Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 587
Page 1
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Menduniakan Bisnis Indonesia
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
2023 Laporan Tahunan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 1
Page 2
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 3
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sanggahan dan
Batasan Tanggung Jawab
Referensi penyusunan LaporanTahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk tahun
buku 2023 menggunakan parameter dan standar yang berlaku di Indonesia, domisili
BNI dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Laporan Tahunan ini mengacu pada
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021
tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, serta Surat
Edaran OJK No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank
Umum Konvensional. Di samping itu, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN),
BNI juga memenuhi ketentuan terkait, khususnya Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/
MBU/03/2023 tentang PedomanTata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan
Usaha Milik Negara, yang juga terkait penyusunan LaporanTahunan oleh BUMN. Selain
itu, BNI juga menyusun Laporan Keberlanjutan secara terpisah yang menggambarkan
strategi dan inisiatif keberlanjutan dalam praktik bisnis perbankan yang dikembangkan,
dengan acuan penerapan keberlanjutan sesuai Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,
dan Perusahaan Publik.
LaporanTahunan ini memuat pernyataan kondisi keuangan, hasil operasi, kebijakan,
proyeksi, rencana, strategi, serta tujuan BNI. Pernyataan-pernyataan prospektif
dalam laporan tahunan ini dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi
terkini dan kondisi mendatang serta lingkungan di mana BNI menjalankan kegiatan
usaha. Pernyataan-pernyataan tersebut memiliki prospek risiko, ketidakpastian,
serta dapat mengakibatkan perkembangan aktual yang secara material berbeda
dari yang dilaporkan.
Laporan Tahunan ini memuat kata “BNI”, “Perseroan”, atau “Perusahaan”, yang
didefinisikan sebagai PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Adakalanya kata
“Kami” juga digunakan atas dasar kemudahan untuk menyebut BNI secara umum.
Laporan ini disajikan dalam dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris,
yang dapat dilihat dan diunduh di situs web resmi BNI yaitu www.bni.co.id.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 3
Page 4
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tema
Sampul
Menduniakan
Bisnis Indonesia
BNI Corporate Transformation yang dijalankan BNI memiliki arah dan tujuan
yang jelas. Implementasi transformasi yang bertahap dan berkesinambungan,
yang diharapkan mampu menavigasi perjalanan atas rute yang telah
ditetapkan, semakin memperlihatkan hasilnya. Di tengah tantangan ekonomi,
serta kondisi domestik dan global yang semakin dinamis, BNI Corporate
Transformation ini terus dijalankan dan memberikan hasil yang positif.
Aspirasi pemegang saham agar BNI menjadi bank yang mendunia merupakan
salah satu tujuan dari transformasi tersebut. Dengan persaingan yang cukup
kompetitif, BNI berupaya memperbaiki proses bisnisnya agar mampu hadir
dan memberikan layanan dalam taraf internasional. Dengan target pasar
yang begitu luas, tentunya BNI dituntut untuk dapat menjawab tantangan
yang ada. Melalui transformasi inilah, BNI berupaya menghadirkan layanan
jasa keuangan yang agile, adaptif, akuntabel, dan bersaing dengan unggul.
4 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 5
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kesinambungan
Tema
2022 2021 2020 2019
BNI untuk Indonesia Melompat Lebih Tinggi Satukan Energi untuk Digitalisasi untuk
Lebih Tangguh untuk Negeri Kebangkitan Negeri Layanan Unggul
Pandemi COVID-19 menyisakan Menghadapi pandemi COVID-19 Dalam situasi Indonesia yang BNI terus bertransformasi
berbagai kisah menarik, salah yang belum juga usai tentu masih berjuang menghadapi dan mengembangkan serta
satunya adalah tumbuhnya membutuhkan semangat juang pandemi, BNI sebagai salah satu memperkuat kapabilitas
kesadaran akan pentingnya yang tak berujung. Keberhasilan motor penggerak perekonomian sebagai bank digital. Penerapan
aspek keberlanjutan. Digelarnya Tim Nasional Bulutangkis nasional bertekad menyatukan digitalisasi pada jaringan
event internasional G20 di Indonesia yang membawa energi untuk menekan distribusi dan proses bisnis telah
Bali, Indonesia, di tahun 2021- pulang Thomas Cup setelah penyebaran pandemi sekaligus terbukti mampu menopang
2022 memberikan penegasan menanti 19 tahun lamanya tentu membangkitkan negeri dari pertumbuhan bisnis BNI secara
pentingnya posisi Indonesia menginspirasi banyak pihak. Tema dampak negatif pandemi. konsisten dari tahun ke tahun
dalam tema keberlanjutan Laporan Tahunan BNI tahun 2021 melalui perluasan akses pasar
di tingkat global, baik peran “Melompat Lebih Tinggi untuk maupun efisiensi operasional.
Indonesia dalam pemulihan pasca Negeri” dengan menggunakan Upaya peningkatan kapabilitas
COVID-19 maupun keinginan visual pemain bulutangkis, teknologi digital diharapkan akan
kuat Pemerintah Indonesia untuk berupaya memberikan gambaran membawa BNI menjadi bank
mewujudkan net zero emission di semangat dan performa BNI yang digital yang mampu bersaing di
tahun 2060. terus berfokus untuk melakukan era Industri 4.0 ini.
lompatan dan transformasi yang
Tema Laporan Tahunan BNI menyeluruh dengan kapabilitas
tahun buku 2022 juga tak digital dan global untuk mencapai
lepas dari seluruh niat besar kinerja yang unggul sehingga
tersebut. “Recover Together, mampu menjadi kebanggaan
Recover Stronger”, demikian untuk negeri. Tema ini juga
tema Presidensi G20, di mana selaras dengan tema HUT ke-
Indonesia mengajak seluruh 75 BNI, yakni “Melompat Lebih
dunia untuk bahu-membahu, Tinggi”. Di samping itu, BNI patut
saling mendukung untuk pulih berbangga sebagai BUMN yang
bersama serta tumbuh lebih ditunjuk oleh Kementerian BUMN
kuat dan berkelanjutan. Selaras sebagai BUMN Pembina Olahraga
dengan tema Presidensi G20 Cabang Bulutangkis.
tersebut, BNI bersama seluruh
pemangku kepentingan yang
terlibat dalam rantai bisnisnya
berupaya mewujudkan Indonesia
yang lebih tangguh. Perwujudan
itu dinyatakan baik dari sisi
kinerja bank, penerbitan Green
Bond, hingga berbagai upaya
penting bersama pemangku
kepentingan untuk menciptakan
industri perbankan yang mapan
dan berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 5
Page 6
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Keunggulan
Kompetitif BNI
“Sebagai bank pertama yang
dimiliki oleh Pemerintah
Indonesia, BNI terus
bertransformasi bersama
masyarakat Indonesia,
menghadirkan solusi
keuangan, digital, dan layanan
internasional yang unggul secara
berkelanjutan.”
Reputasi dan Pengalaman yang Unggul dalam
Perbankan Korporasi dan Kelembagaan
BNI memiliki DNA sebagai corporate banking dengan keunggulan
jaringan internasional, yang terpatri melalui pengalaman panjang
dan reputasi global sebagai bank nasional yang aktif mendukung
pelaku usaha Indonesia pada berbagai siklus ekonomi. Kredit
kepada segmen korporasi masih menjadi segmen kredit
dengan porsi terbesar di BNI dengan dengan share
rata-rata 3 (tiga) tahun terakhir sebesar 49,8%. Pada
Desember 2023, komposisi kredit korporasi di BNI
mencapai 52,8% dan menjadi katalisator bagi
pertumbuhan bisnis di segmen lainnya. Pada
segmen korporasi, BNI fokus melakukan
ekspansi kepada debitur-debitur unggulan
yang merupakan key industry player
serta mengoptimalkan hubungan kerja
sama dengan kelembagaan.
6 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 7
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Bank Nasional dengan Kapasitas Global
BNI memiliki jaringan kantor terluas di luar negeri, yang berkedudukan di pusat bisnis dan keuangan
dunia, seperti Singapura, Hong Kong, Tokyo, New York, London, Seoul, dan Amsterdam. Didukung oleh
aliansi strategis dan jaringan bank koresponden di luar negeri, BNI memiliki reputasi global sebagai bank
nasional yang aktif menjembatani bisnis dan investasi dari Indonesia ke luar negeri dan dari luar negeri ke
Indonesia. Sejalan dengan mandat yang diberikan Pemerintah Indonesia agar BNI menjadi bank Indonesia
dengan kapasitas global, BNI terus mengoptimalkan keunggulan kompetitif ini untuk memfasilitasi pelaku
usaha, baik korporasi maupun Usaha Kecil Menengah (UKM), pelaku ekspor untuk masuk ke pasar global,
serta melayani kebutuhan transaksi dan layanan finansial diaspora Indonesia
Jaringan Kantor Domestik yang Tersebar Luas untuk Menggapai Seluruh
Lapisan Masyarakat
BNI hingga akhir tahun 2023 memiliki 2.122 outlet, 13.390 ATM, dan 185.697 agen Branchless Banking
(BNI Agen46) yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam mengelola jaringan kantor, BNI memerhatikan
penyebaran yang efektif dan efisien, serta pengalihan transaksi perbankan nasabah menuju channel digital,
terutama BNI Mobile Banking yang menawarkan pengalaman bertransaksi yang mudah, cepat, aman dan
nyaman. Di tahun 2023, BNI juga mulai melakukan transisi pengembangan format outlet flagship, digital
first dan thematic, yang menawarkan pengalaman perbankan yang lebih cepat, unik, dan lengkap bagi
nasabah. Dalam mendukung keuangan inklusif, BNI Agen46 tersebar di 35.500 kelurahan/desa di seluruh
Indonesia, termasuk daerah yang dikategorikan Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T). Pada tahun 2023,
BNI Agen46 mencatatkan volume transaksi sebesar Rp59,92 triliun dengan jumlah transaksi mencapai
85,49 juta.
Ekosistem Digital yang Bank dengan Praktik Keuangan
Komprehensif dan Kompetitif Berkelanjutan Terdepan di
Melalui strategi one stop solution digital Indonesia
financial services, layanan keuangan digital
Sebagai salah satu pionir Green Banking di
BNI tersedia untuk menjawab kebutuhan
Indonesia, BNI berkomitmen menginternalisasi
nasabah segmen consumer & retail dan
prinsip keuangan berkelanjutan pada nilai-nilai,
business banking secara end to end. Product
budaya kerja, strategi, kebijakan operasional,
champion dari layanan digital BNI adalah BNI
serta sistem dan prosedur operasionalnya.
Mobile Banking, BNIDirect dan API. BNI Mobile
Penerapan prinsip keuangan berkelanjutan
Banking kini telah digunakan oleh lebih dari
dilakukan dalam bentuk peningkatan sustainable
16 juta nasabah individual, dengan keunggulan
portfolio dan pembiayaan kepada sektor ramah
pada kelengkapan fitur transaksi dan
lingkungan, serta upaya proaktif dalam menekan
kemudahan untuk digunakan kapanpun dan
emisi yang dihasilkan dari operasional dan
dimanapun. Sementara untuk nasabah bisnis,
bisnis. BNI juga proaktif dalam memperkenalkan
total pengguna BNIDirect hingga akhir 2023
Sustainability Linked Loan (SLL), di mana salah
telah mencapai lebih dari 147 ribu pengguna.
satu aspek utama SLL adalah pemberian insentif
Sebagai pionir dalam penguatan ekosistem
bagi nasabah yang mampu memperbaiki aspek
pembayaran digital di Indonesia, BNI memiliki
Environmental, Sosial & Governance (ESG)
layanan API (Application Programming
dalam bisnis mereka. Hingga akhir tahun 2023
Interface) yang dapat memfasilitasi mitra kerja
portofolio SLL telah mencapai Rp4,6 triliun. Di
dalam menyajikan layanan disbursement,
luar skema SLL, BNI juga telah menyiapkan
collection, payment, account information, dan
skema pembiayaan khusus yang disertai
digital account opening. Di tahun 2023, BNI
dengan pricing yang menarik untuk green
juga tengah dalam proses mentransformasikan
financing. BNI saat ini mendapatkan rating “A”
hibank (sebelumnya bernama Bank Mayora)
dari Morgan Stanley Capital Investment (MSCI)
untuk menjadi bank digital pertama di
untuk penerapan ESG, yang merupakan salah
Indonesia yang berfokus pada segmen UKM.
satu rating tertinggi di antara bank-bank besar di
Indonesia.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 7
Page 8
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jejak
Langkah
2012
BNI menerbitkan Global Bond melalui kantor cabang London
senilai USD500 juta. Global Bond ini didaftarkan pada Bursa
Efek Singapura.
1946 2010
Berdirinya PT Bank Negara Indonesia BNI menerbitkan saham baru melalui Penawaran Umum
(Persero) Tbk sebagai bank pertama Terbatas (Rights Issue) sehingga kepemilikan publik meningkat
milik Negara, berfungsi sebagai bank menjadi 40%.
sentral dan bank umum.
2009
1950 Pemegang saham BNI menyetujui untuk memisahkan
Unit Usaha Syariah BNI menjadi entitas bisnis yang
BNI sebagai bank pembangunan dan diberikan independen.
hak untuk bertindak sebagai bank devisa.
2008
1955
Di bawah tim Manajemen yang baru, BNI melangkah
BNI diubah menjadi bank umum dan
meningkatkan nilai di tengah tantangan krisis ekonomi
membuka cabang pertama di luar
global, dengan memperkuat landasan finansial
negeri yang terletak di Singapura.
melalui 5 (lima) strategi utama yaitu kecukupan
pencadangan kerugian, peningkatan kualitas aktiva,
fokus pada profitabilitas, menciptakan model bisnis yang
berkelanjutan, serta mempertahankan struktur biaya
1960
yang efisien.
BNI mendukung perekonomian Indonesia dan
memperkenalkan berbagai layanan perbankan
seperti Bank Terapung dan Bank Keliling. 2007
BNI menerbitkan saham baru yang dicatatkan di Bursa
1968 Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya bersamaan
dengan program divestasi saham pemerintah. Dengan
Sebagai bank umum dengan nama “Bank selesainya kedua program tersebut, kepemilikan publik
Negara Indonesia 1946”, BNI mendapatkan tugas meningkat menjadi 23,64%.
memperbaiki ekonomi rakyat Indonesia serta
berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi
nasional dengan memberdayakan berbagai 2004
sektor industri di Indonesia.
BNI meluncurkan logo
1986 dan identitas korporat
baru sejalan dengan
BNI melaksanakan restrukturisasi operasional upaya membangun citra
dan pembenahan korporasi, termasuk Bank yang kokoh dalam
menyusun visi dan misi serta Performance menghadapi persaingan.
Improvement Program (PIP).
1989 1999
Peluncuran logo baru BNI BNI memperoleh tambahan modal dari Pemerintah
berupa “bahtera berlayar melalui program rekapitalisasi perbankan. BNI berhasil
di tengah samudra” memperoleh sertifikat ISO 9002 sebagai pengakuan
sebagai cerminan dan standar kualitas yang meliputi Unit Pemrosesan
ungkapan harapan Bank. Bersama (UPB).
1996 1997
BNI menawarkan saham perdana kepada masyarakat Krisis moneter melanda Asia dan Indonesia.
dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Sebagaimana bank-bank lain, Selain itu BNI juga terkena
Bursa Efek Surabaya. Hal ini menjadikan BNI sebagai dampak negatif krisis tersebut, hal ini tercermin dari
bank pemerintah pertama yang menjadi perusahaan menurunnya indikator kinerja finansial.
terbuka.
8 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 9
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2013
BNI melakukan kemitraan strategis dengan Sumitomo
Life Insurance Company yang membeli saham baru yang
diterbitkan PT BNI Life Insurance senilai Rp4,2 triliun. 2023
2014
6 Oktober 2023, BNI melakukan aksi korporasi
Laba Bersih BNI untuk pertama kalinya menembus angka dua
digit sebesar Rp10,8 triliun sebagai salah satu hasil program berupa Pemecahan Saham atau stock split
transformasi BNI yang dilakukan sejak 2008. dengan rasio 1:2 berlaku efektif pada Bursa
2015
Efek Indonesia. Aksi korporasi ini dilakukan
dalam rangka meningkatkan demand atas
Dalam rangka menyesuaikan diri dengan
perubahan lingkungan usaha yang dinamis, saham BNI dengan memperluas basis investor.
memenuhi kebutuhan seluruh pemangku
kepentingan, dan menyelaraskan dengan
Pasar merespon positif atas aksi korporasi ini,
regulasi terkait pengelolaan konglomerasi terbukti dengan menguatnya harga saham
lembaga keuangan, BNI melakukan
restatement visinya: “Menjadi Lembaga BNI sehingga nilai kapitalisasi pasar BNI di
Keuangan yang Unggul dalam Layanan dan akhir tahun 2023 mencapai Rp200,5 triliun,
Kinerja”.
meningkat hingga 16,5% dibandingkan akhir
2016 tahun 2022 sebesar Rp172,0 triliun. Nilai
Untuk kedua kalinya laba bersih BNI kapitalisasi pasar ini merupakan yang tertinggi
mencapai dua digit sebesar Rp11,4 dalam sejarah BNI sejak melantai di Bursa Efek
triliun dengan fundamental yang lebih
baik, ditunjukkan dengan coverage Indonesia.
ratio mencapai 146% dan CAR 19,4%.
2017
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan I BNI Tahap I Tahun 2017
dengan nilai Rp3 triliun jangka waktu 5 tahun dengan kupon 2022
sebesar 8% per annum. Obligasi BNI diterbitkan pada tanggal • BNI melakukan akuisisi atas PT Bank Mayora. Bank Mayora
11 Juli 2017 dan listing di BEI pada tanggal 12 Juli 2017. akan ditransformasi menjadi bank digital yang mendukung
pengembangan digital BNI dan difokuskan pada segmen
2018 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
• Pendirian PT BNI Modal Ventura atau disebut “BNI Ventures”
Penerbitan Medium Term Notes (MTN) sebagai strategi BNI untuk mendukung perkembangan
Subordinasi I BNI Tahun 2018 dengan ekosistem digital di Indonesia.
nilai Rp100 miliar jangka waktu 5 tahun • Penambahan penyertaan modal pada PT Bank Syariah
dengan tingkat bunga tetap sebesar 8% Indonesia Tbk, di mana kepemilikan saham milik BNI di BSI
per annum. MTN telah dicatat oleh OJK terdilusi menjadi sebesar 23,24%.
dengan tanggal efektif 8 Juni 2018. • Penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022 dengan
2019 jumlah pokok Rp5 triliun. Obligasi ini menjadi produk Green
Bond perdana di Indonesia yang dirilis dalam bentuk mata
BNI menjadi Bank BUMN pertama yang meluncurkan layanan uang Rupiah.
pembukaan rekening secara digital melalui aplikasi mobile
banking. Penerbitan Negotiable Certificates of Deposit (NCD) 2021
dengan nilai Rp2,39 triliun pada tanggal 25 September 2019.
• Penerbitan Tier 2 Subordinated Notes (BNI Tier 2 Capital
2020 Bond 2021) di Bursa Efek Indonesia sebesar USD500 juta
dengan bunga sebesar 3,75%, serta Additional Tier 1 (“AT-1”)
BNI melakukan restatement Visi “Menjadi Lembaga Keuangan Perpetual Non-Cumulative Capital Securities di Singapore
yang unggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan” Stock Exchange sebesar USD600 juta dengan imbal hasil
dan restatement Misi, menjadi “Memperkuat layanan prima sebesar 4,3% per tahun. Penerbitan Efek Modal AT-1 menjadi
dan solusi digital kepada seluruh nasabah selaku mitra bisnis monumental karena BNI menjadi bank pertama di Indonesia
pilihan utama” dan “Memperkuat layanan internasional yang menerbitkan instrumen permodalan Additional Tier 1.
untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis global.” Hal ini • Penguatan Visi BNI, dari sebelumnya ”Menjadi Lembaga
dilakukan untuk memperkuat keunggulan BNI dalam bisnis Keuangan yang Unggul dalam Layanan dan Kinerja secara
internasional melalui jaringan di luar negeri dan dalam negeri, Berkelanjutan”, menjadi “Menjadi Lembaga Keuangan yang
kerja sama partnership serta pengembangan digital banking Terunggul dalam Layanan dan Kinerja secara Berkelanjutan”.
dalam menjawab tantangan dan persaingan agar BNI selalu Terdapat penambahan kata imbuhan “Ter” pada kata
unggul dalam layanan dan kinerja secara berkesinambungan. “Unggul” yang menunjukkan komitmen BNI untuk menjadi
Selain itu, dalam rangka mendukung terbentuknya Bank yang paling unggul.
syariah nasional yang berkapasitas global maka BNI bersama • Divestasi BNI pada PT Bank BNI Syariah, yang digabungkan/
Bank BRI dan Bank Mandiri menandatangani Perjanjian merger bersama PT Bank Mandiri Syariah dan PT Bank BRI
Penggabungan BNI Syariah dengan Mandiri Syariah dan BRI Syariah Tbk menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”).
Syariah. • BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”), entitas anak dari PT BNI
Sekuritas, resmi beroperasi di Singapura.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 9
Page 10
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI Corporate
Transformation
“Pengembangan bisnis perbankan yang berkelanjutan tentunya
membutuhkan arah yang jelas. Melalui strategi transformasi
mencakup digitalisasi, pengembangan model bisnis, penguatan
modal, organisasi dan budaya kerja, serta penguatan kelompok
usaha, BNI berupaya menciptakan layanan perbankan yang lincah,
adaptif, dan menyebar melalui jaringan internasional, yang pada
akhirnya akan meningkatkan valuasi BNI dan memberikan nilai
tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.”
BNI CORPORATE TRANSFORMATION
telah dilaksanakan sejak April 2021 sampai dengan saat ini,
yang melibatkan seluruh Divisi/ Satuan/Unit Fungsional lainnya.
Penyempurnaan End Penataan Organisasi
to End Credit Process Transformasi Cabang Digitalisasi BNI Mobile melalui implementasi
melalui standarisasi, melalui implementasi Perluasan jaringan Banking dan New BNI New Way of Working
penguatan proses, dan format baru outlet dan internasional Cash Management untuk (NWOW) untuk
digitalisasi melalui penyempurnaan proses melalui dibukanya meningkatkan value menghasilkan organisasi
pengembangan credit bisnis yang terdigitalisasi BNI Amsterdam added dan experience dan proses bisnis yang
tools untuk proses bisnis untuk meningkatkan (Representative Office) kepada nasabah lebih lean, agile, dan
yang lebih prudent customer experience customer centric
Penyempurnaan
Penajaman model Perbaikan operational
Performance
pengelolaan Nasabah banking melalui proses Penguatan Modal melalui Peningkatan Kolaborasi
Management System
Top Tier segmen sentralisasi, standarisasi penerbitan Additional IT dan Bisnis untuk
berbasis Segment,
Korporasi hingga dan otomasi proses Tier 1 USD600juta dan mendukung transformasi
Product, & Channel untuk
segmen Retail Productive untuk menghasilkan Subordinated Bond (Tier digital yang berorientasi
sistem penilaian kinerja
untuk meningkatkan proses yang lebih fast, 2) USD500juta bisnis
yang transparan dan
cross selling nasabah lean, dan accurate
berorientasi bisnis
Penguatan grup usaha
Penguatan Human
melalui akuisisi Bank
Capital melalui desain
Optimalisasi bisnis SME Peningkatan Efisiensi Mayora (hibank),
Human Capital Blueprint
melalui BNI Xpora untuk dan Efektivitas Biaya pembentukan BNI
dan penyempurnaan
mendukung UMKM Go untuk perbaikan dan Ventures, penambahan
Talent Management
Global optimalisasi bottom line penyertaan BSI Rp500M,
untuk membangun future
dan Resegmentasi BNI
competitiveness
Finance
10 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 11
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
New Way of Working (NWOW)
BNI
“New Way of Working New Way of Working (NWOW) merupakan salah satu
inisiatif strategis yang dilakukan dalam BNI Corporate
(NWOW) menjadi salah Transformation sebagai upaya penyelarasan organisasi
untuk memperjelas akuntabilitas serta mengurangi
satu strategi internal yang overlapping fungsi. Dengan implementasi NWOW,
diharapkan proses kerja di dalam organisasi BNI menjadi
diimplementasikan di lebih efektif dan efisien melalui penerapan cara kerja baru
dalam rangka mencapai sasaran strategis korporasi.
tahun 2023 dalam rangka
Implementasi NWOW bertujuan untuk meningkatkan dan
mempersiapkan organisasi memperkuat future-ready capability, dengan mendorong
BNI di masa depan melalui cara kerja yang lincah, proaktif, berbudaya kolaborasi serta
kemampuan eksekusi yang tinggi guna menghadapi segala
cara kerja baru untuk mencapai tantangan di era yang penuh perubahan ini.
sasaran strategis korporasi.” Dengan demikian, setiap BNI Hi-Movers dapat bekerja
secara adaptif dan kolaboratif untuk bersama-sama
mendorong pencapaian bisnis secara berkelanjutan.
Penyelarasan
Mendorong cara kerja
organisasi, Organisasi yang lebih
yang agile, proaktif,
memperjelas efektif dan efisien
berbudaya kolaborasi
akuntabilitas melalui penerapan cara
serta kemampuan
serta mengurangi kerja baru.
eksekusi yang tinggi.
overlapping fungsi.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 11
Page 12
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pencapaian
2023
“Keberhasilan BNI Corporate Transformation
menjadi faktor fundamental bagi BNI untuk terus
meningkatkan layanan dan memberikan yang
terbaik bagi nasabah, pemegang saham, dan
seluruh pemangku kepentingan.”
Rp695,1 Rp810,7
Jumlah kredit yang disalurkan Jumlah simpanan nasabah
BNI di tahun 2023, tumbuh di tahun 2023, tumbuh
7,6% dibandingkan tahun 5,4% dibandingkan tahun
Triliun sebelumnya sebesar Rp646,2 Triliun sebelumnya sebesar
triliun. Rp769,3 triliun.
Rp61,5 Rp62,7
Jumlah pendapatan bunga di Jumlah pendapatan
tahun 2023, meningkat 12,5% operasional di tahun 2023,
dibandingkan tahun sebelumnya meningkat 2,1% dibandingkan
Triliun sebesar Rp54,7 triliun. Triliun tahun sebelumnya sebesar
Rp61,5 triliun.
Rp20,9
Laba bersih di tahun
2023, meningkat 14,2%
dibandingkan tahun
Triliun sebelumnya sebesar
Rp18,3 triliun.
12 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 13
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
85,8 22,0
Rasio Pinjaman terhadap Rasio Kewajiban Penyediaan
Total Simpanan atau Loan Modal Minimum (KPMM)
to Deposit Ratio (LDR) di di tahun 2023, meningkat
% tahun 2023, meningkat % 2,7% dibandingkan tahun
1,6% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 19,3%.
sebelumnya sebesar 84.2%.
68,4 2,1
Rasio Biaya Operasi terhadap Rasio Non Performing
Pendapatan Operasional Loan (NPL) (Bruto) di
(BOPO) di tahun 2023, tahun 2023, turun 0,7%
% mengalami penurunan % dibandingkan tahun
0,2% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 2,8%.
sebelumnya sebesar 68,6%.
2,6 16,8
Imbal Hasil atas Aset atau Imbal Hasil Ekuitas atau
Return on Assets (ROA) Return on Equity (ROE)
di tahun 2023, meningkat di tahun 2023, meningkat
% 0,1% dibandingkan tahun % 0,4% dibandingkan tahun
sebelumnya sebesar 2,5%. sebelumnya sebesar 16,4%.
Hasil self-assessment Profil
Risiko BNI secara Individu AAA Peringkat Corporate
2
Rating yang diberikan
per 31 Desember 2023, /Stable PEFINDO
Peringkat dengan peringkat Risiko
(low to moderate) Inherent low to moderate
dan peringkat Kualitas
Penerapan Manajemen BBB Peringkat Corporate
Rating yang diberikan
Risiko (KPMR) Satisfactory. /Stable S&P
BBB- Peringkat Corporate
Rating yang diberikan
/Stable Fitch
Baa2 Peringkat Corporate
Rating yang diberikan
/Stable Moodys
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 13
Page 14
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Daftar
Isi
Analisis & Pembahasan
04
3 Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab
4 Tema Sampul
5 Kesinambungan Tema Manajemen atas Kinerja
6 Keunggulan Kompetitif BNI Bank
8 Jejak Langkah
10 BNI Corporate Transformation 198 Tinjauan Perekonomian dan Industri
11 New Way of Working (NWOW) BNI 204 Kebijakan Strategis BNI Tahun 2023
12 Pencapaian 2023 206 Tinjauan Operasi per Segmen Usaha
14 Daftar Isi 207 Tinjauan Operasi per Segmen Usaha
260 Tinjauan Operasi per Segmen Usaha
01
264 Digital Banking
280 Tinjauan Keuangan Komprehensif
Performa 2023 321
322
Kemampuan Membayar Utang
Tingkat Kolektibilitas Piutang Perusahaan/Tingkat Kolektibilitas Pinjaman
325 Pengelolaan Risiko Kredit
18 Ikhtisar Data Keuangan Penting
331 Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal serta
24 Ikhtisar Kinerja Bisnis Praktik Manajemen Risiko terkait Permodalan
27 Informasi Saham 334 Pencapaian Target Tahun 2023
30 Ikhtisar Obligasi, Sukuk, dan/atau Obligasi Konversi 336 Informasi Kelangsungan Usaha
30 Sumber Pendanaan Lainnya 338 Rincian Masalah yang Timbul di Tahun 2023
34 Kilas Peristiwa 2023 339 Prospek Usaha Tahun 2024
02
340 Proyeksi Kinerja Tahun 2024
341 Aspek Pemasaran
Laporan Manajemen 344
347
Kebijakan Dividen dan Pembagiannya
Perpajakan dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP): Kontribusi BNI
Terhadap Pembangunan Nasional
45 Laporan Dewan Komisaris 349 Informasi tentang Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
55 Laporan Direksi 355 Negotiable Certificate Of Deposit (Ncd)
68 Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan 356 Informasi Material Mengenai Corporate Action, Investasi, Ekspansi,
Tahunan 2023 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Divestasi, Penggabungan Usaha, Akuisisi, dan/atau Restrukturisasi Utang/
Modal
69 Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab
atas Laporan Tahunan 2023 359 Informasi Transaksi Material yang Mengandung Benturan Kepentingan
dan/atau Transaksi Afiliasi dengan Pihak Afiliasi/Pihak Berelasi
03
365 Perubahan Peraturan Perundang-undangan yang Berpengaruh Signifikan
Terhadap BNI
Profil Perusahaan 374 Perubahan Kebijakan Akuntansi dan Dampaknya Terhadap BNI
72
75
76
78
Informasi Umum Perusahaan
Identitas Perusahaan
Riwayat Singkat Perusahaan
Visi, Misi dan Budaya Perusahaan
05
378
Fungsi
Penunjang Bisnis
Human Capital
82 Kegiatan Usaha
395 Teknologi Informasi
86 Wilayah Operasional Perusahaan
400 Tata KelolaTeknologi Informasi
88 Struktur Organisasi Perusahaan
406 Digitalisasi Layanan
90 Daftar Keanggotan Asosiasi
411 Layanan dan Jaringan
92 Profil Direksi
414 BNI Customer Experience Center
106 Profil Dewan Komisaris
417 Data Management & Analytics
121 Profil Senior Executive President
419 Fungsi Kualitas Layanan
126 Profil Pejabat Eksekutif
145 Demografi Karyawan
152 Struktur dan Komposisi Pemegang Saham
158 Informasi Pemegang Saham Utama dan Pengendali Perusahaan
160 Daftar Entitas Anak dan/atau Perusahaan Asosiasi
170 Struktur Kelompok Usaha Perusahaan
172 Kronologis Pencatatan Saham
174 Kronologis Pencatatan Efek Lainnya
186 Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan
Publik (KAP) beserta Jaringan/Asosiasi/Aliansi
186 Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
188 Informasi yang Tersedia di Situs Web
191 Penghargaan dan Sertifikasi
14 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 15
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
06
991 Praktik Bad Corporate Governance
992 Penerapan Tata Kelola Terintegrasi
Permodalan dan Praktik 1002 Pelaksanaan Penerapan Aspek Dan Prinsip Tata Kelola Perusahaan Sesuai
Manajemen Risiko 1010
Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Penerapan Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI)
430 Permodalan 1019 Pelaksanaan Penerapan ASEAN Corporate Governance Scorecard
432 Praktik Manajemen Risiko 1065 Penerapan Prinsip Tata Kelola Perusahaan Untuk Bank Sesuai Standar
Basel Committee On Banking Supervision
466 Pengungkapan Eksposur Risiko
07 Tata Kelola Perusahaan 08 Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan Perusahaan
590 Pencapaian Terbaik Penerapan Tata Kelola Perusahaan 1072 Komitmen dan Kebijakan Penerapan Program Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan
591 Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan Secara Berkelanjutan
1087 Penugasan Khusus
595 Governance Framework
09
596 Peningkatan Kualitas Penerapan Gcg secara Berkelanjutan
612 Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
615 Rapat Umum Pemegang Saham
637 Direksi Komitmen ESG
680 Dewan Komisaris
1094 Kilas Kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) BNI 2023
724 Komisaris Independen
1095 Perkembangan Penerapan LST BNI 2023
727 Nominasi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
1097 Komitmen Penerapan LST
750 Organ Pendukung Dewan Komisaris
1099 Pengelolaan Risiko LST BNI
816 Organ Pendukung Direksi
1102 Penanggung Jawab Penerapan LST di BNI
864 Auditor Eksternal
1103 Pengawasan dan Evaluasi Penerapan LST BNI
868 Sistem Pengendalian Intern
1104 Penerapan Keuangan Berkelanjutan di Perusahaan Anak
873 Sistem Manajemen Risiko
1105 Indeks LST: Ringkasan Praktik Keberlanjutan BNI
898 Perkara Hukum
10
903 Sanksi Administratif
903 Tata Kelola Perpajakan
904 Kode Etik Perusahaan
906 Kebijakan Kompensasi Jangka Panjang Laporan Keuangan
909 Akses Informasi dan Data Perusahaan
1113 Laporan Keuangan
950 Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah 1414 Lampiran Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No.
Massal (APU PPT dan PPPSPM) 9/SEOJK.03/2020
953 Perlindungan Hak Kreditur 1418 Referensi Silang SEOJK No. 16 /SEOJK.04/2021:
953 Kebijakan Anti Gratifikasi & Anti Suap
956 Kebijakan Pengungkapan Informasi Kepemilikan Saham Dewan
Komisaris dan Direksi Serta Pelaksanaanya
962 Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi pada Bank atau
Perusahaan Lain
963 Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System)
966 Kebijakan Anti Korupsi
967 Penyimpangan Internal
968 Penyediaan Dana untuk Pihak-Pihak Terkait dan Nasabah Besar
969 Pemberian Kredit kepada Pihak Terkait
971 Penyediaan Dana untuk Kegiatan Sosial dan Politik
972 Kebijakan Pengadaan Barang dan/atau Jasa
977 Rencana Strategis Bank
979 Transparansi Penyampaian Laporan
984 Kebijakan Benturan Kepentingan (Termasuk Insider Trading)
985 Pembelian Kembali (Buyback) Saham dan Obligasi
986 Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)
987 Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan
988 Transparansi Tata Cara Pengaduan Nasabah dan Penyelesaian Sengketa
Kepada Nasabah
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 15
Page 16
Page 17
Laporan Tahunan 2023
01
Performa
2023
18 Ikhtisar Data Keuangan Penting
24 Ikhtisar Kinerja Bisnis
27 Informasi Saham
Ikhtisar Obligasi, Sukuk, dan/atau Obligasi
30
Konversi
30 Sumber Pendanaan Lainnya
34 Kilas Peristiwa 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 18
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Ikhtisar
Data Keuangan Penting
Posisi Keuangan Konsolidasian
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali
2023 2022 2022-2023 2021*) 2020**) 2020 2019
dinyatakan lain
(%)
Aset
Kas 11.207 13.448 (16,7) 13.684 16.908 17.324 15.362
Giro pada Bank Indonesia 65.256 82.922 (21,3) 48.682 33.550 35.066 37.104
Giro pada Bank Lain - Neto 35.023 15.922 120,0 19.570 15.678 16.108 14.963
Penempatan pada Bank Lain -
43.794 51.569 (15,1) 92.290 56.141 61.329 47.777
Neto
Efek-efek - Neto 37.165 28.556 30,1 25.803 22.632 29.687 27.162
Efek-efek yang Dibeli dengan Janji
13.951 16.631 (16,1) 22.011 8.666 8.666 411
Dijual Kembali - Neto
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya
18.999 20.729 (8,3) 19.563 17.894 17.894 19.208
- Neto
Tagihan Akseptasi - Neto 17.091 18.912 (9,6) 20.543 20.499 20.576 18.558
Tagihan Derivatif - Neto 996 685 45,4 494 1.461 1.461 312
Pinjaman yang Diberikan 695.085 646.188 7,6 582.436 553.106 586.207 556.771
CKPN Pinjaman yang Diberikan (47.158) (50.334) 6,3 (50.295) (42.932) (44.228) (16.909)
Obligasi Pemerintah 127.099 121.291 4,8 111.429 84.150 90.659 81.029
Pajak Dibayar Dimuka 643 644 (0,1) 1.051 1.050 1.050 1.050
Beban Dibayar Dimuka 2.743 3.244 (15,4) 3.096 2.699 2.807 2.609
Investasi pada entitas asosiasi 11.284 10.049 12,3 8.689 - - -
Penyertaan Saham - Neto 564 609 (7,4) 830 4.177 813 523
Aset Lain-Lain 16.972 13.856 22,5 11.849 13.383 13.758 11.801
Aset Tetap dan Aset Hak Guna-
27.765 26.549 4,6 26.883 26.257 27.362 26.525
Neto
Aset takberwujud 744 753 (1,2) - - - -
Aset Pajak Tangguhan - Neto 7.441 7.614 (2,3) 6.230 4.591 4.800 1.349
Jumlah Aset 1.086.664 1.029.837 5,5 964.838 839.910 891.337 845.605
Liabilitas
Libilitas Segera 5.295 4.686 13,0 4.554 5.508 5.561 5.273
Simpanan Nasabah 810.730 769.269 5,4 729.169 631.551 647.572 582.541
Simpanan dari Bank Lain 11.894 15.245 (22,0) 14.377 9.245 9.023 11.584
Liabilitas Derivatif 810 775 4,6 110 414 414 203
Efek-efek yang Dijual dengan Janji
6.891 2.885 138,9 1.829 2.590 2.590 2.183
Dibeli Kembali
Liabilitas Akseptasi 5.748 5.301 8,4 5.588 5.423 5.500 5.341
Beban yang Masih Harus Dibayar 1.664 1.441 15,5 1.242 1.125 1.182 997
Utang Pajak 823 1.551 (46,9) 1.284 1.060 1.148 568
Imbalan Kerja 7.006 6.880 1,8 6.138 5.652 6.344 4.392
Penyisihan 2.173 2.712 (19,9) 2.276 1.421 1.422 185
Liabilitas Lain-lain 26.125 21.130 23,6 20.542 18.038 18.280 14.901
Efek-efek yang Diterbitkan 4.893 4.897 (0,1) 2.986 2.985 2.985 2.985
Pinjaman yang Diterima 30.950 35.654 (13,2) 32.458 44.114 44.114 57.236
Efek-efek Subordinasi 16.929 17.213 (1,6) 15.765 100 100 100
Jumlah Liabilitas 931.931 889.639 4,8 838.318 729.226 746.236 688.489
18 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 19
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali
2023 2022 2022-2023 2021*) 2020**) 2020 2019
dinyatakan lain
(%)
Dana Syirkah Temporer
Simpanan Nasabah - - - - - - 31.881 31.770
Simpanan dari Bank Lain - - - - - - 349 341
Sukuk Mudharabah yang
- - - - - - - -
Diterbitkan
Jumlah Dana Syirkah Temporer - - - - - - 32.230 32.112
Ekuitas
Modal Saham 9.055 9.055 - - 9.055 9.055 9.055 9.055
Tambahan Modal Disetor 17.010 17.010 - - 17.010 14.568 14.568 14.568
Cadangan Pembayaran Berbasis
260 - 100,0 - - - -
Saham
Transaksi dengan Kepentingan
2.257 2.257 - - 2.257 2.257 2.257 2.257
Non Pengendali
Cadangan Revaluasi Aset 15.448 15.441 0,0 15.442 14.882 14.963 14.947
Keuntungan/(Kerugian) yang
Belum Direalisasi atas Efek-efek
dan Obligasi Pemerintah yang
(896) (1.971) 54,5 1.949 2.424 2.424 (822)
Diukur pada Nilai Wajar melalui
Penghasilan Komprehensif Lain
Setelah Pajak
Selisih Kurs Karena Penjabaran
Laporan Keuangan dalam Mata (58) (36) (61,1) (17) 23 23 48
Uang Asing
Saldo Laba 107.236 94.060 14,0 78.250 64.878 66.981 82.463
Saham Tresuri (180) - (100,0) (207) (79) (79) -
Kepentingan Non Pengendali 4.601 4.382 5,0 2.781 2.676 2.680 2.488
Jumlah Ekuitas 154.733 140.198 10,4 126.520 110.684 112.872 125.004
Jumlah Liabilitas, Dana Syirkah
1.086.664 1.029.837 5,5 964.838 839.910 891.337 845.605
Temporer, dan Ekuitas
*) Sejak 1 Februari 2021, BNI Syariah telah resmi bergabung ke Bank Syariah Indonesia sesuai pernyataan efektif dari OJK Pasar Modal melalui surat No. S-289/D.04/2020
tanggal 11 Desember 2020, serta izin penggabungan dari OJK Perbankan berdasarkan Salinan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. 4/DK.03/2021 tanggal 27 Januari 2021,
sehingga tidak lagi dikonsolidasi pada laporan keuangan konsolidasian BNI dan Entitas Anak tahun buku 2021.
**) Kinerja keuangan tahun 2020 yang disajikan dengan memperhitungkan dampak dikeluarkannya kinerja BNI Syariah.
Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain
Konsolidasian
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali
2023 2022 2022-2023 2021*) 2020**) 2020 2019
dinyatakan lain
(%)
Pendapatan Bunga dan
61.472 54.659 12,5 50.026 52.144 56.173 58.532
Pendapatan Syariah
Beban Bunga dan Beban Syariah (20.196) (13.338) 51,4 (11.779) (18.103) (19.021) (21.930)
Pendapatan Bunga dan
41.276 41.321 (0,1) 38.247 34.041 37.152 36.602
Pendapatan Syariah - Neto
Pendapatan Premi dan Hasil
6.853 6.221 10,1 5.887 5.330 5.330 6.158
Investasi
Beban Klaim (5.194) (4.670) (11,2) (4.488) (3.859) (3.859) (4.461)
Pendapatan Premi - Neto 1.659 1.551 7,0 1.399 1.471 1.471 1.697
Pendapatan Operasional Lainnya 19.812 18.600 6,5 16.219 13.640 13.413 13.713
Jumlah Pendapatan Operasional 62.747 61.472 2,1 55.865 49.152 52.036 52.012
Beban Operasional Lainnya (27.778) (27.059) (2,7) (24.801) (22.088) (24.214) (23.687)
Pembentukan Cadangan Kerugian
(9.196) (11.514) 20,1 (18.297) (22.038) (22.590) (8.838)
Penurunan Nilai
Laba Operasional 25.773 22.899 12,6 12.767 5.026 5.231 19.487
Pendapatan (Beban) Bukan
(133) (212) (37,3) (216) (95) (119) (118)
Operasional - Neto
Laba Sebelum Beban Pajak 25.640 22.687 13,0 12.551 4.931 5.112 19.369
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 19
Page 20
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali
2023 2022 2022-2023 2021*) 2020**) 2020 2019
dinyatakan lain
(%)
Beban Pajak (4.534) (4.205) (7,8) (1.574) (1.610) (1.791) (3.861)
Laba Tahun Berjalan 21.106 18.482 14,2 10.977 3.321 3.321 15.509
Pendapatan Komprehensif Lainnya
• Pendapatan/(Kerugian)
komprehensif lain periode 674 (3.826) 117,6 745 872 872 2.875
berjalan setelah pajak
Laba Komprehensif Periode
21.780 14.656 48,6 11.722 4.193 4.193 18.384
Berjalan
Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada:
• Pemilik Entitas Induk 20.909 18.312 14,2 10.898 3.280 3.280 15.384
• Kepentingan Non-Pengendali 197 170 15,7 79 41 41 124
Jumlah Laba Komprehensif Periode Berjalan
Laba Komprehensif Tahun Berjalan
yang dapat Diatribusikan kepada:
• Pemilik Entitas Induk 21.560 14.594 47,7 11.620 4.001 4.001 18.192
• Kepentingan Non-Pengendali 220 62 254,1 102 192 192 191
Laba per Saham Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk 561 983 (42,9) 585 176 176 825
(Rupiah penuh)
*) Sejak 1 Februari 2021, BNI Syariah telah resmi bergabung ke Bank Syariah Indonesia sesuai pernyataan efektif dari OJK Pasar Modal melalui surat No. S-289/D.04/2020
tanggal 11 Desember 2020, serta izin penggabungan dari OJK Perbankan berdasarkan Salinan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. 4/DK.03/2021 tanggal 27 Januari 2021,
sehingga tidak lagi dikonsolidasi pada laporan keuangan konsolidasian BNI dan Entitas Anak tahun buku 2021.
**) Kinerja keuangan tahun 2020 disajikan dengan memperhitungkan dampak dikeluarkannya kinerja BNI Syariah.
Arus Kas Konsolidasian
YoY
Dalam miliar Rupiah. kecuali dinyatakan lain 2023 2022 2022-2023 2021 2020 2019
(%)
Arus Kas dari Aktivitas Operasi 10.393 19.953 (47,9) 97.479 74.254 (12.611)
Arus Kas dari Aktivitas Investasi (10.771) (32.233) (66,6) (15.656) (11.992) 13.484
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan (8.493) 2.725 (411,6) 1.719 (17.139) (18.491)
Peningkatan/(penurunan) Neto Kas dan Setara Kas (8.871) (9.555) 7,2 83.542 45.123 (17.618)
Dampak Kehilangan Pengendalian - - - - (37.614) - -
Dampak Selisih Kurs (150) 115 (230,4) 505 600 (119)
Saldo Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 163.900 173.340 (5,4) 126.908 81.185 98.922
Saldo Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 154.879 163.900 (5,5) 173.340 126.908 81.185
Rasio-rasio Keuangan (Bank Only)
YoY
Dalam persen (%) kecuali dinyatakan lain 2023 2022 2021 2020 2019
2022-2023
Permodalan
Rasio Modal Inti Utama/Common Equity Tier 1
18,8 16,1 2,7 16,4 15,7 18,7
(CET1)
Rasio Modal Inti/Rasio Tier 1 20,3 17,5 2,8 17,7 15,7 18,7
Rasio Modal Pelengkap/Rasio Tier 2 1,7 1,8 (0,1) 2,0 1,1 1,1
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
22,0 19,3 2,7 19,7 16,8 19,7
(KPMM)
Aset Tetap terhadap Modal 18,9 19,8 (0,9) 21,1 25,1 22,0
Kualitas Aset
Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non Produktif
Bermasalah terhadap Total Aset Produktif dan Aset 1,6 2,0 (0,4) 2,8 3,1 1,8
Non Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset
1,5 1,9 (0,4) 2,6 2,9 1,6
Produktif
NPL Bruto 2,1 2,8 (0,7) 3,7 4,3 2,3
NPL Netto 0,6 0,5 0,1 0,7 0,9 1,2
20 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 21
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
YoY
Dalam persen (%) kecuali dinyatakan lain 2023 2022 2021 2020 2019
2022-2023
Loan at Risk (LaR) 12,9 16,0 (3,1) 23,3 28,7 9,4
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Aset
5,2 6,0 (0,8) 6,5 6,2 2,2
Keuangan terhadap Aset Produktif
Pemenuhan CKPN Aset Produktif 4,7 5,4 (0,7) 5,9 2,9 2,2
Pemenuhan CKPN Aset Non Produktif 47,7 43,4 4,3 29,4 13,9 14,8
NPL Coverage Ratio 319,0 278,3 (40,7) 233,4 182,4 133,5
LaR Coverage Ratio 52,7 48,8 3,9 37,0 27,0 32,3
Rasio Kredit terhadap Total Aset Produktif 64,0 64,3 (0,3) 63,2 66,9 65,5
Rasio Debitur Inti terhadap Total Kredit 35,9 28,6 7,3 31,2 30,3 29,0
Rasio Agunan yang Diambil Alih terhadap Total
0.2 0,2 - - 0,3 0,3 0,0
Kredit
Profitabilitas
Return on Assets (ROA) 2,6 2,5 0,1 1,4 0,5 2,4
Return on Equity (ROE) - Tier 1 Capital Based 16,8 16,4 0,4 10,4 2,9 14,0
Return on Equity (ROE) - Equity Based 15,2 14,9 0,3 9,4 2,6 13,4
Net Interest Margin (NIM) 4,6 4,8 (0,2) 4,7 4,5 4,9
Pendapatan Operasional Lain terhadap Pendapatan
32,4 31,3 1,1 29,9 28,3 29,3
Operasional
Rasio Laba (Rugi) terhadap Total Aset 2,0 1,9 0,1 1,1 0,3 2,0
Rasio Laba (Rugi) terhadap Total Ekuitas 14,2 14,1 0,1 8,9 2,7 12,5
Rasio Liabilitas terhadap Total Aset 86,1 86,8 (0,7) 87,3 87,4 85,0
Rasio Liabilitas terhadap Total Ekuitas 618,6 657,0 (38,4) 687,9 689,6 567,5
Rasio Fee Based Income terhadap Total Pendapatan
74,2 79,8 (5,6) 84,0 88,4 82,8
Operasional Lainnya
Laba Bersih per Saham (EPS) (Rupiah penuh) 561 983 (422) 585 176 825
Likuiditas
Pinjaman terhadap Total Simpanan (LDR) 85,8 84,2 1,6 79,7 87,3 91,5
Rasio Aset Likuid terhadap Total Aset 19,9 21,5 (1,6) 24,8 20,2 18,6
Rasio Total Aset Likuid terhadap Pendanaan Jangka
25,6 27,6 (2,0) 31,35 25,8 18,4
Pendek
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) 89,0 83,4 5,6 74,1 75,4 86,6
Rasio Current Account/Saving Account (CASA) 71,6 72,9 (1,3) 69,4 68,4 66,8
Rasio Cost of Fund (CoF) 2,2 1,5 0,7 1,6 2,6 3,2
Kepatuhan
Persentase Pelanggaran BMPK
• Pihak Terkait Nihil Nihil Nihil - Nihil Nihil Nihil
• Pihak Tidak Terkait Nihil Nihil Nihil - Nihil Nihil Nihil
Persentase Pelampauan BMPK
• Pihak Terkait Nihil Nihil Nihil - Nihil Nihil Nihil
• Pihak Tidak Terkait Nihil Nihil Nihil - Nihil Nihil Nihil
Giro Wajib Minimum (GWM)
• GWM Utama Rupiah 9,5 11,9 (2,4) 7,7 5,4 6,7
• GWM Valuta Asing 4,0 4,0 - - 4,0 4,0 8,0
Posisi Devisa Neto (PDN) 1,7 1,6 0,1 0,9 3,2 2,4
Efisiensi
Biaya Operasi Terhadap Pendapatan Operasional
68,4 68,6 (0,2) 81,2 93,3 73,2
(BOPO)
Cost to Income Ratio (CIR) (Rasio Biaya terhadap
42,9 42,6 0,3 43,3 44,2 43,9
Pendapatan)
Rasio Lainnya
Operating Income/Employee (Rp-juta) 2.182 2.195 (13) 1.985 1.738 1.732
Jumlah Outlet (nilai penuh, tidak diaudit) 2.122 2.149 (27) 2.183 2.219 2.245
Jumlah ATM (nilai penuh, tidak diaudit) 13.390 16.125 (2.735) 16.385 18.230 18.659
Jumlah Pegawai (nilai penuh, tidak diaudit) 27.570 27.170 400 27.177 27.202 27.211
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 21
Page 22
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Aset Pinjaman yang Diberikan
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
1.029.837 1.086.664 695.085
646.188
964.838
586.207
556.771 582.436
891.337 553.106
845.605 839.910
2019 2020 2020* 2021 2022 2023 2019 2020 2020* 2021 2022 2023
Jumlah Liabilitas
Simpanan Nasabah
(Rp-miliar)
(Rp-miliar)
931.931
889.639 810.730
838.318 769.269
729.169
746.236 647.572 631.551
729.226
688.489 582.541
2019 2020 2020* 2021 2022 2023
2019 2020 2020* 2021 2022 2023
Jumlah Ekuitas Current Account Saving Account (CASA)
(Rp-miliar) (%)
154.733
72,9
140.198
71,6
125.004 126.520
112.872 110.684
69,4
68,4
66,8
2019 2020 2020* 2021 2022 2023 2019 2020 2021 2022 2023
22 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 23
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pendapatan Operasional Laba Bersih
(Rp-miliar) (Rp-miliar) 20.909
61.472 62.747 18.312
55.865
52.012 52.036 15.384
49.152
10.898
3.280 3.280
2019 2020 2020* 2021 2022 2023 2019 2020 2020* 2021 2022 2023
Return on Equity (ROE) - Bank Only
(Menggunakan rata-rata total ekuitas sebagai faktor penyebut)
15,2
14,9
13,4
9,4
2,6
2019 2020 2021 2022 2023
*) Kinerja keuangan tahun 2020 disajikan kembali dengan memperhitungkan dampak dikeluarkannya kinerja BNI Syariah.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 23
Page 24
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Ikhtisar
Kinerja Bisnis
Pinjaman yang Diberikan untuk Segmen Business Banking
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan
2023 2022 2022-2023 2021 2020 2019
lain
(%)
Korporasi 310.392 255.639 21,4 229.027 226.473 246.629
Menengah 109.625 112.462 (2,5) 99.132 99.463 72.691
Kecil 84.927 97.210 (12,6) 95.752 84.800 75.461
Luar Negeri 56.611 67.405 (16,0) 58.446 50.972 41.750
Jumlah 561.555 532.716 5,4 482.357 461.708 436.531
56,5%
55,3%
48,0% 47,5% 48,0%
20,6% 21,1% 19,5%
17,3% 21,1% 19,9%
18,0% 18,2%
16,7% 15,1%
12,9% 12,0% 12,7% 10,1%
9,5%
2019 2020 2021 2022 2023
Korporasi Menengah Kecil Luar Negri
Pinjaman yang Diberikan untuk Segmen Konsumer
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain 2023 2022 2022-2023 2021 2020 2019
(%)
KPR 58.456 53.502 9,3 49.573 46.038 44.128
Kartu Kredit 13.986 12.341 13.3 11.868 11.647 12.844
Payroll 50.575 43.064 17,4 35.799 30.269 26.522
Lainnya 1.471 695 111,7 1.749 1.923 2.431
Jumlah 124.488 109.602 13,6 98.989 89.877 85.925
51,4% 51,2% 50,1% 48,8% 47,0%
12,0% 11,3%
40,6%
13,0% 39,3%
14,9% 36,2%
33,7%
30,9%
11,2%
2,8% 2,1% 1,8%
1,2%
0,6%
2019 2020 2021 2022 2023
KPR Kartu Kredit Payroll Lainnya
24 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 25
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pinjaman yang Diberikan untuk Segmen Korporasi Termasuk Luar Negeri Berdasarkan Sektor
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain 2023 2022 2022-2023 2021 2020 2019
(%)
Perindustrian 103.636 94.346 9,8 85.361 72.911 76.404
Pertanian 32.378 30.334 6,7 34.241 40.954 42.844
Jasa Dunia Usaha 35.402 30.892 14,6 26.056 29.236 37.051
Listrik, Gas, dan Air 25.038 19.871 26,0 18.454 19.799 29.100
Pengangkutan, Pergudangan, dan Komunikasi 39.399 36.248 8,7 31.785 27.514 18.807
Konstruksi 45.764 44.112 3,7 43.470 37.707 28.173
Perdagangan, Restoran, dan Hotel 31.104 20.313 53,1 23.094 22.355 31.763
Pertambangan 36.141 31.912 13,3 12.524 12.788 9.718
Jasa Pelayanan Sosial 15.816 13.274 19,2 10.127 11.230 9.892
Lainnya 2.325 1.742 33,5 2.361 2.952 4.627
Jumlah 367.003 323.044 13,6 287.473 277.446 288.379
29,7% 29,2% 28,2%
26,5% 26,2% 26,3%
14,9%
14,6%
14,8%
15,1%
13,7%
12,5%
12,8%
12,2%
13,6%
11,9%
12,7%
10,5%
9,6%
9,6%
11,0%
11,1%
10,7%
11,2%
10,1%
9,9%
9,9%
9,1%
9,4%
9,2%
9,8%
9,9%
9,8%
8,8%
8,1%
8,0%
6,9%
6,3%
8,5%
6,4%
6,2%
6,8%
7,1%
6,5%
4,3%
4,6%
4,4%
3,4%
3,4%
1,5%
4,2%
4,0%
4,0%
3,5%
4,1%
1,0%
1,1%
0,8%
0,6%
0,5%
2019 2020 2020* 2021 2022 2023
Perindustrian Pertanian Jasa Dunia usaha Listrik, Gas, dan Air Pengangkutan, Pergudangan, dan Komunikasi
Konstruksi Perdagangan, Restoran, dan Hotel Petambangan Jasa Pelayanan Sosial Lainnya
Pinjaman yang Diberikan untuk Business Banking Segmen Kecil
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain 2023 2022 2022-2023 2021 2020 2019
(%)
Branch Credit Management (BCM) 34.089 37.870 (10,0) 44.230 44.262 43.142
Kredit Usaha Rakyat (KUR) 44.101 52.708 (16,3) 44.008 32.602 24.482
Kredit Kepada Lembaga Keuangan (KKLK) 191 128 49.2 50 78 880
BNI Wirausaha (BWU) 6.546 6.504 0,6 7.464 7.858 6.957
Jumlah 84.927 97.210 (12,6) 95.752 84.800 75.461
57,2%
54,2%
52,2% 52,0%
46,2%
46,0%
40,1%
39,0%
38,4%
32,4%
9,2% 9,3% 7,7%
7,8%
6,7%
0,2%
1,2% 0,1% 0,1% 0,1%
2019 2020 2021 2022 2023
BCM KUR KKLK BWU
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 25
Page 26
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kinerja Jumlah Dana Pihak Ketiga - Tidak Termasuk Dana Syirkah Temporer
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali
2023 2022 2022-2023 2021 2020* 2020 2019
dinyatakan lain
(%)
Giro 345.496 314.625 9,8 281.398 221.050 224.663 202.227
Tabungan 231.981 242.695 (4,4) 224.670 211.278 223.686 191.390
Deposito 232.665 208.798 11,4 223.101 199.223 199.223 188.924
NCD yang Diterbitkan 588 3.151 (81,3) - - - -
Jumlah 810.730 769.269 5,4 729.169 631.551 647.572 582.541
*) Kinerja 2020 tidak mengikutsertakan kinerja BNI Syariah.
42,6%
41,0%
38,6%
34,7% 35,0%
32,9% 33,5% 28,7%
32,4% 31,5% 30,8%
31,5% 28,6%
30,6%
27,1%
0,4%
0,1%
2019 2020 2021 2022 2023
GIRO TABUNGAN DEPOSITO NCD
Rating Perusahaan Tahun 2023
Lembaga Pemeringkat Peringkat
PEFINDO
Corporate Rating AAA/Stable
Moody's
Outlook Stable
Foreign Long Term Bank Deposits Baa2
Local Long Term Bank Deposits Baa2
Baseline Credit Assessment Baa3
Adjusted Baseline Credit Assessment Baa3
Counterparty Risk Assessment Baa2/p-2
Fitch Rating
Long Term Foreign Currency BBB-
Long Term Local Currency BBB-/Stable
Short Term Foreign Currency F3
Viability Rating bb+
National Long Term Rating AA+/Stable
National Short Term Rating F1+
S&P Global Ratings
Outlook Stable
Long Term Foreign Issuer Credit BBB
Long Term Local Issuer Credit BBB
Short Term Foreign Issuer Credit A-2
Short Term Local Issuer Credit A-2
26 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 27
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi
Saham
BNI telah mencatat dan memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek
Indonesia (dahulu) Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya) sejak 25
Kode Saham: BBNI November 1996. Hal ini menjadikan BNI sebagai bank pemerintah pertama
yang menjadi perusahaan terbuka terbuka.
Informasi Pergerakan Saham BBNI 2021-2023 di Bursa Efek Indonesia
Harga Saham Rata-rata
Jumlah Saham (Rp/lembar saham) Volume Kapitalisasi
Periode Beredar Transaksi Pasar
(lembar saham)* Pembukaan Tertinggi Terendah Penutupan (lembar (Rp-juta)
saham)
2023
Triwulan I 18.648.656.458 9,226 9,626 8,500 9,350 60.516.945 174.364.938
Triwulan II 18.648.656.458 9,350 9,576 8,750 9,150 52.403.504 170.635.207
Triwulan III 18.648.656.458 9,226 10,326 8,676 10,326 60.185.561 192.547.378
Triwulan IV* 37.256.798.316 5.150 5.375 4.790 5.375 51.372.390 200.473.051
2022
Triwulan I 18.648.656.458 6.725 8.500 6.725 8.250 35.964.464 153.851.416
Triwulan II 18.648.656.458 8.200 9.600 7.850 7.850 42.407.747 146.391.947
Triwulan III 18.648.656.458 7.850 9.175 7.225 8.975 28.647.641 167.371.688
Triwulan IV 18.648.656.458 8.900 9.900 8.425 9.225 23.791.038 172.033.858
2021
Triwulan I 18.648.656.458 6.250 6.525 5.550 5.725 38.471.373 106.763.558
Triwulan II 18.648.656.458 5.725 6.000 4.580 4.630 26.230.830 86.138.345
Triwulan III 18.648.656.458 4.630 5.450 4.580 5.375 22.733.217 100.236.528
Triwulan IV 18.648.656.458 5.375 7.450 5.350 6.750 37.222.193 125.878.428
* pada tanggal 6 Oktober 2023, BNI secara efektif telah mengimplementasikan stock split (pemecahan saham) dengan rasio pemecahan 1:2 (1 lembar saham menjadi 2
lembar saham). Stock Split tidak menyebabkan perubahan nilai kepemilikan saham oleh investor karena jumlah saham beredar BNI meningkat menjadi 2 kali diikuti harga
saham yang menyesuaikan 0.5 kali dari harga sebelumnya. Maka, sejak tanggal efektif tersebut, saham BNI diperdagangkan dengan harga baru.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 27
Page 28
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Grafik Perbandingan Harga Saham BBNI dan IHSG di Sepanjang Periode 2021-2023
10.326
9.900
9.225 9.400 9.426
9.175 9.350
8.975 9.225 9.176
9.150
8.250 8.525
9.150 8.876
8.000 9.050 7.273
7.229 7.850 7.850
7.179 7.081 8.776 7.081
6.953
7.325 6.843 6.916 6.931
7.071 7.149
7.000 6.888 7.099 6.851 6.662
6.800 6.581 6.631 6.912 6.951 6.839 6.805 6.940
6.287 6.752
6.150 6.591 6.750 6.633
6.242 5.996
5.986 6.070 6.534
5.862 5.947
5.985
5.950 5.400 5.375
5.550 5.700
5.725 5.400 5.375 5.275
4.790
4.630 4.780
46.713.500
45.148.500
28.998.950
63.050.725
30.498.723
39.798.978
36.573.086
26.405.291
55.340.771
50.079.570
56.658.060
43.734.795
22.138.795
20.465.182
32.040.133
52.679.418
40.763.521
22.762.827
75.633.476
24.176.283
39.910.526
32.569.410
53.919.245
19.186.559
35.541.948
32.091.377
56.661.468
55.183.014
70.606.010
65.397.296
42.327.059
25.601.190
27.146.486
34.317.414
19.807.452
27.014.881
Jan- Feb- Mar- Apr- Mei- Jun- Jul- Agt Sep- Okt- Nov- Des- Jan- Feb- Mar- Apr- Mei- Jun- Jul- Agt Sep- Okt- Nov- Des- Jan- Feb- Mar- Apr- Mei- Jun- Jul- Agt Sep- Okt- Nov- Des-
21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23
Rata-rata Volume Perdagangan BBNI Harga Penutupan Saham BBNI IHSG
* pada tanggal 6 Oktober 2023, BNI secara efektif telah mengimplementasikan stock split (pemecahan saham) dengan rasio pemecahan 1:2 (1 lembar saham menjadi 2
lembar saham). Maka, sejak tanggal efektif tersebut, saham BNI diperdagangkan dengan harga baru.
Aksi Korporasi yang menyebabkan terjadinya Pada periode 16 Maret 2023 hingga 1 Agustus 2023, BNI telah
perubahan saham melakukan buyback sebanyak 20.257.300 lembar atau 0,27%
dari porsi saham BNI yang dimiliki publik dan diperdagangkan
Pembelian kembali saham (Buyback) di bursa efek, dengan harga rata-rata pembelian kembali Rp
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 8.884,- per lembar. Seluruh saham hasil buyback selanjutnya
tanggal 15 Maret 2023, BNI telah memperoleh persetujuan disimpan dalam bentuk saham tresuri.
pemegang saham untuk melaksanakan pembelian
kembali saham (buyback) dengan nilai buyback sebesar- Pemecahan Saham (Stock split)
besarnya Rp905 miliar yang dilakukan melalui Bursa Efek Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Indonesia (BEI), baik secara bertahap maupun sekaligus Biasa (RUPSLB) tanggal 19 September 2023 yang dituangkan
dan diselesaikan paling lambat selama 18 bulan sejak dalam Akta No 17 tanggal 19 September 2023 yang dibuat di
persetujuan RUPS Tahunan yaitu pada 16 Maret 2023 hadapan Ashoya Ratam SH. M.Kn., pemegang saham BNI telah
hingga 15 September 2024. Buyback dilakukan dengan memberikan persetujuannya untuk pelaksanaan pemecahan
tujuan untuk mengimbangi tekanan jual di pasar nilai nominal saham (stock split) Perseroan dengan rasio 1
saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang (satu) saham lama menjadi 2 (dua) saham baru.
berfluktuasi serta memberi indikasi kepada investor bahwa
Perseroan memandang harga saham tidak mencerminkan Stock split merupakan tindakan pemecahan jumlah lembar
fundamental Perseroan yang terus membaik. Saham hasil saham Perseroan yang beredar berdasarkan rasio tertentu
buyback, sebagaimana telah disetujui oleh pemegang yang mengakibatkan bertambahnya jumlah saham Perseroan.
saham saat RUPS Tahunan akan digunakan untuk Stock split tidak menyebabkan dilusi atau penurunan jumlah
program kepemilikan saham bagi Pegawai dan/atau kepemilikan saham oleh pemegang saham, dikarenakan
program kepemilikan saham bagi Direksi dan Dewan jumlah lembar saham Perseroan yang beredar meningkat
Komisaris Perseroan. secara proporsional, sedangkan nilai nominal dan nilai pasar
dari setiap lembar saham akan turun secara proporsional
Rencana buyback telah disampaikan kepada OJK melalui sesuai dengan rasio stock split yang ditentukan. Tindakan
surat nomor DIR/068 tanggal 27 Januari 2023 dan telah stock split tidak menimbulkan kewajiban kepada Pemegang
disetujui pelaksanaannya oleh OJK melalui surat nomor Saham dan tidak mempengaruhi permodalan Perseroan.
SR-29/PB.31/2023 pada tanggal 9 Februari 2023. Selain itu, Adapun latar belakang dilakukannya stock split ini adalah
BNI juga telah mengumumkan Keterbukaan Informasi atas untuk meningkatkan demand atas saham Perseroan dengan
rencana buyback kepada publik di situs IDX dan website memperluas basis investor, dan membuat harga saham
BNI pada tanggal 6 Februari 2023 dan 10 Maret 2023. terjangkau bagi investor perorangan (ritel) sehingga dapat
meningkatkan jumlah investor yang dapat melakukan transaksi
atas saham Perseroan.
28 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 29
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Stock split dilaksanakan dengan berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2022 tentang
Pemecahan Saham dan Penggabungan Saham oleh Perusahaan Terbuka. Pelaksanaan stock split Perseroan telah
mendapat persetujuan prinsip dari PT Bursa Efek Indonesia (atau “BEI”) melalui Surat BEI No. S-06132/BEI.PP3/07-2023
tanggal 26 Juli 2023, serta telah disampaikan kepada publik melalui Keterbukaan Informasi sehubungan dengan rencana
pemecahan saham (stock split) pada tanggal 11 Agustus 2023.
Stock split dilakukan terhadap semua klasifikasi saham Perseroan, yaitu Seri A Dwiwarna, Seri B, dan Seri C, dengan
perubahan jumlah dan nilai nominal per lembar saham menjadi sebagai berikut:
Jumlah Saham
Sebelum Stock Split Sesudah Stock Split
Efek
Jumlah Saham Nilai Nominal Jumlah Saham Nilai Nominal
Seri A Dwiwarna: Seri A Dwiwarna:
Rp7.500,- Rp3.750.-
Saham BBNI 18.648.656.458 37.297.312.916
Seri B: Rp7.500,- Seri B: Rp3.750,-
Seri C: Rp375,- Seri C: Rp187,50
Stock split ini berlaku efektif pada tanggal 6 Oktober 2023, di mana harga saham BNI mulai diperdagangkan pada harga
baru sebesar Rp5.200 per lembar setelah ditutup pada harga Rp10.375 per lembar pada hari perdagangan sebelumnya
(5 Oktober 2023). Perseroan kedepan terus berkomitmen untuk menjaga kinerja keuangan secara berkelanjutan sehingga
dapat terus memberikan nilai yang optimal bagi seluruh pemegang saham.
Jadwal pelaksanaan Stock Split adalah sebagai berikut:
Keterangan Jadwal Waktu
Pengumuman Jadwal Pelaksanaan Stock Split di Bursa Efek Indonesia 29 September 2023
Akhir Perdagangan dengan Nilai Nominal Lama di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 5 Oktober 2023
Awal Perdagangan saham dengan Nilai Nominal Baru di Pasar Reguler dan Negosiasi 6 Oktober 2023
Tanggal terakhir penyelesaian transaksi saham dengan Nilai Nominal Lama di Pasar Reguler dan
9 Oktober 2023
Negosiasi
Tanggal Penentuan Daftar Pemegang Saham dan Rekening Efek yang berhak atas saham hasil Stock Split
9 Oktober 2023
(Recording Date)
Pendistribusian saham hasil Stock Split kepada pemegang rekening efek, dan tanggal dimulainya
Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam penitipan kolektif untuk memproses Stock 10 Oktober 2023
Split
Tanggal dimulainya penyelesaian transaksi saham dengan Nilai Nominal Baru 10 Oktober 2023
Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di Pasar Tunai 10 Oktober 2023
AKSI PENGHENTIAN SEMENTARA PERDAGANGAN SAHAM (SUSPENSION)
DAN/ATAU PENGHAPUSAN PENCATATAN SAHAM (DELISTING)
Dalam 2 (dua) tahun terakhir pada periode tahun 2022 dan 2023, saham BNI dengan kode saham “BBNI” tidak mengalami
aksi penghentian sementara perdagangan saham (suspension), dan/atau penghapusan pencatatan saham (delisting).
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 29
Page 30
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Ikhtisar Obligasi, Sukuk,
dan/atau Obligasi Konversi
Daftar Obligasi yang Beredar di Tahun 2023
Tanggal
Nama Obligasi Tanggal Efektif Tenor Mata Uang Nilai
Penerbitan
Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I Tahun 2022
Seri A 21 Juni 2022 10 Juni 2022 3 tahun Rupiah Rp4.000.000.000.000
Seri B 21 Juni 2022 10 Juni 2022 5 tahun Rupiah Rp1.000.000.000.000
BNI Tier II Capital Bond
30 Maret 2021 30 Maret 2021 5 tahun Dolar AS USD 500.000.000
2021
BNI Additional Tier I Perpetual, Non
24 September 2021 24 September 2021 Dolar AS USD 600.000.000
Capital Bond 2021 Callable 5,5 tahun
Sumber
Pendanaan Lainnya
Medium Term Notes (MTN) yang Dilunasi di Tahun 2023
Nama Surat Utang Tanggal Penerbitan Tanggal Efektif Tenor Mata Uang Nilai
MTN Subordinasi I
10 Agustus 2018 10 Agustus 2018 5 tahun Rupiah 100.000.000.000
BNI Tahun 2018
30 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 31
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Harga Tanggal Jatuh Tingkat Suku Bursa Tempat
Peringkat Wali Amanat Status
Penawaran Tempo Bunga Pencatatan
2023: idAAA
(Pefindo) Bursa Efek PT Bank Mandiri
100,00 21 Juni 2025 6,35% p.a. Aktif/Belum Lunas
2022: idAAA Indonesia (BEI) (Persero) Tbk
(Pefindo)
2023: idAAA
(Pefindo) Bursa Efek PT Bank Mandiri
100,00 21 Juni 2027 6,85% p.a. Aktif/Belum Lunas
2022: idAAA Indonesia (BEI) (Persero) Tbk
(Pefindo)
2023: BB (Fitch);
Ba2 (Moodys)
100,00 30 Maret 2026 3,75% SGX Listing HSBC Corp Ltd. Aktif/Belum Lunas
2022: BB (Fitch);
Ba2 (Moodys)
2023: Ba3
(Moodys)
100,00 24 Maret 2027 4,3% SGX Listing HSBC Corp Ltd. Aktif/Belum Lunas
2022: Ba3
(Moodys)
Harga Tanggal Jatuh Tingkat Suku Bursa Tempat
Peringkat Wali Amanat Status
Penawaran Tempo Bunga Pencatatan
2023: idAAA
PT Bank Rakyat
(Pefindo) Bursa Efek Indonesia
100,00% 10 Agustus 2023 8,00% p.a Indonesia Lunas
2022: idAAA (BEI)
(Persero) Tbk
(Pefindo)
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 31
Page 32
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Negotiable Certificate of Deposit (NCD) yang Dilunasi di Tahun 2023
Tanggal
Tanggal Tanggal Nilai Tingkat
Nama NCD Tenor Jatuh Status
Penerbitan Efektif (Rp-juta) Diskonto
Tempo
NCD BNI Tahun 2022
NCD Rupiah BNI Tahun 2022
6 bulan 1.000.000 6 Juni 2023 5,90% Lunas
Seri A
NCD Rupiah BNI Tahun 2022 8 Desember 5 September
- 9 bulan 500.000 6,00% Lunas
Seri B 2022 2023
NCD Rupiah BNI Tahun 2022 8 Desember
12 bulan 1.000.000 6,20% Lunas
Seri C 2023
Global Certificate of Deposit (CD) yang Diterbitkan di Tahun 2023
Nama Tanggal Penerbitan Tanggal Efektif Tenor
Zero Coupon (Tanpa Bunga)
CD BNI Januari 2023 USD CD - DBS 18 Januari 2023 26 Januari 2023 175 hari
CD BNI Januari 2023 USD CD - Credit Agricole 27 Januari 2023 3 Februari 2023 89 hari
CD BNI Maret 2023 USD CD - MUFG 8 Maret 2023 15 Maret 2023 184 hari
CD BNI Maret 2023 USD CD - DBS 9 Maret 2023 16 Maret 2023 182 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD - Credit Agricole 11 Oktober 2023 18 Oktober 2023 355 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD - DBS 12 Oktober 2023 18 Oktober 2023 355 hari
Fixed Coupon (Dengan Bunga)
CD BNI Januari 2023 USD CD - Credit Agricole 27 Januari 2023 3 Februari 2023 89 hari
Global Certificate of Deposit (CD) yang Dilunasi di Tahun 2023
Nama Tanggal Penerbitan Tanggal Efektif Tenor
Zero Coupon (Tanpa Bunga)
CD BNI Desember 2022 USD CD - MUFG 16 Desember 2022 22 Desember 2022 186 hari
Fixed Coupon (Dengan Bunga)
CD BNI Desember 2022 USD CD - MUFG 15 Desember 2022 21 Desember 2022 182 hari
32 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 33
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nilai
Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Diskonto Status
(USD)
20.000.000 20 Juli 2023 5.58% Lunas
54.000.000 3 Mei 2023 5.40% Lunas
50.000.000 15 September 2023 5.95% Lunas
23.500.000 14 September 2023 5.95% Lunas
35.000.000 7 Oktober 2024 6.05% Belum Lunas
40.000.000 7 Oktober 2024 6.07% Belum Lunas
10.000.000 3 Mei 2023 5.21% Lunas
Nilai
Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Diskonto Status
(USD)
18.600.000 26 Juni 2023 5,45% Lunas
50.000.000 21 Juni 2023 5,45% Lunas
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 33
Page 34
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kilas
Peristiwa 2023
Pengembangan Segmen Kecil Rp5 miliar Dukungan BNI dalam Event Next Gen –
sampai dengan Rp10 miliar. Strive to Thrive
Telah dilakukan pertemuan dalam rangka Dilaksanakan di Park Hyatt Hotel Jakarta,
pembahasan proses development Event Next Gen - Strive to Thrive
model scoring kualitatif SME s.d Rp10 menjadi ruang berkumpulnuya para
miliar. Pertemuan dilaksanakan di Next Gen dari nasabah BNI Emerald
Jakarta dengan dihadiri perwakilan dari untuk berdiskusi secara interaktif dengan
Kantor Pusat dan segenap wilayah. para pakar/expertise. Acara dihadiri oleh
Pertemuan merupakan bagian dalam Triawan Munaf, Edward Tirtanata, Ernest
pengembangan scoring kualitatif Saudjana, George Hendrata dan Paolo
untuk mendapatkan parameter yang Kartadjoemena serta menggandeng CXO
komprehensif dan mampu meningkatkan Media dan Putri Tanjung sebagai Event
akurasi keputusan kredit di masa Host. Turut hadir dalam acara ini Direktur
5-6 Januari 2023 mendatang. 18 Januari 2023 Utama BNI Royke Tumilaar beserta
jajaran Direksi BNI lainnya.
Earnings Call FY2022 Peluncuran Revamping Kartu Kredit
Sebagai bagian dari transparansi CoBrand BNI-LOTTEMart
kepada pemegang saham, maka BNI BNI bersama LOTTE Mart meluncurkan
menyelenggarakan kegiatan Earning desain dan fitur baru contactless untuk
Call FY 2022 yang dihadiri oleh para Kartu Kredit Co Brand BNI LOTTE Card
Analyst. Materi Earning Call FY 2022 (BLC). Bertempat di Gandaria City, acara
dipublikasikan BNI pada website BNI dan tersebut dihadiri oleh Direktur Consumer
website IOX. Banking BNI Corina Leyla Karnalies,
President Director Lotte Mart Indonesia,
Marketing Director Lotte Mart Indonesia
Evi Lionawan.
24 Januari 2023 26 Januari 2023
Event Imlek Penandatanganan Perjanjian Kredit BNI
Dalam rangka meningkatkan dan PT BNI Multifinance
engagement nasabah serta bentuk Dalam rangka mengoptimalkan bisnis
apresiasi BNI kepada nasabah BNI
BNI Group, maka perjanjian pembiayaan
Emerald dan Business Banking
tambahan dari BNI kepada PT BNI
yang merayakan Imlek, maka BNI
Multifinance dengan maksimum kredit
menyelenggarakan Perayaan Imlek
sebesar Rp1.518 miliar. Pemberian
tahun 2023, bertempat di St. Regis
fasilitas ini digunakan dalam rangka
Hotel Jakarta, Acara yang bertajuk “BNI
ekspansi bisnis, perluasan kantor
Customer Gathering Imlek Tahun 2023”
cabang, dan pembaruan IT/sistem.
tersebut dihadiri oleh lebih dari 400 tamu
undangan yang terdiri dari nasabah
BNI, Menteri BUMN Bapak Erick Thohir,
Wakil Menteri BUMN Bapak Kartika 8 Februari 2023
27 Januari 2023
Wirjoatmodjo, dan jajaran Direksi
Dukungan BNI dalam Indonesia Travel Financial Forum ”50 Years of Indonesia-
Fair 2023 Korea Relations: Developing Closer
Diselenggarakan di Mosaik Walk, Friendship and Stronger Partnership
Kota Kasablanka Mall, BNI sebagai through Enhanced Financial
Bank Partner dan berkerjasama Cooperation”
dengan RajaMICE dan ASEAN Toursim Financial Forum diselenggarakan
Association (ASEANTA), event ini bersama antara KBRI Seoul, The Financial
terselenggara dalam rangka mendorong Supervisory Service (FSS) Korea dan
perjalanan wisata nusantara yang BNI. Kegiatan dilaksanakan di Dragon
merupakan payung program Bangga City Convention Centre dan dihadiri oleh
Berwisata di Indonesia. Event ini diikuti Duta Besar Republik Indonesia untuk
oleh beberapa travel agent, maskapai Korea Gandi Sulistiyanto, Pgs. GM BNI
17-19 Februari 2023 penerbangan serta didukung oleh 20 Februari 2023 Seoul Ardi Ferdiansyah, Jajaran Staf
ASEAN Tourism Association (ASEANTA). KBRI Seoul, Ketua OJK, Senior Deputy
Governor FSS dan CEO lembaga-
lembaga keuangan di Korea.
Dukungan BNI dalam Kegiatan Podcast Cerpen (Cerita Perlindungan
Launching Digitalisasi Cashless Society Konsumen) bersama Bank Indonesia (BI)
untuk pekerja IKN Wilayah Jakarta
Dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo Acara ini direkam untuk ditayangkan di
beserta Menteri BUMN Erick Tohir, kanal Youtube dan Instagram BI Wilayah
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Jakarta, BNI dan BI wilayah Jakarta
juga dihadiri oleh Direktur Utama BNI berkolaborasi sebagai narasumber den-
Royke Tumilaar dan Direktur NWS Ronny gan tema Pelaporan Kejahatan Korban
Vennir Kehadiran BNI Agen46 di area Keuangan.
IKN dapat memberikan kemudahan bagi
masyarakat sekitar komplek IKN dan
terkhusus pekerja dalam komplek IKN
23 Februari 2023 dalam melayani kebutuhan transaksi 23 Februari 2023
perbankan.
34 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 35
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Japan Airlines Travel Fair 2023 Sosialisasi Terkait Kerahasiaan Data
Sebagai bentuk konsistensi BNI di pasar Pribadi kepada Pegawai BPK Rl
travel related, BNI menyelanggarakan Untuk meningkatkan awareness terkait
Japan Airlines Travel Fair 2023. Event pentingnya kerahasian data pribadi,
ini didukung oleh Travel Agent, Tenan maka BNI hadir sebagai narasumber
Non Travel serta Japan National Tourism pada kegiatan sosialisai terhadap kera-
Organization (JNTO). hasian data pribadi kepada pegawai
BPK RI.
24-26 Februari 2023 28 Februari 2023
INACRAFT 2023 Youtube Live dengan judul: Tanggung
BNI kembali mendukung Jawab OJK dan Bank dalam
penyelenggaraan pameran bertajuk The Perlindungan Konsumen untuk
23rd Jakarta International Handicraft
Meningkatkan Pemahaman Anti Fraud
Trade Fair (INACRAFT 2023) sebagai
salah satu pameran produk kerajinan
Awareness Pegawai
terbesar di Asia Tenggara. Acara ini Dalam rangka meningkatkan
merupakan kolaborasi BNI dengan Perlindungan Konsumen dan
Asosiasi Eksportir dan Produsen Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan,
Handicraft Indonesia (ASEPHI) yang maka BNI menyelanggarakan
tahun ini diselenggarakan sebanyak dua webinar dengan narasumber
kali di Jakarta Convention Center (JCC) Ginanjar Endra Prasetiyo (Pengawas
Senayan. BNI mengikutsertakan puluhan Senior Pelayanan Konsumen dan
UMKM Binaan Go Export sebagai bentuk Pemeriksaan Pengaduan Pasar Modal
showcase kekuatan UMKM di masa Departemen Perlindungan Konsumen
1-5 Maret 2023 pemulihan ekonomi tahun ini. 2 Maret 2023 OJK) dan Rahmat Pertinda (Pemimpin
Divisi Customer Experience Center
- BNI).
Lauching dan Open Call Submission BNI Expo with Rans 2023
Program Indonesian Restaurant BNI dan RANS berkolaborasi dalam
Fundraising (INDOSTAR) menyelanggarakan BNI Expo 2023
Kemenparekraf dengan program yaitu ‘one stop shopping exhibition’
Spice Up the world menggandeng BNI yang diselenggarakan di DBL Arena
untuk melakukan pembiayaan kepada Surabaya. BNI Expo menawarkan
restoran Indonesia di luar negeri
konten dan aktifitas yang dilakukan
melalui program INDOSTAR. Launching
program bertempat di ruang Ramayana
untuk mengamplifikasi produk serta
– KJRI Hong Kong dan BNI Hong Kong menciptakan minat pengunjung untuk
menghadirkan restoran Indonesia yang menggunakan produk BNI dalam
diundang. Salah satunya adalah Lucky bentuk Exhibition 8 District BNI Expo
Indonesia Restaurant. Acara ini juga yaitu Lifestyle, Automotive, Festival
dihadiri oleh Menteri Parekraf Sandiaga Food, Local Pride, Travel Fair, House
10 Maret 2023 Uno, Konsulat Jenderal RI untuk Hong 10-12 Maret 2023 Supplies, Rans Universe dan BNI
Kong Ricky Suhendar, segenap BUMN Zone
di Hong Kong serta pengusaha restoran
Indonesia dan diaspora Indonesia di
Hong Kong. Dukungan BNI dalam Turnamen All
England 2023
Berlangsung di Arena Birmingham,
Inggris , All England Badminton
Kuliah Umum bagi Mahasiswa Championships adalah turnamen bulu
STIK Lemdiklad Polri, dengan tema tangkis tertua dan paling bergengsi yang
Penanganan Fraud pada Aktivitas diadakan setiap tahun di Birmingham,
Perbankan Inggris, sejak 1899. Sebagai salah
BNI hadir sebagai narasumber dalam satu turnamen paling prestisius, All
Kuliah Umum tentang Cyber Crime England menarik para pemain bulu
dan Social Engginering di Era Digital tangkis terbaik dari seluruh dunia untuk
Perbankan yang diselenggarakan oleh berkompetisi, dimana Indonesia menjadi
STIK. Acara bertempat di Gedung PTIKA salah satu kontestan yang di favorit-kan
dan dihadiri oleh Civitas Akademi STIK untuk menjuarai turnamen tersebut, dan
Polri. BNI hadir sebagai salah satu sponsor
utama. Dukungan ini dapat membantu
14 Maret 2023 14-19 Maret 2023 memperkuat citra BNI sebagai pelaku
utama dalam mendukung kemajuan
olahraga dan budaya Indonesia di
tingkat internasional.
Dukungan BNI dalam Kegiatan Dukungan BNI dalam Kegiatan
Indonesia Career Day 2023 Indonesia Festival 2023 Birmingham
BNI hadir dalam kegiatan BNI mendukung pelaksanaan
Indonesia Career Day (ICD) yang event tahunan yang diadakan oleh
diselenggarakan di Seoul Global Perhimpunan Pelajar Indonesia
Center. Acara tersebut dihadiri oleh Birmingham. Kegiatan dilaksanakan
jajaran Duta Besar RI untuk Korea. untuk memasarkan produk Indonesia
kepada masyarakat Inggris Raya di
kota Birmingham dan sekitarnya. Dalam
kesempatan tersebut, dilaksanakan
selebrasi atas kesuksesan tim
Badminton Indonesia dalam kejuaraan
All England Championship.
18 Maret 2023 19 Maret 2023
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 35
Page 36
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Opening Ceremony Program Gelegar Kegiatan BNI Hong Kong Berbagi –
Lelang BNI 2023, Ramadhan Edition 2023
Sebagai upaya masif untuk Bertempat di ATM Gallery Causeway
mengenalkan kegiatan lelang kepada Bay dan Admiralty, setiap hari Minggu
masyarakat sebagai cara untuk selama bulan puasa 2023, BNI Hong
membeli aset dengan cara yang relatif Kong membagikan takjil untuk para
cepat, mudah, dan transparan, harga Pekerja Migran Indonesia yang
yang terbaik. Acara dihadiri oleh melakukan transaksi di ATM Gallery
DJKN, BPN dan BNI. BNI baik di Causeway Bay maupun
di Admiralty. Kegiatan ini merupakan
kegiatan tahunan yang selalu dinantikan
oleh para PMI setiap bulan Ramadhan
29 Maret 2023 3 April 2023 tiba.
Dukungan BNI dalam Event London BNI dalam 5th Indonesia Fintech Summit
Coffee Festival 2023 & Expo (IFSE) 2023
London Coffee Festival tahun 2023
berlangsung di The Truman Brewery, BNI berpartisipasi dalam kegiatan
London. Festival ini dihadiri lebih dari Bulan Fintech Nasional 2023 melalui
30.000 orang. BNI London hadir dan 5th Indonesia Fintech Summit &
mendukung promosi tenan Indonesia Expo (IFSE) 2023. Fokus dari kegiatan
pada acara tersebut. summit tersebut adalah sebagai ajang
pertemuan dan diskusi pelaku industri
fintech, regulator, think tank, akademisi,
dan pemangku kepentingan lain dalam
meningkatkan inklusi keuangan dan
upaya kolaborasi dalam memajukan
ekonomi digital Indonesia.
20-23 April 2023 15 Mei 2023
Dukungan BNI dalam Kegiatan BNI Excellence Employee (BEE) Award
#DiIndonesiaAja Travel Fair 2023 Sebagai bentuk apresiasi tertinggi dari
Diselenggarakan di Grand Atrium, Manajemen kepada Pegawai BNI yang
Kota Kasablanka, BNI sebagai salah telah menunjukan kinerja terbaik secara
satu Bank Partner bersama ASTINDO, konsisten serta layak menjadi role
InJourney dan GIPI menyelenggarakan model, maka diselenggarakan event BNI
event ini dalam rangka mendukung Excellence Employee Award bertempat
kampanye Bangga Berwisata di Ballrom Hotel Indonesia Kempinski.
di Indonesia yang diinisasi oleh Dalam acara dilaksanakan juga program
Pemerintah. Culture Transformation yang diharapkan
menjadi catalyst perubahan budaya
untuk kinerja BNI lebih baik dan
berkelanjutan.
19-21 Mei 2023 26 Mei 2023
Dukungan BNI dalam Kegiatan SUGA Keikutsertaan BNI dalam Event “Seoul
Agust D ‘D-DAY’ TOUR in Jakarta Food & Hotel Expo 2023”
Sebagai bukti dukungan BNI terhadap BNI hadir untuk mendukung nasabah
komunitas K-Pop di Indonesia maka Xpora dalam Seoul Food & Hotel
BNI mendukung terselenggaranya Expo (SFH). SFH merupakan pameran
konser salah satu artis K-Pop ternama internasional terkemuka dan terbesar
yang merupakan personil group band di Korea untuk industri Makanan,
BTS, yaitu SUGA atau Agust D. Konser Minuman, Hotel, Restoran dan
tunggal ini digelar di ICE BSD dengan Foodservice yang diselenggarakan
tiket yang terjual habis. BNI juga oleh Korea Trade-Investment Promotion
menghadirkan TapCash limited edition Agency (KOTRA) bertempat di Kintex
dengan desain khusus SUGA | Agust Korea. SFH 2023 dihadiri oleh sekitar
D yang telah disambut dengan sangat 38 ribu pengunjung yang berasal dari
antusias oleh para penggemar. industri experts di Korea.
26-28 Mei 2023 30 Mei – 2 Juni 2023
Penyelenggaraan BNI Java Jazz Acara offline “Gelegar Rejeki BNI
Festival 2023 #GaPakeNanti The Finale” di Jakarta
BNI kembali menghadirkan festival Sebagai puncak acara “Gelegar Rezeki
musik internasional BNI Java Jazz BNI “GaPakenanti” BNI menyerahkan
Festival 2023, yang di gelar di JIExpo hadiah utama dari program Undian
Kemayoran sebagai bagian program Reguler (yang diikuti seluruh nasabah
atensi dari perseroan untuk kepada Tabungan BNI) dengan Grand Prize 2
seluruh nasabah yang setia dengan unit mobil Land Rover Defender 110,
berbagai produk perbankan BNI. 17 unit mobil Hyundai Creta, dan 195
Beragam promo menarik dan layanan sepeda motor Honda Beat dan Undian
digital perbankan juga disiapkan untuk Wirausaha (yang diikuti nasabah BNI
mempermudah transaksi keuangan Taplus Bisnis) dengan Grand Prize 2 unit
selama event BNI Java Jazz Festival Mobil Mitsubitshi New Tritan Double
berlangsung. Cabin dan 17 unit sepeda motor Honda
Scoopy.
2-4 Juni 2023 9-11 Juni 2023
36 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 37
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Keikutsertaan dalam Event “Korea Launching Indonesia Incorporated Sub-
Import Fair 2023” Team Hong Kong
BNI hadir bersama pelaku ekspor Kegiatan ini diselenggarakan di Gallery
Indonesia dalam acara Korea Import BNI Hong Kong, Admiralty dan dihadiri
Fair (KIF) yang diselenggarakan oleh oleh Menteri BUMN Erick Thohir,
The Korea Importers Association Jajaran Direksi 5 BUMN di Hong Kong
(KOIMA) di COEX Mall, Seoul. KIF (BNI, Mandiri, BRI, Telkom dan Garuda
mempertemukan eksportir baik Indonesia), Jajaran Direksi Mind ID,
segmen korporasi maupum UMKM PLN, Pertamina dan Indonesian Battery
dari seluruh penjuru dunia dengan Corporation (IBC).
sektor industri dan perdagangan di
Korea.
29 Juni – 1 Juli 2023 30 Juni 2023
Business Forum – Developing Bird Nest – Business Matching
Electronic Vehicle Ecosystem Berlangsung di Forever Harvest
Sebagai bagian dari peluncuran Warehouse in Kwai Chung, Hong
Indonesia Incorporated, hadir Kong kegiatan ini dihadiri oleh
Indonesian Battery Corporation (IBC) Menteri BUMN Erick Thohir, Direksi
dan Fulcrum. Dalam acara dijelaskan BNI, Alex Chu – Owner Forever
roadmap dari nickel mining, battery Harvest dan Sarinah – Owner Forever
producing dan trend EV serta rencana Harvest. Kegiatan dilaksanakan untuk
strategis dalam mempercepat mendorong produk Indonesia agar
implementasi EV di Indonesia. masuk ke pasar Hong Kong. Salah satu
Kegiatan dilangsungkan di Gallery produk utama yang diminta untuk di
BNI Hong Kong dan dihadiri Menteri ekspor oleh Indonesia ke Hong Kong
BUMN, Jajaran Direksi 5 BUMN di adalah bird nest.
Hong Kong (BNI, Mandiri, BRI, Telkom
dan Garuda Indonesia), Jajaran
30 Juni 2023 Direksi Mind ID, PLN, Pertamina dan 1 Juli 2023
(IBC).
Silaturahmi Pekerja Migran Indonesia di BUMN Fest 2023
Hong Kong Kementerian BUMN bekerja sama
Pekerja Migran Indonesia adalah salah dengan Forum Humas BUMN telah
satu penghasil devisa negara terbesar menyelenggarakan BUMN Fest 2023
bagi Indonesia. Dalam kesempatan sebagai ajang kompetisi olahraga
peluncuran Indonesia Incorporated dan seni di lingkungan BUMN. BNI
di Gallery BNI Hong Kong, Admiralty. telah berpartisipasi dalam cabang
Menteri BUMN Erick Thohir melakukan olahraga yang tergabung dalam klaster
silaturahmi dengan menyapa para jasa keuangan dan cabang seni dan
Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong. berhasil mendapatkan gelar Juara
Acara ini dihadiri oleh segenap para Umum.
Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong
dan juga jajaran Direksi 5 BUMN di Hong
Kong (BNI, Mandiri, BRI, Telkom dan
1 Juli 2023 14 Juli s.d 1 Agustus 2023
Garuda Indonesia).
Penandatanganan MoU Bisnis antara
BNI dengan The Shoko Chukin Bank
Dilaksanakan pada acara ASEAN-Indo-
Buyer Dinner Pacific Forum (AIPF), penandatangan
Bertempat di Indonesia restoran 1968, dihadiri oleh Direksi BNI dan
Hong Kong dan dihadiri oleh Konsul delegasi The Shoko Chukin Bank.
Perdagangan KJRI Hong Kong, BNI Hong Penandatanganan MoU dilaksanakan
Kong dan segenap buyer/importer Hong untuk kerja sama bisnis yang semakin
Kong, diselenggarakan marketing dan erat antara BNI dan The Shoko Chukin
business matching dengan buyer-buyer Bank. Kedua lembaga keuangan
Hong Kong yang melakukan import setuju untuk terus memperkuat
dari Indonesia berupa seafood, bird referral bisnis dari perusahaan Jepang
nest, consumer goods dan beberapa yang beroperasi di Indonesia untuk
pengusaha Indonesia yang memiliki menggunakan berbagai produk,
properti di Hong Kong. layanan, dan jaringan yang ditawarkan
oleh BNI.
19 Juli 2023 19 Juli 2023
Silaturahmi bersama Gubernur Jawa Peluncuran Kartu Kredit CoBrand BNI-
Barat. SILOAM HOSPITALS
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Grup RS Siloam (Siloam) dan BNI
bersilaturahmi dan berbagi cerita meluncurkan produk co-branding
tentang sister-city antara Bandung pertama dalam jaringan rumah sakit
dan Hong Kong serta beberapa berupa Kartu Kredit BNI x Siloam
kota di China dan bagaimana Hospitals. Pemegang kartu dapat
dampak hubungan tersebut kepada menikmati kenyamanan pembayaran
perekonomian, pariwisata dan non-tunai, keamanan pembayaran
perdagangan antara negara. Acara yang tinggi, serta akses ke jaringan
tersebut dilakukan di ruang Ramayana global Mastercard di seluruh dunia.
– KJRI Hong Kong dan dihadiri oleh Peluncuran dilaksanakan di Ballroom
Act. Konsul Jenderal RI untuk Hong MRCCC Siloam Semanggi dan
Kong Slamet Nugroho, Staff BNI Hong dihadiri oleh Direksi BNI dan jajaran
27 Juli 2023 9 Agustus 2023
Kong dan segenap Diaspora Indonesia. manajemen RS Siloam.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 37
Page 38
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
HKTDC Food Expo 2023 Belt and Road Summit
Showcase produk Indonesia yang Berlangsung di Hong Kong Convention
dibawa oleh Tim Xpora serta and Exhibition Centre, event ini dihadiri
menghadirkan Rumah Tempe Azaki oleh Special Staff Menko Perekonomian
untuk dapat langsung mengikuti food Dr. Rizal Affandi Lukman, BNI dan
expo dan bertemu dengan potential BUMN di Hong Kong serta KJRI Hong
buyer dari Hong Kong. Hasilnya adalah Kong
penandatanganan MOU pengiriman Belt and Road Summit merupakan
dan pembelian tempe antara Forever tahunan yang dilaksanakan untuk
Harvest dengan Rumah Tempe Azaki promosi kolaborasi bisnis yang terjadi
sebanyak 1 ton per bulan. antara negara-negara yang dilewati oleh
jalur one belt road. Pada event tersebut
dilakukan pembicaraan dan pertemuan
antara kepala pemerintahan dari
17-19 Agustus 2023 23-25 Agustus 2023
negara-negara yang dilewati oleh road.
Penandatanganan Diaspora Loan – CISO Forum Himbara
Lucky Indonesia Restaurant Untuk Menghadapi serangan
Penandatanganan berlangsung di BNI Cybersecurity yang selalu berevolusi
Hong Kong, Admiralty dengan di hadiri sesuai perkembangan teknologi
oleh GM dan DGM BNI Hong Kong, diperlukan kolaborasi dan kolektif effort
FI dan CRM tim BNI Hong Kong dan antara Bank Himbara. Dalam Event
Owner Lucky Indonesia restoran Chan ini BNI mengundang Bank Mandiri,
Lin Ying. Pemberian Diaspora Loan Bank BRI, Bank BTN dan Bank BSI
kepada Lucky Indonesia Restaurant untuk bersinergi dalam mengantisipasi
untuk melakukan renovasi restoran ancaman Siber. Sebagai Narasumber
yang telah berdiri selama 30 tahun di Ketua Indonesia Civil Society Forum
daerah Kwun Tong, Kowloon, Hong Ardi Sutedja memberikan insight dan
Kong. experience sharing dalam menghadapi
serangan siber.
24 Agustus 2023 30 Agustus 2023
2023 Lotte Brand Expo Seminar and Partisipasi BNI dalam ASEAN Indo
Business Matching Pacific Forum (AIPF) 2023
Kolaborasi antara BNI, Kemendag Forum AIPF menjadi platform bagi
RI, dan Lotte Group Korea untuk BNI untuk menunjukan prestasi
menghubungkan pelaku usaha ekspor dan visi pengembangan portofolio
Indonesia yang berpotensi untuk berkelanjutan, sekaligus mengukuhkan
dapat bekerjasama dengan importir peran BNI sebagai entitas perbankan
dari Lotte Group Korea melalui acara global. Salah satu implementasinya
seminar dan business matching. adalah dengan memperluas kapasitas
bisnis UMKM yang bekerjasama
dengan diaspora serta menggagas
penetrasi pasar internasional melalui
solusi digital inovatif yaitu Xpora.
5 September 2023 6 September 2023
Alpha Southeast Asia Best FI Award Keikutsertaan BNI dalam Kegiatan
2023 Citic CLSA 30th Investor Forum
Alpha Southeast Asia FI Award Diselenggarakan di Rosewood
adalah Penghargaan sebagai inovator Hotel, Hong Kong, Citic CLSA 30th
perbankan dan keuangan terbesar dan Investor Forum dihadiri oleh Menteri
terbaik di Asia. BNI dan perusahaan Koordinator Maritim dan Investasi
anak PT BNI Sekuritas meraih enam (Menko Marves) Luhut Pandjaitan,
penghargaan dari Alpha Southeast Komisaris BNI Septian Hari Seto
Asia Best Awards 2023. Penghargaan dan perwakilan BNI Hong Kong.
tersebut diberikan atas kinerja Pada kesempatan tersebut Menko
terbaiknya dalam menyediakan Marves Luhut Panjaitan memberikan
produk-produk unggulan keuangan presentasi terkait hilirisasi nikel di
bagi nasabah. Indonesia dan potensi Indonesia untuk
7 September 2023 11 September 2023 menjadi negara maju dengan pasar
terbesar di 2045.
Sosialisasi Digital Account Opening Launching BNI JCB Ultimate
(DOA) kepada Persatuan Pelajar BNI bersama JCB Indonesia
Indonesia (PPI) meluncurkan kartu kredit terbaru BNI
Bertempat di Gallery BNI Hong Kong, JCB Ultimate dengan target sasaran
Admiralty, sosialisasi DOA dilakukan segmen super premium. Event
bertepatan dengan acara Welcoming tersebut diselenggarakan di Wabisabi
Gathering yang diadakan PPI untuk MDA Place dan dihadiri Presdir JCB
mahasiswa baru. Kegiatan sosialisasi Indonesia Takumi Takahashi
dihadiri oleh BNI Hong Kong dan
mahasiswa baru dari Indonesia.
17 September 2023 20 September 2023
38 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 39
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sosialisasi Pembukaan Tabungan
Menggunakan Identitas Dukungan BNI dalam Festival
Kependudukan Digital (IKD)/ Indonesia 2023
Nomor Identitas Tunggal (NIT) dan Diselenggarakan di Gwanghwamun,
Pembayaran BPJS TK melalui BNI Seoul, Korea, tahun 2023 merupakan
Mobile Banking di Luar Negeri penyelenggaraan Festival Indonesia
Kegiatan dilaksanakan di Gallery BNI ke 50 di Korea. Acara ini adalah
Hong Kong, Admiralty dan dihadiri acara tahunan dari KBRI yang dibuat
oleh Direksi BNI, Direktur Integrasi untuk memperingati kerjasama
Data Kemendagri, dan segenap PMI antara Korea dan Indonesia dengan
serta Diaspora Indonesia. memperkenalkan budaya Indonesia ke
masyarakat lokal korea.
24 September 2023 28 September 2023
Indonesia Investment Forum (IIF) Talkshow Customer Protection
2023 Implementation to Improve Customer
IIF 2023 diselenggarakan di Embassy Experience
of Indonesia, London, BNI hadir Bertempat di Ballroom Lt. 6
mendukung promosi peluang investasi Menara Pejompongan BNI,
di Indonesia. Dilaksanakan sesi kegiatan dilaksanakan dalam
business matching antara Indonesia upaya perlindungan konsumen dan
dan negara-negara lain. masyarakat di sektor jasa keuangan.
Hadir sebagai narasumber Friderica
Widyasari Dewi (Kepala Eksekutif
Pengawas PUJK, Edukasi dan
Perlindungan Konsumen sekaligus
Anggota Dewan Komisioner OJK), dan
5 Oktober 2023 Angkie Yudistia (Staf Khusus Presiden
10 Oktober 2023
Bidang Sosial).
Penandatanganan MoU Bisnis antara 1000 Manusia Bercerita
BNI dengan The Ashikaga Bank Dalam rangka memperingati hari
Dalam rangka menjalin kerja sama kesehatan mental sedunia BNI
bisnis dalam referral bisnis nasabah berpartisipasi dalam acara Kementerian
The Ashikaga Bank yang beroperasi BUMN 1.000 Manusia Bercerita,
di Indonesia untuk menggunakan dimana acara ini dapat menjadi wadah
produk, layanan, dan jaringan BNI, keryawan BUMN untuk bercerita dan
dilaksanakan penandatanganan berkonsultasi secara langsung.
MoU di BNI KCLN Tokyo dan dihadiri
oleh delegasi dari kedua lembaga
keuangan. Pada acara tersebut The
Ashikaga Bank juga diundang untuk
mengikuti Program Interchange
13 Oktober 2023 Personnel. 13 Oktober 2023
Penandatangan MoU Bisnis antara Business Forum and Networking
BNI dengan The Hamamatsu Iwata Session : Unlocking Opportunities in
Shinkin Bank Japan
Bertempat di The Hamamatsu Iwata Bertempat di Plaza BNI BSD dihadiri
Shinkin Bank, penandatanganan MoU oleh Kepala ITPC (International Trade
dihadiri oleh delegasi kedua lembaga Promotion Center) Osaka Dicky Farabi,
keuangan. Kerja sama dilakukan Direktur Jukuta Togyo Co. Ltd Shinji
dilakukan dalam rangka kerja sama Kojima, Direktur Seita Corporation
bisnis dalam referral bisnis nasabah Wiwik Setiawati, CEO Sariraya Co Ltd.
The Hamamatsu Iwata Shinkin Teguh Wahyudi. Kegiatan bertujuan
Bank yang beroperasi di Indonesia untuk menggali potensi bisnis bersama
untukmenggunakan produk, layanan, dengan perusahaan importir Jepang.
dan jaringan BNI. The Hamamatsu
Iwata Shinkin Bank juga diundangn
16 Oktober 2023 20 Oktober 2023
untuk mengikuti Program Interchange
Personnel.
Penandatanganan Nota Kesepahaman Perjanjian Kerja Sama antara BNI
antara BNI dan Indonesian Diaspora Agen46 dengan Asperindo (Asosiasi
Network Global Pengelola Pasar Indonesia)
BNI dan Indonesian Diaspora Network Kerja sama yang dilakukan merupakan
Global melakukan penandatanganan perluasan kerja sama bisnis dengan
nota kesepahaman sebagai tanda menggarap pedagang pasar menjadi
keberlanjutan kerjasama antara mitra BNI Agen46 yang bertujuan
kedua belah pihak sejak 2022 lalu. menciptakan ekosistem dan digitalisasi
Penandatanganan dilakukan oleh pasar.
Pemimpin Divisi International Banking
and FI BNI, Rima Cahyani dan Presiden
IDN Global, Sulistyawan Wibisono,
bertempat di Plaza BNI BSD. Acara ini
20 Oktober 2023 turut dihadiri oleh Kedubes Indonesia 23 Oktober 2023
untuk Australia dan New Zealand.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 39
Page 40
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Peluncuran Buku Petunjuk Café Show 2023
“Implementasi Perlindungan Konsumen Pameran yang berlangsung di Coex
dan Masyarakat” Exhibition Hall, Seoul, Korea ini
Bertempat di Plaza BNI - BSD diadakan untuk mempromosikan
Tangerang, dilaksanakan peluncuran kopi khas yang berasal dari Indonesia
buku “Implementasi Perlindungan supaya produk Indonesia bisa dicoba
Konsumen dan Masyarakat” yang langsung oleh calon pembeli/buyer
diresmikan oleh Rahmat Pertinda di korea. Kegiatan ini bertujuan untuk
(Pemimpin Divisi Customer Experience meningkatkan daya beli masyarakat
Center). Peluncuran buku merupakan Korea terhadap kopi Indonesia
salah satu program edukasi dan sehingga terjadi proses ekspor dan
sosialisasi perlindungan konsumen dan impor diantara kedua negara.
30 Oktober 2023 masyarakat oleh BNI. 6 November 2023
Penandatanganan MoU antara BNI, Kolaborasi untuk Bumi by BNI x WWF
Seven Bank, Alto, dan iForte (Revamping Kartu Kredit BNI-WWF
Bertempat di BNI Tokyo kerjasama dan peluncuran Membership WWF)
bertujuan untuk memberikan solusi BNI dan WWF meluncurkan sebuah
kemudahan dalam transaksi Kartu kolaborasi baru dalam acara
Debit BNI dan BNI Mobile Banking di “Kolaborasi untuk Bumi”, powered
ATM Seven Bank, serta pengiriman by BNI & WWF, yang berlangsung
remittance nasabah diaspora di Jepang. di Dewandaru Pendopo, Haji Nawi,
Jakarta Selatan. BNI bersama Yayasan
WWF Indonesia meluncurkan wajah
baru Kartu Kredit BNI-WWF Indonesia.
Hadir pada kesempatan tersebut
jajaran manajemen BNI dan WWF.
7 November 2023 9 November 2023
BNI Indonesian Masters 2023 Peluncuran Inisiatif Indonesia House of
Sebagai salah satu turnamen golf Bean (IHOB)
terbesar dan paling ikonik di Indonesia, BNI bekerjasama dengan kantor
BNI Indonesian Masters kembali Atase perdagangan di Singapura dan
diselenggarakan dihadiri oleh Pegolf kantor Bank Indonesia di Singapura
kelas dunia dan disiarkan langsung melaksanakan kerjasama dalam rangka
secara global. Turnamen ini telah Peluncuran Inisiatif Indonesia House of
digelar untuk kesebelas kalinya di Bean (IHOB) di Singapura. Kerjasama
lapangan berstandar internasional ini bertujuan untuk mempromosikan
Royale Jakarta Golf Club, Halim produk-produk kopi nasabah binaan
Perdana Kusuma, Jakarta. BNI Xpora di Singapura.
16-19 November 2023 18 November 2023
Benchmark Akses Management Relaunching BNI Emerald
SulSelBar BNI memperkenalkan tampilan baru
Otomasi proses access management BNI Emerald dengan tagline “Your Life
memiliki manfaat bagi bank Enhanced“ yang merepresentasikan
baik dari sisi efisiensi finansial komitmen BNI dalam memberikan
maupun percepatan proses. Pada yang terbaik dengan Expert Advisory
28 November 2023 Tim IT Bank yang fokus pada solusi keuangan
SulSelBar yang dipimpin oleh nasabah. Pada kesempatan ini,
Direktur IT Iswadi Ayub melakukan diperkenalkan juga desain kartu debit
benchmark teknologi ke Divisi CISO Emerald dan kartu kredit Infinite baru
BNI. Dalam event tersebut BNI yang mencerminkan identitas brand
yang oleh Direktur IT dan Operation yang semakin kuat. Acara berlangsung
Toto Prasetio melakukan sharing di The St. Regis Jakarta.
mengenai journey otomasi aceess
28 November 2023 30 November 2023
management di BNI.
Seminar Diaspora “Business Talk Dukungan BNI dalam Penyelenggaraan
Series: Layanan Perbankan Untuk Indonesian Day 2023 – Semarak
Diaspora Indonesia Di Luar Negeri” Budaya
Berlangsung di Novotel Zurich, Bertempat di TVB Tai Po, Hong Kong,
Switzerland, kegiatan yang Indonesia Day merupakan acara
merupakan bagian dari program KJRI yang di support oleh Indonesia
Xpora ini diselenggarakan untuk Incorporated, dimana BNI merupakan
mengakomodasi isu-isu yang bagian di dalamnya.
dianggap sebagai perhatian para
diaspora pebisnis di Swiss, dengan
melibatkan berbagai stakeholder
UMKM di Swiss.
2 Desember 2023 3 Desember 2023
BNI sebagai Bank Penyalur Bantuan Relaunching BNI Emerald di Hong Kong
Social Stimulan Gagal Panen Akibat Dilaksanakan di Gallery BNI Hong
Bencana Alam Banjir Puso Kong, Admiralty, menargetkan nasabah
BNI memberikan support terhadap profesional Indonesia yang bekerja
BNPB, dalam rangka penyerahan di Hong Kong. Kegiatan tersebut
bantuan petani gagal panen akibat dihadiri oleh Konsul Jenderal RI untuk
banjir Puso. Penyerahan bantuan Hong Kong dan Macau Yul Edison,
dilakukan secara simbolik oleh manajemen BNI, segenap diaspora
Presiden RI Joko Widodo dengan total professional, dan staff KJRI.
penyaluran kepada 6.431 rekening
petani area Jawa Tengah.
13 Desember 2023 19 Desember 2023
40 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 41
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 41
Page 42
Page 43
Laporan Tahunan 2023
02
Laporan
Manajemen
45 Laporan Dewan Komisaris
55 Laporan Direksi
Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang
68 Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2023 PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
69 tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan
2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 44
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
PRADJOTO
KOMISARIS UTAMA/KOMISARIS INDEPENDEN*
*Dalam proses Fit and Proper Test OJK sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen
44 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 45
Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Komitmen Laporan
Perusahaan Lingkungan ESG Keuangan
LAPORAN
DEWAN KOMISARIS
Di tengah disrupsi lingkungan global di sepanjang tahun 2023, baik dari sisi rantai pasok, volatilitas sektor keuangan
global, serta fragmentasi geo-ekonomi, laju ekonomi domestik masih sangat resilient, termasuk kondisi industri
keuangan Indonesia yang juga menunjukkan kondisi yang positif. Di tengah optimisme tersebut, izinkan saya
mewakili Dewan Komisaris menyampaikan LaporanTahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk Tahun Buku
2023 yang dapat memberikan gambaran tentang upaya BNI terus menciptakan nilai tambah bagi pemegang
saham dan seluruh pemangku kepentingan.
GAMBARAN SITUASI PEREKONOMIAN Meskipun, tren normalisasi inflasi tersebut tidak diiringi
GLOBAL DAN NASIONAL SERTA dengan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), penerapan
PERBANKAN TAHUN 2023 suku bunga yang relatif tinggi dari BI tak lepas dari upaya
BI untuk menjaga kran likuiditas, khususnya terkait
Tantangan perekonomian global di tahun 2023 belum lepas volatilitas nilai tukar Rupiah yang terus dibayang-bayangi
dari kelanjutan tekanan situasi di tahun 2022. Persoalan ketidakpastian global. Dengan kondisi tersebut, perbankan
ketimpangan pasokan global yang berdampak pada inflasi nasional di tahun 2023 tumbuh dengan cukup moderat.
barang, serta persoalan geopolitik di berbagai wilayah yang Dana Pihak Ketiga (DPK) hanya tumbuh 3,4% YoY pada
berimbas pada stabilitas hubungan perdagangan dalam posisi Oktober 2023, sedangkan kredit tumbuh dengan
jaringan ekonomi dunia, masih menjadi beberapa isu besar cukup stabil sebesar 10,3% YoY atau di rentang atas
yang menyebabkan adanya perlambatan ekonomi dunia. perkiraan Bank Indonesia sebesar 9-11%.
Antisipasi kebijakan moneter yang dilakukan oleh beberapa
negara untuk dapat meredam ancaman tingginya inflasi APRESIASI DAN PENILAIAN
terbukti mampu meredam gejolak dengan cukup baik. ATAS KINERJA DIREKSI
Adanya penurunan yang cukup signifikan pada berbagai
komoditas utama tentunya menjadi indikator penting untuk Mengemban amanah Undang-Undang PerseroanTerbatas,
dapat menekan inflasi pada produk-produk turunan lainnya. Anggaran Dasar dan aspirasi pemegang saham terkait
Meskipun, penurunan inflasi pada beberapa komoditas pengawasan atas pengelolaan BNI oleh Direksi, Dewan
utama tak lepas dari beberapa kejadian penting, seperti Komisaris memiliki peran untuk memberikan pandangan
pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat danTiongkok yang kepada Direksi atas pengelolaan Bank yang akuntabel dan
menentukan rantai perekonomian dunia, serta fenomena prudent.
iklim yang bisa dikenal dengan sebutan “El-Nino” yang
melanda sejak bulan April 2023 yang berimbas langsung Pengukuran pencapaian kinerja oleh Direksi dirumuskan
pada produksi beberapa komoditas utama. melalui pemenuhan tugas dan tanggung jawab serta target-
target. Penyusunan target ini dilakukan kajian bersama-
Di tengah situasi penuh tantangan yang masih sama secara komprehensif dan mempertimbangkan
membutuhkan fokus yang tepat, Indonesia mampu berbagai aspek. Hasil kajian kemudian dituangkan dalam
menjaga perekonomiannya pada level yang diharapkan. rencana target berupa Rencana Bisnis Bank (RBB) yang
Inflasi nasional mampu terkelola dengan cukup baik, yang kemudian dikonsultasikan kepada Dewan Komisaris untuk
kemudian berimbas positif pada perekonomian nasional dapat dilaporkan kepada OJK.
melalui pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang
terjaga cukup solid, khususnya jika dibandingkan negara- Di samping itu, Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang
negara sekelas Indonesia. Berbagai upaya Pemerintah saham Pemerintah Indonesia telah menetapkan ukuran
Indonesia untuk dapat mendorong faktor-faktor pembentuk penilaian atas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
perekonomian ternyata mampu menciptakan fondasi yang pengurusan BUMN oleh Direksi. Penilaian kinerja Direksi dan
kokoh bagi perekonomian Indonesia. Dewan Komisaris dilaksanakan sekali setiap tahunnya oleh
Kementerian BUMN menggunakan Indikator Pencapaian
Kinerja (Key Performance Indicators/KPI). Penilaian atas
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 45
Page 46
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
kinerja Direksi mengacu kepada Peraturan Menteri BUMN 71,2%, yang tentunya akan memberikan imbas positif atas
No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan profitabilitas sebagaimana diharapkan oleh pemegang
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara, saham.
serta Surat Kementerian BUMN No. S-220/MBU/04/2023
tentang Penyampaian Usulan Key Performance Indicators Pengelolaan permodalan juga menjadi perhatian besar
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2023. dalam pengelolaan perbankan yang sehat. Kinerja
permodalan BNI menunjukkan hasil yang cukup baik.
Kriteria penilaian kinerja Direksi terdiri atas Key Realisasi rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Performance Indicator (KPI) Direksi secara kolegial dan (KPMM) atau Capital Adequacy Ratio (CAR) menguat
KPI Direksi secara individual yang disusun sesuai dengan dibandingkan tahun sebelumnya dan masih berada jauh
strategi serta fokus BNI di periode berjalan yang tertuang di atas angka minimum yang diwajibkan oleh regulator.
pada Rencana Bisnis Bank (RBB). Untuk KPI Direksi yang
bersifat kolegial dijabarkan ke dalam 5 (lima) program PENGAWASAN ATAS PERUMUSAN DAN
prioritas yaitu Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia IMPLEMENTASI STRATEGI OLEH DIREKSI
yang mencakup aspek keuangan dan sosial, Inovasi Model
Bisnis, Kepemimpinan Teknologi, Peningkatan Investasi, Pembentukan organ Dewan Komisaris dan Direksi sebagai
serta Pengembangan Talenta. Masing-masing program organ utama merupakan bagian dari kepatuhan terhadap
prioritas terdiri dari beberapa KPI yang mencerminkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
sasaran kinerja keuangan dan non-keuangan yang selaras Direksi berperan mengelola operasional dan bisnis
dengan inisiatif strategis yang telah ditetapkan. Sedangkan Bank, sedangkan Dewan Komisaris memiliki peran untuk
KPI Direksi secara individual disusun sesuai dengan tugas, mengawasi pengelolaan operasional dan bisnis yang
fungsi pokok, dan tanggung jawab masing-masing anggota dijalankan Direksi.
Direksi.
Hubungan kerja antara kedua organ ini dibangun dengan
Pencapaian KPI Direksi secara kolegial dan individual saling menghormati antar keduanya.Terdapat batasan dari
dilaporkan dalam laporan berkala kepada Dewan Komisaris. tanggung jawab dan peran yang dijalankan baik oleh Dewan
Di sisi lain, perhitungan pencapaian KPI Direksi secara Komisaris maupun Direksi. Dewan Komisaris bertugas
kolegial dan secara individual ditinjau oleh Kantor Akuntan melakukan pengawasan atas jalannya pengelolaan BNI
Publik (KAP) yang mengaudit laporan keuangan BNI dan kelompok usaha oleh Direksi, memberi nasihat kepada
untuk kemudian disampaikan kepada pemegang saham Direksi, serta memastikan bahwa Perusahaan melaksanakan
mayoritas, dalam hal ini Kementerian BUMN. Tata Kelola Perusahaan yang Baik, atau Good Corporate
Governance (GCG).
Dewan komisaris menilai Direksi telah menjalankan tugas
dan tanggung jawabnya dengan baik selama 2023. Hal ini Dalam merancang dan merumuskan RBB, Dewan Komisaris
terefleksi antara lain dari hasil penilaian KPI Kolegial Direksi berperan untuk memastikan bahwa aspirasi pemangku
yang sudah cukup baik pencapaiannya jika dibandingkan kepentingan, khususnya investor dan pemegang saham,
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan tercakupkan dengan baik. Dewan Komisaris mengapresiasi
ukuran lain yang ditetapkan. Untuk kedepannya, Dewan inisiatif dan kebijakan strategis terkait Corporate
Komisaris berpesan agar Direksi senantiasa terus menjalin Transformation yang telah dilakukan sejak tahun 2021
kolaborasi yang erat sehingga dapat menjaga kualitas dan diharapkan akan mencapai hasil terbaiknya pada
pertumbuhan di tengah upaya transformasi perusahaan tahun 2025. Dengan berbagai langkah strategis yang telah
serta dinamika global yang terus berubah. dilakukan sejak tahun 2021, di tahun 2023 BNI melakukan
penguatan model bisnis dan penerapan budaya kerja
Atas hasil KPI tersebut, Dewan Komisaris menyambut baik baru melalui New Way of Working (NWOW). Langkah ini
atas capaian kinerja yang ditunjukkan BNI di sepanjang diperlukan agar operasional perbankan yang dilakukan
tahun 2023. Pertumbuhan bisnis yang fundamental BNI dapat memiliki nilai tambah secara berkelanjutan,
memberikan gambaran besar tentang perkembangan khususnya bagi nasabah yang memiliki harapan tinggi atas
BNI dalam beberapa waktu ke depan. Seperti terlihat inovasi produk dan layanan perbankan BNI yang unggul.
pada kenaikan pinjaman yang diberikan, yang diimbangi
pula dengan penurunan Non Performing Loan (NPL) Beberapa pelaksanaan tugas fungsi pengawasan oleh
bruto, tentu menjadi fondasi yang kuat bagi BNI untuk Dewan Komisaris atas implementasi strategi yang dilakukan
menumbuhkembangkan bisnisnya secara berkelanjutan. Direksi mencakup upaya fungsi pengawasan Rencana Bisnis
Bank (RBB); evaluasi terhadap kinerja BNI setiap bulan
Demikian pula dengan simpanan nasabah atau Dana serta menyampaikan Laporan Kinerja kepada Kementerian
Pihak Ketiga (DPK) BNI yang tumbuh dibandingkan tahun BUMN secara triwulanan; mengusulkan penunjukan
sebelumnya, yang dapat memberikan gambaran umum Auditor Eksternal yang akan melakukan audit atas BNI
tentang pengelolaan BNI pada jalur yang sesuai dengan Konsolidasian dan Laporan Lainnya untuk Tahun Buku
aspirasi pemegang saham. Pertumbuhan DPK tetap yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023; melakukan
berlangsung secara sehat dengan rasio dana murah atau fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pengendalian
Current Account/Saving Account (CASA) terjaga di level internal di BNI; melakukan pengawasan, pemantauan serta
46 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 47
Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Komitmen Laporan
Perusahaan Lingkungan ESG Keuangan
evaluasi terhadap Tingkat Kesehatan Bank dan mendukung PANDANGAN ATAS PENGELOLAAN
Direksi untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan SUMBER DAYA MANUSIA
dalam rangka memelihara dan/atau meningkatkanTingkat
Kesehatan Bank; melakukan fungsi pengawasan terhadap Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi
Manajemen Risiko BNI serta Manajemen RisikoTerintegrasi; aspek penting dalam bisnis perbankan. Terutama dengan
melakukan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan transformasi korporasi yang dijalankan BNI, di mana
kepatuhan BNI, termasuk fungsi pengawasan atas NWOW menjadi inisiatif penting yang dijalankan di tahun
implementasi Penerapan Anti Pencucian Uang, Pencegahan 2023, SDM memiliki peran yang besar dalam kesuksesan
PendanaanTerorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi BNI untuk mencapai visi yang dicita-citakan.
Senjata Pemusnah Massal (APU PPT dan PPPSPM) di BNI;
mengevaluasi, mengarahkan dan memantau rencana Dalam hal pengelolaan SDM, Dewan Komisaris menilai
strategis, pelaksanaan teknologi informasi dan kebijakan implementasi strategi dan kebijakan Bank yang dilakukan
Bank terkait teknologi informasi; memantau evaluasi oleh Direksi dalam bidang SDM telah berjalan dengan
implementasi Recovery Plan; melakukan pengawasan baik. BNI terus menempatkan pegawai sebagai mitra
atas pelaksanaan prinsip kehati-hatian dalam pemberian strategis sekaligus sebagai pemangku kepentingan dalam
fasilitas kredit oleh Direksi; memantau serta mengevaluasi pencapaian tujuan Bank melalui penerapan berbagai
perkembangan pengembangan serta pengelolaan Sumber kebijakan strategis yang berfokus pada pengembangan
Daya Manusia (SDM) khususnya berkenaan dengan fungsi kompetensi pegawai yang efektif. Di setiap tahunnya,
strategis SDM dalam mendukung pencapaian kinerja BNI; upaya yang dilakukan Direksi dalam bidang SDM mampu
serta menyampaikan laporan kepada Kementerian BUMN meningkatkan budaya sadar risiko dan budaya kepatuhan
berupa tanggapan Dewan Komisaris atas laporan kinerja melalui beragam program yang telah diselenggarakan.
BNI sebagai tindak lanjut Surat Menteri BUMN kepada
Dewan Komisaris bahwa dalam rangka mengefektifkan Dewan Komisaris memandang penguatan SDM dalam
pengawasan dan pembinaan terhadap kinerja BUMN, Corporate Transformation BNI telah berjalan sesuai
Dewan Komisaris diminta untuk menyampaikan pendapat dengan yang diharapkan. Tema RACE (Risk Culture, Agile,
dan tanggapan atas laporan kinerja BNI untuk periode Collaboration, & Execution Oriented) yang dilakukan
triwulanan. Selain itu, Dewan Komisaris juga melakukan menjadi poin penting untuk dapat berjalannya Corporate
kunjungan ke Kantor Wilayah, Kantor Cabang termasuk Transformation BNI. Dewan Komisaris berharap,
Kantor Luar Negeri secara luring dan/atau daring dalam penguatan SDM ini akan memberikan nilai tambah secara
rangka melaksanakan fungsi pengawasan. Pada tahun berkelanjutan, tidak hanya bagi BNI, namun juga bagi setiap
2023, Dewan Komisaris telah melakukan kunjungan kerja individu BNI Hi-Movers dalam membentuk kepribadiannya.
secara daring maupun luring ke 25 lokasi, yang mencakup
Divisi, Kantor Wilayah, Kantor Cabang, Entitas Anak, dan PANDANGAN ATAS OPTIMALISASI
Kantor Luar Negeri. TEKNOLOGI INFORMASI DAN UPAYA
MEWUJUDKAN DIGITAL BANKING TERDEPAN
Secara khusus, Dewan Komisaris berperan penting
untuk memastikan terselenggaranya penerapan prinsip Penguatan infrastruktur teknologi informasi, serta
dan praktik GCG pada seluruh tingkatan atau jenjang kehandalan dan keamanannya merupakan sebuah
organisasi BNI serta pada Lembaga Jasa Keuangan dalam keharusan bagi lembaga keuangan modern. Dewan
Konglomerasi Keuangan BNI. Komisaris mendorong Direksi untuk terus memperkuat
infrastruktur teknologi informasi Bank. Hal ini sejalan
MEKANISME PEMBERIAN dengan tren jasa keuangan global yang mengarah pada
NASIHAT KEPADA DIREKSI keuangan digital.
Bentuk pengawasan Dewan Komisaris dilakukan melalui Dewan Komisaris berharap BNI terus berinovasi dalam
rapat-rapat yang diadakan Dewan Komisaris, baik rapat digitalisasi layanan, untuk menjadi yang terdepan dalam
internal maupun rapat bersama dengan mengundang memberikan layanan perbankan digital terbaik. Dewan
Direksi atau Direktur Sektor. Rapat Dewan Komisaris Komisaris mendukung upaya Direksi dalam memberikan
bersama Direksi dilaksanakan secara teratur untuk nilai tambah kepada nasabah melalui beberapa key
membahas aspek-aspek tertentu seperti pemantauan technologies yang diadopsi memberikan kontribusi yang
atas kinerja bisnis BNI, organisasi, manajemen risiko, signifikan untuk kebutuhan pengembangan produk dan
pengendalian internal hukum dan kepatuhan, sumber daya layanan perbankan digital BNI beberapa tahun terakhir.
manusia, teknologi, dan lain-lain.
Di samping itu Dewan Komisaris juga melakukan
Di sepanjang tahun 2023, Rapat Dewan Komisaris bersama pengawasan terhadap penerapan berkelanjutan atas
Direksi diselenggarakan sebanyak 63 kali pertemuan yang kepatuhan sistem Teknologi Informasi sesuai dengan
mencakup berbagai pembahasan khususnya pemantauan ketentuan yang berlaku, termasuk kaitannya dengan
atas kelanjutan transformasi korporasi dan dampaknya dukungan principal sistemTeknologi Informasi BNI, baik dari
terhadap kinerja BNI. sisi kebijakan, standar dan prosedur, serta aspek keamanan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 47
Page 48
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
informasinya. Dalam upaya peningkatan keamanan Dolar AS, serta masuknya dana asing yang cukup tinggi
informasi, selain penerapan beragam perlindungan yang yang akan mampu memperkuat likuiditas serta menutupi
mengacu standar internasional, BNI juga membentuk sebagian defisit neraca transaksi berjalan.
organisasi khusus yang menggabungkan beberapa unit
yang memiliki fungsi terkait information security untuk Dewan Komisaris menyambut baik proyeksi kinerja BNI
menjaga independensi dan lebih fokus dalam mengevaluasi, di tahun 2024 yang telah disusun oleh Direksi. Fokus
menjalankan, monitoring dan meningkatkan cyber security. pertumbuhan aset yang sehat dan berkualitas tentu
menjadi target paling mendasar bagi bisnis perbankan
PROSPEK TAHUN 2024 DAN yang dijalankan BNI. Dewan Komisaris berpandangan,
PANDANGAN ATAS PROYEKSI KINERJA berbagai inisiatif strategis sebagai bagian dari rencana
BNI DI TAHUN MENDATANG bisnis BNI di tahun 2024 selaras dengan aspirasi pemegang
saham dan seluruh investor akan nilai tambah BNI, baik dari
Tahun 2024 akan menjadi tahun yang penting bagi sisi inovasi produk dan layanan jasa perbankan, maupun
Indonesia. Siklus politik lima tahunan melalui peristiwa imbal balik bagi pemegang saham dan investor. Di samping
Pemilihan Umum (Pemilu) akan diselenggarakan pada proyeksi pertumbuhan kredit berbasis manajemen risiko
14 Februari 2024, dengan puncaknya melalui pergantian yang tangguh, Dewan Komisaris juga menyambut baik
kepemimpinan eksekutif dan yudikatif pengelola beberapa rencana strategis BNI tahun 2024, baik pada upaya
administratif pemerintahan.Tak hanya membawa perubahan perluasan jaringan bisnis internasional, penguatan jaringan
besar pada kepemimpinan nasional, peristiwa ini juga akan bisnis khususnya Digital Banking, Human Capital dan
memberikan stimulus positif bagi perekonomian Indonesia, teknologi informasi dalam hal mendukung ekspansi yang
khususnya dengan adanya kenaikan konsumsi masyarakat berkelanjutan, maupun optimalisasi kinerja entitas anak
dan belanja fiskal yang agresif dalam memenuhi kebutuhan yang akan berkontribusi positif bagi kinerja konsolidasian
penyelenggaraan Pemilu. BNI.
Menariknya, perhelatan peristiwa besar ini dilakukan Dewan Komisaris mendukung seluruh rencana strategis
di tengah perekonomian dunia yang belum juga tersebut, yang diharapkan mampu terus memperkuat
menunjukkan perbaikan dengan lompatan luar biasa. IMF fondasi bisnis yang berkelanjutan agar BNI mampu tumbuh
memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global sebesar bukan hanya pertumbuhan tahunan, namun juga kepastian
2,9%, lebih rendah dibandingkan angka proyeksi tahun untuk mampu tumbuh secara berkelanjutan hingga masa-
2022 dan 2023 masing-masing sebesar 3,5% dan 3,0%. masa mendatang. Di luar itu, Dewan Komisaris sungguh
Inflasi yang masih tinggi, terutama jika dibandingkan rata- berharap transisi kepemimpinan Indonesia di tahun 2024
rata sebelum pandemi COVID-19, masih akan memberikan akan mampu membawa perekonomian Indonesia tumbuh
tekanan pada kebijakan moneter di berbagai negara. lebih baik dan mampu melahirkan hal positif bagi kehidupan
The Federal Reserve, bank sentral Amerika Serikat, sosial ekonomi masyarakat Indonesia.
diproyeksikan akan menurunkan suku bunga acuan atau
Federal Funds Rate (FFR) dengan prediksi inflasi Personal PANDANGAN ATAS PENERAPAN
Consumption Expenditures (PCE) atau belanja pengeluaran TATA KELOLA BANK
individual yang cukup tinggi jika dibandingkan sebelum
pandemi COVID-19. Normalisasi inflasi diperkirakan baru Kementerian BUMN, Otoritas Jasa Keuangan (OJK),
akan terwujud pada tahun 2026. Bursa Efek Indonesia (BEI), Bank Indonesia, dan seluruh
pemangku kepentingan yang berkepentingan pada pasar
Menghadapi prospek perekonomian yang cukup menantang, modal serta perkembangan dunia usaha Indonesia, telah
Indonesia diharapkan mampu mempertahankan kondisi berkomitmen untuk mendorong penerapan prinsip dan
perekonomiannya dengan cukup solid. Pertumbuhan praktik GCG sebagai sebuah nilai yang wajib diemban
Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia diharapkan mampu oleh setiap entitas usaha yang berusaha di Indonesia.
tetap stabil pada level 5,0%, dengan imbas perekonomian BNI menyambut dengan tangan terbuka atas niat baik
global diprediksi akan berdampak langsung pada ekspor dari seluruh pemangku kepentingan, terutama karena
dan investasi. Namun demikian, adanya peristiwa Pemilu di penerapan GCG terbukti memberikan hasil positif bagi
tahun 2024 diharapkan mampu menciptakan daya dorong keberlanjutan dunia usaha dan iklim investasi.
untuk dapat menjaga perekonomian Indonesia tetap berada
pada level yang tangguh. Sebagai organ yang bertugas melakukan pengawasan
terhadap pelaksanaan penerapan GCG oleh Direksi, Dewan
Prediksi pertumbuhan ekonomi yang cukup baik diharapkan Komisaris memandang implementasi GCG di lingkup
mampu memberikan pengaruh positif bagi perbankan, BNI terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
dengan proyeksi kredit perbankan nasional di tahun 2024 Pengembangan perangkat kebijakan yang terus diperbarui,
mampu tumbuh 7,5% hingga 10% yang terutama didukung hingga evaluasi dan pemantauan GCG, menjadi cerminan
kondisi likuiditas yang lebih baik. Hal ini juga tercermin dari komitmen Direksi untuk dapat menerapkan prinsip dan
proyeksi nilai tukar Rupiah yang akan cukup baik, dengan praktik GCG di seluruh elemen operasi dan bisnis Bank.
prediksi adanya tren pemotongan FFR, penurunan indeks
48 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 49
Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Komitmen Laporan
Perusahaan Lingkungan ESG Keuangan
Salah satu aspek penting dalam keberhasilan penerapan Keberhasilan perkembangan penerapan GCG di lingkup
prinsip GCG adalah sinergi dan kolaborasi yang baik BNI juga tercermin dari raihan apresiasi dari pihak luar atas
antara organ pendukung Dewan Komisaris dan organ penerapan GCG yang telah dilakukan di tahun 2023, yaitu:
pendukung Direksi. Melalui keberadaan organ-organ 1. Predikat “Leadership in Corporate Governance” dalam
pendukung tersebut, setiap aspek dalam penerapan prinsip penerapan GCG berdasarkan standar ASEAN Corporate
GCG dapat terlaksana dan terpantau, baik itu kepatuhan, Governance Scorecard (ACGS) dari Indonesia Institute
manajemen risiko, audit, hingga perkembangan SDM dan for Corporate Directorship (IICD).
Teknologi Informasi sebagai salah satu fondasi mewujudkan 2. Penghargaan sebagai “The Most Trusted” Company
akuntabilitas Bank. dalam Corporate Governance Perception Index (CGPI)
dari The Indonesia Institute for Corporate Governance
Selain itu, untuk dapat mendukung pelaksanaan prinsip (IICG).
GCG, komposisi anggota Komisaris Independen BNI lebih
dari 50%. Jumlah Komisaris Independen yang mayoritas Dewan Komisaris juga menyambut baik penguatan
dan cukup besar tersebut dapat mendorong Dewan GCG di lingkup BNI dan Konglomerasi Keuangan BNI, di
Komisaris untuk bertindak secara obyektif dan mampu mana Direksi melakukan penguatan dengan membentuk
melindungi kepentingan BNI dan seluruh pemangku Departemen di bawah Divisi Compliance yang bertugas
kepentingan. dan bertanggung jawab secara khusus untuk mengelola
penerapan GCG di lingkup kelompok usaha BNI.
Dewan Komisaris secara khusus menekankan pentingnya kode etik yang dilandasi pada Core Values atau Nilai-nilai
Perusahaan “AKHLAK”. Penerapan kode etik menjadi bagian dari pembentukan perilaku BNI Hi-Movers yang berintegritas,
yang pada akhirnya akan membentuk perilaku pribadi di kesehariannya.
PENILAIAN KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARIS
Komite Pendukung Dewan Komisaris
Komite Komite
Komite Komite
Nominasi & Tata Kelola
Audit Pemantau Risiko
Remunerasi Terintegrasi
Pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris dalam Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan tugasnya
mengawasi jalannya pengurusan Perusahaan didukung oleh antara lain dengan memberikan penelaahan dan
Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi rekomendasi atas aspek tata kelola dan manajemen risiko
& Remunerasi, serta Komite Tata Kelola Terintegrasi. di lingkup BNI, termasuk manajemen risiko terintegrasi.
Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas dukungan Komite Nominasi & Remunerasi telah melakukan tugasnya
ke-4 Komite tersebut dalam meningkatkan efektivitas antara lain dalam pengelolaan SDM serta evaluasi dan
pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris di rekomendasi atas usulan perubahan Direksi dan Dewan
sepanjang tahun 2023. Komite Audit, Komite Pemantau Komisaris pada entitas anak serta bekerja bersama dengan
Risiko, Komite Nominasi & Remunerasi, serta Komite Tata komite-komite lainnya.
Kelola Terintegrasi telah menunjukkan kinerja yang baik
dengan menjunjung standar kompetensi dan kualitas yang Sedangkan Komite Tata Kelola Terintegrasi memberikan
baik. masukan berharga atas pengawasan yang telah dilakukan
terhadap pelaksanaan dan implementasi Tata Kelola
Komite Audit telah melakukan pemantauan dan evaluasi Terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan BNI, baik
pengendalian internal dan secara efektif membantu yang mencakup mengenai pelaksanaan Pedoman Tata
Dewan Komisaris dalam pengawasan atas pelaksanaan KelolaTerintegrasi, kualitas pelaksanaan fungsi kepatuhan
fungsi audit internal dan eksternal, termasuk evaluasi atas terintegrasi, kualitas pengendalian intern terintegrasi,
capaian kinerja berkala Perusahaan. Dalam pelaksanaan penerapan manajemen risiko terintegrasi, kualitas
tugasnya, Komite Audit telah mengadakan rapat dengan penerapan tata kelola terintegrasi dengan melakukan
Dewan Komisaris dan rapat dengan mengundang Direktur evaluasi struktur, proses dan hasil tata kelola terintegrasi,
Sektor/Bidang, Audit Internal, serta divisi terkait lainnya efektivitas hasil tata kelola terintegrasi dengan melakukan
serta bekerja bersama-sama dengan komite lainnya. pemantauan terhadap kinerja keuangan terintegrasi, serta
rencana sinergi BNI dan entitas anak maupun sinergi antar
entitas anak.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 49
Page 50
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Semua bentuk pelaksanaan tugas komite-komite Dewan PENERAPAN SISTEM PELAPORAN
Komisaris tersebut, yang di dalamnya mencakup PELANGGARAN ATAU
rekomendasi-rekomendasi kepada manajemen, adalah WHISTLEBLOWING SYSTEM (WBS)
salah satu bentuk upaya Dewan Komisaris untuk
meningkatkan fungsi tata kelola perusahaan dengan Keberadaan Whistleblowing System (WBS) merupakan
harapan upaya peningkatan kinerja BNI dapat dioptimalkan bagian dari komitmen BNI untuk menjadikan prinsip GCG
melalui efektifnya fungsi pengawasan terhadap tata kelola sebagai landasan dari setiap aspek operasi dan bisnis BNI
bank yang dijalankan oleh Dewan Komisaris. sehari-hari. WBS memungkinkan mekanisme pelaporan
yang menjamin kerahasiaan pelapor. Penerapan WBS
PENGENDALIAN INTERNAL bertujuan untuk mendeteksi dini dan mencegah terhadap
DAN MANAJEMEN RISIKO terjadinya penyimpangan ataupun pelanggaran dalam
setiap aspek kegiatan bisnis Bank. WBS dapat menciptakan
Dewan Komisaris memahami, pengendalian internal iklim kerja yang terbuka, tulus, jujur dan bertanggung jawab
dan pengelolaan risiko menjadi faktor kritis dalam bisnis di lingkungan BNI. WBS merupakan bentuk partisipasi aktif
perbankan yang dijalankan BNI. Gambaran utama tentang BNI Hi-Movers untuk melaporkan pelanggaran yang terjadi
permodalan yang kuat serta penurunan NPL menjadi di lingkungan BNI.
cermin kuat dari keberhasilan pengendalian internal dan
pengelolaan risiko bank. Namun, pengelolaan risiko yang BNI memiliki mekanisme “WBS to CEO” sebagai salah satu
kuat harus diimbangi dengan tata kelola manajemen risiko mekanisme deteksi dini pada implementasi WBS. Untuk
yang baik, yang tertuang dalam keberadaan struktur, memperkuat WBS yang telah dimiliki, pengelolaan WBS
pedoman, serta pemantauan atas realisasinya. di lingkup BNI juga dilakukan dengan menunjuk pihak
eksternal, yaitu Deloitte untuk mengelola laporan WBS
Dewan Komisaris memandang, BNI telah memiliki sistem serta mendorong BNI Hi-Movers berani dan berpartisipasi
pengendalian internal yang cukup dan sesuai dengan profil dalam melaporkan jika terdapat pelanggaran atau indikasi
bisnis bank yang dilaksanakan. Pengendalian internal fraud. Dengan demikian, tujuan WBS untuk mewujudkan
telah dilakukan secara efektif sebagai komponen penting lingkungan kerja yang bersih dan berintegritas menjadi
dalam manajemen Bank sekaligus menjadi dasar bagi lebih efektif dan independen.
kegiatan operasional Bank yang sehat dan aman. Dewan
Komisaris telah menjalankan pengawasan terhadap Untuk memperkuat WBS sebagai salah satu alat untuk
pelaksanaan sistem pengendalian internal, yaitu menyetujui meningkatkan penerapan tata kelola dan menekan potensi
dan memantau kebijakan Direksi yang menetapkan fraud dalam operasi dan bisnis BNI, sejak 2 Maret 2021
pengendalian intern tersebut. Dalam menjalankan tugas, BNI telah bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan
wewenang dan tanggung jawab melakukan pengawasan, Korupsi (KPK) terkait penanganan pengaduan dalam
Dewan Komisaris juga dibantu oleh Komite Audit, Komite upaya pemberantasan tindak pidana korupsi, yang
Pemantau Risiko, Komite Nominasi & Remunerasi, serta implementasinya dilaporkan secara berkala kepada KPK.
Komite Tata Kelola Terintegrasi.
Peran Dewan Komisaris dalam pengelolaan WBS BNI
Pada pengelolaan manajemen risiko, Dewan Komisaris antara lain untuk melakukan pengawasan guna memastikan
terlibat aktif dalam seluruh pengawasan atas pelaksanaan terselenggaranya WBS dengan dibantu oleh Komite
manajemen risiko yang dilakukan Direksi. Dewan Komisaris Audit. Dewan Komisaris bersama dengan Komite Audit
berpandangan bahwa BNI telah menjalankan pengelolaan dan unit-unit lainnya senantiasa melakukan evaluasi
risiko dengan proaktif dan forward looking. dan melakukan tindak lanjut atas laporan yang diterima.
Laporan yang terbukti kebenarannya berdasarkan hasil
Berdasarkan hasil penelaahan dan diskusi bersama pemeriksaan ditindaklanjuti dengan pemberian sanksi
manajemen, auditor internal, seluruh komite di bawah administratif berupa pemberian Surat Peringatan hingga
Dewan Komisaris, serta auditor independen, Dewan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun tindakan
Komisaris berpandangan bahwa kecukupan manajemen lainnya, diantaranya mutasi dan konseling.
risiko BNI telah berjalan memadai dalam mengelola
risiko yang tercermin dari hasil kajian atas kelengkapan Di sepanjang tahun 2023, laporan dugaan tindak pelanggaran
dan keakuratan identifikasi, pengukuran, pemantauan, yang diterima melalui mekanisme WBS sebanyak 235
pengendalian dan pelaporan risiko, serta atas kecukupan laporan dengan pengaduan terbanyak melalui saluran
skenario mitigasi yang diusulkan oleh unit kerja operasional surat elektronik. Laporan tindak pelanggaran tersebut
telah memadai. ditindaklanjuti dengan proses penelitian yang dilakukan
oleh Internal Audit dan/atau SORX/Satuan Anti Fraud
atau Divisi/Satuan/Unit terkait. Dari seluruh laporan yang
telah masuk melalui mekanisme WBS tersebut, sebanyak
83,8% telah selesai proses pemeriksaannya, di mana
beberapa kasus di antaranya telah diambil tindakan tegas.
50 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 51
Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Komitmen Laporan
Perusahaan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah pelaporan yang masuk ini mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana
hal ini menunjukkan adanya kesadaran yang cukup tinggi dari BNI Hi-Movers akan keberadaan dan manfaat WBS sebagai
salah satu alat untuk memperkuat penerapan tata kelola bank.
BERSAMA MEWUJUDKAN KEBERLANJUTAN DAN DUKUNGAN ATAS PELAKSANAAN TANGGUNG
JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN
Sebagai pelaku industri perbankan, BNI memiliki peran penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di
Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, BNI telah menunjukkan upaya besar untuk membentuk ekosistem industri
hijau di Indonesia, khususnya melalui permodalan berbasis Green Bond dan pendanaan Sustainability Linked Loan (SLL)
serta skema pembiayaan khusus yang disertai dengan pricing yang menarik untuk green financing.
Dewan Komisaris menyambut dengan sangat baik dan mendorong BNI untuk dapat meningkatkan inisiatif yang telah
dilakukan. Dukungan Dewan Komisaris dibuktikan dengan keterlibatan aktif dalam mengawasi keberlanjutan yang
telah terintegrasi dalam strategi yang dicanangkan dan diimplementasikan oleh Direksi. Dengan dukungan tersebut,
Dewan Komisaris menjadi bagian penting dalam kesuksesan BNI dalam menerapkan dan mengembangkan aspek-aspek
Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG) serta praktik Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang pada akhirnya
akan menuju pertumbuhan bersama-sama antara BNI dengan seluruh pemangku kepentingan.
PERUBAHAN SUSUNAN DEWAN KOMISARIS
Di sepanjang tahun 2023 terjadi 2 (dua) kali perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, yang masing-masing
berdasarkan keputusan RUPS Tahunan 15 Maret 2023 dan RUPS Luar Biasa tanggal 19 September 2023. Kronologis
perubahan susunan anggota Dewan Komisaris di tahun 2023 dan susunan Dewan Komisaris per 31 Desember 2023
dapat dilihat di bawah ini.
Kronologis Perubahan Susunan Dewan Komisaris BNI di Sepanjang Tahun 2023
Periode 1 Januari Periode 15 Maret 2023 Periode 19 September
2023 s.d 15 Maret s.d 19 September 2023 s.d 31 Desember Keterangan
2023 2023 2023
Agus Dermawan Agus Dermawan
Wintarto Martowardojo Wintarto Martowardojo Tidak lagi menjabat sesuai hasil keputusan RUPS Luar
(Komisaris Utama/ (Komisaris Utama/ Biasa tanggal 19 September 2023.
Komisaris Independen) Komisaris Independen)
Tugasnya dialihkan, dari sebelumnya Wakil Komisaris
Pradjoto (Wakil Pradjoto (Wakil Pradjoto (Komisaris
Utama/Komisaris Independen menjadi Komisaris Utama/
Komisaris Utama/ Komisaris Utama/ Utama/Komisaris
Komisaris Independen, berdasarkan keputusan RUPS
Komisaris Independen) Komisaris Independen) Independen)
Luar Biasa tanggal 19 September 2023.
Pahala Nugraha
Diangkat berdasarkan hasil keputusan RUPS Luar Biasa
Mansury (Wakil
tanggal 19 September 2023.
Komisaris Utama)
Sigit Widyawan
Sigit Widyawan Sigit Widyawan Diangkat untuk menjabat periode ke-2 berdasarkan
(Komisaris
(Komisaris Independen) (Komisaris Independen) keputusan RUPS Tahunan tanggal 15 Maret 2023.
Independen)
Asmawi Syam
Asmawi Syam Asmawi Syam
(Komisaris -
(Komisaris Independen) (Komisaris Independen)
Independen)
Iman Sugema
Iman Sugema (Komisaris Iman Sugema (Komisaris
(Komisaris -
Independen) Independen)
Independen)
Septian Hario
Septian Hario Seto Septian Hario Seto
Seto (Komisaris -
(Komisaris Independen) (Komisaris Independen)
Independen)
Erwin Rijanto
Erwin Rijanto Slamet Erwin Rijanto Slamet
Slamet (Komisaris -
(Komisaris Independen) (Komisaris Independen)
Independen)
Askolani (Komisaris) Askolani (Komisaris) Askolani (Komisaris) -
Susyanto (Komisaris) Susyanto (Komisaris) Susyanto (Komisaris) -
Fadlansyah Lubis Fadlansyah Lubis Fadlansyah Lubis
-
(Komisaris) (Komisaris) (Komisaris)
Robertus Billitea Robertus Billitea Diangkat berdasarkan hasil keputusan RUPS Tahunan
(Komisaris) (Komisaris) tahun 2022 tanggal 15 Maret 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 51
Page 52
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Atas nama Dewan Komisaris dan seluruh BNI Hi-Movers, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada Sdr. Agus Dermawan Wintarto Martowardojo yang telah memberikan pengabdiannya bagi
kemajuan BNI, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan Dewan Komisaris, serta turut aktif dalam memberikan
saran dan nasihat kepada Direksi dan jajaran BNI.
Dengan demikian, susunan keanggotaan Dewan Komisaris per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Susunan Dewan Komisaris BNI per 31 Desember 2023
Tanggal Efektif
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan
Menjabat*)
Mengikuti masa jabatan
Komisaris sebelumnya sebagai Wakil
Keputusan RUPS Luar Biasa Sedang dalam proses
Pradjoto Utama/Komisaris Komisaris Utama/Komisaris
tanggal 19 September 2023 Fit & Proper Test OJK
Independen Independen, 2020-2025
(Periode Pertama).
Pahala Nugraha Wakil Komisaris Keputusan RUPS Luar Biasa Sedang dalam proses
2023-2028 (Periode Pertama)
Mansury Utama tanggal 19 September 2023 Fit & Proper Test OJK
Komisaris Keputusan RUPS Tahunan tanggal
Sigit Widyawan 2023-2028 (Periode Kedua) 15 Maret 2023
Independen 15 Maret 2023
Komisaris Keputusan RUPS Tahunan tanggal
Asmawi Syam 2020-2025 (Periode Pertama) 17 Juni 2020
Independen 20 Februari 2020
Komisaris Keputusan RUPS Tahunan tanggal
Septian Hario Seto 2020-2025 (Periode Pertama) 14 Agustus 2020
Independen 20 Februari 2020
Komisaris Keputusan RUPS Tahunan tanggal
Iman Sugema 2020-2025 (Periode Pertama) 14 Agustus 2020
Independen 20 Februari 2020
Erwin Rijanto Komisaris Keputusan RUPS Tahunan tanggal
2021-2026 (Periode Pertama) 6 Agustus 2021
Slamet Independen 29 Maret 2021
Keputusan RUPS Luar Biasa
Askolani Komisaris 2019-2024 (Periode Pertama) 20 Desember 2019
tanggal 30 Agustus 2019
Keputusan RUPS Tahunan tanggal
Susyanto Komisaris 2020-2025 (Periode Pertama) 27 Juli 2020
20 Februari 2020
Keputusan RUPS Luar Biasa
Fadlansyah Lubis Komisaris 2022-2027 (Periode Pertama) 23 Desember 2022
tanggal 31 Agustus 2022
Keputusan RUPS Tahunan tanggal
Robertus Billitea Komisaris 2023-2028 (Periode Pertama) 11 September 2023
15 Maret 2023
*) Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai dengan Peraturan OJK
No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
Per 31 Desember 2023 hingga ditandatanganinya laporan tahunan ini, tidak terdapat perubahan susunan dan komposisi
Dewan Komisaris.
PENUTUP
Kepada seluruh pemegang saham dan investor, Dewan Komisaris menghaturkan rasa terima kasih atas kepercayaan
yang telah diberikan. Demikian pula kepada regulator dan para pemangku kepentingan, Dewan Komisaris menyampaikan
rasa terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan yang telah diberikan. Kepada Direksi dan seluruh BNI Hi-Movers,
izinkan Dewan Komisaris menyampaikan rasa bangga atas kinerja yang telah ditunjukkan. Semoga segala pencapaian
di tahun 2023 ini menjadi fondasi bagi BNI untuk terus tumbuh secara berkelanjutan, dan mampu terus memberikan
nilai tambah kepada pemegang saham dan segenap pemangku kepentingan.
Jakarta, 7 Februari 2024
Atas nama Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,
PRADJOTO
KOMISARIS UTAMA/KOMISARIS INDEPENDEN
52 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 53
Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Komitmen Laporan
Perusahaan Lingkungan ESG Keuangan
Halaman ini dikosongkan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 53
Page 54
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
ROYKE TUMILAAR
DIREKTUR UTAMA
54 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 55
Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Komitmen Laporan
Perusahaan Lingkungan ESG Keuangan
LAPORAN
DIREKSI
PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,
Tahun 2023 menandakan tahun ketiga dari program transformasi yang berjalan di BNI. Didukung komitmen
dan upaya disiplin yang tinggi dari segenap BNI Hi-Movers, transformasi tiga tahun terakhir telah menjadi
turning point yang memperkuat fondasi bisnis BNI. Melalui program transformasi tersebut, BNI konsisten
mendorong penguatan struktur bisnis sehingga semakin siap dalam menghadapi dinamika dan tantangan
ekonomi ke depan, hasilnya juga tercermin dari tingkat profitabilitas yang terus meningkat, antara lain terlihat
dari rasio Return on Equity (ROE).
BNI mencatatkan ROE sebesar 15,2% pada 2023, meningkat sebesar 120 basis poin dari posisi 14,0% di tahun 2019.
Pencapaian ini diperoleh di tengah nilai modal atau ekuitas yang terus meningkat, sehingga menggambarkan
kenaikan tingkat profitabilitas. Hasil positif ini diperoleh dari perbaikan fundamental, termasuk meningkatnya
kontribusi fee-based income, efisiensi operasional, serta kualitas aset.
Kami menjadikan program transformasi ini lebih dari sekadar inisiatif. Ini adalah sebuah langkah besar yang
menandai dedikasi dan komitmen kami untuk terus tumbuh dan berkembang serta beradaptasi terhadap
perubahan di tingkat nasional dan global.
Di tahun 2023 ini kami juga telah menyelesaikan perencanaan jangka menengah-panjang untuk 5 (lima) tahun
kedepan, di mana BNI memiliki aspirasi untuk dapat meningkatkan ROE hingga 20% pada tahun 2028. Peningkatan
ROE akan dicapai melalui konsistensi dalam membukukan pertumbuhan kredit yang berkualitas dari segmen
consumer, corporate, dan UMKM sehingga kualitas aset akan sehat dalam jangka panjang. Profitabilitas BNI
juga akan didorong oleh peningkatan produktivitas bisnis, efisiensi operasional serta kontribusi perusahaan
anak. Untuk itu, pencapaian hingga tahun 2023 menjadi fondasi untuk langkah kami ke depan. Mewakili Direksi
dan seluruh BNI Hi-Movers, izinkan saya menyampaikan laporan kinerja PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk untuk tahun buku 2023.
SEKILAS TENTANG PEREKONOMIAN momentum pemulihan ekonomi. Hingga triwulan III
GLOBAL DAN NASIONAL SERTA 2023, perekonomian domestik mampu tumbuh 5,1% dan
INDUSTRI PERBANKAN TAHUN 2023 diperkirakan akan ditutup pada level 5,0% di akhir tahun
2023. Angka tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi
Perekonomian global di tahun 2023 masih menunjukkan global yang diperkirakan hanya tumbuh 3,0% di 2023 oleh
sejumlah tantangan pasca pandemi mulai dari permasalahan International Monetary Fund (IMF). Berdasarkan sektor,
struktural negara-negara ekonomi utama serta konflik ekonomi Indonesia ditunjang oleh industri pengolahan,
geopolitik yang meluas. Lebih lanjut, ketidakseimbangan sektor transportasi, dan sektor perdagangan. Sedangkan
permintaan dan penawaran global karena scarring effect, industri pengolahan yang berorientasi ekspor, seperti
berimbas pada kenaikan inflasi global sejak semester II- tekstil dan alas kaki mengalami kontraksi seiring dengan
2022. Kondisi ini memaksa berbagai bank sentral untuk perlambatan ekonomi global.
menaikan suku bunga acuan untuk meredam tekanan
inflasi. Sebagai contoh, The Federal Reserve (Bank Sentral Dari sisi harga, inflasi nasional mengalami normalisasi
Amerika Serikat) menaikan Fed Fund rate (FFR) sebesar pasca kenaikkan harga BBM. Inflasi ditutup di 2,6% di akhir
525bps di 2022-2023 ke level 5,25-5,50%. tahun 2023 dengan inflasi inti yang lebih rendah di 1,8%.
Risiko inflasi terletak pada kelompok pangan, di mana
Untungnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih solid inflasi pangan mencapai 6,4% per Desember 2023 yang
dan lebih baik dibandingkan rata-rata negara G-20 karena disebabkan oleh faktor El-Nino serta kebijakan proteksi
dominasi konsumsi rumah tangga yang mencapai 53% negara eksportir komoditas seperti India yang melarang
dari total PDB Indonesia. Selain konsumsi rumah tangga, ekspor beras.
investasi serta belanja pemerintah juga turut mendukung
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 55
Page 56
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Sekalipun inflasi nasional rendah, Bank Indonesia tetap Sektor perbankan nasional tercatat mengalami pertumbuhan
mempertahankan kebijakan moneter ketat di tengah yang moderat, khususnya pada Dana Pihak Ketiga (DPK)
tekanan pelemahan nilai tukar Rupiah, terutama di semester yang hanya tumbuh 3,8% YoY, lebih rendah dibandingkan
kedua 2023. Aliran dana asing dicatat keluar sebesar US$ awal tahun 2023 yang mampu tumbuh hingga 8% YoY.
4,5 miliar pada pasar obligasi dan saham pada periode Posisi likuiditas terbilang cukup baik yang tercermin dari
Agustus-Oktober 2023, yang menyebabkan posisi nilai tukar Loan to Deposit Ratio (LDR) meningkat menjadi 84% dari
Rupiah terdepresiasi hingga mencapai posisi terlemahnya posisi di awal tahun 2023 sebesar 79%. Kenaikan LDR ini
di Rp15.940 pada Oktober 2023. Nilai tukar mulai secara terutama dibentuk dari pertumbuhan kredit yang cukup
perlahan menguat hingga mencapai Rp15.397 di akhir konsisten, yang mencapai 10,3% YoY atau di rentang atas
tahun 2023 seiring sinyal yang lebih jelas dari The Federal perkiraan Bank Indonesia sebesar 9-11%.
Reserve mengenai arah FFR ke depan, serta respons Bank
Indonesia menaikkan suku bunga acuan (BI-rate) ke 6,0% STRATEGI DAN KEBIJAKAN
di bulan Oktober 2023. STRATEGIS BNI TAHUN 2023 SERTA
PERTUMBUHAN KINERJA
Dari sisi industri perbankan, sejalan dengan pertumbuhan
ekonomi domestik yang solid, pertumbuhan kredit mencapai Pelaksanaan BNI Corporate Transformation telah
9,7% YoY di November 2023 di mana sejalan dengan membuahkan hasil yang cukup signifikan. Strategi ini
perkiraan pertumbuhan kredit Bank Indonesia (9-11%). dilakukan untuk menjawab berbagai tantangan dan
Meskipun demikian, posisi loan-to-deposit ratio meningkat perubahan di industri perbankan dalam beberapa tahun
ke 85% di November-2023 dari posisi awal tahun 2023 di terakhir khususnya pasca COVID-19, mengakselerasi
79% karena pembentukan DPK yang tumbuh lebih moderat, peningkatan kinerja keuangan secara berkelanjutan, serta
yakni di 3,0%YoY di November-2023 (dibandingkan dengan sebagai upaya BNI dalam mencapai arah strategi di tahun
awal tahun 2023 di 8% YoY). 2025 mendatang.
Di sisi lain, inflasi Indonesia yang menunjukkan tren Dalam beberapa tahun terakhir, BNI telah mengupayakan
normalisasi tidak diiringi dengan suku bunga acuan Bank berbagai langkah strategis untuk memperkuat permodalan
Indonesia (BI). Pada September 2023, suku bunga BI tercatat melalui penerbitan Additional Tier 1 Capital Bond 2021
berada pada level 5,75% dan meningkat menjadi 6% pada di Bursa Efek Singapura atau SGX Listing dan Obligasi
awal Oktober 2023. Masih tingginya suku bunga acuan Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I 2022 di Bursa
BI ini tak lepas dari fokus kebijakan BI untuk menjaga Efek Indonesia; penguatan SDM melalui blueprint,
likuiditas, terutama stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah roadmap dan talent pool; perbaikan kualitas aset melalui
ketidakpastian global. Tren capital flight dan cash is the optimalisasi pengelolaan Loan at Risk (LaR); perbaikan
king yang membayangi sejak tahun 2022 masih menjadi end to end proses kredit; penyempurnaan laporan kinerja
ancaman yang cukup besar bagi nilai tukar Rupiah. atau Performance Management System (PMS) berbasis 3
Sebagai gambaran, sebesar USD4,5 miliar dana asing dimensi; implementasi New Channel Model dan sentralisasi
tercatat keluar pada pasar obligasi dan saham di periode operasional; penguatan kelompok usaha BNI khususnya
Agustus hingga Oktober 2023 yang menyebabkan posisi dengan pembentukan BNI Ventures dan akuisisi Bank
nilai tukar Rupiah terdepresiasi hingga mencapai posisi Mayora untuk menjadi bank digital dengan merk “hibank”;
terlemahnya di Rp15.940 per USD pada Oktober 2023. serta ekspansi BNI go global melalui jaringan internasional
Namun demikian, nilai tukar berangsur-angsur menguat seperti BNI Xpora dan peluncuran BNI Amsterdam.
hingga mencapai Rp15.397 di akhir tahun 2023 seiring
dengan lebih dovish-nya outlook kebijakan moneter bank Di tahun 2023, inisiatif BNI Corporate Transformation
sentral Amerika Serikat. menitikberatkan pada 2 (dua) fokus, yaitu penguatan model
bisnis dan penerapan budaya kerja baru.
56 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 57
Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Komitmen Laporan
Perusahaan Lingkungan ESG Keuangan
Penerapan New Way of Working
(NWOW): cara kerja baru yang lebih
Lean, Agile, dan Customer Centric
Penguatan model bisnis melalui Loan
Scoring Model, serta Implementasi
Credit Tools dan Nasabah Prima
Fungsi intermediasi perbankan yang melekat dalam Dalam proses pengelolaan operasi, BNI mengedepankan
bisnis yang dikembangkan BNI tentunya membutuhkan prinsip otomatisasi dan efisiensi. Prinsip ini menjadi bagian
pengelolaan kredit yang tangguh dan akuntabel. Penguatan penting dari upaya BNI dalam mewujudkan proses bisnis
proses bisnis dalam BNI Corporate Transformation yang lincah dan akuntabel. Penyempurnaan end to end
dimaksudkan untuk memberikan fondasi yang kokoh atas proses kredit terus dilakukan, demikian pula digitalisasi
pemberian kredit yang dilakukan, khususnya melalui loan dokumen pipeline serta otomasi laporan kinerja kinerja
scoring model yang diharapkan mampu mengakselerasi PMS berbasis 3D sebagaimana disampaikan sebelumnya.
pemberian kredit dengan tetap bertumpu pada risk BNI juga terus melakukan standardisasi dan simplifikasi
awareness atas kredit yang diberikan. dokumen perkreditan hingga Nota Keputusan Komite
Kredit (NK3) dalam rangka menciptakan inovasi layanan
BNI juga menyadari, industri perbankan yang begitu perbankan yang andal, agile, dan akuntabel.
kompetitif mengharuskan BNI untuk melakukan
transformasi secara internal. Fokus utama BNI Corporate Dengan berbagai upaya tersebut, BNI mampu membukukan
Transformation adalah mengupayakan inovasi produk ekspansi kredit dan Dana Pihak Ketiga yang cukup
dan layanan perbankan yang berorientasi pada customer- baik. Jumlah kredit yang disalurkan BNI di tahun 2023
centric. Untuk itu, BNI mencetuskan New Way of Working mencapai Rp695,1 triliun, tumbuh 7,6% dibandingkan
(NWOW) sebagai cara kerja baru yang lebih lean, agile, tahun sebelumnya sebesar Rp646,2 triliun. Dengan DNA
dan customer-centric. sebagai corporate banking dengan keunggulan jaringan
internasional, kredit kepada segmen korporasi BNI masih
NWOW merupakan konsep cara kerja baru yang menjadi porsi terbesar yang mencapai 53% dari seluruh
menyelaraskan antara pembentukan cara kerja yang lebih jumlah kredit yang disalurkan per 31 Desember 2023. Pada
agile, akuntabel dan kolaboratif, desain organisasi dengan segmen korporasi, BNI fokus melakukan ekspansi kepada
fungsi yang lengkap dan tanpa duplikasi, mekanisme dan debitur-debitur unggulan yang merupakan key industry
proses koordinasi dalam organisasi BNI, pengembangan player serta mengoptimalkan hubungan kerja sama dengan
kompetensi berbasis kepemimpinan, hingga penyelarasan kelembagaan.
Key Performance Indicator (KPI) Direksi. NWOW menjadi
sebuah bentukan jalur yang akan membawa organisasi Jumlah simpanan nasabah di tahun 2023 sebesar Rp810,7
BNI menuju cara kerja berorientasi customer-centric, yang triliun, tumbuh 5,4% dibandingkan tahun sebelumnya
tentunya tetap dengan membawa risk awareness dan sebesar Rp769,3 triliun. Jumlah pendapatan bunga di
akuntabilitas dalam seluruh rantai nilai yang dikembangkan. tahun 2023 mencapai Rp61,5 triliun, meningkat 12,5%
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp54,6 triliun.
BNI menjadi satu-satunya bank yang memiliki Direktorat Sedangkan laba bersih yang merupakan laba yang
khusus untuk menangani transaction banking yaitu diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebagai laba
Direktorat Digital & integrated Transaction Banking. acuan untuk pembagian dividen bagi pemegang saham
Fungsi treasury dan bisnis luar negeri digabungkan dalam di tahun 2023 mencapai Rp20,9 triliun, meningkat 14,2%
Direktorat Wholesale & International Banking. Perubahan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp18,3 triliun.
ini tentu memberikan fokus baru dalam pengelolaan
operasi dan bisnis BNI dengan pemantauan laporan kinerja
PMS berbasis 3 dimensi sebagaimana tertuang dalam
segmentasi BNI yang baru.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 57
Page 58
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Rasio-rasio fundamental juga menunjukkan keberhasilan Dengan visi besar sebagai bank nasional dengan kapasitas
strategi dan kebijakan strategis yang telah ditempuh BNI. global, BNI didukung oleh aliansi strategis dan jaringan
Non Performing Loan (NPL) bruto di tahun 2023 sebesar bank koresponden di luar negeri. Selain itu, BNI juga terus
2,1%, tercatat mengalami perbaikan dibandingkan tahun memperluas jaringan layanannya baik dalam cakupan
sebelumnya sebesar 2,8%. Perbaikan NPL ini tentunya nasional hingga jaringan global. Hingga akhir tahun 2023
menjadi catatan penting atas keberhasilan BNI dalam BNI memiliki 1.781 outlet, 13.390 ATM, dan 185.697 agen
mengelola risiko kredit di tengah ekspansi yang terus Branchless Banking (BNI Agen46) yang tersebar di seluruh
dilakukan. Demikian pula dengan rasio pinjaman terhadap Indonesia. Di tahun 2023, BNI juga mulai melakukan transisi
simpanan atau Loan to Deposit Ratio (LDR) di tahun pengembangan format outlet flagship, digital first dan
2023 mencapai 85,8%, meningkat dibandingkan tahun thematic, yang menawarkan pengalaman perbankan
sebelumnya sebesar 84,3%. Hal ini menunjukkan peran yang lebih cepat, unik, dan lengkap bagi nasabah. Dalam
intermediasi yang berjalan baik dalam koridor yang diatur mendukung keuangan inklusif, BNI Agen46 tersebar di
Bank Indonesia. 35.500 kelurahan/desa di seluruh Indonesia, termasuk
daerah yang dikategorikan Terdepan, Terpencil dan
Struktur permodalan juga terjaga dengan baik. Rasio Tertinggal (3T). Pada tahun 2023, BNI Agen46 mencatatkan
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) BNI volume transaksi sebesar Rp59,92 triliun dengan jumlah
di tahun 2023 sebesar 22,0%, meningkat dibandingkan transaksi mencapai 85,49 juta transaksi.
tahun sebelumnya sebesar 19,3%. Salah satu poin penting
dari penguatan struktur permodalan ini tak lepas dari PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA
keberhasilan BNI dalam meningkatkan profitabilitasnya.
Kebijakan strategis yang dijalankan BNI tentunya
FROM LOCAL TO GLOBAL: melibatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki.
PENGEMBANGAN JARINGAN LAYANAN Dalam peta jalan transformasi, penguatan SDM menjadi
salah satu tahapan penting untuk dapat mewujudkan
Salah satu kekuatan penting BNI adalah jaringan kantor keberhasilan strategi ini. Setelah di awal transformasi,
terluas di luar negeri yang berkedudukan di pusat bisnis BNI menjalankan penguatan SDM sebagai salah satu
dan keuangan dunia. Jaringan bisnis ini memberikan jejak langkah khususnya melalui blueprint, roadmap dan
kemudahan bagi bisnis dan investasi dari Indonesia ke luar talent pool, di tahun 2023 BNI menjalankan inisiatif NWOW
negeri dan dari luar negeri ke Indonesia. Hal ini juga sejalan untuk dapat mensinergikan seluruh elemen untuk dapat
dengan mandat yang diberikan Pemerintah Indonesia membentuk cara kerja baru yang lebih agile, akuntabel,
agar BNI menjadi bank nasional dengan kapasitas global, dan customer-centric.
di mana BNI memfasilitasi pelaku usaha, baik korporasi
maupun Usaha Kecil Menengah (UKM) pelaku ekspor untuk
masuk ke pasar global, serta melayani kebutuhan transaksi
dan layanan finansial diaspora Indonesia.
58 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 59
Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Komitmen Laporan
Perusahaan Lingkungan ESG Keuangan
Untuk mendukung kebijakan strategis tersebut, BNI melakukan transformasi dengan tema RACE (Risk Culture, Agile,
Collaboration, & Execution Oriented), di mana pada tahun 2023 BNI meluncurkan kerangka pengelolaan transformasi
budaya yang diharapkan mampu menopang berjalannya transformasi korporasi, sebagaimana terlihat di bawah ini.
Visi
Menjadi lembaga keuangan yang terunggul
Strategi dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan
BNI Strategic Objectives 2021-2025
Tema Transformation 2022-2025: RACE
Tema
Transformation
Risk Culture Agile Collaboration Execution
2022-2025: RACE Oriented
AKHLAK
Core Values
Amanah Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
Kami Insan BNI,
Kami Insan BNI, menetapkan integritas
Kami Insan BNI,
memiliki kompetensi dan sebagai nilai yang hakiki dalam Kami Insan BNI,
berkomitmen memberikan
karakter terbaik sebagai sikap membangung kepercayaan senantiasa proaktif
layanan terbaik kepada
dasar dalam menjalankan dari seluruh pemangku berinovasi dan melakukan
pelanggan untuk tumbuh
Beliefs kegiatan usaha, berorientasi kepentingan, mendahulukan
bersama dan membangun
penyempurnaan untuk
pada pencapaian kinerja unggul kepentingan perusahaan dan memberikan hasil
hubungan kemitraan yang
untuk membawa perusahaan menjalankan kegiatan usaha yang optimal.
saling menguntungkan.
sebagai Market Leader. dengan prinsip Good Corporate
Governance (GCG).
Untuk memastikan terjadinya perubahan perilaku yang lebih baik sesuai dengan core values dan BNI Corporate
Transformations, BNI menyusun 6 (enam) Program Budaya BNI yang harus dijalankan oleh seluruh BNI Hi-Movers.
“Tiada Keputusan Tanpa Pertimbangan Risiko” Hi Prudent
Risk Culture
"JAGA DIRI, INGATKAN KAWAN, JAGA BNI"
“Weekly Stand Up” Hi Talk
Agile “Proactive” Hi Agile
"LINCAH DAN ADAPTIF"
Collaboration
"BERKOLABORASI DAN MENAWARKAN “Cross Functions Collaboration” Hi Collabs
SOLUSI YANG TERINTEGRASI"
“No Pending Item” Hi Action
Execution Oriented
"KERJAKAN SAMPAI TUNTAS!"
“Coaching & Mentoring” Hi Coach
Untuk memastikan transformasi budaya BNI dapat terinternalisasi dengan baik, BNI membentuk tim RACE Network
sebagai jaringan change agent BNI yang bertugas untuk menginternalisasikan transformasi budaya kerja ke seluruh
unit kerja dan kelompok usaha.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 59
Page 60
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Hingga akhir tahun 2023, BNI telah mengaryakan 27.570 Kebijakan strategis sebagaimana telah digambarkan di
orang di mana 52,1% diantaranya merupakan pegawai atas dijalankan oleh seluruh unit terkait dengan tugas
dari kalangan Gen Y atau gen milenial. Dengan besarnya pokok dan fungsi masing-masing unit. Sebagaimana
komposisi gen ini menjadikan BNI memiliki modal insani tertuang dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi,
yang kuat untuk dapat tumbuh secara berkelanjutan Direksi berperan aktif untuk memastikan bahwa setiap
khususnya dalam menyambut “Generasi Emas Indonesia unit memahami tugas pokok dan fungsi yang dijalankan
2045”. agar rencana kerja yang telah ditetapkan sebelumnya
dapat tercapai. Selain itu, Direksi juga berposisi sebagai
DIGITAL BANKING SEBAGAI SOLUSI pengambil keputusan strategis khususnya terkait beberapa
PERBANKAN MASA KINI hal yang membutuhkan jenjang pengambilan keputusan
tertinggi, baik pengambilan keputusan pada aspek
Dalam mengelola jaringan layanannya, BNI memerhatikan pengembangan produk, bisnis, pemasaran dan penjualan,
penyebaran yang efektif dan efisien, serta pengalihan hingga manajemen risiko dan tata kelola bank.
transaksi perbankan nasabah menuju channel digital,
terutama BNI Mobile Banking yang menawarkan Seluruh strategi dan kebijakan strategis yang telah
pengalaman bertransaksi yang mudah, cepat, aman dilaporkan dalam RBB dituangkan menjadi Key Performance
dan nyaman. Melalui strategi one stop solution digital Indicator (KPI) di mana Direksi memiliki kaitan langsung
financial services, layanan keuangan digital BNI tersedia dengan berbagai capaian penting dalam KPI tersebut. Hal ini
untuk menjawab kebutuhan nasabah segmen Consumer mendorong keterlibatan langsung Direksi dalam merancang
& Retail dan Business Banking secara end to end . dan merumuskan strategi dan kebijakan strategis bank serta
Product champion dari layanan digital BNI adalah BNI upaya-upaya yang dilakukan untuk dapat merealisasikan
Mobile Banking, BNI Direct dan API. BNI Mobile Banking rancangan dan rumusan tersebut hingga tepat sasaran.
kini telah digunakan oleh lebih dari 16 juta nasabah
individual, dengan keunggulan pada kelengkapan fitur PROSES YANG DILAKUKAN DIREKSI UNTUK
transaksi dan kemudahan untuk digunakan di mana pun. MEMASTIKAN IMPLEMENTASI STRATEGI
dan dimanapun. Sementara untuk nasabah bisnis, total
pengguna BNIDirect hingga akhir 2023 telah mencapai lebih Sebagaimana telah dijelaskan di atas, BNI memiliki KPI
dari 147 ribu pengguna. Sebagai pionir dalam penguatan yang melekat pada masing-masing fungsi direktorat. Untuk
ekosistem pembayaran digital di Indonesia, BNI memiliki memberikan kepastian atas strategi dan kebijakan strategis
layanan API (Application Programming Interface) yang dapat dijalankan sesuai dengan target yang direncanakan,
dapat memfasilitasi mitra kerja dalam menyajikan layanan Direksi berkewajiban untuk merancang dan merumuskan
disbursement, collection, payment, account information, strategi dan kebijakan strategis bank sebagaimana tertuang
dan digital account opening. Di tahun 2023, BNI juga dalam RBB, serta upaya-upaya yang dilakukan untuk dapat
tengah dalam proses mentransformasikan hibank yang merealisasikan rancangan dan rumusan tersebut.
sebelumnya merupakan hasil akuisisi Bank Mayora untuk
menjadi bank digital pertama di Indonesia yang berfokus Untuk itu, Direksi melakukan berbagai arahan yang
pada segmen UKM. diperlukan kepada seluruh jajaran agar rancangan
dan rumusan tersebut lebih mudah diaplikasikan. BNI
PERAN DIREKSI DALAM PERUMUSAN Corporate Transformations yang dilakukan menekankan
STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS pentingnya hal ini, terutama dengan strategi NWOW yang
dikembangkan di tahun 2023 dalam rangka mempermudah
BNI secara berkala di setiap tahunnya menyusun kebijakan model dan proses bisnis agar lebih lincah, adaptif,
strategis yang tertuang dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) akuntabel, dan bernilai tambah.
yang kemudian dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan
(OJK). Penyusunan RBB ini juga mengacu pada Corporate Tak hanya itu, Direksi juga berperan aktif memastikan bahwa
Plan yang disusun untuk 5 (lima) tahun ke depan dengan seluruh rancangan dan rumusan serta target yang tertuang
fondasi utama adalah visi dan misi yang telah ditetapkan. dalam RBB dipahami dengan baik dan terlaksana sesuai
Penyusunan Corporate Plan dan RBB dilakukan Direksi dengan yang diharapkan. Kebijakan top down dan bottom
dengan pengawasan dan arahan yang diberikan oleh up dalam proses pengambilan keputusan dikembangkan
Dewan Komisaris. sesuai dengan porsi dan perspektifnya, dengan harapan
adanya berbagai inovasi dapat lahir dari jajaran paling
bawah sekalipun, termasuk keterlibatan komite dan seluruh
organ pendukung Direksi. Tentunya, Direksi memiliki
kewenangan penuh untuk memastikan setiap keputusan
yang diambil sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku,
dan tentunya memiliki orientasi sesuai dengan tujuan yang
diinginkan.
60 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 61
Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Komitmen Laporan
Perusahaan Lingkungan ESG Keuangan
PENCAPAIAN TARGET TAHUN 2023
Keberhasilan strategi yang telah dicanangkan di awal tahun terlihat dari pencapaian target dengan highlight sebagaimana
terlihat di bawah ini.
Pencapaian
Perihal Realisasi 2023 Target 2023 Target 2023
(%)
Penyaluran Kredit (Rp-juta) 695.085 715.558 97,1
Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) (Rp-juta) 810.730 818.276 99,1
Non Performing Loan (NPL) Gross (%) 2,1 2,3 93,3
Laba Bersih (Rp-juta) 20.909 20.686 101,1
Return on Asset (ROA) 2,6 2,6 101,7
Return on Equity (ROE) Equity Based (%) 15,2 15,2 99,5
Net Interest Margin (NIM) (%) 4,6 4,6 98,5
Beban Operasional terhadap Pendapatan (BOPO) (%) 68,4 69,6 98,3
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) (%) 22,0 20,7 105,9
Sebagaimana terlihat pada tabel di atas, dengan rincian 1. BNI berupaya untuk meningkatkan digitalisasi layanan
yang dapat dilihat dalam bab “Analisis dan Pembahasan dan inovasi transaksi yang komprehensif agar mampu
Manajemen” dalam laporan tahunan ini, target ekspansi memberikan nilai tambah dan diferensiasi di industri.
bisnis BNI melalui penyaluran kredit serta penghimpunan 2. Fokus melakukan penghimpunan DPK pada giro
DPK tercapai dengan cukup baik, terutama dengan fondasi dan tabungan yang berbasis transaksional, melalui
aset sehat dan berkualitas melalui realisasi NPL yang berada kapabilitas transactional banking dan digital banking.
di bawah target tahun 2023. 3. Mengembangkan kapabilitas solusi transaksi keuangan
dalam meningkatkan cross selling.
Perseroan juga mampu untuk menjaga rasio-rasio beban
dan biaya secara efisien. Beban Operasional terhadap Ekspansi kredit yang prudent disertai dengan fokus
Pendapatan (BOPO) dapat direalisasikan di bawah target. mendorong cross selling pada produk-produk simpanan
Selain itu, Net Interest Margin (NIM) dapat dikelola secara khususnya giro dan tabungan, serta solusi transaksi
sehat pada level 4.6%. Pencapaian ini menghasilkan kinerja dan layanan digital, mendorong Perseroan mampu
yang baik tercermin dari indikator profitabilitas, yang mengoptimalkan bisnis dan fungsi intermediasi secara
meliputi laba bersih, ROA dan ROE mampu mencapai optimal, di tengah tantangan yang dihadapi sepanjang
bahkan melebihi target yang telah ditetapkan. Hal ini tahun 2023. Adapun strategi yang diambil Perseroan dalam
menunjukkan kemampuan BNI dalam menentukan target melakukan pertumbuhan kredit di tahun 2023 yaitu:
pertumbuhan bisnis dan mengelola inisiatif strategis untuk 1. Fokus melakukan ekspansi di segmen korporasi dan
dapat mencapai target tersebut, termasuk strategi efisiensi enterprise pada targeted market, yaitu korporasi
yang terus dilakukan dalam rangka menciptakan nilai blue chip yang menjadi market leader di industrinya
tambah bagi profitabilitas. masing-masing, serta regional champion di setiap
wilayah. Pertumbuhan pada targeted market ini
Strategi pengelolaan modal BNI tergambarkan dari diharapkan akan memberikan dorongan pertumbuhan
pencapaian target struktur modal, yaitu rasio KPMM pada segmen commercial melalui optimalisasi value
tahun 2023 dengan pencapaian di atas target yang telah chain dari perusahaan-perusahaan blue chip tersebut.
ditetapkan. Pencapaian target yang cukup positif atas 2. Meningkatkan ekspansi kredit segmen konsumer
KPMM tersebut tak lepas dari peningkatan kinerja BNI di melalui solusi keuangan yang komprehensif dan
sepanjang tahun 2022 dan 2023. optimalisasi ekosistem bisnis dari nasabah segmen
korporasi dan enterprise.
KENDALA, TANTANGAN, DAN 3. Mengimplementasikan end to end credit process dalam
PENYELESAIANNYA memperkuat manajemen risiko dan meningkatkan
budaya risiko.
Sebagaimana telah dijelaskan di atas, meskipun inflasi 4. Menawarkan bisnis ekosistem dan solusi keuangan
tercatat cukup rendah, suku bunga BI masih tercatat pada nasabah kelembagaan, Diamond Clients, nasabah
mengalami tren kenaikan, yaitu 5,75% hingga September prima, dan universitas terpilih.
2023 dan 6% di awal Oktober 2023. Kebijakan suku bunga 5. Meningkatkan pertumbuhan kredit di segmen kecil
BI yang terbilang cukup tinggi ini tak lepas dari fokus dan dengan fokus pada UMKM berorientasi ekspor melalui
upaya BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di program BNI Xpora dan bisnis digital melalui sinergi
tengah ketidakpastian global. Menghadapi kondisi tersebut, dengan entitas anak.
BNI tetap berupaya memberikan kredit kepada nasabah 6. Meningkatkan bisnis wealth melalui pengembangan
dengan beberapa fokus, yaitu: layanan dan produk investasi yang menarik.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 61
Page 62
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
PERUBAHAN-PERUBAHAN PENTING YANG Perekonomian Indonesia sendiri di tahun 2024 diprediksi
TERJADI PADA BANK DAN KELOMPOK USAHA masih akan mencatat kinerja yang cukup solid, khususnya
BANK dengan peristiwa Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan
mendorong belanja masyarakat dan belanja pemerintah
Di tahun 2023, BNI melakukan serangkaian aksi korporasi yang cukup besar. Proyeksi perekonomian nasional yang
yang berdampak terhadap beberapa perubahan baik dalam cukup positif ini diharapkan mampu memberikan dorongan
BNI sendiri maupun dalam kelompok usaha, yaitu: bagi pertumbuhan industri perbankan nasional.
1. Pemecahan Saham (Stock Split)
Berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Fokus prioritas manajemen dalam menumbuhkembangkan
Saham (RUPS) Luar Biasa tanggal 19 September 2023, BNI adalah pertumbuhan aset yang sehat dan berkualitas,
pemegang saham menyetujui aksi korporasi pemecahan sebagaimana menjadi faktor paling fundamental dalam
saham atau Stock Split dengan rasio pemecahan 1:2. bisnis perbankan yang berkelanjutan. Untuk itu, BNI
Langkah ini dilakukan dalam rangka meningkatkan merumuskan beberapa rencana strategis di tahun 2024,
demand atas saham BNI dengan memperluas basis baik itu ekspansi bisnis melalui top tier dengan memperkuat
investor. Pemecahan saham ini efektif berlaku pada manajemen risiko; peningkatan Digital Platform yang
tanggal 6 Oktober 2023 pada perdagangan di Bursa Efek diharapkan mampu mengoptimalkan transactional banking
Indonesia. Atas aksi korporasi ini, jumlah saham BNI dan cross selling dengan fokus pada peningkatan AUM,
mengalami perubahan, dari sebelumnya 18.648.656.458 CASA dan FBI yang berkelanjutan; penguatan jaringan bisnis
lembar saham menjadi 37.297.312.920 lembar saham. melalui optimalisasi outlet; pengembangan jaringan bisnis
2. Penambahan Modal k epada Entitas Anak, internasional untuk mendukung penetrasi pasar global;
PT BNI Multifinance penguatan Human Capital dan teknologi informasi dalam
Di sepanjang tahun 2023, BNI melakukan penambahan rangka meningkatkan produktivitas; serta optimalisasi
modal kepada entitas anak, PT BNI Multifinance (“BNI kelompok usaha BNI khususnya melalui penguatan posisi
Finance”) sebanyak 2 (dua) kali. Pertama, pada tanggal dan kinerja entitas anak.
21 Agustus 2023, BNI melaksanakan penambahan modal
sebesar Rp400 miliar kepada BNI Finance, dengan Dengan langkah-langkah strategis tersebut, di tahun 2024
kepemilikan saham BNI di BNI Finance meningkat BNI memproyeksikan pertumbuhan kredit pada kisaran
menjadi sebesar 99,997% dari sebelumnya sebesar 9% hingga 11% dengan NPL Gross di bawah 2% di tahun
99,994%. Kedua, pada tanggal 12 Desember 2023, BNI 2024. Sejalan dengan itu, DPK diharapkan tumbuh 7%
kembali melaksanakan penambahan modal sebesar hingga 9%. Proyeksi pertumbuhan neraca yang berkualitas
Rp400 miliar kepada BNI Finance, dengan kepemilikan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak yang
saham BNI di BNI Finance meningkat menjadi positif terhadap profitabilitas BNI, sehingga marjin bunga
sebesar 99,998% dari sebelumnya sebesar 99,997%. bersih BNI di tahun 2024 diproyeksikan akan berada di atas
Penambahan modal pada BNI Finance dimaksudkan 4,5% dan Return on Equity (ROE) Equity Based berada pada
untuk memperkuat permodalan BNI Finance dan kisaran 15% hingga 16%. Proyeksi kenaikan profitabilitas
mendukung transformasi yang tengah dilakukan oleh ini diharapkan mampu memperkuat permodalan yang
BNI Finance untuk berfokus pada segmen konsumer. tercermin dari rasio KPMM yang berada di atas 20%.
Proyeksi positif ini diharapkan mampu memberikan BNI
PROSPEK USAHA DAN RENCANA kemampuan untuk memenuhi kebutuhan ekspansi bisnis
BNI TAHUN 2024 dan investasi BNI group.
Sejalan dengan kondisi perekonomian dunia tahun 2023 PERKEMBANGAN PENERAPAN
yang masih menunjukkan tantangan yang cukup besar, TATA KELOLA BANK
situasi perekonomian global di tahun 2024 diprediksikan
masih belum menunjukkan faktor fundamental yang dapat Menyandang status sebagai perusahaan terbuka sekaligus
memberikan dorongan untuk bangkit secara eksponensial. sebagai perbankan BUMN, BNI memiliki kewajiban yang
Perlambatan perekonomian dunia masih akan terjadi, tinggi untuk melaksanakan pengelolaan operasi dan bisnis
di mana inflasi yang tinggi masih akan membayangi dengan kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-
terutama jika dibandingkan inflasi sebelum pandemi undangan yang berlaku, yang kemudian dituangkan dalam
COVID-19. penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, atau Good
Corporate Governance (GCG). Penerapan prinsip GCG ini
Inflasi dan kebijakan suku bunga global tentunya dapat menjadi referensi bagi pengambilan keputusan yang
akan berimbas bagi Indonesia. Suku bunga acuan BI bertanggung jawab, menghindari konflik kepentingan,
diproyeksikan tetap terukur hingga akhir tahun 2024, optimalisasi kinerja, dan peningkatan akuntabilitas.
dengan prediksi penurunan akan terjadi pada semester Terutama dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri BUMN
II 2024 seiring tekanan inflasi yang cenderung menurun No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan
diikuti dengan potensi pemotongan Federal Funds Rate Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara,
(FFR) dari bank sentral Amerika Serikat. pelaksanaan GCG oleh BNI tentunya memiliki standar yang
tinggi untuk dapat memenuhi aspirasi pemegang saham.
62 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 63
Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Komitmen Laporan
Perusahaan Lingkungan ESG Keuangan
Manajemen terus berupaya menciptakan, mengembangkan 2. Penilaian Asean Corporate Governance Scorecard
dan memperbaiki diri sesuai dengan prinsip-prinsip GCG (ACGS) oleh Indonesia Institute for Corporate
guna meningkatkan kualitas penerapan GCG di lingkup Directorship (IICD)
BNI. Agar penerapan prinsip dan praktik GCG dapat Hasil penilaian ACGS untuk tahun 2023 menunjukkan
mencapai tujuan akhirnya, yaitu menjadi bagian dari nilai skor secara keseluruhan tertimbang (overall score)
dan budaya, BNI memandang penting untuk melakukan BNI adalah 108,39 poin dan termasuk dalam predikat
sosialisasi GCG kepada seluruh BNI Hi-Movers. BNI secara “Leadership in Corporate Governance” atau Level 5,
berkala melakukan sosialisasi GCG kepada karyawan di mana hal ini berarti praktik GCG yang dilakukan
maupun kepada seluruh pemangku kepentingan, baik BNI secara keseluruhan sudah mengadopsi standar
melalui himbauan, pertemuan, sharing session, webinar, internasional. Pencapaian ini meningkat dibandingkan
penyampaian modul/materi, pelatihan, penandatanganan tahun sebelumnya, di mana BNI mendapatkan skor
pakta integritas, maupun pemasangan media luar ruangan 106,02 juga dengan predikat “Leadership in Corporate
dan publikasi di media massa. Diharapkan, sosialisasi Governance”;
GCG ini memberikan pemahaman dan kesadaran seluruh 3. Penilaian Corporate Governance Perception Index
pemangku kepentingan khususnya BNI Hi-Movers untuk (CGPI) oleh The Indonesian Institute for Corporate
dapat melaksanakan etika bisnis di lingkup BNI. Governance (IICG)
Hasil penilaian CGPI tahun 2023 memberikan skor 92,26
Untuk dapat memantau penerapan GCG secara kepada BNI dan termasuk dalam predikat “The Most
komprehensif, BNI melakukan assessment atau penilaian Trusted Companies”, meningkat dibandingkan penilaian
yang dilakukan baik untuk memenuhi kepatuhan maupun CGPI tahun 2022 sebesar 91,66 juga dengan predikat
penilaian yang bersifat kesukarelaan. Sebagaimana telah “The Most Trusted Companies”.
dilakukan di tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2023
BNI melakukan beberapa penilaian seperti self assessment Dari ketiga penilaian tersebut, serta penilaian kepatuhan
yang termasuk dalam pengukuranTingkat Kesehatan Bank, lainnya, memberikan masukan bagi BNI untuk terus
penilaian Asean Corporate Governance Scorecard (ACGS) melakukan perbaikan ke depan dan memperkuat penerapan
oleh Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD), prinsip-prinsip GCG dengan lebih baik.
dan mengikuti Corporate Governance Perception Index
(CGPI) yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute Secara khusus manajemen menekankan tentang integritas
for Corporate Governance (IICG), dengan capaian sebagai sebagai kunci utama penerapan prinsip dan praktik GCG.
berikut: Manajemen memiliki komitmen yang tinggi untuk terus
1. Penilaian self assessment yang termasuk dalam membudayakan integritas sebagai bagian yang tak
pengukuran Tingkat Kesehatan Bank terpisahkan dari pengembangan kompetensi dan kapasitas
Penilaian ini dilakukan berdasarkan Peraturan SDM. Hanya dengan integritas, organisasi BNI akan dapat
OJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan mencapai visinya.
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka; Peraturan
OJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian MANAJEMEN RISIKO DAN
Tingkat Kesehatan Bank Umum; Peraturan OJK TINGKAT KESEHATAN BANK
No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi
Bank Umum; Surat Edaran OJK No. 32/SEOJK.04/2015 Tingkat Kesehatan Bank merupakan hasil penilaian kondisi
tentang PedomanTata Kelola PerusahaanTerbuka; Surat Bank berdasarkan risiko (Risk Based Bank Rating) dan kinerja
Edaran OJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Bank. Tingkat Kesehatan Bank menjadi sarana bagi BNI
Tata Kelola bagi Bank Umum. Self assessment yang untuk melakukan identifikasi dini permasalahan, menyusun
dilakukan BNI dilakukan secara periodik setiap dan melaksanakan corrective action, serta menetapkan
semester, yakni pada bulan Juni dan Desember di strategi bisnis di waktu yang akan datang.
setiap tahunnya. Hasilnya, baik pada semester I 2023
maupun semester II 2023, self assessment menunjukkan Penilaian Tingkat Kesehatan BNI mengacu kepada
nilai komposit peringkat 2 dengan tren stabil, di Peraturan OJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian
mana hasil ini mencerminkan manajemen BNI telah Tingkat Kesehatan Bank Umum, serta Surat Edaran OJK
melakukan penerapan Tata Kelola secara umum baik. No. 14/SEOJK.03/2017 tentang PenilaianTingkat Kesehatan
Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas Bank Umum, yang dilakukan berdasarkan 4 (empat) faktor
prinsip Tata Kelola. Dalam hal terdapat kelemahan sebagai berikut:
penerapan prinsipTata Kelola, secara umum kelemahan 1. Profil Risiko (Risk Profile)
tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan Penilaian Profil Risiko dilakukan dengan menilai Risiko
dengan Tindakan normal oleh manajemen Bank. Inheren (risiko yang melekat pada aktivitas BNI) dan
Hasil self assessment ini juga merupakan salah satu Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) terhadap
poin dalam penilaian Tingkat Kesehatan Bank; 8 (delapan) jenis risiko.
2. Tata Kelola (Good Corporate Governance)
Penilaian Tata Kelola Perusahaan merupakan penilaian
terhadap kualitas manajemen BNI atas pelaksanaan
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 63
Page 64
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
3. Rentabilitas (Earnings)
Penilaian atas faktor Rentabilitas meliputi evaluasi terhadap kinerja Rentabilitas, sumber-sumber Rentabilitas,
kesinambungan rentabilitas (earning’s sustainability), dan manajemen Rentabilitas.
4. Permodalan (Capital)
Penilaian atas faktor Permodalan meliputi evaluasi terhadap kecukupan Permodalan dan kecukupan pengelolaan
Permodalan. Dalam melakukan penilaian kecukupan Permodalan, BNI mengaitkan kecukupan modal dengan Profil
Risikonya.
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank dilaporkan kepada regulator (OJK) setiap 6 (enam) bulan (semesteran) pada periode
Juni dan Desember. Hasil penilaian Tingkat Kesehatan Bank BNI periode 31 Desember 2023 berada pada peringkat
“Sehat” yang berarti bahwa:
1. Kondisi Bank secara umum sehat, sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari
perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.
2. Peringkat faktor-faktor penilaian (Profil Risiko, Tata Kelola, Rentabilitas, dan Permodalan) secara umum baik. Apabila
terdapat kelemahan, maka secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan.
Profil risiko BNI, sebagai salah satu faktor penilaian TKB periode 31 Desember 2023 berada pada peringkat 2 (Low to
Moderate). Sebagai dampak dari profil risiko BNI yang berada pada tingkat Low to Moderate dan sesuai perhitungan
menggunakan Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP), maka rasio KPMM atau CAR minimum sesuai profil
risiko sebesar 9,8%. Jika ditambah dengan modal penyangga (buffer) yaitu Conservation Buffer 2,5%, Countercyclical
Buffer 0,0% dan Capital Surcharge 1,5%, maka batas rasio KPMM BNI adalah 13,8% dan telah melebihi batas minimum
yang ditentukan.
PENILAIAN ATAS KINERJA KOMITE-KOMITE DI BAWAH DIREKSI
Dalam melaksanakan tugas kepengurusannya, Direksi membentuk beberapa organ pendukung sesuai dengan kebutuhan
bisnis BNI dan ketentuan regulasi yang diharapkan dapat menciptakan efektivitas dan efisiensi operasional.
Komite Pendukung Direksi
Komite Komite
Komite Kebijakan Komite Komite Manajemen Risiko
Kredit Perkreditan Bisnis Asset & Liability Terintegrasi
Komite Komite Komite Komite
Komite
Manajemen Risiko Manajemen Manajemen Perusahaan Anak
Human Capital
& Anti Fraud Kinerja Teknologi
Sepanjang tahun 2023, Direksi menilai bahwa kinerja Komite Sebagai salah satu pionir Green Banking di Indonesia,
di bawah Direksi telah menjalankan fungsinya masing- BNI berkomitmen menginternalisasi prinsip keuangan
masing dengan baik, sesuai tujuan pembentukannya. Hal berkelanjutan pada nilai-nilai, budaya kerja, strategi,
ini didasari oleh realisasi pemenuhan tugas masing-masing kebijakan operasional, serta sistem dan prosedur
Komite sesuai dengan Piagam Komite, kompetensi dan operasionalnya. BNI telah menerapkan strategi yang
skill, serta tingkat kehadiran rapat anggota Komite tersebut. terintegrasi dengan seluruh aspek kinerja Lingkungan,
Sosial, dan Tata Kelola (LST), serta memberikan dampak
MEWUJUDKAN INISIATIF KEUANGAN positif bagi pemangku kepentingan dan lingkungan hidup
BERKELANJUTAN DAN PENERAPAN dalam mencapai komitmen keberlanjutan. BNI juga telah
LINGKUNGAN, SOSIAL DAN TATA KELOLA memiliki 5 (lima) pilar keberlanjutan sebagai bentuk
(LST) SERTA KOMITMEN ATAS TANGGUNG komitmen terhadap keberlanjutan. Pilar keberlanjutan
JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN disusun berdasarkan misi BNI dalam memberikan
layanan prima dan solusi digital kepada seluruh nasabah
Fungsi intermediasi perbankan tidak hanya melahirkan selaku mitra bisnis pilihan utama, memperkuat layanan
potensi bisnis yang cukup besar, namun juga memunculkan internasional untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis
tanggung jawab yang besar bagi BNI untuk dapat global, meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi
mewujudkan penerapan keuangan berkelanjutan yang investor, menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan
diharapkan mampu memberikan efek domino bagi sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi,
penerapan keberlanjutan pada berbagai industri lainnya. meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada
lingkungan dan masyarakat, menjadi acuan pelaksanaan
kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik bagi
industri.
64 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 65
Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Komitmen Laporan
Perusahaan Lingkungan ESG Keuangan
BNI UNTUK INDONESIA
Menjalankan bisnis perusahaan dengan mengintegrasikan kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup serta tata kelola.
BNI UNTUK PEGAWAI
Menciptakan kondisi terbaik BNI UNTUK NASABAH
bagi pegawai sebagai tempat Memberikan layanan
kebanggan untuk berkarya prima, solusi digital, dan
dan berprestasi. perlindungan keamanan
PILA R seluruh nasabah.
KEBERLA NJ U TA N
BNI UNTUK MASYARAKAT BNI UNTUK LINGKUNGAN
Meningkatkan kepedulian dan Meningkatkan kualitas lingkungan
tanggung jawab kepada segenap hidup yang sejalan dengan
lapisan masyarakat yang sejalan pengembangan bisnis.
dengan pengembangan bisnis.
Penerapan prinsip keuangan berkelanjutan terintegrasi Pada pelaksanaanTanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
dalam bisnis fundamental BNI. Pada penguatan (“TJSL”), BNI mengembangkan agenda TJSL baik dengan
permodalan, di tahun 2021 BNI telah menerbitkan Obligasi tujuan tumbuh bersama masyarakat Indonesia maupun
Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I 2022 senilai memenuhi kepatuhan atas Peraturan Menteri BUMN
Rp5 triliun di Bursa Efek Indonesia, dengan perolehan No. PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan
rating “idAAA” dari PEFINDO dan Opini Pihak Kedua Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan
yang diberikan oleh Sustainalytics. Pada bisnis kreditnya, Usaha Milik Negara.
BNI melakukan peningkatan sustainable portfolio dan
pembiayaan kepada sektor ramah lingkungan. BNI Dalam menyusun strategi dan program kegiatan
memperkenalkan Sustainability Linked Loan (SLL), di pelaksanaan TJSL, BNI mengacu pada konsep keuangan
mana salah satu aspek utama SLL adalah pemberian berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, BNI berupaya
insentif bagi nasabah yang mampu memperbaiki aspek untuk memberikan pengaruh positif dan dapat memajukan
ESG dalam bisnis mereka. Di luar skema SLL, BNI juga kondisi sosial komunitas serta masyarakat khususnya yang
telah menyiapkan skema pembiayaan khusus yang disertai terhubung dengan BNI, melalui pelaksanaan program TJSL
dengan pricing yang menarik untuk green financing. BNI yang tepat dan berdampak panjang.
sungguh berharap, inisiatif pembiayaan green financing
ini akan mampu menciptakan efek domino positif atas Strategi dan program kegiatan pelaksanaan TJSL,
penerapan keberlanjutan di sektor-sektor industri lainnya. juga disusun untuk senantiasa menghargai dan
mempertimbangkan harapan pemangku kepentingan serta
Dalam pengelolaan operasionalnya, BNI dengan proaktif mematuhi hukum yang berlaku dan konsisten dengan
melakukan upaya menekan emisi yang dihasilkan. norma-norma perilaku internasional. Di samping itu, BNI
Pemantauan emisi dari operasi dan bisnis ini tak lepas juga menghindari pelaksanaan program TJSL yang hanya
dari kontribusi BNI dalam mewujudkan agenda besar sekadar bertujuan untuk meningkatkan citra BNI di mata
Pemerintah Indonesia tentang net zero emission di tahun masyarakat dan lingkungan bisnis. Pemahaman tujuan
2060. program TJSL yang dilaksanakan serta dampak positif
yang diharapkan, menjadi tujuan utama BNI dalam rangka
mencapai tujuan pelaksanaan TJSL yang ideal, objektif,
tepat sasaran, dan berkesinambungan sejalan dengan
konsep keuangan berkelanjutan untuk mencapai tujuan
pembangunan berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 65
Page 66
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Untuk dapat mengevaluasi dan memperkuat penerapan keberlanjutan secara berkesinambungan, BNI melakukan
penilaian penerapan ESG dari Morgan Stanley Capital Investment (MSCI), dengan hasil rating “A”. Hasil ini merupakan
salah satu rating tertinggi di antara bank-bank besar di Indonesia.
PERUBAHAN SUSUNAN DAN NOMENKLATUR DIREKSI
Di sepanjang tahun 2023 susunan Direksi tidak mengalami perubahan. Namun, terdapat perubahan nomenklatur jabatan
anggota-anggota Direksi berdasarkan keputusan RUPS Tahunan 15 Maret 2023 RUPS, dengan rincian di bawah ini.
Perubahan Nomenklatur Direktorat BNI
Semula Menjadi
Direktur Treasury Direktur Retail Banking
Direktur Consumer Banking Direktur Digital & Integrated Transaction Banking
Direktur Corporate & International Banking Direktur Wholesale & International Banking
Kronologi Perubahan Nomenklatur dan Penugasan Direksi di Tahun 2023
Periode 1 Januari 2023 s.d 15 Maret Periode 15 Maret 2023 s.d 31 Desember
Keterangan
2023 2023
Royke Tumilaar Royke Tumilaar
-
(Direktur Utama) (Direktur Utama)
Adi Sulistyowati Adi Sulistyowati
-
(Wakil Direktur Utama) (Wakil Direktur Utama)
Novita Widya Anggraini Novita Widya Anggraini
-
(Direktur Finance) (Direktur Finance)
Corina Leyla Karnalies Mendapatkan pengalihan penugasan sesuai
Corina Leyla Karnalies
(Direktur Digital & Integrated Transaction hasil keputusan RUPS Tahunan tanggal 15 Maret
(Direktur Consumer Banking)
Banking) 2023.
Mendapatkan pengalihan penugasan sesuai
Sis Apik Wijayanto Sis Apik Wijayanto
hasil keputusan RUPS Tahunan tanggal 15 Maret
(Direktur Institutional Banking) (Direktur Enterprise & Commercial Banking)
2023.
David Pirzada David Pirzada
-
(Direktur Risk Management) (Direktur Risk Management)
Silvano Winston Rumantir Mendapatkan pengalihan penugasan sesuai
Silvano Winston Rumantir
(Direktur Corporate & International hasil keputusan RUPS Tahunan tanggal 15 Maret
(Direktur Wholesale & International Banking)
Banking) 2023.
Ronny Venir Ronny Venir
-
(Direktur Network & Services) (Direktur Network & Services)
Muhammad Iqbal Mendapatkan pengalihan penugasan sesuai
Muhammad Iqbal
(Direktur Enterprise & Commercial hasil keputusan RUPS Tahunan tanggal 15 Maret
(Direktur Institutional Banking)
Banking) 2023.
Mendapatkan pengalihan penugasan sesuai
Putrama W. Setyawan Putrama W. Setyawan
hasil keputusan RUPS Tahunan tanggal 15 Maret
(Direktur Treasury) (Direktur Retail Banking)
2023.
Mucharom Mucharom
-
(Direktur Human Capital & Compliance) (Direktur Human Capital & Compliance)
Toto Prasetio Toto Prasetio
-
(Direktur Technology & Operations) (Direktur Technology & Operations)
Dengan demikian, susunan keanggotaan Direksi per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut.
Susunan Direksi BNI per 31 Desember 2023
Tanggal Efektif
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan
Menjabat*)
Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 2 2020-2025 19 November
Royke Tumilaar Direktur Utama
September 2020 (Periode Pertama) 2020
Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 2 2020-2025 5 November
Adi Sulistyowati Wakil Direktur Utama
September 2020 (Periode Kedua) 2020
66 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 67
Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Komitmen Laporan
Perusahaan Lingkungan ESG Keuangan
Susunan Direksi BNI per 31 Desember 2023
Tanggal Efektif
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan
Menjabat*)
Novita Widya Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 2 2020-2025 19 November
Direktur Finance
Anggraini September 2020 (Periode Pertama) 2020
Corina Leyla Digital & Integrated Keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Februari 2020-2025
25 Juni 2020
Karnalies Transaction Banking 2020 (Periode Pertama)
Sis Apik Direktur Enterprise & Keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Februari 2020-2025
25 Juni 2020
Wijayanto Commercial Banking 2020 (Periode Pertama)
Direktur Risk Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 2 2020-2025 30 November
David Pirzada
Management September 2020 (Periode Pertama) 2020
Silvano Winston Direktur Wholesale & Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 2 2020-2025 30 November
Rumantir International Banking September 2020 (Periode Pertama) 2020
Direktur Network & Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 2 2020-2025 5 November
Ronny Venir
Services September 2020 (Periode Pertama) 2020
Muhammad Direktur Institutional Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 2 2020-2025 19 November
Iqbal Banking September 2020 (Periode Pertama) 2020
Putrama W. Direktur Retail Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 31 2022-2027 19 Desember
Setyawan Banking Agustus 2022 (Periode Kedua) 2022
Direktur Human Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 31 2022-2027 19 Desember
Mucharom
Capital & Compliance Agustus 2022 (Periode Pertama) 2022
Direktur Technology Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 31 2022-2027
Toto Prasetio 31 Januari 2023
& Operations Agustus 2022 (Periode Pertama)
*) Direksi efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai dengan Peraturan OJK No. 27/
POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
Per 31 Desember 2023 hingga ditandatanganinya laporan tahunan ini, tidak terdapat perubahan susunan dan komposisi
Direksi.
APRESIASI
Dengan segala keberhasilan yang telah dibukukan di tahun 2023, izinkan Direksi mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang
Maha Esa. Direksi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemegang saham dan investor atas kepercayaan
yang telah diberikan. Direksi juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Dewan Komisaris atas arahan dan
kemitraan strategis dalam pengelolaan operasi dan bisnis BNI. Demikian pula kepada regulator, pelanggan, pemasok,
dan mitra usaha, Direksi mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah tercipta.
Kepada seluruh BNI Hi-Movers, Direksi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah diberikan.
Seluruh pencapaian ini akan menjadi dasar bagi BNI untuk dapat mengoptimalkan potensinya dan meraih kinerja
terbaiknya di masa yang akan datang.
Jakarta, 7 Februari 2024
Atas nama Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,
ROYKE TUMILAAR
DIREKTUR UTAMA
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 67
Page 68
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Surat Pernyataan Anggota Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan bahwa kami
telah memeriksa dan menyetujui Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan menyatakan bahwa
semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 2023 telah dimuat secara
lengkap, dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan dimaksud.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 7 Februari 2024
Direksi
Royke Tumilaar
Direktur Utama
Adi Sulistyowati
Wakil Direktur Utama
Novita Widya Anggraini Corina Leyla Karnalies Sis Apik Wijayanto
Direktur Finance Direktur Digital & Integrated Direktur Enterprise & Commercial
Transaction Banking Banking
David Pirzada Silvano Winston Rumantir Ronny Venir
Direktur Risk Management Direktur Wholesale & International Direktur Network & Services
Banking
Muhammad Iqbal Putrama Wahju Setyawan Mucharom
Direktur Institutional Banking Direktur Retail Banking Direktur Human Capital & Compliance
Toto Prasetio
Direktur Technology & Operations
68 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 69
Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial dan Komitmen Laporan
Perusahaan Lingkungan ESG Keuangan
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan
bahwa kami telah memeriksa dan menyetujui Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan
menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tahun 2023
telah dimuat secara lengkap, dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan dimaksud.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 7 Februari 2024
Dewan Komisaris
Pradjoto
Komisaris Utama/Komisaris Independen
Pahala Nugraha Mansury
Wakil Komisaris Utama
Sigit Widyawan Askolani Asmawi Syam
Komisaris Independen Komisaris Komisaris Independen
Susyanto Iman Sugema Septian Hario Seto
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen
Erwin Rijanto Slamet Fadlansyah Lubis Robertus Billitea
Komisaris Independen Komisaris Komisaris
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 69
Page 70
Page 71
Laporan Tahunan 2023
03
Profil
Perusahaan
72 Informasi Umum Perusahaan 145 Demografi Karyawan
75 Identitas Perusahaan 152 Struktur dan Komposisi Pemegang Saham
76 Riwayat Singkat Perusahaan Informasi Pemegang Saham Utama
158
dan Pengendali Perusahaan
78 Visi, Misi dan Budaya Perusahaan
160 Daftar Entitas Anak dan/atau Perusahaan Asosiasi
82 Kegiatan Usaha
170 Struktur Kelompok Usaha Perusahaan
86 Wilayah Operasional Perusahaan
172 Kronologis Pencatatan Saham
88 Struktur Organisasi Perusahaan
174 Kronologis Pencatatan Efek Lainnya
90 Daftar Keanggotan Asosiasi
176 Informasi Penggunaan AP dan KAP
92 Profil Direksi
186 Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
106 Profil Dewan Komisaris
188 Informasi Website
121 Profil Senior Executive President
191 Penghargaan dan Sertifikasi
126 Profil Pejabat Eksekutif
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 72
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi Umum
Perusahaan
Nama Perusahaan Kepemilikan Saham
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk • Pemerintah Republik Indonesia 60%
• Masyarakat 40%
Nama Panggilan
BNI Jumlah Pegawai
• 2022: 27.170 orang
Informasi Perubahan Nama
• 2023: 27.570 orang
Tidak terdapat perubahan nama pada tahun buku 2023.
Data Jaringan Kantor 2023
Domisili
• 1 Kantor Pusat
Jakarta • 17 Kantor Wilayah
• 195 Kantor Cabang
Kegiatan Usaha
• 1.586 Kantor Cabang Pembantu
Perbankan dan Kegiatan Usaha Penunjang Lainnya • 19 Commercial Business Center
• 26 Retail Productive Business Center
Segmen Usaha • 12 Consumer Loan Processing Center
• Wholesale & International Banking • 13.390 ATM/CRM (termasuk 10 ATM/CRM Di Luar Negeri)
• Treasury • 226 BNI DigiCS
• Institutional Banking • 6 Entitas Anak
• Enterprises & Commercial Banking • 10 Jaringan Kantor Luar Negeri
• Retail Banking
Informasi lebih rinci terkait jaringan kantor terdapat pada bagian
• Kantor Pusat Peta Wilayah Usaha dan Nama dan Alamat Entitas Anak, Entitas
• Entitas Anak Asosiasi, Kantor Cabang, Perwakilan Luar Negeri, dan Kantor
Wilayah di Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Tanggal Pendirian
BNI Agen46
5 Juli 1946
152.742 (2020)
Dasar Hukum Pendirian 157.632 (2021)
164.979 (2022)
• Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 2 tahun 1946 185.697 (2023)
• Lembaran Negara RI No. 70 Tahun 1968
• UU No. 17 Tahun 1968 Tentang Bank Negara Indonesia 1946
Entitas Anak
• PP No. 19 Tahun 1992 Tentang Penyesuaian Bentuk Hukum Bank
Negara Indonesia Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) • PT BNI Multifinance
• PT BNI Sekuritas
Jumlah Aset 2023 • PT BNI Life Insurance
Rp1.086,66 triliun • BNI Remittance Ltd.
• PT Bank Hibank Indonesia
Modal Dasar • PT BNI Modal Ventura
Rp15.000.000.000.000
Pengaduan Gratifikasi dan Anti Suap
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Compliance Information Management System (CIMS) dengan
alamat www.cims.bni.co.id
Rp9.054.806.974.125
Whistleblowing System
Pencatatan di Bursa Efek Indonesia
Telepon : 021 - 57853377
25 November 1996 Website : http://bni-transparan.tipoffs.com.sg
Email : bni-transparan@tipoffs.com.sg
Kode Saham Surat : BNI Transparan, P.O. BOX 2646, JKP 10026
SMS/WhatsApp : 0811-970-1946
BBNI
72 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 73
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
AKSES TERHADAP PERUSAHAAN TERMASUK KANTOR
CABANG ATAU KANTOR PERWAKILAN
KANTOR PUSAT KANTOR WILAYAH
Grha BNI Kantor Wilayah 01
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1 Jl. Pemuda No. 12, Lantai 4 Medan 20151 Kantor Wilayah 10
Jakarta 10220 Telp : (061) 4567110, 4567002 Jl. Jend. Gatot Subroto No. 55
Telepon : (62-21) 251 1946 Faks : (061) 4567105, 4515754 Jakarta Pusat 10210
E-mail : bni@bni.co.id Telp : (021) 2500025, 5706057 (Hunting)
PO Box 1946 Kantor Wilayah 02 Faks : (021) 2500033
Jl. Dobi No. 1, Lantai 3 Padang 25138
Situs Web Telp : (0751) 890005-08 Kantor Wilayah 11
Website: www.bni.co.id Faks : (0751) 890010-11 Jl. Dotulolong Lasut No. 1 Manado 95122
Telp : (0431) 868019, 862777
Kontak Perusahaan Kantor Wilayah 03 Faks : (0431) 851852/865458
Sekretaris Perusahaan Jl. Jend. Sudirman No. 132
Okki Rushartomo Palembang 30126 Kantor Wilayah 12
Grha BNI Lantai 24 Telp : (0711) 361961-65, 321046 Jl. Lada No. 1 Jakarta 11110
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1 Faks : (0711) 361966, 374160 Telp : (021) 6901131- 2601090,2601148
Jakarta 10220 Faks : (021) 6901131, 6901182,2601165,
E-mail : corporate.secretary@bni.co.id Kantor Wilayah 04 2601179
Jl. Perintis Kemerdekaan No. 3
Hubungan Investor Bandung 40117 Kantor Wilayah 14
Divisi Investor Relations Telp : (022) 4240431-39, 4240534 Gedung BNI Kantor Wilayah Jakarta BSD,
Menara Astra lantai 32 Faks : (022)4240432-4214926-4213107 Lt.7 Kav. Sunburst Lot.1-5
Jl. Jenderal Sudirman Kav 5-6 Jl. Pahlawan Seribu Lengkong Gudang
Jakarta 10220 Kantor Wilayah 05 BSD City Kota
telepon: (62-21) 8665 6800 Jl. Letjen. M.T. Haryono No. 16 Tangerang Selatan, Banten.
E-mail: ir@bni.co.id Semarang 50122 Telp : (021) 80826860
Telp : (024) 3556747, 3556746 Faks : (021) 29514074
Call Center Faks : (024) 3547686, 3520636
Kantor Wilayah 15
Layanan 24 jam BNI Call 1500046
Kantor Wilayah 06 Gedung Jatinegara 88 Office
Kontak Layanan dari Luar Negeri :
Jl. Jend. A. Yani No. 286 Jl. Jatinegara Timur No.88 Jakarta
+62-21-30500046
Gedung Graha Pangeran Timur 13310
Lt. 3-4 Surabaya 60292 Telp : (021) 22898972
Akses Informasi Faks : (021) 22898972
Telp : (031) 8292820 - 26
Media Sosial
Fax : (031) 8292805, 8292841
X : @BNI Kantor Wilayah 16
Facebook : BNI Jl. Kelapa II Entrop, Kota Jayapura
Kantor Wilayah 07
Instagram : @bni46 Papua 99224
Jl. Jend. Sudirman No. 1 Lt.3
Makassar 90115 Telp : (0967) 5355311, 522354
Telp : (0411)3620355-56,3621926 Faks : (0967) 533316
Faks : (0411) 3619562, 3625395
Kantor Wilayah 17
Kantor Wilayah 08 Jl. Trikora No. 1 Yogyakarta 55122
Jl. Raya Puputan Renon No. 27 Telp : (0274) 376287
Lantai 2, Renon Denpasar 82265 Faks : (0274) 2872414
Telp : (0361) 263304 - 08
Faks : (0361) 227874, 263319 Kantor Wilayah 18
Jl. Jend. Basuki Rahmat No. 75 - 77
Kantor Wilayah 09 Malang 65179
Jl. Lambung Mangkurat No. 30 Telp : (0341) 3611945-47
Banjarmasin 70111 Faks : (0341) 324565, 354767
Telp : (0511) 3353689, 3357063
Faks : (0511) 3354409, 3357066
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 73
Page 74
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
KANTOR ENTITAS ANAK
LUAR NEGERI
PT BNI Multifinance
KANTOR LUAR NEGERI SINGAPURA Graha Binakarsa Lantai 11 Lot. E-F dan Lantai 12
30 Cecil Street #01-01 & #17-01/08 Jalan HR. Rasuna Said Kav. C-18, Kuningan
Prudential Tower Singapore 049712 Jakarta Selatan 12940
Telp : +65 6225 7755 Hotline : (021) 2519 5646
Faks : +65 6225 4757 Website : www.bnimultifinance.co.id
KANTOR LUAR NEGERI HONG KONG PT BNI Sekuritas
Sudirman Plaza Indofood Tower Lantai 16
G/F Far East Finance Center, 16 Harcourt Road,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78 Jakarta 12910
Admiralty, Central Hong Kong
Telp/Call Center : (021) 2554 3946
Telp : +852 25299871, 28618600
Faks : (021) 5793 5831
Faks : +852 28656500
Email : customercare@bnisekuritas.co.id
Website : www.bnisekuritas.co.id
KANTOR LUAR NEGERI TOKYO
customer care : 14016
Nurihiko Building South Tower 1st & 9th Floor
2-10-2 Kyobashi, Chuo-ku, Tokyo 104-0031, Japan PT BNI Life Insurance
Telp : +81 3 5579 9990 Centennial Tower Lantai 9
Faks : +81 3 3561 3331 Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25 Jakarta 12930
Telp : (021) 2953 9999
KANTOR LUAR NEGERI LONDON Faks : (021) 2953 9998
30 King Street, London EC2V 8AG United Kingdom Website : www.bni-life.co.id
Telp : +44 20 7776 4646 Email : care@bni-life.co.id
Faks : +44 20 7776 4699 Call Center : 1-500-045
KANTOR LUAR NEGERI NEW YORK BNI Remittance Ltd.
One Exchange Plaza 5th Floor, BNI Remittance Limited Flat/RM5 on GF,
55 Broadway New York NY. 10006 USA No. 1-7 Keswick Street, Causeway Bay Hong Kong
Telp : +1 212 943 4750 Telp : +852 28908082
Faks : +1 212 344 5723 Faks : +852 28908182
KANTOR LUAR NEGERI SEOUL PT Bank Hibank Indonesia
The Korea Chamber of Commerce & Industry (KCCI) Jl. Tomang Raya Kav. 21-23, Jakarta 11440
Building 2nd & 5th Floor 39. Telp : (021) 5655287, 5655288
Sejongdaero, Jung-gu, Seoul, South Korea 04513 Faks : (021) 5655277
Telp : +82 2 6050 1932/1946 Website : www.hibank.co.id
Faks : +82 2 6050 1929 Email : customercare@hibank.co.id
Call Center : (021) 56966954
SUB-BRANCH LUAR NEGERI PT BNI Modal Ventura
Menara BNI Lantai 2
KANTOR SUB BRANCH OSAKA Jl. Pejompongan Raya No.7, Bendungan Hilir, Tanah Abang
Tatsuno Honmachi Building 3th Floor Jakarta Pusat 10210
3-5-2 Honmachi Chuo-ku Osaka, 541-0053, Japan Website : www.bniventures.co.id
Telp : +81 6 4963 2186
Faks : +81 6 4963 2486
REMITTANCE CENTER
Lucky Plaza
#02-02, 304 Orchard Road
Singapore 238863
Telp : +65 6838 1545
City Plaza
#01-100/101, 810 Geylang Road Singapore 409286
Telp : +65 6745 1946
REPRESENTATIVE OFFICE
Representative Office Amsterdam
World Trade Center (WTC) Amsterdam, Tower C, 12th Floor,
Strawinskylaan 1251, 1077 XX Amsterdam
Telp : +31 618832758
74 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 75
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Identitas
Perusahaan
Slogan “Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa” merupakan
filosofi dan visi Perusahaan untuk memberikan high impact
yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia
Sebagai Bank negara pertama di Indonesia yang berdiri pada tanggal 5 Juli 1946, dan
dikenal oleh masyarakat dengan nama BNI 46, maka pemilihan angka 46 sebagai logo
BNI semakin memperkuat signature korporat sebagai bank milik Pemerintah yang telah
melayani selama 77 tahun. Penggunaan warna dalam logo angka 46 pada logo BNI lebih
didominasi oleh warna orange yang melambangkan semangat BNI yang terus bergerak
maju berkompetisi dan tangkas menangkap peluang bisnis di era digital untuk menjadi
Digital Financial Institution yang terkemuka. Warna orange, juga menggambarkan suatu
gairah baru di mana BNI selalu melakukan inovasi “tiada henti untuk melayani” semua
segmen masyarakat Indonesia, selain itu warna orange juga menyampaikan pesan bahwa
BNI memiliki keyakinan yang kuat untuk mencapai harapan dan selalu bersinar sepanjang
masa. Sedangkan warna turquoise pada logo BNI mencerminkan kekuatan, kewibawaan
serta kemapanan BNI, sekaligus yang menyiratkan citra yang unik dan modern.
Sejak tahun 2021, BNI menetapkan value proposition sebagai Penyedia Solusi Finansial
Terintegrasi Berbasis Digital dengan Keunggulan Internasional. Sebagai Digital Financial
Institution yang komprehensif dan terpercaya, BNI akan terus memberikan pengalaman
inovasi digital, baik secara korporasi maupun konsumer bagi masyarakat di seluruh pelosok
negeri hingga mancanegara.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 75
Page 76
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Riwayat Singkat
Perusahaan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI senantiasa mengedepankan core value
Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (AKHLAK) serta program
transformasi Risk, Culture, Agile, Collaboration, dan Execution Oriented (RACE) guna
meningkatkan kinerja secara optimal. Selain itu, BNI juga menerapkan Prinsip 46 sebagai
budaya kerja dengan empat nilai budaya yaitu Profesionalisme, Integritas, Orientasi pelanggan,
dan Perbaikan tanpa henti. Melalui semangat tersebut BNI akan terus memperkuat upaya untuk
menjadi lembaga keuangan yang memberikan layanan unggul dan kinerja berkelanjutan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (selanjutnya Pada tahun 1965, melalui Penetapan Presiden No. 17 Tahun
disebut “BNI” atau “Bank”) secara resmi didirikan oleh 1965 tentang Pengintegrasian Bank-bank Umum Negara
Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 5 Juli 1946 dan Bank Tabungan Pos ke dalam suatu bank tunggal,
melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang BNI kembali mengalami perubahan nama menjadi “Bank
No. 2 Tahun 1946 tentang Pembentukan Bank Negara Negara Indonesia Unit III”.
Indonesia (BNI), yang disebut sebagai UU BNI Tahun 1946
tanggal 5 Juli 1946. Melalui Peraturan tersebut, BNI yang Pada tahun 1968, melalui UU No. 17 Tahun 1968 yang
sebelumnya bernama “Poesat Bank Indonesia” dengan khusus mengatur kegiatan usaha Bank Negara Indonesia,
badan hukum yayasan, resmi menjadi “Bank Negara ditetapkan bahwa nama resmi “Bank Negara Indonesia
Indonesia” dan melaksanakan fungsi sebagai bank sirkulasi/ Unit III” diganti dengan “Bank Negara Indonesia 1946”.
bank sentral dan bank umum. Melalui undang-undang tersebut, BNI memiliki mandat
untuk memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi
Sebagai bank sirkulasi/bank sentral, BNI memiliki hak dalam pembangunan nasional.
tunggal untuk mengatur pengeluaran dan peredaran
Oeang Republik Indonesia (ORI) dalam batas-batas wilayah Pada tahun 1992, melalui Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun
kekuasaan RI. Selain fungsinya sebagai bank sirkulasi, 1992 Tanggal 29 April 1992 tentang Penyesuaian Bentuk
BNI juga berfungsi sebagai bank umum, melanjutkan Hukum Bank Negara Indonesia 1946 menjadi Perusahaan
pekerjaan Poesat Bank Indonesia sebelumnya. Peresmian Perseroan (Persero), BNI mengalami penyesuaian bentuk
BNI dilaksanakan di Yogyakarta pada hari ulang tahun badan hukum menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
pertama Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus Melalui Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 1992 ini,
1946. Dalam Konferensi Meja Bundar yang berakhir 2 Bank Negara Indonesia 1946 dinyatakan bubar dengan
November 1949, status BNI sebagai bank sentral ditiadakan ketentuan bahwa segala hak dan kewajiban, kekayaan
dan menetapkan De Javasche Bank sebagai Bank Sentral, serta pegawai dari Bank Negara Indonesia 1946 yang ada
sedangkan BNI ditetapkan sebagai Bank Pembangunan. pada saat pembubarannya beralih kepada Perusahaan
Perseroan (Persero).
Pada 4 Februari 1955, melalui Undang-Undang Darurat
No. 2 Tahun 1955 tentang Bank Negara Indonesia, BNI Penyesuaian bentuk hukum ini pun tercatat sebagai
ditetapkan sebagai bank umum. Kemudian pada tahun tonggak awal berdirinya Perusahaan Perseroan (Persero)
1961, UU Darurat tersebut dijadikan undang-undang. Bank Negara Indonesia, dimana pendiriannya memiliki
Berdasarkan UU tersebut, tugas dan kegiatan usaha BNI maksud dan tujuan, sebagaimana dijelaskan dalam Pasal
adalah membantu dan memajukan kemakmuran rakyat 2 Bab II Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 1992, yaitu
dan pembangunan perekonomian nasional. menyelenggarakan usaha di bidang perbankan dalam arti
seluas-luasnya, dan usaha lain yang menunjang kegiatan
usaha tersebut.
76 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 77
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penyesuaian bentuk hukum menjadi Persero dikukuhkan Penggabungan Saham oleh Perusahaan Terbuka (“POJK
melalui Akta Notaris No. 131, Tanggal 31 Juli 1992, dibuat No. 15/2022”) setelah mendapatkan Persetujuan RUPS
di hadapan Muhani Salim, S.H., dan telah disahkan oleh Luar Biasa yang diselenggarakan tanggal 19 September
Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2-6582. 2023. Stock Split dilakukan dalam rangka meningkatkan
HT.01.01.TH.92 serta telah diumumkan dalam Berita Negara demand atas saham Perseroan dengan memperluas basis
Republik Indonesia No. 73 Tanggal 11 September 1992 investor. Stock Split dilakukan dengan rasio pemecahan 1:2.
Tambahan No. 1A.
Hingga akhir tahun 2023, sebanyak 60% saham BNI dimiliki
Pada tahun 1996, BNI mencatatkan sahamnya di Bursa oleh Pemerintah Republik Indonesia dan 40% dimiliki oleh
Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (sekarang BEI), masyarakat, baik individu maupun institusi, domestik dan
langkah ini menjadikan BNI sebagai bank BUMN (Badan asing. BNI didukung oleh sejumlah perusahaan anak dalam
Usaha Milik Negara) pertama yang menjadi perusahaan rangka memperkuat layanan finansial secara terpadu,
publik. Pencatatan saham di Bursa Efek ini bertujuan meliputi PT BNI Multifinance, PT BNI Sekuritas, PT BNI
untuk memperkuat struktur keuangan dan meningkatkan Life Insurance, BNI Remittance Ltd., PT Bank Mayora
persaingan usaha di industri perbankan. Langkah aksi yang kemudian berubah nama pada 24 Mei 2023 menjadi
korporasi lain yang dilakukan BNI, antara lain, proses PT Bank Hibank Indonesia, dan PT BNI Modal Ventura.
rekapitalisasi oleh Pemerintah di tahun 1999, divestasi
saham Pemerintah di tahun 2007, dan penawaran umum BNI juga menawarkan layanan penyimpanan dana maupun
saham terbatas di tahun 2010. fasilitas pinjaman baik pada segmen bisnis korporasi,
bisnis menengah, maupun bisnis kecil. Beberapa produk
Pada tanggal 6 Oktober 2023, Perseroan melakukan dan layanan terbaik telah disesuaikan dengan kebutuhan
Pemecahan Saham (“Stock Split”) dengan mengacu pada nasabah mulai dari usia kanak-kanak, remaja, dewasa,
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia hingga pensiun. BNI kini tercatat sebagai salah satu bank
No. 15/POJK.04/2022 tentang Pemecahan Saham dan nasional terbesar di Indonesia, dari sisi total aset, total
kredit, maupun total dana pihak ketiga.
INFORMASI PERUBAHAN NAMA
BNI memiliki sejarah yang panjang selaras dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan
di tahun 1945; mulai dari nama Bank Negara Indonesia 1946 hingga menjadi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Dalam perjalanannya hingga tahun 2023, BNI mengalami 3 (tiga) kali perubahan nama, sebagaimana dijelaskan dalam
tabel berikut:
Tanggal Efektif
No. Nama Alasan Perubahan
Perubahan Nama
Pada tahun 1968, melalui UU No. 17 Tahun 1968, Pemerintah
mengatur kembali kegiatan usaha BNI dan mengubah nama
1 Bank Negara Indonesia 1946 1968
Bank Negara Indonesia Unit III menjadi Bank Negara Indonesia
1946.
Karena terjadi penyesuaian bentuk hukum oleh Pemerintah
Perusahaan Perseroan
Indonesia melalui Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 1992
2 (Persero) Bank Negara 29 April 1992
tanggal 29 April 1992 tentang Penyesuaian Bentuk Hukum Bank
Indonesia Negara Indonesia 1946 menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
Karena terjadi penyesuaian dengan Undang-Undang
PT Bank Negara Indonesia No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, sehingga nama
3 13 Juni 2008
(Persero) Tbk BNI harus ditambahkan dengan kata “PT” sebagai perseroan
terbatas dan “Tbk” sebagai perusahaan terbuka.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 77
Page 78
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Visi, Misi, dan
Budaya Perusahaan
VISI
Menjadi Lembaga Keuangan
yang Terunggul dalam Layanan
dan Kinerja secara Berkelanjutan
Penjabaran Visi
1. Menjadi Lembaga Keuangan 3. Terunggul dalam Kinerja
a. Perkembangan teknologi di era digital dan perubahan a. Kinerja keuangan perusahaan merupakan aspek yang dinilai
preferensi nasabah menjadikan perbankan harus mampu dapat meningkatkan nilai bagi nasabah, investor, pegawai,
mengembangkan proposisi produk dan layanan untuk komunitas dan industri.
memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin kompleks. b. Kinerja perusahaan yang baik merupakan tolak ukur dalam
Perkembangan ini didukung oleh produk layanan keuangan melihat tingkat kesehatan dan keunggulan perusahaan di
yang semakin terintegrasi dan saling melengkapi, termasuk industri.
juga dengan dimulainya era teknologi finansial (tekfin) dalam c. Kinerja perusahaan yang baik juga meningkatkan
layanan jasa keuangan. keberlangsungan perusahaan (sustainable growth) melalui
b. Kebutuhan nasabah yang semakin kompleks terhadap perbaikan secara terus-menerus untuk menjadi yang terbaik.
layanan keuangan, untuk kebutuhan transaksi perbankan, d. Kinerja perusahaan didukung dengan kinerja seluruh
investasi, asuransi, dan alternatif pembiayaan selain kredit. organisasi pada semua level untuk menjadi yang terbaik.
c. Kebijakan regulator (OJK) mendorong dilakukannya tata
4. Secara Berkelanjutan
kelola terintegrasi (corporate governance, compliance, audit,
a. Layanan kepada nasabah dan kinerja perusahaan menjadi
dan risk management) dalam pengelolaan konglomerasi
gambaran keberhasilan perusahaan yang harus tetap dijaga
bagi group perusahaan yang memiliki bank dan jasa
dalam mendukung eksistensi perusahaan di bidang industri
keuangan lainnya.
keuangan.
2. Terunggul dalam Layanan b. Layanan dan kinerja yang terunggul perlu dijalankan untuk
a. Layanan merupakan hal utama yang ditawarkan kepada memberikan timbal balik yang positif kepada shareholder
nasabah dari perusahaan penjual jasa keuangan. dalam jangka waktu yang tidak terbatas.
b. Layanan yang terunggul dan pengalaman interaksi yang
positif (customer experience) akan menjadi nilai tambah
bagi nasabah dalam memilih lembaga keuangan.
c. Layanan dalam lembaga keuangan dituntut untuk dapat
mencakup semua segmen nasabah sehingga menjadikan
lembaga keuangan yang menjadi lifetime financial partner
dan menyediakan total financial solution secara customize
sesuai dengan kebutuhan nasabah, termasuk dalam
melayani ekosistem bisnis secara terintegrasi.
78 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 79
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
MISI
1. Memberikan layanan prima dan solusi digital kepada seluruh
nasabah selaku mitra bisnis pilihan utama.
2. Memperkuat layanan internasional untuk mendukung kebutuhan
mitra bisnis global.
3. Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor.
4. Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan sebagai tempat
kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi.
5. Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada lingkungan
dan masyarakat.
6. Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola perusahaan
yang baik bagi industri.
Misi BNI mencakup 5 (lima) stakeholder utama yang berpengaruh terhadap pencapaian Visi BNI dalam memberikan layanan dan kinerja
yang terunggul. 5 (lima) stakeholder utama tersebut adalah:
Nasabah Komunitas
(termasuk nasabah 1 Investor 2 Pegawai 3 Masyarakat
4 Pemerintah 5
bisnis global)
Penjabaran Misi
Adapun penjabaran atas Misi BNI tersebut adalah sebagai berikut: 4. Menciptakan kondisi terbaik bagi pegawai sebagai tempat
1. Memberikan layanan prima dan solusi digital kepada seluruh kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi
nasabah selaku mitra bisnis pilihan utama a. Pemberian kesempatan yang sama dan luas bagi
a. Menyediakan produk/jasa-jasa lembaga keuangan (termasuk peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepastian
solusi digital) yang lengkap, terpadu, berkualitas, terpercaya, jenjang karier;
dan dapat diandalkan; b. Menciptakan dan mendukung program talent management
b. Memberikan layanan “one stop solution” baik untuk untuk mencetak pemimpin di masa yang akan datang baik
nasabah bisnis maupun individual; untuk BNI maupun untuk Indonesia;
c. Memberikan kualitas produk dan layanan yang best-in-class; c. Menyediakan fasilitas dan lingkungan kerja yang aman,
d. Meningkatkan customer experience dalam proses-proses nyaman, dan harmonis sehingga menunjang sasaran
yang dianggap kritikal oleh nasabah; peningkatan produktivitas.
e. Secara proaktif melakukan penyesuaian dan perbaikan
5. Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada
sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan tuntutan
lingkungan dan masyarakat
nasabah akan kualitas produk/jasa yang ditawarkan BNI;
a. Aktif melayani kebutuhan perbankan untuk segenap lapisan
f. Memberikan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi
masyarakat;
baik secara konvensional maupun digital.
b. Aktif mencari dan memasuki bisnis baru yang sejalan
2. Memperkuat layanan internasional untuk mendukung dengan peraturan dan regulasi terbaru;
kebutuhan mitra bisnis global c. Aktif mengembangkan bisnis internasional untuk perluasan
a. Memberikan solusi layanan internasional dalam memenuhi bisnis di negara yang prospektif;
kebutuhan bisnis bagi nasabah institusi maupun perorangan; d. Aktif meningkatkan kualitas lingkungan dan komunitas
b. Menyediakan fasilitas atau media gateway bagi investor sejalan dengan pengembangan bisnis.
luar negeri yang menanamkan modal ke dalam negeri;
6. Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola
c. Aktif melakukan pengembangan dan perbaikan sesuai
perusahaan yang baik bagi industri
kondisi kebutuhan mitra bisnis dan kondisi eksternal yang
a. Pelaksanaan risk management yang terpadu;
terjadi.
b. Mengakomodasi whistleblower bagi kepentingan
3. Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor perusahaan;
a. Pencapaian laba (profitabilitas) usaha maksimal; c. Senior Leadership aktif berkomunikasi dengan workforce
b. Pertumbuhan yang berkesinambungan dan dapat dan menjadi role model;
dipertanggungjawabkan (sustainable growth); d. Aktif memperbarui ketentuan, peraturan, serta
c. Lembaga Keuangan yang sehat; melaksanakannya secara disiplin dan tersistem, untuk
d. Pengendalian biaya (cost effectiveness); menjadi lembaga keuangan yang terpercaya.
e. Harga saham yang stabil dan terus meningkat.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 79
Page 80
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
REVIU VISI DAN MISI OLEH DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Visi dan Misi BNI disusun dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan antara lain Dewan Komisaris, Manajemen,
Perusahaan Anak, perwakilan semua lapisan pegawai, masyarakat, investor, nasabah dan pemerintah, serta ahli-ahli
terkait dalam industri keuangan melalui beberapa metode seperti survei, wawancara, dan diskusi bersama.
Visi dan Misi BNI dituangkan dalam Rencana Jangka Panjang (Revisi Corporate Plan 2019-2023) sesuai persetujuan Dewan
Komisaris No. DK/116 tanggal 29 November 2021 dan rencana Jangka Menengah BNI (Revisi Rencana Bisnis Bank/RBB
2023-2025) sesuai Persetujuan Dewan Komisaris No. DK/77 tanggal 23 Juni 2023.
Setiap tahun Visi dan Misi ditinjau ulang sesuai dengan kondisi BNI terkini sebagai acuan dalam menyusun strategi
bisnis di masa mendatang. Manajemen memastikan bahwa visi dan misi konsisten dengan tujuan jangka panjang, serta
pelaksanaan pencapaian visi dilakukan dengan memanfaatkan inovasi dan teknologi secara efektif.
STRATEGI PENCAPAIAN VISI DAN MISI
Strategi yang sudah dituangkan dalam dokumen jangka panjang dan jangka pendek yang menjadi acuan dalam
menjalankan bisnis BNI dimana strategi tersebut berikut realisasinya dilaporkan secara berkala ke pihak regulator (OJK).
80 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 81
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BUDAYA PERUSAHAAN
BNI menetapkan dan memberlakukan “AKHLAK” yang terdiri dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal,
Adaptif, Kolaboratif sebagai nilai utama yang harus diimplementasikan oleh segenap insan BNI dalam
menjalankan/melaksanakan tugas sehari-hari.
NILAI UTAMA PANDUAN PERILAKU
Amanah • Memenuhi janji dan komitmen;
Memegang teguh • Bertanggung jawab atas tugas, keputusan, dan tindakan yang dilakukan;
kepercayaan yang
• Berpegang teguh kepada nilai moral dan etika.
diberikan.
Kompeten • Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah;
Terus belajar dan • Membantu orang lain belajar;
mengembangkan
• Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik.
kapabilitas.
Harmonis • Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya;
Saling peduli dan • Suka menolong orang lain;
menghargai pebedaan. • Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
Loyal
Berdedikasi dan • Menjaga nama baik sesama karyawan, pimpinan, BUMN, dan Negara;
mengutamakan • Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang lebih besar;
kepentingan Bangsa dan • Patuh kepada pimpinan sepanjang tidak bertentangan dengan hukum dan etika.
Negara.
Adaptif
Terus berinovasi • Cepat menyesuaikan diri untuk menjadi yang lebih baik
dan antusias dalam • Terus-menerus melakukan perbaikan
menggerakkan ataupun • Bertindak proaktif
menghadapi perubahan.
Kolaboratif • Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi
Membangun kerja sama • Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah
yang sinergis. • Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama
SOSIALISASI DAN INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN
Penerapan AKHLAK
Penerapan AKHLAK di BNI didukung dan diakselerasi dengan adanya transformasi budaya kerja yang bertujuan untuk
menyelaraskan nilai-nilai yang dimiliki oleh BNI. Core Values AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan
Kolaboratif) yang diamanatkan oleh Kementerian BUMN. Proses internalisasi core values AKHLAK telah dilaksanakan
selama tiga tahun dan akan terus dilakukan melalui berbagai aktivitas dan metode yang senantiasa dievaluasi agar
implementasi dari values tersebut dapat berjalan dengan optimal.
Pada tahun 2023, program internalisasi dan sosialisasi penerapan AKHLAK yang telah dilaksanakan antara lain melakukan
program transformasi Budaya Kerja yang diluncurkan pada Bulan Mei tahun 2023 serta melakukan internalisasi transformasi
budaya dengan sosialisasi kepada 17 wilayah. Sosialisasi dilakukan kepada segenap RACE Captain dan RACE Champion
yang telah dibentuk pada tahun 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 81
Page 82
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kegiatan
Usaha
KEGIATAN USAHA BERDASARKAN ANGGARAN DASAR
TERAKHIR DAN YANG SUDAH DIJALANKAN
Sesuai Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana tertuang dalam Akta No. 23 tanggal 20 April 2021 yang dibuat
oleh Notaris Fathiah Helmi S.H., dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM melalui surat
keputusan No. AHU-AH.01.03-0264697 sebagaimana telah diubah dengan Akta No. 18 tanggal 19 September 2023 yang
dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam S.H., M.Kn., dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM
melalui surat No. AHU-AH.01.03-0119983, maksud dan tujuan Perseroan adalah melakukan usaha di bidang perbankan
serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan untuk menghasilkan jasa yang bermutu tinggi
dan berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan
prinsip-prinsip Perseroan Terbatas. Untuk melaksanakan maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan
kegiatan usaha, sebagai berikut:
Kegiatan Usaha Kegiatan Usaha yang
Berdasarkan Anggaran Dasar Dijalankan BNI
Kegiatan Usaha
Kegiatan Usaha Sudah Belum
Dijalankan Dijalankan
Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka,
1. √
tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
2. Memberikan kredit. √
3 Menerbitkan surat pengakuan utang. √
Membeli, menjual, atau menjamin atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah
nasabah (seperti wesel, surat pengakuan utang/kertas dagang lainnya, kertas perbendaharaan
4 √
Negara, surat jaminan pemerintah, sertifikat Bank Indonesia, obligasi, surat dagang berjangka
waktu, dan instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu).
5 Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun kepentingan nasabah. √
Menempatkan dana pada, meminjamkan dana dari, atau meminjamkan dana kepada bank lain,
6 baik dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek, atau √
sarana lainnya.
Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau
7 √
antar pihak ketiga.
8 Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga. √
9 Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak. √
Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga
10 √
yang tidak tercatat di Bursa Efek.
Melakukan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan lain termasuk melakukan kegiatan
11 berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang √
berwenang.
12 Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan wali amanat. √
Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas
13 √
yang berwenang.
√
14 Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau perusahaan lain di bidang keuangan.
Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit,
termasuk kegiatan kegagalan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dengan syarat harus
15 √
menarik kembali penyertaannya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas yang
berwenang.
82 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 83
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kegiatan Usaha Kegiatan Usaha yang
Berdasarkan Anggaran Dasar Dijalankan BNI
Kegiatan Usaha
Kegiatan Usaha Sudah Belum
Dijalankan Dijalankan
Bertindak sebagai Pendiri Dana Pensiun dan Pengurus Dana Pensiun sesuai dengan ketentuan
16 √
dalam peraturan perundang-undangan.
17 Melakukan kegiatan jasa keuangan, commercial banking, investment banking lainnya. √
Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh Bank sepanjang tidak bertentangan dengan
18 √
peraturan perundang-undangan.
Kegiatan usaha pendukung/penunjang dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang
19 dimiliki untuk mendukung kegiatan usaha utama sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan √
perundang-undangan
PRODUK DAN JASA YANG DIHASILKAN
BNI merupakan Perseroan yang bergerak dalam bidang perbankan yang meliputi produk simpanan, produk pinjaman,
serta berbagai layanan. Produk dan jasa yang dihasilkan oleh BNI, sebagai berikut:
Konsumer Ritel
Simpanan Kartu Kredit
• BNI Taplus • Kartu Kredit Reguler • Kartu Kredit Affinity
• BNI Taplus Muda » BNI Visa Gold » Kartu Kredit Affinity Universitas
• BNI Taplus Bisnis » BNI Mastercard Gold » Kartu Kredit Affinity Ikatan
• BNI Tappa (Taplus Pegawai/Taplus » BNI JCB Gold Alumni
Anggota) » BNI Amex Vibe » Kartu Kredit Affinity Komunitas/
• BNI Tapenas • Kartu Kredit Premium Organisasi
• BNI Taplus Anak » BNI Mastercard Style Titanium » Kartu Kredit Affinity Pegawai
• BNI Taplus Diaspora » BNI Visa Platinum Perusahaan
• BNI Simpanan Pelajar » BNI JCB Precious • Kartu Kredit Corporate
• BNI Pandai » BNI JCB Ultimate » BNI Visa Corporate Card Gold
• Tabunganku » BNI Mastercard World » BNI Visa Corporate Card
• BNI Dollar (USD/SGD/AUD) » BNI Visa Signature Platinum
• BNI Deposito (IDR/USD/SGD/JPY/HKD/ » BNI Visa Infinite » BNI Mastercard Corporate Card
EUR/GBP/AUD) • Kartu Kredit Co-Branding » BNI Kartu Kredit Indonesia
• BNI Simponi (DPLK BNI) » Garuda BNI • Kartu Kredit Private Label
• Tabungan Indonesia Pintar (PIP) » BNI Pertamina » BNI Travelling Card
• Emerald Saving » BNI Telkomsel » BNI Health Card
» BNI Bank BJB » BNI Distribution Card
Pinjaman » BNI Bank DKI • BNI Kartu Tunai
• BNI Griya » BNI LOTTE Mart
• BNI Griya Multiguna » BNI Batik Air
• BNI FLPP/SSB/BP2BT » BNI Siloam Hospitals
• BNI Fleksi » BNI XL Prioritas
• BNI Fleksi Pensiun
• BNI Instan
• BNI Oto
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 83
Page 84
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Konsumer Ritel
• Syariah Inbranch
» BNI Life Hy End Pro Syariah
» BNI Life Sakinah Multipro Link
» BNI Life Wadiah Gold Cendekia
• Employee Benefit
» Optima Group Health
» Optima Group Life
» Optima Group Protection
» Optima Group Saving
» Optima Manage Care
• Syariah Employee Benefit
» BLife Ekawarsa Syariah
Kartu Debit
» BLife Syariah Dana Hari Tua
• Kartu Debit Reguler
» BNI Life Syariah Mitra Cendekia
» Kartu Debit Silver
» BLife Health Plan Syariah
» Kartu Debit Gold
» BLife Asuransi Kecelakaan Diri Plus Syariah
• Kartu Debit Premium
• Telesaving
» Kartu Debit Platinum
» Proteksi Prima
• Kartu Debit Co-Brand
» BNI Life Active
» Kartu Debit Garuda
» BNI Life Definite Protection
» Kartu Debit Citilink
» BNI Life Smart Protection Plus
» Kartu Debit Batik Air
» Safe Medical Plan +
» Kartu Debit Lotte Grosir
» PA Protection Plus
» Kartu Debit Indogrosir
» Digital (Mobile Banking)
• Kartu Debit Affinity
» BNI Life Digi Micro Protection
» Kartu Debit Affinity Universitas
• Kredit Konsumtif
» Kartu Debit Affinity Ikatan Alumni
» BNI Life AJK Collateral
» Kartu Debit Affinity Pegawai/Organisasi/Komunitas
» BNI Life AJK Non Collateral
• Kartu Debit BNI Emerald
• Kredit Produktif
» Kartu Debit BNI Emerald Private
» Asuransi Jiwa Kredit Kumpulan
» Kartu Debit BNI Emerald Priority
» Asuransi Jiwa Kredit BNI Life Proteksi Kredit Produktif +
» Kartu Debit BNI Emerald Personal
• Telecredit card
• Kartu Debit Emerald Affinity The Djakarta Auto (BNI Emerald
» PA Protection Plus
TDA)
» Solusi Proteksi Sehat
» Safe Medical Plan +
Layanan Emerald
» Perisai Plus
• Layanan BNI Emerald
» Bundling
» Blife Tapenas
Produk Investasi
• Reksa Dana Pasar Uang (dalam IDR dan USD)
Digital Banking
• Reksa Dana Pendapatan Tetap (dalam IDR dan USD)
• BNI Mobile Banking
• Reksa Dana Campuran (dalam IDR dan USD)
• BNI SMS Banking
• Reksa Dana Saham (dalam IDR dan USD)
• BNI Internet Banking
• Reksa Dana Terproteksi
• BNI Phone Banking
• Surat Berharga Negara Ritel (ORI, SR, SBR, ST)
• BNI DigiCs
• Surat Berharga Negara via mekanisme pasar sekunder dan
• BNI TapCash
Lelang Kemenkeu dalam IDR (FR, PBS) dan USD (Indon,
• BNI Agen46
Indois)
• BNI QRIS
• Obligasi Korporasi (dalam IDR dan USD)
• BNI Debit Online
• Depo Swap (dalam USD dan SGD)
• BNI EDC
• Market Linked Dual Currency Investment
• BNI EDC Mini ATM
• Referral Brokerage Saham
• BNI iPay
• Foreign Exchange
• BNI SmartPay
• BNI API Digital Services
Produk Asuransi
• BNI Pembukaan Rekening Digital (DOA)
• In-Branch
• BNI E-Form Program Kartu Pra Kerja
» BNI Life MProtection
• BNI Direct Debit
» Blife Maksima Sehat
• BNI ATM/CRM
» BNI Life MProtection Plus
• BNI ATM Drive Thru
» Blife Perisai Prima
» BNI Life Plan Multi Protection
Jasa-Jasa
» Blife Term Pro
• Kiriman Uang Dalam Negeri
» Solusi Abadi Plus
• Kiriman Uang Internasional
» Solusi Pintar
• Safe Deposit Box
» BLife Hy End Pro
• Inkaso
» Swadana
• BNI Surat Keterangan Bank
» Blife Fixed Protection
• Traveller’s Cheque
» BNI Life Infinite Protection
• Uang Kertas Asing
» BNI Life Steady Protection
» BNI Life Ultima Protection
» Solusi Proteksi Dana Pensiun
» Solusi Dana Kesehatan
84 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 85
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Business Banking
Simpanan Jasa-Jasa • Export LC:
• BNI Giro Peorangan • Wholesale Solutions ◊ LC Export Advising
• BNI Giro Non-Perorangan » Cash Management ◊ LC Export Collection
• BNI Giro Joint Account * Collection Management • Inward Documentary Collection
• BNI Giro Persero Perorangan • Virtual Account • Outward Documentary
• Deposito Berjangka Perusahaan • BNI e-collection Collection
• BNI Giro Multi Currency • Auto Debit • Shipping Guarantee
• Cash Pick-Up • Standby Letters of Credit
Digital Banking • Student Payment Center • BNI Trade Online
• BNIDirect Corporate Internet Banking • Autopay • Demand Guarantee
• BNIDirect Mobile * Liquidity Management • Bank Guarantee Undercounter
• Financial Supply Chain Management • Cash Pooling • Domestic Bank Guarantee
• E-Bank Guarantee • Cash Distribution • Confirm LC/SKBDN
• API Corporate Banking • Range Balance Account * Trade Finance
• Depo Swap • Export & Import LC Negotiation
Produk Pinjaman • Notional Pooling • Trust Receipt
• Kredit Modal Kerja (KMK) * Payment Management • Bill Collection Financing
• Kredit Investasi (KI) • E-Tax • Open Account Financing
• Kredit Term Loan • E-PBB • Bills Discounting
• Garansi Bank (GB) • E-Tax Kepabeanan – PNBP • LC Refinancing
• Stand-by LC (SBLC) • Billing Payments • Forfaiting
• Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri • Utility Payments • Trade Advance Financing
(SKBDN) • Payroll » Sindikasi
• Plafond Letter of Credit (LC) Impor • BNI POPS (Pertamina Ordering * Structured Finance
• Kredit Ekspor and Payment Solutions) * Arrangement
• Kredit Impor • Integrated Payment * Agen Fasilitas (Facility Agent)
• Kredit Sindikasi Management (ERP) * Agen Jaminan (Security Agent)
• Kredit dengan Kontra Garansi • Email/Beneficiary Advice * Agen Penampungan (Escrow Agent)
• Kredit Transaksional • Smart Commerce Pay * Agen Pembayaran (Paying Agent)
• Treasury Line • Transfer Management » Fund Services
• Money Market Line • Information Management * Fund Accounting, Fund
• Kredit Kepada Pemerintah atau Lembaga * ECOSmart Administration, Pengawasan
Pemerintah * Edupatrol Pelaporan dan Publikasi
• Cash Collateral Credit (CCC) * Remittance * Core Banking BNI
• Supply Chain Financing * Intraday Services * Agen Transfer (Transfer Agency)
• Kredit Kepada Lembaga Linkage (KKLK) » Trade Products * Performance Bond/Garansi Bank
• Kredit Usaha Rakyat (KUR) * Trade Services Pelaksanaan
• BNI Wirausaha (BWU) • Import LC Issuance * Maintenance Bond/Retention Bond/
◊ Sight LC Garansi Bank Pemeliharaan
◊ Usance LC * Payment Bond/Garansi Bank
◊ Back to Back LC (BBLC) Pembayaran
◊ Transferable Letter of Credit * Custom Bond
Treasury & Internasional
Produk Pinjaman • BNI Tokyo Payment System (Local Currency Tresuri
• Corporate Loan (Kredit Modal Kerja, Kredit Settlement/LCS) • Foreign Exchange
Investasi, dan Kredit Term Loan) • Escrow Agent » Today
• Diaspora Loan • Safe Deposit Box » Tom
• Overdraft Facility • Trust Service » Spot
• Pembiayaan Trade » Bank Notes
• Kredit Sindikasi Produk Financial Institution • Investasi
• Pembiayaan Proyek • Nostro Account » Deposit on Call (DOC)
• Discount Bills • Refinancing » Money Market Account (MMA)
• Loan on Bills • Risk Participation » Obligasi Retail
• Two Steps and Channeling Loan kepada • Term Loan Facility Bank » Depo Swap
Perusahaan Lokal dari Indonesia • Billateral Trade Financing » Market Linked-Dual Currency Investment
• Risk Participation and Forfaiting (MLDCI)
Produk Jasa Ritel • Bankers Acceptance • Lindung Nilai (Hedging)
• BNI Current Account (SGD, HKD, CNY, JPY, » Currency Forward
KRW, dan USD) Produk Custody * Domestic Non-Deliverable Forward
• BNI Fixed Deposit (SGD, HKD, CNY, JPY, • Custodian Services (DNDF)
KRW, dan USD) • Wali Amanat * PAR Forward
• BNI Saving Account (SGD, HKD, CNY, JPY, • Trust » Currency Swap
KRW, dan USD) » Currency Option
• Demand Deposits Produk Non-Bank Financial Institution » Interest Rate Swap (IRS)
• Negotiable Deposits • Loan Facility to Non Bank Financial Institution * Overnight Index Swap (OIS)
• Remittance • Commercial Line to Non Bank Financial » Cross Currency Swap (CCS)
• Hospital Guarantee Institution » Call Spread Option (CSO)
• BNI Singapore Payment System (MEPS) • Intraday to Non Bank Financial Institution * Series of Call Spread
• BNI Hong Kong Payment System (HKD • Repo Obligasi/Reverse Repo
Chats)
• BNI New York Payment System (USD
Fedwire)
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 85
Page 86
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Wilayah Operasional
Perusahaan
Hingga 31 Desember 2023, BNI memiliki 1 (satu) kantor pusat, 17 kantor wilayah, 10 (sepuluh) jaringan kantor luar negeri
dan 1.838 jaringan kantor yang terdiri dari kantor cabang, kantor cabang pembantu dan sentra bisnis. Dari 10 (sepuluh)
jaringan kantor luar negeri tersebut, terdiri dari 6 (enam) kantor luar negeri, 1 (satu) sub-branch, 2 (dua) kantor cabang
remittance, dan 1 (satu) kantor perwakilan yang tersebar di 7 (tujuh) negara.
Jaringan Kantor BNI fokus dalam memberikan pelayanan dan solusi bisnis serta kemudahan transaksi nasabah BNI
baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dalam mendorong pengembangan bisnis nasabah segmen Corporate &
International Banking, Institutional Banking, Enterprises & Commercial Banking, Consumer Banking, Treasury, Kantor
Pusat, dan Entitas Anak, jaringan kantor BNI didukung dengan SDM yang kompeten dan berdedikasi. Untuk mengakses
layanan BNI yang lebih mudah, lebih cepat dan lebih dekat, saat ini BNI juga memiliki 185.697 BNI Agen46 sebagai
jaringan branchless banking yang bertujuan untuk mendukung literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Detail jaringan
Kantor dan BNI Agen46 per wilayah sebagai berikut:
W01
W01 (Medan)
Coverage: Sumatera utara
• 13 Kantor Cabang
• 79 Kantor Cabang Pembantu
• 1 Commercial Business Center
• 1 Retail Productive Business Center
• 1 Consumer Loan Processing Center
• 688 ATM/CRM W02
• 9.375 BNI Agen46
W02 (Padang)
Coverage: Sumatera Barat, Riau, dan
W03
Kepulauan Riau W09
• 13 Kantor Cabang
• 99 Kantor Cabang Pembantu
• 2 Commercial Bussines Center
• 1 Retail Productive Business Center
• 1 Consumer Loan Processing Center
• 859 ATM/CRM
W10, W12,
• 11.395 BNI Agen46 W14, W15
W03 (Palembang) W06 (Surabaya) W04
Coverage: Jambi, Sumatera Selatan, Coverage: Jawa Timur Bagian Atas W05
W06
Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung • 12 Kantor Cabang
W17
• 15 Kantor Cabang • 113 Kantor Cabang Pembantu W18
W08
• 102 Kantor Cabang Pembantu • 3 Commercial Business Center
• 1 Commercial Business Center • 4 Retail Productive Business Center
• 1 Retail Productive Business Center • 1 Consumer Loan Processing Center
• 1 Consumer Loan Processing Center • 949 ATM/CRM
• 838 ATM/CRM • 14.716 BNI Agen46
• 14.880 BNI Agen46
W04 (Bandung) W07 (Makassar) W09 (Banjarmasin) W11 (Manado)
Coverage: Jawa Barat Coverage: Sulawesi Barat, Coverage: Kalimantan Barat, Kalimantan Coverage: : Sulawesi Utara, Gorontalo,
• 15 Kantor Cabang Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Sulawesi Tengah dan Maluku utara
• 113 Kantor Cabang Pembantu dan Maluku Timur, dan Kalimantan Utara • 11 Kantor Cabang
• 1 Commercial Business Center • 11 Kantor Cabang • 21 Kantor Cabang • 55 Kantor Cabang Pembantu
• 2 Retail Productive Business Center • 98 Kantor Cabang Pembantu • 126 Kantor Cabang Pembantu • 1 Consumer Loan Processing Center
• 1 Consumer Loan Processing Center • 1 Commercial Business Center • 2 Commercial Business Center • 456 ATM/CRM
• 1.060 ATM/CRM • 1 Retail Productive Business Center • 1 Retail Productive Business Center • 8.556 BNI Agen466
• 15.634 BNI Agen46 • 1 Consumer Loan Processing Center • 1 Consumer Loan Processing Center
• 824 ATM/CRM • 1.075 ATM/CRM
• 6.921 BNI Agen46 • 11.508 BNI Agen46
W05 (Semarang) W08 (Denpasar) W10 (Jakarta Senayan) W12 (Jakarta Kota)
Coverage: Jawa Tengah Bagian Atas Coverage: Bali, Nusa Tenggara Barat, Coverage: Jakarta Pusat, Coverage: Jakarta Utara dan
dan Nusa Tenggara Timur Jakarta Selatan Jakarta Barat
• 11 Kantor Cabang
• 76 Kantor Cabang Pembantu • 9 Kantor Cabang • 7 Kantor Cabang • 6 Kantor Cabang
• 1 Retail Productive Business Center • 96 Kantor Cabang Pembantu • 114 Kantor Cabang Pembantu • 91 Kantor Cabang Pembantu
• 1 Consumer Loan Processing Center • 1 Commercial Business Center • 2 Commercial Business Center • 1 Commercial Business Center
• 668 ATM/CRM • 1 Retail Productive Business Center • 2 Retail Productive Business Center • 4 Retail Productive Business Center
• 15.081 BNI Agen46 • 1 Consumer Loan Processing Center • 494 ATM/CRM • 1 Consumer Loan Processing Center
• 779 ATM/CRM • 4.298 BNI Agen46 • 473 ATM/CRM
• 9.607 BNI Agen46 • 7.332 BNI Agen46
86 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 87
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jaringan Kantor Luar Negeri
6 Kantor Cabang
• New York, Amerika Serikat
• London, Inggris
• Seoul, Korea Selatan
• Tokyo, Jepang
• Hong Kong
• Singapura
1 Kantor Sub Branch
• Osaka, Jepang
2 Kantor Cabang Remittance
• 2 Singapura
1 Kantor Perwakilan
• Amsterdam, Belanda
10 ATM
• 8 Hong Kong
• 2 Singapura
W11
Ringkasan Jaringan BNI
1 Kantor Pusat
W16
17 Kantor Wilayah
W07
195 Kantor Cabang
Kantor Cabang
1.586 Pembantu
Commercial
19 Business Center
Retail Productive
26 Business Center
W14 (Jakarta BSD) W16 (Papua) W18 (Malang)
Coverage: Jakarta Selatan, Coverage: Papua, Papua Barat, Papua Coverage: Jawa Timur Bagian Bawah Consumer Loan
Depok, Bogor, dan Banten Tengah, Papua Selatan, Papua Barat • 14 Kantor Cabang
12 Processing Center
• 9 Kantor Cabang Daya, dan Papua Pegunungan • 69 Kantor Cabang Pembantu
• 110 Kantor Cabang Pembantu • 5 Kantor Cabang • 861 ATM/CRM
• 1 Commercial Business Center • 37 Kantor Cabang Pembantu • 18.132 BNI Agen46
•
•
2 Retail Productive Business Center
1.286 ATM/CRM
•
•
171 ATM/CRM
4.949 BNI Agen46
226 BNI DigiCS
• 11.046 BNI Agen46
W15 (Jakarta Kemayoran) W17 (Yogyakarta) 13.390 ATM/CRM
Coverage: Jakarta Timur, Bekasi, Coverage: Yogyakarta dan Jawa Tengah
Jababeka dan Karawang Bagian Bawah
• 8 Kantor Cabang • 15 Kantor Cabang 185.697 BNI Agen46
• 110 Kantor Cabang Pembantu • 98 Kantor Cabang Pembantu
• 2 Commercial Business Center • 1 Commercial Business Center
• 3 Retail Productive Business Center • 2 Retail Productive Business Center
• 993 ATM/CRM • 1 Consumer Loan Processing Center
• 8.431 BNI Agen46 • 906 ATM/CRM
• 13.836 BNI Agen46
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 87
Page 88
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Struktur Organisasi
Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Komite Audit Komite Pemantau Risiko Komite Nominasi & Remunerasi Komite Tata Kelola Terintegrasi
Ketua : Asmawi Syam Ketua : Erwin Rijanto Slamet Ketua : Pradjoto Ketua : Pradjoto
Dewan Komisaris
Direktur Utama
Royke Tumilaar
Direktur Enterprise Direktur Direktur Human
Direktur Wholesale & Direktur Network Direktur Finance
& Commercial Institutional Capital &
International Banking & Services Novita Widya
Banking Banking Compliance
Silvano Winston Rumantir Ronny Venir Anggraini
Sis Apik Wijayanto Muhammad Iqbal Mucharom
SEVP Corporate
Development & SEVP Corporate
Transformation SEVP Treasury
Banking Ita Tetralastwati
Hussein Paolo Pancaran Affendi
Kartadjoemena
Corporate
Corporate Distribution
Corporate Corporate Enterprise Institutional Human Capital Planning &
Internal Audit Development & Treasury Network &
Transformation Banking 1 Banking 3 Banking Banking 1 Strategy Performance
Sales
Management
Corporate Corporate Corporate Commercial Institutional Human Capital
Secretary Agen46 Accounting
Strategic Project Banking 2 Banking 4 Banking 1 Banking 2 Services
Syndication Customer Procurement &
Commercial
& Structured Pension Fund Experience BNI University Fixed Assets
Banking 2
Finance Center
International
SORX* Investor
Banking & Senior Network Compliance Relations
Financial Business & Services
Institutions Executive
Senior
Business Subsidiaries
Executive Legal Management
SORX*
Wholesale Office of Chief
Banking Policy Economist
Governance
Overseas Regional Data
Branch Office HC Business Management &
Partner Analytics
BNI BNI
BNI SEKURITAS BNI FINANCE HIBANK
REMITTANCE LIFE INSURANCE
BNI SECURITIES BNI ASSET
Pte. Ltd MANAGEMENT
88 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 89
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Rapat
RapatUmum Pemegang
Umum Pemegang
Saham
Saham (RUPS)
(RUPS)
Komite di Bawah Direksi
Komite Kebijakan Komite Manajemen
Komite Kredit Komite Bisnis Komite Asset & Liability
Perkreditan Risiko Terintegrasi
Komite Manajemen Komite Manajemen Komite Manajemen
Komite Human Capital Komite Perusahaan Anak
Kinerja Risiko & Anti Fraud Teknologi
DIREKSI
Wakil
Direktur Utama
Adi Sulistyowati
Direktur Digital &
Direktur Direktur Technology &
Direktur Retail Banking Integrated Transaction
Risk Management Operations
Putrama Wahju Setyawan Banking
David Pirzada Toto Prasetio
Corina Leyla Karnalies
SEVP
SEVP Wealth SEVP SEVP Remedial SEVP SEVP Retail
Information
Management Credit Risk & Recovery Operations Digital Solutions
Steven Suryana Bun Hendra I Made Sukajaya
Technology Fauzi Rian Eriana Kaslan
Victor Korompis
Corporate & Corporate Wholesale Retail Digital
Consumer Wealth Enterprise Risk IT Strategy & Wholesale Banking Transaction
Enterprise Credit Remedial & Product &
Segment Management Management Architecture Digital Delivery Operations Product &
Risk Recovery Partnership Partnership
Enterprise &
Consumer Operational Risk Commercial Commercial Retail Digital Digital Wholesale Retail Digital
CISO
Product Management Credit Risk Remedial & Delivery Operations Digital Channel Channel
Recover
Operations
Retail Credit Retail Collection Application Credit Marketing
Card Business Strategy &
Risk & Recovery Development Operations Communications
Development
Retail SORX* IT Application
Productive Anti Fraud Technology Services
Banking Digital &
Operations
Business Senior Credit IT Infrastructure
Program Risk Executive Management
Keterangan:
SORX* Garis supervisi SEVP
Consumer
Banking &
Corporate Garis koordinasi Divisi
Function
Garis komunikasi & Unit Fungsional
penyampaian informasi
Dewan Komisaris Perusahaan Anak
Komite Anak Usaha
BNI Sekuritas
Direksi
BNI MODAL * SORX: Senior Operational Risk Executive
VENTURA
Informasi nama pejabat Komite di bawah Direksi terdapat
pada informasi Komite di Bawah Direksi, Bab Tata Kelola
Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
Informasi nama Pejabat Eksekutif terdapat pada informasi
Profil Pejabat Eksekutif, Bab Profil Perusahaan, Laporan
Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 89
Page 90
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Daftar Keanggotaan
Asosiasi
Hingga 31 Desember 2023, BNI telah terdaftar dalam keanggotaan atau organisasi sebagaimana terlampir pada tabel
dibawah ini:
Nama
Peran Keanggotaan
Asosiasi/Organisasi
Nasional
Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) Anggota
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPSSJK) Dewan Pengawas
Forum Hukum Badan Usaha Milik Negara (FORKUM BUMN) Ketua
Indonesia Foreign Exchange Market Committee (IFEMC) Anggota
Association Cambiste International (ACI) - Indonesia Pengurus
Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN) Pengurus
lFLl (lndonesia Finance Learning lnstitute) - Learning lnstitute BUMN Sektor Jasa Keuangan Koordinator
lFRl (lndonesia Finance Research lnstitute) - Research lnstitute BUMN Sektor Jasa Keuangan Koordinator
Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Pengurus
Perhimpunan Bank Swasta Nasional Anggota
Asosiasi Forensik Digital Indonesia (AFDI) Anggota
Perhimpunan Kasir Bank Se-Jabodetabek (PERKAJA) Ketua
Asosiasi SWIFT Indonesia (ASWISFTINDO) Komisi
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDP) Pengurus
Forum Humas BUMN Pengurus
Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Anggota
Ikatan Auditor Intern Bank (IAIB) Anggota
Asosiasi Bank Kustodi Indonesia (ABKI) Anggota
Forum Komunikasi Kliring Jakarta Sekretaris
Indonesia Mortgage Banking Asosiation (IMBA) Anggota
Ikatan Bankir Indonesia Anggota
Forum Komunikasi Kearsipan Perbankan (FKKP) Anggota
Forum Komunikasi Kearsipan BUMN Anggota
Komite Standar Kompetensi Bidang Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Pengurus
90 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 91
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama
Peran Keanggotaan
Asosiasi/Organisasi
Perkumpulan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Anggota
ACI FMA Indonesia Pengurus
Asosiasi Bank Appointed Cross Currency Dealers (ACCD) Pengurus
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggota
Certified Wealth Managers' Association (CWMA) Anggota
ABAPERDI Anggota
Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia Anggota
Indonesia Contact Center Association (ICCA) Anggota
Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI) Anggota
Working Group Otoritas Jasa Keuangan (OJK) - New
Anggota
Perlindungan Nasabah
Bankers Association for Risk Management (BARa) Pengurus
Forum Manajemen Risiko (FMR) – Kementerian BUMN Pengurus
Mastercard Indonesia Anggota
Forum Digital Talent BUMN (FORDIGI) Anggota
Internasional
Contact Center World (CCW) Anggota
Indonesia Council for Small Business/International Council for Small Business Anggota
European Foundation of Management Development (EFMD) Anggota
Information Systems Audit and Control Association (ISACA) Pengurus
ISC2 Anggota
The Institute of Internal Auditors – Indonesia (IIA) Anggota
ACCD (Appointed Cross Currency Dealer) Bank Jepang, under LCS scheme Pengurus
Assosiasi Pengusaha Indonesia di Jepang (APIJ) Anggota
SME Center Anggota
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 91
Page 92
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil
Direksi
Royke Tumilaar
Direktur Utama
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 59 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ekonomi bidang Manajemen di Universitas
Trisakti pada tahun 1987
• Master Business bidang Finance di University of
Technology Sydney, Australia pada tahun 1999
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan • Group Head Regional Commercial Sales II PT Bank Mandiri
Diangkat pertama kali sebagai Direktur Utama BNI melalui (Persero) Tbk (2007)
keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2020, yang • Komisaris Utama PT Staco Jasapratama (General Insurance)
diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (2008)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 1 tanggal 2 September • Komisaris PT Mandiri Sekuritas (2009)
2020, dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan • Group Head Regional Commercial Sales I PT Bank Mandiri
No. SR-376/PB.12/2020 tanggal 19 November 2020. (Persero) Tbk (2010)
• Direktur Tresury, FI & Special Asset Management PT Bank
Periode Menjabat Mandiri (Persero) Tbk (2015)
2020-2025 (Periode Pertama) • Direktur Corporate Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015)
• Direktur Wholesale Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017)
Rangkap Jabatan • Direktur Corporate Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018)
BNI: • Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019)
Tidak memiliki rangkap jabatan. • Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020-
saat ini)
Di luar BNI:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Hubungan Afiliasi
anggota Dewan Komisaris, serta jabatan lainnya. Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengalaman Kerja Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
• Analis Kredit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1988) pemilik individu.
• Corporate Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1991)
• Relationship Manager – Treasury Division PT Bank Mandiri Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
(Persero) Tbk (1995) 1.115.346 lembar saham
• Senior Officer Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1999)
• Departement Head (Vice President) Corporate Banking PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2005)
• Pemegang Kewenangan Memutus Kredit (Setingkat Group
Head) Commercial Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006)
92 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 93
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Adi Sulistyowati
Wakil Direktur Utama
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 56 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ekonomi bidang Manajemen dari Universitas
Krisnadwipayana (1993)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan Pengalaman Kerja
Diangkat pertama kali sebagai Direktur BNI melalui keputusan • Asisten Pengelolaan Dana dan Jasa BNI Kantor Cabang Utama
RUPS Tahunan tanggal 17 Maret 2015, yang diaktakan dengan Akta Menteng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (1990-1994)
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara Indonesia • Pengelola Pemasaran BNI Kantor Cabang Utama Menteng PT
(Persero) Tbk No. 34 tanggal 17 Maret 2015, dan telah mendapatkan Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (1994-1997)
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No. SR- 92/D.03/2015 tanggal • Pengelola Pemasaran Dana Institusi BNI Divisi Jasa Keuangan
22 Mei 2015. dan Dana Institusi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (1997-
2005)
Diangkat kembali sebagai Direktur BNI melalui Keputusan RUPS • AVP Marketing and Sales BNI Divisi Jasa Keuangan dan Dana
Tahunan tanggal 20 Februari 2020, yang diaktakan dengan Akta Institusi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2005-2009)
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 21 tanggal 20 Februari • VP Marketing and Sales BNI Divisi Jasa Keuangan dan Dana
2020. Institusi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2009-2010)
• Pemimpin Wilayah Jakarta Senayan PT Bank Negara Indonesia
Kemudian diangkat menjadi Wakil Direktur Utama BNI melalui (Persero) Tbk (2010-2012)
keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2020, yang • Pemimpin Divisi Pengelolaan Jaringan PT Bank Negara
diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Indonesia (Persero) Tbk (2012-2015)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 1 tanggal 2 September • Direktur Jaringan dan Layanan PT Bank Negara Indonesia
2020, dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (Persero) Tbk (2015-2016)
No. SR-361/PB.12/2020 tanggal 5 November 2020. • Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016-2018)
Periode Menjabat • Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia
2015-2020 (Periode Pertama) (Persero) Tbk (2018-2020)
2020-2025 (Periode Kedua) • Direktur Layanan dan Jaringan PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2020)
Rangkap Jabatan
• Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
BNI:
(2020-saat ini)
Tidak memiliki rangkap jabatan.
Hubungan Afiliasi
Di luar BNI: Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
anggota Dewan Komisaris, serta jabatan lainnya. Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
pemilik individu.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
905.706 lembar saham
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 93
Page 94
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Novita Widya Anggraini
Direktur Finance
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 47 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ekonomi bidang Akuntansi dari Universitas
Islam Indonesia (2000)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan • Department Head Performance Management PT Bank Mandiri
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar Biasa (Persero) Tbk (2015)
tanggal 2 September 2020, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum • Group Head Accounting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017)
Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk • Group Head Strategy & Performance Management PT Bank
No. 1 tanggal 2 September 2020, dan telah mendapatkan persetujuan Mandiri (Persero) Tbk (2020)
Otoritas Jasa Keuangan No. SR-376/PB.12/2020 tanggal 19 November • Direktur Finance PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020-
2020. saat ini)
Periode Menjabat Hubungan Afiliasi
2020-2025 (Periode Pertama) Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Rangkap Jabatan Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
BNI: pemilik individu.
Tidak memiliki rangkap jabatan.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
Di luar BNI: 948.044 lembar saham
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, serta jabatan lainnya.
Pengalaman Kerja
• SR PS Reporting Regulatory PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2004)
• Team Leader Statutory Reporting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2009)
• Department Head Financial Reporting PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (2013)
94 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 95
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Corina Leyla Karnalies
Direktur Digital & Integrated Transaction Banking
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 55 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Fisika dari Universitas Indonesia (1992)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan • Collection & Recovery Head RBS/A Amro Bank (2007)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Tahunan • VP Deputy Division Head Operations Kartu Kredit & Acquiring
tanggal 20 Februari 2020, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Bisnis PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2010)
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) No. 21 • VP Deputy Division Head Collection Management PT Bank
tanggal 20 Februari 2020, dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Negara Indonesia (Persero) Tbk (2013)
Jasa Keuangan No. SR-171/PB.12/2020 tanggal 25 Juni 2020. • SVP – Pemimpin Divisi Bisnis Kartu PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2015)
Periode Menjabat • SVP – Pemimpin Divisi Product Development Management PT
2020-2025 (Periode Pertama) Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018)
• SVP – Pemimpin Divisi Data Management dan Analytic PT Bank
Rangkap Jabatan Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019)
BNI: • Direktur Consumer Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tidak memiliki rangkap jabatan. Tbk (2020-2023)
• Direktur Digital & Integrated Transaction Banking PT Bank
Di luar BNI: Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023-saat ini)
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, serta jabatan lainnya. Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Pengalaman Kerja Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
• Senior Collector/Leader Citibank (1995) Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
• Collection Head Standard Chartered Bank (1997) pemilik individu.
• Collection & Recovery Head Bank Universal (1999)
• Credit Department Manager Bank Universal (2000) Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
• Deputy Card Management Bank Universal (2003) 1.442.034 lembar saham
• Operation Credit Card Division Head Bank Permata (2003)
• Credit Support & Risk Management Division Head Bank Niaga
(2005)
• Retail Collection & Recovery Group Head Bank Niaga (2006)
• Collection & Recovery Head Consumer Banking ABN Amro Bank
(2007)
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 95
Page 96
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sis Apik Wijayanto
Direktur Enterprise & Commercial Banking
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 62 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana bidang Administrasi Niaga di Universitas
Brawijaya (1988)
• Master Manajemen bidang Manajemen di Universitas
Airlangga (2007)
• Doktor bidang Ilmu Administrasi di Universitas
Brawijaya (2021)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan • Pemimpin Cabang Jakarta Veteran PT Bank Rakyat Indonesia
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Tahunan (Persero) Tbk (2007)
tanggal 20 Februari 2020, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum • Wakil Pemimpin Wilayah Padang PT Bank Rakyat Indonesia
Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) No. 21 (Persero) Tbk (2008)
tanggal 20 Februari 2020, dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas • Wakil Pemimpin Wilayah Pekanbaru PT Bank Rakyat Indonesia
Jasa Keuangan No. SR-171/PB.12/2020 tanggal 25 Juni 2020. (Persero) Tbk (2009)
• Wakil Pemimpin Wilayah Yogyakarta PT Bank Rakyat Indonesia
Periode Menjabat (Persero) Tbk (2010)
2020-2025 (Periode Pertama) • Pemimpin Cabang Khusus PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk (2012)
Rangkap Jabatan
• Pemimpin Wilayah Banjarmasin PT Bank Rakyat Indonesia
BNI:
(Persero) Tbk (2014)
Tidak memiliki rangkap jabatan.
• Pemimpin Wilayah Jakarta 2 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk (2014)
Di luar BNI:
• Direktur Funding & Distribution Bank Tabungan Negara (2015)
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
• Direktur Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2016)
anggota Dewan Komisaris, serta jabatan lainnya.
• Direktur Hubungan Kelembagaan & BUMN PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk (2017)
Pengalaman Kerja
• Direktur Institutional Banking PT Bank Negara Indonesia
• Staf I Kantor Cabang Surabaya Kaliasin PT Bank Rakyat
(Persero) Tbk (2020-2023)
Indonesia (Persero) Tbk (1990)
• Direktur Enterprise & Consumer Banking PT Bank Negara
• Staf II Kantor Cabang Jakarta Kebayoran Baru PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk (2023-saat ini)
Indonesia (Persero) Tbk (1992)
• Marketing and Lending Officer Kantor Cabang Kediri PT Bank
Hubungan Afiliasi
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (1994)
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
• Pemimpin Cabang Mamuju PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Tbk (1997)
Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
• Pemimpin Cabang Kendari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
pemilik individu.
Tbk (1999)
• Pemimpin Cabang Lumajang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
Tbk (2002)
1.579.946 lembar saham
• Pemimpin Cabang Kediri PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
(2005)
96 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 97
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
David Pirzada
Direktur Risk Management
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 55 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Sains bidang Teknik Elektro di Northeastern
University, Boston, Massachusetts, USA (1990)
• Master Business dari bidang Manajemen Bisnis dari New
Hampshire College Manchester, USA (1992)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan • Head of Commercial Portfolio Administration The Bank of Tokyo
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar – Mitsubishi UFJ Ltd (2007)
Biasa tanggal 2 September 2020, yang diaktakan dengan Akta • Head of Credit and Market Middle Department The Bank of
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2009)
Indonesia (Persero) Tbk No. 1 tanggal 2 September 2020, dan telah • Head of Risk Administration Departement The Bank of Tokyo –
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No. SR-386/ Mitsubishi UFJ Ltd (2010)
PB.12/2020 tanggal 30 November 2020. • Country Chief Risk Officer The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd
(2015)
Periode Menjabat • SEVP Wholesale Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018)
2020-2025 (Periode Pertama) • Direktur Risk Management PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2020-saat ini)
Rangkap Jabatan
BNI: Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki rangkap jabatan. Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Di luar BNI: Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, pemilik individu.
anggota Dewan Komisaris, serta jabatan lainnya.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
Pengalaman Kerja 880.044 lembar saham
• Account Officer The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (1993)
• Senior Analyst The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2000)
• Co-Head of Commercial Portfolio Administration The Bank of
Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2005)
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 97
Page 98
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Silvano Winston Rumantir
Direktur Wholesale & International Banking
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 45 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana dari University of Oregon, USA (1999)
• Master bidang Finance dari Royal Melbourne Institute
of Technology, Australia (2001)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan • Director & Head of Debt Capital Market Indonesia HSBC
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar Biasa Indonesia (2010)
tanggal 2 September 2020, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum • President Director PT Deutsche Securities Indonesia (2013)
Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk • Director Corporate Finance Indonesia Coverage Deutsche Bank
No. 1 tanggal 2 September 2020, dan telah mendapatkan persetujuan Singapore (2015)
Otoritas Jasa Keuangan No. SR-386/PB.12/2020 tanggal 30 November • President Director PT Mandiri Sekuritas (2016-2019)
2020. • Senior Executive Vice President Corporate Banking PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2019)
Periode Menjabat • Direktur Keuangan dan Strategi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
2020-2025 (Periode Pertama) (2019)
• Direktur Corporate & International Banking PT Bank Negara
Rangkap Jabatan Indonesia (Persero) Tbk (2020-2023)
BNI: • Direktur Wholesale & International Banking PT Bank Negara
Tidak memiliki rangkap jabatan. Indonesia (Persero) Tbk (2023-saat ini)
Di luar BNI: Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, serta jabatan lainnya. Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
Pengalaman Kerja pemilik individu.
• Graduate Program Analyst ANZ Melbourne (2001)
• Senior Analyst, Bank & Country Risk Management ANZ Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
Melbourne (2002) 948.044 lembar saham
• Manager Structured Export Finance Australia ANZ Sydney (2004)
• Senior Manager Structured Export Finance Asia Pacific ANZ
Singapura (2005)
• Associate Director Project & Export Finance Asia Pacific HSBC
Hong Kong (2006)
98 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 99
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Ronny Venir
Direktur Network & Services
Usia
per 31 Desember 2023 berusia 56 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana bidang Peternakan dari Universitas Padjadjaran
(1993)
• Master bidang Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor (2000)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan • Pemimpin Kelompok Pengembangan Bisnis Divisi Usaha Kecil
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2007)
Biasa tanggal 2 September 2020, yang diaktakan dengan Akta • Pemimpin Sentra Kredit Kecil Graha Pangeran Surabaya PT Bank
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara Negara Indonesia (Persero) Tbk (2008)
Indonesia (Persero) Tbk No. 1 tanggal 2 September 2020, dan telah • Wakil Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil PT Bank Negara
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No. SR-361/ Indonesia (Persero) Tbk (2010)
PB.12/2020 tanggal 5 November 2020. • Wakil Pemimpin Divisi Bisnis Komersial & Kecil PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2012)
Periode Menjabat • Pemimpin Bisnis Banking Kantor Wilayah Palembang PT Bank
2020-2025 (Periode Pertama) Negara Indonesia (Persero) Tbk (2014)
• Pemimpin Kantor Wilayah 02 (Sumbar, Riau, Kepri) PT Bank
Rangkap Jabatan Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016)
BNI: • Pemimpin Kantor Wilayah 12 (Jakarta Kota) PT Bank Negara
Tidak memiliki rangkap jabatan. Indonesia (Persero) Tbk (2017)
• Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil PT Bank Negara Indonesia
Di luar BNI: (Persero) Tbk (2018)
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, • SEVP Bisnis Menengah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
anggota Dewan Komisaris, serta jabatan lainnya. (2018)
• SEVP Jaringan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019)
Pengalaman Kerja • Direktur Network & Services PT Bank Negara Indonesia
• Pengelola Pemasaran Bisnis Kantor Cabang Tebet PT Bank (Persero) Tbk (2020-saat ini)
Negara Indonesia (Persero) Tbk (1995)
• Penyelia Pemasaran Produk Kantor Cabang Pecenongan PT Bank Hubungan Afiliasi
Negara Indonesia (Persero) Tbk (1997) Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
• Manager Koordinasi Pelayanan Bisnis PT Bank Negara Indonesia Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
(Persero) Tbk (2003) Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
• Pengelola Pemasaran Kemitraan & Program PT Bank Negara pemilik individu.
Indonesia (Persero) Tbk (2004)
• Relationship Manager Pemasaran Usaha Kecil Divisi Usaha Kecil Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2005) 1.559.656 lembar saham
• AVP Pemasaran Usaha Kecil Divisi Usaha Kecil PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2006)
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 99
Page 100
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Muhammad Iqbal
Direktur Institutional Banking
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 50 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Teknik bidang Teknik Industri dari Institut Teknologi
Bandung (1996)
• Master bidang General Management dari IPMI (2005)
• Master Business bidang Manajemen dari Monash
University, Australia (2006)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan • Senior Vice President Consumer Credit Policy & Portfolio
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar Management (2009)
Biasa tanggal 2 September 2020, yang diaktakan dengan Akta • Project Manager Tim Task Force Consumer & Retail Business Risk
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2011)
Indonesia (Persero) Tbk No. 1 tanggal 2 September 2020, dan telah • Pemimpin Divisi Risiko Bisnis Konsumer & Ritel PT Bank Negara
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No. SR-376/ Indonesia (Persero) Tbk (2012)
PB.12/2020 tanggal 19 November 2020. • Pemimpin Divisi Manajemen Produk Konsumer PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2015)
Periode Menjabat • Head of Consumer Banking Business PT Bank Muamalat
2020-2025 (Periode Pertama) (Persero) Tbk (2016)
• Senior Vice President Group Head Retail Product & Transaction
Rangkap Jabatan Risk PT Bank Mandiri (Pesero) Tbk (2016)
BNI: • Senior Vice President Group Head Small Medium Enterprise &
Tidak memiliki rangkap jabatan. Micro Risk PT Bank Mandiri (Pesero) Tbk (2017)
• Senior Vice President Group Head Small Medium Enterprise
Di luar BNI: Banking PT Bank Mandiri (Pesero) Tbk (2020)
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, • Direktur Enterprise & Commercial Banking PT Bank Negara
anggota Dewan Komisaris, serta jabatan lainnya. Indonesia (Persero) Tbk (2020-2023)
• Direktur Institutional Banking PT Bank Negara Indonesia
Pengalaman Kerja (Persero) Tbk (2023-saat ini)
• Management Development Program Procter & Gamble (1996)
• Business Analyst Coca Cola Amatil Indonesia (1997) Hubungan Afiliasi
• Senior Consultant Accenture (1998) Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
• Marketing Planning & Analysis Manager Bentoel Prima (2002) Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
• General Manager Business Insight Planning & Development Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
Charoen Pokphand (2003) pemilik individu.
• Assistant Vice President Head of Co-Brand Products Citibank
Indonesia (2005) Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
• Senior Vice President Cards Segment & Product HSBC Indonesia 948.044 lembar saham
(2007)
100 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 101
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Putrama Wahju Setyawan
Direktur Retail Banking
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 54 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Bekasi, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Kehutanan dari Universitas Gadjah Mada (1994)
• Magister Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada (1996)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan • Direktur Bisnis Korporasi PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar Biasa Tbk (2018)
tanggal 31 Agustus 2022, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum • Direktur Treasury dan Internasional PT Bank Negara Indonesia
Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) (Persero) Tbk (2020)
Tbk No. 16 tanggal 31 Agustus 2022, dan telah mendapatkan • Direktur Utama PT Jaminan Kredit Indonesia (2022)
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-193/D.03/2022 tanggal • Direktur Treasury PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2022-
19 Desember 2022. 2023)
• Direktur Retail Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat (2023-saat ini)
2016-2020 (Periode Pertama)
2022-2027 (Periode Kedua) Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Rangkap Jabatan Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
BNI: Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
Tidak memiliki rangkap jabatan. pemilik individu.
Di luar BNI: Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, 1.686.386 lembar saham
anggota Dewan Komisaris, serta jabatan lainnya.
Pengalaman Kerja
• Senior Excecutive Vice President Bisnis Menengah PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016)
• Direktur Bisnis Menengah PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2016)
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 101
Page 102
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Mucharom
Direktur Human Capital & Compliance
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 54 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan dari
Universitas Gadjah Mada (1995)
• Magister Manajemen di Bidang International Business
dari Universitas Gadjah Mada (1997)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan Pengalaman Kerja
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar Biasa • Wakil Pemimpin Divisi Bidang Risiko Operasional (2008- 2011)
tanggal 31 Agustus 2022, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum • Head of Network & Service Kantor Wilayah Makassar (2011-2012)
Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) • Pemimpin Kantor Wilayah Makassar (2012-2015)
Tbk No. 16 tanggal 31 Agustus 2022, dan telah mendapatkan • General Manager Kantor Luar Negeri BNI Hong Kong (2015-
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-193/D.03/2022 tanggal 2016)
19 Desember 2022. • Pemimpin Divisi Tata Kelola Kebijakan (2016-2017)
• Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis (2017-2021)
Periode Menjabat • Pemimpin Divisi Komunikasi Perusahaan & Kesekretariatan
2022-2027 (Periode Pertama) (2021-2022)
• Direktur Human Capital & Compliance PT Bank Negara
Rangkap Jabatan Indonesia (Persero) (2022-saat ini)
BNI:
Tidak memiliki rangkap jabatan. Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Di luar BNI: Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
anggota Dewan Komisaris, serta jabatan lainnya. pemilik individu.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
348.008 lembar saham
102 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 103
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Toto Prasetio
Direktur Technology & Operations
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 57 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Vordiplom Teknik Mesin dari University of Stuttgart,
Jerman (1989)
• Diplom Ingenieur (Dipl.-ing) Teknik Mesin dari University
of Stuttgart, Jerman (1992)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Perusahaan Pengalaman Kerja
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar Biasa • Head of IT Project Management PT Bank Mega Tbk (2015-2017)
tanggal 31 Agustus 2022, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum • Group Head IT Application Support PT Bank Mandiri (Persero)
Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2017-2019)
Tbk No. 16 tanggal 31 Agustus 2022, dan telah mendapatkan • SEVP Teknologi Informasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. KEP-193/D.03/2022 2022)
tanggal 19 Desember 2022. • Direktur Technology & Operations PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2022-saat ini)
Periode Menjabat
2022-2027 (Periode Pertama)
Hubungan Afiliasi
Rangkap Jabatan Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
BNI: Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Tidak memiliki rangkap jabatan. Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
pemilik individu.
Di luar BNI:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
anggota Dewan Komisaris, serta jabatan lainnya. 89.856 lembar saham
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 103
Page 104
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DIREKSI
Tabel Hubungan Afiliasi Direksi
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Direksi
Hubungan Keluarga Dengan Hubungan Keuangan Dengan Hubungan
Kepengurus
an di BNI,
Pemegang Pemegang Perusahaan
Dewan Saham Dewan Saham Anak,
Nama Jabatan Komisaris
Direksi
Utama dan Komisaris
Direksi
Utama dan maupun
Pengendali* Pengendali* Perusahaan
Afiliasi
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Royke Tumilaar Direktur Utama √ √ √ √ √ √ √
Wakil Direktur
Adi Sulistyowati √ √ √ √ √ √ √
Utama
Novita Widya Anggraini Direktur Finance √ √ √ √ √ √ √
Direktur Digital
Corina Leyla Karnalies & Integrated √ √ √ √ √ √ √
Transaction Banking
Direktur Enterprise
Sis Apik Wijayanto & Commercial √ √ √ √ √ √ √
Banking
Direktur Risk
David Pirzada √ √ √ √ √ √ √
Management
Direktur Wholesale
Silvano Winston Rumantir & International √ √ √ √ √ √ √
Banking
Direktur Network &
Ronny Venir √ √ √ √ √ √ √
Services
Direktur Institutional
Muhammad Iqbal √ √ √ √ √ √ √
Banking
Putratama Wahju Direktur Retail
√ √ √ √ √ √ √
Setyawan Banking
Direktur Human
Mucharom Capital & √ √ √ √ √ √ √
Compliance
Direktur Technology
Toto Prasetio √ √ √ √ √ √ √
& Operations
* Langsung maupun tidak langsung
PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA DIREKSI DAN ALASAN PERUBAHANNYA
Selama tahun 2023, komposisi anggota Direksi BNI tidak mengalami perubahan. Namun, terdapat perubahan nomenklatur
Direksi berdasarkan keputusan RUPS Tahunan 15 Maret 2023. Perubahan nomenklatur anggota Direksi adalah sebagai
berikut:
1. RUPS Tahunan tanggal 15 Maret 2023 memutuskan:
a. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi BNI sebagai berikut :
No Semula Menjadi
1 Direktur Treasury Direktur Retail Banking
2 Direktur Consumer Banking Direktur Digital & Integrated Transaction Banking
3 Direktur Corporate & International Banking Direktur Wholesale & International Banking
104 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 105
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
b. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi BNI sebagai berikut:
No Nama Semula Menjadi
1 Putrama Wahju Setyawan Direktur Treasury Direktur Retail Banking
2 Corina Leyla Karnalies Direktur Consumer Banking Direktur Digital & Integrated Transaction Banking
Silvano Winston
3 Direktur Corporate & International Banking Direktur Wholesale & International Banking
Rumantir
4 Muhammad Iqbal Direktur Enterprise & Commercial Banking Direktur Institutional Banking
5 Sis Apik Wijayanto Direktur Institutional Banking Direktur Enterprise & Commercial Banking
Dengan demikian komposisi Direksi per 31 Desember 2023 berjumlah 12 (dua belas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang
Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama, dan 10 (sepuluh) orang Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan
Anggota Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi
Periode
No Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif*
Menjabat
Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025
1 Royke Tumilaar Direktur Utama Jakarta 19 November 2020
tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Wakil Direktur Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025
2 Adi Sulistyowati Jakarta 5 November 2020
Utama tanggal 2 September 2020 (Periode Kedua)
Novita Widya Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025
3 Direktur Finance Jakarta 19 November 2020
Anggraini tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Direktur Digital
Corina Leyla & Integrated Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025
4 Jakarta 25 Juni 2020
Karnalies Transaction tanggal 20 Februari 2020 (Periode Pertama)
Banking
Direktur
Sis Apik Enterprise & Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025
5 Jakarta 25 Juni 2020
Wijayanto Commercial tanggal 20 Februari 2020 (Periode Pertama)
Banking
Direktur Risk Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025
6 David Pirzada Jakarta 30 November 2020
Management tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Direktur
Silvano Winston Wholesale & Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025
7 Jakarta 30 November 2020
Rumantir International tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Banking
Direktur Network Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025
8 Ronny Venir Jakarta 5 November 2020
& Services tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Direktur
Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025
9 Muhammad Iqbal Institutional Jakarta 19 November 2020
tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Banking
Putrama Wahju Direktur Retail Keputusan RUPS Luar Biasa 2022-2027
10 Bekasi 23 Desember 2022
Setyawan Banking tanggal 31 Agustus 2022 (Periode Kedua)
Direktur Human
Keputusan RUPS Luar Biasa 2022-2027
11 Mucharom Capital & Jakarta 6 Januari 2023
tanggal 31 Agustus 2022 (Periode Pertama)
Compliance
Direktur
Keputusan RUPS Luar Biasa 2022-2027
12 Toto Prasetio Technology & Jakarta 31 Januari 2023
tanggal 31 Agustus 2022 (Periode Pertama)
Operations
*) Direksi efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai dengan Peraturan OJK No. 27/
POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 105
Page 106
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil
Dewan Komisaris
Pradjoto
Komisaris Utama/Komisaris Independen*
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 70 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia (1981)
• Master of Economics dari University of Kyoto, Jepang (1988)
• Kompetensi Manajemen Risiko level 2 oleh Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Periode Menjabat
Diangkat pertama kali sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Mengikuti masa jabatan sebelumnya sebagai Wakil Komisaris
Independen BNI melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 17 Maret Utama/Komisaris Independen BNI, yaitu 2020-2025 (Periode
2015, yang diaktakan melalui Akta Rapat Umum Pemegang Saham Pertama).
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tanggal 17 Maret
2015 dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rangkap Jabatan
tanggal 22 Mei 2015. Jabatan beliau berakhir melalui keputusan BNI:
RUPS Tahunan tahun 2017. 1. Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
2. Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi
Diangkat kembali sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris
Independen BNI melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Perusahaan/Lembaga lain:
Februari 2020, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang 1. Pendiri/Pimpinan Pradjoto & Associates – Advocates and Legal
Saham Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 21 Consultant (1994-saat ini)
tanggal 20 Februari 2020 dan mendapatkan persetujuan Otoritas 2. Anggota Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM)
Jasa Keuangan (OJK) tanggal 17 Juni 2020. (2000-saat ini)
3. Anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) (2005-saat ini)
Kemudian diangkat sebagai Komisaris Utama/Komisaris 4. Dewan Kode Etik Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Independen BNI melalui keputusan RUPS Luar Biasa tanggal (2005-saat ini)
19 September 2023, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum 5. Ketua Dewan Pengawas Etika Bisnis Perbankan Perhimpunan
Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Bank-Bank Nasional (PERBANAS) (2009-saat ini)
Tbk No. 17 tanggal 19 September 2023, saat ini sedang dalam 6. Anggota Badan Pengawas Ikatan Bankir Indonesia (IBI) (2011-
proses Fit and Proper Test OJK sebagai Komisaris Utama/Komisaris saat ini)
Independen.
*Dalam proses fit and proper test OJK sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen
106 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 107
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengalaman Kerja • Komisaris Independen PT Mahaka Media Tbk (2009-2015)
• Staf Profesional PT Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) • Ketua Dewan Pengawas Etika Bisnis Perbankan Perhimpunan
(1981-1995) Bank-Bank Nasional (Perbanas) (2009-saat ini)
• Research Associate Institute of Economic Research Kyoto • Anggota Badan Pengawas Ikatan Bankir Indonesia (IBI) (2011-
University (1993-1994) saat ini)
• Pendiri/Pimpinan Pradjoto & Associates – Advocates and Legal • Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank Negara
Consultant (1994-saat ini) Indonesia (Persero) Tbk (2015-2017)
• Dosen Manajemen Program Pasca Sarjana Management, • Komisaris Utama PT Panah Perak Megasarana (2018-2019)
Universitas Atmajaya Yogyakarta (1999-2001) • Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank Negara
• Anggota Komisi Ombudsman Nasional (2000) Indonesia (Persero) Tbk (2020-2023)
• Anggota Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM) • Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank Negara
(2000-saat ini) Indonesia (Persero) Tbk (2023-saat ini)
• Anggota Tim Gabungan Tindak Pidana Korupsi (TGTPK) (2000-
2001) Hubungan Afiliasi
• Ketua Ombudsman BPPN (2001-2002) Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris
• Komisaris Independen Bank Internasional Indonesia (2002-2006) lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang Saham Utama dan
• Anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) (2005-saat ini) Pengendali.
• Dewan Kode Etik Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
(2005-saat ini) Pernyataan Independensi
• Komisaris Independen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2005- Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan pada
2015) Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
• Dewan Kode Etik Perhimpunan Bank Bank Nasional (Perbanas)
(2006-2009) Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
• Dewan Penasihat Ikatan Bankir Indonesia (IBI) (2007-2011) Tidak memiliki lembar saham BBNI
• Penasihat Senior Bank Internasional Indonesia (2009-2011)
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 107
Page 108
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pahala Nugraha Mansury
Wakil Komisaris Utama*
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1994)
• Master of Business Administration dari Leonard N.
Stern School of Business, USA (1999)
• Kompetensi Manajemen Risiko level 5 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan • Direktur Finance & Strategy PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2010-
Diangkat pertama kali sebagai Wakil Komisaris Utama BNI melalui 2015)
keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 19 September 2023, yang • Direktur Treasury & Market PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-
diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar 2017)
Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 17 tanggal 19 • Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (2017-2018)
September 2023, dan saat ini sedang dalam proses Fit & Proper Test • Komisaris Utama PT Citilink Indonesia (2017-2018)
OJK. • Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) (2018-2019)
• Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) (2019-2020)
Periode Menjabat • Wakil Menteri BUMN Kementerian Badan Usaha Milik Negara
2023-2028 (Periode Pertama) (2020-2023)
• Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) (2021-2023)
Rangkap Jabatan • Wakil Menteri Luar Negeri Kementerian Luar Negeri (2023-saat
BNI: ini)
1. Anggota Komite Pemantau Risiko • Wakil Komisaris Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
2. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi (2023-saat ini)
Perusahaan/Lembaga lain: Hubungan Afiliasi
Wakil Menteri Luar Negeri Kementerian Luar Negeri (2023-saat ini) Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris
lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengalaman Kerja Pengendali.
• Senior Vice President Economic & Financial Research Group
Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2003-2005) Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
• Senior Vice President Corporate Development Group Head Tidak memiliki lembar saham BBNI
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2005-2006)
• Senior Vice President Accounting Group Head dan merangkap
Senior Vice President Change Management Office PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2005)
• Executive Vice President Koordinator Finance & Strategy PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006-2010)
*Dalam proses fit and proper test OJK sebagai Wakil Komisaris Utama
108 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 109
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Askolani
Komisaris
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 57 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Sriwijaya Palembang (1990)
• Magister of Art Economics and Banking dari University of
Colorado at Denver, USA (1999)
• Kompetensi Manajemen Risiko level 1 oleh Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan • Kepala Bidang Kebijakan PNBP Pusat Kebijakan APBN, Badan
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris BNI melalui keputusan Kebijakan Fiskal Kementrian Keuangan (November 2008)
RUPS Luar Biasa tanggal 30 Agustus 2019, yang diaktakan dengan • Kepala Pusat Kebijakan APBN, Badan Kebijakan Fiskal
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara Kementerian Keuangan (Desember 2008)
Indonesia (Persero) Tbk No. 55 tanggal 30 Agustus 2019 dan • Direktur PNBP Direktorat PNBP, Direktorat Jenderal Anggaran
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 20 Kementerian Keuangan (2011)
Desember 2019. • Alternate Governor of the OPEC Fund for Indonesia OPEC Fund
for International Development (OFID), Austria (2011-2014)
Periode Menjabat • Governor of the OPEC Fund for Indonesia OPEC Fund for
2019-2024 (Periode Pertama) International Development (OFID), Austria (2014)
• Komisaris PT Pertamina Gas (2012-2013)
Rangkap Jabatan • Komisaris PT Angkasa Pura I (Persero) (2013-2014)
BNI: • Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014-2019)
1. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi • Direktur Jenderal Anggaran Direktorat Jenderal Anggaran
2. Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Kementerian Keuangan (2013-2021)
• Direktur Jenderal Bea dan Cukai Direktorat Jenderal Bea dan
Perusahaan/Lembaga Lain: Cukai Kementerian Keuangan (2021- saat ini)
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai • Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019-saat ini)
Kementerian Keuangan (2021-saat ini)
Hubungan Afiliasi
Pengalaman Kerja Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris
• Kepala Bidang Analisa Pengeluaran Rutin Pusat Analis Belanja lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang Saham Utama dan
Negara, Badan Analisa Fiskal Departemen Keuangan (2003) Pengendali.
• Dosen Program Magister dan Perencanaan Kebijakan Publik,
Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (2003- Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
2007) 809.086 lembar saham
• Kepala Subdirektorat Penyusunan Anggaran Belanja Pemerintah
Pusat Direktorat Penyusunan APBN, Direktorat Jendral Anggaran
dan Perimbangan Keuangan Departemen Keuangan (2004)
• Kepala Bidang Perumusan Rekomendasi Kebijakan Belanja
Negara Pusat Kebijakan Belanja Negara, Badan Kebijakan Fiskal
Departemen Keuangan (2006).
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 109
Page 110
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Susyanto
Komisaris
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 61 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Bogor, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana Hukum dari Universitas Kediri (1986)
• Magister Humaniora dari STIE IBLAM Jakarta (2001)
• Kompetensi Manajemen Risiko level 1 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan • Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara Sekretariat
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris BNI melalui keputusan Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (2010-
RUPS Tahunan tanggal 20 Februari 2020, yang diaktakan dengan 2011)
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara • Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Kementerian
Indonesia (Persero) Tbk No. 21 tanggal 20 Februari 2022 dan Energi dan Sumber Daya Mineral (2011-2013)
mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 27 Juli • Kepala Biro Hukum Sekretariat Jenderal Kementerian Energi dan
2020. Sumber Daya Mineral (2013-2015)
• Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Direktorat
Periode Menjabat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (2015-2018)
2020-2025 (Periode Pertama) • Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara Sekretariat
Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (2018-
Rangkap Jabatan 2020)
BNI: • Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (2020-2023)
1. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi • Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020-saat ini)
2. Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Hubungan Afiliasi
Perusahaan/Lembaga Lain: Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris
Tidak merangkap jabatan lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengendali.
Pengalaman Kerja
• Kepala Sub Bagian Dokumentasi Hukum Direktorat Jenderal Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
Minyak dan Gas Bumi (1998-1999) 634.594 lembar saham
• Kepala Sub Bagian Perumusan Rancangan Perundang-undangan
Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (1999-2001)
• Kepala Sub Bagian Pertimbangan Direktorat Jenderal Minyak
dan Gas Bumi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (2001-
2006)
• Kepala Bagian Hukum dan Perundang-undangan Direktorat
Jenderal Minyak dan Gas Bumi (2006-2010)
110 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 111
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Fadlansyah Lubis
Komisaris
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 56 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana Jurusan Hukum dari Universitas Padjadjaran (1992)
• Magister Jurusan Hukum dari University of Wellington, New
Zealand (2002)
• Doktoral Jurusan Hukum dari Universitas Gadjah Mada (2012)
• Kompetensi Manajemen Risiko level 1 oleh Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan • Asisten Deputi Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Aparatur
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris BNI melalui keputusan Negara, Komunikasi dan Informatika, Kedeputian Bidang Politik,
RUPS Luar Biasa tanggal 31 Agustus 2022, yang diaktakan dengan Hukum dan Keamanan, Sekretariat Kabinet RI (2011-2014)
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara • Komisaris PT Perkebunan Nusantara VI (2013-2016)
Indonesia (Persero) Tbk No. 16 tanggal 31 Agustus 2022 dan • Staf Ahli Bidang Hukum dan Hubungan Internasional, Sekretariat
mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 23 Kabinet RI (2014-2015)
Desember 2022. • Deputi Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Sekretariat
Kabinet RI (2015-2021)
Periode Menjabat • Komisaris PT Pegadaian (2016-2021)
2022-2027 (Periode Pertama) • Komisaris Utama PT Pupuk Kujang (2021-2022)
• Wakil Sekretaris Kabinet, Sekretariat Kabinet RI (2021-saat ini)
Rangkap Jabatan
• Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2022-saat ini)
BNI:
1. Anggota Komite Pemantau Risiko Hubungan Afiliasi
2. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris
lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang Saham Utama dan
Perusahaan/Lembaga Lain: Pengendali.
Wakil Sekretaris Kabinet, Sekretariat Kabinet RI (2021-saat ini)
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
Pengalaman Kerja 43.484 lembar saham
• Kepala Bagian Aparatur Negara, Biro Aparatur Negara,
Pemerintah Daerah dan Kesejahteraan Rakyat, Deputi Sekretaris
Kabinet Bidang Hukum, Sekretariat Kabinet RI (2006-2011)
• Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika pada Asisten
Deputi Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Aparatur Negara,
Komunikasi dan Informatika, Deputi Bidang Politik, Hukum dan
Keamanan, Sekretariat Kabinet RI (2011)
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 111
Page 112
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Robertus Billitea
Komisaris
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 57 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Depok, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana Jurusan Hukum dari Universitas
Krisnadwipayana (1990)
• Magister Jurusan Hukum Bisnis dari Universitas
Padjadjaran (2009)
• Program Pembekalan Manajemen Risiko bagi Calon
Anggota Komisaris oleh Lembaga Pengembangan
Perbankan Indonesia (LPPI) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan • Legal Head PT Profilindo Finance/Nexus Group (1996-1998)
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris BNI melalui keputusan • Corporate Secretary Nexus Group (1996-1999)
RUPS Tahunan tanggal 19 September 2023, yang diaktakan dengan • Legal Director Indonesian Restructuring Banking Agency/BPPN
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara (1999-2004)
Indonesia (Persero) Tbk No. 15 tanggal 15 Maret 2023, dan telah • Board of Commisioner PT Bank Lippo Tbk (2002-2004)
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 11 • Founder Senior Partner Law Firm Radjiman Billitea & Partner
September 2023. (2004-2012)
• Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan
Periode Menjabat (2012-2019)
2023-2028 (Periode Pertama) • Komisaris Independen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020)
• Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero)
Rangkap Jabatan (2020-2023)
BNI: • Komisaris Utama PT Bahana Sekuritas (2020-2023)
1. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi • Komisaris PT Bahana Mitra Investa (2020-2023)
2. Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi • Deputi Bidang Hukum dan Perundang-Undangan Kementerian
Badan Usaha Milik Negara (2023-saat ini)
Perusahaan/Lembaga Lain: • Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023-saat ini)
Deputi Bidang Hukum dan Peraturan Perundang-Undangan
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (2023-saat ini) Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris
Pengalaman Kerja lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang Saham Utama dan
• Litigation Lawyer Soemarjono Herman & Rekan Law Firm (1991- Pengendali.
1994)
• Senior Legal Officer PT BBL Dharmala Finance Tbk. Subsidiary of Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
Bangkok Bank Limited (1994-1996) 42.400 lembar saham
112 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 113
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Erwin Rijanto Slamet
Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 65 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (1983)
• Pasca Sarjana Master of Science bidang Economics
University of Illinois, USA (1989)
• Kompetensi Manajemen Risiko level 2 oleh Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan • Peneliti Utama Departemen Penelitian dan Pengaturan Bank,
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen BNI melalui Bank Indonesia (2005-2006)
keputusan RUPS Tahunan tanggal 29 Maret 2021, yang diaktakan • Deputi Direktur Departemen Pengawasan Bank 3, Bank
dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Indonesia (2006-2008)
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 14 tanggal 29 Maret 2021 dan • Direktur Departemen Pengawasan Bank 3, Bank Indonesia (2008-
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 6 2010)
Agustus 2021. • Direktur Kantor Perwakilan Singapura Bank Indonesia (2010-
2013)
Periode Menjabat • Direktur Eksekutif Departemen Surveillance Sistem Keuangan
2021-2026 (Periode Pertama) Bank Indonesia (2013-2015)
• Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank
Rangkap Jabatan Indonesia (2015-2017)
BNI: • Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjaminan Simpanan Ex
1. Ketua Komite Pemantau Risiko Officio Bank Indonesia Lembaga Penjamin Simpanan (2017-2020)
2. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi • Deputi Gubernur Bank Indonesia (2015-2020)
• Presiden Komisaris PT Aplikanusa Lintasarta (2021-2023)
Perusahaan/Lembaga Lain: • Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Tidak merangkap jabatan (2021-saat ini)
Pengalaman Kerja Hubungan Afiliasi
• Kepala Seksi Urusan Pengawasan Bank Bukan Devisa Bank, Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris
Bank Indonesia (1992-1996) lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang Saham Utama dan
• Deputi Kepala Bagian Departemen Luar Negeri/INDRA Bank Pengendali.
Indonesia (1996-1999)
• Kepala Bagian Urusan Pemeriksaan Bank 1 Bank Indonesia Pernyataan Independensi
(1999-1999) Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan pada
• Analis Eksekutif Departemen Penelitian dan Pengaturan Bank, Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
Bank Indonesia (1999-2001)
• Kepala Bagian Humas Biro Gubernur Bank Indonesia (2001-2004) Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
• Deputi Kepala Biro Gubernur Bank Indonesia (2004-2005) Tidak memiliki lembar saham BBNI
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 113
Page 114
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sigit Widyawan
Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 58 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Solo, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Negeri Sebelas
Maret (1988)
• Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia (2001)
• Kompetensi Manajemen Risiko level 2 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Pengalaman Kerja
Diangkat pertama kali sebagai anggota Komisaris Independen • Kepala Bagian Perpajakan – Divisi Produk Beton PT Wijaya Karya
BNI melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Maret 2018 (Persero) (1994-1997)
berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 37 • Kepala Bagian Keuangan PT Wijaya Karya Beton (1997-2001)
tanggal 20 Maret 2018 dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa • Direktur Keuangan Roda Jati Grup (2002-2013)
Keuangan (OJK) tanggal 7 September 2018. • Direktur PT Roda Pembangunan Jaya (2003-2015)
• Komisaris Independen PT Jasamarga (Persero) Tbk (2015-2018)
Diangkat kembali sebagai anggota Komisaris Independen BNI • Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
berdasarkan keputusan RUPS Tahunan tanggal 15 Maret 2023, yang (2018-saat ini)
diaktakan melalui Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.
15 tanggal 15 Maret 2023. Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris
Periode Menjabat lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang Saham Utama dan
2018-2023 (Periode Pertama) Pengendali.
2023-2028 (Periode Kedua)
Pernyataan Independensi
Rangkap Jabatan Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan pada
BNI: Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
1. Anggota Komite Audit
2. Anggota Komite Nonimasi dan Remunerasi Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
Tidak memiliki lembar saham BBNI
Perusahaan/Lembaga Lain:
Tidak merangkap jabatan
114 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 115
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Asmawi Syam
Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 68 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Hasanuddin (1979)
• Magister Manajemen dari Universitas Padjadjaran (2003)
• Kompetensi Manajemen Risiko level 5 oleh Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan • Kepala Divisi Konsumer Banking PT Bank Rakyat Indonesia
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen BNI melalui (Persero) Tbk (2003-2005)
keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Februari 2020, yang diaktakan • Kepala Divisi Bisnis Umum PT Bank Rakyat Indonesia (2005-
dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank 2007)
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 21 tanggal 20 Februari 2020 dan • Direktur Bisnis Kelembagaan dan BUMN PT Bank Rakyat
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 17 Indonesia (2007-2015)
Juni 2020. • Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (2015-2017)
• Direktur Utama PT Askrindo (Persero) (2017-2018)
Periode Menjabat • Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) (2018)
2020-2025 (Periode Pertama) • Staf Khusus Menteri BUMN, Kementerian BUMN (2019)
• Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (2019)
Rangkap Jabatan • Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
BNI: (2020-saat ini)
1. Ketua Komite Audit
2. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris
Perusahaan/Lembaga Lain: lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang Saham Utama dan
Tidak merangkap jabatan Pengendali.
Pengalaman Kerja Pernyataan Independensi
• Pemimpin Divisi Korporasi PT Bank Rakyat Indonesia (1995-1996) Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan pada
• Pemimpin Wilayah BRI Denpasar PT Bank Rakyat Indonesia Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
(1999-2001)
• Pemimpin Wilayah BRI Bandung PT Bank Rakyat Indonesia Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
(2001-2003) Tidak memiliki lembar saham BBNI
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 115
Page 116
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Septian Hario Seto
Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 39 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia (2006)
• Pasca Sarjana International Finance dari SKEMA
Business School, Perancis (2008)
• Kompetensi Manajemen Risiko level 2 oleh Badan
Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan • Direktur/Eselon II Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (2015)
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen BNI melalui • Tenaga ahli Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan
keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Februari 2020, yang diaktakan Keamanan (2015-2016)
dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank • Tenaga ahli Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (2016)
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 21 tanggal 20 Februari 2020 dan • Staf khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 14 Investasi (2018-2020)
Agustus 2020. • Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
Periode Menjabat (2020-saat ini)
2020-2025 (Periode Pertama) • Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2020-saat ini)
Rangkap Jabatan
BNI: Hubungan Afiliasi
1. Anggota Komite Pemantau Risiko Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris
2. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengendali.
Perusahaan/Lembaga Lain:
Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan pada Pernyataan Independensi
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (2020- Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan pada
saat ini) Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
Pengalaman Kerja Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
• Pengajar dan Peneliti Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomi Tidak memiliki lembar saham BBNI
dan Bisnis Universitas Indonesia (2004-2010)
• Analis Investasi Ciptadana Asset Management (2005-2006)
• Auditor Junior PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia (2006-
2007)
• Analis Principia Management Group (2009-2011)
• Manajer Keuangan PT Toba Bara Sejahtera Tbk (2011-2015)
116 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 117
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Iman Sugema
Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 59 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Bogor, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor (1987)
• Master of Economics dari University of New England (1992)
• Ph.D in Economics dari The Australian National University,
Autralia (2000)
• Kompetensi Manajemen Risiko level 2 oleh Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
• Indonesia Internal Audit Practitioner oleh The Institute of
Internal Auditors Indonesia (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Pengalaman Kerja
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen BNI melalui • Senior Lecturer (Lektor Kepala) di Institusi Pertanian Bogor
keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Februari 2020, yang diaktakan (1990-saat ini)
dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank • Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Perusahaan Gas
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 21 tanggal 20 Februari 2020 dan Negara (Persero) Tbk (2015-2016)
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 14 • Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (2016-2019)
Agustus 2020. • Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2020-saat ini)
Periode Menjabat
2020-2025 (Periode Pertama) Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris
Rangkap Jabatan lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang Saham Utama dan
BNI: Pengendali.
1. Anggota Komite Audit
2. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Pernyataan Independensi
Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan pada
Perusahaan/Lembaga Lain: Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
Senior Lecturer (Lektor Kepala) di Institusi Pertanian Bogor (1990-
saat ini) Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2023
Tidak memiliki lembar saham BBNI
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 117
Page 118
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Direksi
Hubungan Keluarga Dengan Hubungan Keuangan Dengan Hubungan
Kepengurus
an di BNI,
Pemegang Pemegang Perusahaan
Dewan Saham Dewan Saham Anak,
Nama Jabatan Direksi Direksi
Komisaris Utama dan Komisaris Utama dan maupun
Pengendali* Pengendali* Perusahaan
Afiliasi
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Komisaris Utama/
Pradjoto Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Independen
Wakil Komisaris
Pahala Nugraha Mansury √ √ √ √ √ √ √
Utama
Komisaris
Sigit Widyawan √ √ √ √ √ √ √
Independen
Askolani Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Komisaris
Asmawi Syam √ √ √ √ √ √ √
Independen
Susyanto Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Komisaris
Iman Sugema √ √ √ √ √ √ √
Independen
Komisaris
Septian Hario Seto √ √ √ √ √ √ √
Independen
Komisaris
Erwin Rijanto Slamet √ √ √ √ √ √ √
Independen
Fadlansyah Lubis Komisaris √ √ √ √ √ √ √
Robertus Billiitea Komisaris √ √ √ √ √ √ √
* Langsung maupun tidak langsung
PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN ALASAN PERUBAHANNYA
Selama tahun 2023, telah terjadi 2 (dua) kali perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, yang masing-masing
berdasarkan keputusan RUPS Tahunan 15 Maret 2023 dan RUPS Luar Biasa tanggal 19 September 2023. Perubahan
komposisi anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2023 – 15 Maret 2023
Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2023 sampai dengan 15 Maret 2023 sebanyak 10 (sepuluh) orang yang
terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama
merangkap Komisaris Independen, 5 (lima) orang Komisaris Independen dan 3 (tiga) orang Komisaris. Komposisi dan
dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2023 – 15 Maret 2023
No Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif*
Agus Dermawan Wintarto Komisaris Utama/Komisaris Keputusan RUPS Tahunan
1 Jakarta 17 Juni 2020
Martowardojo Independen tanggal 20 Februari 2020
Wakil Komisaris Utama/ Keputusan RUPS Tahunan
2 Pradjoto Jakarta 17 Juni 2020
Komisaris Independen tanggal 20 Februari 2020
Keputusan RUPS Tahunan
3 Sigit Widyawan Komisaris Independen Solo 7 September 2018
tanggal 20 Maret 2018
Keputusan RUPS Luar Biasa
4 Askolani Komisaris Jakarta 20 Desember 2019
tangal 30 Agustus 2019
Keputusan RUPS Luar Biasa 31
5 Fadlansyah Lubis Komisaris Jakarta 23 Desember 2022
Agustus 2022
Keputusan RUPS Tahunan
6 Asmawi Syam Komisaris Independen Jakarta 17 Juni 2020
tanggal 20 Februari 2020
Keputusan RUPS Tahunan
7 Iman Sugema Komisaris Independen Bogor 14 Agustus 2020
tanggal 20 Februari 2020
118 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 119
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif*
Keputusan RUPS Tahunan
8 Susyanto Komisaris Bogor 27 Juli 2020
tanggal 20 Februari 2020
Keputusan RUPS Tahunan
9 Septian Hario Seto Komisaris Independen Jakarta 14 Agustus 2020
tanggal 20 Februari 2020
Keputusan RUPS Tahunan
10 Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen Jakarta 6 Agustus 2021
tanggal 29 Maret 2021
*) Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai dengan Peraturan OJK
No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
Komposisi Dewan Komisaris Periode 15 Maret 2023 – 19 September 2023
Pada tanggal 15 Maret 2023, RUPS Tahunan 2023 memutuskan perubahan susunan pengurus Dewan Komisaris BNI
sebagai berikut:
1. Memberhentikan dengan hormat Sigit Widyawan sebagai Komisaris Independen;
2. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Sigit Widyawan sebagai Komisaris Independen;
b. Robertus Billitea sebagai Komisaris.
Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris pada periode 15 Maret 2023 sampai dengan 19 September 2023 sebanyak
11 (sebelas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, 1 (satu) orang
Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, 5 (lima) orang Komisaris Independen dan 4 (empat) orang
Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Periode 15 Maret 2023 – 19 September 2023
No Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif*
Agus Dermawan Wintarto Komisaris Utama/Komisaris Keputusan RUPS Tahunan
1 Jakarta 17 Juni 2020
Martowardojo Independen tanggal 20 Februari 2020
Wakil Komisaris Utama/ Keputusan RUPS Tahunan
2 Pradjoto Jakarta 17 Juni 2020
Komisaris Independen tanggal 20 Februari 2020
Keputusan RUPS Tahunan
3 Sigit Widyawan Komisaris Independen Solo 15 Maret 2023**
tanggal 15 Maret 2023
Keputusan RUPS Luar Biasa
4 Askolani Komisaris Jakarta 20 Desember 2019
tangal 30 Agustus 2019
Keputusan RUPS Luar Biasa 31
5 Fadlansyah Lubis Komisaris Jakarta 23 Desember 2022
Agustus 2022
Keputusan RUPS Tahunan
6 Asmawi Syam Komisaris Independen Jakarta 17 Juni 2020
tanggal 20 Februari 2020
Keputusan RUPS Tahunan
7 Iman Sugema Komisaris Independen Bogor 14 Agustus 2020
tanggal 20 Februari 2020
Keputusan RUPS Tahunan
8 Susyanto Komisaris Bogor 27 Juli 2020
tanggal 20 Februari 2020
Keputusan RUPS Tahunan
9 Septian Hario Seto Komisaris Independen Jakarta 14 Agustus 2020
tanggal 20 Februari 2020
Keputusan RUPS Tahunan
10 Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen Jakarta 6 Agustus 2021
tanggal 29 Maret 2021
Keputusan RUPS Tahunan
11 Robertus Billitea Komisaris Depok 11 September 2023
tanggal 15 Maret 2023
*) Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai dengan Peraturan OJK
No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
**) Berhenti menjabat sebagai Komisaris Independen sejak 15 Maret 2023, diangkat kembali sebagai Komisaris Independen pada 15 Maret 2023 dan efektif menjabat sejak
15 Maret 2023 sesuai Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 39/SEOJK.03/2016 tanggal 13 September 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Calon
Pemegang Saham Pengendali, Calon Anggota Direksi, dan Calon Anggota Dewan Komisaris Bank.
Komposisi Dewan Komisaris Periode 19 September 2023 – 31 Desember 2023
Pada tanggal 19 September 2023, RUPS Luar Biasa 2023 memutuskan perubahan susunan pengurus Dewan Komisaris
BNI sebagai berikut:
1. Memberhentikan dengan hormat Agus Dermawan Wintarto Martowardojo sebagai Komisaris Utama/Komisaris
Independen;
2. Mengalihkan penugasan Pradjoto yang semula sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen menjadi
Komisaris Utama/Komisaris Independen Perseroan;
3. Mengangkat Pahala Nugraha Mansury sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 119
Page 120
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris pada periode 19 September 2023 sampai dengan 31 Desember 2023
sebanyak 11 (sebelas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, 1 (satu)
orang Wakil Komisaris Utama, 5 (lima) orang Komisaris Independen dan 4 (empat) orang Komisaris. Komposisi dan dasar
pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Komisaris
Tanggal
No Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Periode Menjabat
Efektif*
Mengikuti masa jabatan
Sedang
sebelumnya sebagai
dalam
Komisaris Utama/ Keputusan RUPS Luar Biasa Wakil Komisaris Utama/
1 Pradjoto** Jakarta proses Fit
Komisaris Independen tanggal 19 September 2023 Komisaris Independen
& Proper
BNI, 2020-2025 (Periode
Test OJK
Pertama).
Sedang
dalam
Pahala Nugraha Keputusan RUPS Luar Biasa 2023-2028 (Periode
2 Wakil Komisaris Utama Jakarta proses Fit
Mansury** tanggal 19 September 2023 Pertama)
& Proper
Test OJK
20
Keputusan RUPS Luar Biasa 2019-2024 (Periode
3 Askolani Komisaris Jakarta Desember
tangal 30 Agustus 2019 Pertama)
2019
Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 (Periode 27 Juli
4 Susyanto Komisaris Bogor
tanggal 20 Februari 2020 Pertama) 2020
23
Keputusan RUPS Luar Biasa 2022-2027 (Periode
5 Fadlansyah Lubis Komisaris Jakarta Desember
tanggal 31 Agustus 2022 Pertama)
2022
11
Keputusan RUPS Tahunan 2023-2028 (Periode
6 Robertus Billitea Komisaris Depok September
tanggal 15 Maret 2023 Pertama
2023
Keputusan RUPS Tahunan 2021-2026 (Periode 6 Agustus
7 Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen Jakarta
tanggal 29 Maret 2021 Pertama) 2021
Keputusan RUPS Tahunan 2023-2028 (Periode 15 Maret
8 Sigit Widyawan Komisaris Independen Solo
tanggal 15 Maret 2023 Kedua) 2023
Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 (Periode 17 Juni
9 Asmawi Syam Komisaris Independen Jakarta
tanggal 20 Februari 2020 Pertama) 2020
Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 (Periode 14 Agustus
10 Septian Hario Seto Komisaris Independen Jakarta
tanggal 20 Februari 2020 Pertama) 2020
Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 (Periode 14 Agustus
11 Iman Sugema Komisaris Independen Bogor
tanggal 20 Februari 2020 Pertama) 2020
*) Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai dengan Peraturan OJK
No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
**) Sedang dalam proses Fit & Proper Test OJK
INFORMASI PERUBAHAN SUSUNAN ANGGOTA DIREKSI DAN/ATAU ANGGOTA DEWAN KOMISARIS YANG
TERJADI SETELAH TAHUN BUKU
Tidak terdapat perubahan susunan Anggota Direksi dan/atau Anggota Dewan Komisaris setelah tahun buku 2023 sampai
dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan.
120 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 121
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Profil Senior
Executive President
Hussein Paolo Kartadjoemena Ita Tetralastwati
SEVP Corporate Development & Transformation SEVP Treasury
Usia Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 44 tahun Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun
Kewarganegaraan Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Domisili Domisili
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana bidang Ekonomi di Harvard University (2002) • Sarjana bidang Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (1996)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 4 oleh Badan Sertifikasi • Komitmen Manajemen Risiko Level 4 oleh Badan Sertifikasi Manajemen
Manajemen Risiko (BSMR) pada tahun 2023 Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan: Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Diangkat sebagai SEVP Corporate Development & Transformation Diangkat sebagai SEVP Treasury berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Bank
berdasarkan surat keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Negara Indonesia (Persero) Tbk. No. KP/374/DIR/R tanggal 09 November 2020
Tbk. No. KP/382/DIR/R tanggal 17 November 2020
Rangkap Jabatan
Rangkap Jabatan Tidak merangkap jabatan baik di BNI maupun lembaga lainnya
Merangkap jabatan sebagai Komisaris Utama PT Bank Hibank Indonesia
Pengalaman Kerja
Pengalaman Kerja • Money Market Dealer PT Bank Pembangunan Indonesia (1998)
• SVP Corporate Development PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012) • Cash & Liquidity Dealer PT Bank Mandiri (1999)
• General Manager, Corporate Finance & Investor Relations PT • Fixed Income Dealer PT Bank Mandiri (2007)
Apexindo Pratama Duta Tbk (2014) • Money Market Dealer PT Bank Mandiri (2008)
• Chief Executive Officer PT Royal Indo Mandiri (2017) • Chief Dealer Treasury Cash & Liquidity Management PT Bank Mandiri (2009)
• Chief Executive Officer PT Royal Lestari Utama (2018) • Vice President Treasury Interest Rate Trading PT Bank Mandiri (2011)
• Senior Executive Vice President & Chief Transformation Officer PT • Vice President Treasury FX Trading PT Bank Mandiri (2015)
Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020) • Senior Vice President Market Risk PT Bank Mandiri (2016)
• Senior Executive Vice President - Corporate Development • Non Executive Director Bank Mandiri Europe Limited (2018)
& Transformation PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk • Senior Vice President Market & Operasional Risk PT Bank Mandiri (2020)
(2020-saat ini) • Senior Executive Vice President Treasury PT Bank Negara Indonesia (2020-
• Komisaris Utama – PT Bank Hibank Indonesia (2023-saat ini) saat ini)
Hubungan Afiliasi Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan anggota
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham Utama dan
Utama dan Pengendali Pengendali
Pelatihan di Tahun 2023 Pelatihan di Tahun 2023
Dapat dilihat di bagian Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris, Dapat dilihat di bagian Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris,
Direksi, Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan, dan Satuan Audit Internal Direksi, Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan, dan Satuan Audit Internal pada
pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 121
Page 122
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Fauzi Rian Eriana Kaslan
SEVP Operations SEVP Retail Digital Solutions
Usia Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 56 tahun Per 31 Desember 2023 berusia 47 tahun
Kewarganegaraan Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Domisili Domisili
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana bidang Ekonomi di Universitas Andalas (1992) • Bachelor of Arts in Business Administration, Clark University, Amerika
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 4 oleh Badan Sertifikasi Serikat (1999)
Manajemen Risiko (BSMR) (2023) • Master of Business Administration in International Management and
Marketing, Boston University, AS (2006)
Riwayat Jabatan: • Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Diangkat sebagai SEVP Operations berdasarkan Surat Keputusan Direksi Riwayat Jabatan:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. No. DIR/082.2/DIR/R tanggal 31
Mei 2022 Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Diangkat sebagai SEVP Retail Digital Solutions berdasarkan Surat
Rangkap Jabatan Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. No. KP/340/
Tidak merangkap jabatan baik di BNI maupun lembaga lainnya DIR/R tanggal 28 Juli 2021
Pengalaman Kerja Rangkap Jabatan
• General Manager of Banking Operation Division - PT Bank Negara Merangkap jabatan sebagai Komisaris Utama PT BNI Modal Ventura
Indonesia (Persero) Tbk. (2014)
• Head of Region Bandung - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Pengalaman Kerja
(2016) • AVP, Client Service Manager - Bank of New York Mellon, Boston,
• General Manager of Channel Management Division - PT Bank Negara United of America (1999 - 2000)
Indonesia (Persero) Tbk. (2018) • Executive Vice President, Commonwealth Bank Indonesia, Jakarta,
• General Manager of Internal Audit - PT Bank Negara Indonesia Head of Digital Strategy & Delivery (2006-2021)
(Persero) Tbk. (2019) • Senior Executive Vice President - Retail Digital Solutions
• Senior Executive Vice President - Operations - PT Bank Negara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2021-saat ini)
Indonesia (Persero) Tbk. (2021-saat ini) • Komisaris Utama PT BNI Modal Ventura (2022-saat ini)
Hubungan Afiliasi Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham
Utama dan Pengendali Utama dan Pengendali
Pelatihan di Tahun 2023 Pelatihan di Tahun 2023
Dapat dilihat di bagian Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris, Dapat dilihat di bagian Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris,
Direksi, Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan, dan Satuan Internal Audit Direksi, Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan, dan Satuan Internal Audit
pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini
122 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 123
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Victor Erico Korompis I Made Sukajaya
SEVP Information Technology SEVP Remedial & Recovery
Usia Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 49 tahun Per 31 Desember 2023 berusia 55 tahun
Kewarganegaraan Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Domisili Domisili
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Bina Nusantara University (1992-1996) • Sarjana Pertanian Universitas Udayana (1992)
• Universitas Indonesia (Master Information Technology) Graduated • Manajemen Keuangan Universitas Persada Indonesia-YAI (2004)
with Cum Laude (1999-2001) • Sertifikasi APEI-Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia Pada Tahun 2023
• The Innovative Technology Leader at Standford University (2023) • Refreshment Winning Market Share Through Digital and Collaboration
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 4 oleh Badan Sertifikasi Mindset Tahun 2023
Manajemen Risiko (BSMR) (2023) • Kompetensi Manajemen Risiko Level 4 oleh Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Riwayat Jabatan:
Pengalaman Kerja
• IBM Business Partner - PT Mitra Integrasi Komputindo (1996-2002) Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
• AVP, IT Programme Management Office Head – PT Bank Danamon Diangkat sebagai SEVP Remedial & Recovery berdasarkan Surat
(2001-2014) Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. No. KP/028/
• Vice President, IT Cons. Finance, Touchpoint & Payment Head – DIR/R tanggal 19 Januari 2023
PT Bank Danamon Tbk. (2004-2007)
• Senior VP, IT Electronic Channels and Card Head (2007–2010)
Rangkap Jabatan
• Executive VP, IT Business Solution & System Integration Head –
Merangkap jabatan sebagai Komisaris PT BNI Sekuritas
PT Bank Danamon Tbk. (2010–2016)
• Acting Chief Information Officer - PT Bank Danamon Tbk. (2015–2016)
Pengalaman Kerja
• Senior Vice President, Head of Information Technology -
• Deputy General Manager Kantor Cabang Tokyo - PT Bank Negara
PT Bank Danamon Tbk. (2016–2018)
• Senior Vice President, Head of Digital Banking Delivery Group - Indonesia (Persero) Tbk (2016)
PT Bank Danamon Tbk. (2019-2022) • Wakil Pemimpin Divisi Internasional - PT Bank Negara Indonesia
• Senior Executive Vice Presiden Information Technology – (Persero) Tbk (2019)
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (2022–saat ini) • Pemimpin Wilayah Denpasar - PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2019)
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan • Pemimpin Divisi Bisnis Korporasi 1 - PT Bank Negara Indonesia
Diangkat sebagai SEVP Information Technology berdasarkan Surat (Persero) Tbk (2020)
Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. No. • Komisaris PT BNI Sekuritas (2021-saat ini)
DIR/006/R tanggal 20 Januari 2023 • SEVP Remedial & Recovery - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2023 – saat ini)
Rangkap Jabatan
Tidak merangkap jabatan baik di BNI maupun lembaga lainnya Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
Hubungan Afiliasi anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan Utama dan Pengendali
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham
Utama dan Pengendali Pelatihan di Tahun 2023
Dapat dilihat di bagian Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris,
Pelatihan di Tahun 2023 Direksi, Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan, dan Satuan Audit Internal
Dapat dilihat di bagian Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris, pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini
Direksi, Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan, dan Satuan Audit Internal
pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 123
Page 124
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Steven Suryana Bun Hendra
SEVP Wealth Management SEVP Credit Risk
Usia Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 55 tahun Per 31 Desember 2023 berusia 46 tahun
Kewarganegaraan Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Domisili Domisili
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana Ekonomi Universitas Tarumanegara • Sarjana Teknik, Universitas Tarumanagara (1995-1999)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 4 oleh Badan Sertifikasi • Magister Manajemen, Universitas Indonesia (2001-2003)
Manajemen Risiko (BSMR) (2023) • Kompetensi Manajemen Risiko Level 4 oleh Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Diangkat sebagai SEVP Wealth Management berdasarkan Surat Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. No. Diangkat sebagai SEVP Credit Risk berdasarkan Surat Keputusan Direksi
DIR/062Tanggal 16 May 2023 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. No. KP/743/DIR/R tanggal 25
Oktober 2023
Rangkap Jabatan
Tidak merangkap jabatan baik di BNI maupun lembaga lainnya Rangkap Jabatan
Tidak merangkap jabatan baik di BNI maupun lembaga lainnya
Pengalaman Kerja
• General Manager – Standard Chartered Bank Philippines (2007) Pengalaman Kerja
• Head of Wealth Management - ABN AMRO Bank (Royal bank of • SVP and Credit Review Division Co Head - PT Bank Ekonomi Rahardja
Scotland) (2007-2010) Tbk. (2010 – 2013)
• Group Head, Sales & Marketing – PT Manulife Aset Manajemen • Director, Head of Research & Analysis, Indonesia – PT ANZ Indonesia
Indonesia (2010-2011) (2014 – 2016)
• SVP & Head of Wealth Management – HSBC Indonesia (2011 – 2019) • Executive Vice President, Global Corporate Credit Head - PT Bank
• Director, Retail Banking Head – Citibank Indonesia (2019 - 2023) CIMB NIAGA TBK (2016-2019)
• Senior Executive Vice Presiden Wealth Management (2023 – saat ini) • Executive Director, Head of Credit Risk Specialist - PT BANK DBS
Indonesia (2019 – 2023)
Hubungan Afiliasi • Senior executive Vice President Credit Risk – PT Bank Negara
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan Indonesia (Persero) (2023 – saat ini)
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham
Utama dan Pengendali Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
Pelatihan di Tahun 2023 anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham
Dapat dilihat di bagian Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris, Utama dan Pengendali.
Direksi, Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan, dan Satuan Internal Audit
pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini Pelatihan di Tahun 2023
Dapat dilihat di bagian Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris,
Direksi, Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan, dan Satuan Internal Audit
pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini
124 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 125
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pancaran Affendi
SEVP Corporate Banking
Usia
Per 31 Desember 2023 berusia 50 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Organizational Leadership - IMD Business School (2014)
• Civil Engineering - Universitas Tarumanegara (1997)
• Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 oleh Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR) (2023)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Diangkat sebagai SEVP Corporate Banking berdasarkan Surat Keputusan
Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. No. KP/742/DIR/R
tanggal 25 Oktober 2023
Rangkap Jabatan
Tidak merangkap jabatan baik di BNI maupun lembaga lainnya
Pengalaman Kerja
• Civil Structural Designer PT Partono Fondas (1997 – 1998)
• Corporate Banking PT Bank Central Asia Tbk (1998 – 2004)
• Corporate Banking DBS Bank (2004 – 2005)
• VP – Corporate Banking ABN AMRO Bank N.V (2005 –2008)
• Managing Director – Country Head of Global Corporate &
Institutional Banking MUFG (2008 -2023)
• SEVP Corporate Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2023 – saat ini)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham
Utama dan Pengendali.
Pelatihan di Tahun 2023
Dapat dilihat di bagian Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris,
Direksi, Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan, dan Satuan Audit Internal
pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 125
Page 126
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil
Pejabat Eksekutif
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT UTAMA
Anang Basuki Okki Rushartomo Basaria Martha Juliana S
Internal Audit Head Corporate Secretary Division Head Corporate Development & Transformation
Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 54 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 43 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun.
Meraih gelar Sarjana di bidang Akuntansi Meraih gelar Sarjana di bidangTeknik Industri Meraih gelar Magister di bidang Master
dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat dari InstitutTeknologi Bandung. Menjabat of Business dari University of Victoria.
sebagai Internal Audit Head berdasarkan Surat sebagai Corporate Secretary Division Head Menjabat sebagai Corporate Development &
Keputusan Direksi No.KP/207/DIR/R tanggal 31 berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Transformation Division Head berdasarkan
Mei 2023. KP/208/DIR/R tanggal 31 Mei 2023. Surat Keputusan Direksi No. KP/206/DIR/R
tanggal 31 Mei 2023.
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT WHOLESALE & INTERNATIONAL BANKING
Andrean Palonggam Ditya Maharhani Harninda Dipo Nugroho
Corporate Banking 1 Division Head Corporate Banking 2 Division Head Corporate Banking 3 Division Head dan
penugasan sebagai Syndication & Structured
Finance Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 40 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 42 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 41 tahun. Meraih
Meraih gelar Sarjana di bidang Manajemen Meraih gelar Master of Commerce dari gelar Magister di bidang Master of Business
dari Universitas Katolik Atmajaya. Menjabat University of New South Wales. Menjabat Administration dari Erasmus University Rotterdam.
sebagai Corporate Banking 1 Division Head sebagai Corporate Banking 2 Division Head Menjabat sebagai Corporate Banking 3 Division Head
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/328/
KP/820/DIR/R tanggal 06 Desember 2023. KP/327/DIR/R tanggal 22 Juni 2023. DIR/R tanggal 22 Juni 2023.Ybs juga mendapat
penugasan sebagai Syndication & Structured
Finance Division Head berdasarkan Surat Keputusan
No. KP/1594/HCE/1/R tanggal 17 Juli 2023.
126 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 127
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Arief Wibawa Rima Cahyani Rini Yuniar
Corporate Banking 4 Division Head International Banking & Financial Institutions Treasury Division Head
Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 45 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 41 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun. Meraih
Meraih gelar Sarjana di bidang Teknik Meraih gelar Sarjana di bidang Ilmu Hubungan gelar Magister di bidang Internal Auditing dari
Industri dari UniversitasTelkom. Menjabat International dari Universitas Gadjah Mada. Universitas Gadjah Mada. Menjabat sebagai
sebagai Corporate Banking 4 Division Head Menjabat sebagai International Banking Treasury Division Head berdasarkan Surat
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. & Financial Institutions Division Head Keputusan No. KP/005/SEVP/R tanggal 27 Juni
KP/244/DIR/R tanggal 12 Juni 2023. berdasarkan Surat Keputusan No. KP/006/ 2023.
SEVP/R tanggal 27 Juni 2023.
Nyimas Sulistia Sriwulandari Amalia Savitri Fajar Fitrianto
SORX Wholesale & International Banking SBX Corporate Banking SBX Corporate Banking
Per 31 Desember 2023 berusia 35 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 46 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 42 tahun.
Meraih gelar Sarjana di bidang Manajemen Meraih gelar Magister di bidang Manajemen Meraih gelar Magister di bidang Administrasi
dari Universitas Indonesia. Menjabat sebagai Keuangan dari Universitas Indonesia. Menjabat Bisnis dari NanyangTechnological University.
Senior Operational Risk Executive (SORX) sebagai Senior Business Executive (SBX) Menjabat sebagai Senior Business Executive
Wholesale & International Banking berdasarkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. (SBX) berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
Surat Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R KP/591/DIR/R tanggal 10 Juli 2023. KP/820/DIR/R tanggal 6 Desember 2023.
tanggal 06 Desember 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 127
Page 128
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT ENTERPRISE & COMMERCIAL BANKING
Yogi Bima Sakti I Dewa Gde Ngurah Yoga Pratama Julius D. Aritonang
Enterprise Banking Division Head Commercial Banking 1 Division Head Commercial Banking 2 Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 47 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 44 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun.
Meraih gelar Sarjana di bidang Management Meraih gelar Magister di bidang Manajemen Meraih gelar Magister di bidang Manajemen
dari Edith Cowan University. Menjabat sebagai dari Universitas Katolik Atmajaya. Menjabat Keuangan dan Perbankan dari Universitas
Enterprise Banking Division Head berdasarkan sebagai Commercial Banking 1 Division Head Indonesia. Menjabat sebagai Commercial
Surat Keputusan Direksi No. KP/123/DIR/R berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Banking 2 Division Head berdasarkan Surat
tanggal 24 Maret 2023. KP/595/DIR/R tanggal 16 Juli 2023. Keputusan Direksi No. KP/402/DIR/R tanggal 27
Juni 2023.
Rangga Bhirawa Wicaksana Martinus Matondang Warda Nadjamuddin
SBX Enterprise Banking SBX Enterprise Banking SBX Commercial Banking
Per 31 Desember 2023 berusia 39 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Manajemen Meraih gelar Sarjana di bidang Pembangunan Meraih gelar Magister di bidang Manajemen
dari InstitutTeknologi Bandung. Menjabat dari Universitas Bung Hata. Menjabat sebagai dari Universitas Sam Ratulangi. Menjabat
sebagai Senior Business Executive (SBX) Senior Business Executive (SBX) berdasarkan sebagai Senior Business Executive (SBX)
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Surat Keputusan Direksi No. KP/607/DIR/R berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
KP/591/DIR/R tanggal 10 Juli 2023. tanggal 21 Juli 2023. KP/403/DIR/R tanggal 27 Juni 2023.
128 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 129
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT INSTITUTIONAL BANKING
Jane Tuwaidan Efrizal Widi Hantono
Pengganti Sementara Institutional Banking 1 Institutional Banking 2 Division Head Pension Fund Division Head
Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 45 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 55 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Pengelolaan Meraih gelar Magister di bidang Manajemen Meraih gelar Magister di bidang Manajemen
Sumber Daya Pertanian dari Universitas Pemasaran dari Universitas Negeri Padang. dari UniversitasTimbul Nusantara. Menjabat
Sam Ratulangi. Menjabat sebagai Pengganti Menjabat sebagai Institutional Banking 2 sebagai Pension Fund Division Head
Sementara Institutional Banking 1 Division Division Head berdasarkan Surat Keputusan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Direksi No. KP/219/DIR/R tanggal 5 Juni 2023. KP/217/DIR/R tanggal 05 Juni 2023.
KP/759/DIR/R tanggal 31 Oktober 2023.
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT NETWORK & SERVICES
Nugroho Windria Yudi Antono Rahma Dhoni
Pengganti Sementara Distribution Network Agen46 Division Head
& Sales Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 46 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Management Meraih gelar Magister Sains Manajemen dari
dari Universitas Diponegoro. Menjabat sebagai Universitas Indonesia. Menjabat sebagai Agen46
Pengganti Sementara Distribution Network Division Head berdasarkan Surat Keputusan
& Sales Division Head berdasarkan Surat Direksi No. KP/153/DIR/R tanggal 03 Mei 2023.
Keputusan Direksi No. KP/806/DIR/R
tanggal 23 November 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 129
Page 130
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rahmat Pertinda Suryo Utomo
Customer Experience Center Division Head SORX Network & Services
Per 31 Desember 2023 berusia 51 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Ilmu Hukum Meraih gelar Magister di bidang Akuntansi
dari UniversitasTrisakti. Menjabat sebagai dari Universitas Diponegoro. Menjabat
Customer Experience Center Division sebagai Senior Operational Risk Executive
Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi (SORX) Network & Services berdasarkan Surat
No.KP/212/DIR/R tanggal 31 Mei 2023. Keputusan Direksi No. KP/595/DIR/R tanggal
14 Juli 2023.
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT HUMAN CAPITAL & COMPLIANCE
Yenni Sari Dewi Afthon Shodaq Noor Dandy P. Sjamsudin
Human Capital Strategy Division Head Human Capital Services Division Head BNI University Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 45 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun. Meraih
Meraih gelar Magister di bidang General Meraih gelar Magister di bidang Finance dari gelar Magister di bidang Finance/Banking dari
Business dari Universitas Gadjah Mada. Universitas Gadjah Mada. Menjabat sebagai University of Monash. Menjabat sebagai BNI
Menjabat sebagai Human Capital Strategy Human Capital Services Division Head University Division Head berdasarkan Surat
Division Head berdasarkan Surat Keputusan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Keputusan Direksi No. KP/261/DIR/R
Direksi No. KP/250/DIR/R tanggal 13 Juni 2023. KP/259/DIR/R tanggal 13 Juni 2023. tanggal 19 Juni 2023.
130 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 131
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Ikhsan Azman Sandy Dwinanto Hendra Susila
Compliance Division Head Legal Division Head Pengganti Sementara Policy Governance
Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 54 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 50 tahun. Meraih Per 31 Desember 2023 berusia 44 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Manajemen gelar Magister di bidang Manajemen dari Meraih gelar Magister di bidang Manajemen
Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor. Universitas Indonesia. Menjabat sebagai Legal Keuangan dari Universitas Putra Indonesia
Menjabat sebagai Compliance Division Head Division Head berdasarkan Surat Keputusan YPTK. Menjabat sebagai Pengganti
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Direksi No. KP/257/DIR/R tanggal 13 Juni 2023. Sementara Policy Governance Division
KP/595/DIR/R tanggal 14 Juli 2023. Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. KP/597/DIR/R tanggal 18 Juli 2023.
Efita Praharani Emmy Nurhayati
Human Capital Business Partner Head Human Capital Business Partner Head
Per 31 Desember 2023 berusia 56 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 59 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Ilmu Meraih gelar Sarjana di bidang Manajemen
Administrasi dari Universitas Indonesia. Keuangan dari Universitas Indonesia. Menjabat
Menjabat sebagai Human Capital Business sebagai Human Capital Business Partner
Partner Head berdasarkan Surat Keputusan Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Direksi No. KP/252/DIR/R tanggal 13 Juni 2023. No. KP/253/DIR/R tanggal 13 Juni 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 131
Page 132
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT FINANCE
Agung Turanto S. Setyo Susilo Made Dany Pratiwi B.
Corporate Planning & Performance Accounting Division Head Procurement & Fixed Assets Division Head
Management Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 45 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 51 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Management Meraih gelar Magister di bidang Industri Kecil Meraih gelar Magister di bidang Aktuaria
dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat dan Menengah dari Institut Pertanian Bogor. dari Universitas Indonesia. Menjabat sebagai
sebagai Corporate Planning & Performance Menjabat sebagai Accounting Division Head Procurement & Fixed Assets Division Head
Management Division Head berdasarkan Surat berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
Keputusan Direksi No. KP/231/DIR/R tanggal 06 KP/688/DIR/R tanggal 26 September 2023. KP/233/DIR/R tanggal 06 Juni 2023.
Juni 2023.
Yohan Setio M. Emil Azhary Leo Putera Rinaldy
Investor Relations Division Head Subsidiaries Management Division Head Chief Economist
Per 31 Desember 2023 berusia 38 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 45 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 40 tahun.
Meraih gelar Master of Business Administration Meraih gelar Magister di bidang Business Meraih gelar Sarjana di bidang Ilmu Ekonomi
(MBA) dari University of Cambridge, UK. Administration dari North Eastern University. dari Universitas Indonesia. Menjabat sebagai
Menjabat sebagai Investor Relations Division Menjabat sebagai Subsidiaries Management Chief Economist berdasarkan Surat Keputusan
Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Division Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/755/DIR/R tanggal 31 Oktober
KP/229/DIR/R tanggal 06 Juni 2023. Direksi No. KP/237/DIR/R tanggal 06 Juni 2023. 2023.
132 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 133
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Billie Setiawan
Data Management & Analytics Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 42 tahun.
Meraih gelar Sarjana di bidang Science dari
University of Greenwich. Menjabat sebagai
Data Management & Analytics Division Head
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
KP/245/DIR/R tanggal 12 Juni 2023.
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT RETAIL BANKING
Sri Indira Grace Situmeang Muhammad Safri Hidayat
Consumer Segment Division Head & Card Business Division Head Retail Productive Banking Division Head
Pengganti Sementara Consumer Product
Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 50 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 44 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Manajemen Meraih gelar Sarjana di bidang Hubungan Meraih gelar Sarjana di bidang Ilmu Ekonomi
dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat Internasional dari Universitas Indonesia. dan Studi Pembangunan dari Universitas
sebagai Consumer Segment Division Head Menjabat sebagai Card Business Division Gadjah Mada. Menjabat sebagai Retail
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Productive Banking Division Head berdasarkan
KP/270/DIR/R tanggal 14 Juni 2023.Ybs juga KP/263/DIR/R tanggal 14 Juni 2023. Surat Keputusan Direksi No. KP/153/DIR/R
menjabat sebagai Pengganti Sementara tanggal 03 Mei 2023.
Consumer Product Division Head berdasarkan
Surat Keputusan Direksi No. KP/274/DIR/R
tanggal 14 Juni 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 133
Page 134
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sunarna Eka Nugraha Henny Woe Putu Bagus Kresna
Business Program Division Head Wealth Management Division Head SORX Consumer Banking & Corporate
Function
Per 31 Desember 2023 55 tahun. Meraih gelar Per 31 Desember 2023 berusia 48 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 51 tahun.
Sarjana di bidang Perikanan dari Universitas Meraih gelar Sarjana di bidang Akuntansi Meraih gelar Magister di bidang Manajemen
Diponegoro. Menjabat sebagai Business dari UniversitasTarumanagara. Menjabat Keuangan dari Universitas Indonesia. Menjabat
Program Division Head berdasarkan Surat sebagai Wealth Management Division Head sebagai Senior Operational Risk Executive
Keputusan No. HCE/1/0971 berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. (SORX) Consumer Banking & Corporate
tanggal 29 November 2023. KP/267/DIR/R tanggal 14 Juni 2023. Function berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. KP/244/DIR/R tanggal 12 Juni 2023.
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT RISK MANAGEMENT
Rayendra Minarsa Goenawan Adi Surya Djoko Made Nariswari
Enterprise Risk Management Division Head Operational Risk Management Division Head Retail Credit Risk Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 39 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 46 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 49 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Management Meraih gelar Magister di bidang Master of Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari
dari Universitas Bina Nusantara. Menjabat Business Administration dari University of Universitas Indonesia. Menjabat sebagai Retail
sebagai Enterprise Risk Management Division Western. Menjabat sebagai Operational Risk Credit Risk Division Head berdasarkan Surat
Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Management Division Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R tanggal
KP/289/DIR/R tanggal 16 Juni 2023. Keputusan 06 Desember 2023.
No. HCE/1/01040 tanggal 12 Desember 2023.
134 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 135
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Wilhelmus Max Charles Aryani Dwi Satiti Muhammad Jufri
Anti Fraud Head Corporate & Enterprise Credit Risk Division Commercial Credit Risk Division Head
Head
Per 31 Desember 2023 berusia 48 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 51 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun.
Meraih gelar Sarjana di bidang Manajemen Meraih gelar Magister di bidang Finance dari Meraih gelar Magister di bidang Manajemen
dari Universitas Gunadarma. Menjabat sebagai Universitas Gadjah Mada. Menjabat sebagai dari UniversitasTrisakti. Menjabat sebagai
Anti Fraud Head berdasarkan Surat Keputusan Corporate & Enterprise Credit Risk Division Commercial Credit Risk Division Head
Direksi No. KP/290/DIR/R tanggal 16 Juni 2023. Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
No. KP/820/DIR/R tanggal 06 Desember 2023. KP/288/DIR/R tanggal 16 Juni 2023.
Johansyah Sjamsul Hidayat Safwan Hari Satriyono
Corporate Remedial & Recovery Division Enterprise & Commercial Remedial & Retail Collection & Recovery Division Head
Head Recovery Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 42 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 55 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Kenotariatan Meraih gelar Magister di bidang Administrasi Meraih gelar Magister di bidang Finance dari
dari Universitas Jayabaya. Menjabat sebagai Bisnis dari SekolahTinggi Ilmu Administrasi Universitas Gadjah Mada. Menjabat sebagai
Corporate Remedial & Recovery Division Head Lembaga Administrasi Negara. Menjabat Retail Collection & Recovery Division Head
berdasarkan Surat Keputusan Direksi sebagai Enterprise & Commercial Remedial berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
No. KP/286.1/DIR/R tanggal 16 Juni 2023. & Recovery Division Head berdasarkan Surat KP/286.3/DIR/R tanggal 16 Juni 2023.
Keputusan Direksi No. KP/286.2/DIR/R tanggal
16 Juni 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 135
Page 136
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Yanar Siswanto Agus Sutanto Yessy Kurnia Dyah W.
SCX Corporate & Enterprise Credit Risk SCX Corporate & Enterprise Credit Risk SCX Corporate & Enterprise Credit Risk
Per 31 Desember 2023 berusia 54 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 45 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Agribisnis Meraih gelar Magister di bidang Finance dari Meraih gelar Magister di bidang Manajemen
dari Institut Pertanian Bogor. Menjabat sebagai Universitas Indonesia. Menjabat sebagai Senior Agribisnis dari Universitas Pembangunan
Senior Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan Surat Nasional Veteran (UPN). Menjabat sebagai
Surat Keputusan Direksi No. KP/408/DIR/R Keputusan Direksi No. KP/409/DIR/R tanggal 27 Senior Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan
tanggal 27 Juni 2023. Juni 2023. Surat Keputusan Direksi No. KP/406/DIR/R
tanggal 27 Juni 2023.
Mochamad Roland Perdana Eko Setiawan Bernardus
SCX Corporate & Enterprise Credit Risk SCX Commercial Credit Risk SCX Commercial Credit Risk
Per 31 Desember 2023 berusia 39 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun.
Meraih gelar Doktor di bidang Manajemen Meraih gelar Magister di bidang Finance dari Meraih gelar Magister di bidang Manajemen
dari Universitas Brawijaya. Menjabat sebagai Universitas Gadjah Mada. Menjabat sebagai Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada.
Senior Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan Senior Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan Menjabat sebagai Senior Credit Risk Executive
Surat Keputusan Direksi No. KP/407/DIR/R Surat Keputusan Direksi No. KP/410/DIR/R (SCX) berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
tanggal 27 Juni 2023. tanggal 27 Juni 2023. KP/412/DIR/R tanggal 27 Juni 2023.
136 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 137
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Ridwan Resmana Badriansyah Retna Mumpuni
SCX Commercial Credit Risk SCX Commercial Credit Risk SCX Commercial Credit Risk
Per 31 Desember 2023 berusia 51 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 54 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun.
Meraih gelar Sarjana di bidang Akuntansi dari Meraih gelar Sarjana di bidang Akuntansi dari Meraih gelar Magister di bidang Finance dari
Universitas Siliwangi. Menjabat sebagai Senior Universitas Padjadjaran. Menjabat sebagai Universitas Gadjah Mada. Menjabat sebagai
Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan Surat Senior Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan Senior Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan
Keputusan Direksi No. KP/411/DIR/R tanggal 27 Surat Keputusan Direksi No. KP/591/DIR/R Surat Keputusan Direksi No. KP/591/DIR/R
Juni 2023. tanggal 10 Juli 2023. tanggal 10 Juli 2023.
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT TECHNOLOGY & OPERATIONS
Ari Pratiwi Herry Setiadi Munawir Sonny Setiadi
IT Strategy & Architecture Division Head Banking Operations Division Head dan IT Infrastructure Management Division
merangkap sebagai CISO Head Pengganti Sementara Operations Strategy & Head dan merangkap sebagai IT Application
Development Division Head Services Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 50 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 42 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 51 tahun. Meraih
Meraih gelar Doktor di bidang Ilmu Ekonomi Meraih gelar Sarjana di bidang Akuntansi dari gelar Magister di bidang Perbankan dari Institut
dari UniversitasTrisakti. Menjabat sebagai Universitas Klabat. Menjabat sebagai Banking Keuangan Perbankan dan Informatika Asia
IT Strategy & Architecture Division Head Operations Division Head berdasarkan Surat Perbanas. Menjabat sebagai IT Infrastructure
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Keputusan Direksi No. KP/001/DIR/R tanggal Management Division Head berdasarkan Surat
KP/377/DIR/R tanggal 26 Juni 2023.Ybs juga 15 Mei 2023.Ybs juga menjabat sebagai Keputusan Direksi No. KP/380/DIR/R
sekaligus merangkap sebagai CISO Head. Pengganti Sementara Operations Strategy & tanggal 26 Juni 2023.Ybs juga merangkap
Development Division Head berdasarkan Surat sebagai IT Application Services Division Head.
Keputusan Direksi No. KP/247/DIR/R tanggal 12
Juni 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 137
Page 138
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Heri Atmoko Setiawan Anis Widjojo Muhammad Gunawan Putra
Retail Digital Delivery Division Head dan Application Development Division Head Digital Operations Division Head
merangkap sebagai Wholesale Digital
Delivery Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 45 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Managemen Meraih gelar Magister di bidang Internal Meraih gelar Magister di bidang Strategic
Sistem Informasi dari Universitas Budi Luhur. Auditing dari Universitas Gadjah Mada. Manajemen dari Universitas Gadjah Mada.
Menjabat sebagai Retail Digital Delivery Menjabat sebagai Application Development Menjabat sebagai Digital Operations Division
Division Head berdasarkan Surat Keputusan Division Head berdasarkan Surat Keputusan Head berdasarkan Surat Keputusan No. KP/002/
Direksi No. KP/379/DIR/R tanggal 26 Juni Direksi No. KP/378/DIR/R tanggal 26 Juni 2023. SEVP/R tanggal 15 Mei 2023.
2023.Ybs juga sekaligus merangkap sebagai
Wholesale Digital Delivery Division Head.
Dhias Widhiyati Muhammad Sulaiman
Credit Operations Division Head SORX Technology Digital & Operations
Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 54 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Finance dari Meraih gelar Magister di bidang Keuangan
Universitas Gadjah Mada. Menjabat sebagai dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat
Credit Operations Division Head berdasarkan sebagai Senior Operational Risk Executive
Surat Keputusan No. KP/003/SEVP/R (SORX) Technology Digital & Operations
tanggal 15 Mei 2023. berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
KP/550/DIR/R tanggal 27 Juni 2023.
138 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 139
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT DIGITAL & INTEGRATED TRANSACTION BANKING
I Gede Widya Ananta Yoga Martin Susanto Ganto Novialdi
Wholesale Transaction Product & Partnership Pengganti Sementara Wholesale Digital Marketing Communications Division Head
Division Head Channel Division Head
Per 31 Desember 2023 berusia 43 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 46 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 48 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Manajemen Meraih gelar Magister di bidang Manajemen Meraih gelar Magister di bidang Manajemen
dan Bisnis dari Institut Pertanian Bogor. dari SekolahTinggi Manajemen Prasetiya dari Universitas Indonesia. Menjabat sebagai
Menjabat sebagai WholesaleTransaction Mulya. Menjabat sebagai Pengganti Sementara Marketing Communications Division Head
Product & Partnership Division Head Wholesale Digital Channel Division Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
berdasarkan Surat Keputusan No. HCE/1/0333 berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/211/DIR/R tanggal 31 Mei 2023.
tanggal 20 Juni 2023. KP/825/DIR/R tanggal 06 Desember 2023.
Mesah Roni Ginting Indra Gunawan
Retail Digital Product & Partnership Division Retail Digital Channel Division Head
Head
Per 31 Desember 2023 berusia 42 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 42 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Manajemen Meraih gelar Sarjana di bidang Computer
dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat Sciences dari University of Texas. Menjabat
sebagai Retail Digital Product & Partnership sebagai Retail Digital Channel Division Head
Division Head berdasarkan Surat Keputusan berdasarkan Surat Keputusan No. HCE/1/00531
Direksi No. KP/372/DIR/R tanggal 23 Juni 2023. tanggal 15 Agustus 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 139
Page 140
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
REGIONAL CEO
Rustianto Khairul Salam Wirawan Ari Rachmana
Regional CEO pada Kantor Wilayah 01 Regional CEO pada Kantor Wilayah 02 Regional CEO pada Kantor Wilayah 03
Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 50 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 50 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Manajemen Meraih gelar Sarjana di bidang Management Meraih gelar Magister di bidang Manajemen
dari Universitas Sebelas Maret. Menjabat Informatika dari STMIKYPTK Padang. Menjabat dari Universitas Diponegoro. Menjabat
sebagai Regional CEO pada Kantor Wilayah sebagai Regional CEO pada Kantor Wilayah sebagai Regional CEO pada Kantor Wilayah
01 berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 02 berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 03 berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
KP/634/DIR/R tanggal 16 Agustus 2023. KP/284.2/DIR/R tanggal 15 Juni 2023. KP/284.3/DIR/R tanggal 15 Juni 2023.
Maya Agustina I Gst. Nym. Dharma Putra Roy Wahyu Maulana
Regional CEO pada Kantor Wilayah 04 Regional CEO pada Kantor Wilayah 05 Regional CEO pada Kantor Wilayah 06
Per 31 Desember 2023 berusia 50 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 52 tahun. Meraih Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun.
Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi gelar Magister di bidang Manajemen dari Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi
Pertanian dan Sumberdaya dari Institut Universitas Pendidikan Nasional Denpasar. dari Universitas Kristen Indonesia. Menjabat
Pertanian Bogor. Menjabat sebagai Regional Menjabat sebagai Regional CEO pada Kantor sebagai Regional CEO pada Kantor Wilayah
CEO pada Kantor Wilayah 04 berdasarkan Wilayah 05 berdasarkan Surat Keputusan Direksi 06 berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
Surat Keputusan Direksi No. KP/284.4/DIR/R No. KP/284.5/DIR/R tanggal 15 Juni 2023. KP/284.6/DIR/R tanggal 15 Juni 2023.
tanggal 15 Juni 2023.
140 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 141
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Muhammad Arafat Anak Agung Agustiya Iwan Ariawan
Regional CEO pada Kantor Wilayah 07 Novitayanti Regional CEO pada Kantor Wilayah 09
Regional CEO pada Kantor Wilayah 08
Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 43 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun.
Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi Meraih gelar Magister di bidang Ekonomi Meraih gelar Magister di bidang Manajemen
Pertanian dan Sumberdaya dari Institut Pembangunan dari Universitas Udayana. Keuangan dari Universitas Riau. Menjabat
Pertanian Bogor. Menjabat sebagai Regional Menjabat sebagai Regional CEO pada Kantor sebagai Regional CEO pada Kantor Wilayah
CEO pada Kantor Wilayah 07 berdasarkan Wilayah 08 berdasarkan Surat Keputusan 09 berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
Surat Keputusan Direksi No. KP/284.7/DIR/R Direksi No. KP/284.17/DIR/R tanggal 15 Juni KP/284.8/DIR/R tanggal 15 Juni 2023.
tanggal 15 Juni 2023. 2023.
Rudy Sihombing Lodewyck Z.S. Pattihahuan Mahrauza Purnaditya
Regional CEO pada Kantor Wilayah 10 Regional CEO pada Kantor Wilayah 11 Regional CEO pada Kantor Wilayah 12
Per 31 Desember 2023 berusia 51 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 54 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Business Meraih gelar Magister di bidang Manajemen Meraih gelar Magister di bidang Agribisnis
Administration University of Saint Louis. dari Institut Bisnis Nusantara. Menjabat dari Institut Pertanian Bogor. Menjabat sebagai
Menjabat sebagai Regional CEO pada Kantor sebagai Regional CEO pada Kantor Wilayah Regional CEO pada Kantor Wilayah 12
Wilayah 10 berdasarkan Surat Keputusan 11 berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
Direksi No. KP/284.9/DIR/R tanggal 15 Juni 2023. KP/284.10/DIR/R tanggal 15 Juni 2023 KP/284.11/DIR/R tanggal 15 Juni 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 141
Page 142
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Faizal Arief Setiawan Koko Prawira Butar Butar Ariyanto Soewondo Geni
Regional CEO pada Kantor Wilayah 14 Regional CEO pada Kantor Wilayah 15 Regional CEO pada Kantor Wilayah 16
Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 43 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Finance dari Meraih gelar Magister di bidang Ekonomi Meraih gelar Magister di bidang Ilmu Hukum
Universitas Gadjah Mada. Menjabat sebagai Pembangunan dari Universitas Sumatera Utara. dari Universitas Indonesia. Menjabat sebagai
Regional CEO pada Kantor Wilayah 14 Menjabat sebagai Regional CEO pada Kantor Regional CEO pada Kantor Wilayah 16
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Wilayah 15 berdasarkan Surat Keputusan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
KP/284.12/DIR/R tanggal 15 Juni 2023. Direksi No. KP/284.13/DIR/R tanggal 15 Juni KP/284.14/DIR/R tanggal 15 Juni 2023.
2023.
Beby Lolita Indriani Muhamad Jauhary
Regional CEO pada Kantor Wilayah 17 Regional CEO pada Kantor Wilayah 18
Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 47 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Manajemen Meraih gelar Magister di bidang Manajemen
Perbankan dari Universitas Padjajaran. dari University of Ateneo De Manila. Menjabat
Menjabat sebagai Regional CEO pada Kantor sebagai Regional CEO pada Kantor Wilayah
Wilayah 17 berdasarkan Surat Keputusan 18 berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.
Direksi No. KP/284.15/DIR/R tanggal 15 Juni KP/634/DIR/R tanggal 16 Agustus 2023.
2023.
142 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 143
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PEMIMPIN PADA OVERSEAS BRANCH
Edy Pramono Yudhi Zufrial Farid Faraitody
Seoul Overseas Branch General Manager Tokyo Overseas Branch General Manager Hong Kong Overseas Branch General
Manager
Per 31 Desember 2023 berusia 42 tahun. Meraih Per 31 Desember 2023 berusia 54 tahun. Meraih Per 31 Desember 2023 berusia 45 tahun.
gelar Sarjana Ekonomi di bidang Manajemen gelar Magister di bidang Manajemen Agribisnis Meraih gelar Sarjana di bidang Ilmu Hubungan
dari Universitas Indonesia. Menjabat sebagai dari Institut Pertanian Bogor. Menjabat sebagai Internasional dari Universitas Jember.
Seoul Overseas Branch General Manager Tokyo Overseas Branch General Manager Menjabat sebagai Hong Kong Overseas
berdasarkan Surat Keputusan No. KP/2058/ berdasarkan Surat Keputusan No. KP/190/ Branch General Manager berdasarkan Surat
HCE/1/R tanggal 6 Desember 2022. HCT/1/R tanggal 01 Maret 2021. Keputusan No. KP/2059/HCE/1/R tanggal 6
Desember 2022.
Roekma Hari Adji Vilia Husin
London Overseas Branch General Manager New York Overseas Branch General Manager
Per 31 Desember 2023 berusia 53 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 44 tahun. Meraih
Meraih gelar Magister Manajemen dari gelar Magister di bidang Financial Mathematics
Universitas Pancasila. Menjabat sebagai dari University of Chicago. Menjabat sebagai
London Overseas Branch General Manager New York Overseas Branch General Manager
berdasarkan Surat Keputusan No. KP/1380/ berdasarkan Surat Penunjukkan
HCT/1/R tanggal 8 Desember 2020. No. HCE/5/1170/R tanggal 15 Maret 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 143
Page 144
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Laika Saputra Rudianto Dwi Putranto Cahyo Wibowo
Singapore Overseas Branch General Head of Amsterdam Representative Office
Manager
Per 31 Desember 2023 berusia 50 tahun. Per 31 Desember 2023 berusia 38 tahun.
Meraih gelar Master dari Columbia University. Meraih gelar Magister of Science di bidang
Menjabat sebagai Singapore Overseas Finance dan Business Economics dari
Branch General Manager berdasarkan Manchester Business School, the University
Surat Keputusan No. HCE/5/856/R tanggal of Manchester. Menjabat sebagai Head
15 November 2021. of Amsterdam Representative Office
berdasarkan Surat Penunjukkan Divisi HCE
No. HCE/5/0028/R tanggal 5 Januari 2023.
144 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 145
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Demografi
Karyawan
Per 31 Desember 2023, jumlah pegawai BNI mencapai 27.570 orang, mengalami peningkatan sebanyak 400 orang atau
sebesar 1,47% dibandingkan jumlah pegawai per 31 Desember 2022 yang tercatat sebanyak 27.170 orang.
Bank memiliki kebijakan untuk melakukan penerimaan, penilaian kinerja, remunerasi, serta pengembangan karir karyawan
tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, gender dan kondisi fisik yang bersangkutan. Hal ini terlihat dari tabel
yang disajikan berikut ini:
Jumlah Karyawan Menurut Jenis Kelamin Grafik Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
(dalam satuan orang)
14.378 14,139
Level Jabatan 2023 2022
Laki-Laki 13.192 13.031 13.192 13,031
Perempuan 14.378 14.139
Laki-Laki
Jumlah 27.570 27.170
Perempuan
2023 2022
Jumlah Karyawan Berdasarkan Level Jabatan
(dalam satuan orang)
2023 2022
Level Jabatan
Laki-laki Perempuan Total Laki-laki Perempuan Total
≥ Senior Vice President* 83 28 111 68 25 93
Vice President 156 49 205 181 50 231
Assistant Vice President 846 407 1.253 901 413 1.314
Manager 2.027 1.491 3.518 2.016 1.420 3.436
Assistant Manager 5.691 5.860 11.551 5.380 5.640 11.020
Assistant 4.375 6.543 10.918 4.467 6.591 11.058
Pegawai Dasar 14 14 18 - 18
Jumlah 13.192 14.378 27.570 13.031 14.139 27.170
*) Terdiri atas: Senior Executive Vice President (SEVP), Excecutive Vice President (EVP) dan Senior Vice President (SVP)
Grafik Jumlah Karyawan Berdasarkan Level Jabatan 2022-2023
6.543
2023 5.691
5.860
4.375
Laki-Laki
Perempuan 2.027
1.491
846
156 407
83
28 49 14
Senior Vice Vice Assistant Vice Manager Assistant Assistant Pegawai Dasar
President President President Manager
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 145
Page 146
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
6.591
2022 5.380
5.640
4.467
Laki-Laki
Perempuan
2.016
1.420
901
181 413
68
25 50 18
Senior Vice Vice Assistant Vice Manager Assistant Assistant Pegawai Dasar
President President President Manager
Jumlah Karyawan Berdasarkan Rentang Usia
(dalam satuan orang)
2023 2022
Usia
Laki-laki Perempuan Total Laki-laki Perempuan Total
>50 tahun 1.359 1.035 2.394 1.601 1.032 2.633
>45-50 tahun 1.625 1.222 2.847 1.285 1.037 2.322
>40-45 tahun 1.543 1.550 3.093 1.965 1.838 3.803
>35-40 tahun 2.103 2.181 4.284 1.603 1.550 3.153
>30-35 tahun 3.064 3.834 6.898 3.210 4.075 7.285
>25-30 tahun 2.719 3.462 6.181 2.724 3.597 6.321
≤25 tahun 779 1.094 1.873 643 1.010 1.653
Jumlah 13.192 14.378 27.570 13.031 14.139 27.170
Grafik Jumlah Karyawan Berdasarkan Rentang Usia 2022-2023
2023 3.834
3.462
3.064
2.719
Laki-Laki 2.103 2.181
Perempuan
1.625
1.543 1.550
1.359 1.222
1.035 1.094
779
>50 tahun >45-50 tahun >40-45 tahun >35-40 tahun >30-35 tahun >25-30 tahun ≤25 tahun
2022 4.075
3.597
3.210
Laki-Laki 2.724
Perempuan
1.965
1.838
1.603 1.550
1.601
1.285
1.032 1.037 1.010
643
>50 tahun >45-50 tahun >40-45 tahun >35-40 tahun >30-35 tahun >25-30 tahun ≤25 tahun
146 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 147
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
(dalam satuan orang)
2023 2022
Tingkat Pendidikan
Laki-laki Perempuan Total Laki-laki Perempuan Total
Strata 3 9 4 13 7 4 11
Strata 2 1.625 1.219 2.844 1.627 1.151 2.778
Strata 1 10.515 11.731 22.246 10.335 11.511 21.866
Akademi 724 1.421 2.145 679 1.467 2.146
SD-SMA 319 3 322 363 6 369
Jumlah 13.192 14.378 27.570 13.031 14.139 27.170
Grafik Jumlah Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan 2022-2023
2023 10.515
11.731
Laki-Laki
Perempuan
1.625 1.421
1.219
724 319
9 4 3
Strata 3 Strata 2 Strata 1 Akademi SD - SMA
2022 10.335 11.511
Laki-Laki
Perempuan
1.627 1.467
1.151
679 363
7 4 6
Strata 3 Strata 2 Strata 1 Akademi SD - SMA
Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
(dalam satuan orang)
2023 2022
Status Ketenagakerjaan
Laki-laki Perempuan Total Laki-laki Perempuan Total
Tetap 12.150 13.310 25.460 12.203 13.131 25.334
Kontrak 647 728 1.375 606 761 1.367
Trainee 395 340 735 222 247 469
Jumlah 13.192 14.378 27.570 13.031 14.139 27.170
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 147
Page 148
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Grafik Jumlah Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan 2022-2023
2023 2022
13.310 13.131
Laki-Laki 12.203 Laki-Laki
12.150
Perempuan Perempuan
647 728 761
606
340 247
395 222
Tetap Kontrak Trainee Tetap Kontrak Trainee
Jumlah Karyawan Berdasarkan Generasi
(dalam satuan orang)
2023 2022
Generasi
Laki-laki Perempuan Total Laki-laki Perempuan Total
Baby Boomer (59-77 tahun) - 2 2 - 2 2
Gen X (47-58 tahun) 4.238 3.525 7.763 4.685 3.729 8.414
Gen Y (29-46 tahun) 6.602 7.767 14.369 6.668 8.002 14.670
Gen Z (13-28 tahun) 2.352 3.084 5.436 1.678 2.406 4.084
Jumlah 13.192 14.378 27.570 13.031 14.139 27.170
Grafik Jumlah Karyawan Berdasarkan Generasi 2022-2023
2023 7.767
Laki-Laki
2022 8.002
Laki-Laki
6.602 6.668
Perempuan Perempuan
4.685
4.238 3.729
3.525
3.084 2.406
2.352 1.678
2 2
Baby Gen X Gen Y Gen Z Baby Gen X Gen Y Gen Z
Boomer Boomer
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
BNI menyadari bahwa Human Capital merupakan aset terbesar yang dimiliki serta salah satu komponen penting dalam
mendukung pelaksanaan strategi BNI. Oleh karena itu, BNI secara terencana dan berkelanjutan memberikan kesempatan
yang sama kepada seluruh karyawan untuk mengikuti pelatihan dan pengembangan kompetensi. Hingga akhir Desember
2023, BNI telah menyelenggarakan berbagai program pendidikan dan pelatihan kepada 27.216 karyawan atau 98,72%,
dari jumlah karyawan, dengan jumlah peserta pelatihan sebanyak 237.161 atau rata-rata setiap pegawai mendapatkan
pelatihan sebanyak 8,6 kali.
148 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 149
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Karyawan
Jumlah Jam
Total Training Hours per Jumlah Partisipan yang Terlatih
Training
Karyawan Employee Training (dalam satuan
(dalam jam)
orang)
27.570 3.905.301 143,5 237.161 27.216
Berikut ini adalah 8 (delapan) bidang pelatihan dan pengembangan kompetensi yang diikuti oleh setiap level jabatan
berdasarkan level jabatan dan kesetaraan gender tahun 2023.
Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Level Jabatan dan Kesetaraan Gender Tahun 2023
Tujuan Jumlah Peserta *)
No. Level Jabatan Jenis Pelatihan
Pelatihan L P Total
Meningkatkan kapabilitas
Leadership 231 68 299
kepemimpinan
Mengembangkan
kapabilitas pegawai yang
Finance & Human Capital 373 105 478
berkaitan dengan sektor
finance dan human capital
Meningkatkan kemampuan
IT, Digital & Operations pegawai terkait aspek IT, 251 69 320
digital & operations
Mengembangkan
kapabilitas pegawai
Legal, Governance, Audit &
mengenai bidang legal, 23 10 33
Compliance
governance, audit &
compliance
1 Vice President
Meningkatkan kemampuan
Network & Services pegawai terkait 105 25 130
pengelolaan bisnis wilayah
Meningkatkan
Retail Banking pengetahuan pegawai 158 36 194
terkait retail banking
Meningkatkan pemahaman
pegawai terkait aspek
Risk and Anti Fraud 276 74 350
pengelolaan risiko dan anti
fraud
Mengembangkan
Wholesale, Treasury & kapabilitas pegawai terkait
183 50 233
International Banking wholesale, treasury &
international banking
Meningkatkan kapabilitas
Leadership 1.204 607 1.811
kepemimpinan
Mengembangkan
kapabilitas pegawai yang
Finance & Human Capital 2.096 1.061 3.157
berkaitan dengan sektor
finance dan human capital
Meningkatkan kemampuan
IT, Digital & Operations pegawai terkait aspek IT, 1.306 575 1.881
digital & operations
Mengembangkan
kapabilitas pegawai
Legal, Governance, Audit &
mengenai bidang legal, 169 94 263
Compliance
governance, audit &
compliance
2 Assistant Vice President
Meningkatkan kemampuan
Network & Services
pegawai terkait 577 291 868
Academy
pengelolaan bisnis wilayah
Meningkatkan
Retail Banking pengetahuan pegawai 1.205 521 1.726
terkait retail banking
Meningkatkan pemahaman
pegawai terkait aspek
Risk and Anti Fraud 2.057 952 3.009
pengelolaan risiko dan anti
fraud
Mengembangkan
Wholesale, Treasury & kapabilitas pegawai terkait
1.045 563 1.608
International Banking wholesale, treasury &
international banking
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 149
Page 150
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Level Jabatan dan Kesetaraan Gender Tahun 2023
Tujuan Jumlah Peserta *)
No. Level Jabatan Jenis Pelatihan
Pelatihan L P Total
Meningkatkan kapabilitas
Leadership 3.078 2.446 5.524
kepemimpinan
Mengembangkan
kapabilitas pegawai yang
Finance & Human Capital 6.152 4.941 11.093
berkaitan dengan sektor
finance dan human capital
Meningkatkan kemampuan
IT, Digital & Operations pegawai terkait aspek IT, 4.178 3.296 7.474
digital & operations
Mengembangkan
kapabilitas pegawai
Legal, Governance, Audit &
mengenai bidang legal, 515 454 969
Compliance
governance, audit &
compliance
3 Manager
Meningkatkan kemampuan
Network & Services
pegawai terkait 1.556 1.212 2.768
Academy
pengelolaan bisnis wilayah
Meningkatkan
Retail Banking pengetahuan pegawai 2.410 1.889 4.299
terkait retail banking
Meningkatkan pemahaman
pegawai terkait aspek
Risk and Anti Fraud 5.893 4.585 10.478
pengelolaan risiko dan anti
fraud
Mengembangkan
Wholesale, Treasury & kapabilitas pegawai terkait
2.824 2.315 5.139
International Banking wholesale, treasury &
international banking
Meningkatkan kapabilitas
Leadership 5.940 5.999 11.939
kepemimpinan
Mengembangkan
kapabilitas pegawai yang
Finance & Human Capital 11.741 11.973 23.714
berkaitan dengan sektor
finance dan human capital
Meningkatkan kemampuan
IT, Digital & Operations pegawai terkait aspek IT, 8.585 8.557 17.142
digital & operations
Mengembangkan
kapabilitas pegawai
Legal, Governance, Audit &
mengenai bidang legal, 1.225 1.438 2.663
Compliance
governance, audit &
compliance
4 Assistant Manager
Meningkatkan kemampuan
Network & Services
pegawai terkait 3.199 3.753 6.952
Academy
pengelolaan bisnis wilayah
Meningkatkan
Retail Banking pengetahuan pegawai 7.037 7.199 14.236
terkait retail banking
Meningkatkan pemahaman
pegawai terkait aspek
Risk and Anti Fraud 11.080 11.638 22.718
pengelolaan risiko dan anti
fraud
Mengembangkan
Wholesale, Treasury & kapabilitas pegawai terkait
5.724 5.784 11.508
International Banking wholesale, treasury &
international banking
150 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 151
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Level Jabatan dan Kesetaraan Gender Tahun 2023
Tujuan Jumlah Peserta *)
No. Level Jabatan Jenis Pelatihan
Pelatihan L P Total
Meningkatkan kapabilitas
Leadership 3.484 3.848 7.332
kepemimpinan
Mengembangkan
kapabilitas pegawai yang
Finance & Human Capital 8.050 8.805 16.855
berkaitan dengan sektor
finance dan human capital
Meningkatkan kemampuan
IT, Digital & Operations pegawai terkait aspek IT, 6.159 7.193 13.352
digital & operations
Mengembangkan
kapabilitas pegawai
Legal, Governance, Audit &
mengenai bidang legal, 642 989 1.631
Compliance
governance, audit &
< Assistant (Assistant & compliance
5
Pegawai Dasar) Meningkatkan kemampuan
Network & Services
pegawai terkait 2.570 2.344 4.914
Academy
pengelolaan bisnis wilayah
Meningkatkan
Retail Banking pengetahuan pegawai 4.875 5.518 10.393
terkait retail banking
Meningkatkan pemahaman
pegawai terkait aspek
Risk and Anti Fraud 5.231 6.472 11.703
pengelolaan risiko dan anti
fraud
Mengembangkan
Wholesale, Treasury & kapabilitas pegawai terkait
3.756 4.443 8.199
International Banking wholesale, treasury &
international banking
BIAYA PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Seluruh Pelatihan dan Pendidikan yang diberikan dalam rangka pengembangan kompetensi ditanggung oleh Bank
dengan Realisasi Biaya Pendidikan dan Pelatihan 2023 sebesar Rp346,2 miliar, di mana terdapat peningkatan 29,6%
dibanding 2022. Peningkatan ini disebabkan oleh program-program pengembangan kapabilitas pegawai utamanya yang
menduduki posisi baru setelah implementasi New Way of Working (NWoW).
Biaya Pengembangan Kompetensi (Bank Only)
Peningkatan/ Peningkatan/
2023 2022
Uraian Penurunan Penurunan
(Miliar Rp) (Miliar Rp)
(Miliar Rp) (%)
Pendidikan dan Pelatihan 346,2 267,1 79,1 29,6%
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 151
Page 152
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Struktur dan
Komposisi Pemegang Saham
Pemerintah Republik Indonesia Masyarakat
60,00% 40,00%
Jalur Pengendali Jalur Non Pengendali
152 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 153
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komposisi Pemegang Saham Perseroan Per 1 Januari 2023
No Investor Jumlah Investor Jumlah Saham* Kepemilikan %
Pemodal Nasional
1 Negara Republik Indonesia 1 11.189.193.875 60,00000
2 Perorangan Indonesia 116.968 781.592.438 4,19115
3 Koperasi 24 1.126.759 0,00604
4 Yayasan 37 24.694.504 0,13242
5 Dana Pensiun 163 842.826.857 4,51950
6 Asuransi 173 539.482.230 2,89287
7 Bank 6 3.214.200 0,01724
8 Perseroan Terbatas 260 50.971.028 0,27332
9 Lembaga Pemerintah 1 366 0,00000
10 Badan Usaha Lain 5 5.298 0,00003
11 Reksadana 316 607.321.424 3,25397
Sub Total 117.954 14.039.928.979 75,28654
Pemodal Asing
1 Perseorangan Asing 254 1.690.862 0,00907
2 Badan Usaha Asing 1.485 4.607.036.617 24,70439
Sub Total 1.739 4.608.727.479 24,71346
Total 119.693 18.648.656.458 100,00000
*Data disajikan dengan tidak memperhitungkan rasio pemecahan saham (stock split) 1:2, stock split dilakukan perusahaan efektif pada tanggal 06 Oktober 2023
Komposisi Pemegang Saham Perseroan Per 31 Desember 2023
No Investor Jumlah Investor Jumlah Saham* Kepemilikan %
Pemodal Nasional
1 Negara Republik Indonesia 1 22.378.387.750 60,00000
2 Perorangan Indonesia 118.458 1.594.259.654 4,27446
3 Koperasi 19 839.218 0,00225
4 Yayasan 39 41.489.470 0,11124
5 Dana Pensiun 133 1.489.922.804 3,99472
6 Asuransi 180 636.524.360 1,70662
7 Bank 8 47.137.900 0,12638
8 Perseroan Terbatas 291 86.263.195 0,23129
9 Lembaga Pemerintah 1 132 0,00000
10 Badan Usaha Lain 5 10.596 0,00003
11 Reksadana 285 898.857.966 2,40998
Sub Total 119.420 27.173.693.045 72,85697
Pemodal Asing
1 Perseorangan Asing 296 3.701.924 0,00993
2 Badan Usaha Asing 1.519 10.119.917.947 27,13310
Sub Total 1.815 10.123.619.871 27,14303
Total 121.235 37.297.312.916 100,00000
*Data disajikan dengan telah memperhitungkan rasio pemecahan saham (stock split) 1:2, stock split dilakukan perusahaan efektif pada tanggal 06 Oktober 2023
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 153
Page 154
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar Per 1 Januari 2023
Jumlah
No Investor % Status Lokasi
Saham*
1 NEGARA REPUBLIK INDONESIA 11.189.193.875 60,00 Negara Republik Indonesia Jakarta
BPJS KETENAGAKERJAAN – PROGRAM
2 578.850.768 3,10 Badan Usaha Lokal Jakarta
JHT
3 RETAIL INDIVIDUAL 250.000.000 1,34 Perorangan Indonesia Sidoarjo
BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES
4 247.576.153 1,33 Badan Usaha Asing Malaysia
PROVIDENTFD
CITIBANK SINGAPORE S/A GOVERNMENT
5 124.572.134 0,67 Badan Usaha Asing Singapura
OF SINGAPORE
CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF
6 119.649.500 0,64 Badan Usaha Asing Norwegia
NORWAY 15
JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING
7 103.188.476 0,55 Badan Usaha Asing Amerika Serikat
MARKETS
8 BPJS KETENAGAKERJAAN – PROGRAM JP 101.978.300 0,55 Badan Usaha Lokal Jakarta
JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL
9 98.058.956 0,53 Badan Usaha Asing Amerika Serikat
INTERNATIONAL
CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT
10 86.500.000 0,46 Badan Usaha Asing Norwegia
OF NORWAY 23
11 PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE 84.377.916 0,45 Badan Usaha Lokal Jakarta
BNYMSANV RE BNYMSANVLUX RE S/A
12 78.425.536 0,42 Badan Usaha Asing Belgia
ESPRING INV
13 AXA MANDIRI FINANCIAL SERVICES 72.162.500 0,39 Badan Usaha Lokal Jakarta
14 JP MORGAN SECURITIES PLC 68.985.732 0,37 Badan Usaha Asing Inggris
STATE STREET BANK-ISHARES CORE MSCI
15 65.630.200 0,35 Badan Usaha Asing Amerika Serikat
EMERGING MARKETS ETF
STATE STREET BANK-PRINCIPAL GLOBAL
16 INVES TORS COLLECTIVE INVESTMENT 63.498.400 0,34 Badan Usaha Asing Amerika Serikat
TRUST
BNYMSANV RE BNYM RE PEOPLE'S BANK Republik Rakyat
17 62.374.400 0,33 Badan Usaha Asing
OF CHINA Tiongkok
CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT
18 57.506.000 0,31 Badan Usaha Asing Norwegia
OF NORWAY 1
CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT
19 56.900.000 0,31 Badan Usaha Asing Norwegia
OF NORWAY 16
20 RETAIL INDIVIDUAL 52.000.000 0,28 Perorangan Indonesia Jakarta
*Data disajikan dengan tidak memperhitungkan rasio pemecahan saham (stock split) 1:2, stock split dilakukan perusahaan efektif pada tanggal 6 Oktober 2023
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar Per 31 Desember 2023
Jumlah
No Investor % Status Lokasi
Saham*
1 NEGARA REPUBLIK INDONESIA 22.378.387.750 60,00 Negara Republik Indonesia Jakarta
2 DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT 1.173.238.336 3,15 Dana Pensiun Jakarta
3 RETAIL INDIVIDUAL 678.000.000 1,82 Perorangan Indonesia Sidoarjo
BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES
4 228.836.806 0,61 Badan Usaha Asing Kuala Lumpur
PROVIDENTFD
JPMSE AMS RE AIF CLT RE-STICHTING
5 DEPOSITARY APG EMERGING MARKETS EQUITY 224.409.068 0,60 Badan Usaha Asing Belanda
POOL
JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONALS
6 203.936.112 0,55 Badan Usaha Asing Amerika Serikat
STOCK INDEX FUND
JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING
7 202.201.052 0,54 Badan Usaha Asing Amerika Serikat
MARKETS STOCK INDEX FUND
8 DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP 195.356.600 0,52 Dana Pensiun Jakarta
CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF
9 174.500.000 0,47 Badan Usaha Asing Norwegia
NORWAY
HSBC BANK PLC S/A SAUDI CENTRAL BANK-NO.
10 171.150.176 0,46 Badan Usaha Asing Arab Saudi
2-FE-INVESCO HBEU AS AGENT
154 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 155
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar Per 31 Desember 2023
Jumlah
No Investor % Status Lokasi
Saham*
STATE STREET BANK-MFS EMERGING MARKETS
11 165.702.900 0,44 Badan Usaha Asing Amerika Serikat
EQUITY FUND
CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF
12 165.000.000 0,44 Badan Usaha Asing Norwegia
NORWAY
BNYMSANV RE BNYMSANVLUX RE S/A ESPRING
13 151.958.072 0,41 Badan Usaha Asing Luxembourg
INV
CITIBANK SINGAPORE S/A GOVERNMENT OF
14 138.503.168 0,37 Badan Usaha Asing Singapura
SINGAPORE
CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF
15 138.474.000 0,37 Badan Usaha Asing Norwegia
NORWAY
16 MORGAN STANLEY AND CO INTL PLC - FIRM AC 138.280.898 0,37 Badan Usaha Asing Inggris
BNYMSANV RE SANVLUX RE INVESCO
17 135.435.800 0,36 Badan Usaha Asing Luxembourg
FUNDS-2039845493
STATE STREET BANK-ISHARES CORE MSCI
18 133.705.400 0,36 Badan Usaha Asing Amerika Serikat
EMERGING MARKETS ETF
THE NT TST CO S/A BRITISH COLUMBIA
19 128.348.500 0,34 Badan Usaha Asing Kanada
INVESTMENT MANAGEMENT CORPORATION
STATE STREET BANK-PRINCIPAL GLOBAL
20 126.996.800 0,34 Badan Usaha Asing Amerika Serikat
INVESTORS COLLECTIVE INVESTMENT TRUST
*Data disajikan dengan telah memperhitungkan rasio pemecahan saham (stock split) 1:2, stock split dilakukan perusahaan efektif pada tanggal 06 Oktober 2023
Pemegang Saham yang Memiliki 5% atau Lebih
1 Januari 2023 31 Desember 2023*
Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Presentase Jumlah Saham Presentase
(lembar) Kepemilikan% (lembar) Kepemilikan%
Negara Republik Indonesia 11.189.193.875 60,0 22.378.387.750 60,0
*Data disajikan dengan telah memperhitungkan rasio pemecahan saham (stock split) 1:2, stock split dilakukan perusahaan efektif pada tanggal 06 Oktober 2023
Pemegang Saham Memiliki Kurang dari 5%
1 Januari 2023 31 Desember 2023*
Kelompok Pemegang Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
No Presentase Presentase
Saham Pemegang Saham Pemegang Saham
Kepemilikan% Kepemilikan%
Saham (lembar) Saham (lembar)
Investor Lokal
1 Perorangan Indonesia 116.968 781.592.438 4,19115 118.458 1.594.259.654 4,27446
2 Koperasi 24 1.126.759 0,00604 19 839.218 0,00225
3 Yayasan 37 24.694.504 0,13242 39 41.489.470 0,11124
4 Dana Pensiun 163 842.826.857 4,51950 133 1.489.922.804 3,99472
5 Asuransi 173 539.482.230 2,89287 180 636.524.360 1,70662
6 Bank 6 3.214.200 0,01724 8 47.137.900 0,12638
7 Perseroan Terbatas 260 50.971.028 0,27332 291 86.263.195 0,23129
8 Lembaga Pemerintah 1 366 0,00000 1 132 0,00000
9 Badan Usaha Lain 5 5.298 0,00003 5 10.596 0,00003
10 Reksadana 316 607.321.424 3,259397 285 898.857.966 2,40998
Sub Total 117.953 2.850.735.104 15,28654 119.420 4.795.305.295 12,85697
Investor Asing
1 Badan Usaha Asing 1.485 1.690.862 24,70439 1.519 10.119.917.947 27,13310
2 Perorangan Asing 254 4.607.036.617 0,00907 296 3.701.924 0,00993
Sub Total 1.739 4.608.727.479 24,71346 1.765 10.121.189.496 27,14303
Total 119.692 7.459.462.583 40,0000 102.873 14.918.922.360 40,0000
*Data disajikan dengan telah memperhitungkan rasio pemecahan saham (stock split) 1:2, stock split dilakukan perusahaan efektif pada tanggal 06 Oktober 2023
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 155
Page 156
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepemilikan Saham (Langsung dan Tidak Langsung) oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Per 1 Januari 2023
Kepemilikan Langsung Kepemilikan Tidak langsung
Nama Jabatan Jumlah Saham
Persentase Persentase
Jumlah Saham (lembar)/
Kepemilikan Kepemilikan
(lembar) Nama
(%) (%)
Perusahaan
DIREKSI
Royke Tumilaar Direktur Utama 399.539 0,0021425 - -
Adi Sulistyowati Wakil Direktur Utama 641.532 0,0034401 - -
Novita Widya Anggraini Direktur Finance 339.607 0,0018211 - -
Direktur Digital &
Corina Leyla Karnalies Integrated Transaction 565.602 0,0030329 - -
Banking
Direktur Enterprise &
Sis Apik Wijayanto 655.558 0,0035153 - -
Commercial Banking
Direktur Risk
David Pirzada 305.607 0,0016388 - -
Management
Silvano Winston Direktur Wholesale &
339.607 0,0018211 - -
Rumantir International Banking
Direktur Network &
Ronny Venir 645.413 0,0034609 - -
Services
Direktur Institutional
Muhammad Iqbal 339.607 0,0018211 - -
Banking
Putrama Wahju Setyawan Direktur Retail Banking 798.265 0,0042805 - -
Direktur Human Capital
Mucharom 129.076 0,0006921 - -
& Compliance
Direktur Technology &
Toto Prasetio - - - -
Operations
DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama/
Pradjoto - - - -
Komisaris Independen
Pahala Nugraha Mansury Wakil Komisaris Utama - - - -
Askolani Komisaris 340.063 0,0018235
Susyanto Komisaris 252.817 0,0013557
Fadlansyah Lubis Komisaris - - - -
Robertus Billitea Komisaris - - - -
Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen - - - -
Sigit Widyawan Komisaris Independen - - - -
Asmawi Syam Komisaris Independen - - - -
Septian Hario Seto Komisaris Independen - - - -
Iman Sugema Komisaris Independen - - - -
*Data disajikan dengan telah memperhitungkan rasio pemecahan saham (stock split) 1:2, stock split dilakukan perusahaan efektif pada tanggal 06 Oktober 2023
156 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 157
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepemilikan Saham (Langsung dan Tidak Langsung) oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Per 31 Desember 2023*
Kepemilikan Langsung Kepemilikan Tidak langsung
Jumlah Saham
Jumlah Saham Persentase Kepemilikan Persentase Kepemilikan
(lembar)/
(lembar) (%) (%)
Nama Perusahaan
1.115.346 0,0029904 - -
905.706 0,0024283 - -
948.044 0,0025419 - -
1.442.034 0,0038663 - -
1.579.946 0,0042361 - -
880.044 0,0023595 - -
948.044 0,0025419 - -
1.559.656 0,0041817 - -
948.044 0,0025419 - -
1.686.386 0,0045215 - -
348.008 0,0009331 - -
89.856 0,0002409 - -
- - - -
- - - -
809.086 0,0021693 - -
634.594 0,0017014 - -
43.484 0,0001166 - -
42.400 0,0001137 - -
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 157
Page 158
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pemegang Saham dan Persentase Kepemilikan Berdasarkan Klasifikasi Per 31 Desember 2023
Kepemilikan Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham* (Lembar) Kepemilikan (%)
Institusi Lokal 962 25.579.433.391 68,58251
Institusi Asing 1.519 10.119.917.947 27,13310
Individu Lokal 118.458 1.594.259.654 4,27446
Individu Asing 296 3.701.924 0,00993
*Data disajikan dengan telah memperhitungkan rasio pemecahan saham (stock split) 1:2, stock split dilakukan perusahaan efektif pada tanggal 06 Oktober 2023
Informasi Pemegang Saham Utama
dan Pengendali Perusahaan
Pemegang saham utama/pengendali Bank baik langsung maupun tidak langsung, adalah Negara Republik Indonesia,
yang diwakili oleh Pemerintah Republik Indonesia/Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia,
dengan kepemilikan sebesar 60,00% atau 22.378.387.750 lembar Saham. Pemerintah Republik Indonesia sekaligus menjadi
nama pemilik akhir dari Perseroan.
Bagan Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Pemerintah Republik Indonesia
60,00%
Jumlah Saham Persentase Kepemilikan
Nama Pemegang Saham Alamat
(lembar) (%)
Kantor Kementerian BUMN
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 13
Negara Repubilk Indonesia Jakarta Pusat 10110
Diwakili oleh Kementerian Badan DKI Jakarta, Indonesia 22.378.387.750 60,00
Usaha Milik Negara RI Telp. +62 21 29935678
Fax. +62 21 29935740
www.bumn.go.id
158 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 159
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 159
Page 160
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Daftar Entitas Anak
dan/atau Perusahaan Asosiasi
ENTITAS ANAK
Tahun Beroperasi
Nama Bidang Usaha Domisili Tahun Berdiri
Komersial
PT BNI Multifinance Pembiayaan Jakarta 1983 1983
Perdagangan Efek (Brokerage)
dan Penjamin Emisi Efek
PT BNI Sekuritas (Underwriter) termasuk di Jakarta 1995 1995
dalamnya bertindak Sebagai
Penasehat Investasi
PT BNI Life Insurance Jasa Asuransi Jiwa Jakarta 1996 1997
BNI Remittance Ltd. Jasa Pengiriman Uang Hong Kong 1997 1998
PT Bank Hibank Indonesia Perbankan Jakarta 1993 1993
PT BNI Modal Ventura Modal Ventura Jakarta 2022 2023
ENTITAS ANAK TIDAK LANGSUNG MELALUI PT BNI SEKURITAS
PT BNI Asset Management Manajer Investasi Jakarta 2011 2011
Jasa Broker,
Underwriting, dan
BNI Securities Pte. Ltd. Singapura 2021 2021
Aktivitas Advisory
dalam pasar modal
PERUSAHAAN ASOSIASI
PT Pemeringkat Efek Indonesia Pemeringkat Efek Jakarta 1994 1994
PT Kustodian Sentral Efek
Kustodian Sentral Jakarta 1998 1998
Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia Perbankan Jakarta 2001 2001
PT Bank BTPN Tbk Perbankan Jakarta 1958 1960
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Perbankan Jakarta 2021 2021
*Unaudited
160 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 161
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepemilikan oleh BNI
Tahun Penyertaan (%) Total Aset 2023
Status Operasi
Modal Terakhir (Rp-juta)*
2023 2022
2023 99,99% 99,99% Beroperasi 3.788.690
2019 75,00% 75,00% Beroperasi 2.383.585
2012 60,00% 60,00% Beroperasi 24.972.042
2009 100,00% 100,00% Beroperasi 11.537
2022 63,92% 63,92% Beroperasi 14.615.844
2022 99,98% 99,98% Beroperasi 511.415
2011 99,90% 99,90% Beroperasi 194.585
2023 100,00% 100,0% Beroperasi 120.009
301.661
2014 0,14% 0,16% Beroperasi
(31 Des 2022)
3.582.506
2022 2,50% 2,50% Beroperasi
(30 Sep 2023)
81.741.308
2020 1,00% 1,00% Beroperasi
(30 Nov 2023)
176.094.273
2020 0,15% 0,15% Beroperasi
(30 Nov 2023)
353.624.124
2021 23,24% 23,24% Beroperasi
(31 Des 2023)
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 161
Page 162
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
INFORMASI SINGKAT ENTITAS ANAK
PT BNI MULTIFINANCE
Nama Perusahaan PT BNI Multifinance
Bidang Usaha Pembiayaan
Profil Perusahaan PT BNI Multifinance didirikan tanggal 8 April 1983 berdasarkan Akta Notaris Kartini Muljadi, S.H., No. 21,
dengan nama PT BNI-AMEX Leasing, hasil kerja sama antara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
dengan American Express Leasing Corporation (AMEX). PT BNI-AMEX Leasing telah diubah beberapa kali
dan yang terakhir menjadi PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”) yang keputusannya diaktakan dalam Akta
No. 103 tanggal 27 Juni 1994.
BNI Multifinance beroperasi secara komersial pada tahun 1983 di bidang pembiayaan investasi, modal kerja,
multiguna, dan sewa operasi. Pada tahun 2022, BNI Multifinance melakukan refocusing bisnis ke pembiayaan
segmen consumer. Sebagai upaya untuk menjadi Market Leader in Consumer Finance, pada tahun 2023
BNI Multifinance telah menambah outlet menjadi 30 (tiga puluh) kantor cabang yang tersebar di beberapa
kota besar Indonesia dan telah bekerja sama dengan 722 dealer sebagai mesin pertumbuhan bisnis. Untuk
memperkuat identitas, BNI Multifinance melakukan perubahan commercial brand menjadi “BNI Finance”
sejak Oktober 2023.
Tahun Pendirian 1983
Jumlah Aset 2023 Rp3.788.690 Juta
Kepemilikan Saham 99,998%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Graha Binakarsa lantai 11 Lot. E-F dan lantai 12
Jalan HR. Rasuna Said Kav. C-18
Kuningan, Jakarta Selatan 12940
Pengurus Perusahaan Dewan Komisaris Direksi
• Komisaris Utama/Independen : Suhartono • Direktur Utama : Yenanto Siem
• Komisaris : Agung Turanto Sutarno • Direktur : Albertus Henditrianto
• Komisaris : Hari Satriyono • Direktur : Legendariah Bur Rasuanto
PT BNI SEKURITAS
Nama Perusahaan PT BNI Sekuritas
Bidang Usaha Perdagangan Efek (Brokerage) dan Penjamin Emisi Efek (Underwriter) termasuk di dalamnya bertindak
Sebagai Penasehat Investasi
Profil Perusahaan PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas”) didirikan sesuai Akta Perseroan Terbatas No. 22 tanggal 12 April 1995
sebagaimana telah diubah dengan Akta Pengubahan No. 39 tanggal 3 Mei 1995, yang keduanya dibuat
di hadapan Koesbiono Sarmanhadi, S.H., M.H., Notaris di Jakarta yang telah mendapat pengesahan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-6278.HT.01.01.TH.95 tanggal 19
Mei 1995, dan telah didaftarkan di dalam buku register Daftar Perusahaan pada Kantor Pengadilan Negeri
Jakarta Pusat di bawah No. 903/1995 tanggal 8 Juni 1995, serta telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia No. 55 tanggal 11 Juli 1995, Tambahan No. 5804.
Berdasarkan Anggaran Dasar, ruang lingkup kegiatan usaha BNI Sekuritas meliputi perdagangan efek,
termasuk di dalamnya bertindak sebagai perantara pedagang efek, penjamin emisi efek, agen penjual reksa
dana, perusahaan efek selain manajemen investasi lainnya, kustodian dan kegiatan lain yang ditetapkan
atau disetujui badan/instansi yang berwenang. BNI Sekuritas memperoleh izin usaha sebagai perantara
pedagang efek, penjamin emisi saham, manajer investasi, dan agen penjual reksa dana dari otoritas terkait,
masing-masing melalui (i) Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. KEP-19/PM/1995, (ii) No.
KEP-020/PM/1995 tanggal 8 Agustus 1995 (iii) No. KEP-07/ PM-MI/1995 tanggal 23 Oktober 1995 yang kemudian
dialihkan kepada PT BNI Asset Management dan (iv) Surat OJK No. S-1507/PM.211/2016.
Sejalan dengan perkembangan dan peraturan pasar modal dan implementasi independensi manajer investasi
sesuai dengan Peraturan Bapepam LK No. V.D.11 yang tercantum dalam Surat Keputusan Ketua Bapepam-LK
No. Kep-480/BL/2009 tanggal 31 Desember 2009 mengenai panduan fungsi-fungsi manajer investasi, Divisi
Manajer Investasi BNI Sekuritas telah dipisahkan dan didirikan sebagai anak usaha berbadan hukum yang
disebut PT BNI Asset Management (“BNI-AM”). Pendirian BNI-AM kemudian disetujui di dalam Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) BNI Sekuritas tanggal 1 Maret 2011 dengan total kepemilikan
saham Perusahaan atas BNI-AM sebesar 99,99% yang dituangkan dalam Akta Pendirian No. 50 tanggal 28
Maret 2011 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta.
162 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 163
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pada pertengahan tahun 2011, struktur kepemilikan BNI Sekuritas diperkuat dengan bergabungnya investor
strategis asal negara Jepang, yakni SBI Securities Co. Ltd, untuk turut memiliki saham BNI Sekuritas,
sehingga komposisi kepemilikan saham BNI Sekuritas adalah 75% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (“BNI”) dan 25% dimiliki oleh SBI Securities Co. Ltd. Pada tahun 2014, kepemilikan SBI Securities
Co. Ltd dialihkan kepada SBI Financial Services Co. Ltd sehingga kepemilikan BNI Sekuritas yaitu BNI (75%)
dan SBI Financial Services Co. Ltd (25%).
Sebagai bagian dari perjalanan menjadi perusahaan sekuritas berskala global, pada tanggal 8 September
2021, anak perusahaan BNI Sekuritas yaitu BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”) telah mendapat persetujuan dari
Monetary Authority of Singapore (“MAS”) dengan nomor license CMS 101132. Dengan adanya izin operasi
BSPL tersebut, maka BNI Sekuritas memiliki perpanjangan tangan untuk dapat mengembangkan kegiatan
usaha dan pemberian layanan pasar modalnya di Singapura. Pada tanggal 3 Oktober 2022, BSPL juga telah
memperoleh persetujuan dari MAS untuk menjalankan kegiatan sebagai penasihat finansial korporasi.
Selanjutnya BSPL akan fokus untuk membantu BNI Group dan nasabah BNI untuk mendapatkan akses ke
investor global. Dengan beroperasinya BSPL di Singapura, maka hal ini juga membuat semakin kokohnya
posisi BNI sebagai bank berskala global yang dapat memberikan layanan perbankan dan pasar modal. BSPL
berlokasi di 30 Cecil Street #17-08 Prudential Tower Singapore (049712) atau di gedung yang sama dengan BNI
Kantor Cabang Singapura.
Sepanjang tahun 2023, operasional bisnis BNI Sekuritas telah didukung oleh sumber daya manusia yang
profesional di bidangnya dengan 351 pegawai hingga 31 Desember 2023, yang akan memberikan layanan
kepada nasabah melalui 18 Kantor Cabang.
Tahun Pendirian 1995
Jumlah Aset 2023 Rp2.383.585 Juta
Kepemilikan Saham 75,00%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Sudirman Plaza Indofood Tower, Lantai 16
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 76-78, Jakarta 12910, Indonesia
Pengurus Perusahaan Dewan Komisaris Direksi
• Komisaris Utama/Independen : Riswinandi • Direktur Utama : Agung Prabowo
• Komisaris : Yoshihiro Ishiwata • Direktur: Nieko Kusuma
• Komisaris : I Made Sukajaya • Direktur : Vera Ongyono
• Direktur : Yoga Mulya
• SEVP Retail Markets & IT: Teddy Wishadi
PT BNI LIFE INSURANCE
Nama Perusahaan PT BNI LIFE INSURANCE
Bidang Usaha Jasa Asuransi Jiwa
Profil Perusahaan PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) merupakan Perusahaan Anak BNI yang menjalankan usaha di bidang
asuransi jiwa termasuk usaha asuransi jiwa dengan prinsip Syariah. BNI Life menawarkan berbagai produk
asuransi seperti asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi, pensiun, dan syariah.
Pada awalnya, BNI Life didirikan dengan nama “PT Asuransi Jiwa BNI Jiwasraya” berdasarkan Akta Notaris
No. 24 tanggal 28 November 1996 di Jakarta. Pada tanggal 26 November 2004, PT Asuransi Jiwa BNI
Jiwasraya telah mengubah namanya menjadi PT BNI Life Insurance, dan telah disahkan dengan Keputusan
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-31600 HT.01.04.TH.2004 tanggal 29
Desember 2004.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah menjalankan usaha
dalam bidang asuransi jiwa termasuk usaha asuransi jiwa dengan prinsip syariah. Perseroan memperoleh
izin usaha sebagai perusahaan asuransi jiwa berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia
No. 305/KMK.017/1997 tanggal 7 Juli 1997. Perseroan juga telah memperoleh izin pembukaan kantor cabang
dengan prinsip syariah berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. KEP-186/KM.6/2004
tanggal 19 Mei 2004.
Pada awal Mei 2014, Sumitomo Life Insurance Company (“Sumitomo Life”) yang merupakan salah satu
perusahaan asuransi terbesar di Jepang, secara resmi menjadi salah satu pemegang saham BNI Life.
Realisasi penyertaan modal sebesar Rp4,2 triliun dengan kepemilikan saham kerja sama strategis dengan
Sumitomo Life, mempercepat pertumbuhan bisnis dan memberi ruang yang besar untuk memenangkan
peluang bisnis ke depan. Sebagai bukti keseriusan Sumitomo Life dalam pengembangan bisnis BNI Life,
Sumitomo Life menempatkan perwakilan di manajemen BNI Life baik sebagai Komisaris, Direksi, maupun
tenaga ahli profesional.
Operasional bisnis BNI Life didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten di bidang perasuransian.
Saat ini BNI Life telah memiliki 713 pegawai dengan kompetensi yang terus dikembangkan untuk memberikan
pelayanan terbaik kepada nasabah.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 163
Page 164
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Untuk menjalankan kegiatan usahanya, hingga 31 Desember 2023 BNI Life mengoperasikan 7 (tujuh) Kantor
Layanan/Service Point sebagai berikut:
1. Jakarta: Menara BNI Pejompongan, Jl. Pejompongan Raya No. 5;
2. Bandung: Jl. Burangrang No. 38, Lengkong;
3. Denpasar: Jl. Diponegoro No. 122;
4. Semarang: Jl. Sriwijaya No. 630, Candisari;*
5. Surabaya: Gedung Graha Pangeran Lt. XI, JL. Achmad Yani No. 286;
6. Palembang: Jl. Basuki Rahmat No.24B;
7. Yogyakarta: Jl. Laksda Adisucipto No.27, Gondokusuman.
*Efektif per tanggal 27 November 2023 dan sudah dilakukan pelaporan pada tanggal 15 Desember 2023, saat ini menunggu surat
pencatatan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Tahun Pendirian 1996
Jumlah Aset 2023 Rp24.972.042 Juta
Kepemilikan Saham 60,00%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Centennial Tower Lt. 9, Jl. Gatot Subroto Kav.24-25, Jakarta Selatan
Pengurus Perusahaan Dewan Komisaris Direksi
• Komisaris Utama/Komisaris Independen : • Plt. Direktur Utama (merangkap Direktur
Parikesit Suprapto Keuangan) : Eben Eser Nainggolan
• Komisaris : Sri Indira • Direktur : Masaaki Fuse
• Komisaris : Muneo Sasagawa • Direktur : Motoharu Niijima
• Komisaris Independen : Alwi Abdurrahman • Direktur : Neny Asriany
Shihab
• Komisaris Independen : Henry Cratein Suryanaga Dewan Pengawas Syariah
• Ketua : Agus Haryadi
• Anggota : H. Utang Ranuwijaya
• Anggota : Hj. Siti Haniatunnisa
PT BNI REMITTANCE LTD.
Nama Perusahaan BNI Remittance Ltd.
Bidang Usaha Jasa Pengiriman Uang
Profil Perusahaan BNI Remittance Limited didirikan oleh BNI Hong Kong pada tahun 1997 yang awalnya bernama “BNI
Nakertrans Ltd.” Tujuan dari pendirian tersebut adalah untuk membantu memfasilitasi para Pekerja Migran
Indonesia (PMI) yang berada di Hong Kong untuk melakukan pengiriman uang.
Kemudian untuk lebih mengoptimalkan aktivitas bisnis dan menyesuaikan dengan koridor aturan otoritas
setempat, pada tahun 2009, BNI Nakertrans Ltd resmi bergabung sebagai salah satu Perusahaan Anak BNI
dan dilakukan perubahan nama menjadi BNI Remittance Ltd.
Saat ini, BNI Remittance terdaftar sebagai Money Service Operator dengan nomor register 12-08-00768 dan
tunduk kepada Hong Kong Custom and Excise Department. BNI Remittance mengelola outlet yang tersebar
di 3 (tiga) area Hong Kong, yaitu Kantor Utama Keswick di Hong Kong Island, Kantor Cabang Tsuen Wan, dan
Kantor Cabang Yuen Long di New Territories.
Di samping pelayanan melalui outlet tersebut, BNI Remittance bekerja sama dengan BNI berupa program
keuangan inklusi, program ini memberikan akses keuangan melalui layanan digital untuk mempermudah
Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong dalam melakukan transaksi pengiriman uang. Keberadaan 8
(delapan) unit mesin ATM BNI di Hong Kong, menjadikan nasabah lebih leluasa untuk melakukan transaksi
keuangan, melalui fitur layanan yang sama dengan mesin ATM di Indonesia yaitu penarikan tunai, cek
saldo, transfer antar rekening BNI/bank lain, pembelian pulsa/tiket dan pembayaran tagihan. Kemudian
sejak pertengahan tahun 2017, layanan BNI Mobile Banking dapat diaktivasi langsung dari Hong Kong untuk
semakin memperkuat layanan digital.
Tahun Pendirian 1997
Jumlah Aset 2023 Rp11.537 juta
Kepemilikan Saham 100,00%
Status Operasi Beroperasi
Alamat BNI Remittance Limited Flat/RM5 on GF,
No. 1-7 Keswick Street, Causeway Bay Hong Kong
Pengurus Perusahaan Direksi
• Direktur : Indra Kusuma
164 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 165
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PT BANK HIBANK INDONESIA
Nama Perusahaan PT Bank Hibank Indonesia
Bidang Usaha Perbankan
Profil Perusahaan PT Bank Hibank Indonesia (hibank) sebelumnya bernama PT Bank Mayora, merupakan bank swasta nasional
beroperasi sejak 28 Juli 1993 dengan izin usaha Bank Umum sesuai SK Menteri Keuangan RI No. 719/
KMK.017/1993 tanggal 14 Juli 1993 dan menjadi Bank Umum Devisa di tahun 2013 sesuai Surat Keputusan
Gubernur BI No. 15/5/KEP.DPG/2013 tanggal 7 Mei 2013. Sejak 18 Mei 2022, hibank resmi menjadi salah
satu anak usaha BNI Group melalui surat Menkumham No. AHU-AH.01.03-0238599 perihal penerimaan
pemberitahuan perubahan anggaran dasar hibank, serta Surat Menkumham No. AHU-AH.01.09-0013352
perihal penerimaan pemberitahuan perubahan data perseroan hibank.
Pergantian nama dari PT Bank Mayora menjadi PT Bank Hibank Indonesia ini sesuai dengan keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Mayora tanggal 6 Januari 2023 dan 11 April 2023.
Perubahan ini juga telah mendapat Persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
pada 14 April 2023, serta persetujuan dari Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
pada 17 Mei 2023. Pemilihan nama hibank merepresentasikan identitas yang sejalan dengan visi dan misi
yang diusung dan menggambarkan karakter bank digital yang ramah, sederhana, bersahabat, serta dapat
diandalkan bagi UMKM. Perubahan nama dan logo juga menegaskan kekuatan dan pengalaman hibank
dalam industri keuangan dengan dukungan BNI Group.
Sejalan dengan visi hibank untuk menjadi bank UMKM berbasis digital pertama di Indonesia, hibank akan
memantapkan peran sebagai orkestrator ekosistem bagi UMKM dengan menyediakan beragam solusi digital
terintegrasi guna membantu UMKM tumbuh lebih tinggi dan berkelanjutan.
Tahun Pendirian 1993
Jumlah Aset 2023 Rp14.615.844 Juta
Kepemilikan Saham 63,92%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Jl. Tomang Raya No. Kav.21-23
Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, 11440
Pengurus Perusahaan Dewan Komisaris Direksi
• Komisaris Utama : Husein Paolo Kartadjoemena • Direktur Utama : Jenny Wiriyanto
• Komisaris Independen : Rufina Tinawati Marianto • Direktur : Tjahojo Bengawan
• Komisaris Independen : Joys Djajanto • Direktur : Tiolina Indira Aryani Tumanggor Siahaan
• Direktur : Andi M. Andries
• Direktur : Ir. Prihadiyanto
PT BNI MODAL VENTURA
Ventures
Nama Perusahaan PT BNI Modal Ventura
Bidang Usaha Modal Ventura
Profil Perusahaan PT BNI Modal Ventura (“BNI Ventures”) merupakan anak perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (“BNI”) yang bergerak di bidang usaha modal ventura. BNI Ventures didirikan berdasarkan Akta No. 17
tanggal 12 April 2022 yang dibuat di hadapan Ariani Lakhsmijati Rachim, S.H., Notaris di Jakarta Selatan,
dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagai
badan hukum berdasarkan Keputusan No. AHU-0027437.AH.01.01.Tahun 2022 tanggal 19 April 2022.
Direksi dan Dewan Komisaris BNI Ventures telah lulus uji penilaian kemampuan dan kepatutan bagi pihak
utama BNI Ventures (Fit and Proper test) sebagaimana dinyatakan dalam Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
No. S-4992/NB.111/2022 tanggal 15 Desember 2022. Adapun izin usaha perusahaan modal ventura diperoleh
BNI Ventures pada tanggal 27 Januari 2023 berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP-
2/D.05/2023.
BNI Ventures telah mendapatkan penyertaan modal sebesar Rp500,1 miliar (lima ratus miliar seratus juta
rupiah) pada tanggal 12 Mei 2022. Komposisi saham BNI Ventures terdiri dari BNI dengan total kepemilikan
sebesar 99,98% (setara 500.000 lembar saham) dan PT BNI Asset Management (BNI-AM) dengan porsi
kepemilikan sebesar 0,02% (setara 100 lembar saham).
Tahun Pendirian 2022
Jumlah Aset 2023 Rp511.415 Juta
Kepemilikan Saham 99,98%
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 165
Page 166
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Status Operasi Beroperasi
Alamat Menara BNI Lantai 2
Jl. Pejompongan Raya No.7, Jakarta Pusat 10210
Pengurus Perusahaan Dewan Komisaris Direksi
• Komisaris Utama : Rian Eriana Kaslan • Direktur Utama : Mardianto E. Danusaputro
• Komisaris Independen : Kartika Hendrawan • Direktur : Lugas Prancafitri
INFORMASI SINGKAT ENTITAS ANAK TIDAK LANGSUNG
PT BNI ASSET MANAGEMENT
PT BNI Asset Management (BNI-AM) merupakan salah Kantor Pusat BNI Asset Management terletak di Centennial
satu Pelaku Usaha Jasa Keuangan di industri Pasar Modal. Tower Lt. 19, Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25, Jakarta Selatan.
Sebagai pelopor bisnis Manajer Investasi di Indonesia,
BNI-AM memiliki izin kegiatan sebagai Manajer Investasi Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT BNI Asset
(MI) dari Otoritas Pasar Modal dengan izin No. KEP-05/BL/ Management berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan
MI/2011. Bisnis Manajer Investasi ini telah dirintis sejak Pemegang Saham No. 2 tanggal 3 Juli 2023, sebagai berikut:
23 Oktober 1995 saat masih bergabung dengan PT BNI Dewan Komisaris
Sekuritas. Dengan berkembangnya bisnis MI, tanggal 7 Komisaris Utama/Komisaris
Eko Priyo Pratomo
Juli 2011 BNI-AM melakukan spin off dari BNI Sekuritas Independen
sebagai Perusahaan Terbatas. Komisaris Efrizal
Direksi
BNI-AM memberikan jasa pengelolaan investasi Dana Pihak
Plt. Direktur Utama
Ketiga melalui berbagai instrumen investasi berupa produk Donny Susatio Adjie
(merangkap Direktur Bisnis)
Reksa Dana yang lengkap dan juga Kontrak Pengelolaan Direktur Ade Yusriansyah
Dana. Produk Reksa Dana yang disediakan adalah produk
Direktur Putut Endro Andanawarih
Reksa Dana Reguler, Reksa Dana Terstruktur, Reksa Dana
Khusus serta pengelolaan dana yang disesuaikan dengan
Risk Appetite nasabah, dan periodenya disesuaikan BNI SECURITIES PTE. LTD.
dengan kebutuhan nasabah. BNI-AM juga menyediakan BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”), anak perusahaan PT BNI
jasa Penasehat Investasi sesuai izin yang dikeluarkan oleh Sekuritas sepenuhnya yang beroperasi di luar negeri,
OJK No. KEP-50/D.04/2017. didirikan di Singapura pada tanggal 22 Maret 2021. BSPL
didirikan untuk bertindak sebagai penghubung bagi BNI
BNI-AM adalah bagian dari konglomerasi BNI sebagai Group dalam hal aktivitas pasar modal internasional,
salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia yang telah termasuk menjalin komunikasi dengan institusi investasi
masuk dalam jajaran perusahaan publik Indonesia yang berbasis global.
diperhitungkan di kelas global. Dalam menjalankan kegiatan
usahanya, bisnis BNI-AM tumbuh bersinergi dengan BSPL memiliki izin Capital Markets Services yang
perusahaan anak BNI lainnya yaitu BNI Life, BNI Sekuritas, dikeluarkan oleh Monetary Authority of Singapore (“MAS”)
BNI Finance, BNI Remittance, dan hibank. untuk melakukan aktivitas yang telah diatur oleh MAS,
secara khusus di pasar modal, mencakup perdagangan
Didukung oleh pemahaman mengenai investasi Pasar efek, dengan fokus awal pada Fixed Income dan lainnya
Modal di Indonesia yang kuat serta memiliki Tim Investasi yang sejalan dengan bisnis utama di bidang Capital Markets
yang profesional dibidangnya, BNI-AM siap membantu and Sales & Trading.
pengelolaan dana para investor melalui berbagai produk
investasi Reksa Dana mulai dari Reksa Dana Open-end, Susunan Dewan Direksi BSPL adalah sebagai berikut:
Reksa Dana Terproteksi, maupun alternative investment Direksi
seperti Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), Kontrak Executive Director Chew Wen Yu, Edwin
Investasi Kolektif Efek Beragun Asset (KIK-EBA), dll.
Ujuan Marihot Hadijwidjaja
Non Executive Director
Panjaitan
166 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 167
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
INFORMASI SINGKAT ENTITAS ASOSIASI
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) didirikan pada transaksi perdagangan dan penyelesaian Efek tanpa warkat
tanggal 21 Desember 1993 atas prakarsa Badan Pengawas (scripless trading) di Pasar Modal Indonesia. Penerapan
Pasar Modal/BAPEPAM (sekarang Otoritas Jasa Keuangan) tersebut didukung oleh sistem utama KSEI, yaitu The
dan Bank Indonesia. Sebagai lembaga pemeringkat Central Depository and Book Entry Settlement System
kredit independen pertama di Indonesia yang telah teruji (C-BEST).
keandalannya, PEFINDO berperan untuk menganalisis
probabilitas gagal bayar suatu perusahaan atau instrumen Melihat perkembangan transaksi di pasar modal kita
utang di Indonesia. yang sudah sangat cepat, serta perkembangan sistem
dan teknologi yang sudah semakin maju, KSEI berinisiatif
Telah aktif berkontribusi selama lebih dari 25 tahun untuk melakukan pengembangan berkelanjutan atas sistem
memberikan jasa pemeringkatan di Indonesia, PEFINDO C-BEST melalui generasi baru C-BEST Next Generation
telah melakukan pemeringkatan kepada lebih dari 1.100 (Next-G) pada 8 Agustus 2018. Peluncuran C-BEST Next-G
entitas dan berbagai instrumen pasar modal antara merupakan upaya KSEI dalam mendukung perkembangan
lain Obligasi dan Obligasi Subordinasi, Sukuk, Surat Pasar Modal Indonesia terutama dari sisi peningkatan
Berharga Jangka Menengah (MTN), Kontrak Investasi jumlah investor dan peningkatan jumlah penyelesaian
Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA), Reksa Dana, dan transaksi. Upaya meningkatkan kepercayaan investor
Dana Investasi Real Estat dan Surat Berharga Komersial. untuk berinvestasi diwujudkan KSEI melalui kewajiban
Dalam rangka mendukung rencana penerbitan obligasi kepemilikan Single Investor Identification (SID) pada tahun
daerah di Indonesia, PEFINDO sejak tahun 2011 juga telah 2012. SID sebagai nomor identitas tunggal bagi investor
memulai melakukan analisis dan pemeringkatan terhadap yang memberikan kemudahan pada proses identifikasi
pemerintah daerah di Indonesia. investor sekaligus landasan berbagai pengembangan
pasar modal lainnya, termasuk fasilitas AKSes (Acuan
Selain jasa pemeringkatan, PEFINDO juga memperluas Kepemilikan Sekuritas).
pendapatannya dengan aktif melakukan riset di pasar
modal Indonesia dengan menerbitkan indeksnya sendiri Pada tahun 2016, KSEI telah mengimplementasikan sistem
yaitu PEFINDO25 dan PEFINDO i-Grade serta produk- pengelolaan investasi terpadu (S-INVEST), sehingga Pasar
produk publikasinya yang menjadi salah satu tolak ukur Modal Indonesia memiliki platform yang terintegrasi untuk
pertimbangan pelaku pasar modal di Indonesia seperti industri pengelolaan investasi.Terobosan tersebut berhasil
Indonesia Sectoral Review/ISR dan Indonesia Rating mengantarkan KSEI meraih penghargaan sebagai The Best
Highlight/IRH dan produk-produk lainnya yang memberikan Central Securities Depository in Southeast Asia in 2016 versi
informasi tentang pasar modal Indonesia. Alpha Southeast Asia Magazine dan menjadikan Indonesia
sebagai negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang
Jumlah lembar saham yang dimiliki BNI di PEFINDO saat memiliki sistem pengelolaan investasi terpadu. Optimisme
ini mencapai 143 lembar, yang setara dengan 0,122% dan dedikasi menjadi penyulut semangat KSEI untuk
kepemilikan. Adapun jumlah lembar saham yang dimiliki memajukan Pasar Modal Indonesia. Dengan dukungan
BNI Sekuritas di PEFINDO saat ini mencapai 15 lembar, dari pemegang saham yang terdiri dari SRO (BEI dan KPEI),
yang setara dengan 0,013% kepemilikan, sehingga total Perusahaan Efek, Bank Kustodian, dan Biro Administrasi
kepemilikan saham BNI Grup di PEFINDO sebesar 0,14% Efek, KSEI terus melaju mewujudkan kinerja terbaik melalui
berbagai inisiatif. Beragam inisiatif yang diterapkan serta
PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA riset yang diaplikasikan, terus dikembangkan secara
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) merupakan berkelanjutan agar sesuai dengan tren industri terkini serta
Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) di Pasar kebutuhan pasar.
Modal Indonesia yang menyediakan layanan jasa Kustodian
sentral dan penyelesaian transaksi Efek yang teratur, wajar, Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, KSEI merupakan
dan efisien, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 8 tahun perusahaan anak minoritas dengan penyertaan langsung,
1995 tentang Pasar Modal. KSEI didirikan di Jakarta pada di mana BNI mulai memiliki saham kepemilikan sejak 24
23 Desember 1997 dan memperoleh izin usaha pada 11 September 1998. Jumlah lembar saham yang dimiliki BNI di
November 1998. KSEI saat ini mencapai 60 lembar, yang setara dengan 1,00%
kepemilikan. Adapun jumlah lembar saham yang dimiliki
KSEI merupakan salah satu Self-Regulatory Organization BNI Sekuritas di KSEI saat ini mencapai 90 lembar, yang
(SRO) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kliring setara dengan 1,50% kepemilikan, sehingga kepemilikan
Penjaminan Efek Indonesia (KPEI). KSEI mulai menjalankan saham BNI Grup di KSEI sebesar 2,50%.
kegiatan operasional penyelesaian transaksi Efek dengan
warkat pada tanggal 9 Januari 1998, mengambil alih fungsi
sejenis dari PT Kliring Depositori Efek Indonesia (KDEI)
sebagai Lembaga Kliring Penyimpanan dan Penyelesaian
(LKPP).Tahun 2000, KSEI bersama SRO lainnya menerapkan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 167
Page 168
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PT BANK MIZUHO INDONESIA PT BANK SYARIAH INDONESIA TBK
PT Bank Mizuho Indonesia (“Bank Mizuho”) pada awalnya Bank Syariah Indonesia (“BSI”) merupakan satu entitas
didirikan dengan nama PT Fuji Bank International Indonesia. baru yang lahir dari hasil bergabungnya tiga bank syariah
Perubahan Anggaran Dasar Bank menyangkut, antara lain, BUMN yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI
perubahan nama dari PT Bank Fuji International Indonesia Syariah pada 1 Februari 2021.
menjadi PT Bank Mizuho Indonesia dan perubahan modal
Bank serta susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi, Menilik sejarah dari sisi BNI, Bank BNI Syariah awalnya
sebagai hasil dari penggabungan PT Bank Dai-Ichi Kangyo merupakan suatu Unit Usaha Syariah (UUS) dalam
Indonesia (BDKI) dan PT Bank IBJ Indonesia (IBJ) dengan organisasi BNI. Kemudian pada Oktober 2009, Manajemen
PT Fuji Bank International Indonesia yang berlaku efektif BNI melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
sejak tanggal 1 Oktober 2001. (RUPSLB) menyetujui rencana pemisahan (spin off)
Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi Bank Umum Syariah
Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, Bank Mizuho (BUS) dengan mempertimbangkan perkembangan bisnis
merupakan perusahaan anak minoritas dengan penyertaan perbankan syariah yang makin maju serta tuntutan
langsung, di mana BNI mulai memiliki saham kepemilikan konsumen yang menginginkan bank syariah murni pada
sejak 13 Oktober 2003. Jumlah lembar saham yang dimiliki saat itu. Pada Juni 2010, Manajemen BNI meresmikan
BNI di Bank Mizuho saat ini mencapai 73.847 lembar, yang pemisahan (spin-off) PT BNI Syariah dari Unit Usaha
setara dengan 1,00% kepemilikan. Syariah (UUS) BNI.
PT BANK BTPN TBK Untuk menangkap peluang ekonomi syariah di Indonesia
Bank BTPN merupakan merupakan bank devisa hasil yang semakin besar, maka tiga bank syariah milik BUMN
penggabungan usaha (merger) antara PT Bank Tabungan yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah
Pensiunan NasionalTbk (BTPN) dengan PT Bank Sumitomo memutuskan untuk membentuk aliansi strategis. Pada 1
Mitsui Indonesia (SMBCI) yang efektif pada tanggal 1 Februari 2021 yang bertepatan dengan 19 Jumadil Akhir
Februari 2019. 1442 H menjadi penanda sejarah bergabungnya Bank
Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah menjadi
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada satu entitas yaitu BSI. Penggabungan ini akan menyatukan
Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Februari 2019, sejak kelebihan dari ketiga Bank Syariah sehingga menghadirkan
tanggal 1 Februari 2019 terjadi perubahan komposisi layanan yang lebih lengkap, jangkauan lebih luas, serta
pemegang saham PT Bank BTPNTbk. Saat ini 97,34% saham memiliki kapasitas permodalan yang lebih baik. Didukung
BTPN dimiliki Sumitomo Mitsui Banking Corporation, PT sinergi dengan perusahaan induk (Mandiri, BNI, dan BRI)
Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 0,15%, PT Bank Central serta komitmen pemerintah melalui Kementerian BUMN,
Asia Tbk (BBCA) 1,02% dan Publik 1,49%. BSI didorong untuk dapat bersaing di tingkat global.
Bank BTPN sebelum merger merupakan bank yang Sebagai salah satu pemegang saham pengendali di BSI,
fokus pada penyaluran kredit kepada mass market (ritel), jumlah lembar saham yang dimiliki BNI di BSI hingga akhir
sedangkan SMBCI fokus pada segmen bisnis korporasi. 2023 mencapai 10.720.230.418 lembar saham atau setara
Sebagai hasil merger antara kedua bank tersebut, Bank dengan 23,24%.
BTPN akan menjadi suatu bank universal yang memiliki
bisnis lebih lengkap dan melayani segmen nasabah yang
lebih luas, mulai dari segmen mass market (ritel) hingga
korporasi.
Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, Bank BTPN
merupakan perusahaan anak minoritas dengan penyertaan
langsung, di mana BNI mulai memiliki saham kepemilikan
sejak 18 April 2004. Jumlah lembar saham yang dimiliki
BNI di Bank BTPN saat ini mencapai 12.007.137 lembar,
yang setara dengan 0,15% kepemilikan.
168 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 169
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 169
Page 170
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Struktur Kelompok Usaha
Perusahaan
Pembiayaan Sekuritas Asuransi Jiwa
1983 | 99,99% 1995 | 75,00% 1996 | 60,00%
MAYORITAS
25,00%
Manajer Investasi Sekuritas
2011 | 99,90% 2021 | 100,00%
0,013% 0,122%
MINORITAS
Fintech Pasar Modal Sistem pembayaran Peringkat Efek
2018 | 10,19% 1977 | 1,20% 2017 | 17,50% 1994 | 0,14%
Catatan:
Penyertaan oleh BNI Persentase kepemilikan BNI
Penyertaan oleh BNI Sekuritas
Persentase kepemilikan BNI Sekuritas
Penyertaan oleh BNI Asset Management
Penyertaan oleh Strategic Partner Persentase kepemilikan Strategic Partner
170 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 171
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Ventures
Remitansi Perbankan Venture Cap.
1996 | 100,00% 2022 | 63,92% 2023 | 99,98%
40,00% 36,08% 0,02%
Mayora Inti
Utama
1,50% 1,00%
Kustodian Sentral Perbankan Perbankan Perbankan
1998 | 2,50% 2003 | 1,00% 2004 | 0,15% 2021 | 23,24%
Catatan:
Pada Tahun 2022, BNI resmi mengakuisisi PT Bank Mayora (yang kemudian direbranding
menjadi PT Bank Hibank Indonesia) sebagai anak perusahaan bank yang baru serta mendirikan
anak perusahaan baru yaitu BNI Ventures.
Hingga saat ini BNI tidak memiliki perusahaan joint venture dan Special Purpose Vehicle (SPV).
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 171
Page 172
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologis
Pencatatan Saham
PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM PENAWARAN UMUM SAHAM TERBATAS II
Pada tanggal 28 Oktober 1996, BNI melakukan penawaran Pada tanggal 30 Juli 2007, pada Rapat Umum Pemegang
umum perdana atas 1.085.032.000 saham Seri B dengan Saham Luar Biasa (RUPSLB), Pemegang Saham telah
nilai nominal sebesar Rp500 (nilai penuh) setiap saham dan memutuskan untuk melakukan Penawaran UmumTerbatas
harga penawaran setiap saham sebesar Rp850 (nilai penuh) II kepada para pemegang saham dalam rangka penerbitan
kepada masyarakat di Indonesia. Saham yang ditawarkan sampai dengan sejumlah 1.992.253.110 saham Seri C baru
tersebut mulai diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta dan dengan nilai nominal Rp375 (nilai penuh) setiap lembar
Bursa Efek Surabaya (sekarang Bursa Efek Indonesia atau saham.
BEI) pada tanggal 25 November 1996.
Setiap pemegang 20 saham lama yang namanya tercatat
PENAWARAN UMUM SAHAM TERBATAS I dalam Daftar Pemegang Saham BNI pada tanggal 9 Agustus
2007 pukul 16.00 WIB mempunyai 1 (satu) HMETD, di mana
Pada tanggal 30 Juni 1999, BNI melakukan Penawaran setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya
Umum Terbatas I dalam rangka penerbitan Hak Memesan untuk membeli sebanyak 1 (satu) saham baru dengan
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 151.904.480.000 harga pelaksanaan Rp2.025 (nilai penuh) setiap saham. Dari
saham Seri C dengan nilai nominal sebesar Rp25 (nilai Penawaran UmumTerbatas II, BNI mendapatkan tambahan
penuh) setiap saham. Setiap pemegang 1 (satu) saham lama modal disetor sebesar Rp747.094 dan tambahan agio saham
berhak membeli 35 saham baru dengan harga Rp347,58 sebesar Rp3.287.218 dan biaya emisi penerbitan saham
(nilai penuh) setiap saham. Dari penawaran umum ini, sebesar Rp195.280. Perdagangan perdana dilaksanakan
BNI meningkatkan modal sahamnya sebanyak 683.916.500 pada tanggal 13 Agustus 2007 di Bursa Efek Jakarta dan
lembar saham Seri C yang diterbitkan kepada masyarakat Bursa Efek Surabaya (sekarang BEI).
umum pada tanggal 21 Juli 1999 dan terdaftar di Bursa Efek
Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (sekarang BEI). BNI juga PENAWARAN UMUM SAHAM TERBATAS III
menerbitkan 151.220.563.500 lembar saham Seri C kepada
Pemerintah Indonesia pada tanggal 7 April 2000 dan 30 Juni Pada tanggal 25 November 2010, dalam Rapat Umum
2000 melalui program rekapitalisasi berdasarkan Peraturan Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Pemegang
Pemerintah No. 52 tahun 1999. Saham telah memutuskan antara lain untuk menyetujui
peningkatan modal ditempatkan dan disetor BNI melalui
REKAPITALISASI Penawaran Umum Terbatas III (PUT III) dengan penerbitan
HMETD sebesar 3.374.715.948 saham Seri C baru dengan
Pada tanggal 30 Maret 2000, Menteri Keuangan menyetujui nilai nominal Rp375 (nilai penuh) setiap lembar saham
rekapitalisasi BNI sebesar Rp61,8 triliun, yang meningkat dengan harga pelaksanaan Rp3.100. HMETD tersebut dapat
sebesar Rp9 triliun dibandingkan dengan jumlah yang diperdagangkan di dalam dan di luar Bursa Efek Indonesia
ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah No. 52 tahun 1999. (BEI) mulai tanggal 10 Desember 2010 sampai dengan 16
Sehubungan dengan peningkatan rekapitalisasi tersebut, Desember 2010, dengan memperhatikan ketentuan yang
yang telah disetujui melalui Peraturan Pemerintah No. berlaku di bidang pasar modal. Dari PUT III tersebut, BNI
32 tahun 2000, BNI menerbitkan tambahan saham Seri C mendapatkan tambahan modal disetor sebesar Rp1.265.518
sebanyak 44.946.404.500 saham tanpa Hak Memesan Efek dan tambahan agio saham, bersih setelah dikurangkan
Terlebih Dahulu. dengan biaya emisi penerbitan saham, sebesar Rp8.950.869.
Pada tanggal 20 Juli 2001, modal saham BNI berkurang
sebanyak 1.965.701.500 saham Seri C sehubungan
dengan pengembalian kelebihan dana rekapitalisasi
kepada Pemerintah Indonesia. Pengembalian tersebut
telah disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa pada tanggal 25 Juni 2001.
172 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 173
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PELAKSANAAN CORPORATE ACTION STOCK SPLIT
Pada tanggal 19 September 2023, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui pemecahan saham
dan perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan tentang Permodalan Perseroan. Perseroan telah melaksanakan
pemecahan saham (Stock Split) dengan rasio pemecahan 1 (satu) saham lama menjadi 2 (dua) saham baru (1:2) dan telah
efektif pada tanggal 06 Oktober 2023 sehingga nilai nominal per Saham Seri A Dwiwarna dan Seri B menjadi sebesar
Rp3.750 (tiga ribu tujuh ratus lima puluh rupiah) dan nilai nominal per Saham Seri C menjadi Rp187,50 (seratus delapan
puluh tujuh koma lima nol rupiah).
NAMA BURSA TEMPAT SAHAM PERUSAHAAN DICATATKAN
Seluruh saham BNI telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
Kronologis Pencatatan Saham BNI
Harga
Tanggal Deskripsi Saham Nilai Nominal Jumlah Saham
Penawaran
Sebelum IPO - - - - -
Seri-A @Rp500 - 1
Initial Public Offering (IPO)
November 1996 Seri-B @Rp500 850 4.340.127.999
Total modal ditempatkan dan disetor 4.340.128.000
Seri-A @Rp500 - 1
Rights Issue (1:35) Seri-B @Rp500 850 4.340.127.999
Juni 1999
Seri-C @Rp25 347,58 151.904.480.000
Total modal ditempatkan dan disetor 156.244.608.000
Seri-A @Rp500 - 1
Issuance of new shares without pre-
Seri-B @Rp500 850 4.340.127.999
Juni 2000 emptive rights
Seri-C @Rp25 347,58 196.850.884.500
Total modal ditempatkan dan disetor 201.191.012.500
Seri-A @Rp500 - 1
Repayment of excess amount in
Seri-B @Rp500 850 4.340.127.999
Juli 2001 Government Bonds
Seri-C @Rp25 347,58 194.885.183.000
Total modal ditempatkan dan disetor 199.225.311.000
Seri-A @Rp7.500 - 1
Reverse Stock Split (15:1) Seri-B @Rp7.500 12.750 289.341.866
Desember 2003
Seri-C @Rp375 5.213,7 12.992.345.533
Total modal ditempatkan dan disetor 13.281.687.400
Seri-A @Rp7.500 - 1
Rights Issue (20:3) Seri-B @Rp7.500 12.750 289.341.866
13 Agustus 2007
Seri-C @Rp375 2.025 14.984.598.643
Total modal ditempatkan dan disetor 15.273.940.510
Seri-A @Rp7.500 - 1
Divestasi Saham Negara RI pada BNI
Seri-B @Rp7.500 12.750 289.341.866
Agustus 2010 eks green shoe
Seri-C @Rp375 2.025 14.984.598.643
Total modal ditempatkan dan disetor 15.273.940.510
Seri-A @Rp7.500 - 1
Rights Issue (110.473:500.000) Seri-B @Rp7.500 12.750 289.341.866
10 Desember 2010
Seri-C @Rp375 3.100 18.359.314.591
Total modal ditempatkan dan disetor 18.648.656.458
Seri-A @Rp3.750 - 1
Stock Split
Seri-B @Rp3.750 - 578.683.733
6 Oktober 2023 (1:2)
Seri-C @187,50 - 68.426.325.320
Total Modal ditempatkan dan disetor 37.297.312.916
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 173
Page 174
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologis Pencatatan
Efek Lainnya
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, penguatan permodalan dengan sumber dana yang cukup dan sebaran tenor
yang baik, BNI telah melakukan beberapa kali penerbitan obligasi dalam mata uang Rupiah dan Valas. Obligasi tersebut
adalah Global Bond BNI di tahun 2012, kemudian dilanjutkan dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan BNI tahun 2017
dengan dana yang dikumpulkan sebesar Rp3 triliun dan tenor 5 (lima) tahun. Selanjutnya, pada tahun 2021 BNI kembali
melakukan penerbitan Global dengan menerbitkan Tier 2 Capital Bond dan Additional Tier 1 Capital Bond, dengan dana
yang dikumpulkan masing-masing USD500.000.000 (nilai penuh) dan USD600.000.000 (nilai penuh). Pada tahun 2022,
BNI juga menerbitkan Green Bond denominasi Rupiah dengan total dana yang dikumpulkan masing-masing sebesar
Rp5 triliun tenor 3 tahun dan 5 tahun.
GLOBAL BOND 2012 Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek adalah
BNI menerbitkan obligasi senior berdenominasi USD PT BNI Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Sekuritas,
(global bond) pada 27 April 2012 dengan nilai pokok sebesar PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas dan
USD500.000.000 (nilai penuh). Obligasi tersebut diterbitkan PT BCA Sekuritas. Bertindak sebagai Wali Amanat adalah
di harga 98,89% dengan kupon sebesar 4,125% yang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
dibayar setiap 6 bulan sekali. Obligasi tersebut memiliki
jangka waktu 5 (lima) tahun dan telah jatuh tempo pada 27 TIER 2 CAPITAL BOND 2021 (GLOBAL BOND)
April 2017. Bank telah melunasi seluruh nilai pokok obligasi BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik modal
sebesar USD500.000.000 (nilai penuh) di harga 100,00%. dalam bentuk Tier 2 Capital Bond yang didaftarkan di
Bursa Singapura (SGX Listing) dengan jumlah pokok
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI emisi sebesar USD500.000.000 (nilai penuh) memiliki fitur
RUPIAH 2017 write down dan dapat diperhitungkan sebagai komponen
Pada tanggal 22 Juni 2017, BNI telah mendapatkan pernyataan modal Tier 2 melalui surat OJK No. S-64/PB.31/2021 tanggal
efektif dari OJK melalui surat No. S-349/D.04/2017 untuk 31 Maret 2021. Penerbitan Tier 2 Capital Bond tersebut
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I BNI Rupiah Tahap I merupakan salah satu strategi BNI dalam penambahan
Tahun 2017 (“Obligasi”). Nilai obligasi yang diterbitkan permodalan Bank melalui Tier 2 Capital.
sebesar Rp3.000.000.000.000 (nilai penuh), jangka waktu
5 (lima) tahun, dengan kupon sebesar 8% per tahun yang Tier 2 Capital Bond ditawarkan dengan tingkat bunga
akan dibayarkan secara triwulanan. Obligasi BNI diterbitkan tetap sebesar 3,75% p.a. berjangka waktu 5 (lima) tahun.
pada tanggal 11 Juli 2017 dan listing di Bursa Efek Indonesia Bertindak sebagai lembaga dan profesi penunjang dalam
pada tanggal 12 Juli 2017. Pembayaran kupon pertama penerbitan Tier 2 Capital Bond tersebut adalah HSBC dan
kepada para pemegang obligasi telah dilakukan pada
tanggal 11 Oktober 2017.
174 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 175
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Citi Group. Konsultan Hukum yang digunakan adalah GLOBAL BOND OBLIGASI BERWAWASAN
Ginting & Reksodiputro dan Allen & Overy serta HSBC LINGKUNGAN (GREEN BOND) I BNI 2022
bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi Pada tanggal 10 Juni 2022, BNI telah mendapatkan
tersebut telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat pernyataan efektif dari OJK melalui surat No. S-93/D.04/2022
utang jangka panjang dari Fitch Rating dengan peringkat untuk menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan
BB dan Moody’s Rating Ba2. (Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Tahun 2022 pada tanggal 21 Juni 2022. Jumlah Pokok Green
ADDITIONAL TIER 1 CAPITAL BOND 2021 (GLOBAL Bond yang diterbitkan adalah sebesar Rp5.000.000.000.000
BOND) (lima triliun Rupiah) dengan bunga Green Bond sebesar
BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik modal 6,35% (enam koma tiga lima persen) per tahun untuk seri
kembali dalam bentuk Additional Tier 1 Capital Bond yang A dan 6,85% (enam koma delapan lima persen) per tahun
didaftarkan di Bursa Singapura (SGX Listing) dengan untuk seri B. Green Bond I 2022 ditawarkan dengan nilai
jumlah pokok emisi sebesar USD600.000.000 (nilai penuh) 100% (seratus persen) dari jumlah pokok obligasi, dengan
memiliki fitur write down dan dapat diperhitungkan sebagai kupon dibayarkan setiap kuartalan, dan tercatat di Bursa
komponen modal Tier I melalui surat OJK No. S-210/ Efek Indonesia (IDX) pada 22 Juni 2022. Pembayaran kupon
PB.31/2021 tanggal 30 September 2021. pertama kepada para pemegang obligasi telah dilakukan
pada tanggal 21 September 2022.
Penerbitan AdditionalTier 1 Capital Bond tersebut bertujuan
untuk meningkatkan Modal Tier 1, pendanaan umum, dan Dana hasil penerbitan obligasi setelah dikurangi biaya
meningkatkan struktur dana jangka panjang. Additional biaya emisi, seluruhnya akan digunakan BNI untuk
Tier 1 Capital Bond ditawarkan dengan tingkat bunga pembiayaan maupun pembiayaan kembali proyek-proyek
tetap sebesar 4,30% p.a. berjangka waktu perpetual (tidak dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan
memiliki jatuh tempo) dengan opsi call setelah 5,5 (lima (KUBL), yaitu proyek-proyek yang berkaitan dengan energi
setengah) tahun. Bertindak sebagai lembaga dan profesi terbarukan, efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi
penunjang dalam penerbitan Additional Tier 1 Capital energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya
Bond tersebut adalah BNI Sekuritas, JP Morgan dan UBS. alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan, konservasi
Konsultan Hukum yang digunakan adalah Hadiputranto, keanekaragaman hayati darat dan air, transportasi
Hadinoto & Partners dan Baker McKenzie serta HSBC ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah
bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, gedung
tersebut telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat berwawasan lingkungan, dan pertanian berkelanjutan,
utang jangka panjang dari Moody’s Rating yaitu Ba3. dengan memperhatikan Peraturan OJK No. 60/POJK.04/2017
tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang
Berwawasan Lingkungan (Green Bond).
Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek adalah
PT BNI Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas,
PT BRI Danareksa Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, dan
PT Maybank Sekuritas. Bertindak sebagai Wali Amanat
adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
NAMA BURSA TEMPAT OBLIGASI PERUSAHAAN DICATATKAN
Seluruh Efek dengan mata uang Rupiah BNI telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI), sedangkan Efek dengan
mata uang Valas dicatatkan pada Bursa Singapura.
Kronologi Pencatatan Obligasi BNI
Tanggal Tingkat Peringkat Efek
Tanggal Tanggal Mata Nilai Status Wali
Nama Efek Tenor Jumlah Obligasi Jatuh Suku
Terbit Efektif Uang Penawaran Pembayaran 2021 2020 Amanat
Tempo Bunga
27 April 27 April 4,125%
Global Bond - 5Tahun USD 500.000.000 98,89 Lunas - - HSBC
2012 2017 p.a
Obligasi
Berkelanjutan 22 Juni 11 Juli 8,00% idAAA idAAA PT BRI
11 Juli 2017 5Tahun IDR 3.000.000.000.000 100,00 Lunas
I BNITahap I 2017 2022 p.a (Pefindo) (Pefindo) (Persero)
Tahun 2017
BNI Tier 2 BB (Fitch)
30 Maret 30 Maret 30 Maret HSBC
Capital Bond 5 tahun USD 500.000.000 100.00 3,75% Belum Lunas Ba2 -
2021 2021 2026 Corp Ltd.
2021 (Moodys)
BNI Perpetual,
24 24
Additional Non 24 Maret Ba3 HSBC
September September USD 600.000.000 100.00 4,30% Belum Lunas -
Tier 1 Capital Callable 2027 (Moodys) Corp Ltd.
2021 2021
Bond 2021 5,5 tahun
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 175
Page 176
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologi Pencatatan Obligasi BNI
Tanggal Tingkat Peringkat Efek
Tanggal Tanggal Mata Nilai Status Wali
Nama Efek Tenor Jumlah Obligasi Jatuh Suku
Terbit Efektif Uang Penawaran Pembayaran 2021 2020 Amanat
Tempo Bunga
Obligasi
PT Bank
Berwawasan
21 Juni 10 Juni 21 Juni idAAA Mandiri
Lingkungan 3Tahun IDR 4.000.000.000.000 100.00 6,35% Belum Lunas -
2022 2022 2025 (Pefindo) (Persero)
(Green Bond)
Tbk
I BNI 2022
Obligasi
PT Bank
Berwawasan
21 Juni 10 Juni 21 Juni idAAA Mandiri
Lingkungan 5 tahun IDR 1.000.000.000.000 100.00 6,85% Belum Lunas -
2022 2022 2027 (Pefindo) (Persero)
(Green Bond)
Tbk
I BNI 2022
KRONOLOGI PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI
Global Bond memiliki bunga tahunan sebesar 4,125% dari jumlah pokok pinjaman. Bunga ini dibayarkan oleh Bank setiap
6 (enam) bulan dengan tanggal perdana pembayaran bunga obligasi tersebut jatuh pada tanggal 29 Oktober 2012 dan
pembayaran bunga obligasi terakhir telah dibayarkan pada saat jatuh tempo pada 27 April 2017.
Kronologi Pembayaran Bunga Global Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 29 Oktober 2012 4,125% Lunas
2 29 April 2013 4,125% Lunas
3 28 Oktober 2013 4,125% Lunas
4 28 April 2014 4,125% Lunas
5 27 Oktober 2014 4,125% Lunas
6 27 April 2015 4,125% Lunas
7 27 Oktober 2015 4,125% Lunas
8 27 April 2016 4,125% Lunas
9 27 Oktober 2016 4,125% Lunas
10 27 April 2017 4,125% Lunas
Obligasi Berkelanjutan I BNI RupiahTahap ITahun 2017 memiliki tingkat suku bunga sebesar 8% per annum yang dibayarkan
periodik setiap 3 bulan dengan jadwal sebagai berikut:
Kronologi Pembayaran Bunga PUB
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 11 Oktober 2017 8% Lunas
2 11 Januari 2018 8% Lunas
3 11 April 2018 8% Lunas
4 11 Juli 2018 8% Lunas
5 11 Oktober 2018 8% Lunas
6 11 Januari 2019 8% Lunas
7 11 April 2019 8% Lunas
8 11 Juli 2019 8% Lunas
9 11 Oktober 2019 8% Lunas
10 11 Januari 2020 8% Lunas
11 11 April 2020 8% Lunas
12 11 Juli 2020 8% Lunas
13 11 Oktober 2020 8% Lunas
14 11 Januari 2021 8% Lunas
15 11 April 2021 8% Lunas
16 11 Juli 2021 8% Lunas
17 11 Oktober 2021 8% Lunas
18 11 Januari 2022 8% Lunas
19 11 April 2022 8% Lunas
20 11 Juli 2022 8% Lunas
176 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 177
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tier 2 Capital Bond BNI Tahun 2021 memiliki tingkat suku bunga sebesar 3,75% per annum, yang dibayarkan periodik
setiap 6 bulan dengan pembayaran bunga pertama dilaksanakan pada 30 September 2021 dan berakhir pada tanggal
30 Maret 2026 dengan jadwal sebagai berikut
Kronologi Pembayaran Bunga Tier 2 Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 30 September 2021 3,75% Lunas
2 30 Maret 2022 3,75% Lunas
3 30 September 2022 3,75% Lunas
4 30 Maret 2023 3,75% Lunas
5 30 September 2023 3,75% Lunas
6 30 Maret 2024 3,75% Belum Lunas
7 30 September 2024 3,75% Belum Lunas
8 30 Maret 2025 3,75% Belum Lunas
9 30 September 2025 3,75% Belum Lunas
10 30 Maret 2026 3,75% Belum Lunas
AdditionalTier 1 Capital Bond BNITahun 2021 memiliki tingkat suku bunga sebesar 4,3% per annum dengan pembayaran
bunga pertama dilaksanakan pada 24 Maret 2022 dan berakhir pada tanggal 24 Maret 2027 yang dibayarkan periodik
setiap 6 bulan dengan jadwal sebagai berikut:
Kronologi Pembayaran Bunga Additional Tier 1 Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 24 Maret 2022 4,3% Lunas
2 24 September 2022 4,3% Lunas
3 24 Maret 2023 4,3% Lunas
4 24 September 2023 4,3% Lunas
5 24 Maret 2024 4,3% Belum Lunas
6 24 September 2024 4,3% Belum Lunas
7 24 Maret 2025 4,3% Belum Lunas
8 24 September 2025 4,3% Belum Lunas
9 24 Maret 2026 4,3% Belum Lunas
10 24 September 2026 4,3% Belum Lunas
11 24 Maret 2027 4,3% Belum Lunas
Obligasi berwawasan Lingkungan (Green Bond) I BNI Tahun 2022 memiliki tingkat suku bunga sebesar 6,35% per annum
untuk tenor 3 tahun dan suku bunga 6,85% untuk tenor 5 tahun dengan pembayaran bunga pertama dilaksanakan pada
21 September 2022 dan berakhir pada tanggal 21 Juni 2025 untuk tenor 3 tahun dan 21 Juni 2027 untuk tenor 5 tahun
yang dibayarkan periodik setiap 3 bulan dengan jadwal sebagai berikut:
Kronologi Pembayaran Bunga Obligasi Berwawasan Lingkungan Tenor 3 Tahun
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 21 September 2022 6,35% Lunas
2 21 Desember 2022 6,35% Lunas
3 21 Maret 2023 6,35% Lunas
4 21 Juni 2023 6,35% Lunas
5 21 September 2023 6,35% Lunas
6 21 Desember 2023 6,35% Lunas
7 21 Maret 2024 6,35% Belum Lunas
8 21 Juni 2024 6,35% Belum Lunas
9 21 September 2024 6,35% Belum Lunas
10 21 Desember 2024 6,35% Belum Lunas
11 21 Maret 2025 6,35% Belum Lunas
12 21 Juni 2025 6,35% Belum Lunas
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 177
Page 178
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologi Pembayaran Bunga Obligasi Berwawasan Lingkungan Tenor 5 Tahun
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 21 September 2022 6,85% Lunas
2 21 Desember 2022 6,85% Lunas
3 21 Maret 2023 6,85% Lunas
4 21 Juni 2023 6,85% Lunas
5 21 September 2023 6,85% Lunas
6 21 Desember 2023 6,85% Lunas
7 21 Maret 2024 6,85% Belum Lunas
8 21 Juni 2024 6,85% Belum Lunas
9 21 September 2024 6,85% Belum Lunas
10 21 Desember 2024 6,85% Belum Lunas
11 21 Maret 2025 6,85% Belum Lunas
12 21 Juni 2025 6,85% Belum Lunas
13 21 September 2025 6,85% Belum Lunas
14 21 Desember 2025 6,85% Belum Lunas
15 21 Maret 2026 6,85% Belum Lunas
16 21 Juni 2026 6,85% Belum Lunas
17 21 September 2026 6,85% Belum Lunas
18 21 Desember 2026 6,85% Belum Lunas
19 21 Maret 2027 6,85% Belum Lunas
20 21 Juni 2027 6,85% Belum Lunas
MEDIUM TERM NOTES SUBORDINASI RUPIAH 2018
Pada tahun 2018 BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik modal dalam bentuk Medium Term Notes (MTN)
melalui penawaran terbatas dengan nama “MTN Subordinasi I BNITahun 2018” yang memilki fitur write down yang dapat
diperhitungkan sebagai komponen modal dan telah dicatat dalam administrasi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan
dengan tanggal efektif 8 Juni 2018 dengan jumlah pokok emisi sebesar Rp100 miliar.
Penerbitan MTN Subordinasi tersebut bertujuan untuk memenuhi Peraturan OJK No. 14/POJK.03/2017 Pasal 24 dan
Pasal 37 tentang Recovery Plan, di mana bank sistemik wajib memiliki surat utang berkarakteristik modal paling lambat
31 Desember 2018.
MTN Subordinasi I BNI Tahun 2018 ditawarkan dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% p.a. berjangka waktu 5 (lima)
tahun. Bertindak sebagai lembaga dan profesi penunjang dalam penerbitan MTN Subordinasi tersebut adalah BNI
Sekuritas, Danareksa Sekuritas, dan Mandiri Sekuritas. Konsultan Hukum yang digunakan adalah Hanafiah Ponggawa &
Partners. Notaris yang digunakan adalah Ir. Nanette Cahyanie, S.H. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bertindak
sebagai Paying Agent.
Sesuai dengan POJK No. 07/2017 dan Peraturan No. IX.C.11, dalam rangka penerbitan Obligasi ini, BNI telah memperoleh
hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”) untuk periode 06
Maret 2023 sampai dengan 10 Agustus 2023 sesuai dengan suratnya No. RC-143/PEF-DIR/III/2023 tanggal 6 Maret 2023
dengan peringkat idAA (Double A) terhadap Medium Term Notes Subordinasi I BNI Tahun 2018. BNI akan melakukan
pemeringkatan atas obligasi yang diterbitkan setiap tahun selama kewajiban atas efek tersebut belum lunas.
Kronologi Penerbitan Medium Term Notes (MTN) BNI
Tanggal Tingkat Peringkat
Tanggal Tanggal Mata Harga Status Wali
Uraian Terbit Efektif
Tenor
Uang
Jumlah Obligasi
Penawaran
Jatuh Suku
Pembayaran Amanat
Tempo Bunga 2020 2019
MTN PT Bank
10 10 10
Subordinasi idAA idAA Rakyat
Agustus Agustus 5 tahun IDR 100.000.000.000 100,00% Agustus 8,00% Belum Lunas
I BNI Tahun (Pefindo) (Pefindo) Indonesia
2018 2018 2023
2018 (Persero)
178 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 179
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kronologi Pembayaran Bunga MTN
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga MTN Bunga (%) Status Pembayaran
1 10 November 2018 8% Lunas
2 10 Februari 2019 8% Lunas
3 10 Mei 2019 8% Lunas
4 10 Agustus 2019 8% Lunas
5 10 November 2019 8% Lunas
6 10 Februari 2020 8% Lunas
7 10 Mei 2020 8% Lunas
8 10 Agustus 2020 8% Lunas
9 10 November 2020 8% Lunas
10 10 Februari 2021 8% Lunas
11 10 Mei 2021 8% Lunas
12 10 Agustus 2021 8% Lunas
13 10 November 2021 8% Lunas
14 10 Februari 2022 8% Lunas
15 10 Mei 2022 8% Lunas
16 10 Agustus 2022 8% Lunas
17 10 November 2022 8% Lunas
18 10 Februari 2023 8% Lunas
19 10 Mei 2023 8% Lunas
20 10 Agustus 2023 8% Lunas
BNI telah melakukan penawaran Negotiable Certificate of Deposit (NCD) Rupiah
scripless (tanpa warkat) dalam dua tahap dengan realisasi penerbitan sebesar Rp5,22
triliun yang terdiri dari beberapa seri pada tahun 2016. Kemudian BNI kembali
menerbitkan NCD pada tahun 2017, dengan realisasi penerbitan sebesar Rp2,7 triliun.
Selanjutnya pada tahun 2019, BNI menerbitkan NCD dalam tiga tahap dengan realisasi
penerbitan sebesar Rp4,34 triliun yang terdiri dari beberapa seri.
Pihak Arrangers dari penerbitan NCD Rupiah BNI tersebut Pada tanggal 8 Desember 2022, BNI kembali melakukan
adalah BNI Sekuritas, Danareksa Sekuritas, Mandiri penerbitan Negotiable Certificate of Deposit
Sekuritas, dan BCA Sekuritas. Notaris yang digunakan (NCD) scripless, masing-masing dalam denominasi Rupiah
adalah Fathiah Helmi, SE. PT Kustodian Sentral Efek dan USD. NCD yang diterbitkan adalah sebagai berikut:
Indonesia (KSEI) bertindak sebagai Paying Agent. Penerbitan 1. NCD Rupiah BNITahun 2022 dengan nilai emisi sebesar
NCD tersebut merupakan strategi Bank untuk menambah Rp2,5 triliun dengan 3 (tiga) seri yaitu:
likuiditas Rupiah. a. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 Seri A dengan emisi
sebesar Rp1 triliun;
Pada tahun 2020, BNI berhasil menerbitkan Negotiable b. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 Seri B dengan emisi
Certificate of Deposit (NCD) Rupiah scripless (tanpa warkat) sebesar Rp500 miliar;
yang terdiri dari 4 (empat) seri sebagai berikut: c. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 Seri C dengan emisi
1. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri A dengan emisi sebesar Rp1 triliun.
sebesar Rp400 miliar; 2. NCD US Dollar BNI Tahun 2022 dengan nilai emisi
2. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri B dengan emisi sebesar USD31,5 juta.
sebesar Rp580 miliar;
3. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri C dengan emisi Pihak Arrangers dari penerbitan NCD BNI tersebut adalah
sebesar Rp50 miliar; BNI Sekuritas, BCA Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas
4. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri D dengan emisi Indonesia, di mana PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
sebesar Rp360 miliar. (KSEI) bertindak sebagai Paying Agent. Penerbitan NCD
tersebut merupakan strategi Bank untuk ekspansi kredit
dalam rangka pengembangan bisnis.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 179
Page 180
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Selain itu, BNI juga telah melakukan penerbitan Global Certificate of Deposit (CD) USD scripless (tanpa warkat) melalui
Kantor Luar Negeri (KLN) New York di Januari 2020. BNI melalui KLN New York menjadi Bank Indonesia pertama yang
menerbitkan CD dalam demominasi USD sebagai produk investasi jangka pendek untuk pasar global. Adapun Arranger
terpilih dari penerbitan CD ini adalah Bank DBS, Citibank sebagai Issuing & Paying Agent (IPA), dan juga terdapat 11
(sebelas) Dealers dalam penerbitan ini, yaitu: Citibank, Credit Suisse, BNP Paribas, DBS, HSBC, Mizuho, MUFG, SMBC
Nikko, ANZ, UOB dan Credit Agricole. BNI juga telah menerbitkan kembali Global Certificate of Deposit (CD) USD scripless
melalui Kantor Luar Negeri (KLN) New York di bulan September 2022.
NAMA BURSA TEMPAT NCD PERUSAHAAN DICATATKAN
Seluruh NCD BNI telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kronologis Penerbitan Negotiable Certificate of Deposit (NCD)
Status
Tanggal Mata Tingkat
Uraian Tanggal Terbit Tenor Nilai (juta) Tanggal Jatuh Tempo Pem
Efektif Uang Diskonto
bayaran
NCD BNI Tahun 2016
NCD Tahap I Seri A - 6 bulan 390.000 16 Desember 2016 7,00% Lunas
NCD Tahap I Seri B - 9 bulan 20.000 16 Maret 2017 7,20% Lunas
NCD I Seri C - 370 hari 42.000 23 Juni 2017 7,55% Lunas
16 Juni 2016
NCD I Seri D - 18 bulan 415.000 15 Desember 2017 7,75% Lunas
NCD I Seri E - 24 bulan 1.231.000 15 Juni 2018 8,25% Lunas
Rp
NCD I Seri F - 36 bulan 925.000 14 Juni 2019 8,40% Lunas
NCD II Seri A - 370 hari 225.000 2 Oktober 2017 7,20% Lunas
NCD II Seri B - 18 bulan 390.000 26 Maret 2018 7,60% Lunas
27 September
2016
NCD II Seri C - 24 bulan 770.000 26 September 2018 7,90% Lunas
NCD II Seri D - 36 bulan 815.000 26 September 2019 8,10% Lunas
NCD BNI Tahun 2017
NCD BNI Tahun 2017
- 370 hari 2.195.000 15 Maret 2018 7,55% Lunas
Seri A
NCD BNI Tahun 2017
- 18 bulan 350.000 3 September 2018 7,90% Lunas
Seri B
10 Maret 2017 Rp
NCD BNI Tahun 2017
- 24 bulan 150.000 28 Februari 2019 8,05% Lunas
Seri C
NCD BNI Tahun 2017
- 36 bulan 5.000 24 Februari 2020 8,35% Lunas
Seri D
NCD BNI Tahun 2019
NCD BNI I Tahun 2019
- 3 bulan 60.000 2 Juli 2019 7,30% Lunas
Seri A
NCD BNI I Tahun 2019
- 6 bulan 140.000 24 September 2019 7,58% Lunas
Seri B
28 Maret 2019 Rp
NCD BNI I Tahun 2019
- 9 bulan 150.000 20 Desember 2019 7,68% Lunas
Seri C
NCD BNI I Tahun 2019
- 370 hari 600.000 1 April 2020 7,77% Lunas
Seri D
180 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 181
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kronologis Penerbitan Negotiable Certificate of Deposit (NCD)
Status
Tanggal Mata Tingkat
Uraian Tanggal Terbit Tenor Nilai (juta) Tanggal Jatuh Tempo Pem
Efektif Uang Diskonto
bayaran
NCD BNI II Tahun
- 3 bulan 110.000 27 September 2019 7,17% Lunas
2019 Seri A
NCD BNI II Tahun
- 6 bulan 150.000 20 Desember 2019 7,50% Lunas
2019 Seri B
28 Juni 2019
NCD BNI II Tahun
- 9 bulan 100.000 20 Maret 2020 7,59% Lunas
2019 Seri C
NCD BNI II Tahun
- 370 hari 640.000 2 Juli 2020 7,62% Lunas
2019 Seri D
NCD BNI III Tahun
- 3 bulan Rp 430.000 3 Januari 2020 6,306% Lunas
2019 Seri A
NCD BNI III Tahun
- 6 bulan 250.000 1 April 2020 6,50% Lunas
2019 Seri B
NCD BNI III Tahun 25 September
- 9 bulan 50.000 1 Juli 2020 6,599% Lunas
2019 Seri C 2019
NCD BNI III Tahun
- 372 hari 1.600.000 1 Oktober 2020 6,698% Lunas
2019 Seri D
NCD BNI III Tahun
- 372 hari 60.000 1 Oktober 2020 6,798% Lunas
2019 Seri E
NCD BNI Tahun 2020
NCD BNI I Tahun
- 3 bulan 400.000 10 Agustus 2020 5,40% Lunas
2020 Seri A
NCD BNI I Tahun
- 6 bulan 580.000 9 November 2020 5,60% Lunas
2020 Seri B
12 Mei 2020 Rp
NCD BNI I Tahun
- 9 bulan 50.000 8 Februari 2021 5,70% Lunas
2020 Seri C
NCD BNI I Tahun
- 360 hari 360.000 7 Mei 2021 5,80% Lunas
2020 Seri D
NCD BNI Tahun 2022
NCD Rupiah BNI 8 Desember
- 180 hari Rp 1.000.000 6 Juni 2023 5,90% Lunas
Tahun 2022 Seri A 2022
NCD Rupiah BNI 8 Desember
- 271 hari Rp 500.000 5 September 2023 6,00% Lunas
Tahun 2022 Seri B 2022
NCD Rupiah BNI 8 Desember
- 365 hari Rp 1.000.000 8 Desember 2023 6,20% Lunas
Tahun 2022 Seri C 2022
NCD Valas BNI Tahun 8 Desember
- 180 hari USD 31,5 6 Juni 2023 4,25% Lunas
2022 2022
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 181
Page 182
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologis Penerbitan Efek Lainnya BNI (Global Certificate of Deposit)
Uraian Tanggal Terbit Tanggal Efektif Tenor
Global CD BNI
Zero Coupon (Tanpa Bunga)
CD BNI Januari 2020
13 Januari 2020 17 Januari 2020 188 hari
USD CD - Mizuho
CD BNI Januari 2020
13 Januari 2020 17 Januari 2020 273 hari
USD CD – Mizuho
CD BNI Januari 2020
22 Januari 2020 30 Januari 2020 182 hari
USD CD – Mizuho
CD BNI Januari 2020
22 Januari 2020 30 Januari 2020 274 hari
USD CD - Mizuho
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 28 Januari 2020 4 Februari 2020 184 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 28 Januari 2020 4 Februari 2020 353 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 4 Februari 2020 11 Februari 2020 184 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 4 Februari 2020 11 Februari 2020 353 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 5 Februari 2020 12 Februari 2020 90 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD -MUFG 5 Februari 2020 12 Februari 2020 182 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 12 Februari 2020 19 Februari 2020 182 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP
12 Februari 2020 19 Februari 2020 355 hari
Paribas
CD BNI Februari 2020 USD CD – MUFG 13 Februari 2020 21 Februari 2020 355 hari
CD BNI Februari 2020
14 Februari 2020 21 Februari 2020 355 hari
USD CD – Mizuho
CD BNI Maret 2020 USD CD – BNP Paribas 3 Maret 2020 10 Maret 2020 184 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD – MUFG 10 Maret 2020 17 Maret 2020 184 hari
CD BNI Maret 2020
17 Maret 2020 20 Maret 2020 188 hari
USD CD – Mizuho
CD BNI Juli 2020 USD CD – MUFG 9 Juli 2020 15 Juli 2020 184 hari
CD BNI Juli 2020 USD CD – MUFG 9 Juli 2020 14 Juli 2020 184 hari
CD BNI Juli 2020 USD CD – MUFG 9 Juli 2020 15 Juli 2020 184 hari
CD BNI Agustus 2020 USD CD – MUFG 25 Agustus 2020 28 Agustus 2020 92 hari
CD BNI November 2020 USD CD – MUFG 9 November 2020 17 November 2020 181 hari
182 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 183
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kronologis Penerbitan Efek Lainnya BNI (Global Certificate of Deposit)
Mata Uang Nilai (juta) Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Diskonto Status Pembayaran
USD 4.000.000 23 Juli 2020 2,35% Lunas
USD 4.000.000 16 Oktober 2020 2,40% Lunas
USD 2.000.000 30 Juli 2020 2,35% Lunas
USD 2.000.000 30 Oktober 2020 2,40% Lunas
USD 6.000.000 6 Agustus 2020 2,35% Lunas
USD 2.000.000 22 Januari 2021 2,50% Lunas
USD 9.800.000 13 Agustus 2020 2,40% Lunas
USD 4.700.000 29 Januari 2021 2,55% Lunas
USD 9.100.000 12 Mei 2020 2,40% Lunas
USD 35.000.000 12 Agustus 2020 2,58% Lunas
USD 4.100.000 19 Agustus 2020 2,40% Lunas
USD 1.500.000 8 Februari 2021 2,50% Lunas
USD 15.000.000 10 Februari 2021 2,55% Lunas
USD 5.000.000 10 Februari 2021 2,55% Lunas
USD 4.800.000 14 Januari 2021 1,75% Lunas
USD 4.000.000 17 September 2020 1,40% Lunas
USD 4.400.000 24 September 2020 1,45% Lunas
USD 15.000.000 15 Januari 2021 1,15% Lunas
USD 23.200.000 14 Januari 2021 1,15% Lunas
USD 135.000.000 15 Januari 2021 1,20% Lunas
USD 12.700.000 28 November 2020 0,90% Lunas
Lunas
USD 25.000.000 17 Mei 2021 0,95%
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 183
Page 184
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologis Penerbitan Efek Lainnya BNI (Global Certificate of Deposit)
Uraian Tanggal Terbit Tanggal Efektif Tenor
CD BNI November 2020 USD CD – MUFG 17 November 2020 20 November 2020 188 hari
CD BNI November 2020 USD CD – MUFG 17 November 2020 20 November 2020 188 hari
CD BNI Januari 2021 USD CD – MUFG 21 Januari 2021 28 Januari 2021 355 hari
CD BNI Desember 2022 USD CD – MUFG 16 Desember 2022 22 Desember 2022 186 hari
CD BNI Januari 2023 USD CD - DBS 18 Januari 2023 26 Januari 2023 175 hari
CD BNI Januari 2023 USD CD - Credit Agricole 27 Januari 2023 03 Februari 2023 89 hari
CD BNI Maret 2023 USD CD - MUFG 08 Maret 2023 15 Maret 2023 184 hari
CD BNI Maret 2023 USD CD - DBS 09 Maret 2023 16 Maret 2023 182 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD - Credit Agricole 11 Oktober 2023 18 Oktober 2023 355 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD - DBS 12 Oktober 2023 18 Oktober 2023 355 hari
Fixed Coupon (dengan bunga)
CD BNI Januari 2020 USD CD – MUFG 21 Januari 2020 28 Januari 2020 91 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD - MUFG 3 Februari 2020 10 Februari 2020 274 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD - MUFG 3 Maret 2020 10 Maret 2020 92 hari
CD BNI Juni 2020 USD CD - HSBC 9 Juni 2020 17 Juni 2020 91 hari
CD BNI September 2020 USD CD – Credit
1 September 2020 10 September 2020 91 hari
Agricole
CD BNI November 2020 USD CD – Credit
6 November 2020 13 November 2020 91 hari
Agricole
CD BNI September 2020 USD CD – Mizuho 3 Desember 2020 10 Desember 2020 90 hari
CD BNI September 2022 USD CD – MUFG 22 September 2022 28 September 2022 91 hari
CD BNI Oktober 2022 USD CD – MUFG 30 September 2022 4 Oktober 2022 86 hari
CD BNI Desember 2022 USD CD – DBS 14 Desember 2022 21 Desember 2022 182 hari
CD BNI Januari 2023 USD CD - Credit Agricole 27 Januari 2023 03 Februari 2023 89 hari
184 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 185
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kronologis Penerbitan Efek Lainnya BNI (Global Certificate of Deposit)
Mata Uang Nilai (juta) Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Diskonto Status Pembayaran
USD 18.000.000 27 Mei 2021 0,95% Lunas
USD 25.000.000 27 Mei 2021 0,95% Lunas
USD 50.000.000 18 Januari 2022 1,10% Lunas
USD 18.600.000 26 Juni 2023 5,45% Lunas
USD 20.000.000 20 Juli 2023 5.58% Lunas
USD 54.000.000 03 Mei 2023 5.40% Lunas
USD 50.000.000 15 September 2023 5.95% Lunas
USD 23.500.000 14 September 2023 5.95% Lunas
USD 35.000.000 07 Oktober 2024 6.05% Belum Lunas
USD 40.000.000 07 Oktober 2024 6.07% Belum Lunas
USD 28.000.000 28 April 2020 2,30% Lunas
USD 74.200.000 10 November 2020 2,33% Lunas
USD 72.600.000 10 Juni 2020 1,68% Lunas
USD 122.600.000 16 September 2020 0,685% Lunas
USD 138.000.000 10 Desember 2020 0,75% Lunas
Lunas
USD 32.200.000 12 Februari 2021 0,69%
USD 50.000.000 10 Maret 2021 0,695% Lunas
USD 60.000.000 28 Desember 2022 4,00% Lunas
USD 94.000.000 29 Desember 2022 4,00% Lunas
USD 50.000.000 21 Juni 2023 5,45% Lunas
USD 10.000.000 03 Mei 2023 5,21% Lunas
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 185
Page 186
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik
(AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP)
beserta Jaringan/Asosiasi/Aliansi
Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan
Nama KAP
(firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers)
Nama AP Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec,. CPA
WTC 3, Jl. Jend. Sudirman Kav. 29 – 31, Jakarta 12920 - INDONESIA
Telp : (62-21) 50992901 / 31192901
Alamat KAP
Faks : (62-21) 52905555 / 52905050
Website : www.pwc.com/id
Periode Penugasan KAP 3 (Tiga) Tahun
Periode Penugasan AP 3 (Tiga) Tahun
Laporan Keuangan Konsolidasian (termasuk Entitas Anak dan Kantor Cabang Luar Negeri), Laporan
Jasa Audit
PUMK, dan Laporan DPLK.
Agreed Upon Procedures (AUP) Jasa Kustodian, PSA 62, KPI BoD,LK Agregasi BUMN dan Jasa Non
Jasa Non-Audit
Assurance Lainnya.
Fee Audit Rp28.200.187.788,-
Fee Non-Audit Rp6.226.798.340,-
Lembaga dan/atau
Profesi Penunjang Pasar Modal
DAFTAR LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
PT Bursa Efek Indonesia
Alamat : Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Telp : (62-21) 5150515
Faks : (62-21) 5154153
Website : www.idx.co.id
Perdagangan dan Email : listing@idx.co.id
Pencatatan Saham
Singapore Ecxhange Regulation Pte. Ltd.
Alamat : 11 North BuonaVista Drive, #06-07 The Metropolis Tower 2,
Singapore
Telp : +65 6236 8888
Website : sgx.com
Email : asksgx@sgx.com
Ginting & Reksodiputro
Alamat : The Energy Building, 15th Floor SCBD Lot 11A, JI. Jend.
Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Telp : 021 – 2995 1700
Fax : 021 – 2995 1799
Email : indonesia@allenovery.com; daniel.ginting@allenovery.com
Konsultan Hukum Website : www.allenovery.com
Hadiputranto, Hadinoto & Partners
Alamat : Pacific Century Place, Lv 35 SCBD Lot 10, Jl Jend. Sudirman Kav 52-53
12190 Jakarta, Indonesia
Telp : 021 – 2960 8888
Fax : 021 – 2960 8999
Website : www.hhp.co.id
Hanafiah Ponggawa & Partners
Alamat : Wisma 46 – Kota BNI, 32nd and 41st Floor Main Reception, Jl. Jend.
Sudirman Kav.1, Jakarta, 10220, Indonesia
Telp : +62 21 5701837
Fax : +62 21 5701835
Website : https://dentons.hprplawyers.com
PT Datindo Entrycom
Biro Administrasi Alamat : Jl. Hayam Wuruk No. 28, Jakarta 10120
Telp : (62-21) 3508077
Efek Website : www.datindo.com
Email : corporatesecretary@datindo.com
186 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 187
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Standard & Poor‘s
Alamat : 30 Cecil Street Prudential Tower 17th Floor Singapore 049712
Telp : (65) 6438 2881
Website : www.standardandpoors.com
Moody‘s Investors Service Singapore Pte. Ltd
Alamat : 50 Raffles Place #23-06 Singapore Land Tower, Singapore, 048623
Telp : (+65) 6398 8300
Website : www.moodys.com
PT Fitch Ratings Indonesia
Lembaga Alamat : DBS Bank Tower, Lt. 24 Suite 2403
Pemeringkat Efek Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5 Jakarta 12940
Telp : (62-21) 2988 6800
Faks : (62-21) 2988 6822
Website : www.fitchratings.com
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Alamat : Equity Tower Lantai 30 SCBD Lot 9
Jl.Jenderal Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190
Telp : (62-21) 509 684 69
Faks : (62-21) 509 684 68
Website : www.pefindo.com
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Alamat : Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5 Jl. Jend. Sudirman
Kav. 52-53 Jakarta 12190, Indonesia
Kustodian Telp : (62-21) 515 2855
Faks : (62-21) 5299 1199
Website : www.ksei.co.id
Email : helpdesk@ksei.co.id
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Alamat : Plaza Mandiri
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.36-38, Jakarta 12190
Telp : (62-21) 526 5045 ; 526 5095
Faks : (62-21) 527 4477 ; 527 5577
Wali Amanat Faks : (62-21) 5752444
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited
Alamat : Issuer Services, L24 HSBC Main Building, No.1
Queen’s Road Central, Hong Kong
Web : www.hsbc.com.hk
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn
Notaris & PPAT Kota Administrasi Jakarta Selatan
Alamat : Jl. Suryo No. 54, Kebayoran Baru Jakarta 12180
Telp : (021) 2923 6060
Faks : (021) 2923 6070
Email : notaris@ashoyaratam.com
Notaris
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.
Alamat : Jl. Panglima Polim V/11, Kebayoran Baru
Jakarta 12160
Telp : (021) 7244650, (021) 7392801, (021) 7209542, (021) 7209645
Faks : (021) 7265090
Email : cahyanie72@yahoo.co.id ; poerbaningsih@yahoo.com
PB Taxand
Alamat : Menara Imperium Lantai 27
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.1 Jakarta 12980
Konsultan Pajak Telp : (021) 835 6363
Faks : (021) 8379 3939
Website : www.pbtaxand.com
Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali
Registered Public Accountants
KAP Penjatahan Alamat : Menara Kuningan Lantai 11
Obligasi Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-7 Kav.5 Jakarta 12940
Telp : (021) 5790 3548
Faks : (021) 5790 3548
Sustainalytics US Inc.
Konsultan Ahli Alamat : Four World Trade Center, Floor 48, 150 Greenwich Street
New York, 10007 United States
Lingkungan Telp : (+65) 6329 7596 (APAC)
Website : www.sustainalytics.com
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited
Alamat : HSBC Main Building, 1 Queen’s Road Central, Hong Kong
Telp : (+852) 2748 8288
Website : www.hsbc.com.hk
Arranger Citigroup Global Markets Limited
Alamat : Citigroup Centre, Canada Square
Canary Wharf London E14 5LB United Kingdom
Telp : (020) 7986 4000
Website : www.citigroup.com
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 187
Page 188
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi yang Tersedia
pada Situs Web BNI
BNI memiliki situs web resmi, yaitu www.bni.
co.id, yang diterbitkan dengan memperhatikan
Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs
Web Emiten atau Perusahaan Publik. Situs web
BNI dapat diakses oleh masyarakat luas dalam
Bahasa Indonesia dan Inggris. Situs web resmi BNI
ditujukan untuk memenuhi komitmen BNI terhadap
pelaksanaan Undang-Undang Nomor 8 tahun
1995 tentang Pasar Modal serta meningkatkan
pelaksanaan Tata Kelola perusahaan yang baik
(Good Corporate Governance) khususnya kepada
pemegang saham, pelanggan, masyarakat,
pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya.
Secara rinci, situs web BNI memuat informasi sebagai berikut:
BERANDA PERSONAL UMKM KORPORASI WEALTH
Berita, promo, dan acara Berisi informasi Berisi informasi Berisi informasi Berisi informasi
serta suku bunga dasar mengenai simpanan, mengenai perbankan mengenai perbankan mengenai produk,
kredit. pinjaman kartu debit, UMKM produk bisnis, internasional, layanan, promo, dan
simpanan pensiun, turunannya seperti tresuri, dan solusi program priority banking
bancassurance, dan XPORA. wholesale. Informasi dimiliki BNI yaitu BNI
simulasi produk. di menu Bisnis Emerald.
Informasi di menu dikhususkan untuk
Personal dikhususkan menyajikan solusi bagi
untuk nasabah nasabah perseroan/
perorangan. korporat.
188 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 189
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PERUSAHAAN
1. Informasi pada situs web BNI diperbarui secara berkala • Laporan keberlanjutan tahunan untuk periode 5
dengan informasi yang aktual dan terkini. (lima) tahun buku terakhir;
2. Informasi umum BNI yang diungkapkan dalam situs • Laporan dana pensiun tahunan untuk periode 5
web BNI antara lain: (lima) tahun buku terakhir;
a. Nama, alamat, dan kontak kantor pusat dan/atau • Laporan tahunan program kemitraan bina
kantor perwakilan Emiten atau Perusahaan Publik; lingkungan untuk periode 5 (lima) tahun terakhir;
yang meliputi nomor telepon, nomor faksimile, dan • Presentasi Korporasi dalam bentuk file presentasi,
alamat surat elektronik; audio dan video untuk periode 5 (lima) tahun
b. Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik; terakhir; dan
c. Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik; • Ikhitisar data keuangan penting, dalam bentuk
d. Penghargaan Perusahaan; perbandingan untuk 5 (lima) tahun buku terakhir;
e. Struktur kepemilikan Emiten atau perusahaan publik, antara lain:
meliputi: » Pendapatan;
• Uraian tentang nama pemegang saham dan » Laba bruto;
persentase kepemilikannya setiap akhir bulan; » Laba (rugi);
• Informasi mengenai pemegang saham utama » Jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan
dan pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, kepada pemilik entitas induk dan kepentingan
baik langsung maupun tidak langsung, sampai non pengendali;
kepada pemilik individu yang disajikan dalam » Total laba (rugi) komperhensif;
bentuk skema atau diagram; dan » Laba (rugi) per saham;
• Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, » Jumlah aset;
perusahaan ventura bersama di mana Emiten atau » Jumlah liabilitas;
Perusahaan Publik memiliki pengendalian bersama » Jumlah ekuitas;
entitas, beserta persentase kepemilikan saham, » Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset;
bidang usaha, dan status operasi perusahaan » Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas;
tersebut. » Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan;
f. Profil Direksi, Dewan Komisaris, Komite, dan » Rasio lancar;
Sekretaris Perusahaan yang meliputi: » Rasio liabilitas terhadap ekuitas; dan
• Foto; » Rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan
• Nama; » Informasi dan rasio keuangan lainnya
• Riwayat jabatan, termasuk rangkap jabatan; yang relevan dengan perusahaan dan jenis
• Riwayat Pendidikan; industrinya.
• Hubungan afiliasi anggota Direksi dan anggota d. Informasi RUPS, yang meliputi:
Dewan Komisaris dengan anggota Direksi dan/ • Pengumuman dan Pemanggilan;
atau anggota Dewan Komisaris lainnya serta • Bahan mata acara yang dibahas dalam RUPS;
pemegang saham. • Ringkasan Risalah RUPS.
g. Nama dan alamat e. Informasi saham, yang meliputi:
• Akuntan Publik yang mengaudit laporan keuangan • Jumlah saham beredar;
Emiten atau Perusahaan Publik dalam tahun • Saham bonus;
berjalan; • Kronologis pencatatan saham;
• Pemeringkat Efek; • Harga saham.
• Wali amanat; dan f. Informasi obligasi dan/atau sukuk, paling kurang
• Biro Administrasi Efek. meliputi:
h. Dokumen Anggaran Dasar • Nilai obligasi yang belum lunas/terhutang
3. Informasi bagi Pemodal atau Investor yang diungkapkan (outstanding bond) dana/atau sukuk;
dalam situs web BNI antara lain: • Hasil pemeringkatan obligasi dan/atau sukuk;
a. Prospektus Penawaran Umum; • Tanggal jatuh tempo; dan
b. Laporan tahunan, untuk periode 5 (lima) tahun buku • Tingkat bunga obligasi dan/atau imbal hasil sukuk.
terakhir; dan g. Informasi dividen.
c. Informasi Keuangan, yang meliputi: h. Informasi untuk pemodal atau investor, media publik,
• Laporan keuangan tahunan, untuk periode 5 (lima) dan/atau analis.
tahun buku terakhir; i. Informasi terkait aksi korporasi yang dilakukan Emiten
• Laporan keuangan triwulanan, untuk periode 5 atau Perusahaan Publik dan tindakan yang dilakukan
(lima) tahun buku terakhir; oleh pihak lain terhadap Emiten atau Perusahaan
• Laporan keuangan bulanan, untuk periode 5 (lima) Publik, meliputi:
tahun buku terakhir; • Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
• Laporan keuangan tengah tahunan untuk periode Transaksi Tertentu;
5 (lima) tahun buku terakhir • Pembagian Saham Bonus;
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 189
Page 190
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
• Pembelian Kembali Saham oleh Emiten atau Perusahaan Publik dalam kondisi pasar yang berpotensi krisis; dan
• Program kepemilikan saham oleh anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan karyawan dari Emiten atau
Perusahaan Publik atau pihak terkendali lain; dan
j. Informasi atau Fakta Material selain yang telah diungkapkan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan.
4. Informasi Tata Kelola Perusahaan yang diungkapkan dalam situs web BNI antara lain:
a. Pedoman kerja Direksi, Dewan Komisaris, Tata Kelola Terintegrasi, dan Audit Internal;
b. Pengangkatan, pemberhentian, dan/atau kekosongan Sekretaris Perusahaan, termasuk Sekretaris Perusahaan
sementara, serta informasi pendukungnya;
c. Piagam Unit Audit Internal;
d. Kode etik;
e. Pedoman kerja komite;
f. Anggaran Dasar Perusahaan;
g. Pelaporan Whistleblowing System (WBS);
h. Pengangkatan dan pemberhentian anggota Komite Audit;
i. Kebijakan manajemen risiko;
j. Kebijakan mekanisme sistem pelaporan pelanggaran;
k. Kebijakan anti korupsi;
l. Kebijakan terkait seleksi pemasok dan hak kreditur;
m. Kebijakan dalam peningkatan kemampuan vendor;
n. Laporan tata Kelola dan tata Kelola terintegrasi.
5. Informasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang diungkapkan dalam situs web BNI antara lain:
a. Informasi tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan melalui BNI Berbagi telah memuat kebijakan, jenis program,
dan biaya yang dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik di dalam laporan keberlanjutan.
b. Informasi terimplementasinya Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diungkapkan dalam situs web
BNI antara lain : Pencapaian BNI pada bidang ESG, Jenis Aktivitas, dan video profil ESG BNI.
c. Kebijakan, jenis program, dan biaya sebagaimana dimaksud pada huruf a terkait aspek:
i) Lingkungan hidup;
ii) Praktik ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan kerja;
iii) Pengembangan sosial dan kemasyarakatan; dan
iv) Tanggung jawab produk dan/atau layanan, dengan disertai informasi pendukungnya.
E-Banking Kontak
Berisi informasi mengenai BNI ATM, BNI SMS Banking, BNI Internet
Banking, BNI Mobile Banking, BNI Phone Banking, O-Branch, Berisi informasi mengenai Lokasi Kantor Cabang, Jaringan Global,
BNI Agen46, TapCash, Debit Online, UnikQu, BNI Ipay, dan BNI dan Kontak BNI.
Smartpay.
190 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 191
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penghargaan
dan Sertifikasi
PENGHARGAAN
Penghargaan Internasional
HR Asia (Best Companies Contact Center World Asia Pacific Awards 2023 Cloudera APAC Data Impact Award – Ambassador Award
to Work For In Asia 2023) - Corporate Category 12 Medals Industry Transformation (WINNER)
- Individual Category 7 Medals
27 Juni 2023 28 Juli 2023 Juli 2023 6 November 2023
HR Asia Contact Center World (CCW) Cloudera APAC Data Impact Award Embassy of the Republic of Indonesia
in Tokyo
Indonesia Overall Domestic Market Indonesia Overall Domestic Market Indonesia Overall Domestic Best
Leader as voted by Non Financial Leader as voted by Non Financial Service as voted by Non Financial
Institution in Government and Public Institution in Real Estate and Institution in Government and Public
Services Industry Sector Construction Industry Sector Service Industry Sector
2023 2023 2023
Euromoney Euromoney Euromoney
Penghargaan Internasional Lainnya
Penghargaan Bulan dan Tahun Penyelenggara
Axway Excellence Awards for the
Agustus 2023 Axway
Transformation Excellence
The Best FX Bank for Structured Products September 2023 Alpha Southeast Asia Award
The Best FX Bank for Structured Hedging
September 2023 Alpha Southeast Asia Award
Solutions
The Best Corporate Treasury Sales and
September 2023 Alpha Southeast Asia Award
Structuring Team
The Best International & Localized API
November 2023 Devportal Awards
DevPortal
The Best Banking API Solution in Indonesia Desember 2023 Alpha Southeast Asia
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 191
Page 192
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penghargaan Nasional
Top Brand Awards 2023 Top Brand Awards 2023 Top Brand Awards 2023 Category Top Brand Awards 2023 Category
Category Credit Card - BNI Kartu Kredit Category Children`s Savings Account – Deposit Account - BNI Deposito Installment Savings – BNI Tapenas
BNI Taplus Anak (Tabungan Perencanaan Masa Depan)
20 Maret 2023 9 Mei 2023 9 Mei 2023 9 Mei 2023
Majalah Marketing Majalah Marketing Majalah Marketing Majalah Marketing
Top Brand Awards 2023 Top Brand Awards 2023 Penghargaan Best Director dalam The Best Mortgage Product with the
Category KPR – BNI Griya Category Call Center BNI Leadership Forum Longest Tenor of Fixed Rate - BNI Griya
13 Februari 2023 20 Maret 2023
9 Mei 2023 09 Mei 2023 BNI Journalist Media Network
Majalah Marketing Majalah Marketing & Frontier
JCB Indonesia Award 2023 - JCB Indonesia Award 2023 - JCB Indonesia Award 2023 - The Best CEO With Distinction 2022
Best Japan Dining Campaign 2022 Best Issuing Total Sales Volume in Mass Best Issuing International Sales Volume in
Affluent Product in Indonesia 2022 Mass Affluent Product in Indonesia 2022
28 Februari 2023
1 Maret 2023 1 Maret 2023 1 Maret 2023 SWA & Dunamis Organization Services
JCB Indonesia JCB Indonesia JCB Indonesia
OMNI BRANDS of The Year “BNI Top Innovation Choice Awards 2023 atas The 1st Rank – Piagam Penghargaan Juara 1
API Corporate One Gate Payment Inovasi BNI Giro Multi Currency “Solusi Corporate Secretary Champion 2023 Performance Excellence Progressive
Kategori Integrated Digital Services” Perbankan Yang Mampu Menyelesaikan Business Unit
Pembayaran Berbagai Macam Mata Uang
1 April 2023
April 2023 (Currency) dengan Satu Rekening”
23 April 2023
SWA
Marketeers Mei 2023
Infobrands.ID dan TRAS N CO
BNI Excellence Employee Award 2023
192 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 193
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Excellent Service Experience Award 2023, 20th Banking Service Program Kawan BNI - Peserta Terbaik Kategori pada Expo
Exceptional Performance in Delivering Excellence Award 2023 B Universe CSR Award 2023 Pengawasan Intern Tahun 2023
Positive Customer Experience 2023 kategori
Regular Banking 31 Mei 2023 19 Juni 2023
10 Mei 2023 20 Juni 2023 Investor Daily BPKP
CCSL (Carre Center for Customer Satisfaction Infobank
& Loyalty) & Majalah Marketing
The 1st Best - Call Center The 1st Best Contact Center The 1st Best - Phone Banking The Best Contact Center Indonesia 2023
in Services Excellence - Corporate Category 2 Medals
- Individual Category 10 Medals
20 Juni 2023 20 Juni 2023 20 Juni 2023 26 September 2023
Infobank, Infobank, Infobank, Indonesia Contact Center Association
Marketing Research Indonesia (MRI) Marketing Research Indonesia (MRI) Marketing Research Indonesia (MRI) (ICCA)
Corporate Card Issuer with the Highest Highest Growth in Airlines Co-Brand • The Highest Commercial Credit Card Best Corporate Partner 2023
Payment Volume from January 2020 – Credit Card for Visa Platinum & Visa Volume for KBMI 4
June 2022 Signature 2022 • The Highest YoY Signature Credit Card
Volume Growth 2022
12 Oktober 2023 17 Oktober 2023 25 Oktober 2023 Oktober 2023
PT. Visa Worldwide Indonesia PT. Visa Worldwide Indonesia PT. Visa Worldwide Indonesia PT. Visa Worldwide Indonesia
Gold Winner - The Most Supportive Indonesia Brand Communication CNBC Indonesia Awards 2023 – Pelaku Usaha Jasa Keuangan Penggerak
Partner Championship 2023 Most Innovative Brand of Wholesale Keuangan Inklusif bagi Penyandang
Category The Best Digital Brand Activation Digital Channel Disabilitas
2023 – Campaign Strategy Xpora 13 Desember 2023 26 Oktober 2023
27 Oktober 2023 5 Desember 2023 CNBC Indonesia Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Pegipegi Majalah MIX Marcomm
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 193
Page 194
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penghargaan Nasional Lainnya
Penghargaan Bulan dan Tahun Penyelenggara
6th Satisfaction Loyalty Engagement Category
Engagement Index, Loyalty Index, Satisfaction Index dan Januari 2023 Infobank
Marketing Index
12th Best Digital Brand 2023 12 April 2023 Infobank
Mitra BUMN Champion 2023 Kategori Agen Juara II an
4 April 2023 Kementerian BUMN
Agen Untung Kuncoro
Mitra BUMN Champion 2023 Kategori Agen Juara III an
4 April 2023 Kementerian BUMN
Agen Siti Mas Amah
The Highest Digital Index Bank Savings Account 12 April 2023 Infobank
The Highest Digital Index/Bank Deposit 12 April 2023 Infobank
The 2nd Highest Digital Index/Bank Mortgage Loan 12 April 2023 Infobank
The 2nd Highest Digital Index/Conventional Debit Card 12 April 2023 Infobank
The Best/Deposito Conventional Bank/KBMI 12 April 2023 Infobank
The Best/Bank Saving Account/KBMI 4 12 April 2023 Infobank
The 2nd Best/Debit Card Conventional Bank/KBMI 4 12 April 2023 Infobank
The 2nd Best/Mortgage Loan Conventional Bank/KBMI 4 12 April 2023 Infobank
Penghargaan TOP Innovation Choice Award 2023 dari
13 April 2023 INFOBRANDS.ID dan TRANS N CO
INFOBRANDS.ID dan TRANS N CO
Infobank,
The Best Govermennt Bank In Service Excellence 2023 20 Juni 2023
Marketing Research Indonesia (MRI)
Titanium Recognition - 15 Consecutive Years in Service Infobank,
20 Juni 2023
Excellence Marketing Research Indonesia (MRI)
Infobank,
The 1st Best Digital Channel In Service Excellence 20 Juni 2023
Marketing Research Indonesia (MRI)
The 1st Best - Convenient Branch Experience in Priority Infobank,
20 Juni 2023
Service Marketing Research Indonesia (MRI)
Infobank,
The 2nd Best In Service Excellence 20 Juni 2023
Marketing Research Indonesia (MRI)
Infobank,
The 2nd Best E-Banking In Service Excellence 20 Juni 2023
Marketing Research Indonesia (MRI)
Infobank,
The 2nd Best – Chattbot 20 Juni 2023
Marketing Research Indonesia (MRI)
Infobank,
The 2nd Best - Mobile Banking 20 Juni 2023
Marketing Research Indonesia (MRI)
Most Engaging Brand In Festive Season 2023 Category
11 Juli 2023 Majalah MIX Marcomm
Banking
Award IAIB Kategori Lifelong Learner2021-2023 13 Juli 2023 IAIB
Kategori Bank Pencapaian KEJAR Terbaik dalam rangka
20 Agustus 2023 Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Hari Indonesia Menabung
Kategori Bank Satuan Pendidikan Berbasis Agama Terbaik
20 Agustus 2023 Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Implementasi KEJAR
Kategori Bank Digitalisasi KEJAR Terbaik 20 Agustus 2023 Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Peringkat 1 Top Social Media Award 2023 Category Kartu
September 2023 Majalah Marketing
Kredit – Kartu Kredit BNI
Peringkat 1 Top Social Media Award 2023 Category KPR
September 2023 Majalah Marketing
– BNI Griya
Trade Pass World Financial Innovation Series Indonesia Trade Pass World Financial Innovation
Oktober 2023
Awards 2023 – Data & Analytics Leader Of The Year Series Indonesia
The Indonesian Institute for Corporate
The Most Trusted Company 20 Desember 2023
Governance (IICG)
194 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 195
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
SERTIFIKASI
ISO 9001:2015 Quality Management ISO 30301:2019 Quality Management ISO 9001:2015 Quality Management ISO 9001:2015 Quality Management
Systems untuk BNI Contact Center System for Provision of Filing and untuk Unit Vendor Management (VM) untuk Unit Harga Perkiraan Sendiri
Services in BSD, Surabaya and Archiving Services untuk unit Kearsipan (HPS)
Semarang Site PT Tuv Sud Indonesia PT Llyod’s Register Indonesia PT Llyod’s Register Indonesia
SGS United Kingdom, UKAS, dan IAF 26 Oktober 2020-21 Oktober 2023 27 November 2020-26 November 2023 12 November 2020-11 November 2023
2023-2026
ISO 37001:2016 Anti-Bribery Platinum Greenship New Building V.1.2 Gold Greenship New Building V.1.2 Sertifikasi Sistem Manajemen Anti
Management System ruang lingkup Plaza BNI Menara BNI Penyuapan (SMAP)
Procurement of Goods and Services at
Procurement & Fixed Assets Division World Green Building Council World Green Building Council Tuv Nord
PT Sucofindo Sampai dengan 26 Oktober 2025 Sampai dengan 11 November 2023 Desember 2023-2026
11 Agustus 2020-10 Agustus 2023
Sertifikasi Lainnya
Sertifikat Masa Berlaku Dikeluarkan Oleh
ISO 9001:2015 – Provision of in house training and e-learning/digital Badan Sertifikasi Nasional,
2017-2023
learning PT SGS Indonesia
Sertifikat ISO 9001:2015 untuk Quality Management System pada
2020-2024 SAI Global Assurance
Layanan Pemrosesan Trade
ISO 9001/2015: Quality Management untuk Unit HPS 2020-2023 PT Sucofindo
ISO 9001/2015: Quality Management untuk Unit Manajemen Vendor 2020-2023 PT Sucofindo
ISO 30301/2019: Management System for Records untuk Unit Kearsipan 2020-2023 PT Tuv Sud Indonesia
Sertifikat Greenship Gedung Baru V.1.2 Level PLATINUM untuk Plaza BNI 2022-2025 Green Building Council Indonesia
ISO 9001:2015 2024 Llyod’s Register
ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu Maret 2023-Maret 2025 PT SGS Indonesia
16 Januari 2023 – Badan Sertifikasi Nasional,
ISO 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI)
31 Oktober 2025 PT SGS Indonesia
Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja Bank BNI:
• Bidang: Penatausahaan Surat Berharga
2021 – 2026 Lembaga Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja
• Bidang: Pengelolaan Uang Tunai
• Bidang: Pengelolaan Transfer Dana
ISO 9001:2015 26 Juni 2024 Llyod’s Register
Sistem Management Mutu
ISO 9001:2015 untuk Layanan
1. Real Time Gross 9. Jabodetabek Central Cash Services
Settlement 10. Debit Clearing
2. Remittance Services 11. Central Foreign Banknotes Services,
3. Bank Guarantee 12. Trustee Services Lembaga Akreditasi,
2021 – 2026
4. Kredit Clearing 13. Treasury Transaction Services Lembaga Pelatihan Kerja
5. Debit Card Production and 14. National Bank List Office
15. Mutual Fund
Distribution,
16. Remittance Transactions
6. Credit Administration
Reconciliation
7. State Financial Transaction
8. Custodian Services
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 195
Page 196
Page 197
Laporan Tahunan 2023
04
Analisis & Pembahasan
Manajemen atas
Kinerja Bank
198 Tinjauan Perekonomian dan Industri 338 Rincian Masalah yang Timbul di Tahun 2023
206 Tinjauan Operasi per Segmen Usaha 339 Prospek Usaha Tahun 2024
264 Digital Banking 340 Proyeksi Kinerja Tahun 2024
280 Tinjauan Keuangan Komprehensif 341 Aspek Pemasaran
321 Kemampuan Membayar Utang 344 Kebijakan Dividen dan Pembagiannya
Tingkat Kolektibilitas Piutang Perusahaan/Tingkat Kolektibilitas Perpajakan dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP): Kontribusi
322 347
Pinjaman BNI Terhadap Pembangunan Nasional
325 Pengelolaan Risiko Kredit 349 Informasi tentang Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal serta 355 Negotiable Certificate Of Deposit (NCD)
331
Praktik Manajemen Risiko terkait Permodalan
Informasi Material Mengenai Corporate Action, Investasi, Ekspansi,
332 Ikatan yang Material untuk Investasi Barang Modal 356 Divestasi, Penggabungan Usaha, Akuisisi, dan/atau Restrukturisasi
Utang/Modal
333 Investasi Barang Modal yang Direalisasikan dalam Tahun Buku Terakhir
Informasi Transaksi Material yang Mengandung Benturan Kepentingan
333 Properti untuk Investasi 359
dan/atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi/Pihak Berelasi
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah Tanggal Laporan Perubahan Peraturan Perundang-undangan yang Berpengaruh
333 365
Akuntan Signifikan Terhadap BNI
334 Pencapaian Target Tahun 2023 374 Perubahan Kebijakan Akuntansi dan Dampaknya Terhadap BNI
336 Informasi Kelangsungan Usaha
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 198
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tinjauan Perekonomian
dan Industri
PERKEMBANGAN KONDISI GLOBAL
Ekonomi global masih melanjutkan tren perlambatan di 2023 dimana IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global
hanya mencapai 3,0%, turun dibandingkan dengan 2022 di 3,5%. Hal ini terjadi seiring dengan scaring effect pasca-
pandemi, tekanan inflasi yang cukup tinggi akibat ketidakseimbangan permintaan-penawaran, konflik geopolitik, dan
berbagai permasalahan struktural negara-negara ekonomi utama dunia.
198 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 199
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi Antarnegara
VNM 5,80
4,70
THA 3,20
2,70
PHL 5,90
5,30
MYS 4,30
4,00
IDN 5,00
5,00
IND 6,30
6,30
CHN 4,20
5,00
SGP 2,10
1,00
AUS 1,20
1,80
KOR 2,20
1,40
JPN 1,00
2,00
FRA 1,30
1,00
GER 0,90
-0,50
GBR 0,60
0,50
EUR 1,20
0,70
USA 1,50
2,10
-1.00 0.00 1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi (%FY)
FY24F FY23F
Sumber: IMF, BNI Office of Chief Economist
Ekonomi global juga ditandai oleh beberapa dinamika lanjutan. Pertama, tingginya tingkat suku bunga acuan berbagai
negara akibat tren inflasi yang tinggi. Inflasi tinggi secara rata-rata terjadi sejak Semester II-2022 dan mulai mereda
memasuki Triwulan II-2023.
Perbandingan Inflasi Tahunan Antarnegara dari Bulan ke Bulan
12,00
10,00
8,00
6,00
5,55
4,00 4,00
3,35
2,61
2,00
2,59
0,00 -0,30
Sep-20
Sep-21
Sep-22
Sep-23
Mar-20
Mar-21
Mar-22
Mar-23
Des-20
Des-21
Des-22
Des-23
Jun-20
Jun-21
Jun-22
Jun-23
Sep-19
Mar-19
Des-19
Jun-19
-2,00
Jan-19
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Antarnegara (%)
China India Indonesia Jepang Amerika Serikat Inggris
Sumber: CEIC, BNI Office of Chief Economist
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 199
Page 200
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Perbandingan Suku Bunga Kebijakan Antarnegara dari Bulan ke Bulan
7,00
6,50
6,00 6,00
5,33
5,00 5,25
4,50
4,00
3,00
2,50
2,00
1,00
0,00
May-21
May-22
May-23
Aug-21
Aug-22
Aug-23
Nov-21
Nov-22
Nov-23
Sep-21
Sep-22
Sep-23
Mar-21
Mar-22
Mar-23
Des-21
Des-22
Des-23
Jun-21
Jun-22
Jun-23
Jan-21
Feb-21
Jan-22
Feb-22
Jan-23
Feb-23
Apr-21
Apr-22
Apr-23
Oct-21
Oct-22
Oct-23
Jul-21
Jul-22
Jul-23
Perbandingan Suku Bunga Kebijakan Antarnegara (%)
EUR IDN GBR CHN (LPR) IND USA
Sumber: CEIC, BNI Office of Chief Economist
Kedua, harga komoditas utama mengalami penurunan sepanjang tahun lalu. Secara umum pada komoditas utama,
penurunan ini cukup signifikan dibandingkan dengan 2022. Penurunan yang cukup besar terjadi pada komoditas batubara
yang turun 55% (YoY), gas alam turun 58% (YoY), dan kelapa sawit turun 28% (YoY). Adapun penurunan harga komoditas
di sepanjang tahun 2023 disebabkan oleh normalisasi rantai nilai barang & jasa serta moderasi pertumbuhan ekonomi
di AS dan Tiongkok.
Harga Komoditas Mengalami Tren Penurunan Sepanjang 2023
Rata-rata 2021 Rata-rata 2022 Rata-rata 2023 2023-2022 (%YoY)
Jelai 2.025 2.933 2.070 (29,4)
Jagung (EUR/MT) 239 327 229 (29,9)
Beras (USD/cwt) 13 17 17 1,2
Gandum (USD/bu) 706 890 628 (29,5)
Minyak Kedelai (USD/bu) 1.376 1.560 1.403 (10,1)
Minyak Kelapa Sawit 4.495 5.235 3.763 (28,1)
Aluminium 2.500 2.683 2.301 (14,2)
Emas 1.792 1.796 1.957 8,9
Tembaga 426 395 388 (1,6)
Bijih Besi 1.001 824 921 11,8
Timah 2.204 2.151 2.119 (1,5)
Nikel 18.637 25.557 21.265 (16,8)
Batu Bara 142 359 162 (55,0)
Minyak Mentah (Brent) 71 101 83 (18,0)
Gas Alam 4 6 3 (58,3)
Sumber: Bloomberg, BNI Office of Chief Economist
Ketiga, perekonomian global juga ditandai dengan ketegangan geopolitik antar beberapa negara, misalnya konflik
Ukraina-Rusia yang yang masih berlanjut serta konflik baru di Timur Tengah. Selanjutnya, hubungan AS dan China yang
tidak stabil juga mewarnai kondisi geopolitik di 2023 yang diperkirakan masih akan terus berlanjut tahun ini.
Keempat, kepedulian yang meningkat terhadap isu lingkungan hidup juga menandai kondisi global di 2023 seiring
dengan fenomena El-Nino yang terjadi sejak bulan April 2023.
200 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 201
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PERKEMBANGAN KONDISI NASIONAL
Di tengah kondisi makro yang menantang di tahun 2023, perekonomian Indonesia berada dalam posisi yang lebih baik
dibandingkan peers. Sampai Triwulan III-2023, pertumbuhan ekonomi dicatat di 5,1% dan diperkirakan akan ditutup di
5,0% di akhir 2023 dimana angka tersebut lebih baik dibandingkan pertumbuhan ekonomi negara-negara lain. Ekonomi
domestik didukung oleh konsumsi rumah tangga dan investasi. Pengeluaran pemerintah juga menjadi penunjang ekonomi,
sedangkan ekspor netto masih mencetak kontribusi positif meski menurun cukup jauh dibandingkan kontribusinya di 2022.
Berdasarkan produksi, PDB Indonesia ditunjang oleh sektor primer dan sekunder seperti sektor pertambangan, industri
pengolahan serta konstruksi. Lebih lanjut pada subsektor industri pengolahan (manufaktur), pertumbuhan masih solid
terlihat pada industri pengolahan logam, logam dasar, alat-alat transportasi; sedangkan industri pengolahan yang
berorientasi ekspor, seperti pakaian dan alas kaki mengalami kontraksi.
Pertumbuhan Ekonomi Domestik di 2023 Didukung Oleh Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi
7,08
5,01 2,30 5,73
4,96 5,46
5,03 5,02 5,01 5,04 5,17 4,94
2,0 1,66
2,30 0,24
1,17 2,17 1,98
3,53
2,97 1,39
0,77 1,57
1,38 1,41 0,95
1,48 0,73 1,81
1,22 1,33 1,09 0,68
0,57
0,56 2,92
1,89 3,19 2,81
1,19 2,38 2,44 2,77
2,69 2,71 1,86 2,35
1,91 2,63
2,71 1,16
0,55
0,15
-0,44 -0,91 0,10
-1,22
-2,96 -2,17 -1,97 -0,07
-0,45
-2,12
-2,12
-2,73 -2,17
-3,49
-5,32
1Q20
2Q20
3Q20
4Q20
1Q21
2Q21
3Q21
4Q21
1Q22
2Q22
3Q22
4Q22
1Q23
2Q23
3Q23
3Q19
4Q19
Kontribusi Pertumbuhan PDB (Poin Persen)
Private Consumption Govt Expenditure GFCF Net Export Other
Sumber: BPS, CEIC, BNI Office of Chief Economist
Dari sisi harga, inflasi nasional masuk ke dalam tren normalisasi dimana perlambatan tren terjadi lebih cepat dari perkiraan.
Inflasi ditutup di 2,6% pada tahun 2023 dengan inflasi inti yang rendah di 1,8%. Risiko inflasi terletak pada segmen pangan
yang mencapai 6,4% per Desember 2023, disebabkan oleh El-Nino dan kebijakan proteksi negara eksportir komoditas
seperti India yang melakukan larangan ekspor beras.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 201
Page 202
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Inflasi Nasional Masuk Tren Normalisasi di 2023
7.0 16
6.0 14
12
5.0 10
8
4.0
6
6,7
3.0 2,6 4
2
2.0 1,7
0
1,8
1.0 -2
Aug-20
Aug-21
Aug-22
Aug-23
Aug-18
Aug-19
Dec-20
Dec-21
Dec-22
Dec-23
Dec-17
Dec-18
Dec-19
Apr-20
Apr-21
Apr-22
Apr-23
Apr-18
Apr-19
Inflasi IHK (%YoY)
Headline Core Administered - RHS Volatile Food - RHS
Sumber: BPS, CEIC, BNI Office of Chief Economist
Sekalipun inflasi rendah, suku bunga BI rate tetap tinggi, yakni di 5,75% sampai September 2023 dan 6,00% mulai bulan
Oktober 2023 dimana fokus kebijakan Bank Indonesia saat ini adalah menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah ditengah
ketidakpastian global. Sebagai gambaran, aliran dana asing dicatat keluar sebesar US$ 4,5 miliar pada pasar obligasi dan
saham pada periode Agustus-Oktober 2023, yang menyebabkan posisi nilai tukar Rupiah terdepresiasi hingga mencapai
posisi terlemahnya di Rp15.940 pada Oktober 2023. Namun nilai tukar berangsur-angsur menguat hingga mencapai
Rp15.397 di akhir tahun 2023 seiring dengan lebih dovish-nya outlook kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat.
Arus Modal Asing Sempat Keluar di 3Q23 dan 4Q23 Namun Telah Berangsur-angsur Masuk Kembali
3.1 3.1
(1.6) 2.0
1.7
1.6
1.1 1.2 1.1 0.8
0.3 0.8
0,1 0.1
(0.4) (0.6)
(1.0) (0.1)
(1.7)
(1.6) (1.9) (1.4)
(2.1)
(2.3)
May-22
May-23
Aug-22
Aug-23
Nov-22
Nov-23
Sep-22
Sep-23
Mar-22
Mar-23
Des-22
Des-23
Jun-22
Jun-23
Jan-22
Feb-22
Jan-23
Feb-23
Apr-22
Apr-23
Okt-22
Okt-23
Jul-22
Jul-23
Equity Govt Bonds SRBI Total Net Flows
Sumber: Bloomberg, BNI Office of Chief Economist
202 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 203
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dari sisi industri perbankan, berdasarkan statistik yang di rilis oleh Bank Indonesia, pertumbuhan kredit 2023 ada di 10,3%
(YoY) atau menjadi Rp7.045 triliun, di rentang atas perkiraan pertumbuhan kredit Bank Indonesia 9% s.d 11%, dengan
pertumbuhan tertinggi terjadi pada kredit investasi sebesar 11,0% (YoY), diikuti modal kerja 10,7% (YoY) dan kredit
konsumsi yang tumbuh 8,9% (YoY). Di saat pertumbuhan kredit berada direntang atas perkiraan Bank Indonesia, Dana
Pihak Ketiga (DPK) tumbuh lebih moderat sebesar 3,8% (YoY) atau menjadi Rp 8.234 triliun, sehingga loan-to-deposit
ratio naik menjadi 84% di Desember 2023 dari posisi awal tahun di 79%.
Pertumbuhan Kredit 2023 Ditutup di 10,3% FY23 dengan Tingkat LDR 84%
84
10,3
3,8
Aug-21
Aug-22
Aug-23
Dec-21
Dec-22
Dec-23
Jun-21
Jun-22
Jun-23
Feb-21
Feb-22
Feb-23
Apr-20
Apr-21
Apr-22
Apr-23
Oct-21
Oct-22
Oct-23
LDR (%) Loan YoY (%) Deposit YoY (%)
Sumber: OJK, BNI Office of Chief Economist
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 203
Page 204
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kebijakan Strategis
BNI Tahun 2023
KEBIJAKAN STRATEGIS 2023
Menghadapi berbagai tantangan eksternal di tahun 2023, terutama terkait dengan peningkatan risiko geopolitik,
tingginya inflasi dan suku bunga global khususnya di Amerika Serikat, dan perlambatan ekonomi di Tiongkok, BNI
mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga kinerja tetap solid dan memberikan return yang optimal bagi para
shareholders. Kebijakan Strategis BNI di tahun 2023 secara besaran mencakup penerapan digitalisasi pada jaringan dan
proses bisnis, untuk mendorong pertumbuhan yang konsisten dari tahun ke tahun, memperluas akses pasar, maupun
efisiensi operasional. Upaya peningkatan kapabilitas teknologi digital diarahkan untuk membawa BNI menjadi bank yang
kompetitif dan selalu mampu memenuhi ekspektasi nasabah. Sebagai BUMN, BNI juga turut berperan sebagai agent of
development yang diharapkan membantu sektor riil dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi yang optimal. BNI
juga telah melaksanakan berbagai inisiatif untuk menjalankan berbagai program pemerintah serta melakukan sinergi
dengan BUMN lainnya dalam rangka mensukseskan program pemerintah.
Dalam rangkaian rencana jangka panjang (corporate plan) Perseroan, tahun 2023 merupakan momentum bagi BNI
memasuki fase “Best in Class” yang berfokus pada penguatan digitalisasi dan pendekatan customer journey dengan
menawarkan solusi bisnis terintegrasi pada sektor unggulan, setelah sebelumnya berada pada fase “Enhancing the
Basics”yang befokus pada perbaikan fondasi bisnis agar BNI dapat tumbuh secara berkelanjutan
ENHANCING BEST IN CLASS
THE BASICS CAPABILITY
• Menciptakan customer journey
• Memperkokoh manajemen risiko dan
hybrid
operasional
• Menawarkan solusi bisnis pada
• Meningkatkan digital capability
sektor utama
• Memperkuat Human Capital
• Meningkatkan penetrasi Perusahaan
• Memperkuat Permodalan
Anak ke MNC (Multi National
Company)
2021 - 2022 2023 - 2024
204 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 205
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dalam upaya mencapai sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya, BNI memiliki kebijakan strategis 2023 sebagaimana
tertuang di bawah ini:
Meningkatkan
Ekspansi
Top Tier Client Melakukan
Meningkatkan Transformasi
FBI dan CASA Human Capital dan
Operasional
Mengembangkan
Memperkuat Bisnis
Infrastruktur
Internasional
IT dan Inovasi
Meningkatkan Meningkatkan
Solusi Transaksi dan Optimalisasi Bisnis
Ekosistem BNI Group
1. Mengembangkan solusi transaksi dan ekosistem dalam 4. Meningkatkan ekspansi bisnis pada corporate top tier
memenuhi kebutuhan nasabah dilakukan dengan serta sektor prioritas, value chain, dan cross selling
menawarkan bisnis ekosistem dan solusi keuangan dengan mengutamakan budaya risiko dengan Fokus
pada nasabah kelembagaan, nasabah korporasi top ekspansi pada Diamond Clients, yang menjadi pipeline
tier (diamond client), nasabah prima, dan universitas dan meningkatkan ekspansi kredit & solusi keuangan
terpilih. Sehingga optimalisasi cross selling nasabah segmen UMKM dari value chain korporasi.
dapat dilakukan. 5. Melanjutkan transformasi Human Capital, Culture,
2. Mengembangkan infrastruktur tenologi serta inovasi dan Operasional sehingga lebih agile dan lean dalam
digital melalui data analytics, orientasi pada peningkatan mendukung bisnis dengan mengimplementasikan
pengalaman pelanggan, dan perluasan partnership. organisasi yang agile dan fleksibel. Dan
Meningkatkan inovasi produk dan channel terintegrasi Mengembangkan new operating model yang lebih
berbasis digital merupakan langkah penting dalam efisien untuk mendukung proses bisnis dan digital
memenangkan persaingan yang semakin kompetitif. serta memitigasi operation risk.
Sementara itu, perluasan partnership dilakukan 6. Memperkuat jaringan bisnis Internasional dalam
dengan mengoptimalkan platform API (Application mendukung penetrasi pasar global dengan
Programming Interface ), yang memungkinkan peningkatkan peran KCLN dalam membangun trade
terjadinya kolaborasi dengan fintech dan startup dalam hub dan FDI Advisory, serta mengembangkan jaringan
rangka memberikan kemudahan layanan transaksi dan bisnis internasional dalam memperluas pasar global
peningkatan pengalaman pelanggan. dan mendukung ekosistem Xpora antara lain melalui
3. Fokus pada peningkatan Giro dan tabungan (Current Diaspora Saving, Diaspora Invest, dan Diaspora Lending.
Account Saving Account atau CASA) dan Fee Based 7. Optimalisasi sinergi BNI Grup dalam memperkuat
Income (FBI) yang sustain dapat dilakukan dengan posisi Perusahaan Anak, mengoptimalkan sinergi
cara meningkatkan layanan dan inovasi transaksi yang perusahaan anak dalam mendukung target market
komprehensif dalam mendukung low cost CASA dan leader melalui penetrasi segmen korporasi sebagai
fokus mengembangkan model bisnis berbasis digital anchor. Memperkuat perusahaan anak yang bergerak
pada beberapa sektor prioritas. di bidang bank digital dan permodalan ventura dalam
kerangka penguatan new business model yang
mendukung kinerja BNI.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 205
Page 206
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tinjauan Operasi
per Segmen Usaha
Sebelumnya pada tahun 2022, segmen operasi BNI dibagi berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk, sebagai
berikut: Corporate & International Banking, Institutional Banking, Enterprise & Commercial Banking, Consumer Banking,
Treasury, Kantor Pusat dan Entitas Anak. BNI menerapkan konsep 3 Dimensi untuk penilaian kinerja secara internal yaitu
Dimensi Segmen, Dimensi Channel dan Dimensi Produk, di mana konsep ini telah digunakan sejak tahun 2022. Untuk
kepentingan pelaporan segmen, maka yang dilaporkan adalah berdasarkan Dimensi Segmen.
Pada tahun 2023, BNI menerapkan perubahan terhadap segmen operasi yang diselaraskan perubahan nomenklatur
Direksi berdasarkan hasil RUPS Tahunan tahun buku 2022 yang diselenggarakan pada tanggal 15 Maret 2023. Terkait
perubahan segmen operasi sesuai RUPS Tahunan tersebut, BNI melakukan perubahan dengan perpindahan Bisnis SME
dari Enterprise & Commercial Banking serta Bisnis Program dari Institutional Banking digabung dengan Consumer
Banking menjadi segmen Retail Banking.
Untuk selanjutnya dalam tinjauan ini adalah berisi penjelasan terkait segmen operasi yang juga disajikan dalam Catatan
Laporan Keuangan Audit sebagai bagian dari laporan tahunan ini. Segmen BNI dibagi berdasarkan 2 (dua) aspek, yaitu:
1. Segmen operasi, yang menggambarkan segmen bisnis BNI berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk
sebagai berikut: Wholesale & International Banking, Institutional Banking, Enterprise & Commercial Banking, Retail
Banking, Treasury, Kantor Pusat dan Entitas Anak.
2. Segmen geografis, yang menggambarkan persebaran bisnis BNI secara geografis, terbagi ke dalam wilayah Indonesia,
Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.
Pembagian Segmen BNI
Segmen Operasi
Segmen Geografis
Berdasarkan kelompok
Menggambarkan persebaran
nasabah utama dan produk
bisnis BNI secara geografis
SEGMEN
BNI
206 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 207
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tinjauan Operasi
per Segmen Usaha
Menyikapi ketatnya persaingan dalam industri perbankan, kebutuhan nasabah yang terus berkembang dan dinamis,
serta kompleksitas industri yang meningkat, perbankan perlu mengatur strategi yang memperhatikan kondisi pasar dan
portofolio yang seimbang di masing-masing segmen, sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal bagi pemenuhan
kebutuhan cutomers secara end-to-end.
Penentuan Segmen Operasi memiliki tujuan untuk mengembangkan solusi untuk nasabah secara end-to-end lintas
channel baik fisik maupun digital, ataupun lintas produk. Nasabah akan dapat memanfaatkan secara maksimal seluruh
produk BNI sesuai dengan kebutuhan melalui layanan satu pintu yang diwakili oleh masing-masing relationship manager.
Melalui customer analysis and management portofolio, kebutuhan-kebutuhan nasabah di sektor Business Banking
diterjemahkan ke dalam bentuk value-based industry analysis, pengaturan portofolio sektor Business Banking, review
dan penyempurnaan sistem dan prosedur kredit Business Banking dan customized loan untuk nasabah-nasabah dengan
minimal risk. Berbagai hasil analisis tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan BNI yang fokus pada
prinsip “customer centric” yang lebih tajam terhadap upaya pemenuhan kebutuhan nasabah.
Pengadopsian sistem segmen operasi tersebut kemudian akan berdampak pada cara pengukuran dan kinerja Segmen
Operasi BNI berdasarkan kepemilikan nasabah. Dengan adanya pendekatan ini, membuktikan BNI semakin mampu untuk
terus berbenah secara menyeluruh baik yang ada di cabang, wilayah, pusat, maupun kantor cabang di luar negeri dalam
hal penyediaan informasi guna pengambilan keputusan dan perbaikan yang dilakukan berdasarkan data dan customer
needs agar lebih memaksimalkan kinerja BNI.
Secara ringkas, masing-masing pelaporan per segmen dalam pelaporan segmen operasi BNI mencakup sebagai berikut:
Wholesale & International Institutional Banking Enterprise & Commercial Retail Banking
Banking Banking
Pinjaman yang diberikan, simpanan
nasabah dan transaksi-transaksi lainnya
Pinjaman yang diberikan, Pinjaman yang diberikan, Pinjaman yang diberikan, milik nasabah UMKM. Pinjaman
simpanan nasabah dan transaksi- simpanan nasabah dan transaksi- simpanan nasabah dan dan yang diberikan terdiri dari kredit
transaksi lainnya milik nasabah transaksi lainnya milik nasabah transaksi-transaksi lainnya milik program dan konsumer termasuk
Kementerian, Lembaga, dan nasabah dengan skala menengah/ kredit pembiayaan konsumsi, kredit
korporasi, baik BUMN dan badan kepemilikan rumah, kartu kredit serta
usaha swasta termasuk institusi Perguruan Tinggi. komersial. produk dan jasa lainnya seperti dana
keuangan dan nasabah kantor pihak ketiga, transaksi pembayaran
cabang luar negeri. dan transaksi lainnya milik nasabah
individual.
Treasury Entitas Anak Kantor Pusat
Kegiatan treasury Bank seperti Seluruh transaksi yang dilakukan Mengelola aset dan liabilitas BNI selain
foreign exchange, money market, oleh Entitas Anak yang bergerak yang telah dikelola oleh segmen operasi
lainnya, termasuk menerima alokasi
fixed income, dan derivative. di bidang asuransi, pembiayaan biaya atas penyediaan jasa servis secara
konsumen, perbankan, modal sentralisasi kepada segmen lainnya serta
ventura, sekuritas dan manajemen pendapatan/biaya yang tidak teralokasi
investasi ke pelaporan segmen lainnya.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 207
Page 208
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Untuk dapat memberikan gambaran awal tentang bisnis dari segmen operasi tersebut, berikut disampaikan kontribusi
per segmen terhadap laba, kredit yang disalurkan, serta penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI.
Laporan Laba Rugi per Segmen Operasi
2023 2022 Kenaikan (Penurunan)
Segmen Operasi Nominal Persentase
Rp-miliar % Rp-miliar %
(Rp-miliar) (%)
Wholesale & International
11.657 55,2 4.935 23,4 6.722 136,2
Banking
Institutional Banking 1.053 5,0 (1.476) (7,0) 2.529 171,3
Enterprise & Commercial
2.399 11,4 3.445 16,3 (1.046) (30,4)
Banking
Retail Banking 9.894 46,9 12.206 57,8 (2.312) (18,9)
Treasury 2.345 11,1 5.754 27,3 (3.409) (59,2)
Kantor Pusat (6.564) (31,1) (6.331) (30,0) (233) (3,7)
Entitas Anak 421 2,0 311 1,5 110 35,3
Penyesuaian dan Eliminasi (99) (0,5) (363) (1,7) 264 (72,7)
Laba Rugi Bersih Segmen
21.106 100,0 18.482 87,6 2.624 14,2
Operasi
1,5% 2,0%
23,4%
(30,0%) (31,1%)
55,2%
(7,0%)
11,1%
27,3% 2022 16,3% 2023
57,8% 46,9%
5,0%
11,4%
Wholesale & International Banking Institutional Banking Enterprises & Commercial Banking
Retail Banking Treasury Kantor Pusat Entitas Anak
Kredit per Segmen Operasi
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Segmen Operasi % % Nominal
Rp-miliar Rp-miliar Persentase (%)
(Rp-miliar)
Wholesale & International
353.141 50,8 310.219 48,0 42.922 13,8
Banking
Institutional Banking 16.017 2,3 13.147 2,0 2.870 21,8
Enterprises & Commercial
105.519 15,2 112.549 17,4 (7.030) (6,2)
Banking
Retail Banking 213.235 30,7 206.715 32,0 6.520 3,2
Entitas Anak 9.043 1,3 3.870 0,6 5,173 133,6
Penyesuaian dan eliminasi (1.870) (0,3) (312) 0,0 (1,558) 499,9
Total Kredit Segmen Operasi 695.085 100,0 646.188 100,0 47,897 7,6
208 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 209
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
0,6% 1,3%
32,0% 48,0% 30,7% 50,8%
2022 2023
17,4% 15,2%
2,0% 2,3%
Wholesale & International Banking Institutional Banking
Enterprises & Commercial Banking Retail Banking Entitas Anak
Dana Pihak Ketiga per Segmen Operasi
2023 2022 Kenaikan (Penurunan)
Segmen Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Wholesale & International
253.649 31,3 252.215 32,8 1.433 0,6
Banking
Institutional Banking 136.146 16,8 105.720 13,7 30.427 28,8
Enterprise & Commercial
54.701 6,7 59.556 7,7 (4.856) (8,2)
Banking
Retail Banking 357.213 44,1 343.212 44,6 14.001 4,1
Treasury 0 0,0 2.091 0,3 (2.091) (100,0)
Entitas Anak 10.236 1,3 7.523 1,0 2.713 36,1
Penyesuaian dan Eliminasi (1.215) (0,1) (1.049) (0,1) (166) 15,8
Total Dana Pihak Ketiga 810.730 100,0 769.269 100,0 41.461 5,4
Segmen Operasi
1,0% 0,3% 1,3% 0,0%
13,7%
44,1% 31,3%
32,8% 7,7%
2022 2023
44,6%
16,8%
6,7%
Wholesale & International Banking Institutional Banking
Enterprises & Commercial Banking Retail Banking Treasury Entitas Anak
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 209
Page 210
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
WHOLESALE & INTERNATIONAL BANKING
Wholesale & International Banking Solution merupakan sebuah layanan yang menawarkan segala kebutuhan finansial (one
stop financial solution) untuk mendukung kegiatan bisnis nasabah lokal maupun internasional, baik dari sisi penyaluran
kredit, pengelolaan dana serta aktivitas transaksional lainnya secara komprehensif.
Dari sisi penyaluran kredit solusi yang diberikan kepada nasabah terbagi atas Corporate Finance, Project Finance, Supply
Chain Financing maupun Structured Finance. Dari sisi pengelolaan dana dan aktivitas transaksional, BNI beriorientasi
kepada kebutuhan nasabah dalam mengelola transaksi keuangannya.
Adapun kriteria pengelolaan nasabah dari segmen Wholesale & International banking (WHI) adalah nasabah non-
perorangan baik perusahaan swasta, BUMN, non-banking financial institutions, dan financial institutions dengan
parameter sebagai berikut:
Parameter Profil Nasabah Whosale & International Banking
Parameter Profil Nasabah
Perusahaan dengan Gross Annual Sales (GAS) > Rp1,5 triliun (termasuk grup usahanya) dan Maksimum
Size Perusahaan
Kredit > Rp500 miliar dan/atau Average DPK > Rp100 miliar.
• Wholesale
a. Domestik :
150 Richest Indonesia versi Globe beserta grupnya; Forbes 500 beserta grupnya; LQ45 beserta
grupnya; BUMN beserta grupnya; Perusahaan Tbk beserta grupnya; Perusahaan Non Tbk beserta
grupnya;
b. Luar Negeri :
Nasabah Kredit dan Dana di Cabang Luar Negeri yang dikelola Kantor Luar Negeri.
• International
a. Domestik :
Lembaga Kuangan Bank dan Bukan Bank; Dana Pensiun Regulatory dan Non Regulatory; Anak Usaha
Bank Himbara; Indonesian Financial Group (IFG); Fintech yang terkait pembiayaan.
b. Luar Negeri :
Kredit dan Dana di Cabang Luar Negeri yang dikelola Kantor Luar Negeri.
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Wholesale & 2. System enhancement transaksi kustodian untuk
International Banking meningkatkan efisiensi dan keamanan bagi nasabah.
KEUNGGULAN KOMPETITIF Strategi Wholesale & International Banking Tahun
BNI memiliki jaringan global terbesar dibandingkan 2023
dengan bank umum lainnya, sejalan dengan mandat dari
Pemerintah agar BNI menjadi bank yang berkapasitas Wholesale & International Banking BNI berkomitmen untuk
global. Jaringan global BNI terdiri dari Kantor Luar Negeri memberikan solusi komprehensif dan menerapkan langkah-
(KLN) yang berada di pusat-pusat keuangan dunia yaitu: langkah strategis yang menjadi prioritas dalam menjaga
Singapura, Hong Kong,Tokyo, London, NewYork dan Seoul, kinerja solid serta memberikan pendapatan yang optimal
serta Representative Office di Amsterdam dan Osaka. di tahun 2023, antara lain:
KLN berperan dalam memberikan solusi keuangan untuk 1. Melakukan diversifikasi kredit dengan berfokus pada
nasabah Wholesale and International Banking yang berada nasabah korporasi unggulan, terutama perusahaan
di luar negeri beserta group usahanya termasuk mitra usaha blue-chip.
(supplier/buyer) dari debitur BNI. Kemudian perseroan juga 2. Menggarap value chain nasabah korporasi untuk
semakin aktif berpartisipasi dalam kredit sindikasi top tier memberikan layanan end-to-end kepada nasabah.
dan pembiayaan skema khusus supply chain financing. 3. Sebagai bagian dari mandat BNI sebagai Global Bank,
jaringan BNI di Singapura, Hong Kong, Tokyo, London,
INOVASI NewYork, Seoul, Amsterdam dan Osaka memfokuskan
Untuk mendukung upaya peningkatan bisnis Wholesale diri untuk mendukung Diaspora Indonesia melalui
& International Banking, BNI telah melakukan beberapa berbagai layanan perbankan, baik konvensional dan
inovasi diantaranya: digital.
1. Meluncurkan platform BNI CONNECT untuk 4. Menjaga likuiditas BNI dengan fokus pada peningkatan
mempermudah koordinasi dan menyajikan layanan penghimpunan dana murah atau Current Account
transaksi lintas segmen yang disesuaikan dengan Saving Account (CASA) melalui optimasi penggunaan
kebutuhan tiap nasabah. transaksi e-channel baik melalui BNI Mobile Banking
maupun BNI Direct.
210 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 211
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PRODUKTIVITAS DAN PROFITABILITAS SEGMEN WHOLESALE & INTERNATIONAL BANKING
Produktivitas Segmen Wholesale & International Banking
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Produktivitas Nominal
Rp-miliar Rp-miliar Persentase (%)
(Rp-miliar)
Total Kredit 353.141 310.219 42.922 13,8
Total Dana Pihak Ketiga 253.649 252.215 1.433 0,6
Giro 197.876 188.052 9.824 5,2
Tabungan 1.070 7.022 (5.952) (84,8)
Deposito 54.703 57.141 (2.438) (4,3)
Profitabilitas Segmen Wholesale & International Banking
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Profitabilitas Nominal
Rp-miliar Rp-miliar Persentase (%)
(Rp-miliar)
Pendapatan bunga – neto 11.447 10.469 978 9,3
Pendapatan operasional lainnya 4.615 4.318 298 6,9
Beban operasional lainnya (4.880) (4.075) (805) 19,8
Pembentukan cadangan kerugian
475 (5.776) 6.251 (108,2)
penurunan nilai
Laba operasional 11.657 4.935 6.722 136,2
Pendapatan (beban) bukan
- - - -
operasional neto
Laba sebelum beban pajak 11.657 4.935 6.722 136,2
Dana Segmen Wholesale & International Banking tercatat b. Meningkatkan eksposur portofolio ESG BNI
mengalami peningkatan khususnya pada produk Giro yang dengan ekspansi ke sektor energi baru terbarukan,
mencapai 5.2% YoY atau Rp9,8 triliun bila dibandingkan efisiensi energi, pencegahan dan pengendalian
tahun 2022, hal ini sejalan dengan upaya BNI untuk polusi, pengelolaan sumber daya alam hayati dan
memaksimalkan Giro transaksional agar Nasabah dapat penggunaan lahan yang berkelanjutan, transportasi
memaksimalkan fitur transaksional yang terdapat pada ramah lingkungan, green building, atau sektor
Giro yang kemudian pada akhirnya akan meningkatkan industri lainnya yang menerapkan prinsip ESG.
kepuasan Nasabah atas produk-produk unggulan c. Pemberian one stop financial solution yang
transaksional banking BNI. Dari sisi profitabilitas, laba dirancang sesuai kebutuhan tiap-tiap nasabah
sebelum pajak mengalami peningkatan hingga 136,2% bila melalui kolaborasi dengan divisi terkait dan
dibandingkan tahun lalu, hal ini didorong oleh peningkatan perusahaan anak.
pendapatan operasional lainnya dan perbaikan kualitas 2. Strategi bisnis
kredit yang kemudian berdampak pada pembentukan beban a. Menerapkan “Three Pronged Business Model”
Cadangan kerugian penurunan nilai yang jauh lebih rendah dengan memberikan solusi transaksi kepada bank
dari tahun lalu. koresponden di Indonesia, khususnya bank lokal
dan BPD. Ekspansi bisnis ke segmen platinum dan
Prospek, Potensi dan Strategi Segmen Wholesale gold serta kolaborasi dengan bank baru menjadi
& International Banking Tahun 2024 prioritas utama.
b. Memberikan solusi terpadu dengan mengutamakan
Untuk menghadapi tantangan dan peluang di tahun 2024, cross-selling produk BNI dan anak perusahaan.
sektor WHI telah menetapkan rencana strategis sebagai Selain itu fokus strategi juga diutamakan dengan
berikut: diversifikasi klien serta pengembangan sistem yang
1. Strategi portofolio lebih efisien.
a. Menetapkan sektor prioritas yang memberikan c. Menghimpun dana pihak ketiga berkualitas sehat,
dampak positif untuk meningkatkan potential market dengan menawarkan one stop solution dan kemudahan
share, kualitas aset kredit dan profitabilitas BNI, transaksi yang customized menggunakan BNI Direct,
antara lain sektor energi, agribisnis, manufaktur, sehingga cash management BNI dapat menjadi pilihan
telekomunikasi dan digital economy. utama bagi nasabah korporasi.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 211
Page 212
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
d. Menjadikan BNI International Desk sebagai Foreign Direct Investment (FDI) Advisory Unit yang memberikan
solusi terbaik bagi perusahaan-perusahaan asing melalui kolaborasi dengan stakeholder strategis, antara lain
Kementerian Investasi, Kemenko Marves, KADIN, dan asosiasi bisnis atau pengusaha terkait.
Apa Kata Mereka
Michael William P. Soeryadjaya Agus Salim Pangestu
Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk CEO Barito Pacific
Barito Pacific dan Grup saat ini berada pada posisi
strategis dalam pengembangan bisnis dan ekspansi
usaha, dilandasi dengan misi untuk turut membangun
BNI merupakan salah satu main banking partners
Indonesia dan mendukung pertumbuhan industri.
Adaro Group, yang memberikan total financial
BNI merupakan mitra terpercaya bagi Barito Pacific
solutions kepada segmen korporasi hingga individu,
dan Grup yang senantiasa memberikan dukungan
termasuk para pegawai. Layanan transaksi dan
di setiap langkah kami. Semoga kemitraan ini
finansial BNI saat ini semakin advanced dengan tetap
selalu terjaga dan terpupuk dengan baik. Dengan
mengedepankan prudential business. Kami optimis
dukungan kuat dari mitra pendanaan seperti BNI,
dapat tumbuh bersama BNI, creating a seamless and
terutama dukungan finansial menuju target net-zero
sustainable business development.
emission, bersama kita bisa melangkah lebih jauh
untuk membangun negeri.
212 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 213
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
INSTITUTIONAL BANKING
Segmen Institutional Banking menyediakan produk dan jasa layanan perbankan bagi Kementerian, lembaga atau institusi
yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Solusi perbankan yang diberikan meliputi
pengelolaan layanan simpanan (giro dan deposito), penyaluran gaji dan tunjangan kinerja ASN, penyaluran bantuan
sosial, penerimaan negara (Pajak, PNBP, dan lain-lain), digital banking (virtual account, kolaborasi platform/ekosistem, dan
lain-lain), pinjaman dalam/luar negeri dan pelayanan jasa perbankan lainnya untuk memenuhi kebutuhan Kementerian,
lembaga atau institusi sehingga BNI dapat melayani ekosistem bisnis secara keseluruhan. Nasabah yang dilayani bisnis
segmen Institutional banking terbagi dalam klaster Kementerian Keuangan, Kemenko Marves, Kemenko PMK, Kemenko
Polhukam, Kemenko Perekonomian, Badan/ Lembaga Negara, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset danTeknologi,
Self-Regulatory Organization (SRO), SKK Migas Grup, Social Insurance dan PerguruanTinggi yang di dalamnya termasuk
Badan Layanan Umum, Satuan Kerja dan Pemerintah Daerah.
Parameter Profil Nasabah Institutional Banking
Parameter Profil Nasabah
Kementerian; Lembaga; Perguruan Tinggi yang dikelola selain di level Kantor Pusat; Lembaga
Pendidikan & Riset (Top 100 Universitas/ Perguruan Tinggi yang ditetapkan oleh Dikti
Institutional Banking
Kemendikbudristek); Lembaga regulator Hulu & Hilir Migas; Penyelenggara Jaminan Sosial milik
Pemerintah; PEMDA dengan kriteria khusus.
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Institutional 4. Mendukung pertumbuhan pinjaman dalam/luar negeri
Banking pada Kementerian Keuangan, Lembaga dan Perguruan
Segmen Institutional Banking merupakan salah satu Tinggi.
Liquidity Support dalam memenuhi kebutuhan likuiditas 5. Meningkatkan Market Share BNI pada ekosistem APBN
bank, Gate Opener untuk mengakuisisi ekosistem dan bisnis untuk belanja barang, modal dan pegawai.
turunan APBN, serta sebagai agent of development yang 6. Bersinergi bersama Govtech dalam mengoptimalkan solusi
menjadi mitra dari Kementerian, Lembaga dan Perguruan teknologi sebagai pintu utama untuk menggarap bisnis
Tinggi dalam menjalankan program - program pemerintah. turunan APBN Kementerian, Lembaga, dan Perguruan
Tinggi.
Segmen Institutional Banking telah melakukan digitalisasi 7. Menjaga hubungan baik dan eksistensi BNI dengan
layanan keuangan negara melalui berbagai produk seperti Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi yang
migrasi giro Kementerian menjadi virtual account yang menjadi Gate Opener Bisnis Ekosistem danTurunan APBN
dilengkapi dengan Cash Management System (CMS), dengan melaksanakan inisiatif layanan dan advokasi.
Kartu Kredit Pemerintah (KKP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), 8. Inisiasi dan akuisisi bisnis pada nasabah, Pitching Produk
Program Indonesia Pintar (PIP) dan memberikan berbagai BNI, Sosialisasi dan meningkatkan Brand Awareness BNI.
solusi digital dalam menunjang Program Pemerintah, 9. Dalam mengembangkan bisnis kartu kredit pada
ekosistem APBN dan value chain yang menjadikan BNI segmen Institutional Banking (INS), telah dilakukan
sebagai mitra dalam transaksi operasional harian serta berbagai inisiasi di tahun 2023 antara lain:
berperan memberikan advokasi di lingkup Kementerian, a. Mendorong percepatan proses akuisisi Kartu Kredit
Lembaga dan Perguruan Tinggi. Indonesia (KKI) bersama Bank Pemerintah Daerah
(BPD) melalui sosialisasi kepada Satuan Kerja
Strategi Segmen Institutional Banking Tahun 2023 Perangkat Daerah.
Untuk dapat mengembangkan bisnis pada segmen b. Melakukan ekspansi akuisisi Kartu Kredit Affinity
Institutional Banking, di tahun 2023 BNI melakukan Universitas yang menyasar segmen civitas
beberapa upaya yaitu: akademika, alumni, dan orang tua mahasiswa/i,
1. Mengoptimalkan dana APBN yang disalurkan di serta mendorong penggunaan Kartu Kredit BNI
Kementerian, Lembaga, Perguruan Tinggi dan Badan untuk pembayaran biaya pendidikan Perguruan
Layanan Umum (BLU) / Satker. Tinggi.
2. Bridging BNI dengan Kementerian, Lembaga dan Perguruan
Tinggi untuk masuk ke dalam ekosistem yang berasal dari
Role Agent of Development dan Gate Opener.
3. Turut mensukseskan Digitalisasi Penyaluran Bantuan
Program Pemerintah serta menjaga hubungan baik
dengan Pejabat dan Narahubung Kementerian, Lembaga
dan Perguruan Tinggi agar penyaluran dapat berjalan
dengan baik.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 213
Page 214
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PRODUKTIVITAS DAN PROFITABILITAS SEGMEN INSTITUTIONAL BANKING
Produktivitas Segmen Institutional Banking
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Produktivitas Nominal
Rp-miliar Rp-miliar Persentase (%)
(Rp-miliar)
Total Kredit 16.017 13.147 2.870 21,8
Total Dana Pihak Ketiga 136.146 105.720 30.427 28,8
Giro 51.013 44.909 6.104 13,6
Tabungan 440 649 (209) (32,2)
Deposito 84.693 60.161 24.531 40,8
Profitabilitas Segmen Institutional Banking
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Profitabilitas Nominal
Rp-miliar Rp-miliar Persentase (%)
(Rp-miliar)
Pendapatan bunga – neto 1.821 997 824 82,7
Pendapatan operasional lainnya 119 67 52 77,8
Beban operasional lainnya (906) (2.498) 1.592 (63,7)
Pembentukan cadangan kerugian
18 (42) 61 (142,4)
penurunan nilai
Laba operasional 1.053 (1.476) 2.529 171,3
Pendapatan (beban) bukan
0 0 - -
operasional neto
Laba sebelum beban pajak 1.053 (1.476) 2.529 171,3
Peran Segmen Institutional Banking dalam penghimpunan dana negara melalui Kementerian, Lembaga atau Perguruan
Tinggi tercermin dari peningkatan dana pihak ketiga yang dikelola segmen Institutional Banking di tahun 2023 yang naik
hingga 28,8% jika dibandingkan dengan tahun 2022. Di sisi lain, kredit yang diberikan juga mengalami peningkatan cukup
signifikan hingga 21,8% secara year on year. Hal ini kemudian berdampak pada meningkatnya pendapatan bunga bersih
Segmen Institutional Banking hingga mencapai 82,7% di tahun 2023. Dari sisi transaksional, pendapatan operasional
lainnya (fee based income) juga mengalami peningkatan hingga 77,8% yang merupakan sinyal positif meningkatnya
peran BNI khususnya dalam mendorong transaksi operasional melalui Kementerian, Lembaga atau Perguruan Tinggi.
Prospek, Potensi, dan Strategi Segmen Institutional Banking di Tahun Mendatang
1. Optimalisasi APBN sebagai salah satu sumber likuiditas serta menjadi mitra utama dalam penerimaan transaksional
pada Kementerian dan Lembaga.
2. Mengoptimalkan penghimpunan dana pihak ketiga yang bersumber dari transaksional Lembaga dan Perguruan
Tinggi, Penerimaan Iuran serta pembayaran uang kuliah di Perguruan Tinggi dan Peningkatan Rekening Dana
Nasabah DHE SDA.
3. Meningkatkan jumlah akuisisi Satuan Kerja (Satker) dan mendukung serta mensukseskan Program-Program Pemerintah,
Tunjangan Guru dan Aneka Tunjangan Lainnya.
4. Bersinergi bersama Govtech dalam mengoptimalkan solusi teknologi sebagai pintu masuk ekosistem keuangan dalam
layanan transaksi digital untuk Nasabah Kementerian, Lembaga dan Perguruan Tinggi serta Program Pemerintah
untuk menangkap dana murah serta melakukan percepatan, dan monitoring realisasi atas Project Govtech yang
telah berlangsung.
5. Mendukung pembiayaan pada ekosistem bisnis APBN melalui penyaluran pinjaman dalam / luar negeri kepada
Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi serta melakukan pemantauan timeline realisasi pipeline / pencairan
pinjaman yang telah dimiliki.
6. Continuous people development melalui pelatihan untuk meningkatkan kapabilitas.
7. Bersinergi dengan anak perusahaan untuk memberikan solusi nasabah, Dukungan kolaborasi Eksekusi bisnis turunan
(RAM dan SAM) yaitu Cabang, Sentra dan Wilayah.
214 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 215
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Apa Kata Mereka
Kunta Wibawa Dasa Nugraha
Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan
Terima kasih kepada BNI yang sudah menjadi mitra
penting penyaluran dana Bantuan Operasional
Kesehatan (BOK) Puskesmas Tahun Anggaran 2023.
BNI Direct membantu Kementerian Kesehatan RI
untuk mempercepat dan menyederhanakan birokrasi
penyaluran dana BOK ke Puskesmas, meningkatkan
akuntabilitas penyaluran, dan mempermudah
pemerintah pusat dan daerah memonitor transaksi
BOK Puskesmas secara real-time. Ke depannya, kami
berharap BNI dapat terus memperluas peningkatan
layanan BOK Salur Langsung tahun 2024.
Prof. Dr. Arif Satria, SP, MSi Iman Rachman
Rektor IPB University Direktur Utama BEI
BNI bagi IPB University adalah mitra strategis yang Layanan cash management BNI yang cepat serta tim
memahami serta berkomitmen untuk memberikan BNI yang komunikatif dan solutif mempermudah
pelayanan yang berkualitas tinggi, transparan, dan proses transaksi di Bursa. BNI juga aktif mendukung
terpercaya. Dengan berbagai layanan perbankan program peningkatan literasi dan inklusi pasar modal
modern yang menjadi solusi keuangan ideal, BNI bersama BEI di dalam internal Perusahaan dan di
terus berinovasi, dan memberikan pelayanan seluruh Indonesia serta menjadi salah satu bank
yang berkualitas tidak hanya bagi karyawan dan pembayar di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
mahasiswa IPB tetapi bagi masyarakat, perusahaan, yang dipercaya oleh para investor pasar modal untuk
komunitas dan mitra lain yang berhubungan dengan mengelola rekening dana nasabah.
IPB University.
Inovasi dan strategi transformasi keuangan
Terima kasih telah menyusun berbagai produk dan berkelanjutan yang diterapkan oleh BNI mampu
layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan membukukan kinerja Perusahaan yang terus
dan harapan kami sebagai nasabah, semoga meningkat dan ini tercermin pada kinerja saham
kedepannya tingkat loyalitas, dedikasi, dan integritas BNI yang cukup baik di pasar sekunder.
nasabah akan meningkat seiring dengan kesuksesan
BNI di tahun-tahun yang akan datang.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 215
Page 216
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
ENTERPRISE & COMMERCIAL BANKING
Parameter Profil Nasabah Enterprise & Commercial Banking
Parameter Profil Nasabah
Perusahaan dengan Gross Annual Sales (GAS) > Rp300 miliar s.d Rp1,5 triliun (termasuk grup
usahanya) dan Maksimum Kredit > Rp150 miliar s.d Rp500 miliar dan/atau Average DPK > Rp50 miliar
Enterprise Banking s.d Rp100 miliar
Kredit dan Dana nasabah perusahaan Tbk beserta grupnya; perusahaan Non Tbk beserta grupnya;
Lembaga Pendidikan dan Yayasan.
Perusahaan dengan Gross Annual Sales (GAS) > Rp30 miliar s.d Rp300 miliar (termasuk grup
usahanya) dan Maksimum Kredit > Rp10 miliar s.d Rp150 miliar dan/atau Average DPK > Rp10 miliar
Commercial Banking s.d Rp50 miliar.
Kredit dan Dana nasabah perusahaan Tbk beserta grupnya; perusahaan Non Tbk beserta grupnya;
Lembaga Pendidikan dan Yayasan.
Keunggulan Kompetitif & Inovasi Enterprise & Strategi Segmen Enterprise & Commercial
Commercial Banking Banking Tahun 2023
Segmen Enterprise & Commercial Banking mengelola Untuk mengembangkan bisnis pada Enterprise &
aktivitas-aktivitas seluruh transaksi perbankan yang Commercial Banking, di tahun 2023 BNI melakukan
dilakukan oleh nasabah segmen Enterprise & Commercial beberapa upaya salah satunya melalui Implementasi New
beserta group usahanya dengan memberikan solusi Way of Working (NWOW) yang bertujuan agar pengelolaan
menyeluruh (one stop solution) bagi nasabah dalam nasabah menjadi lebih fokus dengan distribusi pengelolaan
memenuhi kebutuhan dan pengelolaan transaksi sesuai dengan kapabilitas yang telah ditetapkan,
keuangannya, antara lain melalui produk-produk unggulan Enterprise Banking diarahkan pada spesialisasi sektor
seperti BNI Mobile banking, BNI Cash Management, BNI ekonomi, sedangkan Commercial Banking diarahkan pada
Debit/Credit Card,Trade Finance, Asuransi serta produk- penguasaan secara geografis melalui pembentukan Divisi
produk Treasury dengan melakukan kolaborasi bersama Commercial Banking 1 yang mengelola area Sumatera
unit-unit terkait. dan Jabodetabek dan Divisi Commercial Banking 2 yang
mengelola area Jawa (non-Jabodetabek), Kalimantan, Bali,
Enterprise & Commercial Banking menawarkan keunggulan Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
kompetitif bagi nasabah dengan memberikan hal-hal berikut
ini: Bisnis Enterprise & Commercial Banking terus berfokus
1. Solusi komprehensif untuk mendukung operasional pada pertumbuhan yang berkualitas serta melanjutkan
nasabah melalui ragam produk assets. liabilities, perbaikan kualitas kredit khususnya pada penurunan Loan
dan transaksional sesuai kebutuhan nasabah melalui at Risk (LaR) seiring pemulihan dari pandemi Covid-19.
beragam channel yang tersedia dari kantor cabang, Pertumbuhan bisnis berkualitas ini dilakukan melalui
sentra bisnis, maupun e-channel seperti mobile banking penguatan pipeline management dengan mengembangkan
dan BNI Direct. risk acceptance criteria (RAC) untuk menyaring nasabah-
2. Relasi yang kuat dengan anchor clients yang membuka nasabah berkualitas tinggi. Selain itu, ekspansi juga
peluang penetrasi value chain dari nasabah segmen diarahkan pada target market yang bersumber dari top
Corporate dan Institutional yang memiliki potensi bisnis tier players pada sektor prioritas setiap wilayah, pelaku
turunan pada segmen pasar Enterprise & Commercial ekspor,value chain/suppy chain nasabah Corporate Banking,
Banking. serta nasabah potensial lainnya.
Inovasi dilakukan oleh segmen Enterprise & Commercial Strategi umum Enterprise & Commercial Banking tahun
Banking untuk menyempurnakan proses bisnis internal dan 2023 yang dipaparkan di atas kemudian diterjemahkan
memberikan solusi yang menjawab kebutuhan nasabah dalam langkah aksi (quick wins) sebagai berikut:
antara lain: 1. Pertumbuhan Bisnis
1. Pengembangan Risk Acceptance Criteria (RAC) berbasis a. Penetrasi pada target market yang telah ditetapkan.
sektor ekonomi serta kalibrasi klasifikasi nasabah b. Penguatan klasifikasi nasabah prima untuk
sebagai nasabah Prima sebagai asesmen awal potensi perumusan model pengelolaan, solusi dan manfaat
bisnis. bagi nasabah. dan penguatan engagement nasabah.
2. Skema Sustainability Linked Loan (SLL) dan tim khusus c. Meningkatkan pembiayaan pada bisnis yang
untuk mendukung ekonomi berkelanjutan sesuai mengedepankan prinsip Environmental, Social, &
dengan prinsip Environmental, Social, & Governance Governance (ESG) termasuk dengan pengembangan
(ESG) untuk nasabah Enterprise. produk dan skema pendukung seperti Sustainability
Linked Loan (SLL).
216 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 217
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. CASA & Transaksi
a. Penataan dan penguatan fungsi pengelolaan dana dan transaksi nasabah Enterprise & Commercial Banking.
b. Memperdalam eksekusi account dari family tree serta memperkuat akuisisi payroll nasabah.
c. Kolaborasi lintas unit untuk merumuskan program dan campaign untuk meningkatkan transaksi nasabah.
3. Kualitas Aset
a. Penyempurnaan pipeline management dengan pengembangan risk acceptance criteria (RAC) berbasis sektoral.
b. Pengembangan kapabilitas dan kompetensi pegawai secara berkelanjutan dalam hal penguasaan sektor ekonomi
termasuk di dalamnya green financing dan ESG. kemampuan advisory, dan peningkatan budaya risiko.
c. Implementasi Single Integrated Monitoring Tools (SIMON) sebagai perangkat early warning untuk memonitor
kondisi kualitas kredit nasabah.
PRODUKTIVITAS DAN PROFITABILITAS SEGMEN ENTERPRISE & COMMERCIAL BANKING
Produktivitas Segmen Enterprise & Commercial Banking
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Produktivitas Nominal
Rp-miliar Rp-miliar Persentase (%)
(Rp-miliar)
Total Kredit 105.519 112.549 (7.030) (6,2)
Total Dana Pihak Ketiga 54.701 59.556 (4.856) (8,2)
Giro 38.288 38.502 (214) (0,6)
Tabungan 3.313 5.349 (2.036) (38,1)
Deposito 13.100 15.705 (2.606) (16,6)
Profitabilitas Segmen Enterprise & Commercial Banking
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Profitabilitas Nominal
Rp-miliar Rp-miliar Persentase (%)
(Rp-miliar)
Pendapatan bunga – neto 5.906 5.428 479 8,8
Pendapatan operasional lainnya 2.097 1.352 746 55,2
Beban operasional lainnya (3.050) (2,166) (883) 40,8
Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (2.555) (1.169) (1.386) 118,6
Laba operasional 2.398 3.445 (1.045) (30,4)
Pendapatan (beban) bukan operasional neto 0 0 - -
Laba sebelum beban pajak 2.398 3.445 (1.046) (30,4)
Segmen Enterprise & Commercial Banking pada tahun 2023 membukukan kenaikan pendapatan yang signifikan pada
Pendapatan Operasional Lainnya, yang didukung oleh upaya recovery yang optimal atas aset-aset berkualitas rendah
serta peningkatan Fee-Based Income yang mencerminkan penguatan penetrasi produk-produk transaksional BNI pada
nasabah Enterprise & Commercial Banking. Kenaikan Beban CKPN sebesar 118,6%YoY merupakan langkah prudent bank
dalam mengantisipasi kondisi debitur di masa yang akan datang sejalan dengan konsep Expected Credit Loss (ECL).
Prospek Usaha Enterprise & Commercial Banking Tahun 2024
Enterprise & Commercial Banking pada tahun 2024 akan memperkuat pertumbuhan bisnis yang berkualitas dan
berkelanjutan dengan fokus utama pada hal-hal berikut:
1. Eksplorasi potensi bisnis dari target market yang telah ditetapkan berdasarkan sektor prioritas dan value chain nasabah
Corporate Banking. termasuk di antaranya sektor-sektor ekonomi yang berkelanjutan sesuai penguatan portofolio ESG.
2. Implementasi inisiatif-inisiatif untuk pertumbuhan bisnis berkualitas dengan digitalisasi monitoring & proses kredit
melalui RM Tools (Connect). Single Integrated Monitoring Tools (SIMON). dan end-to-end credit tools serta inisiatif
pada Corporate Plan 2024-2028.
Rencana Kerja Enterprise & Commercial Banking Tahun 2024
Enterprise & Commercial Banking optimistis untuk mencatatkan hasil terbaik pada tahun 2024 melalui rencana kerja
dan strategi komprehensif selaras dengan aspirasi pada Corporate Plan 2024-2028 yang dirumuskan sebagai berikut.
1. Pertumbuhan Bisnis Berkualitas & Sustainable
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 217
Page 218
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
a. Pertumbuhan kredit & jumlah nasabah berkualitas melalui eksekusi top 10 target market.
b. Mengoptimalkan eksekusi leads dari ekosistem value chain dan mitra diamond clients serta membangun leads
management dalam rangka memperluas customer base yang mencakup supplier dan buyer nasabah baik debitur
maupun giran.
c. Optimalisasi eksekusi leads pelaku ekspor untuk pasar global.
d. Implementasi end-to-end credit tools untuk percepatan dan digitalisasi proses bisnis sekaligus penyempurnaan
credit underwriting & monitoring.
e. Penyempurnaan RM Tools (Connect) untuk memberikan kemampuan bagi relationship manager melihat potensi
bisnis dari nasabah secara komprehensif (360° view).
f. Peningkatan portofolio berbasis ESG melalui pemain utama pada industri berbasis ESG di setiap Wilayah.
g. Mengoptimalkan penetrasi produk pada ekosistem nasabah salah satunya melalui desentralisasi pengajuan
corporate card kepada Sentra Bisnis Komersial
2. Peningkatan Dana & Transaksi
a. Fokus pada pertumbuhan dana murah yang sustainable melalui peningkatan jumlah eksekusi account & peningkatan
dana yang bersumber dari family tree nasabah.
b. Mendorong aktivitas keuangan nasabah melalui cash management sebagai solusi transaksi.
c. Kolaborasi dengan unit Transaction Banking untuk penyempurnaan platform transaksi nasabah menjawab
kebutuhan masa depan.
3. Peningkatan Kapabilitas & Kompetensi Pengelola Nasabah
a. Membangun budaya high performance focused (high performance team) untuk RM Transaksi dan Lending agar
menghasilkan business performance yang tinggi.
b. Mengembangkan RM Lending & Funding sebagai business advisor yang memberikan solusi total bagi kebutuhan
bisnis nasabah.
c. Pengembangan technical & analytical skill dengan pelaksanaan pelatihan analisis industri melalui program
pembelajaran in class dan on the spot learning.
d. Mengembangkan kemampuan leadership dan potensi tim, melalui program coaching and mentoring.
Apa Kata Mereka
Ir. H. Arfan Awaloeddin, MARS
Denni Andri Direktur Utama PT Makassar Global Bros
Komisaris Utama Taka Geodrill Indonesia
Salah satu produk layanan BNI yang kami pakai
BNI dan Taka Group telah bermitra sejak tahun adalah BNI Direct yang merupakan digital financial
2007, ditandai dengan pemberian fasilitas kredit platform untuk layanan Cash Management yang
investasi. Kami sangat merasakan bahwa BNI mendukung aktivitas transaksi keuangan untuk
memiliki kemampuan untuk memahami, mengerti memberikan informasi transaksi yang tercatat di
dan mendalami bisnis kami yang sangat unik. rekening perusahaan dengan lebih Cepat, Mudah
Kehandalan BNI dalam memberikan layanan serta dan Aman.
advis keuangan membuktikan hubungan bisnis
yang dibangun bukan hubungan antara kreditur BNI Direct yang kami gunakan saat ini memiliki
dan debitur tetapi berdasarkan atas asas kesetaraan sejumlah manfaat dan keunggulan, yaitu :
sebagai mitra bisnis yang saling mendukung.
1. Ketersediaan layanan dapat diakses kapanpun dan
Solusi keuangan yang lengkap dan dapat diandalkan, di manapun secara realtime;
telah diberikan oleh BNI kepadaTaka Group mencakup 2. Kenyamanan dan kemudahan dalam bertransaksi
pemberian fasilitas kredit untuk pembiayaan modal dengan dukungan fitur transaksi yang lengkap;
kerja dan investasi, layanan Penerbitan Bank Garansi 3.Keamanan dalam bertransaksi dengan fitur
dan L/C, penggunaan BNI Direct untuk transaksi pembagian kewenangan user yang fleksibel sesuai
operasional Taka Group, Layanan transaksi valuta kebutuhan serta dilengkapi dengan hard token
asing, kemudahan pengajuan BNI Griya bagi para (BNI e-Secure) atau soft token (mobile token) untuk
karyawan serta layanan BNI Corporate Card untuk otorisasi transaksi;
memudahkan kegiatan operasional. 4. Dapat diakses melalui berbagai channel seperti
web dan mobile apps
Harapan kami ke depan, BNI tetap menjadi strategis
utama kami di bidang finansial yang mendukung BNI Direct merupakan layanan Cash Management
pertumbuhan dan perkembangan bisnis Taka Group yang lengkap dan aman, yang dapat mendukung
baik di dalam maupun di luar negeri. aktivitas transaksi keuangan perusahaan kami secara
lebih cepat, mudah, dan efisien.
218 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 219
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
KPH. Arya Hidayat Adisena S.H, M.H. Sheren Omega
President Director PT SHA Solo Head of Sustainability PT Gunung Raja Paksi
Fasilitas Distributor Financing BNI membantu PT SHA Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih
Solo dalam bertransaksi sebagai mitra PT Pertamina tulus kepada Bank Negara Indonesia (BNI) selaku
Patra Niaga dengan skema pembiayaan yang sesuai Head of Sustainability di GRP. Dalam upaya bersama
dengan kebutuhan perusahaan, memberikan kami untuk keberlanjutan, BNI telah menjadi mitra
keuntungan berupa fleksibilitas dan kecepatan yang teguh, memainkan peran penting dalam
proses pembayaran penebusan DO sehingga dapat memajukan inisiatif tanggung jawab lingkungan
mengoptimalkan perolehan profit dan meningkatkan dan sosial kami.
daya tawar perusahaan. Keunggulan utama fasilitas
dari BNI yang kami rasakan adalah yang kompetitif Keterlibatan proaktif dan solusi inovatif mereka
dengan didukung layanan transaksi yang cepat, tidak hanya membantu kami mencapai tujuan
persyaratan yang mudah dan jaminan keamanan. keberlanjutan kami tetapi juga menegaskan
komitmen mereka sendiri terhadap tanggung jawab
Dengan fasilitas DF yang kami miliki, kepercayaan PT korporat.
Pertamina Patra Niaga sebagai meningkat karena
adanya kepastian pembayaran yang tepat waktu, Pemahaman mereka tentang pentingnya
di mana hal ini berdampak langsung pada potensi mengintegrasikan pertimbangan lingkungan,
peningkatan volume penjualan PT SHA Solo dan sosial, dan tata kelola yang baik sejalan dengan etos
menunjang hubungan baik antara PT SHA Solo organisasi kami. Keselarasan ini memungkinkan
dengan PT Pertamina Patra Niaga. kami untuk menerapkan inisiatif-inisiatif berdampak
dan menetapkan standar untuk praktik bisnis yang
Harapan kami ke depannya BNI dapat tumbuh sejalan bertanggung jawab.
dengan perkembangan bisnis PT SHA Solo dan tetap
menjadi mitra bank utama PT SHA Solo. Kami berharap untuk melanjutkan perjalanan yang
saling membangun ini menuju masa depan yang
lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 219
Page 220
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
RETAIL BANKING
Parameter Profil Nasabah Retail Banking
Parameter Profil Nasabah
Nasabah perorangan dan non perorangan dengan Gross Annual Sales (GAS) sd Rp30 miliar (termasuk
Retail Productive
grup usahanya) dan Maksimum Kredit sd Rp10 miliar dan/atau Average DPK sd Rp10 miliar.
Nasabah perorangan dan non perorangan yang mempunyai kredit program (KUR) dan kredit produktif
Business Program
dengan Maksimum Kredit sd Rp1 miliar.
Wealth Management Nasabah individual dengan Asset Under Management (AUM) > Rp1 miliar.
Consumer Banking Nasabah individual dengan Asset Under Management (AUM) s.d Rp1 miliar.
Retail banking BNI merupakan aktivitas usaha yang berinovasi, menawarkan layanan yang cepat dan mudah
menyediakan solusi terintegrasi atas kebutuhan nasabah bagi mitra UMKM melalui digitalisasi pemrosesan kredit
retail yang mencakup pengelolaan kredit retail produktif, berbasis aplikasi BNIMove (BNI Mobile Innovation) serta
kredit konsumtif, dana pihak ketiga, layanan transaksi dan mendukung UMKM dapat go global melalui BNI Xpora yang
solusi keuangan lainnya. Retail Banking meliputi beberapa menawarkan kemudahan bagi UMKM berorientasi ekspor.
segmen sebagai berikut :
BNI juga terus meningkatkan value proposition dari produk
1. Consumer Banking, merupakan segmen yang melalui inovasi produk dan layanan, transformasi dan
mengelola nasabah perorangan dengan AUM (Asset percepatan proses kredit end to end, serta penyempurnaan
Under Management) s.d Rp1M melalui penawaran standar operasional. Inovasi bundling product difokuskan
produk dan layanan tabungan, deposito, kredit dalam menyasar segmen nasabah affluent, upper mass,
konsumtif dan pengelolaan transaksi perbankan. mass serta fokus bisnis berbasis payroll, business owner,
2. Business Program , merupakan segmen yang dan profesi untuk meningkatkan kepuasan nasabah
bertanggung jawab mengelola bisnis terkait program dan memperluas customer based berkualitas sehingga
pemerintah dan kredit poduktif sampai dengan Rp1 diharapkan dapat menghasilkan low cost funding dari
miliar. transaksional nasabah.
3. Retail Productive banking, adalah segmen yang
mengelola pinjaman produktif serta dana pihak ketiga Strategi Retail Banking Tahun 2023
non perorangan sampai dengan Rp10 miliar.
4. Wealth Management, merupakan segmen yang Beberapa fokus strategi yang telah diimplementasikan di
mengelola nasabah high net worth individual (HNWI) tahun 2023 adalah sebagai berikut :
dengan dana kelolaan mulai dari Rp1 miliar ke atas 1. Peningkatan CASA sustain dan FBI melalui transactional
melalui layanan nasabah prima yang mencakup banking.
pengelolaan portofolio dana nasabah melalui produk 2. Memperkuat solusi bisnis terintegrasi (pinjaman,
perbankan, investasi, dan asuransi. transaksi, peningkatan kapabilitas bisnis serta
memperluas akses pasar) untuk mendukung UMKM
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Retail Banking berorientasi ekspor melalui BNI Xpora.
Sebagai bank yang unggul dan terpercaya di Indonesia, 3. Ekspansi bisnis yang berkualitas dengan berfokus pada
BNI menawarkan kemudahan layanan solusi finansial target market sesuai potensi daerah serta fokus ekspansi
bagi nasabah, baik melalui channel digital yang inovatif pada selected partner maupun selected customer untuk
maupun melalui jaringan outlet yang tersebar luas di kredit konsumtif.
seluruh Indonesia, hingga layanan cabang di luar negeri, 4. Digitalisasi proses kredit secara end to end untuk
yang menawarkan kemudahan bertransaksi bagi nasabah. memperkuat manajemen risiko dan peningkatan
ekspansi yang berkualitas.
Dengan portofolio bisnis korporasi yang solid, BNI memiliki 5. Menggarap ekosistem bisnis dan value chain dari
keunggulan kompetitif dalam menggarap potensi ekosistem nasabah corporate, khususnya Diamond Client.
dan bisnis dari nasabah turunan segmen wholesale. Hal 6. Optimalisasi kerjasama dengan strategic partner
ini menjadi salah satu motor pendorong pertumbuhan maupun merchant untuk peningkatan akseptasi kartu
bisnis Retail Banking. kredit.
7. Pengembangan, inovasi produk dan layanan untuk
Lebih lanjut, BNI turut berkomitmen mendorong memberikan kemudahan serta keamanan transaksi
pertumbuhan UMKM di Indonesia dengan terus bagi nasabah.
220 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 221
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PRODUKTIVITAS DAN PROFITABILITAS SEGMEN RETAIL BANKING
Produktivitas Segmen Retail Banking
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Produktivitas Nominal
Rp-miliar Rp-miliar Persentase (%)
(Rp-miliar)
Total Kredit 213.235 206.715 6.520 3,2
Total Dana Pihak Ketiga 357.213 343.212 14.001 4,1
Giro 55.914 42.531 13.383 31,5
Tabungan 226.180 228.838 (2.658) (1,2)
Deposito 75.119 71.843 3.276 4,6
Profitabilitas Segmen Retail Banking
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Profitabilitas Nominal
Rp-miliar Rp-miliar Persentase (%)
(Rp-miliar)
Pendapatan bunga – neto 20.114 20.622 (509) (2,5)
Pendapatan operasional lainnya 9.890 9.183 707 7,7
Beban operasional lainnya (13.587) (12.917) (670) 5,2
Pembentukan cadangan kerugian
(6.523) (4.683) (1.840) 39,3
penurunan nilai
Laba operasional 9.894 12.206 (2.312) (18,9)
Pendapatan (beban) bukan
0 0 - -
operasional neto
Laba sebelum beban pajak 9.894 12.206 (2.312) (18,9)
Di tahun 2023 Segmen Retail Banking berhasil mencatat pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga masing-masing
sebesar 3,2% dan 4,1% bila dibandingkan dengan posisi yang sama di tahun 2022. Pertumbuhan dana pihak ketiga ini
didorong oleh meningkatnya produk giro hingga 31,5% di tahun 2023, hal ini sejalan dengan strategi bank dalam rangka
mendorong maksimalisasi transactional banking dengan memanfaatkan potensi value chain nasabah wholesale yang
kemudian berdampak pada meningkatnya pendapatan operasional lainnya sebesar 7,7%.
Business Program & Retail Productive Banking
Merupakan segmen yang mengelola kredit kecil dan dana pihak ketiga non perorangan sampai dengan Rp10 miliar.
Segmen ini menawarkan kemudahan akses pembiayaan dan kemudahan bertransaksi bagi pelaku usaha.
Layanan pembiayaan mencakup kredit modal kerja, kredit investasi, pembiayaan supply chain financing serta kredit
modal kerja transaksional sesuai dengan kebutuhan nasabah. Lebih lanjut, BNI menawarkan kemudahan bertransaksi
secara cashless kepada pelaku usaha melalui berbagai channel digital seperti Mobile Banking, QRIS, EDC, dan BNI Direct.
Untuk memaksimalkan potensi UMKM Go Global, BNI menghadirkan BNI Xpora yang menawarkan solusi terintegrasi
melalui platform digital Xpora serta peningkatan kapabilitas UMKM.
Kinerja Business Program & Retail Productive Banking
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 85.129 99.026 (13.897) (14,0)
Dana Pihak Ketiga 80.250 63.866 16.384 25,7
Fee Based Income 768 765 3 0,4
Pada tahun 2023, kredit kecil mengalami penurunan sebesar 14,0%. Di sisi lain, DPK segmen tumbuh positif sebesar
25,7% yang didorong oleh pertumbuhan Giro. Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, BNI telah
berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp17,8 triliun di sepanjang tahun 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 221
Page 222
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Consumer Retail Banking 1. Produk Tabungan
Segmen consumer retail mengelola nasabah perorangan a. Tabungan Plus (Taplus), merupakanTabungan yang
dengan kategori affluent, upper mass dan mass yang memberikan layanan PLUS dengan berbagai macam
dibedakan berdasarkan pengelolaan AUM s.d Rp1M. Selain fitur dan manfaat;
itu, fokus strategi bisnis nasabah segmen consumer retail b. Taplus Bisnis, adalah produk tabungan yang
dilakukan berdasarkan fokus bisnis payroll, profesi, dan diperuntukkan bagi pelaku usaha maupun
business owner untuk menyasar secara selektif terhadap bukan pelaku usaha, baik perorangan maupun
kebutuhan transaksi keuangan berbasis solusi. Kebutuhan non perorangan, yang dilengkapi dengan fitur
transaksi tersebut dikemas dalam bundling package yang dan fasilitas yang memberikan kemudahan dan
menguntungkan sehingga dapat menciptakan close loop fleksibilitas dalam mendukung usaha bisnis;
transaction bagi seluruh aktivitas keuangan nasabah. c. TAPPA (Taplus Pegawai/Anggota), merupakan
tabungan yang diperuntukkan bagi Pegawai/
Segmen consumer retail menawarkan berbagai solusi Anggota suatu Perusahaan/Lembaga/Asosiasi/
keuangan bagi nasabah baik melalui akses pembiayaan Organisasi Profesi yang menjalin kerja sama dengan
konsumtif yang mudah serta layanan finansial untuk BNI yang berfungsi sebagai sarana tabungan, kartu
memudahkan nasabah bertransaksi, sebagai berikut: identitas Pegawai/Member;
d. Taplus Muda, merupakan produk simpanan dalam
1. Kredit Kepemilikan Rumah – BNI Griya bentuk tabungan yang diperuntukkan bagi kaum
BNI Griya merupakan fasilitas kredit yang ditujukan muda dengan usia mulai dari 17 (tujuh belas) tahun
kepada perorangan untuk kebutuhan kepemilikan rumah sampai dengan 35 (tiga puluh lima) tahun;
tinggal, apartemen, ruko/rukan dan rumah peristirahatan e. Taplus Anak, merupakan produk tabungan untuk
(villa) untuk pembelian kavling/tanah, pembangunan, membantu mengajarkan anak-anak menabung
renovasi, refinancing, take over dan top up. sejak usia dini, diperuntukkan bagi anak-anak usia
2. Kredit Tanpa Agunan – BNI Fleksi di bawah 17 (tujuh belas) tahun;
BNI Fleksi adalah produk KreditTanpa Agunan BNI yang f. Tapenas, merupakan simpanan berjangka
tersedia bagi para pegawai aktif dan pensiunan yang untuk membantu perencanaan keuangan untuk
menyalurkan penghasilan, pembayaran dan manfaat mewujudkan tujuan masa depan dengan lebih
pensiun melalui BNI. pasti melalui fitur autodebet bulanan dengan
3. BNI Instan pengembangan dana yang lebih tinggi dari
BNI Instan adalah produk kredit dengan jaminan Tabungan reguler.
Deposito, Tabungan, Giro BNI, maupun Surat Berharga 2. Produk Giro
Negara (SBN) yang dapat diperdagangkan. Segmen konsumer menawarkan produk Giro
4. Kartu Kredit Perorangan kepada nasabahnya sebagai rekening
Kartu kredit merupakan salah satu produk pinjaman penampungan dan transaksional. Giro Perorangan
konsumer sebagai alat pembayaran dengan ditawarkan kepada nasabah segmen konsumer dalam
menggunakan kartu maupun virtual card yang dapat bentuk bundling package bersama dengan produk
digunakan oleh individu maupun korporasi untuk konsumer lainnya. Fokus penawaran ditujukan kepada
melakukan pembayaran atas kewajiban yang timbul nasabah Business Owner sebagai upaya menggarap
seperti transaksi belanja dan/atau penarikan tunai. cash-to-cash cycle bisnis dari hulu ke hilir sehingga
dapat menciptakan one-stop-solution bagi keuangan
Untuk pengelolaan simpanan nasabah atau DPK, BNI nasabah Business Owner.
memiliki produk simpanan yang beragam guna memenuhi 3. Produk Deposito
kebutuhan seluruh nasabah, yang mencakup produk BNI Deposito merupakan simpanan berjangka dalam
tabungan, giro, dan deposito. berbagai pilihan mata uang (IDR/USD/SGD/JPY/HKD
/EUR/GBP/AUD) dengan tingkat suku bunga yang
menarik. BNI Deposito dapat menjadi pilihan investasi
bagi nasabah yang menginginkan imbal hasil yang
relatif lebih tinggi.
Kinerja Consumer Retail Banking
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Rp-miliar Rp.miliar Nominal
Persentase (%)
(Rp.miliar)
Total Kredit 122.510 103.430 19.080 18,4
Dana Pihak Ketiga 164.678 151.460 13.218 8,7
Fee Based Income 6.236 5.793 443 7,6
222 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 223
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kredit segmen konsumer tumbuh sebesar 18,4% pada dilakukan untuk mendorong bisnis konsumer. Aktifitas dan
tahun 2023, yang didorong oleh pertumbuhan produk Griya inisiatif strategi mencakup peningkatan transaksi nasabah
dan Fleksi. Hal ini sejalan dengan strategi peningkatan melalui e-channel, program peningkatan usage pada
kredit berkualitas yang difokuskan pada selected partner. selected merchant, peningkatan value proposition produk
Sementara DPK tumbuh 8,7% secaraYOY dan FBI tumbuh consumer, penawaran bundling package bagi nasabah,
7,7% YOY. serta event activation untuk peningkatan awareness
product.
Beberapa inisiatif untuk mendorong bisnis consumer
mencakup peningkatan transaksi nasabah melalui Nasabah Wealth Management diklasifikasikan ke dalam dua
e-channel, program peningkatan usage pada selected segmen berdasarkan total penempatan aset (AUM), yakni
merchant, penawaran bundling package bagi nasabah, serta BNI Emerald untuk nasabah perorangan yang memiliki
event activation untuk peningkatan awareness product. total penempatan aset minimal Rp1 miliar dan BNI Private
Banking untuk Nasabah perorangan yang memiliki total
Wealth Management penempatan aset minimal Rp15 miliar.
Fokus bisnis segmen consumer retail dilakukan melalui
strategi akuisisi, retensi, dan cross selling terhadap nasabah BNI Wealth Management bersinergi dengan BNI Group serta
affluent, upper mass, dan mass untuk memudahkan Top Tier Manajer Investasi di Indonesia dalam menyediakan
penawaran product solution yang spesifik sesuai dengan produk Wealth yang komprehensif meliputi: Mutual Fund,
kebutuhan nasabah. Selain itu, akselerasi strategi akuisisi Bonds, Produk Treasury, dan Bancassurance.
nasabah dengan fokus business owner, payroll, dan profesi
Kinerja Segmen Wealth Management
Kenaikan/ (Penurunan)
2023 2022
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%)
AUM 181.222 177.510 3.712 2,1
Net Interest Income 2.842 2.129 713 33,5
FBI Investasi 269.4 240.1 29.3 12,2
Pada tahun 2023 aset yang dikelola (AUM) tumbuh 2,1%, Rencana Kerja Retail Banking Tahun 2024
peningkatan tersebut didorong oleh pertumbuhan AUM Dengan memperhatikan program kerja yang telah
Obligasi sebesar 34,6%. Peningkatan AUM tersebut mendorong diimplementasikan di tahun 2023, Retail Banking melakukan
pertumbuhan Net Interest Income sebesar 33,5% serta penajaman atas strategi dan rencana kerja tahun 2024
pertumbuhan FBI Investasi sebesar 12,2%. sebagai berikut:
1. Penguatan kapabilitas digital guna meningkatkan
Prospek Usaha Retail Banking Tahun 2024 customer experience melalui pengembangan e-chanel
Prospek ekonomi Indonesia dinilai masih positif di tahun yang inovatif;
2024, ditengah tantangan ekonomi global yang diperkirakan 2. Mendorong UMKM Go Global melalui program Xpora
masih melambat. Pertumbuhan kelas menengah yang kuat, yakni, menjaring nasabah berorientasi ekspor baik
yang diikuti oleh perkembangan digitalisasi, mendorong sebagai eksportir langsung maupun tidak langsung.
peningkatan generasi digital savy dan e-commerce di Termasuk mendorong integrasi bisnis UMKM berbasis
Indonesia. Hal ini merupakan sebuah peluang bagi segmen digital melalui pemanfaatan program Xpora terkait
Retail Banking untuk dapat terus menumbuhkan customer dengan penyediaan kebutuhan pembiayaan, transaksi
base. keuangan, peningkatan kapabilitas UMKM dan
kemudahan membuka akses pasar;
Untuk menangkap peluang tersebut, Retail Banking 3. Peningkatan kualitas kredit melalui penyempurnaan
melakukan penguatan kapabilitas digital, yang menawarkan proses underwriting serta peningkatan risk culture;
kemudahan bertransaksi, layanan solusi keuangan yang 4. Peningkatan produktivitas tenaga pemasar melalui
handal, dan akses pembiayaan yang cepat bagi nasabah. up-scale k apabilitas tenaga pemasar dan
Selain itu, penawaran bundling package produk sesuai penyempurnaan tools pendukung;
kebutuhan nasabah dilakukan terhadap sasaran prospek 5. Menggarap potensi bisnis turunan dan ekosistem bisnis
segmen Retail Banking sebagai upaya penyediaan one dari nasabah wholesale;
stop solution kepada nasabah. 6. Penetrasi kredit konsumer utamanya pada selected
partner dan kolaborasi dengan perusahaan anak;
7. Menggarap potensi bisnis melalui kolaborasi dengan
pihak ketiga, seperti e-commerce dan fintech;
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 223
Page 224
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
8. Bundling package melalui pendekatan customer centric serta penawaran all in one package sesuai kebutuhan nasabah;
9. Akselerasi kegiatan akuisisi terfokus pada kategori segmen nasabah dan fokus bisnis payroll, business owner, dan
profesi untuk penawaran product solution yang spesifik serta meningkatkan basis nasabah yang berkualitas;
10. Peningkataan akuisisi kartu kredit melalui digital acquisition.
Apa Kata Mereka
Rusyda Deli Kusmana Supianto Arby
Direktur Partnership Yayasan Dunia Lingkungan Pemilik PT Tropica Primanusa BNI Agen46 Tanjung Balai Asahan
Hidup Indonesia (WWF Indonesia)
Pengalaman bertransaksi di luar negeri dengan Memiliki usaha handcrafts dan home decor dengan “Saya dulu pernah kerja di asuransi. Dan ketika saya
kartu kredit Affinity BNI WWF terbukti benar-benar negara tujuan ekspor Eropa, Australia, Jepang dikenalkan dengan Agen46, saya semakin tertarik
sangat mudah. Dari bayar taksi, kereta, sampai dan Amerika, terus terang cashflow saya terbantu untuk lebih memilih memajukan usaha saya dengan
belanja. Dan yang membanggakan, desain kartu ini banget, karena mudah. Setelah saya mendapat Agen46. Karena masyarakat sinikan belum tahu kalau
menarik banyak perhatian dan tidak sedikit yang PO (Purchase Order) dari buyer, saya serahkan ke dari Agen46 pun bisa transaksi perbankan,” ujarnya.
bertanya tentang keistimewaan kartu tersebut. BNI dan diberikan 70% pendanaan dari nilai PO Warga tuh senang, karena ga perlu lagi ngantri ke
Saya bisa promosikan Indonesia dengan kekayaan tersebut. Ketika ada pembayaran dari buyer, langsung Bank ataupun ke ATM. Karena di ATM kan harus
hayatinya dan yang pasti, terasa bermakna karena dipotong untuk membayar angsuran pinjaman. Jadi mencet-mencet tombol yang buat bingung. Jadi ya
ada kebaikan dibalik setiap transaksi yang dilakukan. kami dibantu pendanaan lebih awal untuk proses kalau mau kirim uang, beli pulsa, atau bayar tagihan
BNI WWF Affinity card is a trully a card for change, produksi sehingga cashflow saya lancar dan tingkat ya di toko kita mereka datang,” tuturnya
a hope for nature. produktifitas meningkat. Jempol sama BNI.
Sari Wahyuni Muh. Thoyib, ST., MT.
(CEO of Sweet Shabrina) CEO CV Indigo Biru Baru
Sweet Shabrina adalah usaha yang bergerak di Sebagai pelaku usaha yang bergerak di bidang
bidang fashion & tekstil ramah lingkungan berupa sustainable fashion & textile, kemudahan akses
ecoprint yang menggunakan bahan-bahan alami. pembiayaan serta sarana pemasaran merupakan hal
Sweet Shabrina menjadikan tumpukan daun sebagai yang penting untuk keberlangsungan bisnis. Melalui
sumber inspirasi menciptakan seni yang unik. Selain pemberian modal usaha (Kredit Usaha Rakyat)
itu, dalam proses bisnisnya, Sweet Shabrina juga KUR yang diberikan oleh BNI, saya mendapatkan
melibatkan perempuan dan kaum marginal sehingga kesempatan untuk meningkatkan volume produksi,
memberikan mereka keterampilan tambahan. harga yang kompetitif dan mendapatkan keuntungan
yang lebih lagi. Keuntungan yang saya peroleh selain
BNI memberikan pembiayaan berupa Kredit Usaha dari segi finansial, juga dari segi marketing produk.
Rakyat (KUR) yang dimana digunakan untuk Berkat BNI, produk saya kini lebih dikenal oleh
penambahan modal produksi sehingga menghasilkan masyarakat Jakarta dan mendapatkan potensial
produk dengan nilai jual yang lebih tinggi. Sweet buyer berkat keikutsertaan saya pada kegiatan BNI
Shabrina memproduksi produk berwawasan Go Bazaar Fest Vol. 2 tahun 2023.
Green sesuai tujuan dari Program BUMI (BNI UMKM
Ramah Lingkungan)
224 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 225
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
TREASURY • Tingkat suku bunga mengacu tingkat suku bunga
interbank;
Kegiatan Segmen Treasury • Dapat dicairkan setiap saat;
Pada segmen Treasury, BNI memberikan solusi investasi • Minimal penempatan Rp1 miliar atau USD100
dengan tetap mengutamakan kebutuhan dan jenis risiko ribu.
nasabah melalui penawaran produk-produk perbankan c. Obligasi Retail
terbaik. Kegiatan usaha Treasury meliputi transaksi Obligasi adalah bukti utang dari penerbit (issuer)
foreign exchange (forex), money market, fixed income yang akan dibayar kembali pada saat jatuh tempo
dan derivative. Treasury BNI tersebar di seluruh Indonesia sesuai dengan kondisi dan syarat yang telah
melalui kantor pusat dan kantor regional (Treasury Regional ditetapkan sebelumnya. Transaksi obligasi yang
Area) yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia dapat dilakukan antara Treasury dengan Nasabah
yaitu Medan, Batam, Palembang, Bandung, Semarang, Individu adalah transaksi berikut:
Solo, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Manado, dan • Pada pasar primer meliputi obligasi perusahaan
Makassar. Saat ini BNI juga memberikan solusi transaksi dan Obligasi Pemerintah non-ritel;
digital web based melalui BNIFX maupun melalui aplikasi • Pada pasar sekunder meliputi obligasi perusahaan,
BNI Mobile Banking (FX Mobile dan Fitur Investasi Obligasi Obligasi Pemerintah ritel, obligasi;
Sekunder). • Pemerintah non-ritel dan obligasi Pemerintah
Negara lain.
Ragam Produk dan Layanan Treasury d. Depo Swap
Produk Treasury BNI diklasifikasikan ke dalam produk Depo Swap merupakan produk investasi dalam
Transaksional, produk Investasi, dan produk Lindung Nilai mata uang valas dengan tingkat imbal hasil
(hedging). yang maksimal dan pokok penempatan investasi
terjamin 100%. Depo Swap merupakan gabungan
1. Transaksional transaksi forex berupa FX Swap dan deposit.
Produk transaksional ini terdiri dari Forex-TOD, Forex- Dalam transaksi ini nasabah menukarkan mata
TOM, Forex-SPOT, dan Forex- Bank Notes. Rincian uang valasnya menjadi mata uang valas lainnya
terkait produk-produk transaksional diuraikan sebagai sekaligus menukarkan kembali mata uang valas
berikut: tersebut di masa yang akan datang pada tenor dan
a. Forex – TOD kurs yang telah ditetapkan pada awal kesepakatan
Jual beli valuta asing di mana kesepakatan transaksi transaksi. Keuntungan selisih kurs atas transaksi
dan penyelesaian transaksi dilakukan pada hari penukaran mata uang asing tersebut (forex gain)
yang sama. menjadi imbal hasil yang optimal atas investasi
b. Forex – TOM penempatan dana nasabah.
Jual beli valuta asing di mana penyelesaian e. Market Linked-Dual Currency Investment (ML-DCI)
transaksi dilakukan 1 (satu) hari kerja setelah tanggal ML-DCI adalah structured product yang merupakan
kesepakatan transaksi. gabungan antara produk simpanan valuta asing
c. Forex – SPOT dan FX Option. Produk ini memberikan imbal hasil
Jual beli valuta asing di mana penyelesaian yang tinggi jika dibandingkan dengan produk
transaksi dilakukan 2 (dua) hari kerja setelah tanggal simpanan konvensional karena menggabungkan
kesepakatan transaksi. produk simpanan dengan view pergerakan nilai
d. Forex – Bank Notes tukar. Produk ini memiliki karakteristik non capital
Transaksi yang melibatkan pertukaran kepemilikan protected/tidak menjamin pokok investasi.
fisik dari mata uang (banknotes) yang terlibat dalam
transaksi. 3. Lindung nilai (Hedging)
2. Investasi a. Currency Forward
Produk investasi Treasury terdiri dari Deposit on Call Jual beli valuta asing di mana penyelesaian transaksi
(DOC), Money Market Account (MMA), dan obligasi dilakukan lebih dari 2 (dua) hari kerja setelah tanggal
retail. Rincian terkait produk-produk investasi diuraikan transaksi. Kurs yang digunakan pada transaksi forward
sebagai berikut: ini memperhitungkan forward points.
a. Deposit on Call (DOC) • Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF)
• Penempatan dana jangka waktu minimal 3 (tiga) Transaksi derivatif valuta asing terhadap rupiah
hari sampai dengan 30 (tiga puluh) hari; yang standar (plain vanilla) berupa transaksi
• Tingkat suku bunga mengacu tingkat suku bunga forward dengan mekanisme fixing yang
interbank; dilakukan di pasar domestik. Mekanisme fixing
• Dapat dicairkan setiap saat; adalah mekanisme penyelesaian transaksi tanpa
• Minimal penempatan Rp100 juta atau USD75 ribu. pergerakan dana pokok dengan cara menghitung
b. Money Market Account (MMA) selisih antara kurs transaksi forward dan kurs
• Penempatan dana jangka waktu minimal 1 (satu) acuan pada tanggal tertentu yang telah ditetapkan
hari sampai dengan 1 (satu) tahun; di dalam kontrak (fixing date).
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 225
Page 226
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
• PAR Forward Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Treasury
Par Forward adalah Suatu kontrak derivatif untuk
melakukan serangkaian penjualan/pembelian Treasury BNI merupakan salah satu pelaku utama dalam
suatu mata uang (reference currency) terhadap market di Indonesia, dengan kinerja yang baik dan hal
mata uang lainnya (non-reference currency) tersebut ditunjukkan melalui penghargaan yang diterima
dalam suatu periode, dimana penyelesaian/ sepanjang tahun 2023 yaitu: Bank Konvensional Pendukung
penyerahan dana (settlement) dilakukan lebih Inovasi Operasi Moneter RupiahTerbaik dari Bank Indonesia,
dari 2 (dua) hari kerja setelah tanggal terjadinya First Runner Up sebagai The Most Improved Volume
kesepakatan transaksi (trade date). (Matching) 2022 LSEG, The Best FX Bank for Structured
b. Currency Swap Products: Treasury Yield Enhancements, The Best FX Bank
Transaksi ‘jual dan beli’ atau ‘beli dan jual’ suatu for Structured Hedging Solutions and Proprietary Trading
mata uang terhadap mata uang yang lain yang Ideas oleh Alpha Southeast Asia, The Best Corporate
dilaksanakan (secara simultan) dalam waktu Treasury Sales and Structuring Team, selain itu Treasury
bersamaan dengan counterparty (nasabah) yang BNI juga meraih penghargaan sebagai salah satu Dealer
sama. Utama Surat Utang Negara (SUN) dengan kinerja terbaik
c. Currency Option tahun 2023 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Perjanjian untuk memberikan hak dan bukan
kewajiban dari penjual (option writer) kepada Sebagai komitmen untuk memberikan pelayanan yang
pembeli (option holder) untuk membeli atau menjual terbaik kepada nasabah di era digitalisasi, pada tahun
sejumlah nominal mata uang tertentu untuk masa 2023 Treasury BNI meluncurkan fitur baru yang terdapat
yang akan datang pada harga yang telah ditetapkan di BNI Mobile Banking yaitu FX Mobile sebagai salah satu
sebelumnya (strike price) pada atau sebelum waktu sarana yang dapat memudahkan nasabah untuk melakukan
tertentu (expiry date). transaksi valuta asing dan DigiBond sebagai salah satu
d. Interest Rate Swap (IRS) sarana untuk transaksi obligasi sekunder. Kedua fitur yang
Kesepakatan antara dua pihak untuk melakukan di luncurkan pada tahun 2023 tersebut dapat memudahkan
pertukaran rangkaian pembayaran bunga secara nasabah untuk bertransaksi valuta asing dan obligasi pada
tetap (fixed rate) dalam satu mata uang dengan seri BNI Mobile Banking.
atau rangkaian pembayaran bunga secara fluktuatif
(variable rate) dalam mata uang yang sama (atau Untuk transaksi treasury, BNI senantiasa mengikuti
sebaliknya), tanpa pertukaran pokok pinjaman. ketentuan peraturan dari Regulator, serta secara aktif
e. Overnight Index Swap (OIS) terlibat dalam melakukan pengembangan pendalaman
OIS adalah produk derivatif suku bunga pasar diantaranya sebagai Agent Bank Indonesia dalam
yakni kontrak/perjanjian antara 2 pihak untuk menjalankan operasi moneter untuk stabilitas pasar serta
mempertukarkan aliran suku bunga dalam Rupiah sebagai Dealer Utama BNI aktif terlibat dalam penerbitan
secara periodik selama masa kontrak tertentu obligasi pasar perdana untuk SBN dan SBSN yang dilakukan
yang perhitungannya menggunakan basis bunga oleh pemerintah.
harian (Daily Compunding). Skema transaksinya
sama dengan Interest Rate Swap (IRS) namun Strategi Segmen Treasury Tahun 2023
cara perhitungan bunga adalah secara daily Untuk dapat mengembangkan bisnis pada segmen
compounding dengan suku bunga acuan overnight. Treasury, di tahun 2023 BNI melakukan beberapa upaya
f. Cross Currency Swap (CCS) yaitu:
Kesepakatan antara dua pihak untuk menukarkan 1. Strategi Finansial
pokok pinjaman dan pembayaran bunga dalam mata a. Melakukan pengelolaan likuiditas rupiah dan valas
uang yang berbeda. Pertukaran pokok pinjaman agar selalu berada pada posisi efisien dan profitable.
menggunakan nilai tukar pada saat dimulainya b. Mengoptimalkan excess liquidity pada instrumen
transaksi. yang memberikan return (yield) terbaik dengan
g. Call Spread Option (CSO) tetap memperhatikan kondisi likuiditas harian dan
Call Spread Option merupakan salah satu Structured kondisi pasar keuangan.
Product dengan kombinasi 2 (dua) transaksi c. Meningkatkan portofolio surat berharga dan forex
Currency Option yakni Buy Call Option (pembelian trading book dengan risiko yang terukur, baik
atas hak untuk membeli mata uang tertentu) dan melalui Pasar Perdana maupun Pasar Sekunder.
Sell Call Option (penjualan atas hak untuk membeli d. Optimalisasi pengelolaan surat berharga banking
mata uang tertentu), dengan nominal dan jangka book dan posisi Net Open Position (NOP) dengan
waktu transaksi yang sama namun dengan strike memperhatikan kebutuhan likuditas, kebutuhan
price yang berbeda untuk masing- masing Buy Call nasabah, rasio-rasio yang ada, serta kondisi pasar
Option dan Sell Call Option tersebut. keuangan domestik maupun global.
• Series Of Call Spread e. Optimalisasi pengelolaan produk lindung nilai
Series of CSO adalah suatu kontrak atas (hedging) untuk mendukung peningkatan layanan
serangkaian call spread option dalam suatu solusi lindung nilai (hedging) kepada nasabah,
periode. meningkatkan FBI, dan mendukung pendalaman
pasar keuangan.
226 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 227
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. Strategi Non Finansial Treasury sebagai one stop solution untuk kebutuhan
a. Meningkatkan sinergi dengan unit bisnis terkait nasabah serta meningkatkan cross selling dan
antara lain Corporate Banking, Institutional Banking, market share dari flow customer.
Syndication & Corporate Solution, International, dan e. Menjadi treasury expert dalam memberikan
Wilayah/Cabang untuk melakukan akuisisi nasabah knowledge enhancement literasi produk-produk
top tier dan diamond. treasury kepada pihak internal maupun eksternal
b. Proaktif memberikan edukasi dan menawarkan termasuk menjadi narasumber dan mitra regulator
produk lindung nilai (hedging) kepada nasabah dalam rangka pendalaman pasar keuangan.
sehingga dapat membantu mereka memilih solusi
lindung nilai yang tepat sesuai karakteristik bisnis 3. Learning and Growth
dan risk appetite-nya untuk produk FX dan Bonds a. Mengembangkan kompetensi dan kapabilitas
(Bond Forward dan Bond Option) Pemasar / RM / Front liner di unit-unit bisnis /
c. Mengintegrasikan produk dan layanan Treasury Wilayah/Cabang terkait produk-produk Treasury
(BNIFX,Transaksi Obligasi Pasar Sekunder,Transaksi sebagai one stop solution untuk kebutuhan nasabah
Valas, Multi Currency Account, BNI Digihedge, dan serta meningkatkan cross selling dan market share
FX Mobile) ke Digital Channel yang dimiliki BNI (BNI dari flow customer.
Direct dan BNI Mobile Banking) untuk meningkatkan b. Menjadi treasury expert dalam memberikan
kemudahan nasabah dalam mengakses dan knowledge enhancement literasi produk-produk
melakukan transaksi produk Treasury. treasury kepada pihak internal maupun eksternal
d. Mengembangkan kompetensi dan kapabilitas termasuk menjadi narasumber dan mitra regulator
Pemasar / RM / Front Liner di unit-unit bisnis/Kantor dalam rangka pendalaman pasar keuangan.
Wilayah/Kantor Cabang terkait produk-produk
Produktivitas, Kinerja Operasional dan Bisnis dari Segmen Treasury
Fee Based Income Treasury
Kenaikan (Penurunan)
2022-2023
2023 2022
Fee Based Income
Rp-miliar Rp-miliar Nominal
Persentase (%)
(Rp-miliar)
Marketable Securities Related 1.217 1.589 (372) (23,4)
FX Related 1.020 1.594 (574) (36,0)
Total Fee Based Income 2.237 3.183 (946) (29,7)
Pencapaian di tahun 2023 tidak terlepas dari pengaruh geopolitik, gangguan rantai pasokan serta tahun politik di
volatilitas pasar baik global maupun domestik serta Indonesia dan AS masih menjadi hal yang bisa memberikan
kebijakan suku bunga dari Bank Sentral Dunia. Segmen volatilitas di pasar.
bisnis Treasury fokus untuk melayani kebutuhan transaksi
nasabah khususnya transaksi Forex Related dan Marketable Di tengah dinamika isu ekonomi global, kondisi makro
Securities. Sejalan dengan hal tersebut, di tahun 2023 ekonomi Indonesia masih dinilai optimis. Produk Domestik
volume transaksi nasabah tumbuh sebesar 10% (YoY). Bruto (PDB) Indonesia masing-masing diproyeksikan oleh
World Bank di angka 4,90%, oleh International Monetary
Prospek dan Potensi Fund (IMF) di angka 5,00%, dan oleh Organisation for
Economic Co-operation and Development (OECD) di angka
Proyeksi pasar keuangan global maupun domestik pada 5,20%. Selain itu Bank Indonesia memproyeksikan tingkat
tahun 2024 merupakan perpaduan antara optimisme dan inflasi Indonesia di angka 2,8% masih masuk ke dalam
perlambatan. Meskipun banyak ahli ekonomi mengantisipasi target mempertahankan tingkat inflasi di kisaran 2,5% plus
hambatan perekonomian, dengan pertumbuhan yang lebih minus 1%. Dari sisi capital inflow, pada bulan November
lambat dan potensi resesi di beberapa negara, mereka juga hingga Desember 2023 investor asing mulai kembali masuk
melihat adanya peluang bagi investor. ke pasar obligasi Indonesia dengan mencatatkan net capital
inflow sebesar Rp31,67 triliun, dan secara YtD pada tahun
Bank sentral dunia diperkirakan masih akan memainkan 2023 mencatatkan net capital inflow sebesar Rp9,86 triliun.
peran penting dalam pergerakan pasar kedepan. Hal ini Harapannya hal ini akan berlanjut sepanjang tahun 2024.
tercermin dari ekspektasi pasar pada kebijakan moneter
Bank Sentral yang mengharapkan akan memulai penurunan Dengan proyeksi kondisi pasar sepanjang tahun 2024, BNI
suku bunganya di tahun 2024, seiring dengan penurunan Treasury optimis akan memperkuat pertumbuhan bisnis
trend inflasi. Selain itu, ketidakpastian seperti ketegangan yang berkualitas dan berkelanjutan dengan strategi yang
telah di tetapkan.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 227
Page 228
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Strategi Segmen Treasury di Tahun Mendatang 5. Menjadi treasury expert dalam memberikan knowledge
Treasury memiliki misi untuk menjaga kondisi likuiditas enhancement literasi produk-produk treasury kepada
yang sehat dan mewujudkan permodalan yang kuat pihak internal maupun eksternal termasuk menjadi
serta memberikan kontribusi laba yang maksimal melalui narasumber dan mitra regulator dalam rangka
penyelenggaraan bisnis Treasury yang unggul sebagai pendalaman pasar keuangan.
pemain aktif di pasar domestik dan internasional. 6. Meningkatkan customer engagement terutama
nasabah-nasabah potensial melalui program customer
Dalam rangka mendukung pencapaian di tahun depan, loyalty, sharing session/customer gathering /workshop
maka strategi pengembangan segmen Treasury di tahun terkait produk-produk Treasury untuk meningkatkan
2024 adalah sebagai berikut : market share transaksi Treasury.
7. Menetapkan strategi program marketing yang efektif &
Strategi Financial efisien melalui marketing above/below the line sesuai
1. Melakukan pengelolaan likuiditas rupiah dan valas dengan kriteria nasabah dan pemasaran produk digital
agar selalu berada pada posisi efisien dan profitable. Treasury yang agresif untuk meningkatkan volume
2. Mengoptimalkan excess liquidity pada instrumen transaksi forex, derivatif dan obligasi dari flow customer.
yang memberikan return (yield) terbaik dengan tetap
memperhatikan kondisi likuiditas harian dan kondisi Apa Kata Mereka
pasar keuangan.
3. Meningkatkan portofolio surat berharga dan forex
trading book dengan risiko yang terukur, baik melalui
Pasar Perdana maupun Pasar Sekunder.
4. Optimalisasi pengelolaan surat berharga banking book
dan posisi NOP dengan memperhatikan kebutuhan
likuditas, kebutuhan nasabah, rasio-rasio yang ada,
serta kondisi pasar keuangan domestik maupun global.
5. Optimalisasi pengelolaan produk lindung nilai (hedging) Rudy Lumingkewas
President Director of PT Lion Mentari
untuk mendukung peningkatan layanan solusi lindung Airlines (Lion Air)
nilai (hedging) kepada nasabah, meningkatkan FBI, dan
mendukung pendalaman pasar keuangan. “Terima Kasih atas support dan layanan transaksi
Treasury BNI dalam mendukung kebutuhan transaksi
valas kepada seluruh entitas Lion Group. Kegiatan
Strategi Non Finansial operasional kami dapat terpenuhi dengan sangat
baik dan optimal berkat layanan yang telah diberikan
1. Melakukan pengembangan/migrasi Treasury oleh Tim Treasury BNI. Kami berharap kerjasama
Management System (TMS) untuk mendukung bisnis yang terjalin selama ini akan terus tumbuh dan
berkembang. Sukses selalu untuk BNI.”
Treasury yang lebih optimal
2. Meningkatkan sinergi dengan unit bisnis terkait
antara lain Corporate Banking, Institutional Banking,
Syndication & Corporate Solution, International, dan
Wilayah/Cabang untuk melakukan akuisisi nasabah top
tier dan diamond client termasuk melalui regional sales.
3. Proaktif memberikan edukasi dan menawarkan produk
lindung nilai (hedging) kepada nasabah sehingga dapat
membantu mereka memilih solusi lindung nilai yang
tepat sesuai karakteristik bisnis dan risk appetite-nya
untuk produk FX dan Bonds (Bond forward dan Bond
Option)
Hardian Dendar Dinata
4. Mengembangkan kompetensi dan kapabilitas Pemasar Funding Manager of Perum Bulog
/ RM / Front Liner di unit-unit bisnis/Kantor Wilayah/
Kantor Cabang terkait produk-produk Treasury sebagai
one stop solution untuk kebutuhan nasabah serta “Terima kasih tim Treasury BNI, telah memberikan
solusi terhadap kebutuhan foreign exchange Perum
meningkatkan cross selling dan market share dari flow BULOG dengan harga yang kompetitif dalam rangka
mendukung kegiatan importasi Perum BULOG,
customer. dan secara tidak langsung Tim Treasury BNI turut
mendukung Ketahanan Pangan Indonesia. Kami
berharap kedepan sinergi dan kerjasama ini semakin
erat serta semakin memberikan nilai tambah baik
bagi perusahaan maupun bagi bangsa dan negara.
Amin.”
228 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 229
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Apa Kata Mereka Apa Kata Mereka
Venny
Financial Controller Hadi Soebagio
of PT Virtue Dragon Nickel Industry Finance Manager of PT Gudang Garam
“BNI selalu memberikan pelayanan yang sangat
baik serta menjadi mitra yang solusif, informatif “Support dari tim Treasury BNI sudah sangat
dan edukatif dalam menunjang kebutuhan memadai, dengan kurs dan kemudahan bertransaksi
bisnis perusahaan kami. BNI juga turut berperan yang didukung oleh layanan teknologi yang
penuh dalam perjalanan bisnis kami khususnya terintegrasi dengan BNI Direct. Semoga kerjasama
layanan transaksional Treasury, sehingga kami yang sudah terjalin erat dapat semakin lebih
sangat berterima kasih kepada seluruh team BNI. ditingkatkan sejalan dengan layanan serta support
Harapannya, BNI dapat terus maju, tumbuh dan selalu tim Treasury BNI.”
berkembang dalam layanan dan kinerja.”
Ade Yusmawan Novianto
Indra Prabowo
Finance & Accounting Manager of
Vice President Treasury Management
PT Huadi Nickel - Alloy Indonesia
of PT GMF Aeroasia
“Terima kasih kepada team BNI Treasury yang sudah
“Terima Kasih atas Sinergi dan Kerjasamanya dalam memfasilitasi Huadi Group dalam transaksi forex.
memenuhi seluruh kebutuhan transaksi Treasury PT Kami terbantu dengan aktif memberikan informasi
GMF Aeroasia. Pemberian Kurs valas yang kompetitif indicative rate setiap pagi, berikut dengan kurs yang
serta service yang baik telah membantu kami dalam diberikan kepada Huadi Group cukup kompetitif dan
mengakomodir seluruh transaksi operasional dengan bersaing. Harapan kami, Kerja sama yang baik dapat
sangat optimal. Harapan kami, BNI akan selalu terus berlanjut. BNI dapat memberikan penawaran
menjadi mitra bisnis PT GMF Aeroasia untuk meraih nilai tukar yang (jauh) lebih baik lagi, terutama
kesuksesan terus bersama dimasa-masa mendatang.” berkaitan dengan rate CCC DHE SDA CNY minimal
sama dengan bank saudara. Mengingat saat ini
transaksi harian / operasional Huadi Group > 80%
disalurkan melalui BNI.
Terima kasih BNI, semoga senantiasa semangat
dalam Melayani Negeri dan dapat menjadi
Kebanggaan Bangsa.”
Mr. Jayanthilal Vallamjee Tank
Chief Financial Officer
Borneo Prima Group
“Kami selalu mendapat dukungan penuh dari
tim treasury selama tahun 2023 untuk kebutuhan
perusahaan Borneo Prima. Tim BNI Treasury
senantiasa proaktif dalam memberikan solusi untuk
optimalisasi penggunaan dana khususnya terkait
pemenuhan ketentuan DHE SDA.
Untuk kebutuhan transaksi forex, tim BNI Treasury
selalu berinteraksi dengan baik serta memberikan
kemudahan dan kecepatan dalam layanan transaksi.
Semoga semua kesuksesan untuk hubungan kita
di masa depan.”
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 229
Page 230
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
KANTOR PUSAT
Segmen Kantor Pusat melakukan pengelolaan atas aset dan liabilitas BNI Wide seperti aset non produktif,
dan share investment fee Perusahaan anak. Pengelolaan juga termasuk menerima alokasi biaya operasional
atas jasa servis yang dilakukan secara sentralisasi kepada segmen lainnya serta pendapatan dan biaya yang
tidak teralokasi ke segmen lainnya.
230 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 231
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
ENTITAS ANAK
Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BNI memiliki semangat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah
kebutuhan transaksi yang semakin beragam. Hal ini tentunya menjadi tantangan untuk dunia perbankan dikarenakan
adanya batasan-batasan jasa/produk yang diatur oleh regulator Indonesia. Untuk itu, peran Perusahaan Anak sangat
penting dalam rangka melengkapi kebutuhan transaksional Masyarakat, sekaligus berperan dalam peningkatan kinerja
BNI secara keseluruhan.
BNI dan Entitas Anak yang tergabung dalam BNI Group turut berkontribusi di industri keuangan Indonesia. Upaya ini
sejalan dengan strategi BNI untuk menjadikan Perusahaan anak BNI menjadi market leader di tiap-tiap industrinya.
BNI memiliki 6 Perusahaan Anak, dengan kepemilikan mayoritas yaitu pada PT BNI Life Insurance 60,00%,
PT BNI Sekuritas 75,00%, PT BNI Multifinance 99,99%, BNI Remittance Ltd 100,00%, PT Bank Hibank Indonesia 63,92%
dan PT BNI Modal Ventura 99,98%.
Pembiayaan Sekuritas Asuransi Jiwa Kiriman Uang Bank Venture Cap.
Ventures
99,99% 75,00% 60,00% 100,00% 63,92% 99,98%
Sedangkan kepemilikan saham minoritas antara lain pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk 23,24%, PT Pemeringkat Efek
Indonesia 0,14%, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 2,50%, PT Bank Mizuho Indonesia 1,0%, dan PT Bank BTPN Tbk
0,15%.
Di tahun 2023, kontribusi Perusahaan Anak terhadap BNI semakin meningkat, seiring dengan transformasi di beberapa
perusahaan anak yang sedang berjalan seperti di BNI Finance dan hibank. BNI Finance melakukan refocusing bisnis ke
pembiayaan segmen consumer, sehingga keberadaan BNI Finance akan melengkapi pilihan produk BNI Group melalui
pemberian kredit kendaraan bermotor (KKB). Sementara untuk hibank ditujukan untuk menjadi bank digital yang berperan
sebagai penyedia solusi finansial terintegrasi berbasis digital khususnya pada segmen UMKM yang akan menjadi new
dan future growth engine bagi BNI.
Kinerja Laba Entitas Anak BNI
Kenaikan (Penurunan)
2023* 2022 2021 2020 2019
2022-2023
Entitas Anak
Jumlah Jumlah Nominal Persentase Jumlah Jumlah Jumlah
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
BNI Life 333,1 297,9 35,2 11,8 202,4 86,0 302,1
BNI Sekuritas 66 39 27 68,4 61,8 36,4 20,7
BNI Finance (109,9) (115,1) 5,2 4,5 17,0 6,3 19,4
BNI Remittance (2,4) (0,2) (2,2) (1,054) 3,1 4,0 0,8
hibank 130,6 82,0 48,6 59,2 - - -
BNI Ventures 4,0 3,7 0,3 7,4 - - -
Jumlah 421,0 307,2 113,8 37,0 284,3 132,7 343,0
*Unaudited
Pada tahun 2023 Perusahaan Anak BNI membukukan laba bersih sebesar Rp421,0 miliar, tumbuh sebesar 37,0% (YoY)
dibanding dengan tahun 2022. Kinerja Perusahaan Anak terus membaik sebagai hasil dari upaya pengembangan bisnis
melalui transformasi di beberapa perusahaan anak BNI. hibank mencatatkan pertumbuhan laba tertinggi sepanjang
tahun 2023 yaitu 59,2% (YoY), sejalan dengan pertumbuhan bisnis melalui ekspansi loan yang sehat dan terukur. BNI Life
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 231
Page 232
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
membukukan laba sebesar Rp333,1 miliar dan tumbuh 11,8% (YoY) sejalan dengan adanya peningkatan pada pendapatan
investasi. BNI Sekuritas juga membukukan laba sebesar Rp66 miliar atau tumbuh 68,4% (YoY) sejalan dengan strategi
bisnis yang fokus pada retail dan korporasi.
PT BNI Life Insurance (“BNI Life”)
BNI Life bergerak di bidang asuransi jiwa termasuk asuransi jiwa Syariah. Produk-produk yang ditawaran BNI Life
adalah asuransi seperti asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi, pensiun, dan syariah. Berikut adalah struktur
kepemilikan BNI Life.
0,000003% 0,000003%
39,999993%
60,000000%
BNI
Sumitomo Life Insurance Company
Yayasan Kesejahteraan Pegawai BNI
Yayasan Dana Swadharma
Kondisi perekonomian global yang begitu dinamis dimana 6. Meningkatkan kapabilitas dan produktivitas sumber
masyarakat hidup ditengah ketidakpastian, membuat daya manusia, untuk menciptakan SDM yang unggul.
perusahaan di setiap industri memerlukan inovasi
berkelanjutan dan creative disruption. Tak terkecuali pada Di tahun 2023, BNI Life juga melakukan penyesuaian
industri asuransi. Berdasarkan data AAJI (Asosiasi Asuransi terhadap produk PAYDI (Produk Asuransi Yang Dikaitkan
Jiwa Indonesia) pendapatan premi industri asuransi jiwa Investasi) dengan mengikuti regulasi SEOJK Nomor 5/
turun 7,3% year on year sementara BNI Life berhasil tumbuh SEOJK.05/2022. BNI Life melakukan perbaikan secara
positif diatas industri sebesar 7,6% year on year. menyeluruh meliputi revamp produk, mekanisme penjualan,
ketentuan penempatan investasi, beserta informasi dan
Untuk dapat mempertahankan kinerja tersebut, BNI Life layanan ke nasabah.
berkomitmen untuk melakukan inovasi dengan menciptakan
produk-produk unggulan, yang sesuai denggan kebutuhan Selain itu, BNI Life juga terus melakukan continuous
dan melakukan perbaikan tiada henti, sehingga BNI Life improvements melalui inovasi terhadap infrastruktur
dapat menjadi pilihan dalam layanan dan perlindungan pengembangan Artificial Intelligence dan data analytics.
asuransi terbaik bagi masyarakat. Adapun kebijakan Dengan penerapan teknologi ini, BNI Life akan semakin siap
strategis manajemen di tahun 2023 adalah: untuk menghadapi perubahan industri asuransi jiwa yang
Mengutamakan produk premi reguler dan produk yang begitu cepat, beragam, dan membantu perusahaan dalam
profitable. mewujudkan inovasi layanan digital yang berkelanjutan.
1. Melakukan perbaikan model bisnis secara berkelanjutan.
2. Mengoptimalkan pendapatan investasi dan melakukan Berikut adalah tabel Kinerja BNI Life
pengelolaan risiko secara prudent.
3. Meningkatkan mitigasi risiko dengan memperhatikan
pergerakan kondisi makro yang dinamis.
4. Efisiensi dan pengelolaan biaya secara tepat.
5. Otomatisasi dan digitalisasi proses bisnis sesuai dengan
perkembangan di industri.
232 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 233
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kinerja Keuangan BNI Life
Kenaikan (Penurunan)
2023* 2022
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Posisi Keuangan
Aset 24.972 23.359 1.613 6,9
Aset Produktif/Investasi 23.353 21.558 1.795 8,3
Kewajiban 18.622 17.347 1.275 7,3
Ekuitas 6.350 6.012 338 5,6
Laba Rugi
Total Pendapatan 6.981 6.360 621 9,8
Pendapatan Premi Bruto 5.379 4.997 382 7,6
Pendapatan Hasil Investasi 1.573 1.305 268 20,6
Non LINK 1.131 974 157 16,2
LINK 442 331 111 33,5
Pendapatan Lain-Lain 127 137 (10) (7,3)
Total Biaya (6.644) (6,118) (525) 8,6
Biaya Asuransi/Klaim (5.194) (4.709) (485) 10,3
Biaya Akuisisi (635) (669) 34 (5,2)
Biaya Usaha (697) (656) (41) 6,3
Non Operasional Expenses
(118) (84) (34) 40,8
(Income)
Laba Sebelum Pajak 337 242 96 39,6
Pajak (3) 57 (60) (106,2)
Laba Bersih 333 298 35 11,8
*Unaudited, PSAK 71
Analisis posisi keuangan menunjukkan kinerja yang positif di tahun 2023 dibandingkan dengan tahun sebelumnya di
2022. Peningkatan pada pertumbuhan total aset dan aset produktif yang masing-masing tumbuh sebesar 6,9% dan
8,3% year on year, menggambarkan kondisi keuangan yang kuat dan kemampuan perusahaan untuk mengelola dan
meningkatkan nilai aset. Peningkatan kewajiban mencerminkan strategi keuangan yang bertujuan untuk mendukung
pertumbuhan bisnis, menunjukan keterlibatan perusahaan dalam mengelola keuangan dengan baik. Peningkatan ekuitas
mencerminkan upaya perusahaan untuk mendukung pertumbuhan melalui strategi pendanaan yang seimbang. Hal ini
memberikan gambaran positif tentang kemampuan perusahaan untuk berkembang dan bersaing di pasar.
Total pendapatan meningkat sebesar 9,8% (YoY) mencapai Rp6.981 miliar rupiah pada tahun 2023, peningkatan dari
total pendapatan ini dipengaruhi oleh kenaikan pada pendapatan premi dan hasil investasi. Pendapatan premi bruto
mengalami peningkatan 7,6% (YoY), sementara pendapatan hasil investasi tumbuh sebesar 20,6% (YoY), mencapai
Rp1.573 miliar rupiah, mencerminkan kinerja yang positif dalam investasi serta menunjukkan pengelolaan portofolio
aset investasi yang baik. Total biaya naik 8,6% (YoY), terutama dipengaruhi oleh kenaikan biaya asuransi/klaim dan biaya
usaha. Biaya Usaha juga meningkat namun dengan persentase yang lebih rendah. Peningkatan atau penurunan biaya
ini dapat mencerminkan strategi pengelolaan biaya yang efisien. Kinerja keuangan perusahaan selama periode ini
menunjukkan pertumbuhan yang positif dan manajemen yang efisien sehingga tahun 2023 laba bersih BNI Life mencapai
Rp333 miliar atau tumbuh 11,8% (YoY).
Kinerja Rasio Keuangan BNI Life
2023* 2022 Selisih
Pos Akun
(%) (%) (%)
Return On Asset (ROA) 1,4 1,1 0,3
Return On Equity (ROE) 5,3 5,1 0,2
Hasil Investasi/ Aset Investasi 6,7 6,1 0,6
Risk Based Capital (RBC) 680,6 666,2 14,4
*Unaudited, PSAK 71
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 233
Page 234
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kinerja finansial tahun 2023 yang baik berdampak pada Rasio Hasil investasi terhadap aset investasi naik 0,6%
pencapaian rasio-rasio keuangan BNI Life yang juga turut dari 6,1% pada tahun 2022 menjadi 6,7% pada tahun 2023.
meningkat. Return on Asset (ROA) meningkat 0,3% dari Peningkatan hasil investasi dapat diartikan bahwa strategi
tahun 2022 sebesar 1,1% menjadi 1,4% di tahun 2023. investasi perusahaan berhasil menghasilkan return yang
Peningkatan ROA menunjukkan bahwa perusahaan berhasil lebih baik dan memberikan kontribusi positif terhadap
meningkatkan efisiensi penggunaan asetnya dalam kinerja finansial secara keseluruhan.
menghasilkan keuntungan. Hal ini juga mengindikasikan
efisiensi dan produktivitas yang lebih baik. Risk-Based Capital RBC meningkat 14,4% dari 666,2% pada
tahun 2022 menjadi 680,58% pada tahun 2023. Peningkatan
Return on Equity (ROE) 2023 mencapai 5,3%, naik 0,2% ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kecukupan
dibandingkan tahun 2022 yakni sebesar 5,10%. Meskipun modal yang lebih besar untuk menanggung risiko. Hal
kenaikan ini tergolong moderat, peningkatan ROE dapat ini memberikan keyakinan bahwa perusahaan memiliki
diartikan sebagai hasil yang baik, karena mencerminkan daya tahan keuangan yang kuat dan mampu mengatasi
kemampuan perusahaan dalam memberikan return kepada tantangan yang timbul seiring waktu.
para pemegang saham yang meningkat.
Sebagai pengakuan atas kinerja yang telah diraih, BNI Life
kembali meraih berbagai penghargaan pada tahun 2023
diantaranya sebagai berikut:
Nama
No Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
Penghargaan
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 31 Januari 2023
Indonesia oleh Majalah Warta Ekonomi
Managing a High
Excellence kepada perusahaan yang secara
Level of Company Life Majalah Warta 31 Januari
1 Good Corporate konsisten menerapkan GCG
Performance in Insurance Ekonomi 2023
Governance Awards dalam mengelola kegiatan bisnis
GCG Ethics
2023 yang memberikan dampak positif
pada proses pertumbuhan yang
berkesinambungan.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 17 Februari 2023
oleh Majalah The Iconomics.
3rd Indonesia Penghargaan ini diberikan kepada
Syariah Insight Life Majalah The 17 Februari
2 Syariah Awards perusahaan yang memiliki
2023 Insurance Iconomics 2023
2023 potensi pasar yang besar untuk
pengembangan sektor keuangan
syariah dan juga literasi keuangan
syariah yang semakin meningkat.
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 17 Februari 2023 oleh
Majalah The Iconomics. Melalui
4th Anniversary Penghargaan ini, PT BNI Life
Indonesia’s Popular
Indonesia's Popular Financial Majalah The Insurance mendapatkan predikat 17 Februari
3 Digital Products
Digital Products Industri Iconomics Indonesia’s Popular Digital 2023
Award
Award 2023 Products Award 2023 (Financial
Industry dengan kategori Life
Insurance > 15 T, untuk nama
brand (BNI Life Mobile).
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 23 Februari 2023
oleh Majalah SWA Indonesia.
Penghargaan ini diberikan kepada
perusahaan yang berhasil meraih
Indonesia Customer
Unit Linked Majalah SWA nilai terbaik berdasarkan evaluasi 23 Februari
4 Experience Award Good
Insurance Indonesia pelanggan terhadap sejumlah 2023
2023
parameter dan atribut dari suatu
variabel pengukuran tertentu. Hal
ini tidak terlepas dari kepercayaan
Nasabah dan dukungan dari
Manajemen serta Insan BNI Life.
234 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 235
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama
No Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
Penghargaan
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 24 Februari 2023
oleh Majalah Warta Ekonomi.
Penghargaan ini diberikan
Best Public Relation
kepada PT BNI Life Insurance
in Company
Indonesia Public karena dinilai telah menjalankan
Management on Life Majalah Warta 24 Februari
5 Relation Awards peran Public Relation yang baik
Improving Business Insurance Ekonomi 2023
(IPRA) 2023 utamanya dalam menghadirkan
Process Through
kepuasan, loyalitas, dan
Digitization
keterlibatan nasabah dengan
mengoptimalkan produk
dan layanan serta customer
experience.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 24 Februari 2023.
Penghargaan ini diberikan kepada
Kategori Campuran perusahaan asuransi jiwa dengan
Unit link Awards Unit Link Majalah 24 Februari
6 IDR Periode 5 tahun kinerja unit link terbaik sepanjang
2023 Terbaik 2023 Investor 2023
tahun 2022. Hal ini tidak terlepas
dari kepercayaan Nasabah dan
dukungan dari Manajemen serta
Insan BNI Life.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 24 Februari 2023.
Penghargaan ini diberikan kepada
Kategori Campuran
perusahaan asuransi jiwa dengan
Unit link Awards Syariah Periode 3 Unit Link Majalah 24 Februari
7 kinerja unit link terbaik sepanjang
2023 tahun Terbaik 2023 Investor 2023
tahun 2022. Hal ini tidak terlepas
dari kepercayaan Nasabah dan
dukungan dari Manajemen serta
Insan BNI Life.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 24 Februari 2023.
Penghargaan ini diberikan kepada
Kategori Campuran perusahaan asuransi jiwa dengan
Unit link Awards Unit Link Majalah 24 Februari
8 Syariah Periode 5 kinerja unit link terbaik sepanjang
2023 Terbaik 2023 Investor 2023
tahun tahun 2022. Hal ini tidak terlepas
dari kepercayaan Nasabah dan
dukungan dari Manajemen serta
Insan BNI Life.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 24 Februari 2023.
Penghargaan ini diberikan kepada
Kategori
perusahaan asuransi jiwa dengan
Unit link Awards Pendapatan tetap Unit Link Majalah 24 Februari
9 kinerja unit link terbaik sepanjang
2023 USD Periode 3 Terbaik 2023 Investor 2023
tahun 2022. Hal ini tidak terlepas
tahun
dari kepercayaan Nasabah dan
dukungan dari Manajemen serta
Insan BNI Life.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 24 Februari 2023.
Penghargaan ini diberikan kepada
Kategori Pasar Unit Link perusahaan asuransi jiwa dengan
Unit link Awards Majalah 24 Februari
10 Uang IDR Periode Terbaik 2023 kinerja unit link terbaik sepanjang
2023 Investor 2023
5 tahun tahun 2022. Hal ini tidak terlepas
dari kepercayaan Nasabah dan
dukungan dari Manajemen serta
Insan BNI Life.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 28 Februari 2023
oleh Majalah Warta Ekonomi.
Best Performance
Penghargaan ini diberikan
CFO 2023 in
kepada CFO/Direktur Keuangan
Indonesia Best CFO Strenghtening Unit Link Majalah Warta 28 Februari
11 karena prestasinya dalam
Award 2023 Investment for Insurance Ekonomi 2023
memimpin perusahaan di
Sustainable Profit
sektor keuangan dan melakukan
Achievement
perkembangan serta memberikan
stimulant positif terhadap roda
perekonomian di Indonesia.
Unit link
Pendapatan Tetap Majalah Penghargaan ini diberikan pada
Unit Link Award Unit Link 28 Februari
12 Rupiah Atas Produk Media tanggal 28 Februari 2023 oleh
2023 Terbaik 2023
Dana Mantap 2 Asuransi Majalah Media Asuransi.
Unit link Pasar Majalah Penghargaan ini diberikan pada
Unit Link Award Unit Link 28 Februari
13 Uang Rupiah Atas Media tanggal 28 Februari 2023 oleh
2023 Terbaik 2023
Produk Dana Liquid Asuransi Majalah Media Asuransi.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 235
Page 236
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama
No Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
Penghargaan
Pendapatan Tetap
Majalah Penghargaan ini diberikan pada
Unit Link Award Dolar Atas Produk Unit Link 28 Februari
14 Media tanggal 28 Februari 2023 oleh
2023 B-Life Spectra Link Terbaik 2023
Asuransi Majalah Media Asuransi.
Dana Secure USD
Unitlink Campuran
Syariah Rupiah Majalah Penghargaan ini diberikan pada
Unit Link Award Unit Link 28 Februari
15 Atas Produk Media tanggal 28 Februari 2023 oleh
2023 Terbaik 2023
BNI Life Syariah Asuransi Majalah Media Asuransi.
Balance Fund
Unitlink
Pendapatan Tetap
Majalah Penghargaan ini diberikan pada
Unit Link Award Syariah Rupiah Unit Link 28 Februari
16 Media tanggal 28 Februari 2023 oleh
2023 Atas Produk B-Life Terbaik 2023
Asuransi Majalah Media Asuransi.
Syariah Fixed
Income
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 8 Maret 2023 oleh
Obsession Media Group melalui
riset dan survey dari Portal
Berita Obsessionnews.com,
Obsession Awards Life Obsession
17 Best Professionals Muslimobsession.com, Majalah 8 Maret 2023
2023 Insurance Media Group
Men's Obsession, Majalah
Women's Obsession, dan TV
OMG berdasarkan dedikasi dan
profesionalitas Neny Asriany di
bidangnya.
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 6 April 2023 oleh Majalah
The Iconomics. Penghargaan ini
diberikan kepada perusahaan
Indonesia Best 50 Indonesia Best 50 In Life Majalah The berdasarkan riset digital
18 6 April 2023
CEO Awards 2023 CEO Awards 2023 Insurance Iconomics untuk mengukur kesuksesan
perusahaan dalam melakukan
aktivitas digital branding melalui
search engine based, social
media based dan website based.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 12 April 2023
oleh Majalah Info Ekonomi.
Penghargaan ini diberikan
TOP Digital TOP Digital kepada perusahaan berdasarkan
Financial Majalah Info
19 Corporate Brand Corporate Brand riset digital untuk mengukur 12 April 2023
Industry Ekonomi
Award 2023 Award 2023 kesuksesan perusahaan dalam
melakukan aktivitas digital
branding melalui search engine
based, social media based dan
website based.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 12 Mei 2023
oleh Majalah Infobank.
Penghargaan ini diberikan
kepada Neny Asriany sebagai
Wanita tangguh yang sukses
baik dalam posisi kehidupan
In Recognition of sebagai pribadi, Istri, dan Ibu,
Info Bank: Top 100 maupun juga dalam hal berkarir
TOP Most
Most Outstanding Life Majalah Info di lingkungan profesional. Kaum
20 Outstanding 12 Mei 2023
Women 2023 in Insurance Bank Wanita juga memiliki peluang
Women 2023
Financial Sector dan kesempatan besar untuk
and SOE mengisi peran untuk mendukung
pertumbuhan ekonomi serta
semakin menggaungkan
penerapan emansipasi agar kaum
Wanita di Indonesia semakin
memiliki kesetaraan dalam hal
kesempatan berkarir dan tumbuh
sebagai pemimpin.
236 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 237
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama
No Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
Penghargaan
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 19 Mei 2023
oleh Economic Review.
Penghargaan ini diberikan
kepada Corporate Secretary &
Corporate Communication BNI
Life karena sangat penting dalam
The Best Coprorate
Indonesia pembangunan Reputasi sebuah
Secretary &
Corporate Secretary Platinum Economic perusahaan, penghargaan ini
21 Corporate 19 Mei 2023
& Communicaton Award Review diberikan kepada perusahaan
Communication
Award VIII 2023 yang memiliki kriteria mampu
Award 2023
merencanakan, melaksanakan,
memantau dan mengevaluasi
program komunikasi korporat
secara strategis dan mampu
membuktikan efektifitasnya
dalam membangun reputasi
perusahaan secara luas.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 31 Mei 2023 oleh
Warta Ekonomi. Penghargaan
ini diberikan kepada pemimpin
Best Leader for
perusahaan industri keuangan
Sustainability
Life yang dengan konsisten
Indonesia Financial Acceleration
Insurance, Warta melakukan inovasi, adaptasi,
22 TOP Leader Award Through End to 31 Mei 2023
Total Assets Ekonomi dan pengembangan bisnis
2023 End Business
10 T – 25 T dalam kegiatan perusahaannya
Process
dalam menopang pertumbuhan
Implementation
ekonomi dan pengembangan
potensi pemulihan ekonomi
nasional untuk lebih cepat
terlaksana.
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 6 Juli 2023 oleh Warta
Ekonomi. Penghargaan ini
diberikan kepada BNI Life karena
Indonesia Most Indonesia Most senantiasa berkomitmen dalam
Acclaimed Acclaimed Life Warta menghadirkan inovasi, perbaikan
23 6 Juli 2023
Companies Award Companies Award Insurance Ekonomi bisnis proses & digitalisasi yang
2023 2023 berkelanjutan di segala aspek,
guna menghadirkan kemudahan
berasuransi untuk seluruh
masyarakat.
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 27 Juli 2023 oleh Media
Asuransi. Penghargaan ini
diberikan kepada perusahaan
berdasarkan pencapaian premi
dan kinerja terbaik di tahun
2022. Market Leaders dalam
Insurance Market Insurance Market Life Media
24 industri apapun punya peran 27 Juli 2023
Leader Award 2023 Leader Award 2023 Insurance Asuransi
penting dan pengaruh yang
besar, selain itu hal ini dapat
mendorong perusahaan untuk
terus berinovasi, bekerja keras
dan bersikap cerdas dalam
mendorong kinerja.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 3 Agustus 2023
oleh Majalah The Iconomics.
Penghargaan ini diberikan kepada
institusi/ perusahaan dengan
tujuan memberikan motivasi
Indonesia Popular atas kerja-kerja PR, khususnya
4th Indonesia Public
Companies & Majalah The menjaga ritme komunikasi 3 Agustus
25 Relation Submit Corporate
Institutions Awards Iconomics melalui media massa digital. PR 2023
Award 2023
2023 memiliki peran penting dalam
membangun hubungan yang kuat
antara organisasi dan pemangku
kepentingan, mengelola citra,
serta komunikasi pesan yang
efektif kepada masyarakat luas.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 237
Page 238
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama
No Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
Penghargaan
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 31 Agustus
2023 oleh The Iconomics.
Penghargaan ini diberikan
kepada institusi/ perusahaan
Best TJSL 2023
yang terus meningkatkan
with Outstanding Insurance
pelaksanaan program tanggung
Indonesia TJSL Program in and Pension Warta 31 Agutsus
26 jawab sosial perusahaan yang
Awards 2023 Financial Literacy Fund Ekonomi 2023
berorientasi pada pembangunan
and Community Services
berkelanjutan dengan berbagai
Social Assistance
tantangan dan cara adaptasi
mengedepankan efisiensi energi
guna menghadapi era baru roda
perekonomian di Indonesia.
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 6 September 2023
oleh Majalah Top Business.
Penghargaan ini diberikan kepada
BNI Life sebagai penerima
penghargaan di ajang TOP GRC
Awards 2023 untuk kategori
penghargaan (4 Star), dimana
institusi/ perusahaan memiliki
Top GRC Award Top GRC Awards Life Majalah Top sistem dan infrastruktur GRC 6 September
27
2023 2023 Insurance Business yang komprehensif, mampu 2023
menerapkan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik (GCG)
dengan baik, mengelola Risiko
secara efektif, serta mematuhi
Kepatuhan dengan teliti.
Semua komponen ini bersama-
sama berperan penting dalam
mendukung pertumbuhan bisnis
yang berkelanjutan.
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 6 September 2023
oleh Majalah Top Business.
Penghargaan ini diberikan
kepada Eben Eser Nainggolan
sebagai penerima penghargaan
di ajang TOP GRC Awards
2023 untuk kategori The Most
The Most
Top GRC Award Life Majalah Top Committed GRC Leader 2023, 6 September
28 Committed GRC
2023 Insurance Business mampu menerapkan Tata Kelola 2023
Leaders 2023
Perusahaan yang Baik (GCG)
dengan baik, mengelola Risiko
secara efektif, serta mematuhi
Kepatuhan dengan teliti.
Semua komponen ini bersama-
sama berperan penting dalam
mendukung pertumbuhan bisnis
yang berkelanjutan.
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 8 September 2023 oleh
Majalah The Iconomics di ajang
4th Indonesia Top Insurance
Companies Award 2023 kategori
Performing In Asset 10-25 Trillion
Life Insurance. Penghargaan ini
diberikan kepada perusahaan
melalui penilaian dua parameter,
Indonesia yakni Rank Financial Indicator
Performing In Asset
Top Insurance Life Majalah The (dengan bobot 60%) dan Rank 8 September
29 10-25 Trillion Life
Companies Award Insurance Iconomics Financial Growth Indicator 2023
Insurance
2023 (dengan bobot 40%). Penilaian
yang dilakukan yaitu melihat
perusahaan asuransi secara
peringkat berdasarkan angka
kinerja keuangan dalam satu
daftar kelompok perusahaan
asuransi dan penilaian yang
diberikan kepada perusahaan
asuransi atas pencapaian kinerja
keuangan dari tahun sebelumnya.
238 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 239
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama
No Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
Penghargaan
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 13 September 2023 oleh
Majalah Info Ekonomi di ajang
Top Digital Corporate Brand
Award 2023. Penghargaan ini
diberikan kepada perusahaan
Top Digital Top Digital
Life Majalah Info berdasarkan hasil riset Top Digital 13 September
30 Corporate Brand Corporate Brand
Insurance Ekonomi Corporate Brand Index 2023, 2023
Award 2023 Award 2023
yaitu riset digital untuk mengukur
kesuksesan perusahaan dalam
melakukan aktivitas digital
branding melalui Search Engine
Aspect, Social Media Aspect,
Website Aspect.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 18 September
2023 oleh Media Asuransi di
ajang Top Digital Insurance
Best Life Insurance Award 2023. Penghargaan ini
2023 Kelompok diberikan kepada perusahaan
Media Asuransi Life Media 18 September
31 Ekuitas Rp 4 Triliun berdasarkan penilaian kinerja
Award 2023 Insurance Asuransi 2023
ke Atas. bisnis selama tahun 2022
(financial performance), para juri
menetapkan BNI Life sebagai
salah satu perusahaan terbaik di
kelompok asuransi dan kelompok
unit syariah.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 18 September
2023 oleh Media Asuransi di
ajang Top Digital Insurance
Best Sharia Unit Award 2023. Penghargaan ini
Life Insurance 2023 diberikan kepada perusahaan
Media Asuransi Life Media 18 September
32 Kelompok Ekuitas berdasarkan penilaian kinerja
Award 2023 Insurance Asuransi 2023
Rp 250 Miliar ke bisnis selama tahun 2022
Atas. (financial performance), para juri
menetapkan BNI Life sebagai
salah satu perusahaan terbaik di
kelompok asuransi dan kelompok
unit syariah.
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 21 September 2023
oleh IDX Channel di ajang Top
Anugerah Inovasi Indonesia 2023
kategori Produk dan Model Bisnis.
Penghargaan ini diberikan kepada
BNI Life membuat terobosan
Anugerah Inovasi Anugerah Inovasi Produk dan 21 September
33 IDX Channel dengan meluncurkan layanan
Indonesia 2023 Indonesia 2023 Model Bisnis 2023
Digital Policy Owner Services
(bPos). Langkah inovatif ini secara
signifikan meningkatkan kualitas
pelayanan dan memudahkan
nasabah dengan menghadirkan
akses yang lebih praktis dan
efisien.
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 26 September 2023
oleh IDX Channel di ajang Top
Anugerah Inovasi Indonesia
2023 kategori Produk dan
Model Bisnis. Penghargaan
ini diberikan kepada BNI Life
Top Anugerah
InfoBank Sharia Produk dan sebagai bentuk pengakuan atas 26 September
34 Inovasi Indonesia IDX Channel
Award 2023 Model Bisnis pencapaian luar biasa mereka 2023
2023
dalam mengembangkan dan
memperluas pasar keuangan
syariah. Inovasi produk dan jasa
keuangan syariah yang telah
mereka tawarkan telah membawa
kontribusi positif yang signifikan
dalam industri ini.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 239
Page 240
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama
No Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
Penghargaan
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 13 Oktober 2023
oleh Warta Ekonomi di ajang
CEO Achievement Award 2023.
Penghargaan ini diberikan kepada
CEO yang mampu menciptakan
CEO Insight 2023- CEO Achievement Life Warta strategi yang baik, membangun 13 Oktober
35
2024 Award 2023 Insurance Ekonomi kerjasama tim dalam 2023
menghadapi situasi & kondisi
saat ini serta dapat berkolaborasi
dengan seluruh pemangku
kepentingan untuk mencapai
kinerja perusahaan yang baik dan
berkesinambungan.
Penghargaan ini diberikan
pada tanggal 18 Oktober 2023
oleh Info Ekonomi di ajang
TOP Corporate Finance Award
2023. Penghargaan ini diberikan
TOP Corporate
kepada perusahaan yang 18 Oktober
4th TOP Corporate Finance Award
Life mempunyai kinerja positif di 2023
36 Finance Award 2023 2023 Info Ekonomi
Insurance industri keuangan dalam setahun
terakhir hingga memberikan
profit yang maksimal terhadap
perusahaan. Hal ini di harapkan
akan meningkatkan kepercayaan
nasabah dan stakeholders
terhadap BNI Life.
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 27 November 2023 oleh
Majalah The Iconomics di ajang
5th Anniversary
Life Majalah The Best 50 Financial. Penghargaan 27 November
37 Iconomics Award Best 50 Financial
Insurance Iconomics ini diberikan tidak terlepas 2023
2023
dari kepercayaan nasabah dan
dukungan dari manajemen serta
insan BNI Life.
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 27 November 2023 oleh
Majalah The Iconomics di ajang
5th Anniversary
10 Most Popular Life Majalah The 10 Most Popular CFO Award 27 November
38 Iconomics Award
CFO Award 2023 Insurance Iconomics 2023. Penghargaan ini diberikan 2023
2023
tidak terlepas dari kepercayaan
nasabah dan dukungan dari
manajemen serta insan BNI Life.
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 29 November 2023 oleh
Bussines News di ajang Human
Capital & Performance Award
2023. Penghargaan yang diraih
oleh BNI Life merupakan wujud
keberhasilan perusahaan dalam
mengembangkan transformasi
Human Capital & The Best Learning
Life Business human capital dan transformasi 29 November
39 Performance Award and Development
Insurance News digital yang diselaraskan dengan 2023
2023 Strategy 2023
strategi perusahaan dalam
pengembangan, pengelolaan,
pembelajaran serta inovasi
profesional dan berkualitas
global. Hal ini di harapkan akan
meningkatkan kepercayaan
nasabah dan stakeholders
terhadap BNI Life.
240 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 241
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama
No Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
Penghargaan
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 29 November 2023 oleh
Bussines News di ajang Human
Capital & Performance Award
2023. Penghargaan yang diraih
oleh BNI Life merupakan wujud
keberhasilan perusahaan dalam
mengembangkan transformasi
Human Capital &
The Best HC Future Life Business human capital dan transformasi 29 November
40 Performance Award
Leaders of The Year Insurance News digital yang diselaraskan dengan 2023
2023
strategi perusahaan dalam
pengembangan, pengelolaan,
pembelajaran serta inovasi
profesional dan berkualitas
global. Hal ini di harapkan akan
meningkatkan kepercayaan
nasabah dan stakeholders
terhadap BNI Life.
Penghargaan ini diberikan pada
tanggal 30 November 2023 oleh
Bisnis Indonesia di ajang Top
BUMN Awards 2023 kategori
The Most Committed Company
In Digital Service Excellence.
Penghargaan untuk BNI Life di
The Most berikan sebagai perusahaan yang
Top BUMN Award Committed Spesial Bisnis berhasil melakukan inovasi digital 30 November
41
2023 Company in Digital Award Indonesia seperti: Chatbot AI di Website, 2023
Service Excellence bPos dan BNI Life Mobile
dalam memberikan layanan
digital kepada nasabah dan
stakeholders. Hal ini diharapkan
akan meningkatkan kepercayaan
nasabah dan stakeholders
terhadap BNI Life.
BNI Life sebagai penerima
penghargaan di ajang Digital
Financial Excellence Award 2023.
Berdasarkan metodologi survei
yang dilakukan, inovasi digital
yang telah dilakukan oleh BNI
Life dinilai memberikan manfaat
Digital Financial
Ekuitas Rp 1,5 Life Media dan menghadirkan solusi layanan 19 Desember
42 Excellence Awards
Trilliun ke atas Insurance Asuransi keuangan digital yang inklusif 2023
2023
serta berkelanjutan.
Melalui penghargaan ini, BNI Life
akan senantiasa berkomitmen
menjadi perusahaan yang
mengedepankan layanan
nasabah melalui pengembangan
teknologi informasi.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 241
Page 242
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas”)
PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas”) merupakan Entitas Anak BNI yang menjalankan usaha yang meliputi perdagangan
efek, termasuk di dalamnya bertindak sebagai perantara pedagang efek, penjamin emisi efek, dan kegiatan lain yang
berhubungan dengan kegiatan tersebut dengan memperhatikan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
25%
75%
BNI
SBI Financial Services Co., Ltd
Strategi transformasi BNI Sekuritas pada tahun 2023 difokuskan untuk bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan
tingkat regional, top-tier, dan pengembangan aplikasi trading BIONS. Ketiga hal tersebut juga sudah mulai dijalankan
sejak kuartal-3 tahun 2022 dimana kolaborasi Sektor Investment Bank dengan beberapa KLN BNI dan Regional Investment
Bank. Departemen Institutional Equity juga berhasil melakukan on-boarding sebanyak 9 (sembilan) top-tier investor
sebagai nasabah BNI Sekuritas, serta kolaborasi digital oleh BIONS yang berhasil terintegrasi dengan aplikasi mobile
banking BNI untuk melakukan proses registrasi nasabah baru.
Kenaikan (Penurunan)
2023* 2022
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Neraca
Aset 2.384 1.622 762 47,0
Kewajiban 1.214 465 750 161,1
Ekuitas 1.170 1.158 12 1,0
Laba / Rugi
Pendapatan 586 542 44 8,1
Brokerage commissions 119 136 (17) (12,5)
Investment management fees 115 118 (3) (2,5)
Brokerage comm. from fix income activities 47 39 8 20,5
Fees from investment banking activities 256 218 38 17,4
Increase/(decrease) on net asset value of mutual funds 1 2 (1) (50,0)
Interest revenue from fund separation & bond & dividen 15 9 6 66,7
Gain (Loss) on trading of marketable securities - net 9 3 6 200,0
Margin and overdue revenue 14 9 5 55,6
Lainnya 10 8 2 25,0
Biaya Usaha (501) (486) 15 3,1
Pendapatan Lain-lain 25 21 4 19,0
Biaya Bunga dan Keuangan Lainnya (23) (19) 5 21,1
Total Pendapatan 611 563 47 8,5
Total Biaya (524) (505) 19 3,6
242 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 243
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan (Penurunan)
2023* 2022
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Laba Sebelum Pajak 87 58 29 50,3
Pajak (21) (19) 2 10,5
Laba Setelah Pajak 66 39 27 68,1
*Unaudited
Total Aset BNI Sekuritas mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar 47,0% dari Rp 1.622 miliar menjadi
Rp 2.384 miliar pada 2023 yang terutama disebabkan oleh kenaikan piutang transaksi nasabah berkaitan dengan transaksi
perdagangan efek perusahaan dan kenaikan penempatan dana ke deposito di tahun 2023.
Kewajiban perusahaan per 31 Desember 2023 mengalami kenaikan yang signifikan terutama disebabkan oleh kenaikan
utang transaksi nasabah yang sejalan dengan kenaikan piutang transaksi nasabah dan penarikan pinjaman subordinasi.
Sedangkan untuk ekuitas BNIS Per 31 Desember 2023 tidak mengalami banyak pergerakan selain yang disebabkan oleh
pergerakan laba periode berjalan dan pendapatan komprehensif lainnya.
Kinerja Rasio Keuangan BNI Sekuritas
2023* 2022 Selisih
Pos Akun
(%) (%) (%)
Return On Asset (ROA) 2,9 2,4 0,5
Return On Equity (ROE) 5,9 3,4 2,5
Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 85,1 89,8 (4,7)
*Unaudited
Peningkatan ROA dan ROE terutama disebabkan oleh peningkatan signifikan dari laba konsolidasi perusahaan FY 2023
dibandingkan dengan laba FY 2022 dari Rp39 miliar pada Desember 2022 menjadi Rp66 miliar pada Desember 2023.
Kenaikan tersebut terutama di dorong oleh realisasi Net Loss BSPL yang semakin kecil di tahun 2023 dan kenaikan
signifikan laba BNI Sekuritas (Parent Only), selain juga dikontribusi dari kenaikan laba BNI Asset Management.
Sebagai pengakuan atas kinerja yang telah diraih, BNI Sekuritas kembali meraih berbagai penghargaan pada tahun 2023
diantaranya sebagai berikut.
Penghargaan yang Diterima BNI Sekuritas Tahun 2023
1. Indonesia’s Popular Digital Products Award 2023 (Financial Industry), The Iconomics
2. Indonesia Top Digital Innovation Award 2023, The Iconomics
3. The Best - Perusahaan Sekuritas Penjamin Emisi Efek Dan Perantara Pedagang Efek Aset Rp2,5 triliun s.d <Rp5 triliun
4. The 2nd Highest - Perusahaan Sekuritas
5. Innovative Deal of the Year - Indonesia pada Asian Banking & Finance Awards 2023
6. The Best Small to Mid-Cap Corporate Finance House pada 17th Annual Alpha Southeast Asia Best FI Awards 2023
7. Anugerah Utama Kategori Sustainability dengan inovasi Penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond)
pada ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2023
8. Asiamoney 2023; 2nd Best Domestic Brokerages in Indonesia; 2nd Best Domestic Brokerages for Research in Indonesia;
2nd Best Domestic Brokerages for Sales in Indonesia; 2nd Most Transformed Brokerages in Indonesia
9. Trusted Company Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2023, Indonesia Institute for Corporate
Governance (IIGC) & Majalah SWA
PT BNI Multifinance (“BNI Finance”)
Sesuai dengan Anggaran Dasar pasal 3, ruang lingkup kegiatan PT BNI Multifinance (“BNI Finance”) menjalankan
kegiatan dalam bidang pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan multiguna dan sewa operasi. Fokus
BNI Finance saat ini adalah ke pembiayaan multiguna atau segmen konsumer, dengan produk unggulannya adalah
pembiayaan kendaraan roda empat (baru) regular maupun melalui program Car Ownership Program (COP) secara fleet.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 243
Page 244
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
0,002%
99,998%
BNI
Koperasi Karyawan PT BNI Multifinance
Di tahun 2023, BNI Finance melakukan transformasi dalam seluruh aspek bisnisnya. strategi yang dilakukan BNI Finance
terbagi dalam 5 aspek yaitu:
1. Business Inovation: Melakukan strategi pemasaran yang berorientasi pada segmented target market, Memperluas
jaringan pemasaran/saluran distribusi, bekerjasama dengan dealer dan ATPM.
2. Internal Business Process: Sentralisasi proses credit approval, Penguatan Policy & Procedure dan penguatan collection
manajemen.
3. Strategic Action: Penguatan permodalan, penguatan pendanaan, relokasi kantor pusat dan rebranding BNI Multifinance
menjadi BNI Finance.
4. Digital Transformation: Implementasi New Core System
5. Human Capital & Organization: melakukan re-organisasi Perusahaan, pemenuhan posisi/jabatan kunci baik di Kantor
pusat maupun cabang dan peningkatan kompetensi karyawan.
Kinerja Keuangan BNI Finance
Kenaikan (Penurunan)
2023* 2022
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Neraca
Aset 3.789 1.020 2.769 271,5
Kas dan Bank 62 27 35 129,6
Deposito 465 45 420 933,3
Pembiayaan 3.024 708 2.316 327,0
CKPN Pembiayaan (96) (45) (51) (111,6)
Sewa Guna Usaha 516 436 80 18,3
Pembiayaan Konsumen 2.464 188 2.276 1.210,9
Anjak Piutang 44 84 (40) (47,7)
Liabilitas 2.946 867 2.079 239,8
Ekuitas 843 153 690 450,4
Laba / Rugi
Pendapatan Operasional
Pendapatan Sewa Guna Usaha 50 83 (33) (39,9)
Pendapatan Pembiayaan Konsumen 95 18 77 440,0
Pendapatan Anjak Piutang 6 9 (4) (37,6)
244 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 245
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kinerja Keuangan BNI Finance
Kenaikan (Penurunan)
2023* 2022
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Total Pendapatan Bunga 151 110 41 37,2
Beban Bunga (96) (70) (26) 36,9
Pendapatan Bunga Bersih 55 40 15 37,8
Pendapatan Sewa Operasi 72 35 37 107,8
Fee Based Income 33 5 29 593,6
Pendapatan Recovery 12 3 9 255,0
Pendapatan Operasional lainnya 29 2 27 1299,6
Total Pendapatan Operasional 201 85 117 137,7
Total Beban Operasional (220) (96) (124) 129,2
PPOP (19) (11) (8) (66,3)
Provisi (94) (101) 7 (6,9)
Pendapatan (Beban) Lain 3 (3) 6 196,7
Laba/(Rugi) Sebelum Pajak (110) (116) 6 5,0
Pajak 0 1 (1) 100,0
Laba/(Rugi) Bersih Setelah Pajak (110) (115) 5 4,0
*Unaudited
Total Aset per Desember 2023 sebesar Rp3,8 triliun, meningkat sebesar 271,5% jika dibandingkan dengan Desember 2022
yang didukung oleh pertumbuhan pembiayaan segmen consumer sebesar 1.210,9% sebagai keberhasilan dari inovasi
bisnis yang dilakukan melalui strategi pemasaran yang berorientasi pada segmented target market, jaringan distribusi
di area potensial, dan penguatan relationship dengan dealer dan ATPM.
Pertumbuhan yang signifikan di sisi asset, menghasilkan pendapatan bunga yang tumbuh positif sebesar 37,2% sehingga
operating income tumbuh 137,7%. Disisi lain, beban operasional meningkat sebesar 129,2% dari Desember 2022 sejalan
dengan transformasi yang dilakukan diantaranya penambahan cabang, investasi IT untuk meningkatkan kapasitas dan
kapabilitasTeknologi Informasi, dan rekrutmen SDM yang handal sesuai dengan tuntutan proses bisnis consumer finance.
Kinerja Rasio Keuangan BNI Finance
Pos Akun 2023* 2022 Selisih
Non Performing Loan (NPL) (%) 1,8 3,4 (1,6)
Return On Asset (ROA) (%) (5,6) (9,2) 3,6
Return On Equity (ROE) (%) (34,0) (47,9) 13,9
Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional
139,1 173,3 (34,2)
(BOPO) (%)
Debt Equity Ratio (DER) (kali) 3,2 5,3 (2,1)
*Unaudited
Debt Equity Ratio (DER) Perseroan berada di angka 3,2 kali dan masih berada dibawah ambang batas threshold regulator
sebesar maksimal 10 kali. Non-Performing Loan (NPL) per Desember 2023 mengalami perbaikan dari 3,4% di Desember
2022 menjadi 1,8% di Desember 2023 sejalan dengan transformasi Perusahaan dalam menciptakan perbaikan kualitas
pembiayaan melalui penyaluran kredit yang lebih prudent. Meskipun bisnis telah tumbuh siginifikan, perseroan belum
mencatatkan laba setelah pajak yang positif sebagai dampak dari pembenahan kualitas pembiayaan sehingga Rasio
profitabilitas perseroan yaitu Return on Asset (ROA) dan Rasio Return on Equity (ROE) masih tercatat negatif, namun
mengalami peningkatan dibandingkan Desember 2022. Selain itu, rasio efisiensi yaitu BOPO perseroan mengalami
perbaikan sebesar 34,2% dari 173,3% menjadi 139,1% yang menunjukan bahwa Perusahaan lebih efektif dalam pengelolaan
beban operasionalnya.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 245
Page 246
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI Remittance Limited (“BNI Remittance”)
BNI Remittance Ltd. (“BNI Remittance”) merupakan Entitas Anak BNI yang bergerak dalam bidang remitansi yang
sepenuhnya dimiliki oleh BNI. BNI Remittance bekerja sama dengan BNI dalam program keuangan inklusi yang memberikan
akses keuangan untuk memenuhi kebutuhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong. Selain bisnis remitansi,
keberadaan BNI Remittance di Hong Kong memiliki peran strategis sebagai representatif layanan ritel BNI di Hong Kong
di mana nasabah BNI yang berada di Hong Kong dapat menggunakan layanan BNI dengan mudah seperti layanan di
tanah air.
Sinergi dengan BNI terus dilakukan dengan berbagai layanan digital BNI yang juga dapat diakses dengan mudah di Hong
Kong, yang pertama adalah layanan BNI Mobile Banking yang saat ini menjadi favorit nasabah di Hong Kong untuk
melakukan transaksi finansial, kemudian pembukaan rekening BNI Taplus secara digital baik melalui aplikasi Digital
Opening Account (DOA) maupun melalui eForm. BNI Remittance juga aktif terlibat dalam beberapa kegiatan dengan PMI
seperti capacity building, literasi keuangan, kunjungan ke komunitas-komunitas PMI di Hong Kong, dan lain sebagainya.
Di tahun 2023, BNI Remittance bersama dengan BNI KLN Hong Kong sedang melakukan kajian untuk melakukan
transformasi bisnis untuk meningkatkan market share dan sebagai langkah responsif terhadap perubahan pola transaksi
nasabah yang saat ini sudah mulai beralih ke channel digital.
Berikut adalah Kinerja BNI Remittance:
Kinerja BNI Remittance
Kenaikan (Penurunan)
2023* 2022 Nominal
Pos Akun Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-
(%)
miliar)
Neraca
Aset 12 19 (7) (38,6)
Aset Lancar 8 11 (3) (27,0)
Aset Tetap 0,1 0,2 (0,1) (50,0)
Aset Lainnya 4 8 (4) (42,9)
Liabilitas 3 7 (4) (62,8)
Liabilitas Jangka Pendek 3 7 (4) (62,8)
Ekuitas 9 11 (2) (22,8)
Laba / Rugi
Pendapatan
Pendapatan Komisi 3 3 (0,1) (5,6)
Keuntungan/Kerugian Transaksi Valuta Asing 0,7 0,8 (0,1) (7,7)
Pendapatan Komisi Lainnya 5 7 (2) (35,3)
Total Pendapatan 9 11 (2) (24,4)
Biaya (11) (12) 1 (5,2)
Beban Operasional (11) (12) 1 (5,2)
Laba Sebelum Pajak (2) (0,2) (2) (1.054,2)
Pajak** - - - - -
Laba Setelah Pajak (2) (0,2) (2) (1.054,2)
*) Unaudited
**) Belum terdapat kewajiban pajak bagi BNI Remittance disebabkan akumulasi saldo laba yang masih negatif pada komponen ekuitas
Pada tahun 2023, BNI Remittance Ltd membukukan laba negatif, hal ini disebabkan oleh pendapatan yang mengalami
penurunan 24,4% (YoY) meskipun OPEX juga menurun 5,2% (YoY). Penurunan kinerja ini disebabkan terjadinya perubahan
pola transaksi nasabah yang beralih ke channel digital dan munculnya kompetitor lain terutama dari non perbankan yang
menawarkan kemudahan dan biaya yang lebih murah dalam melakukan transaksi pengiriman uang.
246 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 247
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kinerja Rasio Keuangan BNI Remittance
Pos Akun 2023 2022 Selisih
Return On Asset (ROA) (%) (16,4) (1,1) (15,3)
Return On Equity (ROE) (%) (23,3) (1,8) (21,5)
Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional
127,7 101,8 25,9
(BOPO) (%)
ROA dan ROE BNI Remittance tahun 2023 tercatat sebesar minus 16,4% dan minus 23,3%, menurun dibandingkan
dengan tahun 2022, hal ini seiring dengan penurunan laba bersih BNI Remittance. Sementara BOPO meningkat menjadi
127,7% pada tahun 2023 dari 101,8% pada tahun 2022 dikarenakan pendapatan yang mengalami penurunan signifikan
dari tahun 2022.
PT Bank Hibank Indonesia (“hibank”)
PT Bank Hibank Indonesia (“hibank”) secara resmi telah menjadi Entitas Anak BNI melalui pengambilalihan saham
mayoritas yang dilakukan BNI terhadap Bank Mayora pada 18 Mei 2022. PT Bank Mayora selanjutnya telah resmi berubah
nama menjadi hibank setelah mendapat persetujuan dari OJK pada 17 Mei 2023. hibank akan ditransformasikan menjadi
Bank Digital dengan visi untuk menjadi “Bank Digital UMKM Unggulan di Indonesia”. Proses transformasi hibank terus
berlanjut dengan membangun pondasi pertumbuhan yang lebih kokoh dalam berbagai aspek baik perkreditan, pelayanan
jasa, teknologi informasi, sumber daya manusia, manajemen risiko maupun infrastruktur.
Pengembangan aspek kinerja finansial terus dilakukan sejak hibank bergabung ke dalam BNI Group. Inisiatif perbaikan
dilakukan dengan mengutamakan sinergitas BNI Group dengan hibank untuk dapat memberikan nilai tambah dan efisiensi
biaya secara grup. hibank telah berperan aktif untuk mendukung segmen UMKM melalui ragam produk simpanan dan
pinjaman.
36,08%
63,92%
BNI
PT Mayora Inti Utama
Untuk mencapai kinerja perusahaan tahun 2023, hibank mengembangkan strategi utama sebagai berikut:
1. Melaksanakan proses transformasi digital bank yang terdiri dari 5 stream yakni People, Business, IT & Infrastructure,
Governance, Risk & Compliance dan Branding.
2. Program partnership dengan fintech dan anchor untuk ekspansi penetrasi pasar UMKM
3. Optimalisasi Bisnis untuk menopang embrio Bank Digital dengan bersinergi dan berkolaborasi dengan BNI Group.
Untuk mencapai kinerja terbaiknya, di tahun 2023 hibank melakukan transformasi digital untuk mendukung baik operasional
bank maupun dalam memberikan pelayanan kepada nasabah.
Kinerja hibank dapat dilihat di bawah ini.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 247
Page 248
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kinerja Keuangan hibank
Kenaikan (Penurunan)
2023* 2022
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Posisi Keuangan
Aset 14.616 11.589 3.027 26,1
Penempatan pada BI 1.992 1.917 75 3,9
Penempatan pada Bank Lain 657 49 608 1.251,4
Surat Berharga 5.501 6.248 (747) (12,0)
Loan 6.018 3.160 2.858 90,4
CKPN (139) (107) (32) 29,5
Liabilitas 10.145 7.259 2.886 39,8
Dana Pihak Ketiga 9.500 6.937 2,563 36,9
Giro 2.566 898 1.668 185,8
Tabungan 979 836 143 17,1
Deposito 5.955 5.204 751 14,4
Ekuitas 4.470 4.330 140 3,2
Laba Rugi
Pendapatan Operasional 548 347 201 58,0
Pendapatan Bunga Bersih 525 324 201 61,7
Pendapatan Bunga 846 524 322 61,6
Beban Bunga (321) (199) (122) 61,4
Pendapatan Operasional Lainnya 23 22 1 3,5
Beban Operasional (351) (243) (108) 44,4
Pendapatan Operasional Sebelum Pencadangan 197 104 93 88,8
Provisi (32) (9) (23) 255,6
Laba (Rugi) Operasional 164 95 69 72,6
Laba (Rugi) Non Operasional 3 10 (7) (66,6)
Laba (Rugi) Sebelum Pajak 168 105 63 59,2
Pajak (37) (23) (14) 59,2
Laba (Rugi) Setelah Pajak 131 82 49 59,2
*) unaudited
Kinerja Rasio Keuangan hibank
2023 2022 Selisih
Pos Akun
(%) (%) (%)
Non Performing Loan (NPL) 1,2 3,4 (2,2)
Return On Asset (ROA) 1,3 1,0 0,3
Return On Equity (ROE) 3,0 2,7 0,3
Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional
81,1 81,9 (0.8)
(BOPO)
Current Account Saving Account (CASA) 37,3 25,0 12,3
Net Interest Margin (NIM) 4,5 3,3 1,2
Loan to Deposit Ratio (LDR) 63,3 45,6 17,7
Cost of Fund (COF) 3,8 2,6 1,2
Capital Adequacy Ratio (CAR) 86,0 130,4 (44,4)
*) unaudited
Selama tahun 2023, hibank menunjukkan kinerja yang sangat baik. Pendapatan Operasional (Gross) mengalami peningkatan
yang signifikan sebesar 58,0% (YoY), menandakan kesuksesan Bank dalam meningkatkan tingkat pinjaman yang
248 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 249
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
diberikan. Rasio CASA yang meningkat menjadi 37,3% Prestasi keuangan lain yang diraih hibank terlihat dalam
pada bulan Desember 2023 dari 25,0% di Desember 2022, penyaluran kredit yang melonjak sebesar 90,4% (YoY).
mencerminkan strategi yang tepat dalam manajemen Pencapaian ini menunjukkan keberhasilan Bank dalam
pendanaan hibank. membangun ekosistem melalui pola channeling kepada
Perusahaan yang memiliki ekosistem yang kuat.
Keberhasilan lainnya ditunjukkan oleh Rasio Marjin Bunga
Bank (NIM) yang mengalami peningkatan, mencapai 4,5% Sesuai dengan visi dan misi Bank yang baru, hibank
pada Desember 2023 dibandingkan dengan 3,3% pada secara konsisten berperan aktif dalam mendukung
Desember 2022. Keberhasilan ini dicapai berkat langkah pertumbuhan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
proaktif dan disiplin Bank dalam menetapkan harga Dukungan ini juga tercermin dalam persentase kredit yang
pinjaman, bundling produk, dan menerapkan manajemen diberikan kepada sektor UMKM, yang mencapai 34% pada
pendanaan aktif untuk mengatasi tekanan marjin dengan Desember 2023. Angka ini melebihi ketentuan minimum
efisiensi yang tinggi. yang ditetapkan oleh Regulator sebesar 20%.
Peningkatan pendapatan selain bunga sebesar 3,5% (YoY) Peningkatan kualitas juga terjadi pada Rasio Kualitas Kredit
juga mencerminkan keberhasilan Bank dalam berbagai Bank (NPL) gross yang mengalami penurunan menjadi 1,2%
transaksi treasury, fee dari penjualan produk bank assurance pada Desember 2023, membaik dibandingkan dengan NPL
dan wealth management, serta didukung oleh peningkatan gross periode sebelumnya yang sebesar 3,4%. Prestasi ini
transaksi perbankan. menunjukkan komitmen Bank dalam membantu nasabah
menghadapi tantangan dan melakukan restrukturisasi kredit
Untuk meningkatkan awareness serta mendukung rencana untuk menjaga kualitas aset.
digitalisasi layanannya, perusahaan melakukan aktivitas
rebranding korporasi serta transformasi digital secara Di sisi lain, Rasio Likuiditas Bank (LDR) pada Desember
komprehensif. Langkah strategis tersebut yang bertujuan 2023 tetap terjaga dengan baik pada tingkat 63,3%.
meningkatkan kinerja perusahaan secara menyeluruh
mengakibatkan Biaya Operasional meningkat sebesar Sementara itu, profil pendanaan Bank yang terkelola dengan
44,4% (YoY). baik tercermin dalam pertumbuhan positif Portofolio
Simpanan Giro dan Tabungan yang tercatat sebesar
Meski demikian, Bank tetap menunjukkan kedisiplinan 185,8% (YoY) dan 17,1% (YoY), serta peningkatan tingkat
dalam manajemen biaya dengan Rasio BOPO mengalami Simpanan Berjangka sebesar 14,4% (YoY). Keberlanjutan
perbaikan menjadi 81,1%, dan Rasio Biaya Overhead likuiditas tetap menjadi fokus yang sangat penting bagi
terhadap Pendapatan Operasional Gross (Cost to Income Manajemen Bank mengingat faktor eksternal (domestik
Ratio/CIR) tercatat sebesar 64,1%. Hal tersebut menunjukkan dan global). Pengawasan secara ketat juga terus dilakukan
setiap langkah transformasi dijalankan dengan kebijakan untuk memastikan kecukupan likuiditas Bank tetap terjaga
yang cermat, memastikan bahwa setiap biaya yang dalam batas yang aman.
dikeluarkan akan memberikan nilai tambah yang akan
meningkatkan pendapatan bank. Rasio Kecukupan Modal Bank (CAR) yang kuat mencapai
86,0% pada Desember 2023, menandakan kestabilan dan
Sejalan dengan keberhasilan hibank dalam meraih keberlanjutan hibank dalam mendukung pertumbuhan
peningkatan Laba yang terjadi dalam periode tahun ke ekonomi. Keberhasilan ini mencerminkan dedikasi
tahun (yoy), rasio ROE dan ROA pada Desember 2023 dan strategi perusahaan yang baik dalam menghadapi
tercatat masing-masing sebesar 3,0% dan 1,3%. Rasio tantangan dan mengoptimalkan peluang di tengah
tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan periode dinamika perbankan modern.
serupa setahun sebelumnya yang berada di angka 2,7%
dan 1,0%. Sebagai pengakuan atas kinerja yang telah diraih, hibank
meraih berbagai penghargaan pada tahun 2023 diantaranya
sebagai berikut:
Penghargaan yang Diterima hibank Tahun 2023
No Nama Penghargaan Tanggal Nama Acara Penyelenggara
Indonesia Corporate
Secretary and
1. 19 Mei 2023 Economic Review
Communication
Award VIII 2023
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 249
Page 250
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penghargaan yang Diterima hibank Tahun 2023
No Nama Penghargaan Tanggal Nama Acara Penyelenggara
Indonesia Top Bank
2 27 Juni 2023 The Iconomics
Award 2023
“Indonesia Top Bank Awards 2023”
Indonesia Best Bank
3. 28 Juli 2023 Warta Ekonomi
Award 2023
“Indonesia Best Bank 2023 for The Empowering the MSME
Ecosystem Through Banking Solutions”
6th Indonesia Sales
4. 28 Juli 2023 Economic Review
Marketing Award 2023
“The Best Indonesia Sales Marketing 2023”
5 6 September 2023 TOP GRC Award 2023 Top Business
“Top GRC Awards 2023 #Star 3”
Indonesia Finance
6 17 November 2023 Economic Review
Award VI 2023
“The Best Indonesia Finance for Bank Private Company
2023”
250 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 251
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penghargaan yang Diterima hibank Tahun 2023
No Nama Penghargaan Tanggal Nama Acara Penyelenggara
Best 50 Financial
7 27 November 2023 The Iconomics
Awards 2023
“Best Brand Awareness”
Direktorat Jenderal
8 27 November 2023 Dirjen Pajak
Pajak Jakarta Barat
“Piagam Penghargaan atas peran serta aktif dalam
pembangunan nasional melalui pembayaran pajak”
9 29 November 2023 Bank Indonesia Award Bank Indonesia
“Bank dengan Kepatuhan Pelaporan Keuangan Terbaik
KBMI 1 dan 2”
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 251
Page 252
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penghargaan yang Diterima hibank Tahun 2023
No Nama Penghargaan Tanggal Nama Acara Penyelenggara
Indonesia Information
10. 8 Desember 2023 Technology Award - V Economic Review
- 2023
"The Best IT for Bank Company - 2023, Platinum Award (A)
Very Excellent”
PT BNI Modal Ventura (“BNI Ventures”)
Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, secara
Inovasi digital dan dampak disrupsi yang dihasilkan bertahap BNI Ventures menyusun langkah-langkah strategis
oleh industri rintisan atau startup saat ini menjadi salah sehubungan dengan organisasi yang baru berjalan.
satu aspek yang diharapkan dapat menjadi pendorong Sehingga pada tahun 2023, BNI Ventures memiliki 5 (lima)
perkembangan ekonomi dunia. Percepatan pemulihan fokus utama dalam rencana kerjanya, yaitu:
ekonomi pasca-COVID-19 tidak terlepas dari peran berbagai 1. Governance, Legal & Compliance
industri rintisan yang didirikan untuk menyediakan solusi Mengawal kegiatan usaha dan operasional perusahaan
terhadap berbagai permasalahan masyarakat, baik dalam dari sisi hukum dan kepatuhan yang mengutamakan
skala regional, nasional, maupun internasional. Pendirian terakomodirnya kebutuhan Perusahaan, tanpa
BNI Ventures sendiri merupakan jawaban terhadap aspirasi mengesampingkan perlindungan terhadap kepentingan
para pemegang saham, yaitu BNI dan BNI-AM, yang ingin perusahaan dan kepatuhan perusahaan terhadap
merespons perkembangan usaha rintisan di Indonesia yang ketentuan yang berlaku.
memerlukan pendanaan dari investor lokal, dengan fokus 2. Investment & Risk Management
pada sinergi dan keberlanjutan ekosistem digital. Secara aktif mengidentifikasi potensi investasi serta
berinvestasi pada startup yang dapat memberikan
Keberadaan BNI Ventures diharapkan dapat menjadi keuntungan secara finansial dengan risiko yang
pendorong utama perkembangan perusahaan rintisan terukur dan memberikan dampak positif bagi
sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. pengembangan bisnis di dalam ekosistem BNI Group,
Selain itu, BNI Ventures merupakan salah satu langkah tanpa mengesampingkan prinsip kehati-hatian. Dalam
inovatif BNI dalam melakukan diversifikasi usaha, pelaksanaannya, penguatan kapabilitas fungsi investasi
yang menekankan sinergi dan keberlanjutan sebagai dan manajemen risiko, seperti pelatihan, juga dilakukan
elemen kunci untuk menjawab potensi pengembangan untuk mendukung proses investasi.
digital banking. Tujuan utamanya adalah mempercepat 3. Synergy & Innovation
transformasi digital dengan maksud menciptakan dan Berpartisipasi aktif dalam kegiatan aktivasi ekosistem
memberikan nilai tambah, sekaligus mempercepat dan inovasi di industri serta menjadi penghubung antara
optimalisasi potensi ekonomi digital. solusi bisnis yang ditawarkan oleh startup kepada unit
bisnis di dalam BNI Group.
BNI Ventures memiliki visi untuk menjadi corporate 4. Finance & Operations
venture capital terdepan di Asia Tenggara dengan fokus Menjadi agen yang mampu beroperasi secara efektif
pada penciptaan nilai sinergi dan kinerja investasi yang dan efisien dalam pengelolaan keuangan, adaptif
unggul serta berkelanjutan. Dalam usaha mewujudkan visi dalam menghadapi perkembangan dunia bisnis, serta
tersebut, perusahaan melaksanakan kegiatan operasional menjadi jembatan penghubung bagi para pemegang
yang mencakup modal ventura konvensional, termasuk kepentingan.
penyertaan saham (equity participation), penyertaan melalui 5. People & Culture
pembelian obligasi konversi (quasi equity participation), dan Mendukung peningkatan kapabilitas organisasi serta
pembiayaan melalui pembelian surat utang yang diterbitkan menciptakan budaya kerja yang positif, fleksibel dan
oleh pasangan usaha pada tahap rintisan awal (startup) kolaboratif agar dapat mendukung pertumbuhan
dan/atau pengembangan usaha, serta/atau pembiayaan dan sinergi Perusahaan yang berkelanjutan serta
usaha produktif. meningkatkan keterlibatan, kapabilitas, dan rasa
memiliki para pegawainya.
252 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 253
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
0,02%
99,98%
Ventures
BNI
BNIAM
Kinerja BNI Ventures dapat dilihat di bawah ini.
Kinerja Keuangan BNI Ventures
Kinerja Keuangan BNI Ventures
Kenaikan (Penurunan)
2023* 2022
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Neraca
Aset 511 505 6 1,2
Aset Lancar 463 504 (41) (8,3)
Aset Penyertaan Modal Venture 46 - 46 100,0
Aset Tetap 3 1 2 256,2
Aset Lainnya 0,05 - 0,05 - -
Liabilitas 4 1 3 179,9
Liabilitas Jangka Pendek 4 1 3 179,9
Ekuitas 508 504 4 0,8
Laba / Rugi
Pendapatan
Pendapatan operasional 1 - 1 100,0
Pendapatan operasional lainnya 22 7 15 197,3
Pembentukan cadangan penurunan nilai - - - - -
Total Pendapatan 23 7 16 205,4
Biaya (19) (4) (15) 401,4
Beban Operasional (19) (4) (15) 401,4
Laba Sebelum Pajak 4,2 3,7 0,5 11,2
Pajak yang ditangguhkan 0,2 - 0,2 100,0
Pajak - - - - -
Laba Setelah Pajak 4,0 3,7 0,3 7,4
*) unaudited
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 253
Page 254
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kinerja Rasio Keuangan BNI Ventures
2023 2022 Selisih
Pos Akun
(%) (%) (%)
Return On Asset (ROA) 0,8 1,0 (0,2)
Return On Equity (ROE) 0,8 1,0 (0,2)
*) unaudited
Selama tahun 2023, BNI Ventures senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan dan mengembangkan kapasitas
perusahaan modal ventura. Kenaikan aset sebagian besar disebabkan adanya penyertaan modal ventura dalam bentuk
saham dan obligasi konversi pada dua Perusahaan rintisan serta adanya penambahan aset tetap lainnya untuk mendukung
berjalannya proses operasional Perusahaan. Sementara dari sisi kewajiban, Perusahaan mencatatkan adanya kenaikan
liabilitas atas biaya sumber daya manusia yang akan dibayarkan di awal tahun 2024 mendatang.
Pergerakan ekuitas disebabkan oleh saldo laba yang ditahan dari tahun berjalan. Dengan komitmen yang diemban oleh
BNI Ventures sesuai dengan cita-cita para pemegang saham, Perusahaan telah menerima suntikan modal pertama pada
2022 silam. Setelah berhasil mencetak keuntungan pada tahun pertamanya beroperasi, Perusahaan telah membukukan
cadangan wajib senilai Rp1 miliar di tahun 2023 sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 35 tahun 2015.
Sebagai perusahaan modal ventura yang merupakan bagian dari BNI Group, BNI Ventures telah mencatat pencapaian
kinerja keuangan yang cukup baik pada tahun 2023. Total Pendapatan Perusahaan meningkat dari Rp7 milar pada tahun
2022 menjadi sebesar Rp23 miliar pada tahun 2023. Kenaikan pendapatan ini disumbangkan oleh optimalisasi perolehan
imbal-hasil penempatan dana dan pendapatan bunga dari investasi convertible notes. Sementara biaya operasional
tahun 2023 tercatat sebesar Rp19 miliar.
Hal tersebut mencerminkan komitmen Perusahaan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas organisasi sehingga
siap mendukung eksekusi rencana bisnis secara prudent dengan tingkat risiko yang terukur dan senantiasa menjaga
penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Merujuk ke pendapatan bersih yang berhasil dibukukan pada tahun 2023 sebesar Rp4,0 miliar, membuktikan bahwa
BNI Ventures berhasil mengelola keuangannya secara optimal. Hal ini juga menunjukkan bahwa BNI Ventures adalah
Perusahaan memiliki potensi pertumbuhan dengan senantiasa mengedepankan sinergi dan inovasi berkelanjutan yang
selaras dengan nilai-nilai Perusahaan dan perkembangan zaman.
Profitabilitas Segmen Entitas Anak
Pendapatan dan profitabilitas segmen Entitas Anak disajikan sebagai berikut:
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Laba (Rugi)
Pendapatan bunga - bersih*) 632 412 220 53,4
Pendapatan premi - bersih 1.659 1.552 107 6,9
Pendapatan operasional lainnya 872 729 143 19,6
Pembentukan cadangan penurunan nilai (125) (111) (14) 12,6
Beban operasional lainnya (2,444) (2,142) (302) 14,1
Laba operasional 594 440 154 35,0
Pendapatan (beban) bukan operasional - bersih (111) (103) (8) (7,8)
Laba sebelum beban pajak 483 337 146 43,3
Beban pajak (62) (26) (36) 138,5
Laba bersih 421 311 110 35,4
Posisi Keuangan
Total Aset 46.283 38.120 8.163 21,4
Total Liabilitas 32.940 25.954 6.986 26,9
*) termasuk komponen internal transfer pricing antar segmen operasi
254 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 255
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Prospek, Potensi, dan Strategi Segmen Entitas Anak di • Mengoptimalkan potensi penetrasi ke nasabah
Tahun 2024 dan Masa Mendatang BSI.
b. Memperluas bisnis Non Bancassurance
BNI Life • Meningkatkan penetrasi pasar ke nasabah jumbo
Dalam menyusun strategi di tahun mendatang, perusahaan dan segmentasi usaha kecil menengah.
telah mempertimbangkan potensi perubahan yang • Perbaikan product Managed-Care agar lebih
akan terjadi di industri asuransi, beberapa isu yang kompetitif.
menjadi parameter penyusunan strategi BNI Life adalah • Cross Selling bisnis individu dengan nasabah
kondisi market yang tidak stabil dan isu geopolitik yang korporasi.
mengganggu perekonomian dunia. Selain itu, tahun 2024 • Merekrut agen Agency yang berpengalaman.
juga merupakan tahun politik yang akan berpengaruh pada c. Digital dan Partnership
pergerakan ekonomi di tanah air. BNI Life harus mampu • Memperluas partnership yang baru pada bisnis
beradaptasi dan menyiapkan strategi berupa rencana bisnis digital dan non digital.
yang matang dan melakukan antisipasi atas perubahan • Mengoptimalkan referral digital ( website ,
yang mungkin akan terjadi di tahun 2024. mbanking).
• Mengoptimalkan Plan BLife “Sahabat Digital”.
Menanggapi hal tersebut, perusahaan terus berusaha
untuk meningkatkan proses bisnis berbasis digital, serta BNI Sekuritas
melakukan perbaikan secara terus menerus di area Di tahun mendatang, BNI Sekuritas akan terus
operasional agar semakin memudahkan masyarakat untuk memberikan solusi-solusi terbaik bagi klien dan nasabah
mendapatkan perlindungan asuransi. Adapaun strategi serta meningkatkan posisi perusahaan di industri pasar
utama BNI Life di tahun 2024 adalah sebagai berikut: modal tanah air, strategi bisnis BNI Sekuritas yang akan
1. Meningkatkan premi reguler dan fokus menjual produk diimplementasikan untuk tahun 2024 berfokus pada
yang profitable. pengembangan solusi dan layanan, pengembangan
Perusahaan aktif dengan melakukan: pemasaran, dan sinergi dengan Grup BNI pada sejumlah
a. Perbaikan product mix bisnis perusahaan diantaranya Retail Brokerage, Institutional
• Fokus pada penjualan produk regular dan yang Equities Brokerage, Institutional Fixed Income Brokerage,
menguntungkan (produk unggulan). juga Penjamin Emisi Efek dan Advisory.
• Kebijakan manajement produk (revamp/ re-
pricing). BNI Finance
• Review profitabilitas produk (produk onerous). Di tahun mendatang, BNI Finance akan tetap berfokus
• Mengembangkan produk digital yang kompetitif. pada pembiayaan mobil baru karena melihat potensi
penjualan mobil baru yang cenderung meningkat sepanjang
b. Meningkatkan persistensi dan produktivitas tahun 2023. Tahun 2024, BNI Finance akan melakukan
• Meningkatkan fungsi Business Conservation ekspansi cabang yang disertai dengan peningkatan kerja
untuk mengoptimalkan persistensi dan renewal. sama dengan dealer dan ATPM, penguatan collection
• Program retensi untuk nasabah. management dan akan menguatkan sinergi dengan
• Meningkatkan produktivitas dan kapabilitas induk dan group. Secara bisnis proses, BNI Finance akan
pemasar (termasuk kapabilitas digital). melakukan digitalisasi terhadap proses bisnis yang ada
• Memanfaatkan Database Modelling di bisnis sehingga menjadi lebih efektif dan efisien. Dengan strategi
telemarketing yang ada tersebut, BNI Finance di tahun 2024 dapat masuk
• Program marketing untuk meningkatkan kinerja dalam 15 besar Perusahaan pembiayaan dengan kategori
penjualan. aset Rp5 s.d Rp10 triliun.
2. Memperbaiki model bisnis dan pengembangan pasar BNI Remittance
(ekspansi non captive) Saat ini BNI Remittance bersama dengan BNI KLN Hong
Perusahaan aktif dengan melakukan: Kong sedang melakukan kajian secara komprehensif untuk
a. Optimalisasi Bancassurance mempersiapkan transformasi bisnis. Hal ini dilakukan
• Mengadopsi New Ways of Working (NWOW) yang sebagai langkah responsif terhadap perubahan pola
dilakukan oleh perusahaan induk. transaksi nasabah di Hong Kong. Tahun 2024 ditargetkan
• Mengoptimalkan model distribusi melalui transformasi bisnis sudah dapat dilakukan sehingga pola
perluasan produk, peningkatan sistem bisnis yang efisien dan peningkatan market share terhadap
pembayaran premi, dan pelatihan sales bank bisnis remittance di Hong Kong dapat di eksekusi dengan
• Meningkatkan daya saing produk credit life. baik.
• Mengoptimalkan potensi dan penetrasi ke group
BNI dan nasabah hibank.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 255
Page 256
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
hibank menciptakan pasar UMKM yang besar, memberikan
Di tahun mendatang, hibank akan melanjutkan perjalanan edukasi, dan pembiayaan melalui platform yang inovatif
transformasinya dan komitmen demi memastikan ini.
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta fokus 4. Optimalisasi Sinergi dengan BNI Group dan Mayora
pertumbuhan pada Segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Group:
Menengah (UMKM). Strategi pengembangan bisnis hibank Melalui kerjasama erat dengan BNI Group dan Mayora
untuk tahun 2024 yang dirancang dengan penuh keyakinan Group, hibank akan memaksimalkan potensi sinergi dan
demi memastikan pencapaian visi dan misinya, mencakup: kolaborasi untuk meningkatkan daya saing di pasar.
5. Pertumbuhan Kredit dengan Prinsip Prudential:
1. Pemilihan Business Model melalui Pendekatan Pertumbuhan penyaluran kredit akan tetap
Ekosistem Komunitas: memperhatikan aspek prudential, dengan memitigasi
hibank akan memilih Business Model dengan risiko dan menjaga kualitas aset yang sehat dan
pendekatan yang melibatkan ekosistem komunitas. Ini produktif.
diharapkan dapat menggalang lebih banyak kolaborasi 6. PeningkatanTransaksi Nasabah melalui Digital Banking:
dan kemitraan yang berkelanjutan. Bank akan meningkatkan transaksi nasabah baik
2. One-stop Shop untuk Mata Rantai UMKM: individu maupun korporasi melalui berbagai platform
Melalui pendekatan one-stop shop, hibank akan digital, memberikan solusi layanan perbankan yang
menyediakan rangkaian solusi yang komprehensif modern dan responsif.
untuk mata rantai UMKM. Hal ini diharapkan dapat
membangun loyalitas nasabah melalui kemudahan Semua langkah ini diambil dengan keyakinan bahwa hibank
dan kepuasan yang diberikan. akan terus berkembang dan memberikan kontribusi positif
3. Optimalisasi dan Penyempurnaan Proses Bisnis: bagi UMKM serta masyarakat pada umumnya.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan, hibank
akan terus mengoptimalkan dan menyempurnakan BNI Ventures
proses bisnisnya, serta menyesuaikan kebijakan sebagai Sejalan dengan pertumbuhan organisasi Perusahaan dan
dukungan untuk pertumbuhan bisnis. perkembangan industri, BNI Ventures merencanakan 4
4. Penguatan Kapabilitas Digital dan IT: (empat) program kerja yang rencananya akan dijalankan
Untuk menjawab tantangan era digital, hibank akan selama tahun 2024. Adapun keempat program kerja
fokus pada penguatan dan pengembangan kapabilitas tersebut adalah investasi dengan nilai tambah sinergi,
Digital dan IT. Bank as a Service (BaaS) menjadi fokus penerbitan instrumen dana ventura, aktivitas sinergi beserta
utama untuk memberikan layanan yang lebih baik program inovasi, dan aksi strategis lainnya.
kepada nasabah.
5. Budaya Perusahaan yang Inovatif dan Adaptif: Aktivitas investasi yang dilakukan akan didorong oleh
Dalam mengembangkan bisnis, hibank akan membina potensi sinergi yang dapat memberikan nilai tambah
budaya perusahaan yang mendorong inovasi dan antara calon investee dengan unit bisnis BNI Group.
adaptabilitas. Ini diharapkan dapat menciptakan Investasi dapat dilakukan dengan menggunakan instrumen
lingkungan yang mendukung pengembangan ide-ide pembelian saham secara langsung, obligasi konversi, atau
kreatif. instrumen lainnya yang disepakati para pihak. Proses
investasi yang dilakukan tetap memperhatikan prosedur
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang selaras internal perusahaan serta peraturan otoritas yang berlaku.
dengan Visi dan Misi, berikut adalah ringkasan rencana Selain itu prinsip kehati-hatian tetap dikedepankan melalui
kerja dan inisiatif Bank yang optimis dan penuh harapan penguatan manajemen risiko dan pengelolaan portofolio.
selama tahun 2024:
BNI Ventures juga mempersiapkan diri untuk menerbitkan
1. Fokus Pertumbuhan Kredit kepada UMKM dana ventura, sebagai salah satu upaya BNI Ventures
Penyaluran Kredit untuk mendukung pertumbuhan dalam meningkatkan skala investasinya dengan turut
usaha Bank akan dilakukan secara selektif, dengan berkolaborasi dengan partner strategis. Selain itu, dana
fokus pertumbuhan pemberian kredit kepada UMKM. ventura juga dapat menjadi sumber pendapatan baru
Bank juga berencana menyalurkan kredit paylater pada yang berkelanjutan yang secara terpisah akan dikelola
tahun 2024. dengan struktur yang mandiri dan prudent. Tak luput juga
2. Target Market melalui Pendekatan Ekosistem Komunitas: dengan menerbitkan dana ventura, BNI Ventures juga dapat
hibank akan menggarap target market dengan memperluas keberagaman portofolio investasinya pada
pendekatan ekosistem komunitas, melalui berbagai sektor-sektor lain yang memiliki potensi imbal hasil lebih
saluran, termasuk jaringan kantor cabang, value chain, baik di pasar sesuai dengan tema dana ventura.
dan digital channel.
3. Orkestrasi UMKM melalui hi!Platform: Sebagai salah satu pemain di industri, BNI Ventures tak
Bank akan menjadi orkestrator dengan menghubungkan luput untuk turut aktif dalam mengembangkan industri
UMKM melalui hi!Platform. Ini diharapkan dapat melalui aktivitas sinergi dan program inovasi yang akan
dilakukan, khususnya pada tahun 2024. Berbagai rencana
256 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 257
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
program inovasi tengah disiapkan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para pemain di industri. Adapun
beberapa rencana program inovasi tersebut adalah inkubator, akselerator, dan venture builders. Hal ini memberikan
indikasi bahwa BNI Ventures secara serius akan mendorong penciptaan inovasi dan tren industri yang berdampak pada
kematangan dan kemandirian pada pelaku usaha rintisan di Indonesia.
Selain daripada itu, sebagai agen perubahan di lingkungan BNI Group, BNI Ventures juga turut mewujudkan target dan
tujuan dari Bank BNI selaku induk melalui aksi strategis yang dimandatkan. Beberapa aksi strategis telah dimandatkan
dimana salah satunya adalah dalam hal transaksi perpindahan kepemilikan saham Finarya dari BNI Sekuritas ke BNI
Ventures. Selain sebagai wujud penatalaksanaan investment vehicle di BNI, transaksi ini juga memberikan bukti bahwa
BNI memiliki komitmen penuh dalam mewujudkan arah kebijakan pemerintah untuk meningkatkan dan mengoptimalkan
potensi ekonomi digital di Indonesia.
Apa Kata Mereka
BNI Life BNI Sekuritas
Ibu Agung Rachamawati
BNI Life Plan Multi Protection Arifin
Dokter, 52 tahun
BNI Life membuktikan Komitmen kepada Nasabah “Saya mengapresiasi layanan yang disediakan oleh
dengan membayarkan uang pertanggungan klaim BNI Sekuritas dalam memberikan pemahaman
tutup usia produk asuransi jiwa BNI Life Plan Multi dan analisis komprehensif mengenai pasar saham.
Protection (BLPM) kepada ahli waris Nasabah sebesar Adanya informasi yang disampaikan melalui
Rp 1.130.061.144,-. Penyerahan dilakukan secara Morning Investview serta Sales yang komunikatif
simbolis oleh Emerald Relationship Manager BNI Doni dan informatif sangat membantu untuk melakukan
Irawan, didampingi oleh Regional Branch Manager investasi dan trading sesuai dengan profil risiko saya.
BNI Life wilayah 01 Hesty di kediaman rumah Ahli Platform trading BIONS yang ramah bagi pengguna
Waris JI Beringin - Medan. juga memudahkan eksekusi transaksi dengan cepat
dan akurat, sehingga dapat memberikan pengalaman
Ahli waris nasabah mengucapkan terima kasih yang investasi yang menyenangkan.”
sebesar-besarnya atas pelayanan yang di berikan
melalui proses pencairan klaim asuransi yang mudah.
BNI Finance
Marniati
BNI Life Plan Multi Protection
PT BNI Life Insurance (BNI Life) membuktikan
Lisa – Cabang Pontianak
komitmennya dengan membayarkan uang
Pemilik Toko Pakaian
pertanggungan klaim tutup usia dan nilai tunai
kepada ahli waris nasabah dengan total nilai sebesar
Rp548.130.538. Penyerahan dilakukan secara simbolis
oleh Wakil Pemimpin Cabang KC BNI Cilegon, Ela BNI Finance oke banget…! Pelayanannya oke dan
Ratna Yuwita didampingi oleh Regional Business marketingnya ramah. Prosesnya juga cepat.
Head BNI Life Wilayah 14, Kiki Oktavia di BNI KC
Cilegon.
Ahli waris nasabah mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya atas pelayanan yang diberikan
melalui proses pencairan klaim asuransi yang
mudah. BNI Life harus mengedepankan kepuasan
nasabah dan hadir untuk memberikan perlindungan
jiwa menyeluruh serta menjadi perusahaan asuransi
jiwa pilihan masyarakat.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 257
Page 258
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI Finance BNI Remittance
Jaka Indra Pratama Muhammad Firman Akhsani, Amd.Im, SH, MA
Cabang Tangerang Selatan/Ciputat Konsul Muda Imigrasi KJRI Hong Kong
Karyawan Swasta
Terima Kasih untuk BNI Remittance Ltd. (BRL) Hong
Proses mudah dan cepat, bunga ringan. Semoga BNI Kong atas Pelayanan Prima yang sangat adaptif, baik
Finance menjadi Leasing yang terbaik di kala pandemi Covid-19 maupun di era sekarang.
Semoga keberadaan BRL terus membantu seluruh
WNI di Hongkong dari segala profesi, baik PMI, Pelajar,
Pegawai KJRI dan BUMN, serta Diaspora WNI lainnya.
Mochamad Fahruroji
Cabang Tangerang Selatan/Ciputat Wiraswasta
Etik Susmiati Sulianto
Saya nasabah BNI Finance cabang Ciputat. Sudah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Hong Kong
hampir 10 unit saya proses di BNI Finance Ciputat ini,
baik unit Lmpv, hingga premium car, dan surprisingly
ternyata Proses di BNI Finance itu sangat sepadan, Saya mengenal BNI Remittance Ltd. (BRL) Hong
dari suku bunga yang ringan, proses yang cepat, Kong mulai 2017 dan sejak itu saya menjadi nasabah
fleksible, surveyor yang ramah & cukup informatif setianya. Banyak kemudahan dan fasilitas yang saya
serta berpengalaman, membuat saya sangat terbantu. dapatkan diantaranya pembukaan rekening via online,
Apalagi di sektor bisnis yang saya miliki, yaitu rental keberadaan mesin atm BNI di Hong Kong dan Mobile
mobil, bernama CV Najib Jaya Rental/PT Fahru Najib Banking BNI yang dapat diakses dari Hong Kong.
Rental Indo. Terimakasih BNI Finance Ciputat. Hal ini tentunya menjadikan BNI Remittance Ltd.
sebagai pilihan utama bagi para PMI di Hong Kong.
BNI Remittance Ltd. juga memberikan edukasi buat
para PMI tentang cara bijak mengatur gaji dan
keuangan juga pembelajaran tentang keterampilan
dan wirausaha untuk bekal pulang ke kampung
halaman nanti.
Muhammad Ibrahim Al Asy’ari
Cabang Yogyakarta Wiraswasta
Sangat memuaskan, Pelayanan Top
258 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 259
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
hibank BNI Ventures
Liana Inten Bisma Manda Samsu
Direktur PT Sugeng Jaya Metal Autoparts CEO and co-founder
Sebagai seorang pengusaha UMKM saya telah “Kecilin sebagai salah satu startup teknologi berbasis
menjadi nasabah setia Bank Mayora selama bertahun- software untuk low bandwith livestream, data
tahun, dan saya sangat puas dengan layanan mereka transfer dan computer vision AI untuk enterprise,
selama ini. Produk perbankan yang sesuai dengan bangga menjadi bagian dari keluarga BNI Ventures.
kebutuhan saya dan pelayanan pelanggan yang Kami mengapresiasi kerja sama yang dijalin dengan
ramah telah membuat saya merasa dihargai sebagai BNI Ventures yang senantiasa mendorong nilai sinergi
nasabah. Setelah rebranding menjadi hibank, saya antara Kecilin dengan grup BNI serta stakeholders
optimis bahwa layanan yang telah saya nikmati akan strategis lainnya. Kami berharap kerja sama
semakin meningkat. Saya berharap bahwa inovasi berkelanjutan antara Kecilin dengan BNI Ventures
baru yang dijanjikan oleh hibank akan memberikan terus memberikan nilai tambah bagi masing-masing
nilai tambah yang lebih besar lagi bagi usaha kecil pihak dan bagi ekosistem teknologi Indonesia secara
saya. luas”
Indra Wijaya Sarah So
Pemilik Toko Beras Budi COO & Co Founder Rukita
Saya memiliki kenangan hangat dengan Bank Mayora “BNI Ventures team are top notch and professional.
selama bertahun-tahun, terutama dalam pengelolaan They work fast and can pinpoint the right questions
rekening yang memungkinkan usaha saya maju and understands the business very well. We
pesat. Kini setelah Bank Mayora direbranding love working with the team and are profoundly
menjadi hibank dan menjadi anak usaha BNI, salah excited about the journey ahead of the boundless
satu bank BUMN unggulan terbesar di Indonesia, opportunities within our collaboration!”
memberikan saya harapan akan adanya kemajuan
yang lebih besar lagi dari hibank. Saya senang melihat
bahwa hibank berkomitmen untuk meningkatkan
pengalaman pelanggan dan juga berfokus dalam
mendorong pengembangan UMKM Indonesia melalui
berbagai produk digitalnya. Saya yakin kedepannya,
inovasi teknologi yang diusung hibank akan membuat
layanan perbankan mereka semakin efisien dan
mudah diakses.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 259
Page 260
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tinjauan Operasi
per Segmen Usaha
Di samping menyajikan segmen operasi berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk, Laporan Keuangan Auditan
BNI juga menyajikan informasi segmen geografis yang dapat memberikan gambaran persebaran bisnis BNI. Segmen
geografis BNI terbagi ke dalam wilayah Indonesia, Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.
Untuk dapat memberikan gambaran tentang persebaran bisnis dari segmen geografis, berikut disampaikan kontribusi
per wilayah terhadap pendapatan bunga dan jumlah aset BNI.
Komposisi per Segmen Geografis Terhadap Pendapatan Bunga - Bersih
2023 2022 Kenaikan (Penurunan)
Segmen Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Indonesia 40.235 97,5 39.682 96,0 553 1,4
Amerika Serikat 352 0,9 438 1,1 (86) (19,6)
Eropa 86 0,2 320 0,8 (234) (73,1)
Asia 629 1,5 973 2,4 (344) (35,4)
Penyesuaian dan Eliminasi (26) (0,1) (92) (0,2) 66 (71,7)
Jumlah Pendapatan Bunga - 41.276 100,0 41,321 100,0 (45) (0,1)
Bersih
0,8% 2,4% 0,2% 1,5%
1,1% 0,9%
2022 2023
96,0% 97,5%
Indonesia Amerika Serikat Eropa Asia
260 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 261
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komposisi per Wilayah Terhadap Aset Bank
2023 2022 Kenaikan (Penurunan)
Segmen Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Indonesia 995.001 91,6 937.500 91,0 57.501 6,1
Amerika Serikat 24.964 2,3 22.953 2,2 2.011 8,8
Eropa 10.200 0,9 16.341 1,6 (6.141) (37,6)
Asia 64.844 6,0 58.883 5,7 5.961 10,1
Penyesuaian dan Eliminasi (8.345) (0,8) (5.840) (0,6) (2.505) 42,9
Jumlah Aset 1.086.664 100 1.029.837 100,0 56.827 5,5
5,7% 6,0%
1,6% 0,9%
2,2% 2,3%
2022 2023
91,0% 91,6%
Indonesia Amerika Serikat Eropa Asia
Dari tabel dan grafik di atas, terlihat bahwa di tahun 2023 wilayah Indonesia memberikan kontribusi besar terhadap
pendapatan bunga dan pendapatan syariah – bersih BNI dan juga terhadap total aset Bank. Kontribusi pendapatan bunga
neto Bank tahun 2023 selain wilayah Indonesia mengalami penurunan sebesar Rp665 miliar atau 38,4% dibandingkan
tahun 2022. Sedangkan kontribusi wilayah terhadap aset Bank tahun 2023 selain wilayah Indonesia didominasi oleh
Wilayah Asia sebesar Rp64,8 triliun atau 6% dari total aset Bank.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 261
Page 262
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Berikut disampaikan kinerja keuangan segmen geografis tahun 2022-2023.
Indonesia Amerika Serikat
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Pos Akun 2023 2022 2023 2022
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Laba (Rugi)
Pendapatan
40.234 39.682 552 1,4 352 438 (86) (19,6)
bunga - bersih
Pendapatan
1.659 1.551 108 6,9 - - - -
premi - bersih
Pendapatan
operasional 19.743 18.298 1.445 7,9 41 106 (65) (61,3)
lainnya
Pembentukan
Cadangan
(9.142) (11.416) 2.274 (19,9) 20 (53) 73 (137,7)
Kerugian
Penurunan Nilai
Beban
operasional (27.140) (26.548) (592) 2,2 (287) (281) (6) 2,1
lainnya
Laba operasional 25.354 21.567 3.787 17,6 126 210 (84) (40,0)
Pendapatan
(beban) bukan (131) (201) 70 (34,8) - (0) - -
operasional neto
Laba sebelum
25.223 21.365 3.858 18,1 126 209 (83) (39,7)
beban pajak
Beban pajak (4.534) (4.205) (329) 7,8 - - - -
Laba bersih 20.690 17.160 3.530 20,6 126 209 (83) (39,7)
Posisi Keuangan
Total Aset 995.001 937.500 57.501 6,1 24.964 22.953 2.011 8,8
Total Liabilitas 834.842 792.616 42.226 5,3 25.143 23.093 2.050 8,9
262 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 263
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Eropa Asia
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2023 2022
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
86 319 (233) (73,1) 629 973 (344) (35,4)
0 - - - - - - -
180 308 (128) (12,8) 390 534 (144) (27,0)
(23) (13) (10) 76,9 (52) (32) (20) 62,5
(195) (118) (77) 65,3 (625) (619) (6) 1,0
48 496 (448) (90,3) 342 856 (514) (60,0)
(1) (1) - - 1 (7) 8 (114,3)
47 495 (448) (90,5) 343 849 (506) (59,6)
0 - - - - - - -
47 495 (448) (90,5) 343 849 (506) (59,6)
10.200 16.341 (6.141) (37,6) 64.844 58.883 5.961 10,1
10.352 16.498 (6.146) (37,3) 65.398 59.527 5.871 9,9
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 263
Page 264
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Digital
Banking
Disrupsi teknologi digital merupakan hal yang tidak dapat Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) kinerja transaksi
dihindari dan ini merupakan potensi besar bagi seluruh keuangan digital tetap kuat pada triwulan III 2023, dimana
pemain industri, salah satunya perbankan dalam hal ini nilai transaksi digital banking tercatat Rp15.148,71 triliun
BNI. Transaksi kanal digital BNI untuk segmen retail dan atau tumbuh sebesar 12,83% (YoY). Secara nasional
wholesale mengalami peningkatan yang signifikan dalam perkembangan transaksi digital banking di Indonesia terus
beberapa tahun terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa BNI mengalami peningkatan yang signifikan. Pada Oktober
telah sejalan dan memanfaatkan momentum disrupsi 2023, nilai transaksi Uang Elektronik (UE) meningkat
digital. 10,34% (YoY) sehingga mencapai Rp116,54 triliun, secara
nasional, nominal transaksi pembayaran melalui QRIS
Sebagai salah satu strategi digitalisasi, BNI melakukan tercatat tumbuh 87,90% (YoY) dan mencapai Rp56,92 triliun,
berbagai inovasi dan inisiatif digital secara berkelanjutan dengan jumlah pengguna 41,84 juta dan jumlah merchant
melalui berbagai produk digital yang berkualitas dan 29,04 juta yang didominasi oleh UMKM.
mampu memberikan nilai tambah bagi nasabah dari
berbagai segmen, tidak hanya memberikan layanan BNI menghadirkan keunggulan digital melalui beberapa
perbankan dasar melainkan juga layanan “Beyond channel kepada segmen retail maupun wholesale antara
Banking” yang memenuhi kebutuhan masyarakat sehari- lain BNI Mobile Banking, BNIDirect, SMS Banking maupun
hari dan tematik berkolaborasi dengan berbagai mitra Internet Banking dan ATM/CRM.Terdapat berbagai fitur yang
ekosistem. Strategi produk digital BNI turut berkontribusi prominent, seperti Debit Online, SMS Notifikasi maupun
dalam meningkatkan jumlah nasabah baru, peningkatan Digital Card Issuance. Selain melalui inisiatif perusahaan,
loyalitas nasabah, pendapatan dan dana pihak ketiga yang BNI juga mendukung program pemerintah khususnya Bank
berkelanjutan. Selain manfaat finansial, digital banking Indonesia untuk terus mendorong akselerasi digitalisasi
juga meningkatkan aksesibilitas, diversifikasi produk, dan sistem pembayaran dan perluasan kerja sama guna
pengalaman nasabah. Di samping itu, digitalisasi proses mendorong inklusi ekonomi keuangan dan memperluas
bisnis bermanfaat untuk menyederhanakan berbagai ekonomi dan keuangan digital.
proses bisnis dan membuka berbagai potensi bisnis yang
baru untuk meningkatkan efisiensi di BNI. Ragam Produk dan Layanan Digital Banking untuk
Konsumer
Inisiatif digital di BNI selain melalui internal dilakukan juga
dalam rangka mendukung Blueprint Sistem Pembayaran 1. ATM/CRM
Indonesia 2025 yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, Kanal layanan perbankan, yang siap memfasilitasi
untuk mendorong industri pembayaran agar mampu nasabah selama 24 jam dalam melakukan transaksi
bertransformasi digital dalam kerangka pengembangan setor tarik tunai (Cash Recycle Machine/CRM), cek
open banking , keterbukaan data ( data openness ), saldo, transfer, pembayaran dan pembelian. Layanan
peningkatan sistem pembayaran retail, serta interlink antara ATM/CRM BNI saat ini berjumlah 13.390 mesin per 31
bank dengan pelaku jasa keuangan digital. Desember 2023 ada diantaranya terdapat 2.723 ATM
Disabilitas yang tersebar di seluruh Indonesia dan
Dalam mendukung kemudahan nasabah dalam melakukan terkoneksi dengan Jaringan ATM Link, Merah Putih,
aktivitas transaksi perbankan, BNI mempunyai produk Bersama, Prima, Alto, serta Jaringan Internasional
unggulan yaitu BNI Mobile Banking untuk nasabah retail seperti Mastercard, Visa, JCB, APN, Union Pay dan
dan BNIDirect untuk nasabah wholesale. Kedua produk Cirrus.
unggulan tersebut telah memenangkan berbagai penghargaan
nasional dan internasional. Di dalamnya terdapat berbagai fitur
yang bersifat customer-centric yang mampu menyesuaikan
kebutuhan nasabah untuk beraktivitas sehari-hari. Tentunya,
berbagai produk digital tersebut didukung oleh kapabilitas IT
yang mumpuni, advanced data analytics dan Open API yang
terhubung dengan berbagai layanan pihak ketiga.
264 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 265
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kinerja ATM
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 1.189 1.373 (184) (13,4)
Volume Transaksi (Rp-triliun) 630,59 675.85 (45,26) (6,7)
Sejalan dengan pengembangan yang dilakukan oleh BNI untuk dapat mengakomodir kebutuhan Masyarakat terhadap kanal-kanal
digital, ATM/CRM sebagai salah satu channel konvensional yang saat ini terus mengalami penurunan transaksi menunjukan
bahwa terjadinya shifting behavior. Perubahan ini terjadi selain dikarenakan penggunaan kanal digital yang terus bertumbuh
salah satunya dari penggunaan mobile banking untuk mengakomodir kebutuhan sehari-hari seperti pembayaran pulsa, token
Listrik maupun pembayaran e-commerce. Selain itu, era digitalisasi saat ini banyak masyarakat yang sudah mengarah pada
transaksi cashless, dimana tidak lagi banyak masyarkat terutama dikota-kota besar yang bergantung pada penggunaan uang
tunai untuk bertranasksi. Namun, untuk mengakomodir kebutuhan segmen tertentu yang masih belum melakukan shifting,
pengembangan terus dilakukan. Dalam hal ini pengembangan kanal ATM/CRM dilakukan dalam bentuk kerjasama dengan
berbagai pihak untuk dapat memenuhi kebutuhan bertransaksi yang masih cukup tinggi.
Saat ini, pengembangan kanal ATM/CRM berfokus kepada pengembangan kemitraan bersama dengan berbagai pihak ketiga
seperti partner e-Commerce maupun berbagai BPD di Indonesia untuk menyediakan layanan perbankan tarik tunai tanpa kartu
dan berbagai layanan lainnya. Selain itu, pengembangan kanal ATM/CRM juga difokuskan kepada pengembangan kanal CRM,
di mana nasabah dapat melakukan transaksi setor tarik tunai tanpa perlu ke cabang. Secara jangka panjang, penggunaan kanal
CRM ini memberikan kemudahan bagi nasabah untuk melakukan transisi dari transaksi cash menjadi digital, sehingga tercipta
cashless society yang didukung oleh berbagai produk perbankan digital BNI.
2. BNI SMS Banking
BNI SMS Banking merupakan fasilitas layanan perbankan yang dapat digunakan oleh nasabah untuk bertransaksi transfer,
pembayaran dan pembelian yang dapat diakses melalui aplikasi BNI SMS Banking (untuk pengguna smartphone berbasis
Android & iOS), Syntax SMS dan akses USSD *141#. Layanan SMS Banking memberikan inklusivitas transaksi perbankan
dan kemudahan bagi nasabah BNI yang ingin bertransaksi keuangan, namun sedang berada di daerah yang memiliki
konektivitas internet yang rendah.
Kinerja SMS Banking
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 Persentase
Nominal
(%)
Pengguna (juta) 12,7 12,6 0,1 0,8
Jumlah Transaksi (juta) 660,2 697,8 (37,6) (5,4)
Volume Transaksi (Rp-miliar) 16,8 27,1 (10,3) (38,0)
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 265
Page 266
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sebagai salah satu channel yang dapat mengakomodir 3. BNI Internet Banking
transaksi nasabah tanpa menggunakan kuota, tentunya Selain untuk nasabah pengguna smartphone ,
sms banking masih menjadi opsi yang dipilih oleh nasabah layanan perbankan digital BNI juga hadir untuk
dalam melakukan transaksi seperti halnya transfer baik ke nasabah pengguna PC/Laptop. Melalui BNI Internet
sesama BNI maupun antar bank, BIFAST, top up e-wallet, dan Banking, nasabah dapat menikmati channel layanan
pembayaran tagihan. Seiring berkembangnya infrastruktur perbankan yang dapat diakses melalui web browser
yang mampu menjangkau ke wilayah-wilayah rural seperti dengan URL Internet Banking BNI. Tidak hanya
halnya pedesaan, faktor ini memberikan dampak bagi layanan transaksional saja, BNI Internet Banking juga
penggunaan penggunaan sms banking yang semakin memiliki fitur andalan berupa Pengelolaan Finansial
menurun. Namun hal ini tidak menjadi alasan BNI untuk Pribadi yang memungkinkan nasabah untuk membuat
tidak memperhatikan channel ini agar menjadi channel perencanaan keuangan sesuai kebutuhan lengkap
optional yang mampu mengakomodir kebutuhan nasabah dengan penjadwalan setoran secara otomatis, serta
di wilayah-wilayah yang belum memiliki akses internet dapat digunakan untuk memantau cash flow dan trend
yang mumpuni. Sehingga adapun pengembangan dari sisi pengeluaran/pemasukan dana dalam bentuk grafik.
UI/UX dilakukan di tahun 2023 agar memberikan experience Selain itu, BNI Internet Banking turut dilengkapi dengan
yang sama bagi nasabah saat mengakses channel BNI di standar keamanan yang menggunakan dua jenis alat
smartphone yang nasabah miliki. otorisasi transaksi finansial yaitu BNI e-Secure dan BNI
m-Secure sesuai dengan kebutuhan nasabah dalam
melakukan transaksi bisnis.
Kinerja Internet Banking
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 Persentase
Nominal
(%)
Pengguna (juta) 2,22 2,18 0,04 1,89
Jumlah Transaksi (juta) 13,61 16,67 (3,06) (18,36)
Volume Transaksi (Rp-miliar) 29,50 39,06 (9,56) (24,48)
Berdasarkan data yang diperoleh hingga akhir 2023, jumlah pengguna sebesar 2,22 juta, namun dari jumlah dan
volume transaksi menunjukkan bahwa nasabah perorangan telah beralih ke BNI Mobile Banking. Dengan demikian,
nasabah individu tidak lagi memilih kanal ini sebagai opsi utama dalam bertransaksi dan didukung oleh perubahan
serta infrastruktur yang semakin bertumbuh berpotensi untuk memanfaatkan berbagai layanan dan produk perbankan
yang ditawarkan oleh BNI guna mendukung transaksi finansialnya.
4. BNI Mobile Banking
BNI Mobile Banking merupakan aplikasi digital banking BNI yang memberikan kemudahan kepada nasabah perorangan
dalam melakukan transaksi transfer, investasi, pendaftaran kepesertaan asuransi, pembayaran tagihan, inquiry transaksi
kartu kredit dan pengajuan kartu kredit baru dalam satu aplikasi. BNI Mobile Banking juga menyediakan informasi
terkait promo dan fitur layanan yang dapat dinikmati nasabah. Saat ini, BNI Mobile Banking tersedia pada perangkat
IOS dan Android serta dapat diaktivasi dan digunakan untuk bertransaksi di luar negeri. Dengan rating sebesar 4.6
266 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 267
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
pada Google Play dan 4.7 pada App Store, BNI Mobile Banking terbukti berhasil memberikan kemudahan transaksi
secara dimanapun dan kapanpun. Kapabilitas transaksional ini, pada akhirnya, mendorong perbankan yang inklusif
dan berkelanjutan, terutama untuk nasabah yang berada di daerah rural area maupun di luar negeri.
Kinerja Mobile Banking
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 Persentase
Nominal
(%)
Pengguna (juta) 16,28 13,63 2,65 19,40
Jumlah Transaksi (juta) 1.042,86 596,97 445,89 74,69
Volume Transaksi (Rp-miliar) 1.215,98 802,48 413,49 51,53
Dengan tumbuhnya kinerja BNI Mobile Banking baik dari sisi pengguna maupun transaksi hal ini menunjukan bahwa
pengembangan yang terus dilakukan oleh BNI dari sisi fitur maupun bisnis yang berkerjasama dengan mitra-mitra unggulan,
berdampak positif bagi masyarakat khususnya nasabah BNI. BNI Mobile Banking merupakan produk unggulan BNI yang
memudahkan nasabahuntuk bertransaksi dimanapun dan kapanpun. Terdapat beberapa fitur yang menjadi unggulan
para nasabah BNI, yakni transfer antar bank, pembelian/pembayaran telco dan utilities. Peningkatan yang signifikan
ini terjadi karena produk BNI Mobile Banking mempunyai berbagai fitur yang value-added, seperti fitur Pembukaan
rekening secara digital, Pembayaran cepat dengan QRIS Payment, Tarik Tunai Tanpa Kartu baik di ATM maupun mitra BNI
seperti Alfamart dan Indomaret, investasi, transaksi valas di rekening sendiri melalui FX Mobile, International Transfer,
Lifestyle seperti pemesanan taksi (Bluebird) dan kereta cepat (Whoosh) yang memberikan kemudahan, kecepatan dan
kenyamanan dalam transaksi nasabah.
Kedepannya, BNI Mobile Banking akan terus berinovasi untuk menjadi lebih baik lagi, terutama dalam pemberian layanan
kepada nasabah yang sesuai dengan persona. Berbagai layanan yang menyesuaikan persona akan membantu dalam
memenuhi aktivitas dan transaksi perbankan nasabah sehari-hari.
5. BNI Credit Card Mobile
Selain menggunakan aplikasi Mobile Banking, layanan kartu kredit BNI dapat pula di akses melalui aplikasi BNI Credit
Card Mobile. Aplikasi ini memberi kemudahan bagi pemegang kartu kredit untuk mendapatkan informasi transaksi
mereka melalui smartphone. BNI Credit Card Mobile telah dilengkapi fitur seperti informasi tagihan, transaksi terbuku,
konversi cicilan, pendaftaran bill payment dan asuransi, penarikan dana tunai, serta layanan pengajuan increase credit
limit maupun Pengkinian data dan pengajuan aplikasi kartu kredit baru. BNI Credit Card Mobile juga menyediakan
informasi terkait promo dan produk Kartu Kredit BNI.
6. E-KYC Biometric Face Recognition & Liveness
Penggunaan fitur Biometric Face Recognition & Liveness sebagai e-KYC pada proses pengajuan kartu kredit secara
digital memberikan kemudahan, keamanan dan kenyamanan bagi calon pemegang kartu dalam proses pengajuan
kartu kredit.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 267
Page 268
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
7. Digital Card Issuance yang didaftarkan nasabah untuk notifikasi transaksi
Penerbitan Kartu Kredit Digital bagi applicant yang debit/kredit yang dilakukan oleh nasabah, khususnya
melakukan pengajuan kartu kredit BNI melalui pemegang rekening BNITaplus/BNI Giro IDR Perorangan.
channel digital, sehingga pemegang kartu dapat Melalui SMS Notifikasi, nasabah akan senantiasa terinfo
mempergunakan kartu kredit digitalnya untuk mengenai seluruh transaksi keuangan yang terjadi di
bertransaksi di merchant e-commerce maupun rekeningnya dan mencegah adanya potensi transaksi
melakukan transaksi di BNI Mobile Banking. yang tidak terotorisasi.
8. Virtual Card Number Kartu Kredit BNI 12. BNI Debit Online
Fitur Kartu Kredit BNI yang digunakan sebagai alternatif BNI Debit Online (BDO) adalah salah satu metode
pembayaran transaksi kartu kredit yang lebih efektif pembayaran transaksi online dengan menggunakan
dan efisien serta memberikan kenyamanan dan Virtual Card Number (VCN) yang dapat di-request
kemudahan dalam transaksi online (card not present) melalui BNI Mobile Banking sehingga memberikan
dengan virtual number yang unik sebagai pengganti kenyaman bagi nasabah yang bertransaksi. Selain itu,
nomor asli kartu kredit yang akan digunakan dalam Virtual Card Number juga meningkatkan keamanan
Kartu Kredit Corporate BNI. akun nasabah dengan mencegah nomor kartu debit
9. QRIS Sumber Dana Kartu Kredit Pemerintah Domestik asli nasabah untuk dapat diketahui oleh pihak ketiga.
(KKPD) 13. BNI Agen46
Fitur pembayaran QRIS dengan sumber dana Kartu BNI Agen46 merupakan mitra BNI dalam menyediakan
Kredit Pemerintah Domestik menggunakan BNI Mobile layanan perbankan kepada masyarakat dalam rangka
Banking bertujuan untuk memfasilitasi pembelanjaan keuangan inklusif. Selain mitra BNI dalam penyediaan
operasional dan perjalanan dinas Satuan Kerja (Satker), berbagai macam layanan perbankan, BNI Agen46
baik di tingkat pusat maupun daerah dengan skema juga merupakan partner di dalam berbagai program
pembayaran Kartu Kredit Pemerintah (KKP) yang pemerintah, seperti penyaluran bantuan sosial maupun
pemrosesannya dilakukan melalui principal domestik. subsidi untuk Keluarga Penerima Manfaat.
10. Fitur Contactless
Dengan fitur Contactless, pemegang kartu dapat Melalui BNI Agen46, transaksi perbankan menjadi lebih
melakukan transaksi secara mudah, cepat dan aman mudah, lebih cepat dan lebih dekat dengan masyarakat
dengan hanya mendekatkan atau tap kartu kredit pada sekitar, terutama di daerah rural yang belum terjangkau
mesin EDC Contactless, tanpa harus menggunakan PIN oleh layanan perbankan. Dengan jumlah agen yang
(nominal tertentu). Transaksi dapat dilakukan kapan senantiasa meningkat setiap tahunnya, BNI Agen46
saja oleh pemegang kartu di merchant dengan simbol berperan sebagai perpanjangan channel BNI yang dapat
contactless. menggarap potensi bisnis masyarakat sekitar seperti
11. SMS Notifikasi potensi penerimaan DPK melalui Tabungan Pandai,
Merupakan layanan informasi terhadap transaksi transaksi perbankan seperti pembayaran dan pembelian
perbankan yang dilakukan oleh nasabah yang serta dapat digunakan dan transaksi potensi referral
disampaikan melalui SMS ke nomor handphone penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Kinerja BNI Agen46
Kenaikan (Penurunan)
2023
2022 Persentase
Desember Nominal
(%)
Jumlah BNI Agen46 (agen) 185.697 164.979 20.718 12,6
Jumlah Transaksi (juta) 85,49 83,02 2,47 3,0
Fee Based Income (Rp-miliar) 92,15 72,38 19,77 27,3
DPK BNI Agen46 (Rp-triliun) 3,65 2,71 0,94 34,7
Sebagai salah satu alternatif kanal transaksi perbankan, jumlah BNI Agen46 terus mengalami peningkatan dan
memperluas jangkauan layanan transaksi perbankan pada masyarakat. Tahun 2023 jumlah BNI Agen46 tumbuh
12,6% yang tersebar di 6000 kecamatan dan 35.500 kelurahan/desa di seluruh Indonesia.
Jumlah transaksi yang dihasilkan BNI Agen46 pada tahun 2023 tumbuh sebesar 3% (YoY) dengan transaksi dominan
pada transaksi transfer, tarik tunai, pembelian pulsa, pembayaran listrik dan pembelian tiket perjalanan. Hal tersebut
juga berdampak pada peningkatan DPK Operasional BNI Agen46 yang tumbuh sebesar 34,7% (YoY) pada tahun 2023.
Didukung dengan semakin tingginya transaksi chargeable yang dilakukan di BNI Agen46 memberikan dampak positif
pada pencapaian Fee Based Income yang tumbuh sebesar 27,3% (YoY) di tahun 2023.
268 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 269
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kedepan, BNI Agen46 ditargetkan ekspansi jumlah agen lebih dari 30%, fee based income lebih dari 50% dari posisi
Desember 2023 dengan fokus ekspansi kepada calon BNI Agen46 yang berkualitas menghasilkan fee based income
melalui transaksi oleh customer based agen. Tentunya peningkatan bisnis BNI Agen46 kedepan secara masif akan
diimbangi dengan pengembangan sistem serta penguatan kerjasama mitra super agen dan penguatan marketing
campaign.
14. BNI TapCash
Selain layanan digital banking yang telah dimiliki oleh BNI, sebagai bagian dari all-in-one digital financial ecosystem
BNI memiliki produk unggulan uang elektronik berbasis kartu yaitu BNI TapCash. Adapun beberapa keunggulan BNI
TapCash yaitu:
a. Pengalaman transaksi cukup dengan tapping
b. Kecepatan transaksi yang cepat
c. Kemudahan kanal top up BNI TapCash melalui beberapa kanal BNI antara lain BNI Mobile Banking, ATM/CRM,
EDC, dan BNI Agen46, serta kanal mitra strategis seperti Tokopedia, Shopee, Gopay, LinkAja, Blibli, Indomaret,
Alfagroup, dan beberapa mitra strategis lainnya.
d. Akseptasi kartu BNI TapCash diberbagai ekosistem pembayaran, seperti tol, parkir, transportasi (KRL, LRT, MRT,
TransJakarta), modern retail store ( Alfagroup, Indomaret), tempat pariwisata, institusi pemerintahan dan berbagai
ekosistem pembayaran lainnya.
Kinerja TapCash
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 92,83 56,68 36,15 63,79
Volume Transaksi (Rp-miliar) 2.258,95 1.530,50 728,46 47,60
Berdasarkan tabel kinerja di atas, BNI mencatatkan peningkatan transaksi BNI TapCash hingga Desember 2023.
Sepanjang tahun 2023 Jumlah Transaksi BNI TapCash mencapai 92,83 Juta atau meningkat sebesar 63,79% (YoY),
Volume Transaksi juga meningkat sebesar 47,60% (YoY) atau mencapai Rp2.258,95 miliar. Pergerakan masyarakat
selama momentum lebaran merupakan salah satu indikator peningkatan transaksi BNI TapCash, volume penggunaan
kartu BNI TapCash meningkat di berbagai sarana transportasi yang digunakan untuk mudik seperti jalan tol, rest
area, dan tempat wisata.
Peningkatan transaksi kartu BNITapCash juga didorong oleh sejumlah faktor antara lain, pertama BNI baru saja merilis
BNITapCash edisi spesial yaituTapCash edisi NCT 127, NCT Dream, Red Velvet dan Super Junior seiring dengan animo
yang sangat besar dari komunitas KPOP di Indonesia, dan BNI juga bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah
(BPD) maupun lembaga lainnya untuk menyediakan layanan non-tunai melalui BNI TapCash. Kedua, BNI senantiasa
melakukan ekspansi ke berbagai merchant baru seperti merchant Food and Beverage (F&B) maupun entertainment.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 269
Page 270
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
15. BI-FAST
BI-Fast merupakan infrastruktur sistem pembayaran Bank Indonesia untuk memfasilitasi pembayaran ritel yang dapat
diakses setiap saat. BNI sebagai BUMN merupakan peserta BI-Fast sejak kali pertama diluncurkan pada tahun 2021
lalu. BNI sebagai salah satu bank BUMN telah menjadi peserta dalam rangka mendukung terciptanya ekosistem
digital yang integrated, interoperable, dan interconnected.
Dalam rangka peningkatan layanan, tahun 2024 akan diimplementasikan fitur-fitur baru dalam sistem transaksi BI-
Fast, yang mencakup:
a. Pengembangan API BI FAST: dilakukan untuk mempermudah layanan transfer antar bank dengan skema BI FAST
sesuai standar yang diterbitkan Bank Indonesia (SNAP API).
b. Direct Debit: Fitur ini dirancang untuk mempermudah nasabah dalam pembayaran tagihan bulanan dengan
autodebit, pembayaran tagihan dapat dilakukan secara inklusif antar bank sehingga menjadi lebih sederhana
dan dapat dilakukan secara otomatis melalui platform BI-Fast.
c. RFP (Request for Payment): Fitur ini memungkinkan nasabah untuk dengan mudah membuat permintaan transfer
dana ke nasabah lain. Proses yang lebih lancar ini diharapkan dapat mengurangi kesulitan dalam transaksi
keuangan sehari-hari.
Manfaat dari inovasi ini termasuk:
a. Cepat: Transaksi yang lebih efisien memungkinkan penghematan waktu.
b. Mudah: Antarmuka pengguna yang intuitif memudahkan dalam melakukan transaksi.
c. Murah: Biaya transaksi yang kompetitif untuk semua jenis pembayaran.
d. Aman: Fitur keamanan terkini untuk melindungi data dan dana nasabah.
e. Handal: Sistem yang stabil dan dapat diandalkan untuk semua transaksi finansial.
Kinerja BI FAST
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 361,86 107,07 254,78 237,95
Volume Transaksi (Rp-miliar) 975.821,26 317.768,17 658.053,08 207,09
Sepanjang tahun 2023, total transaksi BI-Fast yang dilayani meningkat 237,95 % dengan peningkatan total nominal
transaksi mencapai 207,09% dari tahun sebelumnya. Data tersebut menunjukkan adopsi dan kepercayaan yang terus
meningkat dari nasabah terhadap sistem pembayaran yang cepat dan efisien. Peningkatan penggunaan layanan BI-Fast
yang signifikan, sejalan dengan upaya peningkatan sistem dan layanan kepada nasabah. Strategi untuk meningkatkan
transaksi BI-FAST adalah meliputi peningkatan infrastruktur teknologi, peningkatan fitur keamanan.
270 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 271
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
16. BNI Merchant Business Dengan QRIS layanan kepada nasabah dapat
BNI memiliki layanan Merchant Business yang terdiri disesuaikan dengan segmentasi mulai dari segmen
dari Electronic Data Capture (EDC), Quick Response mikro, kecil, menengah, besar, dan layanan yang terkait
Code Indonesian Standard (QRIS) serta transaksi dengan program pemerintah.
Merchant Online (Acquiring Online) sebagai bagian
dalam meningkatkan digitalisasi transaksi keuangan Untuk meningkatkan transaksi QRIS, BNI telah
khususnya transaksi retail. Salah satu strategi BNI melakukan berbagai kolaborasi dengan mitra strategis
dalam pengembangan bisnis merchant adalah akuisisi seperti Institusi pemerintahan (contoh: Kementerian
berkualitas di hype location di Indonesia dan layanan Keuangan dan BPJS Ketenagakerjaan), fintech ,
after sales yang prima. ekosistem pendidikan, rumah sakit, pasar, dan lain-lain.
Jaringan EDC BNI adalah jaringan yang melayani Dari sisi produk, BNI juga melakukan inovasi melalui
transaksi pembayaran menggunakan alat pembayaran produk-produk baru antara lain QRIS TUNTAS (Transfer,
berupa kartu (kartu debit, kredit, dan prepaid) dan QRIS. Tarik, dan SetorTunai) yang memungkinkan pengguna
Jaringan merchant BNI memiliki akseptasi luas yang untuk dapat melakukan transfer dana antar pengguna
merupakan kerja sama antara BNI dengan principal QRIS melalui BNI Mobile Banking, serta tarik tunai, dan
global seperti VISA, MasterCard, JCB, American Express setor tunai di ATM/CRM, BNI Agen46 dan Kemitraan.
(AMEX), China UnionPay, dan Standar Nasional yaitu Selain itu, untuk memudahkan transaksi internasional
Gerbang Pembayaran Nusantara (GPN). melalui QR, BNI akan meluncurkan produk QR Cross
Border guna memudahkan nasabah BNI dapat
Di samping itu, BNI memiliki layanan unggulan yaitu melakukan transaksi pembayaran berbasis QRIS di
pembayaran melalui QRIS BNI yang menggunakan negara-negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura
standar kode QR Nasional. Melalui QRIS, Merchant (menyusul negara-negara seperti Jepang, Vietnam,
BNI dapat menerima pembayaran dari aplikasi BNI Brunei Darusalam, India, China, dan Korea Selatan.
Mobile Banking maupun aplikasi dari penyedia jasa
pembayaran lainnya (Aplikasi Bank lain, aplikasi e-wallet BNI juga mendukung kemudahan merchant melalui
seperti Gojek, DANA, dan lain-lain). Terdapat 2 jenis aplikasi BNI Merchant yang menawarkan beberapa
pembayaran QRIS yang digunakan di BNI, yaitu fitur unggulan seperti pembayaran merchant dihari
a. Merchant Presented Mode (MPM) yaitu nasabah QR yang sama, pendaftaran merchant secara digital,
yang ada di Merchant BNI dapat ditransaksikan oleh notifikasi transaksi secara real time report transaksi,
seluruh penyedia aplikasi yang terhubung dalam dan kapabilitas biometric login.
jaringan QRIS.
b. Customer Presented Mode (CPM) yaitu nasabah BNI Selain EDC dan QRIS, BNI juga memiliki produk Online
Mobile Banking dapat bertransaksi QRIS di seluruh Acquiring merupakan layanan yang diberikan untuk
merchant jaringan QRIS dengan cukup menunjukan merchant e-commerce atau online merchant. Melalui
kode QR yang dihasilkan oleh aplikasi BNI Mobile online acquiring, nasabah dapat melakukan berbagai
Banking. jenis transaksi seperti pembelian barang dan jasa secara
online serta layanan lainnya.
Kinerja QRIS
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 60,52 15,93 44,59 279,93
Volume Transaksi (Rp-miliar) 6.947,88 2.917,02 4.030,86 138,18
Berdasarkan tabel kinerja QRIS di atas, BNI mencatatkan pertumbuhan transaksi QRIS yang pesat seiring dengan
meningkatnya transaksi pembayaran digital. Hingga Desember 2023, transaksi QRIS tumbuh sebesar 279,93% (YoY).
Adapun dari sisi volume transaksi meningkat hingga 138,18% mencapai Rp6.947,88 miliar (YoY). BNI akan terus memperluas
jaringan dan kerjasama penggunaan QRIS melalui BNI Mobile Banking dan akseptasi merchant QRIS.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 271
Page 272
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kinerja Bisnis Merchant
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 128,1 99,5 28,6 28,7
Volume Transaksi (Rp-miliar) 80.529,4 79.261,4 1.268,0 1,6
Berdasarkan tabel Kinerja Bisnis Merchant di atas, BNI mencatatkan pertumbuhan transaksi sebesar 28,7% (yoy) dan
Volume Transaksi meningkat sebesar 1,6% (yoy). Melalui kemitraan strategis dengan jaringan principal seperti VISA,
MasterCard, JCB, American Express (AMEX), China UnionPay, dan Standar Nasional yaitu Gerbang Pembayaran Nusantara
(GPN), serta perluasan jaringan merchant dan layanan after sales yang prima BNI untuk mendukung peningkatan kinerja
bisnis merchant.
17. Source of fund kartu kredit di BNI Mobile Banking.
Nasabah dapat melakukan transaksi kartu kredit BNI di BNI Mobile Banking melalui fitur QRIS & fitur bill payment
untuk memberikan kemudahan & customer experience yang lebih baik dalam melakukan transaksi dan pembayaran
tagihan biller dengan menggunakan sumber dana kartu kredit.
18. BNI DigiCS & DigiCS Lite
272 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 273
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BNI DigiCS & DigiCS Lite merupakan self-service machine yang menggantikan aktivitas petugas Customer Service
(CS). Dengan BNI DigiCS & DigiCS Lite, nasabah dapat melakukan aktivitas CS secara mandiri (self-service). Adapun
fitur yang dimiliki, diantaranya adalah pembukaan rekening, penggantian kartu, buka blokir kartu debit, aktivasi
e-channel, reset pin, pembelian dan top up Tapcash, dan cetak mutasi/history rekening.
Dengan adanya layanan DigiCS & DigiCS Lite, petugas CS di cabang dapat berfokus kepada aktivitas advisory dan
sales CS. Disamping itu layanan ini juga mengurangi waktu tunggu nasabah. Aktivitas dapat dilakukan dengan cepat,
mudah dan aman berkat teknologi yang user friendly.
Kinerja produk dan layanan Digital Banking untuk Konsumer dapat dilihat di bawah ini.
Komposisi Pengguna E-Banking
2023 2022 Kenaikan (Penurunan)
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(pengguna) (%) (pengguna) (%) (pengguna) (%)
Mobile
16.276.685 52,19 13.631.606 47,98 2.645.079 19,40
Banking
SMS
12.695.477 40,70 12.602.562 44,36 92.915 0,74
Banking
Internet
2.217.163 7,11 2.176.082 7,66 41.081 1,89
Banking
Jumlah 31.189.325 100,0 28.410.250 100,0 2.779.075 9,78
Data disajikan berdasarkan jumlah pengguna terdaftar di masing-masing produk, tidak memperhitungkan kemungkinan nasabah terdaftar sebagai pengguna multi produk
7,40% 7,11%
47,98% 52,19%
2022 2023
40,70%
44,36%
Mobile Banking Internet Banking SMS Banking
Dari komposisi pengguna Digital Banking di atas, dapat dapat diakses melalui website maupun mobile app,
diketahui bahwa hingga dipenghujung tahun 2023, BNI di mana keunggulannya dapat dibagi menjadi 3 (tiga)
mobile banking menjadi pilihan utama nasabah dalam fungsi utama, yaitu Collection Management, Liquidity
bertransaksi, berbagai program dan pengembangan yang Management, dan Payment Management.
dilakukan oleh BNI menunjukan dampak yang positif. Hal a. Collection Management
ini dilakukan oleh BNI untuk mendukung baik program Proses collection atas penjualan produk/jasa dapat
pemerintah maupun inisiatif internal Perusahaan guna berjalan secara efektif dan efisien, serta identifikasi
mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia melalui hasil penjualan dapat dilakukan secara cepat dan
sektor keuangan digital. akurat.
b. Liquidity Management
Ragam Produk dan Layanan Digital Banking untuk Solusi yang disediakan bagi Nasabah Non
Korporasi Perorangan agar pengelolaan cash flow keuangan
perusahaan/institusi dapat selalu dijaga pada posisi
1. BNIDirect yang ideal untuk memenuhi kebutuhan operasional
BNIDirect merupakan kanal elektronik yang disediakan perusahaan. Melalui Liquidity Management BNI,
oleh BNI bagi nasabah non perorangan untuk melakukan nasabah dapat dengan mudah mengelola dana
aktivitas transaksi keuangan dari rekening nasabah di perusahaan yang terbesar di berbagai rekening
BNI dengan lebih cepat, mudah, dan aman. BNIDirect BNI secara realtime dengan dukungan mekanisme
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 273
Page 274
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
perpindahan dana secara otomatis (automatic peluncuran BNIDirect KLN di Kantor Luar Negeri (KLN).
sweeping), serta meminimalkan operation handling BNIDirect KLN dirancang untuk memenuhi kebutuhan
cost. transaksional diaspora yang ingin mengembangkan
c. Payment Management usaha, nasabah bisnis dengan cabang di luar negeri,
Pengelolaan transaksi pembayaran dari BNI serta nasabah internasional yang bermitra bisnis
yang memberikan kemudahan kepada Nasabah di Indonesia. Platform ini memungkinkan nasabah
Institusi/Perusahaan untuk melakukan penyelesaian untuk melakukan transaksi secara digital tanpa harus
pembayaran secara tepat waktu dan akurat. mengunjungi kantor cabang fisik. Saat ini, BNIDirect
Kebutuhan atas laporan pembayaran kewajiban- KLN telah berhasil diluncurkan di London dan saat ini
kewajiban tersebut juga dapat diperoleh secara sedang dalam tahap pengembangan untuk KLN Seoul,
cepat dan realtime , sehingga nasabah akan Tokyo, dan New York.
langsung mendapatkan rekapitulasi atas laporan-
laporan yang dibutuhkan. 3. BNIDirect Mobile
BNIDirect Mobile adalah merupakan kanal tambahan
BNI terus beradaptasi dan mengembangkan kapabilitas dari BNIDirect versi website untuk memfasilitasi
sesuai dengan teknologi dan kebutuhan Nasabah yang nasabah bertransaksi melalui telepon pintar. Saat ini,
semakin berkembang. Selain melakukan tech refreshment aplikasi BNIDirect Mobile tersedia untuk telepon pintar
secara berkala, kami telah melakukan beberapa berbasis Android dan iOS. Dengan fleksibilitas untuk
pengembangan fitur selama tahun 2023, antara lain: Change mengakses kanal BNIDirect Mobile, nasabah dapat
Device for Mobile Token and BNIDirect Mobile, BNIDirect melakukan transaksi secara instan dan praktis di tengah
Online Opening Account, Bill Payment Enhancement, serta aktivitas dan mobilitas yang tinggi. Aktivitas transaksi
inovasi lainnya. yang terjadi dapat dipantau melalui BNIDirect versi
mobile. Kemudahan akses ditingkatkan dengan fitur
2. BNIDirect Kantor Luar Negeri (KLN) keamanan terdepan, termasuk M-PIN dan SMS OTP
Dalam mendukung kebutuhan mitra bisnis global, BNI untuk setiap transaksi, menjadikan pengalaman bisnis
telah memperluas cakupan layanan BNIDirect melalui Anda lebih cepat, mudah, dan aman.
274 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 275
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
1. Keunggulan BNIDirect
• Cepat
a. Akses internet 24 jam (untuk transaksi in-house dan online transfer).
• Mudah
b. User Friendly.
c. Dilengkapi dengan panduan transaksi.
d. Dapat melakukan transaksi di mana saja.
• Handal
a. Secure Line dengan verisign Security Certification Socket Line (SSL) 128 bit.
b. Otorasi transaksi menggunakan Electronic Signature yaitu BNI e-Source (Hard Token) atau mobile token (soft token).
c. Dilengkapi dengan company ID, User ID dan password. Pembagian kewenangan transaksi terdiri dari Maker, Approver dan Releaser.
Tersedia pula fitur Matrix untuk mengatur kewenangan transaksi dan limit transaksi.
• Keunggulan Fitur BNIDirect
a. Menu yang fleksibel dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
b. Jumlah user dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan.
c. Akses kewenangan atas fitur dan rekening dapat ditentukan oleh nasabah.
d. Otorisasi transaksi dilakukan dengan PIN dinamis yang dihasilkan oleh electronic signature (BNI e-Secure/mobile token).
e. Memiliki berbagai jenis format laporan yang dapat diunduh atas transaksi nasabah dan dapat dikirimkan melalui email.
f. Terdiri dari tiga bahasa, yaitu dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin.
• Keunggulan BNIDirect Mobile
a. Diakses melalui device yang berbasis Android dan iOS.
b. Tampilan sesuai ukuran layer.
c. Tidak perlu membawa Token.
d. Keamanan berlapis.
e. Auto update fitur BNIDirect Mobile (tidak pe-install ulang).
• Keamanan BNIDirect Mobile
a. Autentifikasi transaksi menggunakan M-PIN dan OTP yang dikirimkan ke nomor Handphone User yang terdaftar di BNIDirect.
b. Akses ke menu yang sensitive diperlukan M-PIN.
c. Komunikasi data antara Device dan App server ter-enkripsi AES 256.
d. Verifikasi Web Application Firewall (WAF).
• Syarat dan Ketentuan Menjadi Nasabah Pengguna BNIDirect Mobile
a. Sudah terdaftar pada aplikasi BNIDirect versi web.
b. Untuk nasabah baru, menggunakan Aplikasi Pendaftaran BNIDirect/BNIDirect Mobile dengan menambahkan fitur BNIDirect Mobile
dan mencantumkan nomor mobile/HP masing-masing user.
c. Untuk nasabah lama (existing), menggunakan Aplikasi Maintenance BNIDirect/BNIDirect Mobile untuk ditambahkan fitur BNIDirect
Mobile dan nomor mobile/HP masing-masing user.
Kinerja BNIDirect
Kenaikan (Penurunan)
2023* 2022 Persentase
Nominal
(%)
Volume Transaksi (Rp-triliun) 5.720 4.126 1.594 38,6
Jumlah Pengguna 147.110 100.170 46.940 46,9
*)Angka 2023 menggunakan angka segmentasi terbaru
Per Desember 2023, jumlah pengguna BNIDirect yang Layanan BNI FSCM terbagi menjadi 3 (tiga) solusi,
meningkat hingga 46,9% atau sebesar 46.940 jumlah yaitu Supplier Financing, Distributor Financing, dan
pengguna dari tahun sebelumnya. Peningkatan jumlah Receivable Financing.
pengguna yang bertransaksi BNIDirect selama tahun 2023 a. Supplier Financing
mampu meningkatkan volume transaksi BNIDirect hingga Supplier Financing adalah fasilitas pengambilalihan
mencapai Rp5.720 triliun atau meningkat sebesar 38,6% tagihan Mitra Korporasi (Supplier) kepada nasabah
dari tahun sebelumnya Korporasi sebelum tanggal jatuh tempo untuk
dibayarkan dengan waktu lebih cepat. Layanan
4. Financial Supply Chain Management (FSCM) Supplier Financing disediakan untuk perusahaan
Supply Chain Financing adalah solusi bisnis dalam yang ingin meningkatkan pertumbuhan bisnis
suatu mata rantai dari hulu ke hilir yang disesuaikan dan mempercepat proses cash cycle produksinya
dengan kebutuhan Nasabah Korporasi. Melalui platform dengan cara memberikan talangan pembayaran
BNI Financial Supply Chain Management (BNI FSCM), tagihan yang telah diakseptasi nasabah Korporasi.
Nasabah mendapatkan transparansi dalam pemantauan b. Distributor Financing
document flow dan money flow dari ketiga pihak (BNI, Distributor Financing adalah fasilitas pembiayaan
Korporasi, dan Mitra Korporasi), informasi realtime, tagihan nasabah Korporasi kepada Mitra Korporasi
pencairan dan implementasi lebih mudah dan fleksibel, (Distributor) pada saat tanggal jatuh tempo dan
serta memudahkan Nasabah dalam rekonsiliasi memberikan perpanjangan pelunasan tagihan dari
dokumen tagihan (invoice) secara paperless dan aman. Mitra Korporasi kepada BNI. Layanan Distributor
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 275
Page 276
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Financing disediakan untuk perusahaan yang ingin meningkatkan pertumbuhan bisnis dan mengatur proses
cash cycle produksinya dengan kelonggaran pelunasan tagihan nasabah Korporasi. Dalam hal ini Mitra Korporasi
dapat melakukan pengaturan pelunasan tagihan sesuai kemampuan cash flow-nya.
c. Receivable Financing
Receivable Financing adalah fasilitas berupa pengambilalihan tagihan nasabah Korporasi kepada Mitra Korporasi
(Distributor) untuk dibayarkan sebelum tanggal jatuh tempo tagihan. Layanan Receivable Financing disediakan
untuk nasabah Korporasi yang ingin meningkatkan pertumbuhan bisnis dan mempercepat proses cash cycle
produksinya dengan talangan pembiayaan tagihan nasabah Korporasi guna membiayai collection piutangnya.
BNI memberikan talangan piutang Korporat untuk dibayarkan lebih cepat.
Selengkapnya: https://bnifscm.bni.co.id
Kinerja Financial Supply Chain Management (FSCM)
Kinerja Financial Supply Chain Management (FSCM)
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (ribu) 148.532 136.564 11.968 8,8%
Volume Transaksi (Rp-triliun) 26,9 23,2 3,7 15,9%
Pertumbuhan item dan volume penyaluran SCF melalui platform FSCM masing-masing meningkat sebesar 8,8% dan
15,9% menjadi 148.532 penyaluran dan Rp26,9 triliun dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar 136.564 penyaluran dan
Rp23,2 triliun. Peningkatan tersebut sejalan dengan strategi BNI dalam mengoptimalkan strategi peningkatan transaksi
nasabah melalui ekosistem value chain nasabah BNI.
5. E-Bank Guarantee
Seiring dengan kemajuan teknologi, BNI mempersembahkan Garansi Bank Online (BNI e-Bank Guarantee dan m-BG
Checking) sebagai solusi yang memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengajukan, memantau, dan memeriksa
garansi bank secara daring, dilengkapi dengan beragam fitur, antara lain:
a. e-Application (Pengajuan Online):
Pengajuan penerbitan garansi bank secara online dengan persetujuan berjenjang.
b. e-Tracking (Pemantauan Online):
Monitoring status penerbitan garansi bank.
c. e-Reporting (Laporan Online):
Laporan garansi bank yang telah diterbitkan (sebagai pihak pengajuan) dan diterima (sebagai pihak penerima).
d. e-Checking (Pengecekan Online):
Pemeriksaan keabsahan warkat garansi bank yang telah diterbitkan (sebagai pihak pengajuan) dan/atau diterima
sebagai pihak penerima.
276 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 277
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
e. e-Plafond Monitoring (Pemantauan Plafond):
Pemantauan plafond garansi bank (maksimum, pemakaian, dan sisa plafond).
f. e-Amend (Pengajuan Perubahan):
Permohonan perubahan garansi bank secara daring.
g. e-Revision (Revisi Online):
Revisi garansi bank secara online.
h. BNI m-BG Checking (Validasi Mobile):
Validasi warkat garansi bank melalui aplikasi seluler dengan pemindaian QR Code pada garansi bank.
Fitur-fitur tersebut memungkinkan nasabah untuk mengakses dan mengelola garansi bank mereka secara efisien melalui
berbagai platform online yang disediakan oleh BNI.
Kinerja Garansi Bank
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 Persentase
Nominal
(%)
Volume Transaksi (Rp-miliar) 10,078 8,421 1,657 19,7%
Pertumbuhan item dan volume transaksi Garansi Bank melalui platform GB Online menunjukan peningkatan sebesar
Rp1,657 miliar atau tumbuh 19,7% (YoY) pada tahun 2023. Peningkatan tersebut sejalan dengan strategi BNI dalam
mengakomodir kebutuhan Nasabah untuk bertransaksi secara seamless dan praktis melalui platform digital channel.
6. API Corporate Banking
BNI API adalah solusi pembayaran digital yang dapat terintegrasi langsung dengan sistem dan/atau aplikasi yang
dibangun secara mandiri oleh nasabah. BNI juga sudah mengimplementasikan Standar Nasional API Pembayaran
(SNAP API) yang merupakan standarisasi Open API dari Bank Indonesia. BNI pun telah mendapatkan persetujuan
untuk penerapan SNAP pada layanan Virtual Account dan Transfer (Intrabank). Hingga akhir tahun 2023, BNI API
Corporate Banking telah memberikan total 280 layanan API kepada nasabah.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 277
Page 278
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Selengkapnya: https://digitalservices.bni.co.id
7. BNI DPLK Sure
BNI DPLK SURE merupakan aplikasi untuk mendukung bisnis DPLK BNI dalam memberikan kemudahan dan solusi
pengelolaan perencanaan pensiun nasabah DPLK BNI. Layanan yang terdapat pada BNI DPLK SURE terdiri dari
pembukaan rekening, setoran, klaim, informasi saldo, serta pengelolaan dana sesuai dengan paket investasi yang
dipilih oleh nasabah. Selain itu BNI DPLK SURE juga terhubung dengan BNI Mobile Banking, ATM BNI, dan BNI
Direct sehingga nasabah dapat melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja. Paket Investasi DPLK BNI terdiri
dari berbagai Produk, yaitu Deposito, Obligasi, Reksadana, Reksadana Syariah, dan lain-lain.
Kemudian di luar layanan utama untuk Nasabah tersebut, terdapat modul lain dalam DPLK SURE, seperti modul
rekonsiliasi, integrasi, daily accrual, modul pelaporan ke regulator dan operational monitoring, yang memperkuat
keandalan DPLK SURE, sekaligus memenuhi persyaratan dari regulator.
DPLK BNI berhasil menjadi market leader dalam industri pengelolaan dana pensiun di Indonesia sejak tahun 2001.
Hingga 31 Desember 2023, AUM (Asset Under Management) DPLK BNI mencapai Rp28,62 T dengan jumlah nasabah
lebih dari 900 ribu, yang terdiri dari nasabah korporasi dan individu.
278 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 279
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
8. Trade Finance Overseas
Salah satu bisnis unggulan BNI yang sekarang masih terus dikembangkan adalah Trade Finance untuk mendukung
misi BNI yaitu Memperkuat Layanan Internasional untuk Mendukung Kebutuhan Mitra Bisnis Global. Untuk itu, BNI
terus berusaha meningkatkan performa dari aplikasi Trade Finance yang dimiliki. Guna mengadopsi SWIFT Changes
2023 dimana terdapat impact pada pemrosesan transaksi trade, pada tahun 2023 BNI telah melakukan upgrade aplikasi
Trade Finance (TiPlus) pada overseas branches (KCLN) Singapura dan Hong Kong. Pembaruan format SWIFT ini juga
merupakan salah satu upaya BNI memenuhi aspek compliance terhadap regulasi terbaru.
Kontribusi Digital Banking Terhadap Kinerja Keuangan BNI
Ragam produk dan layanan digital banking yang dikembangkan BNI tidak hanya memperkuat citra BNI sebagai salah satu
bank terbesar di Indonesia, namun juga memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan BNI secara keseluruhan.
Dalam bentuk peningkatan Current Account Saving Account (CASA) dan perolehan Fee Based Income.
Total CASA BNI di Desember 2023 mencapai Rp577,5 triliun tumbuh 3,6% dibandingkan tahun lalu, pertumbuhan ini
turut didukung oleh keberhasilan BNI dalam melakukan peningkatan kapabilitas digital yang mampu meningkatkan
engagement dan pengalaman transaksi nasabah.
Berikut disampaikan kontribusi produk dan layanan digital banking yang dikembangkan BNI terhadap Pencapaian Fee
Based Income:
2023 2022 Kenaikan (Penurunan)
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
ATM & e-channel 1.297 72,2 1.495 81,3 (198) (13,2)
Payment Point Online
Banking (PPOB) 486 27,8 343 18,7 143 41,7
& Bill Payment
Jumlah 1.783 100,0 1.838 100,0 (55) (3,0)
Total Fee Based Income dari layanan digital mencapai Rp1,8 triliun. Fee dari ATM & e-channel mengalami penurunan
di tahun 2023 dipengaruhi oleh implementasi sistem pembayaran nasional (BI Fast) yang memiliki tarif transaksi lebih
rendah. Saat ini lebih dari 90% transaksi transfer antar bank yang dilakukan oleh nasabah BNI telah dilakukan melalui BI
Fast. Hal ini merupakan bentuk dukungan BNI terhadap program pemerintah dalam mengintegrasikan sistem pembayaran
nasional. Sementara itu, Fee dari PPOB & Bill Payment mengalami peningkatan 41,7% dibanding tahun lalu. Hal ini
menunjukkan keberhasilan strategi BNI dalam meningkatkan transaksi digital oleh nasabah sehingga layanan digital
BNI terutama Mobile Banking di Segmen Retail dan BNIDirect di Segmen Business Banking telah juga digunakan untuk
bertransaksi selain pengiriman uang.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 279
Page 280
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tinjauan Keuangan
Komprehensif
PENYAJIAN DAN KESESUAIAN DENGAN STANDAR AKUNTANSI YANG BERLAKU DI INDONESIA
Pemaparan informasi tinjauan keuangan diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank Negara Inodnesia
(Persero) Tbk. dan Entitas Anak yang disusun oleh manajemen Bank sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia dimana Laporan Keuangan Konsolidasian pada tanggal-tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023, 2022 dan 2021 telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota
jaringan PricewaterhouseCoopers) dengan partner penanggung jawab adalah Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec,. CPA,
auditor independen dengan surat izin praktik akuntan publik No. AP.0222, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan
oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, dengan opini tanpa modifikasian, sebagaimana tercantum dalam laporannya
masing-masing tertanggal 25 Januari 2024 dan 20 Januari 2023.
Penyajian nilai untuk akun-akun yang dijelaskan dalam laporan ini merupakan nilai bersih setelah dikurangi dengan
cadangan kerugian penurunan nilai kecuali dinyatakan lain.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian
“Posisi Keuangan memberikan gambaran sekilas tentang kekuatan aset, bisnis
perbankan, dan permodalan BNI. Di tahun 2023, jumlah Aset BNI mencapai Rp1.087
Triliun Sedangkan liabilitas dan ekuitas BNI dengan komposisi Liabilitas sebesar 85,8%
dan Ekuitas sebesar 14,2%.”
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Aset 1.086.664 1.029.837 964.838 56.827 5,5 64.999 6,7
Liabilitas 931.931 889.639 838.318 42.292 4,8 51.321 6,1
Ekuitas 154.733 140.198 126.520 14.535 10,4 13.678 10,8
280 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 281
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Berikut diuraikan kinerja dari Aset, Liabilitas dan Ekuitas BNI.
ASET
Jumlah Aset
(Rp-miliar)
1.086.664
1.029.837
964.838
“Total aset BNI bertumbuh 5.5% mencapai lebih dari Rp1.000
triliun dengan pertumbuhan kredit yang signifikan sebesar 7.6%
serta pengelolaan kualitas aset yang terjaga dengan baik.”
2021 2022 2023
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
2023 2022 2021
Pos Akun Nominal Nominal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Persentase Persentase
(Rp- (Rp-
(%) (%)
miliar) miliar)
Kas 11.207 13.448 13.684 (2.241) (16,7) (236) (1,7)
Giro pada Bank Indonesia 65.256 82.922 48.682 (17.666) (21,3) 34.240 70,3
Giro pada bank lain - neto 35.023 15.922 19.570 19.101 120,0 (3.648) (18,6)
Penempatan pada bank lain dan Bank
43.794 51.569 92.290 (7.775) (15,1) (40.721) (44,1)
Indonesia - neto
Efek-efek -neto 37.165 28.556 25.803 8.609 30,1 2.753 10,7
Efek-efek yang dibeli dengan janji
13.951 16.631 22.011 (2.680) (16,1) (5.380) (24,4)
dijual kembali - neto
Wesel ekspor dan tagihan lainnya -
18.999 20.729 19.563 (1.730) (8,3) 1.166 6,0
neto
Tagihan akseptasi - neto 17.091 18.912 20.543 (1.821) (9,6) (1.631) (7,9)
Tagihan derivatif 996 685 494 311 45,4 191 38,7
Pinjaman yang diberikan 695.085 646.188 582.436 48.897 7,6 63.752 10,9
CKPN Pinjaman yang diberikan (47.158) (50.334) (50.295) 3.176 (6,3) (39) 0,1
Obligasi Pemerintah - neto 127.099 121.291 111.429 5.808 4,8 9.862 8,9
Pajak dibayar di muka 643 644 1.051 (1) (0,2) (407) (38,7)
Beban dibayar di muka 2.743 3.244 3.096 (501) (15,4) 148 4,8
Investasi pada entitas asosiasi 11.284 10.049 8.688 1.235 12,3 1.361 15,7
Penyertaan saham - neto 564 609 830 (45) (7,4) (221) (26,6)
Aset lain-lain - neto 16.972 13.856 11.850 3.116 22,5 2.006 16,9
Aset tetap - neto 27.765 26.549 26.883 1.216 4,6 (334) (1,2)
Aset takberwujud - neto 744 753 - (9) (1,2) 753 100,0
Aset pajak tangguhan - neto 7.441 7.614 6.230 (173) (2,3) 1.384 22,2
Total Aset 1.086.664 1.029.837 964.838 56.827 5,5 64.999 6,7
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 281
Page 282
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Aset BNI di tahun 2023 mengalami pertumbuhan sebesar Rp56,8 triliun atau 5,5%. Dimana Total Aset pada tahun 2022
sebesar Rp1.030 triliun meningkat menjadi sebesar Rp1.087 triliun pada tahun 2023. Pertumbuhan aset tersebut utamanya
berasal dari pertumbuhan Pinjaman yang Diberikan. Akun Pinjaman yang Diberikan memiliki kontribusi terbesar terhadap
total aset yaitu mencapai 64,0% di tahun 2023 dari 62,7% di tahun sebelumnya yang mencerminkan bisnis utama BNI
sebagai penyalur kredit. Di sisi lain. aset produktif lainnya berupa Obligasi Pemerintah yang memberikan kontribusi
tebesar kedua yaitu 11,7% dari Total Aset BNI mengalami peningkatan sebesar 4,8% dari Rp121,3 triliun di tahun 2022
menjadi Rp 127,1 triliun di tahun 2023. Selain itu, Giro pada Bank Lain yang memiliki kontribusi terbesar 3,01% juga
mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu 120% dari Rp15.9 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp35.0 triliun
pada tahun 2023.
Kas
BNI mencatatkan kas sebesar Rp11,2 triliun di tahun 2023, menurun 16,7% dibandingkan posisi tahun sebelumnya
sebesar Rp13,4 triliun. Penurunan terdapat pada kas dalam mata uang Rupiah sebesar 18,1% menjadi Rp10,4 triliun di
tahun 2023, sementara kas dalam mata uang asing mengalami kenaikan yang didominasi mata uang USD. Porsi kas
dalam mata uang Rupiah tetap dominan sebesar 92,7% terhadap total kas BNI.
Giro pada Bank Indonesia
BNI dan Entitas Anak dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib Minimum (GWM) dalam mata uang Rupiah dalam
kegiatannya sebagai bank umum dan syariah, serta GWM dalam mata uang asing dalam kegiatannya melakukan
transaksi mata uang asing.
Kenaikan Kenaikan
2023 2022 2021 (Penurunan) (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
Pos Akun
Nominal Nominal
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp-
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (%) (%)
miliar) miliar)
Rupiah 57.795 88.6 76.037 91,7 42.949 88,2 (18.242) (24,0) 33.088 77,0
Dolar
Amerika 7.461 11.4 6.885 8,3 5.733 11,8 576 8,4 1.152 20,1
Serikat
Jumlah 65.256 100.0 82.922 100,0 48.682 100,0 (17.666) (21,3) 34.240 70,3
BNI membukukan Giro pada Bank Indonesia (Bl) sebesar Rp65,3 triliun di tahun 2023. Jumlah Giro pada Bl tersebut turun
21,3% dibandingkan posisi yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp82,9 triliun. Akun ini memiliki porsi sebesar
6,0% di tahun 2023, turun dari tahun sebelumnya sebesar 8,1%. Giro Wajib Minimum (GWM) BNI tersebut telah sesuai
dengan Peraturan Bank Indonesia (PBl) No. 24/4/PBI/2022 tanggal 1 Maret 2022 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum
Dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Konvensional dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No.
24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni 2022.
2023 2022 2021
Giro Wajib Minimum (GWM)
(%) (%) (%)
GWM - Rupiah 9,5 11,9 7, 7
GWM - Valas 4,0 4,0 4,0
Rasio GWM primer BNI untuk mata uang Rupiah adalah 9,5% per 31 Desember 2023 dan 11,9% per 31 Desember 2022,
sedangkan untuk valuta asing masing-masing sebesar 4,0% dan 4,0%.
282 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 283
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Giro pada Bank Lain
Kenaikan Kenaikan
2023 2022 2021 (Penurunan) (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
Pos Akun
Jumlah
Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-
(%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
miliar)
Rupiah 602 1,7 385 2,4 472 2,4 217 56,4 (87) (18,4)
Valuta
34.421 98,3 15.537 97,6 19.098 97,6 18.884 121,5 (3.561) (18,6)
Asing
Cadangan
kerugian
- - - - - - - - - - - -
penurunan
nilai
Jumlah - 35.023 100,0 15.922 100,0 19.570 100,0 19.101 120,0 (3.648) (18,6)
neto
BNI membukukan giro pada bank lain sebesar Rp35,0 triliun, naik sebesar 120,0% di tahun 2023 dibandingkan posisi
tahun sebelumnya senilai Rp15,9 triliun. Kenaikan tersebut dikontribusikan oleh kenaikan giro pada bank lain dalam
valuta asing (valas) yang mencapai Rp18,9 triliun (gross) atau naik 121,5% dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar
Rp15,5 triliun yang dipengaruhi oleh transaksi dengan bank counterparty. Kontribusi akun ini terhadap total aset adalah
sebesar 3,2% di tahun 2023, naik dibandingkan dengan porsi tahun sebelumnya yaitu sebesar 1,5%.
Penempatan pada Bank Lain dan Bank Indonesia
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021
2022-2023 2021-2022
Pos Akun Jumlah Nominal
Jumlah Komposisi Komposisi Jumlah Komposisi Persentase Nominal Persentase
(Rp- (Rp-
(Rp-miliar) (%) (%) (Rp-miliar) (%) (%) (Rp-miliar) (%)
miliar) miliar)
Deposit
39.429 90,0 49.389 95,8 90.320 97,9 (9.960) (20,2) (40.931) (45,3)
Facility
Call
1.364 3,1 911 1,8 714 0,8 453 49,7 197 27,6
money
Deposito
2.963 6,8 1.269 2,5 1.207 1,3 1.694 133,5 62 5,1
berjangka
Negotiable
Certificate 38 0,1 - - 49 0,1 38 100,0 (49) (100,0)
Deposits
Cadangan
kerugian
- - - - - - - - - - - -
penurunan
nilai
Jumlah - 43.794 100,0 51.569 100,0 92.290 100,0 (7.775) (15,1) (40.721) (44,1)
neto
Penempatan pada Bank lain dan Bank Indonesia tercatat senilai Rp43,8 triliun atau mengalami penurunan sebesar 15,1%
dari tahun 2022. Hal ini sebagai upaya peningkatan pendapatan kepada aset produktif yang memiliki imbal hasil atau
yield yang lebih tinggi. Suku bunga per tahun untuk akun ini dalam mata uang Rupiah adalah masing-masing 0,0-7,3%
dan 0,0-6,0%, sedangkan untuk valuta asing (USD) sebesar 0,0%-5,7% dan 0,0 - 4,7% untuk tahun 2023 dan 2022.
Efek-efek
Efek-efek merupakan salah satu alternatif penempatan dana yang dilakukan BNI selain pada pos pinjaman yang diberikan.
Di samping mendapatkan pendapatan bunga dari investasi efek-efek ini, BNI juga mendapatkan pendapatan yang bersifat
non bunga atas transaksi penjualan dan mark to market atas efek-efek ini. Per 31 Desember 2023, Bank membukukan
total efek-efek sebesar Rp37,2 triliun, naik 30,1% dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp28,6 triliun.
Komposisi efek-efek yang dimiliki BNI adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 283
Page 284
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021
2022-2023 2021-2022
Efek-efek Jumlah Jumlah Nominal Nominal
Jumlah Komposisi Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(Rp-miliar) (%) (%) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar) miliar)
Reksadana 24.199 64,7 19.350 67,2 15.896 61,0 4.849 25,1 3.454 21,7
Obligasi 7.348 19,6 7.021 24,4 8.520 32,7 327 4,7 (1.499) (17,6)
Obligasi
607 1,6 604 2,1 608 2,3 3 0,5 (4) (0,7)
Subordinasi
Sertifikat
Bank - - 78 0,3 128 0,5 (78) (100,0) (50) (39,1)
Indonesia
Sekuritas
Rupiah
Bank 3.700 9,9 - - - - - 100,0 - - -
Indonesia
(SRBI)
Sekuritas
Valas Bank
76 0,2 - - - - - 100,0 - - -
Indonesia
(SVBI)
Efek
Beragunan - - -- - 72 0,3 - - - (72) (100,0)
Aset
Efek
1.478 4,0 1.750 6,0 829 3,2 (272) (15,5) 921 111,1
Lainnya
Cadangan
kerugian
(243) (247) (250) 4 (1,6) 3 (1,2)
penurunan
nilai
Jumlah - 37.165 100,0 28.556 100,0 25.803 100,0 8.609 30,1 2.753 10,7
neto
Kenaikan Kenaikan
2023 2022 2021 (Penurunan) (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
Efek-efek
Jumlah Jumlah Nominal Nominal
Jumlah Komposisi Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(Rp-miliar) (%) (%) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar) miliar)
Nilai Wajar Melalui Laporan Laba Rugi
Reksadana 4.745 12,7 5.425 18,8 8.714 33,4 (680) (12,.5) (3.289) (37,7)
Sekuritas
Rupiah Bank
2.549 6,8 - - - - 2.549 100,0 - -
Indonesia
(SRBI)
Sekuritas Valas
Bank Indonesia 76 0,2 - - - - 76 100,0 - -
(SVBI)
Obligasi 642 1,7 3 - 23 0,1 639 21.300,0 (20) (87,0)
Obligasi
269 0,7 6 - 6 - 263 4.383,0 - -
Subordinasi
Efek lainnya 1 0,0 1.742 6,0 829 3,2 (1.741) (99,9) 913 110,1
Jumlah Nilai 8.282 22,1 7.176 24,9 9.572 36,7 1.106 15,4 (2.396) (25,0)
Wajar Melalui
Laporan Laba
Rugi
Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif lain
SBI - - 78 0,3 128 0,5 (78) (100,0) (50) (39,1)
Reksadana 19.454 52,0 13.926 48,3 7.182 27,6 5.528 39,7 6.744 93,9
Obligasi
6.101 16,3 6.303 21,9 8.241 31,6 (202) (3,2) (1.938) (23,5)
lainnya
Obligasi
338 0,9 597 2,1 602 2,3 (259) (43,4) (5) (0,8)
Subordinasi
284 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 285
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan Kenaikan
2023 2022 2021 (Penurunan) (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
Efek-efek
Jumlah Jumlah Nominal Nominal
Jumlah Komposisi Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(Rp-miliar) (%) (%) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar) miliar)
Sekuritas
Rupiah Bank
1.151 3,1 - - - - 1.151 100,0 - -
Indonesia
(SRBI)
Efek Lainnya 1.477 3,9 - - - - 1.477 100,0 - -
Efek
Beragunan - - - - 72 0,3 - - (72) (100,0)
Aset
Jumlah Nilai 28.521 76,2 20.904 72,6 16.225 62,3 7.617 36,4 4.679 28,8
Wajar Melalui
Penghasilan
Komprehensif
Lain
Biaya Perolehan Diamortisasi
Obligasi
605 1,6 716 2,5 256 1,0 (111) (15,5) 460 179,7
lainnya
Efek lainnya - - 7 - - - (7) (100,0) 7 100,0
Jumlah Baya 605 1,6 723 2,5 256 1,0 (118) (16,5) 467 182,4
Perolehan
Diamortisasi
Cadangan
kerugian
(243) (247) (250) 4 (0,6) 3 (1.2)
penurunan
nilai
Jumlah - neto 37.165 100,0 28.556 100,0 25.803 100,0 8.609 30,1 2.753 10.7
Pertumbuhan efek-efek yang dimiliki oleh BNI pada tahun 2023 adalah 30,1% atau sebesar Rp 8,6 triliun. Peningkatan
tersebut utamanya dikontribusikan oleh peningkatan efek-efek dengan jenis instrumen Reksadana yaitu sebesar Rp4,9
triliun. Selain itu, pada tahun 2023. BNI juga melakukan penempatan dana pada dua instrumen yang baru diterbitkan
oleh Bank Indonesia pada tahun 2023 yaitu Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Sekuritas Valas Bank Indonesia
(SVBI), dengan total portofolio sebesar Rp3,8 triliun.
Kenaikan Kenaikan
2023 2022 2021 (Penurunan) (Penurunan)
Efek-Efek 2022-2023 2021-2022
Berdasarkan
Penerbit Jumlah Jumlah Jumlah Nominal Nominal
Komposisi Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(%) (%) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar) miliar) miliar)
Korporasi 30.646 81,9 25.352 88,0 21.827 83,8 5.294 20,9 3.525 16,1
Bank 2.986 8,0 3.373 11,7 4.098 15,7 (387) (11,5) (725) (17,7)
Bank Indonesia 3.776 10,1 78 0,3 128 0,5 3.698 4.741,0 (50) (39,1)
Sub Jumlah 37.408 100,0 28.803 100,0 26.053 100,0 8.605 29,9 2.750 10,6
Cadangan
kerugian (243) (247) (250) 4 (1,6) 3 (1,2)
penurunan nilai
Jumlah - neto 37.165 28.556 25.803 8.609 30,1 2.753 10,7
Sedangkan apabila dilihat dari komposisi penerbit efek-efek tersebut, efek-efek yang diterbitkan oleh korporasi memiliki
porsi terbesar yang mencapai 81,9% atau setara dengan Rp30,6 triliun di tahun 2023. Jumlah ini meningkat dibandingkan
dengan tahun sebelumnya, dimana jumlah efek tersebut mencapai Rp25,4 triliun (gross).
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 285
Page 286
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kenaikan Kenaikan
2023 2022 2021 (Penurunan) (Penurunan)
Kolektibilitas 2022-2023 2021-2022
Efek-Efek Jumlah Nominal Nominal
Jumlah Komposisi Komposisi Jumlah Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp-
(Rp-miliar) (%) (%) (Rp-miliar) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar)
Lancar 36.874 98,6 28.269 98,1 25.483 97,8 8.605 30,4 2.786 10,9
Kurang
291 0,8 287 1,0 320 1,2 4 1,4 (33) (10,3)
Lancar
Macet 243 0,6 247 0,9 250 1,0 (4) (1,6) (3) (1,2)
Sub Jumlah 37.408 100,0 28.803 100,0 26.053 100,0 8.605 29,9 2.750 10,6
Cadangan
kerugian
(243) (247) (250) 4 (1,6) 3 (1,2)
penurunan
nilai
Jumlah 37.165 100,0 28.556 100,0 25.803 100,0 8.609 30,1 2.753 10,7
Dilihat dari sisi kolektibilitas, efek-efek yang dimiliki BNI kolektibilitas Peraturan OJK, seluruh Tagihan Akseptasi
sebagian besar masuk dalam kategori lancar dengan porsi tergolong pada klasifikasi lancar dengan pembentukan
masing-masing sebesar 98,6% dan 98,1% untuk periode cadangan kerugian penurunan nilai yang sudah dibentuk
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Manajemen
Manajemen menilai jumlah cadangan kerugian penurunan berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai atas efek-efek yang dimilki oleh Bank telah memadai. nilai yang dibentuk tersebut telah memadai.
Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali Tagihan Derivatif
Hingga 31 Desember 2023, terdapat efek-efek yang dibeli Dalam melakukan usaha bisnis, BNI melakukan transaksi
dengan janji dijual kembali sebesar Rp13,9 triliun dengan instrumen keuangan derivatif seperti kontrak berjangka
klasifikasi lancar turun sebesar 16,11% dimana posisi yang mata uang asing, swap mata uang asing, swap atas suku
sama tahun lalu outstanding pada akun ini sebesar Rp16,6 bunga dan transaksi spot untuk keperluan pembiayaan,
triliun. Penurunan terpesar adalah dengan counterpart perdagangan, dan lindung nilai. Instrumen yang dipakai
Bank Indonesia dimana penurunan transaksi Reverse Repo BNI diklasifikasikan berdasarkan jenis risiko terkait nilai
sebesar Rp2,6 triliun. Suku bunga kontraktual untuk efek- tukar, suku bunga, dan keduanya. Berdasarkan nilai tukar,
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali pada posisi tagihan derivatif berupa kontrak berjangka jual/beli, swap
31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing mata uang asing jual/beli, spot mata uang asing jual/beli,
adalah sebesar 6,0%-6,7% dan 5,0%-6,4%. dan option mata uang asing jual/beli. Instrumen terkait suku
bunga adalah swap atas suku bunga sedangkan instrumen
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya terkait nilai tukar dan suku bunga adalah swap mata uang
BNI membukukan wesel ekspor dan tagihan lainnya senilai asing dan suku bunga Dolar AS.
Rp19 triliun dengan penurunan sebesar 8,3% di tahun
2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan Secara kumulatif, tagihan derivatif BNI senilai Rp1 triliun
transaksi Wesel Ekspor dalam mata uang Rupiah sebesar di tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 45,4% dari
Rp1,9 triliun atau 13,22%, dimana total transaksi Wesel pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp0,69 triliun. Dari
Ekspor di tahun 2023 mencapai sebesar Rp12,7 triliun, total tagihan derivatif tersebut, instrumen swap mata uang
dari Rp14,6 triliun di tahun sebelumnya. Wesel ekspor asing-jual dalam Dolar AS membukukan nominal terbesar
dan tagihan lainnya dalam mata uang Rupiah memiliki USD 1,3 miliar di tahun 2023 dari USD 2,1 miliar di tahun
porsi dominan dengan porsi sebesar 65,9% dan 70,0% sebelumnya. Seluruh tagihan derivatif per 31 Desember
masing-masing untuk tahun 2023 dan 2022. Wesel ekspor 2023 termasuk dalam klasifikasi lancar.
dan tagihan lainnya berupa Surat Keterangan Berdokumen
Dalam Negeri (SKBDN), wesel ekspor, open account Pinjaman yang Diberikan
financing dan supply chain financing. Pinjaman yang diberikan adalah bisnis utama BNI dengan
kontribusi sebesar 64,0% terhadap total aset di tahun 2023
Tagihan Akseptasi dan 62,7% di tahun 2022.
Berdasarkan pihak penerima, tagihan akseptasi BNI
dibedakan menjadi debitur non-bank dan bank. Tagihan Berdasarkan jenis kredit, BNI memberikan pinjaman
akseptasi BNI mencapai Rp17,1 triliun di tahun 2023, jumlah dalam bentuk kredit modal kerja, kredit investasi, kredit
ini turun sebesar 9,6% dibandingkan periode sebelumnya konsumen, kredit sindikasi, kredit karyawan dan kredit
senilai Rp18,9 triliun. Penurunan ini terutama dipengaruhi program pemerintah.
oleh turunnya tagihan akseptasi kepada nasabah dalam
mata uang Rupiah dari pihak debitur non-bank sebesar Pinjaman yang diberikan BNI mencapai Rp695,1 triliun
Rp17,3 triliun (gross) di tahun 2023 dibandingkan atau tumbuh sebesar 7,6% dibandingkan tahun lalu.
Rp19,7 triliun (gross) di tahun sebelumnya. Berdasarkan Pertumbuhan pinjaman yang diberikan didorong oleh Kredit
286 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 287
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sindikasi yang mengalami kenaikan sebesar 103% atau Rp49,5 triliun, dimana posisi saat ini menjadi sebesar Rp97,6
triliun dan posisi tahun 2022 adalah sebesar 48,1 triliun. Pinjaman BNI diberikan dalam mata uang Rupiah dan valas.
Kredit dalam Rupiah masih memiliki porsi terbesar yaitu 80,9% (2023) dan 80,1% (2022). Sementara itu, kredit dalam
valas didominasi oleh mata uang Dolar AS dengan kontribusi 19,1% dan 19,9% terhadap total kredit tahun 2023 dan 2022.
Tingkat suku bunga dasar kredit (prime lending rate) per 31 Desember 2023 adalah 8,1% untuk segmen korporasi 8,3%
untuk segmen retail dan 7,4% untuk kredit konsumtif kepemilikan rumah (KPR) serta 8,8% untuk kredit konsumtif selain KPR.
Jumlah Pinjaman yang Diberikan
(Rp-miliar)
695.085
646.188
582.436
2021 2022 2023
Kredit modal kerja memiliki porsi terbesar atas portfolio kredit BNI (gross) sebesar 50,8% dan 54,3% di tahun 2023 dan
2022. Secara kumulatif, portofolio kredit tersebut terdiversifikasi dengan baik dengan kontribusi dari jenis yang lain
dengan porsi yang relatif besar adalah kredit investasi (16,9%); kredit konsumen (17,7%): dan kredit sindikasi (14,0%) di
tahun 2023. Komposisi kredit berdasarkan jenis kredit adalah sebagai berikut:
Kenaikan Kenaikan
2023 2022 2021 (Penurunan) (Penurunan)
Kredit per 2022-2023 2021-2022
Jenis Jumlah Jumlah Jumlah
Komposisi Komposisi Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp- (Rp- (Rp-
(%) (%) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
miliar) miliar) miliar)
Modal
352.886 50,8 350.624 54,3 311.419 53,5 2.262 0,65 39.205 12,6
kerja
Investasi 117.616 16,9 133.840 20,7 131.886 22,6 (16.224) (12,1) 1.954 1,5
Konsumen 123.317 17,7 109.424 16,9 95.335 16,4 13.893 12,7 14.089 14,8
Karyawan 3.635 14,0 4.151 0,6 3.928 0,7 (516) 12,4 223 5,7
Sindikasi 97.600 0,5 48.079 7,4 39.741 6,8 49.521 103,0 8.338 21,0
Program
31 0,0 70 0,0 127 0,0 (39) (55,71) (57) (44,9)
Pemerintah
Jumlah -
695.085 100,0 646.188 100,0 582.436 100,0 48.897 7,57 63.752 10,9
bruto
Cadangan
Kerugian
(47.158) (50.334) (50.295) 3.176 (6,31) (39) 0,1
Penurunan
Nilai
Jumlah - 647.927 595.854 532.141 52.073 8,74 63.713 12,0
neto
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 287
Page 288
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Terkait dengan pinjaman sindikasi, keikutsertaan BNI dalam pinjaman sindikasi dengan bank-bank lain adalah sebesar
Rp97,6 triliun dan Rp48,1 triliun masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Pinjaman sindikasi merupakan
pinjaman yang diberikan kepada debitur berdasarkan perjanjian pembiayaan bersama dengan bank-bank lain. Persentase
bagian BNI dalam pinjaman sindikasi, dimana BNI bertindak sebagai pimpinan sindikasi adalah sebesar 5,04%-100,00%
di tahun 2023 dan 5,04% - 83,30% di tahun 2023.
Pinjaman karyawan adalah pinjaman yang diberikan kepada karyawan BNI dengan tingkat bunga sebesar 3%-5% per
tahun yang ditujukan untuk pembelian rumah dan keperluan lainnya dengan jangka waktu berkisar antara 1 tahun
sampai 20 tahun. Pembayaran pokok pinjaman dan bunga dilunasi melali pemotongan gaji setiap bulan. Kredit Program
Pemerintah terdiri dari Kredit Ketahanan Pangan(KKP) Two Steps Loan (TSL), Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS), dan
Revitalisasi Perkebunan yang dapa didanai sebagian dan/atau seluruhnya oleh Pemerintah.
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021
2022-2023 2021-2022
Kredit per
Jenis Jumlah Jumlah Nominal Nominal
Jumlah Komposisi Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(Rp-miliar) (%) (%) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar) miliar)
Korporasi 310.392 44,7 255.639 39,6 229.028 39,3 54.753 21,4 27.817 12,1
Rupiah 245.881 35,4 207.969 32,2 184.837 31,7 37.912 18,2 21.462 11,6
Valas 64.511 9,3 47.670 7,4 44.191 7,6 16.841 35,3 6.355 14,4
Menengah 109.625 15,8 112.462 17,4 99.132 17,0 (2.837) (2,5) 7.182 7,2
Rupiah 98.318 14,1 99.092 15,3 88.559 15,2 (774) (0,8) 7.261 8,2
Valas 11.307 1,6 13.370 2,1 10.573 1,8 (2.063) (15,4) (79) (0,7)
Kecil 84.927 12,2 97.210 15,0 95.752 16,4 (12.283) (12,6) 5.887 6,1
Rupiah 84.895 12,2 97.115 15,0 95.634 16,4 (12.220) (12,6) 5.910 6,2
Valas 32 0,0 95 0,0 118 0,0 (63) (66,0) (23) (19,5)
Konsumer 124.487 17,9 109.602 17,0 98.991 17,0 14.885 13,6 11.124 11,2
Rupiah 124.464 17,9 109.577 17,0 98.960 17,0 14.886 13,6 11.130 11,2
Valas 24 0,0 25 0,0 31 0,0 (1) (4,7) (6) (19,4)
Luar Negeri 56.611 8,1 67.405 10,4 58.446 10,0 (10.795) (16,0) 8.959 15,3
Rupiah - - - - - - - - - - - -
Valas 56.611 8,1 67.405 10,4 58.446 10,0 (10.795) (16,0) 8.959 15,3
Entitas Anak 9.043 1,3 3.870 0,6 1.087 0,2 5.172 133,6 2.783 256,0
Rupiah 9.033 1,3 3.834 0,6 1.087 0,2 5.199 135,6 2.747 252,7
Valas 10 0,0 37 0,0 - - (27) (73,1) 36 100,0
Total 695.085 100,0 646.188 100,0 582.436 100,0 48.896 7,6 63.752 10,9
Pinjaman
Total 562.591 80,9 517.587 80,1 469.077 80,5 45.003 8,7 48.510 10,3
Rupiah
Total Valas 132.494 19,1 128.601 19,9 113.359 19,5 3.893 3,0 15.242 13,4
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021
Kredit per 2022-2023 2021-2022
Sektor Jumlah Jumlah Nominal Nominal
Ekonomi Jumlah Komposisi Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(Rp-miliar) (%) (%) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar) miliar)
Perdagangan,
restoran dan 130.427 18,8 109.753 17,0 101.676 17,5 20.674 18,8 8.077 7,9
hotel
Perindustrian 137.662 19,8 133.896 20,7 121.997 20,9 3.766 2,8 11.899 9,8
Pertanian 56.438 8,1 57.131 8,8 59.430 10,2 (693) (1,2) (2.299) (3,9)
Jasa dunia
47.189 6,8 47.153 7,3 42.959 7, 4 36 0,1 4.194 9,8
usaha
288 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 289
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021
Kredit per 2022-2023 2021-2022
Sektor Jumlah Jumlah Nominal Nominal
Ekonomi Jumlah Komposisi Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(Rp-miliar) (%) (%) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar) miliar)
Konstruksi 54.444 7,8 55.865 8,6 55.210 9,5 (1.421) (2,5) 655 1,2
Pengangkutan,
pergudangan
49.271 7,1 44.962 7,0 43.010 7,4 4.309 9,6 1.952 4,5
dan
komunikasi
Listrik, gas
21.541 3,1 22.073 3,4 20.301 3,5 (532) (2,4) 1.772 8,7
dan air
Jasa pelayanan
14.431 2,1 23.240 3,6 20.925 3,6 (8.809) (37,9) 2.315 11,1
sosial
Pertambangan 48.943 7,0 39.063 6,0 15.685 2,7 9.880 25,3 23.378 149,0
Lain-lain 134.739 19,4 113.052 17,5 101.243 1 7,4 21.687 19,2 11.809 11,7
Sub Jumlah 695.085 100,0 646.188 100,0 582.436 100,0 48.897 7,6 63.752 10,9
Cadangan
kerugian
(47.158) (50.334) (50.295) 3.176 (6,3) (39) 0,1
penurunan
nilai
Jumlah - neto 647.927 595.854 532.141 52.073 8,7 63.713 12,0
Apabila dilihat dari sektor ekonomi, pinjaman yang diberikan BNI juga terdiversifikasi dengan baik sehingga tidak terpapar
risiko konsentrasi kredit pada sektor ekonomi tertentu.Tiga sektor ekonomi yang memiliki kontribusi tertinggi atas pinjaman
yang diberikan di tahun 2023 adalah sektor perindustrian atau manufaktur dengan porsi 19,8%; perdagangan, restoran
dan hotel (18,8%); dan pertanian (8,1%). Di tahun sebelumnya porsi penyaluran kredit untuk ketiga sektor tersebut relatif
tidak berubah masing-masing sebesar 20,7%; 17,0%; dan 8,8%.
Pinjaman 2023 2022 2021
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
yang 2022-2023 2021-2022
Diberikan Jumlah Jumlah Nominal Nominal
Cabang Luar Jumlah Komposisi Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(Rp-miliar) (%) (%) (%) (%) (%)
Negeri miliar) miliar) miliar) miliar)
BNI Tokyo 6.510 11,5 7.659 11,4 8.378 14,3 (1.149) (15,0) (719) (8,6)
BNI Hong
8.618 15,2 9.281 13,8 8.824 15,1 (663) (7,1) 457 5,2
Kong
BNI Singapura 18.900 33,4 17.278 25,6 12.574 21,5 1.622 9,4 4.704 37,4
BNI New York 12.621 22,3 17.467 25,9 12.684 21,7 (4.846) (27,7) 4.783 37,7
BNI London 7.531 13,3 13.161 19,5 12.343 21,1 (5.630) (42,8) 818 6,6
BNI Seoul 2.431 4,3 2.559 3,8 3.643 6,3 (128) (5,0) (1.084) (29,8)
Jumlah 56.611 100,0 67.405 100,0 59.111 100,0 (10.794) (16,0) 8.959 15,3
Apabila dilihat berdasarkan sebaran Kantor Luar Negeri (KLN), pinjaman yang diberikan BNI KLN mengalami penurunan
sebesar Rp 10,8 triliun atau 16,0% dibandingkan dengan tahun 2022. Penurunan pinjaman yang diberikan KLN didominasi
oleh BNI London dan BNI NewYork masing-masing sebesar Rp5,6 triliun dan Rp4,8 triliun atau 42,8% dan 27,7% dibanding
tahun sebelumnya.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 289
Page 290
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI Tokyo BNI Hongkong
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
9.500
10.000
9.281
9.000 8.378
9.000 8.824
8.000 7.659
8.618
7.000 6.510 8.500
6.000
5.000 8.000
4.000
3.000 7.500
2.000
2021 2022 2023 2021 2022 2023
BNI Singapura BNI New York
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
20.000 18.900 20.000
17.278
18.000 18.000 17.467
16.000 16.000
14.000 14.000
12.574 12.684 12.621
12.000 12.000
10.000 10.000
8.000 8.000
6.000 6.000
4.000 4.000
2.000 2.000
2021 2022 2023 2021 2022 2023
BNI London BNI Seoul
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
4.000
14.000 3.643
12.343 13.161
3.500
12.000
3.000
10.000 2.559 2.431
2.500
8.000
7.531
2.000
6.000
1.500
4.000
1.000
2.000
500
2021 2022 2023 2021 2022 2023
290 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 291
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021
2022-2023 2021-2022
Kolektibilitas
Pinjaman Jumlah Jumlah Jumlah Nominal Nominal
Komposisi Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(%) (%) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar) miliar) miliar)
Lancar 646.349 93,0 605.232 93,7 533.438 91,6 41.117 6,8 71.794 13,5
Dalam
Perhatian 33.901 4,9 22.795 3,5 27.470 4,7 11.106 48,7 (4.675) (17,0)
Khusus
Kurang 2.954 0,4 3.123 0,5 4.114 0,7 (169) (5,4) (991) (24,1)
Lancar
Diragukan 2.822 0,4 1.471 0,2 2.346 0,4 1.351 91,8 (875) (37,3)
Macet 9.059 1,3 13.567 2,1 15.068 2,6 (4.508) (33,2) (1.501) (10,0)
Sub Jumlah 695.085 100,0 646.188 100,0 582.436 100,0 48.897 7,6 63.752 10,9
Cadangan
kerugian (47.158) (50.334) (50.295) 3.176 (6,3) (39) 0,1
penurunan
nilai
Jumlah - 647.927 595.854 532.141 52.073 8,7 63.713 12,0
neto
Dalam hal kolektibilitas sesuai Peraturan OJK, kolektiblitas pinjaman yang diberikan BNI sebagian besar masuk dalam
kategori lancar dengan porsi sebesar 93,0% dan 93,7% untuk tahun 2023 dan 2022. Rasio kredit bermasalah secara
gross (sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai) BNI dan Entitas anak per 31 Desember 2023 dan 2022
masing-masing sebesar 2,1% dan 2,8%. Sedangkan rasio kredit bermasalah - Bank Saja secara neto utuk periode yang
sama mencapai 0,6% dan 0,5%.
Penghapusan Aset Pinjaman yang Diberikan dan Perolehan Kembali
BNI melakukan penghapusan aset pinjaman yang diberikan sebesar Rp 14,3 triliun selama tahun 2023. lebih tinggi
dibandingkan tahun 2022 yang mencapai Rp 10,9 triliun. Dalam pelaksanaannya. Manajemen BNI memprioritaskan
debitur-debitur yang pailit dan bermasalah hukum. dimana telah dilakukan upaya-upaya yang maksimal. Jika dibandingkan
dengan total pinjaman yang diberikan bank saja. rasio penghapusan aset pinjaman yang diberikan relatif rendah pada
kisaran 2,1%. Sedangkan penerimaan kembali pinjaman yang dihapus buku (recovery) sebesar Rp5,2 triliun dengan
recovery rate di tahun 2023 sebesar 35,9%, naik dibandingkan tahun 2022 sebesar 35,8%.
Obligasi Pemerintah
Obligasi Pemerintah merupakan instrumen keuangan yang masuk pada kriteria berisiko rendah namun menawarkan
tingkat suku bunga yang kompetitif. Di sisi lain, instrument ini juga turut membantu pendanaan Pemerintah dalam
mengelola APBN.
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021
2022-2023 2021-2022
Kolektibilitas
Pinjaman Jumlah Jumlah Jumlah Nominal Nominal
Komposisi Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(%) (%) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar) miliar) miliar)
Nilai Wajar
melalui
4.188 3,3 1.775 1,5 4.112 3,7 2.413 135,9 (2.337) (56,8)
Laporan
Laba Rugi
Nilai Wajar
melalui
Penghasilan 86.549 68,1 82.328 67,9 85.198 76,4 4.221 5,1 (2.870) (3,4)
Komprehensif
Lain
Biaya
Perolehan
36.363 28,6 37.189 30,6 22.120 19,9 (826) (2,2) 15.069 68,1
yang
Diamortisasi
Jumlah 127.100 100,0 121.292 100,0 111.430 100,0 5.808 4,8 9.862 8,9
Suku Bunga
127.001 99,9 121.192 99,9 111.330 99,9 5.809 4,8 9.862 8,9
Tetap
Suku Bunga
99 0,1 100 0,1 100 0,1 (1) (1,0) - -
Mengambang
Jumlah 127.100 100,0 121.292 100,0 111.430 100,0 5.808 4,8 9.862 8,9
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 291
Page 292
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Obligasi Pemerintah merupakan instrumen keuangan yang masuk pada kriteria berisiko rendah namun menawarkan
tingkat suku bunga yang kompetitif. Di sisi lain, instrumen ini juga turut membantu pendanaan Pemerintah dalam
mengelola APBN. Per 31 Desember 2023, BNI mencatatkan Obligasi Pemerintah sebesar Rp127,1 triliun atau meningkat
sebesar 4,8% jika dibandingkan dengan posisi yang sama pada tahun 2022. BNI memiliki Obligasi Pemerintah dalam
mata uang Rupiah maupun valas. Adapun transaksi Obligasi Pemerintah dalam Rupiah mencapai Rp95,3 triliun atau
meningkat 7,6% di tahun 2023. dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp88,6 triliun. Sementara itu. transaksi
Obligasi Pemerintah dalam valas senilai Rp31,8 triliun dan Rp32,7 triliun di tahun 2023 dan 2022. Kontribusi akun ini
terhadap total aset BNI di tahun 2023 dan 2022 adalah 11,7% dan 11,8%.
Dilihat dari jenis suku bunga Obligasi Pemerintah. transaksi Obligasi Pemerintah dengan suku bunga tetap memiliki porsi
dominan sebesar 99,9% di tahun 2023 dan 2022. Sedangkan untuk obligasi suku bunga mengambang, porsi transaksi
Obligasi Pemerintah adalah sebesar 0,1% dan 0,1% di tahun 2023 dan 2022.
Untuk tingkat bunga tetap, harga pasar Obligasi Pemerintah berkisar antara 73,9% sampai dengan 132,3% dan antara 71,9%
sampai dengan 130,7% masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. Sementara itu, harga pasar Obligasi
Pemerintah dengan tingkat bunga mengambang adalah 100,0% dan 99,9% pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Dalam instrumen keuangan Obligasi Pemerintah, terdapat Obligasi pemerintah dari program rekapitalisasi, jumlah obligasi
rekapitalisasi pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing sebesar Rp100 miliar.
Tingkat suku bunga kontrak Obligasi Pemerintah di tahun 2023 untuk suku bunga tetap adalah 3,88%-12,0% dalam mata
uang Rupiah, 0,5-7,8% dalam Dolar AS, dan 0,5%-1,3% dalam Dolar Singapura. Sedangkan tingkat suku bunga kontrak
untuk suku bunga tetap pada tahun sebelumnya untuk ketiga jenis mata uang tersebut adalah sebesar 4,0%-12,0%;
0,1%-7,8%; dan 1,3%. Di sisi lain, tingkat suku bunga mengambang tahunan untuk Obligasi Pemerintah di tahun 2023
adalah sebesar 4,5% dari 3,5%-4,3%% di tahun sebelumnya.
Pajak Dibayar di Muka dan Beban Dibayar di Muka
BNI membukukan pajak dan beban dibayar dimuka untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar
Rp0,6 triliun dan Rp2,7 triliun. Di tahun sebelumnya kedua akun tersebut masing-masing mencapai Rp0,6 triliun dan
Rp3,2 triliun.
Penyertaan Saham dan Investasi pada Entitas Asosiasi
2023 2022 2021
(%) (%) (%)
PT Bursa Efek Indonesia 1,2 1,2 1,2
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 2,5 2,5 2,5
PT Pemeringkat Efek Indonesia 0,2 0,6 0,6
PT Bank Mizuho Indonesia 1,0 1,0 1,0
PT Bank BTPN Tbk 0,2 0,2 0,2
PT PANN Pembiayaan Maritim 48,4 48,4 48,4
PT Fintek Karya Nusantara 9,8 9,3 10,2
PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN) 17,5 17, 5 17, 5
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 23,2 23,2 24,9
Penyertaan saham dan Investasi pada Entitas asosiasi BNI neto mencapai Rp11,8 triliun di tahun 2023, lebih tinggi
dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp10,7 triliun dikarenakan tambahan penyertaan serta pengakuan porsi
laba PT Bank Syariah Indonesia Tbk sepanjang tahun 2023.
Aset Lain-lain
Aset lain-lain neto BNI mencapai Rp17,0 triliun di tahun 2023, naik 22,5% dibandingkan posisi tahun sebelumnya senilai
Rp13.9 triliun. Peningkatan ini disebabkan oleh kenaikan beberapa akun diantaranya tagihan BNI sebagai acquiree bank
serta Devisa Hasil Ekspor (DHE) BI.
292 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 293
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Aset Tetap
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Tanah 16.364 16.023 15.969 341 2,1 54 0,3
Bangunan 9.246 8.724 8.387 522 6,0 337 4,0
Perlengkapan Kantor
dan Kendaraan 15.187 13.958 12.747 1.229 8,8 1.211 9,5
Bermotor
Total Biaya Perolehan 40.797 38.705 37.103 2.092 5,4 1.602 4,3
Aset Dalam
1.239 707 522 532 75,2 185 35,4
Penyelesaian
Aset Hak Guna 2.652 2.343 2.210 309 13,2 133 6.0
Total Biaya Perolehan 44.688 41.755 38.935 2.933 7,0 1.920 4.8
Akumulasi
Penyusutan
Bangunan 3.366 2.814 2.250 552 19,6 564 25,1
Perlengkapan Kantor
dan Kendaraan 12.317 11.345 9.890 972 8,6 1.455 14,7
Bermotor
Aset Hak Guna 1.240 1.047 812 193 18,4 235 28,9
Total Akumulasi
16.923 15.206 12.952 1.717 11,3 2.254 17,4
Peyusutan
Nilai Buku Neto 27.765 26.549 26.883 1.216 4,6 (334) (1,2)
BNI membukukan nilai aset tetap bersih senilai Rp27,8 triliun di tahun 2023 naik sebesar 4,6% dari tahun sebelumnya
sebesar Rp26,5 triliun. seluruh aset tetap BNI tidak ada yang dijaminkan. Adapun aset hak guna per 31 Desember 2023
adalah sebesar Rp1,4 triliun (neto). Selain itu. manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset tetap
yang dimiliki BNI selama tahun berjalan karena manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset tetap tidak melebihi
estimasi nilai yang dapat diperoleh kembali. Kontribusi aset tetap (neto) terhadap total aset BNI di tahun 2023 dan 2022
masing-masing adalah sebesar 2,6%.
Aset Pajak Tangguhan - Neto
Aset pajak tangguhan neto BNI adalah sebesar Rp7,4 triliun di tahun 2023. Pencapaian ini lebih rendah dibandingkan
posisi tahun sebelumnya Rp7,6 triliun yang dipengaruhi oleh pembebanan cadangan kerugian penurunan nilai aset
produktif – selain pinjaman yang diberikan.
LIABILITAS
Jumlah Liabilitas
(Rp-miliar)
931.931
889.639
838.318
“Liabilitas BNI tumbuh 4,8% menjadi Rp931,9 triliun di tahun
2023 kenaikan ini didominasi oleh kenaikan simpanan nasabah
dan liabilitas lain-lain. DPK BNI naik 5,4% menjadi Rp810,7 triliun
sejalan dengan peningkatan CASA menjadi Rp577,5 triliun dengan
pertumbuhan 3,6%. Pertumbuhan simpanan nasabah terutama
CASA ini menjadi faktor pendukung bisnis utama BNI dalam
penyaluran kredit. Pertumbuhan liabilitas juga dipengaruhi
oleh naiknya liabilitas lain-lain sebesar Rp5,0 triliun atau 23,6%
dibandingkan posisi tahun 2022 yang didorong oleh penempatan
dalam bentuk Devisa Hasil Ekspor (DHE) BI sebesar Rp2,5 triliun.”
2021 2022 2023
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 293
Page 294
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kenaikan Kenaikan
(Penurunan) (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Libilitas Segera 5.295 4.686 4.554 609 13,0 132 2,9
Simpanan Nasabah 810.730 769.269 729.169 41.461 5,4 40.100 5,5
Simpanan dari Bank
11.894 15.245 14.377 (3.351) (22,0) 868 6,0
Lain
Liabilitas Derivatif 810 775 110 35 4,6 665 604,5
Efek-efek yang
Dijual dengan Janji 6.891 2.885 1.829 4.006 138,9 1.056 57,7
Dibeli Kembali
Liabilitas Akseptasi 5.748 5.301 5.588 447 8,4 (287) (5,1)
Beban yang Masih
1.664 1.441 1.242 223 15,5 199 16,0
Harus Dibayar
Utang Pajak 823 1.551 1.284 (728) (46,9) 267 20,8
Imbalan Kerja 7.006 6.880 6.138 126 1,8 742 12,1
Penyisihan 2.173 2.712 2.276 (539) (19,9) 436 19,2
Liabilitas Lain-lain 26.125 21.130 20.539 4.995 23,6 591 2,8
Efek-efek yang
4.893 4.897 2.986 (4) (0,1) 1.911 64,0
Diterbitkan
Pinjaman yang
30.950 35.654 32.458 (4.704) (13,2) 3.196 9,8
Diterima
Efek-efek
16.929 17.213 15.765 (284) (1,6) 1.448 9,2
Subordinasi
Jumlah Liabilitas 931.931 889.639 838.318 42.292 4,8 51.321 6,1
Liabilitas Segera Portofolio DPK BNI terdiversifikasi dengan baik dengan
Liabilitas segera BNI mengalami kenaikan sebesar Rp609 komposisi tabungan dan giro (CASA) sebesar 71,6%
miliar atau 13,0% menjadi Rp5,3 triliun. Dibandingkan sedangkan deposito berjangka 28,4% di tahun 2023.
dengan posisi sebelumnya sebesar Rp4,7 triliun, kenaikan
pos ini di tahun 2023 seiring dengan peningkatan beberapa Hal ini menunjukkan bahwa di tengah likuiditas yang ketat,
kewajiban BNI kepada pihak ketiga diantaranya kewajiban BNI mampu menghimpun sumber pendanaan berbiaya
sebagai issuer bank (ATM) naik di tahun 2022 sebesar murah. Ditinjau dari sisi mata uang, DPK BNI dalam mata
Rp284,3 miliar, setoran pajak sebagai bank persepsi sebesar uang Rupiah memiliki porsi dominan yakni 78,2% dan
Rp172,9 miliar, dan kiriman uang sebesar Rp101,2 miliar. 81,8% di tahun 2023 dan 2022 sejalan dengan penyaluran
pinjaman yang juga didominasi dalam mata uang Rupiah.
Simpanan Nasabah Disisi lain, porsi DPK dalam valas sebesar 21,8% dan 18,2%.
Di tengah kondisi likuiditas industri perbankan yang ketat Dari DPK dalam valas yang mencapai Rp176,8 triliun
selama tahun 2023, BNI membukukan total DPK senilai tersebut, DPK dalam mata uang Dolar AS memiliki porsi
Rp810,7 triliun atau tumbuh 5,4% di tahun 2023 dari posisi dominan yang mencapai Rp165,8 triliun di tahun 2023 dan
tahun sebelumnya sebesar Rp769,3 triliun. Dari jumlah DPK Rp134,0 triliun di tahun sebelumnya.
tersebut 71,6% diantaranya berupa Current Account Saving
Account (CASA) atau setara dengan Rp577,5 triliun di tahun Untuk tahun 2023, tingkat suku bunga dan bagi hasil per
2023. Dibandingkan tahun sebelumnya, pencapaian CASA tahun untuk DPK dalam mata uang Rupiah sebesar 0,0%-
ini tumbuh 3,6% atau setara dengan Rp20,2 triliun terutama 7,5%; 0,0%-6,9% (Dolar AS); 0,0%-1,8% (Dolar Singapura);
didukung oleh kenaikan giro sebesar 9,8% menjadi Rp345,5 0,0%-0,1% (Euro) dan 0,0% (Yen Jepang). Sementara tahun
triliun. sebelumnya tingkat suku bunga dan bagi hasil per tahun
untuk DPK dalam mata uang Rupiah sebesar 0,0%-6,4%;
Kenaikan ini seiring dengan kebijakan BNI untuk 0,0%-4,8% (Dolar AS); 0,0%-1,3% (Dolar Singapura); 0,0%-
mengoptimalkan sumber pendanaan dari pihak ketiga 0,8% (Euro) dan 0,0% (Yen Jepang).
yang berbiaya murah. Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI memiliki
kontribusi dominan pada liabilitas yaitu sebesar 87,0% dan
86,5% terhadap total liabilitas di tahun 2023 dan 2022.
294 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 295
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Simpanan Nasabah
(Rp-miliar)
810.730
769.269
729.169
2021 2022 2023
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021
Simpanan 2022-2023 2021-2022
Berdasarkan Jumlah Jumlah Nominal Nominal
Jenis Jumlah Komposisi Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(Rp-miliar) (%) (%) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar) miliar)
Giro 345.496 42,6 314.625 40,9 281.398 38,6 30.871 9,8 33.227 11,8
Rupiah 203.157 25,1 211.972 27,6 197.760 27,1 (8.815) (4,2) 14.212 7, 2
Mata Uang
142.339 17,6 102.653 13,3 83.638 11,5 39.686 38,7 19.015 22,7
Asing
Tabungan 231.982 28,6 242.695 31,5 224.670 30,8 (10.713) (4,4) 18.025 8,0
Rupiah 222.513 27,4 230.379 29,9 215.223 29,5 (7.866) (3,4) 15.156 7,0
Mata Uang
9.469 1,2 12.316 1,6 9.447 1,3 (2.847) (23,1) 2.869 30,4
Asing
Total Giro dan
577.478 71,2 557.320 72,4 506.068 69,4 20.158 3,6 51.252 10,1
Tabungan
Deposito 232.664 28,7 208.798 27,1 223.101 30,6 23.866 11,4 (14.303) (6,4)
Rupiah 208.275 25,7 185.146 24,1 195.790 26,9 23.129 12,5 (10.644) (5,4)
Mata Uang
24.389 3,0 23.652 3,1 27.311 3,7 737 3,1 (3.659) (13,4)
Asing
Negotiable
Certificate
of Deposit 588 0,1 3.151 0,4 - - (2.563) (81,3) 3.151 -
(NCD) yang
Diterbitkan
Rupiah - - 1.920 0,2 - - (1.920) (100,0) 1.920 -
Mata Uang
588 0,1 1.231 0,2 - - (643) (52,2) 1.231 -
Asing
Total
Simpanan 810.730 100,0 769.269 100,0 729.169 100,0 41.461 5,4 40.100 5,5
Nasabah
Rupiah 633.946 78,2 629.417 81,8 608.773 83,5 4.529 0,7 20.644 3,4
Mata Uang
176.784 21,8 139.852 18,2 120.396 16,5 36.932 26,4 19.456 16,2
Asing
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 295
Page 296
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
42,6
28,6
2023
28,7
40,9
31,5
2022 27,2
38,6
2021 30,8
30,6
Giro Tabungan Deposito NCD
Simpanan dari Bank Lain
Kenaikan
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 (Penurunan)
2022-2023
2021-2022
Pos Akun
Jumlah Nominal Nominal
Jumlah Komposisi Komposisi Jumlah Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp-
(Rp-miliar) (%) (%) (Rp-miliar) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar)
Giro 4.376 36,8 4.206 27,6 6.192 43,1 170 4,0 (1.986) (32,1)
Deposito
804 6,8 903 5,9 1.530 10,6 (99) (11,0) (627) (41,0)
berjangka
Simpanan
1.080 9,1 1.173 7,7 2.114 14,7 (93) (7,9) (941) (44,5)
lainnya
Pinjaman
pasar uang 5.118 43,0 8.175 53,6 4.541 31,6 (3.057) (37,4) 3.634 80,0
antar bank
Negotiable
Certificate
516 4,3 788 5,2 - - (272) (34,5) 788 -
of Deposit
(NCD)
Jumlah 11.894 100,0 15.245 100,0 14.377 100,0 (3.351) (22,0) 868 6,0
Simpanan dari Bank Lain BNI mencapai Rp12,0 triliun mengalami penurunan sebesar 22,0% di tahun 2023 dibandingkan
posisi tahun sebelumnya senilai Rp15,2 triliun. Penurunan tersebut terdapat pada instrumen Pasar Uang Antar Bank
(PUAB) sebesar Rp3,1 triliun di tahun 2023, turun 37,4% dibandingkan posisi 2022 sebesar Rp8,2 triliun. Penurunan juga
terdapat pada instrumen Negotiable Certificate Deposit (NCD) sebesar Rp272 miliar.
Tingkat suku bunga dan bagi hasil per tahun untuk simpanan dari bank lain dalam mata uang Rupiah di tahun 2023
sebesar 0,0%-6,7% (Rupiah); 0,0%-6,1% (Dolar AS); 0,0%-0,5% (Yen Jepang); dan 0,0%-4,2% (Dolar Singapura). Untuk
tahun 2022, tingkat suku bunga dan bagi hasil per tahun untuk akun ini dari keempat jenis mata uang tersebut masing-
masing sebesar 0,0%-5,8% (Rupiah); 0,0%-5,0% (Dolar AS); 0,0%-0,4% (Yen Jepang); dan 0,0%-4,1% (Dolar Singapura).
Liabilitas Derivatif
Kenaikan Kenaikan
(Penurunan) (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar)
Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pihak
136 118 12 18 15,3 106 883,3
berelasi
Pihak ketiga 674 657 98 17 2,6 559 570,4
Jumlah 810 775 110 35 4,5 665 604,5
Dalam melakukan usaha bisnis, BNI melakukan transaksi instrumen keuangan derivatif seperti kontrak berjangka mata
uang asing, swap mata uang asing, swap atas suku bunga dan transaksi spot untuk keperluan pembiayaan, perdagangan
dan lindung nilai. Liabilitas derivatif BNI mengalami peningkatan sebesar Rp35 miliar atau 4,5% menjadi Rp810 miliar
dari tahun sebelumnya sebesar Rp775 miliar. Peningkatan liabilitas derivatif khususnya berasal dari liabilitas derivatif
kepada pihak ketiga sebesar Rp21,7 miliar.
296 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 297
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali
BNI mencatatkan efek-efek yang dijual dengan janji dibeli naik sebesar 138,9% dari Rp2,9 triliun di tahun 2022 menjadi
Rp6,9 triliun di tahun 2023. Adapun tingkat suku bunga tahunan untuk efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali
adalah 1,3%-6,3% (Dolar AS) untuk tahun 2023. Sementara itu tingkat suku bunga tahunan dalam mata uang Rupiah
adalah sebesar 6,7% untuk tahun 2023.
Liabilitas Akseptasi
BNI membukukan peningkatan liabilitas akseptasi dari Rp5,3 triliun di tahun 2022 menjadi Rp5,7 triliun di tahun 2023
atau naik sebesar 8,4%. Kenaikan ini berasal dari tagihan akseptasi kepada pihak ketiga dari tahun sebelumnya Rp4,3
triliun menjadi Rp4,7 triliun di tahun 2023.
Beban yang Masih Harus Dibayar
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Kewajiban sebagai
461 308 98 153 49,7 210 214,3
Bank Penerbit
Biaya Kantor 467 474 501 (7) (1,5) (27) (5,4)
Biaya Teknologi dan
559 510 476 49 9,6 34 7,1
Telekomunikasi
Biaya Loyalty 50 48 52 2 4,2 (4) (7,7)
Biaya Promosi 5 6 6 (1) (16,7) - -
Lain-Lain 122 95 109 27 28,4 (14) (12,8)
Jumlah 1.664 1.441 1.242 223 15,5 199 16,0
Beban yang masih harus dibayar BNI mencapai Rp1,7 triliun di tahun 2023. Nilai akun tersebut relatif meningkat 15,5%
dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,4 triliun. Peningkatan beban yang masih harus dibayar
khususnya berasal dari kewajiban BNI sebagai penerbit sebesar Rp153,0 miliar.
Utang Pajak
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pajak penghasilan
702 1.392 1.210 (690) (49,6) 182 15,0
badan
Pajak lainnya 121 159 74 (38) (35,9) 85 114,9
Jumlah - neto 823 1.551 1.284 (728) (46,9) 267 20,8
BNI membukukan penurunan utang pajak dari Rp1,6 triliun di tahun 2022 menjadi Rp823 miliar di tahun 2023 dengan
penurunan sebesar 46,9%. Penurunan ini sejalan dengan penurunan utang pajak penghasilan badan dari Rp1,4 triliun
di tahun 2022 menjadi Rp702 miliar di tahun 2023 dengan penurunan sebesar 49,6% atau turun Rp690 miliar dari tahun
sebelumnya.
Imbalan Kerja
Kenaikan (Penurunan) 2022- Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Imbalan kerja jangka
2.525 3.157 2.229 (632) (20,0) 928 41,6
pendek
Imbalan kerja jangka
4.481 3.723 3.909 758 20,4 (186) (4,8)
panjang lainnya
Jumlah 7.006 6.880 6.138 126 1,8 742 12,1
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 297
Page 298
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Imbalan kerja di tahun 2023 mencapai Rp7,0 triliun, meningkat 1,8% dibandingkan posisi tahun 2022 sebesar Rp6,9
triliun. BNI membukukan penurunan biaya pegawai dari Rp3,2 triliun di tahun 2022 menjadi Rp2,5 triliun di tahun 2023
dengan penurunan sebesar 20,2%, ini sebagian besar dipengaruhi oleh perubahan tingkat diskonto dari 6,25% pada 31
Desember 2021 menjadi 7,25% pada 31 Desember 2022. Untuk imbalan kerja jangka panjang khususnya berasal dari
program pensiun manfaat pasti naik sebesar Rp758 miliar.
Penyisihan
Akun penyisihan BNI terdiri dari estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi serta penyisihan atas perkara hukum
dan lainnya. BNI membukukan penyisihan sebesar Rp2,2 triliun, mengalami penurunan dibandingkan posisi tahun
sebelumnya sebesar Rp539,6 miliar. Penurunan provisi ini berasal dari estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi
yaitu sebesar Rp532,6 miliar di tahun 2022 menjadi Rp2,2 triliun pada 31 Desember 2023. Hal ini disebabkan adanya
pembentukan provisi atas akun-akun off balance sheet sebagai dampak implementasi PSAK 71 di tahun 2020. Sementara
itu cadangan perkara hukum dan lainnya turun sebesar Rp7 miliar dibandingkan posisi 31 Desember 2022.
Liabilitas Lain-Lain
Liabilitas lain-lain mengalami peningkatan sebesar 23,6% dari Rp21,1 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp26,1 triliun di
tahun 2023. Kenaikan tersebut didorong oleh Devisa Hasil Ekspor (DHE) BI sebesar Rp2,5 triliun.
Efek-efek yang Diterbitkan
Kenaikan (Penurunan) 2022- Kenaikan (Penurunan)
Berdasarkan 2023 2022 2021 2023 2021-2022
Hubungan (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pihak berelasi 1.755 1.785 1. 012 (30) (1,7) 773 76,4
Pihak ketiga 3.139 3.112 1.974 27 0,9 1.138 57,6
Jumlah 4.893 4.897 2.986 (4) (0,1) 1.911 64,0
Pada tanggal 21 Juni 2022, BNI telah menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara
Indonesia (Persero)TbkTahun 2022 (“Green Bond I 2022”) dengan nominal sebesar Rp5 triliun 100% (seratus persen) dari
jumlah pokok obligasi, dengan kupon dibayarkan setiap kuartalan, dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX) pada 22 Juni
2022. Penawaran Umum Green Bond I 2022 telah mendapatkan Izin Efektif OJK melalui surat OJK No. S-93/D.04/2022
tanggal 10 Juni 2022. Pada tanggal 31 Desember 2023, BNI Green Bond 2023 memiliki nilai bersih sebesar Rp4,9 triliun
setelah dikurangi biaya penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp1,7 miliar.
Pinjaman yang Diterima
Pinjaman yang diterima BNI terdiri dari beragam pinjaman yakni pinjaman penerusan, kredit likuiditas untuk kredit
koperasi primer kepada anggotanya, pinjaman bilateral, banker’s acceptance, dan pinjaman lain-lain.
Kenaikan (Penurunan) 2022- Kenaikan (Penurunan)
Jenis Pinjaman yang 2023 2022 2021 2023 2021-2022
Diterima (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pinjaman penerusan 52 56 57 (4) (7,1) (1) (1,8)
Kredit likuiditas untuk
kredit koperasi primer 1 1 1 - - - -
kepada anggotanya
Pinjaman bilateral 21.856 28.916 28.315 (7.060) (24,4) 601 2,1
Bankers’ acceptance 7.768 6.066 3.278 1.702 28,1 2.788 85,1
Lain-lain 1.273 615 807 658 107,0 (192) (23,8)
Jumlah 30.950 35.654 32.458 (4.704) (13,2) 3.196 9,8
Pinjaman yang diterima BNI terdiri dari beragam pinjaman yakni pinjaman penerusan, kredit likuiditas untuk kredit
koperasi primer kepada anggotanya, pinjaman bilateral, bankers acceptance dan pinjaman lain-lain. Total pinjaman
yang diterima untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp30,9 triliun atau turun 13,2% dari
posisi tahun sebelumnya yang mencapai Rp35,7 triliun. Penurunan ini sejalan dengan penurunan pinjaman bilateral
sebesar 24,4% menjadi Rp21,9 triliun di tahun 2023 dari Rp28,9 triliun di tahun sebelumnya yang didominasi penurunan
pinjaman cabang Luar Negeri.
298 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 299
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Efek-efek Subordinasi
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Berdasarkan 2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Hubungan (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
MTN Subordinasi - 100 100 (100) (100) - - -
BNI Tier 2
7.696 7.780 7.122 (84) (1,1) 658 9,2
Subordinated Notes
BNI Additional Tier 1
9.233 9.333 8.543 (100) (1,1) 790 9,2
Capital Securities
Jumlah 16.929 17.213 15.765 (284) (1,7) 1.448 9,2
Pada tanggal 31 Desember 2023, MTN Subordinasi telah Pada tanggal 24 September 2021, BNI telah menerbitkan
jatuh tempo dan dibayar lunas. Dimana MTN Subordinasi Additional Tier 1 Capital Securities (BNI Additional Tier 1
tersebut pertama kali diterbitkan pada tanggal 8 Juni 2018 Capital Bond 2021) sebesar USD600 juta tidak memiliki
senilai Rp100 miliar jangka waktu 5 tahun, dengan kupon jangka waktu dengan opsi call 5,5 tahun, dengan kupon
sebesar 8%. sebesar 4,30% per tahun yang dibayarkan setiap semester,
dan tercatat di Singapore Exchange. BNI Additional Tier 1
Pada tanggal 30 Maret 2021, BNI telah menerbitkan Tier 2 Capital Bond 2021 dapat dicatat sebagai komponen modal
Subordinated Notes (BNITier 2 Capital Bond 2021) sebesar inti tambahan (Additional Tier 1) sesuai persetujuan dari
USD500 juta jangka waktu 5 tahun, dengan kupon sebesar Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. S-210/PB.31/2021
3,75% per tahun yang dibayarkan setiap semester, dan tanggal 30 September 2021. Penggunaan dana hasil
tercatat di Singapore Exchange.Tier 2 Subordinated Notes penerbitan MTN Subordinasi digunakan oleh BNI untuk
dapat dicatat sebagai komponen modal pelengkap (Tier 2) memperkuat modal pelengkap (Tier 2) dan modal kerja
sesuai persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan melalui dalam rangka pengembangan usaha terutama pemberian
surat No. S-64/PB.31/2021 tanggal 31 Maret 2021. Pada kredit serta peningkatan komposisi struktur dana jangka
tanggal 31 Desember 2023, BNI Tier 2 Subordinated Notes panjang, sesuai dengan sesuai dengan Peraturan OJK No.
memiliki nilai bersih Rp7,7 triliun setelah dikurangi biaya 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal
penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp2,3 miliar, Minimum Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan
dan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari Moody’s Peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016 dan selanjutnya akan
dan Fitch dengan peringkat masing-masing Ba2 dan BB. digunakan oleh BNI untuk mendukung peningkatan aset
produktif. Pada tanggal 31 Desember 2023, Additional Tier
1 Capital Securities telah memperoleh hasil pemeringkatan
dari Moody’s dengan peringkat Ba3.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 299
Page 300
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
EKUITAS
Jumlah Ekuitas
(Rp-miliar)
154.733
140.198
126.520
“Jumlah ekuitas BNI meningkat 10,4% menjadi Rp154,7 triliun di
tahun 2023. Peningkatan yang signifikan ini berasal dari kenaikan
saldo laba sebesar 14,0% atau setara Rp13,2 triliun dibandingkan
tahun 2022 sebagai dampak dari pertumbuhan laba BNI”
2021 2022 2023
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Modal saham: modal
ditempatkan dan 9.055 9.055 9.055 - - - - - -
disetor penuh
Tambahan modal
17.010 17. 010 17.010 - - - - - -
disetor
Cadangan Pembayaran
260 - - 260 100,0
Berbasis Saham
Transaksi dengan
kepentingan non 2.257 2.257 2.257 - - - - - -
pengendali
Cadangan revaluasi
15.448 15.441 15.442 7 0,0 (1) (0,0)
aset
Laba (rugi) yang
belum direalisasi atas
efek-efek dan Obligasi
Pemerintah dalam
(896) (1.971) 1.949 1.075 (54,5) (3.920) (201,1)
kelompok nilai wajar
melalui penghasilan
komprehensif lain
setelah pajak
Selisih kurs penjabaran
laporan keuangan
(58) (36) (17) (22) (62,1) (19) 111 ,8
dalam mata uang
asing
Saldo laba 107.236 94.060 78.250 13.176 14,0 15.810 20,2
Kepentingan non-
4.601 4.382 2.781 219 5,0 1.601 57,6
pengendali
Modal saham
(180) - (207) (180) - - 207 - -
diperoleh kembali
Jumlah Ekuitas 154.733 140.198 126.520 14.535 10,4 13.678 10,8
Jumlah Ekuitas BNI di tahun 2023 tercatat Rp154,7 triliun atau tumbuh 10,4% dibanding tahun lalu kenaikan ini sebagai
dampak dari semakin meningkatnya profitabilitas BNI dibandingkan tahun lalu, sebagaimana akan dijelaskan secara
rinci pada poin-poin di bawah ini.
300 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 301
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Modal Saham seluruh penerimaan dari Sumitomo Life setelah dikurangi
Modal saham di BNI mencapai Rp9,1 triliun di 2023. dengan biaya transaksi atas kemitraan strategis akuisi 40%
Pencapaian tersebut tidak mengalami perubahan dari 2022 saham BNI Life oleh Sumitomo Life pada tahun 2013.
yang mencapai Rp9,1 triliun.
Keuntungan Neto yang Belum Direalisasikan dari Kenaikan/
Tambahan Modal Disetor (Penurunan) yang Belum Direalisasi atas Efek-efek dan
Tambahan modal disetor/agio saham di BNI mencapai Obligasi Pemerintah dalam Kelompok Nilai Wajar melalui
Rp17,0 triliun di 2023. Pencapaian tersebut tidak mengalami Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Pajak
perubahan dari 2022 sebesar Rp17,0 triliun. Kerugian Neto yang belum direalisasikan dari kenaikan nilai
wajar efek-efek dan Obligasi Pemerintah yang diukur pada
Cadangan Revaluasi Aset nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain setelah
Cadangan revaluasi aset pada tahun 2022 sebesar Rp15,4 dikurangi pajak tangguhan di BNI sebesar Rp896 miliar
triliun, mengalami kenaikan sebesar Rp7 miliar dari tahun di 2023. Terdapat kenaikan sebesar Rp1,1 triliun dari 2022
2022 dikarenakan realisasi kerugian revaluasi aset tetap yang mengalami kerugian unrealized sebesar Rp2,0 triliun.
tahun 2022 yang dijual tahun 2023. Peningkatan tersebut dikarenakan perhitungan mark to
market atas surat berharga FVOCI dan AC dengan turunnya
Cadangan Pembayaran Berbasis Saham tingkat suku bunga acuan di pasar di tahun 2023 dibanding
Mengacu pada PSAK 53 tentang pembayaran berbasis tahun 2022.
saham, bank wajib membentuk pencadangan Pembayaran
Berbasis Saham sesuai dengan harga pasar saat tanggal Selisih Kurs Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata
pemberian (Grant Date). Perseroan memiliki program Uang Asing
remunerasi kepemilikan saham untuk Dewan Direksi, Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam
Dewan Komisaris non independen serta pegawai yang mata uang asing di BNI 2022 mencapai Rp58 miliar.
pembagiannya sudah dilakukan pada tahun 2022. Namun Pencapaian tersebut mengalami penurunan Rp22 miliar
pembukaan periode lock up atas pembagian tersebut dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp36 miliar.
dilakukan bertahap hingga tahun 2025 mendatang. Sebagai
dampak program dan mekanisme pembukaan lock up Saldo Laba
periode yang masih sampai tahun 2025 tersebut, maka Saldo laba tahun 2023 mencapai Rp107,2 triliun, mengalami
bank menyisihkan pencadangan pembayaran berbasis peningkatan Rp13,2 triliun atau 14,0% dibandingkan dengan
saham senilai Rp260 miliar. tahun sebelumnya sebesar Rp94,1 triliun. Peningkatan
pencapaian profit tahun 2023 ini didukung oleh ekspansi
Transaksi dengan Kepentingan Non Pengendali bisnis BNI yang sehat pada segmen beresiko rendah,
Transaksi dengan kepentingan non pengendali sebesar peningkatan fee based income dan perbaikan kualitas aset.
Rp2,3 triliun di 2023 tidak mengalami perubahan dari tahun Kenaikan saldo laba ini telah dikurangi pembayaran cash
2022. Nilai transaksi dengan kepentingan pengendali adalah dividend atas laba tahun buku 2022 Rp7,3 triliun.
Jumlah Saldo Laba
(Rp-miliar)
107.236
94.060
78.250
2021 2022 2023
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 301
Page 302
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepentingan Non-Pengendali
Kepentingan non pengendali atas aset neto entitas anak yang konsolidasi di BNI mencapai Rp4,6 triliun mengalami
peningkatan sebesar 5,0% atau Rp220 miliar dari Rp4,4 triliun. Peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan laba
perusahaan anak BNI.
Saham Treasuri: Modal Saham yang Diperoleh Kembali
Pada tahun 2023, Bank melakukan alokasi modal saham diperoleh kembali senilai Rp180 miliar sebagai Program
Kepemilikan Saham bagi Manajemen dan Pegawai Bank dalam bentuk Saham Bonus.
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Laba Bersih (Laba yang Diatribusikan kepada
Pemilik Entitas Induk - sebagai acuan
pembagian dividen)
(Rp-miliar)
20.909
18.312
“BNI berhasil membukukan laba di tahun 2023 sebesar Rp20,9
triliun, tumbuh 14,2% secara YoY. Pertumbuhan laba yang
signifikan ditopang oleh pertumbuhan Pendapatan Operasional 10.898
selain Bunga sebesar 6,5% YoY serta penurunan Pembentukan
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai sebesar 20,1% YoY dari
perbaikan kualitas aset produktif.”
2021 2022 2023
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pendapatan bunga dan
61.472 54.659 50.026 4.633 9,3
pendapatan syariah 6.813 12,5
Beban bunga dan
(20.196) (13.338) (11.779) 1.559 (13,2)
pendapatan syariah (6.858) 51,4
Pendapatan bunga dan
pendapatan syariah 41.276 41.321 38.247 3.074 8,0
(45) (0,1)
- neto
Pendapatan premi-
1.659 1.551 1.399 152 10,9
neto 108 7,0
Pendapatan
19.812 18.600 16.219 2.380 14,7
operasional lainnya 1.212 6,5
Total pendapatan
62.747 61.472 55.865 5.607 10,0
operasional 1.275 2,1
Beban operasional
(27.778) (27.059) (24.801) (2.258) (9,1)
lainnya (719) 2,7
Pembentukan
cadangan kerugian (9.196) (11.514) (18.297) ¯ 6.783 37,1
2.318 (20,1)
penurunan nilai
Laba operasional 25.773 22.899 12.767 2.874 12,6 10.132 79,4
Pendapatan (beban)
bukan operasional- (133) (212) (216) 79 (37,3) 4 1,9
neto
Laba sebelum beban
25.640 22.687 12.551 2.953 13,0 10.136 80,8
pajak
Beban pajak (4.534) (4.205) (1.574) (329) 7,8 (2.631) (167,2)
Laba tahun berjalan 21.106 18.482 10.977 2.624 14,2 7.505 68,4
302 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 303
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Penghasilan
komprehensif
674 (3.826) 745 4.500 (117,6) (4.571) (613,6)
lain, setelah pajak
penghasilan
Jumlah laba
komprehensif periode 21.780 14.656 11.722 7.124 48,6 2.934 25,0
berjalan
Laba tahun berjalan
yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 20.909 18.312 10.898 2.597 14,2 7.414 68,0
Kepentingan non
197 170 79 27 15,9 91 115,2
pengendali
Jumlah laba komprehensif periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 21.560 14.594 11.620 6.966 47,7 2.974 25,6
Kepentingan non
220 62 102 158 254,8 (40) (1,6)
pengendali
Laba per Saham
Diatribusikan kepada
561 983 585 (422) (42,9) 398 68,0
Pemilik Entitas Induk
(EPS) (Rupiah penuh)
Pendapatan Bunga dan Syariah
Kenaikan Kenaikan
2023 2022 2021 (Penurunan) (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
Pos Akun
Jumlah Nominal Nominal
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp-
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar)
Pinjaman
yang 50.753 82,6 46.102 84,3 43.129 86,2 4.651 10,1 2.973 6,9
diberikan
Obligasi
Pemerintah
6.695 10,9 6.077 11,1 5.353 10,7 618 10,2 724 13,5
dan efek-
efek
Margin,
pendapatan
bagi hasil - - - - 333* 0,7 - - ¯ (333) -
dan bonus
syariah
Penempatan
pada
bank lain 2.781 4,5 1.537 2,8 668 1,3 1.244 80,9 869 130.1
dan Bank
Indonesia
Wesel
ekspor dan
1.091 1,8 577 1,1 479 1,0 514 89,1 98 20.5
tagihan
lainnya
Lain-lain 152 0,2 366 0,7 64 0,1 (214) (58,5) 302 471,9
Jumlah 61.472 100 54.659 100,0 50.026 100,0 6.813 12,5 4.633 9,3
*) Pendapatan Syariah dari BNI Syariah sebelum efektif merger menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk per 1 Februari 2021.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 303
Page 304
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
82,6
10,9
0,7
2023
4,5
1,8
0,2
84,3
11,1
2022
2,8
1,1
0,7
86,2
10,7
0,7
2021
1,3
1,0
0,1
Pinjaman yang diberikan Obligasi Pemerintah dan efek-efek Margin, pendapatan bagi hasil dan bonus syariah
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Wesel ekspor dan tagihan lainnya Lain-lainnya
BNI membukukan pendapatan bunga di tahun 2023 sebesar Rp61,5 triliun, mengalami peningkatan sebesar 12,5% YoY.
Pendapatan bunga dari pinjaman yang diberikan masih memberikan kontribusi terbesar yaitu sebesar 82,6% dari total
pendapatan bunga di tahun 2023. Kemudian diikuti oleh pendapatan bunga dari Obligasi Pemerintah dan Efek-Efek
sebesar 10,9%.
Beban Bunga dan Syariah
Kenaikan Kenaikan
2023 2022 2021 (Penurunan) (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
Pos Akun
Jumlah Jumlah Jumlah Nominal
Komposisi Komposisi Komposisi Nominal Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(%) (%) (%) (Rp-miliar) (%) (%)
miliar) miliar) miliar) miliar)
Simpanan
nasabah dan 16.458 81,5 10.726 80,4 10.382 88,1 5.732 53,4 344 3,3
bank lain
Pinjaman
yang 2.713 13,4 1.279 9,6 770 6,5 1.434 112,1 509 66,1
diterima
Bagi hasil
- - - - 58* 0,5 - - (58) (100,0)
Mudharabah
Efek-efek
yang 1.014 5,0 979 7, 3 552 4,7 35 3,6 427 77,2
diterbitkan
Lain-lain 11 0,1 354 2,7 17 0,1 (343) (96,9) 337 1.982,4
Jumlah 20.196 100,0 13.338 100,0 11.779 100,0 6.858 51,4 1.559 13,2
*) Bagi Hasil Mudharabah sebelum efektifnya Bank Syariah Indonesia per 1 Februari 2021.
304 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 305
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
81,5
13,4
2023 1,4
0,1
80,4
9,6
2022 0,5
2,7
88,1
6,5
2021
6,5
Simpanan Nasabah dan Bank Lain Pinjaman yang diterima Bagi Hasil Mudharabah
Efek-efek yang diterbitkan Lain-lain
Komposisi beban bunga dan syariah mengalami kenaikan sebesar Rp6,9 triliun atau 51,4% dibandingkan dengan
periode sebelumnya. Selain didominasi oleh simpanan nasabah dan bank lain yang menjadi sumber utama pendanaan
BNI dengan kontribusi sebesar 81,5% di tahun 2023 dan 80,4% di tahun 2022, kenaikan beban bunga juga dipengaruhi
oleh kenaikan beban bunga pinjaman yang diterima sebesar Rp1,4 triliun dan beban bunga atas surat berharga yang
diterbitkan sebesar Rp35 miliar.
Pendapatan Bunga Neto
BNI membukukan pendapatan bunga neto sebesar Rp41,3 triliun. Pencapaian ini menurun -0,1% atau 45,0 miliar
dibandingkan posisi tahun 2022. Meskipun pendapatan bunga mengalami peningkatan sebesar 12,5% dibandingkan tahun
2022, namun juga diimbangi dengan kenaikan beban bunga yang yang cukup signifikan sebesar 51,4% dibandingkan
tahun 2022.
Pendapatan Bunga dan Pendapatan
Syariah – Neto)
(Rp-miliar)
41.321 41.276
38.247
2021 2022 2023
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 305
Page 306
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pendapatan Premi - Neto
Akun ini merupakan porsi dari BNI Life sebagai salah satu anak perusahaan BNI yang berkontribusi terhadap pendapatan
BNI secara konsolidasi. Premi neto BNI Life mencapai Rp1,7 triliun di tahun 2023 atau naik 7,0% atau sebesar Rp1,6 triliun
dibandingkan tahun 2022. Selain itu, perolehan pendapatan investasi juga dipengaruhi oleh fluktuasi harga pasar efek-
efek dan Obligasi Pemerintah yang menjadi sarana investasi BNI Life untuk pengembangan portofolionya.
Pendapatan Premi - Neto
(Rp-miliar)
1.551 1.659
1.399
2021 2022 2023
Pendapatan Operasional Lainnya
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Provisi dan komisi
10.120 9.738 8.943 382 3,9 795 8,9
lainnya
Laba dari entitas
1.328 1.083 698 245 22,6 385 55,2
asosiasi
Penerimaan Kembali
aset yang telah 5.030 3.780 2.580 1.250 33,1 1.200 46,5
dihapusbukukan
Keuntungan/(kerugian)
yang belum direalisasi
dari perubahan nilai
73 15 (4) 58 386,7 19 (475,0)
wajar aset keuangan
yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi
Keuntungan dari
penjualan aset
keuangan yang diukur
pada nilai wajar
1.180 1.332 1.720 (152) (11,4) (388) (22,6)
melalui penghasilan
komprehensif lain dan
nilai wajar melalui laba
rugi
Laba selisih kurs – neto 1.019 1.597 1.328 (578) (36,2) 269 20,3
Lainnya 1.061 1.055 953 6 0,6 102 10,6
Jumlah 19.812 18.600 16.219 1.212 6,5 2.381 14,7
BNI membukukan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp19,8 triliun di tahun 2023 atau naik 6,5% dari posisi tahun
sebelumnya sebesar Rp18,6 triliun. Kenaikan terbesar berasal dari penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan
sebesar Rp1,3 triliun atau naik sebesar 33,1% dibandingkan realisasi tahun 2022. Pada tahun 2023 BNI juga mencatat
pendapatan operasional dari laba entitas asosiasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebesar Rp1,3 triliun, meningkat 22,6%
dibandingkan periode Desember 2022 sebesar Rp1,1 trilun. Pendapatan dari provisi dan komisi lainnya juga mengalami
kenaikan sebesar Rp382 miliar atau 3,9% dibandingkan realisasi tahun 2022.
306 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 307
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pendapatan Operasional Lainnya
(Rp-miliar)
18.600 19.812
16.219
2021 2022 2023
Beban Operasional Lainnya
Kenaikan Kenaikan
2023 2022 2021 Penurunan) (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
Pos Akun
Jumlah Jumlah Jumlah Nominal Nominal
Komposisi Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(%) (%) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar) miliar) miliar)
Beban
gaji dan 12.834 46,2 12.456 46,0 11.195 45,1 378 3,0 1.261 11,3
tunjangan
Beban
umum dan 9.193 33,1 8.792 32,5 8.765 35,3 401 4,6 27 0,3
administrasi
Beban
1.067 3,8 1.116 4,1 922 3,7 (49) (4,4) 194 21,0
promosi
Premi
penjaminan 1.476 5,3 1.412 5,2 1.293 5,2 64 4,5 119 9,2
simpanan
Lain-lain 3.208 11,5 3.283 12,2 2.626 10,6 (75) (2,3) 657 25,0
Jumlah 27.778 100 27.059 100,0 24.801 100,0 719 2,7 2.258 9,1
46,2
33,1
2023 3,8
5,3
11,5
46
32,5
2022 4,1
5,2
12,2
45,1
35,3
2021 3,7
5,2
10,6
Beban gaji dan Tunjangan Beban Umum dan Administrasi Beban Promosi
Premi Pinjaman Simpanan Lain-lain
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 307
Page 308
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Secara total beban operasional lainnya mengalami kenaikan sebesar 2,7% atau Rp 719 miliar ditahun 2023 menjadi Rp27,8
triliun dari posisi Rp27,1 triliun di tahun 2022. Peningkatan tersebut untuk menunjang ekspansi bisnis BNI sepanjang
tahun 2023. Peningkatan beban operasional lainnya didominasi oleh Beban Umum Adminsitrasi yang naik sebesar Rp401
miliar atau 4,6% dan beban Gaji dan Tunjangan yang naik sebesar Rp378 miliar atau 3,0% dibandingkan tahun 2022.
Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Pembentukan beban cadangan kerugian penurunan nilai di tahun 2023 mengalami penurunan sebesar Rp2,3 triliun atau
menurun sebesar 20,1% menjadi Rp9,2 triliun dari sebelumnya sebesar Rp11,5 triliun pada tahun 2022. Pembentukan
beban cadangan kerugian penurunan nilai ini seiring dengan perbaikan kualitas aset yang konsisten dan dampak dari
akselerasi bisnis di segmen berisiko rendah.
Laba Sebelum Beban Pajak
BNI membukukan laba sebelum pajak pada tahun 2023 sebesar Rp25,6 triliun, naik sebesar 13,0% dibandingkan tahun
2022 sebesar Rp22,7 triliun.
Laba Sebelum Beban Pajak
(Rp-miliar)
25.640
22.687
12.551
2021 2022 2023
Beban Pajak
BNI membukukan beban pajak senilai Rp4,5 triliun di tahun 2023, naik sebesar 7,8% dibandingkan pada tahun 2022
sebesar Rp4,2 triliun. Kenaikan beban pajak tersebut terutama disebabkan karena adanya kenaikan laba sebelum pajak
sebesar Rp2,9 triliun dari tahun 2022 sebesar Rp22,7 triliun menjadi Rp25,6 triliun pada tahun 2023.
Penghasilan Komprehensif Lain, Setelah Pajak Penghasilan
Pada tahun 2023, laba komprehensif lain BNI berada pada posisi keuntungan sebesar Rp674 miliar, berbeda dari tahun
sebelumnya yang berada pada posisi rugi Rp3,8 triliun. Hal tersebut tersebut didominasi oleh posisi nilai wajar aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang mengalami peningkatan signifikan
di tahun 2023.
Jumlah Laba Komprehensif Periode Berjalan
Atribusi laba dan penghasilan komprehensif BNI mencapai Rp21,8 triliun. Pencapaian tersebut mengalami kenaikan
sebesar Rp7,1 triliun atau 48,6% dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp14,7 triliun.
308 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 309
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Laba Komprehensif Periode Berjalan
(Rp-miliar)
21.780
14.656
11.722
2021 2022 2023
Laba per Saham Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Laba tahun berjalan per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan diatribusikan kepada pemilik entitas
induk dengan rata-rata tertimbang jumlah lembar saham biasa yang beredar pada tahun bersangkutan.
Kenaikan (Penurunan) 2022- Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2023 2021-2022
Perihal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Laba tahun berjalan
yang dapat
diatribusikan kepada 20.909 18.312 10.898 2.597 14,2 7.414 68.0
pemilik entitas induk
(Rp-miliar)
Rata-rata tertimbang
jumlah lembar saham
37.257* 18.638 18.620 18.619 99,9 18 0,1
biasa yang beredar
(juta lembar saham)
Laba per saham dasar
diatribusikan kepada
561 983 585 (422) (42,9) 398 68,0
pemilik entitas induk
(Rupiah penuh)
* Ditahun 2023 BNI melakukan aksi korporasi berupa pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:2 yang efektif mulai 6 Oktober 2023. Stock split tidak menyebabkan
perubahan nilai kepemilikan saham oleh investor karena jumlah saham yang beredar naik menjadi 2 kali lipat diikuti harga saham yang menyesuaikan 0,5 kali dari harga
sebelumnya.
Laba per Saham Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk pada tahun 2023 adalah Rp561 dari Rp983 di tahun 2022 atau
turun sebesar 42,9%. Penurunan tersebut merupakan dampak dari pemecahan nominal saham (stock split) dengan rasio
1:2 berdasarkan keputusan RUPSLB tanggal 19 September 2023. Apabila jumlah lembar saham beredar hasil stock split
diperhitungkan sama untuk tahun 2022 dan 2023, maka laba per saham dasar tahun 2022 dan 2021 menjadi Rp491 dan
Rp292. Dengan demikian, laba per saham dasar tahun 2023 meningkat 14,3% dibandingkan tahun 2022.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 309
Page 310
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Laba per Saham Dasar
(Rp-miliar)
983
585
561
2021 2022 2023
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Kas dan Setara Kas di Akhir Tahun
(Rp-miliar)
173.340
163.900
Secara Konsolidasi, pada tahun 2023 BNI membukukan penurunan
arus kas bersih sebesar Rp8,9 triliun, naik sebesar 7,2% dibandingkan 154.879
penurunan arus kas bersih pada tahun 2022 sebesar Rp9,6 triliun.
Penurunan arus kas bersih dipengaruhi oleh aktivitas pendanaan
pembayaran dividen atas laba berjalan tahun buku 2022 serta,
aktivitas investasi atas pembelian Efek-Efek dan Obligasi Pemerintah
selama tahun 2023. Arus kas bersih dari Aktivitas Operasi, Investasi
dan Pendanaan pada tahun 2023 masing-masing sebesar Rp9,3
triliun, (Rp10,8 triliun), dan (Rp7,4 triliun).
2021 2022 2023
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Kas neto diperoleh
10.393 19.953 97.478 (9.560) (47,9) (77.525) (79,5)
dari aktivitas operasi
Kas neto digunakan
untuk aktivitas (10.771) (32.233) (15.656) 21.462 (66,6) 16.577 105,9
investasi
Kas neto diperoleh
dari/(digunakan untuk) (8.493) 2.725 1.719 (11.128) (411,7) 1.006 58,5
aktivitas pendanaan
Peningkatan/
(penurunan) neto kas (8.871) (9.555) 83.541 684 7,2 (93.096) (111,4)
dan setara kas
Dampak kehilangan
- - (37.614) - - - 37.614 (100,0)
pengendalian
Arus kas bersih
setelah dampak
(8.871) (9.555) 45.927 684 7,2 (55.482) (120,8)
kehilangan
pengendalian
Dampak selisih kurs (150) 115 505 (265) (2,3) (390) (77,2)
Kas dan setara kas di
163.900 173.340 126.908 (9.440) (5,4) 46.432 36,6
awal tahun
Kas dan setara kas di
154.879 163.900 173.340 (9.021) (5,5) (9.440) (5,4)
akhir tahun
310 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 311
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
BNI membukukan kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi mencapai Rp10,4 triliun di tahun 2023 dan Rp20,0 triliun
di tahun 2022. Aktivitas arus kas operasi tersebut dipengaruhi oleh simpanan nasabah sebesar Rp41,5 triliun di tahun
2023 atau lebih tinggi dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp32,0 triliun. Selain itu dari sisi aset operasi,
penurunan arus kas aktivitas operasi juga dipengaruhi oleh kenaikan efek-efek dan obligasi pemerintah yang diukur pada
nilai wajar melalui laporan laba rugi sebesar Rp9,8 triliun dari sebelumnya sebesar Rp4,8 triliun di tahun 2022 menjadi
Rp5,0 triliun di tahun 2023.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
BNI membukukan penggunaan kas neto yang dalam aktivitas investasi BNI mencapai Rp10,8 triliun di tahun 2023 yang
didominasi oleh pembelian Obligasi Pemerintah (neto) sebesar Rp5,4 triliun serta pembelian atas Efek-Efek (neto) sebesar
Rp2,3 triliun pada tahun 2022. Selain itu juga terdapat arus kas penyertaan pada BNI Finance sebesar Rp800 miliar.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Secara kumulatif, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan adalah sebesar Rp8,5 triliun di tahun 2023.
Terdapat 2 aktivitas pendanaan yang mendominasi yaitu penerimaan pinjaman yang diterima sebesar Rp15,3 triliun
serta pembayaran pinjaman yang diterima sebesar Rp19,0 triliun. Selain itu juga terdapat pembayaran dividen dan
penerimaan atas Efek-Efek Diterbitkan (neto) masing-masing sebesar Rp7,3 triliun dan Rp4,0 triliun.
Kas dan Setara Kas Akhir Periode
BNI membukukan defisit penurunan neto kas dan setara kas sebesar Rp8,9 triliun di tahun 2023 yang didominasi oleh
arus kas pembiayaan pinjaman yang diterima dan pembayaran dividen dari aktivitas pendanaan sehingga kas dan setara
kas akhir tahun 2023 adalah sebesar Rp154,9 triliun.
KEMAMPUAN BEROPERASI SERTA KEMAMPUAN
MENGHASILKAN LABA DAN MELAKUKAN EFISIENSI
Selisih Selisih
2023 2022 2021
Perihal 2022-2023 2021-2022
(%) (%) (%)
(%) (%)
Profitabilitas
Return On Assets (ROA) 2,6 2,5 1,4 0,1 1,1
Return On Equity (ROE) - Tier 1 Capital
16,8 16,4 10,4 0,4 6,0
Based
Return on Equity (ROE) - Equity Based 15,2 14,9 9,4 0,3 5,5
Net Interest Margin (NIM) 4,6 4,8 4,7 (0,2) 0,1
Efisiensi
Beban Operasional terhadap Pendapatan
68,4 68,6 81,2 (0,2) (12,6)
Operasional (BOPO)
Cost to Income (CIR) (Rasio Biaya terhadap
42,9 42,6 43,3 0,3 (0,7)
Pendapatan)
Likuiditas
Pinjaman terhadap Total Simpanan (LDR) 85,8 84,2 79,7 1,6 4,5
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) 89,0 83,4 74,1 5,6 9,3
Rasio Kualitas Aset
1. Rasio Non Performing Loan (NPL)
NPL BNI per 31 Desember 2023 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebesar 2,8% menjadi 2,1%, sementara
NPL Neto mengalami peningkatan dari 0,5% menjadi 0,6%. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan BNI dalam pengelolaan
aset produktif yang prudence di tengah ekspansi pinjaman yang diberikan diantaranya dengan selektif memilih
sektor penerima kredit yang berfokus pada debitur Top Tier didukung pengelolaan atas debitur bermasalah melalui
skema remedial and restructuring untuk mendukung perbaikan kondisi keuangan dan bisnis debitur menjadi kunci
pengelolaan NPL BNI.
2. Coverage Ratio
Coverage ratio BNI yang tercatat per 31 Desember 2023 tercatat sebesar 319,1% mengalami peningkatan dibandingkan
tahun 2022 sebesar 278,3%. Pembentukan coverage ratio yang lebih tinggi merupakan langkah mitigasi risiko atas
pinjaman yang bermasalah di masa datang.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 311
Page 312
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rasio Profitabilitas 5. Cost to Income Ratio (CIR)
Cost to Income Ratio (CIR) adalah salah satu rasio yang
1. Return on Asset (ROA) dapat mengukur tingkat efisiensi atas beban operasional
Return on Assets (ROA) BNI tercatat sebesar 2,6%, yang dikeluarkan untuk mendapatkan pendapatan
mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun 2022 secara optimal. CIR BNI naik 0,3% dari 42,6% pada
sebesar 2,5%. Peningkatan tersebut sejalan dengan tahun 2022 menjadi 42,9% di tahun 2023 seiring dengan
kenaikan laba BNI di tahun 2023. kenaikan beban operasional pada tahun 2023 yang tidak
2. Return on Equity (ROE) diimbangi dengan pertumbuhan pendapatan bunga
Return on Equity (ROE) - Equity Based BNI tercatat bersih.
sebesar 15,2%, mengalami peningkatan jika
dibandingkan tahun 2022 sebesar 14,9%. Peningkatan Rasio Likuiditas
tersebut sejalan dengan kenaikan laba BNI di tahun
2023 yang signifikan dengan kondisi permodalan BNI 1. Pinjaman terhadap Total Simpanan (LDR)
yang cukup dalam menunjang operasi perusahaan. Pinjaman terhadap Total Simpanan melaporkan rasio
3. Net Interest Margin (NIM) pinjaman yang disalurkan terhadap simpanan yang
Net Interest Margin (NIM) BNI di tahun 2023 mengalami dihimpun oleh BNI. LDR BNI di tahun 2023 sebesar
sedikit penurunan dari 4,8% di tahun 2022 menjadi 85,8%, meningkat 1,5% dibandingkan tahun sebelumnya
4,6% di tahun 2023 yang dipengaruhi oleh persentase sebesar 84,2%. Kenaikan ini terutama disebabkan
kenaikan beban bunga yang cukup signifikan, di atas penyaluran kredit yang tumbuh lebih besar (7,0% YoY)
pertumbuhan pendapatan bunga. dibandingkan penyaluran Dana Pihak Ketiga (DPK)
4. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan yang hanya tumbuh (5,1% YoY), yang secara umum
Operasional disebabkan oleh likuiditas pasar yang semakin ketat.
Rasio BOPO (Beban Operasional terhadap Pendapatan
Operasional) BNI mengalami penurunan menjadi 2. Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)
68,4% di tahun 2023 dari 68,6% di tahun 2022. Hal ini Rasio Intermediasi Makroprudensial BNI pada tahun
dipengaruhi pertumbuhan pendapatan operasional BNI 2023 mengalami peningkatan menjadi sebesar 89,0%
yang mencapai 6,5% selama tahun 2023 serta beban dibandingkan tahun 2022 sebesar 83,4%. Level rasio
CKPN yang mampu tumbuh negatif 20,1% selama tahun RIM pada tahun 2023 telah memenuhi ketentuan
2023. regulator yaitu pada range 84%-94%.
RASIO KEPATUHAN
Selisih Selisih 2021-
2023 2022 2021
Perihal 2022-2023 2022
(%) (%) (%) (%) (%)
Giro Wajib Minimum (GWM)
GWM (Rupiah) 9,5 11,9 7,7 (2,4) 4,2
GWM (Valuta Asing) 4,0 4,0 4,0 - -
Posisi Devisa Neto 1,7 1,6 0,9 0,1 0,7
Persentase Pelanggaran BMPK Nihil Nihil Nihil - -
Persentase Pelampauan BMPK Nihil Nihil Nihil - -
1. Giro Wajib Minimum (GWM) 24/4/PBI/2022 tanggal 1 Maret 2022 tentang Giro Wajib
BNI secara konsisten mampu menjaga tingkat Minimum Bank Umum Dalam Rupiah dan Valuta Asing
kecukupan likuiditas yang optimal untuk mendukung Bagi Bank Umum Konvensional dan Peraturan Anggota
operasional harian dan memenuhi ketentuan Bank Dewan Gubernur (PADG) Nomor 2 tahun 2023 tanggal
Indonesia melalui Giro Wajib Minimum (GWM).Pada 1 April 2023 (2022: Giro Wajib Minimum (GWM) Bank
tahun 2023, posisi GWM Rupiah BNI sebesar 9,5% dan telah sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI)
GWM Valuta Asing sebesar 4,0% mengalami penurunan No. 24/4/PBI/2022 tanggal 1 Maret 2022 tentang Giro
dibandingkan posisi tahun sebelumnya terutama pada Wajib Minimum Bank Umum Dalam Rupiah dan Valuta
GWM Rupiah sebesar 2,4% sebagai dampak dari Asing Bagi Bank Umum Konvensional dan Peraturan
kebijakan suku bunga oleh Bank Indonesia hingga akhir Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 24/4/PBI/2022
tahun 2023. Giro Wajib Minimum (GWM) BNI tersebut tanggal 1 Maret 2022).
telah sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.
312 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 313
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. Posisi Devisa Neto
Posisi Devisa Neto (PDN) BNI untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar 1,7%, lebih tinggi
dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar 1,6%. Meski demikian, angka tersebut masih jauh di bawah jumlah
maksimum yang ditetapkan BI pada PBI No. 5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Neto Bank Umum sebagaimana
telah beberapa kali diubah terakhir dengan PBI No. 17/5/PBI/2015, yaitu sebesar 20% dari modal.
3. Pemenuhan Kepatuhan Terkait Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
Tidak terdapat Pelanggaran maupun Pelampauan BMPK sepanjang tahun 2023. BNI memiliki kebijakan yang memadai
serta melakukan pemantauan dengan memonitor batas maksimum pemberian kredit atau BMPK dan House Limit
untuk debitur besar.
KOMITMEN DAN KONTINJENSI
BNI memiliki komitmen dan kontinjensi. Ikhtisar komitmen dan kontinjensi Bank yang dinyatakan dalam nilai kontrak
sebagai berikut:
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Tagihan Komitmen
Pembelian berjangka
mata uang asing yang 95.743 95.553 71.605 190 0,2 23.948 33,4
belum diselesaikan
Lain-lain 83 84 417 (1) (1,2) (333) (79,9)
Jumlah 95.826 95.637 72.022 191 0,2 23.615 32,8
Liabilitas Komitmen
Fasilitas kredit kepada
nasabah yang belum 55.883 57.335 59.614 (1.452) (2,5) (2.279) (3,8)
digunakan
Irrevocable Letters
of Credit yang masih 16.854 16.074 8.746 780 4,9 7.328 83,8
berjalan
Penjualan berjangka
mata uang asing yang 95.576 96.358 70.966 (782) (0,8) 25.392 35,8
belum diselesaikan
Lainnya 84 85 - (1) (1,2) 85 100,0
Jumlah 168.397 169.852 139.326 (1.455) (0,9) 30.526 21,9
Tagihan Kontinjensi
Garansi Bank yang
23.426 20.691 17.896 2.735 13,2 2.795 15,6
diterima
Pendapatan bunga
12.030 11.673 11.043 357 3,1 630 5,7
dalam penyelesaian
Lainnya 459 382 330 77 20,2 52 15,8
Jumlah 35.915 32.746 29.269 3.169 9,7 3.477 11,9
Liabilitas Kontinjensi
Garansi yang
diterbitkan dalam
29.116 26.927 25.883 2.189 8,1 1.044 4,0
bentuk Performance
Bond
Advance Payment
11.951 10.809 7.850 1.142 10,6 2.959 37,7
Bonds
Standby Letters of
15.062 12.868 12.568 2.194 17,1 300 2,4
Credit
Garansi Bank lainnya 9.465 10.412 9.875 (947) (9,1) 537 5,4
Bid Bonds 1.183 2.092 1.479 (909) (43,5) 613 41,4
Shipping Guarantee - - 6 - - - (6) (100,0)
Lainnya 2.001 571 - 1.430 250,4 571 100,0
Jumlah 68.778 63.679 57.661 5.099 8,0 6.018 10,4
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 313
Page 314
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tabel berikut menjelaskan transaksi komitmen dan kontinjensi yang terjadi dalam kegiatan normal Bank yang mempunyai
risiko kredit.
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2022-2023
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%)
Garansi Bank yang diterbitkan
Pihak yang berelasi 22.324 22.336 (12) (0,1)
Pihak ketiga 44.453 40.773 3.680 9,0
Irrevocable Letters of Credit
Pihak yang berelasi 12.276 11.159 1.117 10,0
Pihak ketiga 4.578 4.915 (337) (6,9)
Fasilitas Kredit kepada debitur yang belum digunakan
Pihak yang berelasi 9.205 13.965 (4.760) (34,1)
Pihak ketiga 46.679 43.370 3.309 7,6
Jumlah 139.515 136.518 2.997 2,2
Transaksi komitmen dan kontinjensi yang mempunyai risiko kredit berdasarkan kolektibilitas dijelaskan dalam tabel berikut:
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Lancar 135.987 133.206 121.558 2.781 2,1 11.648 9,6
Dalam Perhatian
2.879 2.735 3.215 144 5,3 (480) (14,9)
Khusus
Kurang Lancar 68 39 53 29 74,4 (14) (26,4)
Diragukan 80 65 107 15 23,1 (42) (39,3)
Macet 501 473 1.088 28 5,9 (615) (56,5)
Jumlah 139.515 136.518 126.021 2.997 2,2 10.497 8,3
Di samping itu, BNI juga telah menyusun rincian terkait pertumbuhan Komitmen dan Kontinjensi yang diuraikan dalam
tabel sebagai berikut:
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Tagihan Komitmen
Pembelian berjangka
mata uang asing yang 95.743 95.553 71.605 190 0,2 23.948 33,4
belum diselesaikan
Lain-lain 84 84 417 - - (333) (79,9)
Jumlah Tagihan
95.827 95.637 72.022 190 0,2 23.615 32,8
Komitmen
Liabilitas Komitmen
Fasilitas kredit kepada
nasabah yang belum 55.883 57.335 59.614 (1.452) (2,5) (2.279) (3,8)
digunakan
Irrevocable Letters
of Credit yang masih 16.854 16.074 8.746 780 4,9 7.328 83,8
berjalan
Penjualan berjangka
mata uang asing yang 95.576 96.358 70.966 (782) (0,8) 25.392 35,8
belum diselesaikan
Lainnya 84 85 - (1) (1,2) 85 -
314 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 315
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2021 2022-2023 2021-2022
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Jumlah Liabilitas
168.397 169.852 139.326 (1.455) (0,9) 30.526 21,9
Komitmen
Tagihan Kontinjensi
Garansi Bank yang
23.426 20.691 17.896 2.735 13,2 2.795 15,6
diterima
Pendapatan bunga
12.030 11.673 11.043 357 3,1 630 5,7
dalam penyelesaian
Lainnya 459 382 330 77 20,2 52 15,8
Jumlah Tagihan
35.915 32.746 29.269 3.169 9,7 3.477 11,9
Kontinjensi
Liabilitas Kontinjensi
Garansi Bank yang
66.777 63.108 57.661 3.669 5,8 5.447 9,4
Diberikan
Liabilitas Kontinjensi
2.001 571 - 1.430 250,4 571 100,0
Lainnya
Jumlah Liabilitas 68.778 63.679 57.661 5.099 8,0 6.018 10,4
Kontinjensi
Tagihan komitmen meningkat 0,2% di tahun 2023 atau spot untuk mengelola eksposur pada risiko pasar seperti
mencapai Rp190 miliar yang sebagian besar adalah risiko mata uang dan risiko tingkat suku bunga. Instrumen
Pembelian Berjangka Mata Uang Asing yang belum keuangan derivatif diakui di laporan posisi keuangan
diselesaikan. Jumlah liabilitas komitmen pada tahun konsolidasian pada nilai wajar. Setiap kenaikan nilai wajar
2023 mengalami penurunan sebesar 0,9% dibandingkan kontrak derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai
dengan tahun 2022 yang sebagian besar dipengaruhi oleh wajar positif dan sebagai liabilitas apabila memiliki nilai
penurunan posisi Penjualan Spot dan Derivatif yang masih wajar negatif.Tagihan dan liabilitas derivatif diklasifikasikan
berjalan di tahun 2022. Tagihan kontinjensi pada tahun sebagai aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
2023 meningkat sebesar 9,7% dibandingkan tahun 2022 wajar melalui laporan laba rugi. Keuntungan atau kerugian
yang didominasi oleh peningkatan Garansi Bank yang yang terjadi dari perubahan nilai wajar diakui dalam laporan
diterima sebesar 13,2% dan lainnya sebesar 20,2%. Posisi laba rugi konsolidasian.
liabilitas kontinjensi meningkat sebesar 8,0% di tahun 2023
dibandingkan tahun 2022 yang dipengaruhi oleh kenaikan Nilai wajar instrumen derivatif ditentukan berdasarkan
Garansi performance bond. Secara garis besar fluktuasi diskonto arus kas dan model penentu harga atau harga yang
dari pergerakan pos komitmen dan kontinjensi ini sejalan diberikan oleh broker (quoted price) atas instrumen lainnya
dengan pertumbuhan kredit, mengingat debitur semakin yang memiliki karakteristik serupa. Kontrak berjangka mata
mengoptimalkan penggunaan produk dan layanan BNI uang asing, swap mata uang asing dan cross currency
yang beragam dengan fitur yang bersaing. swap dan tingkat suku bunga swap dilakukan untuk tujuan
pendanaan dan perdagangan.
DERIVATIF DAN FASILITAS LINDUNG NILAI
Selain itu, dalam melakukan usaha bisnis, BNI melakukan
BNI melakukan transaksi derivatif baik untuk kepentingan transaksi instrumen keuangan derivative seperti kontrak
Bank ataupun kepentingan Nasabah. Dalam menjalankan berjangka mata uang asing, swap mata uang asing, swap
bisnisnya, BNI melakukan transaksi instrumen keuangan atas suku bunga dan transaksi spot untuk keperluan
derivatif seperti kontrak berjangka mata uang asing, swap pembiayaan, perdagangan dan lindung nilai.
mata uang asing, swap atas suku bunga, dan transaksi
Tagihan dan Liabilitas Derivatif Berdasarkan Jenis dan Mata Uang
2023 2022
Nilai Wajar Nilai Wajar
Instrumen Jumlah Nasional Jumlah Nasional
Mata Uang Asing Tagihan Liabilitas Mata Uang Asing Tagihan Liabilitas
(jumlah penuh) Derivatif (Rp- Derivatif (Rp- (jumlah penuh) Derivatif (Rp- Derivatif
juta) juta) juta) (Rp-juta)
Terkait Nilai Tukar
Kontrak Berjangka
- Beli
CNY 416.972.397 7.084 - - - -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 315
Page 316
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tagihan dan Liabilitas Derivatif Berdasarkan Jenis dan Mata Uang
2023 2022
Nilai Wajar Nilai Wajar
Instrumen Jumlah Nasional Jumlah Nasional
Mata Uang Asing Tagihan Liabilitas Mata Uang Asing Tagihan Liabilitas
(jumlah penuh) Derivatif (Rp- Derivatif (Rp- (jumlah penuh) Derivatif (Rp- Derivatif
juta) juta) juta) (Rp-juta)
EUR - - - 9.166.660 1.458 -
USD 543.853.761 3.039 (78.127) 13.933.623 146 (2.386)
Kontrak Berjangka
- Jual
CNY 102.000.000 19 - - - -
EUR 4.000.000 - (988) 8.519.286 - (322)
USD 246.529.197 38.242 (7.255) 213.878.959 16.783 (11.858)
Swap Mata Uang
Asing - Beli
EUR 46.764 18 - 241.427.287 22.520 (4.575)
JPY 27.529.802.340 72.213 (929) - - -
SGD 15.000.000 969 - - - -
USD 968.073.582 11.349 (198.979) 1.144.587.000 14.444 (54.680)
Swap Mata Uang
Asing - Jual
AUD 11.000.000 270 (50) 7.000.000 - (538)
EUR 85.959.000 1.228 (16.180) 234.112.280 4.790 (35.280)
GBP 15.000.000 294 (1.447) 10.000.000 - (369)
SGD 88.844.400 8.123 (238) - - -
USD 1.328.878.993 300.017 (6.393) 2.073.075.398 126.318 (268.500)
Spot Mata Uang
Asing - Beli
AUD 40.800.000 - (825) 250.000 21 -
EUR 16.500.000 - (783) 3.200.000 139 -
GBP 3.250.000 - (281) 171.000 7 -
USD 198.539.729 956 (4.759) 152.940.000 18 (14.341)
Spot Mata Uang
Asing - Jual
AUD 35.064.185 482 (40) - - -
EUR 9.900.000 337 - 1.350.000 1 (1)
USD 197.070.000 3.871 (834) 162.680.000 14.764 (65)
Terkait Suku Bunga
Swap Atas Suku
Bunga
USD 530.138.055 356.400 (321.987) 668.026.229 378.399 (366.427)
Terkait Nilai Tukar dan Suku Bunga
Swap Mata Uang
Asing dan Suku
Bunga
USD 776.376.200 157.150 (109.419) 436.345.780 97.113 (13.547)
Risk Free Rate
IDR 1.000.000.000.000 11.408 (4.080) - - -
USD 350.398.400 22.208 (56.868) 110.874.000 8.316 (2.242)
Jumlah 995.677 (810.462) 685.237 (775.131)
316 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 317
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tagihan dan Liabilitas Derivatif berdasarkan Hubungan
Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 2022-2023
(Rp-juta) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%)
Tagihan Derivatif
Pihak Berelasi
Mata Uang Asing 37.939 4.189 33.750 805,7
Pihak Ketiga
Rupiah 11.407 - 11.407 100,0
Mata Uang Asing 946.331 681.048 265.283 39,0
Jumlah 995.677 685.237 310.440 45,3
Liabilitas Derivatif
Pihak Berelasi
Mata Uang Asing (136.138) (118.439) (17.699) 14,9
Pihak Ketiga
Rupiah (4.080) - (4.080) 100,0
Mata Uang Asing (670.244) (656.692) (13.552) 2,1
Jumlah (810.462) (775.131) (35.331) 4,6
Seluruh tagihan derivatif pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 diklasifikasikan ke dalam golongan lancar berdasarkan
hasil penelaahan dan evaluasi manajemen Bank.
TINGKAT KESEHATAN BANK 1. Profil Risiko (Risk Profile)
Penilaian Profil Risiko dilakukan dengan menilai
Tingkat Kesehatan Bank (TKB) adalah hasil penilaian Risiko Inheren (risiko yang melekat pada aktivitas
kondisi Bank yang dilakukan terhadap risiko dan kinerja Bank) dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko
Bank. Tingkat Kesehatan Bank merupakan sarana bagi (KPMR) terhadap 8 jenis risiko.
Bank untuk melakukan identifikasi dini permasalahan 2. Tata Kelola (Good Corporate Governance)
bank, menetapkan strategi bisnis di waktu yang akan PenilaianTata Kelola merupakan penilaian terhadap
datang, menyusun dan melaksanakan corrective action kualitas manajemen Bank atas pelaksanaan prinsip-
atas kelemahan/permasalahan bank, memberikan dasar prinsip Tata Kelola.
bagi proses pengaitan modal dengan risiko, sebagai salah 3. Rentabilitas (Earnings)
satu dasar dalam pengambilan keputusan serta untuk Penilaian atas faktor Rentabilitas meliputi evaluasi
meningkatkan daya saing.Bagi otoritas pengawas, TKB terhadap kinerja Rentabilitas, sumber-sumber
merupakan sarana dalam menetapkan strategi dan fokus Rentabilitas, kesinambungan Rentabilitas, dan
pengawasan terhadap Bank. manajemen Rentabilitas.
4. Permodalan (Capital)
Penilaian Tingkat Kesehatan BNI dilakukan sesuai Penilaian atas faktor Permodalan meliputi evaluasi
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 4/ terhadap kecukupan Permodalan dan kecukupan
POJK.03/2016 tanggal 26 Januari 2016 tentang Penilaian pengelolaan Permodalan. Dalam melakukan
Tingkat Kesehatan Bank Umum dan Peraturan Menteri penilaian kecukupan Permodalan, BNI mengaitkan
(Permen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) No. PER-2/ kecukupan modal dengan Profil Risikonya.
MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata
Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Penilaian Tingkat Kesehatan Bank dilaporkan kepada
Milik Negara. regulator (OJK) setiap 6 bulan (semesteran) pada
periode Juni dan Desember. Hasil penilaian Tingkat
A. Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Ketentuan Kesehatan Bank BNI periode 31 Desember 2023 berada
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada peringkat “Sehat” yang berarti bahwa:
Berdasarkan ketentuan POJK No. 4/POJK.03/2016, 1. Kondisi BNI secara umum sehat, sehingga dinilai
penilaian Tingkat Kesehatan Bank dilakukan mampu menghadapi pengaruh negatif yang
menggunakan pendekatan risiko (Risk-based Bank signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor
Rating) baik secara individu maupun secara konsolidasi, eksternal lainnya.
dengan cakupan penilaian dilakukan berdasarkan 4 2. Peringkat faktor-faktor penilaian (Profil Risiko, Tata
(empat) faktor sebagai berikut: Kelola, Rentabilitas, dan Permodalan) secara umum
baik. Apabila terdapat kelemahan, maka secara
umum kelemahan tersebut kurang signifikan.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 317
Page 318
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
B. Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Ketentuan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Berdasarkan Permen BUMN No. PER-2/MBU/03/2023,Tingkat Kesehatan Bank dinilai menggunakan Peringkat (Rating)
yang didasarkan pada Pemeringkatan yang dilakukan oleh Perusahaan Pemeringkat Nasional, Perusahaan Pemeringkat
Internasional, maupun Perusahaan Pemeringkat Nasional yang terafiliasi dengan Perusahaan Pemeringkat Internasional.
Pemeringkatan yang dilakukan untuk penilaianTingkat Kesehatan Bank dilaksanakan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun
berdasarkan kinerja laporan keuangan audit konsolidasi tahun buku yang bersangkutan dan disampaikan kepada
Kementerian BUMN paling lambat pada bulan Mei tahun berjalan.
Dalam rangka memenuhi Pasal 80 ayat (1) Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman
Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara, Penilaian Tingkat Kesehatan Bank melalui
Pemeringkatan (Rating) dilakukan oleh Lembaga Pemeringkat Internasional (Fitch Ratings, Moody’s, dan S&P) dan
Lembaga Pemeringkat Nasional (Pefindo) dengan hasil Tingkat Kesehatan untk PT Bank Negara Indonesia (Persero)
sebagai berikut:
Peringkat Akhir (Final Rating)
Lembaga Pemeringkat Peringkat Tingkat Kesehatan Klasifikasi
Fitch Ratings BBB-/ Stable AAA Sangat Sehat
Moody’s Baa2/ Stable AAA Sangat Sehat
S&P BBB-/ Stable AAA Sangat Sehat
Pefindo idAAA/ Stable AAA Sangat Sehat
Dengan demikian, Tingkat Kesehatan untk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berdasarkan ketentuan
PER-2/MBU/03/2023 adalah AAA dengan klasifikasi Sangat Sehat.
ASET BANK YANG DIJAMINKAN
BNI tidak menjaminkan aset Bank di periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2023.
SUKU BUNGA DASAR KREDIT (SBDK)
Berdasarkan Peraturan OJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank, dan Peraturan Bank
Indonesia No. 7/6/PBI/2005 tentangTransparansi Informasi Produk Bank dan Penggunaan Data Pribadi Nasabah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 No. 16, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4475), Bank Umum
yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional di Indonesia wajib melaporkan dan mempublikasikan Suku
Bunga Dasar Kredit (SBDK) dalam Rupiah.
Implementasi SBDK ini bertujuan memberikan kejelasan kepada nasabah dan memudahkan nasabah dalam menimbang
manfaat, biaya dan risiko kredit yang ditawarkan oleh Perusahaan. Selain itu, SBDK dimaksudkan untuk meningkatkan
Good Governance dan mendorong persaingan yang sehat dalam industri perbankan antara lain melalui terciptanya
disiplin pasar (market discipline) yang lebih baik.
Selain itu, SBDK dipakai sebagai indikator besaran suku bunga kredit yang akan dikenakan kepada nasabah yang
mengajukan kredit pada Perusahaan. Oleh karena itu, BNI senantiasa memperbaharui SBDK sesuai dengan pergerakan
suku bunga acuan yang ditetapkan Bank Indonesia. Secara umum SBDK dihitung berdasarkan 3 (tiga) komponen, yaitu
Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK) yang timbul dari kegiatan penghimpunan dana nasabah, beban operasional yang
dikeluarkan untuk kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran kredit serta komponen profit margin yang ditetapkan
Perusahaan dalam kegiatan penyaluran kredit. Perhitungan SBDK belum memperhitungkan komponen premi risiko dari
debitur, yang besarnya tergantung dari penilaian terhadap risiko masing-masing debitur. Dengan demikian besarnya
suku bunga kredit yang dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK.
BNI diwajibkan untuk melaporkan perhitungan SBDK kepada Bank Indonesia secara bulanan dan secara berkala
memublikasikan dalam media yang lebih luas. Perhitungan SBDK berlaku untuk jenis kredit korporat, kredit ritel, kredit
mikro, dan kredit konsumsi (KPR dan non-KPR). Namun Bank Indonesia menyerahkan penggolongan kredit korporat,
kredit ritel dan kredit konsumsi (KPR dan non-KPR) berdasarkan kriteria internal yang digunakan oleh bank.
318 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 319
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Berikut adalah informasi SBDK yang telah ditetapkan oleh BNI pada tahun 2023.
Suku Bunga Dasar Kredit (Prime Lending Rate) per Tahun
Berdasarkan Segmen Bisnis
Kredit Kredit Konsumsi
Kredit Ritel Kredit Mikro
Korporasi KPR Non KPR
(%) (%)
(%) (%) (%)
Suku Bunga Dasar Kredit (Prime Lending Rate) 8,00 8,25 - 7,25 8,75
Suku Bunga Dasar Kredit (Prime Lending Rate) 8,05 8,30 - 7,30 8,80
DAMPAK PERUBAHAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP KINERJA BNI
8,80% 8,80%
8,75% 8,75%
8,30% 8,30%
8,25% 8,25%
8,05% 8,05%
8,00% 8,00%
7,90%
7,65%
7,66%
7,50%
7,25% 7,30% 7,30%
7,25%
Des-22 Mar-23 Jun-23 Sep-23
SBDK Korporasi SBDK Ritel SBDK KPR SBDK Non-KPR Loan Yield
SBDK Korporasi, Ritel, KPR, dan Non-KPR mengalami kenaikan sebesar 5bps pada triwulan 2 tahun 2023. Adanya kenaikan
SBDK pada triwulan 2 tersebut memberikan pengaruh terhadap loan yield pada periode triwulan 2 menuju triwulan 3
yang mengalami kenaikan sebesar 24bps. Secara YtD, SBDK dari masing-masing segmen mengalami kenaikan sebesar
5bps dan loan yield mengalami kenaikan sebesar 40bps.
Sepanjang 2023, BI menaikkan suku bunga acuan sebanyak 2 (dua) kali, yaitu pada awal tahun di Januari 2023 dan
pada Oktober 2023 hingga saat ini berada pada level yang sama sebelum masa pandemi yaitu sebesar 6 persen. Secara
total, BI menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada tahun 2023. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia
pada 18-19 Oktober 2023 memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 6%, suku bunga
Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%. Kenaikan ini disebut untuk memperkuat
kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak meningkatnya ketidakpastian global.
Terhitung mulai 21 Desember 2023, Bank Indonesia menggunakan nama BI-Rate sebagai suku bunga kebijakan menggantikan
BI 7-Day Reverse Repo Rate untuk memperkuat komunikasi kebijakan moneter. Penggantian nama ini tidak mengubah
makna dan tujuan BI-Rate sebagai stance kebijakan moneter Bank Indonesia, serta operasionalisasinya tetap mengacu
pada transaksi reverse repo Bank Indonesia tenor 7 (tujuh) hari.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Desember 2023 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate
sebesar 6,00%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%. Keputusan
mempertahankan BI-Rate pada level 6,00% tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability yaitu
untuk penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah serta langkah pre-emptive dan forward looking untuk memastikan inflasi
tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1% pada 2024.
Tren kenaikan ini berdampak kepada kenaikan NIM BNI menjadi 4,6% di tahun 2023 dibandingkan 4,8% (2022) dan 4,7%
(2021).
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 319
Page 320
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
AKSELERASI PERTUMBUHAN FEE BASED INCOME
Kenaikan Kenaikan
2023 2022 2021 (Penurunan) (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
Pos Akun
Jumlah Jumlah Jumlah Nominal Nominal
Komposisi Komposisi Komposisi Persentase Persentase
(Rp- (Rp- (Rp- (Rp- (Rp-
(%) (%) (%) (%) (%)
miliar) miliar) miliar) miliar) miliar)
Recurring
14.438 97,7 13.629 92,0 12.620 92,5 809 5,9 1.009 8,0
Fee
Non
Recurring 344 2,3 1.191 8,0 1.019 7,5 (847) (71,1) 172 16,9
Fee
Jumlah 14.783 100,0 14.820 100,0 13.639 100,0 (37) (0,2) 1.181 8,7
Perkembangan Fee Based Income
(Rp-miliar)
14.820 14.783
13.639
2021 2022 2023
Fee Based Income di tahun 2023 berhasil dihimpun BNI mencapai Rp14,8 triliun secara konsolidasian tumbuhan
negatif 0,2% dari tahun 2022 sebesar Rp14,8 triliun. Peningkatan terutama didominasi oleh 3 (tiga) aktivitas perbankan
diantaranya Dana Pensiun, Bank Guarantee Under Counter (BGUC), dan Trading Valas. Peningkatan terjadi pada Dana
Pensiun yang tumbuh sebesar 35,3% dibanding tahun 2022. Peningkatan diikuti pada Bank Guarantee Under Counter
(BGUC) sebesar 32,4% dari tahun 2022. Sementara peningkatan pada Trading Valas sebesar 29,1% dari tahun 2022
seiring dengan kenaikan sales volume.
320 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 321
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kemampuan
Membayar Utang
BNI memiliki tingkat likuiditas dan solvabilitas yang baik. Hal ini ditunjukkan oleh kemampuan BNI dalam memenuhi
segala kewajiban jatuh tempo secara tepat waktu, baik terhadap pembayaran pokok utang ataupun beban bunganya.
1. Likuiditas Bank: Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek
Kemampuan BNI dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dilakukan dengan pengelolaan likuiditas yang baik.
Dalam rangka meningkatkan ketahanan likuiditas jangka pendek, BNI menjaga kecukupan likuiditas dengan melakukan
pengelolaan beberapa indikator antara lain Primary Reserve (Giro Wajib Minimum dan Kas), Secondary Reserve
(cadangan likuiditas), dan Liquidity Coverage Ratio (LCR) sesuai ketentuan regulator. LCR merupakan rasio perbandingan
antara High Quality Liquid Assets (HQLA) dengan estimasi total arus kas keluar bersih (net cash outflow) selama
30 hari ke depan dalam skenario krisis. Pada Desember 2023 LCR BNI mencapai 191,5% (bank only) dan 197,2%
(konsolidasi), di atas ketentuan regulator yang menetapkan pemenuhan LCR paling rendah 100%.
Dalam rangka pengelolaan likuiditas untuk jangka waktu yang lebih panjang (1 tahun), BNI menjaga Net Stable Funding
Ratio (NFSR) dengan meningkatkan stabilitas pendanaan bank yang disesuaikan dengan komposisi aset dan rekening
administratif. NSFR merupakan rasio perbandingan jumlah dana stabil yang tersedia (Available Stable Funding) dengan
jumlah dana stabil yang dibutuhkan (Required Stable Funding). Per Desember 2023, NSFR BNI sebesar 145,3% (bank
only) dan 146,4% (konsolidasi), di atas ketentuan regulator yang menetapkan pemenuhan NSFR paling rendah 100%.
Selisih Selisih
2023 2022 2021
Perihal 2022-2023 2021-2022
(%) (%) (%) (%) (%)
Liquidity Coverage Ratio (LCR)
Bank Saja 191,5 219,0 230,2 (27,5) (11,2)
Konsolidasian 197,2 223,4 230,7 (26,2) (7,3)
Net Stable Funding Ratio (NFSR)
Bank Saja 145,3 164,1 151,8 (18,8) 12,3
Konsolidasian 146,4 165,7 151,8 (19,3) 13,9
2. Solvabilitas Bank: Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang
Rasio kecukupan modal BNI (Capital Adequacy Ratio/CAR) adalah rasio modal terhadap aset tertimbang menurut
risiko (Risk Weighted Assets/RWA).
Selisih Selisih
2023 2022 2021
Perihal 2022-2023 2021-2022
(%) (%) (%)
(%) (%)
Capital Adequacy Ratio (CAR)-Tier I 20,2 17,5 17,7 2,7 (0,2)
Capital Adequacy Ratio (CAR)-Tier II 1,7 1,8 2,0 (0,1) (0,2)
Capital Adequacy Ratio (CAR) (Risiko Kredit, Pasar dan
21,9 19,3 19,7 2,6 (0,4)
Operasional)
Rasio kecukupan modal BNI (Capital Adequacy Ratio – CAR) adalah rasio modal terhadap aset tertimbang menurut
risiko/Risk Weighted Assets – RWA). Di tahun 2022 CAR BNI mengalami peningkatan menjadi 22,0%, dari 19,3% di tahun
2022. Hal ini menunjukkan struktur permodalan BNI memiliki kapabilitas untuk dapat mengimbangi risiko kredit, risiko
pasar, dan risiko operasional di mana rasio tersebut lebih tinggi dari rasio kecukupan modal minimum yang ditetapkan
oleh regulator.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 321
Page 322
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tingkat Kolektibilitas
Piutang Perusahaan/Tingkat
Kolektibilitas Pinjaman
KUALITAS ASET
Selisih Selisih
2023 2022 2021
Perihal 2022-2023 2021-2022
(%) (%) (%)
(%) (%)
Non-Performing Loan (NPL) Neto 0,6 0,5 0,7 0,1 (0,2)
Non-Performing Loan (NPL) Gross 2,1 2,8 3,7 (0,7) (0,9)
Rasio Kecukupan Pencadangan Kerugian Terhadap Pinjaman
319,0 278,3 233,4 40,7 44,9
yang Bermasalah/Coverage Ratio
Pada Desember 2023, NPL Gross BNI sebesar Rp14,7 triliun atau 2.1% terhadap total pinjaman, mengalami perbaikan
sebesar Rp3,3 triliun atau turun 0,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari aspek pencadangan kredit tercatat sebesar
Rp46,9 triliun dengan Rasio Kecukupan Pencadangan Kerugian terhadap Pinjaman yang Bermasalah (Coverage Ratio)
berada pada level 319,0% atau mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 40,7%.
RESTRUKTURISASI PINJAMAN YANG DIBERIKAN
Jumlah total pinjaman yang direstrukturisasi terus mengalami penurunan, per 31 Desember 2023 total kredit yang
direstrukturisasi BNI adalah sebesar Rp75,8 triliun atau sebesar 11,0% dari total pinjaman, turun sebesar Rp16,3 triliun
atau sebesar 17,7% dari 31 Desember 2022.
Pinjaman yang Direstrukturisasi Berdasarkan Kategori Restrukturisasi
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
2023 2022 2021
Kategori Nominal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Persentase
(Rp-
(Rp-miliar) (%) (%)
miliar)
Penurunan suku bunga kredit 23.729 27.824 34.984 (4,095) (14,7) (7.160) (20,5)
Perpanjangan jangka waktu
25.940 26.100 33.912 (160) (0,6) (7.812) (23,0)
kredit
Skema restrukturisasi lainnya 26.122 38.135 54.033 (12,013) (31,5) (15.898) (29,4)
Jumlah 75.791 92.059 122.929 (16,268) (17,7) (30.870) (25,1)
Cadangan kerugian penurunan
(33.615) (36.560) (35.065) 2.945 (8,1) (1.495) 4,3
nilai
Jumlah - neto 42.176 55.499 87.864 (13.323) (24,0) (32.365) (36,8)
Pinjaman yang Direstrukturisasi per Kolektibilitas
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
2023 2022 2021
Perihal Nominal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Persentase
(Rp-
(Rp-miliar) (%) (%)
miliar)
Lancar 40.863 62.684 87.112 (21.821) (34,8) (24.428) (28,0)
Dalam Perhatian Khusus 29.500 19.183 24.523 10.317 53,8 (5.340) (21,8)
Kurang Lancar 2.388 2.804 3.862 (416) (14,8) (1.058) (27,4)
Diragukan 678 723 1.528 (45) (6,2) (805) (52,7)
Macet 2.362 6.665 5.904 (4.303) (64,6) 761 12,9
Jumlah 75.791 92.059 122.929 (16.268) (17,7) (30.870) (25,1)
322 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 323
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pinjaman yang Direstrukturisasi per Jenis Sektor Usaha
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
2023 2022 2021
Sektor Usaha Nominal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Persentase
(Rp-
(Rp-miliar) (%) (%)
miliar)
Jasa dunia usaha 9.129 11.250 14.612 (2.121) (18,9) (3.362) (23,0)
Jasa pelayanan sosial 995 1.339 2.196 (344) (25,7) (857) (39,0)
Konstruksi 13.156 14.570 18.092 (1.414) (9,7) (3.522) (19,5)
Lain-lain 3.765 6.908 11.348 (3.143) (45,5) (4.440) (39,1)
Listrik, gas, dan air 364 428 2.289 (64) (15,0) (1.861) (81,3)
Pengangkutan, pergudangan,
5.258 6.963 5.699 (1.705) (24,5) 1.264 22,2
dan perdagangan
Restoran dan hotel 13.292 19.741 27.457 (6.449) (32,7) (7.716) (28,1)
Pertambangan 7.743 1.283 1.502 6.460 503,5 (219) (14,6)
Perindustrian 19.073 24.557 29.904 (5.484) (22,3) (5.347) (17,9)
Pertanian 3.016 5.020 9.830 (2.004) (39,9) (4.810) (48,9)
Jumlah 75.791 92.059 122.929 (16.268) (17,7) (30.870) (25,1)
Penurunan jumlah restrukturisasi kredit didorong dari penurunan pada sektor-sektor yang paling terdampak seperti
sektor Restoran dan Hotel yang turun sebesar Rp6,5 triliun atau sebesar 32,7%, sektor Perindustrian yang turun Rp5,5
triliun atau sebesar 22,3%, dan sektor Pertanian yang turun Rp2,0 triliun atau sebesar 39,9% dari posisi 31 Desember
2022 yang menunjukkan ekonomi telah berada pada masa recovery.
Pinjaman yang Direstrukturisasi per Jenis Peruntukan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
2023 2022 2021
Peruntukan Nominal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Persentase
(Rp-
(Rp-miliar) (%) (%)
miliar)
Kredit Modal Kerja 54.956 60.116 74.401 (5.160) (8,6) (14.285) (19,2)
Kredit Investasi 17.095 26.191 40.677 (9.096) (34,7) (14.486) (35,6)
Kredit Konsumtif 3.740 5.752 7.851 (2.012) (35,0) (2.099) (26,7)
Jumlah 75.791 92.059 122.929 (16.268) (17,7) (30.870) (25,1)
Apabila dilihat dari jenis peruntukan pemberian pinjaman, komposisi terbesar restrukturisasi per 31 Desember 2023
terdapat pada jenis Kredit Modal Kerja sebesar 72,5% dari total pinjaman yang direstrukturisasi atau sebesar Rp75,8
triliun, namun secara ( YoY) mengalami penurunan yang signifikan sebesar Rp16,3 triliun (YoY) sejalan dengan recovery
ekonomi serta perbaikan kualitas kredit BNI selama tahun 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 323
Page 324
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pinjaman yang Direstrukturisasi per Jenis Segmen
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
2023 2022 2021
Segmen Nominal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Persentase
(Rp-
(Rp-miliar) (%) (%)
miliar)
Konsumer 3.738 5.766 7.851 (2.028) (35,2) (2.085) (26,6)
Korporasi 49.319 48.418 61.349 901 1,9 (12.931) (21,1)
Kecil 9.328 13.543 19.629 (4.215) (31,1) (6.086) (31,0)
Menengah 13.406 24.332 34.100 (10.926) (44,9) (9.768) (28,6)
Jumlah 75.791 92.059 122.929 (16.268) (17,7) (30.870) (25,1)
Segmen yang mengalami penurunan pinjaman yang direstrukturisasi berasal dari segmen menengah yang mengalami
penurunan sebesar Rp10,9 triliun atau sebesar 44,9% (YoY), diikuti oleh segmen Kecil yang turun sebesar Rp4,2 triliun
atau sebesar 31,1% ( YoY).
324 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 325
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengelolaan
Risiko Kredit
Dalam menghadapi situasi perekonomian baik global CEV agunan, serta pelaksanaan fungsi advisory terkait
maupun nasional, Perbankan tetap memprioritaskan prinsip dengan credit operations documentary & activities
kehati-hatian dalam mengelola risiko bisnis dan portofolio dalam Komite Kredit.
kredit. Strategi yang dilakukan oleh BNI yaitu pemberian
pinjaman kepada nasabah dengan kualitas kredit yang Selain itu untuk meminimalisir risiko pada saat pemberian
baik, proses kredit dilakukan dengan sangat prudent dan kredit untuk segmen Business Banking telah terdapat
pelaksanaan pemantauan pinjaman dengan sangat ketat. aplikasi Direktori Debitur Ditolak (3D), dimana melalui
aplikasi tersebut unit Bisnis melakukan penginputan data
Strategi dan Kebijakan Tahun 2023 terkait debitur atau calon debitur yang ditolak.
Strategi dan kebijakan pengelolaan risiko kredit yang
berkelanjutan agar dapat menghasilkan pertumbuhan kredit Dalam upaya perbaikan kredit, BNI terus melakukan
yang berkualitas terus dilakukan BNI secara konsisten. peningkatan budaya risiko melalui program transformasi
Berakhirnya kebijakan stimulus COVID-19 mendorong end-to-end proses kredit termasuk penguatan strategi
pentingnya melakukan penetapan strategi yang tepat pengelolaan LaR. Pada tahun 2023 BNI telah menetapkan
khususnya dalam penetapan risk profile dari debitur serta kebijakan strategis yang didukung oleh inisiatif penguatan
penetapan target market. manajemen risiko dan disiplin proses kredit. Inisiatif
penguatan manajemen risiko yang telah dilakukan tersebut
BNI terus mengoptimalkan Credit Risk Management dan antara lain sebagai berikut:
melakukan enhancement dalam setiap tahapan proses kredit
yang diawali dengan penentuan target market berdasarkan 1. Pengembangan Pipeline Management:
sektor prioritas, pengembangan Pipeline Management a. Pengembangan Pipeline Management dengan pre-
dengan Pre Screening, dan Risk Acceptance Criteria (RAC) screening dan Risk Acceptance Criteria (RAC) yang
yang lebih dipertajam dari sebelumnya, penguatan pada lebih dipertajam dari sebelumnya.
proses underwriting, monitoring kredit, hingga credit b. Pengembangan lebih lanjut Pipeline Management
remedial & recovery. dengan menambahkan faktor Environmental, Social
and Corporate Governance (ESG) pada Industry Risk
Pada tahun 2023 BNI mengimplementasikan New Way Appetite dan Risk Acceptance Criteria.
of Working (NWOW) dengan penguatan pada credit risk c. Focused Target Market
management di seluruh segmen kredit di BNI diantaranya i) Fokus melakukan ekspansi antara lain Diamond
melalui pembentukan SEVP Credit Risk, Senior Credit Risk Clients, Wave Clients,Target Market Wilayah, value
Executive (SCX) dan penguatan fungsi risiko di segenap chain dan supply chain financing.
unit operasional. » Mengembangkan skema yang kompetitif
untuk memenuhi kebutuhan nasabah beserta
Alur Proses Pemberian Kredit seluruh ekosistemnya sebagai total financial
Pada segmen Business Banking, BNI melakukan solution.
penyempurnaan alur proses pemberian kredit baik pada » Melakukan monitoring terhadap progres
segmen Corporate Banking, Enterprise Banking, Commercial eksekusi Leads dan evaluasi kendalanya.
Banking maupun pada Retail Banking. Penyempurnaan yang » Memperkuat jaringan bisnis Internasional
dilakukan pada Segmen Corporate Banking, Enterprise dalam mendukung penetrasi pasar global.
Banking, Commercial Banking dan Retail Banking meliputi: ii) Analisis Value Chain (supplier/buyer/lainnya) dan
1. Penajaman fungsi unit bisnis dalam melakukan Tactical Account Planning (TAP) pada setiap usulan
perencanaan daftar prospek, pemasaran, melakukan kredit Diamond Clients di Segmen Corporate
penilaian kelayakan kredit secara menyeluruh Banking serta Nasabah Prima di Segmen Corporate
(termasuk analisa first way out dan second way out) Banking , Enterprise Banking, Commercial
dan pemantauan debitur. Banking, dan Retail Productive Banking dengan
2. Penajaman fungsi unit risiko dalam melakukan analisa mengutamakan risk culture.
risiko kredit (deep dive) dan identifikasi-mitigasi/risk iii) Meningkatkan ekspansi berbasis green lending
control, serta menganalisis dan memantau informasi pada portofolio kredit BNI untuk mendukung
terkait dengan kredit dan industri debitur. inisiatif ESG.
3. Penambahan dan penajaman fungsi Credit Operations iv) Terus berperan dalam bisnis UMKM melalui BNI
dalam melakukan check & balance terhadap hasil Xpora untuk meningkatkan potensi UMKM Go
penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), perhitungan Global.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 325
Page 326
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
d. Implementasi RM Tools (Connect) dalam 6. Credit Operation
Pipeline Management sebagai upaya Implementasi NWOW Credit Operations ditujukan
digitalisasi proses pipeline management. untuk memperkuat fungsi credit operations sebagai
pilar ketiga perkreditan dan menegakkan independensi
2. Pengembangan underwriting process dalam mengamankan penyaluran kredit BNI melalui
a. Pengembangan Loan Management System yang sentralisasi aktivitas credit operations di seluruh segmen
mengintegrasikan seluruh aplikasi proses kredit di bawah supervisi Credit Operations Division Head
secara end to end. Office. Beberapa implementasi transformasi dalam
b. Meningkatkan kapabilitas & kualitas data COP sebagai berikut:
management dan advanced data analytics untuk a. Pembentukan Departemen Collateral Valuation
segmen Corporate Banking, Enterprise Banking yang melakukan fungsi check and balance terhadap
dan Commercial Banking. hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)
c. Enhancement credit risk analytics melalui sensitivity segmen Corporate, Enterprise, & Commercial dan
analysis dan stress testing portofolio kredit beserta pemenuhan perhitungan Cash Equivalent Value
perubahan kondisi ekonomi, review metodologi (CEV) atas jaminan yang diserahkan debitur.
risiko kredit, risk-based pricing, dan enhancement b. Pembentukan Departemen Credit Operations
impairment model. Advisory yang memberikan advisory dalam hal
d. Mengoptimalkan tools underwriting untuk aspek legal dokumen dan legal operation credit.
memenuhi kebutuhan bisnis. c. Memastikan seluruh agunan dilakukan pengikatan
e. Alignment kebijakan perkreditan baik untuk kredit secara sempurna dan proses penutupan asuransi
onshore maupun KCLN. telah dilaksanakan sesuai dengan keputusan kredit
f. Melakukan perbaikan bisnis proses di segmen Retail untuk menjaga kepentingan BNI.
Productive melalui penerapan scoring model untuk d. Memastikan pemenuhan dokumentasi kredit telah
pemrosesan kredit dengan maksimum sampai lengkap dan berjalan sesuai ketentuan.
dengan Rp5 miliar. e. Melakukan monitoring pengendalian aktivitas dan
g. M e l a k u k a n p e n g e m b a n g a n s c o r i n g kinerja credit operations di seluruh segmen kredit.
model untuk pemrosesan kredit dengan f. Memastikan Credit Operations activities di setiap
maksimum s.d. Rp10 miliar untuk perbaikan segmen kredit terlaksana secara independent,
bisnis proses di segmen Retail Productive . tertib, prudent agar tercapai Operations Excellence
(Accurate, Fast, Lean). Pelaksanaan sentralisasi
3. Penguatan Proses Monitoring Credit Operations dilakukan dengan migrasi Fungsi
a. Pe n g u a t a n p r o s e s m o n i t o r i n g d e n ga n dan Organisasi yaitu:
menyempurnakan tools monitoring melalui i) Credit Operations di Kantor Wilayah yang semula
implementasi Single Integrated Monitoring System solid line dengan Kantor Wilayah;
(SIMON). ii) Credit Operations di Kantor Cabang yang semula
b. Pemantauan kondisi debitur secara intensif, disertai di bawah supervisi Kantor Cabang yang solid line
dengan evaluasi dan penanganan menyeluruh dengan Kantor Wilayah;
terhadap debitur untuk mengetahui risiko profil iii) Credit Operations di Sentra Kredit Konsumer
dan tingkat pinjaman debitur yang lebih sustain. Jakarta yang semula berada di bawah supervisi
Divisi Retail Credit Risk (RTC);
4. Penguatan fungsi Risiko dengan membentuk SEVP iv) Credit Operations di Sentra Kredit Konsumer
Credit Risk, Senior Credit Risk Executive (SCX) dan di luar Jakarta yang semula berada di bawah
penguatan pada fungsi risiko di segenap unit operasional supervisi Kantor Wilayah;
melalui penerapan New Way of Working (NWOW). v) Fungsi credit operations meliputi pengelolaan
klaim, subsidi bunga & subrogasi kredit program
5. Meningkatkan Kapabilitas dan Kompetensi Sumber yang semula berada di bawah supervisi Divisi
Daya Manusia Business Program (SBP);
a. Meningkatkan kompetensi melalui penyelenggaraan vi) Fungsi credit operations meliputi pengelolaan
Risk Awareness/pelatihan/sertifikasi, meningkatkan klaim kredit consumer dan aktivitas operasional
mitigasi risiko melalui penyediaan data/informasi kredit consumer pada BNI Fleksi Pensiun yang
industry expertise sesuai dengan spesialisasi semula berada di bawah supervisi Divisi Consumer
industri kelolaan. Product (CRP);
b. Meningkatkan kapabilitas SDM dalam manajemen vii) Fungsi credit operations meliputi pengelolaan
risiko melalui program pengembangan Risk Culture aktivitas operasional kredit segmen sindikasi
yang fokus dan terstruktur sesuai dengan AKHLAK. yang semula berada di bawah supervisi Divisi
c. Enhancement kapabilitas SDM KCLN yang Syndication & Structured Finance (SSF).
menjalankan fungsi risiko dan penerapan Credit viii) Menjadi berada di bawah supervisi solid line
Risk Committee untuk mendukung pengembangan kepada Divisi COP, dengan tetap berkoordinasi
trade dan investment center. secara dotted line dengan Unit semula.
326 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 327
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
7. Penguatan Remedial & Recovery f. Penguatan Credit Dicipline Program (CDP) pada
a. Optimalisasi proses Remedial & Recovery dalam Business Program (pipeline management, verifikasi,
mempercepat perbaikan kualitas kredit. dan monitoring).
b. Implementasi Remedial & Recovery secara non- g. Review kebijakan Cycle Payment Date dalam upaya
konvensional. perbaikan kualitas Business Program.
h. Pelaksanaan kalibrasi credit scorecard pada produk
Sementara itu untuk kredit konsumer dan Business program, KUR secara periodik, termasuk penyesuaian
pengelolaan risiko tetap dilakukan secara komprehensif dan terhadap perubahan ketentuan Permenko.
prudent serta senantiasa melakukan perbaikan antara lain: i. Review kebijakan Collection Agent secara selektif
1. Meningkatkan ekspansi bisnis yang selektif melalui: dalam proses pemberian Business Program.
a. Fokus ekspansi BNI Griya kepada segmen low risk
yaitu: 3. Digitalisasi proses pemberian Business Program.
• Pembiayaan BNI Griya pembelian rumah baru 4. Optimalisasi penanganan portofolio Loan at Risk (LaR)
di developer kerja sama khususnya di top dengan membentuk tim khusus untuk segmen Business
highly selected developer, highly selected Program.
developer, selected developer, dan local 5. Peningkatan kapabilitas SDM melalui pelatihan end to
selected developer. end kredit proses.
• Pembiayaan BNI Griya untuk segmen Fixed
Income Selected Institusi (dhi. CASN /ASN, Dalam hal terdapat portofolio kredit bermasalah untuk
BUMN/BHMN/BUMD, LembagaTinggi/Instansi segmen segmen Corporate Banking, Enterprise Banking,
Pemerintah/Kementerian, Regulator, Lembaga Commercial Banking dan Retail Banking. BNI melakukan
Pendidikan Negeri/Swasta, Rumah Sakit Negeri/ upaya-upaya yang dapat menyelamatkan kredit
Swasta, dll). yang dimaksud dengan aktivitas collection, remedial
• Pembiayaan BNI Griya untuk segmen nasabah (restrukturisasi) dan/atau recovery.
payroll BNI, nasabah emerald, dan debitur
eksisting BNI Griya/Business Banking dengan Selain itu, untuk menghindari adanya praktik Korupsi, Kolusi,
performance baik. dan Nepotisme (KKN) termasuk gratifikasi dalam proses
b. Fokus ekspansi BNI Fleksi Aktif payroll BNI pada pemberian kredit, BNI memperkuat pelaksanaan Pakta
selected institusi berdasarkan penetapan klasifikasi Integritas dengan mewajibkan debitur atau calon debitur
institusi atau sektor industry. menandatangani Pakta Integritas sebelum pelaksanaan
c. Peningkatan ekspansi BNI Fleksi Pensiun melalui penandatanganan perjanjian kredit (PK).
kerja sama dengan pihak ketiga.
d. Peningkatan ekspansi Kartu Kredit dengan Dalam pengelolaan risiko kredit BNI senantiasa melakukan
memanfaatkan data leads nasabah dana, payroll, perbaikan melalui:
dan user mobile banking. 1. Penyusunan electronic Pedoman Perusahaan (e-PP)
e. Fokus ekspansi Business Program pada low risk sebagai pedoman pelaksanaan pemberian kredit.
segment yang sudah masuk dalam daftar target 2. Memonitor batas maksimum pemberian kredit atau
market (antara lain debitur Value Chain, debitur BMPK dan House Limit untuk debitur besar.
Xpora) serta mendukung program pemerintah 3. Penerapan PSAK 71 dalam rangka pencadangan risiko
melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit atau ECL.
kredit program lainnya.
2. Meningkatkan risk culture melalui transformasi end-to- Pemantauan Kredit
end proses kredit dan restrukturisasi kredit bermasalah BNI melakukan pemantauan kredit dan kondisi industri
melalui: debitur serta penagihan kredit secara intensif guna
a. Simplifikasi Proses Kredit BNI Griya & BNI Fleksi menciptakan pertumbuhan aset yang berkualitas. Bentuk
(Reguler dan Instant Approval) dan penetapan pemantauan tersebut diwujudkan antara lain dengan
Risk Acceptance Criteria (RAC) berdasarkan rating melihat kondisi usahanya baik secara tidak langsung
developer, klasifikasi institusi atau sektor industry. (secara online) maupun secara langsung, melakukan review
b. Pengajuan Kartu Kredit menggunakan e-form kelayakan pinjaman debitur, dan pemantauan pembayaran
dengan digital & scoring verification (TandaTangan kewajiban debitur. Pada prinsipnya proses pemantauan
Elektronik dan Liveness/Face Recognition). kredit tersebut berdasarkan pada penilaian atas 3 (tiga)
c. Memanfaatkan kebijakan surrogate income yang pilar dalam ketentuan OJK tentang kualitas aktiva produktif.
telah dikeluarkan oleh AKKI, untuk melakukan
pendekatan dalam menentukan penghasilan aplikan Upaya-upaya yang dilakukan dalam proses monitoring
kartu kredit. Kualitas Kredit pada segmen business banking antara lain:
d. Monitoring pengikatan agunan melalui sentralisasi 1. Inisiasi pengembangan Single Integrated Monitoring
aplikasi Collateral Alert Decision System (CADS). Tool (SIMON) sebagai monitoring tools.
e. Penerapan Risk Acceptance Criteria Keuangan 2. Mengoptimalkan penggunaan monitoring tools sebagai
yang dapat dipergunakan sebagai guidance dalam early warning system dalam mendeteksi debitur yang
penyaluran Business Program. berpotensi bermasalah serta memonitor action plan-nya.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 327
Page 328
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. Penajaman analisis manajemen portofolio melalui Strategi penyelamatan dilakukan antara lain:
monitoring secara intensif terhadap kecukupan dan 1. Restrukturisasi ( restructuring, reconditioning,
ketersediaan dana di rekening debitur untuk pemenuhan reschedulling) terhadap debitur yang dinilai masih
kewajibannya. prospektif sesuai 3 (tiga) pilar (prospek usaha,
4. Mengoptimalkan pengelolaan portofolio LaR dengan performance, dan kemampuan membayar).
melakukan 4M (mapping, menurunkan, menghindarkan 2. Proaktif melakukan pemantauan dan Joint Effort Loan
dan mengendalikan). at Risk (LaR).
3. Meningkatkan penagihan angsuran pokok & bunga.
Sementara untuk pemantauan kredit pada segmen 4. Penjualan agunan dalam rangka downsizing fasilitas
Konsumer dan Business Program dilakukan dengan: kredit untuk menyesuaikan kemampuan debitur.
1. Pemantauan intensif atas ketersediaan dana debitur
untuk pembayaran kewajibannya kepada Bank. Sedangkan strategi penyelesaian diterapkan kepada debitur
2. Monitoring new account berdasarkan segmentasi yang dinilai sudah tidak memiliki prospek, antara lain:
pareto potensi menunggak (High, Medium, dan Low 1. Penjualan agunan (lelang dan non lelang).
Risk). 2. Penyelesaian utang melalui investor strategis.
3. Segmentasi prioritas penagihan berdasarkan analisa 3. Legal action melalui litigasi, kepailitan/ PKPU, gugatan
historis transaksi pada kartu kredit serta historis perdata dan penagihan terhadap penjamin hutang
pembayaran angsuran pada kredit Konsumer dan (personal guarantee dan company guarantee).
Business Program.
4. Memprioritaskan penagihan berdasarkan segmentasi Selain upaya tersebut di atas, dilakukan juga alternatif
institusi warning list untuk produk BNI Fleksi. proses penyelamatan atau penyelesaian kredit melalui
5. Peningkatan produktivitas collection melalui inisiatif program maupun secara non konvensional, antara
implementasi aplikasi Mobile Collection untuk produk lain yaitu:
kartu kredit. 1. Percepatan penyelesaian aset bermasalah melalui
6. Peningkatan sistem pemantauan kredit dengan program lelang dengan meningkatkan koordinasi dan
memperkuat kapabilitas voice blast. kerjasama dengan pihak terkait (DJKN/KPKNL dan ATR/
7. Monitoring khusus untuk debitur besar (maksimum BPN).
kredit lebih dari Rp1 miliar), dan monitoring segmentasi 2. Program percepatan penyelesaian asset bermasalah
pareto potensi menunggak (High, Medium, dan Low melalui skema yang governed (portfolio, bulk, asset
Risk). swap atau program lainnya)
8. Strategi pemantauan kredit BNI Griya dan BNI Fleksi: 3. Kerja sama dengan pihak ketiga (Lawyer, Collection
a. Penyampaian kenaikan kualitas kredit kepada sentra/ Agent, JPN, Sekuritas dll).
cabang.
b. Penyesuaian tanggal jatuh tempo debitur Sebagaimana telah disebutkan di atas, penanganan kredit
berdasarkan payment behaviour. bermasalah untuk kredit Konsumer dan Business Program
c. Kerjasama buyback guarantee kepada developer ditempuh melalui 2 (dua) strategi, yaitu penyelamatan
terkait. dan penyelesaian kredit. Strategi penyelamatan dan
d. Menyampaikan pemberitahuan kepada debitur penyelesaian kredit yang dilakukan antara lain:
dan pemilik agunan untuk segera memperpanjang 1. Program Perbaikan Kualitas Aset dan Percepatan
dokumen agunan yang akan jatuh tempo melalui Recovery (PPKA) terhadap debitur yang mengalami
Notaris/PPAT yang ditunjuk Bank. kesulitan untuk memenuhi kewajiban namun masih
9. Strategi penagihan dengan melakukan SMS Notifikasi, memiliki prospek dan dinilai layak melalui restrukturisasi
WhatsApp, surat, kunjungan, dan telepon. dan/atau diskon khusus.
2. Optimalisasi buyback guarantee dan situs web Lelang
Penyelamatan dan Penyelesaian Kredit Agunan pada BNI Griya.
Dalam rangka memperkuat fundamental keuangan dan 3. Optimalisasi Legal Action Collection (gugatan
menjaga kualitas kredit, maka BNI melaksanakan upaya sederhana, cessie, somasi, kepailitan, dan JPN).
penanganan kredit bermasalah secara optimal yang 4. Percepatan lelang berdasarkan klasifikasi potensi
dibarengi dengan peningkatan coverage ratio secara agunan dan optimalisasi situs web Lelang Agunan,
prudent. Dalam hal ini, termasuk kredit yang sudah dihapus serta kerja sama pihak ketiga (dhi. Agen Properti).
buku juga terus diupayakan penyelesaiannya secara 5. Penyelesaian kredit melalui pengalihan piutang NPL
maksimal untuk memperkecil kerugian Bank. dan Hapus Buku (cessie-pengalihan atau penjualan
tagihan kredit milik bank terhadap debitur kepada pihak
Upaya penanganan kredit bermasalah segmen Corporate, lain atau investor sesuai kriteria yang ditetapkan Bank).
Enterprise & Commercial Banking dan Retail Productive 6. Optimalisasi remedial and recovery melalui kerja sama
secara umum ditempuh melalui 2 (dua) strategi, yaitu dengan pihak ketiga (dhi. agensi penagihan).
penyelamatan dan penyelesaian kredit.
328 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 329
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kinerja Pengelolaan Risiko Kredit Tahun 2023 Acceptance Criteria berdasarkan sektor industri.
Melalui implementasi dan penguatan Tim Optimalisasi d. Mengimplementasikan penggunaan credit scoring
Pengelolaan LaR, kualitas kredit BNI berhasil dijaga dan dalam melakukan proses kredit s.d. Rp10 Miliar pada
mengalami perbaikan. Hingga Desember 2023, rasio NPL Segmen Retail Productive.
Gross BNI mengalami perbaikan dibandingkan akhir tahun e. Enhancement credit risk analytics melalui sensitivity
2022, yaitu dari 2,8% menjadi 2,1% atau membaik 0,7%. analysis dan stress testing portofolio kredit beserta
Hal yang sama juga terlihat pada rasio LaR (termasuk perubahan kondisi ekonomi, review metodologi
restrukturisasi dengan stimulus COVID-19) yang membaik risiko kredit, risk-based pricing, dan enhancement
3,1% (YoY) dari Desember 2022 sebesar 16,0% menjadi impairment model.
12.90% di Desember 2023. Dengan perbaikan kualitas kredit, f. Memperkuat serta mengoptimalkan tools
BNI juga mencatatkan penurunan pencadangan kerugian underwriting yang disesuaikan dengan kebijakan
sebesar 20,5%. dan mengakomodir kebutuhan bisnis.
Strategi dan Rencana Kerja di Tahun Mendatang 3. Penguatan Proses Monitoring
Di tahun 2024 BNI akan tetap melakukan optimalisasi a. Optimalisasi penggunaan dan pengembangan
program tahun 2023 dan telah menetapkan kebijakan SIMON sebagai tools monitoring.
strategis pada segmen Corporate Banking, Enterprise b. Penggunaan tools pemantauan a.l. EWS Moody’s,
Banking, Commercial Banking serta Retail Productive Bloomberg, Checklist Monitoring sebagai screening
Banking dengan merencanakan beberapa inisiatif sebagai awal untuk action terhadap debitur.
berikut: c. Pemantauan kondisi debitur secara intensif, disertai
dengan evaluasi dan penanganan menyeluruh
1. Pengembangan Pipeline Management terhadap debitur untuk mengetahui tingkat pinjaman
a. Terus meningkatkan ekspansi bisnis pada Diamond debitur yang lebih sustain dan penanganan debitur
Clients, Wave Clients, debitur KCLN, Target Market bermasalah dengan lebih progresif antara lain
Wilayah, value chain, supply chain financing dan dengan restrukturisasi, strategic investor, phase
Cross Selling dengan mempertimbangkan faktor out ataupun downsizing melalui penjualan jaminan
Enviromental, Social and Corporate Governance (join effort unit bisnis, risiko dan remedial recovery).
(ESG) dan melakukan review pada Industry Risk
Appetite, Risk Acceptance Criteria, Risk Appetite 4. Meningkatkan Kapabilitas dan Kompetensi Sumber
Statement untuk Risiko Kredit dan Loan Exposure Daya Manusia
Limit. a. Meningkatkan kompetensi melalui penyelenggaraan
b. Memperkuat manajemen risiko yang lebih baik Risk Awareness/pelatihan/sertifikasi, meningkatkan
dengan mengembangkan infrastruktur teknologi mitigasi risiko melalui penyediaan data/informasi
serta inovasi digital melalui data driven berbasis industry expertise sesuai dengan spesialisasi
analytics customer experience dan perluasan industri kelolaan.
partnership. b. Enhancement kapabilitas Corporate Credit Risk
c. Peningkatan lebih lanjut dalam solusi transaksi Manager (CRC) sesuai dengan spesialisasi industri
melalui optimalisasi Xpora untuk meningkatkan kelolaan melalui berbagai pembekalan baik soft skill
ekspansi pasar global serta FBI dan CASA yang maupun hard skill.
sustain. c. Meningkatkan kapabilitas SDM dalam manajemen
d. Pengembangan solusi yang mendukung value chain risiko melalui program pengembangan Risk Culture
antara lain review terhadap produk Supply Chain yang fokus dan terstruktur sesuai dengan AKHLAK.
Financing/Open Account Financing dan Garansi d. Fine tuning terhadap implementasi New Way
Bank (termasuk penerapan scoring untuk produk of Working (NWOW), pelaksanaan Credit Risk
Garansi Bank) sehingga mendukung solusi transaksi Review untuk KCLN serta melakukan enhancement
yang dapat meningkatkan baki debet dan fee based kapabilitas SDM KCLN yang menjalankan fungsi
income (FBI). risiko dan untuk mendukung pengembangan trade
dan investment center.
2. Pengembangan underwriting process 5. Penguatan Remedial & Recovery
a. Mengintegrasikan seluruh aplikasi proses kredit Mengoptimalkan penyelamatan dan penyelesaian kredit
secara end-to-end melalui pengembangan LMS pada menggunakan strategi konvensional seperti melakukan
seluruh segmen yang diharapkan memiliki dampak restrukturisasi pada debitur NPL yang masih memiliki
terhadap peningkatan efisiensi, produktivitas dan prospek dan memenuhi 3 (tiga) pilar, lelang secara
kualitas aset. masif, mengoptimalkan kerja sama d engan Pihak Ketiga
b. Checklist self-assessment untuk kriteria pemenuhan dan strategi non-konvensional seperti penjualan agunan
ESG sesuai dengan sektor Industri. secara paket (bulk), dan program percepatan penjualan
c. Penyesuaian segmentasi yang berbasis customer agunan kredit bermasalah.
centric serta fine tuning credit scoring dan Risk
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 329
Page 330
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sementara itu, untuk rencana dan strategis untuk perbaikan kualitas kredit pada segmen konsumer dan Business Program
pada tahun 2024 antara lain:
1. Meningkatkan ekspansi bisnis yang selektif melalui:
a. Optimalisasi pemberian BNI Fleksi Aktif pada fixed income selected institusi dan perusahaan Diamond Client
berdasarkan penetapan klasifikasi institusi.
b. Optimalisasi pemberian BNI Fleksi Pensiun kepada peserta Taspen, ASABRI, dan Dana Pensiun BUMN/BUMD
selected sesuai dengan kriteria (Risk Acceptance Criteria) RAC yang ditetapkan.
c. Kalibrasi pada scoring eForm Kartu Kredit, agar hasil otomasi decision lebih optimal
d. Optimalisasi akuisisi melalui channel Staff/Direct Sales, dengan relaksasi tanpa fixed line kepada segmen selected
(memilki history SLIK baik, telah ber-payroll/nasabah, pegawai tetap selected company).
e. Ekspansi BNI Fleksi dengan percepatan proses kredit melalui skema pre-approved, simplifikasi proses kredit, dan
otomasi persetujuan BNI Fleksi pada channel mobile banking untuk segmen selected berdasarkan kriteria RAC
yang telah ditetapkan.
f. Ekspansi melalui kerja sama dengan pihak ketiga yang berbasis teknologi finansial, mitra digital, dan pemanfaatan
data leads.
g. Optimalisasi ekspansi BNI Griya pembelian rumah baru di developer kerja sama khususnya di top highly selected
developer, highly selected developer, selected developer, dan local selected developer.
h. Optimalisasi BNI Griya untuk segmen Fixed Income Selected Institusi, nasabah payroll BNI, nasabah emerald,
dan debitur eksisting BNI Griya/Business Banking dengan performance baik.
i. Penyesuaian ketentuan BNI Griya untuk pembiayaan kepada calon debitur Non Fixed Income segmen secondary
market (dhi. pembelian properti baru di developer non-kerja sama, pembelian properti second, take over, top
up, renovasi/pembangunan, refinancing, dan BNI Griya Multiguna) dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian
(prudential principle).
j. Penguatan peran manajemen risiko dalam ekspansi Business Program pada:
• Produk BNI Wirausaha Pinjaman Andalan UMKM (BWU Pandu) untuk graduasi debitur fasilitas KUR
• Produk BNI Wirausaha (BWU) Linkage Channeling untuk pasar fintech
• Fasilitas Kredit Investasi Inti Plasma untuk pembiayaan perkebunan sawit
2. Meningkatkan risk culture melalui transformasi end- to-end proses kredit dengan cara simplifikasi proses kredit dan/
atau penyesuaian Debt Service Ratio (DSR) BNI Griya khusus untuk selected segmen.
3. Mengoptimalkan upaya perbaikan kualitas kredit dan recovery melalui:
a. Optimalisasi recovery bekerja sama dengan pihak ketiga (dhi. agency penagihan) untuk BNI Griya bersubsidi,
KUR, BWU, BNI Fleksi, dan Kartu Kredit.
b. Penerapan hapus buku dan hapus tagih Business Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK)
sesuai kebijakan yang akan diatur oleh Kementerian BUMN.
4. Memperkuat digital capability melalui inovasi:
a. Pengembangan sistem Mobile Collection untuk meningkatkan penagihan produk konsumer dan Business Program
(dhi. BNI Griya, BNI Fleksi, KUR, dan BWU)
b. Pengembangan system skip tracer untuk Kartu Kredit, Griya, Fleksi, KUR, dan BWU.
c. Pengembangan web lelang untuk monitoring proses lelang (dhi. dari persiapan lelang sampai hasil lelang).
d. Pengembangan otomasi pre-screening serta capability tools lainnya yang terkait underwriting dalam rangka
mendukung proses bisnis untuk produk Business Program.
5. Peningkatan kapabilitas SDM melalui pelatihan end to end kredit proses.
6. Memaksimalkan strategi yang telah dijalankan pada tahun sebelumnya sebagai berikut:
a. Optimalisasi penggunaan WA Interaktif.
b. Optimalisasi Legal Action Collection (gugatan sederhana, surat somasi lawyer, cessie, kepailitan, dan Jaksa
Pengacara).
c. Percepatan lelang berdasarkan klasifikasi potensi agunan.
330 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 331
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Struktur Modal dan Kebijakan
Manajemen atas Struktur
Modal serta Praktik Manajemen
Risiko terkait Permodalan
RINCIAN STRUKTUR MODAL BANK
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Komponen Modal (Bank 2022-2023 2021-2022
2023 2022 2021
Saja) Persentase Persentase
Nominal Nominal
(%) (%)
Modal Inti (Rp-miliar) 130.938 118.936 112.685 12.002 10,1 6.251 5,6
Modal Pelengkap (Rp-miliar) 11.079 12.400 12.931 (1.321) (10,7) (531) (4,1)
Total Modal Inti dan Modal
142.016 131.336 125.616 10.680 8,1 5.720 4,6
Pelengkap (Rp-miliar)
Aset Tertimbang Menurut Risiko
(ATMR) untuk Risiko Kredit (Rp- 609.161 586.142 547.220 23.019 3,9 38.922 7,1
miliar)
Aset Tertimbang Menurut Risiko
(ATMR) untuk Risiko Operasional 34.967 92.999 87.259 (58.032) (62,4) 5.740 6,6
(Rp-miliar)
Aset Tertimbang Menurut Risiko
(ATMR) untuk Risiko Pasar (Rp- 2.812 2.244 1.722 568 25,3 522 30,3
miliar)
Rasio Modal Inti (%) 20,2 17,5 17,7 2,7 (0,2)
Rasio Kewajiban Penyediaan
Modal Minimum untuk Risiko
21,9 19,3 19,7 2,6 (0,4)
Kredit, Risiko Operasional, dan
Risiko Pasar (%)
KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL BANK
BNI melakukan pengelolaan permodalan Bank untuk mempertahankan posisi modal yang kuat guna mendukung
pertumbuhan bisnis dan mempertahankan investor, deposan, pelanggan dan kepercayaan pasar serta memastikan
pemenuhan kecukupan modal untuk memenuhi ketentuan regulator dan untuk meng-cover risiko yang dikelola oleh Bank.
Dalam pengelolaan permodalan, Bank mempertimbangkan faktor-faktor seperti: pengembalian modal yang optimal pada
pemegang saham, menjaga keseimbangan antara keuntungan yang lebih tinggi dengan gearing ratio serta keamanan
yang diberikan oleh posisi modal yang sehat. Hal ini dilakukan karena BNI memiliki komitmen yang kuat untuk selalu
menjaga komposisi struktur modal sesuai dengan ketentuan dan tidak melanggar ketentuan batas minimum yang
diterapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator perbankan.
DASAR PENENTUAN KEBIJAKAN
1. Modal Inti
Modal inti adalah modal bank yang terdiri dari modal inti utama dan modal inti tambahan sesuai Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (POJK) tentang “Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum”. Modal inti adalah modal bank
yang terdiri dari modal inti utama dan modal inti tambahan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang
“Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum”. Modal inti BNI naik 10,1% atau meningkat dari Rp118,9 triliun
pada tahun 2022 menjadi Rp130,9 triliun pada tahun 2023. Peningkatan ini berasal dari laba tahun berjalan Bank
sepanjang tahun 2023 serta menurunnya posisi kerugian mark to market dari nilai wajar aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dibandingkan tahun 2022.
2. Modal Pelengkap (maksimum 100% dari modal inti)
Modal pelengkap (mengacu pada modal bank) terdiri dari cadangan umum aset produktif dan instrument modal
yang memenuhi persyaratan Tier 2. Modal pelengkap BNI turun dari Rp12,4 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp11,1
triliun pada tahun 2023 atau menurun sebesar 10,7%. Penurunan ini disebabkan oleh Modal pelengkap BNI turun
dari Rp12,4 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp11,1 triliun pada tahun 2023 atau menurun sebesar 10,7%. Penurunan
modal pelengkap dipengaruhi oleh amortisasi nilai obligasi subordinasi yang dapat diperhitungkan sebagai komponen
modal pelengkap.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 331
Page 332
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PRAKTIK MANAJEMEN RISIKO TERKAIT PERMODALAN
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank dilaporkan kepada regulator (OJK) setiap 6 bulan (semesteran) pada periode Juni dan
Desember. Penilaian TKB BNI periode 31 Desember 2023 berada pada peringkat “Sehat” (stabil dibandingkan tahun
sebelumnya) yang berarti bahwa:
1. Kondisi BNI secara umum sehat, sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan
kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.
2. Peringkat faktor-faktor penilaian (Profil Risiko, Tata Kelola, Rentabilitas, dan Permodalan) secara umum baik. Apabila
terdapat kelemahan, maka secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan.
Profil risiko BNI, sebagai salah satu faktor penilaian TKB periode 31 Desember 2023 berada pada peringkat 2 (Low to
Moderate). Sebagai dampak dari profil risiko BNI yang berada pada tingkat Low to Moderate dan sesuai perhitungan
menggunakan Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP), maka CAR minimum sesuai profil risiko sebesar
9,8%. Jika ditambah dengan modal penyangga (buffer) yaitu Conservation Buffer 2,5%, Countercyclical Buffer 0,0% dan
Capital Surcharge 1,5%, maka batas rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) BNI adalah 13,8%.
IKATAN YANG MATERIAL UNTUK INVESTASI BARANG MODAL
No. Nama Proyek Pemasok
PT Kanta Karya Utama
1 Pembangunan Pantai Indah Kapuk 2 PT Kora Antar Buana
PT Virama Karya
PT Multipholar Technology Tbk
2 Enterprise License
PT Metrocom Global Solusi
3 Pembelian Tanah di Pantai Indah Kapuk 2 PT Kukuh Mandiri Lestari
4 Project Maverick & Enabler PT Accenture
5 Perabotan Non Otomasi PT Inokom Lintas Asia
PT Tata Metrika Nusantara
6 Renovasi Grha BNI PT Meltech Consultindo Nusa
PT Cipta Mitra Dinamika
PT Mitra Mandiri Informatika
PT Mastersystem Infotama
7 Improvement DC & DRC
PT Multipolar Technology Tbk
PT Swadharma Duta Data
PT Multipolar Technology Tbk
8 Network & Telecomunication
PT Mastersystem Infotama
PT Prosys Bangun Persada
PT Korra Antarbuana
9 Lounge Jl. Mataram
PT Arandco Rekacipta Ragamselaras
PT Purwa Jaya Mandiri
10 Enhancement Trade System KCLN PT Finastra International Financial Systems
Tujuan Ikatan
Ikatan material untuk investasi barang modal memiliki tujuan komitmen pembelian barang modal sebagaimana yang
telah direncanakan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) BNI.
Sumber Dana
Sumber dana BNI menggunakan sisa anggaran investasi, total beban penyusutan, dan pembagian atau persentase laba
bersih dari tahun buku sebelumnya sebagai sumber pendanaan atas belanja modal.
Mata Uang yang Menjadi Denominasi
Seluruh transaksi yang dilakukan dalam rangka pengikatan material investasi barang modal adalah dalam mata uang rupiah.
Proteksi Risiko Mata Uang Asing
BNI tidak melakukan proteksi atau perlindungan atas risiko perlindungan mata uang asing karena seluruh pengikatan
investasi barang modal dilakukan dalam mata uang rupiah.
332 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 333
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
INVESTASI BARANG MODAL YANG DIREALISASIKAN DALAM TAHUN BUKU TERAKHIR
BNI mengeluarkan dana untuk investasi Barang Modal (Capital Expenditure) untuk membeli sejumlah aset tetap atau
menambah nilai aset tetap yang diharapkan dapat memberikan nilai manfaat di masa depan.
Jenis Investasi Barang Modal
Realisasi investasi barang modal tahun 2023 senilai Rp2.471 miliar yang terdiri dari bangunan dan tanah, perabotan
otomasi, perabotan non-otomasi, dan kendaraan masing-masing sebesar Rp1.027 miliar, Rp1.236 miliar, Rp207 miliar,
dan Rp1 miliar.
Tujuan Investasi Barang Modal
BNI melakukan pembelian barang modal tersebut bertujuan mendukung dan menunjang aktivitas operasional kegiatan
perusahaan secara menyeluruh.
Nilai Investasi Barang Modal yang Dikeluarkan
Tabel berikut menjelaskan rincian nilai investasi barang modal.
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
Jenis Investasi Barang 2023 2022 2021
Modal (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal
Nominal Persentase Persentase
(Rp-
(Rp-miliar) (%) (%)
miliar)
Bangunan dan Tanah 1.027 404 340 623 154,2 64 18,8
Perabotan Otomasi 1.236 899 673 337 37,5 226 33,6
Perabotan Non Otomasi 207 146 185 61 41,7 (40) (21,1)
Kendaraan 1 3 - (2) (66,7) 3 100
Jumlah 2.471 1.452 1.198 1.019 70,2 253 21,2
Investasi barang modal BNI yang terealisasi di tahun 2023 mencapai Rp2.471 miliar. Hal ini dilakukan berdasarkan
kebutuhan investasi di tahun 2023 guna mendukung kebijakan strategis dalam meningkatkan kapabilitas digital BNI,
serta dalam rangka pengembangan operasional bisnis dan layanan.
PROPERTI UNTUK INVESTASI
BNI tidak memiliki aset properti yang digunakan untuk tujuan investasi sampai dengan periode yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023.
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG TERJADI SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN
Tidak terdapat informasi dan fakta material yang terjadi antara periode setelah tanggal Laporan akuntan per tanggal 25
Januari 2024 sampai dengan disahkannya Laporan Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 333
Page 334
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pencapaian Target
Tahun 2023
Asumsi-asumsi yang Digunakan dalam Perumusan suku bunga di negara-negara lain, khususnya di Amerika
Target Tahun 2023 Serikat (AS) dan ditopang oleh baiknya fundamental
ekonomi Indonesia, yang diharapkan dapat menjadi faktor
Pada saat proses penyusunan target 2023, pertumbuhan penarik modal masuk di paruh ke-2 2023. Nilai tukar 2023
ekonomi diperkirakan melambat dibandingkan 2022. diperkirakan berada di rentang Rp14.800 – 15.100 per dolar
Pada saat itu, narasi mengenai resesi global cukup tinggi, AS. Realisasi per 31 Desember 2023 menunjukkan rupiah
namun BNI meyakini bahwa ekonomi Indonesia tetap mencapai Rp15.250 per dolar AS, oleh karena tekanan faktor
solid. Pertumbuhan ekonomi 2023 diperkirakan berada eksternal, yang mencakup perpanjangan ketidakpastian
pada rentang 4,8 – 5,2%, ditopang oleh konsumsi rumah mengenai suku bunga di AS dan tambahan gejolak politik
tangga dan belanja pemerintah. Dalam perjalanannya, di Timur Tengah.
selain kedua komponen tersebut, investasi juga menjadi
salah satu kontributor PDB, dimana pertumbuhan ekonomi Proyeksi suku bunga BI7DRRR (kemudian berganti
2023 diperkirakan akan ditutup di 5%. menjadi BI rate) pada 2023 adalah 5,50 – 5,75%. Proyeksi
ini dibuat dengan mempertimbangkan beberapa hal secara
Dari sisi harga, inflasi yang tinggi di 2022 (5,5%) sebagai bersamaan, yakni inflasi dan suku bunga global – terutama
dampak kenaikan harga BBM dan pangan di Semester AS – yang masih relatif tinggi. Dari sisi arah, proyeksi ini
II – 2022 diperkirakan akan memasuki fase normalisasi di sesuai dengan realisasi, dimana suku bunga naik sampai
Juni – Juli 2023 dan ditutup dalam rentang 3,0 – 3,8% di ke level 6%, atau satu kali lebih banyak dari perkiraan awal.
akhir 2023. Di 2023, sesuai perkiraan, inflasi memasuki fase
normalisasi. Adapun normalisasi terjadi satu bulan lebih Dengan pertimbangan moderatnya pertumbuhan ekonomi
cepat dari perkiraan awal, yakni di Mei 2023, ditunjang di 2023, BNI memperkirakan ekspansi kredit di industri
oleh stabilitas harga kelompok barang dan jasa inti perbankan sebesar 8 – 10%, ditunjang oleh pertumbuhan
maupun kelompok bergejolak. Pada akhir 2023, inflasi DPK sebesar 6,8 – 9%. Dalam kenyataannya, pertumbuhan
ditutup sejalan proyeksi, yakni 2,6%, dengan inflasi inti kredit terjadi sesuai harapan, ditutup di 10,3% FY23
yang rendah 1,8% (lebih rendah dibandingkan rata-rata dan berada di batas atas proyeksi BNI. Di sisi lain, DPK
lima tahun sebelumnya kecuali periode pandemi, yakni mengalami pertumbuhan yang lebih rendah dibandingkan
sebesar 3%). rata-rata lima tahun terakhir (kecuali periode pandemi),
yakni sebesar 3,8% FY23. Meskipun pertumbuhan kredit
Proyeksi nilai tukar pada 2023 didasarkan oleh ekspektasi berada di atas DPK, loan-to-deposit ratio (LDR) tetap sehat,
akan meredanya ketidakpastian mengenai kenaikan berada di 84% FY23.
Proyeksi dan Realisasi Variabel Makroekonomi 2023
Indikator Proyeksi 2023 Realisasi 2023
Pertumbuhan Ekonomi (%) 4,8 - 5,2 5,0*)
Tingkat Inflasi (%) 3,0 - 3,8 2,6
Nilai Tukar Rupiah (Rp/USD) 14.800 - 15.100 15.250
BI-7 Days Repo Rate (%) 5,50 - 5,75 6,00
Pertumbuhan Kredit (%) 8,0 - 10,0 10,3
Pertumbuhan DPK (%) 6,8 - 9,0 3,8
*) Angka estimasi sementara
Sumber: BPS, BI, BNI Office of Chief Economist
Pencapaian Target Tahun 2023
Pencapaian Target Bisnis Tahun 2023
Pencapaian Realisasi
Realisasi Tahun 2023 Target Tahun 2023
Perihal Terhadap Target Tahun 2023
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(%)
Kredit yang diberikan 695.085 715.558 97,1
Simpanan dari Nasabah 810.730 818.276 99,1
334 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 335
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pencapaian Target Bisnis Tahun 2023
Pencapaian Realisasi
Realisasi Tahun 2023 Target Tahun 2023
Perihal Terhadap Target Tahun 2023
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(%)
Giro 345.496 310.517 111,3
Tabungan 231.981 286.552 81,0
Deposito 233.253 221.207 105,4
Target tahun 2023 merujuk pada dokumen Rencana Bisnis Bank (RBB) 2023
Di tengah berbagai tantangan eksternal di tahun 2023, terutama terkait dengan peningkatan risiko geopolitik, tingginya
inflasi dan suku bunga global khususnya di Amerika Serikat, dan perlambatan ekonomi di Tiongkok, BNI mengambil
langkah-langkah strategis untuk menjaga kinerja tetap solid dan mencapai target yang telah ditetapkan.
Kredit di akhir tahun 2023 mencapai Rp695 triliun atau tumbuh 7,6% dari tahun 2022, yang didorong oleh ekspansi di
segmen berisiko rendah, yaitu korporasi blue chip baik swasta dan BUMN, kredit konsumer, dan Perusahaan Anak.
Jika dibandingkan target tahun 2023, penyaluran kredit relatif mencapai target dengan pencapaian sebesar 97%. Untuk
mendukung ekspansi kredit tersebut, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada tahun 2023 tercatat tumbuh 5,4%, menjadi Rp810,73
triliun, yang juga mencapai target yang ditetapkan oleh perseroan.
Pencapaian Target Profitabilitas Tahun 2023
Pencapaian Realisasi
Perihal Realisasi Tahun 2023 Target Tahun 2023 Terhadap Target Tahun 2023
(%)
Laba Bersih (Rp-miliar) 20.909 20.686 101,1
Return on Asset (ROA) (%) 2,6 2,6 101,7
Return on Equity (ROE) (%) 16,8 16,9 99,4
Return on Equity (ROE) - Equity Based (%) 15,2 15,2 99,5
Net Interest Margin (NIM) (%) 4,6 4,6 98,5
Beban Operasional terhadap Pendapatan
68,4 69,6 98,3
(BOPO) (%)
Cost to Income Ratio (CIR) (%) 42,9 42,3 101,4
Dengan keberhasilan pada pencapaian target ekspansi bisnis sebagaimana telah dijelaskan di atas, realisasi profitabilitas
BNI menunjukkan kinerja yang cukup memuaskan, dengan Laba bersih dan Return On Asset (ROA) mampu melampaui
target yang telah ditetapkan. Laba bersih BNI pada tahun buku 2023 tercatat sebesar Rp20,9 triliun, atau tumbuh 14,2%
YoY. Pencapaian laba ini 101% dari target dan inline dengan ekspektasi market (consensus).
Pencapaian Target Struktur Modal dan Rasio-rasio Keuangan Penting Lainnya
Pencapaian Realisasi
Realisasi Tahun 2023 Target Tahun 2023
Perihal Terhadap Target Tahun 2023
(%) (%)
(%)
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
22 20,7 105,9
Minimum (KPMM)
Non Performing Loan (NPL) Gross 2,1 2,3 93,4
Strategi pengelolaan modal BNI tergambarkan dari pencapaian target struktur modal, yaitu rasio Kewajiban Penyediaan
Modal Minimum (KPMM) tahun 2023 dengan pencapaian di atas target yang telah ditetapkan. Pencapaian target dari
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) tersebut disebabkan oleh kenaikan kinerja BNI selama tahun 2023.
Tidak hanya itu, keberhasilan BNI juga terlihat dari pengelolaan kualitas aset produktif. Realisasi Non Performing Loan
(NPL) Gross mampu ditekan bahkan di bawah target yang telah ditetapkan. Hal ini menunjukkan komitmen kuat BNI
untuk terus menjaga kualitas aset yang dimilikinya.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 335
Page 336
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pencapaian Target Pengelolaan Sumber Daya Manusia
Pencapaian
Realisasi Terhadap
Perihal Realisasi Tahun 2023 Target Tahun 2023
Target Tahun 2023
(%)
Jumlah Karyawan (orang) 27.570 27.570 100,0
Biaya Pendidikan dan Pelatihan (Rp-miliar) 346,2 400,0 86,6
BNI menyadari bahwa Sumber Daya Manusia merupakan salah satu faktor permodalan yang penting bagi keberlangsungan
perusahaan. SDM mencakup keterampilan, pengetahuan, dan kreativitas karyawan yang pada akhirnya dapat meningkatkan
produktifitas dan daya saing perusahaan. Jumlah karyawan BNI pada tahun 2023 berhasil dikelola pada level 27.570
orang. Sepanjang tahun 2023, perseroan melakukan investasi kepada pegawai yang tergambar dari biaya pendidikan
dan pelatihan yang mencapai Rp346,2 miliar meningkat 30% dibandingkan tahun sebelumnya. Biaya pendidikan dan
pelatihan tersebut merupakan investasi yang penting bagi perusahaan kedepan.
Informasi
Kelangsungan Usaha
Hal-hal yang Berpotensi Berpengaruh Signifikan 1. Transaksi digital tumbuh solid dan positif
Terhadap Kelangsungan Usaha Bank di Tahun 2023 2. Akselerasi penyaluran kredit
3. Pencapaian kualitas aset dan keuangan berkelanjutan
Kondisi global mengalami perubahan yang signifikan dalam
satu hingga dua bulan terakhir, terutama terkait dengan Assessment Manajemen atas Hal-hal yang
peningkatan risiko geopolitik, tingginya imbal hasil obligasi Berpotensi Berpengaruh Signifikan Terhadap
di Amerika Serikat, dan perlambatan ekonomi di Tiongkok. Kelangsungan Usaha Bank
Dampaknya terhadap ekonomi domestik salah satunya Secara umum BNI melakukan analisa skenario mencakup 2
terlihat dari volatilitas nilai tukar rupiah tahun berjalan. (dua) besaran krisis, yaitu likuiditas dan solvabilitas. Krisis
Namun demikian, stabilitas ekonomi dan sistem keuangan likuiditas untuk melihat dampak kondisi stress terhadap
domestik relatif tetap terjaga, termasuk kinerja rupiah yang kondisi likuiditas BNI yang ditunjukkan oleh indikator
fluktuasinya tidak sedalam negara-negara berkembang likuiditas yaitu GWM, LCR, dan NSFR. Sedangkan krisis
lainnya. solvabilitas untuk melihat dampak kondisi stress terhadap
kualitas aset (NPL Gross dan NPL Net), rentabilitas (ROA,
Terkait kondisi tersebut, BNI telah mengambil langkah- ROE, dan BOPO) serta permodalan (KPMM dan KPMM CET
langkah strategis untuk menjaga kinerja tetap solid. Program 1) BNI. Untuk setiap kondisi krisis meliputi skenario kondisi
transformasi yang dijalankan secara disiplin serta strategi krisis idiosyncratic, market-wide shock, dan kombinasi
pertumbuhan yang selektif dan terukur yang diambil, keduanya.
telah mampu menuntun Perseroan untuk memberikan 1. Skenario Stress Test Likuiditas
pendapatan yang optimal bagi para shareholder serta Skenario stres likuiditas dibagi menjadi 3 (tiga) skenario,
menjalankan fungsi intermediasi dengan baik. Langkah- yaitu idiosyncratic, market wide, dan combination yang
langkah strategis dimaksud antara lain: disusun berdasarkan skenario granular stress test
Bank Indonesia dan skenario perhitungan LCR yang
disesuaikan dengan kondisi internal BNI.
336 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 337
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. Skenario Stress Test Solvabilitas a. Skenario Idiosyncratic
Uji stress aspek solvabilitas disusun guna mendapatkan Stress likuiditas yang dipicu oleh penurunan
dampak perubahan faktor internal (idiosyncratic), serta kepercayaan atau reputasi BNI yang dapat diakibatkan
faktor eksternal (market wide) maupun secara bersama- oleh berbagai macam penyebab seperti penurunan
sama, baik secara langsung maupun tidak langsung rating BNI, kegagalan IT, terjadinya fraud internal
terhadap solvabilitas Bank. Skenario tersebut saling yang signifikan atau peristiwa risiko lainnya yang
berkaitan dengan uji stress pada indikator-indikator berdampak pada menurunnya kepercayaan publik
kualitas aset, rentabilitas, maupun permodalan. terhadap BNI yang dapat memicu penarikan DPK
secara besar-besaran oleh nasabah.
Sejumlah faktor internal maupun eksternal (market wide) b. Skenario Market-wide
dalam kondisi stress diskenariokan saling berdiri sendiri Stress likuiditas yang dipicu oleh penurunan likuiditas
maupun saling berkaitan mempengaruhi beberapa di pasar antar bank akibat memburuknya kondisi
variabel kinerja Bank. Perubahan tersebut selanjutnya perekonomian secara keseluruhan, baik domestik
ditransmisikan ke dalam pos-pos Neraca dan Laba/Rugi dan/atau global sehingga menyebabkan penarikan
sehingga berdampak terhadap rasio keuangan Bank. DPK secara signifikan serta sulitnya memperoleh
Keterkaitan antara masing-masing indikator solvabilitas pendanaan di pasar, baik melalui likuidasi aset yang
pada masing-masing skenario stress tersebut pada dimiliki maupun melalui pinjaman antar Bank.
akhirnya akan berdampak pada rasio Permodalan c. Skenario Combination
(KPMM). Stress likuiditas dipicu oleh stress akibat kombinasi
peristiwa idiosyncratic dan market-wide.
Skenario uji stress dilakukan dalam 3 skenario, dalam 2. Asumsi Stress Test Solvabilitas
skenario pertama kondisi shock dipicu oleh faktor Asumsi stress test solvabilitas untuk masing-masing
internal (idiosyncratic) berupa penurunan kualitas kredit skenario adalah sebagai berikut:
khususnya pada sejumlah Debitur yang bergeser dari a. Skenario Idiosyncratic
kualitas lancar menjadi default, selanjutnya dalam Stress solvabilitas dipicu strategi pertumbuhan
skenario kedua faktor pemicu yang diperhitungkan kredit yang kurang akurat dan disertai dengan
berasal dari faktor eksternal. Adapun skenario proses pemantauan kredit yang kurang tepat,
ketiga bersifat kombinasi faktor pemicu dari internal sehingga menyebabkan beberapa debitur default
(idiosyncratic) bersama-sama dengan eksternal (market dengan mengunakan MEV pada skenario baseline.
wide). Penentuan debitur default ditetapkan berdasarkan
hasil assessment dampak kondisi makro ekonomi
Sejumlah gangguan tersebut ditransmisikan kedalam terhadap portofolio kredit BNI periode Q3 2023.
kinerja keuangan Bank berupa perubahan pada sejumlah Diproyeksikan terdapat shadow NPL (kolektibiltas
variabel. Perubahan kualitas portofolio kredit, Net Open 1 restruk non Covid dan Pra NPL) sebesar Rp26,7 T
Position, maupun harga pasar pada portofolio surat dan diasumsikan sebesar 29% (Rp7,79 T) dari total
berharga dan obligasi akan mempengaruhi nilai Aset shadow NPL akan default.
Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). b. Skenario Market-wide
Stress solvabilitas dipicu oleh kondisi keuangan
Adapun perubahan pendapatan, nilai pencadangan, dan global yang ketat, gejolak keuangan pasar, dan
unrealized gain/loss serta other comprehensive income resesi ekonomi yang akan berdampak pada kondisi
bank akan ditransmisikan lebih lanjut mempengaruhi solvabilitas bank baik pada sisi risiko kredit maupun
Laba/rugi periode berjalan yang berdampak terhadap risiko pasar, diantaranya:
modal Bank. Pada akhirnya perubahan Laba/rugi dan • Menurunnya tingkat pertumbuhan PDB
ATMR tersebut akan berpengaruh terhadap Kecukupan • Kenaikan inflasi
Penyediaan Modal Bank (KPMM). • Kenaikan tingkat suku bunga
• Perubahan nilai tukar
Asumsi yang Digunakan Manajemen dalam • Pemburukan harga komoditas
Melakukan Assessment atas Hal-hal yang • Pemburukan makro ekonomi lainnya
Berpotensi Berpengaruh Signifikan Terhadap • Risiko Pasar meningkat akibat tingginya yield
Kelangsungan Usaha Bank obligasi pemerintah
c. Skenario Combination
Beberapa asumsi yang menjadi pertimbangan BNI dalam Stress solvabilitas dipicu oleh stress pada kondisi
melakukan assessment terhadap kelangsungan usaha idiosyncratic dan market-wide yang berpengaruh
antara lain: secara bersamaan.
1. Asumsi Stress Test Likuiditas
Asumsi stress test likuiditas untuk masing-masing
skenario adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 337
Page 338
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rincian Masalah
yang Timbul di Tahun 2023
Berikut adalah rincian masalah yang timbul di sepanjang tahun 2023, dampak, serta upaya penanganan yang dilakukan
oleh BNI.
Tren Kenaikan Suku Bunga
Latar Belakang:
Tren kenaikan suku bunga diawali di 2022 oleh tingginya inflasi secara global akibat kenaikan harga komoditas. Bank sentral berbagai
negara merespon situasi tersebut dengan kebijakan menaikkan suku bunga acuan. Di Indonesia, puncak kenaikan inflasi terjadi di akhir
2022 dan mereda memasuki 2023. Namun, ketidakpastian mengenai suku bunga global, serta tekanan terhadap rupiah akibat faktor-
faktor eksternal membuat Bank Indonesia masih terus menaikkan suku bunga di 2023 sebanyak dua kali, yakni di Januari dan Oktober
2023 menjadi 6.00% dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi. Dari sisi fiskal, pemerintah juga menjaga realisasi belanja
secara konservatif dalam rangka stabilisasi harga dan melindungi daya beli masyarakat. Kedua kebijakan yang prudent tersebut mampu
mempertahankan fundamental ekonomi Indonesia namun berdampak pada likuiditas yang mengetat di sektor perbankan sebagaimana
tergambar dari indikator pertumbuhan uang beredar (money supply growth M-2) yang berada di level terendah terutama di kuartal terakhir
2023. Likuiditas yang ketat, suku bunga yang meningkat, serta persaingan yang semakin intens di industri berdampak pada meningkatnya
cost of fund perbankan nasional
Dampaknya Terhadap BNI:
Cost of Fund BNI mengalami kenaikan.
Fee Based Income yang Belum Optimal
Latar Belakang:
Fee Based Income perseroan mengalami penurunan year on year di tahun 2023. Penurunan terutama berasal dari penurunan fee dari surat
berharga dan migrasi transaksi transfer ke BI Fast dengan biaya lebih rendah. Penurunan fee dari surat berharga dipengaruhi kenaikan
imbal hasil obligasi di tahun 2023 yang menyebabkan harga pasar surat berharga mengalami penurunan. Sementara itu, migrasi transaksi
ke BI Fast dengan biaya lebih rendah berdampak pada menurunnya fee ATM dan e-channel, namun penurunan ini diperkirakan hanya
terjadi di tahun 2023 mempertimbangkan 90% dari transaksi transfer nasabah Perseroan telah beralih ke BI-Fast.
Dampaknya Terhadap BNI:
Fee based income mengalami penurunan dibandingkan tahun 2022 (year on year)
Upaya Antisipatif yang Dilakukan BNI:
• Mendorong cross selling dan transaksi nasabah untuk meningkatkan kontribusi pendapatan non bunga (fee based income), termasuk
produk dari entitas anak.
• Menawarkan bisnis ekosistem dan solusi keuangan yang komprehensif pada nasabah segmen Institutional Banking serta segmen
Wholesale & International Banking
• Meningkatkan bisnis wealth melalui pengembangan layanan dan produk investasi yang menarik.
338 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 339
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Prospek Usaha
Tahun 2024
Memasuki 2024, ekonomi global diperkirakan masih Dari sisi ekonomi domestik, pertumbuhan PDB
akan melambat. Berdasarkan proyeksi IMF, pertumbuhan diproyeksikan tetap solid di 5,0%. Dampak perlambatan
ekonomi global akan mencapai 2,9% lebih rendah ekonomi global tentu memiliki efek terhadap ekspor dan
dibandingkan angka proyeksi 2023 dan 2022 di 3,0% dan investasi, akan tetapi tren konsumsi swasta (53% terhadap
3,5%. Di saat sama, walaupun inflasi global menurun, kue PDB nasional) diperkirakan meningkat seiring dengan
namun angkanya masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata efek pengeluaran pemilu (pengeluarannya diproyeksikan
sebelum pandemi sehingga prospek suku bunga acuan di mencapai 0,6% - 1,3% dari PDB) serta realisasi belanja
berbagai negara diperkirakan belum mencapai fase normal. fiskal yang lebih agresif. Pertumbuhan ekonomi yang solid
Bank sentral AS, The Federal Reserve, diproyeksikan diproyeksikan juga mempengaruhi pertumbuhan kredit
akan menurunkan suku bunga acuan (FFR) ke 4,50-4,75% perbankan. Pertumbuhan kredit yang diperkirakan masih
pada 2024 dengan proyeksi inflasi belanja pengeluaran solid di 7,5-10% di 2024 didukung oleh kondisi likuiditas
individual (PCE inflation) sebesar 2,4%. Sebagai catatan, yang lebih baik ditengah-tengah peningkatan jumlah uang
rata-rata suku bunga FFR pada periode lima tahun sebelum beredar karena realisasi anggaran fiskal, pengeluaran
pandemi (2015-2019) adalah 1,1% dan tingkat inflasi PCE pemilu, serta potensi penurunan tingkat GWM.
sebesar 1,6%. Normalisasi kembali ke rentang inflasi 2%
diperkirakan baru akan terjadi di 2026. Dari sisi nilai tukar, volatilitas Rupiah diharapkan lebih
rendah di semester kedua 2024 ditengah tren pemotongan
Implikasi dari tren suku bunga global tersebut akan FFR serta penurunan dollar indeks. Aliran dana asing
berimbas kepada prospek suku bunga acuan Bank Indonesia diharapkan akan lebih tinggi di semester kedua 2024 guna
yang diproyeksikan tetap terukur di rentang 5,75 – 6,25% di dapat menutupi sebagian defisit neraca transaksi berjalan
akhir tahun 2024. Dalam konteks waktu, penurunan suku yang diproyeksikan mencapai 0,5% sampai 1,0% dari PDB
bunga acuan Bank Indonesia diproyeksikan akan terjadi di 2024.
di semester kedua seiring tekanan inflasi yang cenderung
menurun diikuti dengan potensi pemotongan FFR.
Proyeksi Variabel Makroekonomi
2022 2023 2024F 2025F
Pertumbuhan PDB (% FY) 5,31 5,00(e) 4,80 – 5,20 4,90 – 5,40
Inflasi (% FY) 5,51 2,61 3,00 – 4,00 2,50 – 3,50
BI-rate (%) 5,50 6,00 5,75 – 6,25 5,00 – 5,50
Nilai Tukar (Rp/USD, rata-rata akhir tahun) 14.851 15.231 15.200 – 16.200 14.500 – 15.300
Pertumbuhan Kredit (% FY) 11,4 10,30 6,50 – 10,00 7,50 – 11,00
Pertumbuhan DPK (% FY) 9,0 3,80 7,50 – 10,00 8,50 – 11,00
Sumber: BNI Office of Chief Economist
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 339
Page 340
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Proyeksi Kinerja
Tahun 2024
PROYEKSI KINERJA DAN RENCANA STRATEGIS BNI TAHUN 2024
Dengan mempertimbangkan prospek dan potensi bisnis serta kondisi makro dan mikro yang secara umum masih positif,
sebagaimana telah dijelaskan di atas, BNI telah menyusun Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2024 dengan beberapa hal
penting yang dapat disampaikan di bawah ini.
Indikator Kinerja Proyeksi Tahun 2024
Pertumbuhan Neraca yang berkualitas
Pertumbuhan Kredit 9% s.d 11%
Pertumbuhan DPK 7% s.d 9%
NPL Gross di bawah 2%
Profitabilitas
Net Interest Margin (NIM) paling sedikit 4,5%
Return on Equity (ROE) - Equity Based 15% s.d 16%
Struktur Modal
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) di atas 20%
Dividen
Proyeksi Pembayaran Dividen di tahun 2024 40% s.d 50%
Pertumbuhan kredit secara historis memiliki korelasi yang Proyeksi pertumbuhan neraca yang berkualitas tersebut
kuat dengan pertumbuhan PDB. Untuk itu, dengan solidnya diharapkan dapat memberikan dampak yang positif terhadap
pertumbuhan PDB Indonesia, kami memproyeksikan loan profitabilitas BNI, sehingga NIM diproyeksikan akan berada
demand akan meningkat terutama di semester kedua tahun di atas 4,5% dan ROE Equity Based pada kisaran 15%
2024, terutama didorong oleh kredit konsumer dan kredit hingga 16%. Proyeksi kenaikan profitabilitas ini diharapkan
modal kerja. Dari sisi internal, kami juga memiliki aspirasi mampu memperkuat permodalan yang tercermin dari rasio
untuk tumbuh lebih baik. Selain dari segmen korporasi dan KPMM yang berada di atas 20%. Level ini memberikan BNI
konsumer, kami melihat peluang pertumbuhan kredit yang kemampuan untuk memenuhi kebutuhan ekspansi bisnis
lebih baik dari segmen kecil dan menengah. dan investasi BNI group, serta dividen yang menjanjikan
tanpa berdampak negatif pada kecukupan modal.
Sebagai enablers, kami telah memperkuat proses kredit,
manajemen risiko, serta credit scoring model yang akan Dengan proyeksi kinerja yang semakin baik tersebut,
memungkinkan kami tumbuh secara sehat di segmen kecil perseroan optimis laba tahun 2024 akan meningkat. Hal
dan menengah, dengan target pertumbuhan kredit pada ini sejalan dengan komitmen BNI dalam memberikan
kisaran 9-11%, yang sejalan dengan proyeksi pertumbuhan value yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan,
kredit di industri. terutama para pemegang saham
Untuk mendukung kebutuhan ekspansi kredit, DPK khususnya Untuk mencapai proyeksi tersebut, BNI mengupayakan berbagai
pertumbuhan giro dan tabungan atau CASA akan diupayakan langkah strategis yang akan ditempuh di tahun 2024, yaitu:
tumbuh lebih baik dari tahun 2023 pada kisaran 7% s.d 9%. 1. Meningkatkan ekspansi bisnis melalui top tier dengan
Dari sisi kualitas aset, rasio NPL terus menunjukkan perbaikan memperkuat manajemen risiko.
yang impresif. Rasio NPL pada akhir 2023 telah berada di level 2. Peningkatan Digital Platform untuk optimalisasi transactional
2,1%, membaik dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 2,8%. banking dan cross selling yang fokus pada peningkatan
AUM, CASA dan FBI yang sustain.
Seiring dengan pertumbuhan kredit yang selektif dan 3. Memperkuat jaringan bisnis melalui optimalisasi outlet.
prudent yang dilakukan BNI selama 3 tahun terakhir, tren 4. Mengembangkan jaringan bisnis Internasional dalam
perbaikan rasio NPL diproyeksikan akan terus membaik mendukung penetrasi pasar global.
dibawah 2%. 5. Memperkuat Human Capital dan IT untuk meningkatkan
produktivitas.
6. Optimalisasi BNI Grup dalam memperkuat posisi
Perusahaan Anak.
340 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 341
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Aspek
Pemasaran
Stabilitas ekonomi nasional dan sistem keuangan domestik Indonesia dan menjembatani bisnis Indonesia ke kancah
yang relatif terjaga di tengah gejolak ekonomi global global. Keberadaan BNI di luar negeri juga dapat dilihat
yang terus meningkat menunjukkan daya tahan dan sebagai pintu bagi para investor, Diaspora, dan nasabah
keberhasilan Indonesia dalam mengantisipasi tantangan potensial untuk mengenal Indonesia lebih lanjut melalui
yang ada.Terutama dengan disrupsi digital yang membawa produk dan layanan BNI. Gagasan ini yang menjadi dasar
perubahan sosial yang begitu massif, BNI harus menjawab dari corporate message BNI dan ditegaskan di tahun 2023
tantangan tersebut dan berupaya merumuskan berbagai dengan mengusung tema “Global Reach, Indonesian Pride”
inovasi strategis untuk dapat menjadi solusi praktis bagi pada peringatan HUT ke-77. Tema ini menegaskan kembali
pengguna layanan jasa keuangan khususnya perbankan misi BNI dalam mewujudkan tujuan besar, mencapai pangsa
masa kini. pasar global, dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat
Indonesia.
Strategi Pemasaran
Di era digital yang terus berkembang semakin pesat saat Dalam sisi pemasaran, dengan melihat tren konsumen ke
ini, BNI konsisten menjadi financial institution terkemuka arah digital/online dan untuk dapat memaksimalkan hasil
yang agile dalam menghadapi perubahan dan kebutuhan yang akan di dapat, kegiatan pemasaran difokuskan kepada
pasar yang cepat serta persaingan bisnis yang semakin masyarakat luas melalui beberapa platform digital yang
ketat. BNI berkomitmen untuk selalu menghadirkan produk telah tersedia dan digunakan oleh BNI (own media). Salah
dan layanan terbaik, dimana tidak hanya untuk memperkuat satunya adalah penggunaan media sosial organik milik BNI.
citra merek dan meningkatkan pangsa pasar, tetapi juga Per tanggal 31 Desember 2023, akun Twitter/X @BNI telah
menciptakan nilai tambah bagi seluruh stakeholder dimana memiliki 1.246.998 followers, Instagram@bni46 dengan
saja dan kapan saja. 1.463.529 followers, kemudian Facebook BNI memiliki
406.906 fans dan TikTok @bni46 dengan followers saat ini
BNI selalu melakukan peningkatan layanan perbankan sebanyak 430.900. Tingkat engagement rate pada media
secara berkelanjutan yang selaras dengan value RACE sosial BNI merupakan salah satu yang terbaik pada bidang
(Risk Culture, Agile, Collaboration, Execution Oriented). usaha perbankan.
Untuk mengkomunikasikan produk dan layanan tersebut,
diperlukan strategi komunikasi pemasaran yang terintegrasi Komunikasi pemasaran juga dilakukan melalui kegiatan
secara korporat maupun pesan perusahaan dengan produk- placement media sosial berbayar ataupun menggunakan
produk yang dimiliki BNI. Pesan-pesan tersebut dimulai online publisher terutama yang selalu berada pada peringkat
dari komitmen BNI menjadi bank BUMN berkapabilitas 1 – 5 besar dalam pengunjung bulanan. Kegiatan tersebut
global, hingga komitmen BNI menjadi bank berbasis digital. dilakukan dengan maksud untuk menambah cakupan pesan
yang ingin disampaikan. Selain menggunakan media digital,
Sebagai bank nasional dengan keunggulan kompetitif di media yang juga digunakan untuk komunikasi pemasaran
bisnis internasional, BNI memiliki aspirasi untuk dapat adalah media offline dan media elektronik seperti melalui
berkontribusi signifikan pada pertumbuhan ekonomi iconic event skala nasional dan internasional, videotron,
televisi dan radio.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 341
Page 342
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pangsa Pasar
Kenaikan (Penurunan)
2022-2023
Pos Akun 2023 2022 2021
Persentase
Nominal
(%)
Berdasarkan Aset Industri Perbankan
Industri*) (Rp-miliar) 11.428 10.488 9.824 940 9,0
BNI (Rp-miliar) 1.087 1.030 965 57 5,5
Pangsa Pasar terhadap Industri (%) 9,5 9,8 9,8 - -
Berdasarkan Outstanding Kredit Industri
Perbankan
Industri*) (Rp-miliar) 6.966 6.275 5.658 691 11,0
BNI (Rp-miliar) 695 646 582 49 7,6
Pangsa Pasar terhadap Industri (%) 10,0 10,3 10,3 - -
Berdasarkan Outstanding Dana Pihak
Ketiga Industri Perbankan
Industri*) (Rp-miliar) 8.216 7.647 7.245 569 7,4
BNI (Rp-miliar) 811 769 729 42 5,5
Pangsa Pasar terhadap Industri (%) 9,9 10,1 10,1 - -
Perbandingan Capital Adequacy Ratio
(CAR) dengan Rata-Rata Industri Bank
Umum
Industri*) (%) 27,9 25,2 25,3 2,7 -
BNI (%) 22,0 19,3 19,7 2,7 -
Perbandingan Rasio Beban Operasional
Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)
dengan Rata-Rata Industri Bank Umum
Industri*) (%) 76,8 77,1 83,1 (0,3) -
BNI (%) 68,4 68,6 81,2 (0,2) -
Perbandingan Rasio Return On Asset
(ROA) dengan Rata-Rata Industri Bank
Umum
Industri*) (%) 2,7 2,5 1,9 0,2 -
BNI (%) 2,6 2,5 1,4 0,1 -
Perbandingan Rasio Pinjaman terhadap
Total Simpanan (LDR) dengan Rata-Rata
Industri Bank Umum
Industri*) (%) 84,8 82,1 78,2 2,7 -
BNI** (%) 85,8 84,2 79,7 1,6
*) Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Posisi per November 2023
**) BNI konsolidasian per Desember 2023.
Pangsa Pasar berdasarkan Aset
Selama beberapa tahun terakhir, BNI memposisikan dirinya sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia dalam hal aset.
Aset BNI 2023 naik menjadi Rp1.087 triliun, dengan nilai pangsa pasar berdasarkan asset terhadap industri sebesar 9,5%.
Pangsa Pasar berdasarkan Dana Pihak Ketiga (DPK)
Dalam kurun waktu 2022-2023, BNI mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia
dalam hal penghimpunan DPK. Dengan DPK yang mencapai Rp811 triliun, pangsa pasar BNI dalam hal DPK adalah
sebesar 9,9% di tahun 2023.
Pangsa Pasar berdasarkan Pinjaman yang Diberikan
Sejalan dengan peningkatan DPK, BNI mampu mengoptimalkan pinjaman yang diberikan dengan memperhatikan
kualitas kredit yang mencapai sebesar Rp695 triliun. Pencapaian ini menghasilkan perbandingan dengan pangsa pasar
sebesar 10,0% di tahun 2023.
342 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 343
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Perbandingan Kinerja Saham BNI dan Indeks LQ-45 (YTD) di tahun 2023
16,5
3,6%
1-Jan 1-Feb 1-Mar 1-Apr 1-May 1-Jun 1-Jul 1-Aug 1-Sept 1-Oct 1-Nov 1-Dec
BBNI LQ-45
Di tengah berbagai tantangan eksternal di tahun 2023, masyarakat atas kuatnya fundamental kinerja Perseroan
terutama terkait dengan peningkatan risiko geopolitik, yang semakin memberikan outlook positif terhadap kinerja
tingginya inflasi dan suku bunga global khususnya di BNI kedepan. Kepercayaan tersebut tergambar dari kinerja
Amerika Serikat, serta perlambatan ekonomi di Tiongkok, saham BNI (BBNI) yang baik di tahun 2023.
BNI mampu menjaga kinerja di tahun 2023 tetap solid
sehingga memberikan return yang optimal bagi para Hingga penutupan perdagangan di bursa efek Indonesia
pemegang saham. pada 29 Desember 2023, BBNI ditutup pada harga Rp5.375
per lembar atau meningkat 16,5% year to date (YTD), jauh
Konsistensi dalam melaksanakan transformasi yang lebih tinggi dari indeks LQ-45 yang tercatat hanya tumbuh
berorientasi pada penguatan fundamental memberikan 3,6% YTD. Pencapaian ini membuat nilai Kapitalisasi Pasar
dampak positif yang terlihat dari perbaikan Cost of Fund BBNI telah mencapai Rp200,5 triliun.
dibandingkan dengan level sebelum pandemi, pergeseran
portofolio ke nasabah blue chip, serta penurunan profil Pencapaian ini diiringi dengan pencapaian beberapa rekor
risiko yang tergambar dari perbaikan rasio NPL dan Credit bagi Perseroan; (1) Nilai kapitalisasi pasar (market cap)
Cost Progres ini akan memastikan Perseroan dapat terus sebesar Rp200,5 triliun merupakan yang terbesar yang
membukukan peningkatan ROE (Return on Equity) yang pernah dibukukan dalam sejarah perseroan; (2) Market cap
berkelanjutan kedepan. terus meningkat didukung kepercayaan yang tinggi dari
investor, di mana sepanjang tahun 2023 BNI mencatatkan
Sementara itu, dalam kerangka konglomerasi, fokus nilai beli bersih oleh asing (Net Foreign Buy) sebesar Rp3,5
Perseroan di tahun 2023 adalah melanjutkan transformasi triliun atau setara dengan 1,75% dari total market cap. Rasio
dan penyempurnaan bisnis perusahaan anak, seperti ini menjadi yang terbaik di Bursa Efek Indonesia di tahun
yang sedang di gencarkan di BNI Finance dan hibank. 2023 ini; dan (3) BBNI membukukan diri sebagai Top-7
BNI Finance melakukan refocusing bisnis ke pembiayaan emiten dengan tingkat likuiditas perdagangan (turnover)
segmen consumer, sehingga keberadaan BNI Finance akan terbesar di tahun 2023 dengan total trading value mencapai
melengkapi pilihan produk BNI Group melalui pemberian Rp63 triliun.
Kredit Kendaraan Bermotor (KKB). Sementara untuk
hibank ditujukan untuk menjadi bank digital yang berperan Kami percaya bahwa kinerja saham yang baik ini merupakan
sebagai penyedia solusi finansial terintegrasi berbasis cerminan dari kualitas kinerja BNI selama tahun 2023, yang
digital khususnya pada segmen UMKM yang akan menjadi turut dilengkapi dengan strategi yang tepat untuk jangka
future growth engine bagi BNI. Panjang. Kedepannya perseroan terus berkomitmen untuk
mencetak profitabilitas yang semakin sehat dan sustain
Melalui langkah strategis tersebut serta didukung dengan sehingga memberikan value yang optimal bagi seluruh
kinerja keuangan yang semakin baik, Perseroan berhasil pemangku kepentingan, terutama para pemegang saham.
menjaga kepercayaan dari pemegang saham serta
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 343
Page 344
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kebijakan
Dividen dan Pembagiannya
Dasar Kebijakan Pembagian Dividen 6. Dalam hal RUPST menyetujui pembagian dividen
Pembayaran Dividen tunai oleh BNI dilaksanakan dengan tunai, Bank wajib melaksanakan pembayaran dividen
mengacu pada Pasal 21 ayat (2) huruf b jo. Pasal 26 tunai kepada pemegang saham yang berhak paling
Anggaran Dasar Bank mengatur bahwa dalam RUPS lambat 30 (tiga puluh) hari setelah diputuskan oleh
Tahunan Direksi wajib menyampaikan usulan penggunaan RUPST dan memastikan perlakuan yang sama kepada
laba bersih jika Bank mempunyai laba positif. Mengacu seluruh Pemegang Saham yang berhak dengan tata cara
pada Pasal 70 dan Pasal 71 Undang-undang No. 40 Tahun sesuai dengan yang ditentukan oleh Direksi berdasarkan
2007 tentang PerseroanTerbatas mengatur bahwa seluruh ketentuan yang berlaku.
laba bersih setelah dikurangi penyisihan untuk cadangan 7. Pemegang saham yang berhak menerima dividen
dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen, wajib memenuhi ketentuan perpajakan yang berlaku
kecuali ditentukan lain dalam RUPS. Penggunaan laba di Indonesia
bersih termasuk penentuan jumlah penyisihan untuk
cadangan diputuskan oleh RUPS. Dividen hanya boleh Dividen yang Dibagikan di Tahun 2023 dan Riwayat
dibagikan apabila Bank mempunyai saldo laba yang positif. Pembagian Dividen
Sesuai prospektus saham BNI, kebijakan dividen BNI RUPS Tahunan BNI untuk tahun buku 2022 yang
adalah minimum 25% dari laba bersih per tahun, yang diselenggarakan pada tanggal 15 Maret 2023 telah
jumlahnya akan ditentukan pada saat RUPS. Kebijakan menyetujui penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2022
Dividen Perseroan mengatur antara lain: sebesar Rp18.312.053.106.091,- dengan rincian sebagai
1. Rencana pembagian Dividen perlu ditinjau oleh Direksi berikut:
atau Komite setara Direksi minimal 1 (satu) tahun sekali. 1. Dividen sebesar 40% atau senilai Rp7.324.821.242.436,-
2. Usulan pembagian dividen disampaikan pada rapat dari Laba Bersih Perseroan ditetapkan untuk dibagikan
Direksi atau Komite setara Direksi (Executive Committee/ sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham
ExCO). yang akan dibayarkan, dengan ketentuan pembayaran
3. Bank dimungkinkan untuk membagikan dividen minimal sebagai berikut:
25% (dua puluh lima persen) dari laba bersih tahun a. Dividen bagian Negara atas kepemilikan 60% saham
berjalan, dengan mempertimbangkan antara lain atau senilai Rp4.394.892.745.535,- akan disetorkan ke
pencapaian kinerja keuangan Bank, Rasio Kewajiban Rekening Kas Umum Negara.
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Bank setelah b. Atas kepemilikan 40% saham publik senilai
pembagian dividen dan proyek investasi lainnya, tingkat Rp2.929.928.496.893,- akan diberikan kepada
kesehatan Bank, dan lain-lain. pemegang saham sesuai dengan porsi kepemilikannya
4. Rencana pembagian dividen wajib tercantum dalam masing-masing.
Rencana Bisnis Bank yang disampaikan kepada OJK. c. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi
5. Usulan pembagian dividen yang telah disetujui oleh dengan hak substitusi untuk menetapkan jadwal dan
manajemen, selanjutnya dimintakan rekomendasi tata cara pembagian dividen Tahun Buku 2022 sesuai
kepada Dewan Komisaris untuk memperoleh persetujuan dengan ketentuan yang berlaku.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). 2. Sebesar 60% dari Laba Bersih atau senilai
Rp10.987.231.863.663,- ditetapkan sebagai Saldo Laba
Ditahan.
344 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 345
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Berdasarkan keputusan tersebut, maka RUPS telah menyetujui pembayaran dividen dari laba bersih sebesar
Rp7.324.821.242.436,- atau sekurang-kurangnya sebesar Rp392,780105040 per lembar saham yang akan dibagikan kepada
pemegang saham dengan jadwal dan tata cara pembagian dividen tunai Tahun Buku 2022 sebagai berikut:
No Keterangan Tanggal
Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (Cum Dividen)
27 Maret 2023
1 • Pasar Reguler dan Negosiasi
29 Maret 2023
• Pasar Tunai
Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen)
28 Maret 2023
2 • Pasar Reguler dan Negosiasi
30 Maret 2023
• Pasar Tunai
3 Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date) 29 Maret 2023
4 Tanggal Pembayaran Dividen Tunai 14 April 2023
Keterangan : Dengan memperhatikan best practice internasional, maka perseroan melakukan pembayaran di tahun 2023 dalam kurun waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal
RUPS yang menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk dibayarkan sebagai dividen tunai.
Tata cara pembagian dividen tunai dari laba bersih BNI di wilayah Republik Indonesia. Bagi WPOP DN yang tidak
Tahun Buku 2022 adalah sebagai berikut: memenuhi ketentuan investasi sebagaimana disebutkan
1. Dividen Tunai dibagikan kepada Pemegang Saham di atas, maka Dividen Tunai yang diterima oleh yang
yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham bersangkutan akan dikenakan pajak penghasilan (“PPh”)
(“DPS”) atau recording date dan/atau pemilik saham sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang
pada sub rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek berlaku, dan PPh tersebut wajib disetor sendiri oleh
Indonesia (“KSEI”) pada penutupan perdagangan WPOP DN yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan
tanggal 29 Maret 2023. Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 2021 tentang
2. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya dimasukkan Perlakuan Perpajakan Untuk Mendukung Kemudahan
dalam penitipan kolektif KSEI, pembayaran dividen tunai Berusaha.
dilaksanakan melalui KSEI dan didistribusikan pada 5. Pemegang saham dapat memperoleh konfirmasi
tanggal 14 April 2023 ke dalam Rekening Dana Nasabah pembayaran dividen melalui perusahaan efek dan atau
(RDN) pada perusahaan efek dan/atau bank kustodian bank kustodian di mana Pemegang saham membuka
di mana Pemegang Saham membuka rekening efek. rekening efek, selanjutnya pemegang saham wajib
Sedangkan bagi Pemegang Saham yang sahamnya bertanggung jawab melakukan pelaporan penerimaan
tidak dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI, maka dividen termaksud dalam pelaporan pajak pada
pembayaran dividen tunai akan ditransfer ke rekening tahun pajak yang bersangkutan sesuai peraturan
Pemegang Saham. perundang-undangan perpajakan yang berlaku.
3. Dividen tunai tersebut dikenakan pajak sesuai dengan 6. Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib Pajak Luar
peraturan perundang-undangan perpajakan yang Negeri yang pemotongan pajaknya akan menggunakan
berlaku. tarif berdasarkan Persetujuan Penghindaran Pajak
4. Berdasarkan peraturan perundang-undangan perpajakan Berganda (“P3B”) wajib memenuhi persyaratan
yang berlaku, dividen tunai tersebut akan dikecualikan Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. PER-25/PJ/2018
dari objek pajak jika diterima oleh pemegang saham tentangTata Cara Penerapan Persetujuan Penghindaran
wajib pajak badan dalam negeri (“WP Badan DN”) Pajak Berganda serta menyampaikan dokumen bukti
dan Perseroan tidak melakukan pemotongan Pajak rekam atau tanda terima DGT/SKD yang telah diunggah
Penghasilan atas dividen tunai yang dibayarkan kepada ke laman Direktorat Jenderal Pajak kepada KSEI atau BAE
WP Badan DN tersebut. Dividen tunai yang diterima dengan tenggat waktu sesuai peraturan dan ketentuan
oleh pemegang saham wajib pajak orang pribadi KSEI, tanpa adanya dokumen dimaksud, dividen tunai
dalam negeri (“WPOP DN”) akan dikecualikan dari yang dibayarkan akan dikenakan PPh Pasal 26 sebesar
objek pajak sepanjang dividen tersebut diinvestasikan 20%.
Informasi Pembayaran Dividen untuk Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2022
Dividen Kas yang Dibagikan (Rp) Rp7.324.821.242.436,-
Dividen per Lembar Saham (Rp) Rp392,780105040
Rasio Pembagian Dividen (%) 40%
Tanggal Pengumuman 16 Maret 2023
Tanggal Pembayaran 14 April 2023
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 345
Page 346
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Riwayat pembagian dan pembayaran Dividen 5 (lima) tahun terakhir adalah sebagai berikut:
Tahun Pembagian Dividen
2023 2022 2021 2020 2019
(untuk hasil usaha (untuk hasil usaha (untuk hasil usaha (untuk hasil usaha (untuk hasil usaha
tahun 2022) tahun 2021) tahun 2020) tahun 2019) tahun 2018)
Dividen Kas yang
Rp7.324 2.724,6 820,1 3.846,1 3.753,8
Dibagikan (Rp-miliar)
Dividen per Lembar
Rp392,780105040 146,3 44,0 206,2 201,3
Saham (Rp)
40% dari laba bersih 25% dari laba bersih 25% dari laba bersih 25% dari laba bersih 25% dari laba bersih
tahun berjalan yang tahun berjalan yang tahun berjalan yang tahun berjalan yang tahun berjalan yang
Persentase Jumlah
dapat diatribusikan dapat diatribusikan dapat diatribusikan dapat diatribusikan dapat diatribusikan
Dividen Terhadap Laba
kepada pemilik kepada pemilik kepada pemilik kepada pemilik kepada pemilik
Bersih (%)
entitas induk tahun entitas induk tahun entitas induk tahun entitas induk tahun entitas induk tahun
buku 2022 buku 2021 buku 2020 buku 2019 buku 2018
Tanggal Pengumuman 16 Maret 2023 17 Maret 2022 31 Maret 2021 24 Februari 2020 15 Mei 2019
Tanggal Pembayaran 14 April 2023 14 April 2022 30 April 2021 24 Maret 2020 14 Juni 2019
Perkembangan Jumlah Dividen Kas yang
Dibagikan 5 Tahun Terakhir
(Rp-miliar)
7.324,00
3.846,12
3.753,78
2.724,63
820,10
2019 2020 2021 2022 2023
346 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 347
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Perpajakan dan Pendapatan Negara
Bukan Pajak (PNBP): Kontribusi BNI
Terhadap Pembangunan Nasional
KONTRIBUSI PAJAK BNI
BNI menjalankan peran sebagai wajib pajak dan pemotong/ BNI selalu tepat waktu dalam hal pembayaran kewajiban
pemungut pajak sebagai bentuk kontribusi kepada pajak atas PPh Badan, PPh Karyawan, PPN, dan PBB. BNI
negara. Kontribusi terbesar BNI sebagai wajib pajak juga menyampaikan dokumen kewajiban perpajakan seperti
adalah memenuhi kewajiban PPh Badan. Di sisi lain, BNI SPT tahunan maupun bulanan serta dokumen kewajiban
berperan aktif dalam melakukan pemotongan terhadap pada lembaga regulator dengan tepat waktu.
setiap objek kena pajak dalam menjalankan fungsinya
sebagai pemotong pajak.
Pembayaran Pajak 2021-2023 (Bank Only)
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2022-2023 2021-2022
2023 2022 2021
Jenis Pajak Nominal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Persentase
(Rp-
(Rp-miliar) (%) (%)
miliar)
PPN 653 557 416 96 17,2 141 33,9
PPh Pemotongan/Pemungutan*) 4.910 3.568 3.244 1.342 37,6 324 10,0
PPh Badan 4.387 4.997 3.240 (610) (12,2) 1.757 54,2
Pajak Lainnya 111 103 50 8 7,8 53 106,0
Jumlah 10.061 9.225 6.950 836 9,1 2.275 32,7
*) PPh Pemotongan/Pemungutan terdiri dari PPh Pasal 21/26, 15, 22, 23/26, dan PPh Pasal 4 ayat (2).
Perkembangan Jumlah Pembayaran Pajak 2019 - 2023
(Rp-miliar)
4.910
4.997
4.827
4.387
4.016
3.801
3.244 3.568
3.240
2.009
557 653
268 238 416
80 61 50 103 112
2019 2020 2021 2022 2023
PPN PPh Pemotongan/Pemeungutan PPh Badan Pajak Lainnya
BNI telah melunasi seluruh ketetapan pajak sebagai hasil pemeriksaan yang sudah jatuh tempo pembayaran sesuai
ketentuan yang berlaku. Sehingga secara ketentuan BNI tidak memiliki tunggakan pembayaran pajak.
Permasalahan terkait sengketa perpajakan dapat dilihat pada bab “Tata Kelola Perusahaan” dalam Laporan Tahunan ini.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 347
Page 348
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PENDAPATAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) LAINNYA
Kenaikan (Penurunan)
Jenis Pendapatan Negara 2023 2022 2021 2022-2023
Bukan Pajak (PNBP) Lainnya (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%)
DJPB (Dirjen Pembendaharaan) 17.154 4.591 - 12.563 297,65
DJA (Dirjen Anggaran) 79.846 99.296 81.215 (19.450) (19,59)
DJPPR (Dirjen Pengelolaan
11.836 8.532 8.131 3.303 38,71
Pembiayaan & Risiko)
Jumlah 108.835 112.419 89.346 (3.584) (3,19)
Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) adalah istilah dari bentuk pendapatan Negara Indonesia yang bersumber dari
selain pajak. PNBP merupakan pungutan yang dibayar oleh individu atau badan usaha yang memperoleh manfaat
langsung maupun tidak langsung atas pemanfaat sumber daya dan hak yang diperoleh negara, berdasarkan perundang-
undangan yang menjadi penerimaan Pemerintah Pusat di luar penerimaan perpajakan dan hibah yang dikelola dalam
mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Individu atau badan usaha melakukan pembayaran PNBP terutang ke Kas Negara melalui tempat pembayaran yang
ditunjuk oleh Menteri, dhi. Bank BNI dan kemudian Bank BNI sebagai collecting agent melakukan penyaluran dana ke
Kas Negara.
Sepanjang tahun 2023, BNI telah menyalurkan PNBP sebesar Rp108,8 triliun atau turun 3,19% dari tahun sebelumnya.
Penyaluran PNBP tertinggi didominasi oleh Penyaluran PNBP Dirjen Anggaran yang mencapai Rp79,8 triliun. Penyaluran
PNBP Dirjen Pembendaharaan naik hingga 297,65% dan penyaluran PNBP Dirjen Dirjen Pengelolaan Pembiayaan & Risiko
naik 38,71%. Sedangkan penyaluran PNBP Dirjen Anggaran turun 19,59 % secara YoY.
Pada tahun 2021, Penyaluran PNBP Dirjen Pembendaharaan digabung dengan Dirjen Anggaran dengan total nominal
Rp81 triliun.
348 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 349
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi tentang
Realisasi Penggunaan Dana
Hasil Penawaran Umum
PENAWARAN UMUM EFEK SAHAM Total Perolehan Dana
Dari PUT III tersebut, Nilai bersih realisasi setelah
Pada tanggal 25 November 2010, dalam Rapat Umum dikurangkan dengan biaya emisi penerbitan saham adalah
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Pemegang sebesar Rp10,2 triliun.
Saham telah memutuskan antara lain untuk menyetujui
peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh BNI Rencana Penggunaan Dana
melalui Penawaran Umum Terbatas III (PUT III) dengan Dana yang bersumber dari Hasil Penawaran UmumTerbatas
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) III digunakan untuk:
sebesar 3.374.715.948 saham Seri C baru dengan nilai 1. 80% digunakan untuk penyaluran kredit Korporasi,
nominal Rp375 (nilai penuh) setiap lembar saham. HMETD Komersial, Usaha Kecil serta Konsumsi.
tersebut dapat diperdagangkan di dalam dan di luar Bursa 2. 15% digunakan untuk pengembangan infrastruktur pada
Efek Indonesia (BEI) mulai tanggal 10 Desember 2010 teknologi informasi, outlet, ATM dan lain-lain.
sampai dengan 16 Desember 2010, dengan memperhatikan 3. 5% digunakan untuk pengembangan anak perusahaan
ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal. yaitu BNI Life, BNI Syariah, BNI Sekuritas dan BNI
Finance.
Saldo Dana
Pada 31 Desember 2018, Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas III adalah Nihil atau dengan kata lain sudah disalurkan
100% dari dana yang diperoleh.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas III Nominal
Nilai bersih realisasi hasil penawaran umum (setelah dikurangi biaya-biaya) Rp10.216.388.163.029
Realisasi Penggunaan Dana
per 31 Desember 2014
Sekitar 80% digunakan untuk penyaluran kredit korporasi, usaha komersial, usaha kecil serta konsumsi
Rp8.173.110.530.423,-
Sekitar 15% digunakan untuk pengembangan infrastruktur pada teknologi informasi, outlet, ATM dan per 31 Desember 2014
lain-lain Rp1.532.458.224.454,-
Sekitar 5% digunakan untuk pengembangan Entitas Anak BNI per 31 Desember 2014
Life, BNI Syariah, BNI Sekuritas dan BNI Finance Rp510.819.408.152,-
Sisa Hasil Penggunaan Dana Nihil
Di tahun 2023 BNI tidak memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran
umum sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
Umum.
PENAWARAN UMUM EFEK BERSIFAT UTANG
MTN SUBORDINASI
BNI menerbitkan Medium Term Notes (MTN) Subordinasi dengan tujuan untuk memperkuat modal pelengkap (tier 2)
dan modal kerja dalam rangka pengembangan usaha terutama pemberian kredit serta peningkatan komposisi struktur
perhimpunan dana jangka panjang, sesuai dengan Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan
Modal Minimum Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016.
MTN Subordinasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus termasuk tidak dijamin oleh Bank atau Entitas Anak, Negara
Republik Indonesia atau pihak ketiga lainnya dan tidak dimasukkan dalam program penjaminan bank yang dilaksanakan
oleh Lembaga Penjaminan Simpanan atau penggantinya sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku
dan mengikuti ketentuan pasal 19 ayat (1) huruf f Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016, sebagaimana telah diubah dengan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.03/2016 dan merupakan kewajiban Bank yang disubordinasi, sesuai
dengan ketentuan perjanjian penerbitan MTN Subordinasi. Hak pemegang MTN Subordinasi adalah junior dengan
hak-hak kreditur perusahaan lain.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 349
Page 350
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Keterangan tentang MTN Subordinasi yang Ditawarkan
MTN Subordinasi diterbitkan sebesar Rp100.000.000.000,00 memiliki periode pembayaran kupon sebesar 8% p.a
dan setiap 3 bulan (kuartalan), dengan basis perhitungan bunga 30/360 dengan tenor selama 5 (lima) tahun.
Nama Medium Term Notes Subordinasi I BNI Tahun 2018
Jumlah Pokok Rp100.000.000.000
Harga Penawaran 100,0% dari nilai pokok MTN Subordinasi
Jangka Waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal Emisi
Tingkat Suku Bunga 8,0% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga Tetap
Periode Pembayaran Bunga Triwulanan
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama 10 November 2018
MTN Subordinasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus termasuk tidak dijamin
oleh BNI atau Entitas Anak, Negara Republik Indonesia atau pihak ketiga lainnya dan
tidak dimasukkan dalam program penjaminan bank yang dilaksanakan oleh lembaga
penjaminan simpanan atau penggantinya sesuai dengan peraturan perundang
undangan yang berlaku dan mengikuti ketentuan pasal 19 ayat (1) huruf f Peraturan
Jaminan
OJK No. 11/POJK.03/2016 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 34/POJK.03/2016 dan merupakan kewajiban BNI yang disubordinasi,
sesuai dengan perjanjian penerbitan MTN Subordinasi. Hak pemegang MTN
Subordinasi adalah junior dengan hak-hak kreditur lain pada saat likuidasi sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Peringkat Efek idAA (double A flat) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Tujuan Penggunaan Dana MTN Subordinasi
Penerbitan MTN Subordinasi tersebut bertujuan untuk memenuhi Peraturan OJK No. 14/POJK.03/2017 pasal 24 dan
pasal 37 tentang Recovery Plan, di mana bank sistemik wajib memiliki surat utang berkarakteristik modal paling lambat
31 Desember 2018.
Sisa Saldo Dana MTN Subordinasi
Sampai dengan 31 Desember 2023 BNI tidak lagi memiliki saldo dana dari MTN Subordinasi. Seluruh MTN Subordinasi
telah dilunasi.
Jadwal Pembayaran Bunga MTN Subordinasi
Tingkat suku bunga sebesar 8% per tahun yang dibayarkan periodik setiap 3 (tiga) bulan dengan jadwal sebagai berikut:
Pembayaran Bunga MT Subordinasi
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
1 10 November 2018 8,0
2 10 Februari 2019 8,0
3 10 Mei 2019 8,0
4 10 Agustus 2019 8,0
5 10 November 2019 8,0
6 10 Februari 2020 8,0
7 10 Mei 2020 8,0
8 10 Agustus 2020 8,0
9 10 November 2020 8,0
10 10 Februari 2021 8,0
11 10 Mei 2021 8,0
12 10 Agustus 2021 8,0
13 10 November 2021 8,0
14 10 Februari 2022 8,0
15 10 Mei 2022 8,0
16 10 Agustus 2022 8,0
17 10 November 2022 8,0
18 10 Februari 2023 8,0
19 10 Mei 2023 8,0
350 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 351
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pembayaran Bunga MT Subordinasi
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
20 10 Agustus 2023 8,0
TIER II CAPITAL BOND 2021
BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik modal dalam bentuk Tier II Capital Bond yang didaftarkan di Bursa
Singapura (SGX Listing) dengan jumlah pokok emisi sebesar USD500.000.000,00 memiliki fitur write down dan dapat
diperhitungkan sebagai komponen modal Tier II melalui surat OJK No. S-64/PB.31/2021 tanggal 31 Maret 2021. Penerbitan
Tier II Capital Bond tersebut merupakan salah satu strategi BNI dalam penambahan permodalan Bank melalui Tier 2
Capital.
Tier II Capital Bond ditawarkan dengan tingkat bunga tetap sebesar 3,75% p.a. berjangka waktu 5 (lima) tahun. Bertindak
sebagai lembaga dan profesi penunjang dalam penerbitan Tier II Capital Bond tersebut adalah HSBC dan Citi Group.
Konsultan Hukum yang digunakan adalah Ginting & Reksodiputro dan Allen & Overy serta HSBC bertindak sebagai
Trustee dan Paying Agent. Obligasi tersebut telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang
dari Fitch Rating dengan peringkat BB dan Moody’s Rating Ba2.
Keterangan tentang Tier II Capital Bond yang Ditawarkan
Tier II Capital Bond diterbitkan sebesar USD500.000.000,00 memiliki periode pembayaran kupon sebesar 3.75% p.a dan
setiap 6 bulan (semesteran), dengan basis perhitungan bunga 30/360 dengan tenor selama 5 tahun.
Nama SS Tier II Capital Bond 2021
Jumlah Pokok USD500.000.000,00
Harga Penawaran 100,0% dari nilai pokok
Jangka Waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal Emisi
Tingkat Suku Bunga 3,75% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga Tetap
Periode Pembayaran Bunga Semesteran
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama 30 September 2021
Permanent write-down (partial diperbolehkan) sebesar yang ditentukan oleh issuer dan
Loss Absorption
atas persetujuan OJK
Fitch Rating dengan peringkat BB
Peringkat Efek
Moody’s Rating Ba2.
Tujuan Penggunaan Dana Tier II Capital Bond
Penerbitan Tier II Capital Bond tersebut bertujuan untuk meningkatkan permodalan Bank melalui Modal Tier II, untuk
kebutuhan pendanaan umum dan meningkatkan pendanaan jangka panjang.
Saldo Dana Tier II Capital Bond
Sampai dengan 31 Desember 2023 sisa saldo dana dari Tier II Capital Bond sebesar USD500.000.000,00.
Jadwal Pembayaran Bunga Tier II Capital Bond
Tingkat suku bunga sebesar 3,75% per tahun yang dibayarkan periodik setiap 6 (enam) bulan dengan jadwal sebagai
berikut:
Pembayaran Bunga Tier II Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
1 30 September 2021 3,75%
2 30 Maret 2022 3,75%
3 30 September 2023 3,75%
4 30 Maret 2023 3,75%
5 30 September 2024 3,75%
6 30 Maret 2024 3,75%
7 30 September 2025 3,75%
8 30 Maret 2025 3,75%
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 351
Page 352
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pembayaran Bunga Tier II Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
9 30 September 2026 3,75%
10 30 Maret 2026 3,75%
ADDITIONAL TIER I CAPITAL BOND 2021
BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik modal dalam bentuk Additional Tier I Capital Bond yang didaftarkan
di Bursa singapura (SGX Listing) dengan jumlah pokok emisi sebesar USD600.000.000,00 memiliki fitur write down dan
dapat diperhitungkan sebagai komponen modal Tier I melalui surat OJK No S-210/PB.31/2021 tanggal 30 September 2021.
Penerbitan Additional Tier I Capital Bond tersebut bertujuan untuk meningkatkan Modal Tier I, pendanaan umum, dan
meningkatkan struktur dana jangka panjang. Additional Tier I Capital Bond ditawarkan dengan tingkat bunga tetap
sebesar 4,30% p.a. berjangka waktu perpetual (tidak memiliki jatuh tempo) dengan opsi call setelah 5,5 (lima setengah)
tahun. Bertindak sebagai lembaga dan profesi penunjang dalam penerbitan AdditionalTier I Capital Bond tersebut adalah
BNI Sekuritas, JP Morgan dan UBS. Konsultan Hukum yang digunakan adalah Hadiputranto, Hadinoto & Partners dan
Baker McKenzie serta HSBC bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi tersebut telah memperoleh hasil
pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari Moody’s Rating yaitu Ba3.
Keterangan tentang Additional Tier I Capital Bond yang Ditawarkan
AdditionalTier I Capital Bond diterbitkan sebesar USD600.000.000,00 memiliki periode pembayaran kupon sebesar 4,3%
p.a dan setiap 6 bulan (semesteran), dengan basis perhitungan bunga 30/360 dengan tenor selama 5,5 tahun hingga
tanggal opsi call.
Nama Additional Tier I Capital Bond BNI Tahun 2021
Jumlah Pokok USD600.000.000,00
Harga Penawaran 100,0% dari nilai pokok
Jangka Waktu Perpetual, Non Callable 5,5 tahun sejak tanggal Emisi
Tingkat Suku Bunga 4,3% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga Tetap
Periode Pembayaran Bunga Semesteran
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama 24 Maret 2022
Write-down permanen (full atau partial) pada saat kondisi Point of Non-Viability
Loss Absorption
ditentukan oleh OJK.
Peringkat Efek Moody’s Rating Ba3.
Tujuan Penggunaan Dana Additional Tier I Capital Bond
Penerbitan Additional Tier I Capital Bond tersebut bertujuan untuk meningkatkan permodalan Bank melalui Modal
Tier II, untuk kebutuhan pendanaan umum dan meningkatkan pendanaan jangka panjang.
Saldo Dana Additional Tier I Capital Bond
Sampai dengan 31 Desember 2023 sisa saldo dana dari Additional Tier I Capital Bond sebesar USD600.000.000,00.
Jadwal Pembayaran Bunga Additional Tier I Capital Bond
Tingkat suku bunga sebesar 4,30% per tahun yang dibayarkan periodik setiap 6 (enam) bulan dengan jadwal sebagai
berikut:
Pembayaran Bunga Additional Tier I Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
1 24 Maret 2022 4,3%
2 24 September 2023 4,3%
3 24 Maret 2023 4,3%
4 24 September 2024 4,3%
5 24 Maret 2024 4,3%
6 24 September 2025 4,3%
352 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 353
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pembayaran Bunga Additional Tier I Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
7 24 Maret 2025 4,3%
8 24 September 2026 4,3%
9 24 Maret 2026 4,3%
10 24 September 2026 4,3%
11 24 Maret 2027 4,3%
OBLIGASI BERWAWASAN LINGKUNGAN (GREEN BOND) I
BNI telah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK melalui surat No. S-93/D.04/2022 di tanggal 10 Juni 2022 untuk
menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero)TbkTahun 2022 (“Green
Bond”). Green Bond diterbitkan dengan nilai Rp5.000.000.000.000,00 dan terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu seri A dan B,
dengan tenor berturut-turut yaitu 3 tahun dan 5 tahun serta besar kupon berturut-turut yaitu sebesar 6,35% dan 6,85%.
Green Bond kemudian diterbitkan pada tanggal 21 Juni 2022 dan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 22
Juni 2022. BNI telah memperoleh Rating idAAA atas Green Bond dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan
Opini Pihak Kedua yang diberikan oleh Sustainalytics.
Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Nama Obligasi
Tahun 2022
Jumlah Pokok Obligasi Sebesar Rp5.000.000.000.000,00
Harga Penawaran 100,00% dari jumlah pokok Obligasi
Seri A: 3 (tiga) tahun sejak tanggal Emisi
Jangka Waktu
Seri B: 5 (lima) tahun sejak tanggal Emisi
Satuan Pemindahbukuan Rp1 atau kelipatannya
Satuan/Perdagangan Rp5.000.000 atau kelipatannya
Seri A: 6,35% per tahun
Tingkat Suku Bunga Obligasi
Seri B: 6,85% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga Tetap
Periode Pembayaran Bunga Triwulanan
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama 21 September 2022
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta
kekayaan Bank baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah
ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi
ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-Undang Hukum
Jaminan
Perdata. Hak Pemegang Obligasi ini adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak-
hak kreditur lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak
kreditur yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Bank baik yang telah ada maupun
yang akan ada di kemudian hari.
Peringkat Efek idAAA (triple A) dari Pefindo
Bank tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi dengan
Dana Pelunasan Obligasi (Sinking Fund) pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan tujuan
rencana penggunaan dana emisi.
Green Bond ini mempunyai opsi untuk pembelian kembali (buyback) berdasarkan syarat-
Pembelian Kembali (Buyback)
syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan
Wali Amanat
Obligasi ini sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Rencana Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I
Dana hasil penerbitan Green Bond setelah dikurangi biaya biaya emisi, seluruhnya akan digunakan BNI untuk pembiayaan
maupun pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL), yaitu proyek-
proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi energi dan manajemen
limbah, penggunaan sumber daya alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan, konservasi keanekaragaman hayati
darat dan air, transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan
iklim, gedung berwawasan lingkungan, dan pertanian berkelanjutan, dengan memperhatikan Peraturan OJK No. 60/
POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond).
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 353
Page 354
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi Perubahan Penggunaan Penggunaan Dana
Sepanjang tahun 2023 tidak terdapat perubahan penggunaan dana.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara
Indonesia (Persero)
Nilai Rencana Realisasi
Realisasi Hasil Penawaran Umum Penggunaan Dana Penggunaan Dana
Pembiayaan Pembiayaan Sisa Dana
maupun maupun Hasil
Jenis Jumlah
Tanggal pembiayaan pembiayaan Jumlah
Penawaran Penawaran Biaya
Efektif Hasil Kembali Kembali Penawaran
Umum Umum Hasil Penawaran Total Total
Bersih proyek- proyek- Umum
Penawaran Umum (Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) proyek dalam proyek dalam (Rp-miliar)
Umum (Rp-miliar)
kategori kategori
(Rp-miliar)
KBUL* KBUL*
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
Obligasi
Berwawasan
Lingkungan
(Green
Bond) I 10
PT Bank Juni 5.000 16 4.984 4.984 4.984 4.984 4.984 -
Negara 2022
Indonesia
(Persero)
Tbk Tahun
2022
*) Kategori KUBL (Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan): proyek-proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi
energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan, konservasi keanekaragaman hayati darat dan air, transportasi
ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, gedung berwawasan lingkungan, dan pertanian berkelanjutan, dengan
memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond).
Jadwal Pembayaran Bunga
Pembayaran Bunga Green Bond
Seri A Seri B
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Bunga Tanggal Pembayaran Bunga Bunga
Obligasi (%) Obligasi (%)
1 21 September 2022 6,35% 21 September 2022 6,85%
2 21 Desember 2022 6,35% 21 Desember 2022 6,85%
3 21 Maret 2023 6,35% 21 Maret 2023 6,85%
4 21 Juni 2023 6,35% 21 Juni 2023 6,85%
5 21 September 2023 6,35% 21 September 2023 6,85%
6 21 Desember 2023 6,35% 21 Desember 2023 6,85%
7 21 Maret 2024 6,35% 21 Maret 2024 6,85%
8 21 Juni 2024 6,35% 21 Juni 2024 6,85%
9 21 September 2024 6,35% 21 September 2024 6,85%
10 21 Desember 2024 6,35% 21 Desember 2024 6,85%
11 21 Maret 2025 6,35% 21 Maret 2025 6,85%
12 21 Juni 2025 6,35% 21 Juni 2025 6,85%
13 21 September 2025 6,85%
14 21 Desember 2025 6,85%
15 21 Maret 2026 6,85%
16 21 Juni 2026 6,85%
17 21 September 2026 6,85%
18 21 Desember 2026 6,85%
19 21 Maret 2027 6,85%
20 21 Juni 2027 6,85%
354 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 355
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Negotiable Certificate
Of Deposit (NCD)
BNI telah menerbitkan Negotiable Certificate of Deposit 3. Pada semester I 2017, BNI menerbitkan NCD Rupiah
(NCD) Rupiah scripless (tanpa warkat) yang bertujuan scripless dengan total realisasi emisi sebesar Rp2,7
untuk likuiditas serta memperkuat struktur dan komposisi triliun.
pendanaan Rupiah sebagai berikut: 4. Pada semester I 2019, BNI menerbitkan NCD Rupiah
1. Pada semester I 2016, BNI berhasil menerbitkan NCD scripless sebanyak dua kali dengan total realisasi emisi
Rupiah scripless untuk pertama kalinya dengan emisi sebesar Rp950 miliar (NCD Rupiah I BNITahun 2019) dan
sebesar Rp3,0 triliun dalam 6 seri tenor (6 bulan sampai Rp1 triliun (NCD Rupiah II BNI Tahun 2019).
dengan 3 tahun). 5. Pada Semester II 2019, BNI kembali menerbitkan NCD
2. Pada semester II 2016, BNI kembali menerbitkan Rupiah scripless dengan nilai emisi sebesar Rp2,39
NCD Rupiah scripless dengan total realisasi emisi triliun.
sebesar Rp2,2 triliun, dari target semula Rp1 triliun 6. Pada Semester I 2020, BNI menerbitkan NCD Rupiah
(oversubscribe). Oversubscription ini menunjukkan scripless dengan nilai emisi sebesar Rp1,39 triliun.
tingginya tingkat kepercayaan dan minat investor 7. Pada Semester II 2022, BNI menerbitkan NCD Rupiah
kepada BNI. scripless dengan nilai emisi sebesar Rp2,5 Triliun dan
NCD USD scripless dengan nilai emisi sebesar USD31,5
juta (eq. Rp500 miliar).
Tahap Principal Jumlah Average Rate
Tanggal Mata Uang
Penerbitan (Rp-miliar) (Rp-miliar) (%)
1 16 Juni 2016 Rupiah 3.023 2.598 8,20%
2 27 September 2016 Rupiah 2.200 1.877 6,70%
3 10 Maret 2017 Rupiah 2.700 2.483 7,00%
4 28 Maret 2019 Rupiah 1000 950 7,70%
5 28 Juni 2019 Rupiah 1.000 1.000 7,55%
6 25 September 2019 Rupiah 2.390 2.232 6,61%
7 12 Mei 2020 Rupiah 1.390 611,6 5,60%
8 8 Desember 2022 Rupiah 2.500 2.390 6,04%
9 8 Desember 2022 USD 500 489 4,25%
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 355
Page 356
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi Material Mengenai Corporate
Action, Investasi, Ekspansi, Divestasi,
Penggabungan Usaha, Akuisisi, dan/
atau Restrukturisasi Utang/Modal
Informasi Material Mengenai Corporate Action 3. Keterbukaan Informasi dalam rangka Rencana
1. Keterbukaan Informasi dalam Rangka Pembelian Pemecahan Saham (Stock Split)
Kembali Saham (Buyback) BNI PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (“Perseroan”)
Perseroan merencanakan untuk melakukan Pembelian berencana untuk melakukan Pemecahan Saham (“Stock
Kembali Saham Perseroan (“ Buyback ”) dengan Split”) dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa
mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 30/ Keuangan (OJK) Republik Indonesia No. 15/POJK.04/2022
POJK.04/2017 tentang Pembelian Kembali Saham Yang tentang Pemecahan Saham dan Penggabungan Saham
Dikeluarkan Oleh PerusahaanTerbuka (“POJK 30/2017”). oleh PerusahaanTerbuka (“POJK No. 15/2022”). Rencana
Jumlah saham yang akan dibeli kembali oleh Perseroan Stock Split dilakukan dalam rangka meningkatkan
diperkirakan sebesar-besarnya Rp905.000.000.000,- demand atas saham Perseroan dengan memperluas
(sembilan ratus lima miliar Rupiah) atau 10% dari total basis investor. Stock Split dilakukan dengan rasio
modal disetor. Periode transaksi buyback 18 bulan sejak pemecahan 1:2. Persetujuan pemegang saham dalam
mendapatkan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 yang rangka Stock Split akan diusulkan pada Rapat Umum
diselenggarakan pada tanggal 15 Maret 2023 atau sejak Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Perseroan yang
tanggal 16 Maret 2023 sampai dengan 15 September akan diselenggarakan pada tanggal 19 September 2023.
2024.
4. Keterbukaan Informasi atas Pelaksanaan Pemecahan
2. Pemberitahuan Pelaksanaan Pembayaran DividenTunai Saham (Stock Split).
Tahun Buku 2022 BNI Keterbukaan Informasi dilaksanakan dalam rangka
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Pelaksanaan Pemecahan Saham (Stock Split) Perseroan
Tahunan Tahun Buku 2022 PT Bank Negara Indonesia dengan rasio pemecahan 1 (satu) saham lama menjadi 2
(Persero) Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) yang (dua) saham baru, yang telah memperoleh persetujuan
diselenggarakan pada tanggal 15 Maret 2023, Rapat telah Rapat Umum Pemegang Saham PT Bank Negara
menyetujui pembagian dividen tunai kepada pemegang Indonesia (Persero) Tbk. (“Perseroan”) dalam Rapat
saham Perseroan sebesar Rp7.324.821.242.436 atau Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan yang
setiap 1 (satu) lembar saham berhak menerima dividen dilaksanakan pada tanggal 19 September 2023 (RUPS
tunai sebesar Rp392,7801050404 berdasarkan jumlah LB”). Keterbukaan Informasi disampaikan dalam rangka
saham pada tanggal cum dan recording date dividen. memenuhi Pasal 24 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Sehubungan dengan hal tersebut, terlampir kami No. 15/POJK.04/2022 tentang Pemecahan Saham dan
sampaikan Publikasi Ringkasan Risalah RUPS Tahunan Penggabungan Saham oleh PerusahaanTerbuka (“POJK
Tahun Buku 2022 Perseroan. No. 15/2022”).
Informasi Material Mengenai Investasi
1. Pelaksanaan Transaksi Pembelian Kembali (Buyback) Saham BNI Tahun 2023
1 Tanggal Kejadian : 15 Maret 2023
Objek Transaksi Afiliasi adalah untuk Pelaksanaan Transaksi Pembelian Kembali (Buyback)
2 Objek Transaksi Afiliasi :
Saham BNI Tahun 2023.
Nilai transaksi berdasarkan kontrak adalah sebesar – besarnya Rp343.849.315,- (tiga ratus
3. Nilai Transaksi Afiliasi :
empat puluh tiga juta delapan ratus empat puluh sembilan ribu tiga ratus lima belas rupiah).
Nama Pihak yang Melakukan
Pihak yang melakukan Transaksi adalah Perseroan dan PT BNI Sekuritas (selanjutnya disebut
4. Transaksi dan Hubungan :
“BNIS”).
dengan Perusahaan Terbuka
Sifat Hubungan Afiliasi dari
Perseroan dan BNIS memiliki hubungan afiliasi karena Perseroan memiliki saham langsung
5. Pihak yang Melakukan Transaksi :
atas BNIS sebesar 75% (tujuh puluh lima persen).
dengan Perusahaan Terbuka
Memberikan jasa dalam melakukan Pembelian kembali (buyback) saham BNI yang telah
dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) berdasarkan ketentuan POJK No. 30/
6. Uraian Transaksi Afiliasi :
POJK.04/2017 yang dilakukan setelah mendapat persetujuan dari RUPS melalui perusahaan
sekuritas yang telah terdaftar di BEI.
356 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 357
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. Penambahan Modal oleh Perseroan kepada PT BNI Multifinance (BNI Finance)
1. Tanggal kejadian : 21 Agustus 2023
Jenis Informasi atau Fakta Penyampaian laporan / informasi terkait pelaksanaan penambahan modal oleh Perseroan kepada
2. :
Material PT BNI Multifinance (BNI Finance) yang merupakan pihak terafiliasi dari Perseroan.
Tanggal 21 Agustus 2023, Perseroan telah melaksanakan penambahan modal sebesar
Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar rupiah) kepada BNI Finance, yang dimaksudkan untuk
memperkuat permodalan BNI Finance dan mendukung transformasi yang tengah dilakukan oleh
BNI Finance untuk berfokus pada segmen konsumer.
Setelah pelaksanaan penambahan modal dimaksud, kepemilikan saham Perseroan di BNI Finance
meningkat menjadi sebesar 99,997% dari sebelumnya sebesar 99,994%.
Di bawah ini dapat kami sampaikan komposisi pemegang saham BNI Finance setelah pelaksanaan
penambahan modal:
Uraian Informasi atau Fakta
3. : Pemegang Saham Nominal Saham (Rp) (%)
Material
Perseroan 698.413.985.350 99,997%
Koperasi Karyawan BNI
18.151.550 0,003%
Finance
Jumlah 698.432.136.900 100,000%
Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi yang cukup dilaporkan. Adapun hubungan antara
Perseroan dengan BNI Finance adalah Perseroan memiliki saham langsung atas BNI Finance
sebesar 99,994% (sembilan puluh sembilan koma sembilan sembilan empat persen) sehingga
Perseroan merupakan pemegang saham utama BNI Finance dan mengendalikan BNI Finance
secara langsung.
Dampak terhadap Kegiatan
Penambahan modal PT BNI Multifinance akan memberikan dampak positif terhadap kinerja
Operasional, Hukum,
4 : konsolidasi yang diperoleh dari peningkatan bisnis BNI Finance dan melengkapi layanan dari BNI
Kondisi Keuangan, dan
Group.
Kelangsungan Usaha
Rencana penyertan modal tersebut telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
5. Keterangan lain-lain : berdasarkan Surat nomor SR-61/PB.21/2023 pada tanggal 9 Agustus 2023 dan telah telah
dianggarkan dalam Rencana Bisnis Bank BNI 2023-2025.
3. Penambahan Modal oleh Perseroan kepada PT BNI Multifinance (BNI Finance)
1. Tanggal kejadian : 12 Desember 2023
Jenis Informasi atau Fakta Penyampaian laporan / informasi terkait pelaksanaan penambahan modal oleh Perseroan kepada
2. :
Material PT BNI Multifinance (BNI Finance) yang merupakan pihak terafiliasi dari Perseroan.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 357
Page 358
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tanggal 12 Desember 2023, Perseroan telah melaksanakan penambahan modal sebesar
Rp400.000.000.000,- (empat ratus miliar rupiah) kepada BNI Finance, yang dimaksudkan untuk
memperkuat permodalan perusahaan dan mendukung transformasi yang tengah dilakukan oleh
BNI Finance untuk berfokus pada segmen konsumer.
Setelah pelaksanaan penambahan modal dimaksud, kepemilikan saham Perseroan di BNI Finance
meningkat menjadi sebesar 99,9983% dari sebelumnya sebesar 99,9974%.
Di bawah ini dapat kami sampaikan komposisi pemegang saham BNI Finance setelah pelaksanaan
penambahan modal:
Uraian Informasi atau
3. : Pemegang Saham Nominal Saham (Rp) (%)
Fakta Material
Perseroan 1.098.413.985.350 99,9983%
Koperasi Karyawan BNI
18.151.550 0,0017%
Finance
Jumlah 1.098.432.136.900 100,000%
Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi yang cukup dilaporkan. Adapun hubungan antara
Perseroan dengan BNI Finance adalah Perseroan memiliki saham langsung atas BNI Finance
sebesar 99,997% (sembilan puluh sembilan koma sembilan sembilan tujuh persen) sehingga
Perseroan merupakan pemegang saham utama BNI Finance dan mengendalikan BNI Finance
secara langsung.
Dampak terhadap Kegiatan
Penambahan modal PT BNI Multifinance akan memberikan dampak positif terhadap kinerja
Operasional, Hukum,
4 : konsolidasi yang diperoleh dari peningkatan bisnis PT BNI Multifinance dan melengkapi layanan
Kondisi Keuangan, dan
dari BNI Group.
Kelangsungan Usaha
Rencana penyertan modal tersebut telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan
5. Keterangan lain-lain : berdasarkan Surat nomor SR-61/PB.21/2023 pada tanggal 9 Agustus 2023 dan telah telah
dianggarkan dalam Rencana Bisnis Bank BNI 2023-2025.
Informasi Material Mengenai Ekspansi, Divestasi, Penggabungan Usaha, Akuisisi, dan Restrukturisasi
Utang/Modal
Pada tahun 2023, Perseroan tidak melakukan kegiatan ekspansi, divestasi, penggabungan usaha, akuisisi, dan restrukturisasi
utang/modal sehingga informasi terkait tujuan, nilai transaksi, dan sumber dana kegiatan ekspansi, divestasi, penggabungan
usaha, akuisisi, dan restrukturisasi utang/modal tidak disajikan.
358 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 359
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi Transaksi Material
yang Mengandung Benturan
Kepentingan dan/atau Transaksi Afiliasi
dengan Pihak Afiliasi/Pihak Berelasi
DEFINISI PIHAK AFILIASI/BERELASI Berdasarkan Peraturan OJK No. 42, Transaksi Afiliasi
didefinisikan sebagai setiap aktivitas dan/atau transaksi
Dalam kegiatan normal usaha, BNI melakukan transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan
dengan pihak berelasi karena hubungan kepemilikan dan/ terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau
atau kepengurusan. Semua transaksi dengan pihak-pihak Afiliasi dari anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
berelasi telah dilakukan dengan kebijakan dan syarat yang Pemegang Saham Utama, atau Pengendali, termasuk
telah disepakati bersama. BNI dan Entitas Anak melakukan setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh
transaksi dengan pihak-pihak berelasi dengan mengacu perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk
kepada PSAK 7 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak kepentingan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi
Berelasi” dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 14/ dari anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pemegang
POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Saham Utama, atau Pengendali.
Berkala Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 42/2020”),
yang didefinisikan antara lain: Peraturan OJK No. 42 mengatur mengenai kewajiban
1. Perusahaan di bawah pengendalian BNI dan Entitas prosedur bagi Perusahaan Terbuk a termasuk
Anak; pengecualiannya, dalam hal melaksanakanTransaksi Afiliasi.
2. Perusahaan asosiasi; Sesuai Pasal 8 dan Pasal 9 POJK No.42, Transaksi Afiliasi
3. Investor yang memiliki hak suara, yang memberikan yang merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam
investor tersebut suatu pengaruh yang signifikan; rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan
4. Perusahaan di bawah pengendalian investor yang secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan, diungkapkan
memiliki hak suara, yang memberikan investor tersebut dalam laporan atau laporan keuangan tahunan Perusahaan
suatu pengaruh yang signifikan; Terbuka, sebagaimana telah diungkapkan di atas.
5. Karyawan kunci dan anggota keluarganya; dan
6. Entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau Penjelasan tentang kebijakan BNI dalam hal mekanisme
dipengaruhi secara signifikan oleh Pemerintah. review atas transaksi afiliasi/pihak berelasi, khususnya
penjelasan tentang pemenuhan peraturan dan ketentuan
KEBIJAKAN PERUSAHAAN TERKAIT terkait (PSAK, Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang
MEKANISME REVIEW ATAS TRANSAKSI Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan,
DAN PEMENUHAN PERATURAN serta Peraturan OJK No. 32/POJK.03/2018 tentang Batas
DAN KETENTUAN TERKAIT Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Bank Umum).
Dalam rangka melindungi kepentingan pemegang saham PERNYATAAN DIREKSI DAN DEWAN
dan pemangku kepentingan, maka dalam menjalankan KOMISARIS ATAS TRANSAKSI AFILIASI
kegiatannya, BNI tunduk pada ketentuan menerapkan
kebijakan dalam hal mekanisme review atas transaksi Memperhatikan POJK 42/2020, Direksi menyatakan
afiliasi/pihak berelasi, yang berpedoman pada peraturan bahwa setiap Transaksi Afiliasi telah melalui prosedur
perundang-undangan antara lain PSAK, Peraturan OJK No. yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
Benturan Kepentingan (“POJK 42”), serta Peraturan OJK umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip
No. 32/POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum Pemberian transaksi yang wajar (arms-length principle). Dewan
Kredit (BMPK) Bank Umum). Komisaris dan Komite Audit berperan dalam melakukan
prosedur yang memadai untuk memastikan bahwaTransaksi
Afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang
berlaku umum antara lain dilakukan dengan memenuhi
prinsip transaksi yang wajar (arms-length principle).
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 359
Page 360
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pihak Bertransaksi dan Sifat Hubungan Afiliasi
Pengungkapan Pihak Berelasi
Pihak yang Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Pengendalian melalui Pemerintah Republik
• Efek-efek yang diterbitkan
Ketenagakerjaan Indonesia
Berdasarkan Kepemilikan dan/atau
Dana Pensiun (“DP”) BNI • Efek-efek yang diterbitkan
Kepengurusan
Berdasarkan Kepemilikan dan/atau
Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BNI • Efek-efek yang diterbitkan
Kepengurusan
Entitas Dikendalikan melalui Pemerintah Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Simpanan Bank lain
Republik Indonesia Indonesia • Simpanan Nasabah
• Efek-efek yang dimiliki
• Efek-efek yang diterbitkan
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Kementerian Keuangan Republik Indonesia • Garansi Bank yang diterbitkan
Indonesia
• Letter of Credit
• Pinjaman yang diberikan
• Pinjaman yang diterima
• Pinjaman yang diberikan
Manajemen Kunci Pengendali Kegiatan Perusahaan • Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
• Simpanan Nasabah
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Perum BULOG • Letter of Credit
Indonesia
• Pinjaman yang diberikan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Perum Perumnas • Garansi Bank yang diterbitkan
Indonesia
• Garansi Bank yang diterbitkan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Perum Peruri • Letter of Credit
Indonesia
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
• Efek-efek yang dimiliki
• Garansi Bank yang diterbitkan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Letter of Credit
PT Adhi Karya (Persero) Tbk
Indonesia • Pinjaman yang diberikan
• Tagihan Akseptasi
• Wesel ekspor dan Tagihan lainnya
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Asabri (Persero) • Efek-efek yang diterbitkan
Indonesia
Berdasarkan Kepemilikan dan/atau • Simpanan Nasabah
PT Asuransi Tripakarta
Kepengurusan • Garansi Bank yang diterbitkan
• Garansi Bank yang diterbitkan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) • Pinjaman yang diberikan
Indonesia
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
• Efek-efek yang dimiliki
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Efek-efek yang diterbitkan
(Persero) Indonesia • Garansi Bank yang diterbitkan
• Pinjaman yang diberikan
• Efek-efek subordinasi
• Efek-efek yang dimiliki
• Efek-efek yang diterbitkan
• Garansi Bank yang diterbitkan
• Giro pada Bank lain
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Liabilitas Akseptasi
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Indonesia • Liabilitas Derivatif
• Penempatan pada Bank lain
• Pinjaman yang diterima
• Tagihan Akseptasi
• Tagihan Derivatif
• Wesel ekspor dan Tagihan lainnya
360 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 361
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Pihak Berelasi
Pihak yang Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
• Efek-efek yang dimiliki
• Efek-efek yang diterbitkan
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
• Garansi Bank yang diterbitkan
• Giro pada Bank lain
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Liabilitas Akseptasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Indonesia • Liabilitas Derivatif
• Penempatan pada Bank lain
• Pinjaman yang diberikan
• Tagihan Akseptasi
• Tagihan Derivatif
• Wesel ekspor dan Tagihan lainnya
• Efek-efek yang dimiliki
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Liabilitas Akseptasi
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk • Tagihan Akseptasi
Indonesia • Giro pada Bank lain
• Penempatan pada Bank lain
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Garansi Bank yang diterbitkan
PT Barata Indonesia (Persero)
Indonesia • Pinjaman yang diberikan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Garansi Bank yang diterbitkan
PT Bio Farma (Persero) • Letter of Credit
Indonesia • Pinjaman yang diberikan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Garansi Bank yang diterbitkan
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
Indonesia • Liabilitas Akseptasi
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Garansi Bank yang diterbitkan
PT Brantas Abipraya (Persero) • Letter of Credit
Indonesia • Tagihan Akseptasi
• Wesel ekspor dan Tagihan lainnya
• Efek-efek yang dimiliki
• Efek-efek yang diterbitkan
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Garansi Bank yang diterbitkan
PT Danareksa (Persero)
Indonesia • Letter of Credit
• Pinjaman yang diberikan
• Tagihan Akseptasi
• Wesel ekspor dan Tagihan lainnya
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Djakarta Lloyd (Persero) • Garansi Bank yang diterbitkan
Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Investasi pada Entitas Asosiasi &
PT Fintek Karya Nusantara
Indonesia Penyertaan Saham
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Garansi Bank yang diterbitkan
PT Garuda Indonesia (Persero) • Pinjaman yang diberikan
Indonesia • Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
• Efek-efek yang dimiliki
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Garansi Bank yang diterbitkan
PT Hutama Karya (Persero) • Letter of Credit
Indonesia • Pinjaman yang diberikan
• Tagihan Akseptasi
• Wesel ekspor dan Tagihan lainnya
• Efek-efek yang dimiliki
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) • Garansi Bank yang diterbitkan
Indonesia • Liabilitas Akseptasi
• Pinjaman yang diberikan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Indra Karya (Persero) • Garansi Bank yang diterbitkan
Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Garansi Bank yang diterbitkan
PT Industri Kereta Api (Persero)
Indonesia • Pinjaman yang diberikan
• Efek-efek yang dimiliki
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Pinjaman yang diberikan
PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Indonesia • Garansi Bank yang diterbitkan
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
• Efek-efek yang dimiliki
• Garansi Bank yang diterbitkan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Kereta Api Indonesia (Persero) • Letter of Credit
Indonesia
• Pinjaman yang diberikan
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 361
Page 362
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Pihak Berelasi
Pihak yang Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
• Garansi Bank yang diterbitkan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Krakatau Steel (Persero) • Letter of Credit
Indonesia
• Pinjaman yang diberikan
• Wesel ekspor dan Tagihan lainnya
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
• Garansi Bank yang diterbitkan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Len Industri (Persero) • Letter of Credit
Indonesia
• Pinjaman yang diberikan
• Tagihan Akseptasi
• Efek-efek yang dimiliki
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Garansi Bank yang diterbitkan
PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Indonesia • Pinjaman yang diberikan
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)
Indonesia • Garansi Bank yang diterbitkan
• Efek-efek yang dimiliki
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Garansi Bank yang diterbitkan
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
Indonesia • Letter of Credit
• Tagihan Akseptasi
• Pinjaman yang diberikan
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Pengendalian melalui Pemerintah Republik
• Garansi Bank yang diterbitkan
(Persero) Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
PT Perkebunan Nusantara III (Persero)
Indonesia • Pinjaman yang diberikan
• Efek-efek yang dimiliki
• Efek-efek yang diterbitkan
• Garansi Bank yang diterbitkan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Pertamina (Persero) • Letter of Credit
Indonesia
• Liabilitas Derivatif
• Pinjaman yang diberikan
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
• Efek-efek yang dimiliki
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
• Garansi Bank yang diterbitkan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT PLN (Persero) • Letter of Credit
Indonesia
• Liabilitas Derivatif
• Pinjaman yang diberikan
• Tagihan Derivatif
• Garansi Bank yang diterbitkan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Pos Indonesia (Persero) • Pinjaman yang diberikan
Indonesia
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Primissima (Persero) • Garansi Bank yang diterbitkan
Indonesia
• Efek-efek yang dimiliki
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
• Garansi Bank yang diterbitkan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Letter of Credit
PT Pupuk Indonesia (Persero)
Indonesia • Tagihan Derivatif
• Liabilitas Derivatif
• Pinjaman yang diberikan
• Tagihan Akseptasi
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
• Garansi Bank yang diterbitkan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) • Letter of Credit
Indonesia
• Pinjaman yang diberikan
• Tagihan Akseptasi
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) • Efek-efek yang diterbitkan
Indonesia
362 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 363
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Pihak Berelasi
Pihak yang Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
• Efek-efek yang dimiliki
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
• Garansi Bank yang diterbitkan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Letter of Credit
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Indonesia • Liabilitas Akseptasi
• Pinjaman yang diberikan
• Tagihan Akseptasi
• Wesel ekspor dan Tagihan lainnya
• Efek-efek yang dimiliki
• Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Garansi Bank yang diterbitkan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Indonesia • Pinjaman yang diberikan
• Liabilitas Akseptasi
• Wesel ekspor dan Tagihan lainnya
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Fasilitas pinjaman yang belum ditarik
PT Virama Karya (Persero)
Indonesia • Garansi Bank yang diterbitkan
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Garansi Bank yang diterbitkan
PT Waskita Karya (Persero) Tbk
Indonesia • Pinjaman yang diberikan
• Garansi Bank yang diterbitkan
• Letter of Credit
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk • Pinjaman yang diberikan
Indonesia
• Tagihan Akseptasi
• Wesel ekspor dan Tagihan lainnya
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
PT Yodya Karya (Persero) • Garansi Bank yang diterbitkan
Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik • Investasi pada Entitas Asosiasi &
PT Bank Syariah Indonesia
Indonesia Penyertaan Saham
Tentang saldo dan transaksi masing-masing pihak afiliasi/berelasi yang dibukukan BNI dapat dilihat pada Laporan Keuangan
Teraudit tahun 2023 catatan No. 46 sebagai dokumen yang tidak terpisahkan dari laporan tahunan ini. Transaksi tersebut
di atas merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara
rutin, berulang, dan berkelanjutan, sebagaimana diatur dalam POJK 42/2020.
Realisasi Saldo dan Transaksi Pihak-pihak Berelasi
Realisasi saldo dan transaksi Pihak-pihak Berelasi terhadap kinerja keuangan BNI dapat disampaikan sebagai berikut.
Realisasi Saldo dan Transaksi Pihak Berelasi pada Periode Tahun Buku 2022 dan 2023
Persentase dari Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 Jumlah Aset 2022-2023
Saldo Pihak Berelasi dalam Aset
(Rp-miliar) (Rp-miliar) 2023 2022 Nominal Persentase
(%) (%) (Rp-miliar) (%)
Giro pada bank lain 52 114 0,0 0,0 (62) (54,4)
Penempatan pada bank lain 1.211 705 0,1 0,1 506 71,8
Efek-efek yang dimiliki 11.428 7.796 1,1 0,8 3.632 46,6
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
- - - - - -
kembali
Obligasi Pemerintah 125.021 118.805 11,5 11,5 6.216 5,2
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 10.085 10.326 0,9 1,0 (241) (2,3)
Tagihan akseptasi 3.159 4.666 0,3 0,5 (1.507) (32,3)
Tagihan derivatif 38 4 0,0 0,0 34 850,0
Pinjaman yang diberikan 126.359 104.726 11,6 10,2 21.633 20,7
Investasi pada entitas asosiasi dan
11.661 10.521 1,1 1,0 1.140 10,8
penyertaan saham
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 363
Page 364
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Realisasi Saldo dan Transaksi Pihak Berelasi pada Periode Tahun Buku 2022 dan 2023
Persentase dari Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 Jumlah Aset 2022-2023
Saldo Pihak Berelasi dalam Aset
(Rp-miliar) (Rp-miliar) 2023 2022 Nominal Persentase
(%) (%) (Rp-miliar) (%)
Total Aset dari Pihak-pihak Berelasi 289.014 257.663 26,6 25,0 31.351 12,2
Total Aset 1.086.664 1.029.837 56.827 5,5
Saldo aset dari pihak-pihak berelasi mengalami kenaikan sebesar Rp31,3 triliun atau 12,2% dibanding tahun sebelumnya.
Kenaikan tersebut didominasi oleh peningkatan saldo pihak berelasi pinjaman yang diberikan sebesar Rp21,6 triliun.
Persentase dari Kenaikan (Penurunan)
2023 2022 Jumlah Aset 2022-2023
Saldo Pihak Berelasi dalam Liabilitas
(Rp-miliar) (Rp-miliar) 2023 2022 Nominal Persentase
(%) (%) (Rp-miliar) (%)
Simpanan nasabah 152.080 154.808 16,3 17,4 (2.728) (1,8)
Simpanan bank lain 2.705 3.190 0,3 0,4 (485) (15,2)
Efek-efek yang diterbitkan 1.765 1.785 0,2 0,2 (20) (1,1)
Pinjaman yang diterima 824 233 0,1 0,0 591 253,6
Efek-efek Subordinasi 3 28 0,0 0,0 (25) (89,3)
Liabilitas derivatif 136 118 0,0 0,0 18 15,3
Liabilitas akseptasi 1.071 989 0,1 0,1 82 8,3
Total Liabilitas dari Pihak-pihak Berelasi 158.584 161.151 17,0 18,1 (2.567) (1,6)
Total Liabilitas 931.931 889.639 42.292 4,8
Saldo liabilitas dari pihak-pihak berelasi mengalami penurunan sebesar Rp2,5 triliun atau 1,6% dibanding tahun sebelumnya.
Penurunan tersebut didominasi oleh penurunan saldo pihak berelasi simpanan nasabah sebesar Rp2,7 triliun.
Larangan, Batasan dan/atau Hambatan Signifikan untuk Melakukan Transfer Dana antara Bank dan
Entitas Lain dalam Satu Kelompok Usaha
Total Penyediaan Dana Bank kepada Pihak Terkait Hingga Desember 2023
Nilai
Perihal
(Rp-miliar)
Total Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait 1.837
Modal 142.016
BMPK (10% dari Modal) 14.202
Over (Under) terhadap BMPK (12.365)
Jenis Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait Hingga Desember 2023
Penyediaan Dana
Pihak Terkait Jenis Penyediaan Dana
(Rp-miliar)
PT Bank Syariah Indonesia (Tbk) Dokfas, Tag. Akseptasi 15
BNI Finance Pinjaman, Corporate Card, GB 1.498
BNI Life Insurance Pinjaman, Corporate Card, GB 2
BNI Sekuritas Pinjaman, GB 200
hibank Garansi Bank 1
Pinjaman Konsumtif dan Kartu
Perseorangan 121
Kredit
Total Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait 1.837
Modal 142.016
BMPK (10% dari Modal) 14.202
Over (Under) terhadap BMPK (12.365)
364 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 365
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Perubahan Peraturan
Perundang-undangan yang
Berpengaruh Signifikan Terhadap BNI
UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan
1. Pilar utama Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan diantaranya:
a. Penguatan kelembagaan otoritas sektor keuangan dengan tetap memperhatikan independensi.
b. Penguatan tata Kelola dan peningkatan kepercayaan publik.
c. Mendorong akumulasi dana jangka Panjang sektor keuangan untuk kesejahteraan dan dukungan
pembiayaan pembangunan yang berkesinambungan.
d. Perlindungan konsumen.
e. Literasi, inklusi, dan inovasi sektor keuangan.
2. Pembentukan Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang bertujuan untuk menyelenggarakan pencegahan
dan penanganan Krisis Sistem keuangan untuk kepentingan dan ketahanan perekonomian.
3. Penguatan kepada pihak otoritas, baik itu kepada Bank Indonesia, OJK, maupun LPS, dalam mengatur,
mengawasi kegiatan sektor keuangan sesuai dengan kewenangannya.
Penjelasan atas 4. Penguatan industri pasar modal dengan implementasi perdagangan Bursa Karbon, memperkuat jaminan
Peraturan dan/atau penyelesaian transaksi (Close out netting) di pasar keuangan, pengelola Dana Perwalian (Trustee),
:
Perundang-undangan memperkuat Securities Crowdfunding sebagai alternatif sumber pembiayaan.
yang Diberlakukan 5. Penguatan pengawasan khususnya perlindungan terhadap konsumen, memperluas ruang lingkup sektor
keuangan dalam penggunaan teknologi, memperkuat peran BPR, BPRS, mempermudah akses UMKM
dan sebagainya.
6. Memperkuat standarisasi pengaturan dan pengawasan instrumen keuangan dengan memenuhi prinsip
tata kelola perusahaan yang baik, prinsip kehati-hatian, dan manajemen risiko yang efektif, memenuhi
prinsip keamanan, efisiensi, dan keandalan.
7. Mengatur usaha jasa Bullion di bawah pengawasan OJK. Juga untuk mengatur penerimaan Devisa Hasil
Ekspor (DHE) oleh LPEI, serta mengatur insentif perpajakan di sektor keuangan
8. Penguatan literasi, inklusi dan inovasi sektor keuangan serta penguatan dan pengembangan jumlah dan
kualitas sumber daya manusia/profesi di sektor keuangan.
9. Bank wajib menyampaikan laporan keuangan dan laporan lainnya dalam waktu dan bentuk yang
ditetapkan oleh OJK.
BNI wajib menyampaikan laporan keuangan dan laporan lainnya kepada OJK secara tepat waktu sesuai
Dampak Terhadap BNI : bentuk yang ditetapkan OJK dan penguatan pelindungan konsumen, serta literasi dan inklusi sektor
keuangan.
POJK No. 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan bagi Konsumen dan
Masyarakat
1. Kegiatan peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang wajib dilakukan Bank sebagai PUJK paling
sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) semester.
2. Penguatan pengawasan untuk pemenuhan aspek perlindungan konsumen dan masyarakat untuk
peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan.
3. Peningkatan kuantitas pelaksanaan kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan antara lain dengan
mengoptimalisasikan peran PUJK dalam peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan dan pembatasan
Penjelasan atas kerja sama paling banyak dengan 3 (tiga) PUJK lain dalam penyelenggaraan kegiatan untuk
Peraturan dan/atau meningkatkan Literasi Keuangan;
:
Perundang-undangan 4. Kewajiban Bank memiliki pedoman tertulis mengenai kegiatan peningkatan Literasi dan Inklusi
yang Diberlakukan Keuangan.
5. Pengenaan sanksi administratif berupa peringatan tertulis, denda, dan/atau larangan sebagai pihak
utama sesuai POJK mengenai penilaian Kembali bagi pihak utama LJK.
6. PUJK wajib menyusun dan menyampaikan:
a. Laporan Literasi Keuangan; dan
b. Laporan Inklusi Keuangan
kepada Otoritas Jasa Keuangan sebagai bagian dari rencana bisnis dan laporan realisasi rencana bisnis.
BNI wajib menyusun program, dan melaksanakan kegiatan peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Dampak Terhadap BNI : kepada konsumen dan/atau masyarakat serta Laporan Literasi dan Inklusi keuangan kepada OJK sebagai
bagian dari RBB dan Laporan Realisasi RBB.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 365
Page 366
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
POJK No. 8 Tahun 2023 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan
1. Kewajiban Bank dalam Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM).
2. Bank wajib menyampaikan Individual Risk Assessment secara periodik kepada OJK dan menyampaikan
data untuk kebutuhan pengawasan.
3. Bank wajib dalam:
a. Melakukan penilaian, kebijakan dan prosedur, mitigasi risiko PPPSPM, Laporan Transaksi Keuangan
Mencurigakan (LTKM), dan attempted transaction terkait PPPSPM.
b. Memantau kebijakan, pengawasan, dan prosedur pengelolaan serta mitigasi risiko TPPU, TPPT, dan/
Penjelasan atas atau PPSPM, serta evaluasi penerapannya.
Peraturan dan/atau 4. Definisi Politically Exposed Person (PEP) hanya mencakup level tinggi dan tidak dimaksudkan untuk
:
Perundang-undangan tingkatan menengah atau tingkatan lebih rendah.
yang Diberlakukan 5. Kewajiban Bank dalam melakukan pre-employee screening, baik pegawai tetap maupun pegawai tidak
tetap, mulai dari tingkat paling rendah sampai dengan 1 (satu) tingkat di bawah Direksi dan Dewan
Komisaris.
6. Melakukan EDD dan countermeasures yang proporsional dan memadai terhadap risiko, hubungan
usaha, transaksi, Calon Nasabah, WIC, dan/atau Nasabah yang berasal dari Negara Berisiko Tinggi yang
dipublikasikan oleh FATF.
7. PJK wajib menyampaikan laporan kepada OJK mengenai kebijakan dan prosedur penerapan program
APU, PPT, dan PPPSPM paling lama 6 (enam) bulan sejak diberlakukannya POJK.
BNI wajib menyampaikan laporan kepada OJK mengenai kebijakan dan prosedur penerapan program APU,
Dampak Terhadap BNI :
PPT, dan PPPSPM.
PBI No. 3 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen Bank Indonesia dan PADG No. 20 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pelaksanaan
Pelindungan Konsumen Bank Indonesia.
1. Pelindungan Konsumen merupakan segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk
memberikan pelindungan kepada Konsumen.
2. Penguatan prinsip pelindungan konsumen bagi konsumen dari Bank yang diatur dan diawasi Bank
Indonesia.
3. Prinsip Pelindungan Konsumen meliputi:
a. kesetaraan dan perlakuan yang adil;
b. keterbukaan dan transparansi;
c. edukasi dan literasi;
d. perilaku bisnis yang bertanggung jawab;
e. pelindungan aset Konsumen terhadap penyalahgunaan;
Penjelasan atas f. pelindungan data dan/atau informasi Konsumen;
Peraturan dan/atau
: g. penanganan dan penyelesaian pengaduan yang efektif; dan
Perundang-undangan
yang Diberlakukan h. penegakan kepatuhan.
4. Penambahan prinsip Penegakan Kepatuhan dalam prinsip Pelindungan Konsumen.
5. Pengaduan yang disampaikan kepada Bank Indonesia dengan ketentuan:
a. Konsumen telah menyampaikan pengaduan kepada Penyelenggara namun tidak terdapat
kesepakatan antara Konsumen dengan Penyelenggara;
b. permasalahan yang diadukan merupakan masalah perdata yang tidak pernah diproses oleh
pengadilan, lembaga atau badan penyelesaian sengketa, atau otoritas yang berwenang lainnya; dan
c. Konsumen mengalami potensi kerugian finansial yang ditimbulkan oleh Penyelenggara dengan nilai
tertentu yang ditentukan oleh Bank Indonesia.
6. Larangan Bank sebagai Penyelenggara dalam membuat dan menggunakan Perjanjian Baku yang
memuat klausul Baku, yang ketentuannya diatur dalam Peraturan ini.
BNI melakukan penyesuaian perjanjian, melakukan fungsi edukasi bagi konsumen dan pegawai,
Dampak Terhadap BNI : pembentukan unit/fungsi untuk pelaksanaan ketentuan pelindungan konsumen, dan menerapkan prinsip
pelindungan konsumen dalam setiap aktivitas produk dan jasa perbankan.
PBI No. 6 Tahun 2023 tentang Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing
1. Bank memiliki kewajiban dalam:
a. Pendaftaran Tresuri Dealer yang melakukan aktivitas tresuri ke Bank Indonesia.
b. Penyampaian laporan mengenai pelanggaran Kode Etik pasar.
Penjelasan atas 2. Penerbitan instrumen Pasar Uang, transaksi Pasar Uang, dan transaksi Pasar Valuta Asing dapat
Peraturan dan/atau dilakukan secara digital.
:
Perundang-undangan 3. Penggunaan kontrak pintar (smart contract) dalam transaksi Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing.
yang Diberlakukan 4. Larangan penggunaan Profesi Penunjang Sektor Keuangan di Pasar Uang dan Valas, dan Tresuri Dealer
yang tidak terdaftar di Bank Indonesia.
5. Tanggung jawab Bank dalam melakukan pengembangan kualitas sumber daya manusia di Pasar Uang
dan Pasar Valuta Asing melalui peningkatan kompetensi dan keahlian.
366 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 367
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BNI wajib melakukan pendaftaran Tresuri Dealer yang melakukan aktivitas Tresuri ke BI dan mengembangkan
Dampak Terhadap BNI :
kualitas SDM di Pasar Uang dan Pasar Valas.
POJK No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan dan
SEOJK No. 18/SEOJK.03/2023 tentang Tata Cara Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan
Jasa Keuangan
1. Bank wajib menggunakan AP dan KAP yang:
a. terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK);
b. tercatat dalam daftar AP dan KAP yang aktif pada OJK;
c. memiliki kompetensi sesuai dengan kompleksitas usaha Pihak.
2. RUPS wajib memutuskan penunjukan AP dan/atau KAP yang akan memberikan jasa audit atas informasi
keuangan historis tahunan dengan mempertimbangkan usulan dewan komisaris, dewan pengawas, atau
pihak yang melakukan fungsi pengawasan sebagaimana dilakukan oleh dewan komisaris.
Penjelasan atas 3. BNI wajib membatasi penggunaan jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan dari AP yang
Peraturan dan/atau sama untuk 7 (tujuh) tahun kumulatif (diakumulasi sejak tahun buku 2017).
:
Perundang-undangan 4. Kewajiban penyampaian laporan berkala setiap tahun kepada OJK mengenai:
yang Diberlakukan a. penunjukan AP dan KAP untuk audit atas informasi keuangan historis tahunan dengan melampirkan
dokumen:
i) penunjukan AP dan KAP disertai rekomendasi Komite Audit dan pertimbangan yang digunakan
dalam memberikan rekomendasi, dan
ii) hasil penilaian sendiri yang diterima dari KAP paling lama 10 (sepuluh) hari kerja setelah
perjanjian kerja antara Pihak dan KAP ditandatangani; dan
b. realisasi penggunaan jasa AP dan KAP, paling lama 6 (enam) bulan setelah tahun buku terakhir,
secara daring melalui sistem pelaporan OJK.
BNI wajib membatasi penggunaan jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan dari AP yang sama
Dampak Terhadap BNI :
untuk 7 (tujuh) tahun kumulatif.
PBI No. 7 Tahun 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor dan Devisa Pembayaran Impor dan PADG No. 4 Tahun 2023 tentang Devisa Hasil
Ekspor dan Devisa Pembayaran Impor
1. Kewajiban Eksportir Sumber Daya Alam (SDA) yang memiliki DHE dari Ekspor SDA dengan nilai ekspor
paling sedikit USD250,000.00 (dua ratus lima puluh ribu dolar Amerika Serikat) atau ekuivalennya untuk
memasukkan DHE tersebut ke dalam Rekening Khusus (Reksus) DHE SDA pada LPEI dan/atau Bank.
2. DHE SDA atas Ekspor dengan nilai Ekspor pada Pemberitahuan Pabean Ekspor (PPE) kurang dari
USD250,000.00 (dua ratus lima puluh ribu dolar Amerika Serikat) atau ekuivalennya tetap wajib
dimasukkan ke dalam Sistem Keuangan Indonesia (SKI), namun tidak wajib ditempatkan paling sedikit
Penjelasan atas 30% selama paling singkat 3 bulan.
Peraturan dan/atau 3. DHE SDA atas Ekspor dengan nilai Ekspor pada PPE kurang dari USD250,000.00 atau ekuivalennya dapat
:
Perundang-undangan dimasukkan secara sukarela pada Reksus.
yang Diberlakukan 4. Kewajiban Bank dalam memastikan penempatan Dana DHE SDA dan penanda khusus pada instrumen
berupa:
a. Instrumen perbankan;
b. Term deposit operasi pasar terbuka konvensional dalam valuta asing di BI, dan/atau
c. Instrumen lainnya yang diterbitkan oleh BI.
5. Bank wajib menyampaikan informasi dan laporan mengenai pemasukan dan penempatan DHE secara
lengkap, benar, dan tepat waktu kepada BI.
BNI wajib menyampaikan informasi penempatan dana dalam instrument perbankan dan laporan mengenai
Dampak Terhadap BNI :
pemasukan dan penempatan DHE kepada BI secara lengkap, benar, dan tepat waktu.
PADG No. 5 Tahun 2023 tentang Perubahan Kedua atas PADG No. 21/28/PADG/2019 tentang Pemantauan Kegiatan Lalu Lintas
Devisa Bank dan Nasabah
1. Penyesuaian ketentuan terkait cara pelaporan transaksi LLD sd. USD10.000,00 yang dapat dilakukan
secara gabungan.
Penjelasan atas 2. Pengecualian penyampaian laporan dilakukan secara gabungan atas transaksi terkait Ekspor yang
Peraturan dan/atau dilakukan sampai dengan nominal threshold.
:
Perundang-undangan 3. Cakupan laporan, format laporan, dan tata cara penyampaian laporan mengacu pada petunjuk teknis
yang Diberlakukan pelaporan kegiatan LLD oleh Bank.
4. Bank harus melakukan verifikasi terhadap data dan keterangan yang diperoleh dari Nasabah untuk
memastikan akurasi Laporan LLD.
BNI harus melakukan verifikasi terhadap data dan keterangan yang diperoleh dari Nasabah untuk
Dampak Terhadap BNI :
memastikan akurasi Laporan LLD.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 367
Page 368
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
POJK No. 14 Tahun 2023 tentang Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon dan SEOJK No. 12/SEOJK.04/2023 tentang Tata Cara
Penyelenggaraan Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon
1. OJK melakukan pengaturan, perizinan, pengawasan, dan pengembangan Perdagangan Karbon melalui
Bursa Karbon.
Penjelasan atas 2. Unit Karbon merupakan efek yang ditransaksikan di bursa Karbon.
Peraturan dan/atau 3. Unit karbon yang akan ditransaksikan melalui bursa karbon wajib terlebih dahulu dicatatkan pada
:
Perundang-undangan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI) dan Penyelenggara bursa karbon
yang Diberlakukan (“Penyelenggara”).
4. Unit Karbon yang diperdagangkan di Penyelenggara Bursa Karbon terdiri atas Persetujuan Teknis Batas
Atas Emisi bagi Pelaku Usaha (PTBAE-PU); dan Sertifikat Pengurangan Emisi GRK (SPE-GRK).
BNI wajib memperhatikan ketentuan terkait perdagangan karbon melalui bursa karbon dalam hal melakukan
Dampak Terhadap BNI :
transaksi perdagangan karbon.
POJK No. 15 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Layanan Administrasi Prinsip Mengenal Nasabah
1. Layanan Administrasi Prinsip Mengenal Nasabah (LAPMN) adalah layanan penyimpanan data dan
dokumen calon nasabah dan/atau nasabah pengguna LAPMN yang tersentralisasi untuk dapat
digunakan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan customer due diligence dan/atau enhanced due
diligence oleh pengguna LAPMN.
2. LAPMN mengadministrasikan data dan dokumen Calon Nasabah dan/atau Nasabah secara
tersentralisasi dalam pelaksanaan CDD dan/atau EDD untuk mendukung kegiatan pengawasan di pasar
modal dan menyederhanakan proses pembukaan rekening nasabah dan pengkinian data Nasabah di
Penjelasan atas beberapa Pengguna LAPMN.
Peraturan dan/atau
: 3. Penyelenggaraan LAPMN dilakukan dengan ketentuan:
Perundang-undangan
yang Diberlakukan a. penyelenggaraan LAPMN bukan merupakan kegiatan CDD dan/atau EDD;
b. penyelenggaraan LAPMN dilakukan atas data statis dalam rangka identifikasi Calon Nasabah
Pengguna LAPMN, tidak termasuk data penilaian profil risiko;
c. Penyelenggara LAPMN bukan merupakan Pihak yang bertanggung jawab atas proses CDD dan/atau
EDD yang dilakukan oleh Pengguna LAPMN; dan
d. penyelenggaraan LAPMN dilakukan dengan persetujuan Calon Nasabah dan/atau Nasabah Pengguna
LAPMN atas data dan dokumen CDD dan/atau EDD untuk dapat digunakan oleh Penyelenggara
LAPMN sesuai fungsi dan tugasnya.
BNI wajib memperhatikan ketentuan terkait LAPMN dalam hal akan menggunakan layanan dari
Dampak Terhadap BNI :
Penyelenggara LAPMN.
SEOJK No. 13/SEOJK.04/2023 tentang Pembelian Kembali Saham Perusahaan Terbuka sebagai Akibat Dibatalkannya Pencatatan
Efek oleh Bursa Efek karena Kondisi atau Peristiwa yang Signifikan Berpengaruh Negatif terhadap Kelangsungan Usaha
1. Pelaksanaan pembelian kembali saham wajib dimulai dengan penyampaian keterbukaan informasi
kepada masyarakat, paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah pengumuman Bursa Efek kepada
masyarakat mengenai keputusan pembatalan pencatatan.
Penjelasan atas 2. Pembelian kembali dapat dilaksanakan setelah tanggal keterbukaan informasi tersebut, yang
Peraturan dan/atau
: diselesaikan paling lambat sampai dengan efektifnya pembatalan pencatatan atau 6 (enam) bulan
Perundang-undangan
yang Diberlakukan setelah tanggal keterbukaan informasi dimaksud.
3. Perusahaan Terbuka yang pencatatan Efeknya telah dibatalkan oleh Bursa Efek diwajibkan mulai
mengubah status dari Perusahaan Terbuka menjadi Perseroan yang tertutup paling lambat 30 (tiga
puluh) hari setelah tanggal efektifnya keputusan pembatalan pencatatan efek.
BNI wajib memperhatikan ketentuan mengenai pelaksanaan pembelian kembali saham dan pelaksanaan
perubahan status dari Perusahaan Terbuka menjadi perseroan yang tertutup sebagai akibat dibatalkannya
pencatatan efek oleh Bursa Efek karena kondisi atau peristiwa yang signifikan berpengaruh negatif terhadap
Dampak Terhadap BNI :
kelangsungan usaha, serta kewenangan OJK dalam menetapkan perintah tindakan tertentu dan perintah
tertulis dalam hal Perusahaan Terbuka tidak melakukan keterbukaan informasi dan/atau pembelian kembali
saham dan pelaksanaan perubahan status dari Perusahaan Terbuka menjadi perseroan yang tertutup.
368 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 369
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PADG No. 10 Tahun 2023 tentang Perubahan Keenam atas PADG No. 21/22/PADG/2019 tentang Rasio Intermediasi
Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit
Usaha Syariah
1. Penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebagai upaya memperkuat pelaksanaan Operasi
Moneter yang terintegrasi dengan pengembangan Pasar Uang dan Valas.
2. SRBI diperhitungkan dalam pemenuhan penyangga likuiditas makroprudensial (PLM).
Penjelasan atas 3. Pemenuhan PLM bagi BUK hasil penggabungan atau peleburan menggunakan data gabungan BUK yang
Peraturan dan/atau melakukan penggabungan atau peleburan sampai dengan data BUK hasil penggabungan atau peleburan
:
Perundang-undangan tersedia. Data gabungan surat berharga untuk pemenuhan PLM terdiri atas:
yang Diberlakukan a. bagi BUK, meliputi data saldo rekening SBI, SDBI, SRBI, SukBI, dan/atau SBN BUK hasil
penggabungan atau peleburan, dan
b. bagi BUK yang memiliki UUS, meliputi data saldo rekening SBI, SBIS, SDBI, SRBI, SukBI, dan/atau
SBN hasil penggabungan atau peleburan.
BNI wajib melakukan penyesuaian dalam hal melakukan penerbitan SRBI sebagai salah satu surat berharga
Dampak Terhadap BNI :
yang diperhitungkan dalam pemenuhan PLM.
POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum
1. Penyelarasan peraturan sebagai amanat dari UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan
Penguatan Sektor Keuangan.
2. Bank wajib memiliki prosedur internal mengenai penerapan Tata Kelola yang Baik pada Bank dalam
penyelenggaraan kegiatan usaha.
3. Penerapan prinsip Tata Kelola yang Baik pada Bank, yang paling sedikit mencakup keterbukaan,
akuntabilitas, tanggung jawab, independensi dan kewajaran , dan paling sedikit diwujudkan dalam
pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang Direksi dan Dewan Komisaris, kelengkapan dan
pelaksanaan tugas komite, penangan benturan kepentingan, penerapan fungsi kepatuhan, penerapan
fungsi audit intern, penerapan fungsi audit ekstern, penerapan manajemen risiko, pemberian
remunerasi, penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar, integritas pelaporan dan
sistem teknologi informasi, rencana strategis Bank, aspek pemegang saham, penerapan strategi anti
Penjelasan atas fraud, penerapan keuangan berkelanjutan, dan penerapan tata kelola dalam kelompok usaha bank.
Peraturan dan/atau
: 4. Kewajiban Bank untuk menerapkan manajemen risiko dan sistem pengendalian intern yang tepat dan
Perundang-undangan
yang Diberlakukan efektif, memiliki sistem peringatan dini atas risiko, dan melakukan evaluasi penerapan manajemen risiko
secara berkala.
5. Kewajiban Bank untuk memastikan penerapan program anti pencucian uang, pencegahan pendanaan
terorisme, dan pencegahan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal, termasuk mencakup
pencegahan dan penanganan agar kegiatan usaha Bank tidak dimanfaatkan dalam aktivitas yang terkait
dengan tindak pidana.
6. Kewajiban bagi Direksi dan Dewan Komisaris untuk memastikan penerapan manajemen risiko telah
mencakup country risk dan transfer risk.
7. Kewajiban Bank menerapkan tata kelola dalam pemberian remunerasi dan memiliki kebijakan
remunerasi.
8. Kewajiban Bank menyusun dan menyampaikan rencana strategis (rencana bisnis dan rencana korporasi)
dan rencana aksi pemulihan (recovery plan), serta mengimplementasikan rencana dimaksud.
BNI wajib memiliki prosedur internal mengenai penerapan Tata Kelola yang Baik pada Bank dalam
penyelenggaraan kegiatan usaha, penerapan manajemen risiko, sistem pengendalian intern yang tepat dan
Dampak Terhadap BNI :
efektif, memiliki sistem peringatan dini atas risiko, dan melakukan evaluasi penerapan manajemen risiko
secara berkala.
PBI No. 11 Tahun 2023 tentang Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial dan PADG No. 11 Tahun 2023 tentang Peraturan
Pelaksanaan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 369
Page 370
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1. Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) merupakan insentif yang ditetapkan oleh Bank
Indonesia melalui pengurangan giro Bank di Bank Indonesia dalam rangka pemenuhan GWM yang wajib
dipenuhi secara rata-rata.
2. Penambahan kriteria BI memberikan KLM kepada Bank yang menyalurkan:
a. Kredit atau Pembiayaan kepada UMi (Usaha Ultra Mikro) dengan total plafon per debitur atau
Penjelasan atas nasabah paling besar Rp20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah).
Peraturan dan/atau
: b. Kredit atau Pembiayaan berwawasan lingkungan.
Perundang-undangan
yang Diberlakukan 3. Besaran KLM yang dapat diberikan telah ditetapkan paling tinggi menjadi sebesar 4% dengan rincian:
a. Kredit atau pembiayaan kepada sektor tertentu paling tinggi sebesar 2% (dua persen);
b. Kredit atau Pembiayaan Inklusif berdasarkan pencapaian RPIM paling tinggi sebesar 1% (satu
persen);
c. Kredit atau Pembiayaan kepada UMi paling tinggi sebesar 0,5% (nol koma lima persen);
d. Kredit atau Pembiayaan berwawasan lingkungan paling tinggi sebesar 0,5% (nol koma lima persen);
Dampak Terhadap BNI : BNI wajib memperhatikan kriteria BI dalam pemberian KLM.
PBI No. 12 Tahun 2023 tentang Penerbitan Instrumen Pasar Uang dan Transaksi Pasar Uang
1. Pengaturan, pengembangan, dan pengawasan Pasar Uang meliputi:
a. Produk Pasar Uang (penerbitan instrumen, waktu transaksi, settlement, mata uang)
b. Transaksi Pasar Uang
c. Harga Acuan (pricing) yang dapat digunakan dalam Penerbitan Instrumen Pasar Uang, Transaksi
Pasar Uang, penerbitan instrumen keuangan, dan/atau transaksi di pasar keuangan lainnya,
d. Pelaku Pasar yang berkaitan dengan Penerbitan Instrumen Pasar Uang dan/atau Transaksi Pasar
Uang; dan
e. Infrastruktur Pasar Keuangan yang digunakan dalam Penerbitan Instrumen Pasar Uang dan/atau
Transaksi Pasar Uang.
2. Bentuk Instrumen Pasar Uang mencakup:
Penjelasan atas a. surat sanggup;
Peraturan dan/atau
: b. surat perintah membayar;
Perundang-undangan
yang Diberlakukan c. efek bersifat utang; atau
d. surat berharga jangka pendek lainnya yang ditetapkan Bank Indonesia.
3. Jenis Transaksi Pasar Uang mencakup:
a. perdagangan instrumen keuangan di Pasar Uang;
b. transaksi pinjam-meminjam uang atau pendanaan selain kredit;
c. transaksi repo (repurchase agreement);
d. transaksi derivatif di Pasar Uang; dan
e. transaksi lainnya yang memenuhi karakteristik di Pasar Uang.
4. Pelaku Transaksi Pasar Uang harus menerapkan kode etik dan pelaksanaan sertifikasi tresuri sesuai
dengan ketentuan Bank Indonesia mengenai penguatan kualitas pelaku dan penyelenggaraan self
regulatory organization Pasar Uang dan pasar valuta asing.
Dampak Terhadap BNI : BNI harus menerapkan kode etik dan pelaksanaan sertifikasi tresuri sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia.
PADG No. 12 Tahun 2023 tentang Perubahan Kedua atas PADG No. 24/8/PADG/2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan
Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha
Syariah
Penjelasan atas 1. Penyesuaian besaran tertentu pemenuhan kewajiban GWM rupiah sebesar 9% dengan rincian besaran
Peraturan dan/atau Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) maks 4% dan besaran GWM yang mendapat
:
Perundang-undangan
remunerasi sebesar 5% - 7%.
yang Diberlakukan
BNI wajib menyesuaikan besaran pemenuhan GWM rupiah dan valas sesuai dengan besaran KLM yang
Dampak Terhadap BNI :
diperoleh.
PADG No. 13 Tahun 2023 tentang Penguatan Kualitas Pelaku dan Penyelenggaraan Self Regulatory Organization di Pasar Uang dan
Pasar Valuta Asing
1. Kewajiban pendaftaran Tresuri Dealer di Bank Indonesia.
2. Larangan penggunaan Tresuri Dealer di Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing yang tidak terdaftar di Bank
Penjelasan atas Indonesia.
Peraturan dan/atau 3. Penguatan kualitas pelaku dalam bentuk menerapkan kode etik pasar dengan pembentukan prosedur
:
Perundang-undangan internal untuk menaati kode etik pasar.
yang Diberlakukan 4. Kewajiban Bank terdaftar sebagai anggota Self-Regulatory Organization (SRO).
5. Bank wajib menyampaikan laporan pemberhentian tresuri dealer yang melakukan pelanggaran kode etik
pasar kepada BI.
Dampak Terhadap BNI : BNI wajib melakukan pendaftaran Tresuri Dealer di Bank Indonesia dan sebagai anggota SRO.
370 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 371
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
POJK No. 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang dan Sukuk Berlandaskan Keberlanjutan
1. BNI sebagai emiten wajib mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor pasar modal
mengenai:
a. Pernyataan Pendaftaran;
b. Penawaran Umum Efek bersifat utang dan/atau Sukuk; dan
c. Peraturan terkait lainnya, kecuali diatur khusus dalam POJK tersebut.
Penjelasan atas 2. Penerbitan EBUS Lingkungan, EBUS Sosial, EBUS Keberlanjutan, dan/atau Sukuk Wakaf harus
Peraturan dan/atau memenuhi 4 (empat) komponen utama, paling sedikit:
:
Perundang-undangan a. penggunaan dana hasil penerbitan;
yang Diberlakukan b. proses evaluasi dan pemilihan kegiatan yang dibiayai dari hasil penerbitan;
c. pengelolaan dana hasil penerbitan; dan
d. pelaporan
3. Kewajiban pelaporan atas penerbitan EBUS Lingkungan, EBUS Sosial, dan/atau EBUS berkelanjutan,
penerbitan Sukuk Wakaf, dan laporan pencapaian IKU Keberlanjutan dan TKK yang telah ditetapkan,
kepada OJK.
BNI melakukan pelaporan dalam hal BNI menerbitkan EBUS Lingkungan, EBUS Sosial, EBUS Keberlanjutan,
Dampak Terhadap BNI :
dan/atau Sukuk Wakaf.
POJK No. 22 Tahun 2023 Tentang Pelindungan Konsumen Dan Masyarakat Di Sektor Jasa Keuangan
1. Penambahan prinsip edukasi yang memadai penegakan Kepatuhan dan persaingan yang sehat dalam
prinsip Pelindungan Konsumen.
2. Penyelarasan ketentuan dengan amanat UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan
Sektor Keuangan mengenai pengawasan perilaku PUJK, literasi dan inklusi keuangan, pemberantasan
kegiatan usaha di sektor keuangan yang tidak memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan atau otoritas
Penjelasan atas yang berwenang, hak dan kewajiban Konsumen, serta hak, kewajiban, dan larangan bagi PUJK.
Peraturan dan/atau 3. Penambahan cakupan PUJK yang menjadi kewenangan OJK dalam melakukan pengawasan, dalam hal
:
Perundang-undangan ini Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), Perusahaan Perdagangan Aset Kripto, dan Koperasi yang
yang Diberlakukan melaksanakan kegiatan di sektor jasa keuangan.
4. Penguatan aspek pelindungan konsumen dalam kegiatan penagihan dan pengambilalihan atau
penarikan agunan produk kredit atau pembiayaan oleh PUJK.
5. Penguatan aspek layanan pengaduan, layanan konsumen oleh OJK, serta hak dan kewajiban konsumen.
6. Penguatan dukungan terhadap konsumen dan/atau masyarakat disabilitas dan lanjut usia, peningkatan
upaya perlindungan data/informasi konsumen.
BNI melakukan penyesuaian perjanjian, melakukan fungsi edukasi bagi konsumen dan pegawai,
Dampak Terhadap BNI : pembentukan unit/fungsi untuk pelaksanaan ketentuan pelindungan konsumen, dan menerapkan prinsip
pelindungan konsumen dalam setiap aktivitas produk dan jasa perbankan.
SEOJK No. 16/SEOJK.03/2023 tentang Perhitungan Permodalan untuk Eksposur Bank terhadap Lembaga Central Counterparty
1. Perhitungan permodalan untuk eksposur bank terhadap CCP meliputi:
a. Derivatif over-the-counter (OTC);
b. Derivatif melalui bursa (exchange traded derivative);
Penjelasan atas c. Long settlement transaction;
Peraturan dan/atau
: d. Securities financing transaction (SFT);
Perundang-undangan
yang memiliki risiko kredit perlu diperhitungkan dalam kewajiban penyedian modal minimum bank.
yang Diberlakukan
2. Eksposur bank terhadap CCP dikecualikan pada kegagalan kas dan/atau instrumen keuangan (seperti
saham, spot nilai tukar, atau spot komoditas) pada tanggal penyelesaian (settlement date) yang
dikategorikan default fund contribution.
BNI wajib melakukan perhitungan eksposur terkait transaksi dengan CCP serta perhitungan Kewajiban
Dampak Terhadap BNI :
Penyediaan Modal Minimum Bank.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 371
Page 372
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PADG No. 14 Tahun 2023 tentang Dealer Utama Operasi Moneter
1. Dealer utama (primary dealer) wajib aktif dalam transaksi OPT, menjadi market maker, menyampaikan
laporan, analisis pasar, dan informasi lainnya, menjaga kepentingan dan nama baik Bank Indonesia,
dan tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang dapat memengaruhi efektivitas peran
sebagai dealer utama (primary dealer).
2. Kriteria peserta Operasi Pasar Terbuka (OPT) untuk dapat ditunjuk sebagai dealer utama, memenuhi
Penjelasan atas aspek:
Peraturan dan/atau a. Kontribusi, meliputi kapasitas transaksi (size), keterhubungan (interconnectedness), kompleksitas
:
Perundang-undangan (complexity), dan ketergantian (substitutability).
yang Diberlakukan b. Kapabilitas, meliputi paling rendah KBMI 2, memiliki peringkat komposit tingkat Kesehatan Bank
tertentu dan kecukupan likuiditas Bank.
c. Kolaborasi dan reputasi, meliputi memiliki reputasi yang baik dalam mendukung kebijakan BI dan
partisipasi dalam kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan makroprudensial untuk mendukung
pencapaian tugas BI.
3. Bank menyampaikan permohonan penunjukan dealer utama kepada Bank Indonesia.
BNI wajib memperhatikan ketentuan terkait kriteria peserta OPT untuk menjadi dealer utama (primary
Dampak Terhadap BNI :
dealer).
PBI No. 13 Tahun 2023 tentang Perubahan Kedua atas PBI No. 22/14/PBI/2020 tentang Operasi Moneter
1. Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia yang (SVBI) adalah surat berharga dalam valuta asing
yang diterbitkan oleh Bank Indonesia sebagai pengakuan utang berjangka waktu pendek dengan
Penjelasan atas menggunakan underlying asset berupa surat berharga dalam valuta asing milik Bank Indonesia.
Peraturan dan/atau 2. Sukuk Valuta Asing Bank Indonesia (SUVBI) adalah sukuk dalam valuta asing yang diterbitkan oleh
:
Perundang-undangan Bank Indonesia dengan menggunakan underlying asset berupa surat berharga dalam valuta asing
yang Diberlakukan berdasarkan prinsip syariah milik Bank Indonesia.
3. Pengembangan instrumen Operasi Pasar Terbuka (OPT) melalui penerbitan SVBI dan SUVBI.
4. Bank wajib memenuhi kewajiban penyediaan dana dalam rangka penyelesaian transaksi OPT.
Dampak Terhadap BNI : BNI wajib memenuhi kewajiban penyediaan dana dalam rangka penyelesaian transaksi OPT.
PADG No. 17 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan BI-Fast Payment
1. Individual Credit Transfer (ICT) adalah layanan dalam BI-FAST yang memproses pemindahan dana dari 1
(satu) nasabah pengirim kepada 1 (satu) nasabah penerima.
2. Request for Payment (RFP) adalah layanan dalam BI-FAST yang memproses pemindahan dana dari
1 (satu) nasabah pembayar kepada 1 (satu) nasabah penerima pembayaran yang didahului dengan
informasi permintaan bayar dari nasabah penerima pembayaran ke nasabah pembayar.
Penjelasan atas 3. Bulk Credit Transfer (BCT) adalah layanan dalam BI-FAST yang memproses pemindahan dana dari 1
Peraturan dan/atau (satu) nasabah pengirim kepada beberapa nasabah penerima atau beberapa nasabah pengirim kepada 1
:
Perundang-undangan (satu) nasabah penerima.
yang Diberlakukan 4. Direct Debit Transfer yang selanjutnya disebut Layanan DDT adalah layanan dalam BI-FAST yang
memproses penagihan dana dari 1 (satu) biller kepada 1 (satu) nasabah tertagih.
5. Penambahan pengaturan mengenai 3 (tiga) layanan baru yaitu RFP, BCT, DDT.
6. Penyesuaian kebijakan penyelenggaraan BI-FAST antara lain meliputi penyediaan infrastruktur alternatif
dan peningkatan aspek pelindungan konsumen.
7. Pengaturan pemrosesan, validasi, perintah dan settlement atas layanan BI-Fast.
BNI wajib memperhatikan ketentuan BI terkait BI-Fast Payment dalam hal akan melakukan penambahan
Dampak Terhadap BNI :
layanan RFP, BCT, dan DDT dan melakukan penyesuaian kebijakan penyelenggaraan BI-Fast.
PADG No. 18 Tahun 2023 tentang Perubahan Ketujuh atas PADG No. 21/22/PADG/2019 tentang Rasio Intermediasi
Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit
Usaha Syariah
1. Besaran kewajiban Penyangga Likuiditas (PLM) menjadi sebesar 5% (lima persen) dari sebelumnya 6%
Penjelasan atas (enam persen) dari DPK BUK dalam rupiah.
Peraturan dan/atau 2. PLM dipenuhi dalam bentuk surat berharga dalam rupiah yang dimiliki BUK dan dapat digunakan dalam
:
Perundang-undangan operasi moneter.
yang Diberlakukan 3. Surat berharga dapat digunakan dalam transaksi repo dan transaksi pengelolaan likuiditas berdasarkan
prinsip syariah Bank Indonesia (transaksi PaSBI) kepada Bank Indonesia dalam operasi pasar terbuka.
Dampak Terhadap BNI : BNI wajib melakukan pemenuhan PLM sebesar 5% dari DPK BUK dalam Rupiah.
372 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 373
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Permen BUMN No. PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan
Usaha Milik Negara
1. BUMN dapat menerima Penugasan Khusus dari Pemerintah Pusat dalam rangka menyelenggarakan
Penjelasan atas fungsi kemanfaatan umum serta riset dan inovasi nasional.
Peraturan dan/atau 2. Direksi melaksanakan Program TJSL BUMN sesuai dengan RKAP yang telah disahkan oleh RUPS/Menteri.
:
Perundang-undangan 3. Direksi menyusun dan menetapkan SOP pelaksanaan Program TJSL BUMN dengan berpedoman pada
yang Diberlakukan Peraturan Menteri ini dan memperhatikan karakteristik masing-masing BUMN.
4. Direksi bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaan Program TJSL BUMN.
BNI wajib menyusun, menetapkan SOP, dan bertanggungjawab penuh dalam pelaksanaan Program TJSL
Dampak Terhadap BNI :
BUMN.
Permen BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik
Negara
1. BUMN wajib menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik dalam menjalankan kegiatan usaha
pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
2. Direksi wajib menerapkan Tata Kelola TI BUMN yang baik.
3. BUMN wajib menerapkan Manajemen Risiko secara efektif.
Penjelasan atas 4. Direksi wajib menetapkan suatu Sistem Pengendalian Intern yang efektif untuk mengamankan investasi
Peraturan dan/atau
: dan aset perusahaan.
Perundang-undangan
yang Diberlakukan 5. Direksi BUMN wajib menandatangani Kontrak Manajemen Tahunan yang memuat target KPI Direksi
secara kolegial dan KPI Direksi secara individual.
6. Dalam rangka pemenuhan ketentuan keterbukaan informasi publik, Direksi wajib menyediakan informasi
laporan tahunan dipublikasi (annual report) yang telah ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi dan
Dewan Komisaris/Dewan Pengawas.
BNI wajib menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik, Manajemen Risiko secara efektif, dan
Dampak Terhadap BNI : menetapkan Sistem Pengendalian Intern yang efektif untuk mengamankan investasi dan aset perusahaan
dan publikasi Annual Report.
Permen BUMN No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara
1. Untuk dapat diangkat sebagai anggota Direksi BUMN atau anggota Direksi Anak Perusahaan, seseorang
harus memenuhi syarat materiil yaitu keahlian, integritas, kepemimpinan, pengalaman, jujur, perilaku
yang baik, dan dedikasi yang tinggi untuk memajukan dan mengembangkan perusahaan.
2. Sumber bakal calon Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN berasal dari:
a. Mantan Direksi BUMN;
b. Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN;
Penjelasan atas c. Pejabat struktural dan pejabat fungsional pemerintah; atau
Peraturan dan/atau
: d. Sumber lain.
Perundang-undangan
yang Diberlakukan 3. Manajemen suksesi merupakan proses pemilihan Direksi BUMN yang berasal dari Wadah Talenta (talent
pool) Kementerian BUMN atau sumber lain yang ditentukan oleh Menteri.
4. Penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris Persero ditetapkan oleh RUPS.
5. Anggota Direksi BUMN dapat diberikan Fasilitas sebagai berikut:
a. Fasilitas kendaraan;
b. Fasilitas kesehatan; dan
c. Fasilitas bantuan hukum.
BNI wajib memenuhi persyaratan pengangkatan, pemberian penghasilan, dan fasilitas anggota Direksi
Dampak Terhadap BNI :
dengan mengacu kepada Permen BUMN tentang Organ dan SDM BUMN.
PMK No. 136 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.03/2022 tentang Nomor Pokok
Wajib Pajak Orang Pribadi, Wajib Pajak Badan, dan Wajib Pajak Instansi Pemerintah
1. Perubahan pemberlakuan NPWP yang sebelumnya berlaku sejak 1 Januari 2024 menjadi 1 Juli 2024 atas:
a. Wajib Pajak menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai NPWP dengan format 16
Penjelasan atas (enam belas) digit,
Peraturan dan/atau
: b. Wajib Pajak orang pribadi bukan Penduduk, Wajib Pajak Badan, dan Wajib Pajak Instansi Pemerintah
Perundang-undangan
yang Diberlakukan menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak dengan format 16 (enam belas) digit.
c. Wajib Pajak menggunakan Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha (NITKU) sebagai identitas tempat
kegiatan usaha yang terpisah dari tempat tinggal atau tempat kedudukan;
BNI wajib melakukan penyesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai NPWP dengan format 16
Dampak Terhadap BNI :
(enam belas) digit pada sistem core maupun pada form transaksi nasabah sejak 1 Juli 2024.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 373
Page 374
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Perubahan Kebijakan Akuntansi
dan Dampaknya Terhadap BNI
Amandemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan
Penyesuaian Tahunan PSAK 1 mensyaratkan entitas untuk mengungkapkan
“informasi kebijakan akuntansi material” yang sebelumnya “Kebijakan akuntansi
signifikan” dan mengklarifikasi bahwa tidak seluruh informasi kebijakan
Penjelasan atas Perubahan Kebijakan Akuntansi
: akuntansi terkait dengan transaksi, kejadian atau kondisi material lainnya adalah
yang Diberlakukan
material terhadap laporan keuangan. Amendemen PSAK 1 juga memberikan
contoh-contoh keadaan di mana entitas mungkin mempertimbangkan kebijakan
akuntansi menjadi material terhadap laporan keuangan entitas tersebut.
Sebagai dampak dari adaptasi penyesuaian tahunan PSAK 1, BNI melakukan
penilaian untuk menentukan kebijakan akuntansi yang akan diungkapkan di
laporan keuangan. Pengungkapan merujuk kepada terminologi “informasi
kebijakan akuntansi material” sesuai dengan amandemen PSAK 1. Pada Paragraf
117 Amandemen PSAK 1 menyatakan bahwa, Informasi kebijakan akuntansi
adalah material jika, saat dipertimbangkan dengan informasi lainnya yang ada
di dalam laporan keuangan entitas, kebijakan tersebut diekspektasikan dapat
Dampak Terhadap BNI :
mempengaruhi keputusan dari pengguna utama laporan keuangan atas laporan
keuangan yang diterbitkan oleh entitas. Dalam implementasinya, BNI dan entitas
anak melakukan penyesuaian kebijakan akuntansi sesuai dengan amandemen
PSAK 1 namun tetap mengacu pada keputusan Ketua Bapepam-LK yaitu
Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan
Emiten atau Perusahaan Publik yang mengatur mengenai struktur laporan
keuangan Emiten yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia.
Amandemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan
Amendemen ini mengklarifikasi contoh biaya yang dapat diatribusikan secara
langsung ke dalam nilai perolehan aset. Amandemen ini menambahkan
pengaturan atas pengakuan hasil penjualan dan biaya perolehan atas item yang
Penjelasan atas Perubahan Kebijakan Akuntansi
: dihasilkan saat membawa aset tetap ke lokasi dan kondisi yang diperlukan sesuai
yang Diberlakukan
dengan intensi manajemen dalam Laba Rugi dan pengukuran biaya perolehan
atas item tersebut dengan menerapkan persyaratan pengukuran dalam PSAK 14:
Persediaan.
Amandemen ini tidak memiliki dampak yang material pada pelaporan maupun
Dampak Terhadap BNI :
substansial terhadap kebijakan akuntansi pada BNI dan entitas anak.
Amandemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi
Amendemen PSAK 25 ini memperkenalkan definisi estimasi Akuntansi dan
mengklarifikasi teknik estimasi dan teknik penilaian merupakan contoh dari
Penjelasan atas Perubahan Kebijakan Akuntansi
: teknik pengukuran yang digunakan dalam mengembangkan estimasi akuntansi
yang Diberlakukan
dan perubahan dalam estimasi akuntansi sebagai hasil informasi baru atau
perkembangan baru yang bukan merupakan koreksi kesalahan.
Amandemen ini tidak memiliki dampak signifikan terhadap BNI dan entitas
Dampak Terhadap BNI : anak karena pada dasarnya kebijakan akuntansi BNI masih relevan dengan
amandemen ini.
Amandemen PSAK 46: Pajak Penghasilan Tentang Reformasi Pajak Internasional Ketentuan Model Pilar Dua
Amendemen PSAK 46 mengatur pengecualian sementara atas perlakuan
akuntansi pajak tangguhan terkait reformasi pajak internasional (Model Pilar
Dua), dan pengungkapannya supaya pengguna lebih memahami eksposur entitas
Penjelasan atas Perubahan Kebijakan Akuntansi terhadap pajak penghasilan Pilar Dua. Amendemen PSAK 46 ini mengusulkan
:
yang Diberlakukan agar entitas menghitung dan mengakui aset atau liabilitas pajak tangguhan pada
saat pengakuan awal dari transaksi yang memunculkan aset dan liabilitas dengan
jumlah yang sama, misalnya dari transaksi sewa. Tujuannya untuk menghilangkan
perbedaan praktik atas transaksi tersebut atau transaksi yang serupa.
Amandemen ini tidak memiliki dampak signifikan terhadap BNI dan entitas
Dampak Terhadap BNI : anak karena pada dasarnya kebijakan akuntansi BNI sehubungan dengan pajak
tangguhan masih relevan dengan amandemen ini.
374 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 375
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Halaman ini dikosongkan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 375
Page 376
Page 377
Laporan Tahunan 2023
05
Fungsi
Penunjang Bisnis
378 Human Capital
395 Teknologi Informasi
400 Tata Kelola Teknologi Informasi
406 Digitalisasi Layanan
411 Layanan dan Jaringan
414 BNI Customer Experience Center
419 Fungsi Kualitas Layanan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 378
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Human
Capital
HUMAN CAPITAL FRAMEWORK
Untuk mewujudkan visi BNI menjadi Lembaga Keuangan Terunggul dalam Layanan dan Kinerja secara Berkelanjutan
dibutuhkan human capital yang kompeten dan produktif. Dalam pengelolaan human capital, BNI menggunakan framework
atau kerangka kerja pengelolaan human capital secara end-to-end yang selaras dengan strategi organisasi yang disebut
dengan Integrated Human Capital Framework. Integrated Human Capital Framework digunakan untuk dapat memberikan
gambaran pengelolaan human capital dan secara bersamaan memberikan added value pada setiap proses Human
Capital yang dilalui oleh pegawai sehingga dapat meningkatkan employee experience.
Organization Core Job Family
Competency
Strategic Competency Competency
Input
Modelling Modelling
Job Key
Job Job
Performance
Vision Analysis Evaluation
Indicator
Organization Design & Structure
Employee Value Proposition
Mission
Competency Based Human
Performance Management
Learning & Development
Recruitment & Selection
Human Capital Planning
Work Culture
Reward Management
Capital Management
Career Management
Provide
Termination
Shareholder
Value Through
Increased
People
Productivity
Business
Objective
Corporate Key Industrial
HC Work Safety & Human Capital
Performance Infastructure
Relation &
Security Evaluation
Communication
Indicator
BNI memahami bahwa pegawai adalah bagian yang tak 1. Organization Strategic : Strategi organisasi jangka
terpisahkan dari organisasi dalam mewujudkan visi dan panjang maupun jangka pendek, mulai dari visi & misi,
misi BNI. Oleh karena itu, pengelolaan pegawai perlu sasaran bisnis dan key performance indicator pada
dikelola dalam sistem yang terstruktur dan selaras dengan tingkat organisasi.
strategi organisasi, dengan tetap memperhatikan ketentuan 2. Employee Value Proposition: Sebagai komitmen antara
eksternal, berorientasi jangka panjang, dan memperhatikan BNI dan Pegawai yang diyakini dan disepakati bersama.
best practice di industri. Secara garis besar, komponen Saat ini, EVP yang diimplementasikan di BNI adalah
dalam Integrated Human Capital Framework meliputi: “Bersama-sama menciptakan tempat terbaik untuk
378 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 379
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
belajar, bertumbuh, dan berkontribusi untuk Indonesia 7. Untuk memastikan bahwa seluruh pengelolaan human
(Learn, Grow, and Contribute to Indonesia)”. capital dapat berjalan dengan baik, maka perlu didukung
3. Work Culture : Termasuk di antaranya nilai, sikap, dan oleh:
perilaku yang diharapkan dari pegawai di segenap a. HC Infrastructure yang terintegrasi dengan data
organisasi. yang akurat dan mudah diakses oleh pegawai;
4. Organization Design & Structure : Desain dan struktur b. Hubungan industrial yang harmonis dan didukung
organisasi, termasuk pembagian fungsi, tugas, dengan komunikasi yang efektif antara seluruh
tanggung jawab dan kewenangan yang jelas sehingga stakeholder yang terkait;
setiap jabatan dapat menjalankan fungsinya secara c. Work Safety & Security untuk memastikan keamanan
optimal. dan keselamatan kerja bagi seluruh pegawai agar
5. Core Competency Modeling, Job Family Competency dapat melaksanakan pekerjaannya dengan baik;
Modelling, Competency Input, Job Analysis, Job d. Human Capital Evaluation sebagai salah satu
Key Performance Indicator & Job Evaluation sebagai perwujudan prinsip perbaikan tiada henti, untuk
tindak lanjut dari desain organisasi untuk mendetailkan memastikan bahwa sistem pengelolaan human
fungsi serta kompetensi yang dibutuhkan untuk dapat capital yang diterapkan dapat secara optimal dalam
menjalankan fungsi tersebut dengan baik. mendukung tercapainya strategi Bank.
6. Competency Based Human Capital Management:
Meliputi pengelolaan human capital secara end-to-
end yang berbasis kompetensi.
TRANSFORMASI BUDAYA BNI UNTUK MENDORONG
PERTUMBUHAN BISNIS BNI YANG BERKELANJUTAN
BNI memahami salah satu aspek penting untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan adalah dengan
adanya budaya kerja (corporate culture) yang baik serta selaras dengan business strategy dan operating model. Saat
ini, BNI sedang melakukan transformasi dengan tema RACE (Risk Culture, Agile, Collaboration, & Execution Oriented)
sehingga dirasa perlu dilakukan transformasi budaya kerja untuk dapat menyelaraskan dan mendukung berjalannya
transformasi sehingga dapat mendorong pertumbuhan kinerja bisnis BNI yang berkelanjutan. Pada tahun 2023 BNI telah
meluncurkan kerangka Pengelolaan Transformasi Budaya BNI sebagai berikut:
Visi
Menjadi lembaga keuangan yang terunggul
Strategi dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan
BNI Strategic Objectives 2021-2025
Tema Transformation 2022-2025: RACE
Tema
Transformation
Risk Culture Agile Collaboration Execution
2022-2025: RACE Oriented
AKHLAK
Core Values
Amanah Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
Kami Insan BNI,
Kami Insan BNI, menetapkan integritas
Kami Insan BNI,
memiliki kompetensi dan sebagai nilai yang hakiki dalam Kami Insan BNI,
berkomitmen memberikan
karakter terbaik sebagai sikap membangung kepercayaan senantiasa proaktif
layanan terbaik kepada
dasar dalam menjalankan dari seluruh pemangku berinovasi dan melakukan
pelanggan untuk tumbuh
Beliefs kegiatan usaha, berorientasi kepentingan, mendahulukan
bersama dan membangun
penyempurnaan untuk
pada pencapaian kinerja unggul kepentingan perusahaan dan memberikan hasil
hubungan kemitraan yang
untuk membawa perusahaan menjalankan kegiatan usaha yang optimal.
saling menguntungkan.
sebagai Market Leader. dengan prinsip Good Corporate
Governance (GCG).
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 379
Page 380
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1. Beliefs merupakan hipotesa/asumsi/hal yang diyakini oleh BNI sebagai sesuatu yang baik dan benar, dibentuk oleh
pengalaman dan mengarahkan perilaku.
2. Core Values merupakan prinsip-prinsip yang diyakini penting dalam menjalanan organisasi BNI, sekaligus merupakan
identitas dan perekat Budaya Kerja BUMN untuk mendukung peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
3. Tema Transformasi menjadi elemen budaya yang dinilai penting dan perlu menjadi fokus dalam proses Transformasi
BNI agar BNI dapat #LompatLebihTinggi.
Ketiga hal tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kinerja BNI secara berkelanjutan sehingga mampu
mewujudkan strategic objective BNI dan Visi BNI.
PENYELARASAN CORE VALUES AKHLAK DAN RACE SEBAGAI
TEMA TRANSFORMASI DENGAN 6 PROGRAM BUDAYA
Untuk memastikan terjadinya perubahan perilaku yang lebih baik sesuai dengan core values dan tema Transformasi
maka telah disusun 6 Program Budaya BNI yang harus dijalankan oleh segenap unit kerja sebagai berikut:
“Tiada Keputusan Tanpa Pertimbangan Risiko” Hi Prudent
Risk Culture
"JAGA DIRI, INGATKAN KAWAN, JAGA BNI"
“Weekly Stand Up” Hi Talk
Agile
"LINCAH DAN ADAPTIF"
“Proactive” Hi Agile
Collaboration
"BERKOLABORASI DAN MENAWARKAN “Cross Functions Collaboration” Hi Collabs
SOLUSI YANG TERINTEGRASI"
“No Pending Item” Hi Action
Execution Oriented
"KERJAKAN SAMPAI TUNTAS!"
“Coaching & Mentoring” Hi Coach
RACE NETWORK YANG TERINTEGRASI UNTUK MEMASTIKAN TRANSFORMASI
BUDAYA BNI TERINTERNALISASI KE SEGENAP PEGAWAI
Internalisasi Transformasi Budaya BNI yang efektif membutuhkan dukungan change agent yang dapat menjadi role
model, untuk itu telah dibentuk tim RACE Network yang merupakan jaringan change agent BNI yang bertugas untuk
menginternalisasikan transformasi budaya kerja BNI ke seluruh unit kerja BNI dan juga perusahaan anak BNI. Struktur
RACE Network BNI sebagaimana disampaikan dalam ilustrasi di bawah ini:
BoD & Komisaris RACE Sponsor
Culture Team RACE Engine
Direktur
Perusahaan Anak RACE Captain Pemimpin Divisi RACE Captain Pemimpin Wilayah RACE Captain
RACE Champion RACE Champion RACE Champion
380 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 381
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Masing-masing RACE Network tersebut mempunyai peran sebagai berikut:
1. RACE Sponsor: Memberikan arahan strategis terkait Transformasi Budaya BNI dan mengambil keputusan strategis
terkait Kerangka Pengelolaan Transformasi Budaya BNI.
2. RACE Engine: Menyusun strategi dan rencana, serta inisiatif-inisiatif Transformasi Budaya BNI jangka pendek, menengah,
dan panjang. Serta melakukan monitoring dan evaluasi efektivitas penerapan inisiatif Transformasi Budaya BNI.
3. RACE Captain: Mengarahkan dan memastikan pengelolaan inisiatif-inisiatif Transformasi Budaya di Unit Kerjanya
berjalan efektif, mendorong konsistensi penerapan perilaku-perilaku yang diharapkan dan hasilnya dapat dilihat dari
perbaikan kinerja/iklim kerja Unit Kerja.
4. RACE Champion: Mengkoordinasi dan mendorong keterlibatan seluruh jajaran pegawai di Unit Kerjanya untuk
menerapkan Program Budaya dan inisiatif-inisiatif Transformasi Budaya lainnya secara konsisten dan efektif.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PEGAWAI MELALUI PERFORMANCE CULTURE
YANG DIDUKUNG OLEH INFRASTRUKTUR DIGITAL YANG TERINTEGRASI
Pencapaian strategi dan bisnis perusahaan tentunya tidak lepas dari upaya dan peran pegawai (Hi-Movers) dalam
meningkatkan produktivitasnya. Performance cycle yang dijalankan di BNI merupakan sebuah siklus berkelanjutan
yang terdiri atas Goal Setting untuk menetapkan sasaran kinerja yang dituju, Performance Driving yang bertujuan untuk
mendorong tercapainya kinerja dan Performance Evaluation sebagai mekanisme untuk mengevaluasi kinerja pegawai.
Seluruh tahapan dalam performance cycle di BNI didukung oleh DigiHC sebagai platform digital yang dapat diakses
oleh segenap pegawai melalui gadget. Penggunaan aplikasi ini memudahkan segenap pegawai untuk memantau dan
mengelola kinerja secara terintegrasi.
Goal Setting
Goal Setting
On Going
Daily Planner
Feedback
Performance Reward
Multirater
Evaluation System
Performance Performance
Evaluation Driving
Performance Cycle Performance Boosting with DigiHC
APRESIASI KEPADA PEGAWAI YANG TELAH MENUNJUKAN KINERJA
YANG KONSISTEN DAN TELAH MENERAPKAN PERFORMANCE CULTURE
MELALUI BNI EXCELLENCE EMPLOYEE (BEE) AWARD
Sebagai bentuk apresiasi tertinggi dari Manajemen kepada Pegawai BNI yang telah menunjukan kinerja unggul & menjadi
role model bagi unit kerja masing-masing, maka pada tanggal 26 Mei 2023 dilaksanakan BNI Excellence Employee
(BEE) Award. Dalam kegiatan tersebut Manajemen memberikan penghargaan untuk sejumlah kategori kepada pegawai
di antaranya Relationship Manager, Service Excellence, Most Progressive Unit dengan acara puncak yaitu pemberian
penghargaan Best Employee kepada 50 (lima puluh) Pegawai yang secara konsisten memberikan kinerja terbaik bagi
perusahaan. Penghargaan tersebut langsung diberikan dan dihadiri oleh segenap jajaran Direksi dan Dewan Komisaris
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 381
Page 382
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Testimoni Perwakilan Best Employee: Testimoni Perwakilan Best Employee:
Reza Faizal Ginanjar Wulansari
AVP Corporate Card Product Development – Card Business Division Regional Business, Transaction, & Digital Development Department
Head – Regional Office 06
Pencapaian kinerja yang dicapai dalam beberapa waktu terakhir Tidak terasa sudah dua belas tahun saya bergabung dengan keluarga
merupakan kolaborasi antara individu dengan lingkungan dan budaya besar BNI.
yang mendukung pegawai untuk dapat berinovasi dan menghasilkan
produk serta layanan baru untuk dapat memberikan layanan terbaik Dengan segala pengalaman dan pembelajaran yang sudah saya
sesuai dengan kebutuhan nasabah. peroleh dalam kurun waktu lebih dari satu dekade tersebut, saya
dapat memberikan kinerja terbaik kepada BNI yang dibuktikan dengan
Pegawai juga diharapkan dapat agile dalam mengantisipasi perubahan penilaian kinerja saya tiga tahun terakhir ini.
teknologi yang berdampak pada blue print sistem pembayaran, serta
aktif dalam forum bersama dengan industry, principal, regulator, Bukan hal yang mudah untuk pencapaian tersebut, namun semua terasa
switcher dan lembaga standard tentunya dapat membantu pada saat masuk akal dan dapat dilakukan karena iklim di BNI sangat mendukung
melakukan inisiasi untuk produk ataupun layanan yang dibutuhkan oleh setiap karyawannya yang ingin terus tumbuh dan mengembangkan
Market. dirinya dari waktu ke waktu.
Kartu Kredit yang awalnya diragukan eksistensinya, saat ini telah BEE Awards bagi saya adalah sebuah kejutan dan kado yang tidak
berevolusi menjadi payment tools yang dapat digunakan oleh pernah saya sangka. Dapat berdiri bersama dengan insan-insan
berbagai pihak tidak hanya untuk sektor konsumer namun juga untuk pengukir prestasi saat itu memberikan dampak yang luar biasa terhadap
sektor pemerintah, ataupun kerja sama melalui platform digital untuk kepercayaan diri saya. Semangat untuk maju lebih terarah dan naik ke
mendorong kerjasama B2B2C dan B2B2B. tempat yang lebih tinggi semakin menguat dalam benak dan tekad saya.
Impact dari apresiasi yang telah diberikan perusahaan tersebut tentunya Rasa terima kasih dan apresiasi saya kepada manajemen BNI akan
secara tidak langsung harus dipertanggungjawabkan melalui tindakan- saya wujudkan dalam karya nyata saya dalam bekerja. Efektivitas dan
tindakan yang konsisten untuk memberikan kinerja yang terbaik untuk produktivitas akan senantiasa dijaga untuk terus ditingkatkan seiring
kedepannya. Selain itu sebagai bagian dari RACE Champion, saya harus dengan pengalaman dan ilmu baru diberikan selama bekerja di BNI.
mampu menjadi katalis untuk mendorong kinerja terbaik tersebut dapat
ditularkan kepada tim terdekat ataupun rekan dalam satu unit.
Terima kasih tentunya saya ucapkan kepada manajemen BNI yang telah
memberikan kesempatan atas apresiasi yang telah diberikan. Mengingat
apresiasi ini dapat terus menjaga motivasi untuk terus melakukan
perbaikan ataupun inovasi secara berkelanjutan untuk BNI.
382 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 383
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
STRUKTUR ORGANISASI PENGELOLA HUMAN CAPITAL BNI
Mempertimbangkan perkembangan dan pertumbuhan bisnis BNI, perubahan trend bisnis perbankan, dan juga tantangan
ke depan, maka BNI memerlukan SDM yang memiliki kapabilitas terunggul untuk dapat bersaing di industri perbankan
baik pada skala nasional maupun global. Berdasarkan hal tersebut diperlukan pengelolaan Human Capital yang solid
dan senantiasa melakukan perbaikan serta penyempurnaan dalam praktek pengelolaan Human Capital di BNI.
BNI telah memiliki organisasi pengelolaan Human Capital yang langsung disupervisi oleh Direktur Human Capital &
Compliance. Organisasi pengelolaan Human Capital di BNI terdiri atas Divisi Human Capital Strategy yang berwenang untuk
menetapkan kebijakan terkait Human Capital. Divisi Human Capital Services yang berperan melakukan operasionalisasi
kebijakan terkait Human Capital, BNI University yang bertanggung jawab dalam melakukan pengembangan kapabilitas
pegawai, serta HC Business Partner yang berfungsi dalam menjalankan peran sebagai strategic partner.
Struktur Organisasi Pengelola Human Capital BNI
Direktur Human Capital
& Compliance
Human Capital Human Capital BNI University HC Policy Governance
Compliance Division Legal Division
Strategy Division Services Division Division Business Partner Division
Talent Acquisition Banking Academy 1
HC Policy & Analytics
Department
Department Department
HC Individual
Performance Outsourcing & Partnership Banking Academy 2
Management & Job Department Department
Evaluation Department
Strategy, Governance &
HC Culture & Engagement HC Benefit Services &
Assessment Department
Department Operation Department
HC Career
Management & HC Digital Services
Development Department Learning
Department Consultant
Industrial Relation
HC Talent Management
Department
& Succession Department
Employee
HC Compensation &
Misconduct Department
Benefit Department
PROFIL PEGAWAI Untuk mewujudkan hal tersebut BNI melakukan rekrutmen
melalui beberapa program di antaranya Officer Development
Per 31 Desember 2023, jumlah pegawai BNI mencapai Program (ODP) dan Assistant Development Program (ADP).
27.570 orang, jumlah ini mengalami peningkatan sebanyak Pelaksanaan program tersebut bertujuan untuk memastikan
400 orang atau sebesar 1,5% dibandingkan jumlah pegawai ketersediaan talenta sesuai dengan kebutuhan bisnis bank
per 31 Desember 2022 yang tercatat sebanyak 27.170 orang. saat ini serta memastikan ketersediaan talenta untuk
Kenaikan jumlah pegawai ini selaras dengan strategi BNI menjadi leaders di masa yang akan datang
untuk melakukan penguatan pada sektor Information &
Technology serta Digital sehingga dapat memberikan Pemenuhan pegawai BNI dilakukan dengan melalui
layanan yang terbaik bagi nasabah. Adapun informasi beberapa sourcing di antaranya adalah:
mengenai profil pegawai BNI, dapat dilihat di Bab Profil 1. Campus hiring dengan universitas-universitas yang
Perusahaan pada Laporan Tahunan ini. telah bekerja sama dengan BNI sekaligus.
2. Keikutsertaan dalam pencarian talenta terbaik Indonesia
IMPLEMENTASI STRATEGI PENGELOLAAN lulusan Luar Negeri melalui kerja sama dengan
HUMAN CAPITAL TAHUN 2023 instansi yang mengkoordinasikan perhimpunan atau
perkumpulan mahasiswa dan lulusan Luar Negeri,
STRATEGIC WORKFORCE PLANNING & RECRUITMENT contohnya LPDP dan Young Indonesian’s Professionals
UNTUK MENDAPATKAN TALENTA TERBAIK Association (YIPA).
Salah satu prioritas dalam pengelolaan human capital 3. Program Early Recruitment Program (ERP) rekrutmen
di BNI untuk memastikan ketersediaan pegawai pada khusus melalui pemberian beasiswa kepada mahasiswa
fungsi–fungsi yang mendukung tercapainya strategi berprestasi dari Perguruan Tinggi unggulan untuk
bisnis BNI. Selaras dengan strategi bisnis Bank, maka menjadi calon pegawai BNI.
strategi workforce planning pada tahun ini berfokus untuk 4. Selain itu, BNI juga mendukung program Kementerian
memperkuat bisnis corporate & international banking, IT BUMN dengan berpartisipasi pada Program Rekrutmen
& Digital serta fokus dalam peningkatan CASA dan FBI. Bersama BUMN (RBB) untuk mengisi kebutuhan
pegawai di sejumlah unit bisnis BNI.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 383
Page 384
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
MENCIPTAKAN TALENTA YANG BERKELANJUTAN MELALUI PENYEMPURNAAN CAREER & TALENT
MANAGEMENT YANG TERINTEGRASI DENGAN EMPLOYEE DEVELOPMENT
Sejalan dengan perubahan cara kerja baru yang lebih agile dan kolaboratif yang terlihat dari transformasi organisasi di
BNI, maka dipandang perlu untuk dilakukan inisiatif dalam pengelolaan human capital di BNI secara end-to-end.
Adapun beberapa respon terhadap hal tersebut adalah dengan penyempurnaan pada career management & talent
management termasuk dalam pengembangan program development-nya. Penyempurnaan tersebut dilakukan secara
end-to-end proses untuk dapat menghasilkan pegawai dengan kapabilitas yang dibutuhkan sesuai dengan bisnis bank
saat ini dan masa depan. Berikut merupakan framework end-to-end career management & talent management:
Employee Development &
Employee Classification (EC) Employee Profiling Implementation & Evaluation
Mobility Plan
Employee Classification Employee Profile mencakup Branding Implementasi IDP dan evaluasi atas
Individual Development Plan yang pelaksanaannya sebagai input Talent
mempertimbangkan Capacity & Talent & Readiness Mapping dengan
selaras dengan Succession Plan Committee dalam pelaksanaan Talent Mobility
Performance dari pegawai bantuan sistem teknologi
• Hasil Assesment
• Multirater • IDP
• Employee
Assessment
Input
Classification • Employee Class • Development Checkpoint
• Trend Kinerja • Talent Profile • Feedback Coach/Mentor
• Gap Analysis
Pegawai (Employee • Succession Plan • Evaluasi Pengembangan
• Succession & Career
Performance) • Job Family
Aspiration
• Achievement &
Feedback Atasan
Process
Employee
Classification HC Analytics One-on-One Discussion Committee
Committee
Output
Pelaksanaan Talent Mobility
Employee Employee Individual
dengan memperhatikan Job
Classification Profile Development Plan
Family
Di samping hal tersebut, terdapat beberapa inisiatif Setiap pegawai diwajibkan menyusun program
penyempurnaan yang dilakukan pada 2023 adalah sebagai Individual Development Plan (IDP) yang terdiri dari
berikut: rencana pengembangan pada Hard Competency,
1. Optimalisasi Data Analytics & Enhancement Infrastruktur Soft Competency dan Leadership Competency yang
IT didasari dari hasil assessment. Selanjutnya pegawai
Dalam mengembangkan dan menjalankan strategi akan melakukan One-on-One Discussion dengan atasan
career & talent management, BNI terus meningkatkan langsung sehingga pengembangan yang akan dilakukan
penggunaan data analytics. Selain itu untuk sesuai dengan tujuannya.
meningkatkan efektivitas dan efisiensi didukung dengan
infrastrastruktur IT melalui digitalisasi business process, Data Individual Development Plan (IDP) tersebut
sehingga pengelolaan talent dilakukan secara efektif, menjadi acuan BNI University dalam menyediakan
efisien dan data driven. Pada tahun 2023 BNI melakukan learning & development program untuk mendukung
improvement Talent Dashboard dan perbaikan kualitas terwujudnya rencana pengembangan pegawai.
data untuk meningkatkan akurasi dari analisa data yang
dihasilkan. 3. Employee Mobility dengan memperhatikan Job Family
2. Strengthening Talent Management Perbaikan ini merupakan salah satu bagian dari
Sebagai bagian dari upaya pembentukan leader BNI transformasi BNI yang sejalan dengan proses perubahan
di masa depan maka terdapat focusing terkait dengan cara kerja baru dan perubahan organisasi, maka
pengelolaan pegawai yang dikategorikan sebagai talent. dilakukan penyempurnaan terkait career management
Adapun program tersebut disusun secara personalized yang selaras dengan perubahan organisasi. Salah satu
dan disusun berdasarkan gap competency pegawai perbaikan adalah penyempurnaan yang dilakukan
rencana karir pegawai, serta melihat trend industri adalah pergerakan career pegawai yang sesuai dengan
perbankan dan sektor jasa finansial kedepannya untuk job family sehingga peningkatan kapabilitas dapat
mengetahui kompetensi yang dibutuhkan di masa disesuaikan dengan rencana career pegawai sesuai
depan. dengan job family-nya.
384 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 385
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
4. Penyempurnaan Succession Planning
Untuk memastikan tersedianya calon pimpinan di masa depan, setiap leader di BNI diwajibkan untuk merekomendasikan
pejabat pengganti sebagai bagian dari succession planning yaitu dengan proses memilih calon suksesor, evaluasi
tingkat kesiapan calon suksesor, serta melakukan development kepada calon suksesor bekerjasama dengan human
capital. Selain itu untuk meningkatkan capability calon pimpinan, BNI terus mengembangkan program Leadership
dan akselerasi yang menjadi bagian dari program Manajemen.
5. Career Acceleration
Sejalan dengan misi Kementerian BUMN serta strategi perusahaan untuk memfasilitasi talent muda dan Perempuan
yang memiliki capacity dan capability unggul untuk mengisi posisi pimpinan perusahaan, maka disediakan program
percepatan karir (Career Acceleration) dengan mekanisme speed track. Speed track adalah jalur percepatan karir
yang memungkinkan pegawai untuk duduk di satu posisi dalam jangka waktu yang lebih cepat dari seharusnya
(accelerated). Pelaksanaan seleksi pegawai untuk menduduki posisi pimpinan melalui program Career Acceleration ini
dilakukan dengan seleksi ketat yang bertujuan untuk memastikan bahwa pegawai yang mengikuti program ini telah
memiliki capacity dan capability yang mumpuni serta learning agility yang tinggi sebelum menduduki posisi tujuan.
6. Global Postgraduate Program (GPP)
Dalam rangka mewujudkan Employee Value Preposition (EVP) sebagai tempat terbaik berkontribusi, belajar,
dan bertumbuh guna menjadi kebanggaan negeri, BNI memberikan kesempatan kepada talent terbaiknya untuk
mengembangkan diri melalui pemberian Beasiswa S2 pada Top 30 World University.
Testimoni Global Postgraduate Program Testimoni Global Postgraduate Program
Vanessa Margareth Simanjuntak Kukuh Wicaksono
Master of Laws (LL.M.), University of California, Berkeley Master of International Business, The University of Melbourne
Global Postgraduate Program (GPP) BNI merupakan bukti Mendapatkan kesempatan untuk menjadi penerima beasiswa
konkret bahwa BNI tidak hanya mendukung dan memberikan Global Postgraduate Program (GPP) dari PT Bank Negara Indonesia
kesempatan bagi pegawai untuk melanjutkan jenjang (Persero) Tbk merupakan pencapaian yang sangat membanggakan.
pendidikan yang lebih tinggi, namun juga memfasilitasi Program GPP ini merupakan kesempatan bagi anak muda BNI
keluarga pegawai selama berada di negara studi. Bagi saya, untuk meningkatkan knowledge, exposure, dan juga kapasitas.
menjadi peserta GPP BNI merupakan bentuk apresiasi tertinggi Selain memberikan kesempatan untuk berkembang, program ini
yang saya terima selama berkarir di BNI. Program ini juga juga memberikan berbagai fasilitas excellent untuk mendukung
membuktikan bahwa BNI mendukung Gender Equality, di kegiatan belajar di negeri orang. Hal ini membuat saya dapat
mana saya sebagai seorang student-mom dapat membawa berkonsentrasi penuh pada kegiatan belajar untuk menyelesaikan
keluarga saya yang dijamin penuh oleh BNI, sehingga dapat studi yang saya tempuh.
optimal dalam menjalani studi.
Program yang baik tentu juga mempunyai persyaratan yang
University of California, Berkeley merupakan universitas challenging untuk dihadapi. Salah satu syarat yang cukup
terbaik ke-9 di dunia dan juga menduduki peringkat yang sama menantang adalah universitas yang dituju harus dalam Top 30
di bidang Subject Law and Legal Studies. Kurikulum Berkeley Universities per Subject Area berdasarkan QS World University
Law didesain untuk mempersiapkan lawyer asing dalam praktik Rankings. Alhamdulillah setelah melalui perjuangan yang
global, salah satunya dengan menyediakan opsi Certificates cukup panjang, saya diterima di University of Melbourne yang
of Specialization dalam berbagai bidang hukum. Beberapa merupakan universitas terbaik di Australia untuk tahun 2024
Certificates of Specialization yang tersedia antara lain Business berdasarkan QS World University Rankings. Mengingat saat ini
Law, Law & Technology, Environmental Law, Energy & Clean BNI sedang berfokus pada pengembangan bisnis internasional
Technology Law, International Law, dan sebagainya. dan saya berkomitmen untuk memberikan kontribusi secara
maksimal, maka program studi yang saya ambil adalah Master of
Saya memilih spesialisasi Business Law sejalan dengan International Business.
langkah BNI yang terus melakukan transformasi bisnis dan
culture guna memberikan layanan perbankan terbaik kepada Benar saja. Menjalani pendidikan di salah satu universitas
masyarakat. Kuliah di negara maju yang juga merupakan terkemuka di dunia dan program studi yang berfokus pada bisnis
pusat perekonomian dunia memberikan saya perspektif baru internasional memberikan saya wawasan dan ilmu yang sangat
dan pengetahuan ter-update terkait isu ekonomi & bisnis berharga. Mendapatkan pengalaman dan ilmu dari para pengajar
global. Saya percaya bahwa ilmu yang saya peroleh dapat top tier dunia, bertukar pikiran dengan teman dari berbagai
meningkatkan kapabilitas saya sebagai corporate lawyer untuk belahan dunia yang memiliki cara pandang yang beragam dan
berkontribusi lebih kepada negara melalui BNI, khususnya atmosfer keterbukaan pendapat yang ada sangat mendukung
dalam mencapai tujuan BNI untuk Go Global, Go Digital, dan kegiatan belajar saya. Dengan exposure dan knowledge yang
Go Green. saya dapat dari sini, semakin meningkatkan optimisme saya untuk
berkontribusi kepada BNI.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 385
Page 386
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
7. Self Development Program (SDP)
Selain mendukung peningkatan kapabilitas pegawai melalui Studi di Top 30 Global Universities, BNI juga mendukung
pegawai yang ingin menyelesaikan pendidikan akademik Strata-1, Strata-2, dan Strata-3 di universitas terbaik Indonesia
secara mandiri melalui program Self Development Program.
Testimoni Leadership Development Program
Aqbil Bani Mutsla
Master of Business Administration, Universitas Gadjah Mada
Self Development Program merupakan salah satu program
dari BNI yang memberikan kesempatan luas kepada
BNI Hi-Movers untuk dapat meningkatkan kapabilitas diri
khususnya dalam bidang akademik di universitas-universitas
ternama di dalam negeri. Saya diberikan kesempatan oleh
BNI untuk dapat mengembangkan kompetensi diri saya di
salah satu universitas terbaik di Indonesia, yaitu Universitas
Gadjah Mada (UGM) dengan program Master of Business
Administration (MBA) dengan fokus Strategic Management.
Selama masa pembelajaran saya mendapatkan pengetahuan
terkait dengan bagaimana cara menjalankan perusahaan dilihat
dari “helicopter view” serta bagaimana menjalankan bisnis
yang berorientasi terhadap profit namun tetap memiliki etika
bisnis.
Hal-hal yang menarik dari pembelajaran di Master of Business
Administration (MBA) UGM ini adalah terdapat pemerataan
edukasi melalui matrikulasi selama 1 semester serta terdapat
mata kuliah “Immersion” dimana mahasiswa yang saat ini
rata-rata bekerja di bidang finance atau perbankan diberikan
challenge untuk dapat mempelajari lini bisnis baru di luar
bidang yang mereka tekuni.
Melalui Self Development Program, BNI Hi-Movers tidak perlu
khawatir terkait dengan biaya akademik yang cukup tinggi.
BNI dapat melakukan penggantian biaya bagi seluruh BNI
Hi-Movers yang telah secara mandiri mengikuti pendidikan
akademik di dalam negeri. Semoga semakin banyak BNI Hi-
Movers yang dapat meningkatkan kapabilitas diri melalui
jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
MENGEMBANGKAN KAPABILITAS SUMBER DAYA MANUSIA
MASA KINI DAN MENGANTISIPASI MASA DEPAN
Untuk mendukung visi perusahaan sebagai lembaga keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan,
BNI telah menyediakan berbagai macam program pelatihan dan pengembangan yang disesuaikan dengan kebutuhan
pegawai dan perusahaan. Pengembangan kompetensi pegawai BNI dilakukan melalui BNI University, dengan menerapkan
prinsip “Learner as the Center of Learning” dan seluruh pembelajaran disusun berdasarkan Learning Value Chain yang
dimulai dari analisis strategis bisnis perusahaan dan kompetensi pegawai hingga evaluasi dampak pembelajaran
terhadap bisnis.
Learning Needs Acquiring Delivery & Learning Impact
Diagnostic Learning Solution Deployment Measurement
386 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 387
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dalam menjalankan mandatnya tersebut, BNI University mengelola dana pengembangan kualitas SDM dengan
memedomani Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan
Kualitas Sumber Daya Manusia Bank Umum.
Sejak tahun 2017 sampai dengan saat ini BNI University menetapkan standar pengelolaan prosedur mengacu pada
ISO 9001:2015, dan sejak tahun 2019 telah mengikuti akreditasi khusus corporate university berstandar global, yaitu
Corporate Learning Improvement Process (CLIP) dari European Foundation of Management Development (EFMD), di
mana dalam proses Re-Akreditasi di tahun 2022 BNI University dinyatakan memenuhi persyaratan Akreditasi CLIP untuk
periode 5 (lima) tahun.
Sebagai corporate university, BNI University mengelola kegiatan pengembangan dan pelatihan untuk mendukung
implementasi kebijakan strategis Bisnis BNI dan mewujudkan Visi dan Misi Perusahaan. Agar dapat memenuhi kebutuhan
pengembangan kapabilitas Bank secara efektif, BNI University membagi fokus pengembangan pembelajaran dalam 8
(delapan) Akademi, yaitu:
No. Academy Mengelola pengembangan dan program pelatihan terkait dengan:
Mengelola program terkait peningkatan kapabilitas kepemimpinan
1 Leadership Academy
(leadership).
Mengelola pengembangan dan pelatihan pegawai yang berkaitan dengan
2 Finance & Human Capital Academy
sektor Finance dan Human Capital.
Mengelola pengembangan dan pelatihan pegawai yang berkaitan dengan
3 Legal, Governance, Audit & Compliance Academy
sektor Legal, Governance, Audit, dan Kepatuhan.
Mengelola pengembangan dan pelatihan pegawai yang berkaitan dengan
4 IT, Digital & Operation Academy
sektor IT, Digital, dan Operation.
Mengelola pengembangan dan pelatihan pegawai yang berkaitan dengan
5 Risk Academy
sektor Pengelolaan Risiko.
Mengelola pengembangan dan pelatihan pegawai yang berkaitan dengan
6 Network & Services Academy
pengelolaan bisnis wilayah.
Wholesale, Treasury & International Banking Mengelola pengembangan dan pelatihan pegawai yang berkaitan dengan
7
Academy sektor Wholesale, Treasury, dan International Banking.
Mengelola pengembangan dan pelatihan pegawai yang berkaitan dengan
8 Retail Banking Academy
sektor Retail Banking.
1. Pengembangan Kapabilitas Berjenjang
Berdasarkan kebutuhan pengembangan untuk dapat menampilkan performance terbaik, pengembangan pelatihan
dilakukan dengan menggunakan pendekatan berdasarkan Jenjang dan Posisi dari masing-masing pegawai.
Pengembangan kapabilitas per level jabatan bersifat cross border, seperti Leadership Program, Risk Management,
Human Capital Program, dan Digital Program.
Dalam menghadapi persaingan yang semakin kompleks BNI harus memiliki pool of talent yang unggul dan siap
dalam menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, BNI perlu melakukan pengembangan kompetensi, salah
satunya terkait aspek kepemimpinan untuk pegawai secara berkelanjutan.
BNI telah menyusun program pengembangan kapabilitas sebagai bagian dari pengembangan karir pegawai yang
dimulai sejak kepemimpinan di tingkat awal hingga level tertinggi kepemimpinan di BNI. Program ini mencakup
pengetahuan, keterampilan perbankan, kompetensi personal dan kepemimpinan untuk mempersiapkan pegawai
agar dapat menjadi pemimpin baik pada posisi saat ini maupun masa yang akan datang.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 387
Page 388
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Program ini telah didesain secara khusus untuk pool of talent di setiap jenjang kepegawaian dengan penjelasan berikut:
3
ADVANCED LEADERSHIP PROGRAM
2 MIDDLE LEADERSHIP PROGRAM
1 FIRSTLINE LEADERHIP PROGRAM
No. Nama Program Tujuan
Program yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan
1 Firstline Leadership Program
kepemimpinan pool of talent di Jenjang AMGR dan MGR.
Program yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan
2 Middle Leadership Program
kepemimpinan pool of talent di Jenjang AVP dan VP.
Program yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan
3 Advanced Leadership Program
kepemimpinan pool of talent di Jenjang SVP dan SEVP.
Melalui program ini, BNI University bermaksud mempersiapkan suksesor untuk berbagai posisi di masa mendatang.
Testimoni Leadership Development Program Testimoni Leadership Development Program
Darman Susanto Setiono Adita Tiara Bastom
Team Leader Information Delivery Department,
MGR Regional Human Capital, Kantor Wilayah 06 BNI
Divisi Data Management & Analytics (DMA)
Advanced Management Leadership Program (AMLP) Thanks to BNI karena sudah memberikan kesempatan kepada
merupakan satu set sesi upgrading yang bagi saya tidak saya untuk mengikuti Firstline Management Leadership Program
hanya merupakan sarana memahami konsep-konsep penting (FMLP). Materi yang disampaikan dalam in-class training sangat
sebagai seorang leader di era digitalisasi dan disrupsi secara komprehensif di antaranya Managing Team Performance,
mendalam, namun juga merupakan momen belajar hard Innovative Problem Solving, Developing Agile and Digital Mindset,
skills dan soft skills dari para pengajar, instruktur, dan bahkan Execute to Perform, dan Developing Farsighted and Global
sesama peserta. Karena pegawai-pegawai yang dikumpulkan Leaders. Materi disampaikan oleh para pakar dan praktisi di
dalam AMLP merupakan talents BNI dengan kapabilitas dan bidangnya menggunakan pendekatan teori best practice maupun
kapasitas yang kuat, tidak heran sesi-sesi yang diselenggarakan case study, sehingga suasana kelas menjadi hidup.
berjalan dengan penuh antusiasme diskusi dan pembelajaran
dua arah. Dalam kondisi yang serba tidak pasti dan dinamis, serta kondisi
BNI yang saat ini sedang bertransformasi, kami dibekali perubahan
Pembelajaran mengenai Impactful Value Creation and mindset dan guidance bagaimana cara membentuk tim yang high
Execution Strategy, Strategic Foresight and Scenario Planning, perform dalam situasi yang agile, menjadi adaptif dan kreatif
Leading Innovation, Planning and Organizing in the Change untuk menghasilkan inovasi untuk perbaikan proses kerja ataupun
Process, dan Visionary Leadership selalu berjalan disertai menciptakan peluang untuk peningkatan bisnis bagi BNI. Pada
diskusi-diskusi yang tajam dan relevan. Kelima pembelajaran akhirnya kapabilitas tersebut memang yang dibutuhkan untuk
tersebut sangat relevan dengan kondisi yang terjadi di dunia dapat memenangkan market share di pasar.
maupun Indonesia saat ini. Saya yakin pembekalan ini
merupakan aset yang berharga bagi seluruh BNI Hi Movers The single biggest way to impact an organization is to focus on
yang telah mengikutinya untuk dapat menerapkan konsep- leadership development – John C Maxwell. FMLP menjadi langkah
konsep tepat guna dalam pekerjaan sehari-hari di BNI guna nyata bahwa BNI fokus pada pengembangan kompetensi para
mencapai hasil yang optimal dan berdampak. In-class session leader. Alumni FMLP dapat menjadi future leader di pucuk tertinggi
ini berlanjut dengan proyek-proyek yang dijalankan oleh di BNI yang kelak juga akan meng-create leader–leader baru untuk
peserta di bawah pengawasan BNI University. memenangkan persaingan.
388 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 389
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Untuk mendukung pengembangan kapabilitas secara Dalam rangka memastikan bahwa setiap pegawai yang
menyeluruh, BNI University juga menyusun dan duduk di posisinya telah dilengkapi dengan skill dan
menyelenggarakan pelatihan bagi Level BOD dan knowledge sesuai, maka disusun Learning Path spesifik
BOC melalui Top Executive Development Program. sesuai fungsi. Pengembangan tersebut terdiri atas aspek
Peningkatan kompetensi BOD dan BOC dilaksanakan hard skill dan soft skill yang terbagi atas program wajib
dengan beragam jenis pembelajaran, seperti Executive (mandatory), suplemen (thematic), dan pengembangan
Education di mana BNI University bekerja sama masing-masing individu sesuai dengan gap (individual).
dengan lembaga pendidikan internasional terkemuka
seperti London Business School, Rotterdam School of Kemudian untuk mendukung terbentuknya ekosistem
Management, Harvard Business School, dan sebagainya. keuangan digital, pegawai juga dilengkapi dengan
Selain itu juga dilakukan sesi sharing session bersama kemampuan terkait, di antaranya Data Analytics,
narasumber expert terkait Economics, Financial Business Intelligence, User Interface (UI), dan User
Industry, Global and Digital Banking, Governance and Experience (UX), dan sebagainya. Hal menarik dalam
Compliance, dan topik lainnya yang sesuai dengan pelatihan digital skills tersebut dilakukan dengan sistem
kondisi dunia bisnis terkini. bootcamp, diawali dengan sesi In-Class Learning dan
dilanjutkan dengan sesi Action Learning Project (ALP)
2. Pengembangan Kapabilitas Berdasarkan Posisi dengan Checkpoint Mentor yang ahli di bidangnya.
Selain pelatihan yang dikembangkan berdasarkan Project dalam ALP merupakan ide-ide inovasi
Jenjang, BNI University juga meningkatkan kapabilitas yang dikembangkan peserta berdasarkan ilmu dan
pegawai berdasarkan spesifik fungsi posisinya. pengetahuan selama bootcamp. Selain itu, juga terdapat
Pelatihan yang dilakukan mencakup hard skill dan soft Sharing Session bersama Senior Leaders BNI untuk
skill, seperti Brevet Branch Management, Frontliner menambah perspektif dan gagasan peserta.
Academy, Brevet Wholesale Transactional Banking,
dan sebagainya.
Sesi In-Class Learning IT & Digital Bootcamp
Expert Sharing Session IT & Digital Bootcamp
3. Penatalaksanaan Pembelajaran
Dalam proses pengembangan pegawai, BNI University menyusun program pembelajaran yang juga menekankan
terkait aspek Social dan Experiential Learning melalui program Coaching, Mentoring, On the Job Training, dan
Action Learning Project (ALP). Di setiap tahapan pelatihan akan dilakukan evaluasi untuk mengukur dampak dari
pengembangan yang telah dilaksanakan terhadap pencapaian bisnis perusahaan.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 389
Page 390
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI University telah memiliki suatu platform pembelajaran terintegrasi yaitu BNI Smarter untuk menunjang pembelajaran
yang telah ditentukan oleh BNI University dan pembelajaran yang bersifat self learning oleh masing-masing pegawai.
Berikut merupakan beberapa program yang terintegrasi dalam BNI Smarter:
Program Deskripsi
Program untuk mendorong pegawai agar selalu meningkatkan kompetensinya melalui “bite size
Daily Exercise for Employee
learning” berupa tes harian yang pengingatnya muncul saat pegawai melakukan absensi kehadiran
Program (DEEP) 46
secara digital melalui digHC dan BNI Smarter.
Anggaran pembelajaran pribadi yang dikelola sendiri oleh masing-masing pegawai, yang
memungkinkan pegawai untuk memilih learning journey dan pengembangan mereka sendiri untuk
BNI Learning Wallet
memenuhi kesenjangan kompetensi mereka serta untuk membuat hasil kerja yang lebih baik, lebih
cepat, dan lebih cerdas.
Program dan sistem pencatatan yang digunakan untuk menciptakan learning & sharing culture, di
mana pegawai didorong untuk melakukan learning & sharing dengan durasi masing-masing minimal
46 jam selama setahun. Jika pegawai melakukan learning & sharing lebih dari 46 jam setahun dan
BNI MoRe UnLeaSh
berdampak terhadap peningkatan kompetensi dan kinerjanya maka hal tersebut akan menjadi nilai
tambah bagi pegawai tersebut dan akan menjadi salah satu pertimbangan terhadap Perubahan Person
Value-nya.
BNI Learning Game adalah pembelajaran digital melalui gamification. Saat ini, terdapat dua
courseware melalui learning game, yaitu:
BNI Learning Game
• Digital Transformation Mindset
• Global Mindset
BNI Center of Digital
Aplikasi untuk melaksanakan Asesmen Soft Competency bagi pegawai dengan jenjang ASST, AMGR,
Assessment &
MGR, dan AVP.
Evaluation (CODAE)
Delivery pembelajaran juga dilakukan dalam bentuk webinar yang dapat ditonton melalui channel youtube
BNI CorpuTV. Topik yang dibahas tentunya sejalan dengan peningkatan pengetahuan pegawai, seperti Global Mindset
Series, Anti Fraud Awareness, Data Analytics, dan sebagainya.
Untuk meningkatkan digital learning platform, BNI University bekerja sama dengan beragam provider eksternal.
Bagi seluruh pegawai yang telah melakukan pembelajaran akan mendapatkan learning point sebagai bentuk
penghargaan yang tercatat dalam BNI Smarter.
Selain melakukan pengembangan terhadap kapabilitas pegawai, BNI turut berpartisipasi aktif dalam mengedukasi
masyarakat, khususnya melalui program magang mahasiswa yang bekerja sama dengan ekosistem kampus untuk
memberikan kesempatan bagi mahasiswa dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan di lingkungan kerja.
Program yang telah dilaksanakan di antaranya:
Nama Program
Program Magang FHCI – Indonesia Global Talent Internship (IGTI)
Program Magang FHCI – Magang Generasi Bertalenta (MAGENTA)
Program Magang FHCI – Sekolah Vokasi UGM
Program Magang Kampus Merdeka – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek)
Program Magang Individu
390 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 391
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Melalui program tersebut, BNI telah mendapatkan Tua, serta Jaminan Pensiun. Bagi pegawai yang akan
apresiasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, memasuki usia pensiun, BNI juga memberikan benefit
Riset, danTeknologi (Kemendikbudristek) sebagai mitra berupa Masa Persiapan Pensiun, serta seminar atau
dengan memberikan dampak SDM terbanyak dalam workshop terkait dengan wirausaha, kesehatan, serta
ajang Anugerah Pembelajaran dan Kemahasiswaan financial management untuk memberikan pembekalan
Tahun 2023. kepada calon pensiunan agar tetap sejahtera dan
produktif di masa pensiun.
STRATEGI REWARD & REMUNERATION 4. WE (Working Environment), merupakan kondisi
lingkungan kerja yang kondusif dapat mempengaruhi
Strategi Reward & Remuneration yang diterapkan di BNI kinerja pegawai, sehingga menciptakan kondisi tersebut
bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dalam menarik, untuk mendukung kinerja yang optimal, di antaranya
memotivasi dan mempertahankan targeted talented ruang kerja, ruang menyusui dan fasilitas olahraga di
group dengan kinerja dan kompetensi yang unggul untuk lingkungan kerja
mendukung tercapainya visi & misi BNI, pencapaian 5. GO (Growth Opportunities), merupakan kesempatan
strategi, serta mewujudkan Employee Value Proposition yang diberikan kepada pegawai untuk dapat
(EVP). mengembangkan potensi dan karirnya, diantara
pengembangan karir dari clerical menjadi officer melalui
Sejalan dengan strategi Reward & Remuneration yang Program ODP Internal, pemberian Beasiswa S2 ke Luar
diterapkan, BNI berupaya menjaga remunerasi pegawai Negeri, pelaksanaan magang di Kantor Cabang Luar
tetap kompetitif di market. Besaran remunerasi disesuaikan Negeri (KCLN), serta penugasan ke Perusahaan Anak
dengan ketentuan internal dengan tetap memperhatikan dan di BUMN lain.
perundang-undangan yang berlaku, di antaranya sesuai
atau di atas standar upah minimum yang ditetapkan oleh MENCIPTAKAN LINGKUNGAN KERJAYANG NYAMAN
pemerintah. Penetapan struktur dan skala upah dalam & INKLUSIF DENGAN CARA KERJAYANG AGILE DAN
bentuk range gaji sesuai bobot pekerjaan dan dilakukan KOLABORATIF
review secara periodik untuk memastikan competitiveness
remunerasi BNI di market. Adapun pemberian remunerasi Kenyamanan pegawai dalam bekerja merupakan salah satu
di BNI tidak membedakan jenis kelamin perempuan atau fokus perhatian oleh Manajemen. Hal tersebut diwujudkan
laki–laki serta tidak membedakan ras, dan suku, namun melalui lingkungan kerja yang inklusif dengan cara kerja
ditetapkan berdasarkan jabatan dan kinerja. yang agile dan kolaboratif sehingga diharapkan dapat
mendorong engagement dan produktivitas segenap
Filosofi remunerasi yang diterapkan BNI adalah total pegawai. Sejumlah program yang telah diimplementasikan
rewards, yang merupakan satu kesatuan paket rewards/ di BNI antara lain adalah:
penghargaan yang diberikan kepada pegawai baik bersifat
cash maupun non cash.Total Rewards BNI disebut dengan 1. Rekrutmen Pegawai Disabilitas
FoR MoRe Benefit WE GO, sebagai berikut : Salah satu upaya BNI untuk menciptakan inklusivitas
1. FoR (Foundational Rewards), merupakan penghasilan antara lain dengan menyiapkan lingkungan kerja
tetap yang diterima pegawai berupa gaji & tunjangan yang ramah disabilitas baik secara infrastruktur dan
yang bersifat tetap. kesempatan berkarir di BNI, maka dari itu BNI secara
2. MoRe (Motivational Rewards), merupakan komponen konsisten setiap tahunnya melakukan rekrutmen
reward yang bersifat variabel dan diberikan sebagai pegawai disabilitas yang bertujuan memberikan
upaya untuk meningkatkan motivasi pegawai dalam kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat yang
bekerja dan meningkatkan performance culture yang ingin bekerja, berkontribusi, dan berkarir di BNI.
diberikan berdasarkan kinerja perusahaan, kinerja unit, 2. Respectful Workplace Policy (RWP)
serta kinerja individu pegawai, baik bersifat short term Sejalan dengan harapan Kementerian BUMN agar
maupun long term reward, antara lain dalam bentuk seluruh perusahaan BUMN menciptakan lingkungan
annual bonus, insentif, discretionary bonus, program kerja yang inklusif, kondusif, dan produktif, maka BNI
kepemilikan saham pegawai, retention program, telah menerapkan Respectful Workplace Policy (RWP)
serta recognition berupa Best Employee Award dan untuk bertujuan melindungi pegawai dari perbedaan
Penghargaan Masa Bakti. perlakuan atas sesorang dan kelompok atas dasar SARA,
3. Benefit, merupakan reward yang diberikan sebagai disabilitas, status sosial, gender dan perbedaan lainnya,
upaya untuk memberikan kenyamanan bagi pegawai pelecehan dan kekerasan. Jika terdapat pelanggaran
saat bekerja di BNI maupun pasca bekerja, di antaranya kebijakan tersebut maka manajemen akan memberikan
meliputi jaminan kesehatan saat masih aktif melalui sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
program asuransi kesehatan dan mandatory program 3. New Professional Style
BPJS Kesehatan, maupun persiapan dana kesehatan BNI menyadari perubahan mindset agile dapat dimulai
masa pensiun melalui Program Dana Kesehatan Masa dari perubahan kecil yaitu merubah cara berpakaian/
Pensiun (DKMP), serta benefit untuk masa pensiun berpenampilan bekerja yang lebih fresh dan sesuai
berupa Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) dan dengan perubahan zaman. Atas dasar tersebut pada
atau Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP), Jaminan Hari
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 391
Page 392
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
tahun 2023 manajemen mengeluarkan ketentuan New Professional Style. Perubahan tersebut diharapkan dapat
merubah mindset pegawai untuk bekerja lebih agile dan productive.
4. Hybrid Working
BNI berupaya proaktif mendukung work life balance untuk mendorong produktivitas pegawai dengan menerapkan
kebijakan model kerja hybrid bagi pegawai yang tidak melayani nasabah secara langsung. Untuk menunjang
model kerja hybrid tersebut, BNI menyediakan Work Hub sebagai alternatif tempat kerja untuk pegawai. Work Hub
menyediakan fasilitas yang lengkap antara lain, jaringan kantor yang memadai. Dengan adanya Work Hub tersebut
diharapkan dapat menjadi momentum untuk mendorong produktivitas pegawai dan menciptakan lingkungan kerja
yang nyaman, kolaboratif dan dapat meningkatkan produktivitas pegawai. Selain itu untuk memudahkan pegawai
dalam memastikan ketersediaan tempat maka pada aplikasi DigiHCS telah disediakan tools untuk pegawai dapat
melakukan reservasi tempat dan mengundang pegawai lain untuk bekerja pada work hub.
5. 46 Society
BNI meyakini bahwa membangun keseimbangan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi yang sehat dapat
menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas pegawai. Untuk
mendorong dan mewujudkan hal tersebut salah satunya dilakukan upaya melalui pembentukan komunitas bagi
pegawai dengan tujuan untuk memfasilitasi pegawai mengembangkan hobi dan bakat serta menjaga kesehatan
fisik dan mental.
BNI memiliki lebih dari 25 komunitas yang terbentuk berdasarkan hobi dan minat pegawai yang mana dikumpulkan
dalam sebuah wadah bernama “46 Society”. 46 Society tersebut selain menjadi wadah pegawai dalam berkolaborasi
juga menjadi wadah pegawai untuk berprestasi dalam berbagai ajang untuk mewakili BNI.
Testimoni Komunitas Testimoni Komunitas
46 Runners 46 Ballers Putri
Kami 46 Runners, ingin menyampaikan apresiasi kami atas Tingginya apresiasi kami, sebagai komunitas 46 Ballers Putri,
dukungan yang luar biasa dari manajemen BNI. Dari tahun ke kepada manajemen BNI atas dukungan tiada henti yang telah
tahun manajemen BNI secara konsisten memberikan dukungan diberikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.
kepada komunitas sehingga terjalin hubungan yang sinergis Support Manajemen baik moral maupun materil telah memberikan
antara pegawai dan manajemen. kami semangat untuk terus berkembang dan mencapai berbagai
prestasi dari tahun ke tahunnya. Pada tahun ini kami telah
Manajemen BNI selalu memberikan dukungan dalam diberikan kesempatan untuk berkompetisi di Liga Jasa Keuangan
berbagai bentuk salah satunya merupakan dukungan untuk hingga BUMN Fest, dimana kami dapat berkontribusi dan
berpartisipasi dalam berbagai acara lari, kami merasa menyalurkan bakat kami untuk mengharumkan nama instansi.
terhubung dengan nilai-nilai positif BNI yaitu kebersamaan,
perjuangan dan kolaborasi serta mendukung gaya hidup sehat Melalui komunitas 46 Ballers Putri, kami para Srikandi BNI telah
melalui olahraga. diberikan ruang untuk tumbuh, belajar, mendukung satu sama lain
dalam mencapai tujuan-tujuan yang dimiliki serta sebagai wadah
Kami berharap di tahun-tahun berikutnya kami dapat terus Srikandi BNI dalam menyalurkan minat maupun bakat individu,
bersinergis dan berkolaborasi dengan manajemen BNI untuk sehingga hal-hal positif tersebut telah memupuk sebuah Culture
membawa dan mengkampanyekan nilai-nilai positif dan gaya positif di kehidupan kami.
hidup sehat lebih luas lagi.
Inisiatif Manajemen dalam menciptakan ruang yang aman dan
inklusif bagi perempuan yang tidak hanya di dalam dunia bisnis
namun juga mendukung “worklife balance” telah menumbuhkan
semangat kami untuk terus memberikan yang terbaik kepada BNI
serta membangun sinergi 46 Ballers Putri beserta seluruh anggota
46 Society untuk menjadi lebih baik lagi.
392 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 393
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
INFRASTRUKTUR DIGITAL YANG TERINTEGRASI
Testimoni Komunitas DALAM PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL UNTUK
SEAMLESS EMPLOYEE EXPERIENCE
Untuk meningkatkan employee experience dan efektivitas
pengelolaan human capital, maka BNI memiliki aplikasi
terintegrasi di antaranya DigiHC dan BNI Smarter. DigiHC
merupakan aplikasi yang digunakan oleh BNI Hi-Movers
sehari-hari sebagai one apps for all terkait human capital
mulai dari presensi, survei, rencana kerja dan realisasi
harian, informasi finansial, on going feedback hingga
Gitaswara 46 mendapatkan update informasi terkait kebijakan human
capital terkini.
Untuk fungsi pembelajaran, terdapat aplikasi BNI Smarter
Merupakan kebanggaan bisa bekerja di BNI karena selain yang digunakan dalam merencanakan, memantau &
mencapai tujuan visi dan misi perusahaan, BNI sangat
mendukung penerapan work life balance, salah satunya
mencatat realisasinya. Melalui aplikasi BNI Smarter
mendukung penuh kegiatan seluruh komunitas yang ada pegawai dapat memilih modul-modul yang sesuai dengan
di BNI termasuk komunitas Gitaswara 46 yang merupakan
perkumpulan pegawai BNI yang mencintai dunia tarik suara
kebutuhan dan rencana pengembangan kapabilitasnya.
(bidang paduan suara, vokal grup, dan menyanyi solo).
Dalam melaksanakan program kerja komunitas Gitaswara DAMPAK ATAS INISIATIF STRATEGIS
46 selalu menerapkan kolaborasi dan komunikasi dengan PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL TAHUN 2023
Manajemen BNI secara efektif dan efisien serta terbuka
sehingga selalu mendapatkan hasil yang baik dan
meningkatkan kreativitas serta motivasi dalam bekerja sehari- Seluruh strategi & inisiatif human capital 2023 bertujuan
hari.
untuk mewujudkan Highly Engaged & Highly Productive
Terima kasih kepada BNI yang selalu memberikan dukungan Employee sejalan dengan framework pengelolaan human
moral dan materil pada setiap program kegiatan internal
Gitaswara 46 maupun kompetisi eksternal sehingga selalu capital. Sebagai dampak dari sejumlah implementasi
menghasilkan prestasi yang sangat membanggakan BNI. strategi dan inisiatif human capital tersebut dapat terlihat
dari hasil Employee Engagement Score (EES) yaitu sebesar
96%. Turnover pegawai pada tahun 2023 adalah sebesar
1,2% atau menurun sebesar 0,3% dari tahun 2022.
Realisasi jumlah pegawai pada tahun 2023 adalah sebesar 27.570 pegawai dengan produktivitas pegawai yang diukur
berdasarkan matriks pengukuran earning per employee (EPE) Rp753,8jt/pegawai atau meningkat sebesar 10,5 % dari
tahun 2022.
APRESIASI DAN PENGHARGAAN TAHUN 2023: SARANA EVALUASI
SISTEM PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL BNI
Setiap tahunnya, BNI mengikuti kegiatan yang melibatkan pihak eksternal baik dalam skala nasional maupun internasional
sebagai sarana evaluasi atas sistem pengelolaan Human Capital yang diterapkan BNI. Pada tahun 2023, terdapat apresiasi
dan penghargaan yang diraih oleh BNI dalam pengelolaan Human Capital antara lain sebagai berikut:
No Event Penghargaan
1 HR Asia HR Asia (Best Companies to Work for In Asia 2023)
Anugerah Pembelajaran dan Kemahasiswaan – Direktorat Jenderal Mitra Dengan Memberikan Dampak SDM
2
Pendidikan Tinggi, Riset & Teknologi Terbanyak – Terbanyak 3
INISIATIF STRATEGIS PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL TAHUN 2024
Pada tahun 2024 pertumbuhan bisnis BNI diproyeksikan akan semakin baik dari tahun 2023 di tengah perubahan pada
market dan trend bisnis perbankan yang semakin menantang. Berkaitan dengan hal tersebut maka diperlukan penguatan
terkait human capital yang dapat mendukung terwujudnya strategi-strategi bisnis BNI pada tahun 2024. Berikut merupakan
inisiatif strategi BNI terkait Human Capital pada tahun 2024:
1. Penguatan workforce planning strategy dalam pemenuhan kapasitas yang selaras dengan strategi bisnis bank baik
dalam jangka pendek maupun jangka panjang dengan fokus pada fungsi-fungsi yang terkait dengan bisnis, digital & IT.
2. Melakukan penguatan capability development melalui penyempurnaan strategi pengembangan Sumber Daya Manusia
untuk memastikan pemenuhan kapabilitas SDM baik jangka pendek maupun jangka panjang, serta implementasi
strategi Talent Management untuk memastikan manajemen suksesi secara berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 393
Page 394
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. Penyempurnaan performance based culture dengan antara lain melalui penguatan individual performance management
& career management strategy yang selaras dengan skill-based organization.
4. Internalisasi culture transformation sesuai dengan Culture Transformation Roadmap, termasuk penguatan militansi
(resiliensi) & budaya berbasis kinerja.
394 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 395
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Teknologi
Informasi
PERAN TEKNOLOGI INFORMASI 2. BNI sebagai Single Bank untuk pengelolaan dana
TERHADAP PENGEMBANGAN BISNIS Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk 9.616
TERMASUK TRANSFORMASI DIGITAL puskesmas yang berdampak pada perolehan Dana
Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 2,1T per Desember 2023.
Selama tahun 2023, BNI terus melakukan beragam 3. Modernisasi infrastruktur BNIDirect (BNI Cash
inisiatif dalam mendukung transformasi digital, yang Management) dengan memisahkan fungsi payroll
mengacu pada Corporate Plan 2021-2025 sebagai revisi dan reporting dari keseluruhan sistem sehingga
corporate plan 2019-2023 sesuai persetujuan Dewan bisa memecah workload dengan lebih baik serta
Komisaris No. DK/116 tanggal 29 November 2021 dan meminimalisasi downtime system jika terjadi
Rencana Strategis TI (RSTI) 2022 – 2025 dalam menjawab disaster/bencana, yang berdampak pada peningkatan
kebutuhan perkembangan bisnis maupun mengoptimalkan performance BNIDirect dalam rangka mendukung
operasional operasional bank, yang sesuai dengan 3 (tiga) penambahan volume transaksi dari setiap Wholesale
fokus utama Rencana Strategis TI (RSTI), yaitu Business Customer sebesar 34.8% per Desember 2023.
Innovation & Transformation, Service Resilience untuk 4. New Wealth Management System (WMS) berhasil
pertumbuhan berkelanjutan, serta Transformasi menjadi meningkatkan AUM 17% dalam satu bulan pertama
Organisasi Digital yang Agile. setelah implementasi.
5. Implementasi Join Finance BNI Multifinance, sebagai
TI BNI berperan aktif dalam pemenuhan dukungan solusi salah satu Perusahaan Anak), meningkatkan portofolio
TI terhadap kebutuhan bisnis, khususnya dalam konteks sebesar Rp 52 M dalam 8 hari setelah implementasi.
mendukung pencapaian bisnis dan transformasi BNI. Hal 6. Operational Excellence, penerapan Business Process
ini ditunjukkan antara lain melalui peningkatan investasi Automation pada 475 proses rekonsiliasi dalam proses
TI dengan anggaran CAPEX yang naik sebesar 130% (YoY) Enterprise Rekon mempercepat waktu proses hingga
yang terserap seluruhnya sesuai perencanaan anggaran 55% dari sebelumnya.
TI. InvestasiTI ini digunakan untuk menyelesaikan demand 7. Mengimplementasikan Operational Data Store (ODS)
bisnis dan menyiapkan kapabilitas TI yang Reliable, sebagai pondasi pengelolaan data lebih lanjut dengan
Available, Scalable, dan Secure (IT RASS). kapabilitas near real time untuk mendukung kebutuhan
bisnis seperti analisis, insight, dan reporting misalnya
Dalam menjawab kebutuhan perkembangan bisnis, TI untuk meningkatkan cross-selling hingga mendeteksi
BNI berperan aktif dalam pemenuhan dukungan solusi TI, anomali dalam proses bisnis.
khususnya dalam konteks mendukung pencapaian bisnis
dan transformasi BNI. Contoh project TI dalam hal ini di Digitalisasi yang dilakukan terbukti mampu menopang
antaranya: pertumbuhan bisnis BNI secara konsisten melalui
1. Implementasi New Core DPLK memberikan perluasan akses pasar maupun efisiensi operasional. Upaya
pertumbuhan sebesar 119% dengan pencapaian actual peningkatan kapabilitas teknologi digital diharapkan dapat
fee-based per Desember 2023 sebesar Rp 323 M. membawa BNI menjadi bank yang mampu bersaing di
era digital serta menginspirasi industri jasa perbankan di
masa depan.
VISI DAN MISI TEKNOLOGI INFORMASI BNI
VISI MISI
1. Business Innovation & Transformation
Terus menghadirkan solusi inovatif dan cerdas untuk
mendorong transformasi digital dan pertumbuhan
kinerja, dengan didukung oleh Intelligent data.
Menjadi Partner strategis dan terpercaya 2. Service Resilience to Sustain Growth
dalam melakukan Transformasi Digital Merasionalisasi arsitektur dan menyiapkan platform
teknologi masa depan yang andal, tersedia, terukur
BNI melalui Solusi Teknologi dan
& aman untuk mengakomodasi pertumbuhan bisnis.
Operasional yang Unggul.
3. Transform to Agile Digital Organization
Mentransformasikan IT Operating Model dan
kapabilitas organisasi, serta mengembangkan
talenta digital untuk mendukung eksekusi strategi TI
di lingkungan yang Agile.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 395
Page 396
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
KEUNGGULAN TEKNOLOGI INFORMASI BNI pengalaman nasabah, kemitraan dan ekosistem yang
berkelanjutan;
BNI memiliki berbagai keunggulan dalam bidang TI yang 2. Technology Enablement for Business Expansion with
mampu mendukung bisnis BNI terus tumbuh, yaitu: Risk Culture Prioritization
1. Peningkatan IT Maturity berbasis COBIT 5, dari Memberikan solusi yang mendukung ekspansi bisnis
sebelumnya pada kapabilitas level 3 (established) naik pada sektor dan value chain prioritas bisnis BNI dengan
menjadi kapabilitas level 4 (predictable), menunjukkan mengedepankan budaya risiko;
bahwa tingkat kapabilitas proses TI dan tata kelola TI 3. Technology Modernization to Support Business
telah sejalan dengan best practice yang didukung oleh Modernisasi teknologi untuk mendukung bisnis,
upaya peningkatan maturity TI melalui pemenuhan peremajaan solusi IT dalam mendukung proses bisnis
gap hasil assessment, antara lain sebagai pemenuhan dan layanan bank dengan tujuan untuk meningkatkan
kewajiban kepada regulator dan pemegang saham. produktivitas layanan dan bisnis;
2. Self-assessment INDI 4.0 beserta pelaporan hasilnya 4. Strengthen IT Hygiene to Enable Service Resilience
kepada Kementrian BUMN per Desember 2023 dengan Memperkuat IT RASS (Reliable, Available, Scalable
hasil level 4 (tingkat: sudah menerapkan), menunjukkan dan Secure) sebagai landasan dan pendukung untuk
kesiapan BNI sebagai bank yang sesuai dengan standar memastikan service dan business ter-deliver dengan
industri. sempurna;
3. Perluasan fasilitas Disaster Recovery Center (DRC) serta 5. IT Agile and Lean Organization
pengujian Disaster Recovery Plan (DRP) dengan terus Mendukung organisasi IT yang agile dan lean untuk
meningkatkan aktivitas Switch Over & Switch Back (SO- mencapai proses yang efektif dan efisien dengan
SB) untuk menguji sistem cadangan dalam menjalankan pembagian model operasi pengembangan IT menjadi
layanan terutama pada aplikasi kritikal dan transaksional 3 yakni project based, product line dan Center of
dengan inisiatif otomasi sehingga dapat memberikan Excellence (CoE).
rasa aman dan kepercayaan kepada nasabah. Sebagai bentuk komitmenTI BNI dalam selalu menyelaraskan
4. Implementasi pengamanan end point baik di sisi server strategi dengan kebutuhan dan arah bisnis Bank, RSTI ini
maupun client, serta pengamanan di sisi eksternal. Hal akan selalu di review dan dikinikan sesuai pembaruan
ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan sistem Corporate Plan, Kebijakan Direksi, strategi bisnis, dan
TI BNI dan melindungi data sensitif dari ancaman proyek transformasi BNI, dengan mempertimbangkan
keamanan cyber. tren TI serta regulasi di sektor perbankan baik lokal maupun
5. Inisiasi IT Competency Model, antara lain terkait skill global.
repository, performance management, community,
dan career path pada masing-masing pegawai Satuan EVALUASI DAN ARAHAN DEWAN KOMISARIS
Kerja TI BNI, sehingga kinerja pegawai dapat diukur ATAS RENCANA STRATEGIS TI BNI
secara konsisten dan transparan, serta kompetensi
pegawai dapat dikelola peningkatannya secara terarah Dewan Komisaris memiliki wewenang dan tanggung jawab
dan berkelanjutan dalam mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau rencana
6. Pemekaran fungsi pengembangan digital menjadi 2 strategis serta penerapan tata kelola TI. Peran ini tidak
divisi dengan pemisahan fokus pengembangan guna hanya terbatas pada pengawasan, tetapi juga mencakup
meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kemampuan evaluasi komprehensif dan pengarahan strategis. Hal ini
organisasi dalam mencapai tujuannya, yaitu Divisi Retail mencerminkan komitmen kuat BNI dalam mengintegrasikan
Digital Delivery dan Divisi Wholesale Digital Delivery. TI secara efektif dan bertanggung jawab ke dalam operasi
7. Penerapan IT Agile and Lean Organization sehingga bisnisnya, memastikan bahwaTI mendukung visi dan misi
proses pengembangan TI menjadi lebih fleksibel, perusahaan secara keseluruhan.
responsif terhadap perubahan, dan mendukung budaya
kolaborasi. Rencana Strategis TI telah dipaparkan di depan Dewan
Komisaris dalam Rapat Dewan Komisaris (RADEKOM).
RENCANA STRATEGIS TI BNI Presentasi ini memberikan gambaran komprehensif
tentang Visi dan Misi TI BNI, termasuk pembahasan
Untuk mendukung Corporate Plan BNI yang menjadi mengenai program, proyek, Arsitektur Enterprise TI, dan
acuan saat ini, disusun Rencana StrategisTI (RSTI) sebagai Rencana Investasi TI. Sesi ini memberikan kesempatan
pedoman pelaksanaan dukunganTI untuk mencapai tujuan kepada Dewan Komisaris untuk melakukan evaluasi yang
bisnis yang direncanakan. Pada Rencana Inisiatif Strategis mendalam dan memberikan arahan yang sesuai untuk
Teknologi Informasi (RSTI) tahun 2022-2025, dukungan memastikan keselarasan strategi TI dengan tujuan bisnis.
terhadap Corporate Plan diturunkan menjadi 5 (lima)
Program Utama TI sebagai berikut: Pada tanggal 14 Desember 2023, sebagai evaluasi atas
1. Digital Innovation Through Data Driven, Customer kinerja TI BNI selama tahun 2023, diselenggarakan
Experience, and Operational Excellence RADEKOM dengan fokus utama pada Evaluasi Rencana
Mengembangkan inovasi dan solusi berbasis Strategis Teknologi Informasi. Dalam sesi ini, dibahas dan
digital yang mendukung bisnis melalui peningkatan dievaluasi tiga topik utama: Kemajuan Proyek TI 2023,
396 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 397
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penyerapan CAPEXTI 2023, dan Sesi PerencanaanTI untuk d. Clearing, Settlement, Reconciliation, mendukung
tahun 2024. Evaluasi ini krusial dalam memastikan bahwa proses payment, clearing, dan settlement, di mana
pelaksanaan proyekTI berlangsung sesuai dengan rencana solusi dalam kapabilitas ini terhubung dengan pihak
dan anggaran yang telah ditetapkan, serta menjamin eksternal (regulator, dan lain-lain);
efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan sumber dayaTI. e. Data Analytic Platform, mendukung solusi analitik
yang bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan
PENGEMBANGAN SOLUSI BERDASARKAN dan pemanfaatan data di bank;
IT APPLICATION ARCHITECTURE f. Regulatory & Compliance, mendukung solusi analitik
dan modeling data untuk mendukung kebutuhan
Sa a t i n i E n t e r p r i s e A r ch i t e c t u r e B N I t e l a h pelaporan dengan regulator, serta memberikan
mengimplementasikan Enterprise ArchitectureTool dalam pengawasan kepatuhan terhadap peraturan dan
mengoptimalkan dan menyelaraskan tujuan bisnis dengan ketentuan yang berlaku;
strategi TI, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi 3. Back Office (Core System) adalah kumpulan kapabilitas
bank dalam membuat solusi TI yang efektif dan efisien solusi yang berfungsi untuk pemrosesan beragam
sehingga efektivitas atas biaya pengembangan TI dapat produk dan jasa keuangan, dan terbagi atas 3 (tiga)
dioptimalkan. ruang lingkup, yaitu: Asset, Liabilities, dan Transaction
Dalam proses menuju transformasi digital, TI BNI telah INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI
mengimplementasikan Enterprise Architecture BNI
dengan berbasis TOGAF Framework sebagai standar Untuk menjaga keberlangsungan layanan digital terbaik
pengembangan Enterprise Architecture, yang terdiri untuk segenap nasabah, BNI yang telah didukung dengan
dari empat domain utama, yaitu: Business Architecture, 3 Data Center (DC) secara konsisten berusaha untuk
Application Architecture, Information Architecture, dan memastikan tersedianya layanan melalui pengujian Disaster
Technology Architecture. Enterprise Architecture BNI ini Recovery Plan (DRP) dengan terus meningkatkan aktivitas
telah menjadi standar dalam pengembangan sistem dan Switch Over & Switch Back (SO-SB) untuk menguji sistem
aplikasi TI pada penyediaan produk Digital Bank ataupun cadangan dalam menjalankan layanan terutama pada
Open Banking. Alignment antar komponen Enterprise aplikasi kritikal dan transaksional. Dengan pencapaian
Architecture mendukung BNI dalam memberikan inisiatif uptime minimal 99,98% di tahun 2023, diharapkan
solusi untuk penyempurnaan proses bisnis sehingga memberikan pelayanan yang optimal, berkelanjutan
mempermudah mengintegrasikan solusi BNI kepada dan meningkatkan tingkat ketersediaan layanan serta
stakeholder. memberikan rasa aman dan nyaman bagi nasabah dalam
menggunakan seluruh layanan BNI.
Enterprise Architecture Landscape dikelompokkan sebagai
berikut: Bersamaan dengan hal tersebut, BNI juga memastikan
1. Front Office (Channel) adalah kumpulan kapabilitas kehandalan layanan digital bagi nasabah, melalui
solusi yang berfungsi untuk pendistribusian produk peningkatan kapasitas (capacity planning) dan kapabilitas
dan jasa keuangan, yang terbagi atas 3 (tiga) ruang sistem digitalnya melalui penerapan teknologi terkini yang
lingkup, yaitu: tepat guna bagi bisnis BNI. Peremajaan infrastruktur
a. Nasabah, mendukung interaksi pelanggan dalam berkesinambungan, serta sejalan dengan paradigma
layanan produk retail maupun korporat; Software-Defined-Everything guna memberikan
b. Cabang, mendukung pegawai front office BNI dalam penyederhanaan tata kelola dan operasional infrastukturTI,
menyediakan layanan perbankan kepada pelanggan BNI mengimplementasikan Software-Defined Data Center
fisik (yang hadir langsung ke cabang); berupa Cloud dan Virtualisasi, Software-Defined Storage
c. Mitra Bisnis, mendukung mitra bisnis dalam berbasis teknologi Hyperconverged, serta Software-Defined
kerjasama penyediaan layanan produk-produk BNI; Network dan Software-Defined Wide Area Network.
2. Middle Office (Processing) adalah kumpulan kapabilitas
solusi yang berfungsi untuk mendukung penyelesaian BNI telah menerapkan tools CMDB (Configuration
bisnis utama, dan terbagi atas 6 (enam) ruang lingkup, Management Database) yang merupakan salah satu aspek
yaitu: penting dalam penerapan IT Service Management guna
a. Sales Management, mendukung proses sales dan meningkatkan layanan TI yang andal kepada bisnis BNI.
marketing produk dan layanan perbankan BNI; Lebih lanjut lagi, BNI melengkapi berbagai Tool Real Time
b. Loan Management, mendukung proses penilaian, Monitoring yang dimanfaatkan tidak hanya dalam rangka
pengelolaan, pemrosesan dan pemantauan kredit pengawasan tetapi juga dalam predictive capacity planning
secara end to end; dan automated task operation melalui pemanfaatan
c. Operational & Enterprise Support, mendukung Artificial Intelligence (AI). Bersama-sama dengan Helpdesk
operasional layanan dan produk perbankan yang dan IT Service Management, BNI memastikan pemantauan
tidak berhubungan dengan pencatatan transaksi dan remediasi layanan yang prima 24 x 7.
pelanggan serta pengelolaan sumber daya
organisasi yang meliputi gedung dan fasilitas,
peralatan, dokumen, keuangan, dan sumber daya
manusia. Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 397
Page 398
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PENGENDALIAN KEAMANAN INFORMASI
POJK COBIT
ISO
NIST
27001
PLAN DO IDENTIFY DETECT
ACT CHECK PROTECT RESPOND
RECOVER
Dalam komitmen dalam melindungi data nasabah serta Sebagai implementasi terhadap framework NIST BNI
menjaga keberlanjutan operasionalTI tetap aman, BNI terus menerapkan beberapa upaya yang dilakukan untuk
memperkuat keamanan siber dengan melakukan berbagai menjamin keberlanjutan bisnis dari ancaman cybercrime
upaya, di antara lain: yang terbagi menjadi beberapa domain antara lain:
1. Penguatan fungsi kemanan informasi dengan 1. Identify
mengembangkan fungsi CISO (Chief Information a. Implementasi governance, regulation dan
Security Officer) dalam usaha untuk fokus terhadap compliance yang senantiasa dilakukan agar
keamanan siber BNI; keamanan informasi dapat berjalan dengan baik
2. Implementasi governance, regulation dan compliance dan sesuai dengan ketentuan internal, ketentuan
yang senantiasa dilakukan agar keamanan informasi perundangan-undangan serta best practice yang
dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan berlaku;
internal, ketentuan perundangan-undangan serta best b. Melakukan pengembangan aspek-aspek security di
practice yang berlaku; setiap pengembangan aplikasi dengan penerapan
3. Implementasi arsitektur security pengamanan informasi framework Secure SDLC sehingga security terlibat
terhadap asset, data, application, endpoint, network dalam seluruh fase, baik demand maupun delivery.
danparameter security yang senantiasa dilakukan Selain itu, security berperan aktif dalam security
untuk memastikan prinsip kerahasiaan (confidentiality), testing, baik setelah project selesai maupun berkala
keutuhan (integrity), dan ketersediaan (vailability) dapat pada environment testing dan production;
berjalan dengan baik; c. Peningkatan Cyber Maturity secara overall dengan
4. Bekerja sama dengan badan resmi negara (dhi. BI, OJK assesment dan rekomendasi dari konsultan eksternal
dan BSSN), principal perangkat security dan komunitas 2. Protect
penggiat cybersecurity lainnya untuk mendapatkan a. Implementasi arsitektur security pengamanan
informasi terkait ancaman dan kelemahan, teknologi informasi terhadap asset , data, application,
dan produk terbaru, serta dukungan ketika terjadi endpoint, network dan perimeter security yang
insiden; senantiasa dilakukan untuk memastikan prinsip
5. Hingga akhir tahun 2023, BNI telah melakukan Audit kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity),
Keamanan Informasi di lingkup BNI yang dilakukan dan ketersediaan (availability) dapat berjalan
oleh Internal Audit (IAD) BNI dan telah tersertifikasi ISO dengan baik;
27001:2013 – The Information Security Management b. Implementasi multilayer of defense perangkat
System in The Provision of Open API Services dengan keamanan yang mengacu pada standar internasional
hasil Kriteria “Certified”. sebagaimana yang telah diterapkan di perbankan
nasional;
398 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 399
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
c. Edukasi kepada pegawai untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan cyber dan melakukan simulasi
phishing kepada pegawai secara berkala;
d. Edukasi awareness berkelanjutan dengan program pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia;
e. Secara berkala melakukan pengujian keamanan terhadap aplikasi BNI untuk penguatan aplikasi BNI dari serangan
siber.
3. Detect
a. Implementasi solusi security menggunakan sistem keamanan machine learning dan artificial intelligence;
b. Implementasi solusi security untuk pengamanan end point dengan improvement pada kontrol, privasi data dan
perlindungan serangan siber;
c. Melakukan pemantauan proaktif 24x7 atas ancaman cyber;
d. Secara terus menerus melakukan review atas kontrol-kontrol security yang telah diterapkan dan pembaharuannya;
4. Respond
a. Mekanisme perlindungan nasabah terhadap transaksi fraud yang diakibatkan oleh malware banking maupun
social engineering;
b. Threat Hunting melalui mekanisme deteksi dan melakukan takedown website palsu yang mengatasnamakan BNI;
5. Recover
a. Bekerja sama dengan badan resmi negara (dhi. BI, OJK dan BSSN), principal perangkat security dan komunitas
penggiat cybersecurity lainnya untuk mendapatkan informasi terkait ancaman dan kelemahan, teknologi dan
produk terbaru, serta dukungan ketika terjadi insiden;
Selain hal-hal di atas, dengan mempertimbangkan tren serangan cyber yang saat ini semakin meluas ke nasabah, terdapat
beberapa pengamanan pada sisi nasabah yang telah diterapkan, di antaranya:
1. Mekanisme multi-factor authentication dan face recognition (liveness detection) untuk meningkatkan keamanan dan
mengurangi risiko penyalahgunaan indentitas nasabah.
2. Edukasi yang terus menerus dilakukan kepada nasabah tentang perlindungan diri melalui pengamanan password,
pengamanan internet banking, pengamanan mobile banking, pengamanan transaksi pada ATM dan lain-lain.
BNI berkomitmen untuk terus mengembangkan cybersecurity, dalam rangka mengawal inovasi layanan perbankan
sehingga aspek kepercayaan dan kenyamanan nasabah dapat selalu terjaga dengan baik. Upaya ini secara konsisten
dilakukan seiring dengan arah perkembangan bisnis menuju digital banking.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 399
Page 400
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tata Kelola
Teknologi Informasi
Tata Kelola Teknologi Informasi merupakan sebuah proses yang dilakukan untuk memastikan penggunaan IT berjalan
dengan efektif dan efisien, sehingga dapat memitigasi risiko sekaligus memberikan nilai tambah bagi BNI. PenerapanTata
Kelola TI di BNI dilaSkukan melalui penyelarasan Rencana Strategis TI dengan strategi bisnis Bank, optimalisasi sumber
daya, pemanfaatanTI, pengukuran kinerja, dan penerapan manajemen risiko yang efektif dengan tetap memenuhi ketentuan
peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Penerapan tata kelola TI di BNI mencakup hal-hal sebagai berikut:
Pengawasan
Aktif Direksi dan
Dewan Komisaris
Kecukupan Kebijakan dan
Prosedur Penggunaan TI
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Pemantauan dan Pengendalian Risiko
Penggunaan TI
Sistem Pengendalian Intern
atas Penggunaan TI
Penggunaan TI di BNI diatur dalam kebijakan, standar, dan prosedur yang diterapkan secara konsisten dan berkesinambungan
sesuai ketentuan regulasi Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2022 perihal Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank
Umum.
1. Tata Kelola TI Bank 2. Arsitektur TI Bank 3. Manajemen Risiko TI
Ketahanan dan Penggunaan Pihak Penempatan Sistem
4. 5. 6.
Keamanan Siber Penyedia Jasa TI Elektronik
Pengelolaan Data dan Penyedia Jasa TI Pengendalian Intern dan
7. 8. 9.
Perlindungan Data Pribadi Oleh Bank Audit Intern
Penilaian Tingkat
10. Pelaporan 11.
Maturitas Digital Bank
400 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 401
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tata Kelola TI BNI saat ini secara garis besar dibagi atas 4 (empat) cakupan, yaitu: Perencanaan, Pengembangan,
Operasional, dan Pengamanan TI.
Perencanaan TI Pengembangan TI Operasional TI
Pengamanan TI
Perencanaan Teknologi Informasi Pengembangan Teknologi Informasi
Perencanaan TI mencakup beberapa proses dan aktivitas, Tata kelola TI menaungi proses pengembangan TI secara
antara lain: end-to-end dengan penerapan Software Development
1. Penyusunan IT Strategic Plan yang menggambarkan Life Cycle (SDLC), baik secara waterfall dan agile. Pada
roadmap, strategi teknologi BNI, visi dan misi Satuan tahun 2023, BNI menyusun prosedur New SDLC dengan
Kerja Teknologi Informasi, prinsip-prinsip utama yang pengembangan alur pada fase demand dan delivery.
menjadi acuan dalam pengembangan dan penggunaan Fase demand dimulai dari proses pendaftaran inisiatif
TeknoIogi Informasi untuk memenuhi kebutuhan bisnis pengembangan TI, define requirement, implementation
saat ini dan akan datang, serta selaras dengan rencana approach selection, prioritization sampai dengan
strategis jangka panjang BNI. terbentuknya project charter . Fase delivery dimulai
2. Rencana Tahunan TI (Business Plan) yang mencakup: dari project kick off, detailing requirement & design,
a. Rencana Pengembangan Aplikasi TI developmen, testing, deployment preparation, release
b. Rencana Pengembangan Infrastruktur TI control board, migration, Production Trial Run (PTR) , go
c. Rencana Pendidikan dan Pelatihan SDM TI live, sampai dengan project closure.
d. Rencana Peningkatan Tata Kelola TI
e. Anggaran Biaya Investasi dan Biaya Operasional Dalam fase demand, terdapat pengkayaan aktivitas atau
f. Jangka waktu dan jadwal pelaksanaan proses perencanaan untuk memastikan kualitas proyek
g. Indikator kinerja Satuan KerjaTI tingkat risiko terkait, yang akan diimplementasikan memberikan manfaat bagi
dan skala prioritas proyekTI, dikaitkan dengan bisnis Bank, yaitu:
bank dan Rencana Strategis TI. 1. Penyusunan Feasibility Study (FS), merupakan proses
h. Rencana Tahunan TI tersebut selanjutnya penjabaran tujuan implementasi proyek, ruang lingkup
disampaikan kepada Komite ManajemenTeknologi proyek secara ringkas, kebutuhan anggaran, serta
untuk dibahas dalam Rapat Komite Manajemen manfaat yang akan didapatkan Bank. FS digunakan
Teknologi untuk memastikan kesesuaiannya dengan sebagai tolak ukur uji kelayakan usulan proyek TI (cost
Rencana Strategis TI, untuk kemudian disetujui & benefit analysis).
oleh Direksi sebagai bagian dari RencanaTahunan 2. Prioritisasi usulan proyekTI, merupakan proses review
Bank. serta analisa kelayakan usulan proyekTI mengacu pada
FS, sehingga dapat dipastikan usulan proyek dimaksud
dapat memberikan manfaat (business value) terbaik
bagi Bank.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 401
Page 402
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dalam fase delivery terdapat pengkayaan aktivitas atau ITIL berfokus pada proses, prosedur, task dan service level
proses implementasi untuk memastikan kualitas delivery IT untuk mendukung strategi Bank, memberikan nilai
atau hasil pengembangan telah optimal dan sesuai dengn tambah, serta menjaga tingkat kompetensi TI. Dengan ITIL
kebutuhan user, yaitu dengan adanya aktivitas Release tersebut, operasional TI BNI menetapkan baseline sebagai
Control Board (RCB) yeng bertujuan untuk melakukan tolok ukur layanan, sebagai landasan untuk perencanaan,
review dan verifikasi atas kesiapan promosi baik implementasi dan pengukuran pencapaiannya.
secara administrasi maupun secara teknikal, antara lain
kelengkapan dokumen, perizinan, kesiapan infrastruktur International Organization for Standardization
untuk selanjutnya memberikan persetujuan atas rencana 9001 (ISO 9001)
promosi dari setiap pengembangan yang telah dilakukan. ISO 9001 adalah standar sistem manajemen mutu (Quality
Management Systems) yang didesain untuk memastikan
Operasional Teknologi Informasi bahwa BNI dapat memenuhi permintaan stakeholder
Operasional TI mencakup beberapa proses dan aktivitas, sekaligus mematuhi kebutuhan regulator terkait produk
antara lain pengelolaan operasional data center, maupun aktivitasnya. TI BNI telah menerapkan ISO 9001
pengelolaan sistem dan jaringan komunikasi, pengelolaan sejak tahun 2007 dengan ruang lingkup yaitu IT Operation
insiden/permasalahan sistem, pengelolaan operasional dan IT Security Management.
Sistem TI Oleh Pihak Ketiga, Pengelolaan Risiko pada
Operasional TI. PengembanganTI BNI telah berhasil memenuhi persyaratan
untuk dapat melakukan upgrade ISO 9001:2008 menjadi ISO
Pengamanan Teknologi Informasi 9001:2015 dengan ditetapkannya mekanisme serta standar
Tata kelola pengamanan TI di BNI berfokus pada cyber mutu yang fokus pada performa Bank dengan pendekatan
security framework yang terbagi atas 3 (tiga) pilar, yaitu: pemikiran berbasis risiko (risk based thinking) sehingga unit
1. Governance: mencakup security awareness, ketentuan TI akan lebih proaktif dalam mencegah dan mengurangi
pengamanan informasi dan pengembangan kapabilitas efek yang tidak dikehendaki dan selalu memperbaiki sistem
tim dan organisasi; secara berkelanjutan (continual improvement) serta dapat
2. Protection: terdiri dari mekanisme multi layer defense, mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015.
asesmen keamanan ( penetration testing ), serta
manajemen insiden dan forensik; International Standard to Manage Information
3. Operation: mencakup Security Operation Center (SOC) Security – ISO/IEC 27001
24x7, threat intelligence, dan user access management ISO 27001 adalah standar internasional untuk sistem
BNI senantiasa menjaga keseimbangan antara aspek People, manajemen keamanan informasi atau lebih sering disebut
Process dan Technology dalam pemilihan kerangka kerja dengan Information Security Management System (ISMS).
(framework). Atas pertimbangan tersebut, implementasi ISO 27001 merupakan standar information security
tata kelola TI di BNI mengadopsi berbagai kerangka kerja framework yang banyak dipilih, memiliki akseptasi yang
yang sesuai dengan area layanan TI di BNI. luas, dipercaya oleh beragam organisasi, dan menjadi
acuan framework information security lainnya seperti NIST
Control Objectives for Information and Related Cybersecurity Framework, SANS, dll. Sehingga, standarisasi
Technologies (COBIT) ISO 27001 dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan
Control Objectives for Information and Related TI dan berkorelasi positif untuk mendorong tingkat
Technologies (COBIT) diakui secara luas sebagai kerangka kepercayaan baik nasabah dan business partner/pihak
kerja manajemen TI dan tata kelola TI. COBIT mengatur ketiga maupun organisasi.
pengelolaanTI dalam memenuhi kebutuhan para pemangku
kepentingan BNI melalui pengelolaan kelompok proses Untuk memperkuat BNI dalam bersaing dengan peers
dan enabler-nya, di mana tujuan bisnis dipetakan menjadi serta industri fintech, maka standarisasi ISO 27001 menjadi
tujuan TI, serta dilakukan pengukuran pencapaian dan pencapaian penting untuk mendapatkan manfaat-manfaat
maturity-nya. sebagai berikut:
1. Menjadikan BNI lebih kompetitif pada industri
Pengelolaan TI BNI menggunakan kerangka kerja COBIT perbankan, fintech, dan lembaga keuangan lainnya
sebagai acuan tata kelolanya dikarenakan adanya sinergi dalam memberikan citra positif dan persepsi yang baik
antara tujuan bisnis dengan tujuan TI, berfokus pada dalam mengamankan nasabah dan business partner/
data dan informasi, dapat fleksibel mengikuti arah kerja pihak ketiga.
perusahaan, serta dapat digunakan bersamaan dengan 2. Meningkatkan tata kelola keamanan informasi sesuai
standar kerangka kerja lainnya. standar nasional dan/atau internasional yang berlaku
sehingga relatif akan lebih mudah mendapatkan izin
Information Technology Information Library (ITIL) dari pihak regulator.
Information Technology Information Library (ITIL) 3. Memberi kemudahan bagi BNI untuk meningkatkan
merupakan kerangka kerja standar untuk IT Service kontrol terkait keamanan informasi terhadap proses
Management (ITSM), yang digunakan TI BNI dalam bisnis digital banking.
menyelaraskan layanan pendukung TI kepada bisnis BNI.
402 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 403
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI INFORMASI 10. Data Analytic & Visualization
11. Business Intelligence
Direksi BNI telah membentuk komite pengarah teknologi 12. UI/UX Design
informasi melalui Surat Keputusan Direksi No. KP/364/ 13. Certified inThe Governance ofThe Enterprise IT (CGEIT)
DIR/R tanggal 13 Agustus 2021 perihal Penataan Komite 14. Project Management Professional (PMP) & Certification
ManajemenTeknologi (KMT). Komite ManajemenTeknologi 15. Personal Data Protection Law (PDPL)
dibentuk dengan tujuan membantu Dewan Komisaris dan 16. The Open Group Architecture Framework (TOGAF) 9.2
Direksi dalam melaksanakan pengawasan terhadap kegiatan Foundation & Certification
Teknologi Informasi (TI). Informasi terperinci tentang Komite
Manajemen Teknologi telah disampaikan pada Bab Tata Selain pendidikan dan pelatihan secara tatap muka, BNI
Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini. juga telah mendukung dan memfasilitasi pegawaiTI untuk
juga mengikuti pelatihan secara online dalam berbagai
PROGRAM PENGEMBANGAN platform pembelajaran seperti Udemy, LinkedIn Learning,
DAN SERTIFIKASI SDM TI dan platform lainnya.
Peningkatan kompetensi SDM TI sangat diperlukan untuk Di samping itu, dalam rangka menjawab tantangan di
mengejawantahkan rencana strategis TI. Khususnya masa yang akan datang, TI BNI telah melakukan piloting
untuk SDM TI, untuk itu BNI telah mendesain dan penerapan IT Skill-based Organization yang berstandar
menjalankan rencana pengembangan kompetensi pegawai Industri Internasional dalam rangka meningkatkan
secara sistematis dan terstruktur. Hal ini dalam rangka kapabilitas SDMTI serta pemenuhan formasi sesuai dengan
meningkatkan kualitas rencana strategisTI dan menciptakan kebutuhan bisnis yang berkembang serta menciptakan SDM
competitive advantage bagi bisnis BNI. Bank menyadari TI yang mampu menjadi talenta digital dalam mendukung
diperlukan penyesuaian program agar pengembangan transformasi digital BNI.
yang dilakukan tetap selaras dengan terhadap perubahan
di era digital. BNI melakukan inisiasi tersebut untuk menciptakan standard
skills yang harus dimiliki setiap insan IT BNI sehingga
BNI melakukan penyesuaian kapabilitas yang tidak hanya hasil kerja Satuan Kerja Teknologi Informasi (SKTI) dapat
bersumber dari sisi process dan technology, namun juga dipastikan dihasilkan oleh tim yang berkompeten sesuai
pada aspek people. Ini dilakukan dengan pemahaman industi. Selain itu, pengembangan kemampuan juga akan
bahwa pengembangan Sumber Daya Manusia sebagai lebih terarah dan akan meningkatkan enggagement insan
aset terpenting BNI diperlukan untuk kesuksesan masa IT BNI karena berfokus pada pengembangan diri dan juga
depan organisasi. Dalam hal ini, BNI melalui Satuan sesuai dengan tujuan serta visi misi IT BNI.
Kerja TI membekali karyawan dengan berbagai macam
pelatihan untuk mengembangkan soft skill maupun hard AUDIT PENYELENGGARAAN TI
skill. Pengembangan soft skill dilakukan melalui pelatihan
digital leadership, technology presentation skill, serta Sebagai bentuk komitmen BNI dalam melakukan Tata
communication & negotiation skill. Sedangkan pembekalan KelolaTeknologi yang baik, BNI senantiasa melakukan audit
hard skill dilakukan dengan pelatihan project management, berkala. BNI melakukan audit penyelenggaraan Teknologi
IT architecture, programming, CI/CD, secure coding, cloud Informasi secara mandiri yang dilakukan oleh Internal
security, dan sebagainya. Audit yang dilakukan BNI berpedoman terhadap Peraturan
Menteri BUMN NOMOR PER-2/MBU/03/2023 Tentang
Sepanjang tahun 2023, BNI telah mengikutsertakan pegawai Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan
TI untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan, beberapa di Badan Usaha Milik Negara terutama pasal 210. Dalam
antaranya adalah: pelaksanaannya audit yang dilakukan Bank mencakup
1. COBIT (Control Objective for Information and Related evaluasi atas pelaksanaan Rencana StrategisTI dan evaluasi
Technology) 2019 Certification atas efektivitas penyelenggaraan TI
2. Governance, Risk and Compliance Program - Esensi
dan Paradigma Penerapan GRC Audit yang dilakukan BNI selain sebagai bentuk pemenuhan
3. Administering SQL Database BNI atas aspek regulatory dan compliance, juga merupakan
4. Java Fundamental untuk memeriksa tingkat kesiapan BNI dalam mengelola
5. IT Asset Management Teknologi Informasi.Tahun 2023, BNI telah menindaklanjuti
6. Oracle Certification Administration 14 jenis audit atas berbagai aktivitas seperti audit mandatory
7. Finnon Profit Planning & Capital Building security BI, audit proyek strategis, audit pengadaanTI, dan
8. Professional Scrum Master (PSM) & Certification aktivitas audit lainnya.
9. Project Management Inbound Bootcamp
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 403
Page 404
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PENGHARGAAN BIDANG TI 2023 degree, deteksi pola fraud & pencucian uang, referal
dan rekomendasi yang lebih baik, analisis supply chain,
Berbagai upaya yang dilakukan sepanjang tahun 2023 dan penguatan cybersecurity.
membuahkan hasil yang baik. BNI berhasil memperoleh 5. Metadata Management Implementation untuk
penghargaan dalam aktivitasnya di bidang IT sebagai memastikan integritas data, memudahkan akses dan
berikut: pengelolaan data, serta mendukung kepatuhan dan
1. Best Banking API Solution in Indonesia di ajang Alpha tata kelola data yang lebih baik.
South East Asia 2023 6. Generative AI untuk membantu Relationship
2. Tersertifikasi ISO 9001/2015: Quality Management Manager (RM) dalam memahami kebutuhan dan
System on IT Operating Services & Information preferensi nasabah secara lebih mendalam, serta
Technology (IT) Security Management; merekomendasikan produk investasi yang sesuai.
3. Tersertifikasi INDEKS KAMI; 7. Standardisasi Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN),
4. Tersertifikasi ISO/IEC 27001:2013: The Information dilakukan sebagai dukungan untuk BNI dalam
Security Management System inThe Provision of Open memperkuat strategi dalam ekspansi pembukaan
API Services; KCLN baru.
5. Telah dilakukan Assessment IT Maturity berbasis Cobit 8. Channel Modernization, dengan berfokus pada
Tahun 2023 revamping new Mobile Banking dan Wholesale Single
6. The Best International & Localized DevPortal di ajang Platform.
DevPortal Award 2023 9. Peremajaan & Penguatan Middleware untuk
7. Axway Innovation Excellence Award di ajang Axway mempermudah integrasi antar sistem dan aplikasi.
Excellence Award 2023 10. Capacity Planning, bertujuan mempersiapkan kinerja,
skalabilitas, dan keandalan teknologi yang dapat
RENCANA PENGEMBANGAN mendukung bisnis saat ini serta kedepannya. Sebagai
TEKNOLOGI INFORMASI KE DEPAN contoh, peningkatan infrastruktur server untuk
menangani peningkatan volume transaksi online, serta
Berdasarkan dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor Per- peningkatan bandwidth jaringan untuk mendukung
2/MBU/03/2023Tentang PedomanTata Kelola dan Kegiatan aplikasi mobile banking dan digital channels lainnya
Korporasi Badan Usaha Milik Negara, BNI melakukan yang terus bertumbuh.
pengembangan teknologi informasi pengembangan 11. Penerapan IT Skill-based Organization yang berstandar
layanan TI yang andal dan aman dengan mengutamakan Industri Internasional dalam rangka meningkatkan
asas manfaat. Pengembangan layanan TI dilakukan sesuai kapabilitas SDMTI secara menyeluruh untuk segenapTI
praktik terbaik dan mengacu pada Rencana Strategis TI. BNI serta pemenuhan formasi sesuai dengan kebutuhan
bisnis yang berkembang serta menciptakan SDM TI
Untuk mewujudkan Visi yaitu “Menjadi Partner strategis yang mampu menjadi talenta digital dalam mendukung
dan terpercaya dalam melakukan Transformasi Digital BNI transformasi digital BNI.
melalui Solusi Teknologi dan Operasional yang Unggul”,
satuan kerja TI telah mendefinisikan tiga misi strategis NEW WAY OF WORKING
yang tertuang dalam Rencana StrategisTI, yaitu Innovate to
Evolve, Service Resilience to Sustain Growth, danTransform Implementasi New Way of Working (NWOW) ini bertujuan
to Agile Digital Organization. untuk membentuk organisasi dan talent yang agile, proaktif,
dan berbudaya kolaborasi serta mempunyai kemampuan
Sesuai dengan visi tersebut, BNI akan terus melakukan eksekusi yang tinggi. Inisiatif New Way of Working
berbagai perbaikan dan peningkatan kapabilitas TI merupakan suatu upaya penyelarasan organisasi untuk
kedepannya. Di tahun 2024, BNI akan go deeper dalam memperjelas akuntabilitas serta mengurangi overlapping
peningkatan security dan beberapa fokus TI, yaitu: fungsi. Sehingga diharapkan proses kerja di dalam
1. Penguatan sistem utama (core), dilakukan dalam rangka organisasi BNI menjadi lebih efektif dan efisien. New Way
mendukung percepatan proses bisnis dan memenuhi of Working perlu diimplementasikan di era yang penuh
kapabilitas TI dalam mengantisipasi demand baru. perubahan ini, untuk membantu BNI dalam menghadapi
2. Peningkatan risk management dan security, baik dari segala tantangan. Implementasi NWOW bertujuan untuk
sisi peningkatan keamanan atas Security Governance, mempersiapkan organisasi BNI di masa depan dan dengan
Security Operations, dan juga Security Prevention, serta cara kerja baru dalam mendukung sasaran strategis Bank.
implementasi Perlindungan Data Pribadi (PDP).
3. Redesign Data Center, sehingga memaksimalkan Dalam lingkup Teknologi Informasi, New Way of Working
dukungan terhadap channel-channel BNI seperti BNI diaplikasikan melalui program transformasi digital dimana
Mobile Banking dan channel lainnya. transformasi digital yang dilakukan dapat merubah mindset
4. Graph DB Implementation, sebagai langkah yang teknologi digital, melalui pembentukan budaya pegawai
lebih baik untuk merepresentasikan, menyimpan, sesuai dengan transformasi BNI dan melakukan perubahan
dan menganalisis pola, sehingga akan membantu desain organisasi serta implementasi New Way of Working.
dalam membuat prediksi yang lebih baik. Beberapa Sehingga BNI bisa secara optimal berkolaborasi dengan
kasus penerapan antara lain customer & product 360 peers, fintech dan startup serta ekosistem digital.
404 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 405
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
SINERGI PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN PERUSAHAAN ANAK
Implementasi pengembangan teknologi informasi BNI mengadopsi IT Agile and Lean Organization yang dapat memperkuat
kolaborasi/sinergi antara BNI dan perusahaan anak dengan tujuan efisiensi dan optimalisasi sumber daya TI, sehingga
meningkatkan efektivitas dan efisiensi biaya dalam memberikan nilai tambah untuk menunjang aktivitas layanan dan
bisnis.
Beberapa potensial sinergi digital untuk mendukung perusahaan anak di antaranya Beberapa potensial sinergi digital
untuk mendukung perusahaan anak di antaranya:
1. Sinergi Kapabilitas & Integrasi
a. BNI Life
i) Melakukan sinergi dalam pengembangan ekosistem digital BNI melalui integrasi Mobile Banking (BNI)
ii) Melakukan sinergi Konsolidasi Data Customer
b. BNI Finance
i) Melakukan sinergi dalam pengembangan ekosistem digital BNI melalui integrasi Mobile Banking (BNI) dan
Loan Management System (BNI)
ii) Melakukan sinergi content/document management system (BNI)
c. BNI Sekuritas
d. BNI Asset Management
e. BNI Remittance
f. hibank
2. Sinergi Teknologi
3. Sinergi Procurement/Sourcing
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 405
Page 406
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Digitalisasi
Layanan
BNI terus memperkuat inovasi digital yang memberikan BNIDIRECT
kontribusi cukup kuat, baik dari segi operasional maupun
profitabilitas. Sebagai salah satu pionir digital banking, BNIDirect merupakan kanal elektronik yang disediakan
BNI terus mendorong inovasi digital untuk mengakselerasi oleh BNI bagi nasabah non perorangan untuk melakukan
transformasi digital di seluruh lini bisnis dan operasional aktivitas transaksi keuangan dari rekening nasabah
BNI. Perkembangan teknologi informasi dan digital di BNI dengan lebih cepat, mudah, dan aman. Dapat
seperti bertumbuhnya pemanfaatan internet, Artificial diakses melalui platform berbasis web maupun mobile
Intelligence(AI), Data Analytics, Cloud, dan tren Internet app, BNIDirect menawarkan tiga fungsi utama dalam
ofThings (IoT) telah memicu perubahan di berbagai bidang memfasilitasi kegiatan operasional Perusahaan, yaitu
industri. Hal ini ditandai dengan meningkatnya pemanfaatan Payment Management, Collection Management, dan
jaringan komunikasi dan internet untuk berbagai keperluan, Liquidity Management. Pada era digital di mana teknologi
proses otomasi yang terintegrasi dengan pemanfaatan terus berkembang dan mampu memberikan nilai tambah
AI, pengambilan keputusan menggunakan insight yang bagi Perusahaan, BNI terus mengembangkan kapabilitas
didapatkan dari analisis Data, optimalisasi penggunaan BNIDirect dengan pengembangan fitur, engine, dan
Cloud untuk kebutuhan bisnis maupun personal, serta dashboard sesuai dengan kebutuhan nasabah, sehingga
terhubungnya berbagai perangkat sehari-hari dengan nasabah bisa mendapatkan manfaat optimal dari teknologi.
internet. Perubahan ini tidak hanya mengubah perilaku Adapun fitur-fitur unggulan yang ditawarkan adalah sebagai
konsumen, tetapi juga mendorong penciptaan model berikut:
bisnis yang lebih inovatif dan adaptif, sejalan dengan Fitur-fitur unggulan yang ditawarkan adalah sebagai berikut:
kecenderungan pasar saat ini. 1. E-Tax
Layanan pembayaran yang memberikan kemudahan
BNI selalu berbenah dengan berbagai inovasi untuk bagi Wajib Pajak/Wajib Bayar/Wajib Setor dalam
menciptakan produk serta layanan baru sesuai kebutuhan melakukan pembayaran atau penyetoran Pajak,
nasabah. BNI berkomitmen untuk selalu menjaga dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan Cukai
meningkatkan kualitas layanan serta proaktif dalam menggunakan kode billing atau pembayaran elektronik.
mendorong dan mengembangkan solusi digital bagi para 2. Mass Payment
nasabah. Salah satu upaya BNI dalam beradaptasi dengan E-Payroll (channel pembayaran gaji pegawai bagi
perubahan perilaku konsumen yang lebih digital adalah nasabah non-perorangan), bulk payment
dengan terus menggali inovasi maupun mempelajari tren 3. E-FX (Forex Transaction) Integrated Reporting
terkini pemanfaatan teknologi. Guna mengoptimalkan Fitur yang memudahkan nasabah dalam
inovasi baik dari sisi teknologi maupun optimalisasi mengidentifikasi arus kas masuk, memantau likuiditas,
proses bisnis, BNI juga memanfaatkan jasa Lembaga dan melakukan seluruh keperluan transaksional hingga
Riset dan Advisory Internasional Independen secara pengelolaan keuangan secara keseluruhan
berkesinambungan sejak tahun 2007 untuk mendapatkan 4. Billing Payment
referensi, gambaran, tren, dan wawasan mengenai teknologi BNIDirect menyediakan pembayaran berbagai tagihan
dan perkembangan industri global pada umumnya serta seperti tagihan listrik, BPJS, internet, telepon, hingga
perbankan pada khususnya. Beberapa key-technologies layanan BNI POPS (Pertamina Ordering and Payment
yang diadopsi memberikan kontribusi yang signifikan untuk Solutions)
kebutuhan pengembangan produk dan layanan perbankan
digital BNI beberapa tahun terakhir. Peningkatan jumlah pengguna ini tidak lepas dari inovasi
BNIDirect dalam menyajikan beragam solusi yang seamless,
Produk-produk layanan BNI yang didukung dengan andal, dan terintegrasi. Saat ini, BNI tengah melakukan
pengembangan teknologi digital, di antaranya adalah pengembangan fitur dan kapabilitas BNIDirect, di antaranya:
sebagai berikut: 1. Single Sign On (SSO) untuk memudahkan nasabah
dalam mengakses seluruh fitur BNIDirect.
2. Financial Dashboard untuk mengonsolidasikan seluruh
aspek finansial dan informasi nasabah.
3. Online Corporate Onboarding System untuk
mempermudah nasabah dalam menggunakan fasilitas
BNIDirect.
4. Integrated Mobile Token untuk memungkinkan nasabah
mendaftarkan lebih dari satu user dalam satu device.
406 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 407
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BNI OPEN API BNI VIRTUAL ACCOUNT
Dalam menjangkau berbagai ekosistem digital khususnya BNI Virtual Account menawark an k emudahan
yang relevan dengan gaya hidup terkini masyarakat, BNI mengidentifikasi mitra/pelanggan yang melakukan
menyediakan fasilitas open banking melalui API services pembayaran, pemantauan dan pelaporan yang akurat,
yang dapat diakses oleh berbagai e-commerce, platform serta kemudahan dan kecepatan dalam proses rekonsiliasi.
ride hailing , teknologi finansial ( fintech ), beragam
perusahaan rintisan (startup) universitas, Perusahaan
BUMN, Kementerian, dan sebagainya. Inisiasi digital Virtual Account dalam hal ini digunakan sebagai identifikasi
yang dilaksanakan BNI melalui layanan open banking pelanggan atau penyetor, dimana setiap setoran pada
mencakup produk, digital platform, dan perluasan layanan virtual account tersebut otomatis akan terbuku ke dalam
pada ekosistem berbasiskan model business to business rekening utama yang menjadi tujuan setoran.
to consumer (B2B2C).
Fitur lengkap BNI Virtual Account terakomodir dalam
Pada tahun 2023, BNI Digital Services API telah dilengkapi platform BNI e-Collection yang dapat menjawab berbagai
dengan lima fitur baru untuk meningkatkan pengalaman kebutuhan pengelolaan penerimaan dana (Collection
pengguna dan memenuhi kebutuhan yang terus Management) sesuai kebutuhan Nasabah.
berkembang dari pelanggan kami:
BNI TRADE ONLINE
1. Software Development Kits (SDKs): SDK berfungsi
sebagai alat penting yang memberdayakan developer Dalam rangka mendukung digitalisasi pada proses
untuk membuat aplikasi dan terhubung dengan API BNI. perdagangan, BNI mengembangkan BNI Trade Online,
Di dalam Portal Layanan Digital BNI API, SDK dapat yaitu pengembangan aplikasi untuk proses Trade Finance
diakses dalam berbagai bahasa, termasuk JavaScript, yang telah terintegrasi dengan BNIDirect. BNI Trade
PHP, dan Python, menyediakan sumber daya yang Online merupakan fitur pada BNIDirect yang disediakan
serbaguna dan komprehensif bagi para pengembang. bagi nasabah untuk melakukan kegiatan perdagangan
2. Lingkungan sandbox yang kaya fitur dan otomatisasi seperti Import LC, Export LC, Collection dan Financing.
pengisian sandbox: Pengembang dapat mengakses Dengan adanya BNI Trade Online, maka penyampaian
lingkungan sandbox dalam hitungan menit, dan permohonan transaksi trade tidak perlu lagi dilakukan
memungkinkan mereka untuk dapat melakukan melalui cabang BNI, namun dapat dilakukan dengan
serangkaian uji coba sebelum merilis aplikasi. mengakses BNIDirect. Beberapa inisiasi pengembangan
3. Postman Collection: Fitur ini memberikan kemudahan sistem untuk menyempurnakan fitur yang mendukung
bagi klien atau calon klien dengan menyederhanakan kegiatan perdagangan para nasabah, antara lain dengan
proses pengujian layanan untuk mengimpor data pengembangan proses pendaftaran BNI Trade Online yang
dengan menyajikan representasi visual dari permintaan menjadi lebih cepat dan efisien sehingga transaksi nasabah
dan respons dari setiap layanan. menjadi lebih flexible.
4. Fitur otomatisasi pengisian data sampel: Fitur ini
memungkinkan generasi otomatis data sampel, BNI Trade Online terus dikembangkan, dimana untuk
memudahkan mitra atau calon mitra dalam menguji menggali potensi layanan perdagangan para nasabah,
layanan dan mendapatkan sampel response melalui dilakukan penambahan fitur produk yang dapat diakses oleh
Portal Layanan Digital BNI API. nasabah, serta enhancement fitur produk existing. BNITrade
5. SNAP API: Inisiatif Standardisasi Open Application Online menjadi bukti bahwa BNI turut berkembang seiring
Programming Interface (API) oleh Bank Indonesia untuk perubahan mindset nasabah BNI ke era digitalisasi sebagai
mendorong industri sistem pembayaran yang kuat, solusi layanan yang bersifat branchless dan paperless.
kompetitif, dan inovatif sambil meningkatkan keamanan
dan keandalan infrastruktur sistem pembayaran. BNIDIRECT KLN
Hingga saat ini, BNI tetap berkomitmen untuk meningkatkan Sebagai upaya meningkatkan layanan untuk nasabah di
solusi transaksi digital di Indonesia melalui 283 layanan luar negeri dan sebagai implementasi dan dukungan BNI
API yang disetujui oleh regulator. Bukti komitmen BNI sebagai international bank, BNI mengembangkan platform
dalam inovasi digital melalui Open API salah satunya BNIDirect Kantor Luar Negeri (KLN) untuk mendukung
adalah dengan dimenangkannya enam penghargaan dari diaspora berkembang dengan mengandalkan jaringan
tahun 2020 hingga 2023, salah satunya adalah ‘The Best internasional dan kantor cabang. BNIDirect KLN juga turut
Overall Developer Portal’ secara berturut-turut sejak 2020 menjangkau nasabah di luar negeri yang memiliki business
hingga 2022, dan yang terbaru adalah menjadi ‘The Best partner di Indonesia.
International & Localized Portal’ oleh Devportal Awards dan
‘The Best Banking API Solution in Indonesia’ oleh AlphaSEA
pada 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 407
Page 408
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI CREDIT CARD MOBILE FITUR CONTACTLESS
Selain menggunakan aplikasi Mobile Banking, layanan Dengan fitur Contactless, pemegang kartu kredit dapat
kartu kredit BNI dapat pula di akses melalui aplikasi BNI melakukan transaksi secara mudah, cepat dan aman dengan
Credit Card Mobile. Aplikasi ini memberi kemudahan bagi hanya mendekatkan atau tap kartu kredit pada mesin EDC
pemegang kartu kredit untuk mendapatkan informasi Contactless, tanpa harus menggunakan PIN (nominal
transaksi mereka melalui smartphone. BNI Card Mobile tertentu). Transaksi dapat dilakukan kapan saja oleh
telah dilengkapi fitur seperti informasi tagihan, transaksi pemegang kartu di merchant dengan simbol contactless.
terbuku, konversi cicilan, pendaftaran bill payment dan
asuransi, penarikan dana tunai, serta layanan pengajuan BNI MOBILE BANKING
increase credit limit maupun Pengkinian data dan pengajuan
aplikasi kartu kredit baru. BNI Credit Card Mobile juga BNI Mobile Banking merupakan salah satu layanan digital
menyediakan informasi terkait promo dan produk Kartu BNI untuk memenuhi kebutuhan nasabah (customer
Kredit BNI. centric) dan memberikan kemudahan bagi nasabah dalam
melakukan transaksi perbankan secara end-to-end, dari
E-KYC BIOMETRIC FACE proses onboarding user sampai transaksional.
RECOGNITION & LIVENESS
Saat ini, telah dilakukan berbagai pengembangan produk
Penggunaan fitur Biometric Face Recognition & Liveness dan layanan perbankan digital yang berfokus pada BNI
sebagai e-KYC pada proses pengajuan kartu kredit Mobile Banking. Tentunya, hal ini dilakukan mengingat
secara digital memberikan kemudahan, keamanan dan BNI Mobile Banking menawarkan kemudahan nasabah
kenyamanan bagi calon pemegang kartu dalam proses bertransaksi dengan mudah, dimanapun dan kapanpun.
pengajuan kartu kredit. Berikut merupakan produk yang telah dikembangkan di
BNI Mobile Banking pada tahun 2023:
DIGITAL CARD ISSUANCE
1. All – in – one Investment Platform
Penerbitan Kartu Kredit Digital bagi applicant yang Untuk mendukung perencanaan keuangan nasabah
melakukan pengajuan kartu kredit BNI melalui channel dan membantu nasabah untuk mencapai berbagai
digital, sehingga pemegang kartu dapat mempergunakan tujuan hidupnya, maka BNI meluncurkan layanan
kartu kredit digitalnya untuk bertransaksi di merchant investasi, di mana nasabah dapat membeli berbagai
e-commerce maupun melakukan transaksi di BNI Mobile produk investasi dan melakukan pemantauan terhadap
Banking. berbagai aset yang dimiliki di dalam satu halaman.
Saat ini, nasabah dapat membeli produk Obligasi
VIRTUAL CARD NUMBER KARTU KREDIT BNI Sekunder, SBN dan produk Reksadana dari berbagai
Manajer Investasi berpengalaman. Untuk membantu
Fitur Kartu Kredit BNI yang digunakan sebagai alternatif nasabah, terdapat menu “Portfolio Investasi” yang
pembayaran transaksi kartu kredit yang lebih efektif dan dapat digunakan untuk melakukan monitoring terkait
efisien serta memberikan kenyamanan dan kemudahan nilai per masing–masing aset.
dalam transaksi online (card not present) dengan virtual
number yang unik sebagai pengganti nomor asli kartu kredit 2. Personal Financial Management (PFM)
yang akan digunakan pada Kartu Kredit Corporate BNI. Fitur PFM merupakan ekstensi dari All – in – one
Investment Platform, dimana user dapat mengatur
QRIS SUMBER DANA KARTU KREDIT keuangannya masing-masing dan mengejar tujuan
PEMERINTAH DOMESTIK (KKPD) hidup mereka. Di dalam kelompok ini, terdapat berbagai
fitur, seperti Tapenas Life Goals dan Laporan keuangan
Fitur pembayaran QRIS dengan sumber dana Kartu Kredit konsolidasi. FiturTapenas Life Goals membantu nasabah
Pemerintah Domestik menggunakan BNI Mobile Banking untuk mencapai tujuan hidupnya dengan menabung
bertujuan untuk memfasilitasi pembelanjaan operasional bulanan secara rutin.
dan perjalanan dinas Satuan Kerja (Satker), baik di tingkat
pusat maupun daerah dengan skema pembayaran Kartu 3. Mobile Tunai
Kredit Pemerintah (KKP) yang pemrosesannya dilakukan Fitur mobile tunai memberikan kemudahan bagi
melalui principal domestik. nasabah untuk melakukan transaksi penarikan tunai
secara mudah tanpa perlu menggunakan kartu, namun
menggunakan BNI Mobile Banking. Selain di ATM,
saat ini fitur Mobile Tunai juga tersedia di berbagai
merchant seperti minimarket. Melalui fitur ini, nasabah
dapat menjaga keamanan kartunya dari berbagai risiko
(seperti kehilangan kartu) serta menikmati kemudahan
penarikan tunai apabila nasabah tidak membawa kartu
saat berpergian.
408 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 409
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
4. My Credit Card
Untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan transaksi bagi pemegang Kartu Kredit BNI, BNI Mobile Banking telah
dilengkapi dengan fitur My Credit Card yang menyediakan informasi transaksi kartu kredit seperti tagihan, transaksi
terbuku, konversi cicilan, pendaftaran bill payment dan asuransi, penarikan dana tunai, serta layanan pengajuan
increase credit limit maupun pengkinian data, dan pengajuan kartu kredit baru. My Credit Card juga menyediakan
informasi terkait promo dan produk Kartu Kredit BNI.
5. Source of Fund Kartu Kredit
Nasabah dapat melakukan transaksi Kartu Kredit BNI melalui fitur QRIS & fitur bill payment untuk memberikan
kemudahan & customer experience yang lebih baik dalam melakukan transaksi dan pembayaran tagihan biller
dengan menggunakan sumber dana kartu kredit.
6. International
Sebagai bank yang berorientasi go global, salah satu keunggulan dari BNI adalah kemudahan transaksi antar negara
yang dapat dilakukan melalui BNI Mobile Banking. Pada tahun 2022, BNI meluncurkan berbagai fitur yang termasuk
ke dalam grup ini, seperti FX Mobile (Pembelian mata uang asing secara digital melalui BNI Mobile Banking), Digital
Remittance (Pengiriman dana antar negara melalui BNI Mobile Banking) dan International Digital Opening Account
(Pembukaan Rekening Digital di berbagai negara).
7. Lifestyle & Assorted Choices of Payment Solutions
Salah satu keunggulan dari BNI Mobile Banking adalah personalisasi terhadap aktivitas keseharian nasabah. Untuk
mendukung aktivitas nasabah, BNI menyediakan lebih dari 6.500 layanan pembayaran (seperti pembayaran Telco,
pembayaran Listrik). Selain itu, BNI Mobile Banking juga mempunyai fitur Lifestyle, dimana pengguna dapat membeli
berbagai voucher hiburan dan game tanpa perlu membuka website lainnya. Kedepannya, BNI akan menambah
lebih banyak billers dan layanan digital lainnya, sehingga BNI dapat menikmati one stop solution untuk berbagai
kebutuhan pembayaran.
BNI DIGICS & DIGICS LITE
BNI DigiCS & DigiCS Lite merupakan self-service machine
yang menggantikan aktivitas petugas Customer Service
(CS). Dengan BNI DigiCS & DigiCS Lite, nasabah dapat
melakukan aktivitas CS secara mandiri (self-service),
Adapun fitur yang dimiliki, di antaranya adalah pembukaan
rekening, penggantian kartu, buka blokir kartu debit, aktivasi
e-channel, reset pin, pembelian dan top up Tapcash, dan
cetak mutasi/ history rekening.
Dengan adanya layanan DigiCS & DigiCS Lite, petugas
CS di cabang dapat berfokus kepada aktivitas advisory
dan sales CS. Disamping itu layanan ini juga mengurangi
waktu tunggu nasabah. Aktivitas dapat dilakukan dengan
cepat, mudah dan aman berkat teknologi yang user friendly.
Selengkapnya: https://digitalservices.bni.co.id
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 409
Page 410
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI DPLK SURE
BNI DPLK SURE merupakan aplikasi untuk mendukung TRADE FINANCE OVERSEAS
bisnis DPLK BNI dalam memberikan kemudahan dan
solusi pengelolaan perencanaan pensiun nasabah DPLK Salah satu bisnis unggulan BNI yang sekarang masih terus
BNI. Layanan yang terdapat pada BNI DPLK SURE terdiri dikembangkan adalah Trade Finance untuk mendukung
dari pembukaan rekening, setoran, klaim, informasi saldo, misi BNI yaitu Memperkuat Layanan Internasional untuk
serta pengelolaan dana sesuai dengan paket investasi Mendukung Kebutuhan Mitra Bisnis Global. Untuk itu,
yang dipilih oleh nasabah. Selain itu BNI DPLK SURE juga BNI terus berusaha meningkatkan performa dari aplikasi
terhubung dengan BNI Mobile Banking, ATM BNI, dan BNI Trade Finance yang dimiliki. Guna mengadopsi SWIFT
Direct sehingga nasabah dapat melakukan transaksi kapan Changes 2023 dimana terdapat impact pada pemrosesan
saja dan dimana saja. Paket Investasi DPLK BNI terdiri dari transaksi trade, pada tahun 2023 BNI telah melakukan
berbagai Produk, yaitu Deposito, Obligasi, Reksadana, upgrade aplikasi Trade Finance (TiPlus) pada overseas
Reksadana Syariah, dan lain-lain. branches (KCLN) Singapura dan Hong Kong. Pembaruan
format SWIFT ini juga merupakan salah satu upaya BNI
Kemudian di luar layanan utama untuk Nasabah tersebut, memenuhi aspek compliance terhadap regulasi terbaru.
terdapat modul lain dalam DPLK SURE, seperti modul
rekonsiliasi, integrasi, daily accrual, modul pelaporan ke BNI MERCHANT (EDC DAN QRIS)
regulator dan operational monitoring, yang memperkuat
keandalan DPLK SURE, sekaligus memenuhi persyaratan Merupakan aplikasi berbasis mobile yang digunakan oleh
dari regulator. merchant BNI dalam mendukung transaksi harian baik
itu QRIS maupun EDC. BNI Merchant dilengkapi dengan
DPLK BNI berhasil menjadi market leader dalam industri berbagai fitur unggulan antara lain pembayaran merchant
pengelolaan dana pensiun di Indonesia sejak tahun 2001. di hari yang sama, pendaftaran merchant secara digital,
Hingga 31 Desember 2023, AUM (Asset Under Management) notifikasi transaksi secara real time dan teknologi biometric
DPLK BNI mencapai Rp28,62 T dengan jumlah nasabah login. Kedepannya akan ditambahkan beberapa fitur
lebih dari 900 ribu, yang terdiri dari nasabah korporasi unggulan antara lain fitur kasir dan fitur layanan after sales.
dan individu.
410 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 411
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Layanan
dan Jaringan
Dalam rangka mendukung pencapain kinerja bisnis jaringan 1. Berdiri di kota-kota pusat perdagangan dan
dan layanan, BNI melakukan pengembangan layanan perekonomian dunia, Kantor Luar Negeri memiliki
dan jaringan melalui optimalisasi jaringan kantor (outlet), keunggulan dan karakteristik yang berbeda-beda. Di
jaringan elektronik, BNI Agen46 dan melakukan berbagai tahun 2023, penajaman bisnis KLN akan terus dilanjutkan
improvement process. Selain itu, dalam upaya peningkatan sesuai dengan kekuatan hubungan antara Indonesia
produktivitas berbasis solusi kepada nasabah sehingga dengan negara tempat KLN berada. Penajaman bisnis
Product Holding Ratio (PHR) semakin baik dan menciptakan juga didukung dengan penguatan infrastruktur dan
ekosistem transaksi nasabah (closed loop transaction) digital capabilities di masing-masing KLN.
BNI senantiasa melakukan penguatan sales management 2. Peningkatan, penambahan dan perluasan produk dan
di outlet. Hal ini juga merupakan salah satu strategi yang layanan perbankan kepada Diaspora Indonesia di Luar
dilakukan BNI pada tahun 2023. Negeri.
3. Perluasan Implementasi BNIDirect di KLN sebagai
STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2023 platform dalam mendukung transactional banking
activities untuk memenuhi ekspektasi kebutuhan
Dalam persaingan industri perbankan yang semakin nasabah di KLN.
kompetitif dan cepat di era digital saat ini, BNI terus 4. Bisnis Remittance pada tahun 2023 akan fokus pada
berkomitmen melakukan transformasi layanan perbankan peningkatan kapasitas channel digital dengan service
guna memenuhi tuntutan nasabah yang semakin kompleks. process yang lebih cepat, transparan dan efisien,
Pada tahun 2023, BNI fokus melakukan transformasi fokus pada program yang berdampak masif terhadap
jaringan kantor menuju digitalisasi, simplifikasi dan peningkatan transaksi, berkolaborasi dengan unit terkait
optimalisasi bisnis outlet dan layanan melalui: untuk menggarap segmen tertentu, dan pertumbuhan
1. Membuka 5 (lima) Kantor Cabang Pembantu (KCP) jumlah customer based.
karena potensi bisnis yang besar dan adanya kerja 5. Bisnis Financial Institution akan fokus sebagai
sama bisnis dengan nasabah Corporate Banking yang penyedia produk dan layanan yang menyeluruh (one
merupakan sindikasi pembiayaan BNI dengan Bank lain. stop shop solution) melalui kolaborasi dengan anak
2. Memindahkan alamat 52 (lima puluh dua) outlet yang perusahaan untuk memberikan solusi yang optimal
terdiri dari 40 (empat puluh) outlet karena faktor non seperti transaction, digital solution, banking services,
bisnis (revitalisasi, kebutuhan ruang, permasalahan financing dan investment banking pada client segment
sewa, force majeur, kebijakan eksternal, dan optimalisasi yang mencakup regional dan global business partner.
aset milik) dan 12 (dua belas) outlet sebagai strategi 6. Bisnis Trade Finance fokus pada ekspansi dan penetrasi
menghadapi pergeseran pusat bisnis. pada pasar ekspor dengan inisiatif sebagai berikut:
3. Rasionalisasi 41 (empat puluh satu) outlet yang terdiri a. Memberikan skema pembiayaan structured trade
dari 28 (dua puluh delapan) KCP, 4 (empat) Sentra kepada debitur beserta value chain-nya dalam
Bisnis Komersial (SBK), 1 (satu) Money Changer (MC), 5 rangka memenuhi kebutuhan pembiayaan yang
Payment Point (PP), 3 (tiga) O-Branch dengan melakukan lebih akurat dengan tingkat risiko yang minimal,
penggabungan outlet secara clustering sebagai strategi serta memberikan pricing yang lebih kompetitif.
konsolidasi yang berfokus pada peningkatan coverage b. Membangun ekosistem Trade antara nasabah
area dan efisiensi sehingga dapat mengoptimalkan dengan counterpart-nya dengan mengarahkan agar
potensi bisnis dan produktivitas. transaksi dapat dilakukan secara closed-loop antar
4. Selain penataan jaringan kantor, BNI melakukan Cabang BNI.
penambahan 200 (dua ratus) BNI DigiCS sebagai c. Meningkatkan jumlah nasabah aktif yang
bagian jaringan elektronik untuk mendukung bisnis bertransaksi melalui BNI Trade Online (BTO) sebagai
dan layanan outlet serta memindahkan alamat 399 (tiga produk andalan BNI dalam menyediakan layanan
ratus sembilan puluh sembilan) ATM-CRM-BNI DigiCS. Trade Finance berbasis Digital
7. Bisnis International Desk sebagai FDI Advisory Unit
Adapun dengan kondisi global yang semakin borderless, yang mampu menjadi pintu masuk untuk menjangkau
Segmen Internasional memiliki peluang besar untuk dapat potensi bisnis dari perusahaan-perusahaan FDI melalui
mengembangkan bisnis dengan menyediakan solusi optimalisasi kerja sama dengan para stakeholders
terintegrasi bagi nasabah BNI baik di dalam negeri maupun terkait perdagangan dan investasi seperti Kementerian
luar negeri, dari segmen retail hingga perusahaan global. Investasi, Kemenko Marves, KADIN, dan asosiasi bisnis
Stretagi yang dilakukan adalah: atau pengusaha.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 411
Page 412
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
8. Strategi Bisnis Kustodian, Wali Amanat dan Trust STRATEGI DAN RENCANA KERJA TAHUN 2024
services di 2023 antara lain:
a. Akuisisi dan penambahan nasabah baru Bank Dalam persaingan industri perbankan yang semakin
Kustodian kompetitif dan cepat di era digital saat ini, BNI terus
b. Partnership dengan internal BNI (divisi bisnis terkait berkomitmen melakukan transformasi layanan perbankan
dan cabang-cabang BNI) yang memiliki basis guna memenuhi tuntutan nasabah yang semakin kompleks.
nasabah dana pensiun, asuransi dan korporasi Pada tahun 2024, BNI masih melanjutkan transformasi
(non perorangan). jaringan kantor menuju digitalisasi, simplifikasi dan
c. Bekerja sama dengan Manajer Investasi untuk optimalisasi bisnis outlet dan layanan melalui:
produk baru, seperti ETF, reksa dana Index, Multi
Share Class, KIK-Dinfra. 1. Membuka 4 (empat) Kantor Cabang Pembantu (KCP)
d. Meningkatkan kerja sama dengan top 20 Manajer karena potensi bisnis yang besar dan adanya kerja sama
Investasi di Indonesia. bisnis dengan nasabah Corporate Banking.
9. Strategi Layanan Non-Bank Financial Institutions 2. Memindahkan alamat 63 (enam puluh tiga) outlet yang
di antaranya: terdiri dari 40 (empat puluh) outlet karena faktor non
a. Melalui produk Pembiayaan Cash Loan & Non bisnis (revitalisasi, kebutuhan ruang, permasalahan
Cash Loan Growth melalui ekspansi baru maupun sewa, force majeure, kebijakan eksternal, dan
tambahan melalui jenis nasabah sebagai berikut: optimalisasi aset milik) dan 23 (dua puluh tiga) outlet
i) Pembiayaan Multi Finance (KMK dan KI) sebagai strategi menghadapi pergeseran pusat bisnis.
ii) Pembiayaan Perusahaan Efek – KMK) 3. Perubahan status 2 (dua) KCP menjadi Kantor Cabang
iii) Pembiayaan Asuransi – Commercial Line (KC) sebagai upaya mengoptimalkan bisnis berdasarkan
b. Memaksimumkan Pemberian dan Utilisasi Intraday rasio coverage area bisnis.
Facility Pemberian Fasilitas Intraday kepada 4. Rasionalisasi 4 (empat) KCP dengan melakukan
Perusahaan Efek dengan pendekatan: penggabungan outlet secara clustering sebagai strategi
i) Diversifikasi underlying (Obligasi dan Saham) konsolidasi yang berfokus pada peningkatan coverage
ii) Diversifikasi Currency (IDR dan USD) area dan efisiensi sehingga dapat mengoptimalkan
iii) Intraday dengan Customised Structure potensi bisnis dan produktivitas.
c. Peningkatan Core Funding via Dynamic Offering 5. Selain penataan jaringan kantor, BNI melakukan
Program dan RDN pemindahan alamat 19 (sembilan belas) BNI DigiCS
i) Menjadikan Perusahaan Asuransi sebagai dan 811 (delapan ratus sebelas) ATM, sebagai bagian
Nasabah Utama DPK jaringan elektronik untuk mendukung bisnis dan layanan
ii) Dynamic Placement Program berupa penawaran outlet.
special rate based on Liquidity Condition –
Divisi Treasury Selaras dengan pesatnya perkembangan teknologi
iii) Penawaran RDN sebagai bundling produk informasi global, BNI melalui Divisi International Banking
lainnya kepada Perusahaan Efek & Financial Institutions merespon peluang pertumbuhan
usaha BNI untuk go global.
KINERJA TAHUN 2023
Divisi International Banking & Financial Institutions memiliki
Sesuai dengan strategi dan kebijakan terkait layanan dan potensi yang besar dalam mengembangkan bisnis dengan
jaringan di tahun 2023, telah dilaksanakan aktivitas jaringan menyediakan solusi terintegrasi bagi nasabah BNI dengan
kantor sebagai berikut: visi “Global Reach, Indonesian Pride”; baik di dalam negeri
1. Membuka 1 (satu) Kantor Cabang Pembantu (KCP) maupun luar negeri, dari segmen retail hingga perusahaan
(terdapat perubahan target rencana dari 5 KCP menjadi global. Strategi yang akan dilakukan pada tahun 2024 yaitu:
1 KCP). 1. Bisnis Financial Institution akan menjalankan strategi
2. Memindahkan alamat 51 (lima puluh satu) outlet, “Three Pronged Business Model” yang akan menjadi
(terdapat perubahan target rencana dari 52 outlet kunci utama di dalam menggenggam pasar Financial
menjadi 51 outlet). Institution. Dimana di dalam strategi ini, diberikan
3. Rasionalisasi 45 (empat puluh lima) outlet (terdapat solusi utama kepada para bank koresponden, dengan
perubahan target rencana dari 41 outlet menjadi 45 BNI yang menganut peran bukan hanya sebagai alat
outlet). tetapi sebagai partner bank terpercaya yang dapat
4. Menambah 104 (seratus empat) BNI DigiCS (terdapat memberikan solusi yang tepat dan tertata bagi setiap
perubahan target rencana dari 200 BNI DigiCS menjadi financial institutions. Hal-hal ini dapat dicapai dengan
104 BNI DigiCS). melaksanakan strategi ini:
5. Memindahkan alamat 4 (empat) BNI DigiCS dan 395 a. Memberikan fokus yang tepat untuk financial
(tiga ratus sembilan puluh lima) ATM. institutions yang berada di Indonesia, yaitu
bank-bank lokal dan BPD, bukan hanya di dalam
pemberian solusi yang menyeluruh, tetapi juga di
dalam penawaran produk trade, solusi treasury,
dan juga cash management.
412 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 413
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
b. Ekspansi bisnis kepada segmen platinum dan gold, dengan memberikan pelayanan yang custom-made kepada
setiap entitas. Pelayanan ini akan memberikan hanya yang terbaik kepada entitas-entitas yang memiliki high-
standard dan high-expectation, untuk memenuhi kebutuhannya dan ekspektasinya.
c. Membuka hubungan bisnis dengan bank yang baru dan berkolaborasi untuk meningkatkan value based relationships.
2. Strategi yang akan dijalankan dalam Non-Bank Financial Institutions akan berfokus ke dalam model bisnis ekosistem,
yaitu:
a. Memberikan sistem yang menjadi solusi utama terhadap segala kebutuhan dari nasabah NBFI dan juga ekosistemnya,
sistem yang memberikan ruang transaksi yang tertata menjadi satu.
b. Cross-Selling dari produk-produk yang dimiliki oleh BNI dan juga Anak Perusahaan BNI (BNI Sekuritas, BNI Asset
Management), untuk dapat memberikan portofolio produk yang telah didiversifikasikan untuk keperluan unik
dari setiap nasabah NBFI.
c. Memberikan peraturan-peraturan yang lebih mudah untuk diterapkan dari kedua belah pihak, dengan pendekatan
yang lebih user-friendly, agar nasabah tidak dibebankan dengan waktu yang lama untuk dokumen-dokumen, dan
lebih berfokuskan kepada pengembangan bisnisnya.
3. Memperluas pandangan utama dari bisnis kustodian dengan strategi sebagai berikut:
a. Pemberlakuan diversifikasi klien kustodian, dengan mengakuisisi pemain-pemain utama dalam pasar kustodian
dan juga menempati posisi yang dominan di dalam pasar.
b. Menyusun struktur tarif yang kompetitif dengan melihat kebutuhan-kebutuhan utama dari setiap klien kustodian.
c. Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sales kustodian dan RM Corporate dan juga RM FI dan RM NBFI untuk
membantu di dalam peningkatan bisnis kustodian yang akan dilaksanakan. Selain itu, pengembangan sistem
kustodian (Bancs & Medallion) yang lebih efisien, lebih aman dan juga terdepan.
4. Strategi bisnis International Desk (Jepang, China & Korea) sebagai FDI Advisory Unit yang menawarkan one-stop
solution bagi perusahaan-perusahaan FDI melalui kolaborasi dengan stakeholder strategis seperti Kementerian
Investasi, Kemenko Marves, KADIN, dan asosiasi bisnis atau pengusaha terkait.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 413
Page 414
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI Customer
Experience Center
Sejalan dengan implementasi New Way of Working 5. Menciptakan customer satisfaction dan loyalty serta
(NWOW) di BNI pada tahun 2023 BNI Contact Center rasa nyaman atas layanan BNI Call 1500046, 1500098,
bertransformasi menjadi Customer Experience Center 1500146 dan layanan digital dengan berfokus pada
dengan penambahan fungsi Perlindungan Konsumen dan perbaikan proses internal, pertumbuhan serta
Telesales. Melalui transformasi ini, BNI semakin fokus untuk pembelajaran dan mitigasi risiko untuk mendukung
memberikan experience terbaik bagi nasabah, menjaga pencapaian target bisnis;
reputasi perusahaan, mendukung repetitive transaction 6. Melakukan perbaikan bisnis proses yang fokus pada
dan membantu peningkatan bisnis. perbaikan SLA (Service Level Agreement);
7. Melakukan riset Big Data Voice of Customer untuk
Customer Experience Center sebagai salah satu touch inisiasi perbaikan layanan, penyampaian feedback dan
point selalu berusaha memberikan layanan terbaik dengan lesson learned.
cepat, mudah dan murah bagi nasabah untuk mendapatkan 8. Melakukan implementasi Perlindungan Konsumen
informasi, melakukan transaksi dan memperoleh solusi dengan memastikan seluruh produk dan layanan BNI
atas setiap permasalahan melalui platform omni channel sesuai POJK No. 6/POJK.07/2022 (yang diperbarui
yang terintegrasi dan dilengkapi dengan high flexibility dengan POJK No. 22 Tahun 2023)
dan agile technology. 9. Memberikan sosialisasi dan edukasi rutin mengenai
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat melalui
STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2023 platform social media.
Dalam rangka menjadikan BNI sebagai beyond traditional BNI Customer Experience Center berkomitmen untuk
bank dan menjadi entitas penyedia jasa keuangan yang selalu menjaga dan meningkatkan kualitas layanan
memberikan pelayanan serba digital, BNI terus melakukan dengan melakukan penyempurnaan berkelanjutan melalui
penyesuaian dalam transformasi digital. Pada tahun berbagai inovasi yang fokus pada customer centric untuk
2023 Customer Experience Center telah merealisasikan meningkatkan customer experience sebagai wujud
seluruh rencana strategis tahun 2023 sejalan dengan visi mendukung strategi BNI menuju bisnis yang berkelanjutan.
BNI “Menjadi Lembaga Keuangan yang terunggul dalam
layanan dan kinerja secara berkelanjutan” dan mendukung KINERJA TAHUN 2023
BNI Go Global menuju transformasi digital perbankan.
Adapun rencana kerja yang telah direalisasikan adalah Berbagai strategi, kebijakan, dan program kerja yang
sebagai berikut: telah diimplementasikan, berhasil membuat Customer
1. Optimalisasi dan peningkatan kapabilitas layanan Experience Center meraih prestasi sepanjang tahun 2023
digital dan social media yang terintegrasi ke dalam baik di tingkat nasional maupun internasional. Dalam
satu platform, dalam rangka terus melakukan shifting mendukung BNI Go Global, Customer Experience Center
layanan call ke layanan digital serta untuk meningkatkan siap bersaing dengan Contact Center lain di seluruh dunia.
customer experience saat berinteraksi dengan bank; Prestasi yang telah diraih selama tahun 2023, di antaranya
2. Optimalisasi dan pengembangan fitur self service pada adalah:
layanan digital, sehingga nasabah dapat melakukan 1. Customer Experience Center berhasil meraih Top Brand
pengaduan secara digital dan secara otomatis Award 2023 pada kategori Call Center. Top Brand Award
mendapatkan notifikasi progress penyelesaian diberikan untuk merek-merek unggul dengan performa
pengaduan; yang luar biasa di pasar Indonesia dengan mengacu
3. Meningkatkan kompetensi dan kapabilitas SDM yang pada survei Top Brand Index. Hal ini menunjukkan
siap beradaptasi dengan perubahan (agile) menuju bahwa BNI melalui Customer Experience Center telah
transformasi digital serta menyiapkan SDM unggul tech memberikan performa terbaik untuk melayani nasabah.
savvy yang dapat memberikan value creation kepada 2. Meraih posisi teratas pada 3 (tiga) kategori hasil survei
perusahaan dengan semangat Millennial, Digital and Bank Service Excellent Monitor (BSEM) dari Marketing
Fun; Research Indonesia (MRI), yaitu:
4. Mendukung bisnis dan aktivitas penjualan dengan a. Performa Terbaik Call Center;
melakukan cross selling melalui program referral b. Performa Terbaik Phone Banking;
sebagai upaya peningkatan fee based income bagi BNI; c. Performa Terbaik Pelayanan Prima Contact Center.
414 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 415
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. Meraih 19 (sembilan belas) medali di berbagai kategori 2. Improvement Aplikasi Platform Customer Journey
pada kompetisi 18th Annual Best in Asia Pacific – Contact Secara berkelanjutan Customer Experience Center
Center World yang diikuti oleh berbagai negara dan senantiasa melakukan penyempurnaan pada salah
perusahaan dari Asia Pasifik, dengan perolehan medali: satu aplikasi yang menampilkan customer journey
a. 3 (tiga) medali Gold; yaitu Online Request Management (ORM) sehingga
b. 6 (enam) medali Silver; dapat menciptakan customer experience yang sama
c. 10 (sepuluh) medali Bronze. saat berinteraksi di seluruh touch point BNI. Aplikasi
4. Meraih 12 (dua belas) medali di berbagai kategori pada ini digunakan oleh value chain di BNI sehingga dapat
kompetisi The Best Contact Center Indonesia 2023. mempersingkat business process yang berdampak
Kompetisi ini diikuti oleh berbagai industri dari bank, pada percepatan penyelesaian pengaduan nasabah.
asuransi sampai layanan publik (pemerintahan). Medali 3. Conversational Platform
yang diperoleh sebagai berikut: Dalam mendukung transformasi digital, BNI siap
a. 2 (dua) medali Platinum; memberikan beyond services kepada nasabah
b. 2 (dua) medali Gold; dengan menyediakan channel digital agar nasabah
c. 2 (dua) medali Silver; dapat berinteraksi dengan BNI untuk mendapatkan
d. 6 (enam) medali Bronze. informasi atau menyampaikan keluhan secara murah,
5. Meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2023 mudah, dan cepat. Interaksi dapat dilakukan melalui chat
dengan Predikat Informatif. Capaian ini mencerminkan yang terdapat di beberapa platform seperti WhatsApp
konsistensi BNI dalam menyediakan akses informasi Business, Tanya BNI di aplikasi BNI Mobile Banking,
secara digital dan meningkatkan layanan melalui dan aplikasi BNI Call Virtual Assistant, ketiga platform
optimalisasi berbagai touch point. ini disebut Conversational Platform. Nasabah dapat
6. Customer Experience Center telah menjadi tempat dilayani oleh chatbot atau dengan petugas Customer
pilihan benchmarking dari Contact Center perbankan Experience Center.
dan non perbankan di Indonesia. Sepanjang tahun 2023, 4. Percepatan penyelesaian pengaduan melalui review
terdapat 8 (delapan) perusahaan yang sudah melakukan business process dan percepatan Service Level
benchmarking. Hal ini menunjukkan bahwa Customer Agreement (SLA)
Experience Center telah menjadi tolak ukur Layanan Komitmen Customer Experience Center dalam
Contact Center di Indonesia. memberikan pelayanan prima bagi nasabah BNI juga
diwujudkan melalui kolaborasi dengan seluruh value
INOVASI TAHUN 2023 chain di BNI untuk melakukan review business process
dan percepatan SLA sehingga nasabah merasakan
Dalam memperkuat kapabilitas layanan perbankan, experience yang lebih baik dengan kemudahan
Customer Experience Center terus berkomitmen untuk dan kecepatan penyelesaian atas pengaduan yang
melakukan pengembangan berkelanjutan melalui berbagai disampaikan.
inovasi pada tahun 2023 untuk meningkatkan customer
experience yang lebih baik, di antaranya adalah: PERLINDUNGAN KONSUMEN
1. Refreshment Contact Center
Customer Experience Center terus menerus melakukan BNI senantiasa meningkatkan perlindungan data nasabah
perbaikan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas melalui sarana dan prasarana yang sudah dimiliki. Adapun
layanan. Oleh karena itu, Customer Experience Center beberapa tantangan yang dihadapi seperti: informasi
telah melakukan upgrade dan penyempurnaan System asimetris saat penjualan produk keuangan, aspek sosiologis
Contact Center menuju Omni Channel yang lebih baik. masyarakat yang mudah tergiur terhadap tawaran investasi
Beberapa peningkatan kapabilitas yang telah dilakukan ilegal dan berpotensi merugikan, perlindungan data dan
selama tahun 2023 yaitu: informasi pribadi konsumen, perkembangan financial
a. Teknologi aplikasi Contact Center dengan layanan technology, integrasi regulasi perlindungan konsumen,
high availability dan agile technology untuk serta terkait transaksi antar negara atau cross-border
mengakomodir kebutuhan nasabah agar dapat transaction.
mengakses layanan selama 24 jam;
b. Implementasi Speech Analytics yang berfungsi Melalui implementasi NWOW tahun 2023, maka dibentuk
untuk memudahkan analisa voice of customer Departemen Perlindungan Konsumen atau Customer
sehingga seluruh value chain di BNI dapat Protection di bawah Divisi Customer Experience Center
melakukan perbaikan produk, jasa dan layanan; yang mempunyai fungsi Perlindungan Konsumen
c. Implementasi Desktop Processes Analytics (DPA) dan Masyarakat sesuai ketentuan dalam POJK No. 6/
untuk meningkatkan keamanan data nasabah (data POJK.07/2022 pasal 46 ayat 1 (yang diperbarui dengan
security) karena perlindungan data menjadi hal POJK No. 22 Tahun 2023 pasal 88 ayat 1).
penting untuk memberikan rasa nyaman kepada
nasabah.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 415
Page 416
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Untuk memaksimalkan fungsi Perlindungan Konsumen dan Dewan Komisioner OJK (Friderica Widyasari Dewi)
Masyarakat di dalam BNI maka perlu dilakukan beberapa dan Staf Khusus Presiden Bidang Sosial (Angkie
strategi, di antaranya adalah: Yudistia) yang membahas tentang pemahaman
1. Penerapan sistem dan prosedur sesuai dengan regulasi terkait Perlindungan Konsumen dan Masyarakat serta
yang ada melalui pembuatan pedoman perusahaan kesetaraan layanan bagi nasabah disabilitas;
mengenai implementasi Perlindungan Konsumen 2. Meluncurkan Buku Petunjuk “Implementasi
dan Masyarakat yang berlaku secara BNI Wide dan Perlindungan Konsumen dan Masyarakat” sebagai
dilengkapi dengan buku petunjuk baik secara hardcopy salah satu program edukasi dan sosialisasi sekaligus
maupun digital (e-book); sebagai panduan untuk pegawai BNI dalam
2. Melakukan edukasi dan sosialisasi implementasi mengimplementasikan Perlindungan Konsumen dan
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat secara Masyarakat;
massive melalui berbagai channel yang ada di BNI, 3. Membuat akun media sosial sebagai upaya yang
baik secara tatap muka maupun secara digital dalam paling efisien dan efektif dalam melakukan edukasi
bentuk video dengan memanfaatkan platform social dan sosialisasi program Perlindungan Konsumen dan
media BNI; Masyarakat, yang berisi konten tentang awareness dan
3. Membuat mekanisme standar pelaporan baik laporan campaign terhadap modus-modus penipuan.
kepada pihak manajemen internal (Dewan Direksi
dan Dewan Komisaris) maupun laporan kepada pihak STRATEGI DAN RENCANA KERJA TAHUN 2024
regulator (OJK dan BI) yang bertujuan agar setiap laporan
yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan Sejalan dengan misi Customer Experience Center yaitu
akuntabilitasnya. menciptakan persepsi positif melalui customer journey
4. Memastikan penerapan 7 (tujuh) cycle product untuk membangun hubungan yang kuat dengan customer
dalam mendesain, menyediakan dan menyampaikan dan mendorong pertumbuhan bisnis yang repetitive
informasi, menawarkan, menyusun perjanjian, maka Customer Experience Center berkomitmen untuk
memberikan pelayanan atas penggunaan produk meningkatkan kualitas layanan melalui beberapa strategi
dan/atau layanan, serta penanganan pengaduan dan dan rencana kerja tahun 2024.
penyelesaian sengketa sesuai dengan regulasi dalam
upaya mewujudkan Perlindungan Konsumen. Strategi yang dirancang berfokus kepada peningkatan dan
perbaikan dalam hal technology, people, process dan risk,
Dalam upaya melindungi dan memastikan di antaranya adalah sebagai berikut:
hak-hak konsumen dalam bertransaksi atau menggunakan 1. Meningkatkan kompetensi pegawai melalui pelatihan
produk dan layanan BNI maka prinsip perilaku yang adil yang dapat membentuk digital mindset, analytical
dan perilaku bisnis yang bertanggung jawab menjadi thinking, communication skill, sales skill, dan service
landasan utama. Maksud dari penerapan prinsip tersebut oriented.
adalah bahwa BNI konsisten meningkatkan kesetaraan, 2. Percepatan penyelesaian komplain melalui akurasi
kesempatan, dan aksesibilitas bagi seluruh nasabah dan penginputan data dan perbaikan SLA terhadap
masyarakat termasuk bagi para penyandang disabilitas. penyelesaian komplain.
Hal ini sesuai dengan POJK No. 6/POJK.07/2022 pasal 6 3. Review dan pembuatan SOP sebagai perbaikan proses,
dan pasal 35 (yang diperbarui dengan POJK No. 22 Tahun peningkatan kualitas layanan, dan mitigasi risiko
2023 pasal 54) mengenai tanggung jawab Pelaku Usaha terhadap pelaksanaan aktivitas pegawai.
Jasa Keuangan (PUJK) untuk menyediakan layanan khusus 4. Optimalisasi layanan digital untuk meningkatkan service
bagi penyandang disabilitas. & sales.
5. Perbaikan bisnis proses melalui optimalisasi data
Saat ini BNI telah memiliki standar layanan dan infrastruktur analytic dan voice of customer yang mendukung bisnis
yang memudahkan penyandang disabilitas mengakses perusahaan.
layanan keuangan baik produk simpanan maupun dukungan 6. Optimalisasi fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan
modal usaha berupa kredit/pembiayaan bagi pelaku UMKM aktivitas kerja sesuai SOP, manajemen kewenangan
disabilitas. Berbagai fasilitas ini semakin memudahkan dan pengaturan akses data untuk menurunkan risiko
nasabah penyandang disabilitas untuk bertransaksi dan fraud operasional.
berinteraksi dengan BNI. 7. Memanfaatkan social media analytic secara optimal.
8. Melakukan integrasi fitur Voice over Internet Protocol
Dalam melaksanakan implementasi Perlindungan (VoIP) pada e-Channel BNI sebagai media nasabah
Konsumen dan Masyarakat, BNI telah melakukan menghubungi BNI Call melalui jaringan internet.
serangkaian kegiatan, antara lain:
1. Mengadakan Talkshow dengan tema Customer
Protection Implementation to Improve Customer
Experience dengan mengundang 2 (dua) orang
narasumber yaitu Kepala Eksekutif Pengawas PUJK,
Edukasi dan Perlindungan Konsumen sekaligus Anggota
416 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 417
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Data Management
& Analytics
STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2023 4. Peningkatan customer data quality untuk peningkatan
kualitas akurasi berbagai jenis data, laporan, analytics
Peningkatan terhadap aspek Data Management & Analytics dan leads sehingga dapat menunjang peningkatan
terus dilakukan untuk menunjang capaian Visi BNI menjadi kinerja bisnis.
lembaga keuangan yang unggul dalam layanan dan 5. Implementasi pemanfaatan Master Data Management
kinerja secara berkelanjutan. Pada tahun 2023, terdapat (MDM) untuk single customer view.
3 (tiga) strategi kunci Data Management & Analytics
Division (DMA) yang diharapkan mampu mendukung INOVASI DI TAHUN 2023
kinerja bisnis BNI serta aspek kepatuhan regulator, yaitu
peningkatan kapabilitas SDM dalam Data Analytics dan Menghadapi era transformasi digital, Divisi DMA melakukan
sistem manajemen informasi, implementasi kapabilitas perbaikan yang berkelanjutan (continuous improvement)
data science dan business analytics, dan mengoptimalkan dengan fokus kepada penyediaan data dan analytics untuk
Single Source of Truth Data (SSOT). mendukung Proyek Transformasi BNI. Berikut activity
highlight dari Divisi DMA selama Tahun 2023, antara lain:
Sepanjang tahun 2023 dihasilkan berbagai analisa potensi 1. Pipeline management berbasis analytics: Pemanfaatan
bisnis dan potensi leads, laporan maupun dashboard yang analytics untuk pengelolaan pipeline/nasabah potensial
telah dimanfaatkan untuk mendukung pencapaian target dari segmen perorangan dan non-perorangan untuk
bisnis. Divisi DMA terus melakukan improvement pada meningkatkan konversi sales. Penawaran dilakukan
aspek manajemen data, memodernisasi laporan dalam melalui beberapa channel seperti aplikasi BNI Mobile
bentuk dashboard dan kapabilitas sistem dan SDM data Banking, Digisales dan RMTools. Menggunakan pipeline
analytics yang berkualitas yang diharapkan meningkatkan management berbasis analytics diharapkan dapat
kualitas hasil analisa sehingga membantu dalam memberikan pengalaman yang lebih personal dan
pengambilan keputusan. Divisi DMA juga menghasilkan meningkatkan engagement nasabah.
analisa berbasis AI menggunakan state-of-the-art method 2. DNA analytical platform: Platform analytics yang
yang dimanfaatkan untuk peningkatan bisnis, operasional dikembangkan untuk mempermudah RM dalam
dan risiko. Hasil analisis terwujud dalam beberapa projects memberikan solusi bisnis kepada corporate clients/
prioritas transformasi digital RACE untuk mendorong business banking, diantaranya dengan cara memberikan
pertumbuhan bisnis setiap segmen. produk rekomendasi sesuai business profiles dan
behavior transactions. Menggunakan platform tersebut
Fokus Data Management & Analytics di tahun 2023 adalah RM dapat memberikan solusi optimal dan sesuai
sebagai berikut: kebutuhan nasabah.
1. Efektivitas analytics untuk menghasilkan leads yang 3. Dashboard optimization: Perbaikan terhadap contents,
berkualitas berdampak pada peningkatan kinerja bisnis performance, design visual, dashboard deployment
yaitu dengan: procedure maupun access control guna meningkatkan
a. Improve selling yaitu identifikasi potensi untuk efektivitas dashboard dalam penyampaian evaluasi
cross selling secara lebih efektif, serta menjalankan kinerja dan pengambilan keputusan. BNI Dashboard
strategi yang disesuaikan dengan insight (tailored dapat menyajikan laporan kinerja segmen dan channel
strategy). tingkat wilayah hingga outlet. Diharapkan dashboard
b. Scale up better yaitu optimasi keputusan berbasis dapat menyajikan informasi yang relevan dan dapat
analytics agar dapat di lakukan dengan skala besar membantu unit bisnis meningkatkan portfolionya.
berdasarkan pembelajaran dari past campaign/ 4. Dashboard Business Glossary & Data Catalog :
execution. Penyediaan Dashboard Business Glossary meliputi
2. Pengembangan people development/kapabilitas sumber data element business dan definisinya dan penyediaan
daya manusia (SDM) melalui development, training Dashboard Data Catalog meliputi informasi source
dan sertifikasi yang diharapkan dapat mengakselerasi system beserta atributnya. Adanya informasi
adaptasi terhadap perubahan. definisi data yang mudah diakses diharapkan dapat
3. Optimalisasi pemanfaatan Big Data untuk menghasilkan meningkatkan pemahaman terhadap informasi yang
berbagai jenis laporan dan dashboard meliputi segment, digunakan sehingga membantu dalam pengambilan
produk, dan channel. keputusan yang tepat.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 417
Page 418
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
STRATEGI DAN RENCANA KERJA TAHUN 2024
Divisi DMA mendukung pertumbuhan bisnis sesuai rencana bisnis bank dengan meningkatkan kapabilitas system
and human resources, clear and transparent report, deliver excellent analytic results, serta memperkuat fungsi data
governance. Tahun 2024, DMA akan berfokus pada strategi pada hal decision support dan management information
system dalam bentuk:
1. Peningkatan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) dalam bidang data engineering, data analytics, data science,
dan data visualization melalui on the job development, training dan sertifikasi yang diharapkan dapat mengakselerasi
inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan industri.
2. Penerapan advanced analytics guna mendukung peningkatan AUM, CASA dan FBI yang sustains bagi bisnis. Advance
analytics yang dimaksud antara lain machine learning, graph analytics, Gen AI, dan geoanalytics.
3. Pengembangan analisa potensi bisnis dan value chain dengan mengacu pada top tier customer dan penyediaan
analytics/leads secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pada digital platform.
4. Penyediaan insight & report monitoring dalam satu platform sehingga tercipta undisputable single source of
information. Platform ini dapat di akses oleh divisi, wilayah, hingga Kantor Luar Negeri (KLN) dengan user access
menggunakan standar keamanan dari CISO.
5. Pengembangan self-service analytics yang mempermudah pengolahan data dan akses kepada unit di bank sehingga
diharapkan dapat tercipta kolaborasi analysis dan meningkatkan budaya data driven diseluruh lingkungan BNI.
6. Implementasi Master Data Management (MDM), modernisasi Data Warehouse dan enhancement platform business
intelligence untuk meningkatkan produktivitas dari sisi teknologi dan system dalam mendukung peningkatan kinerja
bisnis.
7. Mendukung implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) di BNI untuk dapat memberi
perlindungan hak fundamental nasabah, sebagai payung hukum yang komprehensif, berperan mendorong reformasi
praktik pemrosesan data nasabah.
8. Peningkatan Research and Development dalam mengeksplorasi metodologi, technique, dan teknologi data analytics
secara berkelanjutan untuk menunjang BNI untuk selalu yang terdepan, terutama dalam bidang Data Analytics.
418 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 419
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Fungsi Kualitas
Layanan
PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN » Intermediate
SEBAGAI SALAH SATU STRATEGI DALAM Tahap ini merupakan tahap lanjutan setelah
MENDORONG PERCEPATAN BISNIS BNI peserta menyelesaikan seluruh rangkaian
pembelajaran pada tahap Basic , yang
Persaingan di dunia perbankan yang semakin ketat materinya disesuaikan dengan posisi jabatan
mengharuskan setiap perusahaan menyadari kepuasan (Customer Service, Teller, dan BNI Digital
pelanggan bukan sekadar pilihan, tetapi menjadi Assistant). Pada tahap ini para peserta juga
suatu keharusan. Ketika nasabah merasa puas dengan akan mendapatkan format penyampaian
pelayanan yang diberikan, mereka cenderung kembali materi seperti halnya pada tahap Basic.
untuk bertransaksi lagi yang secara tidak langsung dapat
mendukung reputasi dan eksistensi perusahaan. Selaras » Advance
dengan Visi Perusahaan menjadi lembaga keuangan yang Merupakan tahapan akhir program FLA
terunggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan, setelah para peserta menyelesaikan tahap
BNI senantiasa melakukan inovasi dan penyempurnaan Basic dan Intermediate. Pada tahap ini
atas kualitas dan standar layanan yang customer centric penyampaian materi diberikan dengan
sehingga mampu menjadi salah satu energi dalam metode in class training.
percepatan pencapaian bisnis di seluruh touch point BNI.
Pada akhir program FLA, para peserta
STRATEGI PENGEMBANGAN LAYANAN akan dinilai melalui 4 (empat) aspek secara
keseluruhan untuk menentukan kelulusan
Inovasi dan strategi dalam upaya meningkatkan kualitas yaitu Post Test, Roleplay, Evaluasi Circle 3
layanan terus dilakukan. BNI mencanangkan 3 (tiga) (Change Behaviour), dan Evaluasi Circle 4
langkah strategis dalam meningkatkan layanan, yaitu (Pencapaian New CIF).
Peningkatan Preferensi Nasabah, Peningkatan Produktivitas
Outlet, dan Optimalisasi Digitalisasi Layanan. ii) Upscalling Capabilities
Program refreshment pengetahuan dan
1. Peningkatan Preferensi Nasabah pemahaman petugas frontliner yang
dilaksanakan sebagai bagian dari strategi
a. Peningkatan kapabilitas petugas di seluruh touch peningkatan, percepatan dan pemerataan
point nasabah untuk memberikan layanan yang kualitas layanan kepada segenap frontliner dari
cepat, personalized, solutif dan create business. seluruh cabang/outlet.
Strategi ini meliputi:
i) Frontliner Academy (FLA) iii) Sharing Informasi Seputar Operasional dan
Program pembelajaran bagi segenap frontliner, Layanan (SIS OLA) Cabang/Outlet
untuk mendukung peningkatan standar Merupakan program yang dilaksanakan secara
kompetensi dalam pemahaman produk dan online dengan menghadirkan narasumber
layanan BNI, budaya kerja, prinsip kehati-hati dari product/business owner atau supporting
serta implementasi budaya risiko dan anti-fraud unit terkait. Program ini bertujuan untuk
awareness. meningkatkan performa dan kualitas petugas
frontliner dalam memberikan layanan dan
Program FLA terdiri dari 3 (tiga) tahap dan solusi sesuai dengan ekspektasi nasabah yang
masing-masing tahap memiliki metode berujung pada percepatan pencapaian target
pembelajaran sebagai berikut: bisnis.
» Basic b. Pengukuran dan pemantauan performa kualitas
Pada tahap ini, frontliner akan mendapatkan layanan dalam mengakselerasi bisnis di outlet
materi terkait pengantar dan pengetahuan dan sebagai salah satu media untuk mendapatkan
umum perbankan yang dilakukan secara feedback dari nasabah secara langsung terkait
self-learning dengan format penyampaian peningkatan bisnis, layanan dan operasional yang
berupa e-learning, post test, dan micro meliputi:
learning.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 419
Page 420
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
i) Pelaksanaan Customer Satisfaction Survey » Sebagai pendorong bagi segenap outlet
(CSS) untuk peningkatan bisnis melalui perbaikan
Merupakan sarana untuk mengetahui dan dan peningkatan atas kualitas layanannya
mengukur tingkat kepuasan nasabah BNI, baik kepada nasabah serta memberikan
nasabah eksternal maupun nasabah internal dukungan terhadap pencapaian target
atas kualitas layanan yang diberikan oleh layanan dan bisnis BNI.
BNI. CSS terdiri dari dua aspek evaluasi yaitu, » Sebagai pemicu semangat bagi segenap
Business Satisfaction Survey (BSS) dan User outlet untuk memberikan layanan terbaik
Satisfaction Survey (USS): kepada seluruh nasabahnya.
» Business Satisfaction Survey (BSS) » Menumbuhkan service culture (budaya
Survei dilakukan kepada nasabah eksternal layanan) di segenap Wilayah, Cabang
BNI yang terdiri dari segmen Business dan Outlet sehingga dapat menciptakan
Banking (Korporasi, Menengah, dan Kecil) customer experience yang positif bagi
maupun segmen Consumer Retail (Emerald nasabah.
dan Non-Emerald). Aspek yang dinilai dalam
survei ini meliputi aspek 7P yaitu: product, iii) Branch Visit & Fact Finding
price, place, promotion, people, process, Program yang bertujuan untuk meningkatkan
dan physical environment. kualitas layanan frontliner agar dapat
» User Satisfaction Survey (USS) menunjang peningkatan bisnis outlet dan
Survei dilakukan kepada nasabah internal meningkatkan Risk Awareness Kepatuhan unit
BNI (pegawai BNI) yang bertujuan dalam melaksanakan aktivitas operasional dan
untuk mengukur tingkat kepuasan atas layanan sesuai ketentuan.
kinerja layanan di internal BNI, sehingga
memperoleh landasan dalam rangka iv) Online CCTV Monitoring
peningkatan kualitas layanan Divisi/ Salah satu tools monitoring melalui media CCTV
Satuan/Unit Fungsional. Aspek penilaian untuk mengukur konsistensi pelayanan petugas
dalam survei ini meliputi aspek: Koordinasi, frontliner saat melayani nasabah di cabang/
Komunikasi dan Kerja sama; Hasil Kerja/ outlet secara real time.
Output ; Proses Kerja; Komitmen/SLA;
Pegawai; dan Data & Informasi. v) CCTV Outlet Monitoring
Selain menggunakan media online CCTV
ii) Service Experience Index (SEI) sebagai sarana monitoring secara real time,
Merupakan suatu sistem pengukuran dan BNI juga memaksimalkan monitoring melalui
pemantauan atas kualitas layanan BNI yang rekaman CCTV outlet untuk mengetahui aktivitas
mencakup seluruh Wilayah, Cabang dan layanan frontliner sehingga sesuai dengan
Outlet yang dilakukan secara periodik dan standar layanan yang telah ditetapkan.
berkelanjutan. SEI diukur melalui 3 (tiga)
dimensi yang memiliki tingkat independensi vi) Google Customer Review
yang kuat sehingga hasil pengukurannya dapat Merupakan salah satu strategi untuk menjaga
memperlihatkan kondisi layanan outlet secara rating seluruh outlet BNI di Google Maps terjaga
lebih riil. Tiga dimensi tersebut adalah: dengan baik. Google Customer Review ini dapat
menilai kredibilitas BNI hanya dengan melihat
1. Dimensi 1 : Performa Layanan BNI pada rating review dari setiap cabang/outlet yang
Industri Perbankan Nasional berada di dalam Google Maps. Dengan adanya
2. Dimensi 2 : Customer Experience layanan ini memungkinkan masyarakat/publik
3. Dimensi 3 : People Competency mem-posting ulasan di dalam Google Maps
mengenai pengalaman mereka dengan layanan
Adapun tujuan dari pelaksanaan Service serta produk BNI. Hasil review menjadi masukan
Experience Index (SEI) adalah: BNI untuk selalu menjaga reputasi perusahaan
» Melakukan pengukuran dan pemantauan sehingga tidak ada sentimen negatif terhadap
performa kualitas layanan di seluruh outlet BNI.
secara berkala dengan menggunakan
metode pengukuran yang memiliki tingkat vii) BNI Service Rating
independensi yang kuat sehingga hasil Merupakan salah satu tools atau alat bantu BNI
pengukuran lebih obyektif dan riil. dalam melakukan pengukuran tingkat kepuasan
(feedback) Nasabah atas layanan yang diterima
melalui penilaian (rating) yang diberikan secara
langsung oleh Nasabah agar dapat dilakukan
tindak lanjut perbaikan/penyempurnaan
(evaluasi) di setiap Kantor Cabang dan outlet.
420 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 421
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. Peningkatan Produktivitas Outlet
Meningkatkan kapabilitas petugas layanan yang mampu mengidentifikasi kebutuhan nasabah dengan solusi service
melalui peningkatan transaksi digital melalui shifting transaction to digital serta memperkuat dan mengoptimalkan
perangkat otomasi dan digital untuk peningkatan kualitas layanan kepada nasabah. Aktivitas yang dilakukan meliputi:
a. Optimalisasi Peran BNI Digital Assistant (BDA)
Sebagai layer utama dalam melakukan shifting transaksi nasabah ke perangkat otomasi dan digital, BDA secara
proaktif mengajak nasabah melakukan experience transaksi digital melalui campaign interaktif di outlet. BDA
melakukan pendekatan secara personal dan berinteraksi dengan nasabah yang sedang menunggu antrian
transaksi di banking hall dengan memberikan solusi terhadap kebutuhan transaksi nasabah menggunakan
produk-produk digital BNI. BDA menggali potensi bisnis nasabah agar dapat direferensikan ke unit bisnis terkait
untuk dilakukan follow-up.
b. New Channel Model
BNI telah melakukan Program Corporate Transformation sebagai upaya transformasi bisnis secara menyeluruh
di semua aspek dan memutuskan 5 (lima) format outlet, yang terdiferensiasi sesuai dengan lokasi dan kebutuhan
spesifik nasabah. Outlet tersebut didukung layout yang mengusung konsep zoning serta dilengkapi dengan
e-channel dan digital tools yang terintegrasi.
Format outlet tersebut merujuk pada jenis lokasi dan model bisnis yang digunakan untuk menyediakan layanan
perbankan kepada nasabah yang bervariasi antara lain tergantung pada tiering kota (Top Metro, Metro, Urban
dan Rural) dan kompleksitas transaksi, yang menghasilkan format Super Flagship, Business Flagship, Thematic,
Digital First dan Smart Conventional.
New Format Outlet:
• Super Flagship
Super Flagship merupakan format outlet untuk kantor cabang yang berfungsi sebagai financial supermarket
bagi seluruh nasabah terutama bagi nasabah wholesale dan priority banking serta didominasi portofolio AUM
(Asset Under Management) Emerald dan jumlah diamond client yang tinggi.
Outlet Super Flagship hanya berada di kota Top Metro, yang didukung dengan fasilitas paling lengkap baik
dari sisi people, kewenangan, infrastruktur, dan dapat dilengkapi dengan emerald center.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 421
Page 422
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
• Business Flagship
Format outlet ini memiliki fasilitas yang relatif lengkap baik dari sisi people, kewenangan, infrastruktur dan
memungkinkan untuk dilengkapi dengan business lounge (sesuai kebutuhan), terutama untuk mendukung
aktivitas nasabah wholesale dan commercial/SME dengan jumlah transaksi yang tinggi. Outlet Business
Flagship dapat berfungsi sebagai community center bagi seluruh nasabah terutama bagi nasabah wholesale
yang berada di tiering kota Top Metro, Metro, dan Urban.
• Thematic
Format ini didesain sedemikian rupa sesuai dengan lokasi lingkungan outlet dan terdapat ruangan khusus
yang didesain sesuai tema yang diusung dengan tetap memperhatikan kenyamanan dan customer experience.
Desain Thematic dapat disesuaikan dengan gaya hidup di sekitar outlet seperti lokasi wisata/tourism (experience
center), pendidikan/edukasi, bisnis (community center), upscale residence (experience center), medical/rumah
sakit serta dapat disesuaikan juga dengan lingkup bisnis yang ditangani outlet OBO (Optimalisasi Bisnis Outlet)
atau untuk melayani transaksi wholesale.
Tiering kota Outlet Thematic berada di Top Metro, Metro, dan Urban contoh building atau bertempat di
perkantoran, perguruan tinggi, perumahan, rumah sakit dan tempat wisata.
422 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 423
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
• Digital First
Outlet Digital First didominasi oleh mesin e-channel, dimana aktivitas transaksi nasabah di outlet tersebut
diarahkan untuk dapat diselesaikan di mesin e-channel tersebut. Tiering kota outlet Digital First bisa berada
di Top Metro, Metro, dan Urban contoh building atau bertempat di mall, stasiun dan bandara.
• Smart Conventional
Merupakan format outlet dengan kondisi seperti saat ini namun dilengkapi dengan mesin e-channel dan
layanan nasabah menggunakan flow yang berorientasi pada transaksi digital.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 423
Page 424
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. Optimalisasi Digitalisasi Layanan d. BNI Orange Magz
Implementasi strategi layanan untuk seluruh digital Merupakan salah satu layanan dengan platform
channel berbasis otomasi dan self service dapat web based yang menyediakan informasi produk
dinikmati oleh nasabah/calon nasabah bersamaan dan layanan yang dapat diakses dan dibaca oleh
dengan layanan yang berbasis konvensional. nasabah. Melalui fasilitas ini nasabah dapat memilih
Optimalisasi ini berupa: produk dan layanan sebelum dilayani oleh petugas
a. Layanan Digital Cabang CS sekaligus sebagai alat bantu petugas dalam
i) DigiCS melakukan referral produk dan layanan untuk
Layanan Customer Service di BNI secara digital, aktivitas cross selling/up selling.
berupa mesin DigiCS yang layaknya seperti
Mesin ATM namun memiliki fungsi dan fitur PRESTASI BNI DALAM MEMBERIKAN LAYANAN
berbeda yang dihadirkan BNI untuk kebutuhan BERKUALITAS DI SETIAP TOUCH POINT
layanan perbankan yang super cepat bagi para
nasabah dan masyarakat. Salah satu upaya untuk mewujudkan Visi BNI menjadi
ii) BNI SPRINT (Self Service Passbook Printer) Lembaga Keuangan yang Terunggul dalam Layanan dan
Layanan cetak buku nasabah dan rekening koran Kinerja secara berkelanjutan, BNI terus berkomitmen
yang dilakukan secara self service. menjaga dan meningkatkan kualitas layanan di setiap touch
iii) T-Care point yang bermuara pada terciptanya sebuah kepuasan
Layanan Tarik dan Setor Tunai yang dilakukan dan loyalitas nasabah. Semangat yang terus dilakukan BNI
sesuai kebutuhan yang dapat dilakukan secara dalam memastikan ekselensi layanan berbuah prestasi
Self Service. yang membanggakan dengan diraihnya beberapa prestasi
dan penghargaan dari beberapa lembaga pemeringkat
b. Digital Account Opening independen di sektor perbankan meliputi:
Aplikasi yang dimiliki BNI dalam rangka
mempercepat dan mempermudah pembukaan A. Banking Service Excellence Award 2023 oleh Majalah
Tabungan BNI. Dengan aplikasi ini nasabah baru Infobank dan Marketing Research Indonesia (MRI):
dapat melakukan proses pembukaan rekening 1. The Best Government Bank in Banking Service
melalui aplikasi di HP android tanpa perlu datang Excellence Award 2023
ke cabang/outlet BNI. 2. Titanium Recognition - 15 Consecutive Years In
Service Excellence
c. Biometric Fingerprint 3. Peringkat #1 Digital Channel In Service Excellence
Merupakan media verifikasi kebenaran identitas 4. Peringkat #1 Contact Center In Service Excellence
nasabah/calon nasabah dengan matching fingerprint 5. Peringkat #1 Convenient Branch Experience In
dalam pembukaan rekening atau maintenance data Priority Service
dan otorisasi Supervisor. Biometric Fingerprint ini 6. Peringkat #1 Call Center
juga sebagai sarana untuk mempercepat dan 7. Peringkat #1 Phone Banking
mempermudah proses pembukaan rekening BNI 8. Peringkat #2 Service Excellence
bagi nasabah baru serta memitigasi risiko proses 9. Peringkat #2 E-Banking In Service Excellence
tanpa kehadiran nasabah. Dengan sarana ini 10. Peringkat #2 Mobile Banking
dapat memitigasi risiko operasional (fraud) yang 11. Peringkat #2 ChatBot
disebabkan pembukaan rekening, maintenance
data dan transaksi tanpa kehadiran nasabah serta B. Infobank - MRI Satisfaction, Loyalty, & Engagement
penyalahgunaan User Id/Password. Award 2023 oleh Majalah Infobank dan Marketing
Modul biometric fingerprint terdiri dari: Research Indonesia (MRI):
• Enroll (perekaman sidik jari Nasabah) 1. The Strongest Customer Engagement KBMI 4 Bank
• Pembukaan Rekening 2. Peringkat #2 Most Satisfying KBMI 4 Bank On Branch
• Transaksi Office
• Maintenance data Nasabah 3. Peringkat #2 Most Satisfying KBMI 4 Bank In
• Otorisasi Supervisor Customer Service
4. Peringkat #2 Most Satisfying KBMI 4 Bank In Teller
Per Desember 2023 biometric fingerprint telah Service
diimplementasikan pada 1.145 dari 1.786 Outlet 5. Peringkat #2 Most Satisfying KBMI 4 Bank On ATM
(64%) dengan data sebagai berikut: Service
• 195 KC (100%) 6. Peringkat #2 Most Satisfying KBMI 4 Bank In Mobile
• 950 KCP (60%) Banking
7. Peringkat #2 KBMI 4 Bank In Customer Loyalty
8. Peringkat #2 KBMI 4 Bank In Customer Satisfaction
9. Peringkat #3 KBMI 4 Bank In Marketing Engagement
424 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 425
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
C. Excellent Service Experience Award (ESEA) 2023 oleh Majalah Marketing & CCSL (Care Center for Customer Satisfaction
& Loyalty)
Bank KBMI IV terbaik dalam memberikan pengalaman positif kepada nasabah - Exceptional Performance in Delivering
Positive Customer Experience 2023.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 425
Page 426
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Fungsi
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
426 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 427
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 427
Page 428
Page 429
Laporan Tahunan 2023
06
Permodalan
dan Praktik
Manajemen
Risiko
430 Permodalan
432 Praktik Manajemen Risiko
466 Pengungkapan Eksposur Risiko
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 430
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Permodalan
KEBIJAKAN MANAJEMEN
ATAS STRUKTUR MODAL
BNI mengelola kecukupan modal untuk memenuhi 2. Menghitung KPMM sesuai dengan profil risiko BNI.
ketentuan regulator serta kecukupan modal untuk meng- Berdasarkan POJK No. 11/POJK.03/2016 tentang
cover risiko yang dikelola oleh BNI dan mendukung strategi Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum
bisnis BNI. Tujuan pengelolaan struktur modal yaitu untuk sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan
memastikan bahwa BNI senantiasa menjaga kecukupan POJK No. 27 Tahun 2022 tanggal 26 Desember 2022,
permodalan untuk menutup risiko-risiko yang inheren menyebutkan bahwa profil risiko peringkat 2 (low to
dalam mengelola bisnisnya tanpa mengurangi optimalisasi moderate) memiliki minimal CAR sebesar 9% sampai
nilai bagi pemegang saham. dengan kurang dari 10%. KPMM BNI sesuai profil risiko
BNI dalam memperhitungkan kecukupan modal tersebut BNI sebesar 9,8%.
mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 3. Selain menghitung KPMM berdasarkan modal minimum
di antaranya sebagai berikut: sesuai profil risiko, BNI juga menghitung tambahan
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/POJK.03/2016 modal sebagai penyangga (buffer), apabila terjadi
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank krisis keuangan dan ekonomi yang dapat mengganggu
Umum sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir stabilitas sistem keuangan. Tambahan modal tersebut
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 Tahun berupa:
2022 tanggal 26 Desember 2022. a. Capital Conservation Buffer sebesar 2,5% (dua koma
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 26/ lima persen) dari Aset Tertimbang Menurut Risiko
SEOJK.03/2016 tanggal 14 Juli 2016 tentang Kewajiban (ATMR).
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum sesuai Profil b. Countercyclical Buffer sebesar 0% (nol persen) dari
Risiko dan Pemenuhan Capital Equivalency Maintained Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR).
Assets. c. Capital Surcharge untuk Bank Sistemik sebesar 1,5%
BNI melakukan perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal (satu koma lima persen) dari AsetTertimbang Menurut
Minimum (KPMM) untuk mengukur kemampuan modal BNI Risiko (ATMR).
dalam menyerap risiko, yaitu dengan tahapan:
1. Menghitung kecukupan penyediaan modal minimum Pada posisi 31 Desember 2023, BNI memiliki CAR sebesar
dengan menggunakan beberapa pilihan metode 22,0% (bank only) dan 23,2% (konsolidasi). Total CAR
pengukuran Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) minimum BNI berada di level 13,8% maka CAR BNI pada
sebagai berikut: tahun 2023 telah memenuhi ketentuan regulator perbankan
a. Risiko Kredit: Pendekatan Standar (Standardized dan jasa keuangan tersebut.
Approach) dan Pendekatan berdasarkan Internal
Rating (Internal Rating Based Approach).
b. Risiko Pasar: Pendekatan Standar (Standardized
Approach) dan Simplified Standardized Approach.
c. Risiko Operasional: Pendekatan Standar (Standardized
Approach).
430 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 431
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Secara struktur permodalan, hingga Desember 2023, BNI memiliki modal inti (Tier-1) sebesar Rp130.937.557 juta (bank
only) dan Rp147.488.111 (konsolidasi) serta modal pelengkap (Tier-2) sebesar Rp11.078.832 juta (bank only) dan Rp11.542.216
(konsolidasi) dengan rasio CAR Tier-1 mencapai 20,3% (bank only) dan 21,5% (konsolidasi).
RINCIAN STRUKTUR MODAL
Uraian rincian struktur modal disajikan sebagai berikut:
Tabel Struktur Permodalan
Uraian 2023 2022
Modal Inti (Tier 1) Rp130.937.557 juta Rp118.936.340 juta
Modal Inti Utama (CET 1) Rp121.699.357 juta Rp109.595.840 juta
Modal Pelengkap (Tier 2) Rp11.078.832 juta Rp12.399.543 juta
Total Modal Tersedia Rp142.016.389 juta Rp131.335.883 juta
ATMR untuk Risiko Kredit Rp609.160.539 juta Rp586.141.753 juta
ATMR untuk Risiko Pasar Rp2.811.621 juta Rp2.244.275 juta
ATMR untuk Risiko Operasional Rp34.966.876 juta Rp92.998.494 juta
Total ATMR Rp646.939.036 juta Rp681.384.522 juta
Rasio CAR 22,0% 19,3%
Rasio CET 1 18,8% 16,1%
Rasio Tier 1 20,3% 17,5%
Rasio Tier 2 1,7% 1,8%
CAR Minimum Berdasarkan Profil Risiko 9,8% 9,8%
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 431
Page 432
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Praktik
Manajemen Risiko
Manajemen Risiko berperan dalam melindungi modal dan DASAR PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
mengoptimalkan return terhadap risiko. Skala usaha yang
besar, cakupan area operasional yang luas dan volume Penerapan Manajemen Risiko BNI berlandaskan pada
usaha yang terus meningkat, mengharuskan BNI untuk regulasi nasional maupun internasional, meliputi Peraturan
menerapkan pola pengelolaan risiko secara terintegrasi Otoritas Jasa Keuangan (POJK), Surat Edaran Otoritas
untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau dan Jasa Keuangan (SEOJK), Peraturan Bank Indonesia (PBI),
mengendalikan seluruh eksposur risiko. Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI), dan dokumen Basel
Committee on Banking Supervision (BCBS).
Manajemen risiko di BNI dilakukan selaras dengan strategi Beberapa regulasi yang terkait dengan Manajemen Risiko
bisnis. Penerapan manajemen risiko bersifat proaktif dan Bank adalah sebagai berikut:
forward looking dengan tujuan untuk memaksimalkan nilai 1. Penerapan Manajemen Risiko.
tambah bagi seluruh stakeholder (pemangku kepentingan), a. Undang-Undang Republik Indonesia No. 4 Tahun 2023
mengelola modal secara komprehensif, serta memastikan tanggal 12 Januari 2023 tentang Pengembangan dan
profitabilitas dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Penguatan Sektor Keuangan.
b. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Dalam menjalankan bisnisnya BNI mengembangkan inovasi No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023
produk dan jasa secara berkelanjutan, yang didukung tentang PedomanTata Kelola dan Kegiatan Korporasi
dengan teknologi digital dan jaringan yang handal, BNI Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
secara konsisten menerapkan proses Manajemen Risiko c. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2016
pada setiap proses aktivitas bisnis maupun operasional tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen
yang menjadikan BNI bank yang sehat dan tumbuh secara Risiko bagi Bank Umum, sebagaimana telah dicabut
berkesinambungan. sebagian dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 13/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang
Untuk menjaga implementasi Manajemen Risiko berjalan Penyelenggaraan Produk Bank Umum.
secara efektif, pelaksanaannya harus didasarkan pada d. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 34/
Tata Kelola Risiko yang mengatur dengan jelas peran SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang
dan tanggung jawab, proses pengambilan keputusan, Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum.
keterkaitan antar fungsi-fungsi pengelolaan risiko, serta 2. Penerapan Manajemen Risiko secara Konsolidasi dengan
penetapan kebijakan yang memastikan bahwa risiko Entitas Anak.
dikelola dengan baik. a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 38/
POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Penerapan
BNI telah memiliki kecukupan kebijakan, toleransi Manajemen Risiko secara Konsolidasi bagi Bank yang
risiko dan limit risiko yang secara berkala dikaji dan Melakukan Pengendalian terhadap Perusahaan Anak.
mendapat persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris. b. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 43/
BNI juga telah memiliki kecukupan proses identifikasi, SEOJK.03/2017 tanggal 19 Juli 2017 tentang Prinsip
pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko secara Kehati-hatian dan Laporan dalam rangka Penerapan
berkesinambungan terhadap seluruh faktor risiko yang Manajemen Risiko secara Konsolidasi bagi Bank yang
bersifat material dengan didukung oleh Sistem Informasi Melakukan Pengendalian terhadap Perusahaan Anak.
Manajemen Risiko. Efektivitas Pelaksanaan Sistem 3. Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
Informasi Manajemen Risiko BNI meliputi: a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/
1. Ketersediaan informasi yang akurat, lengkap, informatif, POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 tentang
tepat waktu, serta dapat digunakan Dewan Komisaris, Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi
Direksi, dan unit kerja terkait dalam penerapan Konglomerasi Keuangan.
Manajemen Risiko untuk menilai, memantau dan b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.18/
memitigasi risiko yang dihadapi BNI baik risiko POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 tentang
keseluruhan maupun per jenis risiko. PenerapanTata KelolaTerintegrasi bagi Konglomerasi
2. Efektivitas penerapan Manajemen Risiko mencakup Keuangan, sebagaimana telah diubah sebagian
kebijakan, prosedur dan penetapan limit risiko. dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/
3. Ketersediaan informasi tentang hasil (realisasi) POJK.03/2020 tanggal 14 Oktober 2020 tentang
penerapan Manajemen Risiko dibandingkan dengan Konglomerasi Keuangan.
target yang ditetapkan BNI sesuai dengan kebijakan
dan strategi penerapan manajemen risiko.
432 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 433
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
c. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 26/ h. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 23/
POJK.03/2015 tanggal 11 Desember 2015 tentang SEOJK.03/2022 tanggal 7 Desember 2022 tentang
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Terintegrasi Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk
bagi Konglomerasi Keuangan. Risiko Pasar bagi Bank Umum.
d. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/ 6. Manajemen Kelangsungan Usaha
SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 tentang a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 14/
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi POJK.03/2017 tanggal 4 April 2017 tentang Rencana
Konglomerasi Keuangan. Aksi (Recovery Plan) bagi Bank Sistemik.
e. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.15/ b. Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) No.
SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 tentang 1/2021 tanggal 29 Maret 2021 tentang Rencana
PenerapanTata KelolaTerintegrasi bagi Konglomerasi Resolusi bagi Bank Umum.
Keuangan.
f. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO BANK
PER-2/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Risiko adalah potensi kerugian akibat terjadinya suatu
Signifikan Badan Usaha Milik Negara. peristiwa tertentu. Risiko dalam konteks perbankan
g. Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen merupakan suatu kejadian potensial, baik yang diperkirakan
Risiko KBUMN No. SK-3/DKU.MBU/05/2023 tanggal (expected) maupun yang tidak diperkirakan (unexpected)
26 Mei 2023 tentang Petunjuk Teknis Komposisi dan yang berdampak negatif terhadap pendapatan dan
Kualifikasi Organ Pengelola Risiko di Lingkungan permodalan Bank.
Badan Usaha Milik Negara.
4. Penilaian Tingkat Kesehatan Bank (TKB) Manajemen risiko adalah serangkaian metodologi
a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4/POJK.03/2016 dan prosedur yang digunakan untuk mengidentifikasi,
tanggal 26 Januari 2016 tentang Penilaian Tingkat mengukur, memantau dan mengendalikan risiko yang
Kesehatan Bank Umum. timbul dari seluruh kegiatan usaha Bank, termasuk upaya
b. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/ untuk memitigasi dan/ atau meminimalkan kerugian
SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang finansial maupun non finansial yang mungkin timbul dari
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. produk atau aktivitas Bank, hubungan antara Bank dengan
5. Permodalan nasabah, pihak ketiga lain maupun dalam internal Bank.
a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2/POJK.03/2018
tanggal 26 Maret 2018 tentang Penetapan Bank PRINSIP MANAJEMEN RISIKO
Sistemik dan Capital Surcharge. Untuk mengimplementasikan manajemen risiko yang
b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31/ efektif, BNI menerapkan prinsip-prinsip sebagai berikut:
POJK.03/2019 tanggal 2 Desember 2019 tentang 1. Terintegrasi
Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit Bagi Bank BNI menerapkan manajemen risiko sebagai aktivitas
Umum. terintegrasi atas setiap bagian dari suatu organisasi.
c. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 22 Tahun 2. Terstruktur dan Komprehensif
2022 tanggal 1 November 2022 tentang Kegiatan BNI mengimplementasikan suatu pendekatan terstruktur
Penyertaan Modal oleh Bank Umum. dan komprehensif pada manajemen risiko yang akan
d. Peraturan Bank Indonesia No. 17/22/PBI/2015 tanggal memberikan kontribusi dengan hasil yang konsisten
23 Desember 2015 tentang Kewajiban Pembentukan dan dapat dibandingkan.
Countercyclical Buffer. 3. Customized
e. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 20/ BNI menyusun kerangka dan proses manajemen risiko
SEOJK.03/2016 tanggal 2 Juni 2016 tentang Fitur yang disesuaikan dengan konteks organisasi baik internal
Konversi Menjadi Saham Biasa Atau Write Down maupun eksternal sesuai tujuan organisasi.
Terhadap Instrumen Modal IntiTambahan dan Modal 4. Inklusif
Pelengkap. BNI menyesuaikan dan melibatkan stakeholders sesuai
f. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 6/ dengan pengetahuan, pandangan dan persepsinya. Hal
SEOJK.03/2020 tanggal 29 April 2020 tentang ini akan menghasilkan kesadaran dan terinformasinya
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk manajemen risiko.
Risiko Operasional dengan Menggunakan Pendekatan 5. Dinamis
Standar Bagi Bank Umum. Risiko dapat timbul, berubah atau hilang sesuai dengan
g. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 24/ perubahan konteks organisasi baik internal maupun
SEOJK.03/2021 tanggal 7 Oktober 2021 tentang eksternal. BNI telah menerapkan manajemen risiko
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk mengantisipasi, mendeteksi, menerima dan merespon
Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan perubahan dan kejadian dengan tepat dan sesuai waktu.
Standar Bagi Bank Umum. 6. Informasi tersedia yang terbaik
BNI mengakomodir masukan manajemen risiko
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 433
Page 434
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
berdasarkan informasi historis dan terkini sebagai 4. Memelihara dan meningkatkan penilaian Profil Risiko
dasar ekspektasi masa datang. Manajemen risiko secara BNI secara individu, konsolidasi maupun terintegrasi
eksplisit menangani keterbatasan dan ketidakpastian sebagai Konglomerasi Keuangan.
yang berhubungan dengan informasi dan ekspektasi. 5. Mengelola struktur permodalan BNI yang memadai
BNI menyampaikan informasi terbaru, jelas dan tersedia untuk meng-cover risiko yang mungkin timbul.
bagi stakeholders yang relevan. 6. Memberikan dasar pengukuran kinerja BNI yang lebih
7. Faktor Sumber Daya Manusia (SDM) dan Budaya akurat.
Perilaku SDM dan budaya secara signifikan 7. Menciptakan dan memelihara posisi strategis dan
mempengaruhi seluruh aspek manajemen risiko baik reputasi BNI.
setiap level maupun tahapan. 8. Menciptakan keunggulan kompetitif dan memelihara
8. Continual Improvement pertumbuhan yang berkesinambungan sehingga dapat
BNI selalu melakukan perbaikan proses manajemen meningkatkan nilai (shareholder value) BNI.
risiko secara berkelanjutan melalui pembelajaran dan 9. Menerapkan manajemen risiko di BNI sebagai center of
pengalaman. excellence didukung oleh kompetensi yang memadai
dan memahami setiap aspek risiko yang dihasilkan dari
TUJUAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DI BNI aktivitas-aktivitas serta produk-produk Bank.
Penerapan Manajemen Risiko di BNI memiliki tujuan
sebagai berikut: PROSES PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
1. Mengelola risiko yang melekat pada produk, aktivitas Proses manajemen risiko di BNI meliputi identifikasi,
dan kegiatan usaha/ bisnis BNI yang relatif kompleks. pengukuran, pemantauan dan pengendalian terhadap
2. Memberikan gambaran kepada Manajemen mengenai seluruh risiko serta disclosure atau pengungkapan atas
kemungkinan kerugian yang dapat dialami BNI pada proses-proses tersebut.
masa mendatang.
3. Meningkatkan metode dan proses pengambilan
keputusan yang sistematis atas dasar ketersediaan
informasi risiko.
1 Identifikasi
Risiko
Pengukuran
2
Risiko
Pengendalian
Risiko
4 Pemantauan
Risiko
3
5 Disclosure
1. Identifikasi Risiko a. Melakukan pemantauan kepatuhan pada regulasi
Dilakukan secara proaktif terhadap seluruh aktivitas b. Toleransi dan limit risiko yang telah ditetapkan
bisnis dalam rangka menganalisa sumber, tingkat c. Pemantauan terhadap hasil stress testing
kemungkinan timbulnya risiko serta dampak yang d. Upaya mitigasi risiko yang telah dilakukan
ditimbulkannya. 4. Pengendalian Risiko
2. Pengukuran Risiko Difokuskan pada risiko yang dapat mengganggu
Dilakukan dalam rangka mengetahui besarnya eksposur kelangsungan usaha Bank. Proses pengendalian risiko
risiko sebagai acuan untuk melakukan pengendalian disesuaikan dengan eksposur risiko maupun tingkat
serta untuk keperluan perhitungan kewajiban penyediaan dan toleransi risiko yang akan diambil.
modal minimum. 5. Menyampaikan Laporan Risiko (Disclosure), yang
3. Pemantauan Risiko mencakup:
Dilakukan untuk memastikan bahwa risiko telah dikelola a. Laporan Manajemen Risiko kepada Regulator
dengan baik, antara lain dengan: b. Laporan Manajemen Risiko kepada Direksi
c. Laporan Informasi Manajemen Risiko kepada publik
434 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 435
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
STRATEGI MANAJEMEN RISIKO
Dalam rangka mengimplementasikan manajemen risiko di perusahaan, BNI memandang perlunya keselarasan antara
strategi dan tujuan bisnis terhadap strategi risiko dan risk appetite. Untuk itu, strategi risiko dan risk appetite kemudian
diterjemahkan ke dalam tata kelola, proses, kebijakan, serta perangkat dan metodologi yang didukung oleh teknologi
informasi, sumber daya manusia, dan budaya risiko yang kuat.
Strategi dan Tujuan Bisnis
Alignment
Strategi Risiko dan Risk Appetite
Risk Operating Model
Governance Proses Kebijakan Tool & Method
Teknologi Informasi
SDM & Risk Culture
Strategi manajemen risiko dirumuskan sesuai strategi bisnis 2. Organisasi BNI, termasuk kecukupan sumber daya
secara keseluruhan dengan memperhatikan tingkat risiko manusia dan infrastruktur pendukung.
yang akan diambil (risk appetite) dan toleransi risiko (risk 3. Kondisi keuangan termasuk kemampuan untuk
tolerance). Tujuan penetapan strategi manajemen risiko menghasilkan laba, dan kemampuan BNI dalam
adalah untuk memastikan bahwa eksposur risiko telah mengelola risiko yang timbul sebagai akibat perubahan
dikelola secara terkendali sesuai dengan kebijakan dan faktor eksternal dan internal.
prosedur intern serta peraturan perundang-undangan dan 4. Bauran serta diversifikasi portofolio internal.
ketentuan lain yang berlaku.
Strategi manajemen risiko dirumuskan sesuai dengan
Strategi manajemen risiko disusun mencakup beberapa strategi bisnis dan harus mampu memberikan arahan
prinsip yakni: secara keseluruhan dalam aktivitas pengelolaan risiko.
1. Berorientasi jangka panjang untuk memastikan Strategi manajemen risiko terdiri atas 4 (empat) komponen
kelangsungan usaha BNI. utama yaitu:
2. Bersifat komprehensif, dapat mengendalikan dan 1. Tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) dan
mengelola risiko BNI baik secara individu maupun secara toleransi risiko (risk tolerance).
konsolidasi dengan Perusahaan Anak dan terintegrasi 2. Prinsip dan kebijakan manajemen risiko.
dalam Konglomerasi Keuangan BNI. 3. Tata kelola risiko.
3. Terpenuhinya kecukupan modal yang dipersyaratkan 4. Jenis eksposur risiko dan kondisi pasar.
serta alokasi sumber daya yang memadai.
Jenis dan besarnya eksposur risiko diukur dengan
S t r a t e g i m a n a j e m e n r i s i k o d i s u s u n d e n ga n menggunakan metodologi pengukuran risiko yang sesuai
mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: dengan ketentuan Regulator, dan harus dikaitkan dengan
1. Perkembangan ekonomi dan industri serta dampaknya risk appetite, risk tolerance, limit yang telah ditetapkan serta
pada eksposur risiko BNI. ketersediaan dan perencanaan modal. BNI menetapkan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 435
Page 436
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
risk appetite dan risk tolerance yang selaras dengan sasaran strategis Bank, yang digunakan sebagai acuan tingkat
risiko yang akan diambil Bank dalam pencapaian sasaran bisnis. Adapun Risk Appetite Statement (RAS) BNI Tahun 2023,
sebagai berikut:
Risk Appetite Risk Appetite Statement
Permodalan Memelihara modal sesuai dengan tingkat risiko dan direviu secara periodik.
Memelihara rentabilitas secara berkesinambungan dalam jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan
Rentabilitas
permodalan dan kinerja bank.
a. Memelihara pertumbuhan kredit yang berkualitas fokus pada sektor prioritas. Pemberian kredit kepada
sektor industri dan kegiatan usaha berisiko tinggi dilakukan dengan sangat hati-hati dan selektif.
Risiko Kredit
b. Mengelola risiko konsentrasi pada level yang menghasilkan return optimum.
c. Meningkatkan kualitas kredit dan efektivitas pengelolaan kredit bermasalah.
Risiko Pasar Memelihara tingkat Risiko Pasar sesuai ketentuan dengan tetap memperhatikan pencapaian target bisnis.
Memelihara ketersediaan likuiditas sesuai ketentuan dengan tetap memperhatikan pencapaian target
Risiko Likuiditas
bisnis.
a. Intolerance pada internal fraud.
b. Memastikan kecukupan mitigasi risiko atas peningkatan transaksi e-channel/digitaI.
c. Memastikan awareness seluruh pegawai terhadap potensi risiko dan setiap aktivitas yang dilakukan.
Risiko Operasional d. Segenap pegawai berkomitmen untuk melaksanakan kontrol dalam setiap aktivitasnya untuk
meminimalkan kerugian baik finansial maupun non finansial yang bersumber dari ketidakcukupan
proses internal, kelemahan SDM, dan kegagalan sistem.
e. Menjaga implementasi proyek IT sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Risiko Hukum Meminimalisir potensi kerugian akibat permasalahan hukum dalam kegiatan usaha BNI.
a. Menghasilkan pendapatan yang berkelanjutan dengan risiko yang terjaga.
b. Memelihara permodalan sesuai ketentuan regulator dan kebutuhan saat normal maupun krisis.
Risiko Stratejik c. Meningkatkan ekspansi pasar global melalui akselerasi strategi bisnis internasional.
d. Memperkuat digital capability melalui inovasi dan peningkatan partnership.
e. Memelihara Tingkat Kesehatan Bank dan Profil Risiko di Rating 2 atau Iebih baik.
Risiko Kepatuhan Meminimalisir secara berkelanjutan denda dari Regulator sehingga menurun dari waktu ke waktu.
Risiko Reputasi Menjaga rating BNI tetap investment grade.
Tata kelola penetapan strategi manajemen risiko terdiri dari: Dalam rangka meningkatkan risk culture dan risk awareness,
1. Strategi Manajemen Risiko menjadi salah satu dasar BNI telah mengimplementasikan budaya risiko operasional
(acuan) dalam penetapan strategi bisnis yang dituangkan 2023, antara lain:
dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) BNI yang ditetapkan 1. Aspek People
secara tahunan dan disampaikan kepada Regulator. Bersamaan dengan implementasi organisasi New Way
2. Strategi manajemen risiko disusun dan dipersiapkan of Working (NWoW), maka BNI telah melaksanakan
oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko, diputus oleh Workshop Operational Risk untuk meningkatkan
Direksi melalui Rapat Komite Manajemen Risiko & Anti awareness Pemimpin Wilayah hingga penyelia di seluruh
Fraud Sub Komite Manajemen Risiko dan dimintakan wilayah.
persetujuan kepada Dewan Komisaris. 2. Aspek Organisasi
BNI telah meningkatkan budaya risiko operasional dari
Strategi Manajemen Risiko dikomunikasikan oleh Direksi aspek organisasi, melalui:
kepada Divisi/Unit/Satuan Kerja dan direviu secara a. Pada Juli 2023 telah dilakukan pembentukan
berkala sejalan dengan perubahan strategi bisnis, dengan Divisi Operational Risk Management (ORM) untuk
memperhatikan kondisi perekonomian, bisnis perbankan, meningkatkan upaya menjaga risiko operasional.
adanya perubahan ketentuan oleh Regulator serta b. Pembentukan Senior Operational Risk Executive
dampaknya terhadap kinerja keuangan Bank. (SORX) yang terdiri dari 4 (empat) unit fungsional,
antara lain:
PENINGKATAN RISK CULTURE • SORX Wholesale Banking fokus pada fungsi
& RISK AWARENESS BNI manajemen risiko operasional pada unit/
aktivitas di bawah supervisi Direktur Wholesale
Salah satu inisiatif untuk peningkatan Kualitas Penerapan & International Banking, Direktur Enterprise
Manajemen Risiko adalah melalui pengembangan budaya & Commercial, Direktur Institutional Banking,
risiko yang kuat. Budaya risiko (risk culture) merupakan Direktur Finance dan Direktur Risk Management.
bentuk kolektif tata nilai, persepsi, perilaku dan sikap dari • SORX Network & Services fokus pada fungsi
setiap pegawai BNI terhadap risiko dan pengelolaannya. manajemen risiko operasional pada unit/ aktivitas
Budaya risiko juga sekaligus menjadi perekat untuk di bawah supervisi Direktur Network & Services,
mempersatukan seluruh persepsi dan perspektif pegawai termasuk Kantor Wilayah.
untuk meraih tujuan yang telah ditetapkan. Keberadaan • SORX Retail Banking & Corporate Function fokus
Budaya Risiko sangat mempengaruhi efektivitas
implementasi manajemen risiko dan pada akhirnya
pencapaian kinerja BNI secara berkelanjutan.
436 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 437
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
pada fungsi manajemen risiko operasional pada unit/ aktivitas di bawah supervisi Direktur Retail Banking,
Direktur Human Capital & Compliance, SEVP Corporate Development & Transformation, termasuk Divisi di
bawah supervisi langsung Direktur Utama.
• SORX Technology, Digital & Operations fokus pada fungsi manajemen risiko operasional pada unit/ aktivitas
di bawah supervisi Direktur Technology & Operations dan Direktur Digital & Integrated Transaction Banking.
Selain itu, BNI juga melakukan penguatan behavior melalui inisiasi Project Culture Transformation berupa penyusunan
Roadmap Strategis program budaya kerja BNI, meliputi:
1. Pembentukan kerangka pengelolaan transformasi budaya kerja BNI
2. Fokus penerapan AKHLAK BNI
3. Tindakan simbolis pemimpin
Project CultureTransformation ini telah dilakukan Grand Launching dan Komitmen Bersama BNI CultureTransformation di
acara BNI Excellence Employee Award 2023 pada tanggal 23 Mei 2023 oleh Direktur Utama dan Komisaris Utama. “Proyek
Culture Transformation” atau “Culture Transformation Project” BNI dapat digambarkan dalam bagan sebagai berikut:
Visi
Menjadi lembaga keuangan yang terunggul
Strategi dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan
BNI Strategic Objectives 2021-2025
Tema Transformation 2022-2025: RACE
Tema
Transformation
Risk Culture Agile Collaboration Execution
2022-2025: RACE Oriented
AKHLAK
Core Values
Amanah Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
Kami Insan BNI,
Kami Insan BNI, menetapkan integritas
Kami Insan BNI,
memiliki kompetensi dan sebagai nilai yang hakiki dalam Kami Insan BNI,
berkomitmen memberikan
karakter terbaik sebagai sikap membangun kepercayaan senantiasa proaktif
layanan terbaik kepada
dasar dalam menjalankan dari seluruh pemangku berinovasi dan melakukan
pelanggan untuk tumbuh
Beliefs kegiatan usaha, berorientasi kepentingan, mendahulukan
bersama dan membangun
penyempurnaan untuk
pada pencapaian kinerja unggul kepentingan perusahaan dan memberikan hasil
hubungan kemitraan yang
untuk membawa perusahaan menjalankan kegiatan usaha yang optimal.
saling menguntungkan.
sebagai Market Leader. dengan prinsip Good Corporate
Governance (GCG).
Dalam rangka mendukung Project CultureTransformation, PENERAPAN MANAJEMEN
BNI telah melakukan sosialisasi terkait Internalisasi RISIKO TERINTEGRASI
Transformasi Budaya Risiko BNI – AKHLAK Culture Journey
ke segenap pegawai BNI Group serta melakukan rangkaian Konglomerasi Keuangan BNI perlu memerhatikan seluruh
onboarding bagi segenap Senior Leaders (RACE Captain) Risiko melekat dalam Konglomerasi Keuangan yang dapat
dan RACE Champion. Selain itu, BNI juga memastikan memengaruhi kelangsungan usahanya. Dalam penerapan
efektivitas atas Internalisasi CultureTransformation melalui Manajemen RisikoTerintegrasi, BNI sebagai Entitas Utama
kolaborasi antar divisi untuk melakukan proses internalisasi wajib mengelola 10 (sepuluh) jenis Risiko, yaitu Risiko
kepada segenap BNI Hi-Movers di segenap Kantor Wilayah Kredit, Pasar, Likuiditas, Operasional, Hukum, Stratejik,
melalui Culture Transformation Workshop. Kepatuhan, Reputasi, Transaksi Intra-Group dan Asuransi.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 437
Page 438
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Proses Manajemen Risiko Terintegrasi Kebijakan dan Prosedur
BNI sebagai Entitas Utama bersama setiap Lembaga Jasa Dalam penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi, BNI
Keuangan (LJK) anggota Konglomerasi Keuangan BNI sebagai Entitas Utama menetapkan kebijakan dan prosedur
wajib melakukan proses Manajemen Risiko terhadap setiap sebagai berikut:
risiko sesuai dengan jenis risiko yang wajib dikelola secara 1. Kebijakan Manajemen Risiko pada LJK Anggota
terintegrasi. Konglomerasi BNI
1. Identifikasi Risiko Terintegrasi 2. Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi
Konglomerasi Keuangan BNI wajib mengelola 10 3. Prosedur Manajemen Risiko Terintegrasi
(sepuluh) jenis risiko, meliputi: Risiko Kredit, Risiko Pasar, Prosedur Manajemen Risiko Terintegrasi mencakup,
Risiko Operasional, Risiko Likuiditas, Risiko Hukum, namun tidak terbatas pada:
Risiko Stratejik, Risiko Reputasi, Risiko Kepatuhan, Risiko • Organisasi, akuntabilitas, dan jenjang delegasi
Transaksi intra-grup dan Risiko Asuransi. Identifikasi kewenangan dalam pelaksanaan Manajemen Risiko
Risiko menggunakan data atau informasi yang lengkap, Terintegrasi.
akurat dan relevan. • Prosedur Risk Appetite Terintegrasi.
2. Pengukuran Risiko Terintegrasi • Prosedur Limit Risiko Terintegrasi.
Pengukuran Risiko secara terintegrasi dilakukan • Prosedur Profil Risiko Terintegrasi.
melalui penilaian Profil Risiko Terintegrasi, penetapan • Prosedur Manajemen Risiko Transaksi Intra–Grup.
Risk Appetite Terintegrasi, Limit Risiko Terintegrasi, • Prosedur Permodalan Terintegrasi
dan Leading Risk Indicator segenap LJK anggota • Prosedur Leading Risk Indicator.
Konglomerasi Keuangan BNI serta Stress Testing • Prosedur Lini Bisnis Baru.
Terintegrasi. • Prosedur Stress Testing Terintegrasi
3. Pemantauan Risiko Terintegrasi • Prosedur Budaya Risiko Terintegrasi
BNI sebagai Entitas Utama melakukan pemantauan
Risiko Terintegrasi pada Konglomerasi Keuangan BNI Mitigasi Risiko
berdasarkan hasil penilaian/ perhitungan: BNI sebagai Entitas Utama melakukan pengendalian
a. Profil Risiko setiap LJK anggota Konglomerasi risiko secara terintegrasi terutama risiko yang dapat
Keuangan BNI. membahayakan kelangsungan usaha Konglomerasi
b. Tingkat Risiko masing-masing Risiko secara Keuangan. Metode pengendalian Risiko Terintegrasi
terintegrasi. dilakukan antara lain dengan:
c. Profil Risiko Terintegrasi. 1. Menetapkan limit-limit risiko, yaitu:
d. Leading Risk Indicator. a. Limit Risiko secara keseluruhan (limit terintegrasi
e. Risk Appetite Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BNI).
f. Limit Risiko Terintegrasi b. Limit untuk setiap jenis risiko.
g. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) c. Limit Risiko setiap LJK anggota Konglomerasi
Terintegrasi Keuangan BNI yang mempunyai Eksposur Risiko.
4. Pengendalian Risiko Terintegrasi 2. Mekanisme persetujuan atau eskalasi apabila terjadi
a. BNI sebagai Entitas Utama melakukan pengendalian pelampauan Limit Risiko secara keseluruhan.
risiko secara terintegrasi terutama risiko yang dapat 3. Mekanisme feedback/corrective action atas hasil
mengganggu kelangsungan usaha Konglomerasi pemantauan Profil Risiko Terintegrasi.
Keuangan BNI.
b. Metode pengendalian risiko terintegrasi dilakukan Transaksi antara Bank dengan Pihak-pihak Berelasi dalam
antara lain dengan: Konglomerasi Keuangan BNI
• Menetapkan metode mitigasi risiko yang sesuai. 1. Hubungan Keuangan
• Mekanisme persetujuan atau eskalasi apabila Untuk menilai hubungan keuangan yang material secara
terjadi pelampauan limit Risiko secara intra-group antar LJK dalam KK BNI diukur berdasarkan
keseluruhan. nilai transaksi keuangan BNI dengan LJK anggota KK
• Mekanisme feedback/ corrective action atas hasil BNI, maupun antar sesama LJK dalam KK BNI, meliputi
pemantauan profil Risiko Terintegrasi transaksi: penyertaan, garansi bank, pinjaman, surat
c. Metode pengendalian Risiko Terintegrasi harus berharga, serta giro.
dilakukan kaji ulang secara berkala.
438 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 439
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kontribusi nilai transaksi intra-group antar LJK terhadap total transaksi sebagai berikut:
Pemberi Dana
Desember 2023
BNI BNIF BNIL BNIS BNIAM hibank BSPL BNV
BNI 0,05% 0,05% 0,08% 0,01% 0,02%
BNIF 4,90% 0,39%
Penerima Dana
BNIL 1,60% 0,14% 0,01%
BNIS 46,82% 3,43% 8,52% 0,09%
BNIAM 11,18% 11,19% 0,10% 0,02%
hibank 6,44% 0,05% 0,02% 0,56%
BSPL 2,82% 0,59%
BNV 0,92%
2. Penyertaan Modal
Berdasarkan POJK No. 22 Tahun 2022 tentang Kegiatan Penyertaan Modal oleh Bank Umum, Penyertaan Modal
adalah penanaman dana Bank dalam bentuk saham pada perusahaan yang bergerak di bidang keuangan, termasuk
penanaman dalam bentuk surat utang konversi wajib (mandatory convertible bonds) atau jenis transaksi tertentu yang
berakibat Bank memiliki atau akan memiliki saham pada perusahaan yang bergerak di bidang keuangan.
Transaksi Intra Group antar LJK dalam Konglomerasi Keuangan BNI posisi 31 Desember 2023 sebagai berikut:
I VI VII
No Perusahaan / Sandi Waktu Bagian
Penyertaan Penyertaan
1 PT BNI MULTIFINANCE 12/12/2023 99,99%
2 PT BNI SEKURITAS 25/03/1996 75,00%
3 PT BNI LIFE INSURANCE 24/08/2012 60,00%
4 BNI REMITTANCE LTD. 06/11/2009 100,00%
5 PT BANK SYARIAH INDONESIA 29/12/2017 23,24%
6 PT BANK HIBANK INDONESIA 18/05/2022 63,92%
7 PT BNI MODAL VENTURA 12/05/2022 99,98%
8 PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA 21/04/1999 0,14%
9 PT KUSTODIAN SENTRA EFEK INDONESIA 24/09/1998 2,50%
10 PT BANK MIZUHO INDONESIA 27/03/2013 1,00%
11 PT BANK TABUNGAN PENSIUNAN NASIONAL 18/02/2004 0,15%
Nilai Penyertaan Modal antar LJK dalam Konglomerasi Keuangan BNI posisi 31 Desember 2023 sebagai berikut:
Total Nominal
Pemberi Penerima %
(Rp Miliar)
BNI BNI Finance 2.662,63 4,90%
BNI BNI Life 869,77 1,60%
BNI BNI Sekuritas 25.457,52 46,82%
BNI BNIAM 6.080 11,18%
BNI hibank 3.500,00 6,44%
BNI BSPL 1.530,49 2,82%
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 439
Page 440
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Total Nominal
Pemberi Penerima %
(Rp Miliar)
BNI BNI Ventura 500,00 0,92%
BNI Finance BNI 27,59 0,05%
BNI Finance BNI Life 73,66 0,14%
BNI Finance hibank 29,39 0,05%
BNI Life BNI Sekuritas 1.865,22 3,43%
BNI Life BNIAM 6.084,96 11,19%
BNI Life hibank 0,01 0,00%
BNI Sekuritas BNI 0,41 0,00%
BNI Sekuritas BNI Life 3,66 0,01%
BNI Sekuritas BNI Asset Management 53,49 0,10%
BNI Sekuritas hibank 0,07 0,00%
BNI Sekuritas BSPL 322,54 0,59%
BNI Asset Management BNI 25,00 0,05%
BNI Asset Management BNI Life 1,40 0,00%
BNI Asset Management BNI Sekuritas 4.630,24 8,52%
BNI Asset Management hibank 13,00 0,02%
BNI Asset Management BNI Ventura 0,10 0,00%
hibank BNI 44,61 0,08%
hibank BNI Finance 214,61 0,39%
hibank BNI Sekuritas 50,00 0,09%
hibank BNIAM 11,03 0,02%
BSPL BNI 3,05 0,01%
BNI Ventura BNI 8,57 0,02%
BNI Ventura hibank 304,13 0,56%
JENIS RISIKO DAN CARA PENGELOLAANNYA Seiring dengan meredanya penyebaran COVID-19,
perekonomian global dan domestik terus menuju
Terdapat 8 (delapan) risiko yang dikelola oleh BNI sebagai pemulihan. Perbaikan ekonomi dunia berlanjut namun
Bank dan 10 (sepuluh) risiko yang dikelola oleh BNI sebagai berpotensi lebih rendah dari prakiraan sebelumnya
konglomerasi keuangan yaitu risiko kredit, risiko pasar, disertai ketidakpastian pasar keuangan yang meningkat
risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko sebagai dampak dari berlanjutnya perang Rusia-Ukraina,
reputasi, risiko @, risiko kepatuhan, risiko transaksi intra meningkatnya tekanan inflasi global, serta respons
group, dan risiko asuransi. pengetatan kebijakan moneter global yang lebih agresif.
PENGELOLAAN RISIKO KREDIT Pemulihan perekonomian dimaksud memberikan dampak
Risiko Kredit adalah risiko kerugian akibat kegagalan positif terhadap kinerja dan kualitas kredit perbankan di
pihak lain dalam memenuhi kewajibannya kepada Bank, Indonesia dan juga kinerja kredit di BNI. BNI menangkap
termasuk risiko kredit akibat kegagalan debitur, risiko potensi tersebut melalui berbagai inisiatif untuk mendorong
kredit akibat terkonsentrasinya penyediaan dana (risiko pertumbuhan kredit yang prudent dengan pencapaian yang
konsentrasi kredit), risiko kredit akibat kegagalan pihak terus membaik. Pada posisi Desember 2023, realisasi kredit
lawan (counterparty credit risk), risiko kredit akibat BNI sebesar Rp687,91 triliun atau tumbuh 7,0% YoY dari
kegagalan settlement (settlement risk) dan risiko kredit Rp642,63 triliun, meningkat dibandingkan pertumbuhan
akibat country risk. tahun 2022 sebesar 10,51% YoY.
Risiko kredit dapat bersumber dari berbagai aktivitas Pendorong utama pertumbuhan kredit BNI adalah segmen
bisnis Bank, seperti pemberian pinjaman, pembelian Korporasi yang membukukan peningkatan sebesar 14,08%
surat berharga, akseptasi, transaksi antar Bank, transaksi YoY, disusul oleh segmen bisnis Konsumer sebesar 13,6%
pembiayaan perdagangan, transaksi nilai tukar dan yang sebagian besar disalurkan dalam bentuk pemilikan
derivatif, serta kewajiban komitmen dan kontinjensi, di rumah dan payroll loan. Untuk menjaga kualitas aset,
mana pemberian pinjaman merupakan sumber risiko kredit penyaluran kredit BNI difokuskan pada nasabah Top Tier
yang terbesar. di sejumlah industri serta terus berupaya membangun
hubungan keseluruhan dengan nasabah untuk memastikan
solusi keuangan yang terintegrasi (close loop transaction).
440 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 441
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kualitas kredit BNI terus membaik sepanjang 2023 dan Meskipun kualitas kredit relatif membaik, BNI tetap
menunjukkan adanya pemulihan setelah sempat tertekan mengantisipasi potensi penurunan kualitas kredit dengan
akibat pandemi Covid-19. Tren yang menggembirakan melakukan penguatan rasio pencadangan atau coverage
terlihat dari berkurangnya rasio kredit bermasalah ratio di level yang memadai. Pada akhir 2023, rasio NPL
(nonperforming loan/NPL) gross secara bertahap yang coverage meningkat dari 278,3% pada 2022 menjadi 319,0%
didorong oleh penerapan disiplin manajemen risiko dalam dan rasio LaR coverage meningkat dari 48,8% pada 2022
penyaluran dan pemantauan kredit Rasio NPL gross BNI menjadi 52,7% di 2023.
pada Desember 2023 tercatat sebesar 2,1%, turun dari
posisi akhir tahun 2022 sebesar 2,81%. Perbaikan NPL Saat ini, BNI telah menyusun konsep dan mekanisme
BNI didukung oleh membaiknya kualitas kredit di segmen pelaksanaan proses kredit end-to-end yang lebih prudent,
Korporasi dari 2,08% menjadi 0,93% dan bisnis Menengah terukur dengan kontrol yang konsisten dan disiplin sebagai
dari 6,06% menjadi 5,57%. upaya membangun credit risk culture yang lebih baik, yaitu
sebagai berikut:
Tren yang sama terjadi pada jumlah kredit yang 1. Menetapkan Risk Acceptance Criteria guna menerapkan
direstrukturisasi. Hingga Desember 2023, BNI mencatat ekspansi BNI yang agresif, selektif dan berkualitas. Hal
jumlah kredit yang masuk ke dalam restrukturisasi sebesar ini dimaksudkan agar BNI dalam melakukan ekspansi
Rp75,3 triliun (bank only), turun dibandingkan periode tetap dapat menjaga kualitas kreditnya yang tidak hanya
akhir 2022 lalu yang mencapai Rp91,5 triliun. Khusus kredit mencakup pinjaman untuk bisnis dalam negeri namun
yang direstrukturisasi terkait dengan pandemi Covid juga juga bisnis Internasional melalui Kantor Luar Negeri.
mengalami perbaikan dimana pada posisi Desember 2023 2. Pengembangan tools dalam rangka meningkatkan
sebesar Rp26,6 triliun atau 3,9% dari total pinjaman membaik kualitas serta efisiensi proses analisa kredit yang terdiri
dibanding Desember 2022 sebesar Rp49,6 triliun atau 7,8% dari Pengembangan RM Tools, Loan Management
dari total pinjaman. Berdasarkan klasifikasi risiko kedit debitur, System (LMS), Credit Scoring Model untuk proses
restrukturisasi kredit Covid-19 BNI didominasi oleh kategori kredit sampai dengan Rp10 Miliar, Single Integrated
Low Risk sebesar 70%, diikuti kategori Medium Risk sebesar Monitoring (SIMON) Framework, KUR Behaviour and
24% dan High Risk sebesar 6% dari total kredit restrukturisasi Collection, Nasabah Prima dan Dashboard Turn Around
Covid-19. Sebagian besar debitur yang mendapatkan fasilitas Time Control dan Monitoring.
restrukturisasi kredit Covid-19 berasal dari sektor Industri 3. Melakukan mekanisme kontrol yang lebih baik untuk
Pengolahan sebesar 28,8%, sektor Konstruksi 18,1%, sektor memastikan tools monitoring terhadap debitur
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum dilaksanakan dengan konsisten, disiplin dan berkualitas
13,5% dan sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar agar BNI dapat menetapkan action plan yang tepat untuk
12,2%, dan sektor Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa masing-masing debitur dan dimonitor pelaksanaannya.
Perusahaan 11,1%. BNI akan terus berupaya menurunkan 4. Pelaksanaan remedial action yang lebih cepat dan lebih
kredit yang direstrukturisasi terkait pandemi covid agar dapat awal untuk mempercepat perbaikan kinerja debitur yang
memperbaiki kualitas kredit Bank di tahun 2023. berpotensi bermasalah serta dapat memitigasi potensi
risiko.
BNI juga mengukur rasio Loan at Risk (LaR) untuk 5. Melakukan pelatihan kredit secara berkala dan mendalam
menggambarkan cakupan risiko kredit yang lebih luas. LaR guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan
merupakan penjumlahan dari kredit dengan kolektibilitas kredit serta meningkatkan kesadaran .
1 (lancar) yang direstrukturisasi, kolektibilitas 2 (Dalam
Perhatian Khusus) serta kolektibiltas 3, 4 dan 5 yang Tata Kelola dan Organisasi
tergolong Kredit Bermasalah (NPL). Pada Desember 2023, Penerapan four eyes principles dalam proses perkreditan
total LaR BNI mencapai Rp89,1 triliun atau 12,9% dari total di BNI diimplementasikan dalam proses persetujuan kredit
kredit, membaik dari tahun sebelumnya sebesar Rp102,8 yang dilakukan melalui Komite Kredit, yaitu forum bersama
triliun atau 16,0% dari total kredit. Perbaikan rasio LaR pejabat pemutus kredit yang mempunyai wewenang
terjadi pada semua segmen didukung oleh penurunan kredit memutus kredit yang diusulkan sesuai dengan limit yang
restrukturisasi sejalan dengan upaya perbaikan end to end ditetapkan. Anggota Komite Kredit terdiri dari pejabat unit
credit process dan juga didukung oleh makin melandainya bisnis dan unit risiko bisnis. Unit bisnis dan unit risiko bisnis
kasus COVID-19 sehingga mobilitas masyarakat meningkat berperan sebagai first line roles (risk owner) yang bertugas
dan berdampak positif bagi pulihnya aktivitas bisnis debitur. mengelola dan mengendalikan risiko kredit pada kegiatan
Status pinjaman kembali normal berlangsung secara operasional harian unit tersebut.
bertahap dan terlihat pada berbagai sektor usaha.
Sebagai salah satu upaya dalam percepatan perbaikan
Sejalan dengan perbaikan kualitas kredit, maka rasio kualitas kredit, BNI membentuk organisasiTim Optimalisasi
biaya terhadap kredit (cost of credit) terus membaik, di Penanganan LaR. Pembentukan organisasi ini dilakukan
mana hingga Desember 2023 tercatat sebesar 1,3% turun untuk pemantauan kualitas kredit serta penanganan
dibandingkan periode 2022 sebesar 1,8%. Ke depannya, debitur kualitas rendah yang lebih cepat dan intensif yang
BNI akan terus mengendalikan cost of credit dalam jangka fokus pada proses pengelolaan, keputusan, action plan
menengah sebesar 1,1% dan jangka panjang pada kisaran dan monitoring debitur Loan at Risk (LaR) sesuai dengan
1%. target dan sasaran yang ditetapkan. Selain Organisasi Tim
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 441
Page 442
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Optimalisasi Penanganan LaR, Unit Remedial Recovery juga memiliki peran dalam penanganan kredit debitur bermasalah.
BNI melakukan pelaksanaan remedial action yang lebih cepat dan lebih awal untuk mempercepat perbaikan kinerja
debitur yang berpotensi bermasalah serta dapat memitigasi potensi risiko.
Satuan Kerja Manajemen Risiko dan unit Tata Kelola Kebijakan berperan sebagai second line roles yang bertugas
mempersiapkan infrastruktur perkreditan seperti penyusunan kebijakan dan prosedur perkreditan, penetapan limit
kewenangan memutus kredit, menyiapkan sistem rating dan scoring, bersama unit bisnis memantau portofolio kredit,
serta mempersiapkan tools lain yang diperlukan untuk menunjang aktivitas perkreditan.
Satuan Internal Audit (IAD) sebagai third line roles turut aktif menjaga kualitas portfofolio kredit melalui immediately post
review, yaitu melakukan pemeriksaan terhadap beberapa debitur segera setelah kredit dicairkan. IAD juga melakukan
pemeriksaan terhadap debitur secara sampling untuk menjaga kualitas debitur yang telah mendapatkan fasilitas kredit.
Kebijakan dan Prosedur
Penetapan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko Kredit antara lain ditujukan untuk mendukung pemberian kredit
yang sehat, mengidentifikasi dan menangani kredit bermasalah serta memantau dan mengendalikan Risiko Kredit.
Kebijakan dan Prosedur Perkreditan disusun sebagai dasar untuk melakukan aktivitas dalam proses perkreditan agar
kualitas kredit dapat terjaga dengan tetap memperhatikan target bisnis yang ditetapkan. BNI memiliki Kebijakan Perkreditan
Bank (KPB) yang diputus oleh Forum Komite Kebijakan Perkreditan dan Bisnis dan disetujui oleh Dewan Komisaris.
Selanjutnya KPB diterjemahkan ke dalam Pedoman Perusahaan Perkreditan yang diputus oleh Forum Komite Prosedur
Perkreditan (KPP).
Kebijakan tersebut disusun dalam prosedur perkreditan lebih rinci sebagai pedoman yang mengatur aktivitas end to end
credit process agar kualitas kredit dapat terjaga dengan tetap memperhatikan target bisnis yang ditetapkan.
Beberapa prosedur perkreditan adalah Prosedur Perkreditan Business Banking Segmen Korporasi, Segmen Komersial,
Segmen Kecil, Credit Manual for Overseas Branch, Perkreditan Konsumer, Trade Finance, Hukum Perkreditan dan
Penatalaksanaan Administrasi Kredit.
Selain itu BNI juga sudah memiliki Kebijakan Umum Manajemen Risiko yang diturunkan dalam bentuk Prosedur
Manajemen Risiko Kredit dan secara detail dituangkan dalam bentuk Pedoman Teknis seperti pedoman teknis penetapan
Loan Exposure Limit, Credit Risk Premium, Stress Testing Risiko Kredit, Internal Rating Based, Scoring System, Perhitungan
Aset Tertimbang Menurut Risiko, Industry Risk Rating dan Validasi Model Kredit.
Kebijakan dan prosedur Perkreditan dan Manajemen Risiko Kredit telah dilakukan pembakuan ke dalam Pedoman
Perusahaan. Pedoman Perusahaan yang digunakan saat ini sudah tersedia dalam bentuk pedoman online yaitu BNI
e-PP (electronic Pedoman Perusahaan).
Proses
Proses manajemen risiko kredit diimplementasikan dalam seluruh proses perkreditan, dimulai dari pemasaran kredit sampai
dengan kredit tersebut lunas. Proses tersebut berlangsung secara berkesinambungan dalam suatu value chain activity
yang diawali dengan penetapan strategi dan perencanaan, customer insight, perencanaan portofolio, pengembangan
produk, pemrosesan kredit, administrasi kredit, pemantauan yang intensif dan optimisasi portofolio.
442 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 443
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Strategic, Planning, & Budgeting Loan Origination/Acquisition
Costumer Insight Product Dev. Relationship Analysis Relationship CRD. Adm
Portfolio Optimization Monitoring & Control
Porfolio Analysis Optimization Monitoring Remedial
Pada aktivitas operasional perkreditan dalam lingkup manajemen risiko kredit dimana Bank akan menghitung
individual nasabah, proses manajemen risiko kredit eksposur risiko kredit sehingga dapat memperkirakan
dilaksanakan baik oleh Unit Bisnis maupun Unit Risiko dampak kerugian yang mungkin ditimbulkan, di mana
Bisnis melalui tahapan identifikasi (antara lain verifikasi hasil pengukuran risiko akan digunakan untuk melakukan
kebenaran data), pengukuran (penggunaan perangkat pengendalian risiko kredit.
analisa kredit), pemantauan (review rating nasabah dan
early warning system secara berkala, melalui kunjungan Untuk pemrosesan pada eksposur individu segmen
kepada nasabah ), serta pengendalian (antara lain melalui business banking , BNI telah memiliki model
penetapan limit, covenant, dan faktor mitigant). pemeringkatan (rating) debitur berupa internal rating
system, sementara untuk segmen konsumer digunakan
1. Identifikasi sistem skoring debitur untuk membantu dalam
Identifikasi risiko kredit dilakukan dalam rangka menganalisa kualitas debitur dalam proses perkreditan.
menganalisa sumber dan kemungkinan timbulnya risiko Sistem pemeringkatan internal (Internal Rating system)
kredit yang berpotensi berdampak negatif terhadap ditujukan agar Bank dapat mengidentifikasi secara dini
pencapaian sasaran Bank, yang dilaksanakan berkala perubahan profil risiko debitur. Saat ini pemeringkatan
disesuaikan dengan karakteristik produk dan jenis internal BNI digunakan untuk menentukan besarnya
aktivitasnya. cadangan yang harus dibentuk.
Identifikasi risiko kredit dilakukan di level transaksional Untuk mengatur komposisi portofolio pinjaman, BNI
(individual) maupun portofolio. Di level indivual telah memiliki Loan Exposure Limit (LEL) yang berfungsi
antara lain dalam penilaian kualitas kredit dilakukan membatasi risiko konsentrasi eksposur pinjaman
berdasarkan analisa terhadap prospek usaha, kinerja berdasarkan sektor ekonomi pada masing-masing
keuangan dan kemampuan membayar debitur. Di level segmen bisnis kredit, dan menjadi pedoman unit bisnis
portofolio dengan mengidentifikasi risiko konsentrasi untuk melakukan ekspansi pinjaman.
berdasarkan faktor idiosinkratik yaitu faktor yang secara
spesifik terkait pada masing-masing debitur dan faktor Untuk menilai risiko setiap jenis industri, BNI telah
sistematik yaitu faktor-faktor ekonomi makro dan faktor memiliki Industry Risk Rating (IRR) serta Standar Rasio
keuangan yang dapat mempengaruhi kinerja/ kondisi Keuangan yang digunakan sebagai salah satu faktor
pasar. Identifikasi risiko kredit di level portofolio juga dalam penilaian kualitas debitur dari sisi industri. Selain
dilakukan dengan penyusunan analisa Risiko Industri itu BNI juga telah menetapkan sektor ekonomi prospektif
pada sektor ekonomi prospektif. dan Industry Risk Appetite menjadi guideline bagi unit
bisnis sebagai salah satu rangkaian proses pada pipeline
2. Pengukuran management untuk mendapatkan calon nasabah yang
Pengukuran risiko kredit merupakan bagian dan berkualitas dan in the market.
rangkaian yang tidak terpisahkan dari proses penerapan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 443
Page 444
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
BNI menggunakan metode Standardized Approach untuk pengelolaan risiko portofolio, penetapan target risiko
perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) konsentrasi dalam Rencana Bisnis Bank, serta analisis
Risiko Kredit dalam menilai kecukupan pemenuhan risiko konsentrasi secara berkala.
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM).
Dalam lingkup keseluruhan portofolio, pemantauan
Dalam rangka melengkapi sistem pengukuran dan pelaporan eksposur kredit dilakukan secara berkala
risiko kredit, dilakukan stress testing yaitu dengan kepada Manajemen antara lain melalui Laporan Portofolio
mengestimasi potensi kerugian bank pada kondisi Pinjaman. Di samping itu juga dilakukan pemantauan
pasar yang tidak normal dengan menggunakan skenario terhadap konsentrasi kredit, baik konsentrasi terhadap
tertentu guna melihat sensitivitas kinerja BNI terhadap sektor ekonomi tertentu maupun konsentrasi terhadap
perubahan faktor risiko dan mengidentifikasi faktor segmen tertentu. Secara berkala dalam Forum Komite
yang berdampak signifikan terhadap portofolio dan Manajemen Risiko & Anti Fraud Sub Komite Manajemen
kecukupan permodalan BNI. Stress testing risiko kredit Risiko (KRA-RMC) dilakukan evaluasi atas pencapaian
dilakukan secara berkala atau dapat juga dilakukan target, penetapan langkah-langkah dan koordinasi tindak
setiap saat disesuaikan dengan kebutuhan dengan lanjut perbaikan, serta evaluasi atas efektivitas langkah-
memperhatikan kondisi perekonomian atau sesuai langkah perbaikan yang telah dilakukan.
kebutuhan/ permintaan regulator.
Perangkat dan Metode
BNI menyusun metodologi/ model stress testing risiko Dalam rangka mendukung operasional proses bisnis dan
kredit dengan memperhatikan karakteristik produk pengelolaan risiko kredit, BNI telah memiliki beberapa
atau aktivitasnya serta diselaraskan dengan ketentuan perangkat manajemen risiko kredit baik pada tataran
regulator. Apabila hasil stress testing menunjukkan eksposur individu maupun portofolio. Untuk pemrosesan
kerentanan akan dilakukan strategi yang sesuai. kredit pada eksposur individu segmen business banking,
BNI telah memiliki model rating berupa internal rating
3. Pemantauan system di mana dalam parameternya telah terdapat
Pemantauan risiko kredit dilakukan terhadap seluruh penajaman aspek Environmental, Social and Governance
eksposur risiko kredit, terutama yang bersifat material (ESG), sedangkan untuk segmen konsumer dan ritel sampai
serta kerugian yang dapat ditimbulkan oleh seluruh dengan Rp5 Miliar digunakan sistem scoring debitur
aktivitas fungsional. Pemantauan risiko bertujuan untuk membantu analisa kualitas debitur dalam proses
untuk melihat dan memastikan pelaksanaan seluruh perkreditan.
proses pengelolaan risiko kredit berjalan baik dan
potensi risiko kredit yang ada masih dalam limit Selain itu, dalam rangka meningkatkan kapabilitas dan
risiko yang diperkenankan. Pemantauan risiko kredit kualitas penerapan manajemen risiko kredit, BNI telah
dilakukan pada level transaksional (individual) dan di membenahi manajemen risiko dan proses kredit antara lain:
level portofolio. Di level individual antara lain dengan 1. Enhancement Internal Rating Based (IRB) Model beserta
memantau kondisi bisnis dan keuangan terkini debitur, Rating System Structure, yang bertujuan sebagai solusi
memantau kepatuhan terhadap persyaratan dalam untuk:
Perjanjian Kredit atau kontrak transaksi lainnya, menilai a. Memberikan hasil terbaik (best return), mengevaluasi
kecukupan agunan secara berkala, memantau potensi dan menganalisis strategi dan menopang proses
kredit bermasalah secara tepat waktu untuk dilakukan pengambilan keputusan dengan mengembangkan
tindakan perbaikan. risk based pricing, risk based performance dan
portfolio management.
Pemantauan risiko kredit di level portofolio antara lain b. Melakukan pemantauan (tools monitoring) terhadap
dilakukan melalui pemantauan portofolio pinjaman performance debitur Korporasi, Menengah dan Kecil.
yaitu pertumbuhan, kualitas dan konsentrasi pinjaman, c. Perhitungan CKPN sesuai dengan PSAK 71.
pemantauan eksposur pinjaman dibandingkan dengan
Loan Exposure Limit, maupun pemantauan Batas Manfaat enhancement IRB Model bagi BNI antara lain:
Maksimum Pemberian Kredit. a. Meningkatkan kualitas kredit BNI.
b. Membantu unit bisnis dalam melakukan seleksi calon
4. Pengendalian debitur.
Pengendalian Risiko Kredit dilakukan dalam rangka c. Menjadi early warning signal dalam memantau
mencegah terjadinya kerugian yang lebih dalam akibat debitur kelolaan, sehingga mengurangi provision
Risiko Kredit yang didukung dengan beberapa perangkat yang perlu dibentuk.
manajemen risiko kredit baik pada tataran eksposur 2. Implementasi Integrated Decision Automated System
individu maupun portofolio. Beberapa cara pengendalian (IDEAS) yang dapat menjadi tools bagi BNI untuk
Risiko Kredit antara lain melalui mitigasi risiko kredit, bergerak lebih fleksibel dan cepat dalam menangkap
penetapan tingkat kewenangan persetujuan kredit, perubahan pasar yang dinamis dan kompetitif, dengan
sistem untuk mendeteksi kredit bermasalah lebih awal, tetap meminimalkan risiko melalui implementasi credit
444 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 445
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
scorecard melalui penggunaan data customer yang PSAK 71 mensyaratkan penyertaan informasi yang berkaitan
lebih komprehensif pada seluruh customer life cycle. dengan kejadian masa lalu, kondisi saat ini dan perkiraan
Saat ini decision engine IDEAS telah terintegrasi dengan kondisi ekonomi masa depan. Proyeksi peruabahan
beberapa surrounding system di BNI antara lain: kerugian kredit harus mencerminkan perubahan kondisi
a. eLO Konsumtif untuk produk BNI Griya dan BNI Fleksi terkait pada satu periode. Perhitungan pengakuan kerugian
b. eLO Produktif untuk produk Kredit Usaha Rakyat atas risiko di masa mendatang (Expected Credit Loss/ECL)
(KUR), BNI Wirausaha (BWU) dan Branch Credit membutuhkan estimasi forward looking dari Probability
Management (BCM) of Default (PD), Loss Given Default (LGD) dan Exposure
c. eFORM Credit Card at Default (EAD).
d. Common Collection (CWX) produk Credit Card
e. Cardlink – core system credit card Sesuai dengan persyaratan akuntansi, cakupan aset
f. Behavior nasabah berdasarkan transaksi iCONS keuangan yang dinilai untuk perhitungan Expected
g. Program Digital Loan Fleksi Mbanking Loss atau Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
berdasarkan PSAK 71 adalah:
Untuk menjaga agar portofolio Bank tidak terkonsentrasi a. Aset keuangan yang merupakan instrumen hutang
pada debitur dan sektor ekonomi tertentu, maka telah diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau diukur
ditetapkan pembatasan kredit sesuai risk appetite dan risk pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
tolerance, Divisi ERM juga menyusun Industry Risk Appetite lainnya atau Fair Value through Other Comprehensive
(IRA) yang menggunakan faktor-faktor pertimbangan Income (FVOCI) termasuk pinjaman dan efek hutang.
antara lain Industry Risk Rating (IRR), Sektor Ekonomi b. Komitmen pinjaman yang dikeluarkan tidak diukur pada
Prospektif serta Environmental Impact dari sektor ekonomi nilai wajar melalui laba rugi atau Fair Value through
yang mengacu pada implementasi kaidah Environmental Profit or Loss (FVTPL).
Social and Governance sesuai POJK No. 51 Tahun 2017 c. Kontrak penjaminan keuangan yang diterbitkan yang
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga berada dalam lingkup PSAK 71 dan tidak diukur pada
Jasa Keuangan, emiten dan Perusahaan, sedangkan untuk FVTPL.
mengantisipasi pelampauan BMPK BNI telah menetapkan
house limit dengan batas yang lebih prudent dibandingkan Perhitungan penurunan nilai dilakukan melalui 2 (dua)
limit BMPK sesuai ketentuan Regulator. metode, yaitu penurunan nilai secara individual atau
kolektif:
Untuk mengatur konsentrasi portofolio pinjaman, BNI a. Penurunan Nilai Individual
telah memiliki Loan Exposure Limit (LEL) yang berfungsi Menurut PSAK 71, ECL untuk kredit secara individu
membatasi risiko konsentrasi eksposur pinjaman di dihitung dengan menggunakan metode Discounted
setiap sektor ekonomi pada masing-masing segmen Cash Flow yang sudah mempertimbangkan skenario
bisnis, dan menjadi pedoman ekspansi pinjaman selama forward looking yang ada berdasarkan 3 (tiga) skenario
satu tahun. Untuk penilaian terhadap risiko industri, BNI yaitu kondisi ekonomi wajar, optimis dan pesimis.
mengimplementasikan Industry Risk Rating (IRR) serta b. Penurunan Nilai Kolektif
standar rasio keuangan yang digunakan sebagai salah Penurunan nilai dengan metodologi kolektif diterapkan
satu faktor dalam penilaian kualitas debitur dari sisi Sektor pada portofolio yang tidak memenuhi kriteria potofolio
Industri. yang dihitung secara individual. Perhitungan penurunan
nilai secara kolektif menggunakan komponen Probability
Sebagai bagian dari pengukuran risiko kredit dan untuk of Default (PD), Loss Given Default (LGD), dan Exposure
mengantisipasi terjadinya perubahan faktor makro yang at Default (EAD).
berpengaruh pada bank, BNI secara berkala melakukan
stress testing risiko kredit untuk menilai perubahan Definisi gagal bayar yang dipergunakan dalam perhitungan
portofolio kredit dan pengaruhnya bagi bank serta Probability of Default dan Loss Given Default untuk portofolio
kemampuan bank menghadapi kondisi tersebut. kredit, selain mengacu pada peraturan regulator tentang
Penilaian Kualitas Aset Bank Umum dan perubahannya di
Untuk mengintegrasikan dokumentasi dalam proses masa datang, BNI juga menggunakan definisi gagal bayar
perkreditan, BNI telah menggunakan aplikasi e-PAK untuk yaitu jumlah hari tunggakan lebih dari 90 hari, internal rating
kredit korporasi yang membantu end-to end process kredit default, atau kolektibilitas sama dengan atau lebih dari 3.
berikut pendokumentasiannya yang dilakukan dengan Untuk portofolio non kredit, definisi gagal bayar mengacu
mengintegrasikan beberapa tools yang telah ada. pada peraturan regulator tentang penilaian Kualitas Aset
Bank Umum dan penilaian rating yang dipublikasi oleh
Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) lembaga pemeringkat eksternal.
Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
(CKPN) BNI mengikuti implementasi dari Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 71 “Instrumen
Keuangan” sebagai standar akuntansi yang mengatur
tentang instrumen keuangan dan berlaku efektif per tanggal
1 Januari 2020.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 445
Page 446
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Berdasarkan pendekatan umum perhitungan penurunan Di dalam perhitungan LGD, terdapat komponen Recovery
nilai PSAK 71, aset keuangan dikategorikan ke dalam 3 Secured yaitu merupakan recovery yang dipenuhi oleh
(tiga) stage. Setiap stage menunjukkan kualitas kredit dari agunan atau porsi LGD dari collateral recovery yang telah
aset keuangan terkait, yaitu: didiskonto sesuai workout period. Recovery Unsecured
1. Stage 1: mencakup instrumen keuangan yang tidak merupakan recovery yang berasal dari cash recovery yang
mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan teah didiskonto sesuai dengan workout period. Direct
dibandingkan dengan tingkat risiko pada pengakuan Cost yaitu biaya langsung yang timbul pada saat proses
awal atau memiliki risiko kredit rendah pada tanggal penagihan atau eksekusi jaminan.
pelaporan. Untuk aset-aset ini akan berlaku perhitungan
ECL paling lama 12 bulan atau sesuai dengan sisa tenor. Collateral Recovery/Recovery Secured dibagi menjadi 3
2. Stage 2: mencakup instrumen keuangan yang mengalami (tiga) tipe, yaitu agunan terapresiasi, agunan terdepresiasi
peningkatan risiko kredit sejak pengakuan awal (kecuali dan agunan statis. Penentuan dan pengelolaan/mengubah
risiko kredit pada tanggal pelaporan yang tergolong rules untuk mengelompokkan segmentasi agunan ke dalam
rendah) namun mengalami kondisi atau memenuhi ketiga tipe agunan tersebut dilakukan secara berkala.
syarat gagal bayar/default. Untuk aset-aset ini, akan
berlaku perhitungan ECL sepanjang sisa tenor atau Untuk perhitungan Recovery Rate Unsecured, populasi
sesuai dengan ekspektasi sisa tenor. ECL seumur hidup yang menjadi observasi adalah rekening-rekening yang
adalah ekspektasi kerugian kredit yang diharapkan dari pernah mengalami default namun masih berstatus default
semua kejadian gagal bayar yang mungkin terjadi selama hingga akhir periode cut off modelling dan memiliki usia
perkiraan umur dari instrumen keuangan tersebut. default melebihi batas work out period.
3. Stage 3: mencakup instrumen keuangan yang telah
terbukti mengalami penurunan nilai secara objektif pada Exposure at Default (EAD)
tanggal pelaporan. Tahap ini terdiri dari debitur yang Exposure at Default (EAD) merupakan estimasi nilai tercatat
mengalami gagal bayar. pada saat terjadi gagal bayar, dengan mempertimbangkan
arus kas instrumen keuangan terkait, serta kemungkinan
Probability of Default (PD) penarikan tambahan dari limit kredit sampai dengan
Probability of Default (PD) merupakan komponen utama tanggal gagal bayar. EAD juga mempertimbangkan jadwal
dalam perhitungan CKPN dan untuk menilai potensi pembayaran dan amortisasi serta perubahan dalam utilisasi
default suatu kelompok debitur berdasarkan indikator saldo yang belum ditarik menjelang terjadinya kegagalan
kualitas aktiva produktif pada masing-masing aset. Untuk bayar.
memenuhi kaidah dan prinsip PSAK 71, PD perlu dibentuk
menjadi suatu transisi yang memiliki dimensi waktu yang Pemodelan EAD akan dilakukan berdasarkan karakteristik
dikenal sebagai PD forward looking. dari instrumen keuangan terkait, yang dibagi ke dalam
beberapa kategori yaitu kredit angsuran, kredit revolving,
PD forward looking akan mendefinisikan potensi gagal produk trade finance dan treasury.
bayar tidak terbatas 1 (satu) tahun namun hingga tenor
terpanjang yang dimiliki oleh bank. PD forward looking Beberapa fasilitas akan dikenakan tarif faktor konversi
akan didistribusikan pada setiap masing-masing tahun/ kredit atau Credit Conversion Factor (CCF) di dalam term
bulan proyeksi tenor fasilitas. Distribusi ini dikenal sebagai structure EAD-nya. CCF akan dikenakan kepada fasilitas
PD forward looking term strucuture. yang memiliki kriteria sebagai berikut:
1. Memiliki kelonggaran tarik yang dapat digunakan
PD forward looking term structure diperlukan untuk kembali jika dilakukan pembayaran pokok.
perhitungan CKPN disesuaikan dengan stage pada 2. Mekanisme pencairan kredit dapat dilakukan tanpa
masing-masing fasilitas. Dalam menghasilkan nilai PD, BNI melaui mekanisme analisa risiko kredit.
menggunakan 3 (tiga) pendekatan berdasarkan ketersediaan
data portofolio, yaitu Model Vasicek, Model Skalar Bayesian Expected Credit Loss (ECL)
(Internal Rating), dan Model Transisi Matriks. Secara garis besar, CKPN diukur dengan nilai Expected
Credit Loss (ECL) seumur hidup, jika terdapat peningkatan
Loss Given Default (LGD) risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan awal. Jika
Dalam menghitung CKPN PSAK 71, perkiraan nilai Loss pada tanggal pelaporan, tidak ada peningkatan risiko kredit
Given Default (LGD) mempertimbangkan data recovery secara signifikan sejak pengakuan awal, maka pengukuran
BNI dari akun gagal bayar. Terdapat 2 (dua) segmentasi CKPN dari aset keuangan dilakukan maksimum ECL 12
LGD, yaitu Secured LGD dan Unsecured LGD. Secured bulan.
LGD terdiri dari Model Terapresiasi, Model Terdepresiasi
dan Model Statis. Untuk Unsecured LGD terdiri dari Model
Selisih Baki Debet yang Terdiskonto.
446 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 447
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PENGELOLAAN RISIKO PASAR berpedoman pada Pedoman Perusahaan Manajemen Risiko
Risiko pasar adalah risiko pada posisi neraca dan rekening Pasar. Pedoman Perusahaan berisi tentang tata laksana dan
administratif, termasuk transaksi derivatif, akibat perubahan metodologi serta model pengelolaan risiko pasar, yang
secara keseluruhan dari kondisi pasar, termasuk risiko disusun dan di-review serta divalidasi secara periodik oleh
perubahan harga option. Divisi Enterprise Risk Management.
Sebagai Bank, BNI dilarang melakukan transaksi ekuitas Proses
(saham) dan komoditas. Penerapan manajemen risiko Identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian
untuk risiko ekuitas dan komoditas diterapkan dalam hal risiko pasar dilakukan oleh unit yang independen dari unit
melakukan konsolidasi dengan Perusahaan Anak. bisnis.
Sebagian besar Risiko Pasar Trading Book bersumber 1. Identifikasi
dari aktivitas bisnis Tresuri baik Dalam Negeri maupun Identifikasi Risiko Pasar terutama dilakukan untuk setiap
Kantor Luar Negeri, sementara Risiko Pasar Banking produk atau aktivitas baru. Tujuan Identifikasi Risiko
Book, khususnya Interest Rate Risk in Banking Book dan Pasar adalah:
Posisi Devisa Neto (PDN) bersumber dari seluruh aktivitas a. Menentukan transaksi/produk yang terekspos Risiko
perusahaan. BNI senantiasa memantau dan mengelola Pasar
risiko pasar secara bijak (prudent) dan berkesinambungan b. Mengelompokkan Risiko Pasar berdasarkan kriteria
(sustain). yang ada
c. Memudahkan pengukuran Risiko Pasar dan
Tata Kelola dan Organisasi pengendaliannya
Dalam rangka pengelolaan risiko pasar yang efektif dan 2. Pengukuran
independen, aktivitas bisnis Tresuri dibagi menjadi 3 (tiga) Pengukuran Risiko Pasar secara periodik dilakukan
bagian yaitu front office, middle office, dan back office. Front terhadap seluruh portofolio trading book dan banking
office sebagai unit bisnis berupaya mencapai target bisnis book yang terekspos Risiko Pasar. BNI melakukan
dengan melakukan aktivitas bisnis dan berhubungan dengan pengukuran Risiko Pasar dengan menggunakan Metode
nasabah. Namun sebagai bagian dari sistem pengendalian Standar sesuai POJK No. 23/ SEOJK.02/2022 dan Metode
internal, front office juga berfungsi sebagai first line roles Internal. Metode Standar digunakan untuk menghitung
yang akan berupaya membatasi dan mengantisipasi risiko Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Risiko
pasar yang disebabkan perubahan nilai tukar dan suku Pasar, sementara pengelolaan risiko pasar harian
bunga sesuai limit-limit yang telah ditetapkan. Dalam menggunakan Metode Internal (Value at Risk).
melakukan aktivitasnya, bisnis Tresuri dibatasi dengan
Risk Appetite dan Risk Limit yang diusulkan oleh Divisi Cakupan portofolio yang dihitung dalam KPMM dengan
Enterprise Risk Management ke Komite Manajemen menggunakan Metode Standar adalah portofolio trading
Risiko & Anti Fraud Sub Komite Manajemen Risiko (KRA- book untuk risiko suku bunga dan portofolio trading book
RMC). Limit transaksi Tresuri diusulkan oleh Divisi Policy dan banking book untuk risiko nilai tukar baik portofolio
Governance melalui Komite Kebijakan Perkreditan dan Dalam Negeri maupun Kantor Luar Negeri.
Bisnis, sedangkan counterparty limit ditetapkan oleh Unit
Risiko Bisnis. Untuk kepentingan internal, BNI juga telah melakukan
perhitungan dengan Metode Internal, perhitungan Value
Divisi Enterprise Risk Management sebagai second line at Risk (VaR), yaitu suatu nilai yang menggambarkan
roles melakukan fungsi pemantauan risiko pasar dan potensi maksimum atas kerugian yang dialami oleh Bank
kepatuhan terhadap limit risiko baik limit risiko pasar, limit sebagai akibat pergerakan pasar yang memengaruhi
kewenangan maupun limit counterpart, melakukan validasi eksposur risiko Bank dalam kondisi pasar yang normal.
terhadap fixing price, memeriksa kewajaran harga atas Untuk mendapatkan nilai VaR, metodologi yang
transaksi tresuri dan investigasi terjadinya off market dan digunakan adalah metode Parametric.
me-review penggunaan limit. Selain itu, untuk melengkapi
fungsi manajemen risiko pasar yang telah ada BNI juga Eksposur risiko pasar (Value at Risk) Dalam Negeri
memiliki fungsi Middle Office yang bertugas melakukan dan Kantor Luar Negeri senantiasa dipantau secara
pemantauan, pengendalian dan pelaporan terhadap risiko- harian dan disampaikan kepada Manajemen secara
risiko pada transaksi Tresuri. mingguan dan bulanan. Kebijakan valuasi harga
yang digunakan saat ini untuk instrumen yang aktif
Fungsi back office berada di Divisi Banking Operations diperdagangkan adalah mark-to-market sedangkan
yaitu melakukan aktivitas konfirmasi, pembukuan dan metode valuasi untuk instrumen yang kurang aktif
settlement transaksi Tresuri. diperdagangkan menggunakan harga wajar dari sumber
yang independen.
Kebijakan dan Prosedur
Dalam rangka mendukung target bisnis dengan tetap
memperhatikan prinsip kehati-hatian, BNI telah memiliki
Pedoman Perusahaan untuk Bisnis Tresuri dan Internasional.
Selain itu agar pengelolaan Risiko Pasar berjalan efektif, BNI
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 447
Page 448
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Risiko Suku Bunga dalam Banking Book atau Interest g. Nominal open position limit, yaitu batas maksimum
Rate Risk in The Banking Book (IRRBB) merupakan nominal open position yang dapat dilakukan dealer.
Risiko akibat pergerakan suku bunga di pasar yang h. Limit internal PDN keseluruhan (absolute), yaitu batas
berlawanan dengan posisi Banking Book , yang maksimum pengelolaan PDN.
berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan
dan pendapatan Bank baik untuk saat ini maupun pada Perangkat dan Metode
masa mendatang. Dalam rangka peningkatan kapabilitas risiko pasar, telah
dikembangkan perangkat pendukung pemantauan yang
Perkembangan risiko pada portofolio banking book dapat meningkatkan kualitas dan akurasi hasil pemantauan,
secara keseluruhan dipantau ketat secara periodik sesuai antara lain sebagai berikut:
metode pengukuran yang ditetapkan regulator, yaitu a. Sesuai ketentuan regulator, BNI melakukan pengukuran
pemantauan Posisi Devisa Neto (PDN) untuk risiko nilai dampak perubahan suku bunga pada Banking Book
tukar dan gap risiko suku bunga banking book (interest (Interest Rate Risk inThe Banking Book/IRRBB). Metode
rate risk in banking book gap), serta disampaikan kepada perhitungan dilakukan dengan 2 (dua) pendekatan, yaitu
manajemen melalui Forum Komite Manajemen Risiko metode Net Interest Income (NII) dan metode Economic
dan Anti Fraud Sub Komite Manajemen Risiko Value of Equity (EVE). BNI melakukan simulasi shock
3. Pemantauan suku bunga dengan 6 (enam) skenario sesuai Basel
Proses pemantauan dan pelaporan Risiko Pasar dan melihat dampaknya terhadap profitabilitas dan
dilakukan secara periodik, mencakup: modal BNI. Dengan mempertimbangkan kompleksitas
a. Pemantauan dan pelaporan besarnya Risiko Pasar data, produk, dan model yang digunakan, saat ini telah
atas seluruh portofolio Bank yang terekspos Risiko dikembangkan aplikasi perhitungan IRRBB sehingga
Pasar. diharapkan hasil yang diperoleh menjadi lebih akurat.
b. Pemantauan dan pelaporan terhadap kepatuhan b. Aplikasi pemantauan Off Market Price Limit merupakan
limit Risiko Pasar (realisasi eksposur Risiko Pasar aplikasi untuk memantau kewajaran harga transaksi
dibandingkan limitnya). (likely and reasonable) yaitu sesuai dengan kisaran
c. Rekomendasi tindak lanjut atas terjadinya pelampauan fluktuasi harian rate/harga pasar (expected daily
limit dan/atau terjadinya kondisi pasar yang tidak fluctuations possible) saat itu.
normal, dan/atau terjadinya kondisi lainnya yang c. Aplikasi pemantauan limit kewenangan transaksi
mengarah pada peningkatan potensi Risiko Pasar. merupakan aplikasi untuk memantau Transaction Limit
4. Pengendalian (Deal Ticket Size), Position Limit, dan Stop Loss Limit
Pengendalian Risiko Pasar dilakukan dalam rangka (Budget Loss Limit).
mencegah terjadinya kerugian yang lebih dalam akibat d. Aplikasi pemantauan Credit Counterparty Limit
Risiko Pasar melalui penetapan limit-limit risiko pasar dimana terdapat pengembangan perhitungan Forex
di Divisi Treasury maupun Kantor Luar Negeri antara Counterparty Limit dengan menggunakan Faktor
lain sebagai berikut: Konversi Kredit (FKK).
a. Value at Risk Limit (VaR Limit), yang merupakan e. Aplikasi pemantauan Value at Risk (VaR) untuk
maksimum potensi kerugian yang mungkin terjadi (HO) maupun Kantor Luar Negeri (KLN) dengan
pada waktu tertentu di masa datang dengan tingkat menggunakan metode historical simulation sehingga
kepercayaan tertentu. diharapkan lebih akurat karena dapat mengcover risiko
b. Stress Value at Risk Limit (SVaR Limit ), yang non linier.
merupakan pengukuran risiko pasar yang disesuaikan
dengan kondisi tidak normal di pasar atau maksimum Sedangkan untuk memperoleh data pasar diperoleh dari
potensi kerugian saat pasar tidak normal. Reuters, Bloomberg dan sumber independen lainnya.
c. Budget Loss Limit yang dipergunakan untuk Beberapa limit yang telah ditetapkan untuk mengelola
membatasi realisasi kerugian aktivitas bisnis. potensi kerugian Risiko Pasar di Divisi Treasury maupun
d. Management Action Trigger (MAT), yaitu batasan Kantor Luar Negeri antara lain sebagai berikut:
untuk melakukan tindakan terhadap risiko perubahan a. Value at Risk Limit (VaR Limit), yang merupakan
nilai yang merugi (early warning signal). MAT maksimum potensi kerugian yang mungkin terjadi
melengkapi budget loss limit berupa persentase pada waktu tertentu di masa datang dengan tingkat
tertentu dari budget loss limit. kepercayaan tertentu.
e. Limit pembelian surat berharga yang digunakan untuk b. Stress Value at Risk Limit (Stress VaR Limit), yang
membatasi konsentrasi pembelian surat berharga merupakan pengukuran risiko pasar yang disesuaikan
korporat berdasarkan rating dan jenis mata uang dengan kondisi tidak normal di pasar atau maksimum
surat berharga. potensi kerugian saat pasar tidak normal.
f. Limit Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) c. Budget Loss Limit yang dipergunakan untuk membatasi
menggunakan metode Pendapatan Bunga Bersih realisasi kerugian aktivitas bisnis.
(NII) dan Pendekatan Nilai Ekonomis dari Ekuitas d. Management ActionTrigger (MAT), yaitu batasan untuk
(EVE) untuk membatasi risiko suku bunga dalam melakukan tindakan terhadap risiko perubahan nilai
banking book. yang merugi (early warning signal). MAT melengkapi
loss limit berupa persentase tertentu dari loss limit.
448 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 449
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
e. Limit pembelian surat berharga yang digunakan untuk 2. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang berasal
membatasi konsentrasi pembelian surat berharga dari penghimpunan dana, transaksi antar Bank, dan
korporat berdasarkan rating dan jenis mata uang surat pinjaman yang diterima.
berharga.
f. Limit asset and liability repricing gap (Interest Rate Risk Tata Kelola dan Organisasi
in Banking Book) untuk membatasi risiko suku bunga Manajemen Risiko Likuiditas dilakukan oleh Divisi
dalam banking book. Enterprise Risk Management (ERM), Divisi Treasury
g. Nominal open position limit, yaitu batas maksimum (TRS), dan Kantor Luar Negeri. Kebijakan dan Prosedur
nominal open position yang dapat dilakukan dealer. Manajemen Risiko Likuiditas disusun oleh Divisi ERM,
h. Limit internal PDN keseluruhan (absolut), yaitu batas selanjutnya dilaksanakan oleh DivisiTreasury dan segenap
maksimum pengelolaan PDN. Kantor Luar Negeri yang diwujudkan dalam manajemen
Langkah-langkah memperkuat pengelolaan risiko pasar strategi likuiditas. Divisi ERM juga melakukan monitoring
dalam rangka menghadapi perubahan kondisi ekonomi terhadap pelaksanaan manajemen likuiditas yang dilakukan
sepanjang 2023 antara lain melakukan pemantauan secara oleh Divisi Treasury tersebut.
aktif terhadap pergerakan faktor pasar yang berpotensi
memberikan dampak pada Bank. Bank melakukan Kebijakan dan Prosedur
pemantauan terhadap indikator pasar melalui perangkat BNI menyusun Kebijakan Risiko Likuiditas berupa Pedoman
Early Warning Sytem untuk portofolio Forex dan Early Penerapan Manajemen Risiko Likuiditas, yang lebih lanjut
Warning Sytem portofolio Surat Berharga. dijabarkan ke dalam Prosedur Manajemen Risiko Likuiditas
yang berisi panduan pelaksanaan manajemen risiko
Untuk mengetahui potensi dampak perubahan kondisi likuiditas, antara lain berupa:
internal dan eksternal pada bank, telah dilakukan Scenario 1. Ketersediaan Alat Likuid: Kas, Giro Wajib Minimum
Analysis dan Stress Testing secara periodik dan insidentil. (GWM), Secondary Reserve, Tertiary Reserve, Indikator
StressTesting secara periodik menggunakan skenario yang Peringatan Dini, Liquidity Contigency Plan Head Office
mengacu pada ketentuan Regulator dan skenario internal maupun Kantor Luar Negeri.
Bank. Skenario Stress Testing insidentil dan Scenario 2. Pengukuran Risiko Likuiditas: Rasio Likuiditas Proyeksi
Analysis menyesuaikan kondisi faktor makro ekonomi Arus Kas, Profil Maturitas, Rasio Kecukupan Likuiditas,
dan faktor pasar pada saat itu. Masing-masing Kantor Luar Stress testing.
Negeri juga melakukan Stress Testing sesuai ketentuan 3. Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net
internal dan ketentuan Regulator setempat. Hasil stress Stable Funding Ratio (NSFR)
testing tersebut digunakan untuk menyiapkan Contingency 4. Pemantauan Risiko Likuiditas.
Plan agar risiko yang terjadi tetap dapat dimitigasi dan 5. Pengendalian Risiko Likuiditas.
dikelola dengan baik. 6. Penetapan Limit Likuiditas: Pagu Kas Wilayah dan Bank
Wide, limit Safety Level, Limit Profil Maturitas dan Limit
PENGELOLAAN RISIKO LIKUIDITAS Pembatasan Kredit Valas berdasarkan ketersediaan
Risiko likuiditas merupakan risiko akibat ketidakmampuan likuiditas Valas.
untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari sumber
pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid berkualitas Proses
tinggi. Pengelolaan risiko likuiditas bertujuan untuk meminimalkan
kemungkinan ketidakmampuan Bank dalam memperoleh
Risiko likuiditas berhubungan dengan adanya kemungkinan sumber pendanaan arus kas, dan membangun kekuatan
Bank tidak mampu memenuhi kewajiban jangka pendek likuiditas struktural neraca bank untuk mendukung
terhadap deposan, investor dan kreditur, serta pemenuhan pertumbuhan jangka panjang yang berkesinambungan.
giro wajib minimum yang di antaranya disebabkan 1. Identifikasi
keterbatasan akses pendanaan atau ketidakmampuan untuk Identifikasi Risiko Likuiditas merupakan proses
melikuidasi aset yang dimiliki dengan harga yang wajar. memperoleh dan menganalisis sumber-sumber risiko
likuiditas yang melekat pada seluruh aktivitas bisnis/
Pengelolaan risiko likuiditas bertujuan untuk meminimalkan transaksi/produk yang dapat memberikan dampak
kemungkinan ketidakmampuan Bank dalam memperoleh finansial bagi Bank. Setiap aktivitas/produk/transaksi
sumber pendanaan arus kas, dan membangun kekuatan dianalisis dan dibedakan untuk memastikan bahwa
likuiditas struktural neraca Bank untuk mendukung setiap risiko likuiditas telah diidentifikasi, diukur secara
pertumbuhan jangka panjang yang berkesinambungan. akurat, dikelola sesuai dengan metode yang tepat, dan
dikendalikan dengan baik.
Risiko Likuiditas BNI dapat terjadi akibat ketidakmampuan 2. Pengukuran
memperoleh sumber pendanaan arus kas yang disebabkan Metode Pengukuran Risiko Likuiditas meliputi rasio
oleh: likuiditas termasuk Liquidity Coverage Ratio (LCR)
1. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang berasal dan Net Stable Funding Ratio (NSFR), profil maturitas,
dari aset produktif maupun yang berasal dari penjualan proyeksi arus kas, stress testing dan proses pemantauan
aset termasuk aset likuid. dan/atau pelaporan Risiko Likuiditas dilakukan secara
periodik, mencakup:
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 449
Page 450
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
a. Pemantauan dan pelaporan besarnya Risiko Likuiditas b. Limit Safety Level yang menentukan batasan
atas seluruh aktivitas/produk Bank yang terekspos minimum cadangan likuiditas yang perlu dimiliki
Risiko Likuiditas; oleh Bank
b. Pemantauan dan pelaporan terhadap kepatuhan limit c. Limit Profil Maturitas, yang terdiri atas limit profil
Risiko Likuiditas (realisasi eksposur Risiko Likuiditas maturitas rupiah dan limit profil maturitas valas
dibandingkan limitnya);
c. Pemantauan indikator (internal dan eksternal) Perangkat dan Metode
peringatan dini untuk mengetahui potensi Dalam mengelola risiko likuiditas, BNI menggunakan
peningkatan Risiko Likuiditas; dan proyeksi arus kas harian dan profil maturitas bulanan,
d. Rekomendasi tindak lanjut atas terjadinya pelampauan baik secara kontraktual maupun behavioral, agar dapat
limit dan/atau terjadinya kondisi pasar yang tidak menetapkan strategi yang sesuai dan akurat untuk
normal, dan/atau terjadinya kondisi lainnya yang mengantisipasi kondisi likuiditas bank di masa mendatang.
mengarah pada peningkatan potensi Risiko Likuiditas.
3. Pemantauan Indikator Peringatan Dini
Dalam mengelola likuiditas, selain mengelola Indikator peringatan dini dijabarkan dalam indikator-
primary reserve (kas dan GWM), BNI menjaga indikator internal dan eksternal pada kondisi normal, kondisi
dan mempertahankan secondary reserve untuk moderat atau kondisi ketat (tight) baik untuk Rupiah maupun
memastikan likuiditas berada pada level yang aman. valuta asing. Indikator Internal yang digunakan antara
Sebagai cadangan secondary reserve, BNI menjaga lain tren dana nasabah, konsentrasi nasabah dominan,
dan mempertahankan tertiary reserve. Penetapan dan dan rasio-rasio likuiditas bank. Indikator eksternal yang
pemantauan limit, yaitu limit Pagu Kas BNI Wide, limit digunakan antara lain tren tingkat suku bunga BI 7 Days
Safety Level, limit Profil Maturitas, dan pembatasan Reverse Repo Rate, JIBOR (Jakarta Interbank Offered Rate),
Kredit Valas berdasarkan Ketersediaan Dana dilakukan TERM SOFR, Outstanding Likuiditas di Pasar (Market Net
secara berkala oleh Divisi ERM. Penetapan dan Liquidity) dan spread Credit Default Swap (CDS).
pemantauan limit dilakukan secara berkala, antara lain:
a. Limit Pagu Kas BNI Wide yang merupakan batasan Penetapan likuditas bank dalam kondisi Normal, Moderat,
maksimal pemeliharaan saldo kas rupiah BNI secara atau Ketat (tight) menjadi acuan dalam penetapan Safety
total yang terdiri dari Kas Cabang/ Sentra dan Kas Level (batasan cadangan likuiditas) yang harus disediakan
Lainnya (Kas Replenish ATM, Kas ATM dan Kas CRM). oleh bank. Selanjutnya penetapan kondisi likuiditas tersebut
b. Limit Safety Level merupakan jumlah Secondary akan menjadi panduan dalam Liquidity Contigency Plan
Reserve yang minimal harus dipelihara untuk (LCP), yaitu seperangkat panduan dalam kondisi likuiditas
mengantisipasi penarikan DPK berdasarkan volatilitas ketat yang mencakup namun tidak terbatas pada langkah-
tiap jenis DPK dan volatilitas disponible pinjaman langkah alternatif strategi.
dengan tingkat keyakinan (confidence level) tertentu.
c. Limit Profil Maturitas merupakan batasan gap Stress Testing Likuiditas
maturitas behavioral secara kumulatif s.d. 1 bulan. Untuk mengetahui ketahanan likuiditas di periode krisis,
Limit tersebut merupakan kondisi atas limit profil telah dilakukan stress testing likuiditas secara periodik.
maturitas rupiah dan limit profil maturitas valas. Skenario stress testing dilakukan dengan menggunakan
skenario spesifik pada bank (Idiosyncratic Scenario) dan
Pembatasan Kredit Valas berdasarkan Ketersediaan skenario stress pada pasar (Market Wide Scenario). Skenario
Likuiditas Valas adalah mekanisme pengendalian spesifik pada bank (Idiosyncratic Scenario) menggunakan
jumlah maksimum dana valas yang dapat disalurkan asumsi bank berada dalam kesulitan likuiditas akibat
untuk pemberian onshore loan, offshore loan dan local hilangnya kepercayaan investor/deposan pada bank.
loan yang berasal dari sumber dana konvensional dan
dana non-konvensional, serta merupakan mekanisme Sedangkan skenario stress pada pasar (Market Wide
mitigasi risiko likuiditas berdasarkan ketersediaan dana Scenario) menggunakan asumsi terjadi gangguan pada
dan bukan merupakan limit risiko kredit. Sedangkan pasar/sistem keuangan secara keseluruhan yang berakibat
ketersediaan atas keseluruhan reserve dipantau secara pada terganggunya operasional bank.
harian, mingguan, dan bulanan oleh Divisi TRS dan
Divisi ERM. Hasil stress testing dari skenario tersebut akan digunakan
4. Pengendalian untuk liquidity funding plan agar risiko yang terjadi tetap
Pengendalian risiko likuiditas dilakukan dalam rangka dapat dimitigasi dan dikelola dengan baik.
mencegah terjadinya kerugian yang lebih mendalam
akibat risiko likuiditas, yang dilakukan dengan Rasio Kecukupan Likuiditas
menetapkan limit-limit pada pemantauan risiko likuiditas. Dalam rangka meningkatkan ketahanan likuiditas jangka
Penetapan dan pemantauan limit dilakukan secara pendek, BNI melakukan pengelolaan Liquidity Coverage
berkala, antara lain: Ratio (LCR) dengan cara memelihara High Quality Liquid
a. Limit Pagu Kas BNI Wide, dikaji ulang secara semi- Asset (HQLA) yang memadai untuk memenuhi kebutuhan
annual dan diterapkan sesuai kondisi likuiditas yang likuiditas selama periode 30 (tiga puluh) hari ke depan
terjadi (normal/moderat/ketat) dalam skenario stress, sedemikian rupa sehingga bank
dapat mempertahankan rasio kecukupan likuiditas tersebut
450 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 451
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
selalu di atas 100% baik secara Individu (bank only) maupun bertanggung jawab memastikan kontrol berjalan
konsolidasi dengan Entitas Anak. dengan baik. Implementasi tersebut didukung
oleh Divisi Enterprise Risk Management dan Divisi
Selain Rasio LCR, untuk mengelola ketahanan likuiditas Operational Risk Management sebagai second line
jangka panjang BNI juga melakukan pengelolaan rasio roles yang bertanggung jawab dalam penyusunan
Net Stable Funding Ratio (NSFR) dengan cara memelihara framework, kebijakan, prinsip, dan metodologi
dana stabil untuk mendanai aset yang stabil. BNI pengelolaan risiko. Sedangkan third line roles yaitu
mempertahankan rasio NSFR di atas 100% untuk posisi Satuan Internal Audit memiliki peran sebagai Risk
Individual maupun konsolidasi dengan Entitas anak. Assurance Unit yang bertanggung jawab menilai
secara independen efektivitas implementasi
PENGELOLAAN RISIKO OPERASIONAL manajemen risiko dan pengendalian intern. Selain
Risiko Operasional terjadi karena adanya ketidakcukupan itu, adanya komunikasi antara Operational Risk
atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, Internal Control (ORIC) dan Divisi Operational Risk
kegagalan sistem, atau adanya gangguan eksternal Management secara periodik diharapkan dapat
yang memengaruhi operasional Bank. Kejadian Risiko meningkatkan efektivitas komunikasi first line
Operasional merupakan kejadian risiko yang melekat roles dan second line roles yang nantinya dapat
pada setiap proses bisnis dan operasional yang dijalankan meningkatkan kualitas identifikasi risk exposure.
Bank dan dapat memicu terjadinya Risiko Reputasi, Risiko b. Proses Manajemen Risiko Operasional
Hukum, Risiko Kepatuhan, serta Risiko lainnya apabila tidak Proses manajemen risiko operasional meliputi
dikelola dengan baik. identifikasi, pengukuran, pemantauan dan
pengendalian terhadap risiko operasional, yang
Dengan meningkatnya keragaman dan kompleksitas produk dijabarkan sebagai berikut:
serta aktivitas perbankan yang ditawarkan kepada nasabah, 1) Identifikasi
perkembangan sistem dan teknologi pendukung yang Identifikasi risiko dilakukan secara proaktif
sangat cepat, serta meningkatnya ekspektasi nasabah akan terhadap seluruh aktivitas, proses, dan produk
pelayanan yang diberikan oleh Bank, maka pengelolaan dalam rangka menganalisis sumber, tingkat
risiko operasional menjadi hal yang sangat penting. kemungkinan timbulnya risiko operasional serta
dampak yang ditimbulkannya.
Dalam rangka menerapkan manajemen risiko operasional, Mekanisme identifikasi risiko operasional
BNI mengacu pada ketentuan Bank Indonesia atau Otoritas dilakukan dengan menerapkan process mapping
Jasa Keuangan, serta International Best Practices. Agar atas proses kerja/aktivitas masing-masing unit
pengelolaan manajemen risiko operasional berjalan untuk menangkap potensi risiko operasional.
dengan baik, BNI memiliki Kerangka Kerja Manajemen 2) Pengukuran
Risiko Operasional yang terdiri dari 6 (enam) komponen Pengukuran risiko dilakukan dalam rangka
utama, yaitu: mengetahui perkembangan dan besarnya eksposur
1. Strategi dan Tujuan Bisnis risiko operasional sebagai acuan untuk melakukan
Strategi dan tujuan bisnis BNI sebagai acuan dalam pengendalian serta untuk keperluan perhitungan
penerapan manajemen risiko operasional. kewajiban penyediaan modal minimum. Dalam
2. Strategi Manajemen Risiko Operasional rangka perhitungan beban modal dan ATMR
Strategi Manajemen Risiko Operasional dirumuskan risiko operasional, saat ini Bank menggunakan
sesuai strategi dan tujuan bisnis secara keseluruhan metode Standardized Approach (SA) sesuai
dengan memperhatikan tingkat Risiko yang akan diambil dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.
(risk appetite) dan toleransi Risiko (risk tolerance).Tujuan 6/SEOJK.03/2020 tanggal 29 April 2020 tentang
penetapan strategi manajemen risiko operasional adalah Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
untuk memastikan bahwa eksposur risiko operasional untuk Risiko Operasional dengan Menggunakan
telah dikelola secara terkendali sesuai dengan kebijakan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum.
dan prosedur intern serta peraturan perundang- 3) Pemantauan
undangan dan ketentuan lain yang berlaku. Pemantauan risiko dilakukan oleh seluruh unit
3. Model Manajemen Risiko Operasional sebagai first line roles terhadap risiko utama pada
a. Tata Kelola Manajemen Risiko Operasional saat aktivitas sedang berlangsung. Sedangkan
Tata kelola manajemen risiko operasional telah Divisi Operational Risk Management melakukan
diimplementasikan BNI di mana segenap unit evaluasi dan laporan/ feedback atas penilaian
bisnis dan unit pendukung baik di dalam maupun risiko berdasarkan hasil self assessment serta
di luar negeri, berperan sebagai Risk Owner atau realisasi atas kerugian risiko operasional yang
Risk Taker yang bersama dengan Senior Operational terjadi, meliputi:
Risk Executive (SORX) memiliki peran sebagai first • Feedback report untuk seluruh Divisi/Satuan/
line roles. Risk Owner bertanggung jawab terhadap Wilayah/Cabang
risiko yang diambil, eksekusi dan hasilnya (Day to
day Risk Management & Control) sedangkan SORX
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 451
Page 452
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
• Laporan bulanan Pemantauan Kerugian Risiko 6) Branch Navigation, sebagai tools yang digunakan
Operasional kepada Direksi oleh unsur Pimpinan Cabang dan Wilayah untuk
• Laporan Profil Risiko Operasional melakukan aktivitas monitoring dan supervisi
4) Pengendalian kinerja, operasional dan risiko sesuai dengan
Pengendalian risiko dilakukan untuk mengurangi Cabang dan Wilayah kelolaannya secara harian.
dan mengendalikan dampak dan frekuensi risiko 7) Fraud Detection System, sebagai tools untuk
operasional yang teridentifikasi selama tahap menangkap anomaly transaction after defect
penilaian dan pengukuran. Proses pengendalian (sebelum kejadian).
risiko disesuaikan dengan eksposur risiko maupun 4. Teknologi Informasi dan Data
tingkat dan toleransi risiko yang akan diambil. Penggunaan dan penerapan teknologi informasi dan
c. Kebijakan dan Permodalan Risiko Operasional data yang terintegrasi untuk risiko operasional mampu
Divisi Operational Risk Management (ORM) telah menghasilkan laporan yang lengkap dan akurat dalam
memiliki Pedoman Penerapan Manajemen Risiko rangka mendeteksi dan mengoreksi penyimpangan atas
Operasional untuk mendukung implementasi proses bisnis secara tepat waktu. Pemanfaatan data yang
manajemen risiko operasional pada segenap unit baik berkualitas menghasilkan analisis yang dapat digunakan
di dalam maupun di luar negeri. Kebijakan tersebut dalam pengelolaan risiko operasional serta sebagai
dijabarkan lebih rinci dalam Prosedur atau Standard bahan pendukung dalam pengambilan keputusan oleh
Operating Procedure serta Petunjuk Teknis transaksi manajemen.
dan operasional yang prudent untuk menjalankan 5. Sumber Daya Manusia (SDM) dan Budaya Risiko
aktivitas bisnis sehari-hari seperti: Penerapan budaya risiko (risk culture) yang efektif di
1) Prosedur Manajemen Risiko Operasional BNI dapat menciptakan mekanisme yang melibatkan
2) Petunjuk Teknis Manajemen Risiko Operasional seluruh pegawai untuk mengidentifikasi dan mencegah
3) Petunjuk Teknis SORX kelemahan dan penyimpangan secara dini dengan
Divisi ORM melakukan perhitungan modal risiko efisien dan efektif.
operasional untuk memastikan BNI memiliki 6. Assurance
modal yang cukup dalam rangka menyerap risiko Assurance adalah aktivitas penilaian independen
operasional yang dihadapi. oleh pihak ketiga atas implementasi kerangka kerja
d. Tools and Method manajemen risiko operasional. Penilaian ini dilakukan
Dalam menerapkan manajemen risiko operasional oleh Satuan Audit Internal (IAD) maupun pihak eksternal
juga perlu diperlengkapi dengan tools dan metodologi. bank.
Tools yang diterapkan dalam manajemen risiko
operasional antara lain: Risk Control Self Assessment Perangkat dan Metode
(RCSA), Loss Event Database (LED), Key Risk Indicator Untuk membantu proses pengelolaan risiko operasional
(KRI), dan Business Continuity Management (BCM). yang dilakukan oleh setiap unit kerja, BNI telah
mengembangkan perangkat manajemen risiko operasional
Selain itu, dalam rangka meningkatkan risk culture (operational risk management tool) berbasis situs web yang
dan risk awareness, BNI telah mengimplementasikan diberi nama New PERISKOP (Perangkat Risiko Operasional).
budaya risiko operasional 2023, yaitu New PERISKOP mempunyai peranan yang sangat penting,
mengembangkan beberapa tools, antara lain: yaitu mensosialisasikan Budaya Risiko serta meningkatkan
1) DigiMS (Digital Inventory Management System), Kesadaran Risiko karena terdapat 4 (empat) proses utama
sebagi inisiatif untuk menyediakan catatan dalam pengelolaan risiko operasional yang menggunakan
persediaan surat berharga secara sistem. perangkat ini, yaitu Risk Control Self Assessment (RCSA),
2) Awareness Supervisory Report (ASR) Loss Event Database (LED), Key Risk Indicator (KRI), dan
3) Biometric Fingerprint, sebagai sebagai inisiatif Business Continuity Management (BCM).
dalam memitigasi risiko kejadian fraud pada
aktivitas verifikasi nasabah dan otorisasi
supervisor serta mempercepat proses pembukuan
rekening.
4) DigiCSLite, sebagai inisiatif dalam memitigasi
risiko fraud pada layanan frontliners Bank dan
meningkatkan customer experience melalui
kecepatan layanan digital.
5) Splunk, merupakan event correlation system
yang berfungsi melakukan identifikasi korelasi
antar kejadian (event) untuk memprediksi potensi
kejadian lanjutan fraud, problem, security event
dan potensi bisnis.
452 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 453
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
New Periskop
Risk and Control Self Assessment (RCSA) merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan secara independen
Modul Risk and oleh setiap unit (risk owner) dalam rangka mengidentifikasi potensi risiko operasional yang terdapat di unitnya,
Control Self mencari penyebabnya, mengukur potensi kerugian (dampak dan frekuensi) yang mungkin timbul serta mencarikan
Assessment (RCSA) solusi untuk mengatasinya. Selain itu, dilakukan penilaian kontrol untuk masing-masing risiko yang akan
memengaruhi skor risiko yang melekat (Inherent Risk).
Merupakan database event sejak event terjadi hingga penyelesaiannya akibat risiko operasional yang terjadi
di seluruh unit di Bank. Data event yang terkumpul melalui modul LED, selain digunakan untuk pengelolaan
Modul Loss Event
risiko operasional yang lebih baik serta mencegah terjadinya kasus serupa juga sebagai dasar pada perhitungan
Database (LED)
ATMR risiko operasional dalam rangka menghitung kebutuhan modal untuk menutup risiko operasional dengan
menggunakan metode Standardized Approach yang mulai diimplementasikan tahun 2023.
Key Risk indicators merupakan alat ukur untuk mengidentifikasi potensi kerugian risiko operasional yang melekat
Modul Key Risk pada produk dan aktivitas secara dini dan memberikan tanda (early warning signal) jika melebihi suatu threshold
Indicator (KRI) tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya untuk memonitor eksposur risiko operasional dan efektivitas kontrol
Bank.
Merupakan salah satu upaya untuk mendukung pengelolaan dokumentasi langkah penanganan dampak gangguan/
Modul Business bencana dan proses pemulihan agar kegiatan operasional bank dan pelayanan nasabah dapat tetap berjalan pada
Continuity kondisi bencana. Modul ini terdiri dari penyusunan call tree, pembentukan Oganisasi Crisis Management Team
Management (BCM) (CMT) / Emergency Task Force (ETF), penyusunan Business Impact Analysis (BIA), Threat and Risk Assessment (TRA)
dan pemeliharaan sarana prasarana BCM serta pencatatan monitoring kejadian dan potensi bencana.
Dengan adanya perangkat/ solusi manajemen risiko Tata Kelola dan Organisasi
operasional, maka dapat memberikan manfaat besar bagi Dalam kondisi bencana (disaster), BNI telah menyiapkan
BNI, sebagai berikut: organisasi spesifik berupa Crisis Management Team
1. Melakukan proses pengelolaan risiko operasional di (CMT) dan Emergency Task Force (ETF) yang dipimpin
segenap unit BNI dalam suatu solusi yang terintegrasi oleh Executive Management Team (EMT)/ Pimpinan
yang diharapkan akan dapat meningkatkan kualitas Tertinggi Unit sebagai koordinator yang memiliki level
manajemen risiko Bank. kewenangan tertinggi. CMT/ ETF akan aktif apabila
2. Memiliki basis data risiko operasional yang komprehensif, Executive Management Team (EMT) selaku pimpinan
akurat dan tepat waktu. tertinggi dari CMT/ETF menyatakan deklarasi kondisi status
3. Menyediakan analisa data dan pelaporan Manajemen darurat/ bencana.
Risiko Operasional.
4. Pengelolaan risiko operasional dan BCM yang lebih baik. BNI telah memiliki infrastruktur yang dibutuhkan dalam
implementasi BCM seperti Disaster Recovery Center (DRC),
BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT Data Center (DC), lokasi alternatif Gedung BCM dan BCM
Center yang secara rutin dikelola kesiapannya.
Merupakan gangguan atau bencana yang diakibatkan oleh
faktor alam, perbuatan manusia, maupun sistem yang Prosedur dan Petunjuk Teknis
dapat terjadi pada fungsi-fungsi usaha BNI yang kritikal Terkait dengan implementasi Business Continuity
sehingga menyebabkan terganggunya aktivitas bisnis dan Management (BCM), BNI telah menetapkan:
layanan BNI. 1. Prosedur Business Continuity Management (BCM) Dalam
Negeri
Untuk mengantisipasi kejadian tersebut maka BNI telah 2. PetunjukTeknis Business Continuity Management (BCM)
menerapkan Manajemen Keberlangsungan Usaha Dalam Negeri.
(Business Continuity Management/ BCM) di segenap unit 3. Business Continuity Management (BCM) Policy for
baik di dalam maupun di luar negeri, yang diharapkan Overseas Branches.
dapat meminimalisir risiko operasional pada saat terjadinya 4. Business Continuity Management (BCM) Procedure for
kondisi darurat atau bencana. Overseas Branches.
5. Kebijakan Crisis Management Protocol (CMP)
Penerapan kebijakan tersebut sejalan dengan peraturan 6. Prosedur Tata Kelola Gedung Business Continuity
Regulator yang mewajibkan Bank untuk melaksanakan Management (BCM).
proses pengendalian risiko yang dapat membahayakan
kelangsungan usaha Bank, serta selaras dengan persyaratan Proses
pada dokumen Basel II yang mewajibkan Bank untuk Setiap langkah Recovery Strategy dan Restoration Strategy
memiliki pengelolaan keberlangsungan usaha dan yang dilaksanakan dipantau dan dilaporkan kepada Crisis
rencana darurat (Business Continuity Management dan Management Team (CMT) sampai kondisi dinyatakan
Contingency Plan) guna memastikan kemampuan Bank normal kembali. Untuk memastikan tingkat kesiapan dan
agar tetap dapat beroperasi dan meminimalisir kerugian evaluasi Business Continuity Management (BCM), BNI
jika terjadi gangguan terhadap aktivitas bisnisnya. Selain melakukan pengujian sistem pada divisi/ unit kritikal setiap
peraturan Regulator dan Basel II, untuk Kantor Luar Negeri, 3 (tiga) bulan sekali, melakukan site visit, sosialisasi dan
BCM diimplementasikan sesuai dengan regulasi BCM di simulasi penanganan bencana atas implementasi BCM di
negara setempat.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 453
Page 454
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
seluruh unit operasional yang dilakukan secara rutin tiap serta meningkatkan ketahanan siber (cyber resilience)
tahun untuk mengetahui tingkat kesiapan masing-masing melalui penguatan keamanan siber (cyber security). Standar
unit, ditinjau dari segi organisasi maupun infrastruktur penerapan manajemen risiko digital dan keamanan siber
BCM yang dimilikinya. juga dilengkapi pengujian ketahanan dan keamanan siber,
serta didukung pelaporan efektif terhadap penerapan
Hasil evaluasi dan pengujian rutin tersebut terlihat manajemen risiko digital dan keamanan siber sehingga
dari penanganan yang sistematis dan terarah dalam tercipta layanan yang efektif, efisien dan aman.
menghadapi bencana baik yang disebabkan oleh manusia,
alam, maupun oleh sistem sehingga aktivitas operasional Tata Kelola dan Kebijakan
BNI di lokasi bencana dapat tetap berjalan pada tingkatan Strategi manajemen risiko digital dan keamanan siber
tertentu walaupun beberapa sarana dan prasarana diimplementasikan dalam koridor tata kelola yang efektif
penunjang aktivitas bisnis mengalami gangguan. dan menyeluruh, sehingga menciptakan engelolaan
manajemen risiko yang bersifat proaktif dan forward
Proses penerapan BCM dilakukan sebagai berikut: looking. Penerapan tata kelola menajemen risiko di BNI
1. Pembentukan struktur organisasi BCM di segenap unit dilakukan melalui Kebijakan Umum Manajemen Risiko
kerja BNI. (KUMR), framework, dan prosedur yang diterapkan
2. Menilai potensi risiko dan ancaman untuk mendapatkan secara konsisten dan berkesinambungan sesuai ketentuan
gambaran atas kejadian bencana yang memiliki regulasi. Penerapan tata kelola manajemen risiko yang
kemungkinan terjadinya (likelihood) paling tinggi dan berbasis People, Process, dan Technology, menjadi pondasi
dampak (impact) paling besar, serta memperkirakan utama penyelenggaraan manajemen risiko digital dan
tindakan maupun fasilitas yang harus dipersiapkan. keamanan siber Bank dalam memenuhi ekspektasi nasabah,
3. Mengidentifikasi proses bisnis yang kritikal (Business stakeholder dan regulator.
Impact Analysis – BIA) bagi kelangsungan bisnis
BNI bilamana terjadi kondisi darurat/ bencana. BIA Proses dan Metode
merupakan acuan bagi unit dalam menyusun prioritas Dalam mengelola manajemen risiko digital dan keamanan
dan strategi pemulihan (recovery) serta kerangka waktu siber, BNI menerapkan proses terstruktur yang melibatkan
pemulihan untuk aktivitas bisnis utamanya. serangkaian aktivitas melalui identifikasi, penilaian,
4. Membuat rencana penanganan kondisi darurat sebagai pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko produk
acuan bagi unit dalam pencegahan dan penanganan dan aktivitas digital atas 8 (delapan) aspek risiko digital
kondisi darurat serta sebagai acuan implementasi antara lain:
standar keamanan dan keselamatan Gedung. 1. Data privacy risk
5. Membuat Strategi Pemulihan (Recovery Strategy) 2. Cybersecurity risk
dengan tujuan mempersiapkan cara yang terorganisir 3. Process automation risk
untuk membuat keputusan jika terjadi kondisi darurat 4. Third party risk
yang mengganggu aktivitas bisnis Bank. 5. Compliance risk
6. Membuat Strategi Pengembalian (Return Strategy) 6. Resiliency risk
dengan tujuan menyediakan cara mengembalikan fungsi 7. Workforce risk
dan aktivitas ke tingkat layanan sebelum terjadi bencana. 8. Cloud related risk
Pengembangan perangkat tersebut sejalan dengan Dalam pengelolaan risiko Bank menggunakan 2 (dua)
peraturan Regulator yang mewajibkan Bank untuk pendekatan metode analitik dan prediksi pemodelan
melaksanakan proses pengendalian risiko dalam mengelola dari data-data yang didapatkan. Metode ini dilakukan
risiko yang dapat membahayakan kelangsungan usaha secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara first line
Bank, serta selaras dengan persyaratan pada dokumen dan second line, serta third line sebagai evaluator dan
Basel II yang mewajibkan Bank untuk memiliki pengelolaan reviewer implementasi manajemen risiko. Bank juga
keberlangsungan usaha dan rencana darurat (Business memiliki beberapa program penguatan risiko digital dan
Continuity Management dan Contingency Plan) guna keamanan siber antara lain digital product assessment,
memastikan kemampuan Bank untuk dapat tetap beroperasi thematic review, Cyber Security Incident Response Team,
dan membatasi kerugian jika terjadi gangguan terhadap Social EngineeringTechnique Program (SETP), dan lain-lain,
aktivitas bisnisnya. Selain peraturan Regulator dan Basel II, sehingga menghasilkan suatu risk reponse yang efektif,
untuk Kantor Luar Negeri, BCM diimplementasikan dengan cepat dan efisien.
memenuhi regulasi BCM di negara setempat.
PENGELOLAAN RISIKO HUKUM
MANAJEMEN RISIKO DIGITAL Risiko hukum merupakan risiko akibat tuntutan hukum dan/
Seiring dengan perkembangan inovasi bisnis perbankan atau kelemahan aspek yuridis. Risiko hukum BNI dapat
yang mengutamakan platform-based dan fully digital bersumber antara lain dari kelemahan aspek yuridis yang
melalui pengembangan advanced digital capabilty dengan disebabkan oleh lemahnya perikatan yang dilakukan oleh
bisnis model berbasis data, Bank melakukan penguatan BNI, ketiadaan dan/ atau perubahan peraturan perundang-
manajemen risiko khususnya terkait dengan risiko digital
454 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 455
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
undangan yang menyebabkan suatu transaksi yang telah faktor litigasi, faktor kelemahan perikatan dan faktor
dilakukan BNI menjadi tidak sesuai dengan ketentuan, dan ketiadaan atau perubahan perundang-undangan dalam
proses litigasi baik yang timbul dari gugatan pihak ketiga identifikasi Risiko Hukum. Hasil pengukuran Risiko
terhadap BNI maupun BNI terhadap pihak ketiga. Hukum tercermin dalam Profil Risiko Hukum.
3. Pemantauan
Tata Kelola dan Organisasi Pemantauan risiko hukum dilakukan dengan
Manajemen risiko hukum dilakukan oleh Divisi Legal mengevaluasi eksposur risiko hukum yang melekat
di bawah pengawasan aktif Direktur Human Capital & terutama yang bersifat material atau yang berdampak
Compliance. Dalam melakukan pengelolaan risiko hukum, pada permodalan BNI. Hasil pemantauan yang mencakup
Divisi Legal bekerja sama dengan Unit Pengelolaan Hukum evaluasi terhadap eksposur risiko hukum tersebut
atau staf yang menangani fungsi hukum yang terdapat pada disusun dalam suatu Sistem Informasi Manajemen
Divisi/ Satuan/ Kantor Wilayah atau unit organisasi lainnya Risiko Hukum (SIM Risiko Hukum) yang menyediakan
di mana Satuan Kerja Bidang Hukum dimaksud berfungsi laporan eksposur risiko hukum secara berkala (bulanan,
sebagai ‘legal watch’, yang menyediakan analisis/ nasehat triwulanan dan tahunan) termasuk tindak lanjut yang
hukum kepada unit organisasi dan/atau pegawai pada setiap diperlukan.
jenjang organisasi untuk meminimalkan kemungkinan 4. Pengendalian
dampak negatif dari kelemahan aspek yuridis, ketiadaan Pengendalian risiko hukum dilakukan terutama terhadap
dan/atau perubahan peraturan Perundang-undangan dan kegiatan yang dapat membahayakan kelangsungan
proses litigasi. Dalam pengelolaan risiko hukum, Divisi Legal usaha BNI. Proses pengendalian Risiko Hukum, dilakukan
bekerja sama dengan Divisi Enterprise Risk Management antara lain dengan:
dalam melakukan penilaian dan pemantauan implementasi a. Melakukan penilaian/ assessment berupa kajian
Manajemen Risiko Hukum secara berkala. yuridis dalam hal terdapat produk bank baru atau
terdapat penambahan/ perubahan fitur atas produk
Kebijakan dan Prosedur BNI.
Implementasi manajemen risiko hukum mengacu pada b. Memberikan nasehat hukum dan/atau pendampingan
Pedoman Perusahaan Manajemen Risiko Hukum serta hukum dalam hal terdapat Risiko Hukum dalam
kebijakan lain yang berkaitan dengan pengelolaan risiko aktivitas operasionalnya.
hukum. c. Melakukan kaji ulang secara berkala terhadap format
standar perjanjian, khususnya perjanjian kredit,
Guna menghasilkan kebijakan Manajemen Risiko guna memastikan kesesuaian dengan peraturan
Hukum yang tepat, Divisi Legal dan Divisi Enterprise Risk perundang-undangan serta ketentuan lain yang
Management melakukan evaluasi dan pengkinian kebijakan berlaku.
dan prosedur pengendalian Risiko Hukum secara berkala, d. Melakukan kaji ulang secara berkala terhadap
sesuai dengan perkembangan ketentuan dan perundang- kontrak dan perjanjian antara BNI dengan pihak
undangan yang berlaku. lain, antara lain dengan cara melakukan penilaian
kembali terhadap efektivitas proses enforcement
Proses guna mengecek validitas hak dalam kontrak dan
Dalam menjalankan fungsi pengendalian Risiko Hukum, perjanjian yang ada, khususnya untuk perjanjian
BNI menerapkan kebijakan manajemen risiko hukum dalam non-standar atau perjanjian yang belum dibakukan
sebuah alur proses yang terdiri dari: dalam Pedoman Perusahaan BNI.
1. Identifikasi e. Melakukan pemantauan secara intensif atas
Identifikasi risiko hukum dilakukan secara berkala dan permasalahan hukum, khususnya gugatan dengan
berkesinambungan. Proses identifikasi risiko hukum dasar Perbuatan Melawan Hukum yang melibatkan
dilakukan dengan menganalisis seluruh sumber risiko Bank sebagai pihak Tergugat maupun Turut Tergugat.
hukum yang sekurang-kurangnya dilakukan terhadap
risiko hukum dari produk dan aktivitas usaha BNI serta PENGELOLAAN RISIKO STRATEJIK
risiko hukum dari produk dan aktivitas baru melalui Risiko Stratejik adalah risiko akibat ketidaktepatan dalam
proses pengendalian manajemen risiko hukum yang pengambilan dan/ atau pelaksanaan suatu keputusan
layak sebelum diperkenalkan atau dijalankan. Proses stratejik serta kegagalan dalam mengantisipasi perubahan
identifikasi risiko hukum yang melekat pada Bank lingkungan bisnis. Risiko stratejik BNI dapat bersumber
dilakukan dengan menggunakan indikator/ parameter: dari kelemahan dalam proses formulasi strategi dan
a. Faktor Litigasi ketidaktepatan dalam perumusan strategi, sistem informasi
b. Faktor Kelemahan Perikatan manajemen yang kurang memadai, hasil analisa lingkungan
c. Faktor Ketiadaan/ Perubahan Perundang-undangan internal dan eksternal yang kurang tepat, penetapan
2. Pengukuran tujuan stratejik yang terlalu agresif, ketidaktepatan dalam
Pengukuran risiko hukum dilakukan dengan implementasi stategi, dan kegagalan mengantisipasi
menggunakan parameter perbandingan antara nominal perubahan lingkungan bisnis.
gugatan dari pihak ketiga terhadap modal BNI, indikator
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 455
Page 456
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Tata Kelola dan Organisasi yang berpotensi merugikan BNI, misal karena adanya
Manajemen Risiko Stratejik dilakukan oleh Divisi Corporate kebijakan yang tidak tepat, kurang responsif terhadap
Planning & Performance Management, di bawah perubahan-perubahan yang terjadi, implementasi
pengawasan aktif Direktur Finance. kebijakan yang tidak sesuai rencana, atau karena
implementasinya tidak sesuai dengan jadwal yang telah
Pengelolaan Risiko Stratejik dilakukan melalui serangkaian ditetapkan.
proses perencanaan strategis berupa planning and
budgeting yang mencakup penyelarasan strategi 2. Pengukuran
perusahaan dengan strategi unit serta cascading target Pengukuran risiko stratejik dilakukan dengan
bank wide menjadi target unit yang dituangkan dalam menggunakan 4 (empat) parameter, yaitu: kesesuaian
dokumen perencanaan. strategi dengan kondisi lingkungan bisnis, strategi
berisiko tinggi dan strategi berisiko rendah, posisi bisnis
Dokumen perencanaan strategis meliputi: Bank terhadap pesaing dan pencapaian realisasi Rencana
1. Corporate Plan Bisnis Bank (RBB).
Dokumen rencana korporasi yang disusun untuk
mencapai tujuan Bank dalam jangka panjang selama Selain itu, dalam pengukuran kualitas penerapan
5 (lima) tahun manajemen risiko dapat ditinjau dari hasil tata kelola,
2. Rencana Bisnis Bank (RBB) kerangka manajemen risiko, proses manajemen risiko,
Dokumen rencana kegiatan usaha Bank jangka pendek sistem informasi dan SDM, serta sistem pengendalian
(satu tahun) dan jangka menengah (tiga tahun). risiko.
Mekanisme penyusunan dokumen perencanaan strategis Penilaian profil risiko stratejik secara detail dituangkan
diawali dengan menyusun Corporate Plan sebagai acuan dalam laporan profil risiko stratejik dengan berpedoman
penetapan target dan strategi yang akan dijadikan panduan pada Prosedur Penilaian Profil Risiko BNI.
dalam penyusunan Rencana Bisnis Bank. 3. Pemantauan
Pemantauan risiko stratejik dilakukan dengan
Selanjutnya, Rencana Bisnis Bank akan menjadi acuan memperhatikan pengalaman kerugian pada masa
penyusunan Operational Planning yang dituangkan lalu yang disebabkan oleh risiko stratejik dan/ atau
dalam Business Plan Divisi/ Satuan/ Wilayah dan Cabang/ penyimpangan pelaksanaan rencana strategi.
Sentra. Business Plan Wilayah akan menjadi acuan dalam
penyusunan Business Plan Cabang/ Sentra. Melalui Untuk ruang lingkup bank wide, BNI telah menetapkan
mekanisme tersebut, dapat dipastikan bahwa proses satuan kerja yang menganalisis dan memantau realisasi
alignment strategi tetap terjaga mulai dari level corporate strategi bisnis dan program kerja terhadap target,
sampai unit terendah (cabang). dalam hal ini Divisi Corporate Planning & Perfomance
Management (CPM) termasuk untuk target-target
Dokumen Corporate Plan di-review setiap 5 (lima) tahun keuangan.
sekali untuk disesuaikan dengan perubahan lingkungan
bisnis. Sedangkan untuk ruang lingkup Divisi/ Satuan/ Unit
ditunjuk unit penunjang dan/ atau unit tertentu lainnya
Dokumen Rencana Bisnis Bank dan Business Plan Unit untuk menganalisa dan memantau realisasi strategi
di-review pada Semester I, setiap tahun berjalan bahkan bisnis dan program kerja vs target implementasi strategi
dapat dilakukan dalam jangka waktu yang lebih pendek jika Divisi/ Satuan/ Unit tersebut secara berkala.
terjadi perubahan lingkungan yang signifikan.
Mekanisme untuk memantau pencapaian rencana
Kebijakan dan Prosedur bisnis yang telah ditetapkan, dilakukan dengan
Implementasi manajemen risiko stratejik mengacu pada membandingkan target terhadap realisasi bisnis dengan
Pedoman Penerapan Perusahaan Manajemen Risiko ketentuan sebagai berikut:
Stratejik serta Kebijakan dan Prosedur, antara lain Pedoman a. Pemantauan kinerja dan strategi perusahaan
Perusahaan Prosedur Penyelenggaraan Produk Bank. (bankwide) dilakukan secara bulanan.
b. Pemantauan kinerja Divisi dilakukan secara
Proses triwulanan.
Dalam menjalankan fungsi pengendalian Risiko Stratejik, c. Pemantauan pencapaian kinerja perusahaan dan
BNI menerapkan kebijakan manajemen risiko stratejik seluruh unit dilakukan secara semesteran dalam
dalam sebuah alur proses yang terdiri dari: forum Business Meeting di Kantor Pusat dan Kantor
1. Identifikasi Wilayah.
Identifikasi risiko stratejik dilakukan secara berkala dan 4. Pengendalian
berkesinambungan. Proses identifikasi risiko stratejik Pengendalian risiko stratejik dilakukan dengan cara
dilakukan dengan mengidentifikasi faktor-faktor risiko membandingkan hasil aktual dengan hasil yang
stratejik yang melekat pada setiap aktivitas fungsional diharapkan untuk memastikan bahwa risiko yang diambil
masih dalam batas toleransi dan melaporkan deviasi
456 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 457
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
yang signifikan kepada Direksi. Sistem pengendalian Massal (APU PPT dan PPPSPM), Prosedur Penerapan
risiko tersebut disetujui dan dikaji ulang secara berkala Progam APU PPT PPPSPM, Piagam Kepatuhan (Compliance
oleh Direksi untuk memastikan kesesuaiannya secara Charter), Pedoman Perusahaan Prosedur Penanganan
berkelanjutan. Benturan Kepentingan, Pedoman Perusahaan Pengendalian
Gratifikasi, Pedoman Perusahaan Sistem Management
Mekanisme pengendalian risiko stratejik dilakukan Anti Penyuapan.
terhadap hasil-hasil pemantauan faktor-faktor sebagai
berikut: Proses
a. Pencapaian kinerja BNI dibandingkan target Dalam rangka memberikan kontribusi bagi pertumbuhan
proporsional maupun target tahun berjalan secara bisnis BNI yang sehat dan berkelanjutan, Divisi Compliance
bulanan dalam forum Rapat Direksi (Radisi) yang membantu Direktur Human Capital & Compliance dalam
dapat mengambil tindakan strategis untuk mengelola pelaksanaan fungsi kepatuhan dan melakukan proses
risiko stratejik. manajemen risiko kepatuhan antara lain:
b. Realisasi strategi Business Plan tiap-tiap Divisi/ 1. Identifikasi
Satuan sehingga dapat diidentifikasi permasalahan Identifikasi risiko kepatuhan dilakukan untuk mengenali
implementasi strategi dan program kerja untuk segera seluruh jenis risiko yang melekat pada setiap aktivitas
diperbaiki agar target keuangan yang telah ditetapkan fungsional yang berpotensi merugikan BNI, yaitu
dapat tercapai secara triwulanan. faktor-faktor yang dapat meningkatkan eksposur risiko
c. Realisasi vs target Rencana Bisnis Bank untuk kepatuhan seperti:
dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) a. Jenis dan kompleksitas kegiatan usaha BNI, termasuk
secara triwulanan. produk dan aktivitas baru.
d. Pencapaian kinerja Bank dan seluruh unit dilakukan b. Jumlah (volume) dan materialitas ketidakpatuhan BNI
secara semesteran dalam forum Business Meeting terhadap kebijakan dan prosedur intern, ketentuan
di Kantor Pusat dan Kantor Wilayah. dan/atau peraturan perundang-undangan serta praktik
dan standar etika bisnis yang sehat.
Direksi selalu memantau realisasi pelaksanaan strategi dan 2. Pengukuran
pencapaian target yang tercantum dalam Rencana Bisnis Pengukuran risiko kepatuhan dilakukan dengan
Bank (RBB) secara berkala. Apabila terdapat pelaksanaan menggunakan indikator/ parameter berupa:
strategi dan pencapaian RBB yang tidak sesuai target maka a. Jenis dan signifikansi pelanggaran yang dilakukan.
Direksi meminta unit terkait untuk melakukan perbaikan. b. Frekuensi pelanggaran terhadap ketentuan (track
record kepatuhan BNI).
PENGELOLAAN RISIKO KEPATUHAN c. Pelanggaran terhadap ketentuan transaksi keuangan
Risiko Kepatuhan adalah risiko akibat Bank tidak mematuhi tertentu.
dan/ atau tidak melaksanakan peraturan perundang- Sebagai bagian dari pengukuran risiko kepatuhan,
undangan dan ketentuan. Risiko kepatuhan BNI dapat indikator/ parameter serta besarnya bobot dan
bersumber antara lain dari perilaku hukum yakni perilaku/ rasio yang digunakan untuk mengukur profil risiko
aktivitas BNI yang menyimpang atau melanggar dari kepatuhan ditetapkan oleh Divisi Compliance dengan
ketentuan atau peraturan perundang-undangan dan memperhatikan masukan dari Direksi, Divisi Enterprise
perilaku organisasi yakni perilaku/ aktivitas BNI yang Risk Management (ERM) dan Unit lainnya serta ketentuan
menyimpang atau bertentangan dari standar secara umum. Regulator.
Pengelolaan risiko kepatuhan dilakukan melalui penerapan
sistem pengendalian internal secara konsisten. Penilaian profil risiko kepatuhan secara detil dituangkan
dalam laporan profil risiko kepatuhan dengan
Tata Kelola dan Organisasi berpedoman pada Prosedur Penilaian Profil Risiko BNI.
Manajemen Risiko Kepatuhan dilakukan oleh Divisi Penilaian Risiko Kepatuhan dilakukan dengan melakukan
Compliance (CMP) yang berada di bawah pengawasan aktif assessment atau pengujian kepatuhan atas kebijakan
Direktur Risk Management. Pengelolaan anti fraud dilakukan yang akan/telah berlaku, produk bank baru, maupun
bekerja sama dengan Satuan Anti Fraud (AFR) yang berada opini kepatuhan atas transaksi yang akan dilakukan BNI.
di bawah pengawasan aktif Direktur Risk Management. 3. Pemantauan
Sedangkan pengelolaan whistleblowing system dilakukan Pemantauan risiko kepatuhan meliputi pemantauan
bekerja sama dengan Satuan Internal Audit (IAD) yang dan melaporkan Risiko Kepatuhan yang terjadi kepada
berada di bawah pengawasan aktif Direktur Utama. Direksi baik sewaktu-waktu pada saat terjadinya Risiko
Kepatuhan maupun secara berkala terhadap:
Kebijakan dan Prosedur a. Batas Maksimum Pemberian Kredit.
Implementasi Manajemen Risiko Kepatuhan mengacu b. Posisi Devisa Neto.
pada Pedoman Perusahaan Manajemen Risiko Kepatuhan c. Giro Wajib Minimum dalam rupiah dan valas.
serta Kebijakan dan Prosedur terkait lainnya antara lain d. Pembentukan Penyisihan Aktiva Produktif.
Pedoman Perusahaan Tata Kerja Kepatuhan, Kebijakan e. Kredit bermasalah (Non-Performing Loan).
Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, f. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah (KPMM).
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 457
Page 458
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
g. Kewajiban laporan kepada pihak eksternal. sosial, pengaduan/ komplain nasabah melalui layanan
h. Pelaksanaan komitmen Bank kepada pihak eksternal. nasabah maupun lewat media massa dan media sosial,
i. Tingkat Risiko Kepatuhan. serta kuesioner kepuasan nasabah.
j. Peringkat Risiko Komposit Bank.
4. Pengendalian BNI harus mencatat dan menatausahakan setiap kejadian
Pengendalian risiko kepatuhan dilakukan dengan yang terkait dengan Risiko Reputasi, termasuk jumlah
tindakan atau langkah-langkah yang bersifat ex- kerugian yang diakibatkan kejadian dimaksud dalam
ante (preventif) untuk memastikan bahwa kebijakan, suatu administrasi data. Pencatatan dan penatausahaan
ketentuan, sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha data tersebut disusun dalam suatu data yang dapat
yang dilakukan oleh BNI telah sesuai dengan ketentuan digunakan untuk memproyeksikan kerugian pada suatu
Otoritas jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan periode dan aktivitas tertentu. Masing-masing kelompok
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KBUMN), data dan/ atau informasi ditangani secara berbeda sesuai
serta peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan dampak risiko reputasi yang ditimbulkannya.
dan memastikan kepatuhan BNI terhadap komitmen 2. Pengukuran
yang dibuat oleh Bank kepada Regulator (dhi. OJK dan Pengukuran risiko reputasi dilakukan dengan
BI), dan/ atau otoritas pengawas lain yang berwenang. menggunakan parameter:
Pengendalian Risiko Kepatuhan tidak hanya dilakukan a. Frekuensi, Materialitas dan Eksposur Pemberitaan
terhadap unit organisasi yang ada di dalam negeri tetapi Negatif terhadap BNI
termasuk juga unit organisasi yang ada di luar negeri. Frekuensi, jenis media, dan materialitas pemberitaan
BNI harus memastikan memiliki tingkat kepatuhan yang terhadap BNI, meliputi juga pengurus Bank, dengan
memadai terhadap peraturan perundang-undangan di melakukan pengukuran dan indikatornya sebagai
negara kantor cabang BNI. berikut:
1) Frekuensi dan skala pemberitaan BNI dan Entitas
PENGELOLAAN RISIKO REPUTASI Anak di media cetak dan media online.
Risiko Reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat 2) Materialisasi pemberitaan dinilai berdasarkan
kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholder) yang tindak lanjut BNI menanggapi pemberitaan.
bersumber dari persepsi negatif terhadap Bank. Risiko b. Frekuensi dan materialitas Keluhan Nasabah,
reputasi bersumber dari kejadian-kejadian yang telah pengukuran dan indikatornya, antara lain:
merugikan reputasi Bank, misalnya pemberitaan negatif 1) Frekuensi keluhan nasabah
di media massa, pelanggaran etika bisnis, dan keluhan 2) Penyelesaian Keluhan Nasabah
nasabah serta hal lain yang dapat menyebabkan Risiko 3) Materialitas keluhan nasabah
Reputasi, misalnya kelemahan pada tata kelola, budaya c. Frekuensi dan materialitas pelanggaran etika bisnis/
perusahaan, dan praktik bisnis Bank serta adanya strategi norma-norma bisnis yang berlaku secara umum,
komunikasi BNI yang kurang efektif. antara lain:
1) Frekuensi dan skala pemberitaan terkait
Tata Kelola dan Organisasi Transparansi Informasi Keuangan.
Manajemen risiko reputasi dilakukan oleh Divisi Corporate 2) Frekuensi dan skala pemberitaan terkait kerja
Secretary (CSE) yang berada di bawah pengawasan aktif sama bisnis BNI dengan pemangku kepentingan
Direktur Utama. Pemantauan terhadap pemberitaan (news lainnya.
management) dan pengelolaan krisis komunikasi serta 3. Pemantauan
monitoring opini/ komentar news media atau social media Pemantauan risiko reputasi secara bank wide dilakukan
dilakukan oleh Divisi Corporate Secretary. Sedangkan oleh Divisi Corporate Secretary (CSE), dengan
pengelolaan komplain/keluhan nasabah dilakukan oleh melaporkan Risiko Reputasi yang terjadi kepada Direksi
Divisi Customer Experience Center (CXC). baik secara insidentil pada saat kejadian, maupun secara
berkala termasuk tindak lanjut yang diperlukan.
Kebijakan dan Prosedur
Implementasi manajemen risiko reputasi mengacu pada Pemantauan terhadap pemberitaan (news management)
Pedoman Perusahaan Manajemen Risiko Reputasi serta dan pengelolaan krisis komunikasi serta monitoring opini/
Kebijakan dan Prosedur terkait lainnya. komentar news media atau media sosial serta pemilihan
strategi untuk merespon opini yang berkembang di
Proses media sosial dilakukan oleh Divisi Corporate Secretary
Divisi Corporate Secretary dan Divisi Customer Experience (CSE). Sedangkan pengelolaan komplain/ keluhan
Center membantu Direktur Institutional Banking dalam nasabah dilakukan oleh Divisi Customer Experience
pelaksanaan fungsi dan proses manajemen risiko reputasi, Center (CXC).
antara lain melalui proses sebagai berikut:
1. Identifikasi Evaluasi secara harian, mingguan, bulanan, triwulan
Identifikasi risiko reputasi dilakukan dari beberapa dan tahunan atas risiko reputasi yang dihadapi BNI,
sumber data/ atau informasi antara lain pemberitaan dituangkan dalam Laporan Media Monitoring.
media massa, situs BNI dan analisis jaringan media
458 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 459
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
4. Pengendalian dilakukan oleh BNI sebagai entitas utama dalam
BNI segera menindaklanjuti dan mengatasi adanya melakukan pengukuran risiko transaksi intra-grup adalah
keluhan nasabah dan gugatan hukum yang dapat menyusun metodologi pengukuran risiko transaksi intra-
meningkatkan eksposur Risiko Reputasi dan juga grup serta melakukan evaluasi terhadap kesesuaian
telah mengembangkan mekanisme dalam melakukan asumsi, sumber data, dan prosedur yang digunakan
pengendalian risiko reputasi yang efektif. untuk mengukur risiko transaksi intra-grup.
Secara umum, pengendalian risiko reputasi dilakukan 3. Pemantauan
melalui 2 (dua) hal, yaitu: Pemantauan risiko transaksi intra-grup dilakukan
a. Pencegahan terjadinya peristiwa yang menimbulkan dengan melakukan evaluasi terhadap eksposur Risiko
risiko reputasi. Transaksi intra-grup yang bersifat material atau yang
b. Pemulihan reputasi BNI setelah peristiwa yang berdampak pada kondisi permodalan Konglomerasi
menimbulkan risiko reputasi. Keuangan; serta melakukan penyempurnaan proses
Beberapa upaya pengendalian risiko adalah dengan: dan cakupan pelaporan antara lain apabila terdapat
a. Melakukan standardisasi kompetensi staf kehumasan/ perubahan kegiatan usaha, produk, transaksi, dan faktor
hubungan masyarakat di Divisi Corporate Risiko yang bersifat material. Untuk menilai hubungan
Secretary, kantor wilayah/regional agar memiliki keuangan yang material secara intra-grup antar LJK
kemampuandan kepekaan dalam merespon isu dan dalam Konglomerasi Keuangan BNI diukur berdasarkan
opini yang berkembang. nilai transaksi keuangan BNI dengan LJK anggota
b. Menetapkan Service Level Agreement (SLA) sebagai Konglomerasi Keuangan BNI, maupun antar sesama
standar kecepatan melakukan respon atas komplain LJK dalam Konglomerasi Keuangan BNI.
nasabah. Pengelolaan Risiko Reputasi pada saat 4. Pengendalian
krisis dilakukan melalui penetapan standar Crisis Pengendalian risiko transaksi intra-grup pada
Contingency Plan yang diimplementasikan ketika Konglomerasi Keuangan BNI dilakukan dengan
terjadi krisis dari skala ringan hingga skala berat. memperhatikan:
Crisis Contingency Plan tersebut terdiri dari: a. Komposisi parameter risiko inheren transaksi intra-
1) Review masalah atau kronologis grup pada penilaian profil risiko terintegrasi;
2) Alur informasi b. Pemenuhan asas arm’s length (kewajaran transaksi)
3) Penentuan personal incharge terkait transaksi intra-grup;
4) Penetapan kewenangan dan juru bicara c. Ketersediaan dan kelengkapan dokumentasi transaksi
5) Jadwal aktivitas penanganan krisis intra-grup; dan
6) Alternatif strategi komunikasi d. Pemenuhan ketentuan hukum/regulator yang berlaku
7) Evaluasi untuk setiap transaksi intra-grup
Mitigasi Risiko Reputasi maupun kejadian yang PENGELOLAAN RISIKO ASURANSI
menimbulkan Risiko Reputasi dilakukan dengan Risiko asuransi merupakan risiko akibat kegagalan
mempertimbangkan materialitas permasalahan dan biaya. perusahaan asuransi memenuhi kewajiban kepada
Meskipun demikian, dapat saja Risiko Reputasi tersebut pemegang polis sebagai akibat dari ketidakcukupan proses
diterima sepanjang masih sesuai dengan tingkat Risiko seleksi risiko (underwriting), penetapan premi (pricing),
yang akan diambil. penggunaan reasuransi, dan/atau penanganan klaim.
PENGELOLAAN RISIKO TRANSAKSI INTRA-GROUP Proses manajemen risiko asuransi, antara lain:
Risiko transaksi intra-group merupakan risiko akibat 1. Identifikasi
ketergantungan suatu entitas baik secara langsung Identifikasi risiko asuransi grup dilakukan dengan
maupun tidak langsung terhadap entitas lainnya dalam melakukan analisis terhadap actor faktor yang dapat
satu Konglomerasi Keuangan dalam rangka pemenuhan meningkatkan eksposur risiko asuransi seperti
kewajiban perjanjian tertulis maupun perjanjian tidak ketidakcukupan proses seleksi risiko (underwriting),
tertulis, baik yang diikuti perpindahan dana dan/atau tidak penetapan premi (pricing), penggunaan reasuransi,
diikuti perpindahan dana. dan/atau penanganan klaim.
Proses manajemen risiko transaksi intra-group, antara lain: 2. Pengukuran
1. Identifikasi Pengukuran risiko-risiko yang asuransi yang dihadapi
Identifikasi risiko transaksi intra-grup dilakukan dengan BNI dapat dilakukan dengan menggunakan parameter
melakukan analisis terhadap jenis produk dan/atau Risiko Teknikal, Dominasi Risiko Asuransi terhadap
transaksi antar LJK dalam Konglomerasi Keuangan BNI Keseluruhan Lini Usaha, Bauran Risiko Produk dan Jenis
yang dapat menimbulkan risiko transaksi intra-grup Manfaat serta Struktur Reasuransi
dalam Konglomerasi Keuangan BNI. 3. Pemantauan
2. Pengukuran Pemantauan Risiko Asuransi meliputi pemantauan dan
Pengukuran risiko transaksi intra-grup bertujuan untuk melaporkan Risiko Asuransi yang terjadi kepada Direksi
memperoleh peringkat tingkat risiko transaksi intra- baik sewaktu-waktu pada saat terjadinya Risiko Asuransi
grup Konglomerasi Keuangan. Hal-hal yang perlu maupun secara berkala terhadap:
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 459
Page 460
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
a. Rasio Cadangan Teknis terhadap Premi Neto. PENILAIAN PROFIL RISIKO BNI
b. Claim Ratio.
c. Rasio Premi Netto terhadap Modal Sendiri. PROFIL RISIKO BNI SECARA INDIVIDU
d. Lapse Ratio. Penilaian Profil Risiko merupakan penilaian terhadap
e. Dominasi risiko asuransi terhadap keseluruhan lini Risiko inheren dan Kualitas Peneparan Manajemen Risiko
usaha. dalam aktivitas operasional Bank. Risiko yang wajib dinilai
f. Pengelolaan Reasuransi terdiri dari atas 8 (delapan) jenis risiko. Dalam menilai Profil
Risiko, Bank wajib pula memperhatikan cakupan penerapan
Evaluasi secara bulanan atas risiko asuransi yang manajemen risiko sebagaimana ketentuan regulator.
dihadapi BNI, dituangkan dalam Laporan Leading Risk
Indicator yang disampaikan kepada Direktur Sektor Risk Penilaian Risiko Inheren
Management. Penilaian Risiko Inheren merupakan penilaian atas risiko
4. Pengendalian yang melekat pada kegiatan bisnis Bank, baik yang dapat
Pengendalian risiko asuransi dilakukan dengan dikuantifikasikan maupun yang tidak, yang berpotensi
menjaga rasio-rasio risiko asuransi tetap berada pada memengaruhi posisi keuangan Bank.
thresholdnya dan menjalankan inisiasi perbaikan untuk
memperbaiki rasio yang masih dinilai berisiko tinggi dan Karakteristik risiko inheren Bank ditentukan oleh faktor
memastikan bahwa risiko yang diambil masih dalam internal maupun eksternal, antara lain strategi bisnis,
batas toleransi dan melaporkan pemburukan yang karakteristik bisnis, kompleksitas produk dan aktivitas
signifikan kepada Direksi. Bank, industri di mana Bank melakukan kegiatan usaha,
serta kondisi makro ekonomi.
PENGELOLAAN RISIKO PRODUK
DAN AKTIVITAS BARU Penilaian atas Risiko inheren dilakukan dengan
memperhatikan parameter/indikator yang bersifat kuantitatif
Setiap rencana pengembangan produk Bank melalui proses maupun kualitatif. Penetapan tingkat risiko inheren atas
manajemen risiko antara lain identifikasi, pengukuran, masing-masing jenis Risiko mengacu pada prinsip-prinsip
pemantauan dan pengendalian yang mencakup 8 (delapan) umum penilaianTingkat Kesehatan Bank Umum. Penetapan
jenis risiko antara lain yaitu risiko kredit, pasar, likuiditas, tingkat risiko inheren untuk masing-masing jenis risiko
operasional, hukum, stratejik, kepatuhan dan reputasi yang dikategorikan ke dalam peringkat 1 (low), peringkat 2 (low
dikemas dalam kajian risiko produk dan aktivitas baru to moderate), peringkat 3 (moderate), peringkat 4 (moderate
bank secara komprehensif. Pengelolaan risiko produk Bank to high), dan peringkat 5 (high).
dilaksanakan berdasarkan ketentuan internal yang mengacu
pada ketentuan regulator. Penilaian Kualitas Penerapan Manajemen Risiko
Penilaian kualitas penerapan Manajemen Risiko
Dalam rangka penerbitan produk baru, BNI memiliki mencerminkan penilaian terhadap kecukupan sistem
kebijakan dan prosedur untuk mengelola risiko yang pengendalian Risiko yang mencakup seluruh pilar
melekat pada produk baru yang mencakup: penerapan Manajemen Risiko sebagaimana diatur dalam
1. Kajian bisnis untuk mengetahui apakah produk baru ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan
memberikan keuntungan atau sejalan dengan visi dan Manajemen Risiko bagi Bank Umum. Kualitas Penerapan
misi BNI. Manajemen Risiko Bank sangat bervariasi menurut skala,
2. Sistem, prosedur (Standard Operating Procedures) dan kompleksitas dan tingkat Risiko yang dapat ditoleransi oleh
kewenangan dalam pengelolaan produk baru. Bank. Dengan demikian, dalam menilai Kualitas Penerapan
3. Identifikasi seluruh risiko (risiko kredit, pasar, likuiditas, Manajemen Risiko perlu diperhatikan karakteristik dan
operasional, hukum, reputasi, stratejik dan kepatuhan) kompleksitas usaha Bank. Penilaian kualitas penerapan
yang melekat pada produk baru, baik yang terkait dengan Manajemen Risiko merupakan penilaian terhadap 4 (empat)
aktivitas usaha maupun nasabah. aspek yang saling terkait yaitu:
4. Masa uji coba metode pengukuran dan pemantauan 1. Tata kelola Risiko.
risiko terhadap produk baru. 2. Kerangka Manajemen Risiko.
5. Sistem informasi akuntansi untuk produk baru. 3. Proses Manajemen Risiko, kecukupan sumber daya
6. Analisa hukum untuk produk baru. manusia dan kecukupan sistem informasi manajemen.
7. Transparansi informasi kepada nasabah. 4. Kecukupan sistem pengendalian Risiko, dengan
8. Perlindungan nasabah sesuai dengan ketentuan tentang memperhatikan karakteristik dan kompleksitas usaha
Perlindungan Konsumen. Bank.
9. Pelindungan Data Pribadi. Penetapan tingkat KPMR dilakukan secara komprehensif
dan mengidentifikasi kekuatan serta kelemahan setiap pilar
Manajemen Risiko. Tingkat KPMR untuk masing-masing
Risiko dikategorikan dalam 5 (lima) tingkat yaitu:
460 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 461
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
1. Peringkat 1 (Strong)
2. Peringkat 2 (Satisfactory)
3. Peringkat 3 (Fair)
4. Peringkat 4 (Marginal)
5. Peringkat 5 (Unsatisfactory)
Hasil Penilaian Profil Risiko BNI
Hasil self assessment Profil Risiko BNI secara Individu posisi 31 Desember 2023 adalah peringkat 2 (Low to Moderate)
dengan Peringkat Risiko Inheren Low to Moderate dan peringkat Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) Satisfactory,
dengan detail sebagai berikut:
2023 2022 2021
Risiko Inheren Low to Moderate Low to Moderate Low to Moderate
KPMR Satisfactory Satisfactory Satisfactory
Peringkat Risiko 2 2 2
PROFIL RISIKO BNI SECARA TERINTEGRASI
Berdasarkan hasil penilaian Profil RisikoTerintegrasi yang telah dilakukan terhadap 10 (sepuluh) jenis risiko per 31 Desember
2023 adalah peringkat 2 (low to moderate) degan Peringkat Risiko Inheren low to moderate, sedangkan penilaian Kualitas
Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) BNI secara Terintegrasi satisfactory, yang berarti bahwa:
1. Kemungkinan kerugian yang dihadapi Konglomerasi Keuangan secara keseluruhan tergolong rendah selama periode
waktu tertentu di masa datang.
2. Kualitas Penerapan Manajemen Risiko secara komposit memadai, meskipun terdapat kelemahan minor yang perlu
mendapat perhatian manajemen tetapi kelemahan tersebut dapat diselesaikan pada aktivitas bisnis normal.
Hasil penilaian Profil Risiko Terintegrasi secara detail sebagai berikut:
2023 2022 2021
Risiko Inheren Low to Moderate Low to Moderate Low to Moderate
KPMR Satisfactory Satisfactory Satisfactory
Peringkat Risiko 2 2 2
RISK MATURITY INDEX (RMI)
RMI merupakan indeks yang digunakan untuk mengukur efektivitas dan kualitas penerapan Manajemen Risiko dalam
melindungi dan menciptakan nilai. Berdasarkan Surat Kementerian BUMN No. S-31/Wk2.MBU.A/09/2020 disampaikan
dalam rangka mengimplementasikan rencana strategis Kementerian BUMN tahun 2020–2024, sesuai Peraturan Menteri
BUMN No. PER-08/MBU/08/2020 perlu dilakukan penguatan terhadap fungsi Manajemen Risiko salah satunya menetapkan
nilai RMI sebagai salah satu indikator kinerja utama peningkatan pengelolaan Risiko BUMN. Sehubungan dengan hal
tersebut, BNI telah melakukan penilaian RMI dengan hasil assessment telah mencapai skor “Managed”. Dalam rangka
pemenuhan kepatuhan terhadap Peraturan Menteri BUMN No. PER-02/ MBU/03/2023, maka akan dilakukan penilaian RMI
secara berkelanjutan dengan memperhatikan keputusan deputi bidang keuangan dan manajemen risiko KBUMN No.
SK-8/DKU.MBU/12/2023 tanggal 6 Desember 2023 tentang Petunjuk teknis RMI. Penilaian RMI akan dilakukan berbasis
kinerja, yaitu menggabungkan penilaian RMI berdasarkan 5 dimensi yaitu (1) budaya & kapabilitas risiko, (2) organisasi
& tata kelola risiko, (3) kerangka risiko & kepatuhan, (4) proses & kontrol risiko, dan (5) model, data, dan teknologi risiko,
dengan realisasi kinerja yang terdiri dari Tingkat Kesehatan Peringkat Akhir (final rating) dan Peringkat Komposit Risiko.
PENINGKATAN KAPABILITAS SDM TERKAIT MANAJEMEN RISIKO
Dalam rangka penerapan manajemen risiko yang berkualitas, BNI melakukan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)
dan pengembangan kualitas SDM yang dimiliki secara berkelanjutan melalui:
1. Pembentukan Unit Risk Academy
Dalam rangka meningkatkan keterampilan risiko, dengan tanggung jawab utama sebagai berikut:
a. Menyusun kerangka pengembangan pembelajaran bidang Risk semua level berkoordinasi dengan Strategy &
Governance Team – BNI University.
b. Mengelola aktivitas merancang dan mengembangkan Kurikulum / Learning Journey, Course Design dan Delivery
& Deployment framework di area Risk sesuai tujuan pengembangan kapabilitas yang dibutuhkan, berkoordinasi
dengan Unit Organisasi terkait dan Human Capital Business Partner (HCBP).
c. Melakukan identifikasi pengembangan Kurikulum/Learning Journey, Course Design dan Delivery & Deployment
Framework Risk untuk dapat dilakukan secara internal atau bekerjasama dengan pihak ke-3 melalui proses
pengadaan / kemitraan.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 461
Page 462
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
d. Mengelola pengidentifikasian pengembangan Risk POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko
Module untuk dapat dilakukan secara internal atau bagi Bank Umum.
bekerja sama dengan pihak ke-3 melalui proses
pengadaan atau melalui kemitraan. Surat OJK No. S-10/D.03/2023 mengenai Relaksasi
e. Melakukan identifikasi potensi aliansi/kolaborasi Sertifikasi Manajemen Risiko bagi Sumber Daya
dan kemitraan dengan institusi pelatihan/pendidikan Manusia Bank Umum, disampaikan bahwa bagi
lainnya terkait Kapabilitas Risk termasuk menyusun, calon anggota Direksi dan calon anggota Dewan
menegosiasikan kerangka kesepakatan untuk Komisaris yang akan diajukan untuk mengikuti
kemitraan dan aliansi/ kolaborasi melalui Perjanjian proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK)
Kerja sama / Memorandum of Understanding. namun belum memiliki sertifikat manajemen risiko
f. Mengelola pengidentifikasian kebutuhan evaluasi sesuai ketentuan, wajib terlebih dahulu mengikuti
pembelajaran/learning impact measurment terkait program pembekalan/ pelatihan manajemen risiko
pembelajaran di area Risk berkoordinasi dengan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan
Assessment & Competency Team, BNI University. Perbankan Indonesia (LPPI).
g. Mengelola persiapan dan monitor anggaran tahunan
atas seluruh pelaksanaan aktivitas pengembangan f. Enrichment Operational Risk Management bagi
kapabilitas dan kompetensi terkait Risk. Pegawai/ Local Staff Kantor Luar Negeri (KLN)
h. Mengelola pelaksanaan proses pengadaan yang 1) Dalam rangka peningkatan risk culture dan risk
berkaitan dengan pengembangan pembelajaran di awareness bagi seluruh pegawai / local staff KLN.
area Risk. 2) Penyusunan standarisasi kompetensi manajemen
risiko operasional untuk pegawai/ staff local KLN
Melalui Risk Academy, BNI telah menyelenggarakan g. Workshop Operational Risk
program-program pembelajaran risiko dalam rangka Dalam rangka meningkatkan control activity untuk
meningkatkan kapabilitas dan kualitas SDM, antara lain: memitigasi operational risk dan mencegah fraud serta
a. Risk Awareness Kredit Usaha Kecil & Risk Awareness memiliki komitmen untuk melakukan tugas kontrol
RBC RBW sebagai pimpinan.
1) Memberikan penguatan dalam tahapan loan h. Optimalisasi New PERISKOP & Sosialisasi
management untuk membentuk portofolio Implementasi NWOW Fungsi ORIC
pinjaman yang tumbuh berkelanjutan dan 1) Mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi New
berkualitas. PERISKOP untuk pengelolaan manajemen risiko
2) Memberikan penyeragaman informasi dan operasional.
pemahaman terkait kondisi ekonomi dan 2) Memberikan pemahaman atas penilaian potensi
teknologi maupun transformasi. risiko dan kontrol serta manfaat penggunaan tools
3) Meminimalisir fraud dan menumbuhkan risiko operasional New PERISKOP (RCSA, BCM,
awareness dan kesadaran pada segenap pegawai. LED dan KRI).
b. Anti Fraud Awareness Tahun 2023 3) Menyelaraskan transformasi Kontrol Internal
Dalam rangka peningkatan kompetensi pegawai dalam penguatan pemantauan risiko operasional.
untuk memahami operational risk bagi pegawai Divisi 4) Meningkatkan kepedulian/ awareness pegawai
Anti Fraud dan pemimpin kelompok Kontrol Internal di outlet terkait potensi risiko operasional di unit
Wilayah, untuk memperkuat pemahaman terkait: kelolaan.
1) Fraud perbankan yang berpotensi menjadi tindak 5) Pemantauan terhadap kondisi dan kecukupan
pidana korupsi fasilitas keselamatan jiwa dan keamanan gedung
2) Produk dan risiko aktivitas perbankan serta implementasi BCM dan kesiapsiagaan,
c. Reinforcement Co-Corporate Credit Risk Manager readiness pada beberapa outlet (Wilayah/ KC/
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dalam KCP/ KK/ Sentra) secara sampling.
mengelola kredit korporasi secara end to end process. i. Onboarding Fungsi ORIC – SORX 2
d. Peningkatan Kapabilitas Pegawai Divisi Retail Credit Dalam rangka penguatan kapabilitas ORIC – SORX
Risk dalam Pengelolaan Risiko Kredit Program (KUR 2 dalam hal:
dan BWU) 1) Menjadi partner dalam memberikan initial
Dalam rangka mendukung BNI Transformation dan assessment berupa consultancy dan advisory
penguatan manajemen risiko dalam mengelola risiko kepada risk owner.
kredit (KUR dan BWU). 2) Memperkuat fungsi pengendalian internal dengan
e. Pembekalan Manajemen Risiko Bagi Komisaris pembentukan SORX.
Pengelolaan manajemen risiko perbankan merupakan 3) Accountable untuk memastikan kontrol berjalan
keterampilan yang wajib dimiliki setiap banker, dengan baik untuk risiko operasional.
khususnya pada level komisaris, sebagaimana 4) Agent of change dalam penerapan risk culture
tertuang dalam POJK No. 17/POJK.03/2014 di kelolaannya.
tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi j. Onboarding Fungsi ORIC – SORX 1
bagi Konglomerasi Keuangan dan POJK No. 18/ Pelaksanaan bertujuan untuk penguatan kapabilitas
ORIC – SORX 1 dalam hal:
462 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 463
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
1) Kemampuan communication dan presentation r. Sharing Session “Mengurai Masalah Pertanahan
skill, critical thinking dan conflict management. sebagai Jaminan Kredit”
2) Penajaman pemahaman mengenai industri, Meningkatkan pemahaman pegawai BNI terkait
sistem pengelolaan risiko dan potensi risiko masalah pertanahan sebagai jaminan kredit dengan
dalam proses bisnis kredit komersil. mendatangkan praktisi.
k. Basic Risk Competency s. Pelatihan Leadership Skill Divisi Retail Collection &
Dalam rangka pengenalan dan peningkatan Recovery (RCR)
pemahaman risiko serta kesadaran konsep 1) Meningkatkan pemahaman pegawai terkait
manajemen risiko dalam pekerjaan sehari-hari. perbedaan pendekatan directing, coaching dan
l. RMT Leaders Development Series – NwoW mentoring serta aplikasinya di berbagai situasi.
Pelaksanaan dilakukan untuk segenap Department 2) Meningkatkan pemahaman terkait manfaat
Head (sektor Risk Management), agar: dan proses coaching serta menciptakan self-
1) Memiliki pemahaman yang baik terkait awareness dalam meningkatkan performa kerja.
transformasi NWoW, termasuk peran dan fungsi 3) Melakukan program dan sesi coaching yang
Departement Head. terstruktur dan terjadwal dengan konsisten.
2) Memiliki mindset yang agile dan peka terhadap t. Indonesia Coal Outlook Conference
perubahan dan perkembangan risiko. Dalam rangka mempelajari perkembangan terkini
3) Dapat mengelola unit yang disupervisi secara mengenai industri batu bara di Indonesia.
end to end. u. 19th Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2023
4) Dapat mengarahkan dan bersama tim menguasai Dalam rangka meningkatkan pengetahuan kinerja
portofolio risiko dan memotivasi tim untuk sektor industri kelapa sawit Indonesia beserta issue-
menyusun strategi di lingkup kelolaan masing- issue terkini dan proyeksinya yang sangat relevan
masing. bagi pelaku industri dan BNI sebagai Bank yang
5) Menerapkan fairness terhadap tim, baik ketika menyalurkan pembiayaan pada sektor industri ini.
tim telah achieve maupun under perform dan v. Workshop Operational Risk Mitigation
memonitor kinerja tim secara day to day. Memberikan pengetahuan untuk melaksanakan
m. COSO (Committee of Sponsoring of the Treadway identifikasi setiap aktivitas bisnis dan operasional
Commission) – Internal Control bagi SORX 1, SORX secara keseluruhan.
2, SORX 3 dan SORX 4 2. Sertifikasi Manajemen Risiko dan Refreshment
Pelaksanaan dalam rangka memudahkan penerapan Kepemilikan Sertifikat Manajemen Risiko bagi SDM
pengendalian dan menilai efektivitas sistem ditetapkan untuk Anggota Direksi, Anggota Dewan
pengendalian internal. Komisaris, Pihak Independen Komite Pemantau
n. Indonesia’s Risk Management Outlook 2024 Risiko, Pejabat Eksekutif dan Pejabat selain Pejabat
Dalam rangka memberikan kesempatan berharga Eksekutif pada satuan kerja manajemen risiko, satuan
bagi pegawai BNI mengenai tren, perkembangan kerja kepatuhan dan satuan kerja audit internal serta
dan praktik terbaik manajemen risiko, dalam bentuk satuan kerja operasional utama yang mengambil
presentasi dan diskusi panel, sehingga dapat dan melaksanakan keputusan atas risiko antara lain
memperkaya pengetahuan dan wawasan mengenai perkreditan, tresuri, teknologi informasi dan keuangan.
industri serta relevansi dengan strategi bisnis BNI. Bagi yang telah mendapat Sertifikasi Manajemen Risiko,
o. Loan Origination System (LOS) Pegawai Divisi Retail maka BNI tetap melaksanakan edukasi dengan program
Credit Risk (RTC) refreshment untuk memelihara kompetensi pemegang
Pelaksanaan dalam rangka mencapai target atau pemilik Sertifikat Manajemen Risiko di bidang
pertumbuhan kredit yang semakin menantang dan manajemen risiko Bank.
proses kredit yang telah berkembang di era digital. 3. Metode E-Learning
p. PublicTraining National Anti Fraud Awareness (NAFC) Edukasi manajemen risiko juga dilakukan BNI melalui
Jer Basuki Mawa Beya metode e-learning yang bisa dilakukan secara mandiri
Memberikan kesempatan untuk mendapatkan oleh segenap pegawai BNI melalui portal BNISmarter.
informasi issue terbaru terkait dengan kegiatan Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan
pencegahan (prevention), deteksi (detection), dan dan risk awareness segenap pegawai BNI melalui
investigasi (investigation) dalam fraud baik dari materi-materi yang telah disiapkan sebagai bahan
konsepsi maupun teknis. pembelajaran.
q. Refreshment Restrukturisasi & Negotiation Skill 4. Sosialisasi dan Pendidikan
Pegawai Divisi Retail Collection & Recovery (RCR) BNI mendukung segenap pegawai mengikuti pendidikan
Dalam rangka meningkatkan kemampuan pegawai dan sosialisasi melalui seminar dan training yang
dalam memahami dan mengetahui program diselenggarakan pihak eksternal maupun internal.
perbaikan kualitas aset dan percepatan recovery
kredit serta teknik negosiasi dan komunikasi yang
baik dan efektif dalam proses penagihan.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 463
Page 464
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
LAPORAN KEGIATAN MANAJEMEN langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memitigasi
RISIKO TAHUN 2023 risiko dan menjaga ketahanan modal Bank. Dalam hal
likuiditas, stress test berfungsi untuk mengestimasi
Sehubungan dengan penilaian Tingkat Kesehatan Bank kecukupan alat likuid Bank untuk memenuhi kewajiban,
(TKB) dan Penilaian Profil Risiko secara Individu selama baik kontraktual maupun behavioral.
tahun 2023, BNI telah menyusun dan melaporkan sebagai
berikut: Dalam pelaksanaan stress testing, BNI melakukan 2 (dua)
1. Tingkat Kesehatan Bank menggunakan pendekatan pendekatan yakni dengan menggunakan skenario historis
risiko/ Risk Based Bank Rating (RBBR) secara Individu, atau hipotesis untuk mengukur dampak dari suatu kondisi
yang meliputi penilaian terhadap Profil Risiko, Tata atau rangkaian peristiwa yang ekstrim (scenario stress
Kelola, Rentabilitas dan Permodalan. Selama tahun testing) dan pengujian terhadap besarnya sensitivitas
2023, BNI telah melaporkan Tingkat Kesehatan Bank eksposur, aktivitas maupun risiko Bank terhadap suatu
secara Individu periode pelaporan Semester II 2022 dan variabel atau parameter tertentu (sensitivity analysis).
Semester I 2023 kepada Regulator dengan tepat waktu. Pelaksanaan stress testing di BNI mencakup jenis-jenis
2. Profil Risiko secara Individu yang meliputi pengelolaan risiko utama yaitu Risiko Kredit, Risiko Pasar, dan Risiko
8 (delapan) jenis risiko antara lain Risiko Kredit, Pasar, Likuiditas dimana dalam perhitungannya menggunakan
Likuiditas, Operasional, Hukum, Stratejik, Kepatuhan dan model statistik maupun model finansial yang dikembangkan
Reputasi. Selama tahun 2023, BNI telah melaporkan hasil oleh BNI dengan mempertimbangkan data historis maupun
self-assessment Profil Risiko secara Individu periode hipotesis.
pelaporan Triwulan IV 2022 dan Triwulan I, II, III 2023
kepada Regulator dengan tepat waktu. Hasil stress testing yang dilakukan BNI sepanjang tahun
3. Laporan Penerapan dan Pemantauan Manajemen Risiko BNI 2023 menunjukkan bahwa permodalan BNI masih mampu
kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyerap kerugian yang akan timbul serta mampu
dalam rangka pemenuhan Peraturan Menteri BUMN menjaga kecukupan likuiditas dengan antisipasi yang cepat
No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola pada sisi pengelolaan aset dan liabilitas serta kesiapan
dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik kebijakan pendukung rencana pendanaan. Selain itu, BNI
Negara. Selama tahun 2023, BNI telah menyampaikan juga telah menetapkan mitigasi risiko atas kemungkinan
Laporan Penerapan dan Pemantauan Manajemen Risiko kerugian yang akan timbul.
BNI periode pelaporan Triwulan II dan III 2023 dengan
tepat waktu. RENCANA AKSI (RECOVERY PLAN)
4. Laporan Perhitungan Aset Tertimbang Menurut
Risiko (ATMR) Risiko Kredit, Risiko Pasar dan Risiko Recovery Plan merupakan rencana untuk mengatasi
Operasional. (mencegah, memulihkan dan memperbaiki) permasalahan
5. Laporan Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) keuangan yang mungkin terjadi di Bank Sistemik.
dan Net Stable Funding Ratio (NSFR). Penyusunan Recovery Plan merupakan pemenuhan atas
6. Laporan Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit Peraturan OJK Nomor 14/POJK.03/2017 tanggal 4 April
(Leverage Ratio) 2017 tentang Rencana Aksi (Recovery Plan) bagi Bank
7. Laporan Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) Sistemik, yang dimaksudkan untuk mengatasi secara
8. Dokumen Rencana Aksi (Recovery Plan) dini permasalahan keuangan yang mungkin terjadi pada
9. Dokumen Rencana Resolusi (Resolution Plan) Bank sistemik melalui mekanisme “bail in” sehingga
permasalahan keuangan tersebut diharapkan tidak sampai
SIMULASI KONDISI TERBURUK memicu dampak sistemik bagi sistem keuangan nasional.
DAN STRESS TESTING
BNI sebagai Bank Sistemik wajib menyusun Recovery Plan
Stress testing merupakan salah satu alat manajemen kepada OJK setiap tahun secara berkala paling sedikit
risiko yang digunakan BNI untuk mengevaluasi dampak 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun dan menyampaikan
suatu skenario yang severe namun mungkin terjadi pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) kepada OJK
(plausible) terhadap kondisi finansial Bank. BNI melakukan paling lama akhir bulan November.
stress testing secara berkala sebagai salah satu dasar
pertimbangan untuk keputusan dan arahan direksi dan Dokumen Pengkinian Rencana Aksi ( Recovery Plan)
dewan komisaris atau dalam pengambilan keputusan Bank terbentuk atas beberapa komponen yakni meliputi:
serta sebagai pemenuhan atas ketentuan regulasi yang 1. Ringkasan eksekutif.
berlaku baik di Indonesia maupun ketentuan regulator pada 2. Gambaran umum yang menjelaskan kondisi bank dan
masing-masing Kantor Luar Negeri (KLN). Selain sebagai group usaha berikut analisis strategis tingkat materialitas
dasar pengambilan keputusan dan pemenuhan regulasi, entitas bisnis, lini bisnis dan jaringan distribusi.
stress testing juga bertujuan untuk mengestimasi besarnya 3. Analisis skenario yang memuat analisa dampak
kerugian yang akan timbul serta ketahanan modal Bank perubahan kondisi Bank berdasarkan beberapa scenario
dalam menyerap kerugian tersebut, dan mengidentifikasi kegentingan yakni idiosyncratic, market-wide dan
combination.
464 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 465
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
4. Opsi Pemulihan memuat indikator pemulihan yang dibagi dalam tiga fase yakni Early Warning, Recovery dan Corrective
serta sejumlah opsi pemulihan untuk empat dimensi risiko yakni Permodalan, Likuiditas, Rentabilitas dan Kualitas Aset.
5. Pengungkapan dan Tata Kelola, dalam bagian tata Kelola diatur organisasi dan kewenangan pengambilan keputusan
serta mekanisme kerja dan eskalasi penanganan kegentingan untuk masing-masing fase kegentingan.
Dokumen Rencana Aksi (Recovery Plan) yang disusun BNI tahun 2023/ 2024 merupakan pengkinian atas Dokumen
Rencana Aksi (Recovery Plan) tahun 2022/ 2023 dan telah disampaikan kepada OJK.
RENCANA RESOLUSI (RESOLUTION PLAN)
Resolution Plan merupakan rencana penanganan atau penyelesaian oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ketika
Bank dinyatakan sebagai bank gagal, tertuang dalam dokumen Resolution Plan yang di-review secara periodik setiap 2
(dua) tahun sekali. Penyusunan Resolution Plan merupakan pemenuhan atas Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan
No. 1 Tahun 2021 tentang Rencana Resolusi bagi Bank Umum. Rencana Resolusi (Resolution Plan) merupakan komitmen
Bank, pemegang saham pengendali dan/ atau pihak lain untuk mewujudkan resolusi Bank yang efektif guna mengurangi
gangguan sistemik ke stabilitas sistem keuangan serta meminimalisir penggunaan dana publik (APBN) dalam resolusi Bank.
Penyusunan Rencana Resolusi (Resolution Plan) BNI memiliki tujuan:
1. Memastikan BNI telah memiliki rencana untuk mengatasi permasalahan ketika Bank dinyatakan sebagai Bank Gagal.
2. Memastikan BNI telah menetapkan opsi resolusi (resolution options) sebagai pilihan tindakan yang akan dilakukan
untuk merespon gangguan sistemik ke stabilitas sistem keuangan yang dialami.
3. Memastikan BNI telah memiliki mekanisme terkait dengan penerapan, evaluasi dan pengujian (stress testing) serta
pengkinian rencana resolusi.
Rencana Resolusi (Resolution Plan) berisi informasi mengenai Bank yang sejalan dengan Rencana Aksi yang dilengkapi
dengan analisa opsi resolusi dan potensi hambatan pelaksanaan opsi resolusi, serta strategi komunikasi sebelum
dilakukannya penanganan permasalahan solvabilitas Bank oleh otoritas resolusi.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 465
Page 466
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Pengungkapan
Eksposur Risiko
1. Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset
a. Bank secara Individu
31 Desember 2023
Nilai Tercatat Bruto
CKPN
Tagihan yang Telah Jatuh Tagihan yang Belum Jatuh (d+e)
Tempo Tempo
a b c
1 Kredit 14.964.404 672.948.129 46.925.323
2 Surat Berharga 534.114 136.539.243 312.637
3 Transaksi Rekening Administratif 658.178 137.203.457 -
4 Total 16.156.696 946.690.829 47.237.960
b. Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2023
Nilai Tercatat Bruto
CKPN
Tagihan yang Telah Jatuh Tagihan yang Belum Jatuh (d+e)
Tempo Tempo
a b c
1 Kredit 15.009.228 680.077.402 47.158.131
2 Surat Berharga 534.114 138.678.793 312.691
3 Transaksi Rekening Administratif 658.178 139.514.699 -
4 Total 16.201.520 958.270.894 47.470.822
466 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 467
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
CKPN
CKPN Nilai Bersih
(Pendekatan IRB) (a+b+c)
Stage 2 dan Stage 3 Stage 1
d e f g
42.867.551 4.057.772 640.987.211
242.790 69.847 136.760.719
- - 137.861.635
43.110.341 4.127.619 915.609.565
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
CKPN
CKPN Nilai Bersih
(Pendekatan IRB) (a+b+c)
Stage 2 dan Stage 3 Stage 1
d e f g
43.041.274 4.116.857 647.928.499
242.790 69.901 138.900.216
- - 140.172.877
43.284.064 4.186.758 927.001.592
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 467
Page 468
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
2. Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo
a. Bank secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 9.412.878
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 5.029.325
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo 1.903.449
4 Nilai Hapus Buku 14.390.337
5 Perubahan Lain -
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan
6 (1.851.583)
terakhir (1+2-3-4+5)
b. Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 9.412.878
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 5.074.148
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo 10.515.359
4 Nilai Hapus Buku 14.390.337
5 Perubahan Lain -
Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan
6 (10.418.670)
terakhir (1+2-3-4+5)
468 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 469
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. Pengungkapan Tambahan Terkait Kualitas Kredit Atas Aset
Kualitatif
Keterangan Definisi
Tagihan yang Telah Jatuh "Tagihan yang Telah Jatuh Tempo" mengacu pada kategori portofolio tagihan yang telah jatuh tempo
Tempo sebagaimana Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. SEOJK 24/SEOJK.03/2021.
Tagihan yang Mengalami "Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai" adalah tagihan yang teridentifikasi mengalami penurunan
Penurunan Nilai nilai, yaitu berada pada stage 2 (aset kurang baik) dan stage 3 (aset tidak baik).
Tagihan yang telah jatuh
tempo (lebih dari 90 hari) yang
Tagihan yang telah jatuh tempo tapi terkategori pada tagihan stage 1.
tidak dianggap mengalami
penurunan nilai
Sebagai wujud komitmen konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS), Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) telah mengesahkan PSAK 71 tentang
Aset Keuangan. PSAK 71 disahkan dengan mengadopsi dari IFRS 9 yang memuat konsep perhitungan
kerugian kredit di masa mendatang/Expected Credit Loss (ECL). Proses pengembangan model di BNI
sudah dilakukan oleh tim pengembang model, serta di validasi oleh validator eksternal dan internal.
Adapun penetapan ECL diklasifikasikan setiap segmen dengan tujuan untuk mengklasifikasikan debitur
yang memiliki karakteristik yang sejenis, sehingga diperoleh proyeksi Probability of Default (PD) yang
digunakan dalam perhitungan ECL lebih akurat.
Model yang digunakan dalam pembentukan CKPN bank adalah :
• Model matriks transisi adalah metode pemodelan yang menggunakan perubahan kualitas aset
produktif dalam periode tertentu sebagai basisnya.
Pendekatan dan metode
• Model Skalar Bayesian merupakan model perhitungan PD untuk aset yang telah memiliki rating
statistik yang digunakan Bank
dalam pembentukan CKPN internal.
• Model Vasicek diterapkan untuk segmentasi yang bergantung pada peringkat rating eksternal dalam
proses pemodelannya.
Perhitungan CKPN untuk aset-aset yang diklasifikasikan sebagai Amortized Cost akan dihitung dengan
horison forward looking yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat risiko (staging) masing-masing, yakni
untuk 12 bulan kedepan untuk stage 1 (performing), serta selama umur tagihan (lifetime) untuk stage 2
(under performing) dan stage 3 (non performing). Stage ditentukan dengan adanya significant increase
in credit risk (SICR), dan juga staging debitur ditentukan berdasarkan kombinasi:
• Rating Internal
• Rating Eksternal
• Historis Restruk
• Penetapan Bunga
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 469
Page 470
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Kuantitatif
a. Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
i. Bank secara Individu
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi,
Jawa
Sumatera dan Bali & Nusa Jakarta Kantor
(Excl. Jakarta
Kalimantan Tenggara dan & Banten Luar Negeri
dan Banten)
Papua
a b c d e f g
1 Tagihan kepada Pemerintah - - 10.345 226.326.889 27.678.094
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 11.434.375 1.308.638 20.806.057 70.021.961 227.344
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 670.248 354.096 628.267 45.942.961 15.913.201
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
6 8.191 38.478 155.214 23.088.299 -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - 110.096 -
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti Rumah
8 14.549.071 13.393.179 23.613.009 9.934.487 422
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti Komersial 2.128.545 1.034.211 4.109.018 741.266 125
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 27.607 63.461 28.442 562 -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 26.323 16.728 57.339 31.595 1.479
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
12 27.780.613 26.511.455 45.361.621 43.066.803 1.965
Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 81.406.864 36.104.775 71.854.405 160.245.553 27.723.485
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 714.242 605.627 2.026.043 1.136.865 292.803
15 Aset Lainnya 3.212.305 2.508.589 4.591.192 44.899.812 606.977
Total 141.958.384 81.939.237 173.240.952 625.547.149 72.445.895
470 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 471
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2022
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi,
Jawa
Sumatera dan Bali & Nusa Jakarta & Kantor Luar
Total (Excl. Jakarta Total
Kalimantan Tenggara dan Banten Negeri
dan Banten)
Papua
h i j k l m n
254.015.328
103.798.375
-
63.508.773
-
23.290.182
110.096
61.490.168
8.013.165
120.072
133.463
142.722.456
377.335.082
4.775.579
55.818.874
1.095.131.617
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 471
Page 472
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
ii. Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi,
Jawa
Sumatera dan Bali & Nusa Jakarta Kantor
(Excl. Jakarta
Kalimantan Tenggara dan & Banten Luar Negeri
dan Banten)
Papua
a b c d e f g
1 Tagihan kepada Pemerintah - - 10.345 233.518.357 27.678.094
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 11.434.375 1.308.638 20.806.057 70.021.961 227.344
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 675.136 354.096 642.968 47.754.160 15.913.201
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
6 8.191 38.478 155.214 23.501.986 -
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - 11.948.126 -
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti Rumah
8 14.571.774 13.393.179 23.697.158 10.442.135 422
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti Komersial 2.177.376 1.034.211 4.388.488 2.646.743 125
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 27.607 63.461 28.442 562 -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 26.323 16.728 57.339 31.595 1.479
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
12 27.801.099 26.511.455 45.363.809 45.385.811 1.965
Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 81.413.559 36.104.775 71.862.899 162.411.158 27.723.485
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 714.254 605.627 2.028.568 1.142.702 292.803
15 Aset Lainnya 3.212.305 2.508.589 4.591.192 46.566.905 606.977
Total 142.061.999 81.939.237 173.632.479 655.372.201 72.445.895
472 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 473
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2022
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi,
Jawa
Sumatera dan Bali & Nusa Jakarta & Kantor Luar
Total (Excl. Jakarta Total
Kalimantan Tenggara dan Banten Negeri
dan Banten)
Papua
h i j k l m n
261.206.796
103.798.376
-
65.339.561
-
23.703.869
11.948.126
62.104.668
10.246.943
120.072
133.464
145.064.139
379.515.876
4.783.954
57.485.968
1.125.451.811
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 473
Page 474
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
b. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
i. Bank Secara Individu
Tagihan
kepada Bank
Tagihan kepada
Tagihan kepada Pembangunan
No. Sektor Ekonomi Entitas Sektor
Pemerintah Multilateral
Publik
dan Lembaga
Internasional
a b c d e
31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - 7.376.252 -
2 Pertambangan dan Penggalian - 100.199 -
3 Industri Pengolahan - 11.595.646 -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin - 6.173.022 -
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan
5 - - -
dan Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 21.215.205 -
Perdagangan Besar dan Eceran: Reparasi dan Perawatan
7 - 15.957.504 -
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 6.974.048 -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum - - -
10 Informasi dan Komunikasi - 5.788.061 -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi - 4.723.971 -
12 Real Estate - 212.449 -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - 49.827 -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
14 Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang - 1.361.101 -
Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan
15 241.784.178 - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja: Aktivitas
20 yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga - - -
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
21 - - -
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - 22.271.090 -
24 Lainnya 12.231.150 - -
Total 254.015.328 103.798.376 -
474 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 475
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan berupa Surat
Tagihan kepada
Berharga/Piutang Kredit Beragun
Tagihan berupa Perusahaan Efek
Tagihan kepada Bank Subordinasi, Ekuitas, Properti Rumah
Covered Bond dan Lembaga Jasa
dan Instrumen Modal Tinggal
Keuangan Lainnya
Lainnya
f g h i j
- - - - 459.795
- - - - 59.726
- - - - 873.642
- - - - 15.014
- - - - 14.293
- - - - 265.005
- - - - 5.441.152
- - - - 368.961
- - - - 355.686
- - - - 31.178
63.508.772 - 23.290.181 - 3.340
- - - - 60.867
- - - - 36.915
- - - - 185.462
- - - - -
- - - - 11.854
- - - - 82.517
- - - - 15.622
- - - - 34.739
- - - - 3.968
- - - - 1.340
- - - - 47.258.235
- - - - 5.910.859
- - - 110.096 -
63.508.772 - 23.290.181 110.096 61.490.167
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 475
Page 476
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Kredit untuk
Kredit Beragun Pengadaan Tanah, Kredit Pegawai atau
No. Sektor Ekonomi
Properti Komersial Pengolahan Tanah, Pensiunan
dan Konstruksi
a b k l m
31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 474.918 - -
2 Pertambangan dan Penggalian 7.320 - -
3 Industri Pengolahan 428.838 - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin 10.233 - -
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan
5 6.782 - -
dan Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 59.930 120.072 -
Perdagangan besar dan eceran: Reparasi dan Perawatan
7 3.061.873 - -
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 103.806 - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 302.712 - -
10 Informasi dan Komunikasi 6.762 - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 2.305 - -
12 Real Estate 86.766 - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis 12.195 - -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
14 Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang 56.862 - -
Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan
15 - - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan 20.777 - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 46.246 - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 10.345 - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 57.486 - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja: Aktivitas
yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah
20 1.172 - -
Tangga yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
21 - - -
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 2.995.767 - 123.257
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 260.073 - 10.206
24 Lainnya - - -
Total 8.013.166 120.072 133.463
476 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 477
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan kepada Usaha
Tagihan yang Telah Jatuh
Mikro, Usaha Kecil dan Tagihan kepada Korporasi Aset Lainnya
Tempo
Portofolio Ritel
n o p q
9.979.521 36.798.792 377.207 -
307.933 43.354.460 141.670 -
5.214.469 104.061.940 981.175 -
130.844 23.539.606 10.757 -
125.869 294.393 1.850 -
1.722.999 23.358.786 267.411 -
39.535.503 35.810.836 1.116.159 -
2.278.343 15.680.211 175.585 -
3.142.590 11.399.981 265.742 -
282.047 15.194.783 4.453 -
57.742 6.638.112 1.448 -
921.962 16.802.043 143.754 -
210.032 529.486 11.345 -
1.571.470 4.925.845 111.685 -
5.255 1.252 - -
199.327 416.132 1.149 -
652.663 1.803.901 9.299 -
164.121 150.064 661 -
350.959 157.746 404 -
17.768 1.502 252 -
10.023 2.822 103 -
20.158.582 9.794 653.498 -
55.682.436 36.402.594 499.974 -
- - - 55.818.874
142.722.456 377.335.082 4.775.579 55.818.874
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 477
Page 478
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Tagihan
kepada Bank
Tagihan kepada
Tagihan kepada Pembangunan
No. Sektor Ekonomi Entitas Sektor
Pemerintah Multilateral
Publik
dan Lembaga
Internasional
a b c d e
31 Desember 2022
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian
3 Industri pengolahan
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan
5
dan Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan
7
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi
12 Real Estat
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
14 Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang
Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan
15
Sosial Wajib
16 Pendidikan
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja: Aktivitas
20 yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuh Sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
21
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya
24 Lainnya
Total
478 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 479
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan berupa Surat
Tagihan kepada
Berharga/Piutang Kredit Beragun
Tagihan berupa Perusahaan Efek
Tagihan kepada Bank Subordinasi, Ekuitas, Properti Rumah
Covered Bond dan Lembaga Jasa
dan Instrumen Modal Tinggal
Keuangan Lainnya
Lainnya
f g h i j
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 479
Page 480
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Kredit untuk
Kredit Beragun Pengadaan Tanah, Kredit Pegawai atau
No. Sektor Ekonomi
Properti Komersial Pengolahan Tanah, Pensiunan
dan Konstruksi
a b k l m
31 Desember 2022
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian
3 Industri pengolahan
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan
5
dan Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan
7
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi
12 Real Estat
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
14 Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang
Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan
15
Sosial Wajib
16 Pendidikan
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas
yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah
20
Tangga yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuh
Sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
21
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya
24 Lainnya
Total
480 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 481
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan kepada Usaha
Tagihan yang Telah Jatuh
Mikro, Usaha Kecil dan Tagihan kepada Korporasi Aset Lainnya
Tempo
Portofolio Ritel
n o p q
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 481
Page 482
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
ii. Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Tagihan
kepada Bank
Tagihan kepada
Tagihan kepada Pembangunan
No. Sektor Ekonomi Entitas Sektor
Pemerintah Multilateral
Publik
dan Lembaga
Internasional
a b c d e
31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - 7.376.252 -
2 Pertambangan dan Penggalian - 100.199 -
3 Industri pengolahan - 11.595.646 -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - 6.173.022 -
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan
5 - - -
dan Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 21.215.205 -
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan
7 - 15.957.504 -
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 6.974.048 -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum - - -
10 Informasi dan Komunikasi - 5.788.061 -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi - 4.723.971 -
12 Real Estat - 212.449 -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - 49.827 -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
14 Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang - 1.361.101 -
Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan
15 248.975.646 - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja: Aktivitas
20 yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga - - -
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuh Sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
21 - - -
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - 22.271.090 -
24 Lainnya 12.231.150 - -
Total 261.206.796 103.798.376 -
482 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 483
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan berupa Surat
Tagihan kepada
Berharga/Piutang Kredit Beragun
Tagihan berupa Perusahaan Efek
Tagihan kepada Bank Subordinasi, Ekuitas, Properti Rumah
Covered Bond dan Lembaga Jasa
dan Instrumen Modal Tinggal
Keuangan Lainnya
Lainnya
f g h i j
- - - - 470.319
- - - - 85.051
- - - - 1.010.309
- - - - 15.014
- - - - 14.293
- - - - 303.249
- - - - 5.652.598
- - - - 377.193
- - - - 373.492
- - - - 44.071
65.339.560 - 23.703.868 - 3.340
- - - - 61.388
- - - - 96.686
- - - - 198.560
- - - - -
- - - - 11.854
- - - - 82.517
- - - - 15.622
- - - - 34.923
- - - - 3.968
- - - - 1.340
- - - - 47.286.126
- - - - 5.962.755
- - - 11.948.126 -
65.339.560 - 23.703.868 11.948.126 62.104.668
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 483
Page 484
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Kredit untuk
Kredit Beragun Pengadaan Tanah, Kredit Pegawai
No. Sektor Ekonomi
Properti Komersial Pengolahan Tanah, atau Pensiunan
dan Konstruksi
a b k l m
31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 507.542 - -
2 Pertambangan dan Penggalian 11.657 - -
3 Industri pengolahan 1.260.758 - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin 10.233 - -
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan
5 7.349 - -
dan Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 94.248 120.072 -
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan
7 3.664.638 - -
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 108.905 - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 574.359 - -
10 Informasi dan Komunikasi 153.566 - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 6.746 - -
12 Real Estat 133.837 - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis 22.610 - -
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
14 Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang 92.623 - -
Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan
15 - - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan 23.456 - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial 46.389 - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 10.345 - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 63.750 - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja: Aktivitas
20 yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga 1.222 - -
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuh Sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
21 - - -
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 2.997.790 - 123.257
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 454.919 - 10.206
24 Lainnya - - -
Total 10.246.943 120.072 133.463
484 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 485
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan kepada Usaha
Tagihan yang Telah Jatuh
Mikro, Usaha Kecil dan Tagihan kepada Korporasi Aset Lainnya
Tempo
Portofolio Ritel
n o p q
9.979.541 36.798.792 377.207 -
307.938 43.354.460 141.668 -
5.247.115 104.430.469 981.175 -
130.851 23.539.606 10.757 -
125.869 294.393 1.850 -
1.725.482 23.409.060 272.635 -
40.321.588 36.324.301 1.116.665 -
2.307.414 16.090.511 175.585 -
3.147.729 11.402.046 265.742 -
283.511 15.211.300 4.453 -
57.742 6.638.112 1.448 -
922.764 16.952.922 146.182 -
211.405 873.970 11.345 -
1.571.555 5.096.224 111.685 -
5.255 1.252 - -
199.327 416.132 1.149 -
652.663 1.803.901 9.299 -
164.121 150.064 661 -
352.982 158.474 404 -
17.768 1.502 263 -
10.023 2.822 103 -
20.171.182 9.794 653.705 -
57.150.315 36.402.594 499.974 -
- 153.176 - 57.485.967
145.064.140 379.515.877 4.783.955 57.485.967
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 485
Page 486
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Tagihan
kepada Bank
Tagihan kepada
Tagihan kepada Pembangunan
No. Sektor Ekonomi Entitas Sektor
Pemerintah Multilateral
Publik
dan Lembaga
Internasional
a b c d e
31 Desember 2022
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian
3 Industri pengolahan
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan
5
dan Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan
7
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi
12 Real Estat
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
14 Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang
Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan
15
Sosial Wajib
16 Pendidikan
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja: Aktivitas
20 yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuh Sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
21
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya
24 Lainnya
Total
486 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 487
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan berupa Surat
Tagihan kepada
Berharga/Piutang Kredit Beragun
Tagihan berupa Perusahaan Efek
Tagihan kepada Bank Subordinasi, Ekuitas, Properti Rumah
Covered Bond dan Lembaga Jasa
dan Instrumen Modal Tinggal
Keuangan Lainnya
Lainnya
f g h i j
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 487
Page 488
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Kredit untuk
Kredit Beragun Pengadaan Tanah, Kredit Pegawai atau
No. Sektor Ekonomi
Properti Komersial Pengolahan Tanah, Pensiunan
dan Konstruksi
a b k l m
31 Desember 2022
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian
3 Industri pengolahan
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan
5
dan Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan
7
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi
12 Real Estat
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
14 Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang
Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan
15
Sosial Wajib
16 Pendidikan
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas
yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah
20
Tangga yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuh
Sendiri
Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra
21
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya
24 Lainnya
Total
488 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 489
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan kepada Usaha
Tagihan yang Telah Jatuh
Mikro, Usaha Kecil dan Tagihan kepada Korporasi Aset Lainnya
Tempo
Portofolio Ritel
n o p q
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 489
Page 490
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
c. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
i. Bank Secara Individu
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
< 1 tahun > 1 thn s.d. 3 thn
a b c d
1 Tagihan kepada Pemerintah 72.513.655 37.058.346
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 46.055.892 11.657.090
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral
3 - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 43.718.664 6.557.927
5 Tagihan berupa Covered Bond - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
6 586.571 10.883.127
Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal - -
Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 6.044.346 2.606.302
9 Kredit Beragun Properti Komersial 1.239.494 1.664.589
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan
10 113.002 4.979
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 4.573 8.704
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
12 34.531.251 34.511.177
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 145.498.314 44.055.207
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.848.325 803.594
15 Aset Lainnya - -
Total 352.154.087 149.811.042
490 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 491
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
> 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Non Kontraktual Total
e f g h
26.501.624 51.439.414 66.502.289 254.015.328
11.053.797 34.733.734 297.863 103.798.376
- - - -
1.649.606 1.570.296 10.012.279 63.508.772
- - - -
7.501.429 4.319.055 - 23.290.182
- - 110.096 110.096
5.774.177 47.065.343 - 61.490.168
2.074.955 3.034.128 - 8.013.166
2.091 - - 120.072
10.776 109.411 - 133.464
33.575.028 38.437.218 1.667.782 142.722.456
85.604.840 98.932.643 3.244.077 377.335.081
844.994 1.278.666 - 4.775.579
- - 55.818.874 55.818.874
174.593.317 280.919.908 137.653.260 1.095.131.612
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 491
Page 492
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
< 1 tahun > 1 thn s.d. 3 thn
a b i j
1 Tagihan kepada Pemerintah
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral
3
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank
5 Tagihan berupa Covered Bond
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
6
Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal
9 Kredit Beragun Properti Komersial
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan
10
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
12
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya
Total
492 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 493
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2022
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
> 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Non Kontraktual Total
k l m n
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 493
Page 494
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
ii. Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2023
No. Kategori Portofolio Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
< 1 tahun > 1 thn s.d. 3 thn
a b c d
1 Tagihan kepada Pemerintah 78.341.048 37.325.510
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 46.055.892 11.657.090
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral
3 - -
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 44.438.990 6.677.116
5 Tagihan berupa Covered Bond - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
6 786.446 10.957.899
Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal - -
Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal 6.469.011 2.679.476
9 Kredit Beragun Properti Komersial 2.101.668 1.880.297
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan
10 113.002 4.979
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan 4.573 8.704
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
12 35.294.359 34.589.143
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 146.984.456 44.354.061
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.849.597 805.165
15 Aset Lainnya - -
Total 362.439.042 150.939.440
494 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 495
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
> 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Non Kontraktual Total
e f g h
26.517.007 51.503.524 67.519.706 261.206.795
11.053.797 34.733.734 297.863 103.798.376
- - - -
1.658.143 1.575.184 10.990.128 65.339.561
- - - -
7.620.469 4.319.055 20.000 23.703.869
- - 11.948.126 11.948.126
5.782.708 47.121.578 51.896 62.104.669
2.182.194 3.887.929 194.854 10.246.942
2.091 - - 120.072
10.776 109.411 - 133.464
33.601.807 38.443.237 3.135.593 145.064.139
85.809.071 99.124.211 3.244.077 379.515.876
850.247 1.278.687 257 4.783.953
- - 57.485.967 57.485.967
175.088.310 282.096.550 154.888.467 1.125.451.809
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 495
Page 496
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
31 Desember 2022
No. Kategori Portofolio Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
< 1 tahun > 1 thn s.d. 3 thn
a b i j
1 Tagihan kepada Pemerintah
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral
3
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank
5 Tagihan berupa Covered Bond
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
6
Jasa Keuangan Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal
9 Kredit Beragun Properti Komersial
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan
10
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
12
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya
Total
496 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 497
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2022
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
> 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Non Kontraktual Total
k l m n
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 497
Page 498
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
d. Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
i. Bank Secara Individu
31 Desember 2023
No. Keterangan Wilayah
Sulawesi,
Sumatera Jawa
Bali & Nusa Jakarta & Kantor Luar
dan (Excl. Jakarta Total
Tenggara Banten Negeri
Kalimantan dan Banten)
dan Papua
a b c d e f g h
1 Tagihan 152.538.579 86.471.551 194.780.409 696.792.977 77.872.524 1.208.456.040
Tagihan yang Mengalami
2
Penurunan Nilai
a. Belum jatuh tempo 13.067.363 4.594.862 21.497.011 55.107.842 1.006.874 95.273.951
b. Telah jatuh tempo 2.644.302 1.610.719 6.387.370 6.549.388 145.596 17.337.375
3 CKPN - Stage 1 854.709 703.768 1.111.441 1.958.359 216.294 4.844.485
4 CKPN - Stage 2 2.218.980 1.245.444 3.117.054 12.938.960 161.415 19.681.853
5 CKPN - Stage 3 2.664.202 1.110.346 10.703.386 10.044.501 351.331 24.873.766
6 Tagihan yang dihapus buku 1.600.187 1.418.736 3.507.497 7.863.917 - 14.390.337
ii. Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2023
No. Keterangan Wilayah
Sulawesi,
Sumatera Jawa
Bali & Nusa Jakarta & Kantor Luar
dan (Excl. Jakarta Total
Tenggara Banten Negeri
Kalimantan dan Banten)
dan Papua
a b c d e f g h
1 Tagihan 152.654.469 86.471.551 195.217.086 752.704.710 77.872.524 1.264.920.340
Tagihan yang Mengalami
2
Penurunan Nilai
a. Belum jatuh tempo 13.097.598 4.594.862 21.524.877 55.424.706 1.006.874 95.648.918
b. Telah jatuh tempo 2.649.916 1.610.719 6.420.616 6.555.352 145.596 17.382.199
3 CKPN - Stage 1 855.279 703.768 1.113.598 2.014.992 216.206 4.903.844
4 CKPN - Stage 2 2.222.026 1.245.444 3.117.850 12.959.096 161.415 19.705.832
5 CKPN - Stage 3 2.674.064 1.110.346 10.749.630 10.138.139 351.331 25.023.510
6 Tagihan yang dihapus buku 1.600.187 1.418.736 3.507.497 7.863.917 - 14.390.337
498 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 499
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2022
Wilayah
Sulawesi, Bali & Jawa
Sumatera dan Kantor Luar
Nusa Tenggara (Excl. Jakarta dan Jakarta & Banten Total
Kalimantan Negeri
dan Papua Banten)
i j k l m n
31 Desember 2022
Wilayah
Sulawesi, Bali & Jawa
Sumatera dan Kantor Luar
Nusa Tenggara (Excl. Jakarta dan Jakarta & Banten Total
Kalimantan Negeri
dan Papua Banten)
i j k l m n
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 499
Page 500
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
e. Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
i. Bank Secara Individu
No. Sektor Ekonomi Tagihan Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
Belum Jatuh Tempo Telah Jatuh Tempo
a b c d e
31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 57.070.903 3.011.633 882.221
2 Pertambangan dan Penggalian 48.024.345 5.634.493 338.658
3 Industri pengolahan 148.262.813 22.571.237 3.940.861
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas
4 30.142.263 179.356 239.764
dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
5 Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, 465.773 38.995 3.832
dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 56.940.007 16.806.227 1.232.125
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi
7 109.255.168 9.451.602 3.053.243
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 30.225.587 13.608.120 726.376
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
9 16.876.371 2.983.186 946.221
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 21.315.320 168.719 10.840
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 99.097.600 289.702 119.574
12 Real Estat 21.365.107 8.927.007 645.641
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis 936.955 73.475 30.130
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
14 9.049.816 733.406 514.976
Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan,
15 243.898.629 2.961 -
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 729.253 236.101 2.282
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17 2.848.780 45.644 21.709
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 345.747 102.982 962
19 Aktivitas Jasa Lainnya 605.905 2.625 588
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
20 25.677 4.131 773
Kerja
Aktivitas Badan Internasional dan Badan
21 14.763 852 150
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 72.567.384 1.989.113 1.572.759
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 169.423.031 8.408.248 1.444.712
24 Lainnya 68.968.842 4.135 1.608.978
Total 1.208.456.040 95.273.951 17.337.375
500 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 501
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
CKPN Stage 1 CKPN Stage 2 CKPN Stage 3 Tagihan yang dihapus buku
f g h i
449.964 440.427 813.157 806.999
142.487 1.006.557 212.434 899.913
558.481 1.839.861 14.411.305 2.426.581
93.194 18.635 245.206 36.692
3.086 12.283 1.982 3.376
131.639 7.243.670 1.078.258 1.402.258
600.553 1.947.119 2.290.152 4.088.154
91.621 2.585.878 1.312.792 256.130
188.619 617.318 751.479 584.788
31.245 37.186 6.386 110.564
142.590 30.813 118.126 -
82.386 2.349.874 525.596 347.324
7.151 11.703 21.447 16.546
39.754 156.776 481.714 338.876
666.046 642 - -
2.812 76.138 1.133 9.630
22.152 8.287 12.410 1.697
1.767 4.507 302 825
6.069 495 184 181.492
317 559 521 -
102 137 47 341
622.554 440.248 1.037.920 2.182
959.884 852.739 733.245 2.875.971
12 - 817.969 -
4.844.485 19.681.853 24.873.766 14.390.337
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 501
Page 502
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
No. Sektor Ekonomi Tagihan Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
Belum Jatuh Tempo Telah Jatuh Tempo
a b c d e
31 Desember 2022
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian
3 Industri pengolahan
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas
4
dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
5 Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah,
dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi
7
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
9
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi
12 Real Estat
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
14
Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan,
15
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
20
Kerja
Aktivitas Badan Internasional dan Badan
21
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya
24 Lainnya
Total
502 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 503
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
CKPN Stage 1 CKPN Stage 2 CKPN Stage 3 Tagihan yang dihapus buku
f g h i
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 503
Page 504
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
ii. Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Tempo Telah Jatuh Tempo
a b c d e
31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 57.114.249 3.022.083 882.221
2 Pertambangan dan Penggalian 48.058.561 5.641.327 340.920
3 Industri pengolahan 149.628.359 22.607.701 3.940.861
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas
4 30.142.270 179.356 239.764
dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
5 Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, 466.336 38.995 3.832
dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 57.083.914 16.823.657 1.237.823
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi
7 111.394.399 9.473.290 3.068.431
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 30.676.744 13.608.458 726.376
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
9 17.201.183 3.248.215 946.221
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 21.491.964 168.719 10.840
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 100.403.352 295.938 126.023
12 Real Estat 21.584.989 8.934.663 660.168
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis 1.351.854 73.475 30.130
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
14 9.268.296 733.406 514.976
Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan,
15 251.022.434 2.961 -
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 731.910 236.101 2.282
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17 2.848.923 45.644 21.709
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 345.747 102.982 962
19 Aktivitas Jasa Lainnya 615.082 2.647 588
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
20 25.773 4.176 773
Kerja
Aktivitas Badan Internasional dan Badan
21 14.763 852 150
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 72.612.638 1.991.888 1.573.458
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 211.151.967 8.408.248 1.444.712
24 Lainnya 69.684.634 4.135 1.608.978
Total 1.264.920.341 95.648.917 17.382.198
504 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 505
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
CKPN Stage 1 CKPN Stage 2 CKPN Stage 3 Tagihan yang dihapus buku
f g h i
450.141 440.924 813.157 806.999
142.567 1.007.471 216.321 899.913
566.856 1.842.092 14.411.305 2.426.581
93.194 18.635 245.206 36.692
3.092 12.283 1.982 3.376
132.129 7.244.639 1.091.491 1.402.258
609.435 1.947.776 2.315.452 4.088.154
95.846 2.586.239 1.312.792 256.130
189.091 633.167 754.715 584.788
32.045 37.186 6.386 110.564
145.402 33.185 124.575 -
83.335 2.349.874 544.833 347.324
8.474 11.703 21.447 16.546
41.320 156.776 481.714 338.876
666.046 642 - -
2.821 76.138 1.133 9.630
22.154 8.287 12.410 1.697
1.767 4.507 302 825
6.133 500 184 181.492
318 559 555 -
102 137 47 341
622.740 440.373 1.040.494 2.182
988.549 852.739 809.038 2.875.971
288 - 817.969 -
4.903.845 19.705.832 25.023.508 14.390.339
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 505
Page 506
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Tempo Telah Jatuh Tempo
a b c d e
31 Desember 2022
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian
3 Industri pengolahan
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas
4
dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
5 Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah,
dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi
Perdagangan besar dan eceran; Reparasi
7
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
9
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi
12 Real Estat
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
14
Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
Lainnya
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan,
15
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya
Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
20
Kerja
Aktivitas Badan Internasional dan Badan
21
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya
24 Lainnya
Total
506 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 507
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
CKPN Stage 1 CKPN Stage 2 CKPN Stage 3 Tagihan yang dihapus buku
f g h i
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 507
Page 508
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
f. Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
i. Bank Secara Individu
31 Desember 2023
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No. Jenis Eksposur
> 90 hari s.d. 120 > 120 hari s.d. 180
> 180 hari Total
hari hari
a b c d e f
Kredit yang termasuk dalam Tagihan
1 1.098.798 2.586.571 8.374.097 12.059.467
yang Telah Jatuh Tempo
Surat Berharga yang termasuk dalam
2 291.324 242.790 534.114
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo -
Total 1.390.122 2.586.571 8.616.887 12.593.581
ii. Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2023
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No. Jenis Eksposur
> 90 hari s.d. 120 > 120 hari s.d.
> 180 hari Total
hari 180 hari
a b c d e f
Kredit yang termasuk dalam Tagihan
1 1.100.803 2.586.925 8.443.151 12.130.878
yang Telah Jatuh Tempo
Surat Berharga yang termasuk dalam
2 291.324 - 242.790 534.114
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
Total 1.392.127 2.586.925 8.685.941 12.664.992
508 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 509
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2022
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
> 90 hari s.d. 120 hari > 120 hari s.d. 180 hari > 180 hari Total
g h i j
- - - -
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2022
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
> 90 hari s.d. 120 hari > 120 hari s.d. 180 hari > 180 hari Total
g h i j
- - - -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 509
Page 510
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
4. Pengungkapan Tambahan Terlkait Perlakuan terhadap Aset Bermasalah
Kualitatif
Keterangan Definisi
Aset non-performing adalah Aset yang dikategorikan sebagai "Kurang Lancar", "Diragukan", atau "Macet"
Aset non-performing
sesuai dengan POJK No.40/POJK.03/2019 tentang Kualitas Aset Bank Umum.
Restrukturisasi Aset adalah upaya perbaikan yang dilakukan Bank dalam kegiatan perkreditan
Aset yang Direstrukutrisasi terhadap pihak lawan yang mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya. Kriteria Aset yang
direstrukturisasi ialah pihak lawan mengalami kesulitan pembayaran pokok dan/atau bunga Kredit.
Kuantitatif
a. Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
i. Bank secara Individu
31 Desember 2023
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Performing
(Kualitas L dan DPK) Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai
Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN
Bruto Bruto
a b c d
1 Surat Berharga 136.539.243 69.847 242.790 242.790
2 Kredit
a. Korporasi 355.686.385 18.405.688 8.902.332 6.910.989
b. Ritel 132.264.517 3.109.795 3.074.004 1.767.686
3 Transaksi Rekening Administratif 137.212.701 - 614.871 -
ii. Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2023
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Performing
(Kualitas L dan DPK) Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai
Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN
Bruto Bruto
a b c d
1 Surat Berharga 138.678.793 69.901 242.790 242.790
2 Kredit
a. Korporasi 358.959.283 18.446.535 8.902.332 6.910.989
b. Ritel 136.092.442 3.238.719 3.145.415 1.830.723
3 Transaksi Rekening Administratif 139.514.699 - 614.871 -
510 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 511
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
Memiliki Tunggakan > 90 Hari Memiliki Tunggakan ≤ 90 Hari
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
e f g h
291.324 - - -
- - - -
- - - -
34.063 - - -
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
Memiliki Tunggakan > 90 Hari Memiliki Tunggakan ≤ 90 Hari
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
e f g h
291.324 - - -
- - - -
- - - -
34.063 - - -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 511
Page 512
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
b. Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing
i. Bank secara Individu
31 Desember 2023
Performing Non Performing
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL, D, dan M)
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
a b c d
1 Surat Berharga - - - -
2 Kredit
a. Korporasi 28.513.277 11.647.412 3.143.127 2.416.958
b. Ritel 3.980.017 795.652 402.006 221.157
3 Transaksi Rekening Administratif 1.761.901 - 29.989 -
ii. Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2023
Performing Non Performing
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL, D, dan M)
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
a b c d
1 Surat Berharga - - - -
2 Kredit
a. Korporasi 28.717.153 11.668.972 3.143.127 2.416.958
b. Ritel 4.098.066 812.786 456.855 268.260
3 Transaksi Rekening Administratif 1.761.901 - 29.989 -
512 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 513
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
e f g h i j
- - - - - -
- - 21.088.137 5.772.452 10.568.267 8.291.918
28.082 2.785 3.843.272 722.390 510.669 291.634
1.377.912 - 277.965 - 136.013 -
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
e f g h i j
- - - - - -
- - 21.266.553 5.791.389 10.593.728 8.294.540
58.587 3.107 3.918.732 733.579 577.602 346.983
1.377.912 - 277.965 - 136.013 -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 513
Page 514
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
5. Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK
Kualitatif
Keterangan Definisi
Hertaksasi agunan untuk debitur kualitas 1 dan 2 minimal dilakukan 1 kali dalam rentang 24 bulan,
Kebijakan penilaian kembali agunan
sedangkan untuk kredit kualitas 3, 4, dan 5 minimal dilakukan 1 kali dalam rentang 12 bulan.
Kuantitatif
a. Bank secara Individu
31 Desember 2023
Tagihan yang Tidak Dijamin Tagihan yang Dijamin dengan
dengan Teknik MRK Teknik MRK
a b
1 Kredit 600.541.253 40.445.958
2 Surat Berharga 136.760.719 -
3 Total 737.301.973 40.445.958
4 Kredit dan Surat Berharga yang telah jatuh tempo 4.407.875 299.335
b. Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2023
Tagihan yang Tidak Dijamin Tagihan yang Dijamin dengan
dengan Teknik MRK Teknik MRK
a b
1 Kredit 605.991.776 41.936.723
2 Surat Berharga 138.900.216 -
3 Total 744.891.992 41.936.723
4 Kredit dan Surat Berharga yang telah jatuh tempo 4.479.286 299.335
Pengungkapan Penggunaan Peringkat Kredit Eksternal (CRD)
Keterangan Definisi
Lembaga Pemeringkat yang Lembaga Pemeringkat yang digunakan mengacu pada ketentuan Lembaga Pemeringkat sesuai
Digunakan SEOJK 24/SEOJK.03/2021
Kategori portofolio yang menggunakan peringkat ialah kategori portofolio Tagihan Kepada
Kategori Portofolio yang
Pemerintah, Tagihan kepada Entitas Sektor Publik, Tagihan kepada Bank, Tagihan kepada
Menggunakan Peringkat
Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, dan Tagihan kepada Korporasi
514 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 515
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan yang Dijamin dengan
Tagihan yang Dijamin dengan Tagihan yang Dijamin dengan
Garansi, Penjaminan dan/ atau
Agunan Derivatif Kredit
Asuransi Kredit
c d e
2.516.114 37.929.844
- -
2.516.114 37.929.844
4.950 294.384
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan yang Dijamin dengan
Tagihan yang Dijamin dengan Tagihan yang Dijamin dengan
Garansi, Penjaminan dan/ atau
Agunan Derivatif Kredit
Asuransi Kredit
c d e
4.006.879 37.929.844
- -
4.006.879 37.929.844
4.950 294.384
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 515
Page 516
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
6. Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK
a. Bank secara Individu
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Sebelum Penerapan FKK dan Teknik MRK
No Kategori Portofolio
Laporan Posisi Keuangan TRA
a b
1 Tagihan kepada Pemerintah 253.338.412 4.805.516
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 90.444.040 31.979.208
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 - -
Internasional
Tagihan kepada Bank 52.115.272 21.452.169
4 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
23.216.157 272.892
Lain1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - -
Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korproasi Umum2) 336.294.770 38.241.056
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
6 - -
Lain3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) 26.208.843 -
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas,
7 110.096 -
dan Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 132.975.236 39.382.870
Kredit Beragun Properti - -
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang Pembayarannya
61.390.678 887.782
Tidak Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang Pembayarannya
10.684 271
Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
9
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya Tidak
Bergantung 7.966.863 170.641
Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya
Bergantung Secara 29.240 -
Material pada Arus Kas Properti
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan
10 118.967 11.054
Konstruksi
11 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 4.709.761 658.178
12 Aset Lainnya 55.818.874 -
Total 1.044.881.356 137.861.637
Footnotes:
1)
Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran A Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
2)
Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3)
Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lainnya yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1).
4)
Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana Lampiran
A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
516 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 517
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Penerapan FKK dan Teknik MRK ATMR dan Rata-Rata Bobot Risiko
Rata-Rata Bobot Risiko
Laporan Posisi Keuangan TRA ATMR
(e/(c+d))
c d e f
244.160.319 673.067 193.283 0,1%
83.260.625 13.286.942 40.048.397 41,5%
- - - 0,0%
50.919.301 11.393.500 22.257.210 35,7%
23.207.939 74.024 16.446.014 70,6%
- - - 0,0%
334.774.613 14.694.776 329.150.114 94,2%
- - - 0,0%
26.208.843 - 21.821.979 83,3%
110.096 - 275.241 250,0%
104.492.411 9.657.240 92.039.097 80,6%
- - - 0,0%
60.765.992 88.778 33.542.806 55,1%
7.541 27 7.718 102,0%
5.660.611 17.064 4.725.787 83,2%
15.244 - 19.505 128,0%
117.233 1.105 118.686 100,3%
4.410.427 65.818 3.330.900 74,4%
55.818.874 - 45.117.072 80,8%
994.063.532 49.952.341 609.160.541 58,3%
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 517
Page 518
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
b. Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Sebelum Penerapan FKK dan Teknik MRK
No Kategori Portofolio
Laporan Posisi Keuangan TRA
a b
1 Tagihan kepada Pemerintah 260.533.729 4.805.516
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 90.444.040 31.979.208
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 - -
Internasional
Tagihan kepada Bank 53.937.260 21.474.169
4
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
23.609.844 322.892
Lain1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - -
Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korproasi Umum 2)
338.247.821 38.715.850
6
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
- -
Lain3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) 26.233.838 -
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas,
7 11.948.126 -
dan Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Portofolio Ritel 135.122.516 39.868.877
Kredit Beragun Properti - -
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang Pembayarannya
61.953.282 1.017.522
Tidak Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
9
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang Pembayarannya
10.684 271
Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya Tidak
10.005.793 661.163
Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya
29.240 -
Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan
10 118.967 11.054
Konstruksi
11 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 4.718.136 658.178
12 Aset Lainnya 57.485.967 -
Total 1.074.399.243 139.514.700
Footnotes:
1)
Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran A Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
2)
Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3)
Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lainnya yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1).
4)
Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana
Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
518 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 519
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Penerapan FKK dan Teknik MRK ATMR dan Rata-Rata Bobot Risiko
Rata-Rata Bobot Risiko
Laporan Posisi Keuangan TRA ATMR
(e/(c+d))
c d e f
251.355.636 673.067 193.283 0,1%
83.260.625 13.286.942 40.048.397 41,5%
- - - 0,0%
52.736.827 11.402.300 23.159.429 36,1%
23.598.626 94.024 16.610.288 70,1%
- - - 0,0%
335.620.078 14.897.524 330.054.079 94,2%
- - - 0,0%
26.233.838 - 21.846.974 83,3%
11.948.126 - 29.870.316 250,0%
106.621.529 9.851.642 94.151.593 80,8%
- - - 0,0%
61.306.819 140.674 33.815.668 55,0%
7.541 27 7.718 102,0%
7.363.765 211.910 6.185.349 81,6%
15.244 - 19.505 128,0%
117.233 1.105 118.686 100,3%
4.418.801 65.818 3.338.991 74,5%
57.485.967 - 46.744.262 81,3%
1.022.090.655 50.625.033 646.164.538 60,2%
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 519
Page 520
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
7. Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko
a. Bank Secara Individu
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
Kategori Portofolio
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45%
Kategori Portofolio 0% 20%
Tagihan kepada
1 244.555.385 105.898
Pemerintah
Kategori Portofolio 20%
Tagihan kepada
2 28.470.124
Entitas Sektor Publik
Kategori Portofolio 0% 20% 30%
Tagihan kepada
Bank Pembangunan
3 Multilateral - - -
dan Lembaga
Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40%
4 Tagihan kepada Bank 31.498.745 5.010.397 2.798.912
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
1.707.105 41.574 -
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25% 35%
Tagihan berupa
5 - - - - -
Covered Bond
Kategori Portofolio 20%
Tagihan kepada
6 Korporasi - Eksposur 11.338.021
Korproasi Umum2)
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
-
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain3)
Eksposur
-
Pembiayaan Khusus4)
Kategori Portofolio
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas,
dan Instrumen
Modal Lainnya
Kategori Portofolio 45%
Tagihan kepada
Usaha Mikro, Usaha
8 5.764.279
Kecil dan Portofolio
Ritel
520 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 521
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70% 75% 80% 85% 90% 100% 105% 110%
50% 100%
- 172.104
50% 100%
67.656.174 211.237
50% 100%
- -
50% 75% 100%
17.248.886 4.182.108 1.573.753
232.430 -
21.300.854
50% 100%
- -
50% 65%5) 75% 80% 85% 100%
12.114.960 - 7.954.735 - 283.899.309
31.284.056
- - - - -
- - 22.681.901 3.028.554
100%
-
75% 85% 100%
97.099.542 810.870 10.474.960
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 521
Page 522
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah FKK
dan Teknik MRK
112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% Lainnya
dan Teknik MRK
1 Tagihan kepada Pemerintah - - 244.833.386
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan kepada Entitas
2 210.032 - 96.547.567
Sektor Publik
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - -
dan Lembaga Internasional
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% Lainnya
dan Teknik MRK
4 Tagihan kepada Bank - - 62.312.801
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa - - 23.281.964
Keuangan Lain1)
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan berupa Covered
5 - -
Bond
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 130% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan kepada Korporasi -
6 - 2.878.309 - 349.469.389
Eksposur Korproasi Umum2)
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa - - -
Keuangan Lain3)
Eksposur Pembiayaan
498.388 - - 26.208.843
Khusus4)
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% 250% 400%5) Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 - 110.096 - - 110.096
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan kepada Usaha
8 Mikro, Usaha Kecil dan - 114.149.651
Portofolio Ritel
522 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 523
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Halaman ini dikosongkan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 523
Page 524
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
Kategori Portofolio
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45%
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45%
Kredit Beragun
9
Properti
Kredit Beragun
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya - 4.003.814 1.907.390 10.752.380 9.641.302
Tidak Bergantung
Secara Material pada
Arus Kas Properti
tanpa pendekatan
pembagian kredit5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin)5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin)5)
Kredit Beragun
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya 1.074 11 249
Bergantung Secara
Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun
Properti
Komersial yang
Pembayarannya - - -
Tidak Bergantung
Secara Material pada
Arus Kas Properti
tanpa pendekatan
pembagian kredit5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin)5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin)5)
Kredit Beragun
Properti
Komersial yang
Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus
Kas Properti
Kredit untuk
Pengadaan Tanah,
Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
Kategori Portofolio
Tagihan yang Telah
11
Jatuh Tempo
Kategori Portofolio 0% 20%
12 Aset Lainnya 11.123.072 -
524 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 525
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70% 75% 80% 85% 90% 100% 105% 110%
50% 60% 65%5) 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110%
3.236.051 - 5.323.339 23.770.484 2.220.009 -
93 161 5.544
- 699.391 - 3.869.928 1.108.356 -
5.573 740 3.142
118.339
50% 100%
2.745.436 1.394.504
100%
43.853.261
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 525
Page 526
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah FKK
dan Teknik MRK
112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% Lainnya
dan Teknik MRK
9 Kredit Beragun Properti - -
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak - - 60.854.770
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan
- -
pembagian kredit5)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian - -
kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian - -
kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Bergantung 435 - 7.568
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Tidak
- - 5.677.675
Bergantung
Secara Material pada Arus
Kas Properti
tanpa pendekatan
- -
pembagian kredit5)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian - -
kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian - -
kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung
5.788 - 15.244
Secara
Material pada Arus Kas
Properti
Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengolahan Tanah, - - 118.339
dan Konstruksi
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan yang Telah Jatuh
11 336.304 - 4.476.244
Tempo
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% 1250%5) Lainnya
dan Teknik MRK
12 Aset Lainnya 842.541 - - 55.818.874
Footnotes:
1)
Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran A Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
2)
Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi – eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3)
Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1).
4)
Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana Lampiran
A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
5)
Tidak applicable sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
526 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 527
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih
No Bobot Risiko Tagihan Bersih
Tagihan Bersih Laporan Posisi (Setelah
TRA (sebelum Rata-Rata FKK
Keuangan pengenaan FKK
pengenaan FKK)
dan Teknik MRK)
1 < 40% 339.604.040 25.435.799 42,92% 350.514.992
2 40%-70% 113.824.763 41.796.085 33,11% 127.600.539
3 75% 146.495.792 33.738.507 34,89% 158.177.812
4 80% 22.681.901 - 0,00% 22.681.901
5 85% 35.195.375 2.279.168 10,00% 35.423.291
6 90%-100% 331.376.890 34.561.930 39,02% 344.726.760
7 105-130% 507.047 271 10,00% 507.074
8 150% 4.267.631 49.874 11,59% 4.273.410
9 250% 110.096 - 0,00% 110.096
10 400% - - 0,00% -
11 1250% - - 0,00% -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 527
Page 528
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
b. Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
Kategori Portofolio
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45%
Kategori Portofolio 0% 20%
Tagihan kepada
1 251.750.702 105.898
Pemerintah
Kategori Portofolio 20%
Tagihan kepada
2
Entitas Sektor Publik 28.470.124
Kategori Portofolio 0% 20% 30%
Tagihan kepada
Bank Pembangunan
3 Multilateral - - -
dan Lembaga
Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40%
4 Tagihan kepada Bank 32.331.772 5.010.397 2.825.657
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
1.707.107 41.574 410.686
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25% 35%
Tagihan berupa
5 - - - - -
Covered Bond
Kategori Portofolio 20%
Tagihan kepada
6 Korporasi - Eksposur 11.466.202
Korproasi Umum2)
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
-
dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain3)
Eksposur
-
Pembiayaan Khusus4)
Kategori Portofolio
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 Subordinasi, Ekuitas,
dan Instrumen
Modal Lainnya
Kategori Portofolio 45%
Tagihan kepada
Usaha Mikro, Usaha
8 5.764.279
Kecil dan Portofolio
Ritel
528 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 529
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
Periode Laporan
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70% 75% 80% 85% 90% 100% 105% 110%
50% 100%
- 172.104
50% 100%
67.656.174 211.237
50% 100%
- -
50% 75% 100%
17.248.886 5.148.662 1.573.753
232.430 -
21.300.854
50% 100%
- -
50% 65%5) 75% 80% 85% 100%
12.114.960 - 7.954.735 - 31.562.070 284.541.326
- - - - -
- - 3.053.549
22.681.901
100%
-
75% 85% 100%
97.928.787 835.621 11.944.484
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 529
Page 530
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah FKK
dan Teknik MRK
112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% Lainnya
dan Teknik MRK
1 Tagihan kepada Pemerintah - - 252.028.703
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan kepada Entitas
2
Sektor Publik
210.032 - 96.547.567
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral - - -
dan Lembaga Internasional
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% Lainnya
dan Teknik MRK
4 Tagihan kepada Bank - - 64.139.127
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa - - 23.692.651
Keuangan Lain1)
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan berupa Covered
5 - -
Bond
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 130% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan kepada Korporasi -
6
Eksposur Korproasi Umum2)
- 2.878.309 - 350.517.602
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa - - -
Keuangan Lain3)
Eksposur Pembiayaan
Khusus4)
498.388 - - 26.233.838
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% 250% 400%5) Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7
Subordinasi, Ekuitas, dan
- 11.948.126 - - 11.948.126
Instrumen Modal Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan kepada Usaha
8 Mikro, Usaha Kecil dan - 116.473.172
Portofolio Ritel
530 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 531
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Halaman ini dikosongkan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 531
Page 532
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
Kategori Portofolio
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45%
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40%
Kredit Beragun
9
Properti
Kredit Beragun
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya - 4.053.761 1.973.350 10.909.770 9.710.442
Tidak Bergantung
Secara Material pada
Arus Kas Properti
tanpa pendekatan
pembagian kredit5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin)5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin)5)
Kredit Beragun
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya 1.074 11 249
Bergantung Secara
Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun
Properti
Komersial yang
Pembayarannya - - -
Tidak Bergantung
Secara Material pada
Arus Kas Properti
tanpa pendekatan
pembagian kredit5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin)5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian kredit
(dijamin)5)
Kredit Beragun
Properti
Komersial yang
Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus
Kas Properti
Kredit untuk
Pengadaan Tanah,
Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
Kategori Portofolio
Tagihan yang Telah
11
Jatuh Tempo
Kategori Portofolio 0% 20%
12 Aset Lainnya -
532 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 533
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70% 75% 80% 85% 90% 100% 105% 110%
50% 60% 65%5) 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110%
3.255.675 - 5.550.100 23.774.001 2.220.395 -
93 161 5.544
- 1.276.796 - 3.963.792 2.335.088 -
5.573 740 3.142
118.339
50% 100%
2.746.002 1.402.312
100%
45.398.676
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 533
Page 534
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah FKK
dan Teknik MRK
112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% Lainnya
dan Teknik MRK
9 Kredit Beragun Properti - -
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak - - 61.447.494
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan
- -
pembagian kredit5)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian - -
kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian - -
kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Bergantung 435 - 7.568
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Tidak
- - 7.575.675
Bergantung
Secara Material pada Arus
Kas Properti
tanpa pendekatan
- -
pembagian kredit5)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian - -
kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan
pendekatan pembagian - -
kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung
5.788 - 15.244
Secara
Material pada Arus Kas
Properti
Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengolahan Tanah, - - 118.339
dan Konstruksi
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% Lainnya
dan Teknik MRK
Tagihan yang Telah Jatuh
11 336.304 - 4.484.619
Tempo
Tagihan Bersih Setelah FKK
Kategori Portofolio 150% 1250%5) Lainnya
dan Teknik MRK
12 Aset Lainnya 897.057 - - 57.485.967
Footnotes:
1)
Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran A Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
2)
Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi – eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3)
Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1).
4)
Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana Lampiran
A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
5)
Tidak applicable sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
534 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 535
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih
No Bobot Risiko Tagihan Bersih
Tagihan Bersih Laporan Posisi (Setelah
TRA (sebelum Rata-Rata FKK
Keuangan pengenaan FKK
pengenaan FKK)
dan Teknik MRK)
1 < 40% 353.072.830 25.477.164 42,92% 356.997.636
2 40%-70% 116.742.392 41.998.475 33,15% 129.114.550
3 75% 178.341.315 33.750.397 34,89% 161.083.878
4 80% 22.681.901 - 0,00% 22.681.901
5 85% 38.933.231 2.941.929 16,92% 36.953.174
6 90%-100% 291.378.874 35.296.589 39,06% 303.017.844
7 105-130% 514.162 271 10,00% 507.074
8 150% 3.430.058 49.874 11,59% 3.430.868
9 250% - - 0,00% -
10 400% - - 0,00% -
11 1250% - - 0,00% -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 535
Page 536
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
7 . Pengungkapan Leverage Ratio
a. Bank secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
No Item Individu
Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi (nilai gross sebelum dikurangi
1 1.098.205.243
CKPN)
Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga keuangan, perusahaan
asuransi, dan/ atau entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus
2 (17.111.006)
dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas
Jasa Keuangan.
Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari (underlying)
yang telah dialihkan dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus
3 -
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan OJK mengenai prinsip
kehati-hatian dalam Aktivitas Sekuritisasi Aset bagi Bank Umum.
Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
4 -
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan
5 standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam -
Rasio Leverage.
Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara regular
6 -
dengan menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan.
Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan
7 -
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. 15.112.702
Penyesuaian untuk nilai eksposur Securities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh
9 1.012.886
transaksi Reverse Repo.
Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah
10 50.250.259
dikalikan dengan Faktor Konversi Kredit (FKK).
Prudent valuation adjustment berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian
11 (98.061.651)
Penurunan Nilai (CKPN).
12 Penyesuaian lainnya. 7.257.614
13 Total eksposur dalam perhitungan Rasio Leverage. 1.056.666.047
536 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 537
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
Periode
Item T T–1
(31 Desember (30 September
2023) 2023)
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) termasuk aset jaminan, namun tidak
1 termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT. 1.063.260.140 996.942.889
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan dan
2 penyediaan agunan tersebut mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca - -
karena adanya penerapan standar akuntansi.
(Pengurangan atas piutang terkait cash variation margin yang diberikan dalam transaksi
3 - -
derivatif)
(Penyesuaian untuk surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang diakui sebagai
4 (7.806.645) (6.653.592)
aset)
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset tersebut sesuai standar akuntansi
5 (48.582.135) (50.003.890)
yang berlaku.
(Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (Tier 1) sebagaimana
6 dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai kewajiban (24.387.806) (23.821.176)
penyediaan modal minimum bank umum.)
Total eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Keuangan)
7 982.483.554 916.464.231
(Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6)
Eksposur Transaksi Derivatif
Nilai Replacement Cost (RC) untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat
8 variation margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang 14.787.644 13.676.489
memenuhi persyaratan tertentu.
Nilai penambahan yang merupakan Potential Futures Exposures (PFE) untuk seluruh
9 325.058 159.209
transaksi derivatif.
(pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diseleseaikan melalui central
10 - -
counterparty (CCP)).
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit. - -
(Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan add-
12 - -
on untuk transaksi penjualan kredit derivatif).
Total Eksposur Transaksi Derivatif
13 15.112.702 13.835.698
(Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12).
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai Gross SFT 8.819.532 7.378.100
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu perhitungan
16 Current Exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran I Peraturan Otoritas Jasa Keuangan - -
ini.
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
Total Eksposur SFT
18 8.819.532 7.378.100
(Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17)
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi.
19 137.861.635 133.869.908
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
(Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban
20 (87.611.376) (85.400.663)
kontijensi dan Faktor Konversi Kredit (FKK)kemudian dikurangi CKPN)
(Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas TRA tersebut sesuai standar akuntansi
21 - -
yang berlaku).
Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
22 50.250.259 48.469.245
(Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21)
Modal dan Total Eksposur
23 Modal Inti (Tier 1) 130.937.557 124.838.032
24 Total eksposur (Penjumlahan baris 7, 13, 18, dan 22) 1.056.666.047 986.147.274
Rasio Leverage
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
25 sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi giro wajib 12,39% 12,66%
minimum (jika ada)
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 537
Page 538
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
Periode
Item T T–1
(31 Desember (30 September
2023) 2023)
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
25a sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi giro wajib 12,39% 12,66%
minimum (jika ada)
26 Nilai Minimum Rasio Leverage 3% 3%
27 Buffer terhadap nilai Rasio Leverage N/A N/A
Pengungkapan Niai Rata-rata
Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi
28 akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan 4.409.766 3.689.050
liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian
29 untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara 8.819.532 7.378.100
bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
30 1.052.256.280 982.458.224
minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Total eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
30a 1.052.256.280 982.458.224
minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
31 12,44% 12,71%
giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
31a 12,44% 12,71%
giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
538 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 539
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
b. Bank secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
(dalam jutaan rupiah)
No Item Konsolidasi
1 Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi (nilai gross sebelum dikurangi CKPN) 1.112.030.410
Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/
2 atau entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun (394.267)
diluar cakupan konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari (underlying) yang telah
dialihkan dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur
3 -
dalam peraturan perundang-undangan OJK mengenai prinsip kehati-hatian dalam Aktivitas
Sekuritisasi Aset bagi Bank Umum.
Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
4 -
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan standar
5 akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio -
Leverage.
Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara regular dengan
6 -
menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan.
Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana
7 -
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. 15.112.702
Penyesuaian untuk nilai eksposur Securities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh
9 10.961.472
transaksi Reverse Repo.
Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah dikalikan
10 50.922.952
dengan Faktor Konversi Kredit (FKK).
Prudent valuation adjustment berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian
11 (98.527.709)
Penurunan Nilai (CKPN).
12 Penyesuaian lainnya. 22.746.873
13 Total eksposur dalam perhitungan Rasio Leverage. 1.112.852.433
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 539
Page 540
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
Periode
Item T T–1
(31 Desember (30 September
2023) 2023)
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Neraca) termasuk aset jaminan, namun
1 tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT. 1.093.111.532 1.029.869.526
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan dan
2 penyediaan agunan tersebut mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca - -
karena adanya penerapan standar akuntansi.
(Pengurangan atas piutang terkait cash variation margin yang diberikan dalam transaksi
3 - -
derivatif)
(Penyesuaian untuk surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang diakui sebagai
4 (7.806.645) (6.653.592)
aset)
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset tersebut sesuai standar akuntansi
5 (48.815.164) (50.191.577)
yang berlaku.
(Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (tier 1) sebagaimana
6 dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai kewajiban (8.441.062) (8.655.272)
penyediaan modal minimum bank umum.)
Total eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan (Keuangan)
7 1.028.048.661 964.369.085
(Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6)
Eksposur Transaksi Derivatif
Nilai Replacement Cost (RC) untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat
8 variation margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang 14.787.644 13.676.489
memenuhi persyaratan tertentu.
Nilai penambahan yang merupakan Potential Futures Exposures (PFE) untuk seluruh
9 325.058 159.209
transaksi derivatif.
(pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diseleseaikan melalui central
10 - -
counterparty (CCP)).
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit. - -
(Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan
12 - -
add-on untuk transaksi penjualan kredit derivatif).
Total Eksposur Transaksi Derivatif
13 15.112.702 13.835.698
(Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12).
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai Gross SFT 18.768.118 11.793.085
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu perhitungan
16 Current Exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran I Peraturan Otoritas Jasa Keuangan - -
ini.
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
Total Eksposur SFT
18 18.768.118 11.793.085
(Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17)
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontijensi.
19 139.514.699 135.416.689
*Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
(Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban
20 (88.591.747) (86.322.710)
kontijensi dan Faktor Konversi Kredit (FKK)kemudian dikurangi CKPN)
(Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas TRA tersebut sesuai standar akuntansi
21 - -
yang berlaku).
Total Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
22 50.922.952 49.093.979
(Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21)
Modal dan Total Eksposur
23 Modal Inti (Tier 1) 147.488.111 140.111.590
24 Total eksposur (Penjumlahan baris 7, 13, 18, dan 22) 1.112.852.433 1.039.091.847
540 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 541
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
Periode
Item T T–1
(31 Desember (30 September
2023) 2023)
Rasio Leverage
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
25 sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi giro wajib 13,25% 13,48%
minimum (jika ada)
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
25a sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi giro wajib 13,25% 13,48%
minimum (jika ada)
26 Nilai Minimum Rasio Leverage 3% 3%
27 Buffer terhadap nilai Rasio Leverage N/A N/A
Pengungkapan Niai Rata-rata
Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi
28 akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan 9.384.059 5.896.542
liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian
29 untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara 18.768.118 11.793.085
bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
30 1.103.468.374 1.033.195.304
minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Total eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
30a 1.103.468.374 1.033.195.304
minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
31 13,37% 13,56%
giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
31a 13,37% 13,56%
giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 541
Page 542
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
8. Pengungkapan Kualitatif Mengenai Counterparty Credit Risk
Kualitatif
Tujuan
manajemen Tujuan manajemen risiko dan kebijakan terkait risiko kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterparty Credit Risk/ CCR)
risiko dan adalah
kebijakan 1. Memenuhi ketentuan regulator agar Bank memiliki kebijakan, proses dan sistem untuk mengelola risiko kredit akibat
terkait risiko kegagalan pihak lawan/ CCR dan diimplementasikan sesuai dengan kompleksitas eksposur BNI yang menimbulkan CCR.
kredit akibat 2. Menstandardisasi pengelolaan risiko kredit akibat kegagalan pihak lawan/ CCR meliputi identifikasi, pengukuran,
kegagalan manajemen, persetujuan dan pelaporan internal CCR.
pihak lawan
(counterparty Dalam melakukan transaksi Counterparty BNI harus menilai kelayakan kredit dari Counterparty tersebut dan
credit risk), memperhitungkan akibat dari risiko kredit yang bersifat settlement dan pre-settlement.
termasuk:
Eksposur Counterparty Credit Risk/ CCR yang dihitung di BNI berdasarkan prinsip kehati-hatian mencakup Transaksi
Derivatif FX Forward, FX Swap, Cross Currency Swap (CCS) dan Interest Rate Swap (IRS). Metode yang digunakan dalam
penetapan limit operasi untuk Counterparty Credit Exposures terdiri atas limit terhadap (i) debitur Financial Institution (FI)
dan (ii) Debitur Non Financial Institution (Non-FI).
1. Penetapan Limit terhadap Financial Institution (FI)
Limit operasi terhadap Eksposur Counterparty Credit Risk dhi. Transaksi Derivatif debitur FI dilakukan melalui penetapan
Counterparty Limit (CL). CL diberikan kepada bank dalam negeri maupun luar negeri, remittance agency dan lembaga
keuangan dalam negeri lainnya yang dijamin oleh pemerintah berstatus koresponden.
Analisis pemberian atau penambahan CL dilaksanakan oleh Unit Bisnis dan Unit Risiko di Kantor Pusat, namun Unit Bisnis
lain (seperti Trade Finance atau Tresuri) dan Kantor Luar Negeri dapat mengajukan masukan pemberian atau penambahan
CL.
Penetuan Batas Maksimum Counterparty Limit :
a. Batas maksimum Fasilitas CL baru dan review pada umumnya ditetapkan dalam bentuk Global Line dan tidak melebihi
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) BNI
b. Untuk koresponden luar negeri, Batas Maksimum fasilitas CL baru dan review ditentukan oleh kategori koresponden
yang didasarkan pada :
1) Credit Rating, minimal salah satu dari 3 (tiga) lembaga internasional yaitu S&P, Moody's, Fitch; serta
2) Country Risk, berdasarkan International Country Risk Guide (ICRG).
Metode yang Matriks Maksimum Fasilitas CL berdasarkan Credit Rating dan Country Risk :
digunakan a. Koresponden kategori I dalam penetapan dan review CL menggunakan analisis Counterparty Limit Application Package
untuk (CLAP), dan menggunakan formulir Global Line. Besarnya CL ditetapkan maksimum sebesar BMPK untuk negara berisiko
menerapkan "very low", "low", "moderate" dan maksimum USD 10 juta untuk negara berisiko "high" serta tidak melebihi BMPK
limit operasi b. Koresponden Kategori II dalam penetapan dan review CL menggunakan analisis CLAP dan menggunakan formulir
yang Global Line. Besarnya CL ditetapkan maksimum sebesar BMPK untuk negara berisiko "very low", "low", "moderate" dan
didefinisikan maksimum USD 10 juta untuk negara berisiko "high" serta tidak melebihi BMPK
pada internal c. Koresponden Kategori III dalam penetapan dan review CL menggunakan analisis CLAP dan menggunakan formulir
capital untuk Global Line. Besarnya CL maksimum sebesar USD 10 juta untuk negara berisiko "very low", "low", "moderate" dan tidak
counterparty melebihi BMPK. Untuk negara berisiko "high" tidak diberikan CL
credit
exposures Dimana penjelasan kategori koresponden sebagai berikut :
dan untuk Kategori I adalah koresponden dengan credit rating > BBB- s/d AAA
eksposur Kategori II adalah koresponden dengan credit rating > CCC+ s/d BB+
CCP; Kategori III adalah koresponden dengan credit rating < CCC+ dan/atau koresponden yang tidak memiliki rating
2. Penetapan Limit terhadap Non-Financial Institution (Non-FI)
Penerapan limit operasi terhadap Eksposur Counterparty Credit Risk dhi. Transaksi Derivatif dilakukan dengan pemberian
Treasury Line kepada nasabah. Treasury line adalah fasilitas yang diberikan kepada nasabah (debitur dan non debitur)
yang merupakan batasan maksimum eksposur risiko transaksi derivatif sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh
Regulator.
Proses Pengusulan Fasilitas Treasury Line untuk masing-masing jenis nasabah adalah sebagai berikut:
a. Debitur
Proses pemberian fasilitas Treasury Line kepada debitur dilakukan sebagaimana proses pemberian fasilitas kredit.
1) Apabila debitur mengajukan fasilitas Treasury Line tidak bersamaan dengan pemberian fasilitas kredit, maka proses
pengusulan menggunakan formulir fasilitas Treasury Line.
2) Apabila debitur mengajukan fasilitas Treasury Line bersamaan dengan pemberian fasilitas kredit, maka proses
pengusulan Treasury Line menggunakan Perangkat Aplikasi Kredit (PAK).
Debitur dapat melakukan transaksi derivatif dengan BNI tanpa set fasilitas Treasury Line sepanjang menyerahkan jaminan
berupa Marginal Deposit.
b. Non Debitur
1) Dapat langsung melakukan transaksi dengan Unit Tresuri BNI tanpa set fasilitas Treasury Line dan wajib menyerahkan
jaminan berupa Marginal Deposit sebesar 1,2 x Faktor Konversi Kredit (FKK) x Notional Transaksi.
2) Transaksi didasarkan pada perjanjian transaksi derivatif.
542 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 543
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kualitatif
Kebijakan yang berkaitan dengan garansi/ jaminan terhadap Eksposur Counterparty Credit Risk dhi. Transaksi Derivatif
yang dilakukan di BNI digolongkan sebagai berikut :
a. Debitur
1) Jaminan disesuaikan dengan jaminan ketentuan segmen Business Banking yang berlaku yaitu :
• Jaminan full cover, kewenangan memutus di Komite Kredit sesuai kewenangan atas dasar Total Eksposur
• Jaminan full cover berupa kombinasi cash, collateral dan aset lain.
2) Syarat pemenuhan jaminan mengacu pada syarat pemenuhan kecukupan jaminan untuk jenis Kredit Modal Kerja
3) Dalam hal terdapat pertimbangan lain, maka besarnya jaminan dapat ditetapkan atas dasar analisa risiko dan potensi
bisnis untuk mendapat persetujuan Komite Kredit.
Untuk debitur tanpa set Treasury Line, jaminan berupa Marginal Deposit sebesar 1,2 x FKK x Notional Transaksi.
Kebijakan
yang b. Non Debitur
berkaitan 1) Jaminan berupa Marginal Deposit sebesar 1,2 x FKK x Notional Transaksi dan langsung melakukan transaksi dengan
dengan Unit Tresuri BNI berdasarkan Perjanjian Transaksi Derivatif
garansi dan 2) Jaminan pada butir b.1) di atas diblokir dan diikat gadai disertai surat kuasa pencairan pada tanggal jatuh tempo
mitigasi risiko transaksi.
dan penilaian
terkait Mitigasi risiko dan penilaian terkait Eksposur Counterparty Credit Risk dhi. Transaksi Derivatif yang dilakukan di BNI
counterparty dilakukan antara lain melalui Monitoring Fasilitas Treasury Line dan Review Fasilitas Treasury Line
risk, termasuk a. Monitoring Fasilitas Treasury Line
eksposur • Debitur
towards CCP; Dilakukan oleh unit Manajemen Risiko dan Tresuri.
• Non Debitur
Dilakukan oleh unit Tresuri dengan memastikan jaminan masih diblokir dan diikat gadai sampai jatuh tempo transaksi.
b. Review Fasilitas Treasury Line
1. Debitur
Dilakukan oleh unit Bisnis dan Risiko.
2. Non Debitur
Dilakukan oleh unit Tresuri
Utilisasi fasilitas Treasury Line dilakukan dengan menghitung Faktor Konversi Kredit (FKK) transaksi. FKK merupakan
persentase yang menunjukkan besarnya risiko kredit yang timbul akibat transaksi Forex atau Derivatif pada tenor tertentu.
Tabel FKK di review secara berkala (setiap 6 bulan) oleh Unit Manajemen Risiko dan disampaikan kepada unit terkait.
Kebijakan terkait mitigasi eksposur wrong-way risk di BNI dilakukan melalui :
1. Pemantauan rutin guna mengidentifikasi secara dini penyimpangan pergerakan indikator transaksi terhadap prediksi
Kebijakan
pasar semula, antara lain berupa aktivitas mark to market maupun stress test untuk dibandingkan dengan Budget Loss
terkait
Limit,
eksposur
2. Pelaksanaan Stress Test berdasarkan skenario perubahan Suku Bunga dan Nilai Tukar secara berkala (setiap 6 bulan)
wrong-way
maupun insidentil untuk mengukur tingkat risiko/ dampak yang mungkin terjadi dan dilaporkan kepada Manajemen,
risk;
3. Apabila telah terjadi pelampauan terhadap tiering tertentu dari Budget Loss Limit maka dilakukan langkah-langkah
koreksi dan mitigasi melalui mekanisme Management Action Trigger (MAT) secara berjenjang.
Dampak
pada nilai
jaminan yang
dibutuhkan Pada saat terjadi penurunan peringkat kredit maka dilakukan mekanisme freeze limit yang bersifat sementara, untuk
untuk dilakukan kajian yang lebih mendalam terkait potensi risiko yang dihadapi. Selanjutnya dapat dilakukan langkah mitigasi
menyediakan berupa Top Up nilai jaminan.
penurunan
peringkat
kredit.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 543
Page 544
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
9. Analisis Tagihan Bersih Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan Berdasarkan Pendekatan yang
Digunakan
a b
No English Indonesia Replacement Cost (RC) Potential Future Exposure (PFE)
SA-CCR (for SA-CCR (untuk
1 10.562.603 232.184
derivatives) derivatif)
Internal Model Metode Internal
2 Method (for Model (untuk derivatif
derivatives and SFTs) dan SFT)
Pendekatan
Simple Approach for
sederhana untuk
3 credit risk mitigation
mitigasi risiko kredit
(for SFTs)
(untuk SFT)
Comprehensive Pendekatan
Approach for credit komprehensif untuk
4
risk mitigation (for mitigasi risiko kredit
SFTs) (untuk SFT)
5 VaR for SFTs VaR untuk SFT
6 Total
544 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 545
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
c d e f
Alpha digunakan untuk Tagihan Bersih
EEPE ATMR
perhitungan regulatory EAD
1,4 15.112.702 9.173.124
9.173.124
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 545
Page 546
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
10. Eksposur CCR berdasarkan portofolio dan bobot risiko berdasarkan pendekatan standar
a b c
Bobot Risiko
0% 10% 20%
Kategori Portofolio Kategori Portofolio
English Indonesia
Tagihan kepada
Sovereigns Pemerintah dan Bank 180.380 - -
Sentral
Non-central government
Tagihan kepada Entitas
public sector entities - - 122.108
Sektor Publik
(PSEs)
Tagihan kepada
Multilateral development Bank Pembangunan
- - -
banks (MDBs) Multilateral dan Lembaga
Internasional
Banks Tagihan kepada Bank Lain - - 1.257.452
Tagihan kepada
Securities firms - - -
perusahaan sekuritas
Corporates Tagihan kepada Korporasi - - -
Tagihan Kepada Usaha
Regulatory retail
Mikro, Usaha Kecil, dan - - -
portfolios
Portofolio Ritel
Other assets Aset lainnya - - -
Total 180.380 - 1.379.560
11. Tagihan Bersih Derivatif Kredit
(dalam jutaan rupiah)
a b
Proteksi yang dibeli (Protection bought) Proteksi yang dijual (Protection sold)
Indonesia - -
Nilai Notional - -
Single-name credit default swaps - -
Index credit default swaps - -
Total return swaps - -
Credit options - -
Derivatif kredit lainnya - -
Total Nilai Notional - -
Nilai wajar - -
Nilai wajar positif (aset) - -
Nilai wajar negatif (kewajiban) - -
546 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 547
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
d e f g h i
Total Tagihan
50% 75% 100% 150% Lainnya
Bersih
- - - - - 180.380
175.755 - - - - 297.863
- - - - - -
9.071.443 - - - - 10.328.895
- - - - - -
- - 3.227.391 - - 3.227.391
- 1.667.782 - - - 1.667.782
- - - - - -
9.247.199 1.667.782 3.227.391 - - 15.702.311
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 547
Page 548
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
13. Pengungkapan Kualitatif mengenai Eksposur Sekuritisasi
Bank tidak memiliki eksposur sekuritisasi pada laporan posisi 31 Desember 2023
14. Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book
a b c
English Indonesia Bank sebagai originator
Traditional Sintetis Sub-total
Retail (total) – of which Retail (total) –antara lain - - -
residential mortgage Kredit perumahan - - -
credit card Kartu kredit - - -
other retail exposures Eksposur ritel lainnya - - -
re-securitisation Re-sekuritisasi - - -
Wholesale (total) – of which Non-retail (total) – antara lain - - -
loans to corporates Kredit korporasi - - -
commercial mortgage Kredit komersil - - -
lease and receivables Sewa dan piutang - - -
other wholesale Non-retail lainnya - - -
re-securitisation Re-sekuritisasi - - -
548 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 549
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
e f g i j k
Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
Traditional Sintetis Sub-total Traditional Sintetis Sub-total
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 549
Page 550
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
15. Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book
a b c
English Indonesia Bank sebagai originator
Traditional Sintetis Sub-total
Retail (total) – of which Retail (total) –antara lain - - -
residential mortgage Kredit perumahan - - -
credit card Kartu kredit - - -
other retail exposures Eksposur ritel lainnya - - -
re-securitisation Re-sekuritisasi - - -
Wholesale (total) – of which Non-retail (total) – antara lain - - -
loans to corporates Kredit korporasi - - -
commercial mortgage Kredit komersil - - -
lease and receivables Sewa dan piutang - - -
other wholesale Non-retail lainnya - - -
re-securitisation Re-sekuritisasi - - -
550 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 551
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
e f g i j k
Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
Traditional Sintetis Sub-total Traditional Sintetis Sub-total
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 551
Page 552
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
16. Eksposur sekuritisasi pada banking book ketika bank sebagai originator atau sponsor dan persyaratan
permodalannnya
a b c d e
Nilai eksposur
English Indonesia (berdasarkan Bobot Risiko)
>100% to
≤20% >20% to 50% >50% to 100% 1250%
<1250%
Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko
Bobot Risiko
Total exposures Total eksposur - - - - -
Traditional securitisation Sekuritisasi tradisional - - - - -
Dimana underlying
Of which securitisation - - - - -
sekuritisasi
Of which retail underlying ritel - - - - -
Of which wholesale non-ritel - - - - -
Of which re-securitisation Dimana re-sekuritisasi - - - - -
Of which senior Senior - - - - -
Of which non-senior Non-senior - - - - -
Synthetic securitisation Sekuritisasi sintetis - - - - -
Dimana underlying
Of which securitisation - - - - -
sekuritisasi
Of which retail underlying ritel - - - - -
Of which wholesale non-ritel - - - - -
Of which re-securitisation Dimana re-sekuritisasi - - - - -
Of which senior Senior - - - - -
Of which non-senior Non-senior - - - - -
552 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 553
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
f g h i j k l m n o p q
Nilai eksposur ATMR
Capital charge after cap
(berdasarkan regulatory approach) (berdasarkan regulatory approach)
IRB RBA IRB RBA IRB RBA
(termasuk IRB SFA SA/SSFA 1250% (termasuk IRB SFA SA/SSFA 1250% (termasuk IRB SFA SA/SSFA 1250%
IAA) IAA) IAA)
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
- - - - - - -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 553
Page 554
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
17. Eksposur Sekuritisasi pada banking book dan persyaratan permodalannya - Bank sebagai investor
a b c d e
Nilai Eksposur (berdasarkan bobot risiko)
No Indonesia
≤20% >20% to 50% >50% to 100% >100% to <1250% 1250%
Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko
1 Total eksposur - - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - - -
3 Dimana underlying sekuritisasi - - - - -
4 ritel - - - - -
5 non-retail - - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - -
7 Senior - - - - -
8 Non-senior - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - -
10 Dimana underlying sekuritisasi - - - - -
11 ritel - - - - -
12 non-retail - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - -
14 Senior - - - - -
15 Non-senior - - - - -
554 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 555
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan rupiah)
f g h i j k l m n o p q
Exposure Values ATMR
Capital charge after cap
(berdasarkan regulatory approach) (berdasarkan regulatory approach)
IRB RBA IRB SFA SA/SSFA 1250% IRB RBA IRB SFA SA/SSFA 1250% IRB RBA IRB SFA SA/SSFA 1250%
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 555
Page 556
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
EKSPOSUR RISIKO PASAR
Tabel Pengungkapan Risiko Pasar dengan Menggunakan Metode Standar
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
No. Jenis Risiko Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
Beban Beban Beban Beban
ATMR ATMR ATMR ATMR
Modal Modal Modal Modal
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (3) (4) (5) (6)
1 Risiko Suku Bunga 33.341 416.761 35.035,1 437.938,5 13.273 165.909 16.100 201.248
28 a. Risiko Spesifik - - 1.390,1 17.376,3 128 1.598 1.825 22.813
JAN
Angka b. Risiko Umum 33.341 416.761 33.645,0 420.562,3 13.145 164.311 14.275 178.435
belakang
koma 2 Risiko Nilai Tukar 191.194 186.211,6 2.327.645,3 166.269 2.078.366 165.461 2.068.267
take-out 2.389.924
3 Risiko Ekuitas 0,4 5,1 - -
4 Risiko Komoditas - -
5 Risiko Option - - - - - - - -
Total 224.535 2.806.685 221.247 2.765.589 179.542 2.244.275 181.561 2.269.514
4.936 4.936
CVA -
2.811.621 2.770.525
Grand Total -
Tabel Risiko Pasar dengan Menggunakan Metode Internal 2022-2023
31 Desember 2023 31 Desember 2022
No. Jenis Risiko VaR VaR
VaR VaR VaR Akhir VaR VaR VaR Akhir
rata-rata rata-rata
Maksimum Minimum Periode Maksimum Minimum Periode
harian harian
1 Risiko Suku Bunga 272.556 325.264 223.506 254.764 269.649 351.999 187.516 301.467
2 Risiko Nilai Tukar 12.495 23.217 8.533 13.732 8.287 20.486 3.277 10.659
3 Risiko Option - - - - - - - -
Total 285.051 348.481 232.039 268.495 277.936 372.486 190.793 312.126
556 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 557
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tabel Perhitungan IRRBB Bank secara Individu Posisi Desember 2023 Mata Uang Rupiah dan Dolar AS
serta Analisis Kualitatif dan Kuantitatif
Dalam Jutaan Rupiah Δ EVE Δ NII
Periode T T-1 T T–1
Parallel Up 6.057.975 3.550.865 2.312.326 855.277
Parallel Down (7.872.842) (4.874.359) (1.221.384) 973.617
Steepener 1.860.829 1.566.211
Flattener (972.360) (1.202.489)
Short Rate Up 1.936.274 597.244
Short Rate Down (3.422.685) (1.852.935)
Nilai Maksimum Negatif
7.872.842 4.874.359 1.221.384 855.277
Absolute
Modal Tier 1 (untuk Δ EVE) atau
130.937.557 124.838.031 43.295.000 42.624.000
Projected Income (untuk Δ NII
Nilai Maksimum dibagi Modal
Tier 1 (untuk Δ EVE) atau 6,01% 3,90% 2,82% 2,01%
Projected Income (untuk Δ NII
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 557
Page 558
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Analisis Kualitatif
Risiko suku bunga dalam Banking Book atau Interest Rate Risk in the Banking Book, yang selanjutnya disingkat IRRBB, merupakan
risiko saat ini maupun pada masa datang terhadap permodalan dan rentabilitas (earning) Bank yang disebabkan pergerakan suku
bunga di pasar yang berdampak pada posisi Banking Book.
1
Termasuk dalam IRRBB adalah gap risk yang muncul dari term structure pada instrumen-instrumen banking book; basis risk
yang menggambarkan dampak perubahan relative suku bunga instrumen-instrumen finansial yang dinilai dengan menggunakan
kurva suku bunga yang berbeda; option risk yang muncul dari posisi derivatif finansial atau dari unsur risiko opsi yang melekat di
instrumen-instrumen finansial.
Bank mengelola eksposur IRRBB menggunakan pendekatan nilai ekonomis (economic value) serta pendekatan rentabilitas/
pendapatan (earning based measures). Sebagai penerapan segregation of duties, Divisi Treasury bertindak sebagai unit yang
berfungsi mengelola risiko suku bunga dan Divisi Enterprise Risk Management bertindak sebagai unit yang dalam memonitoring
risiko suku bunga yang timbul.
2
Untuk tujuan pengendalian dan mitigasi risiko suku bunga dalam banking book, Bank menetapkan pengendalian baik secara
kuantitatif berupa penerapan limit dan risk appetite. Bank juga melakukan pengendalian risiko yang bersifat kualitatif seperti strategi
pengelolaan, transfer risiko melalui mekanisme Funds Transfer Pricing (FTP) dan juga strategi lindung nilai (hedging).
Perhitungan IRRBB dilakukan secara triwulanan yang selanjutnya akan menjadi bagian dari Profil Risiko, bagian dari Self
Assessment Tingkat Kesehatan Bank, bagian dari Informasi Kuantitatif Eksposur Risiko, dan bagian dari Pengungkapan Praktik
Manajemen Risiko.
Dalam rangka pengukuran atas eksposur IRRBB, Bank menggunakan nilai ekonomis (economic value) serta rentabilitas (earning)
sebagai dasar metode pengukuran. Pengukuran nilai ekonomis dari ekuitas (economic value of equity) yang selanjutnya disebut
EVE mengukur perubahan nilai ekonomis atas asset, liability dan rekening administratif (off balance sheet) Bank yang disebabkan
pergerakan suku bunga. Untuk saat ini, Bank mengukur perubahan EVE (ΔEVE) sebagai penurunan maksimum dari nilai ekonomis
3
banking book dalam enam standar skenario bunga yang didefinisikan oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS) dan
OJK sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB No. SEOJK/12/2018.
Pengukuran rentabilitas bank (earning-based measure) melihat perkiraan perubahan pendapatan bunga bersih yang selanjutnya
disingkat NII (net interest income) yang disebabkan pergerakan suku bunga di pasar untuk periode tertentu. Untuk ini Bank
mengukur perubahan NII (ΔNII) sebagai penurunan maksimum dari NII bila terjadi skenario kenaikan atau penurunan suku
bunga secara paralel seperti yang didefinisikan oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS) dan SEOJK IRRBB no
SEOJK/12/2018, dibandingkan dengan perencanaan keuangan Bank untuk periode 12 bulan.
Dalam pengukuran EVE, Bank menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dimana skenario shock suku
bunga yang digunakan meliputi:
a. shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
b. shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
c. shock suku bunga yang melandai (steepener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek menurun dan suku bunga
jangka panjang meningkat (short rates down and long rates up);
d. shock suku bunga yang mendatar (flattener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat dan suku bunga
jangka panjang menurun (short rates up and long rates down);
4 e. shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock up); dan
f. shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates shock down).
Dalam pengukuran NII, Bank menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dimana skenario shock suku
bunga yang digunakan meliputi:
a. shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
b. shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
Kedepannya untuk tujuan pengendalian risiko, Bank juga akan mengevaluasi eksposur IRRBB dengan menggunakan skenario stress
internal untuk pengukuran EVE dan NII.
Tidak terdapat perbedaan metodologi maupun asumsi-asumsi permodelan dalam rangka perhitungan yang digunakan dalam
5 sistem manajemen internal. Dengan kata lain, Bank menggunakan Standardized Approach sebagai acuan dalam peritungan IRRBB
sebagai untuk keperluan pengelolaan internal.
Saat ini Bank memiliki instrumen lindung nilai berupa Interest Rate Swap (IRS) untuk meng-offset potensi kerugian yang muncul
6
apabila terdapat potential loss pada surat berharga AFS. Bank juga melakukan MTM secara harian terhadap instrumen IRS tersebut.
a. Untuk metode Metode EVE, bank menghitung seluruh arus kas dari nilai pokok dan pembayaran bunga dimana termasuk
7
margin komersial (client rate) yang didiskonto dengan risk free rate pada saat tanggal pelaporan;
558 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 559
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Analisis Kualitatif
b. Bank menggunakan model replikasi portofolio dan atau uniform slotting method dalam menentukan slotting serta rata-rata jatuh
tempo penilaian ulang (repricing maturities) atas NMD dengan memperhatikan caps dan ketentuan atas jangka waktu rata-rata
sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB.
Bank mempunyai eksposur suku bunga dari posisi Non-Maturity Deposits (NMDs) yang berasal dari nasabah wholesale dan
retail. Untuk mengelola risiko suku bunga dimaksud Bank melakukan permodelan dua tahap sesuai dengan ketentuan SEOJK
IRRBB. Di tahap pertama Bank melakukan analisa perubahan volume untuk menentukan porsi NMD yang stabil dalam arti
mempunyai kemungkinan kecil untuk ditarik nasabah. Di tahap kedua Bank mengukur proporsi simpanan inti dari NMD stabil
yang tidak akan ditarik nasabah walaupun ada perubahan bunga pasar yang besar sementara Bank tidak menyesuaikan bunga
NMD dimaksud.
Dimensi utama yang mempengaruhi jatuh tempo NMDs inti (Core Deposits) adalah elastisitas bunga simpanan terhadap
perubahan suku bunga pasar, volatilitas volume simpanan dan faktor lain termasuk perilaku nasabah dan makroekonomi.
Dengan memperhatikan batasan-batasan permodelan NMD yang berlaku untuk Standardized Approach, Bank menentukan
distribusi dan rata-rata jatuh tempo repricing maturity dengan menggunakan replicating portfolio approach dan atau uniform
slotting method tergantung dengan ketersediaan dan reliabilitas data untuk setiap kategori NMD yang relevan yang pada saat
ini terdiri dari NMD wholesale, NMD retail transaksional dan NMD retail non-transaksional. Parameters permodelan didasarkan
atas pengamatan historis, analisa statistis dan juga penilai manajemen.
c. Bank melakukan permodelan atau estimasi risiko untuk menentukan prepayment rate dari pinjaman berbunga tetap dan early
withdrawal rate untuk deposito berjangka bila risiko ini tidak dimitigasi secara memadai misalnya melalui ketentuan denda.
Dalam mengestimasi prepayment rate, Bank menggunakan metode statistik dengan berdasarkan data historis dalam
menganalisa tingkat pelunasan kredit yang dipercepat. Beberapa dimensi utama yang mempengaruhi tingkat pelunasan
nasabah antara lain: suku bunga pasar, suku bunga kredit, nominal kredit, dan beberapa faktor lainnya.
Sedangkan dalam mengestimasi early withdrawal rate, Bank menggunakan metode Exponential Weighted Moving Average
(EWMA). Model ini mengasumsikan bahwa hasil proyeksi esok hari dipengaruhi oleh data aktual hari ini dan data lampau.
Beberapa dimensi utama yang mempengaruhi tingkat penarikan nasabah antara lain: suku bunga deposito, nominal deposito
dan beberapa faktor lainnya.
d. Tidak terdapat asumsi lain yang digunakan oleh Bank di luar asumsi-asumsi yang ditetapkan oleh SEOJK IRRBB.
e. Bank menghitung IRRBB untuk setiap mata uang yang material dan kemudian mengagregasikannya. Metodologi agregasi
dilakukan dengan cara penjumlahan sederhana.
Analisis Kuantitatif
Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk Rupiah antara lain :
a. Wholesale selama 1,11 tahun
b. Retail Transaksional selama 3,32 tahun
c. Retail Non Transaksional selama 1,64 tahun
1
Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk USD antara lain :
a. Wholesale selama 1,09 tahun
b. Retail Transaksional selama 3,72 tahun
c. Retail Non Transaksional selama 1,70 tahun
Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk Rupiah antara lain :
a. Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
b. Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
c. Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
2
Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk USD antara lain :
a. Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
b. Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
c. Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 559
Page 560
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Perhitungan IRRBB secara Konsolidasi dengan Entitas Anak per Desember 2023 serta Analisis Kualitatif
dan Kuantitatif
Dalam Jutaan Rupiah Δ EVE Δ NII
Periode T T-1 T T–1
Parallel Up 6.783.743 3.550.865 2.234.677 855.277
Parallel Down (8.527.200) (4.874.359) (1.143.735) 973.617
Steepener 1.066.538 1.566.211
Flattener (6.705) (1.202.489)
Short Rate Up 2.940.179 597.244
Short Rate Down (4.539.905) (1.852.935)
Nilai Maksimum Negatif Absolute 8.527.200 4.874.359 1.143.735 855.277
Modal Tier 1 (untuk Δ EVE) atau Projected Income
147.488.111 124.838.032 43.977.574 42.624.000
(untukΔ NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk Δ
5,78% 3,90% 2,60% 2,01%
EVE) atau Projected Income (untuk Δ NII)
T = Periode Laporan Desember 2023
T – 1 = Periode Laporan September 2023
Analisis Kualitatif
Risiko suku bunga dalam Banking Book atau Interest Rate Risk in the Banking Book, yang selanjutnya disingkat IRRBB, merupakan
risiko saat ini maupun pada masa datang terhadap permodalan dan rentabilitas (earning) Bank dan Perusahaan Anak yang
disebabkan pergerakan suku bunga di pasar yang berdampak pada posisi Banking Book.
1 Termasuk dalam IRRBB adalah gap risk yang muncul dari term structure pada instrumen-instrumen banking book; basis risk yang
menggambarkan dampak perubahan relative suku bunga instrumen-instrumen finansial yang dinilai dengan menggunakan kurva
suku bunga yang berbeda; dan option risk yang muncul dari posisi derivatif finansial atau dari unsur risiko opsi yang melekat di
instrumen-instrumen finansial.
Bank dan Perusahaan Anak mengelola eksposur IRRBB menggunakan pendekatan nilai ekonomis (economic value) serta
pendekatan rentabilitas/pendapatan (earning based measures). Sebagai penerapan segregation of duty, terdapat pemisahan antara
unit yang berfungsi mengelola risiko suku bunga dan unit yang me-monitoring risiko suku bunga yang timbul.
2 Untuk tujuan pengendalian dan mitigasi risiko suku bunga dalam banking book, Bank dan Perusahaan Anak menetapkan
pengendalian baik secara kuantitatif berupa penerapan limit dan risk appetite. Bank dan Perusahaan Anak juga melakukan
pengendalian risiko yang bersifat kualitatif seperti strategi pengelolaan, transfer risiko melalui mekanisme Funds Transfer Pricing
(FTP) dan juga strategi lindung nilai (hedging).
Perhitungan IRRBB dilakukan secara triwulanan yang selanjutnya akan menjadi bagian dari Profil Risiko, bagian dari Self
Assessment Tingkat Kesehatan Bank, bagian dari Informasi Kuantitatif Eksposur Risiko, dan bagian dari Pengungkapan Praktik
Manajemen Risiko.
Dalam rangka pengukuran atas eksposur IRRBB, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan nilai ekonomis (economic value)
serta rentabilitas (earning) sebagai dasar metode pengukuran. Pengukuran nilai ekonomis dari ekuitas (economic value of equity)
yang selanjutnya disebut EVE mengukur perubahan nilai ekonomis atas asset, liability dan rekening administratif (off balance
sheet) Bank dan Perusahaan Anak yang disebabkan pergerakan suku bunga. Untuk saat ini, Bank dan Perusahaan Anak mengukur
perubahan EVE (Δ EVE) sebagai penurunan maksimum dari nilai ekonomis banking book dalam enam standar skenario bunga
3
yang didefinisikan oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS) dan OJK sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB no
SEOJK/12/2018.
Pengukuran rentabilitas bank (earning-based measure) melihat perkiraan perubahan pendapatan bunga bersih yang selanjutnya
disingkat NII (net interest income) yang disebabkan pergerakan suku bunga di pasar untuk periode tertentu. Untuk ini Bank dan
Perusahaan Anak mengukur perubahan NII (ΔNII) sebagai penurunan maksimum dari NII bila terjadi skenario kenaikan atau
penurunan suku bunga secara parallel seperti yang didefinisikan oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS) dan SEOJK
IRRBB no SEOJK/12/2018, dibandingkan dengan perencanaan keuangan Bank dan Perusahaan Anak untuk periode 12 bulan.
560 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 561
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Analisis Kualitatif
Dalam pengukuran EVE, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dimana
skenario shock suku bunga yang digunakan meliputi:
a. shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
b. shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
c. shock suku bunga yang melandai (steepener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek menurun dan suku bunga
jangka panjang meningkat (short rates down and long rates up);
d. shock suku bunga yang mendatar (flattener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat dan suku bunga
jangka panjang menurun (short rates up and long rates down);
4 e. shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock up); dan
f. shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates shock down).
Dalam pengukuran NII, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dimana
skenario shock suku bunga yang digunakan meliputi:
a. shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
b. shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
Kedepannya untuk tujuan pengendalian risiko, Bank dan Perusahaan Anak juga akan mengevaluasi eksposur IRRBB dengan
menggunakan skenario stress internal untuk pengukuran EVE dan NII.
Tidak terdapat perbedaan metodologi maupun asumsi-asumsi permodelan dalam rangka perhitungan yang digunakan dalam
5 sistem manajemen internal. Dengan kata lain, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan Standardized Approach sebagai acuan
dalam perhitungan IRRBB sebagai untuk keperluan pengelolaan internal.
Saat ini Bank memiliki instrumen lindung nilai berupa Interest Rate Swap (IRS) untuk meng-offset potensi kerugian yang muncul
6
apabila terdapat potential loss pada surat berharga AFS. Bank juga melakukan MTM secara harian terhadap instrumen IRS tersebut.
a. Untuk Metode EVE, Bank dan Perusahaan Anak menghitung seluruh arus kas dari nilai pokok dan pembayaran bunga dimana
termasuk margin komersial (client rate) yang didiskonto dengan risk free rate pada saat tanggal pelaporan;
b. Bank dan Perusahaan Anak menggunakan model replikasi portofolio dan atau uniform slotting method dalam menentukan
slotting serta rata-rata jatuh tempo penilaian ulang (repricing maturities) atas NMDs dengan memperhatikan caps dan ketentuan
atas jangka waktu rata-rata sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB.
Bank dan Perusahaan Anak mempunyai eksposur suku bunga dari posisi Non-Maturity Deposits (NMDs) yang berasal dari
nasabah wholesale dan retail. Untuk mengelola risiko suku bunga dimaksud Bank dan Perusahaan Anak melakukan permodelan
dua tahap sesuai dengan ketentuan SEOJK IRRBB. Di tahap pertama Bank dan Perusahaan Anak melakukan analisa perubahan
volume untuk menentukan porsi NMDs yang stabil dalam arti mempunyai kemungkinan kecil untuk ditarik nasabah. Di tahap
kedua Bank dan Perusahaan Anak mengukur proporsi simpanan inti dari NMDs stabil yang tidak akan ditarik nasabah walaupun
ada perubahan bunga pasar yang besar sementara Bank dan Perusahaan Anak tidak menyesuaikan bunga NMDs dimaksud.
Dimensi utama yang mempengaruhi jatuh tempo NMDs inti (Core Deposits) adalah elastisitas bunga simpanan terhadap
perubahan suku bunga pasar, volatilitas volume simpanan dan faktor lain termasuk perilaku nasabah dan makroekonomi.
Dengan memperhatikan batasan-batasan permodelan NMDs yang berlaku untuk Standardized Approach, Bank dan Perusahaan
Anak menentukan distribusi dan rata-rata jatuh tempo repricing maturity dengan menggunakan replicating portfolio approach
dan atau uniform slotting method tergantung dengan ketersediaan dan reliabilitas data untuk setiap kategori NMDs yang
7
relevan yang pada saat ini terdiri dari NMDs wholesale, NMDs retail transaksional dan NMDs retail non-transaksional. Parameter
permodelan didasarkan atas pengamatan historis, analisa statistis dan juga professional judgement.
c. Bank dan Perusahaan Anak melakukan permodelan atau estimasi risiko untuk menentukan prepayment rate dari pinjaman
berbunga tetap dan early withdrawal rate untuk deposito berjangka bila risiko ini tidak dimitigasi secara memadai misalnya
melalui ketentuan denda.
Dalam mengestimasi prepayment rate, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan metode statistik dengan berdasarkan data
historis dalam menganalisa tingkat pelunasan kredit yang dipercepat. Beberapa dimensi utama yang mempengaruhi tingkat
pelunasan nasabah antara lain: suku bunga pasar, suku bunga kredit, nominal kredit, dan beberapa faktor lainnya.
Sedangkan dalam mengestimasi early withdrawal rate, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan metode Exponential Weighted
Moving Average (EWMA). Model ini mengasumsikan bahwa hasil proyeksi esok hari dipengaruhi oleh data aktual hari ini dan
data lampau. Beberapa dimensi utama yang mempengaruhi tingkat penarikan nasabah antara lain: suku bunga deposito,
nominal deposito dan beberapa faktor lainnya.
d. Tidak terdapat asumsi lain yang digunakan oleh Bank dan Perusahaan Anak diluar asumsi-asumsi yang ditetapkan oleh SEOJK
IRRBB.
e. Bank dan Perusahaan Anak menghitung IRRBB untuk setiap mata uang yang material dan kemudian mengagregasikannya.
Metodologi agregasi dilakukan dengan cara penjumlahan sederhana.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 561
Page 562
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Analisis Kuantitatif
Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk Rupiah antara lain:
a. Wholesale selama 1,11 tahun
b. Retail Transaksional selama 3,32 tahun
c. Retail Non Transaksional selama 1,64 tahun
1
Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk USD antara lain:
a. Wholesale selama 1,09 tahun
b. Retail Transaksional selama 3,72 tahun
c. Retail Non Transaksional selama 1,70 tahun
Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk Rupiah antara lain:
a. Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
b. Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
c. Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
2
Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk USD antara lain:
a. Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
b. Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
c. Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
562 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 563
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Halaman ini dikosongkan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 563
Page 564
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
EKSPOSUR RISIKO LIKUIDITAS
Pengungkapan Profil Maturitas Rupiah Bank secara Individu 2022-2023
Jatuh tempo
POS-POS Sandi Saldo
> 1 minggu
s.d 1 minggu
s.d 2 minggu
I. Neraca
A. Aset 10000 801.775.379 94.399.270 5.004.403
1. Kas 10100 10.307.341 10.307.341 -
2. Penempatan pada Bank Indonesia 10200 66.867.572 66.867.572 -
a. Giro 10210 56.873.402 56.873.402 -
b. SBI 10220 - - -
c. Lainnya 10290 9.994.170 9.994.170 -
3. Penempatan pada bank lain 10300 665.400 100.000 -
4. Surat Berharga 10400 111.079.804 1.100.000 99.907
a. SUN 10410 88.924.156 1.100.000 99.907
1) diperdagangkan 10411 4.395.890 - 99.907
2) tersedia untuk dijual 10412 63.091.034 1.100.000 -
3) dimiliki hingga jatuh tempo 10413 21.437.232 - -
4) pinjaman yang diberikan dan piutang 10414 - - -
b. Surat berharga korporasi 10420 2.932.537 - -
1) diperdagangkan 10421 - - -
2) tersedia untuk dijual 10422 2.632.537 - -
3) dimiliki hingga jatuh tempo 10423 300.000 - -
4) pinjaman yang diberikan dan piutang 10424 - - -
c. Lainnya 10490 19.223.111 - -
5. Kredit Yang Diberikan 10500 520.583.039 6.970.485 4.161.331
a. Belum Jatuh Tempo 10510 482.070.012 6.970.485 4.161.331
b. Sudah Jatuh Tempo 10520 38.513.027 - -
6. Tagihan Lainnya 10700 19.777.519 9.051.552 733.118
a. Tagihan atas SB yg dbl dgn janji dijual
10710 9.651.897 8.151.897 300.000
kmbl (Reverse Repo)
b. Lainnya 10790 10.125.622 899.655 433.118
7. Lain-lain 10600 72.494.704 2.320 10.047
B. Kewajiban 20000 654.887.064 15.072.284 11.262.966
1. Dana pihak ketiga 20100 625.397.019 12.136.701 11.050.791
a. Giro 20110 200.813.584 5.883.327 5.883.327
b. Tabungan 20120 221.571.374 2.308.444 2.308.443
c. Deposito 20130 203.012.061 3.944.930 2.859.021
1) Deposit on call 20131 932.502 47.475 34.407
2) Deposito berjangka 20132 191.915.961 3.380.008 2.449.604
3) Lainnya 20139 10.163.598 517.446 375.011
2. Kewajiban kepada Bank Indonesia 20200 2.086 - -
3. Kewajiban kepada bank lain 20300 2.598.781 2.290.172 154.650
4. Surat Berharga yang Diterbitkan 20400 4.998.287 - -
a. Obligasi 20410 4.998.287 - -
b. Subordinasi 20420 - - -
c. Lainnya 20490 - - -
5. Pinjaman yang Diterima 20500 - - -
a. Pinjaman Subordinasi 20510 - - -
b. Lainnya 20590 - - -
564 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 565
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(Dalam Jutaan Rupiah)
Jatuh tempo
> 2 minggu > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
> 12 bulan
s.d 1 bulan s.d 3 bulan s.d 6 bulan s.d 12 bulan
24.293.271 47.068.179 38.933.826 50.252.365 541.824.065
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- 89.874 - - 475.526
1.970.490 5.168.634 3.273.444 6.410.985 93.056.344
1.970.490 5.141.700 2.410.809 6.056.626 72.144.624
1.970.490 2.325.493 - - -
- 2.816.207 2.410.809 5.831.181 50.932.837
- - - 225.445 21.211.787
- - - - -
- 26.934 561.476 354.359 1.989.768
- - - - -
- 26.934 561.476 354.359 1.689.768
- - - - 300.000
- - - - -
- - 301.159 - 18.921.952
20.851.192 34.473.215 32.571.840 38.279.543 383.275.433
20.851.192 34.473.215 32.571.840 38.279.543 344.762.406
- - - - 38.513.027
1.009.871 6.618.141 1.792.781 35.889 536.167
- 1.200.000 - - -
1.009.871 5.418.141 1.792.781 35.889 536.167
461.718 718.315 1.295.761 5.525.948 64.480.595
24.194.657 52.335.018 15.866.547 58.911.906 477.243.686
23.628.955 51.566.545 15.169.391 58.790.461 453.054.175
11.766.653 - - - 177.280.277
4.616.887 - - - 212.337.600
7.245.415 51.566.545 15.169.391 58.790.461 63.436.298
87.195 - - - 763.425
6.207.857 51.566.545 15.169.391 58.790.461 54.352.095
950.363 - - - 8.320.778
- - - - 2.086
128.377 9.621 908 14.793 260
- - - - 4.998.287
- - - - 4.998.287
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
- - - - -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 565
Page 566
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Jatuh tempo
POS-POS Sandi Saldo
> 1 minggu
s.d 1 minggu
s.d 2 minggu
6. Kewajiban Lainnya 20700 2.448.807 638.254 52.338
a. Kewajiban atas SB yang dijual dgn
20710 199.314 - -
janji dijual kmbl (Repo)
b. Lainnya 20790 2.249.493 638.254 52.338
7. Lain-lain 20600 19.442.084 7.157 5.187
C. Selisih Aset dengan Kewajiban dalam
30000 146.888.315 79.326.986 (6.258.563)
Neraca
II. Rekening Administratif
A. Tagihan Rekening Administratif 40000 35.021.708 16.852.047 2.872.278
1. Komitmen 40100 28.606.140 10.436.479 2.872.278
a. Fasilitas pinjaman yang belum ditarik 40110 - - -
b. Posisi pembelian spot dan derivatif
40120 28.606.140 10.436.479 2.872.278
yang masih berjalan
1) Spot 40121 1.752.122 1.752.122 -
2) Derivatif 40122 26.854.019 8.684.358 2.872.278
c. Lainnya 40190 - - -
2. Kontijensi 40200 6.415.568 6.415.568 -
B. Kewajiban Rekening Administratif 50000 113.597.004 23.325.466 9.275.111
1. Komitmen 50100 77.481.479 16.699.098 6.933.159
a. Fasilitas pinjaman yang belum ditarik 50110 45.397.967 8.675.036 698.763
b. Irrevocable L/C yang masih berjalan 50120 3.237.911 174.248 413.516
c. Posisi penjualan spot dan derivatif
50130 28.845.602 7.849.814 5.820.880
yang masih berjalan
1) Spot 50131 835.308 835.308 -
2) Derivatif 50132 28.010.294 7.014.506 5.820.880
d. Lainnya 50190 - - -
2. Kontijensi 50200 36.115.525 6.626.368 2.341.952
C. Selisih Tagihan dan Kewajiban dlm Rek.
60000 (78.575.296) (6.473.419) (6.402.833)
Administratif
Selisih [(IA-IB)+(IIA-IIB)] 70000 68.313.019 72.853.567 (12.661.396)
Selisih Kumulatif 80000 72.853.567 60.192.171
566 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 567
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(Dalam Jutaan Rupiah)
Jatuh tempo
> 2 minggu > 1 bulan > 3 bulan > 6 bulan
> 12 bulan
s.d 1 bulan s.d 3 bulan s.d 6 bulan s.d 12 bulan
424.181 665.305 668.729 - -
199.314 - - - -
224.867 665.305 668.729 - -
13.144 93.547 27.519 106.652 19.188.878
98.614 (5.266.839) 23.067.279 (8.659.541) 64.580.379
7.686.057 2.229.496 4.843.255 538.575 -
7.686.057 2.229.496 4.843.255 538.575 -
- - - - -
7.686.057 2.229.496 4.843.255 538.575 -
- - - - -
7.686.057 2.229.496 4.843.255 538.575 -
- - - - -
- - - - -
11.221.258 12.419.782 6.219.396 8.507.131 42.628.860
9.098.826 8.323.668 2.360.512 153.515 33.912.701
2.111.467 - - - 33.912.701
467.486 1.679.367 503.294 - -
6.519.874 6.644.301 1.857.218 153.515 -
- - - - -
6.519.874 6.644.301 1.857.218 153.515 -
- - - - -
2.122.432 4.096.114 3.858.884 8.353.616 8.716.159
(3.535.201) (10.190.286) (1.376.141) (7.968.556) (42.628.860)
(3.436.587) (15.457.125) 21.691.138 (16.628.097) 21.951.519
56.755.584 41.298.459 62.989.597 46.361.500 68.313.019
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 567
Page 568
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
TABEL PENGUNGKAPAN PROFIL MATURITAS RUPIAH BANK SECARA
KONSOLIDASI DENGAN ENTITAS ANAK 2022-2023
31 Desember 2023
Kategori Jatuh Tempo
Kategori Portofolio
Portofolio
Saldo
≤1 bulan
I NERACA
A. Aset
1. Kas 10.389.188 10.388.832
2. Penempatan pada Bank Indonesia 68.461.830 68.461.830
3. Penempatan pada bank lain 2.852.841 1.179.791
4. Surat Berharga 134.613.680 3.232.889
5. Kredit yang diberikan 527.512.669 32.231.629
6. Tagihan lainnya 23.794.654 13.438.790
7. Lain-lain 71.354.722 607.595
Total Aset 838.979.584 129.541.356
B. Kewajiban
1. Dana Pihak Ketiga 633.945.761 49.613.966
2. Kewajiban pada Bank Indonesia 2.085 -
3. Kewajiban pada bank lain 2.658.187 2.584.375
4. Surat Berharga yang diterbitkan 4.893.357 -
5. Pinjaman yang diterima 1.030.417 86.972
6. Kewajiban lainnya 2.463.176 1.261.241
7. Lain-lain 45.392.064 538.440
Total Aset 690.385.047 54.084.994
Selisih Aset dengan Kewajiban dalam Neraca 148.594.537 75.456.362
II REKENING ADMINISTRATIF
A. Tagihan Rekening Administratif
1. Komitmen 28.606.140 20.994.814
2. Kontinjensi 6.415.568 6.415.568
Total Tagihan Rekening Administratif 35.021.708 27.410.382
B. Kewajiban Rekening Administratif
1. Komitmen 79.066.015 32.788.608
2. Kontinjensi 36.268.904 11.090.751
Total Kewajiban Rekening Administratif 115.334.919 43.879.359
Selisih Tagihan dan Kewajiban dalam Rekening Administratif (80.313.211) (16.468.977)
Selisih [(IA-IB)+(IIA-IIB)] 68.281.326 58.987.385
Selisih Kumulatif 58.987.385
568 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 569
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam Juta Rupiah)
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
>1 bln s.d.
>3 bln s.d. 6 bln >6 bln s.d. 12 bln >12 bulan
3 bln
- - - 356
- - - -
89.873 - 40.000 1.543.177
5.279.210 3.510.704 7.049.087 115.541.790
35.120.650 33.223.015 40.457.721 386.479.654
7.133.817 2.302.433 369.071 550.543
718.315 1.295.761 5.525.948 63.207.103
48.341.865 40.331.913 53.441.827 567.322.623
52.230.069 15.260.260 61.838.657 455.002.809
- - - 2.085
19.621 908 16.793 36.490
- - - 4.893.357
119.872 111.121 220.696 491.756
665.305 311.243 - 225.387
95.463 27.519 107.861 44.622.781
53.130.330 15.711.051 62.184.007 505.274.665
(4.788.465) 24.620.862 (8.742.180) 62.047.958
2.229.496 4.843.255 538.575 -
- - - -
2.229.496 4.843.255 538.575 -
8.373.473 2.410.317 253.125 35.240.492
4.096.114 3.858.884 8.353.616 8.869.539
12.469.587 6.269.201 8.606.741 44.110.031
(10.240.091) (1.425.946) (8.068.166) (44.110.031)
(15.028.556) 23.194.916 (16.810.346) 17.937.927
43.958.829 67.153.745 50.343.399 68.281.326
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 569
Page 570
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
TABEL PENGUNGKAPAN PROFIL MATURITAS VALAS BANK SECARA INDIVIDU 2022-2023
Jatuh Tempo*)
Pos-Pos Sandi Saldo > 1 minggu s.d
s.d 1 minggu
2 minggu
I. NERACA
A. Aset 10000 246.950.348 56.050.989 5.576.115
1. Kas 10100 815.732 815.732 -
2. Penempatan pada Bank Indonesia 10200 35.917.725 33.254.044 19.246
3. Penempatan pada bank lain 10300 36.434.094 18.124.516 384.925
4. Surat Berharga **) 10400 38.198.943 88.174 87.355
a. Surat berharga korporasi 10420 790.097 - -
b. Lainnya 10490 37.408.845 88.174 87.355
5. Kredit Yang Diberikan 10500 120.404.172 2.968.638 4.335.947
a. belum jatuh tempo 10510 119.139.789 2.968.638 4.335.947
b. sudah jatuh tempo ***) 10520 1.264.384 - -
6. Tagihan lainnya 10700 8.711.533 742.535 488.306
a. Tagihan atas Surat Berharga yang dibeli
10710 296.689 - -
dengan janji dijual kembali (Reverse Repo)
b. Lainnya 10790 8.414.844 742.535 488.306
7. Lain-lain 10600 6.468.149 57.350 260.336
B. Kewajiban 20000 247.908.096 14.012.758 9.436.915
1. Dana Pihak Ketiga 20100 176.311.842 8.482.493 8.930.315
a. Giro 20110 142.278.178 6.831.754 6.831.754
b. Tabungan 20120 9.431.399 552.271 552.271
c. Simpanan Berjangka 20130 24.602.265 1.098.468 1.546.290
2. Kewajiban kepada Bank Indonesia 20200 424.067 424.067 -
3. Kewajiban kepada bank lain 20300 8.946.903 4.606.791 239.939
4. Surat Berharga yang Diterbitkan 20400 16.928.724 - -
5. Pinjaman yang Diterima 20500 29.793.386 115.514 -
6. Kewajiban lainnya 20700 10.977.492 383.893 266.661
7. Lain-lain 20600 4.525.682 - -
C. Selisih Aset dengan Kewajiban dalam Neraca 30000 (957.748) 42.038.231 (3.860.800)
D. Kumulatif 42.038.231 38.177.431
II REKENING ADMINISTRATIF
A. Tagihan Rekening Administratif 40000 84.689.089 38.168.670 18.612.504
1. Komitmen 40100 67.220.143 20.699.724 18.612.504
a. Fasilitas pinjaman yang belum ditarik 40110 - - -
b. Posisi pembelian spot dan derivatif yang
40120 67.136.532 20.616.113 18.612.504
masih berjalan
1) Spot 40121 835.297 835.297 -
570 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 571
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam Ribu USD)
Jatuh Tempo*)
> 2 minggu s.d. 1
> 1 bln s.d 3 bln > 3 bln s.d 6 bln > 6 bln s.d 12 bln > 12 bulan
bulan
15.323.552 19.610.961 8.662.182 9.255.732 132.470.817
- - - - -
712.111 1.685.972 246.352 - -
356.131 206.336 - - 17.362.186
1.331.444 1.553.947 1.792.326 2.116.626 31.229.071
- 76.662 - - 713.435
1.331.444 1.477.285 1.792.326 2.116.626 30.515.635
10.271.158 13.891.390 3.766.897 6.540.164 78.629.978
10.271.158 13.891.390 3.766.897 6.540.164 77.365.595
- - - - 1.264.384
2.644.320 2.272.784 2.195.601 367.987 -
296.689 - - - -
2.347.631 2.272.784 2.195.601 367.987 -
8.388 532 661.006 230.955 5.249.582
20.315.126 9.211.025 9.625.573 11.025.207 174.281.492
15.887.536 6.422.581 2.898.824 1.701.584 131.988.509
13.663.509 - - - 114.951.161
1.104.542 - - - 7.222.315
1.119.485 6.422.581 2.898.824 1.701.584 9.815.033
- - - - -
960.601 1.777.261 359.304 1.003.007 -
- - - - 16.928.724
1.224.062 - 5.773.875 7.812.515 14.867.420
2.242.927 1.011.183 593.570 508.101 5.971.157
- - - - 4.525.682
(4.991.574) 10.399.936 (963.391) (1.769.475) (41.810.675)
33.185.857 43.585.793 42.622.402 40.852.927 (957.748)
19.303.103 6.606.499 1.844.343 153.970 -
19.303.103 6.606.499 1.844.343 153.970 -
- - - - -
19.303.103 6.606.499 1.844.343 153.970 -
- - - - -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 571
Page 572
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Jatuh Tempo*)
Pos-Pos Sandi Saldo > 1 minggu s.d
s.d 1 minggu
2 minggu
2) Derivatif 40122 66.301.236 19.780.817 18.612.504
c. Lainnya 40190 83.611 83.611 -
2. Kontijensi *****) 40200 17.468.946 17.468.946 -
-
B. Kewajiban Rekening Administratif 50000 121.835.865 33.892.728 17.599.520
1. Komitmen 50100 89.331.309 32.291.775 16.793.535
a. Fasilitas kredit yang belum ditarik 50110 8.996.275 8.996.275 -
b. Irrevocable L/C yang masih berjalan 50120 13.604.483 67.589 1.151.527
Posisi penjualan spot dan derivatif yang
c. 50130 66.730.550 23.227.911 15.642.008
masih berjalan
1) Spot 50131 1.734.600 1.734.600 -
2) Derivatif 50132 64.912.338 21.409.699 15.642.008
d. Lainnya 50190 83.611 83.611 -
2. Kontijensi ******) 50200 32.504.556 1.600.953 805.985
C. Selisih Tagihan dan Kewajiban dalam Rekening
(37.146.776) 4.275.942 1.012.984
Administratif
Selisih [(IA-IB)+(IIA-IIB)] 70000 (38.104.524) 46.314.173 (2.847.816)
Selisih Kumulatif 80000 46.314.173 43.466.357
572 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 573
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam Ribu USD)
Jatuh Tempo*)
> 2 minggu s.d. 1
> 1 bln s.d 3 bln > 3 bln s.d 6 bln > 6 bln s.d 12 bln > 12 bulan
bulan
19.303.103 6.606.499 1.844.343 153.970 -
- - - - -
- - - - -
23.383.028 6.061.600 8.167.159 7.897.657 24.834.173
22.167.803 4.855.570 5.401.063 3.010.668 4.810.895
- - - - -
1.777.726 2.649.288 675.685 2.471.773 4.810.895
20.390.076 2.206.282 4.725.378 538.895 -
- - - - -
20.390.076 2.206.282 4.725.378 538.895 -
- - - - -
1.215.225 1.206.030 2.766.096 4.886.989 20.023.278
(4.079.925) 544.899 (6.322.816) (7.743.687) (24.834.173)
(9.071.499) 10.944.835 (7.286.207) (9.513.162) (66.644.848)
34.394.858 45.339.693 38.053.486 28.540.324 (38.104.524)
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 573
Page 574
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
TABEL PENGUNGKAPAN PROFIL MATURITAS VALAS BANK SECARA
KONSOLIDASI DENGAN ENTITAS ANAK 2022-2023
31 Desember 2023
Kategori Jatuh Tempo
Kategori Portofolio
Portofolio
Saldo
≤1 bulan
I NERACA
A. Aset
1. Kas 818.013 818.013
2. Penempatan pada Bank Indonesia 36.223.393 34.291.069
3. Penempatan pada bank lain 36.535.401 18.758.567
4. Surat Berharga 38.500.261 1.506.981
5. Kredit yang diberikan 120.413.969 17.575.737
6. Tagihan lainnya 8.721.042 3.875.148
7. Lain-lain 6.472.323 326.078
Total Aset 247.684.402 77.151.593
B. Kewajiban
1. Dana Pihak Ketiga 176.784.582 33.270.099
2. Kewajiban pada Bank Indonesia 424.068 424.068
3. Kewajiban pada bank lain 8.935.452 5.807.348
4. Surat Berharga yang diterbitkan 16.928.731 -
5. Pinjaman yang diterima 29.793.386 1.339.570
6. Kewajiban lainnya 10.987.010 2.893.530
7. Lain-lain 4.551.695 -
Total Kewajiban 248.404.924 43.734.615
Selisih Aset dengan Kewajiban dalam Neraca (720.522) 33.416.978
I REKENING ADMINISTRATIF
A. Tagihan Rekening Administratif
1. Komitmen 67.220.143 58.615.332
2. Kontinjensi 17.468.946 17.468.946
Total Tagihan Rekening Administratif 84.689.089 76.084.278
B. Kewajiban Rekening Administratif
1. Komitmen 89.331.315 71.253.113
2. Kontinjensi 32.508.796 3.622.160
Total Kewajiban Rekening Administratif 121.840.111 74.875.273
Selisih Tagihan dan Kewajiban dalam Rekening Administratif (37.151.022) 1.209.005
Selisih [(IA-IB)+(IIA-IIB)] (37.871.544) 34.625.983
Selisih Kumulatif 34.625.983
574 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 575
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam Ribu USD)
31 Desember 2023
Jatuh Tempo
>1 bln s.d.
>3 bln s.d. 6 bln >6 bln s.d. 12 bln >12 bulan
3 bln
- - - -
1.685.972 246.352 - -
206.335 - - 17.570.499
1.553.942 1.792.319 2.116.626 31.530.393
13.891.389 3.766.891 6.540.168 78.639.784
2.272.782 2.195.597 377.515 -
539 661.009 230.955 5.253.742
19.610.959 8.662.168 9.265.264 132.994.418
6.422.581 2.898.824 1.701.584 132.491.494
- - - -
1.777.260 359.304 991.540 -
- - - 16.928.731
- 5.773.875 7.812.515 14.867.426
1.011.183 236.083 508.101 6.338.113
- - - 4.551.695
9.211.024 9.268.086 11.013.740 175.177.459
10.399.935 (605.918) (1.748.476) (42.183.041)
6.606.499 1.844.345 153.967 -
- - - -
6.606.499 1.844.345 153.967 -
4.855.567 5.401.067 3.010.668 4.810.900
1.206.032 2.766.102 4.886.992 20.027.510
6.061.599 8.167.169 7.897.660 24.838.410
544.900 (6.322.824) (7.743.693) (24.838.410)
10.944.835 (6.928.742) (9.492.169) (67.021.451)
45.570.818 38.642.076 29.149.907 (37.871.544)
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 575
Page 576
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Tabel Pengungkapan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Individu Posisi Desember 2023
Nilai HQLA setelah pengurangan
nilai (haircut), outstanding
Nilai outstanding
kewajiban dan komitmen
kewajiban dan
dikalikan tingkat penarikan
komitmen/nilai
(run-off rate) atau nilai tagihan
tagihan kontraktual
kontraktual dikalikan tingkat
penerimaan (inflow rate).
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
1 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 202.186.836
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan yang
2 berasal dari nasabah 422.421.060 30.349.851
Usaha Mikro dan Usaha Kecil, terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 237.845.097 11.892.255
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 184.575.962 18.457.596
Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi,
3 94.842.199
terdiri dari: 379.130.249
a. Simpanan operasional 57.338.657
270.275.499
b. Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban lainnya
37.503.542
yang bersifat non- operasional 108.854.750
c. surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan
- -
oleh bank
4 Pendanaan dengan agunan (secured funding) 22.490
Arus kas keluar lainnya (additional requirement),
5 81.967.407
terdiri dari: 102.874.794
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 73.995.635
73.995.635
b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan
- -
likuiditas
c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - -
d. arus kas keluar atas penarikan komitmen fasilitas
15.020.233 1.502.023
kredit dan fasilitas likuiditas
e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual lainnya
- -
terkait penyaluran dana
f. arus kas keluar atas kewajiban kontijensi
7.617.708 228.531
pendanaan lainnya
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 6.241.217 6.241.217
TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW) 207.181.947
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
6 Pinjaman dengan agunan Secured lending 10.983.900 -
Tagihan berasal dari pihak lawan
7 26.057.442 14.451.349
(counterparty)
8 Arus kas masuk lainnya 79.321.935 76.592.773
576 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 577
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nilai HQLA setelah pengurangan
nilai (haircut), outstanding
Nilai outstanding
kewajiban dan komitmen
kewajiban dan
dikalikan tingkat penarikan
komitmen/nilai
(run-off rate) atau nilai tagihan
tagihan kontraktual
kontraktual dikalikan tingkat
penerimaan (inflow rate).
TOTAL ARUS KAS MASUK
116.363.277 91.044.121
(CASH INFLOW)
TOTAL ADJUSTED VALUE
TOTAL HQLA 202.186.836
TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH
116.137.825
(NET CASH OUTFLOWS)
LCR (%) 174,09%
Tabel Analisis Perkembangan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Individu
Analisis
1. LCR individual (bank only) posisi Desember 2023 sebesar 174,09% di atas ketentuan yang dipersyaratkan yaitu 100%.
2. LCR Desember 2023 dibanding LCR November 2023 mengalami penurunan sebesar 5,57% dari 179,66% menjadi 174,09% yang
disebabkan oleh peningkatan Net Cash Out Flow sebesar Rp 7,85 T. Peningkatan Net Cash Out Flow didominasi oleh naiknya penarikan
pendanaan operasional dari nasabah korporasi yang tidak dijamin LPS sebesar Rp 4,63 T.
3. Komposisi HQLA per Desember 2023 masih didominasi oleh HQLA Level 1 sebesar 99,23%. Sedangkan HQLA Level 2A sebesar 0,69%
dan Level 2B sebesar 0,08%, masih di bawah batas maksimum HQLA yang dipersyaratkan.
4. Konsentrasi sumber pendanaan (outstanding) didominasi oleh pendanaan perorangan sebesar 39,97%, pendanaan korporasi sebesar
47,23%, nasabah UMKM sebesar 12,65% dan pendanaan dengan agunan (Secured Funding) 0,15%.
5. Rata-rata Eksposur derivatif BNI selama Desember 2023 sebesar net short Rp132,03 M.
6. Rata-rata NOP BNI selama bulan Desember 2023 sebesar 1,70%.
7. Likuiditas Bank dapat dijaga dengan baik dalam pemenuhan compliance terhadap regulasi maupun untuk mendukung kegiatan bisnis
Bank.
8. Tidak ada arus kas masuk dan arus kas keluar dari perhitungan LCR yang tidak tercakup dalam template LCR, Bank mempertimbangkan
untuk memasukkan arus kas masuk dan arus kas keluar tersebut karena relevan dengan profil likuiditas Bank.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 577
Page 578
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Pengungkapan Liquidity Coverage Ratio secara Konsolidasi dengan Entitas Anak Posisi Desember 2023
(dalam juta Rp)
Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai (haircut),
Nilai outstanding outstanding kewajiban dan
kewajiban dan komitmen dikalikan tingkat
komitmen/nilai tagihan penarikan (run-off rate) atau
kontraktual nilai tagihan kontraktual
dikalikan tingkat penerimaan
(inflow rate).
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
1 Total High Quality Liquid Asset (HQLA)
209.517.818
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan yang
2 berasal dari nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil, 424.635.478 30.553.515
terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 238.200.662 11.910.033
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 186.434.816 18.643.482
c. Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi,
3 382.470.130 96.139.107
terdiri dari:
a. Simpanan operasional 270.911.808 57.491.568
b. Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban
111.558.322 38.647.539
lainnya yang bersifat non-operasional
c. surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan
- -
oleh bank
4 a. Pendanaan dengan agunan (secured funding) 22.490
a. Arus kas keluar lainnya (additional
5 104.686.008 82.407.746
requirement), terdiri dari:
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 73.995.635 73.995.635
b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan likuiditas -
c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - -
d. arus kas keluar atas penarikan komitmen fasilitas
16.509.253 1.643.712
kredit dan fasilitas likuiditas
e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual lainnya
- -
terkait penyaluran dana
f. arus kas keluar atas kewajiban kontijensi
7.641.981 229.259
pendanaan lainnya
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 6.539.139 6.539.139
TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
209.122.857
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
6 Pinjaman dengan agunan Secured lending 11.784.223 26.252
Tagihan berasal dari pihak lawan
7 27.231.912 15.042.181
(counterparty)
8 Arus kas masuk lainnya 80.308.326 77.106.310
TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW) 119.324.461 92.174.743
TOTAL ADJUSTED VALUE1
TOTAL HQLA 209.517.818
TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH (NET CASH OUTFLOWS) 116.948.114
LCR (%) 179,15%
keterangan:
Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas maksimum
komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.
578 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 579
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Analisis Perkembangan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Analisis
1. LCR konsolidasi posisi Desember 2023 sebesar 179,15% di atas ketentuan yang dipersyaratkan yaitu 100%.
2. LCR Konsolidasi Desember 2023 turun 5,45% dibanding LCR Konsolidasi November 2023 dari 184,60% menjadi 179,15%, disebabkan
peningkatan Net Cash Out Flow secara persentase meningkat sebesar 7,21%. Peningkatan Net Cash Out Flow didominasi oleh
penarikan pendanaan operasional dari nasabah korporasi yang tidak dijamin LPS sebesar Rp 4,61 T.
3. Komposisi HQLA per Desember 2023 masih didominasi oleh HQLA Level 1 sebesar 99,25%. Sedangkan HQLA Level 2A sebesar 0,67%
dan Level 2B sebesar 0,08%, masih dibawah batas maksimum HQLA yang dipersyaratkan yaitu maksimal 40% untuk HQLA level 2 dan
maksimal 15% untuk HQLA level 2B dari total HQLA.
4. Likuiditas bank secara konsolidasi dapat dijaga dengan baik dalam rangka memenuhi ketentuan regulasi maupun untuk mendukung
kegiatan bisnis bank.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 579
Page 580
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Pengungkapan Net Stable Funding Ratio Bank secara Individu Posisi Desember 2023
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa Total
< 6 bulan - 1
Komponen ASF Jangka < 6 bulan ≥1 tahun Nilai
tahun
Waktu Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
1 Modal: 166.441.551 - - - 166.441.551
2 Modal sesuai POJK KPMM 166.441.551 - - - 166.441.551
3 Instrumen modal lainnya - - - - -
Simpanan yang berasal dari nasabah
4 perorangan dan pendanaan yang berasal dari 329.256.505 36.606.135 24.990.155 1.353.793 392.206.588
nasabah usaha mikro dan usaha kecil :
5 Simpanan stabil 225.952.842 - - - 225.952.842
6 Simpanan kurang stabil 103.303.663 36.606.135 24.990.155 1.353.793 166.253.745
Pendanaan yang berasal dari nasabah
7 135.137.749 44.865.340 11.660.658 25.820.110 217.483.858
korporasi :
8 Simpanan operasional 135.137.749 - - - 135.137.749
Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah
9 - 44.865.340 11.660.658 25.820.110 82.346.108
korporasi
Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang
10 - - - - -
saling bergantung
11 Liabilitas lainnya : 7.284.000 - 8.507 5.190.766 12.483.273
12 NSFR liabilitas derivatif - - -
Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak
13 7.284.000 - 8.507 5.190.766 12.483.273
masuk dalam kategori di atas
14 Total ASF 788.615.270
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR 13.614.224
Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk
16 17.491.134 949.798 - - 18.440.932
tujuan operasional
Pinjaman dengan kategori Lancar dan Dalam
17 Perhatian Khusus (performing) dan surat - 59.758.665 123.356.445 230.714.360 413.829.470
berharga
Kepada lembaga keuangan yang dijamin oleh
18 994.859 - - 994.859
HQLA Level 1
Kepada lembaga keuangan yang dijamin
19 bukan dengan HQLA Level 1 dan pinjaman - 78.326 1.976.500 78.289 2.133.115
kepada lembaga keuangan tanpa jaminan
Kepada perusahaan non-keuangan, nasabah
perorangan dan nasabah usaha mikro
dan usaha kecil, Pemerintah Indonesia,
20 56.769.403 119.306.165 170.683.323 346.758.890
pemerintah negara lain, Bank Indonesia, bank
sentral negara lain dan entitas sektor publik,
yang diantaranya:
Memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot
21 risiko 35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR 3.272.927 11.735.322 6.528.979 21.537.227
untuk Risiko Kredit
Kredit beragun rumah tinggal yang tidak
22 1.722.177 1.962.120 42.584.680 46.268.977
sedang dijaminkan, yang diantaranya :
Memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot
23 risiko 35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR 328.362 515.580 9.787.499 10.631.441
untuk Risiko Kredit
Surat Berharga yang tidak sedang
dijaminkan, tidak gagal bayar , dan tidak
24 193.901 111.659,83 17.368.068,50 17.673.629
masuk sebagai HQLA, termasuk saham yang
diperdagangkan di bursa
Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang
25 - - - - -
saling bergantung
26 Aset lainnya : 24.724.158 19.012.985 481.628 46.193.049 90.411.820
580 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 581
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa Total
< 6 bulan - 1
Komponen ASF Jangka < 6 bulan ≥1 tahun Nilai
tahun
Waktu Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
Komoditas fisik yang diperdagangkan,
27 - -
termasuk emas
Kas, surat berharga dan aset lainnya
yang dicatat sebagai initial margin untuk
28 kontrak derivatif dan kas atau aset lain yang - - - -
diserahkan sebagai default fund pada central
counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif 145.710 - 28.009 173.719
NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi
30 - - - -
dengan variation margin
Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam
31 24.724.158 18.867.275 481.628 46.165.040 90.238.101
kategori di atas**)
32 Rekening Administratif 1.498.021 525.400 846.523 2.869.944
33 Total RSF 539.166.390
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
34 146,27%
Funding Ratio (% ))
Analisis Perkembangan Net Stable Funding Ratio Bank secara Individu
Analisis
1. NSFR Individu posisi Desember 2023 sebesar 146,27% dan masih berada di atas ketentuan yang dipersyaratkan yaitu 100%.
2. NSFR Individu posisi Desember 2023 dibanding NSFR posisi September 2023 meningkat dari 145,33% menjadi 146,27%. Pada posisi
Desember 2023, terdapat peningkatan dari sisi Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) sekitar 7,49%.
3. Dari sisi ASF, peningkatan Total Pendanaan Stabil yang Tersedia didominasi oleh peningkatan Total Pendanaan yang berasal dari
Nasabah Korporasi dengan persentase sebesar 21,73%.
4. Terdapat Simpanan non-operasional dan/ atau liabilitas lainnya yang bersifat non-operasional yang berasal dari Bank Indonesia sebesar
Rp7,32 T dalam bentuk transaksi repo dan liabilitas kepada BI.
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 581
Page 582
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Pengungkapan Net Stable Funding Ratio Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak Posisi Desember
2023
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu (Dalam Juta
Komponen ASF Rupiah)
Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Nilai
Tercatat Tercatat
1 Modal: 172.478.786 -
2 Modal sesuai POJK KPMM 172.470.112 -
3 Instrumen modal lainnya 8.674 -
Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan
4 pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan 330.106.170 39.146.927
usaha kecil :
5 Simpanan stabil 226.532.455 519.728
6 Simpanan kurang stabil 103.573.715 38.627.199
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi : 136.198.265 46.457.317
8 Simpanan operasional 136.198.265 -
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah korporasi - 46.457.317
Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang saling
10 - -
bergantung
11 Liabilitas lainnya : 7.530.740 -
12 NSFR liabilitas derivatif -
Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk dalam
13 7.530.740 -
kategori di atas
14 Total ASF
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR - 249.198
Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan
16 17.499.153 1.217.543
operasional
Pinjaman dengan kategori Lancar dan Dalam Perhatian
17 - 60.527.018
Khusus (performing) dan surat berharga
Kepada lembaga keuangan yang dijamin oleh HQLA Level
18 994.859
1
kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan dengan
19 HQLA Level 1 dan pinjaman kepada lembaga keuangan - 78.326
tanpa jaminan
kepada perusahaan non-keuangan, nasabah perorangan
dan nasabah usaha mikro dan usaha kecil, Pemerintah
20 Indonesia, pemerintah negara lain, Bank Indonesia, 57.523.811
bank sentral negara lain dan entitas sektor publik, yang
diantaranya:
memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko 35%
21 4.027.335
atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk Risiko Kredit
Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang
22 1.736.122
dijaminkan, yang diantaranya :
Memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko 35%
23 342.308
atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk Risiko Kredit
Surat Berharga yang tidak sedang dijaminkan, tidak gagal
24 bayar , dan tidak masuk sebagai HQLA, termasuk saham 193.901
yang diperdagangkan di bursa
Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling
25 - -
bergantung
26 Aset lainnya : 25.050.997 19.017.403
27 Komoditas fisik yang diperdagangkan, termasuk emas -
Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat sebagai
initial margin untuk kontrak derivatif dan kas atau aset
28 -
lain yang diserahkan sebagai default fund pada central
counterparty (CCP)
582 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 583
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu (Dalam Juta Rupiah)
Total
< 6 bulan - 1 tahun ≥ 1 tahun
Nilai Tertimbang
Nilai Nilai
Tercatat Tercatat
- - 172.478.786
- - 172.470.112
- - 8.674
25.027.074 1.393.572 395.673.744
31.919 39.780 227.123.882
24.995.155 1.353.793 168.549.862
11.867.158 25.820.110 220.342.850
- - 136.198.265
11.867.158 25.820.110 84.144.585
- - -
218.570 6.711.382 14.460.692
- -
218.570 6.711.382 14.460.692
802.956.073
629.166 13.148.379 14.026.743
- - 18.716.696
124.441.429 234.148.115 419.116.562
- - 994.859
1.976.500 100.635 2.155.461
120.381.033 173.992.232 351.897.076
12.810.189 9.837.888 26.675.412
1.972.236 42.619.429 46.327.787
525.696 9.822.247 10.690.251
111.659,83 17.435.819 17.741.379
- - -
490.078 46.302.761 90.861.238
- - -
- - -
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 583
Page 584
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu (Dalam Juta
Komponen ASF Rupiah)
Tanpa Jangka Waktu < 6 bulan
Nilai Nilai
Tercatat Tercatat
29 NSFR aset derivatif 145.710
NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan
30 -
variation margin
Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori di
31 25.050.997 18.871.693
atas**)
32 Rekening Administratif 1.515.194
33 Total RSF
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding
Ratio (%))
Analisis Perkembangan Net Stable Funding Ratio Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Analisis
1. NSFR Konsolidasi posisi Desember 2023 sebesar 147,16% dan berada di atas ketentuan yang dipersyaratkan yaitu 100%.
2. NSFR Konsolidasi posisi Desember 2023 dibanding NSFR posisi September 2023 meningkat dari 146,36% menjadi 147,16%. Pada posisi
Desember 2023, terdapat peningkatan dari sisi Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) sekitar 7,47%.
3. Dari sisi ASF, peningkatan Total Pendanaan Stabil yang Tersedia didominasi peningkatan pada Total Pendanaan yang berasal dari
Nasabah Korporasi sekitar 21,45%.
4. Terdapat Simpanan non-operasional dan/atau liabilitas lainnya yang bersifat non-operasional yang berasal dari Bank Indonesia sebesar
Rp7,32 T dalam bentuk transaksi repo dan liabilitas kepada BI.
584 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 585
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu (Dalam Juta Rupiah)
Total
< 6 bulan - 1 tahun ≥ 1 tahun
Nilai Tertimbang
Nilai Nilai
Tercatat Tercatat
- 28.009 173.719
- - -
490.078 46.274.752 90.687.519
530.380 858.588 2.904.163
545.625.402
147,16%
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 585
Page 586
Performa Laporan Profil Analisa dan Pembahasan Permodalan & Praktik
2023 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Manajemen Risiko
EKSPOSUR RISIKO OPERASIONAL
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional Bank secara Individu
dalam juta rupiah
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Modal
Pendekatan Faktor Pendapatan
No Komponen Minimum
yang digunakan Pengali bruto (rata- Beban
Indikator Risiko ATMR ATMR
Kerugian rata 3 tahun Modal
Bisnis (KIB) Operasional
Intern (FPKI) terakhir)
(MMRO)
Pendekatan
1 - - - - 49.599.197 7.439.879 92.998.494
Indikator Dasar
Pendakatan
2 4.450.593 0,62853430 2.797.350 34.966.876 - - -
Standar
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
dalam juta rupiah
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Modal
Pendekatan Faktor Pendapatan
No Komponen Minimum
yang digunakan Pengali bruto (rata- Beban
Indikator Risiko ATMR ATMR
Kerugian rata 3 tahun Modal
Bisnis (KIB) Operasional
Intern (FPKI) terakhir)
(MMRO)
Pendekatan
1 - - - - 51.500.813 7.725.122 96.564.025
Indikator Dasar
Pendakatan
2 4.515.914 0.63376978 2.862.050 35.775.625 - - -
Standar
586 Menduniakan Bisnis Indonesia
Page 587
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Halaman ini dikosongkan
Laporan Tahunan 2023 > PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 587
Names mentioned 154 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Umum Konvensional. Di
p.3
unresolved
org
Milik Negara
p.3 ×4
unresolved
org
Menteri BUMN No. PER-
p.3
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.5 ×7
unresolved
org
bank Indonesia
p.7 ×12
unresolved
org
Bank Mayora
p.7 ×2
unresolved
org
Penawaran Umum (Persero) Tbk
p.8
unresolved
org
Bank Terapung
p.8
unresolved
org
Bank Keliling.
p.8
unresolved
org
PT BNI Life Insurance
p.9 ×2
unresolved
org
PT Bank Mayora. Bank Mayora
p.9
unresolved
org
PT BNI Modal Ventura
p.9
unresolved
org
PT Bank Syariah
p.9
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.9 ×14
unresolved
org
Bank BUMN
p.9
unresolved
org
PT Bank BNI Syariah
p.9
unresolved
org
Bank BRI
p.9 ×2
unresolved
org
PT Bank Mandiri Syariah
p.9
unresolved
org
PT Bank BRI Penggabungan BNI Syariah
p.9
unresolved
org
Syariah Tbk
p.9
unresolved
org
Bank Sesuai Standar Basel Committee On Banking Supervision
p.15
unresolved
person
Organ Pendukung
· Komisaris
p.15
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.15
unresolved
org
Bank Deposits
p.26 ×2
unresolved
org
HSBC Corp Ltd.
p.31 ×2
unresolved
—
CD BNI Januari 2023 USD CD - DBS
p.32
unresolved
—
CD BNI Maret 2023 USD CD - MUFG
p.32
unresolved
—
CD BNI Maret 2023 USD CD - DBS
p.32
unresolved
—
CD BNI Oktober 2023 USD CD - DBS
p.32
unresolved
—
CD BNI Desember 2022 USD CD - MUFG
p.32 ×2
unresolved
org
PT BNI Multifinance
p.34 ×4
unresolved
org
Menteri BUMN Bapak Erick Thohir
p.34
unresolved
person
Erick Thohir
p.34
unresolved
org
Menteri BUMN Bapak Kartika
p.34
unresolved
person
Kartika
p.34
unresolved
org
Menteri BUMN Erick Tohir
p.34
unresolved
org
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
p.34
unresolved
org
Departemen Perlindungan Konsumen
p.35
unresolved
org
Menteri Parekraf Sandiaga
p.35
unresolved
org
Menteri BUMN Erick Thohir
p.37 ×3
unresolved
org
Indonesian Battery Corporation
p.37
unresolved
org
Bank Himbara. Dalam Event Owner Lucky Indonesia
p.38
unresolved
org
Bank BSI
p.38
unresolved
org
Kementerian The Ashikaga Bank
p.39
unresolved
org
Jukuta Togyo Co. Ltd
p.39
unresolved
org
Seita Corporation
p.39
unresolved
org
CEO Sariraya Co Ltd.
p.39
unresolved
org
Yayasan WWF Indonesia
p.40
unresolved
org
Bank Penyalur Bantuan
p.40
unresolved
—
Proper Test
· Komisaris Utama
p.44 ×2
unresolved
org
Menteri BUMN
p.46 ×2
unresolved
org
Kementerian BUMN No. S-
p.46
unresolved
org
Kementerian Pihak
p.46
unresolved
person
Konglomerasi Keuangan BNI.
· Komisaris
p.47
unresolved
person
PENILAIAN KOMITE DI BAWAH
· KOMISARIS
p.49
unresolved
person
Kronologis Perubahan Susunan
· Komisaris
p.51
unresolved
—
Mansury
· Utama
p.52
unresolved
org
Bank Sentral
p.55
unresolved
org
Menteri BUMN II
p.62
unresolved
org
Bank Umum. Self
p.63
unresolved
org
Menteri BUMN Rp
p.65
unresolved
person
Consumer Banking
· Direktur
p.66 ×3
unresolved
—
Anggraini
· September 2020
p.67
unresolved
—
Karnalies
· Transaction Banking
p.67
unresolved
person
Silvano Winston
· Direktur
p.67
unresolved
person
Putrama W.
· Direktur
p.67
unresolved
person
Institutional Banking
· Direktur
p.68 ×2
unresolved
org
PT BNI Sekuritas Jumlah Aset
p.72
unresolved
org
PT BNI Life Insurance Rp
p.72
unresolved
org
BNI Remittance Ltd.
p.72 ×3
unresolved
org
PT Bank Hibank Indonesia Modal Dasar
p.72
unresolved
org
PT BNI Modal Ventura Rp
p.72
unresolved
person
Sudirman
· Sekretaris Perusahaan
p.73
unresolved
org
PT BNI Multifinance KANTOR LUAR NEGERI SINGAPURA
p.74
unresolved
org
PT BNI Sekuritas Sudirman Plaza Indofood Tower
p.74
unresolved
org
PT Bank Hibank Indonesia The Korea Chamber
p.74
unresolved
org
PT BNI Modal Ventura Menara BNI
p.74
unresolved
person
REVIU VISI DAN MISI OLEH
· KOMISARIS
p.80
unresolved
org
Enterprise
· Direktur
p.88
unresolved
org
Sertifikasi Manajemen Risiko
p.92 ×14
unresolved
org
PT Bank Mandiri Diangkat
p.92 ×2
unresolved
org
PT Staco Jasapratama
p.92
unresolved
org
PT Bank Mandiri No. SR-
p.92
unresolved
org
Mandiri (Persero) Tbk
p.92 ×2
unresolved
org
Head Performance Management PT Bank Mandiri Diangkat
· Direktur
p.94
unresolved
org
Negara Indonesia (Persero) Tbk
p.95 ×8
unresolved
org
PT Bank Rangkap
p.95 ×2
unresolved
org
PT Bank Di
p.95
unresolved
org
Bank Universal
p.95 ×3
unresolved
org
Bank Niaga
p.95 ×2
unresolved
org
Veteran PT Bank Rakyat Indonesia Diangkat
· Direktur
p.96
unresolved
org
PT Bank Rakyat Indonesia Diangkat
p.96
unresolved
org
PT Bank Rakyat Indonesia Pemegang Saham
p.96
unresolved
org
PT Bank Rakyat Indonesia Jasa Keuangan No. SR-
p.96
unresolved
org
PT Bank Rakyat Indonesia Periode Menjabat
p.96
unresolved
org
PT Bank Rakyat Indonesia BNI
p.96
unresolved
org
Bank Hubungan Afiliasi Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
p.96 ×2
unresolved
—
Tokyo Diangkat
· Direktur
p.97
unresolved
org
Mitsubishi UFJ Ltd
p.97 ×7
unresolved
org
Debt Capital Market Indonesia HSBC Diangkat
· Direktur
p.98
unresolved
org
PT Deutsche Securities Indonesia
p.98
unresolved
org
PT Bank Negara Rangkap
p.98 ×2
unresolved
org
PT Bank Negara Indonesia Di
p.99
unresolved
org
PT Bank Muamalat
p.100
unresolved
person
Putratama Wahju
· Direktur
p.104
unresolved
org
Pengawas Ikatan Bankir Indonesia
p.106
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.