 2023, penambahan modal disetor sebesar           additional paid-in capital of Rp 36,747,232,800 has
       Rp 36.747.232.800 telah disetujui sehingga              been approved so that the issued and paid-up
       modal ditempatkan dan disetor yang semula               capital which was originally Rp 330,725,097,300
       sebesar    Rp     330.725.097.300     menjadi           becomes Rp 367,472,330,100 and issuance
       Rp 367.472.330.100 dan biaya emisi yang                 costs of shares charged amounting to
       dibebankan sebesar Rp 2.454.820.690.                    Rp 2,454,820,690.

       Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                  As of December 31, 2025 and 2024, all of the
       seluruh saham Bank telah dicatatkan pada Bursa          Bank's outstanding shares have been listed at the
       Efek Indonesia (“BEI”).                                 Indonesia Stock Exchange (“IDX”).




                                                         -8-
Page 377
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                           PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                      DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                     FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

2.   PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN                        2.   ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS
     BARU DAN REVISI (PSAK) DAN INTERPRETASI                          OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS
     STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK)                                (“PSAK”) AND INTERPRETATIONS OF PSAK
                                                                      (“ISAK”)

     a. Amendemen/penyesuaian         Standar     yang                a. Amendments/improvements            to    Standards
        berlaku efektif pada tahun berjalan                              Effective in the Current Year

        Dalam tahun berjalan, Bank telah menerapkan                      In the current year, the Bank has applied a number
        sejumlah amendemen/ penyesuaian PSAK yang                        of amendments/ improvements to PSAK that are
        relevan dengan operasinya dan efektif untuk                      relevant to its operations and effective for
        periode akuntansi yang dimulai pada atau setelah                 accounting period beginning on or after January 1,
        1 Januari 2025. Penerapan atas PSAK baru/ revisi                 2025. The adoption of these new/ revised PSAKs
        tidak mengakibatkan perubahan atas kebijakan                     does not result in changes to the Bank’s accounting
        akuntansi Bank dan tidak memiliki dampak                         policies and has no material effect on the amounts
        material terhadap jumlah yang dilaporkan dalam                   reported in these financial statements.
        laporan keuangan.

     b. Standar    dan      Amendemen/Penyesuaian                     b. Standard and Amendments/Improvements to
        Standar Telah      Diterbitkan tapi Belum                        Standards Issued not yet Adopted
        Diterapkan

       Pada tanggal persetujuan laporan keuangan,                        At the date of authorization of the financial
       standar,      interpretasi, dan   amendemen-                      statements, the following standard, interpretation,
       amendemen atas PSAK yang telah diterbitkan                        and amendments to PSAK were issued but not
       namun belum berlaku efektif, dengan penerapan                     effective, with early application permitted.
       dini diizinkan.

        Efektif untuk periode yang dimulai pada atau                     Effective for periods beginning on or           after
        setelah tanggal 1 Januari 2026                                   January 1, 2026

           Amendemen PSAK 109 Instrumen Keuangan                           Amendment to PSAK 109             Financial
            dan Amendemen PSAK 107 Instrumen                                 Instruments and Amendment to PSAK 107
            Keuangan:      Pengungkapan    tentang                           Financial    Instruments: Disclosures   on
            Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen                             Classification and Measurement of Financial
            Keuangan                                                         Instruments

           Penyesuaian Tahunan 2024 SAK Indonesia                          Annual Improvement 2024 SAK Indonesia

        Sampai dengan tanggal penerbitan laporan                         As for the issuance date of the financial statements,
        keuangan, dampak dari penerapan standar,                         the effects of adopting these standards,
        amendemen dan interpretasi tersebut terhadap                     amendments and interpretations on the financial
        laporan keuangan tidak dapat diketahui atau                      statements are not known nor reasonably
        diestimasi oleh manajemen.                                       estimable by management.

        Efektif untuk periode yang dimulai pada atau                     Effective for periods beginning on or           after
        setelah tanggal 1 Januari 2027                                   January 1, 2027

           PSAK 118 Penyajian dan Pengungkapan                             PSAK 118 Presentation and Disclosures in
            dalam Laporan Keuangan                                           Financial Statements

            PSAK 118 menggantikan PSAK 201                                   PSAK 118 replaces PSAK 201 Presentation of
            Penyajian Laporan Keuangan, dengan                               Financial Statements, carrying forward many of
            banyak persyaratan dalam PSAK 201 yang                           the requirements in PSAK 201 unchanged and
            tidak berubah dan dilanjutkan serta                              complementing them with new requirements.
            melengkapinya      dengan        persyaratan                     In addition, some paragraphs from PSAK 201
            persyaratan baru. Selain itu, beberapa                           have been moved to PSAK 208 Accounting
            paragraf dari PSAK 201 telah dipindahkan ke                      Policies, Changes in Accounting Estimates,
            PSAK 208 Kebijakan Akuntansi, Perubahan                          and Errors and PSAK 107 Financial
            Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan, dan                           Instruments: Disclosures. Furthermore, there
            PSAK      107     Instrumen       Keuangan:                      are minor amendments to PSAK 207
            Pengungkapan. Serta, terdapat perubahan                          Statement of Cash Flows and PSAK 233
            minor pada PSAK 207 Laporan Arus Kas dan                         Earnings Per Share.
            PSAK 233 Laba Per Saham.




                                                           -9-
Page 378
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                 PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                            DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                           FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

              PSAK 118 memperkenalkan persyaratan                               PSAK 118 introduces new requirements to:
              baru untuk:

                 menyajikan kategori-kategori tertentu                              present specified categories and defined
                  dan subtotal yang ditentukan dalam                                  subtotals in the statement of profit or
                  laporan laba rugi                                                   loss
                 memberikan pengungkapan tentang                                    provide disclosures on management-
                  ukuran kinerja tetapan manajemen                                    defined performance measures (MPMs) in
                  (UKTM) dalam catatan laporan keuangan                               the notes to the financial statements
                 perbaikan agregasi dan disagregasi.                                improve aggregation and disaggregation.

              Bank      diwajibkan  untuk  menerapkan                           Bank is required to apply PSAK 118 for annual
              PSAK 118 untuk periode pelaporan tahunan                          reporting periods beginning on or after
              yang dimulai pada atau setelah 1 Januari                          January 1, 2027, with earlier application
              2027, dengan penerapan dini diizinkan.                            permitted. The amendments to PSAK 207 and
              Amendemen PSAK 207 dan PSAK 233, serta                            PSAK 233, as well as the revised PSAK 208
              amendemen PSAK 208 dan PSAK 107,                                  and PSAK 107, become effective when an
              berlaku      ketika  entitas menerapkan                           entity applies PSAK 118. PSAK 118 requires
              PSAK 118. PSAK 118 memerlukan                                     retrospective application with specific transition
              penerapan retrospektif dengan ketentuan                           provisions.
              transisi.

          Sampai dengan tanggal penerbitan laporan                          As of the issuance date of the financial statements,
          keuangan, dampak dari penerapan standar,                          the effects of adoption of these standards,
          amendemen dan interpretasi tersebut terhadap                      amendments and interpretations on the financial
          laporan keuangan tidak dapat diketahui atau                       statements are not known nor reasonably
          diestimasi oleh manajemen.                                        estimable by management.


3.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                         3.   MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION

     a.   Pernyataan kepatuhan                                           a. Statement of compliance

          Laporan keuangan Bank disusun sesuai dengan                       The financial statements of the Bank have been
          Standar Akuntansi Keuangan Indonesia dan                          prepared in accordance with Indonesian Financial
          peraturan Bapepam-LK No. KEP 347/BL/2012                          Accounting Standards and the Bapepam-LK No.
          tanggal 25 Juni 2012 No. VIII.G.7 tentang                         KEP 347/BL/2012 dated June 25, 2012 Regulation
          Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan                        No. VIII.G.7 regarding the Guideline for Financial
          keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.                           Statement Presentation and Disclosure of Issuers
                                                                            or Public Entities.

     b.   Dasar penyusunan                                               b. Basis of preparation

          Dasar penyusunan laporan keuangan Bank                            The Bank’s financial statements have been
          adalah biaya historis, kecuali instrumen keuangan                 prepared on the historical cost basis, except for
          tertentu yang diukur pada jumlah revaluasian atau                 financial instruments that are measured at revalued
          nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan,                  amounts or fair values at the end of each reporting
          yang dijelaskan dalam kebijakan akuntansi di                      period, as explained in the accounting policies
          bawah ini.                                                        below.

          Biaya historis umumnya didasarkan pada nilai                      Historical cost is generally based on the fair value
          wajar dari imbalan yang diberikan dalam                           of the consideration given in exchange for goods
          pertukaran barang dan jasa.                                       and services.

          Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk                 Fair value is the price that would be received to sell
          menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar                   an asset or paid to transfer a liability in an orderly
          untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu                    transaction between market participants at the
          transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal                measurement date, regardless of whether that price
          pengukuran, terlepas dari apakah harga tersebut                   is directly observable or estimated using another
          dapat diamati secara langsung atau diestimasi                     valuation technique. In estimating the fair value of
          menggunakan teknik penilaian lain. Dalam                          an asset or a liability, the Bank takes into account
          mengestimasi nilai wajar dari suatu aset atau                     the characteristics of the asset or liability if market
          liabilitas, Bank memperhitungkan karakteristik                    participants would take those characteristics into
          aset atau liabilitas jika pelaku pasar akan                       account when pricing the asset or liability at the
          memperhitungkan karakteristik tersebut ketika                     measurement date.
          menentukan harga aset atau liabilitas pada
          tanggal pengukuran.

                                                           - 10 -
Page 379
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                             PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                        DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                       FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

        Laporan arus kas Bank disusun dengan                              The Bank’s statements of cash flows are prepared
        menggunakan        metode    langsung dengan                      using the direct method with classifications of cash
        mengelompokkan arus kas dalam aktivitas                           flows into operating, investing, and financing
        operasi, investasi, dan pendanaan.                                activities.

        Direksi memiliki, pada saat persetujuan laporan                   The Directors have, at the time of approving the
        keuangan, suatu ekspektasi yang memadai bahwa                     financial statements, a reasonable expectation that
        Bank memiliki sumber daya yang cukup untuk                        the Bank has adequate resources to continue in
        melanjutkan keberadaan operasinya untuk di                        operational existence for the foreseeable future.
        masa yang akan datang. Sehingga, mereka                           Thus, they continue to adopt the going concern
        melanjutkan     penerapan    dasar    akuntansi                   basis of accounting in preparing the financial
        kelangsungan usaha dalam penyusunan laporan                       statements.
        keuangan.

   c.   Transaksi dan penjabaran dalam mata uang                     c.   Foreign currency transactions and translation
        asing

        Laporan keuangan Bank diukur dan disajikan                        The Bank’s financial statements are measured and
        dalam mata uang dari lingkungan ekonomi utama                     presented in the currency of the primary economic
        di mana entitas beroperasi (mata uang fungsional).                environment in which the entity operates (its
        Laporan keuangan Bank disajikan dalam mata                        functional currency). The Bank’s financial
        uang Rupiah yang merupakan mata uang                              statements are presented in Indonesian Rupiah,
        fungsional dan mata uang penyajian untuk laporan                  which is the functional currency and the
        keuangan Bank.                                                    presentation currency for the financial statements.

   d.   Transaksi pihak-pihak berelasi                               d.   Transactions with related parties

        Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas                    A related party is a person or entity that is related to
        yang terkait dengan Bank (entitas pelapor):                       the Bank (the reporting entity):

        a.   Orang atau anggota keluarga dekatnya                         a.   A person or a close member of that person's
             mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika                      family is related to the reporting entity if that
             orang tersebut:                                                   person:

             i.     memiliki     pengendalian           atau                   i.     has control or joint control over the
                    pengendalian bersama atas         entitas                         reporting entity;
                    pelapor;

             ii.    memiliki pengaruh signifikan atas entitas                  ii.    has significant influence over the reporting
                    pelapor; atau                                                     entity; or

             iii.   merupakan personil manajemen kunci                         iii.   is a member of the key management
                    entitas pelapor atau entitas induk dari                           personnel of the reporting entity or of a
                    entitas pelapor.                                                  parent of the reporting entity.

        b.   Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor                b.   An entity is related to the reporting entity if any
             jika memenuhi salah satu hal berikut:                             of the following conditions applies:

             i.     Entitas dan entitas pelapor adalah                         i.     The entity, and the reporting entity are
                    anggota dari kelompok usaha yang sama                             members of the same group (which
                    (artinya entitas induk, entitas anak, dan                         means that each parent, subsidiary and
                    entitas anak berikutnya saling berelasi                           fellow subsidiary is related to the others).
                    dengan entitas lainnya).

             ii.    Satu entitas adalah entitas asosiasi atau                  ii.    One entity is an associate or joint venture
                    ventura bersama dari entitas lain (atau                           of the other entity (or an associate or joint
                    entitas asosiasi atau ventura bersama                             venture of a member of a group of which
                    yang     merupakan     anggota     suatu                          the other entity is a member).
                    kelompok usaha, yang mana entitas lain
                    tersebut adalah anggotanya).

             iii.   Kedua entitas tersebut adalah ventura                      iii.   Both entities are joint ventures of the same
                    bersama dari pihak ketiga yang sama.                              third party.

             iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari                      iv. One entity is a joint venture of a third entity
                 entitas ketiga dan entitas yang lain                              and the other entity is an associate of the
                 adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga.                      third entity.


                                                            - 11 -
Page 380
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                           PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                      DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                     FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

            v.    Entitas tersebut adalah suatu program                      v.    The entity is a post-employment benefit
                  imbalan pascakerja untuk imbalan kerja                           plan for the benefit of employees of either
                  dari salah satu entitas pelapor atau                             the reporting entity, or an entity related to
                  entitas yang terkait dengan entitas                              the reporting entity. If the reporting entity
                  pelapor. Jika entitas pelapor adalah                             is itself such a plan, the sponsoring
                  entitas yang menyelenggarakan program                            employers are also related to the reporting
                  tersebut, maka entitas sponsor juga                              entity.
                  berelasi dengan entitas pelapor.

            vi.   Entitas     yang     dikendalikan atau                     vi.   The entity is controlled or jointly controlled
                  dikendalikan bersama oleh orang yang                             by a person identified in (a).
                  diidentifikasi dalam huruf (a).

            vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a)                   vii. A person identified in (a) and (i) has
                 dan (i) memiliki pengaruh signifikan atas                        significant influence over the entity or is a
                 entitas    atau     merupakan     personil                       member of the key management
                 manajemen kunci entitas (atau entitas                            personnel of the entity (or a parent of the
                 induk dari entitas).                                             entity).

            viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang                   viii. The entity, or any member of a group of
                  mana entitas merupakan bagian dari                               which it is a part, provides key
                  kelompok tersebut, menyediakan jasa                              management personnel services to the
                  personil manajemen kunci kepada entitas                          reporting entity or to the parent of the
                  pelapor atau kepada entitas induk dari                           reporting entity.
                  entitas pelapor.

        Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-               Significant transactions with related parties,
        pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan               whether carried out with the same terms and
        persyaratan yang sama dengan pihak ketiga                       conditions as third parties or not, are disclosed in
        maupun tidak, diungkapkan pada laporan                          the Bank’s financial statements.
        keuangan Bank.

   e.   Instrumen Keuangan                                         e.   Financial Instruments

        Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui pada               Financial assets and financial liabilities are
        laporan posisi keuangan pada saat Bank menjadi                  recognized on the statement of financial position
        salah satu pihak dalam ketentuan kontraktual                    when the Bank becomes a party to the contractual
        instrumen tersebut.                                             provisions of the instrument.

        Aset keuangan dan liabilitas keuangan pada                      Financial assets and financial liabilities are initially
        awalnya diukur pada nilai wajar. Biaya transaksi                measured at fair value. Transaction costs that are
        yang dapat diatribusikan secara langsung dengan                 directly attributable to the acquisition or issue of
        perolehan atau penerbitan aset keuangan dan                     financial assets and financial liabilities are added to
        liabilitas keuangan ditambahkan atau dikurangkan                or deducted from the fair value of the financial
        dari nilai wajar aset keuangan dan liabilitas                   assets and financial liabilities, as appropriate, on
        keuangan, di mana sesuai, pada pengakuan awal.                  initial recognition. Transaction costs directly
        Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara                 attributable to the acquisition of financial assets or
        langsung dengan perolehan aset keuangan dan                     financial liabilities at fair value through profit or loss
        liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba               are recognized immediately in profit or loss.
        rugi diakui langsung pada laba rugi.

        Semua aset keuangan yang diakui selanjutnya                     All recognized financial assets are measured
        diukur secara keseluruhan pada biaya perolehan                  subsequently in their entirety at either amortized
        yang diamortisasi atau nilai wajar, tergantung pada             cost or fair value, depending on the classification of
        klasifikasi aset keuangan tersebut.                             the financial assets.

        Klasifikasi aset keuangan                                       Classification of financial assets

           Diukur pada biaya perolehan diamortisasi;                        Measured at amortized cost;
           Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan                      Measured at fair value through other
            komprehensif lain (FVTOCI);                                       comprehensive income (FVTOCI);
           Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                        Measured at fair value through profit or loss
            (FVTPL).                                                          (FVTPL).




                                                          - 12 -
Page 381
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                     PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                               FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      Instrumen utang yang memenuhi persyaratan                 Debt instruments that meet the following conditions
      berikut selanjutnya diukur pada biaya perolehan           are subsequently measured at amortized cost:
      diamortisasi:

         aset keuangan dikelola dalam model bisnis                    the financial asset is held within a business
          yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan                   model whose objective is to hold financial
          dalam rangka mendapatkan arus kas                             assets in order to collect contractual cash
          kontraktual; dan                                              flows; and
         persyaratan kontraktual dari aset keuangan                   the contractual terms of the financial asset
          menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu                   give rise on specified dates to cash flows that
          yang semata dari pembayaran pokok dan                         are solely payments of principal and interest
          bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok terutang.                    (“SPPI”) on the principal amount outstanding.

      Instrumen utang selanjutnya diukur pada nilai                 Debt instruments that meet the following
      wajar melalui penghasilan komprehensif lain                   conditions are subsequently measured at fair
      (“FVTOCI”), jika memenuhi kedua kondisi berikut               value through other comprehensive income
      ini:                                                          (“FVTOCI”):

         aset keuangan dikelola dalam model bisnis                   the financial asset is held within a business
          yang tujuannya akan tercapai dengan                          model whose objective is achieved by both
          mendapatkan arus kas kontraktual dan                         collecting contractual cash flows and selling
          menjual aset keuangan; dan                                   the financial assets; and
         persyaratan kontraktual dari aset keuangan                  the contractual terms of the financial asset give
          menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu                  rise on specified dates to cash flows that are
          yang semata-mata dari pembayaran pokok                       solely payments of principal and interest on the
          dan bunga dari jumlah pokok terutang.                        principal amount outstanding.

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset                  As of December 31, 2025 and 2024, the Bank’s
      keuangan Bank diklasifikasikan sebagai aset                   financial assets were classified as financial assets
      keuangan     diukur pada      biaya  perolehan                measured at amortized cost and at fair value
      diamortisasi dan pada nilai wajar melalui                     through other comprehensive income (FVTOCI).
      penghasilan komprehensif lain (FVTOCI).

      Biaya perolehan diamortisasi dan metode suku              Amortized cost and effective interest method
      bunga efektif

      Metode suku bunga efektif adalah metode                   The effective interest method is a method of
      menghitung biaya perolehan diamortisasi dari              calculating the amortized cost of a debt instrument
      instrumen utang dan mengalokasikan pendapatan             and of allocating interest income over the relevant
      bunga selama periode yang relevan.                        period.

      Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau          For financial instruments other than purchased or
      berasal dari aset keuangan memburuk, suku                 originated credit-impaired financial assets, the
      bunga efektif adalah tingkat suku bunga yang              effective interest rate is the rate that exactly
      secara tepat mendiskontokan penerimaan kas                discounts estimated future cash receipts (including
      masa depan (termasuk semua biaya dan poin yang            all fees and points paid or received that form an
      dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian            integral part of the effective interest rate,
      yang tidak terpisahkan dari suku bunga efektif,           transaction costs and other premiums or discounts)
      biaya transaksi dan premi atau diskon lainnya)            excluding expected credit losses, through the
      tidak termasuk kerugian ekspektasian, melalui             expected life of the debt instrument, or, where
      umur ekspektasian dari instrumen utang, atau, jika        appropriate, a shorter period, to the gross carrying
      sesuai, periode yang lebih pendek, ke jumlah              amount of the debt instrument on initial recognition.
      tercatat bruto instrumen utang pada saat                  For purchased or originated credit-impaired
      pengakuan awal. Untuk aset keuangan yang dibeli           financial assets, a credit adjusted effective interest
      atau yang berasal dari aset keuangan memburuk,            rate is calculated by discounting the estimated
      suku bunga efektif yang disesuaikan dengan risiko         future cash flows, including expected credit losses,
      kredit dihitung dengan mendiskontokan estimasi            to the amortized cost of the debt instrument on
      arus kas masa depan, termasuk estimasi kerugian           initial recognition.
      kredit, ke biaya perolehan diamortisasi instrumen
      utang pada pengakuan awal.




                                                       - 13 -
Page 382
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                    PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                               DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                              FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan             The amortized cost of a financial asset is the
      adalah nilai aset keuangan yang diukur pada saat            amount at which the financial asset is measured at
      pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok,                  initial recognition minus the principal repayments,
      ditambah amortisasi kumulatif menggunakan                   plus the cumulative amortization using the effective
      metode suku bunga efektif dari selisih antara nilai         interest method of any difference between that
      awal dan nilai jatuh temponya, disesuaikan dengan           initial amount and the maturity amount, adjusted for
      penyisihan kerugiannya. Di sisi lain, jumlah                any loss allowance. On the other hand, the gross
      tercatat bruto aset keuangan adalah biaya                   carrying amount of a financial asset is the
      perolehan diamortisasi dari aset keuangan,                  amortized cost of a financial asset before adjusting
      sebelum disesuaikan dengan penyisihan kerugian.             for any loss allowance.

      Bunga diakui dengan menggunakan metode suku                 Interest income is recognized using the effective
      bunga efektif untuk instrumen utang yang diukur             interest method for debt instruments measured
      selanjutnya pada biaya perolehan diamortisasi dan           subsequently at amortized cost and at FVTOCI.
      pada FVTOCI. Untuk instrumen keuangan lain,                 For financial instruments other than purchased or
      kecuali aset keuangan yang dibeli atau berasal              originated credit-impaired financial assets, interest
      dari aset keuangan memburuk, pendapatan bunga               income is calculated by applying the effective
      dihitung dengan menerapkan suku bunga efektif               interest rate to the gross carrying amount of a
      terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan,               financial asset, except for financial assets that have
      kecuali aset keuangan yang kemudian mengalami               subsequently become credit-impaired. For
      penurunan nilai kredit. Untuk aset keuangan yang            financial assets that have subsequently become
      berasal    dari aset keuangan          memburuk,            credit-impaired, interest income is recognized by
      pendapatan bunga diakui dengan menerapkan                   applying the effective interest rate to the amortized
      suku bunga efektif terhadap biaya perolehan                 cost of the financial asset. If, in subsequent
      diamortisasi dari aset keuangan tersebut. Jika              reporting periods, the credit risk on the credit-
      pada periode pelaporan keuangan selanjutnya,                impaired financial instrument improves so that the
      risiko kredit aset keuangan tersebut membaik                financial asset is no longer credit-impaired, interest
      sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami                 income is recognized by applying the effective
      penurunan nilai kredit, maka pendapatan bunga               interest rate to the gross carrying amount of the
      diakui dengan menerapkan suku bunga efektif                 financial asset.
      terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan.

      Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi dan                 Interest income is recognized in profit or loss and
      dimasukkan dalam pos “Pendapatan bunga”.                    is included in the "Interest income" line item.

      Instrumen utang diklasifikasikan pada FVTOCI                Debt instruments classified as at FVTOCI

      Efek utang yang tercatat di bursa yang dimiliki oleh        Listed debt securities held by the Bank are
      Bank diklasifikasikan sebagai FVTOCI. Efek utang            classified as at FVTOCI. The listed debt securities
      yang tercatat di bursa pada awalnya diukur pada             are initially measured at fair value plus transaction
      nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi.                costs. Subsequently, changes in the carrying
      Selanjutnya, perubahan nilai tercatat pada efek             amount of these listed debt securities as a result of
      utang yang tercatat di bursa tersebut sebagai               foreign exchange gains and losses, impairment
      akibat dari keuntungan dan kerugian selisih kurs,           gains or losses, and interest income calculated
      keuntungan atau kerugian penurunan nilai, dan               using the effective interest method are recognized
      pendapatan bunga yang dihitung dengan                       in profit or loss. The amounts that are recognized
      menggunakan metode suku bunga efektif, diakui               in profit or loss are the same as the amounts that
      dalam laba rugi. Jumlah yang diakui dalam laba              would have been recognized in profit or loss if
      rugi akan sama dengan jika efek utang yang                  these listed debt securities had been measured at
      tercatat di bursa ini diukur pada biaya perolehan           amortized cost. All other changes in the carrying
      diamortisasi. Semua perubahan lain dalam nilai              amount of these listed debt securities are
      tercatat dari efek utang yang tercatat di bursa             recognized in other comprehensive income in
      diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan              unrealized gain or losses. When these listed debt
      dicatat dalam keuntungan atau kerugian yang                 securities are derecognized, the unrealized gain or
      belum direalisasi. Jika efek utang yang tercatat            losses       previously    recognized     in    other
      yang terdaftar ini dihentikan pengakuannya,                 comprehensive income are reclassified to profit or
      keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi             loss.
      tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif
      lain akan direklasifikasi ke laba rugi.




                                                         - 14 -
Page 383
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                     PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                               FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      Penurunan nilai aset keuangan                                Impairment of financial assets

      PSAK 109 memperkenalkan metode kerugian kredit               PSAK 109 introduces the expected credit loss
      ekspektasian yang lebih melihat ke depan dalam               method which is more forward looking at
      mengukur penurunan nilai instrumen keuangan                  measuring impairment of financial instruments
      (expected loss). Setiap tanggal pelaporan, Bank              (expected loss). At each reporting date, the Bank
      menilai apakah risiko kredit atas instrumen                  assesses whether credit risk on financial
      keuangan telah meningkat secara signifikan sejak             instruments has increased significantly since initial
      pengakuan awal menggunakan informasi forward-                recognition using reasonable and supportable
      looking yang wajar dan terdukung (reasonable and             information. The Bank measures the allowance for
      supportable     information).   Bank      mengukur           possible losses on financial instruments at the
      penyisihan kerugian instrumen keuangan sejumlah              amount of expected credit losses throughout their
      kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya               life or 12 months in accordance with the level of
      atau 12 bulan sesuai dengan tingkat risiko kreditnya.        credit risk.

      Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur                  Lifetime ECL represents the expected credit losses
      merupakan kerugian kredit ekspektasian yang                  that will result from all possible default events over
      timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal              the expected life of a financial instrument. In
      bayar selama perkiraan umur instrumen                        contrast, 12-month ECL represents the portion of
      keuangan. Sebaliknya, KKE 12 bulan mewakili                  lifetime ECL that is expected to result from default
      porsi KKE sepanjang umur yang timbul dari                    events on a financial instrument that are possible
      peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan                within 12 months after the reporting date.
      yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah
      tanggal pelaporan.

      Peningkatan risiko kredit secara signifikan                  Significant increase in credit risk

      Dalam menilai apakah risiko kredit pada instrumen            In assessing whether the credit risk on a financial
      keuangan telah meningkat secara signifikan sejak             instrument has increased significantly since initial
      pengakuan awal, Bank membandingkan risiko                    recognition, the Bank compares the risk of a default
      gagal bayar yang terjadi pada instrumen keuangan             occurring on the financial instrument as at the
      pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar             reporting date with the risk of a default occurring on
      yang terjadi pada instrumen keuangan pada                    the financial instrument as at the date of initial
      tanggal pengakuan awal. Dalam melakukan                      recognition. In making this assessment, the Bank
      penilaian, Bank mempertimbangkan baik informasi              considers both quantitative and qualitative
      kuantitatif maupun kualitatif yang wajar dan                 information that is reasonable and supportable,
      mendukung, termasuk pengalaman historis dan                  including historical experience and forward-looking
      informasi bersifat perkiraan masa depan, yang                information that is available without undue cost or
      tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.                  effort. Forward-looking information considered
      Informasi masa depan yang dipertimbangkan                    includes the future prospects of the industries in
      mencakup prospek masa depan industri di mana                 which the Bank’s debtors operate, obtained from
      debitur Bank beroperasi, yang diperoleh dari                 economic expert reports, financial analysts,
      laporan ahli ekonomi, analis keuangan, badan                 government and other similar organizations, as
      pemerintah dan organisasi serupa lainnya, serta              well as consideration of various external sources of
      pertimbangan berbagai sumber eksternal aktual                actual and forecast economic information that
      dan prakiraan informasi ekonomi yang terkait                 relate to the Bank’s core operations.
      dengan operasi inti Bank.

      Jika informasi bersifat perkiraan masa depan                 If reasonable and supportable forward-looking
      (forward-looking) yang wajar dan terdukung                   information is available without undue cost or effort,
      tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan, Bank             the Bank cannot rely solely on delinquent
      tidak bisa hanya bergantung pada informasi                   information to determine whether credit risk has
      tunggakan dalam menentukan apakah risiko kredit              increased significantly since initial recognition.
      telah meningkat secara signifikan sejak                      However, when information that is more forward-
      pengakuan awal. Akan tetapi, ketika informasi                looking than the status of arrears (either
      yang lebih bersifat perkiraan masa depan (forward-           individually or collectively) is not available without
      looking) daripada status tunggakan (baik secara              undue cost or effort, the Bank may use the arrears
      individu maupun kolektif) tidak tersedia tanpa               information referred to determine whether there is
      biaya atau upaya berlebihan, Bank dapat                      a significant increase in credit risk since the initial
      menggunakan        informasi    tunggakan    yang            recognition.
      dimaksud untuk menentukan apakah terdapat
      peningkatan risiko kredit secara signifikan sejak
      pengakuan awal.


                                                          - 15 -
Page 384
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                   PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                              DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                             FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      Terlepas dari hasil penilaian di atas, Bank                Irrespective of the outcome of the above
      membuat praduga risiko kredit aset keuangan                assessment, the Bank presumes that the credit risk
      telah meningkat signifikan sejak pengakuan awal            on a financial asset has increased significantly
      ketika pembayaran kontraktual tertunggak lebih             since initial recognition when contractual payments
      dari 30 hari, kecuali jika Bank memiliki informasi         are more than 30 days past due, unless the Bank
      yang wajar dan terdukung yang menunjukkan hal              has reasonable and supportable information that
      sebaliknya.                                                demonstrates otherwise.

      Meskipun demikian, Bank mengasumsikan bahwa                Despite the foregoing, the Bank assumes that the
      risiko kredit pada instrumen keuangan tidak                credit risk on a financial instrument has not
      meningkat secara signifikan sejak pengakuan                increased significantly since initial recognition if the
      awal jika instrumen keuangan tersebut ditetapkan           financial instrument is determined to have low
      memiliki risiko kredit yang rendah pada tanggal            credit risk at the reporting date. A financial
      pelaporan. Instrumen keuangan ditetapkan                   instrument is determined to have low credit risk if:
      memiliki risiko kredit rendah jika:

      1.   instrumen keuangan memiliki risiko gagal              1.   the financial instrument has a low risk of
           bayar yang rendah;                                         default;
      2.   debitur memiliki kapasitas yang kuat untuk            2.   the debtor has a strong capacity to meet its
           memenuhi kewajiban arus kas kontraktualnya                 contractual cash flow obligations in the near
           dalam waktu dekat; dan                                     term; and
      3.   memburuknya kondisi ekonomi dan bisnis                3.   adverse changes in economic and business
           dalam jangka panjang dapat, tetapi tidak                   conditions in the longer term may, but will not
           selalu, menurunkan kemampuan peminjam                      necessarily, reduce the ability of the borrower
           untuk memenuhi kewajiban arus kas                          to fulfil its contractual cash flow obligations.
           kontraktualnya.

      Bank menganggap aset keuangan memiliki risiko              The Bank considers a financial asset to have low
      kredit rendah ketika aset memiliki peringkat kredit        credit risk when the asset has external credit rating
      eksternal 'investment grade' sesuai dengan definisi        of ‘investment grade’ in accordance with the
      yang dipahami secara global atau jika peringkat            globally understood definition or if an external
      eksternal tidak tersedia, aset tersebut memiliki           rating is not available, the asset has an internal
      peringkat internal 'Performing' yang berarti bahwa         rating of ‘Performing’ which means that the
      rekanan memiliki posisi keuangan yang kuat dan             counterparty has a strong financial position and
      tidak ada jumlah yang tertunggak.                          there is no past due amounts.

      Bank secara teratur memantau efektivitas kriteria          The Bank regularly monitors the effectiveness of
      yang digunakan untuk mengidentifikasi apakah               the criteria used to identify whether there has been
      telah terjadi peningkatan risiko kredit yang               a significant increase in credit risk and revises them
      signifikan dan merevisinya jika perlu untuk                as appropriate to ensure that the criteria are
      memastikan bahwa kriteria tersebut mampu                   capable of identifying significant increase in credit
      mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang            risk before the amount becomes past due.
      signifikan sebelum jumlahnya jatuh tempo.

      Definisi gagal bayar                                       Definition of default

      Bank menganggap hal-hal berikut ini merupakan              The Bank considers the following as constituting an
      peristiwa gagal bayar untuk tujuan manajemen               event of default for internal credit risk management
      risiko kredit internal karena pengalaman historis          purposes as historical experience indicates that
      menunjukkan bahwa aset keuangan yang                       financial assets that meet either of the following
      memenuhi salah satu kriteria berikut umumnya               criteria are generally not recoverable:
      tidak dapat dipulihkan:

          ketika terdapat pelanggaran      persyaratan              when there is a breach of financial covenants
           keuangan oleh debitur; atau                                by the debtor; or

          informasi yang dikembangkan secara internal               information developed internally or obtained
           atau diperoleh dari sumber eksternal                       from external sources indicates that the debtor
           menunjukkan bahwa debitur kemungkinan                      is unlikely to pay its creditors, including the
           tidak akan membayar kreditornya, termasuk                  Bank, in full (without taking into account any
           Bank, secara penuh (tanpa memperhitungkan                  collateral held by the Bank).
           jaminan yang dimiliki oleh Bank).



                                                        - 16 -
Page 385
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                   PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                              DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                             FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      Terlepas dari analisis di atas, Bank menganggap            Irrespective of the above analysis, the Bank
      bahwa gagal bayar telah terjadi ketika aset                considers that default has occurred when a
      keuangan tertunggak lebih dari 90 hari kecuali jika        financial asset is more than 90 days past due
      Bank memiliki informasi yang wajar dan terdukung           unless the Bank has reasonable and supportable
      untuk menunjukkan bahwa kriteria yang lebih                information to demonstrate that a more lagging
      panjang lebih tepat.                                       default criterion is more appropriate.

      Aset keuangan memburuk                                     Credit-impaired financial assets

      Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit             A financial asset is credit-impaired when one or
      ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki             more events that have a detrimental impact on the
      dampak buruk pada estimasi arus kas masa depan             estimated future cash flows of that financial asset
      dari aset keuangan tersebut telah terjadi. Bukti           have occurred. Evidence that a financial asset is
      bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai              credit-impaired includes observable data about the
      termasuk data yang dapat diobservasi tentang               following events:
      peristiwa berikut:

         kesulitan keuangan signifikan yang dialami                significant financial difficulty of the issuer or
          penerbit atau peminjam;                                    the borrower;

         pelanggaran kontrak, seperti peristiwa gagal              a breach of contract, such as a default or past
          bayar atau tunggakan;                                      due event;

         pihak pemberi pinjaman, untuk alasan                      the lender(s) of the borrower, for economic or
          ekonomi atau kontraktual sehubungan                        contractual reasons relating to the borrower’s
          dengan kesulitan keuangan yang dialami                     financial difficulty, having granted to the
          pihak peminjam, telah memberikan konsesi                   borrower a concession(s) that the lender(s)
          pada pihak peminjam yang tidak mungkin                     would not otherwise consider;
          diberikan jika pihak peminjam tidak
          mengalami kesulitan tersebut;

         terjadi kemungkinan bahwa pihak peminjam                  it is becoming probable that the borrower will
          akan dinyatakan pailit atau melakukan                      enter     bankruptcy   or    other   financial
          reorganisasi keuangan lainnya;                             reorganization;

         hilangnya pasar aktif untuk aset keuangan itu             the disappearance of an active market for
          akibat kesulitan keuangan; atau                            that financial asset because of financial
                                                                     difficulties; or

         pembelian atau penerbitan aset keuangan                   the purchase or origination of a financial asset
          dengan   diskon   sangat      besar    yang                at a deep discount that reflects the incurred
          mencerminkan kerugian kredit yang terjadi.                 credit losses.

      Kebijakan penghapusan                                      Write-off policy

      Hapus buku merupakan upaya penyelesaian atas               Write-off is an attempt to resolve uncollectible
      aset keuangan yang tidak dapat ditagih. Hapus              financial asset. Write-off is an administrative action
      buku adalah tindakan administratif Bank untuk              of the Bank to write-off the financial asset with bad
      menghapusbukukan aset keuangan yang memiliki               quality and/or financial asset with 100% allowance
      kualitas macet dan/atau telah dibentuk cadangan            for impairment losses of the debtor's obligation to
      kerugian penurunan nilai sebesar 100% dari                 the Bank. Writen-off financial assets are recorded
      kewajiban debitur kepada Bank. Hapus buku aset             off-balance sheet. Financial assets written off may
      keuangan dicatat pada rekening administratif (off-         still be subject to enforcement activities under the
      balance sheet). Aset keuangan yang dihapuskan              Bank’s recovery procedures, taking into account
      dapat menjadi subjek aktivitas paksaan dalam               legal advice where appropriate. Any recoveries
      prosedur      pemulihan       Bank,      dengan            made are recognized in profit or loss.
      mempertimbangkan nasihat hukum yang sesuai.
      Setiap pemulihan yang terjadi diakui dalam laba
      rugi.




                                                        - 17 -
Page 386
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                  PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                             DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                            FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      Pengukuran dan pengakuan atas kerugian kredit             Measurement and recognition of expected credit
      ekspektasian                                              losses

      Pengukuran     kerugian     kredit   ekspektasian         The measurement of expected credit losses is a
      merupakan fungsi dari probability of default, loss        function of the probability of default, loss given
      given default, dan eksposur pada gagal bayar.             default, and the exposure at default. The
      Penilaian probability of default dan loss given           assessment of the probability of default and loss
      default berdasarkan data historis yang disesuaikan        given default is based on historical data adjusted
      dengan informasi masa depan seperti dijelaskan di         by forward-looking information as described above.
      atas. Adapun eksposur atas gagal bayar, untuk             As for the exposure at default, for financial assets,
      aset keuangan, diwakili oleh nilai tercatat bruto         this is represented by the assets gross carrying
      aset pada tanggal pelaporan; untuk kontrak                amount at the reporting date; for financial
      jaminan keuangan, eksposur mencakup jumlah                guarantee contracts, the exposure includes the
      yang ditarik pada tanggal pelaporan, ditambah             amount drawn down as at the reporting date,
      dengan jumlah yang diperkirakan akan ditarik di           together with any additional amounts expected to
      masa depan sebelum tanggal gagal bayar yang               be drawn down in the future by default date
      ditentukan berdasarkan tren historis, pemahaman           determined based on historical trend, the Bank’s
      Bank mengenai kebutuhan pembiayaan masa                   understanding of the specific future financing
      depan yang spesifik dari debiturnya, dan informasi        needs of the debtors, and other relevant forward-
      perkiraan masa depan lainnya yang relevan.                looking information.

      Perhitungan     cadangan     kerugian      kredit         Calculation of expected credit          loss   (ECL)
      ekspektasian (KKE) dibagi menjadi 3 tahap yaitu:          reserves is divided into 3 stages:

         Tahap 1                                                  Stage 1

          Bank membukukan cadangan KKE untuk 12                     Bank records ECL reserves for 12 months
          bulan sejak hari pengakuan awal untuk                     from the day of initial recognition for Stage
          Tahap 1. Untuk periode selanjutnya, Bank                  1. For the next period, Bank continues to
          terus memonitor apakah terdapat peningkatan               monitor whether there is a significant increase
          risiko kredit yang signifikan dari pengakuan              in credit risk from initial recognition.
          awal.

         Tahap 2                                                  Stage 2

          Jika terdapat peningkatan risiko kredit yang              If there is a significant increase in credit risk,
          signifikan, eksposur akan pindah ke Tahap 2               the exposure will move to Stage 2 where
          di      mana     pencadangan         dibukukan            reserves are posted on the ECL basis
          berdasarkan KKE sepanjang umur eksposur.                  throughout the lifetime of the exposure.
          Sebaliknya, jika terdapat perbaikan yang                  Conversely, if there is a significant
          signifikan pada kualitas kredit, eksposur akan            improvement in credit quality, the exposure
          pindah kembali ke Tahap 1.                                will move back to Stage 1.

         Tahap 3                                                  Stage 3

          Eksposur pada Tahap 2 dapat pindah ke                     Exposures on Stage 2 can move to Stage 3 if
          Tahap 3 jika terdapat bukti penurunan nilai               there is evidence of objective impairment (for
          yang objektif (contohnya wanprestasi/ gagal               example non-performance of contract/ default)
          bayar) yang teridentifikasi sejak pengakuan               identified from initial recognition. Allowance for
          awal. Cadangan penurunan nilai pada Tahap                 impairment on Stage 3 is based on ECL for
          3 didasarkan pada KKE sepanjang umur                      the life of the exposure. Recoverable
          eksposur. Eksposur yang dapat dipulihkan                  exposures will move to Stage 2 or 1.
          akan pindah ke Tahap 2 atau Tahap 1.

      Untuk aset yang diukur pada biaya perolehan               For assets measured at amortized cost, the
      diamortisasi, saldo di neraca mencerminkan aset           balance in the balance sheet reflects gross
      bruto dikurangi kerugian kredit ekspektasian.             assets less expected credit losses. For undrawn
      Untuk komitmen pinjaman yang belum digunakan,             loan commitments, the expected credit loss is the
      kerugian kredit ekspektasian merupakan nilai kini         present value of the difference between the
      dari perbedaan antara arus kas kontraktual yang           contractual cash flows that are due to the Bank if
      menjadi hak Bank jika pemegang komitmen                   the holder of the loan commitment draws down the
      pinjaman menggunakan pinjaman, dan arus kas               loan, and the cash flows that the Bank expects to
      yang diharapkan diterima oleh Bank jika pinjaman          receive if the loan is drawn down. Expected credit
      digunakan. Kerugian kredit ekspektasian atas              loss for commitments and contingencies are
      komitmen dan kontinjensi diakui pada liabilitas           recognized in other liabilities.
      lain-lain.


                                                       - 18 -
Page 387
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                         PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                    DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                   FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

        Penghentian pengakuan aset keuangan                            Derecognition of financial assets

        Bank menghentikan pengakuan aset keuangan                      The Bank derecognizes a financial asset only when
        jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas              the contractual rights to the cash flows from the
        yang berasal dari aset keuangan berakhir, atau                 asset expire, or it transfers the financial asset and
        Bank mentransfer aset keuangan dan secara                      substantially all the risks and rewards of ownership
        substansial mentransfer seluruh risiko dan                     of the asset to another entity. If the Bank neither
        manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain.             transfers nor retains substantially all the risks and
        Jika Bank tidak mentransfer serta tidak memiliki               rewards of ownership and continues to control the
        secara substansial seluruh risiko dan manfaat                  transferred asset, the Bank recognizes its retained
        kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang                interest in the asset and an associated liability for
        ditransfer, maka Bank mengakui keterlibatan                    amounts it may have to pay. If the Bank retains
        berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan                    substantially all the risks and rewards of ownership
        liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin                 of a transferred financial asset, the Bank continues
        harus dibayar. Jika Bank memiliki secara                       to recognize the financial asset and also
        substansial     seluruh   risiko  dan    manfaat               recognizes a collateralized borrowing for the
        kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Bank                proceeds received.
        masih mengakui aset keuangan dan juga
        mengakui pinjaman yang dijamin sebesar
        pinjaman yang diterima.

        Pada penghentian pengakuan aset keuangan                       On derecognition of a financial asset measured at
        yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi,                 amortized cost, the difference between the asset’s
        perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah                carrying amount and the sum of the consideration
        imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam                 received and receivable is recognized in profit or
        laba rugi.                                                     loss.

        Selain itu, pada penghentian pengakuan investasi               In addition, on derecognition of an investment in a
        dalam instrumen utang yang diklasifikasikan                    debt instrument classified as at FVTOCI, the
        sebagai FVTOCI, keuntungan atau kerugian                       cumulative gain or loss previously accumulated in
        kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam                    the investment revaluation reserve is reclassified to
        cadangan revaluasi investasi, direklasifikasi ke               profit or loss.
        laba rugi.

   f.   Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas                 f.   Financial Liabilities and Equity Instruments

        Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai               Financial liabilities are initially measured at fair
        wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan             value. Transaction costs that are directly
        secara langsung dengan perolehan atau                          attributable to the acquisition or issue of financial
        penerbitan liabilitas keuangan (selain liabilitas              liabilities (other than financial liabilities at fair value
        keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba             through profit or loss) are added to or deducted
        rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai                  from the fair value of the financial liabilities, as
        wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, pada                   appropriate, on initial recognition. Transaction
        pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat                     costs directly attributable to the acquisition of
        diatribusikan secara langsung dengan perolehan                 financial liabilities at fair value through profit or loss
        liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar               are recognized immediately in profit or loss.
        melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi.

        Klasifikasi sebagai liabilitas atau ekuitas                    Classification as liabilities or equity

        Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas yang                 Financial liabilities and equity instruments issued
        diterbitkan oleh Bank diklasifikasi sesuai dengan              by the Bank are classified according to the
        substansi perjanjian kontraktual dan definisi                  substance of the contractual arrangements entered
        liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas.                     into and the definitions of a financial liability and an
                                                                       equity instrument.

        Instrumen ekuitas                                              Equity instruments

        Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang                   An equity instrument is any contract that evidences
        memberikan hak residual atas aset Bank setelah                 a residual interest in the assets of the Bank after
        dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen              deducting all of its liabilities. Equity instruments are
        ekuitas dicatat sebesar hasil penerimaan bersih                recorded at the proceeds received, net of direct
        setelah dikurangi biaya penerbitan langsung.                   issue costs.


                                                         - 19 -
Page 388
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                             PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                        DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                       FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

        Liabilitas keuangan                                                Financial liabilities

        Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai biaya                 Financial liabilities are classified as at amortized
        perolehan diamortisasi.                                            cost.

        Liabilitas keuangan       pada    biaya    perolehan               Financial liabilities at amortized cost
        diamortisasi

        Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan                      At initial recognition, financial liabilities measured
        yang diukur pada biaya perolehan yang                              at amortized cost are recognized at fair value. The
        diamortisasi, diakui pada nilai wajarnya. Nilai wajar              fair value is reduced by transaction costs which are
        tersebut dikurangi biaya transaksi yang dapat                      directly attributable to the issuance of such
        diatribusikan secara langsung dengan penerbitan                    financial liabilities. Subsequently, these financial
        liabilitas keuangan tersebut. Selanjutnya, liabilitas              liabilities are measured at amortized cost using the
        keuangan diukur         pada     biaya    perolehan                effective interest method, where interest expense
        diamortisasi dengan menggunakan metode suku                        is recognized based on the rate of effective return,
        bunga efektif, dimana beban bunga diakui                           except for short-term liabilities when the
        berdasarkan tingkat pengembalian yang efektif,                     recognition of interest would be immaterial.
        kecuali untuk liabilitas jangka pendek di mana
        pengakuan bunganya tidak material.

        Metode suku bunga efektif                                          Effective interest method

        Metode suku bunga efektif adalah metode yang                       The effective interest method is a method of
        digunakan untuk menghitung biaya perolehan                         calculating the amortized cost of a financial liability
        diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode                   and of allocating interest expense over the relevant
        untuk mengalokasikan biaya bunga selama                            period. The effective interest rate is the rate that
        periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah                    exactly discounts estimated future cash payments
        suku bunga yang secara tepat mendiskontokan                        (including all fees and points paid or received that
        estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup                       form an integral part of the effective interest rate,
        seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan                     transaction costs and other premiums or discounts)
        dan diterima yang merupakan bagian yang tak                        through the expected life of the financial liability, or
        terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya                         (where appropriate) a shorter period to the net
        transaksi dan premium dan diskonto lainnya)                        carrying amount on initial recognition.
        selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau
        (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih
        singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih
        pada saat pengakuan awal.

        Penghentian pengakuan liabilitas keuangan                          Derecognition of financial liabilities

        Bank     menghentikan      pengakuan        liabilitas             The Bank derecognizes financial liabilities when,
        keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Bank telah               and only when, the Bank’s obligations are
        dilepaskan, dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih                   discharged, cancelled or have expired. The
        antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang                    difference between the carrying amount of the
        dihentikan pengakuannya dan imbalan yang                           financial     liability derecognized   and    the
        dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi.                       consideration paid and payable is recognized in
                                                                           profit or loss.

   g.   Saling Hapus Antara Aset Keuangan dan                         g.   Netting of Financial Assets and Financial
        Liabilitas Keuangan                                                Liabilities

        Aset      keuangan    dan     liabilitas    keuangan               Financial assets and financial liabilities are offset
        disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan                       and the net amount presented in the statement of
        dalam laporan posisi keuangan jika Bank tersebut                   financial position when the Bank has a legally
        memiliki hak yang dapat dipaksakan secara                          enforceable right to set off the recognized amounts;
        hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah                     and intends either to settle on a net basis, or to
        yang telah diakui; dan berintensi untuk                            realize the asset and settle the liability
        menyelesaikan      secara     neto       atau   untuk              simultaneously. A right to set-off must be available
        merealisasikan     aset      dan       menyelesaikan               today rather than being contingent on a future
        liabilitasnya secara simultan. Hak saling hapus                    event and must be exercisable by any of the
        dapat ada pada saat ini dari pada bersifat kontinjen               counterparties, both in the normal course of
        atas terjadinya suatu peristiwa di masa depan dan                  business and in the event of default, insolvency or
        harus dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam                      bankruptcy.
        situasi bisnis normal dan dalam peristiwa gagal
        bayar, peristiwa kepailitan atau kebangkrutan.



                                                             - 20 -
Page 389
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                         PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                    DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                   FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

   h.   Nilai Wajar                                               h.   Fair Value

        Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk              Fair value is the price that would be received to sell
        menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar                an asset or paid to transfer a liability in an orderly
        untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi             transaction between market participants at the
        teratur antara pelaku pasar pada tanggal                       measurement date, regardless of whether that
        pengukuran tanpa memperhatikan apakah harga                    price is directly observable or estimated using
        tersebut dapat diobservasi secara langsung atau                another valuation technique. In estimating the fair
        diestimasi menggunakan teknik penilaian lain.                  value of an asset or a liability, the Bank takes into
        Dalam mengukur nilai wajar atas suatu aset atau                account the characteristics of the asset or a liability
        liabilitas pada tanggal pengukuran, Bank                       if market participants would take those
        memperhitungkan karakteristik suatu aset atau                  characteristics into account when pricing the asset
        liabilitas jika pelaku pasar akan memperhitungkan              or liability at the measurement date.
        karakteristik tersebut ketika menentukan harga
        aset atau liabilitas pada tanggal pengukuran.

        Dalam rangka konsistensi dan perbandingan                      In order to increase consistency and comparability
        dalam pengukuran nilai wajar dan pengungkapan                  in fair value measurements and related
        terkait, Bank melakukan pengukuran nilai wajar                 disclosures, the Bank measures the fair value of
        atas instrumen keuangan yang dimiliki dengan                   the financial instruments held based on the
        hierarki berikut:                                              following hierarchy:

           Pengukuran nilai wajar level 1 adalah yang                    Level 1 fair value measurements are those
            berasal dari harga kuotasian (tanpa                            derived from quoted prices (unadjusted) in
            penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau                    active markets for identical assets or liabilities;
            liabilitas yang identik; di mana Bank dapat                    that the Bank can access at the measurement
            mengakses pada tanggal pengukuran;                             date;

           Pengukuran nilai wajar level 2 adalah yang                    Level 2 fair value measurements are those
            berasal dari input selain harga kuotasian yang                 derived from inputs other than quoted prices
            termasuk dalam level 1 yang dapat                              included within Level 1 that are observable for
            diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik                   the assets or liability, either directly (i.e. as
            secara langsung (misalnya harga) atau                          prices) or indirectly (i.e. derived from prices);
            secara tidak langsung (misalnya deviasi dari                   and
            harga); dan

           Pengukuran nilai wajar level 3 adalah yang                    Level 3 fair value measurements are those
            berasal dari teknik penilaian yang mencakup                    derived from valuation techniques that include
            input untuk aset atau liabilitas yang bukan                    inputs for the asset or liability that are not
            berdasarkan data pasar yang dapat                              based     on    observable      market    data
            diobservasi (input yang tidak dapat                            (unobservable inputs).
            diobservasi).

   i.   Giro pada Bank Indonesia dan bank lain                    i.   Current accounts with Bank Indonesia and
                                                                       other banks

        Giro pada Bank Indonesia dan bank lain                         Current accounts with Bank Indonesia and other
        diklasifikasikan   dalam kategori biaya                        banks are classified as amortized cost.
        perolehan diamortisasi.

        Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran                         Recognition, initial measurement, subsequent
        setelah pengakuan awal, reklasifikasi, penentuan               measurement,      reclassification, fair value
        nilai wajar, penurunan nilai dan penghentian                   measurement, impairment and derecognition of
        pengakuan giro pada Bank Indonesia dan bank                    demand deposits with Bank Indonesia and other
        lain dibahas pada Catatan 3e dan 3h.                           banks are discussed in Notes 3e dan 3h.

   j.   Penempatan pada Bank Indonesia dan bank                   j.   Placements with Bank Indonesia and other
        lain                                                           banks

        Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                   Placements with Bank Indonesia and other banks
        diklasifikasikan dalam kategori biaya perolehan                are classified as amortized cost.
        diamortisasi.



                                                         - 21 -
Page 390
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                         PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                    DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                   FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

        Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran                         Recognition, initial measurement, subsequent
        setelah pengakuan awal, reklasifikasi, penentuan               measurement,      reclassification, fair value
        nilai wajar, penurunan nilai dan penghentian                   measurement, impairment and derecognition of
        pengakuan penempatan pada Bank Indonesia dan                   placements with Bank Indonesia and other banks
        bank lain dibahas pada Catatan 3e dan 3h.                      are discussed in Notes 3e dan 3h.

   k.   Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali              k.   Securities Purchased with Agreements to
                                                                       Resell

        Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                   Securities purchased with agreements to resell
        (reverse repo) diklasifikasikan dalam kategori                 (reverse repo) are classified as amortized cost.
        biaya perolehan diamortisasi.

        Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali              Securities purchased with agreements to resell
        (reverse repo) disajikan sebagai tagihan sebesar               (reverse repo) are presented as receivables and
        harga jual kembali efek-efek yang disepakati                   stated at the agreed price less the difference
        dikurangi selisih antara harga beli dan harga jual             between the purchase price and the agreed resale
        kembali yang disepakati. Selisih antara harga beli             price. The difference between the purchase price
        dan harga jual kembali yang disepakati tersebut                and the agreed resale price is amortized using
        diamortisasi dengan metode suku bunga efektif                  the effective interest method as interest income
        sebagai pendapatan bunga selama jangka waktu                   over the year commencing from the acquisition
        sejak efek-efek tersebut dibeli hingga dijual                  date to the resale date.
        kembali.

        Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran                         Recognition, initial measurement, subsequent
        setelah pengakuan awal, reklasifikasi, penentuan               measurement,       reclassification,  fair   value
        nilai wajar, penurunan nilai dan penghentian                   measurement, impairment and derecognition of
        pengakuan efek yang dibeli dengan janji dijual                 securities purchased with agreements to resell
        kembali (reverse repo) dibahas pada Catatan 3e                 (reverse repo) are discussed in Notes 3e and 3h.
        dan 3h.

   l.   Efek-efek                                                 l.   Marketable Securities

        Setelah pengakuan awal, efek-efek yang diukur                  After initial recognition, the securities measured at
        pada biaya perolehan diamortisasi dengan                       cost are amortized using the effective interest rate.
        menggunakan suku bunga efektif. Sementara efek                 While securities classified as FVTOCI are
        yang diklasifikasikan sebagai FVTOCI diukur pada               measured at fair value after initial recognition,
        nilai wajar setelah pengakuan awal, di mana                    where unrealized gains and losses on changes in
        keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi                 fair value will be recognized as other
        atas perubahan nilai wajar akan diakui sebagai                 comprehensive income. At the time of
        penghasilan komprehensif lain. Pada saat                       derecognition, the accumulated unrealized
        penghentian pengakuan, akumulasi laba/rugi yang                gain/loss and allowance for losses that have been
        belum direalisasi serta cadangan kerugian yang                 created are recognized in profit or loss.
        dibentuk diakui ke laba rugi.

        Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran                         Recognition, initial measurement, subsequent
        setelah pengakuan awal, reklasifikasi, penentuan               measurement,      reclassification, fair  value
        nilai wajar, penurunan nilai dan penghentian                   measurement, impairment and derecognition of
        pengakuan efek-efek dibahas pada Catatan 3e                    marketable securities are discussed in Notes 3e
        dan 3h.                                                        and 3h.

   m. Kredit yang Diberikan                                       m. Loans

        Kredit diklasifikasikan dalam    kategori   biaya              Loans are classified as amortized cost.
        perolehan diamortisasi.

        Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran                         Recognition, initial measurement, subsequent
        setelah pengakuan awal, reklasifikasi, penentuan               measurement,      reclassification,  fair value
        nilai wajar, penurunan nilai dan penghentian                   measurement, impairment and derecognition of
        pengakuan kredit dibahas pada Catatan 3e dan                   loans are discussed in Notes 3e and 3h.
        3h.

   n.   Aset Keuangan Memburuk                                    n.   Credit Impaired Financial Assets

        Restrukturisasi kredit dilakukan terhadap debitur              Debt restructuring performed to the borrower that
        yang tidak dapat atau diperkirakan tidak dapat                 unable or predicted to unable to fulfill its principal
        memenuhi kewajiban pembayaran angsuran                         payment installments responsibilities or interest
        pokok atau bunga sesuai jadwal yang                            according to contractual schedule.
        diperjanjikan.

                                                         - 22 -
Page 391
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                        PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                   DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                  FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

        Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit              Losses resulting from loan restructuring related to
        yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan                  modification of credit terms are recognized if the
        kredit diakui bila nilai sekarang dari jumlah                 present value of future cash receipts which have
        penerimaan kas yang akan datang yang telah                    been determined in new loan terms, including
        ditentukan dalam persyaratan kredit yang baru,                receipts designated as interest or principal, is less
        termasuk penerimaan yang diperuntukkan                        than the amount of the outstanding loan before the
        sebagai bunga maupun pokok, adalah lebih kecil                restructuring.
        dari nilai kredit yang diberikan yang tercatat
        sebelum restrukturisasi.

        Jika persyaratan aset keuangan dimodifikasi,                  If the terms of financial asset are modified, the Bank
        Bank mengevaluasi apakah arus kas dari aset                   evaluates whether the cash flows of the modified
        yang dimodifikasi secara substansial berbeda.                 asset are substantially different. If the cash flows
        Jika arus kas berbeda secara substansial, hak                 are substantially different, then the contractual
        kontraktual atas arus kas dari aset keuangan                  rights to cash flow from the original financial asset
        orisinal dianggap telah kedaluwarsa. Dalam kasus              are deemed to have expired. In this case, the
        ini,   aset    keuangan      orisinal  dihentikan             original financial asset is derecognized and a new
        pengakuannya dan aset keuangan baru diakui                    financial asset is recognized at fair value
        pada nilai wajar.

        Jika arus kas dari aset yang dimodifikasi dicatat             If the cash flows of the modified asset carried at
        pada biaya perolehan amortisasi tidak jauh                    amortized cost are not substantially different, then
        berbeda, maka modifikasi tersebut tidak                       the modification does not result in derecognition of
        mengakibatkan penghentian pengakuan aset                      the financial asset. In this case, the Bank
        keuangan tersebut. Dalam hal ini, Bank                        recalculates the gross carrying amount of the
        menghitung ulang nilai tercatat bruto aset                    financial asset and recognizes the amount arising
        keuangan dan mengakui jumlah yang timbul dari                 from adjusting the gross carrying amount as a
        penyesuaian jumlah tercatat bruto sebagai                     modification gain or loss in profit or loss. If such a
        modifikasi keuntungan atau kerugian dalam laba                modification is carried out because of financial
        rugi. Jika modifikasi tersebut dilakukan karena               difficulties of the borrower (Note 3e), then the gain
        peminjam     mengalami     kesulitan   keuangan               or loss is presented together with impairment
        (Catatan 3e), maka keuntungan atau kerugian                   losses. In other cases, it is presented as interest
        disajikan bersama dengan kerugian penurunan                   income.
        nilai. Dalam kasus lain, ini disajikan sebagai
        pendapatan bunga.

   o.   Sewa                                                     o.   Lease

        Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Bank menilai              On the date of the contract's inception, the Bank
        apakah suatu kontrak merupakan, atau                          assesses whether a contract is, or contains, a
        mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan,                    lease. A contract is, or contains, a lease if the
        atau mengandung, sewa jika kontrak tersebut                   contract gives the right to control the use of an
        memberikan      hak    untuk     mengendalikan                identification asset for a period of time to be
        penggunaan suatu aset identifikasian selama                   exchanged for compensation.
        suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan
        imbalan.

        Bank sebagai penyewa                                          The Bank as a lessee

        PSAK 116 memperkenalkan model akuntansi                       PSAK 116 introduces a single accounting model
        tunggal dan mensyaratkan lessee mengakui aset                 and requires the lessee to recognize right-of-use
        hak-guna dan liabilitas sewa pada tanggal                     asset and lease liabilities on the date of
        dimulainya sewa untuk semua sewa dengan                       commencement of lease for all leases with terms of
        jangka waktu lebih dari 12 bulan, kecuali aset                more than 12 months, except for low value asset.
        dengan nilai rendah. Aset hak-guna awalnya                    Right-of-use assets are initially measured at cost,
        diukur pada biaya perolehan, yang terdiri dari                which consists of the initial measurement of the
        jumlah pengukuran awal dari liabilitas sewa                   lease liabilities adjusted for lease payments made
        disesuaikan dengan pembayaran sewa yang                       on or before the commencement date, plus the
        dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan,                initial direct costs incurred, and the estimated costs
        ditambah dengan biaya langsung awal yang                      to dismantle and move the underlying asset or to
        dikeluarkan,   dan     estimasi    biaya    untuk             restore the underlying asset or the place where the
        membongkar dan memindahkan aset pendasar                      asset is, less the lease incentives received.
        atau untuk merestorasi aset pendasar atau tempat
        di mana aset berada, dikurangi insentif sewa yang
        diterima.



                                                        - 23 -
Page 392
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                            PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                       DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                      FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

        Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna diukur                  After the start date, the right-of-use assets are
        dengan model biaya. Aset hak-guna selanjutnya                    measured using the cost model. The right-of-use
        disusutkan dengan menggunakan metode garis                       assets are subsequently depreciated using the
        lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang                 straight-line method from the commencement date
        lebih awal antara akhir masa manfaat aset hak-                   to the earliest date between the end of the useful
        guna atau akhir masa sewa. Selain itu, aset hak-                 life of the right-of-use asset or the end of the lease
        guna secara berkala dikurangi dengan kerugian                    period. In addition, the right-of-use assets are
        penurunan nilai, jika ada, dan disesuaikan dengan                periodically reduced by impairment losses, if any,
        pengukuran kembali liabilitas sewa.                              and adjusted for the re-measurement of lease
                                                                         liabilities.

        Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas              Lease liabilities are initially measured at the present
        pembayaran sewa yang belum dibayar pada                          value of the unpaid lease payments at the start
        tanggal permulaan, didiskontokan menggunakan                     date, discounted using the implicit interest rate in
        suku bunga implisit dalam sewa atau, jika suku                   the lease or, if the interest rate cannot be
        bunga tersebut tidak dapat ditentukan digunakan                  determined, the Bank's incremental loan interest
        suku bunga pinjaman inkremental Bank.                            rate is used. Generally, the Bank uses the
        Umumnya, Bank menggunakan suku bunga                             incremental loan rate as the discount rate.
        pinjaman inkremental sebagai suku bunga
        diskonto.

        Bank memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna                  Bank has chosen not to recognize right-of-use
        dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek                     asset and lease liabilities for short-term leases that
        yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang                     have a lease period of 12 months or less and lease
        dan sewa atas aset bernilai rendah.                              for low value assets.

   p.   Aset Tetap                                                  p.   Fixed Assets

        Tanah dinyatakan berdasarkan nilai revaluasi                     Land is stated at their revalued amounts, being the
        yang merupakan nilai wajar pada tanggal                          fair value at the date of revaluation, less any
        revaluasi dikurangi akumulasi kerugian penurunan                 subsequent accumulated impairment losses.
        nilai yang terjadi setelah tanggal revaluasi.                    Revaluation is made with sufficient regularity to
        Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang                      ensure that the carrying amount does not differ
        cukup reguler untuk memastikan bahwa jumlah                      materially from the determined fair value as at
        tercatat tidak berbeda secara material dengan                    statement financial position reporting date. Asset
        jumlah yang ditentukan dengan menggunakan                        with insignificant changes in fair value, must be
        nilai wajar pada tanggal laporan posisi keuangan.                revalued at least every 3 (three) years.
        Aset yang tidak mengalami perubahan nilai wajar
        secara signifikan wajib direvaluasi paling kurang
        setiap 3 (tiga) tahun.

        Peningkatan yang berasal dari revaluasi diakui                   Any revaluation increase arising from the
        dalam penghasilan komprehensif lain dan                          revaluation is recognized in other comprehensive
        terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus                   income and accumulated in revaluation reserve,
        revaluasi,    kecuali     peningkatan       tersebut             except to the extent that it reverses a revaluation
        memulihkan penurunan revaluasi aset yang sama                    decrease for the same asset previously recognized
        yang sebelumnya diakui dalam laba rugi, dalam                    in profit or loss, in which case the increase is
        hal tersebut peningkatan dikreditkan ke laba rugi                credited to profit or loss to the extent of the
        sebesar      penurunan      yang       sebelumnya                decrease previously charged. A decrease in
        dibebankan. Penurunan jumlah tercatat yang                       carrying amount arising on the revaluation is
        timbul dari revaluasi dibebankan ke laba rugi                    charged to profit or loss to the extent that it exceeds
        hingga sebesar jumlah yang dicatat di surplus                    the balance, if any, held in the property revaluation
        revaluasi atas revaluasi aset tersebut, jika ada.                reserve relating to a previous revaluation of that
                                                                         asset.

        Surplus revaluasi yang telah disajikan dalam                     The revaluation surplus is directly transferred to
        ekuitas dipindahkan langsung ke saldo laba pada                  retained earnings when the asset is derecognized.
        saat aset tersebut dihentikan pengakuannya.

        Aset tetap selain tanah dicatat berdasarkan biaya                Other items of fixed assets other than land are
        perolehan      setelah    dikurangi    akumulasi                 stated at cost, less accumulated depreciation and
        penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan                      any accumulated impairment losses.
        nilai.

        Tanah tidak disusutkan.                                          Land is not depreciated.



                                                           - 24 -
Page 393
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                  PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                             DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                            FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

        Semua aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan                             All fixed assets, except land, are stated at cost less
        sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi                             accumulated depreciation and impairment. The
        penyusutan dan penurunan nilai. Aset tetap                              fixed assets of a building, furniture and fixture, and
        kelompok bangunan, inventaris dan kendaraan                             vehicles group are depreciated using the straight-
        disusutkan dengan menggunakan metode garis                              line method by allocating acquisition costs over
        lurus     (straight-line  method)    dengan                             their estimated useful life.
        mengalokasikan harga perolehan sepanjang
        estimasi masa manfaatnya.

                                                             Masa/
                                                           Useful Life
        Jenis Aset Tetap                                                                  Type of Fixed Assets
        Bangunan                                         20 tahun/years                   Building
        Instalasi                                        10 tahun/years                   Installation
        Inventaris                                        4 tahun/years                   Furniture and Fixture
        Kendaraan                                         4 tahun/years                   Vehicles
        Perbaikan Kantor                                 1-3 tahun/years                  Office Improvements

        Masa manfaat ekonomis, nilai residu, dan metode                         The estimated useful life, residual values, and
        penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan                              depreciation methods are reviewed at each year
        pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut                        end, with the effect of any changes in estimate
        berlaku prospektif.                                                     accounted for on a prospective basis.

        Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan                             The cost of maintenance and repairs is charged to
        pada laporan laba rugi dan penghasilan                                  the statement of profit or loss and other
        komprehensif lain pada saat terjadinya. Biaya-                          comprehensive income as incurred. Other
        biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul                         subsequent costs incurred in adding, replacing, or
        untuk menambah, mengganti atau memperbaiki                              repairing assets are recorded as acquisition costs
        aset dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan                      if and only if it is probable that future economic
        hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomis                           benefits relating to the assets flow to the Bank and
        dimasa depan berkenaan dengan aset tersebut                             the cost of the assets can be measured reliably.
        mengalir ke Bank dan biaya perolehan aset dapat
        diukur secara andal.

        Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat                            An item of property, plant and equipment is
        pelepasan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis                        derecognized upon disposal or when no future
        masa depan yang diharapkan timbul dari                                  economic benefits are expected to arise from the
        penggunaan       aset     secara      berkelanjutan.                    continued use of the asset. Any gain or loss arising
        Keuntungan atau kerugian yang timbul dari                               on the disposal or retirement of an item of property,
        pelepasan atau penghentian pengakuan suatu                              plant and equipment is determined as the
        aset tetap ditentukan sebagai selisih antara hasil                      difference between the sales proceeds and the
        penjualan dan nilai tercatat aset dan diakui dalam                      carrying amount of the asset and is recognized in
        laba rugi. Pada saat penjualan atau penghentian                         profit or loss. On the subsequent sale or retirement
        properti revaluasian, surplus revaluasi yang dapat                      of a revalued property, the attributable revaluation
        diatribusikan yang tercatat sebagai cadangan                            surplus remaining in the properties revaluation
        revaluasi properti dialihkan langsung ke saldo                          reserve is transferred directly to retained earnings.
        laba. Tidak ada pengalihan dari cadangan                                No transfer is made from the revaluation reserve to
        revaluasi ke saldo laba kecuali jika aset dihentikan                    retained earnings except when an asset is
        pengakuannya.                                                           derecognized.

   q.   Aset yang Dimiliki Untuk Dijual                                    q.   Assets Held-for-Sale

        Aset diklasifikasi sebagai yang dimiliki untuk dijual                   Assets classified as held-for-sale are measured at
        diukur pada nilai yang lebih rendah antara jumlah                       the lower of their carrying amount and fair value
        tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya                        less cost to sell.
        untuk menjual.

        Aset yang dimiliki untuk dijual diklasifikasi sebagai                   Assets are classified as held-for-sale if their
        dimiliki untuk dijual jika jumlah tercatatnya akan                      carrying amount will be recovered principally
        dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan                         through a sale transaction rather than through
        dari pada melalui pemakaian berlanjut. Kondisi ini                      continuing use. This condition is regarded as met
        dianggap terpenuhi hanya ketika aset berada                             only when the asset is available for immediate sale
        dalam keadaan segera dapat dijual dengan syarat-                        in its present condition subject only to terms that are
        syarat yang biasa dan umum yang diperlukan                              usual and customary for sales of such asset and its
        dalam penjualan aset tersebut dan penjualannya                          sale is highly probable. Management must be
        harus sangat mungkin terjadi. Manajemen harus                           committed to the sale, which should be expected to
        memiliki komitmen untuk menjual dan penjualan                           qualify for recognition as a completed sale within
        diharapkan untuk diselesaikan dalam waktu satu                          one year from the date of classification.
        tahun sejak tanggal klasifikasi.




                                                            - 25 -
Page 394
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                           PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                      DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                     FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

   r.   Aset Takberwujud                                           r.   Intangible Assets

        Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah                 Intangible assets acquired separately are reported
        dilaporkan sebesar biaya dikurangi akumulasi                    at cost less accumulated amortization (where they
        amortisasi (jika aset takberwujud tersebut memiliki             have finite useful lives) and accumulated
        umur manfaat terbatas) dan akumulasi kerugian                   impairment losses.
        penurunan nilai.

        Pengeluaran kegiatan penelitian diakui sebagai                  Expenditure on research activities is recognized as
        beban dalam periode terjadinya. Aset takberwujud                an expense in the period in which it is incurred. An
        yang     dihasilkan      secara     internal  dari              internally generated intangible asset arising from
        pengembangan (atau dari tahap pengembangan                      development (or from the development phase of an
        suatu proyek internal) diakui jika, dan hanya jika,             internal project) is recognized if, and only if, all of
        seluruh kondisi berikut telah terpenuhi:                        the following have been demonstrated:

           kelayakan      teknis    penyelesaian     aset                 the technical feasibility of completing the
            takberwujud tersebut sehingga aset tersebut                     intangible asset so that it will be available for use
            dapat digunakan atau dijual;                                    or sale;
           intensi untuk menyelesaikan aset takberwujud                   the intention to complete the intangible asset
            tersebut     dan      menggunakannya     atau                   and use or sell;
            menjualnya;
           kemampuan untuk menggunakan atau menjual                       the ability to use or sell the intangible asset;
            aset takberwujud tersebut;
           bagaimana        aset    takberwujud     akan                  how the intangible asset will generate probable
            menghasilkan kemungkinan besar manfaat                          future economic benefits;
            ekonomi masa depan;
           tersedianya kecukupan sumber daya teknis,                      the availability of adequate technical, financial
            keuangan, dan sumber daya lain untuk                            and other resources to complete the
            menyelesaikan         pengembangan        aset                  development and to use or sell the intangible
            takberwujud dan untuk menggunakan atau                          asset; and
            menjual aset tersebut; dan
           kemampuan untuk mengukur secara andal                          the ability to measure reliably the expenditure
            pengeluaran yang dapat diatribusikan terhadap                   attributable to the intangible asset during its
            aset takberwujud selama pengembangannya.                        development.

        Jumlah yang awalnya diakui sebagai aset                         The amount initially recognized for internally
        takberwujud yang dihasilkan secara internal                     generated intangible assets is the sum of the
        merupakan jumlah dari pengeluaran yang terjadi                  expenditure incurred from the date when the
        sejak tanggal aset takberwujud pertama kali                     intangible asset first meets the recognition criteria
        memenuhi kriteria pengakuan di atas. Jika tidak                 listed above. Where no internally generated
        ada aset takberwujud yang dihasilkan secara                     intangible asset can be recognized, development
        internal yang dapat diakui, pengeluaran                         expenditure is charged to profit or loss in the period
        pengembangan dibebankan ke laba rugi pada saat                  in which it is incurred.
        terjadinya.

        Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan                        Amortization is recognized in profit or loss using the
        menggunakan metode garis lurus berdasarkan                      straight-line method based on its estimated useful
        taksiran masa manfaat ekonomis yaitu 3 - 4 tahun.               life of 3 - 4 years. Amortization is recognized from
        Amortisasi dimulai ketika aset tersedia untuk                   the date of the asset is available for use.
        digunakan.

        Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode                  The estimated useful life, residual values and
        amortisasi ditinjau kembali setiap akhir tahun dan              amortization method are reviewed at each year
        pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut                end, with the effect of any changes in estimate
        berlaku prospektif.                                             accounted for on a prospective basis.




                                                          - 26 -
Page 395
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                            PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                       DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                      FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

   s.   Agunan yang Diambil Alih                                     s.   Foreclosed Collateral

        Tanah dan aset lainnya (agunan yang telah diambil                 Land and other assets (collateral foreclosed by the
        alih oleh Bank) disajikan dalam akun Agunan yang                  Bank) are presented in the Foreclosed Collateral
        Diambil Alih dalam kelompok “Aset lain-lain”.                     account under “Other assets”.

        Agunan yang diambil alih diakui sebesar nilai                     Foreclosed collaterals are stated at net realizable
        realisasi bersih. Selisih lebih saldo kredit di atas              value. The excess of loan receivable over the net
        nilai realisasi bersih dari agunan yang diambil alih,             realizable value of the foreclosed collateral is
        dibebankan ke dalam akun cadangan kerugian                        charged against allowance for impairment losses.
        penurunan nilai.

        Selisih antara nilai agunan yang telah diambil alih               The difference between the carrying amount of
        dan hasil penjualannya diakui sebagai keuntungan                  foreclosed collateral and the proceeds from the
        atau kerugian pada saat penjualan agunan.                         sale of such collateral is recorded as gain or loss at
                                                                          the time of sale.

        Manajemen mengevaluasi nilai agunan yang                          Management evaluates the value of foreclosed
        diambil alih secara berkala. Cadangan kerugian                    collateral periodically. Allowance for impairment
        penurunan nilai agunan yang diambil alih dibentuk                 losses on foreclosed collateral is reserved on
        atas penurunan nilai agunan yang diambil alih.                    reduction of foreclosed collateral value.

        Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat                        The carrying amount of foreclosed collateral is
        permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi untuk                  written down to recognize a permanent decline in
        mengakui penurunan tersebut dan kerugiannya                       the value of the foreclosed collateral, which is
        dibebankan pada laba rugi.                                        charged to current operations.

   t.   Penurunan Nilai Aset Non-keuangan                            t.   Impairment of Non-financial Assets

        Pada setiap akhir periode pelaporan, Bank                         At the end of each reporting period, the Bank
        menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk                   reviews the carrying amounts of non-financial
        menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset                    assets to determine whether there is any indication
        tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika                    that those assets have suffered an impairment
        terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari               loss. If any such indication exists, the recoverable
        aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian                 amount of the asset is estimated in order to
        penurunan     nilai   (jika   ada).    Bila   tidak               determine the extent of the impairment loss (if any).
        memungkinkan untuk mengestimasi jumlah                            Where it is not possible to estimate the recoverable
        terpulihkan atas suatu aset individu, Bank akan                   amount of an individual asset, the Bank estimates
        mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit                         the recoverable amount of the cash generating unit
        penghasil kas atas aset.                                          to which the asset belongs.

        Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi                Estimated recoverable amount is the higher of fair
        antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual                  value less cost to sell and value in use. In
        dan nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi              assessing value in use, the estimated future cash
        arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini                   flows are discounted to their present value using a
        menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak                        pre-tax discount rate that reflects current market
        yang menggambarkan penilaian pasar kini dari                      assessments of the time value of money and the
        nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang               risks specific to the asset for which the estimates
        mana estimasi arus kas masa depan belum                           of future cash flows have not been adjusted.
        disesuaikan.

        Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan                    If the recoverable amount of a non-financial asset
        (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya,               (cash generating unit) is less than its carrying
        nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi                amount, the carrying amount of the asset (cash
        menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali                generating unit) is reduced to its recoverable
        dan rugi penurunan nilai diakui langsung ke laba                  amount and an impairment loss is recognized
        rugi.                                                             immediately against earnings.




                                                            - 27 -
Page 396
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                          PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                     DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                    FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

        Apabila penurunan nilai selanjutnya dipulihkan,                 When an impairment loss subsequently reverses,
        jumlah tercatat aset (atau unit penghasil kas)                  the carrying amount of the asset (or a cash
        ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari jumlah              generating unit) is increased to the revised
        terpulihkannya, namun kenaikan jumlah tercatat                  estimate of its recoverable amount, but the
        tidak boleh melebihi jumlah tercatat yang tidak ada             increased carrying amount does not exceed the
        kerugian penurunan nilai yang diakui untuk aset                 carrying amount that would have been determined
        (atau unit penghasil kas) pada tahun-tahun                      had no impairment loss been recognized for the
        sebelumnya. Pemulihan rugi penurunan nilai diakui               asset (or cash generating unit) in prior years. A
        segera dalam laba rugi.                                         reversal of an impairment loss is recognized
                                                                        immediately in profit or loss.

   u.   Liabilitas Segera                                          u.   Liabilities Due Immediately

        Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya                   Liabilities due immediately are immediately
        kewajiban atau diterima perintah dari pemberi                   recorded when the obligations arise or orders are
        amanat, baik dari masyarakat maupun dari Bank                   received from the trustor, both from the public and
        lain.                                                           from other Banks.

        Liabilitas segera disajikan       sebesar    biaya              Liabilities due immediately are stated at amortized
        perolehan yang diamortisasi.                                    cost.

   v.   Simpanan                                                   v.   Deposits

        Simpanan diklasifikasikan dalam kategori liabilitas             Deposits are classified as financial liabilities at
        keuangan      diukur   pada   biaya   perolehan                 amortized costs.
        diamortisasi.

        Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran                          Recognition, initial measurement, subsequent
        setelah pengakuan awal, penentuan nilai wajar                   measurement, fair value and derecognition of
        dan penghentian pengakuan simpanan dibahas                      deposits are discussed in Note 3f.
        pada Catatan 3f.

   w. Pengakuan pendapatan dan beban bunga                         w. Recognition of interest revenues and expenses

        Pendapatan dan beban bunga diakui secara akrual                 Interest income and expenses are recognized on
        menggunakan metode suku bunga efektif (Catatan                  an accrual basis using the effective interest method
        3e dan 3f).                                                     (Notes 3e and 3f).

        Pendapatan dan beban bunga yang diakui dalam                    Interest income and expense recognized in the
        laporan keuangan adalah bunga pada aset dan                     financial statement is interest on financial assets
        liabilitas keuangan pada biaya perolehan                        and liabilities measured at amortized costs using
        diamortisasi yang dihitung menggunakan suku                     the effective interest method.
        bunga efektif.

   x.   Pengakuan pendapatan dan beban provisi dan                 x.   Recognition of revenues and expenses on
        komisi                                                          provision and commissions

        Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan                    Provision and commissions income related to loan
        langsung dengan kegiatan perkreditan atau jangka                activities or specific terms and with significant
        waktu tertentu yang jumlahnya signifikan                        amounts are treated as deferred transaction cost
        ditangguhkan dan diamortisasi sesuai dengan                     which are directly attributable to the financial
        jangka waktunya dengan menggunakan metode                       instruments and amortized over the periods of the
        suku bunga efektif. Untuk kredit yang dilunasi                  related financial instruments using the effective
        sebelum jatuh temponya, saldo pendapatan provisi                interest rate method. For loans settled prior to
        dan/atau komisi yang ditangguhkan, diakui pada                  maturity date, the balances of deferred fee or
        saat kredit dilunasi.                                           commission are recognized as income at loan
                                                                        settlement date.

        Provisi dan komisi yang tidak berkaitan dengan                  Provision and commissions, which are not related
        kegiatan perkreditan atau pinjaman dan jangka                   to loan activities and terms of the loan or whose
        waktu tertentu atau nilainya tidak material menurut             amount is not material according to the Bank are
        Bank diakui sebagai pendapatan atau beban pada                  recognized as revenues or expenses at the time the
        saat terjadinya transaksi.                                      transactions are made.




                                                          - 28 -
Page 397
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                           PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                      DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                     FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

        Seluruh penghasilan dan beban yang terjadi                       All income and expenses incurred are charged to
        dibebankan pada laporan laba rugi dan                            profit or loss and other comprehensive income as
        penghasilan komprehensif lain pada saat                          incurred.
        terjadinya.

   y.   Informasi Segmen                                            y.   Segment Information

        Informasi segmen diidentifikasi berdasarkan                      Segment information identified on the basis of
        laporan internal mengenai komponen dari Bank                     internal reports about components of the Bank that
        yang secara reguler ditelaah oleh “pengambil                     are regularly reviewed by the “chief operating
        keputusan      operasional”  dalam     rangka                    decision maker” in order to allocate resources to the
        mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja                   segments and to assess their performances.
        informasi segmen.

        Informasi operasi adalah suatu komponen dari                     An operating segment information is a component
        entitas:                                                         of an entity:

        a)   yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana              a)   that engages in business activities from which
             memperoleh pendapatan dan menimbulkan                            it may earn revenues and incur expenses
             beban (termasuk pendapatan dan beban                             (including revenues and expenses relating to
             terkait dengan transaksi dengan komponen                         the transactions with other components of the
             lain dari entitas yang sama);                                    same entity);
        b)   yang hasil operasinya dikaji ulang secara                   b)   whose operating results are reviewed regularly
             reguler      oleh     pengambil       keputusan                  by the entity’s chief operating decision maker
             operasional untuk membuat keputusan                              to make decision about resources to be
             tentang sumber daya yang dialokasikan pada                       allocated to the segments and assess its
             segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan                      performance; and
        c)   di mana tersedia informasi keuangan yang                    c)   for which discrete financial information is
             dapat dipisahkan.                                                available.

        Informasi yang digunakan oleh pengambil                           Information reported to the chief operating
        keputusan operasional dalam rangka alokasi                        decision maker for the purpose of resource
        sumber daya dan penilaian kinerja mereka                          allocation and assessment of performance is
        terfokus pada lokasi geografis.                                   more specifically focused on the geographic
                                                                          location.

   z.   Laba Per Saham                                              z.   Earnings Per Share

        Laba per saham dasar dihitung dengan membagi                     Basic earnings per share are calculated by dividing
        laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham                    the profit attributable to the equity holders of the
        Bank dengan jumlah rata-rata tertimbang saham                    Bank by the weighted average number of ordinary
        biasa yang beredar pada periode berjalan.                        shares outstanding during the period.

        Laba per saham dilusian dihitung dengan                          Diluted earnings per share is computed by dividing
        membagi laba bersih yang diatribusikan kepada                    net income attributable to the owners by the
        pemilik dengan jumlah rata-rata tertimbang saham                 weighted average number of shares outstanding as
        biasa yang telah disesuaikan dengan dampak dari                  adjusted for the effects of all dilutive potential
        semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif.                  ordinary shares.

   aa. Imbalan kerja                                                aa. Employee benefits

        Bank menyelenggarakan program pensiun                            The Bank established a defined benefit pension
        imbalan pasti untuk semua karyawan tetapnya.                     plan covering all the local permanent employees. In
        Bank juga memberikan imbalan pascakerja                          addition, the Bank also provides post-employment
        imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan                       benefits as required under Labor Law No. 6 of year
        Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 Tentang Cipta                     2023 on Job Creation (Job Creation Law). For
        Kerja (Undang-Undang Cipta Kerja). Bank                          normal pension scheme, the Bank calculates and
        menghitung selisih antara imbalan yang diterima                  recognizes the higher of the benefits under the Job
        karyawan berdasarkan Undang-Undang Cipta                         Creation Law and those under such pension plan.
        Kerja yang berlaku dengan manfaat yang diterima
        dari program pensiun untuk pensiun normal.




                                                           - 29 -
Page 398
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                         PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                    DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                   FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan                      The cost of providing benefits is determined using
      menggunakan metode projected unit credit dengan                 the projected unit credit method, with actuarial
      penilaian aktuaria yang dilakukan pada setiap                   valuations being carried out at the end of each
      akhir periode pelaporan tahunan. Pengukuran                     annual     reporting    period.     Remeasurement
      kembali terdiri dari keuntungan dan kerugian                    comprising actuarial gains and losses, the effect of
      aktuarial, dampak batas atas aset (jika ada) dan                the asset ceiling (if applicable) and the return on
      dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk              plan assets (excluding interest), are recognized
      bunga), diakui langsung dalam laporan posisi                    immediately in the statement of financial position
      keuangan yang dibebankan atau dikreditkan ke                    with a charge or credit recognized in other
      penghasilan komprehensif lain periode terjadinya.               comprehensive income in the period in which they
      Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan                     occur. Remeasurements recognized in other
      komprehensif lain tercermin segera dalam ”saldo                 comprehensive income are reflected immediately in
      laba” tidak direklasifikasi ke laba rugi.                       “retained earnings” not reclassified.

      Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi           Past service cost is recognized in profit or loss
      amendemen program atau kurtailmen, atau ketika                  when the plan amendment or curtailment occurs, or
      Bank mengakui biaya restrukturisasi terkait atau                when the Bank recognizes related restructuring
      pesangon, jika lebih dahulu. Bunga neto dihitung                costs or termination benefits, if earlier. Net interest
      dengan mengalikan tingkat diskonto dengan                       is calculated by applying a discount rate to the net
      liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya                  defined benefit liability or asset. Defined benefit
      imbalan pasti dibagi menjadi tiga kategori:                     costs are in to three categories:

         Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya                     Service cost (including current service cost,
          jasa lalu serta keuntungan dan kerugian                          past service cost, as well as gains and losses
          kurtailmen dan penyelesaian)                                     on curtailments and settlements)
         Beban atau pendapatan bunga neto                                Net interest expense or income
         Pengukuran kembali                                              Remeasurement

      Bank menyajikan dua komponen pertama dari                       The Bank presents the first two components of
      biaya imbalan pasti di laba rugi, keuntungan dan                defined benefit costs in profit or loss. Curtailment
      kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.            gains and losses are accounted for as past service
                                                                      costs.

      Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang terjadi              A liability for a termination benefit is recognized at
      lebih dulu ketika entitas tidak dapat lagi menarik              the earlier of when the entity can no longer
      penawaran imbalan tersebut dan ketika entitas                   withdraw the offer of the termination benefit and
      mengakui biaya restrukturisasi terkait.                         when the entity recognizes any related
                                                                      restructuring costs.

   ab. Pajak Penghasilan                                           ab. Income Tax

      Beban pajak penghasilan merupakan jumlah pajak                  Income tax expense represents the sum of the tax
      kini terutang dan pajak tangguhan.                              currently payable and deferred tax.

      Pajak kini                                                      Current tax

      Pajak kini terutang berdasarkan laba kena pajak                 The tax currently payable is based on taxable profit
      untuk tahun berjalan. Laba kena pajak berbeda                   for the year. Taxable profit differs from net profit as
      dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan di              reported in profit or loss because it excludes items
      laba rugi karena tidak memperhitungkan                          of income or expense that are taxable or deductible
      penghasilan atau beban yang dikenakan pajak                     in other years and it further excludes items that are
      atau dikurangkan pada tahun berbeda dan tidak                   never taxable or deductible. The Bank’s liability for
      memperhitungkan pos-pos yang tidak pernah                       current tax is calculated using tax rates that have
      dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan.                   been enacted or substantively enacted by the end
      Liabilitas Bank untuk pajak kini dihitung                       of the reporting period.
      berdasarkan tarif pajak yang telah berlaku pada
      akhir periode pelaporan.

      Provisi diakui untuk penentuan pajak yang tidak                 A provision is recognized for those matters for
      pasti,   tetapi    kemungkinan     besar      akan              which the tax determination is uncertain, but it is
      mengakibatkan arus keluar dana kepada otoritas                  considered probable that there will be a future
      pajak. Provisi diukur sebesar estimasi terbaik atas             outflow of funds to a tax authority. The provisions
      jumlah ekspektasian yang terhutang. Penilaian                   are measured at the best estimate of the amount
      berdasarkan pada pertimbangan profesional pajak                 expected to become payable. The assessment is
      dalam Bank yang didukung dengan pengalaman                      based on the judgement of tax professionals within
      lalu atas aktivitas tersebut dan dalam kasus                    the Bank supported by previous experience in
      tertentu berdasarkan saran pakar pajak                          respect of such activities and in certain cases
      independen.                                                     based on specialist independent tax advice.

                                                          - 30 -
Page 399
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                    PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                               DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                              FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      Pajak tangguhan                                             Deferred tax

      Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer              Deferred tax is recognized on temporary
      antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam            differences between the carrying amounts of assets
      laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak               and liabilities in the financial statements and the
      yang digunakan dalam perhitungan laba kena                  corresponding tax bases used in the computation
      pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui            of taxable profit. Deferred tax liabilities are
      untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak.                generally recognized for all taxable temporary
      Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk                   differences. Deferred tax assets are generally
      seluruh perbedaan temporer yang dapat                       recognized for all deductible temporary differences
      dikurangkan sepanjang kemungkinan besar                     to the extent that is probable that taxable profits will
      bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga                be available against which those deductible
      perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset                 temporary differences can be utilized. Such
      dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika            deferred tax assets and liabilities are not
      perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal               recognized if the temporary differences arise from
      (selain dari kombinasi bisnis) dari aset dan                the initial recognition (other than in a business
      liabilitas suatu transaksi yang tidak memengaruhi           combination) of assets and liabilities in a
      laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu,            transaction that affects neither the taxable profit nor
      liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika                the accounting profit. In addition, deferred tax
      perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal               liabilities are not recognized if the temporary
      goodwill.                                                   differences arise from the initial recognition of
                                                                  goodwill.

      Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan           Deferred tax assets and liabilities are measured at
      menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku             the tax rates that are expected to apply in the period
      dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau           in which the liability is settled or the asset realized,
      aset dipulihkan berdasarkan tarif pajak (dan                based on the tax rates (and tax laws) that have
      peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara             been enacted, or substantively enacted, by the end
      substantif telah berlaku pada akhir periode                 of the reporting period.
      pelaporan.

      Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan              The measurement of deferred tax assets and
      mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai                  liabilities reflects the tax consequences that would
      dengan cara Bank memperkirakan, pada akhir                  follow from the manner in which the Bank expects,
      periode pelaporan, untuk memulihkan atau                    at the end of the reporting period, to recover or
      menyelesaikan jumlah tercatat aset dan                      settle the carrying amount of their assets and
      liabilitasnya.                                              liabilities.

      Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah               The carrying amount of deferred tax asset is
      ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi            reviewed at the end of each reporting period and
      jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba              reduced to the extent that it is no longer probable
      kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang            that sufficient taxable profits will be available to
      memadai untuk mengompensasikan sebagian                     allow all or part of the asset to be recovered.
      atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.

      Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai               Current and deferred tax are recognized as an
      beban atau penghasilan dalam laba rugi periode              expense or income in profit or loss, except when
      berjalan, kecuali untuk pajak penghasilan yang              they relate to items that are recognized outside of
      timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui di         profit or loss (whether in other comprehensive
      luar laba rugi (baik dalam penghasilan                      income or directly in equity), in which case the tax
      komprehensif lain maupun secara langsung di                 is also recognized outside of profit or loss, or where
      ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di           they arise from the initial accounting for a business
      luar laba rugi, atau yang timbul dari akuntansi awal        combination. In the case of a business
      kombinasi bisnis. Dalam hal kombinasi bisnis,               combination, the tax effect is included in the
      pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi                     accounting for the business combination.
      kombinasi bisnis.




                                                         - 31 -
Page 400
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                              PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                         DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                        FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

4.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN                             4.   CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND KEY
     SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI                               SOURCES OF ESTIMATION UNCERTAINTY

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Bank, yang                     In the application of the Bank accounting policies,
     dijelaskan dalam Catatan 3, manajemen diwajibkan                   which are described in Note 3, the management is
     untuk membuat pertimbangan, estimasi, dan asumsi                   required to make judgements, estimates, and
     tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas yang tidak             assumptions about the carrying amounts of assets and
     tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang                liabilities that are not readily apparent from other
     terkait didasarkan pada pengalaman historis dan                    sources. The estimates and associated assumptions
     faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil                    are based on historical experience and other factors
     aktualnya mungkin berbeda dari estimasi tersebut.                  that are considered to be relevant. Actual results may
                                                                        differ from these estimates.

     Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara                 The estimates and underlying assumptions are
     berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui dalam              reviewed on an ongoing basis. Revisions to accounting
     periode yang perkiraan tersebut direvisi jika revisi               estimates are recognized in the period which the
     hanya memengaruhi periode itu, atau pada periode                   estimates are revised if the revision affects only that
     revisi dan periode masa depan jika revisi                          period, or in the period of the revision and future
     memengaruhi kedua periode tersebut.                                periods if the revision affects both periods.

     Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan                      Critical Judgement         in   Applying      Accounting
     Akuntansi                                                          Policies

     Di bawah ini adalah pertimbangan kritis, selain dari               Below are the critical judgments, apart from those
     yang melibatkan estimasi yang telah dibuat                         involving estimations, that the management have
     manajemen dalam proses penerapan kebijakan                         made in the process of applying the Bank’s accounting
     akuntansi Bank dan memiliki pengaruh paling                        policies and that have the most significant effect on the
     signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan               amounts recognized in the financial statements.
     keuangan.

     Penentuan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                        Determination of Allowance for Impairment Losses

     Bank melakukan peninjauan kembali atas aset                        The Bank reviews its financial assets at reporting date
     keuangan pada setiap tanggal pelaporan untuk                       to evaluate the allowance for expected credit losses.
     melakukan penilaian atas cadangan kerugian kredit                  The Management's judgment is applied in the
     ekspektasian yang telah dicatat. Pertimbangan                      estimation when determining the level of allowance
     manajemen diperlukan dalam menentukan tingkat                      required. The assessment of credit risk of an asset
     cadangan yang dibutuhkan. Penilian risiko kredit dari              portfolio entails further estimation as to the likelihood of
     portofolio aset memerlukan estimasi mengenai                       defaults occurring, of the associated loss rations and of
     kemungkinan terjadinya gagal bayar, dari rasio                     default correlations between counterparties.
     kerugian yang terkait dan korelasi gagal bayar antar
     pihak.

     Pertimbangan kritis yang dilakukan manajemen di                    Critical judgment made by the management in
     dalam penentuan cadangan kerugian kredit                           determination of allowance for expected credit losses
     ekspektasian meliputi:                                             includes:

        Peningkatan Risiko Kredit yang Signifikan                         Significant Increase in Credit Risk

         Sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 3,                            As explained in Note 3, expected credit losses are
         kerugian kredit ekspektasian diukur sebagai                        measured as an allowance equal to 12-month ECL
         cadangan yang setara dengan KKE 12 bulan                           for stage 1 assets, or lifetime ECL for stage 2 or
         untuk aset tahap 1, atau KKE sepanjang umur                        stage 3 assets. An asset moves to stage 2 when
         untuk aset tahap 2 atau tahap 3. Suatu aset                        its credit risk has increased significantly since
         bergerak ke tahap 2 ketika risiko kreditnya telah                  initial recognition. In assessing whether the credit
         meningkat secara signifikan sejak pengakuan                        risk of an asset has significantly increased the
         awal. Dalam menilai apakah risiko kredit suatu                     Bank takes into account qualitative and
         aset telah meningkat secara signifikan, Bank                       quantitative reasonable and supportable forward-
         mempertimbangkan informasi masa depan yang                         looking information.
         wajar dan dapat didukung secara kualitatif dan
         kuantitatif.




                                                          - 32 -
Page 401
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                         PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                    DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                   FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

       Informasi Forward-Looking                                     Forward-Looking Information

        Pengukuran kerugian kredit ekspektasian                        The measurement of expected credit losses
        mencerminkan jumlah rata-rata probabilitas                     reflects an unbiased, probability-weighted average
        tertimbang yang tidak bias dari rentang hasil akhir            of the range of possible future outcomes, taking
        masa depan yang mungkin terjadi dengan                         into account macroeconomic variables that exhibit
        mempertimbangkan variabel makroekonomi yang                    correlation.
        berkorelasi.

    Sumber Utama Ketidakpastian Estimasi                           Key Sources of Estimation Uncertainty

    Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber                    The key assumptions concerning future and other key
    estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir               sources of estimation uncertainty at the end of the
    periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan             reporting period, that have a significant risk of causing
    yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap               a material adjustment to the carrying amounts of assets
    jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode              and liabilities within the next reporting period are
    pelaporan berikutnya dijelaskan di bawah ini.                  discussed below.

    Perhitungan    Cadangan          Kerugian       Kredit         Calculation of Expected Credit Loss (ECL)
    Ekspektasian (KKE)

    Saat mengukur KKE, Bank menggunakan informasi                  When measuring ECL the Bank uses information at
    pada tanggal pelaporan dan informasi masa depan                reporting date and reasonable and supportable
    yang wajar dan dapat didukung, yang didasarkan                 forward-looking information, which is based on
    pada asumsi untuk pergerakan masa depan dari                   assumptions for the future movement of different
    berbagai pendorong ekonomi dan bagaimana                       economic drivers and how these drivers will affect each
    penggerak ini akan saling memengaruhi.                         other.

    Loss given default adalah estimasi kerugian yang               Loss given default is an estimate of the loss arising on
    timbul karena gagal bayar. Perhitungan didasarkan              default. It is based on the difference between the
    pada perbedaan antara arus kas kontraktual terutang            contractual cash flows due and those that the Bank
    dan yang diharapkan akan diterima Bank, dengan                 would expect to receive, taking into account cash flows
    mempertimbangkan arus kas dari agunan dan                      from collateral and integral credit enhancements.
    peningkatan kredit integral.

    Probability of default merupakan input utama dalam             Probability of default constitutes a key input in
    mengukur KKE. Probability of default adalah perkiraan          measuring ECL. Probability of default is an estimate of
    kemungkinan gagal bayar selama jangka waktu                    the likelihood of default over a given time horizon, the
    tertentu, yang penghitungannya mencakup data                   calculation of which includes historical data,
    historis, asumsi, dan ekspektasi kondisi masa depan.           assumptions and expectations of future conditions.

    Dalam menetapkan informasi forward-looking dalam               In applying forward-looking information in the PSAK
    model PSAK 109, Bank menggunakan makroekonomi                  109 models, the Bank uses macroeconomics
    dalam menentukan kerugian kredit ekspektasian.                 variables. The macroeconomic variables used as of
    Variabel makroekonomi yang digunakan pada tanggal              December 31, 2025 were Gross Domestic Product
    31 Desember 2025 adalah pertumbuhan Pendapatan                 (GDP) growth, inflation rate, foreign exchange rate, BI
    Domestik Bruto (PDB), tingkat inflasi, harga tukar             7-Day reverse repo rate, oil brent crude, and BI rate.
    mata uang asing, BI 7-Day Reverse Repo Rate, harga
    minyak mentah, dan BI rate.




                                                          - 33 -
Page 402
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                            PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                       DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                      FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

5.   KAS                                                        5.    CASH

                                              2025                      2024
                                               Rp                        Rp

     Rupiah                                  9.763.207.000            7.963.973.725    Rupiah

     Kas telah diasuransikan pada PT Asuransi Central                Cash has been insured with PT Asuransi Central Asia
     Asia yang meliputi Cash in Safe (CIS), Cash in                  which includes Cash in Safe (CIS), Cash in Counter
     Counter (CIC), Cash in Transit (CIT), dengan nilai              (CIC), Cash in Transit (CIT), with a sum insured of
     pertanggungan sebesar Rp 60.466.080.200 per                     Rp 60,466,080,200 as of December 31, 2025 (2024:
     31 Desember 2025 (2024: Rp 58.002.018.000).                     Rp 58,002,018,000).

     Manajemen Bank berpendapat bahwa nilai                          The Bank's management believes that the insurance
     pertanggungan tersebut telah memadai untuk                      coverage is adequate to cover possible losses and
     menutup kemungkinan kerugian dan risiko tersebut.               risks.


6.   GIRO  DAN         PENEMPATAN      PADA      BANK           6.   CURRENT ACCOUNTS AND PLACEMENTS WITH
     INDONESIA                                                       BANK INDONESIA

                                              2025                      2024
                                               Rp                        Rp

     Rupiah:                                                                           Rupiah:
     Giro Bank Indonesia                   433.750.556.913           261.381.302.393   Current Accounts with Bank Indonesia
     Deposito Bank Indonesia:               81.795.480.525            42.000.000.000   Bank Indonesia Deposits:

     Jumlah Giro dan Penempatan                                                        Total Current Accounts and Placements
       pada Bank Indonesia                 515.546.037.438           303.381.302.393     with Bank Indonesia

     Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan                     Minimum Statutory Reserve (GWM) Bank in
     Peraturan Bank Indonesia dan Peraturan Anggota                  accordance with Bank Indonesia (BI) Regulation and
     Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan pada                          Regulation of Members of The Board of Governors
     Catatan 39a.                                                    (PADG) are disclosed in Note 39a.

     Tingkat bunga efektif rata-rata untuk giro dan                  The average annual effective interest rates of current
     penempatan pada Bank Indonesia adalah sebagai                   accounts and placements with Bank Indonesia are as
     berikut:                                                        follows:

                                              2025                      2024
                                               %                         %

     Giro Bank Indonesia                      1,50                      1,50           Current accounts with Bank Indonesia
     Deposito Bank Indonesia                  3,75                      5,25           Bank Indonesia Deposit

     Manajemen berpendapat bahwa seluruh giro dan                     Management believes that current accounts and
     penempatan pada Bank Indonesia dapat ditagih dan                 placements with Bank Indonesia are fully collectible
     cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal                   and allowance for impairment losses as of
     31 Desember 2025 dan 2024 tidak diperlukan.                      December 31, 2025 and 2024 are not required.




                                                       - 34 -
Page 403
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                 PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                          NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                            DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                           FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

7.   GIRO DAN PENEMPATAN PADA BANK LAIN                                        7.       CURRENT ACCOUNTS AND PLACEMENTS WITH
                                                                                        OTHER BANKS

                                                           2025                                  2024
                                                            Rp                                    Rp

     Giro                                                                                                             Current accounts
     Pihak Ketiga                                                                                                     Third Parties
       PT Bank Rakyat                                                                                                   PT Bank Rakyat
          Indonesia (Persero) Tbk                        83.717.703.347                        78.008.958.128              Indonesia (Persero) Tbk
       PT Bank CIMB Niaga Tbk                            10.865.525.832                        10.003.584.791           PT Bank CIMB Niaga Tbk
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                      5.757.304.395                         5.468.595.850           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
       PT Bank Pan Indonesia Tbk                          1.590.638.569                         3.546.651.073           PT Bank Pan Indonesia Tbk
       Standard Chartered Bank Indonesia                    912.653.437                            51.000.000           Standard Chartered Bank Indonesia
       PT Bank Negara Indonesia                                                                                         PT Bank Negara Indonesia
          (Persero) Tbk                                     562.066.040                          133.798.544               (Persero) Tbk
       PT Bank Central Asia Tbk                             317.112.074                          130.191.080            PT Bank Central Asia Tbk
       PT Bank DBS Indonesia                                202.429.901                           17.281.801            PT Bank DBS Indonesia

     Jumlah Giro                                        103.925.433.595                        97.360.061.267         Total Current Accounts

     Deposito berjangka                                                                                               Time deposits
     Pihak Ketiga                                                                                                     Third Party
       PT Bank Danamon Indonesia Tbk                    100.000.000.000                                -                PT Bank Danamon Indonesia Tbk
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                -                      220.000.000.000              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

     Jumlah Deposito Berjangka                          100.000.000.000                    220.000.000.000            Total Time Deposits

     Jumlah Penempatan pada Bank Lain                   203.925.433.595                    317.360.061.267            Total Placements with Other Banks

     Cadangan kerugian penurunan nilai                     (203.925.433)                         (317.360.061)        Allowance for impairment losses

     Jumlah - Bersih                                    203.721.508.162                    317.042.701.206            Total - Net

     Tidak terdapat saldo giro pada bank lain dan deposito                              There were no current accounts with other banks and
     berjangka yang diblokir atau digunakan sebagai                                     time deposits that were blocked or used as collateral on
     agunan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                                     December 31, 2025 and 2024.

     Tingkat suku bunga rata-rata giro pada bank lain pada                              The average interest rate from current accounts with
     tanggal 31 Desember 2025 adalah 0,13% per tahun                                    other banks as of December 31, 2025 is 0.13% per
     (2024: 1,30% per tahun).                                                           annum (2024: 1.30% per annum).

     Tingkat deposito pada bank lain pada tanggal                                       The average interest rate from deposits with other
     31 Desember 2025 adalah 4,80% (2024: 6,42%).                                       banks as of December 31, 2025 is 4.80% per year
                                                                                        (2024: 6.42%).

     Seluruh giro dan penempatan pada bank lain pada                                    As of December 31, 2025 and 2024, all current
     tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berada pada                                      accounts and placements with other banks were on
     tahap 1.                                                                           stage 1.

     Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai giro                                   The changes in allowance for impairment losses of
     dan penempatan pada bank lain adalah sebagai                                       current accounts and placements with other banks are
     berikut:                                                                           as follows:

                                                                        2025
                                         Tahap 1/         Tahap 2/                  Tahap 3/             Jumlah/
                                         Stage 1          Stage 2                   Stage 3               Total
                                           Rp               Rp                        Rp                   Rp

     Saldo awal tahun                   317.360.061               -                        -            317.360.061     Balance at the beginning of the year

     Penempatan selama tahun berjalan   108.521.386               -                        -            108.521.386     Placements during the year
     Aset keuangan yang dihentikan
       pengakuannya                     (221.956.014)             -                        -            (221.956.014)   Financial assets derecognized

     Total pembalikan tahun berjalan    (113.434.628)             -                        -            (113.434.628)   Total reversal for the current year

     Saldo akhir tahun                  203.925.433               -                        -            203.925.433     Balance at the end of the year




                                                                      - 35 -
Page 404
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                     PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                                DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                               FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

                                                                          2024
                                         Tahap 1/            Tahap 2/                 Tahap 3/            Jumlah/
                                         Stage 1             Stage 2                  Stage 3              Total
                                           Rp                  Rp                       Rp                  Rp

     Saldo awal tahun                     33.106.783                -                        -            33.106.783        Balance at the beginning of the year

     Penempatan selama tahun berjalan    285.863.669                -                        -           285.863.669        Placements during the year
     Aset keuangan yang dihentikan
       pengakuannya                       (1.610.391)               -                        -            (1.610.391)       Financial assets derecognized

     Total penambahan tahun berjalan     284.253.278                -                        -           284.253.278        Total additions for the current year

     Saldo akhir tahun                   317.360.061                -                        -           317.360.061        Balance at the end of the year


     Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian                                       Management believes that the allowance for
     penurunan nilai cukup untuk menutup kemungkinan                                      impairment losses is adequate to cover the losses
     tidak tertagihnya giro dan penempatan pada bank lain.                                which might arise from uncollectible current accounts
                                                                                          and placements with other banks.


8.   EFEK - EFEK                                                                 8.       MARKETABLE SECURITIES

                                                            2025                                 2024
                                                             Rp                                   Rp

     Diukur pada
       biaya perolehan amortisasi                                                                                   Measured at amortized cost

     Surat Berharga Negara (SBN)                                                                                    Government Securities (SBN)
     Nilai nominal                                        9.804.595.701                     9.820.478.617           Nominal value

     Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)                                                                           Government Islamic Securities (SBSN)
     Nilai Nominal                                      100.000.000.000                   100.000.000.000           Nominal Value
     Premium yang belum diamortisasi                         54.751.314                        69.510.717           Unamortized premium
                                                        100.054.751.314                   100.069.510.717

     Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI)                                                                         Bank Indonesia Rupiah Securities (SRBI)
     Nilai Nominal                                       10.000.000.000                                   -         Nominal Value
     Diskonto yang belum diamortisasi                      (286.550.389)                                  -         Unamortized discount
                                                          9.713.449.611                                   -

     Obligasi Korporasi                                                                                             Corporate Bonds
     Nilai Nominal                                       22.000.000.000                   102.000.000.000           Nominal Value
     Diskonto yang belum diamortisasi                      (105.595.925)                     (251.233.378)          Unamortized discount
                                                         21.894.404.075                   101.748.766.622

     Cadangan kerugian penurunan nilai                       (21.894.404)                    (101.748.767)          Allowance for impairment losses

     Subjumlah                                          141.445.306.297                   211.537.007.189           Subtotal

     Diukur pada nilai wajar melalui                                                                                Measured at fair value through other
       penghasilan komprehensif lain                                                                                 comprehensive income

     Sekuritas Rupiah                                                                                               Bank Indonesia
      Bank Indonesia (SRBI)                            1.482.091.365.210                  682.944.999.995            Rupiah Securities (SRBI)

     Jumlah                                            1.623.536.671.507                  894.482.007.184           Total

     Efek-efek pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                     Marketable securities as of December 31, 2025 and
     merupakan efek-efek pada pihak ketiga. Tidak                                         2024 relate to marketable securities with third parties.
     terdapat saldo efek-efek yang diblokir atau digunakan                                There were no securities balances that were blocked
     sebagai agunan pada tanggal tersebut.                                                or used as collateral on these dates.




                                                                        - 36 -
Page 405
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                    PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                               DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                              FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

    Rata-rata tertimbang suku bunga efektif SBN pada                       Weighted effective interest rate for                   SBN       on
    tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar 7,25%.                       December 31, 2025 and 2024 is 7.25%.

    Rata-rata tertimbang suku bunga efektif SBSN pada                      Weighted effective interest rate for SBSN on
    tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sebesar 6,60%.                       December 31, 2025 and 2024 is 6.60%.

    Rata-rata tertimbang suku bunga efektif SRBI pada                      Weighted effective interest rate for SRBI                        on
    tanggal 31 Desember 2025 sebesar 4,87% (2024:                          December 31, 2025 4.87% (2024: 7.02%).
    7,02%).

    Rata-rata tertimbang suku bunga efektif obligasi                       Weighted effective interest rate for corporate bonds on
    korporasi pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar                        December 31, 2025 is 6.46% (2024: 6.35%).
    6,46% (2024: 6,35%).

    Jangka waktu efek-efek sejak tanggal pembelian                         The term of securities from acquisition date to maturity
    hingga jatuh tempo adalah 6 tahun untuk SBN, 7 tahun                   date were 6 years for SBN, 7 years for SBSN, less
    untuk SBSN, kurang dari 1 tahun untuk SRBI, dan 2-5                    than 1 year for SRBI, and 2-5 years for corporate
    tahun untuk obligasi korporasi.                                        bonds.

    Peringkat efek pada tanggal 31 Desember 2025 dan                       Rating of securities as of December 31, 2025 and
    2024 adalah:                                                           2024 are:

                                                       2025                         2024

    SBN                                                BBB                          BBB              SBN
    SBSN                                               BBB                          BBB              SBSN
    SRBI                                               AAA                          AAA              SRBI
    Obligasi korporasi:                                                                              Corporate Bonds:
     - PT Bank Rakyat Indonesia                                                                       - PT Bank Rakyat Indonesia
          (Persero) Tbk                                 -                           AAA                   (Persero) Tbk
     - PT Pegadaian (Persero)                          AAA                          AAA               - PT Pegadaian (Persero)
     - PT Sarana Multigriya Financial                                                                 - PT Sarana Multigriya Financial
          (Persero)                                     -                           AAA                   (Persero)
     - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                   AAA                          AAA               - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
     - PT Sarana Multi Infrastruktur                                                                  - PT Sarana Multi Infrastruktur
          (Persero)                                      -                          AAA                   (Persero)

    Efek-efek telah diperingkat oleh pihak ketiga yang                     Marketable securities are rated by third parties that are
    tidak terkait dengan Bank, yaitu Moody’s; Fitch                        not related to the Bank and include Moody’s; Fitch
    Ratings; S&P (untuk SBN dan SBSN) dan Pefindo                          Ratings; S&P (for Government securities) and Pefindo
    (untuk SRBI dan obligasi korporasi).                                   (for SRBI and corporate securities).

    Seluruh efek-efek pada tanggal 31 Desember 2025                        As of December 31, 2025 and 2024, all marketable
    dan 2024 berada pada tahap 1.                                          securities were on stage 1.

    Perubahan cadangan penurunan nilai penempatan                          The changes in allowance for impairment losses of
    pada efek-efek adalah sebagai berikut:                                 marketable securities are as follows:

                                                                  2025
                                        Tahap 1/       Tahap 2/          Tahap 3/          Jumlah/
                                        Stage 1        Stage 2           Stage 3            Total
                                          Rp             Rp                Rp                Rp

    Saldo awal tahun                    101.748.767           -                 -          101.748.767    Balance at the beginning of the year

    Aset keuangan yang dihentikan
      pengakuannya                      (79.854.363)          -                 -          (79.854.363)   Financial assets derecognized

    Total pembalikan tahun berjalan     (79.854.363)          -                 -          (79.854.363)   Total reversal for the current year

    Saldo akhir tahun                    21.894.404           -                 -           21.894.404    Balance at the end of the year




                                                              - 37 -
Page 406
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                      PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                                 DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                                FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

                                                                                2024
                                                Tahap 1/             Tahap 2/             Tahap 3/             Jumlah/
                                                Stage 1              Stage 2              Stage 3               Total
                                                  Rp                   Rp                   Rp                   Rp

      Saldo awal tahun                          102.274.695                 -                     -           102.274.695       Balance at the beginning of the year

      Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                               (525.928)                -                     -               (525.928)     Financial assets derecognized

      Total pembalikan tahun berjalan              (525.928)                -                     -               (525.928)     Total reversal for the current year

      Saldo akhir tahun                         101.748.767                 -                     -           101.748.767       Balance at the end of the year


      Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian                                         Management believes that the allowance for
      penurunan nilai cukup untuk menutup kemungkinan                                        impairment losses is adequate to cover the losses
      tidak tertagihnya efek-efek.                                                           which might arise from uncollectible marketable
                                                                                             securities.


9.    EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL                                           9.      SECURITIES PURCHASED WITH AGREEMENTS
      KEMBALI                                                                                TO RESELL

     Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali terdiri dari:                              The details of securities purchased with agreements to
                                                                                             resell are as follows:

                                                                                2025
                             Jenis Efek yang
                            Mendasari/Type of     Tanggal Dimulai/
        Pihak Lawan/           Underlying         Commencement            Tanggal Jatuh      Nilai Penjualan      Tingkat Suku                    Nilai Tercatat/
        Counterparty           Securities               Date          Tempo/Maturity Date Kembali/Resell Amount Bunga/Interest Rate              Carrying Amount
       PT Bank Capital                                2 Oktober/             6 Januari/
                            IDSR150526364S                                                       196.634.805.824      5,40%                            193.843.460.000
        Indonesia Tbk                              October 2, 2025       January 6, 2026
         PT Bank KB                                 29 Desember/             2 Januari/
                                 FR096                                                           150.603.220.510      4,30%                            150.531.300.000
         Bukopin Tbk                             December 29, 2025       January 2, 2026
        PT Bank CIMB                                31 Desember/            14 Januari/
                                 FR056                                                           103.132.723.581      4,85%                            102.938.570.000
          Niaga Tbk                              December 31, 2025      January 14 , 2026
        PT Bank CIMB                                30 Desember/            13 Januari/
                                 FR082                                                           102.606.123.172      4,83%                            102.413.756.000
          Niaga Tbk                              December 30, 2025      January 13, 2026
      PT Bank Danamon                               30 Desember/             8 Januari/
                            IDSR180926364S                                                         96.662.521.370     4,85%                             96.545.460.000
        Indonesia Tbk                            December 30, 2025       January 8, 2026
     PT Bank Nationalnobu                           24 Desember/             7 Januari/
                            IDSR041226364S                                                         95.619.527.224     4,80%                             95.441.370.000
             Tbk                                 December 24, 2025       January 7, 2026
      PT Bank Danamon                               30 Desember/            13 Januari/
                            IDSR180926364S                                                         48.363.777.732     4,85%                             48.272.730.000
        Indonesia Tbk                            December 30, 2025      January 13, 2026
        Jumlah/Total                                                                             793.622.699.413                                       789.986.646.000

                                                                                2024
                             Jenis Efek yang
                            Mendasari/Type of     Tanggal Dimulai/
        Pihak Lawan/           Underlying         Commencement           Tanggal Jatuh          Nilai Penjualan           Tingkat Suku            Nilai Tercatat/
        Counterparty           Securities               Date          Tempo/Maturity Date    Kembali/Resell Amount      Bunga/Interest Rate      Carrying Amount
                                                    27 Desember/           3 Januari/
        Bank Indonesia           VR0034                                                               247.308.215.029         6,00%                    247.020.025.000
                                                 December 27, 2024      January 3, 2025
                                                    30 Desember/           6 Januari/
        Bank Indonesia           VR0059                                                               196.305.356.033         6,00%                    196.076.600.000
                                                 December 30, 2024      January 6 , 2025
        Jumlah/Total                                                                                  443.613.571.062                                  443.096.625.000




                                                                            - 38 -
Page 407
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                         PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                    DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                   FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      Seluruh efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                      All securities purchased with agreements to resell are
      berlokasi di Jakarta.                                                     located in Jakarta.

      Semua efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                        As of December 31, 2025 and 2024, all securities
      pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berada                             purchased with agreements to resell were on stage 1.
      pada tahap 1.

      Manajemen berpendapat bahwa seluruh efek yang                             Management believes that securities purchased with
      dibeli dengan janji dijual kembali dapat ditagih dan                      agreements to resell are fully collectible and
      cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal                            allowance for impairment losses as of December 31,
      31 Desember 2025 dan 2024 tidak material.                                 2025 and 2024 are not material.


10.   KREDIT YANG DIBERIKAN                                               10.   LOANS

      a.   Berdasarkan jenis kredit dan mata uang                               a.   By type and currency

                                                         2025                        2024
                                                          Rp                          Rp

           Rupiah                                                                                       Rupiah
             Pihak berelasi (Catatan 29)                                                                  Related parties (Note 29)
               Kredit modal kerja                    299.177.172.848             271.180.643.398            Working capital loans
               Kredit konsumsi                           973.012.647                         -              Consumer loans
             Subjumlah                               300.150.185.495             271.180.643.398          Subtotal

             Pihak ketiga                                                                                 Third parties
               Kredit konsumsi                      8.081.207.881.596           3.701.693.159.411           Consumer loans
               Kredit modal kerja                     180.718.444.590             193.831.511.887           Working capital loans
               Kredit investasi                        70.128.517.915              80.035.162.060           Investment loans
             Subjumlah                              8.332.054.844.101           3.975.559.833.358         Subtotal

           Jumlah                                   8.632.205.029.596           4.246.740.476.756       Total

           Cadangan kerugian penurunan nilai         (907.175.505.081)           (380.707.996.341)      Allowance for impairment losses

           Jumlah - bersih                          7.725.029.524.515           3.866.032.480.415       Total - net

      b.   Berdasarkan sektor ekonomi                                           b.   By economic sector

                                                                       2025
                                                                Cadangan kerugian
                                             Jumlah kredit        penurunan nilai/          Jumlah kredit yang
                                            yang diberikan/        Allowance for            diberikan - bersih/
                                              Total loans       impairment losses            Total loans - net
                                                  Rp                    Rp                          Rp

           Konsumsi lainnya                8.082.814.326.774      (897.783.695.284)         7.185.030.631.490         Other consumption
           Perusahaan jasa lainnya           282.741.005.895          (953.296.995)           281.787.708.900         Other services company
           Perdagangan                        83.652.181.868        (7.070.314.852)            76.581.867.016         Trading
           Sektor Perindustrian               78.173.830.107          (744.512.935)            77.429.317.172         Industrial sector
           Real Estate                        63.828.589.515          (179.797.910)            63.648.791.605         Real estate
           Konstruksi                         21.718.727.076          (392.762.366)            21.325.964.710         Construction
           Jasa Kemasyarakatan                14.687.551.429           (35.975.941)            14.651.575.488         Social services
           Jasa Kesehatan                      2.303.097.334            (4.216.220)             2.298.881.114         Health services
           Restoran dan Perhotelan             2.171.086.739            (6.737.276)             2.164.349.463         Restaurant and hotel
           Sektor Pertambangan                   114.632.859            (4.195.302)               110.437.557         Mining sector

           Jumlah                          8.632.205.029.596      (907.175.505.081)         7.725.029.524.515         Total




                                                                 - 39 -
Page 408
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                  PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                             DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                            FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

                                                                   2024
                                                            Cadangan kerugian
                                         Jumlah kredit        penurunan nilai/       Jumlah kredit yang
                                        yang diberikan/        Allowance for         diberikan - bersih/
                                          Total loans       impairment losses         Total loans - net
                                              Rp                    Rp                       Rp

         Konsumsi lainnya             3.764.340.936.102       (378.635.565.114)      3.385.705.370.988        Other consumption
         Perusahaan jasa lainnya        227.110.597.159           (836.199.532)        226.274.397.627        Other services company
         Sektor perindustrian            84.152.705.799           (517.485.144)         83.635.220.655        Industrial sector
         Perdagangan                     80.057.352.722           (394.612.516)         79.662.740.206        Trading
         Real estate                     61.394.722.206           (210.405.182)         61.184.317.024        Real estate
         Konstruksi                      26.585.904.186            (97.626.239)         26.488.277.947        Construction
         Restoran dan perhotelan          1.750.000.000             (6.292.907)          1.743.707.093        Restaurant and hotel
         Jasa kemasyarakatan                825.843.186             (5.506.120)            820.337.066        Social services
         Sektor pertambangan                498.333.336             (4.225.267)            494.108.069        Mining sector
         Jasa kesehatan                      24.082.060                (78.320)             24.003.740        Health services

         Jumlah                       4.246.740.476.756       (380.707.996.341)      3.866.032.480.415        Total

    c.   Berdasarkan jangka waktu                                        c.   By period

         Perjanjian kredit                                                    Loans agreement

                                                     2025                     2024
                                                      Rp                       Rp

         < 1 tahun                              5.706.966.359.804       3.136.747.643.824       < 1 year
         > 1 - 5 tahun                          2.761.257.573.183         890.746.453.047       > 1 - 5 years
         > 5 tahun                                163.981.096.609         219.246.379.885       > 5 years
         Jumlah                                 8.632.205.029.596       4.246.740.476.756       Total
         Cadangan kerugian penurunan nilai       (907.175.505.081)       (380.707.996.341)      Allowance for impairment losses

         Jumlah - bersih                        7.725.029.524.515       3.866.032.480.415       Total - net

         Sisa umur jatuh tempo                                                Remaining period to maturity

                                                     2025                     2024
                                                      Rp                       Rp

         < 1 tahun                             7.135.666.136.973       3.823.888.109.024        < 1 year
         > 1 - 5 tahun                         1.388.326.232.923         273.485.931.248        > 1 - 5 years
         > 5 tahun                               108.212.659.700         149.366.436.484        > 5 years
         Jumlah                                8.632.205.029.596       4.246.740.476.756        Total
         Cadangan kerugian penurunan nilai      (907.175.505.081)       (380.707.996.341)       Allowance for impairment losses

         Jumlah - bersih                       7.725.029.524.515       3.866.032.480.415        Total - net




                                                             - 40 -
Page 409
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                                    PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                             NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                                               DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                                              FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

    d.   Berdasarkan staging PSAK 109                                                                 d.      Based on PSAK 109 staging

         Perubahan nilai tercatat bruto kredit yang                                                            The changes in gross carrying amount of loans
         diberikan adalah sebagai berikut:                                                                     are as follows:
                                                                                               2025
                                                         Tahap 1/              Tahap 2/                     Tahap 3/                Jumlah/
                                                         Stage 1               Stage 2                      Stage 3                  Total
                                                           Rp                    Rp                           Rp                      Rp

         Saldo awal tahun                           3.967.691.886.783       146.580.585.785           132.468.004.188          4.246.740.476.756      Balance at the beginning of the year

         Pemindahan ke kerugian ekspektasian                                                                                                          Transfer to 12-months expected
           12 bulan (tahap 1)                           2.922.070.222        (2.913.292.348)                   (8.777.874)                      -       credit loss (stage 1)
         Pemindahan ke kredit yang diberikan
           sepanjang umurnya - tidak mengalami        (82.235.072.764)       82.235.072.764                            -                              Transfer to Lifetime ECL - Not
           penurunan nilai (tahap 2)                                                                                                            -       Credit Impaired (stage 2)
         Pemindahan ke kredit yang diberikan yang                                                                                                     Transfer to Lifetime ECL - Credit
           mengalami penurunan nilai (tahap 3)        (97.486.658.464)         (316.785.990)           97.803.444.454                           -       Impaired (stage 3)
                                                                                                                                                      Balance at beginning of the year
         Total saldo awal setelah pemindahan        3.790.892.225.777       225.585.580.211           230.262.670.768          4.246.740.476.756        after transfer

         Perubahan bersih nilai tercatat             (315.750.461.914)      116.999.760.906           967.171.537.729           768.420.836.721       Net changes of carrying value

         Aset keuangan baru yang diperoleh          6.253.036.333.876                      -                           -       6.253.036.333.876      New financial assets originated
         Aset keuangan yang dihentikan
           pengakuannya                             (1.749.150.558.423)      (8.874.843.051)               (2.067.273.634)    (1.760.092.675.108)     Financial assets derecognized
         Penghapusbukuan
           selama tahun berjalan                                    -                      -          (875.899.942.649)         (875.899.942.649)     Write-offs during the year

         Total penambahan tahun berjalan            4.188.135.313.539       108.124.917.855            89.204.321.446          4.385.464.552.840      Total addition for the current year

         Saldo akhir tahun                          7.979.027.539.316       333.710.498.066           319.466.992.214          8.632.205.029.596      Balance at the end of the year


                                                                                               2024
                                                         Tahap 1/              Tahap 2/                     Tahap 3/                Jumlah/
                                                         Stage 1               Stage 2                      Stage 3                  Total
                                                           Rp                    Rp                           Rp                      Rp

         Saldo awal tahun                           1.704.302.213.586        53.566.208.640            76.920.135.280          1.834.788.557.506      Balance at the beginning of the year

         Pemindahan ke kerugian ekspektasian                                                                                                          Transfer to 12-months expected
           12 bulan (tahap 1)                           6.311.890.803        (4.812.553.095)               (1.499.337.708)                      -       credit loss (stage 1)
         Pemindahan ke kredit yang diberikan
           sepanjang umurnya - tidak mengalami                                                                                                        Transfer to Lifetime ECL - Not
           penurunan nilai (tahap 2)                  (11.836.981.559)       11.836.981.559                            -                        -       Credit Impaired (stage 2)
         Pemindahan ke kredit yang diberikan yang                                                                                                     Transfer to Lifetime ECL - Credit
           mengalami penurunan nilai (tahap 3)          (8.326.052.147)        (410.196.953)               8.736.249.100                        -       Impaired (stage 3)
                                                                                                                                                      Balance at beginning of the year
         Total saldo awal setelah pemindahan        1.690.451.070.683        60.180.440.151            84.157.046.672          1.834.788.557.506        after transfer

         Perubahan bersih nilai tercatat             (296.999.900.608)      133.988.278.205           526.119.450.474           363.107.828.071       Net changes of carrying value

         Aset keuangan baru yang diperoleh          3.638.110.669.815                      -                           -       3.638.110.669.815      New financial assets originated
         Aset keuangan yang dihentikan
           pengakuannya                             (1.063.869.953.107)     (47.588.132.571)           (73.758.795.789)       (1.185.216.881.467)     Financial assets derecognized
         Penghapusbukuan
           selama tahun berjalan                                    -                      -          (404.049.697.169)         (404.049.697.169)     Write-offs during the year

         Total penambahan tahun berjalan            2.277.240.816.100        86.400.145.634            48.310.957.516          2.411.951.919.250      Total addition for the current year

         Saldo akhir tahun                          3.967.691.886.783       146.580.585.785           132.468.004.188          4.246.740.476.756      Balance at the end of the year


    e.   Cadangan kerugian penurunan nilai                                                            e.      Allowance for impairment losses

         Perubahan cadangan penurunan nilai kredit                                                             The changes in allowance for impairment losses
         adalah sebagai berikut:                                                                               of loans are as follows:
                                                                                           2025
                                                      Tahap 1/              Tahap 2/                   Tahap 3/                   Jumlah/
                                                      Stage 1               Stage 2                    Stage 3                     Total
                                                        Rp                    Rp                         Rp                         Rp

         Saldo awal tahun                         146.578.578.083         119.444.810.241         114.684.608.017             380.707.996.341       Balance at the beginning of the year
         Transfer ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                                   Transferred to 12 months expected
           12 bulan (tahap 1)                       2.309.176.516          (2.301.562.019)                  (7.614.497)                     -         credit losses (stage 1)
         Transfer ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                                   Transferred to lifetime expected
           sepanjang umur (tahap 2)                (3.073.586.079)          3.073.586.079                          -                        -         credit losses (stage 2)
         Transfer ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                                   Transferred to lifetime expected
           sepanjang umur (tahap 3)                (3.776.888.541)           (253.962.999)            4.030.851.540                         -         credit losses (stage 3)
         Perubahan bersih pada eksposur dan                                                                                                         Net change in exposure and
           pengukuran kembali                     217.279.677.764         152.377.746.552       1.032.710.027.073            1.402.367.451.389        remeasurement
         Penghapusbukuan
           selama tahun berjalan                              -                        -          (875.899.942.649)           (875.899.942.649)     Write-off during the year

         Saldo akhir tahun                       359.316.957.743          272.340.617.854         275.517.929.484             907.175.505.081       Balance at the end of the year




                                                                                - 41 -
Page 410
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                            PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                                       DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                                      FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

                                                                                      2024
                                                    Tahap 1/           Tahap 2/                 Tahap 3/                Jumlah/
                                                    Stage 1            Stage 2                  Stage 3                  Total
                                                      Rp                 Rp                       Rp                      Rp

       Saldo awal tahun                            55.656.584.457     41.612.302.492          56.386.312.491        153.655.199.440     Balance at the beginning of the year
       Transfer ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                         Transferred to 12 months expected
         12 bulan (tahap 1)                          664.462.215        (430.831.217)            (233.630.998)                    -       credit losses (stage 1)
       Transfer ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                         Transferred to lifetime expected
         sepanjang umur (tahap 2)                    (225.915.608)      225.915.608                        -                      -       credit losses (stage 2)
       Transfer ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                         Transferred to lifetime expected
         sepanjang umur (tahap 3)                    (322.314.932)       (44.554.164)            366.869.096                      -       credit losses (stage 3)
       Perubahan bersih pada eksposur dan                                                                                               Net change in exposure and
         pengukuran kembali                        90.805.761.951     78.081.977.522         462.214.754.597        631.102.494.070       remeasurement
       Penghapusbukuan
         selama tahun berjalan                                 -                  -          (404.049.697.169)      (404.049.697.169)   Write-off during the year

       Saldo akhir tahun                          146.578.578.083    119.444.810.241         114.684.608.017        380.707.996.341     Balance at the end of the year


       Manajemen berpendapat bahwa cadangan                                                          Management believes that the allowance for
       kerugian penurunan nilai kredit adalah cukup                                                  impairment losses on loans is adequate to cover
       untuk menutup kerugian yang mungkin timbul                                                    the losses which might arise from uncollectible
       akibat tidak tertagihnya kredit.                                                              loans.

       Berikut adalah informasi pokok lainnya                                                        Following are the main information provided with
       sehubungan dengan kredit yang diberikan:                                                      loans:

       a.    Kredit yang diberikan pada umumnya dijamin                                              a.        Loans are generally guaranteed by demand
             dengan giro, deposito berjangka, harta                                                            deposits, time deposits, movable and
             bergerak dan tidak bergerak yang diaktakan                                                        immovable property covered by deed of
             dengan akta pemberian hak tanggungan                                                              granting mortgage or power of attorney to
             atau surat kuasa memasang hak tanggungan                                                          install mortgage or power of attorney to sell,
             atau surat kuasa untuk menjual, atau jaminan                                                      or other collateral generally accepted by the
             lain yang umumnya diterima oleh Bank.                                                             Bank.

             Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah                                                             As of December 31, 2025, the total loans
             kredit yang dijamin dengan deposito                                                               guaranteed by time deposits amounted to
             berjangka sebesar Rp 33.195.327.640                                                               Rp 33,195,327,640 (2024: Rp 15,310,054,981).
             (2024: Rp 15.310.054.981).

       b.    Tingkat bunga rata-rata per tahun untuk                                                 b.        The average annual interest rates for loans as
             kredit yang diberikan pada tanggal                                                                of December 31, 2025 are 11.97% for
             31 Desember 2025 sebesar 11,97% untuk                                                             conventional loans, and 44.42% for
             kredit konvensional, dan 44,42% untuk kredit                                                      channeling loans (2024: 18.12% for
             channeling, (2024: 18,12% untuk kredit                                                            conventional loans and 55.01% for
             konvensional,    55,01%      untuk    kredit                                                      channeling loans).
             channeling).

       c.    Pada    tanggal   31    Desember  2025                                                  c.        As of December 31, 2025 there were
             terdapat kredit yang dihapus buku                                                                 Rp 875,899,942,649 for written-off loans
             sebesar    Rp    875.899.942.649 (2024:                                                           (2024: Rp 404,049,697,169).
             Rp 404.049.697.169).




                                                                           - 42 -
Page 411
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                                       PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                                                  DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                                                 FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

11.   ASET TAKBERWUJUD                                                                               11.      INTANGIBLE ASSETS
                                        1 Januari/                                                                                         31 Desember/
                                       January 1,               Penambahan/                 Pengurangan/           Reklasifikasi/          December 31,
                                           2025                   Additions                  Deductions           Reclassification             2025
                                            Rp                      Rp                          Rp                                              Rp

      Biaya perolehan:                                                                                                                                          At cost:
      Perangkat lunak                   3.070.990.460                           -             1.519.200.000                     -            1.551.790.460      Software
      IT Capitalization                18.607.013.895                           -                       -            29.460.545.954         48.067.559.849      IT Capitalization
      IT Capitalization                                                                                                                                         IT Capitalization
         dalam penyelesaian            30.670.485.188                51.919.216.439                     -           (29.460.545.954)        53.129.155.673        in progress
         Jumlah                        52.348.489.543                51.919.216.439           1.519.200.000                     -          102.748.505.982        Total

      Akumulasi amortisasi:                                                                                                                                     Accumulated amortization:
      Perangkat lunak                  (2.385.272.640)              (533.393.442)             1.519.200.000                      -          (1.399.466.082)     Software
      IT Capitalization                (5.907.170.924)           (11.222.476.610)                       -                        -         (17.129.647.534)     IT Capitalization
      Jumlah                           (8.292.443.564)           (11.755.870.052)             1.519.200.000                      -         (18.529.113.616)       Total
      Jumlah tercatat bersih           44.056.045.979                                                                                       84.219.392.366      Net carrying value

                                        1 Januari/                                                                                         31 Desember/
                                       January 1,               Penambahan/                 Pengurangan/           Reklasifikasi/          December 31,
                                           2024                   Additions                  Deductions           Reclassification             2024
                                            Rp                      Rp                          Rp                                              Rp

      Biaya perolehan:                                                                                                                                          At cost:
      Perangkat lunak                   4.889.046.135                           -             1.818.055.675                     -            3.070.990.460      Software
      IT Capitalization                11.019.379.000                           -                       -             7.587.634.895         18.607.013.895      IT Capitalization
      IT Capitalization                                                                                                                                         IT Capitalization
         dalam penyelesaian             3.159.124.432                35.098.995.651                     -            (7.587.634.895)        30.670.485.188        in progress
         Jumlah                        19.067.549.567                35.098.995.651           1.818.055.675                     -           52.348.489.543        Total

      Akumulasi amortisasi:                                                                                                                                     Accumulated amortization:
      Perangkat lunak                  (3.366.691.568)                 (836.636.747)          1.818.055.675                      -          (2.385.272.640)     Software
      IT Capitalization                  (618.613.925)               (5.288.556.999)                    -                        -          (5.907.170.924)     IT Capitalization
      Jumlah                           (3.985.305.493)               (6.125.193.746)          1.818.055.675                      -          (8.292.443.564)       Total
      Jumlah tercatat bersih           15.082.244.074                                                                                       44.056.045.979      Net carrying value


      Amortisasi    selama     tahun     2025     sebesar                                                     Amortization during the 2025 period amounted at
      Rp 11.755.870.052 (2024: Rp 6.125.193.746) termasuk                                                     Rp 11,755,870,052 (2024: Rp 6,125,193,746) is
      dalam “Beban Umum dan Administrasi” (Catatan 27).                                                       included in the “General and Administrative Expenses”
                                                                                                              (Note 27).


12.   ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA                                                                   12.      FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
                                                 1 Januari/                                                                              31 Desember/
                                                 January 1,              Penambahan/           Pengurangan/          Reklasifikasi/      Decemb er 31,
                                                   2025                    Additions            Deductions          Reclassification         2025
                                                    Rp                       Rp                    Rp                                         Rp

      Biaya perolehan / nilai revaluasi:                                                                                                                      At cost / revaluation amount:
      Kepemilikan langsung                                                                                                                                    Direct ownership
         Tanah                                153.077.000.000                       -                      -                     -       153.077.000.000        Land
         Bangunan dan instalasi                 7.240.877.079                62.853.260             78.868.000                   -         7.224.862.339        Buildings and installation
         Perbaikan kantor                       1.422.001.360               195.536.990          1.422.001.360         6.687.564.142       6.883.101.132        Office improvements
         Inventaris kantor                      9.246.219.898             4.283.395.911          1.478.808.265         2.783.880.500      14.834.688.044        Office equipments
         Kendaraan                              2.372.206.000                       -                      -                     -         2.372.206.000        Vehicles
         Aset dalam penyelesaian                1.679.718.628             7.791.726.014                    -          (9.471.444.642)                -          Asset in progress
      Aset hak-guna                                                                                                                                           Right-of-use assets
         Bangunan                                2.132.057.031           11.055.750.851          2.132.057.031                       -    11.055.750.851        Buildings
         Jumlah                               177.170.079.996            23.389.263.026          5.111.734.656                       -   195.447.608.366       Total

      Akumulasi penyusutan:                                                                                                                                   Accumulated depreciation:
      Kepemilikan langsung                                                                                                                                    Direct ownership
        Bangunan dan instalasi                  (3.974.200.643)             (310.878.609)           78.867.993                       -    (4.206.211.259)      Buildings and installation
        Perbaikan kantor                           (43.311.654)           (1.726.402.359)          247.561.974                       -    (1.522.152.039)      Office improvements
        Inventaris kantor                       (3.485.476.348)           (2.677.487.727)          738.894.575                       -    (5.424.069.500)      Office equipments
        Kendaraan                               (2.099.207.333)             (260.310.330)                  -                         -    (2.359.517.663)      Vehicles
      Aset hak-guna                                                                                                                                           Right-of-use assets
        Bangunan                                     (387.646.733)        (2.707.948.722)          646.077.888                       -    (2.449.517.567)      Buildings
         Jumlah                                 (9.989.842.711)           (7.683.027.747)        1.711.402.430                       -   (15.961.468.028)      Total

      Jumlah tercatat bersih                  167.180.237.285                                                                            179.486.140.338      Net carrying value




                                                                                            - 43 -
Page 412
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                     PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                                DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                               FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

                                          1 Januari/                                                                  31 Desember/
                                          January 1,       Penambahan/          Pengurangan/       Reklasifikasi/     Decemb er 31,
                                            2024             Additions           Deductions       Reclassification        2024
                                             Rp                Rp                   Rp                                     Rp

   Biaya perolehan / nilai revaluasi:                                                                                                    At cost / revaluation amount:
   Kepemilikan langsung                                                                                                                  Direct ownership
      Tanah                             153.077.000.000               -                    -                   -     153.077.000.000       Land
      Bangunan dan instalasi              7.092.716.089       155.050.090            6.889.100                 -       7.240.877.079       Buildings and installation
      Perbaikan kantor                              -       1.422.001.360                  -                   -       1.422.001.360       Office improvements
      Inventaris kantor                   6.902.409.784     3.724.212.848        1.380.402.734                 -       9.246.219.898       Office equipm ents
      Kendaraan                           2.610.906.000               -            238.700.000                 -       2.372.206.000       Vehicles
      Aset dalam penyelesaian                       -       1.679.718.628                  -                   -       1.679.718.628       Asset in progress
   Aset hak-guna                                                                                                                         Right-of-use assets
      Bangunan                                         -    2.132.057.031                  -                   -       2.132.057.031       Buildings
      Jumlah                            169.683.031.873     9.113.039.957        1.625.991.834                 -     177.170.079.996      Total

   Akumulasi penyusutan:                                                                                                                 Accumulated depreciation:
   Kepemilikan langsung                                                                                                                  Direct ownership
     Bangunan dan instalasi              (3.621.650.829)     (352.897.882)             348.068                 -       (3.974.200.643)    Buildings and installation
     Perbaikan kantor                               -         (43.311.654)                 -                   -          (43.311.654)    Office improvements
     Inventaris kantor                   (3.386.384.842)   (1.412.111.879)       1.313.020.373                 -       (3.485.476.348)    Office equipm ents
     Kendaraan                           (1.685.740.772)     (552.708.240)         139.241.679                 -       (2.099.207.333)    Vehicles
   Aset hak-guna                                                                                                                         Right-of-use assets
     Bangunan                                          -    (387.646.733)                  -                   -        (387.646.733)     Buildings
      Jumlah                             (8.693.776.443)   (2.748.676.388)       1.452.610.120                 -       (9.989.842.711)    Total

   Jumlah tercatat bersih               160.989.255.430                                                              167.180.237.285     Net carrying value


    Pengurangan aset tetap merupakan penjualan aset                                       Disposal of assets consists of sales and write-off of
    tetap dan hapus buku untuk tahun-tahun yang                                           fixed assets for the years ended December 31, 2025
    berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                                        and 2024, are as follows:
    sebagai berikut:

                                                               2025                              2024
                                                                Rp                                Rp
    Hapus buku aset tetap                                                                                            Written off fixed assets
    Nilai perolehan                                             175.117.809                       879.911.460        At cost
    Akumulasi penyusutan                                       (139.279.529)                     (828.313.572)       Accumulated depreciation

                                                                  35.838.280                      51.597.888

    Penjualan aset tetap                                                                                             Sale of fixed assets
    Nilai perolehan                                           4.936.616.847                       746.080.374        At cost
    Akumulasi penyusutan                                     (1.572.122.901)                     (624.296.548)       Accumulated depreciation

    Nilai buku                                                3.364.493.946                      121.783.826         Net book value

    Hasil dari penjualan                                      3.453.762.276                      207.117.393         Proceeds from sale

    Laba penjualan aset tetap                                     89.268.330                      85.333.567         Gain on sale of assets

    Penyusutan    selama     tahun    2025     sebesar                                    Depreciation during the 2025 period amounted at
    Rp 7.683.027.747 (2024: Rp 2.748.676.388) termasuk                                    Rp 7,683,027,747 (2024: Rp 2,748,676,388) is
    dalam “Beban Umum dan Administrasi” (Catatan 27).                                     included in the “General and Administrative Expenses”
                                                                                          (Note 27).

    Aset tetap yang telah terdepresiasi penuh namun                                       The fixed assets that have been fully depreciated but
    masih     digunakan      oleh    Bank    sebesar                                      still  used    by     the   Bank      amounted     to
    Rp 4.175.159.041 pada tanggal 31 Desember 2025                                        Rp 4,175,159,041 as of December 31, 2025 (2024:
    (2024: Rp 4.422.328.575), antara lain berupa                                          Rp 4,422,328,575), including vehicles and office
    kendaraan dan inventaris kantor.                                                      equipment.




                                                                             - 44 -
Page 413
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                         PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                    DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                   FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

    Nilai wajar dari tanah yang dimiliki Bank terakhir kali        The fair value of the land owned by the Bank was last
    dinilai kembali dengan tanggal penilaian per 30 Juni           revalued with the valuation date as of June 30, 2022
    2022 yang dinilai oleh Kantor Jasa Penilai Publik              which was assessed by the Public Appraisal Services
    (KJPP) Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan                Office (KJPP) Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti &
    (KJPP-NDR) berdasarkan laporan No. 00500/2.0018-               Partners     (KJPP-NDR)       based      on    report
    00/PI/07/0148/1/VIII/2022 tertanggal 29 Agustus 2022.          No. 00500/2.0018-00/PI/07/0148/1/VIII/2022 dated
                                                                   August 29, 2022.

    Berdasarkan penilaian kembali terakhir per tanggal             Based on the latest revaluation as of June 30, 2022,
    30 Juni 2022, nilai wajar atas tanah sebesar                   the fair value of the land is amounting to
    Rp 171.066.000.000, dimana nilai bukunya                       Rp 171,066,000,000, where the book value is
    sebesar Rp 163.779.000.000. Selisih sebesar                    amounting to Rp 163,779,000,000. The difference of
    Rp 7.287.000.000 dicatat sebagai surplus revaluasi             Rp 7,287,000,000 was recorded as asset revaluation
    aset.                                                          surplus.

    Tidak terdapat penilaian kembali atas tanah yang               There was no revaluation for the land owned by the
    dimiliki Bank selama tahun 2025 dan 2024.                      Bank during 2025 and 2024.

    Penilaian dilakukan berdasarkan Standar Penilaian              The valuation is based on the Indonesian Appraisal
    Indonesia, ditentukan berdasarkan transaksi pasar              Standard, determined based on current market
    terkini dan dilakukan dengan ketentuan-ketentuan               transactions and is carried out with the usual
    yang lazim. Pendekatan penilaian yang dipakai adalah           provisions. The valuation approach used is the market
    pendekatan pasar, sesuai dengan karakteristik dari             approach, in accordance with the characteristics of the
    aset yang dinilai, dimana tersedia data pasar yang             assets being valued, in which adequate market data is
    memadai, sebanding dan sepadan dengan properti                 available, comparable and commensurate with the
    yang dinilai untuk dijadikan sebagai pembanding dan            property valued to be used as a comparison and in
    dalam menggunakan pendekatan pasar dengan                      using a market approach using the Market Data
    menggunakan Metode Perbandingan Data Pasar                     Comparison Method (Direct Comparison Method).
    (Direct Comparison Method).

    Aset tetap (kecuali tanah) telah diasuransikan                 Fixed assets (except land) have been insured against
    terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya                   fire and other risks under a certain policy package to
    berdasarkan suatu paket polis tertentu kepada                  PT Lippo General Insurance Tbk, PT Asuransi Sinar
    PT Lippo General Insurance Tbk, PT Asuransi Sinar              Mas, and PT Asuransi Central Asia, with a sum of
    Mas, dan PT Asuransi Central Asia, dengan nilai                Rp 8,200,562,877 (2024: Rp 7,606,500,000). The
    pertanggungan sebesar Rp 8.200.562.877 (2024:                  Bank’s management believes that the insurance
    Rp 7.606.500.000). Manajemen Bank berpendapat                  coverage is adequate to cover possible losses from
    bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk                 fire and other risks.
    menutup kemungkinan kerugian atas risiko kebakaran
    dan risiko lainnya.

    Berdasarkan hasil penelaahan terhadap aset tetap               Based on the review of fixed assets as of
    pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                        December 31, 2025 and 2024, management believes
    manajemen menyatakan bahwa tidak terdapat indikasi             that there was no indication of impairment.
    adanya penurunan nilai.

    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank tidak             As of December 31, 2025 and 2024, the Bank has no
    memiiki aset tetap yang dijadikan jaminan.                     fixed assets that are pledged as collateral.




                                                          - 45 -
Page 414
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                  PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                             DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                            FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

13.   ASET LAIN-LAIN                                                  13.   OTHER ASSETS

                                                      2025                       2024*)
                                                       Rp                          Rp
      Pihak berelasi (Catatan 29)                                                                Related parties (Note 29)
        Piutang risk premium                       611.185.924.278             353.003.272.778    Risk premium receivables
        Tagihan terkait pembayaran                                                                Receivables related to
          kredit channeling                         85.377.490.861              35.595.857.497       channeling loan repayment
      Subjumlah                                    696.563.415.139             388.599.130.275   Subtotal

      Pihak ketiga                                                                               Third parties
        Pendapatan bunga yang akan diterima        119.874.128.857              56.151.015.628     Accrued interest
        Setoran jaminan                             77.387.978.679              44.038.178.702     Security deposits
        Biaya dibayar dimuka                        17.093.565.138              16.872.115.288     Prepaid expenses
        Tagihan ATM Bersama                                                                        Receivables from ATM Bersama
          dan Prima                                 14.422.471.219              10.927.208.140        and Prima
        Agunan yang diambil alih - bersih           13.556.055.000              19.761.020.000     Foreclosed collateral - net
        Aset terbengkalai                           12.328.000.000              12.328.000.000     Abandoned assets
        Aset yang dimiliki untuk dijual - bersih     5.224.979.994               5.532.331.758     Assets held for sale - net
        Persediaan                                     207.427.609                 153.078.264     Inventories
        Tagihan lainnya                              6.440.684.271               1.731.469.083     Other charges
      Subjumlah                                    266.535.290.767             167.494.416.863   Subtotal

      Jumlah                                       963.098.705.906             556.093.547.138   Total

      *) Setelah direklasifikasi (Catatan 40)                                                    *) As reclassified (Note 40)

      Piutang risk premium adalah pendapatan risk                           Risk premium receivable represents risk premium
      premium pada kredit channeling yang ditahan oleh                      income on channeling loans that are held by partners
      mitra dan akan dibayarkan oleh mitra sesuai dengan                    and will be paid by partners in accordance with the
      porsi dan jangka waktu yang sudah disepakati                          agreed portion and term (Note 29).
      (Catatan 29).

      Tagihan terkait pembayaran kredit channeling                          Receivables related to channeling loan repayments
      merupakan tagihan kepada mitra atas pembayaran                        represent receivables to partners for channeling loan
      kredit channeling yang akan diterima Bank pada hari                   repayments that will be received by the Bank on the
      kerja berikutnya.                                                     following business day.

      Pendapatan bunga yang akan diterima terdiri dari                      Accrued interest consisting of deposit interest income
      pendapatan bunga deposito dari bank lain,                             from other banks, interest income from placements with
      pendapatan bunga dari penempatan pada Bank                            Bank Indonesia, interest income from securities and
      Indonesia, pendapatan bunga dari obligasi dan                         loans interest income.
      pendapatan bunga kredit yang diberikan.

      Setoran jaminan terutama terdiri dari jaminan kepada                  The security deposit mainly consists of deposits to
      Artajasa sebagai pengelola ATM Bersama, Prima,                        Artajasa as the administrator of ATM Bersama, Prima,
      merchant billers, pengelola gedung, dan pihak ketiga                  merchant billers, building management, and other third
      lainnya.                                                              parties.

      Biaya dibayar dimuka sebagian besar terdiri atas uang                 Prepaid expenses consist mainly of security deposits,
      muka jaminan, biaya asuransi, biaya umum dan                          insurance costs, general and personnel costs,
      personalia,   biaya   teknologi,  dan       kelebihan                 technology costs, and excess payment of Income tax
      pembayaran PPh pasal 21 yang akan dikompensasi                        Article 21 which will be compensated for in the next tax
      ke masa pajak berikutnya.                                             period.

      Pada tahun 2024, nilai wajar dari aset amnesti pajak                  In 2024, the fair value of the tax amnesty asset is a
      berupa sebidang tanah kosong seluas 1.840m² yang                      piece of vacant land with an area of 1,840m² which is
      terletak di Komplek Permata Ayu, Kelurahan Babakan                    located in the Permata Ayu Complex, Babakan Ciparay
      Ciparay, Kecamatan Ciparay, Kota Bandung dengan                       Village, Ciparay District, Bandung City with SHM
      SHM No. 835 telah dilakukan penilaian kembali                         No. 835 have been reassessed with an assessment
      dengan tanggal penilaian per 19 Desember 2024 yang                    date of December,19 2024 which was assessed by the
      dinilai oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Nirboyo                Public Appraiser Service Office (KJPP) Nirboyo
      Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan berdasarkan                          Adiputro, Dewi Apriyanti & Partners based on report
      laporan No. 00059/2.0018-00/PI/07/0496/1/II/2025                      No.     00059/2.0018-00/PI/07/0496/1/II/2025   dated
      tertanggal 10 Februari 2025. Nilai wajar dari aset                    February 10, 2025. The fair value of the tax amnesty
      amnesti pajak tersebut sebesar Rp 12.328.000.000.                     asset amounting to Rp 12,328,000,000.


                                                             - 46 -
Page 415
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                  PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                             DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                            FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      Penilaian dilakukan berdasarkan Standar Penilaian                    The valuation is based on the Indonesian Appraisal
      Indonesia, ditentukan berdasarkan transaksi pasar                    Standard, determined based on current market
      terkini dan dilakukan dengan ketentuan-ketentuan                     transactions and is carried out with the usual provisions.
      yang lazim. Pendekatan penilaian yang dipakai adalah                 The valuation approach used is a market approach, in
      pendekatan pasar, sesuai dengan karakteristik dari                   accordance with the characteristics of the asset being
      aset yang dinilai, di mana tersedia data pasar yang                  assessed, where adequate, comparable and
      memadai, sebanding dan sepadan dengan properti                       commensurate market data are available to the
      yang dinilai untuk dijadikan sebagai pembanding dan                  property being assessed for comparison and in using a
      dalam menggunakan pendekatan data pasar dengan                       market data approach using the added less
      menggunakan metode teknik tambah kurang secara                       comprehensive        technique       method       (Overall
      menyeluruh (Overall Adjustment/Pluses Minuses).                      Adjustments/Pluses Minuses).

      Bank bermaksud untuk menjual aset yang dimiliki                      The Bank intends to dispose of assets held for sale in
      untuk dijual berupa tanah dan bangunan yang tidak                    the form of land and buildings no longer in use in the
      lagi digunakan dalam 12 bulan mendatang. Properti                    next 12 months. The property located on the land was
      yang terletak di lokasi tanah tersebut sebelumnya                    previously used in the Bank’s retail operations. A
      digunakan dalam kegiatan usaha ritel Bank. Pencarian                 search is underway for a buyer. Some efforts have
      pembeli sedang berlangsung. Berbagai upaya telah                     been and will continuously be performed by the Bank
      dan akan terus dilakukan Bank untuk menjual aset                     to sell the assets by sending offering to some parties.
      tersebut dengan mengirimkan penawaran kepada
      beberapa pihak.

      Agunan yang diambil alih merupakan agunan kredit                     Foreclosed collaterals represent collaterals on loan in
      dalam bentuk tanah yang telah diambil alih oleh Bank.                the form of land that have been foreclosed by the Bank.

      Bank telah melakukan upaya penyelesaian atas                         The Bank has taken action for the resolution of
      agunan yang diambil alih, antara lain melalui                        foreclosed collateral, among others through sales.
      penjualan.

      Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                          The changes in the allowance for impairment losses on
      agunan yang diambil alih adalah sebagai berikut:                     foreclosed collaterals are as follows:

                                                   2025                      2024
                                                    Rp                        Rp

      Saldo awal tahun                              629.280.000                 8.650.000    Balance at the beginning of the year
      Penyisihan tahun berjalan                                                              Provision during the year
       (Catatan 28)                               1.762.965.000               620.630.000      (Note 28)

      Saldo akhir tahun                           2.392.245.000               629.280.000    Balance at the end of the year


14.   LIABILITAS SEGERA                                              14.   LIABILITIES DUE IMMEDIATELY

                                                   2025                     2024*)
                                                    Rp                        Rp
      Pihak berelasi (Catatan 29)                                                            Related parties (Note 29)
        Kewajiban terkait disbursement                                                        Liabilities related to
          kredit channeling                      58.920.796.959            28.022.215.644        channeling loan disbursement
        Lainnya                                      43.900.000                14.250.000     Others
      Subjumlah                                  58.964.696.959            28.036.465.644    Subtotal

      Pihak ketiga                                                                           Third parties
        Kewajiban ATM Bersama                                                                  Liabilities to ATM Bersama
          dan Prima                              22.363.458.977            16.456.176.203        and Prima
        Kewajiban terkait pemasaran               8.721.730.192             8.858.805.014      Marketing-related liabilities
        Lainnya                                  13.722.680.642             9.276.164.932      Others
      Subjumlah                                  44.807.869.811            34.591.146.149    Subtotal

      Jumlah                                    103.772.566.770            62.627.611.793    Total

      *) Setelah direklasifikasi (Catatan 40)                                                *) As reclassified (Note 40)




                                                            - 47 -
Page 416
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                       PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                  DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                 FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

15.   GIRO                                                              15.   CURRENT ACCOUNTS

                                                       2025                      2024*)
                                                        Rp                         Rp

      Pihak berelasi (Catatan 29)                     7.841.857.764              5.850.166.921    Related parties (Note 29)
      Pihak ketiga                                   16.856.197.525              7.377.965.011    Third parties

      Jumlah                                         24.698.055.289             13.228.131.932    Total

      *) Setelah direklasifikasi (Catatan 40)                                                     *) As reclassified (Note 40)

      Tingkat bunga efektif rata-rata per tahun untuk giro                    The average annual effective interest rate for current
      pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar                            accounts as of December 31, 2025 are 1.57%, (2024:
      1,57%, (2024: 0,89%).                                                   0.89%).

      Pada tanggal 31 Desember 2025 saldo giro yang                           As of December 31, 2025 the blocked current
      diblokir adalah sebesar Rp 3.017.211.312 (2024:                         accounts balance was Rp 3,017,211,312 (2024:
      Rp 1.300.000.000).                                                      Rp 1,300,000,000).


16.   TABUNGAN                                                          16.   SAVINGS

                                                      2025                       2024
                                                       Rp                         Rp

      Pihak berelasi (Catatan 29)                   7.969.993.535               3.396.809.300    Related parties (Note 29)
      Pihak ketiga                              1.757.341.120.101             492.743.301.471    Third parties

      Jumlah                                    1.765.311.113.636             496.140.110.771    Total

      Tingkat bunga efektif rata-rata per tahun:                              Average annual effective interest rate:

                                                      2025                       2024
                                                       %                          %

      Tabungan                                        5,99                       5,99            Savings

      Pada tanggal 31 Desember 2025 saldo tabungan yang                       As of December 31, 2025 the blocked savings balance
      diblokir adalah sebesar Rp 226.325.979 (2024:                           was Rp 226,325,979 (2024: Rp 527,332,248).
      Rp 527.332.248).


17.   DEPOSITO BERJANGKA                                                17.   TIME DEPOSITS

      Berdasarkan jangka waktu                                                Based on time period

                                                      2025                       2024
                                                       Rp                         Rp

      Pihak berelasi (Catatan 29)                                                                Related parties (Note 29)
      Kurang dari 1 bulan                            8.663.519.566                 20.500.000    Less than 1 month
      1 - 3 bulan                                   90.650.326.774             59.048.561.494    1 - 3 months
      3 - 6 bulan                                  286.566.917.264             18.443.723.616    3 - 6 months
      Lebih dari 6 bulan                            24.617.451.563                        -      More than 6 months
      Subjumlah                                    410.498.215.167             77.512.785.110    Subtotal

      Pihak ketiga                                                                               Third parties
      Kurang dari 1 bulan                       2.269.412.834.310           160.616.640.841      Less than 1 month
      1 - 3 bulan                               1.662.833.641.061         1.489.699.079.494      1 - 3 months
      3 - 6 bulan                               1.299.216.878.578           922.631.235.347      3 - 6 months
      Lebih dari 6 bulan                          966.458.159.964                       -        More than 6 months
      Subjumlah                                 6.197.921.513.913         2.572.946.955.682      Subtotal

      Jumlah                                    6.608.419.729.080         2.650.459.740.792      Total



                                                               - 48 -
Page 417
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                     PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                               FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      Berdasarkan sisa umur sampai dengan saat jatuh                          By remaining period to maturity
      tempo

                                                      2025                      2024
                                                       Rp                        Rp

      Pihak berelasi (Catatan 29)                                                              Related parties (Note 29)
      Kurang dari 1 bulan                           74.567.508.787            16.627.704.661   Less than 1 month
      1 - 6 bulan                                  311.898.427.420            60.885.080.449   1 - 6 months
      Lebih dari 6 bulan                            24.032.278.960                       -     More than 6 months
      Subjumlah                                    410.498.215.167            77.512.785.110   Subtotal

      Pihak ketiga                                                                             Third parties
      Kurang dari 1 bulan                     3.092.123.338.637             513.197.732.229    Less than 1 month
      1 - 6 bulan                             2.263.803.889.682           2.059.749.223.453    1 - 6 months
      Lebih dari 6 bulan                        841.994.285.594                         -      More than 6 months
      Subjumlah                               6.197.921.513.913           2.572.946.955.682    Subtotal

      Jumlah                                  6.608.419.729.080           2.650.459.740.792    Total



      Tingkat bunga efektif rata-rata per tahun:                              Average annual effective interest rate:

                                                      2025                       2024
                                                       %                          %

      Deposito berjangka                              7,62                       8,06           Time deposits

      Pada tanggal 31 Desember 2025 saldo deposito                            As of December 31, 2025 the blocked time deposits
      berjangka   yang     diblokir   adalah    sebesar                       balance    was     Rp   38,614,533,969     (2024:
      Rp 38.614.533.969 (2024: Rp 18.656.111.830)                             Rp 18,656,111,830)

      Pada tanggal 31 Desember 2025, deposito berjangka                       As of December 31, 2025, time deposits which were
      yang dijadikan agunan atas fasilitas kredit yang                        used as collateral for credit facilities provided by the
      diberikan oleh Bank berjumlah Rp 38.258.831.919                         Bank amounted to Rp 38,258,831,919 (2024:
      (2024: Rp 15.821.817.421).                                              Rp 15,821,817,421).


18.   SIMPANAN DARI BANK LAIN                                           18.   DEPOSITS FROM OTHER BANKS

                                                      2025                      2024
                                                       Rp                        Rp

      Deposito berjangka - Pihak ketiga                                                        Time deposits - Third parties
      Kurang dari 1 bulan                           10.000.000.000                       -     Less than 1 month
      1 - 3 bulan                                    5.000.000.000                       -     1 - 3 months

      Jumlah                                        15.000.000.000                       -     Total

      Tingkat bunga efektif rata-rata per tahun:                              Average annual effective interest rate:

                                                      2025                      2024
                                                       %                         %

      Deposito berjangka                              6,63                               -     Time deposits




                                                               - 49 -
Page 418
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                               PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                          DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                         FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

19.   PAJAK PENGHASILAN                                           19.   INCOME TAX

      Utang pajak                                                       Income tax payables

                                                2025                       2024
                                                 Rp                         Rp

      Pajak penghasilan Pasal 4(2)            9.037.626.796               3.618.115.467    Income tax Article 4(2)
      Pajak penghasilan Pasal 21                        -                   178.382.354    Income tax Article 21
      Pajak penghasilan Pasal 23 & 26           282.659.129                 169.792.149    Income tax Article 23 & 26
      Pajak pertambahan nilai                   208.719.361                         -      Value added tax
      Pajak penghasilan Pasal 25              8.933.744.600               2.308.752.055    Income tax Article 25
      Pajak penghasilan Pasal 29             60.269.221.100              24.203.866.413    Income tax Article 29

      Jumlah                                 78.731.970.986              30.478.908.438    Total

      Pajak Penghasilan Badan                                           Corporate Income tax

      Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan                The reconciliation between income before corporate
      badan yang dimuat dalam laporan laba rugi dan                     income tax contained in the income statement and
      penghasilan komprehensif lain dengan penghasilan                  other comprehensive income with taxable income for
      kena pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal                 the years ended December 31, 2025 and 2024 is as
      31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                 follows:

                                                2025                       2024
                                                 Rp                         Rp

      Laba sebelum pajak                    184.297.406.191             160.337.119.592    Profit before tax

      Perbedaan temporer:                                                                  Temporary differences:
      Beban manfaat pensiun                   6.318.729.451               5.410.851.239    Pension benefit expenses
      Realisasi manfaat pensiun              (2.368.846.918)             (1.221.707.290)   Realization of pension benefits
      Cadangan kerugian penurunan nilai     294.499.648.281             104.513.317.656    Allowance for impairment losses
      Cadangan bonus dan
        Tunjangan Hari Raya (THR)              4.415.157.823             11.078.912.857    Bonus and festive allowances
      Penyusutan dan amortisasi                3.923.253.182                509.623.725    Depreciation and amortization
      Aset hak-guna                            2.707.948.722                387.646.733    Right-of-use assets
      Liabilitas sewa                         (2.710.311.674)              (232.286.092)   Lease liabilities
      Kerugian penurunan nilai atas                                                        Impairment loss from
        agunan yang diambil alih                574.677.477               1.465.611.098      foreclosed collateral

      Perbedaan permanen:                                                                  Permanent differences:
      Beban yang tidak dapat dikurangkan       2.123.603.859              4.557.290.766    Non-deductible expenses

      Penghasilan kena pajak                493.781.266.394             286.806.380.284    Taxable income

      Penghasilan kena pajak dibulatkan     493.781.266.000             286.806.380.000    Taxable income rounded

      Tarik pajak penghasilan badan                     22%                        22%     Corporate income tax rate

      Pajak Penghasilan                     108.631.878.520              63.097.403.600    Income Tax

      Kredit pajak:                                                                        Tax credit:
      Pajak penghasilan Pasal 25             (48.362.657.420)           (38.893.537.187)   Income tax Article 25

      Utang pajak                            60.269.221.100              24.203.866.413    Tax payable

      Menurut Undang-undang Perpajakan di Indonesia,                    According to the Taxation Law in Indonesia, the Bank
      Bank menghitung, menetapkan, dan membayar                         calculates, determines, and pays for itself the amount
      sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. Kantor               of tax owed. The tax office may determine or amend
      Pajak dapat menetapkan atau mengubah kewajiban                    taxes within five years from the date the tax became
      pajak tersebut dalam jangka waktu lima tahun sejak                due.
      tanggal terutangnya pajak.




                                                         - 50 -
Page 419
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                        PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                                   DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                                  FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

    Koreksi kewajiban pajak Bank dicatat pada saat Surat                                    Amendments to the Bank's tax obligations are recorded
    Ketetapan Pajak diterima, atau jika mengajukan                                          when the Tax Assessment Letter is received, or if you
    keberatan, pada saat keputusan atas keberatan Bank                                      submit an objection, when the decision on the Bank's
    tersebut telah ditetapkan.                                                              objection is determined.

    Pajak Tangguhan                                                                         Deferred Tax

    Pengaruh pajak tangguhan atas beda waktu yang                                           The tax effects of significant temporary differences
    signifikan antara pelaporan komersial dan perpajakan                                    between commercial reporting and tax purposes are as
    adalah sebagai berikut:                                                                 follows:
                                                                                 2025
                                                                                        Didebitkan
                                                               Didebitkan              (dikreditkan)
                                                              (dikreditkan)           ke penghasilan
                                                              ke laba rugi/         komprehensif lain/
                                        1 Januari/          Debited (credited)     Debited (credited) to     31 Desember/
                                        January 1,               to profit         other comprehensive       December 31,
                                           2025                  and loss                 income                 2025
                                            Rp                      Rp                      Rp                    Rp

   Cadangan imbalan pasca kerja          3.148.218.265            868.974.158              360.873.014         4.378.065.437    Employee benefits obligation
   Cadangan kerugian                                                                                                            Allowance for impairment
      penurunan nilai                   44.295.242.694         64.789.922.622                       -        109.085.165.316       losses
   Penyusutan dan amortisasi               244.015.977            863.115.699                       -          1.107.131.676    Depreciation and amortization
   Cadangan bonus dan THR                4.057.318.106            971.334.721                       -          5.028.652.827    Bonus and festive allowances
   Aset hak-guna                            85.282.281            595.748.719                       -            681.031.000    Right-of-use assets
   Liabilitas sewa                         (51.102.940)          (596.268.568)                      -           (647.371.508)   Lease liabilities
   Kerugian penurunan nilai atas                                                                                                Impairment loss from
      agunan diambil alih                 322.434.441             126.429.045                       -           448.863.486        foreclosed asset
   (Keuntungan) kerugian yang belum
      direalisasi atas efek-efek yang                                                                                           Unrealized (gain) losses on
      diukur pada nilai wajar melalui                                                                                             financial assets at fair value through
      penghasilan komprehensif lain         17.570.544                      -              (90.457.366)          (72.886.822)     other comprehensive income

   Aset pajak tangguhan - bersih        52.118.979.368         67.619.256.396              270.415.648       120.008.651.412    Deferred tax assets - net

                                                                                 2024
                                                                                        Didebitkan
                                                                                       (dikreditkan)
                                                          Didebitkan (dikreditkan)    ke penghasilan
                                                               ke laba rugi/         komprehensif lain/
                                        1 Januari/          Debited (credited)     Debited (credited) to     31 Desember/
                                        January 1,                to profit        other comprehensive       December 31,
                                           2024                   and loss                income                 2024
                                            Rp                       Rp                     Rp                    Rp

   Cadangan imbalan pasca kerja          2.364.348.648             921.611.669            (137.742.052)        3.148.218.265    Employee benefits obligation
   Cadangan kerugian                                                                                                            Allowance for impairment
      penurunan nilai                   21.302.312.810          22.992.929.884                       -        44.295.242.694       losses
   Penyusutan dan amortisasi               131.898.758             112.117.219                       -           244.015.977    Depreciation and amortization
   Cadangan bonus dan THR                1.619.957.277           2.437.360.829                       -         4.057.318.106    Bonus and festive allowances
   Aset hak-guna                                   -                85.282.281                       -            85.282.281    Right-of-use assets
   Liabilitas sewa                                 -               (51.102.940)                      -           (51.102.940)   Lease liabilities
   Kerugian penurunan nilai atas                                                                                                Impairment loss from
      agunan diambil alih                            -             322.434.441                       -           322.434.441       foreclosed asset
   Kerugian yang belum
      direalisasi atas efek-efek yang                                                                                           Unrealized losses on
      diukur pada nilai wajar melalui                                                                                             financial assets at fair value through
      penghasilan komprehensif lain                  -                      -               17.570.544            17.570.544      other comprehensive income

   Aset pajak tangguhan - bersih        25.418.517.493          26.820.633.383            (120.171.508)       52.118.979.368    Deferred tax assets - net


    Pillar Two Global Minimum Tax                                                           Pillar Two Global Minimum Tax

    Pada Desember 2024, pemerintah Indonesia, tempat                                        In December 2024, the government of Indonesia, where
    Bank didirikan, mengesahkan peraturan pajak                                             the Bank is incorporated, enacted the Pillar Two income
    penghasilan Pilar Dua yang berlaku mulai 1 Januari                                      taxes legislation effective from January 1, 2025 by
    2025 dengan mengeluarkan Peraturan Menteri                                              issuing Ministry of Finance (“MOF”) Regulation No. 136
    Keuangan No. 136 Tahun 2024 (“PMK-136”). Bank                                           Year 2024 (“PMK-136”). Bank does not expect material
    tidak berekspektasi terdapat eksposur material                                          exposure to Pillar Two income taxes to the financial
    terhadap pajak penghasilan Pilar Dua atas laporan                                       statement.
    keuangan ini.

    Kredivo Group secara berkelanjutan menilai dampak                                       Kredivo Group continuously assess the impact of the
    peraturan pajak penghasilan Pilar Dua terhadap                                          Pillar Two income taxes legislation on its future financial
    kinerja keuangannya di masa depan.                                                      performance.


                                                                           - 51 -
Page 420
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                  PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                             DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                            FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

20.   LIABILITAS IMBALAN KERJA                                       20.   EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION

      Bank menghitung imbalan kerja imbalan pasti untuk                    The Bank calculates defined post-employment benefits
      karyawan sesuai dengan Undang-undang Cipta Kerja                     for its employees in accordance with Job Creation Law
      No. 6/2023. Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah                    No. 6/2023. As of December 31, 2025, the number of
      karyawan yang berhak memperoleh manfaat tersebut                     employees entitled to the benefits is 340 permanent
      sebanyak 340 karyawan tetap dan 28 karyawan                          employees and 28 Fixed Term Employment Contract
      Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (2024: 239 karyawan                  (2024: 239 permanent employees and 17 Fixed Term
      tetap dan 17 karyawan Perjanjian Kerja Waktu                         Employment Contract) (unaudited).
      Tertentu) (tidak diaudit).

      Liabilitas imbalan pascakerja imbalan pasti                          The defined employment benefit liabilities plan typically
      memberikan eksposur Bank terhadap risiko aktuarial                   exposes the Bank to actuarial risks such as interest rate
      seperti risiko tingkat bunga, risiko harapan hidup, dan              risk, longevity risk, and salary risk.
      risiko gaji.

      Risiko Tingkat Bunga                                                 Interest risk

      Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan                      A decrease in the bond interest rate will increase the
      liabilitas program.                                                  plan liability.

      Risiko Harapan Hidup                                                 Longevity risk

      Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan                   The present value of the defined benefit plan liability is
      mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas peserta                calculated by reference to the best estimate of the
      program baik selama dan setelah kontrak kerja.                       mortality of plan participants both during and after their
      Peningkatan harapan hidup peserta program akan                       employment. An increase in the life expectancy of the
      meningkatkan liabilitas program.                                     plan participants will increase the plan’s liability.

      Risiko Gaji                                                          Salary risk

      Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan                   The present value of the defined benefit plan liability is
      mengacu pada gaji masa depan peserta program.                        calculated by reference to the future salaries of plan
      Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan                  participants. As such, an increase in the salary of the
      meningkatkan liabilitas program itu.                                 plan participants will increase the plan’s liability.

      Beban imbalan pasti yang diakui di dalam laporan laba                Amounts recognized in the statement of profit or loss in
      rugi:                                                                respect of the defined benefit plans are as follows:

                                                    2025                      2024
                                                     Rp                        Rp

      Biaya jasa                                                                               Service cost
        Biaya jasa kini                            6.573.355.829             4.718.630.129      Current service cost
        Biaya jasa lalu                           (1.240.228.510)                      -        Past service cost
      Biaya bunga bersih                             883.925.356               717.095.783     Net interest expense
      Pengukuran kembali manfaat jangka                                                        Remeasurement of other
        panjang lainnya                             101.676.776                 (24.874.673)    long-term employee benefits

      Jumlah yang diakui dalam laporan                                                         Amount recognized in the profit or loss
        laba rugi (Catatan 27)                     6.318.729.451             5.410.851.239      (Note 27)




                                                            - 52 -
Page 421
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                          PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                     DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                    FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

    Beban imbalan pasti yang diakui di dalam penghasilan           Amounts recognized in the other comprehensive
    komprehensif lain:                                             income in respect of the defined benefit plans are as
                                                                   follows:

                                                 2025                 2024
                                                  Rp                   Rp

    (Keuntungan) kerugian aktuaria:                                                   Actuarial (gain) losses:
      Dampak perubahan asumsi
        keuangan                                1.070.357.841         (371.139.627)    Changes in financial assumption
      Penyesuaian pengalaman                      569.974.043         (254.960.610)    Experience adjustments
    Jumlah yang diakui dalam penghasilan                                              Amounts recognized in the current year
      komprehensif lainnya periode kini         1.640.331.884         (626.100.237)    other comprehensive income

   Perubahan dari nilai kini kewajiban imbalan pasti               Movements in present value of the defined benefits
   adalah sebagai berikut:                                         obligation were as follows:

                                                 2025                 2024
                                                  Rp                   Rp

   Nilai kini kewajiban imbalan pasti                                                 Present value of the defined benefit
     pada awal tahun                           14.641.919.734       10.747.039.312       obligation at beginning of the year
   Penyesuaian oleh                                                                   Adjustment due to
     perpindahan karyawan                             550.852          331.836.710       employees transfer
   Biaya jasa kini                              6.573.355.829        4.718.630.129    Current service cost
   Biaya jasa lalu                             (1.240.228.510)                 -      Past service cost
   Beban bunga                                    883.925.356          717.095.783    Interest cost
   Pembayaran manfaat                          (2.368.846.918)      (1.221.707.290)   Benefits paid
   Pengukuran kembali manfaat jangka                                                  Remeasurement of other
     panjang lainnya                             101.676.776           (24.874.673)      long-term employee benefits
   Pengukuran kembali kerugian (keuntungan):                                          Remeasurement losses (gain):
     (Keuntungan) kerugian aktuarial yang
        timbul dari perubahan asumsi                                                    Actuarial (gain) loss from changes in
        keuangan                                1.070.357.841         (371.139.627)       financial assumption
     Keuntungan aktuarial yang timbul dari                                              Actuarial gain from changes in
        penyesuaian atas pengalaman              569.974.043          (254.960.610)       experience adjustments
   Nilai kini kewajiban imbalan pasti                                                 Present value of the defined benefit
     pada akhir tahun                          20.232.685.003       14.641.919.734      obligation at the end of the year

    Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan               Significant actuarial assumptions for the determination
    liabilitas imbalan pasti adalah tingkat diskonto dan           of the defined benefits obligation are discount rate and
    kenaikkan gaji yang diharapkan. Analisis sensitivitas          expected salary increase. The sensitivity analysis below
    di bawah ini ditentukan berdasarkan masing-masing              have been determined based on reasonably possible
    perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada akhir               changes of the respective assumptions occurring at the
    periode pelaporan, dengan semua asumsi lain                    end of the reporting period, while holding all other
    konstan.                                                       assumptions constant.

    Jika tingkat diskonto lebih tinggi (lebih rendah) 1%,          If the discount rate is 1% basis points higher (lower), the
    kewajiban     imbalan     pasti    akan     berkurang          defined benefits obligation would decrease by
    sebesar Rp 2.115.910.728 (meningkat sebesar                    Rp 2,115,910,728 (increase by Rp 2,494,413,903) as of
    Rp 2.494.413.903) pada tanggal 31 Desember 2025                December        31,      2025     and     decrease       by
    dan berkurang sebesar Rp 1.276.112.720 (meningkat              Rp 1,276,112,720 (increase by Rp 1,763,250,899) as of
    sebesar     Rp    1.763.250.899)      pada     tanggal         December 31, 2024.
    31 Desember 2024.

    Jika pertumbuhan gaji yang diharapkan naik (turun)             If the expected salary growth increases (decreases) by
    sebesar 1% kewajiban imbalan pasti akan naik                   1%, the defined benefits obligation would increase by
    sebesar    Rp   2.489.755.258     (turun  sebesar              Rp 2,489,755,258 (decrease by Rp 2,156,359,585) as
    Rp 2.156.359.585) pada tanggal 31 Desember 2025                of December 31, 2025 and increase by
    dan naik sebesar Rp 1.780.414.315 (turun sebesar               Rp 1,780,414,315 (decrease by Rp 1,319,418,824) as
    Rp 1.319.418.824) pada tanggal 31 Desember 2024.               of December 31, 2024.




                                                          - 53 -
Page 422
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                             PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                        DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                       FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin                           The sensitivity analysis presented above may not be
      tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam                                 representative of the actual change in the defined
      kewajiban imbalan pasti mengingat bahwa perubahan                              benefits obligation as it is unlikely that the change in
      asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain                              assumptions would occur in isolation of one another as
      karena beberapa asumsi tersebut mungkin                                        some of the assumptions may be correlated.
      berkorelasi.

      Perhitungan liabilitas imbalan kerja pada tanggal                              The calculation of employee benefit obligation as of
      31 Desember 2025 dan 2024 dilakukan oleh aktuaris                              December 31, 2025 and 2024 was calculated by an
      independen, KKA Riana & Rekan, dengan                                          independent actuary, KKA Riana & Rekan, using the
      menggunakan asumsi-asumsi utama, sebagai berikut:                              following key assumptions:

                                                       2025                                    2024

      Tingkat diskonto                                6,75%                                     7,25%               Discount rate
      Tingkat kenaikan gaji                            9,0%                                      9,0%               Salary increment rate
      Tingkat kematian                            100% TMI-IV                               100% TMI-IV             Mortality rate
      Tingkat cacat                                10% TMI-IV                                10% TMI-IV             Disability rate
      Tingkat pengunduran diri               10% sampai dengan                         10% sampai dengan            Resignation rate
                                               usia 30 tahun dan                         usia 30 tahun dan
                                            menurun secara linear                     menurun secara linear
                                              sampai dengan 0%                          sampai dengan 0%
                                          pada usia pensiun normal/                 pada usia pensiun normal/
                                            10% up to age 30 and                      10% up to age 30 and
                                              reducing linearly to                      reducing linearly to
                                           0% at the age of normal                   0% at the age of normal
                                                 retirement age                            retirement age


21.   LIABILITAS LAIN-LAIN                                                    21.    OTHER LIABILITIES

                                                          2025                        2024*)
                                                           Rp                           Rp

      Bunga masih harus dibayar                        62.350.229.417               27.438.441.688      Accrued interest expense
      Pendapatan bunga ditangguhkan                    47.842.365.661               21.362.517.465      Deferred interest income
      Cadangan atas Tunjangan Hari Raya                                                                 Accrued of festive allowances
        dan bonus                                      17.024.675.490               13.215.900.928        and bonuses
      Liabilitas sewa                                   8.664.730.969                1.814.720.939      Lease liabilities

      Jumlah                                          135.882.001.537               63.831.581.020      Total

      *) Setelah direklasifikasi (Catatan 40)                                                           *) As reclassified (Note 40)


22.   MODAL SAHAM                                                             22.    CAPITAL STOCK

      Berdasarkan laporan Biro Administrasi Efek, rincian                            Based on report from the Securities Administration
      pemegang saham Bank pada tanggal 31 Desember                                   Bureau, the Bank’s stockholders as of December 31,
      2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                          2025 and 2024 are as follows:

                                                                    2025 dan/and 2024
                                                 Jumlah saham         % kepemilikan/             Jumlah/
               Pemegang saham                   Number of shares     % of ownership              Amount                       Shareholders
                                                      Rp                                           Rp

      PT FinAccel Teknologi Indonesia               2.756.042.477               75,00%         275.604.247.700     PT FinAccel Teknologi Indonesia
      PT Sun Land Investama                           182.533.737                4,97%          18.253.373.700     PT Sun Land Investama
      Sundjono Suriadi                                180.471.077                4,91%          18.047.107.700     Sundjono Suriadi
      PT Sun Antarnusa Investment                     178.971.567                4,87%          17.897.156.700     PT Sun Antarnusa Investment
      Masyarakat                                      376.704.443               10,25%          37.670.444.300     Public

      Jumlah                                        3.674.723.301              100,00%         367.472.330.100     Total




                                                                     - 54 -
Page 423
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                   PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                              DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                             FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

23.   TAMBAHAN MODAL DISETOR                                        23.   ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL

                                                    2025 dan/and 2024
                                                           Rp

      Tambahan modal disetor - amnesti pajak               250.000.000        Additional paid-in capital - tax amnesty
      Kelebihan penerimaan diatas                                             Excess of proceeds from issuance of
        nilai nominal saham                           2.223.435.942.304         Share capital over par value

      Jumlah                                          2.223.685.942.304       Total

      Pada tanggal 15 Juli 2016, Pemerintah mengeluarkan
      [                                                                   On July 15, 2016, the Government issued a tax
      regulasi pajak berupa Peraturan Menteri Keuangan                    regulation in the form of the Minister of Finance
      (PMK) Nomor 118/PMK.03/2016 tentang Pelaksanaan                     Regulation      (PMK)      Number     118/PMK.03/2016
      Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang                           concerning the Implementation of Law Number 11 Year
      Pengampunan Pajak, berupa program Tax Amnesty.                      2016 concerning Tax Amnesty, in the form of the Tax
      Program Tax Amnesty merupakan sarana atau                           Amnesty program. The Tax Amnesty Program is a
      fasilitas yang diberikan kepada semua wajib pajak                   facility or facility provided to all taxpayers of both
      baik Entitas maupun Pribadi yang memiliki Aset tetapi               Entities and Individuals who own Assets but have not
      belum dilaporkan dalam laporan SPT (Surat                           been reported in the SPT report (Annual Notification
      Pemberitahuan Tahunan) dengan cara membayar                         Letter) by paying a ransom.
      uang tebusan.

      Manajemen memutuskan mengikuti program Tax                          Management decided to join the Tax Amnesty program.
      Amnesty tersebut. Dalam PSAK 370 "Akuntansi Aset                    In PSAK 370 "Accounting for Tax Amnesty Assets &
      & Liabilitas Pengampunan Pajak", tambahan aset                      Liabilities", an additional asset of Rp 250,000,000 was
      sebesar Rp 250.000.000 dicatat sebagai tambahan                     recorded as additional paid-in capital. As explained in
      modal disetor. Sebagaimana dijelaskan dalam                         paragraph 12 of PSAK 370, "The entity recognizes the
      paragraf 12 dalam PSAK 370 bahwa "Entitas                           difference between the tax amnesty asset and the tax
      mengakui selisih antara aset pengampunan pajak dan                  amnesty liability in equity in the additional paid-in
      liabilitas pengampunan pajak di ekuitas dalam pos                   capital. The amount cannot be recognized as a realized
      tambahan modal disetor. Jumlah tersebut tidak dapat                 gain or loss or reclassified to retained earnings".
      diakui sebagai laba rugi direalisasi maupun
      direklasifikasi ke saldo laba".

      Tambahan modal disetor yang berasal dari                            Additional paid-in capital from limited public offerings I,
      penawaran umum saham terbatas I, II dan III,                        II and III, has been disclosed in Note 1c.
      dijelaskan di Catatan 1c.


24.   SURPLUS REVALUASI ASET                                        24.   ASSET REVALUATION SURPLUS

      Perubahan surplus revaluasi aset adalah sebagai                     The changes in the asset revaluation surplus are as
      berikut:                                                            follows:

                                                  2025                       2024
                                                   Rp                         Rp

      Saldo Awal                               135.187.153.948            147.662.219.863     Beginning Balance
      Penambahan surplus revaluasi                         -                  184.000.000     Addition of revaluation surplus
      Reklasifikasi ke saldo laba                          -              (12.659.065.915)    Reclassification to retained earnings

      Jumlah                                   135.187.153.948            135.187.153.948     Total




                                                           - 55 -
Page 424
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                             PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                        DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                       FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

25.   PENDAPATAN BUNGA                                          25.   INTEREST INCOME

                                              2025                       2024
                                               Rp                         Rp

      Pendapatan bunga diperoleh atas:                                                  Interest income is earned on:
       Penempatan pada Bank Indonesia:                                                     Placement with Bank Indonesia:
         Giro                               2.626.676.521                 900.495.188        Current accounts
         Deposito                           2.860.327.330               3.830.467.085        Deposits
         Surat Berharga Negara (SBN)       72.911.525.023              95.263.371.102        Government Securities (SBN)
       Penempatan pada Bank Lain:                                                          Placements with Other Banks:
         Giro                                   78.133.114                 14.011.488        Current Accounts
         Deposito Bank lain                  4.907.845.053                231.572.603        Other Bank deposits
       Kredit yang diberikan             2.160.878.127.501            970.444.447.396      Loans
       Efek-efek                            36.065.476.539             13.144.600.400      Marketable securities

      Jumlah                             2.280.328.111.081        1.083.828.965.262     Total



26.   BEBAN BUNGA                                               26.   INTEREST EXPENSES

                                              2025                       2024
                                               Rp                         Rp

      Beban bunga terdiri atas:                                                         Interest expense consists of:
       Deposito                           364.525.645.728             107.105.551.684      Deposits
       Tabungan                            62.428.580.112              11.581.823.186      Savings
       Giro                                   588.847.593                  78.142.906      Current accounts
       Lainnya                                176.027.588                         -        Others

      Jumlah                              427.719.101.021             118.765.517.776   Total


27.   BEBAN OPERASIONAL                                         27.   OPERATING EXPENSES

                                              2025                       2024
                                               Rp                         Rp

      Beban Tenaga Kerja                                                                Personnel Expenses
      Beban gaji dan upah                  40.473.149.465              26.887.653.706   Salary and wage expenses
      Beban tenaga kerja lainnya           24.016.482.028              18.781.613.425   Other personnel expenses
      Honor Direksi & Komisaris/                                                        Directors and Commissioner/
         Pengawas                          11.781.185.901               9.340.944.877      Supervisor honor
      Imbalan pasca kerja (Catatan 20)      6.318.729.451               5.410.851.239   Post-employment benefits (Note 20)
      Pendidikan dan pelatihan              2.919.539.127               1.713.460.150   Education and training

      Jumlah                               85.509.085.972              62.134.523.397   Total

      Beban Umum dan Administrasi                                                       General and Administrative Expenses
      Beban promosi                        65.642.937.020              28.410.764.263   Promotional expenses
      Beban teknologi                      61.996.220.314              26.448.750.926   Technology expenses
      Beban barang dan jasa                29.137.710.843              24.595.631.674   Goods and services expenses
      Beban pajak                          17.767.141.489              11.917.870.241   Taxes expenses
      Beban amortisasi (Catatan 11)        11.755.870.052               6.125.193.746   Amortization expenses (Note 11)
      Beban asuransi                                                                    Insurance guarantee
        penjaminan (Catatan 36)            11.575.357.957               1.825.806.410       expenses (Note 36)
      Beban penyusutan (Catatan 12)         7.683.027.747               2.748.676.388   Depreciation expenses (Note 12)
      Beban asuransi lainnya                6.284.707.563               3.301.001.191   Other insurance expenses
      Beban legal dan profesional           3.941.146.679               6.248.645.678   Legal and professional expenses
      Beban sewa                            1.282.743.701                 188.396.269   Rent expenses
      Beban pemeliharaan dan perbaikan      1.257.382.897               1.087.152.649   Maintenance and repairs expenses

      Jumlah                              218.324.246.262             112.897.889.435   Total

                                          303.833.332.234             175.032.412.832


                                                       - 56 -
Page 425
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                      PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                 DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

28.   BEBAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI                                      28.   PROVISION FOR IMPAIRMENT LOSSES

                                                          2025                       2024
                                                           Rp                         Rp

      Giro dan penempatan                                                                            Current accounts and Placements
        pada bank lain (Catatan 7)                        (113.434.628)               284.253.278     with other banks (Note 7)
      Efek-efek (Catatan 8)                                (79.854.363)                  (525.928)   Marketable securities (Note 8)
      Aset yang dimiliki
        untuk dijual                                      307.351.763                 614.703.529    Assets held-for-sale
      Agunan yang diambil alih (Catatan 13)             1.762.965.000                 620.630.000    Foreclosed collateral (Note 13)
      Kredit yang diberikan (Catatan 10)            1.402.367.451.389             631.102.494.070    Loans (Note 10)

      Jumlah                                        1.404.244.479.161             632.621.554.949    Total


29.   SIFAT DAN          TRANSAKSI            DENGAN     PIHAK            29.   NATURE OF RELATIONSHIP AND TRANSACTIONS
      BERELASI                                                                  WITH RELATED PARTIES

      Hubungan dengan pihak berelasi adalah sebagai                             The relationships with related parties are as follows:
      berikut:

                Pihak berelasi/                        Sifat dari hubungan/                             Sifat dari transaksi/
                Related parties                        Nature of relationship                          Nature of transaction

      PT FinAccel Teknologi Indonesia           Entitas Induk/Parent Company             Kredit yang diberikan, Giro dan Liabilitas
                                                                                         segera /Loans, Current accounts,
                                                                                         and Liabilities due immediately
      PT Sun Antarnusa Investment               Pemegang saham Bank/                     Giro/Current accounts
                                                Bank’s Shareholders
      Sundjono Suriadi                          Pemegang saham Bank/                     Giro dan Deposito berjangka/Current accounts
                                                Bank’s Shareholders                      and Time deposits
      PT Sun Land Investama                     Pemegang saham Bank/                     Giro/Current accounts
                                                Bank’s Shareholders
      PT Bandung Pakar                          Entitas yang dikendalikan oleh           Kredit yang diberikan, Giro dan Deposito
                                                pemegang saham Bank/                     berjangka/Loans, Current accounts and
                                                Entity controlled by Bank’s              Time deposits
                                                Shareholders
      PT Hotel Dago Pakar                       Entitas yang dikendalikan oleh           Kredit yang diberikan, Giro dan Deposito
                                                pemegang saham Bank/                     berjangka/Loans, Current accounts and
                                                Entity controlled by Bank’s              Time deposits
                                                Shareholders
      PT Hotel Pakar Indah                      Entitas yang dikendalikan oleh           Giro/Current accounts
                                                pemegang saham Bank/
                                                Entity controlled by Bank’s
                                                Shareholders
      PT Invetco Nusantara                      Entitas yang dikendalikan oleh           Deposito berjangka/Time deposits
                                                pemegang saham Bank/
                                                Entity controlled by Bank’s
                                                Shareholders
      PT Indah Permai Investama                 Entitas yang dikendalikan oleh           Giro/Current accounts
                                                pemegang saham Bank/
                                                Entity controlled by Bank’s
                                                Shareholders
      PT Sunsonindo Textile Investama           Entitas yang dikendalikan oleh           Giro/Current accounts
                                                pemegang saham Bank/
                                                Entity controlled by Bank’s
                                                Shareholders
      PT Sunson Textile Manufacturer            Entitas yang dikendalikan oleh           Giro/Current accounts
                                                pemegang saham Bank/
                                                Entity controlled by Bank’s
                                                Shareholders
      PT Sunindo Investama                      Entitas yang dikendalikan oleh           Giro/Current accounts
                                                pemegang saham Bank/
                                                Entity controlled by Bank’s
                                                Shareholders


                                                                 - 57 -
Page 426
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                           DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                          FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

              Pihak berelasi/                  Sifat dari hubungan/                               Sifat dari transaksi/
              Related parties                  Nature of relationship                            Nature of transaction

   PT Kredivo Finance Indonesia          Pihak berelasi lainnya dalam              Aset lain-lain dan Liabilitas segera/Other
                                         kendali entitas induk akhir yang          assets and Liabilities due immediately
                                         sama/Other related party
                                         controlled under same ultimate
                                         parent
   PT Kredifazz Digital Indonesia        Pihak berelasi lainnya dalam              Aset lain-lain dan Liabilitas segera/Other
                                         kendali entitas induk akhir yang          assets and Liabilities due immediately
                                         sama/Other related party
                                         controlled under same ultimate
                                         parent

    Transaksi dan saldo yang signifikan                                 Significant transactions and balances
                                           31 Desember/            Persentase Aset atau
                                           December 31,              Liabilitas/Assets or
                                               2025                Liabilities Percentage
                                                Rp                             %

    Kredit yang diberikan (Catatan 10)                                                      Loans (Note 10)
    PT FinAccel Teknologi Indonesia         234.895.833.334                1,92%            PT FinAccel Teknologi Indonesia
    PT Bandung Pakar                         42.109.700.024                0,34%            PT Bandung Pakar
    PT Hotel Dago Pakar                       1.750.000.000                0,01%            PT Hotel Dago Pakar
    Pihak berelasi lainnya                   21.394.652.137                0,18%            Others related parties
      Jumlah                                300.150.185.495                2,45%              Total


    Aset lain-lain (Catatan 13)                                                             Other assets (Note 13)
    PT Kredivo Finance Indonesia            333.375.301.503                2,73%            PT Kredivo Finance Indonesia
    PT Kredifazz Digital Indonesia          363.188.113.636                2,97%            PT Kredifazz Digital Indonesia
      Jumlah                                696.563.415.139                5,70%              Total

    Giro (Catatan 15)                                                                       Current accounts (Note 15)
    PT Sunson Textile Manufacturer              631.629.030                0,01%            PT Sunson Textile Manufacturer
    PT Bandung Pakar                            621.317.083                0,01%            PT Bandung Pakar
    PT FinAccel Teknologi Indonesia             185.245.395                0,00%            PT FinAccel Teknologi Indonesia
    PT Hotel Dago Pakar                          62.063.052                0,00%            PT Hotel Dago Pakar
    PT Hotel Pakar Indah                         12.248.050                0,00%            PT Hotel Pakar Indah
    PT Sun Antarnusa Investment                   4.440.594                0,00%            PT Sun Antarnusa Investment
    PT Sunindo Investama                          3.552.449                0,00%            PT Sunindo Investama
    PT Sunsonindo Textile Investama               1.114.767                0,00%            PT Sunsonindo Textile Investama
    PT Sun Land Investama                         1.101.498                0,00%            PT Sun Land Investama
    PT Indah Permai Investama                     1.025.647                0,00%            PT Indah Permai Investama
    Pihak berelasi lainnya                    6.318.120.199                0,07%            Other related parties
      Jumlah                                  7.841.857.764                0,09%              Total

    Tabungan (Catatan 16)                                                                   Savings (Note 16)
    Manajemen kunci                             934.481.908                0,01%            Key management
    Pihak berelasi lainnya                    7.035.511.627                0,08%            Other related parties
      Jumlah                                  7.969.993.535                0,09%              Total
    Deposito berjangka (Catatan 17)                                                         Time deposits (Note 17)
    PT Invetco Nusantara                      4.797.191.404                0,05%            PT Invetco Nusantara
    PT Bandung Pakar                          4.669.965.185                0,05%            PT Bandung Pakar
    PT Hotel Dago Pakar                       2.237.552.662                0,03%            PT Hotel Dago Pakar
    Manajemen kunci                          10.495.273.709                0,12%            Key management
    Pihak berelasi lainnya                  388.298.232.207                4,44%            Other related parties
      Jumlah                                410.498.215.167                4,69%              Total

    Liabilitas segera (Catatan 14)                                                          Liabilitas due immediately (Note 14)
    PT Kredivo Finance Indonesia             51.187.428.472                0,58%            PT Kredivo Finance Indonesia
    PT Kredifazz Digital Indonesia            7.777.268.487                0,09%            PT Kredifazz Digital Indonesia
      Jumlah                                 58.964.696.959                0,67%              Total




                                                          - 58 -
Page 427
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                               PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                          DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                         FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

                                         31 Desember/             Persentase Aset atau
                                         December 31,               Liabilitas/Assets or
                                             2024                 Liabilities Percentage
                                              Rp                              %

    Kredit yang diberikan (Catatan 10)                                                     Loans (Note 10)
    PT FinAccel Teknologi Indonesia       220.000.000.000                 3,31%            PT FinAccel Teknologi Indonesia
    PT Bandung Pakar                       42.962.107.366                 0,65%            PT Bandung Pakar
    PT Hotel Dago Pakar                     1.750.000.000                 0,03%            PT Hotel Dago Pakar
    Pihak berelasi lainnya                  6.468.536.032                 0,10%            Others related parties
      Jumlah                              271.180.643.398                 4,09%              Total

    Aset lain-lain (Catatan 13)                                                            Other assets (Note 13)
    PT Kredivo Finance Indonesia          212.827.092.980                 3,20%            PT Kredivo Finance Indonesia
    PT Kredifazz Digital Indonesia        175.772.037.295                 2,64%            PT Kredifazz Digital Indonesia
     Jumlah                               388.599.130.275                 5,84%              Total

    Giro (Catatan 15)                                                                      Current accounts (Note 15)
    PT FinAccel Teknologi Indonesia           150.773.288                 0,00%            PT FinAccel Teknologi Indonesia
    PT Hotel Pakar Indah                      141.198.765                 0,00%            PT Hotel Pakar Indah
    PT Hotel Dago Pakar                        89.864.838                 0,00%            PT Hotel Dago Pakar
    PT Sunson Textile Manufacturer             18.857.798                 0,00%            PT Sunson Textile Manufacturer
    PT Sun Antarnusa Investment                 5.084.547                 0,00%            PT Sun Antarnusa Investment
    PT Sunindo Investama                        4.584.862                 0,00%            PT Sunindo Investama
    PT Sun Land Investama                       2.653.082                 0,00%            PT Sun Land Investama
    PT Sunsonindo Textile Investama             1.304.059                 0,00%            PT Sunsonindo Textile Investama
    PT Indah Permai Investama                   1.200.000                 0,00%            PT Indah Permai Investama
    PT Bandung Pakar                            1.158.385                 0,00%            PT Bandung Pakar
    Pihak berelasi lainnya                  5.433.487.297                 0,16%            Other related parties
      Jumlah                                5.850.166.921                 0,16%              Total

    Tabungan (Catatan 16)                                                                  Savings (Note 16)
    Manajemen kunci                           334.827.351                 0,01%            Key management
    Pihak berelasi lainnya                  3.061.981.949                 0,09%            Other related parties
      Jumlah                                3.396.809.300                 0,10%              Total
    Deposito berjangka (Catatan 17)                                                        Time deposits (Note 17)
    PT Invetco Nusantara                    4.637.282.377                 0,14%            PT Invetco Nusantara
    PT Bandung Pakar                        4.541.285.322                 0,14%            PT Bandung Pakar
    PT Hotel Dago Pakar                     2.175.853.407                 0,07%            PT Hotel Dago Pakar
    Manajemen kunci                         6.249.616.922                 0,19%            Key management
    Pihak berelasi lainnya                 59.908.747.082                 1,80%            Other related parties
      Jumlah                               77.512.785.110                 2,34%              Total

    Liabilitas segera (Catatan 14)                                                         Liabilitas due immediately (Note 14)
    PT Kredivo Finance Indonesia           25.228.403.080                 0,76%            PT Kredivo Finance Indonesia
    PT Kredifazz Digital Indonesia          2.808.062.564                 0,08%            PT Kredifazz Digital Indonesia
      Jumlah                               28.036.465.644                 0,84%              Total

    Kompensasi dibayarkan kepada Dewan Komisaris                       Compensation was paid to the Board of
    selama tahun berakhir pada 31 Desember 2025                        Commissioners for the year ended December 31, 2025
    sebesar Rp 2.095.190.174 (2024: Rp 1.891.067.735),                 amounting       to    Rp       2,095,190,174   (2024:
    sedangkan remunerasi untuk Direksi selama tahun                    Rp 1,891,067,735), meanwhile, the remuneration for
    berakhir pada 31 Desember 2025 sebesar                             the Board of Directors for the year ended December 31,
    Rp 9.685.995.727 (2024: Rp 7.449.877.142).                         2025 amounted to Rp 9,685,995,727 (2024:
                                                                       Rp 7,449,877,142).




                                                         - 59 -
Page 428
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                           DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                          FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

30.   KOMITMEN DAN KONTINJENSI                                     30.   COMMITMENTS AND CONTINGENCIES

                                                 2025                       2024
                                                  Rp                         Rp
      Komitmen                                                                              Commitment
      Liabilitas Komitmen                                                                   Commitment Liabilities
      Fasilitas kredit yang belum digunakan   (87.377.186.339)           (25.904.426.290)   Unused loan facilitIes

      Kontinjensi                                                                           Contingencies
      Tagihan Kontinjensi                                                                   Contingent Receivables
      Pendapatan bunga                                                                      Interest income
        yang ditangguhkan                     175.386.657.493             66.247.717.409       in suspend

      Liabilitas Kontinjensi                                                                Contingent Liabilities
      Lain-lain                                (2.962.681.975)            (4.645.807.410)   Others

      Jumlah Kontinjensi                      172.423.975.518             61.601.909.999    Total Contingencies

      Jumlah Liabilitas Komitmen dan                                                        Total Commitment Liabilities
        Kontinjensi - Bersih                   85.046.789.179             35.697.483.709      and Contingencies-Net

      Bank menghadapi beberapa tuntutan hukum,                           The Bank is facing various unresolved legal actions,
      pengurusan administrasi, dan klaim yang belum                      administrative proceedings, and claims in the ordinary
      terselesaikan, yang berhubungan dengan kegiatan                    course of its business. It is not possible to predict with
      usaha Bank. Tidak memungkinkan untuk memastikan                    certainty whether the Bank will ultimately be successful
      apakah Bank akan memenangkan masalah atau                          in any of these legal matters or, if not, what the impact
      tuntutan hukum tersebut, atau dampaknya jika Bank                  might be. However, the Bank’s management does not
      kalah. Namun demikian, manajemen Bank yakin                        expect that the result in any of these proceedings will
      bahwa hasil keputusan masalah atau tuntutan hukum                  have a material adverse effect on the Bank’s result of
      tersebut tidak akan membawa dampak yang signifikan                 operations, financial position, or liquidity.
      pada hasil usaha, posisi keuangan atau likuiditas
      Bank.


31.   LABA PER SAHAM                                               31.   EARNINGS PER SHARE

      Berikut adalah perhitungan laba bersih per saham                   The following presents the computations of basic and
      dasar dan dilusian:                                                diluted earnings per share:

                                                 2025                       2024
                                                  Rp                         Rp
      Laba bersih untuk perhitungan laba                                                    Net income for computation
        per saham dasar/dilusian              143.284.784.067            124.060.349.375     of basic/diluted earnings per share

      Rata-rata tertimbang jumlah saham                                                     Weighted average number of ordinary
       biasa untuk perhitungan laba                                                          shares for computation
       bersih per saham dasar/dilusian          3.674.723.301              3.674.723.301     of basic/diluted earnings per share

      Laba bersih per saham dasar/dilusian                39                         34     Basic/diluted earnings per share

      Laba bersih per saham dasar dan dilusian adalah                    Basic and diluted earnings per share are the same,
      sama, karena Bank tidak memiliki potensi dilutif atas              because the Bank does not have dilutive effect of
      saham yang telah dikeluarkan.                                      issued share.




                                                          - 60 -
Page 429
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                           DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                          FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

32.   SEGMEN OPERASI                                                  32.   OPERATING SEGMENT

                                                                  2025
                                          Bandung                Jakarta             Jumlah/Total
                                            Rp                     Rp                    Rp

      Pendapatan bunga                 2.239.637.535.326        40.690.575.755      2.280.328.111.081    Interest income
      Beban bunga                        (12.155.142.313)     (415.563.958.708)      (427.719.101.021)   Interest expenses

      Pendapatan bunga - bersih        2.227.482.393.013      (374.873.382.953)     1.852.609.010.060    Interest income - net

      Pendapatan operasional lainnya       37.053.984.555         4.459.283.680        41.513.268.235    Other operating income
      Beban kerugian penurunan nilai   (1.392.169.719.995)      (12.074.759.166)   (1.404.244.479.161)   Provision for impairment losses
      Beban operasional                  (259.407.646.161)      (44.425.686.073)     (303.833.332.234)   Operating expenses

      Laba operasional                   612.959.011.412      (426.914.544.512)      186.044.466.900     Operating income

      Pendapatan non-operasional              221.168.209            3.607.967            224.776.176    Non-operating income
      Beban non-operasional                (1.615.686.427)        (356.150.458)        (1.971.836.885)   Non-operating expenses

      Laba sebelum pajak                 611.564.493.194      (427.267.087.003)      184.297.406.191     Profit before tax

      Aset Segmen                                                                                        Segment Assets
      Kredit yang diberikan - bruto    8.290.439.992.187       341.765.037.409      8.632.205.029.596    Loans - gross
      Total aset                       4.159.967.202.447     8.054.429.282.197     12.214.396.484.644    Total assets

      Liabilitas Segmen                                                                                  Segment Liability
      Total simpanan nasabah            (495.673.462.377)    (7.902.755.435.628)   (8.398.428.898.005)   Deposits from customers
      Total liabilitas                  (712.662.908.453)    (8.039.385.213.848)   (8.752.048.122.301)   Total liabilities

                                                                  2024
                                          Bandung                Jakarta             Jumlah/Total
                                            Rp                     Rp                    Rp

      Pendapatan bunga                 1.051.600.762.842        32.228.202.420      1.083.828.965.262    Interest income
      Beban bunga                         (4.153.234.791)     (114.612.282.985)      (118.765.517.776)   Interest expenses

      Pendapatan bunga - bersih        1.047.447.528.051       (82.384.080.565)      965.063.447.486     Interest income - net

      Pendapatan operasional lainnya       9.298.679.394          1.240.288.749        10.538.968.143    Other operating income
      Beban kerugian penurunan nilai    (631.347.481.556)        (1.274.073.393)     (632.621.554.949)   Provision for impairment losses
      Beban operasional                 (168.481.877.439)        (6.550.535.393)     (175.032.412.832)   Operating expenses

      Laba operasional                   256.916.848.450       (88.968.400.602)      167.948.447.848     Operating income

      Pendapatan non-operasional              126.630.233            97.117.757           223.747.990    Non-operating income
      Beban non-operasional                (5.888.305.342)       (1.946.770.904)       (7.835.076.246)   Non-operating expenses

      Laba sebelum pajak                 251.155.173.341       (90.818.053.749)      160.337.119.592     Profit before tax

      Aset Segmen                                                                                        Segment Assets
      Kredit yang diberikan - bruto    3.877.495.450.393       369.245.026.363      4.246.740.476.756    Loans - gross
      Total aset                       6.181.928.951.012       469.518.948.681      6.651.447.899.693    Total assets

      Liabilitas Segmen                                                                                  Segment Liability
      Total simpanan nasabah            (111.570.589.818)    (3.047.205.558.579)   (3.158.776.148.397)   Deposits from customers
      Total liabilitas                  (233.962.858.949)    (3.097.445.145.531)   (3.331.408.004.480)   Total liability




                                                             - 61 -
Page 430
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                     PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                                DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                               FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

33.   ASET   DAN     LIABILITAS    KEUANGAN                                      33.     FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES BASED ON
      BERDASARKAN SISA UMUR JATUH TEMPO                                                  REMAINING PERIOD TO MATURITY

      Jatuh tempo aset dan liabilitas Bank pada tanggal                                  The maturities of the Bank's assets and liabilities as at
      31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                  December 31, 2025 and 2024 are as follows:

                                                                          2025
                                   ≤ 1 tahun/        > 1 ≤ 5 tahun/                    > 5 tahun/              Jumlah/
                                    ≤ 1 year         > 1 ≤ 5 years                     > 5 years                Total
                                       Rp                 Rp                              Rp                     Rp

      ASET                                                                                                                      ASSETS
      Giro dan penempatan                                                                                                       Current accounts and placements
        pada Bank Indonesia       515.546.037.438                     -                             -        515.546.037.438      with Bank Indonesia
      Giro dan penempatan                                                                                                       Current accounts and placements
        pada Bank lain             203.925.433.595                -                                 -         203.925.433.595     with other Banks
      Efek-efek                  1.513.600.978.776    109.957.587.135                               -       1.623.558.565.911   Marketable securities
      Efek yang dibeli dengan                                                                                                   Securities purchased with
        janji dijual kembali       789.986.646.000                 -                           -              789.986.646.000     agreements to resell
      Kredit yang diberikan      7.135.666.136.973   1.388.326.232.923             108.212.659.700          8.632.205.029.596   Loans
      Aset lain-lain               914.688.678.165                 -                           -              914.688.678.165   Other assets
      Jumlah aset               11.073.413.910.947   1.498.283.820.058             108.212.659.700         12.679.910.390.705   Total assets

      LIABILITAS                                                                                                                LIABILITIES
      Liabilitas segera            103.772.566.770                    -                             -         103.772.566.770   Liabilities due immediately
      Giro                          24.698.055.289                    -                             -          24.698.055.289   Current accounts
      Tabungan                   1.765.311.113.636                    -                             -       1.765.311.113.636   Savings
      Deposito berjangka         6.608.419.729.080                    -                             -       6.608.419.729.080   Time deposits
      Simpanan dari bank lain       15.000.000.000                    -                             -          15.000.000.000   Deposits from other banks
      Liabilitas lain-lain         127.217.270.568                    -                             -         127.217.270.568   Other liabilities
      Jumlah liabilitas          8.644.418.735.343                    -                             -       8.644.418.735.343   Total liabilities

      Jumlah - bersih            2.428.995.175.604   1.498.283.820.058             108.212.659.700          4.035.491.655.362   Total - net


                                                                          2024
                                   ≤ 1 tahun/        > 1 ≤ 5 tahun/                    > 5 tahun/              Jumlah/
                                    ≤ 1 year         > 1 ≤ 5 years                     > 5 years                Total
                                       Rp                 Rp                              Rp                     Rp

      ASET                                                                                                                      ASSETS
      Giro dan penempatan                                                                                                       Current accounts and placements
        pada Bank Indonesia       303.381.302.393                     -                             -        303.381.302.393      with Bank Indonesia
      Giro dan penempatan                                                                                                       Current accounts and placements
        pada Bank lain            317.360.061.267                 -                            -             317.360.061.267      with other Banks
      Efek-efek                   762.856.784.007      31.657.461.228              100.069.510.716           894.583.755.951    Marketable securities
      Efek yang dibeli dengan                                                                                                   Securities purchased with
        janji dijual kembali       443.096.625.000                -                            -              443.096.625.000     agreements to resell
      Kredit yang diberikan      3.823.888.109.024    273.485.931.248              149.366.436.484          4.246.740.476.756   Loans
      Aset lain-lain               501.447.001.827                -                            -              501.447.001.827   Other assets
      Jumlah aset                6.152.029.883.518    305.143.392.476              249.435.947.200          6.706.609.223.194   Total assets

      LIABILITAS                                                                                                                LIABILITIES
      Liabilitas segera             62.627.611.793                    -                             -          62.627.611.793   Liabilities due immediately
      Giro                          13.228.131.932                    -                             -          13.228.131.932   Current accounts
      Tabungan                     496.140.110.771                    -                             -         496.140.110.771   Savings
      Deposito berjangka         2.650.459.740.792                    -                             -       2.650.459.740.792   Time deposits
      Liabilitas lain-lain          62.016.860.081                    -                             -          62.016.860.081   Other liabilities
      Jumlah liabilitas          3.284.472.455.369                    -                             -       3.284.472.455.369   Total liabilities

      Jumlah - bersih            2.867.557.428.149    305.143.392.476              249.435.947.200          3.422.136.767.825   Total - net




                                                                      - 62 -
Page 431
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                         PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                  NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                                    DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                                   FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

34.   INSTRUMEN KEUANGAN                                                                 34.   FINANCIAL INSTRUMENTS

      a.   Klasifikasi instrumen keuangan                                                      a.   Classification of financial instruments

           Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai                                          Financial instruments not measured at fair value
           wajar

           Tabel di bawah ini menyajikan nilai wajar                                                The following table sets out the fair values of
           instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai                                          financial instruments not measured at fair value
           wajar dan analisa atas instrumen keuangan                                                and analysis on those financial instruments by level
           tersebut sesuai dengan masing-masing level                                               in the fair value hierarchy. The table does not
           pada hierarki nilai wajar. Tabel ini tidak termasuk                                      include fair value information for financial assets
           informasi nilai wajar untuk aset dan liabilitas                                          and liabilities not measured at fair value if the
           keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar jika                                         varying amount is as reasonable approximation of
           nilai tercatatnya mendekati nilai wajarnya.                                              fair value.

                                                                 2025                                             2024
                                               Nilai tercatat/            Nilai wajar/          Nilai tercatat/            Nilai wajar/
                                              Carrying amount             Fair value           Carrying amount             Fair value
                                                     Rp                       Rp                      Rp                       Rp

           Aset                                                                                                                              Assets
           Diukur pada biaya amortisasi                                                                                                      Measured at amortized cost
             Efek-efek                          141.445.306.297          141.802.000.000         211.537.007.189          211.802.000.000     Marketable securities
             Efek yang dibeli dengan                                                                                                          Securities purchase with
               janji dijual kembali             789.986.646.000           793.622.699.413        443.096.625.000           443.613.571.062      agreements to resell
             Kredit yang diberikan - bersih   7.725.029.524.515         7.725.029.524.515      3.866.032.480.415         3.866.032.480.415    Loans - net
           Jumlah                             8.656.461.476.812         8.660.454.223.928      4.520.666.112.604         4.521.448.051.477   Subtotal

      b.   Nilai wajar instrumen keuangan                                                      b.    Fair value of financial instruments

           Teknik penilaian dan asumsi yang diterapkan                                               Valuation techniques and assumptions applied for
           untuk tujuan pengukuran nilai wajar                                                       the purposes of measuring fair value

           Nilai wajar aset keuangan dan non-keuangan dan                                            The fair value of financial and non-financial assets
           liabilitas keuangan ditentukan sebagai berikut:                                           and financial liabilities are determined as follows:

               Manajemen menganggap bahwa nilai                                                           Management considers that the carrying
                tercatat kas, giro dan penempatan pada                                                      amount of cash, current accounts and
                Bank Indonesia, giro dan penempatan pada                                                    placements with Bank Indonesia, current
                bank lain, aset lain-lain dan liabilitas segera,                                            accounts and placements with other banks,
                simpanan nasabah dan liabilitas lain-lain                                                   other assets, deposits from customer, and
                yang diakui dalam laporan keuangan                                                          other liabilities recognized in the financial
                mendekati nilai wajarnya karena jatuh tempo                                                 statement approximate their fair values either
                dalam jangka pendek atau memiliki tingkat                                                   because of their short-term maturities or carry
                suku bunga pasar.                                                                           market rates of interest.

               Nilai wajar efek-efek dengan syarat dan                                                    Fair value of securities with standard terms
                kondisi standar dan diperdagangkan di pasar                                                 and conditions and traded on active markets.
                aktif.

               Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas                                                   Fair value of other financial assets and
                keuangan lainnya (tidak termasuk yang                                                       financial liabilities (excluding those described
                dijelaskan di atas) ditentukan sesuai dengan                                                above) are determined in accordance with
                model penentuan harga yang berlaku umum                                                     generally accepted pricing models on
                berdasarkan analisis discounted cash flow                                                   discounted cash flow analysis using prices
                menggunakan harga dari transaksi pasar                                                      from observable current market transactions
                yang dapat diamati saat ini dan kutipan                                                     and dealer quotes for similar instruments.
                dealer untuk instrumen sejenis.




                                                                              - 63 -
Page 432
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                                  PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                                             DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                                            FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

                Nilai wajar aset tetap (tanah) ditentukan                                                          Fair value of fixed assets (land) were
                 antara     lain     dengan      menggunakan                                                         determined based on market approach that
                 pendekatan pasar yang mempertimbangkan                                                              consider current market value from identical or
                 harga yang baru terjadi di pasar dari                                                               comparable assets transaction, income
                 transaksi aset yang identik atau sebanding,                                                         approach that consider the value of income
                 pendekatan            pendapatan        yang                                                        that generates by the assets during its useful
                 mempertimbangkan pendapatan yang akan                                                               life and calculating the value through
                 dihasilkan aset selama masa manfaatnya                                                              capitalization. Capitalization is conversion
                 dan menghitung nilai melalui proses                                                                 process from revenue into equity through
                 kapitalisasi. Kapitalisasi merupakan konversi                                                       appropriate discount rate, also cost approach
                 pendapatan menjadi sejumlah modal dengan                                                            that based on cost principal that will be paid
                 menggunakan tingkat diskonto yang sesuai,                                                           by the buyer in the market for the assets that
                 serta pendekatan biaya yang berdasarkan                                                             valued less than its cost to buy or to build the
                 prinsip harga yang akan dibayarkan pembeli                                                          comparable assets, except for unfair timing
                 di pasar untuk aset yang akan dinilai, tidak                                                        factor, inconvenience, risk or other factors.
                 lebih dari biaya untuk membeli atau
                 membangun untuk aset yang setara, kecuali
                 ada faktor waktu yang tidak wajar,
                 ketidaknyamanan, risiko atau faktor lainnya.

       Tabel berikut ini memberikan analisis dari nilai                                                          The following table provides an analysis of fair
       wajar aset dan liabilitas yang dikelompokkan ke                                                           value of assets and liabilities, grouped into level 1
       level 1 sampai 3 didasarkan pada sejauh mana                                                              to 3 based on the degree to which the fair value is
       nilai wajar diamati.                                                                                      observable.

                                                                                                2025
                                                                                                                              Jumlah/
                                                          Level 1              Level 2                 Level 3                 Total
                                                            Rp                   Rp                      Rp                     Rp

       Aset keuangan                                                                                                                            Financial assets
         Diukur pada biaya perolehan diamortisasi                                                                                                  Measured at amortized cost
            Efek- efek                                   141.802.000.000                    -                        -        141.802.000.000       Marketable securities
            Kredit yang diberikan                                      -    7.725.029.524.515                        -      7.725.029.524.515       Loans
            Efek yang dibeli dengan janji                                                                                                           Securities purchased with agreements
              dijual kembali                             793.622.699.413                    -                        -        793.622.699.413        to resell
              Subjumlah                                  935.424.699.413    7.725.029.524.515                        -      8.660.454.223.928      Subtotal

           Diukur pada nilai wajar melaui penghasilan                                                                                             Measured at fair value through
             penghasilan komprehensif lain                                                                                                         other comprehensive income
             Efek-efek                                  1.520.967.000.000                   -                        -      1.520.967.000.000      Marketable Securities
           Jumlah                                       2.456.391.699.413   7.725.029.524.515                        -     10.181.421.223.928     Total


       Aset non-keuangan                                                                                                                        Non-financial assets
            Tanah                                                     -      153.077.000.000                         -       153.077.000.000      Land

                                                                                                2024
                                                                                                                              Jumlah/
                                                          Level 1              Level 2                 Level 3                 Total
                                                            Rp                   Rp                      Rp                     Rp

       Aset keuangan                                                                                                                            Financial assets
         Diukur pada biaya perolehan diamortisasi                                                                                                 Measured at amortized cost
            Efek- efek                                   211.802.000.000                    -                        -        211.802.000.000      Marketable securities
            Kredit yang diberikan                                      -    3.866.032.480.415                        -      3.866.032.480.415      Loans
            Efek yang dibeli dengan janji                                                                                                          Securities purchased with agreements
              dijual kembali                             443.613.571.062                    -                        -        443.613.571.062        to resell
              Subjumlah                                  655.415.571.062    3.866.032.480.415                        -      4.521.448.051.477     Subtotal

           Diukur pada nilai wajar melaui penghasilan                                                                                             Measured at fair value through
             penghasilan komprehensif lain                                                                                                         other comprehensive income
             Efek-efek                                    710.000.000.000                   -                        -        710.000.000.000      Marketable Securities
           Jumlah                                       1.365.415.571.062   3.866.032.480.415                        -      5.231.448.051.477     Total


       Aset non-keuangan                                                                                                                        Non-financial assets
            Tanah                                                     -      153.077.000.000                         -        153.077.000.000     Land




                                                                                   - 64 -
Page 433
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                        PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                   DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                  FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

35.   MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN                                            35.   FINANCIAL RISK MANAGEMENT

      Pengenalan dan Gambaran Umum                                               Introduction and Overview

      Bank terus berupaya mengembangkan fungsi                                   Bank continues to develop its risk management
      manajemen risiko secara berkelanjutan, serta terus                         function on an ongoing basis, and continues to develop
      mengembangkan dan meningkatkan kerangka sistem                             and improve the integrated and comprehensive
      pengelolaan risiko dan pengendalian internal yang                          framework of risk management and internal control
      terpadu dan komprehensif. Hal ini dimaksudkan agar                         systems. This is intended to obtain information about
      diperoleh informasi tentang adanya potensi risiko                          potential risks earlier and then take adequate steps to
      secara lebih dini dan selanjutnya mengambil langkah-                       minimize the impact of risks. In the day-to-day
      langkah yang memadai untuk meminimalkan dampak                             implementation of risk management, the Bank is guided
      risiko. Dalam penerapan manajemen risiko sehari-                           by the Policy for the Implementation of Bank Risk
      hari, Bank berpedoman pada Kebijakan Manajemen                             Management which has been approved by the
      Risiko Bank yang telah mendapat persetujuan Direksi                        Directors and approved by the Board of
      dan disahkan Dewan Komisaris.                                              Commissioners.

      Kerangka Manajemen Risiko Bank diimplementasikan                           The Bank's Risk Management Framework is
      melalui kebijakan-kebijakan, prosedur, limit transaksi                     implemented through policies, procedures, transaction
      dan kewenangan, toleransi risiko serta perangkat                           and authority limits, risk tolerance and risk
      manajemen risiko. Bank melakukan pengembangan                              management tools. The Bank continues to develop risk
      manajemen risiko secara berkesinambungan sesuai                            management in accordance with the increasing
      dengan      meningkatnya      perkembangan        dan                      development and complexity of business, strategy and
      kompleksitas bisnis, strategi dan sistem informasi                         management information systems.
      manajemen.

      Organisasi manajemen risiko Bank melibatkan                                The Bank's risk management organization involves
      pengawasan dari Dewan Komisaris dan Direksi. Bank                          supervision from the Board of Commissioners and
      telah membentuk Komite Pemantau Risiko sebagai                             Directors. The Bank has established a Risk Monitoring
      pengawas tertinggi di tingkat Komisaris. Di tingkat                        Committee as the highest supervisor at the
      Direksi telah dibentuk Komite Manajemen Risiko yang                        Commissioner level. At the Board of Directors level, a
      merupakan bagian yang sangat penting dalam                                 Risk Management Committee has been formed which
      pengendalian risiko, control unit yang memantau                            is a very important part of risk control, a control unit that
      seluruh risiko yang terdapat pada kegiatan                                 monitors all risks inherent in the Bank's operational
      operasional Bank. Komite Manajemen Risiko                                  activities. The Risk Management Committee
      menentukan kebijakan dan membahas permasalahan                             determines the policy and discusses the overall risk
      risiko yang dihadapi Bank secara keseluruhan.                              problems faced by the Bank.

      Informasi tambahan kerangka manajemen risiko yang                          The following additional information of risk
      merupakan informasi yang disyaratkan oleh regulasi                         management framework that is required by applicable
      yang berlaku dan bukan/tidak merupakan informasi                           regulations and is not required by Indonesian
      yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi                                 Accounting Standards are disclosed in Note 39.
      Indonesia diungkapkan pada Catatan 39.

      Fungsi dan Ruang Lingkup Manajemen Risiko                                  Functions and Scope of Risk Management

      Sejalan dengan kerangka ketentuan Bank Indonesia,                          In line with the Bank Indonesia regulatory framework,
      Bank senantiasa melakukan pengelolaan risiko untuk                         Bank always manages risks for 8 (eight) types of risk,
      8 (delapan) jenis risiko, yaitu: risiko kredit, risiko pasar,              namely: credit risk, market risk, liquidity risk,
      risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko                operational risk, legal risk, reputation risk, compliance
      reputasi, risiko kepatuhan, dan risiko strategis.                          risk, and strategic risk.

      a.   Manajemen Risiko Kredit                                               a. Credit Risk Management

           Risiko kredit adalah risiko yang terjadi akibat                            Credit risk is the risk arising from the failure of
           kegagalan pihak lawan (counterparty) memenuhi                              counterparties to fulfill their obligations arising
           kewajibannya yang timbul dari aktivitas fungsional                         from the functional activities of the Bank such as
           Bank seperti perkreditan, treasury, dan investasi.                         credit, treasury, and investment.




                                                                  - 65 -
Page 434
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                      PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                 DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

       Fungsi Manajemen Risiko Kredit adalah                        The function of Credit Risk Management is to
       melakukan pemantauan dan mengoordinasikan                    monitor and coordinate the implementation of
       pelaksanaan manajemen risiko kredit dengan                   credit risk management with related work units to
       satuan kerja terkait untuk menghindari kerugian              avoid losses due to defaults on customers or
       akibat gagal bayar nasabah atau counterparty                 counterparties when due to fulfill their obligations
       pada saat jatuh tempo dalam memenuhi                         to the Bank. The Credit Risk Management Division
       kewajiban mereka kepada Bank. Bagian                         performs the functions of identifying and
       Manajemen Risiko Kredit melakukan fungsi                     monitoring credit risk with the following scope:
       identifikasi dan pemantauan risiko kredit dengan
       ruang lingkup sebagai berikut:

       a.   Pemantauan terhadap implementasi strategi               a.   Monitoring of the implementation of the credit
            manajemen         risiko     kredit      yang                risk management strategy recommended by
            direkomendasikan oleh Komite Manajemen                       the Risk Management Committee and
            Risiko dan yang telah disetujui oleh Direksi.                approved by the Board of Directors.
       b.   Pemantauan posisi/eksposur risiko kredit                b.   Monitoring of credit risk positions/exposures,
            antara lain berupa penyusunan laporan                        among others, in the form of preparing reports
            kepada Komite Manajemen Risiko dan                           to the Risk Management Committee and the
            Direksi mengenai perkembangan risiko kredit                  Board of Directors on the development of
            secara berkala, termasuk faktor-faktor                       credit risk on a regular basis, including the
            penyebabnya.                                                 causal factors.
       c.   Pengkajian risiko kredit terhadap usulan                c.   Credit risk assessment of proposed activities
            aktivitas dan/atau produk baru yang diajukan                 and/or new products proposed or developed
            atau dikembangkan oleh suatu unit tertentu                   by a particular unit at the Bank.
            yang ada pada Bank.
       d.   Penyusunan dan penyampaian laporan profil               d.   Periodic preparation and submission of credit
            risiko kredit kepada Presiden Direktur dan                   risk profile reports to the President Director
            Komite Manajemen Risiko secara berkala.                      and Risk Management Committee.
       e.   Setiap kredit dengan plafon diatas                      e.   Every credit with a ceiling above
            Rp 500.000.000 harus mendapatkan opini                       Rp 500,000,000 must get an opinion from the
            dari Satuan Kerja Manajemen Risiko                           Risk Management Work Unit (SKMR),
            (SKMR), Satuan Kerja Kepatuhan dan Legal                     Compliance and Legal Work Unit and
            dan disetujui oleh Pemutus Kredit sesuai                     approved by the Credit Terminator in
            Batas Wewenang Memutus Kredit (BWMK).                        accordance with the Credit Termination
                                                                         Authority Limit (BWMK).
       f.   Bank      secara    teratur meninjau         dan        f.   The Bank regularly reviews and updates the
            memperbarui          Pedoman           Kebijakan             Risk Management Policy Guidelines as a risk
            Manajemen Risiko sebagai proses penilaian                    assessment process.
            risiko.
       g.   Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR),                   g.   The Risk Management Work Unit (SKMR),
            yang independen terhadap kegiatan bisnis,                    which is independent of business activities, is
            bertanggung jawab untuk memberikan                           responsible for providing input on risk for
            masukan atas risiko pada setiap eksposur                     each credit risk exposure that is considered
            risiko kredit yang dinilai signifikan bagi Bank.             significant for the Bank.
       h.   Melakukan Stress Testing terhadap NPL                   h.   Stress Testing the Bank's NPL loan portfolio
            portofolio kredit Bank akibat perubahan                      due to changes in several parameters of
            beberapa parameter kondisi ekonomi makro.                    macroeconomic conditions.

       Mitigasi Risiko Kredit                                       Credit Risk Mitigation

       Dalam      menghitung      ATMR      risiko kredit           In calculating credit risk RWA using the
       menggunakan Standardized Approach, Bank                      Standardized Approach, the Bank can recognize
       dapat mengakui keberadaan agunan, garansi,                   the existence of collateral, guarantees,
       penjaminan atau asuransi kredit sebagai teknik               guarantees or credit insurance as a credit risk
       mitigasi risiko kredit (Teknik MRK).                         mitigation technique (MRK Technique).

       Bank memiliki kebijakan yang menilai agunan                  The Bank has a policy that assesses credit
       kredit berfungsi sebagai cadangan, yaitu apabila             collateral functions as a backup, that is, if the
       Debitur tidak mampu membayar seluruh                         Debtor is unable to pay all obligations arising from
       kewajibannya yang bersumber dari usaha yang                  the business being financed, then the collateral
       dibiayai, maka agunan yang diserahkan kepada                 submitted to the Bank will be a source of payment
       Bank akan menjadi sumber pembayaran untuk                    to cover the remaining obligations of the Debtor.
       menutupi sisa kewajiban dari Debitur.


                                                           - 66 -
Page 435
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                 PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                            DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                           FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

       Bank mengutamakan agunan yang memenuhi                  The Bank prioritizes collateral that meets the
       kriteria dan syarat untuk dapat diperhitungkan          criteria and conditions to be calculated as a
       sebagai faktor pengurang dalam pembentukan              deduction factor in the formation of Allowance for
       Penyisihan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai            Impairment Losses in accordance with applicable
       mengacu kepada peraturan yang berlaku.                  regulations.

       Secara umum prinsip yang digunakan Bank                 In general, the principles used by the Bank in the
       dalam pemilihan agunan berdasarkan pada                 selection of collateral are based on legal certainty,
       kepastian hukum, low correlation antara kualitas        low correlation between credit quality and
       kredit dan nilai agunan, marketability atau             collateral value, marketability or the ability of the
       kemampuan nilai ekonomi agunan saat                     collateral economic value when liquidated, and
       dilikuidasi, dan kemudahan identifikasi lokasi          the ease of identifying collateral locations.
       agunan.

       Bank saat ini mengakui keberadaan agunan                The Bank currently recognizes the existence of
       sebagai Teknik MRK. Dalam menggunakan                   collateral as a MRK technique. In using collateral
       agunan     sebagai  Teknik    MRK,  Bank                as a MRK technique, the Bank pays attention to
       memperhatikan prinsip-prinsip utama yang                the main principles used, namely:
       digunakan, yaitu:

       1.   Teknik MRK hanya diakui apabila ATMR               1.   The MRK Technique is only recognized if the
            Risiko     Kredit   dari   eksposur    yang             Credit Risk RWA of the exposure using the
            menggunakan Teknik MRK lebih rendah dari                MRK Technique is lower than the Credit Risk
            ATMR Risiko Kredit dari eksposur tersebut               RWA of the exposure which does not use the
            yang tidak menggunakan Teknik MRK. Hasil                MRK Technique. Credit Risk RWA calculation
            perhitungan ATMR Risiko Kredit setelah                  results after calculating the lowest impact of
            memperhitungkan dampak Teknik MRK                       the MRK Technique by zero.
            paling rendah sebesar nol.
       2.   Dampak keberadaan agunan yang diakui               2.   The impact of the existence of collateral
            sebagai      Teknik    MRK     tidak  boleh             recognized as MRK Technique must not be
            diperhitungkan ganda dalam perhitungan                  taken into account in calculating Credit Risk
            ATMR Risiko Kredit.                                     RWA.
       3.   Masa berlakunya pengikatan agunan paling           3.   The validity period of collateral binding is at
            kurang sama dengan sisa jangka waktu                    least the same as the remaining period of
            eksposur.                                               exposure.
       4.   Seluruh dokumen agunan yang digunakan              4.   All collateral documents used in the MRK
            dalam Teknik MRK memenuhi persyaratan                   Technique meet the requirements in
            sesuai dengan ketentuan perundang-                      accordance with the applicable laws and
            undangan yang berlaku.                                  regulations.
       5.   Melakukan review untuk memastikan bahwa            5.   Conduct a review to ensure that the collateral
            agunan tetap memenuhi kriteria yang berlaku             still meets the applicable criteria in
            sesuai dengan peraturan Bank Indonesia.                 accordance with Bank Indonesia regulations.
       6.   Dokumentasi yang digunakan dalam Teknik            6.   The documentation used in the MRK
            MRK       harus   memuat     klausul   yang             Technique must contain a clause specifying a
            menetapkan jangka waktu yang wajar untuk                reasonable period of time for collateral
            eksekusi atau pencairan agunan yang                     execution or disbursement based on the
            didasarkan pada terjadinya kondisi yang                 occurrence of conditions that cause the
            menyebabkan        debitur  tidak    mampu              debtor to be unable to carry out his
            melaksanakan kewajibannya sesuai dengan                 obligations in accordance with the agreement
            perjanjian penyediaan dana (events of                   of the provision of funds (events of default).
            default).




                                                      - 67 -
Page 436
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                             PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                        DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                       FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

       Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum                                          The following table presents the Bank’s maximum
       Bank terhadap risiko kredit untuk instrumen                                         exposure to credit risk of financial instruments in
       keuangan pada laporan posisi keuangan dan                                           the statement of financial position and off-balance
       rekening administratif dengan risiko kredit, tanpa                                  sheet accounts with credit risk, without taking into
       memperhitungkan agunan yang dimiliki atau                                           account any collateral held or other credit
       perlindungan kredit lainnya:                                                        enhancement:

                                                             2025                           2024
                                                              Rp                             Rp
       Laporan posisi keuangan                                                                                Statement of financial position
       Giro dan penempatan                                                                                    Current accounts and placements
         pada Bank Indonesia                              515.546.037.438               303.381.302.393         with Bank Indonesia
       Giro dan penempatan                                                                                    Current accounts and placements
         pada bank lain - bersih                        203.721.508.162                 317.042.701.206         with other banks - net
       Efek- efek - bersih                            1.623.536.671.507                 894.482.007.184       Marketable securities - net
       Efek yang dibeli dengan janji                                                                          Securities purchased with agreements
         dijual kembali                                 789.986.646.000                  443.096.625.000        to resell
       Kredit yang diberikan - bersih                 7.725.029.524.515                3.866.032.480.415      Loans - net
       Aset lain-lain                                   914.688.678.165                  501.447.001.827      Other assets

       Rekening administratif dengan                                                                          Off-balance sheet accounts with
         risiko kredit                                                                                          credit risk
       Fasilitas kredit yang diberikan yang
         belum digunakan - committed                    (87.377.186.339)                 (25.904.426.290)     Unused loan facilities - committed
       Liabilitas kontinjensi - lain-lain                (2.962.681.975)                  (4.645.807.410)     Contingent liabilities - others
       Jumlah                                        11.682.169.197.473                6.294.931.884.325      Total

       Bank menerapkan kebijakan dan praktik untuk                                        The Bank implements policies and practices to
       memitigasi risiko kredit. Praktik yang umum                                        mitigate credit risk. The most common practice is
       dilakukan adalah dengan meminta agunan                                             to receive collateral. The Bank implements
       sebagai jaminan. Bank menerapkan berbagai                                          guidelines on the acceptability of specific
       panduan atas jenis-jenis agunan yang dapat                                         collateral that can be accepted to mitigate the
       diterima dalam rangka memitigasi risiko kredit.                                    credit risk. The types of collateral accepted
       Jenis-jenis agunan yang diterima antara lain                                       includes;    mortgage, land       and   building,
       adalah     hipotek, tanah dan       bangunan,                                      inventories, account receivable and financial
       persediaan, piutang usaha dan instrumen                                            instruments.
       keuangan.

       Berikut adalah tabel eksposur kredit dibanding                                      The credit exposure compared with the value of
       dengan nilai jaminan:                                                               collateral are as follows:

                                                                                2025
                                        Korporasi/               Retail/                 Karyawan/              Jumlah/
                                        Corporate                Retail                  Employee                Total
                                           Rp                     Rp                        Rp                    Rp

       Eksposur kredit                474.028.606.411        8.157.944.352.627             232.070.558      8.632.205.029.596   Credit exposure
       Nilai jaminan berdasarkan
          penilaian yang dilakukan                                                                                              Collateral value based on
          oleh Bank                  1.032.783.609.954        476.599.802.820                         -     1.509.383.412.774      Bank's assessment
       Jumlah eksposur kredit                                                                                                   Total unsecured
          tanpa jaminan                41.474.266.418        7.980.067.346.689             232.070.558      8.021.773.683.665      credit exposure
       Porsi eksposur kredit                                                                                                    Unsecured portion
          tanpa jaminan                               -                    97,82%                  100%               92,93%       of credit exposure
       Jenis agunan                                                                                                             Types of collaterals
          Tanah dan bangunan           759.172.819.000        454.912.496.000                         -     1.214.085.315.000      Land and buldings
          Deposito dan tabungan         20.485.874.904            738.356.820                         -        21.224.231.724      Deposits and savings
          Lainnya                      253.124.916.050         20.948.950.000                         -       274.073.866.050      Others
       Jumlah                        1.032.783.609.954        476.599.802.820                         -     1.509.383.412.774   Total




                                                                     - 68 -
Page 437
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                                                                        PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                                                                 NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                                                                                   DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                                                                                  FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

                                                                                                                        2024
                                                    Korporasi/                                     Retail/                              Karyawan/                                   Jumlah/
                                                    Corporate                                      Retail                               Employee                                     Total
                                                       Rp                                           Rp                                     Rp                                         Rp

       Eksposur kredit                            406.500.265.112                    3.840.106.283.311                                      133.928.333                     4.246.740.476.756                   Credit exposure
       Nilai jaminan berdasarkan
          penilaian yang dilakukan                                                                                                                                                                              Collateral value based on
          oleh Bank                               537.281.807.521                             526.739.502.827                            1.402.500.000                      1.065.423.810.348                      Bank's assessment
       Jumlah eksposur kredit                                                                                                                                                                                   Total unsecured
          tanpa jaminan                                               -              3.621.156.762.219                                                      -               3.621.156.762.219                      credit exposure
       Porsi eksposur kredit                                                                                                                                                                                    Unsecured portion
          tanpa jaminan                                               -                                      94,30%                                         -                             85,27%                   of credit exposure
       Jenis agunan                                                                                                                                                                                             Types of collaterals
          Tanah dan bangunan                      262.781.726.000                             501.940.840.000                            1.402.500.000                        766.125.066.000                      Land and buldings
          Deposito dan tabungan                    14.541.694.693                               1.280.122.728                                      -                           15.821.817.421                      Deposits and savings
          Lainnya                                 259.958.386.828                              23.518.540.099                                      -                          283.476.926.927                      Others
       Jumlah                                     537.281.807.521                             526.739.502.827                            1.402.500.000                      1.065.423.810.348                   Total


       Risiko konsentrasi kredit                                                                                                            Credit concentration risks

       Pengungkapan    risiko   kredit    maksimum                                                                                          The disclosure on the maximum credit risk by
       berdasarkan       konsentrasi         sebelum                                                                                        concentration without taking into account any
       memperhitungkan agunan yang dimiliki:                                                                                                collateral held:
                                                                                                                             2025
                                                  Pemerintah
                                               (termasuk Bank
                                                  Indonesia)/             Badan Usaha
                                                 Government               Milik Negara/
                                              (including Bank             State Owned                   Bank/                       Perusahaan/                    Ritel/                     Jumlah/
                                                  Indonesia)               Enterprises                  Banks                        Corporate                     Retail                      Total
                                                      Rp                        Rp                       Rp                             Rp                          Rp                          Rp
       Laporan posisi keuangan                                                                                                                                                                                   Statement of financial position

       Giro dan penempatan                                                                                                                                                                                       Current accounts and placements
         pada Bank Indonesia                     515.546.037.438                          -                         -                             -                           -               515.546.037.438      with Bank Indonesia
       Giro dan penempatan                                                                                                                                                                                       Current accounts and placements
         pada bank lain                                      -             90.037.073.782             113.888.359.813                           -                             -             203.925.433.595        with other banks
       Efek-efek                               1.601.664.161.836                      -                 9.902.835.821                11.991.568.254                           -           1.623.558.565.911      Marketable securities
       Efek yang dibeli dengan janji                                                                                                                                                                             Securities purchased with
         dijual kembali                                      -                            -           789.986.646.000                           -                             -             789.986.646.000        agreements to resell
       Kredit yang diberikan                                 -                            -                       -                 474.028.606.411             8.158.176.423.185         8.632.205.029.596      Loans
       Aset lain-lain                              2.620.478.051                          -             2.922.077.334                96.714.722.594               812.431.400.186           914.688.678.165      Other assets

       Rekening administratif dengan                                                                                                                                                                             Off-balance sheet accounts with
         risiko kredit                                                                                                                                                                                             credit risk
       Fasilitas kredit yang diberikan yang
         belum digunakan - committed                         -                        -                           -                  78.867.809.688                 8.509.376.651            87.377.186.339 Unused loan facilities - committed
       Lain-lain                                             -                        -                           -                   2.868.100.775                    94.581.200             2.962.681.975 Others
       Jumlah                                  2.119.830.677.325           90.037.073.782             916.699.918.968               664.470.807.722             8.979.211.781.222        12.770.250.259.019 Total

       Persentase                                               17%                           1%                        7%                            5%                      70%                       100% Percentage



                                                                                                                             2024
                                                 Pemerintah
                                              (termasuk Bank
                                                 Indonesia)/              Badan Usaha
                                                Government                Milik Negara/
                                              (including Bank             State Owned                   Bank/                       Perusahaan/                    Ritel/                     Jumlah/
                                                 Indonesia)                Enterprises                  Banks                        Corporate                     Retail                      Total
                                                     Rp                         Rp                       Rp                             Rp                          Rp                          Rp
       Laporan posisi keuangan                                                                                                                                                                                   Statement of financial position

       Giro dan penempatan                                                                                                                                                                                       Current accounts and placements
         pada Bank Indonesia                    303.381.302.393                           -                         -                             -                           -               303.381.302.393      with Bank Indonesia
       Giro dan penempatan                                                                                                                                                                                       Current accounts and placements
         pada bank lain                                     -             303.611.352.522              13.748.708.745                           -                             -               317.360.061.267      with other banks
       Efek-efek                                792.834.989.329                       -                58.724.554.025                43.024.212.597                           -               894.583.755.951    Marketable securities
       Efek yang dibeli dengan janji                                                                                                                                                                             Securities purchased with
         dijual kembali                         443.096.625.000                           -                         -                           -                             -             443.096.625.000        agreements to resell
       Kredit yang diberikan                                -                             -                         -               406.500.265.112             3.840.240.211.644         4.246.740.476.756      Loans
       Aset lain-lain                               271.208.887                           -                  38.695.890              49.901.478.847               451.235.618.203           501.447.001.827      Other assets

       Rekening administratif dengan                                                                                                                                                                             Off-balance sheet accounts with
         risiko kredit                                                                                                                                                                                             credit risk
       Fasilitas kredit yang diberikan yang
         belum digunakan - committed                         -                        -                           -                  15.695.995.699                10.208.430.590            25.904.426.289 Unused loan facilities - committed
       Lain-lain                                             -                        -                           -                   4.572.698.910                    73.108.500             4.645.807.410 Others
       Jumlah                                  1.539.584.125.609          303.611.352.522              72.511.958.660               519.694.651.165             4.301.757.368.937         6.737.159.456.893 Total

       Persentase                                               22%                       5%                        1%                            8%                         64%                        100% Percentage




                                                                                                       - 69 -
Page 438
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                          PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                     DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                    FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

   b.   Manajemen Risiko Pasar dan Likuiditas                      b.   Market and Liquidity Risk Management

        Risiko pasar merupakan risiko yang timbul karena                Market risk is the risk that arises due to the
        adanya pergerakan variabel pasar dari portofolio                movement of market variables from the portfolio
        yang dimiliki oleh Bank yang dapat merugikan                    owned by the Bank that can be detrimental to the
        Bank. Pengukuran risiko pasar dilakukan melalui                 Bank. Market risk measurement is carried out
        pendekatan analisis sensitivitas tingkat bunga                  through an interest rate sensitivity analysis
        untuk risiko suku bunga dan risiko surat berharga               approach to interest rate risk and bond risk. Market
        (bonds). Risiko pasar dikendalikan dengan                       risk is controlled by applying limits, specifically
        penerapan limit, khususnya transaksi trading limit.             trading limit transactions.

        Risiko tingkat suku bunga                                       Interest rate risk

        Perhitungan risiko suku bunga dalam banking                     Calculation of Interest Rate Risk in the Banking
        book atau Interest Rate Risk in the Banking Book                Book or Interest Rate Risk in the Banking Book
        (IRRBB) menggunakan 2 (dua) perspektif yaitu                    (IRRBB) uses 2 (two) perspectives, namely the
        perspektif nilai ekonomis (economic value) dan                  economic value perspective and the earnings
        perspektif rentabilitas (earnings). Hal tersebut                perspective. This is intended so that the Bank can
        bertujuan agar Bank dapat mengidentifikasi risiko               identify Risks more accurately and carry out
        secara lebih akurat dan melakukan tindak lanjut                 appropriate follow-up improvements.
        perbaikan yang sesuai.

        Untuk memitigasi IRRBB, Bank menetapkan limit                   To mitigate IRRBB, the Bank sets a nominal limit
        nominal untuk pinjaman dan surat berharga                       for fixed-rate loans and banking book securities,
        banking book berbunga tetap, limit IRRBB serta                  an IRRBB limit and a pricing strategy.
        strategi pricing.

        Pengukuran IRRBB dengan menggunakan                             IRRBB measurement using 2 (two) methods
        2 (dua) metode yang mengacu pada SE OJK                         referring to SE OJK No. 12/SEOJK.03/2018
        No. 12/SEOJK.03/2018 perihal Penerapan                          regarding    the    Implementation     of   Risk
        Manajemen Risiko dan Pengukuran Risiko                          Management and Risk Measurement Standard
        Pendekatan Standar untuk Risiko Suku Bunga                      Approach for Interest Rate Risk in the Banking
        dalam Banking Book (Interest Rate Risk in The                   Book (Interest Rate Risk in The Banking Book) for
        Banking Book) bagi Bank Umum:                                   Commercial Banks:

           Pengukuran berdasarkan perubahan pada                           Measurement based on changes in the
            nilai ekonomis dari ekuitas (economic value                      economic value of equity, which measures
            of equity), yang mengukur dampak                                 the impact of changes in interest rates on the
            perubahan suku bunga terhadap nilai                              economic value of the Bank's equity; and
            ekonomis dari ekuitas Bank; dan
           Pengukuran berdasarkan perubahan pada                           The measurement is based on changes in net
            pendapatan bunga bersih (net interest                            interest income, which measures the impact
            income), yang mengukur dampak perubahan                          of changes in interest rates on the profitability
            suku bunga terhadap rentabilitas (earnings)                      (earnings) of the Bank.
            Bank.

        Risiko suku bunga dalam trading book                            Interest rate risk in the trading book

        Pengukuran risiko dilakukan terhadap mata uang                  Risk measurement is carried out in Rupiah to be
        Rupiah untuk kemudian dilaporkan kepada ALCO.                   reported to ALCO. To measure interest rate risk in
        Untuk pengukuran risiko suku bunga pada trading                 the trading book, the Bank uses the VaR method
        book, Bank menggunakan metode VaR dengan                        with the Historical Simulation method approach for
        pendekatan metode Historical Simulation untuk                   internal reporting purposes, while for the
        kepentingan pelaporan internal, sedangkan untuk                 calculation of the Bank's CAR reporting, the Bank
        perhitungan pelaporan KPMM Bank, Bank                           uses the Financial Services Authority’s (OJK)
        menggunakan metode standar Otoritas Jasa                        standard method.
        Keuangan (OJK).




                                                          - 70 -
Page 439
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                                                            PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                                                       DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                                                      FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

       Risiko tingkat suku bunga arus kas adalah risiko                                                             Cash flow interest rate risk is the risk that the future
       di mana arus kas masa depan dari suatu                                                                       cash flows of a financial instrument will fluctuate
       instrumen     keuangan    berfluktuasi   karena                                                              due to changes in market interest rates. Interest
       perubahan suku bunga pasar. Risiko nilai wajar                                                               rate fair value risk is the risk that the fair value of a
       suku bunga adalah risiko di mana nilai wajar dari                                                            financial instrument fluctuates due to changes in
       suatu instrumen keuangan berfluktuasi karena                                                                 market interest rates. The Bank has exposure to
       perubahan suku bunga pasar. Bank memiliki                                                                    fluctuations in the prevailing market interest rates,
       eksposur terhadap fluktuasi tingkat suku bunga                                                               both to fair value risk and cash flow.
       pasar yang berlaku, baik atas risiko nilai wajar
       maupun arus kas.

       Tabel di bawah ini merangkum aset dan liabilitas                                                             The table below summarizes financial assets and
       keuangan (tidak diukur pada nilai wajar melalui                                                              liabilities (not measured at fair value through profit
       laba rugi) pada nilai tercatat, yang dikelompokkan                                                           or loss) at carrying amounts, grouped according to
       menurut mana yang lebih awal antara tanggal re-                                                              whichever is earlier between the re-pricing date or
       pricing atau tanggal jatuh tempo kontraktual:                                                                the contractual maturity date:
                                                                                         31 Desember/December 31, 2025
                                                Suku bunga variable/Variable interest rate                  Suku bunga           Tidak dikenakan
                                                                                                               tetap/                 bunga/
                                        < 3 bulan/           3 - 12 bulan/              > 12 Bulan/        Fixed Interest           No interest          Jumlah/
                                         Month                  Month                      Month               Rate                  charged              Total
                                            Rp                     Rp                       Rp                   Rp                     Rp                 Rp
       Aset                                                                                                                                                               Assets

       Giro dan penempatan                                                                                                                                                Current accounts and placements
         pada Bank Indonesia                       -                      -                      -          515.546.037.438                    -       515.546.037.438      with Bank Indonesia
       Giro dan penempatan                                                                                                                                                Current accounts and placements
         pada bank lain - bersih                   -                      -                      -           203.721.508.162                   -        203.721.508.162     with other banks - net
       Efek-efek - bersih                          -                      -                      -         1.623.536.671.507                   -      1.623.536.671.507   Marketable securities - net
       Efek yang dibeli dengan janji                                                                                                                                      Securities purchased with
         dijual kembali                            -                      -                      -           789.986.646.000                   -        789.986.646.000     agreements to resell
       Kredit yang diberikan - bersih       39.093.556         78.921.140.201        569.771.088.919       7.076.298.201.839                   -      7.725.029.524.515   Loans - net
       Aset lain-lain                          247.845             81.172.793          1.546.311.757         118.246.396.462       794.814.549.308      914.688.678.165   Other assets
       Jumlah                               39.341.401         79.002.312.994        571.317.400.676      10.327.335.461.408       794.814.549.308   11.772.509.065.787   Total

       Liabilitas                                                                                                                                                         Liabilities

       Liabilitas Segera                           -                      -                      -            81.284.255.936        22.488.310.834      103.772.566.770   Liabilities due immediately
       Giro                                        -                      -                      -            24.698.055.289                   -         24.698.055.289   Current accounts
       Deposito berjangka                          -                      -                      -         6.608.419.729.080                   -      6.608.419.729.080   Time deposits
       Tabungan                                    -                      -                      -         1.765.311.113.636                   -      1.765.311.113.636   Savings
       Simpanan dari bank lain                     -                      -                      -            15.000.000.000                   -         15.000.000.000   Deposits from other banks
       Liabilitas lain-lain                        -                      -                      -            47.842.365.661        79.374.904.907      127.217.270.568   Other liabilities
       Jumlah                                      -                      -                      -         8.542.555.519.602       101.863.215.741    8.644.418.735.343   Total

       Neto                                 39.341.401         79.002.312.994        571.317.400.676       1.784.779.941.806       692.951.333.567    3.128.090.330.444   Net



                                                                                         31 Desember/December 31, 2024
                                                Suku bunga variable/Variable interest rate                  Suku bunga           Tidak dikenakan
                                                                                                               tetap/                 bunga/
                                        < 3 bulan/           3 - 12 bulan/              > 12 Bulan/        Fixed Interest           No interest          Jumlah/
                                         Month                  Month                      Month               Rate                  charged              Total
                                            Rp                     Rp                       Rp                   Rp                     Rp                 Rp
       Aset                                                                                                                                                               Assets

       Giro dan penempatan                                                                                                                                                Current accounts and placements
         pada Bank Indonesia                       -                      -                      -          303.381.302.393                    -       303.381.302.393      with Bank Indonesia
       Giro dan penempatan                                                                                                                                                Current accounts and placements
         pada bank lain - bersih                   -                      -                      -          317.042.701.206                    -       317.042.701.206      with other banks - net
       Efek-efek - bersih                          -                      -                      -          894.482.007.184                    -       894.482.007.184    Marketable securities - net
       Efek yang dibeli dengan janji                                                                                                                                      Securities purchased with
         dijual kembali                           -                       -                      -           443.096.625.000                   -        443.096.625.000     agreements to resell
       Kredit yang diberikan - bersih     242.364.539         382.693.558.182        240.180.225.007       3.242.916.332.687                   -      3.866.032.480.415   Loans - net
       Aset lain-lain                         442.849             630.337.593          1.220.637.608          54.299.597.577       445.295.986.200      501.447.001.827   Other assets
       Jumlah                             242.807.388         383.323.895.775        241.400.862.615       5.255.218.566.047       445.295.986.200    6.325.482.118.025   Total

       Liabilitas                                                                                                                                                         Liabilities

       Liabilitas Segera                           -                      -                      -            23.115.874.381        39.511.737.412       62.627.611.793   Liabilities due immediately
       Giro                                        -                      -                      -            13.228.131.932                   -         13.228.131.932   Current accounts
       Deposito berjangka                          -                      -                      -         2.650.459.740.792                   -      2.650.459.740.792   Time deposits
       Tabungan                                    -                      -                      -           496.140.110.771                   -        496.140.110.771   Savings
       Liabilitas lain-lain                        -                      -                      -            22.125.403.307        41.706.177.713       63.831.581.020   Other liabilities
       Jumlah                                      -                      -                      -         3.205.069.261.183        81.217.915.125    3.286.287.176.308   Total

       Neto                               242.807.388         383.323.895.775        241.400.862.615       2.050.149.304.864       364.078.071.075    3.039.194.941.717   Net




                                                                                       - 71 -
Page 440
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                               PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                        NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                          DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                         FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

       Analisis Sensitivitas                                                              Sensitivity Analysis

                                                   Kenaikan 100 bp/                                Penurunan 100 bp/
                                                100 bp parallel increase                        100 bp parallel decrease
                                        Efek pada                    Efek pada          Efek pada                    Efek pada
                                        Laba rugi                      ekuitas          Laba rugi                     ekuitas
                                      Sebelum pajak/               Sebelum pajak/     Sebelum pajak/              Sebelum pajak/
                                        Effect on                     Effect on         Effect on                    Effect on
                                      Profit and loss                  Equity         Profit and loss                 Equity
                                        Before tax                   Before tax         Before tax                   Before tax
                                             Rp                          Rp                  Rp                          Rp
       Sensitivitas terhadap risiko                                                                                                    Sensitivity interest
        Suku bunga                                                                                                                      rate risk

       Per tanggal 31 Desember 2025                                                                                                    As of December 31, 2025
        Rupiah                             6.503.590.551              6.503.590.551       (6.503.590.551)            (6.503.590.551)    Rupiah

       Per tanggal 31 Desember 2024                                                                                                    As of December 31, 2024
        Rupiah                             6.249.675.658              6.249.675.658       (6.249.675.658)            (6.249.675.658)    Rupiah


       Risiko likuiditas adalah risiko di mana Bank tidak                                 Liquidity risk is the risk that the Bank is unable to
       mampu       memenuhi       kewajibannya     kepada                                 fulfill its obligations to customers and
       nasabah maupun counterparty sesuai waktu yang                                      counterparties as promised. The measurement of
       dijanjikan. Pengukuran risiko likuiditas dilakukan                                 liquidity risk is carried out by examining all cash
       dengan meneliti seluruh arus kas masuk dan arus                                    inflows and cash outflows from the Bank, then
       kas keluar dari Bank, kemudian mengidentifikasi                                    identifying any possible shortages of funds in the
       segala kemungkinan kekurangan dana di masa                                         future including the need for commitments and
       depan termasuk kebutuhan komitmen dan                                              contingencies.
       kontinjensi.

       Pengelolaan risiko likuiditas menjadi bagian dari                                  Liquidity risk management is part of the market risk
       proses manajemen risiko pasar.                                                     management process.

       Fungsi Manajemen Risiko Pasar dan Likuiditas                                       The function of Market and Liquidity Risk
       adalah memantau dan mengoordinasikan                                               Management is to monitor and coordinate the
       pelaksanaan manajemen Risiko Pasar dan                                             implementation of Market and Liquidity Risk
       Likuiditas dengan satuan kerja terkait untuk                                       Management with related work units to prevent
       mencegah kerugian yang disebabkan oleh                                             losses caused by changes in interest rate and
       perubahan parameter suku bunga dan nilai tukar                                     exchange rate parameters and monitor the
       dan memantau kecukupan aset lancar untuk                                           adequacy of current assets to support the Bank's
       mendukung bisnis Bank serta menyampaikan                                           business and deliver the results of the application
       hasil penerapan manajemen Risiko Pasar dan                                         of Market Risk management and Liquidity Risk to
       Risiko Likuiditas kepada Komite Manajemen                                          the Risk Management Committee (KMR), with the
       Risiko (KMR), dengan ruang lingkup pekerjaan                                       scope of work as follows:
       sebagai berikut:

       -      Berkoordinasi     dengan    satuan    kerja                                 -      Coordinate with operational work units (risk
              operasional (risk taking unit) untuk                                               taking units) for the implementation of Market
              pelaksanaan manajemen Risiko Pasar dan                                             and Liquidity risk management.
              Likuiditas.
       -      Menyusun dan menyampaikan Profil Risiko                                     -      Compile and submit Market and Liquidity Risk
              Pasar dan Likuiditas kepada KMR.                                                   Profiles to KMR.
       -      Memantau Risiko Pasar dan Likuiditas                                        -      Monitoring Market and Liquidity Risk in a
              secara portofolio dan melaporkannya kepada                                         portfolio manner and report it to the Directors
              Direksi/KMR.                                                                       /KMR.




                                                                       - 72 -
Page 441
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                  PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                             DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                            FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

           Untuk melakukan mitigasi risiko pasar dan                             To mitigate market and liquidity risk, the Bank has
           likuiditas Bank telah melakukan langkah-langkah                       taken the following steps:
           sebagai berikut:

           -   Menetapkan limit transaksi treasuri.                              -   Setting treasury transaction limits.
           -   Melakukan stress testing untuk menguji                            -   Conduct stress testing to test capital
               ketahanan modal terhadap perubahan Risiko                             resilience to significant changes in Market and
               Pasar dan Likuiditas yang signifikan.                                 Liquidity Risk.
           -   Pemantauan risiko pasar dan likuiditas                            -   Market and liquidity risk monitoring is carried
               dilakukan secara rutin dan berkala baik                               out regularly and periodically both daily and
               harian maupun bulanan.                                                monthly.
           -   Selama tahun 2025 dan 2024 telah dilakukan                        -   During 2025 and 2024, efforts have been
               upaya untuk mitigasi risiko likuiditas di                             made to mitigate liquidity risk, among which
               antaranya Bank terus berusaha untuk                                   the Bank continues to strive to increase its
               meningkatkan buffer likuiditasnya dengan                              liquidity buffer by maintaining the availability
               menjaga ketersediaan aset lancar berupa                               of current assets in the form of interbank
               interbank placements dan surat-surat                                  placements and liquid securities such as SBI,
               berharga likuid seperti SBI, SBN, dan SRBI                            SBN, and SRBI in sufficient quantities to
               dalam jumlah yang memadai guna                                        protect banks from potential risks liquidity.
               melindungi bank dari potensi risiko likuiditas.


36.   JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP KEWAJIBAN                           36.   GOVERNMENT GUARANTEE ON OBLIGATION OF
      PEMBAYARAN BANK UMUM                                                  COMMERCIAL BANKS

      Berdasarkan Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan                       Based on the Indonesia Deposit Insurance Agency
      (LPS)     No.     1/PLPS/2005         pada     tanggal                (LPS)      Regulation      No.    1/PLPS/2005       dated
      26 September 2005 tentang Program Penjaminan                          September 26, 2005 regarding Deposit Guarantee
      Simpanan yang telah disempurnakan dengan                              Program that has been enhanced with LPS regulation
      peraturan LPS No. 1/PLPS/2006 tanggal 9 Maret 2006                    No. 1/ PLPS/2006 dated March 9, 2006 that stated
      yang menyatakan bahwa sejak tanggal 22 September                      since September 22, 2005 LPS will guarantee bank
      2005, LPS menjamin simpanan yang meliputi giro,                       deposits consisting of demand deposits, time deposits,
      deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan, dan                certificate of deposits, savings deposit, and other forms
      atau bentuk lain yang dipersamakan dengan itu yang                    of deposits from public, including deposits from other
      merupakan simpanan yang berasal dari masyarakat                       banks.
      termasuk yang berasal dari bank lain.

      Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 66/2008                          Based on Government Regulation No. 66/2008 dated
      tanggal 13 Oktober 2008 tentang Besaran Nilai                         October 13, 2008 regarding Deposits Balance
      Simpanan yang Dijamin LPS, saldo yang dijamin                         Guaranteed by LPS, the guaranteed bank balance of
      untuk setiap nasabah pada satu bank adalah                            each customer is Rp 2 billion.
      maksimal Rp 2 miliar.

      Beban premi penjaminan Pemerintah yang dibayar                        The Government guarantee premiums paid for the year
      untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025                    ended    December     31,   2025    amounted     to
      sebesar Rp 11.575.357.957 (2024: Rp1.825.806.410).                    Rp 11,575,357,957 (2024: Rp 1,825,806,410).


37.   PERJANJIAN PENTING                                              37.   SIGNIFICANT AGREEMENTS

      i.   Pada tanggal 30 Oktober 2024, Bank                               i.   On October 30, 2024, the Bank signed an Head
           menandatangani perjanjian Sewa Ruang Kantor                           Office       Space       Lease         Agreement
           Pusat No: 192/DP/DBC/10/2024 antara PT Dipo                           No: 192/DP/DBC/10/2024 between PT Dipo
           Properti sebagai pihak “Yang Menyewakan” dan                          Properti as the “Lesser” and PT Krom Bank
           PT Krom Bank Indonesia Tbk sebagai pihak                              Indonesia Tbk as the “Lessee”. The lease date
           “Penyewa”. Tanggal sewa mulai dari 1 Mei 2025                         starts from May 1, 2025 to April 30, 2028.
           sampai 30 April 2028.




                                                             - 73 -
Page 442
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                             PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                        DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                       FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

    ii.    Pada        tanggal       26      Maret    2025,          ii.    On March 26, 2025, the Bank signed
           Bank      menandatangani        amendemen     VIII               amendments VIII of the Master Cooperation
           Perjanjian     Induk      Kerjasama     Pemberian                Agreement for the provision of financing facilities
           Fasilitas Pembiayaan antara PT Krom Bank                         between PT Krom Bank Indonesia Tbk., “Bank”
           Indonesia Tbk., “Bank”, PT Kredifazz Digital                     PT Kredifazz Digital Indonesia “PT KDI”, dan
           Indonesia “PT KDI”, dan PT Kredivo Finance                       PT Kredivo Finance Indonesia “PT KFI” or
           Indonesia “PT KFI” atau selanjutnya disebut Para                 hereinafter referred to as Parties. (i) Parties intend
           Pihak. Para Pihak sepakat untuk mengubah limit                   to amend the Cooperation limit and (ii) as well
           kerjasama (i) dan melakukan penyesuaian                          further adjust a term from the current amount of
           terhadap perubahan limit kerjasama (ii) dari                     Rp 5,000,000,000,000 (five trillion Rupiah) to
           semula Rp 5.000.000.000.000 (lima triliun                        become Rp 10,000,000,000,000 (ten trillion
           Rupiah) menjadi Rp10.000.000.000.000 (sepuluh                    Rupiah). This amendment will be validly effective
           triliun Rupiah). Perjanjian amendemen ini berlaku                on the date of execution of this amendment.
           sejak ditandatangani.

    iii.   Pada tanggal 21 Mei 2025, Bank menandatangani             iii.   On May 21, 2025, the Bank signed a Cooperation
           perjanjian kerjasama Pemasaran Fasilitas Kredit                  Agreement for the Marketing of the Krom Credit
           Krom         melalui      Platform     GajiGesa                  Facility  through    the     GajiGesa     Platform
           No. 090/LGL/KROM-GG/PKS/V/2025 antara                            No. 090/LGL/KROM-GG/PKS/V/2025 between
           PT Krom Bank Indonesia Tbk. dan PT Easy                          PT Krom Bank Indonesia Tbk. and PT Easy
           Management Systems yang selanjutnya disebut                      Management Systems, hereinafter referred to as
           GajiGesa. Para Pihak bermaksud untuk                             GajiGesa. The Parties intend to cooperate where
           bekerjasama dimana Krom akan menawarkan                          Krom will offer credit facilities to Borrowers to
           fasilitas kredit kepada Penerima Pinjaman untuk                  access and obtain Credit Facility services from
           mengakses dan mendapatkan layanan Fasilitas                      Krom through the GajiGesa Platform.
           Kredit dari Krom melalui Platform GajiGesa.

    iv.    Pada tanggal 5 Juni 2025, Bank menandatangani             iv.    On June 5, 2025, the Bank signed Amendment IX
           amendemen IX Perjanjian Induk Kerjasama                          to the Master Cooperation Agreement for the
           Pemberian Fasilitas Pembiayaan antara PT Krom                    Provision of Financing Facilities between
           Bank Indonesia Tbk., “Bank”, PT Kredifazz Digital                PT Krom Bank Indonesia Tbk. (“Bank”),
           Indonesia “PT KDI”, dan PT Kredivo Finance                       PT Kredifazz Digital Indonesia (“PT KDI”), and
           Indonesia “PT KFI” atau selanjutnya disebut Para                 PT Kredivo Finance Indonesia (“PT KFI”)
           Pihak.    Para     Pihak    bermaksud      untuk                 (hereinafter collectively referred to as the
           menambahkan tenor pada segmen end-user                           “Parties”). The Parties intend to add a new tenor
           premium pada produk e-commerce dan personal                      for the premium end-user segment under the e-
           loan serta menambahkan ketentuan produk                          commerce and personal loan products, as well as
           tersebut pada nilai risk premium sesuai dengan                   to include provisions regarding the risk premium
           ketentuan.                                                       value for those products in accordance with the
                                                                            applicable terms and conditions.

    v.     Pada tanggal 6 Agustus 2025, Bank                         v.     On August 6, 2025, the Bank signed the
           menandatangani Penegasan Kembali Perjanjian                      Restatement of License Agreement No. 28
           Lisensi No. 28 antara PT Krom Bank Indonesia                     between PT Krom Bank Indonesia Tbk. as the
           Tbk. sebagai “Penerima Lisensi” dan PT FinAccel                  “Licensee” and PT FinAccel Teknologi Indonesia
           Teknologi Indonesia sebagai “Pemberi Lisensi’.                   as the “Licensor.” The Licensor grants the
           Pemberi Lisensi memberikan kepada Penerima                       Licensee a non-exclusive, worldwide license to
           Lisensi hak dan lisensi non eksklusif di seluruh                 use the Licensed IP in the Licensee’s day-to-day
           dunia untuk menggunakan IP Berlisensi dalam                      business activities in Indonesia. The Licensee is
           kegiatan bisnis Penerima Linsensi sehari-hari di                 required to pay a royalty fee to the Licensor for the
           Indonesia. Penerima Lisensi harus membayar                       use of the Licensed IP, amounting to 1.5% of the
           biaya royalti kepada Pemberi Lisensi atas                        Licensee’s annual net interest income as
           penggunaan IP Berlisensi dengan besaran 1,5%                     recorded in the Licensee’s financial statements.
           dari pendapatan bunga bersih Penerima Lisensi                    The royalty payment calculation is effective
           setiap tahun sebagaimana tercatat dalam laporan                  starting from January 1, 2025. The term of the
           keuangan Penerima Lisensi dimana perhitungan                     agreement commences from June 30, 2025 and
           pembayaran biaya royalti dilakukan sejak tanggal                 will continue until the Term ends.
           1 Januari 2025. Jangka waktu perjanjian tersebut
           dimulai terhitung sejak tanggal 30 Juni 2025
           sampai dengan Jangka Waktu akan berakhir.




                                                            - 74 -
Page 443
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                     PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                              NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                               FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      vi.   Pada tanggal 24 September 2025, Bank                              vi.   On September 24, 2025, the Bank signed a
            menandatangani         Perjanjian     Kerja    Sama                     Cooperation Agreement for the Channeling of
            Penerusan Pemberian Fasilitas Pembiayaan                                Financing Facilities between PT Krom Bank
            (Channeling) antara PT Krom Bank Indonesia                              Indonesia Tbk. and PT Kredivo Finance
            Tbk. dan PT Kredivo Finance Indonesia. Para                             Indonesia. The Parties intend to add the definition
            Pihak bermaksud untuk menambahkan definisi                              of the Payment Holiday Feature, which means a
            Fitur Payment Holiday yang berarti fasilitas yang                       facility provided and offered by PT KFI to End
            disediakan dan ditawarkan oleh PT KFI kepada                            Users with certain qualifications that can be used
            End User dengan kualifikasi tertentu yang dapat                         by the End User in the Kredivo Application when
            digunakan oleh End User pada Aplikasi Kredivo                           applying for a Credit Facility. This feature allows
            pada saat pengajuan Fasilitas Kredit, yang dapat                        the End User to defer or take a one-month
            menyebabkan End User untuk melakukan                                    installment payment holiday without increasing
            penundaan/libur pembayaran Angsuran selama                              the number of installments, as part of the product
            1 (satu) bulan tanpa menambah jumlah Angsuran                           known as Kredi Flex, which has been notified to
            sebagaimana dinamakan Kredi Flex yang telah                             and approved by the End User in the Kredivo
            diberitahukan dan disetujui End User dalam                              Application, and whose terms and conditions are
            Aplikasi Kredivo dan sebagaimana syarat dan                             further regulated in Article 5A of this Agreement.
            ketentuannya diatur lebih lanjut pada Pasal 5A                          The Credit Facility is provided by the Bank
            Perjanjian ini. Fasilitas Kredit diberikan oleh Bank                    through PT KFI to the End User for a maximum
            melalui PT KFI kepada End User untuk jangka                             period of 24 months, effective from the date of
            waktu maksimum 24 bulan terhitung sejak tanggal                         signing the Credit Agreement between PT KFI,
            ditandatanganinya Perjanjian Kredit antara                              acting as the Bank’s attorney, and the End User.
            PT KFI selaku kuasa dari Bank dengan End User.

      vii. Pada tanggal 18 Desember 2025, Bank                                vii. On December 18, 2025, the Bank signed an
           menandatangani Perubahan dan Pernyataan                                 Amendment        and   Restatement      of   the
           Kembali Perjanjian Induk Kerjasama Pemberian                            Master Agreement for Financing Facility
           Fasilitas Pembiayaan antara PT Krom Bank                                Cooperation between PT Krom Bank Indonesia,
           Indonesia, PT Kredivo Finance Indonesia, dan                            PT Kredivo Finance Indonesia, and PT Kredifazz
           PT Kredifazz Digital Indonesia. Para Pihak                              Digital Indonesia. The Parties agreed to change
           sepakat untuk mengubah Limit Kerjasama                                  the      Joint    Cooperation     Limit    from
           Gabungan dari semula Rp 10.000.000.000.000                              Rp 10,000,000,000,000 (ten trillion Rupiah) to
           (sepuluh       triliun   Rupiah)       menjadi                          Rp 15,000,000,000,000 (fifteen trillion Rupiah).
           Rp 15.000.000.000.000 (lima belas triliun                               This amendment agreement is effective from the
           Rupiah). Perjanjian amendemen ini berlaku sejak                         date of signing.
           ditandatangani.


38.   PERISTIWA SETELAH TANGGAL LAPORAN                                 38.   SUBSEQUENT          EVENT      AFTER       REPORTING
                                                                              PERIOD

      Perjanjian Penting                                                      Significant Agreement

      i.    Pada     tanggal    2   Januari    2026,    Bank                  i.    On January 2, 2026, the Bank signed Side Letter
            menandatangani Surat Kesepakatan Tambahan                               to the Licensing Agreement dated 30 June 2025
            atas Perjanjian Lisensi Tanggal 30 Juni 2025                            No. Krom: 046/PKS/LGL/KROM/I/2026 between
            No. Krom: 046/PKS/LGL/KROM/I/2026 antara                                PT Krom Bank Indonesia Tbk. as the “Licensee”
            PT Krom Bank Indonesia Tbk. sebagai “Penerima                           and PT FinAccel Teknologi Indonesia as the
            Lisensi” dan PT FinAccel Teknologi Indonesia                            “Licensor”. With reference to the letter from Krom
            sebagai “Pemberi Lisensi’. Merujuk surat                                to FTI regarding request to waive the royalty fees
            permohonan dari Krom kepada FTI terkait                                 based on the Licensing Agreement as stated in
            penghapusan               biaya            royalti                      the Letter No. 289/LGL/S/KROM/XII/2025 dated
            No. 289/LGL/S/KROM/XII/2025 tanggal 31                                  December 31, 2025, FTI agrees to waive the
            Desember 2025, FTI setuju untuk menghapuskan                            royalty payment obligation shall take effect on
            kewajiban pembayaran biaya royalti yang berlaku                         January 2, 2026 and shall remain in effect until
            terhitung sejak tanggal 2 Januari 2026 dan akan                         there is another agreement between Krom and
            terus    berlaku   sampai     dengan     terdapat                       FTI. FTI agrees that with the removal of the
            kesepakatan lain diantara Krom dan FTI. FTI                             payment obligation, Krom retains the right to use
            setuju bahwa dengan dihapuskannya kewajiban                             the trademarks licensed by FTI to Krom under the
            pembayaran tersebut, Krom tetap berhak                                  License Agreement.
            menggunakan merek-merek yang dilisensikan
            oleh FTI kepada Krom berdasarkan Perjanjian
            Lisensi.



                                                               - 75 -
Page 444
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                          PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                     DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                    FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

      ii.   Pada tanggal 27 Januari 2026, Bank                                  ii.     On January 27, 2026, the Bank signed a
            menandatangani         Perjanjian     Kerjasama                             Cooperation Agreement for the Channeling of
            Penerusan Pemberian Fasilitas (Channeling)                                  Productive Funding Facilities (Channeling)
            Pendanaan Produktif antara PT Krom Bank                                     between PT Krom Bank Indonesia Tbk and
            Indonesia Tbk dan PT Kredifazz Digital Indonesia                            PT Kredifazz Digital Indonesia. The Bank intends
            (KDI). Bank bermaksud untuk menyediakan dana                                to provide funds for the purpose of distributing
            untuk kepentingan penyaluran Fasilitas Kredit                               Credit Facilities with a maximum amount of the
            dengan jumlah maksimum sebesar Limit                                        Cooperation Limit of Rp 250,000,000,000 (two
            Kerjasama yaitu Rp 250.000.000.000 (dua ratus                               hundred fifty billion Rupiah) calculated based on
            lima puluh miliar Rupiah) pada jumlah baki debet                            the outstanding balance. The Cooperation Limit
            (outstanding), dimana jumlah Limit Kerjasama ini                            shall be subject to periodic review by the Bank
            akan ditinjau secara berkala dari waktu ke waktu                            from time to time. PT KDI shall carry out the
            oleh Bank. PT KDI akan melaksanakan                                         disbursement of the Credit Facilities for and on
            penyaluran Fasilitas Kredit untuk dan atas nama                             behalf of the Bank to End Users registered in the
            Bank kepada End User yang terdaftar pada                                    Kredifazz Electronic System and approved by the
            Sistem Elektronik Kredifazz yang telah disetujui                            Bank.
            oleh Bank.


39.   INFORMASI   TAMBAHAN    YANG    TIDAK                               39.   ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
      DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI                                     REQUIRED   BY   INDONESIAN FINANCIAL
      KEUANGAN INDONESIA                                                        ACCOUNTING STANDARDS

      Informasi tambahan berikut yang disajikan di bawah ini                    The following additional information presented below is
      merupakan informasi yang disyaratkan oleh regulasi                        information required by applicable regulations and is
      yang berlaku dan bukan/tidak merupakan informasi                          not information required by Indonesian Financial
      yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi                                Accounting Standards:
      Keuangan Indonesia:

       a.    Giro pada Bank Indonesia                                           a.      Current accounts with Bank Indonesia

             Pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM) Bank                                    Fulfillment of Bank’s Statutory Reserve
             dalam mata uang Rupiah sesuai Peraturan Bank                               Requirement (GWM) in Rupiah as regulated in
             Indonesia (PBI) No.11 tahun 2024 dan                                       Bank Indonesia Regulation (PBI) No.11 year 2024
             pemenuhan         Penyangga         Likuiditas                             and fulfilment of Macroprudential Liquidity Buffer
             Makroprudensial     (PLM)     sesuai      PBI                              (PLM) as regulated in PBI No.20/4/PBI/2018 and
             No.20/4/PBI/2018 dan perubahan terakhirnya                                 its latest amendment in PBI No.24/16/PBI/2022
             dalam PBI No.24/16/PBI/2022 serta peraturan-                               along with its implementation regulations.
             peraturan pelaksanaannya

             Rasio Giro Wajib Minimum (GWM) pada Bank                                   The Statutory Reserves Requirement ratio (GWM)
             Indonesia Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan                                at Bank Indonesia as at December 31, 2025 and
             2024 adalah sebagai berikut:                                               2024 is as follows:

                                                          2025                           2024
                                                              Minimal/                       Minimal/
                                                             Minimum                        Minimum
                                                      %          %                %             %
            Rupiah                                                                                        Rupiah
              GWM Primer                                                                                    Primary GWM
               GWM Harian                             5,48         0,00               9,02       0,00       Daily GWM
               GWM Rata-rata *)                       4,95         4,90               8,11       8,00       Average GWM *)
              Penyangga Likuiditas                                                                          Macroprudential Intermediation
               Makroprudensial                       30,22         4,00          55,61           5,00        Ratio

            *)   Sejak 1 Maret 2022, Bank yang melakukan                                *)   Since March 1, 2022, Bank that provide funds for
                 penyediaan dana untuk kegiatan ekonomi tertentu                             certain and inclusive economic activities will
                 dan inklusif mendapatkan insentif berupa                                    receive incentives in the form of relaxation on the
                 kelonggaran atas kewajiban pemenuhan GWM                                    obligation to fulfill the Average Statutory Reserves
                 Rata-rata Rupiah. Pada tanggal 31 Desember                                  in Rupiah. As of December 31, 2025 Bank receive
                 2025, Bank memperoleh insentif sebesar 4,1%                                 an incentive amounting to 4.1% affecting the
                 sehingga syarat minimum GWM rata rata bank                                  minimum average statutory reserves decrease
                 turun dari 9% menjadi 4,9%. Parameter terbaru                               from 9% to 4.9%. The latest macroprudential
                 kebijakan insentif makroprudensial diatur dalam                             incentive policy parameters are regulated in PBI
                 PBI No. 9 Tahun 2025 dan PADG No. 27 Tahun                                  No. 9 Year 2025 and PADG No. 27 Year 2025
                 2025 yang berlaku mulai 1 Desember 2025.                                    effective from December 1, 2025.
             Bank telah memenuhi ketentuan Bank Indonesia                               The Bank has complied with the applicable Bank
             yang berlaku tentang Giro Wajib Minimum Bank                               Indonesia regulations concerning the Statutory


                                                               - 76 -
Page 445
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                           PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                      DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                     FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

         Umum pada tanggal 31 Desember 2025 dan                          Reserves for Commercial               Banks    as      of
         2024.                                                           December 31, 2025 and 2024.

    b.   Kredit                                                    b.    Loans

         Kualitas kredit berdasarkan Peraturan OJK                       Quality of loans based on OJK Regulation
         mengenai grading kolektibilitas                                 concerning collectibility grading

         Berdasarkan kriteria yang ditetapkan dalam                      Based on the criteria stated in OJK Regulations,
         Peraturan OJK, kredit berdasarkan klasifikasi                   loans classified according to collectibility are as
         kualitas adalah sebagai berikut:                                follows:

                                                  2025                     2024
                                                   Rp                       Rp

         Pihak berelasi (Catatan 10 dan 29)                                                   Related parties (Notes 10 and 29)
         Lancar                                300.150.185.495          271.180.643.398       Current
         Subjumlah                             300.150.185.495          271.180.643.398       Subtotal

         Cadangan kerugian penurunan nilai                                                    Allowance for impairment losses
           Lancar                                 (878.512.794)            (955.737.118)         Current
         Subjumlah                             299.271.672.701          270.224.906.280       Subtotal

         Pihak ketiga (Catatan 10)                                                            Third parties (Note 10)
         Lancar                               7.318.716.151.213     3.561.823.633.001         Current
         Dalam perhatian khusus                 693.871.700.674       281.268.196.168         Special mention
         Kurang lancar                          147.716.760.594        63.448.691.479         Substandard
         Diragukan                              136.921.119.245        56.579.742.134         Doubtful
         Macet                                   34.829.112.375        12.439.570.576         Loss
         Subjumlah                            8.332.054.844.101     3.975.559.833.358         Subtotal

         Cadangan kerugian penurunan nilai                                                    Allowance for impairment losses
           Lancar                              (211.090.745.170)         (87.565.813.018)        Current
           Dalam perhatian khusus              (419.688.317.633)        (177.501.838.190)        Special mention
           Kurang lancar                       (127.262.514.840)         (55.039.507.244)        Substandard
           Diragukan                           (117.724.947.672)         (49.080.935.390)        Doubtful
           Macet                                (30.530.466.972)         (10.564.165.381)        Loss
         Subjumlah                             (906.296.992.287)        (379.752.259.223)     Subtotal

         Jumlah - bersih                      7.725.029.524.515     3.866.032.480.415         Total - net

         Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 rasio                    As of December 31, 2025 and 2024, the Bank's
         non-performing loan (NPL) Bank sesuai dengan                    non-performing loan (NPL) ratio in accordance
         peraturan OJK yang berlaku adalah sebagai                       with applicable OJK regulations is as follows:
         berikut:

                                                  2025                    2024

         NPL Bruto                               3,70%                   3,12%              Gross NPL
         NPL Neto                                0,51%                   0,42%              Net NPL




                                                         - 77 -
Page 446
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                            PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                       DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                      FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                           As of December 31, 2025 and 2024, the details of
        rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor                      non-performing loans based on the economic
        ekonomi dan cadangan kerugian penurunan nilai                     sector and allowance for impairment losses based
        berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan                      on Financial Services Authority (OJK) regulations
        (OJK) adalah sebagai berikut:                                     are as follows:

                                                         2025
                                                                Cadangan kerugian
                                                                 penurunan nilai/
                                         Pokok/                   Allowance for
                                        Principal               impairment losses
                                           Rp                          Rp

        Kredit konsumsi dan jasa                                                      Consumer loan and community
          kemasyarakatan               312.086.989.714            (268.359.327.059)     services
        Konstruksi dan sektor                                                         Constructions and industries
          perindustrian                    345.000.000                (334.650.000)     sectors
        Perdagangan dan komunikasi       7.035.002.500              (6.823.952.425)   Trade and communication

        Jumlah                         319.466.992.214            (275.517.929.484)   Total

                                                         2024
                                                                Cadangan kerugian
                                                                 penurunan nilai/
                                         Pokok/                   Allowance for
                                        Principal               impairment losses
                                           Rp                          Rp

        Kredit konsumsi dan jasa                                                      Consumer loan and community
          kemasyarakatan               132.168.004.189            (114.651.092.945)     services
        Jasa penunjang usaha               300.000.000                 (33.515.070)   Business support services

        Jumlah                         132.468.004.189            (114.684.608.015)   Total

        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak                       As of December 31, 2025 and 2024, there was
        terdapat pelampauan atas Batas Maksimum                             no exceeding the Legal Lending Limit ("LLL") for
        Pemberian Kredit (“BMPK”) baik kepada pihak                         related parties and third parties, as stated in the
        berelasi maupun kepada pihak ketiga, sesuai                         legal lending limit report to Financial Services
        dengan laporan BMPK kepada Otoritas Jasa                            Authority (OJK).
        Keuangan (OJK).

        Rasio kredit yang diberikan kepada Usaha Mikro                      The ratio of loans to Micro, Small and Medium
        Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap jumlah                           Enterprises (MSME) to the amount of loans as of
        kredit   yang      diberikan    pada   tanggal                      December 31, 2025 was 0.16% (2024: 0.74%).
        31     Desember      2025     sebesar   0,16%                       The ratio is calculated in accordance with
        (2024: 0,74%). Rasio tersebut dihitung sesuai                       applicable Bank Indonesia regulations.
        dengan peraturan Bank Indonesia yang berlaku.




                                                     - 78 -
Page 447
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                      PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                 DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                                  As of December 31, 2025 and 2024, the details of
          rincian   kredit     yang       direstrukturisasi                        loans restructured based on the economic sector
          berdasarkan sektor ekonomi dan cadangan                                  and allowance for impairment losses based on
          kerugian   penurunan      nilai     berdasarkan                          Financial Services Authority (OJK) regulations are
          peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                                   as follows:
          adalah sebagai berikut:

                                                                    2025
                                                              Cadangan kerugian
                                            Jumlah              penurunan nilai/
                                    restrukturisasi kredit/      Allowance for           Jumlah - bersih/
                                   Total loan restructuring   impairment losses            Total - net
                                              Rp                      Rp                      Rp

         Sektor perindustrian             7.562.996.233            (477.511.662)           7.085.484.571    Industrial sector
         Perusahaan jasa lainnya          2.721.537.064             (44.204.834)           2.677.332.230    Other service company
         Konsumsi lainnya                 7.313.892.662             (98.259.825)           7.215.632.837    Other consumption

         Jumlah                          17.598.425.959            (619.976.321)          16.978.449.638    Total

                                                                    2024
                                                              Cadangan kerugian
                                            Jumlah              penurunan nilai/
                                    restrukturisasi kredit/      Allowance for           Jumlah - bersih/
                                   Total loan restructuring   impairment losses            Total - net
                                              Rp                      Rp                      Rp

         Sektor perindustrian            56.663.882.815            (367.231.993)          56.296.650.822    Industrial sector
         Jasa kesehatan dan                                                                                 Health services and
           masyarakat                       713.762.201                 (4.567.166)          709.195.035      public
         Perusahaan jasa lainnya          2.824.647.457                 (9.542.168)        2.815.105.289    Other services company
         Konsumsi lainnya                 3.321.347.063                 (4.725.075)        3.316.621.988    Other consumption

         Jumlah                          63.523.639.536            (386.066.402)          63.137.573.134    Total

    c.   Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                             c.      Capital Adequacy Ratio (CAR)
         (KPMM)

         Bank telah melakukan perhitungan kecukupan                                Bank      calculated     its   capital    adequacy
         modal berdasarkan ketentuan OJK yang                                      requirements using the prevailing OJK regulation,
         berlaku, di mana modal yang dimiliki                                      where the regulatory capital is classified into two
         diklasifikasikan dalam 2 Tier yaitu Modal Tier 1                          tiers: Tier 1 Capital and Tier 2 Capital.
         dan Modal Tier 2.

         Bank mematuhi semua persyaratan modal yang                                Bank has complied with all externally imposed
         ditetapkan oleh pihak eksternal sepanjang                                 capital requirements throughout the reporting
         periode pelaporan, khususnya berkenaan                                    period, particularly regarding Capital Adequacy
         dengan perhitungan Kewajiban Penyediaan                                   Ratio (CAR) and calculation of Risk Weighted
         Modal Minimum (KPMM) dan Aktiva Tertimbang                                Assets (RWA).
         Menurut Risiko (ATMR).




                                                               - 79 -
Page 448
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                           PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                      DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                     FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

         Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)                     The Bank's Capital Adequacy Ratio (CAR) with
         Bank dengan memperhitungkan risiko kredit,                    consideration for credit, operational, and market
         risiko operasional, dan risiko pasar adalah                   risks was as follows:
         sebagai berikut:

                                                  2025                     2024
                                                   Rp                       Rp

         Modal Tier 1                        3.255.035.000.000    3.222.879.000.000        Tier 1 capital
         Modal Tier 2                           78.059.000.000       42.368.000.000        Tier 2 capital
         Jumlah modal                        3.333.094.000.000    3.265.247.000.000        Total capital

         ATMR untuk risiko kredit setelah                                                  RWA for credit risks after
           memperhitungkan risiko spesifik   7.220.821.080.000    3.870.403.100.000          considering specific risks
         ATMR untuk risiko operasional         135.965.875.000       81.259.875.000        RWA for operational risks
         Jumlah ATMR untuk risiko kredit,                                                  Total RWA for credit, market, and
           pasar, dan operasional            7.356.786.955.000    3.951.662.975.000          operational risks

         Rasio CET 1                                     44,25%                   81,56%   CET 1 ratio
         Rasio Tier 1                                    44,25%                   81,56%   Tier 1 ratio
         Rasio Tier 2                                     1,06%                    1,07%   Tier 2 ratio
         Rasio total                                     45,31%                   82,63%   Total ratio

         Rasio KPMM yang diwajibkan
          sebelum modal penyangga                        9,20%                    9,20%    Required CAR before buffer

    d.   Manajemen Risiko Keuangan                                d.   Financial Risk Management

         Manajemen Risiko Operasional                                  Operational Risk Management

         Risiko   operasional   adalah      risiko   yang              Operational risk is the risk caused by inadequate
         disebabkan ketidakcukupan dan/atau tidak                      and/or malfunctioning of internal processes,
         berfungsinya    proses   internal,     kesalahan              human error, system failure, or the presence of
         manusia, kegagalan sistem, atau adanya                        external problems that affect the Bank's
         problem     eksternal   yang      memengaruhi                 operations.
         operasional Bank.

         Penerapan manajemen Risiko Operasional                        The implementation of Operational Risk
         ditujukan untuk mencegah dan meminimalkan                     management is intended to prevent and minimize
         dampak negatif kerugian operasional baik                      the negative impact of operational losses both
         secara finansial dan non finansial yang                       financially and non-financially caused by
         disebabkan oleh tidak berfungsinya proses                     malfunctioning internal processes, human error,
         internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem                 system failures and external events, with the
         dan kejadian-kejadian eksternal, dengan ruang                 scope of covering:
         lingkup meliputi:

         -   Melakukan sosialisasi pelatihan dan                       -      Conduct     training      socialization     and
             refreshment kepada risk taking unit (risk                        refreshment to the risk-taking unit (risk owner)
             owner) untuk meningkatkan skill dan                              to improve skills and operational risk
             operational-risk awareness.                                      awareness.
         -   Berkoordinasi      dengan    satuan    kerja              -      Coordinate with operational work units (risk
             operasional (risk taking unit) untuk                             taking units) for the implementation of
             pelaksanaan          manajemen        Risiko                     Operational Risk management.
             Operasional.
         -   Melakukan         pemantauan       terhadap               -      Monitoring the implementation of Operational
             pelaksanaan strategi manajemen Risiko                            Risk management strategies in all functional
             Operasional      pada    seluruh    aktivitas                    activities of the Bank.
             fungsional Bank.
         -   Memantau Risiko Operasional secara                        -      Monitoring    Operational      Risk on     a
             konsolidasi serta melaporkannya kepada                           consolidated basis and report it to
             manajemen (Direksi/KMR) dan stakeholder.                         management          (Directors/KMR)    and
                                                                              stakeholders.
         -   Menyusun dan menyampaikan profil risiko                   -      Compile and submit operational risk profiles
             operasional dan risiko lainnya kepada KMR.                       and other risks to KMR.

                                                         - 80 -
Page 449
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                   PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                              DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                             FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

        -   Melakukan kaji ulang/review terhadap                  -   Reviewing policies and procedures related to
            Kebijakan dan Prosedur yang terkait dengan                the implementation of operational risk
            penerapan manajemen risiko operasional                    management in accordance with the latest
            sesuai dengan ketentuan/peraturan terkini.                rules/regulations.
        -   Melakukan analisa dan identifikasi risiko             -   Analyzing and identifying inherent risk and
            inheren serta pemantauan dan pengukuran                   monitoring and measuring inherent risk in the
            risiko inheren dalam proses penerbitan                    process of issuing new products or
            produk       atau        aktivitas      baru/             activities/developments by the Bank.
            pengembangannya oleh Bank.
        -   Menyusun laporan inventarisasi kejadian               -   Prepare reports on inventory of fraud
            fraud dan tindak lanjut serta melaksanakan                incidents and follow-up and implement
            aspek pencegahan (pilar 1) yaitu identifikasi             prevention aspects (pillar 1), namely
            kerawanan/Fraud Risk Assessment (FRA)                     identification of vulnerability/Fraud Risk
            sebagai bagian dari Penerapan Strategi Anti               Assessment (FRA) as part of the Commercial
            Fraud Bank Umum.                                          Bank Anti-Fraud Strategy Implementation.
        -   Melakukan      pemantauan          penerapan          -   Monitor the implementation of Business
            Business Continuity Management (BCM)                      Continuity Management (BCM) which
            yang meliputi Business Contuinity Plan                    includes a Business Continuity Plan (BCP)
            (BCP) dan Disaster Recovery Plan (DRP)                    and Disaster Recovery Plan (DRP) to ensure
            untuk menjamin operasional Bank tetap                     the Bank's operations continue to function
            berfungsi serta memastikan kelangsungan                   and ensure the continuity of all Bank
            seluruh pelayanan nasabah Bank walaupun                   customer            services         despite
            terdapat gangguan/bencana.                                disruptions/disasters.
        -   Memantau perhitungan ATMR operasional                 -   Monitor operational RWA calculations using
            dengan       menggunakan          Pendekatan              the Basic Indicator Approach (PID) and their
            Indikator Dasar (PID) dan pengaruhnya                     influence on the Bank's Minimum Capital
            terhadap Kewajiban Penyediaan Modal                       Adequacy Requirement (CAR) and allocate
            Minimum       (KPMM)          Bank      serta             operational risk reserves in accordance with
            mengalokasikan         cadangan         risiko            Bank Indonesia regulations.
            operasional sesuai dengan ketentuan Bank
            Indonesia.

       Manajemen Risiko Hukum                                     Legal Risk Management

       Risiko hukum adalah risiko yang disebabkan oleh            Legal risk is the risk caused by the weakness of
       adanya kelemahan aspek yuridis, yang antara lain           the juridical aspects, which among others is due
       disebabkan adanya tuntutan hukum, ketiadaan                to lawsuits, the absence of supporting legislation,
       peraturan      perundang-undangan         yang             or weaknesses in the engagement.
       mendukung, atau kelemahan perikatan.

       Bank juga selalu memperhatikan kelengkapan                 The Bank also always pays attention to the
       dan keabsahan dokumentasi yang berkaitan                   completeness and validity of documentation
       dengan      hukum     serta   memperhatikan                relating to the law as well as taking into account
       peraturan/ketentuan yang berlaku khususnya                 applicable regulations/regulations, especially
       ketentuan perbankan.                                       banking regulations.

       Manajemen Risiko Strategis                                 Strategic Risk Management

       Risiko strategis adalah risiko yang disebabkan             Strategic risk is the risk caused by the
       oleh adanya penetapan dan pelaksanaan strategi             inappropriate determination and implementation
       Bank yang tidak tepat, pengambilan keputusan               of the Bank's strategy, inappropriate business
       bisnis yang tidak tepat atau kurang responsifnya           decision making or the Bank's lack of
       Bank terhadap perubahan eksternal.                         responsiveness to external changes.

       Satuan Kerja Manajemen Risiko mengelola Risiko             The Risk Management Work Unit manages
       Stratejik   melalui     pemantauan,       evaluasi         Strategic Risk through monitoring, evaluating the
       implementasi strategi bisnis melalui business plan         implementation of business strategies through
       yaitu dengan pengumpulan data, analisis,                   business plans, namely by collecting data,
       pengukuran dan pemantauan serta pengendalian               analyzing, measuring and monitoring as well as
       perkembangan pencapaian target aset, aset                  controlling the development of the achievement of
       produktif, sumber dana, laba sebelum pajak,                target assets, productive assets, sources of funds,
       produk/aktivitas baru, jaringan kantor baru, dan           profit before tax, new products/activities, networks
       lainnya dibandingkan dengan realisasinya yang              new offices, and others compared to their periodic
       dilakukan secara periodik.                                 realization.




                                                         - 81 -
Page 450
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                  PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                             DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                            FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

       Manajemen Risiko Kepatuhan                                Compliance Risk Management

       Risiko kepatuhan merupakan risiko yang                    Compliance risk is the risk caused by the Bank not
       disebabkan Bank tidak mematuhi atau tidak                 complying with or not implementing the laws and
       melaksanakan peraturan perundang-undangan                 regulations and other applicable regulations. The
       dan     ketentuan     lain    yang    berlaku.            inability of the Bank to follow and comply with all
       Ketidakmampuan Bank untuk mengikuti dan                   laws and regulations relating to its business
       mematuhi seluruh peraturan perundangan yang               activities can have a negative impact on the
       terkait dengan kegiatan usahanya dapat                    business continuity of the Bank.
       berdampak negatif terhadap kelangsungan usaha
       Bank.

       Dalam mengelola Manajemen Risiko Kepatuhan,               In managing Compliance Risk Management,
       upaya peningkatan Budaya Kepatuhan yang terus             efforts to continuously improve the Compliance
       menerus senantiasa dilakukan melalui program-             Culture are always carried out through programs
       program antara lain:                                      including:

       -   Melakukan kaji ulang (review) atas                    -   Reviewing draft new policies, regulations,
           rancangan kebijakan, ketentuan, sistem                    systems and internal procedures.
           maupun prosedur internal baru.
       -   Sosialisasi/pelatihan   melalui     regulation        -   Socialization/training through regulation
           update dan in-class training terkait                      update and in-class training related to the
           penerapan Anti Pencucian Uang dan                         implementation of Anti Money Laundering
           Pencegahan         Pendanaan        Terorisme             and Prevention of Terrorism Funding
           (APU/PPT) serta ketentuan baru lainnya.                   (APU/PPT) as well as other new provisions.
       -   Melakukan kaji ulang (review) terhadap                -   Conduct a review of new products/activities.
           produk/aktivitas baru.
       -   Memonitor pelaksanaan kepatuhan atas                  -   Monitor the implementation of compliance
           penyampaian laporan-laporan yang harus                    with reports that must be submitted to Bank
           disampaikan kepada Bank Indonesia sesuai                  Indonesia in accordance with applicable
           ketentuan yang berlaku.                                   regulations.
       -   Pengkinian dan penatausahaan database                 -   Updating and administering database of
           peraturan/ketentuan yang berlaku.                         applicable rules/regulations.
       -   Pembuatan Laporan Kepatuhan kepada                    -   Making Compliance Reports to Bank
           Bank Indonesia serta untuk pihak internal.                Indonesia as well as for internal parties.
       -   Pemantauan terhadap denda atau sanksi                 -   Monitoring of fines or sanctions received from
           yang diterima dari regulator/pihak eksternal.             regulators/external parties.

       Manajemen Risiko Reputasi                                 Reputation Risk Management

       Risiko reputasi adalah risiko yang disebabkan             Reputational risk is the risk caused by the
       oleh adanya publikasi negatif yang terkait dengan         presence of negative publications related to
       kegiatan usaha atau persepsi negatif terhadap             business activities or negative perceptions of the
       Bank.                                                     Bank.

       Untuk mengendalikan risiko reputasi ini, Bank             To control this reputation risk, the Bank
       secara terus menerus meningkatkan kualitas                continuously improves the quality of customer
       pelayanan nasabah sejalan dengan ketentuan                services in line with applicable regulations,
       yang berlaku, yaitu mengenai perlindungan                 namely regarding customer protection, including
       nasabah,    termasuk   menerapkan      strategi           implementing an effective media use strategy to
       penggunaan     media   yang   efektif    untuk            anticipate the possibility of negative news.
       mengantisipasi kemungkinan munculnya berita
       negatif.




                                                        - 82 -
Page 451
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                           PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                    NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                                      DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                                     FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

40.   REKLASIFIKASI AKUN                                                       40.   RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS

      Reklasifikasi tertentu telah dilakukan terhadap                                Certain reclassifications have been made to the
      informasi keuangan komparatif tahun sebelumnya                                 previous year’s comparative financial information to
      untuk meningkatkan keterbandingan dengan laporan                               improve comparability with the current year's financial
      keuangan tahun berjalan.                                                       statements.

      Angka komparatif telah disesuaikan dengan penyajian                            Comparative figures have been adjusted to reflect the
      tahun berjalan sebagai berikut.                                                current year’s presentation as follows.

                                            Seperti yang
                                       dilaporkan sebelumnya/        Reklasifikasi/          Setelah reklasifikasi/
                                       As previously reported       Reclassification           As reclassified
                                                 Rp                       Rp                          Rp

      ASET                                                                                                            ASSETS
      Aset lain-lain                           550.561.215.380             5.532.331.758          556.093.547.138     Other assets
      Aset yang dimiliki
       untuk dijual                              5.532.331.758             (5.532.331.758)                      -     Assets held-for-sale

      LIABILITAS                                                                                                      LIABILITIES
      Liabilitas segera                         83.990.129.259            (21.362.517.466)         62.627.611.793     Liabilities due immediately
      Giro                                      12.176.296.834              1.051.835.098          13.228.131.932     Current accounts
      Liabilitas lain-lain                      43.520.898.652             20.310.682.368          63.831.581.020     Other liabilities

      PENDAPATAN OPERASIONAL
       LAINNYA                                                                                                        OTHER OPERATING INCOME
      Penerimaan kembali atas
       kredit yang telah                                                                                              Recoveries of
       dihapusbukukan                                      -                8.155.097.150           8.155.097.150       written-off loans
      Pendapatan lainnya                         8.398.826.616             (7.061.673.063)          1.337.153.553     Other revenues
      Administrasi dan denda                     1.093.424.087             (1.093.424.087)                    -       Administration and fines

      Tidak ada dampak terhadap laporan arus kas.                                    There is no impact on the statement of cash flows.


41.   REKONSILIASI LIABILITAS YANG TIMBUL DARI                                 41.   RECONCILIATION OF LIABILITIES ARISING FROM
      KEGIATAN PENDANAAN                                                             FINANCING ACTIVITIES

      Tabel di bawah ini menjelaskan perubahan dalam                                 The table below details changes in the Bank’s liabilities
      liabilitas Bank yang timbul dari aktivitas pendanaan,                          arising from financing activities, including both cash
      termasuk perubahan yang timbul dari arus kas dan                               and non-cash changes. Liabilities arising from
      perubahan nonkas. Liabilitas yang timbul dari aktivitas                        financing activities are those for which cash flows
      pendanaan adalah liabilitas yang arus kas, atau arus                           were, or future cash flows will be, classified in the
      kas masa depannya, diklasifikasikan dalam laporan                              Bank’s statement of cash flows as cash flows from
      arus kas Bank sebagai arus kas dari aktivitas                                  financing activities.
      pendanaan.

                                                       Arus kas dari
                                                   aktivitas pendanaan/         Perubahan
                                1 Januari/               Financing          transaksi non kas/       31 Desember/
                             January 1, 2025            cash flows         Non-cash transaction    December 31, 2025
                                   Rp                        Rp                     Rp                    Rp

      Liabilitas sewa           1.814.720.939           (2.777.584.214)          9.627.594.244           8.664.730.969     Lease liabilities

                                                       Arus kas dari
                                                   aktivitas pendanaan/         Perubahan
                                1 Januari/               Financing          transaksi non kas/       31 Desember/
                             January 1, 2024            cash flows         Non-cash transaction    December 31, 2024
                                   Rp                        Rp                     Rp                    Rp

      Liabilitas sewa                     -              (481.950.000)           2.296.670.939           1.814.720.939     Lease liabilities




                                                                      - 83 -
Page 452
PT KROM BANK INDONESIA Tbk                                                                 PT KROM BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK TAHUN YANG                                                            DECEMBER 31, 2025 AND
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan                                           FOR THE YEAR THEN ENDED - Continued

42.   TANGGUNG    JAWAB    MANAJEMEN                  DAN            42.   MANAGEMENT’S            RESPONSIBILITY    AND
      PERSETUJUAN LAPORAN KEUANGAN                                         APPROVAL   TO          ISSUE  THE    FINANCIAL
                                                                           STATEMENTS

      Penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan                      The preparation and fair presentation of the financial
      dari halaman 1 sampai dengan 84 merupakan                            statements on pages 1 to 84 were the responsibilities
      tanggung jawab manajemen dan telah disetujui oleh                    of the management and were approved by the
      Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 17 Maret 2026.                Directors and authorized for issuance by the Directors
                                                                           on March 17, 2026.


                                                         *********




                                                          - 84 -
Page 453
  20 LAPORAN   TAHUNAN

  25
     ANNUAL REPORT




PT Krom Bank Indonesia Tbk

Dipo Tower, Lantai 9
Jl. Gatot Subroto No Kav 50-52, Jakarta Pusat

Email   | support@krom.id
Hunting | (021) 50899777

www.krom.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size16.32 MB
Published28 Apr 2026
Pages453
Characters2,251,862
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 166 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Krom Bank Indonesia Tbk p.2 ×318
linked person ANTON HERMAWAN · Presiden Direktur p.22 ×12
linked person DINNO INDIANO · Presiden Komisaris p.26 ×9
linked person Markus Sugiono · Komisaris Independen p.32 ×6
linked person Zainal Abidin · Komisaris Independen p.32 ×6
linked person Laniwati Tjandra · Direktur p.41 ×7
linked person Alvin James Kurniawan · Direktur p.41 ×6
linked person Wisaksana Djawi · Direktur p.41 ×7
linked person Tan Alie · Direktur p.41 ×7
linked org Finaccel Teknologi p.49 ×15
linked person Antik Rosalia Indah p.63 ×2
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.65 ×27
linked org PT Red Planet Indonesia p.65 ×3
linked org Bank UOB Indonesia p.66 ×2
linked org PT Bank KEB Hana Indonesia p.68 ×3
linked org Bank Permata Tbk p.68 ×17
linked org Bank Central Asia Tbk p.68 ×2
linked org Salim Ivomas Pratama Tbk p.70 ×2
linked org PT Salim Ivomas p.70
linked org Bank Jago Tbk p.71 ×2
linked person Sundjono Suriadi p.84
linked org PT Sun Antarnusa p.84
linked org PT Sun Land Investama p.84
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×9
possible person Muhamad Ihsan p.22 ×2
possible person EKO B. SUPRIYANTO p.23
possible org Krom Bank Bank Indonesia Tbk p.45 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.49
possible org Bursa Efek Indonesia p.49 ×2
possible person Slamet Riyadi p.65 ×2
possible org Bank Negara Indonesia Tbk p.65 ×8
possible org Sinarmas Tbk p.68 ×4
unresolved org Bank Indonesia p.2 ×156
unresolved org Financial Services Authority p.2 ×8
unresolved org Bank Bisnis Internasional Tbk p.5 ×20
unresolved org Bank PERFORMANCE HIGHLIGHTS p.6
unresolved — Share Option p.7
unresolved org Bank Terhadap Pelindungan p.7
unresolved — Legal Issues p.7
unresolved — tentang Sanksi Administratif p.7
unresolved — Budaya p.7
unresolved org Share Transaction Policy of Bank by p.7
unresolved org dan/atau Manajemen p.7
unresolved — Pakta Integritas p.7
unresolved — Integrity Pact p.7
unresolved org Obligasi Bank p.7
unresolved — Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan/ p.7
unresolved org Provision of Funds for Social and/or Political p.7
unresolved org Bank Indonesia Giro p.11 ×4
unresolved org Bank Iconomics p.22
unresolved org Bank Awards p.22
unresolved org Bank Category Kemal E. Gani p.22
unresolved org Bank Category That p.22
unresolved org Bank Thursday p.23
unresolved org Bank Digital Murni p.23
unresolved org Bank Asset Category Improving Customer Experience Within Rp p.23
unresolved org Bank With Consistent Excellent p.23
unresolved org Bank KBMI p.23
unresolved org PT Intertek Utama Services p.23
unresolved org PT Intertek Utama Services Masa Berlaku Validity Period p.23
unresolved org Pusat Statistik p.27 ×2
unresolved person Kunjungan Kerja · Komisaris p.31
unresolved org Bank Indonesia’s p.36
unresolved org PT Krom p.44 ×4
unresolved org Indonesia Tbk p.45 ×4
unresolved org Bank Umum Swasta Non Devisa Dipo Tower p.48
unresolved person Meester Tan Eng Kiam · Notaris p.49
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.49
unresolved org Minister of Justice p.49 ×2
unresolved org Pengadilan Negeri Bandung p.49
unresolved org Menteri Kehakiman p.49
unresolved org Direktorat Jenderal Hukum dan Perundang p.49
unresolved org Departemen Kehakiman No. Y.A. p.49
unresolved org PT Bank Pembangunan Nasional. Di p.49
unresolved org PT Business International Bank p.49
unresolved org Ministry of Finance p.49
unresolved org Minister of Keuangan p.49
unresolved org Minister of Keuangan Republik Indonesia p.49
unresolved org PT Business Internasional Bank p.49
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.49 ×2
unresolved org Bank Bisnis Tbk p.49 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.49 ×2
unresolved org Minister of Law Republik Indonesia p.49
unresolved org PT Finaccel p.49 ×2
unresolved org PT Finaccel Teknologi Indonesia p.49 ×6
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.49
unresolved org PT Krom Bank p.50 ×3
unresolved org Krom Indonesia Tbk. p.50 ×2
unresolved org PT Krom Mobile Banking p.50
unresolved org Krom Bank Indonesia Tbk’s Tbk p.50 ×2
unresolved org Bank Indonesia Tbk’s p.50
unresolved org PT Finaccel Bank. Nama p.52
unresolved person Bandung, 1 cabang p.53
unresolved person Ir. H. Juanda p.54
unresolved person Committee · Director p.63
unresolved org Bank Association Forum Komunikasi p.64
unresolved person Forum Komunikasi · Direktur p.64 ×2
unresolved org Musyawarah Perbankan Daerah p.64
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.64
unresolved org Bank Niaga Tbk p.65 ×32
unresolved org PT Panin Dubai Syariah p.65 ×2
unresolved org PT Cakra Motor Sport p.65 ×2
unresolved org Niaga Tbk p.65 ×3
unresolved org PT Kredit Biro Indonesia Jaya p.65 ×2
unresolved org Asuransi Kresna Mitra Tbk p.65 ×4
unresolved org PT Bank BNI Syariah p.65 ×2
unresolved org Bank Kesawan Tbk p.65 ×4
unresolved org Bank Swaguna p.65 ×2
unresolved org Bank Nusantara Parahyangan p.66 ×8
unresolved org Bank Bali p.66 ×2
unresolved org Bank UOB Indonesia Bandung p.66
unresolved org Bank Bandung p.66
unresolved org Bank Pikko Bandung p.66
unresolved org Bank Pikko p.66
unresolved org Bank Bisnis International p.66 ×2
unresolved org Bank Eksekutif p.67
unresolved org Bank Supervisor p.67 ×2
unresolved org Bank Senior p.67
unresolved org PT Artajasa Pembayaran Elektronis p.67 ×2
unresolved org PT Mekar Prana Indah p.67 ×2
unresolved org Bank Examiner p.67
unresolved org Bank Audit Staff p.67
unresolved org Departemen Pengawasan BPR p.67
unresolved org Philips Singapore Pta Ltd p.68
unresolved org PT CIMB Niaga Tbk p.68 ×2
unresolved org Central Asia Tbk p.68
unresolved org Pratama Tbk p.70
unresolved org PT FinAccel Finance Indonesia p.70 ×2
unresolved org PT FinAccel Finance p.70
unresolved org Affiliate Relationships Indonesia Tbk p.70
unresolved org PT Celebes p.70 ×2
unresolved org Departemen Kemitraan Bisnis dan Pengendalian p.70
unresolved org PT Sorini p.70
unresolved org Agro Asia Corporindo Tbk p.70
unresolved org Sorini Agro Asia Corporindo Tbk p.70 ×2
unresolved org PT HSBC Indonesia p.71 ×13
unresolved org PT HSBC Indonesia Jago Tbk p.71
unresolved org Indonesia Jago Tbk p.71
unresolved org PT FTI Consulting p.71
unresolved org PT FTI Consulting Indonesia p.71
unresolved org PT Bank Muamalat Indonesia p.71 ×5
unresolved org PT Carrefour Indonesia p.71 ×2
unresolved org PT HSBC p.71 ×2
unresolved org Affle Pte Ltd p.72 ×6
unresolved org PT Kredifazz Digital Indonesia p.72 ×2
unresolved org PT FinAccel Rangkap p.72
unresolved org Ltd p.72
unresolved org Pte Ltd p.72
unresolved person Changes In · Komisaris p.79
unresolved — Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan komposisi p.79
unresolved org Accountant Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan p.83
unresolved org Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia p.83
unresolved person H. Thamrin p.83
unresolved — Law Consultant · Konsultan Hukum p.83
unresolved person Notary Mohamad Fajri Mekka Putra S.H. p.83
unresolved person Notary · Notaris p.83
unresolved org Kredivo Group Ltd p.85
unresolved org FPL Capital Pte. Ltd p.85
unresolved org PT Sun Land p.85
unresolved org PT Sun p.85
unresolved org Bank Sentral Eropa p.90
unresolved org Bank Total Deposit Peningkatan DPK p.97
unresolved org Bank Deposit Kredit p.98
unresolved org Departemen Enterprise Governance p.151
unresolved org Bank Officials p.153 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result