Skip to content
Back to announcement

20240304_FPNI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31593082_lamp5.pdf

Asset transaction Needs review FPNI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 64

Page 1
Kusnanto & rekan
 Independent Business Appraisers
License : 2.19.0162
Indonesia
Page 2
No. : 00013/2.0162-00/BS/05/0153/1/III/2024                                  1 Maret 2024



Kepada Yth.

PT LOTTE CHEMICAL TITAN Tbk
Mangkuluhur City Tower 1, Lt. 32
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 1 – 3
Karet Semanggi, Setiabudi
Jakarta Selatan 12930

U.p. : Direksi

Hal : Pendapat Kewajaran atas Transaksi


Dengan hormat,

Pada tanggal 1 Maret 2024, PT Lotte Chemical Titan Nusantara (selanjutnya disebut “LCTN”)
dan Lotte Chemical Corporation (selanjutnya disebut “LCC”), pihak yang terafiliasi dengan
PT Lotte Chemical Titan Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) telah menandatangani
Amendment to IP License Agreement (selanjutnya disebut “AIPLA”), dimana berdasarkan
AIPLA, LCTN telah menerima lisensi kekayaan intelektual dari LCC termasuk tanpa batasan
suatu hak untuk menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif sublisensi
sebesar 0,15% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN yang merupakan bagian
dari jumlah tarif lisensi sebesar 0,50% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN
(selanjutnya disebut “Transaksi”).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
31 Desember 2023, Perseroan merupakan entitas induk LCTN dengan kepemilikan sebesar
99,85%.

Sehubungan dengan Transaksi tersebut, manajemen Perseroan telah menunjuk Kantor Jasa
Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya disebut “KR” atau
“kami”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas kewajaran Transaksi
sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-002 tanggal 15 Januari 2024 yang telah
disetujui oleh manajemen Perseroan. Selanjutnya, kami sebagai KJPP resmi berdasarkan
Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor
jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (selanjutnya disebut “OJK”)
dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK
No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), menyampaikan pendapat kewajaran
(fairness opinion) (selanjutnya disebut “Pendapat Kewajaran”) atas Transaksi.
Page 3
ALASAN DAN LATAR BELAKANG TRANSAKSI

Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak di bidang perdagangan besar karet dan plastik
dalam bentuk dasar, sebagai distributor utama dan importir. Perseroan mulai beroperasi
secara komersial pada tahun 1990. Perseroan berdomisili di Mangkuluhur City Tower One,
Lantai 32, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kavling 1 – 3, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta
Selatan 12930, dengan nomor telepon: (021) 2788 3355, nomor faksimile: (021) 2788 3366,
dan website: www.lottechem.co.id.

LCTN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan LCTN terutama meliputi bidang industri polyethylene, perdagangan besar (distributor
utama dan importir) dan real estat. LCTN mulai berproduksi secara komersial sejak bulan
Februari 1993.

LCC merupakan sebuah perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Republik Korea. Ruang lingkup
kegiatan usaha LCC adalah bergerak dalam bidang manufaktur dan distributor produk
petrokimia.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, sebelumnya, dalam
menjalankan kegiatan usahanya, LCTN telah menggunakan lisensi atas merek dan logo
“Lotte” tanpa dikenakan beban royalti. Pada tahun 2019, LCC, sebagai pemilik lisensi atas
merek dan logo “Lotte”, mengharuskan LCTN dan perusahaan-perusahaan yang terafiliasi
dengan LCC untuk membayarkan tarif lisensi atas penggunaan lisensi tersebut. Selanjutnya,
pada tanggal 28 Juni 2019, LCTN dan LCC telah menandatangani perjanjian IP License
Agreement (Perjanjian Lisensi HAKI) (selanjutnya disebut “IPLA – HAKI”), dimana
berdasarkan IPLA – HAKI, LCTN telah menerima lisensi dari LCC untuk menggunakan lisensi
atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif sebesar 0,50% dari pendapatan LCTN dikurangi
biaya iklan LCTN, yang berlaku efektif mulai tanggal 1 Juli 2019 dan berakhir pada tanggal
31 Desember 2020.

Berdasarkan IP License Agreement (Perjanjian Lisensi Kekayaan Intelektual) (selanjutnya
disebut “IPLA – KI”) tanggal 1 April 2021, LCTN dan LCC telah sepakat dimana LCTN
menerima lisensi kekayaan intelektual termasuk tanpa batasan suatu hak untuk
menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif sebesar 0,50% dari
pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN, yang berlaku efektif mulai tanggal 1 April 2021
dan berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dan dapat diperpanjang secara otomatis setiap
tahunnya untuk jangka waktu satu tahun kecuali salah satu pihak memberikan pihak lainnya
pemberitahuan tertulis tidak melakukan perpanjangan, tidak kurang dari tiga puluh hari
sebelum berakhirnya masa berlaku saat itu.




                                             2
Page 4
Sehubungan dengan adanya penambahan terhadap ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat
yang telah disepakati sebelumnya dalam IPLA – KI oleh LCTN dan LCC, maka LCTN dan
LCC telah menandatangani AIPLA sehubungan dengan Transaksi, dimana berdasarkan
AIPLA, LCTN menerima lisensi kekayaan intelektual termasuk tanpa batasan suatu hak untuk
menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif sublisensi sebesar 0,15% dari
pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN yang merupakan bagian dari jumlah tarif
lisensi sebesar 0,50% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN.

Dengan dilakukannya Transaksi, LCTN dapat menggunakan lisensi kekayaan intelektual
termasuk tanpa batasan suatu hak untuk menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte”
sehingga hal tersebut diharapkan dapat menjaga kelangsungan usaha (going concern) LCTN
serta kestabilan pendapatan LCTN pada masa yang akan datang yang diharapkan dapat
mendukung peningkatan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada masa yang akan
datang.

Transaksi merupakan salah satu langkah mitigasi risiko atas kelangsungan usaha Perseroan
dalam terus menjaga perolehan pendapatan secara konsolidasian bagi Perseroan dan entitas
anak Perseroan dengan menggunakan lisensi tersebut sebagai faktor utama yang
menentukan penetrasi pasar atas portofolio produk Perseroan dan entitas anak Perseroan.
Transaksi merupakan strategi Perseroan sebagai bagian dari LCC secara grup dalam upaya
menjaga keseimbangan atas perolehan keuntungan bagi Perseroan dan pemegang saham
Perseroan di masa yang akan datang.

Dengan prospek kebutuhan produk petrokimia dalam negeri yang tinggi, setelah Transaksi
menjadi efektif, Perseroan mengharapkan LCTN dapat meningkatkan pendapatannya atas
penjualan produk polyethylene dengan menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte”
yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian
Perseroan pada masa yang akan datang.

Alasan dilakukannya Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Sehubungan dengan adanya penambahan terhadap ketentuan-ketentuan dan syarat-
    syarat yang telah disepakati sebelumnya dalam IPLA – KI oleh LCTN dan LCC, maka
    LCTN dan LCC telah menandatangani AIPLA sehubungan dengan Transaksi, dimana
    berdasarkan AIPLA, LCTN menerima lisensi kekayaan intelektual termasuk tanpa batasan
    suatu hak untuk menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif sublisensi
    sebesar 0,15% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN yang merupakan
    bagian dari jumlah tarif lisensi sebesar 0,50% dari pendapatan LCTN dikurangi beban
    iklan LCTN.

•   Dengan dilakukannya Transaksi, LCTN dapat menggunakan lisensi kekayaan intelektual
    termasuk tanpa batasan suatu hak untuk menggunakan lisensi atas merek dan logo
    “Lotte” sehingga hal tersebut diharapkan dapat menjaga kelangsungan usaha (going
    concern) LCTN serta kestabilan pendapatan LCTN pada masa yang akan datang yang
    diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan
    pada masa yang akan datang.




                                             3
Page 5
•   Transaksi merupakan salah satu langkah mitigasi risiko atas kelangsungan usaha
    Perseroan dalam terus menjaga perolehan pendapatan secara konsolidasian bagi
    Perseroan dan entitas anak Perseroan dengan menggunakan lisensi tersebut sebagai
    faktor utama yang menentukan penetrasi pasar atas portofolio produk Perseroan dan
    entitas anak Perseroan. Transaksi merupakan strategi Perseroan sebagai bagian dari
    LCC secara grup dalam upaya menjaga keseimbangan atas perolehan keuntungan bagi
    Perseroan dan pemegang saham Perseroan di masa yang akan datang.

•   Dengan prospek kebutuhan produk petrokimia dalam negeri yang tinggi, setelah Transaksi
    menjadi efektif, Perseroan mengharapkan LCTN dapat meningkatkan pendapatannya
    atas penjualan produk polyethylene dengan menggunakan lisensi atas merek dan logo
    “Lotte” yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan
    konsolidasian Perseroan pada masa yang akan datang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, mengingat bahwa LCTN
merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan sebesar 99,85% pada tanggal
31 Desember 2023 dan LCC merupakan pihak yang terafiliasi dengan Perseroan, maka
Transaksi merupakan transaksi afiliasi, sehingga Perseroan harus memenuhi Peraturan OJK
No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan” (selanjutnya disebut “POJK 42/2020”).

Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Transaksi
bukan merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha”.

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi afiliasi, POJK 42/2020 mensyaratkan
adanya laporan pendapat kewajaran atas transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai
independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Transaksi tersebut, maka Perseroan menunjuk
penilai independen, KR untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Transaksi.

Selanjutnya, Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Transaksi
dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan lainnya. Pendapat Kewajaran ini juga tidak
dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk menyetujui atau tidak menyetujui
Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas Transaksi.


OBJEK TRANSAKSI PENDAPAT KEWAJARAN

Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah transaksi dimana LCTN
telah menerima lisensi kekayaan intelektual dari LCC termasuk tanpa batasan suatu hak untuk
menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif sublisensi sebesar 0,15% dari
pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN yang merupakan bagian dari jumlah tarif
lisensi sebesar 0,50% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN.




                                            4
Page 6
MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN

Maksud dan tujuan penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Transaksi adalah untuk
memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran Transaksi dari aspek
keuangan dan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, yaitu POJK 42/2020.

Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar
Penilaian Indonesia (selanjutnya disebut “SPI”) 2018.


TANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN

Pendapat Kewajaran atas Transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperhitungkan
pada tanggal 31 Desember 2023. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan
dan tujuan analisis Pendapat Kewajaran atas Transaksi.


JENIS LAPORAN

Jenis Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini merupakan laporan terinci.


DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN

Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:

1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Transaksi yang disusun oleh manajemen
   Perseroan;

2. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (selanjutnya disebut
   “KAP”) Purwantono, Sungkoro & Surja (selanjutnya disebut “PSS”) sebagaimana tertuang
   dalam laporannya No. 00094/2.1032/AU.1/05/0696-4/1/II/2024 tanggal 29 Februari 2024
   dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

3. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP PSS sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00425/2.1032/AU.1/05/0696-3/1/III/2023 tanggal 28 Maret 2023 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian;

4. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP PSS sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00254/2.1032/AU.1/05/0696-3/1/III/2022 tanggal 18 Maret 2022 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian;




                                           5
Page 7
5. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP PSS sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00231/2.1032/AU.1/05/0696-1/1/III/2021 tanggal 4 Maret 2021 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian;

6. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2019 yang telah diaudit oleh KAP PSS sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00214/2.1032/AU.1/05/0705-3/1/III/2020 tanggal 5 Maret 2020 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian;

7. Laporan keuangan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
   yang telah diaudit oleh KAP PSS sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00108/2.1032/AU.1/04/0696-4/1/II/2024 tanggal 29 Februari 2024 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian;

8. Laporan keuangan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
   yang telah diaudit oleh KAP PSS sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00426/2.1032/AU.1/04/0696-3/1/III/2023 tanggal 28 Maret 2023 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian;

9. Laporan keuangan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
   yang telah diaudit oleh KAP PSS sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00253/2.1032/AU.1/04/0696-2/1/III/2022 tanggal 18 Maret 2022 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian;

10. Laporan keuangan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020
    yang telah diaudit oleh KAP PSS sebagaimana tertuang dalam laporannya
    No. 00242/2.1032/AU.1/04/0696-1/1/III/2021 tanggal 4 Maret 2021 dengan pendapat
    wajar tanpa pengecualian;

11. Laporan keuangan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
    yang telah diaudit oleh KAP PSS sebagaimana tertuang dalam laporannya
    No. 00259/2.1032/AU.1/04/0705-3/1/II/2020 tanggal 28 Februari 2020 dengan pendapat
    wajar tanpa pengecualian;

12. Laporan keuangan konsolidasian proforma Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
    tanggal 31 Desember 2023 sehubungan dengan Transaksi yang disusun oleh manajemen
    Perseroan;

13. Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi
    untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2028 yang disusun
    oleh manajemen Perseroan;

14. AIPLA;

15. IPLA – HAKI;




                                          6
Page 8
16. IPLA – KI;

17. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 6
    tanggal 11 Juni 2021 yang dibuat di hadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., antara lain,
    untuk disesuaikan dengan POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang “Rencana dan
    Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka” (selanjutnya
    disebut “POJK 15/2020”) dan POJK No. 16/POJK.04/2020 tentang “Pelaksanaan Rapat
    Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik” (selanjutnya disebut
    “POJK 16/2020”) serta menyusun kembali seluruh anggaran dasar Perseroan;

18. Anggaran dasar LCTN yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris Jimmy
    Tanal, S.H., M.Kn., No. 21 tanggal 13 Mei 2020 mengenai perbaikan maksud dan tujuan
    serta kegiatan usaha LCTN;

19. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Calvin Wiryapranata dengan
    posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang terkait
    dengan Transaksi;

20. Informasi mengenai rencana-rencana bisnis yang akan dilakukan oleh Perseroan di masa
    mendatang;

21. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Transaksi;

22. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg;

23. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain website
    Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg;

24. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg;

25. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan untuk
    penugasan; dan

26. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
    analisis lain yang kami anggap relevan.




                                            7
Page 9
KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK

Analisis Pendapat Kewajaran atas Transaksi dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas, data dan informasi mana telah kami telaah. Dalam
melaksanakan analisis, kami bergantung pada keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari
semua informasi keuangan, informasi atas status hukum Perseroan dan informasi-informasi
lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum dan kami
tidak bertanggung jawab atas kebenaran informasi-informasi tersebut. Segala perubahan atas
data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material.
Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak
mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami
menjadi tidak lengkap atau menyesatkan. Oleh karenanya, kami tidak bertanggung jawab atas
perubahan kesimpulan atas Pendapat Kewajaran kami dikarenakan adanya perubahan data
dan informasi tersebut.

Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi disusun
oleh manajemen Perseroan. Kami telah melakukan penelaahan atas proyeksi laporan
keuangan tersebut dan proyeksi laporan keuangan tersebut telah menggambarkan kondisi
operasi dan kinerja Perseroan. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang signifikan
yang perlu kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan.

Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga
tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Transaksi. Jasa-jasa yang kami
berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Transaksi hanya merupakan pemberian
Pendapat Kewajaran atas Transaksi dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan.
Kami tidak melakukan penelitian atas keabsahan Transaksi dari aspek hukum dan implikasi
aspek perpajakan. Pendapat Kewajaran atas Transaksi hanya ditinjau dari segi ekonomis dan
keuangan. Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi bersifat non-disclaimer opinion dan
merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Selanjutnya, kami juga telah
memperoleh informasi atas status hukum Perseroan dan LCTN berdasarkan anggaran dasar
Perseroan dan LCTN.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan
merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-
prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan
untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan atau
penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak
mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan
menganalisis suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya di luar Transaksi yang ada dan
mungkin tersedia untuk Perseroan serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap
Transaksi.

Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Transaksi pada
tanggal Pendapat Kewajaran ini diterbitkan.




                                             8
Page 10
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami menggunakan beberapa asumsi, seperti
terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan serta semua pihak yang terlibat dalam
Transaksi. Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah dijelaskan sesuai dengan jangka
waktu yang telah ditetapkan serta keakuratan informasi mengenai Transaksi yang
diungkapkan oleh manajemen Perseroan.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara
utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran. Penyusunan Pendapat
Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui
analisis yang tidak lengkap.

Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran sampai
dengan tanggal terjadinya Transaksi ini tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh
secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
Kewajaran ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi, serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Perhitungan dan analisis dalam
rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar dan kami bertanggung
jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.

Kesimpulan Pendapat Kewajaran ini berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki
dampak material terhadap Transaksi. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas
pada, perubahan kondisi baik secara internal pada Perseroan maupun secara eksternal, yaitu
kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan, serta
peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal
Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat
Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka Pendapat
Kewajaran atas Transaksi mungkin berbeda.


TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI

Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi, KR diberikan kesempatan
untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan Laporan Pendapat
Kewajaran.




                                             9
Page 11
INDEPENDENSI PENILAI

Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran atas Transaksi, KR bertindak secara
independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan
ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memilki kepentingan
ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Pendapat
Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun.
Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran kesimpulan
yang dihasilkan dari proses analisis Pendapat Kewajaran ini dan KR hanya menerima imbalan
sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-002 tanggal 15 Januari 2024 yang telah
disetujui oleh manajemen Perseroan.


KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN (SUBSEQUENT EVENTS)

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal Pendapat
Kewajaran, yaitu tanggal 31 Desember 2023, sampai dengan tanggal diterbitkannya Laporan
Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat Kewajaran
(subsequent events), yang secara signifikan dapat mempengaruhi Pendapat Kewajaran.


PENDEKATAN DAN PROSEDUR PENDAPAT KEWAJARAN ATAS TRANSAKSI

Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami telah melakukan analisis melalui
pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Transaksi dari hal-hal sebagai berikut:

I. Analisis atas Transaksi;
II. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Transaksi; dan
III. Analisis atas Kewajaran Transaksi.




                                               10
Page 12
I.         ANALISIS TRANSAKSI

           Berdasarkan pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Transaksi
           sebagaimana diuraikan di atas, analisis Transaksi adalah sebagai berikut:

I.A.       Identifikasi dan Analisis Hubungan antara Pihak-pihak yang Bertransaksi

I.A.1.     PT Lotte Chemical Titan Tbk

           Dalam Transaksi, Perseroan merupakan entitas induk LCTN dengan
           kepemilikan sebesar 99,85% pada tanggal 31 Desember 2023, dimana LCTN
           telah menerima lisensi kekayaan intelektual dari LCC termasuk tanpa batasan
           suatu hak untuk menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif
           sublisensi sebesar 0,15% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN
           yang merupakan bagian dari jumlah tarif lisensi sebesar 0,50% dari pendapatan
           LCTN dikurangi beban iklan LCTN.

           Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, LCC
           merupakan pihak yang terafiliasi dengan Perseroan Latar belakang, manajemen,
           kepemilikan saham, dan kegiatan usaha Perseroan adalah sebagai berikut:

I.A.1.a.   Latar Belakang

           Perseroan didirikan di Republik Indonesia dengan nama PT Indofatra Plastik
           Industri berdasarkan Akta Notaris Rukmasanti Hardjasatya, S.H., No. 19 tanggal
           9 Desember 1987 dan kemudian berganti nama menjadi PT Fatrapolindo Nusa
           Industri berdasarkan Akta No. 53 tanggal 18 Juli 1988 dari Notaris Rukmasanti
           Hardjasatya, S.H. Akta pendirian beserta perubahannya tersebut disahkan oleh
           Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2-6603.HT.01.01.TH.’88
           tanggal 30 Juli 1988, dan diumumkan dalam Berita Negara No. 80, Tambahan
           No. 3831 tanggal 5 Oktober 1990.

           Anggaran dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan.
           Perubahan terakhir berdasarkan Akta No. 6 tanggal 11 Juni 2021 yang dibuat di
           hadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., antara lain, untuk disesuaikan dengan
           POJK 15/2020 dan POJK 16/2020 serta menyusun kembali seluruh Anggaran
           Dasar Perseroan. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat di dalam Sistem
           Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
           Republik Indonesia sebagaimana dinyatakan dalam Suratnya tertanggal
           6 Juli 2021 Nomor AHU-AH.01.03-0420842.

           Perseroan berkantor pusat di Mangkuluhur City Tower One, Lantai 32, Jalan
           Jenderal Gatot Subroto Kavling 1 – 3, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta
           Selatan 12930.




                                          11
Page 13
I.A.1.b.   Manajemen

           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi                                   Perseroan        pada     tanggal
           31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

           Dewan Komisaris
           Komisaris Utama                           :        Park Hyun Chul
           Komisaris Independen                      :        Hendang Tanusdjadja

           Direksi
           Direktur Utama                            :        Jang Seon Pyo
           Direktur                                  :        Jojok Hadrijanto
           Direktur                                  :        Calvin Wiryapranata

I.A.1.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
           tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                                      (Dalam Rupiah)
                                                                                 Persentase
                       Pemegang Saham                         Jumlah Saham                         Jumlah Modal
                                                                                 Kepemilikan
           Lotte Chemical Titan International Sdn. Bhd.          5.148.902.750           92,50%    1.287.225.687.500
           Masyakarat (masing-masing dengan kepemilikan
             di bawah 5,00%)                                      417.511.250            7,50%      104.377.812.500
           Jumlah                                                5.566.414.000          100,00%    1.391.603.500.000



I.A.1.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak di bidang
           perdagangan besar karet dan plastik dalam bentuk dasar, sebagai distributor
           utama dan importir. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun
           1990.




                                                         12
Page 14
I.A.1.e.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak di bidang
           perdagangan besar karet dan plastik dalam bentuk dasar, sebagai distributor
           utama dan importir. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun
           1990.

           Kelompok usaha Perseroan terdiri atas dua perusahaan aktif yang beroperasi di
           Indonesia, yaitu Perseroan sebagai perusahaan induk dan LCTN sebagai anak
           perusahaan. Perseroan bergerak dalam bidang perdagangan dan impor produk
           polyethylene dan polypropylene sedangkan LCTN bergerak dalam pabrikasi
           polyethylene dengan kapasitas terpasang tahunan sebesar 450.000 MT.

           Polyethylene adalah jenis poliolefin yang paling banyak digunakan berdasarkan
           volume di dunia. LCTN memproduksi berbagai macam resin high density
           polyethylene (HDPE) dan linear low density polyethylene (LLDPE) dengan
           menggunakan teknologi “bed terfluidisasi fasa gas” innovene yang terkenal
           dengan pengoperasian yang kualitas produk yang sangat baik.

           Produk LCTN telah memperoleh sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) dan
           Sertifikat Halal. Dengan potensi pasar yang besar di Indonesia yang memiliki
           populasi mayoritas Muslim dan kebutuhan akan produk halal, produk LCTN telah
           menjadi produk resin bersertifikat halal pertama di dunia yang berkomitmen
           untuk memasok produk halal, higienis, dan berkualitas unggul.

           LCTN menawarkan LLDPE dengan kekuatan dan ketahanan yang tinggi serta
           transparansi yang sangat baik dan tingkat gel yang rendah untuk berbagai
           aplikasi film, kabel, cetak putar dan aplikasi ekstrusi lainnya. Produk HDPE LCTN
           memiliki kinerja dan kualitas yang konsisten. Produk ini menawarkan kekuatan
           dan kualitas permukaan yang baik, serta relatif tidak berbau, yang cocok untuk
           aplikasi injection dan blow molding, extrusion, dan film.

           Selanjutnya, Perseroan melihat persaingan usaha, terutama untuk produk yang
           berasal dari luar negeri, semakin ketat. Hal ini menuntut Perseroan untuk bisa
           bergerak lebih dinamis untuk mengikuti perubahan di pasar. Peningkatan
           kuantitas penjualan akan menjadi fokus utama Perseroan, yang bertujuan untuk
           meningkatkan pangsa pasar, yang akan dilakukan dengan meningkatkan
           intensitas pemasaran agar dapat melakukan penetrasi pasar secara lebih luas.

           Komitmen Perseroan adalah menunjukkan eksistensi dengan selalu
           mengembangkan diri dan up-to-date mengikuti keadaan pasar. Perubahan
           kebutuhan dan perilaku masyarakat terhadap produk plastik pada khususnya
           menuntut Perseroan untuk bisa berkembang mengikuti perubahan tersebut
           dengan selalu memberikan produk dan pelayanan yang diinginkan. Perseroan
           juga akan selalu berusaha menjaga hubungan baik dengan pelanggan yang ada
           serta membina hubungan baik dengan calon pelanggan yang berpotensi.




                                           13
Page 15
Dari sisi operasional produksi, prioritas Perseroan adalah memastikan
kesinambungan proses produksi untuk senantiasa berjalan dengan normal tanpa
ada kendala baik dari sisi supply bahan baku maupun personel. Untuk itu,
menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan melalui kepatuhan yang ketat
terhadap prosedur dan pedoman menghadapi pandemi juga menjadi prioritas
dari Perseroan.

Untuk strategi jangka panjang, Perseroan juga masih memfokuskan diri pada
ketahanan Perseroan di situasi yang penuh tantangan dan terus beradaptasi
dengan menerapkan beberapa pilar strategi, yaitu:

•   Berfokus pada preventive maintenance system, efisiensi proses/operasi,
    menciptakan lingkungan yang aman.

•   Melakukan peningkatan bisnis dan inovasi produk yang mengacu pada
    perkembangan pasar.

•   Senantiasa melakukan inisiatif keberlanjutan, tata kelola dan integritas
    perusahaan, empati di tempat kerja.

Visi Perseroan di masa yang akan datang adalah menjadi produsen produk
polyethylene nomor satu di Indonesia, menjadi perusahaan petrokima
terkemuka, pemimpin pasar domestik, dan memperoleh dukungan kuat dari
entitas induk Perseroan. Selanjutnya, misi Perseroan di masa yang akan datang
adalah dengan fokus pada kestabilan dan kehandalan pabrik, kualitas produk
dan keunggulan pelayanan pelanggan. Selain itu, Perseroan juga berkomitmen
untuk memastikan bisnis yang terus bertumbuh dan berkelanjutan di Indonesia
dengan memproduksi dan memasarkan polyethylene yang berkontribusi pada
peningkatan kehidupan setiap hari.




                               14
Page 16
I.A.2.     PT Lotte Chemical Titan Nusantara

           Dalam Transaksi, LCTN merupakan pihak yang telah menerima lisensi kekayaan
           intelektual dari LCC termasuk tanpa batasan suatu hak untuk menggunakan
           lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif sublisensi sebesar 0,15% dari
           pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN yang merupakan bagian dari
           jumlah tarif lisensi sebesar 0,50% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan
           LCTN.

           Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, LCTN
           merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan sebesar 99,85% dan
           dan LCC merupakan pihak yang terafiliasi dengan Perseroan pada tanggal
           31 Desember 2023. Latar belakang, manajemen, kepemilikan saham dan
           kegiatan usaha LCTN adalah sebagai berikut:

I.A.2.a.   Latar Belakang

           LCTN didirikan di Republik Indonesia pada tahun 1990 dengan nama
           PT Petrokimia Nusantara Interindo berdasarkan Akta Notaris Moendjiati Soegito,
           S.H., No. 68 tanggal 19 Juli 1990. Akta pendirian tersebut disahkan oleh Menteri
           Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2-4808.HT.01.01-TH.90 tanggal
           15 Agustus 1990, dan diumumkan dalam Berita Negara No. 84, Tambahan
           No. 4257 tanggal 19 Oktober 1990.

           Anggaran dasar LCTN telah beberapa kali mengalami perubahan. Perubahan
           terakhir dilakukan berdasarkan Akta Notaris Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., No. 21
           tanggal 13 Mei 2020, mengenai perbaikan maksud dan tujuan serta kegiatan
           usaha LCTN. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak
           Asasi        Manusia     Republik     Indonesia      melalui      Keputusan
           No. AHU-0036353.AH.01.02.TAHUN 2020 tanggal 18 Mei 2020.

I.A.2.b.   Manajemen

           Komisaris dan Direksi LCTN pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai
           berikut:

           Komisaris                      :        Park Hyun Chul

           Direksi
           Presiden Direktur              :        Jang Seon Pyo
           Direktur                       :        Jojok Hadrijanto
           Direktur                       :        Robin Wahyudi Handoko




                                              15
Page 17
I.A.2.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham LCTN berikut dengan kepemilikannya pada tanggal
           31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                                    (Dalam Rupiah)
                                                                                 Persentase
                        Pemegang Saham                         Jumlah Saham                       Jumlah Modal
                                                                                 Kepemilikan
           Perseroan                                               128.562.500           99,85%    218.170.562.500
           Lotte Chemical Titan International Sdn. Bhd.                187.500            0,15%        318.187.500
           Jumlah                                                  128.750.000          100,00%    218.488.750.000



I.A.2.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan LCTN terutama meliputi bidang industri polyethylene,
           perdagangan besar (distributor utama dan importir) dan real estat. LCTN mulai
           berproduksi secara komersial sejak bulan Februari 1993.

I.A.3.     Lotte Chemical Corporation

           Dalam Transaksi, LCC merupakan pihak yang telah memberikan lisensi
           kekayaan intelektual kepada LCTN termasuk tanpa batasan suatu hak untuk
           menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif sublisensi sebesar
           0,15% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN yang merupakan
           bagian dari jumlah tarif lisensi sebesar 0,50% dari pendapatan LCTN dikurangi
           beban iklan LCTN.

           Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, LCC
           merupakan pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. Latar belakang,
           manajemen, kepemilikan saham dan kegiatan usaha LCC adalah sebagai
           berikut:

I.A.3.a    Latar Belakang

           LCC didirikan pada tanggal 16 Maret 1976 di Republik Korea dengan Business
           Registration Number 118-81-1512 berdasarkan Certificate of Business
           Registration tertanggal 1 April 2021.




                                                          16
Page 18
I.A.3.b.   Manajemen

           Susunan Direksi LCC pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

           Presiden dan CEO                        :   Shin Dong-bin
           Wakil Presiden dan CEO                  :   Hwang Jin-koo
           Wakil Presiden dan CEO                  :   Lee Young-jun
           Direktur                                :   Choi Hyon-min
           Direktur                                :   Jeon Woon-bae
           Direktur                                :   Kang Jeon-won
           Direktur                                :   Nam Hye-jung
           Direktur                                :   Cho Woon-hang
           Direktur                                :   Cha Kyung-Hwan

I.A.3.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham LCC berikut dengan kepemilikannya pada tanggal
           31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                         (Dalam KRW)
                                                                     Persentase
                        Pemegang Saham             Jumlah Saham                       Jumlah Modal
                                                                     Kepemilikan
           Lotte Corporation                            10.826.458           25,31%     54.132.290.000
           Lotte Property & Development                  8.555.084           20,00%     42.775.420.000
           Lotte Holdings Co. Ltd.                       3.932.514            9,19%     19.662.570.000
           Lotte Foundation of Arts                         11.495            0,03%         57.475.000
           National Pension Service (Korea)              3.248.175            7,59%     16.240.875.000
           Lainnya                                      16.201.693           37,88%     81.008.465.000
           Jumlah                                       42.775.419          100,00%    213.877.095.000



I.A.3.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha LCC adalah bergerak di bidang manufaktur dan
           distributor produk petrokimia.




                                              17
Page 19
I.B.   Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi

       Pada tanggal 1 Maret 2024, LCTN dan LCC telah menandatangani AIPLA
       sehubungan dengan Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting dalam AIPLA
       adalah sebagai berikut:

       •   Pihak-pihak yang Bertransaksi

           Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan AIPLA adalah LCTN dan LCC.

       •   Objek dan Nilai Transaksi

           Objek transaksi berdasarkan AIPLA adalah transaksi dimana LCTN telah
           menerima lisensi kekayaan intelektual dari LCC termasuk tanpa batasan
           suatu hak untuk menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan
           tarif sublisensi sebesar 0,15% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan
           LCTN yang merupakan bagian dari jumlah tarif lisensi sebesar 0,50% dari
           pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN.

       •   Biaya-Biaya

           Biaya-biaya berdasarkan AIPLA adalah sebagai berikut:

           -   Pada saat menghitung biaya lisensi berdasarkan IPLA – KI, apabila
               LCTN menjelaskan bahwa kekayaan intelektual termasuk merek
               terdaftar tidak memiliki atau berperan kecil sehubungan dengan transaksi
               yang dilakukan serta merta sebagai agen atau terutama untuk
               mendukung bisnis dari perusahaan terafiliasi, atau transaksi lainnya yang
               setara, dan LCC mengakui bahwa penjelasan LCTN adalah wajar,
               seluruh atau sebagian pendapatan dari transaksi yang relevan dapat
               dikecualikan dari jumlah pendapatan yang menjadi dasar dari
               perhitungan biaya.

               Biaya Lisensi = [Pendapatan – Beban Iklan] x Tarif Biaya Lisensi

               Tarif biaya lisensi dalam formula yang ditetapkan di atas ditetapkan
               sebesar 0,50%.

           -   Selanjutnya, apabila marjin operasi tahunan LCTN sebelum mengurangi
               jumlah biaya lisensi yang dihitung berdasarkan IPLA – KI adalah kurang
               dari jumlah biaya yang dihitung sesuai dengan formula biaya sublisensi
               berikut, LCC dapat, berdasarkan permintaan tertulis dari LCTN,
               mengecualikan LCTN untuk membayar biaya lisensi yang ditetapkan
               dalam IPLA – KI untuk tahun tersebut.

               Biaya Sublisensi = [Pendapatan – Beban Iklan] x Tarif Biaya Sublisensi




                                       18
Page 20
           -   Jika marjin operasional tahunan LCTN sebelum mengurangi jumlah biaya
               lisensi yang dihitung sesuai IPLA – KI lebih besar daripada atau sama
               dengan biaya sublisensi, namun kurang dari biaya lisensi yang dihitung
               sesuai IPLA – KI, maka LCC dapat, berdasarkan permintaan tertulis dari
               LCTN, memilih untuk menagihkan hanya biaya sublisensi untuk tahun
               tersebut.

           -   Untuk kejelasan, “marjin operasi” dalam AIPLA ini berarti laba kotor
               setelah pengurangan dari penjualan dan biaya administrasi umum. Tarif
               biaya sublisensi dalam formula yang ditetapkan di atas ditentukan
               sebesar 0,15%. Tanpa mengesampingkan ketentuan di atas, tarif biaya
               lisensi tunduk pada perubahan jika tarif biaya yang diatur dalam IPLA –
               KI diubah.

I.C.   Analisis atas Manfaat dan Risiko dari Transaksi

       Manfaat Transaksi adalah sebagai berikut:

       •   Sehubungan dengan adanya penambahan terhadap ketentuan-ketentuan
           dan syarat-syarat yang telah disepakati sebelumnya dalam IPLA – KI oleh
           LCTN dan LCC, maka LCTN dan LCC telah menandatangani AIPLA
           sehubungan dengan Transaksi, dimana berdasarkan AIPLA, LCTN
           menerima lisensi kekayaan intelektual termasuk tanpa batasan suatu hak
           untuk menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif
           sublisensi sebesar 0,15% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan
           LCTN yang merupakan bagian dari jumlah tarif lisensi sebesar 0,50% dari
           pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN.

       •   Dengan dilakukannya Transaksi, LCTN dapat menggunakan lisensi
           kekayaan intelektual termasuk tanpa batasan suatu hak untuk menggunakan
           lisensi atas merek dan logo “Lotte” sehingga hal tersebut diharapkan dapat
           menjaga kelangsungan usaha (going concern) LCTN serta kestabilan
           pendapatan LCTN pada masa yang akan datang yang diharapkan dapat
           mendukung peningkatan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada
           masa yang akan datang.

       •   Transaksi merupakan salah satu langkah mitigasi risiko atas kelangsungan
           usaha Perseroan dalam terus menjaga perolehan pendapatan secara
           konsolidasian bagi Perseroan dan entitas anak Perseroan dengan
           menggunakan lisensi tersebut sebagai faktor utama yang menentukan
           penetrasi pasar atas portofolio produk Perseroan dan entitas anak
           Perseroan. Transaksi merupakan strategi Perseroan sebagai bagian dari
           LCC secara grup dalam upaya menjaga keseimbangan atas perolehan
           keuntungan bagi Perseroan dan pemegang saham Perseroan di masa yang
           akan datang.




                                       19
Page 21
•   Dengan prospek kebutuhan produk petrokimia dalam negeri yang tinggi,
    setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan LCTN dapat
    meningkatkan pendapatannya atas penjualan produk polyethylene dengan
    menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” yang pada akhirnya
    diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan
    pada masa yang akan datang.

Risiko Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Kewajiban untuk membayar biaya lisensi dan biaya sublisensi atas
    penggunaan lisensi untuk merek dan logo “Lotte” berpotensi memberikan
    dampak terhadap kinerja keuangan LCTN pada masa yang akan datang.

•   Tidak tertutup kemungkinan pada masa yang akan datang LCC akan
    melakukan penyesuaian tarif biaya lisensi dan tarif biaya sublisensi atas
    penggunaan lisensi atas merek dan logo “Lotte” yang pada akhirnya dapat
    berdampak pada kinerja keuangan LCTN pada masa yang akan datang.

•   Berdasarkan IPLA – KI dan AIPLA, sehubungan dengan Transaksi, LCTN
    telah setuju untuk menerima lisensi dari LCC untuk menggunakan lisensi
    atas merek dan logo “Lotte” yang sifatnya non-eksklusif, dimana LCC dapat
    memberikan lisensi yang sama kepada pihak lain. Hal tersebut berpotensi
    memberikan dampak bagi kinerja keuangan LCTN pada masa yang akan
    datang.




                               20
Page 22
II.       ANALISIS KUALITATIF ATAS TRANSAKSI

II.A.     PT Lotte Chemical Titan Nusantara

II.A.1.   Latar Belakang

          LCTN didirikan di Republik Indonesia pada tahun 1990 dengan nama
          PT Petrokimia Nusantara Interindo berdasarkan Akta Notaris Moendjiati Soegito,
          S.H., No. 68 tanggal 19 Juli 1990. Akta pendirian tersebut disahkan oleh Menteri
          Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2-4808.HT.01.01-TH.90 tanggal
          15 Agustus 1990, dan diumumkan dalam Berita Negara No. 84, Tambahan
          No. 4257 tanggal 19 Oktober 1990.

          Anggaran dasar LCTN telah beberapa kali mengalami perubahan. Perubahan
          terakhir dilakukan berdasarkan Akta Notaris Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., No. 21
          tanggal 13 Mei 2020, mengenai perbaikan maksud dan tujuan serta kegiatan
          usaha LCTN. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak
          Asasi     Manusia     Republik   Indonesia     melalui   Surat    Keputusan
          No. AHU-0036353.AH.01.02.TAHUN 2020 tanggal 18 Mei 2020.

II.A.2.   Kegiatan Usaha

          Ruang lingkup kegiatan LCTN terutama meliputi bidang industri polyethylene,
          perdagangan besar (distributor utama dan importir) dan real estat. LCTN mulai
          berproduksi secara komersial sejak bulan Februari 1993.

II.B.     Tinjauan Industri Plastik

II.B.1.   Tinjauan Industri Plastik di Dunia

          Industri plastik merupakan salah satu sektor ekonomi yang besar serta
          memainkan peran penting dalam berbagai sektor lainnya seperti kemasan,
          otomotif, konstruksi, dan elektronik. Adanya proses pembentukan plastik melalui
          tahap polyethylene merupakan salah satu kunci dalam produksi plastik.
          Polyethylene merupakan suatu proses penggabungan dari beberapa molekul
          sederhana atau monomer menjadi molekul besar yang disebut makromolekul
          atau polimer melalui suatu proses kimia. Bahan plastik mudah dibentuk sesuai
          dengan apa yang dibutuhkan ketika bahan plastik tersebut terpapar oleh tekanan
          dan suhu panas. Bermacam-macam bentuk dari bahan plastik antara lain seperti
          batangan, balok, hingga silinder. Semua bentuk dasar tersebut kemudian dapat
          diolah kembali menjadi plastik kresek, pembungkus makanan, kemasan botol,
          dan lain sebagainya. Salah satu jenis plastik yang paling umum digunakan dan
          diproduksi pada saat ini adalah polietilena yang merupakan campuran sejenis
          polimer dari etilen yang memiliki dua tipe kepadatan yaitu kepadatan tinggi dan
          kepadatan rendah.




                                           21
Page 23
Kenaikan Kapasitas Polyethylene Negara-negara di Dunia
Periode Q4/2022 - Q4/2023

                                                                   (Dalam ribuan ton)
                                                                      Jumlah
                 Produsen                         Lokasi
                                                                    Kapasitas
JG Summit Olefins Corporation               Filipina                             250
Pangerang Refining and Petrochemical        Malaysia                             400
Long Son Petrochemical                      Vietnam                              450
Phulo Khari                                 India                                450
Nova Chemicals                              Kanada                               454
Dow Chemical                                Amerika Serikat (AS)                 600
Baystar Bayport Polymers LLC                AS                                   626
Petrochina Guangdong Petrochemical          Tiongkok                             800

Sumber: Independence Commodity Intelligence Services (ICIS)


Berdasarkan data yang diperoleh dari ICIS, pada Q4/2022 – Q4/2023 negara
yang mengalami kenaikan kapasitas polyethylene tertinggi yaitu Tiongkok
sebesar 800 ribu ton dengan produsen Petrochina Guangdong Petrochemical.
Selanjutnya diikuti oleh AS masing-masing sebesar 600 ribu ton dan 626 ribu ton
dengan produsen masing-masing Dow Chemical dan Baystar Bayport Polymers
LLC. Selain itu, untuk jumlah ekspor polyethylene di AS adalah sebesar 45,00%
dari jumlah penjualan.

Menurut laporan yang berjudul Plastic Packaging Market Size, Share & Trends
Analysis Report By Material, By Product (Rigid, Flexible), By Technology
(Injection Molding, Extrusion, Blow Molding, Thermoforming), By Application, By
Region, And Segment Forecasts, 2024 – 2030 yang dipublikasikan oleh Grand
View Research, pada tahun 2023 pasar kemasan plastik di dunia adalah sebesar
USD 384,35 miliar. Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan terutama
disebabkan oleh meningkatnya produk untuk pribadi dan rumah tangga, farmasi,
serta makanan dan minuman. Selain itu tekstur plastik yang fleksibel, ringan, dan
transparan menjadi salah satu faktor yang mendorong penggunaan dari
beberapa sektor industri tersebut dibandingkan dengan bahan sejenis kaca atau
logam.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, pada tahun 2023 ukuran pasar
industri plastik di dunia adalah sebesar USD 712,00 miliar dan diperkirakan
mengalami pertumbuhan mencapai USD 1,05 triliun pada tahun 2033 dengan
tingkat pertumbuhan majemuk tahunan/compound annual growth rate (CAGR)
sebesar 4,00%.




                                          22
Page 24
          Proyeksi Nilai Pasar Kemasan Plastik di Dunia
          Tahun 2024 – 2030
          (Dalam miliar USD)

           400,00

                                                                                        340,03
           350,00

           300,00                                                              286,86
                                                                      271,83
                                                             258,59
                                                    246,84
           250,00                       236,32
                      218,18   226,82

           200,00

           150,00

           100,00

            50,00

             0,00
                      2023*    2024     2025        2026     2027     2028     2029     2030

          *Aktual
          Sumber: Statista


          Selanjutnya, berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, pada tahun
          2024 – 2030 nilai pasar kemasan plastik di dunia mengalami kenaikan masing-
          masing sebesar USD 8,64 miliar, USD 9,50 miliar, USD 10,52 miliar,
          USD 11,75 miliar, USD 13,24 miliar, USD 15,03 miliar, dan USD 53,17 miliar atau
          setara dengan 3,96%, 4,19%, 4,45%, 4,76%, 5,12%, 5,53%, dan 18,54%.
          Dengan adanya tren positif tersebut, maka industri plastik di dunia diperkirakan
          memiliki kinerja yang positif pada masa mendatang.

II.B.2.   Tinjauan Industri Plastik di Indonesia

          Industri plastik nasional memiliki peranan penting sekaligus berkaitan erat
          dengan industri lainnya, seperti industri makanan dan minuman, kosmetik,
          farmasi, elektronika, pertanian, otomotif, barang-barang rumah tangga, serta
          mainan. Industri plastik di Indonesia menjadi rantai pasok produksi bagi sektor
          strategis lainnya.

          Menurut laporan yang diperoleh dari Kementerian Koordinator Bidang
          Perekonomian, industri plastik berhubungan erat dengan sektor manufaktur
          dengan peluang pasar yang cukup besar karena dibutuhkan sebagai bahan baku
          dari berbagai industri lain. Berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian
          Perindustrian, sektor manufaktur di Indonesia pada Q3/2023 mengalami
          pertumbuhan sebesar 5,20% dibandingkan dengan Q3/2022 dan menjadi
          sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi.




                                               23
Page 25
Potensi konsumsi produk plastik di Indonesia masih cukup besar dan hal ini
memberikan peluang dalam rangka mendorong pertumbuhan industri
pengolahan plastik. Konsumsi plastik yang meningkat salah satunya tercermin
dari nilai impor yang besar dimana menurut laporan yang diperoleh dari Badan
Pusat Statistik, pada tahun 2023 nilai impor plastik dan barang dari plastik
mencapai USD 9,40 miliar.

Pendapatan Industri Pembuatan Produk Karet dan Plastik di Indonesia
Tahun 2020 – 2023
(Dalam miliar USD)

 22,50
                                                                    22,00
 22,00
                                                   21,46
 21,50                              21,18
 21,00
                   20,46
 20,50

 20,00

 19,50
                   2020             2021           2022             2023

*Proyeksi
Sumber: Statista


Berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, pada tahun 2021 – 2023
pendapatan industri pembuatan produk karet dan plastik di Indonesia jika
dibandingkan dengan tahun sebelumnya terus mengalami kenaikan yaitu
sebesar USD 0,72 miliar, USD 0,28 miliar, dan USD 0,54 miliar atau
masing-masing setera dengan 3,52%, 1,32%, dan 2,52%.

Proyeksi Pendapatan Sektor Mainan Plastik & Lainnya di Indonesia
Tahun 2023 – 2028
(Dalam miliar USD)

 250,00
                                                                      208,50
                                                           197,40
 200,00                                         185,00
                                       173,40
                           151,80
 150,00       133,90

 100,00

  50,00

   0,00
              2023*        2024          2025   2026       2027        2028

*Aktual
Sumber: Statista




                                    24
Page 26
        Berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, pada tahun 2024 – 2028
        pendapatan sektor mainan plastik dan lainnya terus mengalami kenaikan jika
        dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu masing-masing sebesar
        USD 17,90 miliar, USD 21,60 miliar, USD 11,60 miliar, USD 12,40 miliar, dan
        USD 11,10 miliar atau setara dengan 13,37%, 14,23%, 6,69%, 6,70%, dan
        5,62% dengan CAGR sebesar 8,26%. Dengan mempertimbangkan kebutuhan
        dari sektor industri lainnya terhadap industri plastik dan tren perkembangan yang
        ada maka diperkirakan industri plastik di Indonesia menunjukkan kinerja positif
        pada masa mendatang.

II.C.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

        Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak di bidang
        perdagangan besar karet dan plastik dalam bentuk dasar, sebagai distributor
        utama dan importir. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun
        1990.

        Kelompok usaha Perseroan terdiri atas dua perusahaan aktif yang beroperasi di
        Indonesia, yaitu Perseroan sebagai perusahaan induk dan LCTN sebagai anak
        perusahaan. Perseroan bergerak dalam bidang perdagangan dan impor produk
        polyethylene dan polypropylene sedangkan LCTN bergerak dalam pabrikasi
        polyethylene dengan kapasitas terpasang tahunan sebesar 450.000 MT.

        Polyethylene adalah jenis poliolefin yang paling banyak digunakan berdasarkan
        volume di dunia. LCTN memproduksi berbagai macam resin HDPE dan linear
        LLDPE dengan menggunakan teknologi “bed terfluidisasi fasa gas” innovene
        yang terkenal dengan pengoperasian yang kualitas produk yang sangat baik.

        Produk LCTN telah memperoleh sertifikat SNI dan Sertifikat Halal. Dengan
        potensi pasar yang besar di Indonesia yang memiliki populasi mayoritas Muslim
        dan kebutuhan akan produk halal, produk LCTN telah menjadi produk resin
        bersertifikat halal pertama di dunia yang berkomitmen untuk memasok produk
        halal, higienis, dan berkualitas unggul.

        LCTN menawarkan LLDPE dengan kekuatan dan ketahanan yang tinggi serta
        transparansi yang sangat baik dan tingkat gel yang rendah untuk berbagai
        aplikasi film, kabel, cetak putar dan aplikasi ekstrusi lainnya. Produk HDPE LCTN
        memiliki kinerja dan kualitas yang konsisten. Produk ini menawarkan kekuatan
        dan kualitas permukaan yang baik, serta relatif tidak berbau, yang cocok untuk
        aplikasi injection dan blow molding, extrusion, dan film.

        Selanjutnya, Perseroan melihat persaingan usaha, terutama untuk produk yang
        berasal dari luar negeri, semakin ketat. Hal ini menuntut Perseroan untuk bisa
        bergerak lebih dinamis untuk mengikuti perubahan di pasar. Peningkatan
        kuantitas penjualan akan menjadi fokus utama Perseroan, yang bertujuan untuk
        meningkatkan pangsa pasar, yang akan dilakukan dengan meningkatkan
        intensitas pemasaran agar dapat melakukan penetrasi pasar secara lebih luas.




                                        25
Page 27
Komitmen Perseroan adalah menunjukkan eksistensi dengan selalu
mengembangkan diri dan up-to-date mengikuti keadaan pasar. Perubahan
kebutuhan dan perilaku masyarakat terhadap produk plastik pada khususnya
menuntut Perseroan untuk bisa berkembang mengikuti perubahan tersebut
dengan selalu memberikan produk dan pelayanan yang diinginkan. Perseroan
juga akan selalu berusaha menjaga hubungan baik dengan pelanggan yang ada
serta membina hubungan baik dengan calon pelanggan yang berpotensi.

Dari sisi operasional produksi, prioritas Perseroan adalah memastikan
kesinambungan proses produksi untuk senantiasa berjalan dengan normal tanpa
ada kendala baik dari sisi supply bahan baku maupun personel. Untuk itu,
menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan melalui kepatuhan yang ketat
terhadap prosedur dan pedoman menghadapi pandemi juga menjadi prioritas
dari Perseroan.

Untuk strategi jangka panjang, Perseroan juga masih memfokuskan diri pada
ketahanan Perseroan di situasi yang penuh tantangan dan terus beradaptasi
dengan menerapkan beberapa pilar strategi, yaitu:

•   Berfokus pada preventive maintenance system, efisiensi proses/operasi,
    menciptakan lingkungan yang aman.

•   Melakukan peningkatan bisnis dan inovasi produk yang mengacu pada
    perkembangan pasar.

•   Senantiasa melakukan inisiatif keberlanjutan, tata kelola dan integritas
    perusahaan, empati di tempat kerja.

Visi Perseroan di masa yang akan datang adalah menjadi produsen produk
polyethylene nomor satu di Indonesia, menjadi perusahaan petrokima
terkemuka, pemimpin pasar domestik, dan memperoleh dukungan kuat dari
entitas induk Perseroan. Selanjutnya, misi Perseroan di masa yang akan datang
adalah dengan fokus pada kestabilan dan kehandalan pabrik, kualitas produk
dan keunggulan pelayanan pelanggan. Selain itu, Perseroan juga berkomitmen
untuk memastikan bisnis yang terus bertumbuh dan berkelanjutan di Indonesia
dengan memproduksi dan memasarkan polyethylene yang berkontribusi pada
peningkatan kehidupan setiap hari.




                               26
Page 28
II.D.   Alasan Dilakukan Transaksi

        Alasan dilakukannya Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Sehubungan dengan adanya penambahan terhadap ketentuan-ketentuan
            dan syarat-syarat yang telah disepakati sebelumnya dalam IPLA – KI oleh
            LCTN dan LCC, maka LCTN dan LCC telah menandatangani AIPLA
            sehubungan dengan Transaksi, dimana berdasarkan AIPLA, LCTN
            menerima lisensi kekayaan intelektual termasuk tanpa batasan suatu hak
            untuk menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif
            sublisensi sebesar 0,15% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan
            LCTN yang merupakan bagian dari jumlah tarif lisensi sebesar 0,50% dari
            pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN.

        •   Dengan dilakukannya Transaksi, LCTN dapat menggunakan lisensi
            kekayaan intelektual termasuk tanpa batasan suatu hak untuk menggunakan
            lisensi atas merek dan logo “Lotte” sehingga hal tersebut diharapkan dapat
            menjaga kelangsungan usaha (going concern) LCTN serta kestabilan
            pendapatan LCTN pada masa yang akan datang yang diharapkan dapat
            mendukung peningkatan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada
            masa yang akan datang.

        •   Transaksi merupakan salah satu langkah mitigasi risiko atas kelangsungan
            usaha Perseroan dalam terus menjaga perolehan pendapatan secara
            konsolidasian bagi Perseroan dan entitas anak Perseroan dengan
            menggunakan lisensi tersebut sebagai faktor utama yang menentukan
            penetrasi pasar atas portofolio produk Perseroan dan entitas anak
            Perseroan. Transaksi merupakan strategi Perseroan sebagai bagian dari
            LCC secara grup dalam upaya menjaga keseimbangan atas perolehan
            keuntungan bagi Perseroan dan pemegang saham Perseroan di masa yang
            akan datang.

        •   Dengan prospek kebutuhan produk petrokimia dalam negeri yang tinggi,
            setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan LCTN dapat
            meningkatkan pendapatannya atas penjualan produk polyethylene dengan
            menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” yang pada akhirnya
            diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan
            pada masa yang akan datang.




                                       27
Page 29
II.E.   Analisis Keuntungan dan Kerugian dari Transaksi

        Keuntungan Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Sehubungan dengan adanya penambahan terhadap ketentuan-ketentuan
            dan syarat-syarat yang telah disepakati sebelumnya dalam IPLA – KI oleh
            LCTN dan LCC, maka LCTN dan LCC telah menandatangani AIPLA
            sehubungan dengan Transaksi, dimana berdasarkan AIPLA, LCTN
            menerima lisensi kekayaan intelektual termasuk tanpa batasan suatu hak
            untuk menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif
            sublisensi sebesar 0,15% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan
            LCTN yang merupakan bagian dari jumlah tarif lisensi sebesar 0,50% dari
            pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN.

        •   Dengan dilakukannya Transaksi, LCTN dapat menggunakan lisensi
            kekayaan intelektual termasuk tanpa batasan suatu hak untuk menggunakan
            lisensi atas merek dan logo “Lotte” sehingga hal tersebut diharapkan dapat
            menjaga kelangsungan usaha (going concern) LCTN serta kestabilan
            pendapatan LCTN pada masa yang akan datang yang diharapkan dapat
            mendukung peningkatan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada
            masa yang akan datang.

        •   Transaksi merupakan salah satu langkah mitigasi risiko atas kelangsungan
            usaha Perseroan dalam terus menjaga perolehan pendapatan secara
            konsolidasian bagi Perseroan dan entitas anak Perseroan dengan
            menggunakan lisensi tersebut sebagai faktor utama yang menentukan
            penetrasi pasar atas portofolio produk Perseroan dan entitas anak
            Perseroan. Transaksi merupakan strategi Perseroan sebagai bagian dari
            LCC secara grup dalam upaya menjaga keseimbangan atas perolehan
            keuntungan bagi Perseroan dan pemegang saham Perseroan di masa yang
            akan datang.

        •   Dengan prospek kebutuhan produk petrokimia dalam negeri yang tinggi,
            setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan LCTN dapat
            meningkatkan pendapatannya atas penjualan produk polyethylene dengan
            menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” yang pada akhirnya
            diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan
            pada masa yang akan datang.




                                       28
Page 30
Kerugian Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Kewajiban untuk membayar biaya lisensi dan biaya sublisensi atas
    penggunaan lisensi untuk merek dan logo “Lotte” berpotensi memberikan
    dampak terhadap kinerja keuangan LCTN pada masa yang akan datang.

•   Tidak tertutup kemungkinan pada masa yang akan datang LCC akan
    melakukan penyesuaian tarif biaya lisensi dan tarif biaya sublisensi atas
    penggunaan lisensi atas merek dan logo “Lotte” yang pada akhirnya dapat
    berdampak pada kinerja keuangan LCTN pada masa yang akan datang.

•   Berdasarkan IPLA – KI dan AIPLA, sehubungan dengan Transaksi, LCTN
    telah setuju untuk menerima lisensi dari LCC untuk menggunakan lisensi
    atas merek dan logo “Lotte” yang sifatnya non-eksklusif, dimana LCC dapat
    memberikan lisensi yang sama kepada pihak lain. Hal tersebut berpotensi
    memberikan dampak bagi kinerja keuangan LCTN pada masa yang akan
    datang.




                               29
Page 31
III.       ANALISIS KUANTITATIF ATAS TRANSAKSI

III.A.     Analisis atas Kinerja Historis Perseroan

           Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 telah diaudit
           oleh KAP PSS dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.

           Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:

III.A.1.   Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                                (Dalam ribuan USD)

                                 Keterangan                           31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20    31/12/19

           ASET
           ASET LANCAR
           Kas dan setara kas                                            25.757      31.225      38.411       4.823         3.130
           Investasi jangka pendek                                            -       8.500           -           -             -
           Piutang usaha
             Pihak berelasi                                               5.131       3.816       7.181       5.055         4.696
             Pihak ketiga                                                 7.523      10.659       9.288       8.130         6.840
           Piutang lain-lain                                              2.124         724       2.148         159         2.663
           Persediaan - neto                                             49.815      60.361      54.554      44.761        45.367
           Pajak dibayar di muka                                          3.156       2.941       4.135       8.084         7.837
           Biaya dibayar di muka                                            163         263         272         202           268
           Aset lancar lainnya                                            1.069         825       1.169         349           555
           Jumlah Aset Lancar                                            94.738     119.314     117.158      71.563        71.356
           ASET TIDAK LANCAR
           Aset tetap - neto                                             58.193      50.848      52.676      60.206        69.087
           Properti investasi                                            10.108      10.108       8.123       8.123         8.123
           Aset hak guna - neto                                             630         268         514         814             -
           Aset tak berwujud - perangkat lunak komputer - neto               87         159         238         274           102
           Tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak            18.546      11.157       3.934       8.017         8.867
           Aset tidak lancar lainnya                                        368         367         379         380           384
           Aset pajak tangguhan                                               -           3           -           -             -
           Goodwill                                                           -           -           -           -         7.809
           Jumlah Aset Tidak Lancar                                      87.932      72.910      65.864      77.814        94.372
           JUMLAH ASET                                                  182.670     192.224     183.022     149.377      165.728




                                                                 30
Page 32
                                                                                                                             (Dalam ribuan USD)

                                  Keterangan                                31/12/23      31/12/22      31/12/21      31/12/20      31/12/19

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
           Utang usaha
             Pihak ketiga                                                       1.332         1.520           720           581            909
             Pihak berelasi                                                    60.213        70.482        52.524        37.119         36.019
           Utang lain-lain                                                      2.043         1.591         1.649         1.146          1.045
           Kontrak liabilitas - Pihak ketiga                                    1.860         1.276         9.725         2.052          1.428
           Biaya masih harus dibayar                                            4.060         3.614         5.720         3.875          3.357
           Utang pajak                                                             92           145           289            64             67
           Liabilitas sewa jangka panjang yang jatuh tempo dalam
             waktu satu tahun                                                      77           218           240           327              -
           Pinjaman dari pihak berelasi                                             -             -             -             -         11.281
           Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                     69.677        78.846        70.867        45.164         54.106
           LIABILITAS JANGKA PANJANG
           Liabilitas sewa jangka panjang - setelah dikurangi bagian
             yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                               408            27           278           511             -
           Liabilitas pajak tangguhan - neto                                       974         1.757         2.140         3.750         7.198
           Liabilitas imbalan pasca kerja                                        4.622         4.105         5.105         4.790         5.228
           Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                      6.004         5.889         7.523         9.051        12.426
           JUMLAH LIABILITAS                                                   75.681        84.735        78.390        54.215         66.532
           EKUITAS
           Modal saham                                                         163.838       163.838       163.838       163.838       163.838
           Tambahan modal disetor                                               45.880        45.880        45.880        45.880        45.880
           Defisit                                                            (102.879)     (102.380)     (105.233)     (114.690)     (110.522)
           Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
             induk                                                            106.839       107.338       104.485        95.028         99.196
           Kepentingan non-pengendali                                             150           151           147           134              -
           JUMLAH EKUITAS                                                     106.989       107.489       104.632        95.162         99.196
           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                      182.670       192.224       183.022       149.377       165.728




III.A.2.   Aset

           Jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021,
           2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar USD 182,67 juta,
           USD 192,22 juta, USD 183,02 juta, USD 149,38 juta, dan USD 165,73 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset Perseroan mengalami penurunan
           sebesar USD 9,55 juta atau setara dengan 4,97% dibandingkan dengan jumlah
           aset pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
           penurunan kas dan setara kas, investasi jangka pendek, serta persediaan – neto
           masing-masing sebesar USD 5,47 juta, USD 8,50 juta, dan USD 10,55 juta, yang
           disertai dengan kenaikan aset tetap – neto serta tagihan dan keberatan atas hasil
           pemeriksaan pajak masing-masing sebesar USD 7,35 juta dan USD 7,39 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar USD 9,20 juta atau setara dengan 5,03% dibandingkan dengan jumlah
           aset pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
           kenaikan investasi jangka pendek dan tagihan serta keberatan atas hasil
           pemeriksaan pajak masing-masing sebesar USD 8,50 juta dan USD 7,22 juta,
           yang disertai dengan adanya penurunan kas dan setara kas sebesar
           USD 7,19 juta.




                                                                       31
Page 33
           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar USD 33,65 juta atau setara dengan 22,52% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan
           oleh kenaikan kas dan setara kas sebesar USD 33,59 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah aset Perseroan mengalami penurunan
           sebesar USD 16,35 juta atau setara dengan 9,87% dibandingkan dengan jumlah
           aset pada tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
           penurunan aset tetap – neto dan goodwill masing-masing sebesar sebesar
           USD 8,88 juta dan USD 7,81 juta.

III.A.3.   Liabilitas

           Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022,
           2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar USD 75,68 juta,
           USD 84,74 juta, USD 78,39 juta, USD 54,22 juta, dan USD 66,53 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar USD 9,05 juta atau setara dengan 10,69% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh penurunan utang usaha – pihak berelasi sebesar
           USD 10,27 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 6,35 juta atau setara dengan 8,09% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan utang usaha – pihak berelasi sebesar USD 17,96 juta,
           yang disertai dengan penurunan kontrak liabilitas – pihak ketiga, biaya masih
           harus dibayar, dan liabilitas imbalan pasca kerja masing-masing sebesar
           USD 8,45 juta, USD 2,11 juta, dan USD 1,00 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 24,18 juta atau setara dengan 44,59% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan utang usaha – pihak berelasi, kontrak liabilitas – pihak
           ketiga, dan biaya masih harus dibayar masing-masing sebesar USD 15,41 juta,
           USD 7,67 juta, dan USD 1,85 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar USD 12,32 juta atau setara dengan 18,51% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh penurunan pinjaman dari pihak berelasi sebesar
           USD 11,28 juta.




                                           32
Page 34
III.A.4.   Ekuitas

           Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021,
           2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar USD 106,99 juta,
           USD 107,49 juta, USD 104,63 juta, USD 95,16 juta, dan USD 99,20 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar USD 0,50 juta atau setara dengan 0,47% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
           USD 0,40 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 2,86 juta atau setara dengan 2,73% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
           USD 2,90 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 9,47 juta atau setara dengan 9,95% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
           USD 9,56 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar USD 4,03 juta atau setara dengan 4,07% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
           USD 4,95 juta

III.A.5.   Laporan Laba Rugi Komprehensif
                                                                                                                         (Dalam ribuan USD)

                                    Keterangan                            31/12/23      31/12/22     31/12/21     31/12/20      31/12/19

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan                         376.213       473.879      412.096      309.367       331.945
           Beban pokok penjualan                                            369.780       459.389      388.501      307.424       327.389
           Laba kotor                                                          6.433       14.490       23.595         1.943         4.556
           Beban penjualan                                                    (6.608)      (7.428)      (9.123)       (5.961)       (5.420)
           Beban umum dan administrasi                                        (5.053)      (4.739)      (5.225)       (4.955)       (4.761)
           Beban keuangan                                                        (36)         (92)         (93)         (101)          (52)
           Keuntungan (kerugian) kurs - neto                                     723       (2.145)         240           253           379
           Penghasilan bunga                                                     922          861          850            76            64
           Beban lain-lain                                                       (38)         (30)         (89)      (12.665)         (256)
           Keuntungan lain-lain                                                2.517        2.230        2.077        13.585         1.157
           Laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan              (1.140)       3.147       12.232        (7.825)       (4.333)
           Manfaat (beban) pajak penghasilan                                     740         (251)      (2.668)        2.880         1.047
           Laba (rugi) tahun berjalan                                          (400)        2.896        9.564        (4.945)       (3.286)
           Penghasilan (rugi) komprehensif lainnya                             (100)          (39)         (94)          773           (53)
           Jumlah penghasilan (rugi) komprehensif tahun berjalan               (500)        2.857        9.470        (4.172)       (3.339)
           Laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
             Pemilik entitas induk                                             (399)        2.892        9.550        (4.940)       (3.286)
             Kepentingan non-pengendali                                          (1)            4           14            (5)            -




                                                                     33
Page 35
II.A.6     Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Perseroan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019
           masing-masing adalah sebesar USD 376,21 juta, USD 473,88 juta,
           USD 412,10 juta, USD 309,37 juta, dan USD 331,95 juta.

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Perseroan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar
           USD 97,67 juta atau setara dengan 20,61% dibandingkan dengan pendapatan
           dari kontrak dengan pelanggan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2022.

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Perseroan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar
           USD 61,78 juta atau setara dengan 14,99% dibandingkan dengan pendapatan
           dari kontrak dengan pelanggan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2021.

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Perseroan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar
           USD 102,73 juta atau setara dengan 33,21% dibandingkan dengan pendapatan
           dari kontrak dengan pelanggan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2020.

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Perseroan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar
           USD 22,58 juta atau setara dengan 6,80% dibandingkan dengan pendapatan
           dari kontrak dengan pelanggan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2019.

III.A.7.   Laba (Rugi) Tahun Berjalan

           Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2023, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar
           USD 0,40 juta, USD 4,95 juta, dan USD 3,29 juta. Laba tahun berjalan Perseroan
           untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021
           masing-masing adalah sebesar USD 2,90 juta dan USD 9,56 juta.

           Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar USD 3,30 juta atau setara
           dengan 113,81% dibandingkan dengan laba tahun berjalan Perseroan untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar USD 6,67 juta atau setara
           dengan 69,72% dibandingkan dengan laba tahun berjalan Perseroan untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.




                                          34
Page 36
           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar USD 14,51 juta atau setara
           dengan 293,41% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan Perseroan untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

           Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar USD 1,66 juta atau setara
           dengan 50,49% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

III.A.8.   Laporan Arus Kas
                                                                                                                        (Dalam ribuan USD)

                                 Keterangan                            31/12/23      31/12/22      31/12/21      31/12/20      31/12/19

           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Penerimaan dari pelanggan                                     378.618       467.424       416.485       307.719       342.256
           Pembayaran kepada pemasok utama dan
            beban usaha lainnya                                          (366.196)     (451.769)     (375.332)     (296.294)     (330.631)
           Pembayaran untuk pajak penghasilan                              (8.277)      (10.502)       (5.192)       (2.840)       (7.145)
           Pembayaran kepada karyawan                                      (5.885)       (5.989)       (5.817)       (5.521)       (5.787)
           Pembayaran untuk biaya bank dan beban keuangan lainnya             (36)          (51)          (51)          (37)          (51)
           Penerimaan dari pendapatan bunga                                   922           861           850            76            64
           Penerimaan dari pengembalian pajak                               2.050         4.783         7.947         5.608         6.687
           Pembayaran pajak final atas perpindahan saham                        -             -             -        (4.743)            -
           Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi                      1.196         4.757       38.890          3.968         5.393
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Perolehan aset tetap                                           (12.841)       (5.093)       (3.038)       (4.466)       (4.861)
           Penerimaan dari penjualan aset tetap                                 5             -             -             8             -
           Pencairan (penempatan) investasi jangka pendek                   8.500        (8.500)            -             -             -
           Kas Bersih digunakan untuk Aktivitas Investasi                  (4.336)      (13.593)       (3.038)       (4.458)       (4.861)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
           Penerimaan dari (pembayaran kepada) pihak berelasi - neto       (1.978)        1.964        (1.902)        2.523          (220)
           Pembayaran liabilitas sewa                                        (350)         (314)         (362)         (340)            -
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Pendanaan                                            (2.328)        1.650        (2.264)        2.183          (220)
           KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
            SETARA KAS                                                     (5.468)       (7.186)      33.588          1.693          312
           KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                             31.225        38.411          4.823         3.130         2.818
           KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                            25.757        31.225        38.411          4.823         3.130




           Arus Kas Dari Aktivitas Operasi

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019
           masing-masing adalah sebesar USD 1,20 juta, USD 4,76 juta, USD 38,89 juta,
           USD 3,97 juta, dan USD 5,39 juta.

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 1,20 juta terutama
           berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar USD 378,62 juta, yang disertai
           dengan pembayaran kepada pemasok utama dan beban usaha lainnya,
           pembayaran untuk pajak penghasilan, serta pembayaran kepada karyawan
           masing-masing sebesar USD 366,20 juta, USD 8,28 juta, dan USD 5,89 juta.




                                                                35
Page 37
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar USD 4,76 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar USD 467,42 juta, yang disertai
dengan pembayaran kepada pemasok utama dan beban usaha lainnya serta
pembayaran untuk pajak penghasilan masing-masing sebesar USD 451,77 dan
USD 10,50 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar USD 38,89 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar USD 416,49 juta, yang disertai
dengan pembayaran kepada pemasok utama dan beban usaha lainnya serta
pembayaran kepada karyawan masing-masing sebesar USD 375,33 juta dan
USD 5,82 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar USD 3,97 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar USD 307,72 juta, yang disertai
dengan pembayaran kepada pemasok utama dan beban usaha lainnya serta
pembayaran kepada karyawan masing-masing sebesar USD 296,29 juta dan
USD 5,52 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar USD 5,39 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pelanggan dan penerimaan dari pengembalian
pajak masing-masing sebesar USD 342,26 juta dan USD 6,69 juta, yang disertai
dengan pembayaran kepada pemasok utama dan beban usaha lainnya,
pembayaran untuk pajak penghasilan, serta pembayaran kepada karyawan
masing-masing sebesar USD 330,63 juta, USD 7,15 juta, dan USD 5,79 juta.

Arus Kas Untuk Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan
2019 masing-masing adalah sebesar USD 4,34 juta, USD 13,59 juta,
USD 3,04 juta, USD 4,46 juta, dan USD 4,86 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 4,34 juta berasal
dari perolehan aset tetap sebesar USD 12,84 juta, yang disertai dengan
pencairan investasi jangka pendek sebesar USD 8,50 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar USD 13,59 juta terutama
berasal dari perolehan aset tetap dan penempatan investasi jangka pendek
masing-masing sebesar USD 5,09 juta dan USD 8,50 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar USD 3,04 juta
seluruhnya berasal dari perolehan aset tetap.


                                36
Page 38
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar USD 4,46 juta terutama
berasal dari perolehan aset tetap dan penerimaan dari penjualan aset tetap
masing-masing sebesar USD 4,47 juta dan USD 0,01 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar USD 4,86 juta
seluruhnya berasal dari perolehan aset tetap.

Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2021, dan 2019
masing-masing adalah sebesar USD 2,33 juta, USD 2,26 juta, dan
USD 0,22 juta. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022
dan 2020 masing-masing adalah sebesar USD 1,65 juta dan USD 2,18 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 2,33 juta
terutama berasal dari pembayaran kepada pihak berelasi – neto dan
pembayaran liabilitas sewa masing-masing sebesar USD 1,98 juta dan
USD 0,35 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar USD 1,65 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pihak berelasi – neto sebesar USD 1,96 juta, yang
disertai dengan pembayaran liabilitas sewa sebesar USD 0,31 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar USD 2,26 juta
terutama berasal dari pembayaran kepada pihak berelasi – neto dan
pembayaran liabilitas sewa masing-masing sebesar USD 1,90 juta dan
USD 0,36 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar USD 2,18 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pihak berelasi – neto sebesar USD 2,52 juta, yang
disertai dengan pembayaran liabilitas sewa sebesar USD 0,34 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar USD 0,22 juta
seluruhnya berasal dari pembayaran kepada pihak berelasi – neto.




                               37
Page 39
III.A.9.    Rasio-rasio Keuangan


                                    Keterangan            31/12/23     31/12/22    31/12/21    31/12/20     31/12/19

            Rasio Likuiditas
            Lancar                                             1,36         1,51        1,65        1,58         1,32
            Rasio Pengelolaan Aset
            Perputaran jumlah aset                             2,06         2,47        2,25        2,07         2,00
            Ekuitas terhadap jumlah aset                       0,59         0,56        0,57        0,64         0,60
            Rasio Solvabilitas
            Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset             0,41         0,44        0,43        0,36         0,40
            Jumlah liabilitas terhadap ekuitas                 0,71         0,79        0,75        0,57         0,67
            Rasio Profitabilitas
            Marjin laba kotor                                  1,71%       3,06%       5,73%        0,63%        1,37%
            Marjin laba (rugi) bersih                         -0,11%       0,61%       2,32%       -1,60%       -0,99%
            Imbal hasil aset                                  -0,22%       1,51%       5,23%       -3,31%       -1,98%
            Imbal hasil ekuitas                               -0,37%       2,69%       9,14%       -5,20%       -3,31%




III.A.10.   Pengelolaan Aset

            Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi Perseroan. Pada tanggal-
            tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio perputaran
            jumlah aset masing-masing adalah 2,06; 2,47; 2,25; 2,07; dan 2,00.

            Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas
            Perseroan terhadap jumlah aset Perseroan. Pada tanggal-tanggal
            31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio ekuitas terhadap jumlah
            aset masing-masing adalah 0,59; 0,56; 0,57; 0,64; dan 0,60.

III.A.11.   Solvabilitas

            Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh
            liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui perbandingan
            antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

            Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio
            jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,41; 0,44; 0,43;
            0,36; dan 0,40, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas
            masing-masing adalah 0,71; 0,79; 0,75; 0,57; dan 0,67.

III.A.12.   Profitabilitas

            Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk tahun
            yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021masing-masing
            adalah sebesar 1,51% dan 5,23%.

            Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas
            untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021
            masing-masing adalah sebesar 2,69% dan 9,14%.


                                                     38
Page 40
III.B.     Analisis atas Kinerja Historis LCTN

           Laporan keuangan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 telah diaudit oleh KAP PSS
           masing-masing dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.

           Ikhtisar data keuangan penting LCTN adalah sebagai berikut:

III.B.1.   Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                                (Dalam ribuan USD)

                                 Keterangan                           31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20     31/12/19

           ASET
           ASET LANCAR
           Kas dan setara kas                                            25.416      30.831      37.567       4.466         1.718
           Investasi jangka pendek                                            -       8.500           -           -             -
           Piutang usaha
             Pihak berelasi                                               5.131       3.816       7.181       5.055         4.696
             Pihak ketiga                                                 7.304      10.582       9.098       7.729         6.207
           Piutang lain-lain                                              2.122         722       2.146         175        27.085
           Persediaan - neto                                             49.143      59.628      54.452      43.796        44.636
           Pajak dibayar di muka                                          3.126       2.862       4.098       8.028         7.733
           Biaya dibayar di muka                                            162         262         271         201           265
           Aset lancar lainnya                                            1.069         825       1.169         347           554
           Jumlah Aset Lancar                                            93.473     118.028     115.982      69.797        92.894
           ASET TIDAK LANCAR
           Aset tetap - neto                                             58.193      50.848      52.676      60.206        69.087
           Properti investasi                                            10.108      10.108       8.123       8.123         8.123
           Aset hak-guna - neto                                             630         268         514         814             -
           Aset tak berwujud - perangkat lunak komputer - neto               87         159         238         274           102
           Tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak            18.145      10.856       3.640       7.581         8.281
           Aset tidak lancar lainnya                                        384         379         394         396           399
           Jumlah Aset Tidak Lancar                                      87.547      72.618      65.585      77.394        85.992
           JUMLAH ASET                                                  181.020     190.646     181.567     147.191       178.886




                                                                 39
Page 41
                                                                                                                         (Dalam ribuan USD)

                                  Keterangan                                31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20     31/12/19

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
           Utang usaha
             Pihak ketiga                                                       1.332        1.520          720          581           909
             Pihak berelasi                                                    58.994       69.230       51.471       35.044        33.194
           Utang lain-lain                                                      2.010        1.561        1.628        1.134           993
           Kontrak liabilitas - Pihak ketiga                                    1.793        1.274        9.626        2.050             -
           Biaya masih harus dibayar                                            3.974        3.512        5.595        3.713         3.178
           Utang pajak                                                             91          144          288           64            65
           Liabilitas sewa jangka panjang yang
             jatuh tempo dalam waktu satu tahun                                    77          218          240          327             -
           Uang muka penjualan                                                      -            -            -            -         1.385
           Pinjaman dari pemegang saham                                             -            -            -            -        28.622
           Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                     68.271       77.459       69.568       42.913        68.346
           LIABILITAS JANGKA PANJANG
           Liabilitas sewa jangka panjang - setelah dikurangi bagian
             yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                              408           27          278          511             -
           Liabilitas pajak tangguhan - neto                                      974        1.757        2.140        3.750         7.198
           Liabilitas imbalan pasca kerja                                       4.622        4.105        5.105        4.790         5.228
           Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                     6.004        5.889        7.523        9.051        12.426
           JUMLAH LIABILITAS                                                   74.275       83.348       77.091       51.964        80.772
           EKUITAS
           Modal saham                                                        128.750      128.750      128.750      128.750       128.750
           Tambahan modal disetor                                              15.453       15.453       15.453       15.453        15.453
           Modal disetor lainnya                                                8.776        8.776        8.776        8.776         8.776
           Defisit                                                            (46.234)     (45.681)     (48.503)     (57.752)      (54.865)
           JUMLAH EKUITAS                                                     106.745      107.298      104.476       95.227        98.114
           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                      181.020      190.646      181.567      147.191       178.886




III.B.2.   Aset

           Jumlah aset LCTN pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020,
           dan 2019 masing-masing adalah sebesar USD 181,02 juta, USD 190,65 juta,
           USD 181,57 juta, USD 147,19 juta, dan USD 178,89 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset LCTN mengalami penurunan
           sebesar USD 9,63 juta atau setara dengan 5,05% dibandingkan dengan jumlah
           aset pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
           penurunan kas dan setara kas, investasi jangka pendek, serta persediaan – neto
           masing-masing sebesar USD 5,42 juta, USD 8,50 juta, dan USD 10,49 juta, yang
           disertai dengan kenaikan aset tetap – neto serta tagihan dan keberatan atas hasil
           pemeriksaan pajak masing-masing sebesar USD 7,35 juta dan USD 7,29 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset LCTN mengalami kenaikan
           sebesar USD 9,08 juta atau setara dengan 5,00% dibandingkan dengan jumlah
           aset pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
           kenaikan investasi jangka pendek, persediaan – neto, dan tagihan dan keberatan
           atas hasil pemeriksaan pajak masing-masing sebesar USD 8,50 juta,
           USD 5,18 juta, dan USD 7,22 juta, yang disertai dengan penurunan kas dan
           setara kas serta piutang usaha – pihak berelasi masing-masing sebesar
           USD 6,74 juta dan USD 3,37 juta.




                                                                       40
Page 42
           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset LCTN mengalami kenaikan
           sebesar USD 34,38 juta atau setara dengan 23,35% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan
           oleh kenaikan kas dan setara kas USD 33,10 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah aset LCTN mengalami penurunan
           sebesar USD 31,70 juta atau setara dengan 17,72% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh penurunan piutang lain-lain dan aset tetap masing-masing
           sebesar USD 26,91 juta dan USD 8,88 juta.

III.B.3.   Liabilitas

           Jumlah liabilitas LCTN pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021,
           2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar USD 74,28 juta, USD 83,35 juta,
           USD 77,09 juta, USD 51,96 juta, dan USD 80,77 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas LCTN mengalami penurunan
           sebesar USD 9,07 juta atau setara dengan 10,89% dibandingkan dengan jumlah
           liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama disebabkan
           oleh penurunan utang usaha – pihak berelasi sebesar USD 10,24 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas LCTN mengalami kenaikan
           sebesar USD 6,26 juta atau setara dengan 8,12% dibandingkan dengan jumlah
           liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan
           oleh kenaikan utang usaha – pihak berelasi sebesar USD 17,76 juta, yang
           disertai dengan penurunan kontrak liabilitas – pihak ketiga, biaya masih harus
           dibayar, dan liabilitas imbalan pasca kerja masing-masing sebesar
           USD 8,35 juta, USD 2,08 juta, dan USD 1,00 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas LCTN mengalami kenaikan
           sebesar USD 25,13 juta atau setara dengan 48,35% dibandingkan dengan
           jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan utang usaha – pihak berelasi dan kontrak liabilitas –
           pihak ketiga masing-masing sebesar USD 16,43 juta dan USD 7,58 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah liabilitas LCTN mengalami penurunan
           sebesar USD 28,81 juta atau setara dengan 35,67% dibandingkan dengan
           jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh penurunan pinjaman dari pemegang saham sebesar
           USD 28,62 juta.




                                          41
Page 43
III.B.4.   Ekuitas

           Jumlah ekuitas LCTN pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021,
           2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar USD 106,75 juta,
           USD 107,30 juta, USD 104,48 juta, USD 95,23 juta, dan USD 98,11 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas LCTN mengalami penurunan
           sebesar USD 0,55 juta atau setara dengan 0,52% dibandingkan dengan jumlah
           ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama disebabkan
           oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh LCTN sebesar USD 0,45 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas LCTN mengalami kenaikan
           sebesar USD 2,82 juta atau setara dengan 2,70% dibandingkan dengan jumlah
           ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
           laba tahun berjalan yang dibukukan oleh LCTN sebesar USD 2,86 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas LCTN mengalami kenaikan
           sebesar USD 9,25 juta atau setara dengan 9,71% dibandingkan dengan jumlah
           ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
           laba tahun berjalan yang dibukukan oleh LCTN sebesar USD 9,34 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah ekuitas LCTN mengalami penurunan
           sebesar USD 2,89 juta atau setara dengan 2,94% dibandingkan dengan jumlah
           ekuitas pada tanggal 31 Desember 2019. Penurunan ini terutama disebabkan
           oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh LCTN sebesar USD 3,66 juta

III.B.5.   Laporan Laba Rugi Komprehensif
                                                                                                                      (Dalam ribuan USD)

                                  Keterangan                            31/12/23      31/12/22     31/12/21     31/12/20      31/12/19

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan                       369.151       466.647      402.584      299.673       317.205
           Beban pokok penjualan                                          362.985       452.397      379.448      298.173       313.317
           Laba kotor                                                        6.166       14.250       23.136         1.500         3.888
           Beban penjualan                                                  (6.607)      (7.426)      (9.121)       (5.958)       (5.403)
           Beban umum dan administrasi                                      (4.854)      (4.610)      (5.019)       (4.638)       (4.416)
           Beban keuangan                                                      (34)         (90)         (91)          (97)       (1.428)
           Keuntungan (kerugian) kurs - neto                                   724       (2.076)         212           261           338
           Penghasilan bunga                                                   918          854          839            59            57
           Beban lain-lain                                                     (38)         (30)         (20)          (58)         (184)
           Keuntungan lain-lain                                              2.517        2.230        2.075         2.391         1.157
           Laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan            (1.208)       3.102       12.011        (6.540)       (5.991)
           Manfaat (beban) pajak penghasilan                                   755         (241)      (2.668)        2.880         1.139
           Laba (rugi) tahun berjalan                                        (453)        2.861        9.343        (3.660)       (4.852)
           Penghasilan (rugi) komprehensif lainnya                           (100)          (39)         (94)          773           (53)
           Jumlah laba (rugi) komprehensif tahun berjalan                    (553)        2.822        9.249        (2.887)       (4.905)




                                                                   42
Page 44
III.B.6    Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan LCTN untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019
           masing-masing adalah sebesar USD 369,15 juta, USD 466,65 juta, USD 402,58
           juta, USD 299,67 juta, dan USD 317,21 juta.

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan LCTN untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar USD 97,50 juta
           atau setara dengan 20,89% dibandingkan dengan pendapatan dari kontrak
           dengan pelanggan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022.

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan LCTN untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar USD 64,06 juta
           atau setara dengan 15,91% dibandingkan dengan pendapatan dari kontrak
           dengan pelanggan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021.

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan LCTN untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar USD 102,91 juta
           atau setara dengan 34,34% dibandingkan dengan pendapatan dari kontrak
           dengan pelanggan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020.

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan LCTN untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar USD 17,53 juta
           atau setara dengan 5,53% dibandingkan dengan pendapatan dari kontrak
           dengan pelanggan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2019.

III.B.7.   Laba (Rugi) Tahun Berjalan

           Rugi tahun berjalan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2023, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar
           USD 0,45 juta, USD 3,66 juta, dan USD 4,85 juta. Laba tahun berjalan LCTN
           untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021
           masing-masing adalah sebesar USD 2,86 juta dan USD 9,34 juta.

           Rugi tahun berjalan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar USD 3,31 juta atau setara
           dengan 115,83% dibandingkan dengan laba tahun berjalan LCTN untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

           Laba tahun berjalan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar USD 6,48 juta atau setara
           dengan 69,38% dibandingkan dengan laba tahun berjalan LCTN untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.




                                        43
Page 45
           Laba tahun berjalan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar USD 13,00 juta atau setara
           dengan 355,27% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan LCTN untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

           Rugi tahun berjalan LCTN untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 mengalami penurunan sebesar USD 1,19 juta atau setara
           dengan 24,57% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan LCTN untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

III.B.8.   Laporan Arus Kas
                                                                                                                       (Dalam ribuan USD)

                                 Keterangan                            31/12/23      31/12/22      31/12/21      31/12/20      31/12/19

           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Penerimaan dari pelanggan                                      371.633       460.176       406.664       297.792       325.745
           Pembayaran kepada pemasok dan beban usaha lainnya             (359.311)     (444.131)     (365.914)     (290.931)     (314.926)
           Pembayaran untuk pajak penghasilan                              (8.118)      (10.317)       (5.080)       (2.658)       (6.808)
           Pembayaran kepada karyawan                                      (5.832)       (5.938)       (5.769)       (5.446)       (5.688)
           Pembayaran untuk biaya bank dan beban keuangan lainnya             (34)          (49)          (49)          (33)          (44)
           Penerimaan dari pendapatan bunga                                   918           854           839            59            57
           Penerimaan dari pengembalian pajak                               2.002         4.618         7.689         5.279         6.354
           Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi                      1.258         5.213       38.380          4.062         4.690
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Perolehan aset tetap                                           (12.841)       (5.093)       (3.038)       (4.466)       (4.861)
           Penerimaan dari penjualan aset tetap                                 5             -             -             8             -
           Pencairan (penempatan) investasi jangka pendek                   8.500        (8.500)            -             -             -
           Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                  (4.336)      (13.593)       (3.038)       (4.458)       (4.861)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
           Penerimaan dari (pembayaran kepada) pihak berelasi - neto       (1.987)        1.958        (1.879)        3.484          (101)
           Pembayaran liabilitas sewa                                        (350)         (314)         (362)         (340)            -
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Pendanaan                                            (2.337)        1.644        (2.241)        3.144          (101)
           KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
            SETARA KAS                                                     (5.415)       (6.736)      33.101          2.748          (272)
           KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                             30.831        37.567          4.466         1.718         1.990
           KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                            25.416        30.831        37.567          4.466         1.718




           Arus Kas Dari Aktivitas Operasi

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi LCTN untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019
           masing-masing adalah sebesar USD 1,26 juta, USD 5,21 juta, USD 38,38 juta,
           USD 4,06 juta, dan USD 4,69 juta.

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi LCTN untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 1,26 juta terutama
           berasal dari penerimaan dari pelanggan dan penerimaan dari pengembalian
           pajak masing-masing sebesar USD 371,63 juta dan USD 2,00 juta, yang disertai
           dengan pembayaran kepada pemasok dan beban usaha lainnya, pembayaran
           untuk pajak penghasilan, dan pembayaran kepada karyawan masing-masing
           sebesar USD 359,31 juta, USD 8,12 juta, dan USD 5,83 juta.




                                                                44
Page 46
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi LCTN untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar USD 5,21 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pelanggan USD 460,18 juta, yang disertai dengan
pembayaran kepada pemasok dan beban usaha lainnya serta pembayaran
untuk pajak penghasilan masing-masing sebesar USD 444,13 juta dan
USD 10,32 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi LCTN untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar USD 38,38 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pelanggan serta penerimaan dari pengembalian
pajak masing-masing sebesar USD 406,66 juta dan USD 7,69 juta, yang disertai
dengan pembayaran kepada pemasok dan beban usaha lainnya, pembayaran
untuk pajak penghasilan, serta pembayaran kepada karyawan masing-masing
sebesar USD 365,91 juta, USD 5,08 juta, dan USD 5,77 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi LCTN untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar USD 4,06 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pelanggan serta penerimaan dari pengembalian
pajak masing-masing sebesar USD 297,79 juta dan USD 5,28 juta, yang disertai
dengan pembayaran kepada pemasok dan beban usaha lainnya, pembayaran
untuk pajak penghasilan, serta pembayaran kepada karyawan masing-masing
sebesar USD 290,93 juta, USD 2,66 juta, dan USD 5,45 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi LCTN untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar USD 4,69 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pelanggan serta penerimaan dari pengembalian
pajak masing-masing sebesar USD 325,75 juta dan USD 6,35 juta, yang disertai
dengan pembayaran kepada pemasok dan beban usaha lainnya, pembayaran
untuk pajak penghasilan, serta pembayaran kepada karyawan masing-masing
sebesar USD 314,93 juta, USD 6,81 juta, dan USD 5,69 juta.

Arus Kas Untuk Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi LCTN untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019
masing-masing adalah sebesar USD 4,34 juta, USD 13,59 juta, USD 3,04 juta,
USD 4,46 juta, dan USD 4,86 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi LCTN untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 4,34 juta terutama
berasal dari perolehan aset tetap sebesar USD 12,84 juta, yang disertai dengan
pencairan investasi jangka pendek sebesar dan USD 8,50 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi LCTN untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar USD 13,59 juta terutama
berasal dari perolehan aset tetap dan penempatan investasi jangka pendek
masing-masing sebesar USD 5,09 juta dan USD 8,50 juta.




                               45
Page 47
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi LCTN untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar USD 3,04 juta seluruhnya
berasal dari perolehan aset tetap.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi LCTN untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar USD 4,46 juta terutama
berasal dari perolehan aset tetap sebesar USD 4,47 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi LCTN untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar USD 4,86 juta seluruhnya
berasal dari perolehan aset tetap.

Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan LCTN untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2021, dan 2019
masing-masing adalah sebesar USD 2,34 juta, USD 2,24 juta, dan USD 0,10
juta. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan LCTN untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2020 masing-
masing adalah sebesar USD 1,64 juta dan USD 3,14 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan LCTN untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 2,34 juta terutama
berasal dari pembayaran kepada pihak berelasi – neto dan pembayaran liabilitas
sewa masing-masing sebesar USD 1,99 juta dan USD 0,35 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan LCTN untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar USD 1,64 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pihak berelasi – neto sebesar USD 1,96 juta, yang
disertai dengan pembayaran liabilitas sewa sebesar USD 0,31 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan LCTN untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar USD 2,24 juta terutama
berasal dari pembayaran kepada pihak berelasi – neto dan pembayaran liabilitas
sewa masing-masing sebesar USD 1,88 juta dan USD 0,36 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan LCTN untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar USD 3,14 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pihak berelasi – neto sebesar USD 3,48 juta, yang
disertai dengan pembayaran liabilitas sewa sebesar USD 0,34 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan LCTN untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar USD 0,10 juta
seluruhnya berasal dari pembayaran kepada pihak berelasi – neto.




                               46
Page 48
III.B.9.    Rasio-rasio Keuangan


                                    Keterangan            31/12/23     31/12/22    31/12/21    31/12/20     31/12/19

            Rasio Likuiditas
            Lancar                                             1,37         1,52        1,67        1,63         1,36
            Rasio Pengelolaan Aset
            Perputaran jumlah aset                             2,04         2,45        2,22        2,04         1,77
            Ekuitas terhadap jumlah aset                       0,59         0,56        0,58        0,65         0,55
            Rasio Solvabilitas
            Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset             0,41         0,44        0,42        0,35         0,45
            Jumlah liabilitas terhadap ekuitas                 0,70         0,78        0,74        0,55         0,82
            Rasio Profitabilitas
            Marjin laba kotor                                  1,67%       3,05%       5,75%        0,50%        1,23%
            Marjin laba (rugi) bersih                         -0,12%       0,61%       2,32%       -1,22%       -1,53%
            Imbal hasil aset                                  -0,25%       1,50%       5,15%       -2,49%       -2,71%
            Imbal hasil ekuitas                               -0,42%       2,67%       8,94%       -3,84%       -4,95%




III.B.10.   Pengelolaan Aset

            Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan LCTN dalam
            menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi LCTN. Pada tanggal-tanggal
            31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio perputaran jumlah aset
            masing-masing adalah 2,04; 2,45; 2,22; 2,04; dan 1,77.

            Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas LCTN
            terhadap jumlah aset LCTN. Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022,
            2021, 2020, dan 2019, rasio ekuitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah
            0,59; 0,56; 0,58; 0,65; dan 0,55.

III.B.11.   Solvabilitas

            Solvabilitas menunjukkan kemampuan LCTN untuk memenuhi seluruh
            liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui perbandingan
            antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

            Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio
            jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,41; 0,44; 0,42;
            0,35; dan 0,45, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas
            masing-masing adalah 0,70; 0,78; 0,74; 0,55; dan 0,82.

III.B.12.   Profitabilitas

            Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan LCTN dalam menghasilkan
            laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk tahun yang berakhir
            pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 masing-masing adalah
            sebesar 1,50% dan 5,15%.

            Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan LCTN dalam
            menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas
            untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021
            masing-masing adalah sebesar 2,67% dan 8,94%.


                                                     47
Page 49
III.C.   Analisis atas Laporan Proforma

         Analisis atas Proforma Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Sebelum
         dan Setelah Transaksi.

         Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai proforma laporan posisi
         keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Transaksi yang
         disusun oleh manajemen Perseroan.

         Ikhtisar data keuangan penting proforma pada tanggal 31 Desember 2023:

                                                                                           (Dalam ribuan USD)
                                                                                                 Setelah
                                 Keterangan                    31/12/23      Penyesuaian
                                                                                               Transaksi
         ASET
         ASET LANCAR
         Kas dan setara kas                                         25.757             -              25.757
         Piutang usaha
           Pihak berelasi                                            5.131             -               5.131
           Pihak ketiga                                              7.523             -               7.523
         Piutang lain-lain                                           2.124             -               2.124
         Persediaan - neto                                          49.815             -              49.815
         Pajak dibayar di muka                                       3.156             -               3.156
         Biaya dibayar di muka                                         163             -                 163
         Aset lancar lainnya                                         1.069             -               1.069
         Jumlah Aset Lancar                                         94.738             -              94.738
         ASET TIDAK LANCAR
         Aset tetap - neto                                          58.193             -              58.193
         Properti investasi                                         10.108             -              10.108
         Aset hak guna - neto                                          630             -                 630
         Aset tak berwujud - perangkat lunak komputer - neto            87             -                  87
         Tagihan dan keberatan atas hasil pemeriksaan pajak         18.546             -              18.546
         Aset tidak lancar lainnya                                     368             -                 368
         Jumlah Aset Tidak Lancar                                   87.932             -              87.932
         JUMLAH ASET                                               182.670             -             182.670




                                                        48
Page 50
                                                                                          (Dalam ribuan USD)
                                                                                                Setelah
                       Keterangan                           31/12/23        Penyesuaian
                                                                                              Transaksi
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak ketiga                                                    1.332                   -           1.332
  Pihak berelasi                                                 60.213                   -          60.213
Utang lain-lain                                                   2.043                   -           2.043
Kontrak liabilitas - Pihak ketiga                                 1.860                   -           1.860
Biaya masih harus dibayar                                         4.060                   -           4.060
Utang pajak                                                          92                   -              92
Liabilitas sewa jangka panjang yang jatuh tempo dalam
  waktu satu tahun                                                     77                 -               77
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                  69.677                   -          69.677
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas sewa jangka panjang - setelah dikurangi bagian
  yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                           408                   -             408
Liabilitas pajak tangguhan - neto                                   974                   -             974
Liabilitas imbalan pasca kerja                                    4.622                   -           4.622
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                  6.004                   -           6.004
JUMLAH LIABILITAS                                                75.681                   -          75.681
EKUITAS
Modal saham                                                     163.838                   -         163.838
Tambahan modal disetor                                           45.880                   -          45.880
Saldo laba                                                     (102.879)                  -        (102.879)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
  Induk                                                         106.839                   -         106.839
Kepentingan non-pengendali                                          150                   -             150
JUMLAH EKUITAS                                                  106.989                   -         106.989
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                   182.670                   -         182.670



                                                                                          (Dalam ribuan USD)
                                                                                                Setelah
                       Keterangan                           31/12/23        Penyesuaian
                                                                                              Transaksi
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan                        376.213                   -         376.213
Beban pokok penjualan                                           369.780                   -         369.780
Laba kotor                                                        6.433                   -            6.433
Beban penjualan                                                  (6.608)                  -           (6.608)
Beban umum dan administrasi                                      (5.053)                  -           (5.053)
Beban keuangan                                                      (36)                  -              (36)
Keuntungan kurs - neto                                              723                   -              723
Penghasilan bunga                                                   922                   -              922
Beban lain-lain                                                     (38)                  -              (38)
Keuntungan lain-lain                                              2.517                   -            2.517
Rugi sebelum manfaat pajak penghasilan                           (1.140)                  -           (1.140)
Manfaat pajak penghasilan                                           740                   -              740
Rugi tahun berjalan                                                (400)                  -             (400)
Rugi komprehensif lainnya                                          (100)                  -             (100)
Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan                            (500)                  -             (500)
Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk                                             (399)                  -             (399)
 Kepentingan non-pengendali                                          (1)                  -               (1)




                                                49
Page 51
III.D.     Analisis Inkremental

           Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Transaksi ini, kami juga melakukan
           analisis inkremental dengan mempertimbangkan hal-hal antara lain sebagai
           berikut:

           •    Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi
                yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan
                Perseroan;
           •    Biaya atau pendapatan yang relevan;
           •    Informasi non-keuangan yang relevan; dan
           •    Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
                rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.

III.D.1.   Kontribusi Nilai Tambah terhadap Perseroan

           Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2028:

           Sebelum Transaksi
                                                                                                           (Dalam ribuan USD)

                                  Keterangan               31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan          403.930       406.601       409.379       447.401       450.667
           Beban pokok penjualan                             395.962       398.353       400.126       434.854       437.280
           Laba kotor                                          7.968         8.248         9.253        12.547        13.387
           Beban usaha                                        10.673        10.940        11.213        12.056        12.358
           Laba usaha                                          (2.705)       (2.691)       (1.960)         491         1.029
           Pendapatan lain-lain                                 2.969         2.969         2.969        2.969         2.969
           Laba sebelum pajak penghasilan                        264           278         1.009         3.460         3.998
           Manfaat pajak penghasilan                             (58)          (61)         (222)         (761)         (880)
           Laba tahun berjalan                                   206           217           787         2.699         3.119




           Setelah Transaksi
                                                                                                           (Dalam ribuan USD)

                                  Keterangan               31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28

           Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan          435.158        438.163       441.287       480.008       483.661
           Beban pokok penjualan                             421.741        424.080       425.936       460.724       463.209
           Laba kotor                                         13.417         14.083        15.351        19.284        20.452
           Beban usaha                                        12.598         12.900        14.729        15.798        16.150
           Laba usaha                                            819          1.183           621         3.486         4.302
           Pendapatan lain-lain                                2.969          2.969         2.969         2.969         2.969
           Laba sebelum pajak penghasilan                      3.788          4.152         3.591         6.455         7.271
           Beban pajak penghasilan                              (833)          (913)         (790)       (1.420)       (1.600)
           Laba tahun berjalan                                 2.954          3.238         2.801         5.035         5.672




           Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan dari kontrak
           dengan pelanggan dan laba tahun berjalan Perseroan sebelum Transaksi
           masing-masing adalah sebesar USD 2,12 miliar dan USD 7,03 juta.




                                                      50
Page 52
             Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan dari kontrak dengan pelanggan dan
             laba tahun berjalan Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah sebesar
             USD 2,28 miliar dan USD 19,70 juta.

             Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif tersebut
             di atas, setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi memperoleh
             tambahan laba tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
             31 Desember 2024 – 2028, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja
             keuangan Perseroan pada masa yang akan datang.

III.E.2.     Biaya atau Pendapatan yang Relevan

             Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, tidak
             terdapat biaya atau pendapatan yang relevan yang signifikan terkait dengan
             Transaksi, selain yang telah diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran.

III.E.3.     Informasi Non-Keuangan yang Relevan

III.E.3.a.   Produk yang dihasilkan

             LCTN merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang bidang industri
             polyethylene, perdagangan besar (distributor utama dan importir) dan real
             estate. Dengan demikian, produk yang dihasilkan oleh LCTN adalah high density
             polyethylene (HDPE) dan linear low density polyethylene (LLDP).

III.E.3.b.   Pasar Geografis

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis LCTN adalah wilayah
             Indonesia dengan mayoritas area penjualan berada di pulau Jawa dan sebagian
             kecil di pulau Sumatera serta negara lainnya, terutama Malaysia dan Tiongkok
             sebagai pasar geografis untuk penjualan ekspor.

III.E.3.c.   Pesaing Usaha

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pesaing usaha LCTN adalah
             PT Chandra Asri Pacific Tbk dengan produk yang dihasilkan adalah
             polyethylene, polypropylene, dan beberapa produk turunan petrokimia lainnya.




                                            51
Page 53
III.E.3.d.   Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, LCTN akan bergerak lebih dinamis
             untuk mengikuti perubahan di pasar. Peningkatan kuantitas penjualan akan
             menjadi fokus utama LCTN, yang bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasar,
             yang akan dilakukan dengan meningkatkan intensitas pemasaran agar dapat
             melakukan penetrasi pasar secara lebih luas.

             Komitmen LCTN adalah menunjukkan eksistensi dengan selalu
             mengembangkan diri dan up-to-date mengikuti keadaan pasar. Perubahan
             kebutuhan dan perilaku masyarakat terhadap produk plastik pada khususnya
             menuntut LCTN untuk bisa berkembang mengikuti perubahan tersebut dengan
             selalu memberikan produk dan pelayanan yang diinginkan. LCTN juga akan
             selalu berusaha menjaga hubungan baik dengan pelanggan yang ada serta
             membina hubungan baik dengan calon pelanggan yang berpotensi.

             Dari sisi operasional produksi, prioritas LCTN adalah memastikan
             kesinambungan proses produksi untuk senantiasa berjalan dengan normal tanpa
             ada kendala baik dari sisi pasokan bahan baku maupun sisi personel.

III.E.3.e.   Prosedur Pengambilan Keputusan atas Transaksi

             Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses
             pengambilan keputusan atas Transaksi telah dilakukan melalui proses yang
             sesuai prosedur internal Perseroan. Setelah menentukan rencana atas
             Transaksi, Direktur harus memperoleh persetujuan dari Direktur Utama dan
             Dewan Komisaris. Sebelum Direktur mengusulkan usulan rencana atas
             Transaksi, Direktur telah melalui tahapan proses analisis internal, sebagaimana
             konfirmasi dengan manajemen Perseroan. Dengan demikian, manajemen telah
             mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam
             menentukan rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.




                                            52
Page 54
IV.   ANALISIS ATAS KEWAJARAN TRANSAKSI

      Analisis kewajaran Transaksi secara lengkap adalah sebagai berikut:

      1. Kami melakukan analisis perbandingan terhadap tarif yang dibebankan pada
         beberapa perusahaan publik lainnya di Indonesia. Berikut adalah keterangan
         mengenai tarif yang dibebankan pada perusahaan-perusahaan publik di
         Indonesia menggunakan laporan keuangan terkini sebagaimana telah
         dipublikasikan pada website BEI adalah sebagai berikut;
          No.          Nama Perusahaan                                 Penerima Jasa                                 Pemberi Jasa                               Jasa                   Fee atas Jasa yang Diberikan

            1   PT Astra Otoparts Tbk                  PT Astra Otoparts Tbk                         Sakae Riken Kogyo Co. Ltd., Japan                Royalti dan teknis   0,50% - 4,00% dari penjualan produk tertentu
                                                       PT Astra Otoparts Tbk                         Magna International japan Inc.                   Royalti dan teknis   0,50% - 4,00% dari penjualan produk tertentu
                                                       PT Air Products Indonesia                     Kumi Kasei Co. Ltd.                              Royalti dan teknis   0,50% - 4,00% dari penjualan produk tertentu
                                                       PT Federal Izumi Manufacturing                MAHLE Engine Component Japan Corp.               Royalti dan teknis   0,50% - 4,00% dari penjualan produk tertentu
                                                       PT FSCM Manufacturing Indonesia               Daido Kogyo Co. Ltd.                             Royalti dan teknis   0,50% - 4,00% dari penjualan produk tertentu
                                                       PT Menara Terus Makmur                        Kawasaki Industrial Co. Ltd.                     Royalti dan teknis   0,50% - 4,00% dari penjualan produk tertentu
                                                       PT Menara Terus Makmur                        MetalArt Corporation, Japan                      Royalti dan teknis   0,50% - 4,00% dari penjualan produk tertentu
                                                       PT Gemala Kempa Daya                          Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation, Japan   Royalti dan teknis   0,50% - 4,00% dari penjualan produk tertentu
                                                       PT Century Batteries Indonesia                GS Yuasa International Ltd.                      Royalti dan teknis   0,50% - 4,00% dari penjualan produk tertentu
                                                       PT Pakoakuina                                 Topy Industries Ltd.                             Royalti dan teknis   0,50% - 4,00% dari penjualan produk tertentu
                                                       PT Velasto Indonesia                          Saitama Kiki Co., Ltd., Japan                    Royalti dan teknis   0,50% - 4,00% dari penjualan produk tertentu
                                                       PT Indokario Perkasa                          Toyoda Gosei Co. Ltd.                            Royalti dan teknis   0,50% - 4,00% dari penjualan produk tertentu
                                                       PT Astra Daido Steel Indonesia                Daido Die & Mold Steel Solutions Co., Ltd.       Royalti dan teknis   0,50% - 4,00% dari penjualan produk tertentu

            2   PT Fast Food Indonesia Tbk             PT Fast Food Indonesia Tbk                    KFC Restaurants Asia Pte. Ltd.                   Royalti              6,00% dari pendapatan
                                                       PT Fast Food Indonesia Tbk                    KFC Asia Holding. LLC                            Royalti              6,00% dari pendapatan
                                                       PT Fast Food Indonesia Tbk                    Taco Bell Restaurants Asia Pte. Ltd.             Royalti              6,00% dari pendapatan

            3   PT Gajah Tunggal Tbk                   PT Gajah Tunggal Tbk                          GITI Tire Pte. Ltd.                              Royalti              1,30% dari penjualan bersih produk GITI

            4   PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk                  PT Indofood Sukses Makmur Tbk                    Royalti              1,50% dari penjualan bersih produk mi instan
                                                       Indofood (M) Food Industries Sdn. Bhd         PT Indofood Sukses Makmur Tbk                    Royalti              1,50% dari nilai penjualan neto produk

            5   PT Asahimas Flat Glass Tbk             PT Asahimas Flat Glass Tbk                    AGC Glass Europe                                 Royalti              1,00% sampai dengan 4,00% dari penjualan neto
                                                       PT Asahimas Flat Glass Tbk                    AGC Inc.                                         Royalti              0,50% sampai dengan 3,50% dari penjualan neto

            6   PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk          Alfamart Trading Philippines, Inc.            PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk                    Royalti              0,50% dari pendapatan neto per kuartal

            7   PT Citra Putra Realty Tbk              PT Citra Putra Realty Tbk                     PT Luxury Hotel International Indonesia          Royalti              1,25% sampai dengan 1,75% dari pendapatan kotor

            8   PT Citra Tubindo Tbk                   PT Citra Tubindo Tbk                          Vallourec Oil & Gas France                       Royalti              3,25% dari penjualan
            9   PT Indospring Tbk                      PT Indospring Tbk                             Murata Spring Co. Ltd.                           Royalti              2,00% dari penjualan neto
                                                       PT Indospring Tbk                             Mitsubishi Steel Mfg. Co. Ltd.                   Royalti              2,50% dari penjualan bersih atau minimal USD 6.000

           10   PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk        PT Accor Asia Pasific Consulting Indonesia       Royalti              4,00% dari laba bruto operasi hotel, tidak termasuk pajak
                                                       PT Metropolitan Realty Internasional          PT Accor Asia Pasific Consulting Indonesia       Royalti              4,00% dari laba bruto operasi hotel, tidak termasuk pajak
                                                       PT Hotel Cikini Realty                        PT Accor Asia Pasific Consulting Indonesia       Royalti              4,00% dari laba bruto operasi hotel, tidak termasuk pajak
                                                       PT Hotel Kemang Realty                        Pop! International Hotels Corporation            Royalti              2,50% dari jumlah pendapatan hotel, tidak termasuk pajak
                                                       PT Hotel Yogya Realty                         Pop! International Hotels Corporation            Royalti              2,50% dari jumlah pendapatan hotel, tidak termasuk pajak
                                                       PT Bangun Hotel Nusantara                     Pop! International Hotels Corporation            Royalti              1,50% dari jumlah pendapatan hotel, tidak termasuk pajak




         Berdasarkan data dari laporan keuangan terkini perusahaan publik di
         Indonesia, sebagaimana diuraikan di atas, tarif yang dibebankan pada
         perusahaan-perusahaan publik di atas berkisar antara 0,50% sampai dengan
         6,00% dari pendapatan. Dengan demikian, biaya sublisensi LCTN dengan
         tarif sebesar 0,15% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN yang
         merupakan bagian dari jumlah tarif lisensi sebesar 0,50% dari pendapatan
         LCTN dikurangi beban iklan LCTN masih berada di bawah kisaran tarif
         sejenis yang dibebankan pada perusahaan-perusahaan publik di atas
         sehingga hal tersebut memberikan keuntungan bagi Perseroan dan LCTN.




                                                                                                53
Page 55
2. Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
   tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2028:

   Sebelum Transaksi
                                                                                                    (Dalam ribuan USD)

                          Keterangan               31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28

   Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan           403.930       406.601       409.379       447.401       450.667
   Beban pokok penjualan                              395.962       398.353       400.126       434.854       437.280
   Laba kotor                                           7.968         8.248         9.253        12.547        13.387
   Beban usaha                                         10.673        10.940        11.213        12.056        12.358
   Laba usaha                                          (2.705)       (2.691)       (1.960)          491         1.029
   Pendapatan lain-lain                                 2.969         2.969         2.969         2.969         2.969
   Laba sebelum pajak penghasilan                        264           278          1.009         3.460         3.998
   Manfaat pajak penghasilan                             (58)          (61)          (222)         (761)         (880)
   Laba tahun berjalan                                   206           217           787          2.699         3.119




   Setelah Transaksi
                                                                                                   (Dalam ribuan USD)

                          Keterangan               31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28

   Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan          435.158       438.163       441.287       480.008       483.661
   Beban pokok penjualan                             421.741       424.080       425.936       460.724       463.209
   Laba kotor                                         13.417        14.083        15.351        19.284        20.452
   Beban usaha                                        12.598        12.900        14.729        15.798        16.150
   Laba usaha                                            819         1.183           621         3.486         4.302
   Pendapatan lain-lain                                2.969         2.969         2.969         2.969         2.969
   Laba sebelum pajak penghasilan                      3.788         4.152         3.591          6.455         7.271
   Beban pajak penghasilan                              (833)         (913)         (790)        (1.420)       (1.600)
   Laba tahun berjalan                                 2.954         3.238         2.801         5.035         5.672




   Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan dari
   kontrak dengan pelanggan dan laba tahun berjalan Perseroan sebelum
   Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 2,12 miliar dan
   USD 7,03 juta.

   Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
   dan laba tahun berjalan Perseroan setelah Transaksi masing-masing adalah
   sebesar USD 2,28 miliar dan USD 19,70 juta.

   Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
   tersebut di atas, setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi
   memperoleh tambahan laba tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2028, sehingga diharapkan dapat
   meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan datang.




                                              54
Page 56
3. Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian
   Perseroan sebelum dan setelah Transaksi untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2028 masing-masing adalah sebesar
   USD 5,31 juta dan USD 15,90 juta. Dengan demikian, jumlah nilai kini dari
   proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian Perseroan setelah Transaksi
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2028
   lebih besar daripada jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan
   konsolidasian Perseroan sebelum Transaksi untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2028. Dalam perhitungan nilai kini,
   digunakan tingkat diskonto sebesar 7,99%, yang merupakan biaya modal
   ekuitas Perseroan, yang ditentukan dengan menggunakan formula sebagai
   berikut:

   ke    =        Rf + ( β x RPm ) – RBDS

   dimana:

   ke        =   Tingkat balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu,
                 atau biaya modal ekuitas/saham biasa
   Rf        =   Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko
                 (risk free rate)
   β         =   Beta
   RPm       =   Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
                 premium)

   Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak
   memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas risiko
   yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk jangka
   panjang. Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal
   31 Desember 2023, maka instrumen bebas risiko yang dipakai yaitu obligasi
   Indonesia berjangka panjang dalam mata uang USD dengan jangka waktu
   10 tahun dengan tingkat yield rata-rata sebesar 4,70%, yang diperoleh dari
   Bloomberg dan angka tersebut akan digunakan sebagai tingkat balikan
   bebas risiko.

   RPm adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan tingkat
   balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity market risk
   premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-specific
   risk premiums) seperti volatilitas harga saham untuk menghasilkan base
   equity market risk premium. Dengan mengikutsertakan risiko-risiko ini,
   dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi perubahan-perubahan
   sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar negara yang bersangkutan.
   Untuk penilaian ini, kami menggunakan tingkat premi risiko sebesar 7,38%,
   yang diperoleh dari riset Aswath Damodaran (New York University Business
   School) tahun 2023 yang diterbitkan pada bulan Januari tahun 2024.




                                  55
Page 57
   Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta
   akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk
   premium. Beta Perseroan diperoleh dari riset Bloomberg per tanggal
   31 Desember 2023 sebesar 0,73.

   Berdasarkan nilai beta tersebut, maka dengan menggunakan persamaan
   CAPM dengan memperhitungkan rating-based default spread sebesar
   2,07% diperoleh biaya modal atas ekuitas Perseroan sebagaimana tampak
   dalam perhitungan di bawah ini:

   ke            =        Rf + ( β x RPm ) – RBDS
                 =        4,70% + ( 0,73 x 7,38% ) – 2,07%
                 =        7,99%

   Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan Perseroan
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2028
   adalah sebagai berikut:

   Sebelum Transaksi
                                                                                         (Dalam ribuan USD)
                                                                       Proyeksi
                          Keterangan
                                               31/12/24    31/12/25    31/12/26    31/12/27     31/12/28
    Laba tahun berjalan                              206         217         787       2.699         3.119
    Faktor diskonto                               0,9623      0,8911      0,8252      0,7641        0,7076
    Nilai kini                                       198         193         650       2.062         2.207
    Jumlah nilai kini                              5.310




   Setelah Transaksi
                                                                                         (Dalam ribuan USD)
                                                                       Proyeksi
                          Keterangan
                                               31/12/24    31/12/25    31/12/26    31/12/27     31/12/28
    Laba tahun berjalan                            2.954       3.238       2.801       5.035         5.672
    Faktor diskonto                               0,9623      0,8911      0,8252      0,7641        0,7076
    Nilai kini                                     2.843       2.886       2.311       3.847          4.013
    Jumlah nilai kini                             15.900




4. Sehubungan dengan adanya penambahan terhadap ketentuan-ketentuan
   dan syarat-syarat yang telah disepakati sebelumnya dalam IPLA – KI oleh
   LCTN dan LCC, maka LCTN dan LCC telah menandatangani AIPLA
   sehubungan dengan Transaksi, dimana berdasarkan AIPLA, LCTN
   menerima lisensi kekayaan intelektual termasuk tanpa batasan suatu hak
   untuk menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif
   sublisensi sebesar 0,15% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan
   LCTN yang merupakan bagian dari jumlah tarif lisensi sebesar 0,50% dari
   pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN.




                                        56
Page 58
             5. Dengan dilakukannya Transaksi, LCTN dapat menggunakan lisensi
                kekayaan intelektual termasuk tanpa batasan suatu hak untuk menggunakan
                lisensi atas merek dan logo “Lotte” sehingga hal tersebut diharapkan dapat
                menjaga kelangsungan usaha (going concern) LCTN serta kestabilan
                pendapatan LCTN pada masa yang akan datang yang diharapkan dapat
                mendukung peningkatan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada
                masa yang akan datang.

             6. Transaksi merupakan salah satu langkah mitigasi risiko atas kelangsungan
                usaha Perseroan dalam terus menjaga perolehan pendapatan secara
                konsolidasian bagi Perseroan dan entitas anak Perseroan dengan
                menggunakan lisensi tersebut sebagai faktor utama yang menentukan
                penetrasi pasar atas portofolio produk Perseroan dan entitas anak
                Perseroan. Transaksi merupakan strategi Perseroan sebagai bagian dari
                LCC secara grup dalam upaya menjaga keseimbangan atas perolehan
                keuntungan bagi Perseroan dan pemegang saham Perseroan di masa yang
                akan datang.

             7. Dengan prospek kebutuhan produk petrokimia dalam negeri yang tinggi,
                setelah Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan LCTN dapat
                meningkatkan pendapatannya atas penjualan produk polyethylene dengan
                menggunakan lisensi atas merek dan logo “Lotte” yang pada akhirnya
                diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan
                pada masa yang akan datang.


KESIMPULAN

Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data, dan informasi yang diperoleh dari
manajemen Perseroan yang digunakan dalam penyusunan laporan ini, penelaahan atas
dampak keuangan Transaksi sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Transaksi adalah wajar.




                                            57
Page 59
DISTRIBUSI PENDAPAT KEWAJARAN INI

Pendapat Kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya
dengan Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau untuk kepentingan lain.
Pendapat Kewajaran ini tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang saham untuk
menyetujui Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan dengan Transaksi dan
tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang saham.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran ini secara
keseluruhan dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari
Pendapat Kewajaran ini.

Pendapat Kewajaran ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung
jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran kami karena peristiwa-
peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran ini. Pendapat Kewajaran ini tidak
sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel perusahaan
(corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.



Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN




Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan

Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996




                                            58
Page 60
                                                                             Lampiran A

                                PERNYATAAN PENILAI


1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
   pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan.

2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

3. KR tidak memiliki pinjaman dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan
   Perseroan.

4. Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
   merugikan pihak manapun.

5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.

6. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan
   dengan benar dan kami bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.




                                           59
Page 61
                                                                                                           Lampiran B

PT Lotte Chemical Titan Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Sebelum Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2028

                                                                                                         (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan                       31/12/24       31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28

Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan                   403.930       406.601       409.379       447.401       450.667
Beban pokok penjualan                                      395.962       398.353       400.126       434.854       437.280
Laba kotor                                                   7.968         8.248         9.253        12.547        13.387
Beban usaha                                                 10.673        10.940        11.213        12.056        12.358
Laba usaha                                                   (2.705)       (2.691)       (1.960)         491         1.029
Pendapatan lain-lain                                          2.969         2.969         2.969        2.969         2.969
Laba sebelum pajak penghasilan                                  264          278         1.009         3.460         3.998
Manfaat pajak penghasilan                                       (58)         (61)         (222)         (761)         (880)
Laba tahun berjalan                                             206          217           787         2.699         3.119



PT Lotte Chemical Titan Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2028

                                                                                                         (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan                       31/12/24       31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28

Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan                   435.158       438.163       441.287       480.008       483.661
Beban pokok penjualan                                      421.741       424.080       425.936       460.724       463.209
Laba kotor                                                  13.417        14.083        15.351        19.284        20.452
Beban usaha                                                 12.598        12.900        14.729        15.798        16.150
Laba usaha                                                      819        1.183           621         3.486         4.302
Pendapatan lain-lain                                          2.969        2.969         2.969         2.969         2.969
Laba sebelum pajak penghasilan                                3.788        4.152         3.591          6.455         7.271
Beban pajak penghasilan                                        (833)        (913)         (790)        (1.420)       (1.600)
Laba tahun berjalan                                           2.954        3.238         2.801         5.035         5.672




                                                           60
Page 62
                                                                                                        Lampiran C

PT Lotte Chemical Titan Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Sebelum Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2028

                                                                                                       (Dalam ribuan USD)
                                                                                     Proyeksi
                      Keterangan
                                                         31/12/24        31/12/25    31/12/26    31/12/27     31/12/28
Laba tahun berjalan                                             206            217         787       2.699         3.119
Faktor diskonto                                              0,9623         0,8911      0,8252      0,7641        0,7076
Nilai kini                                                       198           193         650       2.062         2.207
Jumlah nilai kini                                             5.310



PT Lotte Chemical Titan Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Setelah Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2028

                                                                                                       (Dalam ribuan USD)
                                                                                     Proyeksi
                      Keterangan
                                                         31/12/24        31/12/25    31/12/26    31/12/27     31/12/28
Laba tahun berjalan                                           2.954          3.238       2.801       5.035         5.672
Faktor diskonto                                              0,9623         0,8911      0,8252      0,7641        0,7076
Nilai kini                                                    2.843          2.886       2.311       3.847         4.013
Jumlah nilai kini                                            15.900




                                                            61
Page 63
                                                                                 Lampiran D

Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Transaksi

Pada tanggal 1 Maret 2024, LCTN dan LCC telah menandatangani AIPLA sehubungan
dengan Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting dalam AIPLA adalah sebagai berikut:

•   Pihak-pihak yang Bertransaksi

    Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan AIPLA adalah LCTN dan LCC.

•   Objek dan Nilai Transaksi

    Objek transaksi berdasarkan AIPLA adalah transaksi dimana LCTN telah menerima lisensi
    kekayaan intelektual dari LCC termasuk tanpa batasan suatu hak untuk menggunakan
    lisensi atas merek dan logo “Lotte” dengan tarif sublisensi sebesar 0,15% dari pendapatan
    LCTN dikurangi beban iklan LCTN yang merupakan bagian dari jumlah tarif lisensi
    sebesar 0,50% dari pendapatan LCTN dikurangi beban iklan LCTN.

•   Biaya-Biaya

    Biaya-biaya berdasarkan AIPLA adalah sebagai berikut:

    -   Pada saat menghitung biaya lisensi berdasarkan IPLA – KI, apabila LCTN
        menjelaskan bahwa kekayaan intelektual termasuk merek terdaftar tidak memiliki atau
        berperan kecil sehubungan dengan transaksi yang dilakukan serta merta sebagai
        agen atau terutama untuk mendukung bisnis dari perusahaan terafiliasi, atau transaksi
        lainnya yang setara, dan LCC mengakui bahwa penjelasan LCTN adalah wajar,
        seluruh atau sebagian pendapatan dari transaksi yang relevan dapat dikecualikan dari
        jumlah pendapatan yang menjadi dasar dari perhitungan biaya.

        Biaya Lisensi = [Pendapatan – Beban Iklan] x Tarif Biaya Lisensi

        Tarif biaya lisensi dalam formula yang ditetapkan di atas ditetapkan sebesar 0,50%.

    -   Selanjutnya, apabila marjin operasi tahunan LCTN sebelum mengurangi jumlah biaya
        lisensi yang dihitung berdasarkan IPLA – KI adalah kurang dari jumlah biaya yang
        dihitung sesuai dengan formula biaya sublisensi berikut, LCC dapat, berdasarkan
        permintaan tertulis dari LCTN, mengecualikan LCTN untuk membayar biaya lisensi
        yang ditetapkan dalam IPLA – KI untuk tahun tersebut.

        Biaya Sublisensi = [Pendapatan – Beban Iklan] x Tarif Biaya Sublisensi

    -   Jika marjin operasional tahunan LCTN sebelum mengurangi jumlah biaya lisensi yang
        dihitung sesuai IPLA – KI lebih besar daripada atau sama dengan biaya sublisensi,
        namun kurang dari biaya lisensi yang dihitung sesuai IPLA – KI, maka LCC dapat,
        berdasarkan permintaan tertulis dari LCTN, memilih untuk menagihkan hanya biaya
        sublisensi untuk tahun tersebut.




                                             62
Page 64
-   Untuk kejelasan, “marjin operasi” dalam AIPLA ini berarti laba kotor setelah
    pengurangan dari penjualan dan biaya administrasi umum. Tarif biaya sublisensi
    dalam formula yang ditetapkan di atas ditentukan sebesar 0,15%. Tanpa
    mengesampingkan ketentuan di atas, tarif biaya lisensi tunduk pada perubahan jika
    tarif biaya yang diatur dalam IPLA – KI diubah.




                                       63

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.62 MB
Published4 Mar 2024
Pages64
Characters178,471
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 89 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org LOTTE CHEMICAL TITAN Tbk p.2 ×25
linked — Lotte Chemical p.2 ×2
linked person Calvin Wiryapranata p.8 ×2
linked person Park Hyun Chul p.13 ×2
linked person Jang Seon Pyo p.13 ×2
linked person Jojok Hadrijanto p.13 ×2
linked org Astra Otoparts Tbk p.54 ×8
linked org Fast Food Indonesia Tbk p.54 ×11
linked org Gajah Tunggal Tbk p.54 ×5
linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.54 ×5
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.54 ×5
linked org Asahimas Flat Glass Tbk p.54 ×8
linked org Sumber Alfaria Trijaya Tbk p.54 ×5
linked org Citra Putra Realty Tbk p.54 ×5
linked org Citra Tubindo Tbk p.54 ×5
possible person Gatot Subroto p.2 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2
possible org Bursa Efek Indonesia p.8 ×3
possible org Chandra Asri Pacific Tbk p.52 ×2
possible org AGC Inc. p.54
unresolved org PT Lotte Chemical Titan Nusantara p.2
unresolved org Lotte Chemical Corporation p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.2
unresolved org PSS p.6 ×11
unresolved person Fathiah Helmi p.8 ×2
unresolved person Akta Notaris Jimmy Tanal p.8 ×3
unresolved org Bank Indonesia p.8 ×3
unresolved org PT Indofatra Plastik Industri p.12
unresolved person Akta Notaris Rukmasanti Hardjasatya p.12 ×2
unresolved org PT Fatrapolindo Nusa Industri p.12
unresolved org Menteri Kehakiman p.12 ×3
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.12
unresolved org Modal Kepemilikan Lotte Chemical Titan International Sdn. Bhd. p.13
unresolved org PT Lotte Chemical Titan Nusantara Dalam Transaksi p.16
unresolved org PT Petrokimia Nusantara Interindo p.16 ×2
unresolved person Akta Notaris Moendjiati Soegito p.16 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.16 ×2
unresolved org Lotte Chemical Titan International Sdn. Bhd. p.17
unresolved org Modal Kepemilikan Lotte Corporation p.18
unresolved org Lotte Holdings Co. Ltd. p.18
unresolved org PT Lotte Chemical Titan Nusantara II. p.22
unresolved org Lokasi Kapasitas JG Summit Olefins Corporation p.23
unresolved org Baystar Bayport Polymers LLC p.23 ×2
unresolved org Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian p.24
unresolved org Kementerian Perindustrian p.24
unresolved org Pusat Statistik p.25
unresolved org Sakae Riken Kogyo Co. Ltd. p.54
unresolved org Kumi Kasei Co. Ltd. p.54
unresolved org PT Federal Izumi Manufacturing p.54
unresolved org MAHLE Engine Component Japan Corp. p.54
unresolved org PT FSCM Manufacturing Indonesia p.54
unresolved org Daido Kogyo Co. Ltd. p.54
unresolved org PT Menara Terus Makmur p.54 ×2
unresolved org Kawasaki Industrial Co. Ltd. p.54
unresolved org MetalArt Corporation p.54
unresolved org PT Gemala Kempa Daya p.54
unresolved org Bus Corporation p.54
unresolved org PT Century Batteries Indonesia p.54
unresolved org GS Yuasa International Ltd. p.54
unresolved org PT Pakoakuina p.54
unresolved org Topy Industries Ltd. p.54
unresolved org PT Velasto Indonesia p.54
unresolved org Saitama Kiki Co., Ltd. p.54
unresolved org PT Indokario Perkasa p.54
unresolved org Toyoda Gosei Co. Ltd. p.54
unresolved org PT Astra Daido Steel Indonesia p.54
unresolved org Mold Steel Solutions Co., Ltd. p.54
unresolved org KFC Restaurants Asia Pte. Ltd. p.54
unresolved org KFC Asia Holding. LLC p.54
unresolved org Taco Bell Restaurants Asia Pte. Ltd. p.54
unresolved org GITI Tire Pte. Ltd. p.54
unresolved org Food Industries Sdn. Bhd p.54
unresolved org PT Luxury Hotel International Indonesia p.54
unresolved org Indospring Tbk p.54 ×6
unresolved org Murata Spring Co. Ltd. p.54
unresolved org Mitsubishi Steel Mfg. Co. Ltd. p.54
unresolved org Setiabudi Internasional Tbk p.54 ×2
unresolved org PT Accor Asia Pasific Consulting Indonesia p.54 ×3
unresolved org PT Metropolitan Realty Internasional p.54
unresolved org PT Hotel Cikini Realty p.54
unresolved org PT Hotel Kemang Realty p.54
unresolved org International Hotels Corporation p.54 ×3
unresolved org PT Hotel Yogya Realty p.54
unresolved org PT Bangun Hotel Nusantara p.54
unresolved org KJPP Kusnanto p.59 ×2
unresolved org KJPP KUSNANTO & REKAN p.59
unresolved person Willy D. Kusnanto · Pimpinan Rekan p.59

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 5225 ms 12 Sep 2026 23:06
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah '
                            'transaksi dimana LCTN'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Transaksi adalah transaksi '
                'dimana LCTN',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result