Back to announcement
20240205_DEFI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31574757_lamp4.pdf
Other Text extracted DEFISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 136
Page 1
LAPORAN STUDI KELAYAKAN
RENCANA PENDIRIAN PERUSAHAAN
SUBHOLDING INVESTASI
PT DANASUPRA ERAPACIFIC TBK
No. 00001/2.0113-03/BS-FS/05/0340/1/I/2024
Tanggal : 31 Januari 2024
1
Page 2
LAPORAN STUDI KELAYAKAN
RENCANA PENDIRIAN PERUSAHAAN
SUBHOLDING INVESTASI
PT DANASUPRA ERAPACIFIC TBK
No. 00001/2.0113-03/BS-FS/05/0340/1/I/2024
Tanggal : 31 Januari 2024
Page 3
No. 00001/2.0113-03/BS-FS/05/0340/1/I/2024 Bekasi, 2 Februari 2024
Kepada Yth.:
Direksi PT Danasupra Erapacific Tbk
Tower B Lantai 3, 18 Parc Place
Sudirman Central Business District (SCBD)
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta
Perihal: Laporan Studi Kelayakan Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi
Bidang Aneka Industri
Dengan hormat,
PENDAHULUAN
Sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja (SPK) No. 0076/SPK/MSE-01/ES/XI/2023, tanggal
21 November 2023 dan Addendum SPK No. 0007/SPK/MSE-01/ES/I/2024, 18 Januari
2024, PT Danasupra Erapacific Tbk (“DEFI”) yang bergerak sebagai perusahaan Holding,
telah menunjuk KJPP Syarif, Endang, dan Rekan, sebagai Penilai Independen untuk
menyusun Laporan Studi Kelayakan atas Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri.
TANGGAL PENILAIAN
Tanggal Penilaian dalam Laporan Studi Kelayakan ini adalah per 30 September 2023.
IDENTITAS PEMBERI TUGAS
Pemberi tugas dalam studi kelayakan ini adalah:
Nama : PT Danasupra Erapacific Tbk
Bidang Usaha : Aktivitas Perusahaan Holding
Alamat Kantor : Tower B Lantai 3, 18 Parc Place,
Sudirman Central Business District (SCBD),
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
Telepon : +62 21 51401157
Faksimili : +62 21 51401159
Email : danasupra@cbn.net.id
Website : www.danasupra.com
i
Page 4
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
MAKSUD DAN TUJUAN STUDI KELAYAKAN
Studi Kelayakan ini dibuat untuk kepentingan DEFI atas rencana pendirian perusahaan
subholding investasi bidang aneka industri. Selanjutnya perusahaan subholding tersebut
akan melakukan investasi di berbagai bidang industri, diantaranya namun tidak terbatas
pada bidang Industri Media seperti khususnya di bidang Broadcasting, Video, dan Film
Production, kemudian bidang Industri yang akan diinvestasikan selanjutnya adalah
Hospitality yaitu Food & Beverage dan Perhotelan serta bidang industri Financial
Technology. Studi kelayakan ini akan secara khusus membahas investasi yang dilakukan
oleh perusahaan subholding DEFI tersebut terutama investasi yang dilakukan di bidang
industri Media yang dalam hal ini subholding tersebut bersama dengan PT Brand Media
Indonesia mendirikan perusahaan bernama Infinity. Selain melakukan investasi pada
perusahaan yang bergerak di bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan
Film Production, perusahaan subholding DEFI tersebut juga akan melakukan investasi pada
Industri Hospitality yaitu berupa F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan Perhotelan.
PROSEDUR YANG DIGUNAKAN
Dalam menyusun Studi Kelayakan ini, analisis dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020, tanggal 25 Mei 2020 tentang Penilaian dan
Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 17 /SEOJK.04/2020 Tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
Bisnis di Pasar Modal, serta Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII 2018 yang disusun
oleh Masyarakat Penilai Indonesia (MAPPI) dengan memperhatikan Kode Etik Penilai
Indonesia (KEPI), dan peraturan yang terkait yaitu mencakup:
1. Kajian Kelayakan Pasar,
2. Kajian Kelayakan Teknis,
3. Kajian Kelayakan Pola Bisnis,
4. Kajian Kelayakan Model Manajemen, dan
5. Kajian Kelayakan Keuangan.
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan ini kami telah bertindak secara independen
tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan DEFI, dan pihak-pihak yang terkait dengan
perusahaan tersebut. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi
berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan
untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak manapun. Imbalan yang kami
terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran nilai yang dihasilkan dari
proses analisis kelayakan ini dan kami hanya menerima imbalan sesuai dengan yang
tercantum pada Surat Perjanjian Kerja (SPK) No. 0076/SPK/MSE-01/ES/XI/2023, tanggal
21 November 2023 dan Addendum SPK No. 0007/SPK/MSE-01/ES/I/2024, 18 Januari
2024.
ii
Page 5
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
RUANG LINGKUP PENUGASAN
Ruang Lingkup penugasan adalah sesuai dengan tujuan dari Studi Kelayakan ini, yaitu untuk
melakukan kajian atau analisis kelayakan sehubungan dengan rencana pendirian
perusahaan subholding DEFI yang akan melakukan investasi di aneka industri. Selanjutnya
perusahaan subholding tersebut akan melakukan investasi pada perusahaan yang bergerak
di bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production serta
Industri Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan.
Berdasarkan POJK No. 35/POJK.04/2020, ruang lingkup dari Penugasan Penilaian
Profesional, paling sedikit meliputi:
1. Tujuan dari Penugasan Penilaian Profesional;
2. Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam Penugasan Penilaian Profesional;
dan
3. Dasar Nilai dan Premis Nilai yang digunakan.
ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan studi kelayakan ini
adalah:
a. Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
b. Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
studi kelayakan.
c. Dalam menyusun laporan studi kelayakan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan
kelengkapan informasi yang disediakan oleh pemberi tugas atau data yang diperoleh
dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang
kami anggap relevan.
d. Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh manajemen dengan
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya ( fiduciary
duty).
e. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan studi kelayakan dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan.
f. Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
g. Penilai bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan kesimpulan yang
dihasilkan.
h. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek studi kelayakan dari
pemberi tugas.
KEJADIAN SETELAH TANGGAL PENILAIAN
Dari tanggal penilaian Studi Kelayakan, yaitu tanggal 30 September 2023, sampai dengan
tanggal diterbitkannya laporan ini, tidak terdapat kejadian penting yang dapat berpengaruh
signifikan terhadap hasil penilaian.
iii
Page 6
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
KESIMPULAN MEDIA
Dari Kajian Kelayakan Pasar, menunjukkan bahwa pada triwulan III 2023, pertumbuhan
ekonomi ditopang oleh konsumsi swasta, termasuk konsumsi generasi muda, yang
meningkat sejalan peningkatan konsumsi di sektor jasa dan keyakinan konsumen yang
masih tinggi. Pertumbuhan ekonomi diprakirakan dalam kisaran 4,5-5,3% pada 2023 dan
meningkat pada 2024.
DEFI berupaya untuk berinvestasi pada perusahaan yang diyakini menawarkan peluang atau
potensi untuk menciptakan nilai tambah melalui subholding investasi yang akan didirikan.
Salah satu sektor yang dapat dilihat sebagai sektor yang dapat menyediakan landasan yang
optimal untuk mengambil manfaat atas pertumbuhan dan pembangunan ekonomi
Indonesia yang berkesinambungan adalah termasuk namun tidak terbatas kepada bidang
Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production.
Dalam hal ini, subholding yang akan didirikan oleh DEFI berencana melakukan investasi di
bidang Industri Media bekerjasama dengan perusahaan yang telah berpengalaman yaitu PT
Brand Media Indonesia (BMI) untuk mendirikan perusahaan baru dengan nama Infinity, yang
bergerak di industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production.
Seiring dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia, yang diperkirakan mencapai
215 juta pengguna pada tahun 2023, adopsi teknologi digital seperti media sosial dan e-
commerce juga mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. DEFI melihat
adanya kesempatan untuk ikut andil serta berperan dalam pertumbuhan teknologi digital
tersebut. Maka dari itu, DEFI bermaksud untuk bekerjasama dengan BMI, dengan
mendirikan Infinity sebagai perusahaan yang bergerak di industri media yaitu berupa
Broadcasting, Video, dan Film Production agar dapat fokus melakukan pengembangan pada
berbagai konten yang inovatif dan menarik. Berdasarkan hasil publikasi dari We Are Social
tahun 2023, jumlah perangkat mobile yang terhubung di Indonesia mencapai 353,8 juta
atau sebesar 128% dari total populasi, dengan 212,9 juta pengguna internet atau sebesar
77% dari total populasi dan 167 juta pengguna media sosial aktif atau sebesar 60,4% dari
total populasi. Oleh karena itu, dengan memanfaatkan platform teknologi digital,
perusahaan berharap dapat mencapai audiens dengan potensi jangkauan yang lebih luas,
beragam, dan efisien.
Keberadaan social media diakui sebagai jendela utama untuk berkomunikasi dengan
konsumen. Sejalan dengan itu, kebutuhan akan konten yang baik dan konsisten menjadi
prioritas utama dalam menjalankan komunikasi efektif kepada masyarakat. Namun,
tantangan muncul karena kemampuan perusahaan dan organisasi dalam memproduksi
konten yang baik secara berkelanjutan terbatas. Inilah yang menciptakan peluang bisnis
menarik bagi Infinity, yang memanfaatkan tenaga produksi berpengalaman dalam bidang
broadcasting dan video production. Dalam konteks ini, kebutuhan pasar yang signifikan
menjadi pemicu utama dalam mengidentifikasi peluang bisnis yang menjanjikan.
iv
Page 7
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Melihat ketidakseimbangan antara kebutuhan besar di masyarakat dengan keterbatasan
penyedia layanan yang mampu memenuhi standar tinggi, Infinity memposisikan diri
sebagai solusi yang komprehensif. Penekanan pada produksi konten yang berkualitas dan
konsisten menjadi landasan strategi bisnis Infinity.
Berdasarkan kajian kelayakan pasar, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi
Bidang Aneka Industri adalah layak.
Dari Kajian Kelayakan Teknis, menunjukkan bahwa dalam mengelola kegiatan usahanya,
Infinity akan menjalankan proses produksi sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya. Jika
kapasitas produksi terlalu berlebihan, Infinity memiliki kebijakan untuk membatasinya.
Sebaliknya, ketika kebutuhan produksi meningkat, Infinity dapat mempertimbangkan
perekrutan baru untuk memperkuat tim. Sementara itu, dalam Production Plan Infinity
dapat dilihat bahwa target produksi per minggu Infinity adalah 450 menit atau sama
dengan 7 jam 30 menit total durasi. Bila dihitung berdasarkan episode, target production
plan mencapai 60 Episode per bulan. Terdapat 3 program yang dibuat untuk Garuda TV
dengan target produksi sebanyak 5 episode per minggu dengan total durasi 210 menit.
Sementara itu, terdapat 5 program untuk Sea Today dengan target produksi 5 Episode per
minggu dengan total durasi 180 menit. Kemudian, terdapat 5 Program untuk IMI TV dengan
target produksi 5 Episode per minggu dengan total durasi 60 menit.
Dengan target Production Plan tersebut, akan berdampak pada keberlangsungan
operasional Infinity. Kemudian, hal ini juga akan berdampak pada pendapatan Infinity yang
akan dibentuk yang pada akhirnya akan menguntungkan bagi para pemegang saham.
Dalam hal rencana DEFI untuk melakukan investasi melalui perusahaan subholding bersama
PT Brand Media Indonesia (BMI) kepada Infinity, Infinity direncanakan akan menyiapkan
sumber daya manusia yang terdiri dari 18 pekerja ahli di bidang produksi dan dua
kepemimpinan tingkat tinggi, yaitu satu Direktur Utama dan satu Direktur. Para pekerja
tersebut dapat menjadi bagian integral dari inti operasional Infinity untuk membawa
keahlian dan kontribusi penting dalam kelancaran produksi Perusahaan.
Dalam melakukan pekerjaannya, Infinity akan memiliki beberapa tahapan dalam produksi
program atau konten yang akan dibuat, seperti Ideation and Planning, kemudian penulisan
dan pengembangan skrip, tahap praproduksi, lalu tahap produksi, setelah itu post
produksi, setelah tahap post produksi selesai, kemudian berlanjut pada tahap distribusi
dan pemasaran dan masuk ke tahapan terakhir yaitu evaluasi.
Berdasarkan kajian kelayakan teknis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi
Bidang Aneka Industri adalah layak.
Dari Kajian Kelayakan Pola Bisnis, menunjukkan bahwa DEFI, sebuah perusahaan investasi
yang sebelumnya berfokus di industri pembiayaan sejak tahun 1995, kini tengah
mengalami transformasi sebagai perusahaan investasi. Dalam upayanya di bidang investasi,
v
Page 8
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
DEFI berencana untuk mendirikan subholding investasi yang akan melakukan investasi
pada bidang aneka industri, salah satunya adalah Industri Media yang mencakup
Broadcasting, Video, dan Film Production. Untuk itu DEFI bersama-sama dengan BMI
sebagai perusahaan Media yang berpengalaman akan mendirikan perusahaan dengan nama
Infinity.
Infinity akan dikenal atas kegiatan usahanya dalam industri media dengan beberapa
kelebihan. Kelebihan yang menjadi pembeda yang dimiliki oleh Infinity terletak pada tim
yang akan mengisi produksi, dimana mereka memiliki pengalaman yang luas dalam ranah
production house. Tidak hanya itu, Infinity juga memperoleh keunggulan sebab masih
sedikitnya pesaing yang memiliki kegiatan usaha yang serupa secara persis. Hal ini
memberikan Infinity posisi unik dalam industri, memungkinkan perusahaan untuk
menonjolkan diri dan menguasai pasar dengan lebih baik.
Meskipun terdapat pesaing yang memiliki kemungkinan untuk memasuki bidang usaha
yang sama, Perusahaan-perusahaan tersebut mungkin memiliki kendala atau hambatan
saat memasuki bidang usaha yang sama tanpa memiliki keunggulan khusus. Faktor-faktor
yang dapat mempengaruhi adalah seperti tenaga profesional yang berbakat dan
berpengalaman, yang tentunya hal ini dapat menjadi sebuah kesulitan untuk Pesaing baru
untuk meniru tingkat kualitas dan kreativitas yang sama. Kemudian, hubungan strategis
dengan mitra atau vendor kunci juga dapat menjadi penghambat untuk Perusahaan
pesaing, karena jika Perusahaan-perusahaan lain yang sudah lama berkecimpung dalam
bidang usaha yang sama memiliki kemitraan eksklusif atau akses ke sumber daya yang
sulit dicapai oleh pesaing, maka pesaing mungkin akan mengalami hambatan. Sementara
itu, faktor pendanaan juga menjadi salah satu faktor penting dalam Perusahaan yang
bergerak dalam produksi video ataupun perfilman karena kebutuhan budget yang besar.
DEFI dalam menjalankan kegiatan usaha akan mendirikan subholding sebagai perusahaan
Investasi dibidang Aneka Industri, dimana salah satunya DEFI bersama dengan BMI akan
melakukan investasi bersama serta mendirikan perusahaan dengan nama Infinity yang
dipercaya memiliki potensi usaha yang cukup baik dengan mempertimbangkan Infinity
sebagai mitra strategis. Hal ini tentu saja memberikan peluang yang besar bagi DEFI dalam
mengembangkan dan mempertahankan kelangsungan usaha perusahaan. Sehingga DEFI
mendapatkan kemampuan untuk menciptakan nilai, diantaranya sebagai berikut:
• Kegiatan usaha baru.
• Mendapat sumber pendapatan baru.
• Meningkatkan kinerja keuangan DEFI.
Berdasarkan kajian kelayakan pola bisnis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
Dari Kajian Kelayakan Model Manajemen, menunjukkan bahwa dari sisi kesediaan tenaga
kerja, Infinity direncanakan akan menyiapkan sumber daya manusia yang terdiri dari 18
vi
Page 9
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
pekerja ahli di bidang produksi dan dua kepemimpinan tingkat tinggi, yaitu satu Direktur
Utama dan satu Direktur. Para pekerja tersebut dapat menjadi bagian integral dari inti
operasional Infinity untuk membawa keahlian dan kontribusi penting dalam kelancaran
produksi Perusahaan.
Dari sisi manajemen kekayaan intelektual, dalam rencana DEFI yang akan mendirikan
subholding investasi bidang aneka industri dan akan berinvestasi pada bidang Industri
Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production, menjadi hal yang krusial
untuk melindungi, mempertahankan, dan mengembangkan kekayaan intelektual, hak cipta,
maupun merek dagang yang akan dimiliki oleh perusahaan. Upaya yang dapat dilakukan
perusahaan untuk melaksanakan manajemen kekayaan intelektual diantaranya
mencatatkan hak cipta, merek dagang dan paten secara hukum, mengembangkan
kebijakan dan prosedur internal untuk melindungi maupun menggunakan atau
menyebarluaskan kekayaan intelektual yang dimiliki, melakukan pengawasan terhadap
pelanggaran kekayaan intelektual, serta melakukan inovasi dan pengembangan
berkelanjutan dalam memperkaya portofolio kekayaan intelektual.
Dari sisi manajemen risiko, DEFI memahami bahwa dalam investasi usaha, DEFI berhadapan
dengan risiko-risiko potensial yang dapat berdampak buruk pada performa Perusahaan,
terutama pada Perusahaan yang akan diinvestasikan yaitu Infinity, maka berikut adalah
risiko-risiko potensial dan mitigasi yang dapat dilakukan pada usaha Infinity:
• Risiko Kreativitas dan Inovasi
Kehilangan kreativitas dapat menghambat kemampuan perseroan untuk memproduksi
konten yang menarik. Untuk mengatasi risiko ini, perusahaan perlu fokus pada
pengembangan tim kreatif yang beragam, memastikan adanya ruang untuk
brainstorming secara rutin, dan mendorong kolaborasi di antara anggota tim untuk
mempertahankan kreativitas yang tinggi.
• Risiko Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
Pelanggaran hak cipta atau klaim HKI dapat mengakibatkan konsekuensi hukum dan
kerugian finansial. Mitigasi risiko dapat dilakukan melalui audit HKI rutin, dokumentasi
yang cermat terkait kepemilikan intelektual, dan pengaturan kontrak yang jelas dengan
karyawan dan eksternal yang mencakup hak HKI.
• Risiko Produksi dan Distribusi
Gangguan dalam proses produksi, seperti kegagalan peralatan atau masalah teknis,
dapat menyebabkan penundaan dalam penyediaan konten. Dengan Melakukan
pemeliharaan rutin pada peralatan, memiliki peralatan cadangan, dan merencanakan
rencana darurat untuk mengatasi gangguan teknis, perusahaan dapat mengurangi risiko
terkait produksi dan distribusi.
vii
Page 10
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
• Risiko Kepuasan Penonton
Tidak memenuhi ekspektasi penonton atau mendapatkan umpan balik negatif dapat
merugikan reputasi perseroan ataupun media yang bekerja sama dengan perseroan.
Oleh karena itu, penting untuk melakukan survei dan riset pasar secara berkala,
memperhatikan umpan balik, dan berkomunikasi secara terbuka untuk terus
meningkatkan kualitas konten.
• Risiko Keuangan
Fluktuasi biaya produksi, pendapatan yang tidak stabil, atau penurunan popularitas
konten dapat menjadi risiko keuangan. Melalui perencanaan keuangan yang matang,
investasi yang bijaksana, dan strategi diversifikasi pendapatan, perusahaan dapat
menjaga stabilitas keuangan.
• Risiko Kepemimpinan dan SDM
Kehilangan personel kunci atau kepemimpinan dapat merugikan kinerja perusahaan.
Oleh karena itu, penting untuk membangun tim manajemen yang kuat, menyediakan
pelatihan dan pengembangan bagi karyawan, dan merancang rencana suksesi yang jelas
untuk menjaga kelangsungan operasional.
• Risiko Keamanan Digital
Ancaman keamanan terhadap data atau konten digital perusahaan dapat berdampak
serius. Dengan melakukan audit keamanan rutin, menerapkan langkah-langkah
keamanan digital yang canggih, dan memberikan pelatihan keamanan kepada karyawan,
perusahaan dapat melindungi informasi dan kontennya dari potensi ancaman keamanan.
• Risiko Perubahan Regulasi
Perubahan regulasi media yang membatasi dan mengatur konten yang diproduksi bisa
menghambat perseroan dalam melakukan pekerjaan. Mitigasi yang dapat dilakukan
untuk risiko ini adalah dengan membentuk tim yang akan memantau perubahan
regulasi, berkolaborasi dengan ahli hukum media serta memiliki kebijakan internal yang
mematuhi standar regulasi.
Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen, Infinity akan mengimplementasikan
proses produksi sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya. Jika kapasitas produksi berlebih,
Infinity memiliki kebijakan untuk mengefisienkannya. Sebaliknya, ketika ada peningkatan
kebutuhan produksi, Infinity bersedia mempertimbangkan perekrutan baru untuk
memperkuat tim inti.
Berdasarkan kajian kelayakan model manajemen, Rencana Pendirian Perusahaan
subholding Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
Dari Kajian Kelayakan Keuangan, menunjukkan bahwa terkait rencana investasi, subholding
sebagai perusahaan Investasi Bidang Aneka Industri yang bekerjasama dengan BMI akan
melakukan investasi bersama dengan mendirikan Infinity dengan total Rp2,50 miliar.
viii
Page 11
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai dengan 2028, Infinity diperkirakan memperoleh
laba. Pada tahun 2024, Infinity diperkirakan memperoleh laba sebesar Rp539,64 Juta.
Selanjutnya, laba Infinity diperkirakan kembali meningkat pada tahun 2025 sampai pada
tahun 2028 menjadi sebesar Rp736,51 juta pada tahun 2025, Rp894,99 juta pada tahun
2026, Rp1,00 miliar pada tahun 2027 dan Rp1,16 miliar pada tahun 2028.
Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa rencana investasi oleh subholding
investasi yang akan didirikan DEFI memenuhi kriteria kelayakan dengan variabel-variabel
sebagai berikut:
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar Rp5.724.801.000,-.
• Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate --> Layak
IRR yang dihasilkan adalah sebesar 78,30% yang berarti di atas tingkat discount rate yang
sebesar 13,92%.
• Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 2,83336 yang berarti lebih besar dari 1.
• Payback Period ( PP )
PP akan diperoleh dalam waktu 3 Tahun 3 Bulan.
Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah sebesar
Rp5,72 miliar, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana pendapatan turun
sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar -Rp333,01 juta. Apabila
terjadi perubahan terhadap biaya investasi, dimana biaya investasi naik sampai dengan
20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp5,58miliar. Apabila terjadi perubahan
terhadap struktur biaya, dimana struktur biaya naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang
dihasilkan adalah sebesar -Rp5,05 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap
discount rate, dimana discount rate naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan
adalah sebesar Rp4,17 miliar.
Dari analisis sensitivitas di atas, dari empat variabel yang diukur, kenaikan Struktur Biaya
merupakan variabel yang paling sensitif pada kelayakan usaha Infinity.
Berdasarkan kajian kelayakan keuangan, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
KESIMPULAN F&B
Dari Kajian Kelayakan Pasar, menunjukkan bahwa pada triwulan III 2023, pertumbuhan
ekonomi ditopang oleh konsumsi swasta, termasuk konsumsi generasi muda, yang
meningkat sejalan peningkatan konsumsi di sektor jasa dan keyakinan konsumen yang
masih tinggi. Pertumbuhan ekonomi diprakirakan dalam kisaran 4,5-5,3% pada 2023 dan
meningkat pada 2024.
ix
Page 12
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
DEFI berupaya untuk berinvestasi pada perusahaan yang diyakini menawarkan peluang atau
potensi untuk menciptakan nilai tambah melalui subholding investasi yang akan didirikan.
Salah satu sektor yang dapat dilihat sebagai sektor yang dapat menyediakan landasan yang
optimal untuk mengambil manfaat atas pertumbuhan dan pembangunan ekonomi
Indonesia yang berkesinambungan adalah bidang Industri Hospitality yaitu berupa F&B
(restoran yang berlokasi di Jakarta) dan Perhotelan.
Perusahaan F&B yang akan di investasikan oleh subholding milik DEFI, akan berfokus pada
pelayanan makanan dan minuman yang bervariatif sesuai dengan preferensi masyarakat.
Analisis terhadap kondisi pasar di Indonesia menjadi langkah penting untuk memahami
dinamika industri tersebut. Di indonesia, Jumlah usaha penyedia makan minum skala
menengah besar pada tahun 2022 tercatat sebanyak 10.900 usaha, atau tumbuh sebesar
20,76 persen dibandingkan pada tahun 2021. Sebagian besar usaha penyedia makan
minum skala menengah besar berlokasi di kawasan mall/pertokoan sebesar 50,44 persen.
Sementara itu, 99,07 persen pendapatan usaha berasal dari pendapatan utama dan
pendapatan lainnya hanya menyumbang 0,93 persen dari total pendapatan. Selain itu,
Rata-rata kapasitas tempat duduk yang tersedia dalam usaha penyedia makan minum pada
tahun 2022 mencapai 66 tempat duduk. Kemudian, dapat dilihat dari data BPS, porsi
penjualan terbesar adalah dikonsumsi di tempat, yaitu mencapai 54,34 persen.
Rencana masa depan perusahaan F&B akan lebih difokuskan pada bagaimana menyediakan
pengalaman kuliner yang unggul, mempertahankan kualitas terbaik, dan tetap memberikan
variasi menu yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Perusahaan berkomitmen untuk
memilih lokasi yang strategis, memberikan aksesibilitas kepada semua pelanggan
potensial.
Potensi pasar perusahaan F&B terletak pada kebutuhan dasar manusia akan makanan dan
minuman, yang konsisten dalam setiap situasi ekonomi. Fenomena ini mengukuhkan
industri F&B sebagai sektor yang stabil dan dapat menghasilkan pendapatan
berkesinambungan. Sebagai perusahaan di industri ini, terlihat keterkaitan erat dengan
sektor lain seperti pariwisata, pertanian, perikanan, dan industri kreatif. Restoran dan kafe,
sebagai contoh, sering menggunakan bahan baku lokal, hal ini memberikan dampak positif
pada pertumbuhan sektor terkait dan menciptakan peluang bisnis saling mendukung.
Dengan peluang besar di sektor F&B, pemahaman mendalam terhadap dinamika
keterkaitan ini menjadi dasar strategis untuk pengembangan bisnis berkelanjutan dan
kontributif terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Target pasar perusahaan F&B bersifat universal karena mencakup berbagai lapisan
masyarakat dengan spesifikasi yang dapat diadaptasi sesuai dengan produk dan layanan
yang dihasilkan, seperti restoran masakan tradisional Indonesia, China, Jepang, atau Barat.
Strategi pemasaran juga disesuaikan dengan preferensi konsumen, termasuk
mengidentifikasi Food Vlogger atau Reviewer Makanan sebagai target strategis untuk
meningkatkan branding melalui promosi dan kerja sama. Dengan pendekatan ini,
x
Page 13
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
perusahaan bertujuan memperluas cakupan pasar dan memperkuat posisinya di industri
yang dinamis.
Berdasarkan kajian kelayakan pasar, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi
Bidang Aneka Industri adalah layak.
Dari Kajian Kelayakan Teknis, menunjukkan bahwa dalam mengelola kegiatan usahanya,
perusahaan F&B yang akan diinvestasikan oleh subholding DEFI akan melakukan usahanya
dengan lokasi yang memiliki total luas area seluas 255,28m 2 terdiri dari luas area indoor
206,28m2 dan outdoor 49,00m2. Dengan luasan tersebut dapat diketahui kapasitas kursi
mencapai 110 unit. Sementara itu, waktu operasional restoran dimulai dari pukul 08.00
sampai 24.00. Dengan luas area yang memadai dan waktu operasional yang panjang,
perusahaan F&B ini memiliki potensi untuk menarik pelanggan dari berbagai lapisan
masyarakat dan menciptakan suasana yang ramai selama jam operasional.
Perusahaan F&B akan beroperasi dengan bahan baku mentah yang mencakup sejumlah
elemen kunci yang menjadi dasar untuk menyajikan produk akhir yang berkualitas.
Beberapa bahan baku mentah yang dimaksud adalah seperti bahan baku utama, bumbu
dan rempah-rempah, produk olahan, bahan pengganti dan alternatif, minuman dan sirup,
produk segar, dan bahan baku spesifik menu. Selain itu, dalam menjalankan operasional
secara efektif, terdapat berbagai staff atau sumber daya manusia yang diperlukan, seperti
manajer restoran, chef atau juru masak, waiter/waitress, staf pemasaran, staf keuangan,
staff SDM, cleaner staff, maintenance staff, dan security staff.
Dalam menjalankan operasional usaha, perusahaan F&B memiliki tahapan-tahapan dalam
melakukannya. Mulai dari perencanaan menu, pengadaan bahan baku, penyimpanan dan
manajemen persediaan, tahap pra persiapan, pengiriman, penyajian dan penataan
hidangan, pengolahan, pembersihan dan perawatan peralatan dan sampai tahap evaluasi.
Berdasarkan kajian kelayakan teknis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi
Bidang Aneka Industri adalah layak.
Dari Kajian Kelayakan Pola Bisnis, menunjukkan bahwa DEFI, sebuah perusahaan investasi
yang sebelumnya berfokus di industri pembiayaan sejak tahun 1995, kini tengah
mengalami transformasi sebagai perusahaan investasi. Dalam rangka menjalankan
kegiatan usahanya sebagai perusahaan investasi, DEFI berencana untuk mendirikan
subholding yang berinvestasi pada perusahaan F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan
perhotelan.
Perusahaan F&B yang akan diinvestasikan oleh subholding DEFI memiliki sejumlah
keunggulan kompetitif yang beragam untuk membedakannya dari pesaing di berbagai
sektor. Keunggulan tersebut mencakup inovasi menu kreatif, pengalaman kuliner yang unik
bagi pelanggan, dan komitmen terhadap keberlanjutan dan kesadaran lingkungan dalam
sumber daya bahan baku dan pengemasan sebagai faktor diferensiasi. Penerapan
xi
Page 14
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
teknologi, seperti pemesanan online dan layanan pengiriman, juga menjadi strategi untuk
meningkatkan daya saing perusahaan F&B di pasar yang dinamis. Dengan kombinasi ini,
perusahaan dapat memposisikan diri sebagai pemimpin inovatif dan berkelanjutan dalam
industri tersebut.
Kemungkinan pesaing untuk meniru produk dalam bidang usaha ini cukup besar, dimana
saat ini hampir semua industri F&B memiliki menu makanan yang bervariatif bahkan sampai
pada menu dengan spesifikasi khusus. Selain itu, beberapa perusahaan F&B sudah
menggunakan media online dalam aktivitas usahanya. Risiko adanya barang yang ditiru
merupakan risiko yang melekat pada Perseroan. Kemampuan pesaing untuk meniru produk
memang tidak dapat dihindari, hal tersebut membuat usaha menjadi sangat kompetitif.
Upaya mitigasi yang dapat dilakukan oleh Perseroan diantaranya sebagai berikut:
• Miliki ciri khas dan pertahankan kualitas;
• Terus melakukan perbaikan dan inovasi produk;
• Bangun dan perkuat loyalitas merek.
DEFI dalam menjalankan kegiatan usaha akan mendirikan subholding Investasi yang akan
melakukan investasi di bidang aneka industri termasuk Industri Hospitality yaitu berupa
F&B dan Perhotelan. Industri tersebut dinilai memiliki prospek usaha yang cukup baik
dengan melihat perkembangan pertumbuhan industri, potensi cerukan pasar, dan
ketersediaan sumber daya. Dalam hal ini subholding yang akan didirikan DEFI akan
melakukan investasi pada perusahaan F&B yang dipercaya memiliki potensi usaha yang
cukup baik. Hal ini tentu saja memberikan peluang yang besar bagi DEFI dalam
mengembangkan dan mempertahankan kelangsungan usaha perusahaan. Sehingga DEFI
mendapatkan kemampuan untuk menciptakan nilai, diantaranya sebagai berikut:
1. Kegiatan usaha baru;
2. Mendapat sumber pendapatan baru;
3. Meningkatkan kinerja keuangan DEFI.
Ketiga hal di atas dapat memberikan kontribusi yang positif dan nilai tambah bagi DEFI.
Berdasarkan kajian kelayakan pola bisnis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
Dari Kajian Kelayakan Model Manajemen, menunjukkan bahwa dari sisi kesediaan tenaga
kerja, terdapat berbagai staff atau sumber daya manusia yang diperlukan untuk
menjalankan operasional perusahaan F&B secara efektif dan setiap posisi pekerjaan
tersebut berkontribusi pada kesuksesan operasional dan pengalaman pelanggan yang
positif dalam perusahaan F&B. Beberapa diantaranya adalah manajer restoran, chef atau
juru, pelayan atau waiter/waitress, kasir, staf pemasaran, staf keuangan, staf SDM, cleaner
staff, maintenance staff, dan security staff.
xii
Page 15
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Dari sisi manajemen kekayaan intelektual, dalam rencana DEFI yang akan mendirikan
subholding investasi bidang aneka industri dan akan berinvestasi pada bidang Industri
Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan, menjadi hal yang krusial untuk melindungi,
mempertahankan, dan mengembangkan kekayaan intelektual, hak cipta, maupun merek
dagang yang akan dimiliki oleh perusahaan. Upaya yang dapat dilakukan perusahaan untuk
melaksanakan manajemen kekayaan intelektual diantaranya mencatatkan hak cipta, merek
dagang dan paten secara hukum, mengembangkan kebijakan dan prosedur internal untuk
melindungi maupun menggunakan atau menyebarluaskan kekayaan intelektual yang
dimiliki, melakukan pengawasan terhadap pelanggaran kekayaan intelektual, serta
melakukan inovasi dan pengembangan berkelanjutan dalam memperkaya portofolio
kekayaan intelektual.
Dari sisi manajemen risiko, DEFI memahami bahwa dalam investasi usaha, subholding yang
akan didirikan oleh DEFI berhadapan dengan risiko-risiko potensial yang dapat berdampak
buruk pada performa Perusahaan, terutama pada Perusahaan yang akan diinvestasikan
yaitu perusahaan F&B. Berikut ini adalah beberapa risiko-risiko potensial tersebut dan
mitigasinya:
1. Risiko Internal
Risiko internal dalam konteks perusahaan F&B mencakup aspek-aspek yang berasal dari
dalam organisasi itu sendiri. Salah satunya adalah risiko kualitas produk, Kesehatan dan
keamanan makanan, manajemen sumber daya manusia, dan sebagainya. Mengidentifikasi,
mengelola, dan memitigasi risiko internal ini memerlukan komitmen dari manajemen dan
seluruh tim organisasi. Dengan pendekatan yang proaktif, perusahaan F&B dapat
meningkatkan daya tahan dan keberlanjutan bisnisnya.
2. Risiko Eksternal
Risiko Pemasok/Pelanggan
Perubahan kondisi atau kebijakan dari pemasok bahan baku atau bahan utama dapat
berdampak pada ketersediaan dan harga bahan tersebut. Selain itu, perubahan preferensi
pelanggan atau persaingan dalam industri dapat mempengaruhi jumlah pelanggan dan
penjualan. Upaya pengelolaan risiko yang dapat dilakukan adalah dengan membangun
hubungan yang kuat dengan pemasok, memiliki diversifikasi pemasok, dan memonitor
perubahan tren konsumen dapat membantu mengelola risiko ini. Penggunaan analisis data
pelanggan juga dapat membantu dalam menyesuaikan penawaran dengan preferensi
pelanggan.
Risiko Perekonomian
Pada saat terjadinya krisis ekonomi nasional para konsumen tentunya akan mengurangi
tingkat konsumsi mereka guna untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya, begitu juga
sebaliknya jika kondisi perekonomian semakin baik, maka mereka akan membelanjakan
sebagian pendapatannya untuk konsumsi mereka baik itu sandang, pangan, papan maupun
sarana rekreasi dan hiburan lainnya. Diversifikasi menu atau memberikan opsi harga yang
xiii
Page 16
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
fleksibel, memiliki strategi pemasaran yang responsif terhadap kondisi ekonomi, dan
menjaga efisiensi operasional dapat membantu meredam dampak risiko ekonomi tersebut.
Risiko Krisis Ekonomi, Politik dan Sosial
Krisis ekonomi, politik, atau sosial, seperti perubahan kebijakan pemerintah, bencana alam,
atau situasi keamanan yang tidak stabil, dapat berdampak signifikan pada operasional
perusahaan F&B. Hal ini dapat mencakup penurunan kunjungan pelanggan atau bahkan
penutupan sementara bisnis. Upaya pengelolaan risiko yang dapat dilakukan adalah
dengan membangun rencana kontinuitas bisnis yang tangguh, melibatkan diri dalam
proaktif terhadap perkembangan kebijakan dan situasi sosial-politik, serta menjaga
ketersediaan stok dalam menghadapi krisis dapat membantu perusahaan F&B
meminimalkan dampak risiko eksternal ini.
Risiko Peraturan Pemerintah
Kegagalan perusahaan dalam mengantisipasi peraturan-peraturan baru yang ditetapkan
Pemerintah dapat mempengaruhi pelaksanaan kegiatan usaha perusahaan yang pada
akhirnya dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Upaya untuk menanggulangi risiko ini
adalah dengan menyelidiki dan memahami peraturan yang berlaku, berkomunikasi secara
teratur dengan instansi terkait, dan memiliki tim yang dapat merespons perubahan
peraturan adalah strategi penting dalam mengelola risiko ini. Menjaga kepatuhan dan
membangun hubungan yang baik dengan pihak berwenang dapat membantu mengurangi
dampak risiko peraturan pemerintah.
Risiko Asuransi
Kegagalan Perusahaan F&B dalam melakukan klaim asuransi akan mengakibatkan kerugian
yang mengurangi laba Perusahaan F&B. Untuk memitigasi risiko ini perusahaan dapat
melakukan beberapa hal seperti Mengaudit dan memahami kebijakan asuransi yang
dimiliki, bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk menilai risiko yang mungkin
dihadapi, dan memastikan bahwa cakupan asuransi mencakup risiko yang signifikan. Selain
itu, melakukan evaluasi teratur dan penyesuaian pada kebijakan asuransi untuk
memastikan kesesuaian dengan perubahan dalam lingkungan bisnis atau operasional.
Pemilihan broker asuransi yang dapat memberikan nasihat ahli juga merupakan langkah
yang bijak untuk mengelola risiko asuransi dengan efektif.
Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen, perusahaan F&B yang akan di investasikan
akan melakukan kegiatan usahanya dengan luas area yang dimiliki yaitu seluas 255,28m 2
yang terdiri dari luas area indoor 206,28m2 dan outdoor 49,00m2. Dengan luasan tersebut
dapat diketahui kapasitas kursi mencapai 110 unit. Sementara itu, waktu operasional
restoran dimulai dari pukul 08.00 sampai 24.00. Dengan luas area yang memadai dan
waktu operasional yang panjang, perusahaan F&B ini memiliki potensi untuk menarik
pelanggan dari berbagai lapisan masyarakat dan menciptakan suasana yang ramai selama
berbagai jam operasional.
xiv
Page 17
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Berdasarkan kajian kelayakan model manajemen, Rencana Pendirian Perusahaan
Subholding Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
Dari Kajian Kelayakan Keuangan, menunjukkan bahwa terkait rencana investasi, subholding
sebagai perusahaan Investasi Bidang Aneka Industri yang akan melakukan investasi pada
perusahaan F&B dengan total Rp2,50 miliar. Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai
dengan 2028, perusahaan F&B yang akan di investasikan diperkirakan memperoleh laba.
Pada tahun 2024, perusahaan diperkirakan memperoleh laba sebesar Rp608,46 Juta.
Selanjutnya, laba perusahaan diperkirakan kembali meningkat pada tahun 2025 sampai
pada tahun 2028 menjadi sebesar Rp912,26 juta pada tahun 2025, Rp911,57 juta pada
tahun 2026, Rp914,79 juta pada tahun 2027 dan Rp922,11 juta pada tahun 2028.
Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa rencana investasi subholding
investasi DEFI pada perusahaan F&B memenuhi kriteria kelayakan dengan variabel-variabel
sebagai berikut:
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar Rp8.125.135.000,-.
• Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate --> Layak
IRR yang dihasilkan adalah sebesar 69,68% yang berarti di atas tingkat discount rate yang
sebesar 12,18%.
• Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 2,58954 yang berarti lebih besar dari 1.
• Payback Period ( PP )
PP akan diperoleh dalam waktu 3 Tahun 6 Bulan.
Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah sebesar
Rp8,12 miliar, jika terjadi perubahan terhadap penjualan, dimana penjualan turun sampai
dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp1,23 miliar. Apabila terjadi
perubahan terhadap biaya investasi, dimana biaya investasi naik sampai dengan 10,00%
maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp7,74 miliar. Apabila terjadi perubahan
terhadap struktur biaya, dimana struktur biaya naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang
dihasilkan adalah sebesar -Rp3,45 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap
discount rate, dimana discount rate naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan
adalah sebesar Rp6,90 miliar.
Dari analisis sensitivitas di atas, dari empat variabel yang diukur, kenaikan Struktur Biaya
merupakan variabel yang paling sensitif pada kelayakan usaha perusahaan F&B.
Berdasarkan kajian kelayakan keuangan, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
Dengan demikian, berdasarkan analisis atas kelayakan pasar, kelayakan teknis, kelayakan
pola bisnis, kelayakan model manajemen, dan kelayakan keuangan, dapat disimpulkan
xv
Page 18
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
bahwa Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi Bidang Aneka Industri adalah
layak.
Seluruh kajian ini kami sampaikan dengan catatan semua asumsi yang diterapkan dalam
Studi Kelayakan ini dapat dipenuhi.
PENUTUP
Penugasan untuk mempersiapkan Studi Kelayakan Usaha ini bukan dan tidak dapat
dianggap dalam segala hal sebagai review atau audit atau pelaksanaan prosedur tertentu
pada informasi keuangan. Penugasan kami tidak dilakukan untuk tujuan mengungkapkan
kelemahan pengendalian internal, kesalahan dalam laporan keuangan, segala bentuk
implikasi pajak atau pelanggaran hukum. Studi Kelayakan Usaha ini juga tidak
dimaksudkan sebagai rekomendasi untuk menyetujui atau tidak menyetujui rencana
proyek atau untuk mengambil tindakan tertentu atas Rencana Pendirian Perusahaan
Subholding Investasi Bidang Aneka Industri.
Demikian laporan ini kami sampaikan, atas kepercayaan yang telah diberikan kami ucapkan
terima kasih dan kami berharap kiranya laporan ini dapat berguna bagi kemajuan usaha
selanjutnya.
Hormat kami,
KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN
Endang Sunardi, ST, MM, MAPPI (Cert)
Rekan
MAPPI : No. 09-S-02341
Izin Penilai : No. B-1.12.00340
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PM.2/2018
STTD IKNB : No. 173/NB.122/STTD-P/2019
xvi
Page 19
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda tangan
di bawah ini menerangkan bahwa:
1. Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan ini kami telah bertindak secara
independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan DEFI, dan pihak-pihak
yang terkait dengan perusahaan tersebut. Kami juga tidak mempunyai kepentingan
atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya, Laporan Studi
Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak
manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
kewajaran nilai yang dihasilkan dari proses analisis kelayakan ini dan kami hanya
menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum pada Surat Perjanjian Kerja (SPK)
No. 0076/SPK/MSE-01/ES/XI/2023, tanggal 21 November 2023 dan Addendum SPK
No. 0007/SPK/MSE-01/ES/I/2024, 18 Januari 2024;
2. Penilai bertanggung jawab atas pendapat yang diberikan dalam rangka penugasan Studi
Kelayakan, sebagaimana diungkapkan dalam Laporan ini;
3. Analisis kelayakan dilaksanakan per tanggal 30 September 2023, parameter dan data
yang digunakan dalam analisis menggunakan data per 30 September 2023;
4. Penugasan penilaian telah dilakukan dengan pemahaman terhadap objek penilaian
pada tanggal penilaian dan analisis telah dilakukan sesuai dengan tujuan penilaian
sebagaimana diungkapkan dalam laporan ini;
5. Laporan Studi Kelayakan ini tidak lepas dari ketentuan-ketentuan dalam Peraturan OJK
No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.004/2020, Kode Etik Penilai Indonesia
("KEPI"), serta Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII 2018 yang ditetapkan oleh
Masyarakat Profesi Penilai Indonesia ("MAPPI");
6. Opini yang dihasilkan dalam penugasan ini telah disajikan sebagai kesimpulan pada
Laporan Studi Kelayakan ini;
7. Lingkup pekerjaan telah diungkapkan pada ruang lingkup dan data yang dianalisis serta
data ekonomi dan industri yang diungkapkan dalam Laporan Penilaian ini pada sumber
data diperoleh dari berbagai sumber yang diyakini dapat dipertanggungjawabkan;
8. Laporan ini menjelaskan semua asumsi dan syarat-syarat pembatasan yang
mempengaruhi analisis, pendapat dan kesimpulan yang tertera dalam laporan ini;
9. Kesimpulan telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas;
10. Pernyataan yang menjadi dasar analisis, pendapat dan kesimpulan yang diuraikan di
dalam laporan ini adalah benar, sesuai dengan pemahaman terbaik;
11. Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan ini, Penilai juga tidak mempunyai
kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Imbalan yang
Penilai terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh kesimpulan yang tercantum
pada Laporan Penilaian ini;
12. Dalam melakukan penugasan ini, Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan
profesional dalam menyiapkan Laporan Studi Kelayakan; dan
13. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam laporan ini, telah menyediakan
bantuan profesional dalam menyiapkan Laporan Penilaian.
xvii
Page 20
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
penugasan penilaian ini adalah penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
penilaian yang baik.
Bekasi, 31 Januari 2024
No. Nama Tugas Tanda Tangan
1. Endang Sunardi, ST, MM, MAPPI (Cert) Penanggung Jawab (....................)
MAPPI : No. 09-S-02341
Izin Penilai : No. B-1.12.00340
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PM.2/2018
STTD IKNB : No. 173/NB.122/STTD-P/2019
2. Meilindra Indriani, S.Si Reviewer (....................)
MAPPI : No. 14-T-05006
Register : No. RMK-2017.01002
3. Toyib Efendi, SE, M.Ec. Dev Staf Penilai (....................)
MAPPI : No. 09-P-02398
Register : No. RMK-2021.03694
4. Kamaludin, S.Pd Tenaga Inspeksi (....................)
MAPPI : No. 17-A-07843
xviii
Page 21
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
DAFTAR ISI
SURAT PERNYATAAN ......................................................................................................... i
PERNYATAAN PENILAI .................................................................................................. xvii
DAFTAR ISI ................................................................................................................... xix
DAFTAR TABEL ............................................................................................................ xxiii
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................................... xxv
1 PENDAHULUAN ..................................................................................................... 1
1.1 Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian ................................................................. 1
1.2 Tanggal Penilaian ................................................................................................. 1
1.3 Identitas Pemberi Tugas ....................................................................................... 1
1.4 Latar Belakang...................................................................................................... 1
1.5 Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan .................................................................... 3
1.6 Data dan Informasi yang Digunakan .................................................................... 3
1.7 Prosedur yang Digunakan .................................................................................... 4
1.8 Ruang Lingkup Penugasan ................................................................................... 5
1.9 Asumsi dan Kondisi Pembatas .............................................................................. 5
1.10 Kualifikasi Penilai ................................................................................................. 6
1.11 Kejadian Setelah Tanggal Studi Kelayakan ............................................................ 6
2 INFORMASI UMUM ................................................................................................ 7
2.1 Profil Perseroan .................................................................................................... 7
2.1.1 Bidang Usaha ....................................................................................................... 7
2.1.2 Struktur Permodalan dan Pemegang Saham Perseroan ......................................... 8
2.1.3 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi ................................................................. 8
2.1.4 Legalitas dan Izin Operasional ............................................................................. 9
2.2 Kinerja Keuangan ............................................................................................... 10
2.2.1 Kinerja Posisi Keuangan ..................................................................................... 10
2.2.2 Kinerja Laba Rugi ............................................................................................... 14
2.3 Produk atau Jasa yang Dihasilkan ....................................................................... 17
2.4 Teknologi yang Digunakan ................................................................................. 18
2.5 Pasar yang Dituju ............................................................................................... 19
2.6 Pesaing dan Persaingan ...................................................................................... 20
2.7 Pola Bisnis .......................................................................................................... 22
2.8 Strategi Pemasaran dan Penjualan ...................................................................... 22
2.9 Kebutuhan Produksi atau Operasi ...................................................................... 23
2.10 Kebutuhan Manajemen dan Sumber Daya Manusia ............................................ 24
2.11 Hak Atas Kekayaan Intelektual ........................................................................... 25
2.12 Peraturan Perundang-undangan yang Terkait .................................................... 26
2.13 Aspek Lingkungan ............................................................................................. 26
2.14 Faktor Risiko Utama ........................................................................................... 26
2.15 Persyaratan Modal dan Strategi Finansial ........................................................... 27
3 KELAYAKAN PASAR ............................................................................................. 29
3.1 Kondisi Pasar ..................................................................................................... 29
3.1.1 Kondisi Ekonomi Indonesia ................................................................................ 29
xix
Page 22
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
3.1.2 Pangsa Pasar ...................................................................................................... 31
3.1.2.1 Media ................................................................................................................. 31
3.1.2.2 F&B .................................................................................................................... 34
3.1.3 Kesinambungan ................................................................................................. 39
3.1.3.1 Media ................................................................................................................. 39
3.1.3.2 F&B .................................................................................................................... 39
3.1.4 Potensi Pasar ...................................................................................................... 40
3.1.4.1 Media ................................................................................................................. 40
3.1.4.2 F&B .................................................................................................................... 40
3.1.5 Sasaran .............................................................................................................. 41
3.1.5.1 Media ................................................................................................................. 41
3.1.5.2 F&B .................................................................................................................... 42
3.1.6 Potensi Nilai Pasar .............................................................................................. 42
3.1.6.1 Media ................................................................................................................. 42
3.1.6.2 F&B .................................................................................................................... 42
3.2 Pesaing Usaha .................................................................................................... 43
3.2.1 Media ................................................................................................................. 43
3.2.2 F&B .................................................................................................................... 44
3.3 Strategi Pemasaran............................................................................................. 44
3.3.1 Media ................................................................................................................. 44
3.3.2 F&B .................................................................................................................... 45
4 KELAYAKAN TEKNIS ............................................................................................ 46
4.1 Kapasitas ........................................................................................................... 46
4.1.1 Media ................................................................................................................. 46
4.1.2 F&B .................................................................................................................... 47
4.2 Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya ............................................................. 47
4.2.1 Media ................................................................................................................. 47
4.2.2 F&B .................................................................................................................... 48
4.3 Proses Produksi .................................................................................................. 50
4.3.1 Media ................................................................................................................. 50
4.3.2 F&B .................................................................................................................... 52
5 KELAYAKAN POLA BISNIS .................................................................................... 54
5.1 Keunggulan Kompetitif ...................................................................................... 54
5.1.1 Media ................................................................................................................. 54
5.1.2 F&B .................................................................................................................... 54
5.2 Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk ........................................................ 55
5.2.1 Media ................................................................................................................. 55
5.2.2 F&B .................................................................................................................... 55
5.3 Kemampuan untuk Menciptakan Nilai ................................................................ 56
6 KELAYAKAN MODEL MANAJEMEN ....................................................................... 57
6.1 Ketersediaan Tenaga Kerja ................................................................................. 57
6.2 Manajemen Kekayaan Intelektual ....................................................................... 57
6.3 Manajemen Risiko .............................................................................................. 57
6.3.1 Media ................................................................................................................. 58
xx
Page 23
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
6.3.2 F&B .................................................................................................................... 59
6.4 Kapasitas dan Kemampuan Manajemen ............................................................. 61
6.5 Kesesuaian Struktur Organisasi dan Manajemen ................................................ 63
7 KELAYAKAN KEUANGAN MEDIA .......................................................................... 65
7.1 Biaya Pendirian (Start Up Costs).......................................................................... 65
7.2 Modal Kerja ........................................................................................................ 65
7.3 Sumber Pembiayaan ........................................................................................... 65
7.4 Asumsi-Asumsi Proyeksi Keuangan ................................................................... 65
7.5 Proyeksi Keuangan ............................................................................................. 67
7.5.1 Proyeksi Posisi Keuangan ................................................................................... 67
7.5.2 Proyeksi Laba Rugi ............................................................................................. 68
7.5.3 Proyeksi Arus Kas ............................................................................................... 69
7.6 Analisis Titik Impas ............................................................................................ 70
7.7 Analisis Profitabilitas .......................................................................................... 70
7.8 Tingkat Imbal Balik Investasi .............................................................................. 71
7.9 Penetapan Tingkat Diskonto .............................................................................. 71
7.10 Analisis Kelayakan Proyek .................................................................................. 74
7.11 Analisis Sensitivitas ............................................................................................ 78
8 KELAYAKAN KEUANGAN F&B .............................................................................. 80
8.1 Biaya Pendirian (Start Up Costs).......................................................................... 80
8.2 Modal Kerja ........................................................................................................ 80
8.3 Sumber Pembiayaan ........................................................................................... 80
8.4 Asumsi-Asumsi Proyeksi Keuangan ................................................................... 80
8.5 Proyeksi Keuangan ............................................................................................. 83
8.5.1 Proyeksi Posisi Keuangan ................................................................................... 83
8.5.2 Proyeksi Laba Rugi ............................................................................................. 83
8.5.3 Proyeksi Arus Kas ............................................................................................... 84
8.6 Analisis Titik Impas ............................................................................................ 85
8.7 Analisis Profitabilitas .......................................................................................... 86
8.8 Tingkat Imbal Balik Investasi .............................................................................. 86
8.9 Penetapan Tingkat Diskonto .............................................................................. 87
8.10 Analisis Kelayakan Proyek .................................................................................. 90
8.11 Analisis Sensitivitas ............................................................................................ 93
9 KESIMPULAN MEDIA ............................................................................................ 95
9.1 Kajian Kelayakan Pasar ....................................................................................... 95
9.2 Kajian Kelayakan Teknis ..................................................................................... 96
9.3 Kajian Kelayakan Pola Bisnis ............................................................................... 97
9.4 Kajian Kelayakan Model Manajemen ................................................................... 98
9.5 Kajian Kelayakan Keuangan .............................................................................. 100
10 KESIMPULAN F&B .............................................................................................. 102
10.1 Kajian Kelayakan Pasar ..................................................................................... 102
10.2 Kajian Kelayakan Teknis ................................................................................... 103
10.3 Kajian Kelayakan Pola Bisnis ............................................................................. 104
10.4 Kajian Kelayakan Model Manajemen ................................................................. 105
xxi
Page 24
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
10.5 Kajian Kelayakan Keuangan .............................................................................. 107
11 KESIMPULAN STUDI KELAYAKAN ....................................................................... 109
xxii
Page 25
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
DAFTAR TABEL
Tabel 1 Susunan Pemegang Saham DEFI .......................................................................... 8
Tabel 2 Kinerja Posisi Keuangan DEFI (Aset) (Rp.000) .................................................... 10
Tabel 3 Kinerja Posisi Keuangan DEFI (Liabilitas dan Ekuitas) (Rp.000) .......................... 12
Tabel 4 Kinerja Laba Rugi DEFI (Rp.000) ........................................................................ 14
Tabel 5 Perusahaan Pesaing Industri Media Yang Tercatat di BEI ................................... 20
Tabel 6 Perusahaan Pesaing Industri F&B Yang Tercatat di BEI ....................................... 21
Tabel 7 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran ............. 29
Tabel 8 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ...... 30
Tabel 9 Jumlah Usaha Penyedia Makan Minum Skala Menengah Besar Menurut Provinsi dan
Jenis Usaha, 2022 ............................................................................................. 34
Tabel 10 Rata-rata Jumlah Pekerja, Pendapatan, dan Tempat Duduk Tersedia Usaha
Penyedia Makan Minum Skala Menengah Besar menurut Provinsi, 2022 ........... 36
Tabel 11 Persentase Banyaknya Porsi yang Dipesan pada Usaha Penyedia Makan Minum
Skala Menengah Besar menurut Provinsi dan Tempat Mengkonsumsi, 2022..... 38
Tabel 12 Perusahaan Pesaing Yang Tercatat di BEI ......................................................... 43
Tabel 13 Perusahaan Pesaing Industri F&B Yang Tercatat di BEI ..................................... 44
Tabel 14 Production Plan Infinity ................................................................................... 46
Tabel 15 Production Plan Infinity ................................................................................... 61
Tabel 16 Modal Kerja Infinity (Rp.000) ........................................................................... 65
Tabel 17 Proyeksi Pendapatan Infinity (Rp.000) ............................................................. 66
Tabel 18 Proyeksi Cost of Sales Infinity ......................................................................... 66
Tabel 19 Proyeksi Operational Expense Infinity ............................................................. 66
Tabel 20 Proyeksi Posisi Keuangan Infinity (Rp.000) ...................................................... 67
Tabel 21 Proyeksi Laba Rugi Infinity (Rp.000) ................................................................ 68
Tabel 22 Proyeksi Arus Kas Investasi Infinity (Rp.000) ................................................... 69
Tabel 23 Analisis BEP Rencana Investasi Infinity (Rp.000) .............................................. 70
Tabel 24 Analisis Profitabilitas Infinity ........................................................................... 70
Tabel 25 Analisis Return on Investment Infinity ............................................................. 71
Tabel 26 Tingkat Bunga Surat Utang Negara .................................................................. 73
Tabel 27 Biaya Modal untuk Ekuitas............................................................................... 73
Tabel 28 Weighted Average Cost of Capital Infinity ....................................................... 74
Tabel 29 Perhitungan NPV Infinity ................................................................................. 75
Tabel 30 Perhitungan IRR Infinity ................................................................................... 75
Tabel 31 Perhitungan PI Infinity ..................................................................................... 76
Tabel 32 Perhitungan PP Infinity .................................................................................... 76
Tabel 33 Analisis Kelayakan Investasi Infinity (Rp.000) .................................................. 77
Tabel 34 Modal Kerja Perusahaan F&B (Rp.000) ............................................................. 80
Tabel 35 Proyeksi Pendapatan Perusahaan F&B (Rp.000) ............................................... 81
Tabel 36 Proyeksi HPP Perusahaan F&B .......................................................................... 81
Tabel 37 Proyeksi Beban Usaha Perusahaan F&B ............................................................ 82
Tabel 38 Proyeksi Posisi Keuangan Perusahaan F&B (Rp.000) ........................................ 83
Tabel 39 Proyeksi Laba Rugi Perusahaan F&B (Rp.000) .................................................. 83
xxiii
Page 26
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Tabel 40 Proyeksi Arus Kas Investasi Perusahaan F&B (Rp.000) ..................................... 84
Tabel 41 Analisis BEP Rencana Investasi Perusahaan F&B (Rp.000) ................................ 86
Tabel 42 Analisis Profitabilitas ....................................................................................... 86
Tabel 43 Analisis Return on Investment Perusahaan F&B ............................................... 87
Tabel 44 Tingkat Bunga Surat Utang Negara .................................................................. 88
Tabel 45 Biaya Modal untuk Ekuitas............................................................................... 89
Tabel 46 Weighted Average Cost of Capital Perusahaan F&B.......................................... 90
Tabel 47 Perhitungan NPV Perusahaan F&B .................................................................... 90
Tabel 48 Perhitungan IRR Perusahaan F&B ..................................................................... 91
Tabel 49 Perhitungan PI Perusahaan F&B ....................................................................... 92
Tabel 50 Perhitungan PP Perusahaan F&B ...................................................................... 92
Tabel 51 Analisis Kelayakan Investasi Perusahaan F&B (Rp.000) .................................... 93
xxiv
Page 27
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Grafik Inflasi IHK dan Komponen ................................................................... 31
Gambar 2 Inflasi Daerah ................................................................................................ 31
Gambar 3 Data (Tren) Pengguna Internet dan Media sosial di Indonesia, 2023 .............. 32
Gambar 4 Waktu Orang Indonesia Mengakses Media Digital (2023)............................... 33
Gambar 5 Alasan Utama Orang di Indonesia Menggunakan Internet (2023) .................. 33
Gambar 6 Presentase Banyaknya Usaha Penyedia Makan Minum Skala Menengah Besar
Menurut Lokasi Usaha, 2022 ......................................................................... 35
Gambar 7 Persentase Penggunaan Sarana Promosi pada Usaha Penyedia Makan Minum
Skala Menengah Besar, 2022 ......................................................................... 37
Gambar 8 Persentase Sarana Penjualan Secara Online pada Usaha Penyedia Makan Minum
Skala Menengah Besar, 202 ........................................................................... 37
Gambar 9 Tahapan Proses Produksi dalam Infinity ........................................................ 50
Gambar 10 Tahapan Proses Produksi dalam Perusahaan F&B ........................................ 52
Gambar 11 Struktur Organisasi Infinity .......................................................................... 63
Gambar 12 Struktur Organisasi Perusahaan F&B ............................................................ 64
Gambar 13 Analisis Sensitivitas Infinity ......................................................................... 78
Gambar 14 Analisis Sensitivitas Perusahaan F&B............................................................ 94
xxv
Page 28
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
1 PENDAHULUAN
1.1 Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian
Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang, dan Rekan telah ditunjuk oleh PT Danasupra
Erapacific Tbk (atau selanjutnya disebut “DEFI”) berdasarkan Surat Perjanjian Kerja
(SPK) No. 0076/SPK/MSE-01/ES/XI/2023, tanggal 21 November 2023 dan Addendum
SPK No. 0007/SPK/MSE-01/ES/I/2024, 18 Januari 2024, sebagai Penilai Independen
untuk menyusun Laporan Studi Kelayakan atas Rencana Pendirian Perusahaan
Subholding Investasi Bidang Aneka Industri.
1.2 Tanggal Penilaian
Tanggal penilaian dalam Laporan Studi Kelayakan ini adalah per 30 September 2023.
1.3 Identitas Pemberi Tugas
Pemberi tugas dalam studi kelayakan ini adalah:
Nama : PT Danasupra Erapacific Tbk
Kode : DEFI
Bidang Usaha : Aktivitas Perusahaan Holding
Alamat Kantor : Tower B Lantai 3, 18 Parc Place, Sudirman Central
Business District (SCBD), Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-
53, Jakarta 12190
Telepon : +62 21 51401157
Faksimili : +62 21 51401159
Email : danasupra@cbn.net.id
Website : www.danasupra.com
1.4 Latar Belakang
Pada tanggal 24 Agustus 2022, PT Danasupra Erapacific Tbk atau DEFI menerima surat
dari OJK dengan No. S-3240/NB.111/2022, yang berisi tentang penyampaian Salinan
Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-39/D.05/2022 terkait
Pencabutan Izin Usaha Perusahaan Pembiayaan. Keputusan Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan tersebut ditetapkan pada tanggal 22 Agustus 2022.
Kemudian dalam upaya untuk dapat melanjutkan kelangsungan usaha, DEFI
melakukan perubahan kegiatan usaha dari pembiayaan menjadi Aktivitas Perusahaan
Holding.
1
Page 29
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
DEFI memperoleh izin usaha Aktivitas Perusahaan Holding pada tanggal 14 Juli 2023
dari Menteri Investasi Republik Indonesia. Sebagai bagian dari strategi untuk
mengaktifkan kembali kegiatan usahanya, DEFI merencanakan percepatan realisasi
investasi. Tujuannya adalah agar perusahaan dapat segera beroperasi secara normal.
Melalui percepatan ini, diharapkan suspensi aktivitas perusahaan di bursa dapat
segera dicabut. Pencabutan suspensi tersebut diharapkan akan mengembalikan
kepercayaan pemegang saham terhadap perusahaan dan menunjukkan kepada
regulator dan pemegang saham bahwa kepercayaan tersebut telah kembali. Dengan
demikian, perusahaan dapat kembali fokus pada kegiatan usaha dan mencapai
keuntungan sesegera mungkin.
Dalam upaya untuk mencapai pencabutan suspensi perdagangan saham di bursa,
DEFI, sebagai perusahaan holding berencana membentuk subholding investasi yang
secara khusus akan berfokus pada kegiatan investasi bidang aneka industri. Sektor
yang menjadi fokus subholding investasi yang akan didirikan oleh DEFI untuk
melakukan kegiatan investasi diantaranya namun tidak terbatas kepada bidang
Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production, Industri
Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan, dan Industri Financial Technology.
Dalam konteks laporan studi kelayakan ini, akan dilakukan analisis terkait dengan
komitmen subholding DEFI untuk menginvestasikan dana pada Infinity, yang bergerak
di Industri Media yang dimana mencakup Broadcasting, Video, dan Film Production.
Bersama PT Brand Media Indonesia (BMI) perusahaan subholding yang didirikan oleh
DEFI akan bekerjasama untuk mendirikan perusahaan bernama Infinity. BMI sendiri
merupakan perusahaan yang memiliki spesialisasi di bidang brand publishing.
Dimulai dari planning, ideation, sebagai content management, media management
sampai kepada penggunaan teknologinya.
Selain investasi yang dilakukan oleh subholding yang dibentuk DEFI ke bidang industri
media, investasi lainnya juga dilakukan ke bidang industri hospitality khususnya di
perusahaan F&B serta perhotelan. Dimana subholding DEFI akan mendirikan dan
menginvestasikan dana pada restoran yang akan didirikan berlokasi di Jakarta.
Dengan rencana investasi tersebut, DEFI berharap dapat memperluas portofolio
investasinya di industri media dan industri hospitality yang sedang berkembang.
Keputusan ini didasarkan pada pemahaman mendalam perusahaan akan potensi
pertumbuhan di industri-industri tersebut dan sejalan dengan strategi
pengembangan bisnis jangka panjang DEFI.
Langkah ini tidak hanya akan memperkaya portofolio investasi DEFI tetapi juga dapat
menciptakan sinergi antar industri yang memberikan nilai tambah yang signifikan.
Dengan membuka peluang investasi di aneka industri yang beragam, DEFI berharap
dapat memperkuat posisinya di pasar keuangan dan mendukung pertumbuhan
bisnisnya secara berkelanjutan.
2
Page 30
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
1.5 Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan
Studi Kelayakan ini dibuat untuk kepentingan DEFI atas rencana pendirian perusahaan
subholding investasi bidang aneka industri. Selanjutnya perusahaan subholding
tersebut akan melakukan investasi di berbagai bidang industri, diantaranya namun
tidak terbatas pada bidang Industri Media seperti khususnya di bidang Broadcasting,
Video, dan Film Production, kemudian bidang Industri yang akan diinvestasikan
selanjutnya adalah Hospitality yaitu Food & Beverage dan Perhotelan serta bidang
industri Financial Technology. Studi kelayakan ini akan secara khusus membahas
investasi yang dilakukan oleh perusahaan subholding DEFI tersebut terutama
investasi yang dilakukan di bidang industri Media yang dalam hal ini subholding
tersebut bersama dengan PT Brand Media Indonesia mendirikan perusahaan bernama
Infinity. Selain melakukan investasi pada perusahaan yang bergerak di bidang Industri
Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production, perusahaan subholding
DEFI tersebut juga akan melakukan investasi pada Industri Hospitality yaitu berupa
F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan Perhotelan.
1.6 Data dan Informasi yang Digunakan
Dalam rangka melakukan Studi Kelayakan ini, kami telah mempelajari, menganalisa
dan mempertimbangkan informasi sebagai berikut:
1. Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 65, tanggal 11 November 1994, dari
Notaris Elliza, S.H. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.C2-1.101.HT.01.01.Th.95,
tanggal 25 Januari 1995, dan diumumkan dalam Berita Negara No. 15 Tambahan
No. 913, tanggal 22 Februari 2000;
2. Akta Perubahan Anggaran Dasar Terakhir berdasarkan Akta Pernyataan
Keputusan Rapat No. 100, tanggal 15 Maret 2022, dari Notaris Christina Dwi
Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., mengenai perubahan Direksi dan Komisaris.
Perubahan Anggaran Dasar telah diterima dan dicatat di dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum, dinyatakan dalam Surat No. AHU-AH.01.03-
0171020, tanggal 15 Maret 2022;
3. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2018 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
Publik Drs. Sudarmadji Herry Sutrisno, Ak., M.M., CPA., CA, dengan opini wajar
tanpa modifikasian, dengan laporan No. 00044/2.0326/AU.1/10/0411-
1/1/III/2019, tanggal 18 Maret 2019;
4. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2019 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
Publik Drs. Sudarmadji Herry Sutrisno, Ak., M.M., CPA., CA, dengan opini wajar
tanpa modifikasian, dengan laporan No. 00076/2.0326/AU.1/09/0411-
3/1/IV/2020, tanggal 15 April 2020;
3
Page 31
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
5. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2020 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA, CPA, dengan opini wajar tanpa
modifikasian, dengan laporan No. 00147/2.0326/AU.1/09/0739-1/1/V/2021,
tanggal 27 Mei 2021;
6. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2021 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA, CPA, dengan opini tidak menyatakan
pendapat, dengan laporan No. 00116/2.0326/AU.1/09/0739-2/1/IV/2022,
tanggal 22 April 2022;
7. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2022 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA, CPA, dengan opini wajar tanpa
modifikasian, dengan laporan No. 00033/2.0326/AU.1/09/0739-3/1/III/2023,
tanggal 28 Maret 2023;
8. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 30 September 2023 yang tidak diaudit;
9. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 9120106952657;
10. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 01.709.492.1-054.000;
11. Surat Keterangan Domisili Perusahaan No. 27/27.1BU.1/31.74.07.1006/-
071.562/e/2019 dari Unit Pelaksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kelurahan
Senayan tanggal 14 januari 2019. Berlaku sampai dengan 14 Januari 2024;
12. Surat Keterangan Terdaftar No. S-13KT/WPJ.07/KP.0803/2021 dari KPP
Perusahaan Masuk Bursa, tanggal 11 Februari 2021;
13. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak No. S-14PKP/WPJ.07/KP.0803/2021
dari KPP Perusahaan Masuk Bursa, tanggal 11 Februari 2021;
14. Surat Pernyataan Manajemen atas Kebenaran Data dan Informasi yang Diberikan
No. 378/XII/DE-DIR/2023 tanggal 13 Desember 2023, sehubungan dengan
Penugasan Penilaian Studi Kelayakan atas Rencana Investasi;
15. Proyeksi Keuangan Infinity selama 5 tahun, mulai pada tahun 2024 sampai 2028;
16. Wawancara dan diskusi dengan pihak Infinity sehubungan dengan penugasan
Studi Kelayakan;
- Bapak Bimo Setiawan selaku Kandidat Direktur Utama Infinity
- Bapak Elisa Pohan selaku Kandidat Komisaris Infinity
17. Wawancara dan diskusi dengan pihak perusahaan F&B sehubungan dengan
penugasan Studi Kelayakan;
- Bapak Ferdinand Kosen selaku Kandidat Direktur Perusahaan F&B
- Bapak Frans Rahardian H selaku Kandidat Komisaris Perusahaan F&B
1.7 Prosedur yang Digunakan
Dalam menyusun Studi Kelayakan ini, analisis dilakukan berdasarkan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020, tanggal 25 Mei 2020 tentang
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Surat Edaran Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 17 /SEOJK.04/2020 Tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian
4
Page 32
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Laporan Penilaian Bisnis Di Pasar Modal, serta Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi
VII 2018 yang disusun oleh Masyarakat Penilai Indonesia (MAPPI) dengan
memperhatikan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI), dan peraturan yang terkait yaitu
mencakup:
1. Kajian Kelayakan Pasar,
2. Kajian Kelayakan Teknis,
3. Kajian Kelayakan Pola Bisnis,
4. Kajian Kelayakan Model Manajemen, dan
5. Kajian Kelayakan Keuangan.
1.8 Ruang Lingkup Penugasan
Ruang Lingkup penugasan adalah sesuai dengan tujuan dari Studi Kelayakan ini, yaitu
untuk melakukan kajian atau analisis kelayakan sehubungan dengan rencana
pendirian perusahaan subholding DEFI yang akan melakukan investasi di aneka
industri. Selanjutnya perusahaan subholding tersebut akan melakukan investasi pada
perusahaan yang bergerak di bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video,
dan Film Production serta Industri Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan.
Berdasarkan POJK No. 35/POJK.04/2020, ruang lingkup dari Penugasan Penilaian
Profesional, paling sedikit meliputi:
1. Tujuan dari Penugasan Penilaian Profesional;
2. Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam Penugasan Penilaian
Profesional; dan
3. Dasar Nilai dan Premis Nilai yang digunakan.
1.9 Asumsi dan Kondisi Pembatas
Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan studi kelayakan ini
adalah:
• Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
• Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
dalam studi kelayakan.
• Dalam menyusun laporan studi kelayakan ini, penilai mengandalkan keakuratan
dan kelengkapan informasi yang disediakan oleh pemberi tugas atau data yang
diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta
penelitian yang kami anggap relevan.
• Penilai menggunakan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh manajemen
dengan mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan
pencapaiannya (fiduciary duty).
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan studi kelayakan dan kewajaran
proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
5
Page 33
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
• Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
• Penilai bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan kesimpulan yang
dihasilkan.
• Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek studi kelayakan dari
pemberi tugas.
1.10 Kualifikasi Penilai
Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 1498/KM.1/2012, tanggal 28
Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan Rekan
dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.
Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:
MAPPI : No. 09-S-02341
Izin Penilai Publik : No. B-1.12.00340
Klasifikasi izin : Penilaian Bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
STTD IKNB : No. 173/NB.122/STTD-P/2019
1.11 Kejadian Setelah Tanggal Studi Kelayakan
Dari tanggal Penilaian Studi Kelayakan, yaitu tanggal 30 September 2023, sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan ini, tidak terdapat kejadian penting yang
dapat berpengaruh signifikan terhadap hasil penilaian.
6
Page 34
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
2 INFORMASI UMUM
2.1 Profil Perseroan
PT Danasupra Erapacific Tbk ("DEFI") didirikan berdasarkan Akta Notaris Elliza, S.H,
No. 65, tanggal 11 November 1994. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-
1.101.HT.01.01.Th.95, tanggal 25 Januari 1995, dan diumumkan dalam Berita
Negara No. 15 Tambahan No. 913, tanggal 22 Februari 2000.
Berdasarkan Akta Notaris Refizal, S.H., No. 12, tanggal 18 Januari 2000 dilakukan
perubahan status Perusahaan dari Perusahaan Tertutup menjadi Perusahaan
Terbuka, peningkatan modal dasar, perubahan nilai nominal saham dan penawaran
umum kepada masyarakat melalui pasar modal. Anggaran Dasar tersebut telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia melalui
Surat Keputusan No. C-1248.HT.01.04. Th. 2000, tanggal 3 Februari 2000 dan
diumumkan dalam Berita Negara No. 99 Tambahan No. 7586, tanggal 12 Desember
2000.
Anggaran Dasar DEFI telah mengalami beberapa kali perubahan dan yang terakhir
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 100, tanggal 15 Maret 2022, dari
Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., mengenai perubahan Direksi dan
Komisaris. Perubahan Anggaran Dasar telah diterima dan dicatat di dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum, dinyatakan dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0171020
tanggal 15 Maret 2022.
DEFI berkedudukan dan berkantor di Tower B Lantai 3, 18 Parc Place, Sudirman
Central Business District (SCBD), Jl. Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta 12190.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1995.
Terkait dengan kegiatan usaha DEFI yang merupakan Perusahaan Investasi, DEFI
berencana untuk melakukan pendirian subholding investasi bidang aneka industri
dan bersama BMI akan mendirikan perusahaan bernama Infinity yang bergerak di
bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production serta
melakukan investasi dibidang Hospitality yaitu berupa F&B (restoran yang berlokasi
di Jakarta) dan Perhotelan.
2.1.1 Bidang Usaha
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan DEFI adalah
dalam bidang Aktivitas Perusahaan Holding dimana untuk mencapai maksud dan
tujuan tersebut Perusahaan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
7
Page 35
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
a. Kegiatan Usaha Utama Aktivitas Perusahaan Holding, yang mencakup kegiatan
dari perusahaan holding (“holding companies”), yaitu perusahaan yang
menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya
adalah kepemilikan kelompok tersebut. “Holding Companies” tidak terlibat
dalam kegiatan usaha perusahaan subsidiarinya. Kegiatannya mencakup jasa
yang diberikan penasihat (counsellors) dan perunding (negotiators) dalam
merancang merger dan akuisisi perusahaan, dengan Kode Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha (KBLI) 64200.
b. Kegiatan Usaha Penunjang Menjalankan usaha yang berkaitan dan mendukung
kegiatan usaha utama Perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Dalam hal rencana pendirian perusahaan subholding investasi bidang aneka
industri, subholding tersebut bersama dengan BMI akan mendirikan perusahaan
bernama Infinity yang bergerak dalam Industri Media yaitu berupa Broadcasting,
Video, dan Film Production serta melakukan investasi di bidang Hospitality yaitu
berupa F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan Perhotelan.
2.1.2 Struktur Permodalan dan Pemegang Saham Perseroan
Susunan Pemegang Saham DEFI per 30 September 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel 1 Susunan Pemegang Saham DEFI
Jumlah Persentase Jumlah
No. Nama Pemegang Saham
Saham Kepemilikan (Rp.000)
1. Masyarakat 178.280.200 26.37% 8.914.010
2. PT Asuransi Jiwa Kresna 154.302.800 22.82% 7.715.140
3. PT Intan Sakti Wiratama 141.400.000 20.92% 7.070.000
4. PT Kresna Graha Investama Tbk 99.417.000 14.71% 4.970.850
5. PT Jesivindo Juvatama 102.600.000 15.18% 5.130.000
Jumlah 676.000.000 100,00% 33.800.000
Sumber: Laporan Keuangan per 30 September 2023
2.1.3 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi DEFI adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Deddy Koesnadi
Komisaris Independen : Yugi Prayanto
Direksi
Presiden Direktur : Irianto Kusumadjaja
8
Page 36
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Direktur : Floyd Andrew Jonathans
2.1.4 Legalitas dan Izin Operasional
Dalam menjalankan kegiatan operasional, DEFI memiliki dokumen perizinan usaha
dan legalitas lainnya yang dikeluarkan oleh instansi terkait antara lain:
1. Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 65, tanggal 11 November 1994, dari
Notaris Elliza, S.H. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-1.101.HT.01.01.Th.95,
tanggal 25 Januari 1995, dan diumumkan dalam Berita Negara No. 15 Tambahan
No. 913, tanggal 22 Februari 2000;
2. Akta Perubahan Anggaran Dasar Terakhir berdasarkan Akta Pernyataan
Keputusan Rapat No. 100, tanggal 15 Maret 2022, dari Notaris Christina Dwi
Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., mengenai perubahan Direksi dan Komisaris.
Perubahan Anggaran Dasar telah diterima dan dicatat di dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum, dinyatakan dalam Surat No. AHU-AH.01.03-
0171020, tanggal 15 Maret 2022;
3. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2018 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
Publik Drs. Sudarmadji Herry Sutrisno, Ak., M.M., CPA., CA, dengan opini wajar
tanpa modifikasian, dengan laporan No. 00044/2.0326/AU.1/10/0411-
1/1/III/2019, tanggal 18 Maret 2019;
4. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2019 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
Publik Drs. Sudarmadji Herry Sutrisno, Ak., M.M., CPA., CA, dengan opini wajar
tanpa modifikasian, dengan laporan No. 00076/2.0326/AU.1/09/0411-
3/1/IV/2020, tanggal 15 April 2020;
5. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2020 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA, CPA, dengan opini wajar tanpa
modifikasian, dengan laporan No. 00147/2.0326/AU.1/09/0739-1/1/V/2021,
tanggal 27 Mei 2021;
6. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2021 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA, CPA, dengan opini tidak menyatakan
pendapat, dengan laporan No. 00116/2.0326/AU.1/09/0739-2/1/IV/2022,
tanggal 22 April 2022;
7. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember 2022 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan dengan Akuntan
Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA, CPA, dengan opini wajar tanpa
modifikasian, dengan laporan No. 00033/2.0326/AU.1/09/0739-3/1/III/2023,
tanggal 28 Maret 2023;
9
Page 37
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
8. Laporan Keuangan Konsolidasian periode 30 September 2023 yang tidak
diaudit;
9. Nomor Induk Berusaha (NIB) No. 9120106952657;
10. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 01.709.492.1-054.000;
11. Surat Keterangan Domisili Perusahaan No. 27/27.1BU.1/31.74.07.1006/-
071.562/e/2019 dari Unit Pelaksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kelurahan
Senayan tanggal 14 januari 2019. Berlaku sampai dengan 14 Januari 2024;
12. Surat Keterangan Terdaftar No. S-13KT/WPJ.07/KP.0803/2021 dari KPP
Perusahaan Masuk Bursa, tanggal 11 Februari 2021;
13. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak No. S-14PKP/WPJ.07/KP.0803/2021
dari KPP Perusahaan Masuk Bursa, tanggal 11 Februari 2021;
14. Surat Pernyataan Manajemen atas Kebenaran Data dan Informasi yang Diberikan
No. 378/XII/DE-DIR/2023 tanggal 13 Desember 2023, sehubungan dengan
Penugasan Penilaian Studi Kelayakan atas Rencana Investasi;
15. Proyeksi Keuangan Infinity selama 5 tahun, mulai tahun 2024 sampai 2028;
16. Wawancara dan diskusi dengan pihak Infinity sehubungan dengan penugasan
Studi Kelayakan;
- Bapak Bimo Setiawan selaku Kandidat Direktur Utama Infinity
- Bapak Elisa Pohan selaku Kandidat Komisaris Infinity
17. Wawancara dan diskusi dengan pihak rencana perusahaan F&B sehubungan
dengan penugasan Studi Kelayakan;
- Bapak Ferdinand Kosen selaku Kandidat Direktur Perusahaan F&B
- Bapak Frans Rahardian H selaku Kandidat Komisaris Perusahaan F&B
2.2 Kinerja Keuangan
2.2.1 Kinerja Posisi Keuangan
Kinerja Posisi Keuangan DEFI pada per 31 Desember 2018 sampai dengan per
30 September 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel 2 Kinerja Posisi Keuangan DEFI (Aset) (Rp.000)
KETERANGAN 30 Sept 23 2022 2021 2020 2019 2018
ASET
Kas dan setara kas 13.664.529 16.358.797 16.159.662 6.563.110 19.211.994 4.612.983
Piutang pembiayaan konsumen
Pihak berelasi - - 9.109.914 549.497 127.493 187.199
Pihak ketiga 9.645.065 10.249.594 3.108.167 13.308.049 15.372.506 13.395.343
Tagihan anjak piutang 10.000.000 10.000.000 19.800.000 19.800.000 19.800.000 19.800.000
Biaya dibayar di muka 121.335 87.759 163.815 62.215 64.042 123.793
Piutang bunga - 23.266 78.601 221.025 425.741 -
Piutang lain-lain 1.992.912 1.992.912 1.999.671 2.881.829 3.449.737 467.086
Investasi efek tersedia untuk dijual
Pihak berelasi - - - - -
10
Page 38
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
KETERANGAN 30 Sept 23 2022 2021 2020 2019 2018
Pihak ketiga 9.731.833 12.793.475 22.985.070 39.051.600 34.796.300 37.867.250
Aset Tetap
Biaya perolehan
Perabotan dan peralatan kantor 496.453 496.453 496.453 492.645 492.645 483.145
Kendaraan 196.500 196.500 196.500 196.500 209.050 209.050
Jumlah biaya perolehan 692.953 692.953 692.953 689.145 701.695 692.195
Akumulasi penyusutan
Perabotan dan peralatan kantor (494.931) (493.425) (476.416) (430.652) (371.339) (306.523)
Kendaraan (196.500) (196.500) (196.500) (196.500) (209.050) (209.050)
Jumlah akumulasi penyusutan (691.431) (689.925) (672.916) (627.152) (580.389) (515.573)
Nilai Buku 1.522 3.028 20.037 61.992 121.306 176.622
Aset pajak tangguhan - - - 447.792 134.869 -
Aset lain-lain 170.543 170.543 84.706 84.706 1.129.183 119.624
TOTAL ASET 45.327.739 51.679.374 73.509.643 83.031.815 94.633.170 76.749.900
Sumber: Laporan Keuangan DEFI
Aset
Total aset DEFI pada periode 30 September 2023 tercatat sebesar Rp45,32 miliar
yang mengalami penurunan dari tahun 2022 sebesar 12,29%. Kemudian, DEFI
mengalami penurunan jumlah aset sebesar 29,70% di tahun 2022, yakni dari
Rp73,51 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp51,68 miliar di tahun 2022. Penurunan
ini terjadi terutama karena penurunan pada investasi efek tersedia untuk dijual
sebesar Rp10,19 miliar (44,34%) dari Rp22,99 miliar di tahun 2021 menjadi Rp12,79
miliar di tahun 2022. Selain itu terdapat juga penurunan pada tagihan anjak piutang
bersih sebesar Rp9,80 miliar dari Rp19,80 miliar di tahun 2021 menjadi Rp10,00
miliar di tahun 2022.
DEFI mengalami penurunan jumlah aset sebesar 11,47% di tahun 2021, yakni dari
Rp83,03 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp73,51 miliar di tahun 2021. Penurunan
ini terjadi karena penurunan pada investasi efek tersedia untuk dijual sebesar
Rp16,07 miliar (41,14%) dari Rp39,05 miliar di tahun 2020 menjadi Rp22,98 miliar
di tahun 2021. Di sisi lain terjadi kenaikan pada kas dan setara kas sebesar Rp9,60
miliar (146,22%) dari Rp6,56 miliar di tahun 2020 menjadi Rp16,16 miliar di tahun
2021.
DEFI mengalami penurunan total aset sebesar 12,26% di tahun 2020, yakni dari
Rp94,63 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp83,03 miliar di tahun 2020. penurunan
ini terjadi karena penurunan pada kas dan setara kas sebesar Rp12,65 Miliar
(65,84%) dari Rp19,21 Miliar di tahun 2019 menjadi Rp6,56 Miliar di tahun 2020
11
Page 39
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
dan piutang pembiayaan konsumen sebesar Rp1,64 miliar (4,65%) dari Rp15,50
miliar di tahun 2019 menjadi Rp13,86 miliar di tahun 2020.
DEFI mengalami kenaikan total aset sebesar 23,30% di tahun 2019, yakni dari
Rp76,75 miliar pada tahun 2018 menjadi Rp94,63 miliar di tahun 2019. kenaikan
ini terutama terjadi karena kenaikan pada kas dan setara kas sebesar Rp14,6 Miliar
(316,48%) dari Rp4,61 Miliar di tahun 2018 menjadi Rp19,21 Miliar di tahun 2019
dan piutang pembiayaan konsumen sebesar Rp1,92 miliar (14,12%) dari Rp13,58
miliar di tahun 2018 menjadi Rp15,5 miliar di tahun 2019.
Tabel 3 Kinerja Posisi Keuangan DEFI (Liabilitas dan Ekuitas) (Rp.000)
KETERANGAN 30 Sept 23 2022 2021 2020 2019 2018
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Beban masih harus dibayar - 1.380 16.400 20.438 124.736 137.091
Utang pajak 7.752 7.663 14.264 23.006 86.923 160.274
Utang lain-lain 93.060 177.669 203.430 243.920 820.924 212.407
Liabilitas pajak tangguhan - - - - - 82.180
Liabilitas imbalan pasca kerja
karyawan 224.158 224.158 546.391 296.493 256.902 479.506
TOTAL LIABILITAS 324.970 410.871 780.485 583.857 1.289.485 1.071.458
EKUITAS
Modal saham
Masyarakat 8.914.010 8.914.010 8.914.010 1.695.520 7.044.610 6.725.860
PT Asuransi Jiwa Kresna 7.715.140 7.715.140 7.715.140 8.102.727 - 6.529.140
PT Intan Sakti Wiratama 7.070.000 7.070.000 7.070.000 7.187.833 7.070.000 7.200.000
Wecash (Asia Pacific) Pte LTD - - - 6.521.003 1.690.000 1.690.000
PT Kresna Graha Investama Tbk 4.970.850 4.970.850 4.970.850 5.726.250 6.525.000 6.525.000
Unit Link Investa 4 AJK - - - - 6.340.390 -
PT Jesivindo Juvatama 5.130.000 5.130.000 5.130.000 5.130.000 5.130.000 5.130.000
Jumlah 33.800.000 33.800.000 33.800.000 34.363.333 33.800.000 33.800.000
Tambahan modal disetor (202.810) (202.810) (202.810) 19.033.048 (202.810) (202.810)
Ekuitas lainnya 19.799.191 19.799.191 19.799.191 - - -
Saldo laba
Telah ditentukan
penggunaannya 2.450.000 2.450.000 2.450.000 2.450.000 2.450.000 2.450.000
Belum ditentukan
penggunaannya 27.891.254 29.948.735 41.238.714 44.939.909 46.198.954 34.332.212
Penghasilan (rugi) komprehensif
lainnya (38.734.866) (34.526.613) (24.355.937) (18.338.332) 11.097.542 5.299.040
TOTAL EKUITAS 45.002.769 51.268.503 72.729.158 82.447.958 93.343.686 75.678.442
TOTAL LIABILITY AND EQUITY 45.327.739 51.679.374 73.509.643 83.031.815 94.633.170 76.749.900
Sumber: Laporan Keuangan DEFI
12
Page 40
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Liabilitas
Total liabilitas pada periode 30 September 2023 adalah sebesar Rp324,97 juta yang
turun sebesar 20,91% dari total liabilitas di tahun 2022. Total liabilitas DEFI di tahun
2022 mengalami penurunan sebesar 47,36% atau Rp369,61 juta yaitu menjadi
Rp410,87 juta dari Rp780,49 juta di tahun 2021. Penurunan ini terjadi terutama
disebabkan oleh penurunan atas liabilitas imbalan pasca kerja karyawan sebesar
Rp322,23 juta, yakni dari tahun 2021 sebesar Rp546,39 juta menjadi sebesar
Rp224,16 juta di tahun 2022.
Total liabilitas DEFI di tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 33,68% atau
Rp196,63 juta, yaitu menjadi Rp780,49 juta dari Rp583,86 juta di tahun 2020.
Kenaikan ini terjadi terutama disebabkan oleh kenaikan atas liabilitas imbalan pasca
kerja karyawan sebesar Rp249,90 juta, yakni dari tahun 2020 sebesar Rp296,49
juta menjadi sebesar Rp546,39 juta di tahun 2021.
Total liabilitas DEFI di tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 54,72% atau
Rp705,63 juta, yaitu menjadi Rp583,86 juta dari Rp1,29 miliar di tahun 2019.
Penurunan ini terjadi terutama disebabkan oleh penurunan atas utang lain-lain
sebesar Rp577,00 juta, yakni dari tahun 2019 sebesar Rp820,92 juta menjadi
sebesar Rp243,92 juta di tahun 2020.
Total liabilitas DEFI di tahun 2019 mengalami kenaikan sebesar 20,35% atau
Rp218,03 juta, yaitu menjadi Rp1,29 miliar dari Rp1,07 miliar di tahun 2018.
Kenaikan ini terjadi terutama disebabkan oleh kenaikan atas utang lain-lain sebesar
Rp608,52 juta, yakni dari tahun 2018 sebesar Rp212,41 juta menjadi sebesar
Rp820,90 juta di tahun 2019.
Ekuitas
Total Ekuitas DEFI pada 30 September 2023 adalah sebesar Rp45 miliar yang turun
sebesar 12,22% dari total ekuitas tahun 2022. Total ekuitas DEFI di tahun 2022
mengalami penurunan sebesar 29,51% atau Rp21,46 miliar, yaitu menjadi Rp51,27
miliar dari Rp72,73 miliar di tahun 2021. Hal ini disebabkan karena kenaikan rugi
komprehensif lainnya dari Rp24,36 miliar di tahun 2021 menjadi Rp34,53 miliar di
tahun 2022.
Total ekuitas DEFI di tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 11,79% atau Rp9,72
miliar, yaitu menjadi Rp72,73 miliar dari Rp82,45 miliar di tahun 2020. Hal ini
disebabkan karena kenaikan rugi komprehensif lainnya dari Rp18,34 miliar di tahun
2020 menjadi Rp24,36 miliar di tahun 2021.
13
Page 41
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Total ekuitas DEFI di tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 11,67% atau
Rp10,90 miliar yaitu menjadi Rp82,45 miliar dari Rp93,34 miliar di tahun 2019. Hal
ini disebabkan karena penurunan penghasilan komprehensif lainnya dari Rp11,10
miliar di tahun 2019 menjadi rugi komprehensif lainnya sebesar Rp18,34 miliar di
tahun 2020.
Total ekuitas DEFI di tahun 2019 mengalami kenaikan sebesar 23,34% atau Rp17,67
miliar yaitu menjadi Rp93,34 miliar dari Rp75,68 miliar di tahun 2018. Hal ini
disebabkan karena kenaikan saldo laba belum ditentukan penggunaannya dari
Rp34,33 miliar di tahun 2018 menjadi Rp46,20 miliar di tahun 2019.
2.2.2 Kinerja Laba Rugi
Kinerja Laba Rugi DEFI pada 31 Desember 2018 sampai dengan 30 September 2023
adalah sebagai berikut:
Tabel 4 Kinerja Laba Rugi DEFI (Rp.000)
KETERANGAN 30 Sept 23 2022 2021 2020 2019 2018
PENDAPATAN
Anjak piutang 579.319 1.187.189 825.665 1.422.628 2.838.889 2.887.472
Pembiayaan konsumen 65.001 881.274 1.102.254 1.139.839 1.037.285 1.278.376
Lain-lain 544.058 826.882 407.314 678.018 11.322.456 1.537.467
Total Pendapatan 1.188.378 2.895.345 2.335.233 3.240.485 15.198.630 5.703.315
BEBAN
Umum dan administrasi (3.549.378) (4.123.866) (5.224.090) (3.915.233) (3.404.603) (3.977.844)
Penambahan (pemulihan) cadangan
kerugian Penurunan nilai piutang 6.106 (9.917.600) (1.331.978) (898.277) (19.368) 17.921
Total Beban (3.543.272) (14.041.466) (6.556.068) (4.813.510) (3.423.971) (3.959.923)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN
BADAN (2.354.894) (11.146.120) (4.220.835) (1.573.025) 11.774.659 1.743.392
PAJAK PENGHASILAN FINAL - (154.459) (85.074) - - -
Pajak Kini - - - - (110.700) (99.834)
Manfaat (beban) pajak tangguhan - - (422.745) 313.980 202.784 7.127
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN (2.354.894) (11.300.579) (4.643.580) (1.259.045) 11.866.743 1.650.685
Penghasilan komprehensif lain
Keuntungan (kerugian) aktuaria
atas liabilitas imbalan kerja (129.081) (50.294) 4.803 (36.894) 32.624
Keuntungan (kerugian) belum
terealisasi atas investasi efek
tersedia untuk dijual (4.208.253) (10.041.595) (13.160.215) (29.439.620) 5.821.130 (8.653.630)
14
Page 42
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
KETERANGAN 30 Sept 23 2022 2021 2020 2019 2018
Keuntungan (kerugian)
terealisasi atas investasi efek
tersedia untuk dijual 297.413 10.600 8.160.336 - - -
Pajak penghasilan terkait - (25.047) (1.057) 14.265 (11.355)
Jumlah penghasilan komprehensif
lain (3.910.841) (10.160.076) (5.075.220) (29.435.874) 5.798.501 (8.632.361)
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN (6.265.734) (21.460.655) (9.718.800) (30.694.919) 17.665.244 (6.981.676)
LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR (9,27) (31,75) (14,38) (44,66) 26,13 (10,33)
Sumber: Laporan Keuangan DEFI
Pendapatan
Pendapatan DEFI berasal dari anjak piutang dan pembiayaan konsumen, dan
pendapatan lain-lain.
Pendapatan DEFI pada periode 30 September 2023 adalah sebesar Rp1,18 miliar
yang mengalami penurunan sebesar 58,96% dari total pendapatan di tahun 2022.
Pendapatan DEFI di tahun 2022 tercatat sebesar Rp2,90 miliar, naik sebesar 23,99%
dibandingkan tahun 2021 yaitu sebesar Rp2,34 miliar. kenaikan tersebut terutama
dari pendapatan anjak piutang yang naik dari sebesar Rp825,67 juta pada tahun
2020 menjadi sebesar Rp1,19 miliar pada tahun 2022.
Pendapatan DEFI di tahun 2021 tercatat sebesar Rp2,34 miliar, turun sebesar
27,94% dibandingkan tahun 2020 yaitu sebesar Rp3,24 miliar. Penurunan tersebut
terutama dari pendapatan anjak piutang yang turun dari sebesar Rp1,42 miliar pada
tahun 2020 menjadi sebesar Rp825,67 juta pada tahun 2020.
Pendapatan DEFI di tahun 2020 tercatat sebesar Rp3,24 miliar, turun sebesar
78,68% dibandingkan tahun 2019 yaitu sebesar Rp15,20 miliar. Penurunan tersebut
terutama dari pendapatan lain-lain yang turun dari sebesar Rp11,32 miliar pada
tahun 2019 menjadi sebesar Rp678,02 juta pada tahun 2020.
Pendapatan DEFI di tahun 2019 tercatat sebesar Rp15,20 miliar, naik sebesar
166,49% dibandingkan tahun 2018 yaitu sebesar Rp5,70 miliar. Kenaikan tersebut
terutama dari pendapatan lain-lain yang naik dari sebesar Rp1,54 miliar pada tahun
2018 menjadi sebesar Rp11,32 miliar pada tahun 2019.
Beban Usaha
Beban usaha DEFI pada periode 30 September 2023 tercatat sebesar Rp3,54 miliar,
yang mengalami penurunan sebesar 74,77% dari tahun 2022. Pada tahun 2022, DEFI
15
Page 43
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
mencatat jumlah beban sebesar Rp14,04 miliar, naik sebesar 114,18% dibandingkan
tahun 2021, yaitu sebesar Rp6,56 miliar. Kenaikan jumlah beban terutama
disebabkan oleh penerapan PSAK 71 yang berdampak pada kenaikan beban
cadangan penghapusan piutang dari sebesar Rp1,33 miliar pada tahun 2021
menjadi sebesar Rp9,92 miliar pada tahun 2022.
Pada tahun 2021, DEFI mencatat jumlah beban sebesar Rp6,56 miliar, naik sebesar
36,20% dibandingkan tahun 2020, yaitu sebesar Rp4,81 miliar. Kenaikan jumlah
beban terutama disebabkan oleh kenaikan beban cadangan penghapusan piutang
dari sebesar Rp898,28 juta pada tahun 2020 menjadi sebesar Rp1,33 miliar pada
tahun 2021. Selain itu terdapat kenaikan beban umum dan administrasi dari sebesar
Rp3,92 miliar pada tahun 2020 menjadi sebesar Rp5,22 miliar pada tahun 2021
yang disebabkan kenaikan biaya seperti gaji dan tunjangan, sewa gedung, izin dan
iuran, dan imbalan pasca kerja.
Pada tahun 2020, DEFI mencatat jumlah beban sebesar Rp4,81 miliar, naik sebesar
40,58% dibandingkan tahun 2019, yaitu sebesar Rp3,42 miliar. Kenaikan jumlah
beban terutama disebabkan oleh kenaikan beban cadangan penghapusan piutang
dari sebesar Rp19,37 juta pada tahun 2019 menjadi sebesar Rp898,28 juta pada
tahun 2020. Selain itu terdapat kenaikan beban umum dan administrasi dari sebesar
Rp3,42 miliar pada tahun 2019 menjadi sebesar Rp4,81 miliar pada tahun 2020
yang disebabkan kenaikan biaya seperti gaji dan tunjangan, sewa gedung, izin dan
iuran, dan jasa profesional.
Pada tahun 2019, DEFI mencatat jumlah beban sebesar Rp3,42 miliar, turun sebesar
13,53% dibandingkan tahun 2018, yaitu sebesar Rp3,98 miliar. Penurunan jumlah
beban terutama disebabkan oleh penurunan beban umum dan administrasi dari
sebesar Rp3,97 miliar pada tahun 2018 menjadi sebesar Rp3,40 miliar pada tahun
2019 yang disebabkan penurunan biaya seperti gaji dan tunjangan, sewa gedung,
dan jasa profesional.
Laba Rugi Komprehensif
Pada periode 30 September 2023, DEFI memiliki rugi komprehensif sebesar Rp6,26
miliar yang tercatat menurun sebesar 70,80% dari tahun 2022. Jumlah rugi
komprehensif DEFI pada tahun 2022 adalah sebesar Rp21,46 miliar, mengalami
kenaikan sebesar 120,82% dibandingkan dengan tahun 2021 yang sebesar Rp9,72
miliar. Kenaikan rugi komprehensif ini disebabkan terutama kenaikan nilai
cadangan kerugian penurunan nilai piutang pembiayaan serta terbatasnya
pemasukan akibat dari pembekuan kegiatan usaha dan pencabutan izin usaha
Perseroan.
16
Page 44
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Jumlah rugi komprehensif DEFI pada tahun 2021 adalah sebesar Rp9,72 miliar,
mengalami penurunan sebesar 68,34% dibandingkan dengan tahun 2020 yang rugi
sebesar Rp30,69 miliar. penurunan laba komprehensif ini disebabkan terutama
karena penurunan nilai investasi efek yang tersedia untuk dijual (belum terealisasi).
Jumlah rugi komprehensif DEFI pada tahun 2020 adalah sebesar Rp30,69 miliar,
mengalami penurunan sebesar 273,76% dibandingkan dengan tahun 2019 yang
mencatatkan laba sebesar Rp17,67 miliar. Penurunan laba komprehensif ini
disebabkan terutama karena penurunan nilai investasi efek yang tersedia untuk
dijual (belum terealisasi).
Jumlah laba komprehensif DEFI pada tahun 2019 adalah sebesar Rp17,67 miliar,
mengalami kenaikan sebesar 353,02% dibandingkan dengan tahun 2018 yang
mengalami rugi sebesar Rp6,98 miliar. Kenaikan laba komprehensif ini disebabkan
terutama karena kenaikan nilai investasi efek yang tersedia untuk dijual (belum
terealisasi).
2.3 Produk atau Jasa yang Dihasilkan
Subholding investasi yang akan dibentuk oleh DEFI akan melakukan investasi di
berbagai bidang diantara nya bersama dengan BMI mendirikan perusahaan Bernama
infinity yang bergerak dibidang industri media, khususnya Broadcasting, video &
film production. Infinity sendiri akan memiliki sejumlah produk dan jasa yang
beragam, seperti berikut:
1. Production Management
Melalui layanan Production Management, perusahaan secara kreatif merancang
dan memproduksi konten-konten berbasis video untuk broadcasting platform,
seperti Sea Today, Garuda TV, dan Moji TV. Dalam proses produksi tersebut,
melibatkan tahap perencanaan konsep, desain, dan pembuatan konten yang
memenuhi kebutuhan dan standar kualitas klien dan mitra media. Infinity
menghadirkan ragam format konten, yaitu seperti Live Streaming Events, Series,
Music Concerts, Reality Shows, Company Profiles, Ads, Documentaries,
Talkshows, dan Liputan.
2. IP Management
Infinity juga menyediakan layanan IP Management yang fokus pada manajemen
konten, seperti pengelolaan channel-channel YouTube. Infinity mengelola
channel dengan fokus pada perancangan program di YouTube, didukung oleh
strategi media sosial, serta tanggung jawab terhadap performa channel dari
segi subscribers, views, hingga aspek komersialnya seperti iklan, sponsorship,
dan paid content. Format kerjasama dengan pemilik channel adalah Retainer
fee, dimana pemilik channel menanggung biaya produksi dan tim yang terlibat,
17
Page 45
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
sambil mendapatkan bagi hasil dari revenue, seperti contohnya pada saluran
IMI TV dan XBC. Dengan pendekatan ini, Infinity menjadi pilihan yang holistik
dan berdaya saing di industri produksi konten dan manajemen konten digital.
Selain investasi yang dilakukan ke bidang industri media oleh subholding yang
dibentuk oleh DEFI, investasi lainnya juga dilakukan ke bidang industri hospitality
khususnya di perusahaan F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) serta perhotelan.
Perusahaan F&B tersebut akan memiliki sejumlah produk dan jasa seperti pada
berikut ini:
1. Warm Dishes and Cuisine
Perusahaan F&B yang akan di investasikan oleh subholding DEFI berfokus pada
penyediaan tempat yang nyaman untuk menikmati hidangan dan mirip dengan
atmosfer rumah. Perusahaan menawarkan beragam pilihan makanan lezat,
termasuk hidangan penutup, dengan konsep yang beragam. Menu yang
disajikan mencakup variasi makanan dari makanan tradisional Indonesia,
China, Jepang atau barat, dan berbagai jenis sajian lainnya. Dengan tujuan
menciptakan pengalaman bersantap yang menyenangkan dan memuaskan,
Perusahaan berkomitmen untuk menyajikan hidangan berkualitas dengan
sentuhan kreatif dan variasi yang menggugah selera.
2. Pastry, Cake, dan Berbagai Minuman
Perusahaan F&B yang akan di investasikan oleh subholding DEFI menghadirkan
beragam olahan roti, kue, dan hidangan lain yang menjadi favorit masyarakat,
disertai dengan berbagai minuman pilihan. Perusahaan memiliki komitmen
untuk menyajikan produk-produk dengan kualitas tinggi dengan rasa autentik
dan variasi yang menarik. Dengan menyediakan pilihan-pilihan yang beragam,
perusahaan bertujuan untuk dapat memenuhi berbagai preferensi pelanggan.
2.4 Teknologi yang Digunakan
Teknologi yang akan digunakan oleh Infinity adalah peralatan-peralatan umum
untuk produksi video seperti berikut ini:
1. Komputer
2. Kamera
3. Stand
4. Standing Bracket
5. Tripod
6. Peripherals
7. Dsb.
18
Page 46
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Namun untuk kondisi khusus jika kapasitas peralatan tidak mencukupi, Infinity akan
menyewa peralatan yang diperlukan dengan melakukan charge kepada klien.
Sementara itu, Teknologi yang akan digunakan pada perusahaan F&B dalam
melaksanakan proses usaha diantaranya adalah:
1. Pembayaran digital
Beberapa metode pembayaran digital yang umum digunakan mencakup
aplikasi pembayaran seperti e-wallet, kartu kredit/debit, dan pembayaran
melalui perangkat seluler seperti Qris.
2. Reservasi dan Manajemen Meja Berbasis Aplikasi
Sistem ini memungkinkan pelanggan untuk melakukan reservasi meja secara
online dan membantu restoran dalam mengatur meja dan kapasitasnya.
2.5 Pasar yang Dituju
Dalam hal DEFI yang akan mendirikan perusahaan subholding investasi bidang
aneka industri, perusahaan subholding tersebut bersama dengan BMI akan
mendirikan perusahaan dan berinvestasi pada perusahaan bidang Industri Media
yaitu bernama Infinity. Sementara itu, subholding DEFI juga akan mendirikan
perusahaan dan berinvestasi pada perusahaan F&B yaitu restoran yang akan
berlokasi di Jakarta.
Infinity sebagai perusahaan yang akan bergerak di bidang industri media
menargetkan beberapa pasar yang beragam dalam usahanya. Pertama, Infinity fokus
pada penyediaan kreativitas konten untuk media-media broadcasting, seperti
program acara yang berbeda untuk Sea Today, Moji TV, dan Garuda TV. Artinya,
Infinity akan membantu dalam pembuatan konten yang menarik dan unik untuk
stasiun TV ini. Selain itu, Infinity juga aktif di pasar konten OTT (Over-The-Top)
juga dalam pembuatan Live streaming events, Series seperti pembuatan webseries
untuk Bank BUMN, Iklan, Talkshow dan lain sebagainya. Dalam hal tersebut,
perusahaan nantinya tidak hanya menciptakan konten untuk TV tetapi juga terlibat
dalam menyediakan konten di platform digital.
Selain itu, Infinity juga akan menawarkan layanan kepada individu atau kelompok
yang ingin memiliki channel YouTube tetapi memerlukan bantuan dalam
pengelolaannya. Dalam hal ini, Infinity mengelola channel dengan fokus pada
perancangan program di YouTube, didukung dengan strategi media sosial, serta
tanggung jawab terhadap performa channel dari segi subscribers, views, hingga
aspek komersialnya seperti iklan, sponsorship, dan paid content. Format kerjasama
dengan pemilik channel adalah Retainer fee, dimana pemilik channel menanggung
biaya produksi dan tim yang terlibat, sambil mendapatkan bagi hasil dari revenue.
19
Page 47
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Dengan demikian, Infinity tidak hanya berfokus pada klien TV tradisional, tetapi juga
membuka peluang bagi individu yang ingin memanfaatkan potensi channel YouTube
mereka dengan bantuan profesional.
Sementara itu, perusahaan F&B yang juga akan diinvestasikan oleh subholding milik
DEFI mengarahkan pasarannya kepada segmen industri F&B, yang merupakan
sektor yang sangat vital dan tidak terhindarkan dalam kehidupan manusia.
Kebutuhan dasar akan makanan dan minuman tetap eksis dalam berbagai kondisi
ekonomi, menjadikan industri ini sebagai sektor yang stabil dan potensial untuk
menghasilkan pendapatan yang konsisten. Dengan demikian, target pasar
perusahaan F&B bersifat universal, mencakup berbagai lapisan masyarakat.
Spesifikasinya dapat disesuaikan dengan produk dan layanan yang dihasilkan,
misalnya restoran khusus seperti masakan tradisional indonesia, masakan China,
Jepang, atau menu masakan barat. Dengan mengidentifikasi preferensi konsumen,
perusahaan dapat menyesuaikan target pasarnya untuk mencapai keberhasilan yang
lebih besar. Sebagai contoh, Food Vlogger atau Reviewer Makanan dapat menjadi
salah satu target yang strategis untuk membantu meningkatkan branding
perusahaan F&B melalui promosi dan kolaborasi yang cerdas. Dengan pendekatan
ini, perusahaan dapat memperluas cakupan pasar dan memperkuat posisinya di
industri F&B.
2.6 Pesaing dan Persaingan
Meskipun Infinity mungkin belum memiliki pesaing yang melakukan bidang usaha
sama dan sebanding, penting untuk terus memantau perkembangan dan strategi
perusahaan sektor serupa di pasar modal. Hal ini dapat membantu Infinity dalam
merancang strategi bisnisnya dan tetap kompetitif dalam industri hiburan dan
sebagai produsen konten. Sementara itu, untuk Kompetitor yang perlu diwaspadai
oleh Infinity adalah Perusahaan yang melakukan produksi In-House di media
apapun, Perusahaan rumah produksi lainnya dan juga Produksi In-House dari rumah
produksi lainnya.
Saat ini, di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat beberapa perusahaan yang terdaftar
dan bergerak dalam industri media serta hiburan & film seperti dalam tabel di bawah
ini:
Tabel 5 Perusahaan Pesaing Industri Media Yang Tercatat di BEI
No. Kode Nama Perusahaan Alamat
1 DIGI PT Arkadia Digital Media Sahid Sudirman Center LT. 19 Unit B - C
Tbk Jl. Jend. Sudirman No. 86 RT/RW. 010/011
Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat
20
Page 48
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
No. Kode Nama Perusahaan Alamat
2 MSIN PT. MNC Digital MNC Pictures Building, MNC Studios Complex
Entertainment Tbk Jalan Raya Perjuangan No. 1 Kebon Jeruk,
Jakarta Barat
3 BMTR PT Global Mediacom Tbk MNC Tower, Lantai 27 Jalan Kebon Sirih No.
17-19, Jakarta Pusat
4 FILM PT MD Pictures Tbk MD Place, Tower 1, 9th Floor, Jl. Setiabudi
Selatan No. 7, Jakarta Selatan
5 SCMA PT Surya Citra Media Tbk SCTV Tower, 18th Floor, Jl. Asia Afrika Lot 19,
Senayan City, Jakarta Selatan
6 MNCN PT Media Nusantara Citra MNC Tower, 26th Floor, Jl. Kebon Sirih Kav. 17,
Tbk Menteng, Jakarta Pusat
7 NETV PT Net Visi Media Tbk Graha Mitra, 4th Floor, Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 21 Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta
Selatan
8 VIVA PT Visi Media Asia Tbk The Convergence Indonesia, 30th Floor,
Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna
Said, Jakarta Selatan
9 FORU PT Fortune Indonesia Tbk Gedung Galaktika, Jl. Harsono R.M. No 2,
Ragunan, Jakarta Selatan
Sementara itu, sebagai perusahaan di industri F&B, dapat disadari bahwa persaingan
dengan perusahaan sebanding tidak terhindarkan. Meskipun demikian, hal ini dapat
dipandang sebagai sebuah aspek penting yang memotivasi untuk terus memantau
perkembangan dan menjalankan strategi perusahaan dalam sektor yang sama.
Pemantauan ini menjadi landasan untuk memperbaiki kinerja dan inovasi agar dapat
bersaing secara efektif. Dengan pemahaman yang mendalam terhadap dinamika
industri ini, perusahaan berkemungkinan dapat menciptakan nilai tambah yang
signifikan bagi pelanggannya. Pendekatan ini dapat membantu perusahaan tetap
relevan di pasar yang kompetitif, sekaligus memastikan bahwa perusahaan terus
menjadi pilihan utama bagi konsumen.
Saat ini, di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat beberapa perusahaan yang terdaftar
dan bergerak dalam industri F&B seperti dalam tabel di bawah ini:
Tabel 6 Perusahaan Pesaing Industri F&B Yang Tercatat di BEI
No. Kode Nama Perusahaan Alamat
1 IBOS PT Indo Boga Sukses Tbk Jl. Raya Randugowang Sarihardjo, Ngaglik,
Sleman Yogyakarta, 55581
2 LUCY PT Lima Dua Lima Tiga Tbk Gedung SCBD Lot 14 Jalan Jend Sudirman Kav
52 - 53 Jakarta Selatan, 12190 Indonesia
3 MAPB PT Map Boga Adiperkasa Sahid Sudirman Center 27th Floor, Jln. Jend.
Tbk Sudirman Kav. 86 Jakarta, 10220 Indonesia
21
Page 49
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
No. Kode Nama Perusahaan Alamat
4 ENAK PT Champ Resto Indonesia Jl. Mh. Thamrin 11 , Gedung Sarinah Lt. 12,
Tbk Unit O8 Jakarta Pusat, 10350 Indonesia
5 PZZA PT Sarimelati Kencana Tbk Kel. Menteng Dalam, Kec. Tebet, Jakarta.
12870 Indonesia
6 FAST PT Fast Food Indonesia Tbk Tebet Barat, Jakarta, 12810 Indonesia
7 PTSP PT Pioneerindo Gourmet Jl, Palmerah Utara No, 100 Jakarta Barat,
International Tbk 11480 Indonesia
2.7 Pola Bisnis
Dalam hal rencana pendirian perusahaan subholding investasi bidang aneka
industri, subholding tersebut bersama dengan BMI akan mendirikan perusahaan
bernama Infinity yang bergerak dalam Industri Media yaitu berupa Broadcasting,
Video, dan Film Production serta melakukan investasi di bidang Hospitality yaitu
berupa F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan Perhotelan.
Bersama PT Brand Media Indonesia (BMI) perusahaan subholding yang didirikan oleh
DEFI akan bekerjasama berinvestasi di Infinity yang memiliki fokus utama pada dua
aspek penting, yaitu Production Management dan IP Management. Sedangkan pada
Perusahaan F&B yang akan berlokasi di Jakarta tentu memiliki fokus utama dalam
penyajian makanan dan minuman yang dapat dinikmati semua kalangan.
Sementara itu, subholding tersebut juga akan berinvestasi dan mendirikan
perusahaan F&B yang dalam hal ini adalah restoran yang akan berlokasi di Jakarta.
Perusahaan tersebut akan menawarkan beragam pilihan makanan lezat, termasuk
hidangan penutup, dengan konsep yang beragam. Menu yang disajikan mencakup
variasi makanan dari makanan tradisional indonesia, masakan china, jepang atau
barat dan berbagai jenis sajian lainnya.
Dengan adanya kerjasama subholding DEFI dengan BMI untuk mendirikan dan
berinvestasi pada Infinity dan investasi lainnya pada perusahaan F&B yaitu dalam
hal ini adalah restoran yang akan berlokasi di Jakarta, diharapkan akan mendorong
Infinity dan perusahaan F&B tersebut untuk terus berkembang dan memperkuat
posisinya di industri media dan di industri hospitality.
2.8 Strategi Pemasaran dan Penjualan
Infinity sebagai perusahaan yang didirikan bersama antara PT Brand Media
Indonesia (BMI) dan perusahaan subholding yang didirikan oleh DEFI akan
mengimplementasikan strategi pemasaran yang melibatkan penawaran jasa dan
produk yang dimilikinya kepada media dan agensi periklanan. Pendekatan ini akan
dilakukan melalui pengiriman portofolio yang dimiliki Infinity dan email kepada
22
Page 50
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
pihak-pihak terkait. Selain itu, Infinity juga terbuka untuk menerima penawaran
langsung dari media tertentu yang mungkin tertarik dengan jasa dan produk yang
ditawarkan. Dengan demikian, strategi ini dirancang untuk membangun kolaborasi
efektif dengan berbagai pihak di industri media dan periklanan, memastikan
penyebaran informasi yang maksimal tentang produk dan jasa Infinity.
Di sisi lain, perusahaan F&B yaitu restoran akan berlokasi di Jakarta yang akan
diinvestasikan oleh subholding DEFI merancang strategi pemasaran dan penjualan
yang fokus pada daya tarik calon pembeli melalui beragam menu yang dimiliki.
Melalui variasi menu yang disediakan, perusahaan bertujuan untuk memenuhi
berbagai selera konsumen dan menciptakan pengalaman kuliner yang memikat.
Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan memasarkan produk di
marketplace seperti Gojek dan GoFood telah menjadi strategi yang penting bagi
restoran di industri F&B. Adopsi platform ini memungkinkan perusahaan
meningkatkan visibilitas secara signifikan dan mencapai pelanggan potensial yang
lebih luas. Selain itu, strategi promosi juga dapat menjadi kunci dalam
meningkatkan branding dan menarik perhatian konsumen. Promosi dapat dilakukan
melalui berbagai saluran, seperti promosi langsung kepada pelanggan melalui
berbagai media, serta melibatkan kolaborasi dengan food vlogger dan reviewer
makanan. Ajakan promosi kepada food vlogger dan reviewer makanan diharapkan
dapat menciptakan eksposur yang lebih luas melalui platform digital, memperkuat
citra merek, dan membangun kredibilitas di mata konsumen. Dengan demikian,
strategi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan penjualan melalui variasi
menu, tetapi juga untuk membangun hubungan positif dengan konsumen dan
meningkatkan kehadiran merek di pasar F&B.
2.9 Kebutuhan Produksi atau Operasi
Dalam menjalankan proses produksi, Infinity direncanakan akan menyiapkan
beberapa sumber daya manusia diantaranya adalah Director, Producer, Cameramen,
Lightingman, Video editor dan Talent. Dengan peralatan minimum Kamera,
Lighting, Monitor, Komputer dan peralatan Editing. Proses produksi tersebut akan
dilakukan di studio indoor maupun outdoor.
Disisi lain, Perusahaan F&B yang juga akan diinvestasikan oleh subholding milik DEFI
memiliki kebutuhan Produksi dan Operasi, seperti diantaranya adalah:
Kebutuhan Produksi atau Operasi
1. Mesin dan Peralatan
Mesin dan peralatan ini diperlukan untuk memproses, memasak, dan mengemas
produk makanan dan minuman dengan efisien. Mesin-mesin tersebut
membantu meningkatkan produktivitas dan memastikan konsistensi dalam
23
Page 51
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
produksi. Contoh: Mesin pemotong sayuran, oven, blender, mesin pengemas,
lemari pendingin, dan lain-lain.
2. Bahan Baku dan Pembantu
Bahan baku adalah komponen utama dalam pembuatan produk F&B.
Memastikan kualitas dan ketersediaan bahan baku yang memadai sangat
penting untuk menjaga kualitas produk akhir. Contoh: Bahan baku seperti
tepung, gula, daging, sayuran, rempah-rempah, dan bahan pembantu seperti
bahan pengawet, pewarna, dan lain-lain.
3. Biaya Investasi dan Modal Kerja
Investasi awal diperlukan untuk mendirikan fasilitas produksi dan mendapatkan
peralatan yang diperlukan. Modal kerja diperlukan untuk menjaga operasional
sehari-hari, termasuk pembayaran gaji karyawan dan membeli bahan baku.
4. Metode atau alur proses produksi
Alur proses produksi ialah langkah-langkah yang diambil dalam menghasilkan
produk akhir. Dengan memiliki alur proses yang terorganisir, perusahaan dapat
mengoptimalkan efisiensi dan memastikan konsistensi dalam kualitas produk.
Alur produksi yang dimaksud yaitu seperti penerimaan bahan baku, persiapan,
proses memasak, pengemasan, penyimpanan, dan sebagainya
5. Fasilitas dan Utilitas Lifestyle F&B
Perusahaan F&B, khususnya restoran, sering menyediakan berbagai fasilitas
untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan menciptakan lingkungan yang
menyenangkan. Contoh fasilitas yang umumnya disediakan adalah ruangan VIP,
smoking area, playground, live music, tempat parkir, dan lain-lain.
2.10 Kebutuhan Manajemen dan Sumber Daya Manusia
Dalam hal rencana investasi DEFI pada Infinity, Infinity direncanakan akan
menyiapkan sumber daya manusia yang terdiri dari 18 pekerja ahli di bidang
produksi dan dua kepemimpinan tingkat tinggi, yaitu satu Direktur Utama dan satu
Direktur. Para pekerja tersebut dapat menjadi bagian integral dari inti operasional
Infinity untuk membawa keahlian dan kontribusi penting dalam kelancaran produksi
Perusahaan.
Bapak Bimo Setiawan, selaku Kandidat Direktur Utama Infinity memiliki pengalaman
kerja selama 27 tahun di Kompas Gramedia. Dengan latar belakang sebagai lulusan
Sarjana Ilmu Sosial dan Politik, Jurusan Komunikasi dan Magister Manajemen di
Universitas Indonesia, Bapak Bimo pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis
Gramedia Majalah pada tahun 2006 sampai pada tahun 2010, kemudian menjabat
sebagai Direktur K Vision pada tahun 2016 sampai pada tahun 2017, dan menjabat
24
Page 52
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
sebagai Direktur Utama Kompas TV sejak 2010 sampai pada tahun 2016. Saat ini,
selain menjabat sebagai Direktur Utama pada PT Brand Media Indonesia, Bapak Bimo
juga menjabat sebagai CEO pada PT Mitra Media Integrasi.
Sementara itu, Bapak Teezar selaku Kandidat Direktur Infinity memiliki pengalaman
di bidang motion pictures producer selama 20 tahun. Bapak Teezar adalah lulusan
Institut Kesenian Jakarta Fakultas Film dan Televisi. Bapak Teezar juga memiliki
pengalaman pekerjaan sebagai Technical Producer Fremantle Media pada tahun
1999 sampai 2008, Vice General Manager Kompas TV pada tahun 2010 sampai pada
tahun 2017 dan Direktur PT Brand Media Indonesia dari tahun 2018 sampai saat ini.
Kemudian, Personal Skill yang dimiliki Bapak Teezar juga beragam, yakni Movie
Director, Program Director, Editor & Colorist, Underwater Videographer dan
sebagainya.
Adapun untuk bidang usaha F&B, terdapat berbagai staff atau sumber daya manusia
yang diperlukan untuk menjalankan operasional secara efektif dan setiap posisi
pekerjaan tersebut berkontribusi pada kesuksesan operasional dan pengalaman
pelanggan yang positif dalam perusahaan F&B. Beberapa diantaranya adalah
manajer restoran yang memiliki peran utama dalam mengelola operasional secara
keseluruhan, sementara chef atau juru masak yang bertanggung jawab atas
persiapan menu dan pengelolaan dapur. Selain itu, pelayan atau waiter/waitress
menyajikan makanan kepada pelanggan, sedangkan kasir menangani transaksi
pembayaran. Di sisi lain terdapat staf pemasaran yang bertanggung jawab atas
strategi pemasaran, sementara staf keuangan menangani administrasi keuangan.
Sementara itu staf SDM bertugas dalam melaksanakan rekrutmen, pelatihan, dan
manajemen kinerja karyawan. Kemudian untuk kebersihan terdapat cleaner staff
yang menjaga kebersihan restoran. Selanjutnya juga terdapat teknisi atau
maintenance staff yang menjaga peralatan agar beroperasi dengan baik dan security
staff yang menjaga keamanan.
2.11 Hak Atas Kekayaan Intelektual
Untuk bidang usaha Industri Media yang mencakup Broadcasting, Video, dan Film
Production belum terdapat merek dagang atau kekayaan intelektual lainnya yang
telah didaftarkan oleh DEFI kepada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia.
Adapun untuk bidang usaha F&B juga belum terdapat merek dagang atau kekayaan
intelektual lainnya yang telah didaftarkan oleh DEFI kepada Departemen Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
25
Page 53
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
2.12 Peraturan Perundang-undangan yang Terkait
Peraturan perundang-undangan terkait penilaian adalah Undang-undang Nomor 7
Tahun 2021 Tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
2.13 Aspek Lingkungan
Berlandaskan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan
Peraturan Pemerintah No. 47 tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan Perseroan, DEFI telah memberikan kontribusi atas penerapan Tanggung
Jawab lingkungan Sosial Perusahaan yang terarah dan tepat sasaran. Hal ini demi
menjaga keberlangsungan dan keharmonisan antara aspek komersial, lingkungan,
dan sosial kemasyarakatan. Hal demikian menjadi perhatian tersendiri mengingat
sinergy keberlangsungan usaha meliputi di dalamnya keselarasan hubungan yang
berkelanjutan antara kelestarian lingkungan dan masyarakat sekitar sebagai dasar
pertumbuhan usaha untuk jangka panjang berikutnya.
Komitmen keberlanjutan kehidupan sesuai UU No. 32 tahun 2009 tentang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. DEFI selalu aktif berperan dalam
menjaga keberlangsungan serta kelestarian lingkungan hidup, termasuk
didalamnya pengendalian dan pengawasan di lingkungan kerja. Perusahaan
mengutamakan penggunaan segala perangkat kerja dan piranti yang ramah akan
lingkungan serta penghematan energi, termasuk listrik, dan air. Selain itu dari sisi
Operasional kedepannya selaku perusahaan yang melakukan investasi, diharapkan
Perseroan dapat memberikan dampak ataupun pengaruh terhadap Perusahaan
dimana Perseroan melakukan investasi, jadi segala tindakan untuk lingkungan
hidup dapat juga diterapkan pada tempat Perseroan berinvestasi.
2.14 Faktor Risiko Utama
Untuk bidang usaha Industri Media yang mencakup Broadcasting, Video, dan Film
Production risiko utama yang mungkin akan dihadapi oleh Infinity dalam
menjalankan kegiatan usahanya adalah kemunculan platform-platform yang
memiliki konten-konten sendiri dan bersifat independen, tanpa memerlukan
keterlibatan badan usaha lain dalam pembuatan konten. Fenomena ini dapat
menciptakan persaingan yang lebih ketat, karena platform-platform tersebut
memiliki kemampuan untuk menghasilkan dan mendistribusikan konten secara
mandiri. Dengan demikian, Infinity perlu menjaga daya tarik dan relevansi
kontennya agar tetap bersaing di pasar yang semakin dinamis ini. Upaya untuk
mempertahankan kolaborasi dengan mitra media dan perusahaan-perusahaan lain
dapat menjadi strategi penting untuk mengatasi risiko ini. Selain itu, terus
mengikuti tren industri dan berinovasi dalam penawaran konten dapat membantu
26
Page 54
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Infinity untuk tetap relevan dan menarik bagi audiensnya di tengah perkembangan
platform independen yang semakin berkembang.
Adapun untuk bidang usaha F&B, risiko utama yang mungkin akan dihadapi adalah
dengan adanya fluktuasi dalam preferensi kuliner yang dapat mengakibatkan
penurunan popularitas suatu menu atau konsep restoran. Perubahan tren diet,
permintaan makanan sehat, atau minat pada jenis makanan tertentu dapat
mempengaruhi daya tarik restoran. Selain itu, meningkatnya keberdayaan
konsumen melalui media sosial dapat membuat ulasan dan opini pelanggan dengan
cepat menjadi viral, baik positif maupun negatif. Risiko reputasi restoran dapat
meningkat jika muncul ulasan negatif yang mencakup aspek seperti kualitas
makanan, pelayanan, atau kebersihan. Terjadinya insiden terkait kesehatan
makanan atau ketidakpatuhan dengan standar keamanan pangan juga dapat
merusak reputasi dan daya tarik restoran, mengurangi kepercayaan pelanggan dan
potensial mengakibatkan penurunan kunjungan. Oleh karena itu, pemantauan aktif
terhadap tren konsumen, respons cepat terhadap feedback pelanggan, dan investasi
dalam kualitas produk dan pelayanan menjadi kunci untuk mengatasi risiko ini serta
mempertahankan reputasi dan daya tarik restoran dalam industri F&B.
2.15 Persyaratan Modal dan Strategi Finansial
DEFI akan memberikan dana ke subholding investasi yang akan dibentuk dengan
Modal Dasar sebesar Rp20,00 Miliar Rupiah dan Modal ditempatkan sebesar Rp5,00
Miliar Rupiah. Agar selanjutnya, subholding tersebut dapat memperluas cakupan
bisnis dengan melakukan investasi lebih lanjut di bidang Aneka Industri yaitu
Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production dan Industri
Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan. Dalam hal ini, modal yang akan
digunakan adalah masing-masing sebesar Rp2,50 miliar.
Media
Pendirian usaha Infinity sesuai dengan Business Plan, memerlukan modal sebesar
Rp4,00 miliar. Alokasi modal tersebut adalah untuk keperluan Investasi dan Modal
Kerja Operasional awal. Perusahaan yang dibentuk akan dimiliki oleh beberapa
pemegang saham, dengan kontribusi investasi dari subholding DEFI sebesar
62,50%.
Atas permodalan yang diperlukan, subholding Investasi yang akan didirikan oleh
DEFI berencana untuk menginvestasikan dana sebesar Rp2,50 miliar kepada Infinity.
Atas investasi DEFI dan setoran modal investor lain akan tersedia dana sebesar
Rp4,00 miliar. Dana investasi tersebut dapat diarahkan untuk berbagai keperluan,
seperti pengembangan kapasitas produksi, peningkatan kualitas konten, atau pun
untuk mengoptimalkan operasional harian perusahaan. Kesepakatan investasi ini
diharapkan memberikan Infinity dorongan yang diperlukan untuk terus berinovasi
27
Page 55
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
dan berkembang di industri kreatif dan pertelevisian. Berdasarkan proyeksi
keuangan yang kami analisis, modal sebesar Rp4,00 miliar cukup untuk memulai
usaha Infinity.
F&B
Pendirian usaha perusahaan F&B sesuai dengan Business Plan, memerlukan modal
sebesar Rp3,50 miliar. Alokasi modal tersebut adalah untuk keperluan Investasi dan
Modal Kerja Operasional awal. Perusahaan yang dibentuk akan dimiliki oleh
beberapa pemegang saham, dengan kontribusi investasi dari subholding DEFI
sebesar 71,43%.
Atas permodalan yang diperlukan, subholding Investasi yang akan didirikan oleh
DEFI berencana untuk menginvestasikan dana sebesar Rp2,50 miliar kepada
perusahaan F&B. Atas investasi DEFI dan setoran modal investor lain akan tersedia
dana sebesar Rp3,50 miliar. Dana investasi sebesar Rp3,50 miliar yang tersedia
dapat dialokasikan untuk berbagai keperluan strategis, seperti pengembangan
kapasitas produksi dan optimalisasi operasional harian perusahaan F&B.
Penyelarasan dana investasi ini diharapkan akan memberikan dorongan positif yang
signifikan bagi perkembangan dan inovasi perusahaan di industri F&B. Seiring
dengan proyeksi keuangan yang telah kami analisis, dana tersebut dianggap cukup
untuk memulai dan mengembangkan usaha F&B.
28
Page 56
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
3 KELAYAKAN PASAR
3.1 Kondisi Pasar
3.1.1 Kondisi Ekonomi Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi
Perekonomian Indonesia diprakirakan tetap tumbuh baik dan berdaya tahan
terhadap dampak rambatan global. Pada triwulan III 2023, pertumbuhan ekonomi
ditopang oleh konsumsi swasta, termasuk konsumsi generasi muda, yang
meningkat sejalan peningkatan konsumsi di sektor jasa dan keyakinan konsumen
yang masih tinggi. Pertumbuhan investasi tetap baik didorong berlanjutnya
penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN). Sementara itu, pertumbuhan riil
ekspor barang menurun seiring pelemahan permintaan dari negara mitra dagang
utama, terutama Tiongkok, dan penurunan harga komoditas, sedangkan ekspor
jasa tetap tumbuh tinggi sejalan dengan kenaikan jumlah wisatawan mancanegara.
Secara spasial, pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi di Sulampua, Kalimantan,
dan Jawa. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi diprakirakan
dalam kisaran 4,5-5,3% pada 2023 dan meningkat pada 2024. Berlanjutnya
perbaikan ekonomi pada 2024 terutama didorong oleh permintaan domestik
sejalan dengan kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), penyelenggaraan pemilu,
dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Untuk mendukung pertumbuhan
ekonomi, khususnya dari sisi permintaan, Bank Indonesia terus meningkatkan
stimulus kebijakan makroprudensial dan akselerasi digitalisasi sistem pembayaran,
dengan sinergitas kebijakan fiskal Pemerintah yang semakin erat.
Tabel 7 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran
2021 2022 2023
Komponen 2020 2021
I II III IV I II III IV I II
Konsumsi Rumah
-2.63 -2.21 5.96 1.02 3.55 2.02 4.34 5.51 5.39 4.48 4.54 5.23
Tangga
Konsumsi Pemerintah 1.96 2.55 8.06 0.62 5.25 4.17 -6.94 -4.86 -2.88 -4.77 3.45 10.62
Investasi (PMTDB) -4.96 -0.21 7.52 3.76 4.49 3.80 4.09 3.07 4.96 3.33 2.11 4.63
Investasi Bangunan -3.78 -0.74 4.36 3.36 2.48 2.32 2.58 0.92 0.07 0.11 0.08 3.32
Investasi
-8.44 1.44 18.50 4.96 10.40 8.42 8.66 9.65 19.24 12.11 7.93 8.30
Nonbangunan
Ekspor -8.14 6.94 31.50 29.16 29.83 24.04 16.70 20.02 21.64 14.93 12.17 -2.75
Impor -16.72 4.41 31.84 29.95 29.60 23.31 15.88 12.37 22.98 6.25 3.80 -3.08
PDB -2.07 -0.70 7.07 3.51 5.02 3.69 5.02 5.45 5.72 5.01 5.04 5.17
Sumber: Bank Indonesia
29
Page 57
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Tabel 8 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha
2021 2022 2023
Komponen 2020 2021 2022
I II III IV I II III IV I II
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 1.77 3.44 0.53 1.43 2.28 1.84 1.21 1.38 1.65 4.51 2.25 0.43 2.02
Pertambangan dan Penggalian -1.95 -2.02 5.22 7.78 5.15 4.00 3.82 4.01 3.22 6.46 4.38 4.92 5.01
Industri Pengolahan -2.93 -1.38 6.58 3.68 4.92 3.39 5.07 4.01 4.83 5.64 4.89 4.43 4.88
Pengadaan Listrik dan Gas -2.34 1.68 9.09 3.85 7.81 5.55 7.04 9.33 8.05 2.31 6.61 2.67 3.15
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,
4.94 5.46 5.78 4.56 4.14 4.97 1.30 4.46 4.25 2.84 3.23 5.69 4.78
Limbah dan Daur Ulang
Konstruksi -3.26 -0.79 4.42 3.84 3.91 2.81 4.83 1.02 0.63 1.61 2.01 0.32 5.23
Perdagangan Besar dan Eceran;
-3.78 -1.26 9.52 5.15 5.56 4.65 5.73 4.42 5.35 6.55 5.52 4.92 5.25
Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
Transportasi dan Pergudangan -15.05 -13.09 25.10 -0.72 7.93 3.24 15.79 21.27 25.81 16.99 19.87 15.93 15.28
Penyediaan Akomodasi dan Makan
-10.26 -7.27 21.58 -0.14 4.95 3.89 6.56 9.76 17.33 13.81 11.97 11.55 9.89
Minum
Informasi dan Komunikasi 10.61 8.72 6.90 5.54 6.21 6.81 7.16 8.07 6.88 8.75 7.74 7.13 8.02
Jasa Keuangan dan Asuransi 3.25 -2.97 8.33 4.29 -2.59 1.56 1.64 1.50 0.87 3.76 1.93 4.48 2.88
Real Estate 2.32 0.94 2.82 3.42 3.94 2.78 3.78 2.16 0.63 0.39 1.72 0.37 0.96
Jasa Perusahaan -5.44 -6.10 9.94 -0.59 0.89 0.73 5.96 7.92 10.79 10.42 8.77 6.37 9.59
Administrasi Pemerintahan,
-0.03 -2.26 9.95 -9.95 0.98 -0.33 -1.38 -1.56 12.42 1.78 2.52 2.09 8.15
Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
Jasa Pendidikan 2.61 -1.54 5.89 -4.42 0.70 0.11 -1.66 -1.09 4.46 0.42 0.59 1.02 5.43
Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 11.56 3.39 11.69 14.06 12.16 10.46 4.50 6.49 -1.74 2.47 2.74 4.77 8.27
Jasa lainnya -4.10 -5.15 11.97 -0.30 3.35 2.12 8.25 9.26 9.13 11.14 9.47 8.90 11.89
PDB -2.07 -0.70 7.07 3.51 5.02 3.69 5.02 5.45 5.72 5.01 5.31 5.04 5.17
Sumber: Bank Indonesia
Inflasi
Inflasi terkendali dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK September 2023 tercatat 2,28%
(yoy), lebih rendah dari inflasi IHK bulan sebelumnya sebesar 3,27% (yoy).
Penurunan inflasi ini didukung oleh inflasi inti yang menurun menjadi 2,00% (yoy)
dan inflasi kelompok administered prices yang juga lebih rendah menjadi 1,99%
(yoy). Sementara itu, kelompok volatile food mencatat inflasi sebesar 3,62% (yoy),
meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 2,42%
(yoy), sejalan dengan kenaikan harga beras dan daging sapi. Inflasi yang terjaga
merupakan hasil nyata dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi
pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah)
dalam TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah. Ke depan, Bank
Indonesia terus mencermati sejumlah risiko yang dapat menimbulkan tekanan
terhadap tetap terkendalinya inflasi, termasuk dampak kenaikan harga energi dan
pangan global serta tekanan depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap imported
inflation. Untuk itu, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan moneter
dan mempererat sinergi dengan Pemerintah (Pusat dan Daerah) untuk memastikan
inflasi tetap terkendali dalam kisaran 3,0±1% pada 2023 dan 2,5±1% pada 2024.
30
Page 58
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Gambar 1 Grafik Inflasi IHK dan Komponen
Sumber: Bank Indonesia
Gambar 2 Inflasi Daerah
Sumber: Bank Indonesia
3.1.2 Pangsa Pasar
3.1.2.1 Media
Indonesia, sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, mengalami
pertumbuhan yang signifikan dalam penggunaan teknologi digital. Menurut
Datareportal.com dalam laporan "Digital 2023 Indonesia," jumlah pengguna
internet terus meningkat dan diperkirakan mencapai 215 juta pengguna pada
31
Page 59
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
tahun 2023. Adopsi teknologi digital lainnya, seperti media sosial dan e-
commerce, juga mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.
Untuk memanfaatkan peluang dari pertumbuhan teknologi digital, Infinity
berencana meningkatkan fokus pada pengembangan konten inovatif dan menarik.
Dengan memanfaatkan platform teknologi digital, perusahaan berharap dapat
mencapai audiens yang lebih luas dan lebih terlibat. Di Indonesia, jumlah
perangkat mobile yang terhubung mencapai 353,8 juta (128% dari total populasi),
dengan 212,9 juta pengguna internet (77% dari total populasi) dan 167 juta
pengguna media sosial aktif (60,4% dari total populasi).
Gambar 3 Data (Tren) Pengguna Internet dan Media sosial di Indonesia, 2023
Sumber: We Are Social
Pengguna internet di Indonesia menghabiskan waktu yang signifikan dalam
penggunaan digital, dengan rata-rata 7 jam 42 menit setiap hari dalam
penggunaan internet. Selain itu, pengguna juga mengalokasikan waktu untuk
menonton televisi (broadcast, streaming dan video tentang permintaan) sebanyak
rata-rata 2 jam,53 menit naik 1,8% atau naik sekitar 3 menit, media social melalui
perangkat manapun selama rata-rata 3 jam 18 menit, mendengarkan music selama
rata-rata 1 jam 37 menit, dan bermain game dengan rata-rata 1 jam 15 menit.
32
Page 60
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Gambar 4 Waktu Orang Indonesia Mengakses Media Digital (2023)
Sumber: We Are Social
Dalam akses ke media digital, beberapa situs web yang sering dikunjungi meliputi
Google.com, Youtube.com, Facebook.com, Instagram.com, Twitter.com, dan
lainnya menurut penilaian dari Similarweb. Pengguna internet di Indonesia memiliki
berbagai alasan utama, seperti mencari informasi (83,2%), menemukan ide baru
(73,2%), berhubungan dengan teman dan keluarga (73,0%), mengisi waktu luang
(65,3%), mengikuti berita (63,9%), menonton video, TV, dan film (61,3%), serta
alasan lainnya.
Gambar 5 Alasan Utama Orang di Indonesia Menggunakan Internet (2023)
Sumber: We Are Social
33
Page 61
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Maka dari itu, perkembangan teknologi digital di Indonesia akan memberikan
potensi besar bagi perusahaan seperti Infinity untuk terus berkembang dengan
menghadirkan konten yang relevan dan menarik.
3.1.2.2 F&B
Jumlah usaha penyedia makan minum skala menengah besar pada tahun 2022
tercatat sebanyak 10.900 usaha, atau tumbuh sebesar 20,76 persen dibandingkan
pada tahun 2021. Sebagian besar usaha penyedia makan minum skala menengah
besar berlokasi di kawasan mall/pertokoan sebesar 50,44 persen. Usaha penyedia
makan minum tercatat tidak terlalu banyak berada di lokasi hotel, sebanyak 1,38
persen. Selain itu, usaha penyedia makan minum yang berlokasi di kawasan
lainnya, kawasan industri, pusat kuliner dan kawasan wisata (obyek wisata)
masing-masing sebanyak 19,85 persen, 16,02 persen, 8,03 persen, dan 4,28
persen.
Tabel 9 Jumlah Usaha Penyedia Makan Minum Skala Menengah Besar Menurut
Provinsi dan Jenis Usaha, 2022
Sumber: BPS
34
Page 62
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Gambar 6 Presentase Banyaknya Usaha Penyedia Makan Minum Skala Menengah
Besar Menurut Lokasi Usaha, 2022
Sumber: BPS
Pendapatan usaha penyedia makan minum berskala menengah dan besar terdiri
dari pendapatan utama dan pendapatan lainnya. Pendapatan utama diperoleh dari
penjualan makanan, penjualan minuman, penjualan rokok, serta paket makanan
dan minuman. 99,07 persen pendapatan usaha berasal dari pendapatan utama.
Sementara itu, pendapatan lainnya hanya menyumbang 0,93 persen dari total
pendapatan. Selain itu, Rata-rata kapasitas tempat duduk yang tersedia dalam
usaha penyedia makan minum pada tahun 2022 mencapai 66 tempat duduk.
Pendapatan lainnya diantaranya diperoleh dari menyewakan gedung/ruangan,
menyewakan listrik, keuntungan dari penjualan barang/ bahan baku, menyewakan
mesin, kendaraan, royalti/deviden, dan waralaba yang diterima. Provinsi Sulawesi
Barat mempunyai rata-rata pendapatan usaha penyedia makan minum terbesar
yaitu sebesar 10,95 miliar diikuti Provinsi Sumatera Utara sebesar 8,21 miliar
rupiah per tahun. Sementara rata-rata pendapatan terendah di Provinsi DKI Jakarta
dan Nusa Tenggara Timur dengan rata-rata pendapatan sebesar 50 juta rupiah per
tahun.
35
Page 63
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Tabel 10 Rata-rata Jumlah Pekerja, Pendapatan, dan Tempat Duduk Tersedia
Usaha Penyedia Makan Minum Skala Menengah Besar menurut Provinsi, 2022
Sumber: BPS
Dalam rangka meningkatkan omset usaha, berbagai sarana promosi digunakan
oleh usaha penyedia makan minum untuk memasarkan jasa dan produknya. Seiring
dengan perkembangan zaman, maka sarana promosi yang paling banyak
digunakan adalah media online. Sebanyak 68,66 persen usaha memanfaatkan
media online untuk mempromosikan usaha atau produk makanannya. Media
lainnya yang dianggap cukup efektif adalah menggunakan spanduk /billboard
(38,25 persen). Selain itu, beberapa usaha juga masih menggunakan brosur (21,67
persen), media lainnya (18,74 persen), televisi/radio (6,48 persen), serta surat
kabar/majalah (4,08 persen).
36
Page 64
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Gambar 7 Persentase Penggunaan Sarana Promosi pada Usaha Penyedia Makan
Minum Skala Menengah Besar, 2022
Sumber: BPS
Saat ini, manusia hidup di era digital dimana teknologi dan internet menjadi sangat
penting dan mudah diakses dalam kehidupan sehari-hari di berbagai bidang,
seperti pendidikan, komunikasi, transportasi, bahkan bisnis. Usaha penyedia
makan minum juga ikut memanfaatkan teknologi dan internet dalam melakukan
penjualannya. Hal ini terlihat dengan sebagian besar usaha penyedia makan minum
telah melakukan penjualan secara online, yaitu sebesar 86,86 persen. Sementara
itu, hanya 13,14 persen usaha yang belum melakukan penjualan secara online.
Sarana yang banyak digunakan dalam penjualan secara online adalah layanan
pemesanan yang dilakukan pihak ketiga sebesar 48,23 persen, melalui media
sosial yaitu sebesar 36,58 persen. Selanjutnya diikuti dengan penjualan secara
pesan instan sebesar 20,82 persen. Di sisi lain, penjualan melalui website hanya
sebesar 11,35 persen.
Gambar 8 Persentase Sarana Penjualan Secara Online pada Usaha Penyedia Makan
Minum Skala Menengah Besar, 202
Sumber: BPS
Usaha penyedia makan minum yang melakukan penjualan secara online
mempunyai beberapa cara dalam pengirimannya, yang terbanyak pengiriman
menggunakan jasa kurir online sebesar 70,50 persen. Selanjutnya diikuti oleh
37
Page 65
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
pengambilan pesanan pada titik/toko sebanyak 18,19 persen. Cara pengiriman
yang lain adalah pengiriman langsung oleh penjual dan pengiriman menggunakan
jasa kurir, masing-masing sebesar 16,00 persen dan 14,80 persen. Penjualan
makanan/minuman secara online juga dapat dilakukan melalui aplikasi. Aplikasi
ini digunakan oleh pembeli untuk memesan makanan/minuman yang mereka
inginkan. Adapun aplikasi yang biasanya digunakan adalah GoFood, GrabFood, dan
Lainnya ShopeeFood, Traveloka Eats, Kulina, dan lain-lain). Banyaknya
makanan/minuman yang terjual secara online pada usaha penyedia makan minum
melalui GrabFood sebesar 43,59 persen, GoFood 35,89 persen, dan Lainnya 20,52
persen. Namun, Porsi penjualan terbesar adalah dikonsumsi di tempat, yaitu
mencapai 54,34 persen. Sementara yang dibawa pulang oleh konsumen/pelanggan
dan melalui delivery order sebesar 26,54 persen. Sedangkan, melalui online
sebesar 19,12 persen.
Tabel 11 Persentase Banyaknya Porsi yang Dipesan pada Usaha Penyedia Makan
Minum Skala Menengah Besar menurut Provinsi dan Tempat Mengkonsumsi, 2022
Sumber: BPS
38
Page 66
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
3.1.3 Kesinambungan
3.1.3.1 Media
Sebagai perusahaan yang akan fokus pada pembuatan konten berbasis video,
Infinity memiliki rencana untuk menciptakan konten-konten inovatif melalui
channel-channel yang dihasilkan, dikelola dan dimiliki sendiri seperti HahaHihi
Channel, Prambors Digital, dan Femina Channel. Dengan keberanian untuk
memproduksi konten sendiri, Infinity mengejar visi untuk menjadi pemimpin
dalam menciptakan konten yang relevan dan menarik di dunia digital.
Selain itu, dalam upaya untuk meningkatkan kapabilitas dan kemandirian, Infinity
memiliki rencana untuk memiliki production warehouse and facilities sendiri.
Keberadaan fasilitas produksi yang dimiliki sendiri dapat memberikan kontrol lebih
besar terhadap proses produksi dan meningkatkan efisiensi operasional secara
keseluruhan.
Tidak hanya itu, Infinity juga memiliki visi untuk membangun school of production
sebagai langkah ke depan. Dengan mendirikan sekolah produksi, Infinity berharap
dapat menjadi pusat pelatihan bagi individu yang tertarik dan berbakat di bidang
produksi konten. Langkah ini tidak hanya mendukung perkembangan industri
kreatif, tetapi juga membuka peluang baru bagi Infinity untuk terlibat dalam
pendidikan dan membangun ekosistem produksi konten yang berkelanjutan.
Keseluruhan rencana ini mencerminkan komitmen Infinity untuk terus berkembang
dan memberikan dampak positif pada industri serta komunitas yang dilayani.
3.1.3.2 F&B
Sebagai perusahaan F&B, fokus utama perusahaan yang akan didirikan ini adalah
meningkatkan penjualan melalui penyajian makanan dan minuman berkualitas
tinggi dan bervariasi. Rencana masa depan perusahaan akan lebih difokuskan pada
bagaimana menyediakan pengalaman kuliner yang unggul, mempertahankan
kualitas terbaik, dan tetap memberikan variasi menu yang dapat dinikmati oleh
berbagai kalangan. Perusahaan berkomitmen untuk memilih lokasi yang strategis,
memberikan aksesibilitas kepada semua pelanggan potensial. Dalam hal ini,
perusahaan akan tetap mengikuti tren terkini dalam industri, sambil tetap
mempertahankan konsep dasar yang telah menjadi ciri khas perusahaan.
Perusahaan percaya bahwa dengan strategi ini, perusahaan dapat memenuhi
kebutuhan konsumen, meningkatkan penjualan, dan memperkuat posisi
perusahaan dalam pasar F&B yang dinamis.
39
Page 67
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
3.1.4 Potensi Pasar
DEFI berupaya untuk berinvestasi pada perusahaan yang diyakini menawarkan
peluang atau potensi untuk menciptakan nilai tambah melalui subholding investasi
yang akan didirikan. Beberapa industri yang dapat dilihat sebagai sektor yang dapat
menyediakan landasan yang optimal untuk mengambil manfaat atas pertumbuhan
dan pembangunan ekonomi Indonesia yang berkesinambungan adalah termasuk
namun tidak terbatas kepada bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting,
Video, dan Film Production, Industri Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan,
dan Industri Financial Technology. Dalam hal ini, subholding yang akan didirikan
DEFI nantinya bersama PT Brand Media Indonesia (BMI) berencana untuk mendirikan
dan melakukan investasi pada perusahaan bernama Infinity yang bergerak di bidang
Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production. Perusahaan
subholding juga akan melakukan investasi di bidang Hospitality yaitu berupa F&B
(restoran yang berlokasi di Jakarta) dan Perhotelan.
3.1.4.1 Media
Peluang bisnis di bidang komunikasi semakin berkembang seiring dengan
kesadaran akan peran strategis social media dalam proses interaksi dengan
masyarakat, menjadi refleksi dari pemahaman yang melibatkan berbagai pihak,
termasuk perusahaan dan organisasi komersial. Keberadaan social media diakui
sebagai jendela utama untuk berkomunikasi dengan konsumen. Sejalan dengan
itu, kebutuhan akan konten yang baik dan konsisten menjadi prioritas utama dalam
menjalankan komunikasi efektif kepada masyarakat.
Namun, tantangan muncul karena kemampuan perusahaan dan organisasi dalam
memproduksi konten yang baik secara berkelanjutan terbatas. Inilah yang
menciptakan peluang bisnis menarik bagi Infinity, yang memanfaatkan tenaga
produksi berpengalaman dalam bidang Broadcasting, Video, dan Film Production.
Dalam konteks ini, kebutuhan pasar yang signifikan menjadi pemicu utama dalam
mengidentifikasi peluang bisnis yang menjanjikan.
Melihat ketidakseimbangan antara kebutuhan besar di masyarakat dengan
keterbatasan penyedia layanan yang mampu memenuhi standar tinggi, Infinity
memposisikan diri sebagai solusi yang komprehensif. Penekanan pada produksi
konten yang berkualitas dan konsisten menjadi landasan strategi bisnis Infinity.
3.1.4.2 F&B
Makanan dan minuman merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dihindari
oleh manusia. Dalam setiap situasi ekonomi, permintaan terhadap makanan dan
minuman tetap konsisten. Fenomena ini mengukuhkan industri F&B sebagai sektor
40
Page 68
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
yang relatif stabil dan mampu menghasilkan pendapatan secara
berkesinambungan. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri F&B, dapat
dilihat bahwa sektor ini memiliki keterkaitan yang erat dengan sektor-sektor lain
seperti pariwisata, pertanian, perikanan, dan industri kreatif. Sebagai contoh,
restoran dan kafe sering kali mengandalkan bahan baku lokal dari sektor pertanian
dan perikanan, memberikan dampak positif pada pertumbuhan sektor-sektor
terkait serta menciptakan peluang bisnis yang saling mendukung. Melalui analisis
ini, jelas bahwa peluang di sektor F&B memiliki potensi besar. Oleh karena itu,
pemahaman mendalam terhadap dinamika keterkaitan ini dapat menjadi landasan
strategis untuk pengembangan bisnis yang berkelanjutan dan kontributif terhadap
pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
3.1.5 Sasaran
3.1.5.1 Media
Infinity mengeksplorasi peluang industri media yang melibatkan beberapa segmen
pasar yang menjanjikan. Pertama, Infinity menyasar pasar penyedia konten atau
Content Creator. Dengan pergeseran teknologi siaran dari sistem analog ke sistem
digital, terjadi peningkatan jumlah saluran televisi yang dapat dinikmati secara
gratis oleh masyarakat. Hal ini mendorong banyak stasiun televisi untuk
berkolaborasi dengan penyedia konten daripada membangun sistem produksi
internal yang besar dan mahal. Infinity melihat kesempatan untuk menjadi mitra
bagi stasiun televisi dalam menyediakan konten berkualitas dengan dukungan tim
produksi yang berpengalaman.
Kemudian, segmen pasar video production tetap menjadi kebutuhan besar bagi
banyak perusahaan. Produksi video menjadi sarana yang efektif untuk menarik
perhatian konsumen terhadap pesan dan produk perusahaan. Infinity mengambil
peran penting dalam memenuhi kebutuhan ini dengan memberikan layanan
produksi video yang kreatif dan berkualitas.
Selain itu, Infinity juga merambah ke pasar platform OTT (Over-The-Top) - siaran
televisi berbasis internet. Terutama selama masa pandemi COVID-19, dimana
banyak orang terbatas keluar rumah, tayangan melalui platform seperti Netflix,
Viu, Vidio, Mola, Sea Today, dan lainnya menjadi pilihan utama hiburan Masyarakat.
Infinity melihat kebutuhan untuk menghasilkan konten yang relevan dan menarik
untuk platform-platform ini sebagai peluang strategis.
Dengan pengalaman tenaga produksi yang sudah terbiasa memproduksi program-
program untuk televisi Free to Air, Infinity melihat bahwa kebutuhan akan SDM
berpengalaman dalam tiga bidang tersebut terus meningkat, sementara
ketersediaannya terbatas. Oleh karena itu, Infinity mengidentifikasi kebutuhan
41
Page 69
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
pasar ini sebagai peluang utama dalam membangun dan mengembangkan
usahanya. Dengan pendekatan ini, Infinity berharap dapat menjadi pemain kunci
dalam memenuhi kebutuhan beragam di industri media yang terus berkembang.
3.1.5.2 F&B
Perusahaan F&B yang juga akan diinvestasikan oleh subholding milik DEFI memiliki
fokus pasar pada segmen industri F&B, yang dianggap sebagai sektor esensial dan
tak terhindarkan dalam kehidupan sehari-hari. Kebutuhan pokok akan makanan
dan minuman tetap konsisten bahkan dalam berbagai situasi ekonomi, menjadikan
industri ini sebagai sektor yang stabil dan berpotensi untuk menghasilkan
pendapatan yang terus-menerus. Oleh karena itu, target pasar perusahaan F&B
bersifat universal yang mencakup berbagai lapisan masyarakat. Adapun
spesifikasinya dapat diadaptasi sesuai dengan produk dan layanan yang dihasilkan,
seperti restoran khusus masakan tradisional indonesia, masakan China, Jepang,
atau Barat. Dengan memahami preferensi konsumen, perusahaan dapat
menyesuaikan strategi pemasaran untuk mencapai keberhasilan yang lebih besar.
Sebagai contoh, Food Vlogger atau Reviewer Makanan diidentifikasi sebagai target
strategis untuk meningkatkan branding perusahaan F&B melalui promosi dan kerja
sama. Dengan pendekatan ini, perusahaan bertujuan untuk memperluas cakupan
pasar dan memperkuat posisinya di industri yang dinamis ini.
3.1.6 Potensi Nilai Pasar
3.1.6.1 Media
Berdasarkan rencana Investasi, Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai dengan
2028, Infinity diperkirakan memperoleh laba. Pada tahun 2024, Infinity
diperkirakan memperoleh laba sebesar Rp539,64 Juta. Selanjutnya, laba Infinity
diperkirakan kembali meningkat pada tahun 2025 sampai pada tahun 2028
menjadi sebesar Rp736,51 juta pada tahun 2025, Rp894,99 juta pada tahun 2026,
Rp1,00 miliar pada tahun 2027 dan Rp1,16 miliar pada tahun 2028. Atas adanya
kontribusi laba usaha dari rencana investasi subholding yang akan didirikan oleh
DEFI, menjadi potensi penambahan pada nilai pasar bagi Infinity.
3.1.6.2 F&B
Berdasarkan rencana Investasi, Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai dengan
2028, Perusahaan F&B diperkirakan memperoleh laba. Pada tahun 2024,
diperkirakan memperoleh laba sebesar Rp608,46 juta. Selanjutnya, laba kembali
meningkat pada tahun 2025 sampai pada tahun 2028 menjadi sebesar Rp912,26
juta pada tahun 2025, Rp911,57 juta pada tahun 2026, Rp914,79 juta pada tahun
2027 dan Rp922,11 juta pada tahun 2028. Atas adanya kontribusi laba usaha dari
42
Page 70
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
rencana investasi subholding yang akan didirikan oleh DEFI, menjadi potensi
penambahan pada nilai pasar bagi Infinity dan perusahaan F&B.
3.2 Pesaing Usaha
3.2.1 Media
Meskipun Infinity belum memiliki pesaing yang melakukan bidang usaha yang sama
dan sebanding, penting untuk terus memantau perkembangan dan strategi
perusahaan sektor serupa di pasar modal. Hal ini dapat membantu Infinity dalam
merancang strategi bisnisnya dan tetap kompetitif dalam industri hiburan dan
sebagai produsen konten. Sementara itu, untuk Kompetitor yang perlu diwaspadai
oleh Infinity adalah Perusahaan yang melakukan produksi In-House di media
apapun, Perusahaan rumah produksi lainnya dan juga Produksi In-House dari rumah
produksi lainnya.
Saat ini, di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat beberapa perusahaan yang terdaftar
dan bergerak dalam industri media serta hiburan & film seperti dalam tabel di bawah
ini:
Tabel 12 Perusahaan Pesaing Industri Media Yang Tercatat di BEI
No. Kode Nama Perusahaan Alamat
1 DIGI PT Arkadia Digital Media Sahid Sudirman Center LT. 19 Unit B - C
Tbk Jl. Jend. Sudirman No. 86 RT/RW. 010/011
Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat
2 MSIN PT. MNC Digital MNC Pictures Building, MNC Studios Complex
Entertainment Tbk Jalan Raya Perjuangan No. 1 Kebon Jeruk,
Jakarta Barat
3 BMTR PT Global Mediacom Tbk MNC Tower, Lantai 27 Jalan Kebon Sirih No.
17-19, Jakarta Pusat
4 FILM PT MD Pictures Tbk MD Place, Tower 1, 9th Floor, Jl. Setiabudi
Selatan No. 7, Jakarta Selatan
5 SCMA PT Surya Citra Media Tbk SCTV Tower, 18th Floor, Jl. Asia Afrika Lot 19,
Senayan City, Jakarta Selatan
6 MNCN PT Media Nusantara Citra MNC Tower, 26th Floor, Jl. Kebon Sirih Kav. 17,
Tbk Menteng, Jakarta Pusat
7 NETV PT Net Visi Media Tbk Graha Mitra, 4th Floor, Jl. Jend. Gatot Subroto
Kav. 21 Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta
Selatan
8 VIVA PT Visi Media Asia Tbk The Convergence Indonesia, 30th Floor,
Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. H.R. Rasuna
Said, Jakarta Selatan
9 FORU PT Fortune Indonesia Tbk Gedung Galaktika, Jl. Harsono R.M. No 2,
Ragunan, Jakarta Selatan
43
Page 71
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
3.2.2 F&B
Sementara itu, sebagai perusahaan di industri F&B, dapat disadari bahwa persaingan
dengan perusahaan sebanding tidak terhindarkan. Meskipun demikian, hal ini dapat
dipandang sebagai sebuah aspek penting yang memotivasi untuk terus memantau
perkembangan dan menjalankan strategi perusahaan dalam sektor yang sama.
Pemantauan ini menjadi landasan untuk memperbaiki kinerja dan inovasi agar dapat
bersaing secara efektif. Dengan pemahaman yang mendalam terhadap dinamika
industri ini, perusahaan berkemungkinan dapat menciptakan nilai tambah yang
signifikan bagi pelanggannya. Pendekatan ini dapat membantu perusahaan tetap
relevan di pasar yang kompetitif, sekaligus memastikan bahwa perusahaan terus
menjadi pilihan utama bagi konsumen.
Saat ini, di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat beberapa perusahaan yang terdaftar
dan bergerak dalam industri F&B seperti dalam tabel di bawah ini:
Tabel 13 Perusahaan Pesaing Industri F&B Yang Tercatat di BEI
No. Kode Nama Perusahaan Alamat
1 IBOS PT Indo Boga Sukses Tbk Jl. Raya Randugowang Sarihardjo, Ngaglik,
Sleman Yogyakarta, 55581
2 LUCY PT Lima Dua Lima Tiga Tbk Gedung SCBD Lot 14 Jalan Jend Sudirman Kav
52 - 53 Jakarta Selatan, 12190 Indonesia
3 MAPB PT Map Boga Adiperkasa Sahid Sudirman Center 27th Floor, Jln. Jend.
Tbk Sudirman Kav. 86 Jakarta, 10220 Indonesia
4 ENAK PT Champ Resto Indonesia Jl. Mh. Thamrin 11 , Gedung Sarinah Lt. 12,
Tbk Unit O8 Jakarta Pusat, 10350 Indonesia
5 PZZA PT Sarimelati Kencana Tbk Kel. Menteng Dalam, Kec. Tebet, Jakarta.
12870 Indonesia
6 FAST PT Fast Food Indonesia Tbk Tebet Barat, Jakarta, 12810 Indonesia
7 PTSP PT Pioneerindo Gourmet Jl, Palmerah Utara No, 100 Jakarta Barat,
International Tbk 11480 Indonesia
3.3 Strategi Pemasaran
3.3.1 Media
Infinity akan mengimplementasikan strategi pemasaran yang melibatkan penawaran
jasa dan produk yang dimilikinya kepada media dan agensi periklanan. Pendekatan
ini akan dilakukan melalui pengiriman portofolio yang dimiliki Infinity dan email
kepada pihak-pihak terkait. Selain itu, Infinity juga terbuka untuk menerima
penawaran langsung dari media tertentu yang mungkin tertarik dengan jasa dan
produk yang ditawarkan. Dengan demikian, strategi ini dirancang untuk
membangun kolaborasi efektif dengan berbagai pihak di industri media dan
44
Page 72
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
periklanan, memastikan penyebaran informasi yang maksimal tentang produk dan
jasa Infinity.
3.3.2 F&B
Perusahaan F&B yang akan diinvestasikan oleh subholding DEFI merancang strategi
pemasaran dan penjualan yang fokus pada daya tarik calon pembeli melalui
beragam menu yang dimiliki. Melalui variasi menu yang disediakan, perusahaan
bertujuan untuk memenuhi berbagai selera konsumen dan menciptakan
pengalaman kuliner yang memikat. Selain itu, strategi promosi akan menjadi kunci
dalam meningkatkan branding dan menarik perhatian konsumen. Promosi akan
dilakukan melalui berbagai saluran, termasuk promosi langsung kepada pelanggan
melalui berbagai media, serta melibatkan kolaborasi dengan food vlogger dan
reviewer makanan. Ajakan promosi kepada food vlogger dan reviewer makanan
diharapkan dapat menciptakan eksposur yang lebih luas melalui platform digital,
memperkuat citra merek, dan membangun kredibilitas di mata konsumen. Dengan
demikian, strategi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan penjualan melalui
variasi menu, tetapi juga untuk membangun hubungan positif dengan konsumen
dan meningkatkan kehadiran merek di pasar F&B.
45
Page 73
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
4 KELAYAKAN TEKNIS
4.1 Kapasitas
4.1.1 Media
Dalam mengelola kegiatan usahanya, Infinity akan menjalankan proses produksi
sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya. Jika kapasitas produksi terlalu
berlebihan, Infinity memiliki kebijakan untuk membatasinya. Sebaliknya, ketika
kebutuhan produksi meningkat, Infinity dapat mempertimbangkan perekrutan baru
untuk memperkuat tim inti. Fleksibilitas ini memungkinkan perusahaan untuk
menanggapi fluktuasi kebutuhan produksi dengan cepat dan efisien, sambil
memastikan bahwa kualitas konten tetap terjaga.
Sementara itu, untuk rata-rata konten yang akan diproduksi oleh Infinity dapat
dilihat dari Production Plan Desember 2023 pada berikut ini:
Tabel 14 Production Plan Infinity
Total
Durasi
Episode Durasi Episode
No. Program Channel /Episode
/Minggu (menit) /Bulan
(menit)
/Minggu
GARUDA TV
1 IKN Garuda TV 60 2 120 8
2 Borong Borong Garuda TV 30 2 60 8
3 Belanja Cepet Cepet Garuda TV 30 1 30 4
SEA TODAY
4 Sustainable Living Sea Today 30 1 30 4
5 Teman Maman Sea Today 60 1 60 4
6 Space of Mine Sea Today 30 1 30 4
7 Factory Story Sea Today 30 1 30 4
8 Autoday Sea Today 30 1 30 4
IMI TV
9 IMI Update Youtube IMI TV 12 1 12 4
10 The Profile Youtube IMI TV 12 1 12 4
11 Ngebengkel Youtube IMI TV 12 1 12 4
12 Women on Wheel Youtube IMI TV 12 1 12 4
13 Daily Beater Youtube IMI TV 12 1 12 4
TOTAL TARGET PRODUKSI PER BULAN 450 60
Sumber: Infinity
Pada production plan tersebut, dapat dilihat bahwa target produksi per minggu
Infinity adalah 450 menit atau sama dengan 7 jam 30 menit total durasi. Bila
dihitung berdasarkan episode, target production plan mencapai 60 Episode per
bulan. Terdapat 3 program yang dibuat untuk Garuda TV dengan target produksi
46
Page 74
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
sebanyak 5 episode per minggu dengan total durasi 210 menit. Sementara itu,
terdapat 5 program untuk Sea Today dengan target produksi 5 Episode per minggu
dengan total durasi 180 menit. Kemudian, terdapat 5 Program untuk IMI TV dengan
target produksi 5 Episode per minggu dengan total durasi 60 menit.
Dengan target Production Plan tersebut, akan berdampak pada keberlangsungan
operasional Infinity. Kemudian, hal ini juga akan berdampak pada pendapatan
Infinity yang akan dibentuk yang pada akhirnya akan menguntungkan bagi para
pemegang saham.
4.1.2 F&B
Dalam rangka pendirian perusahaan F&B yaitu restoran yang akan berlokasi di
Jakarta, pada perusahaan F&B tersebut, total luas area yang dimiliki adalah seluas
255,28m2 terdiri dari luas area indoor 206,28m2 dan outdoor 49,00m2. Dengan
luasan tersebut dapat diketahui kapasitas kursi mencapai 110 unit. Sementara itu,
waktu operasional restoran dimulai dari pukul 08.00 sampai 24.00. Dengan luas
area yang memadai dan waktu operasional yang panjang, perusahaan F&B ini
memiliki potensi untuk menarik pelanggan dari berbagai lapisan masyarakat dan
menciptakan suasana yang ramai selama jam operasional.
4.2 Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya
4.2.1 Media
Bahan Baku Mentah
Dikarenakan Infinity tidak bergerak di bidang manufaktur, maka Inifinity tidak
terlibat dalam pengolahan bahan baku mentah. Sebagai gantinya, fokus utama
Infinity terletak pada kreativitas dan produksi konten. Dalam proses ini, Infinity akan
mengandalkan talenta-talenta profesional untuk menambah nilai dari setiap konten
yang dihasilkan.
Meskipun tidak melibatkan bahan baku mentah, Infinity tetap memainkan peran
kunci dalam mendapatkan, mengelola, dan mengoptimalkan talenta yang
diperlukan. Infinity akan melakukan kebijakan untuk secara mandiri melakukan
proses perekrutan (hiring) untuk setiap proyek yang dijalankan. Pendekatan ini
menunjukkan komitmen Infinity dalam mendapatkan dan bekerja sama dengan
talent yang sesuai dengan kebutuhan spesifik dari setiap proyek produksi konten.
Dengan tetap melakukan hiring secara independen, Infinity dapat lebih fleksibel dan
dapat menyesuaikan tim kreatifnya dengan kebutuhan dan karakteristik unik dari
setiap proyek, memastikan bahwa konten yang dihasilkan mencerminkan standar
kualitas yang tinggi dan visi kreatif perusahaan.
47
Page 75
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Pekerja dan Ahli Profesional
Dalam hal rencana investasi pada Infinity yang memiliki usaha di bidang Industri
Media yakni Broadcasting, Video, dan Film Production oleh subholding Investasi
yang akan didirikan oleh DEFI bersama-sama dengan PT Brand Media Indonesia
(BMI), Infinity direncanakan akan menyiapkan sumber daya manusia yang terdiri dari
18 pekerja ahli di bidang produksi dan dua kepemimpinan tingkat tinggi, yaitu satu
Direktur Utama dan satu Direktur. Para pekerja tersebut dapat menjadi bagian
integral dari inti operasional Infinity untuk membawa keahlian dan kontribusi
penting dalam kelancaran produksi Perusahaan.
Bapak Bimo Setiawan, selaku Kandidat Direktur Utama Infinity memiliki pengalaman
kerja selama 27 tahun di Kompas Gramedia. Dengan latar belakang sebagai lulusan
Sarjana Ilmu Sosial dan Politik, Jurusan Komunikasi dan Magister Manajemen di
Universitas Indonesia, Bapak Bimo pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis
Gramedia Majalah pada tahun 2006 sampai pada tahun 2010, kemudian menjabat
sebagai Direktur K Vision pada tahun 2016 sampai pada tahun 2017, dan menjabat
sebagai Direktur Utama Kompas TV sejak 2010 sampai pada tahun 2016. Saat ini,
selain menjabat sebagai Direktur Utama pada PT Brand Media Indonesia, Bapak Bimo
juga menjabat sebagai CEO pada PT Mitra Media Integrasi.
Sementara itu, Bapak Teezar selaku Kandidat Direktur Infinity memiliki pengalaman
di bidang motion pictures producer selama 20 tahun. Bapak Teezar adalah lulusan
Institut Kesenian Jakarta Fakultas Film dan Televisi. Bapak Teezar juga memiliki
pengalaman pekerjaan sebagai Technical Producer Fremantle Media pada tahun
1999 sampai 2008, Vice General Manager Kompas TV pada tahun 2010 sampai pada
tahun 2017 dan Direktur PT Brand Media Indonesia dari tahun 2018 sampai saat ini.
Kemudian, Personal Skill yang dimiliki Bapak Teezar juga beragam, yakni Movie
Direktur, Program Direktur, Editor & Colorist, Underwater Videographer dan
sebagainya.
4.2.2 F&B
Bahan Baku Mentah
Bahan baku mentah yang dimiliki atau digunakan oleh perusahaan F&B, terutama
restoran makanan atau minuman, mencakup sejumlah elemen kunci yang menjadi
dasar untuk menyajikan produk akhir yang berkualitas. Beberapa bahan baku
mentah yang dimaksud adalah seperti pada berikut ini:
• Bahan Makanan Utama
Bahan makanan seperti daging, ikan, sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian
menjadi elemen pokok dalam menyusun menu makanan. Restoran mungkin
48
Page 76
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
memiliki penyedia atau pemasok spesifik untuk memastikan ketersediaan
bahan-bahan ini dalam kualitas terbaik.
• Bumbu dan Rempah-rempah
Bumbu dan rempah-rempah merupakan kunci untuk memberikan rasa dan
aroma yang khas pada hidangan. Ini melibatkan penggunaan bahan seperti
garam, merica, bawang putih, jahe, dan rempah-rempah lainnya yang dapat
memperkaya citarasa.
• Produk Olahan
Beberapa restoran mungkin menggunakan produk olahan seperti keju, saus, dan
pasta sebagai bagian dari menu mereka. Pemilihan produk olahan yang
berkualitas tinggi dapat memengaruhi cita rasa dan kesan keseluruhan hidangan.
• Bahan Pengganti dan Alternatif
Dalam mengakomodasi kebutuhan pelanggan dengan preferensi diet atau alergi
tertentu, restoran dapat memiliki stok bahan pengganti atau alternatif seperti
susu nabati, tepung gluten-free, atau produk pengganti lainnya.
• Minuman dan Sirup
Bahan baku minuman seperti kopi, teh, sirup, dan soda merupakan komponen
penting dalam menyusun menu minuman. Pengelolaan stok minuman dengan
baik dapat memastikan ketersediaan variasi minuman yang memenuhi selera
pelanggan.
• Produk Segar
Produk segar seperti susu, telur, dan buah-buahan menjadi unsur vital dalam
menyediakan hidangan atau minuman yang segar dan berkualitas. Pemilihan
penyuplai yang dapat diandalkan untuk produk-produk ini dapat memastikan
keberlanjutan stok.
• Bahan Baku Spesifik Menu
Bergantung pada jenis restoran, bahan baku tertentu mungkin diperlukan untuk
menu khusus. Contohnya, restoran sushi membutuhkan bahan seperti nori, nasi
sushi, dan ikan segar untuk menyajikan hidangan mereka.
Manajemen persediaan dan pemilihan pemasok yang baik adalah faktor kunci dalam
memastikan kualitas dan ketersediaan bahan baku yang diperlukan. Hal ini
membantu restoran untuk tetap beroperasi secara efisien dan memenuhi harapan
pelanggan dalam hal cita rasa dan konsistensi produk.
49
Page 77
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Pekerja dan Ahli Profesional
Terdapat berbagai staff atau sumber daya manusia yang diperlukan untuk
menjalankan operasional secara efektif dan setiap posisi pekerjaan tersebut
berkontribusi pada kesuksesan operasional dan pengalaman pelanggan yang positif
dalam perusahaan F&B. Beberapa diantaranya adalah manajer restoran yang
memiliki peran utama dalam mengelola operasional secara keseluruhan, sementara
chef atau juru masak yang bertanggung jawab atas persiapan menu dan
pengelolaan dapur. Selain itu, pelayan atau waiter/waitress menyajikan makanan
kepada pelanggan, sedangkan kasir menangani transaksi pembayaran. Disisi lain
terdapat staf pemasaran yang bertanggung jawab atas strategi pemasaran,
sementara staf keuangan menangani administrasi keuangan. Sementara itu staf
SDM bertugas dalam melaksanakan rekrutmen, pelatihan, dan manajemen kinerja
karyawan. Kemudian untuk kebersihan terdapat cleaner staff yang menjaga
kebersihan restoran. Disisi lain juga terdapat teknisi atau maintenance staff yang
menjaga peralatan agar beroperasi dengan baik dan security staff yang menjaga
keamanan.
4.3 Proses Produksi
4.3.1 Media
Proses pekerjaan yang akan dilakukan di dalam Infinity dibagi menjadi beberapa
tahapan seperti pada berikut ini:
Gambar 9 Tahapan Proses Produksi dalam Infinity
Ideation & Penulisan
Praproduksi Produksi
Planning skrip
Distribusi dan
Evaluasi Postproduksi
pemasaran
• Ideation and Planning
Proses ideation and planning di Infinity dimulai dengan pihak media memberikan
atau membuat permintaan terkait program atau konten yang diinginkan.
Permintaan tersebut selanjutnya ditangani oleh tim kreatif produksi di dalam
Infinity. Tim kreatif produksi kemudian menyusun sebuah proposal yang mencakup
rincian ide program atau konten beserta dengan fee yang akan dikenakan. Proposal
ini kemudian dikirimkan kembali kepada klien untuk dievaluasi. Apabila kedua
belah pihak, yaitu Infinity dan klien, sepakat dengan proposal tersebut, maka
program atau konten akan mulai dikerjakan oleh Infinity sesuai dengan kontrak
yang telah disepakati sebelumnya.
50
Page 78
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
• Penulisan dan Pengembangan Skrip
− Penulisan Skrip: Menulis naskah atau skrip yang akan digunakan dalam produksi
yaitu mencakup dialog, adegan, dan arahan bagi pemeran dan kru produksi.
− Pengembangan Skrip: Diskusi lebih lanjut dan revisi skrip untuk memastikan
pesan dan cerita yang ingin disampaikan sesuai dengan visi produksi.
• Praproduksi
− Pemilihan Pemeran: Jika ada pemeran yang dibutuhkan, Infinity melakukan
audisi dan pemilihan aktor yang sesuai dengan karakter.
− Pemilihan Lokasi: Menentukan dan mengamankan lokasi pengambilan gambar.
− Perizinan dan Izin: Mendapatkan izin dan perizinan yang diperlukan untuk
pengambilan gambar di lokasi tertentu.
− Penyusunan Jadwal: Menjadwalkan kegiatan produksi, termasuk pengambilan
gambar, latihan, dan waktu istirahat.
• Produksi
− Pengambilan Gambar: Proses perekaman adegan sesuai dengan skrip
menggunakan kamera dan peralatan produksi lainnya.
− Pencahayaan dan Suara: Memastikan pencahayaan yang baik dan kualitas suara
yang jelas selama pengambilan gambar.
− Koreografi dan Pemandu Acara: Untuk beberapa jenis konten, seperti program
realitas atau acara berbasis hiburan, mungkin akan melibatkan pemandu acara
atau koreografi tertentu.
• Postproduksi
− Pemilihan dan Pengeditan: Memilih materi terbaik dan mengeditnya sesuai
dengan skrip, yaitu mencakup cutting, penyusunan, dan penyesuaian lainnya.
− Efek Visual dan Suara: Menambahkan efek visual dan suara yang diperlukan
untuk meningkatkan kualitas konten.
− Penyusunan Musik: Menambahkan musik latar sesuai dengan suasana yang
diinginkan.
• Distribusi dan Pemasaran
− Distribusi: Mengunggah konten ke platform TV atau YouTube.
− Pemasaran: Mempromosikan konten melalui media sosial, iklan, atau kampanye
pemasaran lainnya untuk menarik perhatian penonton.
• Evaluasi
− Analisis Kinerja: Mengevaluasi kinerja konten berdasarkan jumlah penonton,
umpan balik, dan metrik lainnya.
− Pelatihan untuk Perbaikan: Menggunakan pelajaran dari produksi sebelumnya
untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik konten di masa depan.
51
Page 79
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Proses produksi dapat bervariasi tergantung pada jenis konten, ukuran produksi,
dan platform yang digunakan. Selain itu, konten YouTube mungkin melibatkan
elemen interaksi lebih langsung dengan audiens melalui komentar dan feedback
langsung.
4.3.2 F&B
Proses pekerjaan yang terjadi di perusahaan F&B dibagi menjadi beberapa tahapan
seperti pada berikut ini:
Gambar 10 Tahapan Proses Produksi dalam Perusahaan F&B
Perencanaan Pengadaan Penyimpanan dan Pra-
Menu Bahan Baku Manajemen Persediaan persiapan
Penyajian dan
Pengiriman Pengolahan
Penataan Hidangan
Pembersihan dan
Evaluasi
Perawatan Peralatan
Tahapan produksi dalam industri F&B, terutama dalam konteks restoran, melibatkan
serangkaian langkah yang mencakup persiapan, pengolahan, penyajian, hingga
pengantaran produk kepada pelanggan. Berikut adalah tahapan-tahapan tersebut:
• Perencanaan Menu
Tahap awal produksi melibatkan perencanaan menu, termasuk pemilihan
hidangan dan minuman yang akan disajikan. Restoran harus mempertimbangkan
keberagaman, kepopuleran, dan biaya bahan baku.
• Pengadaan Bahan Baku
Setelah menu ditetapkan, langkah berikutnya adalah pengadaan bahan baku.
Restoran bekerjasama dengan pemasok atau distributor untuk mendapatkan
bahan makanan dan minuman yang dibutuhkan.
• Penyimpanan dan Manajemen
Bahan baku yang telah diterima disimpan dengan benar dan dikelola dalam
persediaan. Tahap ini melibatkan pemantauan tanggal kedaluwarsa, rotasi stok,
dan penggunaan sistem manajemen persediaan untuk mengoptimalkan efisiensi.
• Pra-persiapan
Pra-persiapan melibatkan pekerjaan-pekerjaan awal dalam menyiapkan
hidangan seperti mencuci, memotong, dan menyiapkan bahan-bahan dasar
sebelum memasuki tahap pengolahan utama. Hal ini membantu meningkatkan
efisiensi selama waktu layanan.
52
Page 80
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
• Pengolahan
Tahap ini mencakup pengolahan bahan mentah menjadi hidangan jadi. Aktivitas
ini melibatkan proses memasak, pemanggangan, dan pengolahan lainnya sesuai
dengan resep dan standar restoran.
• Penyajian dan Penataan Hidangan
Setelah hidangan selesai diproses, langkah berikutnya adalah penyajian. Tahap
ini melibatkan penataan hidangan di piring atau tempat penyajian dengan
estetika yang menarik sesuai dengan konsep restoran.
• Pengiriman
Jika restoran menyediakan layanan pengiriman, tahap ini melibatkan proses
pemesanan, pengemasan, dan pengantaran produk kepada pelanggan. Proses ini
semakin relevan dengan pertumbuhan layanan pesan antar makanan.
• Pembersihan dan Perawatan Peralatan
Setelah semua hidangan disajikan dan pelanggan meninggalkan restoran, tahap
pembersihan dan perawatan peralatan yang telah digunakan mulai dilaksanakan.
Tahap ini mencakup kegiatan sepeti membersihkan dapur, peralatan masak, dan
tempat makan.
• Evaluasi Kinerja
Setelah selesai operasional, restoran dapat melakukan evaluasi kinerja untuk
memahami sejauh mana menu yang dihidangkan telah berhasil, kemudian
mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki, dan merencanakan perubahan
atau inovasi menu ke depannya.
Tahapan-tahapan ini berkontribusi pada keseluruhan pengalaman pelanggan dan
keberhasilan operasional restoran. Pengelolaan yang efektif dari setiap tahap
produksi dapat meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan biaya, dan menjaga
kualitas produk yang dihasilkan.
53
Page 81
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
5 KELAYAKAN POLA BISNIS
5.1 Keunggulan Kompetitif
5.1.1 Media
DEFI, sebuah perusahaan investasi yang sebelumnya berfokus di industri
pembiayaan sejak tahun 1995, kini tengah mengalami transformasi sebagai
perusahaan investasi. Dalam upayanya di bidang investasi, DEFI berencana untuk
melakukan pendirian subholding investasi bidang aneka industri dan bersama BMI
akan mendirikan perusahaan bernama Infinity yang bergerak di bidang Industri
Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production serta melakukan
investasi dibidang Hospitality yaitu berupa F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta)
dan Perhotelan.
Infinity akan dikenal atas kegiatan usahanya dalam industri media dengan beberapa
kelebihan. Kelebihan yang dimiliki oleh Infinity terletak pada tim yang akan mengisi
produksi, dimana mereka memiliki pengalaman yang luas dalam ranah production
house. Seluruh staf intinya dianggap sebagai ahli di bidangnya masing-masing,
menciptakan fondasi yang kokoh untuk kelancaran operasional dan penghasilan
konten berkualitas tinggi.
Tidak hanya itu, Infinity juga memperoleh keunggulan sebab masih sedikitnya
pesaing yang memiliki kegiatan usaha yang serupa secara persis. Hal ini
memberikan Infinity posisi unik dalam industri, memungkinkan perusahaan untuk
menonjolkan diri dan menguasai pasar dengan lebih baik.
Dengan rencana investasi dari subholding yang akan didirikan oleh DEFI, diharapkan
Infinity dapat memanfaatkan keunggulan-keunggulan tersebut untuk terus
berkembang dan mengukuhkan posisinya sebagai pemain kunci dalam industri
media.
5.1.2 F&B
Perusahaan F&B yaang akan diinvestasikan oleh subholding milik DEFI dapat
memiliki sejumlah keunggulan kompetitif yang beragam untuk membedakannya
dari pesaing di berbagai sektor. Keunggulan-keunggulan tersebut dapat meliputi
inovasi-inovasi menu yang kreatif dan unik, bahkan pengalaman kuliner yang baik
untuk pelanggan. Selain itu, keberlanjutan dan kesadaran lingkungan dalam sumber
daya bahan baku dan pengemasan dapat menjadi faktor diferensiasi. Sementara itu
perusahaan yang melakukan penerapan teknologi dalam pemesanan online, layanan
pengiriman, atau customer experience yang terhubung dapat meningkatkan daya
saing. Manajemen persediaan yang efisien dan kolaborasi dengan pemasok
54
Page 82
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
berkualitas juga dapat memberikan keunggulan operasional. Selain itu, fokus pada
layanan pelanggan yang berkualitas tinggi dan strategi pemasaran yang baik,
termasuk bekerjasama dengan influencer kuliner atau food blogger, dapat
meningkatkan branding perusahaan.
5.2 Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk
5.2.1 Media
Meskipun terdapat pesaing yang memiliki kemungkinan untuk memasuki bidang
usaha yang sama, Perusahaan-perusahaan tersebut mungkin memiliki kendala atau
hambatan saat memasuki bidang usaha yang sama tanpa memiliki keunggulan
khusus. Jika Perusahaan-perusahaan lain dalam bidang usaha yang sama memiliki
tenaga profesional yang sangat berbakat dan berpengalaman, sulit bagi pesaing
baru untuk meniru tingkat kualitas dan kreativitas yang sama.
Selain itu, hubungan strategis dengan mitra atau vendor kunci juga dapat menjadi
penghambat untuk Perusahaan pesaing, karena jika Perusahaan-perusahaan lain
yang sudah lama berkecimpung dalam bidang usaha yang sama memiliki kemitraan
eksklusif atau akses ke sumber daya yang sulit dicapai oleh pesaing, maka pesaing
mungkin akan mengalami hambatan. Selain itu, faktor pendanaan juga menjadi
salah satu faktor penting dalam Perusahaan yang bergerak dalam produksi video
ataupun perfilman karena budget yang dikeluarkan tidaklah sedikit.
5.2.2 F&B
Kemungkinan pesaing untuk meniru produk dalam bidang usaha ini cukup besar,
dimana saat ini hampir semua industri F&B memiliki menu makanan yang bervariatif
bahkan sampai pada menu dengan spesifikasi khusus. Selain itu, beberapa
perusahaan F&B sudah menggunakan media online dalam aktivitas usahanya.
Risiko adanya barang yang ditiru merupakan risiko yang melekat pada Perseroan.
Kemampuan pesaing untuk meniru produk memang tidak dapat dihindari, hal
tersebut membuat usaha menjadi sangat kompetitif. Upaya mitigasi yang dapat
dilakukan oleh Perseroan diantaranya sebagai berikut:
• Miliki ciri khas dan pertahankan kualitas;
• Terus melakukan perbaikan dan inovasi produk;
• Bangun dan perkuat loyalitas merek.
55
Page 83
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
5.3 Kemampuan untuk Menciptakan Nilai
DEFI dalam menjalankan kegiatan usaha akan mendirikan subholding Investasi yang
akan melakukan investasi bidang aneka industri termasuk namun tidak terbatas
kepada bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film
Production, Industri Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan, dan Industri
Financial Technology. Industri tersebut dinilai memiliki prospek usaha yang cukup
baik dengan melihat perkembangan pertumbuhan industri, potensi cerukan pasar,
dan ketersediaan sumber daya. Dalam hal ini subholding yang akan didirikan DEFI
akan mendirikan dan berinvestasi pada perusahaan bernama Infinity dan
perusahaan F&B yaitu restoran yang akan berlokasi di Jakarta, yang dipercaya
memiliki potensi usaha yang cukup baik. Hal ini tentu saja memberikan peluang
yang besar bagi DEFI dalam mengembangkan dan mempertahankan kelangsungan
usaha perusahaan. Sehingga DEFI mendapatkan kemampuan untuk menciptakan
nilai, diantaranya sebagai berikut:
1. Kegiatan usaha baru;
2. Mendapat sumber pendapatan baru;
3. Meningkatkan kinerja keuangan DEFI.
Ketiga hal di atas dapat memberikan kontribusi yang positif dan nilai tambah bagi
DEFI.
56
Page 84
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
6 KELAYAKAN MODEL MANAJEMEN
6.1 Ketersediaan Tenaga Kerja
Dalam hal rencana investasi DEFI pada Infinity, Infinity direncanakan akan
menyiapkan sumber daya manusia yang terdiri dari 18 pekerja ahli di bidang
produksi dan dua kepemimpinan tingkat tinggi, yaitu satu Direktur Utama dan satu
Direktur. Para pekerja tersebut dapat menjadi bagian integral dari inti operasional
Infinity untuk membawa keahlian dan kontribusi penting dalam kelancaran produksi
Perusahaan.
Sementara itu, sebagai perusahaan F&B terdapat berbagai staff atau sumber daya
manusia yang diperlukan untuk menjalankan operasional perusahaan F&B secara
efektif dan setiap posisi pekerjaan tersebut berkontribusi pada kesuksesan
operasional dan pengalaman pelanggan yang positif dalam perusahaan F&B.
Beberapa diantaranya adalah manajer restoran, chef atau juru, pelayan atau
waiter/waitress, kasir, staf pemasaran, staf keuangan, staf SDM, cleaner staff,
maintenance staff, dan security staff.
6.2 Manajemen Kekayaan Intelektual
Dalam rencana DEFI yang akan mendirikan subholding investasi bidang aneka
industri dan akan berinvestasi pada bidang Industri Media yaitu berupa
Broadcasting, Video, dan Film Production, Industri Hospitality yaitu berupa F&B dan
Perhotelan, dan Industri Financial Technology, menjadi hal yang krusial untuk
melindungi, mempertahankan, dan mengembangkan kekayaan intelektual, hak
cipta, maupun merek dagang yang akan dimiliki oleh perusahaan. Upaya yang dapat
dilakukan perusahaan untuk melaksanakan manajemen kekayaan intelektual
diantaranya mencatatkan hak cipta, merek dagang dan paten secara hukum,
mengembangkan kebijakan dan prosedur internal untuk melindungi maupun
menggunakan atau menyebarluaskan kekayaan intelektual yang dimiliki, melakukan
pengawasan terhadap pelanggaran kekayaan intelektual, serta melakukan inovasi
dan pengembangan berkelanjutan dalam memperkaya portofolio kekayaan
intelektual.
6.3 Manajemen Risiko
DEFI memahami bahwa dalam investasi usaha, subholding yang akan didirikan oleh
DEFI berhadapan dengan risiko-risiko potensial yang dapat berdampak buruk pada
performa Perusahaan, terutama pada Perusahaan yang akan didirikan dan
diinvestasikan yaitu Infinity bersama dengan BMI serta perusahaan F&B yaitu
restoran yang akan berlokasi di Jakarta.
57
Page 85
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
6.3.1 Media
Dibawah ini adalah risiko-risiko potensial dan mitigasi yang dapat dilakukan pada
Infinity:
1. Risiko Kreativitas dan Inovasi
Kehilangan kreativitas dapat menghambat kemampuan perseroan untuk
memproduksi konten yang menarik. Untuk mengatasi risiko ini, perusahaan
perlu fokus pada pengembangan tim kreatif yang beragam, memastikan adanya
ruang untuk brainstorming secara rutin, dan mendorong kolaborasi di antara
anggota tim untuk mempertahankan kreativitas yang tinggi.
2. Risiko Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
Pelanggaran hak cipta atau klaim HKI dapat mengakibatkan konsekuensi hukum
dan kerugian finansial. Mitigasi risiko dapat dilakukan melalui audit HKI rutin,
dokumentasi yang cermat terkait kepemilikan intelektual, dan pengaturan
kontrak yang jelas dengan karyawan dan eksternal yang mencakup hak HKI.
3. Risiko Produksi dan Distribusi
Gangguan dalam proses produksi, seperti kegagalan peralatan atau masalah
teknis, dapat menyebabkan penundaan dalam penyediaan konten. Dengan
Melakukan pemeliharaan rutin pada peralatan, memiliki peralatan cadangan,
dan merencanakan rencana darurat untuk mengatasi gangguan teknis,
perusahaan dapat mengurangi risiko terkait produksi dan distribusi.
4. Risiko Kepuasan Penonton
Tidak memenuhi ekspektasi penonton atau mendapatkan umpan balik negatif
dapat merugikan reputasi perseroan ataupun media yang bekerja sama dengan
perseroan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan survei dan riset pasar
secara berkala, memperhatikan umpan balik, dan berkomunikasi secara terbuka
untuk terus meningkatkan kualitas konten.
5. Risiko Keuangan
Fluktuasi biaya produksi, pendapatan yang tidak stabil, atau penurunan
popularitas konten dapat menjadi risiko keuangan. Melalui perencanaan
keuangan yang matang, investasi yang bijaksana, dan strategi diversifikasi
pendapatan, perusahaan dapat menjaga stabilitas keuangan.
6. Risiko Kepemimpinan dan SDM
Kehilangan personel kunci atau kepemimpinan dapat merugikan kinerja
perusahaan. Oleh karena itu, penting untuk membangun tim manajemen yang
kuat, menyediakan pelatihan dan pengembangan bagi karyawan, dan
58
Page 86
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
merancang rencana suksesi yang jelas untuk menjaga kelangsungan
operasional.
7. Risiko Keamanan Digital
Ancaman keamanan terhadap data atau konten digital perusahaan dapat
berdampak serius. Dengan melakukan audit keamanan rutin, menerapkan
langkah-langkah keamanan digital yang canggih, dan memberikan pelatihan
keamanan kepada karyawan, perusahaan dapat melindungi informasi dan
kontennya dari potensi ancaman keamanan.
8. Risiko Perubahan Regulasi
Perubahan regulasi media yang membatasi dan mengatur konten yang
diproduksi bisa menghambat perseroan dalam melakukan pekerjaan. Mitigasi
yang dapat dilakukan untuk risiko ini adalah dengan membentuk tim yang akan
memantau perubahan regulasi, berkolaborasi dengan ahli hukum media serta
memiliki kebijakan internal yang mematuhi standar regulasi.
6.3.2 F&B
Perusahaan F&B, terutama yang menyediakan menu makanan dan minuman yang
bervariasi memiliki sejumlah faktor risiko utama yang dapat mempengaruhi
keberhasilan operasional dan keberlanjutan bisnis. Berikut adalah beberapa risiko-
risiko potensial dan mitigasi yang dapat dilakukan dalam industri ini:
1. Risiko Internal
Dalam menjalankan kegiatan usaha di bidang industri hospitality, Perusahaan
F&B tidak terlepas dari risiko-risiko usaha yang dipengaruhi oleh faktor baik
dari luar maupun dari dalam perusahaan yang dapat mempengaruhi pendapatan
maupun kinerja Perusahaan F&B. Risiko internal dalam konteks perusahaan F&B
mencakup aspek-aspek yang berasal dari dalam organisasi itu sendiri. Salah
satunya adalah risiko kualitas produk, Kesehatan dan keamanan makanan,
manajemen sumber daya manusia, dsb. Mengidentifikasi, mengelola, dan
memitigasi risiko internal ini memerlukan komitmen dari manajemen dan
seluruh tim organisasi. Dengan pendekatan yang proaktif, perusahaan F&B
dapat meningkatkan daya tahan dan keberlanjutan bisnisnya.
2. Risiko Eksternal
Risiko Pemasok/Pelanggan
Perubahan kondisi atau kebijakan dari pemasok bahan baku atau bahan utama
dapat berdampak pada ketersediaan dan harga bahan tersebut. Selain itu,
perubahan preferensi pelanggan atau persaingan dalam industri dapat
mempengaruhi jumlah pelanggan dan penjualan. Upaya pengelolaan risiko yang
dapat dilakukan adalah dengan membangun hubungan yang kuat dengan
59
Page 87
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
pemasok, memiliki diversifikasi pemasok, dan memonitor perubahan tren
konsumen dapat membantu mengelola risiko ini. Penggunaan analisis data
pelanggan juga dapat membantu dalam menyesuaikan penawaran dengan
preferensi pelanggan.
Risiko Perekonomian
Untuk dapat menyediakan fasilitas beserta sarana lainnya agar dapat dinikmati
dan diminati oleh para konsumen, Perusahaan F&B harus melakukan upaya
pembangunan secara optimal atas sarana dan fasilitas tersebut guna dipasarkan
ke pelanggan, namun demikian kondisi perekonomian secara regional maupun
global juga akan dapat mempengaruhi kinerja Perusahaan F&B. Pada saat
terjadinya krisis ekonomi nasional para konsumen tentunya akan mengurangi
tingkat konsumsi mereka guna untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya,
begitu juga sebaliknya jika kondisi perekonomian semakin baik, maka mereka
akan membelanjakan sebagian pendapatannya untuk konsumsi mereka baik itu
sandang, pangan, papan maupun sarana rekreasi dan hiburan lainnya.
Diversifikasi menu atau memberikan opsi harga yang fleksibel, memiliki strategi
pemasaran yang responsif terhadap kondisi ekonomi, dan menjaga efisiensi
operasional dapat membantu meredam dampak risiko ekonomi tersebut.
Risiko Krisis Ekonomi, Politik dan Sosial
Krisis ekonomi, politik, atau sosial, seperti perubahan kebijakan pemerintah,
bencana alam, atau situasi keamanan yang tidak stabil, dapat berdampak
signifikan pada operasional perusahaan F&B. Hal ini dapat mencakup penurunan
kunjungan pelanggan atau bahkan penutupan sementara bisnis. Upaya
pengelolaan risiko yang dapat dilakukan adalah dengan membangun rencana
kontinuitas bisnis yang tangguh, melibatkan diri dalam proaktif terhadap
perkembangan kebijakan dan situasi sosial-politik, serta menjaga ketersediaan
stok dalam menghadapi krisis dapat membantu perusahaan F&B meminimalkan
dampak risiko eksternal ini.
Risiko Peraturan Pemerintah
Sebagai Persekutuan Komanditer yang akan selalu berhubungan dengan
perusahaan lain, kegiatan usaha perusahaan diatur oleh Pemerintah melalui
berbagai peraturan. Kegagalan perusahaan dalam mengantisipasi peraturan-
peraturan baru yang ditetapkan Pemerintah dapat mempengaruhi pelaksanaan
kegiatan usaha perusahaan yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja
perusahaan. Upaya untuk menanggulangi risiko ini adalah dengan menyelidiki
dan memahami peraturan yang berlaku, berkomunikasi secara teratur dengan
instansi terkait, dan memiliki tim yang dapat merespons perubahan peraturan
adalah strategi penting dalam mengelola risiko ini. Menjaga kepatuhan dan
membangun hubungan yang baik dengan pihak berwenang dapat membantu
mengurangi dampak risiko peraturan pemerintah.
60
Page 88
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Risiko Asuransi
Perusahaan F&B akan melakukan perlindungan asuransi terhadap aset-aset
material yang kemungkinan akan mempengaruhi kelangsungan usaha
Perusahaan F&B, namun terdapat kemungkinan perusahaan asuransi tersebut
tidak dapat mengganti kerugian yang dialami perusahaan karena tidak
terpenuhinya klausul dan persyaratan yang tercantum dalam polis perjanjian
asuransi. Kegagalan Perusahaan F&B dalam melakukan klaim asuransi akan
mengakibatkan kerugian yang mengurangi laba Perusahaan F&B. Untuk
memitigasi risiko ini perusahaan dapat melakukan beberapa hal seperti
Mengaudit dan memahami kebijakan asuransi yang dimiliki, bekerja sama
dengan perusahaan asuransi untuk menilai risiko yang mungkin dihadapi, dan
memastikan bahwa cakupan asuransi mencakup risiko yang signifikan. Selain
itu, melakukan evaluasi teratur dan penyesuaian pada kebijakan asuransi untuk
memastikan kesesuaian dengan perubahan dalam lingkungan bisnis atau
operasional. Pemilihan broker asuransi yang dapat memberikan nasihat ahli
juga merupakan langkah yang bijak untuk mengelola risiko asuransi dengan
efektif.
6.4 Kapasitas dan Kemampuan Manajemen
Dalam mengelola operasional bisnisnya, Infinity akan mengimplementasikan proses
produksi sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya. Jika kapasitas produksi
berlebih, Infinity memiliki kebijakan untuk mengefisienkannya. Sebaliknya, ketika
ada peningkatan kebutuhan produksi, Infinity bersedia mempertimbangkan
perekrutan baru untuk memperkuat tim inti. Kefleksibilitasan ini memungkinkan
perusahaan merespons fluktuasi kebutuhan produksi dengan cepat dan efisien,
sambil tetap memastikan bahwa kualitas kontennya tetap terjaga. Dengan
pendekatan ini, Infinity memastikan bahwa operasionalnya tetap adaptif dan
responsif terhadap dinamika industri, tanpa mengorbankan standar kualitas yang
telah ditetapkan.
Sementara itu, untuk rata-rata konten yang akan diproduksi oleh Infinity dapat
dilihat dari Production Plan Desember 2023 pada berikut ini:
Tabel 15 Production Plan Infinity
Total
Durasi
Episode Durasi Episode
No. Program Channel /Episode
/Minggu (menit) /Bulan
(menit)
/Minggu
GARUDA TV
1 IKN Garuda TV 60 2 120 8
2 Borong Borong Garuda TV 30 2 60 8
3 Belanja Cepet Cepet Garuda TV 30 1 30 4
SEA TODAY
61
Page 89
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Total
Durasi
Episode Durasi Episode
No. Program Channel /Episode
/Minggu (menit) /Bulan
(menit)
/Minggu
4 Sustainable Living Sea Today 30 1 30 4
5 Teman Maman Sea Today 60 1 60 4
6 Space of Mine Sea Today 30 1 30 4
7 Factory Story Sea Today 30 1 30 4
8 Autoday Sea Today 30 1 30 4
IMI TV
9 IMI Update Youtube IMI TV 12 1 12 4
10 The Profile Youtube IMI TV 12 1 12 4
11 Ngebengkel Youtube IMI TV 12 1 12 4
12 Women on Wheel Youtube IMI TV 12 1 12 4
13 Daily Beater Youtube IMI TV 12 1 12 4
TOTAL TARGET PRODUKSI PER BULAN 450 60
Sumber: Infinity
Pada production plan tersebut, dapat dilihat bahwa target produksi per minggu
Infinity adalah 450 menit atau sama dengan 7 jam 30 menit total durasi. Bila
dihitung berdasarkan episode, target production plan mencapai 60 Episode per
bulan. Terdapat 3 program yang dibuat untuk Garuda TV dengan target produksi
sebanyak 5 episode per minggu dengan total durasi 210 menit. Sementara itu,
terdapat 5 program untuk Sea Today dengan target produksi 5 Episode per minggu
dengan total durasi 180 menit. Kemudian, terdapat 5 Program untuk IMI TV dengan
target produksi 5 Episode per minggu dengan total durasi 60 menit.
Dengan target Production Plan tersebut, akan berdampak pada keberlangsungan
operasional Infinity. Kemudian, hal ini juga akan berdampak pada pendapatan
Infinity yang akan dibentuk yang pada akhirnya akan menguntungkan bagi para
pemegang saham.
Sementara itu, dalam rangka pendirian perusahaan F&B yaitu restoran yang akan
berlokasi di Jakarta, pada perusahaan F&B tersebut, total luas area yang dimiliki
adalah seluas 255,28m2 terdiri dari luas area indoor 206,28m2 dan outdoor
49,00m2. Dengan luasan tersebut dapat diketahui kapasitas kursi mencapai 110
unit. Sementara itu, waktu operasional restoran dimulai dari pukul 08.00 sampai
24.00. Dengan luas area yang memadai dan waktu operasional yang panjang,
perusahaan F&B ini memiliki potensi untuk menarik pelanggan dari berbagai lapisan
masyarakat dan menciptakan suasana yang ramai selama jam operasional.
62
Page 90
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
6.5 Kesesuaian Struktur Organisasi dan Manajemen
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, salah satu faktor yang penting adalah
kemampuan dari pengelola (manajemen). Adapun Struktur Organisasi Infinity
adalah sebagai berikut:
Gambar 11 Struktur Organisasi Infinity
Direktur Utama
Penasihat
Pendukung
Direktur Utama
Direktur
Creative Production
Manager Manager
Production
Live Streaming Secretary
Officer
Lightingman
Animator
Propertyman
Producer Creative
Video
Cameramen
Editor
Sumber: Infinity
63
Page 91
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Sementara itu, struktur organisasi untuk perusahaan F&B adalah sebagai berikut:
Gambar 12 Struktur Organisasi Perusahaan F&B
Director
Restaurant Manager Assistant Restaurant Manager
Supervisor Chef
Waiter/Waitress Cook and Helper
64
Page 92
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
7 KELAYAKAN KEUANGAN MEDIA
Aspek keuangan adalah salah satu aspek yang dikaji dalam studi kelayakan. Kajian
ini menganalisis besaran investasi dan pendapatan pertahunnya sehingga
didapatkan suatu kesimpulan apakah suatu proyek/rencana layak dilaksanakan
ataupun tidak.
Dalam studi kelayakan ini, Penilai mengkaji beberapa hal berikut: kebutuhan
investasi, proyeksi keuangan, penentuan tingkat diskonto (discount rate), kelayakan
investasi, dan analisa sensitivitas.
7.1 Biaya Pendirian (Start Up Costs)
Terkait rencana investasi, subholding Investasi yang akan didirikan oleh DEFI
bersama dengan PT Brand Media Indonesia (BMI) berencana mendirikan perusahaan
bernama Infinity dan berinvestasi dengan total investasi Rp2,50 Miliar.
7.2 Modal Kerja
Proyeksi Modal Kerja tahun 2024-2028 adalah sebagai berikut:
Tabel 16 Modal Kerja Infinity (Rp.000)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
PERHITUNGAN MODAL
KERJA
Aset Lancar 1.942.121 2.149.113 2.289.530 2.416.991 2.552.334
Hutang Lancar (328.117) (335.831) (353.014) (372.108) (393.048)
Modal Kerja 1.614.004 1.813.283 1.936.515 2.044.883 2.159.286
Perubahan Modal Kerja 1.614.004 199.279 123.232 108.368 114.403
7.3 Sumber Pembiayaan
Sumber pembiayaan Infinity berasal dari rencana investasi subholding investasi
yang akan didirikan oleh DEFI dengan total investasi yang akan diberikan DEFI
adalah sebesar Rp2,50 miliar. DEFI akan menggunakan dana yang seluruhnya dari
ekuitas DEFI.
7.4 Asumsi-Asumsi Proyeksi Keuangan
Berikut ini merupakan asumsi-asumsi yang digunakan dalam studi kelayakan:
65
Page 93
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Waktu Operasional
Proyeksi keuangan di mulai pada tahun 2024 sampai pada tahun 2028 dengan
jumlah hari operasional sebanyak 264 hari dari 365 hari dalam satu tahun dan
diasumsikan tetap selama masa proyeksi.
Struktur Pendapatan
Berikut ini proyeksi struktur pendapatan Infinity selama masa proyeksi tahun 2024-
2028:
Tabel 17 Proyeksi Pendapatan Infinity (Rp.000)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Revenue
Pendapatan Manajemen Produksi 4.676.096 5.206.706 5.498.041 5.810.943 6.160.990
Pendapatan IP Management 3.300.000 3.630.000 3.933.600 4.148.430 4.355.852
Kenaikan
Pendapatan Manajemen Produksi 11,3% 5,6% 5,7% 6,0%
Pendapatan IP Management 10,0% 8,4% 5,5% 5,0%
Struktur Biaya
a. Cost of Sales
Pada masa proyeksi, Cost of Sales yang terdiri dari Biaya Produksi Manajemen
Produksi dan Biaya produksi IP Management pada tahun 2024 sampai 2028
diasumsikan seperti pada tabel proyeksi berikut:
Tabel 18 Proyeksi Cost of Sales Infinity
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Biaya Produksi Manajemen
To Revenue 58,87% 58,27% 58,20% 58,13% 58,01%
Produksi
Biaya Produksi IP Management To Revenue 28,36% 28,15% 27,37% 27,25% 27,25%
b. Operational Expense
Pada masa proyeksi, beban operasional yang terdiri dari Biaya Karyawan dan
Biaya Operasional, diasumsikan mengalami kenaikan seperti pada tabel
proyeksi berikut:
Tabel 19 Proyeksi Operational Expense Infinity
Keterangan 2025 2026 2027 2028
Biaya Karyawan Growth 5,34% 4,99% 2,09% 1,13%
Biaya Operasional Growth 11,01% 0,88% 10,25% 5,40%
66
Page 94
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Tingkat Bunga
Suku bunga atas Kredit Investasi (KI) dan Kredit Modal Kerja (KMK) per 30 September
2023 untuk mata uang Rupiah yakni masing-masing sebesar 9,25% untuk KI dan
10,06% untuk KMK. Khusus untuk asumsi tingkat suku bunga KI, dapat digunakan
dalam menghitung cost of debt yang selanjutnya digunakan dalam menghitung
WACC.
Tarif Pajak
Pajak penghasilan badan diproyeksikan sebesar 22,00% dan diasumsikan tetap
selama masa proyeksi.
Perputaran
Dalam operasional Perseroan, diproyeksikan perputaran persediaan terjadi setiap
30 hari, piutang usaha setiap 75 hari, dan utang usaha setiap 30 hari.
7.5 Proyeksi Keuangan
7.5.1 Proyeksi Posisi Keuangan
Proyeksi Posisi Keuangan Infinity selama tahun 2024 sampai 2028 ditunjukkan pada
tabel berikut ini.
Tabel 20 Proyeksi Posisi Keuangan Infinity (Rp.000)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
ASET
Aset Lancar 4.467.762 5.247.535 6.211.376 7.299.894 8.567.686
Aset Tidak Lancar 400.000 364.451 312.790 245.015 161.128
TOTAL ASET 4.867.762 5.611.986 6.524.166 7.544.909 8.728.814
LIABILITAS & EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek 328.117 335.831 353.014 372.108 393.048
Liabilitas Jangka Panjang 0 0 0 0 0
Ekuitas 4.539.645 5.276.155 6.171.152 7.172.801 8.335.766
TOTAL LIABILITAS & EKUITAS 4.867.762 5.611.986 6.524.166 7.544.909 8.728.814
Berdasarkan tabel proyeksi di atas, dapat diketahui bahwa pada tahun 2024, Infinity
diperkirakan memperoleh total aset sebesar Rp4,86 miliar dan naik menjadi Rp8,72
miliar pada tahun 2028. Ekuitas Infinity juga diproyeksikan naik dari tahun 2024
yang sebesar Rp4,53 miliar menjadi Rp8,33 miliar di tahun 2028.
67
Page 95
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
7.5.2 Proyeksi Laba Rugi
Proyeksi Laba Rugi Infinity selama tahun 2024 sampai 2028 ditunjukkan pada tabel
berikut ini.
Tabel 21 Proyeksi Laba Rugi Infinity (Rp.000)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Pendapatan 7.976.096 8.836.706 9.431.641 9.959.373 10.516.842
Beban Pokok Pendapatan (3.688.893) (4.055.783) (4.276.840) (4.508.295) (4.761.288)
% To Sales 46,25% 45,90% 45,35% 45,27% 45,27%
Laba (Rugi) Operasional 4.287.203 4.780.923 5.154.800 5.451.077 5.755.553
Gross Profit Margin 53,75% 54,10% 54,65% 54,73% 54,73%
Beban Operasional (3.495.350) (3.720.566) (3.875.144) (4.018.573) (4.100.121)
% To Sales 43,82% 42,10% 41,09% 40,35% 38,99%
Laba (Rugi) Usaha - EBITDA 791.853 1.060.356 1.279.657 1.432.504 1.655.432
Operating Profit Margin 9,93% 12,00% 13,57% 14,38% 15,74%
Beban Penyusutan & Amortisasi (100.000) (116.113) (132.226) (148.338) (164.451)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain
Pendapatan Lain-lain 0 0 0 0 0
Beban Lain-lain 0 0 0 0 0
TOTAL 0 0 0 0 0
Laba (Rugi) Sebelum Pajak 691.853 944.244 1.147.431 1.284.166 1.490.981
% To Sales 8,67% 10,69% 12,17% 12,89% 14,18%
Pajak Penghasilan (152.208) (207.734) (252.435) (282.516) (328.016)
Laba (Rugi) Bersih 539.645 736.510 894.996 1.001.649 1.162.965
Net Profit Margin 6,77% 8,33% 9,49% 10,06% 11,06%
Berdasarkan tabel proyeksi laba rugi di atas, dapat diketahui bahwa pada tahun
2024 Infinity diperkirakan memperoleh pendapatan sebesar Rp7,97 miliar,
mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp8,83 miliar pada tahun 2025 dan sebesar
Rp9,43 miliar pada tahun 2026 dan naik Kembali menjadi Rp9,59 miliar di tahun
2027 dan Rp10,51 miliar di tahun 2028. Kenaikan tersebut terutama berasal dari
kenaikan pendapatan manajemen produksi dan IP Management.
Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai dengan 2028, Infinity diperkirakan
memperoleh laba. Pada tahun 2024, Infinity diperkirakan memperoleh laba sebesar
Rp539,64 Juta. Selanjutnya, laba Infinity diperkirakan kembali meningkat pada
tahun 2025 sampai pada tahun 2028 menjadi sebesar Rp736,51 juta pada tahun
2025, Rp894,99 juta pada tahun 2026, Rp1,00 miliar pada tahun 2027 dan Rp1,16
miliar pada tahun 2028.
68
Page 96
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
7.5.3 Proyeksi Arus Kas
Proyeksi Arus Kas Infinity selama tahun 2024 sampai 2028 ditunjukkan pada tabel
berikut ini.
Tabel 22 Proyeksi Arus Kas Investasi Infinity (Rp.000)
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
I. ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Usaha 0 6.337.172 7.020.944 7.493.632 7.912.926 8.355.847
Penerimaan Piutang 0 0 1.638.924 1.815.761 1.938.008 2.046.446
Pembayaran Kepada Supplier 0 (3.663.973) (4.078.225) (4.277.826) (4.508.225) (4.761.143)
Penerimaan dari (pembayaran untuk) 0 0 0 0 0
operasi lainnya 0
Biaya Operasional 0 (3.495.350) (3.720.566) (3.875.144) (4.018.573) (4.100.121)
Pajak Penghasilan Badan 0 (152.208) (207.734) (252.435) (282.516) (328.016)
ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI
(UNTUK) AKTIVITAS OPERASI 0 (974.358) 653.343 903.990 1.041.620 1.213.013
II. ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Investasi 0 0 0 0 0 0
Capital Expenditures, CAPEX 0 (500.000) (80.564) (80.564) (80.564) (80.564)
ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI
(UNTUK) AKTIVITAS INVESTASI 0 (500.000) (80.564) (80.564) (80.564) (80.564)
III. ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN
Modal Sendiri KI 0 0 0 0 0 0
Modal Kerja 0 0 0 0 0 0
Modal Investasi – DEFI 0 2.500.000 0 0 0 0
Modal Investasi - Lain 0 1.500.000 0 0 0 0
ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI
(UNTUK) AKTIVITAS PENDANAAN 0 4.000.000 0 0 0 0
IV. KENAIKAN (PENURUNAN) KAS 0 2.525.642 572.779 823.426 961.056 1.132.449
V. KAS AWAL TAHUN 0 0 2.525.642 3.098.421 3.921.847 4.882.903
VI. KAS AKHIR TAHUN 0 2.525.642 3.098.421 3.921.847 4.882.903 6.015.352
Berdasarkan tabel proyeksi arus kas di atas, dapat diketahui bahwa pada tahun
2024, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi sebesar -Rp974,35 juta. Pada tahun
selanjutnya, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi terus mengalami kenaikan
hingga akhir periode proyeksi tahun 2028 menjadi sebesar Rp1,21 miliar.
Pada sisi aktivitas investasi, Capital Expenditure (CAPEX) Infinity diproyeksikan
sebesar Rp500,00 juta pada tahun 2024 dan pada tahun 2025 hingga pada tahun
2028 diproyeksikan sinking funds atas investasi sebesar Rp80,56 juta.
69
Page 97
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Kas dan setara kas, secara umum mengalami fluktuasi dengan kecenderungan
meningkat hingga akhir periode. Kas dan setara kas pada akhir periode proyeksi
adalah sebesar Rp6,01 miliar.
7.6 Analisis Titik Impas
Titik impas atau break even point (BEP) adalah keadaan suatu usaha yang tidak
memperoleh laba dan tidak menderita rugi atau dengan kata lain suatu usaha
dikatakan impas jika jumlah pendapatan (revenue) sama dengan jumlah biaya, atau
apabila laba kontribusi hanya dapat digunakan untuk menutup biaya tetap saja. BEP
dalam Rupiah dapat diformulasikan sebagai berikut:
Total Biaya Tetap
BEP =
Total Biaya Variabel
1-
Penjualan
Berdasarkan persamaan BEP dalam rupiah, diperoleh BEP dalam Rupiah untuk
masing-masing periode selama masa proyeksi. Nilai BEP dalam rupiah
mencerminkan pendapatan minimal yang diperlukan agar terjadi BEP. Perhitungan
BEP untuk rupiah pada proyeksi dengan rencana Investasi adalah sebagai berikut:
Tabel 23 Analisis BEP Rencana Investasi Infinity (Rp.000)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Penjualan 7.976.096 8.836.706 9.431.641 9.959.373 10.516.842
Variable Cost 3.688.893 4.055.783 4.276.840 4.508.295 4.761.288
Fixed Cost 3.595.350 3.836.679 4.007.369 4.166.912 4.264.573
BEP 6.688.943 7.091.435 7.332.208 7.613.142 7.792.445
BEP Rata-rata 7.303.635
BEP Rata-rata ( % ) 78,48%
7.7 Analisis Profitabilitas
Analisis profitabilitas adalah analisis untuk mengetahui kemampuan perusahaan
dalam usahanya mendapatkan laba (profit) dari pendapatan (earning). Jenis-jenis
rasio profitabilitas dipakai untuk memperlihatkan seberapa besar laba atau
keuntungan yang diperoleh dari kinerja suatu perusahaan. Sebagai gambaran
bagaimana Infinity mendapatkan laba atas rencana investasi oleh subholding yang
akan dibentuk oleh DEFI terdapat pada tabel berikut ini.
Tabel 24 Analisis profitabilitas Infinity
Rata-
Profitabilitas 2024 2025 2026 2027 2028
rata
Operating Profit Margin 8,67% 10,69% 12,17% 12,89% 14,18% 11,72%
Net Profit Margin 6,77% 8,33% 9,49% 10,06% 11,06% 9,14%
70
Page 98
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Profitabilitas Infinity atas rencana investasi oleh subholding yang akan dibentuk
oleh DEFI yang digambarkan dalam persentase laba operasi (Operating Profit
Margin) terhadap pendapatan dengan rata-rata sebesar 11,72% dan persentase laba
bersih (Net Profit Margin) terhadap pendapatan dengan rata-rata sebesar 9,14%.
7.8 Tingkat Imbal Balik Investasi
Return on Invesment (ROI) adalah rasio yang menunjukkan hasil dari jumlah aktiva
yang digunakan dalam perusahaan atau suatu ukuran tentang efisiensi manajemen.
Rasio ini menunjukkan hasil dari seluruh aktiva yang dikendalikan dengan
mengabaikan sumber pendanaan. Dengan ROI, perusahaan dapat mengetahui
seberapa efisien perusahaan guna memanfaatkan aktiva untuk kegiatan operasional
dan dapat memberikan informasi ukuran profitabilitas perusahaan. Rata-rata ROI
dari Investasi adalah sebesar 12,91%.
Tabel 25 Analisis Return on Investment Infinity
Laba Bersih Total Aset Return on
Tahun
(Rp.000) (Rp.000) Investment (ROI)
2024 539.645 4.867.762 11,09%
2025 736.510 5.611.986 13,12%
2026 894.996 6.524.166 13,72%
2027 1.001.649 7.544.909 13,28%
2028 1.162.965 8.728.814 13,32%
Rata-rata 12,91%
7.9 Penetapan Tingkat Diskonto
Faktor diskonto yang digunakan adalah Weighted Avergae Cost of Capital yang
dihitung dengan rumus sebagai berikut:
WACC = (Kd*(1-t) * % Debt) + (Ke* % Equity)
WACC = Weighted averagee cost of capital (tingkat biaya tertimbang atas
modal)
Kd = Cost of debt (tingkat bunga hutang perusahaan)
Ke = The required rate of return (biaya ekuitas)
T = Tax rate (tarif pajak)
% Debt = Proportion of Debt in the Capital structure (proporsi hutang dalam
struktur kapital)
% Equity = Proportion of Equity in the Capital structure (proporsi ekuitas
dalam struktur kapital)
71
Page 99
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Berikut adalah asumsi yang digunakan untuk mengestimasi tingkat diskonto yang
akan digunakan dalam studi kelayakan ini.
• Cost of Debt (tingkat biaya hutang)
Tingkat biaya hutang (Cost of Debt) diperoleh dengan mempertimbangkan
faktor-faktor sebagai berikut:
➢ Rata-rata tertimbang tingkat suku bunga efektif atas dana pinjaman investasi
yang akan digunakan Perseroan yaitu sebesar 9,25%.
➢ Tingkat pajak yang digunakan adalah sebesar 22,00% berdasarkan tingkat
pajak korporasi di Indonesia.
Dengan pertimbangan faktor-faktor tersebut, maka perhitungan tingkat biaya
hutang (Cost of Debt) yang diaplikasikan dalam laporan ini adalah sebagai
berikut:
Kd = i x ((1-T)
Kd = 9,25% x (1-22,00%) = 7,22%
• Cost of Equity (biaya modal untuk ekuitas)
Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan Model CAPM
(Capital Asset Pricing Model). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah
bunga bebas risiko ditambah premium untuk menutup risiko sistematis dari
sekuritas saham, dengan formula sebagai berikut :
Ke = Rf + (Rm – Rf) β + Rs
Ke = Rf + (Rp x β) + Rs
Dimana :
Rf = tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
Rm = tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
Rp = market risk premium untuk pasar ekuitas secara keseluruhan
β = ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara objektif dari
responsivitas pengembalian perusahaan terhadap pergerakan
pengembalian portofolio pasar
Rs = tingkat kembalian tambahan spesifik untuk Perusahaan
Tingkat biaya modal untuk ekuitas diperoleh dengan mempertimbangkan faktor-
faktor sebagai berikut:
➢ Rf (Risk free rate) adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen
yang dianggap tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Untuk kasus
Indonesia, instrumen bebas risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga
Surat Utang Negara (most active goverment bond) sebagai berikut:
72
Page 100
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Tabel 26 Tingkat Bunga Surat Utang Negara
Bond Maturity Yield
FR0100 15-Feb-34 6,97909
FR0098 15-Jun-38 7,05862
FR0097 15-Jun-43 7,06969
FR0089 15-Aug-51 7,06873
Average 7,04403
Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian
Keuangan, 3 Oktober 2023
Dari data di atas, rata-rata yield adalah sebesar 7,04%. Angka tersebut akan
digunakan sebagai tingkat kembalian bebas risiko (Rf).
➢ Rp (Market Risk Premium - MRP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi
bebas risiko dengan tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas.
Premi risiko pasar (Rm-Rf) atau MRP ditentukan dengan mempertimbangkan
kondisi pasar modal Indonesia sebagai pasar modal yang emerging.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Aswath Damodaran per Juli 2023,
diprediksi market risk premium adalah sebesar 7,89.
➢ Beta (β), adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta
akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk
premium.
Untuk memperoleh faktor Beta yang sesuai dan akan digunakan dalam
perhitungan, kami menggunakan beta pembanding berdasarkan penelitian
yang dilakukan Aswath Damodaran dalam industri Entertainment per Januari
2023 yaitu sebesar 1,28.
➢ Rs (Specific Company Risk Premium). Sebagian dari risiko yang dihadapi oleh
Indonesia telah tercermin dalam perhitungan equity risk premium namun
belum mencerminkan risiko yang berkaitan dengan karakteristik spesifik
yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Melihat kondisi saat ini dan rencana
usaha yang diproyeksikan oleh Perseroan, maka kami berpendapat tidak
perlu ditambahkan adanya premi risiko.
Berdasarkan uraian di atas, maka biaya modal ekuitas adalah:
Tabel 27 Biaya Modal untuk Ekuitas
Biaya Modal untuk
Keterangan
Ekuitas
Biaya Modal untuk Ekuitas
a. Risk Free Rate ( Rf ) 7,04%
b. Risk Premium Ekuitas ( Rm ) 7,89%
c. β (Beta) 1,28
d. Specific Risk 0,00%
Biaya Modal untuk Ekuitas-CAPM 17,12%
73
Page 101
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Biaya Modal untuk
Keterangan
Ekuitas
Credit Default Spread 2,04%
Biaya Modal untuk Ekuitas 15,09%
Pada formulasi di atas, yield tingkat bunga bebas risiko sebenarnya telah
memperhatikan semua risiko pasar, sehingga dalam perhitungan tingkat
diskonto yang berlaku di Indonesia, yield tersebut harus dikoreksi dengan credit
default spread sebesar 2,04%, sehingga biaya modal ekuitas yang diterapkan
dalam penilaian ini menjadi 15,09%.
Berdasarkan asumsi tersebut, besarnya Weighted Average Cost of Capital (WACC)
yang kami gunakan sebagai tingkat diskonto dalam laporan studi kelayakan ini
adalah sebesar 13,92% seperti pada tabel berikut:
Tabel 28 Weighted Average Cost of Capital Infinity
Jenis Modal Biaya Modal Bobot Tertimbang
Cost of Debt ( Kd = i x (1-T)) 7,22% 14,81% 1,07%
Cost of Equity ( Ke = Rf + ( Rm-Rf ) * Beta 15,09% 85,19% 12,85%
Weighted Average Cost of Capital (WACC) 13,92%
7.10 Analisis Kelayakan Proyek
Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dengan menggunakan beberapa
parameter seperti:
a. Net Present Value (NPV)
NPV merupakan nilai dari total investasi yang dikeluarkan pada awal periode
setelah ditambah arus kas bersih yang akan diterima oleh Perseroan setiap
tahun sampai akhir tahun periode proyek. Dengan membandingkan antara total
investasi yang dikeluarkan pada awal periode proyek dan total arus kas yang
akan diterima setiap tahun, maka dapat diketahui apabila proyek tersebut
menghasilkan NPV positif maka proyek ini layak dikerjakan apabila
menghasilkan NPV negatif maka proyek ini tidak layak dikerjakan.
NPV : Net Present Value
CFt : arus kas pada periode t
CF0 : arus kas investasi awal pada periode 0
r : tingkat diskonto
74
Page 102
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Berikut adalah perhitungan NPV dari Rencana Investasi oleh subholding yang
akan didirikan oleh DEFI:
Tabel 29 Perhitungan NPV Infinity
FCFF PV FCFF
Keterangan
(Rp.000) (Rp.000)
Arus kas bersih untuk perusahaan (FCFF)
2024 (1.474.358) (1.252.695)
2025 572.779 427.192
2026 823.426 539.081
2027 961.056 552.297
2028 1.132.449 571.263
Terminal Value 11.037.982 4.887.662
NPV 5.724.801
Discount Factor = 13,92%
b. Internal Rate of Return (IRR)
IRR merupakan nilai tingkat pengembalian investasi pada saat NPV Perseroan
sama dengan 0, yang artinya tingkat pengembalian dan risiko dari total investasi
pada saat ini adalah sama dengan tingkat pengembalian dan risiko pasar.
Sehingga apabila IRR proyek lebih besar dari WACC, maka proyek ini layak
dikerjakan dan apabila IRR proyek lebih kecil dari WACC maka proyek ini tidak
layak dikerjakan.
IRR : Internal Rate of Return
CFt : arus kas pada periode t
CF0 : arus kas investasi awal pada periode 0
r : tingkat diskonto
Berikut adalah perhitungan IRR dari Rencana Investasi oleh subholding yang
akan didirikan oleh DEFI:
Tabel 30 Perhitungan IRR Infinity
FCFF PV FCFF
Keterangan
(Rp.000) (Rp.000)
Arus kas bersih untuk perusahaan (FCFF)
2024 (1.474.358) (715.583)
2025 572.779 155.916
2026 823.426 125.711
2027 961.056 82.289
2028 1.132.449 54.382
Terminal Value 11.037.982 297.285
NPV 0
IRR = 78,30%
75
Page 103
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
c. Profitability Index (PI)
PI merupakan rasio yang digunakan untuk mengetahui nilai tambah dari
investasi yang dilakukan pada awal periode perusahaan. Nilai tambah yang
didapat dari investasi diperhitungkan dengan membagi total investasi proyek
pada awal periode dengan jumlah arus kas yang dihasilkan selama periode
berjalannya proyek. Apabila PI dihasilkan dari suatu proyek sama dengan1 (satu)
maka arus kas dari proyek setiap tahun tidak menghasilkan nilai tambah,
apabila PI lebih besar dari 1 (satu), maka nilai arus kas yang dihasilkan dari
proyek setiap tahun menghasilkan nilai tambah bagi Perseroan sedangkan PI
lebih kecil dari 1 (satu), maka nilai arus kas yang dihasilkan dari proyek setiap
tahun tidak menghasilkan nilai tambah bagi Perseroan. Dalam menganalisis PI
suatu proyek maka kelayakan dapat dinilai apabila nilai PI lebih dari 1 (satu).
PI : Profitability Index
CFI : nilai kini seluruh arus kas masuk
CFo : nilai kini seluruh arus kas keluar
Berikut adalah perhitungan PI dari Rencana Investasi oleh subholding yang akan
didirikan oleh DEFI:
Tabel 31 Perhitungan PI Infinity
PV FCFF
Keterangan
(Rp.000)
Arus kas bersih untuk perusahaan (FCFF)
Arus kas masuk 8.847.378
Arus kas keluar (3.122.577)
PI 2,83336
d. Payback Period
Payback Period tidak ada kriteria, hanya menunjukkan tingkat pengembalian
investasi.
Tabel 32 Perhitungan PP Infinity
NCF
No Tahun Faktor
(Rp.000)
1 0 2023 0,25
2 (1.474.358) 2024 1,00
3 (901.579) 2025 1,00
4 (78.153) 2026 1,00
76
Page 104
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
NCF
No Tahun Faktor
(Rp.000)
5 882.903 2027 0,08
6 2.015.352 2028 0,00
Total 3,33
Payback Period 3 Tahun 3 Bulan
Berdasarkan analisis kelayakan yang telah dilakukan terhadap Rencana Investasi
oleh subholding yang akan didirikan oleh DEFI, diperoleh hasil perhitungan sebagai
berikut:
Tabel 33 Analisis Kelayakan Investasi Infinity (Rp.000)
Keterangan TOTAL 2023 2024 2025 2026 2027 2028
EBITDA 6.219.802 0 791.853 1.060.356 1.279.657 1.432.504 1.655.432
CASH OUT FLOW
Tax (1.222.908) 0 (152.208) (207.734) (252.435) (282.516) (328.016)
Interest ( i x T ) 0 0 0 0 0 0 0
Investment Outlays 0 0 0 0 0 0 0
Capital Expenditure, CAPEX (822.256) 0 (500.000) (80.564) (80.564) (80.564) (80.564)
Working Capital (2.159.286) 0 (1.614.004) (199.279) (123.232) (108.368) (114.403)
TOTAL (4.204.450) 0 (2.266.211) (487.577) (456.231) (471.448) (522.983)
NET CASH FLOW 2.015.352 0 (1.474.358) 572.779 823.426 961.056 1.132.449
Terminal Value (2,00%) 0 0 0 0 0 0 9.689.102
Discount Factor (13,92%) 0,96794 0,84965 0,74582 0,65468 0,57468 0,50445
DISCOUNTED CASH FLOW 5.724.801 0 (1.252.695) 427.192 539.081 552.297 5.458.925
PROCEED 0 (1.474.358) (901.579) (78.153) 882.903 1.054.296
Present Value Kas Masuk 8.847.378 0 672.801 790.839 837.767 823.227 5.722.743
Present Value Kas Keluar (3.122.577) 0 (1.925.496) (363.646) (298.686) (270.930) (263.818)
Net Present Value 78,30%
Internal Rate of Return 5.724.801
Profitability Index 2,83336
Payback Period 3 Tahun 3 Bulan
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp5.724.801.000,-.
• Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate --> Layak
IRR yang dihasilkan adalah sebesar 78,30% yang berarti di atas tingkat discount
rate yang sebesar 13,92%.
• Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 2,83336 yang berarti lebih besar dari 1.
• Payback Period ( PP )
PP akan diperoleh dalam waktu 3 Tahun 3 Bulan.
77
Page 105
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
7.11 Analisis Sensitivitas
Untuk menguji kepekaan usaha terhadap berbagai faktor yang mempengaruhinya,
maka berikut ini disajikan analisis sensitivitas terhadap kelayakan usaha, yaitu :
− Pendapatan turun dengan perubahan kondisi penurunan sebesar 5,00%, 10,00%,
15,00%, dan 20,00%.
− Biaya investasi naik dengan perubahan kondisi kenaikan sebesar 5,00%, 10,00%,
15,00%, dan 20,00%.
− Struktur Biaya naik dengan perubahan kondisi kenaikan sebesar 5,00%, 10,00%,
15,00%, dan 20,00%.
− Discount rate naik dengan perubahan kondisi kenaikan sebesar 5,00%, 10,00%,
15,00%, dan 20,00%.
Berdasarkan uji sensitivitas tersebut, kondisi parameter kelayakan usaha akan
terlihat seperti pada grafik di bawah ini.
Gambar 13 Analisis Sensitivitas Infinity
8.000.000
6.000.000
4.000.000
2.000.000
0
NORMAL 5,00% 10,00% 15,00% 20,00%
(2.000.000)
(4.000.000)
(6.000.000)
PENDAPATAN TURUN STRUKTUR BIAYA NAIK
DISCOUNT RATE NAIK BIAYA INVESTASI NAIK
Sumber: Proyeksi Keuangan
Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
sebesar Rp5,72 miliar, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana
pendapatan turun sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
-Rp333,01 juta. Apabila terjadi perubahan terhadap biaya investasi, dimana biaya
investasi naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
Rp5,58miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana struktur
biaya naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar -
Rp5,05 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap discount rate, dimana
discount rate naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
Rp4,17 miliar.
78
Page 106
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Dari analisis sensitivitas di atas, dari empat variabel yang diukur, kenaikan Struktur
Biaya merupakan variabel yang paling sensitif pada kelayakan usaha Infinity.
79
Page 107
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
8 KELAYAKAN KEUANGAN F&B
Aspek keuangan adalah salah satu aspek yang dikaji dalam studi kelayakan. Kajian
ini menganalisis besaran investasi dan pendapatan pertahunnya sehingga
didapatkan suatu kesimpulan apakah suatu proyek/rencana layak dilaksanakan
ataupun tidak.
Dalam studi kelayakan ini, Penilai mengkaji beberapa hal berikut: kebutuhan
investasi, proyeksi keuangan, penentuan tingkat diskonto (discount rate), kelayakan
investasi, dan analisa sensitivitas.
8.1 Biaya Pendirian (Start Up Costs)
Terkait rencana investasi, subholding Investasi yang akan didirikan oleh DEFI
berencana melakukan investasi pada perusahaan F&B dengan total investasi Rp2,50
Miliar.
8.2 Modal Kerja
Proyeksi Modal Kerja tahun 2024-2028 adalah sebagai berikut:
Tabel 34 Modal Kerja Perusahaan F&B (Rp.000)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
PERHITUNGAN MODAL
KERJA
Aset Lancar 113.165 162.952 171.198 179.860 188.961
Hutang Lancar (84.414) (119.964) (125.416) (131.762) (138.429)
Modal Kerja 28.751 42.988 45.782 48.098 50.532
Perubahan Modal Kerja 28.751 14.237 2.794 2.317 2.434
8.3 Sumber Pembiayaan
Sumber pembiayaan perusahaan F&B berasal dari rencana investasi subholding
investasi yang akan didirikan oleh DEFI dengan total investasi yang akan diberikan
DEFI adalah sebesar Rp2,50 miliar. DEFI akan menggunakan dana yang seluruhnya
dari ekuitas DEFI.
8.4 Asumsi-Asumsi Proyeksi Keuangan
Berikut ini merupakan asumsi-asumsi yang digunakan dalam studi kelayakan:
80
Page 108
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Waktu Operasional
Proyeksi keuangan di mulai pada tahun 2024 sampai pada tahun 2028 dengan
jumlah hari operasional sebanyak 360 hari dari 365 hari dalam satu tahun dan
diasumsikan tetap selama masa proyeksi.
Struktur Pendapatan
Berikut ini adalah proyeksi struktur pendapatan perusahaan F&B selama masa
proyeksi tahun 2024-2028:
Tabel 35 Proyeksi Pendapatan Perusahaan F&B (Rp.000)
Keterangan Satuan 2024 2025 2026 2027 2028
Sales
Seat capacity Seats 110 110 110 110 110
Turnover 1,26 1,32 1,36 1,40 1,44
Operational hours Hours 16 16 16 16 16
Total cover Pax 37.373 52.364 53.934 55.553 57.219
Average check Rp/Pax 296.306 304.519 310.610 316.822 323.159
F&B sales Rp.000 11.073.806 15.945.727 16.752.581 17.600.261 18.490.835
Growth
Turnover 5,1% 3,0% 3,0% 3,0%
Average check 2,8% 2,0% 2,0% 2,0%
Struktur Biaya
a. Pajak Restaurant
Pada masa proyeksi, Pajak restoran yang terdiri dari PB1 pada tahun 2024
sampai 2028 diasumsikan sebesar 10,00% to sales.
b. HPP
Pada masa proyeksi, HPP yang terdiri dari Cost of Goods Sold Retail dan Food
Markouts, diasumsikan seperti pada tabel proyeksi berikut:
Tabel 36 Proyeksi HPP Perusahaan F&B
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Cost of Goods Sold Retail To sales 37,50% 37,50% 37,50% 37,50% 37,50%
Food Markouts To sales 1,50% 1,50% 1,50% 1,50% 1,50%
c. Beban Usaha
Pada masa proyeksi, Beban Usaha yang terdiri dari Staff Cost, Premises Cost,
Supplies, Transportation & Freight, dan lainnya diasumsikan memiliki growth
seperti pada tabel proyeksi berikut:
81
Page 109
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Tabel 37 Proyeksi Beban Usaha Perusahaan F&B
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Staff Cost Growth 43,99% 5,06% 5,06% 5,06%
Premises Cost Growth 32,18% 5,07% 5,07% 5,07%
Supplies Growth 43,99% 5,06% 5,06% 5,06%
Transportation & Freight Growth 43,99% 5,06% 5,06% 5,06%
Travelling & Entertainment Growth 43,99% 5,06% 5,06% 5,06%
Advertising & Promotion Growth 43,99% 5,06% 5,06% 5,06%
Telephone & Internet Growth 43,99% 5,06% 5,06% 5,06%
Utilities Growth 43,99% 5,06% 5,06% 5,06%
Repair & Maintenance Growth 43,99% 5,06% 5,06% 5,06%
Credit Card Commission Growth 43,99% 5,06% 5,06% 5,06%
Insurance Growth 43,99% 5,06% 5,06% 5,06%
Professional Fee & Legal Growth
Permit 43,99% 5,06% 5,06% 5,06%
Learning & Training Growth 43,99% 5,06% 5,06% 5,06%
Rental Down Payment Growth 33,33% 0,00% 0,00% 0,00%
Sundries Growth 43,99% 5,06% 5,06% 5,06%
Sementara itu, kenaikan beban Depresiasi dan Amortisasi pada tahun 2024 sampai
pada tahun 2028 adalah sebesar 20,00% untuk perabotan dan peralatan serta pra
operasi
Tingkat Bunga
Suku bunga atas Kredit Investasi (KI) dan Kredit Modal Kerja (KMK) per 30 September
2023 untuk mata uang Rupiah yakni masing-masing sebesar 9,25% untuk KI dan
10,06% untuk KMK. Khusus untuk asumsi tingkat suku bunga KI, dapat digunakan
dalam menghitung cost of debt yang selanjutnya digunakan dalam menghitung
WACC.
Tarif Pajak
Pajak penghasilan badan diproyeksikan sebesar 22,00% dan diasumsikan tetap
selama masa proyeksi.
Perputaran
Dalam operasional Perseroan, diproyeksikan perputaran persediaan terjadi setiap 7
hari, piutang usaha setiap 1 hari, dan utang usaha setiap 7 hari.
82
Page 110
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
8.5 Proyeksi Keuangan
8.5.1 Proyeksi Posisi Keuangan
Proyeksi Posisi Keuangan perusahaan F&B yang akan di investasikan, selama tahun
2024 sampai 2028 ditunjukkan pada tabel berikut ini.
Tabel 38 Proyeksi Posisi Keuangan Perusahaan F&B (Rp.000)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
ASET
Aset Lancar 2.067.879 3.116.193 4.233.599 5.454.992 6.783.898
Aset Tidak Lancar 2.125.000 2.024.499 1.824.124 1.523.873 1.123.748
TOTAL ASET 4.192.879 5.140.692 6.057.723 6.978.865 7.907.646
LIABILITAS & EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek 84.414 119.964 125.416 131.762 138.429
Liabilitas Jangka Panjang 0 0 0 0 0
Ekuitas 4.108.464 5.020.728 5.932.307 6.847.103 7.769.217
TOTAL LIABILITAS & EKUITAS 4.192.879 5.140.692 6.057.723 6.978.865 7.907.646
Berdasarkan tabel proyeksi di atas, dapat diketahui bahwa pada tahun 2024,
Perusahaan F&B yang akan diinvestasikan diperkirakan memperoleh total aset
sebesar Rp4,19 miliar dan naik menjadi Rp7,90 miliar pada tahun 2028. Ekuitas
perusahaan F&B tersebut juga diproyeksikan naik dari tahun 2024 yang sebesar
Rp4,10 miliar menjadi Rp7,76 miliar di tahun 2028.
8.5.2 Proyeksi Laba Rugi
Proyeksi Laba Rugi perusahaan F&B yang akan diinvestasikan oleh subholding DEFI
selama tahun 2024 sampai 2028 ditunjukkan pada tabel berikut ini.
Tabel 39 Proyeksi Laba Rugi Perusahaan F&B (Rp.000)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Penjualan 11.073.806 15.945.727 16.752.581 17.600.261 18.490.835
Beban Pokok Penjualan (4.318.785) (6.218.834) (6.533.506) (6.864.102) (7.211.425)
% To Sales 39,00% 39,00% 39,00% 39,00% 39,00%
Laba (Rugi) Kotor 6.755.022 9.726.893 10.219.074 10.736.159 11.279.409
Gross Profit Margin 61,00% 61,00% 61,00% 61,00% 61,00%
Beban Usaha (5.599.940) (7.957.450) (8.350.634) (8.763.719) (9.197.713)
% To Sales 50,57% 49,90% 49,85% 49,79% 49,74%
Laba (Rugi) Usaha - EBITDA 1.155.082 1.769.444 1.868.440 1.972.440 2.081.696
Operating Profit Margin 10,43% 11,10% 11,15% 11,21% 11,26%
Beban Penyusutan & Amortisasi (375.000) (599.875) (699.750) (799.624) (899.499)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain
Pendapatan Lain-lain 0 0 0 0 0
Beban Lain-lain 0 0 0 0 0
TOTAL 0 0 0 0 0
83
Page 111
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Laba (Rugi) Sebelum Pajak 780.082 1.169.569 1.168.691 1.172.816 1.182.197
% To Sales 7,04% 7,33% 6,98% 6,66% 6,39%
Pajak Penghasilan (171.618) (257.305) (257.112) (258.019) (260.083)
Laba (Rugi) Bersih 608.464 912.264 911.579 914.796 922.114
Net Profit Margin 5,49% 5,72% 5,44% 5,20% 4,99%
Berdasarkan tabel proyeksi laba rugi di atas, dapat diketahui bahwa pada tahun
2024 perusahaan F&B yang akan diinvestasikan diperkirakan memperoleh penjualan
sebesar Rp11,07 miliar, mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp15,94 miliar pada
tahun 2025 dan sebesar Rp16,75 miliar pada tahun 2026 dan naik Kembali menjadi
Rp17,60 miliar di tahun 2027 dan Rp18,49 miliar di tahun 2028. Kenaikan tersebut
terutama berasal dari kenaikan turnover dan average check.
Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai dengan 2028, perusahaan F&B yang akan
diinvestasikan diperkirakan memperoleh laba. Pada tahun 2024, perusahaan
diperkirakan memperoleh laba sebesar Rp608,46 Juta. Selanjutnya, laba perusahaan
diperkirakan kembali meningkat pada tahun 2025 sampai pada tahun 2028 menjadi
sebesar Rp912,26 juta pada tahun 2025, Rp911,57 juta pada tahun 2026, Rp914,79
juta pada tahun 2027 dan Rp922,11 juta pada tahun 2028.
8.5.3 Proyeksi Arus Kas
Proyeksi Arus Kas perusahaan F&B yang akan di investasikan oleh subholding DEFI
selama tahun 2024 sampai 2028 ditunjukkan pada tabel berikut ini.
Tabel 40 Proyeksi Arus Kas Investasi Perusahaan F&B (Rp.000)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
I. ARUS KAS DARI AKTIVITAS
OPERASI
Penerimaan Usaha 11.043.467 15.902.040 16.706.683 17.552.041 18.440.175
Penerimaan Piutang 0 30.339 43.687 45.897 48.220
Pembayaran Kepada Supplier (4.317.196) (6.219.723) (6.534.090) (6.864.096) (7.211.419)
Penerimaan dari (pembayaran
untuk) operasi lainnya 0 0 0 0 0
Biaya Operasional (5.599.940) (7.957.450) (8.350.634) (8.763.719) (9.197.713)
Pajak Penghasilan Badan (171.618) (257.305) (257.112) (258.019) (260.083)
ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI
(UNTUK) AKTIVITAS OPERASI 954.713 1.497.901 1.608.535 1.712.104 1.819.179
II. ARUS KAS DARI AKTIVITAS
INVESTASI
Investasi (2.500.000) 0 0 0 0
Capital Expenditures, CAPEX 0 (499.374) (499.374) (499.374) (499.374)
ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI
(UNTUK) AKTIVITAS INVESTASI (2.500.000) (499.374) (499.374) (499.374) (499.374)
84
Page 112
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
III. ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN
Modal Sendiri KI 0 0 0 0 0
Modal Kerja 0 0 0 0 0
Modal Investasi – DEFI 2.500.000 0 0 0 0
Modal Investasi - Lain 1.000.000 0 0 0 0
ARUS KAS NETO DIPEROLEH DARI
(UNTUK) AKTIVITAS
PENDANAAN 3.500.000 0 0 0 0
IV. KENAIKAN (PENURUNAN) KAS 1.954.713 998.527 1.109.161 1.212.730 1.319.805
V. KAS AWAL TAHUN 0 1.954.713 2.953.241 4.062.401 5.275.132
VI. KAS AKHIR TAHUN 1.954.713 2.953.241 4.062.401 5.275.132 6.594.936
Berdasarkan tabel proyeksi arus kas di atas, dapat diketahui bahwa pada tahun
2024, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp954,71 juta. Pada tahun
selanjutnya, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi terus mengalami kenaikan
hingga akhir periode proyeksi tahun 2028 menjadi sebesar Rp1,81 miliar.
Pada sisi aktivitas investasi, Investasi pada perusahaan F&B diproyeksikan sebesar
Rp2,50 miliar pada tahun 2024 dan pada tahun 2025 Capital Expenditure
perusahaan diproyeksikan sebesar Rp499,37 juta hingga pada tahun 2028.
Kas dan setara kas, secara umum mengalami fluktuasi dengan kecenderungan
meningkat hingga akhir periode. Kas dan setara kas pada akhir periode proyeksi
adalah sebesar Rp6,59 miliar.
8.6 Analisis Titik Impas
Titik impas atau break even point (BEP) adalah keadaan suatu usaha yang tidak
memperoleh laba dan tidak menderita rugi atau dengan kata lain suatu usaha
dikatakan impas jika jumlah pendapatan (revenue) sama dengan jumlah biaya, atau
apabila laba kontribusi hanya dapat digunakan untuk menutup biaya tetap saja. BEP
dalam Rupiah dapat diformulasikan sebagai berikut:
Total Biaya Tetap
BEP =
Total Biaya Variabel
1-
Penjualan
Berdasarkan persamaan BEP dalam rupiah, diperoleh BEP dalam Rupiah untuk
masing-masing periode selama masa proyeksi. Nilai BEP dalam rupiah
85
Page 113
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
mencerminkan pendapatan minimal yang diperlukan agar terjadi BEP. Perhitungan
BEP untuk rupiah pada proyeksi dengan rencana Investasi adalah sebagai berikut:
Tabel 41 Analisis BEP Rencana Investasi Perusahaan F&B (Rp.000)
Keterangan 2024 2025 2026 2027 2028
Penjualan 11.073.806 15.945.727 16.752.581 17.600.261 18.490.835
Variable Cost 4.318.785 6.218.834 6.533.506 6.864.102 7.211.425
Fixed Cost 5.974.940 8.557.324 9.050.383 9.563.344 10.097.212
BEP 9.794.983 14.028.401 14.836.694 15.677.612 16.552.807
BEP Rata-rata 14.178.099
BEP Rata-rata ( % ) 88,72%
8.7 Analisis Profitabilitas
Analisis profitabilitas adalah analisis untuk mengetahui kemampuan perusahaan
dalam usahanya mendapatkan laba (profit) dari pendapatan (earning). Jenis-jenis
rasio profitabilitas dipakai untuk memperlihatkan seberapa besar laba atau
keuntungan yang diperoleh dari kinerja suatu perusahaan. Sebagai gambaran
bagaimana perusahaan F&B mendapatkan laba atas rencana investasi oleh
subholding yang akan dibentuk oleh DEFI terdapat pada tabel berikut ini.
Tabel 42 Analisis profitabilitas
Rata-
Profitabilitas 2024 2025 2026 2027 2028
rata
Operating Profit Margin 7,04% 7,33% 6,98% 6,66% 6,39% 6,88%
Net Profit Margin 5,49% 5,72% 5,44% 5,20% 4,99% 5,37%
Profitabilitas perusahaan F&B atas rencana investasi oleh subholding yang akan
dibentuk oleh DEFI yang digambarkan dalam persentase laba operasi (Operating
Profit Margin) terhadap pendapatan dengan rata-rata sebesar 6,88% dan persentase
laba bersih (Net Profit Margin) terhadap pendapatan dengan rata-rata sebesar
5,37%.
8.8 Tingkat Imbal Balik Investasi
Return on Invesment (ROI) adalah rasio yang menunjukkan hasil dari jumlah aktiva
yang digunakan dalam perusahaan atau suatu ukuran tentang efisiensi manajemen.
Rasio ini menunjukkan hasil dari seluruh aktiva yang dikendalikan dengan
mengabaikan sumber pendanaan. Dengan ROI, perusahaan dapat mengetahui
seberapa efisien perusahaan guna memanfaatkan aktiva untuk kegiatan operasional
dan dapat memberikan informasi ukuran profitabilitas perusahaan. Rata-rata ROI
dari rencana investasi adalah sebesar 12,91%.
86
Page 114
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Tabel 43 Analisis Return on Investment Perusahaan F&B
Laba Bersih Total Aset Return on
Tahun
(Rp.000) (Rp.000) Investment (ROI)
2024 608.464 4.192.879 14,51%
2025 912.264 5.140.692 17,75%
2026 911.579 6.057.723 15,05%
2027 914.796 6.978.865 13,11%
2028 922.114 7.907.646 11,66%
Rata-rata 14,42%
8.9 Penetapan Tingkat Diskonto
Faktor diskonto yang digunakan adalah Weighted Avergae Cost of Capital yang
dihitung dengan rumus sebagai berikut:
WACC = (Kd*(1-t) * % Debt) + (Ke* % Equity)
WACC = Weighted averagee cost of capital (tingkat biaya tertimbang atas
modal)
Kd = Cost of debt (tingkat bunga hutang perusahaan)
Ke = The required rate of return (biaya ekuitas)
T = Tax rate (tarif pajak)
% Debt = Proportion of Debt in the Capital structure (proporsi hutang dalam
struktur kapital)
% Equity = Proportion of Equity in the Capital structure (proporsi ekuitas
dalam struktur kapital)
Berikut adalah asumsi yang digunakan untuk mengestimasi tingkat diskonto yang
akan digunakan dalam studi kelayakan ini.
• Cost of Debt (tingkat biaya hutang)
Tingkat biaya hutang (Cost of Debt) diperoleh dengan mempertimbangkan
faktor-faktor sebagai berikut:
➢ Rata-rata tertimbang tingkat suku bunga efektif atas dana pinjaman investasi
yang akan digunakan Perseroan yaitu sebesar 9,25%.
➢ Tingkat pajak yang digunakan adalah sebesar 22,00% berdasarkan tingkat
pajak korporasi di Indonesia.
Dengan pertimbangan faktor-faktor tersebut, maka perhitungan tingkat biaya
hutang (Cost of Debt) yang diaplikasikan dalam laporan ini adalah sebagai
berikut:
Kd = i x ((1-T)
Kd = 9,25% x (1-22,00%) = 7,22%
87
Page 115
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
• Cost of Equity (biaya modal untuk ekuitas)
Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan Model CAPM
(Capital Asset Pricing Model). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah
bunga bebas risiko ditambah premium untuk menutup risiko sistematis dari
sekuritas saham, dengan formula sebagai berikut :
Ke = Rf + (Rm – Rf) β + Rs
Ke = Rf + (Rp x β) + Rs
Dimana :
Rf = tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
Rm = tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
Rp = market risk premium untuk pasar ekuitas secara keseluruhan
β = ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara objektif dari
responsivitas pengembalian perusahaan terhadap pergerakan
pengembalian portofolio pasar
Rs = tingkat kembalian tambahan spesifik untuk Perusahaan
Tingkat biaya modal untuk ekuitas diperoleh dengan mempertimbangkan faktor-
faktor sebagai berikut:
➢ Rf (Risk free rate) adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen
yang dianggap tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Untuk kasus
Indonesia, instrumen bebas risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga
Surat Utang Negara (most active goverment bond) sebagai berikut:
Tabel 44 Tingkat Bunga Surat Utang Negara
Bond Maturity Yield
FR0100 15-Feb-34 6,97909
FR0098 15-Jun-38 7,05862
FR0097 15-Jun-43 7,06969
FR0089 15-Aug-51 7,06873
Average 7,04403
Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian
Keuangan, 3 Oktober 2023
Dari data di atas, rata-rata yield adalah sebesar 7,04%. Angka tersebut akan
digunakan sebagai tingkat kembalian bebas risiko (Rf).
➢ Rp (Market Risk Premium - MRP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi
bebas risiko dengan tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas.
Premi risiko pasar (Rm-Rf) atau MRP ditentukan dengan mempertimbangkan
kondisi pasar modal Indonesia sebagai pasar modal yang emerging.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Aswath Damodaran per Juli 2023,
diprediksi market risk premium adalah sebesar 7,89.
88
Page 116
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
➢ Beta (β), adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta
akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk
premium.
Untuk memperoleh faktor Beta yang sesuai dan akan digunakan dalam
perhitungan, kami menggunakan beta pembanding berdasarkan penelitian
yang dilakukan Aswath Damodaran dalam industri Entertainment per Januari
2023 yaitu sebesar 1,03.
➢ Rs (Specific Company Risk Premium). Sebagian dari risiko yang dihadapi oleh
Indonesia telah tercermin dalam perhitungan equity risk premium namun
belum mencerminkan risiko yang berkaitan dengan karakteristik spesifik
yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Melihat kondisi saat ini dan rencana
usaha yang diproyeksikan oleh Perseroan, maka kami berpendapat tidak
perlu ditambahkan adanya premi risiko.
Berdasarkan uraian di atas, maka biaya modal ekuitas adalah:
Tabel 45 Biaya Modal untuk Ekuitas
Biaya Modal untuk
Keterangan
Ekuitas
Biaya Modal untuk Ekuitas
a. Risk Free Rate ( Rf ) 7,04%
b. Risk Premium Ekuitas ( Rm ) 7,89%
c. β (Beta) 1,03
d. Specific Risk 0,00%
Biaya Modal untuk Ekuitas-CAPM 15,20%
Credit Default Spread 2,04%
Biaya Modal untuk Ekuitas 13,16%
Pada formulasi di atas, yield tingkat bunga bebas risiko sebenarnya telah
memperhatikan semua risiko pasar, sehingga dalam perhitungan tingkat
diskonto yang berlaku di Indonesia, yield tersebut harus dikoreksi dengan credit
default spread sebesar 2,04%, sehingga biaya modal ekuitas yang diterapkan
dalam penilaian ini menjadi 13,16%.
Berdasarkan asumsi tersebut, besarnya Weighted Average Cost of Capital (WACC)
yang kami gunakan sebagai tingkat diskonto dalam laporan studi kelayakan ini
adalah sebesar 12,18% seperti pada tabel berikut:
89
Page 117
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Tabel 46 Weighted Average Cost of Capital Perusahaan F&B
Jenis Modal Biaya Modal Bobot Tertimbang
Cost of Debt ( Kd = i x (1-T)) 7,22% 16,51% 1,19%
Cost of Equity ( Ke = Rf + ( Rm-Rf ) * Beta 13,16% 83,49% 10,99%
Weighted Average Cost of Capital (WACC) 12,18%
8.10 Analisis Kelayakan Proyek
Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dengan menggunakan beberapa
parameter seperti:
a. Net Present Value (NPV)
NPV merupakan nilai dari total investasi yang dikeluarkan pada awal periode
setelah ditambah arus kas bersih yang akan diterima oleh Perseroan setiap
tahun sampai akhir tahun periode proyek. Dengan membandingkan antara total
investasi yang dikeluarkan pada awal periode proyek dan total arus kas yang
akan diterima setiap tahun, maka dapat diketahui apabila proyek tersebut
menghasilkan NPV positif maka proyek ini layak dikerjakan apabila
menghasilkan NPV negatif maka proyek ini tidak layak dikerjakan.
NPV : Net Present Value
CFt : arus kas pada periode t
CF0 : arus kas investasi awal pada periode 0
r : tingkat diskonto
Berikut adalah perhitungan NPV dari Rencana Investasi oleh subholding yang
akan didirikan oleh DEFI:
Tabel 47 Perhitungan NPV Perusahaan F&B
FCFF PV FCFF
Keterangan
(Rp.000) (Rp.000)
Arus kas bersih untuk perusahaan (FCFF)
2024 (2.436.259) (2.110.273)
2025 998.527 771.023
2026 1.109.161 763.473
2027 1.212.730 744.142
2028 1.319.805 721.927
Terminal Value 14.837.247 7.234.843
NPV 8.125.135
Discount Factor = 12,18%
90
Page 118
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
b. Internal Rate of Return (IRR)
IRR merupakan nilai tingkat pengembalian investasi pada saat NPV Perseroan
sama dengan 0, yang artinya tingkat pengembalian dan risiko dari total investasi
pada saat ini adalah sama dengan tingkat pengembalian dan risiko pasar.
Sehingga apabila IRR proyek lebih besar dari WACC, maka proyek ini layak
dikerjakan dan apabila IRR proyek lebih kecil dari WACC maka proyek ini tidak
layak dikerjakan.
IRR : Internal Rate of Return
CFt : arus kas pada periode t
CF0 : arus kas investasi awal pada periode 0
r : tingkat diskonto
Berikut adalah perhitungan IRR dari Rencana Investasi oleh subholding yang
akan didirikan oleh DEFI:
Tabel 48 Perhitungan IRR Perusahaan F&B
FCFF PV FCFF
Keterangan
(Rp.000) (Rp.000)
Arus kas bersih untuk perusahaan (FCFF)
2024 (2.436.259) (1.258.055)
2025 998.527 303.890
2026 1.109.161 198.945
2027 1.212.730 128.198
2028 1.319.805 82.226
Terminal Value 14.837.247 544.796
NPV 0
IRR = 69,68%
c. Profitability Index (PI)
PI merupakan rasio yang digunakan untuk mengetahui nilai tambah dari
investasi yang dilakukan pada awal periode perusahaan. Nilai tambah yang
didapat dari investasi diperhitungkan dengan membagi total investasi proyek
pada awal periode dengan jumlah arus kas yang dihasilkan selama periode
berjalannya proyek. Apabila PI dihasilkan dari suatu proyek sama dengan1 (satu)
maka arus kas dari proyek setiap tahun tidak menghasilkan nilai tambah,
apabila PI lebih besar dari 1 (satu), maka nilai arus kas yang dihasilkan dari
proyek setiap tahun menghasilkan nilai tambah bagi Perseroan sedangkan PI
lebih kecil dari 1 (satu), maka nilai arus kas yang dihasilkan dari proyek setiap
tahun tidak menghasilkan nilai tambah bagi Perseroan. Dalam menganalisis PI
suatu proyek maka kelayakan dapat dinilai apabila nilai PI lebih dari 1 (satu).
91
Page 119
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
PI : Profitability Index
CFI : nilai kini seluruh arus kas masuk
CFo : nilai kini seluruh arus kas keluar
Berikut adalah perhitungan PI dari Rencana Investasi oleh subholding yang akan
didirikan oleh DEFI:
Tabel 49 Perhitungan PI Perusahaan F&B
PV FCFF
Keterangan
(Rp.000)
Arus kas bersih untuk perusahaan (FCFF)
Arus kas masuk 13.236.758
Arus kas keluar (5.111.623)
PI 2,58954
d. Payback Period
Payback Period tidak ada kriteria, hanya menunjukkan tingkat pengembalian
investasi.
Tabel 50 Perhitungan PP Perusahaan F&B
NCF
No Tahun Faktor
(Rp.000)
1 0 2023 0,25
2 (2.436.259) 2024 1,00
3 (1.437.732) 2025 1,00
4 (328.571) 2026 1,00
5 884.159 2027 0,27
6 991.234 2028 0,00
Total 3,52
Payback Period 3 Tahun 6 Bulan
Berdasarkan analisis kelayakan yang telah dilakukan terhadap Rencana Investasi
oleh subholding yang akan didirikan oleh DEFI, diperoleh hasil perhitungan sebagai
berikut:
92
Page 120
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Tabel 51 Analisis Kelayakan Investasi Perusahaan F&B (Rp.000)
Keterangan TOTAL 2023 2024 2025 2026 2027 2028
EBITDA 8.847.103 0 1.155.082 1.769.444 1.868.440 1.972.440 2.081.696
CASH OUT FLOW
Tax (1.204.138) 0 (171.618) (257.305) (257.112) (258.019) (260.083)
Interest ( i x T ) 0 0 0 0 0 0 0
Investment Outlays (3.390.973) 0 (3.390.973) 0 0 0 0
Capital Expenditure, (1.997.496) 0 0 (499.374) (499.374) (499.374) (499.374)
CAPEX
Working Capital (50.532) 0 (28.751) (14.237) (2.794) (2.317) (2.434)
TOTAL (6.643.139) 0 (3.591.342) (770.917) (759.280) (759.710) (761.891)
NET CASH FLOW 2.203.964 0 (2.436.259) 998.527 1.109.161 1.212.730 1.319.805
Terminal Value (2,00%) 0 0 0 0 0 13.226.516
Discount Factor 0,97168 0,86619 0,77216 0,68833 0,61361 0,54700
(12,18%)
DISCOUNTED CASH FLOW 8.125.135 0 (2.110.273) 771.023 763.473 744.142 7.956.770
PROCEED 0 (2.436.259) (1.437.732) (328.571) 884.159 991.234
Present Value Kas Masuk 13.236.758 0 1.000.525 1.366.294 1.286.112 1.210.307 8.373.521
Present Value Kas Keluar (5.111.623) 0 (3.110.798) (595.271) (522.638) (466.165) (416.751)
Internal Rate of Return 69,68%
Net Present Value 8.125.135
Profitability Index 2,58954
Payback Period 3 Tahun 6 Bulan
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp8.125.135.000,-.
• Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate --> Layak
IRR yang dihasilkan adalah sebesar 69,68% yang berarti di atas tingkat discount
rate yang sebesar 12,18%.
• Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 2,58954 yang berarti lebih besar dari 1.
• Payback Period ( PP )
PP akan diperoleh dalam waktu 3 Tahun 6 Bulan.
8.11 Analisis Sensitivitas
Untuk menguji kepekaan usaha terhadap berbagai faktor yang mempengaruhinya,
maka berikut ini disajikan analisis sensitivitas terhadap kelayakan usaha, yaitu :
− Penjualan turun dengan perubahan kondisi penurunan sebesar 2,50%, 5,00%,
7,50%, dan 10,00%.
93
Page 121
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
− Biaya investasi naik dengan perubahan kondisi kenaikan sebesar 2,50%, 5,00%,
7,50%, dan 10,00%.
− Struktur Biaya naik dengan perubahan kondisi kenaikan sebesar 2,50%, 5,00%,
7,50%, dan 10,00%.
− Discount rate naik dengan perubahan kondisi kenaikan sebesar 2,50%, 5,00%,
7,50%, dan 10,00%.
Berdasarkan uji sensitivitas tersebut, kondisi parameter kelayakan usaha akan
terlihat seperti pada grafik di bawah ini.
Gambar 14 Analisis Sensitivitas Perusahaan F&B
10.000.000
8.000.000
6.000.000
4.000.000
2.000.000
0
NORMAL 2,50% 5,00% 7,50% 10,00%
(2.000.000)
(4.000.000)
(6.000.000)
PENJUALAN TURUN STRUKTUR BIAYA NAIK
DISCOUNT RATE NAIK BIAYA INVESTASI NAIK
Sumber: Proyeksi Keuangan
Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
sebesar Rp8,12 miliar, jika terjadi perubahan terhadap penjualan, dimana penjualan
turun sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp1,23
miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap biaya investasi, dimana biaya investasi
naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp7,74
miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana struktur biaya
naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar -Rp3,45
miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap discount rate, dimana
discount rate naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
Rp6,90 miliar.
Dari analisis sensitivitas di atas, dari empat variabel yang diukur, kenaikan Struktur
Biaya merupakan variabel yang paling sensitif pada kelayakan usaha perusahaan
F&B.
94
Page 122
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
9 KESIMPULAN MEDIA
9.1 Kajian Kelayakan Pasar
Dari Kajian Kelayakan Pasar, menunjukkan bahwa pada triwulan III 2023,
pertumbuhan ekonomi ditopang oleh konsumsi swasta, termasuk konsumsi generasi
muda, yang meningkat sejalan peningkatan konsumsi di sektor jasa dan keyakinan
konsumen yang masih tinggi. Pertumbuhan ekonomi diprakirakan dalam kisaran 4,5-
5,3% pada 2023 dan meningkat pada 2024.
DEFI berupaya untuk berinvestasi pada perusahaan yang diyakini menawarkan
peluang atau potensi untuk menciptakan nilai tambah melalui subholding investasi
yang akan didirikan. Salah satu sektor yang dapat dilihat sebagai sektor yang dapat
menyediakan landasan yang optimal untuk mengambil manfaat atas pertumbuhan
dan pembangunan ekonomi Indonesia yang berkesinambungan adalah termasuk
namun tidak terbatas kepada bidang Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video,
dan Film Production.
Dalam hal ini, subholding yang akan didirikan oleh DEFI berencana melakukan
investasi di bidang Industri Media bekerjasama dengan perusahaan yang telah
berpengalaman yaitu PT Brand Media Indonesia (BMI) untuk mendirikan perusahaan
baru dengan nama Infinity, yang bergerak di industri Media yaitu berupa
Broadcasting, Video, dan Film Production.
Seiring dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia, yang diperkirakan
mencapai 215 juta pengguna pada tahun 2023, adopsi teknologi digital seperti media
sosial dan e-commerce juga mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
DEFI melihat adanya kesempatan untuk ikut andil serta berperan dalam pertumbuhan
teknologi digital tersebut. Maka dari itu, DEFI bermaksud untuk bekerjasama dengan
BMI, dengan mendirikan Infinity sebagai perusahaan yang bergerak di industri media
yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production agar dapat fokus melakukan
pengembangan pada berbagai konten yang inovatif dan menarik. Berdasarkan hasil
publikasi dari We Are Social tahun 2023, jumlah perangkat mobile yang terhubung di
Indonesia mencapai 353,8 juta atau sebesar 128% dari total populasi, dengan 212,9
juta pengguna internet atau sebesar 77% dari total populasi dan 167 juta pengguna
media sosial aktif atau sebesar 60,4% dari total populasi. Oleh karena itu, dengan
memanfaatkan platform teknologi digital, perusahaan berharap dapat mencapai
audiens dengan potensi jangkauan yang lebih luas, beragam, dan efisien.
Keberadaan social media diakui sebagai jendela utama untuk berkomunikasi dengan
konsumen. Sejalan dengan itu, kebutuhan akan konten yang baik dan konsisten
menjadi prioritas utama dalam menjalankan komunikasi efektif kepada masyarakat.
Namun, tantangan muncul karena kemampuan perusahaan dan organisasi dalam
95
Page 123
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
memproduksi konten yang baik secara berkelanjutan terbatas. Inilah yang
menciptakan peluang bisnis menarik bagi Infinity, yang memanfaatkan tenaga
produksi berpengalaman dalam bidang broadcasting dan video production. Dalam
konteks ini, kebutuhan pasar yang signifikan menjadi pemicu utama dalam
mengidentifikasi peluang bisnis yang menjanjikan.
Melihat ketidakseimbangan antara kebutuhan besar di masyarakat dengan
keterbatasan penyedia layanan yang mampu memenuhi standar tinggi, Infinity
memposisikan diri sebagai solusi yang komprehensif. Penekanan pada produksi
konten yang berkualitas dan konsisten menjadi landasan strategi bisnis Infinity.
Berdasarkan kajian kelayakan pasar, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
9.2 Kajian Kelayakan Teknis
Dari Kajian Kelayakan Teknis, menunjukkan bahwa dalam mengelola kegiatan
usahanya, Infinity akan menjalankan proses produksi sesuai dengan kapasitas yang
dimilikinya. Jika kapasitas produksi terlalu berlebihan, Infinity memiliki kebijakan
untuk membatasinya. Sebaliknya, ketika kebutuhan produksi meningkat, Infinity
dapat mempertimbangkan perekrutan baru untuk memperkuat tim. Sementara itu,
dalam Production Plan Infinity dapat dilihat bahwa target produksi per minggu Infinity
adalah 450 menit atau sama dengan 7 jam 30 menit total durasi. Bila dihitung
berdasarkan episode, target production plan mencapai 60 Episode per bulan.
Terdapat 3 program yang dibuat untuk Garuda TV dengan target produksi sebanyak
5 episode per minggu dengan total durasi 210 menit. Sementara itu, terdapat 5
program untuk Sea Today dengan target produksi 5 Episode per minggu dengan total
durasi 180 menit. Kemudian, terdapat 5 Program untuk IMI TV dengan target
produksi 5 Episode per minggu dengan total durasi 60 menit.
Dengan target Production Plan tersebut, akan berdampak pada keberlangsungan
operasional Infinity. Kemudian, hal ini juga akan berdampak pada pendapatan Infinity
yang akan dibentuk yang pada akhirnya akan menguntungkan bagi para pemegang
saham.
Dalam hal rencana DEFI untuk melakukan investasi melalui perusahaan subholding
bersama PT Brand Media Indonesia (BMI) kepada Infinity, Infinity direncanakan akan
menyiapkan sumber daya manusia yang terdiri dari 18 pekerja ahli di bidang produksi
dan dua kepemimpinan tingkat tinggi, yaitu satu Direktur Utama dan satu Direktur.
Para pekerja tersebut dapat menjadi bagian integral dari inti operasional Infinity
untuk membawa keahlian dan kontribusi penting dalam kelancaran produksi
Perusahaan.
96
Page 124
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Dalam melakukan pekerjaannya, Infinity akan memiliki beberapa tahapan dalam
produksi program atau konten yang akan dibuat, seperti Ideation and Planning,
kemudian penulisan dan pengembangan skrip, tahap praproduksi, lalu tahap
produksi, setelah itu post produksi, setelah tahap post produksi selesai, kemudian
berlanjut pada tahap distribusi dan pemasaran dan masuk ke tahapan terakhir yaitu
evaluasi.
Berdasarkan kajian kelayakan teknis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
9.3 Kajian Kelayakan Pola Bisnis
Dari Kajian Kelayakan Pola Bisnis, menunjukkan bahwa DEFI, sebuah perusahaan
investasi yang sebelumnya berfokus di industri pembiayaan sejak tahun 1995, kini
tengah mengalami transformasi sebagai perusahaan investasi. Dalam upayanya di
bidang investasi, DEFI berencana untuk mendirikan subholding investasi yang akan
melakukan investasi pada bidang aneka industri, salah satunya adalah Industri Media
yang mencakup Broadcasting, Video, dan Film Production. Untuk itu DEFI bersama-
sama dengan BMI sebagai perusahaan Media yang berpengalaman akan mendirikan
perusahaan dengan nama Infinity.
Infinity akan dikenal atas kegiatan usahanya dalam industri media dengan beberapa
kelebihan. Kelebihan yang menjadi pembeda yang dimiliki oleh Infinity terletak pada
tim yang akan mengisi produksi, dimana mereka memiliki pengalaman yang luas
dalam ranah production house. Tidak hanya itu, Infinity juga memperoleh keunggulan
sebab masih sedikitnya pesaing yang memiliki kegiatan usaha yang serupa secara
persis. Hal ini memberikan Infinity posisi unik dalam industri, memungkinkan
perusahaan untuk menonjolkan diri dan menguasai pasar dengan lebih baik.
Meskipun terdapat pesaing yang memiliki kemungkinan untuk memasuki bidang
usaha yang sama, Perusahaan-perusahaan tersebut mungkin memiliki kendala atau
hambatan saat memasuki bidang usaha yang sama tanpa memiliki keunggulan
khusus. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi adalah seperti tenaga profesional
yang berbakat dan berpengalaman, yang tentunya hal ini dapat menjadi sebuah
kesulitan untuk Pesaing baru untuk meniru tingkat kualitas dan kreativitas yang
sama. Kemudian, hubungan strategis dengan mitra atau vendor kunci juga dapat
menjadi penghambat untuk Perusahaan pesaing, karena jika Perusahaan-perusahaan
lain yang sudah lama berkecimpung dalam bidang usaha yang sama memiliki
kemitraan eksklusif atau akses ke sumber daya yang sulit dicapai oleh pesaing, maka
pesaing mungkin akan mengalami hambatan. Sementara itu, faktor pendanaan juga
menjadi salah satu faktor penting dalam Perusahaan yang bergerak dalam produksi
video ataupun perfilman karena kebutuhan budget yang besar.
97
Page 125
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
DEFI dalam menjalankan kegiatan usaha akan mendirikan subholding sebagai
perusahaan Investasi dibidang Aneka Industri, dimana salah satunya DEFI bersama
dengan BMI akan melakukan investasi bersama serta mendirikan perusahaan dengan
nama Infinity yang dipercaya memiliki potensi usaha yang cukup baik dengan
mempertimbangkan Infinity sebagai mitra strategis. Hal ini tentu saja memberikan
peluang yang besar bagi DEFI dalam mengembangkan dan mempertahankan
kelangsungan usaha perusahaan. Sehingga DEFI mendapatkan kemampuan untuk
menciptakan nilai, diantaranya sebagai berikut:
• Kegiatan usaha baru.
• Mendapat sumber pendapatan baru.
• Meningkatkan kinerja keuangan DEFI.
Berdasarkan kajian kelayakan pola bisnis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
9.4 Kajian Kelayakan Model Manajemen
Dari Kajian Kelayakan Model Manajemen, menunjukkan bahwa dari sisi kesediaan
tenaga kerja, Infinity direncanakan akan menyiapkan sumber daya manusia yang
terdiri dari 18 pekerja ahli di bidang produksi dan dua kepemimpinan tingkat tinggi,
yaitu satu Direktur Utama dan satu Direktur. Para pekerja tersebut dapat menjadi
bagian integral dari inti operasional Infinity untuk membawa keahlian dan kontribusi
penting dalam kelancaran produksi Perusahaan.
Dari sisi manajemen kekayaan intelektual, dalam rencana DEFI yang akan mendirikan
subholding investasi bidang aneka industri dan akan berinvestasi pada bidang
Industri Media yaitu berupa Broadcasting, Video, dan Film Production, menjadi hal
yang krusial untuk melindungi, mempertahankan, dan mengembangkan kekayaan
intelektual, hak cipta, maupun merek dagang yang akan dimiliki oleh perusahaan.
Upaya yang dapat dilakukan perusahaan untuk melaksanakan manajemen kekayaan
intelektual diantaranya mencatatkan hak cipta, merek dagang dan paten secara
hukum, mengembangkan kebijakan dan prosedur internal untuk melindungi maupun
menggunakan atau menyebarluaskan kekayaan intelektual yang dimiliki, melakukan
pengawasan terhadap pelanggaran kekayaan intelektual, serta melakukan inovasi dan
pengembangan berkelanjutan dalam memperkaya portofolio kekayaan intelektual.
Dari sisi manajemen risiko, DEFI memahami bahwa dalam investasi usaha, DEFI
berhadapan dengan risiko-risiko potensial yang dapat berdampak buruk pada
performa Perusahaan, terutama pada Perusahaan yang akan diinvestasikan yaitu
Infinity, maka berikut adalah risiko-risiko potensial dan mitigasi yang dapat
dilakukan pada usaha Infinity:
98
Page 126
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
• Risiko Kreativitas dan Inovasi
Kehilangan kreativitas dapat menghambat kemampuan perseroan untuk
memproduksi konten yang menarik. Untuk mengatasi risiko ini, perusahaan perlu
fokus pada pengembangan tim kreatif yang beragam, memastikan adanya ruang
untuk brainstorming secara rutin, dan mendorong kolaborasi di antara anggota tim
untuk mempertahankan kreativitas yang tinggi.
• Risiko Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
Pelanggaran hak cipta atau klaim HKI dapat mengakibatkan konsekuensi hukum dan
kerugian finansial. Mitigasi risiko dapat dilakukan melalui audit HKI rutin,
dokumentasi yang cermat terkait kepemilikan intelektual, dan pengaturan kontrak
yang jelas dengan karyawan dan eksternal yang mencakup hak HKI.
• Risiko Produksi dan Distribusi
Gangguan dalam proses produksi, seperti kegagalan peralatan atau masalah teknis,
dapat menyebabkan penundaan dalam penyediaan konten. Dengan Melakukan
pemeliharaan rutin pada peralatan, memiliki peralatan cadangan, dan merencanakan
rencana darurat untuk mengatasi gangguan teknis, perusahaan dapat mengurangi
risiko terkait produksi dan distribusi.
• Risiko Kepuasan Penonton
Tidak memenuhi ekspektasi penonton atau mendapatkan umpan balik negatif dapat
merugikan reputasi perseroan ataupun media yang bekerja sama dengan perseroan.
Oleh karena itu, penting untuk melakukan survei dan riset pasar secara berkala,
memperhatikan umpan balik, dan berkomunikasi secara terbuka untuk terus
meningkatkan kualitas konten.
• Risiko Keuangan
Fluktuasi biaya produksi, pendapatan yang tidak stabil, atau penurunan popularitas
konten dapat menjadi risiko keuangan. Melalui perencanaan keuangan yang matang,
investasi yang bijaksana, dan strategi diversifikasi pendapatan, perusahaan dapat
menjaga stabilitas keuangan.
• Risiko Kepemimpinan dan SDM
Kehilangan personel kunci atau kepemimpinan dapat merugikan kinerja perusahaan.
Oleh karena itu, penting untuk membangun tim manajemen yang kuat, menyediakan
pelatihan dan pengembangan bagi karyawan, dan merancang rencana suksesi yang
jelas untuk menjaga kelangsungan operasional.
• Risiko Keamanan Digital
Ancaman keamanan terhadap data atau konten digital perusahaan dapat berdampak
serius. Dengan melakukan audit keamanan rutin, menerapkan langkah-langkah
99
Page 127
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
keamanan digital yang canggih, dan memberikan pelatihan keamanan kepada
karyawan, perusahaan dapat melindungi informasi dan kontennya dari potensi
ancaman keamanan.
• Risiko Perubahan Regulasi
Perubahan regulasi media yang membatasi dan mengatur konten yang diproduksi
bisa menghambat perseroan dalam melakukan pekerjaan. Mitigasi yang dapat
dilakukan untuk risiko ini adalah dengan membentuk tim yang akan memantau
perubahan regulasi, berkolaborasi dengan ahli hukum media serta memiliki kebijakan
internal yang mematuhi standar regulasi.
Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen, Infinity akan mengimplementasikan
proses produksi sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya. Jika kapasitas produksi
berlebih, Infinity memiliki kebijakan untuk mengefisienkannya. Sebaliknya, ketika ada
peningkatan kebutuhan produksi, Infinity bersedia mempertimbangkan perekrutan
baru untuk memperkuat tim inti.
Berdasarkan kajian kelayakan model manajemen, Rencana Pendirian Perusahaan
Subholding Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
9.5 Kajian Kelayakan Keuangan
Dari Kajian Kelayakan Keuangan, menunjukkan bahwa terkait rencana investasi,
subholding sebagai perusahaan Investasi Bidang Aneka Industri yang bekerjasama
dengan BMI akan melakukan investasi bersama dengan mendirikan Infinity dengan
total Rp2,50 miliar. Selama masa proyeksi tahun 2024 sampai dengan 2028, Infinity
diperkirakan memperoleh laba. Pada tahun 2024, Infinity diperkirakan memperoleh
laba sebesar Rp539,64 Juta. Selanjutnya, laba Infinity diperkirakan kembali
meningkat pada tahun 2025 sampai pada tahun 2028 menjadi sebesar Rp736,51 juta
pada tahun 2025, Rp894,99 juta pada tahun 2026, Rp1,00 miliar pada tahun 2027
dan Rp1,16 miliar pada tahun 2028.
Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa rencana investasi subholding
investasi DEFI bersama PT Brand Media Indonesia (BMI) pada Infinity memenuhi
kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp5.724.801.000,-.
• Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate --> Layak
IRR yang dihasilkan adalah sebesar 78,30% yang berarti di atas tingkat discount
rate yang sebesar 13,92%.
• Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
100
Page 128
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
PI yang diperoleh adalah sebesar 2,83336 yang berarti lebih besar dari 1.
• Payback Period ( PP )
PP akan diperoleh dalam waktu 3 Tahun 3 Bulan.
Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
sebesar Rp5,72 miliar, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana
pendapatan turun sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
-Rp333,01 juta. Apabila terjadi perubahan terhadap biaya investasi, dimana biaya
investasi naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
Rp5,58miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana struktur
biaya naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar -Rp5,05
miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap discount rate, dimana discount
rate naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp4,17
miliar.
Dari analisis sensitivitas di atas, dari empat variabel yang diukur, kenaikan Struktur
Biaya merupakan variabel yang paling sensitif pada kelayakan usaha Infinity.
Berdasarkan kajian kelayakan keuangan, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
101
Page 129
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
10 KESIMPULAN F&B
10.1 Kajian Kelayakan Pasar
Dari Kajian Kelayakan Pasar, menunjukkan bahwa pada triwulan III 2023,
pertumbuhan ekonomi ditopang oleh konsumsi swasta, termasuk konsumsi generasi
muda, yang meningkat sejalan peningkatan konsumsi di sektor jasa dan keyakinan
konsumen yang masih tinggi. Pertumbuhan ekonomi diprakirakan dalam kisaran 4,5-
5,3% pada 2023 dan meningkat pada 2024.
DEFI berupaya untuk berinvestasi pada perusahaan yang diyakini menawarkan
peluang atau potensi untuk menciptakan nilai tambah melalui subholding investasi
yang akan didirikan. Salah satu sektor yang dapat dilihat sebagai sektor yang dapat
menyediakan landasan yang optimal untuk mengambil manfaat atas pertumbuhan
dan pembangunan ekonomi Indonesia yang berkesinambungan adalah bidang
Industri Hospitality yaitu berupa F&B (restoran yang berlokasi di Jakarta) dan
Perhotelan.
Perusahaan F&B yang akan di investasikan oleh subholding milik DEFI, akan berfokus
pada pelayanan makanan dan minuman yang bervariatif sesuai dengan preferensi
masyarakat. Analisis terhadap kondisi pasar di Indonesia menjadi langkah penting
untuk memahami dinamika industri tersebut. Di indonesia, Jumlah usaha penyedia
makan minum skala menengah besar pada tahun 2022 tercatat sebanyak 10.900
usaha, atau tumbuh sebesar 20,76 persen dibandingkan pada tahun 2021. Sebagian
besar usaha penyedia makan minum skala menengah besar berlokasi di kawasan
mall/pertokoan sebesar 50,44 persen. Sementara itu, 99,07 persen pendapatan
usaha berasal dari pendapatan utama dan pendapatan lainnya hanya menyumbang
0,93 persen dari total pendapatan. Selain itu, Rata-rata kapasitas tempat duduk yang
tersedia dalam usaha penyedia makan minum pada tahun 2022 mencapai 66 tempat
duduk. Kemudian, dapat dilihat dari data BPS, porsi penjualan terbesar adalah
dikonsumsi di tempat, yaitu mencapai 54,34 persen.
Rencana masa depan perusahaan F&B akan lebih difokuskan pada bagaimana
menyediakan pengalaman kuliner yang unggul, mempertahankan kualitas terbaik,
dan tetap memberikan variasi menu yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.
Perusahaan berkomitmen untuk memilih lokasi yang strategis, memberikan
aksesibilitas kepada semua pelanggan potensial.
Potensi pasar perusahaan F&B terletak pada kebutuhan dasar manusia akan makanan
dan minuman, yang konsisten dalam setiap situasi ekonomi. Fenomena ini
mengukuhkan industri F&B sebagai sektor yang stabil dan dapat menghasilkan
pendapatan berkesinambungan. Sebagai perusahaan di industri ini, terlihat
keterkaitan erat dengan sektor lain seperti pariwisata, pertanian, perikanan, dan
102
Page 130
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
industri kreatif. Restoran dan kafe, sebagai contoh, sering menggunakan bahan baku
lokal, hal ini memberikan dampak positif pada pertumbuhan sektor terkait dan
menciptakan peluang bisnis saling mendukung. Dengan peluang besar di sektor F&B,
pemahaman mendalam terhadap dinamika keterkaitan ini menjadi dasar strategis
untuk pengembangan bisnis berkelanjutan dan kontributif terhadap pertumbuhan
ekonomi secara keseluruhan.
Target pasar perusahaan F&B bersifat universal karena mencakup berbagai lapisan
masyarakat dengan spesifikasi yang dapat diadaptasi sesuai dengan produk dan
layanan yang dihasilkan, seperti restoran masakan tradisional Indonesia, China,
Jepang, atau Barat. Strategi pemasaran juga disesuaikan dengan preferensi
konsumen, termasuk mengidentifikasi Food Vlogger atau Reviewer Makanan sebagai
target strategis untuk meningkatkan branding melalui promosi dan kerja sama.
Dengan pendekatan ini, perusahaan bertujuan memperluas cakupan pasar dan
memperkuat posisinya di industri yang dinamis.
Berdasarkan kajian kelayakan pasar, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
10.2 Kajian Kelayakan Teknis
Dari Kajian Kelayakan Teknis, menunjukkan bahwa dalam mengelola kegiatan
usahanya, perusahaan F&B yang akan diinvestasikan oleh subholding DEFI akan
melakukan usahanya dengan lokasi yang memiliki total luas area seluas 255,28m2
terdiri dari luas area indoor 206,28m2 dan outdoor 49,00m2. Dengan luasan tersebut
dapat diketahui kapasitas kursi mencapai 110 unit. Sementara itu, waktu operasional
restoran dimulai dari pukul 08.00 sampai 24.00. Dengan luas area yang memadai
dan waktu operasional yang panjang, perusahaan F&B ini memiliki potensi untuk
menarik pelanggan dari berbagai lapisan masyarakat dan menciptakan suasana yang
ramai selama jam operasional.
Perusahaan F&B akan beroperasi dengan bahan baku mentah yang mencakup
sejumlah elemen kunci yang menjadi dasar untuk menyajikan produk akhir yang
berkualitas. Beberapa bahan baku mentah yang dimaksud adalah seperti bahan baku
utama, bumbu dan rempah-rempah, produk olahan, bahan pengganti dan alternatif,
minuman dan sirup, produk segar, dan bahan baku spesifik menu. Selain itu, dalam
menjalankan operasional secara efektif, terdapat berbagai staff atau sumber daya
manusia yang diperlukan, seperti manajer restoran, chef atau juru masak,
waiter/waitress, staf pemasaran, staf keuangan, staff SDM, Cleaner staff,
maintenance staff, dan security staff.
Dalam menjalankan operasional usaha, perusahaan F&B memiliki tahapan-tahapan
adalam melakukannya. Mulai dari perencanaan menu, pengadaan bahan baku,
103
Page 131
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
penyimpanan dan manajemen persediaan, tahap pra persiapan, pengiriman,
penyajian dan penataan hidangan, pengolahan, pembersihan dan perawatan
peralatan dan sampai tahap evaluasi.
Berdasarkan kajian kelayakan teknis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
10.3 Kajian Kelayakan Pola Bisnis
Dari Kajian Kelayakan Pola Bisnis, menunjukkan bahwa DEFI, sebuah perusahaan
investasi yang sebelumnya berfokus di industri pembiayaan sejak tahun 1995, kini
tengah mengalami transformasi sebagai perusahaan investasi. Dalam rangka
menjalankan kegiatan usahanya sebagai perusahaan investasi, DEFI berencana untuk
mendirikan subholding yang berinvestasi pada perusahaan F&B (restoran yang
berlokasi di Jakarta) dan perhotelan.
Perusahaan F&B yang akan diinvestasikan oleh subholding DEFI memiliki sejumlah
keunggulan kompetitif yang beragam untuk membedakannya dari pesaing di
berbagai sektor. Keunggulan tersebut mencakup inovasi menu kreatif, pengalaman
kuliner yang unik bagi pelanggan, dan komitmen terhadap keberlanjutan dan
kesadaran lingkungan dalam sumber daya bahan baku dan pengemasan sebagai
faktor diferensiasi. Penerapan teknologi, seperti pemesanan online dan layanan
pengiriman, juga menjadi strategi untuk meningkatkan daya saing perusahaan F&B
di pasar yang dinamis. Dengan kombinasi ini, perusahaan dapat memposisikan diri
sebagai pemimpin inovatif dan berkelanjutan dalam industri tersebut.
Kemungkinan pesaing untuk meniru produk dalam bidang usaha ini cukup besar,
dimana saat ini hampir semua industri F&B memiliki menu makanan yang bervariatif
bahkan sampai pada menu dengan spesifikasi khusus. Selain itu, beberapa
perusahaan F&B sudah menggunakan media online dalam aktivitas usahanya. Risiko
adanya barang yang ditiru merupakan risiko yang melekat pada Perseroan.
Kemampuan pesaing untuk meniru produk memang tidak dapat dihindari, hal
tersebut membuat usaha menjadi sangat kompetitif. Upaya mitigasi yang dapat
dilakukan oleh Perseroan diantaranya sebagai berikut:
• Miliki ciri khas dan pertahankan kualitas;
• Terus melakukan perbaikan dan inovasi produk;
• Bangun dan perkuat loyalitas merek.
DEFI dalam menjalankan kegiatan usaha akan mendirikan subholding Investasi yang
akan melakukan investasi di bidang aneka industri termasuk Industri Hospitality yaitu
berupa F&B dan Perhotelan. Industri tersebut dinilai memiliki prospek usaha yang
cukup baik dengan melihat perkembangan pertumbuhan industri, potensi cerukan
104
Page 132
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
pasar, dan ketersediaan sumber daya. Dalam hal ini subholding yang akan didirikan
DEFI akan melakukan investasi pada perusahaan F&B yang dipercaya memiliki potensi
usaha yang cukup baik. Hal ini tentu saja memberikan peluang yang besar bagi DEFI
dalam mengembangkan dan mempertahankan kelangsungan usaha perusahaan.
Sehingga DEFI mendapatkan kemampuan untuk menciptakan nilai, diantaranya
sebagai berikut:
1. Kegiatan usaha baru;
2. Mendapat sumber pendapatan baru;
3. Meningkatkan kinerja keuangan DEFI.
Ketiga hal di atas dapat memberikan kontribusi yang positif dan nilai tambah bagi
DEFI.
Berdasarkan kajian kelayakan pola bisnis, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
10.4 Kajian Kelayakan Model Manajemen
Dari Kajian Kelayakan Model Manajemen, menunjukkan bahwa dari sisi kesediaan
tenaga kerja, terdapat berbagai staff atau sumber daya manusia yang diperlukan
untuk menjalankan operasional perusahaan F&B secara efektif dan setiap posisi
pekerjaan tersebut berkontribusi pada kesuksesan operasional dan pengalaman
pelanggan yang positif dalam perusahaan F&B. Beberapa diantaranya adalah manajer
restoran, chef atau juru, pelayan atau waiter/waitress, kasir, staf pemasaran, staf
keuangan, staf SDM, cleaner staff, maintenance staff, dan security staff.
Dari sisi manajemen kekayaan intelektual, dalam rencana DEFI yang akan mendirikan
subholding investasi bidang aneka industri dan akan berinvestasi pada bidang
Industri Hospitality yaitu berupa F&B dan Perhotelan, menjadi hal yang krusial untuk
melindungi, mempertahankan, dan mengembangkan kekayaan intelektual, hak cipta,
maupun merek dagang yang akan dimiliki oleh perusahaan. Upaya yang dapat
dilakukan perusahaan untuk melaksanakan manajemen kekayaan intelektual
diantaranya mencatatkan hak cipta, merek dagang dan paten secara hukum,
mengembangkan kebijakan dan prosedur internal untuk melindungi maupun
menggunakan atau menyebarluaskan kekayaan intelektual yang dimiliki, melakukan
pengawasan terhadap pelanggaran kekayaan intelektual, serta melakukan inovasi dan
pengembangan berkelanjutan dalam memperkaya portofolio kekayaan intelektual.
Dari sisi manajemen risiko, DEFI memahami bahwa dalam investasi usaha, subholding
yang akan didirikan oleh DEFI berhadapan dengan risiko-risiko potensial yang dapat
berdampak buruk pada performa Perusahaan, terutama pada Perusahaan yang akan
105
Page 133
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
diinvestasikan yaitu perusahaan F&B. Berikut ini adalah beberapa risiko-risiko
potensial tersebut dan mitigasinya:
1. Risiko Internal
Risiko internal dalam konteks perusahaan F&B mencakup aspek-aspek yang berasal
dari dalam organisasi itu sendiri. Salah satunya adalah risiko kualitas produk,
Kesehatan dan keamanan makanan, manajemen sumber daya manusia, dan
sebagainya. Mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi risiko internal ini
memerlukan komitmen dari manajemen dan seluruh tim organisasi. Dengan
pendekatan yang proaktif, perusahaan F&B dapat meningkatkan daya tahan dan
keberlanjutan bisnisnya.
2. Risiko Eksternal
Risiko Pemasok/Pelanggan
Perubahan kondisi atau kebijakan dari pemasok bahan baku atau bahan utama dapat
berdampak pada ketersediaan dan harga bahan tersebut. Selain itu, perubahan
preferensi pelanggan atau persaingan dalam industri dapat mempengaruhi jumlah
pelanggan dan penjualan. Upaya pengelolaan risiko yang dapat dilakukan adalah
dengan membangun hubungan yang kuat dengan pemasok, memiliki diversifikasi
pemasok, dan memonitor perubahan tren konsumen dapat membantu mengelola
risiko ini. Penggunaan analisis data pelanggan juga dapat membantu dalam
menyesuaikan penawaran dengan preferensi pelanggan.
Risiko Perekonomian
Pada saat terjadinya krisis ekonomi nasional para konsumen tentunya akan
mengurangi tingkat konsumsi mereka guna untuk memenuhi kebutuhan yang
lainnya, begitu juga sebaliknya jika kondisi perekonomian semakin baik, maka
mereka akan membelanjakan sebagian pendapatannya untuk konsumsi mereka baik
itu sandang, pangan, papan maupun sarana rekreasi dan hiburan lainnya.
Diversifikasi menu atau memberikan opsi harga yang fleksibel, memiliki strategi
pemasaran yang responsif terhadap kondisi ekonomi, dan menjaga efisiensi
operasional dapat membantu meredam dampak risiko ekonomi tersebut.
Risiko Krisis Ekonomi, Politik dan Sosial
Krisis ekonomi, politik, atau sosial, seperti perubahan kebijakan pemerintah, bencana
alam, atau situasi keamanan yang tidak stabil, dapat berdampak signifikan pada
operasional perusahaan F&B. Hal ini dapat mencakup penurunan kunjungan
pelanggan atau bahkan penutupan sementara bisnis. Upaya pengelolaan risiko yang
dapat dilakukan adalah dengan membangun rencana kontinuitas bisnis yang
tangguh, melibatkan diri dalam proaktif terhadap perkembangan kebijakan dan
situasi sosial-politik, serta menjaga ketersediaan stok dalam menghadapi krisis
dapat membantu perusahaan F&B meminimalkan dampak risiko eksternal ini.
106
Page 134
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Risiko Peraturan Pemerintah
Kegagalan perusahaan dalam mengantisipasi peraturan-peraturan baru yang
ditetapkan Pemerintah dapat mempengaruhi pelaksanaan kegiatan usaha perusahaan
yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Upaya untuk
menanggulangi risiko ini adalah dengan menyelidiki dan memahami peraturan yang
berlaku, berkomunikasi secara teratur dengan instansi terkait, dan memiliki tim yang
dapat merespons perubahan peraturan adalah strategi penting dalam mengelola
risiko ini. Menjaga kepatuhan dan membangun hubungan yang baik dengan pihak
berwenang dapat membantu mengurangi dampak risiko peraturan pemerintah.
Risiko Asuransi
Kegagalan Perusahaan F&B dalam melakukan klaim asuransi akan mengakibatkan
kerugian yang mengurangi laba Perusahaan F&B. Untuk memitigasi risiko ini
perusahaan dapat melakukan beberapa hal seperti Mengaudit dan memahami
kebijakan asuransi yang dimiliki, bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk
menilai risiko yang mungkin dihadapi, dan memastikan bahwa cakupan asuransi
mencakup risiko yang signifikan. Selain itu, melakukan evaluasi teratur dan
penyesuaian pada kebijakan asuransi untuk memastikan kesesuaian dengan
perubahan dalam lingkungan bisnis atau operasional. Pemilihan broker asuransi yang
dapat memberikan nasihat ahli juga merupakan langkah yang bijak untuk mengelola
risiko asuransi dengan efektif.
Dari sisi kapasitas dan kemampuan manajemen, perusahaan F&B yang akan di
investasikan akan melakukan kegiatan usahanya dengan luas area yang dimiliki yaitu
seluas 255,28m2 yang terdiri dari luas area indoor 206,28m2 dan outdoor 49,00m2.
Dengan luasan tersebut dapat diketahui kapasitas kursi mencapai 110 unit.
Sementara itu, waktu operasional restoran dimulai dari pukul 08.00 sampai 24.00.
Dengan luas area yang memadai dan waktu operasional yang panjang, perusahaan
F&B ini memiliki potensi untuk menarik pelanggan dari berbagai lapisan masyarakat
dan menciptakan suasana yang ramai selama berbagai jam operasional.
Berdasarkan kajian kelayakan model manajemen, Rencana Pendirian Perusahaan
Subholding Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
10.5 Kajian Kelayakan Keuangan
Dari Kajian Kelayakan Keuangan, menunjukkan bahwa terkait rencana investasi,
subholding sebagai perusahaan Investasi Bidang Aneka Industri yang akan melakukan
investasi pada perusahaan F&B dengan total Rp2,50 miliar. Selama masa proyeksi
tahun 2024 sampai dengan 2028, perusahaan F&B yang akan di investasikan
diperkirakan memperoleh laba. Pada tahun 2024, perusahaan diperkirakan
memperoleh laba sebesar Rp608,46 Juta. Selanjutnya, laba perusahaan diperkirakan
kembali meningkat pada tahun 2025 sampai pada tahun 2028 menjadi sebesar
107
Page 135
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
Rp912,26 juta pada tahun 2025, Rp911,57 juta pada tahun 2026, Rp914,79 juta pada
tahun 2027 dan Rp922,11 juta pada tahun 2028.
Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa rencana investasi subholding
investasi DEFI pada perusahaan F&B memenuhi kriteria kelayakan dengan variabel-
variabel sebagai berikut:
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp8.125.135.000,-.
• Internal Rate of Return (IRR) > Discount Rate --> Layak
IRR yang dihasilkan adalah sebesar 69,68% yang berarti di atas tingkat discount
rate yang sebesar 12,18%.
• Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 2,58954 yang berarti lebih besar dari 1.
• Payback Period ( PP )
PP akan diperoleh dalam waktu 3 Tahun 6 Bulan.
Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
sebesar Rp8,12 miliar, jika terjadi perubahan terhadap penjualan, dimana penjualan
turun sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp1,23
miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap biaya investasi, dimana biaya investasi
naik sampai dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp7,74 miliar.
Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana struktur biaya naik sampai
dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar -Rp3,45 miliar. Sedangkan
apabila terjadi perubahan terhadap discount rate, dimana discount rate naik sampai
dengan 10,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar Rp6,90 miliar.
Dari analisis sensitivitas di atas, dari empat variabel yang diukur, kenaikan Struktur
Biaya merupakan variabel yang paling sensitif pada kelayakan usaha perusahaan F&B.
Berdasarkan kajian kelayakan keuangan, Rencana Pendirian Perusahaan Subholding
Investasi Bidang Aneka Industri adalah layak.
108
Page 136
Studi Kelayakan Rencana Investasi
PT Danasupra Erapacific Tbk
11 KESIMPULAN STUDI KELAYAKAN
Dengan demikian, berdasarkan analisis atas kelayakan pasar, kelayakan teknis,
kelayakan pola bisnis, kelayakan model manajemen, dan kelayakan keuangan, dapat
disimpulkan bahwa Rencana Pendirian Perusahaan Subholding Investasi Bidang Aneka
Industri adalah layak.
109
Names mentioned 75 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
KJPP Syarif
p.3 ×2
unresolved
org
Rekan
· Penilai
p.3
unresolved
org
ENDANG & REKAN
p.18 ×2
unresolved
person
Endang Sunardi, ST, MM, MAPPI (Cert)
· Rekan
p.18
unresolved
person
Meilindra Indriani
p.20
unresolved
person
Toyib Efendi, SE, M.Ec. Dev
p.20 ×2
unresolved
person
Kamaludin, S.Pd
p.20
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Syarif
p.28 ×2
unresolved
org
Menteri Investasi Republik Indonesia. Sebagai
p.29
unresolved
person
Elliza
p.30 ×2
unresolved
person
H. Akta Pendirian
p.30 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.30 ×2
unresolved
person
Christina Dwi Utami
p.30 ×3
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono & Rekan
p.30 ×10
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono
p.30 ×10
unresolved
person
Akuntan Publik Drs. Sudarmadji Herry Sutrisno
p.30 ×8
unresolved
person
CPA.
p.30 ×4
unresolved
person
Akuntan Publik Drs. Bambang Sudaryono MBA
p.31 ×22
unresolved
person
Bimo Setiawan
p.31 ×4
unresolved
person
Elisa Pohan
p.31 ×2
unresolved
person
Ferdinand Kosen
p.31 ×2
unresolved
person
Frans Rahardian H
p.31 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.33
unresolved
org
Endang dan Rekan
p.33
unresolved
org
KJPP
p.33
unresolved
person
Akta Notaris Elliza
p.34
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.34
unresolved
person
Akta Notaris Refizal
p.34
unresolved
org
Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia
p.34
unresolved
org
Kresna Graha Investama Tbk
p.35 ×4
unresolved
org
Pte LTD
p.39
unresolved
org
Bank BUMN
p.46
unresolved
org
MNC Studios Complex Entertainment Tbk
p.48 ×2
unresolved
org
MD Pictures Tbk
p.48 ×4
unresolved
org
Net Visi Media Tbk
p.48 ×4
unresolved
org
Jln. Jend. Tbk
p.48 ×2
unresolved
org
PT Pioneerindo Gourmet
p.49 ×2
unresolved
person
Bimo
p.51 ×4
unresolved
org
Kelayakan Rencana Investasi PT Danasupra Erapacific Tbk
· Direktur Utama
p.52
unresolved
org
PT Mitra Media Integrasi. Sementara
p.52 ×2
unresolved
person
Teezar
p.52 ×8
unresolved
org
Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Adapun
p.52
unresolved
org
Departemen
p.52
unresolved
org
Bank Indonesia
p.56 ×8
unresolved
org
Bank Indonesia Inflasi Inflasi
p.57
unresolved
org
Bank Indonesia Gambar
p.58
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan
p.100 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.