Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 240
Page 1
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Harmoni Keberlanjutan: Menggerakkan
Ekonomi, Menjaga Masa Depan
Sustainable Harmony: Driving Economic Progress
and Preserving the Future
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 2
Page 3
Harmoni Keberlanjutan:
Menggerakkan Ekonomi,
Menjaga Masa Depan
Sustainable Harmony: Driving Economic Progress
and Preserving the Future
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (selanjutnya
disebut Bank Jatim) senantiasa merefleksikan keseimbangan
antara pencapaian profitabilitas dengan tanggung jawab
Laporan Keberlanjutan terhadap aspek sosial dan lingkungan melalui penguatan
Sustainability Report
implementasi aspek Environmental, Social, dan Governance
2025 (ESG). Bank Jatim memposisikan diri sebagai motor
penggerak ekonomi daerah melalui pemberdayaan Usaha
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan digitalisasi layanan,
sekaligus berkomitmen menjaga kelestarian masa depan
dengan praktik perbankan yang inklusif, transparan, dan
ramah lingkungan.
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (hereinafter
referred to as Bank Jatim) always reflects equilibrium
Sustainable Harmony: Driving Economic Progress and Preserving the Future
between the achievement of profitability with responsibility
Menggerakkan Ekonomi, Menjaga Masa Depan
toward social and environmental aspects by confirming the
Harmoni Keberlanjutan:
implementation of Environmental, Social, and Governance
(ESG) aspects. Bank Jatim then positions itself as a regional
economic driving motor through micro, Small, and Medium
Enterprises (MSMEs) empowerment and service digitization
Harmoni Keberlanjutan: Menggerakkan
Tbk Ekonomi, Menjaga Masa Depan as well as committing to secure the future preservation with
Laporan Keberlanjutan
Sustainable Harmony: Driving Economic Progress
Sustainability Report
and Preserving the Future
inclusive, transparent, and green banking practices.
2025
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 1
Page 4
Laporan Keberlanjutan 2025
2025 Sustainability Report
Daftar Isi
Table of Contents
Harmoni Keberlanjutan: Identitas Perusahaan / Company Identity 63
Menggerakkan Ekonomi, Menjaga Masa Depan
1 Skala Perusahaan / Enterprise Scale 64
Sustainable Harmony:
Driving Economic Progress and Preserving the Future Informasi Mengenai Pegawai /
65
Information About Employees
Daftar Isi
2
Table of Contents Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani /
74
Operation Areas and Market Serves
Rantai Nilai / Value Chain 76
01 Produk, Layanan dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
/ Products, Services, and Business Activities 76
Undertaken
Tentang Laporan
Rantai Pasok dan Relasi Bisnis Lainnya /
About Sustainability Report Supply Chains and Other Business Relations
76
Proses Penentuan Topik Material / Entitas Hilir dan Relasi Bisnis Lainnya /
7 79
Process for Determining Material Topics Downstream Entities and Other Business Relations
Manajemen Topik Material / Keanggotaan Asosiasi / Membership In Associations 82
11
Material Topics Management
Perubahan Perusahaan yang Bersifat Signifikan Pada
83
Organisasi / Significant Changes In the Organization
02
05
Strategi dan Kebijakan
Keberlanjutan Penjelasan Direksi
Sustainability Strategy and Policy Director’s Explanation
Penjelasan Strategi Keberlanjutan / Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan /
20 98
Explanation of Sustainability Strategy Responsibility for The Sustainability Report
Policy Commitment / Policy Commitment 37
Proses untuk Memulihkan Dampak Negatif /
50
Process for Recovering Negative Impact 06
Mekanisme Konsultasi dan Penyampaian Masukan /
51
Consultation and Feedback Mechanisms Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur dan Komposisi Governance /
03 Structure and Composition of Governance
102
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Kode Etik / Code of Conduct 104
Conflict of Interest / Conflict of Interest 104
Sustainability Performance Highlights
Nominasi dan Seleksi Dewan Komisaris dan Direksi /
Kinerja Aspek Ekonomi / Nomination and Selection of the Board of 106
54
Economic Performance Aspects Commissioners and Directors
Kinerja Aspek Lingkungan Hidup / Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
56
Economic Performance Aspects / Performance Assessment of the Board of 107
Commissioners and Directors
Kinerja Aspek Sosial / Performance of Social Aspect 58
Kebijakan Remunerasi / Remuneration Policy 108
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi /
113
Meeting of Board of Commissioners and Directors
04
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
/ The Responsible Party In Implementing Sustainable 115
Profil Perusahaan Development
Company Profile Peran Badan Tata Kelola Tertinggi Dalam Mengawasi
Manajemen Dampak /
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan / 115
62 The Role of the Highest Governance Body in
Vision, Mission, and Sustainability Values
Overseeing Impact Management
2 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 5
Delegasi Tanggung Jawab untuk Mengelola Dampak / Aspek Keanekaragaman Hayati /
117 164
Delegation of Responsibility for Managing Impacts Aspect of Biodiversity
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Aspek Emisi / Emission Aspect 164
Berkelanjutan / Competency Development Related to 121
Aspek Limbah dan Efluen /
Sustainable Finance 169
Waste and Effluent Aspects
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup /
Berkelanjutan / Risk Assessment of Sustainable 125 170
Complaint Aspects Related to the Environment
Financial Implementation
Kinerja Sosial / Social Performance 171
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan /
130
Relationship with Stakeholders Komitmen Untuk Memberikan Layanan atas Produk
dan/atau Jasa yang Setara Kepada Konsumen /
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan 171
Commitment of FSI, Issuers, or Public Companies to
Berkelanjutan / Problems with the Development of 133
Provide Equal Products and/or Services to Consumers
Sustainable Development
Aspek Ketenagakerjaan / Employment Aspect 174
Praktik Pengadaan Barang dan Jasa /
135
Procurement Practices for Goods and Services Aspek Masyarakat / Community Aspect 193
Praktik Keamanan / Security Practices 204
Privasi dan Keamanan Data Nasabah /
204
07 Customer Data Privacy and Security
Tanggung Jawab Pengembangan Produk dan/stau Jasa
Kinerja Keberlanjutan Keberlanjutan / Responsibilities for Sustainable Product 207
and/or Service Development
Sustainability Performance Overview
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan / Berkelanjutan / Innovation and Development of 207
140
Activities to Build A Culture of Sustainabiility Sustainable Development Products/ Services
Kinerja Ekonomi / Economic Performance 141 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya
Bagi Nasabah / Products/ Services Which Have Been 208
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio,
Evaluated for Safety for Customers
Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan
dan Laba Rugi / Comparison of Production Targets 141 Dampak Produk/Jasa / Product/Service Impact 209
and Performance, Portfolio, Target Financing, or
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali /
Investment, Profit and Loss 210
Number of Products Recalled
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio,
Survei Kepuasan Nasabah Terhadap Produk dan/atau
Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
Jasa / Customer Satisfaction Survey With Products 211
Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan
and/or Services
Keuangan Berkelanjutan / Comparison of Portfolio 142
Target and Performance, Financing Targets, or
Investments In Financial Instruments or Compatible
Project with Sustainable Development Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen /
212
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Written Verification from the Independent Party
Didistribusikan / Direct Economic Value Generated 145
Lembar Umpan Balik / Feedback Sheet 217
and Distributed
Kewajiban Program Pensiun Manfaat Pasti dan Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan
Program Pensiun Lainnya / Obligations of Defined 147 Keberlanjutan Tahun 2024 / Response to 2024 219
Benefit Pension Plans and Other Pension Plans Sustainability Report Feedback
Bantuan Finansial yang Diterima dari Pemerintah / Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas
148 Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 / List of
Financial Assistance From the Government 220
Disclosures According to Financial Services Authority
Portfolio Kredit dan Pembiayaan / Regulation Number 51/POJK.03/2017
148
Credit Portfolio and Financing
Indeks Isi Consolidated GRI Standard 2021 /
Anti Korupsi / Anti-Corruption 150 224
Consolidated GRI Standard Content Index 2021
Pajak / Tax 155
Sustainability Accounting Standard Board (SASB)
229
Kinerja Lingkungan Hidup / Environmental Performance 158 Standards Commercial Bank
Aspek Umum / General Aspect 158 Tautan Standar GRI dengan TPB /
232
Aspek Material / Material Aspect 159 GRI Standards link with TPB
Aspek Energi / Energy Aspect 160
Aspek Air / Water Aspect 163
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 3
Page 6
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
01
Tentang Laporan
About Sustainability Report
Strategi Keberlanjutan
02
Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
03 Sustainability Performance
Highlights
Profil Perusahaan
04
Company Profile
Penjelasan Direksi
05
Director’s Explanation
Tata Kelola
06
Governance
Kinerja Keberlanjutan
07 Sustainability Performance
Overview
Tentang Laporan
About Sustainability Report [GRI 2-2, 2-3, 2-4]
4 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 7
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 5
Page 8
Tentang Laporan Laporan Keberlanjutan
01 About Sustainability Report 2025
Penyusunan Laporan Keberlanjutan Bank Jatim tahun 2025 mengacu The preparation of Bank Jatim’s 2025 Sustainability Report refers to
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.51/POJK.03/2017 Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa concerning the Implementation of Sustainable Finance for Financial
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, Surat Edaran Otoritas Jasa Services Institutions, Issuers, and Public Companies, Circular Letter of
Keuangan Republik Indonesia Nomor 16/SEOJK.04/2021 tentang the Financial Services Authority of the Republic of Indonesia Number
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form and Content of Annual
dan Standar Pengungkapan Keberlanjutan 1 dan 2 (International Reports of Issuers or Public Companies, and Sustainability Disclosure
Financial Reporting Standards (IFRS) S1 dan S2). Selanjutnya, Standards 1 and 2 (International Financial Reporting Standards
Laporan Keberlanjutan ini juga sesuai dengan (“in accordance to”) (IFRS) S1 and S2). Furthermore, the Sustainability Report is also in
standar internasional yaitu Consolidated Set of GRI Standards, GRI accordance with international standards, such as the Consolidated
G4 Sector Disclosures Financial Services. Bank Jatim juga mengacu Set of GRI Standards, GRI G4 Sector Disclosures Financial Services.
pada Sustainability Accounting Standard Board (SASB) Standards Bank Jatim also refers to the Sustainability Accounting Standards
Commercial Bank, serta Asian Corporate Governance Scorecard Board (SASB) Standards Commercial Bank, and the Asian Corporate
(ACGS). Governance Scorecard (ACGS).
Laporan Keberlanjutan Bank Jatim tahun 2025 mencakup informasi The 2025 Sustainability Report of Bank Jatim covers information
yang berasal dari Kantor Pusat Bank Jatim dan seluruh Kantor Cabang from the Bank’s Head Office and all branch offices across Indonesia,
di Indonesia dengan data yang dikumpulkan berdasarkan pendekatan with data collected based on an operational approach. Accordingly,
operasional. Dengan demikian, lingkup entitas yang dilaporkan pada the reporting scope of this Sustainability Report does not include
Laporan Keberlanjutan ini tidak termasuk entitas anak sebagaimana subsidiaries as presented in the Consolidated Financial Statements,
dilaporkan dalam Laporan Keuangan Konsolidasian, kecuali dinyatakan unless otherwise stated in specific sections involving the Bank’s
lain pada bagian tertentu yang melibatkan entitas anak Bank. Namun, subsidiaries. However, financial information of the Bank is presented
informasi terkait keuangan Bank disampaikan sesuai dengan entitas in accordance with the scope disclosed in the Consolidated Financial
yang disampaikan dalam Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah Statements, which have been audited by a Public Accounting Firm
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik yang melibatkan entitas anak yaitu and include subsidiaries such as Bank NTB Syariah, Bank Sultra,
dan Bank NTB Syariah, Bank Sultra, Bank Lampung, dan Bank NTT. Bank Lampung, and Bank NTT. Therefore, this report does not
Oleh karena itu, laporan ini tidak menggunakan pendekatan konsolidasi apply a consolidated approach with subsidiaries nor does it include
dengan entitas anak maupun penyesuaian terhadap kepentingan adjustments for non-controlling interests (minority interests).
non-pengendali (minority interest). Selama periode pelaporan During the reporting period, there were no material changes related
tidak terdapat perubahan material terkait merger, akuisisi, maupun to mergers, acquisitions, or divestments that affected the reporting
pelepasan entitas yang mempengaruhi cakupan pelaporan, serta scope, and this approach has been consistently applied throughout all
pendekatan ini diterapkan secara konsisten di seluruh pengungkapan, disclosures, except for certain topics that are specifically explained.
kecuali pada topik tertentu yang dijelaskan secara khusus.
Periode pada Laporan Keberlanjutan ini yaitu 1 Januari sampai 31 The period covered by this Sustainability Report is January 1 to
Desember 2025 sesuai dengan periode pada Laporan Keuangan December 31, 2025, consistent with the period covered by the Bank’s
Bank. Laporan Keberlanjutan ini disampaikan secara tahunan Financial Statements. This Sustainability Report is submitted annually
bersamaan dengan Laporan Tahunan Bank. Laporan Keberlanjutan ini alongside the Bank’s Annual Report. This Sustainability Report was
dipublikasikan pada 14 April 2026. published on April 14, 2026.
Di dalam Laporan Keberlanjutan ini terdapat informasi yang disajikan This Sustainability Report contains restated information in the
kembali yaitu pada bagian pertumbuhan dan transaksi e-Channel section on e-Channel growth and transactions for 2024 and 2023,
di tahun 2024 dan 2023 yang berdampak pada peningkatan which resulted in an increase in e-Channel growth and transaction
pertumbuhan dan transaksi e-Channel. Informasi yang disajikan figures. The restatement was made due to system enhancements,
kembali dikarenakan adanya peningkatan sistem yaitu telah specifically the implementation of data mining for e-Channel
menggunakan data mining untuk pelaporan e-Channel. Pada bagian reporting. In addition, tangible assets other than cash and cash
aset berwujud selain kas dan setara kas di tahun 2024 juga disajikan equivalents for 2024 have also been restated to correct previously
kembali yang bertujuan untuk memperbaiki data yang disampaikan reported data for 2024, which resulted in a decrease in the reported
tahun 2024 dan berdampak pada penurunan data tersebut. figures.
Informasi lebih lanjut terkait dengan Laporan Keberlanjutan Bank For further information regarding the Sustainability Report of Bank
Jatim, para pemangku kepentingan dapat menghubungi: Jatim, stakeholders can contact:
Fenty Rischana
Corporate Secretary
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.
Jalan Basuki Rachmat no 98 – 104, Surabaya 60271
@bankjatim Bank Jatim
Call Center: 14044
@bankjatim Info@bankjatim.co.id
6 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 9
Sustainability Report
2025
Proses Penentuan Topik Material [GRI 3-1, 3-2, 2-14]
Process for Determining Material Topics
Bank Jatim secara berkala pada setiap tahunnya melakukan Bank Jatim periodically performs the process of determining
proses penentuan topik material melalui serangkaian tahapan material topics through a series of stages that include the
yang meliputi kegiatan identifikasi dan analisis terhadap aktivitas identification and analysis of its operational activities and
operasional serta hubungan bisnis yang dijalankan, dengan tetap business relationships, while still taking into account the
mempertimbangkan konteks keberlanjutan yang relevan. Selain relevant sustainability context. In addition, Bank Jatim also
itu, Bank Jatim juga melakukan kajian terhadap para pemangku conducts an assessment of stakeholders affected by its
kepentingan yang terpengaruh oleh kegiatan operasionalnya, baik operational activities, both in terms of the impact generated
ditinjau dari dampak yang dihasilkan oleh Bank terhadap para by the Bank on stakeholders (inside-out) and from the
pemangku kepentingan (inside out) maupun dari sudut pandang perspective of the influence exerted by stakeholders on the
pengaruh yang diberikan oleh para pemangku kepentingan Bank’s condition and performance, particularly with regard to
terhadap kondisi serta kinerja Bank (outside in). Seluruh rangkaian financial materiality aspects (outside-in). The entire series of
proses tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dan selaras processes is conducted in an integrated manner and aligned
dengan mekanisme identifikasi risiko yang diterapkan oleh with the Bank’s risk identification mechanism. In implementing
Bank. Dalam pelaksanaan proses penentuan dan identifikasi the risk determination and identification process, the Bank
risiko tersebut, Bank melibatkan berbagai unit kerja internal involves various internal work units and also engages external
serta turut mengikutsertakan para pemangku kepentingan stakeholders to obtain a more comprehensive view, while
eksternal guna memperoleh pandangan yang lebih menyeluruh, ensuring that the identified risks have taken into account a
sekaligus memastikan bahwa risiko yang diidentifikasi telah wide range of relevant perspectives.
mempertimbangkan beragam perspektif yang relevan.
Dalam proses ini, Bank Jatim melakukan Focus Group In this process, Bank Jatim conducted a Focus Group Discussion
Discussion (FGD) pada 19 Februari 2026 melalui media zoom (FGD) on February 19, 2026 via zoom meeting media involving
meeting dengan melibatkan Divisi Corporate Secretary, Divisi the Corporate Secretary Division, Internal Audit Division, Human
Audit Internal, Divisi Human Capital, divisi Perencanaan Capital Division, Strategic Planning & Performance Management
Strategis & Manajemen Kinerja, Divisi Dana dan Jasa, Divisi Division, Funds and Services Division, Sharia Business Division,
Bisnis Syariah, Divisi Kredit Konsumer, Divisi Kredit Ritel, Divisi Consumer Credit Division, Retail Credit Division, Medium-scale,
Kredit Mikro, Divisi Kredit Menengah, Korporasi & Sindikasi, Corporate & Syndication Credit Division, Accounting and Financial
Divisi Akuntansi dan Manajemen Keuangan, Divisi Kebijakan & Management Division, Policies & Procedures Division, Treasury
Prosedur, Divisi Tresuri, Divisi Manajemen Anak Perusahaan, Division, Subsidiary Management Division, Risk Management
Divisi Manajemen Risiko, Divisi Analis Risiko Kredit, Divisi Division, Credit Risk Analysis Division, Credit Restructuring and
Restrukturisasi dan Penyelesaian Kredit, Divisi Administrasi Settlement Division, Credit Administration Division, Operations
Kredit, Divisi Operasi, Divisi Umum, Divisi Teknologi infomasi, Division, General Affairs Division, Information Technology Division,
Divisi Chief Information Security Officer (CISO), Divisi Digital Chief Information Security Officer (CISO) Division, Digital Banking
Banking, Divisi International Banking, Divisi Hubungan Division, International Banking Division, Institutional Relations
Kelembagaan, Divisi Distribusi Bisnis dan Service Excellent Division, Business Distribution and Service Excellence (DBSE)
(DBSE), Divisi Kepatuhan & APU PPT PPP SPM, Divisi Hukum, Division, Compliance & APU PPT PPP SPM Division, Legal Division,
Unit Pengembangan Jaringan, dan DivisiUnit Usaha Syariah. Network Development Unit, and Sharia Business Unit Division.
Berdasarkan hasil pemahaman kontek keberlanjutan di tahap 1, Based on the comprehending results on the sustainability
kemudian Bank Jatim melakukan analisis atas dampak aktual dan context in stage 1, Bank Jatim conducts an analysis of the
potensial dari isu keberlanjutan yang telah diidentifikasi, termasuk actual and potential impacts of the identified sustainability
melakukan analisis dampak terhadap hak asasi manusia pada issues, including conducting an analysis of the impact on
seluruh aktivitas dan hubungan bisnisnya. Tujuan dari analisis ini human rights in all its activities and business relationships.
adalah untuk melakukan upaya mitigasi dampak yang mungkin The purpose of this analysis is to make efforts to mitigate the
terjadi. Dalam melakukan identifikasi dampak aktual dan potensial, impacts that may occur. In identifying actual and potential
Bank Jatim menggunakan berbagai dokumen seperti dokumen impacts, Bank Jatim uses various documents such as customer
pengaduan nasabah serta hasil diskusi dengan stakeholder complaint documents, which can help the Bank analyze the
eksternal sehingga dapat membantu Bank menganalisis dampak impacts that will occur.
yang akan terjadi.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 7
Page 10
Tentang Laporan Laporan Keberlanjutan
01 About Sustainability Report 2025
Setelah mengidentifikasi dan menganalisis dampak aktual dan After identifying and analyzing the actual and potential impacts,
potensial, Bank Jatim melakukan asesmen signifikansi dampak Bank Jatim conducts an assessment of the significance of the
pada aktivitas dan relasi bisnisnya untuk menentukan tindakan impacts on its business activities and relationships to determine
yang tepat untuk mengatasi dampak dan menentukan topik appropriate actions to address the impacts and determine
material yang relevan akan dibahas dalam Laporan Keberlanjutan relevant material topics to be discussed in the Bank’s 2025
Bank tahun 2025. Sustainability Report.
Selanjutnya, pada tahap ini Bank Jatim memprioritaskan topik Subsequently, at this stage, Bank Jatim prioritizes material topics
material berdasarkan tingkat signifikansinya yaitu pada tingkat based on their level of significance, namely high, moderate to high,
high, moderate to high, dan moderate. Selanjutnya, Bank melakukan and moderate. The Bank then validates the prioritized material
konfirmasi atas topik material yang diprioritaskan dalam tahap topics identified in the previous stage and seeks input regarding the
sebelumnya serta meminta masukkan terkait topik material yang priority material topics to be disclosed in the Bank’s Sustainability
menjadi prioritas untuk disampaikan dalam Laporan Keberlanjutan Report from external stakeholders as well as experts, which is
Bank kepada pemangku kepentingan eksternal serta ahli/expert conducted through a questionnaire distribution from 20 February to
yang dilakukan melalui penyebaran kuesioner sejak 20 Februari 5 March 2026. The input provided by external stakeholders is then
sampai 5 Maret 2026. Masukan yang diberikan oleh pemangku considered in determining the priority material topics for 2025.
kepentingan eksternal kemudian dipertimbangkan untuk There are two (2) material topics raised by external stakeholders
diprioritaskan menjadi topik material tahun 2025. Terdapat 2 (dua) that have been decided to be included as material topics for
topik material yang disampaikan oleh pemangku kepentingan 2025, namely energy and emissions. The external stakeholders
eksternal yang diputuskan untuk diangkat sebagai topik material who provided input on the material topics selected by internal
tahun 2025 yaitu energi dan emisi. Adapun stakeholder eksternal stakeholders include Non-Governmental Organizations (NGOs),
yang telah memberikan masukan atas topik material yang terpilih regulators, mass media, and experts. Although some issues are not
oleh stakeholder internal meliputi Lembaga Swadaya Masyarakat prioritized in this report, Bank Jatim continues to conduct periodic
(LSM), Regulator, Media Massa, dan ahli/expert. Meskipun beberapa evaluations of all issues relevant to its business and stakeholders,
isu tidak diprioritaskan dalam laporan ini, Bank Jatim tetap to ensure that issue dynamics and the rationale behind reporting
melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh isu yang relevan decisions are consistently reflected. The selected material topics
dengan bisnis dan pemangku kepentingan, untuk memastikan are then submitted to the Board of Directors for approval to be
dinamika isu dan rasionalisasi keputusan pelaporan tercermin included in Bank Jatim’s 2025 Sustainability Report.
secara konsisten. Topik material yang telah dipilih kemudian
disampaikan ke Direksi agar disetujui untuk dimasukkan ke dalam
Laporan Keberlanjutan Bank Jatim tahun 2025.
Topik material yang telah ditetapkan oleh Bank Jatim juga dijadikan The material topics identified by Bank Jatim are also taken into
pertimbangan Bank dalam perencanaan dan penyusunan program consideration in the planning and development of sustainability
keberlanjutan untuk periode berjalan maupun periode berikutnya. programs for both the current and subsequent periods. This
Hal ini memastikan bahwa laporan keberlanjutan mencerminkan ensures that the Sustainability Report reflects relevant issues
isu yang relevan dan menjadi pedoman nyata dalam pengelolaan and serves as a practical reference for risk management, business
risiko, strategi bisnis, dan pencapaian tujuan keberlanjutan. strategy, and the achievement of sustainability objectives.
Proses penentuan topik material telah melewati tahapan-tahapan The process of determining the material topic has gone through
yaitu: the following stages:
Identifikasi dampak aktual dan
potensial (ekonomi, lingkungan,
sosial termasuk hak asasi
Penelaahan isu keberlanjutan manusia) terkait aktivitas
(ekonomi, lingkungan, sosial dan relasi bisnis Bank (inside
termasuk hak asasi manusia) out), maupun dampak yang Melakukan prioritasi dampak
terhadap aktivitas dan relasi ditimbulkan oleh eksternal Penilaian signifikan yang akan dilaporkan
bisnis Bank terhadap Bank (outside in). signifikansi dampak dalam laporan keberlanjutan
Review of sustainability issues Identification of actual and Impact significance Prioritize significant impacts to
(economic, environmental, potential impacts (economic, assessment. be reported in the sustainability
social including human rights) environmental, social including report.
regarding bank business human rights) related to the
activities and relations. Bank’s business activities and
relations (inside out), as well
as impacts caused by external
factors on the Bank (outside in).
8 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 11
Sustainability Report
2025
Pemangku
Kepentingan
yang Terdampak
Topik
dan Memberikan
Material Isu Utama Alasan Bersifat Material TPB
Dampak
Material Main Issues Material Reasons SDG
Effected
Topics
Stakeholders
and Providing
Impacts
Kinerja • Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan • Pemegang Saham Bank Jatim mengelola kinerja ekonominya
Ekonomi dan didistribusikan oleh Bank • Regulator dengan baik, tercermin dari posisinya sebagai
Economic • Implikasi finansial serta risiko dan • Karyawan BPD terbesar di Indonesia dalam KUB, yang
Performance peluang lain akibat dari perubahan • Kreditur memberikan dampak positif berupa peningkatan
iklim • Mitra Kerja kepercayaan pemangku kepentingan dan
• Kewajiban program pensiun manfaat • Shareholders kontribusi terhadap ekonomi daerah.
pasti dan program pensiun lainnya • Regulators Bank Jatim manages its economic performance
• Bantuan keuangan yang diterima • Employees well, as reflected in its position as the largest
Perusahaan dari Pemerintah • Creditors Regional Development Bank (BPD) in Indonesia
• Direct economic value generated and • Partners within the KUB (Central Bank of Indonesia).
distributed by the Bank This has had a positive impact in the form of
• Financial implications and other risks increased stakeholder trust and contributions to
and opportunities resulting from the regional economy.
climate change
• Obligations under defined benefit
pension plans and other pension
plans
• Financial assistance received by the
Company from the Government
Anti Korupsi • Operasi-operasi yang dinilai memiliki • Investor Korupsi merupakan risiko yang dapat merusak
Anti- risiko terkait korupsi • Pemegang saham reputasi, menurunkan kepercayaan pemangku
Corruption • Komunikasi dan pelatihan tentang • Karyawan kepentingan, serta menimbulkan kerugian
kebijakan dan prosedur anti korupsi • Investors finansial dan hukum. Bank Jatim mengelola
• Insiden korupsi yang terbukti dan • Shareholders risiko ini melalui penerapan kebijakan anti
tindakan yang diambil • Employees korupsi, pelatihan, mekanisme pelaporan, dan
• Operations assessed as having pengawasan internal. Pada tahun 2025, terdapat
corruption-related risks insiden korupsi yang teridentifikasi dan telah
• Communication and training on anti- ditindaklanjuti.
corruption policies and procedures Corruption is a risk that can damage reputation,
• Proven corruption incidents and undermine stakeholder trust, and lead to
actions taken financial and legal losses. Bank Jatim manages
this risk through the implementation of
anti-corruption policies, training, reporting
mechanisms, and internal oversight. In 2025,
an incident of corruption was identified and
followed up.
Energi • Konsumsi energi Bank • Karyawan Bank Jatim senantiasa melakukan upaya efisiensi
Energy • Upaya Bank dalam melakukan • Masyarakat penggunaan energi untuk menghindari adanya
efisiensi energi dan penggunaan • Employees peningkatan emisi yang dihasilkan. Penggunaan
energi baru terbarukan • Community energi yang tidak bijak akan memberikan potensi
• Bank’s energy consumption mendorong perubahan iklim.
• Bank’s efforts in energy efficiency Bank Jatim consistently strives for energy
and the use of new and renewable efficiency to avoid increased emissions. Unwise
energy energy use has the potential to drive climate
change.
Emisi • Emisi GRK Langsung (Cakupan 1) • Karyawan Emisi yang dihasilkan dari penggunaan energi
Emission • Emisi GRK Tidak Langsung (Cakupan 2) • Pemberi Kerja dari aktivitas operasional Bank Jatim, akan
• Emisi GRK tidak langsung lainnya • Masyarakat berpotensi memberikan dampak negatif
(Cakupan 3) • Pemerintah terhadap lingkungan. Oleh karena itu, Bank
• Intensitas Emisi GRK • Mitra kerja Jatim telah menetapkan berbagai langkah untuk
• Pengurangan Emisi GRK • Employees mengurangi emisi yang dihasilkan, yang selaras
• Pengendalian Emisi Penipis Lapisan • Employers dengan upaya efisiensi energi.
Ozon Nitrogen Oksida (NOx), Sulfur • Communities Emissions generated from energy use and
Oksida (SOx), dan Emisi Udara • Government Bank Jatim’s operational activities have the
Signifikan Lainnya • Partners potential to negatively impact the environment.
• Direct GHG Emissions (Scope 1) Therefore, the Bank Jatim has implemented
• Indirect GHG Emissions (Scope 2) various measures to reduce emissions, in line
with energy efficiency efforts.
• Other indirect GHG Emissions
(Scope 3)
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 9
Page 12
Tentang Laporan Laporan Keberlanjutan
01 About Sustainability Report 2025
Pemangku
Kepentingan
yang Terdampak
Topik
dan Memberikan
Material Isu Utama Alasan Bersifat Material TPB
Dampak
Material Main Issues Material Reasons SDG
Effected
Topics
Stakeholders
and Providing
Impacts
• GHG Emission Intensity
• GHG Emission Reduction
• Control of Ozone-Depleting
Emissions of Nitrogen Oxides (NOx),
Sulfur Oxides (SOx), and Other
Significant Air Emissions
Privasi Pengaduan yang berdasar mengenai • Pemegang Saham Bank Jatim berkomitmen menjaga dan
Nasabah pelanggaran terhadap privasi pelanggan • Nasabah mengelola data nasabah secara ketat dan
Customer dan hilangnya data pelanggan • Shareholders bertanggung jawab guna mencegah dampak
Privacy Substantiated complaints regarding • Customers negatif seperti kebocoran dan penyalahgunaan
violations of customer privacy and loss of data, yang hingga tahun pelaporan tidak
customer data ditemukan adanya pelanggaran keamanan
maupun kerahasiaan data nasabah.
Bank Jatim is committed to safeguarding and
managing customer data strictly and responsibly
to prevent negative impacts such as data leaks
and misuse. As of the reporting year, no breaches
of security or confidentiality of customer data
were found.
Beberapa topik material tahun 2024 yang tidak diprioritaskan Several material topics in 2024 that were not prioritized for
untuk dilaporkan pada Laporan Keberlanjutan tahun 2025 reporting in the 2025 Sustainability Report and the reasons
beserta alasannya dijelaskan sebagai berikut. are explained as follows.
Topik Material Alasan
Material Topics Reason
Keanekaragaman dan Prinsip kesetaraan telah terintegrasi secara kuat dalam kebijakan dan praktik operasional Bank Jatim. Komitmen tersebut
Peluang Setara tercermin, antara lain, dalam SOP Rekrutmen dan Seleksi yang diatur melalui Surat Keputusan Direksi No. 061/03/57/
Diversity and Equal DIR/HCP/KEP tanggal 6 Desember 2023, yang memastikan seluruh calon pegawai memperoleh kesempatan yang sama
Opportunity dalam proses penerimaan.
The principle of equality had firmly integrated into the Bank Jatim operational policies and practices. This commitment
is reflected, such as, in the Recruitment and Selection Standard Operating Procedure (SOP) stipulated in the Board of
Directors’ Decree No. 061/03/57/DIR/HCP/KEP on December 6, 2023, which ensured that all prospective employees
received equal opportunities in the recruitment process.
Nondiskriminasi Implementasi non diskriminasi telah diterapkan secara konsisten oleh Bank Jatim. Hal ini tercermin dalam KPA Human
Non Discrimination Capital, kepatuhan terhadap Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1999 tentang Pengesahan ILO Convention No. 111 mengenai
diskriminasi dalam pekerjaan dan jabatan, serta panduan pemerintah terkait kesetaraan dan non diskriminasi di tempat
kerja. Selain itu, penerapan prinsip non diskriminasi kepada nasabah juga dijamin melalui SK Nomor 063/03/139/DIR/
MJL/KEP tanggal 30 Desember 2024 tentang SOP Perlindungan dan Penyelesaian Pengaduan Konsumen.
Bank Jatim consistently implemented non-discrimination. The non-discrimination implementation was reflected in the
Human Capital KPA, compliance with Law No. 21 of 1999 concerning the Ratification of ILO Convention No. 111 concerning
Discrimination in Employment and Occupation, and government guidelines regarding equality and non-discrimination
in the workplace. Furthermore, the application of the principle of non-discrimination to customers was also guaranteed
through Decree No. 063/03/139/DIR/MJL/KEP on December 30, 2024, concerning the SOP for Consumer Protection
and Complaint Resolution.
Kebebasan Berserikat Bank Jatim telah memberikan kebebasan berserikat kepada karyawan melalui pembentukan Serikat Pegawai Bank
dan Perundingan Jatim dan menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Nomor 063/033.1/DIR.HCP/PKB tanggal 5 April 2024 yang
Kolektif mengatur hak dan kewajiban karyawan serta manajemen.
Freedom of Association Bank Jatim granted employees freedom of association through the establishment of the Bank Jatim Employees Union
and Collective and the signing of the Collective Labor Agreement (PKB) No. 063/033.1/DIR.HCP/PKB on April 5, 2024, which regulated
Bargaining the rights and obligations of employees and management.
10 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 13
Sustainability Report
2025
Topik Material Alasan
Material Topics Reason
Hubungan Tenaga Kerja Pengelolaan hubungan tenaga kerja dengan manajemen telah terintegrasi secara rutin dan sistematis dalam operasional
dengan Manajemen Bank. Komitmen ini tercermin dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Nomor 063/033.1/DIR.HCP/PKB tanggal 5 April
Labor/ Management 2024 antara Bank Jatim dan Serikat Pegawai, serta praktik pertemuan rutin dengan karyawan dan serikat pekerja yang
Relations memberikan kesempatan menyampaikan aspirasi, kritik, dan saran.
Management of labor relations with management had been routinely and systematically integrated into the Bank’s
operations. This commitment was reflected in the Collective Labor Agreement (PKB) No. 063/033.1/DIR.HCP/PKB on
April 5, 2024, between Bank Jatim and the Employees Union, as well as regular meetings with employees and the union
that provided opportunities to express aspirations, criticisms, and suggestions.
Manajemen Topik Material [GRI 3-3]
Material Topics Management
Kinerja Ekonomi Economic Performance
Sebagai bagian dari sektor jasa keuangan, Bank Jatim turut A part of the financial services sector, Bank Jatim has benefited
merasakan dampak positif dari pertumbuhan ekonomi from Indonesia’s sustained economic growth. This is reflected
Indonesia yang berkelanjutan. Hal ini tercermin dari tren in the upward trend in economic performance presented in
peningkatan kinerja ekonomi yang disajikan dalam laporan its annual financial statements, which have been audited by a
keuangan tahun pelaporan, yang telah diaudit oleh Kantor Public Accounting Firm. This improved performance enables
Akuntan Publik. Peningkatan kinerja ini memungkinkan Bank Bank Jatim to make a positive contribution not only to all
Jatim memberikan kontribusi positif tidak hanya bagi seluruh its stakeholders but also to economic growth in East Java
pemangku kepentingannya, tetapi juga bagi pertumbuhan Province.
ekonomi di Provinsi Jawa Timur.
Dampak positif tersebut mencerminkan keberhasilan inisiatif The positive impact reflects the success of Bank Jatim’s
dan kebijakan strategis yang ditetapkan Bank Jatim dalam strategic initiatives and policies in achieving the targets and
mencapai target dan kinerja yang tercantum dalam Rencana performance targets outlined in the 2025 Bank Business
Bisnis Bank (RBB) 2025. Penyusunan RBB didasarkan Plan (RBB). The RBB was prepared based on an evaluation
pada evaluasi kondisi perekonomian Indonesia sepanjang of Indonesia’s economic conditions throughout 2024 and
tahun 2024 serta prediksi dari berbagai lembaga nasional predictions from various national and international institutions,
dan internasional yang menunjukkan optimisme terhadap which expressed optimism for economic growth in that year.
pertumbuhan ekonomi di tahun tersebut.
Komitmen Bank Jatim dalam pengelolaan kinerja ekonomi Bank Jatim’s commitment to managing economic performance
tercermin dari pelaksanaan kebijakan dan inisiatif strategis is reflected in the consistent implementation of strategic
yang konsisten sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) 2025. Selain policies and initiatives in accordance with the 2025 Bank
itu, dalam memberikan dampak positif kepada pemangku Business Plan (RBB). In addition, in delivering positive impacts
kepentingan, Bank secara rutin melaksanakan kegiatan Tanggung to stakeholders, the Bank regularly implements Corporate Social
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sesuai Surat Keputusan and Environmental Responsibility (TJSL) activities in accordance
Direksi No. 063/03/83/DIR/CSE/KEP tanggal 20 Mei 2024 with Board of Directors Decree No. 063/03/83/DIR/CSE/KEP
tentang Standard Operating Procedure (SOP) Tanggung Jawab dated May 20, 2024 regarding the Standard Operating Procedure
Sosial dan Lingkungan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa (SOP) for Corporate Social and Environmental Responsibility of PT
Timur Tbk. Untuk memastikan dukungan dan kontribusi maksimal Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. To ensure maximum
dari seluruh pegawai, manajemen secara berkala melakukan support and contribution from all employees, management
sosialisasi melalui berbagai kesempatan dan media komunikasi regularly conducts outreach through various opportunities
internal. Pengelolaan kinerja ekonomi berada di bawah tanggung and internal communication channels. Economic performance
jawab Divisi Akuntansi Manajemen dan Keuangan. management falls under the responsibility of the Management
Accounting and Finance Division.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 11
Page 14
Tentang Laporan Laporan Keberlanjutan 01 About Sustainability Report 2025 Namun demikian, peningkatan kinerja ekonomi berpotensi However, improvements in economic performance may be diikuti oleh peningkatan risiko kredit, terutama dalam accompanied by an increase in credit risk, particularly under kondisi ketidakpastian ekonomi. Oleh karenanya, Bank Jatim conditions of economic uncertainty. Therefore, Bank Jatim senantiasa melakukan penguatan manajemen risiko kredit, consistently strengthens its credit risk management, develops pengembangan sistem analisis kredit, serta pengelolaan credit analysis systems, and enhances the management of its portofolio pembiayaan. financing portfolio. Kinerja ekonomi Bank Jatim senantiasa dievaluasi Bank Jatim’s economic performance is continuously evaluated efektivitasnya melalui ketercapaian RBB. RBB disampaikan for its effectiveness through the achievement of its Business oleh Bank Jatim kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk Plan (RBB). Bank Jatim submits the RBB to the Financial mendapatkan masukkan untuk diterapkan pada tahun yang Services Authority (OJK) for input for implementation in the akan datang. Selama tahun 2025, tidak terdapat dampak coming year. Duirng 2025, there were no negative impacts negatif terkait kinerja ekonomi yang dikelola oleh Bank related to the Bank’s economic performance or within its maupun dalam hubungan bisnisnya. business relationships. Anti Korupsi Anti Corruption Tindakan korupsi merupakan salah satu bentuk pelanggaran Corruption is a form of violation that negatively impacts yang memberikan dampak aktual maupun potensial negatif stakeholder trust. The negative impact of corruption risk yaitu menurunkan kepercayaan para pemangku kepentingan. was evident in the occurrence of fraud cases in 2025, which Dampak negatif dari risiko korupsi terlihat dari terjadinya had the potential to undermine stakeholder confidence, kasus fraud pada tahun 2025, yang berpotensi menurunkan cause financial losses, and give rise to legal risks for Bank kepercayaan pemangku kepentingan, merugikan secara Jatim. finansial, dan menimbulkan risiko reputasi dan risiko operasional bagi Bank Jatim. Bank Jatim senantiasa menjalankan langkah-langkah mitigasi Bank Jatim consistently implements mitigation measures by dengan menyediakan sarana pengaduan whistleblowing providing a whistleblowing system (WBS). Stakeholders can system (WBS). Pemangku kepentingan dapat menyampaikan submit complaints about ethical violations committed by pengaduan tentang pelanggaran etika yang dilakukan insan Bank Jatim employees by visiting Bank Jatim’s head office, Bank dengan datang langsung ke kantor pusat Bank Jatim, sending a letter to the Internal Audit Division, through the mengirimkan surat ke Divisi Audit Internal, melalui website website https://wbs.bankjatim.co.id, or via SMS/WhatsApp https://wbs.bankjatim.co.id, atau melalui SMS/WhatsApp dan or phone call to 081330003040, which is managed by the telepon ke nomor 081330003040 yang dikelola oleh Divisi Internal Audit Division. Bank Jatim is committed to protecting Audit Internal. Bank Jatim berkomitmen melindungi keamanan the security and confidentiality of the identity of those who dan kerahasiaan identitas pelapor yang menyampaikan submit reports in good faith. All complaint databases and laporan dengan itikad baik, sementara seluruh basis data information are under the management and responsibility of dan informasi pengaduan berada di bawah pengelolaan dan the Internal Audit Division. tanggung jawab Divisi Audit Internal. Dalam rangka mencegah terjadinya kasus-kasus To prevent cases of operational irregularities at banks, penyimpangan operasional pada Bank, khususnya fraud yang particularly fraud that could harm customers or the bank, the dapat merugikan nasabah atau bank dan dikeluarkannya Financial Services Authority (OJK) issued Regulation No. In Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 39/POJK.03/2019 accordance with OJK Regulation No. 39/POJK.03/2019 on tanggal 19 Desember 2019 tentang Penerapan Strategi December 19, 2019, concerning the Implementation of Anti- Anti fraud Bagi Bank Umum maka diperlukan suatu Fraud Strategies for Commercial Banks, it is necessary to peningkatan efektivitas pengendalian internal sebagai upaya improve the effectiveness of internal controls to minimize the meminimalkan risiko fraud termasuk menerapkan strategi anti risk of fraud, including implementing an anti-fraud strategy. fraud. Komitmen Bank Jatim Kebijakan Sistem Manajemen Bank Jatim’s commitment to the Anti-Bribery Management Anti Penyuapan dan SOP Strategi Anti Fraud 063/03/10/DIR/ System Policy and Anti-Fraud Strategy SOP is stipulated in AUI/KEP 21 Februari 2024. Kepedulian anti fraud diupayakan Regulation No. 063/03/10/DIR/AUI/KEP on February 21, secara berkesinambungan dalam bentuk zero tolerance 2024. Anti-fraud awareness is continuously pursued through terhadap fraud. Dalam penerapan Strategi Anti Fraud berupa zero tolerance for fraud. The implementation of the Anti-Fraud sistem pengendalian Fraud, mencakup 4 (empat) pilar yang Strategy, in the form of a fraud control system, encompasses 12 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 15
Sustainability Report
2025
saling berkaitan yaitu Pencegahan, Deteksi, Investigasi four interrelated pillars: Prevention, Detection, Investigation,
Pelaporan dan Sanksi, Pemantauan Evaluasi dan Tindak Reporting and Sanctions, Monitoring, Evaluation, and Follow-
Lanjut. up.
Evaluasi efektivitas penerapan sistem manajemen anti fraud Evaluation of the effectiveness of the anti-fraud management
yaitu melalui sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen system implementation is performed through ISO 37001:2016
Anti Penyuapan. Di tahun 2025, masih terdapat 22 insiden Anti-Bribery Management System certification. In 2025, there
fraud yang terjadi pada karyawan tetap dan 3 (tiga) insiden were 22 fraud incidents involving permanent employees and
fraud pada pegawai tidak tetap. Namun demikian, Bank terus three fraud incidents involving non-permanent employees.
berupaya untuk meningkatkan sistem manajemen anti fraud However, the Company continues to strive to improve its anti-
di seluruh aktivitas bisnisnya. fraud management system across all its business activities.
Berdasarkan evaluasi atas insiden fraud yang terjadi Based on the evaluation of fraud incidents that occurred
pada tahun 2025, Bank Jatim memperoleh pembelajaran in 2025, Bank Jatim gained insights that strengthening
bahwa penguatan pada aspek pencegahan dan deteksi dini preventive and early detection measures is still required,
masih diperlukan, khususnya dalam kepatuhan terhadap particularly in compliance with operational procedures and
prosedur operasional dan efektivitas pengawasan internal. the effectiveness of internal controls. These learnings have
Pembelajaran ini telah diintegrasikan ke dalam kebijakan been integrated into policies and operational procedures
dan prosedur operasional melalui penyempurnaan SOP, through the enhancement of SOPs, increased scope and
peningkatan cakupan dan frekuensi audit internal, serta frequency of internal audits, as well as the strengthening
penguatan mekanisme pemantauan transaksi berisiko dan of high-risk transaction monitoring mechanisms and anti-
program pelatihan anti-fraud untuk memperkuat budaya fraud training programs to reinforce a culture of integrity.
integritas. Keterlibatan pemangku kepentingan, termasuk Stakeholder involvement, including employees, customers,
karyawan, nasabah, dan regulator, melalui WBS, hasil audit and regulators, through the Whistleblowing System (WBS),
internal, serta evaluasi regulator, turut menginformasikan internal audit findings, and regulatory assessments, has also
tindakan yang diambil Bank dalam memperbaiki pengendalian informed the Bank’s actions in improving internal controls.
internal. Efektivitas dari tindakan tersebut dievaluasi secara The effectiveness of these measures is periodically evaluated
berkala melalui pemantauan jumlah insiden fraud, tindak through monitoring the number of fraud incidents, follow-
lanjut atas laporan pelanggaran, serta hasil pengawasan, di up on violation reports, and supervisory results, where the
mana temuan masih adanya kasus fraud menunjukkan bahwa continued occurrence of fraud cases indicates that existing
langkah mitigasi yang ada perlu terus ditingkatkan, khususnya mitigation measures need to be further strengthened,
dalam aspek pencegahan dan deteksi dini. particularly in terms of prevention and early detection.
Energi Energy
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Bank Jatim To perform its operations, Bank Jatim utilizes two primary
memanfaatkan dua sumber energi utama, yaitu BBM untuk energy sources: fuel for operational vehicles and electricity
kendaraan operasional dan listrik untuk mendukung aktivitas to support office activities. Furthermore, Bank Jatim also
kantor. Selain itu, Bank Jatim juga melakukan pengukuran measures energy usage outside the organization, which
penggunaan energi di luar lingkup organisasi, yang berasal originates from employee travel. The Bank Jatim recognizes
dari perjalanan dinas karyawan. Bank Jatim menyadari bahwa that energy utilization has the potential to increase
penggunaan energi memiliki potensi dampak negatif berupa emissions; therefore, it is crucial to consistently implement
meningkatkan emisi, sehingga penting untuk menerapkan efficiency measures. Bank Jatim also recognizes that energy
langkah-langkah efisiensi secara konsisten. Bank Jatim consumption will have an impact on emissions if the Bank
menyadari bahwa penggunaan energi akan berdampak does not consistently implement energy efficiency measures.
pada peningkatan emisi apabila Bank tidak secara konsisten
melakukan efisiensi penggunaan energi.
Komitmen Bank Jatim terhadap penghematan energi menjadi Bank Jatim’s commitment to energy conservation is one of
salah satu program prioritas yang tertuang dalam Rencana the priority programs outlined in the Sustainable Finance
Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB). Efisiensi penggunaan Action Plan (RAKB). Energy efficiency is achieved through
energi dilakukan melalui berbagai langkah, antara lain various measures, including turning off lights and electronic
mematikan lampu dan alat elektronik saat tidak digunakan, devices when not in use, conducting routine maintenance
melakukan pemeliharaan rutin AC di seluruh gedung untuk on air conditioning units throughout the building to prevent
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 13
Page 16
Tentang Laporan Laporan Keberlanjutan 01 About Sustainability Report 2025 mencegah kerusakan yang dapat menimbulkan pemborosan damage that could lead to electricity waste, and reducing the listrik, serta mengurangi frekuensi kunjungan fisik. Efisiensi frequency of physical visits. Energy efficiency is coordinated penggunaan energi berada di bawah koordinasi dari Divisi by the General Affairs Division and is the responsibility of all Umum, serta menjadi tanggung jawab seluruh insan Bank. Bank employees. Bank Jatim senantiasa melakukan pembahasan secara rutin Bank Jatim regularly discusses with all Bank employees the dengan seluruh karyawan Bank terkait dengan upaya efisiensi efficiency efforts undertaken by each work unit to improve the yang telah dilakukan oleh masing-masing unit kerja agar effectiveness of energy savings implementation. Evaluation dapat meningkatkan efektivitas penerapan penghematan of the effectiveness of energy savings was conducted by energi. Evaluasi efektivitas penghematan energi dilakukan comparing energy usage in 2025 with energy in 2024. Due dengan membandingkan penggunaan energi di tahun 2025 to Bank Jatim’s efforts in making energy savings efforts, dengan energi di tahun 2024. Atas upaya Bank Jatim dalam throughout 2025, energy usage of 13,537.29 gigajoules melakukan upaya penghematan energi, sepanjang tahun decreased compared to 2024, which was 14,563.28 gigajoules. 2025 penggunaan energi yaitu sebesar 13.537,29 gigajoule menurun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 14.563,28 gigajoule. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap efisiensi energi, Bank Based on the evaluation of energy efficiency, Bank Jatim Jatim senantiasa secara konsisten menerapkan upaya consistently implements energy efficiency measures. These efisiensi penggunaan energi. Upaya ini telah diintegrasikan measures have been integrated into the RAKB through the dalam RAKB melalui penguatan pedoman efisiensi energi, strengthening of energy efficiency guidelines, enhanced peningkatan pemantauan penggunaan energi di setiap unit, monitoring of energy consumption across each unit, and serta pengembangan program internal yang mendorong the development of internal programs that promote energy- perilaku hemat energi di seluruh organisasi. saving behavior throughout the organization. Emisi Emission Seluruh aktivitas operasional yang memanfaatkan energi All operational activities that utilize energy naturally produce secara alami menghasilkan emisi gas rumah kaca (GRK). greenhouse gas (GHG) emissions. Fuel use is a source of scope Penggunaan BBM menjadi sumber emisi GRK cakupan 1, 1 GHG emissions, electricity consumption is included in scope pemakaian listrik termasuk dalam emisi GRK cakupan 2, 2 GHG emissions, and business travel is included in scope 3 dan perjalanan dinas masuk ke dalam emisi GRK cakupan GHG emissions. Inefficient or unwise energy consumption 3. Penggunaan energi yang tidak efisien atau tidak has the potential to increase negative impacts in the form bijaksana berpotensi meningkatkan dampak negatif berupa of higher emissions, which may also adversely affect the meningkatnya jumlah emisi, sehingga dapat memberikan environment, including climate change risks. dampak negatif terhadap lingkungan, termasuk risiko perubahan iklim. Komitmen Bank Jatim dalam efisiensi penggunaan energi, Bank Jatim’s commitment to energy efficiency, a priority yang menjadi salah satu program prioritas dan tertuang dalam program outlined in the Bank Jatim Business Plan (RAKB), RAKB Bank Jatim, berdampak langsung pada penurunan has a direct impact on reducing emissions. These emission emisi yang dihasilkan. Upaya pengurangan emisi ini dilakukan reduction efforts are carried out in line with energy efficiency sejalan dengan langkah-langkah efisiensi energi yang measures implemented in all Bank operational activities, diterapkan dalam seluruh kegiatan operasional Bank yang under the coordination of the General Affair, and are the berada di bawah koordinasi dari Divisi Umum, serta menjadi responsibility of all Bank personnel. tanggung jawab seluruh insan Bank. Efektivitas penurunan emisi GRK dilakukan dengan The effectiveness of GHG emission reductions is measured by membandingkan emisi GRK yang dihasilkan di tahun comparing GHG emissions in 2025 with those of the previous 2025 dengan tahun sebelumnya. Keterlibatan pemangku year. Stakeholder engagement, particularly with operational kepentingan, khususnya karyawan sebagai pelaksana employees, is conducted through internal forums, outreach, operasional, dilakukan melalui forum internal, sosialisasi, and regular discussions on energy efficiency, which provide serta diskusi rutin terkait efisiensi energi, yang memberikan input for program improvements. Due to the efforts that had masukan terhadap perbaikan program yang dijalankan. Atas been made, in 2025, total GHG emissions was 2,876.85 tons 14 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 17
Sustainability Report
2025
upaya yang telah dilakukan, maka sepanjang tahun 2025, total of Co2-eq, a decrease compared to 2024 which was 3,094.84
emisi GRK menjadi sebesar 2.876,85 Ton Co2-eq menurun tons of Co2-eq.
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 3.094,84 Ton Co2-eq.
Berdasarkan evaluasi atas upaya efisiensi energi dan Based on the evaluation of energy efficiency efforts and
penurunan emisi GRK, Bank Jatim harus senantiasa konsisten greenhouse gas (GHG) emission reduction, Bank Jatim must
dalam mengimplementasikan kebijakan serta keterlibatan consistently implement its policies, while active involvement
aktif seluruh unit kerja menjadi faktor penting dalam of all work units remains a key factor in achieving sustainable
mencapai penurunan emisi secara berkelanjutan. Upaya ini emission reductions. These efforts have been integrated into
telah terintegrasi ke dalam RAKB yang diimplementasikan the RAKB through the strengthening of energy efficiency
melalui penguatan pedoman efisiensi energi, peningkatan guidelines, enhanced monitoring of energy consumption
pengawasan penggunaan energi di unit kerja, serta across work units, and the development of internal programs
pengembangan program internal yang mendorong perilaku that promote energy-saving behavior.
hemat energi.
Privasi Nasabah Customer Privacy
Dampak positif dari kemajuan teknologi dan digitalisasi adalah The positive impact of technological advances and
mempermudah pelayanan kepada nasabah serta mendukung digitalization is streamlining customer service and supporting
pengembangan produk-produk digital banking, yang pada the development of digital banking products, which in
gilirannya meningkatkan pertumbuhan kinerja Bank Jatim. turn boosts Bank Jatim’s performance growth. However,
Namun demikian, kemajuan teknologi juga memberikan technological advancements also have a negative impact,
dampak negatif pada tingginya potensi risiko tingginya increasing the potential for high risks to customer data
risiko terhadap keamanan data nasabah, termasuk potensi security, including the potential for hacking, as the ease of
peretasan (hacking), karena kemudahan akses digital yang digital access afforded by technological advancements can be
dihasilkan oleh perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan exploited by irresponsible parties.
pihak yang tidak bertanggung jawab.
Bank Jatim berkomitmen menjaga kepercayaan nasabah agar Bank Jatim is committed to maintaining customer trust and
loyalitas tetap terjaga, sesuai dengan ketentuan Undang- maintaining loyalty, in accordance with Law Number 27 of
Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data 2022 concerning Personal Data Protection and OJK Circular
Pribadi dan Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.07/2014 tentang Letter No. 14/SEOJK.07/2014 concerning Confidentiality
Kerahasiaan dan Keamanan Data dan/atau Informasi Pribadi and Security of Consumer Personal Data and/or Information.
Konsumen. Bank Jatim memiliki komitmen untuk melindungi Bank Jatim is committed to protecting customer personal
informasi pribadi nasabah melalui peningkatan keamanan information by enhancing the security of its information
sistem teknologi informasi untuk mengelola data dan/atau technology systems for managing customer personal data
informasi pribadi nasabah. and/or information.
Evaluasi terhadap efektivitas pengamanan data nasabah The evaluation of the effectiveness of customer data security
tercermin dari pencapaian Bank dalam perolehan sertifikasi is reflected in the Bank’s achievement of ISO 27001:2022
ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi Information Security Management System certification
pada layanan Jconnect Mobile, SMS Banking, dan Internet for Jconnect Mobile, SMS Banking, and Internet Banking
Banking dan ISO 20000-1:2018 Sistem Manajemen Layanan services, as well as ISO 20000-1:2018 Information Technology
Teknologi Informasi. Pengelolaan privasi nasabah berada Service Management System certification. Customer privacy
di bawah tanggung jawab Divisi Chief Information Security management falls under the responsibility of the Chief
Officer (CISO) dengan fungsi Data Protection Officer. Bank Information Security Officer (CISO) Division with the function
Jatim terus berupaya untuk meningkatkan kualitas produk of the Data Protection Officer. Bank Jatim continuously strives
dan layanan agar dapat memenuhi harapan nasabah dan to enhance the quality of its products and services to meet
memberikan kepuasan maksimal. customer expectations and deliver maximum satisfaction.
Keterlibatan pemangku kepentingan, khususnya nasabah Stakeholder engagement, particularly customers and
dan tim operasional, dilakukan melalui pengaduan, survei operational teams, is conducted through complaints handling,
kepuasan, serta interaksi dengan Call Center “Info Bank Jatim customer satisfaction surveys, and interactions with the “Info
14044”, yang beroperasi selama 24 jam sehari dan selama 7 Bank Jatim 14044” Call Center, which operates 24 hours a day,
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 15
Page 18
Tentang Laporan Laporan Keberlanjutan 01 About Sustainability Report 2025 (tujuh) hari dalam seminggu, sepanjang tahun yang digunakan 7 (seven) days a week throughout the year, and also serves as a juga sebagai wadah dalam memberikan masukan untuk platform for providing input to improve services and strengthen perbaikan layanan dan penguatan keamanan sistem. Terkait system security. In relation to complaint handling, as part of penanganan pengaduan, sebagai salah satu kewajiban, Bank its obligations, Bank Jatim reports the handling and resolution Jatim melaporkan penanganan dan penyelesaian pengaduan of customer complaints to Bank Indonesia and the Financial nasabah kepada Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan Services Authority (OJK) on a quarterly basis. setiap triwulan. Upaya Bank Jatim dalam menjaga kerahasiaan data nasabah Bank Jatim’s efforts to maintain the confidentiality of memberikan dampak positif bahwa selama tahun pelaporan customer data have had a positive impact, namely that during Bank Jatim tidak mendapat laporan pengaduan mengenai the reporting year, Bank Jatim did not receive any complaints pelanggaran terhadap pelanggaran privasi nasabah dan regarding violations of customer privacy and loss of customer hilangnya data nasabah sehingga Bank Jatim tidak mendapat data, so that Bank Jatim did not receive sanctions or fines sanksi atau denda dari regulator. from regulators. Dari evaluasi pengelolaan keamanan data nasabah, Based on the evaluation of customer data security Bank Jatim senantiasa meningkatkan keamanan sistem management, Bank Jatim consistently enhances information teknologi informasi dan penguatan prosedur operasional technology system security, and the strengthening of merupakan faktor penting dalam menjaga kepercayaan dan operational procedures is a key factor in maintaining customer loyalitas nasabah. Insight ini telah diintegrasikan ke dalam trust and loyalty. These insights have been integrated into kebijakan dan prosedur operasional melalui penguatan policies and operational procedures through the strengthening standar keamanan informasi, pemeliharaan sertifikasi ISO of information security standards, the maintenance of ISO 27001:2022 dan ISO 20000-1:2018, serta pembaruan SOP 27001:2022 and ISO 20000-1:2018 certifications, as well as the layanan digital seperti Jconnect Mobile, SMS Banking, dan updating of SOPs for digital services such as Jconnect Mobile, Internet Banking. Efektivitas tindakan ini dievaluasi secara SMS Banking, and Internet Banking. The effectiveness of berkala melalui tidak adanya laporan pelanggaran privasi these measures is periodically evaluated through the absence atau kehilangan data selama tahun pelaporan, pemantauan of privacy breach or data loss incidents during the reporting audit internal, serta pelaporan rutin ke regulator, yang period, internal audit monitoring, and regular reporting to menunjukkan bahwa kebijakan dan prosedur yang diterapkan regulators, indicating that the implemented policies and mampu mengelola risiko secara efektif, sekaligus mendorong procedures are able to effectively manage risks while also perbaikan berkelanjutan di layanan digital Bank. driving continuous improvement in the Bank’s digital services. 16 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 19
Sustainability Report
2025
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 17
Page 20
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Tentang Laporan
01
About Sustainability Report
Strategi dan Kebijakan
02 Keberlanjutan
Sustainability Strategy and Policy
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
03 Sustainability Performance
Highlights
Profil Perusahaan
04
Company Profile
Penjelasan Direksi
05
Director’s Explanation
Tata Kelola
06
Governance
Kinerja Keberlanjutan
07 Sustainability Performance
Overview
Strategi dan Kebijakan
Keberlanjutan
Sustainability Strategy and Policy
18 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 21
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 19
Page 22
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
Penjelasan Strategi Keberlanjutan [OJK A.1, GRI 2-22, FS1, FS10, IFRS S1-STRATEGY,
IFRS S2-STRATEGY, IFRS S1-METRIC AND TARGET, IFRS S2-METRIC AND TARGET, IFRS S1-RISK MANAGEMENT, IFRS S2-
RISK MANAGEMENT]
Explanation of Sustainability Strategy
Sebagai bagian dari industri perbankan nasional, Bank As part of the national banking industry, Bank Jatim plays an
Jatim berperan aktif dalam mendukung pembangunan active role in supporting sustainable development through
berkelanjutan melalui penerapan keuangan berkelanjutan the implementation of sustainable finance in accordance
sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Bank with applicable laws and regulations. Bank Jatim consistently
Jatim senantiasa menerapkan keuangan berkelanjutan serta applies sustainable finance principles and integrates them
mengintegrasikannya ke dalam strategi maupun proses into its strategy and business processes. The integration of
bisnis Bank. Dalam mengintegrasikan penerapan keuangan sustainable finance across all business processes is guided by
berkelanjutan di seluruh proses bisnis Bank telah didasarkan the principles of integrity, transparency, and accountability.
oleh prinsip integritas, transparansi, dan akuntabilitas.
Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata dengan This commitment is demonstrated through the preparation of
penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) the Sustainable Finance Action Plan (Rencana Aksi Keuangan
yang disetujui oleh Direksi Bank Jatim. RAKB merupakan Berkelanjutan/RAKB), which is approved by the Board of
bagian dari rencana bisnis Bank Jatim serta dalam rangka Directors of Bank Jatim. The RAKB forms part of Bank Jatim’s
mengimplementasikan pasal 7 ayat (1) POJK No. 51/ business plan and is prepared in accordance with Article 7
POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan paragraph (1) of Financial Services Authority Regulation (POJK)
Bagi lembaga Jasa Keuangan. Emiten dan Perusahaan Publik No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable
(POJK Keuangan Berkelanjutan). Prioritas implementasi Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
Keuangan Berkelanjutan di Bank Jatim meliputi: Companies. The implementation priorities of Sustainable
Finance at Bank Jatim include:
1. Pengembangan Produk dan Jasa Keuangan Berkelanjutan 1. Development of Sustainable Finance Product and Services
• Memberikan apresiasi terkait kemudahan permodalan • Providing appreciation related to the accessible capital
kepada debitur yang mengembangkan usaha dan of debtors developing their business and supporting
mendukung adanya kegiatan ramah lingkungan (Green Green MSMEs;
UMKM);
• Menyelenggarakan Undian Simpeda dengan konsep • Establishing Simpeda Drawing with an environmental
yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan; conservation-related concept;
• Program penghematan energi (audit Energi) pada • Energy saving program (Energy audit) in the building of
gedung kantor pusat. head office.
2. Pengembangan Kapasitas Intern Bank 2. Development of Bank Internal Capacity
• Mengadakan workshop keuangan berkelanjutan • Establishing sustainable finance workshop to improve
untuk meningkatkan pemahaman tentang keuangan understanding of sustainable finance;
berkelanjutan;
• Penyelenggaraan training analis lingkungan hidup • Organizing environmental analysis training (AMDAL) in
(AMDAL) di tingkat manajemen dan analis kredit; the management and credit analyst levels;
• Meningkatkan kapasitas dan memperkaya • Improving capacity and knowledge enrichment
pengetahuan seputar pembangunan sektor keuangan regarding sustainable finance sector. One of them is
yang berkelanjutan. Salah satunya adalah integrasi the integration of Environmental-Social Governance
Lingkungan Sosial dan Tata kelola (LST) atau (ESG) within financial activities;
Environmental Social dan Governance (ESG) dalam
aktivitas finansial;
• Meningkatkan kesiapan SDM mempraktikkan keuangan • Increasing HR responsiveness in practicing sustainable
berkelanjutan; finance;
• Menerapkan integrasi Lingkungan Sosial dan Tata • Applying the integration of Environmental-Social
kelola (LST) dalam perhitungan bisnisnya agar tercipta Governance (ESG) within its business calculation to
ekonomi berkelanjutan. create sustainable economy.
20 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 23
Sustainability Report
2025
Bank Jatim telah menetapkan program Rencana Aksi Keuangan Bank Jatim has also established the Sustainable Financial
Berkelanjutan (RAKB) dengan menetapkan rencana jangka Action Plan (RAKB) program by establishing long-term (five
panjang (lima tahun) dan jangka pendek (satu tahun). Adapun years) and short-term (one year) plans. The short-term (1 year)
program RAKB jangka pendek (1 tahun) yaitu tahun 2025 RAKB program in 2025 was as follows:
adalah sebagai berikut:
Target Kegiatan Prioritas Indikator Keberhasilan
Prioritized Activity Target Success Indicators
Pemantauan debitur eksisting green financing; Mengupayakan 1. Terjaganya debitur eksisting green financing
penambahan debitur pada sektor green financing 2. Terjaganya kolektibilitas debitur pada kolektibiltas lancar
Monitoring existing green financing debtors; Striving to increase 3. Bertambahnya debitur pada sektor green financing.
debtors in the green financing sector 1. Maintaining existing green financing debtors
2. Maintaining debtor collectibility within current collectibility
3. Increasing debtors in the green financing sector.
PKS dengan PT Sewu Segar Nusantara sebagai Offtaker pembiayaan 1. Terjaganya debitur eksisting green financing
petani melon dengan metode green house 2. Terjaganya kolektibilitas debitur pada kolektibiltas lancar
PKS with PT Sewu Segar Nusantara as the Offtaker for financing 3. Bertambahnya debitur pada sektor green financing.
melon farmers using the greenhouse method 1. Maintaining existing green financing debtors
2. Maintaining current debtor collectibility
3. Increasing the number of debtors in the green financing sector.
Usulan Pengembangan Paylater Untuk meningkatkan ekspansi kredit khususnya kepada PNS Payroll
Proposed Paylater Development Increasing loan expansion, particularly for civil servant payroll.
KKPD Fisik Mendukung program pemerintah untuk menuju digitalisasi transaksi
Physical KKPD pemerintahan
Supporting the government’s program to digitalize government transactions.
Usulan Pengembangan e-KMG V2 Untuk meningkatkan ekspansi kredit khususnya kepada PNS Payroll
Proposed e-KMG V2 Development Increasing loan expansion, particularly for civil servant payroll.
Dapat meningkatkan outstanding kredit yang memiliki manfaat jangka Pembiayaan yang telah memiliki ijin terhadap dampak lingkungan dan
panjang bagi keberlangsungan kehidupan infrastruktur yang memiliki manfaat jangka panjang, memperhatikan aspek
Having ability to increase outstanding credit, which has long-term tata ruang dan solusi/alternatif efisiensi energi, tingkat keekonomian, dan
benefits for the sustainability of life sosial
Financing that has been licensed for environmental impact and infrastructure
that has long-term benefits, taking into account spatial planning aspects and
energy efficiency solutions/alternatives, economic and social factors.
Penerapan Suasana Ruang Kerja dengan Konsep Green Building Biaya Listrik PLN Berkurang
Implementing a Green Building Concept for the Workspace PLN Electricity Costs Reduced
Implementasi E-Procurement Menghasilkan proses pengadaan barang dan jasa secara obyektif dan
E-Procurement Implementation transparan
Resulting in an objective and transparent procurement process for goods
and services
Manajemen Building Meningkatkan efektifitas dan hasil kerja secara maksimal, sesuai yang
Building Management diharapkan
Increasing effectiveness and maximizing deliverables, as expected
Pengembangan aplikasi digital pada Divisi Umum Penilaian Index Kepuasan Layanan meningkat
Digital Application Development in the General Affairs Division Improved Service Satisfaction Index Assessment
Pembuatan SOP Kearsipan Kegiatan penyimpanan, penggunaan, pemeliharaan dan penyusutan Arsip
Creating Archiving SOPs dapat dilaksanakan secara Optimal yang mendukung proses Litigasi dan
proteksi Hukum pada kinerja.
Archive storage, usage, maintenance, and disposition can be carried
out optimally, supporting litigation processes and legal protection for
performance.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 21
Page 24
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
Bank Jatim juga telah menetapkan program Rencana Aksi Bank Jatim has also established a Sustainable Financial Action
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dengan menetapkan rencana Plan (RAKB) program by establishing a long-term plan (five
jangka panjang (lima tahun) yaitu tahun 2025 sampai 2029. years), such as 2025 to 2029. The long-term RAKB program
Adapun program RAKB jangka panjang (lima tahun) adalah (five years) is as follows:
sebagai berikut:
Tahun Target Kegiatan Prioritas Indikator Keberhasilan (Bank Umum)
Year Prioritized Activity Target Success Indicators (Commercial Banks)
2025 Terjaganya kolektibiitas debitur eksisting green 1. Terjaganya kolektibilitas debitur eksisting green financing
financing dan diupayakan terdapat penambahan 2. Menjaga debitur eksisting dan atau penambahan debitur pada sektor
debitur green financing green financing
Maintaining the collectivity of existing green financing 1. Maintaining the collectability of existing green financing debtors
debtors and efforts are being made to increase the 2. Maintaining existing debtors and/or adding debtors in the green financing
number of green financing debtors. sector
Pelaksanaan Pelatihan Pembangunan Berbasis Peningkatan pengetahuan dan kompetensi pegawai terkait:
Lingkungan (Green Building) 1. Pemahaman konsep green building secara menyeluruh
Implementation of Environmentally Based 2. Perencanaan pembangunan gedung berdasarkan konsep green building
Development Training (Green Building) 3. Peningkatan efisiensi dalam pemakaian energi sesuai konsep green
building
4. Penerapan adanya desain green building secara terintegrasi
Increasing employee knowledge and competence related to:
1. Comprehensive understanding of the green building concept
2. Building construction planning based on the green building concept
3. Increasing efficiency in energy use according to the green building
concept
4. Implementation of integrated green building design
Pembiayaan konsumtif maupun produktif yang Pertumbuhan penyaluran pembiayaan konsumtif maupun produktif
berwawasan terhadap lingkungan Growth in distribution of consumer and productive financing.
Consumptive and productive financing with an
environmental perspective.
Penggunaan Aplikasi Odoo Vendor Manajemen System, Memberikan kemudahan dalam seluruh kegiatan layanan dan dukungan
Budget Sales, Inventory, Manajemen Aset, Service and kerja kepada pengguna serta monitoring terhadap seluruh kepemilikan dan
Reservation, Project Manajemen pengelolaan aset dan inventaris
Use of Odoo Vendor Management System Application, Providing convenience in all service activities and work support to users as
Sales Budget, Inventory, Asset Management, Service well as monitoring of all ownership and management of assets and inventory.
and Reservation, Project Management.
Peningkatan kesadaran karyawan akan aksi keuangan Munculnya budaya aksi positif salam bekerja di seluruh karyawan yang
berkelanjutan berdampak pada efisiensi biaya
Increasing employee awareness of sustainable financial The emergence of a positive action culture in working across all employees
actions. which has an impact on cost efficiency.
Sistem kearsipan secara elektronik (metode paperless) • Mengalihkan arsip yang manual menjadi digital
Electronic filing system (paperless method) • Penataan dan pengelolaan arsip semakin tertib
• Converting manual archives to digital
• Archival arrangement and management is increasingly orderly
Realisasi pembangunan Jatim Tower • Melakukan pembebasan lahan dan rumah yang masih ada di lokasi
Realization of Jatim Tower construction belakang Kantor Pusat
• Melaksanakan proses perencanaan sampai dengan selesai pembangunan
gedung baru Jatim Tower
• Conducting land and house clearance that is still available at the location
behind the Head Office
• Performing the planning process until the completion of the construction
of the new Jatim Tower building
Pembangunan Control Room Sentralisasi pengendalian penggunaan listrik, memantau CCTV dan sistem
Control Room Construction keamanan gedung
Centralized control of electricity usage, monitoring CCTV and building security
systems.
Melakukan renovasi dan pemasangan facade gedung Tampilan gedung Kantor Pusat tampak lebih modern yang dapat menimbulkan
Kantor Pusat semangat kerja pegawai dan mencerminkan profesionalisme Bank Jatim
Performed building facade renovation and interior The facade of the Head Office building looks more modern, which can boost
relayout of divisional workspaces at Head Office. employee enthusiasm and reflect the professionalism of Bank Jatim.
Sistem kelistrikan menggunakan panel surya untuk Mengurangi biaya penvgunaan listrik PLN di seluruh gedung Kantor Pusat,
pemakaian listrik di Gedung Kantor Pusat yang berdampak pada penekanan biaya rutin tetap
The electrical system uses solar panels for electricity Reducing the cost of using PLN electricity throughout the Head Office
use in the Head Office Building. building, which has an impact on reducing fixed routine costs.
22 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 25
Sustainability Report
2025
Tahun Target Kegiatan Prioritas Indikator Keberhasilan (Bank Umum)
Year Prioritized Activity Target Success Indicators (Commercial Banks)
2026 Terjaganya kolektibiitas debitur eksisting green 1. Terjaganya kolektibilitas debitur eksisting green financing
financing dan diupayakan terdapat penambahan 2. Menjaga debitur eksisting dan atau penambahan debitur pada sektor
debitur green financing green financing
Maintaining the collectivity of existing green financing 1. Maintaining the collectability of existing green financing debtors.
debtors and efforts are being made to increase the 2. Maintaining existing debtors and/or adding debtors in the green financing
number of green financing debtors. sector.
Pelaksanaan Pelatihan Energy Efficiency Financing Peningkatan pengetahuan dan kompetensi pegawai terkait:
Implementation of Energy Efficiency Financing Training 1. Overview regulasi/ketentuan mengenai efisiensi energi
2. Overview bisnis energy efficiency
3. Pemahaman dan penjelasan tentang ESCO (Energy Service Company)
4. Pemahaman dan penjelasan studi kasus terkait energy efficiency
Increasing employee knowledge and competence related to:
1. Comprehensive understanding of the green building concept
2. Building construction planning based on the green building concept
3. Increasing efficiency in energy use according to the green building concept
4. Implementation of integrated green building design
Pembiayaan konsumtif maupun produktif yang Pertumbuhan penyaluran pembiayaan konsumtif maupun produktif
berwawasan terhadap lingkungan Growth in distribution of consumer and productive financing
Consumptive and productive financing with an
environmental perspective
Kredit kendaraan bermotor berwawasan lingkungan, Pertumbuhan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dan pertumbuhan Kredit
KPR Berwawasan Lingkungan Properti
Green automobile loans Growth of Automobile Loans (KKB) and growth in Property Credit
Penggunaan Aplikasi Odoo Vendor Manajemen System, Memberikan kemudahan dalam seluruh kegiatan layanan dan dukungan
Budget Sales, Inventory, Manajemen Aset, Service and kerja kepada pengguna serta monitoring terhadap seluruh kepemilikan dan
Reservation, Project Manajemen pengelolaan aset dan inventaris
Use of Odoo Vendor Management System Application, Providing convenience in all service activities and work support to users as
Sales Budget, Inventory, Asset Management, Service well as monitoring of all ownership and management of assets and inventory.
and Reservation, Project Management.
Peningkatan kesadaran karyawan akan aksi keuangan Munculnya budaya aksi positif salam bekerja di seluruh karyawan yang
berkelanjutan berdampak pada efisiensi biaya
Increasing employee awareness of sustainable financial The emergence of a positive action culture in working across all employees
actions. which has an impact on cost efficiency.
Sistem kearsipan secara elektronik (metode paperless) • Mengalihkan arsip yang manual menjadi digital
Electronic filing system (paperless method) • Penataan dan pengelolaan arsip semakin tertib
• Converting manual archives to digital
• Archival arrangement and management is increasingly orderly
Realisasi pembangunan Jatim Tower • Melakukan pembebasan lahan dan rumah yang masih ada di lokasi
Realization of Jatim Tower construction belakang Kantor Pusat
• Melaksanakan proses perencanaan sampai dengan selesai pembangunan
gedung baru Jatim Tower
• Conducting land and house clearance that is still available at the location
behind the Head Office
• Performing the planning process until the completion of the construction
of the new Jatim Tower building
Pembangunan Control Room Sentralisasi pengendalian penggunaan listrik, memantau CCTV dan sistem
Control Room Construction keamanan gedung
Centralized control of electricity usage, monitoring CCTV and building security
systems
Melakukan renovasi dan pemasangan façade gedung Tampilan gedung Kantor Pusat tampak lebih modern yang dapat menimbulkan
Kantor Pusat semangat kerja pegawai dan mencerminkan profesionalisme Bank Jatim
Renovation and installation of the facade of the Head The facade of the Head Office building looks more modern, which can boost
Office building employee enthusiasm and reflect the professionalism of Bank Jatim
Sistem kelistrikan menggunakan panel surya untuk Mengurangi biaya penvgunaan listrik PLN di seluruh gedung Kantor Pusat,
pemakaian listrik di Gedung Kantor Pusat yang berdampak pada penekanan biaya rutin tetap
The electrical system uses solar panels for electricity Reducing the cost of using PLN electricity throughout the Head Office
use in the Head Office Building building, which has an impact on reducing fixed routine costs
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 23
Page 26
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
Tahun Target Kegiatan Prioritas Indikator Keberhasilan (Bank Umum)
Year Prioritized Activity Target Success Indicators (Commercial Banks)
2027 Environmental Analyst Training on Clean energy of Penigkatan pengetahuan dan kompetensi pegawai untuk:
Banking Industry to Promote Financial Environmental 1. Mendorong peningkatan portfolio pembiayaan hijau, terutama dalam
Sustainability Implementation in Indonesia sektor energi baru dan terbarukan (EBT)
Environmental Analyst Training on Clean energy of 2. Memahami bagaimana bisnis tersebut berjalan
Banking Industry to Promote Financial Environmental Improving employees knowledge & competency to:
Sustainability Implementation in Indonesia 1. Boost improvement of green financing portfolio, mainly in the new and
renewable energy sector (EBT);
2. Understand how the business works.
Pembiayaan konsumtif maupun produktif yang Pertumbuhan penyaluran pembiayaan konsumtif maupun produktif
berwawasan terhadap lingkungan Growth of consumptive and productive financing distribution
Consumptive and productive financing that is
environmentally friendly
Penggunaan Aplikasi Odoo Vendor Manajemen System, Memberikan kemudahan dalam seluruh kegiatan layanan dan dukungan
Budget Sales, Inventory, Manajemen Aset, Service and kerja kepada pengguna serta monitoring terhadap seluruh kepemilikan dan
Reservation, Project Manajemen pengelolaan aset dan inventaris
Use of Odoo Vendor Management System Application, Providing convenience in all service activities and work support to users as
Sales Budget, Inventory, Asset Management, Service well as monitoring of all ownership and management of assets and inventory
and Reservation, Project Management
Peningkatan kesadaran karyawan akan aksi keuangan Munculnya budaya aksi positif dalam bekerja di seluruh karyawan yang
berkelanjutan berdampak pada efisiensi biaya
Increasing employee awareness of sustainable financial The emergence of a positive action culture in working across all employees
actions which has an impact on cost efficiency
Sistem kearsipan secara elektronik (metode paperless) • Mengalihkan arsip yang manual menjadi digital
Electronic filing system (paperless method) • Penataan dan pengelolaan arsip semakin tertib
• Converting manual archives to digital
• Archival arrangement and management is increasingly orderly
Realisasi pembangunan Jatim Tower • Melakukan pembebasan lahan dan rumah yang masih ada di lokasi belakang
Realization of Jatim Tower construction Kantor Pusat
• Melaksanakan proses perencanaan sampai dengan selesai pembangunan
gedung baru Jatim Tower
• Conducting land and house clearance that is still available at the location
behind the Head Office
• Performing the planning process until the completion of the construction of
the new Jatim Tower building
Pembangunan Control Room Sentralisasi pengendalian penggunaan listrik, memantau CCTV dan sistem
Control Room Construction keamanan gedung
Centralized control of electricity usage, monitoring CCTV and building security
systems
Melakukan renovasi dan pemasangan facade gedung Tampilan gedung Kantor Pusat tampak lebih modern yang dapat menimbulkan
Kantor Pusat semangat kerja pegawai dan mencerminkan profesionalisme Bank Jatim
Renovation and installation of the facade of the Head The facade of the Head Office building looks more modern, which can boost
Office building employee enthusiasm and reflect the professionalism of Bank Jatim
Sistem kelistrikan menggunakan panel surya untuk Mengurangi biaya penvgunaan listrik PLN di seluruh gedung Kantor Pusat,
pemakaian listrik di Gedung Kantor Pusat yang berdampak pada penekanan biaya rutin tetap
The electrical system uses solar panels for electricity Reducing the cost of using PLN electricity throughout the Head Office
use in the Head Office Building building, which has an impact on reducing fixed routine costs
2028 Pembiayaan konsumtif maupun produktif yang Pertumbuhan penyaluran pembiayaan konsumtif maupun produktif
berwawasan terhadap lingkungan Growth in distribution of consumer and productive financing
Consumptive and productive financing with an
environmental perspective
Penggunaan Aplikasi Odoo Vendor Manajemen System, Memberikan kemudahan dalam seluruh kegiatan layanan dan dukungan
Budget Sales, Inventory, Manajemen Aset, Service and kerja kepada pengguna serta monitoring terhadap seluruh kepemilikan dan
Reservation, Project Manajemen pengelolaan aset dan inventaris
Use of Odoo Vendor Management System Application, Providing convenience in all service activities and work support to users as
Sales Budget, Inventory, Asset Management, Service well as monitoring of all ownership and management of assets and inventory
and Reservation, Project Management
24 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 27
Sustainability Report
2025
Tahun Target Kegiatan Prioritas Indikator Keberhasilan (Bank Umum)
Year Prioritized Activity Target Success Indicators (Commercial Banks)
Peningkatan kesadaran karyawan akan aksi keuangan Munculnya budaya aksi positif dalam bekerja di seluruh karyawan yang
berkelanjutan berdampak pada efisiensi biaya
Increasing employee awareness of sustainable financial The emergence of a positive action culture in working across all employees
actions which has an impact on cost efficiency
Sistem kearsipan secara elektronik (metode paperless) • Mengalihkan arsip yang manual menjadi digital
Electronic filing system (paperless method) • Penataan dan pengelolaan arsip semakin tertib
• Converting manual archives to digital
• Archival arrangement and management is increasingly orderly
Realisasi pembangunan Jatim Tower • Melakukan pembebasan lahan dan rumah yang masih ada di lokasi
Realization of Jatim Tower construction belakang Kantor Pusat
• Melaksanakan proses perencanaan sampai dengan selesai pembangunan
gedung baru Jatim Tower
• Conducting land and house clearance that is still available at the location
behind the Head Office
• Performing the planning process until the completion of the construction
of the new Jatim Tower building
Pembangunan Control Room Sentralisasi pengendalian penggunaan listrik, memantau CCTV dan sistem
Control Room Construction keamanan gedung
Centralized control of electricity usage, monitoring CCTV and building security
systems
Melakukan renovasi dan pemasangan facade gedung Tampilan gedung Kantor Pusat tampak lebih modern yang dapat menimbulkan
Kantor Pusat semangat kerja pegawai dan mencerminkan profesionalisme Bank Jatim
Renovation and installation of the facade of the Head The facade of the Head Office building looks more modern, which can boost
Office building employee enthusiasm and reflect the professionalism of Bank Jatim
Sistem kelistrikan menggunakan panel surya untuk Mengurangi biaya penvgunaan listrik PLN di seluruh gedung Kantor Pusat,
pemakaian listrik di Gedung Kantor Pusat yang berdampak pada penekanan biaya rutin tetap
The electrical system uses solar panels for electricity Reducing the cost of using PLN electricity throughout the Head Office
use in the Head Office Building building, which has an impact on reducing fixed routine costs
2029 Pembiayaan konsumtif maupun produktif yang Pertumbuhan penyaluran pembiayaan konsumtif maupun produktif
berwawasan terhadap lingkungan Growth in distribution of consumer and productive financing
Consumptive and productive financing with an
environmental perspective
Penggunaan Aplikasi Odoo Vendor Manajemen System, Memberikan kemudahan dalam seluruh kegiatan layanan dan dukungan
Budget Sales, Inventory, Manajemen Aset, Service and kerja kepada pengguna serta monitoring terhadap seluruh kepemilikan dan
Reservation, Project Manajemen pengelolaan aset dan inventaris
Use of Odoo Vendor Management System Application, Providing convenience in all service activities and work support to users as
Sales Budget, Inventory, Asset Management, Service well as monitoring of all ownership and management of assets and inventory
and Reservation, Project Management
Peningkatan kesadaran karyawan akan aksi keuangan Munculnya budaya aksi positif dalam bekerja di seluruh karyawan yang
berkelanjutan berdampak pada efisiensi biaya
Increasing employee awareness of sustainable financial The emergence of a positive action culture in working across all employees
actions which has an impact on cost efficiency
Sistem kearsipan secara elektronik (metode paperless) • Mengalihkan arsip yang manual menjadi digital
Electronic filing system (paperless method) • Penataan dan pengelolaan arsip semakin tertib
• Converting manual archives to digital
• Archival arrangement and management is increasingly orderly
Realisasi pembangunan Jatim Tower • Melakukan pembebasan lahan dan rumah yang masih ada di lokasi
Realization of Jatim Tower construction belakang Kantor Pusat
• Melaksanakan proses perencanaan sampai dengan selesai pembangunan
gedung baru Jatim Tower
• Conducting land and house clearance that is still available at the location
behind the Head Office
• Performing the planning process until the completion of the construction
of the new Jatim Tower building
Pembangunan Control Room Sentralisasi pengendalian penggunaan listrik, memantau CCTV dan sistem
Control Room Construction keamanan gedung
Centralized control of electricity usage, monitoring CCTV and building security
systems
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 25
Page 28
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
Tahun Target Kegiatan Prioritas Indikator Keberhasilan (Bank Umum)
Year Prioritized Activity Target Success Indicators (Commercial Banks)
Melakukan renovasi dan pemasangan facade gedung Tampilan gedung Kantor Pusat tampak lebih modern yang dapat menimbulkan
Kantor Pusat semangat kerja pegawai dan mencerminkan profesionalisme Bank Jatim
Renovation and installation of the facade of the Head The facade of the Head Office building looks more modern, which can boost
Office building employee enthusiasm and reflect the professionalism of Bank Jatim
Sistem kelistrikan menggunakan panel surya untuk Mengurangi biaya penvgunaan listrik PLN di seluruh gedung Kantor Pusat,
pemakaian listrik di Gedung Kantor Pusat yang berdampak pada penekanan biaya rutin tetap
The electrical system uses solar panels for electricity Reducing the cost of using PLN electricity throughout the Head Office
use in the Head Office Building building, which has an impact on reducing fixed routine costs.
Berdasarkan target yang telah ditetapkan di dalam RAKB, Based on the targets set in the RAKB, Bank Jatim succeeded in
sepanjang tahun 2025 Bank Jatim berhasil merealisasikan realizing the following targets during 2025.
target-target tersebut sebagai berikut.
(Dalam Rupiah penuh/In full Rupiah)
Uraian/Tahun
2025
Details/Year
Jumlah produk yang memenuhi kriteria kegiatan usaha berkelanjutan
Number of products satisfying the criteria for sustainable business activities
a. Penghimpunan Dana
-
a. Fundraising
b. Penyaluran Dana
67.244.137
b. Fund Distribution
Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Berkelanjutan
Total Productive Assets of Sustainable Business Activities
a. Total Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan (Rp Triliun)
5.403.627
a. Total Loan/Financing for Sustainable Business Activities (IDR Trillion)
b. Total Non- Kredit/Pembiayaan Non Kegiatan Usaha Berkelanjutan (Rp Triliun)
61.840.510
b. Total Non-Loan/Financing for Non-Sustainable Business Activities (IDR Trillion)
Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan usaha berkelanjutan terhadap total kredit/pembiayaan Bank (%)
8,04%
Percentage of total loan/financing for sustainable business activities to total bank loan/financing (%)
2025
Jumlah dan kualitas kredit/pembiayaan berdasarkan kategori
kegiatan usaha berkelanjutan
Number and quality of loan/financing by sustainable business activity
categories Kredit (Rp Juta)
NPL (%)
Credit (Rp Million)
a. Energi Terbarukan
173.745 0,00%
a. Renewable Energy
b. Efisiensi Energi
1.833.307 0,00%
b. Energy Efficiency
c. Pencegahan dan Pengendalian Polusi
- -
c. Pollution Prevention and Control
d. Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan
1.366.172 0,56%
d. Biodiversity Resources and Sustainable Land Use Management
e. Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air
6.859 0,00%
e. Terrestrial and Aquatic Biodiversity Conservation
26 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 29
Sustainability Report
2025
2025
Jumlah dan kualitas kredit/pembiayaan berdasarkan kategori
kegiatan usaha berkelanjutan
Number and quality of loan/financing by sustainable business activity
categories Kredit (Rp Juta)
NPL (%)
Credit (Rp Million)
f. Transportasi Ramah Lingkungan
4.599 0,00%
f. Green Transportation
g. Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan
968.927 0,96%
g. Sustainable Water and Wastewater Management
h. Adaptasi Perubahan Iklim
- -
h. Climate Change Adaptation
i. Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih
Sedikit Polusi (Ecoefficient) 9.005 0,00%
i. Roducts Reducing Resource Use and Eco-efficient Produce
j. Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar atau Sertifikasi yang
Diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
967.356 0,00%
j. Green Buildings Satisfying Nationally, Regionally, or Internationally Recognized
Standards or Certification
k. Kegiatan Usaha dan/ atau Kegiatan Lain yang Berwawasan Lingkungan Lainnya
58.442 6,47%
k. Business Activities and/or Other Green Activities
l. Kegiatan UMKM (Rp miliar)
15.215 0,00%
l. MSME Activities (Rp billion)
Tahun 2025 Bank Jatim telah merealisasikan program- In 2025 Bank Jatim implemented the priority programs
program kegiatan prioritas yang tertuang dalam RAKB. Bank outlined in the RAKB. Bank Jatim has strived to realize these
Jatim telah berupaya mewujudkan program-program tersebut programs, with the following results:
dengan hasil sebagai berikut:
Pencapaian
Kegiatan Indikator keberhasilan Gap
Target Accomplishment
Activity Success Indicators (%)
(%)
1. Pemantauan debitur eksisting Meningkatnya pembiayaan pada 1. Terjaganya debitur eksisting green
green financing; sektor green financing financing;
2. Mengupayakan penambahan Increasing financing in the green 2. Terjaganya kolektibilitas debitur
debitur pada sektor green financing sector pada kolektibiltas lancar;
financing 3. Bertambahnya debitur pada sektor
1. Monitoring existing green green financing.
100% 0%
financing debtors; 1. Maintaining existing green
2. Striving to increase debtors in financing debtors
the green financing sector. 2. Maintaining debtor collectibility
within current collectibility
3. Increasing debtors in the green
financing sector.
PKS dengan PT Sewu Segar Meningkatnya pembiayaan pada 1. Terjaganya debitur eksisting green
Nusantara sebagai Offtaker sektor green financing financing;
pembiayaan petani melon dengan Increasing financing in the green 2. Terjaganya kolektibilitas debitur
metode green house financing sector pada kolektibiltas lancar;
PKS with PT Sewu Segar 3. Bertambahnya debitur pada sektor
Nusantara as the offtaker for green financing.
100% 0%
financing melon farmers using the 1. Maintaining existing green
greenhouse method; financing debtors
2. Maintaining debtor collectibility
within current collectibility
3. Increasing debtors in the green
financing sector.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 27
Page 30
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
Pencapaian
Kegiatan Indikator keberhasilan Gap
Target Accomplishment
Activity Success Indicators (%)
(%)
Usulan Pengembangan Paylater; Untuk meningkatkan ekspansi Untuk meningkatkan ekspansi kredit
Proposed Paylater Development; kredit khususnya kepada PNS khususnya kepada PNS Payroll
Payroll To increase credit expansion, 30% 70%
To increase credit expansion, particularly for civil servant payroll.
particularly for civil servant
payroll.
KKPD Fisik; Untuk merealisasikan anggaran Mendukung program pemerintah
Physical KKPD; uang persediaan KKPD untuk menuju digitalisasi transaksi
To realize the KKPD cash pemerintahan 30% 70%
reserve budget. Supporting the government’s program
to digitalize government transactions
Usulan Pengembangan e-KMG V2. Untuk meningkatkan ekspansi Untuk meningkatkan ekspansi kredit
Proposed e-KMG V2 Development. kredit khususnya kepada PNS khususnya kepada PNS Payroll
Payroll To increase credit expansion, 30% 70%
To increase credit expansion, particularly for civil servant payroll.
particularly for civil servant payroll.
Target Outstanding Dapat meningkatkan Pembiayaan yang telah memiliki ijin
Rp55.000.000.000,- outstanding kredit yang memiliki terhadap dampak lingkungan dan
Outstanding Target: manfaat jangka panjang bagi infrastruktur yang memiliki manfaat
IDR 55,000,000,000,- keberlangsungan kehidupan jangka panjang, memperhatikan aspek
Having ability to increase tata ruang dan solusi/alternatif efisiensi
outstanding credit which has energi, tingkat keekonomian, dan sosial
long-term benefits for the Financing that has permits for 100% 0%
sustainability of life environmental impacts and
infrastructure that has long-term
benefits, taking into account spatial
planning aspects and energy efficiency
solutions/alternatives, economic and
social levels.
Target Outstanding Dapat meningkatkan outstanding Pembiayaan yang telah memiliki ijin
Rp44.698.000.000 pembiayaan yang memiliki terhadap dampak lingkungan dan
Outstanding Target: manfaat jangka panjang bagi infrastruktur yang memiliki manfaat
IDR 44,698,000,000 keberlangsungan kehidupan jangka panjang, memperhatikan aspek
Having ability to increase tata ruang dan solusi/alternatif efisensi
outstanding credit which has energi, tingkat keekonomian dan sosial.
long-term benefits for the Financing that has permits for 100% 0%
sustainability of life environmental impacts and
infrastructure that has long-term
benefits, taking into account spatial
planning aspects and energy efficiency
solutions/alternatives, economic and
social levels.
Penerapan Suasana Ruang Kerja a. Efisiensi Biaya Listrik Biaya Listrik PLN Berkurang
dengan Konsep Green Building (Lampu Hemat Energi Dan PLN Electricity Costs Reduced
A Workspace Atmosphere Lampu Sensor)
with a Green Building Concept b. Menggunakan Material Yang
Implementation Ramah Lingkungan
c. Memperbanyak Ruang
Terbuka Hijau
100% 0%
a. Efficient Electricity Costs
(Energy-Saving Lights and
Sensor Lights)
b. Using Environmentally
Friendly Materials
c. Increasing Green Open
Spaces
28 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 31
Sustainability Report
2025
Pencapaian
Kegiatan Indikator keberhasilan Gap
Target Accomplishment
Activity Success Indicators (%)
(%)
Implementasi E-Procurement Mengurangi pertemuan secara Menghasilkan proses pengadaan barang
E-Procurement Implementation fisik/langsung antara penyedia dan jasa secara obyektif dan transparan
kerja dan penyedia barang dan Resulting in an objective and
jasa. transparent procurement process for 100% 0%
Reducing physical/face-to-face goods and services.
meetings between job providers
and goods and service providers
Manajemen Building Pemeliharaan, kebersihan dan Meningkatkan efektifitas dan hasil
Building Management keamanan gedung Kantor kerja secara maksimal, sesuai yang
Maintenance, cleanliness, and diharapkan. 100% 0%
security of office buildings Increasing effectiveness and maximizing
deliverables, meeting expectations.
Pengembangan aplikasi digital Optimalisasi layanan dan Penilaian Index Kepuasan Layanan
pada Divisi Umum pencapaian target kinerja di meningkat
Digital applications in the General Divisi Umum Improved Service Satisfaction Index 100% 0%
Affairs Division Development Optimizing services and assessments
achieving performance targets
in the General Affairs Division
Pembuatan SOP Kearsipan Penyelenggaraan Kearsipan Kegiatan penyimpanan, penggunaan,
Archiving SOP Drafting yang bersifat autentik, pemeliharaan dan penyusutan Arsip
partisipatif dan akuntabilitas dapat dilaksanakan secara Optimal yang
Implementing authentic, mendukung proses Litigasi dan proteksi
participatory, and accountable Hukum pada kinerja.
100% 0%
archiving. Archive storage, usage, maintenance,
and disposition can be carried out
optimally, supporting litigation
processes and legal protection for
performance.
Tahun 2025 Bank Jatim juga turut mendorong pengembangan In 2025, Bank Jatim also promoted the development of
aplikasi – aplikasi yang mendukung kinerja cabang beserta applications to support branch performance and business risk
analisa risiko bisnisnya. Selain itu, penyaluran kredit berbasis analysis. Furthermore, the Bank continuously distributed loans
green Banking sustainability juga tetap dilakukan. based on green banking sustainability.
Strategi Dalam Pengelolaan Risiko dan Strategies in Managing Risks and
Peluang Terkait Keberlanjutan Opportunities Related to Sustainability
[IFRS S1-STRATEGY, IFRS S2-STRATEGY, IFRS S1-METRIC [IFRS S1-STRATEGY, IFRS S2-STRATEGY, IFRS S1-METRIC
AND TARGET, IFRS S2-METRIC AND TARGET, IFRS S1-RISK AND TARGET, IFRS S2-METRIC AND TARGET, IFRS S1-RISK
MANAGEMENT, IFRS S2-RISK MANAGEMENT, GRI 201-2] MANAGEMENT, IFRS S2-RISK MANAGEMENT, GRI 201-2]
Strategi keberlanjutan yang dirumuskan Bank Jatim senantiasa Bank Jatim’s sustainability strategy consistently refers to
mengacu pada SPK 1 dan SPK 2 (IFRS S1 dan IFRS S2). Hal ini SPK 1 and SPK 2 (IFRS S1 and IFRS S2). This is undertaken
dilakukan dengan mempertimbangkan risiko dan peluang terkait by considering sustainability-related risks and opportunities,
keberlanjutan, termasuk yang berkaitan dengan perubahan including those related to climate change and its financial
iklim serta implikasi finansialnya. Risiko perubahan iklim implications. Climate change risk is a risk caused by rising
merupakan risiko yang disebabkan oleh kenaikan suhu bumi dan global temperatures and is a global concern. However, climate
menjadi perhatian global. Namun demikian, perubahan iklim change does not have a direct impact on the banking sector,
tidak memberikan dampak langsung pada sektor perbankan, especially Bank Jatim. Bank Jatim has identified sustainability
terutama pada Bank Jatim. Bank Jatim telah mengidentifikasi risks and opportunities including climate change. Based on this
risiko dan peluang keberlanjutan termasuk perubahan iklim. identification, Bank Jatim has developed a risk management
Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, Bank Jatim telah system that aims to manage sustainability risks and
mengembangkan sistem manajemen risiko yang bertujuan opportunities. Bank Jatim also has a sustainability finance focal
untuk mengelola risiko dan peluang keberlanjutan. Bank Jatim point as mentioned in the Sustainability Governance section. In
juga telah memiliki penanggungjawab keuangan berkelanjutan addition, Bank Jatim has established sustainability metrics and
sebagaimana telah disampaikan dalam bagian Tata Kelola targets that have been presented in the Bank’s Sustainability
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 29
Page 32
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
Keberlanjutan. Di samping itu, Bank Jatim telah menetapkan Strategy which includes targets on economic, environmental
metrik dan target keberlanjutan yang telah disampaikan pada and social aspects as outlined in priority activities and
Strategi Keberlanjutan Bank yang meliputi target pada aspek accompanied by indicators of the Bank’s success. Furthermore,
ekonomi, lingkungan dan sosial yang dituangkan pada kegiatan metrics and targets related to economic, environmental and
prioritas dan disertai indikator keberhasilan Bank. Selanjutnya, social aspects are presented in the Bank’s Sustainability
metrik dan target terkait aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial Performance.
disajikan pada Kinerja Keberlanjutan Bank.
Bank Jatim telah mengikuti time horizon atas risiko yang Bank Jatim has followed the time horizon for the risks faced in
dihadapi sesuai dengan climate risk management & scenario accordance with the 2024 banking climate risk management &
analysis perbankan 2024 yang menyebutkan: scenario analysis, which states:
1. Short : memiliki jangka waktu analisis proyeksi selama 3 1. Short: has a projection analysis period of the next three
tahun kedepan years.
2. Medium : titik waktu 2030 2 Medium: 2030.
3. Long : pada titik waktu 2040 sampai 2050 3. Long: 2040 to 2050.
Di samping itu, dalam mengantisipasi isu keberlanjutan In addition, to anticipate sustainability issues, including climate
termasuk perubahan iklim, Bank Jatim juga senantiasa change, Bank Jatim also consistently selects and evaluates
melakukan pemilihan dan evaluasi pemasok yang ramah green suppliers as part of its value chain management. This
lingkungan sebagai bagian dari pengelolaan rantai nilai step aims to minimize sustainability risks while supporting
(value chain). Langkah ini bertujuan untuk meminimalkan opportunities to improve operational efficiency and the
risiko keberlanjutan, sekaligus mendukung peluang dalam company’s reputation. This implementation is primarily
meningkatkan efisiensi operasional dan reputasi perusahaan. focused on goods and services procurement activities,
Penerapan ini terutama terkonsentrasi pada aktivitas specifically the selection of business partners, supplier
pengadaan barang dan jasa, khususnya pada pemilihan mitra operational locations, and the types of assets or products used
kerja, lokasi operasional pemasok, serta jenis aset atau produk in the Bank’s operations. Bank Jatim consistently ensures
yang digunakan dalam kegiatan operasional Bank. Bank that each supplier complies with all applicable laws and
Jatim senantiasa memastikan bahwa setiap pemasok telah regulations in carrying out its business activities, including
mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan provisions relating to environmental and social aspects. This
yang berlaku dalam menjalankan kegiatan usahanya, termasuk is in accordance with Board of Directors Decree Number
ketentuan yang berkaitan dengan aspek lingkungan dan 060/03/34/DIR/UMM/KEP dated October 4, 2021, concerning
sosial. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Direksi Nomor Standard Operating Procedures (SOP) for Procurement of
060/03/34/DIR/UMM/KEP tanggal 4 Oktober 2021 tentang Goods/Services, and Board of Directors Decree Number
Standard Operating Procedure (SOP) Pengadaan Barang/Jasa, 063/03/08/DIR/UMM/KEP on February 7, 2024, concerning
serta Surat Keputusan Direksi Nomor 063/03/08/DIR/UMM/ Standard Operating Procedures (SOP) forVendor Management of
KEP tanggal 7 Februari 2024 tentang Standard Operating PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.
Procedure (SOP) Vendor Management PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Timur Tbk.
Namun demikian, sepanjang tahun 2025, Bank Jatim belum However, during 2025, Bank Jatim did not conduct any
melakukan perhitungan atau analisis khusus mengenai specific calculations or analysis regarding the financial impact
dampak finansial atas risiko perubahan iklim terhadap bisnis of climate change risks on its business and performance, nor
dan kinerjanya, serta belum melakukan pengukuran biaya has it measured the costs of managing the Bank’s risks. The
atas pengelolaan risiko Bank. Adapun risiko dan peluang risks and opportunities for sustainability, climate change, and
keberlanjutan serta perubahan iklim serta dampak potensial potential impacts dealt with Bank Jatim are as follows.
yang dihadapi Bank Jatim sebagai berikut.
30 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 33
Sustainability Report
2025
Tabel Risiko Keberlanjutan dan Perubahan Iklim
Table of Sustainability and Climate Change Risk
Potensi
Potensi Dampak terhadap Rentang Implikasi
Risiko Deskripsi Prospek Bisnis Waktu Pengelolaan Risiko Finansial
Potential Description Impacts to Business Time Risk Management Financial
Risks Prospects Period Implication
Potential
Ekonomi
Economy
Risiko Potensi kerugian yang timbul • Terbatasnya ruang Short – • Integrasi ESG dalam Penurunan
Kredit akibat kegagalan debitur ekspansi kredit; Medium Proses Analisis Kredit; Kinerja
Credit Risk memenuhi kewajibannya • Terganggunya Target • Pengaturan Eksposur Keuangan
yang dipengaruhi oleh faktor Pertumbuhan Jangka dan Konsentrasi Sektor Decreased
ekonomi, sosial, dan lingkungan, Menengah; sehingga tidak terkonstrasi Financial
termasuk eksposur terhadap • Melemahnya Daya Saing pada sektor dengan risiko Performance
risiko transisi dan risiko fisik di Industri; fisik dan risiko transisi
perubahan iklim. • Penurunan Kepercayaan tinggi;
Potential losses arising from Investor dan Pasar; • Monitoring portofolio
the debtor’s failure to fulfill • Penurunan valuasi dan kredit dan identifikasi
its obligations are influenced daya saing Bank. potensi risiko akibat
by economic, social and • Limited room for credit perubahan regulasi,
environmental factors, including expansion; tekanan pasar, atau
exposure to transition risks and • Disruption of Medium- dampak perubahan iklim;
physical risks of climate change. Term Growth Targets; • Penguatan Tata Kelola
• Weakening of Industry dan pelaporan dalam
Competitiveness; penerapan manajemen
• Declining Investor and risiko guna memastikan
Market Confidence; akuntabilitas dan
• Declining bank valuations keberlanjutan bisnis Bank.
and competitiveness. • Integration of ESG into the
Credit Analysis Process;
• Regulating Sector
Exposure and
Concentration to avoid
concentration in sectors
with high physical and
transition risks;
• Monitoring the credit
portfolio and identifying
potential risks due to
regulatory changes, market
pressures, or the impact of
climate change;
• Strengthening Governance
and reporting in the
implementation of risk
management to ensure the
Bank’s accountability and
business sustainability.
Risiko Turunnya Tingkat Kesehatan • Gangguan operasional Short – Dalam rangka mitigasi risiko Peningkatan
Operasional Bank sehingga Bank tidak dapat layanan Medium operasional Bank telah memiliki beban
Operational melakukan kegiatan usaha dan • Kerugian finansial langsung aplikasi Operational Risk Self operasional
Risk pembukaan jaringan kantor (fraud, error sistem) Assessment (ORSA) yang di Increased
serta Bank berada dalam status • Penurunan kepercayaan dalamnya juga terdapat aplikasi operational
pengawasan insentif dari regulator. nasabah Loss Event Database (LED) expenses
Risiko korupsi dapat menjadi salah • Peningkatan biaya yang terkoneksi ke seluruh unit
satu faktor yang memengaruhi pemulihan sistem dan kerja sehingga unit kerja dapat
kondisi ini, karena praktik korupsi litigasi menginput risk event yang
atau fraud dapat menimbulkan • Operational service terjadi secara online melalui
kerugian finansial, menurukan disruption media web (web based).
reputasi, serta melemahkan • Direct financial loss (fraud,
pengendalian internal. error sistem)
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 31
Page 34
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
Potensi
Potensi Dampak terhadap Rentang Implikasi
Risiko Deskripsi Prospek Bisnis Waktu Pengelolaan Risiko Finansial
Potential Description Impacts to Business Time Risk Management Financial
Risks Prospects Period Implication
Potential
A decline in a bank’s soundness • Decreased customer’s To mitigate operational risks,
level., so the Bank cannot trust the Bank has an Operational
conduct business activities • Improved system Risk Self Assessment (ORSA)
and open branch networks, recovery and litigation application which also includes
and the Bank is placed under costs a Loss Event Database (LED)
regulatory oversight. Corruption application that It connects
risk can be a contributing factor to all business units so that
to this situation, as corrupt or business units can input risk
fraudulent practices can result events that occur online via
in financial losses, damage web media (web-based).
reputations, and weaken
internal controls.
Risiko Pemberitaan negatif dan • Penurunan kepercayaan Short – Selalu menjaga kredibilitas Peningkatan
Reputasi pengaduan nasabah yang tidak nasabah dan investor Medium Bank dihadapan shareholder beban
Reputational tertangani dengan baik dapat • Penarikan dana pihak dan stakeholder, tanggap dalam operasional
Risk terkait dengan risiko korupsi, ketiga merespon segala keluhan dan Increased
karena praktik fraud internal • Penurunan akuisisi pemberitaan negatif tentang operational
dapat menurunkan kepercayaan nasabah baru Bank expenses
nasabah dan merusak reputasi • Tekanan regulator dan Always maintaining the
Bank. pengawasan lebih ketat Bank’s credibility in front of
Negative news and customer • Decreased customer’s shareholders and stakeholders,
complaints that are not handled and investor’s trust be responsive in responding
properly can be related to the • Third-party fund to all complaints and negative
risk of corruption, because withdrawal news about the Bank.
internal fraud practices can • Decreased new customer
reduce customer trust and acquisition
damage the Bank’s reputation. • Pressure from regulator
and tight supervision
Lingkungan
Environment
Risiko fisik Penurunan kualitas aset • Gangguan operasional Medium – Bank Jatim memiliki business Peningkatan
Perubahan Decrease in asset quality akibat bencana Long continuity management (BCM) beban
cuaca yang • Kerusakan aset fisik dan yang digunakan sebagai operasional
eksterm infrastruktur panduan dalam penanganan Increased
Physical • Penurunan kualitas bencana/gangguan. Melalui operational
risks kredit sektor terdampak aktivitas BCM, Bank Jatim expenses
Extreme • Peningkatan klaim melakukan pemantauan secara
weather asuransi dan biaya rutin pada Badan Meteorologi,
changes pemulihan Klimatologi, dan Geofisika
• Operational disruptions (BMKG) sehingga dapat
due to disasters mengidentifikasi secara awal
• Damage to physical dan dapat melakukan early
assets and infrastructure warning dan mensosialisasikan
• Deterioration in credit kepada seluruh pegawai agar
quality in affected selalu waspada terhadap
sectors bencana.
• Increased insurance Bank Jatim has a business
claims and recovery continuity management
costs (BCM) system that serves
as a guideline for disaster/
disruption management.
Through BCM activities,
Bank Jatim conducts
routine monitoring with the
Meteorology, Climatology, and
Geophysics Agency (BMKG)
to identify potential disasters
early, issue early warnings,
and educate all employees on
disaster preparedness.
32 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 35
Sustainability Report
2025
Potensi
Potensi Dampak terhadap Rentang Implikasi
Risiko Deskripsi Prospek Bisnis Waktu Pengelolaan Risiko Finansial
Potential Description Impacts to Business Time Risk Management Financial
Risks Prospects Period Implication
Potential
Sosial
Social
Risiko Adanya tuntutan hukum • Kerugian akibat gugatan Medium Dengan melakukan review Peningkatan
Hukum sebagai akibat dari kelemahan hukum kajian yuridis terhadap segala beban
Legal Risks aspek legal atau yuridis, atau • Biaya litigasi dan kemungkinan masalah hukum operasional
ketiadaan peraturan perundang- penyelesaian perkara yang akan timbul antara pihak Increased
undangan yang mendukung • Pembekuan produk / penjamin, terjamin dan dijamin operational
The existence of lawsuits as a aktivitas tertentu dapat meminimalisir tuntutan expenses
result of weaknesses in legal • Kerusakan reputasi terhadap:
or juridical aspects, or the institusi 1. Kelengkapan pemenuhan
absence of supporting statutory • Losses due to lawsuits dokumen dan persyaratan
regulations • Litigation and settlement Bank Garansi.
costs 2. Prosedur realisasi Bank
• Suspending of certain Garansi
products/activities 3. Terkait dengan akad/
• Damage to the perjanjian yang terdapat
institution’s reputation dalam Berkas Bank
Garansi.
By conducting a legal review
of all potential legal issues
that may arise between the
guarantors, claims regarding:
1. Completeness of
documents and Bank
Guarantee requirements
2. Bank Guarantee
implementation
procedures
3. Related to the
agreements/contracts
contained in the Bank
Guarantee Documents.
Tabel Peluang Keberlanjutan dan Perubahan Iklim
Table of Sustainability and Climate Change Opportunity
Peluang Perubahan Iklim Potensi Dampak Finansial
Type
Climate Change Opportunities Potential Financial Impact
Ekonomi
Economy
Penyaluran Dana Peningkatan penyaluran dana KKUB terhadap total portfolio Meningkatkan pendapatan
Fund Distribution Increase in KKUB fund distribution to total portfolio Increase income
Kinerja keuangan inklusif Peningkatan kinerja keuangan inklusif melalui peningkatan jumlah Meningkatkan pendapatan
Inclusive financial agen Bank Jatim Increase income
performance Improving inclusive financial performance by increasing the number of
Bank Jatim agents
Lingkungan
Environment
Efisiensi sumber daya Penghematan kertas Menurunkan beban operasional
Resource efficiency Paper saving Reduce operational burden
Sumber Energi Memiliki aset yang hemat energi seperti penggunaan lampu LED Menurunkan beban operasional
Energy Sources Having energy efficient assets such as using LED lights Reduce operational burden
Produk dan jasa Pembiayaan pada kategori kegiatan usaha berkelanjutan Meningkatkan pendapatan
Products and services Financing in the sustainable business activity category Increase income
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 33
Page 36
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
Peluang Perubahan Iklim Potensi Dampak Finansial
Type
Climate Change Opportunities Potential Financial Impact
Pasar Dukungan pemerintah terhadap produk ramah lingkungan Meningkatkan pendapatan
Market Government support for environmentally friendly products Increase income
Ketahanan Pemanfaatan teknologi digital, antara lain melalui layanan Jatim Kilat Menurunkan beban operasional
Resilience dan E-Filing Reduce operational burden
Utilization of digital technology, including through the Jatim Kilat and
E-Filing services
Sosial
Social
Kesehatan dan Penurunan insiden kecelakaan kerja dalam kategori sedang dan berat Menurunkan beban operasional
Keselamatan Kerja (K3) Reduction in the incidence of work accidents in the moderate and Reduce operational burden
Occupational Health and severe categories
Safety (K3)
Kepuasan dan Keterikatan Peningkatan Indeks Kepuasan dan Keterikatan Pegawai Meningkatkan pendapatan
Pegawai Increased Employee Satisfaction and Engagement Index Increase income
Employee Satisfaction and
Engagement
Strategi Kinerja Ekonomi Economic Performance Strategy
Bank Jatim sebagai bagian dari sektor jasa keuangan secara A part of the financial services sector, Bank Jatim actively
aktif memanfaatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang leverages Indonesia’s sustainable economic growth to improve
berkelanjutan untuk meningkatkan kinerjanya. Hal ini tercermin its performance. This is reflected in the positive trend in
dari tren positif dalam laporan keuangan tahun pelaporan yang the financial statements for the reporting year, audited by
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik, yang memungkinkan a Public Accounting Firm, enabling the Bank to contribute to
Bank memberikan kontribusi bagi seluruh pemangku all stakeholders while supporting economic growth in East
kepentingan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Java Province. This achievement also reflects the successful
di Provinsi Jawa Timur. Pencapaian ini juga mencerminkan implementation of the policies and strategic initiatives outlined
keberhasilan pelaksanaan kebijakan dan inisiatif strategis in the Bank’s 2025 Business Plan (RBB), which was prepared
yang tercantum dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) 2025, yang based on an evaluation of economic conditions throughout
disusun berdasarkan evaluasi kondisi perekonomian sepanjang 2024 and predictions from national and international
2024 serta prediksi lembaga nasional dan internasional. institutions.
Komitmen Bank Jatim terhadap kinerja ekonomi tercermin Bank Jatim’s commitment to economic performance is reflected in
dalam penerapan kebijakan dan inisiatif strategis secara the consistent implementation of strategic policies and initiatives,
konsisten, termasuk pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial including the implementation of Social and Environmental
dan Lingkungan (TJSL) sesuai Surat Keputusan Direksi Responsibility (TJSL) in accordance with the Decree of the
No. 063/03/83/DIR/CSE/KEP Tanggal 20 May 2024 Board of Directors No. 063/03/83/DIR/CSE/KEP dated May
tentang SOP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT. 20, 2024 concerning the SOP for Social and Environmental
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. Manajemen Responsibility of PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur
secara berkala melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai Tbk. Management regularly conducts outreach to all employees
untuk memastikan dukungan dan kontribusi maksimal dalam to ensure maximum support and contribution to achieving the
pencapaian target RBB. Pengelolaan kinerja ekonomi ini berada RBB targets. The management of economic performance falls
di bawah tanggung jawab Divisi Akuntansi Manajemen dan under the responsibility of the Management Accounting and
Keuangan, serta dievaluasi efektivitasnya melalui ketercapaian Finance Division, and its effectiveness is evaluated based on the
target RBB dan masukan dari Otoritas Jasa Keuangan untuk achievement of RBB targets and input from the Financial Services
perbaikan tahun berikutnya. Authority for improvement in the following year.
Strategi kinerja ekonomi Bank Jatim juga mengintegrasikan Bank Jatim’s economic performance strategy also integrates
prinsip ESG dalam proses analisis kredit, pengaturan eksposur ESG principles into its credit analysis process, manages
dan konsentrasi sektor agar tidak terkonsentrasi pada sektor exposure and sector concentration to avoid concentration in
berisiko tinggi, serta pemantauan portofolio kredit untuk high-risk sectors, and monitors its credit portfolio to identify
mengidentifikasi potensi risiko akibat perubahan regulasi, potential risks resulting from regulatory changes, market
tekanan pasar, atau dampak perubahan iklim. Selain itu, pressures, or the impacts of climate change. Furthermore,
34 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 37
Sustainability Report
2025
penguatan tata kelola dan pelaporan dalam manajemen risiko strengthened governance and reporting in risk management
dilakukan untuk memastikan akuntabilitas dan keberlanjutan are implemented to ensure the Bank’s accountability and
bisnis Bank. Selama tahun 2025, tidak terdapat dampak business sustainability. Throughout 2025, there will be no
negatif yang signifikan terkait kinerja ekonomi yang dikelola significant negative impacts related to Bank Jatim’s economic
oleh Bank Jatim. performance.
Strategi Anti Korupsi Anti-Corruption Strategy
Tindakan korupsi dan fraud merupakan risiko serius yang Corruption and fraud constitute serious risks that have adverse
berdampak negatif bagi Bank Jatim, termasuk menurunnya impacts on Bank Jatim, including declining stakeholder trust,
kepercayaan pemangku kepentingan, kerugian finansial, financial losses, and potential legal risks. This is reflected
serta potensi risiko hukum. Hal ini tercermin dari kasus fraud in fraud cases in 2025, which, although relatively limited in
pada tahun 2025, yang meskipun relatif terbatas jumlahnya, number, indicate the need to strengthen the internal control
menunjukkan perlunya penguatan sistem pengendalian system and anti-fraud strategy to safeguard the Bank’s
internal dan strategi anti fraud untuk melindungi reputasi dan reputation and operational stability. These risks require a trade-
stabilitas operasional Bank. Risiko ini menuntut trade-off antara off between operational efficiency and the implementation
efisiensi operasional dan penerapan pengendalian yang ketat, of stringent controls, as more comprehensive oversight may
karena semakin komprehensif pengawasan, potensi hambatan increase bureaucratic constraints in business activities.
birokrasi dalam aktivitas bisnis juga meningkat.
Sebagai upaya mitigasi, Bank Jatim menyediakan As a mitigation effort, Bank Jatim provides a whistleblowing
whistleblowing system (WBS) yang memungkinkan pemangku system (WBS) that enables stakeholders to submit complaints
kepentingan menyampaikan pengaduan secara aman dan in a secure and confidential manner, either through the head
rahasia, baik melalui kantor pusat, surat ke Divisi Audit office, written correspondence to the Internal Audit Division, the
Internal, website, maupun komunikasi elektronik seperti website, or electronic communication such as SMS/WhatsApp.
SMS/WhatsApp. Seluruh pengaduan dikelola oleh Divisi Audit All complaints are managed by the Internal Audit Division, with
Internal, dengan komitmen perlindungan identitas pelapor. a commitment to protecting the identity of the whistleblower.
Selain itu, Bank menerapkan Kebijakan Sistem Manajemen In addition, the Bank implements an Anti-Bribery Management
Anti Penyuapan dan SOP Strategi Anti Fraud yang menekankan System Policy and Standard Operating Procedures (SOP) for
zero tolerance terhadap fraud melalui empat pilar utama: Anti-Fraud Strategy, which emphasize zero tolerance for fraud
Pencegahan, Deteksi, Investigasi dan Sanksi, serta Pemantauan through four main pillars: Prevention, Detection, Investigation
dan Evaluasi. Strategi ini menimbulkan trade-off antara and Sanctions, as well as Monitoring and Evaluation. This strategy
perlindungan maksimal terhadap risiko fraud dan kebutuhan entails a trade-off between maximum protection against fraud
untuk tetap menjaga kelancaran proses bisnis. risk and the need to maintain smooth business processes.
Evaluasi efektivitas sistem manajemen anti fraud dilakukan The effectiveness of the anti-fraud management system is
melalui sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen evaluated through ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management
Anti Penyuapan, yang menjadi tolok ukur kepatuhan dan System certification, which serves as a benchmark for
efektivitas pengendalian. Strategi ini diimbangi dengan compliance and control effectiveness. This strategy is balanced
upaya menjaga kredibilitas Bank di mata shareholder dan with efforts to maintain the Bank’s credibility in the eyes of
stakeholder serta tanggap dalam merespons keluhan maupun shareholders and stakeholders, as well as responsiveness in
pemberitaan negatif, menunjukkan bahwa penguatan anti addressing complaints and negative publicity, demonstrating
korupsi memerlukan keseimbangan antara kontrol ketat dan that strengthening anti-corruption measures requires a
keberlangsungan operasional. balance between stringent controls and operational continuity.
Strategi Perubahan Iklim [FN-CB-550a.2] Climate Change Strategy [FN-CB-550a.2]
Risiko perubahan iklim merupakan risiko yang berpotensi Climate change risk is a risk that may result in declining
berdampak pada penurunan kualitas air, berkurangnya water quality, reduced availability of clean water, increasingly
ketersediaan air bersih, serta kondisi cuaca yang semakin unpredictable weather conditions, and a rise in extreme
sulit diprediksi dan meningkatnya kejadian cuaca ekstrem weather events that may trigger natural disasters, such as
yang dapat memicu bencana alam, seperti banjir, longsor, floods, landslides, and fires. However, based on the evaluation
dan kebakaran. Namun demikian, berdasarkan evaluasi yang conducted, Bank Jatim’s operational activities have not
dilakukan, kegiatan operasional Bank Jatim tidak terdampak been significantly affected by climate change risks. Bank
secara signifikan oleh risiko perubahan iklim. Upaya Bank Jatim’s efforts to mitigate climate change risks include the
Jatim dalam memitigasi risiko perubahan iklim yaitu dengan implementation of business continuity management (BCM) as
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 35
Page 38
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan 02 Sustainable Strategy 2025 menerapkan business continuity management (BCM) yang a guideline for handling disasters/disruptions, as well as energy digunakan sebagai panduan dalam penanganan bencana/ conservation measures. As of the end of 2025, Bank Jatim gangguan, serta melakukan penghematan energi. Sampai has not calculated the costs incurred from managing risks or dengan akhir tahun 2025, Bank Jatim belum menghitung opportunities related to climate change. biaya yang diambil dari pengelolaan risiko atau peluang terkait perubahan iklim. Bank Jatim telah melakukan perhitungan Climate Risk Bank Jatim has conducted Climate Risk Management & Scenario Management & Scenario Analysis (CRMS) sebagai bagian Analysis (CRMS) as part of its efforts to manage climate dari upaya pengelolaan risiko perubahan iklim dalam change risks in the Bank’s operational and business activities. kegiatan operasional dan bisnis Bank. Pelaksanaan CRMS The implementation of CRMS was carried out in accordance tersebut dilakukan sesuai dengan arahan Otoritas Jasa with the directives of the Financial Services Authority (OJK) as Keuangan (OJK) sebagaimana tertuang dalam Surat OJK stipulated in OJK Letter No. S-37/D.03/2024 dated November Nomor S-37/D.03/2024 tanggal 4 November 2024 dan 4, 2024 and OJK Letter No. S-79/PB.01/2025 dated May Surat OJK Nomor S-79/PB.01/2025 tanggal 28 Mei 2025. 28, 2025. Through the implementation of CRMS, Bank Jatim Melalui penerapan CRMS, Bank Jatim melakukan identifikasi, conducts identification, measurement, and scenario analysis of pengukuran, serta analisis skenario risiko perubahan iklim untuk climate change risks to understand their potential impacts on memahami potensi dampak terhadap kinerja dan keberlanjutan performance and business sustainability, while also serving as usaha, sekaligus sebagai dasar dalam penyusunan strategi a basis for formulating mitigation strategies and strengthening mitigasi dan penguatan ketahanan Bank terhadap risiko iklim ke the Bank’s resilience to future climate risks. Bank Jatim has depan. Bank Jatim telah melakukan pengukuran dampak risiko measured the impact of transition risks and physical risks on transisi dan risiko fisik pada risiko kredit dan risiko operasional. credit risk and operational risk. The amount of GHG emissions Adapun besaran emisi GRK dari debitur telah disampaikan pada from debtors has been disclosed in the Emissions Aspect bagian Aspek Emisi pada Laporan Keberlanjutan ini. section of this Sustainability Report. Hasil stress test atas risiko fisik dan risiko transisi digunakan The results of stress testing on physical and transition risks are sebagai input dalam proses evaluasi potensi peningkatan risiko used as inputs in evaluating potential increases in credit risk, kredit, risiko pasar, dan risiko operasional serta memastikan market risk, and operational risk, as well as in ensuring that capital kecukupan modal dan capital buffer tetap memadai. Selain itu, adequacy and capital buffers remain sufficient. In addition, the hasil CRMS menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Bisnis results of the Climate Risk Management System (CRMS) serve Bank (RBB), penyesuaian strategi portofolio pembiayaan pada as a basis for the preparation of the Bank Business Plan (RBB), sektor yang lebih resilient dan berkelanjutan, penyempurnaan adjustments to the financing portfolio strategy toward more kebijakan manajemen risiko dan limit eksposur, serta penguatan resilient and sustainable sectors, refinement of risk management risk appetite framework dan business continuity management policies and exposure limits, and strengthening of the risk appetite guna menjaga ketahanan dan keberlanjutan usaha Bank Jatim framework and business continuity management to maintain dalam jangka panjang yang responsif terhadap risiko terkait Bank Jatim’s long-term resilience and sustainability in response iklim. to climate-related risks. Strategi Privasi Nasabah Customer Privacy Strategy Bank Jatim menekankan strategi perlindungan privasi nasabah Bank Jatim emphasizes customer privacy protection as an sebagai bagian integral dari pengelolaan risiko dan layanan integral part of risk management and digital services. This digital. Strategi ini mencakup peningkatan keamanan sistem strategy includes enhancing the security of information teknologi informasi, penerapan ISO 27001:2022 Sistem technology systems, implementing ISO 27001:2022 Manajemen Keamanan Informasi dan ISO 20000-1:2018 Information Security Management System and ISO Sistem Manajemen Layanan TI, serta pengawasan penuh oleh 20000-1:2018 IT Service Management System, as well as Divisi Chief Information Security Officer (CISO). Pendekatan ini comprehensive oversight by the Chief Information Security bertujuan untuk meminimalkan risiko peretasan dan kebocoran Officer (CISO) Division. This approach aims to minimize the data, sekaligus menjaga kepercayaan dan loyalitas nasabah risks of cyberattacks and data breaches, while maintaining sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang customer trust and loyalty in accordance with Law No. 27 of Perlindungan Data Pribadi dan Surat Edaran OJK No. 14/ 2022 concerning Personal Data Protection and OJK Circular SEOJK.07/2014. Trade-off yang dihadapi adalah kebutuhan Letter No. 14/SEOJK.07/2014. The trade-off lies in the need investasi berkelanjutan dalam teknologi dan pengendalian for continuous investment in technology and internal controls internal agar layanan tetap aman tanpa mengurangi to ensure that services remain secure without compromising aksesibilitas dan kemudahan penggunaan bagi nasabah. accessibility and ease of use for customers. 36 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 39
Sustainability Report
2025
Selain penguatan sistem teknologi, Bank Jatim juga In addition to strengthening technology systems, Bank Jatim
menekankan strategi responsif terhadap pengaduan nasabah also emphasizes a responsive strategy to customer complaints
melalui unit Call Center “Info Bank Jatim 14044” yang through the “Info Bank Jatim 14044” Call Center unit, which
beroperasi 24/7 dan pelaporan rutin ke Bank Indonesia serta operates 24/7, and regular reporting to Bank Indonesia and
Otoritas Jasa Keuangan. Strategi ini memastikan deteksi the Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan).
dini dan penyelesaian cepat atas potensi masalah privasi, This strategy ensures early detection and prompt resolution
sehingga memberikan dampak positif berupa tidak adanya of potential privacy issues, resulting in a positive outcome,
kasus kebocoran data atau pelanggaran privasi selama as there were no cases of data breaches or privacy violations
tahun pelaporan. Dengan kombinasi strategi pencegahan during the reporting year. Through this combination of
dan responsif ini, Bank Jatim mampu menjaga kredibilitas, preventive and responsive strategies, Bank Jatim is able to
meminimalkan risiko reputasi, dan memberikan kepuasan maintain its credibility, minimize reputational risks, and deliver
maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan. optimal satisfaction to all stakeholders.
Policy Commitment [GRI 2-23, 2-24, FS1]
Policy Commitment
Dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya, Bank Jatim In carrying out its operational activities, Bank Jatim always
secara konsisten memastikan bahwa seluruh aktivitas ensures that the Bank’s operational activities reflect
operasional telah mencerminkan penerapan standar etika yang the implementation of high ethical standards, social and
tinggi, tanggung jawab sosial dan lingkungan, serta penerapan environmental responsibility, and ensures that appropriate
kebijakan dan prosedur yang memadai untuk menghormati dan policies and procedures are implemented to respect and
mematuhi hak-hak para pemangku kepentingan. Oleh karena comply with stakeholder rights. Therefore, Bank Jatim is
itu, Bank Jatim berkomitmen untuk menjalankan kegiatan committed to carrying out its business activities referring to
usahanya dengan mengacu pada ketentuan internasional dan international and national regulations, especially those related
nasional, khususnya yang berkaitan dengan ketenagakerjaan, to labor, as well as regulations relevant to the Bank’s business
serta peraturan lain yang relevan dengan aktivitas bisnis Bank. activities. International regulations related to employment are
Adapun ketentuan internasional di bidang ketenagakerjaan regulations issued by the International Labor Organization
yang menjadi acuan adalah regulasi yang diterbitkan oleh (ILO), namely ILO Convention No. 111 Concerning Discrimination
International Labor Organization (ILO), yaitu ILO Convention in Respect of Employment and Occupation. Bank Jatim is also
No. 111 Concerning Discrimination in Respect of Employment committed to complying with all regulations relevant to its
and Occupation (Konvensi ILO tentang Diskriminasi dalam business activities, including:
Pekerjaan dan Jabatan). Bank Jatim juga berkomitmen untuk
memenuhi semua regulasi yang relevan dengan aktivitas
bisnisnya, di antaranya:
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1992 1. Law of the Republic of Indonesia Number 7 of 1992
tentang perbankan sebagaimana telah diubah terakhir concerning Banking as most recently amended by Law of
dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 the Republic of Indonesia Number 6 of 2023 concerning
Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah the Stipulation of Government Regulations in Lieu of Law
Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Number 2 of 2022 concerning Job Creation into Law.
Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2. Law of the Republic of Indonesia Number 31 of 1999 on the
1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Eradication of Corruption as partially revoked by Law of the
sebagaimana telah dicabut sebagian dengan Undang- Republic of Indonesia Number 1 of 2023 on Criminal Law,
Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang and its amendments.
Undang-Undang Hukum Pidana, beserta perubahannya.
3. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan 3. Law of the Republic of Indonesia Number 40 of 2007
Terbatas sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir concerning Limited Liability Companies as most recently
dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun amended by Law of the Republic of Indonesia Number
2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti 6 of 2023 concerning the Stipulation of Government
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Regulations in Lieu of Law Number 2 of 2022 concerning
Menjadi Undang-Undang, beserta perubahannya. Job Creation into Law.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 37
Page 40
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
4. Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang 4. Law No. 13 of 2003 concerning Employment and its
Ketenagakerjaan beserta perubahannya. amendments.
5. Undang-Undang Republik Indonesia No 6 Tahun 2023 5. Law of the Republic of Indonesia Number 6 of 2023
tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti concerning the Stipulation of Government Regulation
Undang-Undang No 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja in Lieu of Law No. 2 of 2022 concerning Job Creation to
Menjadi Undang-Undang, Beserta Perubahannya Become Law, and Its Amendments
6. Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja 6. Law No. 1 of 1970 concerning Occupational Safety.
7. Undang-Undang Republik Indonesia No 17 Tahun 2023 7. Law of the Republic of Indonesia Number 17 of 2023
Tentang Kesehatan, Beserta Perubahannya concerning Health, and its Amendments
8. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 8. Presidential Regulation of the Republic of Indonesia
2019 Tentang Penyakit Akibat Kerja Number 7 of 2019 concerning Occupational Diseases
9. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2000 9. Law of the Republic of Indonesia Number 21 of 2000
tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh concerning Labor Union
10. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2011 10. Law of the Republic of Indonesia Number 24 of 2011
tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. concerning Social Security Administering Bodies.
11. Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 2 Tahun 11. Regulation of Corruption Eradication Commission Number
2019 tanggal 05 November 2019 tentang Pelaporan 2 of 2019 dated November 5, 2019 regarding Gratification
Gratifikasi. Reporting.
12. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 12. Law of the Republic of Indonesia Number 20 of 1999
1999 tentang Pengesahan ILO Convention No. 138 concerning the Ratification of ILO Convention No. 138
Concerning Minimum Age for Admission to Employment Concerning Minimum Age for Admission to Employment.
Employment (Konvensi ILO Mengenai Usia Minimum Untuk
Diperbolehkan Bekerja)
13. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2000 13. Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2000
tentang Pengesahan ILO Convention No. 182 Concerning concerning the Ratification of ILO Convention No. 182
The Prohibition and Immediate Action for The Elimination concerning the Prohibition and Immediate Action for the
of The Worst Forms of Child Labour (Konvensi ILO No. 182 Elimination of the Worst Forms of Child Labor.
Mengenai Pelarangan dan Tindakan Segera Penghapusan
Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak)
14. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 1999 14. Law of the Republic of Indonesia Number 19 of 1999
Tentang Pengesahan ILO Convention No. 105 Concerning concerning the Ratification of ILO Convention No. 105
The Abolition of Forced Labour (Konvensi ILO Mengenai concerning the Abolition of Forced Labor.
Penghapusan Kerja Paksa)
15. Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 07 Tahun 15. Corruption Eradication Commission Regulation No. 7
2016 Tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman, dan of 2016 concerning Procedures for the Registration,
Pemeriksaan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Announcement, and Examination of the Assets of State
sebagaimana telah diubah terkahir dengan Peraturan Officials, as last amended by Corruption Eradication
Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 3 Tahun 2024 Commission Regulation No. 3 of 2024 concerning the
tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Komisi Second Amendment to Corruption Eradication Commission
Pemberantasan Korupsi Nomor 07 Tahun 2016 Tentang Tata Regulation No. 7 of 2016 on Procedures for the Registration,
Cara Pendaftaran, Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta Announcement, and Examination of the Assets of State
Kekayaan Penyelenggara Negara, beserta perubahannya. Officials, and its Amendments.
16. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 16. Governmental Regulation of the Republic of Indonesia
2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Number 35 of 2021 regarding Work Agreement for
Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Specific Time, Outsourcing, Working Time, Rest Time, and
Kerja Termination of Employment Relationship.
17. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 17. Government Regulation of the Republic of Indonesia
2021 tentang Pengupahan sebagaimana telah diubah Number 36 of 2021 concerning Wages, as last amended
terakhir dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia by Government Regulation of the Republic of Indonesia
Nomor 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Number 49 of 2025 concerning the Second Amendment
Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 Tentang to Government Regulation Number 36 of 2021 concerning
Pengupahan, beserta perubahannya. Wages, and its amendments.
18. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 18. 18. Law of the Republic of Indonesia Number 21 of 2008
Tentang Perbankan Syariah sebagaimana telah diubah concerning Sharia Banking, as last amended by Law of
terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor the Republic of Indonesia Number 6 of 2023 concerning
6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah the Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law
38 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 41
Sustainability Report
2025
Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Number 2 of 2022 concerning Job Creation into Law,
Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang, beserta perubahannya. and its amendments.
19. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia 19. Regulation of the Minister of Manpower of the Republic of
Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Indonesia Number 16 of 2024 concerning the Stipulation of
Tahun 2025, beserta perubahannya. the Minimum Wage for 2025, and its amendments.
20. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 18 Tahun 2022 20. Ministerial Regulation of Employment Number 18 of 2022
tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023. concerning the 2023 Minimum Wage Stipulation.
21. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 48 21. Ministerial Regulation of Health of the Republic of Indonesia
Tahun 2016 tentang Standar Keselamatan dan Kesehatan Number 48 of 2016 regarding Office Occupational Safety
Kerja Perkantoran and Health Standards.
22. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 22. POJK No. 33/POJK.04/2014 dated December 8, 2014
tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan regarding the Board of Directors and Commissioners,
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, beserta Issuers, and Public Companies.
perubahannya.
23. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 23. POJK No. 34/POJK.04/2014 dated December 8, 2014
tanggal 08 Desember 2014 tentang Komite Nominasi regarding Nomination and Remuneration Committee of
dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, beserta Issuers and Public Companies.
perubahannya.
24. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2014 24. POJK No. 35/POJK.04/2014 dated December 8,
tanggal 08 Desember 2014 tentang Sekretaris Perusahaan 2014 regarding Secretary, Issuer Companies or Public
Emiten atau Perusahaan Publik, beserta perubahannya. Companies.
25. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21/POJK.04/2015 25. POJK No. 21/POJK.04/2015 dated November 16, 2015
tanggal 16 November 2015 tentang Pedoman Penerapan regarding Public Company Governance Guidelines.
Tata Kelola Perusahaan Terbuka, beserta perubahannya.
26. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 26. POJK No. 45/POJK.03/2015 dated December 22,
tanggal 22 Desember 2015 tentang Penerapan Tata Kelola 2015 regarding the Implementation of Governance in
dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum, beserta Remuneration Granting for Commercial Banks.
perubahannya.
27. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55 /POJK.04/2015 27. POJK No. 55 /POJK.04/2015 dated December 29, 2015
tanggal 29 Desember 2015 tentang Pembentukan dan regarding Formation and Guidelines for Audit Committee
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, beserta Work Implementation.
perubahannya.
28. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4/POJK.03/2016 28. POJK No. 4/POJK.03/2016 dated January 27, 2016
tanggal 27 Januari 2016 tentang Penilaian Tingkat regarding Assessment of Commercial Banks Soundness
Kesehatan Bank Umum, beserta perubahannya. Level.
29. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 5/POJK.03/2016 29. POJK No. 5/POJK.03/2016 dated January 27, 2016
tanggal 27 Januari 2016 tentang Rencana Bisnis Bank, regarding Bank Business Plan.
beserta perubahannya.
30. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2016 30. POJK No. 18/POJK.03/2016 dated March 22, 2016
tanggal 22 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen regarding the Implementation of Risk Management for
Risiko Bagi Bank Umum. Commercial Banks.
31. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27/POJK.03/2016 31. POJK No. 27/POJK.03/2016 dated July 27, 2016 regarding
tanggal 27 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Proper and Fit Test for Main Party of Financial Service
Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. Institution.
32. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 29/POJK.04/2016 32. POJK No. 29/POJK.04/2016 dated July 29, 2016 regarding
tanggal 29 Juli 2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Issuers or Public Companies Annual Report.
Perusahaan Publik, beserta perubahannya.
33. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 46/POJK.03/2017 33. Financial ServicesAuthority Regulation No. 46/POJK.03/2017
tanggal 12 Juli 2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan dated 12 July 2017 concerning the Implementation of
Bank Umum, beserta perubahannya. the Compliance Function of Commercial Banks, and its
amendments.
34. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.03/2019 34. FinancialServicesAuthorityRegulationNo.1/POJK.03/2019
tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit dated January 28, 2019, concerning the Implementation of
Intern Pada Bank Umum Internal Audit Functions in Commercial Banks
35. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18 Tahun 2025 35. Financial Services Authority Regulation Number 18 of
tanggal 08 Agustus 2025 tentang Transparansi dan 2025 dated August 8, 2025 concerning Transparency and
Publikasi Laporan Bank, beserta perubahannya. Publication of Bank Reports, and its amendments.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 39
Page 42
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
36. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 8 Tahun 36. Financial Services Authority Regulation Number 8 of
2023 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, 2023 concerning the Implementation of Anti-Money
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Laundering, Prevention of Terrorism Financing, and
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor Prevention of Proliferation Funding of Weapons of Mass
Jasa Keuangan, beserta perubahannya. Destruction Programs in the Financial Services Sector, and
its amendments.
37. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.03/2016 37. POJK No. 34/POJK.03/2016 dated September 26, 2016
tanggal 26 September 2016 tentang Perubahan atas POJK regarding Amendments to POJK No. 11/POJK.03/2016
No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan regarding Obligation of Minimum Capital Requirements for
Modal Minimum Bank Umum. Commercial Banks.
38. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 38. Law of the Republic of Indonesia Number 4 of 2023
tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, concerning the Development and Strengthening of the
beserta perubahannya. Financial Sector, and its amendments.
39. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 39. Law of the Republic of Indonesia Number 6 of 2023
tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti concerning the Stipulation of Government Regulation in
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Lieu of Law Number 2 of 2022 concerning Job Creation as
menjadi Undang-Undang, beserta perubahannya. Law, and its amendments.
40. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 40. POJK No. 17 of 2023 concerning the Implementation of
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, beserta Governance for Commercial Banks.
perubahannya.
41. POJK Nomor 8 Tahun 2023 Tentang Penerapan Program 41. POJK Number 8 of 2023 concerning Implementation of
Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, Anti-Money Laundering Programs, Prevention of Terrorism
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Financing, and Prevention of Funding for the Proliferation
Massal di Sektor Jasa Keuangan. of Weapons of Mass Destruction in the Financial Services
Sector.
42. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia 42. Financial Services Authority Regulation of the Republic
Nomor 12 Tahun 2024 tanggal 31 Juli 2024 tentang of Indonesia Number 12 of 2024 dated July 31, 2024,
Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa concerning the Implementation of Anti-Fraud Strategies
Keuangan, beserta perubahannya. for Financial Services Institutions, and its amendments.
43. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia 43. Financial Services Authority Regulation of the Republic
Nomor 2 Tahun 2024 tanggal 16 Februari 2024 tentang of Indonesia Number 2 of 2024 dated February 16, 2024,
Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum Syariah concerning the Implementation of Sharia Governance for
dan Unit Usaha Syariah, beserta Peraturan Otoritas Jasa Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units, along
Keuangan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 with Regulation of the Financial Services Authority of the
tanggal 16 Februari 2024 tentang Penerapan Tata Kelola Republic of Indonesia Number 2 of 2024 dated February
Syariah Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, 16, 2024, concerning the Implementation of Sharia
beserta perubahannya. Governance for Sharia Commercial Banks and Sharia
Business Units, and its amendments.
44. POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan 44. Financial Services Authority Regulation No. 51/
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan POJK.03/2017 concerning the Implementation of
Perusahaan Publik. Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Issuers, and Public Companies.
45. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia 45. Circular Letter of Financial Services Authority of the
Nomor 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Republic of Indonesia Number 16/SEOJK.04/2021
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik regarding Form and Content of Issuers or Public Companies
Annual Report.
46. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia 46. Circular Letter of the Financial Services Authority of
Nomor 14/SEOJK.03/2025 tanggal 24 Juni 2025 the Republic of Indonesia Number 14/SEOJK.03/2025
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, beserta dated June 24, 2025 concerning the Implementation of
perubahannya. Governance for Commercial Banks, and its amendments.
47. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/ 47. SEOJK No. 14/SEOJK.03/2017 dated March 17, 2017
SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penilaian regarding Assessment of Commercial Banks Soundness
Tingkat Kesehatan Bank Umum. Level.
48. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/ 48. SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 dated November 17, 2015
SEOJK.04/2015 tanggal 17 November 2015 tentang regarding Public Company Governance Guidelines.
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka.
40 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 43
Sustainability Report
2025
Bank Jatim juga senantiasa memastikan bahwa aktivitas Bank Jatim also always ensures that its operational activities
operasionalnya telah sesuai dengan standar internasional yang are in accordance with international standards as reflected
tercermin dengan telah dimilikinya International Standard by its ownership of the following International Standard
Organization sebagai berikut. Organizations.
1. ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan 1. ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan
2. ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi 2. ISO 27001:2022 JConnect Mobile Information Security
JConnect Mobile, SMS Banking, dan Internet Banking Management System, SMS Banking, and Internet Banking
3. ISO 20000-1:2018 Sistem Manajemen Layanan Teknologi 3. ISO 20000-1:2018 Information Technology Service
Informasi Management System
Dari berbagai peraturan dan standar tersebut, kemudian From these various regulations and standards, Bank Jatim’s
diturunkan pada kebijakan internal Bank Jatim yang telah internal policies were determined by the Directors’ Decree
ditetapkan dengan Keputusan Direksi Nomor 062/003/DIR/ Number 062/003/DIR/KPT/KEP dated January 17, 2023 with
KPT/KEP tanggal 17 Januari 2023 dengan hierarki sebagai the following hierarchy:
berikut:
Kebijakan Pokok Bank
Bank Primary Policy
Kebijakan Produk Aktifitas
Activity Product Policy
Standard Operating Procedure
Petunjuk Teknis
Technical Procedures
Berdasarkan hierarki sebagaimana tersebut di atas, Bank Based on the hierarchy above, the Bank had 2 (two) types of
memiliki 2 (dua) jenis kebijakan yaitu: policy, as follow:
1. Kebijakan Pokok Bank (KPB) 1. Bank Primary Policy (KPB)
Pedoman tertulis yang memuat visi dan misi perusahaan, A written guideline that outlines the Company’s vision
nilai-nilai dasar (core values), kebijakan strategis, piagam and mission, core values, strategic policies, the Board of
Direksi dan Dewan Komisaris, serta hal-hal lain terkait Directors and Board of Commissioners charters, as well as
pengelolaan perusahaan. other matters related to corporate governance.
2. Kebijakan Produk Aktivitas (KPA) 2. Activity Product Policy (KPA)
Pedoman tertulis yang memuat kebijakan umum atas A written guideline that sets out general policies for a
suatu produk aktivitas dengan berdasarkan pada regulasi product activity based on applicable external regulations.
eksternal yang berlaku.
Kebijakan-kebijakan yang dimiliki oleh Bank Jatim telah The policies owned by Bank Jatim have been accompanied
disertai oleh pelaksanaan uji tuntas (due diligence) yang by the implementation of due diligence which aims to ensure
bertujuan guna memastikan bahwa berbagai keputusan bisnis that various business decisions do not have negative social
tidak memberikan dampak sosial dan lingkungan yang negatif. and environmental impacts. Due diligence conducted by Bank
Uji tuntas yang dilakukan oleh Bank Jatim dalam memastikan Jatim in ensuring that policies are implemented properly. In
kebijakan terimplementasi dengan baik. Di samping itu, addition, the implementation of various Bank Jatim policies
pelaksanaan berbagai kebijakan Bank Jatim sesuai dengan is in accordance with the assignment fields of the units in the
bidang penugasan unit-unit yang ada di struktur organisasi. organizational structure. The implementation of due diligence
Adapun pelaksanaan uji tuntas dan penanggungjawab and those responsible for policies at Bank Jatim are as follows.
kebijakan di Bank Jatim sebagai berikut.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 41
Page 44
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
Kebijakan Uji Tuntas Penanggungjawab Tujuan
Policy Due Diligence Due Diligenc Objective
Kebijakan Manajemen Evaluasi Berkala Divisi Umum Mengatur proses pemilihan, pengelolaan,
Vendor Periodic Evaluation General Division pengawasan, dan evaluasi vendor/pihak
Vendor Management ketiga secara transparan, efektif, dan sesuai
Policy regulasi untuk meminimalkan risiko serta
mendukung kelancaran operasional Bank.
To manage the selection, administration,
monitoring, and evaluation processes of
vendors/third parties in a transparent
and effective manner, in compliance with
regulations, in order to minimize risks and
support the smooth operation of the Bank.
Kebijakan Sistem ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Divisi Kepatuhan Mencegah, mendeteksi, dan menangani
Manajemen Anti Penyuapan Compliance Division praktik penyuapan dalam seluruh kegiatan
Penyuapan ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management operasional Bank guna menjaga integritas,
Anti-Bribery System kepatuhan terhadap peraturan, dan
Management System penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Policy To prevent, detect, and address bribery
practices across all operational activities
of the Bank in order to maintain
integrity, regulatory compliance, and
the implementation of good corporate
governance.
Kebijakan Komunikasi Manajemen Investor melaksanakan Corporate Secretary Mengatur penyampaian informasi
dengan Pemegang Pemaparan Publik (Analyst Meeting), One Corporate Secretary kepada pemegang saham dan investor
Saham atau Investor on One Meeting dan Public Expose yang secara transparan, akurat, tepat waktu,
Communication Policy dihadiri oleh Calon Investor, Investor, dan setara untuk menjaga kepercayaan
with Shareholders or Sekuritas, Asset Management, dan lainnya. serta mendukung penerapan tata kelola
Investors Investor Relations conducts Public Expose perusahaan yang baik.
(Analyst Meeting), One-on-One Meetings, To regulate the delivery of information to
and Public Expose sessions attended by shareholders and investors in a transparent,
prospective investors, investors, securities accurate, timely, and equitable manner
companies, asset management firms, and in order to maintain trust and support
others. the implementation of good corporate
governance.
Kebijakan Produk Aktivitas (KPA)
Product Activity Policy (KPA)
KPA Audit Intern Pelaksanaan Audit secara berkala, Divisi Audit Internal Pedoman bagi fungsi audit intern
Internal Audit KPA penyelesaian terhadap temuan audit Internal Audit Division dalam melaksanakan pengawasan
baik dari eksternal ataupun pemeriksaan secara independen dan objektif guna
dari regulator serta memastikan bahwa meningkatkan efektivitas pengendalian
kebijakan audit internal sesuai dengan internal, manajemen risiko, serta tata kelola
regulasi perbankan perusahaan.
Periodic audit implementation, follow-up on To serve as a guideline for the internal audit
audit findings from both external parties and function in carrying out independent and
regulatory examinations, and ensuring that objective oversight in order to enhance
internal audit policies comply with banking the effectiveness of internal control, risk
regulations management, and corporate governance.
KPA Teknologi ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Divisi Teknologi Informasi Pedoman dalam pengelolaan dan
Informasi Keamanan Informasi JConnect Mobile, SMS Information Technology pengendalian teknologi informasi agar
Information Technology Banking, dan Internet Banking, Division mendukung operasional Bank secara aman,
KPA ISO 20000:2018 The Service Management efektif, andal, serta sesuai dengan peraturan
System at IT & Digital Directoraterovision of yang berlaku.
Core Banking System and Jconenct (Mobile To serve as a guideline for managing and
Banking, Internet Banking & SMS Banking) controlling information technology in order
Services to Internal Customer Bank Jatim to support the Bank’s operations in a secure,
ISO 27001:2022 Information Security effective, reliable manner and in compliance
Management System for JConnect Mobile, with applicable regulations.
SMS Banking, and Internet Banking; ISO
20000:2018 IT Service Management
System at the IT & Digital Directorate for
the provision of Core Banking System
and JConnect (Mobile Banking, Internet
Banking & SMS Banking) services to internal
customers of Bank Jatim
42 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 45
Sustainability Report
2025
Kebijakan Uji Tuntas Penanggungjawab Tujuan
Policy Due Diligence Due Diligenc Objective
KPA Tresuri Memperhatikan tingkat kepatuhan terhadap Divisi Tresuri Pedoman dalam pengelolaan aktivitas
Treasury KPA batasan eksposur risiko pasar termasuk Treasury Division tresuri Bank secara efektif, prudensial, dan
risiko suku bunga, risiko nilai tukar dan terkontrol untuk mendukung pengelolaan
risiko harga surat berharga likuiditas, risiko pasar, serta optimalisasi
Monitoring compliance with market risk pendapatan Bank.
exposure limits, including interest rate risk, To serve as a guideline for managing the
foreign exchange risk, and securities price Bank’s treasury activities in an effective,
risk prudent, and controlled manner to
support liquidity management, market risk
management, and income optimization.
KPA APU, PPT & ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Divisi Kepatuhan & APU Pedoman dalam mencegah dan
PPPSPM Penyuapan PPT PPP SPM memberantas tindak pidana pencucian uang,
KPA APU, PPT & ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management Compliance & AML PPT pendanaan terorisme, serta pendanaan
PPPSPM System PPP SPM Division proliferasi senjata pemusnah massal
melalui penerapan prinsip kehati-hatian dan
kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
To serve as a guideline for preventing and
combating money laundering, terrorism
financing, and proliferation financing of
weapons of mass destruction through the
implementation of prudential principles and
compliance with applicable regulations.
KPA Umum, Aktiva & Pelaksanaan sesuai dengan SOP Divisi Umum Pedoman dalam pengelolaan fungsi umum,
Pengadaan dan efisiensi proses bisnis dengan General Division pengelolaan aset perusahaan, serta proses
General KPA, Assets memperhatikan pengelolaan aktiva, efisiensi pengadaan barang dan jasa secara efektif,
and Procurement biaya pengadaan dan evaluasi vendor serta efisien, transparan, dan akuntabel.
kontraktor To serve as a guideline for managing general
Implementation in accordance with functions, corporate asset management,
SOPs and business process efficiency and the procurement of goods and services
while considering asset management, in an effective, efficient, transparent, and
procurement cost efficiency, and evaluation accountable manner.
of vendors and contractors
KPA Human Capital Pelaksanaan kesesuaian kebijakan dengan Divisi Human Capital Pedoman dalam pengelolaan sumber daya
KPA Human Capital regulasi ketenagakerjaan yang berlaku Human Capital Division manusia secara profesional, transparan, dan
dengan memperhatikan standar remunerasi berkelanjutan untuk mendukung pencapaian
dan kompensasi yang berasal dari kinerja tujuan serta kinerja perusahaan.
dan produktivitas karyawan To serve as a guideline for managing human
Ensuring policy implementation aligns resources in a professional, transparent,
with applicable labor regulations, and sustainable manner to support the
while considering remuneration and achievement of the Company’s objectives
compensation standards based on employee and performance.
performance and productivity
KPA Manajemen Risiko Melakukan analisis rasio keuangan dan Divisi Manajemen Risiko Pedoman dalam mengidentifikasi,
Risk Management KPA melakukan stress testing dalam penyesuaian Risk Management Division mengukur, memantau, dan mengendalikan
strategi mitigasi agar risiko dapat dikelola seluruh risiko Bank secara sistematis untuk
secara lebih efektif dan sesuai dengan tujuan memastikan keberlanjutan operasional dan
bisnis Bank kepatuhan terhadap regulasi.
Financial ratio analysis, and stress testing to To serve as a guideline for identifying,
adjust mitigation strategies so that risks can measuring, monitoring, and controlling
be managed more effectively and in line with all Bank risks systematically to ensure
the Bank’s business objectives operational sustainability and regulatory
compliance.
KPA Perkreditan atau Evaluasi pelaksanaan kepatuhan terhadap Divisi Manajemen Risiko Pedoman dalam pengelolaan aktivitas kredit
Pembiayaan regulasi dan menerapkan prudential Banking Risk Management Division atau pembiayaan secara prudent, terkontrol,
KPA Credit or Financing principle dan sesuai ketentuan untuk meminimalkan
Evaluation of compliance with regulations risiko kredit serta mendukung pertumbuhan
and implementation of prudential banking portofolio yang sehat.
principles To serve as a guideline for managing
credit or financing activities in a prudent,
controlled, and compliant manner in order
to minimize credit risk and support healthy
portfolio growth.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 43
Page 46
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
Kebijakan Uji Tuntas Penanggungjawab Tujuan
Policy Due Diligence Due Diligenc Objective
KPA Penyertaan Modal Evaluasi pelaksanaan kepatuhan terhadap Divisi Manajemen Anak Pedoman dalam pengelolaan investasi dan
KPA Capital regulasi, menerapkan evaluasi kinerja Perusahaan penyertaan modal Bank secara terukur,
Participation terhadap penyertaan modal dan kepuasan Subsidiary Management transparan, dan sesuai regulasi untuk
terhadap stakeholder Division memaksimalkan nilai dan meminimalkan
Evaluation of regulatory compliance, risiko bagi perusahaan.
performance evaluation of equity To serve as a guideline for managing the
participation, and stakeholder satisfaction Bank’s investments and equity participation
in a measurable, transparent, and compliant
manner to maximize value and minimize
risks for the Company.
KPA Akuntansi Evaluasi pelaksanaan kepatuhan terhadap Divisi Akuntansi & Pedoman dalam pengelolaan dan
Accounting KPA PSAK, IFRS dan regulasi serta memastikan Manajemen Keuangan pencatatan transaksi keuangan secara
transparansi laporan keuangan sebagai Accounting & Financial akurat, transparan, dan sesuai standar
dukungan terhadap strategi bisnis dan Management Division akuntansi serta peraturan yang berlaku.
ekspansi Bank To serve as a guideline for managing and
Evaluation of compliance with PSAK, recording financial transactions accurately,
IFRS, and regulations, as well as ensuring transparently, and in accordance with
transparency in financial reporting to accounting standards and applicable
support the Bank’s business strategy and regulations.
expansion
KPA Hukum Evaluasi pelaksanaan kesesuaian kebijakan Divisi Hukum Pedoman dalam memberikan layanan
Legal KPA hukum dengan undang-undang yang berlaku Legal Division hukum, menangani risiko hukum, dan
Evaluation of compliance of legal policies memastikan kepatuhan terhadap peraturan
with applicable laws and regulations perundang-undangan untuk melindungi
kepentingan Bank secara efektif.
To serve as a guideline for providing legal
services, managing legal risks, and ensuring
compliance with laws and regulations in
order to effectively protect the Bank’s
interests.
Penyusunan kebijakan Bank didasarkan pada hal-hal sebagai The drafting of the Bank policies was based on the following
berikut namun tidak terbatas pada: issues, not limited to:
1. Adanya perubahan regulasi eksternal; 1. The existence of external regulation changes;
2. Kebutuhan bisnis Bank; dan/atau 2. Bank business need; and/or
3. Arahan Direksi dan/atau Dewan Komisaris. 3. Direction of the Directors and/or the Board of Commissioners.
Proses penetapan kebijakan Bank Jatim dilakukan dengan The process of Bank Jatim’s policy stipulation was conducted
proses sebagai berikut: with the following procedures, as follows:
Penyusunan Mandatory Forum Kebijakan Review Draft Penetapan
Draft Awal Reviewer & Prosedur Bidang Final Stipulation
Preliminary Draft Mandatory Kebijakan Review Draft
Arrangement Reviewer Policy Forum & Final
Policy Procedures
44 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 47
Sustainability Report
2025
Berbagai kebijakan yang dimiliki oleh Bank, kemudian Various policies established by the Bank are further translated
diturunkan ke dalam Standar Operational Procedure (SOP) into Standard Operating Procedures (SOPs), which serve as
yang digunakan sebagai pedoman pelaksanaan kerja bagi guidelines for the implementation of work across all employees
seluruh insan Bank. Selama tahun 2025, ketentuan internal of the Bank. Throughout 2025, internal regulations stipulated
yang telah ditetapkan oleh Direksi antara lain sebagai berikut: by the Board of Directors include, among others, the following:
1. Kebijakan Produk Aktivitas (KPA) Akuntansi (Perubahan); 1. Product Activity Policy (KPA) Accounting (Amendment);
2. Kebijakan Produk Aktivitas (KPA) Manajemen Risiko; 2. Product Activity Policy (KPA) Risk Management;
3. Kebijakan Produk Aktivitas (KPA) Perkreditan atau 3. Product Activity Policy (KPA) Credit or Financing
Pembiayaan (Perubahan); (Amendment);
4. Standard Operating Procedure (SOP) Pelaporan Keuangan 4. Standard Operating Procedure (SOP) Financial Reporting
(Perubahan); (Amendment);
5. Standard Operating Procedure (SOP) Strategi Anti Fraud; 5. Standard Operating Procedure (SOP) Anti-Fraud Strategy;
6. Standard Operating Procedure (SOP) Jatim Prioritas & Jatim 6. Standard Operating Procedure (SOP) Jatim Priority &
Syariah Prioritas; Jatim Sharia Priority;
7. Standard Operating Procedure (SOP) Pernikahan Sesama 7. Standard Operating Procedure (SOP) Employee Marriage;
Pegawai;
8. Standard Operating Procedure (SOP) Transaksi Letter Of 8. Standard Operating Procedure (SOP) Export Letter of
Credit (L/C) Ekspor; Credit (L/C) Transactions;
9. Standard Operating Procedure (SOP) Transaksi Letter Of 9. Standard Operating Procedure (SOP) Import Letter of
Credit (L/C) Impor; Credit (L/C) Transactions;
10. Standard Operating Procedure (SOP) Pinjaman Likuiditas 10. Standard Operating Procedure (SOP) Bank Indonesia
Jangka Pendek (PLJP) Bank Indonesia; Short-Term Liquidity Loan (PLJP);
11. Standard Operating Procedure (SOP) Pelaporan Valuta 11. Standard Operating Procedure (SOP) Foreign Exchange
Asing (Valas); (Forex) Reporting;
12. Standard Operating Procedure (SOP) Kode Etik Pasar atas 12. Standard Operating Procedure (SOP) Market Code of
Aktivitas Tresuri; Conduct for Treasury Activities;
13. Standard Operating Procedure (SOP) Kredit Pemerintah 13. Standard Operating Procedure (SOP) Regional Government
Daerah; Credit;
14. Standard Operating Procedure (SOP) Total Reward; 14. Standard Operating Procedure (SOP) Total Reward;
15. Standard Operating Procedure (SOP) Recovery Plan; 15. Standard Operating Procedure (SOP) Recovery Plan;
16. Standard Operating Procedure (SOP) Pembiayaan 16. Standard Operating Procedure (SOP) Contractor Financing;
Kontraktor;
17. Standard Operating Procedure (SOP) Jaminan Kredit/ 17. Standard Operating Procedure (SOP) Credit/Financing
Pembiayaan; Collateral;
18. Standard Operating Procedure (SOP) Kredit Sindikasi; 18. Standard Operating Procedure (SOP) Syndicated Credit;
19. Standard Operating Procedure (SOP) Kredit Menengah dan 19. Standard Operating Procedure (SOP) Medium and
Korporasi; Corporate Credit;
20. Standard Operating Procedure (SOP) Investor Management; 20. Standard Operating Procedure (SOP) Investor Management;
21. Standard Operating Procedure (SOP) Dewan Pengawas 21. Standard Operating Procedure (SOP) Sharia Supervisory
Syariah; Board;
22. Standard Operating Procedure (SOP) Kerja Direksi 22. Standard Operating Procedure (SOP) Board of Directors’
(Perubahan); Working Procedures (Amendment);
23. Standard Operating Procedure (SOP) Hukum Perusahaan; 23. Standard Operating Procedure (SOP) Corporate Legal;
24. Standard Operating Procedure (SOP) Penerapan Tata Kelola 24. Standard Operating Procedure (SOP) Implementation of
Pemberian Remunerasi Bagi Pengurus Beserta Fasilitasnya; Governance in Providing Remuneration for Management
and Its Facilities;
25. Standard Operating Procedure (SOP) Perjalanan Dinas 25. Standard Operating Procedure (SOP) Management
Pengurus; Business Travel;
26. Standard Operating Procedure (SOP) Pencegahan TPPU, 26. Standard Operating Procedure (SOP) Prevention of Money
TPPT & PPSPM; Laundering, Terrorism Financing & Proliferation Financing;
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 45
Page 48
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
27. Standard Operating Procedure (SOP) Pembiayaan Linkage 27. Standard Operating Procedure (SOP) Linkage Financing
PKPA; PKPA;
28. Standard Operating Procedure (SOP) Distribusi Bagi Hasil; 28. Standard Operating Procedure (SOP) Profit Sharing
Distribution;
29. Standard Operating Procedure (SOP) Pengelolaan Akun 29. Standard Operating Procedure (SOP) Sharia Account
Syariah; Management;
30. Standard Operating Procedure (SOP) Mesin ATM & CRM; 30. Standard Operating Procedure (SOP) ATM & CRM Machines;
31. Standard Operating Procedure (SOP) Pembiayaan Multiguna 31. Standard Operating Procedure (SOP) Multiguna iB Barokah
iB Barokah (Perubahan); Financing (Amendment);
32. Standard Operating Procedure (SOP) Pembiayaan Kepada 32. Standard Operating Procedure (SOP) Employee Financing,
Pegawai, Personal Loan Car Allowance Program (CAP) & Personal Loan Car Allowance Program (CAP) & Motorcycle
Motorcycle Allowance Program (MAP); Allowance Program (MAP);
33. Standard Operating Procedure (SOP) Manajemen Risiko 33. Standard Operating Procedure (SOP) Credit Risk
Kredit; Management;
34. Standard Operating Procedure (SOP) Climate Risk 34. Standard Operating Procedure (SOP) Climate Risk
Management & Scenario Analysis (CRMS); Management & Scenario Analysis (CRMS);
35. Standard Operating Procedure (SOP) Proses Kredit 35. Standard Operating Procedure (SOP) Medium & Corporate
Menengah & Korporasi; Credit Process;
36. Standard Operating Procedure (SOP) Kode Etik Transaksi 36. Standard Operating Procedure (SOP) Code of Ethics for
Efek Bersifat Utang & Sukuk (PPE-EBUS); Debt Securities & Sukuk Transactions (PPE-EBUS);
37. Standard Operating Procedure (SOP) Proses kredit Mikro & 37. Standard Operating Procedure (SOP) Micro & Retail Credit
Ritel; Process;
38. Standard Operating Procedure (SOP) Remittance; 38. Standard Operating Procedure (SOP) Remittance;
39. Standard Operating Procedure (SOP) Komite ALCO; 39. Standard Operating Procedure (SOP) ALCO Committee;
40. Standard Operating Procedure (SOP) Middle Office; 40. Standard Operating Procedure (SOP) Middle Office;
41. Standard Operating Procedure (SOP) Layanan & Tata Kelola 41. Standard Operating Procedure (SOP) Regional Legal
Hukum Wilayah; Services & Governance;
42. Standard Operating Procedure (SOP) Komite Kredit/ 42. Standard Operating Procedure (SOP) Credit/Financing
Pembiayaan; Committee;
43. Standard Operating Procedure (SOP) Komite Teknologi 43. Standard Operating Procedure (SOP) Information
Informasi; Technology Committee;
44. Standard Operating Procedure (SOP) Kredit Resi Gudang; 44. Standard Operating Procedure (SOP) Warehouse Receipt
Financing;
45. Standard Operating Procedure (SOP) Komite Kebijakan 45. Standard Operating Procedure (SOP) Credit/Financing
Perkreditan/ Pembiayaan; Policy Committee;
46. Standard Operating Procedure (SOP) Manajemen Risiko 46. Standard Operating Procedure (SOP) Liquidity Risk
Likuiditas; Management;
47. Standard Operating Procedure (SOP) Komite Manajemen 47. Standard Operating Procedure (SOP) Risk Management
Risiko; Committee;
48. Standard Operating Procedure (SOP) Kredit Jatim Ritel; 48. Standard Operating Procedure (SOP) Jatim Retail Credit;
49. Standard Operating Procedure (SOP) Pelindungan & 49. Standard Operating Procedure (SOP) Consumer Protection
Penyelesaian Pengaduan Konsumen; & Complaint Resolution;
50. Standard Operating Procedure (SOP) Pembiayaan Sindikasi; 50. Standard Operating Procedure (SOP) Syndicated
Financing;
51. Standard Operating Procedure (SOP) Sistem Manajemen 51. Standard Operating Procedure (SOP) Anti-Bribery
Anti Penyuapan (SMAP); Management System (SMAP);
52. Standard Operating Procedure (SOP) Laporan Harta 52. Standard Operating Procedure (SOP) State Officials’
Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN); Wealth Report (LHKPN);
53. Standard Operating Procedure (SOP) Kredit Piutang; 53. Standard Operating Procedure (SOP) Receivables Credit;
54. Standard Operating Procedure (SOP) Pembiayaan Anjak 54. Standard Operating Procedure (SOP) Factoring Financing
Piutang iB Barokah; iB Barokah;
55. Standard Operating Procedure (SOP) Penilaian Profil Risiko 55. Standard Operating Procedure (SOP) Branch Risk Profile
Cabang; Assessment;
46 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 49
Sustainability Report
2025
56. Standard Operating Procedure (SOP) Pembiayaan 56. Standard Operating Procedure (SOP) Property
Konstruksi Properti & Pengadaan Tanah sebagai Fasilitas Construction Financing & Land Procurement as an
Tambahan Pembiayaan Konstruksi Properti; Additional Facility for Property Construction Financing;
57. Standard Operating Procedure (SOP) Penilaian Tingkat 57. Standard Operating Procedure (SOP) Bank Soundness
Kesehatan Bank; Level Assessment;
60. Standard Operating Procedure (SOP) Analis Risiko Kredit 60. Standard Operating Procedure (SOP) for Credit Risk Analyst
61. Standard Operating Procedure (SOP) Rating Pemantauan 61. Standard Operating Procedure (SOP) for Credit/Financing
Kredit/Pembiayaan Monitoring Rating
62. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Limit Kewenangan 62. Board of Directors’ Decree (SK) concerning the Limit of
Persetujuan Kredit/Pembiayaan Tunai & Non Tunai; Authority for Approval of Cash & Non-Cash Credit/Financing;
63. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Limit Kewenangan 63. Board of Directors’ Decree (SK) concerning the Limit of
Persetujuan Pembelian/Penjualan Surat Berharga Di Divisi Authority for Approval of Purchase/Sale of Securities in the
Tresuri; Treasury Division;
64. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Pembentukan Fungsi 64. Board of Directors’ Decree (SK) concerning the Establishment
Kepatuhan Syariah, Manajemen Risiko Syariah & Audit of Sharia Compliance, Sharia Risk Management, and Sharia
Internal Syariah Dalam Penerapan Tata Kelola Syariah PT Internal Audit Functions in the Implementation of Sharia
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk; Governance at PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk;
65. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Risk Appetite 65. Board of Directors’ Decree (SK) concerning the Risk
Statement; Appetite Statement;
66. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Struktur 66. Board of Directors’ Decree (SK) concerning the Membership
Keanggotaan Komite Kredit Structure of the Credit Committee
67. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Arahan Investasi 67. Board of Directors’ Decree (SK) concerning Investment
Dana Pensiun Pegawai PT Bank Pembangunan Daerah Directions for Employee Pension Funds at PT Bank
Jawa Timur Tbk; Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk;
68. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Limit Kewenangan 66. 68. Decree of the Board of Directors concerning the
Transaksi Dealer (Limit Dealer) Untuk Transaksi Di Dealing Limit on Dealer Transaction Authority (Dealer Limit) for
Room Divisi Tresuri; Transactions in the Dealing Room of the Treasury Division;
69. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Limit Stop (Budget) 69. Decree of the Board of Directors concerning the Limit on
Loss atas Transaksi Trading Dealer Divisi Tresuri; Stop (Budget) Loss for Dealer Trading Transactions in the
Treasury Division;
70. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Bank Garansi 70. Decree of the Board of Directors concerning the Payment
Pembayaran untuk Proyek dengan Anggaran Tahun 2025 Bank Guarantee for Projects with a 2025 Budget in East
Di Lingkungan Provinsi Jawa Timur; Java Province;
71. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Limit Kewenangan 71. Decree of the Board of Directors concerning the Limit on
Settlement Terhadap Transaksi Melalui ESTIM PT Bank Settlement Authority for Transactions Through ESTIM of
Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk; PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk;
72. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Limit Kewenangan 72. Decree of the Board of Directors concerning the Limit on
Persetujuan Penggunaan Anggaran & Persetujuan Hasil Approval of Budget Use, Approval of Procurement of Goods
Pengadaan Barang & Jasa serta Biaya Non Produk; & Services, and Non-Product Costs;
73. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Limit Kewenangan 73. Decree of the Board of Directors concerning the Limit on
Persetujuan Kredit/Pembiayaan Komite Kredit; Approval Authority for Credit/Financing for the Credit
Committee;
74. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Limit Pelaksanaan 74. Decree of the Board of Directors concerning the Limit
On The Spot (OTS) Pada Proses Kredit/Pembiayaan; on On-The-Spot (OTS) Implementation in the Credit/
Financing Process;
75. Surat Keputusan (SK) Direksi tentang Segmentasi Pasar 75. Decree (SK) of the Board of Directors concerning Credit/
Kredit/Pembiayaan. Financing Market Segmentation.
Di samping memiliki uji tuntas, Bank Jatim juga senantiasa In addition to implementing due diligence, Bank Jatim
menerapkan prinsip kehati-hatian sebagaimana tertuang dalam consistently applies the prudential principle as stipulated
Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank sebagaimana in the Bank’s Credit or Financing Policy as set forth in Board
tertuang dalam Surat Keputusan Direksi Nomor 062/02/02/ of Directors Decree No. 062/02/02/DIR/MJR/KEP dated
DIR/MJR/KEP tanggal 5 Desember 2023 tentang Kebijakan December 5, 2023 concerning the Credit or Financing Policy
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 47
Page 50
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan 02 Sustainable Strategy 2025 Perkreditan Atau Pembiayaan Bank PT Bank Pembangunan of PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, as last Daerah Jawa Timur Tb sebagaimana telah diubah terakhir amended by Board of Directors Decree No. 064/02/03/DIR/ dengan Surat Keputusan Direksi Nomor 064/02/03/DIR/KBP/ KBP/KEP dated December 16, 2025 concerning Amendments KEP tanggal 16 Desember 2025 tentang Perubahan Kebijakan to the Credit or Financing Policy. Perkreditan Atau Pembiayaan. Penerapan prinsip kehati-hatian dilakukan melalui penggunaan The implementation of prudent banking principles is supported Aplikasi PRISMA (Pemantauan Risiko Kredit Melalui Aplikasi), yaitu through the use of the PRISMA Application (Credit Risk aplikasi berbasis web yang dikembangkan untuk menyediakan Monitoring through Application), a web-based application akses pemantauan kinerja debitur dengan plafon kredit sebesar developed to provide access to monitoring the performance of lebih dari atau sama dengan Rp5 (lima) miliar. Aplikasi ini dapat debtors with credit ceilings equal to or exceeding Rp5 (five) billion. diakses oleh seluruh pengguna pada Divisi Bisnis Kredit atau The application can be accessed by all users within the Credit or Pembiayaan, Divisi Analis Risiko Kredit, Divisi Restrukturisasi dan Financing Business Division, Credit Risk Analyst Division, Credit Pemulihan Kredit, Divisi Administrasi Kredit, Divisi Unit Usaha Restructuring and Recovery Division, Credit Administration Syariah, serta seluruh cabang konvensional dan syariah sehingga Division, Sharia Business Unit Division, as well as all conventional proses pemantauan risiko kredit dapat dilaksanakan secara efektif and sharia branches, thereby enabling the credit risk monitoring dan efisien. process to be carried out effectively and efficiently. Khusus terkait penegakkan hak asasi manusia, telah diatur Specifically regarding the enforcement of human rights, this dalam KPA Human Capital Kebijakan tersebut mengatur has been regulated under the Human Capital Policy (KPA tentang rencana strategis Human Capital yang searah dengan Human Capital). The policy governs the Human Capital strategic visi dan misi Bank yang telah tertuang dalam Rencana Bisnis plan aligned with the Bank’s vision and mission as outlined Bank sekurangnya meliputi pemenuhan SDM, peningkatan in the Bank Business Plan, at a minimum covering workforce kompetensi SDM, implementasi dan evaluasi budaya kerja, fulfillment, competency development, implementation and evaluasi kinerja pegawai serta melakukan proses perbaikan evaluation of work culture, employee performance evaluation, berkelanjutan, penerapan tata kelola dalam pemberian and continuous improvement processes, as well as governance remunerasi dan terdapat aktivitas Work Life Balance sebagai implementation in remuneration practices and Work-Life kegiatan penyeimbang antara pekerjaan utama dengan tempat Balance initiatives as activities that support a balance between untuk menyalurkan hobi guna memberikan dampak positif employees’ primary responsibilities and opportunities to pada pencapaian target perusahaan. Dalam penyusunan pursue personal interests, thereby contributing positively setiap kebijakan Bank Jatim selalu mengadopsi peraturan to the achievement of the Company’s targets. In formulating tentang ketenagakerjaan yang berlaku. Dalam praktiknya each policy, Bank Jatim consistently adopts applicable labor seluruh pegawai memiliki hak yang sama untuk menerima regulations. In practice, all employees have equal rights to pendidikan /pengembangan kompetensi, mengikuti program receive education and competency development, participate pengembangan karir serta mendapatkan remunerasi yang in career development programs, and obtain appropriate layak. Bank Jatim juga memiliki program Work Life Balance remuneration. The Bank also implements Work-Life Balance sebagai bagian dari perlindungan hak asasi manusia untuk programs as part of its commitment to protecting human rights hidup yang berkualitas. Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat and supporting employees’ quality of life. Throughout 2025, insiden terkait hak asasi manusia di lingkungan operasional there were no incidents related to human rights within the Bank. Bank’s operational environment. Berbagai kebijakan tersebut telah ditandatangani oleh These policies have been signed by the Bank’s Board of Directors Direksi Bank dan berlaku untuk seluruh insan Bank. Beberapa and apply to all Bank employees. Several Bank policies, including kebijakan Bank di antaranya Kebijakan Manajemen Vendor, the Vendor Management Policy, Communication Policy with Kebijakan Komunikasi dengan Pemegang Saham atau Investor, Shareholders or Investors and the Anti-Bribery Management dan Kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) System Policy (SMAP), have been published on the official Bank telah dipublikasikan pada website resmi Bank Jatim di www. Jatim website at www.bankjatim.co.id. Regarding policies that Bankjatim.co.id. Terkait kebijakan yang tidak dipublikasikan are not published on the Bank’s website, they are socialized to di dalam website Bank, disosialisasikan kepada insan Bank Bank employees through the Policy & Procedure Portal as an melalui Portal Kebijakan & Prosedur sebagai sarana resmi official means of conveying and managing the Bank’s internal penyampaian dan pengelolaan ketentuan internal Bank untuk provisions to ensure the transparency of internal information memastikan keterbukaan informasi internal kepada seluruh to all employees in a transparent, accurate, and timely manner. pegawai secara transparan, akurat, dan tepat waktu. Portal The Policy & Procedure Portal is an integrated platform that Kebijakan & Prosedur merupakan platform terintegrasi yang functions as a documentation center for internal provisions berfungsi sebagai pusat dokumentasi ketentuan internal antara including Product Activity Policies (KPA), Standard Operating lain Kebijakan Produk Aktivitas (KPA), Standard Operating Procedures (SOP), Technical Instructions, Directors’ Decrees 48 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 51
Sustainability Report
2025
Procedure (SOP), Petunjuk Teknis, Surat Keputusan (SK) (SK) or Circulars and other provisions that apply internally to
Direksi atau Surat Edaran serta ketentuan lain yang berlaku di the Bank. Through this portal, each employee has controlled
internal Bank. Melalui portal ini, setiap pegawai memiliki akses and convenient access to information relevant to their roles
yang mudah dan terkendali terhadap informasi yang relevan and responsibilities. Policies that are not uploaded to the
dengan tugas dan tanggung jawabnya. Kebijakan yang tidak Bank’s website are primarily internal in nature. In addition,
diunggah dalam website Bank karenakan fokus kebijakan yaitu Bank Jatim also disseminates its policies to business partners
bersifat internal. Di samping itu, Bank Jatim juga melakukan through contractual agreements, the website, and meetings
sosialisasi kebijakan kepada mitra bisnis melalui surat kontrak with business partners.
kerja, website dan pertemuan dengan mitra bisnis.
Selain melakukan sosialisasi pada website dan Portal Kebijakan In addition to conducting dissemination through the website
dan Prosedur, Bank Jatim juga melakukan pelatihan-pelatihan and the Policy and Procedure Portal, Bank Jatim also organized
agar implementasi kebijakan berjalan dengan baik. Adapun training programs to ensure the effective implementation
pelatihan yang dilaksanakan Bank Jatim selama tahun 2025 of policies. The training programs conducted by the Bank
berupa 204 Inhouse Training dan 321 Public Training. throughout 2025 consisted of 204 in-house training sessions
and 321 public training sessions.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 49
Page 52
Strategi Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
02 Sustainable Strategy 2025
Proses untuk Memulihkan Dampak Negatif [GRI 2-25]
Process for Recovering Negative Impact
Dalam melaksanakan kegiatan usahanya, Bank Jatim masih In carrying out its business activities, Bank Jatim still faces
menghadapi adanya potensi dampak negatif yang tidak bisa the potential for unavoidable negative impacts for users of
dihindari bagi pengguna layanan Bank. Dampak tersebut di the Bank’s services. These impacts include, among others,
antaranya terkait dengan keluhan nasabah atas kendala dalam customer complaints related to difficulties encountered in
menggunakan produk atau layanan perbankan. using banking products or services..
Dalam hal terjadi dampak negatif, Bank Jatim berkomitmen In the event of a negative impact, Bank Jatim is committed to
untuk memulihkan dampak negatif dengan menyediakan restoring the negative impact by continuously improving the
saluran pengaduan berupa unit Call Center “Info Bank Jatim security of the information technology system in managing
14044” yang beroperasi selama 24 jam sehari dan selama customer data and/or personal information. Bank Jatim has
7 hari dalam seminggu, sepanjang tahun. Melalui layanan also providing a complaint channel in the form of a Call Center
tersebut, nasabah akan senantiasa diberikan solusi atas unit “Info Bank Jatim 14044” which operates 24 hours a day and
permasalahan yang dihadapi ketika menggunakan produk dan 7 days a week, all year round. Through this service, customers
layanan Bank Jatim, menampung berbagai keluhan nasabah will always be given solutions to problems faced when using
yang kemudian ditindaklanjut ke bagian terkait di Bank Jatim Bank Jatim products and services, accommodating various
sebagai upaya penyelesaian selanjutnya. Berbagai pengaduan customer complaints which are then followed up to the relevant
yang disampaikan oleh nasabah akan ditindaklanjuti secara section at Bank Jatim as an effort for further resolution. Various
cepat oleh Sub Divisi Service Excellent, Grup Pengaduan dan complaints submitted by customers will be followed up quickly
Pelindungan Nasabah by the Service Excellent Sub Division, Customer Complaints
and Protection Group.
Pengembangan mekanisme pengaduan senantiasa dilakukan The development of the complaint mechanism is always
penyempurnaan dengan mendapatkan masukan dari para being refined by obtaining input from stakeholders, especially
pemangku kepentingan, khususnya nasabah. Untuk melakukan customers. To assess the effectiveness of the complaint
evaluasi efektivitas mekanisme pengaduan, Bank Jatim mechanism, Bank Jatim conducts periodic customer
melakukan survei kepuasan nasabah. Survei kepuasan nasabah satisfaction surveys. These periodic customer satisfaction
diselenggarakan secara berkala oleh Bank Jatim yang bertujuan surveys conducted by Bank Jatim aim to gauge customer
untuk mengetahui tingkat kepuasan nasabah terhadap kualitas satisfaction levels with the quality of products and services
produk dan layanan yang ditawarkan, termasuk layanan offered, including the handling of complaints.
penanganan pengaduan.
50 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 53
Sustainability Report
2025
Mekanisme Konsultasi dan Penyampaian Masukan [GRI 2-26]
Consultation and Feedback Mechanisms
Bank Jatim telah menyediakan mekanisme yang memungkinkan Bank Jatim has established mechanisms that enable individuals
individu untuk menyampaikan masukan terkait penerapan to provide feedback regarding the implementation of policies
kebijakan serta praktik organisasi dalam menjalankan perilaku and organizational practices in conducting responsible
bisnis yang bertanggung jawab, sekaligus sebagai sarana business behavior, as well as to report concerns or suspected
untuk melaporkan perhatian atau dugaan penyimpangan violations related to the organization’s business conduct. In the
terhadap perilaku bisnis organisasi. Dalam proses penyusunan process of formulating and developing policies, the Bank Jatim
dan pengembangan kebijakan, Bank Jatim juga secara aktif also actively involves various work units through discussion
melibatkan berbagai unit kerja melalui forum diskusi maupun forums and consultations.
konsultasi.
Bank Jatim telah menyediakan sarana pelaporan Bank Jatim has also provided a whistleblowing reporting
whistleblowing yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat channel that can be utilized by the public to submit reports and
untuk menyampaikan laporan dan pengaduan terkait isu sosial complaints related to social and environmental issues occurring
maupun lingkungan hidup yang terjadi di wilayah operasional within the Bank Jatim’s operational areas. This reporting
Bank Jatim. Sarana pengaduan ini dapat diakses melalui channel can be accessed through the website https://wbs.
website https://wbs.Bankjatim.co.id https://wbs.Bankjatim. bankjatim.co.id, as well as via SMS/WhatsApp or telephone at
co.id, serta melalui SMS/WhatsApp atau telepon ke nomor 081330003040.
081330003040.
Seluruh informasi yang masuk ke dalam sarana WBS kemudian All information submitted through the WBS channel is
ditindaklanjuti oleh Divisi Audit Intern yang kemudian subsequently followed up by the Internal Audit Division
disampaikan kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris and reported to the President Director and the Board of
Bank. adapun alur WBS yang dimiliki Bank disampaikan pada Commissioners. The WBS flow mechanism is further described
bagian Pengaduan Masyarakat di Laporan Keberlanjutan ini. in the Public Complaints section of this Sustainability Report.
Sepanjang tahun 2025, terdapat 5 (lima) pengaduan terkait Throughout 2025, there were 5 (five) complaints related to
masalah kritis yang disampaikan melalui WBS yang diterima critical issues submitted through the WBS, which were received,
dan diproses oleh Divisi Audit Intern dan disampaikan kepada processed by the Internal Audit Division, and reported to the
Direktur Utama dan Dewan Komisaris Bank. President Director and the Board of Commissioners of the
Bank.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 51
Page 54
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Tentang Laporan
01
About Sustainability Report
Strategi Keberlanjutan
02
Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
03 Sustainability Performance
Highlights
Profil Perusahaan
04
Company Profile
Penjelasan Direksi
05
Director’s Explanation
Tata Kelola
06
Governance
Kinerja Keberlanjutan
07 Sustainability Performance
Overview
Ikhtisar Kinerja
Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
52 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 55
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 53
Page 56
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
03 Sustainability Performance Highlights 2025
Kinerja Aspek Ekonomi [OJK B.1]
Economic Performance Aspects
2025 2024 2023
Produk dan Jasa/
Kuantitas Produk/Jasa
Quantity of Products/Services
Products and 9 9 9
Services
Nilai Penyaluran Pembiayaan UMKM Dalam Juta Rupiah/
MSME Financing Disbursement Value In Millions of Rupiah 22.456.725 20.512.458 14.561.391
Nilai Penyaluran Kredit Konvensional Dalam Juta Rupiah/
Conventional Loan Disbursement Value In Millions of Rupiah 64.517.188 61.390.809 52.573.044
Nilai Penyaluran Kredit Dalam Juta Rupiah/
Loan Distribution Value In Millions of Rupiah 67.244.137 64.056.633 53.395.998
Dana Pihak Ketiga Konvensional Dalam Juta Rupiah/
Conventional Third-Party Funds In Millions of Rupiah 78.605.372 77.495.528 72.396.365
Funding Syariah Dalam Juta Rupiah/
Sharia Funding In Millions of Rupiah 3.733.097 2.927.376 2.602.606
Penyaluran Kredit Bank Jatim Syariah Dalam Juta Rupiah/
Bank Jatim Sharia Financing Disbursement In Millions of Rupiah 2.726.948 2.665.824 2.187.858
Pendapatan Bunga Dalam Juta Rupiah/
Interest Income In Millions of Rupiah 10.291.308 8.381.809 7.357.284
Pendapatan Operasional Lainnya Dalam Juta Rupiah/
Other Operating Income In Millions of Rupiah 1.075.152 832.238 648.420
Penyisihan atas penurunan nilai aset
keuangan Dalam Juta Rupiah/
Allowance for Impairment of Financial In Millions of Rupiah 1.949.179 1.287.595 694.136
Assets
Beban Operasional Lainnya Dalam Juta Rupiah/
Other Operating Expenses In Millions of Rupiah 6.251.793 4.900.835 3.834.479
Laba Sebelum Pajak Penghasilan Dalam Juta Rupiah/
Profit Before Income Tax In Millions of Rupiah 2 .092.643 1.682.717 1.892.743
Beban Pajak Penghasilan Dalam Juta Rupiah/
Income Tax Expense In Millions of Rupiah 475.450 386.899 422.638
Laba /Rugi Bersih Dalam Juta Rupiah/
Net Profit/Loss In Millions of Rupiah 1 .617.193 1.295.818 1.470.105
Jumlah Laba Komprehensif Dalam Juta Rupiah/
Total Comprehensive Income In Millions of Rupiah 2 .018.040 1.175.633 1.502.381
Pelibatan pemasok lokal/Dalam Negeri Perusahaan/mitra /
Engagement of Local/Domestic Suppliers Company/partner 564 (100%) 392 (100%) 378 (100%)
54 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 57
Sustainability Report
2025
Produk Ramah Lingkungan
2025 2024 2023
Environmentally Friendly Products
Produk yang Memenuhi Kriteria
Kegiatan Usaha Berkelanjutan
(KKUB)/Produk Ramah Lingkungan
Unit Produk /
Products that Meet the Criteria 12 10 8 Product Unit
for Sustainable Business Activities
(KKUB)/Environmentally Friendly
Products
Persentase total portofolio KKUB
terhadap total portofolio
Percentage of Total KKUB Portfolio to 8,04 9,66 2,55 %
Total Portfolio
Nominal Produk dan/atau Jasa yang
Memenuhi KKUB Dalam Juta Rupiah/
Nominal Value of Products and/or 5.403.627 5.656.280 1.364.700 In Millions of Rupiah
Services that Meet KKUB
Kinerja Keuangan Inklusif
2025 2024 2023
Inclusive Financial Performance
Jumlah Agen
Number of Agents 14.847 12.822 7.154 Agen / Agent
Nominal Produk dan/atau Jasa yang
Dalam Rupiah
Disediakan oleh Agen
Nominal Value of Products and/or 13.121.618.174 8.930.831.247 2.767.168.396 Penuh /In Full of
Rupiah
Services Provided by Agents
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 55
Page 58
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
03 Sustainability Performance Highlights 2025
Kinerja Aspek Lingkungan Hidup [OJK B.2]
Economic Performance Aspects
2025 2025
Liter/ Liter 133.241 Liter/ Liter (1.837)
Penggunaan BBM Penambahan (pengurangan)
Fuel Usage
Giga Joules
4.556,84 Penggunaan BBM
Giga Joules
(22,82)
Fuel Addition (Reduction)
2024 2023 2024 2023
Liter/ Liter 135.078 108.887 Liter/ Liter 26.191 2.447
Giga Joules Giga Joules
4.619,63 3.723,94 895,69 83,76
2025 2025
Liter/ Liter 2.494.569 Liter/ Liter (267.577)
Penggunaan Listrik Penambahan (pengurangan)
(Kantor Pusat) Giga Joules
8.980,45 Penggunaan Listrik Giga Joules
(963,20)
Electricity Usage Electricity Addition
(Head Office) 2024 2023 (Reduction) 2024 2023
kWh 2.762.146 2.885.552 kWh (123.406) 393.328
Giga Joules Giga Joules
9.943,65 10.387,99 (444,34) 1.415,99
2025
Penggunaan Air m3
35.093
(Kantor Pusat)
Water Usage
(Head Office)
2024 2023
m3
30.722 27.341
2025
Penambahan
(pengurangan) Air m3
4.371
Water Addition
(Reduction)
2024 2023
m3
3.381 2.456
Emisi GRK yang dihasilkan Cakupan 1 Cakupan 2 Cakupan 3
GHG emissions produced Scope 1 Scope 2 Scope 3
2025 2.876,85 2025 337,66 2025 2.329,92 2025 209,26
2024 3.094,84 2024 342,34 2024 2.579,84 2024 172,65
2023 3.135,18 2023 275,65 2023 2.695,11 2023 164,42
Ton CO2-eq Ton CO2-eq Ton CO2-eq Ton CO2-eq
56 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 59
Sustainability Report
2025
Pengurangan Intensitas Emisi Efluen* Limbah yang Dihasilkan*
Emission Intensity Reduction Efluen* Waste Produced*
2025
217,99 2025
- 2025
6.566
2024
40,34 2024
- 2024
-
2023
- 2023
- 2023
-
Ton Co2-eq M3 kg
Pengurangan limbah
Limbah B3 Limbah non B3
dan Efluen*
Waste and Effluent Reduction* Hazardous Waste Non Hazardous Waste
2025
- 2025
86,4 2025
6.480
2024
- 2024
- 2024
-
2023
- 2023
- 2023
-
Ton kg kg
Pelestarian Pengaduan lingkungan Biaya Lingkungan Hidup
keanekaragaman hayati Environmental Complaints Environmental Costs
Biodiversity conservation
2025 2025 2025
569 Nihil 590
2024 296 2024 Nihil 2024 317
2023 140 2023 Nihil 2023 299
Dalam Juta Rupiah / In Millions of Rupiah Kasus / Case Dalam Juta Rupiah / In Millions of Rupiah
Keterangan/ Notes:
*Bank Jatim belum melakukan perhitungan terkait besarnya limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional Bank.
*Bank Jatim has not yet conducted calculations regarding the volume of waste generated from its operational activities.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 57
Page 60
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
03 Sustainability Performance Highlights 2025
Kinerja Aspek Sosial [OJK B.3]
Performance of Social Aspect
Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, Bank Jatim memiliki
komitmen untuk memberikan dampak positif bagi pemangku
kepentingan internal maupun eksternal. Upaya Bank Jatim
dalam memberikan dampak positif terhadap masyarakat
diwujudkan melalui aktivitas TJSL dan melakukan pembinaan
kepada UMKM. Di tahun 2025, Bank Jatim telah merealisasikan
dana TJSL sebesar Rp19.668 juta meningkat dibandingkan
tahun 2024 yang sebesar Rp16.945 juta. Selain itu, dampak
positif bagi karyawan tercermin dengan meningkatnya indeks
kepuasan dan keterikatan pegawai menjadi sebesar 76,87%
meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 76,75%.
In carrying out its business activities, Bank Jatim is
committed to delivering positive impacts to both internal and
external stakeholders. The Bank’s efforts to generate positive
impacts on society are realized through Corporate Social
and Environmental Responsibility (TJSL) activities and the
development of MSMEs. In 2025, Bank Jatim disbursed TJSL
funds amounting to IDR 19,668 million, an increase compared
to 2024, which amounted to IDR 16,945 million. In addition,
positive impacts on employees are reflected in the increase of
the employee satisfaction and engagement index to 76.87%,
up from 76.75% in 2024.
2025 2025
Dalam Juta Rupiah
In Millions of Rupiah 19.668 Mitra
Partner 114.708
Penyaluran Dana TJSL Mitra Binaan
Distribution of CSR Funds Partner Beneficiaries
2024 2023 2024 2023
Mitra
Dalam Juta Rupiah
Dalam Juta Rupiah 16.946 17.393 Partner
106.924 83.226
2025 2024 2023
76,87% 76,75% 83,1%
Indeks Kepuasan dan
Keterikatan Pegawai
Employee Satisfaction
and Engagement Index
58 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 61
Sustainability Report
2025
Namun demikian, kegiatan usaha yang dijalankan oleh Nevertheless, the Bank’s business activities are not
Bank Jatim tidak terlepas dari kemungkinan timbulnya entirely free from the potential for negative impacts,
dampak negatif, yang biasanya berupa permasalahan which generally arise in the form of issues or challenges
atau kendala yang muncul dari interaksi nasabah dengan encountered by customers when interacting with
produk dan layanan perbankan. Untuk mengantisipasi banking products and services. To anticipate and address
dan menangani potensi dampak tersebut, Bank Jatim such potential impacts, Bank Jatim has provided a
telah menyediakan saluran pengaduan yang dapat complaint handling channel accessible to all customers
diakses oleh seluruh nasabah selama 24 jam melalui 24 hours a day through the “Info Bank Jatim 14044” Call
Call Center “Info Bank Jatim 14044”. Melalui saluran ini, Center. Through this channel, every complaint or issue
setiap keluhan atau permasalahan yang disampaikan submitted by customers is responded to appropriately,
oleh nasabah akan menerima respons yang tepat, handled systematically, and promptly forwarded to the
ditangani secara sistematis, dan segera diteruskan relevant unit or division to ensure quick and effective
ke unit atau bagian terkait untuk mendapatkan resolution. The details of customer complaints received
penyelesaian yang cepat dan efektif. Adapun rincian are as follows.
pengaduan yang diterima dari nasabah adalah sebagai
berikut.
2025 2024 2023
Pengaduan Nasabah
Customer Complaints 26.521 17.087 12.869
Pengaduan /Complaints Pengaduan /Complaints Pengaduan /Complaints
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 59
Page 62
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Tentang Laporan
01
About Sustainability Report
Strategi Keberlanjutan
02
Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
03 Sustainability Performance
Highlights
04
Profil Perusahaan
Company Profile
Penjelasan Direksi
05
Director’s Explanation
Tata Kelola
06
Governance
Kinerja Keberlanjutan
07 Sustainability Performance
Overview
Profil Perusahaan
Company Profile [OJK C]
60 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 63
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 61
Page 64
Profil Perusahaan Laporan Keberlanjutan
04 Company Profile 2025
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan [OJK C.1]
Vision, Mission, and Sustainability Values
Visi dan Misi Bank Jatim telah selaras dengan nilai-nilai Bank Jatim’s Vision and Mission are aligned with sustainability
keberlanjutan yang menekankan aspek ekonomi, lingkungan, values that emphasize economic, environmental and social
dan sosial. aspects.
Misi Mission
Visi Vision 1. Akselerasi kinerja dan transformasi bisnis yang
sehat menuju digital bank dengan SDM yang
berdaya saing tinggi.
2. Memberikan kontribusi bagi pertumbuhan
Menjadi BPD No. 1 di Indonesia. ekonomi Jawa Timur
To become No. 1 BPD in Indonesia. 3. Menerapkan prinsip-prinsip keuangan
berkelanjutan
1. Accelerating performance and a healthy business
transformation into a digital bank with highly
competitive human resources.
2. Contributing to the economic growth of East Java’s.
3. Applying sustainable finance principles.
Nilai Keberlanjutan Sustainability Values
Governansi perusahaan memiliki peran sentral dalam mendorong pembentukan Corporate governance plays a central role in fostering the development of
nilai integritas dan keberlanjutan yang menjadi fondasi budaya Bank Jatim. integrity values and sustainability as the foundation of Bank Jatim’s corporate
Dewan Komisaris dan Direksi menetapkan arah strategis dan kebijakan yang culture. The Board of Commissioners and the Board of Directors establish
menekankan prinsip-prinsip keberlanjutan, yang kemudian dijadikan acuan bagi strategic directions and policies that emphasize sustainability principles, which
seluruh unit kerja. subsequently serve as references for all working units.
Bank Jatim memiliki nilai keberlanjutan yaitu berkomitmen untuk memberikan Bank Jatim upholds sustainability values, demonstrating a commitment to
kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mengedepankan fostering East Java’s economic growth with a primary focus on harmonizing
keselarasan antara aspek ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. economic, social, and environmental considerations.
Nilai keberlanjutan ditanamkan melalui sosialisasi serta program pelatihan Sustainability values are embedded through continuous dissemination as well
dan pengembangan karyawan secara berkelanjutan. Budaya perusahaan yang as employee training and development programs. A corporate culture that
menekankan keterbukaan, akuntabilitas, dan tanggung jawab tercermin dalam emphasizes transparency, accountability, and responsibility is reflected in every
setiap aktivitas operasional, mulai dari pengambilan keputusan strategis, operational activity, ranging from strategic decision-making, service delivery, and
pemberian layanan, manajemen risiko, hingga evaluasi kinerja. risk management to performance evaluation.
Implementasi nilai keberlanjutan dijalankan secara konsisten di seluruh lini The implementation of sustainability values is carried out consistently across
organisasi melalui prosedur kerja yang selaras dengan kebijakan internal Bank. all organizational levels through work procedures aligned with the Bank’s
Melalui pendekatan ini, Bank Jatim memastikan bahwa nilai integritas dan internal policies. Through this approach, Bank Jatim ensures that integrity and
keberlanjutan tidak hanya menjadi prinsip formal, tetapi juga praktik nyata yang sustainability values are not only formal principles but also tangible practices that
mendukung efisiensi, kepercayaan stakeholder, dan penciptaan nilai jangka support efficiency, stakeholder trust, and the creation of sustainable long-term
panjang yang berkelanjutan. value.
62 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 65
Sustainability Report
2025
Identitas Perusahaan [OJK C.2, GRI 2-1, GRI 2-6]
Company Identity
Nama Perusahaan / Company Name [GRI 2-1]
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.
Nama Panggilan Kode Saham Bidang Usaha [GRI 2-6]
Nickname Stock Code Busines Activities
Bank Jatim BJTM Jasa Perbankan / Banking Service
Tanggal Pendirian Pencatatan di Bursa Efek Indonesia Modal Dasar
Date of Establishment Listing on Stock Exchange Authorized Capital
17 Agustus 1961 / August 17, 1961 12 Juli 2012 / Jule 12, 2012 Rp9.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor
Jumlah Pegawai [GRI 2-7] Kepemilikan [GRI 2-1]
Penuh/Issued and Fully Paid
Number of Employees Ownership
Capital
Per Desember 2025 sebanyak 7.543 Orang Pemda Tingkat I Provinsi Jawa Timur / Level Sebanyak 15.015.498.082 lembar
(termasuk Tenaga Alih Daya dan Magang) I Regional Government, East Java Provincial saham dengan nilai nominal sebesar
As of December 2025, a total of 7,543 Government (51,13%) Rp3.753.874.520.500 / Total of
employees (including outsourced personnel 38 Pemda Kabupaten/Kota / 38 Regency/City 15,015,498,082shares with a nominal value of
and interns) Governments (28,35%) IDR3,753,874,520,500
Masyarakat / Public(20,52%)
Dasar Hukum Pendirian Akses Informasi [GRI 2-1]
Legal Foundation for Establishment Access to Information
Akta Notaris Anwar Mahajudin Nomor 91 Kantor Pusat/Head Office Contact Address
tanggal 17 Agustus 1961 serta diperkuat oleh Jalan Basuki Rachmad
Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor Call Center : 14044
BUM.9-4-5 tanggal 15 Agustus 1961. 98 – 104, Surabaya 60271
SMS Banking : 3366
Notary Deed of Anwar Mahajudin Number 91 Telp : (031) 5310090-5310099
dated August 17, 1961, and supported by the Sekretaris Perusahaan/
Decree of the Minister of Finance Number Faks. : (031) 5310838
Corporate Secretary
BUM.9- 4-5 dated August 15, 1961. Email : info@bankjatim.co.id
Fenty Rischana
Situs Web : www.bankjatim.co.id, www.bankjatim.id
Corporate Secretary Kantor Pusat
Bank Jatim / Corporate Secretary,
Data Jaringan Kantor Bank Jatim Head Office
Office Network Data Jl. Basuki Rachmat no. Media Sosial
98-104 Surabaya
Email: corsec@Bankjatim.co.id
@bankjatim bankjatim
1 Kantor Pusat / Head Office
Investor Relation/
49 Kantor Cabang /Branch Offices Investor Relations @bank_jatim bank jatim
Kantor Cabang Pembantu / Derry Widya Ariyanta
175
Sub-Branch offices Corporate Secretary
220 Kantor Fungsional/Functional Office Kantor Pusat Bank Jatim
Negara Tempat Beroperasi [GRI 2-1]
Jl. Basuki Rachmat
Country of Operation
200 Payment Point no. 98-104 Surabaya
Email: iru@bankjatim.co.id
Indonesia
868 ATM
Informasi terkait alamat, nomor telepon, alamat surat elektronik (e-mail), dan situs web Kantor
108 CRM
Cabang dan Kantor Cabang Syariah telah disampaikan secara rinci pada Laporan Tahunan bagian
Profil Perusahaan.
33 Kas Mobil / Mobile Cash
Information regarding the addresses, telephone numbers, e-mail addresses, and websites of Branch
Kantor Layanan Syariah / Offices and Sharia Branch Offices has been presented in detail in the Annual Report, Company
207
Sharia Service Offices Profile section.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 63
Page 66
Profil Perusahaan Laporan Keberlanjutan
04 Company Profile 2025
Skala Perusahaan [OJK C.3]
Enterprise Scale
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Pendapatan bunga dan syariah Dalam Jutaan Rupiah
10.291.308 8.381.809 7.357.284
Interest and Sharia Income In Millions of Rupiah
Total Aset [OJK C.3] Dalam Jutaan Rupiah
168.854.843 118.142.127 103.854.773
Total of Asset In Millions of Rupiah
Total Liabilitas [OJK C.3] Dalam Jutaan Rupiah
128.900.598 88.452.774 89.337.227
Total Liabilities In Millions of Rupiah
Total Ekuitas [OJK C.3] Dalam Jutaan Rupiah
22.499.302 14.600.039 12.151.069
Total of Equity In Millions of Rupiah
Total Kapitalisasi (Liabilitas, Hak Dalam Jutaan Rupiah
Minoritas, dan Ekuitas) [OJK C.3] In Millions of Rupiah
168.854.843 118.142.127 103.854.774
Total Capitalization (Liabilities,
Minority Rights, and Equity)
Total Pegawai [OJK C.3, GRI 2-7] Orang
7.543 7.366 7.244
Total of Employees People
Nama Pemegang Saham dan Persen saham • Pemda Tingkat I • Pemda Tingkat I • Pemda Tingkat I
Persentase Percentage of shares Provinsi Jawa Timur Provinsi Jawa Timur Provinsi Jawa Timur
Name of Shareholder and (51,13%) (51,13%) (51,13%)
Percentage • 38 Pemda • 38 Pemda • 38 Pemda
Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota
(28,35%) (28,35%) (28,35%)
• Masyarakat (20,52%) • Masyarakat (20,52%) • Masyarakat (20,52%)
• Level I Regional • Level I Regional • Level I Regional
Government of East Government of East Government of East
Java Province (51.13%) Java Province (51.13%) Java Province (51.13%)
• 38 Regency/City • 38 Regency/City • 38 Regency/City
Regional Governments Regional Governments Regional Governments
(28.35%) (28.35%) (28.35%)
• Public (20.52%) • Public (20.52%) • Public (20.52%)
Jumlah produk dan jasa Jenis Produk/Jasa • 11 Simpanan • 11 Simpanan • 11 Simpanan
Total of Product and Service Product/Service Type • 10 Kredit Konsumer • 22 Produk • 6 Kredit Konsumer
• 16 Kredit Korporasi Pembiayaan • 21 Kredit Menengah
dan Sindikasi • 21 Produk dana/jasa dan Korporasi
• 10 Kredit Mikro syariah • 3 Produk Tresuri
• 14 Kredit Ritel • 2 Produk Tresuri • 9 Jasa Bisnis
• 2 Produk Tresuri • 10 Jasa Bisnis • 4 Jasa Kelembagaan
• 3 Produk Trade Finance • 4 Jasa Kelembagaan • 10 International
• 11 Jasa Bisnis • 10 International Banking
• 4 Jasa Kelembagaan Banking • 14 Pembiayaan
• 19 Jasa Pembiayaan • 14 Pembiayaan Syariah
Syariah Syariah • 20 Produk Dana dan
• 16 Produk Dana dan • 20 Produk Dana dan Jasa Syariah
Jasa Syariah Jasa Syariah • 19 E-Channel dan
• 16 E-Channel dan • 24 E-Channel dan Jasa Lainnya
Jasa Lainnya Jasa Lainnya • 11 Deposits
• 10 International • 11 Deposits • 6 Consumer Loans
Banking • 22 Financing Products • 21 Medium and
• 11 Deposits • 21 Sharia-compliant Corporate Loans
• 10 Consumer Loans Funding/Service • 3 Treasury Products
• 16 Corporate and Products • 9 Business Services
Syndicated Loans • 2 Treasury Products • 4 Institutional Services
• 10 Micro Loans • 10 Business Services • 10 International
• 14 Retail Loans • 4 Institutional Services Banking
• 2 Treasury Products • 10 International • 14 Sharia Financing
• 3 Trade Finance Banking • 20 Sharia Fund
Products • 14 Sharia-compliant Products and Services
• 11 Business Services Financing • 19 E-Channels and
• 4 Institutional Services • 20 Sharia-compliant Other Services
• 19 Sharia Financing Funding and Service
Services Products
• 16 Sharia Fund • 24 E-Channels and
Products and Services Other Services
• 16 E-Channels and
Other Services
• 10 International
Banking
64 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 67
Sustainability Report
2025
Informasi Mengenai Pegawai [OJK C.3, GRI Information About Employees [OJK C.3, GRI
2-7, 2-8] 2-7, 2-8]
Pegawai Bank Jatim terdiri atas pegawai tetap, pegawai tidak Bank Jatim employees consist of permanent employees,
tetap, tenaga alih daya (outsourching), dan pegawai magang. non-permanent employees, outsourced workers, and interns.
Pegawai tetap merupakan pegawai Bank yang diangkat Permanent employees are Bank employees who are appointed
menjadi pegawai tetap dengan Surat Keputusan Direksi. as permanent employees with a Board of Directors Decree.
Pegawai tidak tetap merupakan pegawai Bank yang tidak Non-permanent employees are Bank employees who are not
diangkat/belum diangkat sebagai pegawai tetap. Tenaga Alih appointed/have not been appointed as permanent employees.
Daya (outsourching) merupakan pegawai dari perusahaan Outsourced workers are employees from service provider
penyedia jasa yang dipekerjakan di Bank, yang ditempatkan companies who are employed at the Bank, who are placed
pada bagian Administrasi dan non Administrasi. Dalam rangka in the Administration and non-Administration sections. To
mendukung program Pemerintah, Bank menyelenggarakan support the Government’s program, the Bank organizes an
program pemagangan melalui Jatimers Internship Program internship program through the Jatimers Internship Program
(JIP) bagi talenta-talenta muda untuk dapat berkontribusi (JIP) for young talents to be able to contribute to the banking
di dunia perbankan sebagai experience dan pengembangan world as experience and competency development so that
kompetensi agar siap memasuki dunia kerja. Bank Jatim juga they are ready to enter the world of work. Bank Jatim also
memberikan kesempatan magang kepada mahasiswa yang provides internship opportunities for students who are/or have
sedang/atau sudah lulus sebagai pemenuhan kebutuhan graduated as a fulfillment of university program needs/literacy
program universitas/kebutuhan literasi dan edukasi melalui and education needs through the Merdeka Belajar Kampus
program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Merdeka (MBKM) program.
Hingga akhir periode pelaporan, jumlah pegawai Bank Jatim Until the end of the reporting period, the number of Bank Jatim
tercatat sebanyak 7.543 orang yang terdiri dari 4.333 orang employees was recorded at 7,543 people consisting of 4,333
pegawai tetap, 68 orang pegawai tidak tetap, 2.213 orang permanent employees, 68 non-permanent employees, 2,213
outsourching, 670 tenaga kontrak dan 259 orang pegawai outsourcing employees, 670 Employment Contracts and 259
magang. Melalui Program Jatimers Internship Program (JIP) interns. Through the Jatimers Internship Program (JIP), the
dan lanjutan program Pegawai Kontrak Waktu Tertentu (PKWT) , Bank has employed interns who are placed in the Teller and
Bank telah mempekerjakan pegawai magang yang ditempatkan Service Assistance sections.
pada bagian Teller dan Service Assistance.
Bank tidak membagi pegawai berdasarkan waktu kerja yaitu The bank does not divide employees based on working hours,
penuh waktu dan paruh waktu. Oleh karenanya, seluruh namely full time and part time. Therefore, all Bank Jatim
pegawai Bank Jatim merupakan pegawai penuh waktu. Selain employees are full time employees. In addition, Bank Jatim
itu, Bank Jatim tidak mempekerjakan non-guaranteed hours does not employ non-guaranteed hours employees. The
employees. Metodologi yang digunakan untuk menyusun data methodology used to compile the data is by using in-head
adalah dengan menggunakan in-head count pada akhir periode count at the end of the reporting period. There is no significant
pelaporan. Tidak terdapat fluktuasi yang signifikan selama fluctuation during the period or between reporting periods.
periode maupun antar periode pelaporan.
Komposisi pegawai selengkapnya disajikan dalam tabel-tabel The complete employee composition is presented in the
berikut: following tables:
Komposisi Pegawai Berdasarkan Jenis Employee Composition Based on Gender
Kelamin
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin
Table of Employee Composition Based on Gender (dalam satuan orang/ in units of people)
Jenis Kelamin 2025 2024 2023 Gender
Pria 4.483 4.432 4.420 Male
Wanita 3.060 2.934 2.824 Female
Jumlah 7.543 7.366 7.244 Total
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 65
Page 68
Profil Perusahaan Laporan Keberlanjutan
04 Company Profile 2025
Komposisi Pegawai Berdasarkan Level Employee Composition Based on Position
Jabatan dan Jenis Kelamin Level and Gender
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Level Jabatan dan Jenis Kelamin
Table of Composition of Permanent and Non-Permanent Employees Based on
Position Level and Gender (dalam satuan orang/ in units of people)
2025 2024 2023
Level Jabatan
Position Level
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
NO 200 1 201 213 - 213 244 - 244
S, C & T 1.434 1.379 2.813 1.441 1.389 2.830 1.507 1.420 2927
Pll, Pngl, PKF, Au, ARM dan An 526 438 964 530 449 979 491 435 926
PBO, PCP, S.Au & RM 176 104 280 200 131 331 176 139 315
AVP, PC & PB 68 41 109 64 37 101 64 33 97
VP & PCU 28 5 33 27 4 31 28 2 30
SEVP 1 - 1 1 4 5 2 3 5
TAD 1.895 318 2.213 1.788 242 2.030 1.765 256 2.021
JIP 155 774 929 168 678 846 143 536 679
Jumlah
4.483 3.060 7.543 4.432 2.934 7.366 4.420 2.824 7.244
Total
Keterangan/Note:
NOs Non Administrasi /Non-Administrative S.Au Senior Auditor /Senior Auditor
S, C, & T Staf, Calon Pegawai & Tenaga Kontrak Ikatan Kerja / RM Relationship Manager /Relationship Manager
Staff, Prospective Employees & Employment Contracts
PII Penyelia /Supervisor AVP Assistant Vice President /Assistant Vice President
PKF Pemimpin Kantor Fungsional /Head of the Functional Office PC Pemimpin Cabang /Branch Manager
Au Auditor /Auditor PB Pemimpin Bidang /Field Manager
ARM Assistant Relation Manager /Assistant Relations Manager VP Vice President /Vice President
An Analis /Analyst PCU Pemimpin Cabang Utama /Main Branch Manager
PBO Pemimpin Bidang Operasional /Operational Leader SEVP Senior Excecutive Vice President /Senior Executive Vice President
Pngl Pengelola /Manager TAD Tenaga Alih D /Outsourching
PCP Pemimpin Cabang Pembantu /Sub-Branch Manager JIP Jatim Internship Program /Jatim Internship Program
Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia dan Employee Composition Based on Age and
Jenis Kelamin Gender
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin
Table of Employee Composition Based on Age and Gender (dalam satuan orang/ in units of people)
2025 2024 2023
Usia
Age
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
< 30 Tahun
819 1.200 2.019 679 429 1.108 898 1015 1.913
< 30 Years old
30-54 Tahun
3.570 1.801 5.371 104 67 171 3.413 1.745 5.158
30-54 Years old
66 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 69
Sustainability Report
2025
2025 2024 2023
Usia
Age
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
> 54 Tahun
94 59 153 3.649 2.438 6.087 109 64 173
> 54 Years old
Jumlah
4.483 3.060 7.543 4.432 2.934 7.366 4.420 2.824 7.244
Total
Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Composition of Employees Based On
Pendidikan dan Jenis Kelamin Educational Level and Gender
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin
Table of Composition of Employees Based on Educational Level and Gender (dalam satuan orang/ in units of people)
2025 2024 2023
Tingkat Pendidikan
Educational Level
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Non Strata 1.804 449 2.253 1.790 419 2.209 1.830 597 2.427
S1 2.440 2.452 4.892 2.429 2.377 4.806 2.386 2.100 4.486
S2 234 158 392 209 137 346 199 127 326
S3 5 1 6 4 1 5 5 - 5
Jumlah
4.483 3.060 7.543 4.432 2.934 7.366 4.420 2.824 7.244
Total
Komposisi Pegawai Berdasarkan Status Composition of Employees Based On
Kepegawaian dan Jenis Kelamin Employment Status and Gender
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Status Kepegawaian dan Jenis Kelamin
Table of Employee Composition Based on Employment Status and Gender (dalam satuan orang/ in units of people)
2025 2024 2023
Status Kepegawaian
Employment Status
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Pegawai Tetap
2.396 1.937 4.333 2.397 1.953 4.350 2.347 1.878 4.225
Permanent Employees
Pegawai Tidak Tetap
37 31 68 79 61 140 165 154 319
Non- permanent Employees
Outsourcing
1.895 318 2.213 1.788 242 2.030 1.765 256 2.021
Outsourcing
Magang
155 774 929 168 678 846 143 536 679
Apprenticeship
Jumlah
4.483 3.060 7.543 4.432 2.934 7.366 4.420 2.824 7.244
Total
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 67
Page 70
Profil Perusahaan Laporan Keberlanjutan
04 Company Profile 2025
Komposisi Pegawai Berdasarkan Wilayah Composition of Employees Based On
Kerja dan Jenis Kelamin Working Area and Gender
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Wilayah Kerja dan Jenis Kelamin
Table of Employee Composition Based on Working Area and Gender (dalam satuan orang/ in units of people)
2025 2024 2023
Wilayah Kerja
Working Area
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Surabaya 1.404 1.404 2.405 1.206 774 1.980 1.244 762 2.006
Banyuwangi 128 75 203 132 84 216 130 80 210
Jember 135 86 221 143 83 226 144 81 225
Malang 146 108 254 146 115 261 142 116 258
Madiun 92 70 162 128 92 220 129 87 216
Kediri 166 112 278 168 126 294 175 125 300
Pamekasan 57 27 84 61 27 88 60 21 81
Bojonegoro 92 60 152 99 62 161 96 57 153
Lumajang 77 44 121 87 43 130 82 39 121
Ngawi 111 64 175 113 66 179 109 61 170
Jombang 72 59 131 81 59 140 82 60 142
Kraksaan 72 37 109 70 38 108 65 37 102
Probolinggo 51 42 93 60 44 104 53 43 96
Blitar 88 84 172 95 79 174 98 71 169
Tulungagung 93 54 147 97 52 149 99 48 147
Tuban 80 56 136 83 57 140 80 55 135
Mojokerto 84 61 145 86 63 149 80 59 139
Sumenep 51 32 83 54 33 87 52 32 84
Sampang 38 26 64 49 26 75 46 25 71
Bangkalan 67 50 117 73 51 124 74 42 116
Pasuruan 103 68 171 98 79 177 102 73 175
Nganjuk 85 63 148 92 65 157 91 63 154
Trenggalek 78 47 125 84 47 131 81 47 128
Ponorogo 90 49 139 94 54 148 94 53 147
Pacitan 69 45 114 71 45 116 71 43 114
Gresik 119 79 198 129 90 219 116 87 203
Sidoarjo 156 140 296 156 148 304 161 147 308
Lamongan 99 61 160 102 69 171 102 70 172
Situbondo 58 40 98 67 39 106 62 39 101
Bondowoso 69 38 107 71 43 114 72 42 114
Magetan 86 58 144 87 55 142 87 51 138
68 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 71
Sustainability Report
2025
2025 2024 2023
Wilayah Kerja
Working Area
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Kangean 20 8 28 25 8 33 27 6 33
Jakarta 76 43 119 76 49 125 70 45 115
Batu 51 47 98 54 51 105 52 47 99
Bawean 24 9 33 26 10 36 30 10 40
Pare 57 35 92 59 37 96 59 33 92
Kepanjen 78 57 135 85 65 150 85 60 145
Batam 21 5 26 25 6 31 18 7 25
Balikpapan 6 0 6
Caruban 34 20 54
Total 4.483 3.060 7.543 4.432 2.934 7.366 4.420 2.824 7.244
Komposisi Pegawai Tetap Berdasarkan Composition of Permanent Employees
Wilayah Kerja dan Jenis Kelamin Based On Working Area and Gender
Tabel Komposisi Pegawai Tetap Berdasarkan Wilayah Kerja dan Jenis Kelamin
Tabel of Composition of Permanent Employees Based on Working Area and Gender (dalam satuan orang/ in units of people)
2025 2024 2023
Wilayah Kerja
Working Area
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Surabaya 886 841 1727 748 560 1.308 759 535 1.294
Banyuwangi 68 62 130 67 52 119 66 49 115
Jember 82 62 144 89 51 140 85 48 133
Malang 65 98 163 65 85 150 65 91 156
Madiun 44 58 102 63 62 125 67 57 124
Kediri 77 91 168 68 86 154 70 84 154
Pamekasan 32 21 53 30 17 47 30 11 41
Bojonegoro 47 45 92 51 41 92 43 39 82
Lumajang 43 37 80 46 25 71 44 24 68
Ngawi 69 52 121 72 45 117 70 40 110
Jombang 41 39 80 48 34 82 45 36 81
Kraksaan 35 28 63 30 20 50 33 18 51
Probolinggo 27 35 62 32 28 60 28 27 55
Blitar 41 58 99 45 52 97 44 53 97
Tulungagung 52 41 93 52 34 86 55 32 87
Tuban 43 41 84 40 39 79 40 33 73
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 69
Page 72
Profil Perusahaan Laporan Keberlanjutan
04 Company Profile 2025
2025 2024 2023
Wilayah Kerja
Working Area
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Mojokerto 44 55 99 43 42 85 42 40 82
Sumenep 31 28 59 29 17 46 24 20 44
Sampang 29 20 49 33 10 43 29 11 40
Bangkalan 30 35 65 36 30 66 34 23 57
Pasuruan 52 55 107 47 49 96 48 50 98
Nganjuk 40 45 85 42 40 82 38 35 73
Trenggalek 41 40 81 39 31 70 36 32 68
Ponorogo 52 42 94 51 36 87 47 36 83
Pacitan 32 32 64 33 28 61 28 27 55
Gresik 64 70 134 66 57 123 57 56 113
Sidoarjo 69 113 182 70 108 178 73 106 179
Lamongan 51 55 106 47 43 90 44 46 90
Situbondo 36 26 62 43 20 63 35 22 57
Bondowoso 37 28 65 36 22 58 35 20 55
Magetan 54 43 97 51 37 88 50 37 87
Kangean 10 7 17 12 5 17 12 5 17
Jakarta 44 42 86 38 40 78 38 35 73
Batu 29 37 66 31 30 61 29 28 57
Bawean 12 8 20 14 6 20 18 6 24
Pare 35 25 60 34 23 57 35 20 55
Kepanjen 39 52 91 42 46 88 41 43 84
Batam 13 3 16 14 2 16 10 3 13
Balikpapan 0 0 0 - - - - - -
Caruban 20 17 37 - - - - - -
Total 2.516 2.487 5.003 2.397 1.953 4.350 2.347 1.878 4.225
70 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 73
Sustainability Report
2025
Komposisi Pegawai Tidak Tetap Berdasarkan Composition of Non-Permanent Employees
Wilayah Kerja dan Jenis Kelamin Based On Working Area and Gender
Tabel Komposisi Pegawai Tidak Tetap Berdasarkan Wilayah Kerja dan Jenis Kelamin
Table of Composition of Non-Permanent Employees Based on Working Area and Gender (dalam satuan orang/ in units of people)
2025 2024 2023
Wilayah Kerja
Working Area
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Surabaya 25 21 46 18 22 40 44 50 94
Banyuwangi 0 0 0 2 - 2 1 5 6
Jember 1 1 2 4 4 8 10 5 15
Malang 0 0 0 1 1 2 2 - 2
Madiun 1 1 2 4 2 6 2 5 7
Kediri 0 0 0 4 1 5 6 5 11
Pamekasan 0 0 0 2 1 3 4 3 7
Bojonegoro 0 1 1 - 1 1 6 1 7
Lumajang 1 1 2 2 1 3 5 2 7
Ngawi 0 1 1 1 2 3 1 6 7
Jombang 1 1 2 1 1 2 6 - 6
Kraksaan 0 0 0 1 1 2 - 3 3
Probolinggo 0 0 0 1 2 3 2 3 5
Blitar 0 1 1 1 1 2 2 1 3
Tulungagung 0 0 0 - - - 1 1 2
Tuban 0 0 0 2 - 2 3 7 10
Mojokerto 0 0 0 - - - 2 3 5
Sumenep 1 0 1 2 4 6 3 4 7
Sampang 0 0 0 2 3 5 6 1 7
Bangkalan 0 2 2 - 2 2 3 3 6
Pasuruan 0 0 0 - 3 3 2 5 7
Nganjuk 0 0 0 2 - 2 5 7 12
Trenggalek 0 0 0 3 - 3 4 2 6
Ponorogo 1 0 1 1 1 2 4 2 6
Pacitan 0 0 0 1 - 1 5 3 8
Gresik 1 0 1 5 1 6 6 3 9
Sidoarjo 0 1 1 2 4 6 4 6 10
Lamongan 0 0 0 2 - 2 3 2 5
Situbondo 0 0 0 - 1 1 6 - 6
Bondowoso 0 0 0 2 - 2 1 3 4
Magetan 0 0 0 2 - 2 2 - 2
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 71
Page 74
Profil Perusahaan Laporan Keberlanjutan
04 Company Profile 2025
2025 2024 2023
Wilayah Kerja
Working Area
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Kangean 0 0 0 1 - 1 2 - 2
Jakarta 2 0 2 5 2 7 4 5 9
Batu 1 0 1 2 - 2 3 1 4
Bawean 0 0 0 - - - - 1 1
Pare 0 0 0 - - - 2 2 4
Kepanjen 0 0 0 - - - 1 3 4
Batam 1 0 1 3 - 3 2 1 3
Balikpapan 0 0 0 - - - - - -
Caruban 1 0 1 - - - - - -
Total 37 31 68 79 61 140 165 154 319
Komposisi Pegawai Berdasarkan Wilayah Composition of Employees Based On
Kerja dan Status Kepegawaian Working Area and Employment Status
Tabel Komposisi Pegawai Berdasarkan Wilayah Kerja dan Status Kepegawaian
Table of Composition of Employees Based on Working Area and Employment Status (dalam satuan orang/ in units of people)
2025
Wilayah Kerja
Working Area
Tetap Tidak Tetap Magang
Outsourcing Total
Permanent Non-Permanent Apprenticeship
Kantor Pusat
1.168 43 291 - 1.212
Head Office
Kantor Cabang
3.165 25 1.922 929 6.331
Branch Offices
Jumlah
4.333 68 2.213 929 7.543
Total
72 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 75
Sustainability Report
2025
2024
Wilayah Kerja
Working Area
Tetap Tidak Tetap Magang
Outsourcing Total
Permanent Non-Permanent Apprenticeship
Kantor Pusat
807 22 206 - 1.035
Head Office
Kantor Cabang
3.543 118 1.824 846 6.331
Branch Offices
Jumlah
4.350 140 2.030 846 7.366
Total
2023
Wilayah Kerja
Working Area
Tetap Tidak Tetap Magang
Outsourcing Total
Permanent Non-Permanent Apprenticeship
Kantor Pusat
776 59 181 - 1.016
Head Office
Kantor Cabang
3.449 260 1.840 679 6.228
Branch Offices
Jumlah
4.225 319 2.021 679 7.244
Total
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 73
Page 76
Profil Perusahaan Laporan Keberlanjutan
04 Company Profile 2025
Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani [OJK C.3, GRI 2-1, 2-6]
Operation Areas and Market Serves
Batam
Kantor Pusat (KP)
Bank Jatim
Jakarta
Bank Jatim beroperasi beberapa wilayah di negara Republik Indonesia. Bank Jatim operates in several regions in the Republic of Indonesia.
Sampai dengan akhir tahun 2025, Bank Jatim memiliki 1 (satu) Kantor Until the end of 2024, Bank Jatim has 1 (one) Head Office and 1,861
Pusat dan 1.861 jaringan kantor yang terdiri dari Kantor Cabang, Kantor office networks consisting of Branch Offices, Sub-Branch Offices,
Cabang Pembantu, Kantor Fungsional, Payment Point, Kas Mobil/ Functional Office, Payment Points, Mobile Cash/Counters and ATMs/
Counter dan ATM/CRM. Selain itu, Bank juga memiliki agen laku pandai. CRMs. In addition, the Bank also has smart agents. Information related
Informasi terkait Agen Laku Pandai disampaikan di bagian Kinerja to Smart Agents is presented in the Economic Performance section of
Ekonomi pada Laporan Keberlanjutan ini. this Sustainability Report.
Pasar yang dilayani oleh Bank Jatim adalah sebagai berikut: Markets served by Bank Jatim are as follows:
• Penerima Manfaat • Beneficiaries
- Masyarakat Umum - General Public
- Pemerintah - Government
- Korporat - Corporate
• Segmen Geografis • Geographical Segment
- Jawa Timur - East Java
- Jawa selain Jawa Timur - Java other than East Java
• Segmen Usaha • Business Segment
- Mikro - Micro
- Kecil - Small
- Menengah - Medium
- Korporasi - Corporate
Tabel Kantor Bank Jatim per Wilayah Tahun 2025
Table of Bank Jatim Offices per Region in 2025
Jenis Kantor
KC KCP KF PP KM KCS KCPS KFS KLS PPS KMS ATM ATMS CRM CRMS
Type of Offices
Surabaya 4 24 28 16 2 1 4 1 28 2 1 101 5 14 3
Banyuwangi 1 6 11 4 1 0 1 0 7 0 0 28 1 6 0
Jember 1 6 8 6 0 1 0 0 7 0 1 25 1 2 1
Malang 1 5 9 14 1 1 0 1 6 1 1 28 3 7 2
Madiun 2 4 9 7 1 1 0 0 6 0 1 34 1 3 1
Kediri 1 7 9 9 1 1 0 1 8 1 1 31 2 2 1
Pamekasan 1 2 2 4 0 0 0 0 3 0 0 15 0 1 0
Bojonegoro 1 5 6 8 0 0 0 0 6 0 0 29 0 4 0
Lumajang 1 4 6 2 1 0 0 0 5 0 0 22 0 4 0
Ngawi 1 8 4 3 2 0 0 0 9 0 0 20 0 1 0
Jombang 1 3 7 6 1 0 1 0 4 0 0 20 1 3 0
Kraksaan 1 2 5 4 1 0 0 0 3 0 0 13 0 1 0
Probolinggo 1 3 3 2 2 0 1 0 4 0 0 20 1 1 0
74 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 77
Sustainability Report
2025
Jenis Kantor
KC KCP KF PP KM KCS KCPS KFS KLS PPS KMS ATM ATMS CRM CRMS
Type of Offices
Blitar 1 5 7 13 1 0 1 1 6 0 0 21 2 3 1
Tulungagung 1 4 5 5 1 0 0 0 5 0 0 16 0 5 0
Tuban 1 5 4 3 0 0 0 0 6 0 0 25 0 2 0
Mojokerto 1 4 3 4 1 0 1 0 5 0 0 26 2 1 0
Sumenep 1 2 4 4 0 0 0 0 3 0 0 20 0 1 0
Sampang 1 1 4 2 0 0 1 0 2 0 0 14 1 1 0
Bangkalan 1 3 4 6 0 0 0 0 4 0 0 11 0 3 0
Pasuruan 1 7 5 7 1 0 0 0 8 0 0 30 0 1 0
Nganjuk 1 4 5 14 1 0 0 0 5 0 0 20 0 2 0
Trenggalek 1 3 7 1 0 0 0 0 4 0 0 19 0 1 0
Ponorogo 1 4 6 4 1 0 0 0 5 0 0 21 0 2 0
Pacitan 1 3 3 3 1 0 0 0 4 0 0 20 0 4 0
Gresik 1 5 6 3 1 1 0 0 6 2 1 22 3 1 1
Sidoarjo 1 8 11 7 0 1 0 0 9 2 1 45 3 1 1
Lamongan 1 5 5 7 1 0 1 0 6 0 0 27 1 1 0
Situbondo 1 2 4 4 1 0 0 0 3 0 0 19 0 4 0
Bondowoso 1 3 3 2 1 0 0 0 4 0 0 17 0 4 0
Magetan 1 4 6 2 0 0 0 0 5 0 0 22 0 2 0
Kangean 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 6 0 1 0
Jakarta 1 6 0 0 0 0 0 0 7 0 0 8 0 1 0
Batu 1 2 4 3 1 0 0 0 3 0 0 11 0 2 0
Bawean 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 7 0 1 0
Pare 1 2 2 6 0 0 0 0 1 0 0 13 0 2 0
Kepanjen 1 4 8 7 1 0 0 0 5 0 0 14 0 1 0
Batam 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0
Grand Total 42 165 216 192 26 7 10 4 207 8 7 841 27 97 11
Tabel Jaringan Kantor Tahun Selama 5 (Lima) Tahun Terakhir
Table of Office Networks for the last 5 (five) years
Jenis Kantor
2025 2024 2023 2022 2021
Type of Office
Kantor Pusat (KP) / Head Office (KP) 1 1 1 1 1
Kantor Cabang Konvensional (KC) / Conventional Branch Office (KC) 42 41 41 41 41
Kantor Cabang Syariah (KCS) / Sharia Branch Office (KCS) 7 7 7 7 7
Kantor Cabang Pembantu Konvensional (KCP) / Conventional Sub-Branch Office (KCP) 165 165 163 162 182
Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) / Sharia Sub-Branch Office (KCPS) 10 10 10 10 10
Kantor Kas (KK) / Cash Office (KK) 216 210 212 212 211
Kantor Kas Syariah (KKS) / Syariah Cash Office (KKS) 4 4 4 3 2
Kantor Layanan Syariah (KLS) / Sharia Service Office (KLS) 207 198 196 195 195
Payment Point (PP) 192 189 191 196 248
Payment Point Syariah (PPS) 8 8 8 8 8
Kas mobil (KM) / Car Cash (KM) 26 33 32 36 97
Kas Mobil Syariah (KMS) / Sharia Car Cash (KMS) 7 7 7 7 7
Anjungan Tunai Mandiri (ATM)* / Automated Teller Machines (ATM)* 841 822 828 815 780
Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Syariah / Sharia Automated Teller Machines (ATM) 27 26 26 26 25
Cash Recycle Machine (CRM) 97 96 84 58 51
Cash Recycle Machine (CRM) Syariah 11 10 10 7 7
Cash Deposit Machine (CDM) 0 - - - -
Total 1.861 1.827 1.820 1.784 1.852
Keterangan: Notes:
*Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Jatim tergabung dengan 81.569 terminal *Bank Jatim’s Automated Teller Machines (ATMs) are connected to 81,569 ATM BERSAMA
jaringan ATM BERSAMA, 101.313 terminal ATM PRIMA, 695.971 Electronic network terminals, 101,313 ATM PRIMA network terminals, and 695,971 Electronic
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 75
Page 78
Profil Perusahaan Laporan Keberlanjutan
04 Company Profile 2025
Rantai Nilai
Value Chain
Produk, Layanan dan Kegiatan Usaha Products, Services, and Business
yang Dijalankan [OJK C.4, GRI 2-6] Activities Undertaken [OJK C.4, GRI 2-6]
Bank Jatim melakukan usaha di bidang perbankan sesuai Bank Jatim conducts business in the banking sector in
dengan Pasal 3 ayat (1) Anggaran Dasar berdasarkan Akta Rapat accordance with Article 3 paragraph (1) of the Articles
Umum Pemegang Saham no. 94 tanggal 24 juni 2025 yang of Association based on the Deed of General Meeting of
dibuat dihadapan Sitaresmi Puspadewi Subianto, SH., M.Kn., Shareholders no. 94 dated June 24, 2025 made before
Notaris di Surabaya mengenai perubahan pasal 15, 16, 17, 18, Sitaresmi Puspadewi Subianto, SH., M.Kn., Notary in Surabaya
20, dan 21. Akta perubahan ini telah memperoleh persetujuan regarding changes to articles 15, 16, 17, 18, 20, and 21. This
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia deed of change has obtained approval from the Minister of Law
Nomor AHU-AH.01.03-0165771 tahun 2025 tanggal 24 Juni and Human Rights of the Republic of Indonesia Number AHU-
2025. . Maksud dan Tujuan Bank adalah menjalankan usaha AH.01.03-0165771 of 2025 dated June 24, 2025. . The Bank’s
dalam bidang aktivitas keuangan, khususnya perbankan, sesuai Purpose and Objectives are to carry out business in the field of
dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang financial activities, especially banking, in accordance with the
berlaku. provisions of applicable laws and regulations.
Untuk mencapai maksud dan tujuan Bank Jatim, Bank To achieve its purpose and objectives, Bank Jatim carries out
melaksanakan kegiatan utama dan kegiatan penunjang yang core business activities as well as supporting activities that
mendukung kegiatan usaha utama. Bank telah menjalankan facilitate the implementation of its primary business operations.
semua kegiatan usaha menurut Anggaran Dasar. Informasi The Bank has carried out all business activities according to the
terkait kegiatan usaha utama dan kegiatan usaha penunjang Articles of Association. Information related to the main business
dalam Anggaran Dasar telah disampaikan secara lengkap pada activities and supporting business activities in the Articles of
Laporan Tahunan bagian Profil Perusahaan. Association has been submitted in full in the Annual Report in
the Company Profile section.
Kegiatan usaha utama dan kegiatan usaha penunjang Bank Bank Jatim’s business activities include various savings
Jatim meliputi berbagai produk simpanan, produk pinjaman, products, loan products, and various conventional and sharia
serta berbagai layanan konvensional dan syariah. Informasi services. Information on Products and Services has been
tentang Produk dan Jasa telah disampaikan secara lengkap presented in full in the Annual Report, Company Profile section.
pada Laporan Tahunan bagian Profil Perusahaan.
Rantai Pasok dan Relasi Bisnis Lainnya Supply Chains and Other Business
[GRI 2-6] Relations [GRI 2-6]
Dalam pelaksanaan kegiatan operasional, Bank Jatim bekerja In conducting its operational activities, Bank Jatim collaborates
sama dengan pemasok untuk memenuhi kebutuhan atas with suppliers to fulfill its needs for goods and services. To
barang dan jasa yang diperlukan. Guna memperoleh barang obtain goods and services of the highest quality in accordance
dan jasa yang memiliki kualitas terbaik serta sesuai dengan with the established criteria and specifications, all suppliers
kriteria dan spesifikasi yang telah ditetapkan, seluruh pemasok partnering with Bank Jatim are required to comply with general
yang menjadi rekanan Bank Jatim wajib memenuhi persyaratan requirements and policies as stipulated in Board of Directors
dan kebijakan umum sebagaimana diatur dalam Surat Decree No. 060/03/34/DIR/UMM/KEP dated October 4,
Keputusan Direksi Nomor 060/03/34/DIR/UMM/KEP tanggal 2021 concerning the Standard Operating Procedure (SOP)
4 Oktober 2021 tentang Standard Operating Procedure (SOP) for Procurement of Goods/Services, and Board of Directors
Pengadaan Barang/Jasa, serta Surat Keputusan Direksi Nomor Decree No. 063/03/08/DIR/UMM/KEP dated February 7,
063/03/08/DIR/UMM/KEP tanggal 7 Februari 2024 tentang 2024 concerning the Standard Operating Procedure (SOP)
Standard Operating Procedure (SOP) Vendor Management for Vendor Management of PT Bank Pembangunan Daerah
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. Bank Jatim Jawa Timur Tbk. Bank Jatim consistently ensures that each
senantiasa memastikan bahwa setiap pemasok telah mematuhi supplier complies with all applicable laws and regulations in
seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang conducting their business activities, including those related to
76 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 79
Sustainability Report
2025
berlaku dalam menjalankan kegiatan usahanya, termasuk environmental and social aspects. Specifically, Chapter IV of the
ketentuan yang berkaitan dengan aspek lingkungan dan sosial. SOP regulates the implementation of electronic procurement,
Secara khusus, dalam Bab IV SOP tersebut diatur mengenai which includes the management of vendor data through the
pelaksanaan pengadaan secara elektronik, yang mencakup Vendor Management system by accessing the e-procurement
pengelolaan data penyedia melalui sistem Vendor Management platform.
dengan melakukan akses melalui tautan e-procurement.
Bank Jatim senantiasa menunjukkan komitmen dalam Bank Jatim is always committed to increasing the use of
meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Komitmen domestic production. This commitment has been stated in the
tersebut telah dituangkan secara jelas dalam Standard SOP for Procurement of Goods/Services. Increasing domestic
Operating Procedure (SOP) Pengadaan Barang/Jasa. Upaya production is carried out through cooperation with local
peningkatan penggunaan produk dalam negeri dilakukan suppliers. Local suppliers are suppliers who are domiciled and
melalui kerja sama dengan pemasok lokal. Pemasok lokal run businesses in the same province as the bank’s work unit
dimaknai sebagai pemasok yang berdomisili serta menjalankan while still paying attention to quality in accordance with the
kegiatan usahanya dalam satu provinsi yang sama dengan unit specified specifications. The involvement of local suppliers
kerja Bank Jatim, dengan tetap mengedepankan pemenuhan is a manifestation of Bank Jatim’s role in providing indirect
kualitas sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. economic benefits felt by the community around Bank Jatim’s
Pelibatan pemasok lokal merupakan bentuk peran aktif Bank work unit. Besides considering the opportunity to get the best
Jatim dalam memberikan manfaat ekonomi tidak langsung prices, the proximity of suppliers to Bank Jatim’s operational
yang dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitar unit kerja Bank offices automatically reduces the carbon footprint, which is the
Jatim. Selain mempertimbangkan peluang untuk memperoleh amount of greenhouse gas emissions produced from the use of
harga yang paling kompetitif, keberadaan pemasok yang supplier transportation modes.
berlokasi lebih dekat dengan kantor operasional Bank Jatim
juga secara otomatis berkontribusi dalam pengurangan jejak
karbon, yaitu besaran emisi gas rumah kaca yang dihasilkan
dari penggunaan moda transportasi oleh pemasok.
Pada tahun 2025, Bank Jatim telah melibatkan 564 pemasok In 2025, Bank Jatim has involved 564 suppliers of goods
barang dan jasa yang seluruhnya berasal dari pemasok lokal. and services, all of which are local suppliers. Various types of
Beragam jenis pemasok terlibat dalam rantai operasional Bank suppliers are involved in Bank Jatim’s operational chain, such as
Jatim, seperti pemasok teknologi informasi dan komputer, suppliers of information technology and computers, stationery
alat tulis dan peralatan kantor, layanan konsultasi, layanan and office equipment, consulting services, communication and
komunikasi dan desain, dan penyelenggara acara (EO). design services, and event organizers (EO). The following are
Berikut rincian jumlah pemasok barang dan jasa beserta nilai details of the number of suppliers of goods and services along
kontraknya selama tahun 2023-2025 sebagaimana data dari with their contract values during 2023-2025 as per data from
Divisi Pengadaan Barang dan Jasa adalah sebagai berikut. the Procurement of Goods and Services Division as follows.
Pemasok Barang Tahun 2023-2025
Goods Supplier for the Year 2023-2025
Nilai Kontrak Pekerjaan
Jumlah Pemasok (dalam Miliah Rupiah)
Number of Supplier Work Contract Values
Keterangan (in billion Rupiah)
Description
2025 2024 2023 2025 2024 2023
Lokal (Indonesia)
133 127 118 122,8 67,9 89
Local (Indonesia)
Luar Negeri
- - - - - -
Overseas
Total 133 127 118 122,8 67,9 89
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 77
Page 80
Profil Perusahaan Laporan Keberlanjutan
04 Company Profile 2025
Pemasok Jasa Tahun 2023-2025
Service Supplier for the Year 2023-2025
Nilai Kontrak Pekerjaan
Jumlah Pemasok (dalam Miliah Rupiah)
Number of Supplier Work Contract Values
Keterangan (in billion Rupiah)
Description
2025 2024 2023 2025 2024 2023
Lokal (Indonesia)
431 265 260 250 173,6 110
Local (Indonesia)
Luar Negeri
- - - - - -
Overseas
Total 431 265 260 250 173,6 110
Jumlah Pemasok Barang dan Jasa Tahun 2023-2025
Number of Goods and Services Suppliers for the Year 2023-2025
Nilai Kontrak Pekerjaan
Jumlah Pemasok (dalam Miliah Rupiah)
Number of Supplier Work Contract Values
Keterangan (in billion Rupiah)
Description
2025 2024 2023 2025 2024 2023
Pemasok Barang
133 127 118 122,8 67,9 89
Goods Supplier
Pemasok Jasa
431 265 260 250 173,6 110
Services Supplier
Total 564 392 378 372,8 241,5 199
78 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 81
Sustainability Report
2025
Entitas Hilir dan Relasi Bisnis Lainnya [GRI 2-6]
Downstream Entities and Other Business Relations
Pada tahun 2025, Bank Jatim telah memiliki entitas anak In 2025, Bank Jatim had subsidiary entities, namely Bank NTB
yaitu Bank NTB Syariah, Bank Lampung, Bank NTT, dan Bank Syariah, Bank Lampung, Bank NTT, and Bank Pembangunan
Pembangunan Daerah Banten. Sinergi antara Bank Jatim Daerah Banten. The synergies between Bank Jatim and its
dengan entitas anak, sebagai berikut. subsidiaries are as follows.
Entitas Anak Sinergi
subsidiary Sinergy
PT Bank 1. Sinergi Bidang Human Capital melalui studi banding penentuan KPI, Implementasi Reward Punishment dan Remunerasi,
Pembangunan pengembangan blueprint Human Capital serta Kamus Kompetensi Human Capital.
Daerah Sulawesi 2. Sinergi Bidang Treasury melalui studi banding pengelolaan, pengukuran dan pelaporan likuiditas.
Tenggara (Bank 3. Sinergi Bidang Teknologi Informasi melalui studi banding kebijakan, pengelolaan dan standarisasi Teknologi Informasi.
Sultra) 4. Sinergi Bidang Kredit dan Pembiayaan melalui workshop pembahasan ketentuan (SOP), potensi kerjasama dan aplikasi
perkreditan.
5. Sinergi Bidang Kepatuhan dan Tata Kelola melalui sharing knowledge kebijakan, mekanisme dan isu-isu terkait
kepatuhan dan tata kelola serta APU PPT.
6. Sinergi Bidang Rencana Strategis Teknologi Informasi melalui workshop dan sharing knowledge rencana pengembangan
ekosistem, isu-isu keamanan siber, tata kelola, infrastruktur dan pengembangan Teknologi Informasi.
7. Sinergi Bidang Manajemen Risiko melalui studi banding pembahasan implementasi dan program transformasi
manajemen risiko dalam KUB.
8. Sinergi Bidang Konsolidasi Keuangan melalui workshop penyusunan laporan keuangan konsolidasi.
9. Sinergi Bidang Bisnis Produk dan Layanan berupa dokumen Nota Kesepahaman (MoU) Pemanfaatan Bersama Produk,
Layanan, Channel dan Kapabilitas; dokumen Perjanjian Kerahasiaan (NDA) pertukaran informasi; Perjanjian Kerjasama
(PKS) Layanan Prioritas dan PKS Kustodian.
1. Synergy in the Human Capital sector through benchmarking on KPI determination, implementation of reward and punishment
systems and remuneration, as well as the development of a Human Capital blueprint and competency dictionary.
2. Synergy in the Treasury sector through benchmarking on liquidity management, measurement, and reporting.
3. Synergy in the Information Technology sector through benchmarking on policies, governance, and standardization of
Information Technology.
4. Synergy in the Credit and Financing sector through workshops on regulatory provisions (SOP), potential collaboration, and
credit application systems.
5. Synergy in the Compliance and Governance sector through knowledge sharing on policies, mechanisms, and issues related to
compliance and governance, including Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism Financing (AML-CFT).
6. Synergy in the Information Technology Strategic Planning sector through workshops and knowledge sharing on ecosystem
development plans, cybersecurity issues, governance, infrastructure, and Information Technology development.
7. Synergy in the Risk Management sector through benchmarking on the implementation and transformation programs of risk
management within the KUB.
8. Synergy in the Financial Consolidation sector through workshops on the preparation of consolidated financial statements.
9. Synergy in the Business Products and Services sector through the preparation of Memorandum of Understanding (MoU)
documents on the shared utilization of products, services, channels, and capabilities; Non-Disclosure Agreements (NDA) for
information exchange; and Cooperation Agreements (PKS) for priority and custodian services.
PT Bank 1. Sinergi Bidang Human Capital melalui studi banding penentuan KPI, Implementasi Reward Punishment dan Remunerasi,
Pembangunan pengembangan blueprint Human Capital serta Kamus Kompetensi Human Capital.
Daerah Lampung 2. Sinergi Bidang Treasury melalui studi banding pengelolaan, pengukuran dan pelaporan likuiditas.
(Bank Lampung) 3. Sinergi Bidang Teknologi Informasi melalui studi banding kebijakan, pengelolaan dan standarisasi Teknologi Informasi.
4. Sinergi Bidang Kredit dan Pembiayaan melalui workshop pembahasan ketentuan (SOP), potensi kerjasama dan aplikasi
perkreditan.
5. Sinergi Bidang Kepatuhan dan Tata Kelola melalui sharing knowledge kebijakan, mekanisme dan isu-isu terkait kepatuhan
dan tata kelola serta APU PPT.
6. Sinergi Bidang Rencana Strategis Teknologi Informasi melalui workshop dan sharing knowledge rencana pengembangan
ekosistem, isu-isu keamanan, tata kelola, infrastruktur dan pengembangan Teknologi Informasi.
7. Sinergi Bidang Manajemen Risiko melalui studi banding pembahasan implementasi dan program transformasi
manajemen risiko dalam KUB.
8. Sinergi Bidang Konsolidasi Keuangan melalui workshop penyusunan laporan keuangan konsolidasi.
9. Sinergi Bidang International Banking dan Kredit Korporasi melalui sharing knowledge SKBDN, Kredit Pinjaman Daerah
dan Kredit BLUD.
10. Sinergi Bidang Bisnis berupa penandatanganan Perjanjian Penyertaan dan Pengambilalihan Saham Bersyarat (CSSA).
1. Synergy in the Human Capital sector through benchmarking on KPI determination, implementation of reward and
punishment systems and remuneration, as well as the development of a Human Capital blueprint and competency
dictionary.
2. Synergy in the Treasury sector through benchmarking on liquidity management, measurement, and reporting.
3. Synergy in the Information Technology sector through benchmarking on policies, governance, and standardization of
Information Technology.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 79
Page 82
Profil Perusahaan Laporan Keberlanjutan
04 Company Profile 2025
Entitas Anak Sinergi
subsidiary Sinergy
4. Synergy in the Credit and Financing sector through workshops on regulatory provisions (SOP), potential collaboration,
and credit application systems.
5. Synergy in the Compliance and Governance sector through knowledge sharing on policies, mechanisms, and issues
related to compliance and governance, including Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism Financing (AML-CFT)
6. Synergy in the Information Technology Strategic Planning sector through workshops and knowledge sharing on
ecosystem development plans, cybersecurity issues, governance, infrastructure, and Information Technology
development.
7. Synergy in the Risk Management sector through benchmarking on the implementation and transformation programs of
risk management within the KUB.
8. Synergy in the Financial Consolidation sector through workshops on the preparation of consolidated financial
statements.
9. Synergy in the International Banking and Corporate Credit sector through knowledge sharing on SKBDN, regional loans,
and BLUD financing.
10. Synergy in the Business sector through the signing of a Conditional Share Subscription and Acquisition Agreement
(CSSA).
PT Bank 1. Sinergi Bidang Human Capital melalui studi banding penentuan KPI, Implementasi Reward Punishment dan Remunerasi,
Pembangunan pengembangan blueprint Human Capital serta Kamus Kompetensi Human Capital.
Daerah Nusa 2. Sinergi Bidang Treasury melalui studi banding pengelolaan, pengukuran dan pelaporan likuiditas.
Tenggara Timur 3. Sinergi Bidang Teknologi Informasi melalui studi banding kebijakan, pengelolaan dan standarisasi Teknologi Informasi.
(Bank NTT) 4. Sinergi Bidang Kredit dan Pembiayaan melalui workshop pembahasan ketentuan (SOP), potensi kerjasama dan aplikasi
perkreditan.
5. Sinergi Bidang Kepatuhan dan Tata Kelola melalui sharing knowledge kebijakan, mekanisme dan isu-isu terkait kepatuhan dan
tata kelola serta APU PPT.
6. Sinergi Bidang Rencana Strategis Teknologi Informasi melalui workshop dan sharing knowledge rencana pengembangan
ekosistem, isu-isu keamanan, tata kelola, infrastruktur dan pengembangan Teknologi Informasi.
7. Sinergi Bidang Manajemen Risiko melalui studi banding pembahasan implementasi dan program transformasi manajemen
risiko dalam KUB.
8. Sinergi Bidang Konsolidasi Keuangan melalui workshop penyusunan laporan keuangan konsolidasi.
9. Sinergi Bidang Inklusi Keuangan melalui studi banding digitalisasi inklusi keuangan dan pengembangan produk DPK.
10. Sinergi Bidang Bisnis Produk dan Layanan berupa dokumen Nota Kesepahaman (MoU) Pemanfaatan Bersama Produk,
Layanan, Channel dan Kapabilitas; Perjanjian Kerjasama (PKS) Layanan Prioritas dan PKS Kustodian.
1. Synergy in the Human Capital sector through benchmarking on KPI determination, implementation of reward and punishment
systems and remuneration, as well as the development of a Human Capital blueprint and competency dictionary.
2. Synergy in the Treasury sector through benchmarking on liquidity management, measurement, and reporting.
3. Synergy in the Information Technology sector through benchmarking on policies, governance, and standardization of
Information Technology.
4. Synergy in the Credit and Financing sector through workshops on regulatory provisions (SOP), potential collaboration, and
credit application systems.
5. Synergy in the Compliance and Governance sector through knowledge sharing on policies, mechanisms, and issues related to
compliance and governance, including Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism Financing (AML-CFT).
6. Synergy in the Information Technology Strategic Planning sector through workshops and knowledge sharing on ecosystem
development plans, cybersecurity issues, governance, infrastructure, and Information Technology development.
7. Synergy in the Risk Management sector through benchmarking on the implementation and transformation programs of risk
management within the KUB.
8. Synergy in the Financial Consolidation sector through workshops on the preparation of consolidated financial statements.
9. Synergy in the Financial Inclusion sector through benchmarking on digital financial inclusion and the development of third-
party funds (DPK) products.
10. Synergy in the Business Products and Services sector through the preparation of Memorandum of Understanding (MoU)
documents on the shared utilization of products, services, channels, and capabilities, as well as Cooperation Agreements
(PKS) for priority and custodian services.
PT Bank 1. Sinergi Bidang Human Capital melalui studi banding penentuan KPI, Implementasi Reward Punishment dan Remunerasi,
Pembangunan pengembangan blueprint Human Capital serta Kamus Kompetensi Human Capital.
Daerah Nusa 2. Sinergi Bidang Treasury melalui studi banding pengelolaan, pengukuran dan pelaporan likuiditas.
Tenggara Barat 3. Sinergi Bidang Teknologi Informasi melalui studi banding kebijakan, pengelolaan dan standarisasi Teknologi Informasi.
Syariah (Bank NTB 4. Sinergi Bidang Kredit dan Pembiayaan melalui workshop pembahasan ketentuan (SOP), potensi kerjasama dan aplikasi
Syariah) perkreditan.
5. Sinergi Bidang Kepatuhan dan Tata Kelola melalui sharing knowledge kebijakan, mekanisme dan isu-isu terkait kepatuhan
dan tata kelola serta APU PPT.
6. Sinergi Bidang Rencana Strategis Teknologi Informasi melalui workshop dan sharing knowledge rencana pengembangan
ekosistem, isu-isu keamanan, tata kelola, infrastruktur dan pengembangan Teknologi Informasi.
7. Sinergi Bidang Manajemen Risiko melalui studi banding pembahasan implementasi dan program transformasi
manajemen risiko dalam KUB.
8. Sinergi Bidang Konsolidasi Keuangan melalui workshop penyusunan laporan keuangan konsolidasi.
9. Sinergi Bidang International Banking dan Kredit Ritel berupa sharing knowledge remitansi dan Trade Processing Agent.
10. Sinergi Bidang APUPPT berupa studi banding penerapan program dan pelaporan APUPPT/PPPSPM.
11. Sinergi Bidang Layanan dan Produk berupa sharing session pengelolaan ATM, implementasi standar layanan serta
layanan remitansi.
12. Sinergi Bidang Layanan Perpajakan berupa sharing knowledge layanan PKB dan mekanisme pelimpahan Opsen PKB dan
BBNKB.
13. Sinergi Bidang Bisnis Produk dan Layanan berupa dokumen Nota Kesepahaman (MoU) Pemanfaatan Bersama Produk,
Layanan, Channel dan Kapabilitas.
80 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 83
Sustainability Report
2025
Entitas Anak Sinergi
subsidiary Sinergy
1. Synergy in the Human Capital sector through benchmarking on KPI determination, implementation of reward and punishment
systems and remuneration, as well as the development of a Human Capital blueprint and competency dictionary.
2. Synergy in the Treasury sector through benchmarking on liquidity management, measurement, and reporting.
3. Synergy in the Information Technology sector through benchmarking on policies, governance, and standardization of
Information Technology.
4. Synergy in the Credit and Financing sector through workshops on regulatory provisions (SOP), potential collaboration, and
credit application systems.
5. Synergy in the Compliance and Governance sector through knowledge sharing on policies, mechanisms, and issues related to
compliance and governance, including Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism Financing (AML-CFT).
6. Synergy in the Information Technology Strategic Planning sector through workshops and knowledge sharing on ecosystem
development plans, cybersecurity issues, governance, infrastructure, and Information Technology development.
7. Synergy in the Risk Management sector through benchmarking on the implementation and transformation programs of risk
management within the KUB.
8. Synergy in the Financial Consolidation sector through workshops on the preparation of consolidated financial statements.
9. Synergy in the International Banking and Retail Credit sector through knowledge sharing on remittance services and Trade
Processing Agent.
10. Synergy in the AML-CFT sector through benchmarking on the implementation and reporting of AML-CFT/PPPSPM programs.
11. Synergy in the Services and Products sector through sharing sessions on ATM management, service standards implementation,
and remittance services.
12. Synergy in the Tax Services sector through knowledge sharing on motor vehicle tax (PKB) services and the mechanism for
the distribution of the regional surcharge (opsen) on PKB and BBNKB.
13. Synergy in the Business Products and Services sector through the preparation of Memorandum of Understanding (MoU)
documents on the shared utilization of products, services, channels, and capabilities.
PT Bank 1. Sinergi Bidang Human Capital melalui studi banding penentuan KPI, Implementasi Reward Punishment dan Remunerasi,
Pembangunan pengembangan blueprint Human Capital serta Kamus Kompetensi Human Capital.
Daerah Banten 2. Sinergi Bidang Treasury melalui studi banding pengelolaan, pengukuran dan pelaporan likuiditas.
(Perseroda) Tbk 3. Sinergi Bidang Teknologi Informasi melalui studi banding kebijakan, pengelolaan dan standarisasi Teknologi Informasi.
(Bank Banten) 4. Sinergi Bidang Kredit dan Pembiayaan melalui workshop pembahasan ketentuan (SOP), potensi kerjasama dan aplikasi
perkreditan.
5. Sinergi Bidang Kepatuhan dan Tata Kelola melalui sharing knowledge kebijakan, mekanisme dan isu-isu terkait kepatuhan
dan tata kelola serta APU PPT.
6. Sinergi Bidang Rencana Strategis Teknologi Informasi melalui workshop dan sharing knowledge rencana pengembangan
ekosistem, isu-isu keamanan, tata kelola, infrastruktur dan pengembangan Teknologi Informasi.
7. Sinergi Bidang Manajemen Risiko melalui studi banding pembahasan implementasi dan program transformasi
manajemen risiko dalam KUB.
8. Sinergi Bidang Konsolidasi Keuangan melalui workshop penyusunan laporan keuangan konsolidasi.
9. Sinergi Bidang Teknologi Informasi dan Digital Banking berupa studi banding dalam rangka implementasi ekosistem
sistem informasi Rumah Sakit Umum Daerah.
10. Sinergi Bidang Produk perbankan melalui sosialisasi, sharing session dan business matching aplikasi JConnect
Partnerpay.
1. Synergy in the Human Capital sector through benchmarking on KPI determination, implementation of reward and
punishment systems and remuneration, as well as the development of a Human Capital blueprint and competency
dictionary.
2. Synergy in the Treasury sector through benchmarking on liquidity management, measurement, and reporting.
3. Synergy in the Information Technology sector through benchmarking on policies, governance, and standardization of
Information Technology.
4. Synergy in the Credit and Financing sector through workshops on regulatory provisions (SOP), potential collaboration,
and credit application system.
5. Synergy in the Compliance and Governance sector through knowledge sharing on policies, mechanisms, and issues
related to compliance and governance, including Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism Financing (AML-CFT).
6. Synergy in the Information Technology Strategic Planning sector through workshops and knowledge sharing on
ecosystem development plans, cybersecurity issues, governance, infrastructure, and Information Technology
development.
7. Synergy in the Risk Management sector through benchmarking on the implementation and transformation programs of
risk management within the KUB.
8. Synergy in the Financial Consolidation sector through workshops on the preparation of consolidated financial
statements.
9. Synergy in the Information Technology and Digital Banking sector through benchmarking to support the implementation
of hospital information system ecosystems (Regional Public Hospitals)
10. Synergy in the Banking Products sector through socialization, sharing sessions, and business matching for the JConnect
Partnerpay application.
Selain itu, sampai dengan 31 Desember 2025, Bank Jatim Furthermore, as of December 31, 2025, Bank Jatim did not have
tidak memiliki hubungan bisnis lainnya dalam bentuk ventura any other business relationships in the form of joint ventures.
bersama.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 81
Page 84
Profil Perusahaan Laporan Keberlanjutan
04 Company Profile 2025
Keanggotaan Asosiasi [OJK C.5, GRI 2-28]
Membership In Associations
Sepanjang tahun 2025, Bank Jatim telah menjadi anggota Throughout 2025, Bank Jatim has been an active member
aktif dalam berbagai asosiasi yang mendukung keuangan of various associations supporting sustainable finance, as
berkelanjutan dan lembaga yang relevan dengan kegiatan well as institutions relevant to its core business activities.
usaha utamanya. Partisipasi ini bertujuan agar Bank tetap This participation aims to ensure that the Bank remains up to
mengikuti perkembangan terbaru, isu terkini, dan topik penting date with the latest developments, emerging issues, and key
dalam industri, sekaligus dapat saling bertukar informasi serta topics within the industry, while also facilitating the exchange
memberikan masukan untuk kemajuan bersama. Keanggotaan of information and enabling the Bank to contribute insights
Bank Jatim dalam organisasi atau asosiasi tersebut memiliki for mutual advancement. Bank Jatim’s membership in these
nilai strategis, karena memungkinkan Bank menyesuaikan diri organizations and associations holds strategic value, as it
dengan tren perbankan modern sekaligus berkontribusi melalui allows the Bank to adapt to modern banking trends while
pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki kepada anggota contributing its knowledge and experience to fellow members.
lainnya.
Bank Jatim tidak memberikan kontribusi finansial di luar iuran Bank Jatim does not provide any financial contributions beyond
keanggotaan rutin dan tidak terlibat dalam kegiatan politik its regular membership dues and does not engage in political
atau memberikan dukungan kepada politisi manapun. Berikut activities or provide support to any politicians. The following is
adalah daftar asosiasi, perhimpunan, dan lembaga nasional a list of associations, organizations, and national institutions in
yang menjadi tempat keanggotaan Bank Jatim: which Bank Jatim holds membership:
Tingkat Status
Tahun
Nama Asosiasi Asosiasi Keanggotaan
Bergabung
Association Name Association Membership
Joined Year
Level Status
Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jawa Timur 1975 Nasional / National Anggota / Member
Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) 1993 Nasional / National Anggota / Member
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) 2000 Nasional / National Anggota / Member
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) 2001 Nasional / National Anggota / Member
Forum Komunikasi Dewan Komisaris BPD Se-Indonesia (FKDK-BPDSI) 2002 Nasional / National Anggota / Member
International Chamber of Commerce (ICC Indonesia) 2025 Nasional / National Anggota / Member
Asosiasi SWIFT Indonesia (ASWIFTINDO) 2007 Nasional / National Anggota / Member
Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO) 2008 Nasional / National Anggota / Member
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2012 Nasional / National Anggota / Member
FCSR Social Ministry 2016 Nasional / National Anggota / Member
Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Daerah (FK-IJKD) 2016 Nasional / National Anggota / Member
Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) 2019 Nasional / National Anggota / Member
Asosiasi Bank Kustodian Indonesia (ABKI) 2019 Nasional / National Anggota / Member
Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Jawa Timur 2022 Nasional / National Pengurus / Manager
Perhimpunan Pedagang Surat Utang (HIMDASUN) 2022 Nasional / National Anggota / Member
Asosiasi Pasar Uang dan Valuta Asing Indonesia (APUVINDO) 2023 Nasional / National Pengurus / Manager
82 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 85
Sustainability Report
2025
Perubahan Perusahaan yang Bersifat Signifikan Pada
Organisasi [OJK C.6, GRI 2-6]
Significant Changes In the Organization
Sepanjang tahun 2025, terdapat perubahan berusahaan yang Throughout 2025, the Company experienced significant
signifikan. Terdapat penambahan Jaringan Kantor berupa changes. These included the expansion of its office network
peningkatan status dari sebelumnya, seperti Kantor Fungsional through the upgrading of office statuses, such as the
menjadi Kantor Cabang Pembantu dan Kantor Cabang transformation of Functional Offices into Sub-Branch Offices
Pembantu menjadi Kantor Cabang. and Sub-Branch Offices into Branch Offices.
Di samping itu, untuk menghadapi dinamika perekonomian In addition, in response to the dynamics of the domestic
serta teknologi informasi domestik dan global diperlukan and global economy as well as developments in information
penguatan struktur, ketahanan, dan daya saing industri technology, strengthening the structure, resilience, and
perbankan nasional yang bertujuan untuk mendukung stabilitas competitiveness of the national banking industry is essential
dan pertumbuhan ekonomi nasional yang dicapai dengan to support economic stability and growth. This objective is
melakukan penguatan permodalan Bank dan konsolidasi pursued through strengthening bank capital and promoting
perbankan di Indonesia melalui ketentuan regulasi Peraturan banking consolidation in Indonesia, in accordance with
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/2020 Tentang the regulatory provisions of Financial Services Authority
Konsolidasi Bank Umum. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Regulation No. 12/POJK.03/2020 concerning Commercial
Timur Tbk membentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan Bank Consolidation. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur
5 (lima) Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia, yaitu; Tbk has established a Bank Business Group (KUB) with five (5)
Regional Development Banks (BPDs) in Indonesia, namely;
1. PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Barat 1. PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Barat
Syariah (Bank NTB Syariah); Syariah (Bank NTB Syariah);
2. PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank 2. PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank
NTT); NTT);
3. PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk 3. PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk
(Bank Banten); (Bank Banten);
4. PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank 4. PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank
Sultra); Sultra);
5. PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung). 5. PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung).
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 83
Page 86
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Tentang Laporan
01
About Sustainability Report
Strategi Keberlanjutan
02
Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
03 Sustainability Performance
Highlights
Profil Perusahaan
04
Company Profile
05
Penjelasan Direksi
Director’s Explanation
Tata Kelola
06
Governance
Kinerja Keberlanjutan
07 Sustainability Performance
Overview
Penjelasan Direksi
Director’s Explanation [OJK D.1, GRI 2-22]
84 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 87
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 85
Page 88
Penjelasan Direksi Laporan Keberlanjutan
05 Director’s Explanation 2025
Penjelasan Direksi [OJK D.1, GRI 2-22]
Explanation from the Board of Directors
“
Komitmen Bank Jatim dalam mengimplementasikan keberlanjutan menunjukkan dampak positif berupa berhasilnya
Bank Jatim dalam mencapai berbagai kinerja keberlanjutan selama tahun 2025. Di samping itu, capaian tersebut
tidak terlepas dari ketepatan Bank dalam mengelola risiko, sehingga Bank Jatim mampu menunjukkan kinerja
positif selama tahun 2025.
The commitment of Bank Jatim in implementing sustainability has demonstrated positive impacts, as reflected in
the Bank’s successful achievement of various sustainability performance indicators throughout 2025. In addition,
these achievements are inseparable from the Bank’s effective risk management practices, enabling Bank Jatim to
deliver strong and positive performance during 2025.
Pemegang saham dan para pemangku kepentingan yang kami hormati,
Dear Shareholders and Stakeholders,
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa We express our gratitude to Almighty God for His blessings
atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga Bank Jatim berhasil and grace, which have enabled Bank Jatim to successfully
menutup tahun 2025 dengan berbagai capaian keberlanjutan close the year 2025 with various sustainability achievements
yang sejalan dengan harapan pemegang saham dan pemangku in line with the expectations of shareholders and stakeholders.
kepentingan. Kami tetap berkomitmen untuk mewujudkan We remain committed to realizing Bank Jatim’s vision of
visi Bank Jatim, yaitu menjadi BPD nomor 1 di Indonesia, becoming the number one Regional Development Bank (BPD)
melalui penguatan kinerja operasional dan penerapan praktik in Indonesia, through strengthening operational performance
keuangan berkelanjutan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, and implementing sustainable finance practices. As part of
Bank Jatim secara konsisten mengintegrasikan prinsip-prinsip this effort, Bank Jatim consistently integrates sustainability
keberlanjutan dalam seluruh aktivitas operasionalnya untuk principles into all of its operational activities to deliver long-
memberikan manfaat jangka panjang bagi nasabah, karyawan, term value for customers, employees, and the wider community.
dan masyarakat luas.
Pada kesempatan yang baik ini, izinkan kami menyampaikan On this occasion, we would like to present the policies in
kebijakan dalam merespon tantangan dalam pemenuhan responding to challenges in fulfilling sustainability strategies,
strategi keberlanjutan, penerapan pembangunan berkelanjutan, the implementation of sustainable development, and the
serta strategi pencapaian target yang telah dijalankan Bank strategies for achieving the targets carried out by Bank Jatim
Jatim selama tahun 2025. throughout 2025.
Kebijakan untuk Merespon Tantangan Policies to Respond to Challenges In
dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutan Fulfilling Sustainability Strategies
Sebagai bagian dari industri perbankan di Indonesia, As part of the banking industry in Indonesia, particularly in East
khususnya di wilayah Jawa Timur, Bank Jatim telah memiliki Java, Bank Jatim upholds sustainability values by committing
nilai keberlanjutan yaitu berkomitmen untuk senantiasa to continuously contribute to the economic growth of East
memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Timur Java while maintaining a balance between economic, social,
yang mengedepankan keselarasan antara aspek ekonomi, sosial and environmental aspects. These sustainability values are
dan lingkungan hidup. Nilai keberlanjutan tersebut diwujudkan implemented through the development of banking products
oleh Bank Jatim melalui pengembangan produk dan layanan and services, enhancement of competencies in environmentally
perbankan, peningkatan kompetensi dalam pembiayaan ramah friendly financing, and strengthening contributions to
lingkungan, serta penguatan kontribusi terhadap pelestarian environmental preservation.
lingkungan.
86 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 89
Sustainability Report
2025
Winardi Legowo
Direktur Utama
President Director
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 87
Page 90
Penjelasan Direksi Laporan Keberlanjutan 05 Director’s Explanation 2025 Bank Jatim meyakini bahwa penerapan nilai keberlanjutan akan Bank Jatim believes that the implementation of sustainability memberikan dampak positif terhadap kinerja keberlanjutan values will have a positive impact on the Bank’s sustainability Bank. Dalam implementasinya, Bank Jatim masih menghadapi performance. In its implementation, Bank Jatim still faces berbagai isu keberlanjutan, khususnya terkait dengan various sustainability issues, particularly related to strengthening penguatan integritas dan kepatuhan dalam lingkungan kerja. integrity and compliance within the working environment. Bank Jatim masih menghadapi adanya insiden pelanggaran Bank Jatim continues to encounter violation incidents that yang menjadi perhatian serius dan bahan evaluasi untuk terus serve as serious concerns and evaluation points to further memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik. strengthen the implementation of good corporate governance. Oleh karena itu, Bank Jatim secara konsisten mengambil Therefore, Bank Jatim consistently takes firm actions by langkah tegas dalam memberikan sanksi kepada pegawai imposing sanctions on employees involved in fraud cases in yang terlibat dalam kasus kecurangan (fraud) sesuai dengan accordance with the applicable Reward and Punishment Policy Kebijakan Reward And Punishment Bank Jatim yang berlaku, of Bank Jatim, ranging from warning letters, demotion, to mulai dari pemberian surat peringatan, penurunan jabatan termination of employment, depending on the type of violation (demosi), hingga pemutusan hubungan kerja, tergantung pada and the level of loss incurred. Bank Jatim is committed to jenis pelanggaran yang dilakukan serta tingkat kerugian yang minimizing the potential for future violations and ensuring ditimbulkan. Bank Jatim berkomitmen untuk meminimalkan that all business activities are conducted transparently, potensi terjadinya pelanggaran di masa mendatang dan accountably, and in accordance with sustainability principles. memastikan bahwa seluruh aktivitas usaha dijalankan secara transparan, akuntabel, dan berlandaskan prinsip keberlanjutan. Dalam menjalankan komitmennya terhadap keberlanjutan, In carrying out its commitment to sustainability, Bank Jatim Bank Jatim turut berkontribusi pada Tujuan Pembangunan also contributes to the Sustainable Development Goals Berkelanjutan (TPB). Bank Jatim senantiasa mendukung TPB (SDGs). Bank Jatim continuously supports SDG 13 Climate 13 Climate Action melalui pengukuran emisi yang bersumber Action through the measurement of emissions generated from dari aktivitas nasabah pembiayaan melalui sistem Credit financing customer activities using the Credit Risk Management Risk Management System (CRMS). Melalui penerapan CRMS, System (CRMS). Through the implementation of CRMS, Bank Bank Jatim melakukan identifikasi, pengukuran, serta analisis Jatim identifies, measures, and conducts scenario analysis skenario risiko perubahan iklim untuk memahami potensi of climate change risks to understand potential impacts on dampak terhadap kinerja dan keberlanjutan usaha, sekaligus performance and business sustainability, while also serving as sebagai dasar dalam penyusunan strategi mitigasi dan a basis for developing mitigation strategies and strengthening penguatan ketahanan Bank terhadap risiko iklim ke depan. the Bank’s resilience to climate risks going forward. Bank Jatim mendukung TPB 16 Peace, Justice, and Strong Bank Jatim supports SDG 16 Peace, Justice, and Strong Institution melalui peningkatan keamanan sistem informasi Institutions by enhancing information system security as sebagai bentuk pelindungan informasi pribadi nasabah. Bank a form of protecting customers’ personal data. Bank Jatim Jatim terus berupaya untuk meningkatkan kualitas produk continuously strives to improve the quality of its products and dan layanan agar dapat memenuhi harapan nasabah dan services to meet customer expectations and deliver maximum memberikan kepuasan maksimal. Bank Jatim juga turut satisfaction. Bank Jatim also contributes to SDG 3 Good Health berkontribusi pada TPB 3 Good, Health and Well-Being melalui and Well-Being through its commitment to providing a decent komitmen Bank dalam memberikan lingkungan bekerja yang and safe working environment, adequate occupational health layak dan aman, sarana dan prasarana K3 yang memadai, and safety (OHS) facilities and infrastructure, and improving peningkatan kualitas kesehatan pegawai. Bank Jatim telah employee health quality. Bank Jatim has made optimal efforts berupaya optimal untuk mewujudkan target zero accident. to achieve the zero accident target by implementing various Bank Jatim juga telah menyelenggarakan berbagai program K3 OHS programs to ensure and protect employee safety and untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan health through the prevention of workplace accidents and karyawan melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan occupational diseases. In addition, Bank Jatim continues to penyakit akibat kerja. Di samping itu Bank Jatim juga senantiasa contribute to other SDGs that are aligned with its operational berkontribusi pada TPB lainnya yang sejalan dengan aktivitas activities and corporate social and environmental responsibility operasional Bank serta aktivitas TJSL yang dilaksanakan. (TJSL) programs. 88 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 91
Sustainability Report
2025
Sebagai wujud komitmen dalam menerapkan keuangan As a manifestation of its commitment to implementing
berkelanjutan, sepanjang tahun 2025 Bank Jatim berhasil sustainable finance, throughout 2025 Bank Jatim achieved
meraih berbagai capaian di bidang keberlanjutan. Pada various sustainability milestones. In the economic perspective,
aspek ekonomi, Bank Jatim berhasil meningkatkan pelibatan Bank Jatim increased the involvement of local suppliers to
pemasok lokal menjadi sebanyak 564 (100%) pemasok 564 (100%) suppliers, up from 392 (100%) suppliers in 2024.
meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 392 (100%) The number of products meeting the KKUB criteria increased
pemasok. Bank Jatim berhasil meningkatkan jumlah produk to 12 products, compared to 10 products in 2024. The number
yang memenuhi kriteria KKUB menjadi sebanyak 12 unit of Laku Pandai agents also rose to 14,847 agents in 2025,
produk, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebanyak 10 up from 12,822 agents in 2024. Bank Jatim increased its
unit produk. Jumlah agen Laku Pandai juga meningkat menjadi loan disbursement to IDR 67,244,137 million, compared to
sebanyak 14.847 agen di tahun 2025, meningkat dibandingkan IDR 64,056,633 million in 2024. Revenue also increased to
tahun 2024 yang sebanyak 12.822 agen. Bank Jatim telah IDR 10,291,308 million from IDR 8,381,809 million in 2024.
meningkatkan nilai penyaluran kredit menjadi sebesar
Rp67.244.137 juta meningkat dibandingkan tahun 2024 yang
sebesar Rp64.056.633 juta. Bank Jatim berhasil meningkatkan
pendapatan menjadi sebesar Rp10.291.308 juta meningkat
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp8.381.809 juta.
Pada aspek lingkungan, Bank Jatim berhasil menurunkan In the environmental aspect, Bank Jatim successfully
penggunaan BBM menjadi sebesar 4.556,84 gigajoule, reduced fuel consumption to 4,556.84 gigajoules, lower than
menurun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar4.619,63 4,619.63 gigajoules recorded in 2024. The Bank also achieved
gigajoule. Bank Jatim berhasil melakukan efisiensi penggunaan electricity efficiency in 2025, with usage decreasing to
listrik di tahun 2025 menjadi sebesar 8.980,45 gigajoule, 8,980.45 gigajoules, compared to 9,943.65 gigajoules in the
menurun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 9.943,65 previous year. As a result of these energy efficiency initiatives,
gigajoule. Atas efisiensi penggunaan energi yang dilakukan, greenhouse gas (GHG) emissions from the Bank’s operational
di tahun 2025 emisi GRK yang dihasilkan dari aktivitas activities declined to 2,876.85 tons CO₂-eq in 2025, down
operasional Bank mengalami penurunan menjadi sebesar from 3,094.84 tons CO₂-eq in 2024. In addition, Bank Jatim
2.876,85 Ton CO2-eq menurun dibandingkan tahun 2024 yang strengthened its contribution to biodiversity conservation, as
sebesar 3.094,84 Ton CO2-eq. Bank Jatim telah meningkatkan reflected in the increase in realized funding for biodiversity
kontribusinya terhadap pelestarian keanekaragaman hayati preservation, which rose to IDR 569 million, compared to IDR
yang tercermin dari peningkatan realisasi penyaluran dana 296 million in 2024.
untuk pelestarian keanekaragaman hayati menjadi sebesar
Rp569 juta, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar
Rp296 juta.
Pada aspek sosial, Bank Jatim telah meningkatkan penyaluran In the social aspect, Bank Jatim increased the distribution of
dana TJSL menjadi sebanyak Rp19.668 juta, meningkat TJSL funds to IDR 19,668 million, up from IDR 16,946 million
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp16.946 juta. Bank in 2024. The Bank also successfully increased its employee
Jatim telah berhasil meningkatkan persentase kepuasan dan satisfaction and engagement level to 76.87% in 2025,
keterikatan pegawai menjadi sebesar 76,87% di tahun 2025, compared to 76.75% in the previous year. In addition, Bank
meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 76,75%. Jatim succeeded in decreasing its employee turnover rate to
Bank Jatim berhasil menurunkan tingkat turnover karyawan 1.36% in 2025, compared to 2.57% in 2024. This decrease in
menjadi sebesar 1,36% di tahun 2025, menurun dibandingkan turnover reflects improved employee retention within Bank
tahun 2024 yang sebesar 2,57%. Penurunan tingkat turnover Jatim.
pegawai menunjukkan bahwa terdapat peningkatan retensi
pegawai di Bank Jatim.
Namun demikian, selain berbagai capaian yang telah diraih, However, despite these achievements, Bank Jatim still faces
Bank Jatim juga masih menghadapi tantangan internal dalam internal challenges in implementing sustainable finance,
penerapan keuangan berkelanjutan, di antaranya kebutuhan including the need to continuously enhance the Bank’s
untuk terus meningkatkan kapasitas internal Bank. Dalam internal capacity. To address these challenges, Bank Jatim
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 89
Page 92
Penjelasan Direksi Laporan Keberlanjutan 05 Director’s Explanation 2025 menghadapi tantangan tersebut, Bank Jatim melakukan has undertaken various efforts, including increasing the berbagai upaya, antara lain dengan meningkatkan frekuensi frequency of employee training, particularly for those involved pelatihan bagi karyawan, khususnya yang terlibat dalam in sustainable financing programs. In addition, Bank Jatim program pembiayaan berkelanjutan. Selain itu, Bank Jatim collaborates with the Financial Services Authority (OJK), Bank juga menjalin kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, non-governmental organizations, and ESG experts Indonesia, lembaga swadaya masyarakat, serta para ahli ESG to provide training for employees. untuk memberikan pelatihan kepada karyawan Bank. Bank Jatim juga masih menghadapi tantangan lainnya dalam Bank Jatim also faces other challenges in achieving sustainability mencapai target keberlanjutan, antara lain belum optimalnya targets, including the need to further optimize the development pengembangan produk keberlanjutan berbasis layanan digital. of sustainability-based digital products. Nevertheless, Bank Meskipun demikian, Bank Jatim terus berupaya meningkatkan Jatim continues to enhance the development of such products pengembangan produk keberlanjutan dengan secara by continuously monitoring their effectiveness. Through these berkelanjutan melakukan pemantauan terhadap efektivitas efforts in addressing existing challenges, Bank Jatim believes pengembangan produk-produk tersebut. Melalui berbagai that the implementation of sustainable finance can be carried upaya dalam menghadapi tantangan yang ada, Bank Jatim out optimally. meyakini bahwa penerapan keuangan berkelanjutan dapat dilaksanakan secara optimal. Penerapan Keuangan Berkelanjutan Sustainable Finance Implementation Atas komitmen Bank Jatim dalam mengimplementasikan In line with Bank Jatim’s commitment to implementing keuangan berkelanjutan, Bank Jatim telah berhasil mencapai sustainable finance, Bank Jatim successfully achieved various berbagai target keberlanjutan yang telah ditetapkan. Pada sustainability targets that had been established. In the aspek ekonomi, Bank Jatim berhasil mencapai target 100% economic aspect, Bank Jatim achieved 100% of its target for atas meningkatnya pembiayaan pada sektor green financing. increased financing in the green financing sector. Bank Jatim Bank Jatim berhasil mencapai target 100% atas target PKS also achieved 100% of its target for cooperation with PT Sewu dengan PT Sewu Segar Nusantara sebagai Offtaker pembiayaan Segar Nusantara as the Offtaker for melon farmer financing petani melon dengan metode green house. Bank Jatim berhasil using the greenhouse method. Bank Jatim achieved 100% of mencapai target outstanding kredit yang memiliki manfaat its outstanding loan target that provides long-term benefits jangka panjang bagi keberlangsungan kehidupan sebesar for the sustainability of life. Bank Jatim also continuously 100%. Bank Jatim juga terus melakukan penyaluran kredit distributed loans based on green banking sustainability. berbasis green Banking sustainability. Pada aspek lingkungan, Bank Jatim berhasil mencapai target In the environmental aspect, Bank Jatim achieved 100% of 100% pada Penerapan Suasana Ruang Kerja dengan Konsep its target in the implementation of a workspace environment Green Building. Bank Jatim berhasil mencapai target 100% with a Green Building concept. Bank Jatim achieved 100% implementasi E-Procurement. Bank Jatim berhasil mencapai of its E-Procurement implementation target. Bank Jatim target 100% pada pemeliharaan, kebersihan dan keamanan also achieved 100% of its target in building maintenance, gedung kantor. cleanliness, and security. Pada aspek sosial, Bank Jatim berhasil mencapai target 100% In the social aspect, Bank Jatim achieved 100% of its target in pada pengembangan aplikasi digital. Bank Jatim berhasil digital application development. Bank Jatim achieved 100% of mencapai target 100% dalam pembuatan penyelenggaraan its target in organizing records management that is authentic, Kearsipan yang bersifat autentik, partisipatif dan akuntabilitas. participatory, and accountable. Bank Jatim also encouraged the Bank Jatim juga turut mendorong pengembangan aplikasi yang development of applications that support branch performance mendukung kinerja cabang beserta analisis risiko bisnisnya. along with their business risk analysis. 90 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 93
Sustainability Report
2025
Selain itu, capaian lain yang dimiliki oleh Bank Jatim selama In addition, other achievements obtained by Bank Jatim during
tahun 2025 yaitu dengan mendapatkannya penghargaan 2025 include receiving the following sustainability-related
terkait keberlanjutan sebagai berikut: awards:
1. Best Public Relation in Building Strong Brand Identity 1. Best Public Relation in Building Strong Brand Identity
Through Strategic Collaboration Category Regional Bank Through Strategic Collaboration Category Regional Bank
pada acara Indonesia Public Relation Awards (IPRA) 2025 at the Indonesia Public Relation Awards (IPRA) 2025
yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi organized by Warta Ekonomi
2. Brilliant Digital Transformation in Human Capital of Year 2. Brilliant Digital Transformation in Human Capital of Year
2024 pada acara Indonesia Human Capital Brilliance Award 2024 at the Indonesia Human Capital Brilliance Award
(IHCBA) 2025 yang diselenggarakan oleh Business Update (IHCBA) 2025 organized by Business Update
3. Brilliant Equality and Inclusion Initiativies of Year 2024 3. Brilliant Equality and Inclusion Initiatives of Year 2024
pada acara Indonesia Human Capital Brilliance Award at the Indonesia Human Capital Brilliance Award (IHCBA)
(IHCBA) 2025 yang diselenggarakan oleh Business Update 2025 organized by Business Update
4. Brilliant Employee Development Strategies of Year 2024 4. Brilliant Employee Development Strategies of Year 2024
pada acara Indonesia Human Capital Brilliance Award at the Indonesia Human Capital Brilliance Award (IHCBA)
(IHCBA) 2025 yang diselenggarakan oleh Business Update 2025 organized by Business Update
5. Terbaik Mitra Transaksi Treasury Dealing Room Tahun 5. Best Treasury Dealing Room Transaction Partner 2024 in
2024 kategori Bank Pembangunan Daerah pada acara the Regional Development Bank category at the signing
Penandatanganan kerjasama Dengan Direktorat Jenderal ceremony of cooperation with the Directorate General of
Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Republik Treasury (DJPb), Ministry of Finance of the Republic of
Indonesia tentang Pengelolaan Kas Negara yang Indonesia regarding State Cash Management organized by
diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Indonesia the Directorate General of Treasury
6. Call Center Reguler Banking For Archieving “Exceptional” 6. Call Center Regular Banking for Achieving “Exceptional”
Service Performance pada acara Contact Center Service Service Performance at the Contact Center Service
Excellence Award (CCSEA) Tahun 2025 Excellence Award (CCSEA) 2025
7. Telah mengimplimentasikan pengendalian gratifikasi 7. Has implemented gratuity control effectively based on the
dengan baik hasil monitoring dan evaluasi pengendalian monitoring and evaluation of gratuity control in 2024 in
gratifikasi tahun 2024 kategori BUMN/BUMD pada acara the BUMN/BUMD category at the Gratification Control Unit
Unit Pengendalian Gratifikasi UPG/ KPK (UPG/KPK) event
8. The Best Conventional Bank KBMI 2-Asset >IDR 100 8. The Best Conventional Bank KBMI 2 – Asset > IDR 100
Trillion pada acara 14th Infobank Isentia Digital Brand yang Trillion at the 14th Infobank Isentia Digital Brand organized
diselenggarakan oleh Infobank by Infobank
9. The Best Mortgage Loan Conventional Bank KBMI 2-Asset 9. The Best Mortgage Loan Conventional Bank KBMI 2 – Asset
>IDR 100 Trillion pada acara 14th Infobank Isentia Digital > IDR 100 Trillion at the 14th Infobank Isentia Digital Brand
Brand yang diselenggarakan oleh Infobank organized by Infobank
10. The Best Savings Account Conventional Bank KBMI 10. The Best Savings Account Conventional Bank KBMI 2 –
2-Asset >IDR 100 Trillion pada acara 14th Infobank Isentia Asset > IDR 100 Trillion at the 14th Infobank Isentia Digital
Digital Brand yang diselenggarakan oleh Infobank Brand organized by Infobank
11. The Best Internet Banking Conventional Bank KBMI 11. The Best Internet Banking Conventional Bank KBMI 2 –
2-Asset >IRD 100 Trillion pada acara 14th Infobank Isentia Asset > IDR 100 Trillion at the 14th Infobank Isentia Digital
Digital Brand yang diselenggarakan oleh Infobank Brand organized by Infobank
12. The Best Mobile Banking Conventional Bank KBMI 2-Asset 12. The Best Mobile Banking Conventional Bank KBMI 2 –
>IDR 100 Trillion pada acara 14th Infobank Isentia Digital Asset > IDR 100 Trillion at the 14th Infobank Isentia Digital
Brand yang diselenggarakan oleh Infobank Brand organized by Infobank
13. The Best Deposits Conventional Bank KBMI 2 Asset >IDR 13. The Best Deposits Conventional Bank KBMI 2 – Asset >
100 Trillion pada acara 14th Infobank Isentia Digital Brand IDR 100 Trillion at the 14th Infobank Isentia Digital Brand
yang diselenggarakan oleh Infobank organized by Infobank
14. The 2nd Best Debit Card Conventional Bank KBMI 2 -Asset 14. The 2nd Best Debit Card Conventional Bank KBMI 2 – Asset
>IDR 100 Trillion pada acara 14th Infobank Isentia Digital > IDR 100 Trillion at the 14th Infobank Isentia Digital Brand
Brand yang diselenggarakan oleh Infobank organized by Infobank
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 91
Page 94
Penjelasan Direksi Laporan Keberlanjutan
05 Director’s Explanation 2025
15. The 3rd Best Bank Sharia Business Unit-Asset IDR 2,5 15. The 3rd Best Bank Sharia Business Unit – Asset IDR 2.5
To <5Trillion pada acara The Asian Post Best Regional to < 5 Trillion at The Asian Post Best Regional Champion
Champion 2025 yag diselenggarakan oleh The Asian Post 2025 organized by The Asian Post
16. Excellent for The Financial Performance During 2023- 16. Excellent for The Financial Performance During 2023–
2024 pada acara 22nd Infobank MRI Banking Service 2024 at the 22nd Infobank MRI Banking Service Excellence
Excellence Appreciation 2025 yang diselenggarakan oleh Appreciation 2025 organized by Infobank
Infobank
17. Titanium Champion: The Best Region Bank in Service 17. Titanium Champion: The Best Regional Bank in Service
Excellence For 15 Consecutive Years (2010-2024) pada Excellence for 15 Consecutive Years (2010–2024) at
acara 22nd InfoBank MRI Banking Service Excellence the 22nd Infobank MRI Banking Service Excellence
Appreciation 2025 yang diselenggarakan oleh Infobank Appreciation 2025 organized by Infobank
18. The Best Region Bank in Excellence E-Mail Service pada 18. The Best Regional Bank in Excellence E-Mail Service
acara 22nd InfoBank MRI Banking Service Excellence at the 22nd Infobank MRI Banking Service Excellence
Appreciation 2025 yang diselenggarakan oleh InfoBank Appreciation 2025 organized by Infobank
19. The 2nd Best Region Bank in Excellence Chatbot Rank 2 19. The 2nd Best Regional Bank in Excellence Chatbot at
pada acara 22nd Infobank MRI Banking Service Excellence the 22nd Infobank MRI Banking Service Excellence
Appreciation 2025 yang diselenggarakan oleh Infobank Appreciation 2025 organized by Infobank
20. Indonesia Best Bank 2025 for Strengthening Regional 20. Indonesia Best Bank 2025 for Strengthening Regional
Banking Ecosystem Through Innovation and Collaboration Banking Ecosystem Through Innovation and Collaboration
(Category: KBMI 2,BPD) pada acara Indonesia Best Bank (Category: KBMI 2, BPD) at the Indonesia Best Bank Award
Award 2025 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi 2025 organized by Warta Ekonomi
21. Best Social Media BUMD pada acara Radar Surabaya 21. Best Social Media BUMD at the Radar Surabaya Awards
Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Radar Surabaya 2025 organized by Radar Surabaya
22. The Best Bank in Credit Expansion - KBMI 2 pada acara 30th 22. The Best Bank in Credit Expansion – KBMI 2 at the 30th
Infobank banking Appreciation 2025 yang diselenggarakan Infobank Banking Appreciation 2025 organized by
oleh Infobank Infobank
23. The Excellent Performance Bank-KBMI 2 (Asset Class 23. The Excellent Performance Bank – KBMI 2 (Asset Class
Above IDR 100 Trillion) pada acara 30th Infobank banking Above IDR 100 Trillion) at the 30th Infobank Banking
Appreciation 2025 yang diselenggarakan oleh Infobank Appreciation 2025 organized by Infobank
24. The Best Bank in Credit Expansion - KBMI 2 pada acara The 24. The Best Bank in Credit Expansion – KBMI 2 at The 16th IICD
16th IICD Corporate Governance Conference and Award Corporate Governance Conference and Award organized
yang diselenggarakan oleh IICD by IICD
25. Most Efficient Bank pada acara Bisnis Indonesia Finansial 25. Most Efficient Bank at the Bisnis Indonesia Financial
Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia Awards 2025 organized by Bisnis Indonesia
26. The Most Transaction Growth ATM Bersama pada acara 26. The Most Transaction Growth ATM Bersama at the ATM
ATM Bersama Award 2025 yang diselenggarakan oleh Bersama Award 2025 organized by Artajasa
Artajasa
27. Institusi Publik Terpopuler di Media Sosial sub kategori 27. The Most Popular Public Institution on Social Media in the
BUMD pada acara Anugerah Humas Indonesia 2025 yang BUMD sub-category at the Anugerah Humas Indonesia
diselenggarakan oleh Humas Indonesia 2025 organized by Humas Indonesia
28. Apresiasi Atas Penyediaan Sistem Pembayaran 28. Appreciation for the Provision of Cashless Payment Systems
Cashless pada Layanan Transjatim Ekspedisi pada acara in Trans Jatim Expedition Services at the inauguration of
Peresmian Operasional Bus Trans Jatim Koridor VII yang Trans Jatim Bus Corridor VII operations organized by the
diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jatim East Java Provincial Transportation Office
29. Best Issuing Bank (ATM)-Platinum Award pada acara 29. Best Issuing Bank (ATM) – Platinum Award at the Prima
Prima Awards 2025 yang diselenggarakan oleh PT Rintis Awards 2025 organized by PT Rintis Sejahtera & Infobank
Sejahtera & Infobank
30. Regional Financial Inclusion Accelerator pada acara CNN 30. Regional Financial Inclusion Accelerator at the CNN Award
Award 2025 yang diselenggarakan oleh CNN 2025 organized by CNN
31. Anugerah Program Bisnis terpuji 2025 kategori 31. Commendable Business Program Award 2025 in the
Peningkatan Pemniayaan Usaha Berkelanjutan pada acara category of Increasing Sustainable Business Financing at
Anugerah Program Bisnis terpuji 2025 Detik Jatim Award the Anugerah Program Bisnis Terpuji 2025 Detik Jatim
yang diselenggarakan oleh Detik Jatim Award organized by Detik Jatim
92 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 95
Sustainability Report
2025
32. Piagam Penghargaan Anggota Forum CSR Jawa Timur 32. Certificate of Appreciation as a Member of the East Java
Yang Telah Berkontribusi Dalam Mendukung Pembangunan CSR Forum for contributing to supporting development
dan Kesejahteraan Masyarakat di Jawa Timur pada acara and community welfare in East Java at the CSR Forum
Forum CSR yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim organized by the East Java Provincial Government
33. Inovasi Pengembangan UMKM Akses Pembiayaan 33. Innovation in MSME Financing Access Development at the
pada acara Inovasi Membangun Negeri 2025 yang Inovasi Membangun Negeri 2025 organized by TVOne
diselenggarakan oleh TVOne 34. Best ESG Reporting and Transparency with 5 Gold Predicate
34. Best ESG Reporting and Transparency Predikat 5 Gold at the ESG Initiative Awards (EIA) 2025 organized by
pada acara ESG Initiative Awards (EIA) 2025 yang SustainLife Today
diselenggarakan oleh SustainLife Today 35. Platinum Rank in accordance with Asia Sustainability
35. Platinum Rank In accordance Category: Asia Sustainability Reporting Rating 2025 at the Asia Sustainability Reporting
Reporting Rating 2025 pada acara Asia Sustainability event organized by the National Center for Corporate
Reporting yang diselenggarakan oleh National Center for Reporting (NCCR)
Corporate Reporting (NCCR)36. Bank Penggerak Ekonomi 36. People’s Economy Driving Bank KBMI 1 & 2 at the Bank
Kerakyatan Bank KBMI 1 & 2 pada acara Pertemuan Indonesia Annual Meeting 2025 organized by Bank
Tahunan Bank Indonesia 2025 yang diselenggarakan oleh Indonesia
Bank Indonesia.
Strategi Pencapaian Target Strategies for Achieving Targets
Berbagai capaian yang diraih Bank Jatim sepanjang tahun The various achievements attained by Bank Jatim throughout
2025 merupakan hasil dari penerapan pengelolaan risiko yang 2025 were the result of effective risk management
efektif. Dalam penerapan keuangan berkelanjutan, Bank Jatim implementation. In advancing sustainable finance, Bank
telah mengidentifikasi berbagai risiko keberlanjutan yang Jatim has identified a range of sustainability-related risks
mencakup aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial, termasuk encompassing economic, environmental, and social aspects,
risiko perubahan iklim. Bank Jatim memiliki kebijakan including climate change risks. Bank Jatim has established
manajemen risiko keberlanjutan yang menetapkan prosedur a Sustainability Risk Management Policy that sets forth
identifikasi dan penilaian risiko, pengukuran risiko, pengelolaan procedures for risk identification and assessment, risk
dan pengendalian risiko, pemantauan dan pelapotan terkait measurement, risk management and control, as well as
risiko ekonomi, lingkungan, dan sosial termasuk perubahan monitoring and reporting related to economic, environmental,
iklim yang memengaruhi portofolio dan operasi Bank. and social risks, including climate change, that may affect the
Bank’s portfolio and operations.
Sebagai bagian dari komitmen Bank Jatim dalam menjalankan As part of Bank Jatim’s commitment to implementing
praktik keuangan berkelanjutan, Direksi bersama Dewan sustainable finance practices, the Board of Directors,
Komisaris senantiasa memastikan bahwa penerapan together with the Board of Commissioners, consistently
manajemen risiko di Bank Jatim berjalan secara efektif, ensures that risk management is implemented effectively, in
terintegrasi, dan selaras dengan prinsip kehati-hatian. Direksi an integrated manner, and in alignment with the prudential
secara aktif mengarahkan kebijakan, strategi, serta penguatan principles. The Board of Directors actively directs policies,
tata kelola risiko, sementara Dewan Komisaris menjalankan strategies, and the strengthening of risk governance, while
fungsi pengawasan secara independen guna memastikan the Board of Commissioners performs its supervisory function
seluruh proses tersebut berjalan sesuai dengan kerangka tata independently to ensure that all processes are conducted in
kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan. accordance with sound corporate governance frameworks and
sustainability principles.
Dalam konteks risiko ekonomi, Bank Jatim terus mendorong In the context of economic risk, Bank Jatim continues to
penerapan prinsip kehati-hatian melalui integrasi aspek promote the application of prudential principles through
lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam proses bisnis, the integration of Environmental, Social, and Governance
khususnya pada penyaluran kredit dan pengelolaan portofolio. (ESG) aspects into its business processes, particularly in loan
Upaya ini dilakukan untuk menjaga kualitas aset, mengantisipasi disbursement and portfolio management. These efforts are
perubahan regulasi dan dinamika pasar, serta memastikan undertaken to maintain asset quality, anticipate regulatory
keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang. Penguatan tata changes and market dynamics, and ensure long-term business
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 93
Page 96
Penjelasan Direksi Laporan Keberlanjutan
05 Director’s Explanation 2025
kelola, sistem pemantauan, dan mekanisme pelaporan juga sustainability. Strengthening governance, monitoring systems,
menjadi bagian penting dalam mendukung transparansi dan and reporting mechanisms also constitutes a vital component in
akuntabilitas kepada seluruh pemangku kepentingan. supporting transparency and accountability to all stakeholders.
Sejalan dengan meningkatnya risiko lingkungan dan perubahan In line with the increasing environmental risks and the impacts
iklim, Direksi memastikan kesiapan Bank Jatim dalam of climate change, the Board of Directors ensures the Bank
menghadapi potensi gangguan operasional serta memperkuat Jatim readiness to address potential operational disruptions
kemampuan dalam mengelola risiko iklim secara terukur. Bank while strengthening its capability to manage climate-related
Jatim menerapkan pendekatan proaktif melalui penguatan risks measurably. Bank Jatim adopts a proactive approach
ketahanan bisnis dan pemanfaatan Climate Risk Management by reinforcing business resilience and leveraging the Climate
System (CRMS) untuk mengidentifikasi dan mengukur Risk Management System (CRMS) to identify and measure
eksposur risiko terkait emisi dan aktivitas pembiayaan. Langkah risk exposures related to emissions and financing activities.
ini mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat serta This initiative supports more informed decision-making and
memperkuat upaya mitigasi risiko secara berkelanjutan. enhances sustainable risk mitigation efforts.
Pada aspek sosial, Bank Jatim senantiasa mengedepankan From a social perspective, Bank Jatim consistently upholds
prinsip kehati-hatian dan kepatuhan dalam setiap aktivitas prudential principles and regulatory compliance in all business
usaha, termasuk dalam pengelolaan hubungan dengan para activities, including the management of relationships with
pihak. Direksi, dengan dukungan Dewan Komisaris, memastikan stakeholders. The Board of Directors, with the support of the
bahwa seluruh proses bisnis dilaksanakan secara transparan, Board of Commissioners, ensures that all business processes are
akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui carried out transparently, accountably, and in accordance with
penguatan manajemen risiko yang berkelanjutan, Bank prevailing regulations. Through the continuous strengthening
Jatim optimistis dapat menjaga stabilitas kinerja sekaligus of risk management, the Bank Jatim remains optimistic about
menciptakan nilai tambah yang berkesinambungan bagi maintaining performance stability while creating sustainable
seluruh pemangku kepentingan. value for all stakeholders.
Di samping itu, Bank Jatim juga senantiasa memanfaatkan In addition, Bank Jatim continuously capitalizes on
peluang dan prospek untuk mencapai target yang ditetapkan. opportunities and prospects to achieve its established targets.
Bank Jatim yakin bahwa Bank memiliki prospek yang baik di The Bank believes it has strong future prospects by maximizing
masa yang akan datang dengan memaksimalkan keunggulan its internal strengths. Opportunities that Bank Jatim can
internal yang dimilikinya. Adapun peluang yang dapat leverage include:
dimanfaatkan Bank Jatim antara lain:
1. Penurunan Cost Of Fund sebagai dampak dari trend 1. A reduction in the Cost of Funds as a result of the downward
penurunan suku bunga perbankan; trend in banking interest rates;
2. Peningkatan CASA melalui pengembangan ekosistem 2. An increase in CASA through ecosystem development with
dengan Pemda serta pihak potensial lainnya; Regional Governments and other potential partners;
3. Penignkatan penyaluran kredit melalui program prioritas 3. Expansion of loan disbursement through National Priority
nasional (ketahanan pangan & energi, perumahan rakyat, Programs, including food and energy security, public
makan bergizi gratis, serta pembiayaan hijau); housing, the Free Nutritious Meals Program, and green
financing);
4. Peningkatan DPK atas sinkronisasi Program Prioritas 4. Growth in Third-Party Funds (DPK) through the
Nasional dan Nawa Bhakti Satya bidang pendidikan dan synchronization of National Priority Programs and the
perlindungan sosial melaui penyaluran Bansos (OS, PIP, Nawa Bhakti Satya initiatives in education and social
KIP, BSU, dll) kepada masyarakat; protection, particularly through the distribution of social
assistance programs (BOS, PIP, KIP, BSU, etc.) to the public;
5. Perkembangan transformasi & dinamika bisnis keuangan 5. The advancement of financial digital transformation and
digital; evolving business dynamics;
94 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 97
Sustainability Report
2025
6. Keberlanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN), khususnya 6. The continuation of National Strategic Projects (PSN),
di Provinsi Jawa Timur; particularly in East Java Province; and;
7. Iklim positif dari pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur 7. A positive climate driven by sustainable economic growth
serta peluang bisnis dari implementasi strategi dan arah in East Java, as well as business opportunities arising from
kebijakan sinkronisasi program Pemerintah Daerah. the implementation of strategies and policy directions
aligned with Regional Government programs.
Bank Jatim optimis bahwa Bank dapat memanfaatkan seluruh Bank Jatim is optimistic that it will be able to capitalize on
peluang yang ada melalui keunggulan yang dimiliki. Keunggulan these opportunities by leveraging its competitive advantages.
– keunggulan yang dimiliki Bank Jatin meliputi reputasi Bank These strengths include the Bank’s reputation as a Regional
sebagai Bank milik Pemerintah Daerah dan para pemegang Government-owned bank and the support of its shareholders,
sahamnya yang berperan sebagai pemangku kepentingan who serve as key stakeholders in driving economic development
utama dalam pengembangan ekonomi di Jawa Timur. in East Java.
Bank Jatim juga menyadari bahwa keberlanjutan sangat Bank Jatim also recognizes that sustainability is significantly
dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal. Oleh karena itu, influenced by various external factors. Therefore, the Bank has
Bank Jatim telah melakukan pemetaan terhadap faktor- mapped external factors that may affect its performance and
faktor eksternal yang dapat memengaruhi kinerja dan risiko sustainability risks, which include:
keberlanjutan Bank, meliputi:
1. Dinamika Lingkungan 1. Environmental Dynamics
Untuk mendukung pelaksanaan aksi keuangan To support the implementation of sustainable finance
berkelanjutan, kondisi lingkungan dan iklim yang initiatives, a healthy environmental and climate condition is
sehat menjadi salah satu faktor penting yang sangat a critical factor influencing the success of such plans. Efforts
memengaruhi keberhasilan dari rencana tersebut. Upaya to foster a healthy environment can be undertaken through
dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dapat dilakukan the adoption of green principles in daily activities, such as
melalui penerapan prinsip go green dalam aktivitas utilizing paper on both sides, turning off unused electronic
sehari-hari, seperti menggunakan kertas secara bolak- devices, and implementing other environmentally friendly
balik, mematikan perangkat elektronik yang sudah tidak practices. Furthermore, Bank Jatim is committed to
digunakan, serta berbagai tindakan ramah lingkungan ensuring that the development of its office network is
lainnya. Selain itu, Bank Jatim juga berkomitmen untuk carried out in appropriate and feasible locations, thereby
memastikan bahwa pembangunan jaringan kantornya preventing disruptions to the surrounding ecosystem
dilakukan di lokasi yang sesuai dan layak, sehingga tidak balance.
menimbulkan gangguan terhadap keseimbangan ekosistem
di sekitarnya;
2. Kondisi Perekonomian Regional dan Nasional 2. Regional and National Economic Conditions
Kondisi perekonomian regional dan nasional mempengaruhi Regional and national economic conditions influence
perbankan Indonesia, termasuk Bank Jatim. Pemerintah the Indonesian banking industry, including Bank Jatim.
memperkuat kondisi fundamental perekonomian melalui The Government continues to strengthen economic
pembangunan infrastruktur dan reformasi kebijakan untuk fundamentals through infrastructure development
kemudahan investasi. Dalam merespons hal tersebut, and policy reforms aimed at facilitating investment. In
Bank Jatim melakukan penyesuaian strategi dengan response, Bank Jatim adjusts its strategies by supporting
mendukung berbagai program pemerintah, antara lain various government programs, including financing
melalui pembiayaan pada sektor-sektor yang berwawasan environmentally sustainable sectors. In implementing
lingkungan, sekaligus dalam pelaksanaan aksi keuangan sustainable finance initiatives, Bank Jatim maintains a
berkelanjutan Bank Jatim perlu memiliki pemahaman yang comprehensive understanding of factors affecting both
komprehensif terhadap berbagai faktor yang memengaruhi regional and national economic conditions, which may
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 95
Page 98
Penjelasan Direksi Laporan Keberlanjutan
05 Director’s Explanation 2025
kondisi perekonomian baik secara regional maupun influence consumer preferences and market dynamics.
nasional yang dapat berdampak pada preferensi konsumen This understanding serves as the basis for formulating
serta dinamika pasar, yang kemudian menjadi dasar risk mitigation policies to ensure business continuity while
dalam perumusan kebijakan mitigasi risiko guna menjaga supporting the development of environmentally friendly
keberlangsungan usaha perusahaan serta mendukung banking products.
pengembangan produk-produk perbankan yang ramah
lingkungan;
3. Ketentuan Regulator 3. Regulatory Framework
Kebijakan serta berbagai ketentuan yang mendukung Policies and regulations that support the implementation
pentingnya penerapan dan pelaksanaan aksi keuangan of sustainable finance initiatives play a vital role in driving
berkelanjutan memiliki peran yang sangat penting dalam the success of such programs, ultimately contributing to
mendorong keberhasilan program tersebut, yang pada the realization of sustainable economic development.
akhirnya berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan
ekonomi yang berkelanjutan;
4. Kondisi Sosial dan Budaya 4. Socio-Cultural Conditions
Kondisi sosial dan budaya menjadi salah satu faktor Socio-cultural conditions constitute an important factor in
penting dalam mendukung terwujudnya pembangunan supporting the achievement of sustainable development.
berkelanjutan. Dalam rangka mengimplementasikan aksi In implementing sustainable finance initiatives, social
keuangan berkelanjutan, aspek sosial perlu diperhatikan aspects must be addressed with due diligence. As an agent
secara serius. Bank Jatim memiliki tanggung jawab moral of development, Bank Jatim bears a moral responsibility to
kepada masyarakat sebagai agen pembangunan, yaitu society by delivering benefits through its Corporate Social
dengan memberikan manfaat melalui program Corporate Responsibility (CSR) programs to eligible beneficiaries.
Social Responsibility (CSR) kepada pihak-pihak yang berhak Moreover, in conducting its business activities, such as
menerimanya. Selain itu, dalam menjalankan kegiatan lending, Bank Jatim carefully considers the sectors and
bisnisnya seperti penyaluran kredit, Bank Jatim juga types of its debtors’ businesses to prevent the misuse of
mempertimbangkan sektor serta jenis usaha para debitur, funds for activities of a negative nature.
agar tidak terjadi penyalahgunaan dana untuk kegiatan
usaha yang bersifat negatif.;
5. Kondisi Politik 5. Political Conditions
Iklim politik, baik di tingkat regional maupun nasional, The political climate, both at the regional and national
dapat memengaruhi perilaku pasar yang pada akhirnya levels, may influence market behavior, which in turn
berdampak secara tidak langsung terhadap sektor indirectly affects the banking sector, particularly Bank
perbankan, khususnya Bank Jatim. Oleh karena itu, Bank Jatim. Therefore, Bank Jatim plays a role in supporting
Jatim dapat berperan dalam mendukung aksi keuangan sustainable finance initiatives by contributing to various
berkelanjutan dengan turut mendukung berbagai program government programs while maintaining independence
pemerintah, namun tetap menjaga independensi dari from political intervention to prevent misuse by any party.
intervensi politik agar tidak terjadi penyalahgunaan oleh
pihak-pihak tertentu.;
6. Pengawasan yang Sehat dan Efektif 6. Sound and Effective Supervision
Pengawasan yang berjalan secara sehat dan efektif Sound and effective supervision constitutes a crucial factor
merupakan salah satu faktor krusial dalam pelaksanaan in the implementation of sustainable finance initiatives. Its
aksi keuangan berkelanjutan. Tujuan utamanya adalah primary objective is to minimize information asymmetry
untuk meminimalkan terjadinya asimetri informasi di antara among parties involved in operational activities, particularly
berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional, in the execution of sustainable finance programs.
khususnya dalam penerapan program-program keuangan
berkelanjutan.
96 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 99
Sustainability Report
2025
Apresiasi Appreciation
Berbagai pencapaian keberlanjutan yang diraih selama tahun The various sustainability achievements attained throughout
2025 mencerminkan ketepatan strategi Bank Jatim sekaligus 2024 reflect the appropriateness of Bank Jatim’s strategies
dukungan berkelanjutan dari para pemangku kepentingan. as well as the continuous support of its stakeholders. Such
Dukungan ini menjadi sumber kekuatan utama kami dalam support serves as our primary source of strength in enhancing
meningkatkan penerapan praktik keuangan berkelanjutan di the implementation of sustainable finance practices across all
seluruh kegiatan operasional Bank. of the Bank’s operational activities..
Atas nama jajaran manajemen Bank Jatim, kami mengucapkan On behalf of the management of Bank Jatim, we extend our
terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku deepest gratitude to all stakeholders for their trust, support, and
kepentingan atas kepercayaan, dukungan, dan kerja sama yang continued collaboration. The commitment and contributions
senantiasa diberikan. Komitmen dan kontribusi para pemangku of our stakeholders play a vital role in every milestone we
kepentingan memiliki peran penting dalam setiap pencapaian achieve. We hope that the strong relationships that have been
yang kami raih, dan kami berharap hubungan yang telah terjalin established will continue to grow, enabling us to jointly realize
dapat terus diperkuat sehingga bersama-sama kita dapat greater sustainability and success in the future.
mewujudkan keberlanjutan dan kesuksesan yang lebih besar di
masa depan.
Surabaya, 14 April 2026
Winardi Legowo
Direktur Utama
President Director
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 97
Page 100
Laporan Keberlanjutan
2025
Tanggung Jawab Laporan Keberlanjutan [GRI 2-14]
Responsibility for the Sustainability Report
Kami yang bertandatangan di bawah ini telah meninjau dan menyetujui informasi yang dilaporkan dalam Laporan
Keberlanjutan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Persero) Tbk. Tahun Buku 2025, termasuk di dalamnya
mencakup informasi topik material Bank. Kami bertanggungjawab penuh atas kebenaran isi laporan ini sesuai dengan
POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
Perusahaan Publik, Consolidated Set of GRI Standards, GRI G4 Sector Disclosures Financial Services, dan SASB.
Surabaya, 14 April 2026
Direksi
Board of Directors
Winardi Legowo R. Arief Wicaksono
Direktur Utama Wakil Direktur Utama
President Director Vice President Director
Arif Suhirman Umi Rodiyah Tonny Prasetyo
Direktur Bisnis Menengah, Direktur Kepatuhan Direktur Bisnis Mikro, Ritel
Korporasi & Jaringan Compliance Director & Usaha Syariah
Medium, Corporate Business, Micro, Retail, &
& Network Director Sharia Business Director
RM Wahyukusumo Wisnubroto Wiweko Probojakti
Direktur Keuangan, Treasury Direktur IT, Digital & Operasional
& Global Services IT, Digital & Operation Director
Finance, Treasury,
& Global Services Director
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 101
Sustainability Report
2025
We, the undersigned, have reviewed and approved the information reported in the Sustainability Report of
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Persero) Tbk. 2025 report includes information on the Bank’s material topics.
We are fully responsible for the correctness of the contents of this report in accordance with POJK No. 51/POJK.03/2017
concerning the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers and Public Companies,
Consolidated Set of GRI Standards, GRI G4 Sector Disclosures Financial Services, and SASB.
Surabaya, April 14, 2026
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Adi Sulistyowati
Komisaris Utama Independen
President Independent
Commissioner
Adhy Karyono Muhammad Mas’ud
Komisaris Komisaris Independen
Commissioner Independent Commissioner
Dadang Setiabudi Asri Agung Putra
Komisaris Independen Komisaris Independen
Independent Commissioner Independent Commissioner
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 102
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Tentang Laporan
01
About Sustainability Report
Strategi Keberlanjutan
02
Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
03 Sustainability Performance
Highlights
Profil Perusahaan
04
Company Profile
Penjelasan Direksi
05
Director’s Explanation
06
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Kinerja Keberlanjutan
07 Sustainability Performance
Overview
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance [OJK E]
100 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 103
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 101
Page 104
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
Struktur dan Komposisi Governance [GRI 2-9, GRI 2-11]
Structure and Composition of Governance
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor Pursuant to Law of the Republic of Indonesia No. 40 of 2007
40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT), Organ concerning Limited Liability Companies (UUPT), the Company’s
Perusahaan terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham governing bodies consist of the General Meeting of Shareholders
(RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi. Sistem kepengurusan (GMS), the Board of Commissioners, and the Board of Directors.
menganut sistem dua badan (two tier system), yaitu Dewan The governance system adopts a two-tier structure, comprising
Komisaris dan Direksi, yang memiliki wewenang dan tanggung the Board of Commissioners and the Board of Directors, each
jawab yang jelas sesuai fungsinya masing-masing sebagaimana of which has clearly defined authorities and responsibilities
diamanatkan dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang- in accordance with their respective functions, as stipulated in
undangan. Bank Jatim juga memiliki organ penunjang baik di the Articles of Association and prevailing laws and regulations.
bawah Dewan Komisaris dan Direksi dalam rangka mendukung Bank Jatim also maintains supporting organs under both the
efektivitas tugas dan tanggung jawab Organ Utama. Board of Commissioners and the Board of Directors to enhance
the effectiveness of the duties and responsibilities of the main
governing bodies.
Dewan Komisaris dibantu oleh organ pendukung yang The Board of Commissioners is supported by several supporting
meliputi Komite Audit, Komite Pemantau Risiko serta Komite organs, including the Audit Committee, the Risk Monitoring
Remunerasi dan Nominasi. Sedangkan, Direksi dibantu oleh Committee, and the Remuneration and Nomination Committee.
organ pendukung komite di bawah Direksi yang meliputi Meanwhile, the Board of Directors is supported by committees
Komite ALCO, Komite Manajemen Kepegawaian, Komite under the Board of Directors, including the Asset and Liability
Kredit/Pembiayaan, Komite Manajemen Risiko, Komite Committee (ALCO), the Human Capital Management Committee,
Teknologi Informasi, Komite Kebijakan Kredit/Pembiayaan, the Credit/Financing Committee, the Risk Management
102 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 105
Sustainability Report
2025
Komite Produk dan Jaringan, serta Komite Keberlanjutan. Committee, the Information Technology Committee, the Credit
Selain itu, Direksi juga dibantu oleh Divisi Kepatuhan & APU Policy Committee, the Product and Network Committee, and the
PPT PPP SPM, Divisi Manajemen Risiko, Corporate Secretary Sustainability Committee. In addition, the Board of Directors is also
dan Divisi Audit Internal. Dalam struktur tata kelola Bank Jatim, supported by the Compliance & AML–CFT–CPF Division, the Risk
Komisaris Utama dan Direktur Utama merupakan ketua badan Management Division, the Corporate Secretary, and the Internal
tata kelola tertinggi tidak termasuk sebagai pejabat eksekutif Audit Division. Within the corporate governance structure of Bank
di Bank Jatim. Adapun struktur organ Bank sebagai berikut. Jatim, the President Commissioner and the President Director
serve as the heads of the highest governance bodies and are not
categorized as executive officers of the Bank. The structure of the
Bank’s governance organs is as follows.
Prinsip Tata Kelola
Perusahaan Penanggung
Transparansi Akuntabilitas Independensi Kewajaran
Corporate Jawaban
Transparency Accountability Responsibility Independency Fairness
Governance
Principle
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
Visi, Misi, Nilai Perusahaan / Vision, Mission, Company Values
Organ Utama
Main Organs
Dewan Komisaris
Commisioners
Direksi
Direction
Good Corporate Sustainability
Komite di bawah Dewan Komisaris
Committees under the Board of Commisioners
Komite Pemantau
Komite Audit Risiko
Risk Monitor Divisi Kepatuhan &
Audit Committee Komite di bawah Direksi APU PPT PPP SPM
Committee Compliance & AML, CFT,
Committees under the Board of Directors
CPF, and SPM Division
Komite Remunerasi & Nominasi Komite Management Divisi Manajemen
Remuneration and Nomination Committee Komite ALCO
Risiko Risiko
ALCO Committee Risk Management Risk Management
Committee Division
Organ Pendukung Komite Manajemen
Pegawai Komite TI
Supporting Organs Employee Management TI Committee Corporate Secretary
Committee
Komite Kredit/ Komite Kebijakan
Pembiayaan Kredit/Pembiayaan
Credit/Financing Divisi Audit Internal
Credit Policy Credit/ Internal Audit Division
Committee Financing
Komite
Komite Keberlanjutan
Produk & Jaringan Sustainability
Product and Network
Committee Committee
Pemangku
Kepentingan Nasabah Pegawai Komunitas
Stakeholders Customers Employee Communities
Informasi terkait profil Direksi dan Dewan Komisaris yang Information regarding the profiles of the Board of Directors
meliputi informasi Komisaris Independen, masa jabatan, jenis and Board of Commissioners—including details on Independent
kelamin, kompetensi, dan rangkap jabatan telah disajikan Commissioners, tenure, gender, competencies, and concurrent
dalam Laporan Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah positions is presented in the 2025 Annual Report of PT Bank
Jawa Timur Tbk. Tahun 2025 bagian Profil Perusahaan. Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. under the Company
Sedangkan profil komite, tugas dan tanggung jawab badan Profile section. Meanwhile, information including the committee
tata kelola tertinggi dapat dilihat di dalam Laporan Tahunan profile along with the duties and responsibilities of the Board of
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. Tahun 2025 Commissioners and Board of Directors can be seen in the 2025
bagian Tata Kelola Perusahaan. Annual Report of PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 103
Page 106
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
Kode Etik
Code of Conduct
Kode Etik Bank Jatim Diatur dalam Surat Keputusan Direksi The Bank Jatim Code of Conduct is stipulated in the Board of
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk Nomor: Directors Decree of PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur
063/03/30/DIR/HCP/KEP tanggal 29 Februari 2024 tentang Tbk No. 063/03/30/DIR/HCP/KEP dated 29 February 2024
Standard Operating Procedur (SOP) Perilaku, Etika Kerja concerning the Standard Operating Procedure (SOP) on Conduct,
Dan Bisnis PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. Work Ethics, and Business Ethics of PT Bank Pembangunan Daerah
Kode Etik merupakan referensi utama tentang sikap atau Jawa Timur Tbk. The Code of Conduct serves as the primary
tindakan yang wajib dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan reference outlining the attitudes and actions that must be adhered
lnsan Bank Jatim dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di to, as well as those that are prohibited for Bank Jatim personnel
lingkungan Bank Jatim. Artinya pengurus dan pegawai wajib in carrying out their daily activities within the Bank. The Board of
tunduk dan patuh terhadap kode etik yang ada di Bank Jatim. Directors and employees are required to comply with and adhere
Adapun pokok-pokok kode etik Bank Jatim mengatur tentang to the Code of Ethics applicable at Bank Jatim. Accordingly, both
penanganan benturan kepentingan, pengendalian gratifikasi, management and employees are required to comply with and
kegiatan politik, etika bisnis, etika Bank dengan pegawai, etika uphold the Code of Conduct applicable at Bank Jatim. The key
Bank dengan nasabah, etika Bank dengan penyedia barang principles of the Bank Jatim Code of Conduct govern, among others,
dan jasa, etika Bank dengan pesaing, etika Bank dengan mitra the management of conflicts of interest, gratuity control, political
kerja, etika Bank dengan pemerintah dan regulator, etika Bank activities, business ethics, ethics in the Bank’s relationships with
dengan masyarakat, etika Bank dengan media massa, dan etika employees, customers, goods and service providers, competitors,
Bank dengan organisasi profesi. Informasi terkait Kode Etik business partners, government and regulators, the community, the
disajikan secara rinci dalam Bab Tata Kelola Perusahaan di mass media, and professional organizations. Information regarding
Laporan Tahunan Bank Jatim tahun 2025. the Code of Conduct is presented in detail in the Corporate
Governance chapter of Bank Jatim’s 2025 Annual Report.
Conflict of Interest [GRI 2-15]
Conflict of Interest
Bank Jatim menyadari bahwa pengelolaan benturan kepentingan Bank Jatim recognizes that conflicts of interest are an inherent
merupakan bagian dari pelaksanaan tata kelola perusahaan yang part of corporate governance that must be managed effectively.
harus dikelola dengan baik. Oleh karenanya, dalam menghadapi Therefore, to address potential conflicts of interest, Bank Jatim
potensi adanya benturan kepentingan yang terjadi, Bank Jatim has established conflict-of-interest regulations through the
telah melakukan pengaturan konflik kepentingan atau benturan Board of Directors Decree of PT Bank Pembangunan Daerah
kepentingan telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi PT Jawa Timur Tbk. Number 063/03/68/DIR/KPP/KEP dated April
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk Nomor 063/03/68/ 29, 2024, concerning the Guidelines for Managing Conflicts
DIR/KPP/KEP tanggal 29 April 2024 tentang Pedoman of Interest at PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.
Pelaksanaan Benturan Kepentingan PT Bank Pembangunan This regulation aims to ensure that decision-making and its
Daerah Jawa Timur Tbk. Pengaturan benturan kepentingan implementation adhere to the principles of Transparency,
ini bertujuan agar proses pengambilan keputusan dan Accountability, Responsibility, Independency, and Fairness
pelaksanaannya dilakukan secara Transparency, Accountability, so that the interests of the Bank and its stakeholders are not
Responsibility, Independency, dan Fairness, sehingga kepentingan harmed and remain protected.
Bank dan para pemangku kepentingannya tidak ada yang
dirugikan dan tetap dapat dilindungi.
Pengelolaan benturan kepentingan pada Direksi dilakukan The management of conflicts of interest within the Board of
apabila terjadi benturan kepentingan antara Bank Jatim dengan Directors is handled as follows: If a conflict of interest arises
kepentingan pribadi Direksi. Dalam hal ini, Bank akan diwakili between Bank Jatim and an individual Director’s interests, the
oleh anggota Direksi lainnya dan dalam hal Bank mempunyai Bank will be represented by another member of the Board of
kepentingan yang bertentangan dengan kepentingan seluruh Directors. However, if Bank Jatim has interests that conflict
104 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 107
Sustainability Report
2025
anggota Direksi, maka Bank diwakili oleh Dewan Komisaris. with those of the entire Board of Directors, the Bank will be
Dalam hal terjadi benturan kepentingan, anggota Direksi represented by the Board of Commissioners. Furthermore, if a
dilarang mengambil tindakan yang dapat merugikan Bank conflict of interest occurs, members of the Board of Directors
atau mengurangi keuntungan Bank dan wajib mengungkapkan are prohibited from taking actions that could harm the Bank
benturan kepentingan dimaksud dalam setiap keputusan. or reduce its profits. They are also required to disclose any
conflicts of interest in every decision-making process.
Dalam mengelola benturan kepentingan yang terjadi pada In managing conflicts of interest within the Board of
Dewan Komisaris, Bank Jatim memiliki Pedoman dan Tata Commissioners, Bank Jatim has established the Guidelines
Tertib Dewan Komisaris yang di dalamnya telah mengatur and Rules of Procedure for the Board of Commissioners, which
sebagai berikut: regulate the following:
1. Anggota Komisaris wajib menjaga informasi yang berdasarkan 1. Commissioners must safeguard information that, based
peraturan perundang-undangan wajib dirahasiakan termasuk on legal regulations, is required to be kept confidential,
tidak boleh terlibat dalam Perdagangan Orang Dalam (Insider including refraining from engaging in Insider Trading or
Trading atau self-dealing) dengan tujuan untuk memperoleh self-dealing with the aim of personal gain.
keuntungan pribadi.
2. Tidak memanfaatkan perusahaan untuk kepentingan 2. Commissioners shall not utilize the company for personal,
pribadi, keluarga, dan/atau pihak lain yang dapat merugikan family, and/or other parties’ interests that may harm or
atau mengurangi keuntungan Bank. reduce the Bank’s profits.
3. Tidak mengambil dan/atau menerima keuntungan pribadi 3. Commissioners shall not take and/or receive personal
dari Bank selain remunerasi dan fasilitas lain yang benefits from the Bank other than remuneration and
ditetapkan RUPS. other facilities determined by the General Meeting of
Shareholders (GMS).
4. Tidak terlibat dalam pengambilan keputusan kegiatan 4. Commissioners shall not be involved in making operational
operasional Bank Jatim, kecuali penyediaan dana kepada decisions for Bank Jatim, except for funding arrangements
pihak terkait dan hal-hal lain yang ditetapkan dalam with related parties and other matters stipulated in Bank
Anggaran Dasar Bank Jatim atau peraturan perundangan Jatim’s Articles of Association or applicable regulations.
yang berlaku.
5. Tidak melakukan transaksi yang mempunyai benturan 5. Commissioners shall not engage in transactions that
kepentingan dan/atau mengambil keuntungan pribadi baik create conflicts of interest and/or derive personal benefits,
secara langsung maupun tidak langsung dari kegiatan Bank whether directly or indirectly, from Bank Jatim’s activities,
Jatim selain penghasilan yang sah sebagai Anggota Dewan except for legitimate income as members of the Board of
Komisaris. Commissioners.
6. Tidak terpengaruh oleh pihak lain dalam melaksanakan 6. Commissioners shall not be influenced by external parties
tugas dan pengambilan keputusan yang menyebabkan in carrying out their duties and decision-making processes
penyalahgunaan wewenang dan/atau pembuatan that may result in the abuse of authority and/or improper
keputusan yang tidak tepat. decision-making.
7. Tidak memangku jabatan rangkap sebagai anggota Direksi, 7. Commissioners shall not hold concurrent positions as
anggota Dewan Komisaris atau Pejabat Eksekutif yang members of the Board of Directors, members of the
diatur sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku Board of Commissioners, or Executive Officers regulated
termasuk jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan in accordance with applicable legal provisions, including
kepentingan dan/atau jabatan lainnya sesuai peraturan other positions that may cause conflicts of interest and/or
perundang-undangan. other positions as stipulated by the laws and regulations.
Tidak hanya Dewan Komisaris dan Direksi, pengelolaan benturan Conflict-of-interest management is not only applied to the
kepentingan juga diterapkan kepada seluruh karyawan. Seluruh Board of Commissioners and the Board of Directors but also
karyawan harus menjaga kondisi agar bebas dari segala to all employees. Every employee must maintain a work
bentuk benturan kepentingan (conflict of interest). Bank Jatim environment free from any form of conflict of interest. Bank
mewajibkan kepada seluruh karyawan dan manajemen agar Jatim requires all employees and management to avoid
menghindari transaksi yang berpotensi menimbulkan Benturan transactions that may lead to conflicts of interest. This policy
Kepentingan, sebagai salah satu implementasi Tata Kelola serves as part of the implementation of Good Corporate
Perusahaan yang baik yang akan berdampak pada peningkatan Governance, which ultimately contributes to improving the
kinerja perusahaan. Setiap transaksi yang teridentifikasi Bank’s overall performance. Every transaction identified to
mengandung Benturan Kepentingan akan ditindaklanjuti involve a conflict of interest will be followed up by coordinating
dengan melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait untuk with the relevant department for further examination,
melakukan pemeriksaan lebih lanjut khususnya identifikasi particularly the identification of potential violations of such
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 105
Page 108
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
kemungkinan adanya pelanggaran atas transaksi tersebut yang transactions, which will then be reported to the management.
selanjutnya akan dilaporkan kepada Manajemen. Pihak yang Parties proven to violate transactions, especially those
terbukti melakukan pelanggaran atas transaksi khususnya involving conflicts of interest, will be subject to sanctions in
transaksi Benturan kepentingan akan dikenakan sanksi sesuai accordance with the bank’s internal regulations.
ketentuan internal Bank.
Throughout 2025, all members of the Board of Directors and
Sepanjang tahun 2025, seluruh anggota Direksi dan Komisaris Board of Commissioners had no affiliate relationships with other
tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan members of the Board of Commissioners, Board of Directors,
Komisaris dan Direksi lainnya, dan pemegang saham pengendali, or the controlling shareholder whether in terms of financial,
baik dalam hubungan keuangan, keluarga dan kepengurusan. familial, or managerial ties. The controlling shareholder is the
Pemegang saham pengendali adalah Pemerintah Provinsi East Java Provincial Government, holding 51.13% of the Bank’s
Jawa Timur dengan kepemilikan saham sebesar 51,13%. Di shares. Additionally, all members of the Board of Directors
samping itu, seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris and Board of Commissioners have no managerial affiliations
tidak memiliki hubungan kepengurusan dengan perusahaan with other companies. Information regarding the affiliate
lainnya. Informasi hubungan afiliasi anggota Dewan Komisaris relationships of the Board of Commissioners and Board of
dan Direksi telah mengacu pada Laporan Tahunan bagian Profil Directors can be found in the Company Profile section of the
Perusahaan. Annual Report.
Selain itu, berdasarkan data dan informasi yang diterima Furthermore, based on the data and information received by
oleh Bank Jatim, pada tahun 2025 tidak terdapat transaksi Bank Jatim, there were no transactions in 2024 that met the
yang memenuhi kategori transaksi benturan kepentingan. criteria for a conflict-of-interest transaction. This discussion
Pembahasan ini mengacu pada Laporan Tahunan bagian Tata refers to the Corporate Governance section of the Annual
Kelola Perusahaan. Report.
Nominasi dan Seleksi Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-10]
Nomination and Selection of the Board of Commissioners
and Directors
Dalam proses nominasi dan seleksi Dewan Komisaris dan In the nomination and selection process for the Board of
Direksi, Bank Jatim senantiasa memperhatikan berbagai Commissioners and Board of Directors, Bank Jatim consistently
kriteria yang meliputi pandangan pemangku kepentingan considers various criteria, including diversity, independence,
yang disampaikan, keberagaman, keahlian, pengetahuan expertise, knowledge, relevant experience for the intended
serta pengalaman yang sesuai untuk fungsi dan jabatan function and position, and the organization’s needs. These
yang dituju serta kebutuhan organisasi. Kriteria tersebut criteria are outlined in the System and Procedure for the
telah tercantum dalam Sistem dan Prosedur Pemilihan dan/ Selection and/or Replacement of Members of the Board of
atau Penggantian Anggota Dewan Komisaris dan Direksi, Commissioners and Board of Directors, which regulates policies
yang mengatur kebijakan terkait pemilihan atau pergantian related to their appointment or replacement. This policy refers
anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Kebijakan ini merujuk to POJK No. 33/POJK.04/2014 on the Board of Directors
pada POJK No.33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan and Board of Commissioners of Issuers or Public Companies,
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, POJK No. 17 Tahun POJK No. 17 of 2023 on the Implementation of Governance for
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, serta Commercial Banks, and other relevant regulations governing
peraturan terkait lainnya yang mengatur prosedur pemilihan the procedures for selecting and replacing members of the
dan pergantian anggota Dewan Komisaris/Direksi. Board of Commissioners and Board of Directors.
Kebijakan ini disusun dengan tujuan sebagai pedoman dalam This policy is established as a guideline for the implementation
pelaksanaan proses pemilihan maupun penggantian Anggota of the nomination and replacement process of members of the
Dewan Komisaris dan Anggota Direksi, yang dilakukan sesuai Board of Commissioners and the Board of Directors, carried out in
dengan peraturan yang berlaku. Selain itu, kebijakan ini accordance with prevailing regulations. In addition, this policy aims
juga bertujuan untuk menjamin bahwa prinsip tata kelola to ensure that the principles of good corporate governance are
perusahaan yang baik senantiasa diterapkan dalam seluruh consistently applied throughout the entire process. Nominations
proses tersebut. Nominasi Anggota Dewan Komisaris maupun for members of the Board of Commissioners and Board of Directors
Direksi diajukan kepada Rapat Umum Pemegang Saham are submitted to the General Meeting of Shareholders (GMS)
106 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 109
Sustainability Report
2025
(RUPS) dengan mempertimbangkan rekomendasi oleh Komite after considering recommendations from the Remuneration and
Remunerasi dan Nominasi. Proses seleksi Anggota Dewan Nomination Committee. The selection process for members of the
Komisaris dan/atau Direksi dilakukan oleh Panitia Seleksi Board of Commissioners and/or Board of Directors is carried out
dengan tahapan sebagai berikut: by the Selection Committee with the following stages:
1. Pengumuman penerimaan lowongan calon anggota 1. Announcement of the acceptance of applications for
Komisaris dan/atau Direksi. candidates for Commissioners and/or Directors.
2. Seleksi administratif. 2. Administrative selection.
3. Pelaksanaan assessment oleh lembaga Independen yang 3. Conducting assessments by the appointed Independent
ditunjuk. institution.
4. Evaluasi hasil assessment. 4. Evaluation of assessment results.
5. Wawancara akhir oleh Panitia Seleksi. 5. Final interview by the Selection Committee.
6. Pelaksanaan Uji Kemampuan danKepatutan oleh Otoritas 6. Implementation of Competency and Suitability Test by the
Jasa Keuangan. Financial Services Authority.
7. Pengangkatan calon terpilih pada RUPS. 7. Appointment of the selected candidates at the General
Meeting of Shareholders (GMS).
Proses pengangkatan calon terpilih pada RUPS dimungkinkan The appointment process of selected candidates at the General
dilakukan sebelum dilakukan pelaksanaan Uji Kemampuan Meeting of Shareholders (GMS) may be carried out prior to the
dan Kepatutan (PKK) oleh Otoritas Jasa Keuangan, namun implementation of the Fit and Proper Test conducted by the
calon Anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi efektif dapat Otoritas Jasa Keuangan; however, the candidates for members of
melaksanakan tugas dan kewajiban setelah ditetapkan lulus the Board of Commissioners and/or the Board of Directors may
dalam PKK oleh OJK. Informasi terkait proses nominasi dan effectively perform their duties and responsibilities only after
seleksi Dewan Komisaris dan Direksi telah disajikan secara rinci being declared to have passed the Fit and Proper Test by the
pada Laporan Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Otoritas Jasa Keuangan. Information regarding the nomination
Timur Tbk. bagian Tata Kelola Perusahaan. and selection process of the Board of Commissioners and the
Board of Directors has been presented in detail in the Annual
Report of PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk under
the Corporate Governance section.
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi [GRI 2-18]
Performance Assessment of the Board of Commissioners
and Directors
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan oleh The performance assessment of the Board of Commissioners
Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham and the Board of Directors is conducted by the Shareholders at
(RUPS) Tahunan pada saat penyampaian Laporan tugas the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS), during the
pengawasan Dewan Komisaris kepada RUPS dalam Laporan presentation of the Board of Commissioners’ supervisory report
Tahunan Bank. Penilaian yang dilakukan berdasarkan to the AGMS as part of the Bank’s Annual Report. The assessment
pencapaian indikator kinerja kunci (KPI) yang telah disetujui is based on the achievement of Key Performance Indicators (KPIs)
sebelumnya oleh Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan that have been previously approved by the Shareholders, the
Direksi. Board of Commissioners, and the Board of Directors.
Penilaian kinerja juga dilakukan dengan cara self-assessment Performance evaluation is also carried out through a self-
yang ditentukan dengan mempertimbangkan tugas dan assessment mechanism, determined by taking into account
kewajibannya yang sesuai dengan Anggaran Dasar Bank the duties and responsibilities in accordance with Bank Jatim’s
Jatim dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Articles of Association and prevailing laws and regulations. The
Penilaian self-assessment dilaksanakan setiap semester dan self-assessment is conducted semi-annually and discussed
dibahas dalam Rapat Internal Dewan Komisaris dengan melihat in the Internal Meetings of the Board of Commissioners by
realisasi pencapaian dari masing-masing indikator penilaian. Di reviewing the realization of each performance indicator.
samping itu, Dewan Komisaris juga mempertanggung jawabkan In addition, the Board of Commissioners is accountable
kinerjanya kepada Pemegang Saham dalam RUPS berdasarkan for its performance to the Shareholders at the AGMS in
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 107
Page 110
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
kewajiban yang tercantum dalam Perundang-undangan yang accordance with applicable laws and regulations. The Board
berlaku. Dewan Komisaris akan mempertanggung jawabkan of Commissioners will report on its performance for the 2025
kinerja mereka pada periode 2025 dalam RUPS Tahunan yang period at the Annual General Meeting of Shareholders to be
akan diselenggarakan pada tahun 2026. held in 2026.
Kinerja Dewan Komisaris tercermin dari pencapaian realisasi The performance of the Board of Commissioners is reflected
Program Kerja atau Rencana Kerja Tahunan Dewan Komisaris in the realization of the Work Program or Annual Work Plan of
yang seluruhnya telah tercapai. Salah satu kriteria penilaian the Board of Commissioners, all of which have been achieved.
kinerja Dewan Komisaris adalah pelaksanaan reviu dan One of the performance assessment criteria for the Board of
tanggapan Rencana Bisnis Bank (RBB), serta penyusunan Commissioners is the review and response to the Bank’s Business
laporan pengawasan RBB yang didalamnya terdapat Rencana Plan (RBB), as well as the preparation of the RBB oversight report,
Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang dapat memberikan which includes the Sustainable Financial Action Plan (RAKB) that
dampak terhadap aspek ekonomi, lingkungan dan sosial. can impact economic, environmental, and social aspects.
Selanjutnya, penilaian atas kinerja Direksi yang dilakukan oleh Furthermore, the assessment of the Directors’ performance is
Pemegang Saham diselenggarakan di dalam proses Rapat conducted by the Shareholders during the Annual General Meeting
Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan. Penilaian yang (AGM) process. The assessment is based on the achievement
dilakukan berdasarkan pencapaian indikator kinerja kunci of key performance indicators (KPIs) previously approved by
(KPI) yang telah disetujui sebelumnya oleh Pemegang Saham, the Shareholders, Board of Commissioners, and Directors. One
Dewan Komisaris, dan Direksi. Salah satu indikator KPI adalah of the KPI indicators includes ensuring that the Sustainable
memastikan laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Finance Action Plan (RAKB) report is prepared in accordance
(RAKB) sesuai dengan ketentuan dan tepat waktu. Pihak with applicable regulations and submitted in a timely manner. The
yang melaksanakan penilaian kinerja Direksi adalah Dewan parties responsible for conducting the performance assessment
Komisaris dan RUPS. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab of the Board of Directors are the Board of Commissioners and the
Dewan Komisaris dan Direksi serta pencapaian kinerja pada AGMS. The implementation of the duties and responsibilities of
periode 2025 akan disampaikan dan dipertanggung jawabkan both the Board of Commissioners and the Board of Directors, as
di dalam RUPS yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. well as their performance achievements for the 2025 period, will
be presented and accounted for at the AGMS to be held in 2026.
Hasil evaluasi terhadap kinerja Dewan Komisaris dan Direksi The evaluation results of the overall performance of the Board
secara keseluruhan dan kinerja masing-masing anggota Dewan of Commissioners and Directors and the performance of each
Komisaris dan Direksi merupakan bagian yang tidak terpisahkan member of the Board of Commissioners and Directors are
dalam skema remunerasi untuk Dewan Komisaris dan Direksi. integral parts of the remuneration scheme for the Board of
Informasi penilaian kineja Dewan Komisaris dan Direksi telah Commissioners and Directors. Information on the performance
disampaikan secara lengkap pada Laporan Tahunan bagian Tata evaluation of the Board of Commissioners and Board of
Kelola Perusahaan. Directors is comprehensively presented in the Corporate
Governance section of the Annual Report.
Kebijakan Remunerasi [GRI 2-19, GRI 2-20, GRI 2-21]
Remuneration Policy
Dalam memberikan remunerasi kepada Dewan Komisaris dan In providing remuneration to the Board of Commissioners and
Direksi, Bank Jatim telah mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Board of Directors, Bank Jatim refers to Financial Services
Keuangan POJK Nomor 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Authority Regulation (POJK) No. 45/POJK.03/2015 on the
Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Umum. Implementation of Governance in Providing Remuneration
Bank Jatim telah menerapkan tata kelola dalam pemberian for Commercial Banks. Bank Jatim applies governance
remunerasi yang telah mempertimbangkan beberapa aspek principles in its remuneration practices by considering several
termasuk kemampuan Bank dan kepatutan, kompetitif, adil aspects, including the Bank’s financial capability, propriety,
dan berbasis risiko dapat dipertanggungjawabkan serta sesuai competitiveness, fairness, risk-based accountability, and
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bank Jatim compliance with applicable laws and regulations. Bank Jatim
108 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 111
Sustainability Report
2025
dapat menunda pemberian remunerasi yang bersifat variabel can postpone the payment of deferred variable remuneration
yang ditangguhkan (malus) atau menarik kembali remunerasi (malus) or recover already paid variable remuneration
bersifat variabel yang sudah dibayarkan (clawback) kepada (clawback) for individuals classified as Material Risk Takers
pejabat yang tergolong Material Risk Taker (MRT), dengan (MRT), with the following provisions:
ketentuan sebagai berikut:
1. Bank Jatim dapat menunda pembayaran Remunerasi 1. Bank Jatim may postpone the payment of deferred variable
yang bersifat variabel yang ditangguhkan (malus) kepada remuneration (malus) to Material Risk Takers under certain
Material Risk Taker dalam kondisi tertentu, yaitu: conditions, namely:
- Bank Mengalami Kerugian - Bank Incurs Losse
Yaitu kondisi dimana neraca keuangan Bank (Laporan This condition occurs when the financial balance of
Laba Rugi) mengalami kerugian (laba negatif); the Bank (Profit and Loss Statement) incurs losses
(negative profit);
- Terjadi fraud yang dilakukan oleh Material Risk Takers - Fraud committed by Material Risk Takers that harms
yang merugikan Bank. Yaitu kondisi dimana MRT the bank. This condition occurs when MRT has been
telah terbukti melakukan fraud melalui putusan yang proven to commit fraud through a legally binding court
memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde). decision (inkracht van gewijsde).
2. Remunerasi yang bersifat variabel wajib ditangguhkan 2. Variable remuneration must be deferred by a certain
sebesar persentase tertentu yang ditetapkan oleh Bank. percentage determined by the Bank.
3. Prosedur pelaksanaan Malus dilaksanakan dengan 3. The Malus implementation procedure is carried out by
penangguhan kembali atau membatalkan remunerasi yang suspending or canceling the remuneration that is still
masih ditangguhkan apabila terjadi kondisi tertentu sesuai deferred if certain conditions occur as per point 1 above.
poin 1 di atas.
Indikator Penetapan Remunerasi Bagi Dewan Komisaris dan Indicators for Determining Remuneration for the Board of
Direksi Commissioners and Directors
Bank Jatim menetapkan remunerasi menjadi 2 (dua), yakni: Bank Jatim establishes two types of remuneration, namely:
1. Remunerasi yang bersifat tetap 1. Fixed remuneration
Kebijakan remunerasi yang bersifat tetap paling sedikit The policy for fixed remuneration considers at least:
memperhatikan:
• Skala usaha, kompleksitas usaha, peer group, inflasi, • Business scale, business complexity, peer group,
kondisi dan kemampuan perusahaan, peraturan inflation, company conditions and capabilities, and
perundang-undangan yang berlaku; applicable regulations;
• Remunerasi yang bersifat tetap terdiri dari: • Fixed remuneration includes:
1. Honorarium; 1. Honorarium
2. Tunjangan Perumahan; 2. Housing Allowance
3. Tunjangan Komunikasi; 3. Communication Allowance
4. Tunjangan Hari Raya; 4. Holiday Allowance
5. Tunjangan Cuti; 5. Leave Allowance
6. Fasilitas /Biaya Kesehatan; 6. Health Facility/Cost
7. Fasilitas/Tunjangan lainnya yang ditetapkan oleh 7. Other Facilities/Allowances determined by the
Bank sebagai remunerasi yang diberikan tidak Bank as remuneration unrelated to performance.
berkaitan dengan kinerja.
2. Remunerasi yang bersifat variabel terdiri dari: 2. Variable Remuneration, consisting of:
• Tantiem; • Tantiem;
• Fasilitas/tunjangan lainnya yang ditetapkan oleh Bank • Other facilities/allowances determined by the Bank as
sebagai remunerasi yang diberikan berdasarkan atas remuneration based on performance.
kinerja.
Dalam pemberian remunerasi, pencapaian Rencana Anggaran In the provision of remuneration, the achievement of
Kegiatan Bank (RAKB) turut menjadi salah satu pertimbangan Sustainable Financial Action Plan (RAKB) is also considered for
untuk menentukan besaran remunerasi bagi Dewan Komisaris the remuneration of the Board of Commissioners and Directors.
dan Direksi. Hal ini dikarenakan RAKB merupakan bagian This is because RAKB is part of the Bank’s Business Plan (RBB).
integral dari Rencana Bisnis Bank (RBB). Dengan demikian, Thus, the provision of remuneration has taken sustainability
proses penentuan remunerasi telah memperhitungkan kinerja performance into account.
yang mencakup aspek keberlanjutan.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 109
Page 112
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Remuneration Structure for the Board of Commissioners and
Directors
Struktur Remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi The remuneration structure for members of the Board of
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi diberikan dengan Commissioners and Directors is provided in accordance with
memperhatikan pada ketentuan remunerasi yang berlaku, yaitu existing remuneration provisions, in the form of:
dalam bentuk:
1. Remunerasi bersifat tetap, adalah remunerasi yang tidak 1. Fixed remuneration, which is not linked to performance
dikaitkan dengan kinerja dan risiko antara lain gaji/ and risk, including salary/honorarium, Housing Allowance,
honorarium, Tunjangan Perumahan, Tunjangan Komunikasi, Communication Allowance, Holiday Allowance, Leave
Tunjangan Hari Raya, Tunjangan Cuti, Fasilitas/Biaya Allowance, Health Facility/Cost, and Other Facilities/
Kesehatan, Fasilitas/Tunjangan lainnya yang ditetapkan Allowances determined by the Bank as remuneration
oleh Bank sebagai Remunerasi yang diberikan tidak unrelated to performance.
berkaitan dengan kinerja.
2. Remunerasi bersifat variabel, adalah remunerasi yang 2. Variable remuneration, which is linked to performance and
dikaitkan dengan kinerja dan risiko antara lain tantiem risk, including Tantiem and Other Facilities/Allowances
dan Fasilitas/Tunjangan lainnya yang ditetapkan oleh determined by the Bank as remuneration based on
Bank sebagai remunerasi yang diberikan berdasarkan performance. Tantiem remuneration is provided in the form
atas kinerja. Remunerasi berupa Tantiem diberikan dalam of cash and shares or stock instruments issued by Bank
bentuk tunai dan saham atau instrumen saham yang Jatim.
diterbitkan oleh Bank Jatim.
Tabel struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Table of Remuneration Structure for the Board of Commissioners and Directors
Keterangan
Description
Jenis Penghasilan
NO
Types of Income
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
BOARD OF COMMISSIONERS BOARD OF DIRECTORS
1. Honorarium • Komisaris Utama 45% dari honorarium Direktur • Direktur Utama 100%
Honorarium Utama • Wakil Direktur Utama 90% dari honorarium
• Komisaris 90% dari honorarium Komisaris direktur utama
Utama • Direktur 80% dari honorarium Direktur Utama
• President Commissioner 45% of the President • President Director 100%
Director’s honorarium • Wakil Direktur Utama 90% dari honorarium
• Commissioner 90% of the President direktur utama
Commissioner’s honorarium • Director 80% of the President Director’s
honorarium
2. Tunjangan • Tunjangan Hari Raya • Tunjangan Hari Raya
Allowances • Religious Holiday Allowance • Religious Holiday Allowance
• Tunjangan Perumahan diberikan secara bulanan • Tunjangan Perumahan diberikan secara bulanan
apabila tidak menempati rumah dinas apabila tidak menempati rumah dinas
• Housing Allowance provided monthly if not • Housing Allowance provided monthly if not
occupying official residence occupying official residence
• Tunjangan Cuti Tahunan 1 (satu) kali honorarium
• Annual Leave Allowance: 1 (one) time the
honorarium
• Tunjangan Komunikasi diberikan secara • Tunjangan Komunikasi diberikan secara
lumpsum setiap bulan lumpsum setiap bulan
• Communication Allowance provided on a lump- • Communication Allowance provided on a lump-
sum basis each month sum basis each month
• Penghargaan Purna Jabatan sebesar 38 (tiga • Penghargaan Purna Jabatan sebesar 48 (empat
puluh delapan) kali honorarium puluh delapan) kali honorarium
• Post-Service Award amounting to 38 (thirty- • Post-Service Award amounting to 48 (forty-
eight) times the honorarium eight) times the honorarium
110 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 113
Sustainability Report
2025
Keterangan
Description
Jenis Penghasilan
NO
Types of Income
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
BOARD OF COMMISSIONERS BOARD OF DIRECTORS
3. Fasilitas • Fasilitas kendaraan dinas melalui program Car • Fasilitas kendaraan dinas melalui program Car
Facilities Ownership Program (COP) Ownership Program (COP)
• Company Vehicle Facility through the Car • Company Vehicle Facility through the Car
Ownership Program (COP) program Ownership Program (COP) program
• Fasilitas kesehatan rawat inap dan rawat jalan • Fasilitas kesehatan rawat inap dan rawat jalan
sesuai ketentuan internal Nomor: 064/03/01/ sesuai ketentuan internal Nomor: 064/03/01/
DKM/KEP tanggal 24 Juni 2025 DKM/KEP tanggal 24 Juni 2025
• Inpatient and outpatient healthcare facilities • Inpatient and outpatient healthcare facilities
in accordance with internal regulation in accordance with internal regulation
No. 064/03/01/DKM/KEP dated June 24, 2025 No. 064/03/01/DKM/KEP dated June 24, 2025
• Fasilitas Bantuan Hukum sesuai dengan • Fasilitas Bantuan Hukum sesuai dengan
ketentuan Bank ketentuan Bank
• Legal assistance facilities in accordance with • Legal assistance facilities in accordance with
Bank regulations Bank regulations
4. Bonus dan Tantiem • Bonus diberikan secara tunai • Bonus diberikan secara tunai
Bonus and Tantiem • Bonus given in cash • Bonus given in cash
• Tantiem diberikan tunai dan dalam bentuk saham • Tantiem diberikan tunai dan dalam bentuk saham
yang diterbitkan Bank Jatim. yang diterbitkan Bank Jatim.
• Tantiem is given in cash and in the form of shares • Tantiem is given in cash and in the form of shares
issued by Bank Jatim issued by Bank Jatim
Informasi nominal remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Information on the remuneration amounts for the Board
telah disampaikan secara rinci pada Laporan Tahunan bagian of Commissioners and Board of Directors is detailed in the
Tata Kelola Perusahaan. Corporate Governance section of the Annual Report.
Prosedur penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi The remuneration process for the Board of Commissioners and
dilakukan dengan berbagai tahap sebagai berikut: Board of Directors is carried out in several stages, including:
Komite Remunerasi dan Nominasi
The Remuneration and Nomination
melakukan evaluasi terhadap kebijakan
remunerasi dapat berkoordinasi 1 Committee evaluates the remuneration
policy in coordination with the Division
dengan Divisi yang membidangi
in charge of Human Resouces.
Sumber Daya manusia.
Komite Remunerasi dan Nominasi
menyampaikan hasil evaluasi The Remuneration and Nomination
remunerasi kepada Dewan Komisaris. 2 Committee submits the results of the
Board of Commissioners.
The Board of Commissioners submits
Dewan Komisaris menyampaikan
proposals and recommendations for
usulan dan rekomendasi remunerasi
bagi pengurus kepada Rapat Umum 3 remuneration for the management to
the General Meeting of Shareholders
Pemegang Saham (RUPS).
(GMS).
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 111
Page 114
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
Dalam proses penentuan remunerasi Dewan Komisaris dan In the process of determining the remuneration of the Board of
Direksi, Bank Jatim melibatkan pemangku kepentingan, antara Commissioners and the Board of Directors, Bank Jatim involves
lain, dari pemegang saham sebagaimana disampaikan dalam stakeholders, including shareholders, as conveyed through the
RUPS. Adapun usulan dan rekomendasi remunerasi dari Dewan General Meeting of Shareholders (GMS). The proposals and
Komisaris kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) recommendations on remuneration submitted by the Board of
dapat berupa: Commissioners to the GMS may take the following forms:
1. Persetujuan struktur, skala, bentuk dan besaran remunerasi; 1. Approval of the structure, scale, form, and amount of
atau remuneration; or
2. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk 2. Delegation of authority to the Board of Commissioners
menetapkan struktur, skala, bentuk dan besaran to determine the structure, scale, form, and amount of
remunerasi. remuneration.
Hasil pemungutan suara para pemangku kepentingan terkait The results of stakeholder voting regarding the remuneration
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi dapat dilihat di of the Board of Commissioners and the Board of Directors can
Laporan Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur be found in the Annual Report of PT Bank Pembangunan Daerah
Tbk bagian Tata Kelola Perusahaan. Jawa Timur Tbk, under the Corporate Governance section.
Konsultan Ekstern Terkait Kebijakan Remunerasi External Consultant Related to Remuneration Policy
Dalam penetapan kebijakan remunerasi, Bank bekerja sama In establishing its remuneration policy, the Bank collaborates
dengan Wilis Tower Watson yang bertugas untuk melakukan with Willis Towers Watson, which is responsible for conducting
benchmarking dan/atau Salary Survey sesuai dengan benchmarking and/or salary surveys based on the Bank’s
permintaan Bank mengenai kebijakan remunerasi agar dapat requirements, in order to ensure that its remuneration policy
selalu mengikuti perkembangan pasar tenaga kerja. remains aligned with developments in the labor market.
Bank Jatim juga melaporkan rasio total kompensasi tahunan Bank Jatim also reports the total compensation ratio of the
Direksi terhadap median total kompensasi tahunan karyawan. Board of Commissioners and Directors to total employee
Total kompensasi tahunan karyawan merupakan jumlah dari compensation. Total employee compensation is the sum of all
seluruh kompensasi yang diterima oleh karyawan. Selain itu, compensation received by employees. Additionally, Bank Jatim
Bank Jatim juga melaporkan rasio persentase kenaikan total reports the percentage ratio of the annual total salary increase
gaji tahunan untuk Direksi terhadap peningkatan persentase for the highest-level employees to the percentage increase
median total gaji untuk semua karyawan. Adapun rincian ratio of the median total salary for all employees. The details
disajikan sebagai berikut. are presented as follows.
Uraian
Rasio
Description
Rasio total gaji karyawan dengan level tertinggi terhadap median total gaji tahunan untuk semua karyawan
1:16
Ratio of the total remuneration of the highest-paid employee to the median total annual remuneration of all employees
Rasio persentase kenaikan total gaji tahunan untuk karyawan dengan level tertinggi terhadap peningkatan persentase median
total gaji untuk semua karyawan
0
Ratio of the percentage increase in total annual remuneration of the highest-paid employee to the median percentage
increase in total annual remuneration of all employees
(Dalam Jutaan Rupiah/In Million Rupiah)
Kenaikan (Penurunan)
Keterangan
2025 2024 2023 Increase (Decrease)
Description
2025:2024
A. Total kompensasi Dewan Komisaris dan Direksi
Total compensation of the Board of Commissioners 64.563 55.522 68.256 1,16
and the Board of Directors
B. Total kompensasi karyawan
1.195.646 1.067.358 973.217 1,12
Total compensation of employees
Rasio Total Kompensasi (A:B)
0,054 0,052 0,070
Total Compensation Ratio (A:B)
112 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 115
Sustainability Report
2025
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
Meeting of Board of Commissioners and Directors
Rapat internal Dewan Komisaris wajib diadakan secara berkala Internal meetings of the Board of Commissioners must be
paling kurang 2 (dua) bulan sekali (6 kali dalam setahun). held periodically at least once every 2 (two) months (six times
Selama tahun 2025, Dewan Komisaris telah melaksanakan dan a year). During 2025, the Board of Commissioners held and
mengikuti rapat internal sebanyak 21 (dua puluh satu) kali dan attended 21 (twenty-one) internal meetings and 13 (thirteen)
rapat gabungan Dewan Komisaris bersama Direksi sebanyak 13 joint meetings between the Board of Commissioners and the
(tiga belas) kali. Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi secara Board of Directors. The Board of Directors is required to hold
berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam setiap bulan dan/atau Board of Directors meetings regularly at least once each month
setiap waktu. and/or at any time as necessary.
Tabel Frekuensi dan Kehadiran Rapat Dewan Komisaris
Table of Frequency and Attendance of Board of Commissioners Meetings
Rapat Gabungan Dewan
Komisaris dengan Direksi
Rapat Dewan Komisaris RUPS
Joint Meeting of the Board of
Board of Commissioners Meeting GMS
Commissioners and the Board of
Directors
Jumlah dan Persentasi Kehadiran Jumlah dan Persentasi Kehadiran Jumlah dan Persentasi Kehadiran
Nama Jabatan
Number and Percentage of Number and Percentage of Number and Percentage of
Name Position
Attendance Attendance Attendance
Jumlah Jumlah Jumlah
Jumlah Jumlah Jumlah
Rapat Rapat Rapat
Kehadiran Persentase Kehadiran Persentase Kehadiran Persentase
Number Number Number
Number of Percentage Number of Percentage Number of Percentage
of of of
Attendance Attendance Attendance
Meetings Meetings Meetings
Adi Komisaris
Sulistyowati1) Utama
Independen
3 3 100% 4 4 100% 1 1 100%
Independent
President
Commissioner
Adhy Komisaris
Karyono Commissioner 21 1 5% 13 3 23% 1 1 100%
Muhammad Komisaris
Mas’ud Independen
21 21 100% 13 17 100% 1 1 100%
Independent
Commissioner
Dadang Komisaris
Setiabudi Independen
21 21 100% 13 17 100% 1 1 100%
Independent
Commissioner
Sumaryono2) Komisaris
Independen
9 9 100% 5 5 100% 1 1 100%
Independent
Commissioner
Asri Agung Komisaris
Putra3) Independen
2 2 100% 2 2 100% 1 1 100%
Independent
Commissioner
Keterangan : Description :
1)
Diangkat pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 22 Mei 2025 dan efektif 1)
Appointed at the Annual General Meeting of Shareholders for the 2024 Financial
sejak Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Year on May 22, 2025, and effective as of the Decree of the Members of the Board
tanggal 16 Oktober 2025. of Commissioners of the Financial Services Authority dated October 16, 2025.
2)
Diberhentikan pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 22 Mei 2025. 2)
Dismissed at the Annual General Meeting of Shareholders for the 2024 Financial
Year on May 22, 2025.
3)
Diangkat pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2024 tanggal 22 Mei 2025 dan efektif 3)
Appointed at the Annual General Meeting of Shareholders for the 2024 Financial
sejak Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Year on May 22, 2025, and effective as of the Decree of the Members of the Board
tanggal 29 Oktober 2025. of Commissioners of the Financial Services Authority dated October 29, 2025.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 113
Page 116
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
Rapat Gabungan Direksi dengan
Dewan Komisaris
Rapat Direksi RUPS
Joint Meeting of the Board
Board of Directors Meeting GMS
of Directors and the Board of
Commissioners
Jumlah dan Persentasi Kehadiran Jumlah dan Persentasi Kehadiran Jumlah dan Persentasi Kehadiran
Nama Jabatan
Number and Percentage of Number and Percentage of Number and Percentage of
Name Position
Attendance Attendance Attendance
Jumlah Jumlah Jumlah
Jumlah Jumlah Jumlah
Rapat Rapat Rapat
Kehadiran Persentase Kehadiran Persentase Kehadiran Persentase
Number Number Number
Number of Percentage Number of Percentage Number of Percentage
of of of
Attendance Attendance Attendance
Meetings Meetings Meetings
Busrul Iman1 Direktur
Utama
6 6 100% 5 5 100% 1 1 100%
President
Director
Winardi Direktur
Legowo2 Utama
5 5 100% 5 5 100% - - -
President
Director
R. Arief Wakil Direktur
Wicaksono3 Utama
10 10 100% 9 7 87.5% 1 1 100%
Vice President
Director
Edi Masrianto1 Direktur
Keuangan,
Treasury
& Global
Services
6 6 100% 5 5 100% 1 1 100%
Finance,
Treasury,
& Global
Services
Director
Zulhelfi Direktur IT,
Abidin1 Digital &
Operasional
6 6 100% 5 5 100% 1 1 100%
IT, Digital &
Operation
Director
Eko Direktur
Susetyono1 Manajemen
Risiko
6 6 100% 5 5 100% 1 1 100%
Risk
Management
Director
Arif Suhirman Direktur Bisnis
Menengah,
Korporasi &
Jaringan
Medium, 23 23 100% 13 11 85,6% 1 1 100%
Corporate
Business,
& Network
Director
Umi Rodiyah Direktur
Kepatuhan
23 23 100% 13 13 100% 1 1 100%
Compliance
Director
Tonny Direktur
Prasetyo2 Bisnis Mikro,
Ritel & Usaha
Syariah
4 4 100% 4 4 100% - - -
Micro, Retail
& Shariah
Business
Director
RM Direktur
Wahyukusumo Keuangan,
Wisnubroto2 Treasury
& Global
Services
4 4 100% 4 2 50% - - -
Finance,
Treasury,
& Global
Services
Director
Wiweko Direktur IT,
Probojakti2 Digital &
Operasional
4 4 100% 4 3 100% - - -
IT, Digital &
Operation
Director
114 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 117
Sustainability Report
2025
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
[OJK E.1, IFRS S1-GOVERNANCE, IFRS S2-GOVERNANCE]
The Responsible Party In Implementing Sustainable
Development
Peran Badan Tata Kelola Tertinggi The Role of the Highest Governance
Dalam Mengawasi Manajemen Dampak Body in Overseeing Impact Management
[OJK E.1, GRI 2-9, GRI 2-12, 2-14, FS12] [OJK E.1, GRI 2-9, GRI 2-12, 2-14, FS12]
Sebagai bagian dari industri perbankan nasional, Bank Jatim As part of the national banking industry, Bank Jatim plays an
berperan aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan active role in supporting sustainable development through
melalui penerapan keuangan berkelanjutan sesuai dengan the implementation of sustainable finance in accordance
mengacu pada ketentuan dan regulasi yang berlaku. Bank with applicable laws and regulations. The Bank consistently
Jatim senantiasa menerapkan keuangan berkelanjutan serta implements sustainable finance and integrates it into its
mengintegrasikannya ke dalam strategi maupun proses strategies as well as business processes. The integration of
bisnis Bank. Dalam mengintegrasikan penerapan keuangan sustainable finance across the Bank’s business processes is
berkelanjutan di seluruh proses bisnis Bank telah didasarkan carried out based on the principles of integrity, transparency,
pada prinsip integritas, transparansi, dan akuntabilitas. and accountability. 📊
Penerapan tersebut didukung oleh peran aktif Direksi dan Dewan This implementation is supported by the active role of the Board
Komisaris dalam memastikan bahwa aspek keberlanjutan of Directors and the Board of Commissioners in ensuring that
menjadi bagian integral dalam perumusan strategi jangka sustainability aspects become an integral part of the formulation of
panjang yang dituangkan dalam RAKB Bank dan pengambilan long-term strategies as outlined in the Bank’s Sustainable Finance
keputusan strategis. Pengawasan dilakukan melalui penetapan Action Plan (RAKB) and in strategic decision-making. Oversight is
kebijakan, sistem manajemen risiko, serta evaluasi kinerja conducted through the establishment of policies, risk management
yang mempertimbangkan aspek ESG. Di samping itu, Dewan systems, and performance evaluations that incorporate ESG
Komisaris dan Direksi Bank senantiasa memastikan bahwa aspects. In addition, the Board of Commissioners and the Board of
insan Bank memiliki pemahaman dan kesiapan yang memadai Directors continuously ensure that all employees possess adequate
untuk memenuhi kewajiban pengungkapan keberlanjutan understanding and readiness to fulfill sustainability disclosure
sesuai SPK 1 dan SPK 2. obligations in accordance with SPK 1 and SPK 2.
Selain itu, Bank juga menetapkan indikator kinerja yang selaras Furthermore, the Bank has established performance indicators
dengan tujuan keberlanjutan serta melakukan pemantauan aligned with sustainability objectives and conducts periodic
secara berkala untuk memastikan implementasi yang monitoring to ensure consistent implementation across all
konsisten di seluruh unit kerja. Melalui pendekatan tersebut, working units. Through this approach, the Bank strengthens
Bank Jatim mampu memperkuat ketahanan usaha dalam its business resilience in responding to the dynamic business
menghadapi dinamika lingkungan bisnis yang terus berubah environment while creating sustainable long-term value for all
serta menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan stakeholders.
bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen Bank Jatim dalam As a tangible manifestation of its commitment to implementing
mengimplementasikan prinsip-prinsip keberlanjutan pada sustainability principles across all operational activities, Bank
seluruh kegiatan operasionalnya, Bank Jatim menitikberatkan Jatim focuses its business activities on three main aspects:
aktivitas bisnisnya pada tiga aspek utama, yaitu ekonomi, economic, environmental, and social aspects, including climate
lingkungan, dan sosial, termasuk perubahan iklim. Fokus ini change. This focus is systematically outlined and regulated
dituangkan dan diatur secara sistematis dalam Rencana Aksi in the Sustainable Finance Action Plan (RAKB). The RAKB
Keuangan Berkelanjutan (RAKB). Dokumen RAKB disahkan document is approved by the Board of Directors and submitted
oleh Direksi dan disampaikan kepada Dewan Komisaris untuk to the Board of Commissioners and subsequently reported to
selanjutnya dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan. the Otoritas Jasa Keuangan.
Direktur Utama telah memberikan kewenangan terkait The President Director has delegated authority for the
pengembangan kebijakan dan strategi mengenai isu-isu development of policies and strategies on economic,
ekonomi, lingkungan, dan sosial, termasuk perubahan yang environmental, and social issues, including changes facing the
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 115
Page 118
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
dihadapi perusahaan, beserta dampaknya, kepada Vice President company and their impacts, to the Vice President of Strategic
Perencanaan Strategis dan Manajemen Kinerja yang bertanggung Planning and Performance Management, who is responsible
jawab atas pelaksanaan keuangan berkelanjutan di Bank for the implementation of sustainable finance at Bank Jatim.
Jatim. Pendelegasian kewenangan tersebut diperkuat dengan This delegation of authority was reinforced by the issuance
dikeluarkannya Surat Keputusan nomor 063/037/DIR/PSM/ of Decree No. 063/037/DIR/PSM/KEP dated June 12, 2024,
KEP tanggal 12 Juni 2024 tentang Tim Rencana Aksi Keuangan concerning the Sustainable Finance Action Plan Team of PT
Berkelanjutan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.
Dalam melaksanakan tugasnya, Vice President Perencanaan In carrying out their duties, the Vice President of Strategic
Strategis dan Manajemen Kinerja dibantu oleh Vice President Planning and Performance Management is assisted by the
Manajemen Risiko dan Perusahaan sebagai Wakil Manajer Vice President of Risk and Corporate Management as Deputy
Proyek, serta Assistant Vice President (AVP) Perencanaan Project Manager, and the Assistant Vice President (AVP) of
Strategis dan CMO sebagai Koordinator Pelaksana. Strategic Planning and the Chief Financial Officer (CMO)
Selanjutnya, Divisi Perencanaan Strategis dan Manajemen as Implementation Coordinator. Furthermore, the Strategic
bertanggung jawab kepada Pembina, yaitu Direktur Bank Planning and Management Division reports to the Supervisor,
Jatim, yang memiliki tugas untuk membina, membimbing, namely the Director of Bank Jatim, who is responsible for
dan memastikan tercapainya tujuan dari RAKB. Setiap fostering, guiding, and ensuring the achievement of the RAKB
tahun, Bank Jatim melakukan evaluasi terhadap RAKB, objectives. Bank Jatim conducts an annual evaluation of
yang kemudian disampaikan kepada Direksi dan dilaporkan the RAKB, which is then submitted to the Board of Directors
kepada Dewan Komisaris. Dewan Komisaris, dengan dukungan and reported to the Board of Commissioners. The Board of
dari Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, serta Commissioners, with support from the Audit Committee,
Komite Pemantau Risiko, melakukan pengawasan aktif the Remuneration and Nomination Committee, and the Risk
terhadap pelaksanaan RAKB, melakukan evaluasi berkala atas Monitoring Committee, actively oversees the implementation
pencapaian RAKB, serta memberikan arahan dan saran untuk of the RAKB, conducts regular evaluations of RAKB
memastikan keberhasilan pelaksanaan RAKB. achievements, and provides guidance and advice to ensure its
successful implementation.
Dewan Komisaris dan Direksi, sebagai badan tata kelola The Board of Commissioners and the Board of Directors, as
tertinggi di Bank Jatim, memiliki peran strategis dalam the highest governance bodies at Bank Jatim, have a strategic
mengembangkan, menyetujui, dan menetapkan tujuan, nilai- role in developing, approving, and establishing the company’s
nilai, serta strategi perusahaan, termasuk yang berkaitan objectives, values, and strategies, including those related to
dengan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial, termasuk economic, environmental, and social aspects, including changes
perubahan beserta dampaknya, termasuk risiko dan peluang and their impacts, including risks and opportunities related to
keberlanjutan dan perubahan iklim sebagai bentuk dukungan sustainability and climate change, in support of the Sustainable
terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Peran Development Goals. This role is realized through the review,
tersebut diwujudkan melalui proses pengkajian, penyusunan, preparation, monitoring, and evaluation of the RBB, RAKB,
pemantauan, dan evaluasi terhadap RBB, RAKB, Program Social and Environmental Responsibility Program (TJSL), and
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), serta kebijakan- other policies that support sustainability implementation. In the
kebijakan lain yang mendukung implementasi keberlanjutan. implementation of the review, preparation, as well as monitoring
Dalam pelaksanaan pengkajian, penyusunan, serta pemantauan and evaluation of the RBB, RAKB, TJSL, and related policies,
dan evaluasi RBB, RAKB, TJSL, dan kebijakan terkait, Direksi the Board of Directors and the Board of Commissioners involve
dan Dewan Komisaris melibatkan berbagai pemangku various stakeholders through various communication channels,
kepentingan melalui berbagai saluran komunikasi, antara lain including through the General Meeting of Shareholders
melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), penyampaian (GMS), submission of periodic reports, quarterly evaluations
laporan berkala, evaluasi triwulanan terhadap rencana program of program plans submitted in the RBB, RAKB, and TJSL, and
yang disampaikan dalam RBB, RAKB, dan TJSL, serta lainnya. others. The sustainable finance program measures the extent
Program keuangan berkelanjutan mengukur sejauh mana to which a Bank contributes to environmental sustainability as
sebuah Bank berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan a whole, not only from the financing side, but also includes the
secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi pembiayaan, tetapi Bank’s role in implementing sustainable business practices.
juga mencakup peran Bank dalam menerapkan praktik bisnis
berkelanjutan.
Mekanisme pemungutan suara yang berkaitan dengan isu-isu The voting mechanism related to environmental and social
lingkungan dan sosial dilaksanakan dengan prosedur yang sama issues is conducted using the same procedures as the voting
seperti mekanisme pemungutan suara untuk permasalahan mechanism for other matters in management meetings as well
lainnya dalam rapat pimpinan maupun dalam Rapat Umum as in the General Meeting of Shareholders (GMS). Information
116 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 119
Sustainability Report
2025
Pemegang Saham (RUPS). Informasi mengenai ketentuan regarding quorum requirements, voting rights, and decision-
kuorum, hak suara, serta proses pengambilan keputusan dalam making processes at the GMS is further elaborated in the
RUPS dijelaskan lebih lanjut pada Bab Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Chapter of the 2025 Annual Report of
dalam Laporan Tahunan Bank Jatim Tahun 2025. Bank Jatim.
Delegasi Tanggung Jawab untuk Delegation of Responsibility for
Mengelola Dampak [OJK E.1, GRI 2-13] Managing Impacts [OJK E.1, GRI 2-13]
Bank Jatim telah membentuk Tim RAKB, yang resmi ditetapkan Bank Jatim has established a Sustainable Finance Action
melalui Surat Keputusan Tim RAKB nomor 063/037/DIR/ Plan Team, officially established through the RAKB Team
PSM/KEP tanggal 12 Juni 2024 mengenai pembentukan Decree number 063/037/DIR/PSM/KEP dated June 12, 2024,
Tim Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan pada Bank Jatim. concerning the establishment of the Sustainable Finance
Melalui Surat Keputusan tersebut, Direktur Utama memberikan Action Plan Team at Bank Jatim. Through the Decree, the
pendelegasian kewenangan kepada Vice President Perencanaan President Director delegated authority to the Vice President of
Strategis dan Manajemen Kinerja untuk mengembangkan Strategic Planning and Performance Management to develop
kebijakan serta strategi yang berkaitan dengan isu-isu ekonomi, policies and strategies related to the economic, environmental,
lingkungan, dan sosial yang dihadapi perusahaan beserta and social issues faced by the company and their impacts. This
dampaknya. Pejabat tersebut juga bertanggung jawab dalam official is also responsible for implementing sustainable finance
pelaksanaan program keuangan berkelanjutan di lingkungan programs within Bank Jatim. The RAKB Team consistently
Bank Jatim. Tim RAKB senantiasa melakukan evaluasi setiap conducts quarterly evaluations of program plans submitted
triwulanan terhadap rencana program yang disampaikan dalam in the RBB, RAKB, and TJSL, as well as others submitted to
RBB, RAKB, dan TJSL, serta lainnya yang disampaikan kepada the Bank’s President Director, who is then submitted to the
Direktur Utama Bank yang selanjutnya disampaikan kepada Board of Commissioners of Bank Jatim. The composition
Dewan Komisaris Bank Jatim. Susunan tim ini telah disesuaikan of this team has been adjusted to the implementation of the
dengan implementasi struktur organisasi terbaru, yang terdiri latest organizational structure, which consists of the following
dari posisi-posisi sebagai berikut: positions:
Penasehat : Direktur Utama Advisory : President Director
Pembina : Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Trustee : Finance, Treasury & Global Services Director
Direktur Mikro, Ritel dan Menengah Micro, Retail, and Medium Director
Direktur Operasi Operations Director
Direktur Manajemen Risiko Risk Management Director
Direktur IT & Digital IT & Digital Director
Direktur Kepatuhan Compliance Director
Manajer : VP Perencanaan Strategis & Manajemen Project : VP of Strategic Planning & Performance
Proyek Kinerja Manager Management
Wakil Manajer : VP Manajemen Risiko Deputy Project : VP of Risk Management
Proyek Manager
Koordinator : AVP Perencanaan Strategis & Change Managing : AVP of Strategic Planning & Change
Pelaksana Management Coordinator Management
I. Proyek Penghematan Pelestarian Lingkungan I. Environmental Conservation Savings Project
Sub Manajer Proyek Pelaksana
Sub-Project Manager Organizer
VP Umum AVP Manajemen Aset AVP of Asset Management
VP of General
AVP Pengadaan Barang & Jasa AVP of Procurement of Goods & Services
AVP Fasilitas & Layanan AVP of Facilities & Services
VP Akuntansi & Manajemen Keuangan AVP Akuntansi & Pelaporan Keuangan AVP of Accounting & Financial Reporting
VP of Accounting & Financial
Management AVP Manajemen Keuangan & Perpajakan AVP of Financial Management & Taxation
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 117
Page 120
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
II. Proyek Bisnis dan Operasional II. Business and Operations Project
Sub Manajer Proyek Pelaksana
Sub-Project Manager Organizer
VP Dana dan Jasa AVP Dana dan Jasa Ritel dan Perorangan AVP of Retail and Individual Funding & Services
VP of Funds and Services
AVP Priority Banking dan Kustodian AVP of Priority Banking and Custodian
Unit Hubungan Kelembagaan AVP Hubungan Kelembagaan AVP of Institutional Relations
Institutional Relations Unit
VP Operasi AVP Operasional Dana AVP of Fund Operations
VP of Operations
AVP Rekonsiliasi E-Channel & Card Center AVP of E-Channel & Card Center Reconciliation
VP Kredit Komersial, Korporasi & AVP Kredit Komersial AVP of Commercial Credit
Sindikasi
VP of Commercial, Corporate and AVP Kredit Korporasi & Sindikasi APV of Corporate and Syndicated Credit
Syndicated Credit
VP Kredit Konsumer AVP Kredit Konsumer AVP of Consumer Credit
VP of Consumer Credit
AVP Kredit Properti AVP of Property Loans
VP Kredit Ritel & Menengah AVP Kredit Ritel AVP of Retail Loans
VP Retail Credit & Medium
AVP Kredit Menengah AVP of Medium Loans
VP Kredit Mikro AVP Manajemen Kredit Mikro AVP of Micro Credit Management
VP of Micro Credit
VP International Banking AVP Marketing Trade Finance & Remittance AVP of Marketing Trade Finance & Remittance
VP of International Banking
AVP Financial Institution AVP of Financial Institution
AVP Business Processing Trade Finnance & AVP of Business Processing Trade Finnance &
Remittance Remittance
VP Tresuri AVP ALMA AVP of ALMA
VP of Treasury
AVP Global Market AVP of Global Market
VP Analis Risiko Kredit AVP Analis Risiko Kredit Menengah, Korporasi & AVP of Medium, Corporate & Syndicated Credit
VP of Credit Risk Analysis Sindikasi Risk Analy
AVP Analis Risiko Kredit Konsumer, Ritel & Analis AVP of Consumer, Retail Credit Risk Analyst &
Risiko Pembiayaan Financing Risk Analyst
VP Restrukturisasi dan Pemulihan AVP Restrukturisasi & Pemulihan Kredit AVP of Commercial, Corporate & Sharia Financing
Kredit Komersial, Korporasi & Pembiayaan Syariah Credit Restructuring & Recovery
VP of Credit Restructuring and
Recovery AVP Restrukturisasi & Pemulihan Kredit AVP of Consumer, Retail, Medium Credit
Konsumer, Ritel, Menengah & Koordinator Restructuring & Branch Coordinator
Cabang
VP Bisnis Syariah AVP Dana dan Jasa Syariah AVP of Sharia Funds and Services
VP of Sharia Business
AVP Pembiayan Mikro & Konsumer Syariah AVP of Sharia Micro and Consumer Financing
AVP Pembiayaan Ritel, Menengah & Korporat AVP of Sharia Retail, Medium & Corporate
Syariah Financing
VP Pendukung Bisnis Syariah AVP Operasional Jasa AVP of Service Operations
VP of Sharia Business Support
AVP Perencanaan, Akuntansi & Umum AVP of Planning, Accounting & General
VP Manajemen Jaringan & Layanan AVP Manajemen Cabang AVP of Branch Management
VP of Network & Service Management
AVP Service Excellent AVP of Service Excellent
VP Manajemen Anak Perusahaan AVP Perencanaan & Sinergi Anak Perusahaan AVP of Subsidiary Planning & Synergy
VP of Subsidiary Management
VP Pengembangan Produk AVP Pengembangan Produk Kredit Dana & Jasa AVP of Credit, Funding & Service Product
VP of Product Development Development
AVP Pengembangan Produk Tresuri & Syariah AVP of Treasury & Sharia Product Development
VP Administrasi Kredit AVP Administrasi Kredit AVP of Credit Administration
VP of Credit Administration
AVP Operasi Administrasi Kredit Cabang AVP Branch Credit Administration Operations
III. Proyek Pelaporan
118 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 121
Sustainability Report
2025
III. Reporting Project
Sub Manajer Proyek Pelaksana
Sub-Project Manager Organizer
VP Corporate Secretary AVP Kesekretariatan AVP of Secretariat
VP of Corporate Secretary
AVP Komunikasi Korporat AVP of Corporate Communications
AVP Manajemen Investor AVP of Investor Relations Management
IV. Proyek Pembuatan Kebijakan dan SOP IV. Policy and SOP Development Project
Sub Manajer Proyek Pelaksana
Sub-Project Manager Organizer
VP Kebijakan dan Prosedur AVP Kepatuhan & Tata Kelola AVP of Compliance & Governance
VP of Policy and Procedures
AVP APU PPT AVP of Anti-Money Laundering & Counter-
Terrorism Financing (AML CTF)
AVP Kebijakan dan Prosedur AVP of Policy and Procedures
AVP Manajemen Risiko Pasar, Likuiditas dan AVP of Market, Liquidity & Corporate Risk
Perusahaan Management
AVP Manajemen Risiko Kredit AVP of Credit Risk Management
AVP Manajemen Risiko Operasional AVP of Operational Risk Management
AVP Operasional Human Capital AVP of Human Capital Operations
AVP Hubungan Industrial & HCBP AVP of Industrial Relations & HCBP
AVP Learning Center AVP of Learning Center
AVP Pengembangan Human Capital AVP of Human Capital Development
AVP Pengembangan Audit AVP of Audit Development
AVP Audit Wilayah AVP of Regional Audit
AVP Audit Kantor Pusat AVP of Head Office Audit
AVP Audit Teknologi Informasi AVP of Information Technology Audit
AVP Hukum Wilayah AVP of Regional Legal
AVP Hukum Perusahaan AVP of Corporate Legal
AVP Penanganan Kasus AVP of Case Handling
V. Proyek Pengembangan Sistem V. System Development Project
Sub Manajer Proyek Pelaksana
Sub-Project Manager Organizer
VP Teknologi Informasi AVP Perancanaan TI & Tata Kelola AVP of IT Planning & Governance
VP of Information Technology
AVP Manajemen Aplikasi AVP of Application Management
AVP Infrastruktur TI & Operasi AVP of IT Infrastructure & Operations
AVP Manajemen Data Perusahaan AVP of Corporate Data Management
VP Digital Banking AVP Pengembangan Ekosistem & Bisnis Digital AVP of Digital Ecosystem & Business Development
VP of Digital Banking
AVP Pengembangan Digital Banking AVP of Digital Banking Development
AVP Digital Banking QA & Evaluasi AVP of Digital Banking QA & Evaluation
Unit Security TI AVP Security TI AVP of IT Security
IT Security Unit
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 119
Page 122
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
Tugas dan tanggung jawab Tim RAKB adalah sebagai berikut. Duties and Responsibilities of the RAKB Team are as follows.
Susunan Tim
Keuangan
Berkelanjutan Tugas dan Tanggungjawab
Sustainable Duties and Responsibilities
Finance team
Composition
Penasihat a. Memberikan kebijakan, masukan, nasehat dan pertimbangan-pertimbangan dalam pengelolaan dan pelaksanaan
Advisory Keuangan Berkelanjutan
b. Melakukan pengawasan dan penilaian atas sistem pengendalian, pengelolaan, dan pelaksanaan pada seluruh kegiatan
Keuangan Berkelanjutan dan memberikan saran-saran perbaikannya.
a. Providing policies, inputs, advice, and considerations in the management and implementation of Sustainable Finance
b. Supervising and assessing the system of control, management, and implementation of all Sustainable Finance activities
and providing suggestions for improvment
Pembina a. Pembina berwenang bertindak untuk dan atas nama pembina;
Trustee b. Pengesahan program kerja dan rancangan anggaran;
c. Memberikan keputusan mengenai perubahan Anggaran sesuai dengan kewenangan limitnya;
d. Pengangkatan dan pemberhentian anggota.
a. The Trustee is authorized to act for and on behalf of the Trustee;
b. Ratification of work programs and budget plans;
c. Providing decisions regarding changes to the Budget based on the authority of the limit;
d. Appointment and dismissal of members.
Manajer Proyek a. Bertanggungjawab kepada Pembina atas usulan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan;
Project Manager b. Di dalam melaksanakan tugasnya, Manajer Proyek bertanggung jawab secara operasional dan administratif kepada
Pembina;
c. Memastikan Keuangan Berkelanjutan dalam hal pelaksanaannya berjalan sesuai dengan usulan rencana;
d. Sebagai koordinator dan mengarahkan Tim sehingga tujuan Keuangan Berkelanjutan tercapai sesuai dengan target yang
ditetapkan.
a. Responsible to the Trustees for the proposed Sustainable Finance Action Plan;
b. In carrying out their duties, the Project Manager is operationally and administratively responsible to the Trustee;
c. Ensuring Sustainable Finance in terms of its implementation based on the proposed plan;
d. Coordinating and directing the Teams so that Sustainable Finance goals are achieved based on the targets set.
Wakil Manajer a. Bertanggungjawab kepada Manager Proyek atas usulan rencana serta realisasi pencapaian Keuangan Berkelanjutan;
Proyek b. Sebagai koordinator dan mengarahkan Tim sehingga tujuan Keuangan Berkelanjutan tercapai sesuai dengan target yang
Deputy Project ditetapkan.
Manager a. Responsible to the Project Manager for the proposed plan and realization of Sustainable Finance Achievement;
b. As a coordinator and directing tge Team so that Sustainable Finance goals are achieved based on the targets set.
Sub Manajer Proyek a. Bertanggungjawab kepada manajer proyek atas realisasi pencapaian Keuangan Berkelanjutan;
Sub Project Manager b. Melakukan koordinasi bersama Tim agar pelaksanaan Keuangan Berkelanjutan berjalan sesuai dengan usulan rencana;
c. Memastikan pendampingan Tim atas rencana Keuangan Berkelanjutan berjalan sesuai dengan usulan rencana.
a. Responsible to the Project Manager for the realization of Sustainable Finance achievements;
b. Coordinating with the Team so that the implementation of Sustainable Finance runs based on the proposed plan;
c. Ensuring that the Team’s assistance on the Sustainable Finance plan runs based on the proposed plan.
Koordinator a. Bertanggungjawab kepada Manajer Proyek atas realisasi pencapaian Keuangan Berkelanjutan;
Pelaksana b. Memastikan pelaksanaan Keuangan Berkelanjutan berjalan sesuai dengan usulan rencana.
Managing a. Responsible to the Project Manager for the realization of Sustainable Finance achievement;
Coordinator b. Ensuring the implementation of Sustainable Finance runs based on the proposed plan.
Pelaksana a. Bertanggung jawab kepada Manajer Proyek atas pelaksanaan dan kelengkapan data diunit kerjanya/divisinya;
Organizer b. Sebagai Tim yang mewakili unit kerjanya sehingga tujuan Keuangan Berkelanjutan tercapai sesuai dengan target yang
ditetapkan.
a. Responsible to the Project Manager for the implementation and completeness of data in his work unit/ division;
b. As a team representing its work unit so that Sustainable Finance goals are achieved based on the targets set.
Dewan Komisaris dan Direksi, sebagai badan tata kelola The Board of Commissioners and Directors as the highest
tertinggi di Bank Jatim, memiliki peran strategis dalam governance body at Bank Jatim plays a significant role in
mengembangkan, menyetujui, dan menetapkan tujuan, nilai- developing, approving, and setting goals, values, and corporate
nilai, serta strategi perusahaan, termasuk yang berkaitan strategies, including those related to economic, environmental,
dengan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial beserta and social aspects and their impacts as a form of support for the
dampaknya, sebagai bentuk dukungan terhadap Tujuan Sustainable Development Goals. This role is manifested among
Pembangunan Berkelanjutan. Peran tersebut diwujudkan others in the review, preparation, monitoring, and evaluation
melalui proses pengkajian, penyusunan, pemantauan, dan of the Bank’s Business Plan (RBB), Sustainable Finance Action
evaluasi terhadap RBB, RAKB, Program Tanggung Jawab Sosial Plan (RKSB), and Social Environmental Responsibility Programs
dan Lingkungan (TJSL), serta kebijakan-kebijakan lain yang (TJSL) as well as policies that support the achievement of
mendukung implementasi keberlanjutan. sustainability programs.
120 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 123
Sustainability Report
2025
Dalam pelaksanaan pengkajian, penyusunan, serta pemantauan In the review, preparation, monitoring, and evaluation, RBB,
dan evaluasi RBB, RAKB, TJSL, dan kebijakan terkait, Direksi RKAB, and TJSL as well as policies, the Board of Directors,
dan Dewan Komisaris melibatkan berbagai pemangku and the Board of Commissioners involve various stakeholders
kepentingan melalui berbagai saluran komunikasi, antara lain through various channels or media, such as GMS, periodic
melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), penyampaian reports, quarterly periodic evaluations of program plans
laporan berkala, evaluasi triwulanan terhadap rencana program submitted in RBB, RKAB, and TJSL, and so on.
yang disampaikan dalam RBB, RAKB, dan TJSL, serta lainnya.
Peran badan tata kelola dalam mengidentifikasi dan mengelola The role of governance bodies in identifying and managing
isu ekonomi, sosial, dan lingkungan beserta dampak, risiko, serta economic, social, and environmental topics along with impacts,
peluangnya terwujud dalam penyusunan RAKB. Badan tata risks, and opportunities is realized in the preparation of
kelola tertinggi bertanggung jawab atas pelaksanaan berbagai RKAB. The role carried out by the highest governing body is
program keuangan berkelanjutan yang dipilih dalam RAKB. to be responsible for the implementation of various selected
Program keuangan berkelanjutan ini mengukur sejauh mana sustainable finance programs in the RKAB. The sustainable
sebuah Bank berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan finance program refers to how environmentally friendly a bank
secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi pembiayaan, tetapi is as a whole, not only in terms of financing but also includes
juga mencakup peran Bank dalam menerapkan praktik bisnis the bank’s participation in implementing sustainable business.
berkelanjutan.
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan
Berkelanjutan [OJK E.2, GRI 2-17, FS4, IFRS S1-GOVERNANCE, IFRS S2-GOVERNANCE]
Competency Development Related to Sustainable
Finance
Pada tahun 2025, Bank Jatim menyelenggarakan pelatihan In 2025, Bank Jatim will hold training and seminars for the
maupun seminar untuk Dewan Komisaris, Direksi, dan unit Board of Commissioners, Directors, and sustainability units
penanggungjawab keberlanjutan yang bertujuan meningkatkan aimed at enhancing collective knowledge, skills, and experience
pengetahuan kolektif, keterampilan dan pengalaman terkait related to sustainable finance. The implementation of education
keuangan berkelanjutan. Pelaksanaan pendidikan dan and training for Bank Jatim employees is stipulated in Board
pelatihan bagi insan Bank Jatim telah tertuang pada SK Direksi of Directors Decree No. 062/03/05/DIR/HCP/KEP dated
No.062/03/05/DIR/HCP/KEP Tanggal 01 Februari 2023 February 1, 2023, concerning SOPs for Education and Training.
Perihal SOP Pendidikan dan Pelatihan. Rincian disampaikan Details are presented in the table below.
pada tabel di bawah ini.
Tabel Pengembangan Kompetensi Keuangan Berkelanjutan bagi Dewan Komisaris
Table of Sustainable Development Competency Development for the Board of Commissioners
Jenis Pelatihan dan Materi
Pengembangan Waktu / Tempat
Nama Jabatan Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan Penyelenggara
Name Position Type of Training and Time and Place of Organizer
Competency Development Implementation
Materials / Training
Muhammad Mas’ud Komisaris Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Jakarta, 25 Februari 2025 Badan Sertifikasi Manajemen
Independen Risk Management Certification Level 7 Jakarta, February 25, Risiko (BSMR)
Independent 2025
Commissioner
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 121
Page 124
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Pengembangan Waktu / Tempat
Nama Jabatan Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan Penyelenggara
Name Position Type of Training and Time and Place of Organizer
Competency Development Implementation
Materials / Training
Asri Agung Putra Komisaris Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 Jakarta, 03 Juli 2025 Badan Sertifikasi Manajemen
Independen Risk Management Certification Level 6 Jakarta, July 3, 2025 Risiko (BSMR)
Independent
Commissioner
Tabel Pengembangan Kompetensi Keuangan Berkelanjutan bagi Direksi
Sustainable Finance Competency Development Table for Directors
Jenis Pelatihan dan Materi
Pengembangan Waktu / Tempat
Nama Jabatan Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan Penyelenggara
Name Position Type of Training and Time and Place of Organizer
Competency Development Implementation
Materials / Training
Winardi Legowo Direktur Utama Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, 15 Desember 2025 Lembaga Pengembangan
President Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, December 15, 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
Director
Busrul Iman* Direktur Utama Change For Breakthrough Jakarta, 21 Januari 2025 Remaja Tampubolon
President Change For Breakthrough Jakarta, January 21, 2025
Director
Tantangan Perbankan 2025 Serta Arah Jakarta, 20 Januari 2025 Heru Kristiyana
Kebijakan Ojk Dan Antisipasinya Jakarta, January 20, 2025
Banking Challenges in 2025 and OJK Policy
Directions and Anticipation
R Arief Wicaksono Wakil Dikretur Change For Breakthrough Jakarta, 21 Januari 2025 Remaja Tampubolon
Utama Change For Breakthrough Jakarta, January 21, 2025
Vice President
Director Tantangan Perbankan 2025 Serta Arah Jakarta, 20 Januari 2025 Heru Kristiyana
Kebijakan Ojk Dan Antisipasinya Jakarta, January 20, 2025
Banking Challenges in 2025 and OJK Policy
Directions and Anticipation
Tantangan Perbankan 2025 Serta Arah Jakarta, 20 Januari 2025 Heru Kristiyana
Kebijakan Ojk Dan Antisipasinya Jakarta, January 20, 2025
Banking Challenges in 2025 and OJK Policy
Directions and Anticipation
Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, 16 Desember 2025 Lembaga Pengembangan
Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, December 16, 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
Change For Breakthrough Jakarta, 21 Januari 2025 Remaja Tampubolon
Change For Breakthrough Jakarta, January 21, 2025
Arif Suhirman Direktur Bisnis Tantangan Perbankan 2025 Serta Arah Jakarta, 20 Januari 2025 Heru Kristiyana
Menengah, Kebijakan Ojk Dan Antisipasinya Jakarta, January 20, 2025
Korporasi & Banking Challenges in 2025 and OJK Policy
Jaringan Directions and Anticipation
Medium,
Corporate Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, 16 Desember 2025 Lembaga Pengembangan
Business, Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, December 16, 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
and Network
Director Change For Breakthrough Jakarta, 21 Januari 2025 Remaja Tampubolon
Change For Breakthrough Jakarta, January 21, 2025
122 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 125
Sustainability Report
2025
Jenis Pelatihan dan Materi
Pengembangan Waktu / Tempat
Nama Jabatan Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan Penyelenggara
Name Position Type of Training and Time and Place of Organizer
Competency Development Implementation
Materials / Training
Edi Masrianto* Direktur Change For Breakthrough Jakarta, 21 Januari 2025 Remaja Tampubolon
Keuangan, Change For Breakthrough Jakarta, January 21, 2025
Treasury Dan
Global Services Tantangan Perbankan 2025 Serta Arah Jakarta, 20 Januari 2025 Heru Kristiyana
Finance, Kebijakan Ojk Dan Antisipasinya Jakarta, January 20, 2025
Treasury, and Banking Challenges in 2025 and OJK Policy
Global Services Directions and Anticipation
Director
Eko Susetyono* Direktur Tantangan Perbankan 2025 Serta Arah Jakarta, 20 Januari 2025 Heru Kristiyana
Manajemen Kebijakan Ojk Dan Antisipasinya Jakarta, January 20, 2025
Risiko Banking Challenges in 2025 and OJK Policy
Risk Directions and Anticipation
Management
Director Webinar Kelangsungan Bisnis 2025 Jakarta, 22 Januari 2025 Institute of Compliance
Pendekatan Risiko Hukum Dan Manajemen Jakarta, January 22, 2025 Profesional Indonesia (Icopi)
Kepatuhan
Webinar Kelangsungan Bisnis 2025
Pendekatan Risiko Hukum Dan Manajemen
Kepatuhan
Change For Breakthrough Jakarta, 21 Januari 2025 Remaja Tampubolon
Change For Breakthrough Jakarta, January 21, 2025
Raden Mas Direktur Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, 16 Desember 2025 Lembaga Pengembangan
Wahyukusumo Keuangan, Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, December 16, 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
Wisnubroto Treasury Dan
Global Services Implementasi Internal Control Over Financial Jakarta, 28 Agustus 2025 Center For Risk Management &
Finance, Reporting (Icofr) Jakarta, August 28, 2025 Sustainability (CRMS)
Treasury, and
Global Services
Director
Tonny Prasetyo Direktur Bisnis Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, 15 Desember 2025 Lembaga Pengembangan
Mikro, Ritel & Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, December 15, 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
Usaha Syariah
Micro, Retail &
Sharia Business
Director
Umi Rodiyah Direktur Change For Breakthrough Jakarta, 21 Januari 2025 Remaja Tampubolon
Kepatuhan Change For Breakthrough Jakarta, January 21, 2025
Compliance
Director Tantangan Perbankan 2025 Serta Arah Jakarta, 20 Januari 2025 Heru Kristiyana
Kebijakan OJK Dan Antisipasinya Jakarta, January 20, 2025
Banking Challenges in 2025 and OJK Policy
Directions and Anticipation
Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, 16 Desember 2025 Lembaga Pengembangan
Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, December 16, 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
Wiweko Probojakti Direktur It, Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, 15 Desember 2025 Lembaga Pengembangan
Digital & Strategic Governance For Banking Executive Jakarta, December 15, 2025 Perbankan Indonesia (LPPI)
Operasional
IT, Digital and Peningkatan Profesionalisme Chartered Jakarta, 09 Juni 2025 Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)
Operation Accountant PPCA Jakarta, June 9, 2025
Director Improving the Professionalism of Chartered
Accountants PPCA
Zulhelfi Abidin* Direktur It, Change For Breakthrough Jakarta, 21 Januari 2025 Remaja Tampubolon
Digital & Change For Breakthrough Jakarta, January 21, 2025
Operasional
IT, Digital and Tantangan Perbankan 2025 Serta Arah Jakarta, 20 Januari 2025 Heru Kristiyana
Operation Kebijakan OJK Dan Antisipasinya Jakarta, January 20, 2025
Director Banking Challenges in 2025 and OJK Policy
Directions and Anticipation
Keterangan: Note:
*)Berhenti menjabat sejak berakhirnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan *) Ceased his/her term of office at the end of the Annual General Meeting of
Tahun Buku 2024 yang di selenggarakan tanggal 22 Mei 2025 Shareholders for the 2024 Financial Year, which was held on May 22, 2025.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 123
Page 126
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
Tabel Pengembangan Kompetensi Keuangan Berkelanjutan bagi Dewan Pengawas Syariah
Table of Sustainable Finance Competency Development for the Sharia Supervisory Board
Jenis Pelatihan dan Materi
Pengembangan Waktu / Tempat
Nama Jabatan Kompetensi /Pelatihan Pelaksanaan Penyelenggara
Name Position Type of Training and Time and Place of Organizer
Competency Development Implementation
Materials / Training
Drs. Kh. Afifuddin Dewan Workshop Pra Ijtima Sanawi (ANNUAL 10 September 2025 DSN MUI
Muhajir Pengawas MEETING) DPS X September 10, 2025
Syariah DPS X Pre-Ijtima Sanawi (ANNUAL
Sharia MEETING) Workshop
Supervisory
Board
Muhammad Nasih Dewan Pelatihan Dasar Muamalah Maliyah dan 10 Juli 2025 DSN MUI
Pengawas Fatwa DSN-MUI July 10, 2025
Syariah Basic Training in Muamalah Maliyah and
Sharia DSN-MUI Fatwa
Supervisory
Board
Tamhid Masyhudi Dewan Pelatihan Dasar Muamalah Maliyah dan 10 Juli 2025 DSN MUI
Pengawas Fatwa DSN-MUI July 10, 2025
Syariah Basic Training in Muamalah Maliyah and
Sharia DSN-MUI Fatwa
Supervisory
Board
Tabel Pengembangan Kompetensi Keuangan Berkelanjutan bagi Unit Penanggung Jawab Keuangan Berkelanjutan
Table of Finance Competency Development Table for the Sustainable Finance Responsible Unit
Materi Pengembangan Kompetensi/ Jumlah
Waktu dan Tempat
Pelatihan Peserta Penyelenggara
Pelaksanaan
Competency Development Material/ Number of Organizer
Date and Location
Training Participants
Corporate Secretary For Sustainability Governance 25 September 2025, Jakarta
1 Infobank Media Group
September 25, 2025, Jakarta
Governance Risk And Compliance (GRC) 25 September 2025, Jakarta
1 Asbanda
September 25, 2025, Jakarta
Membangun Sistem Kepatuhan Terintegrasi Untuk
Penguatan Tata Kelola Dan Kesehatan Bank Yang
19 Juni 2025, Jakarta Learning Media Indonesia
Berkualitas 4
June 19, 2025, Jakarta (LMI)
Building an Integrated Compliance System to Strengthen
Quality Bank Governance and Health
Optimalisasi Tata Kelola Bank Umum Berdasarkan SEOJK
29 Oktober 2025, Online
Optimization of Commercial Bank Governance Based on 3 PT Van Institusi Indonesia
October 29, 2025, Online
SEOJK Regulations
Pelatihan Kelembagaan, Manajemen Risiko, Strategi Anti
Fraud Dan Perlindungan Konsumen Dana Pensiun 09 Oktober 2025, Online
6 Dhani Gunawan Idat
Institutional Training, Risk Management, Anti-Fraud October 09, 2025, Online
Strategy, and Consumer Protection for Pension Funds
Pelatihan Manajemen Risiko Kredit 27 November 2025, Online Pt Nayottama Dinamika
4
Credit Risk Management Training November 27, 2025, Online Indonesia
Public Training Digital Maturity, Artificial Intelligence,
10 Desember 2025, Online Intellectual Business
Cybersecurity, And Cyber Resilience “A Governance 2
December 10, 2025, Online Community (Ibc)
Essential Strategy”
Strategic Governance For Banking Executive 15 December 2025, Online Lembaga Pengembangan
7
December 15, 2025, Online Perbankan Indonesia (LPPI)
124 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 127
Sustainability Report
2025
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
[OJK E.3, FS2, IFRS S1-RISK MANAGEMENT, IFRS S2-RISK MANAGEMENT]
Risk Assessment of Sustainable Financial Implementation
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bank Jatim menyadari In carrying out its business activities, Bank Jatim cannot avoid
bahwa terdapat berbagai potensi risiko yang dapat timbul potential risks arising from its operational activities. Through
sebagai konsekuensi dari aktivitas operasional yang dilakukan. risk management, Bank Jatim strives to minimize the negative
Oleh karena itu, melalui penerapan manajemen risiko yang impact of potential risks including risks faced related to 3
terintegrasi, Bank Jatim secara berkelanjutan berupaya (three) aspects namely economic, social, and environmental
meminimalkan dampak negatif yang mungkin muncul dari aspects. Risk management aims to manage the risks inherent
potensi risiko tersebut, termasuk risiko yang berkaitan dengan in the Bank’s activities that will provide maximum sustainable
tiga aspek utama, yaitu aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. additional value to all bank activities. The risk management
Penerapan manajemen risiko ini ditujukan untuk mengelola process is implemented as part of daily activities to ensure
berbagai risiko yang melekat pada seluruh aktivitas Bank that risks can be considered, evaluated, and responded to in
sehingga mampu memberikan nilai tambah yang berkelanjutan an appropriate manner and time. The implementation of Bank
serta mendukung tercapainya kinerja yang optimal dalam Jatim’s risk management consists of:
setiap kegiatan operasional. Proses manajemen risiko
dijalankan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas
operasional sehari-hari, dengan tujuan memastikan bahwa
setiap risiko dapat diidentifikasi, dipertimbangkan, dievaluasi,
serta direspons secara tepat baik dari segi metode penanganan
maupun waktu pelaksanaannya. Adapun pelaksanaan
manajemen risiko di Bank Jatim terdiri dari:
a. Identifikasi dan Penilaian Risiko a. Risk Identification and Assessment
Agar tercipta manajemen risiko yang efektif, risiko perlu To create effective risk management, risks need to be
didefinisikan dengan jelas, diidentifikasi secara proaktif dan clearly defined, proactively identified, and assessed on
dinilai secara berkelanjutan dengan dasar forward looking. an ongoing basis on a forward-looking basis. Proper risk
Identifikasi dan penilaian risiko yang tepat berfokus pada identification and assessment focuses on awareness of
kesadaran dan memahami seluruh risiko inheren yang and understanding all major inherent risks in business
utama dalam aktivitas bisnis atau risiko-risiko utama yang activities or key risks that may arise from external factors
dapat muncul dari faktor eksternal atau ketidakpastian. or uncertainty.
Bank melakukan identifikasi risiko melalui hasil self The Bank conducts risk identification through the results
assesment Profil risiko cabang (PRC) sebagai alat Risk of the (PRC) branch risk profile self-assessment as a risk
Control Self-Assessment di cabang, yang merupakan control self-assessment tool in the branch, which is a
suatu pendekatan terstruktur yang memungkinkan structured approach that allows the First Line of Defense
First Line of Defense untuk melakukan identifikasi dan to identify and assess key risks and controls to plan
penilaian terhadap risiko kunci dan kontrol sehingga appropriate corrective actions to minimize existing risk
dapat merencanakan tindakan perbaikan yang tepat untuk exposure.
meminimalkan eksposur risiko yang ada.
b. Pengukuran Risiko b. Risk Measurement
Pengukuran risiko bertujuan untuk mengukur profil risiko Risk measurement aims to measure the Bank’s risk
Bank guna memperoleh gambaran efektifitas penerapan profile to obtain an overview of the effectiveness of risk
manajemen risiko dengan mengetahui besaran risiko suatu management implementation by knowing the amount of
produk, portofolio dan aktifitas, serta dampaknya terhadap risk of a product, portfolio, and activity, as well as its impact
profitabilitas dan permodalan Bank. on the Bank’s profitability and capital.
c. Pengelolaan dan Pengendalian Risiko c. Risk Management and Control
Pengelolaan dan mitigasi risiko merupakan bagian yang Risk management and mitigation is an integral part of the
tidak terpisahkan dari bisnis Bank yang bertujuan untuk Bank’s business which aims to reduce risk to a manageable
mengurangi risiko sampai kepada tingkat yang dapat level and within the limits of risk appetite.
dikelola dan dalam batasan risk appetite.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 125
Page 128
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan 06 Governance 2025 d. Pemantauan dan pelaporan d. Monitoring and Reporting Pemantauan risiko bertujuan untuk mengevaluasi Risk monitoring aims to evaluate risk exposure on an eksposur risiko secara berkesinambungan dan melakukan ongoing basis and improve the reporting process if there penyempurnaan proses pelaporan apabila terdapat are changes in the Bank’s business activities, products, perubahan kegiatan usaha Bank, produk, transaksi, faktor transactions, risk factors, information technology, and risk risiko, teknologi informasi dan sistem informasi manajemen management information systems is material. These risks risiko yang bersifat material. Risiko-risiko tersebut are monitored and reported regularly to endure that they dipantau dan dilaporkan secara berkala untuk memastikan are within the Bank’s risk appetite. bahwa risiko-risiko tersebut masih dalam batasan risk appetite Bank. Dalam kerangka three lines of defense, Bank Jatim menerapkan In the framework of the three lines of defense, Bank Jatim pembagian peran yang jelas dalam pengelolaan risiko, implements a clear division of roles in risk management, termasuk risiko terkait perubahan iklim. Lini pertama, yaitu including climate-related risks. The first line, namely the unit bisnis dan operasional, bertanggung jawab dalam business and operational units, is responsible for identifying, mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko yang timbul assessing, and managing risks arising from operational dari aktivitas operasional maupun penyaluran kredit, antara activities and credit distribution, among others through lain melalui pelaksanaan Risk Control Self-Assessment. Lini the implementation of Risk Control Self-Assessment. The kedua, yaitu Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) dan second line, comprising the Risk Management Unit (RMU) fungsi kepatuhan, berperan dalam merumuskan kebijakan, and the compliance function, is responsible for formulating melakukan pemantauan, serta memastikan bahwa pengelolaan policies, conducting monitoring, and ensuring that risk risiko, termasuk risiko iklim, telah sesuai dengan kerangka management, including climate risk, is aligned with the Bank’s manajemen risiko dan risk appetite Bank. Sementara itu, lini risk management framework and risk appetite. Meanwhile, the ketiga, yaitu Satuan Kerja Audit Intern (SKAI), menjalankan third line, namely the Internal Audit Unit (IAU), performs an fungsi assurance secara independen untuk mengevaluasi independent assurance function to evaluate the effectiveness efektivitas penerapan pengendalian internal dan manajemen of internal control and risk management implementation risiko secara menyeluruh. comprehensively. Dalam proses mengidentifikasi dan mengelola risiko iklim, In the process of identifying and managing climate risk, there terdapat kemungkinan munculnya risiko yang disebabkan oleh is a possibility of risks arising from increasingly extreme perubahan iklim yang semakin ekstrem. Salah satu bentuk dampak climate change conditions. One form of impact from such dari kondisi tersebut adalah terjadinya perubahan cuaca yang conditions is extreme weather variability that may trigger ekstrem yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, hydrometeorological disasters, such as heavy rainfall, seperti hujan lebat, tanah longsor, angin puting beliung, kemarau landslides, strong winds, prolonged drought, hail, and flooding. berkepanjangan, hujan es, serta genangan air. Oleh karena itu, Therefore, the Bank has implemented a Business Continuity Bank Jatim memiliki Business Continuity Management (BCM) Management (BCM) framework as a guideline for handling yang digunakan sebagai pedoman dalam penanganan berbagai various potential disasters and operational disruptions. potensi bencana maupun gangguan operasional yang dapat Through the implementation of BCM activities, Bank Jatim terjadi. Melalui pelaksanaan aktivitas dalam kerangka Business regularly monitors information issued by the Meteorology, Continuity Management (BCM) tersebut, Bank Jatim secara rutin Climatology, and Geophysics Agency (BMKG), enabling the melakukan pemantauan terhadap informasi yang disampaikan Bank Jatim to conduct early risk identification, provide early oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), warnings, and disseminate information to all employees to sehingga Bank Jatim dapat melakukan identifikasi risiko enhance preparedness against potential disasters. sejak tahap awal, memberikan peringatan dini (early warning), serta menyosialisasikan informasi tersebut kepada seluruh pegawai agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana. Bank Jatim juga telah melaksanakan pengukuran Climate Risk Bank Jatim has also implemented a Climate Risk Management System (CRMS) yang merupakan pengukuran Management System (CRMS) measurement, which measures emisi yang bersumber dari aktivitas nasabah pembiayaan. emissions from financing customer activities. The approach Pendekatan yang digunakan dalam proses penghitungan emisi used in calculating financing customer emissions refers to nasabah pembiayaan mengacu pada estimasi emisi gas rumah estimated greenhouse gas (GHG) emissions covering Scope kaca (GRK) yang mencakup cakupan 1, dan cakupan 2. Data 1 and Scope 2. The data and information used in these 126 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 129
Sustainability Report
2025
dan informasi yang digunakan dalam pengukuran tersebut measurements are adjusted based on data availability based
disesuaikan dengan ketersediaan data berdasarkan klasifikasi on the Tier 4 classification.
Tier 4.
Dewan Komisaris dan Direksi senantiasa menjalankan fungsi The Board of Commissioners and the Board of Directors
pengawasan aktif atas penerapan manajemen risiko terhadap consistently exercise an active oversight role over the
seluruh aktivitas operasional dan strategis Bank. Dalam rangka implementation of risk management across all operational
mendukung penerapan Manajemen Risiko secara efektif, and strategic activities of the Bank. To support the effective
Direksi secara aktif terlibat dalam Komite Manajemen Risiko implementation of Risk Management, the Board of Directors is
serta pembentukan Komite dalam struktur Dewan Komisaris actively involved in the Risk Management Committee and has
seperti Komite Pemantau Risiko dan Komite Audit. established committees within the Board of Commissioners
structure, such as the Risk Monitoring Committee and the Audit
Committee.
Dalam menjalankan fungsi penerapan Manajemen Risiko To effectively implement Risk Management, the Board of
secara efektif, Direksi memperoleh dukungan dari Satuan Directors receives support from the Risk Management Work
Kerja Manajemen Risiko (SKMR) yang bertanggung jawab Unit (SKMR), which is responsible for implementing various
melaksanakan berbagai tahapan pengelolaan risiko, mulai stages of risk management, from risk identification and risk
dari proses identifikasi risiko, pengukuran tingkat risiko, measurement to risk mitigation and risk control. In carrying out
pelaksanaan mitigasi risiko, hingga pengendalian risiko. its duties, the Risk Management Work Unit (SKMR) periodically
Dalam pelaksanaan tugasnya, Satuan Kerja Manajemen Risiko prepares a Risk Evaluation Report, which is prepared every
(SKMR) secara berkala menyusun Laporan Evaluasi Risiko three months. The report is then submitted to various levels
yang disusun setiap 3 (tiga) bulan sekali. Laporan tersebut of management within the organization, including the Board
kemudian disampaikan kepada berbagai tingkatan manajemen of Commissioners, and reported to authorized external parties
di dalam organisasi, termasuk kepada Dewan Komisaris, serta such as the Financial Services Authority.
dilaporkan kepada pihak eksternal yang berwenang seperti
Otoritas Jasa Keuangan.
Cakupan dan Frekuensi Audit [FS9] Scope and Frequency of Audits [FS9]
Satuan kerja Audit Internal (SKAI) Bank Jatim bertanggung Bank Jatim’s Internal Audit Unit (SKAI) is responsible for
jawab untuk melaksanakan evaluasi serta berperan aktif dalam conducting evaluations and playing an active role in improving
meningkatkan efektivitas pelaksanaan keuangan berkelanjutan the effectiveness of sustainable finance implementation
secara berkala di seluruh unit kerja. Satuan Kerja Audit Internal periodically in all work units. The Internal Audit Work Unit (SKAI)
(SKAI) melakukan fungsi assurance terhadap debitur yang performs an assurance function for debtors whose business
bidang usahanya memiliki potensi dampak negatif terhadap fields have a potential negative impact on the environment by
lingkungan dengan melakukan pengecekan dokumen terkait checking documents related to environmental friendliness, to
ramah lingkungan, untuk memastikan bahwa debitur telah ensure that debtors have complied with applicable laws and
memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. regulations. The audit is conducted using a sampling method
Audit dilakukan dengan metode sampling dengan pendekatan with a Risk-Based Audit approach, which begins with an audit
Risk Based Audit, yaitu pendekatan audit yang dimulai dengan risk assessment process (risk profile). This ensures that audit
proses penilaian risiko audit (risk profile), sehingga dalam planning, execution, and reporting focus more on high-risk and
perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan auditnya lebih critical areas. The sampling method applied is the Judgmental
difokuskan pada area penting yang berisiko tinggi. Metode Sampling approach, taking into account the population and
pengambilan sampling menggunakan pendekatan metode historical issues.
Judgmental Sampling dengan memperhatikan populasi dan
historis permasalahan.
Teknik audit yang dilakukan untuk memperoleh bahan The audit techniques used to obtain relevant evidence in
pembuktian yang relevan dalam rangka membandingkan order to compare the actual conditions (condition) with the
keadaan yang ada (kondisi) dengan keadaan yang seharusnya expected conditions (criteria) include substantive testing of
(kriteria) antara lain substantive test atas laporan keuangan, financial statements, interviews, verification, analysis, tracing,
wawancara, verifikasi, analisa, trasir, rekonsiliasi, inspeksi dan reconciliation, inspection, and, if necessary, confirmation with
bila diperlukan dapat dilakukan konfirmasi kepada pihak ketiga third parties (Notary, Public Appraisal Office/KJPP, Public
(Notaris, KJPP, KAP, Bouwheer, dan lainnya). Accounting Firm/KAP, Bouwheer, and others).
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 127
Page 130
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
Kegiatan Audit pada tahun 2025 sesuai Rencana Kerja Audit The audit activities in 2025 according to the Internal Audit
Divisi Audit Internal (Audit Plan) Tahun 2025 No. 064/001/ Division Audit Work Plan (Audit Plan) for 2025 No. 064/001/
AUI/AUDITPLAN Tanggal 22 Januari 2025. Divisi Audit Internal AUI/AUDITPLAN dated January 22, 2025. The Internal Audit
telah melaksanakan pemeriksaan General Audit di Kantor Division has conducted General Audits at Conventional Branch
Cabang Konvensional, Kantor Cabang Syariah, Audit Tematik, Offices, Sharia Branch Offices, Thematic Audits, Information
Audit Teknologi Informasi, dan Audit Klarifikasi sesuai dengan Technology Audits, and Clarification Audits under its authority.
kewenangan yang dimiliki.
Frekuensi pemeriksaan General Audit di Kantor Cabang dan The frequency of General Audit inspections at Branch Offices
Divisi adalah sekali dalam setahun, dengan rincian pemeriksaan and Divisions is once a year, with the details of the inspections
pada tahun 2025 adalah sebagai berikut: in 2025 as follows:
Cabang/Divisi Tanggal Pelaksanaan
No.
Branch/Division Implementation date
1 Cabang Probolinggo Probolinggo Branch 10 Februari – 21 Februari 2025 February 10 – February 21, 2025
2 Cabang Kediri Kediri Branch 10 Februari – 21 Februari 2025 February 10 – February 21, 2025
3 Cabang Perak Perak Branch 10 Februari – 21 Februari 2025 February 10 – February 21, 2025
4 Cabang Kraksaan Kraksaan Branch 10 Februari – 21 Februari 2025 February 10 – February 21, 2025
5 Cabang Dr Sutomo Dr. Sutomo Branch 22 April – 6 Mei 2025 April 22 – May 6, 2025
6 Cabang HR Muhammad HR Muhammad Branch 23 April – 7 Mei 2025 April 23 – May 7, 2025
7 Cabang Jombang Jombang Branch 24 April – 8 Mei 2025 April 24 – May 8, 2025
8 Cabang Bojonegoro Bojonegoro Branch 15 Mei – 28 Mei 2025 May 15 – May 28, 2025
9 Cabang Lamongan Lamongan Branch 21 Mei – 5 Juni 2025 May 21 – June 5, 2025
10 Cabang Sampang Sampang Branch 10 Juni – 23 Juni 2025 June 10 – June 23, 2025
11 Cabang Madiun Madiun Branch 20 Juni – 4 Juli 2025 June 20 – July 4, 2025
12 Cabang Ponorogo Ponorogo Branch 20 Juni – 4 Juli 2025 June 20 – July 4, 2025
13 Cabang Pacitan Pacitan Branch 30 Juni – 11 Juli 2025 June 30 – July 11, 2025
14 Cabang Ngawi Ngawi Branch 30 Juni – 11 Juli 2025 June 30 – July 11, 2025
15 Cabang Kepanjen Kepanjen Branch 03 Februari – 26 Februari 2025 03 February – 26 February
2025
16 Cabang Bondowoso Bondowoso Branch 12 februari – 18 Februari 2025 February 12 – February 18, 2025
17 Cabang Syariah Madiun Madiun Sharia Branch 24 Juni – 1 Juli 2025 June 24 – July 1, 2025
18 Divisi Umum General Affairs Division 10 Februari – 21 Februari 2025 February 10 – February 21, 2025
19 Divisi Human Capital Human Capital Division 13 Maret – 26 Maret 2025 March 13 – March 26, 2025
20 Divisi Kebijakan & Prosedur Policy & Procedures Division 13 Maret – 26 Maret 2025 March 13 – March 26, 2025
21 Divisi Manajemen Anak Subsidiary Management Division 13 Maret – 26 Maret 2025 March 13 – March 26, 2025
Perusahaan
22 Divisi Operasi Operations Division 13 Maret – 26 Maret 2025 March 13 – March 26, 2025
23 Divisi Restrukturisasi & Credit Restructuring & 13 Maret – 26 Maret 2025 March 13 – March 26, 2025
Penyelesaian Kredit Settlement Division
128 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 131
Sustainability Report
2025
Cabang/Divisi Tanggal Pelaksanaan
No.
Branch/Division Implementation date
24 Divisi Kredit Menengah Korporasi Corporate and Syndicated 24 April – 8 Mei 2025 April 24 – May 8, 2025
dan Sindikasi Medium-Scale Loan Division
25 Divisi Bisnis Syariah Sharia Business Division 27 Mei – 13 Juni 2025 May 27 – June 13, 2025
26 Divisi Kredit Ritel Retail Loan Division 2 Juni – 17 Juni 2025 June 2 – June 17, 2025
27 Divisi Kredit Mikro Micro Loan Division 23 Juni – 7 Juli 2025 June 23 – July 7, 2025
28 Cabang Syariah Jember Jember Sharia Branch 14 Juli – 25 Juli 2025 July 14 – July 25, 2025
29 Cabang Kangean Kangean Branch 14 Juli – 25 Juli 2025 July 14 – July 25, 2025
30 Cabang Sumenep Sumenep Branch 04 Agustus – 15 Agustus 2025 August 4 – August 15, 2025
31 Cabang Jakarta Jakarta Branch 13 Agustus – 27 Agustus 2025 August 13 – August 27, 2025
32 Cabang Batu Batu Branch 14 Agustus – 28 Agustus 2025 August 14 – August 28, 2025
33 Cabang Malang Malang Branch 15 Agustus – 29 Agustus 2025 August 15 – August 29, 2025
34 Cabang Batam Batam Branch 20 Agustus – 02 September August 20 – September 2, 2025
2025
35 Cabang Situbondo Situbondo Branch 15 September – 26 September September 15 – September 26,
2025 2025
36 Cabang Syariah Kediri Kediri Sharia Branch 17 September – 30 September September 17 – September 30,
2025 2025
37 Cabang Pasuruan Pasuruan Branch 22 September – 03 Oktober September 22 – October 3,
2025 2025
38 Cabang Banyuwangi Banyuwangi Branch 22 September – 03 Oktober September 22 – October 3,
2025 2025
39 Cabang Jember Jember Branch 22 September – 03 Oktober September 22 – October 3,
2025 2025
40 Cabang Mojokerto Mojokerto Branch 16 Oktober – 29 Oktober 2025 October 16 – October 29, 2025
41 Cabang Syariah Sidoarjo Sidoarjo Sharia Branch 20 Oktober – 31 Oktober 2025 October 20 – October 31, 2025
42 Cabang Sidoarjo Sidoarjo Branch 20 Oktober – 31 Oktober 2025 October 20 – October 31, 2025
43 Cabang Utama Surabaya Surabaya Main Branch 23 Oktober – 05 November October 23 – November 5,
2025 2025
44 Cabang Syariah Surabaya Surabaya Sharia Branch 27 Oktober – 07 November October 27 – November 7, 2025
2025
45 Cabang Caruban Caruban Branch 04 Agustus – 08 Agustus 2025 August 4 – August 8, 2025
46 Cabang Trenggalek Trenggalek Branch 24 November – 28 November November 24 – November 28,
2025 2025
47 Divisi Kredit Konsumer Consumer Credit Division 22 Juli – 04 Agustus 2025 July 22 – August 4, 2025
48 Divisi Treasury Treasury Division 28 Juli – 12 Agustus 2025 July 28 – August 12, 2025
49 Divisi Dana Jasa Fund Services Division 20 Oktober – 31 Oktober 2025 October 20 – October 31, 2025
50 Divisi Perencanaan Strategis dan Strategic Planning and 27 Oktober – 07 November October 27 – November 7, 2025
Manajemen Kinerja Performance Management 2025
Division
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 129
Page 132
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan [OJK E.4, GRI 2-29, FS5]
Relationship with Stakeholders
Proses pelibatan para pemangku kepentingan dilakukan dengan The stakeholder engagement process is conducted with the aim
tujuan untuk memenuhi harapan serta kebutuhan mereka of fulfilling their expectations and needs through approaches that
melalui pendekatan yang sesuai, tepat sasaran, dan dapat are appropriate, targeted, and accountable. In addition, efforts to
dipertanggungjawabkan. Di samping itu, upaya dalam memenuhi meet these expectations must remain aligned with applicable laws
harapan tersebut harus tetap selaras dengan ketentuan peraturan and regulations. This is important as stakeholders play a crucial
perundang-undangan yang berlaku. Hal ini menjadi penting role in ensuring the successful implementation of strategies and
karena para pemangku kepentingan memiliki peran yang sangat the achievement of the established objectives.
krusial dalam memastikan keberhasilan pelaksanaan strategi
serta tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.
Pelibatan pemangku kepentingan yang dilakukan oleh Bank Stakeholder engagement carried out by Bank Jatim is directed
Jatim diarahkan pada kepentingan bisnis Bank Jatim dengan toward the Bank’s business interests by prioritizing corporate
mengedepankan isu tanggung jawab sosial perusahaan, social responsibility issues, environmental concerns, and by
kepedulian terhadap masalah lingkungan, serta memperhatikan considering priority levels in establishing communication with
skala prioritas dalam membangun komunikasi dengan berbagai various strategic partners. Stakeholder identification is conducted
mitra strategis. Identifikasi pemangku kepentingan, dilakukan based on proximity and their level of influence/importance on the
berdasarkan pendekatan (proximity) dan besarnya pengaruh/ Bank. The determination of stakeholders to be engaged is carried
kepentingan (influence) mereka terhadap Bank. Penentuan out through internal analysis coordinated by the Corporate
pemangku kepentingan yang akan dilibatkan ditentukan Secretary Division. Based on this identification process, the Bank’s
melalui analisis oleh pihak internal Bank yang dikoordinasikan stakeholders and engagement initiatives are presented as follows.
oleh Divisi Corporate Secretary. Dari identifikasi tersebut,
pemangku kepentingan dan upaya pelibatan Bank Jatim dapat
dilihat sebagai berikut.
Pelibatan Pemangku Kepentingan
The involvement of stakeholders
Metode Pelibatan dan
Pemangku
Frekuensi Pelibatan Respon Perusahaan Topik Bahasan
Kepentingan
Engagement Method and Company Response Topics Covered
Stakeholder
Frequency of Engagement
Investor Pertemuan berkala, minimal satu kali • Penyediaan informasi berkala • Penerapan tata kelola organisasi.
Investors dalam setahun kinerja Bank Jatim. • Kinerja Bank Jatim termasuk
Periodic meetings, at least once a year • Komunikasi secara langsung kinerja sosial dan lingkungan
maupun melalui analisis, guna • Mendiskusikan isu-isu
memastikan penyampaian keberlanjutan yang memberikan
informasi material. dampak material
• Penyelenggaraan RUPS. • Implementation of organizational
• Provision of periodic information governance.
on Bank Jatim’s performance. • Bank Jatim’s performance
• Communication directly or through including social and environmental
analysis, to ensure the delivery of performance
material information. • Discussing sustainability issues
• Holding GMS. that have a material impact
Nasabah • Kunjungan nasabah, dilakukan • Melakukan Inovasi produk, jasa • Perlindungan data nasabah.
Customer sesuai kebutuhan serta layanan sesuai kebutuhan • Informasi tentang produk, jasa dan
• Survei kepuasan nasabah, dan perkembangan teknologi. Perusahaan.
dilakukan satu tahun sekali • Penyampaian informasi produk, • Penanganan dan penyelesaian
• Penyelesaian permasalahan jasa dan layanan. keluhan.
yang disampaikan oleh nasabah, • Perlindungan data nasabah sesuai • Mendiskusikan isu-isu
dilakukan sesuai kebutuhan peraturan. keberlanjutan yang memberikan
• Customer visits are conducted as • Penyediaan layanan pengaduan dampak material
needed. nasabah baik manual maupun • Protection of customer data.
• Customer satisfaction surveys are berbasis digital, dan mekanisme • Information about products,
conducted once a year. penyelesaiannya. services, and the Company.
130 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 133
Sustainability Report
2025
Metode Pelibatan dan
Pemangku
Frekuensi Pelibatan Respon Perusahaan Topik Bahasan
Kepentingan
Engagement Method and Company Response Topics Covered
Stakeholder
Frequency of Engagement
• Problem resolution reported by • Innovating products, services, and • Handling and resolving complaints.
customers is carried out according services according to needs and • Discussing sustainability issues
to needs. technological developments. that have a material impact
• Providing product, service, and
service information.
• Protecting customer data in
accordance with regulations.
• Providing both manual and digital
customer complaint services and
mechanisms.
Karyawan • Pertemuan antara manajemen • Penyusunan Perjanjian Kerja • Kepastian dan perlindungan
Employee dengan serikat pekerja, minimal Bersama (PKB). hubungan ketenagakerjaan.
satu kali setahun. • Penyelenggaraan pelatihan dan • Kesejahteraan dan pemenuhan
• Jatim Improvement Meeting, satu peningkatan kompetensi pekerja, hak-hak normatif.
kali setahun. serta pembentukan assessment • Pengembangan kompetensi dan
• Pelatihan dan Pendidikan karyawan center. karier.
• Silaturahmi perayaan dan • Lingkungan kerja yang kondusif • Pencapaian kinerja karyawan
peringatan hari besar keagamaan. dan produktif. • Mendiskusikan isu-isu
• Pemberian layanan kesehatan bagi • Reviu dan survei kesejahteraan keberlanjutan yang memberikan
karyawan pekerja secara berkala. dampak material
• Employee gathering • Memastikan seluruh karyawan • Certainty and protection of
• Meetings between management sehat employment relations.
and the labor union, at least once a • Melakukan kegiatan refreshing • Employee welfare and fulfillment of
year. berupa employee gathering. normative rights.
• East Java Improvement Meeting, • Preparation of the Collective Labor • Competency and career
once a year. Agreement (CLA). development.
• Employee training and education. • Implementation of employee • Employee performance
• Gatherings for celebrations and training and competency achievement.
religious holidays. development programs, as • Discussion of sustainability issues
• Provision of health services for well as the establishment of an that have material impacts.
employees. assessment center.
• Employee gatherings. • Provision of a conducive and
productive working environment.
• Periodic review and employee
welfare surveys.
• Ensuring the health and well-being
of all employees.
• Organizing refreshment activities
in the form of employee gatherings.
Masyarakat • Visits and communication with • Pemberian kesempatan kepada • Informasi akses dan pendidikan
Community the community and the local masyarakat sebagai Agen Laku keuangan.
community around the Bank’s Pandai. • Pemberdayaan dan peningkatan
operational areas, according to • Bantuan pembinaan dan kesejahteraan.
needs and requirements. pendampingan mitra binaan. • Akses pendidikan dan
• Pelaksanaan program TJSL, dan • Program Bank Jatim Peduli pengembangan budaya.
Program Bank Jatim Peduli meliputi Budaya, Kesehatan, • Pembangunan dan Revitalisasi
• Perekrutan masyarakat sekitar Pendidikan, dan Sosial Lainnya infrastruktur.
wilayah operasional • Pemberian kesempatan sebagai • Pembangunan, Revitalisasi, dan
• Visit and communication with karyawan Bank Jatim Bantuan untuk peningkatan
the community, as needed and • Providing opportunities to the kesehatan masyarakat.
required. community as Laku Pandai Agents. • Memberikan kesempatan yang
• Implementation of the CSR • Assistance in coaching and sama bagi seluruh calon karyawan
program and Bank Jatim Peduli mentoring fostered partners. • Mendiskusikan isu-isu
Program • Bank Jatim Peduli Program keberlanjutan yang memberikan
• Recruitment of communities includes Culture, Health, Education, dampak material
around operational areas and Other Social. • Access information and financial
• Providing opportunities as education.
employees of Bank Jatim • Empowerment and welfare
improvement.
• Access to education and cultural
development.
• Infrastructure development and
revitalization.
• Development, revitalization, and
assistance to improve public
health.
• Providing equal opportunities for
all prospective employees
• Discussing sustainability issues
that have a material impact.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 131
Page 134
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
Metode Pelibatan dan
Pemangku
Frekuensi Pelibatan Respon Perusahaan Topik Bahasan
Kepentingan
Engagement Method and Company Response Topics Covered
Stakeholder
Frequency of Engagement
Regulator • Pertemuan dengan regulator, • Penyesuaian kebijakan dan • Kepatuhan terhadap hukum dan
sesuai kebutuhan. peraturan internal, sesuai perundang undangan yang berlaku
• Melaksanakan koordinasi dan peraturan yang diterbitkan • Komitmen pada regulator/otoritas
komunikasi dengan regulatir dan regulator. perbankan.
atau pengawas perbankan • Penerapan prinsip-prinsip GCG di • Komunikasi berkesinambungan.
• Keterlibatan pada kegiatan seluruh unit kerja. • Pembahasan atas kinerja Bank
pemerintah daerah setempat, • Penyampaian laporan kinerja Jatim
sesuai dengan kebutuhan • Meetings with regulators are • Penyampaian Laporan Tahunan,
• Meetings with regulators, as conducted as needed. Laporan Keberlanjutan, serta
needed. • Coordination and communication laporan lain.
• Coordination and communication with regulators and/or banking • Mendiskusikan isu-isu
with banking regulators and/or supervisory authorities are carried keberlanjutan yang memberikan
supervisors. out as required. dampak material
• Participation in local government • Participation in activities of local • Compliance with applicable laws
activities, as required. government is conducted as and regulations.
needed. • Commitment to regulators/
banking supervisory authorities.
• Continuous communication.
• Discussion of Bank Jatim’s
performance.
• Submission of the Annual Report,
Sustainability Report, and other
reports.
• Discussion of sustainability issues
with material impacts.
Lembaga Swadaya Komunikasi • Pemberian informasi terkait kinerja • Kepatuhan terhadap hukum.
Masyarakat (LSM) Communication Bank Jatim • Komitmen pada Tanggung Jawab
• Pelaksanaan Program TJSL Sosial dan Lingkungan (TJSL).
• Providing information regarding • Mendiskusikan isu-isu
Bank Jatim’s performance keberlanjutan yang memberikan
• Implementing the CSR Program dampak material
• Compliance with the law.
• Commitment to Social and
Environmental Responsibility
(TJSL).
• Discussing sustainability issues
that have a material impact
Media Massa Press Release Pemberian informasi atas isu terkini • Kinerja keuangan
Mass media Press Release Bank Jatim • Kinerja non keuangan
Providing information on the latest • Informasi lain yang relevan
issues at Bank Jatim • Mendiskusikan isu-isu
keberlanjutan yang memberikan
dampak material
• Financial performance
• Non-financial performance
• Other relevant information
• Discuss sustainability issues that
have a material impact
132 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 135
Sustainability Report
2025
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan
Berkelanjutan [OJK E.5]
Problems with the Development of Sustainable Development
Dalam penerapan keuangan berkelanjutan, Bank Jatim masih In implementing sustainable finance, Bank Jatim still faces
menemui berbagai tantangan yang bersumber dari faktor internal internal challenges, including:
Bank, antara lain:
1. Pengembangan Kapasitas Internal: Bank Jatim dalam 1. Internal Capacity Development: The bank has not yet fully
memenuhi target penyelenggaraan pelatihan internal seperti achieved its target for internal training programs, such as
In House Training Sustainable Finance Awareness belum the In-House Training on Sustainable Finance Awareness.
tercapai sepenuhnya.
2. Penyaluran Kredit Berbasis Keberlanjutan: realisasi 2. Sustainable Credit Distribution: The realization of
penyaluran kredit tersebut belum mencapai target yang sustainable credit disbursement has not yet met the set
ditetapkan. Hal ini menunjukkan perlunya strategi lebih targets, indicating the need for further strategies to drive
lanjut dalam mendorong pembiayaan ke sektor-sektor ramah financing in environmentally friendly sectors.
lingkungan.
3. Konsolidasi Proses Bisnis: Bank Jatim memerlukan waktu 3. Business Process Consolidation: Significant time and effort
dan upaya yang signifikan untuk memastikan seluruh elemen are required to ensure that all organizational elements
organisasi selaras dengan prinsip keuangan berkelanjutan. align with sustainable finance principles.
4. Pemahaman dan Implementasi Prinsip Keberlanjutan: Masih 4. Understanding and Implementing Sustainability Principles:
terdapat kebutuhan untuk meningkatkan pemahaman There is still a need to enhance in-depth understanding
mendalam serta penerapan prinsip-prinsip keuangan and application of sustainable finance principles across
berkelanjutan di seluruh jajaran internal Bank. Langkah all internal levels. While a Sustainable Finance Action Plan
serius telah diambil dengan membentuk Tim Rencana Aksi Team has been established, effective implementation
Keuangan Berkelanjutan, namun implementasi di lapangan requires commitment and adaptation from all employees.
memerlukan komitmen dan adaptasi dari seluruh karyawan.
Atas berbagai tantangan internal yang dihadapi, Bank Jatim telah To address various internal challenges, Bank Jatim has
melakukan berbagai upaya mitigasi atas tantangan tersebut yaitu implemented several mitigation efforts, including:
dengan:
1. Meningkatkan Frekuensi Pelatihan dengan menjadwalkan 1. Increasing Training Frequency by scheduling regular and
pelatihan rutin dan wajib bagi seluruh karyawan, khususnya mandatory training for all employees, especially those
bagi yang terlibat langsung dalam pembiayaan berkelanjutan. directly involved in sustainable financing.
2. Melakukan kolaborasi dengan pihak eksternal yaitu 2. Collaboration with External Parties by partnering with the
menggandeng Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Financial Services Authority (OJK), Bank Indonesia, and
dan Lembaga Swadaya Masyarakt (LSM) lingkungan environmental NGOs to provide more in-depth training
untuk memberikan pelatihan yang lebih mendalam serta and inviting ESG (Environmental, Social, and Governance)
mengundang pakar ESG (Environmental, Social, Governance) experts as mentors for the internal team.
sebagai mentor bagi tim internal.
3. Sertifikasi dan Insentif: Bank Jatim memberikan sertifikasi 3. Certification and Incentives: Providing special certification
khusus bagi karyawan yang telah menyelesaikan pelatihan for employees who complete sustainable finance
keuangan berkelanjutan serta menyediakan insentif atau training and offering incentives or rewards for those who
penghargaan bagi karyawan yang berhasil menerapkan successfully implement sustainable finance concepts in
konsep sustainable finance dalam pekerjaannya. their work.
4. Penguatan Kebijakan Kredit Berkelanjutan 4. Strengthening Sustainable Credit Policies
5. Pengembangan Produk Keuangan Berkelanjutan 5. Developing Sustainable Financial Products
6. Kemitraan dengan Lembaga Keuangan dan Pemerintah 6. Partnerships with Financial Institutions and Government Entities
7. Integrasi Keberlanjutan dalam Struktur Organisasi 7. Integration of Sustainability into the Organizational Structure
8. Digitalisasi dan Otomasi Proses Bisnis 8. Digitalization and Automation of Business Processes
9. Audit dan Evaluasi Berkala 9. Periodic Audits and Evaluations
10. Penyusunan Panduan dan SOP Berbasis ESG 10. Development of ESG-Based Guidelines and Standard
Operating Procedures (SOPs)
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 133
Page 136
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
11. Meningkatkan Keterlibatan Karyawan dan Budaya Perusahaan 11. Enhancing Employee Engagement and Corporate Culture
12. Komitmen dan Komunikasi Manajemen 12. Commitment and Management Communication
Selain, tantangan dari internal, Bank juga menghadapi tantangan In addition to internal challenges, the Bank also faces external
yang berasal dari eksternal Bank di di antaranya: challenges, including:
1. Kurangnya Literasi dan Kesadaran Masyarakat tentang 1. Lack of Financial Literacy and Public Awareness of
Keuangan Berkelanjutan: Banyak nasabah dan pelaku Sustainable Finance: Many customers and business actors
usaha yang belum memahami pentingnya praktik keuangan have yet to understand the importance of sustainable
berkelanjutan, sehingga minat terhadap produk dan layanan financial practices, leading to low interest in eco-friendly
ramah lingkungan masih rendah. products and services.
2. Ekosistem Pendukung yang Belum Optimal: Keterbatasan 2. Suboptimal Supporting Ecosystem: Limited infrastructure
infrastruktur dan dukungan dari berbagai pihak, seperti and support from various parties, such as local governments
pemerintah daerah dan lembaga keuangan lainnya, and other financial institutions, hinder the development of
menghambat pengembangan produk keuangan hijau dan green financial products and the distribution of credit to
penyaluran kredit ke sektor-sektor ramah lingkungan. environmentally friendly sectors.
3. Kondisi Sosial dan Budaya: Preferensi masyarakat yang masih 3. Social and Cultural Conditions: People’s preference for
terbiasa dengan praktik perbankan konvensional menjadi conventional banking practices poses a challenge in
tantangan dalam mengedukasi dan mengalihkan mereka ke educating and transitioning them to sustainable banking
layanan perbankan yang berkelanjutan. services.
4. Dinamika Lingkungan dan Perubahan Iklim: Perubahan 4. Environmental Dynamics and Climate Change: Changes
kondisi lingkungan dan iklim dapat mempengaruhi portofolio in environmental conditions and climate can impact Bank
kredit Bank Jatim, terutama jika debitur terdampak oleh Jatim’s credit portfolio, especially if debtors are affected by
bencana alam atau perubahan iklim yang ekstrem. natural disasters or extreme climate changes.
5. Ketentuan Regulator yang Berubah: Perubahan kebijakan 5. Changing Regulatory Requirements: Adjustments in
dan regulasi terkait keuangan berkelanjutan memerlukan policies and regulations related to sustainable finance
penyesuaian cepat dari Bank Jatim, baik dalam hal operasional require Bank Jatim to quickly adapt both operationally and
maupun kepatuhan terhadap standar baru. in compliance with new standards.
Bank Jatim telah melakukan berbagai upaya untuk memitigasi Bank Jatim has undertaken various initiatives to mitigate
atas tantangan eksternal yaitu dengan melakukan: external challenges by implementing:
1. Kampanye dan Edukasi Publik 1. Public Campaigns and Education
2. Inklusi Keuangan Berkelanjutan 2. Sustainable Financial Inclusion
3. Inovasi Produk Keuangan Berkelanjutan 3. Innovation in Sustainable Financial Products
4. Kolaborasi dengan Pemangku Kepentingan 4. Collaboration with Stakeholders
5. Pengembangan Infrastruktur Digital 5. Development of Digital Infrastructure
6. Pemberian Insentif bagi Debitur Hijau 6. Incentives for Green Debtors
7. Peningkatan Kesadaran Sosial tentang perbankan 7. Raising Social Awareness on Sustainable Banking
Berkelanjutan
8. Program Insentif untuk Nasabah 8. Incentive Programs for Customers
9. Pengembangan Produk Sesuai Kebutuhan Lokal 9. Development of Products Based on Local Needs
10. Diversifikasi Portofolio Kredit 10. Credit Portfolio Diversification
11. Penerapan Prinsip ESG dalam Penilaian Kredit 11. Implementation of ESG Principles in Credit Assessment
12. Pengembangan Asuransi Berbasis Keberlanjutan 12. Development of Sustainability-Based Insurance
13. Fleksibilitas dalam Kepatuhan Regulasi 13. Flexibility in Regulatory Compliance
14. Penguatan Sistem Pelaporan Keberlanjutan 14. Strengthening Sustainability Reporting Systems
15. Partisipasi dalam Forum Regulasi dan Keuangan Berkelanjutan 15. Participation in Regulatory and Sustainable Finance
Forums
134 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 137
Sustainability Report
2025
Praktik Pengadaan Barang dan Jasa
Procurement Practices for Goods and Services
Dalam rangka memperoleh barang dan jasa dengan kualitas In order to obtain goods and services of the highest quality in
terbaik serta sesuai dengan kriteria dan spesifikasi yang telah accordance with the established criteria and specifications, all
ditetapkan, seluruh pemasok yang menjadi mitra kerja Bank Jatim suppliers partnering with Bank Jatim are required to comply
diwajibkan untuk memenuhi persyaratan serta kebijakan umum with the specified requirements and general policies. These
yang telah ditentukan. Ketentuan tersebut diatur dalam Surat provisions are regulated under the Board of Directors Decree No.
Keputusan Direksi Nomor 060/03/34/DIR/UMM/KEP tanggal 060/03/34/DIR/UMM/KEP dated October 4, 2021 concerning
4 Oktober 2021 tentang Standard Operating Procedure (SOP) the Standard Operating Procedure (SOP) for Procurement
Pengadaan Barang/Jasa, serta Surat Keputusan Direksi Nomor of Goods/Services, as well as the Board of Directors Decree
063/03/08/DIR/UMM/KEP tanggal 7 Februari 2024 tentang No. 063/03/08/DIR/UMM/KEP dated February 7, 2024
Standard Operating Procedure (SOP) Vendor Management PT concerning the Standard Operating Procedure (SOP) for
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. Selain itu, Bank Vendor Management of PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
Jatim secara konsisten memastikan bahwa setiap pemasok telah Timur Tbk. In addition, Bank Jatim consistently ensures that
mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan all suppliers comply with applicable laws and regulations
yang berlaku dalam menjalankan kegiatan usahanya, termasuk in conducting their business activities, including provisions
berbagai ketentuan yang berkaitan dengan aspek lingkungan dan related to environmental and social aspects.
sosial.
Proses pemilihan penyedia dalam pengadaan barang dan The vendor selection process in the procurement of goods and
jasa merupakan tahapan penting untuk memastikan bahwa services is a critical stage to ensure that the Company engages
perusahaan memperoleh penyedia yang kompeten, legal, serta providers who are competent, legally compliant, and capable
mampu memenuhi kebutuhan pekerjaan secara efektif. Prosedur of effectively meeting operational requirements. This process
ini umumnya dimulai dari identifikasi kebutuhan hingga penetapan generally begins with the identification of needs and concludes
vendor terpilih melalui beberapa tahapan evaluasi. with the appointment of selected vendors through several
evaluation stages.
Tahap pertama adalah identifikasi kebutuhan pengadaan. The first stage is the identification of procurement needs. At
Pada tahap ini unit kerja yang membutuhkan barang atau jasa this stage, the requesting unit prepares detailed specifications,
menyusun spesifikasi kebutuhan secara rinci, meliputi jenis barang including the type of goods or services required, quantity or
atau jasa, jumlah atau volume, standar kualitas, serta estimasi volume, quality standards, and estimated implementation
waktu pelaksanaan. Informasi tersebut menjadi dasar bagi tim timeline. This information serves as the basis for the
pengadaan dalam menentukan jenis vendor yang dibutuhkan procurement team in determining the type of vendor required
serta kriteria seleksi yang akan digunakan. as well as the selection criteria to be applied.
Tahap berikutnya adalah pencarian dan pengumpulan calon The next stage is the search and collection of potential
vendor yang dilakukan oleh Manajemen Vendor. Manajemen vendors, conducted by Vendor Management. Vendor
vendor melakukan pencarian calon penyedia melalui VMS management searches for potential suppliers through the
(vendor management system) yang sudah dimiliki perusahaan. company’s existing vendor management system (VMS).
Data vendor yang akan diikutkan dalam pengadaan barang Vendor data to be included in the procurement of goods
dan jasa khususnya metode pengadaan langsung bisa and services, particularly for direct procurement methods,
merupakan RFI (request for information) dari inisiator pada can be derived from RFIs (request for information) from the
saat pembuatan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dan juga initiator when creating the Own Estimated Price (HPS) and
gabungan dari data di VMS. also from a combination of data from the VMS.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 135
Page 138
Tata Kelola Laporan Keberlanjutan
06 Governance 2025
Selanjutnya dilakukan evaluasi administratif dan legalitas Subsequently, an administrative and legal evaluation of the
perusahaan. Pada tahap ini tim pengadaan memverifikasi companies is conducted. At this stage, the procurement team
kelengkapan dan keabsahan dokumen perusahaan, seperti Nomor verifies the completeness and validity of corporate documents,
Induk Berusaha (NIB), akta pendirian dan perubahannya, Nomor such as the Business Identification Number (NIB), deed of
Pokok Wajib Pajak (NPWP), serta dokumen perizinan lainnya. establishment and its amendments, Taxpayer Identification
Salah satu aspek penting yang diperhatikan adalah kesesuaian Number (NPWP), and other relevant licensing documents. One
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang of the key aspects assessed is the alignment of the Indonesian
tercantum dalam izin usaha dengan jenis barang atau jasa yang Standard Industrial Classification (KBLI) stated in the business
akan diadakan. Vendor yang memiliki KBLI yang relevan dianggap license with the type of goods or services to be procured.
memiliki legalitas dan kompetensi usaha yang sesuai dengan Vendors with relevant KBLI classifications are considered to
ruang lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan. Disamping itu possess appropriate legal standing and business competence
juga dilakukan pengecekan SLIK OJK / BI Checking terhadap in line with the scope of work to be performed. In addition, a
perusahaan dan juga pengurusnya agar melihat kemampuan creditworthiness check is conducted through the Financial
financial dan karakter dari penyedia barang dan jasa. Information Service System (SLIK) of the Financial Services
Authority/Bank Indonesia (OJK/BI Checking) on both the
company and its management to assess financial capacity and
integrity..
Setelah lolos tahap administrasi, dilakukan evaluasi kemampuan Upon passing the administrative stage, an evaluation of
dan pengalaman vendor. Penilaian difokuskan pada kemampuan the vendor’s capabilities and experience is carried out. This
teknis perusahaan dan rekam jejak pekerjaan sebelumnya. Salah assessment focuses on the company’s technical competence
satu indikator utama adalah pengalaman dalam pengadaan atau and track record of previous projects. One of the main
proyek sejenis, yang dapat dibuktikan melalui kontrak kerja, indicators is experience in similar procurement or projects,
daftar proyek, atau referensi dari klien sebelumnya. Pengalaman which can be demonstrated through work contracts, project
ini menunjukkan tingkat kompetensi vendor dalam melaksanakan lists, or references from previous clients. Such experience
pekerjaan yang memiliki karakteristik yang sama atau serupa reflects the vendor’s level of competence in executing work
dengan kebutuhan perusahaan. with characteristics similar to the Company’s requirements.
Selain pengalaman, perusahaan juga menilai kapasitas teknis In addition to experience, the Company also evaluates the
dan sumber daya yang dimiliki vendor, seperti tenaga kerja yang vendor’s technical capacity and available resources, including
kompeten, peralatan pendukung, serta sistem manajemen yang qualified personnel, supporting equipment, and management
digunakan dalam menjalankan pekerjaan. Evaluasi ini bertujuan systems used in executing the work. This evaluation aims
memastikan bahwa vendor memiliki kemampuan operasional to ensure that the vendor possesses sufficient operational
yang memadai untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai spesifikasi capability to complete the work in accordance with the
yang ditetapkan. specified requirements.
Tahap selanjutnya adalah evaluasi teknis dan harga terhadap The next stage involves the technical and commercial evaluation
penawaran vendor. Penawaran tersebut kemudian dievaluasi of vendor proposals. The submitted proposals are assessed
dengan mempertimbangkan kesesuaian spesifikasi teknis, based on their compliance with technical specifications,
metode pelaksanaan pekerjaan, jadwal pelaksanaan, serta nilai proposed work methodologies, implementation schedules, and
biaya yang diajukan. Perusahaan berupaya memilih vendor the proposed cost. The Company seeks to select vendors that
yang mampu memberikan kombinasi terbaik antara kualitas, offer the best combination of quality, execution capability, and
kemampuan pelaksanaan, dan harga yang kompetitif. competitive pricing.
136 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 139
Sustainability Report
2025
Apabila diperlukan, dilakukan klarifikasi dan negosiasi Where necessary, clarification and negotiation are conducted
dengan vendor untuk memastikan kesesuaian informasi yang with vendors to ensure the accuracy of the information provided
disampaikan serta memperoleh kesepakatan terbaik terkait and to obtain the most favorable agreement on both technical
aspek teknis maupun komersial. Setelah proses evaluasi selesai, and commercial aspects. Upon completion of the evaluation
tim pengadaan menyusun rekomendasi vendor yang dinilai paling process, the procurement team prepares a recommendation
memenuhi kriteria. identifying the vendor that best meets the established criteria.
Tahap terakhir adalah penetapan vendor terpilih dan penyusunan The final stage is the appointment of the selected vendor and
kontrak kerja. Vendor yang memperoleh nilai evaluasi terbaik the preparation of the contract. The vendor achieving the
ditetapkan sebagai pemenang pengadaan setelah mendapat highest evaluation score is designated as the procurement
persetujuan dari pihak manajemen. Selanjutnya dilakukan winner upon approval from management. This is followed by the
penandatanganan kontrak atau penerbitan purchase order sebagai signing of a contract or the issuance of a purchase order as the
dasar pelaksanaan pekerjaan dilakukan bersama dengan inisiator basis for the execution of the work, carried out in coordination
pekerjaan. with the initiating unit.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 137
Page 140
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Tentang Laporan
01
About Sustainability Report
Strategi Keberlanjutan
02
Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
03 Sustainability Performance High-
lights
Profil Perusahaan
04
Company Profile
Penjelasan Direksi
05
Director’s Explanation
Tata Kelola
06
Governance
Kinerja Keberlanjutan
07 Sustainability Performance
Overview
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Overview [OJK F]
138 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 141
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 139
Page 142
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan [OJK F.1]
Activities to Build A Culture of Sustainabiility
Dalam upaya mendukung pembangunan yang berkelanjutan, In an effort to support sustainable development, Bank Jatim
Bank Jatim berkomitmen untuk menerapkan nilai-vilai is committed to implementing sustainability values not only in
keberlanjutan tidak hanya dalam aspek operasionalnya, tetapi its operations but also in fostering a culture of sustainability
juga dalam menciptakan budaya keberlanjutan di lingkungan within the workplace. As part of its sustainability initiatives,
kerja. Sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan, Bank Jatim Bank Jatim actively instills these values among employees
secara aktif menanamkan nilai-nilai keberlanjutan kepada and stakeholders. One approach is by promoting energy
seluruh karyawan dan stakeholder. Salah satunya adalah dengan conservation practices, such as turning off unused lights and
memberikan himbauan terkait penghematan energi, seperti electronic devices, as well as using water wisely. Additionally,
mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak digunakan, Bank Jatim encourages the reduction of physical visits and
serta penggunaan air secara bijaksana. Selain itu, Bank Jatim meetings by leveraging more efficient information technology.
juga mendorong pengurangan kunjungan dan pertemuan fisik These efforts not only contribute to the conservation of natural
melalui pemanfaatan teknologi informasi yang lebih efisien. Hal resources but also support climate change mitigation and
ini tidak hanya berkontribusi terhadap penghematan sumber enhance the company’s operational efficiency.
daya alam, tetapi juga mendukung upaya mitigasi perubahan
iklim dan peningkatan efisiensi operasional perusahaan.
Selain itu, Bank Jatim juga terus berupaya untuk menerapkan Additionally, Bank Jatim continues to promote a more paperless
budaya perusahaan yang lebih paperless di seluruh level corporate culture across all levels of the company. The bank
perusahaan. Bank Jatim mengoptimalkan penggunaan optimizes the reuse of non-confidential paper by utilizing the
kertas bekas yang tidak bersifat rahasia untuk digunakan blank side for internal purposes. To further reduce paper usage,
kembali (reuse) pada sisi lainnya yang masih kosong Bank Jatim has issued recommendations emphasizing the
untuk keperluan-keperluan internal. Sebagai upaya untuk importance of thoroughly reviewing documents before printing
mengurangi penggunaan kertas, Bank Jatim merilis himbauan to avoid unnecessary reprints due to typographical errors.
terkait pentingnya melakukan pengecekan secara optimal Based on the initiatives undertaken, it can be observed that
sebelum naskah dicetak, yang bertujuan agar terhindar Bank Jatim successfully reduced paper usage to 2,002 reams
dari kemungkinan harus mencetak ulang karena kesalahan in 2025, a decrease compared to 2,017 reams in 2024.
pengetikan dokumen. Berdasarkan upaya yang telah dilakukan,
dapat dilihat bahwa Bank Jatim berhasil melakukan penurunan
penggunaan kertas menjadi sebesar 2.002 rim di tahun 2025,
menurun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 2.017.
Tabel Penggunaan Kertas
Table of Paper Usage
(Dalam Rim / In Ream)
2025 2024 2023
2.002 2.017 2.035
Bank Jatim juga memanfaatkan teknologi digital sebagai Bank Jatim also leverages digital technology as part of its
bagian dari upaya untuk mengurangi penggunaan kertas, salah efforts to reduce paper usage, one of which is through the
satunya dengan mengimplementasikan e-filing. Dengan sistem implementation of an e-filing system. Through the e-filing
e-filing, dokumen dan data dapat disimpan, dikelola, dan diakses system, documents and data can be stored, managed, and
secara elektronik tanpa perlu mencetaknya. Hal ini tidak hanya accessed electronically without the need for printing. This
mengurangi penggunaan kertas, tetapi juga meningkatkan initiative not only reduces paper consumption but also
efisiensi dalam hal pengelolaan arsip dan dokumen. Selain improves efficiency in archive and document management.
itu, e-filing memungkinkan akses yang lebih cepat dan aman Additionally, E-Filing enables faster and more secure access
terhadap informasi yang diperlukan, sekaligus mendukung to necessary information while supporting Bank Jatim’s
transformasi digital di Bank Jatim. Dengan penerapan sistem digital transformation. Through this system, Bank Jatim has
ini, Bank Jatim berhasil mengurangi ketergantungan pada successfully reduced reliance on physical documents and
dokumen fisik dan memperkuat komitmennya terhadap praktik reinforced its commitment to more environmentally friendly
bisnis yang lebih ramah lingkungan. business practices.
140 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 143
Sustainability Report
2025
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Perbandingan Target dan Kinerja Comparison of Production Targets
Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, and Performance, Portfolio, Target
atau Investasi, Pendapatan dan Laba Financing, or Investment, Profit and
Rugi [OJK F.2] Loss [OJK F.2]
Bank Jatim telah menyusun Rencana Bisnis Bank (RBB) Bank Jatim has prepared its Bank Business Plan (RBB), which
yang didalamnya memuat target-target kinerja Bank yang outlines the Bank’s performance targets for 2025. The targets
ditetapkan untuk tahun 2025. Adapun target dan realisasi and realizations of other financial performance indicators are
kinerja keuangan lainnya sebagai berikut. as follows.
Tabel Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
Pendapatan dan Laba Rugi Tahun 2023-2025
Table of Production Targets and Performance, Portfolio, Target Financing, or Investment, Profit and Loss in Year
2023-2025
(Dalam Jutaan Rupiah / In Million Rupiah)
2025 2024 2023
Pencapaian Pencapaian Pencapaian
Realisasi RBB Realisasi RBB Realisasi RBB
Uraian Terhadap Terhadap Terhadap
Description Target Target Target
Realisasi Realisasi Realisasi
Target Achievement Target Achievement Target Achievement
Realization Realization Realization
of RBB of RBB of RBB
Realization Realization Realization
Against Against Against
Target Target Target
Kredit Yang
Diberikan (Neto)
73.138.194 67.244.137 91,94% 66.831.046 64.056.633 95,85% 54.738.950 53.395.998 97,55%
Loans Provided
(Net)
Dana Pihak
Ketiga
Third-party funds
Giro
Current 22.243.253 21.406.953 96,24% 25.150.894 19.021.559 75,63% 25.606.820 20.926.362 81,72%
Account
Tabungan
35.037.996 30.857.540 88,07% 34.625.447 31.462.455 90,87% 28.461.000 28.815.896 101,25%
Savings
Deposito
Berjangka 28.495.427 26.340.880 92,44% 30.981.919 27.011.514 87,18% 36.338.820 28.454.652 78,30%
Time Deposit
Pendapatan
Bunga dan
Syariah Neto 8.673.889 8.566.570 98,76% 8.010.033 8.025.378 100,19% 5.360.605 5.041.100 94,04%
Net Interest and
Sharia Income
Pendapatan
Operasional
Lainnya 1.440.399 1.255.316 87,15% 1.956.811 1.074.866 54,93% 1.786.030 648.420 36,31%
Other Operating
Income
Laba Tahun
Berjalan
2.059.891 1.545.687 75,04% 2.015.820 1.651.325 81,92% 2.258.780 1.470.105 65,08%
Current year
profit
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 141
Page 144
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Perbandingan Target dan Kinerja Comparison of Portfolio Target and
Portofolio, Target Pembiayaan, atau Performance, Financing Targets, or
Investasi pada Instrumen Keuangan Investments In Financial Instruments
atau Proyek yang Sejalan dengan or Compatible Project with Sustainable
Keuangan Berkelanjutan [OJK F.3, FS7, FS8] Development [OJK F.3, FS7, FS8]
Bank Jatim telah menyusun Rencana Aksi Keuangan Bank Jatim has formulated a Sustainable Financial Action Plan
Berkelanjutan (RAKB), yang memuat rencana kegiatan (RAKB), encompassing both short-term (one year) and long-
operasional dan program kerja baik untuk jangka pendek term (five years) plans for the bank’s business activities and
(satu tahun) maupun jangka panjang (lima tahun). Rencana work programs. This plan is complemented by implementation
ini dilengkapi dengan strategi pelaksanaan yang bertujuan strategies aimed at realizing the work programs in accordance
untuk mewujudkan program kerja sesuai dengan target dan with the established targets and timelines, while consistently
jadwal yang telah ditetapkan, sambil tetap mengedepankan upholding the prudential principles and the application of risk
prinsip kehati-hatian serta penerapan manajemen risiko secara management.
konsisten.
Dalam penyaluran kredit, Bank Jatim senantiasa melaksanakan In extending credit, Bank Jatim consistently adheres to the
prinsip kehati-hatian. Bank Jatim melakukan penyaluran principle of prudence. The bank provides credit to business
kredit ke sektor-sektor usaha yang memenuhi prinsip Kriteria sectors that comply with the Criteria for Sustainable Business
Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB), antara lain, dalam Activities (KKUB), prioritizing efficiency and effectiveness
prosesnya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas in the sustainable use of natural resources. Bank Jatim also
penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Bank places significant emphasis on Environmental Impact Analysis
senantiasa memberikan perhatian serius terhadap Analisis (AMDAL) for large or high-risk companies applying for credit.
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) bagi perusahaan The distribution of credit for sustainable business activities
yang besar atau berisiko tinggi dalam mengajukan kredit. represents Bank Jatim’s commitment to supporting sustainable
Penyaluran kredit pada kegiatan usaha berkelanjutan economic growth. However, Bank Jatim has not yet established
merupakan dukungan Bank Jatim dalam menuju pertumbuhan specific targets related to the distribution of products that
ekonomi yang berkelanjutan. Namun demikian, Bank Jatim meet the criteria of KKUB.
belum menetapkan target terkait penyaluran produk yang
memenuhi KKUB.
Tabel Realisasi Penerapan Keuangan Berkelanjutan Tahun 2023-2025
Table of Realization of Implementation of Sustainable Finance for Year 2023-2025
(Dalam Jutaan Rupiah / In Millions of Rupiah)
Jumlah dan kualitas kredit/ pembiayaan berdasarkan
kategori kegiatan usaha berkelanjutan
2025 2024 2023
Number and quality of credit/financing based on sustainable
business activity categories
Jumlah Produk yang memenuhi KKUB
Number of products that meet the criteria for sustainable business activities
(KKUB)
a. Penghimpunan Dana
- - -
a. Fundraising
b. Penyaluran Dana
5.403.627 5.656.280 1.364.700
b. Distribution of Funds
Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Berkelanjutan
Total Productive Assets of Sustainable Business Activities (KKUB)
a. Total Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan
5.403.627 5.656.280 1.364.700
a. Total Credit/Financing for Sustainable Business Activitie
b. Total Non Kredit/Pembiayaan Non-Kegiatan Usaha Berkelanjutan
61.840.510 58.547.617 53.396.202
b. Total Non-Credit/ Financing for Non-Sustainable Business Activities
Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan usaha berkelanjutan terhadap
total kredit/ pembiayaan bank (%)
8,04% 9,66% 2,55%
Percentage of total credit/financing of sustainable business activities to total
bank credit/financing (%)
142 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 145
Sustainability Report
2025
Bank Jatim telah menyalurkan pembiayaan pada sektor Bank Jatim has extended financing to the green financing and
pembiayaan hijau dan infrastruktur hijau yaitu pembiayaan green infrastructure sectors, namely financing for projects that
yang telah memiliki ijin terhadap dampak lingkungan have obtained environmental impact permits and infrastructure
dan infrastruktur yang memiliki manfaat jangka panjang, that provides long-term benefits, taking into account spatial
memperhatikan aspek tata ruang dan solusi/alternatif efisiensi planning aspects, energy efficiency solutions or alternatives,
energi, tingkat perekonomian dan sosial, serta pertumbuhan as well as economic and social considerations. This also
Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) khusus kendaraan bermotor includes the growth of Motor Vehicle Loans (KKB), particularly
berwawasan lingkungan (Kendaraan bermotor listrik berbasis for environmentally friendly vehicles (battery-based electric
baterai) dan KPR berwawasan lingkungan. vehicles), and environmentally friendly mortgage loans.
Tabel Jumlah dan kualitas kredit/pembiayaan berdasarkan kategori kegiatan usaha berkelanjutan [FS7]
Table of quantity and quality of credit/financing based on sustainable business activity categories
Kredit (dalam Jutaan Rupiah)
Jumlah dan kualitas kredit/ pembiayaan berdasarkan kat- Loans (In Millions of Rupiah)
egori kegiatan usaha berkelanjutan
Number and quality of credit/financing based on sustainable
business activity categories
2025 2024 2023
a. Energi Terbarukan
173.745 178.754 365.000
Renewable Energy
b. Efisiensi Energi
1.833.307 2.402.643 -
Energy Efficiency
c. Pencegahan dan Pengendalian Polusi
- - -
Pollution Prevention and Control
d. Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang
Berkelanjutan 1.366.172 2.012.764 -
Management of Biological Resources and Sustainable Land Use
e. Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air
6.859 11.661 -
Land and Water Biodiversity Conservat
f. Transportasi Ramah Lingkungan
4.599 4.924 999.401
Eco-Friendly Transportation
g. Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan
968.927 557.406 -
Sustainable Water and Wastewater Management
h. Adaptasi Perubahan Iklim
- - -
Climate Change Adaptation
i. Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan
Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Ecoefficient)
9.005 20.789 303
Products That Can Reduce Resource Use and Produce Less Pollution
(Ecoefficient)
j. Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar atau
Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
967.356 122.000 -
Environmentally Friendly Buildings That Meet Nationally, Regionally, or
Internationally Recognized Standards or Certifications
k. Kegiatan Usaha dan/ atau Kegiatan Lain yang Berwawasan Lingkungan
Lainnya 58.442 323.871 -
Business Activities and/or Other Environmentally Friendly Activities
l. Kegiatan UMKM (Rp miliar)
15.215 21.469 14.437
MSME Activities (Millions in rupiah)
m. Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia
2.831 253 401
Indonesian Sustainable Finance Taxonomy
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 143
Page 146
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Penyaluran Kredit Sektor Perkebunan Skim Kredit Divisi Kredit Mikro dan Ritel Tahun 2025
Distribution of Loans to the Plantation Sector under the Credit Scheme of the Micro and Retail in 2025
Sektor Tercatat
NOA Plafond OS
Sector Recorded
Jasa Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan
140 27.933.383.024 17.187.178.635 17.135.323.602
Agriculture, Plantation and Animal Husbandry Services
Perkebunan Tebu dan Tanaman Pemanis Lain
6.826 2.156.207.509.809 1.919.644.897.239 1.928.972.801.584
Sugarcane and Other Sweetening Plantation
Perkebunan Tanaman Obat / Bahan Farmasi
2 170.000.000 95.000.000 102.902.628
Plantation of Medicinal Plants / Pharmaceutical Materials
Perkebunan Tanaman Lain Tidak Diklasifikasikan Daftar
Tidak Lulus 0 0 0 0
Unsuccessful List of Other and Unclassified Plantations
Perkebunan Cengkeh
299 36.443.542.203 29.604.740.560 29.647.263.013
Clove Plantation
Perkebunan Kelapa
94 918.000.000 394.349.063 394.016.039
Coconut Plantation
Perkebunan Kelapa Sawit
1.366 8.884.000.000 3.671.637.431 3.669.380.747
Oil palm Plantation
Perkebunan Tanaman Kopi
1.366 169.137.000.000 134.383.824.576 135.376.466.163
Coffee Plantation
Perkebunan Tembakau
463 79.369.984.082 68.794.304.217 69.286.782.674
Tobacco Plantation
Total 10.556 2.479.063.419.118 2.173.775.931.721 2.184.584.936.450
Penyaluran Kredit Sektor Perkebunan Skim Kredit Divisi Kredit Mikro, Ritel dan Program Tahun 2024
Distribution of Loans to the Plantation Sector under the Credit Scheme of the Micro, Retail, and Program in 2024
Sektor Tercatat
NOA Plafond OS
Sector Recorded
Jasa Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan
20 11.630.000.000 8.967.611.521 8.952.104.078
Agriculture, Plantation and Animal Husbandry Services
Perkebunan Tebu dan Tanaman Pemanis Lain
827 666.071.373.764 632.630.442.581 632.643.283.111
Sugarcane and Other Sweetening Plantation
Perkebunan Tanaman Obat / Bahan Farmasi
1 2.500.000.000 2.499.813.473 2.499.813.473
Plantation of Medicinal Plants / Pharmaceutical Materials
Perkebunan Tanaman Lain Tidak Diklasifikasikan Daftar
Tidak Lulus 4 936.029.139 717.066.679 717.066.679
Unsuccessful List of Other and Unclassified Plantations
Perkebunan Cengkeh
24 2.460.000.000 1.715.539.155 1.710.835.680
Clove Plantation
Perkebunan Kelapa
1 600.000.000 189.231.193 189.231.193
Coconut Plantation
Perkebunan Kelapa Sawit
1 800.000.000 800.000.000 800.000.000
Oil palm Plantation
Perkebunan Tanaman Kopi
15 12.360.000.000 11.639.246.541 11.800.237.553
Coffee Plantation
Perkebunan Tembakau
14 4.400.000.000 3.260.330.742 3.260.131.732
Tobacco Plantation
Total 907 701.757.402.903 662.419.281.887 662.572.703.500
144 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 147
Sustainability Report
2025
Penyaluran Kredit Sektor Perkebunan Skim Kredit Divisi Kredit Mikro, Ritel dan Program Tahun 2023
Distribution of Loans to the Plantation Sector under the Credit Scheme of the Micro, Retail, and Program in 2023
Sektor Tercatat
NOA Plafond OS
Sector Recorded
Jasa Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan
8 8.560.000.000 4.544.170.286 4.535.914.870
Agriculture, Plantation and Animal Husbandry Services
Perkebunan Tebu dan Tanaman Pemanis Lain
415 211.197.822.114 201.479.080.595 200.887.477.222
Sugarcane and Other Sweetening Plantation
Perkebunan Tanaman Obat / Bahan Farmasi
1 2.500.000.000 1.761.016.154 1.761.016.154
Plantation of Medicinal Plants / Pharmaceutical Materials
Perkebunan Kelapa
1 600.000.000 345.063.236 345.063.236
Coconut Plantation
Perkebunan Kelapa Sawit
1 800.000.000 800.000.000 800.000.000
Oil palm Plantation
Perkebunan Tanaman Kopi
6 5.850.000.000 5.500.000.000 5.490.048.179
Coffee Plantation
Perkebunan Tembakau
1 750.000.000 750.000.000 745.934.623
Tobacco Plantation
Perkebunan Tanaman Coklat (Kakao)
1 4.000.000.000 2.985.252.408 2.982.576.059
Chocolate Plantation (Cocoa)
Total 434 234.257.822.114 218.164.582.680 217.548.030.344
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan Direct Economic Value Generated and
dan Didistribusikan [GRI 201-1] Distributed [GRI 201-1]
Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan merupakan sejumlah The directly generated economic value represents the revenue
pendapatan yang diperoleh Bank Jatim dari aktivitas bisnis yang earned by Bank Jatim from its business activities. Meanwhile, the
dilaksanakan. Sedangkan, nilai ekonomi yang didistribusikan distributed economic value refers to the expenses allocated as part
merupakan sejumlah pengeluaran yang didistribusikan of Bank Jatim’s contribution to economic growth and stakeholder
sebagai bentuk kontribusi Bank Jatim dalam meningkatkan welfare, including salary payments, taxes, dividends, payments to
laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan para pemangku suppliers, and funds allocated for community programs as part of
kepentingan, seperti pembayaran gaji, pajak, dividen, pembayaran its Corporate Social and Environmental Responsibility (CSR). The
untuk pemasok, maupun realisasi dana untuk masyarakat retained economic value is the difference between the generated
sebagai salah satu bentuk perwujudan Tanggung Jawab Sosial economic value and the distributed economic value, which is used
dan Lingkungan (TJSL). Nilai ekonomi langsung yang ditahan to sustain and expand Bank Jatim’s business operations.
merupakan selisih antara nilai ekonomi yang dihasilkan dikurangi
dengan nilai ekonomi yang didistribusikan, yang digunakan untuk
melanjutkan dan mengembangkan usaha Bank Jatim.
Nilai ekonomi yang dihasilkan dan didistribusikan Bank Jatim The economic value generated and distributed by Bank Jatim in
disajikan pada tabel di bawah ini. accordance with the Consolidated Financial Statements.
Tabel Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan
Table of Economic Value Generated and Distributed
(Dalam Jutaan Rupiah / In Millions of Rupiah)
Uraian 2025 2024 2023 Description
Nilai Ekonomi yang Diterima Direct Economic Value Received
Pendapatan Bunga dan Syariah 10.291.308 8.381.809 7.357.284 Interest and Sharia Income
Pendapatan operasional lainnya 1.075.152 832.238 648.420 Other Operating Income
Pendapatan Non-Operasional 52.646 25.716 37.702 Non-Operating Income
Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang
11.419.106 9.239.763 8.043.406 Total direct Economic Value recei
Diterima
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 145
Page 148
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Uraian 2025 2024 2023 Description
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan Distributed Direct Economic Value
Beban Bunga dan Syariah 3.074.670 2.656.211 2.316.184 Interest and Sharia Expenses
Beban Operasional Lainnya 6.251.793 4.900.835 3.834.479 Other Operating Expenses
Beban Pajak 475.450 386.899 422.638 Tax expense
Pembayaran Dividen 821.497 816.693 797.173 Dividend Payment
Investasi Masyarakat 19.668 16.946 17.393 Community Investment (CSR)
Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang / Total Distributed Direct Economic
10.643.078 8.777.584 7.387.867
Didistribusikan Value
Nilai Ekonomi Langsung yang
776.028 462.179 655.539 Retained Direct Economic Value
Ditahan
Tabel Produktivitas, Pendapatan dan Profitabilitas Segmen
Table of Segmen of Productivity, Income, and Profit
(Dalam Jutaan Rupiah / In Million Rupiah)
Uraian Konversional Syariah
Eliminasi Total
Description Conventional Sharia
2025
Pendapatan Segmen
6.490.091 726.547 - 7.216.638
Segmented Income
Pendapatan Operasional lainnya
673.572 401.580 - 1.075.152
Other Operational Income
Laba Tahun Berjalan
1.559.120 58.073 - 1.617.193
Profit for The Year
Jumlah Aset
146.261.067 22.593.776 - 168.854.843
Total Asset
2024
Pendapatan Segmen
5.388.852 921.304 584.558 5.725.598
Segmented Income
Pendapatan Operasional lainnya
1.043.264 239.018 - 1.282.282
Other Operational Income
Laba Tahun Berjalan
1.559.561 320.816 585.558 1.295.818
Profit for The Year
Jumlah Aset
98.646.067 19.547.079 (51.020) 118.142.127
Total Asset
2023
Pendapatan Segmen
4.900.974 140.126 - 5.041.100
Segmented Income
Pendapatan Operasional lainnya
621.079 27.341 - 648.420
Other Operational Income
Laba Tahun Berjalan
1.435.860 34.245 - 1.470.105
Profit for The Year
Jumlah Aset
100.761.038 3.620.590 (526.855) 103.854.773
Total Asset
146 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 149
Sustainability Report
2025
Kewajiban Program Pensiun Manfaat Obligations of Defined Benefit Pension
Pasti dan Program Pensiun Lainnya Plans and Other Pension Plans [GRI 201-3]
[GRI 201-3]
Bank Jatim berkomitmen untuk memenuhi hak-hak karyawan Bank Jatim is committed to fulfilling the normative rights of
secara normatif, dengan tujuan menciptakan hubungan employees which aims to support the realization of harmonious
industrial yang harmonis. Salah satu hak karyawan yang industrial relations. Employee rights include pension rights or
diberikan adalah hak pensiun atau manfaat pensiun pada saat retirement benefits when the employee no longer works at the
karyawan sudah tidak lagi bekerja di Bank. Komitmen tersebut Bank. This commitment is fulfilled by Bank Jatim by including
dipenuhi oleh Bank Jatim dengan mengikutsertakan seluruh all employees in pension programs, both those required by law
karyawan ke dalam program pensiun, baik yang diwajibkan and those managed independently by the Employee Pension
oleh Undang-undang maupun yang dikelola secara mandiri Fund. The pension programs provided by Bank Jatim include:
oleh Dana Pensiun Pegawai. Adapun program pensiun yang
diberikan oleh Bank Jatim, antara lain:
1. Jaminan Pensiun dari Badan Penyelenggara (BP) 1. Pension Guarantee from the Jamsostek Organizing Body
Jamsostek (BP)
Program ini bersifat mandatory sehingga seluruh karyawan This program is mandatory; therefore, all employees must
wajib didaftarkan dalam seluruh program BP Jamsostek be registered in all BP Jamsostek programs, including
mulai Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Old Age Security (JHT), Death Benefit (JKM), Work
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Pensiun (JP). Accident Insurance (JKK), and Pension Security (JP). The
Besarnya iuran program Jaminan Pensiun (JP) dihitung contribution for the Pension Security (JP) program is set at
sebesar 3% yang terdiri dari 2% beban perusahaan dan 1% 3%, consisting of 2% borne by the Company and 1% borne
beban pegawai dari Gaji Pokok/Personal Grade. by the employee, calculated based on the Basic Salary/
Personal Grade.
2. Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) 2. Defined Benefit Pension Plan (PPMP)
Program Pensiun ini dikelola oleh Dana Pensiun Pegawai This pension program is managed by the Pension Fund
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur. Peserta of Employees of the Regional Development Bank of East
Program adalah seluruh pegawai yang telah diangkat Java. Participants in the program include all employees
sebagai pegawai tetap sebelum tanggal 25 Agustus 2012. who were appointed as permanent employees prior to
Adapun besaran iuran pemberi kerja sebesar 21,70% August 25, 2012. The employer contribution is set at
sedangkan iuran pegawai sebesar 5% dari Penghasilan 21.70%, while the employee contribution is 5% of the
Dasar Pensiun (PhDP). Perhitungan kewajiban program Pension Base Salary (PhDP). The calculation of the defined
pensiun manfaat pasti yang diakui di dalam laporan posisi benefit pension obligation recognized in the statement of
keuangan adalah liabilitas (aset) imbalan pasti – neto financial position is a net defined benefit liability (asset)
sebesar Rp103.847.012.226,-juta, turun Rp 2.562.930.416 amounting to IDR103,847,012,226 million, a decrease of
juta atau 2,4% dibandingkan tahun 2024 sebesar IDR2,562,930,416 million or 2.4% compared to 2024,
Rp106.409.942.642,-juta. which amounted to IDR106,409,942,642 million.
3. Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) 3. Defined Contribution Pension Program (PPIP)
Program pensiun ini dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga This pension program is managed by the Financial
Keuangan (DPLK) BRI. Seluruh Pegawai tetap diikutkan Institution Pension Fund (DPLK) of BRI. All permanent
dalam program pensiun ini yang seluruh iurannya menjadi employees are enrolled in this pension program, with the
beban pemberi kerja sebesar 10% dari Gaji Pokok/Personal entire contribution borne by the employer at 10% of the
Grade pegawai. Beban pensiun iuran pasti yang dibebankan employee’s Basic Salary/Personal Grade. The defined
pada laporan laba rugi adalah sebesarRp. 6.172.869.885,- contribution pension expense recognized in the statement
juta dan Rp5.446.602.033,-juta masing-masing untuk of profit or loss amounted to IDR6,172,869,885 million and
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan IDR5,446,602,033 million for the years ended December
2024. 31, 2025 and 2024, respectively.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 147
Page 150
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Jumlah Pegawai yang Diikutsertakan dalam Program Pensiun
Number of Employees Enrolled in the Pension Program
Program 2025 2024 2023 Program
Jaminan Pensiun dari Badan Pension Guarantee from BP
4.423 4.498 4.551
Penyelenggara (BP) Jamsostek Jamsostek
Program Pensiun Manfaat Pasti 1.073 1.140 1.212 Defined Benefit Pension Program
Program Pensiun Iuran Pasti 4.328 4.342 4.216 Defined Contribution Pension Program
Bantuan Finansial yang Diterima dari Financial Assistance From the
Pemerintah [GRI 201-4] Government [GRI 201-4]
Sepanjang tahun 2025, Bank Jatim tidak menerima bantuan Throughout 2025, Bank Jatim did not receive any financial
finansial dari pemerintah baik berupa pembebasan pajak, assistance from the government, including tax exemptions,
subsidi, hibah, pemberian fasilitas pembebasan royalti subsidies, grants, temporary royalty exemptions, financial
sementara, insentif finansial dan tunjangan finansial lainnya. incentives, or other financial benefits. However, Bank Jatim’s
Namun demikian, kepemilikan saham Bank Jatim sebesar share ownership of 51.13% comes from the Level 1 Regional
51,13% berasal dari Pemerintah Daerah Tingkat 1 Provinsi Government of East Java Province and 28.35% is owned by 38
Jawa Timur dan sebesar 28,35% dimililiki oleh 38 Pemerintah Regency/City Regional Governments.
Daerah Kabupaten/Kota.
Portfolio Kredit dan Pembiayaan [FS6, FS7] Credit Portfolio and Financing [FS6, FS7]
Bank Jatim telah menyediakan dana bagi masyarakat dan Bank Jatim has provided funding for individuals and
korporasi dalam bentuk kredit dan pembiayaan. Pembiayaan corporations in the form of loans and financing. Financing is
diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan menengah sementara intended for small and medium-sized enterprises, while loans
kredit diperuntukkan bagi masyarakat dan korporasi. are available for individuals and corporations.
Tabel Penyaluran Pembiayaan Pelaku UMKM
Table of Financing Distribution for MSME Actors
2025 2024 2023
Debitur Nilai (Rp Juta) Debitur Nilai (Rp Juta) Debitur Nilai (Rp Juta)
Debtor Value (Rp Million) Debtor Value (Rp Million) Debtor Value (Rp Million)
145.001 22.456.725 223.857 20.512.458 281.911 14.561.391
Tabel Penyaluran Kredit Bank Jatim (Korporasi) [FS7]
Table of Bank Jatim Lending (Corporate)
2025 2024 2023
Debitur Nilai (Rp Juta) Debitur Nilai (Rp Juta) Debitur Nilai (Rp Juta)
Debtor Value (Rp Million) Debtor Value (Rp Million) Debtor Value (Rp Million)
101 6.131.440 105 7.377.495 1.828 7.064.083
148 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 151
Sustainability Report
2025
Penyaluran Kredit Sindikasi Tahun 2025
Distribution of Syndicated Loans Year 2025
Plafon Kredit (Rp Juta)
Sektor Ekonomi Economic Sector
Credit Limit (IDR Million)
Keuangan 147.078 Finance
Industri - Gula 601.140 Industry - Sugar
Industri – Peternakan 167.110 Industry - Livestock
Industri – Pulp & Paper 1.274.888 Industry - Pulp & Paper
Pengelola Bandara 957.487 Airport Manager
Konstruksi – Jalan Tol 11.833.140 Construction - Toll Road
Penyaluran Kredit Sindikasi Tahun 2024
Distribution of Syndicated Loans Year 2024
Plafon Kredit (Rp Juta)
Sektor Ekonomi Economic Sector
Credit Limit (IDR Million)
Keuangan 389.364 Finance
Industri - Gula 145.259 Industry - Sugar
Industri – Peternakan 167.319 Industry - Livestock
Industri – Pulp & Paper 1.915.402 Industry - Pulp & Paper
Pengelola Bandara 998.498 Airport Manager
Konstruksi – Jalan Tol 2.405.418 Construction - Toll Road
Portofolio Pembiayaan Berdasarkan Kategori Debitur Financing Portfolio by Debtor Category
[FN-CB-000.A, FN-CB-000.B] [FN-CB-000.A, FN-CB-000.B]
Jumlah Pinjaman dan Nominal Pinjaman per Segmen
Number of Loans and Loan Amount per Segment
Nominal Loan
Jenis Noa Loan
Segmen (Dalam Rupiah Penuh)
Type Loan Noa
Loan Amount (In Full IDR)
Konvensional Conventional Konsumer Consumer 328.570 35.438.848.501.748,20
Konvensional Conventional Korporasi Corporation 107 6.192.340.769.502,98
Konvensional Conventional Menengah Medium 589 429.274.248.770,87
Konvensional Conventional Mikro Micro 125.454 10.284.249.323.464,30
Konvensional Conventional Ritel Retail 19.547 12.172.475.797.711,80
Syariah Sharia Konsumer Consumer 10.094 1.103.560.504.242,00
Syariah Sharia Korporasi Corporation 58 907.299.074.493,00
Syariah Sharia Menengah Medium 3 7.825.625.715,00
Syariah Sharia Mikro Micro 2.078 195.958.369.594,00
Syariah Sharia Ritel Retail 623 512.304.718.195,00
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 149
Page 152
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Jumlah Giro dan Nominal Giro pe Segmen
Number of Current Accounts and Current Account Balances per Segment
Nominal Loan
Jenis Noa Loan
Segmen (Dalam Rupiah Penuh)
Type Loan Noa
Loan Amount (In Full IDR)
Konvensional Conventional Konsumer Consumer 1.008 43.273.499.617,71
Konvensional Conventional Korporasi Corporation 207 1.875.187.542.129,77
Konvensional Conventional Menengah Medium 767 709.031.895.580,72
Konvensional Conventional Mikro Micro 509 13.015.414.396,09
Konvensional Conventional Ritel Retail 10.910 2.254.852.005.534,74
Syariah Sharia Konsumer Consumer 17 115.576.608,97
Syariah Sharia Korporasi Corporation 9 33.377.473.672,65
Syariah Sharia Menengah Medium 6 1.434.811.253,73
Syariah Sharia Mikro Micro 11 112.260.281,80
Syariah Sharia Ritel Retail 594 81.866.160.701,07
Jumlah Tabungan dan Nominal Tabungan per Segmen
Number of Savings Accounts and Savings Balances by Segment
Nominal Loan
Jenis Noa Loan
Segmen (Dalam Rupiah Penuh)
Type Loan Noa
Loan Amount (In Full IDR)
Konvensional Conventional Konsumer Consumer 568.669 4.605.185.626.250,59
Konvensional Conventional Mikro Micro 125.063 763.976.368.611,66
Konvensional Conventional Ritel Retail 22.946 2.965.909.466.618,69
Syariah Sharia Konsumer Consumer 15.048 73.345.383.980,63
Syariah Sharia Mikro Micro 2.541 16.303.095.049,31
Syariah Sharia Ritel Retail 315 12.505.627.165,59
Anti Korupsi Anti-Corruption
Operasi-Operasi yang Dinilai Memiliki Risiko Operations Evaluated to Have Corruption-
Terkait Korupsi [GRI 205-1] Related Risks [GRI 205-1]
Bank Jatim memahami bahwa seluruh (100%) aktivitas bisnis Bank Jatim recognizes that all (100%) of its business activities
yang dijalankan memiliki potensi terjadinya tindakan fraud pada carry the potential risk of fraud across every function within the
setiap fungsi perusahaan. Manajemen Bank mengidentifikasi organization. Management has identified functions with higher
fungsi yang memiliki potensi risiko tinggi yaitu fungsi risk exposure, particularly the procurement of goods and
pengadaan barang dan jasa karena terlibat langsung dengan services, due to its direct interaction with business partners, as
mitra bisnis, serta fungsi kredit terkait dengan transparansi well as the credit function, in relation to transparency in credit
kredit yang disalurkan. disbursement.
150 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 153
Sustainability Report
2025
Setiap kasus yang teridentifikasi sebagai tindak kecurangan Any case identified as fraudulent activity will be followed up
akan ditindaklanjuti melalui proses investigasi atas laporan through an investigation process based on reports received,
yang diterima serta pemberian sanksi yang dilakukan oleh along with the imposition of sanctions carried out by the
Divisi Audit Intern. Bank Jatim melaksanakan langkah mitigasi Internal Audit Division. Bank Jatim implements mitigation
dengan memanfaatkan sarana pengaduan pelanggaran melalui measures by utilizing a whistleblowing system as a reporting
whistleblowing system yang telah disediakan, antara lain dengan mechanism for violations. Reports can be submitted by visiting
datang langsung ke kantor pusat Bank Jatim, mengirimkan Bank Jatim’s head office, sending a letter to the Internal
surat kepada Divisi Audit Internal yang beralamat di Graha Audit Division at Graha Bumi Surabaya, 4th Floor, Jalan
Bumi Surabaya lantai 4, Jalan Basuki Rahmat No. 106–128 Basuki Rahmat No. 106–128, Surabaya, submitting a report
Surabaya, menyampaikan laporan melalui website [https://wbs. through the website [https://wbs.bankjatim.co.id](https://
bankjatim.co.id](https://wbs.bankjatim.co.id), serta melalui wbs.bankjatim.co.id), or via SMS/WhatsApp or telephone at
SMS/WhatsApp atau telepon ke nomor 081330003040 yang +62 813-3000-3040, managed by the Internal Audit Division.
dikelola oleh Divisi Audit Intern. Bank Jatim berkomitmen Bank Jatim is committed to ensuring the protection and
untuk memberikan perlindungan atas keamanan serta confidentiality of whistleblowers who submit reports in good
menjaga kerahasiaan identitas pelapor yang menyampaikan faith. All whistleblowing data and related information are under
laporan dengan itikad baik. Seluruh basis data pengaduan dari the authority and responsibility of the Internal Audit Division.
Whistleblower beserta informasi pengaduan berada di bawah
kewenangan dan tanggung jawab Divisi Audit Internal.
Dalam pelaksanaannya, Divisi Audit Internal melakukan In its implementation, the Internal Audit Division reviews
penelaahan atas informasi yang diterima melalui laporan information received through whistleblower reports as well
Whistleblower maupun hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh as findings from internal audit examinations conducted by the
Tim Audit Internal Bank, serta mengumpulkan berbagai bukti Bank’s Internal Audit Team, and collects various supporting
pendukung, baik berupa bukti fisik, informasi mengenai lokasi evidence, including physical evidence, information regarding
kejadian, maupun informasi relevan lainnya. Selain itu, saksi- the location of the incident, and other relevant information.
saksi yang terkait dengan penyimpangan yang terjadi serta In addition, witnesses related to the identified irregularities,
pihak-pihak yang diduga terlibat dalam tindakan kejahatan as well as parties suspected of being involved in fraudulent
(fraud) akan dipanggil untuk dimintai keterangan. activities, are summoned to provide statements.
Proses pemeriksaan dilakukan dengan cara memverifikasi The examination process is carried out by verifying all available
seluruh bukti dan informasi yang tersedia guna memastikan evidence and information to ensure their validity. If the
kebenarannya. Apabila hasil verifikasi menunjukkan verification results indicate that the evidence and information
bahwa bukti dan informasi tersebut tidak dapat dipastikan cannot be substantiated, the available evidence will be
kebenarannya, maka bukti yang ada akan dijadikan sebagai documented and archived, and the examination process will be
dokumen atau arsip, dan proses pemeriksaan dihentikan. discontinued. In cases where the perpetrators or witnesses are
Dalam hal pelaku atau saksi bersikap tidak kooperatif, akan uncooperative, a confrontation process will be conducted. The
dilakukan konfrontasi. Pemeriksaan juga mencakup identifikasi examination also includes identifying weaknesses in systems
terhadap kelemahan sistem dan prosedur, kelemahan sistem and procedures, technological system vulnerabilities, and
teknologi, maupun faktor lainnya, serta perhitungan estimasi other contributing factors, as well as calculating the estimated
kerugian keuangan (financial loss) yang timbul akibat tindakan financial losses arising from the fraudulent activities.
fraud tersebut.
Komunikasi dan Pelatihan Tentang Kebijakan Communication and Training On Anti-
dan Prosedur Anti-Korupsi [GRI 205-2] Corruption Policies and Procedures [GRI 205-2]
Bank Jatim secara rutin melakukan sosialisasi dan pelatihan Bank Jatim regularly conducts anti-corruption socialization
terkait anti korupsi. Hal ini merupakan wujud nyata komitmen and training. This reflects the Bank’s strong commitment to
Bank Jatim dalam meningkatkan budaya anti korupsi. Khusus strengthening an anti-corruption culture. Specifically, anti-
terkait sosialisasi anti korupsi kepada seluruh mitra bisnis corruption socialization for all business partners across Bank
di seluruh wilayah operasonal Bank Jatim dilakukan melalui Jatim’s operational areas is carried out through meetings with
pertemuan dengan mitra bisnis, pengisian pakta integritas dan business partners, the signing of integrity pacts, and inclusion
disampaikan melalui dokumen kontrak kerja. Adapun sosialisasi in work contract documents. Meanwhile, anti-corruption
dan pelatihan anti korupsi bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan socialization and training for the Board of Commissioners, the
karyawan dirinci sebagai berikut. Board of Directors, and employees are detailed as follows.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 151
Page 154
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Tabel Jumlah Dewan Komisaris, Direksi, BOD-1 yang Telah Mengikuti Sosialisasi dan Pelatihan Tentang Kebijakan
dan Prosedur Anti-Korupsi
Table of the Number of Members of the Board of Commissioners, Board of Directors, and BOD-1 Who Participated
in Anti-Corruption Policy and Procedure Socialization and Training
Wilayah Jumlah Persentase
Region Total Percentage
Surabaya 3 42%
Tabel Sosialisasi Kebijakan dan Pelatihan Anti Korupsi Bagi Karyawan
Table of Socialization of Anti-Corruption Policy and Training for Employees
Jumlah Karyawan Persentase
Kategori Karyawan Employee Categories
Number of Employees Percentage
ESELON 1 4 2% Echelon 1
ESELON 2 2 1% Echelon 2
ESELON 3 1 0% Echelon 3
ESELON 4 16 7% Echelon 4
PELAKSANA 29 13% EXECUTOR
KONTRAK 169 76% CONTRACT
Jumlah 221 100% Total
Tabel Sosialisasi Kebijakan dan Pelatihan Anti Korupsi Berdasarkan Wilayah Kerja
Table of Anti-Corruption Policy Socialization and Training by Work Area
Pegawai Persentase
Wilayah Region
Employees Percentage
Cab. Bangkalan 7 3% Bangkalan Branch Office
Cab. Banyuwangi 4 2% Banyuwangi Branch Office
Cab. Batu 1 0% Batu Branch Office
Cab. Blitar 13 6% Blitar Branch Office
Cab. Bojonegoro 9 4% Bojonegoro Branch Office
Cab. Caruban 1 0% Caruban Branch Office
Cab. Jakarta 2 1% Jakarta Branch Office
Cab. Jember 16 7% Jember Branch Office
Cab. Jombang 3 1% Jombang Branch Office
Cab. Kangean 1 0% Kangean Branch Office
Cab. Kediri 7 3% Kediri Branch Office
Cab. Kraksaan 2 1% Kraksaan Branch Office
Cab. Lumajang 3 1% Lumajang Branch Office
Cab. Madiun 7 3% Madiun Branch Office
Cab. Magetan 5 2% Magetan Branch Office
Cab. Malang 1 0% Malang Branch Office
Cab. Nganjuk 4 2% Nganjuk Branch Office
Cab. Ngawi 1 0% Ngawi Branch Office
152 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 155
Sustainability Report
2025
Pegawai Persentase
Wilayah Region
Employees Percentage
Cab. Pacitan 2 1% Pacitan Branch Office
Cab. Pamekasan 2 1% Pamekasan Branch Office
Cab. Pare 2 1% Pare Branch Office
Cab. Pasuruan 3 1% Pasuruan Branch Office
Cab. Ponorogo 2 1% Ponorogo Branch Office
Cab. Probolinggo 5 2% Probolinggo Branch Office
Cab. Sampang 2 1% Sampang Branch Office
Cab. Sidoarjo 7 3% Sidoarjo Branch Office
Cab. Situbondo 7 3% Situbondo Branch Office
Cab. Syariah Gresik 1 0% Gresik Sharia Branch Office
Cab. Syariah Kediri 1 0% Kediri Sharia Branch Office
Cab. Syariah Madiun 1 0% Madiun Sharia Branch Office
Cab. Trenggalek 4 2% Trenggalek Branch Office
Cab. Tuban 4 2% Tuban Branch Office
Cab. Tulungagung 8 4% Tulungagung Branch Office
WILAYAH SURABAYA 86 38% Surabaya Region
Jumlah 221 100% Total
Dalam rangka mendukung prinsip tata kelola yang baik dan In supporting the principles of good corporate governance
pencegahan praktik korupsi, Bank Jatim mewajibkan seluruh and the prevention of corrupt practices, Bank Jatim requires
mitra kerja untuk mengikuti sosialisasi kebijakan anti korupsi. all business partners to participate in the socialization of its
Proses ini dilakukan melalui beberapa mekanisme, antara lain anti-corruption policies. This process is carried out through
pertemuan langsung dengan mitra bisnis, penandatanganan several mechanisms, including direct meetings with business
pakta integritas, serta penyampaian kebijakan melalui dokumen partners, the signing of integrity pacts, and the communication
kontrak kerja. of policies through contractual documents.
Selama proses pengadaan barang dan jasa, sosialisasi anti During the procurement process for goods and services,
korupsi selalu dipaparkan pada saat negosiasi harga dan anti-corruption socialization is consistently delivered during
menjadi bagian dari prosedur klarifikasi teknis. Seluruh price negotiations and forms an integral part of the technical
pemasok dan mitra kerja telah disosialisasikan mengenai clarification procedures. All suppliers and business partners
prinsip-prinsip anti korupsi, yang juga ditandatangani oleh have been informed of anti-corruption principles, which are
pihak mitra dan Divisi Umum Subdivisi Pengadaan. formally acknowledged through signatures by both the partners
and the General Affairs Division – Procurement Subdivision.
Kegiatan sosialisasi ini dikelola secara terpusat oleh Kantor
Pusat Bank Jatim melalui manajemen vendor dalam proses This socialization activity is centrally managed by Bank Jatim’s
seleksi pemasok. Pada tahun 2025, tercatat 564 mitra Head Office through vendor management as part of the supplier
kerja telah mengikuti sosialisasi kebijakan anti korupsi yang selection process. In 2025, a total of 564 business partners
diselenggarakan Bank Jatim, menunjukkan komitmen bank participated in the Bank’s anti-corruption policy socialization
dalam membangun ekosistem bisnis yang bersih, transparan, programs, demonstrating the Bank’s commitment to fostering
dan akuntabel. a clean, transparent, and accountable business ecosystem.
Sosialisasi Kebijakan Anti Korupsi Bagi Mitra Kerja
Socialization of Anti-Corruption Policy for Work Partners
Jumlah Persentase
Relasi Bisnis Business Relations
Total Percentage
Penyedia Barang dan Jasa 564 100% Goods and Services Providers
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 153
Page 156
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Tabel Sosialisasi Kebijakan Anti Korupsi Bagi Mitra Kerja Berdasarkan Wilayah Kerja
Table of Anti-Corruption Policy Socialization for Work Partners Based on Work Area
Jumlah Persentase
Wilayah Kerja Working area
Total Percentage
Surabaya 564 100% Surabaya
Insiden Korupsi yang Terbukti dan Tindakan Confirmed Incidents of Corruption and
yang Diambil [GRI 205-3] Actions Taken [GRI 205-3]
Bank Jatim menyadari bahwa kepercayaan dari para pemangku Bank Jatim recognizes that stakeholder trust is a crucial aspect
kepentingan merupakan aspek yang sangat penting dan harus that must be well maintained. Therefore, the Bank continuously
senantiasa dijaga. Oleh karena itu, Bank secara konsisten strives to uphold stakeholder trust by taking firm action
berupaya mempertahankan kepercayaan tersebut dengan against employees, business partners, or other stakeholders
menerapkan tindakan tegas terhadap karyawan, mitra bisnis, who are proven to be involved in fraudulent activities. Bank
maupun pemangku kepentingan lainnya yang terbukti terlibat Jatim imposes sanctions on employees involved in fraud
dalam tindakan kecurangan. Bank Jatim memberikan sanksi cases in accordance with the applicable Bank Jatim Reward &
kepada pegawai yang terlibat dalam kasus kecurangan Punishment Guidelines, ranging from the issuance of warning
(fraud) sesuai dengan Pedoman Reward & Punishment Bank letters and demotion to termination of employment, depending
Jatim yang berlaku, mulai dari pemberian surat peringatan, on the nature of the violation and the level of losses incurred.
penurunan jabatan (demosi), hingga pemutusan hubungan
kerja, tergantung pada jenis pelanggaran yang dilakukan serta
tingkat kerugian yang ditimbulkan.
Hingga akhir periode pelaporan, terdapat 22 insiden fraud yang As of the end of the reporting period, there were 22 fraud
terjadi pada karyawan tetap dan 3 (tiga) insiden fraud pada incidents involving permanent employees and 3 (three) fraud
pegawai tidak tetap. Berdasarkan data tersebut, terdapat 16 incident involving a non-permanent employee. Based on this
pegawai tetap dan 3 (tiga) pegawai tidak tetap yang diberhentikan data, 16 permanent employees and 3 non-permanent employee
akibat insiden fraud. Selama tahun 2025, tidak terdapat insiden were terminated due to fraud incidents. Throughout 2025, no
fraud yang mengakibatkan kontrak dengan mitra bisnis diakhiri. fraud incidents led to the termination of contracts with business
Adapun informasi mengenai jumlah penyimpangan internal partners. Information regarding the number of internal fraud
fraud dapat dilihat pada tabel di bawah ini. violations can be found in the table below.
Jumlah Kasus Yang Dilakukan
Number of Frauds Committed
Anggota Dewan
Komisaris dan Anggota
Internal Fraud Pegawai Tidak Tetap
Direksi Pegawai Tetap
Internal Fraud Non-permanent
Members of the Board Permanent Employee
Employee
of Commissioners and
Members of the Directors
2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023
Total Fraud
- - - 22 13 11 3 1 1
Total Fraud
Telah Diselesaikan
- - - 22 13 11 3 1 1
Cases Resolved
Dalam Proses Penyelesaian di internal
Bank
- - - - - - - - -
In the settlement process in the Bank’s
internal
154 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 157
Sustainability Report
2025
Jumlah Kasus Yang Dilakukan
Number of Frauds Committed
Anggota Dewan
Komisaris dan Anggota
Internal Fraud Pegawai Tidak Tetap
Direksi Pegawai Tetap
Internal Fraud Non-permanent
Members of the Board Permanent Employee
Employee
of Commissioners and
Members of the Directors
2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023
Belum diupayakan penyelesaiannya
- - - - - - - - -
Not resolved yet
Telah ditindaklanjuti melalui proses
hukum
- - - - - - - - -
Has been followed up through the legal
process
Pajak Tax
Pendekatan Pajak Approach to Tax
Pendekatan perpajakan yang dilakukan oleh Bank Jatim Bank Jatim’s tax approach is based on compliance with all
didasarkan pada kepatuhan terhadap seluruh peraturan applicable tax regulations. Bank Jatim has developed tax
perpajakan yang berlaku. Bank Jatim telah mengembangkan policies and strategies that are approved and reviewed by the
kebijakan dan strategi pajak yang disetujui dan dievaluasi Director of Finance, Treasury & Global Services in relation to
oleh Direktur Keuangan, Treasury & Global Services dalam the submission of the Corporate Income Tax Annual Return.
pelaporan SPT Tahunan PPh Badan. Strategi pajak ini dievaluasi This tax strategy is evaluated annually by the Director of
setiap tahun oleh Direktur Treasury dan Global Services. Treasury and Global Services.
Tata Kelola, Kontrol, dan Risiko Pengelolaan Tax Governance, Control, and Risk
Pajak Management
Dalam pelaksanaan tata kelola dan pengontrolan pajak, Bank In implementing tax governance and control, Bank Jatim
Jatim telah menetapkan proses yang komprehensif dan has established a comprehensive and structured process, as
terstruktur, seperti: follows:
1. Badan tata kelola (eksekutif) yang bertanggung jawab 1. The governance body (executive level) responsible for
untuk menerapkan strategi pajak adalah Direktur implementing the tax strategy is the Director of Finance,
Keuangan, Trasury & Global Services. Treasury & Global Services.
2. Pendekatan terhadap pajak ditanamkan dalam perusahaan 2. The tax approach is embedded within the Company through
melalui tersedianya Standar Operasioal Prosedur the availability of Tax Standard Operating Procedures
Perpajakan, mengembangkan sistem aplikasi yang (SOPs), the development of supporting tax application
mengakomodir proses perpajakan, dan peningkatan systems, and the enhancement of tax awareness through
kesadaran perpajakan melalui sarana training dan training and socialization programs.
sosialisasi.
3. Mengidentifikasi, mengelola, dan memonitor risiko pajak 3. Tax risks are identified, managed, and monitored through
melalui monitoring dan rekonsiliasi berkesinambungan continuous monitoring and reconciliation carried out by
yang dilakukan oleh Grup Perpajakan dan unit kerja terkait. the Tax Group and relevant work units.
4. Perhitungan PPh Badan dilakukan oleh Konsultan Pajak 4. Corporate Income Tax calculations are prepared by a tax
dan diaudit oleh KAP. consultant and audited by a Public Accounting Firm (KAP).
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 155
Page 158
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Sebagai wajib pajak badan dalam negeri, Bank Jatim berhak As a domestic corporate taxpayer, Bank Jatim is entitled
mendapatkan insentif dari pemerintah berupa keringanan to government incentives in the form of tax relief. This is in
pajak. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor accordance with Minister of Finance Regulation Number 40
40 Tahun 2023 tentang Bentuk dan Tata Cara Penyampaian of 2023 concerning the Form and Procedures for Submitting
Laporan serta Daftar Wajib Pajak dalam rangka Pemenuhan Reports and the List of Taxpayers in Order to Fulfill the
Persyaratan Penurunan Tarif Pajak Penghasilan bagi Wajib Requirements for Income Tax Rate Reductions for Domestic
Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka, Corporate Taxpayers in the Form of Public Companies.
Wajib Pajak badan dalam negeri dapat mendapatkan penurunan Domestic corporate taxpayers can receive a 3% rate reduction
tarif sebesar 3% dengan persyaratan sebagaimana disebutkan under the following conditions:
dalam Pasal 3:
1. Berbentuk Perseroan Terbuka; 1. Be in the form of a publicly listed company;
2. Dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor 2. Have at least 40% of its total paid-up shares traded on the
diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia paling rendah Indonesia Stock Exchange; and
40%; dan
3. Memenuhi persyaratan tertentu: 3. Fulfil certain requirements, including:
a. Saham harus dimiliki oleh paling sedikit 300 Pihak; a. Shares must be owned by at least 300 parties;
1. Tiga ratus pihak yang memiliki saham kurang dari 1. The 300 parties owning shares of less than 5%
5% tidak termasuk: exclude:
a. Wajib Pajak Perseroan Terbuka yang membeli a. a publicly listed company taxpayer that
kembali sahamnya; dan/ atau repurchases its shares; and/or
b. Yang memiliki hubungan istimewa b. parties with a special relationship as defined
sebagaimana diatur dalam UU PPh dengan under the Income Tax Law with the publicly
Wajib Pajak Perseroan Terbuka. listed company taxpayer.
2. Hubungan istimewa bagi Wajib Pajak Perseroan 2. A special relationship for publicly listed corporate
Terbuka meliputi: taxpayers includes:
a. Pemegang saham pengendali; dan/ atau a. controlling shareholders; and/or
b. Pemegang saham utama, sebagaimana diatur b. principal shareholders, as regulated under
dalam ketentuan perundang undangan di capital market regulations.
bidang pasar modal.
4. Masing-masing Pihak hanya boleh memiliki saham kurang 4. Each party may only own less than 5% of the total issued
dari 5% dari keseluruhan saham yang ditempatkan dan and fully paid-up shares;
disetor penuh;
5. Ketentuan tersebut harus dipenuhi dalam waktu paling 5. These requirements must be met for at least 183 calendar
singkat 183 hari kalender dalam jangka waktu 1 Tahun days within one fiscal year; and
Pajak; dan
6. Pemenuhan persyaratan dilakukan oleh Wajib Pajak 6. Compliance with these requirements must be reported by
Perseroan Terbuka dengan menyampaikan laporan kepada the publicly listed corporate taxpayer to the Directorate
Direktorat Jenderal Pajak. General of Taxes.
Sesuai ketentuan di atas, Bank Jatim dapat memperoleh tarif In accordance with the above provisions, Bank Jatim is eligible
sebesar 3% lebih rendah dari tarif umum PPh Badan sebesar for a 3% reduction from the standard Corporate Income Tax
22%, sehingga tarif pajak yang digunakan dalam perhitungan rate of 22%, resulting in an applicable tax rate of 19% used in
PPh Badan Bank adalah 19%. the calculation of the Bank’s Corporate Income Tax.
Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Stakeholder Engagement and Management
Manajemen Masalah yang Terkait dengan of Concerns Related to Tax
Pajak
Pemangku kepentingan yang terpenting dalam hal perpajakan The most important stakeholder in taxation matters is the
adalah pemerintah melalui kantor pajak. Untuk itu, Bank Jatim government through the tax authority. Therefore, Bank
senantiasa membina hubungan baik dengan otoritas perpajakan. Jatim continuously maintains good relations with the tax
Bank Jatim menerapkan kepatuhan terhadap seluruh peraturan authorities. Bank Jatim applies compliance with all laws and
perundangan yang dikeluarkan oleh otoritas perpajakan. Bank regulations issued by the tax authorities. In its operational
Jatim dalam kegiatan operasionalnya telah menjalankan Tata activities, Bank Jatim implements Good Corporate
Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) yang Governance in a transparent and accountable manner,
156 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 159
Sustainability Report
2025
dilakukan secara transparan dan akuntabel, khususnya dalam particularly in managing its tax rights and obligations, which
mengelola hak dan kewajiban perpajakannya, hak dan kewajiban are carried out in accordance with applicable regulations.
perpajakannya dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Namun dalam keterlibatannya dengan otoritas pajak, However, in its engagement with the tax authorities, Bank
Bank Jatim tidak memiliki pendekatan advokasi dalam Jatim does not adopt an advocacy approach in tax matters. On
bidang perpajakan. Di sisi lain, terkait pendekatannya pada the other hand, with regard to its engagement with external
pemangku kepentingan eksternal, khususnya pemasok, stakeholders, particularly suppliers, the Bank collects and
proses yang dilakukan oleh Bank untuk mengumpulkan dan considers suppliers’ views and concerns through discussions
mempertimbangkan pandangan serta perhatian pemasok yaitu with suppliers to address the respective tax rights and
dengan melakukan diskusi dengan pemasok untuk membahas obligations of each party.
hal-hal yang menjadi hak dan kewajiban perpajakan masing-
masing pihak.
Pelaporan Pajak Tax Reporting
Bank Jatim hanya beroperasi di Indonesia, sehingga laporan Bank Jatim operates solely in Indonesia, therefore, its tax
perpajakan hanya dilakukan untuk Indonesia dan tidak terdapat reporting is limited to Indonesia, and there is no income from
pendapatan dari transaksi intra-grup dengan yurisdiksi pajak intra-group transactions with other tax jurisdictions. Every
lainnya. Setiap tahunnya, Bank Jatim senantiasa melakukan year, Bank Jatim consistently fulfills its obligations to the state
kewajibannya terhadap negara yaitu dengan membayar pajak. by paying taxes. In 2025, Bank Jatim paid Rp775,625 million
Di tahun 2025, pajak yang dibayarkan Bank Jatim sebesar in taxes, an increase compared to Rp747,026 million in 2024.
Rp775.625 juta meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar Furthermore, there is no difference between the corporate
Rp747.026 juta. Selain itu, tidak terdapat perbedaan antara income tax payable on profit/loss and the tax payable. The tax
pajak penghasilan badan yang masih harus dibayar pada laba/ payments are as follows:
rugi dan pajak terutang. Adapun pembayaran pajak yang
dilakukan adalah sebagai berikut:
Tabel Pembayaran dan Pelaporan Pajak
Table of Tax Payment and Tax Reporting
(dalam Jutaan Rupiah / In Millions of Rupiah)
Uraian Pajak 2025 2024 2023 Tax Description
Pajak Penghasilan Pasal 21 196.139 228.546 173.259 Income Tax Article 21
Pajak Penghasilan Pasal 23 7.854 8.234 5.775 Income Tax Article 23
Pajak Penghasilan Pasal 25/29 Badan 381.448 317.125 368.453 Income Tax Article 25/29 Agency
Pajak Penghasilan Pasal 26 4.282 8.909 9.611 Income Tax Article 26
Pajak Penghasilan Pasal 4 Ayat 2 Income Tax Article 4 Paragraph 2
175.108 176.482 135.935
Final Final
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 5.879 3.005 1.047 Value Added Tax (VAT)
Pajak Bea Meterai 4.916 4.725 5.793 Stamp Duty Tax
Total 775.625 747.026 699.873 Total
Tabel Dasar Perhitungan Pajak
Table of Basic Tax Calculation
(dalam Jutaan Rupiah / In Millions of Rupiah)
Keterangan 2025 2024 2023 Information
Pendapatan Bunga dan Syariah 10.291.308 8.381.809 7.357.284 Interest and Sharia Income
Laba Sebelum Pajak 2 .092.643 1.682.717 1.892.744 Profit before tax
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 157
Page 160
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Keterangan 2025 2024 2023 Information
Aset Berwujud Selain Kas dan Setara Tangible Assets Other Than Cash and
112.499.260 77.785.103* 56.412.422
Kas Cash Equivalents
Pembayaran Pajak Penghasilan Badan Payment of Corporate Income Tax
381.446 317.126 378.522
Secara Tunai in Cash
Pembayaran Pajak Penghasilan Badan Payment of Accrued Corporate
yang Masih Harus Dibayar atas Laba/ 50.760 13.125 20.951 Income Tax on Profit/Loss
Rugi
Keterangan/Note:
*) Disajikan Kembali/ Restatement
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum General Aspect
Biaya Lingkungan Hidup [OJK F.4] Environmental Costs [OJK F.4]
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Bank Jatim In carrying out its operational activities, Bank Jatim is
berkomitmen untuk berperan aktif dalam upaya menjaga committed to playing an active role in environmental
kelestarian lingkungan hidup. Komitmen tersebut diwujudkan preservation efforts. This commitment is realized through the
melalui pelaksanaan berbagai program dan kegiatan yang implementation of various programs and initiatives aimed at
bertujuan untuk mendukung pelestarian lingkungan serta supporting environmental sustainability and minimizing the
meminimalkan dampak lingkungan dari aktivitas perusahaan. environmental impact of the Company’s activities. Throughout
Sepanjang tahun 2025, Bank Jatim telah mengalokasikan 2025, Bank Jatim allocated environmental costs amounting
biaya lingkungan hidup sebesar Rp590.204.000, meningkat to IDR590,204,000, representing an increase compared to
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp317.143.000. IDR317,143,000 in 2024. The details of the environmental costs
Rincian biaya lingkungan hidup disampaikan pada tabel berikut. are presented in the following table.
Tabel Biaya Lingkungan Hidup
Table of Environmental Costs
Tahun Penggunaan/Pemanfaatan Biaya (Rp)
Year Usage/Utilization Cost (Rp)
Biaya Pembuangan Sampah Domestik di Kantor
21.600.000
Domestic waste disposal costs at office premises
Pelepasan 30 Tukik Penyu dan 1 ekor Penyu besar di Pantai Cemara, Banyuwangi
2.350.000
Release of 30 sea turtle hatchlings and 1 adult sea turtle at Cemara Beach, Banyuwangi
Penanaman 500 bibit Cemara dan 750 bibit Mangrove di Pantai Cemara, Banyuwangi
17.500.000
Planting of 500 casuarina seedlings and 750 mangrove seedlings at Pantai Cemara, Banyuwangi
2025
Rehabilitasi Hutan di Kabupaten Malang
46.000.000
Forest rehabilitation in Malang Regency
Penyulaman Taman Depan Museum BI di Jln Diponegoro Surabaya
169.000.000
Replanting and maintenance of the front garden of the BI Museum on Diponegoro Street, Surabaya
Bantuan pengadaan tanaman hias dan pohon kelapa di Area I Love You Full Hill YPA Winongo Kota Madiun
Support for the procurement of ornamental plants and coconut trees in the “I Love You Full Hill” area of 333.754.000
YPA Winongo, Madiun City
Total 590.204.000
158 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 161
Sustainability Report
2025
Tahun Penggunaan/Pemanfaatan Biaya (Rp)
Year Usage/Utilization Cost (Rp)
Biaya Pembuangan Sampah Domestik di Kantor
21.600.000
Cost of disposal of Domestic Office Waste
Pelepasan 100 Tukik di Pantai Kilikili Trenggalek
2024 20.000.000
Release of 100 Baby Turtles at Kilikili Beach, Trenggalek
Rehabilitasi Taman di Alun-Alun Probolinggo
275.543.000
Rehabilitation of Parks at Alun-Alun Probolinggo
Total 317.143.000
Biaya Pembuangan Sampah Domestik Kantor
21.600.000
Cost of disposal of Domestic Office Waste
Pembangunan 5 unit PJU solar cell di Pulau Kangean
2023 137.893.000
Construction of 5 solar cell PJU units on Kangean Island
Rehabilitasi Mangrove di KOARMADA 2 – Bekerjasama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur
140.000.000
Mangrove Rehabilitation at KOARMADA 2 – Collaborating with the East Java Provincial Forestry Service
Total 299.493.000
Aspek Material Material Aspect
Penggunaan Material yang Ramah Use of Environmentally Friendly Materials
Lingkungan [OJK F.5] [OJK F.5]
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, PT Bank Pembangunan In conducting its business activities, PT Bank Pembangunan
Daerah Jawa Timur Tbk menunjukkan komitmen dalam Daerah Jawa Timur Tbk demonstrates its commitment to
mendukung pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan supporting environmental preservation through the utilization
teknologi digital, antara lain melalui layanan Jatim Kilat dan of digital technology, including services such as Jatim Kilat
E-Filing. Penggunaan teknologi digital tersebut memungkinkan and E-Filing. The use of these digital technologies enables the
aktivitas operasional perusahaan menjadi lebih efisien dan Company’s operational activities to become more efficient and
mendorong penerapan konsep paperless dalam berbagai promotes the implementation of a paperless concept across
proses kerja. Selain itu, Bank Jatim juga memanfaatkan mesin various work processes. In addition, Bank Jatim utilizes scanning
pemindai yang terintegrasi dengan mesin fotokopi dan dapat devices integrated with photocopy machines, which can be
langsung terhubung dengan komputer maupun laptop, serta directly connected to computers or laptops and are equipped
terkoneksi dengan jaringan wifi dan hotspot. Pemanfaatan with Wi-Fi and hotspot connectivity. The use of such devices
perangkat tersebut membantu mengurangi kebutuhan helps reduce the need for paper in photocopying activities and
penggunaan kertas untuk keperluan fotokopi dan mendukung supports more environmentally friendly operational practices.
praktik operasional yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu, untuk menunjang aktivitas operasioalnya, Bank Jatim In addition, to support its operational activities, Bank Jatim has
telah melakukan penggantian lampu LED sebagai penerangan replaced LED lights as building lighting because the materials
gedung karena material yang digunakan pada lampu tersebut used in the lights are more environmentally friendly, using
lebih ramah lingkungan, menggunakan refrigerant yang ramah environmentally friendly refrigerants (such as R32, R410A or
lingkungan (seperti R32, R410A atau R407C) untuk AC dan R407C) for AC and refrigerators, and environmentally friendly
kulkas, serta APAR yang ramah lingkungan (HFC236FA, atau APAR (HFC236FA, or APAR Cleant Agent CF-21) used for fire
APAR Cleant Agent CF-21) yang digunakan untuk pemadam extinguishers. The use of refrigerants or fire extinguishers,
api. Penggunaan refrigeran atau pemadam api, Bank Jatim Bank Jatim has utilized environmentally friendly substances
telah menggunakan senyawa yang ramah lingkungan dan that do not deplete the ozone layer. In addition, Bank Jatim
tidak merusak lapisan ozon. Bank Jatim juga telah mewajibkan requires all employees to use personal tumblers and glasses
seluruh karyawannya untuk minum dengan menggunakan provided by the Bank for drinking purposes, thereby reducing
tumbler masing-masing dan gelas yang disediakan oleh Bank plastic waste.
Jatim, sehingga dapat mengurangi limbah plastik.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 159
Page 162
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Aspek Energi Energy Aspect
Jumlah dan Intensitas Energi yang Amount of Intensity of Energy Used
Digunakan [OJK F.6, GRI 302-1, 302-2, 302-3] [OJK F.6, GRI 302-1, 302-2, 302-3]
Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, Bank Jatim In conducting its business activities, Bank Jatim utilizes two
memanfaatkan dua sumber energi utama, yaitu bahan bakar main energy sources, namely fuel oil (BBM) and electricity
minyak (BBM) dan energi listrik yang dipasok oleh pihak ketiga. supplied by third parties. Fuel oil is used to support the operation
BBM digunakan untuk mendukung operasional kendaraan of official vehicles and the operation of generator sets (gensets)
dinas serta pengoperasian generator set (genset) sebagai as a backup energy source in the event of power outages in
sumber energi cadangan apabila terjadi pemadaman listrik di Bank Jatim’s operational areas. Meanwhile, electricity is used
wilayah operasional Bank Jatim. Sementara itu, energi listrik to support building operations, including the use of computers,
digunakan untuk menunjang operasional gedung, antara lain laptops, elevators, photocopiers, air conditioning systems, and
untuk penggunaan komputer, laptop, lift, mesin fotokopi, sistem other operational equipment. As of the end of December 2025,
pengatur suhu ruangan, serta peralatan operasional lainnya. Bank Jatim does not consume or sell steam, cooling, or heating,
Sampai dengan akhir Desember 2025, Bank Jatim tidak and does not sell electricity. Bank Jatim has also not utilized
mengonsumsi dan menjual uap, pendingin, dan pemanas, serta renewable energy as of the end of 2025.
tidak menjual listrik. Bank Jatim juga belum menggunakan
energi terbarukan sampai dengan akhir tahun 2025.
Metode penghitungan BBM dan listrik dihitung dengan The calculation method for fuel oil and electricity is based
menjumlahkan seluruh total pemakaian dalam tahun pelaporan on the total consumption during the reporting year, which is
yang kemudian dikonversi ke dalam gigajoule. Sepanjang then converted into gigajoules. Throughout 2025, energy
tahun 2025, intensitas pemakaian energi di kantor pusat consumption intensity at the head office was 11.17 gigajoules
yaitu sebesar 11,17 gigajoule/karyawan menurun dibandingkan per employee, a decrease compared to 14.07 gigajoules per
dengan tahun 2024 yang sebesar 14,07 gigajoule/karyawan employee in 2024, as detailed below.
yang dirinci sebagai berikut.
Tabel Intensitas Pemakaian Energi Kantor Pusat
Table of Head Office Energy Use Intensity
Energi Satuan
2025 2024 2023
Energy Unit
BBM (Solar)
Liter 133.241 135.078 108.887
Fuel (Solar)
Gigajoules 4.556,84 4.619,63 3.723,94
Listrik
kWh 2.494.569 2.762.146 2.885.552
Electricity
Gigajoules 8.980,45 9.943,65 10.387,99
Total Gigajoules 13.537,29 14.563,28 14.111,93
Jumlah Karyawan Karyawan
1.212 1.035 1.016
Number of Employees Employee
Total Produksi (Total Penyaluran
Kredit Konvensional dan Kredit Bank
Jatim Syariah) Miliar Rupiah
98.289 75.352 54.761
Total Production (Total Conventional Billion Rupiah
Lending Value and Sharia Loan
Distribution)
Pendapatan Bunga dan Syariah
10.292 8.382 7.357
Interest Income and Sharia
Intensitas Pemakaian Energi/Karyawan Gigajoules /Karyawan
11,17 17,57 13,89
Intensity of Energy Use/Employee Gigajoules /Employee
160 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 163
Sustainability Report
2025
Energi Satuan
2025 2024 2023
Energy Unit
Intensitas Pemakaian Energi/Produksi Gigajoules /Miliar Rupiah
0,14 0,19 0,26
Intensity of Energy Use/Production Gigajoules /Billion Rupiah
Intensitas Pemakaian Energi/
Pendapatan Gigajoules /Miliar Rupiah
1,32 1,74 1,92
Energy Consumption Intensity/ Gigajoules /Billion Rupiah
Income
Keterangan: Notes:
1. Konversi Solar ke Gigajoule: https://hextobinary.com/unit/energy/from/ 1. Conversion of diesel to Gigajoule: https://hextobinary.com/unit/energy/from/
gasoline/to/gigajoule gasoline/to/gigajoule
2. Konversi kWh ke Gigajoule: https://convertlive.com/id/u/mengkonversi/ 2. Conversion of kWh to Gigajoules: https://convertlive.com/id/u/mengkonversi/
kilowatt-jam/ke/gigajoules kilowatt-jam/ke/gigajoules
Bank Jatim juga telah melakukan pengukuran terhadap Bank Jatim has also conducted measurements of energy
energi yang terkait dengan aktivitas perjalanan dinas yang associated with employee business travel activities. Energy
dilakukan oleh para karyawannya. Energi yang digunakan di consumption outside the organization is calculated using a
luar organisasi dihitung dengan menggunakan pendekatan cost-based approach, by dividing the total expenditure on
berbasis biaya, yaitu dengan membagi total biaya yang business travel by air transportation by the aviation fuel price
dikeluarkan untuk perjalanan dinas menggunakan pesawat applicable in the respective year. The resulting aviation fuel
terbang dengan harga avtur pada tahun yang bersangkutan. consumption, expressed in kiloliters, is then converted into
Selanjutnya, konsumsi avtur yang diperoleh dalam satuan gigajoules in accordance with the guidelines set forth in SEOJK
kiloliter dikonversi menjadi gigajoule sesuai dengan pedoman 16/2021, referring to the methodology of The Greenhouse Gas
yang tercantum dalam SEOJK 16/2021, dengan merujuk pada Protocol Initiative, 2004. Based on these calculations, data on
metodologi The Greenhouse Gas Protocol Initiative, 2004. the total and intensity of energy consumption outside Bank
Berdasarkan perhitungan tersebut, diperoleh data mengenai Jatim’s operational activities have been obtained and are
jumlah serta intensitas pemakaian energi di luar operasional presented as follows.
Bank Jatim, yang disajikan sebagai berikut.
Tabel Intensitas Pemakaian Energi Di Luar Organisasi
Table of Energy Use Intensity Outside the Organization
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Realisasi anggaran perjalanan dinas
dengan pesawat
Rupiah 14.217.698.473 7.395.880.882 7.490.676.018
Realization of official travel budget
by plane
Harga Avtur/Liter
Rupiah 15.237 14.736 14.781
Avtur price/Liter
Kiloliter 933 502 507
Volume Energi
The volume of Energy
Giga Joules 37.504 20.179 20.380
Jumlah Karyawan Karyawan
1.212 1.035 1.016
Number of Employees Employee
Total Produksi (Total Penyaluran
Kredit Konvensional dan Kredit Bank
Jatim Syariah) Miliar Rupiah
98.289 75.352 54.761
Total Production (Total Conventional Billion Rupiah
Lending Value and Sharia Loan
Distribution)
Pendapatan Bunga Syariah Miliar Rupiah
10.291 8.382 7.357
Interest Income Sharia Billion Rupiah
Intensitas Pemakaian Energi/
Gigajoules /Karyawan
Karyawan 30,94 24,34 20,06
Gigajoules /Employee
Intensity of Energy Use/Employee
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 161
Page 164
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Intensitas Pemakaian Energi/Produksi Gigajoules /Miliar Rupiah
0,38 0,27 0,37
Intensity of Energy Use/Production Gigajoules /Billion Rupiah
Intensitas Pemakaian Energi/
Pendapatan Gigajoules /Miliar Rupiah
3,64 2,41 2,77
Energy Consumption Intensity/ Gigajoules /Billion Rupiah
Income
Keterangan: Notes:
Konversi Kiloliter ke Gigajoule: Conversion from Kiloliters to Gigajoules: https://tradukka.com/unit/energy/fuel-
https://tradukka.com/unit/energy/fuel-oil-equivalent-kiloliter/gigajoule?hl=id oil-equivalent-kiloliter/gigajoule?hl=id
Harga avtur diasumsikan per Desember masing-masing tahun bersangkutan The aviation fuel price is assumed as of December of each respective year
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Efforts and Achievements of Energy
Penggunaan Energi Terbarukan [OJK F.7, F.12, Efficiency and Use of Renewable Energy
GRI 302-4, 302-5] [OJK F.7, F.12, GRI 302-4, 302-5]
Energi yang dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas The energy used to support the Bank’s operational activities
operasional Bank tergolong sebagai energi tidak terbarukan, is a non-renewable energy category so its availability is very
sehingga ketersediaannya bersifat terbatas. Oleh karena itu, limited. Therefore, Bank Jatim is committed to carrying out
Bank Jatim berkomitmen untuk melakukan efisiensi dalam efficiency in energy use which is a form of Bank Jatim’s
penggunaan energi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap compliance with the Presidential Instruction of the Republic
Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2011 of Indonesia Number 13 of 2011 concerning Energy and Water
tentang Penghematan Energi dan Air, serta Peraturan Menteri Savings, and the Regulation of the Minister of Energy and
Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 13 Mineral Resources of the Republic of Indonesia Number 13
Tahun 2012 tentang Penghematan Pemakaian Tenaga Listrik. of 2012 concerning Savings in Electricity Use. In addition to
Selain sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan yang complying with applicable regulations, efforts to improve
berlaku, upaya efisiensi penggunaan energi juga bertujuan energy efficiency are also aimed at reducing the intensity of
untuk menurunkan intensitas emisi gas rumah kaca (GRK) yang greenhouse gas (GHG) emissions generated from operational
dihasilkan dari kegiatan operasional. Adapun langkah-langkah activities. The energy efficiency measures implemented by
efisiensi penggunaan energi yang dilaksanakan oleh Bank Bank Jatim are as follows.
Jatim adalah sebagai berikut.
1. Mematikan seluruh lampu penerangan ruang kerja dan 1. Turning off all lighting in workspaces and meeting rooms
ruang rapat jika seluruh pegawai pada lantai tersebut telah when all employees on that floor have left the office.
meninggalkan kantor.
2. Mematikan penerangan pada ruang rapat jika tidak 2. Turning off the lighting in the meeting room when it is not
dipergunakan dan membuka tirai jendela secukupnya. in use and opening the window blinds sufficiently
3. Mematikan lampu ruangan jika akan meninggalkan ruangan 3. Turning off the room lights when you leave the room for a
dalam waktu cukup lama. long time
4. Menyalakan lampu kamar mandi secukupnya. 4. Turning on the bathroom light sufficiently.
5. Pengaturan pencahayaan untuk ruangan kantor dan gedung 5. Lighting settings for monitored office rooms and buildings
yang terpantau, tidak berlebih-lebihan dan secukupnya. are not excessive and in moderation
6. Mematikan unit AC seluruh gedung setelah jam operasional 6. Turning off the AC units throughout the building after
selesai. operational hours are over.
7. Mematikan lampu di seluruh ruang kerja setelah operasional 7. Turning off the lights in all workspaces after operations are
selesai. over.
8. Pemeliharaan unit AC secara berkala. 8. Periodic maintenance of the AC units.
9. Pengecekan panel maupun instalasi listrik. 9. Checking panels and electrical installations
10. Mengganti lampu menggunakan LED. 10. Replacing lamps with LED.
11. Mengurangi kunjungan dan pertemuan/rapat fisik 11. Reducing physical visits and meetings/gatherings or
atau tatap muka langsung dengan cara video atau call faceto- face through video or conference calls. Even though
conference. Walaupun pandemi COVID-19 sudah tertangani, the COVID-19 pandemic has been handled, the meeting
kebijakan rapat dengan memanfaatkan aplikasi teknologi policy of utilizing information technology applications is
informasi ini tetap diteruskan untuk jenis rapat tertentu. still applied for certain types of meetings.
162 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 165
Sustainability Report
2025
Bank Jatim telah menetapkan baseyear dalam pengukuran Bank Jatim has established 2024 as the base year for energy
energi yaitu tahun 2024 dan baseline sebesar 14.563,28 measurement, with a baseline of 14,563.28 gigajoules,
gigajoule yang bertujuan untuk mengukur efektivitas upaya aimed at assessing the effectiveness of energy efficiency
efisiensi penggunaan energi. Sepanjang tahun 2025, Bank initiatives. Throughout 2025, Bank Jatim consumed
Jatim menggunakan energi sebesar 13.537,29 gigajoule. Oleh 13,537.29 gigajoules of energy. Accordingly, the outcome
karenanya, outcome dari upaya pengurangan energi yang of the Bank’s energy reduction initiatives was a decrease
dilakukan Bank yaitu penurunan penggunaan energi menjadi in total energy consumption to 13,537.29 gigajoules, down
sebesar 13.537,29 gigajoule menurun dibandingkan tahun from 14,563.28 gigajoules in 2024, representing a reduction
2024 yang sebesar 14.563,28 gigajoule atau sebesar 6,8%. of 6.8%. However, in 2025, there was no reduction in energy
Namun demikian, di tahun 2025 tidak terdapat penurunan intensity per production unit.
kebutuhan energi per produksi.
Aspek Air Water Aspect
Penggunaan Air [OJK F.8] Water Usage [OJK F.8]
Dalam melaksanakan berbagai kegiatan operasionalnya, Bank In carrying out its operational activities, Bank Jatim utilizes
Jatim memanfaatkan air untuk berbagai kebutuhan, antara lain water for various purposes, including washing kitchen
mencuci peralatan dapur, fasilitas toilet, wudhu, serta keperluan equipment, toilet facilities, ablution (wudhu), and other
lainnya. Sumber air yang digunakan berasal dari pasokan pihak needs. The water supply is sourced from a third party, namely
ketiga, yaitu PDAM. Menyadari keterbatasan ketersediaan air the regional water utility (PDAM). Recognizing the limited
bersih, Bank Jatim berkomitmen untuk senantiasa melakukan availability of clean water, Bank Jatim is committed to
pengelolaan dan penghematan air secara bertanggung jawab. managing and conserving water responsibly. This commitment
Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan kampanye serta is implemented through campaigns and appeals to promote
himbauan untuk menghemat penggunaan air, disertai dengan water conservation, accompanied by routine inspections of
pengecekan rutin terhadap saluran, keran, dan katup (valve) pipelines, faucets, and water valves. In the event of any leakage
air. Apabila ditemukan kebocoran atau kerusakan, Bank Jatim or damage, Bank Jatim promptly undertakes repairs to ensure
segera melakukan perbaikan agar penggunaan air tetap efisien that water usage remains efficient and sustainable.
dan berkelanjutan.
Sepanjang tahun 2025, penggunaan air di untuk aktivitas Throughout 2025, water usage for Bank Jatim’s operational
operasional Bank Jatim mengalami peningkatan. Hal ini activities has increased.This was primarily due to the extensive
dikarenakan banyaknya renovasi yang dilakukan dalam rangka renovations carried out to refurbish several Division offices
peremajaan tampilan di beberapa ruang Divisi dan Ruang and Directors’ rooms, as well as improvements to corridors
Direksi serta adanya perbaikan selasar dan toilet di kantor and restroom facilities at the head office. In addition, the
pusat, penerapan 100% work from office, serta sebagian besar implementation of a full (100%) work-from-office policy and
nasabah telah melakukan transaksinya secara langsung di the fact that most customers conducted their transactions
Bank, sehingga berdampak pada penggunaan toilet Bank. directly at the Bank also contributed to increased usage of the
Adapun penggunaan air sebagai berikut. Bank’s restroom facilities. The water consumption is presented
as follows.
Tabel Penggunaan Air
Table of Water Usage
(Dalam m3 / In m3)
Jenis Air
2025 2024 2023
Types of Water
Air PDAM
35.093 30.722 27.341
PDAM Water
Seluruh air yang digunakan oleh Bank Jatim langsung dialirkan All water used by Bank Jatim is discharged directly into the
ke saluran kota. Bank Jatim belum melakukan daur ulang air. city’s drainage system. Bank Jatim does not recycle its water.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 163
Page 166
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Aspek Keanekaragaman Hayati Aspect of Biodiversity
Dampak Dari Wilayah Operasional yang Impacts from Operational Areas That Are
Dekat atau Berada di Daerah Konservasi Near or Located In Conservation Areas or
atau Memiliki Keanekaragaman Hayati dan Have Biodiversity [OJK F.9, F.10]
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
[OJK F.9, F.10]
Sampai dengan akhir tahun 2025, seluruh wilayah operasional Until the end of 2025, Bank Jatim’s operational area is not
Bank Jatim tidak berada di sekitar kawasan lindung maupun adjacent to protected areas and areas with high biodiversity
kawasan yang memiliki nilai keanekaragaman hayati tinggi. value. Therefore, Bank Jatim’s operational activities do not
Dengan demikian, kegiatan operasional Bank Jatim tidak have a negative impact on biodiversity.
menimbulkan dampak negatif terhadap keanekaragaman hayati.
Namun, Bank Jatim tetap berkomitmen untuk memberikan However, Bank Jatim remains committed to making a positive
kontribusi positif dengan berperan aktif dalam upaya pelestarian contribution by actively participating in efforts to preserve
keanekaragaman hayati. Pelestarian keanekaragaman hayati biodiversity. Biodiversity conservation initiatives carried out in
yang dilakukan selama tahun 2025 meliputi Rehabilitasi hutan, 2025 include forest rehabilitation, replanting and maintenance
Penyulaman Taman Depan Museum BI di Jln Diponegoro of vegetation in park areas, Replanting of the front garden
Surabaya, dan Bantuan pengadaan tanaman hias dan pohon of the Bank Indonesia Museum in Jln Diponegoro Surabaya,
kelapa. Biaya pelestarian keanekaragaman hayati di tahun Assistance for the procurement of ornamental plants and
2025 yaitu sebesar Rp568.604.000. coconut trees. The biodiversity conservation cost in 2025
amounted to IDR 568,604,000.
Aspek Emisi Emission Aspect
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Number and Intensity of Emissions
Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya Generated by Type [OJK F.11, GRI 305-1, 305-2,
[OJK F.11, GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4, FN-CB-410b.1, 305-3, 305-4, FN-CB-410b.1, FN-CB-410b.2, FN-CB-410b.3,
FN-CB-410b.2, FN-CB-410b.3, FN-CB-410b.4] FN-CB-410b.4]
Atas penggunaan energi sebagai penunjang aktivitas The use of energy to support the Bank’s operational activities
operasional Bank, tentunya berdampak pada emisi yang certainly has an impact on the emissions generated,
dihasilkan, baik emisi GRK cakupan 1, cakupan 2 maupun including Scope 1, Scope 2, and Scope 3 GHG emissions.
cakupan 3. Bank Jatim telah mengukur masing-masing cakupan Bank Jatim has measured each scope of GHG emissions
emisi GRK yang dihasilkan sepanjang tahun 2025. Namun generated throughout 2025. However, Bank Jatim has not
demikian, Bank Jatim belum melakukan pengukuran emisi GRK yet measured Scope 1, Scope 2, and Scope 3 GHG emissions
cakupan 1, cakupan 2, maupun cakupan 3 yang berasal dari originating from CO₂, CH₄, N₂O, HFCs, PFCs, SF₆, and NF₃.
CO , CH , N O , HFCs, PFCs, SF , NF. Pada tahun 2024, Bank In 2024, Bank Jatim established 2024 as the base year,
Jatim telah menetapkan baseyear yaitu tahun 2024 dan emisi with the emissions generated in that year serving as the
yang dihasilkan sebagai baseline. Tidak terdapat perubahan baseline. There were no significant changes that triggered a
signifikan yang memicu penghitungan ulang emisi tahun dasar recalculation of the base year emissions for Scope 1, Scope
baik emisi cakupan 1, cakupan 2, maupun cakupan 3. 2, or Scope 3.
Penggunaan BBM sebagai penunjang kendaraan dan operasional The use of fuel to support vehicles and generator operations
genset termasuk ke dalam kategori emisi GRK cakupan is included in the category of GHG emissions scope 1. In
1. Pendekatan konsolidasi yang digunakan adalah kontrol calculating direct GHG emissions (Scope 1), Bank Jatim uses
operasional, mencakup seluruh fasilitas dan aktivitas yang berada the method used in Indonesia and non-Annex 1 countries
di bawah kendali operasional Bank Jatim. Dalam menghitung (developing countries) which is Tier-1, namely based on
emisi GRK (Cakupan 1) langsung, Bank Jatim menggunakan energy consumption data multiplied by the default emission
metode yang dipakai di Indonesia dan negara non-Annex 1 (negara factor of IPCC 2019 (Intergovernmental Panel on Climate
berkembang) adalah Tier-1, yaitu berdasarkan data konsumsi Change) with the following formula:
energi dikalikan faktor emisi default IPCC 2019 (Intergovernmental
Panel on Climate Change/Panel Antarpemerintah tentang
Perubahan Iklim) dengan rumus sebagai berikut:
164 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 167
Sustainability Report
2025
Tabel Jumlah Emisi Scope 1 (BBM) yang Dihasilkan di Kantor Pusat
Table of Total Emission Scope 1 (Fuel) generated at the Head Office
Emisi GRK (Ton Co2-eq)
Sumber Emisi GRK Satuan
2025 2024 2023
Source of GHG Emission Unit
Liter 133.241 135.078 108.887
Terajoule (TJ) 4,56 4,62 3,72
Faktor Emisi (kg CO2/TJ)
Scope 1 (Solar) 74.100 74.100 74.100
Emission Factor (kg CO2/TJ)
Kg Co2-eq 337.662 342.342 275.652
Ton Co -eq
2
337,66 342,34 275,65
Keterangan: Information:
Konversi Solar ke Terajoule: https://hextobinary.com/unit/energy/from/gasoline/ Solar to Terajoule Conversion: https://hextobinary.com/unit/energy/from/
to/gigajoule gasoline/to/gigajoule
Selanjutnya, emisi GRK (Cakupan 2) tidak langsung yang Furthermore, indirect GHG emissions (Scope 2) originating
bersumber dari penggunaan energi listrik. Perhitungan from the use of electrical energy. The calculation is done by
dilakukan dengan mengalikan konsumsi listrik (dalam Kwh per multiplying the electricity consumption (in Kwh per year)
tahun) dengan average grid emission factor yang dikeluarkan by the average grid emission factor issued by the Ministry of
Kementerian ESDM merujuk RUPTL PLN 2015-2024 yaitu Energy and Mineral Resources referring to the 2015-2024 PLN
sebesar 0,934 kgCO2/Kwh (2017) sebagai berikut. RUPTL, which is 0.934 kgCO2/Kwh (2017) as follows.
Tabel Jumlah Emisi GRK Scope 2 (Listrik) yang Dihasilkan di Kantor Pusat
Table of GHG Emission Scope 2 (Electricity) generated at the Head Office
Emisi GRK (Ton Co2-eq)
Sumber Emisi GRK Satuan
2025 2024 2023
Source of GHG Emission Unit
kWh 2.494.569 2.762.146 2.885.552
Average Grid Emission
Scope 2 (Listrik) 0,934 0,934 0,934
Factor (kgCO2/Kwh)
Ton Co2-eq 2.329,92 2.579,84 2.695,11
Sementara itu, Bank Jatim juga menghitung emisi GRK (cakupan Meanwhile, Bank Jatim also calculated other indirect GHG
3) tidak langsung lainnya yang berasal dari perjalanan dinas yang emissions (scope 3) originating from business trips using
menggunakan pesawat terbang yang dilakukan oleh karyawan airplanes carried out by Bank Jatim employees. This calculation
Bank Jatim. Perhitungan tersebut menggunakan kalkulator used the ICAO (International Civil Aviation Organization) carbon
karbon ICAO (International Civil Aviation Organization/Asosiasi calculator. Another indirect calculation of GHG emissions
Penerbangan Sipil Internasional). Perhitungan emisi GRK (scope 3) was based on cabin class and the distance between
(cakupan 3) tidak langsung lainnya yaitu berdasarkan kelas the departure airport and the arrival airport.
kabin dan jarak antara bandara keberangkatan dengan bandara
kedatangan.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 165
Page 168
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Tabel Jumlah dan Intensitas Emisi GRK Scope 3 (Perjalanan Dinas) yang Dilakukan
Table of GHG Number and Intensity of Scope 3 (Business Travels)
Emisi GRK (Ton Co2-eq)Source of GHG Emission
Sumber Emisi GRK Satuan
2025 2024 2023
Source of GHG Emission Unit
Perjalanan
2.800 2.149 2.121
Travel
Scope 3 (Perjalanan Dinas
menggunakan Pesawat Terbang) Emisi yang dihasilkan
Scope 3 (Business Travels by Airplane (Ton Co2-eq)
209,26 172,65 164,42
Emission generated (Ton
Co2-eq)
Tabel Jumlah dan Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 dan 2 yang Dihasilkan
Table of Total and Intensity of Scope 1 and Scope 2 Greenhouse Gas (GHG) Emissions Generated
Emisi GRK (Ton Co2-eq)Source of GHG Emission
Sumber Emisi GRK Satuan
2025 2024 2023
Source of GHG Emission Unit
Total Emisi GRK Cakupan 1 (Solar)
Ton Co2-eq 337,66 342,34 275,65
Total GHG Scope 1 Emission (Solar)
Total Emisi GRK Cakupan 2 (Listrik)
Total GHG Scope 2 Emission Ton Co2-eq 2.329,92 2.579,84 2.695,11
(Electricity)
Total Emisi GRK Cakupan 1 dan 2
Ton Co2-eq 2.670,04 2.922,18 2.970,76
Total GHG Emissions Scope 1 and 2
Total Emisi GRK Cakupan 3
(Perjalanan Dinas)
Ton Co2-eq 209,26 172,65 164,42
Total GHG Scope 3 Emission
(Business Travel
Total Ton Co2-eq 2.876,85 3.094,84 3.135,18
Total Karyawan Karyawan
1.035 1.035 1.016
Total Employees Employee
Total Produksi Dalam Miliar Rupiah
98.289 75.352 55.043
Total Production In Billion Rupiah
Pendapatan Bunga dan Syariah Dalam Miliar Rupiah
10.292 8.382 7.357
Interest Income and Sharia In Billion Rupiah
Intensitas Emisi GRK/Karyawan Ton Co2-eq/karyawan
2,37 2,99 3,09
GHG Emission Intensity/Employee Ton Co2-eq/Employee
Intensitas Emisi GRK/Produksi Ton Co2-eq/Miliar
GHG Emission Intensity/Production Rupiah
0,03 0,04 0,06
Ton Co2-eq/ Billion
Rupiah
Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 dan Ton Co2-eq/Miliar
2/Pendapatan Rupiah
0,26 0,35 0,40
Scope 1 and 2 GHG Emission Ton Co2-eq/ Billion
Intensity/Revenue Rupiah
Intensitas Emisi GRK Cakupan 1, 2 dan Ton Co2-eq/Miliar
3/Pendapatan Rupiah
0,28 0,37 0,43
Scope 1, 2 and 3 GHG Emission Ton Co2-eq/ Billion
Intensity/Revenue Rupiah
166 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 169
Sustainability Report
2025
Pada tahun 2025, Bank Jatim telah melaksanakan pengukuran In 2025, Bank Jatim conducted emissions measurement
emisi yang bersumber dari aktivitas nasabah pembiayaan derived from customer financing activities through the Credit
melalui sistem Credit Risk Management System (CRMS). Risk Management System (CRMS). The approach used in
Pendekatan yang digunakan dalam proses penghitungan emisi calculating emissions from financed customers refers to the
nasabah pembiayaan mengacu pada estimasi emisi gas rumah estimation of greenhouse gas (GHG) emissions, covering
kaca (GRK) yang mencakup cakupan 1 dan cakupan 2 Data Scope 1 and Scope 2. The data and information used in this
dan informasi yang digunakan dalam pengukuran tersebut measurement are adjusted based on data availability according
disesuaikan dengan ketersediaan data berdasarkan klasifikasi to Tier 4 classifications.
Tier 4.
Perhitungan nilai emisi GRK dilakukan dengan pendekatan The calculation of GHG emission values is carried out using a
proporsional, yaitu dengan membandingkan jumlah aset proportional approach, by comparing the amount of customer
pembiayaan nasabah pada masing-masing sektor ekonomi financing assets in each economic sector to the total customer
terhadap total aset nasabah yang tercatat di bursa efek assets listed on the stock exchange according to their business
sesuai dengan sektor usahanya, serta terhadap total aset sector, as well as to the total customer financing assets within
pembiayaan nasabah di Bank. Adapun besaran emisi GRK the Bank. The financed GHG emissions are determined by
yang dibiayai ditentukan dengan mengalikan total emisi GRK multiplying the total GHG emissions from each scope by
dari setiap cakupan dengan proporsi outstanding pembiayaan the proportion of outstanding financing relative to the total
dibandingkan dengan total aset nasabah di Bank. customer assets held at the Bank.
Adapun emisi debitur yang telah dihitung sebagai berikut. The calculated emissions attributable to borrowers are as follows.
Emisi Debitur Emisi GRK yang Dibiayai
Debtor Emission Financed GHG Emissions
Total Emisi Persentase Prakiraan Total Aset
Cakupan Sektor yang Emisi yang Total Emisi Debitur
Sector Coverage Dibiayai Dibiayai di Tahun Total Assets of
(tCO2e) (%) 2050 Debtors
Scope 1 Scope 2 Scope 3 Total
Total Percentage Projected
Financed of Financed Total
Emissions Emissions Emissions in
(tCO2e) (%) 2050
1 Pertanian, Kehutanan, dan
Perikanan
677.345 39.844 79.688 796.876 527.506 66,20% 683.255 6.538.493.301.521
Agriculture, Forestry, and
Fisheries
2 Pertambangan dan
Penggalian 5.283 660 660 6.603 4.403 66,68% 5.012 84.694.887.708
Mining and Quarrying
3 Pengadaan Listrik, Gas,
Uap/Air Panas, dan Udara
Dingin
5.437 - 604 6.041 3.573 59,15% 5.979 38.242.500.000
Electricity, Gas, Steam/Hot
Water, and Air Conditioning
Supply
4 Konstruksi
2.731.896 1.092.758 1.639.138 5.463.792 3.940.405 72,12% 5.803.072 5.245.817.698.560
Construction
5 Pengangkutan dan
Pergudangan
51.203 2.845 2.845 56.892 38.705 68,03% 52.779 415.044.688.136
Transportation and
Warehousing
6 Industri Pengolahan
905.553 452.777 150.926 1.509.256 966.634 64,05% 1.836.887 3.208.982.041.530
Manufacturing
7 Kredit Konsumtif
Kepemilikan Properti
-
Consumer Loans for
Property Ownership
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 167
Page 170
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Emisi Debitur Emisi GRK yang Dibiayai
Debtor Emission Financed GHG Emissions
Total Emisi Persentase Prakiraan Total Aset
Cakupan Sektor yang Emisi yang Total Emisi Debitur
Sector Coverage Dibiayai Dibiayai di Tahun Total Assets of
(tCO2e) (%) 2050 Debtors
Scope 1 Scope 2 Scope 3 Total
Total Percentage Projected
Financed of Financed Total
Emissions Emissions Emissions in
(tCO2e) (%) 2050
8 Selain Sektor 1 s.d 7
319.658 2.237.608 639.317 3.196.583 1.794.201 56,13% 2.323.950 34.066.370.120.331
Other Sectors (1 to 7)
9 Total 4.696.375 3.826.492 2.513.176 11.036.043 7.275.426 65,92% 10.710.935 49.597.645.237.785
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi Efforts and Achievements of Emission
yang Dilakukan [OJK F.12, GRI 305-5] Reduction Done [OJK F.12, GRI 305-5]
Bank Jatim berkomitmen untuk secara berkelanjutan melakukan Bank Jatim is committed to continuously undertaking various
berbagai upaya dalam menurunkan emisi gas rumah kaca yang efforts to reduce greenhouse gas (GHG) emissions generated
dihasilkan dari seluruh aktivitas operasional dan kegiatan from all of its operational activities and business operations.
bisnisnya. Komitmen tersebut didasari oleh kesadaran Bank This commitment is based on the Bank’s awareness that
Jatim bahwa emisi gas rumah kaca yang dihasilkan berpotensi the emissions produced have the potential to contribute to
memberikan kontribusi terhadap dampak lingkungan yang adverse environmental impacts, including climate change
merugikan, antara lain perubahan iklim dan peningkatan and global warming. In order to reduce emissions, Bank Jatim
suhu global. Dalam rangka mengurangi emisi yang dihasilkan, has implemented several efficiency measures, including
Bank Jatim menerapkan sejumlah langkah efisiensi, antara reducing the use of lighting, regulating lighting intensity in
lain penghematan penggunaan lampu, pengaturan intensitas office workspaces and buildings, enforcing policies to turn off
pencahayaan di ruang kerja kantor dan gedung, penerapan air conditioning (AC) after operational hours, and conducting
kebijakan mematikan pendingin ruangan (AC) setelah jam regular maintenance of AC systems. In addition, Bank Jatim
operasional berakhir, serta pelaksanaan pemeliharaan has replaced conventional lighting with more energy-efficient
AC secara berkala. Selain itu, Bank Jatim juga melakukan LED lamps and leveraged information technology for meetings
penggantian lampu konvensional dengan lampu LED yang as an alternative to reduce emissions resulting from fuel
lebih hemat energi, serta memanfaatkan teknologi informasi consumption. Bank Jatim’s efforts to reduce emissions are
untuk pelaksanaan rapat sebagai alternatif yang bertujuan aligned with its initiatives to improve energy efficiency, as
mengurangi emisi yang timbul dari penggunaan bahan bakar outlined in the Energy Aspect section of this Sustainability
minyak. Upaya Bank Jatim dalam mengurangi emisi yang Report. In 2024, Bank Jatim established 2024 as the base
dihasilakan sejalan dengan upaya Bank Jatim dalam melakukan year, with the emissions generated in that year serving as
efisiensi penggunaan energi seperti yang disampaikan pada the baseline for measuring the effectiveness of its energy
bagian Aspek Energi dalam Laporan Keberlanjutan ini. Pada efficiency initiatives.
tahun 2024, Bank Jatim telah menetapkan baseyear yaitu
tahun 2024 dan emisi yang dihasilkan sebagai baseline
yang bertujuan untuk mengukur efektivitas upaya efisiensi
penggunaan energi.
Sepanjang tahun 2025, Bank Jatim berhasil menurunkan emisi Throughout 2025, Bank Jatim successfully reduced its Scope 1
GRK cakupan 1 menjadi sebesar 337,66 Ton Co2-eq menurun GHG emissions to 337.66 tons of CO2-eq, a decrease compared
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 342,34 Ton Co2-eq. to 342.34 tons of CO2-eq in 2024. Bank Jatim also reduced its
Bank Jatim juga berhasil menurunkan emisi GRK cakupan 2 Scope 2 GHG emissions to 2,329.92 tons of CO2-eq, down from
menjadi sebesar 2.329,92 Ton Co2-eq menurun dibandingkan 2,579.84 tons of CO2-eq in 2024. In addition, the outcome of
tahun 2024 yang sebesar 2.579,84 Ton Co2-eq. selain itu, the emission reduction initiatives undertaken is reflected in
outcome dari upaya reduksi emisi yang dilakukan yaitu Bank Bank Jatim’s achievement of reducing GHG emission intensity
Jatim berhasil menurunkan intensitas emisi GRK menjadi to 0.28 tons CO₂e per billion rupiah, a decrease compared
168 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 171
Sustainability Report
2025
sebesar 0,28 Ton Co2-eq/Miliar Rupiah menurun dibandingkan to 0.37 tons CO₂e per billion rupiah in 2025, representing a
tahun 2025 yang sebesar 0,37 Ton Co2-eq/Miliar Rupiah atau reduction of 24.32%.
sebesar 24,32%.
Pengendalian Emisi Penipis Lapisan Ozon Ozone Layer Depletion Emission Control
[GRI 305-6] [GRI 305-6]
Sehubungan dengan karakteristik kegiatan usaha Bank Jatim In line with the nature of Bank Jatim’s business activities in
yang bergerak di bidang jasa perbankan, sampai dengan the banking services sector, as of the end of December 2025,
akhir Desember 2025 Bank Jatim tidak melakukan kegiatan Bank Jatim does not engage in production, import, or export
produksi, impor, maupun ekspor, serta tidak menggunakan activities, nor does it use ozone-depleting substances (ODS) in
bahan perusak ozon atau ozone depleting substances (ODS) the conduct of its operational activities.
dalam pelaksanaan seluruh kegiatan operasional perusahaan.
Beban Emisi Non GRK [GRI 305-7] Non-GHG Emission Load [GRI 305-7]
Sampai dengan akhir Desember 2025, Bank Jatim belum Until the end of December 2025, Bank Jatim has not measured
melakukan pengukuran emisi non GRK. non-GHG emissions.
Aspek Limbah dan Efluen Waste and Effluent Aspects
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Total Waste and Effluent Generated Based
Berdasarkan Jenis [OJK F.13] On Type [OJK F.13]
Berdasarkan aktivitas bisnis yang dijalankan, kegiatan Based on its business activities, Bank Jatim’s operations
operasional Bank Jatim menimbulkan timbulan limbah yang generate waste originating from various operational processes.
berasal dari berbagai aktivitas operasional. Limbah yang The waste produced consists of both hazardous and toxic waste
dihasilkan tersebut terdiri atas limbah bahan berbahaya dan (B3) and non-hazardous (non-B3) waste. Hazardous waste
beracun (B3) serta limbah non-B3. Limbah B3 yang dihasilkan includes, among others, used air freshener bottles and residual
antara lain berupa botol bekas penggunaan pengharum ruangan ink. Meanwhile, non-hazardous waste comprises paper, used
dan sisa tinta. Sementara itu, limbah non-B3 meliputi kertas, office stationery, food waste, condensate water from air
alat tulis kantor bekas pakai, sisa makanan, air kondensat dari conditioning (AC) systems, and domestic wastewater generated
pendingin ruangan (AC), serta air limbah domestik yang berasal from the use of toilet facilities. Sebagai upaya pengelolaan
dari penggunaan fasilitas toilet. Sebagai upaya pengelolaan lingkungan, As part of its environmental management efforts,
lingkungan, Bank Jatim telah menerapkan pemisahan Bank Jatim has implemented waste segregation based on
limbah sesuai dengan jenisnya, yaitu limbah B3 dan non-B3. type, namely hazardous (B3) and non-hazardous (non-B3)
Sepanjang tahun 2025, Bank Jatim telah mengukur jumlah waste. Throughout 2025, Bank Jatim measured the amount
limbah berdasarkan biaya pengelolaan yang dikeluarkan dibagi of waste based on the total waste management costs incurred
dengan asumsi biaya limbah per kilo. Untuk limbah B3 yaitu divided by the assumed cost per kilogram of waste. Hazardous
sebesar 86,4 kg dan limbah non B3 termasuk efluen sebesar waste (B3) amounted to 86.4 kg, while non-hazardous waste,
6.480 kg. Oleh karenanya, total limbah yang dihasilkan yaitu including effluent, amounted to 6,480 kg. Therefore, the total
sebesar 6.566 kg. waste generated was 6,566 kg.
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen Waste and Effluent Management Mechanism
[OJK F.14] [OJK F.14]
Seluruh limbah B3 yang dihasilkan disimpan terlebih dahulu All hazardous (B3) waste generated is initially stored in
di Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) B3 maupun di Temporary Storage Facilities (TPS) for B3 waste or in designated
tempat sampah anorganik. Selanjutnya, seluruh limbah yang inorganic waste bins. Subsequently, all waste generated, both
dihasilkan, baik B3 maupun non-B3, diserahkan kepada hazardous (B3) and non-hazardous (non-B3), is handed over
pihak ketiga untuk pengelolaan lebih lanjut. Bank Jatim tidak to third parties for further management. Bank Jatim does not
melakukan pengolahan limbah secara internal dan tidak carry out internal waste treatment and does not utilize any
memanfaatkan hasil dari pengolahan limbah yang dilakukan outputs resulting from waste processing conducted by third
pihak ketiga. Adapun untuk limbah cair yang berasal dari air parties. As for liquid waste originating from air conditioning
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 169
Page 172
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan 07 Sustainability Performance Overview 2025 kondensat AC, Bank Jatim memanfaatkan limbah tersebut (AC) condensate, Bank Jatim utilizes this waste by channeling dengan mengalirkannya ke tanaman sebagai bagian dari upaya it to plants as part of its efforts to promote sustainable water pemanfaatan sumber daya air secara berkelanjutan. resource utilization. Sepanjang tahun 2025, Bank Jatim merealisasikan dana Throughout 2025, Bank Jatim allocated a total of sebesar Rp21.600.000 Juta Rupiah yang digunakan untuk IDR21,600,000 million for the disposal and management of pembayaran pembuangan serta pengelolaan sampah domestik office domestic waste carried out by third parties. kantor yang dilakukan oleh pihak ketiga. Tumpahan yang Terjadi [OJK F.15] Spills That Occur [OJK F.15] Sampai dengan akhir tahun 2025, tidak terjadi tumpahan Throughout 2025, there were no spills of chemicals, oil, and bahan kimia, minyak, dan bahan bakar yang dapat berpotensi fuel, as well as other substances that could potentially affect memengaruhi tanah, air, udara, keragaman hayati, dan land, water, air, biodiversity, and human health at the Bank’s kesehatan manusia di Bank Jatim. operational locations. Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Complaint Aspects Related to the Hidup Environment Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Number and Material of Environmental Hidup yang Diterima dan Diselesaikan Complaints Received and Resolved [OJK F.16] [OJK F.16] Komitmen Bank Jatim untuk turut serta menjaga kelestarian Bank Jatim’s commitment to participate in preserving the lingkungan memberikan hasil bahwa sepanjang tahun 2025, environment has resulted in the fact that throughout 2025, Bank Jatim tidak menerima pengaduan terkait lingkungan Bank Jatim did not receive any complaints related to the hidup. environment. 170 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 173
Sustainability Report
2025
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen Untuk Memberikan Layanan Commitment of FSI, Issuers, or Public
atas Produk dan/atau Jasa yang Setara Companies to Provide Equal Products
Kepada Konsumen [OJK F.17, FS15, FS13, FS14] and/or Services to Consumers [OJK F.17,
FS15, FS13, FS14]
Sesuai dengan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang In accordance with Law No. 8 of 1999 concerning Consumer
Perlindungan Konsumen, Bank Jatim berkomitmen untuk Protection, Bank Jatim is committed to providing the best
memberikan produk dan layanan terbaik termasuk dalam products and services including providing equal treatment to
memberikan yang setara kepada konsumen. Selain itu, consumers. In addition, the existence of the Financial Services
keberadaan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Authority Regulation (POJK) Number 22 of 2023 concerning
Nomor 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan Consumer and Community Protection in the Financial Services
Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan mempertegas kewajiban Sector emphasizes Bank Jatim’s obligation as a financial
Bank Jatim sebagai lembaga keuangan untuk menjaga dan institution to maintain and protect consumer rights, and
melindungi hak-hak konsumen, serta memastikan setiap ensure that every consumer has the same rights in accessing
konsumen mendapatkan hak yang sama dalam akses terhadap financial products and services. Therefore, Bank Jatim is
produk dan layanan keuangan. Oleh karenanya, Bank Jatim always committed to providing the best service by upholding
senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik the importance of the principles of equality. In addition, Bank
dengan menjunjung pentingnya prinsip-prinsip kesetaraan. Jatim also supports the rights of people with disabilities in
Selain itu, Bank Jatim juga mendukung hak-hak penyandang accordance with Law Number 8 of 2016 concerning Persons
disabilitas sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 with Disabilities, which strengthens the commitment to
tentang Penyandang Disabilitas, yang memperkuat komitmen creating inclusive access for all levels of society.
untuk menciptakan akses yang inklusif bagi seluruh lapisan
masyarakat.
Bank Jatim telah memiliki kebijakan terkait perlindungan Bank Jatim has established a consumer protection policy,
konsumen yang telah dituangkan dalam SK Nomor 064/03/48/ as stipulated in Decree Number 064/03/48/DIR/MJL/KEP
DIR/MJL/KEP tanggal 05 Desember 2025 Tentang SOP dated December 5, 2025 regarding the Standard Operating
Pelindungan dan Penyelesaian Pengaduan Konsumen PT Procedure (SOP) for Consumer Protection and Complaint
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. Bank Jatim Resolution at PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.
memastikan bahwa semua konsumen mendapatkan layanan Bank Jatim ensures that all consumers receive equal service
yang setara tanpa tanpa membedakan latar belakang, suku, ras, without discrimination based on background, ethnicity, race,
jenis kelamin, agama, pandangan politik dan sebagainya. gender, religion, political views, or any other characteristic.
Sebagai bentuk upaya Bank Jatim dalam memberikan As a form of Bank Jatim’s efforts in providing equal access to
kesetaraan akses produk dan layanan, Bank Jatim telah products and services, Bank Jatim has provided the Laku Pandai
menyediakan layanan Laku Pandai merupakan layanan service, a branchless financial service that supports inclusive
keuangan tanpa kantor yang mendukung keuangan inklusif finance through agents who have been selected to represent
melalui agen yang telah dipilih untuk mewakili Bank Jatim Bank Jatim in providing banking services. Bank Jatim’s Laku
dalam memberikan layanan perbankan. Layanan Laku Pandai Pandai service is Bank Jatim SiPandai. The Laku Pandai Agent
Bank Jatim adalah Bank Jatim SiPandai. Layanan Agen Laku Service aims to provide access to banking services in areas
Pandai bertujuan untuk memberikan akses layanan perbankan with low populations or weak economic areas as well as banking
pada wilayah dengan populasi rendah atau wilayah ekonomi services aimed at people in almost all corners of East Java. The
lemah serta layanan perbankan yang ditujukan kepada number of agents and the nominal value of products/services
masyarakat di hampir seluruh pelosok Jawa Timur. Jumlah provided by agents as of December 31, 2025 are as follows:
agen dan nominal produk/jasa yang disediakan agen per 31
Desember 2025 adalah sebagai berikut:
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 171
Page 174
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Laku Pandai Bank Jatim
Bank Jatim’s Laku Pandai
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Jumlah Agen Agen
14.847 12.822 7.154
Number of Agents Agent
Nominal Produk dan/atau jasa yang
disediakan oleh agen Rupiah
13.121.618.174 8.930.831.247 2.767.168.396
Nominal value of products and/or IDR
services provided by the agent
Bank Jatim terus berupaya untuk menyediakan akses layanan Bank Jatim continues to strive and provide access to banking
perbankan pada masyarakat yang berada di daerah rendah services to people in low-lying areas with low populations or
berpenduduk rendah atau kurang beruntung secara ekonomi. who are economically disadvantaged. The bank provides access
Bank menyediakan titik akses untuk mengakses layanan points to access financial services by having Laku Pandai
keuangan dengan memiliki agen Laku Pandai yang tersebar di agents spread across the 3T areas in East Java, as follows.
wilayah 3T di Jawa Timur, sebagai berikut.
Jumlah Agen
Daerah Region
Number of Agents
Cabang Bangkalan 327 Bangkalan Branch
Cabang Bondowoso 282 Bondowoso Branch
Cabang Sampang 200 Sampang Branch
Cabang Situbondo 263 Situbondo Branch
Keterangan: Sumber wilayah 3T https://simreg.bappenas.go.id Description: Source of 3T region https://simreg.bappenas.go.id
Selain itu, Bank Jatim terus berupaya untuk memperluas In addition, Bank Jatim continues to strive and expand service
aksesibilitas layanan bagi nasabah penyandang disabilitas accessibility for customers with disabilities by providing
dengan menyediakan fasilitas seperti jalan landai, kursi facilities such as ramps, wheelchairs, special waiting areas,
roda, area tunggu khusus, serta antrian yang diperuntukkan and queues specifically for the disabled. This step is in line with
khusus bagi disabilitas. Langkah ini sejalan dengan komitmen Bank Jatim’s commitment to creating an inclusive environment
Bank Jatim untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan and ensuring that all customers, without exception, can enjoy
memastikan semua nasabah, tanpa terkecuali, dapat menikmati comfortable and easily accessible services.
layanan yang nyaman dan mudah diakses.
Literasi dan Inklusi Keuangan [FS16, FN-CB- Literacy and Financial Inclusion [FS16, FN-CB-
240a.3, FN-CB-240a.4] 240a.3, FN-CB-240a.4]
Sebagai entitas usaha yang beroperasi di sektor jasa keuangan, As a business entity operating in the financial services sector,
Bank Jatim memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi Bank Jatim has a responsibility to contribute to improving
dalam peningkatan indeks literasi keuangan masyarakat the financial literacy index of the Indonesian public through
Indonesia melalui pelaksanaan berbagai program dan kegiatan the implementation of various financial literacy programs and
literasi keuangan. Seluruh kegiatan tersebut wajib disampaikan activities. All such activities must be reported annually to the
dan dilaporkan setiap tahun kepada Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority (OJK) as an integrated part of the
sebagai bagian yang terintegrasi dalam Rencana Bisnis Bank Bank’s Business Plan (RBB). Financial literacy is a combination
(RBB). Literasi keuangan merupakan kombinasi pengetahuan, of knowledge, skills, and confidence that influences an
keterampilan, serta keyakinan yang memengaruhi sikap dan individual’s attitudes and behaviors in making decisions and
perilaku individu dalam mengambil keputusan dan mengelola managing finances more effectively, with the ultimate goal of
keuangan secara lebih berkualitas, dengan tujuan akhir untuk achieving the financial well-being of the community.
mewujudkan kesejahteraan keuangan masyarakat.
172 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 175
Sustainability Report
2025
Pada tahun 2025, Bank Jatim melalui jaringan Kantor In 2025, Bank Jatim through its Branch Office network
Cabang melaksanakan sejumlah kegiatan literasi keuangan implemented a number of financial literacy activities spread
yang tersebar di 4 (empat) wilayah, yaitu Kabupaten Pacitan, across 4 (four) regions, namely Pacitan Regency, Bangkalan
Kabupaten Bangkalan, Kota Kediri, dan Malang. Kegiatan Regency, Kediri City, and Malang. These activities were
tersebut diselenggarakan dalam bentuk sosialisasi langsung conducted in the form of direct outreach to the community
kepada masyarakat serta pelaksanaan kampanye budaya and a savings culture campaign through Instagram social
menabung melalui media sosial Instagram dengan penggunaan media using a special hashtag aimed at students in the East
hashtag khusus yang ditujukan bagi para pelajar di wilayah Java region. Students selected for the campaign received
Jawa Timur. Para pelajar yang terpilih dalam kampanye appreciation from Bank Jatim in the form of a Savings product.
tersebut memperoleh apresiasi berupa hadiah (give away) dari Each literacy activity was attended by approximately 100-110
Bank Jatim dalam bentuk produk Tabungan. Setiap kegiatan participants. The implementation of these financial literacy
literasi diikuti oleh kurang lebih 100-110 peserta. Pelaksanaan activities is expected to have a positive impact in the form of:
kegiatan literasi keuangan ini diharapkan mampu memberikan
dampak positif berupa:
1. Meningkatkan Corporate Image dan eksistensi Bank Jatim; 1. Improving the Corporate Image and existence of Bank Jatim;
2. Memperkenalkan berbagai pilihan produk; 2. Introducing various product choices;
3. Mengenalkan dan meningkatkan pemahaman pelajar 3. Introducing and increasing students’ understanding of the
terhadap pentingnya budaya menabung sejak usia dini; importance of a savings culture from an early age;
4. Meningkatkan budaya menabung di Bank bagi pelajar. 4. Improving the savings culture at the Bank for students.
Selain literasi keuangan, OJK juga mewajibkan Layanan Jasa Besides financial literacy, OJK also requires Financial Services
Keuangan (LJK) untuk menyelenggarakan kegiatan inklusi (LJK) to organize financial inclusion activities with the aim of
keuangan dengan tujuan membuka ketersediaan akses pada opening up access to various institutions, products and financial
berbagai lembaga, produk dan layanan jasa keuangan sesuai services according to the needs and abilities of the community
dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat dalam rangka in order to improve community welfare. Bank Jatim’s financial
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan inklusi inclusion program in 2025 was held in three regions: Bangkalan
keuangan Bank Jatim di tahun 2025 diselenggarakan di 3 Regency, Kediri City, and Syariah Malang. The program was
(tiga) wilayah diantaranya Kabupaten Bangkalan, Kota Kediri presented as a socialization program targeting students in
dan Syariah Malang. Kegiatan dikemas dalam bentuk sosialisasi East Java. To optimize the implementation, a series of activities
dengan target peserta pelajar di Jawa Timur. Sebagai upaya were conducted, including:
untuk mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan, terdapat
berbagai rangkaian kegiatan diantaranya:
1. Kolaborasi dengan Program Satu Rekening Satu Pelajar 1. Collaboration with the One Account One Student Program
(KEJAR) berupa pembukaan rekening; (KEJAR) in the form of opening an account;
2. Penandatanganan perjanjian kerjasama; 2. Signing of a cooperation agreement;
3. Campaign budaya menabung melalui instagram dengan 3. A campaign for a culture of saving through Instagram with
hastag khusus dimana pelajar dengan campaign terpilih a special hashtag where students with selected campaigns
akan mendapatkan give away dari Bank Jatim berupa will get a giveaway from Bank Jatim in the form of Savings;
Tabungan;
4. Peserta teraktif terpilih akan mendapatkan give away dari 4. The most active participants selected received a giveaway
Bank Jatim berupa kartu uang elektronik/souvenir Bank from Bank Jatim in the form of an electronic money card/
Jatim. Bank Jatim souvenir.
Atas pelaksanaan kegiatan inklusi keuangan, Bank Jatim Through the implementation of financial inclusion activities,
berhasil memperoleh pembukaan rekening Simpanan Pelajar Bank Jatim succeeded in obtaining the opening of 1,400
(SimPel) sebanyak 1.400 rekening. Simpanan Pelajar (SimPel) accounts.
Peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan tidak terlepas The increase in the financial literacy and inclusion index cannot
dari peran aktif industri perbankan, termasuk Bank Jatim. Bank be separated from the active role of the banking industry,
Jatim terus berkontribusi dalam upaya peningkatan indeks including Bank Jatim. Bank Jatim continues to contribute to
literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai inisiatif, salah efforts to increase the financial literacy and inclusion index
satunya dengan memanfaatkan teknologi informasi secara through various initiatives, one of which is by optimally utilizing
optimal. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, information technology. Along with the rapid development of
dukungan teknologi ini telah memperluas akses layanan technology, this technological support has expanded access
inklusi keuangan yang diberikan oleh Bank Jatim. Teknologi to financial inclusion services provided by Bank Jatim.
juga memungkinkan Bank untuk memperluas jangkauan Technology also allows the Bank to expand its service reach,
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 173
Page 176
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
layanannya, memberikan kemudahan, dan memungkinkan provide convenience, and allow transactions to be carried out
transaksi dilakukan secara online dan real-time. online and in real time.
Sejalan dengan itu, Bank Jatim mendorong transaksi non-tunai In line with that, Bank Jatim encourages non-cash transactions
di masyarakat (cashless society) melalui pengembangan fitur in society (cashless society) through the development of
e-banking, seperti JatimPay, Jatim QR Code, mobile banking, e-banking features, such as JatimPay, Jatim QR Code, mobile
sms banking dan internet banking. Pertumbuhan e-channel banking, SMS banking and internet banking. The complete
selengkapnya disajikan dalam tabel-tabel berikut: growth of e-channels is presented in the following tables:
Tabel Pertumbuhan e-Channel
Table of E-Channel Growth
Uraian 2025 2024 2023 Description
Pengguna Layanan Users
Mobile Banking 993.972 812.088* 638.524* Mobile Banking
SMS Banking 1.133.037 946.296* 756.227* SMS Banking
Internet Banking 98.316 88.593* 77.331* Internet Banking
Jumlah Jaringan Number of networks
CRM 108 106 94 CRM
ATM 868 848 854 ATM
Keterangan/note:
*) Disajikan Kembali/Restatement
Tabel Pertumbuhan Transaksi e-Channel
Tabe of E-Channel Transaction Growth
Uraian 2025 2024 2023 Description
Mobile Banking 58.574.370 46.904.693* 34.052.092* Mobile Banking
SMS Banking 28.261 101.902* 140.457* SMS Banking
Internet Banking 2.908.988 3.168.801* 2.497.829* Internet Banking
EDC 1.692.854 1.850.046 1.777.409 EDC
ATM 93.169.110 96.955.613 93.596.001 ATM
Keterangan/note:
*) Disajikan Kembali/Restatement
Aspek Ketenagakerjaan Employment Aspect
Kesetaraan Kesempatan Bekerja [OJK F.18] Equal Employment Opportunity [OJK F.18]
Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) Bank Jatim Bank Jatim upholds diversity and equality in human resource
senantiasa menjunjung tinggi keberagaman dan kesetaraan. (HR) management. Full support is provided to all employees to
Dukungan penuh diberikan kepada seluruh pegawai agar terus continuously grow and innovate, regardless of gender, class,
berkembang dan berinovasi tanpa membedakan keberagaman ethnicity, religion, race, physical condition, or other differences.
dari segi gender, golongan, suku, agama, ras, kondisi fisik, dan
sebagainya.
174 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 177
Sustainability Report
2025
Bank Jatim berkomitmen untuk memastikan kesetaraan Bank Jatim is committed to ensuring equality in providing
dalam memberikan peluang kerja, pengembangan kompetensi, job opportunities, competency development, promotion
kesempatan promosi, remunerasi, serta berbagai hak dan opportunities, remuneration, and various rights and benefits
manfaat lainnya secara adil dan merata. Kesetaraan kesempatan fairly and equitably. Equality of employment opportunities is
bekerja ditunjukkan dengan memberikan kesempatan yang demonstrated by providing equal opportunities to all prospective
sama kepada seluruh calon pegawai yang telah telah diatur employees as regulated in the Decree of the Board of Directors No.
dalam Surat Keputusan (SK) Direksi No. 061/03/57/DIR/HCP/ 061/03/57/DIR/HCP/KEP dated December 6, 2023 concerning
KEP Tanggal 06 Desember 2023 Perihal SOP Rekrutmen dan SOP for Recruitment and Selection. Equality is also provided to
Seleksi. Kesetaraan juga diberikan kepada seluruh pegawai all employees in developing competencies and careers as well as
dalam mengembangan kompetensi dan karir serta pemberian providing remuneration, which has been regulated in the Decree
remunerasi yang masing-masing telah diatur dalam SK Direksi of the Board of Directors No. 062/03/05/DIR/HCP/KEP dated
No. 062/03/05/DIR/HCP/KEP Tanggal 01 Februari 2023 February 1, 2023 concerning SOP for Education and Training,
Perihal SOP Pendidikan dan Pelatihan, SK Direksi 062/03/37/ Board of Directors Decree 062/03/37/DIR/HCP/KEP dated June
DIR/HCP/KEP Tanggal 8 Juni 2023 perihal SOP Program 8, 2023 concerning SOP for Career Development Program, and
Pengembangan Karir dan Surat Edaran No: 064/04/18/HCP/ Circular Letter No: 064/04/18/HCP/SE dated April 29, 2025
SE tanggal 29 April 2025 tentang Petunjuk Teknis Kompensasi. concerning Compensation Technical Instructions.
Atas komitmen tersebut, Bank Jatim telah memberikan As part of this commitment, Bank Jatim has provided equal
kesempatan yang sama untuk bekerja dan mengisi posisi atau opportunities to work and fill positions according to employees’
jabatan sesuai dengan kapasitas dan kompetensi pegawai. capacities and competencies.
Persentase Pegawai dengan Level Jabatan di Atas Eselon 4
Percentage of Employees at Job Levels above Echelon 4
45% Wanita / Female
55% Pria / Male
Selain itu, Bank Jatim juga memberikan kesempatan yang sama Additionally, Bank Jatim also offers equal opportunities for
bagi penyandang disabilitas untuk dapat menjadi pegawai Bank persons with disabilities to become Bank employees, with
dengan posisi dan jenis pekerjaan sesuai dengan keahlian dan positions and job types aligned with their skills and expertise.
keterampilan masing-masing. Meskipun demikian, pada tahun Nevertheless, in 2025, there were no employees with
2025, belum terdapat pegawai penyandang disabilitas. disabilities.
Bank Jatim menerapkan prinsip kesetaraan atau non- Bank Jatim applies the principle of equality or non-
diskriminasi tidak hanya di lingkungan internal perusahaan, discrimination not only within the company’s internal
tetapi juga dalam hubungan dengan pihak eksternal, seperti environment, but also in relations with external parties, such
nasabah, pemasok, serta masyarakat yang berada di sekitar as customers, suppliers, and communities surrounding the
wilayah operasional perusahaan dan berbagai pemangku company’s operational areas and other stakeholders. Bank
kepentingan lainnya. Bank Jatim memiliki komitmen untuk Jatim is committed to consistently applying the principle of
secara konsisten menerapkan prinsip non-diskriminasi non-discrimination and providing equal treatment to every
serta memberikan perlakuan yang setara kepada setiap individual, as a form of respect for human dignity and as
individu, sebagai bentuk penghormatan terhadap harkat dan an effort to support the realization of social and economic
martabat manusia sekaligus sebagai upaya untuk mendukung justice. Based on the application of this principle, there
terwujudnya keadilan sosial dan ekonomi. Berdasarkan is no difference in basic salary or remuneration between
penerapan prinsip tersebut, tidak diperkenankan adanya male and female employees. If there is a difference in the
perbedaan gaji pokok maupun remunerasi antara karyawan pria amount of income received by employees, it is solely based
dan karyawan wanita. Apabila terdapat perbedaan dalam jumlah on an objective assessment conducted by Bank Jatim by
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 175
Page 178
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
penghasilan yang diterima oleh karyawan, hal tersebut semata- considering the work achievements and performance of each
mata didasarkan pada penilaian objektif yang dilakukan oleh individual in a fair and professional manner.
Bank Jatim dengan mempertimbangkan prestasi kerja serta
kinerja masing-masing individu secara adil dan profesional.
Komitmen Bank Jatim dalam memperlakukan prinsip Bank Jatim’s commitment to implementing equality and non-
kesetaraan atau non-diskriminasi memberikan hasil dengan discrimination resulted in no incidents of discrimination in any
tidak adanya insiden diskriminasi dalam bentuk apapun form during the reporting year. Therefore, no corrective actions
selama tahun pelaporan. Dengan demikian, tidak ada tindakan were taken by Bank Jatim regarding policies and principles on
perbaikan yang dilakukan oleh Bank Jatim terkait kebijakan equality or non-discrimination.
dan prinsip tentang kesetaraan atau non-diskriminasi.
Rekrutmen dan Turnover Recruitment and Turnover
Seiring dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi serta Along with the increasingly rapid development of technology
meningkatnya tuntutan akan ketersediaan Sumber Daya Manusia and the demand for the availability of superior Human
(SDM) yang unggul, Bank Jatim menyadari bahwa keberadaan Resources, Bank Jatim realizes that the existence of qualified,
SDM yang berkualitas, kompeten, dan memiliki kemampuan untuk competent HR, and the ability to compete at the global level is
bersaing di tingkat global merupakan faktor yang sangat penting a very important factor for the sustainability and development
bagi keberlangsungan dan pengembangan usaha. Oleh karena itu, of the business. Therefore, to meet the need for HR that meets
dalam rangka memenuhi kebutuhan akan SDM yang sesuai dengan these demands, Bank Jatim conducts a workforce recruitment
tuntutan tersebut, Bank Jatim melaksanakan proses rekrutmen process by determining qualifications adjusted to the needs
tenaga kerja dengan menetapkan kualifikasi yang disesuaikan and standards applicable within the Bank’s environment. In
dengan kebutuhan dan standar yang berlaku di lingkungan its implementation, Bank Jatim always opens broad and equal
Bank. Dalam pelaksanaannya, Bank Jatim senantiasa membuka opportunities for all Indonesian citizens to be able to participate
kesempatan yang luas dan setara bagi seluruh warga negara in the recruitment process. The implementation of recruitment
Indonesia untuk dapat mengikuti proses rekrutmen. Pelaksanaan activities at Bank Jatim is regulated in the KPA Human Capital
kegiatan rekrutmen di Bank Jatim diatur dalam kebijakan KPA Bank Jatim policy which serves as a guideline in the workforce
Human Capital Bank Jatim yang menjadi pedoman dalam proses procurement process. The recruitment process can be carried
pengadaan tenaga kerja. Adapun proses rekrutmen tersebut out independently by the Bank or through collaboration with
dapat dilaksanakan secara mandiri oleh Bank maupun melalui agencies or institutions that provide consulting services in the
kerja sama dengan lembaga atau institusi yang menyediakan jasa field of human capital or labor search services (Head Hunters),
konsultan di bidang human capital atau jasa pencari tenaga kerja both online and offline, including through the use of various
(Head Hunters), baik yang dilakukan secara online maupun offline, media platforms that provide labor.
termasuk melalui pemanfaatan berbagai platform media penyedia
tenaga kerja.
Sepanjang tahun 2025, Bank Jatim telah merekrut 36 orang Throughout 2025, Bank Jatim recruited 36 contract workers
pegawai Tenaga Kontrak Ikatan Kerja (TKIK), menurun (TKIK), a decrease from 73 in 2024. This decrease was due
dibandingkan dengan tahun 2024 dengan rekrutmen sebanyak to the recruitment of frontline human resources through an
73 orang pegawai. Penurunan ini terjadi karena pemenuhan internship program and the recruitment of Funding Officers
sumber daya manusia pada bagian frontliner melalui through an outsourcing mechanism. A summary of 2025
mekanisme program pemagangan dan Funding Officer dipenuhi recruitment by gender, work area, and age is presented in the
melalui mekanisme Tenaga Alih Daya. Rekapitulasi rekrutmen following table.
tahun 2025 berdasarkan jenis kelamin, wilayah kerja dan usia
disampaikan dalam tabel berikut.
Tabel Perekrutan Tenaga Kerja Ikatan Kerja (TKIK) Berdasarkan Jenis Kelamin, Wilayah Kerja, dan Usia
Table of Labor Bonded Workers (TKIK) Recruitment by, Gender, Work Area, and Age
Jenis Kelamin 2025 2024 2023 Gender
Pria 20 43 150 Male
Wanita 16 30 145 Female
Total 36 73 295 Total
176 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 179
Sustainability Report
2025
Wilayah Kerja 2025 2024 2023 Work Area
Kantor Pusat 24 3 54 Head Office
Kantor Operasional Jawa Timur 12 62 229 East Java Operational Office
Kantor Operasional Jakarta 0 5 9 Jakarta Operational Office
Kantor Operasional Batam 0 3 3 Batam Operational Office
Total 36 73 295 Total
Usia 2025 2024 2023 Age
<30 Tahun 34 41 217 <30 Years Old
30-50 Tahun 2 30 75 30-50 Years Old
>50 Tahun 0 2 3 >50 Years Old
Total 36 73 295 Total
Seiring dengan bertambah dengan adanya pegawai baru hasil As new employees join Bank Jatim through the recruitment
rekrutmen, jumlah pegawai Bank Jatim juga berkurang karena process, the total number of employees also decreases due
ada pegawai yang berhenti bekerja dengan berbagai penyebab. to resignations for various reasons. Throughout 2025, 119
Selama tahun 2025, pegawai yang berhenti bekerja tercatat employees were recorded as leaving, an increase of 3 compared
sebanyak 119 orang, terdapat peningkatan dibandingkan to 2024. A summary of employees leaving Bank Jatim during
tahun 204 sebanyak 3 orang. Rekapitulasi pegawai yang 2025 is presented below.
meninggalkan Bank Jatim selama tahun 2025 disajikan
sebagai berikut.
Tabel Pegawai Meninggalkan Bank Jatim Berdasarkan Jenis Kelamin, Wilayah Kerja, dan Usia
Table of Employees Leaving Bank Jatim Based on Gender, Work Area, and Age
Jenis Kelamin 2025 2024 2023 Gender
Pria 61 74 79 Male
Wanita 59 42 44 Female
Total 120 116 123 Total
Wilayah Kerja 2025 2024 2023 Work Area
Kantor Pusat 44 33 29 Head Office
Kantor Operasional Jawa Timur 72 81 92 East Java Operational Office
Kantor Operasional Jakarta 4 2 2 Jakarta Operational Office
Kantor Operasional Batam 0 0 0 Batam Operational Office
Total 120 116 123 Total
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 177
Page 180
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Usia 2025 2024 2023 Age
<30 Tahun 3 10 8 <30 Years Old
30-50 Tahun 64 49 61 30-50 Years Old
>50 Tahun 53 57 54 >50 Years Old
Total 120 116 123 Total
Adapun penyebab karyawan meninggalkan Bank Jatim tahun The causes of employees leaving Bank Jatim in 2025 are as
2025 adalah sebagai berikut: follows:
Tabel Penyebab Karyawan Meninggalkan Bank Jatim
Table of Causes of Employees Leaving the Company
Jenis Kelamin 2025 2024 2023 Description
Pensiun alami 50 49 48 Natural retirement
Pensiun dini 0 0 0 Early retirement
Meninggal dunia 7 7 7 Passed away
Mengundurkan diri 37 24 42 Resign
Diberhentikan 26 36 22 Dismissed
Total 120 116 123 Total
Dalam laporan keberlanjutan ini, Bank Jatim telah melaporkan In this Sustainability Report, Bank Jatim has reported the
tingkat perputaran pegawai atau turnover selama tahun 2025. employee turnover rate for 2025. Turnover is defined as an
Turnover diartikan sebagai suatu keinginan seorang pegawai employee’s desire to transfer, resign, or leave the workplace,
untuk berpindah, berhenti atau keluar dari tempat bekerja yang either voluntarily or at the organization’s/company’s decision.
dilakukan secara sukarela atau atas kemauan sendiri maupun Thus, employees leaving the Company due to natural retirement
keputusan dari organisasi/perusahaan. Dengan demikian, and death are not counted as factors in the high or low turnover
pegawai yang meninggalkan Perusahaan karena pensiun rate.
alami dan meninggal tidak dihitung sebagai faktor tinggi atau
rendahnya tingkat turnover.
Tingkat turnover tahun 2025 mencapai 1,36% menurun The turnover rate in 2025 reached 1.36%, a decrease compared
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 2,57% menunjukan to 2024 which was 2.57%, indicating an increase in employee
bahwa adanya peningkatan retensi pegawai. retention.
Turnover Pegawai
Employee Turnover
Uraian 2025 2024 2023 Description
Jumlah pegawai baru 36 73 295 Number of new employess
Jumlah pegawai meninggalkan
Number of employess leaving the
Bank Jatim (mengundurkan diri dan 120 116 64
Company (resigned and dismissed)
diberhentikan)
Jumlah pegawai awal tahun Number of employees at the
4.490 4.544 4.492
beginning of the year
178 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 181
Sustainability Report
2025
Uraian 2025 2024 2023 Description
Jumlah pegawai akhir tahun Number of employees at the end of
4.355 4.490 4.544
the year
Tingkat Turnover 1,36% 2,57% 1,42% Turnover Rate
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Training and Competency Development
[OJK F.22] [OJK F.22]
Bank Jatim secara konsisten menunjukkan komitmennya Bank Jatim consistently demonstrates its commitment to
untuk memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh providing equal opportunities to all employees in developing
pegawai dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan, their knowledge, skills, and competencies. Bank Jatim
serta kompetensi yang dimiliki. Bank Jatim memahami bahwa understands that implementing education and training
pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan merupakan programs is a strategic step in developing superior, competent,
salah satu langkah strategis dalam upaya membentuk sumber and high-quality human resources. Through this capacity
daya manusia yang unggul, kompeten, dan berkualitas. Melalui development, it is expected that employees will have adequate
pengembangan kapasitas tersebut, diharapkan pegawai abilities, honed skills, and broad insight in carrying out their
memiliki kemampuan yang memadai, keterampilan yang duties and responsibilities. With the availability of skilled,
terasah, serta wawasan yang luas dalam menjalankan tugas dan competent, and knowledgeable human resources, Bank Jatim
tanggung jawabnya. Dengan tersedianya SDM yang terampil, can improve the quality of service to customers, deliver better
kompeten, dan memiliki pengetahuan yang memadai, Bank innovations, and run company operations more effectively
Jatim dapat meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, and efficiently, ultimately supporting the achievement of the
menghadirkan inovasi yang lebih baik, serta menjalankan Bank’s strategic objectives. The implementation of education
operasional perusahaan secara lebih efektif dan efisien, and training activities at Bank Jatim has been regulated in the
sehingga pada akhirnya dapat mendukung tercapainya tujuan Decree of the Board of Directors Number 062/03/05/DIR/
strategis Bank. Adapun pelaksanaan kegiatan pendidikan dan HCP/KEP dated February 1, 2023, concerning the Standard
pelatihan di Bank Jatim telah diatur dalam Surat Keputusan Operating Procedure (SOP) for Education and Training.
Direksi Nomor 062/03/05/DIR/HCP/KEP tertanggal 01
Februari 2023 mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP)
Pendidikan dan Pelatihan.
Bank Jatim telah menyelenggarakan 476 program pelatihan Bank Jatim has conducted 476 training programs attended by
yang diikuti oleh 4.762 orang. Adapun biaya yang dikeluarkan 4,762 employees. The total costs incurred by Bank Jatim are
oleh Bank Jatim disajikan dalam tabel berikut. presented in the following table.
Tabel Jumlah Pelatihan dan Biaya yang Dikeluarkan Tahun 2023-2025
Table of Training Programs and Expenses Incurred 2023-2025
Keterangan 2025 2024 2023 Description
Jumlah Program Pelatihan 441 235 303 Number of Training Programs
Jumlah Peserta Pelatihan (Orang) 5.052 5.200 5.094 Number of Training Participants (People)
Total Mandays (Hari) 28.490 53.240 40.192 Total Mandays (Days)
Total Biaya (Rp) 42.368.000.000 54.401.645.187 34.865.797.580 Total Cost (IDR)
Bank Jatim telah memberikan pelatihan kepada para pegawai Bank Jatim has provided training to employees to enhance
untuk meningkatkan kompetensi pegawai dalam berbagai their competencies across various fields through public training
bidang kompetensi melalu public training maupun in-house and in-house training. The following is information regarding
training. Berikut informasi terkait pengembangan kompetensi employee competency development throughout 2025.
karyawan selama tahun 2025.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 179
Page 182
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Tabel Jenis Pelatihan Karyawan dan Tata Kelola Bank Jatim Tahun 2023-2025
Table of Types of Bank Jatim Employee Training in 2023-2025
Jumlah Jumlah Durasi Rata-rata pelatihan
Jenis Pelatihan Pelatihan Peserta (jam) (jam/orang)
Type of Training Total Number of Duration Average Training
Training Participants (hours) (hours/person)
2025
Public Training 200 4.692 215.952 15
In House Training 16 10 280 28
Dewan Komisaris & Direksi
225 323 11.688 36
Board of Commissioners &Board of Directors
2024
Public Training
105 24.720 19
467.090
In House Training 130 801 22.060 28
Dewan Komisaris & Direksi
9 10 864 19
Board of Commissioners &Board of Directors
2023
Public Training 163 474 15.872 33,48
In House Training 140 5.064 283.016 55,88
Dewan Komisaris & Direksi
7 10 80 8
Board of Commissioners &Board of Directors
Sepanjang tahun 2025, jumlah karyawan yang telah mengikuti Throughout 2025, the number of employees who had
pelatihan yaitu 4.728 orang. Rata-rata jam pelatihan karyawan participated in training was 4,728 people. The average
sebesar 96 jam per karyawan yang disampaikan pada tabel employee training hours is 96 hours per employee which is
berikut. presented in the following table.
Tabel Rata-Rata Jam Pelatihan Karyawan [OJK F.22]
Table of Average Training Hours for Workers
Jumlah Pekerja yang Memperoleh Pelatihan
Number of Workers Receieved Training
Uraian Description
2025 2024 2023
Keseluruhan 4.728 5.200 5.094 Overall
Berdasarkan Gender Based on Gender
Laki-laki 2.269 2.501 2.524 Male
Perempuan 2.459 2.699 2.570 Female
Berdasarkan Kategori Jabatan Based on the Employee’s Job Category
Board of Directors 7 10 11 Board of Directors
VP Level 29 43 36 VP Level
GM Level 109 120 104 GM Level
Manajer Level 309 309 321 Manager Level
Supervisor Level 919 985 931 Supervisor Level
Staff 3.365 3.733 3.691 Staff
180 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 183
Sustainability Report
2025
Jam Pelatihan
Training Hours
Uraian Description
2025 2024 2023
Keseluruhan 227.896 425.920 298.888 Overall
Berdasarkan Gender Based on Gender
Laki-laki 96.584 218.256 146.104 Male
Perempuan 131.312 207.664 152.784 Female
Berdasarkan Kategori Jabatan Based on the Employee’s Job Category
Board of Directors 256 808 200 Board of Directors
VP Level 1520 3.032 1.592 VP Level
GM Level 5208 8.152 5.744 GM Level
Manajer Level 15.256 24.152 17.152 Manager Level
Supervisor Level 37.512 75.128 62.248 Supervisor Level
Staff 168.144 314.648 211.888 Staff
Rata-rata Jam Pelatihan Setiap Pekerja
Average Employee Training Hours
Uraian Description
2025 2024 2023
Keseluruhan 96 82 58,67 Overall
Berdasarkan Gender Based on Gender
Laki-laki 43 87 57,88 Male
Perempuan 53 77 59,44 Female
Berdasarkan Kategori Jabatan Based on the Employee’s Job Category
Board of Directors 35 81 24 Board of Directors
VP Level 53 71 44,22 VP Level
GM Level 48 68 55,23 GM Level
Manajer Level 50 78 53,43 Manager Level
Supervisor Level 41 76 66,86 Supervisor Level
Staff 50 84 57,40 Staff
Persentase Karyawan yang Mengikuti Pelatihan
Percentage of Employees Who Participated in
Training
Uraian Description
2025 2024 2023
Keseluruhan 63% 70,59% 69,16% Overall
Berdasarkan Gender Based on Gender
Laki-laki 30% 33,95% 34,27% Male
Perempuan 33% 36,64% 34,89% Female
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 181
Page 184
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Persentase Karyawan yang Mengikuti Pelatihan
Percentage of Employees Who Participated in
Training
Uraian Description
2025 2024 2023
Berdasarkan Kategori Jabatan Based on the Employee’s Job Category
Board of Directors 0% 0,14% 0,15% Board of Directors
VP Level 0% 0,58% 0,49% VP Level
GM Level 1% 1,63% 1,41% GM Level
Manajer Level 4% 4,19% 4,36% Manager Level
Supervisor Level 12% 13,37% 12,64% Supervisor Level
Staff 45% 50,68% 50,11% Staff
Dalam rangka menunjang peningkatan karir karyawan, Bank To support employee career development, Bank Jatim has
Jatim telah melakukan pelatihan-pelatihan sebagai berikut. conducted various training programs as follows.
Program Pelatihan Bantuan Peralihan Tahun 2025
Transitional Assistance Training Program 2025
Jumlah
Materi Pelatihan Tujuan Waktu dan Tempat Peserta
Training Materials Objective Time and Place Number of
Participants
Account Officer Development Meningkatkan kompetensi Account Officer Surabaya, 20 February 2025
Program (AODP) Improving Account Officer Competence Surabaya, February 20, 2025
59
Account Officer Development
Program (Aodp)
Klasikal JLDP 3 Tahun 2025 Mempersiapkan calon pemimpin Eselon 3 Surabaya, 22 October 2025
60
Classical Jldp 3 Year 2025 Preparing future Echelon 3 leaders Surabaya, October 22, 2025
Dasar Perkreditan Meningkatkan kompetensi bidang perkreditan Surabaya, 08 September 2025
58
Credit Basics Improving competency in the credit sector Surabaya, September 8, 2025
In House Training Gadai Syariah / Meningkatkan kompetensi bidang syariah Surabaya, 21 March 2025
Penaksir Emas Improving competence in the sharia field Surabaya, March 21, 2025
20
In House Sharia Pawn Training /
Gold Appraiser
Internal Audit 3 Accountancy And Meningkatkan kompetensi Internal Audit Surabaya, 10 November 2025
Finance Improving Internal Audit Competence Surabaya, November 10, 2025
67
Internal Audit 3 Accountancy And
Finance
Orientasi - Product Knowledge Perkenalan produk Bank untuk pegawai baru Surabaya, 12 February 2025
182
Orientasi - Product Knowledge Introduction of Bank products for new employees Surabaya, February 12, 2025
Pelatihan Pengadaan Barang Meningkatkan kompetensi dalam bidang purchasing Surabaya, 07 August 2025
Dan Jasa Improving competence in the purchasing field Surabaya, August 7, 2025
72
Training of Goods and Services
Procurement
Bank Jatim juga memberikan perhatian khusus kepada pegawai Bank Jatim also pays special attention to employees who are
yang hendak pensiun dengan memberikan pelatihan menjelang about to retire by providing pre-retirement training. Employees
pensiun. Pegawai yang berhak megikuti pelatihan adalah adalah who are eligible to participate in the training are those who will
pegawai yang akan pensiun dalam waktu minimal 1 (satu) tahun retire at least 1 (one) year before the retirement age, which is
sebelum usia pensiun tiba, yakni memasuki usia 58 tahun. 58 years old. Bank Jatim hopes that with the training provided,
182 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 185
Sustainability Report
2025
Bank Jatim berharap dengan pelatihan yang diberikan, pegawai employees can prepare well for retirement. This training aims
dapat mempersiapkan masa pensiun dengan baik. Pelatihan ini to provide knowledge and skills to training participants so they
bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan can prepare for retirement with early preparation, including
kepada peserta pelatihan agar mampu mempersiapkan pensiun preparing psychological aspects and activities to be carried out
dengan persiapan lebih dini, termasuk di dalamnya penyiapan during retirement.
aspek psikologis maupun kegiatan yang akan dilakukan pada
masa purna karya.
Di Bulan September 2025, Bank Jatim telah mengikutsertakan In September 2025, Bank Jatim enrolled 38 employees in the
kepada 38 pegawai pada program Pelatihan Menjelang Pre-Retirement Training/Transition Assistance Program, which
Pensiun/Program Bantuan Peralihan dengan materi pelatihan focused on “Transforming to the New Chapter.” This program
Transforming To The New Chapter. Kegiatan ini bertujuan untuk aimed to prepare employees for pre-retirement.
mempersiapkan pegawai masa pra pensiun.
Bank Jatim telah memberikan pelatihan kepada para pegawai Bank Jatim has provided training to employees to improve their
untuk meningkatkan kompetensi pegawai dalam berbagai competency in various areas. Information regarding employee
bidang kompetensi. Informasi terkait pengembangan competency development through 2025 is presented in the
kompetensi karyawan selama tahun 2025 telah disampaikan Human Resources section of Bank Jatim’s 2025 Annual Report.
pada Laporan Tahunan Bank Jatim tahun 2025 bagian Sumber
Daya Manusia.
Penilaian Kinerja Pegawai dan Employee Performance Appraisal and
Pengembangan Karir Career Development
Dalam memastikan tercapainya kinerja pegawai secara optimal, To ensure optimal employee performance, Bank Jatim
Bank Jatim secara berkala melaksanakan proses penilaian atau periodically conducts an assessment or review process for
peninjauan terhadap kinerja pegawai. Proses penilaian kinerja employee performance. The performance assessment process
tersebut dilakukan secara adil kepada seluruh pegawai dengan is carried out fairly for all employees based on the work
berlandaskan pada pencapaian prestasi kerja masing-masing achievements of each individual, without any discrimination
individu, tanpa adanya pembedaan berdasarkan jenis kelamin. based on gender. To support the implementation of this
Dalam mendukung pelaksanaan penilaian tersebut, Bank Jatim assessment, Bank Jatim has implemented an employee
telah menerapkan sistem penilaian kinerja pegawai melalui performance assessment system through the implementation
penerapan sistem manajemen kinerja yang menggunakan of a performance management system that uses the Balanced
metode Balanced Scorecard. Untuk menilai kinerja individu Scorecard method. To assess individual employee performance
pegawai secara lebih terstruktur dan terukur, Bank Jatim in a more structured and measurable manner, Bank Jatim
memanfaatkan Aplikasi KPI Scorecard yang digunakan untuk utilizes the KPI Scorecard Application which is used to facilitate
mempermudah proses monitoring serta reporting terhadap the monitoring and reporting process on the achievement of
pencapaian Key Performance Indicator (KPI) pegawai. Selain employee Key Performance Indicators (KPIs). In addition to
berfungsi sebagai alat evaluasi kinerja, KPI juga dimanfaatkan functioning as a performance evaluation tool, KPIs are also
sebagai salah satu dasar dalam pengembangan program used as a basis for developing employee career path programs
jenjang karier karyawan di lingkungan Bank Jatim. Ada 4 within Bank Jatim. There are 4 (four) perspectives in the KPI
(empat) perspektif di KPI Scorecard yaitu: Scorecard, namely:
1. Financial 1. Financial
2. Internal Business Process 2. Internal Business Process
3. Customer 3. Customer
4. Learning & Growth 4. Learning & Growth
Penilaian sistem kinerja didasarkan pada dua komponen, yaitu The performance system assessment is based on two
sasaran kinerja utama (KPI) dan soft kompetensi dengan bobot components, namely main performance targets (KPI) and
nilai persentase untuk masing-masing komponen adalah 100%. soft competencies with a percentage value weight for each
Dari bobot nilai persentase selanjutnya didapatkan hasil akhir component being 100%. From the weighted percentage values,
penilaian kinerja dengan kategori penilaian sebagai berikut: the final performance assessment results are obtained with the
following assessment categories:
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 183
Page 186
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Nilai
Kategori Penilaian Assessment Category
Score
Sangat Memuaskan 4,26 – 5,00 Outstanding
Memuaskan 3,51 – 4,25 Exceed Expectation
Mencapai Target Kinerja 3,00 – 3,50 Meet Expectation
Kurang 1,50 – 2,99 Below Expectation
Sangat Kurang 0,00 - 1,49 Poor
Hasil KPI digunakan sebagai salah satu kriteria pengembangan KPI results are used as one of the criteria for employee career
karier pegawai, terdapat relevansi antara hasil penilaian kinerja development, there is a relevance between employee performance
pegawai dengan pengembangan karier. Selama tahun 2025, appraisal results and career development. During the year 2025,
Bank Jatim telah melakukan penilaian kinerja kepada seluruh Bank Jatim has conducted performance appraisals to all (100%)
(100%) pegawai tetap dan tidak tetap Bank Jatim yang terdiri permanent and non-permanent employees of Bank Jatim
atas 2433 orang pegawai pria dan 1968 orang pegawai wanita. consisting of 2,433 male employees and 1,968 female employees.
Berdasarkan hasil penilaian pegawai terdapat 105 orang yang Based on the results of the employee assessment there are 105
mendapatkan promosi, 1.632 orang mendapatkan mutasi/ people who get promoted, 1,632 people get a transfer / rotation
rotasi serta 11 orang mendapatkan demosi. and 11 people get demotion.
w
Tabel Tinjauan Rutin Pegawai Tetap dan Tidak Tetap dan Jenjang Karir
Table Overview of Permanent and Non-Permanent Employees and Career Paths
Hasil Penilaian dan Relevansi Pengembangan Karier
Assessment Results and the Relevance for Career
Jumlah Pegawai Tetap dan Tidak Tetap Development
Tahun yang Mendapatkan Peninjauan
Year Number of Employees Receiving a
Review
Promosi Mutasi/Rotasi Demosi
Promotion Mutation/Rotation Demotion
4.401 (100% dari total pegawai)
2025 105 1.632 11
4.401 (100% of total employees)
4.490 (100% dari total pegawai)
2024 162 1.806 5
4.490 (100% of total employees)
4.544 (100% dari total pegawai)
2023 199 2.329 5
4.544 (100% of total employees)
Bank Jatim telah melaksanakan program pengembangan karier Bank Jatim has implemented a career development program
yang dirancang untuk mempersiapkan, mengembangkan, serta designed to prepare, develop, and maintain the quality of
mempertahankan kualitas karyawan agar mampu menunjukkan employees so that they are able to demonstrate optimal
kinerja yang optimal, baik dalam menjalankan tugas pada saat performance, both in carrying out their duties now and in the
ini maupun di masa yang akan datang. Dalam mendukung future. In supporting this goal, Bank Jatim organizes a tiered
tujuan tersebut, Bank Jatim menyelenggarakan program career development program that also includes a promotion
pengembangan karier secara berjenjang yang juga mencakup program for employees, from first-level officials to executive
program promosi bagi pegawai, mulai dari pejabat tingkat officials, which is implemented as part of an effort to fulfill
pertama hingga pejabat eksekutif, yang dilaksanakan sebagai the need for vacant positions within the organization. The
bagian dari upaya untuk memenuhi kebutuhan jabatan yang implementation of employee career development at Bank
masih kosong di dalam organisasi. Pelaksanaan pengembangan Jatim is based on two main aspects of competence, namely
karier pegawai di Bank Jatim didasarkan pada dua aspek utama competence measured through an assessment process and
184 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 187
Sustainability Report
2025
kompetensi, yaitu kompetensi yang diukur melalui proses employee performance which is assessed based on the work
asesmen serta kinerja karyawan yang dinilai berdasarkan achievements of each individual. In addition, the competency
pencapaian kerja masing-masing individu. Selain itu, proses measurement process is carried out periodically to ensure that
pengukuran kompetensi dilakukan secara berkala untuk the latest abilities and skills of each employee at all levels of
memastikan bahwa kemampuan dan keterampilan terbaru office can be continuously updated and developed according
dari setiap karyawan pada seluruh jenjang jabatan dapat to the needs of the organization. During 2025, Bank Jatim
terus diperbarui dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan conducted employee career development programs including
organisasi.Selama tahun 2025, Bank Jatim membuka program the following:
pengembangan karier karyawan di antaranya sebagai berikut:
a. Program Asesmen Pejabat Eksekutif a. Program Executive Officer Assessment Program
Bank Jatim telah melaksanakan Assesment bagi pejabat Bank Jatim had carried out assessments for 78 executive
eksekutif sebanyak 78 orang. Assesment ini diperlukan officers. This assessment was needed to map the potential
untuk memetakan potensi dari masing-masing pejabat of each executive officer and measured the competency
eksekutif dan mengukur gap kompetensinya agar Bank gap so that the Bank could plan the future development of
dapat merencanakan pengembangan ke depan pejabat the executive officer.
eksekutif tersebut.
b. Program Karir karyawan b. Employee Career Program
Program jenjang karir karyawan pada tahun 2025 untuk The employee career path program in 2025 based on the
pengisian jabatan adalah sebagai berikut: positions is as follows
:
Jabatan Pria Wanita
No Total
Position Male Female
1 Eselon 1 3 1 4
2 Eselon 2 5 4 9
3 Eselon 3 0 0 0
4 Eselon 4 2 0 2
Jumlah 10 5 15
Cuti Melahirkan Maternity Leave
Bank Jatim senantiasa berupaya untuk memenuhi hak-hak Bank Jatim provided maternity leave which was a normative
karyawan, salah satunya adalah memberikan hak cuti. Bank employee right that the company must fulfill. Maternity leave
Jatim memberikan hak cuti melahirkan berlaku bagi karyawan rights applied to female employees as well as leave rights to
perempuan serta hak cuti bagi karyawan laki-laki yang istrinya male employees whose wives gave birth (paternity leave).
melahirkan (paternity leave). Dengan memberikan hak-hak By providing these leave rights, the Company provided the
cuti tersebut, Bank memberikan kesempatan kepada karyawan employee with the opportunity to prepare well for the birth of
tersebut untuk mempersiapkan kelahiran anaknya dengan their child. Employee maternity leave rights were regulated
baik. Hak cuti melahirkan karyawan diatur dalam Perjanjian in the Collective Labor Agreement. For female employees,
Kerja Bersama. Untuk karyawan perempuan, cuti melahirkan maternity leave was given a maximum of 3 (three) months,
diberikan maksimum 3 (tiga) bulan, yaitu 1,5 (satu setengah) namely 1.5 (one and a half) months before giving birth and
bulan sebelum melahirkan dan 1,5 (satu setengah) bulan 1.5 (one and a half) months after giving birth. Employees who
sesudah melahirkan. Karyawan yang menjalani cuti melahirkan were on maternity leave still received the full salary and extra
tetap menerima gaji dan pendapatan ekstra sebagaimana income they were entitled to according to their personal grade
haknya secara penuh sesuai personal grade dan job grade. and job grade. Meanwhile, male employees whose wives gave
Sementara itu, karyawan pria yang istrinya melahirkan sejak birth in 2024 were entitled to 3 (three) days of leave. In 2025,
tahun 2024 mendapatkan hak cuti selama 3 (tiga) hari. Pada 18 female employees exercised their right to maternity leave,
tahun 2025, terdapat 18 orang karyawan wanita yang telah and all of them returned to work afterward.
menggunakan hak cuti melahirkan dan seluruhnya telah
kembali bekerja.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 185
Page 188
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Tabel Cuti Melahirkan
Table of Maternity Leave
2025 2024 2023
Uraian
Description Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria
Female Male Female Male Female Male
Jumlah karyawan yang berhak cuti
1.503 2.194 52 0 112 52
Number of employees entitled to leave
Jumlah karyawan yang mengambil hak cuti
199 13 52 0 112 52
Number of employees who took leave
Jumlah karyawan yang kembali bekerja pada periode
laporan setelah cuti berakhir 199 13 52 0 112 52
Number of employees who returned to work after leave
Jumlah karyawan yang tetap bekerja hingga 12 bulan
setelah mengambil cuti
199 13 52 0 9 52
Number of employees who remained employed 12 months
after taking leave
Return to work rate 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Retention rate 100% 100% 100% 100% 8% 100%
Kebebasan Berserikat [GRI 2-30] Freedom of Association [GRI 2-30]
Bank Jatim senantiasa berupaya untuk membangun hubungan Bank Jatim continuously strives to build harmonious
harmonis dengan seluruh karyawan. Dalam rangka membangun relationships with all employees, and good communication
hubungan harmonis, komunikasi yang baik sangat diperlukan. is crucial in achieving this. To support harmonious industrial
Oleh karenanya, Bank secara rutin telah mengadakan berbagai relations, the Bank regularly holds sharing sessions with the
pertemuan sharing session bersama Serikat Pegawai Bank Bank Jatim Employee Union to gather aspirations, suggestions,
Jatim dalam rangka mewujudkan hubungan industrial yang and criticisms from employees. Bank Jatim fully supports
harmonis. Bank Jatim mendukung penuh kebebasan karyawan employees’ freedom to assemble, unionize, and express
untuk berkumpul, berserikat dan berpendapat melalui Serikat opinions through this union.
Pegawai Bank Jatim. Sharing session dengan Serikat Pegawai
bertujuan untuk menampung aspirasi, usulan, saran serta kritik.
Selain Serikat Pegawai, Bank Jatim juga melakukan berbagai In addition to the Bank Jatim Employees Union, in an
upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, effort to create a conducive, safe and comfortable working
aman, serta nyaman bagi seluruh karyawan. Salah satu atmosphere, Human Capital Bank Jatim had formed Jatimers
inisiatif yang dilakukan oleh Human Capital Bank Jatim Communities. The presence of Jatimers Communities
adalah dengan membentuk Jatimers Communities. Kehadiran provides various benefits for employees in maintaining a
Jatimers Communities memberikan berbagai manfaat bagi balance between work responsibilities and personal life, for
para karyawan dalam menjaga keseimbangan antara tanggung example through sports and artistic activities. This balance
jawab pekerjaan dengan kehidupan pribadi, misalnya melalui is expected to have a positive impact on employee personal
kegiatan olahraga maupun aktivitas seni. Keseimbangan well-being, which ultimately also indirectly contributes to
tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi improving the company’s overall performance. Furthermore,
kesejahteraan pribadi karyawan, yang pada akhirnya secara through Jatimers Communities, employees also have
tidak langsung juga berkontribusi terhadap peningkatan kinerja the opportunity to participate in various competitions or
perusahaan secara keseluruhan. Selain itu, melalui Jatimers tournaments, both held at the national and international
Communities, karyawan juga memperoleh kesempatan levels. The presence of this community has proven to provide
untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kompetisi atau positive results, where a number of Bank Jatim employees
turnamen, baik yang diselenggarakan di tingkat nasional have succeeded in achieving achievements as champions in
maupun internasional. Kehadiran komunitas ini terbukti various championships they have participated in.
memberikan hasil yang positif, dimana sejumlah pegawai Bank
Jatim berhasil meraih prestasi sebagai juara dalam berbagai
ajang kejuaraan yang diikuti.
186 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 189
Sustainability Report
2025
Bank Jatim telah membangun hubungan ketenagakerjaan dengan Bank Jatim had built employment relationships with employees
para pegawai berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang based on the Collective Labor Agreement (PKB) which had been
telah disepakati bersama Serikat Pegawai Bank Jatim. Dalam PKB agreed with the Bank Jatim employee union which covered all
telah mencakup hak-hak seluruh pegawai Bank Jatim (100%). Bank Jatim employees (100%). The Collective Labor Agreement
PKB yang berlaku pada tahun 2024 adalah Perjanjian Kerja (PKB) in effect in 2024 is the Collective Labor Agreement
Bersama antara PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk between PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk and
dengan Serikat Pegawai Bank Jatim Nomor: 063/033.1/DIR.HCP/ the Bank Jatim Employee Union No: 063/033.1/DIR.HCP/
PKB tanggal 5 April 2024. Bank senantiasa melakukan berbagai PKB, dated April 5, 2024. The Bank consistently makes every
upaya terbaik dalam menyelesaikan permasalahan karyawan effort to resolve employee-related issues effectively. Bank
yang terjadi. Bank Jatim melakukan pendekatan persuasif Jatim adopts a persuasive approach by inviting the employee
dengan memanggil karyawan yang bersangkutan untuk dilakukan concerned for coaching, mentoring, or counseling sessions. If,
coaching, mentoring ataupun counseling. Apabila setelah after these sessions, no improvement or resolution is observed,
dilakukan coaching, mentoring ataupun counseling tetapi tidak the employee will be issued a Warning Letter. Employee issue
terdapat perubahan/penyelesaian bagi pegawai maka kepada resolution is carried out in accordance with Bank Jatim’s
pegawai tersebut akan diberikan Surat Peringatan. Penyelesaian applicable regulations while adhering to prevailing labor laws.
permasalahan pegawai dilakukan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku di Bank Jatim dengan tetap berpedoman pada ketentuan
perundangan yang berlaku.
Dalam rangka membangun serta menjaga hubungan kerja In order to build and maintain harmonious working
yang harmonis, Bank Jatim telah menetapkan mekanisme relationships, Bank Jatim has established a notification
pemberitahuan apabila terjadi perubahan operasional yang mechanism for sudden operational changes. Each operational
bersifat mendadak. Setiap perubahan operasional tersebut change will be communicated in writing or through other
akan disampaikan secara tertulis maupun melalui media communication media, such as memos or official letters, to the
komunikasi lainnya, seperti memo atau surat resmi, kepada unit relevant business units. In addition, Bank Jatim also conveys
kerja yang terkait. Selain itu, Bank Jatim juga menyampaikan information regarding these operational changes to the Bank
informasi mengenai perubahan operasional tersebut kepada Jatim Employees Union through meetings held with employee
Serikat Pegawai Bank Jatim melalui pertemuan yang union representatives. Notification regarding these operational
dilakukan bersama perwakilan serikat pegawai. Penyampaian changes must be submitted at least 14 (fourteen) days or 2
pemberitahuan mengenai perubahan operasional tersebut (two) weeks before the changes begin to be implemented, so
dilakukan paling sedikit 14 (empat belas) hari atau 2 (dua) that the relevant parties have sufficient time to understand and
minggu sebelum perubahan tersebut mulai diimplementasikan, adjust to the changes that will be implemented.
sehingga pihak-pihak terkait memiliki waktu yang memadai
untuk memahami serta menyesuaikan diri terhadap perubahan
yang akan diberlakukan.
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa Child Labor and Forced Labor [OJK F.19]
[OJK F.19]
Bank Jatim berkomitmen penuh tidak mempekerjakan pekerja Bank Jatim is firmly committed to prohibiting child labor
anak dan menjalankan praktik kerja paksa sesuai dengan and forced labor practices, adhering to Law No. 13 of 2003
Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. on Manpower. To support this commitment, Bank Jatim has
Atas komitmen tersebut, Bank Jatim menetapkan kebijakan implemented clear policies regarding the minimum employment
yang jelas tentang usia minimal karyawan maupun jam kerja age and working hours. The minimum employment age at Bank
karyawan. Usia minimal karyawan Bank Jatim adalah 21 Jatim is 21 years old, regulated under the Standard Operating
tahun. Hal ini telah diatur dalam SOP Rekrutmen dan Seleksi Procedure (SOP) for Recruitment and Selection Number
No. 061/03/57/DIR/HCP/KEP Tanggal 06 Desember 2023. 063/03/58/DIR/HCP/KEP dated April 18, 2024. Working
Sementara itu, jam kerja yang telah disepakati adalah 8 hours at Bank Jatim are set at 8 hours per day and 40 hours per
(delapan) jam 1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) week over five working days, in line with Article 77 of Law No. 13
minggu untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu, sesuai of 2003 on Manpower. This regulation is outlined in the Board
dengan pasal 77, Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang of Directors Decree No: 062/03/34/DIR/HCP/KEP, dated May
Ketenagakerjaan. Pengaturan jam kerja Bank Jatim telah diatur 24, 2023, concerning Employee Punishment SOP, and Circular
dalam Surat Keputusan Direksi No: 062/03/34/DIR/HCP/KEP Letter No: 063/04/51/HCP/SE, dated June 13, 2024, regarding
tanggal 24 Mei 2023 tentang SOP Punishment Pegawai dan Technical Guidelines for Compensation.
Surat Edaran No: 063/04/51/HCP/SE tanggal 13 Juni 2024
tentang Petunjuk Teknis Kompensasi.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 187
Page 190
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan 07 Sustainability Performance Overview 2025 Pengaturan yang tegas tentang usia karyawan dan jam Strict regulations of employee age and working hours is Bank kerja merupakan kepatuhan Bank Jatim terhadap undang- Jatim’s compliance with labor laws and internal provisions of undang ketenagakerjaan dan ketentuan internal Perusahaan. the company. Determination of the minimum age of employees Penetapan usia minimal karyawan sebagai wujud Bank Jatim for Bank Jatim to support the elimination of child labor is in dalam mendukung penghapusan pekerja anak selaras dengan line with the Law of the Republic of Indonesia Number 20, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 1999 1999, concerning the Ratification of ILO Convention No. 138 tentang Pengesahan ILO Convention No. 138 Concerning Concerning Minimum Age for Admission to Employement, and Minimum Age for Admission to Employment (Konvensi ILO Law of the Republic of Indonesia Number 1, 2000 , concerning Mengenai Usia Minimum Untuk Diperbolehkan Bekerja), dan the Ratification of ILO Convention No. 182 Concerning the Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2000 Prohibition and Immediate Action for The Elimination of tentang Pengesahan ILO Convention No. 182 Concerning The The Worst Forms of Child Labour ((ILO Convention No. 182 Prohibition and Immediate Action for The Elimination of The Concerning the Prohibition and Immediate Action for the Worst Forms of Child Labour (Konvensi ILO No. 182 Mengenai Elimination of the Worst Forms of Child Labor). Meanwhile, Pelarangan dan Tindakan Segera Penghapusan Bentuk-Bentuk the implementation of working hours with clear time limits o Pekerjaan Terburuk untuk Anak). Sementara itu, pemberlakuan prevent forced labor is in line with the Law of the Republic of jam kerja dengan batasan waktu yang jelas sehingga tidak Indonesia Number 19, 1999, Concerning the Ratification of ILO terjadi kerja paksa sejalan dengan Undang-Undang Republik Convention No. 150 Concerning The Abolition of Forced Labour Indonesia Nomor 19 Tahun 1999 Tentang Pengesahan ILO (concerning the Abolition of Forced Labor). Convention No. 105 Concerning the Abolition of Forced Labour (Konvensi ILO Mengenai Penghapusan Kerja Paksa). Upah Minimum Regional [OJK F.20] Regional Minimum Wage [OJK F.20] Bank Jatim bahwa bahwa pemberian upah yang layak, adil Bank Jatim believes that providing fair, appropriate, and dan sesuai dapat memberikan motivasi kepada karyawan decent wages can motivate employees to achieve maximum untuk meraih prestasi maksimal dan memberikan kinerja performance and deliver optimal results. The Bank continuously yang optimal. Bank Jatim terus mendukung karyawan untuk supports employees in contributing to the company’s long- berkontribusi dalam meraih tujuan jangka panjang perusahaan term goals while prioritizing sustainability principles. In serta mengutamakan prinsip keberlanjutan. Dalam memberikan determining employee wages, Bank Jatim consistently adheres upah kepada karyawan, Bank Jatim senantiasa berpedoman to government regulations regarding the Regional Minimum pada peraturan pemerintah terkait Upah Minimum Regional di Wage in each of its operational areas. Wage provisions at setiap lokasi operasionalnya. Pemberian upah di Bank Jatim Bank Jatim in 2024 referred to Government Regulation No. tahun 2025 merujuk pada Peraturan Pemerintah No. 51 Tahun 51 of 2023, amending Government Regulation No. 36 of 2021 2023 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor on Wages. The implementation of wage provision has been 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Pelaksanaan pemberian regulated in Circular Letter No: 064/04/18/HCP/SE dated April upah telah diatur dalam Surat Edaran No: 064/04/18/HCP/SE 29, 2025 concerning Compensation Technical Instructions. tanggal 29 April 2025 tentang Petunjuk Teknis Kompensasi. Bank Jatim menjunjung tinggi kesetaraan termasuk dalam Bank Jatim upholds equality in its wage system by implementing memberikan upah dengan menerapkan sistem pengupahan a non-discriminatory wage structure. Every employee has the tanpa diskriminasi. Setiap pegawai berhak memperoleh right to receive fair and equal treatment in the application perlakuan yang sama dalam penerapan sistem pengupahan. of the wage system, so that there is no gap in remuneration Sesuai dengan peraturan yang berlaku, pemberian upah between male and female employees. In accordance with minimum di Bank Jatim diarahkan kepada pencapaian applicable regulations, the provision of minimum wages in Bank kebutuhan hidup layak bagi pegawai. Besaran upah minimum Jatim is directed to the achievement of decent living needs for pada umumnya menyesuaikan dengan harga kebutuhan employees. The amount of minimum wage generally adjusts pokok, tingkat inflasi, standar kelayakan hidup, dan variabel to the price of basic needs, inflation rate, standard of living, lainnya. Sejalan dengan komitmen Bank untuk meningkatkan and other variables. In line with the Bank’s commitment to kesejahteraan karyawan, Bank Jatim memberikan upah kepada provide welfare to employees, Bank Jatim provides wages for karyawan tetap pada level terendah yang sesuai dengan the lowest level permanent employees in accordance with the ketentuan upah yang berlaku di setiap provinsi, sebagaimana prevailing wage in each province, especially in East Java, DKI tercantum dalam tabel berikut: Jakarta and Batam as described in the following table: 188 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 191
Sustainability Report
2025
Tabel Upah Minimum Regional
Table of Regional Minimum Wage
Provinsi/ Imbal Jasa Karyawan
Upah Minimum Provinsi (Rp)
Unit Usaha Daerah Tingkat Terendah (Rp) Persentase (%)
No Provincial Minimum Wage
Business Unit Province/ Lowest Level Employee Percentage (%)
(IDR)
Region Fee (IDR)
Kantor Pusat Jawa Timur
1 2.335.209 4.550.000 195%
Head Office East Java
Kantor DKI Jakarta
2 DKI Jakarta 5.396.761 6.700.000 124%
Jakarta Office
Kantor Batam
3 Batam 4.989.600 6.450.000 129%
Batam Office
Selain itu, Bank Jatim juga memberikan tunjangan kepada In addition, Bank Jatim also provides allowances to its employees.
pegawai. Pegawai Bank Jatim terbagi dalam dua kategori Bank Jatim employees are divided into two categories based
berdasarkan statusnya, yaitu pegawai tetap dan tidak tetap/ on their employment status: permanent employees and non-
kontrak. Perbedaan status ini berpengaruh pada tunjangan permanent/ contract employees. This difference in status affects
yang diberikan (komponan tambahan selain gaji pokok). the benefits provided (additional components in addition to the
Seluruh pegawai baik tetap maupun tidak tetap/kontrak yang basic salary). All employees, both permanent and nonpermanent/
berada di kantor pusat maupun kantor cabang mendapatkan contractual, located at the head office and branch offices, have
hak yang sama terkait tunjangan kecuali tunjangan transport, the same rights regarding benefits except transport allowances,
tunjangan struktural, dana pensiun dan asuransi kesehatan structural allowances, pension funds and retirement health
pensiun yang hanya diberikan kepada pegawai tetap. Jenis insurance which are only given to permanent employees. The
tunjangan pegawai tetap dan tidak tetap disampaikan pada types of allowances for permanent and nonpermanent employees
tabel berikut: are presented in the following table:
Tabel Tunjangan Pegawai Berdasarkan Status Tahun 2025
Employee Allowance Table by Status in 2025
Pegawai Tidak Tetap/
Pegawai Tetap
Kontrak
Penyebab Permanent Reason
Non-permanent/
Employee
Contract Employee
Upah Wages
Tunjangan Tidak Tetap (insentif bulanan) Non-permanent allowance (monthly incentive)
Tunjangan Transport - Transport Allowance
Lembur Overtime
Cuti Leave
Cuti Melahirkan Maternity Leave
Tunjangan Hari Raya Religious Holiday Allowance
Tunjangan disabilitas - - Disability Allowance
Tunjangan Struktural - Sructural Allowance
Jaminan Kesehatan Health Insurance
BPJS Kesehatan Social Security Administrator (BPJS) for Health
BPJS Ketenagakerjaan Social Security Administrator (BPJS) for
Employment
Dana Pensiun - Pension Fund
Asuransi Kesehatan Pensiun - Retirement Health Insurance
Kesempatan memiliki saham - - Opportunity to own shares
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 189
Page 192
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman Decent and Safe Working Environment
[OJK F.21] [OJK F.21]
Lingkungan kerja yang layak serta aman merupakan salah satu A decent and safe work environment is one of the key factors
faktor yang sangat penting dalam mendukung terciptanya in creating productivity and well-being for employees. Every
produktivitas kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan para employee has the right to feel safe and comfortable at work,
pegawai. Setiap pegawai memiliki hak untuk merasakan kondisi both physically and psychologically. Therefore, Bank Jatim is
kerja yang aman dan nyaman di tempat kerja, baik dari aspek fully committed to creating a decent and safe work environment
fisik maupun psikologis. Oleh karena itu, Bank Jatim secara by implementing the Occupational Health and Safety (OHS)
konsisten menunjukkan komitmennya dalam menciptakan program. By creating a safe, comfortable, and supportive work
lingkungan kerja yang layak dan aman bagi seluruh pegawai environment, employees are expected to be able to perform
melalui penerapan prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja their jobs and responsibilities better and without worrying about
(K3). Dengan terciptanya lingkungan kerja yang aman, nyaman, potential workplace risks. Bank Jatim believes that optimal
dan mendukung, para pegawai diharapkan dapat melaksanakan implementation of K3 will increase employee productivity,
pekerjaan serta menjalankan tanggung jawabnya dengan which will ultimately contribute positively to overall company
lebih baik dan tanpa rasa khawatir terhadap potensi risiko di performance.
tempat kerja. Bank Jatim meyakini bahwa penerapan K3 yang
dilakukan secara optimal akan mampu mendorong peningkatan
produktivitas karyawan, yang pada akhirnya akan memberikan
kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja perusahaan
secara keseluruhan.
Penerapan K3 Bank Jatim telah sesuai dengan kaidah The implementation of OHS in Bank Jatim refers to a number of
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang mengacu pada regulations that apply in Indonesia including:
sejumlah regulasi yang berlaku di Indonesia antara lain:
1. Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan 1. Law No. 1 of 1970 concerning Occupational Safety
Kerja
2. Undang-undang Nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan 2. Law No. 23 of 1992 concerning Health
3. Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang 3. Law No. 13 of 2003 concerning Manpower
Ketenagakerjaan
4. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja 4. Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation
5. Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 1993 tentang 5. Presidential Decree No. 22 of 1993 concerning Diseases
Penyakit yang Timbul Akibat Hubungan Kerja Arising due to Work Relations
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 48 6. Regulation of the Minister of Health of the Republic of
Tahun 2016 tentang Standar Keselamatan dan Kesehatan Indonesia Number 48 of 2016 concerning Safety and
Kerja Perkantoran Health Standards for Office Workers.
Penerapan K3 wajib dipatuhi oleh seluruh karyawan dan seluruh The implementation of OHS is mandatory for all employees and
pemangku kepentingan yang berada di wilayah operasional stakeholders within Bank Jatim’s operational areas. To realize a
Bank Jatim. Dalam mewujudkan lingkungan kerja yang layak decent and safe work environment, Bank Jatim has established
dan aman, Bank Jatim telah memiliki kebijakan internal internal policies related to OHS, including Fire Drill Regulations,
yang berkaitan dengan K3 di antaranya Peraturan tentang Earthquake Drill Procedures, and Business Continuity
Pelaksanaan Simulasi Kejadian Kebakaran, simulasi apabila Management (BCM) Training for head office employees.
terjadi gempa dan pelatihan BCM kepada pegawai kantor pusat.
KOMITE MANAJEMEN KEPEGAWAIAN PERSONNEL MANAGEMENT COMMITTEE
Bank Jatim telah membentuk Komite Manajemen Kepegawaian Bank Jatim has formed an Employee Management Committee
yang berfungsi mengawasi kinerja Kesehatan dan Keselamatan responsible for overseeing the implementation of Occupational
Kerja (K3). Adapun pengelolaan K3 di Bank Jatim dilakukan Health and Safety (OHS). The management of OHS at Bank
oleh Divisi Human Capital. Pegawai dapat menyampaikan Jatim is carried out by the Human Capital Division, which
aspirasi/usul terkait K3 kepada Divisi Human Capital. Bank serves as a channel for employees to express their aspirations
Jatim senantiasa menjalin komunikasi terkait K3 antara or suggestions regarding OHS. Bank Jatim also fosters
manajemen dan pegawai melalui Serikat Pekerja. communication regarding OHS between management and
employees through the Employee Union.
190 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 193
Sustainability Report
2025
SARANA DAN PRASARANA K3 OHS FACILITIES AND INFRASTRUCTURE
Komitmen Bank Jatim mewujudkan lingkungan kerja yang layak Bank Jatim’s commitment to creating a decent and safe
dan aman, sekaligus menggapai zero accident serta tidak adanya work environment, achieving a zero-accident target, and
penyakit akibat kerja, dipenuhi dengan menyediakan berbagai preventing work-related illnesses is fulfilled by providing
fasilitas untuk mendukung keamanan dan kenyamanan, termasuk various facilities to support safety and comfort, especially in
apabila terjadi kondisi darurat. Fasilitas yang disediakan berupa alat emergency situations. The provided facilities include smoke
deteksi asap, alat pemadam api ringan, hidran, kotak Pertolongan detectors, fire extinguishers (APAR), fire hydrants, First Aid
Pertama pada Kecelakaan (P3K), tempat ibadah, ruang parkir, Kits (P3K), places of worship, parking spaces, 24-hour security,
keamanan 24 jam, dan lain-lain Tak sekadar menyediakan sarana and more. Bank Jatim not only provides these OHS facilities
dan prasarana K3, Bank Jatim juga memastikan bahwa sarana dan but also ensures their proper functioning. Regular audits
prasarana tersebut berfungsi dengan baik. Untuk itu, Bank Jatim and inspections are conducted to assess the condition and
melakukan audit/pengecekan secara berkala untuk mengetahui reliability of the equipment, preventing workplace accidents.
kelayakan sarana dan prasarana tersebut agar tidak menyebabkan Some of the audited facilities include elevators, gondolas, fire
kecelakaan kerja. Sarana kerja yang diaudit antara lain lift, gondola, extinguishers, hydrants, and other safety equipment. In 2025,
alat pemadam api ringan, hidran, dan lain-lain. Pada tahun 2025, an OHS facilities audit was conducted at the Head Office, and
audit sarana dan prasarana K3 Kantor Pusat telah dilakukan dengan the results confirmed that all facilities were still in proper
dengan hasil kondisisarana dan prasarana masih layak pakai. working condition.
PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN PEGAWAI IMPROVING EMPLOYEE HEALTH QUALITY
Dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan pegawai, Bank To enhance employee health quality, Bank Jatim has provided
Jatim telah memberikan jaminan kesehatan dan program- health insurance and implemented several health improvement
program peningkatan kesehatan di antaranya sebagai berikut: programs, including the following:
1. BPJS Ketenagakerjaan (Badan Penyelenggara Jaminan 1. Social Security Administrator (BPJS) for Employment
Sosial)
Sebagai upaya Bank Jatim untuk menjamin hak-hak As an effort of Bank Jatim to guarantee the rights of
pegawai dan perlindungan dasar terhadap kecelakaan employees and basic protection against work accidents,
kerja, kematian dan hari tua, dan Jaminan Pensiun death and old age, and Pension Insurance, Bank Jatim
maka Bank Jatim mengikutsertakan pegawai dalam include employees at the Social Security Administrator
BPJS Ketenagakerjaan sehingga para pegawai dapat (BPJS) for Employment so that employees can work with
bekerja dengan tenang dan nyaman. Program BPJS peace of mind and comfort. BPJS for Employment program
Ketenagakerjaan yang disediakan Bank Jatim meliputi: provided by Bank Jatim include:
a. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) a. Work Accident Insurance (JKK)
Jaminan Kecelakaan Kerja memberikan kompensasi dan Work Accident Insurance provides compensation and
rehabilitasi bagi pegawai yang mengalami kecelakaan rehabilitation for employees who have an accident at
kerja pada saat mulai berangkat kerja sampai tiba kembali work when starting to leave for work until arriving back
di rumah atau menderita penyaki akibat hubungan home or suffering from illness due to work relations
kerja dengan kriteria ada perintah dari perusahaan dan with the bacteria, there is an order from the company
berkaitan dengan kepentingan perusahaan. and related to the interests of the company.
b. Jaminan Kematian b. Death Insurance Death
Jaminan Kematian adalah jaminan yang diberikan Insurance is a guarantee given to employees who pass
kepada pegawai yang meninggal dunia bukan karena away not due to work accidents whose protection is
akibat kecelakaan kerja yang perlindungannya adalah when the employee is actively working up to 6 months
saat pegawai aktif bekerja sampai dengan 6 bulan after the employee stops working, in order to ease the
setelah pegawai berhenti bekerja, guna meringankan burdon on the family both in the form of funeral costs
beban keluarga baik dalam bentuk biaya pemakaman and compensation in the form of money.
maupun santunan berupa uang.
c. Jaminan Hari Tua (JHT) c. Old-Age Security (JHT)
Program jaminan hari tua diselenggarakan dengan The old-age security program is organized with an
sistem tabungan hari tua, yang iurannya ditanggung oldage savings system, whose contributions are borne
perusahaan dan pegawai. by the company and employees.
d. Jaminan Pensiun (JP) d. Pension Insurance (JP)
Program Jaminan Pensiun adalah jaminan sosial yang The Pension Insurance Program is a social security
bertujuan untuk mempertahankan derajat kehidupan program that aims to maintain a decent standard of
yang layak bagi peserta dan atau ahli warisnya dengan living for participants and/or their heirs by providing
memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia income after participants enter retirement age,
pensiun, mengalami cacat dan atau meninggal dunia. experience disability and/or pass away.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 191
Page 194
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
2. Bantuan Kesehatan Rawat Jalan 2. Outpatient Health Assistance
Apabila pegawai Bank Jatim sakit, dapat memperoleh If Bank Jatim employees are ill, they can obtain outpatient
fasilitas pengobatan secara rawat jalan di Poliklinik Bank treatment facilities at the Bank Jatim Polyclinic or
Jatim atau bantuan pengobatan rawat jalan yang diberikan outpatient medical assistance provided based on the ceiling
berdasarkan plafon masing-masing jabatan dan diatur di of each position and regulated in the internal provisions of
dalam ketentuan intern Bank Jatim. Bank Jatim.
3. Bantuan Kesehatan Rawat Inap 3. Inpatient Health Assistance
Jika ada pegawai Bank Jatim sakit dan memerlukan If Bank Jatim employees are ill and require inpatient
pengobatan rawat inap, maka Bank Jatim memberikan treatment, Bank Jatim will provide inpatient facilities to
fasilitas rawat inap kepada pegawai sesuai dengan kelas employees in accordance with the class of inpatient rooms
kamar rawat inap yang diatur di dalam ketentuan intern set out in the internal provisions of Bank Jatim.
Bank Jatim.
4. Donor Darah 4. Blood Donation
General Check Up merupakan program pemeliharaan General Check-up is an employee health maintenance
kesehatan pegawai dengan memberikan pemeriksaan program by providing health checks to employees
kesehatan kepada pegawai yang dilakukan secara berkala. conducted periodically.
5. General Check Up 5. General Check Up
General Check Up merupakan program pemeliharaan General Check-up is an employee health maintenance
kesehatan pegawai dengan memberikan pemeriksaan program by providing health checks to employees
kesehatan kepada pegawai yang dilakukan secara berkala. conducted periodically.
6. Penggantian Biaya Kacamata Bagi Pegawai Bank Jatim 6. Glasses Reimbursement for Bank Jatim
Pemberian penggantian biaya kacamata kepada seluruh Employees Reimbursement of glasses to all employees in
pegawai sesuai dengan plafon masing-masing jabatan yang accordance with of the ceiling set in the internal provisions
ditetapkan dalam ketentuan intern Bank Jatim. of Bank Jatim.
7. Penggantian Biaya Melahirkan Bagi Pegawai Wanita dan 7. Childbirth Reimbursement for Female Employees and
Istri Pegawai Employees’ Wives
Bagi pegawai dan atau istri pegawai yang akan melahirkan For employees and employees’ wives who will give birth,
Bank Jatim memberikan penggantian biaya persalinan Bank Jatim provide reimbursement for labor either
baik secara normal atau caesar sesuai dengan plafon yang normally or caesarean in accordance with the ceiling set in
ditetapkan dalam ketentuan intern Bank Jatim the internal provisions of Bank Jatim.
KINERJA K3 TAHUN 2025 OHS PERFORMANCE IN 2025
Bank Jatim telah berupaya optimal untuk mewujudkan target Bank Jatim has made optimal efforts to achieve a zero-
zero accident. Bank Jatim juga telah menyelenggarakan berbagai accident target. Various OHS programs have been implemented
program K3 untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan to ensure and protect employee safety and health through
kesehatan karyawan melalui upaya pencegahan kecelakaan preventive measures against workplace accidents and work-
kerja dan penyakit akibat kerja. Selama tahun 2025, tercapat related illnesses. Throughout 2025, there were 18 minor work
18 kecelakaan kerja ringan, 4 (empat) kecelakaan kerja sedang accidents, 4 (four) moderate work accidents, and 2 (two)
dan 2 (dua) kecelakaan kerja berat. Meskipun demikian, tidak serious work accidents. However, there were no deaths due to
terdapat kasus kematian karena penyakit akibat kerja pada occupational diseases among all employees.
seluruh pegawai.
Tabel Kinerja K3 Tahun 2023-2025
OHS Performance Table Year 2023-2025
Tingkat Kecelakaan Kerja
Work Accident Rate
Tahun
Year
Ringan Sedang Berat Fatal/Kematian
Light Medium Heavy Fatal/Death
2025 18 4 2 0
2024 11 0 0 0
2023 0 2 2 0
192 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 195
Sustainability Report
2025
Survei Keterikatan Pegawai Employee Engagement Survey
Employee Engagement (Keterikatan Pegawai) merupakan Employee Engagement is a crucial aspect of fostering a
aspek penting dalam menciptakan budaya kerja yang produktif productive work culture and enhancing organizational
dan meningkatkan kinerja organisasi. Keterikatan pegawai performance. Employee engagement plays a significant role
berperan penting dalam mendukung tercapainya tujuan in supporting the Bank’s long-term goals of delivering optimal,
jangka panjang bank, yakni memberikan layanan perbankan innovative banking services focused on customer satisfaction.
yang optimal, inovatif, dan berfokus pada kepuasan nasabah. As a continuously growing banking institution, Bank Jatim
Sebagai lembaga perbankan yang terus berkembang, Bank acknowledges that organizational success is strongly
Jatim menyadari keberhasilan sebuah organisasi sangat influenced by employee engagement and satisfaction.
dipegaruhi oleh tingkat keterikatan dan kepuasan pegawainya.
Bank Jatim secara rutin telah melakukan survei keterikatan Bank Jatim regularly conducts Employee Engagement
pegawai terhadap Bank Jatim untuk mengukur seberapa Surveys to measure employees’ involvement, motivation,
besar keterlibatan, motivasi, dan komitmen pegawai terhadap and commitment to the company. The survey aims to gather
perusahaan. Survei ini bertujuan untuk memperoleh informasi comprehensive information about factors affecting employee
yang komprehensif mengenai aspek-aspek yang mempengaruhi performance, such as the work environment, leadership, career
kinerja pegawai, seperti lingkungan kerja, kepemimpinan, development, well-being, and internal communication. Through
pengembangan karier, kesejahteraan, dan komunikasi internal. this survey, Bank Jatim strives to strengthen relationships
Melalui survei keterikatan pegawai, Bank Jatim terus berupaya between employees and management.
untuk menciptakan hubungan yang lebih baik antara pegawai
dan manajemen.
Pada tahun 2025, Bank Jatim telah melakukan survei In 2025, Bank Jatim conducted an employee engagement
keterikatan pegawai dengan jumlah responden yang survey with 4,495 respondents. The results showed that
berpartisipasi sejumlah 4.495 pegawai. Hasil survei keterikatan 76.87% of employees were engaged.
pegawai menunjukkan pegawai engaged sebesar 76,87%.
Tabel Survei Keterikatan Pegawai
Table of Employee Engagement Survey
Keterikatan Pegawai
Employee Engagement
Keterangan
Description
2025 2024 2023
Indeks Keterikatan Pegawai
76,87% 76,75% 83,1%
Employee Engagement Index
Aspek Masyarakat Community Aspect
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Impacts of Operations on the Surrounding
Sekitar [OJK F.23] Community [OJK F.23]
Bank Jatim senantiasa berupaya memberikan dampak positif Bank Jatim continuously strives to generate positive impacts
bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Bank for communities surrounding its operational areas. The Bank
memberikan manfaat secara langsung melalui penyediaan provides direct benefits through the provision of banking
produk dan layanan jasa perbankan yang menjangkau seluruh products and services that cover all regencies/cities in the
kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Selain itu, Bank juga Province of East Java. In addition, the Bank also plays a role
berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan in supporting regional economic growth and development. The
perekonomian daerah. Bank senantiasa melakukan kunjungan Bank regularly conducts visits and engages in communication
dan komunikasi dengan masyarakat sekitar wilayah operasional with surrounding communities in its operational areas to
untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Upaya ini identify community needs. These efforts are reflected in
diwujudkan dengan peningkatan kontribusi Bank terhadap the Bank’s increased contribution to improving community
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 193
Page 196
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan 07 Sustainability Performance Overview 2025 peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pelaksanaan quality of life through the implementation of Corporate Social program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), and Environmental Responsibility (CSR/TJSL) programs, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 in accordance with Law No. 40 of 2007 concerning Limited tentang Perseroan Terbatas. Liability Companies. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) merupakan Social and Environmental Responsibility (TJSL) is a form bentuk komitmen Bank Jatim untuk turut berkontribusi dalam of Bank Jatim’s commitment to contribute to sustainable pembangunan ekonomi yang berkelanjutan guna meningkatkan economic development to improve the quality of life and kualitas kehidupan serta lingkungan yang memberikan manfaat, the environment that provides benefits for the Bank, the baik bagi Bank, komunitas di sekitar wilayah operasional, communities around the operational areas, and the wider maupun masyarakat secara luas. Pelaksanaan program TJSL community. The implementation of the TJSL program at di Bank Jatim dikelola oleh Corporate Secretary sebagai unit Bank Jatim is managed by the Corporate Secretary as an organisasi yang bertanggung jawab atas perencanaan dan organizational unit responsible for planning and managing pengelolaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, Social and Environmental Responsibility activities, targeting dengan sasaran komunitas setempat dan masyarakat umum, local communities and the general public, and covering the serta mencakup ruang lingkup program di bidang pendidikan, scope of programs in the fields of education, culture, health, budaya, kesehatan, dan sosial. and social. Pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan The implementation of Bank Jatim’s Social and Environmental Lingkungan (TJSL) Bank Jatim diwujudkan melalui berbagai Responsibility (TJSL) activities is realized through various aktivitas yang dirancang secara terarah dan dilaksanakan activities that are designed in a targeted manner and secara terkoordinasi dengan baik oleh masing-masing unit implemented in a well-coordinated manner by each organisasi. Sebagai bentuk komitmen Bank Jatim terhadap organizational unit. As a form of Bank Jatim’s commitment tanggung jawab sosial dan lingkungan, Direksi Bank Jatim to social and environmental responsibility, the Board of telah menetapkan kebijakan pelaksanaan TJSL yang disusun Directors of Bank Jatim has established a TJSL implementation berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan serta policy that is prepared based on the provisions of laws and mengacu pada praktik-praktik terbaik yang berlaku. Kebijakan regulations and refers to applicable best practices. The policy tersebut bertujuan untuk memastikan keselarasan orientasi aims to ensure alignment of orientation and implementation dan pelaksanaan kepedulian Bank Jatim terhadap aspek sosial of Bank Jatim’s concern for the social aspects of society and masyarakat dan lingkungan, sehingga dapat mendukung serta the environment, so that it can support and contribute to the memberikan kontribusi terhadap pencapaian visi dan misi Bank achievement of Bank Jatim’s vision and mission. Jatim. Melalui pelaksanaan program TJSL, Bank Jatim berharap Through the implementation of the TJSL program, Bank Jatim dapat berperan aktif dalam mendorong kemajuan masyarakat, hopes to play an active role in promoting community progress, meningkatkan pemberdayaan, serta menciptakan kemandirian increasing empowerment, and creating sustainable community masyarakat yang berkelanjutan, sekaligus mendukung independence, while simultaneously supporting local economic peningkatan perekonomian di tingkat lokal. Uraian mengenai growth. A description of the TJSL implementation has been pelaksanaan kegiatan TJSL tersebut telah disajikan secara presented specifically in the Social and Environmental khusus dalam bagian Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Responsibility (TJSL) Activities section of this Sustainability Lingkungan (TJSL) pada Laporan Keberlanjutan ini. Report. Berbagai langkah yang diambil oleh Bank Jatim untuk The measures taken by Bank Jatim to benefit local communities memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekitar telah have yielded positive outcomes. Throughout 2025, no negative menghasilkan hasil yang baik. Sampai dengan akhir tahun impacts from the Bank’s operational activities were reported. 2025, tidak terdapat dampak negatif atas kegiatan operasional Bank. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Corporate Social Responsibilities (CSR) Lingkungan (TJSL) [OJK F.25] Activities [OJK F.25] Komitmen Bank Jatim untuk turut berkontribusi dalam Bank Jatim’s commitment to contributing to sustainable pembangunan ekonomi yang berkelanjutan diwujudkan economic development is realized through the implementation melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan of its Social and Environmental Responsibility (TJSL) program. Lingkungan (TJSL). Program TJSL tersebut diselenggarakan The TJSL program is implemented through the BankJatim melalui Program BankJatim Peduli, yang difokuskan pada Peduli Program, which focuses on four main areas: education, 194 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 197
Sustainability Report
2025
empat bidang utama, yaitu pendidikan, budaya, kesehatan, culture, health, and other social sectors. The implementation of
serta bidang sosial lainnya. Pelaksanaan program TJSL yang the TJSL program by Bank Jatim represents a concrete effort
dilakukan oleh Bank Jatim merupakan bentuk upaya nyata by the Bank to provide support for the achievement of the
Bank dalam memberikan dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
Pada tahun 2025, Program BankJatim Peduli telah In 2025, the BankJatim Peduli Program realized funds
merealisasikan dana sebesar Rp19.668.324 meningkat amounting to IDR19,668,324, an increase compared to 2024
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp16.945.898. which was IDR16,945,898.
Tabel Program Jatim Peduli Tahun 2023-2025
Table of Jatim Peduli for 2023-2025
(Dalam Ribuan Rupiah / In Thousands of Rupiah)
Bidang 2025 2024 2023 Sectors
Pendidikan 2.901.609 2.767.930 1.454.742 Education
Kesehatan 943.225 3.933.541 3.325.878 Health
Kebudayaan - - - Culture
Sosial Lainnya 15.823.490 10.244.427 12.612.096 Other Social Events
Total 19.668.324 16.945.898 17.392.717 Total
Berikut rincian program yang telah dilaksanakan Bank Jatim The following are details of the programs implemented by Bank
selama tahun 2025. Jatim during 2025.
Tabel Kegiatan TJSL dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Table of CSR Activities and Sustainable Development Goals
Tujuan
Pembangunan
Jenis Kegiatan TJSL Berkelanjutan Penjelasan Capaian
Types of TJSL Activities Sustainable Description Realization
Development
Goals
Bantuan perbaikan rumah tidak layak Alokasi Dana: Bantuan RTLH ini telah menyasar
huni untuk masyarakat di berbagai Rp840.755.000 26 rumah sepanjang tahun 2025 di
kabupaten/kota Periode pelaksanaan: 3 kabupaten untuk meningkatkan
Assistance for repairing uninhabitable bulan Januari sampai Desember kesejahteraan masyarakat prasejahtera di
houses for communities in various Fund Allocation: IDR840,755,000 Jawa Timur.
districts/cities Implementation period: January This RTLH assistance targeted 26
to December houses throughout 2025 in 3 districts to
improve the welfare of underprivileged
communities in East Java.
Bantuan pengadaan sarana atau Alokasi Dana: Bantuan ini menyasar 4 institusi di
prasarana kesehatan kepada lembaga, Rp943.225.000 berbagai kota dan kabupaten untuk
puskesmas atau Rumah Sakit dan Periode Pelaksanaan: meningkatkan taraf hidup masyarakat di
yang berkaitan dengan peningkatan bulan Januari sampai Desember antaranya bantuan ambulance, dan alat
kesehatan masyarakat Fund Allocation: IDR943,225,000 alat kesehatan.
Assistance in procuring health Implementation Period: This assistance targeted 4 institutions
facilities or infrastructure for January to December in various cities and districts to improve
institutions, health centers or the standard of living of the community,
hospitals and matters related to including ambulance assistance and
improving public health medical equipment.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 195
Page 198
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Tujuan
Pembangunan
Jenis Kegiatan TJSL Berkelanjutan Penjelasan Capaian
Types of TJSL Activities Sustainable Description Realization
Development
Goals
Pemberian beasiswa kepada pelajar Alokasi Dana: Terdapat 22 institusi pendidikan yang
dan mahasiswa kurang mampu dan Rp2.901.609.202,- mendapatkan bantuan baik bea siswa
atau yang berprestasi serta sarana Periode Pelaksanaan: maupun sarana dan prasarana pendidikan.
dan prasarana penunjang pendidikan bulan Januari sampai Desember There were 22 educational institutions
Provision of scholarships to Fund Allocation: that received assistance in the form of
underprivileged and/or high- IDR2,901,609,202,- scholarships and educational facilities and
achieving students and students Implementation Period: infrastructure.
as well as supporting educational January to December
facilities and infrastructure
Bantuan kendaraan tangki air 5000L, Alokasi Dana: Bantuan berupa pemberian kendaraan
arm roll truck, pembangunan air kran Rp2.034.110.667,- tangki air 5000L,arm roll truck dan
siap minum, serta pembuatan pintu Periode pelaksanaan: pembangunan air kran siap minum,
air di Kabupaten/Kota bulan Januari sampai Desember pembauatan pintu air untuk membantu
Assistance in the form of 5000L Fund Allocation: masyarakat dalam memenuhi kebutuhan
water tanker vehicles, arm roll trucks, IDR2,034,110,667 air bersih, menahan banjir dan bencana
construction of drinking water taps, Implementation Period: terkait iklim serta pengangkut sampah
and construction of water gates in the January to December sehingga terdapat sanitasi layak untuk
Regency/City masyarakat
Assistance in the form of providing 5000L
water tankers, arm roll trucks and the
construction of drinking water taps, the
construction of water gates to help the
community meet its clean water needs,
withstand floods and climate-related
disasters and garbage collectors so
that there is proper sanitation for the
community.
Bantuan Pengembangan sarana atau Alokasi Dana: Bantuan ini menyasar 8 objek
prasarana umum Kabupaten/Kota Rp2.867.768.000,- pembangunan dan pengadaan sarana
Assistance for the development of Periode pelaksanaan: prasarana yang diharapkan mampu
public facilities or infrastructure in the bulan Januari sampai Desember meningkatkan kualitas hidup masyarakat
Regency/City Fund Allocation: This assistance targeted 8 development
IDR2,867,768,000,- objects and the procurement of
Implementation period: January infrastructure which is expected
to December to improve the quality of life of the
community.
Bantuan zakat produktif dan peralatan Alokasi Dana: Terdapat 2 institusi yang mendapatkan
untuk usaha mikro kecil menengah Rp665.136.000,- bantuan untuk UMKM, serta 20 kali
(UMKM) Kabupaten/Kota Periode pelaksanaan: pelaksanaan zakat produktif.
Productive zakat and equipment bulan Januari sampai Desember There were 2 institutions that received
assistance for micro, small and Fund Allocation: IDR665,136,000 assistance for MSMEs, as well as 20 times
medium enterprises (MSMEs) in Implementation Period: the implementation of productive zakat.
districts/cities January to December
Bantuan kendaraan pelayanan untuk Alokasi Dana: Bantuan ini menyasar 2 lembaga untuk
Dinas/Lembaga Kabupaten/Kota Rp810.000.000,- mendukung kelancaran pelayanan dinas/
Assistance with service vehicles for Periode pelaksanaan: lembaga terkait.
Regency/City Agencies/Institutions bulan Januari sampai Desember This assistance targeted 2 institutions to
Fund Allocation: support the smooth running of related
IDR810,000,000 services/institutions.
Implementation Period:
January to December
Renovasi untuk Tempat Ibadah Alokasi Dana: Terdapat 1 Tempat Ibadah yang diberikan
Renovation for Place of Worship Rp311.029.000,- dana bantuan untuk renovasi
Periode pelaksanaan: There was 1 place of worship that was
bulan Januari sampai Desember given funds for renovation.
Fund Allocation:
IDR311,029,000,-
Implementation period: January
to December
196 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 199
Sustainability Report
2025
Tujuan
Pembangunan
Jenis Kegiatan TJSL Berkelanjutan Penjelasan Capaian
Types of TJSL Activities Sustainable Description Realization
Development
Goals
Pembangunan dan Pemasangan PJU Alokasi Dana: Terdapat 7 kabupaten/kota untuk
untuk Kabupaten/Kota Rp1.589.546.109,- pembangunan/pemasangan PJU
Construction and Installation of Street Periode pelaksanaan: There were 7 districts/cities for the
Lighting for Regencies/Cities bulan Januari sampai Desember construction/installation of Street
Fund Allocation: Lighting
IDR1,589,546,109
Implementation period: January
to December
Rehabilitasi hutan, penyulaman Alokasi Dana: Bantuan ini menyasar ke 3 kabupaten/
tanaman pada Taman dan penanaman Rp548.754.000,- kota yang bertujuan untuk mendukung
tanaman hias di area TPA Periode pelaksanaan: kegiatan penghijauan dan rehabilitasi
Forest rehabilitation, replanting of bulan Januari sampai Desember lahan.
plants in the park and planting of Fund Allocation: This assistance targeted 3 districts/cities
ornamental plants in the landfill area IDR548,754,000 with the aim of supporting reforestation
Implementation period: January and land rehabilitation activities.
to December
Pembangunan rumah incinerator Alokasi Dana: Bantuan ini bertujuaan untuk membuat
Construction of an incinerator house Rp192.649.000,- tempat aman dan terkontrol yang
Periode pelaksanaan: digunakan untuk mengurangi volume
bulan Januari sampai Desember sampah secara signifikan yang dapat
Fund Allocation: meminimalisir polusi udara
IDR192,649,000 This assistance aimed to create a safe
Implementation Period: and controlled place that is used to
January to December significantly reduce the volume of waste
which can minimize air pollution.
Program Gayatri (Gerakan Beternak Alokasi Dana: Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan
Ayam Petelur Mandiri) Rp4.022.280.000,- kemandirian ekonomi keluarga pra
Gayatri Program (Independent Egg- Periode pelaksanaan: sejahtera melalui budidaya ayam petelur
Laying Chicken Farming Movement) bulan Januari sampai Desember skala rumah tangga
Fund Allocation: This assistance aimed to increase the
IDR4,022,280,000 economic independence of underprivileged
Implementation period: January families through household-scale egg-laying
to December chicken farming.
Pembangunan/Rehabilitasi Fasilitas Alokasi Dana: Bantuan ini bertujuan untuk penyediaan
Olahraga Rp1.546.462.843,- ruang untuk gaya hidup sehat melalui
Construction/Rehabilitation of Sports Periode pelaksanaan: penyediaan fasilitas olahraga
Facilities bulan Januari sd Desember This assistance aimed to provide space for
Fund Allocation: a healthy lifestyle through the provision of
IDR1,546,462,843 sports facilities.
Implementation period: January
to December
Pengadaan ATM Beras untuk Alokasi Dana: Bantuan ini bertujuan untuk memberikan
Kabupaten/Kota Rp395.000.000,- bantuan pangan secara tepat sasaran
Procurement of Rice ATMs for Periode pelaksanaan: kepada warga miskin, fakir miskin atau
Regencies/Cities bulan Januari sd Desember dhuafa untuk meringan beban ekonomi
Fund Allocation: This assistance aimed to provide targeted
IDR395,000,000 food assistance to the poor, destitute or
Implementation period: January dhuafa to ease the economic burden.
to December
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 197
Page 200
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Kepatuhan Terhadap Hukum dan Peraturan Compliance With Laws and Regulations
[GRI 2-27, FN-CB-510a.1] [GRI 2-27, FN-CB-510a.1]
Bank Jatim senantiasa berpedoman pada hukum dan Bank Jatim is always guided by the applicable laws and
peraturan yang berlaku dalam menjalankan kegiatan bisnisnya regulations in carrying out its business activities, especially
khususnya ketentuan regulator yang mengatur Lembaga Jasa the regulatory provisions governing Bank Financial Services
Keuangan Bank dan Sistem Pembayaran serta ketentuan dan Institutions and Payment Systems as well as the provisions and
peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan laws and regulations relating to the Bank’s business activities.
kegiatan usaha Bank. Sepanjang tahun 2025, berdasarkan Throughout 2025, based on Bank records sourced from letters
catatan Bank yang bersumber dari surat yang diterbitkan issued by the regulator, there were 12 sanctions imposed by
oleh regulator terdapat 12 pengenaan sanksi yang dikenakan the regulator on Bank Jatim resulting from errors and delays
oleh regulator kepada Bank Jatim yang diakibatkan oleh in submitting reports to the regulator, including 11 (eleven)
kesalahan dan keterlambatan penyampaian pelaporan kepada sanctions imposed on the obligation to pay (fines), 1 (one)
regulator di antaranya 11 (sebelas) pengenaan sanksi kewajiban sanction in the form of a written warning. In addition to the
membayar (denda), 1 (satu) sanksi berupa teguran tertulis. imposition of these sanctions, there were sanctions resulting
Selain pengenaan sanksi tersebut, terdapat sanksi yang in the obligation to pay or sanctions in the form of warnings
mengakibatkan kewajiban membayar maupun sanksi berupa and fines imposed on Bank Jatim and all of them have been
teguran dan denda yang dikenakan kepada Bank Jatim dan followed up in the form of an obligation to pay to the regulator
seluruhnya telah dilakukan tindak lanjut berupa kewajiban in accordance with the provisions.
membayar kepada regulator sesuai ketentuan.
Tabel Jumlah Denda yang Telah dibayarkan oleh Bank Jatim Selama Tahun 2025
Table of Total Fines paid by Bank Jatim during 2025
Jumlah Denda
Jenis Sanksi Instansi
No. (Dalam Rupiah Penuh)
Types of Sanctions Agency
Amount of Fine (in Rupiah)
1. Keterlambatan penyampaian laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
500.000
Delay in submitting reports Financial Services Authority (OJK)
2. Keterlambatan Penyampaian Laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
1.000.000
Delay in Report Submission Financial Services Authority (OJK)
3. Kesalahan penginputan data Bank Indonesia
125.000.000
Data input error
4. Sanksi Laporan Bank Indonesia
100.000
Report Sanctions
5. Sanksi Laporan Bank Indonesia
50.000
Report Sanctions
6. Pembayaran atas transaksi Bank Indonesia
5.000.000
Payment for transactions
7. Keterlambatan penyampaian laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
1.000.000
Delay in submitting reports Financial Services Authority (OJK)
Kesalahan pelaporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
50.000.000
Reporting error Financial Services Authority (OJK)
Keterlambatan penyampaian informasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
58.000.000
Delay in delivering information Financial Services Authority (OJK)
198 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 201
Sustainability Report
2025
Jumlah Denda
Jenis Sanksi Instansi
No. (Dalam Rupiah Penuh)
Types of Sanctions Agency
Amount of Fine (in Rupiah)
Pengenaan Sanksi Laporan Bank Indonesia
50.000
Imposition of Report Sanctions
Pengenaan Sanksi Laporan Bank Indonesia
50.000
Imposition of Report Sanctions
Total 240.750.000
Tabel Jumlah Sanksi administratif yang diterima Bank Jatim Selama Tahun 2025
Table of Total Administrative Sanctions Received by Bank Jatim throughout 2025
Jenis Sanksi Instansi Jumlah Denda
No.
Name of Sanction Agency Amount of Fine
1. Teguran tertulis karena terlambat memberikan penjelasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Surat Peringatan Tertulis
Written warning for late explanation Financial Services Authority (OJK) Written Warning Letter
Pengaduan Masyarakat Public Complaints
[OJK F.24, GRI 2-16, GRI 2-26 FN-CB-510a.2] [OJK F.24, GRI 2-16, GRI 2-26 FN-CB-510a.2]
Bank Jatim telah menyediakan sarana pelaporan Bank Jatim has provided a means of complaints for the
whistleblowing yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat citizens to report and submit complaints related to social and
untuk menyampaikan laporan dan pengaduan terkait isu sosial environmental issues within the Bank Jatim operating area. The
maupun lingkungan hidup yang terjadi di wilayah operasional public can submit their complaints through the whistleblowing
Bank Jatim. Pengaduan tersebut dapat disampaikan dengan system. Pengaduan tersebut dapat disampaikan dengan datang
datang langsung ke kantor pusat Bank Jatim, mengirimkan langsung ke kantor pusat Bank Jatim, mengirimkan surat
surat kepada Divisi Audit Bank Jatim yang beralamat di kepada Divisi Audit Bank Jatim yang beralamat di Graha Bumi
Graha Bumi Surabaya Lantai 4, Jalan Basuki Rahmat No. Surabaya Lantai 4, Jalan Basuki Rahmat No. 106-128, Surabaya,
106-128, Surabaya, melalui website https://wbs.bankjatim. melalui website https://wbs.bankjatim.co.id, serta melalui
co.id, serta melalui SMS/WhatsApp atau telepon ke nomor SMS/WhatsApp atau telepon ke nomor 081330003040.
081330003040. Manajemen Bank Jatim memiliki komitmen Bank Jatim Management has a strong commitment to provide
yang kuat untuk memberikan dukungan serta perlindungan support and protection to every whistleblower of fraud,
kepada setiap pelapor tindak kecurangan, termasuk menjamin including guaranteeing the confidentiality of the identity and
kerahasiaan identitas dan laporan fraud yang disampaikan. fraud reports submitted. All complaints received are managed
Seluruh pengaduan yang diterima dikelola dan ditindaklanjuti and followed up by the Internal Audit Division.
oleh Divisi Audit Intern.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 199
Page 202
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Mekanisme pengaduan masyarakat yang dimiliki oleh Bank The public complaint mechanism owned by Bank Jatim is as
Jatim adalah sebagai berikut. follows.
Flowchart Penerapan Strategi Anti Fraud
Flowchart of Implementing Anti Fraud Strategy
Mulai / Start
Sub Divisi Operational & Financial Audit (Pendalaman Indikasi)
Operational and Financial Audit Sub Division (Deep Indication)
Whistlebower Suprise Audit Surveillance Audit General Audit
Whistlebower Suprise Audit Surveillance Audit General Audit
SAKSI / WITNESS Indikasi Awal / Initial Indications BUKTI AWAL / INITIAL EVIDENCE
Penggalian Informasi dari Saksi Awal (Pelapor) Pengujian (Validasi) Bukti-bukti Fisik Awal
Extracting Information from Initial Witnesses (Reporters) Testing (Validation) of Initial Physical Evidence
Pemeriksaan Silang Saksi Tambahan Perluasan & Pengujian Bukti-bukti Tambahan
Cross-Examination of Additional Witnesses Expansion and Testing of Additional Evidence
Tidak
Cukup Bukti Investigasi Dihentikan
FRAUD No Investigation Discontinued
Enough Proof
BUKTI AWAL / INITIAL EVIDENCE
Ya/Yes
Laporan Awal Fraud
Initial Fraud Report Bank Indonesia
Audit Khusus / Special Audit
Special & Assistance Sub Division
Sub Divisi Special & Assutance
(Special Audit Process)
(Proses Audit Khusus)
Konfrontasi Kepada Pihak-pihak yang Terlibat Verifikasi Kerugian Material
Confrontation of the Parties Involved Verification of Material Losses
Konfrontasi Kepada Pelaku Utama Rekonstruksi Modus Operandi
Confrontation of the Main Actor Modus Operandi Reconstruction
Direktur Utama
President Director
Laporan Audit Khusus
Special Audit Report
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Operational Sub Division and
Financial Audit (Pelaporan)
Laporan Semesteran
Sub Divisi Operational &
Penerapan S.A.F Bank Indonesia
Special Audit Report
Financial Auditing
(Reporting)
Pemantauan, Evaluasi & Tindak Lanjut Bagian terkait
Monitoring, Evaluation & Follow-up Relevant part
Selesai / Finished
200 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 203
Sustainability Report
2025
Sampai dengan 31 Desember 2025, terdapat 3 laporan yang As of December 31, 2025, there were 3 reports that met
memenuhi unsur fraud melalui sarana whistleblower. Dari 5 the elements of fraud submitted through the whistleblower
pengaduan tersebut, tidak terdapat pengaduan yang belum channel. Of the five complaints, none remained unprocessed.
selesai diproses. Pengaduan yang telah selesai diproses dan Complaints that were processed and proven were then
terbukti kemudian diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan sanctioned in line with the provisions of Bank Jatim’s reward
yang berlaku di dalam kebijakan reward and punishment Bank and punishment policy. The following table details the number
Jatim. Berikut adalah tabel rincian jumlah pengaduan melalui of complaints received through the whistleblower platform
sarana whistleblower selama 2025: throughout 2025:
Tabel Jumlah Pengaduan Melalui Sarana Whistleblowing
Table of Number of Complaints Through Whistleblowing Facilities
Jumlah Pengaduan
Number of Complaints
Keterangan
No
Description
2025 2024 2023
1 Jumlah Pengaduan
5 15 777
Number of Complaints
2 Jumlah Pengaduan yang Diproses
5 15 1
Number of Complaints Processed
3 Jumlah Pengaduan yang Telah Selesai Diproses
5 12 1
Number of Complaints That Have Been Processed
4 Jumlah Pengaduan yang Belum Selesai Diproses
0 3 0
Number of Complaints That Have Not Been Processed
5 Jumlah Pengaduan yang Tidak Relevan
0 0 776
Number of Irrelevant Complaints
Atas penerapan sistem manajemen anti korupsi, sosialisasi, The implementation of the anti-corruption management
dan pelatihan anti korupsi menunjukkan outcome system, along with anti-corruption socialization and training,
bahwa sepanjang tahun 2025, Bank Jatim telah berhasil has demonstrated an outcome whereby, throughout 2025,
menurunkan pengaduan melalui WBS sebesar 67%. Bank Jatim successfully reduced Whistleblowing System (WBS)
complaints by 67%.
Pengaduan Nasabah Customer Complaints
Bank Jatim terus berupaya untuk meningkatkan kualitas Bank Jatim continuously strives to improve the quality of its
produk dan layanan agar dapat memenuhi harapan nasabah products and services to meet customer expectations and
dan memberikan kepuasan maksimal. Meskipun demikian, provide maximum satisfaction. However, the Bank acknowledges
Bank Jatim menyadari bahwa masih ada kemungkinan nasabah that there may still be instances where customers feel their
yang merasa harapannya belum terpenuhi, sehingga perlu expectations have not been fully met, making it necessary to
menyampaikan keluhan atau pengaduan. Oleh karenanya, Bank submit complaints or grievances. Therefore, Bank Jatim provides
Jatim menyediakan saluran pengaduan dan berkomitmen untuk a complaint channel, while providing the best solution as soon as
memberikan solusi terbaik dengan cepat. Penanganan pengaduan possible. Bank Jatim’s handling of complaints is in compliance
yang dilakukan Bank Jatim merupakan kepatuhan terhadap with POJK No. 6/ POJK.07/2022 concerning Consumer and
POJK No. 6/POJK.07/2022 tentang Perlindungan Konsumen Public Protection in the Financial Services Sector which has been
dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan yang telah digantikan revoked and replaced with POJK No.22 of 2023 concerning
dengan POJK No. 22 Tahun 2023 serta Undang-Undang Nomor Consumer and Public Protection in the Financial Services Sector
27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. and Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection.
Jangka waktu untuk menindaklanjuti dan menyelesaikan The time for following up and resolving customer complaints
pengaduan nasabah adalah 10 hari kerja namun apabila pengaduan is no later than 20 working days after the date of receipt of the
tersebut belum terselesaikan maka dapat diperpanjang hingga complaint, and in the event of certain conditions, discreation is
10 hari kerja. Namun demikian, sebagai bentuk layanan dan given to extend the time to a maximum of the next 20 working
profesionalisme, Bank Jatim berupaya semaksimal mungkin days. However, as a form of service and professionalism, Bank
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 201
Page 204
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
agar bisa menyelesaikan pengaduan tersebut sebelum tenggat Jatim makes every effort to resolve the complaint before the
waktu habis. Terkait penanganan pengaduan, sebagai salah satu deadline expires. Regarding the handling of complaints, as one
kewajiban, Bank Jatim melaporkan penanganan dan penyelesaian of the obligations, Bank Jatim reports the handling settlement of
pengaduan nasabah kepada Bank Indonesia dan Otoritas Jasa customer complaints to Bank Indonesia and the Financial Services
Keuangan setiap triwulan. Authority every quarter.
Dalam menangani pengaduan nasabah, Bank Jatim menetapkan In handling customers’ complaints, Bank Jatim has established
berbagai kebijakan sebagai berikut: various policies as follws:
1. Mengoptimalkan fungsi Call Center info Bank Jatim 14044 1. Optimizing the function of Call Center information of
dalam peningkatan kualitas layanan terhadap pengaduan Bank Jatim 14044 in improving the quality of service to
nasabah secara online (via telepon). customers’ complaints online (by phone).
2. Menindaklanjuti secara cepat pengaduan nasabah melalui 2. Quickly follow up customercomplaints through Bank Jatim
email resmi Bank Jatim, media sosial resmi Bank Jatim official email, social media (Facebook, X, Instagram, and
(Facebook, Instagram, dan WhatsApp PRITA) dan media WhatsApp PRITA) and mass media.
massa.
3. Mengembangkan dan penyempurnaan Sistem Pengaduan 3. Develop and refine the Integrated Customer Complaints
dan Perlindungan nasabah Terintegrasi sebagai sarana and Protection System (J-Sprint) as a means of compaints
pengaduan yang terintegrasi dengan seluruh cabang, integrated with all branches, sub-branches, and Contact
capem, agent Contact Center dan unit terkait sehingga Center agents, and related units in order to have a faster,
penanganan pengaduan menjadi lebih cepat dan optimal. more optimal complaint handling.
4. Menyempurnakan dan mensosialisasikan SOP Perlindungan 4. Refine and socialize the SOP for Customer Protection to all
Nasabah kepada seluruh pegawai sebagai acuan dalam employees as a reference in resolving customer complaints
penyelesaian pengaduan nasabah secara efektif dan efisien effectively and efficiently so as to reduce the level of legal,
sehingga mengurangi tingkat risiko hukum, reputasi dan reputational and financial risks.
finansial.
Satuan kerja yang bertanggung jawab untuk menangani The work units responsible for handling customer complaints and
pengaduan nasabah dan mengupayakan penyelesaiannya di seeking resolution in Bank Jatim are as follows:
Bank Jatim adalah sebagai berikut:
a. Sub Divisi Service Excellent terutama dalam a. Service Excellent Sub-Division, especially in the
pengadministrasian, penyampaian laporan Penanganan administration, submission of reports Handling and
dan Penyelesaian Pengaduan secara triwulanan kepada Settlement of complaints in a quarterly basis to Bank
Bank Indonesia; dan Otoritas Jasa Keuangan Indonesia; and the Financial Services Authority.
b. Pemimpin Bidang Operasional Kantor cabang, terutama b. Branch Office Head, especially in terms of settlement of
dalam hal penyelesaian pengaduan yang meliputi complaints that include the operations of Branch Office
pengaduan yang menyangkut tentang operasional in carrying out the poliicies/provisions of all functional
Kantor cabang dalam menjalankan kebijakan/ketentuan activities of Bank Jatim set by management.
seluruh aktivitas fungsional Bank Jatim yang ditetapkan
manajemen.
Di sisi lain, untuk memastikan pengaduan nasabah dapat On the other hand, in order that customer complaints can be
diselesaikan dengan baik dalam jangka waktu yang telah resolved properly according to the predetermined period of time,
ditetapkan, Bank Jatim telah memberikan edukasi kepada Bank Jatim has educated customers by:
nasabah melalui cara:
1. Mensosialisasikan Tata cara Mediasi Perbankan dan 1. Socializing Banking Mediation Procedures and Customer
Mekanisme Pengaduan nasabah melalui pengumuman Complaint Mechanisms through announcements and
dan brosur yang telah ditempatkan pada area yang mudah brochures that have been placed in easily accessible areas.
diakses oleh nasabah.
2. Untuk ketertiban monitoring penyelesaian pengaduan 2. Monitoring the settlement of customer complaints, officers
nasabah, petugas penerima pengaduan di Cabang, Capem, receiving complaints at branches, sub-division branches,
Kantor Kas dan Payment Point di samping wajib melakukan Functional Offices and Payment Points in addition to
eskalasi ke Aplikasi Helpdesk Penerimaan dan Penyelesaian being required to escalate to the J-Sprint Application for
Pengaduan nasabah yang akan ditindaklanjuti oleh Sub Receiving and Settling Customer Complaiants which will be
Divisi Service Excellent. followed up by the Service Excellent Sub-Division.
202 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 205
Sustainability Report
2025
Sebagai bentuk perlindungan terhadap nasabah, Bank As a form of customer protection, Bank Indonesia and the Financial
Indonesia dan OJK telah pula mengatur mengenai sengketa Services Authority (OJK) have also regulated disputes with a
dengan nilai maksimal Rp500 juta, yang timbul akibat tidak maximum value of IDR 500 millions, arising from unresolved
terselesaikannya keluhan nasabah terhadap bank yang dapat customer complaints against banks that can be resolved using
diselesaikan menggunakan mekanisme mediasi perbankan the banking mediation mechanism, which is a dispute resolution
yang merupakan proses penyelesaian sengketa antara nasabah process between customers and banks facilitated by OJK through
dengan bank yang difasilitasi oleh OJK melalui Lembaga the Financial Services Sector Alternative Dispute Resolution
Alternatif Penyelsaian Sengketa Sektor jasa Keuangan (LAPS Institution (LAPS LJK). This process is carried out flexibly in order
SJK). Proses ini dilakukan secara fleksibel guna mencapai to reach a settlement in the form of a voluntary agreement (win-
penyelesaian dalam bentuk kesepakatan sukarela (win-win win solution) on part/ all of the disputed issues with a simple,
solution) terhadap sebagian/seluruh permasalahan yang cheap and fast spirit (60 days at maximum) and based on the
disengketakan dengan semangat sederhana, murah dan cepat principle of confidentiality.
(maksimal 60 hari) serta berlandaskan asas kerahasiaan.
Semangat memberikan layanan terbaik, sekaligus memberikan The spirit of providing the best services, as well as providing
kemudahan kepada nasabah, juga ditunjukkan Bank Jatim convenience to all customers, is also shown by forming a Call
dengan membentuk unit Call Center “Info Bank Jatim 14044” Center unit “Info Bank Jatim 14044” which operates 24/7
yang beroperasi selama 24 jam sehari dan selama 7 (tujuh) hari throughout the year. This call center can provide the following
dalam seminggu, sepanjang tahun. Call Center “info Bank Jatim services:
14044” dapat memberikan layanan sebagai berikut:
a. Informasi mengenai produk/jasa perbankan yang diberikan a. Informing the Banking products/services provided by Bank
oleh Bank Jatim; Jatim;
b. Solusi atas permasalahan yang dihadapi nasabah dalam b. Providing solutions to problems faced by customers in
menggunakan jasa dan produk Bank Jatim; using the services and products of Bank Jatim;
c. Menampung keluhan nasabah untuk dilanjutkan ke c. Accomodating customer complaints to be continued to
bagian terkait di Bank Jatim sebagai upaya penyelesaian the relevant section in Bank Jatim as an effort to further
selanjutnya; dan resolve; and
d. Melakukan pengamanan dini atas rekening nasabah segera d. Performing early security of the customer’s account
setelah nasabah melaporkan terjadinya peristiwa yang immediately after the customer’s report of the occurance
menyebabkan hilangnya kartu ATM, lupa password internet of events that led to the loss of ATM card, forgetting
banking/mobile banking dan unregistrasi SMS Banking. the password of internet banking/mobile banking and
unregistering SMS banking.
Sesuai data yang masuk pada tahun 2025, Bank Jatim According to the data recorded in 2025, Bank Jatim received
menerima 26.521 pengaduan nasabah dari berbagai saluran 26,521 customer complaints through various complaint channels.
pengaduan. Seluruh pengaduan nasabah telah selesai All customer complaints have been addressed and resolved by
ditindaklanjuti oleh Bank Jatim. Adapun jenis pengaduan yang Bank Jatim. The types of complaints submitted by customers are
disampaikan nasabah sebagaimana tabel berikut: presented in the following table:
Tabel Pengaduan Nasabah
Table of Number of Customer Complaints
Tahun
Year
Jenis Pengaduan Type of Complaint
2025 2024 2023
Gagal Tarik Tunai 13.386 7.029 4.437 Failed Cash Withdrawal
Gagal Transfer 5.859 3.674 4.748 Failed Transfer
Transaksi EDC 769 621 203 EDC Transaction
Transaksi Multipayment 220 235 1.920 Multipayment Transaction
Kendala Kartu ATM 57 173 210 ATM Card Constraints
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 203
Page 206
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Tahun
Year
Jenis Pengaduan Type of Complaint
2025 2024 2023
Transaksi QRIS 3.929 4.038 764 QRIS Transaction
Kendala Pelayanan/Produk 125 108 174 Service/Product Constraints
Gagal Setor Tunai 370 350 201 Failed Cash Deposit
Terindikasi Penipuan 1.806 859 212 Fraud Indication
Total Pengaduan 26.521 17.087 12.869 Total Complaints
Praktik Keamanan Security Practices
Bank Jatim senantiasa menjunjung tinggi hak asasi manusia Bank Jatim upholds human rights in all its operational activities.
dalam menjalankan kegiatan operasionalnnya. Selain Beyond its employees, understanding of human rights must
pegawai, pemahaman terhadap hak asasi manusia juga also be extended to security personnel who play a crucial role in
perlu diimplementasikan kepada petugas keamanan dalam supporting the Bank’s operations. As security officers interact
mendukung berjalannya kegiatan operasional Bank. Dalam directly with the public, Bank Jatim has established a policy
menjalankan tugasnya, petugas keamanan merupakan to provide training and education not only to its employees
orang yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Oleh but also to outsourced staff/third-party employees, including
karenanya, Bank Jatim memiliki kebijakan dalam memfasilitasi security personnel.
pendidikan kepada seluruh pegawai termasuk pegawai alih
daya/pegawai pihak ketiga tidak terbatas kepada petugas
keamanan namun seluruh tenaga alih daya.
Pada tahun 2025, Bank Jatim telah menerima pelatihan dari In 2025, Bank Jatim organized third-party training for all
pihak ketiga untuk seluruh petugas satpam baik tenaga organik security personnel, both organic staff and outsourced staff,
dan tenaga alih daya tentang produk knowledge dan pelatihan covering product knowledge and professional security training.
satpam profesional dengan tujuan menyegarkan kembali This initiative aimed to refresh their understanding of core
tentang tugas pokok seorang tenaga satpam dengan harapan responsibilities, with the expectation of delivering excellent
dapat memberikan pelayanan yang prima. Seluruh anggota service. Additionally, all Bank Jatim security personnel hold the
Satpam Bank Jatim telah memiliki sertifikat Gada Pratama Gada Pratama certification, a mandatory qualification required
yang merupakan salah satu syarat kualifikasi kompetensi yang during the recruitment process for security officers.
wajib dimiliki saat perekrutan sebagai anggota Satpam. .
Privasi dan Keamanan Data Nasabah Customer Data Privacy and Security
[GRI 418-1, FN-CB-230a.1, FN-CB-230a.2] [GRI 418-1, FN-CB-230a.1, FN-CB-230a.2]
Di era digitalisasi, teknologi yang kian berkembang menjadi In the era of digitalization, rapidly evolving technology has
semakin mudah untuk diakses. Hal ini memberikan dampak pada become increasingly accessible. This has facilitated improved
kemudahan pelayanan kepada nasabah dan pengembangan customer service and the development of digital banking
produk-produk digital banking yang dapat meningkatkan products that support the Bank’s performance growth.
pertumbuhan kinerja Bank. Sebagai lembaga jasa keuangan, As a financial services institution, Bank Jatim collects
Bank Jatim mengumpulkan data lengkap dari setiap nasabah, comprehensive data from all customers, both individual and
baik individu maupun korporat. corporate.
Namun demikian, semakin mudahnya akses yang diakibatkan However, the increasing ease of access driven by technological
oleh teknologi akan berpotensi memberikan dampak terhadap advancement may also pose potential risks to customer data
keamanan data nasabah. Perkembangan teknologi mendorong security. Technological developments have prompted the Bank
204 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 207
Sustainability Report
2025
Bank untuk meningkatkan perlindungan terhadap keamanan to enhance the protection of customer data security. The Bank
data nasabah. Bank menyadari bahwa perlindungan terhadap recognizes that safeguarding customer data privacy affects
keamanan data nasabah akan mempengaruhi kepercayaan dan customer trust and loyalty. Therefore, Bank Jatim prioritizes the
loyalitas nasabah. Oleh karena itu, Bank Jatim memprioritaskan protection of customer data privacy as part of its commitment
perlindungan privasi data nasabah sebagai bentuk perlindungan to human rights (HR) protection. Accordingly, Bank Jatim is
hak asasi manusia (HAM). Oleh karena itu, Bank Jatim wajib obligated to maintain the confidentiality of customer data.
menjaga kerahasiaan data nasabah. Bank Jatim senantiasa Bank Jatim consistently commits to safeguarding customer
berkomitmen untuk menjaga privasi data nasabah dengan data privacy by strengthening information technology
melakukan peningkatan keamanan sistem teknologi informasi system security in managing customer personal data and/or
dalam mengelola data dan/atau informasi pribadi nasabah. information.
Bank Jatim senantiasa memberikan kemudahan pelayanan bagi Bank Jatim consistently provides convenient services for its
nasabahnya melalui produk perbankan di antaranya E-Channel customers through banking products, including Bank Jatim
Bank Jatim yang merupakan produk Bank Jatim yang dapat E-Channel, which can be accessed anytime and anywhere. In
diakses dari manapun dan kapanpun. Selain kemudahan addition to facilitating transactions, Bank Jatim E-Channel also
transaksi melalui produk E-Channel Bank Jatim telah provides a complaint channel and ensures full service support
menyediakan sarana pengaduan melalui produk E-Channel for customers to obtain the information and services they
Bank Jatim senantiasa memberikan pelayanan penuh kepada require, through:
nasabah untuk mendapatkan informasi maupun layanan yang
diinginkan oleh nasabah, melalui:
@bankjatim Bank Jatim
Call Center: 14044
@bankjatim Info@bankjatim.co.id
Bank Jatim berkomitmen untuk menjaga kepercayaan tersebut Bank Jatim is committed to maintaining this trust in order
agar loyalitas nasabah tetap terjaga, sebagaimana diamanatkan to preserve customer loyalty, as mandated by Law No. 27 of
dalam Undang Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang 2022 concerning Personal Data Protection and Financial
Perlindungan Data Pribadi serta Surat Edaran OJK No.14/ Services Authority Circular Letter No. 14/SEOJK.07/2014
SEOJK.07/2014 tentang Kerahasiaan dan Keamanan Data on the Confidentiality and Security of Consumer Personal
dan/atau Informasi Pribadi Konsumen. Bank Jatim melindungi Data and/or Information. Bank Jatim protects customers’
informasi pribadi nasabah melalui peningkatan keamanan personal information through the enhancement of information
sistem teknologi informasi untuk mengelola data dan/atau technology system security in managing customer personal
informasi pribadi nasabah. Komitmen Bank Jatim terhadap data and/or information. The Bank’s commitment to customer
keamanan nasabah juga diwujudkan dengan telah tersertifikasi security is also demonstrated through the attainment of
ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi pada ISO 27001:2022 Information Security Management System
layanan Jconnect Mobile, SMS Banking, dan Internet Banking, certification for Jconnect Mobile, SMS Banking, and Internet
serta pembentukan unit kerja khusus Data Protection Officer Banking services, as well as the establishment of a dedicated
(DPO) di Unit Kerja Divisi CISO. Data Protection Officer (DPO) function within the Chief
Information Security Officer (CISO) Division.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 205
Page 208
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Sebagai DPO di Bank Jatim, identifikasi risiko dilakukan melalui As the Data Protection Officer (DPO) at Bank Jatim, risk
langkah inti berikut: identification is conducted through the following key steps:
1. Inventaris & Klasifikasi Data 1. Data Inventory and Classification
Mengidentifikasi seluruh data (nasabah, karyawan, Identifying all data (customers, employees, and operational
operasional) dan mengelompokkan berdasarkan tingkat data) and categorizing it based on its level of sensitivity.
sensitivitas.
2. Pemetaan Alur Data 2. Data Flow Mapping
Mengetahui bagaimana data dikumpulkan, diproses, Understanding how data is collected, processed, stored,
disimpan, dan dibagikan, termasuk ke pihak ketiga. and shared, including with third parties.
3. Identifikasi Ancaman & Kerentanan 3. Identification of Threats and Vulnerabilities
Mengidentifikasi potensi ancaman (cyber attack, human Identifying potential threats (cyberattacks, human error,
error, insider) serta celah keamanan pada sistem. insider threats) as well as security gaps within the system.
4. Analisis Risiko 4. Risk Analysis
Menilai risiko berdasarkan kemungkinan kejadian dan Assessing risks based on the likelihood of occurrence and
dampaknya terhadap data dan bisnis. their potential impact on data and business operations.
5. Evaluasi Kontrol & Mitigasi 5. Control Evaluation and Mitigation
Menilai efektivitas kontrol keamanan (enkripsi, akses, Evaluating the effectiveness of security controls
monitoring) dan menentukan perbaikan. (encryption, access management, monitoring) and
determining necessary improvements.
6. Monitoring & Review Berkala 6. Ongoing Monitoring and Review
Melakukan pengawasan berkelanjutan serta evaluasi risiko Conducting continuous monitoring and periodic risk
secara periodik atau saat ada perubahan sistem. assessments, or whenever there are system changes.
DPO memastikan bahwa risiko keamanan data: The DPO ensures that data security risks are:
• Teridentifikasi • Identified
• Terukur • Measured
• Terkendali • Controlled
• Terdokumentasi • Documented
Untuk melakukan evaluasi efektivitas pelayanan, Bank Jatim To evaluate service effectiveness, Bank Jatim periodically
secara berkala melaksanakan survei kepuasan nasabah. conducts customer satisfaction surveys. The indicators used
Indikator yang digunakan dalam survei kepuasan nasabah in the customer satisfaction survey include Brand Image
meliputi Brand Image and Positioning Analysis yang bertujuan and Positioning Analysis, which aims to assess performance
untuk mengetahui atribut kinerja dan posisi perusahaan di attributes and the Company’s position among its competitors;
antara pesaingnya, Brand Share and Preference yaitu untuk Brand Share and Preference, which measures product usage
mengetahui tingkat penggunaan produk serta pilihan yang levels and customer preferences; and Customer Behaviour,
diberikan kepada konsumen, Serta Customer Behaviour which focuses on service improvement priorities and customer
yaitu prioritas kepada perbaikan layanan dan ketertarikan interest in additional value-added services. The survey results
konsumen terhadap value added service tambahan. Hasil survei are used as a basis for continuous improvement.
digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan yang
berkesinambungan (continuous improvement).
Upaya Bank Jatim dalam menjaga kerahasiaan data nasabah Bank Jatim’s efforts to safeguard customer data confidentiality
memberikan dampak positif bahwa selama tahun pelaporan have had a positive impact. Throughout the reporting year,
Bank Jatim tidak mendapat laporan pengaduan mengenai no complaints were received regarding customer privacy
pelanggaran terhadap pelanggaran privasi nasabah dan violations or data loss. As a result, Bank Jatim did not receive
hilangnya data nasabah sehingga Bank Jatim tidak mendapat any sanctions or fines from regulators.
sanksi atau denda dari regulator.
206 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 209
Sustainability Report
2025
Tanggung Jawab Pengembangan Produk dan/stau Jasa
Keberlanjutan
Responsibilities for Sustainable Product and/or Service
Development
Inovasi dan Pengembangan Produk/ Innovation and Development of
Jasa Keuangan Berkelanjutan Sustainable Development Products/
[OJK F.26, FN-CB-410a.2] Services [OJK F.26, FN-CB-410a.2]
Dalam rangka mendukung implementasi Keuangan Berkelanjutan In order to support the implementation of Sustainable Finance
sekaligus mendorong peningkatan inklusi keuangan nasional, while encouraging increased national financial inclusion, the
Bank mengembangkan layanan Inbound Jconnect Remittance Bank developed the Inbound Jconnect Remittance service
yang ditujukan untuk memfasilitasi pengiriman dana dari Pekerja aimed at facilitating the transfer of funds from Indonesian
Migran Indonesia (PMI) kepada keluarga di dalam negeri secara Migrant Workers (PMI) to their families domestically in a safe,
aman, cepat, dan terjangkau. Saat ini, layanan Inbound Jconnect fast, and affordable manner. Currently, the Inbound Jconnect
Remittance telah memiliki dua koridor penerimaan, yaitu Koridor Remittance service has two receiving corridors, namely the
Malaysia melalui kerja sama dengan Merchantrade Asia (MTA) dan Malaysia Corridor through a collaboration with Merchantrade
Koridor Hongkong melalui kerja sama dengan Chandra Remittance Asia (MTA) and the Hong Kong Corridor through a collaboration
(PT Apikko Indonesia). Layanan tersebut dikembangkan sebagai with Chandra Remittance (PT Apikko Indonesia). The service
wujud kontribusi Bank terhadap aspek sosial, khususnya was developed as a manifestation of the Bank’s contribution
dalam mendukung kesejahteraan keluarga PMI, memperkuat to social aspects, particularly in supporting the welfare of
ketahanan ekonomi rumah tangga, serta meningkatkan literasi PMI families, strengthening household economic resilience,
dan inklusi keuangan bagi masyarakat penerima dana remitansi. and increasing financial literacy and inclusion for remittance
Pengembangan layanan dilakukan melalui sejumlah pendekatan recipients. Service development is carried out through a
strategis sebagai berikut. number of strategic approaches as follows.
1. Aksesibilitas dan Inklusivitas 1. Accessibility and Inclusivity
- Bank menyediakan layanan penerimaan dana melalui - The bank provides a fund receiving service through
Jconnect Remittance yang memungkinkan penerusan Jconnect Remittance which allows funds to be
dana ke rekening Bank Jatim maupun bank lain secara forwarded to Bank Jatim accounts or other banks in
real time. real time.
- Pengirim dana di luar negeri dapat melakukan transaksi - Overseas senders can make transactions through an
melalui aplikasi yang disediakan oleh Money Transfer application provided by a Money Transfer Operator
Operator (MTO) atau secara langsung di counter (MTO) or in person at an MTO counter. Funds received
MTO. Dana yang diterima oleh penerima akan secara by the recipient will be automatically converted into
otomatis dikonversi ke dalam mata uang Rupiah (IDR). Indonesian Rupiah (IDR).
- Integrasi dengan MTO di negara penempatan utama - Integration with MTO in the main PMI placement
PMI. countries.
2. Efisiensi Biaya dan Transparansi 2. Cost Efficiency and Transparency
Layanan Inbound Jconnect Remittance menerapkan Jconnect’s Inbound Remittance service implements a
struktur biaya yang kompetitif dan transparan. Bank competitive and transparent fee structure. The bank also
juga mengoptimalkan penggunaan sistem pembayaran optimizes the use of international payment systems to
internasional untuk mempercepat proses penyelesaian expedite settlements and reduce transfer costs by utilizing
transaksi (settlement) serta menekan biaya transfer melalui local currencies.
pemanfaatan mata uang lokal.
3. Peningkatan Literasi dan Pemberdayaan Keuangan 3. Improving Financial Literacy and Empowerment
Bank memberikan edukasi kepada PMI, Calon PMI (CPMI), The bank provides education to migrant workers (PMI),
maupun keluarga PMI terkait pengelolaan dana remitansi, prospective PMI (CPMI), and their families regarding
perencanaan keuangan, serta akses terhadap produk remittance management, financial planning, and access to
tabungan dan pembiayaan produktif. Upaya ini diperkuat savings and productive financing products. These efforts
melalui sinergi dengan program UMKM dan pembiayaan are strengthened through synergies with MSME and
mikro guna mendorong pemanfaatan dana remitansi untuk microfinance programs to encourage the use of remittance
kegiatan ekonomi yang produktif. funds for productive economic activities.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 207
Page 210
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan 07 Sustainability Performance Overview 2025 4. Penguatan Tata Kelola dan Manajemen Risiko 4. Strengthening Governance and Risk Management Dalam pengelolaannya, Bank menerapkan proses In its management, the Bank implements a transaction screening transaksi untuk memastikan kepatuhan terhadap screening process to ensure compliance with AML-CFT ketentuan APU-PPT dan sanksi internasional. Selain itu, provisions and international sanctions. Furthermore, the Bank melakukan evaluasi secara berkala terhadap negara Bank conducts regular evaluations of destination countries tujuan dan mitra koresponden guna memastikan kepatuhan and correspondent partners to ensure compliance with terhadap regulasi yang berlaku. applicable regulations. Melalui pengembangan layanan inbound remittance yang Through the development of sustainable inbound remittance berkelanjutan ini, Bank tidak hanya berperan sebagai services, the Bank not only acts as a fund transfer service penyedia jasa transfer dana, tetapi juga berkontribusi dalam provider but also contributes to the development of a family- pembangunan ekonomi berbasis keluarga PMI, khususnya based economy for migrant workers (PMI), particularly in East di wilayah Jawa Timur yang merupakan provinsi dengan Java, the province with the largest number of PMI placements jumlah penempatan PMI terbesar di Indonesia. Layanan ini in Indonesia. This service is expected to increase the volume diharapkan dapat meningkatkan volume Dana Pihak Ketiga of high-quality Third Party Funds (TPF) from the remittance (DPK) yang berkualitas dari segmen remitansi, memperluas segment, expand the retail customer base, and support regional basis nasabah ritel, mendukung stabilitas ekonomi daerah di economic stability in East Java, which has the largest pool of Jawa Timur dengan kantong PMI terbesar, serta berkontribusi migrant workers (PMI), and contribute to the achievement of terhadap pencapaian target inklusi keuangan nasional. Dengan national financial inclusion targets. Thus, inbound remittance demikian, layanan inbound remittance bagi PMI menjadi bagian services for PMI are part of the Bank’s business strategy that is dari strategi bisnis Bank yang sejalan dengan prinsip Keuangan in line with the principles of Sustainable Finance, by integrating Berkelanjutan, dengan mengintegrasikan aspek sosial, tata social aspects, governance, and economic sustainability in a kelola, dan keberlanjutan ekonomi secara seimbang. balanced manner. Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Products/ Services Which Have Been Keamanannya Bagi Nasabah [OJK F.27] Evaluated for Safety for Customers [OJK F.27] Seluruh produk dan jasa Jconnect Remittance yang ditawarkan All Jconnect Remittance products and services offered by oleh Bank Jatim telah melalui proses evaluasi keamanan Bank Jatim have undergone a security evaluation process sebelum dipasarkan kepada nasabah. Layanan ini telah before being marketed to customers. This service has met memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan serta all established requirements and received approval from memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), the Financial Services Authority (OJK), thus being declared sehingga dinyatakan aman untuk digunakan oleh pelanggan. safe for customer use. This reflects Bank Jatim’s compliance Hal tersebut mencerminkan kepatuhan Bank Jatim terhadap with Financial Services Authority Regulation Number 12/ Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/2021 POJK.03/2021 concerning the Implementation of Commercial tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bank Umum, yang Bank Business Activities, which requires banks to obtain OJK mewajibkan bank memperoleh izin OJK sebelum memasarkan permission before marketing certain products and services. produk dan layanan tertentu. Dengan demikian, 100% produk Therefore, 100% of Jconnect Remittance products and services dan jasa Jconnect Remittance telah dievaluasi dan dinyatakan have been evaluated and declared to meet security aspects for memenuhi aspek keamanan bagi nasabah. Seiring dengan customers. In line with this, Bank Jatim continuously carries hal tersebut, Bank Jatim secara berkelanjutan melaksanakan out educational and outreach activities to improve financial kegiatan edukasi dan sosialisasi dalam rangka meningkatkan literacy and inclusion, particularly related to remittance literasi dan inklusi keuangan, khususnya yang berkaitan services. These activities involve Indonesian Migrant Workers dengan layanan remitansi. Kegiatan ini dilakukan dengan (PMI), Prospective Indonesian Migrant Workers (CPMI), and PMI melibatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Calon Pekerja families, to ensure that customers and prospective customers Migran Indonesia (CPMI), serta keluarga PMI, guna memastikan receive accurate information about Bank Jatim’s products nasabah dan calon nasabah memperoleh informasi yang akurat and services. In implementing marketing and promotions, mengenai produk dan jasa Bank Jatim. Dalam pelaksanaan Bank Jatim always conveys product information transparently pemasaran dan promosi, Bank Jatim senantiasa menyampaikan and is guided by applicable marketing ethics, including informasi produk secara transparan serta berpedoman pada through collaboration with government agencies and relevant etika pemasaran yang berlaku, termasuk melalui kerja sama ministries to expand financial literacy education in the migrant dengan instansi pemerintah dan kementerian terkait untuk worker ecosystem. memperluas edukasi literasi keuangan di ekosistem pekerja migran. 208 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 211
Sustainability Report
2025
Selain itu, layanan Jconnect Remittance juga telah melalui In addition, the Jconnect Remittance service has also
proses uji penetrasi (penetration testing) yang dilaksanakan undergone a penetration testing process carried out by the
oleh Divisi Chief Information Security Officer (CISO). Pengujian Chief Information Security Officer (CISO) Division. This testing
ini bertujuan untuk memastikan keamanan aplikasi dari aims to ensure the application is secure from various potential
berbagai potensi ancaman siber, seperti peretasan, pencurian cyber threats, such as hacking, data theft, and other forms of
data, maupun bentuk serangan digital lainnya, sebelum digital attacks, before being used by customers. Bank Jatim
digunakan oleh nasabah. Bank Jatim juga telah memperoleh has also obtained ISO 27001:2022 Information Security
sertifikasi ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Management System certification for Jconnect Mobile, SMS
Informasi untuk layanan Jconnect Mobile, SMS Banking, dan Banking, and Internet Banking services. The attainment of
Internet Banking. Dengan telah dimilikinya sertifikasi tersebut these certifications confirms that Bank Jatim’s services
menegaskan bahwa layanan Bank Jatim telah memenuhi comply with international standards in information security
standar internasional dalam pengelolaan keamanan informasi, management, thereby ensuring that the protection of customer
sehingga perlindungan terhadap data dan informasi nasabah data and information is maintained at an optimal level.
dapat terjaga secara optimal.
Dampak Produk/Jasa [OJK F.28] Product/Service Impact [OJK F.28]
Layanan Inbound Jconnect Remittance, khususnya pengiriman Jconnect’s Inbound Remittance service, specifically the
dana dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) kepada keluarga di transfer of funds from Indonesian Migrant Workers (PMI) to
dalam negeri, memberikan kontribusi terhadap penerapan their families domestically, contributes to the implementation
keuangan berkelanjutan yang mencakup aspek ekonomi, of sustainable finance, encompassing economic, social, and
sosial, dan tata kelola (ESG). Kontribusi tersebut tercermin governance (ESG) aspects. This contribution is reflected in the
dari berbagai dampak positif maupun potensi dampak negatif various positive and potential negative impacts arising from the
yang timbul dari produk dan proses distribusi layanan, beserta product and service distribution process, along with mitigation
upaya mitigasi yang dilakukan oleh Bank Jatim. Dampak positif efforts undertaken by Bank Jatim. The positive impacts of
Inbound Jconnect Remittance terhadap keuangan berkelanjutan Inbound Jconnect Remittance on sustainable finance include:
antara lain:
1. Dampak Ekonomi 1. Economic Impact
Layanan ini berperan dalam meningkatkan ketahanan This service plays a role in improving household economic
ekonomi rumah tangga, di mana dana remitansi yang resilience, as remittances received by migrant workers
diterima keluarga PMI menjadi sumber pendapatan yang (PMI) families provide a relatively stable source of
relatif stabil dan membantu mengurangi ketergantungan income and help reduce dependence on social assistance
terhadap bantuan sosial maupun pembiayaan konsumtif. and consumer financing. Furthermore, remittances
Selain itu, remitansi turut mendorong peningkatan literasi contribute to increased financial literacy and inclusion,
dan inklusi keuangan, karena penerima dana terdorong as recipients are encouraged to open bank accounts,
untuk membuka rekening bank, memanfaatkan layanan utilize digital banking services, and access other financial
perbankan digital, serta mengakses produk keuangan products. Remittances also contribute to increasing local
lainnya. Dana remitansi juga berkontribusi dalam economic activity, including through their use for MSME
meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, antara lain melalui development, education financing, housing improvements,
pemanfaatannya untuk pengembangan UMKM, pembiayaan and productive investments, ultimately driving economic
pendidikan, perbaikan hunian yang layak, hingga investasi growth in East Java.
produktif, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan
ekonomi di wilayah Jawa Timur.
2. Dampak Sosial 2. Social Impact
Dari sisi sosial, remitansi berkontribusi pada peningkatan From a social perspective, remittances contribute to
kesejahteraan dan kualitas hidup keluarga PMI melalui improving the welfare and quality of life of migrant workers’
akses yang lebih baik terhadap pendidikan dan layanan families through better access to education and healthcare.
kesehatan. Keberadaan sumber pendapatan yang stabil A stable source of income also plays a role in reducing
juga berperan dalam menurunkan tingkat kemiskinan. Di poverty. Furthermore, this service supports women’s
samping itu, layanan ini turut mendukung pemberdayaan empowerment, as the majority of migrant workers are
perempuan, mengingat sebagian besar PMI merupakan women who have access to employment opportunities with
perempuan yang memperoleh kesempatan kerja dengan decent wages.
penghasilan yang layak.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 209
Page 212
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan 07 Sustainability Performance Overview 2025 3. Dampak Tata Kelola 3. Governance Impact Dari aspek tata kelola, penggunaan sistem dan dashboard From a governance perspective, the use of internal systems internal dalam pengelolaan remitansi mendorong and dashboards in remittance management promotes transparansi arus dana, memperkuat pengawasan transparency in cash flows, strengthens transaction transaksi, serta mendukung stabilitas sistem keuangan. oversight, and supports financial system stability. Dampak negatif Inbound Jconnect Remittance terhadap The negative impacts of Inbound Jconnect Remittance on keuangan berkelanjutan antara lain: sustainable finance include: 1. Risiko Ekonomi 1. Economic Risk Dana remitansi berpotensi digunakan untuk kebutuhan Remittance funds have the potential to be used for konsumtif jangka pendek, sehingga menimbulkan short-term consumption needs, thus creating consumer ketergantungan konsumtif. Ketergantungan terhadap dependency. This dependence on remittances can also risk remitansi juga dapat berisiko menurunkan produktivitas reducing the productivity of recipient family members. anggota keluarga penerima. 2. Risiko Sosial 2. Social Risk Dari sisi sosial, perbedaan tingkat kesejahteraan antara From a social perspective, differences in welfare levels rumah tangga penerima dan non-penerima remitansi dapat between remittance-receiving and non-receiving households memicu ketimpangan sosial. Selain itu, ketidakhadiran can trigger social inequality. Furthermore, the absence of anggota keluarga yang bekerja sebagai PMI berpotensi family members working as migrant workers has the potential memengaruhi struktur dan dinamika sosial dalam keluarga. to impact the social structure and dynamics within the family. 3. Risiko Tata Kelola dan Lingkungan 3. Governance and Environmental Risks Terdapat pula risiko penyalahgunaan dana remitansi untuk There is also the risk of misuse of remittance funds for kebutuhan konsumtif berlebihan atau aktivitas ilegal, serta excessive consumption needs or illegal activities, as well as potensi penggunaan dana untuk kegiatan usaha yang tidak the potential use of funds for business activities that do not memperhatikan aspek lingkungan. pay attention to environmental aspects. Untuk meminimalkan potensi dampak negatif tersebut, Bank To minimize these potential negative impacts, Bank Jatim has Jatim melakukan berbagai upaya mitigasi, antara lain dengan implemented various mitigation efforts, including developing mengembangkan produk turunan berbasis remitansi seperti remittance-based derivative products such as savings and tabungan dan pembiayaan UMKM berbasis remitansi. Bank juga remittance-based MSME financing. The bank also continuously secara berkelanjutan memberikan edukasi literasi keuangan provides financial literacy education to Indonesian migrant workers kepada PMI, CPMI, dan keluarga PMI, termasuk pelatihan (PMI), Indonesian migrant workers (CPMI), and their families, kewirausahaan serta pemahaman mengenai pemanfaatan including entrepreneurship training and an understanding of how dana remitansi untuk kegiatan usaha yang produktif dan ramah to utilize remittance funds for productive and environmentally lingkungan. friendly business activities. Secara keseluruhan, layanan inbound remittance memiliki Overall, inbound remittance services have significant potential potensi yang signifikan sebagai katalis Keuangan Berkelanjutan as a catalyst for Sustainable Finance in increasing financial dalam meningkatkan inklusi keuangan dan kesejahteraan sosial. inclusion and social welfare. However, without adequate Namun, tanpa tata kelola dan edukasi yang memadai, layanan governance and education, this service may also lead to ini juga dapat memicu ketergantungan konsumtif, risiko sosial, consumer dependency, social risks, and potential misuse of dan potensi penyalahgunaan dana. Melalui penguatan literasi funds. Through strengthening financial literacy, innovating keuangan, inovasi produk berbasis remitansi, serta pengawasan remittance-based products, and prudent transaction transaksi yang prudent, potensi dampak negatif dapat ditekan monitoring, potential negative impacts can be mitigated so that sehingga remitansi tidak hanya menjadi aliran dana konsumtif, remittances become not merely a consumptive flow of funds tetapi juga bertransformasi menjadi instrumen pembangunan but also an instrument for sustainable economic development. ekonomi yang berkelanjutan. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali Number of Products Recalled [OJK F.29] [OJK F.29] Selama tahun 2025, tidak terdapat produk yang ditarik kembali Throughout 2025, Bank Jatim did not recall any products. All oleh Bank Jatim. Seluruh produk dan layanan yang ditawarkan products and services offered met applicable regulations and telah memenuhi ketentuan yang berlaku dan dapat beroperasi were able to operate sustainably, so there was no basis for any secara berkelanjutan, sehingga tidak terdapat alasan yang product or service recalls during that period. mendasari penarikan produk maupun layanan pada periode tersebut. 210 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 213
Sustainability Report
2025
Survei Kepuasan Nasabah Terhadap Customer Satisfaction Survey With
Produk dan/atau Jasa [OJK F.30] Products and/or Services [OJK F.30]
Survei kepuasan nasabah merupakan salah satu instrumen The customer satisfaction survey is one of the instruments
yang dimanfaatkan oleh Bank Jatim untuk mengukur kualitas used by Bank Jatim to measure the quality of the products
produk dan layanan yang diberikan, sekaligus sebagai sarana and services provided, as well as a means of evaluating the
evaluasi atas kinerja Bank secara keseluruhan. Bank Jatim Bank’s overall performance. Bank Jatim conducts customer
melaksanakan survei kepuasan nasabah secara berkala sebagai satisfaction surveys periodically as part of its commitment
bagian dari komitmen dalam menjaga dan meningkatkan to maintaining and improving service quality. Through the
mutu pelayanan. Melalui pelaksanaan survei tersebut, Bank implementation of these surveys, Bank Jatim obtains various
Jatim memperoleh berbagai masukan dan umpan balik dari input and feedback from respondents which is then used as a
responden yang selanjutnya dijadikan dasar dalam melakukan basis for improving and enhancing service quality to be more
perbaikan serta penyempurnaan kualitas layanan agar semakin aligned with customer expectations. In addition to functioning
selaras dengan harapan nasabah. Selain berfungsi sebagai alat as an evaluation tool, the customer satisfaction survey also
evaluasi, survei kepuasan nasabah juga memberikan wawasan provides valuable strategic insights for the Bank in formulating
strategis yang bernilai bagi Bank dalam merumuskan dan and developing more targeted strategies to meet customer
menyusun strategi yang lebih tepat sasaran untuk memenuhi needs, while strengthening and increasing customer loyalty to
kebutuhan nasabah, sekaligus memperkuat dan meningkatkan the Bank.
tingkat loyalitas nasabah terhadap Bank.
Tahun 2025, Bank Jatim melakukan Survei Kepuasan Nasabah In 2025, Bank Jatim conducted a Customer Satisfaction
& Net Promoter Score (NPS) yang dilakukan oleh pihak eksternal Survey & Net Promoter Score (NPS) conducted by an external
dengan responden sebanyak 1.350 responden dengan kriteria party with 1,350 respondents with the criteria of respondents
responden nasabah pegawai ASN, nasabah karyawan swasta, being State Civil Apparatus (ASN) employee customers, private
nasabah prioritas, nasabah Gen Z (usia 17-28 tahun), nasabah employee customers, priority customers, Gen Z customers
ibu rumah tangga, nasabah UMKM, Retail & Korporasi dan non (aged 17-28 years), housewife customers, MSME customers,
nasabah Bank Jatim. Hasil skor Survei Kepuasan Nasabah Retail & Corporate and non-Bank Jatim customers. The results
Tahun 2025 mengalami penurunan dibanding tahun 2024 of the 2025 Customer Satisfaction Survey score decreased
dikarenakan beberapa hal sebagai berikut : compared to 2024 due to several factors as follows:
- Menggunakan vendor yang berbeda - Using different vendors
- Penambahan jumlah responden (1.350 responden) - Increase in the number of respondents (1,350 respondents)
- Kriteria responden yang bertambah yaitu nasabah pegawai - The increasing respondent criteria are State Civil Apparatus
ASN, nasabah karyawan swasta, nasabah prioritas, nasabah (ASN) employee customers, private employee customers,
Gen Z (usia 17-28 tahun), nasabah ibu rumah tangga, priority customers, Gen Z customers (aged 17-28 years),
nasabah UMKM, Retail & Korporasi serta non nasabah Bank housewife customers, MSME customers, Retail & Corporate
Jatim customers and non-Bank Jatim customers.
- Masukan responden kategori Karyawan Swasta dan Gen - Input from respondents in the Private Employee and Gen
Z menjadi perhatian dalam meningkatkan promosi dan Z categories is a concern in improving the promotion and
pengembangan fitur-fitur mobile banking yang sesuai development of mobile banking features that suit customer
dengan kebutuhan nasabah, sehingga tercipta customer needs, thereby creating a customer experience that will
experience yang akan mempengaruhi loyalitas nasabah. influence customer loyalty.
Tabel Survei Kepuasan Nasabah
Customer Satisfaction Survey Table
Kepuasan Nasabah
Customer Satisfaction
Keterangan
Description
2025 2024 2023
Indeks Kepuasan Nasabah
81,25% 91,01% 94,73%
Customer Satisfaction Index
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 211
Page 214
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan 07 Sustainability Performance Overview 2025 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen [OJK G.1, GRI 2-5] Written Verification from the Independent Party Laporan Keberlanjutan PT Bank Pembangunan Daerah The 2025 Sustainability Report of PT Bank Pembangunan Jawa Timur Tbk Tahun 2025 telah diverifikasi oleh pihak Daerah Jawa Timur Tbk has been verified by an independent independen yang kompeten di bidangnya. Bank Jatim and competent party in its field. Bank Jatim has a policy to memiliki kebijakan untuk memprioritaskan assurance provider prioritize assurance providers from local parties who have a dari pihak lokal yang memiliki reputasi yang baik dan telah good reputation. Bank Jatim appointed PT Kharisma Integrasi disetujui oleh Direksi, serta mendapat pengawasan oleh Dewan Manajemen (KIM Consult) to conduct the verification of this Komisaris. Bank Jatim telah menunjuk PT Kharisma Integrasi sustainability report. The Bank also ensured that there were no Manajemen (KIM Consult) untuk melakukan verifikasi laporan conflicts of interest during the verification process. The Verifier keberlanjutan ini. Bank Jatim juga memastikan bahwa tidak was not involved in the preparation of this Sustainability terdapat benturan kepentingan dalam proses verifikasi laporan Report. The verification was carried out using Type 2 assurance ini. Assurance laporan keberlanjutan ini berlangsung di bulan based on the AA1000 Assurance Standard v.3. April 2026. Verifikator tidak terlibat dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan ini. Proses verifikasi dilakukan dengan menggunakan tipe 2 moderate level berdasarkan standar AA1000 Assurance Standard v.3. 212 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 215
Sustainability Report
2025
Independent Assurance Statement
No. 071/EXT/BJTM-ASR/KIM/IV/2026
To the management and stakeholders of PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.
We (PT Kharisma Integrasi Manajemen/KIM Consult) have been engaged by PT Bank
Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) to perform an independent assurance
engagement on the sustainability data and information presented in the Sustainability Report for
the period ending December 31, 2025.
Competence and Independence
This engagement is carried out by an assurance team possessing professional capabilities and
adequate technical expertise. The team consists of certified experts in the field of sustainability
reporting to ensure the quality and integrity of the engagement’s execution. The entire process
is conducted independently without any conflicts of interest, as the team was not involved in the
preparation of the main sections of the report
Responsibilities
Bank Jatim’s management has full responsibility for the presentation of information and
statements in the report, including data related to targets, policies, and sustainability
performance achievements. Meanwhile, our role is to provide assurance on this information and
issue an independent opinion based on the approved terms of reference.
Assurance Standards and Criteria
This engagement was conducted in accordance with the AA1000 Assurance Standard (AA1000AS
v3) from AccountAbility. The evaluation focused on the alignment of Bank Jatim’s sustainability
processes and framework with the principles of the AA1000AP (2018), namely inclusivity,
materiality, responsiveness, and impact. Additionally, the assessment also considers the
reporting principles in the GRI Standards, including aspects of accuracy, balance, and reliability
of information.
Scope of Assurance
The engagement was designed to achieve a moderate level of assurance through the process of
collecting and verifying evidence, in accordance with AA1000AS v3, including:
1) Assessment of Bank Jatim’s compliance with AA1000 AP (2018); and
2) Assessment of the accuracy and quality of the sustainability performance information, related
to the scope of the accepted GRI Standards as follows:
a) Engagement in Type 1 assurance, includes:
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 213
Page 216
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
- Anti-Corruption Topic (GRI 205)
- Energy Topic (GRI 302)
- Emissions Topic (GRI 305)
- Customer Privacy Topic (GRI 418)
b) Engagement regarding Type 2 assurance on Economic Performance topic (GRI 201),
includes:
- Direct economic value generated and distributed
- Financial implications, risks, and other opportunities due to climate change
- Obligations for defined benefit pension plans and other retirement plans
- Financial assistance received from the Government
Limitations
Moderate assurance is provided through review and verification at the management level. The
scope of the engagement is limited to sustainability information for the period from January
through December 2025. The engagement does not include an evaluation of historical data,
audited financial information, or technical aspects outside the agreement.
Methodology
The assignment is carried out through a series of procedures to assess the accuracy of certain
specific statements and certain data sets presented in the report, as well as the systems and
processes for managing and reporting them, as follows:
1) Identifying statements and data sets that are classified by relevant data ownership and the
type of evidence required for the verification process.
2) Conducting interviews using Video Conference with management/the person in charge and
data owners at Bank Jatim. The data verification process includes:
- Ask questions regarding quantitative and qualitative aspects of the Report disclosures,
including performance information, policies, procedures and underlying management
systems.
- Request evidence of data sources and explanations of relevant data collection and
calculation methods to support figures and claims.
- Verify claims made in the Report and confirming the evidence presented including
calculation methods, criteria and assumptions with several data owners and other
documentation from internal and external sources.
- Cross-referencing between previous Sustainability Reports and the latest Report.
3) Reviewing the information that are collected and submitted feedback for immediate
corrections, and as well as provide recommendations as necessary or for improving the
content of future Reports.
214 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 217
Sustainability Report
2025
Evaluation of Compliance with the Accountability Principle (AA1000AP)
Conclusions regarding compliance with AA1000AP (2018) on Inclusivity, Materiality,
Responsiveness, and Impact include the following findings:
- Inclusivity
Bank Jatim has engaged various stakeholders through focus group discussions (FGDs),
questionnaires, routine communication, and involvement in the process of determining
material topics, thereby reflecting a relatively comprehensive multi-stakeholder approach.
However, this engagement remains consultative (receiving input) and has not yet fully
demonstrated a significant influence on strategic decision-making or a clear mapping of
stakeholder priorities.
- Materiality
Bank Jatim has identified material topics through a structured process that includes impact
identification, significance analysis, and stakeholder engagement, thereby aligning
conceptually with the principle of materiality. However, the disclosures do not yet fully
demonstrate an explicit and trackable relationship between each stakeholder and the material
topics, nor are they supported by a transparent methodology (criteria, weighting, and
influence on strategic decisions), so the connection between stakeholder engagement and
materiality outcomes remains general.
- Responsiveness
Bank Jatim has demonstrated responsive mechanisms through policies, programs, and
systems such as whistleblowing, data protection, and continuous communication with
stakeholders. However, there is no clear link between specific stakeholder feedback and the
responses or actions taken, nor has concrete evidence been provided regarding the
effectiveness of such follow-up actions.
- Impact
Bank Jatim has identified and managed economic, social, and environmental impacts, and
linked them to relevant strategies and material topics. However, the disclosure of impacts
remains general and dominated by positive narratives; it has not yet demonstrated
quantitative measurements, specific impacts on each stakeholder, or a comprehensive
analysis of long-term outcomes.
Evaluation of the Accuracy and Quality of Sustainability Information
The report has presented sustainability information that is relevant to stakeholder needs and in
accordance with GRI Standards. The level of data accuracy and reliability is considered adequate,
supported by clear collection and calculation methods as well as complete documentation from
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 215
Page 218
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
the data owners. The information presented demonstrates good consistency, supported by a
structured data management system, making it verifiable.
Conclusion
Based on the results of our engagement, we conclude that the information in the Sustainability
Report has been presented fairly and reliably in all material respects within the defined scope.
The key findings are presented in this report, while the details of our recommendations have
been provided separately to management.
Jakarta, April 13, 2026
Assurance Leader
Ismaya Aji, SE, MEc, MAk, ACSAP, CSP, CSEP, CSRA, CISP, GRCA, CIAS
Associate Certified Sustainability Assurance Practitioner No. A11102407
Certified Sustainability Practitioner No. 270924S07
Certified Stakeholder Engagement Practitioner No. 130924SE07
Certified Sustainability Reporting Assurer No. A.1208044
Certified Integrated and Sustainability Reporting Professional No. SRAsia-Indo.2022.003.258483
Certified Governance Risk Compliance Audit No. GRCA-38595356
Certificate of Public Accountant Registration Training for Auditor Level - The Audit Board of The Republic of Indonesia
(BPK-RI) No.1366/DPK/KAP/JKT/09/2020
PT Kharisma Integrasi Manajemen (KIM Consult) is a consulting services company specializing in Good Corporate
Governance (GCG), Risk Management and Compliance including the preparation of Annual Reports and
Sustainability Reports. We have assisted more than 100 companies both BUMN, Private, public and Private
Company with multi-industry sectors. We are supported by competent human resources with more than 10
years of experience and have professional certification to support competence and expertise.
PT Kharisma Integrasi Manajemen
(KIM Consult) Kantor Operasional
Epicentrum Walk, 5th floor, Suites South Soho Pancoran
529, Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Splendor Tower Unit-2512
Selatan 12940, Jl. Letjen M.T Haryono Kav 2-3 Tebet
Telp: +62 812 99555546 Barat, Jakarta Selatan 12810. Telp:
E-mail: info@kimconsulting.co.id +628111048131
kimconsult.09@gmail.com
216 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 219
Sustainability Report
2025
Lembar Umpan Balik [OJK G.2 GRI 2-26]
Feedback Sheet
Setelah membaca Laporan Keberlanjutan PT Bank After reading the 2025 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk Tahun Buku 2025, Timur Tbk Sustainability Report, we ask stakeholders to provide
kami mohon kesediaan para pemangku kepentingan untuk feedback via email or other available media.
memberikan umpan balik dengan melalui email atau media lain
yang tersedia.
1. Mohon beri tanda ceklis (√) pada kolom 1 (sangat tidak setuju) sampai dengan kolom 4 (sangat setuju)
1. Please put a tick (√) in the agree or disagree column.
1 2 3 4
Pertanyaan
(Sangat Tidak Setuju) (Tidak Setuju) (Setuju) (Sangat Setuju)
Questions
(Strongly Disagree) (Don’t agree) (Agree) (Strongly agree)
Laporan ini telah memberikan informasi yang
bermanfaat mengenai kinerja ekonomi, sosial, dan
lingkungan Perusahaan.
This report has provided useful information
regarding the Company’s economic, social, and
environmental performance.
Data dan informasi yang diungkapkan mudah
dipahami, lengkap, transparan, dan berimbang.
The data and information disclosed is easy to
understand, complete, transparent, and balanced.
Data dan informasi yang disajikan berguna dalam
pengambilan keputusan.
The data and information presented is useful in
decision making.
Laporan ini menarik dan mudah dibaca.
This report is interesting and easy to read.
2. Mohon berikan nilai mengenai topik material yang terdapat dalam laporan Keberlanjutan ini (nilai 1 = paling penting, 2 =
penting, 3 = tidak penting, 4 = sangat tidak penting).
2. Please provide a rating regarding the material topics contained in this Sustainability report (grade 1 = most important, 2 =
important, 3 = not important, 4 = very unimportant).
..... Kinerja Ekonomi / Economy Performance ..... Emisi / Emission
..... Anti Korupsi / Anti Corruption ..... Privasi Nasabah / Customer Privacy
..... Energi / Energy
3. Mohon berikan komentar/kritik/saran bagi laporan ini.
3. Please provide comments/suggestions/recommendations for this report.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 217
Page 220
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Identitas Pemangku Kepentingan
Nama : ………………………………………………………………………………………………………………………………
Name
Pekerjaan : ………………………………………………………………………………………………………………………………
Job
Institusi/Perusahaan : ………………………………………………………………………………………………………………………………
Institutions/Companies
Kontak (telepon, email) : ………………………………………………………………………………………………………………………………
Contact (phone, email)
Kategori Pemangku Kepentingan Stakeholder Categories
Nasabah Customers
Investor Investors
Pekerja Workers
Masyarakat Society
Regulator Regulators
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Non-Governmental Organizations (NGOs)
Lain-lain, sebutkan ………………………………… Others, please specify …………………………………
Saran dan tanggapan yang Anda berikan atas informasi yang Please send your suggestions and responses to the information
disajikan dalam laporan ini mohon dikirimkan kepada: presented in this report to:
Fenty Rischana
Corporate Secretary
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.
Jalan Basuki Rachmat no 98 – 104, Surabaya 60271
@bankjatim Bank Jatim
Call Center: 14044
@bankjatim Info@bankjatim.co.id
218 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 221
Sustainability Report
2025
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan
Keberlanjutan Tahun 2024 [OJK G.3]
Response to 2024 Sustainability Report Feedback
Sepanjang tahun 2025, Bank Jatim tidak menerima umpan Throughout 2025, Bank Jatim did not receive feedback from
balik dari pemangku kepentingan atas Laporan Keberlanjutan stakeholders on the 2023 Sustainability Report, so there is no
tahun 2024, sehingga tidak terdapat informasi terkait tindak information regarding the follow-up actions taken. However,
lanjut yang dilakukan. Namun demikian, Bank Jatim terus Bank Jatim continues to improve the quality of the report so
menyempurnakan kualitas laporan sehingga memenuhi that it meets the guidelines, namely the Consolidated Set of
panduan, yaitu Consolidated Set of GRI Standard 2021, POJK GRI Standard 2021, POJK No.51/POJK.03/2017, SEOJK No.16/
No.51/POJK.03/2017, SEOJK No.16/SEOJK.04/2021, dan best SEOJK.04/2021, and other best practices.
practices lainnya.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 219
Page 222
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 [OJK G.4]
List of Disclosures According to Financial Services
Authority Regulation Number 51/POJK.03/2017
Nama Indeks Halaman
No Indeks
Index Name Page
STRATEGI KEBERLANJUTAN
A
SUSTAINABILITY STRATEGY
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1 20-29
Explanation of Sustainability Strategy
IKHTISAR KINERJA ASPEK KEBERLANJUTAN
B
SUSTAINABILITY PERFORMANCE OVERVIEW
Aspek Ekonomi
B.1 54-55
Economic Aspect
Aspek Lingkungan Hidup
B.2 56-57
Environmental Aspect
Aspek Sosial
B.3 58-59
Social Aspect
PROFIL PERUSAHAAN
C
COMPANY PROFILE
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1 62
Vision, Mission, and Sustainability Values
Alamat Perusahaan
C.2 63
Company Address
Skala Usaha
C.3 64-75
Business Scale
Produk, Layanan dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4 76
Products, Services, and Business Activities
Keanggotaan Asosiasi
C.5 82
Membership in Associations
Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
C.6 83
Significant Changes in Issuers and Public Companies
PENJELASAN DIREKSI
D
BOARD OF DIRECTORS’ STATEMENT
Penjelasan Direksi
D.1 86-90
Explanation from the Board of Directors
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
E
SUSTAINABILITY GOVERNANCE
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.1 115-121
Responsibility for Implementing Sustainable Finance
Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan
E.2 121-1241
Competency Development Related to Sustainable Finance
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.3 125-127
Risk Assessment for Sustainable Finance Implementation
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
E.4 130-132
Stakeholder Engagement
220 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 223
Sustainability Report
2025
Nama Indeks Halaman
No Indeks
Index Name Page
Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.5 133-1341
Challenges in Implementing Sustainable Finance
KINERJA KEBERLANJUTAN
F
SUSTAINABILITY PERFORMANCE
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
F.1 140
Activities to Build a Sustainability Culture
KINERJA EKONOMI
ECONOMIC PERFORMANCE
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
F.2 141
Comparison of Targets and Performance in Production, Portfolio, Financing or Investment Targets, Revenue, and Profit/Loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau
Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
F.3 142-145
Comparison of Targets and Performance in Portfolio, Financing, or Investment in Financial Instruments or Projects
Aligned with Sustainable Finance
KINERJA LINGKUNGAN HIDUP
ENVIRONMENTAL PERFORMANCE
Aspek Umum
General Aspect
Biaya Lingkungan Hidup
F.4 158-159
Environmental Costs
Aspek Material
Environmental Costs
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5 159
Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspect
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6 160
Total and Intensity of Energy Used
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7 162
Efforts and Achievements in Energy Efficiency and Renewable Energy Use
Aspek Air
Water Aspect
Penggunaan Air
F.8 163
Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman
F.9 Hayati 164
Impact of Operational Areas Near or Within Conservation Areas or Biodiversity-Rich Areas
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10 164
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emissions Aspect
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
F.11 164
Total and Intensity of Emissions Produced by Type
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12 162-163, 168
Efforts and Achievements in Emission Reduction
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 221
Page 224
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Nama Indeks Halaman
No Indeks
Index Name Page
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
F.13 169
Total Waste and Effluent Produced by Type
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14 169-170
Waste and Effluent Management Mechanism
Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
F.15 170
Occurrences of Spills (if any)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaints Aspect
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16 170
Number and Nature of Environmental Complaints Received and Resolved
KINERJA SOSIAL
SOCIAL PERFORMANCE
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen
F.17 171-172
Commitment to Providing Equal Access to Products and Services for Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Labor Aspect
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18 174
Equal Employment Opportunities
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19 187-188
Child Labor and Forced Labor
Upah Minimum Regional
F.20 188-189
Regional Minimum Wage
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21 190-192
Decent and Safe Working Environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
F.22 179-183
Employee Training and Development
Aspek Masyarakat
Community Aspect
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
F.23 193-194
Impact of Operations on Surrounding Communities
Pengaduan Masyarakat
F.24 199-204
Community Complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
F.25 194-198
Corporate Social and Environmental Responsibility (TJSL) Activities
222 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 225
Sustainability Report
2025
Nama Indeks Halaman
No Indeks
Index Name Page
TANGGUNG JAWAB PENGEMBANGAN PRODUK/JASA BERKELANJUTAN
RESPONSIBILITY IN SUSTAINABLE PRODUCT/SERVICE DEVELOPMENT
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.26 207-208
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Nasabah
F.27 208-209
Products/Services Evaluated for Customer Safety
Dampak Produk/Jasa
F.28 209-210
Product/Service Impact
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29 210
Number of Recalled Products
Survei Kepuasan Nasabah Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.30 211
Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
LAIN-LAIN:
G
OTHERS
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
G.1 212-216
Independent Written Verification (if any)
Lembar Umpan Balik
G.2 217-218
Feedback Form
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
G.3 219
Responses to Previous Year’s Sustainability Report Feedback
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.
G.4 220-231
List of Disclosures in Compliance with OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017 on Sustainable Finance
Implementation for Financial Institutions, Issuers, and Public Companies
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 223
Page 226
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Indeks Isi Consolidated GRI Standard 2021
Content Index of the Consolidated GRI Standards 2021
Yang Tidak Dicantumkan NO.
Omitted Information RUJUKAN
STANDAR
Indeks Isi
SEKTOR
Standar GRI Pengungkapan Hal Persyaratan GRI
GRI Content Disclosure Page Yang Tidak
Alasan Penjelasan GRI Sector
Index Dicantumkan
Reason Explanation Standard
Requirements Reference
Not Disclosed Number
Pernyataan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten GRI untuk periode 01 Januari 2025
Penggunaan hingga 31 Desember 2025 sesuai dengan (“in accordance to”) pada Consolidated GRI Standard 2021.
Statement of Use PT Pegadaian has reported the information cited in the GRI content index for the period 1 January 2025 to 31 December 2025 in accordance with
the Consolidated GRI Standard 2021.
GRI GRI 1: LANDASAN 2021
GRI 1: FOUNDATION 2021
Standar Sektor GRI G4 Suplemen Sektor Keuangan
yang berlaku G4 Financial Sector Supplement
Applicable GRI Sector
Standards
GRI 2: Organisasi dan Praktik Pelaporan
PENGUNGKAPAN Organization and Reporting Practices
UMUM 2021
GRI 2: General GRI 2-1 Detail organisasi
Disclosures 2021 63, 74
Organization details
GRI 2-2 Entitas yang termasuk dalam pelaporan
keberlanjutan 4-6
Entities included in the sustainability reporting
GRI 2-3 Periode pelaporan, frekuensi dan titik kontak
4-6
Reporting period, frequency, and contact point
GRI 2-4 Informasi tentang penyajian kembali
4-6
Restatements of information
GRI 2-5 Jaminan Eksternal
212
External assurance
Aktivitas dan Pekerja
Activities and Workers
GRI 2-6 Aktivitas, rantai pasok, dan relasi bisnis lainnya
63, 74-
Activities, value chain, and other business
81, 83
relationships
GRI 2-7 Karyawan
64-73
Employees
GRI 2-8 Pekerja yang bukan karyawan
64-73
Workers who are not employees
Tata Kelola
Governance
GRI 2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 102-
Governance structure and composition 103, 115
GRI 2-10 Nominasi dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
Nomination and selection of the highest 106-107
governance body
GRI 2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi
102-103
Chair of the highest governance body
GRI 2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam
mengawasi pengelolaan dampak
115-117
ole of the highest governance body in overseeing
impact management
GRI 2-13 Pendelegasian tanggung jawab untuk mengelola
dampak 117-121
Delegation of responsibility for managing impacts
224 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 227
Sustainability Report
2025
Yang Tidak Dicantumkan NO.
Omitted Information RUJUKAN
STANDAR
Indeks Isi
SEKTOR
Standar GRI Pengungkapan Hal Persyaratan GRI
GRI Content Disclosure Page Yang Tidak
Alasan Penjelasan GRI Sector
Index Dicantumkan
Reason Explanation Standard
Requirements Reference
Not Disclosed Number
GRI 2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalan pelaporan
keberlanjutan 98-99,
Role of the highest governance body in 115-117
sustainability reporting
GRI 2-15 Benturan kepentingan
104-106
Conflicts of interest
GRI 2-16 Komunikasi hal-hal penting
199
Communication of critical concerns
GRI 2-17 Pengetahuan kolektif dari badan tata kelola
tertinggi
121-124
Collective knowledge of the highest governance
body
GRI 2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
Evaluation of the highest governance body’s 107-108
performance
GRI 2-19 Kebijakan remunerasi
108-112
Remuneration policies
GRI 2-20 Proses untuk menentukan remunerasi
108-112
Process for determining remuneration
GRI 2-21 Rasio kompensasi total tahunan
108-112
Annual total compensation ratio
Strategi, Kebijakan dan Praktik
Strategy, Policies, and Practices
GRI 2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan
20-29,
berkelanjutan
86-90
Statement on sustainable development strategy
GRI 2-23 Komitmen kebijakan
37-49
Policy commitments
GRI 2-24 Menanamkan komitmen kebijakan
37-49
Embedding policy commitments
GRI 2-25 Proses untuk memulihkan dampak negatif
50
Processes to remediate negative impacts
GRI 2-26 Mekanisme pemberian umpan balik/saran dan
51, 199-
menyampaikan kekhawatiran
204,
Mechanisms for seeking advice and raising
213-214
concerns
GRI 2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan
198-199
Compliance with laws and regulations
GRI 2-28 Keanggotaan asosiasi
82
Membership in associations
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
GRI 2-29 Pendekatan keterlibatan pemangku kepentingan
130-132
Approach to stakeholder engagement
GRI 2-30 Perjanjian kerja bersama
186-187
Collective bargaining agreements
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 225
Page 228
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Yang Tidak Dicantumkan NO.
Omitted Information RUJUKAN
STANDAR
Indeks Isi
SEKTOR
Standar GRI Pengungkapan Hal Persyaratan GRI
GRI Content Disclosure Page Yang Tidak
Alasan Penjelasan GRI Sector
Index Dicantumkan
Reason Explanation Standard
Requirements Reference
Not Disclosed Number
GRI 3: TOPIK GRI 3-1 Proses menentukan topik material
7-11
MATERIAL 2021 Process for determining material topics
GRI 3: MATERIAL
TOPICS 2021 GRI 3-2 Daftar topik material
7-11
List of material topics
GRI 3-3 Manajemen topik material
11-16
Management of material topics
TOPIK EKONOMI
ECONOMIC TOPICS
KINERJA EKONOMI
ECONOMIC PERFORMANCE
GRI 201: Kinerja GRI 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
Ekonomi 2016 didistribusikan 145-146
GRI 201: Economic Direct economic value generated and distributed
Performance 2016
GRI 201-2 Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain
akibat perubahan iklim
29-37
Financial implications, risks, and other
opportunities due to climate change
GRI 201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan
program pensiun lainnya
147-148
Obligations for defined benefit pension plans and
other retirement plans
GRI 201-4 Bantuan finansial yang diberikan dari pemerintah
Financial assistance received from the 148
government
ANTI KORUPSI
ANTI-CORRUPTION
GRI 205: GRI 205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait
Anti Korupsi 2016 korupsi 150-151
GRI 205: Operations assessed for risks related to corruption
Anti-Corruption 2016
GRI Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan
205-2 prosedur anti korupsi
151-154
Communication and training on anti-corruption
policies and procedures
GRI 205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang
diambil
154-155
Confirmed incidents of corruption and actions
taken
TOPIK LINGKUNGAN
ENVIRONMENTAL TOPICS
ENERGI
ENERGY
GRI 302: Energi 2016 GRI 302-1 Konsumsi energi di dalam organisasi
160-162
GRI 302: Energy 2016 Energy consumption within the organization
GRI 302-2 Konsumsi energi di luar organisasi
160-162
Energy consumption outside the organization
GRI 302-3 Intensitas energi
160-162
Energy intensity
GRI 302-4 Reduksi konsumsi energi
162-163
Reduction of energy consumption
GRI 302-5 Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan
jasa
162-163
Reduction in energy requirements of products
and services
226 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 229
Sustainability Report
2025
Yang Tidak Dicantumkan NO.
Omitted Information RUJUKAN
STANDAR
Indeks Isi
SEKTOR
Standar GRI Pengungkapan Hal Persyaratan GRI
GRI Content Disclosure Page Yang Tidak
Alasan Penjelasan GRI Sector
Index Dicantumkan
Reason Explanation Standard
Requirements Reference
Not Disclosed Number
EMISI
EMISSIONS
GRI 305: Emisi 2016 GRI 305-1 Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
164-168
Emissions 2016 Direct (Scope 1) GHG emissions
GRI 305-2 Energi tidak langsung (Cakupan 2) Emisi GRK
164-168
Energy indirect (Scope 2) GHG emission
GRI 305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
164-168
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
GRI 305-4 Intensitas Emisi GRK
164-168
GHG emissions intensity
GRI 305-5 Pengurangan emisi GRK
168-169
Reduction of GHG emissions
GRI 305-6 Emisi zat perusak ozon (BPO)
Emissions of ozone-depleting substances 168-169
(ODS)
GRI 305-7 Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan
emisi udara signifikan lainnya
168-169
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and
other significant air emissions
TOPIK SOSIAL
SOCIAL TOPICS
PRIVASI PELANGGAN
CUSTOMER PRIVACY
GRI 418: Privasi GRI 418-1 Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran
Pelanggan 2016 terhadap privasi pelanggan dan hilangnya data
204-
GRI 418: Customer pelanggan
206
Privacy 2016 Substantiated complaints concerning breaches of
customer privacy and loss of customer data
G4 SUPLEMEN SEKTOR KEUANGAN
G4 FINANCIAL SECTOR SUPPLEMENT
G4 Suplemen Sektor FS1 Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial
Keuangan yang spesifik yang diaplikasikan pada lini bisnis.
20-29
G4 Financial Sector Policies with specific environmental and social
Supplement components applied to business lines
FS2 Prosedur untuk memeriksa dan menyaring risiko
lingkungan dan sosial pada lini bisnis.
125-127
Procedures for assessing and screening
environmental and social risks in business lines.
FS4 Proses untuk meningkatkan kompetensi staf untuk
menerapkan kebijakan dan prosedur lingkungan
dan sosial sebagaimana diterapkan pada lini bisnis.
121-124
The process of improving staff competency to
implement environmental and social policies and
procedures as applied to business lines.
FS5 Interaksi dengan klien/penanam modal/mitra
bisnis terkait risiko serta kesempatan terkait
lingkungan dan sosial. 125-127,
Interaction with clients/investors/business 130-132
partners regarding environmental and social risks
and opportunities.
FS6 Persentase dari portofolio untuk lini bisnis
menurut wilayah, menurut ukuran (contoh: mikro/
SME/besar), dan menurut sektor. 148
Percentage of the portfolio by business line,
region, size (e.g., micro/SME/large), and sector.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 227
Page 230
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Yang Tidak Dicantumkan NO.
Omitted Information RUJUKAN
STANDAR
Indeks Isi
SEKTOR
Standar GRI Pengungkapan Hal Persyaratan GRI
GRI Content Disclosure Page Yang Tidak
Alasan Penjelasan GRI Sector
Index Dicantumkan
Reason Explanation Standard
Requirements Reference
Not Disclosed Number
FS7 Nilai moneter dari produk dan layanan yang
dirancang untuk memberikan keuntungan sosial
yang spesifik untuk setiap lini bisnis. 142-145,
Monetary value of products and services designed 148-149
to deliver specific social benefits for each business
line.
FS8 Nilai moneter dari produk dan layanan yang
dirancang untuk memberikan keuntungan
lingkungan yang spesifik untuk setiap lini bisnis.
142-145
The monetary value of products and services
designed to provide specific environmental
benefits for each line of business.
FS9 Cakupan dan frekuensi audit serta prosedur
penilaian risiko
127-129
Scope and frequency of audits and risk
assessment procedures
FS10 Persentase dan jumlah perusahaan dalam
portofolio institusi yang telah berinteraksi dengan
organisasi pelapor terkait isu lingkungan atau
sosial.
20-29
Percentage and number of companies held in the
institution’s portfolio with which the reporting
organisation has interacted on environmental or
social issues
FS12 Kebijakan pemungutan suara (voting) yang
diterapkan terkait isu lingkungan atau sosial
atas saham di mana organisasi pelapor memiliki
hak suara atau memberikan rekomendasi dalam
pemungutan suara.. 115-117
Voting policy(ies) applied to environmental or
social issues for shares over which the reporting
organization holds the right to vote shares or
advises on voting
FS13 Titik akses di daerah berpenduduk rendah atau
kurang beruntung secara ekonomi berdasarkan
jenis. 171-172
Access points in low-populated or economically
disadvantaged areas by type.
FS14 Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan
keuangan bagi orang-orang yang kurang
beruntung. 171-172
Initiatives to improve access to financial services
for disadvantaged people.
FS15 Kebijakan untuk rancangan dan penjualan produk
dan layanan yang adil.
171-172
Policies for the fair design and sale of financial
products and services.
FS16 Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan
berdasarkan jenis atau penerima manfaat.
172-174
Initiatives to enhance financial literacy by type of
beneficiary.
228 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 231
Sustainability Report
2025
Sustainability Accounting Standard Board (SASB)
Standards Commercial Bank
Jawaban Halaman
Topic Metric Index
Answer Page
SUSTAINABILITY DISCLOSURE TOPICS & METRICS
Data Security (1) Number of data breaches, FN-CB-230a.1 Upaya Bank Jatim dalam menjaga kerahasiaan data nasabah
(2) percentage that are memberikan dampak positif bahwa selama tahun pelaporan Bank
personal data breaches, (3) Jatim tidak mendapat laporan pengaduan mengenai pelanggaran
number of account holders terhadap pelanggaran privasi nasabah dan hilangnya data
affected nasabah sehingga Bank Jatim tidak mendapat sanksi atau denda
dari regulator. 204
Bank Jatim’s efforts to maintain customer data confidentiality
have had a positive impact, as during the reporting year Bank
Jatim received no complaints regarding breaches of customer
privacy or loss of customer data. As a result, Bank Jatim did not
receive any sanctions or fines from regulators.
Description of approach to FN-CB- Bank Jatim melindungi informasi pribadi nasabah melalui
identifying and addressing 230a.2 peningkatan keamanan sistem teknologi informasi untuk
data security risks mengelola data dan/atau informasi pribadi nasabah. Komitmen
Bank Jatim terhadap keamanan nasabah juga diwujudkan
dengan telah tersertifikasi ISO 27001:2022 Sistem Manajemen
Keamanan Informasi pada layanan Jconnect Mobile, SMS
Banking, dan Internet Banking.
204
Bank Jatim protects customer personal information by
enhancing the security of its information technology systems
to manage customer data and/or personal information. Bank
Jatim’s commitment to customer security is also demonstrated
through its ISO 27001:2022 certification for the Information
Security Management System covering Jconnect Mobile, SMS
Banking, and Internet Banking services.
Financial (1) Number and (2) amount of FN-CB-240a.1 Debitur: Rp145.001 juta
Inclusion loans outstanding that qualify Nilai: Rp22.456.725 juta
& Capacity for programmes designed to Debitors: Rp145.001 million 148
Building promote small business and Value: Rp22.456.725 million
community development
(1) Number and (2) amount FN-CB- Pada periode pelaporan, tidak terdapat pinjaman dalam kategori
of past due and nonaccrual 240a.2 past due, nonaccrual, maupun pinjaman dengan kebijakan
loans or loans subject to forbearance yang termasuk dalam program pengembangan
forbearance that qualify for usaha kecil dan pembangunan masyarakat.
programmes designed to -
During the reporting period, there were no loans classified as past
promote small business and due, non-accrual, or loans under forbearance policies included in
community development the small business development and community development
programs.
Number of no-cost retail FN-CB- Atas pelaksanaan kegiatan inklusi keuangan, Bank Jatim berhasil
checking accounts provided 240a.3 memperoleh pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel)
to previously unbanked or sebanyak 1.400 rekening 172
underbanked customers As a result of the financial inclusion activities, Bank Jatim
successfully opened 1,400 Student Savings (SimPel) accounts.
Number of participants in FN-CB- Setiap kegiatan literasi diikuti oleh kurang lebih 100-110 peserta.
financial literacy initiatives for 240a.4 Each literacy activity was attended by approximately 100–110 172
unbanked, underbanked, or participants.
underserved customers
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 229
Page 232
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Jawaban Halaman
Topic Metric Index
Answer Page
Incorporation of Description of approach FN-CB-410a.2 Dalam rangka mendukung implementasi Keuangan Berkelanjutan
Environmental, to incorporation of sekaligus mendorong peningkatan inklusi keuangan nasional,
Social, and environmental, social and Bank mengembangkan layanan Inbound Jconnect Remittance
Governance governance (ESG) factors in yang ditujukan untuk memfasilitasi pengiriman dana dari Pekerja
Factors in Credit credit analysis Migran Indonesia (PMI) kepada keluarga di dalam negeri secara
Analysis aman, cepat, dan terjangkau. Saat ini, layanan Inbound Jconnect
Remittance telah memiliki dua koridor penerimaan, yaitu Koridor
Malaysia melalui kerja sama dengan Merchantrade Asia (MTA) dan
Koridor Hongkong melalui kerja sama dengan Chandra Remittance
(PT Apikko Indonesia). Layanan tersebut dikembangkan sebagai
wujud kontribusi Bank terhadap aspek sosial, khususnya dalam
mendukung kesejahteraan keluarga PMI, memperkuat ketahanan
ekonomi rumah tangga, serta meningkatkan literasi dan inklusi
keuangan bagi masyarakat penerima dana remitansi.
207
In order to support the implementation of Sustainable Finance
while encouraging increased national financial inclusion, the
Bank developed the Inbound Jconnect Remittance service
aimed at facilitating the transfer of funds from Indonesian
Migrant Workers (PMI) to their families domestically in a safe,
fast, and affordable manner. Currently, the Inbound Jconnect
Remittance service has two receiving corridors, namely the
Malaysia Corridor through a collaboration with Merchantrade
Asia (MTA) and the Hong Kong Corridor through a collaboration
with Chandra Remittance (PT Apikko Indonesia). The service was
developed as a manifestation of the Bank’s contribution to social
aspects, particularly in supporting the welfare of PMI families,
strengthening household economic resilience, and increasing
financial literacy and inclusion for remittance recipients.
Financed Absolute gross financed FN-CB-410b.1 Scope 1: 4.696.375 Ton CO2eq
Emissions emissions, disaggregated by Scope 2: 3.826.492 Ton CO2eq
164-168
(1) Scope 1, (2) Scope 2 and Scope 3: 2.513.176 Ton CO2eq
(3) Scope 3
Gross exposure for each FN-CB-410b.2 Disampaikan pada bagian Aspek Emisi
industry by asset class 164-168
Presented under the Emissions Aspect
Percentage of gross exposure FN-CB-410b.3 Disampaikan pada bagian Aspek Emisi
included in the financed Presented under the Emissions Aspect 164-168
emissions calculation
Description of the FN-CB-410b.4 Disampaikan pada bagian Aspek Emisi
methodology used to Presented under the Emissions Aspect 164-168
calculate financed emissions
Business Ethics Total amount of monetary FN-CB-510a.1 Sepanjang tahun 2025, berdasarkan catatan Bank yang
losses as a result of legal bersumber dari surat yang diterbitkan oleh regulator terdapat
proceedings associated 12 pengenaan sanksi yang dikenakan oleh regulator kepada
with fraud, insider trading, Bank Jatim yang diakibatkan oleh kesalahan dan keterlambatan
antitrust, anticompetitive penyampaian pelaporan kepada regulator di antaranya 11
behaviour, market (sebelas) pengenaan sanksi kewajiban membayar (denda), 1
manipulation, malpractice, (satu) sanksi berupa teguran tertulis. Adapun jumlah denda yang
or other related financial dibayarkan sebesar Rp240.750.000. 198
industry laws or regulations Throughout 2025, based on the Bank’s records derived from
letters issued by regulators, there were 12 sanctions imposed
on Bank Jatim due to errors and delays in submitting regulatory
reports. These consisted of 11 monetary penalties (fines) and
1 written warning. The total amount of fines paid was IDR
240,750,000.
Description of whistleblower FN-CB-510a.2 Manajemen Bank Jatim memiliki komitmen yang kuat untuk
policies and procedures memberikan dukungan serta perlindungan kepada setiap pelapor
tindak kecurangan, termasuk menjamin kerahasiaan identitas
dan laporan fraud yang disampaikan. Seluruh pengaduan yang
diterima dikelola dan ditindaklanjuti oleh Divisi Audit Intern.
Bank Jatim’s management has a strong commitment to providing 199
support and protection for all whistleblowers of fraud, including
ensuring the confidentiality of the whistleblower’s identity and
the fraud reports submitted. All complaints received are managed
and followed up by the Internal Audit Division.
230 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 233
Sustainability Report
2025
Jawaban Halaman
Topic Metric Index
Answer Page
Systemic Risk Global Systemically Important FN-CB-550a.1 Bank tidak termasuk dalam kategori Global Systemically
Management Bank (GSIB) score, by Important Bank (G-SIB) sehingga tidak memiliki GSIB score.
category -
The Bank is not classified as a Global Systemically Important
Bank (G-SIB); therefore, it does not have a G-SIB score.
Description of approach to FN-CB- Telah disampaikan secara rinci pada bagian Strategi Perubahan
integrate results of mandatory 550a.2 Iklim
and voluntary stress tests into It has been presented in detail in the Climate Change Strategy 35
capital adequacy planning, section.
longterm corporate strategy,
and other business activities
ACTIVITY METRIC
(1) Number and (2) value FN-CB-000.A Telah disampaikan secara rinci pada bagian Portofolio
of checking and savings Pembiayaan Berdasarkan Kategori Debitur.
accounts by segment: (a) It has been presented in detail in the Financing Portfolio by 149-150
personal and (b) small Debtor Category section.
business
(1) Number and (2) value FN-CB-000.B Telah disampaikan secara rinci pada bagian Portofolio
of loans by segment: (a) Pembiayaan Berdasarkan Kategori Debitur.
personal, (b) small business, 149-150
It has been presented in detail in the Financing Portfolio by
and (c) corporate Debtor Category section.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 231
Page 234
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Tautan Standar GRI dengan TPB
GRI Standards Link with TPB
Bank Jatim berkomitmen untuk berkontribusi dalam pencapaian Bank Jatim is committed to contributing to achieving TPB/
TPB/SDGs di Indonesia. Dukungan disampaikan melalui tautan SDGs in Indonesia. Support is delivered through links between
antara program/kegiatan yang dilakukan Bank Jatim dengan programs/activities carried out by Bank Jatim with GRI
GRI Standard dan SDGs, sesuai panduan SDG Compass yang Standards and SDGs, according to the SDG Compass guidelines
diterbitkan oleh GRI, United Nations Global Compact, dan published by GRI, United Nations Global Compact, and World
World Business Council for Sustainable Development (WBCSD), Business Council for Sustainable Development (WBCSD), as in
sebagaimana tabel di bawah ini: the table below:
Tujuan Relevansi GRI Judul Indikator
Logo Disclosure
Goal Standard Indicator Title
Mengakhiri kemiskinan dalam segala
bentuk di mana pun.
End poverty in all its forms
everywhere.
Mengakhiri kelaparan, mencapai
ketahanan pangan, memperbaiki
nutrisi dan mempromosikan pertanian
yang berkelanjutan.
End hunger, achieve food security
and improved nutrition and promote
sustainable agriculture.
Menjamin kehidupan yang sehat dan GRI 305: Emisi 2016 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
305-1
mendorong kesejahteraan bagi semua GRI 305: Emissions Direct GHG emissions (Scope 1)
orang di segala usia. 2016
Ensure healthy lives and promote Emisi Energi GRK (Cakupan 2) Tidak Langsung
305-2
well-being for all at all ages. Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
Emisi GRK (Scope 3) tidak langsung lainnya
305-3
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
Emisi zat perusak ozon (ODS)
305-6
Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOX), dan
emisi udara yang signifikan lainnya
305-7
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and
other significant air emissions
Menjamin kualitas pendidikan
yang inklusif dan merata serta
meningkatkan kesempatan belajar
sepanjang hayat untuk semua pada
tahun 2030.
Ensure inclusive and equitable quality
education and promote lifelong
learning opportunities for all in 2030.
Mencapai kesetaraan gender dan GRI 2: Pengungkapan Struktur dan komposisi tata kelola
2-9
memberdayakan semua perempuan Umum 2021 Governance structure and composition
dan anak perempuan. GRI 2: General
Achieve gender equality and empower Disclosures 2021 Nominasi dan pemilihan badan tata kelola
all women and girls. tertinggi
2-10
Nomination and selection of the highest
governance body
Memastikan masyarakat mencapai
akses universal air bersih dan sanitasi.
Ensure availability and sustainable
management of water and sanitation
for all.
232 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 235
Sustainability Report
2025
Tujuan Relevansi GRI Judul Indikator
Logo Disclosure
Goal Standard Indicator Title
Menjamin akses energi yang GRI 302: Energi 2016 Konsumsi energi di dalam organisasi
302-1
terjangkau, andal, berkelanjutan, GRI 302: Energy 2016 Energy consumption within the organization
dan modern untuk semua lapisan
masyarakat. Konsumsi energi di luar organisasi
302-2
Menjamin akses energi yang Energy consumption outside the organization
terjangkau, andal, berkelanjutan,
dan modern untuk semua lapisan Intensitas energi
302-3
masyarakat. Energy intensity
Reduksi konsumsi energi
302-4
Reduction of energy consumption
Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan
jasa
302-5
Reduction in energy requirements of products
and services
Berusaha meningkatkan pertumbuhan GRI 2: Pengungkapan Karyawan
2-7
ekonomi yang inklusif dan Umum 2021 Employees
berkelanjutan, kesempatan kerja GRI 2: General
yang produktif dan menyeluruh serta Disclosures 2021 Pekerja yang bukan karyawan
2-8
pekerjaan yang layak untuk semua. Workers who are not employees
Promote sustained, inclusive and
sustainable economic growth, full and Perjanjian kerja bersama
2-30
productive employment and decent Collective bargaining agreements
work for all.
GRI 201: Kinerja Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
Ekonomi 2016 didistribusikan
201-1
GRI 201: Economic Direct economic value generated and distributed
Performance 2016
GRI 302: Energi 2016 Konsumsi energi di dalam organisasi
302-1
GRI 302: Energy 2016 Energy consumption within the organization
Konsumsi energi di luar organisasi
302-2
Energy consumption outside the organization
Intensitas energi
302-3
Energy intensity
Reduksi konsumsi energi
302-4
Reduction of energy consumption
Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan
jasa
302-5
Reduction in energy requirements of products
and services
G4 Suplemen Sektor Persentase dari portofolio untuk lini bisnis
Keuangan menurut wilayah, ukuran, dan sektor
FS6
G4 Financial Sector percentage of portfolio for business lines by
Supplement region, size and sector
Membangun infrastruktur yang GRI 201: Kinerja Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
tangguh, meningkatkan industri Ekonomi 2016 didistribusikan
201-1
inklusif dan berkelanjutan, serta GRI 201: Economic Direct economic value generated and distributed
mendorong inovasi. Performance 2016
Build resilient infrastructure,
promote inclusive and sustainable G4 Suplemen Sektor Persentase dari portofolio untuk lini bisnis
industrialization and foster Keuangan menurut wilayah, ukuran, dan sektor
FS6
innovation. G4 Sector Supplement Policies with specific environmental and social
for Finance components applied to business lines
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 233
Page 236
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Tujuan Relevansi GRI Judul Indikator
Logo Disclosure
Goal Standard Indicator Title
Mengurangi Kesenjangan Intra dan GRI 2: Pengungkapan Karyawan
Antar Negara Umum 2021 Employees
2-7
Reduce inequality within and among GRI 2: General
countries. Disclosures 2021
G4 Suplemen Sektor Cakupan dan frekuensi audit serta prosedur
Keuangan penilaian risiko
FS9
G4 Sector Supplement Scope and frequency of audits and risk
for Finance assessment procedures
Kebijakan untuk produk dan layanan keuangan
yang adil
FS15
Policies for fair financial product and service
design
Menjadikan kota dan pemukiman
inklusif, aman, tangguh dan
berkelanjutan
Make cities and human settlements
inclusive, safe, resilient and
sustainable.
Menjamin pola produksi dan konsumsi GRI 302: Energi 2016 Konsumsi energi di dalam organisasi
302-1
yang bertanggungjawab GRI 302: Energy 2016 Energy consumption within the organization
Menjamin pola produksi dan konsumsi
yang bertanggungjawab Konsumsi energi di luar organisasi
302-2
Energy consumption outside the organization
Intensitas energi
302-3
Energy intensity
Reduksi konsumsi energi
302-4
Reduction of energy consumption
Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan
jasa
302-5
Reduction in energy requirements of products
and services
GRI 305: Emisi 2016 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
305-1
GRI 305: Emissions Direct GHG emissions (Scope 1)
2016
Emisi Energi GRK (Cakupan 2) Tidak Langsung
305-2
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
Emisi GRK (Scope 3) tidak langsung lainnya
305-3
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
Emisi zat perusak ozon (ODS)
305-6
Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOX), dan
emisi udara yang signifikan lainnya
305-7
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and
other significant air emissions
234 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 237
Sustainability Report
2025
Tujuan Relevansi GRI Judul Indikator
Logo Disclosure
Goal Standard Indicator Title
Mengambil aksi segera untuk GRI 201: Kinerja Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain
memerangi perubahan iklim dan Ekonomi 2016 akibat perubahan iklim
201-2
dampaknya karena perubahan GRI 201: Economic Financial implications, risks, and opportunities
iklim adalah tantangan global yang Performance 2016 due to climate change
memengaruhi setiap orang.
Take urgent action to combat climate GRI 302: Energi 2016 Konsumsi energi di dalam organisasi
302-1
change and its impacts is a global GRI 302: Energy 2016 Energy consumption within the organization
challenge that affects everyone.
Konsumsi energi di luar organisasi
302-2
Energy consumption outside the organization
Intensitas energi
302-3
Energy intensity
Reduksi konsumsi energi
302-4
Reduction of energy consumption
Pengurangan kebutuhan energi dari produk dan
jasa
302-5
Reduction in energy requirements of products
and services
GRI 305: Emisi 2016 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
305-1
GRI 305: Emissions Direct GHG emissions (Scope 1)
2016
Emisi Energi GRK (Cakupan 2) Tidak Langsung
305-2
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
Emisi GRK (Scope 3) tidak langsung lainnya
305-3
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
Intensitas Emisi GRK
305-4
GHG Emission Intensity
Pengurangan emisi GRK
305-5
Reduction of GHG emissions
Melestarikan dan memanfaatkan GRI 305: Emisi 2016 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
305-1
secara berkelanjutan sumber daya GRI 305: Emissions Direct GHG emissions (Scope 1)
kelautan dan samudera untuk 2016
pembangunan berkelanjutan Emisi Energi GRK (Cakupan 2) Tidak Langsung
305-2
Conserve and sustainably use the Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
oceans, seas and marine resources for
sustainable development. Emisi GRK (Scope 3) tidak langsung lainnya
305-3
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
Intensitas Emisi GRK
305-4
GHG Emission Intensity
Pengurangan emisi GRK
305-5
Reduction of GHG emissions
Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOX), dan
emisi udara yang signifikan lainnya
305-7
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and
other significant air emissions
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 235
Page 238
Kinerja Keberlanjutan Laporan Keberlanjutan
07 Sustainability Performance Overview 2025
Tujuan Relevansi GRI Judul Indikator
Logo Disclosure
Goal Standard Indicator Title
Melindungi, Merestorasi dan GRI 305: Emisi 2016 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
305-1
Meningkatkan Pemanfaatan GRI 305: Emissions Direct GHG emissions (Scope 1)
Berkelanjutan Ekosistem Daratan, 2016
Mengelola Hutan Secara Lestari, Emisi Energi GRK (Cakupan 2) Tidak Langsung
305-2
Menghentikan Penggurunan, Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
Memulihkan Degradasi lahan,
serta Menghentikan Kehilangan Emisi GRK (Scope 3) tidak langsung lainnya
305-3
Keanekaragaman Hayati Other indirect (Scope 3) GHG emissions
Protect, restore and promote
sustainable use of terrestrial Intensitas Emisi GRK
305-4
ecosystems, sustainably manage GHG Emission Intensity
forests, combat desertification, and
halt and reverse land degradation and Pengurangan emisi GRK
305-5
halt biodiversity loss. Reduction of GHG emissions
Nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOX), dan
emisi udara yang signifikan lainnya
305-7
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and
other significant air emissions
Menguatkan Masyarakat yang Inklusif GRI 2: Pengungkapan Struktur dan komposisi tata kelola
2-9
dan Damai untuk Pembangunan Umum 2021 Governance structure and composition
Berkelanjutan, Menyediakan GRI 2: General
Akses Keadilan untuk Semua, dan Disclosures 2021 Nominasi dan pemilihan badan tata kelola
Membangun Kelembagaan yang tertinggi
2-10
Efektif, Akuntabel, dan Inklusif di Nomination and election of the highest
Semua Tingkatan governance body
Promote peaceful and inclusive
societies for sustainable development, Ketua badan tata kelola tertinggi
2-11
provide access to justice for all and Chair of the highest governance body
build effective, accountable and
inclusive institutions at all levels. Peran badan tata kelola tertinggi dalam
mengawasi pengelolaan dampak
2-12
ole of the highest governance body in overseeing
impact management
Benturan kepentingan
2-15
Conflicts of interest
Komunikasi hal-hal penting
2-16
Communication of critical concerns
Komitmen kebijakan
2-23
Policy commitments
Proses untuk memulihkan dampak negatif
2-25
Processes to remediate negative impacts
Mekanisme pemberian umpan balik/saran dan
menyampaikan kekhawatiran
2-26
Mechanisms for seeking advice and raising
concerns
Pendekatan keterlibatan pemangku kepentingan
2-29
Approach to stakeholder engagement
GRI 205: Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait
Anti Korupsi 2016 korupsi
GRI 205: 205-1
Operations assessed for risks related to
Anti-Corruption 2016
corruption
Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan
prosedur anti korupsi
205-2
Communication and training on anti-corruption
policies and procedures
Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang
diambil
205-3
Confirmed incidents of corruption and actions
taken
236 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Page 239
Sustainability Report
2025
Tujuan Relevansi GRI Judul Indikator
Logo Disclosure
Goal Standard Indicator Title
GRI 418: Privasi Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran
Pelanggan 2016 terhadap privasi pelanggan dan hilangnya data
GRI 418: Customer 418-1 pelanggan
Privacy 2016 Substantiated complaints concerning breaches of
customer privacy and loss of customer data
Menguatkan Sarana Pelaksanaan dan
Merevitalisasi Kemitraan Global untuk
Pembangunan Berkelanjutan
Strengthen the means of
implementation and revitalize the
Global Partnership for Sustainable
Development
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 237
Page 240
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
Kantor Pusat
Jl. Basuki Rahmat 98-104,
Surabaya 60271
Telp: (031) 531 0090 - 531 0099
Fax: (031) 531 0838
Email: info@bankjatim.co.id
Names mentioned 109 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
p.1 ×252
unresolved
org
Bank Jatim
p.3 ×389
unresolved
org
Menggerakkan Tbk
p.3
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi Dalam Mengawasi Manajemen
p.4
unresolved
org
Financial Services Authority
p.5 ×17
unresolved
org
Bank Jatim’s
p.8 ×31
unresolved
org
Bank NTB Syariah
p.8 ×2
unresolved
org
Bank Sultra
p.8 ×2
unresolved
org
Bank Lampung
p.8 ×2
unresolved
org
Bank NTT.
p.8
unresolved
org
Bank NTT. Therefore
p.8
unresolved
org
Bank Jatim Call Center
p.8
unresolved
—
Employers
p.11
unresolved
org
Bank Jatim. Komitmen
p.12
unresolved
org
Bank Jatim. Hal
p.12
unresolved
org
Bank Jatim Employees Union
p.12
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
p.13 ×2
unresolved
org
Timur Tbk.
p.13 ×3
unresolved
org
Bank Jatim. Bank Jatim
p.14 ×5
unresolved
org
Bank Jatim Kebijakan Sistem Manajemen
p.14
unresolved
org
Bank Jatim Jatim
p.16 ×3
unresolved
org
Bank Jatim Business Plan
p.16
unresolved
org
Bank Indonesia
p.18 ×8
unresolved
org
Bank Jatim. RAKB
p.22
unresolved
org
Bank Jatim. The RAKB
p.22
unresolved
org
PT Sewu Segar Nusantara
p.23 ×3
unresolved
org
Bank Jatim Performed
p.24
unresolved
org
Bank Jatim. Sistem
p.24 ×5
unresolved
org
Bank Jatim Renovation
p.25 ×4
unresolved
org
PT Sewu Segar
p.29 ×2
unresolved
org
Meteorologi
p.34
unresolved
org
Bank Garansi.
p.35 ×2
unresolved
org
Bank Garansi. By
p.35
unresolved
org
Environmental Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.
p.36
unresolved
org
Bank Jatim Melalui
p.38
unresolved
org
Penyelenggara Jaminan Sosial.
p.40
unresolved
org
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia
p.41
unresolved
org
Minister of Manpower
p.41
unresolved
org
Menteri Ketenagakerjaan
p.41
unresolved
org
Menteri Kesehatan Republik Indonesia
p.41
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.42 ×4
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.42 ×2
unresolved
org
Bank Bank Primary Policy Kebijakan Produk Aktifitas Activity
p.43
unresolved
org
Bank Primary Policy
p.43
unresolved
org
Bank Soundness Kesehatan Bank
p.49
unresolved
org
Sharia Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
p.49
unresolved
org
Bank Jawa Timur Tbk
p.49 ×4
unresolved
org
Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk
p.49 ×3
unresolved
org
Bank Jatim. Sarana
p.53
unresolved
org
Bank Jatim Syariah
p.56
unresolved
org
Bank Jatim Sharia Financing Disbursement
p.56
unresolved
org
Bank Jatim’s Vision
p.64
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.65
unresolved
org
Minister of Finance
p.65
unresolved
org
Bank Jatim Head Office Office Network Data
p.65
unresolved
org
Bank Jatim Negara Tempat Beroperasi
p.65
unresolved
org
Bank Jatim Jakarta Bank Jatim
p.76
unresolved
org
Bank Jatim Offices
p.76
unresolved
org
Bank Jatim’s Automated Teller Machines
p.77
unresolved
person
Sitaresmi Puspadewi Subianto
p.78 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.78
unresolved
org
Minister of Law Nomor AHU-AH.
p.78
unresolved
org
Jawa Timur Tbk.
p.78 ×3
unresolved
org
Musyawarah Perbankan Daerah
p.84
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.84 ×2
unresolved
org
Bank Bank Jatim
p.90
unresolved
org
PT Sewu
p.92
unresolved
org
Bank Sharia Business Unit-Asset IDR
p.94
unresolved
org
Bank Sharia Business
p.94
unresolved
org
Bank Award Award
p.94
unresolved
org
PT Rintis
p.94
unresolved
org
PT Rintis Sejahtera
p.94
unresolved
org
Bank Penggerak Ekonomi
p.95
unresolved
org
Bank KBMI
p.95
unresolved
org
Bank Kerakyatan Bank KBMI
p.95
unresolved
org
Bank Jatim. Oleh
p.98
unresolved
person
Vice
· President Director
p.100 ×2
unresolved
person
Bisnis Mikro
· Direktur Kepatuhan
p.100
unresolved
person
Sharia Business
· Director
p.100
unresolved
person
Sustainability Committee. In
· Corporate Secretary
p.105
unresolved
org
Bank Jatim. Adapun
p.105
unresolved
org
Bank Jatim Diatur
p.106
unresolved
org
Bank Jatim. Artinya
p.106
unresolved
org
Bank Jatim. Accordingly
p.106
unresolved
org
Daerah Jawa Timur Tbk.
p.106
unresolved
org
Bank Anggaran Dasar Bank Jatim
p.107
unresolved
org
Bank Jatim’s Jatim
p.109
unresolved
org
Bank Incurs Losse Yaitu
p.111
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.