Skip to content
Back to announcement

20240205_DEFI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31574757_lamp4.pdf

Other Text extracted DEFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 136

Page 1
    LAPORAN STUDI KELAYAKAN

   RENCANA PENDIRIAN PERUSAHAAN
        SUBHOLDING INVESTASI
    PT DANASUPRA ERAPACIFIC TBK



No. 00001/2.0113-03/BS-FS/05/0340/1/I/2024
          Tanggal : 31 Januari 2024




                                             1
Page 2
      LAPORAN STUDI KELAYAKAN


   RENCANA PENDIRIAN PERUSAHAAN
        SUBHOLDING INVESTASI
    PT DANASUPRA ERAPACIFIC TBK



No. 00001/2.0113-03/BS-FS/05/0340/1/I/2024
          Tanggal : 31 Januari 2024
Page 3
No. 00001/2.0113-03/BS-FS/05/0340/1/I/2024                         Bekasi, 2 Februari 2024


Kepada Yth.:
Direksi PT Danasupra Erapacific Tbk
Tower B Lantai 3, 18 Parc Place
Sudirman Central Business District (SCBD)
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta


Perihal: Laporan Studi Kelayakan Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi
           Bidang Aneka Industri


Dengan hormat,

PENDAHULUAN


Sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja (SPK) No. 0076/SPK/MSE-01/ES/XI/2023, tanggal
21 November 2023 dan Addendum SPK No. 0007/SPK/MSE-01/ES/I/2024, 18 Januari
2024, PT Danasupra Erapacific Tbk (“DEFI”) yang bergerak sebagai perusahaan Holding,
telah menunjuk KJPP Syarif, Endang, dan Rekan, sebagai Penilai Independen untuk
menyusun Laporan Studi Kelayakan atas Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri.

TANGGAL PENILAIAN


Tanggal Penilaian dalam Laporan Studi Kelayakan ini adalah per 30 September 2023.

IDENTITAS PEMBERI TUGAS


Pemberi tugas dalam studi kelayakan ini adalah:


 Nama                     :   PT Danasupra Erapacific Tbk
 Bidang Usaha             :   Aktivitas Perusahaan Holding
 Alamat Kantor            :   Tower B Lantai 3, 18 Parc Place,
                              Sudirman Central Business District (SCBD),
                              Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
 Telepon                  :   +62 21 51401157
 Faksimili                :   +62 21 51401159
 Email                    :   danasupra@cbn.net.id
 Website                  :   www.danasupra.com




                                                                                         i
Page 4
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        MAKSUD DAN TUJUAN STUDI KELAYAKAN


        Studi Kelayakan ini dibuat untuk kepentingan DEFI atas rencana pendirian perusahaan
        subholding investasi bidang aneka industri. Selanjutnya perusahaan subholding tersebut
        akan melakukan investasi di berbagai bidang industri, diantaranya namun tidak terbatas
        pada bidang Industri Media seperti khususnya di bidang Broadcasting, Video, dan Film
        Production, kemudian bidang Industri yang akan diinvestasikan selanjutnya adalah
        Hospitality yaitu Food & Beverage dan Perhotelan serta bidang industri Financial
        Technology. Studi kelayakan ini akan secara khusus membahas investasi yang dilakukan
        oleh perusahaan subholding DEFI tersebut terutama investasi yang dilakukan di bidang
        industri Media yang dalam hal ini subholding tersebut bersama dengan PT Brand Media
        Indonesia mendirikan perusahaan bernama Infinity. Selain melakukan investasi pada
        perusahaan yang bergerak di bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan
        Film Production, perusahaan subholding DEFI tersebut juga akan melakukan investasi pada
        Industri Hospitality yaitu berupa F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan Perhotelan.


        PROSEDUR YANG DIGUNAKAN


        Dalam menyusun Studi Kelayakan ini, analisis dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas
        Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020, tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan
        Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
        Nomor 17 /SEOJK.04/2020 Tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
        Bisnis di Pasar Modal, serta Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII 2018 yang disusun
        oleh Masyarakat Penilai Indonesia (MAPPI) dengan memperhatikan Kode Etik Penilai
        Indonesia (KEPI), dan peraturan yang terkait yaitu mencakup:
        1. Kajian Kelayakan Pasar,
        2. Kajian Kelayakan Teknis,
        3. Kajian Kelayakan Pola Bisnis,
        4. Kajian Kelayakan Model Manajemen, dan
        5. Kajian Kelayakan Keuangan.

        INDEPENDENSI PENILAI


        Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan ini kami telah bertindak secara independen
        tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan DEFI, dan pihak-pihak yang terkait dengan
        perusahaan tersebut. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi
        berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan
        untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak manapun. Imbalan yang kami
        terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran nilai yang dihasilkan dari
        proses analisis kelayakan ini dan kami hanya menerima imbalan sesuai dengan yang
        tercantum pada Surat Perjanjian Kerja (SPK) No. 0076/SPK/MSE-01/ES/XI/2023, tanggal
        21 November 2023 dan Addendum SPK No. 0007/SPK/MSE-01/ES/I/2024, 18 Januari
        2024.



                                                                                                  ii
Page 5
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        RUANG LINGKUP PENUGASAN


        Ruang Lingkup penugasan adalah sesuai dengan tujuan dari Studi Kelayakan ini, yaitu untuk
        melakukan kajian atau analisis kelayakan sehubungan dengan rencana pendirian
        perusahaan subholding DEFI yang akan melakukan investasi di aneka industri. Selanjutnya
        perusahaan subholding tersebut akan melakukan investasi pada perusahaan yang bergerak
        di bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production serta
        Industri Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan.


        Berdasarkan POJK No. 35/POJK.04/2020, ruang lingkup dari Penugasan Penilaian
        Profesional, paling sedikit meliputi:
        1. Tujuan dari Penugasan Penilaian Profesional;
        2. Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam Penugasan Penilaian Profesional;
             dan
        3. Dasar Nilai dan Premis Nilai yang digunakan.


        ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS


        Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan studi kelayakan ini
        adalah:
        a. Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
        b. Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
             studi kelayakan.
        c. Dalam menyusun laporan studi kelayakan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan
             kelengkapan informasi yang disediakan oleh pemberi tugas atau data yang diperoleh
             dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang
             kami anggap relevan.
        d. Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh manajemen dengan
             mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya ( fiduciary
             duty).
        e. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan studi kelayakan dan kewajaran proyeksi
             keuangan yang telah disesuaikan.
        f.   Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
             rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
        g. Penilai bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan kesimpulan yang
             dihasilkan.
        h. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek studi kelayakan dari
             pemberi tugas.

        KEJADIAN SETELAH TANGGAL PENILAIAN


        Dari tanggal penilaian Studi Kelayakan, yaitu tanggal 30 September 2023, sampai dengan
        tanggal diterbitkannya laporan ini, tidak terdapat kejadian penting yang dapat berpengaruh
        signifikan terhadap hasil penilaian.


                                                                                                iii
Page 6
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        KESIMPULAN MEDIA


        Dari Kajian Kelayakan Pasar, menunjukkan bahwa pada triwulan III 2023, pertumbuhan
        ekonomi ditopang oleh konsumsi swasta, termasuk konsumsi generasi muda, yang
        meningkat sejalan peningkatan konsumsi di sektor jasa dan keyakinan konsumen yang
        masih tinggi. Pertumbuhan ekonomi diprakirakan dalam kisaran 4,5-5,3% pada 2023 dan
        meningkat pada 2024.


        DEFI berupaya untuk berinvestasi pada perusahaan yang diyakini menawarkan peluang atau
        potensi untuk menciptakan nilai tambah melalui subholding investasi yang akan didirikan.
        Salah satu sektor yang dapat dilihat sebagai sektor yang dapat menyediakan landasan yang
        optimal untuk mengambil manfaat atas pertumbuhan dan pembangunan ekonomi
        Indonesia yang berkesinambungan adalah termasuk namun tidak terbatas kepada bidang
        Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production.


        Dalam hal ini, subholding yang akan didirikan oleh DEFI berencana melakukan investasi di
        bidang Industri Media bekerjasama dengan perusahaan yang telah berpengalaman yaitu PT
        Brand Media Indonesia (BMI) untuk mendirikan perusahaan baru dengan nama Infinity, yang
        bergerak di industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production.


        Seiring dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia, yang diperkirakan mencapai
        215 juta pengguna pada tahun 2023, adopsi teknologi digital seperti media sosial dan e-
        commerce juga mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. DEFI melihat
        adanya kesempatan untuk ikut andil serta berperan dalam pertumbuhan teknologi digital
        tersebut. Maka dari itu, DEFI bermaksud untuk bekerjasama dengan BMI, dengan
        mendirikan Infinity sebagai perusahaan yang bergerak di industri media yaitu berupa
        Broadcasting, Video, dan Film Production agar dapat fokus melakukan pengembangan pada
        berbagai konten yang inovatif dan menarik. Berdasarkan hasil publikasi dari We Are Social
        tahun 2023, jumlah perangkat mobile yang terhubung di Indonesia mencapai 353,8 juta
        atau sebesar 128% dari total populasi, dengan 212,9 juta pengguna internet atau sebesar
        77% dari total populasi dan 167 juta pengguna media sosial aktif atau sebesar 60,4% dari
        total populasi. Oleh karena itu, dengan memanfaatkan platform teknologi digital,
        perusahaan berharap dapat mencapai audiens dengan potensi jangkauan yang lebih luas,
        beragam, dan efisien.


        Keberadaan social media diakui sebagai jendela utama untuk berkomunikasi dengan
        konsumen. Sejalan dengan itu, kebutuhan akan konten yang baik dan konsisten menjadi
        prioritas utama dalam menjalankan komunikasi efektif kepada masyarakat. Namun,
        tantangan muncul karena kemampuan perusahaan dan organisasi dalam memproduksi
        konten yang baik secara berkelanjutan terbatas. Inilah yang menciptakan peluang bisnis
        menarik bagi Infinity, yang memanfaatkan tenaga produksi berpengalaman dalam bidang
        broadcasting dan video production. Dalam konteks ini, kebutuhan pasar yang signifikan
        menjadi pemicu utama dalam mengidentifikasi peluang bisnis yang menjanjikan.



                                                                                               iv
Page 7
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        Melihat ketidakseimbangan antara kebutuhan besar di masyarakat dengan keterbatasan
        penyedia layanan yang mampu memenuhi standar tinggi, Infinity memposisikan diri
        sebagai solusi yang komprehensif. Penekanan pada produksi konten yang berkualitas dan
        konsisten menjadi landasan strategi bisnis Infinity.


        Berdasarkan kajian kelayakan pasar, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi
        Bidang Aneka Industri adalah layak.


        Dari Kajian Kelayakan Teknis, menunjukkan bahwa dalam mengelola kegiatan usahanya,
        Infinity akan menjalankan proses produksi sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya. Jika
        kapasitas produksi terlalu berlebihan, Infinity memiliki kebijakan untuk membatasinya.
        Sebaliknya, ketika kebutuhan produksi meningkat, Infinity dapat mempertimbangkan
        perekrutan baru untuk memperkuat tim. Sementara itu, dalam Production Plan Infinity
        dapat dilihat bahwa target produksi per minggu Infinity adalah 450 menit atau sama
        dengan 7 jam 30 menit total durasi. Bila dihitung berdasarkan episode, target production
        plan mencapai 60 Episode per bulan. Terdapat 3 program yang dibuat untuk Garuda TV
        dengan target produksi sebanyak 5 episode per minggu dengan total durasi 210 menit.
        Sementara itu, terdapat 5 program untuk Sea Today dengan target produksi 5 Episode per
        minggu dengan total durasi 180 menit. Kemudian, terdapat 5 Program untuk IMI TV dengan
        target produksi 5 Episode per minggu dengan total durasi 60 menit.


        Dengan target Production Plan tersebut, akan berdampak pada keberlangsungan
        operasional Infinity. Kemudian, hal ini juga akan berdampak pada pendapatan Infinity yang
        akan dibentuk yang pada akhirnya akan menguntungkan bagi para pemegang saham.


        Dalam hal rencana DEFI untuk melakukan investasi melalui perusahaan subholding bersama
        PT Brand Media Indonesia (BMI) kepada Infinity, Infinity direncanakan akan menyiapkan
        sumber daya manusia yang terdiri dari 18 pekerja ahli di bidang produksi dan dua
        kepemimpinan tingkat tinggi, yaitu satu Direktur Utama dan satu Direktur. Para pekerja
        tersebut dapat menjadi bagian integral dari inti operasional Infinity untuk membawa
        keahlian dan kontribusi penting dalam kelancaran produksi Perusahaan.


        Dalam melakukan pekerjaannya, Infinity akan memiliki beberapa tahapan dalam produksi
        program atau konten yang akan dibuat, seperti Ideation and Planning, kemudian penulisan
        dan pengembangan skrip, tahap praproduksi, lalu tahap produksi, setelah itu post
        produksi, setelah tahap post produksi selesai, kemudian berlanjut pada tahap distribusi
        dan pemasaran dan masuk ke tahapan terakhir yaitu evaluasi.


        Berdasarkan kajian kelayakan teknis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi
        Bidang Aneka Industri adalah layak.


        Dari Kajian Kelayakan Pola Bisnis, menunjukkan bahwa DEFI, sebuah perusahaan investasi
        yang sebelumnya berfokus di industri pembiayaan sejak tahun 1995, kini tengah
        mengalami transformasi sebagai perusahaan investasi. Dalam upayanya di bidang investasi,

                                                                                               v
Page 8
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        DEFI berencana untuk mendirikan subholding investasi yang akan melakukan investasi
        pada bidang aneka industri, salah satunya adalah Industri Media yang mencakup
        Broadcasting, Video, dan Film Production. Untuk itu DEFI bersama-sama dengan BMI
        sebagai perusahaan Media yang berpengalaman akan mendirikan perusahaan dengan nama
        Infinity.


        Infinity akan dikenal atas kegiatan usahanya dalam industri media dengan beberapa
        kelebihan. Kelebihan yang menjadi pembeda yang dimiliki oleh Infinity terletak pada tim
        yang akan mengisi produksi, dimana mereka memiliki pengalaman yang luas dalam ranah
        production house. Tidak hanya itu, Infinity juga memperoleh keunggulan sebab masih
        sedikitnya pesaing yang memiliki kegiatan usaha yang serupa secara persis. Hal ini
        memberikan Infinity posisi unik dalam industri, memungkinkan perusahaan untuk
        menonjolkan diri dan menguasai pasar dengan lebih baik.


        Meskipun terdapat pesaing yang memiliki kemungkinan untuk memasuki bidang usaha
        yang sama, Perusahaan-perusahaan tersebut mungkin memiliki kendala atau hambatan
        saat memasuki bidang usaha yang sama tanpa memiliki keunggulan khusus. Faktor-faktor
        yang dapat mempengaruhi adalah seperti tenaga profesional yang berbakat dan
        berpengalaman, yang tentunya hal ini dapat menjadi sebuah kesulitan untuk Pesaing baru
        untuk meniru tingkat kualitas dan kreativitas yang sama. Kemudian, hubungan strategis
        dengan mitra atau vendor kunci juga dapat menjadi penghambat untuk Perusahaan
        pesaing, karena jika Perusahaan-perusahaan lain yang sudah lama berkecimpung dalam
        bidang usaha yang sama memiliki kemitraan eksklusif atau akses ke sumber daya yang
        sulit dicapai oleh pesaing, maka pesaing mungkin akan mengalami hambatan. Sementara
        itu, faktor pendanaan juga menjadi salah satu faktor penting dalam Perusahaan yang
        bergerak dalam produksi video ataupun perfilman karena kebutuhan budget yang besar.


        DEFI dalam menjalankan kegiatan usaha akan mendirikan subholding sebagai perusahaan
        Investasi dibidang Aneka Industri, dimana salah satunya DEFI bersama dengan BMI akan
        melakukan investasi bersama serta mendirikan perusahaan dengan nama Infinity yang
        dipercaya memiliki potensi usaha yang cukup baik dengan mempertimbangkan Infinity
        sebagai mitra strategis. Hal ini tentu saja memberikan peluang yang besar bagi DEFI dalam
        mengembangkan dan mempertahankan kelangsungan usaha perusahaan. Sehingga DEFI
        mendapatkan kemampuan untuk menciptakan nilai, diantaranya sebagai berikut:


            •   Kegiatan usaha baru.
            •   Mendapat sumber pendapatan baru.
            •   Meningkatkan kinerja keuangan DEFI.


        Berdasarkan kajian kelayakan pola bisnis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
        Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.


        Dari Kajian Kelayakan Model Manajemen, menunjukkan bahwa dari sisi kesediaan tenaga
        kerja, Infinity direncanakan akan menyiapkan sumber daya manusia yang terdiri dari 18

                                                                                               vi
Page 9
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        pekerja ahli di bidang produksi dan dua kepemimpinan tingkat tinggi, yaitu satu Direktur
        Utama dan satu Direktur. Para pekerja tersebut dapat menjadi bagian integral dari inti
        operasional Infinity untuk membawa keahlian dan kontribusi penting dalam kelancaran
        produksi Perusahaan.


        Dari sisi manajemen kekayaan intelektual, dalam rencana DEFI yang akan mendirikan
        subholding investasi bidang aneka industri dan akan berinvestasi pada bidang Industri
        Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production, menjadi hal yang krusial
        untuk melindungi, mempertahankan, dan mengembangkan kekayaan intelektual, hak cipta,
        maupun merek dagang yang akan dimiliki oleh perusahaan. Upaya yang dapat dilakukan
        perusahaan      untuk       melaksanakan       manajemen     kekayaan     intelektual    diantaranya
        mencatatkan hak cipta, merek dagang dan paten secara hukum, mengembangkan
        kebijakan    dan   prosedur      internal     untuk    melindungi   maupun      menggunakan      atau
        menyebarluaskan kekayaan intelektual yang dimiliki, melakukan pengawasan terhadap
        pelanggaran     kekayaan       intelektual,    serta   melakukan    inovasi    dan     pengembangan
        berkelanjutan dalam memperkaya portofolio kekayaan intelektual.


        Dari sisi manajemen risiko, DEFI memahami bahwa dalam investasi usaha, DEFI berhadapan
        dengan risiko-risiko potensial yang dapat berdampak buruk pada performa Perusahaan,
        terutama pada Perusahaan yang akan diinvestasikan yaitu Infinity, maka berikut adalah
        risiko-risiko potensial dan mitigasi yang dapat dilakukan pada usaha Infinity:


        • Risiko Kreativitas dan Inovasi
            Kehilangan kreativitas dapat menghambat kemampuan perseroan untuk memproduksi
            konten yang menarik. Untuk mengatasi risiko ini, perusahaan perlu fokus pada
            pengembangan        tim   kreatif   yang    beragam,     memastikan       adanya    ruang   untuk
            brainstorming secara rutin, dan mendorong kolaborasi di antara anggota tim untuk
            mempertahankan kreativitas yang tinggi.


        • Risiko Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
            Pelanggaran hak cipta atau klaim HKI dapat mengakibatkan konsekuensi hukum dan
            kerugian finansial. Mitigasi risiko dapat dilakukan melalui audit HKI rutin, dokumentasi
            yang cermat terkait kepemilikan intelektual, dan pengaturan kontrak yang jelas dengan
            karyawan dan eksternal yang mencakup hak HKI.


        • Risiko Produksi dan Distribusi
            Gangguan dalam proses produksi, seperti kegagalan peralatan atau masalah teknis,
            dapat menyebabkan penundaan dalam penyediaan konten. Dengan Melakukan
            pemeliharaan rutin pada peralatan, memiliki peralatan cadangan, dan merencanakan
            rencana darurat untuk mengatasi gangguan teknis, perusahaan dapat mengurangi risiko
            terkait produksi dan distribusi.




                                                                                                           vii
Page 10
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        • Risiko Kepuasan Penonton
            Tidak memenuhi ekspektasi penonton atau mendapatkan umpan balik negatif dapat
            merugikan reputasi perseroan ataupun media yang bekerja sama dengan perseroan.
            Oleh karena itu, penting untuk melakukan survei dan riset pasar secara berkala,
            memperhatikan umpan balik, dan berkomunikasi secara terbuka untuk terus
            meningkatkan kualitas konten.


        • Risiko Keuangan
            Fluktuasi biaya produksi, pendapatan yang tidak stabil, atau penurunan popularitas
            konten dapat menjadi risiko keuangan. Melalui perencanaan keuangan yang matang,
            investasi yang bijaksana, dan strategi diversifikasi pendapatan, perusahaan dapat
            menjaga stabilitas keuangan.


        • Risiko Kepemimpinan dan SDM
            Kehilangan personel kunci atau kepemimpinan dapat merugikan kinerja perusahaan.
            Oleh karena itu, penting untuk membangun tim manajemen yang kuat, menyediakan
            pelatihan dan pengembangan bagi karyawan, dan merancang rencana suksesi yang jelas
            untuk menjaga kelangsungan operasional.


        • Risiko Keamanan Digital
            Ancaman keamanan terhadap data atau konten digital perusahaan dapat berdampak
            serius. Dengan melakukan audit keamanan rutin, menerapkan langkah-langkah
            keamanan digital yang canggih, dan memberikan pelatihan keamanan kepada karyawan,
            perusahaan dapat melindungi informasi dan kontennya dari potensi ancaman keamanan.


        • Risiko Perubahan Regulasi
            Perubahan regulasi media yang membatasi dan mengatur konten yang diproduksi bisa
            menghambat perseroan dalam melakukan pekerjaan. Mitigasi yang dapat dilakukan
            untuk risiko ini adalah dengan membentuk tim yang akan memantau perubahan
            regulasi, berkolaborasi dengan ahli hukum media serta memiliki kebijakan internal yang
            mematuhi standar regulasi.


        Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen, Infinity akan mengimplementasikan
        proses produksi sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya. Jika kapasitas produksi berlebih,
        Infinity memiliki kebijakan untuk mengefisienkannya. Sebaliknya, ketika ada peningkatan
        kebutuhan produksi, Infinity bersedia mempertimbangkan perekrutan baru untuk
        memperkuat tim inti.


        Berdasarkan     kajian      kelayakan   model   manajemen,   Rencana   Pendirian   Perusahaan
        subholding Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.

        Dari Kajian Kelayakan Keuangan, menunjukkan bahwa terkait rencana investasi, subholding
        sebagai perusahaan Investasi Bidang Aneka Industri yang bekerjasama dengan BMI akan
        melakukan investasi bersama dengan mendirikan Infinity dengan total Rp2,50 miliar.

                                                                                                  viii
Page 11
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai dengan 2028, Infinity diperkirakan memperoleh
        laba. Pada tahun 2024, Infinity diperkirakan memperoleh laba sebesar Rp539,64 Juta.
        Selanjutnya, laba Infinity diperkirakan kembali meningkat pada tahun 2025 sampai pada
        tahun 2028 menjadi sebesar Rp736,51 juta pada tahun 2025, Rp894,99 juta pada tahun
        2026, Rp1,00 miliar pada tahun 2027 dan Rp1,16 miliar pada tahun 2028.


        Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa rencana investasi oleh subholding
        investasi yang akan didirikan DEFI memenuhi kriteria kelayakan dengan variabel-variabel
        sebagai berikut:


        • Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
          NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar Rp5.724.801.000,-.
        • Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate --> Layak
          IRR yang dihasilkan adalah sebesar 78,30% yang berarti di atas tingkat discount rate yang
          sebesar 13,92%.
        • Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
          PI yang diperoleh adalah sebesar 2,83336 yang berarti lebih besar dari 1.
        • Payback Period ( PP )
          PP akan diperoleh dalam waktu 3 Tahun 3 Bulan.

        Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah sebesar
        Rp5,72 miliar, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana pendapatan turun
        sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar -Rp333,01 juta. Apabila
        terjadi perubahan terhadap biaya investasi, dimana biaya investasi naik sampai dengan
        20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp5,58miliar. Apabila terjadi perubahan
        terhadap struktur biaya, dimana struktur biaya naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang
        dihasilkan adalah sebesar -Rp5,05 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap
        discount rate, dimana discount rate naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan
        adalah sebesar Rp4,17 miliar.


        Dari analisis sensitivitas di atas, dari empat variabel yang diukur, kenaikan Struktur Biaya
        merupakan variabel yang paling sensitif pada kelayakan usaha Infinity.


        Berdasarkan kajian kelayakan keuangan, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
        Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.


        KESIMPULAN F&B


        Dari Kajian Kelayakan Pasar, menunjukkan bahwa pada triwulan III 2023, pertumbuhan
        ekonomi ditopang oleh konsumsi swasta, termasuk konsumsi generasi muda, yang
        meningkat sejalan peningkatan konsumsi di sektor jasa dan keyakinan konsumen yang
        masih tinggi. Pertumbuhan ekonomi diprakirakan dalam kisaran 4,5-5,3% pada 2023 dan
        meningkat pada 2024.



                                                                                                  ix
Page 12
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        DEFI berupaya untuk berinvestasi pada perusahaan yang diyakini menawarkan peluang atau
        potensi untuk menciptakan nilai tambah melalui subholding investasi yang akan didirikan.
        Salah satu sektor yang dapat dilihat sebagai sektor yang dapat menyediakan landasan yang
        optimal untuk mengambil manfaat atas pertumbuhan dan pembangunan ekonomi
        Indonesia yang berkesinambungan adalah bidang Industri Hospitality yaitu berupa F&B
        (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan Perhotelan.


        Perusahaan F&B yang akan di investasikan oleh subholding milik DEFI, akan berfokus pada
        pelayanan makanan dan minuman yang bervariatif sesuai dengan preferensi masyarakat.
        Analisis terhadap kondisi pasar di Indonesia menjadi langkah penting untuk memahami
        dinamika industri tersebut. Di indonesia, Jumlah usaha penyedia makan minum skala
        menengah besar pada tahun 2022 tercatat sebanyak 10.900 usaha, atau tumbuh sebesar
        20,76 persen dibandingkan pada tahun 2021. Sebagian besar usaha penyedia makan
        minum skala menengah besar berlokasi di kawasan mall/pertokoan sebesar 50,44 persen.
        Sementara itu, 99,07 persen pendapatan usaha berasal dari pendapatan utama dan
        pendapatan lainnya hanya menyumbang 0,93 persen dari total pendapatan. Selain itu,
        Rata-rata kapasitas tempat duduk yang tersedia dalam usaha penyedia makan minum pada
        tahun 2022 mencapai 66 tempat duduk. Kemudian, dapat dilihat dari data BPS, porsi
        penjualan terbesar adalah dikonsumsi di tempat, yaitu mencapai 54,34 persen.


        Rencana masa depan perusahaan F&B akan lebih difokuskan pada bagaimana menyediakan
        pengalaman kuliner yang unggul, mempertahankan kualitas terbaik, dan tetap memberikan
        variasi menu yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Perusahaan berkomitmen untuk
        memilih lokasi yang strategis, memberikan aksesibilitas kepada semua pelanggan
        potensial.


        Potensi pasar perusahaan F&B terletak pada kebutuhan dasar manusia akan makanan dan
        minuman, yang konsisten dalam setiap situasi ekonomi. Fenomena ini mengukuhkan
        industri     F&B   sebagai    sektor   yang   stabil   dan   dapat   menghasilkan     pendapatan
        berkesinambungan. Sebagai perusahaan di industri ini, terlihat keterkaitan erat dengan
        sektor lain seperti pariwisata, pertanian, perikanan, dan industri kreatif. Restoran dan kafe,
        sebagai contoh, sering menggunakan bahan baku lokal, hal ini memberikan dampak positif
        pada pertumbuhan sektor terkait dan menciptakan peluang bisnis saling mendukung.
        Dengan peluang besar di sektor F&B, pemahaman mendalam terhadap dinamika
        keterkaitan ini menjadi dasar strategis untuk pengembangan bisnis berkelanjutan dan
        kontributif terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.


        Target pasar perusahaan F&B bersifat universal karena mencakup berbagai lapisan
        masyarakat dengan spesifikasi yang dapat diadaptasi sesuai dengan produk dan layanan
        yang dihasilkan, seperti restoran masakan tradisional Indonesia, China, Jepang, atau Barat.
        Strategi     pemasaran       juga   disesuaikan   dengan     preferensi   konsumen,     termasuk
        mengidentifikasi Food Vlogger atau Reviewer Makanan sebagai target strategis untuk
        meningkatkan branding melalui promosi dan kerja sama. Dengan pendekatan ini,



                                                                                                       x
Page 13
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        perusahaan bertujuan memperluas cakupan pasar dan memperkuat posisinya di industri
        yang dinamis.


        Berdasarkan kajian kelayakan pasar, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi
        Bidang Aneka Industri adalah layak.


        Dari Kajian Kelayakan Teknis, menunjukkan bahwa dalam mengelola kegiatan usahanya,
        perusahaan F&B yang akan diinvestasikan oleh subholding DEFI akan melakukan usahanya
        dengan lokasi yang memiliki total luas area seluas 255,28m 2 terdiri dari luas area indoor
        206,28m2 dan outdoor 49,00m2. Dengan luasan tersebut dapat diketahui kapasitas kursi
        mencapai 110 unit. Sementara itu, waktu operasional restoran dimulai dari pukul 08.00
        sampai 24.00. Dengan luas area yang memadai dan waktu operasional yang panjang,
        perusahaan F&B ini memiliki potensi untuk menarik pelanggan dari berbagai lapisan
        masyarakat dan menciptakan suasana yang ramai selama jam operasional.


        Perusahaan F&B akan beroperasi dengan bahan baku mentah yang mencakup sejumlah
        elemen kunci yang menjadi dasar untuk menyajikan produk akhir yang berkualitas.
        Beberapa bahan baku mentah yang dimaksud adalah seperti bahan baku utama, bumbu
        dan rempah-rempah, produk olahan, bahan pengganti dan alternatif, minuman dan sirup,
        produk segar, dan bahan baku spesifik menu. Selain itu, dalam menjalankan operasional
        secara efektif, terdapat berbagai staff atau sumber daya manusia yang diperlukan, seperti
        manajer restoran, chef atau juru masak, waiter/waitress, staf pemasaran, staf keuangan,
        staff SDM, cleaner staff, maintenance staff, dan security staff.


        Dalam menjalankan operasional usaha, perusahaan F&B memiliki tahapan-tahapan dalam
        melakukannya. Mulai dari perencanaan menu, pengadaan bahan baku, penyimpanan dan
        manajemen persediaan, tahap pra persiapan, pengiriman, penyajian dan penataan
        hidangan, pengolahan, pembersihan dan perawatan peralatan dan sampai tahap evaluasi.


        Berdasarkan kajian kelayakan teknis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi
        Bidang Aneka Industri adalah layak.


        Dari Kajian Kelayakan Pola Bisnis, menunjukkan bahwa DEFI, sebuah perusahaan investasi
        yang sebelumnya berfokus di industri pembiayaan sejak tahun 1995, kini tengah
        mengalami transformasi sebagai perusahaan investasi. Dalam rangka menjalankan
        kegiatan usahanya sebagai perusahaan investasi, DEFI berencana untuk mendirikan
        subholding yang berinvestasi pada perusahaan F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan
        perhotelan.


        Perusahaan F&B yang akan diinvestasikan oleh subholding DEFI memiliki sejumlah
        keunggulan kompetitif yang beragam untuk membedakannya dari pesaing di berbagai
        sektor. Keunggulan tersebut mencakup inovasi menu kreatif, pengalaman kuliner yang unik
        bagi pelanggan, dan komitmen terhadap keberlanjutan dan kesadaran lingkungan dalam
        sumber daya bahan baku dan pengemasan sebagai faktor diferensiasi. Penerapan

                                                                                                xi
Page 14
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        teknologi, seperti pemesanan online dan layanan pengiriman, juga menjadi strategi untuk
        meningkatkan daya saing perusahaan F&B di pasar yang dinamis. Dengan kombinasi ini,
        perusahaan dapat memposisikan diri sebagai pemimpin inovatif dan berkelanjutan dalam
        industri tersebut.


        Kemungkinan pesaing untuk meniru produk dalam bidang usaha ini cukup besar, dimana
        saat ini hampir semua industri F&B memiliki menu makanan yang bervariatif bahkan sampai
        pada menu dengan spesifikasi khusus. Selain itu, beberapa perusahaan F&B sudah
        menggunakan media online dalam aktivitas usahanya. Risiko adanya barang yang ditiru
        merupakan risiko yang melekat pada Perseroan. Kemampuan pesaing untuk meniru produk
        memang tidak dapat dihindari, hal tersebut membuat usaha menjadi sangat kompetitif.
        Upaya mitigasi yang dapat dilakukan oleh Perseroan diantaranya sebagai berikut:


          •   Miliki ciri khas dan pertahankan kualitas;
          •   Terus melakukan perbaikan dan inovasi produk;
          •   Bangun dan perkuat loyalitas merek.


        DEFI dalam menjalankan kegiatan usaha akan mendirikan subholding Investasi yang akan
        melakukan investasi di bidang aneka industri termasuk Industri Hospitality yaitu berupa
        F&B dan Perhotelan. Industri tersebut dinilai memiliki prospek usaha yang cukup baik
        dengan melihat perkembangan pertumbuhan industri, potensi cerukan pasar, dan
        ketersediaan sumber daya. Dalam hal ini subholding yang akan didirikan DEFI akan
        melakukan investasi pada perusahaan F&B yang dipercaya memiliki potensi usaha yang
        cukup baik. Hal ini tentu saja memberikan peluang yang besar bagi DEFI dalam
        mengembangkan dan mempertahankan kelangsungan usaha perusahaan. Sehingga DEFI
        mendapatkan kemampuan untuk menciptakan nilai, diantaranya sebagai berikut:


              1. Kegiatan usaha baru;
              2. Mendapat sumber pendapatan baru;
              3. Meningkatkan kinerja keuangan DEFI.


        Ketiga hal di atas dapat memberikan kontribusi yang positif dan nilai tambah bagi DEFI.


        Berdasarkan kajian kelayakan pola bisnis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
        Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.


        Dari Kajian Kelayakan Model Manajemen, menunjukkan bahwa dari sisi kesediaan tenaga
        kerja, terdapat berbagai staff atau sumber daya manusia yang diperlukan untuk
        menjalankan operasional perusahaan F&B secara efektif dan setiap posisi pekerjaan
        tersebut berkontribusi pada kesuksesan operasional dan pengalaman pelanggan yang
        positif dalam perusahaan F&B. Beberapa diantaranya adalah manajer restoran, chef atau
        juru, pelayan atau waiter/waitress, kasir, staf pemasaran, staf keuangan, staf SDM, cleaner
        staff, maintenance staff, dan security staff.



                                                                                                  xii
Page 15
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        Dari sisi manajemen kekayaan intelektual, dalam rencana DEFI yang akan mendirikan
        subholding investasi bidang aneka industri dan akan berinvestasi pada bidang Industri
        Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan, menjadi hal yang krusial untuk melindungi,
        mempertahankan, dan mengembangkan kekayaan intelektual, hak cipta, maupun merek
        dagang yang akan dimiliki oleh perusahaan. Upaya yang dapat dilakukan perusahaan untuk
        melaksanakan manajemen kekayaan intelektual diantaranya mencatatkan hak cipta, merek
        dagang dan paten secara hukum, mengembangkan kebijakan dan prosedur internal untuk
        melindungi maupun menggunakan atau menyebarluaskan kekayaan intelektual yang
        dimiliki, melakukan pengawasan terhadap pelanggaran kekayaan intelektual, serta
        melakukan inovasi dan pengembangan berkelanjutan dalam memperkaya portofolio
        kekayaan intelektual.


        Dari sisi manajemen risiko, DEFI memahami bahwa dalam investasi usaha, subholding yang
        akan didirikan oleh DEFI berhadapan dengan risiko-risiko potensial yang dapat berdampak
        buruk pada performa Perusahaan, terutama pada Perusahaan yang akan diinvestasikan
        yaitu perusahaan F&B. Berikut ini adalah beberapa risiko-risiko potensial tersebut dan
        mitigasinya:


        1. Risiko Internal
        Risiko internal dalam konteks perusahaan F&B mencakup aspek-aspek yang berasal dari
        dalam organisasi itu sendiri. Salah satunya adalah risiko kualitas produk, Kesehatan dan
        keamanan makanan, manajemen sumber daya manusia, dan sebagainya. Mengidentifikasi,
        mengelola, dan memitigasi risiko internal ini memerlukan komitmen dari manajemen dan
        seluruh tim organisasi. Dengan pendekatan yang proaktif, perusahaan F&B dapat
        meningkatkan daya tahan dan keberlanjutan bisnisnya.


        2. Risiko Eksternal
        Risiko Pemasok/Pelanggan
        Perubahan kondisi atau kebijakan dari pemasok bahan baku atau bahan utama dapat
        berdampak pada ketersediaan dan harga bahan tersebut. Selain itu, perubahan preferensi
        pelanggan atau persaingan dalam industri dapat mempengaruhi jumlah pelanggan dan
        penjualan. Upaya pengelolaan risiko yang dapat dilakukan adalah dengan membangun
        hubungan yang kuat dengan pemasok, memiliki diversifikasi pemasok, dan memonitor
        perubahan tren konsumen dapat membantu mengelola risiko ini. Penggunaan analisis data
        pelanggan juga dapat membantu dalam menyesuaikan penawaran dengan preferensi
        pelanggan.


        Risiko Perekonomian
        Pada saat terjadinya krisis ekonomi nasional para konsumen tentunya akan mengurangi
        tingkat konsumsi mereka guna untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya, begitu juga
        sebaliknya jika kondisi perekonomian semakin baik, maka mereka akan membelanjakan
        sebagian pendapatannya untuk konsumsi mereka baik itu sandang, pangan, papan maupun
        sarana rekreasi dan hiburan lainnya. Diversifikasi menu atau memberikan opsi harga yang



                                                                                             xiii
Page 16
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        fleksibel, memiliki strategi pemasaran yang responsif terhadap kondisi ekonomi, dan
        menjaga efisiensi operasional dapat membantu meredam dampak risiko ekonomi tersebut.


        Risiko Krisis Ekonomi, Politik dan Sosial
        Krisis ekonomi, politik, atau sosial, seperti perubahan kebijakan pemerintah, bencana alam,
        atau situasi keamanan yang tidak stabil, dapat berdampak signifikan pada operasional
        perusahaan F&B. Hal ini dapat mencakup penurunan kunjungan pelanggan atau bahkan
        penutupan sementara bisnis. Upaya pengelolaan risiko yang dapat dilakukan adalah
        dengan membangun rencana kontinuitas bisnis yang tangguh, melibatkan diri dalam
        proaktif terhadap perkembangan kebijakan dan situasi sosial-politik, serta menjaga
        ketersediaan     stok   dalam   menghadapi   krisis   dapat   membantu   perusahaan    F&B
        meminimalkan dampak risiko eksternal ini.


        Risiko Peraturan Pemerintah
        Kegagalan perusahaan dalam mengantisipasi peraturan-peraturan baru yang ditetapkan
        Pemerintah dapat mempengaruhi pelaksanaan kegiatan usaha perusahaan yang pada
        akhirnya dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Upaya untuk menanggulangi risiko ini
        adalah dengan menyelidiki dan memahami peraturan yang berlaku, berkomunikasi secara
        teratur dengan instansi terkait, dan memiliki tim yang dapat merespons perubahan
        peraturan adalah strategi penting dalam mengelola risiko ini. Menjaga kepatuhan dan
        membangun hubungan yang baik dengan pihak berwenang dapat membantu mengurangi
        dampak risiko peraturan pemerintah.


        Risiko Asuransi
        Kegagalan Perusahaan F&B dalam melakukan klaim asuransi akan mengakibatkan kerugian
        yang mengurangi laba Perusahaan F&B. Untuk memitigasi risiko ini perusahaan dapat
        melakukan beberapa hal seperti Mengaudit dan memahami kebijakan asuransi yang
        dimiliki, bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk menilai risiko yang mungkin
        dihadapi, dan memastikan bahwa cakupan asuransi mencakup risiko yang signifikan. Selain
        itu, melakukan evaluasi teratur dan penyesuaian pada kebijakan asuransi untuk
        memastikan kesesuaian dengan perubahan dalam lingkungan bisnis atau operasional.
        Pemilihan broker asuransi yang dapat memberikan nasihat ahli juga merupakan langkah
        yang bijak untuk mengelola risiko asuransi dengan efektif.


        Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen, perusahaan F&B yang akan di investasikan
        akan melakukan kegiatan usahanya dengan luas area yang dimiliki yaitu seluas 255,28m 2
        yang terdiri dari luas area indoor 206,28m2 dan outdoor 49,00m2. Dengan luasan tersebut
        dapat diketahui kapasitas kursi mencapai 110 unit. Sementara itu, waktu operasional
        restoran dimulai dari pukul 08.00 sampai 24.00. Dengan luas area yang memadai dan
        waktu operasional yang panjang, perusahaan F&B ini memiliki potensi untuk menarik
        pelanggan dari berbagai lapisan masyarakat dan menciptakan suasana yang ramai selama
        berbagai jam operasional.




                                                                                                xiv
Page 17
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        Berdasarkan     kajian      kelayakan   model   manajemen,   Rencana   Pendirian   Perusahaan
        Subholding Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.

        Dari Kajian Kelayakan Keuangan, menunjukkan bahwa terkait rencana investasi, subholding
        sebagai perusahaan Investasi Bidang Aneka Industri yang akan melakukan investasi pada
        perusahaan F&B dengan total Rp2,50 miliar. Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai
        dengan 2028, perusahaan F&B yang akan di investasikan diperkirakan memperoleh laba.
        Pada tahun 2024, perusahaan diperkirakan memperoleh laba sebesar Rp608,46 Juta.
        Selanjutnya, laba perusahaan diperkirakan kembali meningkat pada tahun 2025 sampai
        pada tahun 2028 menjadi sebesar Rp912,26 juta pada tahun 2025, Rp911,57 juta pada
        tahun 2026, Rp914,79 juta pada tahun 2027 dan Rp922,11 juta pada tahun 2028.


        Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa rencana investasi subholding
        investasi DEFI pada perusahaan F&B memenuhi kriteria kelayakan dengan variabel-variabel
        sebagai berikut:


        • Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
          NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar Rp8.125.135.000,-.
        • Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate --> Layak
          IRR yang dihasilkan adalah sebesar 69,68% yang berarti di atas tingkat discount rate yang
          sebesar 12,18%.
        • Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
          PI yang diperoleh adalah sebesar 2,58954 yang berarti lebih besar dari 1.
        • Payback Period ( PP )
          PP akan diperoleh dalam waktu 3 Tahun 6 Bulan.

        Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah sebesar
        Rp8,12 miliar, jika terjadi perubahan terhadap penjualan, dimana penjualan turun sampai
        dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp1,23 miliar. Apabila terjadi
        perubahan terhadap biaya investasi, dimana biaya investasi naik sampai dengan 10,00%
        maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp7,74 miliar. Apabila terjadi perubahan
        terhadap struktur biaya, dimana struktur biaya naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang
        dihasilkan adalah sebesar -Rp3,45 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap
        discount rate, dimana discount rate naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan
        adalah sebesar Rp6,90 miliar.


        Dari analisis sensitivitas di atas, dari empat variabel yang diukur, kenaikan Struktur Biaya
        merupakan variabel yang paling sensitif pada kelayakan usaha perusahaan F&B.


        Berdasarkan kajian kelayakan keuangan, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
        Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.


        Dengan demikian, berdasarkan analisis atas kelayakan pasar, kelayakan teknis, kelayakan
        pola bisnis, kelayakan model manajemen, dan kelayakan keuangan, dapat disimpulkan

                                                                                                   xv
Page 18
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        bahwa Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi Bidang Aneka Industri adalah
        layak.


        Seluruh kajian ini kami sampaikan dengan catatan semua asumsi yang diterapkan dalam
        Studi Kelayakan ini dapat dipenuhi.


        PENUTUP


        Penugasan untuk mempersiapkan Studi Kelayakan Usaha ini bukan dan tidak dapat
        dianggap dalam segala hal sebagai review atau audit atau pelaksanaan prosedur tertentu
        pada informasi keuangan. Penugasan kami tidak dilakukan untuk tujuan mengungkapkan
        kelemahan pengendalian internal, kesalahan dalam laporan keuangan, segala bentuk
        implikasi pajak atau pelanggaran hukum. Studi Kelayakan Usaha ini juga tidak
        dimaksudkan sebagai rekomendasi untuk menyetujui atau tidak menyetujui rencana
        proyek atau untuk mengambil tindakan tertentu atas Rencana Pendirian Perusahaan
        Subholding Investasi Bidang Aneka Industri.

        Demikian laporan ini kami sampaikan, atas kepercayaan yang telah diberikan kami ucapkan
        terima kasih dan kami berharap kiranya laporan ini dapat berguna bagi kemajuan usaha
        selanjutnya.


        Hormat kami,
        KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN




        Endang Sunardi, ST, MM, MAPPI (Cert)
        Rekan
        MAPPI              : No. 09-S-02341
        Izin Penilai       : No. B-1.12.00340
        Klasifikasi Izin   : Penilai Bisnis
        Register           : No. RMK-2017.00303
        STTD OJK           : No. STTD.PB-08/PM.2/2018
        STTD IKNB          : No. 173/NB.122/STTD-P/2019




                                                                                            xvi
Page 19
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                                           PERNYATAAN PENILAI

        Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan
        di bawah ini menerangkan bahwa:
        1. Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan ini kami telah bertindak secara
            independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan DEFI, dan pihak-pihak
            yang terkait dengan perusahaan tersebut. Kami juga tidak mempunyai kepentingan
            atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Studi
            Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak
            manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
            kewajaran nilai yang dihasilkan dari proses analisis kelayakan ini dan kami hanya
            menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum pada Surat Perjanjian Kerja (SPK)
            No. 0076/SPK/MSE-01/ES/XI/2023, tanggal 21 November 2023 dan Addendum SPK
            No. 0007/SPK/MSE-01/ES/I/2024, 18 Januari 2024;
        2. Penilai bertanggung jawab atas pendapat yang diberikan dalam rangka penugasan Studi
            Kelayakan, sebagaimana diungkapkan dalam Laporan ini;
        3. Analisis kelayakan dilaksanakan per tanggal 30 September 2023, parameter dan data
            yang digunakan dalam analisis menggunakan data per 30 September 2023;
        4. Penugasan penilaian telah dilakukan dengan pemahaman terhadap objek penilaian
            pada tanggal penilaian dan analisis telah dilakukan sesuai dengan tujuan penilaian
            sebagaimana diungkapkan dalam laporan ini;
        5. Laporan Studi Kelayakan ini tidak lepas dari ketentuan-ketentuan dalam Peraturan OJK
            No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.004/2020, Kode Etik Penilai Indonesia
            ("KEPI"), serta Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII 2018 yang ditetapkan oleh
            Masyarakat Profesi Penilai Indonesia ("MAPPI");
        6. Opini yang dihasilkan dalam penugasan ini telah disajikan sebagai kesimpulan pada
            Laporan Studi Kelayakan ini;
        7. Lingkup pekerjaan telah diungkapkan pada ruang lingkup dan data yang dianalisis serta
            data ekonomi dan industri yang diungkapkan dalam Laporan Penilaian ini pada sumber
            data diperoleh dari berbagai sumber yang diyakini dapat dipertanggungjawabkan;
        8. Laporan     ini menjelaskan semua asumsi dan syarat-syarat pembatasan              yang
            mempengaruhi analisis, pendapat dan kesimpulan yang tertera dalam laporan ini;
        9. Kesimpulan telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas;
        10. Pernyataan yang menjadi dasar analisis, pendapat dan kesimpulan yang diuraikan di
            dalam laporan ini adalah benar, sesuai dengan pemahaman terbaik;
        11. Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan ini, Penilai juga tidak mempunyai
            kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Imbalan yang
            Penilai terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kesimpulan yang tercantum
            pada Laporan Penilaian ini;
        12. Dalam melakukan penugasan ini, Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan
            profesional dalam menyiapkan Laporan Studi Kelayakan; dan
        13. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam laporan ini, telah menyediakan
            bantuan profesional dalam menyiapkan Laporan Penilaian.



                                                                                               xvii
Page 20
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
        penugasan penilaian ini adalah penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
        penilaian yang baik.


        Bekasi, 31 Januari 2024
        No.     Nama                                                    Tugas         Tanda Tangan




          1.    Endang Sunardi, ST, MM, MAPPI (Cert)               Penanggung Jawab   (....................)
                MAPPI               : No. 09-S-02341
                Izin Penilai        : No. B-1.12.00340
                Klasifikasi Izin    : Penilai Bisnis
                Register            : No. RMK-2017.00303
                STTD OJK            : No. STTD.PB-08/PM.2/2018
                STTD IKNB           : No. 173/NB.122/STTD-P/2019



          2.    Meilindra Indriani, S.Si                               Reviewer       (....................)
                MAPPI               : No. 14-T-05006
                Register            : No. RMK-2017.01002



          3.    Toyib Efendi, SE, M.Ec. Dev                           Staf Penilai    (....................)
                MAPPI               : No. 09-P-02398
                Register            : No. RMK-2021.03694



          4.    Kamaludin, S.Pd                                     Tenaga Inspeksi   (....................)
                MAPPI               : No. 17-A-07843




                                                                                              xviii
Page 21
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                                                                 DAFTAR ISI


        SURAT PERNYATAAN ......................................................................................................... i
        PERNYATAAN PENILAI .................................................................................................. xvii
        DAFTAR ISI ................................................................................................................... xix
        DAFTAR TABEL ............................................................................................................ xxiii
        DAFTAR GAMBAR ......................................................................................................... xxv
        1         PENDAHULUAN ..................................................................................................... 1
        1.1       Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian ................................................................. 1
        1.2       Tanggal Penilaian ................................................................................................. 1
        1.3       Identitas Pemberi Tugas ....................................................................................... 1
        1.4       Latar Belakang...................................................................................................... 1
        1.5       Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan .................................................................... 3
        1.6       Data dan Informasi yang Digunakan .................................................................... 3
        1.7       Prosedur yang Digunakan .................................................................................... 4
        1.8       Ruang Lingkup Penugasan ................................................................................... 5
        1.9       Asumsi dan Kondisi Pembatas .............................................................................. 5
        1.10      Kualifikasi Penilai ................................................................................................. 6
        1.11      Kejadian Setelah Tanggal Studi Kelayakan ............................................................ 6
        2         INFORMASI UMUM ................................................................................................ 7
        2.1       Profil Perseroan .................................................................................................... 7
        2.1.1     Bidang Usaha ....................................................................................................... 7
        2.1.2     Struktur Permodalan dan Pemegang Saham Perseroan ......................................... 8
        2.1.3     Susunan Dewan Komisaris dan Direksi ................................................................. 8
        2.1.4     Legalitas dan Izin Operasional ............................................................................. 9
        2.2       Kinerja Keuangan ............................................................................................... 10
        2.2.1     Kinerja Posisi Keuangan ..................................................................................... 10
        2.2.2     Kinerja Laba Rugi ............................................................................................... 14
        2.3       Produk atau Jasa yang Dihasilkan ....................................................................... 17
        2.4       Teknologi yang Digunakan ................................................................................. 18
        2.5       Pasar yang Dituju ............................................................................................... 19
        2.6       Pesaing dan Persaingan ...................................................................................... 20
        2.7       Pola Bisnis .......................................................................................................... 22
        2.8       Strategi Pemasaran dan Penjualan ...................................................................... 22
        2.9       Kebutuhan Produksi atau Operasi ...................................................................... 23
        2.10      Kebutuhan Manajemen dan Sumber Daya Manusia ............................................ 24
        2.11      Hak Atas Kekayaan Intelektual ........................................................................... 25
        2.12      Peraturan Perundang-undangan yang Terkait .................................................... 26
        2.13      Aspek Lingkungan ............................................................................................. 26
        2.14      Faktor Risiko Utama ........................................................................................... 26
        2.15      Persyaratan Modal dan Strategi Finansial ........................................................... 27
        3         KELAYAKAN PASAR ............................................................................................. 29
        3.1       Kondisi Pasar ..................................................................................................... 29
        3.1.1     Kondisi Ekonomi Indonesia ................................................................................ 29

                                                                                                                                        xix
Page 22
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        3.1.2     Pangsa Pasar ...................................................................................................... 31
        3.1.2.1 Media ................................................................................................................. 31
        3.1.2.2 F&B .................................................................................................................... 34
        3.1.3     Kesinambungan ................................................................................................. 39
        3.1.3.1 Media ................................................................................................................. 39
        3.1.3.2 F&B .................................................................................................................... 39
        3.1.4     Potensi Pasar ...................................................................................................... 40
        3.1.4.1 Media ................................................................................................................. 40
        3.1.4.2 F&B .................................................................................................................... 40
        3.1.5     Sasaran .............................................................................................................. 41
        3.1.5.1 Media ................................................................................................................. 41
        3.1.5.2 F&B .................................................................................................................... 42
        3.1.6     Potensi Nilai Pasar .............................................................................................. 42
        3.1.6.1 Media ................................................................................................................. 42
        3.1.6.2 F&B .................................................................................................................... 42
        3.2       Pesaing Usaha .................................................................................................... 43
        3.2.1     Media ................................................................................................................. 43
        3.2.2     F&B .................................................................................................................... 44
        3.3       Strategi Pemasaran............................................................................................. 44
        3.3.1     Media ................................................................................................................. 44
        3.3.2     F&B .................................................................................................................... 45
        4         KELAYAKAN TEKNIS ............................................................................................ 46
        4.1       Kapasitas ........................................................................................................... 46
        4.1.1     Media ................................................................................................................. 46
        4.1.2     F&B .................................................................................................................... 47
        4.2       Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya ............................................................. 47
        4.2.1     Media ................................................................................................................. 47
        4.2.2     F&B .................................................................................................................... 48
        4.3       Proses Produksi .................................................................................................. 50
        4.3.1     Media ................................................................................................................. 50
        4.3.2     F&B .................................................................................................................... 52
        5         KELAYAKAN POLA BISNIS .................................................................................... 54
        5.1       Keunggulan Kompetitif ...................................................................................... 54
        5.1.1     Media ................................................................................................................. 54
        5.1.2     F&B .................................................................................................................... 54
        5.2       Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk ........................................................ 55
        5.2.1     Media ................................................................................................................. 55
        5.2.2     F&B .................................................................................................................... 55
        5.3       Kemampuan untuk Menciptakan Nilai ................................................................ 56
        6         KELAYAKAN MODEL MANAJEMEN ....................................................................... 57
        6.1       Ketersediaan Tenaga Kerja ................................................................................. 57
        6.2       Manajemen Kekayaan Intelektual ....................................................................... 57
        6.3       Manajemen Risiko .............................................................................................. 57
        6.3.1     Media ................................................................................................................. 58

                                                                                                                                           xx
Page 23
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        6.3.2   F&B .................................................................................................................... 59
        6.4     Kapasitas dan Kemampuan Manajemen ............................................................. 61
        6.5     Kesesuaian Struktur Organisasi dan Manajemen ................................................ 63
        7       KELAYAKAN KEUANGAN MEDIA .......................................................................... 65
        7.1     Biaya Pendirian (Start Up Costs).......................................................................... 65
        7.2     Modal Kerja ........................................................................................................ 65
        7.3     Sumber Pembiayaan ........................................................................................... 65
        7.4     Asumsi-Asumsi Proyeksi Keuangan ................................................................... 65
        7.5     Proyeksi Keuangan ............................................................................................. 67
        7.5.1   Proyeksi Posisi Keuangan ................................................................................... 67
        7.5.2   Proyeksi Laba Rugi ............................................................................................. 68
        7.5.3   Proyeksi Arus Kas ............................................................................................... 69
        7.6     Analisis Titik Impas ............................................................................................ 70
        7.7     Analisis Profitabilitas .......................................................................................... 70
        7.8     Tingkat Imbal Balik Investasi .............................................................................. 71
        7.9     Penetapan Tingkat Diskonto .............................................................................. 71
        7.10    Analisis Kelayakan Proyek .................................................................................. 74
        7.11    Analisis Sensitivitas ............................................................................................ 78
        8       KELAYAKAN KEUANGAN F&B .............................................................................. 80
        8.1     Biaya Pendirian (Start Up Costs).......................................................................... 80
        8.2     Modal Kerja ........................................................................................................ 80
        8.3     Sumber Pembiayaan ........................................................................................... 80
        8.4     Asumsi-Asumsi Proyeksi Keuangan ................................................................... 80
        8.5     Proyeksi Keuangan ............................................................................................. 83
        8.5.1   Proyeksi Posisi Keuangan ................................................................................... 83
        8.5.2   Proyeksi Laba Rugi ............................................................................................. 83
        8.5.3   Proyeksi Arus Kas ............................................................................................... 84
        8.6     Analisis Titik Impas ............................................................................................ 85
        8.7     Analisis Profitabilitas .......................................................................................... 86
        8.8     Tingkat Imbal Balik Investasi .............................................................................. 86
        8.9     Penetapan Tingkat Diskonto .............................................................................. 87
        8.10    Analisis Kelayakan Proyek .................................................................................. 90
        8.11    Analisis Sensitivitas ............................................................................................ 93
        9       KESIMPULAN MEDIA ............................................................................................ 95
        9.1     Kajian Kelayakan Pasar ....................................................................................... 95
        9.2     Kajian Kelayakan Teknis ..................................................................................... 96
        9.3     Kajian Kelayakan Pola Bisnis ............................................................................... 97
        9.4     Kajian Kelayakan Model Manajemen ................................................................... 98
        9.5     Kajian Kelayakan Keuangan .............................................................................. 100
        10      KESIMPULAN F&B .............................................................................................. 102
        10.1    Kajian Kelayakan Pasar ..................................................................................... 102
        10.2    Kajian Kelayakan Teknis ................................................................................... 103
        10.3    Kajian Kelayakan Pola Bisnis ............................................................................. 104
        10.4    Kajian Kelayakan Model Manajemen ................................................................. 105

                                                                                                                                        xxi
Page 24
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        10.5    Kajian Kelayakan Keuangan .............................................................................. 107
        11      KESIMPULAN STUDI KELAYAKAN ....................................................................... 109




                                                                                                                         xxii
Page 25
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                                                           DAFTAR TABEL

        Tabel 1 Susunan Pemegang Saham DEFI .......................................................................... 8
        Tabel 2 Kinerja Posisi Keuangan DEFI (Aset) (Rp.000) .................................................... 10
        Tabel 3 Kinerja Posisi Keuangan DEFI (Liabilitas dan Ekuitas) (Rp.000) .......................... 12
        Tabel 4 Kinerja Laba Rugi DEFI (Rp.000) ........................................................................ 14
        Tabel 5 Perusahaan Pesaing Industri Media Yang Tercatat di BEI ................................... 20
        Tabel 6 Perusahaan Pesaing Industri F&B Yang Tercatat di BEI ....................................... 21
        Tabel 7 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran ............. 29
        Tabel 8 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ...... 30
        Tabel 9 Jumlah Usaha Penyedia Makan Minum Skala Menengah Besar Menurut Provinsi dan
                   Jenis Usaha, 2022 ............................................................................................. 34
        Tabel 10 Rata-rata Jumlah Pekerja, Pendapatan, dan Tempat Duduk Tersedia Usaha
                   Penyedia Makan Minum Skala Menengah Besar menurut Provinsi, 2022 ........... 36
        Tabel 11 Persentase Banyaknya Porsi yang Dipesan pada Usaha Penyedia Makan Minum
                   Skala Menengah Besar menurut Provinsi dan Tempat Mengkonsumsi, 2022..... 38
        Tabel 12 Perusahaan Pesaing Yang Tercatat di BEI ......................................................... 43
        Tabel 13 Perusahaan Pesaing Industri F&B Yang Tercatat di BEI ..................................... 44
        Tabel 14 Production Plan Infinity ................................................................................... 46
        Tabel 15 Production Plan Infinity ................................................................................... 61
        Tabel 16 Modal Kerja Infinity (Rp.000) ........................................................................... 65
        Tabel 17 Proyeksi Pendapatan Infinity (Rp.000) ............................................................. 66
        Tabel 18 Proyeksi Cost of Sales Infinity ......................................................................... 66
        Tabel 19 Proyeksi Operational Expense Infinity ............................................................. 66
        Tabel 20 Proyeksi Posisi Keuangan Infinity (Rp.000) ...................................................... 67
        Tabel 21 Proyeksi Laba Rugi Infinity (Rp.000) ................................................................ 68
        Tabel 22 Proyeksi Arus Kas Investasi Infinity (Rp.000) ................................................... 69
        Tabel 23 Analisis BEP Rencana Investasi Infinity (Rp.000) .............................................. 70
        Tabel 24 Analisis Profitabilitas Infinity ........................................................................... 70
        Tabel 25 Analisis Return on Investment Infinity ............................................................. 71
        Tabel 26 Tingkat Bunga Surat Utang Negara .................................................................. 73
        Tabel 27 Biaya Modal untuk Ekuitas............................................................................... 73
        Tabel 28 Weighted Average Cost of Capital Infinity ....................................................... 74
        Tabel 29 Perhitungan NPV Infinity ................................................................................. 75
        Tabel 30 Perhitungan IRR Infinity ................................................................................... 75
        Tabel 31 Perhitungan PI Infinity ..................................................................................... 76
        Tabel 32 Perhitungan PP Infinity .................................................................................... 76
        Tabel 33 Analisis Kelayakan Investasi Infinity (Rp.000) .................................................. 77
        Tabel 34 Modal Kerja Perusahaan F&B (Rp.000) ............................................................. 80
        Tabel 35 Proyeksi Pendapatan Perusahaan F&B (Rp.000) ............................................... 81
        Tabel 36 Proyeksi HPP Perusahaan F&B .......................................................................... 81
        Tabel 37 Proyeksi Beban Usaha Perusahaan F&B ............................................................ 82
        Tabel 38 Proyeksi Posisi Keuangan Perusahaan F&B (Rp.000) ........................................ 83
        Tabel 39 Proyeksi Laba Rugi Perusahaan F&B (Rp.000) .................................................. 83

                                                                                                                                 xxiii
Page 26
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        Tabel 40 Proyeksi Arus Kas Investasi Perusahaan F&B (Rp.000) ..................................... 84
        Tabel 41 Analisis BEP Rencana Investasi Perusahaan F&B (Rp.000) ................................ 86
        Tabel 42 Analisis Profitabilitas ....................................................................................... 86
        Tabel 43 Analisis Return on Investment Perusahaan F&B ............................................... 87
        Tabel 44 Tingkat Bunga Surat Utang Negara .................................................................. 88
        Tabel 45 Biaya Modal untuk Ekuitas............................................................................... 89
        Tabel 46 Weighted Average Cost of Capital Perusahaan F&B.......................................... 90
        Tabel 47 Perhitungan NPV Perusahaan F&B .................................................................... 90
        Tabel 48 Perhitungan IRR Perusahaan F&B ..................................................................... 91
        Tabel 49 Perhitungan PI Perusahaan F&B ....................................................................... 92
        Tabel 50 Perhitungan PP Perusahaan F&B ...................................................................... 92
        Tabel 51 Analisis Kelayakan Investasi Perusahaan F&B (Rp.000) .................................... 93




                                                                                                                               xxiv
Page 27
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                                                         DAFTAR GAMBAR


        Gambar 1 Grafik Inflasi IHK dan Komponen ................................................................... 31
        Gambar 2 Inflasi Daerah ................................................................................................ 31
        Gambar 3 Data (Tren) Pengguna Internet dan Media sosial di Indonesia, 2023 .............. 32
        Gambar 4 Waktu Orang Indonesia Mengakses Media Digital (2023)............................... 33
        Gambar 5 Alasan Utama Orang di Indonesia Menggunakan Internet (2023) .................. 33
        Gambar 6 Presentase Banyaknya Usaha Penyedia Makan Minum Skala Menengah Besar
                      Menurut Lokasi Usaha, 2022 ......................................................................... 35
        Gambar 7 Persentase Penggunaan Sarana Promosi pada Usaha Penyedia Makan Minum
                      Skala Menengah Besar, 2022 ......................................................................... 37
        Gambar 8 Persentase Sarana Penjualan Secara Online pada Usaha Penyedia Makan Minum
                      Skala Menengah Besar, 202 ........................................................................... 37
        Gambar 9 Tahapan Proses Produksi dalam Infinity ........................................................ 50
        Gambar 10 Tahapan Proses Produksi dalam Perusahaan F&B ........................................ 52
        Gambar 11 Struktur Organisasi Infinity .......................................................................... 63
        Gambar 12 Struktur Organisasi Perusahaan F&B ............................................................ 64
        Gambar 13 Analisis Sensitivitas Infinity ......................................................................... 78
        Gambar 14 Analisis Sensitivitas Perusahaan F&B............................................................ 94




                                                                                                                                xxv
Page 28
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        1      PENDAHULUAN


        1.1    Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian


               Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang, dan Rekan telah ditunjuk oleh PT Danasupra
               Erapacific Tbk (atau selanjutnya disebut “DEFI”) berdasarkan Surat Perjanjian Kerja
               (SPK) No. 0076/SPK/MSE-01/ES/XI/2023, tanggal 21 November 2023 dan Addendum
               SPK No. 0007/SPK/MSE-01/ES/I/2024, 18 Januari 2024, sebagai Penilai Independen
               untuk menyusun Laporan Studi Kelayakan atas Rencana Pendirian Perusahaan
               Subholding Investasi Bidang Aneka Industri.

        1.2    Tanggal Penilaian


               Tanggal penilaian dalam Laporan Studi Kelayakan ini adalah per 30 September 2023.


        1.3    Identitas Pemberi Tugas


               Pemberi tugas dalam studi kelayakan ini adalah:


               Nama                    :   PT Danasupra Erapacific Tbk
               Kode                    :   DEFI
               Bidang Usaha            :   Aktivitas Perusahaan Holding
               Alamat Kantor           :   Tower B Lantai 3, 18 Parc Place, Sudirman Central
                                           Business District (SCBD), Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-
                                           53, Jakarta 12190
               Telepon                 :   +62 21 51401157
               Faksimili               :   +62 21 51401159
               Email                   :   danasupra@cbn.net.id
               Website                 :   www.danasupra.com


        1.4    Latar Belakang


              Pada tanggal 24 Agustus 2022, PT Danasupra Erapacific Tbk atau DEFI menerima surat
              dari OJK dengan No. S-3240/NB.111/2022, yang berisi tentang penyampaian Salinan
              Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-39/D.05/2022 terkait
              Pencabutan Izin Usaha Perusahaan Pembiayaan. Keputusan Dewan Komisioner
              Otoritas Jasa Keuangan tersebut ditetapkan pada tanggal 22 Agustus 2022.


              Kemudian dalam upaya untuk dapat melanjutkan kelangsungan usaha, DEFI
              melakukan perubahan kegiatan usaha dari pembiayaan menjadi Aktivitas Perusahaan
              Holding.




                                                                                                      1
Page 29
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




              DEFI memperoleh izin usaha Aktivitas Perusahaan Holding pada tanggal 14 Juli 2023
              dari Menteri Investasi Republik Indonesia. Sebagai bagian dari strategi untuk
              mengaktifkan kembali kegiatan usahanya, DEFI merencanakan percepatan realisasi
              investasi. Tujuannya adalah agar perusahaan dapat segera beroperasi secara normal.
              Melalui percepatan ini, diharapkan suspensi aktivitas perusahaan di bursa dapat
              segera dicabut. Pencabutan suspensi tersebut diharapkan akan mengembalikan
              kepercayaan pemegang saham terhadap perusahaan dan menunjukkan kepada
              regulator dan pemegang saham bahwa kepercayaan tersebut telah kembali. Dengan
              demikian, perusahaan dapat kembali fokus pada kegiatan usaha dan mencapai
              keuntungan sesegera mungkin.


              Dalam upaya untuk mencapai pencabutan suspensi perdagangan saham di bursa,
              DEFI, sebagai perusahaan holding berencana membentuk subholding investasi yang
              secara khusus akan berfokus pada kegiatan investasi bidang aneka industri. Sektor
              yang menjadi fokus subholding investasi yang akan didirikan oleh DEFI untuk
              melakukan kegiatan investasi diantaranya namun tidak terbatas kepada bidang
              Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production, Industri
              Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan, dan Industri Financial Technology.

              Dalam konteks laporan studi kelayakan ini, akan dilakukan analisis terkait dengan
              komitmen subholding DEFI untuk menginvestasikan dana pada Infinity, yang bergerak
              di Industri Media yang dimana mencakup Broadcasting, Video, dan Film Production.
              Bersama PT Brand Media Indonesia (BMI) perusahaan subholding yang didirikan oleh
              DEFI akan bekerjasama untuk mendirikan perusahaan bernama Infinity. BMI sendiri
              merupakan perusahaan yang memiliki spesialisasi di bidang brand publishing.
              Dimulai dari planning, ideation, sebagai content management, media management
              sampai kepada penggunaan teknologinya.


              Selain investasi yang dilakukan oleh subholding yang dibentuk DEFI ke bidang industri
              media, investasi lainnya juga dilakukan ke bidang industri hospitality khususnya di
              perusahaan F&B serta perhotelan. Dimana subholding DEFI akan mendirikan dan
              menginvestasikan dana pada restoran yang akan didirikan berlokasi di Jakarta.


              Dengan rencana investasi tersebut, DEFI berharap dapat memperluas portofolio
              investasinya di industri media dan industri hospitality yang sedang berkembang.
              Keputusan ini didasarkan pada pemahaman mendalam perusahaan akan potensi
              pertumbuhan       di   industri-industri   tersebut   dan   sejalan   dengan   strategi
              pengembangan bisnis jangka panjang DEFI.


              Langkah ini tidak hanya akan memperkaya portofolio investasi DEFI tetapi juga dapat
              menciptakan sinergi antar industri yang memberikan nilai tambah yang signifikan.
              Dengan membuka peluang investasi di aneka industri yang beragam, DEFI berharap
              dapat memperkuat posisinya di pasar keuangan dan mendukung pertumbuhan
              bisnisnya secara berkelanjutan.

                                                                                                   2
Page 30
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        1.5    Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan


               Studi Kelayakan ini dibuat untuk kepentingan DEFI atas rencana pendirian perusahaan
               subholding investasi bidang aneka industri. Selanjutnya perusahaan subholding
               tersebut akan melakukan investasi di berbagai bidang industri, diantaranya namun
               tidak terbatas pada bidang Industri Media seperti khususnya di bidang Broadcasting,
               Video, dan Film Production, kemudian bidang Industri yang akan diinvestasikan
               selanjutnya adalah Hospitality yaitu Food & Beverage dan Perhotelan serta bidang
               industri Financial Technology. Studi kelayakan ini akan secara khusus membahas
               investasi yang dilakukan oleh perusahaan subholding DEFI tersebut terutama
               investasi yang dilakukan di bidang industri Media yang dalam hal ini subholding
               tersebut bersama dengan PT Brand Media Indonesia mendirikan perusahaan bernama
               Infinity. Selain melakukan investasi pada perusahaan yang bergerak di bidang Industri
               Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production, perusahaan subholding
               DEFI tersebut juga akan melakukan investasi pada Industri Hospitality yaitu berupa
               F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan Perhotelan.

        1.6    Data dan Informasi yang Digunakan


               Dalam rangka melakukan Studi Kelayakan ini, kami telah mempelajari, menganalisa
               dan mempertimbangkan informasi sebagai berikut:


               1. Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 65, tanggal 11 November 1994, dari
                   Notaris Elliza, S.H. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
                   Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.C2-1.101.HT.01.01.Th.95,
                   tanggal 25 Januari 1995, dan diumumkan dalam Berita Negara No. 15 Tambahan
                   No. 913, tanggal 22 Februari 2000;
               2. Akta Perubahan Anggaran Dasar Terakhir berdasarkan Akta Pernyataan
                   Keputusan Rapat No. 100, tanggal 15 Maret 2022, dari Notaris Christina Dwi
                   Utami, S.H., M.Hum., M.Kn.,   mengenai      perubahan   Direksi   dan   Komisaris.
                   Perubahan Anggaran Dasar telah diterima dan dicatat di dalam Sistem
                   Administrasi Badan Hukum, dinyatakan dalam Surat No. AHU-AH.01.03-
                   0171020, tanggal 15 Maret 2022;
               3. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2018 yang telah diaudit
                   oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
                   Publik Drs. Sudarmadji Herry Sutrisno, Ak., M.M., CPA., CA, dengan opini wajar
                   tanpa    modifikasian,   dengan   laporan     No. 00044/2.0326/AU.1/10/0411-
                   1/1/III/2019, tanggal 18 Maret 2019;
               4. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2019 yang telah diaudit
                   oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
                   Publik Drs. Sudarmadji Herry Sutrisno, Ak., M.M., CPA., CA, dengan opini wajar
                   tanpa    modifikasian,   dengan   laporan     No. 00076/2.0326/AU.1/09/0411-
                   3/1/IV/2020, tanggal 15 April 2020;



                                                                                                   3
Page 31
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




               5. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2020 yang telah diaudit
                   oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
                   Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA, CPA, dengan opini wajar tanpa
                   modifikasian, dengan laporan No. 00147/2.0326/AU.1/09/0739-1/1/V/2021,
                   tanggal 27 Mei 2021;
               6. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2021 yang telah diaudit
                   oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
                   Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA, CPA, dengan opini tidak menyatakan
                   pendapat, dengan laporan No. 00116/2.0326/AU.1/09/0739-2/1/IV/2022,
                   tanggal 22 April 2022;
               7. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2022 yang telah diaudit
                   oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
                   Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA, CPA, dengan opini wajar tanpa
                   modifikasian, dengan laporan No. 00033/2.0326/AU.1/09/0739-3/1/III/2023,
                   tanggal 28 Maret 2023;
               8. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 30 September 2023 yang tidak diaudit;
               9. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 9120106952657;
               10. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 01.709.492.1-054.000;
               11. Surat   Keterangan    Domisili    Perusahaan   No. 27/27.1BU.1/31.74.07.1006/-
                   071.562/e/2019 dari Unit Pelaksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kelurahan
                   Senayan tanggal 14 januari 2019. Berlaku sampai dengan 14 Januari 2024;
               12. Surat    Keterangan   Terdaftar    No. S-13KT/WPJ.07/KP.0803/2021       dari   KPP
                   Perusahaan Masuk Bursa, tanggal 11 Februari 2021;
               13. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak No. S-14PKP/WPJ.07/KP.0803/2021
                   dari KPP Perusahaan Masuk Bursa, tanggal 11 Februari 2021;
               14. Surat Pernyataan Manajemen atas Kebenaran Data dan Informasi yang Diberikan
                   No. 378/XII/DE-DIR/2023 tanggal 13 Desember 2023, sehubungan dengan
                   Penugasan Penilaian Studi Kelayakan atas Rencana Investasi;
               15. Proyeksi Keuangan Infinity selama 5 tahun, mulai pada tahun 2024 sampai 2028;
               16. Wawancara dan diskusi dengan pihak Infinity sehubungan dengan penugasan
                   Studi Kelayakan;
                   -   Bapak Bimo Setiawan selaku Kandidat Direktur Utama Infinity
                   -   Bapak Elisa Pohan selaku Kandidat Komisaris Infinity
               17. Wawancara dan diskusi dengan pihak perusahaan F&B sehubungan dengan
                   penugasan Studi Kelayakan;
                   -   Bapak Ferdinand Kosen selaku Kandidat Direktur Perusahaan F&B
                   -   Bapak Frans Rahardian H selaku Kandidat Komisaris Perusahaan F&B


        1.7    Prosedur yang Digunakan


               Dalam menyusun Studi Kelayakan ini, analisis dilakukan berdasarkan Peraturan
               Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020, tanggal 25 Mei 2020 tentang
               Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Surat Edaran Otoritas
               Jasa Keuangan Nomor 17 /SEOJK.04/2020 Tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian

                                                                                                   4
Page 32
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




               Laporan Penilaian Bisnis Di Pasar Modal, serta Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi
               VII 2018 yang disusun oleh Masyarakat Penilai Indonesia (MAPPI) dengan
               memperhatikan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), dan peraturan yang terkait yaitu
               mencakup:


              1. Kajian Kelayakan Pasar,
              2. Kajian Kelayakan Teknis,
              3. Kajian Kelayakan Pola Bisnis,
              4. Kajian Kelayakan Model Manajemen, dan
              5. Kajian Kelayakan Keuangan.


        1.8    Ruang Lingkup Penugasan


               Ruang Lingkup penugasan adalah sesuai dengan tujuan dari Studi Kelayakan ini, yaitu
               untuk melakukan kajian atau analisis kelayakan sehubungan dengan rencana
               pendirian perusahaan subholding DEFI yang akan melakukan investasi di aneka
               industri. Selanjutnya perusahaan subholding tersebut akan melakukan investasi pada
               perusahaan yang bergerak di bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video,
               dan Film Production serta Industri Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan.


               Berdasarkan POJK No. 35/POJK.04/2020, ruang lingkup dari Penugasan Penilaian
               Profesional, paling sedikit meliputi:
              1. Tujuan dari Penugasan Penilaian Profesional;
              2. Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam Penugasan Penilaian
                  Profesional; dan
              3. Dasar Nilai dan Premis Nilai yang digunakan.


        1.9    Asumsi dan Kondisi Pembatas


               Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan studi kelayakan ini
               adalah:
              •   Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
              •   Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
                  dalam studi kelayakan.
              •   Dalam menyusun laporan studi kelayakan ini, penilai mengandalkan keakuratan
                  dan kelengkapan informasi yang disediakan oleh pemberi tugas atau data yang
                  diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta
                  penelitian yang kami anggap relevan.
              •   Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh manajemen
                  dengan     mencerminkan     kewajaran   proyeksi   keuangan     dan   kemampuan
                  pencapaiannya (fiduciary duty).
              •   Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan studi kelayakan dan kewajaran
                  proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.



                                                                                                   5
Page 33
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




              •   Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
                  bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
              •   Penilai bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan kesimpulan yang
                  dihasilkan.
              •   Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek studi kelayakan dari
                  pemberi tugas.


        1.10 Kualifikasi Penilai

               Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
               berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 1498/KM.1/2012, tanggal 28
               Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan Rekan
               dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.


               Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
               Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:


              MAPPI                          : No. 09-S-02341
              Izin Penilai Publik            : No. B-1.12.00340
              Klasifikasi izin               : Penilaian Bisnis
              Register                       : No. RMK-2017.00303
              STTD OJK                       : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
              STTD IKNB                      : No. 173/NB.122/STTD-P/2019

        1.11 Kejadian Setelah Tanggal Studi Kelayakan

               Dari tanggal Penilaian Studi Kelayakan, yaitu tanggal 30 September 2023, sampai
               dengan tanggal diterbitkannya laporan ini, tidak terdapat kejadian penting yang
               dapat berpengaruh signifikan terhadap hasil penilaian.




                                                                                               6
Page 34
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        2       INFORMASI UMUM


        2.1     Profil Perseroan


                PT Danasupra Erapacific Tbk ("DEFI") didirikan berdasarkan Akta Notaris Elliza, S.H,
                No. 65, tanggal 11 November 1994. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri
                Kehakiman       Republik      Indonesia   melalui   Surat    Keputusan     No. C2-
                1.101.HT.01.01.Th.95, tanggal 25 Januari 1995, dan diumumkan dalam Berita
                Negara No. 15 Tambahan No. 913, tanggal 22 Februari 2000.


                Berdasarkan Akta Notaris Refizal, S.H., No. 12, tanggal 18 Januari 2000 dilakukan
                perubahan status Perusahaan dari Perusahaan Tertutup menjadi Perusahaan
                Terbuka, peningkatan modal dasar, perubahan nilai nominal saham dan penawaran
                umum kepada masyarakat melalui pasar modal. Anggaran Dasar tersebut telah
                disahkan oleh Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia melalui
                Surat Keputusan No. C-1248.HT.01.04. Th. 2000, tanggal 3 Februari 2000 dan
                diumumkan dalam Berita Negara No. 99 Tambahan No. 7586, tanggal 12 Desember
                2000.


                Anggaran Dasar DEFI telah mengalami beberapa kali perubahan dan yang terakhir
                berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 100, tanggal 15 Maret 2022, dari
                Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., mengenai perubahan Direksi dan
                Komisaris. Perubahan Anggaran Dasar telah diterima dan dicatat di dalam Sistem
                Administrasi Badan Hukum, dinyatakan dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0171020
                tanggal 15 Maret 2022.


                DEFI berkedudukan dan berkantor di Tower B Lantai 3, 18 Parc Place, Sudirman
                Central Business District (SCBD), Jl. Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta 12190.
                Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1995.


                Terkait dengan kegiatan usaha DEFI yang merupakan Perusahaan Investasi, DEFI
                berencana untuk melakukan pendirian subholding investasi bidang aneka industri
                dan bersama BMI akan mendirikan perusahaan bernama Infinity yang bergerak di
                bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production serta
                melakukan investasi dibidang Hospitality yaitu berupa F&B (restoran yang berlokasi
                di Jakarta) dan Perhotelan.


        2.1.1   Bidang Usaha


                Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan DEFI adalah
                dalam bidang Aktivitas Perusahaan Holding dimana untuk mencapai maksud dan
                tujuan tersebut Perusahaan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:




                                                                                                  7
Page 35
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                a. Kegiatan Usaha Utama Aktivitas Perusahaan Holding, yang mencakup kegiatan
                       dari perusahaan holding (“holding companies”), yaitu perusahaan yang
                       menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya
                       adalah kepemilikan kelompok tersebut. “Holding Companies” tidak terlibat
                       dalam kegiatan usaha perusahaan subsidiarinya. Kegiatannya mencakup jasa
                       yang diberikan penasihat (counsellors) dan perunding (negotiators) dalam
                       merancang merger dan akuisisi perusahaan, dengan Kode Klasifikasi Baku
                       Lapangan Usaha (KBLI) 64200.
                b. Kegiatan Usaha Penunjang Menjalankan usaha yang berkaitan dan mendukung
                       kegiatan usaha utama Perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-
                       undangan yang berlaku.


                Dalam hal rencana pendirian perusahaan subholding investasi bidang aneka
                industri, subholding tersebut bersama dengan BMI akan mendirikan perusahaan
                bernama Infinity yang bergerak dalam Industri Media yaitu berupa Broadcasting,
                Video, dan Film Production serta melakukan investasi di bidang Hospitality yaitu
                berupa F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan Perhotelan.


        2.1.2   Struktur Permodalan dan Pemegang Saham Perseroan


                Susunan Pemegang Saham DEFI per 30 September 2023 adalah sebagai berikut:


                                         Tabel 1 Susunan Pemegang Saham DEFI
                                                                Jumlah      Persentase     Jumlah
                 No.          Nama Pemegang Saham
                                                                Saham       Kepemilikan   (Rp.000)
                  1.    Masyarakat                           178.280.200         26.37%    8.914.010
                  2.    PT Asuransi Jiwa Kresna              154.302.800         22.82%    7.715.140
                  3.    PT Intan Sakti Wiratama              141.400.000         20.92%    7.070.000
                  4.    PT Kresna Graha Investama Tbk          99.417.000        14.71%    4.970.850
                  5.    PT Jesivindo Juvatama                102.600.000         15.18%    5.130.000
                                      Jumlah                 676.000.000       100,00%    33.800.000
                Sumber: Laporan Keuangan per 30 September 2023


        2.1.3   Susunan Dewan Komisaris dan Direksi


                Susunan Dewan Komisaris dan Direksi DEFI adalah sebagai berikut:


                Dewan Komisaris
                Presiden Komisaris                : Deddy Koesnadi
                Komisaris Independen              : Yugi Prayanto


                Direksi
                Presiden Direktur                 : Irianto Kusumadjaja



                                                                                                     8
Page 36
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Direktur                      : Floyd Andrew Jonathans


        2.1.4   Legalitas dan Izin Operasional


                Dalam menjalankan kegiatan operasional, DEFI memiliki dokumen perizinan usaha
                dan legalitas lainnya yang dikeluarkan oleh instansi terkait antara lain:
                1. Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 65, tanggal 11 November 1994, dari
                    Notaris Elliza, S.H. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
                    Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-1.101.HT.01.01.Th.95,
                    tanggal 25 Januari 1995, dan diumumkan dalam Berita Negara No. 15 Tambahan
                    No. 913, tanggal 22 Februari 2000;
                2. Akta Perubahan Anggaran Dasar Terakhir berdasarkan Akta Pernyataan
                    Keputusan Rapat No. 100, tanggal 15 Maret 2022, dari Notaris Christina Dwi
                    Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., mengenai perubahan Direksi dan Komisaris.
                    Perubahan Anggaran Dasar telah diterima dan dicatat di dalam Sistem
                    Administrasi Badan Hukum, dinyatakan dalam Surat No. AHU-AH.01.03-
                    0171020, tanggal 15 Maret 2022;
                3. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2018 yang telah diaudit
                    oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
                    Publik Drs. Sudarmadji Herry Sutrisno, Ak., M.M., CPA., CA, dengan opini wajar
                    tanpa    modifikasian,   dengan   laporan   No. 00044/2.0326/AU.1/10/0411-
                    1/1/III/2019, tanggal 18 Maret 2019;
                4. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2019 yang telah diaudit
                    oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
                    Publik Drs. Sudarmadji Herry Sutrisno, Ak., M.M., CPA., CA, dengan opini wajar
                    tanpa    modifikasian,   dengan   laporan   No. 00076/2.0326/AU.1/09/0411-
                    3/1/IV/2020, tanggal 15 April 2020;
                5. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2020 yang telah diaudit
                    oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
                    Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA, CPA, dengan opini wajar tanpa
                    modifikasian, dengan laporan No. 00147/2.0326/AU.1/09/0739-1/1/V/2021,
                    tanggal 27 Mei 2021;
                6. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2021 yang telah diaudit
                    oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
                    Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA, CPA, dengan opini tidak menyatakan
                    pendapat, dengan laporan No. 00116/2.0326/AU.1/09/0739-2/1/IV/2022,
                    tanggal 22 April 2022;
                7. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2022 yang telah diaudit
                    oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
                    Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA, CPA, dengan opini wajar tanpa
                    modifikasian, dengan laporan No. 00033/2.0326/AU.1/09/0739-3/1/III/2023,
                    tanggal 28 Maret 2023;




                                                                                                9
Page 37
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                  8. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 30 September 2023 yang tidak
                       diaudit;
                  9. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 9120106952657;
                  10. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 01.709.492.1-054.000;
                  11. Surat Keterangan           Domisili Perusahaan       No. 27/27.1BU.1/31.74.07.1006/-
                       071.562/e/2019 dari Unit Pelaksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kelurahan
                       Senayan tanggal 14 januari 2019. Berlaku sampai dengan 14 Januari 2024;
                  12. Surat Keterangan Terdaftar No. S-13KT/WPJ.07/KP.0803/2021 dari KPP
                       Perusahaan Masuk Bursa, tanggal 11 Februari 2021;
                  13. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak No. S-14PKP/WPJ.07/KP.0803/2021
                       dari KPP Perusahaan Masuk Bursa, tanggal 11 Februari 2021;
                  14. Surat Pernyataan Manajemen atas Kebenaran Data dan Informasi yang Diberikan
                       No. 378/XII/DE-DIR/2023 tanggal 13 Desember 2023, sehubungan dengan
                       Penugasan Penilaian Studi Kelayakan atas Rencana Investasi;
                  15. Proyeksi Keuangan Infinity selama 5 tahun, mulai tahun 2024 sampai 2028;
                  16. Wawancara dan diskusi dengan pihak Infinity sehubungan dengan penugasan
                       Studi Kelayakan;
                       - Bapak Bimo Setiawan selaku Kandidat Direktur Utama Infinity
                       - Bapak Elisa Pohan selaku Kandidat Komisaris Infinity
                  17. Wawancara dan diskusi dengan pihak rencana perusahaan F&B sehubungan
                       dengan penugasan Studi Kelayakan;
                       - Bapak Ferdinand Kosen selaku Kandidat Direktur Perusahaan F&B
                       - Bapak Frans Rahardian H selaku Kandidat Komisaris Perusahaan F&B


        2.2       Kinerja Keuangan


        2.2.1     Kinerja Posisi Keuangan


                  Kinerja Posisi Keuangan DEFI pada per 31 Desember 2018 sampai dengan per
                  30 September 2023 adalah sebagai berikut:


                                          Tabel 2 Kinerja Posisi Keuangan DEFI (Aset) (Rp.000)

                  KETERANGAN                     30 Sept 23     2022         2021         2020         2019             2018


          ASET
          Kas dan setara kas                     13.664.529   16.358.797   16.159.662    6.563.110   19.211.994        4.612.983
          Piutang pembiayaan konsumen
              Pihak berelasi                              -            -    9.109.914     549.497      127.493          187.199
              Pihak ketiga                        9.645.065   10.249.594    3.108.167   13.308.049   15.372.506    13.395.343
          Tagihan anjak piutang                  10.000.000   10.000.000   19.800.000   19.800.000   19.800.000    19.800.000
          Biaya dibayar di muka                    121.335       87.759      163.815       62.215       64.042          123.793
          Piutang bunga                                   -      23.266       78.601      221.025      425.741                 -
          Piutang lain-lain                       1.992.912    1.992.912    1.999.671    2.881.829    3.449.737         467.086
          Investasi efek tersedia untuk dijual
              Pihak berelasi                                           -            -            -            -                -



                                                                                                                  10
Page 38
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                  KETERANGAN                  30 Sept 23     2022         2021         2020         2019             2018

             Pihak ketiga                      9.731.833   12.793.475   22.985.070   39.051.600   34.796.300    37.867.250
          Aset Tetap
          Biaya perolehan
             Perabotan dan peralatan kantor     496.453      496.453      496.453      492.645      492.645          483.145
             Kendaraan                          196.500      196.500      196.500      196.500      209.050          209.050
          Jumlah biaya perolehan                692.953      692.953      692.953      689.145      701.695          692.195


          Akumulasi penyusutan
             Perabotan dan peralatan kantor    (494.931)    (493.425)    (476.416)    (430.652)    (371.339)        (306.523)
             Kendaraan                         (196.500)    (196.500)    (196.500)    (196.500)    (209.050)        (209.050)
          Jumlah akumulasi penyusutan          (691.431)    (689.925)    (672.916)    (627.152)    (580.389)        (515.573)


          Nilai Buku                               1.522       3.028       20.037       61.992      121.306          176.622


          Aset pajak tangguhan                         -            -            -     447.792      134.869                 -
          Aset lain-lain                        170.543      170.543       84.706       84.706     1.129.183         119.624


          TOTAL ASET                          45.327.739   51.679.374   73.509.643   83.031.815   94.633.170    76.749.900
          Sumber: Laporan Keuangan DEFI


                  Aset


                  Total aset DEFI pada periode 30 September 2023 tercatat sebesar Rp45,32 miliar
                  yang mengalami penurunan dari tahun 2022 sebesar 12,29%. Kemudian, DEFI
                  mengalami penurunan jumlah aset sebesar 29,70% di tahun 2022, yakni dari
                  Rp73,51 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp51,68 miliar di tahun 2022. Penurunan
                  ini terjadi terutama karena penurunan pada investasi efek tersedia untuk dijual
                  sebesar Rp10,19 miliar (44,34%) dari Rp22,99 miliar di tahun 2021 menjadi Rp12,79
                  miliar di tahun 2022. Selain itu terdapat juga penurunan pada tagihan anjak piutang
                  bersih sebesar Rp9,80 miliar dari Rp19,80 miliar di tahun 2021 menjadi Rp10,00
                  miliar di tahun 2022.


                  DEFI mengalami penurunan jumlah aset sebesar 11,47% di tahun 2021, yakni dari
                  Rp83,03 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp73,51 miliar di tahun 2021. Penurunan
                  ini terjadi karena penurunan pada investasi efek tersedia untuk dijual sebesar
                  Rp16,07 miliar (41,14%) dari Rp39,05 miliar di tahun 2020 menjadi Rp22,98 miliar
                  di tahun 2021. Di sisi lain terjadi kenaikan pada kas dan setara kas sebesar Rp9,60
                  miliar (146,22%) dari Rp6,56 miliar di tahun 2020 menjadi Rp16,16 miliar di tahun
                  2021.


                  DEFI mengalami penurunan total aset sebesar 12,26% di tahun 2020, yakni dari
                  Rp94,63 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp83,03 miliar di tahun 2020. penurunan
                  ini terjadi karena penurunan pada kas dan setara kas sebesar Rp12,65 Miliar
                  (65,84%) dari Rp19,21 Miliar di tahun 2019 menjadi Rp6,56 Miliar di tahun 2020




                                                                                                               11
Page 39
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                   dan piutang pembiayaan konsumen sebesar Rp1,64 miliar (4,65%) dari Rp15,50
                   miliar di tahun 2019 menjadi Rp13,86 miliar di tahun 2020.


                   DEFI mengalami kenaikan total aset sebesar 23,30% di tahun 2019, yakni dari
                   Rp76,75 miliar pada tahun 2018 menjadi Rp94,63 miliar di tahun 2019. kenaikan
                   ini terutama terjadi karena kenaikan pada kas dan setara kas sebesar Rp14,6 Miliar
                   (316,48%) dari Rp4,61 Miliar di tahun 2018 menjadi Rp19,21 Miliar di tahun 2019
                   dan piutang pembiayaan konsumen sebesar Rp1,92 miliar (14,12%) dari Rp13,58
                   miliar di tahun 2018 menjadi Rp15,5 miliar di tahun 2019.


                               Tabel 3 Kinerja Posisi Keuangan DEFI (Liabilitas dan Ekuitas) (Rp.000)
                   KETERANGAN                30 Sept 23        2022         2021         2020          2019          2018


         LIABILITAS DAN EKUITAS
         LIABILITAS
         Beban masih harus dibayar                        -        1.380      16.400       20.438      124.736       137.091
         Utang pajak                              7.752            7.663      14.264       23.006       86.923       160.274
         Utang lain-lain                         93.060         177.669      203.430      243.920      820.924       212.407
         Liabilitas pajak tangguhan                       -           -            -            -             -       82.180
         Liabilitas imbalan pasca kerja
         karyawan                               224.158         224.158      546.391      296.493      256.902       479.506


         TOTAL LIABILITAS                       324.970         410.871      780.485      583.857     1.289.485     1.071.458


         EKUITAS
         Modal saham
            Masyarakat                        8.914.010        8.914.010    8.914.010    1.695.520    7.044.610     6.725.860
            PT Asuransi Jiwa Kresna           7.715.140        7.715.140    7.715.140    8.102.727            -     6.529.140
            PT Intan Sakti Wiratama           7.070.000        7.070.000    7.070.000    7.187.833    7.070.000     7.200.000
            Wecash (Asia Pacific) Pte LTD                 -           -            -     6.521.003    1.690.000     1.690.000
            PT Kresna Graha Investama Tbk     4.970.850        4.970.850    4.970.850    5.726.250    6.525.000     6.525.000
            Unit Link Investa 4 AJK                       -           -            -            -     6.340.390             -
            PT Jesivindo Juvatama             5.130.000        5.130.000    5.130.000    5.130.000    5.130.000     5.130.000
            Jumlah                           33.800.000       33.800.000   33.800.000   34.363.333   33.800.000    33.800.000


         Tambahan modal disetor                (202.810)       (202.810)    (202.810)   19.033.048    (202.810)     (202.810)
         Ekuitas lainnya                     19.799.191       19.799.191   19.799.191           -             -             -
         Saldo laba
            Telah ditentukan
            penggunaannya                     2.450.000        2.450.000    2.450.000    2.450.000    2.450.000     2.450.000
            Belum ditentukan
            penggunaannya                    27.891.254       29.948.735   41.238.714   44.939.909   46.198.954    34.332.212
         Penghasilan (rugi) komprehensif
         lainnya                            (38.734.866) (34.526.613) (24.355.937) (18.338.332)      11.097.542     5.299.040


         TOTAL EKUITAS                       45.002.769       51.268.503   72.729.158   82.447.958   93.343.686    75.678.442


         TOTAL LIABILITY AND EQUITY          45.327.739       51.679.374   73.509.643   83.031.815   94.633.170    76.749.900
          Sumber: Laporan Keuangan DEFI



                                                                                                              12
Page 40
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Liabilitas


                Total liabilitas pada periode 30 September 2023 adalah sebesar Rp324,97 juta yang
                turun sebesar 20,91% dari total liabilitas di tahun 2022. Total liabilitas DEFI di tahun
                2022 mengalami penurunan sebesar 47,36% atau Rp369,61 juta yaitu menjadi
                Rp410,87 juta dari Rp780,49 juta di tahun 2021. Penurunan ini terjadi terutama
                disebabkan oleh penurunan atas liabilitas imbalan pasca kerja karyawan sebesar
                Rp322,23 juta, yakni dari tahun 2021 sebesar Rp546,39 juta menjadi sebesar
                Rp224,16 juta di tahun 2022.


                Total liabilitas DEFI di tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 33,68% atau
                Rp196,63 juta, yaitu menjadi Rp780,49 juta dari Rp583,86 juta di tahun 2020.
                Kenaikan ini terjadi terutama disebabkan oleh kenaikan atas liabilitas imbalan pasca
                kerja karyawan sebesar Rp249,90 juta, yakni dari tahun 2020 sebesar Rp296,49
                juta menjadi sebesar Rp546,39 juta di tahun 2021.


                Total liabilitas DEFI di tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 54,72% atau
                Rp705,63 juta, yaitu menjadi Rp583,86 juta dari Rp1,29 miliar di tahun 2019.
                Penurunan ini terjadi terutama disebabkan oleh penurunan atas utang lain-lain
                sebesar Rp577,00 juta, yakni dari tahun 2019 sebesar Rp820,92 juta menjadi
                sebesar Rp243,92 juta di tahun 2020.


                Total liabilitas DEFI di tahun 2019 mengalami kenaikan sebesar 20,35% atau
                Rp218,03 juta, yaitu menjadi Rp1,29 miliar dari Rp1,07 miliar di tahun 2018.
                Kenaikan ini terjadi terutama disebabkan oleh kenaikan atas utang lain-lain sebesar
                Rp608,52 juta, yakni dari tahun 2018 sebesar Rp212,41 juta menjadi sebesar
                Rp820,90 juta di tahun 2019.


                Ekuitas


                Total Ekuitas DEFI pada 30 September 2023 adalah sebesar Rp45 miliar yang turun
                sebesar 12,22% dari total ekuitas tahun 2022. Total ekuitas DEFI di tahun 2022
                mengalami penurunan sebesar 29,51% atau Rp21,46 miliar, yaitu menjadi Rp51,27
                miliar dari Rp72,73 miliar di tahun 2021. Hal ini disebabkan karena kenaikan rugi
                komprehensif lainnya dari Rp24,36 miliar di tahun 2021 menjadi Rp34,53 miliar di
                tahun 2022.


                Total ekuitas DEFI di tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 11,79% atau Rp9,72
                miliar, yaitu menjadi Rp72,73 miliar dari Rp82,45 miliar di tahun 2020. Hal ini
                disebabkan karena kenaikan rugi komprehensif lainnya dari Rp18,34 miliar di tahun
                2020 menjadi Rp24,36 miliar di tahun 2021.




                                                                                                     13
Page 41
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                 Total ekuitas DEFI di tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 11,67% atau
                 Rp10,90 miliar yaitu menjadi Rp82,45 miliar dari Rp93,34 miliar di tahun 2019. Hal
                 ini disebabkan karena penurunan penghasilan komprehensif lainnya dari Rp11,10
                 miliar di tahun 2019 menjadi rugi komprehensif lainnya sebesar Rp18,34 miliar di
                 tahun 2020.


                 Total ekuitas DEFI di tahun 2019 mengalami kenaikan sebesar 23,34% atau Rp17,67
                 miliar yaitu menjadi Rp93,34 miliar dari Rp75,68 miliar di tahun 2018. Hal ini
                 disebabkan karena kenaikan saldo laba belum ditentukan penggunaannya dari
                 Rp34,33 miliar di tahun 2018 menjadi Rp46,20 miliar di tahun 2019.


        2.2.2    Kinerja Laba Rugi


                 Kinerja Laba Rugi DEFI pada 31 Desember 2018 sampai dengan 30 September 2023
                 adalah sebagai berikut:


                                                Tabel 4 Kinerja Laba Rugi DEFI (Rp.000)
                  KETERANGAN                   30 Sept 23      2022          2021          2020         2019            2018


         PENDAPATAN
         Anjak piutang                            579.319     1.187.189       825.665     1.422.628   2.838.889     2.887.472
         Pembiayaan konsumen                       65.001       881.274     1.102.254     1.139.839   1.037.285     1.278.376
         Lain-lain                                544.058       826.882       407.314      678.018 11.322.456       1.537.467
         Total Pendapatan                       1.188.378     2.895.345     2.335.233     3.240.485 15.198.630      5.703.315


         BEBAN


         Umum dan administrasi                 (3.549.378)   (4.123.866)   (5.224.090)   (3.915.233) (3.404.603) (3.977.844)
         Penambahan (pemulihan) cadangan
          kerugian Penurunan nilai piutang          6.106    (9.917.600)   (1.331.978)    (898.277)     (19.368)         17.921
         Total Beban                           (3.543.272) (14.041.466)    (6.556.068)   (4.813.510) (3.423.971) (3.959.923)


         LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN
          BADAN                                (2.354.894) (11.146.120)    (4.220.835)   (1.573.025) 11.774.659     1.743.392


         PAJAK PENGHASILAN FINAL                        -     (154.459)       (85.074)            -            -               -


         Pajak Kini                                     -             -             -             -   (110.700)         (99.834)
         Manfaat (beban) pajak tangguhan                -             -     (422.745)      313.980      202.784           7.127


         LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN            (2.354.894) (11.300.579)    (4.643.580)   (1.259.045) 11.866.743     1.650.685


         Penghasilan komprehensif lain
            Keuntungan (kerugian) aktuaria
             atas liabilitas imbalan kerja                    (129.081)       (50.294)        4.803     (36.894)         32.624
            Keuntungan (kerugian) belum
             terealisasi atas investasi efek
             tersedia untuk dijual             (4.208.253) (10.041.595) (13.160.215) (29.439.620)     5.821.130 (8.653.630)




                                                                                                                   14
Page 42
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                 KETERANGAN                    30 Sept 23     2022          2021         2020         2019            2018
            Keuntungan (kerugian)
             terealisasi atas investasi efek
             tersedia untuk dijual                297.413       10.600     8.160.336            -            -               -
            Pajak penghasilan terkait                                -      (25.047)       (1.057)     14.265         (11.355)
         Jumlah penghasilan komprehensif
          lain                                 (3.910.841) (10.160.076)   (5.075.220) (29.435.874)   5.798.501 (8.632.361)


         LABA (RUGI) KOMPREHENSIF TAHUN
          BERJALAN                             (6.265.734) (21.460.655)   (9.718.800) (30.694.919) 17.665.244 (6.981.676)


         LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR                (9,27)      (31,75)       (14,38)      (44,66)      26,13          (10,33)
          Sumber: Laporan Keuangan DEFI


                 Pendapatan


                 Pendapatan DEFI berasal dari anjak piutang dan pembiayaan konsumen, dan
                 pendapatan lain-lain.


                 Pendapatan DEFI pada periode 30 September 2023 adalah sebesar Rp1,18 miliar
                 yang mengalami penurunan sebesar 58,96% dari total pendapatan di tahun 2022.
                 Pendapatan DEFI di tahun 2022 tercatat sebesar Rp2,90 miliar, naik sebesar 23,99%
                 dibandingkan tahun 2021 yaitu sebesar Rp2,34 miliar. kenaikan tersebut terutama
                 dari pendapatan anjak piutang yang naik dari sebesar Rp825,67 juta pada tahun
                 2020 menjadi sebesar Rp1,19 miliar pada tahun 2022.


                 Pendapatan DEFI di tahun 2021 tercatat sebesar Rp2,34 miliar, turun sebesar
                 27,94% dibandingkan tahun 2020 yaitu sebesar Rp3,24 miliar. Penurunan tersebut
                 terutama dari pendapatan anjak piutang yang turun dari sebesar Rp1,42 miliar pada
                 tahun 2020 menjadi sebesar Rp825,67 juta pada tahun 2020.


                 Pendapatan DEFI di tahun 2020 tercatat sebesar Rp3,24 miliar, turun sebesar
                 78,68% dibandingkan tahun 2019 yaitu sebesar Rp15,20 miliar. Penurunan tersebut
                 terutama dari pendapatan lain-lain yang turun dari sebesar Rp11,32 miliar pada
                 tahun 2019 menjadi sebesar Rp678,02 juta pada tahun 2020.


                 Pendapatan DEFI di tahun 2019 tercatat sebesar Rp15,20 miliar, naik sebesar
                 166,49% dibandingkan tahun 2018 yaitu sebesar Rp5,70 miliar. Kenaikan tersebut
                 terutama dari pendapatan lain-lain yang naik dari sebesar Rp1,54 miliar pada tahun
                 2018 menjadi sebesar Rp11,32 miliar pada tahun 2019.


                 Beban Usaha


                 Beban usaha DEFI pada periode 30 September 2023 tercatat sebesar Rp3,54 miliar,
                 yang mengalami penurunan sebesar 74,77% dari tahun 2022. Pada tahun 2022, DEFI


                                                                                                                 15
Page 43
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                mencatat jumlah beban sebesar Rp14,04 miliar, naik sebesar 114,18% dibandingkan
                tahun 2021, yaitu sebesar Rp6,56 miliar. Kenaikan jumlah beban terutama
                disebabkan oleh penerapan PSAK 71 yang berdampak pada kenaikan beban
                cadangan penghapusan piutang dari sebesar Rp1,33 miliar pada tahun 2021
                menjadi sebesar Rp9,92 miliar pada tahun 2022.


                Pada tahun 2021, DEFI mencatat jumlah beban sebesar Rp6,56 miliar, naik sebesar
                36,20% dibandingkan tahun 2020, yaitu sebesar Rp4,81 miliar. Kenaikan jumlah
                beban terutama disebabkan oleh kenaikan beban cadangan penghapusan piutang
                dari sebesar Rp898,28 juta pada tahun 2020 menjadi sebesar Rp1,33 miliar pada
                tahun 2021. Selain itu terdapat kenaikan beban umum dan administrasi dari sebesar
                Rp3,92 miliar pada tahun 2020 menjadi sebesar Rp5,22 miliar pada tahun 2021
                yang disebabkan kenaikan biaya seperti gaji dan tunjangan, sewa gedung, izin dan
                iuran, dan imbalan pasca kerja.


                Pada tahun 2020, DEFI mencatat jumlah beban sebesar Rp4,81 miliar, naik sebesar
                40,58% dibandingkan tahun 2019, yaitu sebesar Rp3,42 miliar. Kenaikan jumlah
                beban terutama disebabkan oleh kenaikan beban cadangan penghapusan piutang
                dari sebesar Rp19,37 juta pada tahun 2019 menjadi sebesar Rp898,28 juta pada
                tahun 2020. Selain itu terdapat kenaikan beban umum dan administrasi dari sebesar
                Rp3,42 miliar pada tahun 2019 menjadi sebesar Rp4,81 miliar pada tahun 2020
                yang disebabkan kenaikan biaya seperti gaji dan tunjangan, sewa gedung, izin dan
                iuran, dan jasa profesional.


                Pada tahun 2019, DEFI mencatat jumlah beban sebesar Rp3,42 miliar, turun sebesar
                13,53% dibandingkan tahun 2018, yaitu sebesar Rp3,98 miliar. Penurunan jumlah
                beban terutama disebabkan oleh penurunan beban umum dan administrasi dari
                sebesar Rp3,97 miliar pada tahun 2018 menjadi sebesar Rp3,40 miliar pada tahun
                2019 yang disebabkan penurunan biaya seperti gaji dan tunjangan, sewa gedung,
                dan jasa profesional.


                Laba Rugi Komprehensif


                Pada periode 30 September 2023, DEFI memiliki rugi komprehensif sebesar Rp6,26
                miliar yang tercatat menurun sebesar 70,80% dari tahun 2022. Jumlah rugi
                komprehensif DEFI pada tahun 2022 adalah sebesar Rp21,46 miliar, mengalami
                kenaikan sebesar 120,82% dibandingkan dengan tahun 2021 yang sebesar Rp9,72
                miliar. Kenaikan rugi komprehensif ini disebabkan terutama kenaikan nilai
                cadangan kerugian penurunan nilai piutang pembiayaan serta terbatasnya
                pemasukan akibat dari pembekuan kegiatan usaha dan pencabutan izin usaha
                Perseroan.




                                                                                              16
Page 44
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Jumlah rugi komprehensif DEFI pada tahun 2021 adalah sebesar Rp9,72 miliar,
                mengalami penurunan sebesar 68,34% dibandingkan dengan tahun 2020 yang rugi
                sebesar Rp30,69 miliar. penurunan laba komprehensif ini disebabkan terutama
                karena penurunan nilai investasi efek yang tersedia untuk dijual (belum terealisasi).


                Jumlah rugi komprehensif DEFI pada tahun 2020 adalah sebesar Rp30,69 miliar,
                mengalami penurunan sebesar 273,76% dibandingkan dengan tahun 2019 yang
                mencatatkan laba sebesar Rp17,67 miliar. Penurunan laba komprehensif ini
                disebabkan terutama karena penurunan nilai investasi efek yang tersedia untuk
                dijual (belum terealisasi).


                Jumlah laba komprehensif DEFI pada tahun 2019 adalah sebesar Rp17,67 miliar,
                mengalami kenaikan sebesar 353,02% dibandingkan dengan tahun 2018 yang
                mengalami rugi sebesar Rp6,98 miliar. Kenaikan laba komprehensif ini disebabkan
                terutama karena kenaikan nilai investasi efek yang tersedia untuk dijual (belum
                terealisasi).


        2.3     Produk atau Jasa yang Dihasilkan


                Subholding investasi yang akan dibentuk oleh DEFI akan melakukan investasi di
                berbagai bidang diantara nya bersama dengan BMI mendirikan perusahaan Bernama
                infinity yang bergerak dibidang industri media, khususnya Broadcasting, video &
                film production. Infinity sendiri akan memiliki sejumlah produk dan jasa yang
                beragam, seperti berikut:


                1.   Production Management
                     Melalui layanan Production Management, perusahaan secara kreatif merancang
                     dan memproduksi konten-konten berbasis video untuk broadcasting platform,
                     seperti Sea Today, Garuda TV, dan Moji TV. Dalam proses produksi tersebut,
                     melibatkan tahap perencanaan konsep, desain, dan pembuatan konten yang
                     memenuhi kebutuhan dan standar kualitas klien dan mitra media. Infinity
                     menghadirkan ragam format konten, yaitu seperti Live Streaming Events, Series,
                     Music Concerts, Reality Shows, Company Profiles, Ads, Documentaries,
                     Talkshows, dan Liputan.

                2.   IP Management
                     Infinity juga menyediakan layanan IP Management yang fokus pada manajemen
                     konten, seperti pengelolaan channel-channel YouTube. Infinity mengelola
                     channel dengan fokus pada perancangan program di YouTube, didukung oleh
                     strategi media sosial, serta tanggung jawab terhadap performa channel dari
                     segi subscribers, views, hingga aspek komersialnya seperti iklan, sponsorship,
                     dan paid content. Format kerjasama dengan pemilik channel adalah Retainer
                     fee, dimana pemilik channel menanggung biaya produksi dan tim yang terlibat,


                                                                                                  17
Page 45
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                     sambil mendapatkan bagi hasil dari revenue, seperti contohnya pada saluran
                     IMI TV dan XBC. Dengan pendekatan ini, Infinity menjadi pilihan yang holistik
                     dan berdaya saing di industri produksi konten dan manajemen konten digital.


               Selain investasi yang dilakukan ke bidang industri media oleh subholding yang
               dibentuk oleh DEFI, investasi lainnya juga dilakukan ke bidang industri hospitality
               khususnya di perusahaan F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) serta perhotelan.


               Perusahaan F&B tersebut akan memiliki sejumlah produk dan jasa seperti pada
               berikut ini:


                 1. Warm Dishes and Cuisine
                    Perusahaan F&B yang akan di investasikan oleh subholding DEFI berfokus pada
                     penyediaan tempat yang nyaman untuk menikmati hidangan dan mirip dengan
                     atmosfer rumah. Perusahaan menawarkan beragam pilihan makanan lezat,
                     termasuk hidangan penutup, dengan konsep yang beragam. Menu yang
                     disajikan mencakup variasi makanan dari makanan tradisional Indonesia,
                     China, Jepang atau barat, dan berbagai jenis sajian lainnya. Dengan tujuan
                     menciptakan pengalaman bersantap yang menyenangkan dan memuaskan,
                     Perusahaan berkomitmen untuk menyajikan hidangan berkualitas dengan
                     sentuhan kreatif dan variasi yang menggugah selera.


                 2. Pastry, Cake, dan Berbagai Minuman
                     Perusahaan F&B yang akan di investasikan oleh subholding DEFI menghadirkan
                     beragam olahan roti, kue, dan hidangan lain yang menjadi favorit masyarakat,
                     disertai dengan berbagai minuman pilihan. Perusahaan memiliki komitmen
                     untuk menyajikan produk-produk dengan kualitas tinggi dengan rasa autentik
                     dan variasi yang menarik. Dengan menyediakan pilihan-pilihan yang beragam,
                     perusahaan bertujuan untuk dapat memenuhi berbagai preferensi pelanggan.


        2.4     Teknologi yang Digunakan


                Teknologi yang akan digunakan oleh Infinity adalah peralatan-peralatan umum
                untuk produksi video seperti berikut ini:


                1. Komputer
                2. Kamera
                3. Stand
                4. Standing Bracket
                5. Tripod
                6. Peripherals
                7. Dsb.




                                                                                                18
Page 46
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Namun untuk kondisi khusus jika kapasitas peralatan tidak mencukupi, Infinity akan
                menyewa peralatan yang diperlukan dengan melakukan charge kepada klien.


                Sementara itu, Teknologi yang akan digunakan pada perusahaan F&B dalam
                melaksanakan proses usaha diantaranya adalah:


                 1. Pembayaran digital
                     Beberapa metode pembayaran digital yang umum digunakan mencakup
                     aplikasi pembayaran seperti e-wallet, kartu kredit/debit, dan pembayaran
                     melalui perangkat seluler seperti Qris.


                 2. Reservasi dan Manajemen Meja Berbasis Aplikasi
                     Sistem ini memungkinkan pelanggan untuk melakukan reservasi meja secara
                     online dan membantu restoran dalam mengatur meja dan kapasitasnya.

        2.5     Pasar yang Dituju


                Dalam hal DEFI yang akan mendirikan perusahaan subholding investasi bidang
                aneka industri, perusahaan subholding tersebut bersama dengan BMI akan
                mendirikan perusahaan dan berinvestasi pada perusahaan bidang Industri Media
                yaitu bernama Infinity. Sementara itu, subholding DEFI juga akan mendirikan
                perusahaan dan berinvestasi pada perusahaan F&B yaitu restoran yang akan
                berlokasi di Jakarta.


                Infinity sebagai perusahaan yang akan bergerak di bidang industri media
                menargetkan beberapa pasar yang beragam dalam usahanya. Pertama, Infinity fokus
                pada penyediaan kreativitas konten untuk media-media broadcasting, seperti
                program acara yang berbeda untuk Sea Today, Moji TV, dan Garuda TV. Artinya,
                Infinity akan membantu dalam pembuatan konten yang menarik dan unik untuk
                stasiun TV ini. Selain itu, Infinity juga aktif di pasar konten OTT (Over-The-Top)
                juga dalam pembuatan Live streaming events, Series seperti pembuatan webseries
                untuk Bank BUMN, Iklan, Talkshow dan lain sebagainya. Dalam hal tersebut,
                perusahaan nantinya tidak hanya menciptakan konten untuk TV tetapi juga terlibat
                dalam menyediakan konten di platform digital.


                Selain itu, Infinity juga akan menawarkan layanan kepada individu atau kelompok
                yang ingin memiliki channel YouTube tetapi memerlukan bantuan dalam
                pengelolaannya. Dalam hal ini, Infinity mengelola channel dengan fokus pada
                perancangan program di YouTube, didukung dengan strategi media sosial, serta
                tanggung jawab terhadap performa channel dari segi subscribers, views, hingga
                aspek komersialnya seperti iklan, sponsorship, dan paid content. Format kerjasama
                dengan pemilik channel adalah Retainer fee, dimana pemilik channel menanggung
                biaya produksi dan tim yang terlibat, sambil mendapatkan bagi hasil dari revenue.



                                                                                               19
Page 47
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Dengan demikian, Infinity tidak hanya berfokus pada klien TV tradisional, tetapi juga
                membuka peluang bagi individu yang ingin memanfaatkan potensi channel YouTube
                mereka dengan bantuan profesional.


                Sementara itu, perusahaan F&B yang juga akan diinvestasikan oleh subholding milik
                DEFI mengarahkan pasarannya kepada segmen industri F&B, yang merupakan
                sektor yang sangat vital dan tidak terhindarkan dalam kehidupan manusia.
                Kebutuhan dasar akan makanan dan minuman tetap eksis dalam berbagai kondisi
                ekonomi, menjadikan industri ini sebagai sektor yang stabil dan potensial untuk
                menghasilkan pendapatan yang konsisten. Dengan demikian, target pasar
                perusahaan F&B bersifat universal, mencakup berbagai lapisan masyarakat.
                Spesifikasinya dapat disesuaikan dengan produk dan layanan yang dihasilkan,
                misalnya restoran khusus seperti masakan tradisional indonesia, masakan China,
                Jepang, atau menu masakan barat. Dengan mengidentifikasi preferensi konsumen,
                perusahaan dapat menyesuaikan target pasarnya untuk mencapai keberhasilan yang
                lebih besar. Sebagai contoh, Food Vlogger atau Reviewer Makanan dapat menjadi
                salah satu target yang strategis untuk membantu meningkatkan branding
                perusahaan F&B melalui promosi dan kolaborasi yang cerdas. Dengan pendekatan
                ini, perusahaan dapat memperluas cakupan pasar dan memperkuat posisinya di
                industri F&B.


        2.6     Pesaing dan Persaingan


                Meskipun Infinity mungkin belum memiliki pesaing yang melakukan bidang usaha
                sama dan sebanding, penting untuk terus memantau perkembangan dan strategi
                perusahaan sektor serupa di pasar modal. Hal ini dapat membantu Infinity dalam
                merancang strategi bisnisnya dan tetap kompetitif dalam industri hiburan dan
                sebagai produsen konten. Sementara itu, untuk Kompetitor yang perlu diwaspadai
                oleh Infinity adalah Perusahaan yang melakukan produksi In-House di media
                apapun, Perusahaan rumah produksi lainnya dan juga Produksi In-House dari rumah
                produksi lainnya.


                Saat ini, di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat beberapa perusahaan yang terdaftar
                dan bergerak dalam industri media serta hiburan & film seperti dalam tabel di bawah
                ini:


                            Tabel 5 Perusahaan Pesaing Industri Media Yang Tercatat di BEI
                   No.     Kode           Nama Perusahaan                        Alamat
                       1   DIGI     PT Arkadia Digital Media   Sahid Sudirman Center LT. 19 Unit B - C
                                    Tbk                        Jl. Jend. Sudirman No. 86 RT/RW. 010/011
                                                               Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat




                                                                                                           20
Page 48
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                   No.   Kode             Nama Perusahaan                           Alamat
                    2    MSIN       PT. MNC Digital             MNC Pictures Building, MNC Studios Complex
                                    Entertainment Tbk           Jalan Raya Perjuangan No. 1 Kebon Jeruk,
                                                                Jakarta Barat
                    3    BMTR       PT Global Mediacom Tbk      MNC Tower, Lantai 27 Jalan Kebon Sirih No.
                                                                17-19, Jakarta Pusat
                    4    FILM       PT MD Pictures Tbk          MD Place, Tower 1, 9th Floor, Jl. Setiabudi
                                                                Selatan No. 7, Jakarta Selatan
                    5    SCMA       PT Surya Citra Media Tbk    SCTV Tower, 18th Floor, Jl. Asia Afrika Lot 19,
                                                                Senayan City, Jakarta Selatan
                    6    MNCN       PT Media Nusantara Citra    MNC Tower, 26th Floor, Jl. Kebon Sirih Kav. 17,
                                    Tbk                         Menteng, Jakarta Pusat
                    7    NETV       PT Net Visi Media Tbk       Graha Mitra, 4th Floor, Jl. Jend. Gatot Subroto
                                                                Kav. 21 Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta
                                                                Selatan
                    8    VIVA       PT Visi Media Asia Tbk      The   Convergence       Indonesia,   30th   Floor,
                                                                Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna
                                                                Said, Jakarta Selatan
                    9    FORU       PT Fortune Indonesia Tbk    Gedung Galaktika, Jl. Harsono R.M. No 2,
                                                                Ragunan, Jakarta Selatan


                Sementara itu, sebagai perusahaan di industri F&B, dapat disadari bahwa persaingan
                dengan perusahaan sebanding tidak terhindarkan. Meskipun demikian, hal ini dapat
                dipandang sebagai sebuah aspek penting yang memotivasi untuk terus memantau
                perkembangan dan menjalankan strategi perusahaan dalam sektor yang sama.
                Pemantauan ini menjadi landasan untuk memperbaiki kinerja dan inovasi agar dapat
                bersaing secara efektif. Dengan pemahaman yang mendalam terhadap dinamika
                industri ini, perusahaan berkemungkinan dapat menciptakan nilai tambah yang
                signifikan bagi pelanggannya. Pendekatan ini dapat membantu perusahaan tetap
                relevan di pasar yang kompetitif, sekaligus memastikan bahwa perusahaan terus
                menjadi pilihan utama bagi konsumen.


                Saat ini, di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat beberapa perusahaan yang terdaftar
                dan bergerak dalam industri F&B seperti dalam tabel di bawah ini:


                           Tabel 6 Perusahaan Pesaing Industri F&B Yang Tercatat di BEI
                   No.   Kode             Nama Perusahaan                               Alamat
                    1    IBOS       PT Indo Boga Sukses Tbk      Jl. Raya Randugowang Sarihardjo, Ngaglik,
                                                                 Sleman Yogyakarta, 55581
                    2    LUCY       PT Lima Dua Lima Tiga Tbk    Gedung SCBD Lot 14 Jalan Jend Sudirman Kav
                                                                 52 - 53 Jakarta Selatan, 12190 Indonesia
                    3    MAPB       PT Map Boga Adiperkasa       Sahid Sudirman Center 27th Floor, Jln. Jend.
                                    Tbk                          Sudirman Kav. 86 Jakarta, 10220 Indonesia




                                                                                                              21
Page 49
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                   No.     Kode           Nama Perusahaan                           Alamat
                    4      ENAK     PT Champ Resto Indonesia     Jl. Mh. Thamrin 11 , Gedung Sarinah Lt. 12,
                                    Tbk                          Unit O8 Jakarta Pusat, 10350 Indonesia
                    5      PZZA     PT Sarimelati Kencana Tbk    Kel. Menteng Dalam, Kec. Tebet, Jakarta.
                                                                 12870 Indonesia
                    6      FAST     PT Fast Food Indonesia Tbk   Tebet Barat, Jakarta, 12810 Indonesia
                    7      PTSP     PT Pioneerindo Gourmet       Jl, Palmerah Utara No, 100 Jakarta Barat,
                                    International Tbk            11480 Indonesia


        2.7     Pola Bisnis


                Dalam hal rencana pendirian perusahaan subholding investasi bidang aneka
                industri, subholding tersebut bersama dengan BMI akan mendirikan perusahaan
                bernama Infinity yang bergerak dalam Industri Media yaitu berupa Broadcasting,
                Video, dan Film Production serta melakukan investasi di bidang Hospitality yaitu
                berupa F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan Perhotelan.


                Bersama PT Brand Media Indonesia (BMI) perusahaan subholding yang didirikan oleh
                DEFI akan bekerjasama berinvestasi di Infinity yang memiliki fokus utama pada dua
                aspek penting, yaitu Production Management dan IP Management. Sedangkan pada
                Perusahaan F&B yang akan berlokasi di Jakarta tentu memiliki fokus utama dalam
                penyajian makanan dan minuman yang dapat dinikmati semua kalangan.


                Sementara itu, subholding tersebut juga akan berinvestasi dan mendirikan
                perusahaan F&B yang dalam hal ini adalah restoran yang akan berlokasi di Jakarta.
                Perusahaan tersebut akan menawarkan beragam pilihan makanan lezat, termasuk
                hidangan penutup, dengan konsep yang beragam. Menu yang disajikan mencakup
                variasi makanan dari makanan tradisional indonesia, masakan china, jepang atau
                barat dan berbagai jenis sajian lainnya.


                Dengan adanya kerjasama subholding DEFI dengan BMI untuk mendirikan dan
                berinvestasi pada Infinity dan investasi lainnya pada perusahaan F&B yaitu dalam
                hal ini adalah restoran yang akan berlokasi di Jakarta, diharapkan akan mendorong
                Infinity dan perusahaan F&B tersebut untuk terus berkembang dan memperkuat
                posisinya di industri media dan di industri hospitality.


        2.8     Strategi Pemasaran dan Penjualan


                Infinity     sebagai perusahaan yang didirikan bersama antara PT Brand Media
                Indonesia (BMI) dan perusahaan subholding yang didirikan oleh DEFI akan
                mengimplementasikan strategi pemasaran yang melibatkan penawaran jasa dan
                produk yang dimilikinya kepada media dan agensi periklanan. Pendekatan ini akan
                dilakukan melalui pengiriman portofolio yang dimiliki Infinity dan email kepada



                                                                                                          22
Page 50
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                pihak-pihak terkait. Selain itu, Infinity juga terbuka untuk menerima penawaran
                langsung dari media tertentu yang mungkin tertarik dengan jasa dan produk yang
                ditawarkan. Dengan demikian, strategi ini dirancang untuk membangun kolaborasi
                efektif dengan berbagai pihak di industri media dan periklanan, memastikan
                penyebaran informasi yang maksimal tentang produk dan jasa Infinity.


                Di sisi lain, perusahaan F&B yaitu restoran akan berlokasi di Jakarta yang akan
                diinvestasikan oleh subholding DEFI merancang strategi pemasaran dan penjualan
                yang fokus pada daya tarik calon pembeli melalui beragam menu yang dimiliki.
                Melalui variasi menu yang disediakan, perusahaan bertujuan untuk memenuhi
                berbagai selera konsumen dan menciptakan pengalaman kuliner yang memikat.
                Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan memasarkan produk di
                marketplace seperti Gojek dan GoFood telah menjadi strategi yang penting bagi
                restoran di industri F&B. Adopsi platform ini memungkinkan perusahaan
                meningkatkan visibilitas secara signifikan dan mencapai pelanggan potensial yang
                lebih luas. Selain itu, strategi promosi juga dapat menjadi kunci dalam
                meningkatkan branding dan menarik perhatian konsumen. Promosi dapat dilakukan
                melalui berbagai saluran, seperti promosi langsung kepada pelanggan melalui
                berbagai media, serta melibatkan kolaborasi dengan food vlogger dan reviewer
                makanan. Ajakan promosi kepada food vlogger dan reviewer makanan diharapkan
                dapat menciptakan eksposur yang lebih luas melalui platform digital, memperkuat
                citra merek, dan membangun kredibilitas di mata konsumen. Dengan demikian,
                strategi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan penjualan melalui variasi
                menu, tetapi juga untuk membangun hubungan positif dengan konsumen dan
                meningkatkan kehadiran merek di pasar F&B.


        2.9     Kebutuhan Produksi atau Operasi


                Dalam menjalankan proses produksi, Infinity direncanakan akan menyiapkan
                beberapa sumber daya manusia diantaranya adalah Director, Producer, Cameramen,
                Lightingman, Video editor dan Talent. Dengan peralatan minimum Kamera,
                Lighting, Monitor, Komputer dan peralatan Editing. Proses produksi tersebut akan
                dilakukan di studio indoor maupun outdoor.


                Disisi lain, Perusahaan F&B yang juga akan diinvestasikan oleh subholding milik DEFI
                memiliki kebutuhan Produksi dan Operasi, seperti diantaranya adalah:


                Kebutuhan Produksi atau Operasi


                1. Mesin dan Peralatan
                    Mesin dan peralatan ini diperlukan untuk memproses, memasak, dan mengemas
                    produk makanan dan minuman dengan efisien. Mesin-mesin tersebut
                    membantu meningkatkan produktivitas dan memastikan konsistensi dalam



                                                                                                 23
Page 51
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                    produksi. Contoh: Mesin pemotong sayuran, oven, blender, mesin pengemas,
                    lemari pendingin, dan lain-lain.


                2. Bahan Baku dan Pembantu
                    Bahan baku adalah komponen utama dalam pembuatan produk                   F&B.
                    Memastikan kualitas dan ketersediaan bahan baku yang memadai sangat
                    penting untuk menjaga kualitas produk akhir. Contoh: Bahan baku seperti
                    tepung, gula, daging, sayuran, rempah-rempah, dan bahan pembantu seperti
                    bahan pengawet, pewarna, dan lain-lain.


                3. Biaya Investasi dan Modal Kerja
                    Investasi awal diperlukan untuk mendirikan fasilitas produksi dan mendapatkan
                    peralatan yang diperlukan. Modal kerja diperlukan untuk menjaga operasional
                    sehari-hari, termasuk pembayaran gaji karyawan dan membeli bahan baku.


                4. Metode atau alur proses produksi
                    Alur proses produksi ialah langkah-langkah yang diambil dalam menghasilkan
                    produk akhir. Dengan memiliki alur proses yang terorganisir, perusahaan dapat
                    mengoptimalkan efisiensi dan memastikan konsistensi dalam kualitas produk.
                    Alur produksi yang dimaksud yaitu seperti penerimaan bahan baku, persiapan,
                    proses memasak, pengemasan, penyimpanan, dan sebagainya


                5. Fasilitas dan Utilitas Lifestyle F&B
                    Perusahaan F&B, khususnya restoran, sering menyediakan berbagai fasilitas
                    untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan menciptakan lingkungan yang
                    menyenangkan. Contoh fasilitas yang umumnya disediakan adalah ruangan VIP,
                    smoking area, playground, live music, tempat parkir, dan lain-lain.

        2.10    Kebutuhan Manajemen dan Sumber Daya Manusia


                Dalam hal rencana investasi DEFI pada Infinity, Infinity direncanakan akan
                menyiapkan sumber daya manusia yang terdiri dari 18 pekerja ahli di bidang
                produksi dan dua kepemimpinan tingkat tinggi, yaitu satu Direktur Utama dan satu
                Direktur. Para pekerja tersebut dapat menjadi bagian integral dari inti operasional
                Infinity untuk membawa keahlian dan kontribusi penting dalam kelancaran produksi
                Perusahaan.


                Bapak Bimo Setiawan, selaku Kandidat Direktur Utama Infinity memiliki pengalaman
                kerja selama 27 tahun di Kompas Gramedia. Dengan latar belakang sebagai lulusan
                Sarjana Ilmu Sosial dan Politik, Jurusan Komunikasi dan Magister Manajemen di
                Universitas Indonesia, Bapak Bimo pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis
                Gramedia Majalah pada tahun 2006 sampai pada tahun 2010, kemudian menjabat
                sebagai Direktur K Vision pada tahun 2016 sampai pada tahun 2017, dan menjabat



                                                                                                24
Page 52
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                sebagai Direktur Utama Kompas TV sejak 2010 sampai pada tahun 2016. Saat ini,
                selain menjabat sebagai Direktur Utama pada PT Brand Media Indonesia, Bapak Bimo
                juga menjabat sebagai CEO pada PT Mitra Media Integrasi.


                Sementara itu, Bapak Teezar selaku Kandidat Direktur Infinity memiliki pengalaman
                di bidang motion pictures producer selama 20 tahun. Bapak Teezar adalah lulusan
                Institut Kesenian Jakarta Fakultas Film dan Televisi. Bapak Teezar juga memiliki
                pengalaman pekerjaan sebagai Technical Producer Fremantle Media pada tahun
                1999 sampai 2008, Vice General Manager Kompas TV pada tahun 2010 sampai pada
                tahun 2017 dan Direktur PT Brand Media Indonesia dari tahun 2018 sampai saat ini.
                Kemudian, Personal Skill yang dimiliki Bapak Teezar juga beragam, yakni Movie
                Director, Program Director, Editor & Colorist, Underwater Videographer dan
                sebagainya.


                Adapun untuk bidang usaha F&B, terdapat berbagai staff atau sumber daya manusia
                yang diperlukan untuk menjalankan operasional secara efektif dan setiap posisi
                pekerjaan tersebut berkontribusi pada kesuksesan operasional dan pengalaman
                pelanggan yang positif dalam perusahaan F&B. Beberapa diantaranya adalah
                manajer restoran yang memiliki peran utama dalam mengelola operasional secara
                keseluruhan, sementara chef atau juru masak yang bertanggung jawab atas
                persiapan menu dan pengelolaan dapur. Selain itu, pelayan atau waiter/waitress
                menyajikan makanan kepada pelanggan, sedangkan kasir menangani transaksi
                pembayaran. Di sisi lain terdapat staf pemasaran yang bertanggung jawab atas
                strategi pemasaran, sementara staf keuangan menangani administrasi keuangan.
                Sementara itu staf SDM bertugas dalam melaksanakan rekrutmen, pelatihan, dan
                manajemen kinerja karyawan. Kemudian untuk kebersihan terdapat cleaner staff
                yang menjaga kebersihan restoran. Selanjutnya juga terdapat teknisi atau
                maintenance staff yang menjaga peralatan agar beroperasi dengan baik dan security
                staff yang menjaga keamanan.

        2.11    Hak Atas Kekayaan Intelektual


                Untuk bidang usaha Industri Media yang mencakup Broadcasting, Video, dan Film
                Production belum terdapat merek dagang atau kekayaan intelektual lainnya yang
                telah didaftarkan oleh DEFI kepada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia
                Republik Indonesia.


                Adapun untuk bidang usaha F&B juga belum terdapat merek dagang atau kekayaan
                intelektual lainnya yang telah didaftarkan oleh DEFI kepada Departemen Hukum dan
                Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.




                                                                                              25
Page 53
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        2.12    Peraturan Perundang-undangan yang Terkait


                Peraturan perundang-undangan terkait penilaian adalah Undang-undang Nomor 7
                Tahun 2021 Tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.


        2.13    Aspek Lingkungan


                Berlandaskan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan
                Peraturan Pemerintah No. 47 tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan
                Lingkungan Perseroan, DEFI telah memberikan kontribusi atas penerapan Tanggung
                Jawab lingkungan Sosial Perusahaan yang terarah dan tepat sasaran. Hal ini demi
                menjaga keberlangsungan dan keharmonisan antara aspek komersial, lingkungan,
                dan sosial kemasyarakatan. Hal demikian menjadi perhatian tersendiri mengingat
                sinergy keberlangsungan usaha meliputi di dalamnya keselarasan hubungan yang
                berkelanjutan antara kelestarian lingkungan dan masyarakat sekitar sebagai dasar
                pertumbuhan usaha untuk jangka panjang berikutnya.


                Komitmen keberlanjutan kehidupan sesuai UU No. 32 tahun 2009 tentang
                Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. DEFI selalu aktif berperan dalam
                menjaga     keberlangsungan   serta   kelestarian   lingkungan   hidup,   termasuk
                didalamnya pengendalian dan pengawasan di lingkungan kerja. Perusahaan
                mengutamakan penggunaan segala perangkat kerja dan piranti yang ramah akan
                lingkungan serta penghematan energi, termasuk listrik, dan air. Selain itu dari sisi
                Operasional kedepannya selaku perusahaan yang melakukan investasi, diharapkan
                Perseroan dapat memberikan dampak ataupun pengaruh terhadap Perusahaan
                dimana Perseroan melakukan investasi, jadi segala tindakan untuk lingkungan
                hidup dapat juga diterapkan pada tempat Perseroan berinvestasi.


        2.14    Faktor Risiko Utama


                Untuk bidang usaha Industri Media yang mencakup Broadcasting, Video, dan Film
                Production risiko utama yang mungkin akan dihadapi oleh Infinity dalam
                menjalankan kegiatan usahanya adalah kemunculan platform-platform yang
                memiliki konten-konten sendiri dan bersifat independen, tanpa memerlukan
                keterlibatan badan usaha lain dalam pembuatan konten. Fenomena ini dapat
                menciptakan persaingan yang lebih ketat, karena platform-platform tersebut
                memiliki kemampuan untuk menghasilkan dan mendistribusikan konten secara
                mandiri. Dengan demikian, Infinity perlu menjaga daya tarik dan relevansi
                kontennya agar tetap bersaing di pasar yang semakin dinamis ini. Upaya untuk
                mempertahankan kolaborasi dengan mitra media dan perusahaan-perusahaan lain
                dapat menjadi strategi penting untuk mengatasi risiko ini. Selain itu, terus
                mengikuti tren industri dan berinovasi dalam penawaran konten dapat membantu




                                                                                                 26
Page 54
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Infinity untuk tetap relevan dan menarik bagi audiensnya di tengah perkembangan
                platform independen yang semakin berkembang.

                Adapun untuk bidang usaha F&B, risiko utama yang mungkin akan dihadapi adalah
                dengan adanya fluktuasi dalam preferensi kuliner yang dapat mengakibatkan
                penurunan popularitas suatu menu atau konsep restoran. Perubahan tren diet,
                permintaan makanan sehat, atau minat pada jenis makanan tertentu dapat
                mempengaruhi daya tarik restoran. Selain itu, meningkatnya keberdayaan
                konsumen melalui media sosial dapat membuat ulasan dan opini pelanggan dengan
                cepat menjadi viral, baik positif maupun negatif. Risiko reputasi restoran dapat
                meningkat jika muncul ulasan negatif yang mencakup aspek seperti kualitas
                makanan, pelayanan, atau kebersihan. Terjadinya insiden terkait kesehatan
                makanan atau ketidakpatuhan dengan standar keamanan pangan juga dapat
                merusak reputasi dan daya tarik restoran, mengurangi kepercayaan pelanggan dan
                potensial mengakibatkan penurunan kunjungan. Oleh karena itu, pemantauan aktif
                terhadap tren konsumen, respons cepat terhadap feedback pelanggan, dan investasi
                dalam kualitas produk dan pelayanan menjadi kunci untuk mengatasi risiko ini serta
                mempertahankan reputasi dan daya tarik restoran dalam industri F&B.


        2.15    Persyaratan Modal dan Strategi Finansial


                DEFI akan memberikan dana ke subholding investasi yang akan dibentuk dengan
                Modal Dasar sebesar Rp20,00 Miliar Rupiah dan Modal ditempatkan sebesar Rp5,00
                Miliar Rupiah. Agar selanjutnya, subholding tersebut dapat memperluas cakupan
                bisnis dengan melakukan investasi lebih lanjut di bidang Aneka Industri yaitu
                Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production dan Industri
                Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan. Dalam hal ini, modal yang akan
                digunakan adalah masing-masing sebesar Rp2,50 miliar.


                Media
                Pendirian usaha Infinity sesuai dengan Business Plan, memerlukan modal sebesar
                Rp4,00 miliar. Alokasi modal tersebut adalah untuk keperluan Investasi dan Modal
                Kerja Operasional awal. Perusahaan yang dibentuk akan dimiliki oleh beberapa
                pemegang saham, dengan kontribusi investasi dari subholding DEFI sebesar
                62,50%.


                Atas permodalan yang diperlukan, subholding Investasi yang akan didirikan oleh
                DEFI berencana untuk menginvestasikan dana sebesar Rp2,50 miliar kepada Infinity.
                Atas investasi DEFI dan setoran modal investor lain akan tersedia dana sebesar
                Rp4,00 miliar. Dana investasi tersebut dapat diarahkan untuk berbagai keperluan,
                seperti pengembangan kapasitas produksi, peningkatan kualitas konten, atau pun
                untuk mengoptimalkan operasional harian perusahaan. Kesepakatan investasi ini
                diharapkan memberikan Infinity dorongan yang diperlukan untuk terus berinovasi



                                                                                               27
Page 55
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                dan berkembang di industri kreatif dan pertelevisian. Berdasarkan proyeksi
                keuangan yang kami analisis, modal sebesar Rp4,00 miliar cukup untuk memulai
                usaha Infinity.


                F&B
                Pendirian usaha perusahaan F&B sesuai dengan Business Plan, memerlukan modal
                sebesar Rp3,50 miliar. Alokasi modal tersebut adalah untuk keperluan Investasi dan
                Modal Kerja Operasional awal. Perusahaan yang dibentuk akan dimiliki oleh
                beberapa pemegang saham, dengan kontribusi investasi dari subholding DEFI
                sebesar 71,43%.


                Atas permodalan yang diperlukan, subholding Investasi yang akan didirikan oleh
                DEFI berencana untuk menginvestasikan dana sebesar Rp2,50 miliar kepada
                perusahaan F&B. Atas investasi DEFI dan setoran modal investor lain akan tersedia
                dana sebesar Rp3,50 miliar. Dana investasi sebesar Rp3,50 miliar yang tersedia
                dapat dialokasikan untuk berbagai keperluan strategis, seperti pengembangan
                kapasitas    produksi   dan   optimalisasi   operasional   harian   perusahaan   F&B.
                Penyelarasan dana investasi ini diharapkan akan memberikan dorongan positif yang
                signifikan bagi perkembangan dan inovasi perusahaan di industri F&B. Seiring
                dengan proyeksi keuangan yang telah kami analisis, dana tersebut dianggap cukup
                untuk memulai dan mengembangkan usaha F&B.




                                                                                                  28
Page 56
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        3           KELAYAKAN PASAR


        3.1         Kondisi Pasar


        3.1.1       Kondisi Ekonomi Indonesia


                    Pertumbuhan Ekonomi

                    Perekonomian Indonesia diprakirakan tetap tumbuh baik dan berdaya tahan
                    terhadap dampak rambatan global. Pada triwulan III 2023, pertumbuhan ekonomi
                    ditopang oleh konsumsi swasta, termasuk konsumsi generasi muda, yang
                    meningkat sejalan peningkatan konsumsi di sektor jasa dan keyakinan konsumen
                    yang masih tinggi. Pertumbuhan investasi tetap baik didorong berlanjutnya
                    penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN). Sementara itu, pertumbuhan riil
                    ekspor barang menurun seiring pelemahan permintaan dari negara mitra dagang
                    utama, terutama Tiongkok, dan penurunan harga komoditas, sedangkan ekspor
                    jasa tetap tumbuh tinggi sejalan dengan kenaikan jumlah wisatawan mancanegara.
                    Secara spasial, pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi di Sulampua, Kalimantan,
                    dan Jawa. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi diprakirakan
                    dalam kisaran 4,5-5,3% pada 2023 dan meningkat pada 2024. Berlanjutnya
                    perbaikan ekonomi pada 2024 terutama didorong oleh permintaan domestik
                    sejalan dengan kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), penyelenggaraan pemilu,
                    dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Untuk mendukung pertumbuhan
                    ekonomi, khususnya dari sisi permintaan, Bank Indonesia terus meningkatkan
                    stimulus kebijakan makroprudensial dan akselerasi digitalisasi sistem pembayaran,
                    dengan sinergitas kebijakan fiskal Pemerintah yang semakin erat.

                      Tabel 7 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran
                                                           2021                                     2022                      2023
                    Komponen        2020                                        2021
                                              I       II          III    IV              I     II          III    IV      I          II
              Konsumsi Rumah
                                    -2.63   -2.21   5.96      1.02      3.55    2.02   4.34   5.51     5.39      4.48    4.54    5.23
              Tangga
              Konsumsi Pemerintah    1.96   2.55    8.06      0.62      5.25    4.17   -6.94 -4.86    -2.88      -4.77   3.45   10.62
              Investasi (PMTDB)     -4.96   -0.21   7.52      3.76      4.49    3.80   4.09   3.07     4.96      3.33    2.11    4.63
              Investasi Bangunan    -3.78   -0.74   4.36      3.36      2.48    2.32   2.58   0.92     0.07      0.11    0.08    3.32
              Investasi
                                    -8.44   1.44    18.50     4.96      10.40   8.42   8.66   9.65    19.24      12.11   7.93    8.30
              Nonbangunan
              Ekspor                -8.14   6.94    31.50    29.16      29.83 24.04 16.70 20.02       21.64      14.93 12.17 -2.75
              Impor                 -16.72 4.41     31.84    29.95      29.60 23.31 15.88 12.37       22.98      6.25    3.80   -3.08
              PDB                   -2.07   -0.70   7.07      3.51      5.02    3.69   5.02   5.45     5.72      5.01    5.04    5.17

            Sumber: Bank Indonesia




                                                                                                                          29
Page 57
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                    Tabel 8 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha
                                                                        2021                                       2022                             2023
                         Komponen               2020                                          2021                                      2022
                                                           I       II          III    IV               I      II          III    IV             I          II

          Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan     1.77     3.44    0.53        1.43    2.28    1.84    1.21   1.38        1.65   4.51    2.25   0.43   2.02

          Pertambangan dan Penggalian            -1.95    -2.02    5.22        7.78    5.15    4.00    3.82   4.01        3.22   6.46    4.38   4.92   5.01

          Industri Pengolahan                    -2.93    -1.38    6.58        3.68    4.92    3.39    5.07   4.01        4.83   5.64    4.89   4.43   4.88

          Pengadaan Listrik dan Gas              -2.34     1.68    9.09        3.85    7.81    5.55    7.04   9.33        8.05   2.31    6.61   2.67   3.15
          Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,
                                                  4.94     5.46    5.78        4.56    4.14    4.97    1.30   4.46        4.25   2.84    3.23   5.69   4.78
          Limbah dan Daur Ulang
          Konstruksi                             -3.26    -0.79    4.42        3.84    3.91    2.81    4.83   1.02        0.63   1.61    2.01   0.32   5.23
          Perdagangan Besar dan Eceran;
                                                 -3.78    -1.26    9.52        5.15    5.56    4.65    5.73   4.42        5.35   6.55    5.52   4.92   5.25
          Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
          Transportasi dan Pergudangan          -15.05   -13.09   25.10    -0.72       7.93    3.24   15.79 21.27 25.81 16.99 19.87 15.93 15.28
          Penyediaan Akomodasi dan Makan
                                                -10.26    -7.27   21.58    -0.14       4.95    3.89    6.56   9.76 17.33 13.81 11.97 11.55             9.89
          Minum
          Informasi dan Komunikasi               10.61     8.72    6.90        5.54    6.21    6.81    7.16   8.07        6.88   8.75    7.74   7.13   8.02

          Jasa Keuangan dan Asuransi              3.25    -2.97    8.33        4.29   -2.59    1.56    1.64   1.50        0.87   3.76    1.93   4.48   2.88

          Real Estate                             2.32     0.94    2.82        3.42    3.94    2.78    3.78   2.16        0.63   0.39    1.72   0.37   0.96

          Jasa Perusahaan                        -5.44    -6.10    9.94    -0.59       0.89    0.73    5.96   7.92 10.79 10.42           8.77   6.37   9.59
          Administrasi Pemerintahan,
                                                 -0.03    -2.26    9.95    -9.95       0.98   -0.33   -1.38 -1.56 12.42          1.78    2.52   2.09   8.15
          Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
          Jasa Pendidikan                         2.61    -1.54    5.89    -4.42       0.70    0.11   -1.66 -1.09         4.46   0.42    0.59   1.02   5.43

          Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial     11.56     3.39   11.69    14.06      12.16   10.46    4.50   6.49 -1.74         2.47    2.74   4.77   8.27

          Jasa lainnya                           -4.10    -5.15   11.97    -0.30       3.35    2.12    8.25   9.26        9.13 11.14     9.47   8.90 11.89

          PDB                                    -2.07    -0.70    7.07        3.51    5.02    3.69    5.02   5.45        5.72   5.01    5.31   5.04   5.17

        Sumber: Bank Indonesia

                   Inflasi

                   Inflasi terkendali dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK September 2023 tercatat 2,28%
                   (yoy), lebih rendah dari inflasi IHK bulan sebelumnya sebesar 3,27% (yoy).
                   Penurunan inflasi ini didukung oleh inflasi inti yang menurun menjadi 2,00% (yoy)
                   dan inflasi kelompok administered prices yang juga lebih rendah menjadi 1,99%
                   (yoy). Sementara itu, kelompok volatile food mencatat inflasi sebesar 3,62% (yoy),
                   meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 2,42%
                   (yoy), sejalan dengan kenaikan harga beras dan daging sapi. Inflasi yang terjaga
                   merupakan hasil nyata dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi
                   pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah)
                   dalam TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah. Ke depan, Bank
                   Indonesia terus mencermati sejumlah risiko yang dapat menimbulkan tekanan
                   terhadap tetap terkendalinya inflasi, termasuk dampak kenaikan harga energi dan
                   pangan global serta tekanan depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap imported
                   inflation. Untuk itu, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan moneter
                   dan mempererat sinergi dengan Pemerintah (Pusat dan Daerah) untuk memastikan
                   inflasi tetap terkendali dalam kisaran 3,0±1% pada 2023 dan 2,5±1% pada 2024.



                                                                                                                                        30
Page 58
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                                    Gambar 1 Grafik Inflasi IHK dan Komponen




                   Sumber: Bank Indonesia


                                            Gambar 2 Inflasi Daerah




                Sumber: Bank Indonesia

        3.1.2   Pangsa Pasar

        3.1.2.1 Media


                 Indonesia, sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, mengalami
                 pertumbuhan yang signifikan dalam penggunaan teknologi digital. Menurut
                 Datareportal.com dalam laporan "Digital 2023 Indonesia," jumlah pengguna
                 internet terus meningkat dan diperkirakan mencapai 215 juta pengguna pada



                                                                                           31
Page 59
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                 tahun 2023. Adopsi teknologi digital lainnya, seperti media sosial dan e-
                 commerce, juga mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.

                 Untuk memanfaatkan peluang dari pertumbuhan teknologi digital, Infinity
                 berencana meningkatkan fokus pada pengembangan konten inovatif dan menarik.
                 Dengan memanfaatkan platform teknologi digital, perusahaan berharap dapat
                 mencapai audiens yang lebih luas dan lebih terlibat. Di Indonesia, jumlah
                 perangkat mobile yang terhubung mencapai 353,8 juta (128% dari total populasi),
                 dengan 212,9 juta pengguna internet (77% dari total populasi) dan 167 juta
                 pengguna media sosial aktif (60,4% dari total populasi).


                    Gambar 3 Data (Tren) Pengguna Internet dan Media sosial di Indonesia, 2023




                Sumber: We Are Social


                 Pengguna internet di Indonesia menghabiskan waktu yang signifikan dalam
                 penggunaan digital, dengan rata-rata 7 jam 42 menit setiap hari dalam
                 penggunaan internet. Selain itu, pengguna juga mengalokasikan waktu untuk
                 menonton televisi (broadcast, streaming dan video tentang permintaan) sebanyak
                 rata-rata 2 jam,53 menit naik 1,8% atau naik sekitar 3 menit, media social melalui
                 perangkat manapun selama rata-rata 3 jam 18 menit, mendengarkan music selama
                 rata-rata 1 jam 37 menit, dan bermain game dengan rata-rata 1 jam 15 menit.




                                                                                                 32
Page 60
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                         Gambar 4 Waktu Orang Indonesia Mengakses Media Digital (2023)




                 Sumber: We Are Social


                Dalam akses ke media digital, beberapa situs web yang sering dikunjungi meliputi
                Google.com, Youtube.com, Facebook.com, Instagram.com, Twitter.com, dan
                lainnya menurut penilaian dari Similarweb. Pengguna internet di Indonesia memiliki
                berbagai alasan utama, seperti mencari informasi (83,2%), menemukan ide baru
                (73,2%), berhubungan dengan teman dan keluarga (73,0%), mengisi waktu luang
                (65,3%), mengikuti berita (63,9%), menonton video, TV, dan film (61,3%), serta
                alasan lainnya.


                     Gambar 5 Alasan Utama Orang di Indonesia Menggunakan Internet (2023)




                 Sumber: We Are Social




                                                                                               33
Page 61
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                 Maka dari itu, perkembangan teknologi digital di Indonesia akan memberikan
                 potensi besar bagi perusahaan seperti Infinity untuk terus berkembang dengan
                 menghadirkan konten yang relevan dan menarik.


        3.1.2.2 F&B

                 Jumlah usaha penyedia makan minum skala menengah besar pada tahun 2022
                 tercatat sebanyak 10.900 usaha, atau tumbuh sebesar 20,76 persen dibandingkan
                 pada tahun 2021. Sebagian besar usaha penyedia makan minum skala menengah
                 besar berlokasi di kawasan mall/pertokoan sebesar 50,44 persen. Usaha penyedia
                 makan minum tercatat tidak terlalu banyak berada di lokasi hotel, sebanyak 1,38
                 persen. Selain itu, usaha penyedia makan minum yang berlokasi di kawasan
                 lainnya, kawasan industri, pusat kuliner dan kawasan wisata (obyek wisata)
                 masing-masing sebanyak 19,85 persen, 16,02 persen, 8,03 persen, dan 4,28
                 persen.


                   Tabel 9 Jumlah Usaha Penyedia Makan Minum Skala Menengah Besar Menurut
                                           Provinsi dan Jenis Usaha, 2022




                             Sumber: BPS




                                                                                             34
Page 62
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                  Gambar 6 Presentase Banyaknya Usaha Penyedia Makan Minum Skala Menengah
                                       Besar Menurut Lokasi Usaha, 2022




                                           Sumber: BPS


                 Pendapatan usaha penyedia makan minum berskala menengah dan besar terdiri
                 dari pendapatan utama dan pendapatan lainnya. Pendapatan utama diperoleh dari
                 penjualan makanan, penjualan minuman, penjualan rokok, serta paket makanan
                 dan minuman. 99,07 persen pendapatan usaha berasal dari pendapatan utama.
                 Sementara itu, pendapatan lainnya hanya menyumbang 0,93 persen dari total
                 pendapatan. Selain itu, Rata-rata kapasitas tempat duduk yang tersedia dalam
                 usaha penyedia makan minum pada tahun 2022 mencapai 66 tempat duduk.


                 Pendapatan lainnya diantaranya diperoleh dari menyewakan gedung/ruangan,
                 menyewakan listrik, keuntungan dari penjualan barang/ bahan baku, menyewakan
                 mesin, kendaraan, royalti/deviden, dan waralaba yang diterima. Provinsi Sulawesi
                 Barat mempunyai rata-rata pendapatan usaha penyedia makan minum terbesar
                 yaitu sebesar 10,95 miliar diikuti Provinsi Sumatera Utara sebesar 8,21 miliar
                 rupiah per tahun. Sementara rata-rata pendapatan terendah di Provinsi DKI Jakarta
                 dan Nusa Tenggara Timur dengan rata-rata pendapatan sebesar 50 juta rupiah per
                 tahun.




                                                                                               35
Page 63
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                    Tabel 10 Rata-rata Jumlah Pekerja, Pendapatan, dan Tempat Duduk Tersedia
                    Usaha Penyedia Makan Minum Skala Menengah Besar menurut Provinsi, 2022




                           Sumber: BPS


                 Dalam rangka meningkatkan omset usaha, berbagai sarana promosi digunakan
                 oleh usaha penyedia makan minum untuk memasarkan jasa dan produknya. Seiring
                 dengan perkembangan zaman, maka sarana promosi yang paling banyak
                 digunakan adalah media online. Sebanyak 68,66 persen usaha memanfaatkan
                 media online untuk mempromosikan usaha atau produk makanannya. Media
                 lainnya yang dianggap cukup efektif adalah menggunakan spanduk /billboard
                 (38,25 persen). Selain itu, beberapa usaha juga masih menggunakan brosur (21,67
                 persen), media lainnya (18,74 persen), televisi/radio (6,48 persen), serta surat
                 kabar/majalah (4,08 persen).




                                                                                               36
Page 64
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                   Gambar 7 Persentase Penggunaan Sarana Promosi pada Usaha Penyedia Makan
                                         Minum Skala Menengah Besar, 2022




                                    Sumber: BPS


                 Saat ini, manusia hidup di era digital dimana teknologi dan internet menjadi sangat
                 penting dan mudah diakses dalam kehidupan sehari-hari di berbagai bidang,
                 seperti pendidikan, komunikasi, transportasi, bahkan bisnis. Usaha penyedia
                 makan minum juga ikut memanfaatkan teknologi dan internet dalam melakukan
                 penjualannya. Hal ini terlihat dengan sebagian besar usaha penyedia makan minum
                 telah melakukan penjualan secara online, yaitu sebesar 86,86 persen. Sementara
                 itu, hanya 13,14 persen usaha yang belum melakukan penjualan secara online.
                 Sarana yang banyak digunakan dalam penjualan secara online adalah layanan
                 pemesanan yang dilakukan pihak ketiga sebesar 48,23 persen, melalui media
                 sosial yaitu sebesar 36,58 persen. Selanjutnya diikuti dengan penjualan secara
                 pesan instan sebesar 20,82 persen. Di sisi lain, penjualan melalui website hanya
                 sebesar 11,35 persen.


                 Gambar 8 Persentase Sarana Penjualan Secara Online pada Usaha Penyedia Makan
                                         Minum Skala Menengah Besar, 202




                              Sumber: BPS


                 Usaha penyedia makan minum yang melakukan penjualan secara online
                 mempunyai beberapa cara dalam pengirimannya, yang terbanyak pengiriman
                 menggunakan jasa kurir online sebesar 70,50 persen. Selanjutnya diikuti oleh


                                                                                                 37
Page 65
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                 pengambilan pesanan pada titik/toko sebanyak 18,19 persen. Cara pengiriman
                 yang lain adalah pengiriman langsung oleh penjual dan pengiriman menggunakan
                 jasa kurir, masing-masing sebesar 16,00 persen dan 14,80 persen. Penjualan
                 makanan/minuman secara online juga dapat dilakukan melalui aplikasi. Aplikasi
                 ini digunakan oleh pembeli untuk memesan makanan/minuman yang mereka
                 inginkan. Adapun aplikasi yang biasanya digunakan adalah GoFood, GrabFood, dan
                 Lainnya    ShopeeFood,   Traveloka   Eats,   Kulina,   dan   lain-lain).   Banyaknya
                 makanan/minuman yang terjual secara online pada usaha penyedia makan minum
                 melalui GrabFood sebesar 43,59 persen, GoFood 35,89 persen, dan Lainnya 20,52
                 persen. Namun, Porsi penjualan terbesar adalah dikonsumsi di tempat, yaitu
                 mencapai 54,34 persen. Sementara yang dibawa pulang oleh konsumen/pelanggan
                 dan melalui delivery order sebesar 26,54 persen. Sedangkan, melalui online
                 sebesar 19,12 persen.


                  Tabel 11 Persentase Banyaknya Porsi yang Dipesan pada Usaha Penyedia Makan
                 Minum Skala Menengah Besar menurut Provinsi dan Tempat Mengkonsumsi, 2022




                            Sumber: BPS


                                                                                                  38
Page 66
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        3.1.3   Kesinambungan

        3.1.3.1 Media


                 Sebagai perusahaan yang akan fokus pada pembuatan konten berbasis video,
                 Infinity memiliki rencana untuk menciptakan konten-konten inovatif melalui
                 channel-channel yang dihasilkan, dikelola dan dimiliki sendiri seperti HahaHihi
                 Channel, Prambors Digital, dan Femina Channel. Dengan keberanian untuk
                 memproduksi konten sendiri, Infinity mengejar visi untuk menjadi pemimpin
                 dalam menciptakan konten yang relevan dan menarik di dunia digital.


                 Selain itu, dalam upaya untuk meningkatkan kapabilitas dan kemandirian, Infinity
                 memiliki rencana untuk memiliki production warehouse and facilities sendiri.
                 Keberadaan fasilitas produksi yang dimiliki sendiri dapat memberikan kontrol lebih
                 besar terhadap proses produksi dan meningkatkan efisiensi operasional secara
                 keseluruhan.


                 Tidak hanya itu, Infinity juga memiliki visi untuk membangun school of production
                 sebagai langkah ke depan. Dengan mendirikan sekolah produksi, Infinity berharap
                 dapat menjadi pusat pelatihan bagi individu yang tertarik dan berbakat di bidang
                 produksi konten. Langkah ini tidak hanya mendukung perkembangan industri
                 kreatif, tetapi juga membuka peluang baru bagi Infinity untuk terlibat dalam
                 pendidikan dan membangun ekosistem produksi konten yang berkelanjutan.
                 Keseluruhan rencana ini mencerminkan komitmen Infinity untuk terus berkembang
                 dan memberikan dampak positif pada industri serta komunitas yang dilayani.


        3.1.3.2 F&B

                 Sebagai perusahaan F&B, fokus utama perusahaan yang akan didirikan ini adalah
                 meningkatkan penjualan melalui penyajian makanan dan minuman berkualitas
                 tinggi dan bervariasi. Rencana masa depan perusahaan akan lebih difokuskan pada
                 bagaimana menyediakan pengalaman kuliner yang unggul, mempertahankan
                 kualitas terbaik, dan tetap memberikan variasi menu yang dapat dinikmati oleh
                 berbagai kalangan. Perusahaan berkomitmen untuk memilih lokasi yang strategis,
                 memberikan aksesibilitas kepada semua pelanggan potensial. Dalam hal ini,
                 perusahaan akan tetap mengikuti tren terkini dalam industri, sambil tetap
                 mempertahankan konsep dasar yang telah menjadi ciri khas perusahaan.
                 Perusahaan percaya bahwa dengan strategi ini, perusahaan dapat memenuhi
                 kebutuhan      konsumen,   meningkatkan   penjualan,   dan   memperkuat     posisi
                 perusahaan dalam pasar F&B yang dinamis.




                                                                                                39
Page 67
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        3.1.4   Potensi Pasar


                DEFI berupaya untuk berinvestasi pada perusahaan yang diyakini menawarkan
                peluang atau potensi untuk menciptakan nilai tambah melalui subholding investasi
                yang akan didirikan. Beberapa industri yang dapat dilihat sebagai sektor yang dapat
                menyediakan landasan yang optimal untuk mengambil manfaat atas pertumbuhan
                dan pembangunan ekonomi Indonesia yang berkesinambungan adalah termasuk
                namun tidak terbatas kepada bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting,
                Video, dan Film Production, Industri Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan,
                dan Industri Financial Technology. Dalam hal ini, subholding yang akan didirikan
                DEFI nantinya bersama PT Brand Media Indonesia (BMI) berencana untuk mendirikan
                dan melakukan investasi pada perusahaan bernama Infinity yang bergerak di bidang
                Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production. Perusahaan
                subholding juga akan melakukan investasi di bidang Hospitality yaitu berupa F&B
                (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan Perhotelan.


        3.1.4.1 Media

                 Peluang bisnis di bidang komunikasi semakin berkembang seiring dengan
                 kesadaran akan peran strategis social media dalam proses interaksi dengan
                 masyarakat, menjadi refleksi dari pemahaman yang melibatkan berbagai pihak,
                 termasuk perusahaan dan organisasi komersial. Keberadaan social media diakui
                 sebagai jendela utama untuk berkomunikasi dengan konsumen. Sejalan dengan
                 itu, kebutuhan akan konten yang baik dan konsisten menjadi prioritas utama dalam
                 menjalankan komunikasi efektif kepada masyarakat.


                 Namun, tantangan muncul karena kemampuan perusahaan dan organisasi dalam
                 memproduksi konten yang baik secara berkelanjutan terbatas. Inilah yang
                 menciptakan peluang bisnis menarik bagi Infinity, yang memanfaatkan tenaga
                 produksi berpengalaman dalam bidang Broadcasting, Video, dan Film Production.
                 Dalam konteks ini, kebutuhan pasar yang signifikan menjadi pemicu utama dalam
                 mengidentifikasi peluang bisnis yang menjanjikan.


                 Melihat ketidakseimbangan antara kebutuhan besar di masyarakat dengan
                 keterbatasan penyedia layanan yang mampu memenuhi standar tinggi, Infinity
                 memposisikan diri sebagai solusi yang komprehensif. Penekanan pada produksi
                 konten yang berkualitas dan konsisten menjadi landasan strategi bisnis Infinity.


        3.1.4.2 F&B

                 Makanan dan minuman merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dihindari
                 oleh manusia. Dalam setiap situasi ekonomi, permintaan terhadap makanan dan
                 minuman tetap konsisten. Fenomena ini mengukuhkan industri F&B sebagai sektor



                                                                                                40
Page 68
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                 yang     relatif   stabil   dan    mampu      menghasilkan       pendapatan    secara
                 berkesinambungan. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri F&B, dapat
                 dilihat bahwa sektor ini memiliki keterkaitan yang erat dengan sektor-sektor lain
                 seperti pariwisata, pertanian, perikanan, dan industri kreatif. Sebagai contoh,
                 restoran dan kafe sering kali mengandalkan bahan baku lokal dari sektor pertanian
                 dan perikanan, memberikan dampak positif pada pertumbuhan sektor-sektor
                 terkait serta menciptakan peluang bisnis yang saling mendukung. Melalui analisis
                 ini, jelas bahwa peluang di sektor F&B memiliki potensi besar. Oleh karena itu,
                 pemahaman mendalam terhadap dinamika keterkaitan ini dapat menjadi landasan
                 strategis untuk pengembangan bisnis yang berkelanjutan dan kontributif terhadap
                 pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.


        3.1.5   Sasaran

        3.1.5.1 Media

                 Infinity mengeksplorasi peluang industri media yang melibatkan beberapa segmen
                 pasar yang menjanjikan. Pertama, Infinity menyasar pasar penyedia konten atau
                 Content Creator. Dengan pergeseran teknologi siaran dari sistem analog ke sistem
                 digital, terjadi peningkatan jumlah saluran televisi yang dapat dinikmati secara
                 gratis oleh masyarakat. Hal ini mendorong banyak stasiun televisi untuk
                 berkolaborasi dengan penyedia konten daripada membangun sistem produksi
                 internal yang besar dan mahal. Infinity melihat kesempatan untuk menjadi mitra
                 bagi stasiun televisi dalam menyediakan konten berkualitas dengan dukungan tim
                 produksi yang berpengalaman.


                 Kemudian, segmen pasar video production tetap menjadi kebutuhan besar bagi
                 banyak perusahaan. Produksi video menjadi sarana yang efektif untuk menarik
                 perhatian konsumen terhadap pesan dan produk perusahaan. Infinity mengambil
                 peran penting dalam memenuhi kebutuhan ini dengan memberikan layanan
                 produksi video yang kreatif dan berkualitas.


                 Selain itu, Infinity juga merambah ke pasar platform OTT (Over-The-Top) - siaran
                 televisi berbasis internet. Terutama selama masa pandemi COVID-19, dimana
                 banyak orang terbatas keluar rumah, tayangan melalui platform seperti Netflix,
                 Viu, Vidio, Mola, Sea Today, dan lainnya menjadi pilihan utama hiburan Masyarakat.
                 Infinity melihat kebutuhan untuk menghasilkan konten yang relevan dan menarik
                 untuk platform-platform ini sebagai peluang strategis.


                 Dengan pengalaman tenaga produksi yang sudah terbiasa memproduksi program-
                 program untuk televisi Free to Air, Infinity melihat bahwa kebutuhan akan SDM
                 berpengalaman      dalam    tiga   bidang   tersebut   terus   meningkat,   sementara
                 ketersediaannya terbatas. Oleh karena itu, Infinity mengidentifikasi kebutuhan



                                                                                                   41
Page 69
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                 pasar ini sebagai peluang utama dalam membangun dan mengembangkan
                 usahanya. Dengan pendekatan ini, Infinity berharap dapat menjadi pemain kunci
                 dalam memenuhi kebutuhan beragam di industri media yang terus berkembang.


        3.1.5.2 F&B

                 Perusahaan F&B yang juga akan diinvestasikan oleh subholding milik DEFI memiliki
                 fokus pasar pada segmen industri F&B, yang dianggap sebagai sektor esensial dan
                 tak terhindarkan dalam kehidupan sehari-hari. Kebutuhan pokok akan makanan
                 dan minuman tetap konsisten bahkan dalam berbagai situasi ekonomi, menjadikan
                 industri ini sebagai sektor yang stabil dan berpotensi untuk menghasilkan
                 pendapatan yang terus-menerus. Oleh karena itu, target pasar perusahaan F&B
                 bersifat   universal    yang   mencakup   berbagai    lapisan   masyarakat.    Adapun
                 spesifikasinya dapat diadaptasi sesuai dengan produk dan layanan yang dihasilkan,
                 seperti restoran khusus masakan tradisional indonesia, masakan China, Jepang,
                 atau   Barat.      Dengan   memahami   preferensi    konsumen,    perusahaan    dapat
                 menyesuaikan strategi pemasaran untuk mencapai keberhasilan yang lebih besar.
                 Sebagai contoh, Food Vlogger atau Reviewer Makanan diidentifikasi sebagai target
                 strategis untuk meningkatkan branding perusahaan F&B melalui promosi dan kerja
                 sama. Dengan pendekatan ini, perusahaan bertujuan untuk memperluas cakupan
                 pasar dan memperkuat posisinya di industri yang dinamis ini.


        3.1.6   Potensi Nilai Pasar

        3.1.6.1 Media

                 Berdasarkan rencana Investasi, Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai dengan
                 2028, Infinity diperkirakan memperoleh laba. Pada tahun 2024, Infinity
                 diperkirakan memperoleh laba sebesar Rp539,64 Juta. Selanjutnya, laba Infinity
                 diperkirakan kembali meningkat pada tahun 2025 sampai pada tahun 2028
                 menjadi sebesar Rp736,51 juta pada tahun 2025, Rp894,99 juta pada tahun 2026,
                 Rp1,00 miliar pada tahun 2027 dan Rp1,16 miliar pada tahun 2028. Atas adanya
                 kontribusi laba usaha dari rencana investasi subholding yang akan didirikan oleh
                 DEFI, menjadi potensi penambahan pada nilai pasar bagi Infinity.


        3.1.6.2 F&B

                 Berdasarkan rencana Investasi, Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai dengan
                 2028, Perusahaan F&B diperkirakan memperoleh laba. Pada tahun 2024,
                 diperkirakan memperoleh laba sebesar Rp608,46 juta. Selanjutnya, laba kembali
                 meningkat pada tahun 2025 sampai pada tahun 2028 menjadi sebesar Rp912,26
                 juta pada tahun 2025, Rp911,57 juta pada tahun 2026, Rp914,79 juta pada tahun
                 2027 dan Rp922,11 juta pada tahun 2028. Atas adanya kontribusi laba usaha dari



                                                                                                    42
Page 70
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                 rencana investasi subholding yang akan didirikan oleh DEFI, menjadi potensi
                 penambahan pada nilai pasar bagi Infinity dan perusahaan F&B.


        3.2     Pesaing Usaha


        3.2.1   Media


                Meskipun Infinity belum memiliki pesaing yang melakukan bidang usaha yang sama
                dan sebanding, penting untuk terus memantau perkembangan dan strategi
                perusahaan sektor serupa di pasar modal. Hal ini dapat membantu Infinity dalam
                merancang strategi bisnisnya dan tetap kompetitif dalam industri hiburan dan
                sebagai produsen konten. Sementara itu, untuk Kompetitor yang perlu diwaspadai
                oleh Infinity adalah Perusahaan yang melakukan produksi In-House di media
                apapun, Perusahaan rumah produksi lainnya dan juga Produksi In-House dari rumah
                produksi lainnya.


                Saat ini, di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat beberapa perusahaan yang terdaftar
                dan bergerak dalam industri media serta hiburan & film seperti dalam tabel di bawah
                ini:


                           Tabel 12 Perusahaan Pesaing Industri Media Yang Tercatat di BEI
                   No.     Kode           Nama Perusahaan                          Alamat
                       1   DIGI     PT Arkadia Digital Media   Sahid Sudirman Center LT. 19 Unit B - C
                                    Tbk                        Jl. Jend. Sudirman No. 86 RT/RW. 010/011
                                                               Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat
                       2   MSIN     PT. MNC Digital            MNC Pictures Building, MNC Studios Complex
                                    Entertainment Tbk          Jalan Raya Perjuangan No. 1 Kebon Jeruk,
                                                               Jakarta Barat
                       3   BMTR     PT Global Mediacom Tbk     MNC Tower, Lantai 27 Jalan Kebon Sirih No.
                                                               17-19, Jakarta Pusat
                       4   FILM     PT MD Pictures Tbk         MD Place, Tower 1, 9th Floor, Jl. Setiabudi
                                                               Selatan No. 7, Jakarta Selatan
                       5   SCMA     PT Surya Citra Media Tbk   SCTV Tower, 18th Floor, Jl. Asia Afrika Lot 19,
                                                               Senayan City, Jakarta Selatan
                       6   MNCN     PT Media Nusantara Citra   MNC Tower, 26th Floor, Jl. Kebon Sirih Kav. 17,
                                    Tbk                        Menteng, Jakarta Pusat
                       7   NETV     PT Net Visi Media Tbk      Graha Mitra, 4th Floor, Jl. Jend. Gatot Subroto
                                                               Kav. 21 Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta
                                                               Selatan
                       8   VIVA     PT Visi Media Asia Tbk     The   Convergence       Indonesia,   30th   Floor,
                                                               Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna
                                                               Said, Jakarta Selatan
                       9   FORU     PT Fortune Indonesia Tbk   Gedung Galaktika, Jl. Harsono R.M. No 2,
                                                               Ragunan, Jakarta Selatan




                                                                                                             43
Page 71
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        3.2.2   F&B

                Sementara itu, sebagai perusahaan di industri F&B, dapat disadari bahwa persaingan
                dengan perusahaan sebanding tidak terhindarkan. Meskipun demikian, hal ini dapat
                dipandang sebagai sebuah aspek penting yang memotivasi untuk terus memantau
                perkembangan dan menjalankan strategi perusahaan dalam sektor yang sama.
                Pemantauan ini menjadi landasan untuk memperbaiki kinerja dan inovasi agar dapat
                bersaing secara efektif. Dengan pemahaman yang mendalam terhadap dinamika
                industri ini, perusahaan berkemungkinan dapat menciptakan nilai tambah yang
                signifikan bagi pelanggannya. Pendekatan ini dapat membantu perusahaan tetap
                relevan di pasar yang kompetitif, sekaligus memastikan bahwa perusahaan terus
                menjadi pilihan utama bagi konsumen.


                Saat ini, di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat beberapa perusahaan yang terdaftar
                dan bergerak dalam industri F&B seperti dalam tabel di bawah ini:


                            Tabel 13 Perusahaan Pesaing Industri F&B Yang Tercatat di BEI
                   No.   Kode             Nama Perusahaan                           Alamat
                    1    IBOS       PT Indo Boga Sukses Tbk      Jl. Raya Randugowang Sarihardjo, Ngaglik,
                                                                 Sleman Yogyakarta, 55581
                    2    LUCY       PT Lima Dua Lima Tiga Tbk    Gedung SCBD Lot 14 Jalan Jend Sudirman Kav
                                                                 52 - 53 Jakarta Selatan, 12190 Indonesia
                    3    MAPB       PT Map Boga Adiperkasa       Sahid Sudirman Center 27th Floor, Jln. Jend.
                                    Tbk                          Sudirman Kav. 86 Jakarta, 10220 Indonesia
                    4    ENAK       PT Champ Resto Indonesia     Jl. Mh. Thamrin 11 , Gedung Sarinah Lt. 12,
                                    Tbk                          Unit O8 Jakarta Pusat, 10350 Indonesia
                    5    PZZA       PT Sarimelati Kencana Tbk    Kel. Menteng Dalam, Kec. Tebet, Jakarta.
                                                                 12870 Indonesia
                    6    FAST       PT Fast Food Indonesia Tbk   Tebet Barat, Jakarta, 12810 Indonesia
                    7    PTSP       PT Pioneerindo Gourmet       Jl, Palmerah Utara No, 100 Jakarta Barat,
                                    International Tbk            11480 Indonesia


        3.3     Strategi Pemasaran

        3.3.1   Media


                Infinity akan mengimplementasikan strategi pemasaran yang melibatkan penawaran
                jasa dan produk yang dimilikinya kepada media dan agensi periklanan. Pendekatan
                ini akan dilakukan melalui pengiriman portofolio yang dimiliki Infinity dan email
                kepada pihak-pihak terkait. Selain itu, Infinity juga terbuka untuk menerima
                penawaran langsung dari media tertentu yang mungkin tertarik dengan jasa dan
                produk yang         ditawarkan. Dengan demikian, strategi ini dirancang untuk
                membangun kolaborasi efektif dengan berbagai pihak di industri media dan




                                                                                                            44
Page 72
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                periklanan, memastikan penyebaran informasi yang maksimal tentang produk dan
                jasa Infinity.


        3.3.2   F&B

                Perusahaan F&B yang akan diinvestasikan oleh subholding DEFI merancang strategi
                pemasaran dan penjualan yang fokus pada daya tarik calon pembeli melalui
                beragam menu yang dimiliki. Melalui variasi menu yang disediakan, perusahaan
                bertujuan    untuk   memenuhi   berbagai   selera   konsumen   dan   menciptakan
                pengalaman kuliner yang memikat. Selain itu, strategi promosi akan menjadi kunci
                dalam meningkatkan branding dan menarik perhatian konsumen. Promosi akan
                dilakukan melalui berbagai saluran, termasuk promosi langsung kepada pelanggan
                melalui berbagai media, serta melibatkan kolaborasi dengan food vlogger dan
                reviewer makanan. Ajakan promosi kepada food vlogger dan reviewer makanan
                diharapkan dapat menciptakan eksposur yang lebih luas melalui platform digital,
                memperkuat citra merek, dan membangun kredibilitas di mata konsumen. Dengan
                demikian, strategi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan penjualan melalui
                variasi menu, tetapi juga untuk membangun hubungan positif dengan konsumen
                dan meningkatkan kehadiran merek di pasar F&B.




                                                                                              45
Page 73
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        4       KELAYAKAN TEKNIS


        4.1     Kapasitas

        4.1.1   Media


                Dalam mengelola kegiatan usahanya, Infinity akan menjalankan proses produksi
                sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya. Jika kapasitas produksi terlalu
                berlebihan, Infinity memiliki kebijakan untuk membatasinya. Sebaliknya, ketika
                kebutuhan produksi meningkat, Infinity dapat mempertimbangkan perekrutan baru
                untuk memperkuat tim inti. Fleksibilitas ini memungkinkan perusahaan untuk
                menanggapi fluktuasi kebutuhan produksi dengan cepat dan efisien, sambil
                memastikan bahwa kualitas konten tetap terjaga.


                Sementara itu, untuk rata-rata konten yang akan diproduksi oleh Infinity dapat
                dilihat dari Production Plan Desember 2023 pada berikut ini:


                                              Tabel 14 Production Plan Infinity
                                                                                             Total
                                                                     Durasi
                                                                                  Episode   Durasi    Episode
                  No.            Program               Channel      /Episode
                                                                               /Minggu      (menit)   /Bulan
                                                                     (menit)
                                                                                            /Minggu
                        GARUDA TV
                   1    IKN                          Garuda TV         60           2        120        8
                   2    Borong Borong                Garuda TV         30           2         60        8
                   3    Belanja Cepet Cepet          Garuda TV         30           1         30        4
                        SEA TODAY
                   4    Sustainable Living            Sea Today        30           1         30        4
                   5    Teman Maman                   Sea Today        60           1         60        4
                   6    Space of Mine                 Sea Today        30           1         30        4
                   7    Factory Story                 Sea Today        30           1         30        4
                   8    Autoday                       Sea Today        30           1         30        4
                        IMI TV
                   9    IMI Update                 Youtube IMI TV      12           1         12        4
                  10    The Profile                Youtube IMI TV      12           1         12        4
                  11    Ngebengkel                 Youtube IMI TV      12           1         12        4
                  12    Women on Wheel             Youtube IMI TV      12           1         12        4
                  13    Daily Beater               Youtube IMI TV      12           1         12        4
                                    TOTAL TARGET PRODUKSI PER BULAN                          450        60
                Sumber: Infinity


                Pada production plan tersebut, dapat dilihat bahwa target produksi per minggu
                Infinity adalah 450 menit atau sama dengan 7 jam 30 menit total durasi. Bila
                dihitung berdasarkan episode, target production plan mencapai 60 Episode per
                bulan. Terdapat 3 program yang dibuat untuk Garuda TV dengan target produksi


                                                                                                         46
Page 74
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                sebanyak 5 episode per minggu dengan total durasi 210 menit. Sementara itu,
                terdapat 5 program untuk Sea Today dengan target produksi 5 Episode per minggu
                dengan total durasi 180 menit. Kemudian, terdapat 5 Program untuk IMI TV dengan
                target produksi 5 Episode per minggu dengan total durasi 60 menit.


                Dengan target Production Plan tersebut, akan berdampak pada keberlangsungan
                operasional Infinity. Kemudian, hal ini juga akan berdampak pada pendapatan
                Infinity yang akan dibentuk yang pada akhirnya akan menguntungkan bagi para
                pemegang saham.


        4.1.2   F&B

                Dalam rangka pendirian perusahaan F&B yaitu restoran yang akan berlokasi di
                Jakarta, pada perusahaan F&B tersebut, total luas area yang dimiliki adalah seluas
                255,28m2 terdiri dari luas area indoor 206,28m2 dan outdoor 49,00m2. Dengan
                luasan tersebut dapat diketahui kapasitas kursi mencapai 110 unit. Sementara itu,
                waktu operasional restoran dimulai dari pukul 08.00 sampai 24.00. Dengan luas
                area yang memadai dan waktu operasional yang panjang, perusahaan F&B ini
                memiliki potensi untuk menarik pelanggan dari berbagai lapisan masyarakat dan
                menciptakan suasana yang ramai selama jam operasional.


        4.2     Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya

        4.2.1   Media


                Bahan Baku Mentah

                Dikarenakan Infinity tidak bergerak di bidang manufaktur, maka Inifinity tidak
                terlibat dalam pengolahan bahan baku mentah. Sebagai gantinya, fokus utama
                Infinity terletak pada kreativitas dan produksi konten. Dalam proses ini, Infinity akan
                mengandalkan talenta-talenta profesional untuk menambah nilai dari setiap konten
                yang dihasilkan.


                Meskipun tidak melibatkan bahan baku mentah, Infinity tetap memainkan peran
                kunci dalam mendapatkan, mengelola, dan             mengoptimalkan talenta yang
                diperlukan. Infinity akan melakukan kebijakan untuk secara mandiri melakukan
                proses perekrutan (hiring) untuk setiap proyek yang dijalankan. Pendekatan ini
                menunjukkan komitmen Infinity dalam mendapatkan dan bekerja sama dengan
                talent yang sesuai dengan kebutuhan spesifik dari setiap proyek produksi konten.
                Dengan tetap melakukan hiring secara independen, Infinity dapat lebih fleksibel dan
                dapat menyesuaikan tim kreatifnya dengan kebutuhan dan karakteristik unik dari
                setiap proyek, memastikan bahwa konten yang dihasilkan mencerminkan standar
                kualitas yang tinggi dan visi kreatif perusahaan.



                                                                                                    47
Page 75
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Pekerja dan Ahli Profesional

                Dalam hal rencana investasi pada Infinity yang memiliki usaha di bidang Industri
                Media yakni Broadcasting, Video, dan Film Production oleh subholding Investasi
                yang akan didirikan oleh DEFI bersama-sama dengan PT Brand Media Indonesia
                (BMI), Infinity direncanakan akan menyiapkan sumber daya manusia yang terdiri dari
                18 pekerja ahli di bidang produksi dan dua kepemimpinan tingkat tinggi, yaitu satu
                Direktur Utama dan satu Direktur. Para pekerja tersebut dapat menjadi bagian
                integral dari inti operasional Infinity untuk membawa keahlian dan kontribusi
                penting dalam kelancaran produksi Perusahaan.


                Bapak Bimo Setiawan, selaku Kandidat Direktur Utama Infinity memiliki pengalaman
                kerja selama 27 tahun di Kompas Gramedia. Dengan latar belakang sebagai lulusan
                Sarjana Ilmu Sosial dan Politik, Jurusan Komunikasi dan Magister Manajemen di
                Universitas Indonesia, Bapak Bimo pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis
                Gramedia Majalah pada tahun 2006 sampai pada tahun 2010, kemudian menjabat
                sebagai Direktur K Vision pada tahun 2016 sampai pada tahun 2017, dan menjabat
                sebagai Direktur Utama Kompas TV sejak 2010 sampai pada tahun 2016. Saat ini,
                selain menjabat sebagai Direktur Utama pada PT Brand Media Indonesia, Bapak Bimo
                juga menjabat sebagai CEO pada PT Mitra Media Integrasi.


                Sementara itu, Bapak Teezar selaku Kandidat Direktur Infinity memiliki pengalaman
                di bidang motion pictures producer selama 20 tahun. Bapak Teezar adalah lulusan
                Institut Kesenian Jakarta Fakultas Film dan Televisi. Bapak Teezar juga memiliki
                pengalaman pekerjaan sebagai Technical Producer Fremantle Media pada tahun
                1999 sampai 2008, Vice General Manager Kompas TV pada tahun 2010 sampai pada
                tahun 2017 dan Direktur PT Brand Media Indonesia dari tahun 2018 sampai saat ini.
                Kemudian, Personal Skill yang dimiliki Bapak Teezar juga beragam, yakni Movie
                Direktur, Program Direktur, Editor & Colorist, Underwater Videographer dan
                sebagainya.


        4.2.2   F&B

                Bahan Baku Mentah


                Bahan baku mentah yang dimiliki atau digunakan oleh perusahaan F&B, terutama
                restoran makanan atau minuman, mencakup sejumlah elemen kunci yang menjadi
                dasar untuk menyajikan produk akhir yang berkualitas. Beberapa bahan baku
                mentah yang dimaksud adalah seperti pada berikut ini:


                • Bahan Makanan Utama
                   Bahan makanan seperti daging, ikan, sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian
                   menjadi elemen pokok dalam menyusun menu makanan. Restoran mungkin



                                                                                               48
Page 76
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                   memiliki penyedia atau pemasok spesifik untuk memastikan ketersediaan
                   bahan-bahan ini dalam kualitas terbaik.


                • Bumbu dan Rempah-rempah
                   Bumbu dan rempah-rempah merupakan kunci untuk memberikan rasa dan
                   aroma yang khas pada hidangan. Ini melibatkan penggunaan bahan seperti
                   garam, merica, bawang putih, jahe, dan rempah-rempah lainnya yang dapat
                   memperkaya citarasa.


                • Produk Olahan
                   Beberapa restoran mungkin menggunakan produk olahan seperti keju, saus, dan
                   pasta sebagai bagian dari menu mereka. Pemilihan produk olahan yang
                   berkualitas tinggi dapat memengaruhi cita rasa dan kesan keseluruhan hidangan.


                • Bahan Pengganti dan Alternatif
                   Dalam mengakomodasi kebutuhan pelanggan dengan preferensi diet atau alergi
                   tertentu, restoran dapat memiliki stok bahan pengganti atau alternatif seperti
                   susu nabati, tepung gluten-free, atau produk pengganti lainnya.


                • Minuman dan Sirup
                   Bahan baku minuman seperti kopi, teh, sirup, dan soda merupakan komponen
                   penting dalam menyusun menu minuman. Pengelolaan stok minuman dengan
                   baik dapat memastikan ketersediaan variasi minuman yang memenuhi selera
                   pelanggan.


                • Produk Segar
                   Produk segar seperti susu, telur, dan buah-buahan menjadi unsur vital dalam
                   menyediakan hidangan atau minuman yang segar dan berkualitas. Pemilihan
                   penyuplai yang dapat diandalkan untuk produk-produk ini dapat memastikan
                   keberlanjutan stok.


                • Bahan Baku Spesifik Menu
                   Bergantung pada jenis restoran, bahan baku tertentu mungkin diperlukan untuk
                   menu khusus. Contohnya, restoran sushi membutuhkan bahan seperti nori, nasi
                   sushi, dan ikan segar untuk menyajikan hidangan mereka.


                Manajemen persediaan dan pemilihan pemasok yang baik adalah faktor kunci dalam
                memastikan kualitas dan ketersediaan bahan baku yang diperlukan. Hal ini
                membantu restoran untuk tetap beroperasi secara efisien dan memenuhi harapan
                pelanggan dalam hal cita rasa dan konsistensi produk.




                                                                                              49
Page 77
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                  Pekerja dan Ahli Profesional

                  Terdapat berbagai staff atau sumber daya manusia yang diperlukan untuk
                  menjalankan operasional secara efektif dan setiap posisi pekerjaan tersebut
                  berkontribusi pada kesuksesan operasional dan pengalaman pelanggan yang positif
                  dalam perusahaan F&B. Beberapa diantaranya adalah manajer restoran yang
                  memiliki peran utama dalam mengelola operasional secara keseluruhan, sementara
                  chef atau juru masak yang bertanggung jawab atas persiapan menu dan
                  pengelolaan dapur. Selain itu, pelayan atau waiter/waitress menyajikan makanan
                  kepada pelanggan, sedangkan kasir menangani transaksi pembayaran. Disisi lain
                  terdapat staf pemasaran yang bertanggung jawab atas strategi pemasaran,
                  sementara staf keuangan menangani administrasi keuangan. Sementara itu staf
                  SDM bertugas dalam melaksanakan rekrutmen, pelatihan, dan manajemen kinerja
                  karyawan. Kemudian untuk kebersihan terdapat cleaner staff yang menjaga
                  kebersihan restoran. Disisi lain juga terdapat teknisi atau maintenance staff yang
                  menjaga peralatan agar beroperasi dengan baik dan security staff yang menjaga
                  keamanan.


        4.3       Proses Produksi

        4.3.1     Media

                  Proses pekerjaan yang akan dilakukan di dalam Infinity dibagi menjadi beberapa
                  tahapan seperti pada berikut ini:


                                    Gambar 9 Tahapan Proses Produksi dalam Infinity

                              Ideation &          Penulisan
                                                                     Praproduksi      Produksi
                               Planning             skrip


                                                              Distribusi dan
                                           Evaluasi                                Postproduksi
                                                               pemasaran


              •   Ideation and Planning
                  Proses ideation and planning di Infinity dimulai dengan pihak media memberikan
                  atau membuat permintaan terkait program atau konten yang diinginkan.
                  Permintaan tersebut selanjutnya ditangani oleh tim kreatif produksi di dalam
                  Infinity. Tim kreatif produksi kemudian menyusun sebuah proposal yang mencakup
                  rincian ide program atau konten beserta dengan fee yang akan dikenakan. Proposal
                  ini kemudian dikirimkan kembali kepada klien untuk dievaluasi. Apabila kedua
                  belah pihak, yaitu Infinity dan klien, sepakat dengan proposal tersebut, maka
                  program atau konten akan mulai dikerjakan oleh Infinity sesuai dengan kontrak
                  yang telah disepakati sebelumnya.




                                                                                                  50
Page 78
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




            •   Penulisan dan Pengembangan Skrip
                −   Penulisan Skrip: Menulis naskah atau skrip yang akan digunakan dalam produksi
                    yaitu mencakup dialog, adegan, dan arahan bagi pemeran dan kru produksi.
                −   Pengembangan Skrip: Diskusi lebih lanjut dan revisi skrip untuk memastikan
                    pesan dan cerita yang ingin disampaikan sesuai dengan visi produksi.


            •   Praproduksi
                −   Pemilihan Pemeran: Jika ada pemeran yang dibutuhkan, Infinity melakukan
                    audisi dan pemilihan aktor yang sesuai dengan karakter.
                −   Pemilihan Lokasi: Menentukan dan mengamankan lokasi pengambilan gambar.
                −   Perizinan dan Izin: Mendapatkan izin dan perizinan yang diperlukan untuk
                    pengambilan gambar di lokasi tertentu.
                −   Penyusunan Jadwal: Menjadwalkan kegiatan produksi, termasuk pengambilan
                    gambar, latihan, dan waktu istirahat.


            •   Produksi
                −   Pengambilan     Gambar:     Proses   perekaman   adegan   sesuai   dengan   skrip
                    menggunakan kamera dan peralatan produksi lainnya.
                −   Pencahayaan dan Suara: Memastikan pencahayaan yang baik dan kualitas suara
                    yang jelas selama pengambilan gambar.
                −   Koreografi dan Pemandu Acara: Untuk beberapa jenis konten, seperti program
                    realitas atau acara berbasis hiburan, mungkin akan melibatkan pemandu acara
                    atau koreografi tertentu.


            •   Postproduksi
                −   Pemilihan dan Pengeditan: Memilih materi terbaik dan mengeditnya sesuai
                    dengan skrip, yaitu mencakup cutting, penyusunan, dan penyesuaian lainnya.
                −   Efek Visual dan Suara: Menambahkan efek visual dan suara yang diperlukan
                    untuk meningkatkan kualitas konten.
                −   Penyusunan Musik: Menambahkan musik latar sesuai dengan suasana yang
                    diinginkan.


            •   Distribusi dan Pemasaran
                −   Distribusi: Mengunggah konten ke platform TV atau YouTube.
                −   Pemasaran: Mempromosikan konten melalui media sosial, iklan, atau kampanye
                    pemasaran lainnya untuk menarik perhatian penonton.


            •   Evaluasi
                −   Analisis Kinerja: Mengevaluasi kinerja konten berdasarkan jumlah penonton,
                    umpan balik, dan metrik lainnya.
                −   Pelatihan untuk Perbaikan: Menggunakan pelajaran dari produksi sebelumnya
                    untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik konten di masa depan.




                                                                                                  51
Page 79
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Proses produksi dapat bervariasi tergantung pada jenis konten, ukuran produksi,
                dan platform yang digunakan. Selain itu, konten YouTube mungkin melibatkan
                elemen interaksi lebih langsung dengan audiens melalui komentar dan feedback
                langsung.


        4.3.2   F&B

                Proses pekerjaan yang terjadi di perusahaan F&B dibagi menjadi beberapa tahapan
                seperti pada berikut ini:


                             Gambar 10 Tahapan Proses Produksi dalam Perusahaan F&B
                      Perencanaan           Pengadaan        Penyimpanan dan               Pra-
                         Menu               Bahan Baku     Manajemen Persediaan          persiapan

                                                               Penyajian dan
                                             Pengiriman                              Pengolahan
                                                             Penataan Hidangan

                                             Pembersihan dan
                                                                    Evaluasi
                                            Perawatan Peralatan


                Tahapan produksi dalam industri F&B, terutama dalam konteks restoran, melibatkan
                serangkaian langkah yang mencakup persiapan, pengolahan, penyajian, hingga
                pengantaran produk kepada pelanggan. Berikut adalah tahapan-tahapan tersebut:


                • Perencanaan Menu
                   Tahap awal produksi melibatkan perencanaan menu, termasuk pemilihan
                   hidangan dan minuman yang akan disajikan. Restoran harus mempertimbangkan
                   keberagaman, kepopuleran, dan biaya bahan baku.


                • Pengadaan Bahan Baku
                   Setelah menu ditetapkan, langkah berikutnya adalah pengadaan bahan baku.
                   Restoran bekerjasama dengan pemasok atau distributor untuk mendapatkan
                   bahan makanan dan minuman yang dibutuhkan.


                • Penyimpanan dan Manajemen
                   Bahan baku yang telah diterima disimpan dengan benar dan dikelola dalam
                   persediaan. Tahap ini melibatkan pemantauan tanggal kedaluwarsa, rotasi stok,
                   dan penggunaan sistem manajemen persediaan untuk mengoptimalkan efisiensi.


                • Pra-persiapan
                   Pra-persiapan    melibatkan     pekerjaan-pekerjaan   awal    dalam    menyiapkan
                   hidangan seperti mencuci, memotong, dan menyiapkan bahan-bahan dasar
                   sebelum memasuki tahap pengolahan utama. Hal ini membantu meningkatkan
                   efisiensi selama waktu layanan.



                                                                                                     52
Page 80
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                • Pengolahan
                   Tahap ini mencakup pengolahan bahan mentah menjadi hidangan jadi. Aktivitas
                   ini melibatkan proses memasak, pemanggangan, dan pengolahan lainnya sesuai
                   dengan resep dan standar restoran.


                • Penyajian dan Penataan Hidangan
                   Setelah hidangan selesai diproses, langkah berikutnya adalah penyajian. Tahap
                   ini melibatkan penataan hidangan di piring atau tempat penyajian dengan
                   estetika yang menarik sesuai dengan konsep restoran.


                • Pengiriman
                   Jika restoran menyediakan layanan pengiriman, tahap ini melibatkan proses
                   pemesanan, pengemasan, dan pengantaran produk kepada pelanggan. Proses ini
                   semakin relevan dengan pertumbuhan layanan pesan antar makanan.


                • Pembersihan dan Perawatan Peralatan
                   Setelah semua hidangan disajikan dan pelanggan meninggalkan restoran, tahap
                   pembersihan dan perawatan peralatan yang telah digunakan mulai dilaksanakan.
                   Tahap ini mencakup kegiatan sepeti membersihkan dapur, peralatan masak, dan
                   tempat makan.


                • Evaluasi Kinerja
                   Setelah selesai operasional, restoran dapat melakukan evaluasi kinerja untuk
                   memahami sejauh mana menu yang dihidangkan telah berhasil, kemudian
                   mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki, dan merencanakan perubahan
                   atau inovasi menu ke depannya.


                Tahapan-tahapan ini berkontribusi pada keseluruhan pengalaman pelanggan dan
                keberhasilan operasional restoran. Pengelolaan yang efektif dari setiap tahap
                produksi dapat meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan biaya, dan menjaga
                kualitas produk yang dihasilkan.




                                                                                             53
Page 81
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        5       KELAYAKAN POLA BISNIS


        5.1     Keunggulan Kompetitif

        5.1.1   Media


                DEFI, sebuah perusahaan investasi yang sebelumnya berfokus di industri
                pembiayaan sejak tahun 1995, kini tengah mengalami transformasi sebagai
                perusahaan investasi. Dalam upayanya di bidang investasi, DEFI berencana untuk
                melakukan pendirian subholding investasi bidang aneka industri dan bersama BMI
                akan mendirikan perusahaan bernama Infinity yang bergerak di bidang Industri
                Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production serta melakukan
                investasi dibidang Hospitality yaitu berupa F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta)
                dan Perhotelan.


                Infinity akan dikenal atas kegiatan usahanya dalam industri media dengan beberapa
                kelebihan. Kelebihan yang dimiliki oleh Infinity terletak pada tim yang akan mengisi
                produksi, dimana mereka memiliki pengalaman yang luas dalam ranah production
                house. Seluruh staf intinya dianggap sebagai ahli di bidangnya masing-masing,
                menciptakan fondasi yang kokoh untuk kelancaran operasional dan penghasilan
                konten berkualitas tinggi.


                Tidak hanya itu, Infinity juga memperoleh keunggulan sebab masih sedikitnya
                pesaing yang memiliki kegiatan usaha yang serupa secara persis. Hal ini
                memberikan Infinity posisi unik dalam industri, memungkinkan perusahaan untuk
                menonjolkan diri dan menguasai pasar dengan lebih baik.


                Dengan rencana investasi dari subholding yang akan didirikan oleh DEFI, diharapkan
                Infinity dapat memanfaatkan keunggulan-keunggulan tersebut untuk terus
                berkembang dan mengukuhkan posisinya sebagai pemain kunci dalam industri
                media.


        5.1.2   F&B

                Perusahaan F&B yaang akan diinvestasikan oleh subholding milik DEFI dapat
                memiliki sejumlah keunggulan kompetitif yang beragam untuk membedakannya
                dari pesaing di berbagai sektor. Keunggulan-keunggulan tersebut dapat meliputi
                inovasi-inovasi menu yang kreatif dan unik, bahkan pengalaman kuliner yang baik
                untuk pelanggan. Selain itu, keberlanjutan dan kesadaran lingkungan dalam sumber
                daya bahan baku dan pengemasan dapat menjadi faktor diferensiasi. Sementara itu
                perusahaan yang melakukan penerapan teknologi dalam pemesanan online, layanan
                pengiriman, atau customer experience yang terhubung dapat meningkatkan daya
                saing. Manajemen persediaan yang efisien dan kolaborasi dengan pemasok



                                                                                                 54
Page 82
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                berkualitas juga dapat memberikan keunggulan operasional. Selain itu, fokus pada
                layanan pelanggan yang berkualitas tinggi dan strategi pemasaran yang baik,
                termasuk bekerjasama dengan influencer kuliner atau food blogger, dapat
                meningkatkan branding perusahaan.


        5.2     Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk

        5.2.1   Media


                Meskipun terdapat pesaing yang memiliki kemungkinan untuk memasuki bidang
                usaha yang sama, Perusahaan-perusahaan tersebut mungkin memiliki kendala atau
                hambatan saat memasuki bidang usaha yang sama tanpa memiliki keunggulan
                khusus. Jika Perusahaan-perusahaan lain dalam bidang usaha yang sama memiliki
                tenaga profesional yang sangat berbakat dan berpengalaman, sulit bagi pesaing
                baru untuk meniru tingkat kualitas dan kreativitas yang sama.


                Selain itu, hubungan strategis dengan mitra atau vendor kunci juga dapat menjadi
                penghambat untuk Perusahaan pesaing, karena jika Perusahaan-perusahaan lain
                yang sudah lama berkecimpung dalam bidang usaha yang sama memiliki kemitraan
                eksklusif atau akses ke sumber daya yang sulit dicapai oleh pesaing, maka pesaing
                mungkin akan mengalami hambatan. Selain itu, faktor pendanaan juga menjadi
                salah satu faktor penting dalam Perusahaan yang bergerak dalam produksi video
                ataupun perfilman karena budget yang dikeluarkan tidaklah sedikit.


        5.2.2   F&B

                Kemungkinan pesaing untuk meniru produk dalam bidang usaha ini cukup besar,
                dimana saat ini hampir semua industri F&B memiliki menu makanan yang bervariatif
                bahkan sampai pada menu dengan spesifikasi khusus. Selain itu, beberapa
                perusahaan F&B sudah menggunakan media online dalam aktivitas usahanya.


                Risiko adanya barang yang ditiru merupakan risiko yang melekat pada Perseroan.
                Kemampuan pesaing untuk meniru produk memang tidak dapat dihindari, hal
                tersebut membuat usaha menjadi sangat kompetitif. Upaya mitigasi yang dapat
                dilakukan oleh Perseroan diantaranya sebagai berikut:


                • Miliki ciri khas dan pertahankan kualitas;
                • Terus melakukan perbaikan dan inovasi produk;
                • Bangun dan perkuat loyalitas merek.




                                                                                              55
Page 83
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        5.3     Kemampuan untuk Menciptakan Nilai

                DEFI dalam menjalankan kegiatan usaha akan mendirikan subholding Investasi yang
                akan melakukan investasi bidang aneka industri termasuk namun tidak terbatas
                kepada bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film
                Production, Industri Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan, dan Industri
                Financial Technology. Industri tersebut dinilai memiliki prospek usaha yang cukup
                baik dengan melihat perkembangan pertumbuhan industri, potensi cerukan pasar,
                dan ketersediaan sumber daya. Dalam hal ini subholding yang akan didirikan DEFI
                akan mendirikan dan berinvestasi pada perusahaan bernama Infinity dan
                perusahaan F&B yaitu restoran yang akan berlokasi di Jakarta, yang dipercaya
                memiliki potensi usaha yang cukup baik. Hal ini tentu saja memberikan peluang
                yang besar bagi DEFI dalam mengembangkan dan mempertahankan kelangsungan
                usaha perusahaan. Sehingga DEFI mendapatkan kemampuan untuk menciptakan
                nilai, diantaranya sebagai berikut:


                1. Kegiatan usaha baru;
                2. Mendapat sumber pendapatan baru;
                3. Meningkatkan kinerja keuangan DEFI.


                Ketiga hal di atas dapat memberikan kontribusi yang positif dan nilai tambah bagi
                DEFI.




                                                                                              56
Page 84
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        6       KELAYAKAN MODEL MANAJEMEN


        6.1     Ketersediaan Tenaga Kerja


                Dalam hal rencana investasi DEFI pada Infinity, Infinity direncanakan akan
                menyiapkan sumber daya manusia yang terdiri dari 18 pekerja ahli di bidang
                produksi dan dua kepemimpinan tingkat tinggi, yaitu satu Direktur Utama dan satu
                Direktur. Para pekerja tersebut dapat menjadi bagian integral dari inti operasional
                Infinity untuk membawa keahlian dan kontribusi penting dalam kelancaran produksi
                Perusahaan.


                Sementara itu, sebagai perusahaan F&B terdapat berbagai staff atau sumber daya
                manusia yang diperlukan untuk menjalankan operasional perusahaan F&B secara
                efektif dan setiap posisi pekerjaan tersebut berkontribusi pada kesuksesan
                operasional dan pengalaman pelanggan yang positif dalam perusahaan F&B.
                Beberapa diantaranya adalah manajer restoran, chef atau juru, pelayan atau
                waiter/waitress, kasir, staf pemasaran, staf keuangan, staf SDM, cleaner staff,
                maintenance staff, dan security staff.

        6.2     Manajemen Kekayaan Intelektual


                Dalam rencana DEFI yang akan mendirikan subholding investasi bidang aneka
                industri dan akan berinvestasi pada bidang Industri Media yaitu berupa
                Broadcasting, Video, dan Film Production, Industri Hospitality yaitu berupa F&B dan
                Perhotelan, dan Industri Financial Technology, menjadi hal yang krusial untuk
                melindungi, mempertahankan, dan mengembangkan kekayaan intelektual, hak
                cipta, maupun merek dagang yang akan dimiliki oleh perusahaan. Upaya yang dapat
                dilakukan perusahaan untuk melaksanakan manajemen kekayaan intelektual
                diantaranya mencatatkan hak cipta, merek dagang dan paten secara hukum,
                mengembangkan kebijakan dan prosedur internal untuk melindungi maupun
                menggunakan atau menyebarluaskan kekayaan intelektual yang dimiliki, melakukan
                pengawasan terhadap pelanggaran kekayaan intelektual, serta melakukan inovasi
                dan pengembangan berkelanjutan dalam memperkaya portofolio kekayaan
                intelektual.


        6.3     Manajemen Risiko


                DEFI memahami bahwa dalam investasi usaha, subholding yang akan didirikan oleh
                DEFI berhadapan dengan risiko-risiko potensial yang dapat berdampak buruk pada
                performa Perusahaan, terutama pada Perusahaan yang akan didirikan dan
                diinvestasikan yaitu Infinity bersama dengan BMI serta perusahaan F&B yaitu
                restoran yang akan berlokasi di Jakarta.




                                                                                                57
Page 85
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        6.3.1   Media


                Dibawah ini adalah risiko-risiko potensial dan mitigasi yang dapat dilakukan pada
                Infinity:


                1. Risiko Kreativitas dan Inovasi
                    Kehilangan kreativitas dapat menghambat kemampuan perseroan untuk
                    memproduksi konten yang menarik. Untuk mengatasi risiko ini, perusahaan
                    perlu fokus pada pengembangan tim kreatif yang beragam, memastikan adanya
                    ruang untuk brainstorming secara rutin, dan mendorong kolaborasi di antara
                    anggota tim untuk mempertahankan kreativitas yang tinggi.


                2. Risiko Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
                    Pelanggaran hak cipta atau klaim HKI dapat mengakibatkan konsekuensi hukum
                    dan kerugian finansial. Mitigasi risiko dapat dilakukan melalui audit HKI rutin,
                    dokumentasi yang cermat terkait kepemilikan intelektual, dan pengaturan
                    kontrak yang jelas dengan karyawan dan eksternal yang mencakup hak HKI.


                3. Risiko Produksi dan Distribusi
                    Gangguan dalam proses produksi, seperti kegagalan peralatan atau masalah
                    teknis, dapat menyebabkan penundaan dalam penyediaan konten. Dengan
                    Melakukan pemeliharaan rutin pada peralatan, memiliki peralatan cadangan,
                    dan merencanakan rencana darurat untuk mengatasi gangguan teknis,
                    perusahaan dapat mengurangi risiko terkait produksi dan distribusi.


                4. Risiko Kepuasan Penonton
                    Tidak memenuhi ekspektasi penonton atau mendapatkan umpan balik negatif
                    dapat merugikan reputasi perseroan ataupun media yang bekerja sama dengan
                    perseroan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan survei dan riset pasar
                    secara berkala, memperhatikan umpan balik, dan berkomunikasi secara terbuka
                    untuk terus meningkatkan kualitas konten.


                5. Risiko Keuangan
                    Fluktuasi biaya produksi, pendapatan yang tidak stabil, atau penurunan
                    popularitas konten dapat menjadi risiko keuangan. Melalui perencanaan
                    keuangan yang matang, investasi yang bijaksana, dan strategi diversifikasi
                    pendapatan, perusahaan dapat menjaga stabilitas keuangan.


                6. Risiko Kepemimpinan dan SDM
                    Kehilangan personel kunci atau kepemimpinan dapat merugikan kinerja
                    perusahaan. Oleh karena itu, penting untuk membangun tim manajemen yang
                    kuat,   menyediakan   pelatihan   dan   pengembangan     bagi   karyawan,   dan




                                                                                                 58
Page 86
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                      merancang      rencana   suksesi   yang   jelas   untuk   menjaga   kelangsungan
                      operasional.


                7. Risiko Keamanan Digital
                      Ancaman keamanan terhadap data atau konten digital perusahaan dapat
                      berdampak serius. Dengan melakukan audit keamanan rutin, menerapkan
                      langkah-langkah keamanan digital yang canggih, dan memberikan pelatihan
                      keamanan kepada karyawan, perusahaan dapat melindungi informasi dan
                      kontennya dari potensi ancaman keamanan.


                8. Risiko Perubahan Regulasi
                      Perubahan regulasi media yang membatasi dan mengatur konten yang
                      diproduksi bisa menghambat perseroan dalam melakukan pekerjaan. Mitigasi
                      yang dapat dilakukan untuk risiko ini adalah dengan membentuk tim yang akan
                      memantau perubahan regulasi, berkolaborasi dengan ahli hukum media serta
                      memiliki kebijakan internal yang mematuhi standar regulasi.


        6.3.2   F&B

                Perusahaan F&B, terutama yang menyediakan menu makanan dan minuman yang
                bervariasi memiliki sejumlah faktor risiko utama yang dapat mempengaruhi
                keberhasilan operasional dan keberlanjutan bisnis. Berikut adalah beberapa risiko-
                risiko potensial dan mitigasi yang dapat dilakukan dalam industri ini:


                1. Risiko Internal
                      Dalam menjalankan kegiatan usaha di bidang industri hospitality, Perusahaan
                      F&B tidak terlepas dari risiko-risiko usaha yang dipengaruhi oleh faktor baik
                      dari luar maupun dari dalam perusahaan yang dapat mempengaruhi pendapatan
                      maupun kinerja Perusahaan F&B. Risiko internal dalam konteks perusahaan F&B
                      mencakup aspek-aspek yang berasal dari dalam organisasi itu sendiri. Salah
                      satunya adalah risiko kualitas produk, Kesehatan dan keamanan makanan,
                      manajemen sumber daya manusia, dsb. Mengidentifikasi, mengelola, dan
                      memitigasi risiko internal ini memerlukan komitmen dari manajemen dan
                      seluruh tim organisasi. Dengan pendekatan yang proaktif, perusahaan F&B
                      dapat meningkatkan daya tahan dan keberlanjutan bisnisnya.


                2. Risiko Eksternal
                      Risiko Pemasok/Pelanggan
                      Perubahan kondisi atau kebijakan dari pemasok bahan baku atau bahan utama
                      dapat berdampak pada ketersediaan dan harga bahan tersebut. Selain itu,
                      perubahan preferensi pelanggan atau persaingan dalam industri dapat
                      mempengaruhi jumlah pelanggan dan penjualan. Upaya pengelolaan risiko yang
                      dapat dilakukan adalah dengan membangun hubungan yang kuat dengan



                                                                                                   59
Page 87
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                    pemasok, memiliki diversifikasi pemasok, dan memonitor perubahan tren
                    konsumen dapat membantu mengelola risiko ini. Penggunaan analisis data
                    pelanggan juga dapat membantu dalam menyesuaikan penawaran dengan
                    preferensi pelanggan.


                    Risiko Perekonomian
                    Untuk dapat menyediakan fasilitas beserta sarana lainnya agar dapat dinikmati
                    dan diminati oleh para konsumen, Perusahaan F&B harus melakukan upaya
                    pembangunan secara optimal atas sarana dan fasilitas tersebut guna dipasarkan
                    ke pelanggan, namun demikian kondisi perekonomian secara regional maupun
                    global juga akan dapat mempengaruhi kinerja Perusahaan F&B. Pada saat
                    terjadinya krisis ekonomi nasional para konsumen tentunya akan mengurangi
                    tingkat konsumsi mereka guna untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya,
                    begitu juga sebaliknya jika kondisi perekonomian semakin baik, maka mereka
                    akan membelanjakan sebagian pendapatannya untuk konsumsi mereka baik itu
                    sandang, pangan, papan maupun sarana rekreasi dan hiburan lainnya.
                    Diversifikasi menu atau memberikan opsi harga yang fleksibel, memiliki strategi
                    pemasaran yang responsif terhadap kondisi ekonomi, dan menjaga efisiensi
                    operasional dapat membantu meredam dampak risiko ekonomi tersebut.


                    Risiko Krisis Ekonomi, Politik dan Sosial
                    Krisis ekonomi, politik, atau sosial, seperti perubahan kebijakan pemerintah,
                    bencana alam, atau situasi keamanan yang tidak stabil, dapat berdampak
                    signifikan pada operasional perusahaan F&B. Hal ini dapat mencakup penurunan
                    kunjungan pelanggan atau bahkan penutupan sementara bisnis. Upaya
                    pengelolaan risiko yang dapat dilakukan adalah dengan membangun rencana
                    kontinuitas bisnis yang tangguh, melibatkan diri dalam proaktif terhadap
                    perkembangan kebijakan dan situasi sosial-politik, serta menjaga ketersediaan
                    stok dalam menghadapi krisis dapat membantu perusahaan F&B meminimalkan
                    dampak risiko eksternal ini.


                    Risiko Peraturan Pemerintah
                    Sebagai Persekutuan Komanditer yang akan selalu berhubungan dengan
                    perusahaan lain, kegiatan usaha perusahaan diatur oleh Pemerintah melalui
                    berbagai peraturan. Kegagalan perusahaan dalam mengantisipasi peraturan-
                    peraturan baru yang ditetapkan Pemerintah dapat mempengaruhi pelaksanaan
                    kegiatan usaha perusahaan yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja
                    perusahaan. Upaya untuk menanggulangi risiko ini adalah dengan menyelidiki
                    dan memahami peraturan yang berlaku, berkomunikasi secara teratur dengan
                    instansi terkait, dan memiliki tim yang dapat merespons perubahan peraturan
                    adalah strategi penting dalam mengelola risiko ini. Menjaga kepatuhan dan
                    membangun hubungan yang baik dengan pihak berwenang dapat membantu
                    mengurangi dampak risiko peraturan pemerintah.



                                                                                                60
Page 88
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                       Risiko Asuransi
                       Perusahaan F&B akan melakukan perlindungan asuransi terhadap aset-aset
                       material    yang     kemungkinan     akan   mempengaruhi         kelangsungan   usaha
                       Perusahaan F&B, namun terdapat kemungkinan perusahaan asuransi tersebut
                       tidak dapat mengganti kerugian yang dialami perusahaan karena tidak
                       terpenuhinya klausul dan persyaratan yang tercantum dalam polis perjanjian
                       asuransi. Kegagalan Perusahaan F&B dalam melakukan klaim asuransi akan
                       mengakibatkan kerugian yang mengurangi laba Perusahaan F&B. Untuk
                       memitigasi risiko ini perusahaan dapat melakukan beberapa hal seperti
                       Mengaudit dan memahami kebijakan asuransi yang dimiliki, bekerja sama
                       dengan perusahaan asuransi untuk menilai risiko yang mungkin dihadapi, dan
                       memastikan bahwa cakupan asuransi mencakup risiko yang signifikan. Selain
                       itu, melakukan evaluasi teratur dan penyesuaian pada kebijakan asuransi untuk
                       memastikan kesesuaian dengan perubahan dalam lingkungan bisnis atau
                       operasional. Pemilihan broker asuransi yang dapat memberikan nasihat ahli
                       juga merupakan langkah yang bijak untuk mengelola risiko asuransi dengan
                       efektif.


        6.4     Kapasitas dan Kemampuan Manajemen


                Dalam mengelola operasional bisnisnya, Infinity akan mengimplementasikan proses
                produksi sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya. Jika kapasitas produksi
                berlebih, Infinity memiliki kebijakan untuk mengefisienkannya. Sebaliknya, ketika
                ada peningkatan kebutuhan produksi, Infinity bersedia mempertimbangkan
                perekrutan baru untuk memperkuat tim inti. Kefleksibilitasan ini memungkinkan
                perusahaan merespons fluktuasi kebutuhan produksi dengan cepat dan efisien,
                sambil tetap memastikan bahwa kualitas kontennya tetap terjaga. Dengan
                pendekatan ini, Infinity memastikan bahwa operasionalnya tetap adaptif dan
                responsif terhadap dinamika industri, tanpa mengorbankan standar kualitas yang
                telah ditetapkan.


                Sementara itu, untuk rata-rata konten yang akan diproduksi oleh Infinity dapat
                dilihat dari Production Plan Desember 2023 pada berikut ini:


                                                Tabel 15 Production Plan Infinity
                                                                                            Total
                                                                     Durasi
                                                                              Episode      Durasi    Episode
                  No.             Program             Channel      /Episode
                                                                              /Minggu      (menit)   /Bulan
                                                                    (menit)
                                                                                          /Minggu
                          GARUDA TV
                   1      IKN                        Garuda TV        60            2       120        8
                   2      Borong Borong              Garuda TV        30            2        60        8
                   3      Belanja Cepet Cepet        Garuda TV        30            1        30        4
                          SEA TODAY


                                                                                                           61
Page 89
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                                                                                      Total
                                                                 Durasi
                                                                           Episode   Durasi    Episode
                  No.            Program          Channel       /Episode
                                                                           /Minggu   (menit)   /Bulan
                                                                (menit)
                                                                                     /Minggu
                   4    Sustainable Living       Sea Today        30         1         30        4
                   5    Teman Maman              Sea Today        60         1         60        4
                   6    Space of Mine            Sea Today        30         1         30        4
                   7    Factory Story            Sea Today        30         1         30        4
                   8    Autoday                  Sea Today        30         1         30        4
                        IMI TV
                   9    IMI Update             Youtube IMI TV     12         1         12        4
                  10    The Profile            Youtube IMI TV     12         1         12        4
                  11    Ngebengkel             Youtube IMI TV     12         1         12        4
                  12    Women on Wheel         Youtube IMI TV     12         1         12        4
                  13    Daily Beater           Youtube IMI TV     12         1         12        4
                                   TOTAL TARGET PRODUKSI PER BULAN                    450        60
                Sumber: Infinity


                Pada production plan tersebut, dapat dilihat bahwa target produksi per minggu
                Infinity adalah 450 menit atau sama dengan 7 jam 30 menit total durasi. Bila
                dihitung berdasarkan episode, target production plan mencapai 60 Episode per
                bulan. Terdapat 3 program yang dibuat untuk Garuda TV dengan target produksi
                sebanyak 5 episode per minggu dengan total durasi 210 menit. Sementara itu,
                terdapat 5 program untuk Sea Today dengan target produksi 5 Episode per minggu
                dengan total durasi 180 menit. Kemudian, terdapat 5 Program untuk IMI TV dengan
                target produksi 5 Episode per minggu dengan total durasi 60 menit.


                Dengan target Production Plan tersebut, akan berdampak pada keberlangsungan
                operasional Infinity. Kemudian, hal ini juga akan berdampak pada pendapatan
                Infinity yang akan dibentuk yang pada akhirnya akan menguntungkan bagi para
                pemegang saham.


                Sementara itu, dalam rangka pendirian perusahaan F&B yaitu restoran yang akan
                berlokasi di Jakarta, pada perusahaan F&B tersebut, total luas area yang dimiliki
                adalah seluas 255,28m2 terdiri dari luas area indoor 206,28m2 dan outdoor
                49,00m2. Dengan luasan tersebut dapat diketahui kapasitas kursi mencapai 110
                unit. Sementara itu, waktu operasional restoran dimulai dari pukul 08.00 sampai
                24.00. Dengan luas area yang memadai dan waktu operasional yang panjang,
                perusahaan F&B ini memiliki potensi untuk menarik pelanggan dari berbagai lapisan
                masyarakat dan menciptakan suasana yang ramai selama jam operasional.




                                                                                                      62
Page 90
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        6.5     Kesesuaian Struktur Organisasi dan Manajemen


                Untuk mendapatkan hasil yang optimal, salah satu faktor yang penting adalah
                kemampuan dari pengelola (manajemen). Adapun Struktur Organisasi Infinity
                adalah sebagai berikut:


                                           Gambar 11 Struktur Organisasi Infinity

                                                        Direktur Utama


                                                                                  Penasihat
                                    Pendukung
                                                                               Direktur Utama




                                                          Direktur




                                Creative                                             Production
                                Manager                                               Manager
                                                                                                           Production
                                                       Live Streaming                                       Secretary
                                                           Officer

                                                                                                           Lightingman

                                                          Animator
                                                                                                           Propertyman
                    Producer                Creative




                                                                                                  Video
                                                                         Cameramen
                                                                                                  Editor


                Sumber: Infinity




                                                                                                             63
Page 91
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Sementara itu, struktur organisasi untuk perusahaan F&B adalah sebagai berikut:


                                    Gambar 12 Struktur Organisasi Perusahaan F&B

                                                    Director



                              Restaurant Manager            Assistant Restaurant Manager



                                       Supervisor                Chef



                                          Waiter/Waitress        Cook and Helper




                                                                                              64
Page 92
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        7       KELAYAKAN KEUANGAN MEDIA

                Aspek keuangan adalah salah satu aspek yang dikaji dalam studi kelayakan. Kajian
                ini menganalisis besaran investasi dan pendapatan pertahunnya sehingga
                didapatkan suatu kesimpulan apakah suatu proyek/rencana layak dilaksanakan
                ataupun tidak.


                Dalam studi kelayakan ini, Penilai mengkaji beberapa hal berikut: kebutuhan
                investasi, proyeksi keuangan, penentuan tingkat diskonto (discount rate), kelayakan
                investasi, dan analisa sensitivitas.

        7.1     Biaya Pendirian (Start Up Costs)

                Terkait rencana investasi, subholding Investasi yang akan didirikan oleh DEFI
                bersama dengan PT Brand Media Indonesia (BMI) berencana mendirikan perusahaan
                bernama Infinity dan berinvestasi dengan total investasi Rp2,50 Miliar.


        7.2     Modal Kerja


                Proyeksi Modal Kerja tahun 2024-2028 adalah sebagai berikut:


                                          Tabel 16 Modal Kerja Infinity (Rp.000)
                     Keterangan               2024        2025        2026         2027        2028
                  PERHITUNGAN MODAL
                  KERJA
                     Aset Lancar           1.942.121    2.149.113   2.289.530   2.416.991    2.552.334
                     Hutang Lancar          (328.117)   (335.831)   (353.014)   (372.108)    (393.048)
                  Modal Kerja              1.614.004    1.813.283   1.936.515   2.044.883    2.159.286
                  Perubahan Modal Kerja    1.614.004     199.279     123.232       108.368    114.403


        7.3     Sumber Pembiayaan


                Sumber pembiayaan Infinity berasal dari rencana investasi subholding investasi
                yang akan didirikan oleh DEFI dengan total investasi yang akan diberikan DEFI
                adalah sebesar Rp2,50 miliar. DEFI akan menggunakan dana yang seluruhnya dari
                ekuitas DEFI.


        7.4     Asumsi-Asumsi Proyeksi Keuangan


                 Berikut ini merupakan asumsi-asumsi yang digunakan dalam studi kelayakan:




                                                                                                      65
Page 93
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Waktu Operasional


                 Proyeksi keuangan di mulai pada tahun 2024 sampai pada tahun 2028 dengan
                jumlah hari operasional sebanyak 264 hari dari 365 hari dalam satu tahun dan
                diasumsikan tetap selama masa proyeksi.


                Struktur Pendapatan


                 Berikut ini proyeksi struktur pendapatan Infinity selama masa proyeksi tahun 2024-
                2028:


                                    Tabel 17 Proyeksi Pendapatan Infinity (Rp.000)
                             Keterangan                 2024       2025         2026            2027            2028
                 Revenue
                 Pendapatan Manajemen Produksi        4.676.096 5.206.706     5.498.041        5.810.943       6.160.990
                 Pendapatan IP Management             3.300.000 3.630.000     3.933.600        4.148.430       4.355.852
                 Kenaikan
                    Pendapatan Manajemen Produksi                    11,3%            5,6%           5,7%          6,0%
                    Pendapatan IP Management                         10,0%            8,4%           5,5%          5,0%


                Struktur Biaya


                a. Cost of Sales
                    Pada masa proyeksi, Cost of Sales yang terdiri dari Biaya Produksi Manajemen
                    Produksi dan Biaya produksi IP Management pada tahun 2024 sampai 2028
                    diasumsikan seperti pada tabel proyeksi berikut:


                                          Tabel 18 Proyeksi Cost of Sales Infinity
                             Keterangan                             2024       2025           2026       2027        2028
                  Biaya Produksi Manajemen
                                                    To Revenue      58,87%     58,27%         58,20%     58,13%      58,01%
                  Produksi
                  Biaya Produksi IP Management      To Revenue      28,36%     28,15%         27,37%     27,25%      27,25%



                b. Operational Expense
                    Pada masa proyeksi, beban operasional yang terdiri dari Biaya Karyawan dan
                    Biaya Operasional, diasumsikan mengalami kenaikan seperti pada tabel
                    proyeksi berikut:


                                    Tabel 19 Proyeksi Operational Expense Infinity
                                Keterangan                                   2025        2026          2027     2028
                      Biaya Karyawan                           Growth         5,34%          4,99%     2,09%     1,13%
                      Biaya Operasional                        Growth        11,01%          0,88%   10,25%      5,40%




                                                                                                                     66
Page 94
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                 Tingkat Bunga


                Suku bunga atas Kredit Investasi (KI) dan Kredit Modal Kerja (KMK) per 30 September
                2023 untuk mata uang Rupiah yakni masing-masing sebesar 9,25% untuk KI dan
                10,06% untuk KMK. Khusus untuk asumsi tingkat suku bunga KI, dapat digunakan
                dalam menghitung cost of debt yang selanjutnya digunakan dalam menghitung
                WACC.


                 Tarif Pajak


                Pajak penghasilan badan diproyeksikan sebesar 22,00% dan diasumsikan tetap
                selama masa proyeksi.


                 Perputaran


                Dalam operasional Perseroan, diproyeksikan perputaran persediaan terjadi setiap
                30 hari, piutang usaha setiap 75 hari, dan utang usaha setiap 30 hari.


        7.5     Proyeksi Keuangan


        7.5.1   Proyeksi Posisi Keuangan

                Proyeksi Posisi Keuangan Infinity selama tahun 2024 sampai 2028 ditunjukkan pada
                tabel berikut ini.


                                      Tabel 20 Proyeksi Posisi Keuangan Infinity (Rp.000)
                      Keterangan                  2024        2025        2026        2027       2028
                  ASET
                  Aset Lancar                    4.467.762   5.247.535   6.211.376   7.299.894   8.567.686
                  Aset Tidak Lancar                400.000    364.451     312.790     245.015     161.128
                  TOTAL ASET                     4.867.762   5.611.986   6.524.166   7.544.909   8.728.814


                  LIABILITAS & EKUITAS
                  Liabilitas Jangka Pendek         328.117    335.831     353.014     372.108     393.048
                  Liabilitas Jangka Panjang              0           0           0           0          0
                  Ekuitas                        4.539.645   5.276.155   6.171.152   7.172.801   8.335.766
                  TOTAL LIABILITAS & EKUITAS     4.867.762   5.611.986   6.524.166   7.544.909   8.728.814


                Berdasarkan tabel proyeksi di atas, dapat diketahui bahwa pada tahun 2024, Infinity
                diperkirakan memperoleh total aset sebesar Rp4,86 miliar dan naik menjadi Rp8,72
                miliar pada tahun 2028. Ekuitas Infinity juga diproyeksikan naik dari tahun 2024
                yang sebesar Rp4,53 miliar menjadi Rp8,33 miliar di tahun 2028.




                                                                                                         67
Page 95
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        7.5.2   Proyeksi Laba Rugi


                Proyeksi Laba Rugi Infinity selama tahun 2024 sampai 2028 ditunjukkan pada tabel
                berikut ini.


                                          Tabel 21 Proyeksi Laba Rugi Infinity (Rp.000)
                        Keterangan                  2024           2025          2026          2027         2028
                Pendapatan                         7.976.096     8.836.706     9.431.641     9.959.373    10.516.842
                Beban Pokok Pendapatan            (3.688.893)   (4.055.783)   (4.276.840)   (4.508.295)   (4.761.288)
                   % To Sales                         46,25%        45,90%        45,35%        45,27%        45,27%
                Laba (Rugi) Operasional            4.287.203     4.780.923     5.154.800     5.451.077     5.755.553
                   Gross Profit Margin                53,75%        54,10%        54,65%        54,73%        54,73%
                Beban Operasional                 (3.495.350)   (3.720.566)   (3.875.144)   (4.018.573)   (4.100.121)
                   % To Sales                         43,82%        42,10%        41,09%        40,35%        38,99%
                Laba (Rugi) Usaha - EBITDA           791.853     1.060.356     1.279.657     1.432.504     1.655.432
                   Operating Profit Margin             9,93%        12,00%        13,57%        14,38%        15,74%
                Beban Penyusutan & Amortisasi      (100.000)     (116.113)     (132.226)     (148.338)     (164.451)


                Pendapatan (Beban) Lain-Lain
                   Pendapatan Lain-lain                    0              0             0             0            0
                   Beban Lain-lain                         0              0             0             0            0
                TOTAL                                      0              0             0             0            0


                Laba (Rugi) Sebelum Pajak            691.853       944.244     1.147.431     1.284.166     1.490.981
                   % To Sales                          8,67%        10,69%        12,17%        12,89%        14,18%
                Pajak Penghasilan                  (152.208)     (207.734)     (252.435)     (282.516)     (328.016)
                Laba (Rugi) Bersih                   539.645       736.510       894.996     1.001.649     1.162.965
                   Net Profit Margin                   6,77%         8,33%         9,49%        10,06%        11,06%


                Berdasarkan tabel proyeksi laba rugi di atas, dapat diketahui bahwa pada tahun
                2024 Infinity diperkirakan memperoleh pendapatan sebesar Rp7,97 miliar,
                mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp8,83 miliar pada tahun 2025 dan sebesar
                Rp9,43 miliar pada tahun 2026 dan naik Kembali menjadi Rp9,59 miliar di tahun
                2027 dan Rp10,51 miliar di tahun 2028. Kenaikan tersebut terutama berasal dari
                kenaikan pendapatan manajemen produksi dan IP Management.


                Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai dengan 2028, Infinity diperkirakan
                memperoleh laba. Pada tahun 2024, Infinity diperkirakan memperoleh laba sebesar
                Rp539,64 Juta. Selanjutnya, laba Infinity diperkirakan kembali meningkat pada
                tahun 2025 sampai pada tahun 2028 menjadi sebesar Rp736,51 juta pada tahun
                2025, Rp894,99 juta pada tahun 2026, Rp1,00 miliar pada tahun 2027 dan Rp1,16
                miliar pada tahun 2028.




                                                                                                                 68
Page 96
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




           7.5.3       Proyeksi Arus Kas


                       Proyeksi Arus Kas Infinity selama tahun 2024 sampai 2028 ditunjukkan pada tabel
                       berikut ini.
                                      Tabel 22 Proyeksi Arus Kas Investasi Infinity (Rp.000)
                   Keterangan                    2023         2024          2025          2026          2027             2028


    I.     ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Penerimaan Usaha                             0    6.337.172     7.020.944     7.493.632     7.912.926     8.355.847
           Penerimaan Piutang                           0            0     1.638.924     1.815.761     1.938.008     2.046.446
           Pembayaran Kepada Supplier                   0   (3.663.973)   (4.078.225)   (4.277.826)   (4.508.225)   (4.761.143)
           Penerimaan dari (pembayaran untuk)                        0             0             0             0                0
           operasi lainnya                              0
           Biaya Operasional                            0   (3.495.350)   (3.720.566)   (3.875.144)   (4.018.573)   (4.100.121)
           Pajak Penghasilan Badan                      0    (152.208)     (207.734)     (252.435)     (282.516)     (328.016)
           ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI
             (UNTUK) AKTIVITAS OPERASI                  0    (974.358)       653.343       903.990     1.041.620     1.213.013


    II.    ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Investasi                                    0            0             0             0             0                0
           Capital Expenditures, CAPEX                  0    (500.000)       (80.564)      (80.564)      (80.564)        (80.564)
           ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI
             (UNTUK) AKTIVITAS INVESTASI                0    (500.000)       (80.564)      (80.564)      (80.564)        (80.564)


    III.   ARUS KAS DARI AKTIVITAS
             PENDANAAN
           Modal Sendiri KI                             0            0             0             0             0                0
           Modal Kerja                                  0            0             0             0             0                0
           Modal Investasi – DEFI                       0    2.500.000             0             0             0                0
           Modal Investasi - Lain                       0    1.500.000             0             0             0                0
           ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI
             (UNTUK) AKTIVITAS PENDANAAN                0    4.000.000             0             0             0                0


    IV.    KENAIKAN (PENURUNAN) KAS                     0    2.525.642       572.779       823.426       961.056     1.132.449


    V.     KAS AWAL TAHUN                               0            0     2.525.642     3.098.421     3.921.847     4.882.903


    VI.    KAS AKHIR TAHUN                              0    2.525.642     3.098.421     3.921.847     4.882.903     6.015.352


                       Berdasarkan tabel proyeksi arus kas di atas, dapat diketahui bahwa pada tahun
                       2024, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi sebesar -Rp974,35 juta. Pada tahun
                       selanjutnya, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi terus mengalami kenaikan
                       hingga akhir periode proyeksi tahun 2028 menjadi sebesar Rp1,21 miliar.


                       Pada sisi aktivitas investasi, Capital Expenditure (CAPEX) Infinity diproyeksikan
                       sebesar Rp500,00 juta pada tahun 2024 dan pada tahun 2025 hingga pada tahun
                       2028 diproyeksikan sinking funds atas investasi sebesar Rp80,56 juta.




                                                                                                                    69
Page 97
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Kas dan setara kas, secara umum mengalami fluktuasi dengan kecenderungan
                meningkat hingga akhir periode. Kas dan setara kas pada akhir periode proyeksi
                adalah sebesar Rp6,01 miliar.


        7.6     Analisis Titik Impas


                Titik impas atau break even point (BEP) adalah keadaan suatu usaha yang tidak
                memperoleh laba dan tidak menderita rugi atau dengan kata lain suatu usaha
                dikatakan impas jika jumlah pendapatan (revenue) sama dengan jumlah biaya, atau
                apabila laba kontribusi hanya dapat digunakan untuk menutup biaya tetap saja. BEP
                dalam Rupiah dapat diformulasikan sebagai berikut:

                                                             Total Biaya Tetap
                                          BEP    =
                                                            Total Biaya Variabel
                                                       1-
                                                                     Penjualan


                Berdasarkan persamaan BEP dalam rupiah, diperoleh BEP dalam Rupiah untuk
                masing-masing             periode    selama      masa     proyeksi.     Nilai    BEP   dalam    rupiah
                mencerminkan pendapatan minimal yang diperlukan agar terjadi BEP. Perhitungan
                BEP untuk rupiah pada proyeksi dengan rencana Investasi adalah sebagai berikut:


                                  Tabel 23 Analisis BEP Rencana Investasi Infinity (Rp.000)
                        Keterangan              2024            2025             2026           2027           2028
                  Penjualan                  7.976.096        8.836.706      9.431.641      9.959.373     10.516.842
                  Variable Cost              3.688.893        4.055.783      4.276.840      4.508.295       4.761.288
                  Fixed Cost                 3.595.350        3.836.679      4.007.369      4.166.912       4.264.573
                  BEP                        6.688.943        7.091.435      7.332.208      7.613.142       7.792.445
                  BEP Rata-rata                                                                             7.303.635
                  BEP Rata-rata ( % )                                                                          78,48%


        7.7     Analisis Profitabilitas


                Analisis profitabilitas adalah analisis untuk mengetahui kemampuan perusahaan
                dalam usahanya mendapatkan laba (profit) dari pendapatan (earning). Jenis-jenis
                rasio profitabilitas dipakai untuk memperlihatkan seberapa besar laba atau
                keuntungan yang diperoleh dari kinerja suatu perusahaan. Sebagai gambaran
                bagaimana Infinity mendapatkan laba atas rencana investasi oleh subholding yang
                akan dibentuk oleh DEFI terdapat pada tabel berikut ini.


                                                Tabel 24 Analisis profitabilitas Infinity
                                                                                                               Rata-
                         Profitabilitas              2024        2025       2026        2027       2028
                                                                                                                rata
                  Operating Profit Margin            8,67%      10,69%     12,17%       12,89%     14,18%      11,72%
                  Net Profit Margin                  6,77%        8,33%      9,49%      10,06%     11,06%       9,14%



                                                                                                                       70
Page 98
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Profitabilitas Infinity atas rencana investasi oleh subholding yang akan dibentuk
                oleh DEFI yang digambarkan dalam persentase laba operasi (Operating Profit
                Margin) terhadap pendapatan dengan rata-rata sebesar 11,72% dan persentase laba
                bersih (Net Profit Margin) terhadap pendapatan dengan rata-rata sebesar 9,14%.


        7.8     Tingkat Imbal Balik Investasi


                Return on Invesment (ROI) adalah rasio yang menunjukkan hasil dari jumlah aktiva
                yang digunakan dalam perusahaan atau suatu ukuran tentang efisiensi manajemen.
                Rasio ini menunjukkan hasil dari seluruh aktiva yang dikendalikan dengan
                mengabaikan sumber pendanaan. Dengan ROI, perusahaan dapat mengetahui
                seberapa efisien perusahaan guna memanfaatkan aktiva untuk kegiatan operasional
                dan dapat memberikan informasi ukuran profitabilitas perusahaan. Rata-rata ROI
                dari Investasi adalah sebesar 12,91%.


                                     Tabel 25 Analisis Return on Investment Infinity
                                              Laba Bersih         Total Aset            Return on
                         Tahun
                                               (Rp.000)           (Rp.000)           Investment (ROI)
                          2024                 539.645           4.867.762               11,09%
                          2025                 736.510           5.611.986               13,12%
                          2026                 894.996           6.524.166               13,72%
                          2027                1.001.649          7.544.909               13,28%
                          2028                1.162.965          8.728.814               13,32%
                                                Rata-rata                                12,91%


        7.9     Penetapan Tingkat Diskonto


                Faktor diskonto yang digunakan adalah Weighted Avergae Cost of Capital yang
                dihitung dengan rumus sebagai berikut:


                                       WACC = (Kd*(1-t) * % Debt) + (Ke* % Equity)


                   WACC          =   Weighted averagee cost of capital (tingkat biaya tertimbang atas
                                     modal)
                   Kd            =   Cost of debt (tingkat bunga hutang perusahaan)
                   Ke            =   The required rate of return (biaya ekuitas)
                   T             =   Tax rate (tarif pajak)
                   % Debt        =   Proportion of Debt in the Capital structure (proporsi hutang dalam
                                     struktur kapital)
                   % Equity      =   Proportion of Equity in the Capital structure (proporsi ekuitas
                                     dalam struktur kapital)




                                                                                                        71
Page 99
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Berikut adalah asumsi yang digunakan untuk mengestimasi tingkat diskonto yang
                akan digunakan dalam studi kelayakan ini.


                • Cost of Debt (tingkat biaya hutang)

                   Tingkat biaya hutang (Cost of Debt) diperoleh dengan mempertimbangkan
                   faktor-faktor sebagai berikut:

                   ➢    Rata-rata tertimbang tingkat suku bunga efektif atas dana pinjaman investasi
                        yang akan digunakan Perseroan yaitu sebesar 9,25%.

                   ➢    Tingkat pajak yang digunakan adalah sebesar 22,00% berdasarkan tingkat
                        pajak korporasi di Indonesia.

                   Dengan pertimbangan faktor-faktor tersebut, maka perhitungan tingkat biaya
                   hutang (Cost of Debt) yang diaplikasikan dalam laporan ini adalah sebagai
                   berikut:
                    Kd = i x ((1-T)
                    Kd = 9,25% x (1-22,00%) = 7,22%


                • Cost of Equity (biaya modal untuk ekuitas)

                   Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan Model CAPM
                   (Capital Asset Pricing Model). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah
                   bunga bebas risiko ditambah premium untuk menutup risiko sistematis dari
                   sekuritas saham, dengan formula sebagai berikut :


                                              Ke = Rf + (Rm – Rf) β + Rs
                                               Ke = Rf + (Rp x β) + Rs

                   Dimana :

                   Rf   = tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
                   Rm   = tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
                   Rp   = market risk premium untuk pasar ekuitas secara keseluruhan
                   β    = ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara objektif dari
                           responsivitas     pengembalian     perusahaan    terhadap    pergerakan
                           pengembalian portofolio pasar
                   Rs   = tingkat kembalian tambahan spesifik untuk Perusahaan


                   Tingkat biaya modal untuk ekuitas diperoleh dengan mempertimbangkan faktor-
                   faktor sebagai berikut:


                   ➢    Rf (Risk free rate) adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen
                        yang dianggap tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Untuk kasus
                        Indonesia, instrumen bebas risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga
                        Surat Utang Negara (most active goverment bond) sebagai berikut:



                                                                                                 72
Page 100
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                                            Tabel 26 Tingkat Bunga Surat Utang Negara
                                     Bond                      Maturity                   Yield
                                    FR0100                   15-Feb-34                        6,97909
                                    FR0098                    15-Jun-38                       7,05862
                                    FR0097                    15-Jun-43                       7,06969
                                    FR0089                   15-Aug-51                        7,06873
                                                   Average                                    7,04403
                       Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian
                       Keuangan, 3 Oktober 2023

                       Dari data di atas, rata-rata yield adalah sebesar 7,04%. Angka tersebut akan
                       digunakan sebagai tingkat kembalian bebas risiko (Rf).

                   ➢   Rp (Market Risk Premium - MRP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi
                       bebas risiko dengan tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas.

                       Premi risiko pasar (Rm-Rf) atau MRP ditentukan dengan mempertimbangkan
                       kondisi pasar modal Indonesia sebagai pasar modal yang emerging.
                       Berdasarkan penelitian yang dilakukan Aswath Damodaran per Juli 2023,
                       diprediksi market risk premium adalah sebesar 7,89.

                   ➢   Beta (β), adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta
                       akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk
                       premium.

                       Untuk memperoleh faktor Beta yang sesuai dan akan digunakan dalam
                       perhitungan, kami menggunakan beta pembanding berdasarkan penelitian
                       yang dilakukan Aswath Damodaran dalam industri Entertainment per Januari
                       2023 yaitu sebesar 1,28.

                   ➢   Rs (Specific Company Risk Premium). Sebagian dari risiko yang dihadapi oleh
                       Indonesia telah tercermin dalam perhitungan equity risk premium namun
                       belum mencerminkan risiko yang berkaitan dengan karakteristik spesifik
                       yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Melihat kondisi saat ini dan rencana
                       usaha yang diproyeksikan oleh Perseroan, maka kami berpendapat tidak
                       perlu ditambahkan adanya premi risiko.

                   Berdasarkan uraian di atas, maka biaya modal ekuitas adalah:


                                             Tabel 27 Biaya Modal untuk Ekuitas
                                                                          Biaya Modal untuk
                                            Keterangan
                                                                               Ekuitas
                           Biaya Modal untuk Ekuitas
                           a. Risk Free Rate ( Rf )                                       7,04%
                           b. Risk Premium Ekuitas ( Rm )                                 7,89%
                           c. β (Beta)                                                     1,28
                           d. Specific Risk                                               0,00%
                           Biaya Modal untuk Ekuitas-CAPM                                17,12%


                                                                                                        73
Page 101
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                                                                             Biaya Modal untuk
                                            Keterangan
                                                                                   Ekuitas
                           Credit Default Spread                                                 2,04%
                           Biaya Modal untuk Ekuitas                                         15,09%


                   Pada formulasi di atas, yield tingkat bunga bebas risiko sebenarnya telah
                   memperhatikan semua risiko pasar, sehingga dalam perhitungan tingkat
                   diskonto yang berlaku di Indonesia, yield tersebut harus dikoreksi dengan credit
                   default spread sebesar 2,04%, sehingga biaya modal ekuitas yang diterapkan
                   dalam penilaian ini menjadi 15,09%.


                   Berdasarkan asumsi tersebut, besarnya Weighted Average Cost of Capital (WACC)
                   yang kami gunakan sebagai tingkat diskonto dalam laporan studi kelayakan ini
                   adalah sebesar 13,92% seperti pada tabel berikut:


                                    Tabel 28 Weighted Average Cost of Capital Infinity

                                     Jenis Modal                    Biaya Modal          Bobot      Tertimbang

                   Cost of Debt ( Kd = i x (1-T))                          7,22%          14,81%          1,07%
                   Cost of Equity ( Ke = Rf + ( Rm-Rf ) * Beta            15,09%          85,19%         12,85%
                                    Weighted Average Cost of Capital (WACC)                              13,92%


        7.10    Analisis Kelayakan Proyek


                Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dengan menggunakan beberapa
                parameter seperti:


                a. Net Present Value (NPV)
                    NPV merupakan nilai dari total investasi yang dikeluarkan pada awal periode
                    setelah ditambah arus kas bersih yang akan diterima oleh Perseroan setiap
                    tahun sampai akhir tahun periode proyek. Dengan membandingkan antara total
                    investasi yang dikeluarkan pada awal periode proyek dan total arus kas yang
                    akan diterima setiap tahun, maka dapat diketahui apabila proyek tersebut
                    menghasilkan          NPV   positif   maka   proyek    ini   layak    dikerjakan     apabila
                    menghasilkan NPV negatif maka proyek ini tidak layak dikerjakan.




                        NPV           :   Net Present Value
                        CFt           :   arus kas pada periode t
                        CF0           :   arus kas investasi awal pada periode 0
                        r             :   tingkat diskonto



                                                                                                             74
Page 102
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                    Berikut adalah perhitungan NPV dari Rencana Investasi oleh subholding yang
                    akan didirikan oleh DEFI:

                                            Tabel 29 Perhitungan NPV Infinity
                                                                          FCFF                 PV FCFF
                                         Keterangan
                                                                        (Rp.000)              (Rp.000)
                      Arus kas bersih untuk perusahaan (FCFF)
                        2024                                             (1.474.358)           (1.252.695)
                        2025                                                   572.779               427.192
                        2026                                                   823.426               539.081
                        2027                                                   961.056               552.297
                        2028                                              1.132.449                  571.263
                        Terminal Value                                   11.037.982                 4.887.662
                      NPV                                                                          5.724.801
                    Discount Factor = 13,92%

                b. Internal Rate of Return (IRR)
                    IRR merupakan nilai tingkat pengembalian investasi pada saat NPV Perseroan
                    sama dengan 0, yang artinya tingkat pengembalian dan risiko dari total investasi
                    pada saat ini adalah sama dengan tingkat pengembalian dan risiko pasar.
                    Sehingga apabila IRR proyek lebih besar dari WACC, maka proyek ini layak
                    dikerjakan dan apabila IRR proyek lebih kecil dari WACC maka proyek ini tidak
                    layak dikerjakan.




                       IRR          :    Internal Rate of Return
                       CFt          :    arus kas pada periode t
                       CF0          :    arus kas investasi awal pada periode 0
                       r            :    tingkat diskonto


                    Berikut adalah perhitungan IRR dari Rencana Investasi oleh subholding yang
                    akan didirikan oleh DEFI:
                                              Tabel 30 Perhitungan IRR Infinity
                                                                      FCFF               PV FCFF
                                        Keterangan
                                                                    (Rp.000)             (Rp.000)
                        Arus kas bersih untuk perusahaan (FCFF)
                          2024                                       (1.474.358)          (715.583)
                          2025                                          572.779            155.916
                          2026                                          823.426            125.711
                          2027                                          961.056             82.289
                          2028                                        1.132.449             54.382
                          Terminal Value                             11.037.982            297.285
                          NPV                                                                        0
                      IRR = 78,30%


                                                                                                           75
Page 103
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                c. Profitability Index (PI)
                    PI merupakan rasio yang digunakan untuk mengetahui nilai tambah dari
                    investasi yang dilakukan pada awal periode perusahaan. Nilai tambah yang
                    didapat dari investasi diperhitungkan dengan membagi total investasi proyek
                    pada awal periode dengan jumlah arus kas yang dihasilkan selama periode
                    berjalannya proyek. Apabila PI dihasilkan dari suatu proyek sama dengan1 (satu)
                    maka arus kas dari proyek setiap tahun tidak menghasilkan nilai tambah,
                    apabila PI lebih besar dari 1 (satu), maka nilai arus kas yang dihasilkan dari
                    proyek setiap tahun menghasilkan nilai tambah bagi Perseroan sedangkan PI
                    lebih kecil dari 1 (satu), maka nilai arus kas yang dihasilkan dari proyek setiap
                    tahun tidak menghasilkan nilai tambah bagi Perseroan. Dalam menganalisis PI
                    suatu proyek maka kelayakan dapat dinilai apabila nilai PI lebih dari 1 (satu).




                       PI             :    Profitability Index
                       CFI            :    nilai kini seluruh arus kas masuk
                       CFo            :    nilai kini seluruh arus kas keluar


                    Berikut adalah perhitungan PI dari Rencana Investasi oleh subholding yang akan
                    didirikan oleh DEFI:


                                                   Tabel 31 Perhitungan PI Infinity
                                                                                               PV FCFF
                                                      Keterangan
                                                                                               (Rp.000)
                       Arus kas bersih untuk perusahaan (FCFF)
                            Arus kas masuk                                                       8.847.378
                            Arus kas keluar                                                    (3.122.577)
                       PI                                                                          2,83336


                d. Payback Period
                    Payback Period tidak ada kriteria, hanya menunjukkan tingkat pengembalian
                    investasi.


                                                Tabel 32 Perhitungan PP Infinity
                                              NCF
                              No                                    Tahun             Faktor
                                           (Rp.000)
                               1               0                    2023              0,25
                               2          (1.474.358)               2024              1,00
                               3          (901.579)                 2025              1,00
                               4           (78.153)                 2026              1,00


                                                                                                             76
Page 104
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                                                 NCF
                                  No                                       Tahun                    Faktor
                                             (Rp.000)
                                  5          882.903                       2027                      0,08
                                  6          2.015.352                     2028                      0,00
                                                           Total                                     3,33
                                                       Payback Period                          3 Tahun 3 Bulan


                  Berdasarkan analisis kelayakan yang telah dilakukan terhadap Rencana Investasi
                  oleh subholding yang akan didirikan oleh DEFI, diperoleh hasil perhitungan sebagai
                  berikut:


                                       Tabel 33 Analisis Kelayakan Investasi Infinity (Rp.000)

             Keterangan                  TOTAL           2023          2024         2025           2026           2027         2028

    EBITDA                              6.219.802               0      791.853    1.060.356      1.279.657      1.432.504    1.655.432


    CASH OUT FLOW
      Tax                              (1.222.908)              0    (152.208)     (207.734)     (252.435)       (282.516)   (328.016)
      Interest ( i x T )                           0            0             0            0               0             0            0
      Investment Outlays                           0            0             0            0               0             0            0
      Capital Expenditure, CAPEX         (822.256)              0    (500.000)      (80.564)      (80.564)        (80.564)    (80.564)
      Working Capital                  (2.159.286)              0   (1.614.004)    (199.279)     (123.232)       (108.368)   (114.403)
    TOTAL                              (4.204.450)              0   (2.266.211)    (487.577)     (456.231)       (471.448)   (522.983)


    NET CASH FLOW                       2.015.352               0   (1.474.358)     572.779       823.426         961.056    1.132.449
       Terminal Value (2,00%)                      0            0             0            0               0             0   9.689.102
       Discount Factor (13,92%)                         0,96794        0,84965      0,74582       0,65468         0,57468     0,50445
    DISCOUNTED CASH FLOW                5.724.801               0   (1.252.695)     427.192       539.081         552.297    5.458.925


    PROCEED                                                     0   (1.474.358)    (901.579)      (78.153)        882.903    1.054.296


    Present Value Kas Masuk              8.847.378              0      672.801      790.839       837.767         823.227    5.722.743
    Present Value Kas Keluar           (3.122.577)              0   (1.925.496)    (363.646)     (298.686)       (270.930)   (263.818)


    Net Present Value                  78,30%
    Internal Rate of Return            5.724.801
    Profitability Index                2,83336
    Payback Period                     3 Tahun 3 Bulan


                  • Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
                      NPV      yang     dihasilkan       menunjukkan          angka    yang      positif       yaitu   sebesar
                      Rp5.724.801.000,-.
                  • Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate --> Layak
                    IRR yang dihasilkan adalah sebesar 78,30% yang berarti di atas tingkat discount
                    rate yang sebesar 13,92%.
                  • Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
                    PI yang diperoleh adalah sebesar 2,83336 yang berarti lebih besar dari 1.
                  • Payback Period ( PP )
                    PP akan diperoleh dalam waktu 3 Tahun 3 Bulan.


                                                                                                                             77
Page 105
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        7.11    Analisis Sensitivitas


                Untuk menguji kepekaan usaha terhadap berbagai faktor yang mempengaruhinya,
                maka berikut ini disajikan analisis sensitivitas terhadap kelayakan usaha, yaitu :


                −    Pendapatan turun dengan perubahan kondisi penurunan sebesar 5,00%, 10,00%,
                     15,00%, dan 20,00%.
                −    Biaya investasi naik dengan perubahan kondisi kenaikan sebesar 5,00%, 10,00%,
                     15,00%, dan 20,00%.
                −    Struktur Biaya naik dengan perubahan kondisi kenaikan sebesar 5,00%, 10,00%,
                     15,00%, dan 20,00%.
                −    Discount rate naik dengan perubahan kondisi kenaikan sebesar 5,00%, 10,00%,
                     15,00%, dan 20,00%.


                Berdasarkan uji sensitivitas tersebut, kondisi parameter kelayakan usaha akan
                terlihat seperti pada grafik di bawah ini.


                                             Gambar 13 Analisis Sensitivitas Infinity

                    8.000.000

                    6.000.000

                    4.000.000

                    2.000.000

                             0
                                    NORMAL            5,00%        10,00%         15,00%              20,00%
                    (2.000.000)

                    (4.000.000)

                    (6.000.000)


                                      PENDAPATAN TURUN                         STRUKTUR BIAYA NAIK

                                      DISCOUNT RATE NAIK                       BIAYA INVESTASI NAIK

                Sumber: Proyeksi Keuangan


                Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
                sebesar Rp5,72 miliar, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana
                pendapatan turun sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
                -Rp333,01 juta. Apabila terjadi perubahan terhadap biaya investasi, dimana biaya
                investasi naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
                Rp5,58miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana struktur
                biaya naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar -
                Rp5,05 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap discount rate, dimana
                discount rate naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
                Rp4,17 miliar.



                                                                                                               78
Page 106
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Dari analisis sensitivitas di atas, dari empat variabel yang diukur, kenaikan Struktur
                Biaya merupakan variabel yang paling sensitif pada kelayakan usaha Infinity.




                                                                                                   79
Page 107
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        8       KELAYAKAN KEUANGAN F&B

                Aspek keuangan adalah salah satu aspek yang dikaji dalam studi kelayakan. Kajian
                ini menganalisis besaran investasi dan pendapatan pertahunnya sehingga
                didapatkan suatu kesimpulan apakah suatu proyek/rencana layak dilaksanakan
                ataupun tidak.


                Dalam studi kelayakan ini, Penilai mengkaji beberapa hal berikut: kebutuhan
                investasi, proyeksi keuangan, penentuan tingkat diskonto (discount rate), kelayakan
                investasi, dan analisa sensitivitas.

        8.1     Biaya Pendirian (Start Up Costs)

                Terkait rencana investasi, subholding Investasi yang akan didirikan oleh DEFI
                berencana melakukan investasi pada perusahaan F&B dengan total investasi Rp2,50
                Miliar.


        8.2     Modal Kerja


                Proyeksi Modal Kerja tahun 2024-2028 adalah sebagai berikut:


                                     Tabel 34 Modal Kerja Perusahaan F&B (Rp.000)
                     Keterangan              2024        2025        2026        2027        2028
                  PERHITUNGAN MODAL
                  KERJA
                     Aset Lancar             113.165     162.952     171.198     179.860     188.961
                     Hutang Lancar           (84.414)   (119.964)   (125.416)   (131.762)   (138.429)
                  Modal Kerja                 28.751      42.988      45.782      48.098      50.532
                  Perubahan Modal Kerja       28.751      14.237       2.794       2.317       2.434


        8.3     Sumber Pembiayaan


                Sumber pembiayaan perusahaan F&B berasal dari rencana investasi subholding
                investasi yang akan didirikan oleh DEFI dengan total investasi yang akan diberikan
                DEFI adalah sebesar Rp2,50 miliar. DEFI akan menggunakan dana yang seluruhnya
                dari ekuitas DEFI.


        8.4     Asumsi-Asumsi Proyeksi Keuangan


                 Berikut ini merupakan asumsi-asumsi yang digunakan dalam studi kelayakan:




                                                                                                    80
Page 108
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Waktu Operasional


                 Proyeksi keuangan di mulai pada tahun 2024 sampai pada tahun 2028 dengan
                jumlah hari operasional sebanyak 360 hari dari 365 hari dalam satu tahun dan
                diasumsikan tetap selama masa proyeksi.


                Struktur Pendapatan


                Berikut ini adalah proyeksi struktur pendapatan perusahaan F&B selama masa
                proyeksi tahun 2024-2028:


                                      Tabel 35 Proyeksi Pendapatan Perusahaan F&B (Rp.000)
                         Keterangan         Satuan     2024             2025           2026           2027         2028
                 Sales
                 Seat capacity              Seats           110               110          110           110          110
                 Turnover                                  1,26               1,32         1,36          1,40         1,44
                 Operational hours          Hours               16             16             16             16           16
                 Total cover                 Pax         37.373          52.364          53.934        55.553       57.219
                 Average check              Rp/Pax      296.306         304.519        310.610        316.822      323.159
                 F&B sales                  Rp.000   11.073.806 15.945.727 16.752.581 17.600.261 18.490.835
                 Growth
                    Turnover                                                  5,1%         3,0%          3,0%         3,0%
                    Average check                                             2,8%         2,0%          2,0%         2,0%


                Struktur Biaya


                a. Pajak Restaurant
                    Pada masa proyeksi, Pajak restoran yang terdiri dari PB1 pada tahun 2024
                    sampai 2028 diasumsikan sebesar 10,00% to sales.


                b. HPP
                    Pada masa proyeksi, HPP yang terdiri dari Cost of Goods Sold Retail dan Food
                    Markouts, diasumsikan seperti pada tabel proyeksi berikut:


                                          Tabel 36 Proyeksi HPP Perusahaan F&B
                               Keterangan                            2024       2025       2026        2027       2028
                      Cost of Goods Sold Retail      To sales        37,50%     37,50%     37,50%     37,50%      37,50%
                      Food Markouts                  To sales         1,50%      1,50%        1,50%    1,50%       1,50%


                c. Beban Usaha
                    Pada masa proyeksi, Beban Usaha yang terdiri dari Staff Cost, Premises Cost,
                    Supplies, Transportation & Freight, dan lainnya diasumsikan memiliki growth
                    seperti pada tabel proyeksi berikut:



                                                                                                                           81
Page 109
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                                    Tabel 37 Proyeksi Beban Usaha Perusahaan F&B
                              Keterangan                    2024   2025     2026    2027    2028
                      Staff Cost                   Growth          43,99%   5,06%   5,06%   5,06%
                      Premises Cost                Growth          32,18%   5,07%   5,07%   5,07%
                      Supplies                     Growth          43,99%   5,06%   5,06%   5,06%
                      Transportation & Freight     Growth          43,99%   5,06%   5,06%   5,06%
                      Travelling & Entertainment   Growth          43,99%   5,06%   5,06%   5,06%
                      Advertising & Promotion      Growth          43,99%   5,06%   5,06%   5,06%
                      Telephone & Internet         Growth          43,99%   5,06%   5,06%   5,06%
                      Utilities                    Growth          43,99%   5,06%   5,06%   5,06%
                      Repair & Maintenance         Growth          43,99%   5,06%   5,06%   5,06%
                      Credit Card Commission       Growth          43,99%   5,06%   5,06%   5,06%
                      Insurance                    Growth          43,99%   5,06%   5,06%   5,06%
                      Professional Fee & Legal     Growth
                      Permit                                       43,99%   5,06%   5,06%   5,06%
                      Learning & Training          Growth          43,99%   5,06%   5,06%   5,06%
                      Rental Down Payment          Growth          33,33%   0,00%   0,00%   0,00%
                      Sundries                     Growth          43,99%   5,06%   5,06%   5,06%


                Sementara itu, kenaikan beban Depresiasi dan Amortisasi pada tahun 2024 sampai
                pada tahun 2028 adalah sebesar 20,00% untuk perabotan dan peralatan serta pra
                operasi


                 Tingkat Bunga


                Suku bunga atas Kredit Investasi (KI) dan Kredit Modal Kerja (KMK) per 30 September
                2023 untuk mata uang Rupiah yakni masing-masing sebesar 9,25% untuk KI dan
                10,06% untuk KMK. Khusus untuk asumsi tingkat suku bunga KI, dapat digunakan
                dalam menghitung cost of debt yang selanjutnya digunakan dalam menghitung
                WACC.


                 Tarif Pajak


                Pajak penghasilan badan diproyeksikan sebesar 22,00% dan diasumsikan tetap
                selama masa proyeksi.


                 Perputaran


                Dalam operasional Perseroan, diproyeksikan perputaran persediaan terjadi setiap 7
                hari, piutang usaha setiap 1 hari, dan utang usaha setiap 7 hari.




                                                                                                    82
Page 110
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        8.5     Proyeksi Keuangan


        8.5.1   Proyeksi Posisi Keuangan

                Proyeksi Posisi Keuangan perusahaan F&B yang akan di investasikan, selama tahun
                2024 sampai 2028 ditunjukkan pada tabel berikut ini.


                                Tabel 38 Proyeksi Posisi Keuangan Perusahaan F&B (Rp.000)
                        Keterangan                2024          2025              2026            2027            2028
                  ASET
                  Aset Lancar                    2.067.879     3.116.193         4.233.599       5.454.992        6.783.898
                  Aset Tidak Lancar              2.125.000     2.024.499         1.824.124       1.523.873        1.123.748
                  TOTAL ASET                     4.192.879     5.140.692         6.057.723       6.978.865    7.907.646


                  LIABILITAS & EKUITAS
                  Liabilitas Jangka Pendek          84.414      119.964           125.416         131.762          138.429
                  Liabilitas Jangka Panjang               0              0               0                0              0
                  Ekuitas                        4.108.464     5.020.728         5.932.307       6.847.103        7.769.217
                  TOTAL LIABILITAS & EKUITAS     4.192.879     5.140.692         6.057.723       6.978.865    7.907.646


                Berdasarkan tabel proyeksi di atas, dapat diketahui bahwa pada tahun 2024,
                Perusahaan F&B yang akan diinvestasikan diperkirakan memperoleh total aset
                sebesar Rp4,19 miliar dan naik menjadi Rp7,90 miliar pada tahun 2028. Ekuitas
                perusahaan F&B tersebut juga diproyeksikan naik dari tahun 2024 yang sebesar
                Rp4,10 miliar menjadi Rp7,76 miliar di tahun 2028.

        8.5.2   Proyeksi Laba Rugi


                Proyeksi Laba Rugi perusahaan F&B yang akan diinvestasikan oleh subholding DEFI
                selama tahun 2024 sampai 2028 ditunjukkan pada tabel berikut ini.


                                     Tabel 39 Proyeksi Laba Rugi Perusahaan F&B (Rp.000)
                         Keterangan                2024           2025               2026             2027             2028
                Penjualan                        11.073.806    15.945.727         16.752.581       17.600.261       18.490.835
                Beban Pokok Penjualan            (4.318.785)   (6.218.834)        (6.533.506)      (6.864.102)      (7.211.425)
                   % To Sales                        39,00%        39,00%             39,00%             39,00%          39,00%
                Laba (Rugi) Kotor                 6.755.022     9.726.893         10.219.074       10.736.159       11.279.409
                   Gross Profit Margin               61,00%        61,00%             61,00%             61,00%          61,00%
                Beban Usaha                      (5.599.940)   (7.957.450)        (8.350.634)      (8.763.719)      (9.197.713)
                   % To Sales                        50,57%        49,90%             49,85%             49,79%          49,74%
                Laba (Rugi) Usaha - EBITDA        1.155.082     1.769.444          1.868.440         1.972.440        2.081.696
                   Operating Profit Margin           10,43%        11,10%             11,15%             11,21%          11,26%
                Beban Penyusutan & Amortisasi     (375.000)      (599.875)          (699.750)        (799.624)        (899.499)


                Pendapatan (Beban) Lain-Lain
                   Pendapatan Lain-lain                   0                  0               0                0                0
                   Beban Lain-lain                        0                  0               0                0                0
                TOTAL                                     0                  0               0                0                0




                                                                                                                          83
Page 111
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                          Keterangan                2024          2025         2026         2027            2028


                 Laba (Rugi) Sebelum Pajak          780.082     1.169.569    1.168.691     1.172.816       1.182.197
                    % To Sales                        7,04%         7,33%        6,98%        6,66%            6,39%
                 Pajak Penghasilan                 (171.618)     (257.305)    (257.112)    (258.019)       (260.083)
                 Laba (Rugi) Bersih                 608.464       912.264      911.579      914.796         922.114
                    Net Profit Margin                 5,49%         5,72%        5,44%        5,20%            4,99%


                  Berdasarkan tabel proyeksi laba rugi di atas, dapat diketahui bahwa pada tahun
                  2024 perusahaan F&B yang akan diinvestasikan diperkirakan memperoleh penjualan
                  sebesar Rp11,07 miliar, mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp15,94 miliar pada
                  tahun 2025 dan sebesar Rp16,75 miliar pada tahun 2026 dan naik Kembali menjadi
                  Rp17,60 miliar di tahun 2027 dan Rp18,49 miliar di tahun 2028. Kenaikan tersebut
                  terutama berasal dari kenaikan turnover dan average check.


                  Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai dengan 2028, perusahaan F&B yang akan
                  diinvestasikan diperkirakan memperoleh laba. Pada tahun 2024, perusahaan
                  diperkirakan memperoleh laba sebesar Rp608,46 Juta. Selanjutnya, laba perusahaan
                  diperkirakan kembali meningkat pada tahun 2025 sampai pada tahun 2028 menjadi
                  sebesar Rp912,26 juta pada tahun 2025, Rp911,57 juta pada tahun 2026, Rp914,79
                  juta pada tahun 2027 dan Rp922,11 juta pada tahun 2028.


        8.5.3     Proyeksi Arus Kas


                  Proyeksi Arus Kas perusahaan F&B yang akan di investasikan oleh subholding DEFI
                  selama tahun 2024 sampai 2028 ditunjukkan pada tabel berikut ini.


                                 Tabel 40 Proyeksi Arus Kas Investasi Perusahaan F&B (Rp.000)
                    Keterangan                    2024          2025          2026           2027            2028


        I.    ARUS KAS DARI AKTIVITAS
                OPERASI
              Penerimaan Usaha                  11.043.467     15.902.040    16.706.683    17.552.041      18.440.175
              Penerimaan Piutang                           0       30.339        43.687        45.897          48.220
              Pembayaran Kepada Supplier        (4.317.196)    (6.219.723)   (6.534.090)   (6.864.096)     (7.211.419)
              Penerimaan dari (pembayaran
              untuk) operasi lainnya                       0             0            0                0               0
              Biaya Operasional                 (5.599.940)    (7.957.450)   (8.350.634)   (8.763.719)     (9.197.713)
              Pajak Penghasilan Badan            (171.618)      (257.305)     (257.112)      (258.019)      (260.083)
              ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI
                (UNTUK) AKTIVITAS OPERASI          954.713      1.497.901     1.608.535     1.712.104       1.819.179


        II.   ARUS KAS DARI AKTIVITAS
                INVESTASI
              Investasi                         (2.500.000)              0            0                0               0
              Capital Expenditures, CAPEX                  0    (499.374)     (499.374)      (499.374)      (499.374)
              ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI
                (UNTUK) AKTIVITAS INVESTASI     (2.500.000)     (499.374)     (499.374)      (499.374)      (499.374)



                                                                                                               84
Page 112
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                     Keterangan                     2024          2025             2026                2027          2028


        III.   ARUS KAS DARI AKTIVITAS
                 PENDANAAN
               Modal Sendiri KI                             0             0                  0                0             0
               Modal Kerja                                  0             0                  0                0             0
               Modal Investasi – DEFI              2.500.000              0                  0                0             0
               Modal Investasi - Lain              1.000.000              0                  0                0             0
               ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI
                 (UNTUK) AKTIVITAS
                 PENDANAAN                         3.500.000              0                  0                0             0


        IV.    KENAIKAN (PENURUNAN) KAS            1.954.713        998.527    1.109.161               1.212.730    1.319.805


        V.     KAS AWAL TAHUN                               0     1.954.713    2.953.241               4.062.401    5.275.132


        VI.    KAS AKHIR TAHUN                     1.954.713      2.953.241    4.062.401               5.275.132    6.594.936


                  Berdasarkan tabel proyeksi arus kas di atas, dapat diketahui bahwa pada tahun
                  2024, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp954,71 juta. Pada tahun
                  selanjutnya, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi terus mengalami kenaikan
                  hingga akhir periode proyeksi tahun 2028 menjadi sebesar Rp1,81 miliar.


                  Pada sisi aktivitas investasi, Investasi pada perusahaan F&B diproyeksikan sebesar
                  Rp2,50 miliar pada tahun 2024 dan pada tahun 2025 Capital Expenditure
                  perusahaan diproyeksikan sebesar Rp499,37 juta hingga pada tahun 2028.


                  Kas dan setara kas, secara umum mengalami fluktuasi dengan kecenderungan
                  meningkat hingga akhir periode. Kas dan setara kas pada akhir periode proyeksi
                  adalah sebesar Rp6,59 miliar.


        8.6        Analisis Titik Impas


                  Titik impas atau break even point (BEP) adalah keadaan suatu usaha yang tidak
                  memperoleh laba dan tidak menderita rugi atau dengan kata lain suatu usaha
                  dikatakan impas jika jumlah pendapatan (revenue) sama dengan jumlah biaya, atau
                  apabila laba kontribusi hanya dapat digunakan untuk menutup biaya tetap saja. BEP
                  dalam Rupiah dapat diformulasikan sebagai berikut:

                                                           Total Biaya Tetap
                                         BEP   =
                                                        Total Biaya Variabel
                                                   1-
                                                                  Penjualan


                  Berdasarkan persamaan BEP dalam rupiah, diperoleh BEP dalam Rupiah untuk
                  masing-masing         periode    selama       masa   proyeksi.     Nilai       BEP     dalam     rupiah




                                                                                                                      85
Page 113
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                mencerminkan pendapatan minimal yang diperlukan agar terjadi BEP. Perhitungan
                BEP untuk rupiah pada proyeksi dengan rencana Investasi adalah sebagai berikut:


                            Tabel 41 Analisis BEP Rencana Investasi Perusahaan F&B (Rp.000)
                        Keterangan          2024          2025         2026           2027            2028
                  Penjualan               11.073.806    15.945.727   16.752.581    17.600.261    18.490.835
                  Variable Cost            4.318.785     6.218.834    6.533.506     6.864.102        7.211.425
                  Fixed Cost               5.974.940     8.557.324    9.050.383     9.563.344    10.097.212
                  BEP                      9.794.983    14.028.401   14.836.694    15.677.612    16.552.807
                  BEP Rata-rata                                                                  14.178.099
                  BEP Rata-rata ( % )                                                                  88,72%


        8.7     Analisis Profitabilitas


                Analisis profitabilitas adalah analisis untuk mengetahui kemampuan perusahaan
                dalam usahanya mendapatkan laba (profit) dari pendapatan (earning). Jenis-jenis
                rasio profitabilitas dipakai untuk memperlihatkan seberapa besar laba atau
                keuntungan yang diperoleh dari kinerja suatu perusahaan. Sebagai gambaran
                bagaimana perusahaan F&B mendapatkan laba atas rencana investasi oleh
                subholding yang akan dibentuk oleh DEFI terdapat pada tabel berikut ini.

                                               Tabel 42 Analisis profitabilitas
                                                                                                       Rata-
                         Profitabilitas        2024       2025       2026     2027        2028
                                                                                                        rata
                  Operating Profit Margin       7,04%      7,33%     6,98%        6,66%      6,39%      6,88%
                  Net Profit Margin             5,49%      5,72%     5,44%        5,20%      4,99%      5,37%


                Profitabilitas perusahaan F&B atas rencana investasi oleh subholding yang akan
                dibentuk oleh DEFI yang digambarkan dalam persentase laba operasi (Operating
                Profit Margin) terhadap pendapatan dengan rata-rata sebesar 6,88% dan persentase
                laba bersih (Net Profit Margin) terhadap pendapatan dengan rata-rata sebesar
                5,37%.


        8.8     Tingkat Imbal Balik Investasi


                Return on Invesment (ROI) adalah rasio yang menunjukkan hasil dari jumlah aktiva
                yang digunakan dalam perusahaan atau suatu ukuran tentang efisiensi manajemen.
                Rasio ini menunjukkan hasil dari seluruh aktiva yang dikendalikan dengan
                mengabaikan sumber pendanaan. Dengan ROI, perusahaan dapat mengetahui
                seberapa efisien perusahaan guna memanfaatkan aktiva untuk kegiatan operasional
                dan dapat memberikan informasi ukuran profitabilitas perusahaan. Rata-rata ROI
                dari rencana investasi adalah sebesar 12,91%.




                                                                                                               86
Page 114
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                                 Tabel 43 Analisis Return on Investment Perusahaan F&B
                                              Laba Bersih         Total Aset            Return on
                         Tahun
                                               (Rp.000)           (Rp.000)           Investment (ROI)
                          2024                 608.464           4.192.879               14,51%
                          2025                 912.264           5.140.692               17,75%
                          2026                 911.579           6.057.723               15,05%
                          2027                 914.796           6.978.865               13,11%
                          2028                 922.114           7.907.646               11,66%
                                                Rata-rata                                14,42%


        8.9     Penetapan Tingkat Diskonto


                Faktor diskonto yang digunakan adalah Weighted Avergae Cost of Capital yang
                dihitung dengan rumus sebagai berikut:


                                       WACC = (Kd*(1-t) * % Debt) + (Ke* % Equity)


                   WACC          =   Weighted averagee cost of capital (tingkat biaya tertimbang atas
                                     modal)
                   Kd            =   Cost of debt (tingkat bunga hutang perusahaan)
                   Ke            =   The required rate of return (biaya ekuitas)
                   T             =   Tax rate (tarif pajak)
                   % Debt        =   Proportion of Debt in the Capital structure (proporsi hutang dalam
                                     struktur kapital)
                   % Equity      =   Proportion of Equity in the Capital structure (proporsi ekuitas
                                     dalam struktur kapital)


                Berikut adalah asumsi yang digunakan untuk mengestimasi tingkat diskonto yang
                akan digunakan dalam studi kelayakan ini.


                • Cost of Debt (tingkat biaya hutang)

                   Tingkat biaya hutang (Cost of Debt) diperoleh dengan mempertimbangkan
                   faktor-faktor sebagai berikut:

                   ➢    Rata-rata tertimbang tingkat suku bunga efektif atas dana pinjaman investasi
                        yang akan digunakan Perseroan yaitu sebesar 9,25%.

                   ➢    Tingkat pajak yang digunakan adalah sebesar 22,00% berdasarkan tingkat
                        pajak korporasi di Indonesia.

                   Dengan pertimbangan faktor-faktor tersebut, maka perhitungan tingkat biaya
                   hutang (Cost of Debt) yang diaplikasikan dalam laporan ini adalah sebagai
                   berikut:
                    Kd = i x ((1-T)
                    Kd = 9,25% x (1-22,00%) = 7,22%



                                                                                                        87
Page 115
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                • Cost of Equity (biaya modal untuk ekuitas)

                   Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan Model CAPM
                   (Capital Asset Pricing Model). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah
                   bunga bebas risiko ditambah premium untuk menutup risiko sistematis dari
                   sekuritas saham, dengan formula sebagai berikut :


                                                Ke = Rf + (Rm – Rf) β + Rs
                                                 Ke = Rf + (Rp x β) + Rs

                   Dimana :

                   Rf   = tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
                   Rm   = tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
                   Rp   = market risk premium untuk pasar ekuitas secara keseluruhan
                   β    = ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara objektif dari
                           responsivitas       pengembalian     perusahaan   terhadap       pergerakan
                           pengembalian portofolio pasar
                   Rs   = tingkat kembalian tambahan spesifik untuk Perusahaan

                   Tingkat biaya modal untuk ekuitas diperoleh dengan mempertimbangkan faktor-
                   faktor sebagai berikut:

                   ➢    Rf (Risk free rate) adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen
                        yang dianggap tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Untuk kasus
                        Indonesia, instrumen bebas risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga
                        Surat Utang Negara (most active goverment bond) sebagai berikut:


                                            Tabel 44 Tingkat Bunga Surat Utang Negara
                                     Bond                      Maturity                 Yield
                                    FR0100                    15-Feb-34                     6,97909
                                    FR0098                    15-Jun-38                     7,05862
                                    FR0097                    15-Jun-43                     7,06969
                                    FR0089                    15-Aug-51                     7,06873
                                                  Average                                   7,04403
                        Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian
                        Keuangan, 3 Oktober 2023

                        Dari data di atas, rata-rata yield adalah sebesar 7,04%. Angka tersebut akan
                        digunakan sebagai tingkat kembalian bebas risiko (Rf).

                   ➢    Rp (Market Risk Premium - MRP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi
                        bebas risiko dengan tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas.

                        Premi risiko pasar (Rm-Rf) atau MRP ditentukan dengan mempertimbangkan
                        kondisi pasar modal Indonesia sebagai pasar modal yang emerging.
                        Berdasarkan penelitian yang dilakukan Aswath Damodaran per Juli 2023,
                        diprediksi market risk premium adalah sebesar 7,89.



                                                                                                      88
Page 116
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                   ➢   Beta (β), adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta
                       akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk
                       premium.

                       Untuk memperoleh faktor Beta yang sesuai dan akan digunakan dalam
                       perhitungan, kami menggunakan beta pembanding berdasarkan penelitian
                       yang dilakukan Aswath Damodaran dalam industri Entertainment per Januari
                       2023 yaitu sebesar 1,03.

                   ➢   Rs (Specific Company Risk Premium). Sebagian dari risiko yang dihadapi oleh
                       Indonesia telah tercermin dalam perhitungan equity risk premium namun
                       belum mencerminkan risiko yang berkaitan dengan karakteristik spesifik
                       yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Melihat kondisi saat ini dan rencana
                       usaha yang diproyeksikan oleh Perseroan, maka kami berpendapat tidak
                       perlu ditambahkan adanya premi risiko.

                   Berdasarkan uraian di atas, maka biaya modal ekuitas adalah:


                                         Tabel 45 Biaya Modal untuk Ekuitas
                                                                       Biaya Modal untuk
                                         Keterangan
                                                                             Ekuitas
                           Biaya Modal untuk Ekuitas
                           a. Risk Free Rate ( Rf )                                     7,04%
                           b. Risk Premium Ekuitas ( Rm )                               7,89%
                           c. β (Beta)                                                   1,03
                           d. Specific Risk                                             0,00%
                           Biaya Modal untuk Ekuitas-CAPM                              15,20%
                           Credit Default Spread                                        2,04%
                           Biaya Modal untuk Ekuitas                                   13,16%


                   Pada formulasi di atas, yield tingkat bunga bebas risiko sebenarnya telah
                   memperhatikan semua risiko pasar, sehingga dalam perhitungan tingkat
                   diskonto yang berlaku di Indonesia, yield tersebut harus dikoreksi dengan credit
                   default spread sebesar 2,04%, sehingga biaya modal ekuitas yang diterapkan
                   dalam penilaian ini menjadi 13,16%.


                   Berdasarkan asumsi tersebut, besarnya Weighted Average Cost of Capital (WACC)
                   yang kami gunakan sebagai tingkat diskonto dalam laporan studi kelayakan ini
                   adalah sebesar 12,18% seperti pada tabel berikut:




                                                                                                    89
Page 117
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                              Tabel 46 Weighted Average Cost of Capital Perusahaan F&B

                                    Jenis Modal                     Biaya Modal           Bobot      Tertimbang

                   Cost of Debt ( Kd = i x (1-T))                          7,22%           16,51%          1,19%
                   Cost of Equity ( Ke = Rf + ( Rm-Rf ) * Beta            13,16%           83,49%        10,99%
                                    Weighted Average Cost of Capital (WACC)                              12,18%


        8.10    Analisis Kelayakan Proyek


                Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dengan menggunakan beberapa
                parameter seperti:


                a. Net Present Value (NPV)
                    NPV merupakan nilai dari total investasi yang dikeluarkan pada awal periode
                    setelah ditambah arus kas bersih yang akan diterima oleh Perseroan setiap
                    tahun sampai akhir tahun periode proyek. Dengan membandingkan antara total
                    investasi yang dikeluarkan pada awal periode proyek dan total arus kas yang
                    akan diterima setiap tahun, maka dapat diketahui apabila proyek tersebut
                    menghasilkan         NPV   positif   maka    proyek    ini    layak    dikerjakan    apabila
                    menghasilkan NPV negatif maka proyek ini tidak layak dikerjakan.




                        NPV          :    Net Present Value
                        CFt          :    arus kas pada periode t
                        CF0          :    arus kas investasi awal pada periode 0
                        r            :    tingkat diskonto
                    Berikut adalah perhitungan NPV dari Rencana Investasi oleh subholding yang
                    akan didirikan oleh DEFI:


                                         Tabel 47 Perhitungan NPV Perusahaan F&B
                                                                                 FCFF               PV FCFF
                                          Keterangan
                                                                             (Rp.000)               (Rp.000)
                      Arus kas bersih untuk perusahaan (FCFF)
                         2024                                                    (2.436.259)        (2.110.273)
                         2025                                                       998.527             771.023
                         2026                                                     1.109.161             763.473
                         2027                                                     1.212.730             744.142
                         2028                                                     1.319.805             721.927
                         Terminal Value                                          14.837.247           7.234.843
                      NPV                                                                             8.125.135
                    Discount Factor = 12,18%




                                                                                                               90
Page 118
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                b. Internal Rate of Return (IRR)
                    IRR merupakan nilai tingkat pengembalian investasi pada saat NPV Perseroan
                    sama dengan 0, yang artinya tingkat pengembalian dan risiko dari total investasi
                    pada saat ini adalah sama dengan tingkat pengembalian dan risiko pasar.
                    Sehingga apabila IRR proyek lebih besar dari WACC, maka proyek ini layak
                    dikerjakan dan apabila IRR proyek lebih kecil dari WACC maka proyek ini tidak
                    layak dikerjakan.




                       IRR          :   Internal Rate of Return
                       CFt          :   arus kas pada periode t
                       CF0          :   arus kas investasi awal pada periode 0
                       r            :   tingkat diskonto


                    Berikut adalah perhitungan IRR dari Rencana Investasi oleh subholding yang
                    akan didirikan oleh DEFI:


                                           Tabel 48 Perhitungan IRR Perusahaan F&B
                                                                     FCFF            PV FCFF
                                        Keterangan
                                                                    (Rp.000)         (Rp.000)
                        Arus kas bersih untuk perusahaan (FCFF)
                          2024                                      (2.436.259)      (1.258.055)
                          2025                                         998.527          303.890
                          2026                                       1.109.161          198.945
                          2027                                       1.212.730          128.198
                          2028                                       1.319.805           82.226
                          Terminal Value                            14.837.247          544.796
                          NPV                                                                   0
                      IRR = 69,68%

                c. Profitability Index (PI)
                    PI merupakan rasio yang digunakan untuk mengetahui nilai tambah dari
                    investasi yang dilakukan pada awal periode perusahaan. Nilai tambah yang
                    didapat dari investasi diperhitungkan dengan membagi total investasi proyek
                    pada awal periode dengan jumlah arus kas yang dihasilkan selama periode
                    berjalannya proyek. Apabila PI dihasilkan dari suatu proyek sama dengan1 (satu)
                    maka arus kas dari proyek setiap tahun tidak menghasilkan nilai tambah,
                    apabila PI lebih besar dari 1 (satu), maka nilai arus kas yang dihasilkan dari
                    proyek setiap tahun menghasilkan nilai tambah bagi Perseroan sedangkan PI
                    lebih kecil dari 1 (satu), maka nilai arus kas yang dihasilkan dari proyek setiap
                    tahun tidak menghasilkan nilai tambah bagi Perseroan. Dalam menganalisis PI
                    suatu proyek maka kelayakan dapat dinilai apabila nilai PI lebih dari 1 (satu).


                                                                                                      91
Page 119
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                       PI             :    Profitability Index
                       CFI            :    nilai kini seluruh arus kas masuk
                       CFo            :    nilai kini seluruh arus kas keluar


                    Berikut adalah perhitungan PI dari Rencana Investasi oleh subholding yang akan
                    didirikan oleh DEFI:


                                           Tabel 49 Perhitungan PI Perusahaan F&B
                                                                                              PV FCFF
                                                      Keterangan
                                                                                              (Rp.000)
                       Arus kas bersih untuk perusahaan (FCFF)
                            Arus kas masuk                                                    13.236.758
                            Arus kas keluar                                                   (5.111.623)
                       PI                                                                         2,58954


                d. Payback Period
                    Payback Period tidak ada kriteria, hanya menunjukkan tingkat pengembalian
                    investasi.


                                           Tabel 50 Perhitungan PP Perusahaan F&B
                                              NCF
                              No                                    Tahun            Faktor
                                           (Rp.000)
                               1               0                    2023              0,25
                               2          (2.436.259)               2024              1,00
                               3          (1.437.732)               2025              1,00
                               4          (328.571)                 2026              1,00
                               5           884.159                  2027              0,27
                               6           991.234                  2028              0,00
                                                        Total                         3,52
                                                   Payback Period               3 Tahun 6 Bulan


                Berdasarkan analisis kelayakan yang telah dilakukan terhadap Rencana Investasi
                oleh subholding yang akan didirikan oleh DEFI, diperoleh hasil perhitungan sebagai
                berikut:




                                                                                                            92
Page 120
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                                Tabel 51 Analisis Kelayakan Investasi Perusahaan F&B (Rp.000)

            Keterangan                TOTAL         2023         2024           2025           2026         2027          2028

    EBITDA                            8.847.103            0    1.155.082      1.769.444      1.868.440    1.972.440     2.081.696


    CASH OUT FLOW
      Tax                         (1.204.138)              0    (171.618)      (257.305)      (257.112)    (258.019)     (260.083)
      Interest ( i x T )                      0            0            0               0             0             0             0
      Investment Outlays          (3.390.973)              0   (3.390.973)              0             0             0             0
      Capital Expenditure,        (1.997.496)              0            0      (499.374)      (499.374)    (499.374)     (499.374)
         CAPEX
      Working Capital                  (50.532)            0      (28.751)       (14.237)       (2.794)      (2.317)         (2.434)
    TOTAL                         (6.643.139)              0   (3.591.342)     (770.917)      (759.280)    (759.710)     (761.891)


    NET CASH FLOW                  2.203.964               0   (2.436.259)       998.527      1.109.161    1.212.730     1.319.805
       Terminal Value (2,00%)                              0            0               0             0             0   13.226.516
       Discount Factor                            0,97168         0,86619        0,77216       0,68833      0,61361       0,54700
         (12,18%)
    DISCOUNTED CASH FLOW           8.125.135               0   (2.110.273)       771.023       763.473      744.142      7.956.770


    PROCEED                                                0   (2.436.259)    (1.437.732)     (328.571)     884.159       991.234


    Present Value Kas Masuk       13.236.758               0    1.000.525      1.366.294      1.286.112    1.210.307     8.373.521
    Present Value Kas Keluar      (5.111.623)              0   (3.110.798)     (595.271)      (522.638)    (466.165)     (416.751)


    Internal Rate of Return       69,68%
    Net Present Value             8.125.135
    Profitability Index           2,58954
    Payback Period                3 Tahun 6 Bulan


                  • Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
                      NPV      yang     dihasilkan    menunjukkan            angka     yang    positif    yaitu    sebesar
                      Rp8.125.135.000,-.
                  • Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate --> Layak
                    IRR yang dihasilkan adalah sebesar 69,68% yang berarti di atas tingkat discount
                    rate yang sebesar 12,18%.
                  • Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
                    PI yang diperoleh adalah sebesar 2,58954 yang berarti lebih besar dari 1.
                  • Payback Period ( PP )
                    PP akan diperoleh dalam waktu 3 Tahun 6 Bulan.

         8.11     Analisis Sensitivitas


                  Untuk menguji kepekaan usaha terhadap berbagai faktor yang mempengaruhinya,
                  maka berikut ini disajikan analisis sensitivitas terhadap kelayakan usaha, yaitu :


                  −    Penjualan turun dengan perubahan kondisi penurunan sebesar 2,50%, 5,00%,
                       7,50%, dan 10,00%.




                                                                                                                        93
Page 121
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                −     Biaya investasi naik dengan perubahan kondisi kenaikan sebesar 2,50%, 5,00%,
                      7,50%, dan 10,00%.
                −     Struktur Biaya naik dengan perubahan kondisi kenaikan sebesar 2,50%, 5,00%,
                      7,50%, dan 10,00%.
                −     Discount rate naik dengan perubahan kondisi kenaikan sebesar 2,50%, 5,00%,
                      7,50%, dan 10,00%.


                Berdasarkan uji sensitivitas tersebut, kondisi parameter kelayakan usaha akan
                terlihat seperti pada grafik di bawah ini.


                                      Gambar 14 Analisis Sensitivitas Perusahaan F&B

                    10.000.000
                     8.000.000
                     6.000.000
                     4.000.000
                     2.000.000
                             0
                                    NORMAL           2,50%     5,00%          7,50%              10,00%
                    (2.000.000)
                    (4.000.000)
                    (6.000.000)


                                      PENJUALAN TURUN                     STRUKTUR BIAYA NAIK

                                      DISCOUNT RATE NAIK                  BIAYA INVESTASI NAIK

                Sumber: Proyeksi Keuangan


                Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
                sebesar Rp8,12 miliar, jika terjadi perubahan terhadap penjualan, dimana penjualan
                turun sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp1,23
                miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap biaya investasi, dimana biaya investasi
                naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp7,74
                miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana struktur biaya
                naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar -Rp3,45
                miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap discount rate, dimana
                discount rate naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
                Rp6,90 miliar.


                Dari analisis sensitivitas di atas, dari empat variabel yang diukur, kenaikan Struktur
                Biaya merupakan variabel yang paling sensitif pada kelayakan usaha perusahaan
                F&B.




                                                                                                          94
Page 122
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        9       KESIMPULAN MEDIA


        9.1     Kajian Kelayakan Pasar


                Dari Kajian Kelayakan Pasar, menunjukkan bahwa pada triwulan III 2023,
                pertumbuhan ekonomi ditopang oleh konsumsi swasta, termasuk konsumsi generasi
                muda, yang meningkat sejalan peningkatan konsumsi di sektor jasa dan keyakinan
                konsumen yang masih tinggi. Pertumbuhan ekonomi diprakirakan dalam kisaran 4,5-
                5,3% pada 2023 dan meningkat pada 2024.


                DEFI berupaya untuk berinvestasi pada perusahaan yang diyakini menawarkan
                peluang atau potensi untuk menciptakan nilai tambah melalui subholding investasi
                yang akan didirikan. Salah satu sektor yang dapat dilihat sebagai sektor yang dapat
                menyediakan landasan yang optimal untuk mengambil manfaat atas pertumbuhan
                dan pembangunan ekonomi Indonesia yang berkesinambungan adalah termasuk
                namun tidak terbatas kepada bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video,
                dan Film Production.


                Dalam hal ini, subholding yang akan didirikan oleh DEFI berencana melakukan
                investasi di bidang Industri Media bekerjasama dengan perusahaan yang telah
                berpengalaman yaitu PT Brand Media Indonesia (BMI) untuk mendirikan perusahaan
                baru dengan nama Infinity, yang bergerak di industri Media yaitu berupa
                Broadcasting, Video, dan Film Production.

                Seiring dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia, yang diperkirakan
                mencapai 215 juta pengguna pada tahun 2023, adopsi teknologi digital seperti media
                sosial dan e-commerce juga mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
                DEFI melihat adanya kesempatan untuk ikut andil serta berperan dalam pertumbuhan
                teknologi digital tersebut. Maka dari itu, DEFI bermaksud untuk bekerjasama dengan
                BMI, dengan mendirikan Infinity sebagai perusahaan yang bergerak di industri media
                yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production agar dapat fokus melakukan
                pengembangan pada berbagai konten yang inovatif dan menarik. Berdasarkan hasil
                publikasi dari We Are Social tahun 2023, jumlah perangkat mobile yang terhubung di
                Indonesia mencapai 353,8 juta atau sebesar 128% dari total populasi, dengan 212,9
                juta pengguna internet atau sebesar 77% dari total populasi dan 167 juta pengguna
                media sosial aktif atau sebesar 60,4% dari total populasi. Oleh karena itu, dengan
                memanfaatkan platform teknologi digital, perusahaan berharap dapat mencapai
                audiens dengan potensi jangkauan yang lebih luas, beragam, dan efisien.


                Keberadaan social media diakui sebagai jendela utama untuk berkomunikasi dengan
                konsumen. Sejalan dengan itu, kebutuhan akan konten yang baik dan konsisten
                menjadi prioritas utama dalam menjalankan komunikasi efektif kepada masyarakat.
                Namun, tantangan muncul karena kemampuan perusahaan dan organisasi dalam



                                                                                                95
Page 123
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                memproduksi konten yang baik secara berkelanjutan terbatas. Inilah yang
                menciptakan peluang bisnis menarik bagi Infinity, yang memanfaatkan tenaga
                produksi berpengalaman dalam bidang broadcasting dan video production. Dalam
                konteks ini, kebutuhan pasar yang signifikan menjadi pemicu utama dalam
                mengidentifikasi peluang bisnis yang menjanjikan.


                Melihat   ketidakseimbangan    antara   kebutuhan   besar   di   masyarakat   dengan
                keterbatasan penyedia layanan yang mampu memenuhi standar tinggi, Infinity
                memposisikan diri sebagai solusi yang komprehensif. Penekanan pada produksi
                konten yang berkualitas dan konsisten menjadi landasan strategi bisnis Infinity.


                Berdasarkan kajian kelayakan pasar, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
                Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.


        9.2     Kajian Kelayakan Teknis


                Dari Kajian Kelayakan Teknis, menunjukkan bahwa dalam mengelola kegiatan
                usahanya, Infinity akan menjalankan proses produksi sesuai dengan kapasitas yang
                dimilikinya. Jika kapasitas produksi terlalu berlebihan, Infinity memiliki kebijakan
                untuk membatasinya. Sebaliknya, ketika kebutuhan produksi meningkat, Infinity
                dapat mempertimbangkan perekrutan baru untuk memperkuat tim. Sementara itu,
                dalam Production Plan Infinity dapat dilihat bahwa target produksi per minggu Infinity
                adalah 450 menit atau sama dengan 7 jam 30 menit total durasi. Bila dihitung
                berdasarkan episode, target production plan mencapai 60 Episode per bulan.
                Terdapat 3 program yang dibuat untuk Garuda TV dengan target produksi sebanyak
                5 episode per minggu dengan total durasi 210 menit. Sementara itu, terdapat 5
                program untuk Sea Today dengan target produksi 5 Episode per minggu dengan total
                durasi 180 menit. Kemudian, terdapat 5 Program untuk IMI TV dengan target
                produksi 5 Episode per minggu dengan total durasi 60 menit.


                Dengan target Production Plan tersebut, akan berdampak pada keberlangsungan
                operasional Infinity. Kemudian, hal ini juga akan berdampak pada pendapatan Infinity
                yang akan dibentuk yang pada akhirnya akan menguntungkan bagi para pemegang
                saham.


                Dalam hal rencana DEFI untuk melakukan investasi melalui perusahaan subholding
                bersama PT Brand Media Indonesia (BMI) kepada Infinity, Infinity direncanakan akan
                menyiapkan sumber daya manusia yang terdiri dari 18 pekerja ahli di bidang produksi
                dan dua kepemimpinan tingkat tinggi, yaitu satu Direktur Utama dan satu Direktur.
                Para pekerja tersebut dapat menjadi bagian integral dari inti operasional Infinity
                untuk membawa keahlian dan kontribusi penting dalam kelancaran produksi
                Perusahaan.




                                                                                                   96
Page 124
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Dalam melakukan pekerjaannya, Infinity akan memiliki beberapa tahapan dalam
                produksi program atau konten yang akan dibuat, seperti Ideation and Planning,
                kemudian penulisan dan pengembangan skrip, tahap praproduksi, lalu tahap
                produksi, setelah itu post produksi, setelah tahap post produksi selesai, kemudian
                berlanjut pada tahap distribusi dan pemasaran dan masuk ke tahapan terakhir yaitu
                evaluasi.


                Berdasarkan kajian kelayakan teknis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
                Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.


        9.3     Kajian Kelayakan Pola Bisnis


                Dari Kajian Kelayakan Pola Bisnis, menunjukkan bahwa DEFI, sebuah perusahaan
                investasi yang sebelumnya berfokus di industri pembiayaan sejak tahun 1995, kini
                tengah mengalami transformasi sebagai perusahaan investasi. Dalam upayanya di
                bidang investasi, DEFI berencana untuk mendirikan subholding investasi yang akan
                melakukan investasi pada bidang aneka industri, salah satunya adalah Industri Media
                yang mencakup Broadcasting, Video, dan Film Production. Untuk itu DEFI bersama-
                sama dengan BMI sebagai perusahaan Media yang berpengalaman akan mendirikan
                perusahaan dengan nama Infinity.


                Infinity akan dikenal atas kegiatan usahanya dalam industri media dengan beberapa
                kelebihan. Kelebihan yang menjadi pembeda yang dimiliki oleh Infinity terletak pada
                tim yang akan mengisi produksi, dimana mereka memiliki pengalaman yang luas
                dalam ranah production house. Tidak hanya itu, Infinity juga memperoleh keunggulan
                sebab masih sedikitnya pesaing yang memiliki kegiatan usaha yang serupa secara
                persis. Hal ini memberikan Infinity posisi unik dalam industri, memungkinkan
                perusahaan untuk menonjolkan diri dan menguasai pasar dengan lebih baik.


                Meskipun terdapat pesaing yang memiliki kemungkinan untuk memasuki bidang
                usaha yang sama, Perusahaan-perusahaan tersebut mungkin memiliki kendala atau
                hambatan saat memasuki bidang usaha yang sama tanpa memiliki keunggulan
                khusus. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi adalah seperti tenaga profesional
                yang berbakat dan berpengalaman, yang tentunya hal ini dapat menjadi sebuah
                kesulitan untuk Pesaing baru untuk meniru tingkat kualitas dan kreativitas yang
                sama. Kemudian, hubungan strategis dengan mitra atau vendor kunci juga dapat
                menjadi penghambat untuk Perusahaan pesaing, karena jika Perusahaan-perusahaan
                lain yang sudah lama berkecimpung dalam bidang usaha yang sama memiliki
                kemitraan eksklusif atau akses ke sumber daya yang sulit dicapai oleh pesaing, maka
                pesaing mungkin akan mengalami hambatan. Sementara itu, faktor pendanaan juga
                menjadi salah satu faktor penting dalam Perusahaan yang bergerak dalam produksi
                video ataupun perfilman karena kebutuhan budget yang besar.




                                                                                                97
Page 125
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                DEFI dalam menjalankan kegiatan usaha akan mendirikan subholding sebagai
                perusahaan Investasi dibidang Aneka Industri, dimana salah satunya DEFI bersama
                dengan BMI akan melakukan investasi bersama serta mendirikan perusahaan dengan
                nama Infinity yang dipercaya memiliki potensi usaha yang cukup baik dengan
                mempertimbangkan Infinity sebagai mitra strategis. Hal ini tentu saja memberikan
                peluang yang besar bagi DEFI dalam mengembangkan dan mempertahankan
                kelangsungan usaha perusahaan. Sehingga DEFI mendapatkan kemampuan untuk
                menciptakan nilai, diantaranya sebagai berikut:


                 • Kegiatan usaha baru.
                 • Mendapat sumber pendapatan baru.
                 • Meningkatkan kinerja keuangan DEFI.


                Berdasarkan kajian kelayakan pola bisnis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
                Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.


        9.4     Kajian Kelayakan Model Manajemen


                Dari Kajian Kelayakan Model Manajemen, menunjukkan bahwa dari sisi kesediaan
                tenaga kerja, Infinity direncanakan akan menyiapkan sumber daya manusia yang
                terdiri dari 18 pekerja ahli di bidang produksi dan dua kepemimpinan tingkat tinggi,
                yaitu satu Direktur Utama dan satu Direktur. Para pekerja tersebut dapat menjadi
                bagian integral dari inti operasional Infinity untuk membawa keahlian dan kontribusi
                penting dalam kelancaran produksi Perusahaan.


                Dari sisi manajemen kekayaan intelektual, dalam rencana DEFI yang akan mendirikan
                subholding investasi bidang aneka industri dan akan berinvestasi pada bidang
                Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production, menjadi hal
                yang krusial untuk melindungi, mempertahankan, dan mengembangkan kekayaan
                intelektual, hak cipta, maupun merek dagang yang akan dimiliki oleh perusahaan.
                Upaya yang dapat dilakukan perusahaan untuk melaksanakan manajemen kekayaan
                intelektual diantaranya mencatatkan hak cipta, merek dagang dan paten secara
                hukum, mengembangkan kebijakan dan prosedur internal untuk melindungi maupun
                menggunakan atau menyebarluaskan kekayaan intelektual yang dimiliki, melakukan
                pengawasan terhadap pelanggaran kekayaan intelektual, serta melakukan inovasi dan
                pengembangan berkelanjutan dalam memperkaya portofolio kekayaan intelektual.


                Dari sisi manajemen risiko, DEFI memahami bahwa dalam investasi usaha, DEFI
                berhadapan dengan risiko-risiko potensial yang dapat berdampak buruk pada
                performa Perusahaan, terutama pada Perusahaan yang akan diinvestasikan yaitu
                Infinity, maka berikut adalah risiko-risiko potensial dan mitigasi yang dapat
                dilakukan pada usaha Infinity:




                                                                                                 98
Page 126
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                • Risiko Kreativitas dan Inovasi
                Kehilangan     kreativitas   dapat   menghambat   kemampuan     perseroan   untuk
                memproduksi konten yang menarik. Untuk mengatasi risiko ini, perusahaan perlu
                fokus pada pengembangan tim kreatif yang beragam, memastikan adanya ruang
                untuk brainstorming secara rutin, dan mendorong kolaborasi di antara anggota tim
                untuk mempertahankan kreativitas yang tinggi.


                • Risiko Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
                Pelanggaran hak cipta atau klaim HKI dapat mengakibatkan konsekuensi hukum dan
                kerugian finansial. Mitigasi risiko dapat dilakukan melalui audit HKI rutin,
                dokumentasi yang cermat terkait kepemilikan intelektual, dan pengaturan kontrak
                yang jelas dengan karyawan dan eksternal yang mencakup hak HKI.


                • Risiko Produksi dan Distribusi
                Gangguan dalam proses produksi, seperti kegagalan peralatan atau masalah teknis,
                dapat menyebabkan penundaan dalam penyediaan konten. Dengan Melakukan
                pemeliharaan rutin pada peralatan, memiliki peralatan cadangan, dan merencanakan
                rencana darurat untuk mengatasi gangguan teknis, perusahaan dapat mengurangi
                risiko terkait produksi dan distribusi.


                • Risiko Kepuasan Penonton
                Tidak memenuhi ekspektasi penonton atau mendapatkan umpan balik negatif dapat
                merugikan reputasi perseroan ataupun media yang bekerja sama dengan perseroan.
                Oleh karena itu, penting untuk melakukan survei dan riset pasar secara berkala,
                memperhatikan umpan balik, dan berkomunikasi secara terbuka untuk terus
                meningkatkan kualitas konten.


                • Risiko Keuangan
                Fluktuasi biaya produksi, pendapatan yang tidak stabil, atau penurunan popularitas
                konten dapat menjadi risiko keuangan. Melalui perencanaan keuangan yang matang,
                investasi yang bijaksana, dan strategi diversifikasi pendapatan, perusahaan dapat
                menjaga stabilitas keuangan.


                • Risiko Kepemimpinan dan SDM
                Kehilangan personel kunci atau kepemimpinan dapat merugikan kinerja perusahaan.
                Oleh karena itu, penting untuk membangun tim manajemen yang kuat, menyediakan
                pelatihan dan pengembangan bagi karyawan, dan merancang rencana suksesi yang
                jelas untuk menjaga kelangsungan operasional.



                • Risiko Keamanan Digital
                Ancaman keamanan terhadap data atau konten digital perusahaan dapat berdampak
                serius. Dengan melakukan audit keamanan rutin, menerapkan langkah-langkah



                                                                                               99
Page 127
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                keamanan digital yang canggih, dan memberikan pelatihan keamanan kepada
                karyawan, perusahaan dapat melindungi informasi dan kontennya dari potensi
                ancaman keamanan.


                • Risiko Perubahan Regulasi
                Perubahan regulasi media yang membatasi dan mengatur konten yang diproduksi
                bisa menghambat perseroan dalam melakukan pekerjaan. Mitigasi yang dapat
                dilakukan untuk risiko ini adalah dengan membentuk tim yang akan memantau
                perubahan regulasi, berkolaborasi dengan ahli hukum media serta memiliki kebijakan
                internal yang mematuhi standar regulasi.


                Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen, Infinity akan mengimplementasikan
                proses produksi sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya. Jika kapasitas produksi
                berlebih, Infinity memiliki kebijakan untuk mengefisienkannya. Sebaliknya, ketika ada
                peningkatan kebutuhan produksi, Infinity bersedia mempertimbangkan perekrutan
                baru untuk memperkuat tim inti.


                Berdasarkan kajian kelayakan model manajemen, Rencana Pendirian Perusahaan
                Subholding Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.

        9.5     Kajian Kelayakan Keuangan


                Dari Kajian Kelayakan Keuangan, menunjukkan bahwa terkait rencana investasi,
                subholding sebagai perusahaan Investasi Bidang Aneka Industri yang bekerjasama
                dengan BMI akan melakukan investasi bersama dengan mendirikan Infinity dengan
                total Rp2,50 miliar. Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai dengan 2028, Infinity
                diperkirakan memperoleh laba. Pada tahun 2024, Infinity diperkirakan memperoleh
                laba sebesar Rp539,64 Juta. Selanjutnya, laba Infinity diperkirakan kembali
                meningkat pada tahun 2025 sampai pada tahun 2028 menjadi sebesar Rp736,51 juta
                pada tahun 2025, Rp894,99 juta pada tahun 2026, Rp1,00 miliar pada tahun 2027
                dan Rp1,16 miliar pada tahun 2028.


                Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa rencana investasi subholding
                investasi DEFI bersama PT Brand Media Indonesia (BMI) pada Infinity memenuhi
                kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:


                • Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
                    NPV   yang      dihasilkan   menunjukkan   angka   yang    positif   yaitu   sebesar
                    Rp5.724.801.000,-.
                • Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate --> Layak
                  IRR yang dihasilkan adalah sebesar 78,30% yang berarti di atas tingkat discount
                  rate yang sebesar 13,92%.
                • Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak



                                                                                                    100
Page 128
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                    PI yang diperoleh adalah sebesar 2,83336 yang berarti lebih besar dari 1.
                • Payback Period ( PP )
                    PP akan diperoleh dalam waktu 3 Tahun 3 Bulan.

                Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
                sebesar Rp5,72 miliar, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana
                pendapatan turun sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
                -Rp333,01 juta. Apabila terjadi perubahan terhadap biaya investasi, dimana biaya
                investasi naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
                Rp5,58miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana struktur
                biaya naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar -Rp5,05
                miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap discount rate, dimana discount
                rate naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp4,17
                miliar.


                Dari analisis sensitivitas di atas, dari empat variabel yang diukur, kenaikan Struktur
                Biaya merupakan variabel yang paling sensitif pada kelayakan usaha Infinity.


                Berdasarkan kajian kelayakan keuangan, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
                Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.




                                                                                                  101
Page 129
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        10      KESIMPULAN F&B


        10.1    Kajian Kelayakan Pasar


                Dari Kajian Kelayakan Pasar, menunjukkan bahwa pada triwulan III 2023,
                pertumbuhan ekonomi ditopang oleh konsumsi swasta, termasuk konsumsi generasi
                muda, yang meningkat sejalan peningkatan konsumsi di sektor jasa dan keyakinan
                konsumen yang masih tinggi. Pertumbuhan ekonomi diprakirakan dalam kisaran 4,5-
                5,3% pada 2023 dan meningkat pada 2024.


                DEFI berupaya untuk berinvestasi pada perusahaan yang diyakini menawarkan
                peluang atau potensi untuk menciptakan nilai tambah melalui subholding investasi
                yang akan didirikan. Salah satu sektor yang dapat dilihat sebagai sektor yang dapat
                menyediakan landasan yang optimal untuk mengambil manfaat atas pertumbuhan
                dan pembangunan ekonomi Indonesia yang berkesinambungan adalah bidang
                Industri Hospitality yaitu berupa F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan
                Perhotelan.


                Perusahaan F&B yang akan di investasikan oleh subholding milik DEFI, akan berfokus
                pada pelayanan makanan dan minuman yang bervariatif sesuai dengan preferensi
                masyarakat. Analisis terhadap kondisi pasar di Indonesia menjadi langkah penting
                untuk memahami dinamika industri tersebut. Di indonesia, Jumlah usaha penyedia
                makan minum skala menengah besar pada tahun 2022 tercatat sebanyak 10.900
                usaha, atau tumbuh sebesar 20,76 persen dibandingkan pada tahun 2021. Sebagian
                besar usaha penyedia makan minum skala menengah besar berlokasi di kawasan
                mall/pertokoan sebesar 50,44 persen. Sementara itu, 99,07 persen pendapatan
                usaha berasal dari pendapatan utama dan pendapatan lainnya hanya menyumbang
                0,93 persen dari total pendapatan. Selain itu, Rata-rata kapasitas tempat duduk yang
                tersedia dalam usaha penyedia makan minum pada tahun 2022 mencapai 66 tempat
                duduk. Kemudian, dapat dilihat dari data BPS, porsi penjualan terbesar adalah
                dikonsumsi di tempat, yaitu mencapai 54,34 persen.


                Rencana masa depan perusahaan F&B akan lebih difokuskan pada bagaimana
                menyediakan pengalaman kuliner yang unggul, mempertahankan kualitas terbaik,
                dan tetap memberikan variasi menu yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.
                Perusahaan berkomitmen untuk memilih lokasi yang strategis, memberikan
                aksesibilitas kepada semua pelanggan potensial.


                Potensi pasar perusahaan F&B terletak pada kebutuhan dasar manusia akan makanan
                dan minuman, yang konsisten dalam setiap situasi ekonomi. Fenomena ini
                mengukuhkan industri F&B sebagai sektor yang stabil dan dapat menghasilkan
                pendapatan berkesinambungan. Sebagai perusahaan di industri ini, terlihat
                keterkaitan erat dengan sektor lain seperti pariwisata, pertanian, perikanan, dan



                                                                                                102
Page 130
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                industri kreatif. Restoran dan kafe, sebagai contoh, sering menggunakan bahan baku
                lokal, hal ini memberikan dampak positif pada pertumbuhan sektor terkait dan
                menciptakan peluang bisnis saling mendukung. Dengan peluang besar di sektor F&B,
                pemahaman mendalam terhadap dinamika keterkaitan ini menjadi dasar strategis
                untuk pengembangan bisnis berkelanjutan dan kontributif terhadap pertumbuhan
                ekonomi secara keseluruhan.


                Target pasar perusahaan F&B bersifat universal karena mencakup berbagai lapisan
                masyarakat dengan spesifikasi yang dapat diadaptasi sesuai dengan produk dan
                layanan yang dihasilkan, seperti restoran masakan tradisional Indonesia, China,
                Jepang, atau Barat. Strategi pemasaran juga disesuaikan dengan preferensi
                konsumen, termasuk mengidentifikasi Food Vlogger atau Reviewer Makanan sebagai
                target strategis untuk meningkatkan branding melalui promosi dan kerja sama.
                Dengan pendekatan ini, perusahaan bertujuan memperluas cakupan pasar dan
                memperkuat posisinya di industri yang dinamis.


                Berdasarkan kajian kelayakan pasar, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
                Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.


        10.2    Kajian Kelayakan Teknis


                Dari Kajian Kelayakan Teknis, menunjukkan bahwa dalam mengelola kegiatan
                usahanya, perusahaan F&B yang akan diinvestasikan oleh subholding DEFI akan
                melakukan usahanya dengan lokasi yang memiliki total luas area seluas 255,28m2
                terdiri dari luas area indoor 206,28m2 dan outdoor 49,00m2. Dengan luasan tersebut
                dapat diketahui kapasitas kursi mencapai 110 unit. Sementara itu, waktu operasional
                restoran dimulai dari pukul 08.00 sampai 24.00. Dengan luas area yang memadai
                dan waktu operasional yang panjang, perusahaan F&B ini memiliki potensi untuk
                menarik pelanggan dari berbagai lapisan masyarakat dan menciptakan suasana yang
                ramai selama jam operasional.


                Perusahaan F&B akan beroperasi dengan bahan baku mentah yang mencakup
                sejumlah elemen kunci yang menjadi dasar untuk menyajikan produk akhir yang
                berkualitas. Beberapa bahan baku mentah yang dimaksud adalah seperti bahan baku
                utama, bumbu dan rempah-rempah, produk olahan, bahan pengganti dan alternatif,
                minuman dan sirup, produk segar, dan bahan baku spesifik menu. Selain itu, dalam
                menjalankan operasional secara efektif, terdapat berbagai staff atau sumber daya
                manusia yang diperlukan, seperti manajer restoran, chef atau juru masak,
                waiter/waitress, staf pemasaran, staf keuangan, staff SDM,          Cleaner staff,
                maintenance staff, dan security staff.

                Dalam menjalankan operasional usaha, perusahaan F&B memiliki tahapan-tahapan
                adalam melakukannya. Mulai dari perencanaan menu, pengadaan bahan baku,



                                                                                               103
Page 131
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                penyimpanan dan manajemen persediaan, tahap pra persiapan, pengiriman,
                penyajian dan penataan hidangan, pengolahan, pembersihan dan perawatan
                peralatan dan sampai tahap evaluasi.


                Berdasarkan kajian kelayakan teknis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
                Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.


        10.3    Kajian Kelayakan Pola Bisnis


                Dari Kajian Kelayakan Pola Bisnis, menunjukkan bahwa DEFI, sebuah perusahaan
                investasi yang sebelumnya berfokus di industri pembiayaan sejak tahun 1995, kini
                tengah mengalami transformasi sebagai perusahaan investasi. Dalam rangka
                menjalankan kegiatan usahanya sebagai perusahaan investasi, DEFI berencana untuk
                mendirikan subholding yang berinvestasi pada perusahaan F&B (restoran yang
                berlokasi di Jakarta) dan perhotelan.


                Perusahaan F&B yang akan diinvestasikan oleh subholding DEFI memiliki sejumlah
                keunggulan kompetitif yang beragam untuk membedakannya dari pesaing di
                berbagai sektor. Keunggulan tersebut mencakup inovasi menu kreatif, pengalaman
                kuliner yang unik bagi pelanggan, dan komitmen terhadap keberlanjutan dan
                kesadaran lingkungan dalam sumber daya bahan baku dan pengemasan sebagai
                faktor diferensiasi. Penerapan teknologi, seperti pemesanan online dan layanan
                pengiriman, juga menjadi strategi untuk meningkatkan daya saing perusahaan F&B
                di pasar yang dinamis. Dengan kombinasi ini, perusahaan dapat memposisikan diri
                sebagai pemimpin inovatif dan berkelanjutan dalam industri tersebut.


                Kemungkinan pesaing untuk meniru produk dalam bidang usaha ini cukup besar,
                dimana saat ini hampir semua industri F&B memiliki menu makanan yang bervariatif
                bahkan sampai pada menu dengan spesifikasi khusus. Selain itu, beberapa
                perusahaan F&B sudah menggunakan media online dalam aktivitas usahanya. Risiko
                adanya barang yang ditiru merupakan risiko yang melekat pada Perseroan.
                Kemampuan pesaing untuk meniru produk memang tidak dapat dihindari, hal
                tersebut membuat usaha menjadi sangat kompetitif. Upaya mitigasi yang dapat
                dilakukan oleh Perseroan diantaranya sebagai berikut:


                •   Miliki ciri khas dan pertahankan kualitas;
                •   Terus melakukan perbaikan dan inovasi produk;
                •   Bangun dan perkuat loyalitas merek.


                DEFI dalam menjalankan kegiatan usaha akan mendirikan subholding Investasi yang
                akan melakukan investasi di bidang aneka industri termasuk Industri Hospitality yaitu
                berupa F&B dan Perhotelan. Industri tersebut dinilai memiliki prospek usaha yang
                cukup baik dengan melihat perkembangan pertumbuhan industri, potensi cerukan



                                                                                                 104
Page 132
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                pasar, dan ketersediaan sumber daya. Dalam hal ini subholding yang akan didirikan
                DEFI akan melakukan investasi pada perusahaan F&B yang dipercaya memiliki potensi
                usaha yang cukup baik. Hal ini tentu saja memberikan peluang yang besar bagi DEFI
                dalam mengembangkan dan mempertahankan kelangsungan usaha perusahaan.
                Sehingga DEFI mendapatkan kemampuan untuk menciptakan nilai, diantaranya
                sebagai berikut:


                1. Kegiatan usaha baru;
                2. Mendapat sumber pendapatan baru;
                3. Meningkatkan kinerja keuangan DEFI.


                Ketiga hal di atas dapat memberikan kontribusi yang positif dan nilai tambah bagi
                DEFI.


                Berdasarkan kajian kelayakan pola bisnis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
                Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.


        10.4    Kajian Kelayakan Model Manajemen


                Dari Kajian Kelayakan Model Manajemen, menunjukkan bahwa dari sisi kesediaan
                tenaga kerja, terdapat berbagai staff atau sumber daya manusia yang diperlukan
                untuk menjalankan operasional perusahaan F&B secara efektif dan setiap posisi
                pekerjaan tersebut berkontribusi pada kesuksesan operasional dan pengalaman
                pelanggan yang positif dalam perusahaan F&B. Beberapa diantaranya adalah manajer
                restoran, chef atau juru, pelayan atau waiter/waitress, kasir, staf pemasaran, staf
                keuangan, staf SDM, cleaner staff, maintenance staff, dan security staff.


                Dari sisi manajemen kekayaan intelektual, dalam rencana DEFI yang akan mendirikan
                subholding investasi bidang aneka industri dan akan berinvestasi pada bidang
                Industri Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan, menjadi hal yang krusial untuk
                melindungi, mempertahankan, dan mengembangkan kekayaan intelektual, hak cipta,
                maupun merek dagang yang akan dimiliki oleh perusahaan. Upaya yang dapat
                dilakukan perusahaan untuk melaksanakan manajemen kekayaan intelektual
                diantaranya mencatatkan hak cipta, merek dagang dan paten secara hukum,
                mengembangkan kebijakan dan prosedur internal untuk melindungi maupun
                menggunakan atau menyebarluaskan kekayaan intelektual yang dimiliki, melakukan
                pengawasan terhadap pelanggaran kekayaan intelektual, serta melakukan inovasi dan
                pengembangan berkelanjutan dalam memperkaya portofolio kekayaan intelektual.


                Dari sisi manajemen risiko, DEFI memahami bahwa dalam investasi usaha, subholding
                yang akan didirikan oleh DEFI berhadapan dengan risiko-risiko potensial yang dapat
                berdampak buruk pada performa Perusahaan, terutama pada Perusahaan yang akan




                                                                                                105
Page 133
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                diinvestasikan yaitu perusahaan F&B. Berikut ini adalah beberapa risiko-risiko
                potensial tersebut dan mitigasinya:


            1. Risiko Internal
                Risiko internal dalam konteks perusahaan F&B mencakup aspek-aspek yang berasal
                dari dalam organisasi itu sendiri. Salah satunya adalah risiko kualitas produk,
                Kesehatan dan keamanan makanan, manajemen sumber daya manusia, dan
                sebagainya. Mengidentifikasi, mengelola, dan        memitigasi risiko internal ini
                memerlukan komitmen dari manajemen dan seluruh tim organisasi. Dengan
                pendekatan yang proaktif, perusahaan F&B dapat meningkatkan daya tahan dan
                keberlanjutan bisnisnya.


            2. Risiko Eksternal
                Risiko Pemasok/Pelanggan
                Perubahan kondisi atau kebijakan dari pemasok bahan baku atau bahan utama dapat
                berdampak pada ketersediaan dan harga bahan tersebut. Selain itu, perubahan
                preferensi pelanggan atau persaingan dalam industri dapat mempengaruhi jumlah
                pelanggan dan penjualan. Upaya pengelolaan risiko yang dapat dilakukan adalah
                dengan membangun hubungan yang kuat dengan pemasok, memiliki diversifikasi
                pemasok, dan memonitor perubahan tren konsumen dapat membantu mengelola
                risiko ini. Penggunaan analisis data pelanggan juga dapat membantu dalam
                menyesuaikan penawaran dengan preferensi pelanggan.


                Risiko Perekonomian
                Pada saat terjadinya krisis ekonomi nasional para konsumen tentunya akan
                mengurangi tingkat konsumsi mereka guna untuk memenuhi kebutuhan yang
                lainnya, begitu juga sebaliknya jika kondisi perekonomian semakin baik, maka
                mereka akan membelanjakan sebagian pendapatannya untuk konsumsi mereka baik
                itu sandang, pangan, papan maupun sarana rekreasi dan hiburan lainnya.
                Diversifikasi menu atau memberikan opsi harga yang fleksibel, memiliki strategi
                pemasaran yang responsif terhadap kondisi ekonomi, dan menjaga efisiensi
                operasional dapat membantu meredam dampak risiko ekonomi tersebut.


                Risiko Krisis Ekonomi, Politik dan Sosial
                Krisis ekonomi, politik, atau sosial, seperti perubahan kebijakan pemerintah, bencana
                alam, atau situasi keamanan yang tidak stabil, dapat berdampak signifikan pada
                operasional perusahaan F&B. Hal ini dapat mencakup penurunan kunjungan
                pelanggan atau bahkan penutupan sementara bisnis. Upaya pengelolaan risiko yang
                dapat dilakukan adalah dengan membangun rencana kontinuitas bisnis yang
                tangguh, melibatkan diri dalam proaktif terhadap perkembangan kebijakan dan
                situasi sosial-politik, serta menjaga ketersediaan stok dalam menghadapi krisis
                dapat membantu perusahaan F&B meminimalkan dampak risiko eksternal ini.




                                                                                                 106
Page 134
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Risiko Peraturan Pemerintah
                Kegagalan perusahaan dalam mengantisipasi peraturan-peraturan baru yang
                ditetapkan Pemerintah dapat mempengaruhi pelaksanaan kegiatan usaha perusahaan
                yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Upaya untuk
                menanggulangi risiko ini adalah dengan menyelidiki dan memahami peraturan yang
                berlaku, berkomunikasi secara teratur dengan instansi terkait, dan memiliki tim yang
                dapat merespons perubahan peraturan adalah strategi penting dalam mengelola
                risiko ini. Menjaga kepatuhan dan membangun hubungan yang baik dengan pihak
                berwenang dapat membantu mengurangi dampak risiko peraturan pemerintah.


                Risiko Asuransi
                Kegagalan Perusahaan F&B dalam melakukan klaim asuransi akan mengakibatkan
                kerugian yang mengurangi laba Perusahaan F&B. Untuk memitigasi risiko ini
                perusahaan dapat melakukan beberapa hal seperti Mengaudit dan memahami
                kebijakan asuransi yang dimiliki, bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk
                menilai risiko yang mungkin dihadapi, dan memastikan bahwa cakupan asuransi
                mencakup risiko yang signifikan. Selain itu, melakukan evaluasi teratur dan
                penyesuaian pada kebijakan asuransi untuk memastikan kesesuaian dengan
                perubahan dalam lingkungan bisnis atau operasional. Pemilihan broker asuransi yang
                dapat memberikan nasihat ahli juga merupakan langkah yang bijak untuk mengelola
                risiko asuransi dengan efektif.


                Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen, perusahaan F&B yang akan di
                investasikan akan melakukan kegiatan usahanya dengan luas area yang dimiliki yaitu
                seluas 255,28m2 yang terdiri dari luas area indoor 206,28m2 dan outdoor 49,00m2.
                Dengan luasan tersebut dapat diketahui kapasitas kursi mencapai 110 unit.
                Sementara itu, waktu operasional restoran dimulai dari pukul 08.00 sampai 24.00.
                Dengan luas area yang memadai dan waktu operasional yang panjang, perusahaan
                F&B ini memiliki potensi untuk menarik pelanggan dari berbagai lapisan masyarakat
                dan menciptakan suasana yang ramai selama berbagai jam operasional.


                Berdasarkan kajian kelayakan model manajemen, Rencana Pendirian Perusahaan
                Subholding Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.

        10.5    Kajian Kelayakan Keuangan


                Dari Kajian Kelayakan Keuangan, menunjukkan bahwa terkait rencana investasi,
                subholding sebagai perusahaan Investasi Bidang Aneka Industri yang akan melakukan
                investasi pada perusahaan F&B dengan total Rp2,50 miliar. Selama masa proyeksi
                tahun 2024 sampai dengan 2028, perusahaan F&B yang akan di investasikan
                diperkirakan memperoleh laba. Pada tahun 2024, perusahaan diperkirakan
                memperoleh laba sebesar Rp608,46 Juta. Selanjutnya, laba perusahaan diperkirakan
                kembali meningkat pada tahun 2025 sampai pada tahun 2028 menjadi sebesar



                                                                                                107
Page 135
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




                Rp912,26 juta pada tahun 2025, Rp911,57 juta pada tahun 2026, Rp914,79 juta pada
                tahun 2027 dan Rp922,11 juta pada tahun 2028.


                Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa rencana investasi subholding
                investasi DEFI pada perusahaan F&B memenuhi kriteria kelayakan dengan variabel-
                variabel sebagai berikut:


                • Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
                   NPV    yang      dihasilkan   menunjukkan    angka   yang   positif   yaitu   sebesar
                   Rp8.125.135.000,-.
                • Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate --> Layak
                   IRR yang dihasilkan adalah sebesar 69,68% yang berarti di atas tingkat discount
                   rate yang sebesar 12,18%.
                • Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
                   PI yang diperoleh adalah sebesar 2,58954 yang berarti lebih besar dari 1.
                • Payback Period ( PP )
                   PP akan diperoleh dalam waktu 3 Tahun 6 Bulan.


                Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
                sebesar Rp8,12 miliar, jika terjadi perubahan terhadap penjualan, dimana penjualan
                turun sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp1,23
                miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap biaya investasi, dimana biaya investasi
                naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp7,74 miliar.
                Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana struktur biaya naik sampai
                dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar -Rp3,45 miliar. Sedangkan
                apabila terjadi perubahan terhadap discount rate, dimana discount rate naik sampai
                dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp6,90 miliar.


                Dari analisis sensitivitas di atas, dari empat variabel yang diukur, kenaikan Struktur
                Biaya merupakan variabel yang paling sensitif pada kelayakan usaha perusahaan F&B.


                Berdasarkan kajian kelayakan keuangan, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
                Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.




                                                                                                    108
Page 136
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk




        11      KESIMPULAN STUDI KELAYAKAN


                Dengan demikian, berdasarkan analisis atas kelayakan pasar, kelayakan teknis,
                kelayakan pola bisnis, kelayakan model manajemen, dan kelayakan keuangan, dapat
                disimpulkan bahwa Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi Bidang Aneka
                Industri adalah layak.




                                                                                            109

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.74 MB
Published5 Feb 2024
Pages136
Characters406,368
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 75 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org DANASUPRA ERAPACIFIC TBK p.1 ×416
linked org PT Intan Sakti Wiratama p.35 ×3
linked org Kresna Graha p.35 ×2
linked org PT Jesivindo Juvatama p.35 ×3
linked person : Deddy Koesnadi p.35
linked person : Yugi Prayanto p.35
linked person : Irianto Kusumadjaja p.35
linked person Floyd Andrew Jonathans p.36
linked org PT Arkadia Digital Media p.47 ×3
linked org PT. MNC Digital p.48 ×3
linked org Global Mediacom Tbk p.48 ×5
linked org Surya Citra Media Tbk p.48 ×5
linked org PT Media Nusantara Citra p.48 ×3
linked person Menteng, Jakarta Pusat p.48 ×2
linked org Visi Media Asia Tbk p.48 ×5
linked org Fortune Indonesia Tbk p.48 ×5
linked org Indo Boga Sukses Tbk p.48 ×5
linked org Lima Dua Lima Tiga Tbk p.48 ×4
linked org PT Map Boga Adiperkasa p.48 ×3
linked org PT Champ Resto Indonesia p.49 ×3
linked org Sarimelati Kencana Tbk p.49 ×5
linked org Fast Food Indonesia Tbk p.49 ×5
possible — Central Business p.3 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.4 ×6
possible org PT Asuransi Jiwa Kresna p.35 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.47 ×4
possible person Gatot Subroto p.48 ×2
possible org International Tbk p.49 ×2
unresolved org KJPP Syarif p.3 ×2
unresolved org Rekan · Penilai p.3
unresolved org ENDANG & REKAN p.18 ×2
unresolved person Endang Sunardi, ST, MM, MAPPI (Cert) · Rekan p.18
unresolved person Meilindra Indriani p.20
unresolved person Toyib Efendi, SE, M.Ec. Dev p.20 ×2
unresolved person Kamaludin, S.Pd p.20
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Syarif p.28 ×2
unresolved org Menteri Investasi Republik Indonesia. Sebagai p.29
unresolved person Elliza p.30 ×2
unresolved person H. Akta Pendirian p.30 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.30 ×2
unresolved person Christina Dwi Utami p.30 ×3
unresolved org Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan p.30 ×10
unresolved org Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono p.30 ×10
unresolved person Akuntan Publik Drs. Sudarmadji Herry Sutrisno p.30 ×8
unresolved person CPA. p.30 ×4
unresolved person Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA p.31 ×22
unresolved person Bimo Setiawan p.31 ×4
unresolved person Elisa Pohan p.31 ×2
unresolved person Ferdinand Kosen p.31 ×2
unresolved person Frans Rahardian H p.31 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.33
unresolved org Endang dan Rekan p.33
unresolved org KJPP p.33
unresolved person Akta Notaris Elliza p.34
unresolved org Menteri Kehakiman p.34
unresolved person Akta Notaris Refizal p.34
unresolved org Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia p.34
unresolved org Kresna Graha Investama Tbk p.35 ×4
unresolved org Pte LTD p.39
unresolved org Bank BUMN p.46
unresolved org MNC Studios Complex Entertainment Tbk p.48 ×2
unresolved org MD Pictures Tbk p.48 ×4
unresolved org Net Visi Media Tbk p.48 ×4
unresolved org Jln. Jend. Tbk p.48 ×2
unresolved org PT Pioneerindo Gourmet p.49 ×2
unresolved person Bimo p.51 ×4
unresolved org Kelayakan Rencana Investasi PT Danasupra Erapacific Tbk · Direktur Utama p.52
unresolved org PT Mitra Media Integrasi. Sementara p.52 ×2
unresolved person Teezar p.52 ×8
unresolved org Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Adapun p.52
unresolved org Departemen p.52
unresolved org Bank Indonesia p.56 ×8
unresolved org Bank Indonesia Inflasi Inflasi p.57
unresolved org Bank Indonesia Gambar p.58
unresolved org Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan p.100 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result