Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 156
Page 1
Page 2
#KEJARMIMPI ASPIRASI JADI INSPIRASI UNTUK INDONESIA Berawal dari sebuah hati yang tergerak, melangkah setapak demi setapak, mencipta ide dan karya untuk menjawab panggilan jiwa. Mewujudkan aspirasi menjadi inspirasi, mencipta inovasi dan perubahan bersama CIMB Niaga. Mari bersatu mengejar mimpi untuk Indonesia. Pernyataan dan Batasan Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan ini memuat pernyataan operasional, keuangan, proyeksi dan rencana, penerapan strategi dan kebijakan, serta tujuan CIMB Niaga, yang digolongkan sebagai pernyataan ke depan dalam pelaksanaan undang-undang dan peraturan yang berlaku, kecuali hal-hal yang bersifat historis. Pernyataan-pernyataan tersebut memiliki prospek risiko, ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan perkembangan aktual secara material berbeda dari yang dilaporkan. Pernyataan- pernyataan prospektif tersebut dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi terkini dan prediksi kondisi yang akan datang di lingkungan bisnis, tempat Bank menjalankan kegiatan usaha. CIMB Niaga tidak menjamin bahwa dokumen-dokumen yang telah dipastikan keabsahannya akan membawa hasil-hasil sesuai harapan.
Page 3
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 3
Daftar Isi
Sekilas CIMB Niaga 4 Pilar 4
TATA KELOLA DAN RISIKO
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan 12
Tata Kelola Keberlanjutan 92
Penjelasan Direksi 16
Kerangka Kerja Pendekatan atas Risiko 96
Kami Mendukung Tujuan Pembangunan 24
Keberlanjutan
Berkelanjutan (TPB)
Pendekatan Terhadap Risiko Lingkungan 97
Tentang Laporan 35
dan Sosial
Lampiran, Referensi, dan Indeks 121
Pendekatan dan Strategi Terhadap Risiko 100
Verifikasi Pihak Independen 148 Perubahan Iklim
Pilar 1 Penyusunan Kebijakan dan Strategi 101
TINDAKAN BERKELANJUTAN Keberlanjutan
Kami Bersama Karyawan 51 Pendekatan Tata Kelola Keberlanjutan 104
Berdasarkan International Financing
Kami dan Green Office 57
Reporting Standards (IFRS) dan Task
Kami Bersama Mitra Kerja 64 Force for Climate-related Financial
Disclosures (TCFD)
Pilar 2
Bisnis yang Beretika 106
USAHA BERKELANJUTAN
Pilar 5
Perbankan yang Bertanggung Jawab 66
ADVOKASI DAN PELIBATAN
Keuangan Berkelanjutan 72 PEMANGKU KEPENTINGAN
Tingkat Kepuasan Nasabah dan 78 Keterlibatan Pemangku Kepentingan 110
Penyelesaian Pengaduan
Membangun Budaya Keberlanjutan dan 113
Pilar 3 Keuangan Berkelanjutan
TANGGUNG JAWAB SOSIAL Inisiatif Eksternal dan Keanggotaan 116
DAN LINGKUNGAN (TJSL) Asosiasi
PERUSAHAAN
Advokasi Keuangan Berkelanjutan bagi 117
Pilar 1: Pendidikan 81
Pemangku Kepentingan
Pilar 2: Kesehatan dan Kesejahteraan 85
Kegiatan Keberlanjutan 118
Masyarakat
Tanggapan Umpan Balik 120
Pilar 3: Pemberdayaan Ekonomi 86
Pilar 4: Iklim dan Lingkungan 90
Page 4
Laporan Keberlanjutan 2023
4 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Sekilas CIMB Niaga
[POJK51-C.2; C.3][GRI 2-1; 2-3; 2-6]
Badan Hukum dan Kepemilikan Saham
Nama Perusahaan Perseroan Terbatas
PT Bank CIMB Niaga Tbk Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29
November 1989, dengan kode saham dan obligasi BNGA
Kepemilikan Saham
CIMB Group Sdn. Bhd: 91,48%
Tanggal dan Tahun Pendirian
PT Commerce Kapital: 1,02%
26 September 1955 Pemegang Saham Publik lainnya: 7,50%
Anak Perusahaan
Bidang Usaha
PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF)
Layanan Perbankan
PT CIMB Niaga Sekuritas (CNS)
Situs Web Alamat Perusahaan Kantor Pusat
www.cimbniaga.co.id Graha CIMB Niaga
Jl. Jend Sudirman Kav. 58
Jakarta 12190, Indonesia
Telp: (+62-21) 250 5252, 250 5353
Narahubung
Faks: | Fax: (+62-21) 250 5205
Sekretaris Perusahaan:
corporate.secretary@cimbniaga.co.id
Keberlanjutan:
sustainability@cimbniaga.co.id
Hubungan Investor:
Investor.relations@cimbniaga.co.id
Page 5
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 5
Portofolio Pembiayaan Berdasarkan Segmen Usaha (Rp triliun)
[GRI FS6][FN-CB-000.B]
25,0 23,1 21,1
71,8 67,2 60,1
33,7% 34,2% 33,1%
11,7% 11,7% 11,6%
2023 2022 2021
15,5% 16,1% 17,5%
213,3 196,6 181,5
39,1% 38,0% 37,8%
33,1 31,6 31,8
83,4 74,7 68,5
Korporasi Komersial Emerging Business Banking (EBB) Konsumer
Tingkat Non Performing Loan (NPL) [FN-CB-240a.2]
2023 2022 2021
1,9% 2,8% 3,5%
Perubahan Signifikan [POJK51-C.6][GRI 2-6]
Bank melalui Laporan Keberlanjutan ini melaporkan bahwa terdapat perubahan signifikan yang
terjadi selama tahun 2023, yaitu terdapat pengangkatan 1 (satu) Komisaris Independen. Namun,
tidak terdapat perubahan terkait susunan Direksi serta topik material.
Page 6
Laporan Keberlanjutan 2023
6 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Visi, Misi, dan Nilai CIMB Niaga [POJK51-C.1] [SUSBA 1.1.1.1]
VISI MISI
Menjadi Perusahaan Menyediakan layanan perbankan universal di
ASEAN yang Indonesia secara terpadu sebagai perusahaan dengan
terkemuka kinerja unggul di kawasan ASEAN dan kawasan utama
lainnya, serta mendukung percepatan integrasi ASEAN
dan menghubungkannya dengan kawasan lain
Nilai-Nilai Utama [POJK51-C.1]
E P I C C
ENABLING PASSION INTEGRITY & COLLABORATION CUSTOMER
TALENT Sikap kita ACCOUNTABILITY Komitmen CENTRICITY
Komitmen memberikan Komitmen kita kita dalam Tekad kita
kita untuk yang terbaik bertindak sesuai mengutamakan mengutamakan
memberdayakan atas segala etika/norma, kesuksesan nasabah dan
dan hal yang kita dapat dipercaya, tim di atas selalu bertindak
mengembangkan lakukan dan dan bertanggung individu, karena dengan benar
setiap karyawan mencapai hasil jawab. kesuksesan CIMB bagi nasabah.
serta berupaya yang maksimal. Niaga adalah
menjadi tempat kesuksesan saya
terbaik bagi dan kita bersama
talenta terbaik juga.
dalam berkarya.
Page 7
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 7
Strategi Keberlanjutan [POJK51-A.1]
Melalui semangat #SekarangUntukMasaDepan PT Bank sebagai elemen penting dengan mengintegrasikan
CIMB Niaga Tbk (‘CIMB Niaga’ atau ‘Bank’) berkomitmen aspek mitigasi risiko lingkungan, ekonomi sosial, dan
untuk selalu meningkatkan kinerja operasional yang tata kelola (LEST). Dengan demikian, melalui strategi
berkelanjutan. Sebagai bagian dari CIMB Group, yang terintegrasi dengan aspek LEST maka CIMB
CIMB Niaga telah mengadopsi strategi keberlanjutan Niaga mampu memberikan kontribusi positif bagi para
‘Forward23+’ yang diterapkan oleh CIMB Group. Strategi pemangku kepentingan.
ini memasukkan aspek keberlanjutan (sustainability)
Pilar Utama Keberlanjutan
BANK NASABAH
Tindakan Berkelanjutan
Usaha Keberlanjutan
Bagaimana kami menanamkan prinsip-prinsip keberlanjutan
Bagaimana kami menghasilkan
dalam semua kegiatan dan proses bisnis kami untuk
keuntungan dengan cara yang
mengurangi dampak negatif, seperti jejak
bertanggung jawab, menciptakan
karbon, dan dapat menghasilkan dampak
dampak positif melalui produk
positif dari kegiatan kami
dan layanan yang kami
sediakan, dan membantu serta
mendukung pelanggan dan
nasabah kami dalam perjalanan
ADVOKASI DAN keberlanjutannya
PEMANGKU KEPENTINGAN
Bagaimana kami
memperjuangkan,
terlibat, membangun
kemampuan
CIMB Niaga
dan kapasitas,
memiliki lima
meningkatkan pilar utama
kesadaran dan keberlanjutan
mendorong partisipasi yang terintegrasi
untuk keberlanjutan secara dalam strategi MASYARAKAT
internal dan eksternal bisnis Bank. Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan Perusahaan
Bagaimana kami
menggunakan sebagian
dari keuntungan kami
TATA KELOLA DAN RISIKO
untuk meningkatkan dan
Bagaimana kami mengelola
berkontribusi pada dampak
dan menyampaikan risiko
positif jangka panjang
keberlanjutan, termasuk
yang berkelanjutan untuk
menetapkan target dan tingkat
komunitas di sekitar kami
toleransi, serta bagaimana kami
mengatur dan beraktivitas untuk mendapatkan
hasil terbaik
Page 8
Laporan Keberlanjutan 2023
8 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Perjalanan Keberlanjutan CIMB Niaga
» CIMB Niaga bersama CIMB Group melaksanakan proyek Strategi Emisi Nol Bersih GRK & Manajemen Risiko Iklim (‘Net
Zero Strategy & Climate Risk Management’) untuk mendukung tercapainya organisasi net zero emission (NZE) 2050
» Menerbitkan Panduan Sektor Manufaktur
» Membangun tata kelola keberlanjutan terkait risiko iklim, salah satunya melalui pembentukan Unit Kerja Integrated
& Climate Risk
» Membangun model dan metodologi analisis skenario iklim (climate scenario analysis atau CSA) dan terlibat dalam
proyek percontohan climate risk stress test (CRST) yang diminta oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
» Implementasi harga karbon internal (internal carbon pricing atau ICP)
» Berpartisipasi dalam pembelian unit karbon di peresmian Bursa Karbon Indonesia (Indonesia Carbon Exchange atau
IDXCarbon)
» Pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) melalui pembelian Renewable Energy Certificate (REC)
» Penerbitan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2024 – 2028
» Penyusunan Kebijakan Hak Asasi Manusia (HAM)
» Komitmen Nol Deforestasi, Nol Gambut, dan Nol Eksploitasi (No Deforestation,
No Peat, and No Exploitation atau NDPE) Implementasi pada debitur ‘new to bank’
dimulai pada Januari 2023 dan pada debitur ‘existing to bank’ pada Desember 2023
» Komitmen target penurunan emisi GRK interim terhadap sektor dengan risiko
keberlanjutan tinggi, seperti batubara dan semen
» Komitmen untuk mencapai emisi nol bersih GRK Cakupan 1 dan 2
dalam operasional pada tahun 2030 dan berkomitmen terhadap
emisi nol bersih GRK secara keseluruhan (Cakupan 1, 2, dan 3
termasuk emisi pada portofolio pembiayaan) atau organisasi NZE
pada 2050
» Peluncuran program Sustainability-linked loan/financing (SLL/F)
dan Sustainable Finance (SF)
» Implementasi Uji Tuntas Keberlanjutan (Sustainability
Due Diligence atau SDD)
» Penyusunan Panduan Sektor
» Pembentukan Unit Kerja Good Corporate
Governance (GCG) dan Sustainability
» Penyusunan Kebijakan Keberlanjutan &
Keuangan Berkelanjutan
» CIMB Niaga menjadi anggota Inisiatif Keuangan
Berkelanjutan Indonesia (IKBI)
Penerbitan Rencana Aksi
Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
2019 – 2023
Page 9
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 9
Penghargaan & Rating Keberlanjutan
Penghargaan Peringkat ESG
nsparency &
- B-Universe Awards Tra
duction 2023 |
Corporate Emission Re
Bumi Global Carbon Fo
undation x Investor
erse
23,8 (Medium Risk)
Magazine from B-Univ
ards 2023: The
- Wholesale Banking Aw
ject Finance
Indonesia Domestic Pro
Bank of the Year and
Indonesia Domestic
iative of the Year |
CIS-2 (Neutral to Low)
Sustainable Finance Init
ce
Asian Banking & Finan
rtisipasi perusahaan
- Penghargaan atas pa
rdana Bursa Karbon
dalam perdagangan pe
Indonesia 26 Septemb
er 2023 | IDX Carbon
57
s 2023: Banking for
- Retail Banking Award
Year – Indonesia
Women Initiative of the
ct | Asian Banking &
for Giro Kartini produ
Finance
ity Awards 2023:
- Corporate Sustainabil
pion | Katadata
Green Economy Cham
rate bank 2023:
- Indonesia’s best corpo
ey
CIMB Niaga | Asiamon
parancy Award 2023
- ESG Disclosure Trans
nagement BB | Bumi
dengan predikat Ma
tion dan Investortrust
Global Karbon Founda
penghargaan
* informasi mengenai
me ruj uk kepada
lainnya dapat
Laporan Tah una n 20 23.
Page 10
Laporan Keberlanjutan 2023
10 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pasar Terlayani dan Jejak Emisi 2023 [POJK51-C.3; C.4][GRI 2-6; FS13]
Jumlah Kantor Jaringan E-channel yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia
412 2.982 907 4
Jaringan Kantor ATM Cash Recycle Multi Denom
Machine (CRM) Machine (MDM)
Catatan: Penjelasan detail terkait jaringan e-channel yang tersebar di seluruh Indonesia, ‘Sektor dan Pasar Terlayani’, serta
produk dan layanan Bank dapat dilihat pada Laporan Tahunan 2023
Kalimantan Timur
Aceh
Kalimantan Utara
Riau
Kalimantan Tengah
Kalimantan Barat
Kepulauan
Riau
Sumatera Utara
Kepulauan
Bangka Belitung
Sumatera Barat
Jambi
Kalimantan Selatan
DKI Jakarta
Sumatera Selatan
Jawa Tengah
Lampung
Banten
Jawa Barat
DI Yogyakarta Bali
Jawa Timur
Nusa
Tenggara
Barat
3.198,78 30.536,20 1.256,41
ton setara CO2 ton setara CO2 ton setara CO2
SUMATERA JAWA KALIMANTAN
Page 11
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 11
Tahun 2023
36.488,45 18%
ton setara CO2 Persentase penurunan total jejak emisi
GRK Cakupan 1 dan 2 pada tahun 2023 jika
Total jejak emisi GRK dibandingkan tahun 2022
(Cakupan 1 dan 2)
Kontribusi melalui Renewable Energy
Certificate (REC)
(6.484) ton setara CO2 atau energi baru
terbarukan setara 26.830 GJ
Sulawesi Utara
Papua
Papua Tengah
Maluku
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Selatan
Nusa Tenggara Timur
11 ATM 1 CRM
a,
di Mimika, Kuala Kencan
Papua Tengah
569,12 927,95 Dukungan akses yang
ton setara CO2 ton setara CO2 terjangkau dengan populasi
yang sedikit atau kurang
BALI & SULAWESI - beruntung secara ekonomi
NUSA TENGGARA MALUKU - PAPUA
Page 12
Laporan Keberlanjutan 2023
12 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Tindakan Berkelanjutan
Kinerja Aspek Lingkungan Hidup [POJK51-B.2.B; B.2.B.1; B.2.B.2; B.2.B.3]
Energi Listrik dan BBM Emisi GRK (Cakupan 1 + Emisi GRK (Cakupan 3)
(GJ) Cakupan 2) – perjalanan dinas dan
(ton setara CO2) kegiatan di luar Cakupan
1 atau Cakupan 2
(ton setara CO2)
2023 165.079,70 2023 30.004,34*** 2023 1.476,46
2022 161.906,78 2022 36.506,57 2022 1.017,35
2021 199.545,36 2021 39.091,03 2021 634,98
Emisi GRK (Cakupan 3) Air Pengurangan Limbah
– investasi (portofolio (m3) atau sampah **
pembiayaan)
(ton setara CO2)*
2023 - 2023 122.622 2023 17
2022 3.178.428,65 2022 111.053 2022 N/A
2021 3.269.285,14 2021 245.720 2021 N/A
Kinerja Aspek Ekonomi [POJK51-B.1.A.5] Kinerja Aspek Sosial [POJK51-B.3]
Mitra Kerja Lokal Mitra kerja yang Survei Kepuasan
memenuhi Uji Tuntas Nasabah secara Internal
Keberlanjutan (Target >3)
(Sustainability Due
Diligence atau SDD)
2023 620 2023 100% 2023 3,27
2022 529 2022 100% 2022 3,19
2021 416 2021 100% 2021 3,11
Catatan:
*Perhitungan dilakukan pada sembilan sektor yang diidentifikasi memiliki intensitas emisi GRK tinggi menurut Net Zero Banking Alliance (NZBA)
dengan menggunakan metode The Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF). Perhitungan tahun 2021 menggunakan metode PCAF edisi
2019 dan tahun 2022 menggunakan metode PCAF edisi 2022.
** Pengurangan limbah atau sampah dinyatakan sebagai potensi setara emisi GRK yang dapat dihindari melalui inisiatif Zero Waste to Landfill.
Metode perhitungan menggunakan data limbah atau sampah yang berasal dari kantor pusat Graha CIMB Niaga dan mulai dilakukan di tahun 2022.
***Emisi GRK Cakupan 1 dan 2 dengan upaya mitigasi perubahan iklim melalui Renewable Energy Certificate.
Page 13
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 13
Usaha Berkelanjutan
Kinerja Aspek Ekonomi [POJK51-B.1; B.1.A.1; B.1.A.2; B.1.A.3; B.1.A.4] [FN-CB-240a.1]
Pendapatan Jumlah Produk
Operasional dan Layanan
(Rp miliar)
195 194
18.785 18.866
17.568 175
2023 2022 2021 2023 2022 2021
Laba Bersih Jumlah Aset
(Rp miliar) (Rp miliar)
334.369
306.754 310.787
6.551
5.097
4.099
2023 2022 2021 2023 2022 2021
Pembiayaan Penyaluran Pembiayaan Jumlah Produk Ramah Lingkungan
KKUB Usaha Mikro Kecil dan (Produk yang Memenuhi dan/atau
(Rp miliar) Menengah (UMKM) Mendukung Kriteria Kategori Kegiatan
(Rp miliar) Usaha Berkelanjutan (KKUB))
55.451 22.753
51.444 21.383 9
45.069 20.595 8 8
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
Page 14
Laporan Keberlanjutan 2023
14 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
2023 2022 2021
Kinerja Aspek Sosial [POJK51-B.3]
Realisasi Biaya CSR (Rp juta) 24.946 24.246 32.365
Kinerja Aspek Lingkungan Hidup – Pelestarian Keanekaragaman Hayati [POJK51-B.2.B.4]
Akumulasi Bambu 49.400 49.400 30.400
Tata Kelola dan Risiko
Persentase Pengaduan Jumlah peserta
(Whistleblowing) yang telah selesai pelatihan anti-fraud
diinvestigasi (closed) dari total
pengaduan diterima
2023 56% 2023 5.071
2022 32% 2022 2.595
2021 27% 2021 3.220
Advokasi dan Pelibatan Pemangku Kepentingan
2023 2022 2021
Tingkat Penyelesaian Keluhan Nasabah 99% 99% 98%
Tingkat Loyalitas Nasabah – Net Promoter Score (NPS) 50% 50% 28%
Pelatihan Keuangan Berkelanjutan untuk Direksi (Eksekutif Senior) dan 100% 100% 100%
Dewan Komisaris
Page 15
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 15
#SekarangUntukMasaDepan [POJK51-B.2] [GRI 305-5]
16% 18% 18%
Kontribusi melalui Penurunan intensitas emisi Kontribusi melalui
energi baru terbarukan gas rumah kaca (GRK) Renewable Energy
(EBT) pada total dibandingkan tahun 2022 Certificate (REC) pada jejak
penggunaan energi [POJK51-B.2] [GRI 305-5] emisi GRK Cakupan 1 dan 2
3% ± 120.000
Persentase penurunan emisi GRK Cakupan ton setara CO2
3 - investasi (portofolio pembiayaan) Rata-rata potensi emisi GRK yang dapat
tahun 2022 jika dibandingkan tahun 2021 dihindari melalui transaksi digital banking
26% 29% 89%
Persentase pembiayaan Kategori Perkebunan kelapa sawit yang telah memiliki Nasabah yang
Kegiatan Usaha Berkelanjutan atau dalam proses sertifikasi ISPO dan/atau menyelesaikan Action Plan
(KKUB) dari total pembiayaan Bank RSPO pada portofolio pembiayaan kelapa sawit keberlanjutan
30 orang
Peserta pelatihan penyandang
1.266 disabilitas tahun 2023
>7.600
>87.000 siswa
Penerima
ton setara CO2
program
beasiswa CIMB
>50.800 jam >900 sekolah Potensi serapan karbon
Niaga tahun Total jam karyawan yang terlibat Kegiatan literasi keuangan dari penanaman bambu
2006 – 2023 dalam Employee Volunteer Program AMDB dan TDB tahun 2011-2023 tahun 2012-2023
83% Kelapa Sawit, Ketenagalistrikan,
Batubara, Semen
Persentase laporan
whistleblowing Sektor yang saat ini menjadi target intervensi untuk
7
system (WBS) yang telah selesai penurunan emisi GRK menuju organisasi emisi nol Total panduan
diinvestigasi dari total pengaduan bersih GRK sektor yang
yang valid untuk diinvestigasi telah diterbitkan
100% CIMB Niaga bersama CIMB Group berpartisipasi dalam
program Collective Commitment to Climate Action (CCCA)
Dewan Komisaris dan Direksi telah mengikuti sejak 2019 dan digantikan dengan Net-Zero Banking Alliance
pelatihan keuangan berkelanjutan (NZBA) sejak 2021.
Page 16
Laporan Keberlanjutan 2023
16 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Penjelasan Direksi
[POJK51-D.1] [GRI 2-22] [SUSBA 1.1.1.3]
Pemangku Kepentingan
yang Terhormat,
Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-
Bangsa atau disebut juga Konferensi Para Pihak
(Conference of Parties atau COP) dari United Nations
Framework on Climate Change (UNFCCC) yang ke-
28 di Dubai, Uni Emirat Arab pada November 2023
telah menyampaikan komitmen pembiayaan sebesar
US$83,76 miliar (setara Rp1,3 kuadriliun) dan 74%
nya dialokasikan untuk pembiayaan iklim. Komitmen
ini menunjukkan pentingnya para pemimpin dunia
merealisasikan aksi nyata dalam menanggulangi
dampak negatif perubahan iklim yang semakin
mengancam kehidupan kita.
Pemerintah Indonesia menanggapi hasil COP 28
dengan memperkenalkan tiga agenda keuangan
berkelanjutan, yaitu pembentukan Energy Transition
Mechanisms (ETM), Asean Taxonomy for Sustainable
Finance (ATSF) versi 2, dan Indonesia Just Energy
Transition Partnership (JETP). Pemerintah Indonesia
juga menargetkan pencapaian emisi nol bersih gas
rumah kaca (GRK) atau net zero emission (NZE)
sebelum tahun 2060 dan menetapkan program
nasional Forest and Other Land Uses (FOLU) Net Sink
2030 yang diproyeksi akan berkontribusi hingga
Keberlanjutan adalah 60% dari total target penurunan emisi gas rumah
kaca (GRK) yang ingin diraih Indonesia melalui upaya
perjalanan untuk belajar sendiri.
bersama, mengejar Target ambisi untuk mengurangi emisi GRK perlu
mimpi, dan memperkuat didukung oleh semua pihak, tak terkecuali dari industri
perbankan yang memiliki peran penting dalam
kinerja dalam berinvestasi meminimalkan dampak negatif akibat perubahan
iklim. Target Perjanjian Paris dan NZE bisa dicapai
#SekarangUntukMasaDepan jika pembiayaan pada sektor-sektor yang memiliki
intensitas emisi GRK tinggi dilakukan secara terarah
dan terukur dengan memerhatikan setiap dampak
negatifnya terhadap aspek lingkungan dan sosial.
Page 17
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 17
Selain itu, Pemerintah Indonesia juga menyampaikan setiap lini organisasi pada Bank. Komitmen tersebut
pentingnya peran pihak swasta untuk berpartisipasi dituangkan dalam beberapa target, seperti emisi nol
dalam komitmen ini. Maka, sejalan dengan acara bersih GRK Cakupan 1 dan 2 dalam operasional pada
tahunan CIMB Group: The Cooler Earth Sustainability tahun 2030 dan emisi nol bersih GRK secara keseluruhan
Summit 2023, CIMB Niaga berpartisipasi aktif sebagai (Cakupan 1, 2, dan 3) atau organisasi NZE pada 2050
penggerak dalam mengatasi perubahan iklim. serta penghentian pembiayaan batubara termal tahun
2040. Dengan demikian, strategi serta inisiatif-inisiatif
Kebijakan untuk Menanggapi Tantangan keberlanjutan dan keuangan berkelanjutan yang
Nilai Keberlanjutan dan Keuangan Berkelanjutan dilaksanakan Bank akan bermuara pada pencapaian
CIMB Niaga memiliki nilai keberlanjutan yang akan komitmen jangka panjang dan berkelanjutan yang telah
terus diterapkan sepanjang bakti kami kepada ditetapkan. Tentunya dalam menghadapi tantangan
masyarakat. Nilai keberlanjutan berkembang bersama dalam perjalanan mencapai komitmen tersebut
dengan tantangan dan peluang yang hadir dari setiap diperlukan kolaborasi dengan seluruh pemangku
perubahan dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kepentingan terkait.
kelola (LST). Perubahan yang cepat menjadikan kami
terus memperkuat kinerja terbaik dalam mewujudkan Penerapan Keuangan Berkelanjutan
keuangan berkelanjutan. CIMB Niaga melalui nilai- Pencapaian dan Prestasi
nilai utama, yaitu Enabling Talent, Passion, Integrity & CIMB Niaga pada tahun 2023 telah berhasil mencatatkan
Accountability, Collaboration, dan Customer Centricity beberapa pencapaian, antara lain mencapai target
(EPICC), berkomitmen untuk menerapkan prinsip penurunan emisi GRK Cakupan 1 dan 2 sebesar 24%
keuangan berkelanjutan dan nilai keberlanjutan. Nilai jika dibandingkan dengan garis dasar emisi GRK 2019,
dan prinsip ini diwujudkan melalui berbagai kebijakan mendukung aksi mitigasi perubahan iklim, misalnya
untuk menanggapi dan beradaptasi ditengah tantangan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) melalui
dan peluang. pembelian Renewable Energy Certificate (REC),
pembelian unit karbon melalui Bursa Karbon Indonesia
Tanggapan terhadap Isu Keberlanjutan dan Keuangan (Indonesia Carbon Exchange atau IDXCarbon), dan
Berkelanjutan pemasangan solar panel; serta pertumbuhan portofolio
Dampak perubahan iklim secara langsung atau tidak pembiayaan kelapa sawit berkelanjutan sebesar 17%,
langsung memengaruhi keberlangsungan semua sisi melampaui target 5%.
kehidupan kita. Sebagai sebuah lembaga keuangan
yang memiliki peran sentral, maka kami menanggapi Selanjutnya, mulai tahun 2023, seluruh sampah yang
tantangan ini bersama dengan CIMB Group dengan terus dihasilkan disalah satu gedung kantor pusat Bank, yaitu
berpartisipasi dalam program Collective Commitment Graha Niaga, Jakarta berhasil didaur ulang dan tidak
to Climate Action (CCCA) sejak 2019 dan digantikan ada sampah yang dibuang ke tempat pembuangan
dengan Net-Zero Banking Alliance (NZBA) sejak 2021. akhir (zero waste to landfill). Kedepannya, Bank akan
Komitmen CIMB Group menjadi teladan bagi CIMB Niaga mengadopsi zero waste to landfill pada beberapa
untuk berkontribusi positif mengatasi perubahan iklim. gedung Bank lainnya secara bertahap. Selain itu, CIMB
Hasil nyata atas upaya tersebut menjadikan CIMB Group Niaga mencatat durasi pelatihan terkait keberlanjutan
dan CIMB Niaga tercatat sebagai salah satu emerging sebesar rata-rata 5,3 jam per karyawan (263% lebih
banking pertama di ASEAN yang berkomitmen mencapai tinggi dibanding target rata-rata 2 jam per karyawan)
NZE di tahun 2050. dan durasi pelaksanaan CSR oleh karyawan sebesar rata-
rata 5,1 jam per karyawan (170% lebih tinggi dibanding
Komitmen, Pencapaian, dan Tantangan Penerapan target rata-rata 3 jam per karyawan).
Keberlanjutan dan Keuangan Berkelanjutan
Keberhasilan CIMB Niaga dalam penerapan keuangan CIMB Niaga melalui pilar CSR, yaitu Kesehatan dan
berkelanjutan tidak dapat lepas dari komitmen dari Kesejahteraan Masyarakat telah bekerja sama dengan
Page 18
Laporan Keberlanjutan 2023
18 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Pengelolaan risiko dalam keuangan berkelanjutan
Children’s Fund atau UNICEF) untuk menyelenggarakan memerlukan integrasi banyak aspek, yaitu lingkungan
program deteksi dini dan penganganan gizi buruk untuk hidup, ekonomi, sosial, dan tata kelola (LEST), termasuk
cegah tengkes (stunting) di Nusa Tenggara Timur (NTT). portofolio pembiayaan yang mendukung kesejahteraan
dan pemberdayaan masyarakat, kepatuhan pada
Atas berbagai pencapaian kinerja keberlanjutan di undang-undang dan peraturan lingkungan, serta
atas, CIMB Niaga mendapat penghargaan dari berbagai praktik bisnis yang beretika. Dengan demikian, sesuai
institusi, antara lain Katadata Corporate Sustainability dengan Kebijakan Keuangan Berkelanjutan, CIMB Niaga
Award 2023 kategori Green Economy Champion, Asian memberikan prioritas pada dukungan pembiayaan
Banking & Finance Retail Banking Awards 2023: Banking sektor-sektor yang menciptakan kontribusi positif pada
for Women Initiative of the Year – Indonesia untuk kinerja LEST. Selain itu, bersama dengan CIMB Group,
produk Giro Kartini, Juara Umum dalam Annual Report Bank juga menetapkan target dan strategi dekarbonisasi
Award (ARA) 2022, dan beberapa penghargaan lainnya. dan transisi berkeadilan (just transition) untuk beberapa
sektor yang memiliki intensitas emisi GRK tinggi.
Tantangan yang Masih Harus Dihadapi
Prestasi dan penghargaan yang telah diraih tidak
memuaskan CIMB Niaga, namun menjadi motivasi
bagi Bank untuk berusaha lebih keras, misalnya dalam Target penurunan emisi GRK untuk sektor
implementasi keuangan berkelanjutan dan menuju kelapa sawit dan ketenagalistrikan ditetapkan
organisasi NZE. Bank berusaha untuk menurunkan emisi melalui proyek Strategi Emisi Nol Bersih GRK
GRK dengan tetap memastikan operasional Bank dan & Manajemen Risiko Iklim (‘Net Zero Strategy &
layanan kepada nasabah dapat dilaksanakan dengan Climate Risk Management’) yang dilaksanakan
baik, terus berkontribusi positif pada terbentuknya CIMB Niaga bersama CIMB Group. Penentuan
ekosistem ekonomi rendah karbon, mengidentifikasi target ini selaras dengan Science-Based Target
dan memitigasi risiko iklim pada portofolio pembiayaan Initiative (SBTi) dan International Energy Agency
Bank, dan sebagainya. Net Zero Emission (IEA NZE) 2050.
Strategi Pencapaian Target
Pengelolaan Risiko Keuangan Berkelanjutan Peluang dan Prospek Usaha Keuangan Berkelanjutan
Terkait tata kelola risiko iklim, maka Bank pada tahun 2023 Peluang dan prospek usaha yang mendukung kinerja
melalui Direktorat Manajemen Risiko membentuk Unit LEST semakin meningkat, walaupun pendekatan secara
Kerja Integrated & Climate Risk yang bertanggung jawab hati-hati tetap harus dilakukan. Hingga tahun 2023,
dalam mengembangkan dan mengimplementasikan portofolio pembiayaan berkelanjutan CIMB Niaga
kerangka kerja pengelolaan risiko iklim (climate risk mencapai Rp55,45 triliun atau hampir 26% dari total
management) dan mengintegrasikan aspek risiko iklim portofolio pembiayaan Bank. Pengelolaan portofolio
ke dalam kerangka kerja manajemen risiko secara keuangan berkelanjutan CIMB Niaga sejalan dengan
keseluruhan (Enterprise Wide Risk Management kerangka kerja Green Social Sustainability Impact
Framework). Unit Kerja Integrated & Climate Risk Product Services (GSSIPS) yang telah dimiliki CIMB
juga memastikan perkembangan metodologi analisis Group. Selanjutnya, hasil identifikasi debitur berdasarkan
scenario iklim (climate scenario analysis atau CSA) Taksonomi Hijau Indonesia (THI) menunjukkan 18%
sejalan dengan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dari 450 top debitur Bank teridentifikasi masuk dalam
terkait climate risk stress test (CRST) untuk industri kategori hijau atau kuning berdasarkan baki debet.
perbankan.
Page 19
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 19
Selain mendukung sektor yang memiliki kontribusi Ke depan, keberlanjutan bukan lagi sekedar melakukan
positif pada lingkungan dan sosial, CIMB Niaga juga inisiatif, namun perubahan nyata pada semua sektor
secara bertahap melakukan pembiayaan transisi yaitu usaha dan bahkan dalam kehidupan kita. Peluang
pembiayaan pada sektor-sektor dengan intensitas emisi usaha di sektor-sektor yang mendukung Tujuan
GRK tinggi yang bertransisi menuju ekosistem ekonomi Pembangunan Berkelanjutan (TPB) akan menjadi usaha
rendah karbon. Bank juga memperluas implementasi Uji baru yang mewarnai era perubahan. Prospek usaha ini
Tuntas Keberlanjutan (Sustainability Due Dilligence atau terus membaik, walaupun masih memerlukan banyak
SDD) pada segmen Commercial Banking. Implementasi pembelajaran, waktu, komitmen, dan pemimpin-
SDD diperluas dengan menambahkan dua sektor, yaitu pemimpin baru dengan sustainability mindset.
kehutanan & karet alam, serta minyak & gas bumi. Bank
juga telah menyusun Panduan Sektor Manufaktur yang Situasi Eksternal
melengkapi enam panduan sektor lainnya. Panduan IDXCarbon yang dibuka pada September 2023
Sektor yang telah ada sebelumnya, yaitu Panduan menjadi salah satu bentuk peluang dalam mendukung
Sektor Batubara, Kehutanan & Karet Alam, Kelapa Sawit, keberlanjutan dalam aspek LEST. Peluang ini berpotensi
Jasa Konstruksi & Infrastruktur, Minyak & Gas Bumi, memengaruhi cara pandang dan strategi keberlanjutan
dan Pertambangan & Penggalian. Panduan Sektor ini dunia usaha di Indonesia. Kami berharap agar situasi
menjadi dasar bagi debitur untuk mengembangkan eksternal yang kondusif menjadi dukungan untuk
rencana dekarbonisasi dan menjadi pertimbangan bagi mencapai mimpi-mimpi kita dalam mewujudkan target
Bank dalam melakukan pembiayaan berkelanjutan. TPB, Perjanjian Paris, dan ekonomi rendah karbon
terutama komitmen Indonesia terhadap dekarbonisasi
CIMB Niaga juga terus melakukan advokasi dan pelibatan menuju NZE 2060.
pemangku kepentingan dengan menyerukan pentingnya
peran pemimpin dalam menjalankan keberlanjutan dan Apresiasi
keuangan berkelanjutan. Salah satu yang telah kami Apresiasi dan ucapan terima kasih kami sampaikan
lakukan adalah melalui publikasi hasil wawancara kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah
dalam Leaders in Sustainability 2023 yang dilakukan berjalan bersama kami dalam ‘mengejar mimpi’.
bersama dengan 18 pemimpin perusahaan di Asia, yang Dukungan dan kepercayaan ini menjadi semangat
diterbitkan oleh Green Network Asia (GNA). bagi kami untuk berkarya sekarang, bagi masa
depan. Mari kita suarakan dengan lebih lantang:
#SekarangUntukMasaDepan, bersama, kita menuju
Indonesia yang berkelanjutan.
#SekarangUntukMasaDepan
Komitmen sangatlah
Jakarta, 5 Maret 2024
penting, terutama dari
regulator dan investor,
untuk mendorong upaya
LANI DARMAWAN
keberlanjutan dimasa yang
Presiden Direktur
akan datang
Page 20
Laporan Keberlanjutan 2023
20 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Dewan Komisaris
* Ditunjuk sebagai Komisaris Independen Senior Bank melalui Keputusan
Sirkuler Dewan Komisaris CIMB Niaga No. 014/DEKOM/KP/VI/2019
tanggal 28 Juni 2019
** Diangkat pada RUPST tanggal 10 April 2023 dan efektif pada tanggal
25 Januari 2024
Didi Syafruddin
Yahya
Presiden Komisaris
Glenn Muhammad Jeffrey Kairupan* Sri Widowati
Surya Yusuf Komisaris Independen Komisaris Independen
Wakil Presiden
Komisaris (Independen)
Farina J. Dato’ Abdul Rahman Vera Handajani
Situmorang** Ahmad Komisaris
Komisaris Independen Komisaris
Dewan Pengawas Syariah
Prof. Dr. M. Quraish Prof. Dr. Fathurrahman Dr. Yulizar D.
Shihab, MA Djamil, MA Sanrego, M.Ec.
Ketua Anggota Anggota
Page 21
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 21
Direksi
Lani Darmawan
Presiden Direktur
Lee Kai Kwong John Simon Fransiska Oei
Direktur Direktur Direktur
Pandji P. Djajanegara Tjioe Mei Tjuen Henky Sulistyo
Direktur Direktur Direktur
Joni Raini Rusly Johannes Noviady Wahyudi
Direktur Direktur Direktur
Page 22
Laporan Keberlanjutan 2023
22 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan
Page 23
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank CIMB Niaga Tbk 23
Page 24
Laporan Keberlanjutan 2023
24 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Kami Mendukung Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (TPB) [SUSBA 1.1.1.4;1.6.2.7]
Pilar No Indikator TPB Capaian Terkait Indikator TPB
8.2 Mencapai level yang lebih tinggi » Bank melanjutkan cara bekerja HyWork
untuk produktivitas ekonomi melalui » Bank telah memiliki ISO 27001 : 2013 - Information Security Management System on
disertifikasi, peningkatan mutu teknologi IT Security & Data Center Services Provisioned pada IT Security Sub-Directorate dan
dan inovasi Data Center Operation Management Group
8.4 Memperbaiki secara progresif efisiensi » Bank melakukan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) melalui pembelian
sumberdaya global dalam hal konsumsi Renewable Energy Certificate (REC) sebesar -6.484 ton setara CO2 atau EBT setara
dan produksi dan berupaya untuk 26.830 GJ
memisahkan pertumbuhan ekonomi
dari degradasi lingkungan
8.5 Mencapai ketenagakerjaan secara penuh » Bank telah memiliki Kebijakan Hak Asasi Manusia (HAM) yang mencantumkan
dan produktif dan pekerjaan yang layak bahwa Bank senantiasa menjamin hak dasar ketenagakerjaan dan mengutamakan
bagi seluruh perempuan dan laki-laki, prinsip kesetaraan tanpa membedakan suku, agama, ras, jenis kelamin, gender, antar
termasuk untuk kaum muda dan orang golongan, status sosial atau hal-hal lainnya yang bersifat diskriminatif dan berpotensi
dengan disabilitas, juga kesetaraan upah melanggar HAM
bagi pekerjaan yang mempunyai nilai » Selain itu, dalam melakukan proses perekrutan karyawan, Bank melakukan secara
yang sama objektif sesuai dengan standar internal Bank yang berlaku dengan mengutamakan
prinsip kesetaraan
» Per Desember 2023, komposisi karyawan Bank sebesar 51 % perempuan dan 49 %
laki-laki
8.7 Mengambil langkah-langkah segera dan » Bank telah memiliki Kebijakan HAM yang mengatur komitmen untuk tidak terlibat
efektif untuk mengentaskan kerja paksa, pada praktik kerja paksa, perbudakan modern, buruh migran, perdagangan manusia,
mengakhiri perbudakan modern dan dan pekerja anak (dibawah umur 18 tahun yang membahayakan keselamatan dan/
perdagangan manusia dan menegakkan atau dibawah umur 15 tahun). Kebijakan ini berlaku untuk Bank, nasabah maupun
PILAR 1: TINDAKAN BERKELANJUTAN
larangan dan eliminasi bentuk terburuk rekanan yang bekerja sama dengan Bank
dari tenaga kerja anak, termasuk » Bank menambahkan kriteria terkait HAM pada proses kriteria seleksi vendor
perekrutan dan pemanfaatan serdadu (vendor selection criteria), seperti kriteria tersedianya kebijakan HAM, uji tuntas
anak HAM, mekanisme keluh kesah (grievance mechanism), mendorong keberagaman,
kesetaraan, dan inklusi.
» Aspek terkait HAM juga telah diintegrasikan dalam proses SDD kepada debitur/calon
debitur.
8.8 Melindungi hak-hak pekerja dan Bank berkomitmen untuk memberikan perlakuan
mendukung lingkungan kerja yang aman yang adil bagi seluruh karyawannya, sesuai dengan
bagi seluruh pekerja, khususnya bagi Kebijakan Kode Etik & Kode Perilaku Kepegawaian serta merujuk kepada prinsip ke-3
perempuan buruh migran, dan pekerja mengenai kebebasan berserikat dan pengakuan efektif atas hak untuk berunding
dalam situasi genting bersama termasuk didalamnya membentuk serikat pekerja dan membuat perjanjian
kerja bersama pada United Nations Global Compact (UNGC)
10.3 Memastikan kesempatan yang Sama dengan capaian pada target 8.5
sama dan mengurangi ketimpangan
pendapatan/ outcome, termasuk dengan
mengeliminasi diskriminasi terhadap
hukum, kebijakan dan praktik-praktik dan
mendorong adanya legislasi, kebijakan
dan aksi yang sepantasnya untuk hal ini
10.4 Mengadopsi kebijakan, terutama Bank mengatur pemberian tunjangan, asuransi jiwa dan perawatan kesehatan sesuai
kebijakan fiskal, upah dan perlindungan dengan ketentuan yang berlaku. Porsi Bank sebesar 6,24% dan porsi karyawan sebesar
sosial, dan secara progresif mencapai 3%
kesetaraan
12.2 Mencapai manajemen berkelanjutan dan » Bank telah memiliki komitmen emisi nol bersih GRK Cakupan 1 dan 2 dalam
penggunaan yang efisien dari sumber operasional pada tahun 2030
daya alam » Bank melakukan pemasangan solar panel pada salah satu kantor CIMB Niaga
» Bank melakukan pembelian Renewable Energy Certificate (REC) sebesar 7.453 MWh
» Bank melakukan pembelian 7.000 unit karbon melalui Bursa Karbon Indonesia
13.1 Memperkuat kapasitas ketahanan dan » Gedung Graha CIMB Niaga telah tersertifikasi bangunan hijau ‘Platinum’ oleh the
adaptasi terhadap bahaya terkait iklim Building and Construction Authority (BCA) Singapura.
dan bencana alam » Bank memiliki kontribusi positif terhadap konservasi bambu dengan akumulasi
bambu mulai tahun 2012 sebesar lebih dari 49 ribu.
Page 25
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 25
Pilar No Indikator TPB Capaian Terkait Indikator TPB
8.3 Mendorong kebijakan yang berorientasi Bank telah menyalurkan pembiayaan kepada segmen UMKM dengan total portofolio per
pembangunan yang mendukung 31 Desember 2023 sebesar Rp22,8 triliun.
aktivitas produktif, penciptaan lapangan
kerja, kewirausahaan, kreativitas dan
inovasi, dan mendorong pembentukan
dan pertumbuhan usaha mikro, kecil
dan menengah, termasuk melalui
akses terhadap layanan pendanaan/
permodalan
8.10 Menguatkan kapasitas institusi keuangan Melalui inovasi digital banking, Bank memperluas dan mempermudah akses perbankan
domestik untuk mendorong dan bagi seluruh masyarakat Indonesia
meluaskan akses terhadap perbankan,
asuransi dan layanan pendanaan untuk
semua
9.3 Meningkatkan akses industri skala kecil Sama dengan capaian pada indikator 8.3
dan usaha skala kecil lainnya, terhadap
layanan pendanaan, termasuk kredit
yang terjangkau dan digabungkan
dengan rantai nilai dan pasar
9.4 Meningkatkan mutu infrastruktur dan Bank memberikan pembiayaan KKUB untuk sektor jasa konstruksi dan infrastruktur per
menambahkan komponen pada industri 31 Desember 2023 sebesar Rp6,19 triliun
agar dapat berkelanjutan, dengan
ditambahkan efisiensi penggunaan
sumber daya dan mengadopsi teknologi
bersih dan ramah lingkungan dan
proses industrial, dimana semua negara
melakukan aksi ini disesuaikan dengan
kemampuan masing-masing
PILAR 2: USAHA BERKELANJUTAN
10.2 Memberdayakan dan mendorong Bank menyediakan layanan perbankan bagi seluruh individu tanpa membedakan
penyertaan sosial, ekonomi dan politik suku, agama, ras, antargolongan, status sosial, gender, ataupun hal-hal lain bersifat
bagi semua, tanpa melihat usia, jenis diskriminatif yang berpotensi melanggar HAM
kelamin, disabilitas, bangsa, suku, asal,
kelompok etnis, agama atau ekonomi
atau status lainnya
13.2 Mengintegrasikan tindakan antisipasi » Bank telah memiliki Kebijakan Keberlanjutan dan Kebijakan Keuangan Berkelanjutan
perubahan iklim ke dalam kebijakan, yang selaras dengan strategi perubahan iklim nasional
strategi dan perencanaan nasional » Bank membentuk Unit Kerja Integrated & Climate Risk
» Bank mengembangkan metodologi analisis skenario iklim (climate scenario analysis
atau CSA) dan terlibat dalam proyek percontohan climate risk stress test (CRST) yang
diminta oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
» Bank bersama CIMB Group melaksanakan proyek Strategi Emisi Nol Bersih GRK &
Manajemen Risiko Iklim (‘Net Zero Strategy & Climate Risk Management’). Proyek ini
menghasilkan strategi dan target interim untuk tahun 2030 yang menyasar empat
sektor, yaitu
a. Sektor Batubara. Menurunkan portofolio pembiayaan sektor pertambangan
batubara termal menjadi 50% dari garis dasar 2021.
b. Sektor Semen. Menurunkan intensitas fisik emisi nasabah di sektor semen
sebesar 36% dari 0,72 menjadi 0,46 ton setara CO2/ton semen yang diproduksi
(dari garis dasar 2021).
c. Sektor Kelapa Sawit. Menurunkan intensitas emisi portofolio Kelapa Sawit sebesar
16% (dari garis dasar 2022). Hal ini dilakukan dengan melibatkan nasabah untuk
mengalihkan produksinya menuju minyak sawit berkelanjutan.
d. Sektor Ketenagalistrikan. Menurunkan intensitas emisi portofolio ketenagalistrikan
sebesar 38% (dari garis dasar 2022), dengan fokus pada sumber energi alternatif
yang rendah karbon dan terbarukan untuk mempercepat rencana dekarbonisasi
dari nasabah.
15.2 Meningkatkan pelaksanaan pengelolaan Bank telah menerapkan komitmen Nol Deforestasi, Nol Gambut, dan Nol Eksploitasi (No
semua jenis hutan secara berkelanjutan, Deforestation, No Peat, and No Exploitation atau NDPE) pada pembiayaan sektor kelapa
menghentikan deforestasi, merestorasi sawit dan kehutanan. Komitmen NDPE tersebut dimintakan kepada seluruh debitur
hutan yang terdegradasi dan mulai Desember 2023
meningkatkan secara signifikan forestasi
dan reforestasi secara global
15.a Memobilisasi dan meningkatkan sumber Bank bersama dengan CIMB Group memiliki komitmen untuk menyalurkan capaian
daya keuangan secara signifikan dari pembiayaan berkelanjutan sebesar RM100 miliar atau setara dengan Rp208 triliun pada
semua sumber untuk melestarikan dan tahun 2024, berdasarkan kerangka kerja Green Social Sustainability Impact Products &
memanfaatkan keanekaragaman hayati Services (GSSIPS). Pada tahun 2023, CIMB Niaga telah berkontribusi Rp6,9 triliun untuk
dan ekosistem secara berkelanjutan mendukung capaian ini
Page 26
Laporan Keberlanjutan 2023
26 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pilar No Indikator TPB Capaian Terkait Indikator TPB
10.2 Memberdayakan dan mendorong Bank memiliki program Community Link #JadiBerkelanjutan yang mendukung kegiatan
PILAR 3: TANGGUNG JAWAB
penyertaan sosial, ekonomi dan politik sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk program pemberdayaan bagi perempuan
SOSIAL PERUSAHAAN
bagi semua, tanpa melihat usia, jenis dan penyandang disabilitas, khususnya di wilayah Indonesia Timur
kelamin, disabilitas, bangsa, suku, asal,
kelompok etnis, agama atau ekonomi
atau status lainnya
13.3 Meningkatkan pendidikan, penumbuhan Sejalan dengan program konservasi bambu, Bank juga melakukan kegiatan peningkatan
kesadaran, serta kapasitas manusia dan kapasitas bagi para kelompok tani untuk pengolahan produk bambu, kewirausahaan,
kelembagaan terkait mitigasi, adaptasi, dan literasi keuangan
pengurangan dampak dan peringatan
dini perubahan iklim
13.2 Mengintegrasikan tindakan antisipasi Sama dengan capaian Pilar 2 indikator 13.2
perubahan iklim ke dalam kebijakan,
strategi dan perencanaan nasional
15.5 Melakukan tindakan cepat dan signifikan Bank telah menerapkan komitmen NDPE pada pembiayaan sektor kelapa sawit dan
untuk mengurangi degradasi habitat kehutanan serta komitmen untuk menghentikan pembiayaan pada sektor batubara
alami, menghentikan kehilangan termal di tahun 2040. Selain itu juga, Bank melalui Daftar Aktivitas Usaha yang Dilarang
keanekaragaman hayati, dan, melindungi (Exclusion List) yang melarang pembiayaan kepada debitur yang terlibat langsung/
dan mencegah lenyapnya spesies yang tidak langsung kepada perusakan cagar budaya, kawasan lindung nasional dan/atau
terancam punah internasional, termasuk kawasan konservasi gambut dan kawasan lahan basah pada
situs Ramsar
15.7 Melakukan tindakan cepat untuk Bank telah memiliki Daftar Aktivitas Usaha yang Dilarang (Exclusion List) dimana salah
PILAR 4: TATA KELOLA DAN RISIKO
mengakhiri perburuan dan perdagangan satu aktivitas yang dilarang, yaitu pembiayaan untuk aktivitas illegal.
jenis flora dan fauna yang dilindungi
serta mengatasi permintaan dan
pasokan produk hidupan liar secara
ilegal
16.2 Menghentikan perlakuan kejam, Bank telah memiliki komitmen dalam Kebijakan HAM untuk tidak terlibat dalam praktik
eksploitasi, perdagangan, dan segala kerja paksa atau bonded labor/debt labor, pekerja anak, pekerja di bawah umur, buruh
bentuk kekerasan dan penyiksaan migran, perdagangan manusia dan perbudakan modern
terhadap anak
16.4 Mengurangi aliran dana gelap maupun Bank telah memiliki Daftar Aktivitas Usaha yang Dilarang (Exclusion List) dimana salah
senjata, menguatkan pemulihan satu aktivitas yang dilarang yaitu pembiayaan untuk persenjataan & amunisi dan
dan pengembalian aset curian dan terorisme. Hal ini sejalan dengan Kebijakan APU, PPT dan PPPSPM.
memerangi segala bentuk kejahatan
yang terorganisasi
16.5 Secara substansial mengurangi korupsi » Bank telah memiliki Daftar Aktivitas Usaha yang Dilarang (Exclusion List) dimana
dan penyuapan dalam segala bentuknya salah satu aktivitas yang dilarang yaitu pembiayaan aktivitas suap dan korupsi
» Bank telah memperoleh sertifikasi ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti
Penyuapan (SMAP) pada Sub-direktorat Strategic Procurement and Admin Property
Management
» Dewan Komisaris dan Direksi Bank telah melakukan penandatanganan Deklarasi
Pakta Integritas, Kode Etik & Komitmen Antikorupsi (Pakta) secara berkala, yang
dimulai sejak tahun 2020. Pada tahun 2023, penandatanganan dilakukan pada 22
Mei 2023 dan telah dipublikasikan melalui situs web CIMB Niaga.
12.6 Mendorong perusahaan, terutama Bank telah memiliki Kebijakan dan Prosedur Keuangan Berkelanjutan yang mengatur
perusahaan skala besar dan mekanisme SDD untuk mendorong nasabah mengadopsi praktik terbaik keberlanjutan
transnasional untuk mengadopsi dalam menjalankan kegiatan usahanya.
PILAR 5: PELIBATAN DAN ADVOKASI PEMANGKU
praktik-praktik yang bekelanjutan dan
untuk memasukkan informasi yang
berkelanjutan di dalam siklus laporan
mereka
12.8 Memastikan bahwa setiap orang Bank telah memiliki situs web khusus keberlanjutan yang dapat diakses secara publik.
dimanapun mendapatkan informasi Disamping itu, secara aktif Bank melakukan beberapa inisiatif dan kegiatan terkait
KEPENTINGAN
yang relevan dan kesadaran untuk keberlanjutan seperti The Cooler Earth’s Sustainability Summit yang bertujuan untuk
pembangunan dan gaya hidup yang meningkatkan kesadaran akan isu-isu keberlanjutan yang muncul, dan mengkatalisasi
berkelanjutan secara harmonis dengan nasabah dan para pemangku kepentingan untuk mengambil tindakan, dan membangun
alam momentum yang nyata terkait keberlanjutan.
13.3 Meningkatkan pendidikan, penumbuhan Bank secara berkala melakukan pelatihan terkait keberlanjutan untuk internal karyawan
kesadaran, serta kapasitas manusia dan Bank, nasabah dan vendor. Misalnya, melalui kegiatan The Cooler Earth Sustainability
kelembagaan terkait mitigasi, adaptasi, Summit 2023.
pengurangan dampak dan peringatan
dini perubahan iklim
16.6 Mengembangkan lembaga yang efektif, Bank selalu mengedepankan nilai akuntabilitas dan transparansi dalam kegiatan usaha.
akuntabel, dan transparan di semua Hal ini sejalan dengan Kebijakan Pokok Perusahaan
tingkat
Page 27
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 27
Pendekatan Tata Kelola Keberlanjutan terkait Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Berdasarkan Global
Investors for Sustainable Development (GISD) [GRI 201-2]
Tata Kelola
1. Bank menyadari bahwa upaya untuk mengurangi dampak risiko terkait TPB akan berhasil apabila terintegrasi
dalam susunan tata kelola yang baik.
2. Bank memiliki badan tata kelola keberlanjutan untuk mendukung pencapaian TPB. Struktur badan tata kelola
keberlanjutan merujuk ke Pilar 4. Pencapaian dan pelaksanaan TPB merujuk kepada Peraturan Presiden Nomor 111
Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
3. Bank saat ini telah memiliki Unit Kerja Sustainability dan Unit Kerja Integrated & Climate Risk yang bertanggung
jawab untuk implementasi kerangka kerja keberlanjutan termasuk mendukung TPB.
4. Hal ini merupakan salah satu cara dalam merespons isu terkait TPB dan memastikan bahwa inisiatif serta aksi
terkait pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dapat terlaksana secara menyeluruh.
Strategi
1. Bank memiliki berbagai kebijakan yang mendukung tercapainya TPB misalnya namun tidak terbatas pada Kebijakan
Keberlanjutan, Kebijakan Keuangan Berkelanjutan, dan Kebijakan Hak Asasi Manusia.
2. Bank memiliki kerangka kerja GSSIPS untuk memastikan kesesuaian pembiayaan dengan kontribusi positif terhadap
TPB.
3. Bank telah membangun model dan metodologi analisis skenario iklim (climate scenario analysis atau CSA) dan
terlibat dalam proyek percontohan climate risk stress test (CRST) yang diminta oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hal ini bertujuan untuk mendukung tercapainya target emisi nol bersih GRK Indonesia pada 2060, Forest and Other
Land Uses (FOLU) Net Sink 2030 dan Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) Indonesia
4. Bank telah memiliki dan menjalankan mekanisme uji tuntas keberlanjutan (Sustainability Due Diligence atau SDD)
yang melingkupi kegiatan kredit dan non-kredit.
5. Uji tuntas dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek terkait lingkungan dan sosial, termasuk pencapaian
TPB.
6. Bank juga memiliki strategi untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan terkait TPB.
Manajemen Risiko Matriks dan Target
1. Menjadikan risiko terkait TPB sebagai salah satu pertimbangan
1. Mengidentifikasi portofolio/kelompok
untuk mengkaji risiko finansial dan non-finansial.
debitur yang memberikan dampak dan
2. Berupaya untuk meningkatan kesadaran debitur akan
kontribusi positif atas pencapaian TPB.
pencapaian serta mengkaji dan memasukkan aspek TPB
2. Uji Tuntas Keberlanjutan (Sustainability
dalam SDD.
Due Diligence atau SDD) yang dilakukan
3. Meningkatkan literasi risiko keberlanjutan dan Tujuan
terhadap portofolio pembiayaan Bank.
Pembangunan Berkelanjutan bagi internal Bank, nasabah dan
pemasok.
4. Mengidentifikasi risiko potensial terkait Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan.
Page 28
Laporan Keberlanjutan 2023
28 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Tujuan Pembangunan
Matriks Kontribusi Rujukan
Berkelanjutan (TPB)
Emisi GRK yang terkait dengan Bank melakukan perhitungan emisi GRK atas GISD (baru)
Perusahaan dan proyek pembiayaan Bank per 31 Desember 2022 pada
yang dibiayai, menggunakan sembilan sektor yang diidentifikasi memiliki
metodologi yang ditentukan intensitas emisi GRK tinggi menurut Net Zero
Banking Alliance (NZBA). Hasil perhitungan
menunjukkan terdapat 3,18 juta ton setara CO2
pada portofolio pembiayaan Bank.
Persentase portofolio investasi Bank memiliki portofolio investasi berkelanjutan GISD (baru)
yang sejalan dengan definisi berupa Obligasi Hijau (Green Bond) dan Sukuk Hijau
Sustainable Development Beragam (Green Sukuk) yang diterbitkan Badan Usaha Milik
Investing (SDI) Negara (BUMN) atau Pemerintah Republik Indonesia
sebesar Rp580,99 miliar pada tahun 2023.
Jumlah pinjaman outstanding, Bank memiliki pembiayaan kepada lebih dari 7.000 HIPSO – FI-
nilai pinjaman outstanding debitur UMKM dengan outstanding sebesar Rp22,8 01/02
(dipilah berdasarkan triliun dengan komposisi pembiayaan kepada
pembiayaan UKM dan mikro) debitur usaha mikro sebesar 4%, debitur usaha
kecil sebesar 29%, dan debitur usaha menengah
sebesar 67%.
Jumlah dan nilai rekening giro Per 31 Desember 2023, terdapat 31.577 akun Laporan
tanpa biaya untuk pelanggan Simpanan Pelajar (SimPel) dengan nilai Rp4,43 Keberlanjutan
yang sebelumnya tidak miliar.
memiliki rekening bank
Aktivitas usaha baru dan Pembiayaan kepada perusahaan tambang batubara Laporan
yang sudah ada (pembiayaan, termal dan perusahaan eksplorasi minyak dan gas Keberlanjutan
investasi, asuransi) terkait bumi kurang dari 0,3% dari total pembiayaan Bank.
Beragam
dengan tambang batubara Selain itu, tidak ada pembiayaan baru atas aktivitas
termal dan perusahaan ekspansi tambang batubara termal.
eksplorasi minyak dan gas bumi
Jumlah dan nilai dari Pembiayaan Kategori Kegiatan Usaha Berwawasan GISD (baru)
pembiayaan hijau dan terkait Lingkungan (KUBL) per 31 Desember 2023
keberlanjutan mencapai Rp33,50 triliun kepada lebih dari 1.486
debitur.
Analisis dampak terhadap Hampir 30% dari total pembiayaan Bank berpotensi UNEP FI
portofolio yang dilakukan untuk memiliki risiko keberlanjutan tinggi.
menginformasikan strategi
bisnis, di mana proses dan Beragam
keluaran dari analisis ini telah
dipastikan mengikuti panduan
yang berlaku
Keberadaan dan penerapan Bank telah mengatur proses Uji Tuntas UNEP FI
sistem analisis dampak dan Keberlanjutan (Sustainability Due Diligence atau
keterlibatan klien/perusahaan Beragam SDD) atas debitur dan relasi usaha dengan syarat
investee keberlanjutan mengacu pada praktik terbaik
internasional.
Jumlah transaksi dan pengguna Pada tahun 2023, Bank memiliki 34.849 nasabah IRIS+
aktif rekening giro rekening giro individual dan UMKM dengan nilai
Rp3,25 triliun.
Jumlah insentif yang diberikan Pada tahun 2023, Bank menyediakan tabungan IRIS+
untuk pembukaan tabungan Beragam pelajar dengan total nilai donasi untuk pembukaan
tabungan sebesar Rp195,4 juta.
Page 29
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 29
Tujuan Pembangunan
Matriks Kontribusi Rujukan
Berkelanjutan (TPB)
Jumlah dan nilai dari Sampai dengan 31 Desember 2023, Program Laporan
pembiayaan terkait lingkungan, Sustainability-Linked Loan/Financing (SLL/F) Keberlanjutan
sosial, dan tata kelola (LST) yang diberikan kepada 5 debitur sebesar Rp1,03
mana syaratnya dipengaruhi triliun dan program Sustainable Finance dengan
oleh kinerja keberlanjutan pembiayaan sebesar Rp2,74 triliun kepada 5
debitur.
Jumlah akun yang dimiliki Terdapat 51 nasabah perempuan pada pembiayaan GISD (baru)
oleh perempuan pada negara UMKM Bank
dengan ketimpangan gender
yang besar terkait inklusi
keuangan
Pendekatan Bank terhadap Risiko Iklim
[GRI 201-2] [FN-CB-550a.2] [ACGS C.1.2; C.4.7; (B).C.1.1]
CIMB Niaga berupaya untuk terus mendukung inisiatif skenario-skenario iklim adalah minyak dan gas, dan
pemerintah dalam mengatasi perubahan iklim. logam dan pertambangan.
Bank pada tahun 2023 mulai terlibat dalam proyek
percontohan analisis skenario iklim (climate scenario Di tahun 2024, Bank juga akan menambahkan cakupan
analysis atau CSA) atau climate risk stress test menjadi minimal 50% dari total portofolio kredit Bank
(CRST) untuk melihat dampak risiko transisi dan fisik sesuai dengan Panduan CRST OJK. Selanjutnya, Bank
berdasarkan skenario yang ditentukan pemerintah sedang mengembangkan metodologi penilaian dari
melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Panduan yang dampak risiko iklim fisik dengan rentang waktu satu
digunakan dalam melakukan CRST adalah Panduan tahun kedepan untuk risiko fisik akut, seperti banjir
Climate Risk Stress Testing Perbankan 2023 Volume dengan cakupan portofolio ritel (KPR), dan juga risiko
1.0 dan versi penyempurnaannya ke depan yang fisik akut lain seperti kebakaran/kekeringan untuk
mengadopsi 3 skenario iklim dari Networks for Greening portfolio non-ritel dengan cakupan sektor tertentu.
the Financial System (NGFS). Skenario NGFS yang telah
ditetapkan untuk proses CRST ini antara lain, yaitu Net Bank melalui pemahaman dan pembelajaran atas
Zero 2050, Delayed Transition, dan Current Policies. risiko iklim di tingkat portofolio dapat mengidentifikasi
peluang-peluang pembiayaan atau inisiatif, antara lain:
Bank melakukan CRST ini secara bertahap dimulai 1. Peluang pembiayaan melalui produk-produk dan/
dengan kajian risiko transisi pada portofolio non-ritel atau program terkait tema keberlanjutan (misalnya
dari sektor yang diidentifikasi merupakan intensif pembiayaan solusi iklim berbasis alam atau nature-
karbon seperti sektor pertanian, minyak dan gas, logam based solutions) kepada nasabah atau sektor terkait
dan pertambangan, pembangkit listrik, manufaktur, sehingga berkontribusi positif terhadap aksi mitigasi
transportasi, dan real estate. dan/atau adaptasi iklim.
2. Mendorong strategi dan target untuk mencapai
Di tahun 2023, Bank melakukan proyek percontohan organisasi net zero emission (NZE) pada 2050;
CRST terhadap segmen portofolio non ritel, utamanya 3. Mengajak para pemangku kepentingan untuk
segmen perbankan korporasi dan komersial, yang berpartisipasi dalam perjalanan transisi berkeadilan
mencakup 37% dari total portofolio kredit Bank (bank (just transition) menuju ekonomi rendah karbon,
only). Berdasarkan proyek percontohan CRST ini, Bank tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
mendapati bahwa sektor yang paling terdampak oleh (TPB), dan Enhanced Nationally Determined
Contribution (ENDC) Indonesia;
Page 30
Laporan Keberlanjutan 2023
30 PT Bank CIMB Niaga Tbk
4. Mengembangkan nilai tambah dengan aspek keberlanjutan sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang
dan berkelanjutan bagi investor dan/atau pemegang saham, serta pemangku kepentingan lainnya.
Bank memahami bahwa diperlukan inisiatif atau program untuk melakukan mitigasi risiko akibat perubahan iklim di
tingkat operasional dan hal ini dilakukan melalui:
1. Pemasangan solar panel (saat ini dipasang di salah satu kantor CIMB Niaga) dengan harapan dapat meningkatkan
porsi energi baru terbarukan pada sumber bauran energi yang digunakan oleh Bank
2. Pembelian Renewable Energy Certificate (REC)
3. Pembelian unit karbon yang berpotensi untuk dilakukannya mekanisme offset karbon
4. Berbagai inisiatif efisiensi energi lainnya, seperti penggunaan lampu LED dan peremajaan AC
5. Penanaman bambu dimana inisiatif ini merupakan bagian dari program CSR Bank dengan harapan dapat
mendukung penangkapan dan penyimpanan karbon
Komunikasi Singkat: CIMB Niaga bersama
CIMB Group Menuju Organisasi Emisi Nol
Bersih Gas Rumah Kaca (GRK) 2050
Mengidentifikasi
Mengukur emisi risiko dan peluang
GRK cakupan 1, pada sumber-sumber
2, dan 3 penghasil emisi
Menyusun
target interim
Peta Jalan Menuju tahun 2030 dan
target 2050
Mengkomunikasikan progres Organisasi Emisi Nol
Bank terkait pencapaian
target emisi nol bersih gas
Bersih GRK 2050
rumah kaca (GRK) secara
berkala kepada pemangku
Menyusun strategi
kepentingan internal dan
untuk memitigasi risiko
eksternal
transisi iklim melalui
penghematan energi dan
meningkatkan eksposur
Memonitor portofolio hijau Bank
penggunaan emisi dan
eksposur risiko iklim
pada pembiayaan
Bank
Page 31
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 31
Sejak tahun 2021, CIMB Group telah menjadi anggota Net yang sejalan dengan komitmen Perjanjian Paris, yaitu
Zero Banking Alliance (NZBA) dan menetapkan target memperlambat laju pemanasan global di bawah 2°C
emisi nol bersih GRK secara keseluruhan (Cakupan 1, atau paling ideal 1,5°C dibandingkan dengan level
2, dan 3) atau organisasi net zero emission (NZE) pada praindustri. Selanjutnya, untuk memastikan peta jalan
2050. CIMB Niaga sebagai bagian dari CIMB Group menuju organisasi NZE memiliki strategi dan target yang
juga mengimplementasikan komitmen yang sama. terukur maka Bank melakukan proyek Strategi Emisi Nol
Dengan demikian, Bank telah menyusun beberapa Bersih GRK & Manajemen Risiko Iklim (‘Net Zero Strategy
langkah strategis dalam mempersiapkan target iklim & Climate Risk Management’).
» Optimalisasi fasilitas kantor fisik
Mengoptimalkan
» Pengurangan luasan kantor operasional
Lokasi Bisnis
Usaha
» Investasi pada kegiatan efisiensi energi dan kampanye untuk perubahan gaya
hidup
Menghindari dan » Pengembangan sistem pencatatan data emisi GRK operasional Bank
» Peremajaan Air Conditioner (AC) di beberapa lokasi untuk penghematan energi
Menurunkan » Konversi lampu LED pada kantor operasional
Konsumsi Energi
» Beralih ke sumber energi baru terbarukan melalui pembelian sertifikat energi
terbarukan yang terverifikasi
» Proyek percontohan pemasangan panel surya*
Energi » Inisitatif Internal Carbon Pricing (ICP)**
Hijau
Pembelian unit karbon berkualitas tinggi (yang memiliki sertifikasi) yang berasal
dari sumber lokal, untuk emisi yang tidak dapat dihindari, misalnya melalui bursa
Carbon karbon Indonesia (Indonesia Carbon Exchange atau IDXCarbon)
Offsets
» Melakukan pengukuran dan pemantauan secara berkala atas emisi dari
portofolio pembiayaan
» Menetapkan target dan strategi pembiayaan hijau untuk sektor kelapa sawit,
Strategi ketenagalistrikan, tambang batubara termal, dan semen
» Melakukan koordinasi dengan unit bisnis lainnya terkait strategi dan potensi
Sektor Hijau pembiayaan hijau
Catatan:
*Saat ini panel surya telah terpasang di kantor cabang Bintaro dan sedang menunggu izin operasionalisasi.
**Internal Carbon Pricing (ICP) merupakan salah satu inisiatif untuk mencapai emisi nol bersih GRK Cakupan 1 dan 2 dalam operasional
pada tahun 2030 dengan menerapkan nilai moneter pada emisi GRK Cakupan 2 yang dihasilkan oleh Bank. Sejak tahun 2021 Bank telah
mulai mencoba untuk menetapkan dan mengimplementasikan kerangka kerja ICP.
Page 32
Laporan Keberlanjutan 2023
32 PT Bank CIMB Niaga Tbk
CIMB Niaga bersama CIMB Group melalui proyek Strategi dalam rangka mencapai target jangka panjang yaitu
Emisi Nol Bersih GRK & Manajemen Risiko Iklim (‘Net Zero NZE di semua sektor material dalam portofolio Bank
Strategy & Climate Risk Management’) telah menetapkan pada tahun 2050. Penentuan target tersebut sejalan
target penurunan emisi pada tahun 2030 untuk empat dengan usaha untuk memitigasi risiko iklim dalam
sektor utama, yaitu kelapa sawit, ketenagalistrikan, portofolio Bank. Selain itu, Bank mulai mengeksplorasi
tambang batubara termal, dan semen. Melalui proyek penentuan target untuk sektor perumahan dan minyak
tersebut, maka CIMB Niaga turut berkontribusi atas & gas bumi yang rencananya akan diumumkan pada
pencapaian CIMB Group yang merupakan bank pertama tahun 2024. Dalam melaksanakan strategi NZE, Bank
di dunia yang menetapkan target penurunan emisi GRK mendukung transisi yang berkeadilan (just transition)
tahun 2030 dari portofolio pembiayaan sektor Kelapa serta melakukan upaya bersama dengan nasabah
Sawit. Target-target tersebut merupakan target interim dalam menghadapi tantangan menuju dekarbonisasi.
Berlandaskan pendekatan
Prinsip Desain Utama Penetapan Target Interim menuju NZE 2050 berbasis sains
Bank telah memastikan bahwa
semua penetapan target
Selaras dengan ambisi Memungkinkan
pada semua sektor terpilih
iklim NZE 2050 tindakan tegas
telah menggunakan skenario
referensi ilmiah, dapat diterima
Target 2030 konsisten dengan Target 2030 ditetapkan sebagai dengan baik, dan kredibel. Bank
arah dekarbonisasi menuju NZE acuan Bank dalam mengambil memahami bahwa iklim adalah
2050, yang diperlukan untuk tindakan segera. Di masa ilmu pengetahuan yang terus
menjaga pemanasan global global depan, Bank akan membuat berkembang. Oleh sebab itu, Bank
jauh di bawah 1,5 oC sejak masa target interim jangka panjang memilih untuk bertindak sekarang
praindustri dan melestarikan untuk memastikan bahwa berdasarkan pengetahuan terbaik
bumi agar tetap layak huni. organisasi dapat tumbuh secara yang saat ini tersedia dan akan
berkelanjutan menuju NZE 2050. dilakukan peninjauan kembali
sesuai dengan perkembangan
ilmu pengetahuan, metodologi
pelaporan, serta undang-undang
dan peraturan.
Mencapai transisi
berkeadilan (just transition) Mencapai emisi nol bersih
sebagai suatu keharusan GRK dalam kemitraan
dengan nasabah
Berfokus pada
Bank menyadari kelestarian dampak
Bank percaya bahwa kedepannya
lingkungan perlu diselaraskan
emisi nol berish GRK harus sejalan
dengan pembangunan dan Bank fokus pada penetapan target
dengan pertumbuhan ekonomi,
pertumbuhan yang inklusif, serta awal pada sektor-sektor yang
dan hasil sosioekonomi yang
diimbangi dengan ketahanan paling material dimana Bank
positif. Bank menempatkan diri
dan keterjangkauan pangan dan dapat menciptakan dampak positif
sebagai mitra nasabah yang
energi. Bank telah memasukkan terhadap dekarbonisasi dengan
dapat membantu perjalanan
berbagai pertimbangan ini mengutamakan ekonomi yang
dekarbonisasi nasabah kami,
kedalam target dan skenario mendukung praktik berkelanjutan
dan tidak menjauh dari nasabah
rujukan sesuai dengan konteks dan teknologi. Bank juga
dengan industri yang menghadapi
regional (dan lokal). memprioritaskan sektor-sektor
kesulitan dalam perjalanan
dekarbonisasi. berdasarkan paparan dari emisi
GRK pada portofolio pembiayaan.
Page 33
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 33
Komitmen Aksi Iklim Kami
CIMB Niaga bersama CIMB Group kembali menapaki tonggak penting dalam perjalanan keberlanjutan
dengan menetapkan target 2030 menuju organisasi NZE pada tahun 2050 untuk beberapa sektor,
sebagai berikut:
Sektor Batubara Sektor Semen Sektor Kelapa Sawit Sektor
Menurunkan portofolio Menurunkan intensitas Menurunkan intensitas Ketenagalistrikan
pembiayaan sektor fisik emisi nasabah di emisi portofolio Kelapa Menurunkan intensitas
pertambangan batubara sektor semen sebesar Sawit sebesar 16% (dari emisi portofolio
termal menjadi 50% dari 36% dari 0,72 menjadi garis dasar 2022). Hal ketenagalistrikan sebesar
garis dasar 2021. 0,46 ton setara CO2/ton ini dilakukan dengan 38% (dari garis dasar
semen yang diproduksi melibatkan nasabah untuk 2022), dengan fokus pada
(dari garis dasar 2021). mengalihkan produksinya sumber energi alternatif
menuju minyak sawit yang rendah karbon
berkelanjutan. dan terbarukan untuk
mempercepat rencana
dekarbonisasi dari nasabah.
Page 34
Laporan Keberlanjutan 2023
34 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Target Pengurangan Emisi 2030
Sektor
Tambang Batubara
Kelapa Sawit Ketenagalistrikan Semen
Termal
Metrik Target ton setara CO2 per ton minyak kg setara CO2 per % dari ekposur ton setara CO2 per
kelapa sawit megawatt hour portofolio ton semen
(MWh)
Rantai Pasok yang » Perkebunan · Penghasil tenaga · Tambang batubara · Produksi semen
Termasuk dalam » Pabrik listrik termal
Penetapan Target
Cakupan Emisi » Cakupan 1 (termasuk emisi Cakupan 1 atas Tidak tersedia Cakupan 1 dan 2 atas
GRK Nasabah yang yang dihasilkan dari alih nasabah penghasil nasabah penghasil
Termasuk dalam guna lahan dan serapan tenaga listrik semen
Penetapan Target karbon) dan cakupan 2 atas
perkebunan, pabrik, dan
nasabah terintegrasi
» Cakupan 3 dari kegiatan
hulu (termasuk pengadaan
tandan buah segar) yang
diakukan oleh nasabah
terintegrasi
Kelas Aset yang » Portofolio pembiayaan kepada nasabah
Termasuk dalam » Portofolio investasi yang dibukukan sebagai Available for Sale (AFS) dan Hold to Maturity (HTM)
Penetapan Target » Fasilitasi kegiatan peningkatan modal untuk nasabah termasuk penerbitan obligasi/sukuk dan penawaran
umum perdana (yang menjadi portofolio anak Perusahaan Bank, yaitu PT CIMB Niaga Sekuritas)
Referensi Skenario Adjusted SBTi FLAG Commodity Adjusted IEA NZE IEA NZE 2050 (regional) SBTi Carbon Intensity
Pathway untuk kelapa sawit 2050 (regional) Pathway untuk
(regional) semen (global)
Garis Dasar 1,81 (per 2022) 439 (per 2022) 100% (per 2021) 0,72 (per 2021)
Target 2030 1,52 272 50% 0,46
Target Perubahan Penurunan sebesar 16% Penurunan sebesar Penurunan sebesar Penurunan sebesar
38% 50% 36%
Rencana NZE Sejalan dengan referensi Sejalan dengan Menghapuskan Sejalan dengan
skenario pada 2030 referensi skenario eksposur terhadap referensi skenario
pada 2030 tambang batubara pada 2030
termal pada 2040
Informasi lebih lanjut mengenai penetapan target interim menuju NZE 2050 dapat dilihat pada laporan resmi CIMB Group yang dapat
diakses melalui laman berikut.
Page 35
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 35
Target Interim 2030 Menuju NZE 2050
Kelapa sawit Ketenagalistrikan
2,5 600
500
2,0
1,81 tCO2e/tCPO 439 kgCO2e/MWh
Intensitas Emisi
Intensitas Emisi
400
(kgCO2e/MWh)
(tCO2e/tCPO)
1,5
1,52 tCO2e/tCPO
300
272 kgCO2e/MWh
1,0
200
0,5
100
0 0
2022 2025 2030 2035 2040 2045 2050 2022 2025 2030 2035 2040 2045 2050
Garis Dasar CIMB Garis Dasar CIMB
Skenario Referensi – Adjusted SBTi FLAG Commodity Pathway untuk kelapa sawit (Regional) Skenario Referensi – Adjusted IEA NZE 2050 (Regional)
Target 2030 CIMB Target 2030 CIMB
Tambang Batubara Termal Semen
120 0,8
0,72 tCO2e/t semen
0,7
100
Eksposur Portofolio CIMB
100%
0,6
Intensitas Emisi
(tCO2e/t semen)
80
0,5
0,46 tCO2e/t semen
60
(%)
0,4
50%
40 0,3
0,2
20
0,1
0 0% 0
2021 2025 2030 2035 2040 2045 2050 2021 2025 2030 2035 2040 2045 2050
Garis Dasar CIMB Garis Dasar CIMB
Target Pathway CIMB Skenario Referensi – SBTi Carbon Intensity Pathway untuk Semen (Global)
Target 2030 CIMB Target 2030 CIMB
2040 Target per IEA NZE 2050 (Regional)
Tentang Laporan [GRI 2-2; 2-3; 2-4; 2-5;201-4] [SUSBA 1.6.2.9] [FN-CB-550a.1] [ACGS-C.1.3; (B)C.1.2]
Setiap tahun PT Bank CIMB Niaga Tbk (‘CIMB Niaga’ terkait kinerja keuangan berasal dari laporan keuangan
atau ‘Bank’) menerbitkan laporan keberlanjutan yang konsolidasi yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik.
mengungkapkan informasi kinerja lingkungan, sosial, Sementara, untuk data karyawan dan penggunaan
dan tata kelola (LST). Laporan keberlanjutan tahun listrik berasal dari unit-unit kerja dan kantor cabang di
sebelumnya dipublikasikan pada tanggal 10 Maret 2023. seluruh Indonesia. Bank melakukan penyajian kembali
(restatement) data emisi gas rumah kaca (GRK) Cakupan
Informasi dan data yang disampaikan pada laporan 2 tahun 2022 dan 2021 untuk mengkinikan metode
ini merupakan kinerja perusahaan periode 1 Januari perhitungan menggunakan faktor emisi berdasarkan
sampai dengan 31 Desember 2023 yang bersumber grid pembangkit listrik di masing-masing wilayah. Bank
dari data atau informasi di Kantor Pusat CIMB Niaga tidak mendapatkan bantuan finansial dari pemerintah
dan kegiatan operasionalnya di seluruh Indonesia. Data pada periode pelaporan ini.
Page 36
Laporan Keberlanjutan 2023
36 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Bank telah melakukan verifikasi laporan keberlanjutan. Verifikasi dilakukan oleh pihak independen, yaitu KAP Siddharta
Widjaja & Rekan (KPMG Indonesia) dengan mengacu pada standar International Standard on Assurance Engagements
(ISAE) 3000 termasuk adopsi dari Standar Profesional Akuntan (SPA) 3410. Penunjukan pihak independen telah
mendapatkan persetujuan dari Direksi dan dipastikan tidak ada benturan kepentingan.
Bank menyampaikan informasi berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang
Penerapan Keuangan Berkelanjutan dan Penyusunan Laporan Keberlanjutan sebagai bentuk kepatuhan. Laporan
Keberlanjutan ini juga disusun merujuk pada beberapa kerangka kerja dan standar seperti Global Reporting Initiative
(GRI), Indikator suplemen Sektor Jasa Keuangan GRI-G4, Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD),
Sustainability Accounting Standard Board (SASB) sektor Jasa Keuangan, Sustainable Banking Assessment (SUSBA)
World Wide Fund (WWF), Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), Global Investors for Sustainable Development
(GISD) Alliance, serta ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS). Lebih lanjut, tidak terdapat informasi terkait
metodologi Global Systemically Important Bank (G-SIB) karena Bank belum tergabung dalam daftar ini.
Prioritas Topik Material [GRI 3-1; 3-2]
Tidak terdapat perubahan
topik material tahun 2023 jika
dibandingkan dengan pelaporan
periode sebelumnya. Penentuan TINGGI
topik material menggunakan 1. Teknologi
metode survei kepada pemangku a. Keamanan, privasi, dan tata kelola data
b. Digitalisasi dan Inovasi
kepentingan, baik internal maupun
2. Tata Kelola
eksternal, seperti karyawan, a. Tata kelola perusahaan, etika, dan kepatuhan
nasabah, dan rekanan Bank yang b. Manajemen risiko dan ketahanan usaha
dilakukan pada tahun 2022. 3. Produk dan Jasa Keuangan Berkelanjutan
4. Perubahan Iklim
Bank juga menerima tanggapan
dan masukan dari investor dan
lembaga pemeringkat. Proses
penentuan topik material dilakukan
SEDANG
dengan mengidentifikasi dan 5. Literasi dan Inklusi Keuangan
6. Pengalaman Nasabah
melakukan kajian dampak usaha
7. Hak Asasi Manusia
melalui telaah prinsip keuangan 8. Keberagaman dan Inklusi
bekelanjutan.
Prioritas topik material ditentukan RENDAH
melalui tes materialitas bersama
9. Kewarganegaraan Perusahaan dan Kesukarelaan
CIMB Group dengan melibatkan
10. Pengembangan Kepegawaian dan Talenta
pemangku kepentingan dan ahli. 11. Kesejahteraan, Kesehatan, dan Keamanan
Pelibatan ini meliputi penentuan 12. Keanekaragaman Hayati dan Integritas Ekosistem
topik, diskusi, asesmen topik, dan
penentuan prioritas.
Page 37
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 37
Pendekatan Manajemen pada Topik Material
[GRI 3-3] [SUSBA 1.6.2.7] [ACGS-C.1.1; C.1.2; C.2.1]
1. Teknologi
Informasi Penting
• Keamanan, Privasi, dan Tata Kelola Data [GRI 418-1] • Digitalisasi dan Inovasi
- Kebijakan untuk desain yang adil dan penjualan produk - Dampak ekonomi tidak langsung [GRI 203-1; 203-2]
dan layanan keuangan [GRI FS15]
- Privasi pelanggan [GRI 418-1]
Topik Material dan Pentingnya bagi Keberlanjutan Perusahaan
Teknologi sangat penting untuk mengukur dan melaporkan kepercayaan digital dan skor pengalaman digital
Dampak:
Sektor perbankan sangat rentan terhadap serangan dan ancaman siber, yang dapat menyebabkan kerugian bagi nasabah
maupun Bank. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, Bank terus berupaya meningkatkan dan memperkuat sistem
operasional. Teknologi akan berdampak terhadap kinerja keuangan dan operasional Bank, termasuk reputasi.
Kebijakan: Target Kinerja:
• Kebijakan Strategi dan • Kebijakan IT Continuity Zero complaint terkait privasi data nasabah
Organisasi Teknologi • Kebijakan End User
Informasi (TI) Computing
• Kebijakan Pengembangan • Kebijakan Digital Banking
Sistem TI • Kebijakan Penggunaan
• Kebijakan Operasional TI Penyedia Jasa TI
• Kebijakan Jaringan • Kebijakan Proses, Risiko,
Komunikasi TI dan Kepatuhan TI
• Kebijakan Keamanan
Informasi
Strategi Pencapaian: Pencapaian:
• Pelatihan dan lokakarya terkait dengan informasi dan • Memperkuat kemampuan dan kapasitas keamanan siber
teknologi untuk lebih proaktif dalam meningkatkan keamanan
• Melakukan pendayagunaan teknologi secara efisien, tepat TI dalam mengantisipasi ancaman virus, malware, dan
waktu, dan cost effective untuk menghasilkan produk dan memitigasi risiko-risiko digital dengan memperbaharui
layanan perbankan yang berkualitas, andal, dan aman platform insiden manajemen serta otomasi pengujian
keamanan pada aplikasi
• Pengembangan aplikasi Custody & Fund Admin System
yang mengadopsi teknologi dan solusi baru yang lebih
efisien dalam memenuhi kebutuhan bisnis
• Mengintegrasikan Kartu Kredit Digital OCTO Card/Kartu
Digital Octo Card Syariah pada aplikasi OCTO Mobile
sehingga dapat digunakan nasabah tanpa membutuhkan
kartu fisik.
Evaluasi yang dilakukan: Direktorat yang Bertanggung Jawab:
Memperkuat kemampuan dan kapasitas keamanan teknologi Direktorat Operasional dan Informasi Teknologi
untuk lebih proaktif dalam meningkatkan keamanan TI untuk
mengantisipasi ancaman virus, malware dan memitigasi
risiko-risiko digital
Page 38
Laporan Keberlanjutan 2023
38 PT Bank CIMB Niaga Tbk
2. Tata Kelola
Informasi Penting
• Tata Kelola Perusahaan, Etika dan Kepatuhan • Manajemen Risiko dan Ketahanan Usaha
- Antikorupsi [GRI 205] - Cakupan dan frekuensi audit untuk meninjau penerapan
- Perilaku Anti-persaingan [GRI 206] kebijakan sosial dan lingkungan, serta prosedur kajian
- Pemasaran dan Pelabelan [GRI 417] risiko [GRI FS9][SUSBA 1.4.1.8]
Topik Material dan Pentingnya bagi Keberlanjutan Perusahaan
Tata kelola merupakan dasar bagi seluruh kinerja Bank, termasuk implementasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST).
Dampak:
Tata kelola yang baik merupakan salah satu kunci keberlangsungan perusahaan. Melalui tata kelola yang baik dapat tercipta
hubungan antara pihak manajemen organisasi dengan pemangku kepentingan (nasabah, pemegang saham/investor, regulator,
pemasok, karyawan, komunitas lokal, dan serikat pekerja) yang terdampak kegiatan operasional Bank melalui hak dan kewajiban
sesuai dengan visi dan misi yang mempertimbangkan isu LST.
Kebijakan: Target Kinerja:
· Kebijakan Tata Kelola No. M.12 · Menanamkan budaya keberlanjutan dan mengintegrasikan
· Kebijakan Antisuap dan Korupsi No. M.11 prinsip keberlanjutan pada proses kegiatan usaha
· Kebijakan Penerapan Program Anti Pencucian Uang, · Penghargaan dalam ASEAN Corporate Governance
Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Scorecard (ACGS)
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT · Penghargaan dalam Annual Report Award (ARA)
dan PPPSPM) No. C.02
· Kebijakan Hak Asasi Manusia (HAM) No. M.13
· Kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan No. M. 14
· Kebijakan Anti-Fraud No. E.07
Strategi Pencapaian: Pencapaian:
· Pembentukan Unit Kerja Sustainability · Juara Umum Annual Report Award (ARA) 2022.
· Penyesuaian berbagai piagam dan kebijakan · Mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
· Evaluasi penerapan tata kelola berdasarkan kriteria ASEAN (SMAP) sesuai SNI ISO 37001
Corporate Governance Scorecard (ACGS) dan Pedoman · Menerbitkan Kebijakan Hak Asasi Manusia (HAM) untuk
Umum Governansi Korporat Indonesia (PUG-KI) memperkuat komitmen Bank terhadap prinsip HAM
· Melakukan sertifikasi prosedur tata kelola sesuai dengan · Melakukan penyempurnaan Kode Etik Rekanan sekaligus
standar internasional, yaitu The International Organization sebagai Pakta Integritas Rekanan
for Standardization (ISO) · Internalisasi nilai dan budaya Perusahaan yang baru
· Melakukan atestasi Kode Etik dan Kode Perilaku secara melalui 3 pendekatan, yaitu EPICC Communication, EPICC
berkala Cascading dan EPICC Hardwiring
· CIMB Niaga dinilai sebagai perusahaan yang sangat
excellent (luar biasa) dalam hal sistem, infrastruktur dan
implementasi GCG, manajemen risiko, dan kepatuhan
· Pelaksanaan reviu kepatuhan dengan metode aligned
assurance, di mana Unit Kerja Kepatuhan berkolaborasi
(liaise) dengan Unit Kerja Internal Audit dalam reviu
kepatuhan
Evaluasi yang dilakukan: Direktorat yang Bertanggung Jawab:
Evaluasi penerapan tata kelola perusahaan berdasarkan Direktorat Kepatuhan, Corporate Affairs, dan Hukum,
parameter regulator, ACGS, PUGKI dan best practices khususnya Unit Kerja Good Corporate Governance (GCG)
& Sustainability bersama dengan Unit Kerja Anti Fraud
Management
Page 39
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 39
3. Produk dan Jasa Keuangan
Berkelanjutan
Informasi Penting
· Kinerja Ekonomi [GRI 201-1; 201-2; 201-3; 201-4] · Pendekatan untuk Memasukkan Faktor LST dalam Analisis Kredit
· Portofolio Produk dan Kualitas Pinjaman [SUSBA 1.1.1.10] · Penilaian Risiko LST dan Mitigasi pada Level Portofolio
· Kebijakan Terkait Komponen Sosial dan Lingkungan, serta · Pengungkapan Eksposur dan Target Risiko LST
Penerapannya dalam Bisnis Perusahaan [GRI FS1]
· Persentase Portofolio Bisnis Perusahaan Sesuai Sektor Perbankan
bagi Individu yang Terkendala [GRI FS6]
Topik Material dan Pentingnya bagi Keberlanjutan Perusahaan
Keuangan berkelanjutan sangat penting untuk memberikan kerangka kerja pembiayaan Bank sehingga dapat mendukung tercapainya TPB,
termasuk aksi dan mitigasi perubahan iklim, serta terbentuknya ekosistem ekonomi rendah karbon.
Dampak:
Kegiatan pembiayaan memililki risiko keberlanjutan. Debitur yang mendapatkan pembiayaan dari Bank berpotensi memiliki isu terkait deforestasi,
perairan, kelautan, alih guna lahan, sosial masyarakat, ketenagakerjaan, serta HAM. Semua hal ini merupakan isu keberlanjutan yang penting.
Sebagai Bank yang bertanggung jawab maka Bank bersama debitur bekerja sama untuk meminimalkan dampak negatif dari aktivitas pembiayaan
yang dilakukan. Selain itu, adanya produk/program keuangan berkelanjutan akan mendukung transisi yang berkeadilan (just transition), ekonomi
rendah karbon, tercapainya Perjanjian Paris, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dan merangkul secara inklusif para nasabah, pemegang saham/
investor, regulator, dan komunitas lokal.
Kebijakan: Target Kinerja:
· Kebijakan Keberlanjutan No. M.08 dan Prosedur Keberlanjutan No. · Penerbitan dokumen panduan sektor, misalnya namun tidak
M.08.P.01 terbatas pada sektor berbasis lahan (land-based sector), emisi GRK
· Kebijakan Keuangan Berkelanjutan No. M.10 dan Prosedur Keuangan tinggi, dan Pertanian, Kehutanan, Tata Guna Lahan, dan Alih Guna
Berkelanjutan No. M.10.P.01 Lahan (Agriculture, Forestry, Other Land Use, and Land Use Change
· Daftar Sektor dengan Risiko Keberlanjutan Tinggi atau AFOLULUC)
· Panduan Sektor · Meningkatkan portofolio pembiayaan berkelanjutan sejalan
dengan Taksonomi Hijau Indonesia (THI) dan target emisi nol
bersih GRK Bank pada 2050
· Mulai mempelajari Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan
Indonesia atau TKBI (sebelumnya disebut sebagai Taksonomi
Berkelanjutan Indonesia atau TBI)
· Meningkatkan literasi terkait keberlanjutan dan keuangan
berkelanjutan
· Menyelaraskan pembiayaan berkelanjutan dengan target ‘FOLU
Net Sink 2030’ Indonesia (tingkat emisi GRK sebesar -140 juta ton
setara CO2 pada tahun 2030) dan mendorong inisiatif yang dapat
mencegah terjadinya kehilangan keanekaragaman hayati
· Peningkatan portofolio pembiayaan berkelanjutan pada sektor
kelapa sawit
Strategi Pencapaian: Pencapaian:
· Bank melakukan segala aspek uji tuntas terkait keberlanjutan · Total portofolio pembiayaan pada kategori kegiatan usaha
terhadap debitur/calon debitur, misalnya melalui Uji Tuntas berkelanjutan (KKUB) sebesar RpRp55,45 triliun
Keberlanjutan (Sustainability Due Diligence atau SDD) dan Uji Tuntas · Pembiayaan UMKM melalui channeling mencapai Rp5,4 miliar.
Keberlanjutan Lanjutan (Enhanced Sustainability Due Diligence atau Sebesar Rp2,22 miliar atau 41% nya disalurkan kepada debitur
ESDD), serta pemeriksaan pada Panduan Sektor Perempuan (36% dari total nasabah UMKM channeling)
· Bank memberikan Action Plan untuk nasabah/calon nasabah yang · Total pembiayaan sawit berkelanjutan (nasabah dengan/dalam
belum memenuhi persyaratan keberlanjutan minimal proses sertifikasi ISPO/RSPO) mencapai hampir Rp9,5 triliun
· Bank senantiasa mendorong nasabah/calon nasabah untuk · Penerbitan Panduan Sektor Manufaktur
mengadopsi dan menjalankan praktik terbaik keberlanjutan di · Pengkinian Panduan Sektor Kontruksi dan Infrastruktur
sektornya · Mengintegrasikan aspek Hak Asasi Manusia dan komitmen NDPE
· Melakukan identifikasi dan klasifikasi portofolio Bank berdasarkan pada SDD dan ESDD
risiko keberlanjutan, kategori kegiatan usaha berkelanjutan, kategori
produk dan layanan yang memiliki dampak lingkungan, sosial,
dan berkelanjutan (Green Social Sustainable Impact Product and
Services), dan Taksonomi Hijau Indonesia
· Mengintegrasikan dan mengarusutamakan aspek Nol Deforestasi,
Nol Gambut, Nol Eksploitasi (No Deforestation, No Peat, No
Exploitation atau NDPE) yang diimplementasikan melalui Panduan
Sektor
Evaluasi yang dilakukan: Direktorat yang Bertanggung Jawab:
Melakukan audit internal dan control effectiveness testing (CET) secara Unit Bisnis dan Direktorat Kepatuhan, Corporate Affairs, dan Hukum,
berkala atas penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk SDD dan khususnya Unit Kerja Sustainability
ESDD pada unit-unit terkait.
Page 40
Laporan Keberlanjutan 2023
40 PT Bank CIMB Niaga Tbk
4. Perubahan Iklim
Informasi Penting
· Penggunaan Energi · Pengelolaan Air
· Penghematan Kertas · Pengelolaan Limbah
Topik Material dan Pentingnya bagi Keberlanjutan Perusahaan
Perubahan iklim menjadi topik penting karena dapat berdampak pada aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial, termasuk pada kinerja perbankan.
Perubahan iklim juga dapat berdampak pada risiko fisik yang mengancam aset dan kemampuan nasabah untuk memenuhi kewajibannya.
Dampak:
Perubahan iklim dapat berdampak pada stabilitas keuangan. Dampak fisik perubahan iklim dapat mengakibatkan kerusakan aset, gangguan
operasional, dan dampak negatif terhadap nasabah dan pemangku kepentingan. Selain itu, perusahaan yang gagal memberikan respons yang
tepat terhadap perubahan kebijakan, teknologi, dan pasar yang bertujuan mengatasi perubahan iklim mungkin menghadapi risiko peraturan,
reputasi, dan pasar. Dukungan Bank atas aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim akan mendukung transisi yang berkeadilan (just transition),
ekonomi rendah karbon, tercapainya Perjanjian Paris, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dan merangkul secara inklusif para nasabah, pemegang
saham/investor, regulator, dan komunitas lokal.
Kebijakan: Target Kinerja:
· Kebijakan Keberlanjutan No. M.08 dan Prosedur Keberlanjutan No. · Emisi nol bersih GRK Cakupan 1 dan 2 dalam operasional pada
M.08.P.01 tahun 2030
· Kebijakan Smart Spending No. E.01.I.01 · Emisi nol bersih GRK secara keseluruhan (Cakupan 1, 2, dan 3) atau
· Kebijakan Green Office organisasi net zero emission (NZE) pada 2050
· Prosedur Inventarisasi dan Metodologi Emisi Karbon No. M.08.P.02 · Menetapkan target 2030 untuk beberapa sektor, sebagai berikut:
a. Sektor Batubara. Menurunkan portofolio pembiayaan sektor
pertambangan batubara termal menjadi 50% dari garis dasar
2021
b. Sektor Semen. Menurunkan intensitas fisik emisi nasabah di
sektor semen sebesar 36% dari 0,72 menjadi 0,46 ton setara
CO2/ton semen yang diproduksi (dari garis dasar 2021)
c. Sektor Kelapa Sawit. Menurunkan intensitas emisi portofolio
Kelapa Sawit sebesar 16% (dari garis dasar 2022). Hal ini
dilakukan dengan melibatkan nasabah untuk mengalihkan
produksinya menuju minyak sawit berkelanjutan
d. Sektor Ketenagalistrikan. Menurunkan intensitas emisi portofolio
ketenagalistrikan sebesar 38% (dari garis dasar 2022), dengan
fokus pada sumber energi alternatif yang rendah karbon dan
terbarukan untuk mempercepat rencana dekarbonisasi dari
nasabah
Strategi Pencapaian: Pencapaian:
· Memantau dan mengevaluasi kegiatan dan/atau portofolio yang · Instalasi solar panel di salah satu kantor cabang
dapat menghasilkan/terkait dengan emisi GRK Cakupan 1, 2, dan 3 · Pembelian unit karbon dari Bursa Karbon Indonesia (Indonesia
· Melakukan berbagai inisiatif efisiensi energi Carbon Exchange atau IDXCarbon) dan ‘Renewable Energy
· Melakukan proyek Strategi Emisi Nol Bersih GRK & Manajemen Risiko Certificate’ dari PLN
Iklim (‘Net Zero Strategy & Climate Risk Management’) · Intensitas pemakaian energi sebesar 8,79 GJ/Rp miliar
· Membangun model dan metodologi analisis skenario iklim (climate · Intensitas emisi GRK Cakupan 1 dan 2 dengan termasuk upaya
scenario analysis atau CSA) dan terlibat dalam proyek percontohan mitigasi perubahan iklim sebesar 1,60 ton setara CO2/Rp miliar atau
climate risk stress test (CRST) yang diminta oleh Otoritas Jasa turun 17% jika dibandingkan dengan tahun 2022
Keuangan (OJK) · Intensitas pemakaian air sebesar 6,53 m3/Rp miliar
· Memulai studi ‘Skema Carbon-Offset’, harga karbon internal (internal · Intensitas pemakaian kertas sebesar 1,88 kg/Rp miliar atau turun
carbon pricing atau ICP), dan mempelajari berbagai instrumen yang 2% jika dibandingkan dengan tahun 2022
berpotensi untuk memitigasi risiko akibat emisi GRK yang dihasilkan
dari operasional Bank
Evaluasi yang dilakukan: Direktorat yang Bertanggung Jawab:
Pelaporan emisi GRK beserta inisiatif pengurangan emisi GRK sesuai Direktorat Strategy, Finance & Strategic Procurement and Admin
dengan target kinerja keberlanjutan yang telah ditetapkan Property Management (SPAPM), khususnya Unit Kerja SPAPM dan
didukung oleh seluruh unit kerja lainnya
Page 41
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 41
5. Literasi dan Inklusi Keuangan
Informasi Penting
· Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan · Program Promosi Usaha Kecil dan Pengembangan Masyarakat
· Inisiatif Untuk Meningkatkan Literasi Keuangan [GRI FS16] [FN-CB-240.a.1;FN-CB-240.a.2]
· Kesetaraan Literasi Keuangan [FN-CB-240.a.3;FN-CB-240.a.4]
Topik Material dan Pentingnya bagi Keberlanjutan Perusahaan
Literasi dan Inklusi keuangan menjadi topik yang perlu diperhatikan karena peran institusi perbankan untuk meningkatkan pemahaman terkait
keuangan pada masyarakat.
Dampak:
Inklusivitas terhadap akses keuangan yang tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat di suatu negara dapat mendorong pertumbuhan ekonomi,
stabilitas sistem keuangan, inisiatif pengentasan kemiskinan, serta sebagai upaya untuk mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat. Tidak
hanya perlu meingkatkan inklusi keuangan masyarakat, tetapi juga perlu meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Kurangnya pemahaman
masyarakat terkait produk keuangan dapat meningkatkan risiko produk keuangan.
Kebijakan: Target Kinerja:
· Kebijakan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social · Meningkatkan pemahaman terkait literasi keuangan
Responsibility) No. M.09 dan Prosedur Kebijakan Tanggung Jawab · Menyelenggarakan kegiatan Edukasi dan Literasi keuangan untuk
Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility) No. M.09.P.01 pelajar tingkat menengah dalam program Ayo Menabung dan
Berbagi (AMDB), dan pelajar tingkat dasar dalam program Tour
de Bank (TDB), dan memberikan Simpanan Pelajar (SimPel)
kepada Pelajar tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah
menengah (SMP-SMA/K)
· Menyelenggarakan edukasi dan literasi keuangan kepada
berbagai pihak, misalnya mahasiswa penerima beasiswa CIMB
Niaga, tenaga pengajar, pelaku UMKM, wanita, dan penyandang
disabilitas
Strategi Pencapaian: Pencapaian:
· CIMB Niaga berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan edukasi dan · Program AMDB tahun 2023 diikuti oleh 4.737 pelajar tingkat
literasi keuangan, serta melakukan pembukaan rekening tabungan sekolah menengah (SMP-SMA/K). Hasil analisis menunjukkan
melalui Program Ayo Menabung dan Berbagi (AMDB) dan Tour de terdapat peningkatan pemahaman literasi keuangan sebesar 37%
Bank (TDB) · Program TDB tahun 2023 diikuti oleh 2.909 pelajar tingkat
sekolah dasar (SD). Hasil analisis menunjukkan terdapat
peningkatan pemahaman literasi keuangan sebesar 28%
· Melalui program AMDB dan TDB tahun 2023, sebanyak 1.954
pelajar mendapatkan tabungan pelajar
· Webinar Literasi Keuangan Guru diberikan kepada 148 Guru yang
berasal dari sekolah peserta AMDB dan TDB tahun 2023
· Pelatihan literasi keuangan kewirausahaan/bisnis kepada 223
pelaku UMKM wanita dan disabilitas di Indonesia Timur
· Terdapat 87 mahasiswa penerima Beasiswa CIMB Niaga dalam
program Be Smart
· Memberikan literasi keuangan kepada 30 disabilitas.
Evaluasi yang dilakukan: Direktorat yang Bertanggung Jawab:
· Pelaksanaan pre dan post-test untuk berbagai program terutama Direktorat Kepatuhan, Corporate Affairs, dan Hukum, khususnya Unit
terkait edukasi dan literasi keuangan. Kerja Community Development
· Melakukan reviu terhadap materi edukasi dan literasi keuangan
secara berkala.
Page 42
Laporan Keberlanjutan 2023
42 PT Bank CIMB Niaga Tbk
6. Pengalaman Nasabah
Informasi Penting
• Produk dan Jasa Berkelanjutan. • Penilaian Dampak Kesehatan dan Keselamatan dari
• Keamanan Produk dan Jasa. Berbagai Kategori Produk dan Jasa [416-1].
• Keamanan Data dan Privasi Nasabah [418-1]. • Kesehatan dan Keselamatan Konsumen.
• Kebijakan untuk Desain yang Adil dan Penjualan Produk dan • Perlindungan Informasi Nasabah [418-1].
Layanan Keuangan [GRI FS15]. • Nilai keuangan dari produk dan layanan yang dirancang
untuk mendukung kesejahteraan sosial [GRI FS7].
Topik Material dan Pentingnya bagi Keberlanjutan Perusahaan
· Pengalaman nasabah merupakan hal yang perlu diperhatikan agar nasabah merasa aman bertransaksi dan Bank dapat
memberikan pengalaman yang positif sehingga bisa menjaga loyalitas nasabah.
· Bank menetapkan KPI produk dan layanan dengan mengukur loyalitas nasabah menggunakan Net Promoter Score (NPS).
· Kepuasan pelanggan adalah komitmen utama perusahaan. Hal ini diwujudkan melalui internalisasi nilai-nilai perusahaan
EPICC, yang mana Customer Centricity menjadi salah satu nilai yang wajib diterapkan oleh seluruh karyawan dalam setiap
aktivitasnya.
Dampak:
Salah satu kunci keberlangsungan bank adalah kepercayaan dan dukungan nasabah. Bank terus berupaya memberikan
pengalaman terbaik pada nasabah. Pengalaman nasabah yang baik tidak hanya mendorong retensi nasabah tetapi juga
memungkinkan Bank menarik pelanggan baru.
Kebijakan: Target Kinerja:
· Kebijakan Kebijakan Perlindungan Nasabah (Syariah) · Meningkatkan hasil survei kepuasan nasabah.
E.04.A.08 · Mengurangi jumlah pengaduan yang diterima Bank
· Kebijakan Kebijakan Perlindungan Nasabah (Konvensional) · Meningkatkan pengalaman nasabah dengan mengukur
E.04.A.10 NPS.
Strategi Pencapaian: Pencapaian:
· Melakukan survei kepuasan nasabah secara berkala. · Menjaga tingkat loyalitas nasabah melalui pengukuran
· Menyediakan berbagai kanal layanan; seperti kantor cabang, NPS sebesar 50% di tahun 2022 dan 2023.
Digital Lounge, 24/7 Contact Center, Situs web, Live Chat, · Tingkat penyelesaian keluhan nasabah sebesar 99% dan
WhatsApp CIMB Niaga, maupun akun media sosial seperti penurunan keluhan nasabah terkait dengan financial
Facebook, Twitter dan Instagram. transaction dengan pencapaian rasio di 0.61bps.
· Meningkatkan kinerja Unit Kerja Customer Care dan
Customer Experience melalui perbaikan kualitas
penyelesaian pengaduan nasabah.
· Bank menetapkan KPI produk dan layanan dengan
mengukur NPS.
· Melakukan edukasi keamanan bertransaksi secara berkala
melalui kanal layanan.
· Melakukan pemantauan penerapan kebijakan perlindungan
konsumen secara berkala.
Evaluasi yang dilakukan: Direktorat yang Bertanggung Jawab:
Melakukan survei kepuasan nasabah. Direktorat Consumer Banking, khususnya Unit Kerja
Customer Experience & Protection.
Page 43
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 43
7. Hak Asasi Manusia (HAM)
Informasi Penting
· Kesetaraan dan Kesempatan Bekerja · Pelatihan HAM bagi tenaga keamanan [410-1]
· Hak Cuti [410-3] · Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusif
Topik Material dan Pentingnya bagi Keberlanjutan Perusahaan
Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi topik yang perlu diperhatikan karena Bank mengakui semua prinsip HAM dan hal-hal lain
yang terkait dengan HAM adalah tidak dapat dipisahkan dan dikurangi.
Dampak:
Bisnis yang terkait dengan pelanggaran HAM menghadapi risiko keuangan, hukum, reputasi, dan rusaknya hubungan dengan
pemangku kepentingan. Sebagai bisnis yang bertanggung jawab, Bank memiliki kewajiban untuk menjunjung undang-undang
dan peraturan terkait HAM dan berusaha untuk mengimplementasikan prinsip dan kerangka kerja HAM internasional di seluruh
aspek operasional, rantai pasok, dan hubungan bisnis. Hal ini termasuk mendorong praktik ketenagakerjaan yang adil dan
memperlakukan semua masyarakat dengan hormat.
Kebijakan: Target Kinerja:
· Kebijakan Hak Asasi Manusia (HAM) No. M.13 · Implementasi aspek HAM dalam proses SDD pada
· Perjanjian Kerja Bersama (PKB) CIMB Niaga pembiayaan dan relasi usaha Bank, termasuk dalam
· Kebijakan Rekrutmen dan Seleksi No. A.02.01 Panduan Sektor
· Sosialisasi terkait prinsip-prinsip HAM
Strategi Pencapaian: Pencapaian:
· Mengimplementasikan prinsip keberlanjutan dan prinsip · Belum terdapat laporan pelanggaran HAM dalam
HAM dengan memperhatikan tata kelola perusahaan lingkungan operasional Bank melalui WBS
yang baik, prinsip kehati-hatian perbankan, kepatuhan, dan · Mempekerjakan karyawan disabilitas sebagai wujud
manajemen risiko kesetaraan kesempatan bekerja
· Melakukan kajian SDD menggunakan Daftar Aktivitas Usaha · Belum terdapat pengaduan/laporan bahwa proses
yang Dilarang yang memuat aspek HAM rekrutmen dilakukan secara tidak adil
· Menyediakan saluran pengaduan (whistleblowing) atau
keluh kesah (grievance mechanism) melalui whistleblowing
system (WBS) yang dikelola oleh pihak ketiga independen
dan professional
Evaluasi yang dilakukan: Direktorat yang Bertanggung Jawab:
Bank secara berkala melakukan penilaian risiko HAM · Direktorat Human Resources
dari aktvitas usaha dan kegiatan operasionalnya serta · Direktorat Kepatuhan, Corporate Affairs, dan Hukum,
menetapkan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan. Jika khususnya Unit Kerja Sustainability
terdapat kasus-kasus pelanggaran HAM, Bank akan secara
terbuka memberikan informasi perkembangan kasus dan
penyelesaiannya kepada pemangku kepentingan melalui
berbagai media komunikasi, salah satunya melalui laporan
keberlanjutan.
Page 44
Laporan Keberlanjutan 2023
44 PT Bank CIMB Niaga Tbk
8. Keberagaman dan Inklusi
Informasi Penting
· Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan [405-1]
· Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki [405-2]
Topik Material dan Pentingnya bagi Keberlanjutan Perusahaan
Keberagaman dan Inklusi karyawan menjadi penting untuk diperhatikan oleh Bank karena setiap karyawan berhak untuk
diberikan kesempatan yang tidak diskriminatif tanpa membedakan suku, agama, ras, antargolongan, status sosial, gender,
ataupun hal-hal lain bersifat diskriminatif yang berpotensi melanggar HAM.
Dampak:
Keberagaman dalam perusahaan dapat memberikan perspektif yang berbeda-beda sehingga menciptakan ide dan solusi yang
lebih inovatif. Budaya kerja yang inklusif juga menarik beragam talenta dan berkontribusi terhadap keterlibatan karyawan yang
lebih baik. Melalui keberagaman dan inklusi dapat meningkatkan citra perusahaan dan pengambilan keputusan yang lebih baik.
Kebijakan: Target Kinerja:
· Kebijakan Kode Etik dan Kode Perilaku Kepegawaian No. Membangun lingkungan kerja yang positif dan Inklusif yang
A.07.01 berakar pada nilai-nilai EPICC untuk mewujudkan tingkat
· Kebijakan Hak Asasi Manusia (HAM) No. M.13 kesehatan organisasi yang lebih baik.
Strategi Pencapaian: Pencapaian:
· Membuat tujuan strategis dengan mengedepankan prinsip · Mempekerjakan karyawan disabilitas sebagai wujud
keberagaman dan inklusi (diversity and inclusion atau D&I) kesetaraan kesempatan bekerja
yang terintegrasi dalam strategi pertumbuhan Bank secara · Membangun kesadaran di internal Perusahaan dengan
keseluruhan melalui penerbitan kebijakan menayangkan 12 seri kampanye tematik terkait prinsip
· Menyediakan dan melaksanakan edukasi untuk keberagaman dan inklusi menggunakan saluran
meningkatkan awareness terkait D&I bagi seluruh karyawan komunikasi internal perusahaan
· Melakukan pemantauan dan pelaporan atas implementasi · Menyediakan lebih dari 1.100 materi pelatihan internal
prinsip D&I melalui pendekatan berbasis data berupa D&I terkait D&I
dashboard & reporting · Melaksanakan Program Flexible Benefit, dimana karyawan
· Memastikan para pemimpin secara sadar dan bertanggung dapat menyesuaikan manfaat benefit sesuai kebutuhan
jawab akan mendukung terciptanya lingkungan budaya masing-masing
inklusif · Melanjutkan pengelolaan 9 klub Sport, Hobby & Interest
· Mendukung karyawan untuk mendapatkan kesempatan and Enlightenment (SHINE) karyawan dengan lebih dari
pengembangan dan kesejahteraan secara merata melalui 1.100 peserta aktif
program pengayaan dan pemberdayaan
· Menyediakan infrastruktur pedukung untuk memastikan
target kinerja terkait D&I dapat berjalan sesuai rencana
Evaluasi yang dilakukan: Direktorat yang Bertanggung Jawab:
Perusahaan melakukan evaluasi dari setiap pelaksanaan · Direktorat Human Resources
inisiatif yang dilakukan sehingga dapat dilihat efektivitasnya · Direktorat Consumer Banking, khususnya Subdirektorat
terhadap proses internalisasi prinsip D&I melalui sesi tanya Marketing, Brand & Customer Experience
jawab atau interview · Direktorat Kepatuhan Corporate Affairs, dan Hukum,
khususnya Unit Kerja Sustainability
Page 45
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 45
9. Kewarganegaraan Perusahaan dan Kesukarelaan
Informasi Penting
· Kesetaraan dan Kesempatan Bekerja
· Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan [405-1]
· Kesukarelaan
Topik Material dan Pentingnya bagi Keberlanjutan Perusahaan
Bank memastikan bahwa setiap calon karyawan yang ada diberikan kesempatan yang adil dan memiliki kontribusi positif
terhadap lingkungan dan sosial.
Dampak:
Keberhasilan jangka panjang organisasi bergantung pada landasan sosio-ekonomi yang kuat. Untuk mencapai pembangunan
dan kesejahteraan jangka panjang, semua lapisan masyarakat harus maju dan mendapatkan manfaat dari pertumbuhan
ekonomi. Bank berkomitmen untuk memanfaatkan sumber daya untuk menciptakan dampak sosial positif.
Kebijakan: Target Kinerja:
· Kebijakan Rekrutmen dan Seleksi No. A.02.01 Melakukan Employee Volunteer Program selama rata-rata 3
· Kebijakan Hak Asasi Manusia (HAM) No. M.13 jam per karyawan
Strategi Pencapaian: Pencapaian:
- Melakukan sosialisasi terkait Employee Volunteer Program Employee Volunteer Program mencapai rata-rata 5,1 jam per
- Inovasi atas konversi berbagai insiatif/program menjadi jam karyawan
sukarela
Evaluasi yang dilakukan: Direktorat yang Bertanggung Jawab:
Melakukan pencatatan Employee Volunteer Program melalui Semua direktorat yang dikoordinasikan oleh Direktorat
Y.O.D.A Human Resources dan Direktorat Kepatuhan, Corporate
Affairs, dan Hukum, khususnya Unit Kerja Community
Development
Page 46
Laporan Keberlanjutan 2023
46 PT Bank CIMB Niaga Tbk
10. Pengembangan Kepegawaian dan Talenta
Informasi Penting · Program pengembangan skil dan transisi menjelang
· Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai pensiun [404-2]
· Rata-Rata Jam Pelatihan Karyawan [404-1] · Tinjauan rutin terhadap kinerja dan pengembangan karier
[404-3]
Topik Material dan Pentingnya bagi Keberlanjutan Perusahaan
Pengembangan Kepegawaian merupakan bagian dari pengembangan kompetensi dan kapasitas dari Bank untuk karyawan agar
dapat terus memberikan inovasi dan kinerja yang maksimal.
Dampak:
Karyawan merupakan aset penting bagi Bank. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pengelolaan dan peningkatan kualitas karyawan,
salah satunya melalui pelatihan dan pengembangan kemampuan karyawan. Peningkatan kemampuan karyawan dapat
berdampak pada peningkatan produktivitas karyawan yang akhirnya juga berdampak pada kinerja Bank.
Kebijakan: Target Kinerja:
· Kebijakan Pembelajaran Karyawan A.04.02 Menyediakan program pengembangan kapabilitas karyawan
· Kebijakan Promosi A.04.04 yang efektif dan berkualitas, berfokus kepada 3 prinsip
· Kebijakan Manajemen Talenta A.04.06 utama, yaitu pengalaman, paparan, dan pelatihan serta
· Kebijakan Perpindahan Karyawan (Mutasi) A.04.07 disesuaikan dengan kebutuhan Bank, yang dapat tercermin
· Kebijakan Program Pembelajaran dan Pengembangan BOD di antaranya melalui jumlah jenis pelatihan, jumlah jam
dan BOC A.04.08 pelatihan, jumlah peserta pelatihan, dan lainnya.
Strategi Pencapaian: Pencapaian:
· Melakukan pengembangan SDM yang berfokus pada tiga · Peningkatan jumlah hari pelatihan per karyawan dari rata-
prinsip utama, antara lain: rata 19 hari menjadi rata-rata 22 hari atau sekitar 177,48
o Pengalaman (Experience), pengembangan kompetensi jam
yang dilaksanakan melalui perluasan tugas maupun · Pencapaian total jumlah peserta pelatihan sejumlah
tanggung jawab, rotasi pekerjaan melalui program 350.329 peserta dari target 226.712 peserta
pengembangan talenta yang terstruktur dan terintegrasi · Melalui 409 karyawan yang berpartisipasi pada event
untuk mendukung peningkatan kompetensi karyawan OPeRA Innovation, berhasil menghasilkan 372 ide-ide
agar memenuhi success profile yang diharapkan inovasi
o Paparan (Exposure), pengembangan melalui berbagai · Penyediaan perangkat VR di 325 lokasi cabang di 95
program seperti coaching dan mentoring, wadah kota seluruh Indonesia dan 6 pusat pembelajaran VR
networking, penugasan di berbagai proyek strategis lintas (VR Corner), dengan 21 modul pelatihan, yang juga telah
negara atau lintas fungsi, penugasan di anak perusahaan menerima penghargaan dalam kategori Inovasi Proses
atau CIMB Group di berbagai negara. Internal dari IDX Channel Innovation Award di tahun 2023
o Pelatihan (Education), program terintegrasi yang · Penyediaan 1.767 modul pembelajaran pada LOG, yang
dirancang untuk mengembangkan kompetensi individu, terdiri dari berbagai modul di antaranya sertifikasi wajib
manajerial dan kepemimpinan serta kompetensi (mandatory certification program), kompetensi dasar
fungsional dan teknis khusus yang diperlukan untuk (basic core competencies), dasar penjualan (basic sales
mendukung sasaran utama bisnis fundamental), layanan (basic service fundamental),
· Memberikan media pembelajaran yang fleksibel melalui syariah, Digital dan Data dan SPPUR
pemanfaatan teknologi VR (Virtual Reality) dan LoG · Hasil evaluasi yang mencapai target, yaitu evaluasi atas
(Learning on the Go) sebagai e-learning untuk meningkatkan reaksi peserta (4.69 dari target 4.25) dan evaluasi atas
efektivitas dan efisiensi pengetahuan peserta (88.22 dari target 80)
Evaluasi yang dilakukan: Direktorat yang Bertanggung Jawab:
Melaksanakan proses reviu atas reaksi dan pengetahuan Direktorat Human Resources, khususnya Unit Kerja Learning
peserta terhadap setiap penyelenggaraan program pelatihan. & Development
Page 47
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 47
11. Kesejahteraan, Kesehatan, dan Keamanan
Informasi Penting
· Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja [403- · Peningkatan kualitas kesehatan pekerja [403-6]
1] · Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen
· Layanan kesehatan kerja [403-3] kesehatan dan keselamatan kerja [403-8]
· Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang · Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
kesehatan dan keselamatan kerja [403-4]
· Pelatihan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan
kerja [403-5]
Topik Material dan Pentingnya bagi Keberlanjutan Perusahaan
Kesejahteraan, Kesehatan, dan Keamanan Karyawan merupakan faktor yang perlu diperhatikan Bank agar dapat memberikan
lingkungan kerja yang layak, aman, dan dampak positif bagi karyawan maupun masyarakat.
Dampak:
Kesejahteraan, kesehatan, dan keamanan yang tidak dikelola dengan baik dapat berisiko pada reputasi Bank. Melalui pengelolaan
kesejahteraan, kesehatan, dan keamanan yang baik dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman, sehingga
mengurangi probabilitas kecelakaan/penyakit akibat kerja yang mengakibatkan demotivasi dan defisiensi produktivitas kerja.
Kebijakan: Target Kinerja:
· Kebijakan Pengelolaan Resiko Keamanan dan Keselamatan · Zero accident dalam kegiatan operasional Bank
Kerja A.11.01 · Kesehatan fisik dan mental karyawan untuk mendukung
produktivitas kerja
Strategi Pencapaian: Pencapaian:
· Mengimplementasikan inisiatif Hybrid Working (HyWork) · Tidak terdapat kecelakaan kerja selama tahun 2023
sebagai cara kerja kolaboratif bagi karyawan yang bekerja · Seluruh karyawan telah menyelesaikan pelatihan
di kantor maupun di rumah serta menyediakan fasilitas penggunaan alat pemadam kebakaran melalui Virtual
HySpace berupa co-working space Reality (VR) Module Fire Drill yang dapat diakses
· Memberikan fasilitas ruang laktasi dan benefit asuransi menggunakan VR Headset yang tersedia di VR Corner &
kesehatan kepada setiap karyawan kantor cabang di seluruh Indonesia
· Bank menyediakan fasilitas HyFit sebagai wadah untuk
peningkatan kesehatan fisik, spiritual dan mental
Evaluasi yang dilakukan: Direktorat yang Bertanggung Jawab:
Perusahaan melakukan evaluasi dari setiap pelaksanaan Direktorat Human Resources, Direktorat Strategy, Finance
inisiatif yang dilakukan sehingga dapat dilihat efektivitasnya & Strategic Procurement and Admin Property Management
(SPAPM), khususnya Unit Kerja SPAPM
Page 48
Laporan Keberlanjutan 2023
48 PT Bank CIMB Niaga Tbk
12. Keanekaragaman Hayati dan Integritas Ekosistem
Informasi Penting
· Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau · Dampak signifikan dari aktivitas, produk, dan jasa pada
berdekatan dengan, kawasan lindung dan kawasan dengan keanekaragaman hayati [304-2]
nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan lindung · Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
[304-1]
Topik Material dan Pentingnya bagi Keberlanjutan Perusahaan
Bank memastikan bahwa kegiatan operasionalnya dan relasi usaha termasuk nasabah pembiayaan tidak berdampak negatif
terhadap keanekaragaman hayati dan integritas ekosistem.
Dampak:
Kegiatan usaha sangat bergantung pada alam. Degradasi keanekaragaman hayati berisiko tinggi terhadap keberlangsungan
perusahaan milik debitur. Hal ini secara tidak langsung akan berdampak pada Bank berupa potensi peningkatan risiko gagal
bayar.
Kebijakan: Target Kinerja:
· Kebijakan Keberlanjutan - Implementasi SDD dan/atau ESDD pada relasi usaha
· Kebijakan Keuangan Berkelanjutan - Implementasi SDD dan/atau ESDD pada portofolio
· Komitmen Nol Deforestasi, Nol Gambut, Nol Eksploitasi (No pembiayaan
Deforestation, No Peat, No Exploitation atau NDPE) Bank
· Daftar Aktivitas Usaha yang Dilarang
Strategi Pencapaian: Pencapaian:
· Melakukan mekanisme SDD dan/atau ESDD · 100% debitur pada segmen perbankan korporasi telah
· Bank melalui Panduan Sektor mendorong nasabah dan menjalankan SDD dan/atau ESDD
relasi usaha untuk melakukan praktik-praktik terbaik · 100% relasi usaha telah menjalankan SDD
keberlanjutan khususnya menerapkan prinsip NDPE pada · Mayoritas debitur Bank pada sektor kelapa sawit serta
sektor kelapa sawit serta kehutanan kehutanan telah memiliki komitmen NDPE
Evaluasi yang dilakukan: Direktorat yang Bertanggung Jawab:
Melakukan audit internal dan control effectiveness testing Direktorat Kepatuhan, Corporate Affairs, dan Hukum,
(CET) secara berkala atas penerapan keberlanjutan dan khususnya Unit Kerja Good Corporate Governance dan
keuangan berkelanjutan, termasuk SDD dan ESDD pada unit- Sustainability
unit terkait
Page 49
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 49
01
Pilar
Tindakan
Berkelanjutan
Page 50
Laporan Keberlanjutan 2023
50 PT Bank CIMB Niaga Tbk
1 : 28,07 8,3% 1,13:1 1,18:1
Rasio nilai median Pertumbuhan Laki-laki Perempuan
pendapatan terhadap median kompensasi
kompensasi karyawan seluruh karyawan
dengan pendapatan [GRI 2-21]
tertinggi
Rasio kompensasi
11,9% karyawan dengan upah
terendah terhadap Upah
Pertumbuhan Minimum Regional (UMR)
kompensasi karyawan tersebut
[POJK51-F.20]
karyawan dengan
1 : 0,7 pendapatan tertinggi
Rasio pertumbuhan
kompensasi karyawan
0,90 : 1
dengan pendapatan
tertinggi terhadap
3,07 Perbandingan
pertumbuhan median Nilai Human Capital kompensasi terendah
kompensasi seluruh Return on Investment karyawan laki-laki dengan
karyawan (HC ROI) perempuan [GRI 405-2]
Page 51
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 51
Kami Bersama
Karyawan
Ketenagakerjaan dan
Kesetaraan Karyawan
[POJK51-F.21] [SUSBA 1.4.2.4] [ACGS C.6.1; (B)C 1.6]
CIMB Niaga menyadari bahwa pengelolaan tenaga kerja
merupakan salah satu aspek utama dalam pelaksanaan
strategi bisnis. Hal ini ditunjukkan dengan adanya budaya kerja yang dimiliki Bank yaitu Enabling Talent, Passion,
Integrity & Accountability, Collaboration, Customer Centricity (EPICC) yang sejalan dengan komitmen Bank dalam
menciptakan lingkungan kerja yang mengedepankan, menghormati dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM).
Hasil survei Organizational Health Index (OHI) tahun 2023 menunjukkan Bank naik ke posisi 10% perusahaan teratas
dengan skor 91 atau naik sebanyak 6 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Bank juga memberikan kesempatan kepada seluruh karyawan (100%) untuk mendapatkan pengembangan karier
yang antara lain dilakukan dengan penilaian kinerja melalui indikator kinerja utama (Key Performance Indicator atau
KPI). Salah satu indikator dari KPI tersebut adalah pencapaian kinerja keberlanjutan.
Selain karyawan, seluruh anggota Direksi Bank juga memiliki KPI kinerja keberlanjutan dengan bobot sebesar 5%
dari keseluruhan KPI, dan pencapaian kinerja keberlanjutan tersebut turut mempengaruhi besaran remunerasi bonus
yang diberikan kepada masing-masing anggota Direksi.
Budaya Kerja
E P I C C
ENABLING TALENT PASSION INTEGRITY & COLLABORATION CUSTOMER
Komitmen kita untuk Sikap kita ACCOUNTABILITY Komitmen CENTRICITY
memberdayakan memberikan Komitmen kita kita dalam Tekad kita
dan yang terbaik atas bertindak sesuai mengutamakan mengutamakan
mengembangkan segala hal yang etika/norma, dapat kesuksesan tim nasabah dan selalu
setiap karyawan kita lakukan dan dipercaya, dan di atas individu, bertindak dengan
serta berupaya mencapai hasil bertanggung jawab. karena kesuksesan benar bagi nasabah.
menjadi tempat yang maksimal. CIMB Niaga adalah
terbaik bagi talenta kesuksesan saya
terbaik dalam dan kita bersama
berkarya. juga.
Page 52
Laporan Keberlanjutan 2023
52 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Kebijakan Terkait Ketenagakerjaan
1. Kebijakan Keberlanjutan No. M.08
2. Kebijakan Hak Asasi Manusia (HAM) No. M.13.
3. Kebijakan Keberagaman Komposisi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi No. M.07.
4. Kebijakan Kode Etik dan Kode Perilaku No. A.07.01
5. Kebijakan Rekrutmen dan Seleksi No. A.02.01.
6. Kebijakan Pembelajaran Karyawan A.04.02
7. Kebijakan Manajemen Talenta A.04.06
8. Kebijakan Pembelajaran dan Pengembangan BOD dan BOC A.04.08
9. Kebijakan Pengelolaan Risiko Keamanan dan Keselamatan Kerja A.11.01
Penghormatan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam Aspek Kepegawaian [POJK51-F.18; F.19] [GRI 2-30; 401-3; 404-3; 410-1]
Keterangan Capaian Tahun 2023
Kebebasan berserikat Bank memiliki empat serikat pekerja 100% karyawan CIMB Niaga tercakup dalam PKB.
dan berkumpul sebagai perwakilan karyawan, dan secara
berkala, bersama dengan Manajemen Bank Telah dilakukan sosialisasi PKB terbaru kepada seluruh
meninjau dan memperbarui Perjanjian karyawan, diantaranya melalui atestasi dan komunikasi di
Kerja Bersama (PKB). media internal Bank.
Waktu kerja Berdasarkan Undang-Undang dan Karyawan memiliki waktu kerja yang sesuai dengan undang-
Peraturan Ketenagakerjaan dan PKB CIMB undang, peraturan ketenagakerjaan, dan PKB.
Niaga pasal 17, karyawan bekerja selama
delapan jam sehari atau 40 jam seminggu,
tidak termasuk waktu istirahat.
Kesetaraan Bank memberikan kesetaraan kesempatan » Total karyawan terdiri atas 49% karyawan laki-laki dan
kesempatan bekerja bekerja melalui proses rekrutmen yang 51% karyawan perempuan.
transparan, tanpa membedakan suku, » Terdapat 35% representatif perempuan dalam Dewan
agama, ras, antargolongan, status sosial, Komisaris dan Direksi (eksekutif senior).
gender, ataupun hal-hal lain bersifat » Terdapat 35% representatif perempuan dalam senior
diskriminatif yang berpotensi melanggar manajemen.
HAM. Kebijakan ini tertuang juga dalam » Tidak menerima pengaduan/laporan bahwa proses
Rekrutmen dan Seleksi No. A.02.01. rekrutmen dilakukan secara tidak adil.
» Bank mempekerjakan 7 karyawan penyandang
disabilitas.
» 1.202 karyawan atau 11% dari jumlah total karyawan
mendapatkan promosi (termasuk kenaikan jabatan dan/
atau upah dan/atau kompensasi), yang terdiri atas 50%
pria dan 50% perempuan.
Page 53
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 53
Keterangan Capaian Tahun 2023
Pekerja anak (tenaga Bank tidak mempekerjakan pekerja anak, di Tidak terdapat kasus terkait tenaga kerja anak, di bawah
kerja anak atau di bawah umur, dan tidak ada praktik pekerja umur, kerja paksa, perbudakan modern, buruh migran,
bawah umur 18 tahun paksa, serta tidak terlibat langsung/ perdagangan manusia, dan pekerja anak (dibawah umur 18
yang membahayakan tidak langsung dengan mitra kerja yang tahun yang membahayakan keselamatan dan/atau dibawah
keselamatan dan/ melakukan praktik tersebut. umur 15 tahun) pada lingkungan Bank dan operasional
atau di bawah umur mitra kerja
15 tahun), dan pekerja
paksa (tenaga kerja
paksa)
Hak cuti Bank memberikan hak cuti bagi karyawan Bank memberikan hak cuti melahirkan dan cuti ayah kepada
yang akan menjalankan ibadah, cuti di luar semua karyawan sesuai ketentuan yang berlaku. Sepanjang
tanggungan, cuti haid, cuti melahirkan, tahun 2023, Bank mencatatkan terdapat 358 karyawan
serta cuti gugur kandungan. Karyawan perempuan dan 272 karyawan laki-laki yang mengambil
pria diberikan cuti selama tiga hari jika istri cuti melahirkan* atau cuti ayah, dan diantaranya terdapat
sahnya mengalami keguguran, dan tiga 333 karyawan perempuan dan 262 karyawan laki-laki yang
bulan untuk karyawan perempuan. kembali bekerja setelah cuti melahirkan atau cuti ayah.
Pelatihan HAM bagi Secara berkala, CIMB Niaga bekerja sama 100% tenaga keamanan telah megikuti pelatihan terkait
tenaga keamanan dengan pihak ketiga memberikan pelatihan aspek HAM meliputi vendor/pihak ketiga, tenaga keamanan
terkait HAM kepada tenaga keamanan. alih daya dengan didampingi oleh pihak CIMB Niaga
* Termasuk keguguran.
Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi
Bank menghargai tenaga kerja yang beragam, setara, (diversity and inclusion). FGD ini menjadi media untuk
dan inklusif. Bank menerapkan prinsip kesempatan yang berbagi pandangan, pengalaman, dan ide tentang
sama, perlakuan yang adil, inklusivitas, martabat, dan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif
penghormatan. Hal ini tercantum pada Kebijakan Kode dan ramah keberagaman.
Etik & Kode Perilaku dan Kebijakan HAM. Bank menjamin
bahwa setiap individu memiliki peluang untuk tumbuh,
dihargai berdasarkan prestasi mereka, dan memiliki
akses yang sama terhadap peluang karier yang tersedia
dalam organisasi. Bank mengakui semua prinsip HAM
dan hal-hal lain yang terkait dengan HAM adalah tidak
dapat dipisahkan dan dikurangi.
Sebagai salah satu perwujudan dalam menciptakan
lingkungan kerja yang positif dengan menerima
keragaman dan menghormati perbedaan yang sejalan
dengan nilai EPICC, maka Bank melaksanakan kelompok
diskusi terarah (focus group discussion atau FGD)
untuk mendiskusikan perihal keberagaman dan inklusi
Page 54
Laporan Keberlanjutan 2023
54 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Menjamin Kesejahteraan
Pencapaian Internalisasi EPICC Karyawan [GRI 201-3; 401-2; 404-2] [ACGS C.6.1]
a. Menyelenggarakan 9 Town Hall di
Kantor Pusat dan Kantor Regional untuk
memberikan kesempatan rekan-rekan Bank menyediakan berbagai manfaat untuk menjaga
berinteraksi langsung dengan BMC dan dan meningkatkan kesejahteraan karyawan. Manfaat
Pemimpin Senior. komprehensif yang ditawarkan, salah satunya
b. Menambah saluran komunikasi dalam mencakup tabungan jangka panjang untuk masa
proses internalisasi EPICC dengan pensiun, yakni usia 55 tahun. Bank menyertakan
penayangan 11 episode EPICC Podcast karyawan dalam Program Jaminan Sosial Tenaga
bersama BMC dan 11 episode HyTalk. Kerja (BPJS Ketenagakerjaan) yang mencakup asuransi
c. Melanjutkan pelaksanaan inisiatif terkait kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan kematian.
enabling talent intervention untuk Kontribusi premi/iuran program BPJS Ketenagakerjaan
mengembangkan internal talent ke yang dibayarkan oleh Bank adalah sebesar 6,24% dan
level yang lebih tinggi melalui beberapa karyawan sebesar 3%.
program unggulan seperti: The Complete
Manager, The Signature Program, Digital Bank menyisihkan dana pensiun dengan melibatkan
Leadership Program, penambahan lebih aktuaris independen untuk seluruh karyawan tetap
dari 165 materi online training LOG dan sebagai partisipan. Hingga akhir tahun 2023, Bank
meresmikan 2 Virtual Reality (VR) Corner telah menyisihkan imbalan pensiun dan jangka
baru di Surabaya dan Bintaro (seluruhnya panjang lainnya sebesar Rp698,09 miliar.
berjumlah 6 VR Corner).
d. Melanjutkan pelaksanaan EPICC Sebelum memasuk masa pensiun, karyawan
Collaboration ASIK dan NGOPI (104 sesi) mendapatkan pelatihan purnabakti yang mencakup
dan mengadakan EPICC Connect (20 sesi persiapan psikologis, kesehatan, dan finansial.
dengan melibatkan partisipasi 15 Key Focal Hingga akhir tahun 2023. terdapat 28 karyawan yang
Point dan 284 Duta EPICC). mengikuti pelatihan purnabakti.
e. Menjalankan berbagai Employee Wellness
Programs seperti: Pembukaan Pusat
Olahraga - Gelora CIMB Niaga di Griya
Niaga Bintaro, memastikan keberlanjutan
Employee Club SHINE sebagai wadah
aktivitas ekstrakurikuler karyawan,
mengadakan kembali CIMB Niaga Olympic,
menyelenggarakan secara rutin acara
kebersamaan seperti CIMB Niaga 68th
Anniversary dan Syukuran Akhir Tahun
(SAT).
f. Memberikan apresiasi kepada rekan-
rekan yang secara konsisten menerapkan
nilai EPICC di aktivitas sehari-hari melalui
kategori EPICC Star di OPeRa 2023.
Page 55
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 55
Bank juga meyakini bahwa kesejahteraan karyawan memiliki dampak terhadap Bank dan masyarakat, misalnya
dalam aspek karier, keuangan, kerjasama tim, dan komunitas. Pada tahun 2023, Bank melakukan inovasi terkait
kesejahteraan karyawan yang didukung oleh lima elemen, yaitu:
Physical, Spiritual and
Community Wellbeing
Mental Wellbeing
Career Wellbeing Financial Wellbeing
Team Wellbeing
Physical, Spiritual & Mental Wellbeing: SHINE (Sports, Financial Wellbeing: Opsi fleksibel untuk program
Hobby, Interest, and Enlightenment), sebuah komunitas benefit karyawan (lifestyle benefit), dan juga beasiswa
yang diciptakan untuk memberikan kesempatan untuk anak karyawan.
bagi karyawan untuk bergabung dengan olahraga
(basket, sepak bola, bulu tangkis, dan sebagainya) dan Team Wellbeing: Karyawan dapat membangun
komunitas spiritual untuk mengakomodasi karyawan hubungan yang berarti dan kepercayaan dengan
dengan kegiatan keagamaan. Selain itu, untuk kesehatan melakukan kegiatan bonding di tempat kerja yaitu outing
mental, Bank juga menyediakan Ruang Cerita, sesi kantor, potluck, brainstorming, dll.
berbagi dengan psikolog dan konsultasi pribadi untuk
peserta terpilih melalui program virtual. Career Wellbeing: Menyediakan sumber daya, motivasi,
dan kesempatan bagi karyawan untuk mencapai tujuan
Community Wellbeing: Bank menjalankan tanggung mereka untuk mengelola karier mereka baik untuk saat
jawab sosial perusahaan (CSR) sebagai bentuk komitmen ini maupun masa depan (yaitu Opera Innovation Awards,
Bank untuk membangun hubungan yang harmonis dan Kejar Mimpi Employee Warrior, CIMB Niaga Has Talent,
saling menguntungkan dengan lingkungan, komunitas, dll).
masyarakat dan semua pemangku kepentingan lainnya.
Bank telah merumuskan program CSR berdasarkan Dampak yang dapat dirasakan karyawan melalui inovasi
empat pilar utama, yaitu Pendidikan, Kesehatan dan Employee Wellbeing dapat diukur dengan Indeks
Kesejahteraan Masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi, Kesehatan Organisasi (OHI). Hal ini tercermin pada
dan Iklim dan Lingkungan. Pemilihan pilar ini bertujuan hasil nilai survei OHI 2023 yang meningkat dari tahun
agar program CSR Bank lebih selaras dengan Visi dan sebelumnya dan berhasil mempertahankan CIMB Niaga
Misi Keuangan Berkelanjutan dan strategi bisnis Bank. menjadi 10% teratas (top decile) dibandingkan dengan
institusi keuangan lainnya di Asia.
Page 56
Laporan Keberlanjutan 2023
56 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Lingkungan Kerja Hibrida
Bank melanjutkan penerapan dan kajian berkelanjutan & engagement dengan tetap memperhatikan pelayanan
mengenai cara bekerja HyWork, yaitu Hybrid Working terhadap nasabah, kebutuhan organisasi dan karyawan,
dan Happy Working sebagai cara kerja kolaboratif bagi risiko operasional, dan keamanan informasi.
karyawan yang bekerja di kantor maupun di rumah, guna
memberikan pengalaman terbaik kepada karyawan Inisiatif HyWork telah mendapatkan beberapa apresiasi
melalui cara bekerja yang fleksibel namun efektif dan penghargaan, seperti HR Asia Best Companies
berdasarkan jenis pekerjaannya (Flex dan Non Flex). to Work for in Asia 2023 – Indonesia Region dan HR
Implementasi ini bertujuan mempromosikan workplace Excellence Awards 2023 dalam kategori Wellbeing
wellness untuk meningkatkan produktivitas, fleksibilitas Management.
Internal Customer Satisfaction Survey (ICSS) adalah survei internal tahunan untuk
mengukur tingkat kolaborasi dan kualitas kerja sama antar unit kerja yang sering
berinteraksi. Pencapaian hasil ICSS CIMB Niaga di 2023 adalah sebesar 3,27 atau
meningkat hampir 3% jika dibandingkan dengan nilai ICSS 2022.
Kesehatan dan Keselamatan Karyawan [POJK51-F.21] [GRI 403-1; 403-2; 403-3; 403-4;
403-5; 403-6; 403-7; 403-8; 403-9; 403-10]
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) karyawan
merupakan prioritas utama kami. Bank berkomitmen
untuk mengurangi atau menghilangkan potensi risiko di
tempat kerja yang dapat berdampak pada kesejahteraan
karyawan, serta memberikan lingkungan bekerja yang
layak dan aman. Bank juga terus mencanangkan target
zero accident. Tidak ada jenis pekerjaan yang memiliki
risiko kesehatan tinggi dan selama tahun 2023 tidak
ada insiden kecelakaan kerja.
Upaya Pengelolaan Risiko
Kecelakaan Kerja
» Pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang difasilitasi oleh pengelola
gedung yang dilakukan setiap satu tahun sekali;
» Pelatihan dan pemberian informasi evakuasi dari gedung bertingkat, yang
dilakukan setiap satu tahun sekali;
» Pelatihan dasar penggunaan alat pemadam kebakaran; dan
» Pelatihan penyelamatan korban dari dalam gedung yang diikuti oleh pekerja
pengamanan gedung.
Page 57
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 57
Bank juga memberikan fasilitas kesehatan bagi karyawan tetap dan kontrak berupa medical check-up, asuransi
kesehatan, serta jaminan BPJS Kesehatan. Untuk karyawan tetap, Bank juga memberikan fasilitas asuransi kesehatan
umum, kacamata, dan gigi. Fasilitas yang menunjang kesejateraan karyawan lainnya, misalnya adanya klinik kesehatan,
ruang laktasi di kantor pusat, sarana tempat ibadah, parkir khusus karyawan, toilet ramah disabilitas, dan lain-lain.
Kami dan Green Office
Jejak Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) [POJK51-F.7; F.12]
Bank berkomitmen untuk mencapai emisi nol bersih GRK Cakupan 1 dan 2 dalam operasional pada tahun 2030
dan emisi nol bersih GRK secara keseluruhan (Cakupan 1, 2, dan 3 termasuk emisi dari portofolio pembiayaan) atau
organisasi net zero emission (NZE) pada 2050.
Bursa Karbon Indonesia
Bursa Karbon Indonesia (Indonesian Carbon
Exchange atau IDXCarbon) telah diresmikan pada
September 2023. Bank membeli unit karbon untuk
mencapai target pengurangan emisi GRK dan
memenuhi komitmen Bank terhadap NZE 2050.
Bank tercatat sebagai pembeli pertama dan pada
perdagangan perdana tersebut telah membeli
7.000 unit karbon atau 7.000 ton setara CO2
yang akan berkontribusi positif dalam strategi
pencapaian NZE.
h
Renewable Energy Certificate (REC)
Bank memiliki komitmen iklim dan berusaha untuk
mencapai target emisi nol bersih GRK, terutama emisi
nt
TIGR Registry Certificate of Retireme
APX, Inc., in its capacity as operator
(“RECs”) have been retired in the TIGR
and administrator of the TIGR Registry,
Registry on behalf of:
hereby certifies that the following Renewable
Energy Certificates
GRK Cakupan 2. Salah satu strategi untuk mencapai target
PT Bank CIMB Niaga, Tbk
Total RECs Retired: 7453 tersebut adalah dengan melakukan aksi mitigasi perubahan
Carbon Neutrality Goals
Retirement Reason Details: Meet
Retirement Date: 15-Feb-24
Sub-Account Name Project Name Project Type TIGRs Serial Numbers Quantity iklim melalui pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT)
TIGR-2348-ID-JB-01-2023-23134-25018 7453
dengan membeli REC. Selama tahun 2023, Bank telah
Hydroelectric Water - to 32470
PLTA Cirata Dam/Impoundment
PT Bank CIMB Niaga, Tbk
PLN (Persero)
Retiring TIGRs Account Holder: PT
membeli REC setara 7.453 MWh atau -6.484 ton setara
best practices guidelines and CDP standards
platform purpose built to meet RE100
Renewables (TIGR) Registry is an online more than 15 years of experience in
The Tradable Instrument for Global developed and managed by APX, leveraging
of renewable energy. The Registry is
for procuring and reporting purchases
www.apx.com
environmental markets. For more information:
CO2 atau energi baru terbarukan setara 26.830 GJ.
Page 58
Laporan Keberlanjutan 2023
58 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan Energi [POJK51-F.6; F.11] [GRI 302-1; 302-2; 302-3;
302-4; 305-1; 305-2; 305-3; 305-4; 305-5; 305-7] [ACGS C.1.4; C.1.5]
Pencapaian Target Penurunan Emisi GRK Cakupan 1 & 2 Tahun 2023
2019 2023
Target 22%
Realisasi 24%
Jumlah Emisi GRK Cakupan 1 dan 2 Setara Gas Lainnya
ton setara CO2 ton setara CH4 ton setara N20
39.091 148
36.488 36.507 1.396
1.303 1.304 138 138
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
Catatan:
Berdasarkan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Assessment Report 5th.
Emisi Gas Rumah Kaca (Cakupan 3) Tidak karbon tinggi merujuk kepada Net-Zero Banking
Langsung Lainnya Alliance (NZBA), yaitu sektor a) pertanian, b) batubara,
Bank telah menghitung emisi GRK (Cakupan 3) tidak c) pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), d) minyak
langsung lainnya, yang mencakup perjalanan dinas, & gas alam, e) besi & baja, f) semen, g) aluminium, h)
aktivitas yang berkaitan dengan bahan bakar dan energi transportasi & kendaraan bermotor, i) perumahan dan
(yang tidak termasuk dalam Cakupan 1 atau Cakupan 2), rumah tinggal.
serta investasi, termasuk pembiayaan yang dilakukan
Intensitas Emisi GRK (Cakupan 3) pada portofolio
oleh Bank.
pembiayaan ton setara CO2/Rp miliar)
Perhitungan emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung
lainnya yaitu pembiayaan yang dilakukan oleh Bank 24,37 30,40 36,84
menggunakan metode dan standar dari The Partnership
for Carbon Accounting Financials (PCAF). Perhitungan 2022 2021 2020
emisi ini meliputi sembilan sektor dengan intensitas
Page 59
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 59
Jumlah dan Intensitas Emisi GRK [POJK51-F.11] [GRI 305-1; 305-2; 305-3; 305-4; 305-5]
No Uraian Satuan 2023 2022 2021
1. Emisi GRK – Cakupan 1
1.1. Transportasi – Solar 111,84 109,64 78,85
1.2. Transportasi – Bensin 1.451,77 1.117,14 4.052,52
ton setara CO2
1.3. Genset - Solar 85,35 78,29 67,08
1.4. Genset - Bensin 132,06 132,74 112,38
2. Emisi GRK - Cakupan 2
2.1. Listrik - PLN ton setara CO2 34.707,44 35.068,76 34.780,21
3. Emisi GRK - Cakupan 3
3.1. Perjalanan Dinas (Transportasi Darat dan 1.476,46 1.017,35 634,98
Udara)
3.2. Learning Center Bumi CIMB Niaga Gunung ton setara CO2 459,12 219,95 178,28
Geulis
3.3. Investasi – Portofolio Pembiayaan - 3.178.428,65 3.269.285,14
4. Upaya Mitigasi Perubahan Iklim
4.1. Renewable Energy Certificate (REC) ton setara CO2 (6.484,11) - -
5. Jumlah Emisi GRK
5.1. Cakupan 1 1.781,01 1.437,81 4.310,83
5.2. Cakupan 2 ton setara CO2 34.707,44 35.068,76 34.780,21
5.3. Cakupan 1 + Cakupan 2 36.488,45 36.506,57 39.091,03
6. Jumlah Emisi GRK dengan Upaya Mitigasi Perubahan Iklim
6.1. (Cakupan 1 + Cakupan 2) - REC ton setara CO2 30.004,34 - -
7. Pendapatan Operasional
7.1. Pendapatan Operasional Rp miliar 18.785,00 18.866,00 17.568,00
8. Intensitas Emisi GRK
8.1. Cakupan 1 + 2 1,94 1,93 2,23
ton setara CO2/Rp miliar
8.2. (Cakupan 1 + Cakupan 2) - REC 1,60 - -
Catatan:
Data emisi GRK berasal dari hampir seluruh kantor CIMB Niaga di Indonesia.
Faktor emisi listrik menggunakan modifikasi metode Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (2019) menggunakan metode berbasis lokasi.
Selain itu juga, faktor konversi emisi bahan bakar minyak (BBM) menggunakan kombinasi berbagai metode antara lain bersumber dari Kementerian
Lingkungan Hidup (2012), IPCC Assessment Report 5th, dan IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006) dengan nilai faktor konversi
untuk sumber bergerak solar adalah 27,2 x 10-4 dan untuk bensin adalah 24,5 x 10-4, sedangkan untuk sumber tidak bergerak solar adalah 26,9 x 10-4
dan untuk bensin adalah 24,1 x 10-4. Perhitungan Emisi GRK cakupan 3 menggunakan menggunakan Emission Factors for Greenhouse Gas Inventories
(Environmental Protection Agency, 2023) untuk emisi dari perjalanan dinas dan metode The Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF, 2022
standard. Angka yang dituliskan dalam kurung ‘( )’ menunjukkan penurunan.
Page 60
Laporan Keberlanjutan 2023
60 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Perbandingan Emisi GRK dengan Tahun Sebelumnya [POJK51-F.11] [GRI 305-1; 305-2; 305-3; 305-4; 305-5]
No Perbandingan 2023 vs 2022 2022 vs 2021 2021 vs 2020
1. Skenario business as usual (BAU)
1.1. Jumlah emisi GRK (Cakupan 1 dan 2) dinyatakan dalam
a. ton setara CO2 (18,12) (2.584,46) 3.280,04
b. % (0,05) (6,61) 9,16
1.2. Intensitas Emisi GRK dinyatakan dalam
a. ton setara CO2/Rp miliar 0,01 (0,29) 0,04
b. % 0,38 (13,04) 1,64
2. Skenario dengan upaya mitigasi perubahan iklim
2.1. Jumlah emisi GRK (Cakupan 1 dan 2) – REC dinyatakan dalam
a. ton setara CO2 (6.502,23) (2.584,46) 3.280,04
b. % (17,81) (6,61) 9,16
2.2. Intensitas Emisi GRK (Cakupan 1 dan 2) – REC dinyatakan
dalam
a. ton setara CO2/Rp miliar (0,34) (0,29) 0,04
b. % (17,46) (13,04) 1,64
Catatan:
Angka yang dituliskan dalam kurung ‘( )’ menunjukkan penurunan.
Emisi GRK dari Portfolio Pembiayaan
Uraian Satuan 2022 2021 2020
Emisi GRK Atribusi juta ton setara CO2 3,18 3,27 3,67
Berdasarkan Sektor*
Pertanian 30 8 14
Batubara 2 9 23
Sarana Pendukung dan Ketenagalistrikan 21 11 8
Minyak dan Gas Alam 7 2 0**
Besi dan Baja % 6 0**
1
Semen 23 62 47
Aluminium 1 - 0**
Transportasi dan Kendaraan Bermotor 5 4 5
Perumahan dan Rumah Tinggal 5 3 2
Berdasarkan Kelas Aset
Pembiayaan Usaha 90 95 96
Investasi 3 - -
Properti Komersial % 1 - -
Rumah Tinggal 3 3 2
Kendaraan Bermotor 3 2 2
*Berdasarkan sektor Net-Zero Banking Alliance (NZBA) dengan menggunakan metode PCAF. **Menunjukan <0,5%
Page 61
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 61
Energi Berdasarkan Sumber, Jumlah Penggunaan, dan Intensitas Energi yang Digunakan [POJK51-F.6] [GRI 302-1; 302-2;
302-3; 302-4]
No Uraian Satuan 2023 2022 2021
1. Kegiatan Penunjang Perbankan
1.1. Listrik PLN 141.135,70 142.574,77 141.595,92
1.2. Genset Berbahan Solar GJ 1.142,97 1.048,34 898,22
1.3. Genset Berbahan Bensin 1.808,33 1.817,73 1.538,84
2. Kegiatan Penunjang Transportasi
2.1. Solar 1.479,80 1.450,70 1.043,33
GJ
2.2. Bensin 19.512,90 15.015,24 54.469,05
3. Jumlah Penggunaan Energi
3.1. Penggunaan Energi* GJ 165.079,70 161.906,78 199.545,36
4 Pendapatan Operasional
4.1 Pendapatan Operasional Rp miliar 18.785,00 18.866,00 17.568,00
5 Intensitas Penggunaan Energi
5.1 Intensitas Penggunaan Energi GJ/Rp miliar 8,79 8,58 11,36
Catatan:
Perhitungan penggunaan energi mencakup seluruh kantor. Sumber energi listrik dan bahan bakar minyak dihitung berdasarkan invoice pembayaran
yang dikelola oleh Unit Kerja SPAPM; Faktor konversi energi listrik dari KWh menjadi GJ adalah 36 x 10-4 ; Faktor konversi energi BBM dari L menjadi GJ
adalah 33 x 10-3 untuk bensin dan 36 x 10-3 untuk minyak solar; Metode yang digunakan dalam konversi mengikuti Kementerian Lingkungan Hidup (2012).
*Termasuk energi baru terbarukan (EBT) sebesar 16%
Perbandingan Energi dengan Tahun Sebelumnya [POJK51-F.6] [GRI 302-1; 302-2; 302-3]
No Perbandingan 2023 vs 2022 2022 vs 2021 2021 vs 2020
1 Jumlah penggunaan energi dinyatakan dalam
a. GJ 3.172,92 (37.638,58) 42.746,62
b. % 1,96 (18,86) 27,26
2 Intensitas jumlah penggunaan energi dinyatakan dalam
a. GJ/Rp miliar 0,21 (2,78) 1,77
b. % 2,40 (24,44) 18,50
Catatan:
Angka yang dituliskan dalam kurung ‘( )’ menunjukkan penurunan.
Page 62
Laporan Keberlanjutan 2023
62 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pengelolaan Limbah [POJK51-F.13; F.14; F15] [GRI 306-1; 306-3; 306-4]
Limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional Bank CIMB Niaga, yang terdiri atas 78% sampah organik dan
berupa limbah padat elektronik (e-waste), efluen, dan 22% sampah inorganik. Bank juga mengidentifikasi dari
limbah kertas, namun belum menimbulkan dampak total sampah yang dihasilkan sebanyak 3% nya berupa
signifikan terhadap lingkungan. Dalam mengelola kertas. Jika dibandingkan dengan sampah yang dibuang
limbah padat elektronik (e-waste) dan efluen, Bank ke TPA, maka inisiatif pemilahan sampah di Kantor
bekerja sama dengan pihak ketiga dan untuk jenis limbah Pusat Graha CIMB Niaga memiliki potensi penghindaran
lainnya, beberapa kantor cabang telah melakukan emisi GRK sebesar lebih dari 17 ton setara CO2 dan jika
pemilahan dan menyalurkan limbah padat kepada Bank program ini diperluas meliputi seluruh operasional Bank
Sampah. Kantor Pusat Graha CIMB Niaga juga telah maka berpotensi untuk menghindari emisi GRK sebesar
melakukan inisiatif pemilahan sampah yang terintegrasi lebih dari 194 ton setara CO2. Kegiatan operasional Bank
dengan konsep ‘Zero Waste to Landfill’, sehingga tidak tidak menghasilkan limbah berupa Bahan Berbahaya
ada sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dan Beracun (B3) ataupun menghasilkan tumpahan
(TPA). Selama tahun 2023 tercatat sebanyak 30,53 yang signifikan.
ton sampah yang dihasilkan di Kantor Pusat Graha
Pengelolaan dan Penggunaan Air [POJK51-F.8] [GRI 303-1; 303-5]
Bank mengelola penggunaan air dengan cara yang
bertanggung jawab. Air yang digunakan berasal dari
Emisi GRK dari Penggunaan Air
perusahaan air minum (PAM) sebagai sumber daya
(ton setara CO2)
bersama untuk kegiatan operasional, termasuk
kebersihan, sanitasi, dan wudu. Air yang telah
digunakan untuk wudu kemudian digunakan kembali 21,70 19,66 43,49
untuk berbagai keperluan, seperti penyiraman flush
toilet dan perawatan tanaman di sekitar gedung. 2023 2022 2021
Selain itu, penggunaan air juga diatur melalui
sistem pembuangan yang sesuai dengan sistem
pengelolaan air limbah dari manajemen gedung.
Penggunaan Air Penggunaan Air PAM Pendapatan Operasional Intensitas Pemakaian Air
(m3) (Rp miliar) (m3/Rp miliar)
245.720
18.785 18.866 13,99
17.568
122.622
111.053 6,53 5,89
2023 2022 2021 2023 2022 2021 2023 2022 2021
Page 63
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 63
Penghematan Kertas
[POJK51-F.5]
Bank memanfaatkan teknologi digital berupa digital
banking dan digital database untuk mengurangi
penggunaan kertas. Pada tahun 2023 tercatat
adanya penerbitan lebih dari 2,7 juta e-statement
yang menunjukkan terjadinya konversi bahan
kertas sekitar 13 ton menjadi paperless. Melalui
pengurangan penggunaan kertas, Bank dapat
menghitung potensi emisi GRK yang dapat
dihindari, yaitu sekitar 9,8 ton setara CO2.
Beberapa Inisiatif Pengurangan, di antaranya:
» Arsip dokumentasi dan penyampaian laporan dari hardcopy menjadi softcopy
» Menggunakan kembali kertas bekas untuk kebutuhan fotokopi bolak-balik untuk draft surat atau memo internal
» Optimalisasi sarana multi-function printer untuk melakukan scanning dan faksimile, sehingga mengurangi
percetakan dokumen
» Optimalisasi penggunaan e-channel dan mobile banking untuk nasabah
» Penggantian rekening koran menjadi e-statement
» Formless transaction untuk menggantikan slip/form transaksi dengan tapak validasi
» Bank memastikan penggunaan kertas yang berasal dari sumber yang bertanggung jawab (responsible sourcing)
Intensitas Pemakaian Kertas
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Rim 14.160 14.467 13.433
Volume Kertas Terpakai
Kg 35.400 36.168 33.608
Biaya Pengadaan Kertas Rp juta 486,85 410,83 419,22
Pendapatan Operasional Rp miliar 18.785 18.866 17.568
Intensitas Pemakaian Kertas Kg/Rp miliar 1,88 1,92 1,91
Catatan:
Perhitungan pemakaian kertas mencakup kegiatan di kantor pusat. Konversi satuan rim volume kertas menjadi satuan kg adalah 1 rim = 2,5 kg.
Page 64
Laporan Keberlanjutan 2023
64 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Kami Bersama Mitra Kerja
[GRI 2-6; 308-1; 308-2; 414-1; 414-2] [SUSBA 1.2.1.10; 1.2.1.11] [ACGS C.4.2; C.4.3]
Bank menyertakan mitra dan vendor lokal yang
memiliki identitas berdomisili di Indonesia pada
rantai pasok. Kebijakan bermitra dengan vendor
lokal tertuang dalam Kebijakan Pengadaan
Barang dan Jasa No. 03.01.P.01. Pada tahun 2023,
terdapat 94% mitra dan vendor lokal untuk
kebutuhan jasa dan barang.
Dalam proses pengadaan, terlebih dahulu
Bank melakukan evaluasi melalui Uji Tuntas
Keberlanjutan (Sustainability Due Diligence
atau SDD) pada mitra dan vendor. Evaluasi
yang dilakukan meliputi aspek pengelolaan
lingkungan dan aspek sosial berupa penerapan
keselamatan kerja, pemenuhan tanggung jawab dan lainnya. Sejak Juli 2023, Bank telah mengintegrasikan
Hak Asasi Manusia (HAM) yang sejalan dengan United aspek keberlanjutan dalam proses kriteria seleksi vendor
Nations Guiding Principle (UNGP), serta pemberdayaan (vendor selection criteria) yang akan bekerjasama
masyarakat. Bank juga telah menyusun dokumen dengan Bank, sehingga seluruh (100%) pemasok baru
Kebijakan Kode Etik Vendor yang mengatur aspek telah dinilai menggunakan kriteria lingkungan dan sosial.
perilaku bisnis yang bertanggung jawab, HAM, dan Aspek keberlanjutan yang dinilai, misalnya komitmen
pengelolaan lingkungan untuk mitra dan vendor. atas emisi nol bersih GRK, pengungkapan emisi GRK
Kebijakan ini telah disosialisasikan kepada seluruh cakupan 1 dan 2, rencana atau keberadaan inisiatif
(100%) mitra dan vendor. efisiensi sumber daya, tersedianya kebijakan HAM, uji
tuntas HAM, mekanisme pengaduan (whistleblowing)
atau keluh kesah (grievance mechanism), serta
Proses pengadaan menjadi tanggung jawab Unit Kerja
mendorong keberagaman, kesetaraan, dan inklusi.
Strategic Procurement & Admin Property Management
Penilaian aspek keberlanjutan ini memiliki bobot sebesar
(SPAPM) dan dibantu oleh Unit Kerja Legal, Finance,
6% dalam keseluruhan penilaian.
Operational Risk Management, dan unit kerja terkait
50 119
vendor baru telah dikaji menggunakan SDD vendor mengikuti
dengan hasil seluruh vendor baru tidak sosialisasi praktik
memiliki isu lingkungan dan/atau sosial. keberlanjutan.
Page 65
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 65
02
Pilar
Usaha
Berkelanjutan
Page 66
Laporan Keberlanjutan 2023
66 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Perbankan yang Bertanggung Jawab
[POJK51-F.17; F.27;F.28] [GRI 2-27; 416-1; 416-2; 417-1; 417-2; 417-3; FS15]
CIMB Niaga berkomitmen menyediakan layanan yang setara untuk produk dan/atau jasa sesuai dengan Pedoman
Standar Ringkasan Informasi Produk dan Layanan Sektor Jasa Keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank juga
memiliki Kebijakan Produk dan Aktivitas Baru No. B.04 untuk memastikan bahwa semua (100%) produk dan aktivitas
telah melewati tahap post implementation review (PIR) dan sesuai dengan undang-undang, dan peraturan yang berlaku,
termasuk peraturan perlindungan konsumen. Tinjauan ini dilakukan oleh unit kerja yang bertanggung jawab untuk
mengevaluasi keamanan produk bagi nasabah dalam rentang waktu 12 bulan sebelum produk diluncurkan. Bank juga
memastikan informasi yang disampaikan kepada nasabah terjamin keandalannya, serta memuat informasi terkait
fitur produk, biaya, manfaat, dan risiko yang melekat. Selain itu, belum terdapat insiden ketidakpatuhan terhadap
regulasi yang menyangkut masalah pelabelan dan informasi produk dan jasa, maupun komunikasi pemasaran
selama tahun 2023.
Perlindungan Keamanan Data dan Privasi Nasabah [POJK51-F.29] [GRI
206-1; 418-1] [FN-CB-230a.1; FN-CB-230a.2; FN-CB-510.a.1]
Pesatnya kemajuan teknologi
menimbulkan risiko serangan
dan ancaman siber melalui
jalur daring semakin tinggi,
khususnya untuk lembaga
keuangan. Menyadari
hal tersebut, Bank terus
berupaya meningkatkan
kendali atas pengamanan
dan pengelolaan data serta
penguatan sistem termasuk
di dalam aspek pengendalian
risiko terkait privasi dan
kualitas data.
Komitmen dan upaya Bank dalam melindungi data nasabah tercermin melalui penerapan kendali secara menyeluruh,
mulai dari tata kelola keamanan data dan informasi hingga proses pemantauan di dalam infrastruktur digital, transaksi,
dan data nasabah melalui Unit Kerja Cyber Security Operation serta Data Protection Office yang berada dibawah
Direktorat Operasional dan Teknologi Informasi. Tidak berhenti sampai di situ, Bank secara proaktif memberikan
edukasi kepada karyawan, nasabah, dan mitra kerja untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga keamanan
data. Berdasarkan laporan pengaduan yang diterima selama tahun 2023 maka diketahui tidak terdapat produk atau
layanan keuangan yang ditarik kembali/dihentikan pemasarannya, tidak terdapat pengaduan dan pelanggaran terkait
persaingan usaha, serta kehilangan data akibat pencurian data (cybercrime), namun terdapat dua kali pengaduan
terkait keamanan dan privasi nasabah.
Page 67
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 67
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa/Program
Keuangan Berkelanjutan [POJK51-F.26] [GRI FS7; FS14] [SUSBA 1.5.1.2]
Setiap tahun, Bank melakukan pengembangan dan inovasi terkait produk/program keuangan berkelanjutan yang
selaras dengan kerangka kerja pembiayaan berkelanjutan dari Bank, yaitu Green, Social, Sustainable Impact Product
and Services (GSSIPS).
Pengembangan Proses Solusi Iklim Energi
· Ekonomi Sirkular · Bangunan Hijau · Energi Terbarukan &
· Efisiensi Sumber Daya · Penangkapan dan Penyimpanan Bersih dan Efisiensi
· Manufaktur Hijau Karbon Energi
· Pengendalian dan Pencegahan · Adaptasi Iklim · Penyimpanan Energi
Polusi · Manajemen Hutan Berkelanjutan
· Konservasi & Restorasi
Lingkungan Hidup
GREEN
Konektivitas Sektor Berkelanjutan Keuangan Berkelanjutan
· Transportasi & Konektivitas · Rantai Pasok Berkelanjutan · Sustainability-Linked
· Interkoneksi Jaringan · Litbang dalam Pembangunan Financing/Bonds
SUSTAINABLE · Teknologi Digital, E-commerce, Berkelanjutan · Transition Financing/
Internet & Komunikasi · Inovasi Pertanian & Pangan Bonds
Berkelanjutan
· Ekonomi Biru
SOCIAL
Akses akan Kebutuhan Dasar Bisnis Bertanggung Jawab Inklusi & Kesejahteraaan
· Perumahan yang Terjangkau · UMKM · Inklusi Keuangan
· Layanan Pendidikan, Teknis & · Sharing Economy · Microfinancing
Kejuruan Bersubsidi/Gratis · Social Economy
· Layanan Pendidikan Bersubsidi/
Gratis
Page 68
Laporan Keberlanjutan 2023
68 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Kartu Kredit Digital OCTO Card & Fitur Tarik/Setor Tanpa Kartu di OCTO Mobile
Terintegrasi di aplikasi OCTO Mobile, Kartu Kredit dan tarik tunai tanpa kartu lewat OCTO Mobile. Fitur ini
Digital OCTO Card/Kartu Digital Octo Card Syariah bisa sejalan dengan visi Bank Indonesia untuk mempermudah
digunakan nasabah tanpa membutuhkan kartu fisik. masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan,
Nasabah bisa menikmati kemudahan transaksi digital, tanpa menggunakan kartu ATM/debit. Pada tahun 2023,
mulai dari transaksi pembayaran menggunakan fitur tercatat sebanyak lebih dari 4,5 juta transaksi setor dan
Scan QRIS, belanja e-commerce, cek statement hingga tarik tunai tanpa kartu dilakukan oleh para pengguna
mengubah transaksi menjadi cicilan tetap 3, 6, 12, dan setia OCTO Mobile.
24 bulan. Bank juga aktif mempromosikan fitur setor
Kemudahan Buka Rekening Valuta Asing & Transaksi Valuta Asing dengan Kartu Debit
CIMB Niaga
Salah satu fitur yang diunggulkan di 2023 adalah pembukaan rekening valuta asing (valas) bagi pengguna existing.
Pembukaan rekening dapat dilakukan secara mandiri dan paperless, cukup dari aplikasi OCTO Mobile. Lebih dari itu,
pengguna dapat menggunakan rekening valas tersebut sebagai sumber dana untuk transaksi kartu debit. Misalnya,
pengguna dapat membuka rekening Dolar Singapura, kemudian pengguna cukup menggunakan kartu debitnya di
Singapura untuk mendebit rekening tersebut tersebut tanpa konversi kurs.
Giro Kartini
Produk Giro dengan tema ‘Giro Kartini’
diluncurkan oleh Bank bagi nasabah
segmen Emerging Business Banking (EBB)
untuk mendukung agenda nasional Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (TPB), yaitu TPB
5 (kesetaraan gender) dan pemberdayaan
perempuan. Program responsif gender ini
memberikan keuntungan bagi pelaku usaha
perempuan untuk mengelola simpanan dengan
lebih baik untuk kemajuan usaha. Giro Kartini
juga termasuk produk ramah lingkungan
(paperless) yang dilengkapi dengan fitur
e-statement. Giro Kartini menawarkan fitur
menarik lainnya, misalnya memilih nomor giro, jasa giro yang kompetitif, serta mendapatkan pengembalian dana
(refund) biaya transaksi sesuai program yang sedang berlaku. Giro Kartini ditawarkan kepada nasabah individu
perempuan dan nasabah nonindividu yang dipimpin perempuan. Selain itu, Bank memberikan donasi untuk setiap
pembukaan rekening Giro Kartini yang akan digunakan untuk mendukung pelatihan pembuatan tenun tradisional
bagi perempuan penyandang disabilitas di Sulawesi. Hingga akhir tahun 2023, Bank mencatat portofolio Giro Kartini
sebesar Rp86,30 miliar, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia
Page 69
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 69
Program Sustainability-Linked Loan/Financing One House One Tree
(SLL/F) dan Sustainable Finance (SF) Bank memberikan kesempatan
Bank terus melanjutkan inovasi program SLL/F dan SF dengan kepada setiap nasabah KPR CIMB
menawarkan insentif pencapaian target kinerja keberlanjutan Niaga berkontribusi dalam gerakan
sesuai kesepakatan di awal program. Program SF ditujukan penanaman satu pohon untuk
kepada nasabah pembiayaan Bank yang bergerak di bidang usaha keberlanjutan bumi. Selama tahun
sesuai KKUB. Bank berhasil membukukan transaksi SLL/F senilai 2023, terdapat kontribusi positif dari
Rp1,03 triliun melalui pembiayaan sindikasi terhadap debitur program ini berupa 4.400 bambu
sektor semen dan perkebunan kelapa sawit dengan target kinerja (Bambusa sp.), 1.000 tanaman kopi
keberlanjutan berupa penurunan emisi gas rumah kaca (GRK). (Coffea sp.) dan 550 tanaman pala
Bank juga telah memberikan pembiayaan hijau kepada lima (Myristica fragrans).
nasabah melalui program SF sebesar Rp2,74 triliun.
Pembiayaan Green Mortgage
Pembiayaan Green Mortgage merupakan pembiayaan
KPR untuk hunian yang telah mendapatkan sertifikasi
hijau, misalnya oleh Green Building Council Indonesia
(GBCI) dan/atau Excellence in Design for Greater
Efficiencies (EDGE). Hingga akhir tahun 2023,
pembiayaan terhadap hunian tersertifikasi hijau
mencatatkan nilai transaksi lebih dari Rp273 miliar.
Pembiayaan Green Auto Pembiayaan Solar
atau Kendaraan Ramah Panel x KPR Rumah
Lingkungan Bank memberikan
Pembiayaan Green Auto diberikan pembiayaan solar panel
untuk kendaraan bermotor dengan menggunakan kartu kredit
jenis kendaraan bermotor listrik dan EDC CIMB Niaga pada
berbasis baterai dan kendaraan green merchant terdaftar.
hibrida melalui anak perusahaan Green merchants terdiri atas
yaitu CIMB Niaga Finance (CNAF). solar panel & nonsolar panel
Hingga akhir tahun 2023, terdapat merchants. Hingga akhir tahun
1.130 kendaraan listrik dan hibrida 2023, terdapat penyaluran
yang dibiayai CNAF dengan transaksi pembiayaan atas transaksi nasabah Bank senilai lebih dari
senilai lebih dari Rp359 miliar. Rp6 miliar melalui mitra green merchants.
Page 70
Laporan Keberlanjutan 2023
70 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Penguatan Digital Banking untuk Layanan Segmen Konsumer
dan Emerging Business Banking (EBB)
Bank memiliki beberapa layanan digital banking, yaitu OCTO Mobile, OCTO Clicks, BizChannel@CIMB dan e-channel lainnya.
Selama tahun 2023, salah satu inisiatif yang dilakukan adalah menambah fitur kartu kredit digital OCTO Card pada OCTO
Mobile. Bank mencatatkan hampir 470 juta transaksi pada platform digital dan branchless banking. Berdasarkan jumlah
transaksi digital banking selama tahun 2023, maka terdapat potensi penghindaran emisi GRK sekitar 120 ribu ton setara
CO2. Sementara untuk meningkatkan transaksi dan loyalitas nasabah EBB, OCTO Clicks juga memberikan fitur merchant
report selain fitur mass transfer guna mendukung transaksi keseharian nasabah EBB.
Jumlah Transaksi Finansial Melalui Platform Digital (juta transaksi)
2023 2022 2021
OCTO Mobile 217,00 175,60 112,31
OCTO Clicks 51,05 47,44 20,87
OCTO Pay 16,64 19,30 22,60
BizChannel@CIMB 90,97 96,57 64,35
ATM, MDM, dan CRM 94,03 99,84 104,87
Page 71
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 71
Inklusi Keuangan
melalui
Pembiayaan
Usaha Mikro, Kecil,
dan Menengah
(UMKM)
[POJK51-F.23] [GRI 203-2] [ACGS C.4.1]
CIMB Niaga mendukung perkembangan bisnis dan a. Kerja sama dengan BPR
kesejahteraan nasabah di sektor UMKM dengan Dana dari Bank diteruskan oleh BPR kepada para
menawarkan tiga produk pembiayaan, yaitu pembiayaan nasabahnya yang bergerak di sektor UMKM dan
modal kerja, investasi, dan rantai pasok. Pembiayaan yang merupakan fixed income. Dari sisi dana,
UMKM disalurkan melalui dua segmen, yaitu: Bank memberikan pelayanan manajemen kas
1. Perbankan Emerging Business Banking (EBB): berbasis digital untuk mendukung aktivitas BPR.
pembiayaan yang dilakukan melalui pendekatan Bank mencatatkan pada tahun 2023 terdapat
langsung kepada para pelaku usaha kecil dan 139 debitur dengan jumlah pembiayaan sebesar
menengah (UKM) yang tersebar di seluruh Indonesia. Rp5,4 miliar. Sekitar 36% dari 139 debitur pada
2. Micro Linkage adalah program pembiayaan tidak pembiayaan (atau setara Rp2,2 miliar) ini
langsung melalui skema linkage, yaitu executing, diberikan kepada perempuan.
channeling, maupun joint financing. Pada tahun 2023, b. Kerja sama dengan pola inti-plasma pada
Micro Linkage difokuskan pada kerja sama secara perkebunan kelapa sawit
executing dengan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Perbankan Komersial bekerja sama dengan KUD
dan Koperasi Unit Desa (KUD) yang menerapkan pola yang merupakan binaan dari perusahaan besar
inti-plasma pada perkebunan kelapa sawit. Saat yang telah berpengalaman di bidang kelapa
ini, Bank memiliki sekitar 170-an mitra linkage yang sawit, untuk berperan sebagai inti, dimana dana
tersebar di seluruh Indonesia, di mana sebagian dari Bank digunakan untuk para petani yang
besar menggunakan skema executing. Skema melakukan pembangunan kebun.
program dapat dijelaskan sebagai berikut:
Hingga akhir tahun 2023, CIMB Niaga mencatat
jumlah pembiayaan UMKM sebesar Rp22,8 triliun atau
hampir 11% dari total portofolio pembiayaan Bank.
Page 72
Laporan Keberlanjutan 2023
72 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Keuangan Berkelanjutan
Produk/Program Keuangan Berkelanjutan
(Rp miliar)
1.033,40 359,57
Program Pembiayaan Green
Sustainability-Linked Auto atau Kendaraan
Loan/Financing (SLL/F) Ramah Lingkungan*
2.745,50
273,10 Program Sustainable
Green Mortgage Finance (SF)
* Pembiayaan oleh anak perusahaan, PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF).
Penerapan Keuangan Berkelanjutan [GRI FS9] [SUSBA 1.3.1.3]
Bank berpartisipasi dalam menjalankan program- Taksonomi Hijau Indonesia (THI)
program OJK, termasuk mendukung Peta Jalan Pada tahun 2022 OJK telah mengeluarkan Taksonomi
Keuangan Berkelanjutan Tahap II (2021-2025). Bank Hijau Indonesia (THI) untuk memudahkan lembaga jasa
mengintegrasikan keuangan berkelanjutan pada keuangan melakukan klasifikasi aktivitas hijau terhadap
pembiayaan seluruh segmentasi Bank. portofolio produk dan/atau jasa keuangan, serta proses
pemantauan berkala terhadap implementasi penyaluran
Bank memiliki Panduan Sektor yang disusun berdasarkan kredit/pembiayaan/investasi ke sektor hijau dan
Kebijakan Keuangan Berkelanjutan. Bank melakukan Uji mencegah potensi pelaporan aktivitas hijau yang kurang
Tuntas Keberlanjutan (Sustainability Due Diligence atau tepat (greenwashing). Pada tahun 2023, pelaporan THI
SDD) dan Uji Tuntas Keberlanjutan Lanjutan (Enhanced dilakukan secara triwulanan dengan hasil identifikasi
Sustainability Due Diligence atau ESDD) kepada para untuk posisi bulan Desember 2023 menunjukkan
debitur. Unit Kerja Audit Internal melakukan coverage terdapat 18% dari top 450 debitur memiliki kategori
audit setiap tahun dengan metode berbasis penilaian hijau atau kuning atau setara dengan Rp31,78 triliun
risiko secara komprehensif dan kerangka pengendalian berdasarkan baki debet.
internal yang mengacu pada standar internasional
Committee of the Sponsoring Organization of the
Treadway Commission (COSO) – Internal Control
Integrated Framework.
Page 73
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 73
Pembiayaan KKUB atau Berwawasan Lingkungan dan Sosial
[GRI FS11]
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Jumlah Produk yang Memenuhi Kriteria KKUB
a. Program Sustainability-linked Loan/Financing (SLL/F) 1.033.450 686.024 -
b. Program Sustainable Finance (SF) 2.745.466 2.282.269 332.331
Rp juta
c. Pembiayaan Green Auto atau Kendaraan Ramah Lingkungan* 359.571 83.458 28.053
d. Pembiayaan Green Mortgage 273.095 141.549 85.316
Total Aset Produktif KKUB
a Total Kredit KKUB Rp juta 55.451.296 51.444.423 45.068.614
b. Total Non Kredit KKUB – Investasi Green Sukuk** Rp juta 32.987 - -
US$ juta - - 75
c. Total Non Kredit KKUB – Investasi Green Bond** Rp juta 548.007 32.990 -
Persentase Pembiayaan KKUB Terhadap Total Kredit % 26 26 25
* Pembiayaan oleh anak perusahaan, PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF).
** Pemerintah Indonesia menerbitkan Sukuk Hijau/Obligasi Hijau secara global dan digunakan untuk mendukung proyek-proyek yang menargetkan
mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
Page 74
Laporan Keberlanjutan 2023
74 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Komposisi dan Kualitas Pembiayaan KKUB [GRI FS8]
Non-UMKM UMKM Jumlah NPL
No Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
(Rp triliun) (Rp triliun) (Rp triliun) (%)*
1. Energi Terbarukan - - - 0,00%
2. Efisiensi Energi 0,46 - 0,46 0,00%
3. Pencegahan dan Pengendalian Polusi - - - 0,00%
Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) Hayati dan
4. 5,80 0,72 6,52 0,01%
Penggunaan Lahan Berkelanjutan
5. Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air - - - 0,00%
6. Transportasi Ramah Lingkungan 2,83 - 2,83 0,00%
7. Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan 0,19 - 0,19 0,00%
8. Adaptasi Perubahan Iklim - - - 0,00%
Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan
9. 6,35 0,13 6,48 0,00%
Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi
Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi
10. Standar/Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, 1,06 - 1,06 0,08%
Regional, atau Internasional
Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang
11. 15,96 - 15,96 0,02%
Berwawasan Lingkungan Lainnya
12. Kegiatan UMKM - 21,95 21,95 5,64%
Total 32,65 22,80 55,45 2,24%
*Persentase NPL (gross) dihitung berdasarkan total portofolio masing-masing KKUB.
Produk/Program yang Mendukung Keuangan Berkelanjutan
Selama tahun 2023, Bank
No Nama Produk/Program Satuan Jumlah memberikan dukungan
1. Program Tabungan iB Mapan 203,48 pembiayaan inklusif kepada
Berhadiah Wakaf perorangan berpenghasilan
2. Pembiayaan kartu kredit rendah (PBR) sesuai definisi
melalui Green Merchant
Bank Indonesia (BI) untuk
Rp miliar
a. Pembiayaan solar panel 0,63 kepemilikan properti (affordable
b. Pembiayaan non solar 5,99 housing), personal (affordable
panel
personal loan), dan kendaraan
3. Giro Kartini 86,30 bermotor (affordable auto)
4. One House One Tree Rekening 9.546 dengan nominal pembiayaan
baru sebesar Rp1,61 triliun.
Page 75
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 75
Permasalahan, Perkembangan,
dan Pengaruh Penerapan
Keuangan Berkelanjutan [POJK51-E.5]
Salah satu tantangan dalam menerapkan keuangan
berkelanjutan pada tahun 2023 adalah pemahaman dan
kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang belum memadai.
Bank berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk
memberikan edukasi terkait keuangan berkelanjutan, Taksonomi
Hijau Indonesia (THI), pembiayaan transisi, dan lain-lain. Bank
juga mengajak para nasabah untuk menjalankan usaha yang
peduli lingkungan sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan
produktivitas, serta berkelanjutan. Selain itu, Bank juga mulai
mempelajari tema risiko terkait perubahan iklim, melalui metodologi untuk analisis skenario iklim (climate scenario
analysis atau CSA) dan/atau climate risk stress test (CRST). Ke depannya integrasi kerangka kerja International
Financial Reporting Standards Climate-related Disclosure (S2) yang diterbitkan The International Sustainability
Standards Board (ISSB) dan aspek keanekaragaman hayati berdasarkan The Taskforce on Nature-related Financial
Disclosures (TNFD) merupakan topik keberlanjutan yang mulai mendapatkan perhatian.
Pembiayaan pada Sektor-Sektor dengan Risiko
Keberlanjutan Tinggi [SUSBA 1.1.1.2; 1.6.2.6] [FN-CB-410a.2; FN-CB-550a.2]
Bank pada proses penyaluran pembiayaan senantiasa berisiko tinggi terhadap aspek LST. Setiap nasabah/
melakukan identifikasi terhadap potensi dampak negatif calon nasabah pada segmen perbankan korporasi dan
dari setiap aktivitas usaha nasabah/calon nasabah sebagian dari nasabah/calon nasabah komersial wajib
terhadap lingkungan dan sosial. Oleh karena itu, Bank untuk menjalankan SDD, sedangkan yang memiliki risiko
melakukan pemetaan terhadap sektor-sektor yang LST tinggi wajib menjalankan proses ESDD.
Bank juga memiliki Panduan Sektor yang
mengatur syarat minimum kinerja LST yang
wajib dipenuhi, hal yang dilarang, dan aspek yang
didorong untuk praktik keberlanjutan. Panduan
sektor mencakup sektor Pertanian, Kehutanan,
Tata Guna Lahan, dan Alih Guna Lahan
(Agriculture, Forestry, Other Land Use, and Land
Use Change atau AFOLULUC) antara lain, yaitu
kelapa sawit, batubara, minyak dan gas bumi,
kehutanan dan karet alam, jasa konstruksi dan
infrastruktur, pertambangan dan penggalian,
serta manufaktur. Ringkasan panduan sektor
dapat diakses pada website Bank.
Page 76
Laporan Keberlanjutan 2023
76 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pembiayaan KKUB pada Sektor Berbasis Lahan
Bank memberikan pembiayaan pada sektor yang berbasis lahan seperti AFOLULUC. Dalam portofolio
pembiayaan Bank, terdapat 8 nasabah yang telah mendapatkan sertifikasi keberlanjutan dengan total
pembiayaan mencapai Rp2.612 miliar.
Jumlah Total Pembiayaan
Sertifikasi Sertifikasi
Debitur (Rp triliun)
Best Aquaculture Practice 1 260,56
Aquaculture Stewardship Council
Good Agriculture Practice (Cara
Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) dan
Perikanan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB))
Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) 5 2.315,78
FSC COC & SVLK 2 35,64
Kehutanan
Page 77
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 77
Pembiayaan KKUB pada Perkebunan Pemberian Pembiayaan Berdasarkan Sertifikasi ISPO,
RSPO, dan ISCC
Kelapa Sawit [POJK51-F.3] [GRI FS8] [SUSBA 1.2.1.4; 1.2.1.5;
1.5.1.3][ACGS C.1.4; C.1.5] Jumlah Nominal Pembiayaan
Sertifikasi
Bank mendorong debitur yang bergerak di bidang Debitur (Rp triliun)
perkebunan kelapa sawit untuk mengadopsi prinsip- RSPO* dan ISPO** 15 6,7
prinsip dan komitmen keberlanjutan seperti sertifikasi
RSPO* 4 0,03
Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO), Roundtable
Sustainable Palm Oil (RSPO), dan/atau International ISPO** 27 1,84
Sustainability and Carbon Certification (ISCC), Dalam proses ISPO** 5 0,45
menerapkan prinsip Nol Deforestasi, Nol Gambut, Nol
Dalam proses RSPO* 4 0,45
Eksploitasi (No Deforestation, No Peat, No Exploitation
ISCC*** 5 5,58
atau NDPE), Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal
Tanpa Paksaan (PADIATAPA), dan Nilai Konservasi RSPO = Roundtable Sustainable Palm Oil; ISPO = Indonesia Sustainable
Palm Oil; ISCC = International Sustainability and Carbon Certification;
Tinggi (NKT) dan/atau Stok Karbon Tinggi (SKT), serta *Sesuai dengan interpretasi nasional atas RSPO Prinsip dan Kriteria (2018)
maka kebun kelapa sawit yang telah memperoleh sertifikat RSPO telah
berbagai komitmen keberlanjutan lainnya. Target memenuhi prinsip Nol Gambut dalam prinsip Nol Deforestasi, Nol Gambut,
dan Nol Eksploitasi; **ISPO merupakan standar keberlanjutan perkebunan
pembiayaan KKUB pada perkebunan kelapa sawit kelapa sawit yang berlaku di Indonesia sesuai dengan undang-undang dan
adalah 5%. Selama tahun 2023, Bank mencatatkan peraturan yang berlaku; ***ISCC merupakan salah satu sistem sertifikasi
terkemuka untuk keberlanjutan dan emisi gas rumah kaca. Pada bulan Juli
pembiayaan melebihi target atau sebesar 17%. tahun 2011, Komisi Eropa mengakui ISCC sebagai salah satu skema sertifikasi
pertama untuk menunjukkan kepatuhan terhadap persyaratan Renewable
Energy Directive’s (RED) di Uni Eropa.
Komitmen Keberlanjutan pada Nasabah
Kelapa Sawit
Jumlah Nominal Pembiayaan
Komitmen
Debitur (Rp triliun)
NDPE 29 13,31
PADIATAPA 46 8,58
NKT dan/atau SKT 19 6,73
NDPE = Nol Deforestasi, Nol Gambut, Nol Eksploitasi (No Deforestation,
No Peat, No Exploitation), PADIATAPA = Persetujuan Atas Dasar
Informasi Awal Tanpa Paksaan; NKT = Nilai Konservasi Tinggi (NKT);
SKT = Stok Karbon Tinggi (SKT).
Komitmen Phase-Out Pembiayaan
Batubara Termal pada tahun 2040 [SUSBA 1.2.1.3]
Bank secara bertahap mengurangi pembiayaan untuk sektor batubara dan berencana untuk menghentikan sepenuhnya
pembiayaan batubara termal pada tahun 2040. Sejalan dengan upaya tersebut, bank memiliki target interim berupa
penurunan pembiayaan sektor pertambangan batubara termal sebesar 50% dari baseline 2021 pada tahun 2030.
Langkah ini merupakan bagian dari dukungan Bank terhadap transisi berkeadilan (just transition) ke ekonomi rendah
karbon, energi yang lebih bersih, dan ramah lingkungan, sejalan dengan komitmen CIMB Group sebagai anggota
penandatangan dalam United Nations Principles for Responsible Banking (UN PRB) dan Collective Commitment on
Climate Action (CCCA). Selain itu, Bank tidak lagi memberikan pembiayaan untuk ekspansi tambang batubara termal
dan pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang menggunakan batubara. Untuk debitur yang bergerak
di sektor batubara juga tidak diizinkan melakukan penambangan dengan metode Mountain Top Removal (MTR).
Page 78
Laporan Keberlanjutan 2023
78 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Tingkat Kepuasan Nasabah dan
Penyelesaian Pengaduan [POJK51-F.16; F.30] [GRI 2-25]
Bank memberikan akses kepada nasabah, masyarakat, maupun pemangku kepentingan lainnya untuk menyampaikan
laporan apablia terdapat keluhan terkait produk dan jasa Bank. Setiap pengaduan yang diterima menjadi tanggung
jawab bersama unit-unit yang terkait.
Saluran Pengaduan
Kunjungan Layanan Contact Center:
langsung ke kantor 14041 atau +62 21 2997
8888 (dari luar negeri)
E-mail:
14041@cimbniaga.co.id Situs web:
Saluran
Pengaduan www.cimbniaga.co.id
Preferred Assistance: 1500 800 Business Banking Contact
(khusus CIMB Preferred) Center: 14042 atau +62 21
8065 5111 (dari luar negeri)
Whistleblowing System
Sepanjang tahun 2023, Bank tidak mendapatkan pengaduan
atas ketidakpatuhan dalam regulasi. Bank juga tidak menerima Tingkat Loyalitas Nasabah
(Net Promoter Score/NPS)
pengaduan yang signifikan terkait nasabah kami, termasuk
pengaduan lingkungan. Detail informasi jenis pengaduan dan
tingkat penyelesaian lainnya dapat dilihat pada Laporan Tahunan 2023 2022 2021
2023.
50% 50% 28%
Bank selalu berupaya meningkatkan pengalaman nasabah dengan
Tingkat Penyelesaian
melakukan survei kepuasan nasabah yang dilakukan setiap tahun. Pengaduan Nasabah
Survei memperhatikan aspek produk, kanal layanan, dan kualitas
layanan.
2023 2022 2021
99% 99% 98%
Page 79
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 79
03
Pilar
Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan
(TJSL) Perusahaan
Page 80
Laporan Keberlanjutan 2023
80 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pilar Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan (TJSL) [POJK51-F.4; F.25] ] [GRI 413-1] [ACGS C.4.4]
CIMB Niaga memiliki empat pilar Corporate Social Responsibility (CSR) dalam
mengimplementasikan kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).
Pilar-pilar CSR ini mencerminkan komitmen Bank dalam mendukung Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
Pilar 1 CSR:
Pilar 2 CSR:
Pendidikan
CSR fokus pada peningkatan
Kesehatan dan
akses pendidikan yang Kesejahteraan
berkualitas melalui Masyarakat
kegiatan literasi keuangan, CSR mendukung
program beasiswa, dan program peningkatan
bantuan fasilitas penunjang kesehatan dan
pendidikan. kesejahteraan
Empat pilar
masyarakat.
Corporate Social
Responsibility
Pilar 4 CSR:
(CSR)
Iklim dan Pilar 3 CSR:
Lingkungan Pemberdayaan
CSR mendukung program Ekonomi
pelestarian lingkungan
CSR mendukung program
yang sekaligus dapat
yang meningkatkan
memberikan nilai tambah
pemberdayaan
kepada pemangku
masyarakat dengan tujuan
kepentingan.
peningkatan ekonomi.
Realisasi Biaya TJSL (Rp juta) [POJK51-F.4] 2023 2022 2021
Pendidikan 8.440 8.077 8.329
Kesehatan & Kesejahteraan Masyarakat 1.956 5.042 14.593
Pemberdayaan Ekonomi 8.131 5.187 3.743
Iklim & Lingkungan 6.169 4.028 1.482
Lain-lain 250 1.912 4.218
Total 24.946 24.246 32.365
Page 81
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 81
Employee Volunteer
Program [ACGS C.1.4; C.1.5]
Bank menjalankan program sukarelawan karyawan, yaitu
Employee Volunteer Program. Pelaksanaan Employee
Volunteer Program diselaraskan dengan empat pilar
CSR dengan mewajibkan setiap karyawan tetap untuk
melakukan kegiatan CSR minimal 3 jam per tahun yang
akan dihitung sebagai Key Performance Indicator (KPI).
Hingga 31 Desember 2023, Bank berhasil mengumpulkan
50.884 jam karyawan yang bekerja sukarela atau rata-
rata 5,1 jam per karyawan (170% lebih tinggi dibanding target rata-rata 3 jam per karyawan). Beberapa aktivitas
Employee Volunteer Program yang dijalankan karyawan Bank, antara lain pengolahan sampah, donasi, mengajar, dan
donor darah.
Pada tahun 2023, Bank melakukan Program A Better Climate anD Environment (ABCDE) Challenge, yaitu program
yang mengajak karyawan untuk berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar dengan kegiatan
pengumpulan sampah anorganik. Limbah tersebut kemudian disetorkan ke bank sampah, pengepul sampah, dan
lembaga swadaya masyarakat (LSM) bidang lingkungan hidup yang terdekat dengan lokasi tempat tinggal karyawan.
Di akhir program terkumpul sampah atau limbah sebanyak 2.227 kg dengan rincian sampah kertas (1.462 kg), plastik
(416 kg), dan minyak jelantah (349 kg). Hal tersebut menjadi bentuk upaya Bank dalam mengimplementasikan salah
satu aspek keberlanjutan oleh karyawan Bank sehingga dapat meminimalisir sampah/limbah rumah tangga menuju
ke tempat pembuangan sampah akhir (TPSA).
Pilar 1: Pendidikan [SUSBA 1.6.2.10]
Program Beasiswa
Bank berkomitmen mewujudkan impian generasi
muda Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang
Program Beasiswa CIMB Niaga tahun 2023
layak melalui program beasiswa. Program beasiswa
diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan
18
di Indonesia, dan membentuk generasi muda yang 50 Perguruan Tinggi
Mahasiswa di Indonesia
berprestasi. Bank juga memberikan pembekalan
pengembangan diri kepada para penerima beasiswa
CIMB ASEAN Scholarship 2023
melalui kegiatan literasi keuangan kegiatan mengajar
sukarela (volunteering), berbagi inspirasi, kampanye
sosial media, dan kegiatan sukarela peduli kesehatan 1
dan lingkungan di Kupang, Nusa Tenggara Timur Penerima beasiswa
(NTT) pada November 2023.
Page 82
Laporan Keberlanjutan 2023
82 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Program Menabung dan Investasi [GRI FS16] [FN-CB-240a.3; 240a.4]
Bank setiap tahunnya melakukan edukasi dan literasi Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) yaitu kenaikan
keuangan melalui Program Ayo Menabung dan Berbagi tingkat inklusi keuangan sebesar 90% pada tahun 2024,
(AMDB), Tour de Bank (TDB), dan Be Smart di beberapa POJK No. 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan Literasi
wilayah Indonesia, termasuk wilayah operasional Bank. dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan Bagi
Program yang dilakukan merupakan bentuk dukungan Konsumen dan Masyarakat serta Program Bulan Inklusi
terhadap pencapaian target pemerintah berdasarkan Keuangan (BIK) dan Program Satu Rekening Satu Pelajar
Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang (KEJAR) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Ayo Menabung dan Berbagi (AMDB)
Bank menyadari bahwa kecerdasan finansial merupakan salah satu modal
penting bagi generasi muda untuk memiliki kehidupan ekonomi yang lebih
baik. Kesadaran ini dituangkan dalam komitmen penyelenggaraan Program
AMDB yang telah berjalan selama 13 tahun dengan selalu menyelaraskan
program sesuai arahan pemerintah dan regulator. Program ini ditujukan
untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas
(SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan paparan materi perbankan dan perencanaan keuangan. Pada
tahun 2023, Program AMDB fokus pada memperkenalkan manfaat menabung, industri jasa keuangan, dan perbankan
digital.
Jumlah Jumlah
Sekolah Siswa
7.250 Pemahaman
85
80 6.374 Peserta
4.737
47
37%
Terdapat peningkatan
pemahaman peserta
2023 2022 2021 2023 2022 2021
Program AMDB 2023
pada hasil post-test jika
Akumulasi Sampai dengan Tahun 2023: dibandingkan dengan
582 69.050 pre-test.
jumlah sekolah jumlah siswa
Page 83
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 83
Jumlah Jumlah
Sekolah Siswa
3.878
66 66
3.178
2.909
37
2023 2022 2021 2023 2022 2021
Akumulasi Sampai dengan Tahun 2023:
Tour de Bank (TDB) 335 18.223
TDB adalah kegiatan literasi keuangan yang jumlah sekolah jumlah siswa
bertujuan untuk mengenalkan berbagai
perangkat dan fungsi perbankan kepada siswa
Sekolah Dasar (SD). Pada tahun 2023, dengan Pemahaman 28%
memanfaatkan kemajuan teknologi, kegiatan Peserta Terdapat peningkatan
TDB diselenggarakan secara luring dan daring. pemahaman peserta
Adapun materi edukasi disampaikan melalui Program TDB 2023
video edukatif mengenai dunia perbankan dan pada hasil post-test jika
manfaat menabung. dibandingkan dengan
pre-test.
Cara Cerdas Mencapai
Kebebasan Finansial
(Literasi Keuangan Guru)
Bank menginisiasi webinar literasi keuangan
dengan tema “Cara Cerdas Mencapai Kebebasan
Finansial” yang diikuti oleh 148 guru pendidik
yang berasal dari sekolah peserta Program AMDB
dan TDB. Materi webinar ini membahas metode
pengelolaan keuangan dan analisis kondisi
kesehatan finansial peserta.
Tabungan untuk Pelajar
Melalui Program AMDB dan TDB, Bank melakukan sosialisasi produk tabungan khusus pelajar di beberapa wilayah
Indonesia. Hal tersebut sebagai bentuk dukungan Bank terhadap Program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) yang
dicanangkan OJK. Pada tahun 2023, terdapat 1.954 rekening tabungan baru dengan donasi sebesar Rp195,4 juta.
Page 84
Laporan Keberlanjutan 2023
84 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Penerima manfaat
Program Be Smart
Program Be Smart adalah program yang
memberikan pembekalan kepada generasi 2023 2022 2021
milenial untuk memahami pengelolaan
keuangan, berbagai jenis investasi dan
Jumlah Mahasiswa Jumlah Mahasiswa Jumlah Mahasiswa
risikonya, serta teknologi digital perbankan.
Program ini diberikan kepada penerima
87 111 63
Jumlah Sesi Pelatihan Jumlah Sesi Pelatihan Jumlah Sesi Pelatihan
beasiswa CIMB Niaga sebagai salah satu
bentuk pengembangan pribadi. 2 kali 2 kali 2 kali
Pemahaman
42% 29%
Peserta
untuk materi & untuk materi
28%
advance basic
Terdapat peningkatan pemahaman peserta Program Be Smart
2023 pada hasil post-test jika dibandingkan dengan pre-test.
Pengadaan Sarana Pendidikan
Bank memberikan dukungan pengadaan sarana dan prasarana pendidikan berupa 15 printer serta penyediaan
tenaga pengajar dari karyawan Bank di Laboratorium Mini Banking Program Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan
Laboratorium Bourse Game di Magister Manajemen Universitas Indonesia (UI). Bank juga memiliki Program Sejuta
Buku yang dilaksanakan dengan menyalurkan buku-buku pengetahuan dan pendidikan kepada 192 pelajar di Cirebon,
Jawa Barat dan Palembang, Sumatra Selatan. Selain itu, Bank juga memberikan donasi penunjang fasilitas pendidikan
kepada sekolah peserta Program AMDB dan TDB.
Penerima
Manfaat
The Complete Intern Kampus Merdeka
Bank turut berpartisipasi dalam mendukung program
pemerintah, yaitu Kampus Merdeka. Program ini Pada tahun 2023, Bank memberikan kesempatan ini
dirancang untuk memberikan peluang kepada kepada 177 mahasiswa dari universitas negeri dan
mahasiswa/i untuk mengembangkan keterampilan swasta di seluruh Indonesia yang terbagi dalam 2
sesuai dengan bakat dan minat melalui pengalaman batch. Para mahasiswa/i tersebut terlibat dalam 54
langsung di dunia kerja. Selain pengalaman dunia proyek lintas direktorat. Secara akumulasi, Hingga
kerja, para mahasiswa/i juga mengikuti program tahun 2023 Bank telah memberikan kesempatan
character building, volunteering, dan team building. kepada 420 mahasiswa yang terbagi dalam 5 batch.
Page 85
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 85
Pilar 2: Kesehatan dan
Kesejahteraan Masyarakat [GRI 203-1] [SUSBA 1.6.2.10]
Peduli Gizi Anak
#CegahStunting
Bank bekerja sama dengan Dana Anak
Perserikatan Bangsa-Bangsa (United
Nations Children’s Fund atau UNICEF)
menyelenggarakan program deteksi dini
dan penanganan gizi buruk untuk cegah
tengkes (stunting) yang diresmikan pada
20 November 2023 dengan periode
kerja sama tahun 2023 hingga 2026.
Bank juga mengajak partisipasi aktif
masyarakat untuk melakukan donasi
melalui rekening CIMB Niaga Peduli. Hasil
donasi penggalangan dana ditargetkan akan disalurkan kepada 1.000 anak gizi buruk di 22 kabupaten/kota di Nusa
Tenggara Timur (NTT).
PERTAMA
penguatan kapasitas pengasuh, kader posyandu, dan Guru PAUD untuk
deteksi dini gizi kurang dan gizi buruk.
KEDUA
penyediaan pita lingkar lengan atas (LiLA), untuk mengukur LiLA anak balita
yang dapat digunakan untuk deteksi dini di rumah, PAUD, dan Posyandu.
Program
deteksi dini dan
penanganan gizi
buruk untuk cegah KETIGA
tengkes (stunting) penguatan kapasitas layanan kesehatan untuk penanganan anak gizi buruk
ini akan dilakukan sesuai tata laksana pemberian obat gizi.
melalui lima
kegiatan.
KEEMPAT
kelas pengasuhan/parenting bagi pengasuh/orang tua anak-anak PAUD
terkait pencegahan, deteksi dini, dan rujukan anak berisiko wasting (gizi
buruk).
KELIMA
mendukung penyediaan makanan tambahan lokal bergizi bagi anak-anak
PAUD.
Page 86
Laporan Keberlanjutan 2023
86 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pilar 3: Pemberdayaan Ekonomi
[SUSBA 1.6.2.10] [ACGS C.4.4]
Kegiatan CSR Bank telah memberikan dampak positif bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat. Hal ini
ditunjukkan dengan berkembangnya berbagai produk yang dilakukan oleh penerima manfaat. Produk-produk tersebut
diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan Bank.
Program Community Link
Bank terus memberikan pelayanan
terbaik bagi masyarakat Indonesia
melalui Program Community
Link yang mengutamakan aspek
lingkungan, ekonomi, dan sosial (LES).
Bank juga melibatkan partisipasi
aktif nasabah dan/atau masyarakat
untuk turut andil dalam penanganan
isu lingkungan, ekonomi, dan sosial
yang ada di Indonesia. Program
Community Link dibagi menjadi tiga,
yaitu #JadiPeduli, #JadiNyata, dan
#JadiBerkelanjutan.
Program Community Link #JadiPeduli
Program Community Link #JadiPeduli merupakan program yang melibatkan karyawan Bank untuk berpartisipasi
aktif menyelenggarakan kegiatan sosial yang merujuk kepada empat pilar CSR CIMB Niaga. Sepanjang tahun 2023
terdapat 52 kantor cabang dan unit kerja yang berpartisipasi dalam Program Community Link #JadiPeduli. Program
yang dilaksanakan mencakup literasi keuangan, aksi tanam pohon, aksi bersih pantai, renovasi sekolah, serta aksi
pencegahan dan penanggulangan tengkes (stunting) dengan total 3.818 penerima manfaat .
Page 87
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 87
yata
Program Community Link #JadiN en Bank untuk memiliki suatu
diNyata adalah aspirasi manajem
Program Community Link #Ja
orasi dalam mengentaskan
yan g men gaja k kete rliba tan aktif masyarakat untuk berkolab
program bali
ia. Pada tahun 2023, Bank kem
ling kun gan , eko nom i, dan sosi al (LES) yang terjadi di Indones
isu ide
405 peserta dengan 3 pemenang
ity Link #JadiNyata yang diikuti
menjalankan Program Commun
terbaik yaitu:
Amanda Prita (DitReveille) Irfan Nur Ikhsan (Tanigo) Betsy Yolanda (Nutrils)
Tangerang Selatan, Banten Majelengka, Jawa Barat Kubu Raya, Kalimantan Barat
Berfokus pada rekonstruksi/ Konsep ide yang diusung Konsep ide yang diusung
pengolahan sampah plastik adalah Zero Waste Agriculture adalah Pemanfaatan Sampah
menjadi furnitur dengan Talas Beneng dengan fokus Kertas dan Arang Aktif
melibatkan komunitas pada memanfaatkan seluruh Sebagai Nutrient Hydrogel
tiap proses bisnisnya. bagian pada tanaman Talas Cellulose melalui pengolahan
Beneng menjadi produk limbah kertas dan arang aktif
bernilai ekonomi dengan menjadi pupuk gel atau media
memberdayakan kelompok tanam yang dapat bertahan
tani. hingga panen serta memiliki
daya simpan air yang tinggi
sehingga sangat bermanfaat
bagi lahan pertanian.
Page 88
Laporan Keberlanjutan 2023
88 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pada tahun 2023, Bank juga memberikan pendampingan dan pengembangan terhadap 3 pemenang Program
Community Link #JadiNyata Tahun 2022 dengan perkembangan sebagai berikut:
Ananda Dzikman AZ (Conutcos) – Gowa, Sulawesi Selatan
Ananda Dzikmah berhasil mengembangkan buah kelapa menjadi berbagai
produk hasil olahan, antara lain serundeng, minuman air kelapa dalam kemasan,
tepung kelapa dan sebagainya dengan merek dagang bernama Conutcos. Produk
Conutcos dapat dijumpai pada platform e-commerce dan media sosial seperti
Instagram. Melalui pendampingan yang dilakukan oleh Bank, terdapat peningkatan
kapasitas produksi dan pemberdayaan masyarakat lokal khususnya perempuan.
Khomsin (Arthup) – Blitar, Jawa Timur
Khomsin memberdayakan Penyandang Disabilitas Mental (PDM) di Desa
Bacem melalui pengolahan hasil karya seni PDM berupa gambar/lukisan
menjadi kaos artistik dengan merek dagang Arthup. Disamping itu, Arthup
akan mengembangkan hasil olahan karya seni menjadi tote bag dan produk
lainnya serta memperluas brand awareness melalui pameran seni, promosi
secara luring, dan pemanfaatan media sosial. Saat ini, produk Arthup dapat
dijumpai di platform e-commerce.
Gabriel Sebastian (Ecoplast) – Majalengka, Jawa Barat
Gabriel Sebastian memanfaatkan jerami sebagai pengganti plastik sekali
pakai atau Styrofoam dengan merek dagang Ecoplast. Melalui inovasi ini,
Ecoplast turut memberdayakan masyarakat lokal khususnya perempuan
dan petani padi. Saat ini produk Ecoplast dapat dijumpai di platform e-
commerce dan media sosial.
Program Community Link #JadiBerkelanjutan
Bank menjalankan rangkaian pelatihan literasi keuangan secara berkelanjutan kepada para pelaku
UMKM di wilayah Indonesia Timur. Pelatihan ini menyasar pelaku UMKM perempuan dan penyandang
disabilitas dengan fokus pada pelatihan kewirausahaan, akses digital dan pemasaran media sosial,
serta memberikan pinjaman modal usaha tanpa bunga kepada 50 pelaku UMKM yang terpilih pada
tiap batch untuk pengembangan bisnis mereka.
Page 89
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 89
Pada tahun 2023, Bank telah melaksanakan pelatihan literasi keuangan batch kedua dengan
total peserta 223 pelaku UMKM atau secara akumulasi sejak tahun 2022 adalah 423 pelaku
UMKM. Komposisi peserta pelatihan tahun ini terdiri atas 187 perempuan dan 36 laki-laki, 14
di antaranya merupakan penyandang disabilitas.
487 Manado, Makassar, Maros,
UMKM yang Sungguminasa, Takalar,
mendaftar
Balikpapan, dan Kupang.
223
Peserta 84% 16% 6%
Penyandang disabilitas
terpilih Perempuan Laki-Laki
Pemberdayaan
Penyandang Disabilitas
Bank mempekerjakan 7 penyandang disabilitas
sebagai karyawan alih daya yang ditempatkan di
unit Contact Center.
Pelatihan Disabilitas
Bank berkolaborasi dengan Alunjiva Indonesia
menjalankan Program Pelatihan Kewirausahaan dan Kemitraan Seraya kepada 30 penyandang disabilitas. Aspirasi
dari program adalah menjadikan peserta program sebagai wirausahawan disabilitas di bidang kuliner.
Pelatihan Pemberdayaan Petani Bambu
Bank berkolaborasi dengan Yayasan KEHATI melaksanakan berbagai peningkatan kapasitas kepada petani/anggota
kelompok tani/masyarakat lokal di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT)
dengan total peserta sejumlah 172 orang. Pelatihan yang diselenggarakan berupa pelatihan produksi rebung bambu
olahan, pelatihan anyam dasar, pelatihan anyam lanjutan, pelatihan kelembagaan koperasi, pelatihan pembuatan
olahan bambu, pelatihan kelas memasak dengan konsep ekowisata, serta pembuatan briket dan teh bambu.
Page 90
Laporan Keberlanjutan 2023
90 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pilar 4: Iklim dan Lingkungan
[POJK51-F.10] [SUSBA 1.6.2.10]
Konservasi Bambu
Selama 12 tahun terakhir, Bank melakukan program
konservasi bambu berkolaborasi dengan Yayasan
Keanekaragaman Hayati (KEHATI) dan mitra-mitra
di lapangan telah melakukan penanaman bambu
sebanyak 49.400 bibit yang terdiri dari jenis Bambu
Hitam (Gigantochloa atroviolacea), Bambu Tabah
(Gigantochloa nigrociliata Buse-Kurz), dan Bambu
Betung (Dendrocalamus asper) di daerah Lombok
– Nusa Tenggara Barat, Tabanan dan Gianyar – Bali,
Flores – Nusa Tenggara Timur, dan Magelang – Jawa
Tengah. Di tahun 2023 terjadi penundaan penanaman
pohon bambu di lokasi-lokasi program akibat El Nino
yang berdampak pada mundurnya musim penghujan.
Bank juga melakukan analisis potensi serapan karbon dari bambu yang ditanam secara berkala. Pendugaan pada
tahun 2023 menunjukkan terdapat potensi serapan karbon dari bambu yang tertanam mencapai lebih dari 1.700 ton
setara CO2, dengan akumulasi dari tahun 2019 mencapai lebih dari 7.600 ton setara CO2.
Menyerap Karbon Meningkatkan Membantu Memperbaiki
Dioksida (CO2) Kandungan Air Tanah Konservasi Alam Lingkungan
Pengelolaan Sampah Anorganik
Bank melaksanakan inisiatif program pengelolaan sampah dengan menerapkan prinsip pengurangan, penggunaan
kembali, dan pengolahan (reduce, reuse & recycle atau 3R) berkolaborasi dengan pihak ketiga. Hal tersebut
diimplementasikan pada beberapa program atau kegiatan Bank seperti Program ABCDE Challenge, Paper Upcycling,
penyelenggaraan Workshop Experiential Learning, kegiatan Zero Waste to Landfill di CIMB Niaga Olympic, dan Pelihara
Bumi dengan Pilah Sampah pada Syukuran Akhir Tahun. Pada tahun 2023, tercatat sebanyak hampir 4,6 ton sampah
terkumpul untuk dilakukan pengolahan sampah oleh pihak ketiga.
Page 91
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 91
04
Pilar
Tata Kelola
dan Risiko
Page 92
Laporan Keberlanjutan 2023
92 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Tata Kelola Keberlanjutan [POJK51-E.1] [GRI 2-9] [SUSBA 1.4.1.7] [ACGS (B).C.1.4]
CIMB Niaga mempunyai peran penting dalam mendukung Strategi Emisi Nol Bersih GRK & Manajemen Risiko Iklim
upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Tata kelola (‘Net Zero Strategy & Climate Risk Management’). Bank
keberlanjutan Bank juga telah mengintegrasikan aspek juga telah membangun model dan metodologi analisis
risiko iklim. Bank menggunakan panduan kerangka skenario iklim (climate scenario analysis atau CSA) dan
kerja Taskforce for Climate-related Financial Disclosure terlibat dalam proyek percontohan climate risk stress
(TCFD) sebagai acuan dalam mencapai target emisi nol test (CRST) yang diminta oleh Otoritas Jasa Keuangan
bersih GRK secara keseluruhan (Cakupan 1, 2, dan 3) pada (OJK). Kerangka pendekatan dan tata kelola risiko iklim
tahun 2050. Selain itu, untuk memastikan peta jalan ini diadopsi dan diimplementasikan melalui Unit Kerja
menuju organisasi emisi nol bersih GRK memiliki strategi Sustainability dan Integrated & Climate Risk.
dan target yang terukur maka Bank melakukan proyek
Badan Tata Kelola Keberlanjutan CIMB Niaga [POJK51-E.1] [SUSBA 1.4.1.7]
Dewan Komisaris
Komite Komite Komite Presiden Direktur Komite
Pemantau Komite Audit Nominasi dan Tata Kelola Manajemen
Risiko Remunerasi Terintegrasi Risiko
Direktur Penanggung Direktur Penanggung
Jawab Keberlanjutan Jawab Risiko Iklim
Head of Good Corporate Governance Head of Asset Liability
(GCG) dan Sustainability Management Risk
Good Corporate Sustainability Head Integrated & Climate Risk Head
Community
Governance (GCG)
Development Head
Specialist
• Sustainability Business Practice • Integrated Risk Specialist
Specialist • Climate Risk Specialist
Community • Sustainability Strategy and
Development Reporting Specialist
Specialist • Sustainability Communication &
Outreach Specialist
UNIT BISNIS/UNIT ENABLER UNIT BISNIS/UNIT ENABLER UNIT BISNIS/UNIT ENABLER UNIT BISNIS/UNIT ENABLER
Pengawasan Penanggung Jawab Implementasi Sub-Direktorat Good Corporate
Governance (GCG) dan Sustainability
Pendukung/koordinasi Direksi Unit Kerja Sustainability Unit Kerja Integrated & Climate Risk
Page 93
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 93
Dewan Komisaris menjadi Badan Tata Kelola tertinggi Risiko. Secara spesifik, Direktur Kepatuhan, Corporate
diikuti oleh Direksi yang dipimpin oleh Presiden Direktur. Affairs & Hukum sebagai Direktur Penanggung Jawab
Direksi bertanggung jawab dan mempunyai tugas Keberlanjutan dan Direktur Manajemen Risiko selaku
bersama dalam penerapan prinsip keberlanjutan, Direktur Penanggung Jawab Risiko Iklim. Seluruh
keuangan berkelanjutan, aksi dan mitigasi perubahan koordinasi kinerja keberlanjutan diawasi oleh Dewan
iklim, serta diawasi langsung oleh Dewan Komisaris, Komisaris melalui Komite Audit sesuai dengan Piagam
dibantu oleh Komite Audit dan Komite Pemantau Komite Audit. [GRI 2-11; 2-14] [SUSBA 1.4.1.7] [ACGS C.1.6; (B)C.1.5]
Tugas dan Tanggung Jawab Badan Tata Kelola Tertinggi
atas Keberlanjutan dan Keuangan Berkelanjutan
[GRI 2-12; 2-13; 2-14; 2-19] [SUSBA 1.1.2.2; 1.4.1.1; 1.4.1.2; 1.4.1.3; 1.4.1.6; 1.4.1.7] [ACGS (B).C.1.5]
Bank telah mengintegrasikan tugas dan tanggung jawab yang mendukung prinsip keberlanjutan, keuangan
berkelanjutan, dan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) kedalam Piagam Dewan Komisaris, Direksi, Komite
Audit, serta Komite Nominasi dan Remunerasi. Penjelasan lengkap terkait tugas dan tanggung jawab Komite Audit
serta Komite Nominasi dan Remunerasi terkait implementasi keberlanjutan dapat dilihat pada Lampiran Pilar 4.
Beberapa Tugas dan Tanggung Jawab Badan Tata Kelola Keberlanjutan
1. Memastikan keselarasan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) dalam penyusunan
strategi bisnis dan pelaksanaan kegiatan usaha oleh Direksi, sebagai bentuk penerapan
Dewan Komisaris
bisnis perbankan berkelanjutan
2. Memberikan persetujuan atas RAKB dan memonitor pelaksanaannya
1. Memastikan strategi keberlanjutan yang sesuai dengan strategi Bank
2. Menyetujui Kebijakan dan Prosedur terkait keberlanjutan dan keuangan berkelanjutan
Direksi 3. Mereviu dan memberikan persetujuan atas RAKB serta memastikan pelaksanaan RAKB
setelah mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris
4. Mengevaluasi kinerja keberlanjutan dan keuangan berkelanjutan secara berkala
Direktur 1. Memimpin dan memastikan penyusunan RAKB selaras dengan visi dan misi
Penanggung Jawab 2. Melakukan koordinasi, evaluasi, dan tindak lanjut implementasi RAKB secara berkala
Keberlanjutan 3. Memastikan pelaksanaan kerangka kerja, kebijakan, metodologi, dan prosedur yang
yang dijabat oleh
memadai untuk memitigasi risiko keberlanjutan (risiko lingkungan, sosial, dan HAM)
Direktur Kepatuhan,
4. Memastikan implementasi aktivitas/inisiatif keberlanjutan sejalan dengan strategi Bank
Corporate Affairs,
dan Hukum 5. Mereviu dan memberikan masukan atas laporan keberlanjutan
Direktur 1. Memimpin strategi pengelolaan risiko terkait iklim Bank dan memastikan pengawasan
Penanggung Jawab yang kuat oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Risiko Iklim yang 2. Mengembangkan pemahaman tentang risiko iklim dan mengintegrasikannya secara
dijabat oleh Direktur efektif ke dalam internal kontrol untuk melindungi ketahanan Bank terhadap dampak
Manajemen Risiko perubahan iklim sesuai dengan persyaratan regulasi maupun best practice
Page 94
Laporan Keberlanjutan 2023
94 PT Bank CIMB Niaga Tbk
1. Mengusulkan dan memastikan visi dan misi keuangan berkelanjutan dikaji secara berkala
dan selaras dengan visi dan misi Bank
2. Menyusun Kebijakan Keberlanjutan, Keuangan Berkelanjutan, dan HAM
3. Menyusun RAKB dan menyampaikannya kepada regulator
4. Mengawasi implementasi RAKB, baik pengembangan produk/jasa keuangan berkelanjutan,
Unit Kerja peningkatan kapasitas, maupun penyesuaian internal Bank
Sustainability 5. Memetakan segmen usaha yang memiliki risiko terhadap perubahan iklim dan melakukan
[GRI 2-13] [SUSBA 1.4.2.1] kategori pembiayaan pada kelompok risiko yang tinggi, sedang, atau rendah
6. Melakukan dan mengawasi inisiatif keberlanjutan pada lingkungan internal Bank dan
tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL)
7. Meningkatkan kesadaran atas praktik dan budaya keuangan berkelanjutan
8. Memastikan komunikasi pelaksanaan keuangan berkelanjutan kepada pemangku
kepentingan
1. Mengembangkan dan mengimplementasikan kerangka kerja pengelolaan risiko iklim
2. Mengintegrasikan risiko iklim kedalam kerangka kerja manajemen risiko secara
Unit Kerja keseluruhan (Enterprise Wide Risk Management Framework)
Integrated & 3. Mengembangkan metodologi untuk analisis skenario iklim (climate scenario analysis atau
Climate Risk CSA) dan/atau climate risk stress test (CRST) yang digunakan untuk mengukur dampak
risiko iklim terhadap Bank dan kaitannya dengan risiko lainnya (seperti risiko kredit, risiko
pasar, risiko operasional), serta permodalan dan kondisi likuiditas Bank
1. Merencanakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan program-program CSR
2. Memastikan pelaksanaan program-program CSR sesuai dengan Visi dan Misi Keuangan
Berkelanjutan serta fokus utama yang telah ditetapkan oleh manajemen
Unit Kerja 3. Mengelola anggaran CSR Bank
Community
4. Mendorong perilaku dan budaya CSR di internal CIMB Niaga melalui kolaborasi
Development
pelaksanaan program CSR dengan unit-unit kerja lain atau mengajak keterlibatan aktif
karyawan dalam penyelenggaraan kegiatan CSR di seluruh lini unit kerja Bank
5. Turut bertanggung jawab untuk mengelola risiko reputasi Bank
Direksi dan Dewan Komisaris setiap tahunnya akan merencanakan, membahas,
dan memantau kebutuhan permodalan dan hutang Bank dengan didukung
oleh analisis data. Manajemen telah menyusun dasar penetapan kebijakan atas
struktur modal & hutang dengan beberapa pertimbangan yakni prediksi ekonomi,
potensi pertumbuhan bisnis, risk appetite, hasil stress testing dan target rasio
permodalan. Melalui upaya ini, Bank akan mampu bertahan melewati siklus ekonomi,
memanfaatkan pertumbuhan dan peluang strategis, memaksimalkan tingkat
pengembalian pemegang saham, dan menjalankan bisnis dalam koridor risk appetite
dan mematuhi peraturan yang berlaku. Uraian dan pengungkapan informasi lengkap
mengenai Tata Kelola Perusahaan, kriteria nominasi dan remunerasi anggota Direksi
dan Dewan Komisaris, kewenangan RUPS, tugas dan tanggung jawab Direksi maupun
Dewan Komisaris, Piagam Komite Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi, serta
dasar penetapan kebijakan manajemen atas struktur modal dan hutang disampaikan
dalam Laporan Tahunan 2023 yang disusun terpisah dari Laporan ini, namun saling
melengkapi. [GRI 2-9; 2-10; 2-15; 2-17; 2-18; 2-19;2.20] [SUSBA 1.4.1.5; 1.4.1.6; 1.4.1.7] [ACGS C.3.1]
Page 95
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 95
VISI Keuangan Berkelanjutan: MISI Keuangan Berkelanjutan:
[POJK51-C.1] [SUSBA 1.1.1.1] [POJK51-C.1]
Menjadi perusahaan ASEAN yang Melakukan kegiatan usaha
terkemuka dengan memperhatikan berkelanjutan yang menghasilkan
keselarasan aspek ekonomi, sosial, pertumbuhan yang berkesinambungan
dan lingkungan dan terintegrasi
Tinjauan Kinerja Keberlanjutan Oleh Manajemen
[GRI 2-12; 2-13] [SUSBA 1.4.1.1; 1.4.1.2; 1.4.1.3; 1.4.1.6; 1.4.1.7; 1.4.2.1; 1.6.1.2] [ACGS C.1.6; (B).C.1.5]
Direktur Kepatuhan, Corporate Affairs, dan Hukum Dewan Komisaris. Dewan Komisaris melalui Komite
adalah direktur yang bertanggung jawab atas Audit akan melanjutkan peninjauan hasil RAKB yang
implementasi dan evaluasi RAKB, termasuk menerima disampaikan oleh Direksi, sedangkan Dewan Komisaris
dan meninjau laporan portofolio KKUB, laporan portofolio melalui Komite Pemantau Risiko melakukan peninjauan
berdasarkan kerangka kerja Green Social Sustainability mengenai identifikasi sektor dengan risiko keberlanjutan
Impact Products & Services (GSSIPS), dan laporan tinggi, risiko keuangan berkelanjutan, risiko Hak Asasi
pengelolaan risiko berdasarkan sektor usaha dalam Manusia (HAM) dan aspek perubahan iklim (risiko
kategori Taksonomi Hijau Indonesia (THI). Pada tahun fisik dan transisi). Dengan bantuan proses evaluasi
2023, Bank mulai mempelajari dan turut memberikan ini, Direksi dan Dewan Komisaris memastikan bahwa
masukan terhadap konsep Taksonomi untuk Keuangan penerapan dan implementasi strategi keberlanjutan,
Berkelanjutan Indonesia (TKBI) (sebelumnya disebut kinerja pertumbuhan portofolio Kategori Kegiatan
sebagai Taksonomi Berkelanjutan Indonesia atau TBI), Usaha Berkelanjutan (KKUB), dan mitigasi risiko
yang merupakan pengembangan dari THI. keuangan dilakukan dengan terarah. Selanjutnya, Bank
telah menyusun RAKB lima tahunan (2024-2028) dan
Laporan kinerja keberlanjutan Bank disampaikan secara melakukan peninjauan atas realisasi RAKB 2023. Hasil
berkala, minimal dua kali dalam setahun, kepada Direksi, tinjauan menunjukkan tidak terdapat hal signifikan terkait
Komite Audit dan Dewan Komisaris. Laporan tersebut implementasi RAKB yang perlu disampaikan ke Dewan
termasuk memonitor pencapaian target keberlanjutan Komisaris secara khusus. Laporan kinerja keberlanjutan,
tahun berjalan, realisasi strategi dan RAKB, risiko RAKB dan realisasinya mendapat persetujuan Direksi
keuangan berkelanjutan dan berbagai inisiatif dan Dewan Komisaris sebelum disampaikan ke OJK.
keberlanjutan yang dilaksanakan oleh Bank. Selain itu,
secara berkala hasil identifikasi risiko keberlanjutan pada Peninjauan yang dilakukan oleh Direksi dan Dewan
portofolio pembiayaan Bank dan berbagai rekomendasi Komisaris merupakan bagian dari tanggung jawab
keberlanjutan kepada debitur dilaporkan kepada Komite Direksi dan Dewan Komisaris untuk memastikan
Manajemen Risiko dan Komite Pemantau Risiko. Risk bahwa penerapan strategi keberlanjutan, pertumbuhan
Hotspots & Emerging Risks, termasuk risiko transisi portofolio KKUB, laporan portofolio berdasarkan
akibat perubahan iklim juga dilaporkan kepada Komite kerangka kerja Green Social Sustainability Impact
Manajemen Risiko. Products & Services (GSSIPS) dan pengelolaan risiko
keuangan telah dilakukan dengan optimal. Hasil
Peninjauan implementasi RAKB dilakukan secara peninjauan terhadap implementasi RAKB mencatat
berkala dan hasilnya disampaikan kepada Direksi dan pencapaian sesuai dengan rencana tahunan.
Page 96
Laporan Keberlanjutan 2023
96 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Kerangka Kerja Pendekatan Atas Risiko
Keberlanjutan [POJK51-E.3]
1 Kebijakan Keberlanjutan
2 3 Integrasi Aspek Keberlanjutan dalam Kebijakan Bank
Kebijakan Piagam Perusahaan Risiko Operasional Manajemen Risiko dan Kredit
Keuangan • Kebijakan Pokok • Kebijakan Pelaporan Kebijakan Kredit Komersial
Berkelanjutan Perusahaan Pelanggaran (Whistleblowing
• Dewan Komisaris Policy)
• Direksi • Kebijakan Anti-Fraud
• Komite Audit • Kebijakan Antisuap dan Korupsi
• Komite Nominasi dan • Kebijakan Sistem Manajemen
Remunerasi Anti Penyuapan
• Kebijakan Anti Pencucian
Uang, Pencegahan Pendanaan
Terorisme dan Pencegahan
Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal (APU, PPT,
dan PPPSPM)
• Manajemen Risiko dan Kredit
• Kebijakan Kredit Komersial
Daftar Aktivitas Strategic Procurement Human Resources Finance
Usaha yang & Admin Property Kode Etik & Perilaku Kepegawaian Smart Spending Policy
Dilarang Management
• Kebijakan dan Prosedur
Pengadaan Barang dan
Jasa
• Prosedur Inventaris dan
Metodologi Emisi Karbon
Daftar Sektor Corporate Social
dengan Risiko Responsibility (CSR)
Keberlanjutan Kebijakan Tanggung Jawab
Tinggi Sosial Perusahaan
4 Ruang Lingkup Aspek Keberlanjutan
Panduan Sektor Relasi Usaha Pembiayaan Non-Individual
• Anak Perusahaan Bank • Segmentasi perbankan
• Mitra atau Penerima program Tanggung Jawab Sosial dan korporasi
Lingkungan Perusahaan (TJSL) • Segmentasi perbankan
• Pemasok, Vendor, Merchants, dan Rekan Outsourcing komersial
Kebijakan Hak
• Mitra Usaha
Asasi Manusia
• Anggota Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi,
(HAM)
dan Pihak Independen anggota Komite Dewan Komisaris Bank
• Nasabah Pendanaan Non-Individual
Page 97
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 97
Pendekatan Terhadap Risiko Lingkungan
dan Sosial [SUSBA 1.1.1.5; 1.1.1.6; 1.1.1.10; 1.2.1.4; 1.2.1.6; 1.2.1.8; 1.2.1.10; 1.2.1.12]
Bank mengakui dan memandang penting berbagai risiko lingkungan, sosial, dan
ekonomi yang berdampak negatif terhadap berbagai hal, seperti namun tidak
terbatas pada perubahan iklim, degradasi lingkungan, hilangnya keanekaragaman
hayati, deforestasi, air, laut, udara, hak asasi manusia, komunitas lokal/masyarakat
adat, dan ketenagakerjaan. Selain itu, aktivitas debitur melalui portofolio
pembiayaan Bank juga mungkin menyebabkan dampak terhadap berbagai hal
tersebut. Bank selalu melakukan mitigasi risiko melalui Uji Tuntas Keberlanjutan
(Sustainability Due Diligence atau SDD) dan menganjurkan praktik terbaik
keberlanjutan melalui Panduan Sektor. Hal ini bertujuan agar Bank dan debitur dapat
selalu memberikan kontribusi positif kepada lingkungan dan sosial.
Penilaian Risiko Lingkungan dan Sosial [POJK51-F.9; F.23] [GRI 201-2; 304-1; 304-2; 304-4]
[SUSBA 1.2.1.1; 1.2.1.6; 1.2.1.7; 1.2.1.11; 1.2.2.2; 1.2.2.3; 1.5.1.1; 1.6.1.1; 1.6.1.3]
Bank memahami bahwa risiko keberlanjutan yang terkait
dengan isu deforestasi, perairan, kelautan, pemanfaatan
lahan, sosial masyarakat, ketenagakerjaan, serta HAM
merupakan isu penting. Oleh karena itu, penilaian risiko
atas penerapan keuangan berkelanjutan pada Bank dibahas
dan dievaluasi secara berkala dalam proses SDD dan Uji
Tuntas Keberlanjutan Lanjutan (Enhanced Sustainability
Due Diligence atau ESDD) termasuk Panduan Sektor
melalui data dan informasi yang komprehensif guna
mengidentifikasi adanya risiko keberlanjutan.
Uraian dan pengungkapan informasi lengkap
mengenai risiko lingkungan dan sosial dapat
dilihat pada Lampiran Pilar 4 dan situs web Bank.
Page 98
Laporan Keberlanjutan 2023
98 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Strategi Bank Mengelola Risiko Lingkungan
Risiko Lingkungan
Perubahan Iklim Deforestasi Hilangnya Lingkungan Penggunaan Kelangkaan Limbah dan
(risiko fisik dan Keanekaragaman Perairan Energi Air Polusi
transisi) Hayati
1. Bank telah memiliki komitmen jangka panjang, yaitu organisasi NZE 2050.
2. Bank telah memiliki ‘Daftar Sektor dengan Risiko Keberlanjutan Tinggi’ dengan mengidentifikasi sektor yang
memiliki potensi terdampak oleh perubahan iklim, termasuk sektor Pertanian, Kehutanan, Tata Guna Lahan, dan
Alih Guna Lahan (Agriculture, Forestry, Other Land Use, and Land Use Change atau AFOLULUC). Dokumen tersebut
disusun berdasarkan metode ilmiah dan merujuk pada beberapa literatur internasional yakni, Intergovernmental
Panel on Climate Change (IPCC), The United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCC), dan
Science Based Target Initiative (SBTi).
3. Bank telah mengimplementasikan komitmen Nol Deforestasi, Nol Gambut, dan Nol Eksploitasi (No Deforestation,
No Peat, and No Exploitation atau NDPE) terutama pada sektor-sektor AFOLULUC. Komitmen NDPE ini diwujudkan
antara lain dengan mewajibkan pembukaan lahan baru dilakukan dengan melakukan pendekatan Nilai Konservasi
Tinggi (NKT), dilarang menggunakan metode pembakaran (zero burning policy), dilarang untuk merusak cagar
budaya, kawasan lindung nasional dan/atau internasional, termasuk kawasan konservasi gambut dan kawasan
lahan basah pada situs Ramsar.
4. Bank melalui ‘Daftar Aktivitas yang Dilarang atau Exclusion List’ telah memiliki komitmen untuk tidak membiayai
ekspansi tambang batubara termal dan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara, termasuk pembukaan
tambang menggunakan metode Mountain Top Removal (MTR).
5. Bank telah memulai studi penetapan garis dasar pembiayaan iklim berdasarkan faktor emisi GRK
a. Hasil studi sementara menunjukkan bahwa sektor utama yang memerlukan upaya bersama dalam
penurunan emisi GRK adalah sektor batubara dan semen.
b. Berdasarkan hasil studi tersebut Bank telah menetapkan target interim untuk dicapai pada tahun 2030,
yaitu
• menurunkan portofolio pembiayaan sektor tambang batubara termal menjadi 50% dari garis dasar 2021.
• menurunkan intensitas emisi pada produksi semen menjadi 0,46 ton setara CO2/ton semen yang
diproduksi jika dibandingkan dengan garis dasar 2021 (0,72 ton setara CO2/ton semen yang diproduksi).
• menurunkan intensitas emisi pada produksi minyak kelapa sawit menjadi 1,52 ton setara CO2/ton minyak
kelapa sawit jika dibandingkan dengan garis dasar 2022 (1,81 ton setara CO2/ton minyak kelapa sawit)
• menurunkan intensitas emisi pada produksi tenaga listrik menjadi 272 kg setara CO2/MWh jika dibandingkan
dengan garis dasar 2022 (439 setara CO2/MWh)
c. Bank kedepannya selain melakukan Uji Tuntas Keberlanjutan (Sustainability Due Diligence atau SDD) juga
akan memasukkan faktor emisi GRK yang dihasilkan dari sektor yang dibiayai sebagai bagian pertimbangan
aspek keberlanjutan.
6. Bank melalui Panduan Sektor senantiasa mendorong dan mengadvokasi debitur (misalnya pada sektor-sektor
yang peka terhadap isu lingkungan atau sosial) untuk melakukan praktik terbaik keberlanjutan di sektor tersebut,
diantaranya namun tidak terbatas pada penerapan prinsip-prinsip dari Marine Stewardship Council, Alliance for
Water Stewardship, dan sebagainya.
7. Bank telah memiliki beberapa dokumen terkait dengan energi dan emisi GRK. Dokumen tersebut antara lain
a. Kebijakan Green Office yang mengedepankan konsumsi energi yang bertanggung jawab dalam operasional Bank.
b. Prosedur Inventarisasi Emisi GRK yang mencakup Cakupan 1 dan 2.
c. Petunjuk Teknis Perhitungan Emisi GRK Cakupan 3.
8. Bank telah mengidentifikasi sumber emisi GRK Cakupan 3 yang digunakan dalam berbagai studi.
9. Bank telah memulai studi ‘Skema Carbon-Offset’ dan melakukan pembelian unit karbon dari Bursa Karbon
Indonesia (Indonesia Carbon Exchange atau IDXCarbon) dan ‘Renewable Energy Certificate’ dari PLN untuk
memitigasi risiko akibat emisi GRK yang dihasilkan dari operasional Bank.
10. Bank memastikan tidak ada kegiatan operasional yang secara langsung mengganggu atau memengaruhi
keanekaragaman hayati, termasuk flora dan fauna langka yang dilindungi menurut International Union for
Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN).
Page 99
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 99
Strategi Bank Mengelola Risiko Sosial & HAM
Risiko Sosial & HAM
Integritas Masalah Hak Asasi Kesehatan dan Dampak Buruk
Kelembagaan Manusia (HAM) dan Keselamatan pada Masyarakat
Ketenagakerjaan
1. Bank telah memiliki Kebijakan HAM dan telah mengintegrasikan aspek risiko sosial tersebut dalam Uji Tuntas
Keberlanjutan (Sustainability Due Diligence atau SDD)
2. Bank telah mengadopsi praktik keberlanjutan terbaik dari komitmen NDPE, yaitu bagian Nol Eksploitasi dan telah menjadi
bagian dari SDD ketika dilakukannya kajian keberlanjutan. Bank juga mewajibkan debitur pada sektor-sektor tertentu
untuk melakukan praktik Persetujuan dengan Informasi Awal Tanpa Paksaan (PADIATAPA) dalam pendekatan sosial
kemasyarakatan.
3. Bank melalui ‘Daftar Aktivitas yang Dilarang atau Exclusion List’ telah memiliki komitmen untuk melarang pembiayaan
kepada debitur yang terlibat langsung/tidak langsung pada aktivitas terkait pelanggaran HAM, undang-undang dan
peraturan ketenagakerjaan, serta dilarang untuk mendanai aktivitas yang berdampak negatif pada Situs Warisan
Dunia UNESCO, seperti merusak situs, sumber daya, habitat atau lanskap yang memiliki nilai dan signifikansi di tingkat
global atau nasional atau bagi komunitas lokal/masyarakat adat yang identifikasinya ditentukan dengan keterlibatan
masyarakat tersebut, serta situs-situs lain yang dimaksud termasuk namun tidak terbatas pada cagar budaya, kawasan
lindung nasional dan/atau internasional, termasuk kawasan konservasi gambut dan kawasan lahan basah pada situs
Ramsar.
4. Bank melalui Panduan Sektor meminta debitur untuk memiliki kebijakan/komitmen terkait HAM, misalnya namun
tidak terbatas pada mekanisme keluh kesah (grievance mechanism) dan kebijakan terkait Kesehatan dan Keselamatan
Kerja (K3), dan penghormatan HAM yang sejalan dengan prinsip pada pilar United Nantions Guiding Principle (UNGP) on
Business and Human Rights.
5. Bank melalui Pilar Keberlanjutan, yaitu Pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berusaha untuk selalu
memberikan kontribusi positif dari kegiatan operasionalnya terhadap masyarakat sekitar melalui empat pilar Corporate
Social Responsibility (CSR).
Risiko lingkungan dan sosial Risiko lingkungan dan sosial yang
yang dihadapi oleh nasabah dan muncul dari kegiatan keuangan.
kegiatannya, antara lain karena Hal ini meliputi risiko spesifik
pertimbangan sifat kegiatannya, terkait proyek dan dampak dari
letak geografis, rantai pasok, dan lanskap terkait, serta mencakup
dampak produksi bahan baku. Proses Uji Tuntas penilaian terhadap komitmen
Aspek utama dari pertimbangan Keberlanjutan keberlanjutan, kebijakan, kinerja,
meliputi risiko fisik dan risiko Melihat Isu Risiko rekam jejak, dan reputasi klien.
transisi yang berkaitan dengan Melalui Dua
iklim. Perspektif:
Page 100
Laporan Keberlanjutan 2023
100 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pendekatan dan Strategi Terhadap Risiko
Perubahan Iklim [GRI 201-2] [SUSBA 1.1.1.5; 1.1.2.1; 1.2.1.8; 1.2.2.2; 1.6.1.2; 1.6.2.8]
Bank dalam usaha untuk mengatasi risiko dampak Dari hasil analisis sepanjang 2023, CIMB Niaga mencatat
perubahan iklim mengembangkan strategi bisnisnya terdapat bencana di Indonesia, yaitu terjadinya gempa
dengan mempertimbangkan elemen inti berdasarkan bumi, erupsi gunung api, cuaca ekstrem, banjir, tanah
Taskforce for Climate-related Financial Disclosure (TCFD) longsor, kekeringan, gelombang pasang dan abrasi.
dan mulai mempelajari kerangka kerja International Walaupun dampak kerugian dari bencana ini tidak
Financial Reporting Standards Climate-related signifikan dan tidak mengganggu jalannya proses
Disclosure (IFRS S2) yang diterbitkan The International bisnis Bank, namun secara umum kerugian yang
Sustainability Standards Board (ISSB) dan aspek ditimbulkannya sangat besar. Dalam jangka panjang
keanekaragaman hayati berdasarkan The Taskforce on pengaruh iklim yang ekstrem dapat menimbulkan lebih
Nature-related Financial Disclosures (TNFD). Bank juga banyak kerugian, apabila tidak ditanggulangi dengan
membuat ‘Daftar Sektor dengan Risiko Keberlanjutan maksimal. Oleh karena itu, Bank terus melakukan
Tinggi’ dengan mengidentifikasi sektor yang dapat edukasi literasi keuangan, termasuk aksi iklim,
terkena dampak perubahan iklim, termasuk sektor dan mengalokasikan dana anggaran khusus untuk
AFOLULUC. Dokumen disusun mengacu pada beberapa membiayai kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan
literatur internasional, seperti IPCC, UNFCCC dan SBTi. iklim melalui skema program Sustainability-linked Loan/
Financing (SLL/F) dan Sustainable Finance (SF).
Page 101
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 101
Isu Terkait Perubahan Iklim [SUSBA 1.6.1.2]
Dampak risiko perubahan iklim dapat mempengaruhi posisi dan kinerja keuangan termasuk aliran kas nasabah
Bank secara material melalui saluran transmisi mikroekonomi dan makroekonomi. Dengan demikian, Bank menaruh
perhatian atas isu perubahan iklim berikut langkah aksi dan mitigasi perubahan iklim.
Penjelasan lengkap mengenai definisi dan aspek-aspek risiko iklim dapat dilihat pada situs web Bank.
Dampak keuangan meluas (kerugian pasar, pengetatan kredit) berpengaruh kembali
pada ekonomi
PENDORONG EKONOMI SISTEM KEUANGAN
TRANSMISI LANGSUNG
Disrupsi bisnis
Risiko Fisik
- Perubahan Penurunan Nilai aset
Penurunan nilai (antara lain properti) Kerugian di pasar
cuaca ekstrim
- Perubahan iklim modal dan aset modal
bertahap terbengkalai
Penurunan kekayaan
rumah tangga
Perlunya Kerugian di pasar
investasi dan kredit
Risiko Transisi Penurunan keuntungan
pembangunan
- Kebijakan iklim perusahaan
baru
- Teknologi Risiko Operasional
- Preferensi Kenaikan tuntutan hukum
konsumen Kenaikan harga
komoditas dan
energi
TRANSMISI TIDAK LANGSUNG
Pemburukan ekonomi semakin besar (permintaan menurun) berdampak pada
kondisi keuangan
Penyusunan Kebijakan dan Strategi
Keberlanjutan [GRI 2-23; 2-24; FS1] [SUSBA 1.2.1.12; 1.2.1.13; 1.2.1.14; 1.2.2.1; 1.2.2.2; 1.2.2.4; 1.3.2.6]
Sejalan dengan visi dan misi keuangan berkelanjutan, Bank berkomitmen untuk mendukung capaian Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dengan mengembangkan kebijakan dan prosedur yang harmonis dengan lima
pilar keberlanjutan. Lima pilar keberlanjutan ini menjadi landasan penyusunan peta jalan keberlanjutan Bank menuju
organisasi emisi nol bersih GRK secara keseluruhan (Cakupan 1, 2, dan 3) atau organisasi net zero emission (NZE)
pada tahun 2050, yang menetapkan kerangka kerja, strategi, dan metode implementasi untuk memastikan risiko
lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) dikelola secara efektif. Risiko ini meliputi aspek kredit dan non kredit, misalnya
namun tidak terbatas pada pembiayaan dan relasi usaha.
Page 102
Laporan Keberlanjutan 2023
102 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Kebijakan Keberlanjutan No. M.08 dan Organization (ILO) serta undang- undang dan peraturan
terkait HAM yang berlaku. Bank memiliki mekanisme
Prosedur Keberlanjutan No. M.08.P.01.
SDD untuk mengidentifikasi dan menyelidiki risiko yang
Kebijakan dan prosedur ini terkait kegiatan non kredit,
terkait dengan aspek sosial dan HAM dari nasabah
yang mencakup relasi usaha: a) Anak perusahaan Bank;
dan relasi usaha. Bank berkomitmen untuk selalu
b) Mitra atau penerima program Tanggung Jawab Sosial
merespon dan menanggulangi secara tanggap terhadap
dan Lingkungan Perusahaan (CSR); c) Pemasok, vendor,
pelanggaran HAM dalam kegiatan operasional. Bank
merchants, dan rekanan outsourcing; d) Mitra Usaha; e)
menyediakan whistleblowing system (WBS) dikelola
Anggota Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah,
oleh pihak ketiga yang independen dan profesional.
Direksi, dan Pihak Independen anggota Komite Dewan
Jika terjadi pelanggaran HAM, Bank secara terbuka
Komisaris; dan f) Nasabah Pendanaan Non Individual.
menginformasikan kepada pemangku kepentingan
Kebijakan dan Prosedur Keberlanjutan, terutama ‘Daftar
tentang perkembangan kasus dan penyelesaiannya
Aktivitas Usaha yang Dilarang’ telah diimplementasikan
melalui berbagai sarana komunikasi, termasuk Laporan
100%.
Keberlanjutan Bank. Saat ini, menyesuaikan dengan pilar
United Nantions Guiding Principle (UNGP) on Business
Kebijakan Keuangan Berkelanjutan
and Human Rights maka Bank berencana untuk mulai
No. M.10 dan Prosedur Keuangan
mempelajari Uji Tuntas Hak Asasi Manusia (Human
Berkelanjutan No. M.10.P.01. Rights Due Diligence atau HRDD).
Kebijakan Keuangan Berkelanjutan ini menjadi dasar
untuk melaksanakan Usaha Berkelanjutan (Pilar
Panduan Sektor Manufaktur
2). Melalui kebijakan ini, Bank menyusun dokumen
Bank meminta perusahaan manufaktur untuk memenuhi
pendukung, yaitu ‘Daftar Sektor dengan Risiko
syarat keberlanjutan minimum, yaitu memiliki Dokumen
Keberlanjutan Tinggi’ dan ‘Panduan Sektor’. Prosedur
Lingkungan Hidup dan mengutamakan prinsip
Keuangan Berkelanjutan merupakan pedoman dalam
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Debitur juga
melakukan Uji Tuntas Keberlanjutan (Sustainability Due
diminta untuk selalu mengutamakan prinsip Hak Asasi
Diligence atau SDD) dan Uji Tuntas Keberlanjutan Lanjutan
Manusia (HAM). Bank juga senantiasa mendorong
(Enhanced Sustainability Due Diligence atau ESDD). Hal
debitur untuk menerapkan praktik keberlanjutan terbaik
ini sebagai bentuk upaya Bank dalam mengidentifikasi,
di sektor manufaktur diantaranya namun tidak terbatas
mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko LST.
pada berkomitmen pada rencana pengurangan emisi
Pembaruan atas Kebijakan dan Prosedur Keuangan
karbon sejalan dengan Enhanced Nationally Determined
Berkelanjutan dilakukan minimal dua tahun sekali.
Contribution (ENDC).
Ketentuan pembaruan kebijakan dan prosedur diatur
dalam Kebijakan Manual Framework.
Kebijakan Hak Asasi Manusia
(HAM) No. M.13
Kebijakan ini memuat komitmen Bank
dalam mengakui semua prinsip HAM dan
hal-hal lain yang terkait dengan HAM adalah
tidak dapat dipisahkan dan dikurangi. Selain
prinsip tersebut, maka Bank mendukung
dan berusaha mengedepankan serta
menjunjung tinggi prinsip-prinsip yang
dikemukakan dalam United Nations Global
Compact’s (UNGC), International Labour
Page 103
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 103
Mekanisme Uji Tuntas Keberlanjutan [GRI 2-16; FS2; FS3; FS10; FS12] [SUSBA 1.2.1.1; 1.2.1.2; 1.2.1.10;
1.2.1.12; 1.2.1.13; 1.2.2.3; 1.3.1.1; 1.3.1.2; 1.3.1.4; 1.3.1.5; 1.3.2.1;1.3.2.2; 1.3.2.3; 1.3.2.4; 1.3.2.5; 1.6.1.1; 1.6.2.4; 1.6.2.5; 1.6.2.8]
SDD telah diterapkan secara menyeluruh (100%) pada segmen perbankan korporasi sejak tahun 2020 dan mulai
tahun 2023 diperluas ruang lingkupnya secara bertahap pada beberapa sektor di segmen perbankan komersial.
Mekanisme Pelaksanaan Uji Tuntas Keberlanjutan (Sustainability Due Diligence atau SDD)
SDD dilakukan dengan Hasil SDD akan Bank akan melakukan Semua keputusan Jika rekomendasi
menjawab serangkaian menghasilkan pemantauan dan pembiayaan diputuskan keberlanjutan dan/
pertanyaan yang rekomendasi evaluasi atas semua oleh Pejabat Kredit atau Action Plan tidak
mencakup aspek LSET, keberlanjutan dan dapat Action Plan yang telah sesuai wewenang disetujui oleh Unit Bisnis
termasuk aspek HAM disertai dengan Action dikeluarkan secara limit pembiayaan terkait, maka diperlukan
(misalnya mekanisme Plan terikat waktu berkala bersamaan berdasarkan eskalasi ke Rapat
penanganan pengaduan (time-bound). Action dengan kajian kredit/ pertimbangan Direksi dan diputuskan
atau keluh kesah), Plan yang disetujui pembiayaan tahunan aspek kredit dan secara voting dengan
pemeriksaan pada akan dituangkan dalam (credit annual review). keberlanjutan. Hasil mengutamakan asas
Daftar Aktivitas dokumen perjanjian Proses dilakukan peninjauan pembiayaan musyawarah mufakat.
Usaha yang Dilarang kredit dan wajib untuk secara berkala maupun akan disampaikan
(Exclusion List), Daftar dipenuhi oleh debitur/ insidentil sesuai kondisi kepada Pejabat
Sektor dengan Risiko calon debitur. Hasil debitur. Jika terdapat Pemutus Kredit sesuai
Keberlanjutan Tinggi, rekomendasi dan action ketidaksesuaian atas limit kewenangan yang
Watchlist Keberlanjutan plan yang dikeluarkan, pemenuhan Action telah ditetapkan Bank.
dan Panduan Sektor. serta hasil keputusan Plan, maka Bank akan
pembiayaan akan melakukan langkah
dilaporkan kepada mitigasi sesuai dengan
Komite Manajemen prosedur dan ketentuan
Risiko dan Komite yang berlaku.
Pemantau Risiko.
Rekapitulasi Hasil SDD Beserta Kategori Risiko Keberlanjutan pada Sektor AFOLULUC*
AFOLULUC Di luar sektor AFOLULUC
Rekomendasi Risiko Keberlanjutan
Rendah Menengah Tinggi Rendah Menengah Tinggi
Yang Direkomendasikan 1% 50% 0% 10% 28% 0%
Yang Direkomendasikan dengan Action Plan 0% 9% 0% 0% 2% 0%
Tidak Direkomendasikan 0% 0% 0% 0% 0% 0%
*Hasil kajian berdasarkan jumlah proposal yang menjalankan SDD dan/atau ESDD.
Beberapa contoh Action Plan keberlanjutan yang
diberikan di antaranya namun tidak terbatas pada
Informasi lebih lanjut terkait Panduan
Sertifikasi ISPO dan/atau RSPO bagi debitur kelapa sawit
dan peningkatan peringkat Program Penilaian Peringkat
Sektor dan Daftar Aktivitas Usaha Yang
Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Dilarang (Exclusion List) dapat dilihat
(PROPER), dan selaras dengan target penurunan emisi melalui situs web Bank. [SUSBA 1.2.1.7]
GRK pada Perjanjian Paris, serta ENDC Indonesia.
Page 104
Laporan Keberlanjutan 2023
104 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pengelolaan Risiko Keberlanjutan [POJK51-E.3] [SUSBA 1.4.1.4; 1.4.1.8]
Bank menerapkan kerangka kerja Enterprise-Wide dan proses pengambilan keputusan. Pada tingkat
Risk Management (EWRM) yang bersifat proaktif dan operasional sehari-hari diterapkan konsep three lines
forward looking untuk mengelola risiko dan mencapai of defense yang mencakup risiko lingkungan dan sosial
tingkat kinerja yang optimal. Dalam konteks EWRM, yang melibatkan seluruh jajaran Direksi, manajemen
risiko dikelola dengan menyelaraskan risk appetite senior, serta karyawan. Selain itu untuk memastikan
dengan strategi bisnis. Penerapan tata kelola yang implementasi dari Kebijakan dan Prosedur Keuangan
baik memungkinkan penguatan mekanisme four Berkelanjutan, maka Bank melakukan audit internal
eyes principle dan transparansi dalam semua proses dan control effectiveness testing (CET) secara berkala
manajemen risiko. Manajemen risiko merupakan terhadap unit-unit terkait.
bagian integral dari aktivitas operasional, budaya,
Informasi lengkap terkait manajemen risiko dapat dibaca
pada Laporan Tahunan 2023.
Pendekatan Tata Kelola Keberlanjutan
Berdasarkan International Financial Reporting
Standards (IFRS) dan Task Force for Climate-
related Financial Disclosures (TCFD)
IFRS S1 IFRS S2 TCFD
Tata Kelola 1. Bank memiliki Unit Kerja Sustainability yang diawasi oleh Direktur Penanggung + + +
Jawab Keberlanjutan.
2. Bank memiliki Unit Kerja Integrated & Climate Risk yang diawasi oleh Direktur - + +
Risk Management.
3. Bank menjalankan RAKB. + - +
4. Bank memiliki Kebijakan Keberlanjutan, Keuangan Keberlanjutan, dan HAM. + - +
5. Bank menerapkan SDD. + - +
6. Kajian atas peluang dan risiko terkait keberlanjutan dan perubahan iklim + - +
disampaikan secara berkala kepada pihak terkait dalam Badan Tata Kelola
Keberlanjutan.
Strategi 1. Bank menjalankan mekanisme SDD. + + +
2. Bank memiliki strategi untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan akibat - + +
perubahan iklim melalui studi mengenai harga karbon internal (internal
carbon pricing atau ICP).
3. Bank sedang mengajukan aplikasi kepada Green Climate Fund untuk menjadi - + +
Lembaga Terakreditasi Nasional Green Climate Fund (GCF) untuk Indonesia.
Page 105
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 105
IFRS S1 IFRS S2 TCFD
Manajemen 1. Memasukkan risiko keberlanjutan dan perubahan iklim sebagai salah satu + + +
pertimbangan untuk mengkaji risiko finansial dan non-finansial.
Risiko
2. Memasukkan aspek keberlanjutan dan perubahan iklim dalam SDD. + + +
3. Mengidentifikasi risiko potensial perubahan iklim pada perkebunan kelapa - + +
sawit melalui studi kasus.
4. Meningkatkan literasi risiko keberlanjutan dan perubahan iklim. + + +
5. Mengembangkan skenario profil risiko pembiayaan atas dampak perubahan + + +
iklim.
6. Monitoring dan evaluasi risiko keberlanjutan dan risiko iklim. + + +
Matriks dan 1. Mengidentifikasi portofolio/kelompok debitur yang memberikan dampak + + +
keberlanjutan dan perubahan iklim.
Target
2. SDD dilakukan terhadap portofolio Bank. + + +
3. Komitmen terkait keberlanjutan. + + +
4. Komitmen terkait pembiayaan iklim seperti: - + +
a. Emisi nol bersih GRK pada tahun 2050 dan menetapkan target sektor di
tahun 2030.
b. Phase-out pembiayaan batubara termal pada tahun 2040.
5. Meningkatkan pembiayaan berkelanjutan hingga RM100 miliar atau setara - + +
dengan Rp208 triliun pada tahun 2024.
Keterangan: simbol ‘+’ = berlaku; ‘-‘ = tidak berlaku.
Emisi GRK Cakupan 1 & 2 (absolut) [ACGS C.1.4; C.1.5]
2030 2029 2028 2027 2026 2025 2024 2023 2022
Target penurunan jika 100% 90% 85% 75% 65% 50% 35% 22% 13%
dibandingkan studi garis
dasar 2019
Pencapaian Dalam proses Mencapai 8% atau belum
target sebesar mencapai target
24%*
*Emisi GRK Cakupan 1 dan 2 dengan upaya mitigasi perubahan iklim melalui Renewable Energy Certificate.
Aksi adaptasi
2024 2023 2022 2021
Target evaluasi debitur Perbankan Korporasi dan Komersial Perbankan Perbankan Perbankan
menggunakan SDD dengan Korporasi dan Korporasi dan Korporasi
penyesuaian pada aspek Komersial Komersial
perubahan iklim
Pencapaian Implementasi penuh pada segmen Implementasi penuh pada segmen Mulai
perbankan korporasi dan bertahap perbankan korporasi dan bertahap implementasi
pada segmen perbankan komersial pada segmen perbankan komersial
(termasuk perluasan ruang lingkup
sektor)
Page 106
Laporan Keberlanjutan 2023
106 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Bisnis yang Beretika
Bank memiliki Kebijakan Kode Etik dan Kode Perilaku No. A.07.01 yang menjadi panduan bagi seluruh karyawan CIMB
Niaga untuk berinteraksi secara profesional dan menjalankan pekerjaan dengan integritas tinggi. Kode Etik dan Kode
Perilaku CIMB Niaga selengkapnya dapat dilihat pada Laporan Tahunan 2023.
Anti-Fraud [GRI 205-1; 205-2; 205-3] [FN-CB-510.a.1]
Bank memiliki kebijakan anti-fraud yang merupakan pemantauan fraud. Bank juga menyampaikan Laporan
bagian dari sistem pengendalian internal Bank dalam Penerapan Strategi Anti-Fraud ini kepada OJK setiap
membangun budaya kepatuhan dan menciptakan semester melalui system APOLO sebagaimana diatur
kesadaran risiko (risk awareness) atas potensi risiko fraud dalam POJK tersebut di atas. Dalam rangka membangun
dan konsekuensi yang dapat timbul. Sesuai Peraturan budaya anti fraud atau budaya kerja berintegritas, Bank
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.039/POJK.03/2019, secara konsisten berkomitmen menerapkan prinsip
perihal Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi Bank tidak memberikan toleransi terhadap tindakan dan
Umum, Bank telah membentuk unit khusus Anti-Fraud pelaku fraud (zero tolerance to fraud) dimana setiap
Management (AFM) untuk melaksanakan penerapan pelaku fraud di CIMB Niaga akan ditindak tegas, tanpa
strategi anti-fraud secara bank-wide yang mencakup terkecuali termasuk tuntutan pidana.
4 pilar, yaitu pencegahan, deteksi, investigasi dan
Bank menegakkan komitmen anti-fraud melalui beberapa upaya:
» Menyusun Kebijakan Anti-fraud sesuai POJK No. 039/POJK.03/2019 tentang Strategi Anti-Fraud untuk Bank Umum
» Penandatanganan Deklarasi Pakta Integritas, Kode Etik dan Kode Perilaku, serta Komitmen Antisuap dan Korupsi
oleh semua anggota Direksi, Dewan Pengawas Syariah dan Dewan Komisaris pada 22 Mei 2023 dan dipublikasikan
di website CIMB Niaga
» Atestasi Pakta Integritas, Kode Etik dan Kode Perilaku, serta Komitmen Antisuap dan Korupsi oleh seluruh karyawan
melalui platform YODA
» Komitmen ‘Tone from The Top’, yaitu komitmen dari jajaran pimpinan CIMB Niaga untuk menindak tegas segala
jenis fraud atau Zero Tolerance to Fraud
» Sosialisasi anti-fraud awareness bagi karyawan melalui budaya speak up, mandatory training, sharing session,
e-Learning, maupun komunikasi internal seperti email blast, buletin internal, dan poster
» Sosialisasi anti-fraud awareness bagi nasabah melalui media sosial (Facebook, Twitter, Instagram), WhatsApp,
SMS, surat elektronik, laporan account/billing statement, dan tampilan layar di e-channel (ATM, CDM, CRM, Octo
Mobile, Clicks), serta IVR Call Center
Berdasarkan hasil evaluasi Unit Kerja Anti-Fraud Management (AFM) atas pencegahan fraud dan korupsi, sepanjang
tahun 2023 terdapat delapan kasus fraud dengan kerugian melebihi Rp100 juta per kasus yang dilakukan oleh
karyawan tetap. Satu kasus fraud dilaporkan berujung pada ranah hukum.
Page 107
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 107
Pelatihan Kesadaran Anti-fraud bagi Karyawan [GRI 205-2; 205-3]
Pelatihan Anti-Fraud Awareness melalui Pelatihan Information Security
Mandatory Training Awareness
5.071 2.595 3.220 1.871 4.363 -
2023 2022 2021 2023 2022 2021
Kebijakan Antisuap dan
Korupsi [GRI 205-1; 205-2] [ACGS C.4.5]
Bank memiliki Kebijakan Antisuap dan Korupsi No. M.11 yang
menegaskan bahwa suap dan korupsi adalah jenis fraud.
Kebijakan ini berlaku bagi semua karyawan termasuk
Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan anggota
Komite Independen. Bank melakukan penilaian risiko suap
dan korupsi untuk mengantisipasi risiko dan dampak suap
dan korupsi, serta melakukan evaluasi atas efektivitas
dari kontrol yang ada dalam mengurangi risiko suap dan
korupsi. Penilaian risiko dilakukan oleh masing-masing unit
kerja dibantu oleh Risk Control Unit (RCU)/Designated Compliance and Risk Officer (DCORO) dengan mengidentifikasi
risiko, kontrol mitigasi, dan tingkat risiko suap dan korupsi di unit kerjanya yang dikaji kembali setiap tahun.
Mekanisme Penanganan Pengaduan [POJK51-F.24] [GRI 2-26] [ACGS (B).C.1.7]
Bank memiliki dan menerapkan sistem pelaporan
pelanggaran atau whistleblowing system (WBS) yang Media Penyampaian Laporan Pelanggaran:
merujuk pada POJK No. 39/POJK.03/2019 tentang Saluran komunikasi yang dikelola PT Deloitte
Penerapan Strategi Anti-Fraud bagi Bank Umum dan Advis Indonesia:
Kebijakan Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing
Policy) No. E.08. Pengelolaan WBS dilakukan https://idn.deloitte-halo.com/ayolapor/
bekerjasama dengan pihak independen dan profesional, ayolapor@tipoffs.info
14031
yaitu PT Deloitte Advis Indonesia. Hal ini bertujuan untuk
+62 822 1135 6363
memberikan perlindungan dan menjaga kerahasiaan
+62 21 2856 5231
pelapor sehingga semua pihak (internal dan eksternal)
Ayo Lapor PO BOX 3331 JKP 10033
dapat menyampaikan laporan dengan leluasa tanpa
rasa takut atau khawatir identitasnya akan diketahui.
Page 108
Laporan Keberlanjutan 2023
108 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Penanganan dan Jumlah Laporan Whistleblowing [FN-CB-510a.2]
Kinerja Whistleblowing System 2023 2022 2021
Laporan yang tidak diteruskan untuk diinvestigasi (preclosed) 82 88 85
Laporan yang telah selesai diinvestigasi (closed) 146 52 36
Laporan yang masih terbuka (open) 35 24 12
Laporan diterima 263 164 133
Persentase laporan WB yang telah selesai diinvestigasi dari 83% 88% 82%
total pengaduan yang valid untuk diinvestigasi (per akhir bulan
Desember)
Jenis pelanggaran yang dapat disampaikan melalui pihak pelapor tidak memberikan identitas, nomor telpon/
WBS adalah menyangkut fraud, pencucian uang (money alamat e-mail yang dapat dihubungi, maka permintaan
laundering) dan Kode Etik/Human Resources. Setiap informasi tambahan akan disampaikan melalui PT
laporan pengaduan yang masuk akan dikaji dan dianalisa Deloitte Advis Indonesia. Pelapor yang menyampaikan
oleh Whistleblowing Officer selaras dengan prinsip nomor telpon/alamat email yang dapat dihubungi akan
dasar penanganan whistleblowing. Apabila informasi mendapat informasi lebih lanjut terkait status laporan
pada laporan yang masuk dianggap tidak valid maka apakah laporan dianggap sebagai tidak valid dan pre-
laporan akan langsung ditutup. Namun bila laporan closed, sedang diinvestigasi, atau sudah diinvestigasi
dianggap sudah cukup dan valid untuk diinvestigasi lebih dan terbukti atau tidak terbukti.
lanjut maka laporan akan diteruskan kepada petugas
investigasi. Apabila laporan yang diberikan tidak relevan Pada tahun 2023, layanan pengaduan whistleblowing
atau diluar lingkup WBS maka Whistleblowing Officer menerima 263 laporan, naik 60% dibandingkan dengan
akan meneruskan laporan tersebut kepada pihak atau tahun 2022. Informasi lengkap mengenai mekanisme
unit terkait agar ditindaklanjuti. Dalam hal diperlukan penanganan pengaduan, sistem whistleblowing, serta
informasi tambahan terkait dengan laporan yang anti pencucian uang, pencegahan pendanaan terorisme
dikirimkan oleh whistleblower dan pihak whistleblower dan pencegahan pendanaan proliferasi senjata
memberitahukan identitas dan nomor telpon/alamat pemusnah massal (APU, PPT, dan PPPSPM) dapat dilihat
email, maka Whistleblowing Officer CIMB Niaga akan pada Laporan Tahunan 2023.
menghubungi pelapor secara langsung. Namun, apabila
Page 109
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 109
05
Pilar
Advokasi dan
Pelibatan Pemangku
Kepentingan
Page 110
Laporan Keberlanjutan 2023
110 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
[POJK51-E.4] [ACGS-C.2.1.; C.2.2]
Pemangku kepentingan merupakan
pihak-pihak yang memiliki
kepentingan dan pengaruh, baik
dari dalam maupun luar, terhadap
kelangsungan CIMB Niaga dan
sebaliknya. Bank melibatkan para
pemangku kepentingan dengan
melakukan tukar pikiran dan
mendapat masukan dalam hal
peningkatan kinerja aspek LST yang
berdampak pada kinerja ekonomi.
Identifikasi pemangku kepentingan
dilakukan berdasarkan kedekatan
(proximity) dan besarnya kekuasaan
(power) yang mereka miliki.
Identifikasi Kebutuhan dan Pendekatan Pemangku
Kepentingan [POJK51-E.4] [GRI 2-29] [SUSBA 1.1.1.7; 1.1.1.8; 1.1.1.9] [ACGS (B) C.1.3]
Pendekatan dalam Pelibatan Pemangku Kepentingan pada Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Nasabah
Topik Metode dan/atau Sarana Pelibatan Frekuensi Pendekatan Tindak Lanjut Perusahaan
1. Keamanan transaksi Layanan call center, kantor cabang, Setiap saat 1. Meningkatkan keamanan data
keuangan perbankan phone banking, situs web, media sosial dan transaksi perbankan
2. Sosialisasi dan informasi (Facebook, Instagram, dan Twitter) 2. Menerima keluhan/ pengaduan
produk dan layanan nasabah
3. Fasilitas perbankan dan Survei kepuasan pelanggan dan survei Setahun sekali oleh Bank 3. Mengidentifikasi kepuasan
kemudahan akses internal nasabah dan aspek
4. Penyelesaian pengaduan peningkatan yang diperlukan
nasabah sesuai dengan 4. Edukasi keuangan perbankan
Penilaian eksternal terhadap kepuasan Setahun sekali oleh
perjanjian tingkat terkait produk perbankan
pelanggan masing-masing surveyor
layanan (service level
agreement atau SLA)
Informasi dari situs web dan frontliner Saat diperlukan
Page 111
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 111
Pemagang Saham/Investor
Topik Metode dan/atau Sarana Pelibatan Frekuensi Pendekatan Tindak Lanjut Perusahaan
1. Penyampaian dan pembaharuan kinerja » Pelaporan kinerja Setiap kuartal 1. Menyampaikan kinerja
keuangan dan non-keuangan, termasuk » Pertemuan analis perusahaan
isu dan kinerja keberlanjutan 2. Melaporkan kinerja
2. Aktivitas/peristiwa penting perusahaan, Public expose Minimal satu kali setahun akhir tahun
misalnya kegiatan CSR 3. Melaksanakan
3. Penggunaan laba perusahaan keputusan RUPS
Pelaporan ke Bursa Efek Indonesia Sesuai dengan ketentuan
4. Penetapan gaji atau honorarium,
(IDX) IDX
bonus, dan tunjangan lain untuk
Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan
Pengawas Syariah Rapat Umum Pemegang Saham Minimal satu kali setahun
5. Penunjukan kantor akuntan publik (RUPS)
Regulator
Topik Metode dan/atau Sarana Pelibatan Frekuensi Pendekatan Tindak Lanjut Perusahaan
1. Kepatuhan pada Penyampaian Rencana Bisnis Bank (RBB) Setahun dua kali 1. Menginformasikan rencana
undang-undang dan dan realisasinya kepada Bank Indonesia dan dan pencapaian Perusahaan
peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan undang-
2. Prinsip kehati-hatian undang dan peraturan
dalam operasional dan Penyampaian Rencana Aksi Keuangan Setahun satu kali 2. Menginformasikan tingkat
layanan perbankan Berkelanjutan (RAKB) pada OJK kepatuhan terhadap prinsip-
(konvensional dan prinsip syariah
syariah)
Pelaporan kepatuhan aspek syariah
3. Keuangan
terhadap Dewan Syariah Nasional
berkelanjutan Sesuai dengan ketentuan
OJK
Pelaporan lainnya sesuai ketentuan yang
berlaku kepada regulator
Pemasok
Topik Metode dan/atau Sarana Pelibatan Frekuensi Pendekatan Tindak Lanjut Perusahaan
1. Hubungan saling menguntungkan Sosialisasi kebijakan dan peningkatan Minimal satu kali setahun Pengembangan kerja sama
dengan pemasok kapasitas terkait keberlanjutan dengan mitra kerja dalam
2. Proses pengadaan barang dan penyediaan barang dan jasa
jasa yang adil dan transparan untuk Bank
3. Praktik rantai pasok berkelanjutan
Page 112
Laporan Keberlanjutan 2023
112 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Karyawan
Topik Metode dan/atau Sarana Pelibatan Frekuensi Pendekatan Tindak Lanjut Perusahaan
1. Kesehatan dan keselamatan kerja Media internal (HR Info, e-Manual, 1. Setiap terdapat informasi 1. Penerapan K3
(K3) Majalah Digital Portrait) yang perlu disampaikan 2. Melakukan sosialisasi
2. Hak-hak karyawan kepada karyawan kebijakan dan strategi
Town Hall
3. Kesetaraan, keberagaman, dan 2. Setiap ada perubahan bidang ketenagakerjaan
kesempatan pengembangan karier kebijakan 3. Penerapan hak
4. Proses rekrutmen asasi manusia
Survei Kepuasan Karyawan Dua tahun sekali
5. Pembaharuan kinerja Perusahaan dalam hubungan
(Employee Engagement Survey/EES)
6. Pengalaman bekerja yang ketenagakerjaan
berharga dan menyenangkan Internal Customer Satisfaction (ICS) Setiap tahun 4. Mengidentifikasi
7. Nilai dan budaya Bank kepuasan dan harapan
karyawan
Komunitas Lokal
Topik Metode dan/atau Sarana Pelibatan Frekuensi Pendekatan Tindak Lanjut Perusahaan
1. Menyelenggarakan kegiatan Diskusi dengan para penerima 1. Dilakukan pada saat 1. Memberikan solusi atas
pemberdayaan masyarakat manfaat inisiasi, implementasi dan isu yang timbul
2. Mengukur dampak kegiatan pengawasan program 2. Mengadakan kunjungan
Pertemuan dan diskusi dengan
bagi penerima manfaat 2. Ad hoc jika ada kebutuhan lapangan ke komunitas
pemerintah, yayasan ataupun
3. Masyarakat, termasuk mendesak yang perlu penerima manfaat
konsultan sebagai mitra
komunitas lokal, masyarakat dikomunikasikan
pengembangan masyarakat
lokal, masyarakat setempat,
masyarakat adat Pengisian umpan balik atas laporan Setiap tahun Penyempurnaan laporan
keberlanjutan yang diterbitkan oleh keberlanjutan sesuai dengan
Bank umpan balik yang diterima
Serikat Pekerja
Metode dan/atau
Topik Frekuensi Pendekatan Tindak Lanjut Perusahaan
Sarana Pelibatan
1. Kebijakan perusahaan terkait pengelolaan Pertemuan dan 1. Setiap saat apabila 1. Menampung dan mengidentifikasi
karyawan diskusi diperlukan usulan dan masukan dari Serikat
2. Permasalahan yang telah disampaikan 2. Pada tahun 2023, Pekerja
kepada pihak Serikat Pekerja sebagai telah dilakukan 2. Melakukan proses komunikasi apabila
organisasi perwakilan karyawan pertemuan dengan terjadi perselisihan hubungan industrial
3. Penyelenggaraan hubungan industrial di pihak Serikat 3. Melakukan pendekatan yang bersifat
Perusahaan Pekerja sebanyak formal dan informal, serta merancang
4. Perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 9 kali untuk konsep kerja sama yang baik antara
5. Masukan dari pengurus Serikat Pekerja mendiskusikan manajemen dan Serikat Pekerja guna
kepada manajemen terkait dengan hak dan hubungan kerja menciptakan hubungan industrial yang
kewajiban karyawan maupun perusahaan yang baik harmonis
Page 113
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 113
Membangun Budaya Keberlanjutan dan
Keuangan Berkelanjutan [POJK51-F.1]
Program Kepemimpinan Keberlanjutan [GRI 2-17, FS4]
Untuk mendukung upaya transisi
Bank dan nasabah kami menuju masa
depan yang lebih berkelanjutan, CIMB
Sustainability Academy hadir untuk
memfasilitasi pembelajaran terkait
keberlanjutan yang disesuaikan dengan
tingkatan masing-masing karyawan.
Pada tahun 2023, CIMB Sustainability
Academy bekerja sama dengan University
of Cambridge Institute for Sustainability
Leadership (CISL) menyelenggarakan
Program Kepemimpinan Keberlanjutan
CIMB-CISL.
Program yang diadakan selama Januari –
Mei 2023 ini bertujuan untuk memberikan
pembelajaran dan mendukung upaya dan
ambisi kami untuk menjadi salah satu organisasi yang terdepan dalam implementasi keberlanjutannya. Program
tersebut di siapkan secara khusus sesuai kebutuhan CIMB Group dan diperuntukan untuk para Dewan Komisaris,
Direksi, dan staf senior dari CIMB Group, termasuk CIMB Niaga. Terdapat 149 peserta dari CIMB Niaga.
Inisiatif Keberlanjutan Syariah
Unit Usaha Syariah (UUS) senantiasa meningkatkan juga melaksanakan program donasi yang diikuti oleh
kesadaran terkait implementasi keberlanjutan. para karyawan untuk selanjutnya diberikan kepada
Karyawan selalu dilibatkan dalam kegiatan dan pelatihan masyarakat yang membutuhkan.
keberlanjutan termasuk penerapan sustainable lifestyle
and work ethic yang bertujuan untuk meningkatkan Selain itu, UUS selalu meningkatkan pengetahuan
kesadaran karyawan terkait implementasi Tujuan karyawan terkait keberlanjutan melalui Program
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dan salah satunya Sustainability News yang disampaikan melalui email
melalui keterlibatan UUS dalam Employee Volunteer kepada setiap karyawan CIMB Niaga Syariah. Setiap
Program. Program ini merupakan bentuk nyata atas minggunya, akan diinformasikan berbagai topik terkait
komitmen CIMB Niaga Syariah dalam memberikan keberlanjutan termasuk pelaksanaan kuis untuk menguji
dampak positif pada masyarakat disekitarnya. UUS wawasan dan pemahaman atas topik yang disampaikan.
Page 114
Laporan Keberlanjutan 2023
114 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Sustainable Lifestyle & Work Ethic Kegiatan Webinar
• Mengadakan 3 Program Employee • Emisi Karbon
Volunteer Program & Awareness • Mencapai Keberlanjutan
Campaign berkolaborasi dengan melalui Dampak Sosial
pihak ketiga
• Mengadakan program donasi sustainability week
untuk staf internal
• Merilis sustainable newsletter mingguan untuk
kesadaran karyawan internal Program Employee Awareness
• Webinar Inisiatif Sustainability tentang Emisi Karbon
& Mencapai Keberlanjutan melalui Dampak Sosial
• Sembilan Volume Sustainability News
• Rata-rata jam dalam Employee Volunteer Program
• Program Kuis dan Penghargaan
per karyawan ditargetkan 3 jam dan telah mencapai
• Gagasan Baru terkait Keberlanjutan
4,5 jam
• Employee Volunteer Program
• Rata-rata jam pelatihan keberlanjutan per orang
• Sustainability Dashboard
ditargetkan 3 jam dan telah mencapai 3,5 jam
• Pekan Keberlanjutan Syariah
Dr. Syed Marwan Mujahid bin Syed Azman
Asisten Profesor di
Universitas Islam Internasional Malaysia &
Institut Perbankan dan Keuangan Islam
Webinar Sustainability yang diselenggarakan merupakan dalam implementasi keberlanjutan, mempertimbangkan
salah satu kegiatan pengembangan pengetahuan terkait aspek lingkungan, sosial dan tata kelola (LST) dalam
keberlanjutan. Melalui webinar ini karyawan CIMB Niaga pengambilan keputusan serta pengukuran atas inisiatif
Syariah mempelajari terkait peran serta tantangan Bank keberlanjutan yang dijalankan.
Bank dalam membangun budaya keberlanjutan telah melakukan berbagai
inisiatif, di antaranya mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan ke
dalam Piagam Dewan Komisaris dan Direksi, Kode Etik & Kode Perilaku, dan
kebijakan-kebijakan internal Bank. CIMB Niaga juga melakukan sosialisasi
tanggung jawab melalui surel dan kegiatan kegiatan karyawan yang berkaitan
dengan aspek keberlanjutan, serta menerapkan Kebijakan Keberlanjutan dan
Keuangan Berkelanjutan dengan menjalankan SDD pada kegiatan usaha Bank.
Page 115
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 115
Membangun Insan yang Profesional [POJK51-E.2; F.22] [GRI 404-1; FS4] [SUSBA 1.4.2.2; 1.4.2.3]
CIMB Niaga memberikan pelatihan
untuk meningkatkan kompetensi dan
kemampuan karyawannya. Pada tahun
2023, selain bermitra dengan CISL, CIMB
Niaga juga menyelenggarakan pelatihan
kepemimpinan berjenjang berupa CIMB
Signature Leadership Program dan Compact
Digital Leadership Program yang bekerja
sama dengan beberapa institusi ternama di
dunia. Dalam hal penguatan proses kredit,
sales dan service, Bank mengembangkan
Credit Academy, Sales dan Wealth Academy,
serta Service Leadership.
Inovasi pembelajaran juga dilakukan melalui
Virtual Reality Learning. Hingga tahun 2023,
Bank telah memiliki modul pembelajaran
Virtual Reality (VR) sebanyak 21 modul dan submodul yang telah diikuti oleh lebih dari 20.000 peserta melalui 6 VR
Corner, 3 VR Hub dan 325 perangkat VR yang tersebar di 95 kota di seluruh Indonesia.
Pengembangan kompetensi untuk anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pegawai, pejabat dan/atau unit kerja
yang menjadi penanggung jawab penerapan keuangan berkelanjutan melalui pelatihan secara daring, luring maupun
e-learning, di antaranya:
1. Cambridge Institute for Sustainability Leadership 11. Sustainability Reporting: IFRS S1 & S2 Update
(CISL) 12. Sustainability Training for Junior & Middle Level
2. Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS) Employee
3. Diversity, Equality, and Inclusion (D&I) Series 2023 13. The Cooler Earth Sustainability Summit 2023
4. Diversity Equality Inclusion at the work by Momenta 14. Pelatihan Keuangan Berkelanjutan OJK
5. Diversity Inclusion at the workplace 15. The Role of Governance, Risk, and Compliance (GRC)
6. Environmental and Social Risk Analysis (ESRA) by in Supporting Financial Sector Performance
UNEP FI 16. Webinar : Banking on Sustainability: What Can You
7. From Policy to Field: Sustainability Due Diligence Do?
8. Inclusive Leadership 17. Webinar : Inovasi dalam Penyerapan Emisi, Sekarang
9. Sosialisasi ESG oleh PwC untuk Masa Depan
10. Sustainability Insights Series - Building a Sustainable
Future – Trends, Developments, and Strategies for
Green Building Projects
Page 116
Laporan Keberlanjutan 2023
116 PT Bank CIMB Niaga Tbk
1.036.209
2.416.522 JUMLAH JAM
PELATIHAN*
1.380.313
JUMLAH KARYAWAN YANG MENGIKUTI PELATIHAN RATA-RATA JAM PELATIHAN PER KARYAWAN
13.616 177,48
6.711 6.905 154,40 199,90
* Termasuk karyawan yang telah mengundurkan diri dan jumlah karyawan yang mengikuti beberapa modul pembelajaran.
Inisiatif Eksternal dan Keanggotaan
Asosiasi [POJK51-C.5] [GRI 2-28]
Selama tahun 2023, Bank telah mengikuti dan berpartisipasi aktif dalam 14 organisasi dengan total iuran keanggotaan
sebesar Rp1.189 juta. Informasi terkait peran dan partisipasi dalam asosiasi dapat dilihat pada Lampiran Pilar 5
Advokasi dan Pelibatan Pemangku Kepentingan.
Kerja sama CIMB Niaga dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)
Corporate Banking CIMB Niaga menandai kolaborasi pertamanya dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).
Diselenggarakan dalam acara APINDO Monthly Member’s Gathering pada bulan Oktober 2023, CIMB Niaga mengangkat
topik “Transisi Strategi Menuju Prospek Bisnis dan Ekonomi yang Berkelanjutan”. Mika Martumpal (Ekonom CIMB
Niaga), Rizkiasari Yudawinata (Sustainable Finance Lead di WWF Indonesia & Focal Point, Sekretariat Inisiatif Keuangan
Berkelanjutan Indonesia), dan Lina (Head of Good Corporate Governance & Sustainability CIMB Niaga) memberikan
wawasan yang bermanfaat terkait kebijakan dan isu seputar keberlanjutan. Selain itu, acara ini juga membahas terkait
Prospek Ekonomi Q4 2023 & 2024, target global terkait emisi gas rumah kaca dan perubahan iklim, serta pemahaman
Sustainability Linked Loan dan/atau Sustainable Finance.
Page 117
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 117
Advokasi Keuangan Berkelanjutan bagi
Pemangku Kepentingan [GRI FS5] [SUSBA 1.5.1.4]
Kontribusi CIMB Niaga Sebagai Penyelenggara dan Peserta dalam Acara Keuangan Berkelanjutan
Nama Acara Penyelenggara
The Cooler Earth Sustainability Summit 2023 CIMB Niaga
Peran CIMB Niaga dalam mendukung pembiayaan proyek Direktorat Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber
Efisiensi Energi dan Energi Terbarukan daya Mineral Republik Indonesia
Transitioning Strategy Towards Sustainable Business & Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) & CIMB Niaga
Economy Outlook
Media Gathering Kejar Mimpi Actionation 2023 CIMB Niaga
Memanfaatkan Peluang Megatrend Keberlanjutan Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS)
Kriteria Taksonomi untuk Aktivitas Supply Chain yang Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Mendukung Transisi Energi
Konsultasi Publik Taksonomi Berkelanjutan Indonesia (TBI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Peran CIMB Niaga Sebagai Narasumber dalam Acara Keuangan Berkelanjutan
Nama Acara Penyelenggara
Sustainable Finance Sharing Session Salah satu bank nasional
Sustainability Finance and ESG Initiative Sharing Session PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)
Sharing Session Praktik Berkelanjutan di CIMB Niaga Salah satu bank nasional
Sharing Session Success Story Implementasi Strategi Net Zero Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Emission di Industri
Climate Risk Disclosure & Inisiatif Keberlanjutan Salah satu bank pembangunan daerah
Pembiayaan Sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT) – Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) –
Potensi dan Mitigasi Risiko Program SESPIBANK
Page 118
Laporan Keberlanjutan 2023
118 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Kegiatan Keberlanjutan
The Cooler Earth Sustainability Summit 2023
Bank menyelenggarakan The Cooler Earth
(TCE) Sustainability Summit 2023 dengan tema
“Sustainability in Action: Opportunities for a Better
Tomorrow in Indonesia“ yang dihadiri lebih dari 3.900
peserta secara luring dan daring. Acara ini bertujuan
untuk mempertemukan para pakar, pemangku
kepentingan, dan seluruh kalangan masyarakat untuk
berdiskusi dan bertukar pendapat guna menciptakan
masa depan yang lebih baik. Pada kesempatan ini,
Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia turut hadir
sebagai pembicara kehormatan serta ditutup oleh
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan
Investasi Republik Indonesia. TCE Sustainability
Summit 2023 digelar secara hybrid dan serentak
di Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand, dan
Kamboja mulai tanggal 11 hingga 21 September
2023. Acara ini sebagai bentuk dukungan Bank
terhadap target pemerintah dalam mengatasi
perubahan iklim dan menurunkan emisi Gas
Rumah Kaca (GRK).
Salah satu agenda tahun ini Bank bekerja sama
dengan Liberty Society untuk mengedukasi
masyarakat mengenai cara memanfaatkan limbah
atau sampah dari hasil konsumsi menjadi produk yang
memiliki nilai tambah melalui kegiatan pembelajaran
berbasis pengalaman (experiential learning) yang
bertema “Embracing Nature and Sustainable
Innovations”. Edukasi ini berupa pelatihan cara memilah
sampah dan mengubah sampah organik seperti ampas
kopi, kulit buah, dan minyak goreng bekas menjadi sabun
alami. Melalui kegiatan ini, Bank memberikan dampak
positif bagi peserta berupa pengetahuan untuk mengolah
sampah menjadi produk dengan kualitas atau nilai yang lebih tinggi. Selain itu, kegiatan ini berhasil mendaur
ulang 2,55 kg sampah organik. Pada akhir program ini, Bank memberikan buah tangan kepada peserta salah
satunya berupa buku catatan dari daur ulang kertas bekas yang berasal dari kegiatan operasional Bank.
Page 119
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 119
Kejar Mimpi Cerita Kita
Serial YouTube berbentuk Travel Vlog: Kejar Mimpi Cerita Kita
telah diinisiasi sejak awal tahun 2023 lalu membawa misi
besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap
komitmen CIMB Niaga dalam keberlanjutan yang dimulai dari
langkah kecil. Setiap episode serial Cerita Kita mengandung
beberapa komitmen CIMB Niaga dalam penerapan Sustainable Development Goals
(SDGs) dengan fokus pada pemberdayaan di bidang pendidikan, ekonomi, dan
kesejahteraan masyarakat di penjuru Indonesia.
Sustainability
Media Gathering
Kejar Mimpi Actionation
Aktivasi program Sustainability
Media Gathering bertujuan untuk
Pada tahun 2023, untuk kedua kalinya Festival Kejar Mimpi
memproyeksikan upaya CIMB Niaga
Actionation yang diinisiasi oleh gerakan sosial Kejar Mimpi dari
dalam membentuk aksi keberlanjutan
CIMB Niaga kembali hadir di Pos Bloc, Jakarta. Acara tahunan yang
untuk masa depan yang lebih baik.
mengusung tema “Festival Penuh Aksi untuk Kejar Mimpi”, digelar
Dalam program ini, CIMB Niaga
sebagai wujud dukungan CIMB Niaga bagi masyarakat agar berani
berkomitmen untuk menyajikan
berinovasi dalam mewujudkan mimpi dan memberikan kontribusi
pengalaman baru bagi rekan media
positif untuk Indonesia.
dalam bentuk peragaan busana dari
UMKM lokal rekanan CIMB Niaga
Selama sehari berlangsung, Kejar Mimpi Actionation menyajikan
yang memiliki kesadaran tinggi
beragam keseruan, seperti talkshow dan workshop yang mengulas
terhadap lingkungan. Acara ini turut
tema-tema menarik, pameran produk lokal dari para pelaku UMKM
mengundang 50 media lokal serta
yang fokus terhadap keberlanjutan, promo eksklusif, hingga
influencer yang memiliki fokus
pertunjukan musik dari salah satu band terbaik Indonesia, yaitu RAN
mengenai keberlanjutan.
dan UCUPOP. Berbeda dengan tahun lalu, Kejar Mimpi Actionation
tahun ini juga dirangkai dengan CIMB Niaga Career Fair yang
memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkonsultasi
dan menjajaki berbagai peluang karier di CIMB Niaga.
Page 120
Laporan Keberlanjutan 2023
120 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Tanggapan Umpan Balik [POJK51-G.2; G3]
Kami berterima kasih kepada pemangku kepentingan
yang telah merespons dan mengirimkan input melalui
Lembar Umpan Balik atas Laporan Keberlanjutan 2022.
Masukan dan saran yang diterima berupa peningkatan
informasi atas upaya mendukung penurunan emisi
Gas Rumah Kaca (GRK) dan pembiayaan pada Kategori
Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB). Atas input ini,
Bank meningkatkan informasi atas pembiayaan sektor
dengan risiko LST yang tinggi, serta komitmen mencapai
target emisi nol bersih GRK.
Kami terbuka terhadap saran dari Bapak/Ibu/
Saudara yang dapat disampaikan melalui:
Unit Kerja Sustainability
E-mail: sustainability@cimbniaga.co.id
Lembar Umpan Balik: https://investor.cimbniaga.
co.id/sr_feedback_form.html
Page 121
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 121
Lampiran,
Referensi & Indeks
Page 122
Laporan Keberlanjutan 2023
122 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Lampiran
Skala Usaha [POJK51-C.3]
Kategori Satuan 2023 2022 2021
Jumlah Karyawan Orang 11.116 10.936 11.194
Laba Bersih Rp juta 6.551.401 5.096.771 4.098.604
Pendapatan Operasional Rp juta 18.785.520 18.865.721 17.567.517
Total Kredit Rp juta 213.369.870 196.611.014 181.613.420
Total Dana Pihak Ketiga Rp juta 235.861.670 227.188.557 241.348.510
Total Kapitalisasi
Ekuitas Rp juta 49.337.371 45.276.263 43.388.358
Utang/Liabilitas Rp juta 285.031.862 261.478.036 267.398.602
Total Aset Rp juta 334.369.233 306.754.299 310.786.960
Jumlah Kantor Cabang Kantor 412 417 427
Jumlah Produk dan Layanan Produk/Jasa 175 195 194
Pilar 1: Tindakan Berkelanjutan
Karyawan Berdasarkan Status Kerja [POJK51-C.3] [GRI 2-7; 2-8]
2023 2022 2021
Status
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Karyawan Tetap 4.811 5.181 4.700 5.119 4.735 5.231
Karyawan Kontrak 660 464 679 438 742 486
5.471 5.645 5.379 5.557 5.477 5.717
Total
11.116 10.936 11.194
Catatan: Bank tidak memiliki karyawan dengan kategori pekerja lepas (bukan pekerja langsung)
Page 123
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 123
Karyawan Berdasarkan Wilayah [GRI 2-7]
2023 2022 2021
Wilayah
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Wilayah Jakarta 3.516 3.056 3.542 3.186 3.544 3.241
Wilayah Sumatera 473 563 455 540 482 566
Wilayah Jawa Barat 363 515 272 329 293 362
Wilayah Jawa Tengah dan DIY 325 510 323 500 354 536
Wilayah Jawa Timur, Bali, dan
544 732 550 733 569 741
Nusa Tenggara
Wilayah Indonesia Timur 250 269 237 269 235 271
5.471 5.645 5.379 5.557 5.477 5.717
Total
11.116 10.936 11.194
Catatan: Bank tidak memiliki karyawan dengan kategori pekerja lepas (bukan pekerja langsung)
Manajemen Berdasarkan Gender dan Jabatan [GRI 2-7; 405-1]
2023 2022 2021
Tingkat Jabatan
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Senior Management 166 89 156 82 145 68
Middle Management 896 634 878 628 828 575
Junior Management 3.524 3.982 3.416 3.835 3.438 3.828
Non-Management 885 940 929 1.012 1.066 1.246
5.471 5.645 5.379 5.557 5.477 5.717
Total
11.116 10.936 11.194
Karyawan Berdasarkan Unit Kerja
2023 2022 2021
Unit Kerja
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Unit Kerja Bisnis 3.645 4.546 3.663 4.581 3.707 4.738
Unit Kerja Pendukung 1.826 1.099 1.716 976 1.769 980
5.471 5.645 5.379 5.557 5.476 5.718
Total
11.116 10.936 11.194
Page 124
Laporan Keberlanjutan 2023
124 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 2-7]
2023 2022 2021
Usia
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
< 25 tahun 230 295 218 342 257 470
> 25–30 tahun 1.096 1.424 1.095 1.407 1.169 1.510
> 30–35 tahun 1.249 1.263 1.214 1.222 1.240 1.238
> 35–40 tahun 1.101 1.070 1.155 1.080 1.202 1.077
> 40 tahun 1.795 1.593 1.697 1.506 1.609 1.422
Total 11.116 10.936 11.194
Karyawan Berdasarkan Pendidikan [GRI 2-7]
2023 2022 2021
Jenjang Pendidikan
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Hingga Sekolah Menengah
185 75 236 87 302 129
Atas
Diploma 1 3 24 11 15 13 19
Diploma 2 1 0 1 0 1 2
Diploma 3 512 689 515 708 507 776
Diploma 4 21 27 2 25 3 10
Program Sarjana (S1) 4.315 4.496 4.172 4.406 4.194 4.480
Program Magister (S2) 429 332 436 314 450 300
Program Doktoral (S3) 5 2 6 2 7 1
Total 11.116 10.936 11.194
Manajemen dan Karyawan Berdasarkan Warga Negara Tahun 2023 [GRI 2-7; 405-1]
Kelompok Jabatan Warga Negara Indonesia Warga Negara Asing Total
Dewan Komisaris 6 1 7
Direksi 9 1 10
Senior Management 254 1 255
Middle Management 1.529 1 1.530
Junior Management 7.506 0 7.506
Non-Management 1.825 0 1.825
Total 11.129 4 11.133
Page 125
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 125
Karyawan Berdasarkan Kebangsaan
Kebangsaan 2023 2022 2021
Asian 11.116 10.936 11.194
American Indian or Alaska Native 0 0 0
Black or African American 0 0 0
Native Hawaiian or Other Pacific Islander 0 0 0
White 0 0 0
Hispanic or Latino 0 0 0
Total 11.116 10.936 11.194
Lokasi Penempatan Karyawan Baru Berdasarkan Wilayah [GRI 401-1]
2023 2022 2021
Wilayah
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
Wilayah Jakarta 325 257 598 470 296 194
Wilayah Sumatera 129 90 91 85 40 34
Wilayah Jawa Barat 302 234 46 31 28 21
Wilayah Jawa Tengah dan DIY 44 55 33 29 19 28
Wilayah Jawa Timur, Bali, dan
70 76 85 76 32 41
Nusa Tenggara
Wilayah Indonesia Timur 61 51 58 53 17 27
931 763 911 744 432 345
Total
1.694 1.655 777
Komposisi Karyawan Baru Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 401-1]
2023 2022 2021
Kelompok Usia/Tahun
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
< 31 tahun 504 501 533 476 270 248
31–40 tahun 386 225 334 242 153 84
41–50 tahun 39 36 43 25 9 12
> 50 tahun 2 1 1 1 - 1
931 763 911 744 432 345
Total
1.694 1.655 777
Page 126
Laporan Keberlanjutan 2023
126 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Tingkat Perputaran (Turnover) Karyawan Berdasarkan Wilayah [GRI 401-1]
2023 2022 2021
Wilayah
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Wilayah Jabodetabek 492 381 610 541 471 468
Wilayah Sumatera 110 70 116 109 85 101
Wilayah Jawa Barat 56 52 72 60 46 59
Wilayah Jawa Tengah dan DIY 49 48 56 58 58 72
Wilayah Jawa Timur, Bali, dan
76 79 97 85 85 108
Nusa Tenggara
Wilayah Indonesia Timur 46 51 56 53 37 56
829 681 1.007 906 782 864
Total
1.510 1.913 1.646
Jumlah dan Latar Belakang Karyawan Berhenti [GRI 401-1]
2023 2022 2021
Alasan
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Pensiun Normal 83 71 64 50 51 48
Pensiun Dini Alasan Kesehatan 17 21 20 33 14 40
Mengundurkan Diri 455 437 656 608 524 566
Meninggal Dunia 6 4 6 1 25 11
Lain-lain 268 148 261 214 168 199
829 681 1.007 906 782 864
Total
1.510 1.913 1.646
Jumlah Karyawan Berhenti Berdasarkan Usia [GRI 401-1]
2023 2022 2021
Usia
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
< 25 tahun 23 46 64 86 45 124
> 25–30 tahun 219 209 329 356 254 335
> 30–35 tahun 234 166 289 225 186 160
> 35–40 tahun 168 125 159 117 131 99
> 40 tahun 185 135 166 122 166 146
829 681 1.007 906 782 864
Total
1.510 1.913 1.646
Penerimaan Karyawan Baru Berdasar Jalur Penerimaan [GRI 401-1]
2023 2022 2021
Jalur Penerimaan
Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Jumlah Program
Pengembangan Staf 118 170 288 110 102 212 44 92 136
(PPS)
Jumlah Tenaga
337 292 629 359 324 683 105 112 217
Pemasar & Frontliner
Lain-lain 476 301 777 442 318 760 283 141 424
Total 931 763 1.694 911 744 1.655 432 345 777
Page 127
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 127
Tingkat Perputaran (Turnover) Karyawan [GRI 401-1]
Turnover Karyawan 2023 2022 2021
Karyawan Masuk 1.694 1.655 777
Karyawan Keluar 1.510 1.913 1.646
Jumlah Karyawan di Akhir Tahun 11.116 10.936 11.194
Rasio Atrisi Karyawan secara Sukarela atau Pergantian Karyawan
8,2% 11,6% 9,4%
(voluntary turnover)
Penilaian Kinerja Karyawan - Jumlah Karyawan yang Mendapat Promosi [GRI 404-3]
2023 2022 2021
Hasil Penilaian Kerja
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Promosi 605 597 727 883 582 811
Jumlah 1.202 1.610 1.393
Persentase 11% 15% 12%
Emisi GRK Cakupan 3 pada Portofolio Pembiayaan Berdasarkan Sektor - Tahun 2022
Cakupan 1 +2 Cakupan 3 (untuk sektor Minyak & Gas Alam)
Sektor Emisi Intensitas Nilai Kualitas Emisi Intensitas Nilai Kualitas
(ribu tCO2e) (tCO2e/Rp miliar) Data (ribu tCO2e) (tCO2e/Rp miliar) Data
Pertanian 954,57 33,59 3,99 - - -
Semen 734,83 302,86 2,55 - - -
Batubara 76,60 32,84 2,40 - - -
Besi dan Baja 180,28 40,90 4,17 - - -
Aluminium 16,72 32,45 5,00 - - -
Minyak dan Gas Alam 34,30 21,25 2,59 189,03 117,10 2,94
Sarana Pendukung dan
670,87 132,88 2,24 - - -
Ketenagalistrikan
Perumahan dan Rumah Tinggal 158,02 2,64 4,27 - - -
Transportasi dan Kendaraan
163,21 9,07 3,07 - - -
Bermotor
Emisi GRK Cakupan 3 pada Portofolio Pembiayaan Berdasarkan Kelas Aset - Tahun 2022
Cakupan 1 +2 Cakupan 3 (untuk sektor Minyak & Gas Alam)
Kelas Aset PCAF Emisi Intensitas Nilai Kualitas Emisi Intensitas Nilai Kualitas
(ribu tCO2e) (tCO2e/Rp miliar) Data (ribu tCO2e) (tCO2e/Rp miliar) Data
Pembiayaan Usaha 102,33 117,34 2,51 13,52 173,67 1,00
Investasi 2.676,61 36,81 3,95 175,51 114,24 3,04
Properti Komersial 30,87 16,80 4,01 - - -
Rumah Tinggal 90,71 2,39 4,00 - - -
Kendaraan Bermotor 88,87 9,65 2,59 - - -
Total 2.989,40 24,37 3,85 189,03 117,10 2,94
Page 128
Laporan Keberlanjutan 2023
128 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pilar 2: Usaha Berkelanjutan
Pemberian Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi (Rp juta ) [GRI FS6] [SUSBA 1.6.2.1] [FN-CB-410a.1]
Pertumbuhan (%)
Sektor 2023 2022 2021
2023-2022 2022-2021
Perumahan 38.889.564 38.308.224 36.091.662 1,52 6,14
Perindustrian 38.365.381 37.941.652 32.359.596 1,12 17,25
Perdagangan, Restoran, Hotel, dan
32.836.895 30.872.171 29.824.918 6,36 3,51
Administrasi
Jasa Usaha 24.252.082 17.186.361 15.853.506 41,11 8,41
Konsumsi 34.076.602 30.400.259 22.907.903 12,09 32,71
Pertanian 11.980.044 11.185.251 12.950.314 7,11 (13,63)
Lainnya 32.969.302 30.717.096 31.625.521 7,33 (2,87)
Total 213.369.870 196.611.014 181.613.420 8,52 8,26
Pemberian Kredit Berdasarkan Lokasi Geografis (Rp juta) [GRI FS6]
Wilayah 2023 % 2022 % 2021 %
Jakarta 153.322.585 73 140.799.448 72 134.227.223 74
Sumatera 14.588.662 7 13.062.339 7 11.590.203 6
Jawa Timur 13.556.931 6 12.439.098 6 8.993.574 5
Jawa Tengah 7.237.093 3 8.236.355 4 9.016.245 5
Jawa Barat 10.417.192 5 9.423.219 5 8.699.111 5
Indonesia Timur 6.794.087 3 6.731.731 3 4.631.506 3
Lainnya 7.453.320 3 5.918.824 3 4.455.558 2
Total 213.369.870 100 196.611.014 100 181.613.420 100
Rasio NPL Gross per Segmen (%) [FN-CB-240a.2]
Uraian 2023 2022 2021
Perbankan Konsumer 1,7 2,0 2,1
Perbankan Emerging Business Banking (EBB) 4,6 5,2 4,1
Perbankan Komersial 4,1 7,7 7,2
Perbankan Korporasi 0,5 0,7 2,6
Total 2,0 2,8 3,5
Page 129
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 129
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi, Pendapatan, dan
Laba Rugi Tahun 2023 [POJK51-F.2]
Uraian Target 2023 Realisasi 2023
Proyeksi Operasional dan Keuangan
Margin Bunga Bersih (NIM) 4,4%-4,8% 4,4%
Fee Income Ratio (FIR) 25,0%-29,0% 28,9%
Cost to Income Ratio (CIR) 43,0%-46,0% 44,8%
ROA 1,6%-1,9% 2,6%
ROE (Tier 1) 12,0%-14,0% 15,0%
Pertumbuhan Kredit 6,0%-8,0% 8,5%
Kualitas Aset (NPL) 2,7%-3,3% 1,96%
LLC 230,0%-250,0% 292,1%
LDR 85,0%-89,0% 89,3%
Pertumbuhan Simpanan Nasabah 4,0%-7,0% 3,8%
Rasio CASA 63,0%-68,0% 63,9%
CAR 21,0%-23,0% 24,0%
Jumlah Nasabah Pemilik Giro, Rekening, dan Deposito (Individu dan UMKM) 2021-2023 [FN-CB-000.A]
2023 2022 2021
Uraian
Individu UMKM Individu UMKM Individu UMKM
Giro 28.412 6.437 27.131 6.308 27.223 5.556
Tabungan 3.667.644 3.011 3.151.004 2.919 3.085.137 11.751
Deposito 77.151 394 70.815 378 74.117 509
Total Nilai Giro, Rekening, dan Deposito (Individu dan UMKM) 2021-2023 (Rp juta) [FN-CB-000.A]
2023 2022 2021
Uraian
Individu UMKM Individu UMKM Individu UMKM
Giro 1.675.613 1.572.208 1.934.443 1.141.359 1.861.470 919.099
Tabungan 73.359.072 775.661 67.707.136 858.580 66.881.527 956.395
Deposito 44.132.380 872.412 37.113.109 944.413 36.746.161 730.261
Page 130
Laporan Keberlanjutan 2023
130 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Perbandingan Realisasi Kinerja Ekonomi
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Total Aset 334.369.233 306.754.299 310.786.960
Aset Produktif 298.596.808 266.840.098 259.297.573
Pembiayaan Bank 213.369.870 196.611.014 181.613.420
Dana Pihak Ketiga Rp juta 235.861.670 227.188.557 241.348.510
Pendapatan Operasional 18.785.520 18.865.721 17.567.517
Beban Operasional 8.604.706 8.722.538 8.324.007
Laba Bersih 6.551.401 5.096.771 4.098.604
Rasio Kinerja
Rasio Kecukupan Modal Minimum
% 24,02 22,19 22,68
(KPMM)
Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non-produktif
Bermasalah Terhadap Total Aset Produktif dan Aset % 1,17 1,68 1,90
Non-produktif
Aset Produktif Bermasalah Terhadap Total Aset
% 1,14 1,62 1,90
Produktif
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Aset
% 4,14 5,11 5,20
Keuangan Terhadap Aset Produktif
NPL Gross % 1,96 2,80 3,46
NPL Nett % 0,71 0,75 1,17
Return on Assets (ROA) % 2,59 2,16 1,82
Return on Equity (ROE) % 15,02 12,59 10,44
Net Interest Margin (NIM) % 4,40 4,69 4,86
Rasio Efisiensi (BOPO) % 71,47 74,10 78,97
Loan to Deposit Ratio (LDR) % 89,30 85,63 74,35
Nilai Liquidity Coverage Ratio (LCR)
%
a. LCR Secara Individu 252,67 231,41 268,34
b. LCR Secara Konsolidasi 249,58 230,92 263,99
Catatan: Penjelasan terkait pencapaian kinerja ekonomi yang sesuai dengan penerapan keuangan berkelanjutan dibahas pada bagian Pembiayaan
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) dalam laporan ini.
Page 131
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 131
Distribusi Nilai Ekonomi kepada Pemangku Kepentingan (Rp juta) [GRI 201-1]
Periode Pelaporan
Uraian
2023 2022 2021
Nilai Ekonomi Langsung yang Diterima
Pendapatan bunga dan syariah 22.306.000 19.114.194 18.862.951
Pendapatan operasional lainnya 3.154.830 2.413.405 2.266.284
Jumlah nilai ekonomi yang diterima 25.460.830 21.527.599 21.129.235
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
Biaya bunga dan syariah 8.953.617 5.638.056 5.774.091
Biaya operasional lainnya (biaya tenaga kerja dan biaya
9.003.351 8.150.448 7.995.492
umum & administrasi)
Pembayaran kepada penyandang dana (pembayaran
2.871.842 2.345.686 1.098.577
dividen)
Pembayaran kepada pemerintah (pajak, retribusi, dan
1.805.871 1.482.561 1.092.494
lain- lain)
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan 22.634.681 17.616.751 15.960.654
Nilai Ekonomi yang Ditahan
Nilai Ekonomi yang Ditahan 2.826.149 3.910.848 5.168.581
Penanganan Pengaduan Nasabah Terkait Keuangan Tahun 2023
Selesai Dalam Proses Jumlah
Jenis Transaksi Keuangan
Jumlah % Jumlah % Pengaduan
Bancassurance - 0,00% - 0,00% -
Deposito 8 100,00% - 0,00% 8
Direct Debit 93 100,00% - 0,00% 93
Electronic Banking 29.119 99,95% 15 0,05% 29.134
Kartu ATM/Debit/Mesin ATM 12.924 99,59% 53 0,41% 12.977
Kartu Kredit 7.825 93,10% 580 6,90% 8.405
Kliring (Transfer)/Remittance - 0,00% - 0,00% -
Kredit Tanpa Agunan 137 99,28% 1 0,72% 138
Pembiayaan Kendaraan Bermotor 1 100,00% - 0,00% 1
Pembiayaan Modal Kerja - 0,00% - 0,00% -
Pembiayaan Pemilikan Rumah/
38 97,44% 1 2,56% 39
Apartemen
Penghimpunan Dana Lainnya 1.148 100,00% - 0,00% 1.148
Penyaluran Dana Lainnya 2 100,00% - 0,00% 2
Reksadana 212 100,00% - 0,00% 212
Tabungan 942 93,73% 63 6,27% 1.005
Wealth Management 39 100,00% - 0,00% 39
Trade Finance/Letter of Credit - 0,00% - 0,00% -
Total 52.488 98,66% 713 1,34% 53.201
Page 132
Laporan Keberlanjutan 2023
132 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pilar 4: Tata Kelola dan Risiko
Tugas dan Tanggung Jawab Terkait Keberlanjutan pada Komite Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi
No Nama Piagam Deskripsi Tugas dan Tanggung Jawab
Komite Audit membantu Dewan Komisaris dalam melakukan telaah dan klarifikasi atas informasi
keuangan, seleksi, penunjukan dan pengawasan pekerjaan auditor independen, evaluasi efektivitas
1. Komite Audit pelaksanaan fungsi internal audit, dan pengendalian intern. Komite Audit juga melakukan pengawasan
pada kepatuhan CIMB Niaga terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku serta penerapan
prinsip keberlanjutan di CIMB Niaga.
Terkait fungsi nominasi:
Bertugas memberikan rekomendasi usulan calon anggota yang memenuhi syarat sebagai anggota Dewan
Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disetujui oleh OJK dan
Rapat Umum Pemegang Saham. Pertimbangan yang dilakukan Komite dalam memberikan rekomendasi
termasuk mengidentifikasi kesesuaian antara kualitas yang dimiliki calon/kandidat atas kepeduliannya
(awareness) terhadap prinsip keberlanjutan dan mempertimbangkan hasil Uji Tuntas Keberlanjutan
(Sustainability Due Diligence atau SDD) calon/kandidat tersebut (jika ada).
Komite
2. Nominasi dan
Remunerasi Terkait fungsi remunerasi:
Bertugas menyusun struktur, kebijakan, dan besaran remunerasi Dewan Komisaris, Dewan Pengawas
Syariah, dan Direksi untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta memberikan
hasil evaluasi dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan remunerasi secara
keseluruhan bagi Pejabat Eksekutif dan pegawai, serta Komite Dewan Komisaris untuk disampaikan
kepada Direksi. Salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam menjalankan fungsi remunerasi tersebut
adalah target kinerja Bank atau kinerja masing-masing anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Komite
Dewan Komisaris, termasuk kinerja terkait keberlanjutan.
Jumlah Peserta Pelatihan Fraud Berdasarkan Wilayah Operasional Bank [GRI 2-24; 205-2]
2023 2022 2021
Wilayah M i t ra M i t ra M i t ra
Manajemen Karyawan Manajemen Karyawan Manajemen Karyawan
Bisnis Bisnis Bisnis
Wilayah Jakarta 0 1.455 0 0 1.526 0 0 1.093 13
Wilayah Sumatera 0 664 0 0 42 0 0 119 1
Wilayah Jawa Barat 0 365 0 0 - 0 0 65 3
Wilayah Jawa Tengah
0 635 0 0 53 0 0 86 3
dan DIY
Wilayah Jawa Timur 0 849 0 0 261 0 0 47 1
Wilayah Indonesia
0 363 0 0 42 0 0 60 1
Timur
Training dalam modul
yang diadakan oleh 0 2.611 0 0 671 0 0 1.750 0
HR
Total 6.942 2.595 3.242
Catatan: Manajemen meliputi Dewan Komisaris dan Direksi
Page 133
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 133
Penyelesaian Kasus Fraud [GRI 205-3] [FN-CB-510.a.1]
Jumlah Kasus
Kasus Internal Fraud
2023 2022 2021
Telah Diselesaikan 7 3 3
Dalam Proses Penyelesaian di Internal Bank 0 0 2
Belum Diperoleh Penyelesaiannya 0 0 0
Telah Ditindaklanjuti Melalui Proses Hukum 1 1 0
Jumlah Fraud 8 4 5
Catatan: Informasi dalam tabel menunjukkan kasus dengan penyimpangan nominal >Rp 100 juta
Pilar 5: Advokasi dan Pelibatan Pemangku Kepentingan
Jumlah Peserta Pelatihan Berdasarkan Kelompok Jabatan dan Gender* [GRI 404-1]
2023 2022 2021
Uraian Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Senior Management 3.648 2.216 3.100 1.759 2.286 1.207
Middle Management 21.200 16.609 21.058 16.350 12.567 9.350
Junior Management 111.490 135.989 102.739 131.540 62.863 68.486
Non Management 30.202 28.800 26.127 35.565 17.222 20.306
Total 166.540 183.614 153.024 185.214 94.938 99.349
*Termasuk karyawan yang telah mengundurkan diri dan jumlah karyawan yang mengikuti beberapa modul pembelajaran
Jumlah Jam Pelatihan Berdasar Tingkat Jabatan Tahun 2023* [GRI 404-1]
Tingkat Jabatan Total Jam Pelatihan Jumlah Individu Rata-rata Jam Pelatihan
Senior Management 21.973 272 80,78
Middle Management 114.071 1.680 67,90
Junior Management 1.965.312 9.374 209,66
Non-Management 315.165 2.290 137,63
*Termasuk karyawan yang telah mengundurkan diri
Page 134
Laporan Keberlanjutan 2023
134 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Jumlah Jam Pelatihan Berdasar Jenis Pelatihan* [GRI 404-1]
Jenis Pelatihan 2023 2022 2021
Managerial, Leadership & Soft Skills 124.867 97.823,94 69.801,75
Development Program & TCB 1.452.312 1.062.232,00 378.302,00
Risk, Corporate Assurance & Compliance 233.062 176.542,00 138.201,00
3D (Include IT Upskill & Reskills) 53.691 185.595,00 122.738,50
Sales 84.531 101.799,38 94.044,90
Service 102.201 102.380,00 107.662,30
Treasury, Finance & Tax 5.769 5.206,02 8.548,50
Credit 26.996 36.452,00 19.649,50
Operations & IT 65.246 249.805,99 68.142,50
Syariah 44.521 60.322,90 24.876,56
Transaction Banking 2.369 1.685,90 1.320,00
Culture 15.422 57.783,15 25.665,55
Purnabakti 896 1.544,00 2.316,00
Sustainability Finance 51.288 11.223,50 28.754,50
Team Building 18.352 19.978,00 920,00
Lainnya - - 867,00
Total 2.416.522 2.170.373,78 1.091.809,56
*Termasuk karyawan yang telah mengundurkan diri dan jumlah karyawan yang mengikuti beberapa modul pembelajaran
Jumlah Peserta Berdasar Jenis Pelatihan* [GRI 404-1]
Jenis Pelatihan 2023 2022 2021
Managerial, Leadership & Soft Skills 37.878 35.409 18.248
Development Program & TCB 2.531 1.456 600
Risk, Corporate Assurance & Compliance 98.855 51.752 45.749
3D (Include IT Upskill & Reskills) 25.347 70.375 21.402
Sales 22.492 25.081 20.937
Service 35.138 39.350 26.771
Treasury, Finance & Tax 1.031 1.391 2.411
Credit 3.214 7.082 3.195
Operations & IT 24.747 53.969 26.664
Syariah 13.403 10.896 5.154
Transaction Banking 332 495 169
Culture 52.853 27.131 8.388
Purnabakti 28 55 102
Sustainability Finance 23.129 4.254 13.708
Team Building 9.176 9.542 460
Lainnya - - 329
Total 350.154 338.238 194.287
*Termasuk karyawan yang telah mengundurkan diri dan jumlah karyawan yang mengikuti beberapa modul pembelajaran
Page 135
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 135
Biaya Pengembangan Kompetensi Karyawan (Rp juta)
Jenis Pengembangan 2023 2022 2021
Penyelenggaraan Pendidikan 83.806 71.713 77.878
Seminar & Kursus Eksternal Dalam Negeri 2.004 2.000 2.001
Seminar & Kursus Internal Luar Negeri 1.008 - -
Budaya Korporasi 3.951 3.483 4.336
Training Center 12.654 12.651 19.919
Training Operasional 75.451 62.583 42.455
Total 178.875 152.430 146.589
Inisiatif Eksternal dan Keanggotaan Asosiasi [GRI 2-28; FS10] [SUSBA 1.1.2.1; 1.1.2.2]
No Nama Organisasi Ruang Lingkup Posisi / Keterlibatan
1 ACI Financial Markets Association (ACI FMA) Internasional Anggota
2 Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Nasional Anggota
3 Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Nasional Anggota
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan Direktur Kepatuhan, Corporate Affairs, dan Hukum
4 Nasional
(FKDKP) sebagai Ketua Umum
Direktur Kepatuhan,
5 Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) Nasional
Corporate Affairs dan Hukum sebagai anggota
Indonesia Foreign Exchange Market Committee Direktur Treasury & Capital Market sebagai
6 Nasional
(I-FEMC) Pengurus
7 Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI) Nasional Anggota
Direktur Kepatuhan,
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor
8 Nasional Corporate Affairs, dan Hukum sebagai Ketua Badan
Jasa Keuangan (LAPS-SJK)
Pengawas
Bank sebagai anggota dan beberapa Direksi sebagai
9 Perhimpunan Bank Umum Nasional (PERBANAS) Nasional
Pengurus
10 Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Nasional Anggota
11 Kamar Dagang & Industri Indonesia (KADIN) Nasional Anggota
Forum Komunikasi Direktur Operasional Direktur Operasional & Teknologi Informasi sebagai
12 Nasional
Perbankan (FKDOP) Bendahara Umum
13 Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Nasional Anggota
14 Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Nasional Anggota
Page 136
Laporan Keberlanjutan 2023
136 PT Bank CIMB Niaga Tbk
POJK No. 51/POJK.03/2017 (SEOJK No. 16/
SEOJK.04/2021), Indeks Isi Standar GRI,
Sustainability Accounting Standard Board (SASB),
dan Sustainable Banking Assessment (SUSBA)
POJK No. 51/POJK.03/2017 (SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021)
No Indeks Pengungkapan Halaman
Strategi Keberlanjutan
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 7
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.1 Aspek Ekonomi 12
B.2 Aspek Lingkungan Hidup 12, 15
B.3 Aspek Sosial 14
Profil Perusahaan
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 6, 95
C.2 Alamat Perusahaan 4, 12
C.3 Skala Usaha 4, 10, 122
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 10
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi 116
C.6 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan 5
Penjelasan Direksi
D.1 Penjelasan Direksi 16-19
Tata Kelola Keberlanjutan
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 92-94
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan 115-116
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 96, 104
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 110-112
E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 75
Kinerja Keberlanjutan
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 113
Kinerja Ekonomi
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan
F.2 129
Laba Rugi
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan
F.3 77
atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Kinerja Lingkungan Hidup
Aspek Umum
F.4 Biaya Lingkungan Hidup 80
Aspek Material
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 63
Page 137
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 137
No Indeks Pengungkapan Halaman
Aspek Energi
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 58-61
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 57
Aspek Air
F.8 Penggunaan Air 62
Aspek Keanekaragaman Hayati
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
F.9 97-99
Keanekaragaman Hayati
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 90
Aspek Emisi
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 58-61
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 57
Aspek Limbah dan Efluen
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 62
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 62
F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada) 62
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan 78
Kinerja Sosial
F.17 Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen 66
Aspek Ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 52-53
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 52-53
F.20 Upah Minimum Regional 50
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 51-57
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 115-116
Aspek Masyarakat
F.23 Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar 71, 97-99
F.24 Pengaduan Masyarakat 107
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 80-90
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan 67-70
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan 66
F.28 Dampak Produk/Jasa 66-71
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 66
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 78
Lain-lain
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) 148-152
G.2 Lembar Umpan Balik 120
G.3 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 150
Page 138
Laporan Keberlanjutan 2023
138 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Indeks Standar GRI
Pernyataan pengunaan PT CIMB Niaga Tbk telah melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk periode 1 Januari – 31 Desember 2023
GRI 1 yang digunakan GRI 1: Landasan 2021
Pengecualian
Persyaratan
GRI Indeks Pengungkapan Halaman No. Standar
yang Alasan Penjelasan
Sektor GRI
Dikecualikan
GRI 1: Landasan 2021
Pengungkapan Umum
2-1 Detail Organisasi 4
Entitas yang termasuk dalam pelaporan
2-2 35
keberlanjutan organisasi
Periode pelaporan, frekuensi, dan titik
2-3 4, 35
kontak
2-4 Penyajian kembali informasi 35
2-5 Assurance oleh pihak eksternal 35, 148-152
Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis 4-5, 10-11,
2-6
lainnya 64
2-7 Karyawan 122-124
2-8 Pekerja yang bukan karyawan 122
2-9 Struktur tata kelola dan komposisi 92-94
Menominasikan dan memilih badan tata
2-10 94
kelola tertinggi
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi 93
Peran badan tata kelola tertinggi dalam
2-12 93-95
mengawasi pengelolaan dampak
GRI 2:
Pengungkapan Pendelegasian tanggung jawab untuk
2-13 93-95
Umum 2021 mengelola dampak
Peran badan tata kelola tertinggi dalam
2-14 93-94
pelaporan keberlanjutan
2-15 Konflik kepentingan 94
2-16 Mengkomunikasikan hal-hal kritis 103
2-17 Perjanjian perundingan kolektif 94, 113
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 94
2-19 Kebijakan remunerasi 93-94
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi 94
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 50
Pernyataan tentang strategi pembangunan
2-22 16-19
berkelanjutan
2-23 Komitmen kebijakan 101-102
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 101-102; 132
2-25 Proses untuk memulihkan dampak negative 78
Mekanisme untuk mendapatkan saran dan
2-26 107
meningkatkan isu
Page 139
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 139
Pengecualian
Persyaratan
GRI Indeks Pengungkapan Halaman No. Standar
yang Alasan Penjelasan
Sektor GRI
Dikecualikan
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan 66
GRI 2: 2-28 Keanggotaan asosiasi 116, 135
Pengungkapan Pendekatan keterlibatan pemangku
2-29 110-112
Umum 2021 kepentingan
2-30 Perjanjian perundingan kolektif 52-53
3-1 Proses untuk menentukan topik material 36
GRI 3: Topik Material
2021 3-2 Daftar topik material 36
3-3 Pengelolaan terhadap topik material 37-48
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
201-1 131
didistribusikan
GRI 201:
Implikasi finansial, risiko, dan peluang 28-34,
Kinerja Ekonomi 201-2
lainnya terkait perubahan iklim 97-101
2016
Kewajiban program pensiun manfaat pasti
201-3 54-55
dan program pensiun lainnya
201-4 Bantuan finansial dari pemerintah 35
Investasi infrastruktur dan layanan yang
GRI 203: Dampak 203-1 85
didukung
ekonomi tidak
Dampak ekonomi tidak langsung yang
langsung 2016 203-2 71
signifikan
Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko
205-1 106-107
terkait korupsi
GRI 205:
Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan 106-107,
Antikorupsi 2016 205-2
dan prosedur anti-korupsi 132
Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan 106-107,
205-3
yang diambil 133
GRI 206: Perilaku
Perbuatan hukum atas perilaku anti
Anti-persaingan 206-1 66
persaingan, anti-trust, dan praktik monopoli
2016
302-1 Konsumsi energi di dalam organisasi 61
GRI 302:
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi 61
Energi 2016
302-3 Intensitas energi 61
302-4 Pengurangan konsumsi energi 61
Interaksi dengan air sebagai sumber daya
GRI 303: Air dan 303-1 62
bersama
Efluen 2018
303-5 Konsumsi air 62
Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola,
atauberdekatan dengan, kawasan lindung
304-1 97-99
dan kawasan dengan nilai keanekaragaman
GRI 304: hayati tinggi di luar kawasan lindung
Keanekaragaman
Dampak signifikan dari kegiatan, produk, dan
Hayati 2016 304-2 97-99
jasa pada keanekaragaman hayati
Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies
304-4 daftar konservasi nasional dengan habitat 97-99
dalam wilayah yang terkena efek operasi
Page 140
Laporan Keberlanjutan 2023
140 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pengecualian
Persyaratan
GRI Indeks Pengungkapan Halaman No. Standar
yang Alasan Penjelasan
Sektor GRI
Dikecualikan
305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung 58-60
305-2 Emisi GRK (Cakupan 2) tidak langsung 58-60
Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung
GRI 305: 305-3 58-60
lainnya
Emisi 2016
305-4 Intensitas Emisi GRK 58-60
305-5 Pengurangan emisi GRK 15, 58-60
Nitrogen oksida (NOx), belerang oksida
305-7 58-60
(SOx), dan emisi udara signifikan lainnya
Timbulan limbah dan dampak signifikan
306-1 62
terkait limbah
GRI 306: Limbah
306-3 Timbulan limbah 62
2020
Limbah yang dialihkan dari pembuangan
306-4 62
akhir
Seleksi pemasok baru dengan menggunakan
GRI 308: Penilaian 308-1 64
kriteria lingkungan
Lingkungan
Dampak lingkungan negatif dalam rantai
Pemasok 2016 308-2 64
pasokan dan tindakan yang telah diambil
Perekrutan karyawan baru dan perputaran
401-1 125-127
karyawan
GRI 401:
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan
Kepegawaian 2016
401-2 purnawaktu yang tidak diberikan kepada 54-55
karyawan sementara atau paruh waktu
401-3 Cuti melahirkan 52-53
Sistem manajemen kesehatan dan
403-1 56-57
keselamatan kerja
Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan
403-2 56-58
investigasi insiden
403-3 Layanan kesehatan kerja 56-59
Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi
403-4 pekerja tentang keselamatan dan kesehatan 56-60
kerja
GRI 403: Kesehatan
Pelatihan bagi pekerja mengenai
dan Keselamatan 403-5 56-61
keselamatan dan kesehatan kerja
Kerja 2018
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja 56-62
Pencegahan dan mitigasi dampak dari
403-7 keselamatan dan kesehatan kerja yang 56-63
secara langsung terkait hubungan bisnis
Pekerja yang tercakup dalam sistem
403-8 manajemen keselamatan dan kesehatan 56-64
kerja
403-9 Kecelakaan kerja 56-65
403-10 Penyakit akibat kerja 56-66
Page 141
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 141
Pengecualian
Persyaratan
GRI Indeks Pengungkapan Halaman No. Standar
yang Alasan Penjelasan
Sektor GRI
Dikecualikan
Rata-rata jam pelatihan per tahun per 115-116,
404-1
karyawan 133-134
GRI 404:
Program untuk meningkatkan keterampilan
Pelatihan dan 404-2 54-55
karyawan dan program bantuan peralihan
Pendidikan 2016
Persentase karyawan yang menerima
404-3 tinjauan rutin terhadap kinerja dan 52-53, 127
pengembangan karier
GRI 405: Keanekaragaman badan tata kelola dan
405-1 123-124
Keanekaragaman karyawan
dan Kesempatan
Rasio gaji dan remunerasi perempuan
Setara 2016 405-2 50
dibandingkan laki-laki
GRI 410:
Praktik Keamanan Petugas keamanan yang dilatih mengenai
410-1 52-53
2016 kebijakan atau prosedur hak asasi manusia
GRI 413: Masyarakat Operasi dengan keterlibatan masyarakat
Lokal 2016 413-1 lokal, penilaian 80-90
dampak, dan program pengembangan
Seleksi pemasok baru dengan menggunakan
GRI 414: Penilaian 414-1 64
kriteria sosial
Sosial Pemasok
Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan
2016 414-2 64
dan tindakan yang telah diambil
Penilaian dampak kesehatan dan
GRI 416: 416-1 keselamatan dari berbagai kategori produk 66
Kesehatan dan dan jasa
Keselamatan Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan
Pelanggan 2016 dampak
416-2 66
kesehatan dan keselamatan dari produk dan
jasa
Persyaratan untuk informasi dan pelabelan
417-1 66
produk dan layanan
Insiden ketidakpatuhan terkait produk dan
GRI 417: Pemasaran
417-2 layanan 66
dan Pelabelan 2016
informasi dan pelabelan
Insiden ketidakpatuhan terkait pemasaran
417-3 66
komunikasi
GRI 418:
Pengaduan yang berdasar mengenai
Privasi Pelanggan
418-1 pelanggaran terhadap privasi pelanggan 66
2016
dan hilangnya data pelanggan
Page 142
Laporan Keberlanjutan 2023
142 PT Bank CIMB Niaga Tbk
GRI G4 Sektor Supplemen Jasa Keuangan
GRI G4 Sektor
Supplemen Jasa Pengungkapan Halaman
Keuangan
FS1 Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial tertentu yang diterapkan pada lini bisnis 101-102
FS2 Prosedur untuk menilai dan menyaring risiko lingkungan dan sosial di lini bisnis 103
Proses untuk memantau implementasi dan kepatuhan klien dengan persyaratan lingkungan dan sosial
FS3 103
termasuk dalam perjanjian atau transaksi
Proses untuk meningkatkan kompetensi staf untuk mengimplementasikan kebijakan dan prosedur lingkungan
FS4 113, 115-116
dan sosial sebagaimana diterapkan pada lini bisnis
FS5 Interaksi dengan klien/investee/mitra bisnis mengenai risiko dan peluang lingkungan dan sosial 117
Persentase portofolio untuk lini bisnis berdasarkan wilayah tertentu, ukuran (mis. Mikro/SME/besar) dan
FS6 5, 128
menurut sektor
Nilai moneter produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan manfaat sosial spesifik untuk setiap lini
FS7 68
bisnis yang dirinci berdasarkan tujuan
Nilai moneter produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan manfaat lingkungan spesifik untuk setiap
FS8 74, 77
lini bisnis yang dirinci berdasarkan tujuan
Cakupan dan frekuensi audit untuk menilai implementasi kebijakan lingkungan dan sosial dan prosedur
FS9 72
penilaian risiko
Persentase dan jumlah perusahaan yang dimiliki dalam portofolio lembaga tempat organisasi pelapor
FS10 103, 135
berinteraksi dengan masalah lingkungan atau sosial
FS11 Persentase aset yang terkena penyaringan lingkungan atau sosial positif dan negatif 73
Kebijakan pemberian suara diterapkan pada masalah lingkungan atau sosial untuk saham di mana organisasi
FS12 103
pelapor memiliki hak untuk memilih saham atau memberi nasihat tentang pemungutan suara
FS13 Jalur akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang beruntung secara ekonomi berdasarkan jenis 10-11
FS14 Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan keuangan untuk orang-orang yang kurang beruntung 68
FS15 Kebijakan untuk desain yang adil dan penjualan produk dan layanan keuangan 66
FS16 Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan berdasarkan jenis penerima manfaat 82-84
Indeks Sustainability Accounting Standard Board (SASB) – Sektor Keuangan
Kode Pengungkapan Halaman
FN-CB-000.A (1) Jumlah dan (2) nilai rekening giro dan tabungan menurut segmen: (a) pribadi dan (b) usaha kecil 129
FN-CB-000.B (1) Jumlah dan (2) nilai pinjaman menurut segmen: (a) pribadi dan (b) usaha kecil 5
Keamanan Data
FN-CB-230.a.1 (1) Jumlah pelanggaran data (2) Persentase informasi identifikasi pribadi (3) Jumlah rekening yang terpengaruh 66
FN-CB-230.a.2 Pendekatan untuk menangani risiko keamanan data 66
Inklusi Keuangan dan Capacity Building
(1) Jumlah dan (2) total pinjaman yang memenuhi syarat untuk program promosi usaha kecil dan pengembangan
FN-CB-240.a.1 13
masyarakat
(1) Jumlah dan (2) total pinjaman jatuh tempo dan non-akrual yang memenuhi syarat untuk mempromosikan
FN-CB-240.a.2 5
usaha kecil dan pengembangan masyarakat
FN-CB-240.a.3 Jumlah rekening yang sebelumnya tidak memiliki rekening bank atau yang menghadapi keterbatasan akses 82-84
Jumlah peserta literasi keuangan untuk nasabah yang tidak memiliki
FN-CB-240.a.4 82-84
rekening bank, atau kurang terlayani
Page 143
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 143
Kode Pengungkapan Halaman
Inkorporasi Tata Kelola, Sosial, dan Lingkungan di Analisis Kredit
FN-CB-410.a.1 Komersial dan pembukaan kredit berdasarkan industri 128
FN-CB-410.a.2 Pendekatan untuk memasukkan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) dalam analisis kredit 75-77
Etika Bisnis
Jumlah kerugian akibat proses hukum terkait penipuan, perdagangan orang dalam, anti-trust, perilaku anti-
FN-CB-510.a.1 66, 106, 133
persaingan, manipulasi pasar, malpraktek, atau undang-undang industri keuangan terkait lainnya
FN-CB-510.a.2 Deskripsi Kebijakan dan prosedur whistleblowing 108
Sistem Manajemen Risiko
FN-CB-550.a.1 Skor Global Systemically Important Bank (G-SIB), berdasarkan kategori 35
Deskripsi pendekatan untuk memasukan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) dalam analisis kredit ke
FN-CB-550.a.2 29-34, 75-77
dalam perencanaan kecukupan modal, strategi perusahaan jangka panjang, dan aktivitas bisnis lainnya
Indeks Sustainable Banking Assessment (SUSBA)
Pengungkapan Halaman
1) Tujuan - Strategi Keberlanjutan dan Keterlibatan Pemangku Kepentingan
1.1.1.1 Apakah ada referensi yang jelas tentang keberlanjutan dalam strategi bank dan visi jangka panjang? 6, 95
1.1.1.2 Apakah bank dengan jelas mengakui bahwa jejak LST-nya meluas ke aktivitas bisnis dan portofolionya? 75-77
1.1.1.3 Apakah pernyataan pimpinan mengacu pada integrasi faktor LST dalam strategi bisnis bank? 16-19
1.1.1.4 Apakah terdapat referensi yang jelas tentang tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dalam strategi atau visi bank? 24-29
1.1.1.5 Apakah bank secara eksplisit mengakui risiko sosial dan ekonomi yang terkait dengan perubahan iklim? 97-101
1.1.1.6 Apakah bank secara eksplisit mengakui risiko sosial dan ekonomi yang terkait dengan degradasi lingkungan? 97-99
1.1.1.7 Apakah bank mengungkapkan jenis pemangku kepentingan yang dilibatkannya dalam masalah LST? 110-112
Apakah bank terlibat dengan masyarakat sipil dan / atau organisasi non-pemerintah untuk memahami dampak LST dari
1.1.1.8 110-112
aktivitas bisnisnya?
1.1.1.9 Apakah bank mengungkapkan frekuensi dan mode komunikasi dengan pemangku kepentingan? 110-112
1.1.1.10 Apakah bank sudah mengidentifikasi pembiayaan/pinjaman dan/atau isu L&S lainnya sebagai hal penting? 97-99
2) Tujuan – Partisipasi dalam Inisiatif Keuangan Berkelanjutan
Apakah bank berpartisipasi dalam inisiatif keuangan berkelanjutan berbasis komitmen yang relevan seperti RSPO, PRB,
1.1.2.1 100-101, 135
EP, SBTi, atau SBEFP?
Apakah bank terlibat dengan regulator dan pembuat kebijakan tentang integrasi LST dan / atau topik keuangan
1.1.2.2 93-94, 135
berkelanjutan?
3) Kebijakan - Pernyataan Publik tentang Isu-Isu LST
Apakah bank memiliki prinsip pengecualian yang mencakup aktivitas yang tidak akan didukung oleh bank dengan
1.2.1.1 97-99, 103
mempertimbangkan pertimbangan LST?
Apakah bank mengharuskan klien yang sangat terpapar risiko terkait iklim untuk mengembangkan rencana mitigasi dan
1.2.1.2 103
pada akhirnya menyelaraskan aktivitas mereka dengan tujuan Perjanjian Paris?
1.2.1.3 Apakah bank melarang pembiayaan proyek pembangkit listrik tenaga batubara? 77
1.2.1.4 Apakah bank mengakui hilangnya keanekaragaman hayati dan / atau risiko deforestasi dalam aktivitas kliennya? 77, 97-99
Apakah bank mengharuskan klien di sektor yang sangat rentan terhadap deforestasi (misalnya komoditas lunak,
1.2.1.5 77
infrastruktur, industri ekstraktif) untuk mengadopsi komitmen "tanpa deforestasi"?
1.2.1.6 Apakah bank mengenali dampak negatif pada lingkungan laut sebagai risiko dalam aktivitas klien? 97-99
Apakah bank memiliki komitmen untuk tidak menyediakan produk dan layanan keuangan untuk proyek atau perusahaan
1.2.1.7 97-99, 103
yang berlokasi di, atau memiliki dampak negatif pada, Situs Warisan Dunia UNESCO?
Page 144
Laporan Keberlanjutan 2023
144 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pengungkapan Halaman
1.2.1.8 Apakah bank mengakui risiko air (banjir, kelangkaan, dan polusi) sebagai risiko dalam aktivitas kliennya? 97-101
64, 97-99,
1.2.1.10 Apakah bank mengenali risiko hak asasi manusia, termasuk yang terkait dengan komunitas lokal, dalam aktivitas kliennya?
103
Apakah bank meminta klien untuk berkomitmen menghormati hak asasi manusia, sejalan dengan Prinsip Panduan PBB
1.2.1.11 64, 97-99
tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia?
1.2.1.12 Apakah bank mengakui pelanggaran hak tenaga kerja sebagai risiko di semua sektor? 97-104
Apakah bank mengharuskan klien untuk mematuhi standar ketenagakerjaan internasional seperti yang digariskan oleh
1.2.1.13 101-104
Konvensi Fundamental ILO?
Apakah persyaratan E&S bank berlaku untuk produk dan layanan keuangan selain pinjaman (yaitu pasar modal,
1.2.1.14 101-104
penasehat)?
4) Kebijakan - Pernyataan Publik tentang Sektor Tertentu
Apakah bank memiliki kebijakan sektor atau persyaratan khusus sektor untuk industri yang sensitif secara lingkungan atau
1.2.2.1 101-104
sosial, mis. komoditas pertanian, energi, minyak & gas, pertambangan, makanan laut, infrastruktur?
1.2.2.2 Apakah bank mengungkapkan persyaratan / kebijakannya untuk sektor yang sensitif terhadap lingkungan atau sosial? 97-104
Apakah kebijakan E&S bank mencakup persyaratan atau rekomendasi minimum berdasarkan standar yang diakui secara
1.2.2.3 97-99, 103
internasional untuk praktik E&S terbaik (misalnya, Standar Kinerja IFC, RSPO, FSC, dll.)?
Apakah bank secara berkala meninjau kebijakan E&S atau menyatakan bahwa tanggal terakhir peninjauan adalah dalam
1.2.2.4 101-104
2 tahun terakhir?
5) Proses - Menilai Risiko LST dalam Persetujuan Klien & Transaksi
Apakah bank menggunakan kerangka kerja standar untuk uji tuntas E&S (misalnya alat, daftar periksa, kuesioner, penyedia
1.3.1.1 103
data eksternal) saat meninjau klien atau transaksi yang tunduk pada kebijakannya?
1.3.1.2 Apakah bank menilai kapasitas, komitmen, dan rekam jejak kliennya sebagai bagian dari proses uji tuntas E&S? 103
Sebagai bagian dari proses persetujuan, apakah bank mengklasifikasikan klien dan transaksinya berdasarkan penilaian
1.3.1.3 72-74
risiko E&S?
1.3.1.4
Apakah ada mekanisme eskalasi untuk kasus yang lebih kompleks atau kontroversial? 103
1.3.1.5 Apakah hasil penilaian risiko E&S memengaruhi keputusan transaksi dan penerimaan klien? 103
6) Proses - Pemantauan dan Keterlibatan Klien
Apakah bank mengupayakan pencantuman klausul (misalnya perjanjian, representasi & jaminan) terkait dengan masalah
1.3.2.1 103
E&S dalam dokumentasi pinjaman untuk fasilitas kredit bilateral dan sindikasi?
Apakah bank mengharuskan klien yang tidak sepenuhnya mematuhi kebijakan E&S untuk mengembangkan dan
1.3.2.2 103
menerapkan rencana tindakan yang terikat waktu?
1.3.2.3 Apakah bank memantau kepatuhan kliennya terhadap rencana tindakan E&S yang telah disepakati? 103
1.3.2.4 Apakah bank melakukan peninjauan berkala atau menyatakan seberapa sering bank meninjau profil kliennya di E&S? 103
Apakah bank mengungkapkan proses untuk mengatasi ketidakpatuhan klien yang ada dengan kebijakan bank atau dengan
1.3.2.5 103
rencana tindakan E&S yang telah disepakati sebelumnya?
Apakah bank secara berkala meninjau prosedur E&S internalnya atau menyatakan bahwa tanggal terakhir peninjauan
1.3.2.6 101-104
adalah dalam 2 tahun terakhir?
7) Orang - Tanggung jawab untuk LST
1.4.1.1 Apakah manajemen senior bertanggung jawab atas penerapan strategi LST bank? 93-95
Apakah tanggung jawab manajemen senior mencakup manajemen risiko dan peluang perubahan iklim yang relevan
1.4.1.2 93-95
dengan aktivitas bank?
Apakah bank menjelaskan peran dan tanggung jawab berbagai departemen, komite, atau tim yang terlibat dalam
1.4.1.3 93-95
mengembangkan dan menerapkan kebijakan E&S?
Page 145
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 145
Pengungkapan Halaman
1.4.1.4 Apakah bank telah menerapkan sistem pengendalian internal dengan tiga lini pertahanan untuk mengelola masalah E&S? 104
Apakah kerangka acuan komite Nominasi mencakup kriteria terkait keberlanjutan untuk pengangkatan anggota Dewan
1.4.1.5 94
baru?
Apakah kerangka acuan dari komite Remunerasi mencakup kriteria terkait keberlanjutan untuk penilaian kinerja dan
1.4.1.6 93-95
tingkat remunerasi untuk manajemen senior?
Apakah kerangka acuan Komite Audit mengharuskan hal-hal yang terkait dengan keberlanjutan dimasukkan dalam
1.4.1.7 93-95
pengendalian internal dan proses audit?
1.4.1.8 Apakah bank menerapkan audit berkala untuk menilai penerapan kebijakan dan prosedur E&S? 104
8) Orang - Staf Pelatihan E&S dan Evaluasi Kinerja
1.4.2.1 Apakah bank memiliki tim ESG khusus untuk menerapkan kebijakan dan prosedur E&S? 94-95
1.4.2.2 Apakah bank melatih stafnya tentang kebijakan E&S dan proses implementasi? 115-116
1.4.2.3 Apakah bank memberikan pelatihan khusus untuk manajemen seniornya, yang mencakup masalah keberlanjutan? 115-116
1.4.2.4 Apakah kriteria terkait keberlanjutan bagian dari proses penilaian staf dan/atau diintegrasikan ke dalam KPI untuk stafnya? 51
9) Produk - Integrasi ESG dalam Produk dan Layanan
Apakah bank secara proaktif mengidentifikasi nasabah di sektor yang peka terhadap lingkungan atau sosial untuk
1.5.1.1 97-99
mendukung mereka dalam mengurangi atau meningkatkan dampak positif?
Apakah bank menawarkan produk dan layanan keuangan tertentu (misalnya obligasi hijau, pinjaman terkait keberlanjutan,
1.5.1.2 pembiayaan berdampak) yang mendukung mitigasi masalah E&S, misalnya perubahan iklim, kelangkaan air dan polusi, 67-69
penggundulan hutan?
Apakah bank mengalokasikan kumpulan modal tertentu atau menetapkan target untuk meningkatkan porsi pembiayaannya
1.5.1.3 77
yang mendukung kegiatan dengan dampak lingkungan atau sosial yang positif?
Apakah bank mengadakan acara penjangkauan klien untuk meningkatkan kesadaran dan berbagi tentang praktik E&S yang
1.5.1.4 117
baik (misalnya melalui lokakarya bersama)?
10) Portofolio - Pengkajian dan Mitigasi Risiko LST di Tingkat Portofolio
Apakah bank secara berkala meninjau eksposur portofolionya terhadap risiko E&S (misalnya deforestasi, kelangkaan air,
1.6.1.1 97-99, 103
atau pelanggaran hak asasi manusia)?
Apakah bank secara berkala meninjau eksposur portofolionya terhadap risiko fisik dan / atau transisi terkait iklim,
1.6.1.2 95, 100-101
menggunakan analisis skenario, dan mengungkapkan hasil dan metodologi yang digunakan?
Apakah bank memiliki strategi untuk mengelola dan memitigasi risiko terkait iklim di seluruh portofolionya (misalnya
1.6.1.3 97-99
sektor energi)?
11) Portofolio - Pengungkapan Eksposur dan Target Risiko LST
1.6.2.1 Apakah bank mengungkapkan eksposur kreditnya menurut sektor industri? 128
Apakah bank mengungkapkan statistik tentang penerapan kebijakan E&S-nya (misalnya, jumlah transaksi yang dinilai,
1.6.2.4 103
ditingkatkan, disetujui, ditolak, disetujui dengan persyaratan)?
Apakah bank mengungkapkan persentase klien komoditas lunaknya yang memiliki rencana terikat waktu untuk mencapai
1.6.2.5 103
sertifikasi penuh atas operasi mereka terhadap standar keberlanjutan multi-pemangku kepentingan yang kredibel?
Apakah bank mengungkapkan persentase klien atau total eksposur kredit yang dicakup oleh kebijakan E&S pada sektor
1.6.2.6 75-77
sensitif?
24-29,
1.6.2.7 Apakah bank memiliki target untuk mengurangi dampak negatif E&S yang terkait dengan aktivitas bisnisnya?
37-48
Apakah bank menetapkan atau berkomitmen untuk menetapkan target berbasis sains untuk menyelaraskan portofolionya
1.6.2.8 100-101, 103
dengan tujuan Perjanjian Paris?
1.6.2.9 Apakah bank melakukan jaminan eksternal atas pengungkapan terkait LST? 35
Apakah bank mengungkapkan dampak positif dan negatif yang terkait dengan aktivitas bisnisnya [berdasarkan kerangka
1.6.2.10 81-90
pelaporan dampak yang diterima secara luas?]
Page 146
Laporan Keberlanjutan 2023
146 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Asean Corporate Governance Scorecard (ACGS)
Keberlanjutan dan Ketahanan
Indikator Pengungkapan Halaman
Pengungkapan terkait keberlanjutan harus konsisten, dapat dibandingkan, dan dapat diandalkan, serta mencakup
C.1 informasi material yang bersifat retrospektif dan berwawasan ke depan yang dianggap penting oleh investor dalam
membuat keputusan investasi atau pemungutan suara.
Informasi penting terkait Keberlanjutan harus disebutkan
C.1.1 Apakah perusahaan mengidentifikasi/melaporkan topik-topik ESG yang penting bagi strategi organisasi? 37-48
C.1.2 Apakah perusahaan mengidentifikasi perubahan iklim sebagai sebuah isu? 37-48
Apakah perusahaan mengadopsi kerangka atau standar pelaporan keberlanjutan yang diakui secara internasional
C.1.3 36
(yaitu GRI, Pelaporan Terintegrasi, SASB, Standar Pengungkapan Keberlanjutan IFRS)?
Jika perusahaan secara publik menetapkan tujuan atau target terkait keberlanjutan, kerangka pengungkapan harus menyediakan metrik yang andal
dan diungkapkan secara berkala dalam bentuk yang mudah diakses.
58-61,77, 81,
C.1.4 Apakah perusahaan mengungkapkan target keberlanjutan kuantitatif?
105
Apakah perusahaan mengungkapkan kemajuan kinerja terkait keberlanjutan sehubungan dengan target yang telah 58-61,77, 81,
C.1.5
ditetapkan sebelumnya? 105
Apakah perusahaan memastikan bahwa Laporan Keberlanjutan/Pelaporannya telah ditinjau dan/atau disetujui oleh
C.1.6 93, 95
Dewan atau Komite Dewan?
Kerangka tata kelola perusahaan harus memungkinkan adanya dialog antara perusahaan, pemegang saham, dan
C.2
pemangku kepentingan untuk bertukar pandangan mengenai masalah keberlanjutan
Apakah perusahaan melibatkan pemangku kepentingan internal untuk bertukar pandangan dan mengumpulkan 37-48, 110-
C.2.1
umpan balik mengenai permasalahan keberlanjutan yang penting bagi bisnis perusahaan? 112
Apakah perusahaan melibatkan pemangku kepentingan eksternal untuk bertukar pandangan dan mengumpulkan
C.2.2 110-112
umpan balik mengenai permasalahan keberlanjutan yang penting bagi bisnis perusahaan?
C.3 Kerangka tata kelola perusahaan harus memastikan bahwa dewan secara memadai mempertimbangkan risiko dan peluang
keberlanjutan yang material ketika memenuhi fungsi utama mereka dalam meninjau, memantau dan memandu praktik tata
kelola, pengungkapan, strategi, manajemen risiko dan sistem pengendalian internal, termasuk yang berkaitan dengan perubahan
iklim. risiko fisik dan transisi
Dewan harus menilai apakah struktur permodalan perusahaan sesuai dengan tujuan strategisnya dan selera risiko yang terkait untuk
memastikan ketahanannya terhadap berbagai skenario.
Apakah perusahaan mengungkapkan bahwa dewan melakukan peninjauan setiap tahun untuk memastikan struktur
C.3.1 94
modal dan utang perusahaan sesuai dengan tujuan strategis dan selera risiko yang terkait?
C.4 Kerangka tata kelola perusahaan harus mengakui hak-hak pemangku kepentingan yang ditetapkan berdasarkan undang-undang atau melalui
kesepakatan bersama dan mendorong kerja sama aktif antara perusahaan dan pemangku kepentingan dalam menciptakan kekayaan,
lapangan kerja, dan keberlanjutan perusahaan yang sehat secara finansial.
Apakah perusahaan mengungkapkan kebijakan dan praktik yang membahas:
C.4.1 Keberadaan dan ruang lingkup upaya perusahaan dalam mengatasi kesejahteraan pelanggan? 71
C.4.2 Prosedur pemilihan pemasok/kontraktor? 64
Page 147
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 147
Indikator Pengungkapan Halaman
Upaya perusahaan untuk memastikan rantai nilainya ramah lingkungan atau konsisten dengan mendorong
C.4.3 64
pembangunan berkelanjutan?
C.4.4 Upaya perusahaan untuk berinteraksi dengan masyarakat di mana mereka beroperasi? 80-90
C.4.5 Program dan prosedur antikorupsi perusahaan? 107
Apakah perusahaan mempunyai laporan/bagian terpisah yang membahas upayanya dalam isu lingkungan/ekonomi
C.4.7 29-34
dan sosial?
C.6 Mekanisme partisipasi pekerja harus dibiarkan berkembang.
Apakah perusahaan secara eksplisit mengungkapkan kebijakan dan praktik mengenai kesehatan, keselamatan, dan
C.6.1 51-55
kesejahteraan karyawannya?
Level 2 Bonus
(B) C Keberlanjutan dan Ketahanan
(B) C .1.1 Apakah perusahaan mengungkapkan cara mereka mengelola risiko dan peluang terkait perubahan iklim? 29-34
Apakah perusahaan mengungkapkan bahwa Laporan Keberlanjutan/Sustainability Reporting-nya mendapat jaminan
(B) C .1.2 35
dari pihak eksternal?
Apakah perusahaan mengungkapkan saluran keterlibatan dengan kelompok pemangku kepentingan dan bagaimana
(B) C .1.3 110-112
perusahaan menanggapi kekhawatiran para pemangku kepentingan terhadap LST?
Apakah perusahaan mempunyai unit/divisi/komite yang secara khusus bertanggung jawab mengelola urusan
(B) C .1.4 92
keberlanjutan?
Apakah perusahaan mengungkapkan pengawasan dewan direksi/komisaris terhadap risiko dan peluang terkait
(B) C .1.5 93-95
keberlanjutan?
Apakah perusahaan mengungkapkan hubungan antara remunerasi direktur eksekutif dan manajemen senior serta
(B) C .1.6 51-53
kinerja keberlanjutan pada tahun sebelumnya?
(B) C .1.7 Apakah Whistle Blowing System perusahaan dikelola oleh pihak/lembaga independen? 107
Page 148
Laporan Keberlanjutan 2023
148 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Verifikasi Pihak Independen [POJK51-G.1] [GRI 2-5]
Page 149
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank CIMB Niaga Tbk 149
Page 150
Laporan Keberlanjutan 2023 150 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Page 151
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank CIMB Niaga Tbk 151
Page 152
Laporan Keberlanjutan 2023 152 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Page 153
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 153
Halaman ini sengaja dikosongkan
Page 154
Laporan Keberlanjutan 2023
154 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pendekatan Desain Laporan
yang Minimalis, Efisien, dan
Ramah Lingkungan
Kami berusaha menampilkan laporan yang tidak hanya mempertimbangkan
cara komunikasi yang efektif kepada pembaca, namun juga mempertimbangkan
berbagai hal, misalnya pemilihan jenis huruf dan desain. Pemilihan jenis huruf
yang ramah lingkungan dapat mengoptimalkan penggunaan halaman yang
tersedia untuk penyampaian informasi, namun juga tidak mengesampingkan
estetika dan kemudahan ketika dibaca. Selain itu juga, melalui desain yang
sederhana dan penyampaian informasi secara ringkas menyebabkan jumlah
halaman laporan yang lebih sedikit sehingga mengurangi jejak karbon.
Sederhana
Tidak menggunakan kata-kata
yang rumit
Padat
Sarat informasi
Singkat
Tidak bertele-tele
Lugas
Tegas, tidak ambigu/tidak
membingungkan pembaca
Jelas
Mudah dipahami
Page 155
Laporan Keberlanjutan 2023
PT Bank CIMB Niaga Tbk 155
Mengurangi Dampak
Lingkungan Atas Penerbitan
Laporan ini
Kami telah berusaha untuk mengurangi dampak lingkungan dalam proses
penerbitan Laporan ini. Tentunya, Anda juga dapat membantu kami dalam
mengurangi dampak lingkungan tersebut. Tahukah Anda bahwa setiap satu
detik terdapat hutan seluas lapangan sepak bola yang ditebang? Dengan
demikian, peran serta Anda sangat diharapkan untuk mencegah dan
mengurangi hal tersebut. Mainkan peran Anda dengan mengunduh versi
digital dari Laporan ini.
Bentuk fisik dari Laporan ini dicetak menggunakan
kertas daur ulang yang didapatkan melalui rantai pasok
berkelanjutan dan telah mendapatkan sertifikat Forest
Stewardship Council.
Page 156
Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank CIMB Niaga Tbk Corporate Secretary Graha CIMB Niaga Jl. Jend. Sudirman Kav. 58 Jakarta 12190, Indonesia Tel. : (62-21) 250 5252, 250 5353 Fax. : (62-21) 250 5205 Email : corporate.secretary@cimbniaga.co.id Facebook : CIMB Indonesia Twitter : @CIMBNiaga Instagram : cimb_niaga YouTube : CIMB Niaga LinkedIn : CIMB Niaga www.cimbniaga.co.id
Names mentioned 57 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kepemilikan Saham Nama Perusahaan
p.4
unresolved
org
BNGA Kepemilikan Saham CIMB Group Sdn. Bhd
p.4
unresolved
org
PT CIMB Niaga Sekuritas
p.4 ×2
unresolved
org
Niaga Tbk
p.7
unresolved
person
Sirkuler
· Komisaris
p.20
unresolved
person
Surya Yusuf
· Komisaris Independen
p.20
unresolved
person
Ahmad
· Komisaris
p.20
unresolved
person
Prof. Dr. M. Quraish
p.20
unresolved
person
Prof. Dr. Fathurrahman
p.20
unresolved
person
Dr. Yulizar D. Shihab
p.20
unresolved
person
Sanrego
p.20
unresolved
org
Milik Investing
p.28
unresolved
org
Siddharta Widjaja & Rekan
p.36
unresolved
org
Siddharta Widjaja
p.36
unresolved
org
Bank CIMB Niaga Tbk | 55
Bank
p.55
unresolved
org
Bank CIMB Niaga Tbk | 57
Bank
p.57
unresolved
org
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
p.59
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.59 ×2
unresolved
org
Bank Sampah. Kantor Pusat Graha CIMB Niaga
p.62
unresolved
org
Bank Indonesia
p.68 ×3
unresolved
org
Bank Perekonomian Rakyat
p.71
unresolved
org
Koperasi Unit Desa
p.71
unresolved
org
Yayasan KEHATI
p.89
unresolved
org
Yayasan Keanekaragaman Hayati
p.90
unresolved
org
Tata Kelola Keberlanjutan CIMB Niaga
p.92
unresolved
person
Penanggung
· Direktur Penanggung
p.92 ×2
unresolved
org
Tata Kelola
p.93
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi
p.93
unresolved
org
Tata Kelola Keberlanjutan
p.93
unresolved
org
Bank Corporate Affairs
p.93
unresolved
org
Tata Kelola Keberlanjutan. Strategi
p.104
unresolved
org
PT Deloitte Penerapan Strategi Anti-Fraud
p.107
unresolved
org
PT Deloitte Advis Indonesia. Hal
p.107
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.135
unresolved
person
Foreign Exchange Market Committee
· Direktur
p.135
unresolved
org
Jasa Keuangan
p.135
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.